<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">
	<id>http://www.baka-tsuki.org/project/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Apelmerah</id>
	<title>Baka-Tsuki - User contributions [en]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.baka-tsuki.org/project/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Apelmerah"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Special:Contributions/Apelmerah"/>
	<updated>2026-05-16T06:33:06Z</updated>
	<subtitle>User contributions</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.1</generator>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User_talk:Apelmerah&amp;diff=508593</id>
		<title>User talk:Apelmerah</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User_talk:Apelmerah&amp;diff=508593"/>
		<updated>2016-12-22T01:56:58Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Apelmerah: /* Fuyuu Gakuen */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;== Fuyuu Gakuen ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
maaf gan sebenarnya untuk fuyuu gakuen saya hentikan karena beberapa masalah, tapi jika agan memang masih berminat untuk melanjutkan, mohon diperbaiki dulu halamannya yang harus menuruti [[Format guideline|general format]], namun sebelum itu saya mau mengonfirmasi satu hal, apakah saudara Apelmerah ini menggunakan MTL untuk terjemahannya? mohon konfirmasinya terima kasih..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oh tidak. Biar anda yang lanjutkan, kayaknya saya juga tidak bisa mentranslate. Saya ngga bisa bahasa inggris dan juga ... pakai Google translate. Setelah itu lagi menyesuaikan dengan SPOK&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maaf, tapi kami tidak menerima hasil terjemahan dengan menggunakan google translate atau sejenisnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya..  tidak jadi masalah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oh iya gan, kayaknya saya mau baca volume keduanya nih, mumpung tidak ada kerjaan, bisa translatin ngga? Kalau tidak bisa saya juga siap.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Apelmerah</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User_talk:Apelmerah&amp;diff=498403</id>
		<title>User talk:Apelmerah</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User_talk:Apelmerah&amp;diff=498403"/>
		<updated>2016-08-06T23:11:19Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Apelmerah: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;== Fuyuu Gakuen ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
maaf gan sebenarnya untuk fuyuu gakuen saya hentikan karena beberapa masalah, tapi jika agan memang masih berminat untuk melanjutkan, mohon diperbaiki dulu halamannya yang harus menuruti [[Format guideline|general format]], namun sebelum itu saya mau mengonfirmasi satu hal, apakah saudara Apelmerah ini menggunakan MTL untuk terjemahannya? mohon konfirmasinya terima kasih..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oh tidak. Biar anda yang lanjutkan, kayaknya saya juga tidak bisa mentranslate. Saya ngga bisa bahasa inggris dan juga ... pakai Google translate. Setelah itu lagi menyesuaikan dengan SPOK&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maaf, tapi kami tidak menerima hasil terjemahan dengan menggunakan google translate atau sejenisnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya..  tidak jadi masalah&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Apelmerah</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User_talk:Apelmerah&amp;diff=498382</id>
		<title>User talk:Apelmerah</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User_talk:Apelmerah&amp;diff=498382"/>
		<updated>2016-08-06T13:15:50Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Apelmerah: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;== Fuyuu Gakuen ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
maaf gan sebenarnya untuk fuyuu gakuen saya hentikan karena beberapa masalah, tapi jika agan memang masih berminat untuk melanjutkan, mohon diperbaiki dulu halamannya yang harus menuruti [[Format guideline|general format]], namun sebelum itu saya mau mengonfirmasi satu hal, apakah saudara Apelmerah ini menggunakan MTL untuk terjemahannya? mohon konfirmasinya terima kasih..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oh tidak. Biar anda yang lanjutkan, kayaknya saya juga tidak bisa mentranslate. Saya ngga bisa bahasa inggris dan juga ... pakai Google translate. Setelah itu lagi menyesuaikan dengan SPOK&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Apelmerah</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fuyuu_Gakuen_no_Alice_and_Shirley_(Indonesia):Volume_1_Chapter_3&amp;diff=498232</id>
		<title>Fuyuu Gakuen no Alice and Shirley (Indonesia):Volume 1 Chapter 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fuyuu_Gakuen_no_Alice_and_Shirley_(Indonesia):Volume_1_Chapter_3&amp;diff=498232"/>
		<updated>2016-08-04T04:04:45Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Apelmerah: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Bab 3-1&lt;br /&gt;
Masaki memutuskan kembali ke Alrescha.&lt;br /&gt;
Berkat fungsi navigasi Ring Gear tak membutuhkan waktu lama untuk kembali, tapi serkarang jam  kelas terakhir hari.&lt;br /&gt;
Dia menuju ruang kelas dengan cepat, karena ia tak ingin terlambat. Awalnya, Masaki seharusnya memperkenalkan diri pada semua orang 08:00 pagi ini, tapi banyak jam sudah berlalu.&lt;br /&gt;
Waktu yang lama.&lt;br /&gt;
Akhirnya, Masaki tiba di depan ruang kelas.&lt;br /&gt;
Masaki ingat apa yang terjadi pagi itu dan mendesah.&lt;br /&gt;
Shirley menjemput di stasiun pada waktu pagi, kemudian mengajaknyasekolah. Dia bertemu sebentar dengan anak bernama Ishounuma di depan lift, kemudian memutuskan menaiki tangga untuk menghindarinya.&lt;br /&gt;
Dalam perjalanan, Shirley dipanggil  untuk keadaan darurat, sehingga mereka berpisah.&lt;br /&gt;
Setelah itu Shirley beralih ke masalah lain. Masaki di serang oleh pemuda kurus dengan kemampuan yang berbahaya.&lt;br /&gt;
Ketika Masaki di dorong ke sudut, Alice menyelamatkannya. Orang yang ingin membunuh Masaki tertangkap.&lt;br /&gt;
Koori, sebuah Pendukung dari Breaker, mengobat semua lukanya, maka Masaki menuju ruang kelas dan bertemu dengan gurunya, tapi bukannya mencapai kelas, ia malah bertemu Alice lagi.&lt;br /&gt;
Alice membawanya keluar dari gedung sekolah, meski mengatakan dia akan menunjukkan sekitar sekolah.&lt;br /&gt;
Pada titik ini, rencana Masaki hari ini benar-benar hancur.&lt;br /&gt;
Namun, ia menganggap dirinya beruntung telah meminum teh lezat.&lt;br /&gt;
Meski menjalani semuanya sendiri, Alice memiliki waktu untuk bercerita.&lt;br /&gt;
Masaki berada di dekat ruang kelas pada hari pertamanya.&lt;br /&gt;
Di atas semua itu, Masaki akhirnya bergabung dengan komite sekolah sebelum di tetapkan dalam kelas, meskipun status pada Cincin Aksesorisnya masih tertulis.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pendaftaran Tertunda”.&lt;br /&gt;
Alice pulang lebih awal. Akhirnya, setelah semuanya berlalu, Masaki masuk ke kelas.&lt;br /&gt;
Masaki mengambil napas panjang sebelum membuka pintu.&lt;br /&gt;
Dia tak mendengar suara saat membuka pintu. Itu mengejutkan.&lt;br /&gt;
Kelas masih berlangsung, hingga ia mengetuk pintu dan perlahan membukanya.&lt;br /&gt;
Ruangan itu kosong.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Monitor besar di depan kelas menampilkan &amp;quot;Ruangan Gymnasium 12-B&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seluruh meja kosong.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Guh, ini hari yang tidak beruntung. Aku hanya ingin memperkenalkan diri ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Karena ia tak membawa peralatan sekolah, dia harus pergi ke gym tanpa baju ganti.&lt;br /&gt;
Bangunan ini memiliki 60 lantai, namun berkat Cincin Aksesoris Masaki tidak tersesat. dia segera menemukan jalan ke gimnasium 12-B di lantai 12 dari Alrescha.&lt;br /&gt;
Dia mendorong pintu besi besar dan terbuka.&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara nyaring dan irama bola basket yang menghantam lantai.&lt;br /&gt;
Gedebuk, bunyi, bunyi ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Teyaaaaaaaa !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley, mengenakan pakaian olahraga, melompat dengan bola warna oranye menggunakan satu tangan.&lt;br /&gt;
Dua ikatan rambut cerah di bagian belakang kepalanya seperti bunga  tertinggal jatuh.&lt;br /&gt;
Seakan waktu bergerak lambat  saat ia mendorong bola basket ke dalam ring.&lt;br /&gt;
Dia mencetak slam dunk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wow...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki terpesona dan mengingat nostalgia. Dia pernah melihat Shirley melakukan hal yang sama tujuh tahun lalu, tapi saat itu rambut dan tiang basket lebih pendek.&lt;br /&gt;
Tapi itu masih tinggi untuknya.&lt;br /&gt;
Dia bermain sangat baik dalam setiap pertandingan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley berlari melintasi lapangan setelah mencetak gol.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh? Tunggu, tunggu sebentar ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia berlari ke arahnya dengan gaya seorang gelandang.&lt;br /&gt;
Saat itu Masaki kembali ke pintu, ia tak bisa menghindarinya.&lt;br /&gt;
Sebaliknya, Shirley malah menangkapnya. Masaki tiba-tiba merasakan sesuatu yang lembut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-hei ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aduh, dari mana saja kau !? Aku bertanya pada guru, dia hanya mengatakan tak tahu. Apa sesuatu  terjadi setelah kita berpisah !? &amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki dengan pelan mendorongnya sebelum memberi jawaban. Apa dia mengenakan pakaian olahraganya atau seragamnya, perasaan tubuh Masaki terhadap Shirley terasa aneh.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley ... Kita siswa SMA sekarang, seharusnya kau berpikir sebelum bertindak&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, maaf”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semua orang melihat ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki bisa mendengar gadis-gadis penuh semangat menggosip, mereka mengatakan seperti &amp;quot;Siapanya Shirley!?”. dan &amp;quot;Mungkin dia pacarnya !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Semua lelaki tampak terkejut.&lt;br /&gt;
Itu situasi paling canggung Masaki saat di lihat orang, dan bahkan ia belum memperkenalkan diri.&lt;br /&gt;
Shirley melepaskan rangkulannya pada Masaki, lalu menjulurkan lidah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha, itu benar! Aku juga berkeringat”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, bukan itu. Itu bukan apa yang ku maksud”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Meskipun Shirley sudah menjadi  siswa SMA, dia tak belajar kebijaksanaan sedikitpun, bahkan tak ada bedanya saat bersama Masaki 7 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;
Shirley menunjuk Wasit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki, mari kita memenangkan pertandingan! Aku memang yakin akan menang. Kau harus merayakan kita dapat bersama lagi, kan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku setuju, tapi ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seorang gadis berjalan cepat ke arah mereka. Para siswa di sekitar gym memakai kemeja putih dan celana pendek, tapi gadis ini adalah satu-satunya mengenakan jersey merah. Lebar dahinya membua poni yang di milikinya ke samping. Di lihat dari tinggi badannya dan terlihat, dia masih anak kecil.&lt;br /&gt;
Apa dia seorang siswa sekolah dasar? Tapi ini tempat sekolah tinggi. Apakah dia mempuyai nilai tinggi? Mungkin dia seorang siswa SMA yang terlihat muda.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi! Sakurazaka, kau ada di tengah permainan!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, aku minta maaf”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan kau!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Tidak, dia hanya terlihat seperti  siswi SD, tapi dia juga bertindak seperti itu ketik berbalik ke arah Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di kelas mana kau berada!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku di transfer hari ini-&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, jadi kau Kusunoki Masaki! Kau memiliki keberanian untuk  terlambat di kelas ku pada hari pertama!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh !? Jadi berarti ... kau guru?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oho? Mengapa kau terkejut?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sebuah sinar berbahaya muncul di mata guru. Tapi karena Masaki orang yang jujur, hanya memperburuk keadaannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya kira anda seorang siswa sekolah dasar”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, aku tahu. Pertama, aku membiarkanmu memperkenalkan diri ke kelas. Setelah itu, kau melakukan 100 kali keliling lapangan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serius?&amp;quot;. Meski Masaki memang terlambat, 100 kali keliling lapangan juga hukuman berat.&lt;br /&gt;
Ada sekitar 30 siswa berkumpul di sekeliling Masaki. Sangat aneh baginya untuk memperkenalkan diri seperti ini.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku Kusunoki Masaki. Aku tak sabar untuk menjadi teman sekelas ... Erm, Shir-tidak, Sakurazaka-san teman masa kecilku”.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis menyuarakan kekecewaan mereka, mengatakan hal-hal seperti, &amp;quot;Apakah itu benar?”. Guru mengangkat tangan guna membungkam mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hai, kelas di lanjutkan! Tim Berikutnya, mendapat hukuman! Kusunoki, mengapa kau tak mengenakan seragam olahragamu? &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak tahu bahwa kita memiliki kelas olahraga hari ini ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ada yang memberitahu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cih, dia tak memberitahu tentang kelasmu ya? Apa dia mencoba untuk membodohiku? Aku akan mencekik Hariya untuk ini! Kau akan melihat untuk hari ini!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik”.&lt;br /&gt;
Tampaknya dia telah lolos dari hukuman. Meski kalimat itu kasar, dia sepertinya guru yang baik. Dia tak bisa membantu tapi merasa kasihan pada Hariya-sensei, meskipun.&lt;br /&gt;
 Masaki menyaksikan dari sudut gym seperti yang di perintahkan.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis yang tidak bermain saat ini mendekatinya, rasa ingin tahu terlihat di wajah mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, Kusunoki-kun”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau memang tak ada hubungan dengan Sakurazaka-san?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yah, aku memang terkejut, tapi ... dia masih berkelakuan anak?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis berbicara satu sama lain dalam bisikan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia memang agak kekanak-kanakan?&amp;quot;. &amp;quot;Aku mendengar itu sangat buruk&amp;quot;. &amp;quot;Tapi bahkan untuk teman masa kecilnya, tak ada yang berubah?”. “Itu benar, itu memang tak mencurigakan ~?”.&lt;br /&gt;
Tiga orang atletik datang ke tempat para gadis-gadis di sekitar Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, murid baru”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa kalian ...?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami datang untuk berbicara sedikit denganmu. Masalah pribadi. Jika kau dapat berbicara dengan gadis-gadis, maka kau dapat berbicara dengan kami kan?”.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis menjauh, merela takut dan pergi. Sensasi menyenangkan hilang sekejap.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan pergi, tapi ... Yah, karena aku sudah terlambat, aku tak jadi pergi”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan khawatir tentang itu, kelas hampir berakhir”.&lt;br /&gt;
Saat ia berbicara, bel berdentang, menandakan akhir dari kelas.&lt;br /&gt;
Dia bisa mendengar guru berkata, &amp;quot;Benar, kelas selesai!&amp;quot;. Satu alasan Masaki untuk menolak telah menghilang. Dia ingin berbicara dengan Shirley, tapi dia tak ingin mendapat masalah dengan orang-orang.&lt;br /&gt;
Tak ada lagi yang bisa Masaki lakukan, sehingga Masaki memutuskan untuk mengikuti mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bab 3-2&lt;br /&gt;
Meskipun gedung sekolah itu normal, tapi ternyata memiliki 60 lantai. Aku tampak bodoh menaiki lift. Menurut Masaki.&lt;br /&gt;
Akhirnya, mereka membawanya ke atas lantai 12.&lt;br /&gt;
Berbeda dengan daerah yang ramai di sekitar lift, tempat ini sepi. Itu sebuah tempat yang tak banyak di ketahui oleh publik.&lt;br /&gt;
Ishounuma sedang menunggu di tengah tangga.&lt;br /&gt;
Dia menunduk dengan wajah kecewa.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau di Kelas A ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi saya berpikir bahwa ada beberapa jenis kesalahan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Keempat pemuda di sekitar Masaki.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengangkat lengan kirinya. Ada gelang dengan pengait ular. Itu tak&lt;br /&gt;
memiliki kristal yang terpasang di dalamnya.&lt;br /&gt;
Sebuah jendela muncul.&lt;br /&gt;
Dia mulai permainan berbahaya dari batu-gunting-kertas-, ia kalah beberapa kali dan memenangkan beberapa kali.&lt;br /&gt;
Apa itu memiliki semacam makna?&lt;br /&gt;
Tak ada bunyi bib menandakan bahaya.&lt;br /&gt;
Ishounuma tersenyum seperti binatang.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huhuh, suara dan perekam video tak akan bekerja di sini”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudmu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;The Ring gear memiliki fitur yang memungkinkan merekam gerakan murid. Ini tak bekerja sekarang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu ... kebetulan, kau melanggar aturan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diamlah. Aku punya hal yang lebih baik di lakukan, dari pada khawatir tentang aturan bodoh”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau harus khawatir tentang hal itu tapi ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau ingin kami mengalahkan mereka dari sini, atau kau ingin mendengarkan apa yang ingin kita katakan? Tentukan pilihanmu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Keduanya tak menyenangkan, bukan mereka”.&lt;br /&gt;
 Anak-anak di sekitar Masaki mengepalkan tinju.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi, murid pindahan. Apa kau berbicara benar semua dapat di lakukan? Dengarkan apa yang inginku katakan. Atau aku akan meninju perutmu sekarang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak terima kasih”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi kau, apa kau memahami jenis situasimu berada? Fungsi rekaman di blokir juga. Apa kau mengharap orang lain menyelamatkanmu? Ku katakan bahwa kau akan habis dengan satu pukulan sekarang!”.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengangkat suara dan mengancam.&lt;br /&gt;
Masaki mendesah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika kau menyerah sekarang, hal buruk akan terus menghampirimu . lni masih permulaan ... Aku tak ingin berhenti”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Kalau begitu, besok kau tak bisa pergi ke sekolah, kau akan pergi ke RSUD!!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ishounuma berteriak.&lt;br /&gt;
Anak laki-laki di belakang masaki, dan Masaki di ikat pada kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph ... Kau pengecut?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ha! Orang ini akan di hukum. Hukumannya karena terlalu akrab dengan Sakurazaka-san!”.&lt;br /&gt;
Ishounuma melemparkan tinjunya ke depan.&lt;br /&gt;
Tak peduli bagaimana Ishounouma berpikir tentang hal itu, tidak ada alasan baginya untuk memukul Masaki.&lt;br /&gt;
Bahkan jika tubuh bagian atasnya itu di suntik seseorang dalam penjara, ia masih bebas untuk belajar. Meski kaki dan lengan Ishounouma jadi lebih panjang, berawarna saumatang.&lt;br /&gt;
Ishounuma berbalik, dan menendangnya. Tumpuan tendangannya dari ayunan lutut.&lt;br /&gt;
Ini mencapai jari kaki teman-temanya di sisi lain.&lt;br /&gt;
Ishounuma menyerah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gah !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ishounuma somersaulted kemudian rubuh.&lt;br /&gt;
Dengan tumit kaki kanannya kembali, ia di injak pada jari-jari kaki. Jika terkena di atas kakinya itu tak akan menyakiti banyak, tapi jari-jari kaki adalah salah satu kelemahan dari tubuh manusia.&lt;br /&gt;
Di belakangnya terdengat jeritan &amp;quot;Gya !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Kekuatan lawannya langsung melambat, dia melepaskan meloncat dan mengepalkan pukulan.&lt;br /&gt;
Setelah ini, orang-orang di sekitarnya mulai mengepalkan tinju. Masaki tak memiliki dendam terhadap mereka, tapi jika mereka melakukan sesuatu, ia takka  takut.&lt;br /&gt;
Masaki menghujani pukulan ke hidung pemuda di sebelah kanannya, dan menendang rendah lutut  di sebelah kiri-Nya.&lt;br /&gt;
Mereka mengerang kesakitan dan tersendat.&lt;br /&gt;
Mereka melangkah mundur, menempatkan jarak antara Masaki dan diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;
Masaki mengguncang pergelangan tangannya untuk membersihkan darah di tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ku kira kalian punya pengalaman banyak dengan perkelahian”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-wha !? Siapa kau?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meski aku tak suka perkelahian, aku sudah sering berjuang bersama Shirley. Dia akan melawan pria yang berbuat kelerasan padanya ... Dan untuk beberapa alasan, orang sering memusuhiku”.&lt;br /&gt;
Berkat itu, Masaki telah terbiasa menghadapi situasi berbahaya.&lt;br /&gt;
Dan setelah Shirley pergi, dia telah melakukan banyak pelatihan. Karena ia percaya bahwa &amp;quot;Kita akan bertemu lagi”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ku pikir mungkin kita perlu bertemu lagi ... dan aku harus lebih kuat”.&lt;br /&gt;
Ishounuma yang berjongkok, berdiri memegang sisinya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan-jangan bercinta ... dengan ku! Apa anda maho &#039;untuk membuatku bodoh !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau masih bisa bertarung?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Di lihat dari pengalamannya, Masaki menduga bahwa mereka belum menerima kekuasaan dari seni bela diri atau pengalaman perkelahian. Dia tak bisa menemukan alasan mereka bisa menjadi kuat.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengulurkan tangan kanannya dan mendorongnya keluar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan mengalahkanmu dengan cara kotor !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Warna wajah anak laki-laki di sekelilingnya berubah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei !? Bukankah berisiko, Ishounuma-san !?&amp;quot;. &amp;quot;Jika melakukan itu, itu akan meninggalkan bukti pada aplikasi! &amp;quot;. “Jika kau menggunakannya, kau benar-benar membunuhnya...!!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sementara suara ketakutan menyebar di sekelilingnya, Masaki perlahan-lahan membuat jarak antara  mereka. Ishounuma berteriak pada orang-orang yang ragu-ragu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diam! Aku tak datang ke sini hanya untuk hal bodoh, tak bisakah kalian diam ?!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki meringis.&lt;br /&gt;
Ia tahu bahwa orang-orang seperti ini tak bisa mengerti alasan tapi ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika aku melakukan serangan balik ketika hendak memukul, aku mempermalukanmu? Itu hal yang egois untuk mengatakan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sikap mu kesal! Aku tak tahu apa jenis Dialek yang kau miliki, tapi kau lebih baik menggunakannya! Tak ada cara yang yang hanya bangun bisa mengalahkanku! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ini tidak baik.&lt;br /&gt;
Dia berada di kelas A.&lt;br /&gt;
Jika kekuasaannya setingkat dengan Alice, maka Ishounouma tak mampu menghabisinya.&lt;br /&gt;
Dialek Masaki tak berguna dalam perkelahian.&lt;br /&gt;
Dengan mata merah nya, Ishounuma berseru, &amp;quot;Diiiiiee !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sebuah bola api berukuran bola basket berada di telapak tangannya.&lt;br /&gt;
Itu melonjak.&lt;br /&gt;
Itu semakin dekat ke wajah Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu dangeroouuss !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seseorang berjalan menaiki tangga melompat keluar dari samping, dan mereka pergi - memukul bola api!&lt;br /&gt;
Seluruh ruangan di sinari cahaya putih terang.&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, kilatan cahaya putih menyembur keluar dari tinju mereka. Itu kumpulan panah cahaya yang sampai melalui tangga.&lt;br /&gt;
Terdengar suara gemuruh.&lt;br /&gt;
Pecahan beton yang tersebar secara mencolok. Suaranya sampai ke koridor, menyebabkan kaca pintu pecah.&lt;br /&gt;
Tiga teman Ishounuma menjerit dan pergi melarikan diri.&lt;br /&gt;
Ada lubang di dinding luar.&lt;br /&gt;
Asap naik dari tangan kanan yang menghancurkan bola api.&lt;br /&gt;
Orang yang muncul merapikan rambutnya sendiri yang berwarna cerah, kemudian memelototi Ishounuma dengan mata dingin.&lt;br /&gt;
Meskipun orang itu tak tinggi, kekuatannya besar dan mengesankan.&lt;br /&gt;
Mereka membuka bibir dan berbicara dengan suara yang tajam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kamu lakukan !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah-uh ... Sa-Sakurazaka ... san ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengerang.&lt;br /&gt;
Orang yang datang itu adalah Shirley.&lt;br /&gt;
Setelah terhundar dari bola api, Masaki menyeka keringat dinginnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau menyelamatkanku”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki, kau baik-baik saja !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, terima kasih, aku tak terluka”.&lt;br /&gt;
Ada perban medis di bahu dan kaki Masaki sejak insiden di pagi hari, Tapi ia tak terluka di tempat ini.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Syukurlah”, kata Shirley yang merasa lega.&lt;br /&gt;
Namun ia agak marah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan? Apa apa semua inu, Ishounuma? Kau lebih baik memberi penjelasan padaku!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... itu ... karena orang yang membodohi kami ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki tak mungkin seperti itu. Yah, dia tak mungkin berkata buruk tentang seseorang. Jadi apa kau serius ingin membunuhnya?”.&lt;br /&gt;
Shirley melotot tajam pada mereka.&lt;br /&gt;
Ishounuma tertawa kering.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ha-haha ... Orang itu di Kelas A, ia tak mungki mati dengan serangan seperti itu? Hei, itu saja? Benarkan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sejujurnya, Masaki tak tahu apa yang terjadi jika Shirley tak datang ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak mengerti apa itu dialek. Mungkin Masaki akan berkata seperti itu”.&lt;br /&gt;
Dia tidak memiliki pengetahuan tentang fakta itu.&lt;br /&gt;
Jadi mungkin bola api tak berbahaya seperti ilusi. Tapi Masaki tak tahu apa bola api akan di tembak  kedua kalinya.&lt;br /&gt;
Shirley mengangguk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, aku membiarkannya pergi kali ini. Tapi, jika kau melakukan seperti ini lagi, aku akan lebih kejam! Jika aku mendengar bahwa kau menggunakan Dialek, aku akan melawanmu! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maafkan aku, Sakurazaka-san ... Aku Level 6 jadi aku tak bisa melawanmu”.&lt;br /&gt;
Shirley memamerkan giginya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu sebabnya kau tak baik! Ini bukan tentang apa aku tingkat tinggi atau rendah! Aku&lt;br /&gt;
berbicara tentang tindakanmu yanh benar atau salah!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hai Aku!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Semangat Shirley membuat Ishounuma mundur. Wajahnya benar-benar pucat.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika hal seperti ini terjadi lagi, aku akan menangkapmu sebagai anggota dari Breaker, mengerti?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley melihat cincin di tangan kirinya dan memiringkan kepala ke satu sisi dengan kebingungan.&lt;br /&gt;
Ada sesuatu yang mengganggunya.&lt;br /&gt;
Kata Shirley menyebabkan Ishounuma kepalanya mengangguk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku-aku ... Aku terlalu banyak bercanda. Aku tak akan melakukan hal seperti itu lagi ... maka aku ingin melihatmu di kelas, Sakurazaka-san! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
Setelah melihat Shirley pergi dengan cemberut, Shirley menatap pada dirinya Cincin Aksesoris.&lt;br /&gt;
Angka itu keluar dari pandangan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu menghilang ...?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang terjadi Shirley?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-ya. Kristal”.&lt;br /&gt;
Bab 3-3&lt;br /&gt;
Seseorang sedang menaiki tangga, Shirley mendengar langkah kaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey, Kau memang selalu keras”.&lt;br /&gt;
Itu giru PE yang bertubuh anak sekolah dasar, dan dia mengerutkan kening.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, Micchan!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bilang untuk meneleponku Midorikawa-sensei. Ini lagi, Sakurazaka”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kau lakukan di sini? Tunjukkan catatan Aksesoris Cincinmu”.&lt;br /&gt;
“yakin!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley melambaikan tangan kirinya dan jendela Cincin Aksesoris terbuka.&lt;br /&gt;
Masaki memberi penjelasan pada Midorikawa-sensei.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Err, Sakurazaka-san membantu saya keluar ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak perlu kesaksian seorang siswa. Aku memberitahumu untuk mencari situasi aman, atau kau dapat melindungi orang lain. Apapun itu, aku tak percaya kesaksianmu. Aku sudah mencatatnya pada Cincin Gear”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menagapa begitu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Meski begitu, Shirley tak melakukan sesuatu yang buruk.&lt;br /&gt;
Masaki menarik kembali apa yang akan dia katakan. Sebaliknya, Midorikawa-sensei bertanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu mengingatkan ku, Kusunoki-kun. Tentang pendaftaranmu pada Breaker waktu lalu, apa itu semacam kesalahan?”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei menggaruk kepalanya, muncul sesuatu yang rumit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku hanya menjelaskan kepadamu setelah, aku menjadi pensihat untuk Breaker. Tapi itu sangat membosankan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, saya tahu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ada kesalahan aplikasi? Ini hari pertama mu di sini kan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika ada sesuatu yang bisa saya bantu, saya bisa melakukannya”. Masaki di perhatikan guru.&lt;br /&gt;
Shirley tampak menjauh dari jendela. Dia memiliki wajah yang tampak persis seperti kucing yang akan di beri makan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah !? Masaki akan bergabung Breaker juga !? Yay! Hey, hey, hey, kau dapat menjadi pasanganku”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena aku mendengar bahwa kau akan datang, aku tahu bahwa kau ingin melakukannya bersama-sama. Kekompakan kami sempurna sejak masih anak-anak, ya kan?”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku juga begitu ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Mereka pernah berhasil mengalahkan lawan-lawan mereka.&lt;br /&gt;
Jika Masaki berpikir tentang hal itu, Shirley mungkin sudah begitu kuat karena dia sudah menguasai Dialeknya.&lt;br /&gt;
Gadis yang tersenyum mengatakan &amp;quot;Ah&amp;quot;, lalu mengerutkan kening.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku-aku-aku ... ingin berpasangan dengan Masaki tapi aku sudah punya pasangan”.&lt;br /&gt;
Itu hal yang Masaki sedang tunggu untuk di dengar.&lt;br /&gt;
Alice mengatakan mereka &amp;quot;berpisah&amp;quot; setelah itu.&lt;br /&gt;
Namun, Maski tak percaya bahwa Shirley tipe orang yang memecah persahabatan.&lt;br /&gt;
Dia ingin memastikan hal itu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tak serasi dengan pasanganmu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha, kami memiliki sedikit perselisihan sekarang, tapi aku berdamai dengannya setelah itu. Aku tak bisa meninggalkannya sendirian”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tak bisa meninggalkannya sendirian? Apa pasanganmu meninggalkanmu lebih dulu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia tidak. Kami sudah bersama sejak tahun pertama dan kami sudah memiliki sekitar 30 argumen dan membatalkan kebersamaan, tapi meskipun begitu, aku berpikir bahwa kita saling membutuhkan”.&lt;br /&gt;
Ekspresinya agak malu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ah, tapi mengapa hal ini bisa terjadi? Kristal menghilang ... Mengapa?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley menatapnya Cincin Aksesoris dan tampak bingung.&lt;br /&gt;
Aku lega - pikir Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja, kau masih Shirley yang aku tahu. Kau tidak berubah. Kau bukan tipe orang yang mau meninggalkan teman”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nya? Apa? Apa yang kau katakan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang aku mendengar apa yang kau katakan, aku akhirnya bisa melihat situasi”.&lt;br /&gt;
Pendeknya--&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hentikan pembicaraan membosankan sekarang!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei mendekati Shirley dengan dahi berkerut.&lt;br /&gt;
Kemudian menyambar dada Shirley dengan kedua tangannya!&lt;br /&gt;
Tayuyun.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ginyaa?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakurazaka, jelaskan mengapa ada lubang dinding sekarang! Tunjukkan catatan cincinmu!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nnauu, aku-aku mendapatkannya Micchan-sensei! Jadi, lepaskan milikku!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menyembunyikan itu tak berguna! Aku tak bisa melihat wajahmu ketika berdiri di depanmu, harus memiliki banyak cara. Jangan main-main dengan ku!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nyafuu, kenapa kau marah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunjukkan ~ Tunjukkan!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iii, yeeessss !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sebelum matanya, bentuk payudara yang lembut dan berat nya sedang berubah.&lt;br /&gt;
Dia bermain dengan mereka dengan tangan mungilnya, mengangkat mereka, mendorong mereka dan memeras mereka.&lt;br /&gt;
Dia hanya mengenakan seragam olahraganya, sehingga kau bisa melihat tonjolan dadanya lebih mudah daripada di blus seragam sekolahnya.&lt;br /&gt;
Orang ini sangat menggoda.&lt;br /&gt;
Masaki sadar dan mengalihkan matanya. Dia melihat melalui lubang di dinding. Seperti sering terjadi dari ketinggian lantai dua belas, pemandangan itu terhalang oleh bangunan lain.&lt;br /&gt;
Apa yang dia katakan?&lt;br /&gt;
Ya, itu Shirley.&lt;br /&gt;
Shirley&#039;s--&lt;br /&gt;
[[File:Shirley dan midorikawa sensei|thumbnail|https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:FGnAS01_P115.jpg]]&lt;br /&gt;
&amp;quot;Faan! Nhaa! Se, sensei!  ... tolong berhenti, kau bisa menghancurkan payudaraku!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Boos.&lt;br /&gt;
Tidak!&lt;br /&gt;
Bukan itu!&lt;br /&gt;
Masaki menggeleng kiri dan kanan.&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara Shirley sedang &amp;quot;tidak, tidak&amp;quot; dari kesadarannya.&lt;br /&gt;
Dia akan memilah cerita-- Sakurazaka Shirley Dialek pengguna Tingkat 7 yang merupakan anggota dari Breaker.&lt;br /&gt;
Panitia punta sistem di mana setiap orang memiliki pasangan. pasangan Shirley adalah Alice Clockheart. Dia juga Tingkat 7.&lt;br /&gt;
Tampaknya bahwa nama tim mereka adalah &amp;quot;Kucing pembantu&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Di pagi hari, Alice mengusir pemuda kurus yang menyerang Masaki. Dan, Shirley menangkapnya. Dia telah melemparkan kilatan cahaya yang mencapai langit.&lt;br /&gt;
Ketika bola api milik Ishounuma pecah, itu serangan Dialek yang membuat lubang di tembok.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau itu semua, maka kau hanya harus mengatakannya dengan sederhana, kan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ... haa ... haa ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley tenggelam ke lantai dan lemas. Kekuatannya benar-benar terkuras.&lt;br /&gt;
Air mata berkumpul di sudut matanya saat ia memandang jendela.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ... haa ... ya, aku mengirimkannya padamu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ge, melakukannya hanya cukup tiga detik”.&lt;br /&gt;
Rupanya Shirley dan guru telah menyelesaikan tahap pertama mereka berpegangan.&lt;br /&gt;
Masaki di lihat apa dia masih bernapas berat.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley, kau bertengkar dengan Clockheart-san, bukan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ... uh huh? Itu benar tapi ... huh? Apa aku pernah mengatakan nama Alice?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, tapi sudah banyak kejadian”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Aku ingin kau tahu semuanya darimu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ceritanya panjang. Mari kita lihat ... untuk memulai dengan, aku ... Berada di Tingkat 7”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Tentu saja. Seperti yang diharapkan dari Masaki. Dan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Anggapannya sangat berbeda dengan Alice. Shirley berpikir bahwa tingkat hanyalah angka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ketika dia tahu bahwa aku seorang Tingkat 7, Clockheart-san yang mengajaakku”. Karena Masaki berada di guru, ia memutus bagian mana meninggalkan sekolah, pergi ke sebuah kedai kopi, dan menaiki Gondola di Orbit Ferris Wheel.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pokoknya, aku membuat kontrak dengan Clockheart-san dan menjadi pasangannya”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley memiringkan kepalanya sedikit ke samping.&lt;br /&gt;
Dia sepertinya tidak mengerti apa yang baru saja Masaki katakan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maafkan aku. Saat itu, aku tak menyadari bahwa kau di pasangkan dengan Alice. Atau mungkin aku harus mengatakan, bahwa aku tak tahu itu sebuah kontrak ... &amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley agak lemas, tapi masih berdiri.&lt;br /&gt;
Dia dalam keadaan linglung.&lt;br /&gt;
Apa suara mencapainya?&lt;br /&gt;
&amp;quot;......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau baik-baik saja?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu ... jadi kristal!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley mengangkat tangan kirinya untuk melihat Ring Gear.&lt;br /&gt;
Itu adalah gepang dengan ukiran berbentuk mawar. Sebelumnya ada kristal ungu di atasnya, tapi itu hilang sekarang.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei memeriksa catatan yang ditampilkan pada jendela.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau, kau tidak bertengkar pagi ini dan melakukan &#039;Mitra Pembatalan&#039;?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi kristal belum hilang sebelum!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu karena Sakurazaka dan Clockheart tidak menjadi rekan lagi. Bila kau menyatakan &#039;Pembatalan,&#039; hanya register saja ‘Pembatalan&#039;; itu cara resmi membatalkan dengan kontrak lain, maka pemisahan akan lengkap”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh ... kemudian ... aku dan Alice ... benar-benar tak ada kontrak lagi?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sepertinya Clockheart telah mengontrak Kusunoki - Oi, Tak apa mengambilnya sebagai data Sakurazaka ini? Dimana suara dan video?”.&lt;br /&gt;
Shirley menangis, mengabaikan pertanyaan guru.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apaaaaa !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley, tenang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uuu ... Kontraknya hilang ...  sekarang Masaki dan Alice adalah pasangan...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf. Kau harusnya tak tahu tentang hal ini!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini terasa memang, uwaaaa !! Sakit !!!!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seperti ada perasaan bercampur aduk di sekitar dirinya. Shirley jatuh ke lantai dengan rasa bersalah. Dia seperti anak kecil.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uwaaaaaaaan !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley, dengarkan aku. Mari kita bicara dengan degan baik pada Clockheart-san”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fue?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dilihat dari apa yang ku dengar, aku berpikir bahwa kau telah salah paham. Untuk mulai dengannya.  Kau harus bertemu satu sama lain. Kau dapat melakukannya untuk jangka waktu yang panjang? Sangat penting untuk saling percaya”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ye-yeah ... itu bagus”.&lt;br /&gt;
Shirley bangun dari lantai.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei menginjak-injak di pantatnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Woow istirahat!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ginyaa !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Kaki kecil Midorikawa-sensei tergencet pantat Shirley lagi dan lagi.&lt;br /&gt;
Seharusnya, melepas sepatu nya seperti orang dewasa.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau, mengapa tak tercatat?! Apa data Cincin Aksesoris salah atau sesuatu!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh? Aku mengirim sesuatu terus, kira-kira sejak tiga puluh menit yang lalu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Jadi apa ini?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, berhenti menginjak pantat saya, Micchan-sensei”.&lt;br /&gt;
Masaki ingat tentang sesuatu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ishounuma mengatakan bahwa dia melakukan sesuatu, hingga Cincin Aksesoris tak mampu merekam apa pun”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh? Apa itu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku belum mengerti tapi ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ishounuma huh ... Aku akan bicara sedikit dengan dia. Tak apa bagimu untuk pergi sekarang. Dapatkan keluar sekarang. Apa ada hal lain yang kau ingin dariku?”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah iya!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley melompat.&lt;br /&gt;
Dia cepat lolos dari Midorikawa-sensei yang mengangkat kakinya.&lt;br /&gt;
Dan pergi &amp;quot;Pon!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ugyaaaaaa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei jatuh menuruni tangga.&lt;br /&gt;
Masaki terkejut - guru berbalik sekali di udara dan membuat gerakan seperti pemain sirkus.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakurazaka, kau keterlaluan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat tinggal Micchan! Lihat saja nanti”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau sedikit, kau! Kau lebih baik berhati-hati ketika pulang !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya! Benar”.&lt;br /&gt;
Keduanya memiliki cara yang aneh untuk berkomunikasi.&lt;br /&gt;
Tapi karena mereka berdua saling tersenyum, pasti baik-baik saja.&lt;br /&gt;
Shirley mencengkeram lengan Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo kembali!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... ah, tunggu dulu! Apakah kau akan mengganti seragam?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, itu benar. Kalau dipikir-pikir, aku meninggalkan tas di kelas!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki dan Shirley turun ke ruang ganti dan ruang kelas, kemudian meninggalkan bangunan sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bab 3-4&lt;br /&gt;
Jalan raya menyebar di sekitar menara Administrator pusat kota mengambang akademi Kanaan.&lt;br /&gt;
Sebuah bundaran terhubung dengan jalan utama yang membentang dari pusat, bagaikan jaring laba-laba.&lt;br /&gt;
Bus sekolah yang melakukan perjalanan menyusuri jalan tunggal tersentak berhenti sekitar beberapa menit.&lt;br /&gt;
Dengan bimbingan Shirley, mereka akhirnya tiba di daerah perumahan kelas tinggi di mana apartemen desainer berbaris.&lt;br /&gt;
Ini mungkin akan memakan waktu sekitar tiga menit, berjalan ke hutan yang mengelilingi tepi apartemen.&lt;br /&gt;
Itu tempat yang jauh lebih damai di banding stasiun, pusat keramaian dan kesibukan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa Clockheart-san tinggal di sini?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya”.&lt;br /&gt;
Masaki tersentak melihat rumah kelas tinggi.&lt;br /&gt;
Dia tak tahu apa mereka nyata atau tidak, tapi ada beberapa kamera pengintai pada pintu masuk marmer. Seorang resepsionis AI mengendalikan pintu otomatis.&lt;br /&gt;
Selain itu, ada penjaga di depan pintu masuk, dan ketika ia membungkuk, Shirley menyambutnya dengan &amp;quot;Selamat siang!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki juga menyambutnya.&lt;br /&gt;
Shirley berdiri di depan pintu dan menekan tombol interkom.&lt;br /&gt;
Suara elektronik terdengar dari langit-langit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat datang kembali, Ojou-sama”.&lt;br /&gt;
Saat ini ada suara-suara sintetis yang tak bisa di bedakan oleh manusia. Tapi orang-orang akan terkesima jika mereka mendengar suara manusia dari dinding, sehingga suara AI sengaja di berikan, elektronik suara.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pulang! Aku bersama teman hari ini”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, selamat siang ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sesuai keinginanmu”.&lt;br /&gt;
Masaki akhirnya menyadari.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, kamu tinggal di sini juga Shirley?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Apa aku belum mengatakannya?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tak mengatakan itu. Kau hanya mengatakan bahwa kita akan pulang dan bertemu Clockheart-san”.&lt;br /&gt;
Saat mereka pergi melalui pintu masuk, Shirley membuka mulutnya untuk mengatakan &amp;quot;Ah”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak mengatakan bahwa aku tinggal bersama Alice juga”.&lt;br /&gt;
 &amp;quot;Ini disebut penyebaran ruangan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada awalnya, Alice tinggal di sini sendirian. Tapi ketika aku meninggalkannya sendirian, dia tak ingin pergi ke sekolah, tidak makan, dan hanya mendengarkan musik dan pergi ke kafe”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haha ... itu mungkin seperti itu”.&lt;br /&gt;
Kata indahnya menyegarkan suasana.&lt;br /&gt;
Dia telah menunjukkan perasaannya ke Masaki dan akhirnya bisa memiliki percakapan ... bahkan ketika ia bertemu dengannya pertama kali, ia berpikir bahwa gadis itu sendiri karena Dialek nya.&lt;br /&gt;
Dia naik ke lift dengan Shirley dan naik ke lantai atas - lantai 30.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada banyak gedung tinggi di Kanaan. Aku sudah bisa naik ke lift”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah. Aku terbiasa karena ada elevator di mana-mana. Apa kau pikir tangga lebih baik? &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku suka elevator!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya tahu”.&lt;br /&gt;
Masaki melihat sedikit kecewa dari wajah Shirley.&lt;br /&gt;
Biasanya Shirley akan memanjat namun ada banyak tangga, tapi karena ia memiliki banyak masalah di tangga hari ini, dia ingin menghindari mereka jika bisa.&lt;br /&gt;
Berbagi apartemen&lt;br /&gt;
Ketika ia keluar dari lift lantai atas, pintu depan segera terbuka di depan matanya.&lt;br /&gt;
Sepertinya lantai ini semua kamar Alice. Ini membuatnya tampak seperti rumah di lantai atas  dari pada apartemen.&lt;br /&gt;
Untuk Masaki, ia terkejut melihat sebuah blok apartemen dengan struktur seperti ini.&lt;br /&gt;
Shirley di akui oleh Ai dan membuka kunci pada pintu otomatis.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku datang, aku datang, aku datang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Permisi...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ini bukan pertama kalinya bahwa Masaki telah mengunjungi rumah Shirley, tapi dia tak masuk ruang gadis lain sebelumnya.&lt;br /&gt;
Masaki merasa sedikit gugup tentang apa yang dia pikir tentang Alice pada kamar.&lt;br /&gt;
Pintu masuk di sisi lain tebal, pintu biru lebih terlihat seperti lobi dari pada sebuah pintu masuk.&lt;br /&gt;
Sebuah karpet merah di periksa dan debu tersebar di lantai, dan ada sepatu di atasnya.&lt;br /&gt;
Shirley masuk ke dalam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Alice [[User:Apelmerah|Apelmerah]] ([[User talk:Apelmerah|talk]]) !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki mengikutinya dengan rasa ragu.&lt;br /&gt;
Meski Shirley tampak sudah tenang saat naik bus tapi, tampaknya ia masih khawatir tentang kontraknya. Shirley masuk lebih dulu lebih dan memanggil nama temannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Alice! Kita perlu bicara sedikit!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Dengan kata-kata, pintu berwarna putih dengan piano yang terbuka.&lt;br /&gt;
Di balik itu ada dunia dongeng.&lt;br /&gt;
Lantai berwarba hitam dan putih di periksa, dua dinding yang berwarna merah, dinding lain hitam, dan ada jendela. Gambar kucing besar tertawa pada tirai.&lt;br /&gt;
Di langit-langit, ada sekejap bintang di langit malam yang tampak seperti planetarium.&lt;br /&gt;
Ada tempat tidur besar dan lemari.&lt;br /&gt;
Ada seorang gadis pirang yang duduk di depan cermin.&lt;br /&gt;
Sepertinya dia baru saja selesai mandi dan sedang memegang sisir dengan tangan kiri.&lt;br /&gt;
Pengering rambut mengambang di udara, meniupkan angin untuk rambutnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau terlalu berisik, Shirley. Kau santailah--&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia memalingkan wajahnya dan kaku.&lt;br /&gt;
Lebih dari bahu Shirley, mata Masaki bertemu dengan Alice.&lt;br /&gt;
Dia masih memakai celana dalam, tapi dia tak ada di atas. Dia langsung di depan cermin.&lt;br /&gt;
Di balik rambut pirangnya tersembunyi payudara berukuran sedang, hanya menyisakan jejak kebulatan di kulit murninya, seputih salju.&lt;br /&gt;
Seolah-olah dia adalah sebuah karya seni dan pusarnya sebuah tempat suci.&lt;br /&gt;
Ada tahi lalat kecil di sisi rusuknya ke permukaan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... ............&amp;quot;&lt;br /&gt;
Gadis itu tak bergerak satu inci, menekankan kesan seperti boneka bahkan lebih.&lt;br /&gt;
Masaki juga mengejutkan.&lt;br /&gt;
Sisa otaknya telah di bekukan.&lt;br /&gt;
Shirley menyaksikan dua sosok yang kaku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh, apa yang salah? Masaki? Alice? Mengapa kau ada?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia melambaikan tangannya di sekitar di udara.&lt;br /&gt;
Masaki kembali sadar sedikit lebih cepat.&lt;br /&gt;
Dia buru-buru mengalihkan pandangan matanya dari Alice, dan berbalik ke sisi tempat tidur agar tak melihatnya.&lt;br /&gt;
[[|thumbnail|https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:FGnAS01_P127.jpg]]&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku, aku, aku minta maaf !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Jawaban untuk kata-kata minta maaf nya adalah jeritan Alice.&lt;br /&gt;
Tapi, itu didampingi oleh suara yang hancur.&lt;br /&gt;
Kepala kuda muncul dari ruangan.&lt;br /&gt;
Setelah sedikit waktu berlalu ia melihat buah catur juga.&lt;br /&gt;
Shirley kembali dengan kekuatan yang seperti di tabrak mobil.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaa!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia terlempar ke dinding koridor.&lt;br /&gt;
Masaki berteriak refleks.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan datang!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki menghentikannya sebelum Alice sangat marah.&lt;br /&gt;
Dia mendengar jeritan Alice dari ruangan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaaaaaaaaaakkk ---------- !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara jam berdetik.&lt;br /&gt;
Centang, tok, tik, tok ...&lt;br /&gt;
Dia mendengar derit pintu dari suatu tempat.&lt;br /&gt;
Bunyi teeompet Puoooo ~. suara bernyanyi riuh dan banyak&lt;br /&gt;
tawa secara bertahap muncul.&lt;br /&gt;
Windows Carnival akhirnya muncul.&lt;br /&gt;
Ksatria yang muncul dalam pesta menghilang di antara dinding, Rooks dan pion melompat keluar dari kamar Alice. Ada buah catur yang lebih besar dari Masaki.&lt;br /&gt;
Shirley yang baru saja terpesona berdiri dengan tangan di dinding. Dia tertawa tanpa rasa takut dan mengulurkan tinjunya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yooouuu, aku akan menghancurkanmu berkeping-keping! Dengan tanganku! Ledakan bintang !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia melemparkan tinju di tangan kanannya, hingga memancarkan cahaya menyilaukan.&lt;br /&gt;
Buah catur dihancurkan!&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan ------&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley tanpa henti menghancurka peri Dialek yang meluap dari ruanga Alice tanpa belas kasihan. Puing-puing menyebar, menyebabkan dinding dan lantai retak.&lt;br /&gt;
Alice berteriak panik.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, hei, tak berbahaya !? Ruangan ini kecil ...!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja! Tenanglah, Alice!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini kesalahanmu! Shirley bodoh!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kau katakan!? Orang yang bodoh memanggil ku bodoh !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Itu hanya seperti pertengkaran antara anak-anak.&lt;br /&gt;
Tapi, kerusakan yang di sebabkan mereka sangat tidak normal.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu, kau harus tenang juga Shirley! Di tempat pertama, kau juga bersalah karena aku tak mengetuk ... &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;U!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley, yang telah merobohkan puluhan makhluk fantasi, mengerang.&lt;br /&gt;
Masaki juga memanggil Alice.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Clockheart-san, aku minta maaf karena datang tanpa mengatur dulu! Jika aku&lt;br /&gt;
membuat repot, aku akan pulang karena aku tak ingin kau marah!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Akhirnya, peri fantasi berhenti meluap dari ruangan.&lt;br /&gt;
Itu adalah pertengkaran antara anak-anak yang begitu sengit.&lt;br /&gt;
Situasi menjadi sangat buruk.&lt;br /&gt;
Dinding dan lantai yang runtuh.&lt;br /&gt;
Ini adegan mengerikan yang hanya ada di kota terapung, oleh kumpulan pengguna Dialek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bab 3-5&lt;br /&gt;
Jika sudah kembali pada bangunan saat ini, itu akan sangat memerlukan pembangunan kembali.&lt;br /&gt;
Namun apartemen itu di rancang dengan struktur ulet yang telah di khususkan untuk pengguna Dialek liar, dan itu dibangun sedemikian rupa hingga mungkin bagi setiap lantai harus di perbaiki.&lt;br /&gt;
Lantai 30 akan benar-benar diganti. Karena manajer tampaknya menggunakan untuk hal-hal aneh, sepertinya hal-hal ini sering terjadi. Jadi pada akhirnya, Masaki dan yang lain di pindah ke ruangan lain di lantai 27.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Clockheart-san ... Aku ingin bertanya sesuatu ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apa mungkin itu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Alice menjawab pertanyaan Masaki tanpa bertatapan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah Kau menyewa kamar lantai yang berbeda? Atau kau memalak mereka?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Dari lantai 1 sampai 30”&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semua itu!? Apa rumah apartemen ini semua tempat milikmu!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Alice mengangguk.&lt;br /&gt;
Shirley menambahkan penjelasan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada awalnya itu adalah rumah tunggal. Tapi Alice tak suka kebisingan, dan kamar sering hancur seperti ini”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Seseorang merusak itu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini salahku !? Orang yang kalah selalu marah, dan globalizer adalah Alice!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Dinding apartemen yang diperkaya dengan Anti-dialek. Shirley salah satu orang yang membuat dinding hancur”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Masaki terkejut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisakah kau setidaknya menahan sehingga Kau tidak berakhir menghancurkan rumah mu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku tidak pandai baik pada orang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sejak Dialek di gunakan, sehingga kuat tak jauh beda dari lemah, hingga semua sulit untuk di kontrol. Itulah yang dikatakan guru”&lt;br /&gt;
&amp;quot;aku tahu. Jika itu terjadi, maka semua alasanmu harus memiliki Argumen berhenti”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;O ~ kay!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku tidak bermaksud untuk menghancurkan semua kamar mereka”.&lt;br /&gt;
Masih tidak ada kerusakan di ruang tamu di lantai 27 bahwa telah di sebabkan. Oleh tangan Alice, mainan boneka di atas rak buku jatuh.&lt;br /&gt;
Itu boneka kelinci mengenakan tuksedo memegang jam di tangannya. Ketika Aluce melihat&lt;br /&gt;
lebih dekat, ia melihat bahwa itu adalah sebuah jam analog, yang langka hari ini.&lt;br /&gt;
musik klasik damai mengalir melalui ruang. Itu bukan sebuah orkestra, itu adalah biola solo.&lt;br /&gt;
Tiga cangkir teh dan teko tunggal sudah siap di  meja segitiga.&lt;br /&gt;
Alice duduk di kursi kecil yang berbentuk seperti cangkang terbuka. Shirley duduk&lt;br /&gt;
di atas karpet tanpa menggunakan futon.&lt;br /&gt;
Masaki di beri bantal lembut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak senang&amp;quot;. tampak Alice diam.&lt;br /&gt;
Seperti biasanya akan terjadi, Alice sekarang sudah berpakaian. Bukan gaun biru dari pagi, dia sekarang mengenakan blus hitam putih lengan pendek dengan gaun jumbai. Sebuah pita merah di ikat di dadanya.&lt;br /&gt;
Alice minum teh dengan ekspresi kecewa.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Masaki-kun”&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hanya kau sekarang tak melihat apa-apa ... memang baik? Bahwa kau tidak melihat apa-apa”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-ah ... kau benar. Tentu saja”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sangat baik”.&lt;br /&gt;
Dengan anggukan, Alice menunduk untuk menyembunyikan ekspresinya, saat ia mengangkat cangkir teh ke bibirnya.&lt;br /&gt;
Dan kemudian, topik berubah.&lt;br /&gt;
Duduk di bantal Jepang.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Adapun Shirley, Tak bisa melakukan apa-apa tentang membicarakan soal Dialek. aku berpikir itu terlihat kekanak-kanakan. Ini memalukan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aku selalu mengatakan itu. Aku hanya berteriak nama dan masuk!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu tidak masuk akal. Aku tidak mengerti”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Alice berpikir tentang urutan peri bahwa ia memanggilnya keluar, Kau tahu, ah, ada bau kue? Dia harus mengirimkan peri nya pertama, dan yanh cepat dari kiri dan kanan untuk mengelilingi orang lain”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku membawa Ku Chiffon ... Seperti yang selalu Ku katakan, peri keluar sesuai kehendak mereka sendiri”.&lt;br /&gt;
Shirley membuka kulkas dan mengambil kue.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, itu dipotong menjadi tiga bagian! Bagus! Jadi itu di potong khususmu. Kau harus belajar&lt;br /&gt;
untuk mengendalikannya, kau tahu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Harap mengambik garpu ... Shirley harus berhenti menembakkan cahaya yang tidak perlu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha, ketika aku memukul sesuatu itu terbang! Benar, inilah garpu. Berikut milikmu Masaki”.&lt;br /&gt;
Masaki mengucapkan terima kasih dan menerimanya.&lt;br /&gt;
Shirley duduk kemudian mereka bertiga mulai makan kue chiffon.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mm ... rasa cukup baik ... itu salah Shirley bahwa ruangan tidak menunggu. Tolong beri aku waktu yang layak”&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh !? Jika kita bicara tentang bagaimana memulai, itu kesalahan dari Alice yang menggunakan Keajaiban Karnaval, bukan? Fuwa, ini begitu lezat”.&lt;br /&gt;
Untuk sesaat, pembicaraan antara mereka berdua berhenti, karena mereka makan kue.&lt;br /&gt;
Masaki juga memutuskan untuk memakannya.&lt;br /&gt;
Itu pasti lezat. Itu bukan hal yang buruk untuk dekat dengan pemilik toko.&lt;br /&gt;
Meskipun Masaki telah membual tentang rasa brûlée crème untuk Alice – dia berpikir bahwa ia harus mencurahkan lebih banyak waktu untuk menyempurnakan itu.&lt;br /&gt;
Alice makan sekitar setengah dari irisan, dan dia sekali lagi minum dari cangkir tehnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika kau berbicara tentang &#039;bagaimana memulai&#039; ... Shirley, yang membuka pintu tanpa&lt;br /&gt;
Mengetuk, dia yang bersalah”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aku tak pernah mengetuk pintu, kan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Piring Shirley telah kosong dalam sekejap mata, dan dia cangkir berisi teh hangat juga habis dalam sekejap.&lt;br /&gt;
Apakah itu baik-baik saja - Masaki berpikir, memilih untuk tidak mengatakannya keras-keras.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau tak pernah melakukannya ... tapi Masaki tak ada sebelumnya”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, itu benar! Dia ingin berbicara dengan mu! Mengapa kau membentuk kontrak sesama dengan Masaki !? &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ini misteri bagiku bahwa Masaki-kun teman dekat Shirley. Karena dia hanya baru pindah hari ini”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami teman masa kecil”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki mengangguk kemudian mengambil alih pembicaraan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami pergi ke sekolah dasar yang sama. Shirley pindah ke Kanaan tujuh tahun yang lalu. Dan aku dipindahkan hari ini”.&lt;br /&gt;
Shirley menggembungkan pipinya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini kejam untuk mengubah kontrak tanpa berkata apa-apa Alice!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Shirley orang yang menyatakan &#039;pembatalan&#039;”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami selalu melakukan itu! Lalu kita selalu membuat makan malam!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau satu-satunya yang berpikir bahwa ... karena kau selalu terlihat seperti lupa tentang hal itu, aku tidak punya pilihan selain pergi bersama dengannya”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh !? Jadi itu masih mengganggu mu, setelah semua hal ini terjadi? Semua waktu 30 atau lebih?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Mata Shirley berkeliaran dalam upaya untuk mengingat sesuatu.&lt;br /&gt;
Alice menghela napas.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Pagi ini adalah waktu ke-36. Setelah kami membentuk kontrak mitra tahun lalu ... kami telah batalkan itu 36 kali”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu sebentar! Alice menyarankan itu juga, kan !? Apa kau mencobanya hanya untuk terlihat buruk !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sejak Shirley menghancurkan sesuatu terlalu banyak, Aku selalu marah padanya”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pagi ini, kucing bodoh dan burung bodoh menghancurkan kelas, benar!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana kejam ... Shirley satu-satunya yang tak ingin disebut bodoh ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku memang tak mengerti, tapi sekarang kau hanya menghinaku! Itulah pendapatku! Itu sangat kasar!! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
Mereka terus berdebat.&lt;br /&gt;
Masaki saat ini meninggalkan mereka, karena itu bukan pertengkaran yang melibatkan pengguna  Dialek menyerang satu sama lain.&lt;br /&gt;
Dia perlahan-lahan menikmati rasa dari kue dan teh.&lt;br /&gt;
Rasa enak dari renyah kue chiffon di mulutnya dan aroma gula melayang ke dalam hidungnya.&lt;br /&gt;
kebahagiaan murni!&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, ini benar-benar lezat”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki dengarkan aku juga !!”.&lt;br /&gt;
Mata Shirley tampak seperti segitiga terbalik.&lt;br /&gt;
Alice juga menatapnya tajam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Raut wajahmu mengatakan bahwa kau tak terlibat. Itu masalah”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm? Dapatkah aku bicara sekarang?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika kau ingin mengatakan sesuatu, tak perlu menahan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jika kau ingin hidup cukup lama kembali ke rumah, kau harus memilih kata hati-hati”.&lt;br /&gt;
Keduanya menatap Masaki.&lt;br /&gt;
Dia meringis tanpa sadar.&lt;br /&gt;
Dia tak menemukan tatapan menakutkan, bukan, itu adalah sebaliknya ...&lt;br /&gt;
Dia tak tahu apa itu seperti dalam sorotan oleh orang-orang, dan sampai saat itu ia tak bertemu orang-orang yang berdiri kepadanya sebanyak Alice dan Shirley. Kapan mata Alice dan mata kuning Shirley berbaris bersama-sama dan bertemu, perasaan masih ragu.&lt;br /&gt;
Masaki merasa malu dan berbalik, matanya menjauhkan tatapan dari mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Err ... untuk memulai dengan, Aku tak tahu apa-apa tentang pertengkaran yang terjadi di masa lalu ... jadi aku tak bisa memberitahumu untuk memaafkan dan melupakan. Tapi meski kau masih hidup bersama. Hingga tak berarti bahwa kalian tak berada di hal buruk, kan? Tak ada manusia yang sempurna, jadi Kau harus saling memaafkan lain?”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mu ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Alice sedang melamun.&lt;br /&gt;
Shirley tampak acuh tak acuh.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di tempat pertama, Aku tak ingat semua alasan di balik perkelahian kami”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu jenis kepribadian yang kau miliki”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gu ... jadi aku satu-satunya yang merasa terganggu”.&lt;br /&gt;
Alice berbicara dengan suara lelah. Perasaan usaha sia-sia menggantung di udara.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, mari kita tinggalkan semua itu di masa lalu. Selanjutnya konfirmasi semua dari sekarang - aku membuat kontrak sebagai mitra Alice dan berada di &#039;Pre-Pendaftaran&#039; dengan pemecah. Karena aku bertanya pada Midorikawa-sensei, Aku mungkin belum resmi terdaftar ... &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku partner Masaki-kun dan aku anggota resmi dari Breaker”.&lt;br /&gt;
Alice tertawa ringan dan tersenyum menyenangkan.&lt;br /&gt;
Itu senyum seperti bunga mekar.&lt;br /&gt;
Masaki ingat ungkapan ini. Rasanya seperti saat Masaki mengatakan bahwa,&lt;br /&gt;
ia tidak memiliki banyak hal. Bahwa bunga mekar itu pasti mawar hitam.&lt;br /&gt;
Shirley seperti sedang mengunyah sesuatu yang pahit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uu ... Saya tidak punya pasangan, jadi mungkin aku akan Pra-Pendaftaran atau salah satu pendukung. Karena itu aturan menjadi sepasang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufu ... Masaki-kun, bagaimana menurutmu? Keharuman teh ini cukup baik, benar ... Aku memesan dari sebuah toko khusus bahasa Inggris”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, begitu ya. Yang mana itu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fortnum dan Maso”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukankah itu ... toko kelas tinggi, yang memasok barang ke keluarga kerajaan Inggris? Itu menakjubkan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei? Bukankah kau mendengarkan aku!? aku dalam situasi yang benar-benar kesepian, kan? Aku tak memahami apa yang kalian berdua bicarakan”.&lt;br /&gt;
Mata Shirley berair mata.&lt;br /&gt;
Alice dalam suasana hati yang sangat baik.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ini tidak buruk, untuk memiliki seseorang yang dapat memahami hal-hal tentang teh. Untuk Shirley, segala sesuatu yang ia minum, menurutnya sama”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eeh !? aku bisa apakah itu lezat atau kau tidak tahu!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau selalu mengatakan bahwa teh adalah &#039;lezat&#039; Tak peduli kita pergi ke toko mana”.&lt;br /&gt;
Itu berarti, pikir Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meski Shirley mungkin tak bisa membedakan secangkir teh baik atau tidak, dia masih bisa mengatakan apa rasa enak atau tidak”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku-aku tahu! Namun, lezat lezat, kan !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu ... apa teh yang kita miliki saat ini?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uu !?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Shirley tersendat.&lt;br /&gt;
Pada subjek itu, keaktifan makan kue mereda.&lt;br /&gt;
Dengan itu, kue tak akan terasa seperti apa pun juga.&lt;br /&gt;
Masaki tersenyum pahit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, itu tidak masalah. Bagiku, itu lebih penting mengatakan bahwa itu lezat”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku kira ... itu benar”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku bisa mengerti situasi saat ini - sekarang mari kita bicara, apa yang akan terjadi setelah ini. Aku akan mengatakannya dengan jelas; Dialek ku secara fundamental berbeda, dalam hal penggunaan praktis dari Dialekmu. Aku jujur terkejut ketika aku datang ke Kanaan, dan melihat Dialek orang lain untuk pertama kalinya”.&lt;br /&gt;
Dalam masa kecilnya, Masaki mungkin telah melihat Dialek Shirley tapi tidak mampu untuk memahaminya. Meskipun ketika kepalan tangannya mulai bersinar, percikan cahaya tidak terbang seperti sekarang.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau mengatakan bahwa ... itu fundamental berbeda ... maksud mu tak cocok untuk pertempuran? apa jenis gerakan atau?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika itu yang terjadi, tak harus memiliki semacam penggunaan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki menggeleng pada kata-kata mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini juga tak seperti itu. Lagi pula, itu tak masuk akal bagiku, menangkap pelanggar aturan yang menggunakan dialek. Jadi bukankah ... akan lebih efisien untuk Clockheart-san dan Shirley menjadi tim, dengan cara sebelumnya untuk bekerja pada Breaker?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dua gadis bertukar pandang satu sama lain.&lt;br /&gt;
Alice memotong matanya dengan dingin dan Shirley cemberut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu berarti ... bahwa kau bersikeras aku membatalkan kontrak denganmu, dan membentuk kontrak dengan Shirley? Bicara saja langsung jika kau tak ingin jadi pasanganku”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku merasa terhormat, bahwa kau memilihku untuk jadi pasanganmu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan...?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana ... aneh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu adalah pekerjaan rendah. Ini bukan jenis pekerjaan yang cocok untuk Tingkat 7”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini tidak kalah. Aku terus mengatakan, kita semua teman di komite yang sama. Hanya perannya saja yang berbeda”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apa kau ingin mencuri pasanganku, Shirley?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mencuri? Aku tak ingin mengatakan itu, tapi sepertinya aku harus mengatakan itu semua! kau ditipu, Masaki membentuk kontrak denganmu kan!?”.&lt;br /&gt;
“Apa ... kau hanya mengatakan yang tidak logis”.&lt;br /&gt;
Alice membawa cangkir teh ke bibirnya untuk menutupi ekspresi wajahnya.&lt;br /&gt;
Shirley menunjuk Alice tegas.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau menipunya!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki-kun, kau ingin menuangkan teh?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, Alice! Masaki teman masa kecilku, aku berjanji sebelumnya, bahwa aku menunjukkannya sekitar akademi!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Hanya karena dia adalah teman masa kecilmu, itu tak berarti bahwa kau memilikinya ... atau mungkin kau ingin terlibat?”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ha!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley berkata-kata dan memukul pipinya hingga berubah merah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, aku belum membuat semacam janji khusus dengan Masaki, atau mungkin aku harus mengatakan, tidak seperti itu ...”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu-itu benar”.&lt;br /&gt;
Setelah pertukaran itu, Alice memiliki tampilan malu di wajahnya juga.&lt;br /&gt;
Masaki menempatkan cangkir teh dan piring kembali di atas meja, membuat bunyi denting menyegarkan.&lt;br /&gt;
Musik klasik berubah tepat pada saat itu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian berdua, sudah ada di topik lain”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ini salah Shirley”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu normal untuk seorang gadis!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kau pikirkan saranku? Aku berpikir bahwa, memiliki Alice dan Shirley sebagai&lt;br /&gt;
Pasangan yang terbaik”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku memiliki masalah dengan asumsi bahwa. Masaki-kun kurang dalam pengetahuan tentang Dialek. Aku tidak dapat meyakinkan, bahwa kemampuan Tingkat 7 tidak memiliki penggunaan praktis”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, itu benar! Kau tak mengerti, karena kau belum melihatnya”.&lt;br /&gt;
Pendapat keduanya masuk akal.&lt;br /&gt;
Masaki menegakkan punggungnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mendapatkannya. Aku akan menunjukkan sekarang karena tidak berbahaya”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini menyenangkan, seperti menonton pertunjukan sulap bukan!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apa kita muncul di atap?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini aman. Dan itu bukan trik sulap. Nah, Kau harus puas ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki mengambil napas dalam-dalam.&lt;br /&gt;
Dia memejamkan mata; itu perlu baginya, untuk berkonsentrasi sementara.&lt;br /&gt;
Masaki mengangkat kedua tangannya, seperti konduktor orkestra.&lt;br /&gt;
&amp;quot;SELAMAT DATANG--&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bab 3-6&lt;br /&gt;
Dunia yang di tulis oleh ilusi.&lt;br /&gt;
Alice dan Shirley dalam ruang tamu , lokasi mereka, berpindah ke langit terbuka di luar ruangan.&lt;br /&gt;
Bunga mawar mekar banyak di sekitar mereka, dan aroma harum ada di seluruh daerah.&lt;br /&gt;
Kelopak berputar dengan angin dalam tarian luhur.&lt;br /&gt;
Itu Rose Garden.&lt;br /&gt;
Masaki dan yang lainnya berdiri di lingkaran memotong mawar dari pot yang mengelilinginya. Keliling lingkaran itu sekitar lima meter. Itu tidak terlalu luas.&lt;br /&gt;
Meskipun mawar di sekitar mereka setinggi dada, ada rumput lengkungan dalam satu arah, dan melanjutkan pertumbuhan dari mawar itu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat Datang di dunia saya”.&lt;br /&gt;
Masaki tersenyum mengenakan jas berekor hitam dan putih. Dia memegang nampan perak di tangannya.&lt;br /&gt;
Alice begitu terkejut, Itu jelas bahwa siapa pun bisa memahaminya.&lt;br /&gt;
Shirley tiba-tiba meninggalkan plaza bundar, melewati lengkungan dan meninggalkan sisi pot mawar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini luar biasa! Bagaimana kau melakukan ini !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ini bukan ilusi. Aku tak berpikir bahwa ini sesuatu palsu. Ini akan segera malam segera belum begitu terang ... ini bukan musim panas dengan sinar matahari yang baik. Dimana tempat ini?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini sudah malam, di musim panas Kanaan. Kau dapat menghabiskan seluruh hari harimu di sini, dan&lt;br /&gt;
sebentar lagi siang. Hujan tak jatuh juga”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Alice! Mawar! Tempat ini penuh dengan mawar [[User:Apelmerah|Apelmerah]] ([[User talk:Apelmerah|talk]]) !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley berteriak dari kejauhan dengan suara yang cukup keras, hingga mencapai ke dalaman kebun mawar.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Apelmerah</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fuyuu_Gakuen_no_Alice_and_Shirley_(Indonesia):Volume_1_Chapter_3&amp;diff=498231</id>
		<title>Fuyuu Gakuen no Alice and Shirley (Indonesia):Volume 1 Chapter 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fuyuu_Gakuen_no_Alice_and_Shirley_(Indonesia):Volume_1_Chapter_3&amp;diff=498231"/>
		<updated>2016-08-04T03:32:43Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Apelmerah: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Bab 3-1&lt;br /&gt;
Masaki memutuskan kembali ke Alrescha.&lt;br /&gt;
Berkat fungsi navigasi Ring Gear tak membutuhkan waktu lama untuk kembali, tapi serkarang jam  kelas terakhir hari.&lt;br /&gt;
Dia menuju ruang kelas dengan cepat, karena ia tak ingin terlambat. Awalnya, Masaki seharusnya memperkenalkan diri pada semua orang 08:00 pagi ini, tapi banyak jam sudah berlalu.&lt;br /&gt;
Waktu yang lama.&lt;br /&gt;
Akhirnya, Masaki tiba di depan ruang kelas.&lt;br /&gt;
Masaki ingat apa yang terjadi pagi itu dan mendesah.&lt;br /&gt;
Shirley menjemput di stasiun pada waktu pagi, kemudian mengajaknyasekolah. Dia bertemu sebentar dengan anak bernama Ishounuma di depan lift, kemudian memutuskan menaiki tangga untuk menghindarinya.&lt;br /&gt;
Dalam perjalanan, Shirley dipanggil  untuk keadaan darurat, sehingga mereka berpisah.&lt;br /&gt;
Setelah itu Shirley beralih ke masalah lain. Masaki di serang oleh pemuda kurus dengan kemampuan yang berbahaya.&lt;br /&gt;
Ketika Masaki di dorong ke sudut, Alice menyelamatkannya. Orang yang ingin membunuh Masaki tertangkap.&lt;br /&gt;
Koori, sebuah Pendukung dari Breaker, mengobat semua lukanya, maka Masaki menuju ruang kelas dan bertemu dengan gurunya, tapi bukannya mencapai kelas, ia malah bertemu Alice lagi.&lt;br /&gt;
Alice membawanya keluar dari gedung sekolah, meski mengatakan dia akan menunjukkan sekitar sekolah.&lt;br /&gt;
Pada titik ini, rencana Masaki hari ini benar-benar hancur.&lt;br /&gt;
Namun, ia menganggap dirinya beruntung telah meminum teh lezat.&lt;br /&gt;
Meski menjalani semuanya sendiri, Alice memiliki waktu untuk bercerita.&lt;br /&gt;
Masaki berada di dekat ruang kelas pada hari pertamanya.&lt;br /&gt;
Di atas semua itu, Masaki akhirnya bergabung dengan komite sekolah sebelum di tetapkan dalam kelas, meskipun status pada Cincin Aksesorisnya masih tertulis.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pendaftaran Tertunda”.&lt;br /&gt;
Alice pulang lebih awal. Akhirnya, setelah semuanya berlalu, Masaki masuk ke kelas.&lt;br /&gt;
Masaki mengambil napas panjang sebelum membuka pintu.&lt;br /&gt;
Dia tak mendengar suara saat membuka pintu. Itu mengejutkan.&lt;br /&gt;
Kelas masih berlangsung, hingga ia mengetuk pintu dan perlahan membukanya.&lt;br /&gt;
Ruangan itu kosong.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Monitor besar di depan kelas menampilkan &amp;quot;Ruangan Gymnasium 12-B&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seluruh meja kosong.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Guh, ini hari yang tidak beruntung. Aku hanya ingin memperkenalkan diri ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Karena ia tak membawa peralatan sekolah, dia harus pergi ke gym tanpa baju ganti.&lt;br /&gt;
Bangunan ini memiliki 60 lantai, namun berkat Cincin Aksesoris Masaki tidak tersesat. dia segera menemukan jalan ke gimnasium 12-B di lantai 12 dari Alrescha.&lt;br /&gt;
Dia mendorong pintu besi besar dan terbuka.&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara nyaring dan irama bola basket yang menghantam lantai.&lt;br /&gt;
Gedebuk, bunyi, bunyi ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Teyaaaaaaaa !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley, mengenakan pakaian olahraga, melompat dengan bola warna oranye menggunakan satu tangan.&lt;br /&gt;
Dua ikatan rambut cerah di bagian belakang kepalanya seperti bunga  tertinggal jatuh.&lt;br /&gt;
Seakan waktu bergerak lambat  saat ia mendorong bola basket ke dalam ring.&lt;br /&gt;
Dia mencetak slam dunk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wow...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki terpesona dan mengingat nostalgia. Dia pernah melihat Shirley melakukan hal yang sama tujuh tahun lalu, tapi saat itu rambut dan tiang basket lebih pendek.&lt;br /&gt;
Tapi itu masih tinggi untuknya.&lt;br /&gt;
Dia bermain sangat baik dalam setiap pertandingan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley berlari melintasi lapangan setelah mencetak gol.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh? Tunggu, tunggu sebentar ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia berlari ke arahnya dengan gaya seorang gelandang.&lt;br /&gt;
Saat itu Masaki kembali ke pintu, ia tak bisa menghindarinya.&lt;br /&gt;
Sebaliknya, Shirley malah menangkapnya. Masaki tiba-tiba merasakan sesuatu yang lembut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-hei ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aduh, dari mana saja kau !? Aku bertanya pada guru, dia hanya mengatakan tak tahu. Apa sesuatu  terjadi setelah kita berpisah !? &amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki dengan pelan mendorongnya sebelum memberi jawaban. Apa dia mengenakan pakaian olahraganya atau seragamnya, perasaan tubuh Masaki terhadap Shirley terasa aneh.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley ... Kita siswa SMA sekarang, seharusnya kau berpikir sebelum bertindak&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, maaf”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semua orang melihat ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki bisa mendengar gadis-gadis penuh semangat menggosip, mereka mengatakan seperti &amp;quot;Siapanya Shirley!?”. dan &amp;quot;Mungkin dia pacarnya !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Semua lelaki tampak terkejut.&lt;br /&gt;
Itu situasi paling canggung Masaki saat di lihat orang, dan bahkan ia belum memperkenalkan diri.&lt;br /&gt;
Shirley melepaskan rangkulannya pada Masaki, lalu menjulurkan lidah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha, itu benar! Aku juga berkeringat”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, bukan itu. Itu bukan apa yang ku maksud”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Meskipun Shirley sudah menjadi  siswa SMA, dia tak belajar kebijaksanaan sedikitpun, bahkan tak ada bedanya saat bersama Masaki 7 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;
Shirley menunjuk Wasit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki, mari kita memenangkan pertandingan! Aku memang yakin akan menang. Kau harus merayakan kita dapat bersama lagi, kan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku setuju, tapi ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seorang gadis berjalan cepat ke arah mereka. Para siswa di sekitar gym memakai kemeja putih dan celana pendek, tapi gadis ini adalah satu-satunya mengenakan jersey merah. Lebar dahinya membua poni yang di milikinya ke samping. Di lihat dari tinggi badannya dan terlihat, dia masih anak kecil.&lt;br /&gt;
Apa dia seorang siswa sekolah dasar? Tapi ini tempat sekolah tinggi. Apakah dia mempuyai nilai tinggi? Mungkin dia seorang siswa SMA yang terlihat muda.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi! Sakurazaka, kau ada di tengah permainan!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, aku minta maaf”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan kau!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Tidak, dia hanya terlihat seperti  siswi SD, tapi dia juga bertindak seperti itu ketik berbalik ke arah Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di kelas mana kau berada!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku di transfer hari ini-&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, jadi kau Kusunoki Masaki! Kau memiliki keberanian untuk  terlambat di kelas ku pada hari pertama!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh !? Jadi berarti ... kau guru?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oho? Mengapa kau terkejut?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sebuah sinar berbahaya muncul di mata guru. Tapi karena Masaki orang yang jujur, hanya memperburuk keadaannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya kira anda seorang siswa sekolah dasar”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, aku tahu. Pertama, aku membiarkanmu memperkenalkan diri ke kelas. Setelah itu, kau melakukan 100 kali keliling lapangan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serius?&amp;quot;. Meski Masaki memang terlambat, 100 kali keliling lapangan juga hukuman berat.&lt;br /&gt;
Ada sekitar 30 siswa berkumpul di sekeliling Masaki. Sangat aneh baginya untuk memperkenalkan diri seperti ini.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku Kusunoki Masaki. Aku tak sabar untuk menjadi teman sekelas ... Erm, Shir-tidak, Sakurazaka-san teman masa kecilku”.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis menyuarakan kekecewaan mereka, mengatakan hal-hal seperti, &amp;quot;Apakah itu benar?”. Guru mengangkat tangan guna membungkam mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hai, kelas di lanjutkan! Tim Berikutnya, mendapat hukuman! Kusunoki, mengapa kau tak mengenakan seragam olahragamu? &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak tahu bahwa kita memiliki kelas olahraga hari ini ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ada yang memberitahu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cih, dia tak memberitahu tentang kelasmu ya? Apa dia mencoba untuk membodohiku? Aku akan mencekik Hariya untuk ini! Kau akan melihat untuk hari ini!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik”.&lt;br /&gt;
Tampaknya dia telah lolos dari hukuman. Meski kalimat itu kasar, dia sepertinya guru yang baik. Dia tak bisa membantu tapi merasa kasihan pada Hariya-sensei, meskipun.&lt;br /&gt;
 Masaki menyaksikan dari sudut gym seperti yang di perintahkan.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis yang tidak bermain saat ini mendekatinya, rasa ingin tahu terlihat di wajah mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, Kusunoki-kun”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau memang tak ada hubungan dengan Sakurazaka-san?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yah, aku memang terkejut, tapi ... dia masih berkelakuan anak?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis berbicara satu sama lain dalam bisikan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia memang agak kekanak-kanakan?&amp;quot;. &amp;quot;Aku mendengar itu sangat buruk&amp;quot;. &amp;quot;Tapi bahkan untuk teman masa kecilnya, tak ada yang berubah?”. “Itu benar, itu memang tak mencurigakan ~?”.&lt;br /&gt;
Tiga orang atletik datang ke tempat para gadis-gadis di sekitar Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, murid baru”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa kalian ...?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami datang untuk berbicara sedikit denganmu. Masalah pribadi. Jika kau dapat berbicara dengan gadis-gadis, maka kau dapat berbicara dengan kami kan?”.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis menjauh, merela takut dan pergi. Sensasi menyenangkan hilang sekejap.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan pergi, tapi ... Yah, karena aku sudah terlambat, aku tak jadi pergi”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan khawatir tentang itu, kelas hampir berakhir”.&lt;br /&gt;
Saat ia berbicara, bel berdentang, menandakan akhir dari kelas.&lt;br /&gt;
Dia bisa mendengar guru berkata, &amp;quot;Benar, kelas selesai!&amp;quot;. Satu alasan Masaki untuk menolak telah menghilang. Dia ingin berbicara dengan Shirley, tapi dia tak ingin mendapat masalah dengan orang-orang.&lt;br /&gt;
Tak ada lagi yang bisa Masaki lakukan, sehingga Masaki memutuskan untuk mengikuti mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bab 3-2&lt;br /&gt;
Meskipun gedung sekolah itu normal, tapi ternyata memiliki 60 lantai. Aku tampak bodoh menaiki lift. Menurut Masaki.&lt;br /&gt;
Akhirnya, mereka membawanya ke atas lantai 12.&lt;br /&gt;
Berbeda dengan daerah yang ramai di sekitar lift, tempat ini sepi. Itu sebuah tempat yang tak banyak di ketahui oleh publik.&lt;br /&gt;
Ishounuma sedang menunggu di tengah tangga.&lt;br /&gt;
Dia menunduk dengan wajah kecewa.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau di Kelas A ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi saya berpikir bahwa ada beberapa jenis kesalahan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Keempat pemuda di sekitar Masaki.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengangkat lengan kirinya. Ada gelang dengan pengait ular. Itu tak&lt;br /&gt;
memiliki kristal yang terpasang di dalamnya.&lt;br /&gt;
Sebuah jendela muncul.&lt;br /&gt;
Dia mulai permainan berbahaya dari batu-gunting-kertas-, ia kalah beberapa kali dan memenangkan beberapa kali.&lt;br /&gt;
Apa itu memiliki semacam makna?&lt;br /&gt;
Tak ada bunyi bib menandakan bahaya.&lt;br /&gt;
Ishounuma tersenyum seperti binatang.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huhuh, suara dan perekam video tak akan bekerja di sini”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudmu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;The Ring gear memiliki fitur yang memungkinkan merekam gerakan murid. Ini tak bekerja sekarang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu ... kebetulan, kau melanggar aturan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diamlah. Aku punya hal yang lebih baik di lakukan, dari pada khawatir tentang aturan bodoh”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau harus khawatir tentang hal itu tapi ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau ingin kami mengalahkan mereka dari sini, atau kau ingin mendengarkan apa yang ingin kita katakan? Tentukan pilihanmu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Keduanya tak menyenangkan, bukan mereka”.&lt;br /&gt;
 Anak-anak di sekitar Masaki mengepalkan tinju.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi, murid pindahan. Apa kau berbicara benar semua dapat di lakukan? Dengarkan apa yang inginku katakan. Atau aku akan meninju perutmu sekarang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak terima kasih”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi kau, apa kau memahami jenis situasimu berada? Fungsi rekaman di blokir juga. Apa kau mengharap orang lain menyelamatkanmu? Ku katakan bahwa kau akan habis dengan satu pukulan sekarang!”.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengangkat suara dan mengancam.&lt;br /&gt;
Masaki mendesah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika kau menyerah sekarang, hal buruk akan terus menghampirimu . lni masih permulaan ... Aku tak ingin berhenti”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Kalau begitu, besok kau tak bisa pergi ke sekolah, kau akan pergi ke RSUD!!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ishounuma berteriak.&lt;br /&gt;
Anak laki-laki di belakang masaki, dan Masaki di ikat pada kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph ... Kau pengecut?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ha! Orang ini akan di hukum. Hukumannya karena terlalu akrab dengan Sakurazaka-san!”.&lt;br /&gt;
Ishounuma melemparkan tinjunya ke depan.&lt;br /&gt;
Tak peduli bagaimana Ishounouma berpikir tentang hal itu, tidak ada alasan baginya untuk memukul Masaki.&lt;br /&gt;
Bahkan jika tubuh bagian atasnya itu di suntik seseorang dalam penjara, ia masih bebas untuk belajar. Meski kaki dan lengan Ishounouma jadi lebih panjang, berawarna saumatang.&lt;br /&gt;
Ishounuma berbalik, dan menendangnya. Tumpuan tendangannya dari ayunan lutut.&lt;br /&gt;
Ini mencapai jari kaki teman-temanya di sisi lain.&lt;br /&gt;
Ishounuma menyerah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gah !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ishounuma somersaulted kemudian rubuh.&lt;br /&gt;
Dengan tumit kaki kanannya kembali, ia di injak pada jari-jari kaki. Jika terkena di atas kakinya itu tak akan menyakiti banyak, tapi jari-jari kaki adalah salah satu kelemahan dari tubuh manusia.&lt;br /&gt;
Di belakangnya terdengat jeritan &amp;quot;Gya !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Kekuatan lawannya langsung melambat, dia melepaskan meloncat dan mengepalkan pukulan.&lt;br /&gt;
Setelah ini, orang-orang di sekitarnya mulai mengepalkan tinju. Masaki tak memiliki dendam terhadap mereka, tapi jika mereka melakukan sesuatu, ia takka  takut.&lt;br /&gt;
Masaki menghujani pukulan ke hidung pemuda di sebelah kanannya, dan menendang rendah lutut  di sebelah kiri-Nya.&lt;br /&gt;
Mereka mengerang kesakitan dan tersendat.&lt;br /&gt;
Mereka melangkah mundur, menempatkan jarak antara Masaki dan diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;
Masaki mengguncang pergelangan tangannya untuk membersihkan darah di tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ku kira kalian punya pengalaman banyak dengan perkelahian”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-wha !? Siapa kau?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meski aku tak suka perkelahian, aku sudah sering berjuang bersama Shirley. Dia akan melawan pria yang berbuat kelerasan padanya ... Dan untuk beberapa alasan, orang sering memusuhiku”.&lt;br /&gt;
Berkat itu, Masaki telah terbiasa menghadapi situasi berbahaya.&lt;br /&gt;
Dan setelah Shirley pergi, dia telah melakukan banyak pelatihan. Karena ia percaya bahwa &amp;quot;Kita akan bertemu lagi”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ku pikir mungkin kita perlu bertemu lagi ... dan aku harus lebih kuat”.&lt;br /&gt;
Ishounuma yang berjongkok, berdiri memegang sisinya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan-jangan bercinta ... dengan ku! Apa anda maho &#039;untuk membuatku bodoh !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau masih bisa bertarung?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Di lihat dari pengalamannya, Masaki menduga bahwa mereka belum menerima kekuasaan dari seni bela diri atau pengalaman perkelahian. Dia tak bisa menemukan alasan mereka bisa menjadi kuat.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengulurkan tangan kanannya dan mendorongnya keluar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan mengalahkanmu dengan cara kotor !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Warna wajah anak laki-laki di sekelilingnya berubah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei !? Bukankah berisiko, Ishounuma-san !?&amp;quot;. &amp;quot;Jika melakukan itu, itu akan meninggalkan bukti pada aplikasi! &amp;quot;. “Jika kau menggunakannya, kau benar-benar membunuhnya...!!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sementara suara ketakutan menyebar di sekelilingnya, Masaki perlahan-lahan membuat jarak antara  mereka. Ishounuma berteriak pada orang-orang yang ragu-ragu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diam! Aku tak datang ke sini hanya untuk hal bodoh, tak bisakah kalian diam ?!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki meringis.&lt;br /&gt;
Ia tahu bahwa orang-orang seperti ini tak bisa mengerti alasan tapi ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika aku melakukan serangan balik ketika hendak memukul, aku mempermalukanmu? Itu hal yang egois untuk mengatakan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sikap mu kesal! Aku tak tahu apa jenis Dialek yang kau miliki, tapi kau lebih baik menggunakannya! Tak ada cara yang yang hanya bangun bisa mengalahkanku! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ini tidak baik.&lt;br /&gt;
Dia berada di kelas A.&lt;br /&gt;
Jika kekuasaannya setingkat dengan Alice, maka Ishounouma tak mampu menghabisinya.&lt;br /&gt;
Dialek Masaki tak berguna dalam perkelahian.&lt;br /&gt;
Dengan mata merah nya, Ishounuma berseru, &amp;quot;Diiiiiee !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sebuah bola api berukuran bola basket berada di telapak tangannya.&lt;br /&gt;
Itu melonjak.&lt;br /&gt;
Itu semakin dekat ke wajah Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu dangeroouuss !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seseorang berjalan menaiki tangga melompat keluar dari samping, dan mereka pergi - memukul bola api!&lt;br /&gt;
Seluruh ruangan di sinari cahaya putih terang.&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, kilatan cahaya putih menyembur keluar dari tinju mereka. Itu kumpulan panah cahaya yang sampai melalui tangga.&lt;br /&gt;
Terdengar suara gemuruh.&lt;br /&gt;
Pecahan beton yang tersebar secara mencolok. Suaranya sampai ke koridor, menyebabkan kaca pintu pecah.&lt;br /&gt;
Tiga teman Ishounuma menjerit dan pergi melarikan diri.&lt;br /&gt;
Ada lubang di dinding luar.&lt;br /&gt;
Asap naik dari tangan kanan yang menghancurkan bola api.&lt;br /&gt;
Orang yang muncul merapikan rambutnya sendiri yang berwarna cerah, kemudian memelototi Ishounuma dengan mata dingin.&lt;br /&gt;
Meskipun orang itu tak tinggi, kekuatannya besar dan mengesankan.&lt;br /&gt;
Mereka membuka bibir dan berbicara dengan suara yang tajam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kamu lakukan !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah-uh ... Sa-Sakurazaka ... san ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengerang.&lt;br /&gt;
Orang yang datang itu adalah Shirley.&lt;br /&gt;
Setelah terhundar dari bola api, Masaki menyeka keringat dinginnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau menyelamatkanku”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki, kau baik-baik saja !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, terima kasih, aku tak terluka”.&lt;br /&gt;
Ada perban medis di bahu dan kaki Masaki sejak insiden di pagi hari, Tapi ia tak terluka di tempat ini.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Syukurlah”, kata Shirley yang merasa lega.&lt;br /&gt;
Namun ia agak marah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan? Apa apa semua inu, Ishounuma? Kau lebih baik memberi penjelasan padaku!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... itu ... karena orang yang membodohi kami ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki tak mungkin seperti itu. Yah, dia tak mungkin berkata buruk tentang seseorang. Jadi apa kau serius ingin membunuhnya?”.&lt;br /&gt;
Shirley melotot tajam pada mereka.&lt;br /&gt;
Ishounuma tertawa kering.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ha-haha ... Orang itu di Kelas A, ia tak mungki mati dengan serangan seperti itu? Hei, itu saja? Benarkan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sejujurnya, Masaki tak tahu apa yang terjadi jika Shirley tak datang ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak mengerti apa itu dialek. Mungkin Masaki akan berkata seperti itu”.&lt;br /&gt;
Dia tidak memiliki pengetahuan tentang fakta itu.&lt;br /&gt;
Jadi mungkin bola api tak berbahaya seperti ilusi. Tapi Masaki tak tahu apa bola api akan di tembak  kedua kalinya.&lt;br /&gt;
Shirley mengangguk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, aku membiarkannya pergi kali ini. Tapi, jika kau melakukan seperti ini lagi, aku akan lebih kejam! Jika aku mendengar bahwa kau menggunakan Dialek, aku akan melawanmu! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maafkan aku, Sakurazaka-san ... Aku Level 6 jadi aku tak bisa melawanmu”.&lt;br /&gt;
Shirley memamerkan giginya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu sebabnya kau tak baik! Ini bukan tentang apa aku tingkat tinggi atau rendah! Aku&lt;br /&gt;
berbicara tentang tindakanmu yanh benar atau salah!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hai Aku!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Semangat Shirley membuat Ishounuma mundur. Wajahnya benar-benar pucat.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika hal seperti ini terjadi lagi, aku akan menangkapmu sebagai anggota dari Breaker, mengerti?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley melihat cincin di tangan kirinya dan memiringkan kepala ke satu sisi dengan kebingungan.&lt;br /&gt;
Ada sesuatu yang mengganggunya.&lt;br /&gt;
Kata Shirley menyebabkan Ishounuma kepalanya mengangguk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku-aku ... Aku terlalu banyak bercanda. Aku tak akan melakukan hal seperti itu lagi ... maka aku ingin melihatmu di kelas, Sakurazaka-san! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
Setelah melihat Shirley pergi dengan cemberut, Shirley menatap pada dirinya Cincin Aksesoris.&lt;br /&gt;
Angka itu keluar dari pandangan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu menghilang ...?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang terjadi Shirley?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-ya. Kristal”.&lt;br /&gt;
Bab 3-3&lt;br /&gt;
Seseorang sedang menaiki tangga, Shirley mendengar langkah kaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey, Kau memang selalu keras”.&lt;br /&gt;
Itu giru PE yang bertubuh anak sekolah dasar, dan dia mengerutkan kening.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, Micchan!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bilang untuk meneleponku Midorikawa-sensei. Ini lagi, Sakurazaka”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kau lakukan di sini? Tunjukkan catatan Aksesoris Cincinmu”.&lt;br /&gt;
“yakin!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley melambaikan tangan kirinya dan jendela Cincin Aksesoris terbuka.&lt;br /&gt;
Masaki memberi penjelasan pada Midorikawa-sensei.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Err, Sakurazaka-san membantu saya keluar ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak perlu kesaksian seorang siswa. Aku memberitahumu untuk mencari situasi aman, atau kau dapat melindungi orang lain. Apapun itu, aku tak percaya kesaksianmu. Aku sudah mencatatnya pada Cincin Gear”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menagapa begitu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Meski begitu, Shirley tak melakukan sesuatu yang buruk.&lt;br /&gt;
Masaki menarik kembali apa yang akan dia katakan. Sebaliknya, Midorikawa-sensei bertanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu mengingatkan ku, Kusunoki-kun. Tentang pendaftaranmu pada Breaker waktu lalu, apa itu semacam kesalahan?”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei menggaruk kepalanya, muncul sesuatu yang rumit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku hanya menjelaskan kepadamu setelah, aku menjadi pensihat untuk Breaker. Tapi itu sangat membosankan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, saya tahu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ada kesalahan aplikasi? Ini hari pertama mu di sini kan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika ada sesuatu yang bisa saya bantu, saya bisa melakukannya”. Masaki di perhatikan guru.&lt;br /&gt;
Shirley tampak menjauh dari jendela. Dia memiliki wajah yang tampak persis seperti kucing yang akan di beri makan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah !? Masaki akan bergabung Breaker juga !? Yay! Hey, hey, hey, kau dapat menjadi pasanganku”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena aku mendengar bahwa kau akan datang, aku tahu bahwa kau ingin melakukannya bersama-sama. Kekompakan kami sempurna sejak masih anak-anak, ya kan?”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku juga begitu ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Mereka pernah berhasil mengalahkan lawan-lawan mereka.&lt;br /&gt;
Jika Masaki berpikir tentang hal itu, Shirley mungkin sudah begitu kuat karena dia sudah menguasai Dialeknya.&lt;br /&gt;
Gadis yang tersenyum mengatakan &amp;quot;Ah&amp;quot;, lalu mengerutkan kening.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku-aku-aku ... ingin berpasangan dengan Masaki tapi aku sudah punya pasangan”.&lt;br /&gt;
Itu hal yang Masaki sedang tunggu untuk di dengar.&lt;br /&gt;
Alice mengatakan mereka &amp;quot;berpisah&amp;quot; setelah itu.&lt;br /&gt;
Namun, Maski tak percaya bahwa Shirley tipe orang yang memecah persahabatan.&lt;br /&gt;
Dia ingin memastikan hal itu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tak serasi dengan pasanganmu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha, kami memiliki sedikit perselisihan sekarang, tapi aku berdamai dengannya setelah itu. Aku tak bisa meninggalkannya sendirian”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tak bisa meninggalkannya sendirian? Apa pasanganmu meninggalkanmu lebih dulu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia tidak. Kami sudah bersama sejak tahun pertama dan kami sudah memiliki sekitar 30 argumen dan membatalkan kebersamaan, tapi meskipun begitu, aku berpikir bahwa kita saling membutuhkan”.&lt;br /&gt;
Ekspresinya agak malu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ah, tapi mengapa hal ini bisa terjadi? Kristal menghilang ... Mengapa?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley menatapnya Cincin Aksesoris dan tampak bingung.&lt;br /&gt;
Aku lega - pikir Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja, kau masih Shirley yang aku tahu. Kau tidak berubah. Kau bukan tipe orang yang mau meninggalkan teman”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nya? Apa? Apa yang kau katakan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang aku mendengar apa yang kau katakan, aku akhirnya bisa melihat situasi”.&lt;br /&gt;
Pendeknya--&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hentikan pembicaraan membosankan sekarang!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei mendekati Shirley dengan dahi berkerut.&lt;br /&gt;
Kemudian menyambar dada Shirley dengan kedua tangannya!&lt;br /&gt;
Tayuyun.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ginyaa?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakurazaka, jelaskan mengapa ada lubang dinding sekarang! Tunjukkan catatan cincinmu!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nnauu, aku-aku mendapatkannya Micchan-sensei! Jadi, lepaskan milikku!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menyembunyikan itu tak berguna! Aku tak bisa melihat wajahmu ketika berdiri di depanmu, harus memiliki banyak cara. Jangan main-main dengan ku!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nyafuu, kenapa kau marah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunjukkan ~ Tunjukkan!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iii, yeeessss !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sebelum matanya, bentuk payudara yang lembut dan berat nya sedang berubah.&lt;br /&gt;
Dia bermain dengan mereka dengan tangan mungilnya, mengangkat mereka, mendorong mereka dan memeras mereka.&lt;br /&gt;
Dia hanya mengenakan seragam olahraganya, sehingga kau bisa melihat tonjolan dadanya lebih mudah daripada di blus seragam sekolahnya.&lt;br /&gt;
Orang ini sangat menggoda.&lt;br /&gt;
Masaki sadar dan mengalihkan matanya. Dia melihat melalui lubang di dinding. Seperti sering terjadi dari ketinggian lantai dua belas, pemandangan itu terhalang oleh bangunan lain.&lt;br /&gt;
Apa yang dia katakan?&lt;br /&gt;
Ya, itu Shirley.&lt;br /&gt;
Shirley&#039;s--&lt;br /&gt;
[[File:Shirley dan midorikawa sensei|thumbnail|https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:FGnAS01_P115.jpg]]&lt;br /&gt;
&amp;quot;Faan! Nhaa! Se, sensei!  ... tolong berhenti, kau bisa menghancurkan payudaraku!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Boos.&lt;br /&gt;
Tidak!&lt;br /&gt;
Bukan itu!&lt;br /&gt;
Masaki menggeleng kiri dan kanan.&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara Shirley sedang &amp;quot;tidak, tidak&amp;quot; dari kesadarannya.&lt;br /&gt;
Dia akan memilah cerita-- Sakurazaka Shirley Dialek pengguna Tingkat 7 yang merupakan anggota dari Breaker.&lt;br /&gt;
Panitia punta sistem di mana setiap orang memiliki pasangan. pasangan Shirley adalah Alice Clockheart. Dia juga Tingkat 7.&lt;br /&gt;
Tampaknya bahwa nama tim mereka adalah &amp;quot;Kucing pembantu&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Di pagi hari, Alice mengusir pemuda kurus yang menyerang Masaki. Dan, Shirley menangkapnya. Dia telah melemparkan kilatan cahaya yang mencapai langit.&lt;br /&gt;
Ketika bola api milik Ishounuma pecah, itu serangan Dialek yang membuat lubang di tembok.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau itu semua, maka kau hanya harus mengatakannya dengan sederhana, kan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ... haa ... haa ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley tenggelam ke lantai dan lemas. Kekuatannya benar-benar terkuras.&lt;br /&gt;
Air mata berkumpul di sudut matanya saat ia memandang jendela.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ... haa ... ya, aku mengirimkannya padamu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ge, melakukannya hanya cukup tiga detik”.&lt;br /&gt;
Rupanya Shirley dan guru telah menyelesaikan tahap pertama mereka berpegangan.&lt;br /&gt;
Masaki di lihat apa dia masih bernapas berat.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley, kau bertengkar dengan Clockheart-san, bukan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ... uh huh? Itu benar tapi ... huh? Apa aku pernah mengatakan nama Alice?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, tapi sudah banyak kejadian”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Aku ingin kau tahu semuanya darimu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ceritanya panjang. Mari kita lihat ... untuk memulai dengan, aku ... Berada di Tingkat 7”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Tentu saja. Seperti yang diharapkan dari Masaki. Dan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Anggapannya sangat berbeda dengan Alice. Shirley berpikir bahwa tingkat hanyalah angka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ketika dia tahu bahwa aku seorang Tingkat 7, Clockheart-san yang mengajaakku”. Karena Masaki berada di guru, ia memutus bagian mana meninggalkan sekolah, pergi ke sebuah kedai kopi, dan menaiki Gondola di Orbit Ferris Wheel.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pokoknya, aku membuat kontrak dengan Clockheart-san dan menjadi pasangannya”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley memiringkan kepalanya sedikit ke samping.&lt;br /&gt;
Dia sepertinya tidak mengerti apa yang baru saja Masaki katakan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maafkan aku. Saat itu, aku tak menyadari bahwa kau di pasangkan dengan Alice. Atau mungkin aku harus mengatakan, bahwa aku tak tahu itu sebuah kontrak ... &amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley agak lemas, tapi masih berdiri.&lt;br /&gt;
Dia dalam keadaan linglung.&lt;br /&gt;
Apa suara mencapainya?&lt;br /&gt;
&amp;quot;......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau baik-baik saja?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu ... jadi kristal!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley mengangkat tangan kirinya untuk melihat Ring Gear.&lt;br /&gt;
Itu adalah gepang dengan ukiran berbentuk mawar. Sebelumnya ada kristal ungu di atasnya, tapi itu hilang sekarang.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei memeriksa catatan yang ditampilkan pada jendela.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau, kau tidak bertengkar pagi ini dan melakukan &#039;Mitra Pembatalan&#039;?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi kristal belum hilang sebelum!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu karena Sakurazaka dan Clockheart tidak menjadi rekan lagi. Bila kau menyatakan &#039;Pembatalan,&#039; hanya register saja ‘Pembatalan&#039;; itu cara resmi membatalkan dengan kontrak lain, maka pemisahan akan lengkap”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh ... kemudian ... aku dan Alice ... benar-benar tak ada kontrak lagi?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sepertinya Clockheart telah mengontrak Kusunoki - Oi, Tak apa mengambilnya sebagai data Sakurazaka ini? Dimana suara dan video?”.&lt;br /&gt;
Shirley menangis, mengabaikan pertanyaan guru.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apaaaaa !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley, tenang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uuu ... Kontraknya hilang ...  sekarang Masaki dan Alice adalah pasangan...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf. Kau harusnya tak tahu tentang hal ini!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini terasa memang, uwaaaa !! Sakit !!!!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seperti ada perasaan bercampur aduk di sekitar dirinya. Shirley jatuh ke lantai dengan rasa bersalah. Dia seperti anak kecil.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uwaaaaaaaan !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley, dengarkan aku. Mari kita bicara dengan degan baik pada Clockheart-san”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fue?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dilihat dari apa yang ku dengar, aku berpikir bahwa kau telah salah paham. Untuk mulai dengannya.  Kau harus bertemu satu sama lain. Kau dapat melakukannya untuk jangka waktu yang panjang? Sangat penting untuk saling percaya”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ye-yeah ... itu bagus”.&lt;br /&gt;
Shirley bangun dari lantai.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei menginjak-injak di pantatnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Woow istirahat!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ginyaa !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Kaki kecil Midorikawa-sensei tergencet pantat Shirley lagi dan lagi.&lt;br /&gt;
Seharusnya, melepas sepatu nya seperti orang dewasa.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau, mengapa tak tercatat?! Apa data Cincin Aksesoris salah atau sesuatu!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh? Aku mengirim sesuatu terus, kira-kira sejak tiga puluh menit yang lalu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Jadi apa ini?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, berhenti menginjak pantat saya, Micchan-sensei”.&lt;br /&gt;
Masaki ingat tentang sesuatu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ishounuma mengatakan bahwa dia melakukan sesuatu, hingga Cincin Aksesoris tak mampu merekam apa pun”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh? Apa itu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku belum mengerti tapi ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ishounuma huh ... Aku akan bicara sedikit dengan dia. Tak apa bagimu untuk pergi sekarang. Dapatkan keluar sekarang. Apa ada hal lain yang kau ingin dariku?”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah iya!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley melompat.&lt;br /&gt;
Dia cepat lolos dari Midorikawa-sensei yang mengangkat kakinya.&lt;br /&gt;
Dan pergi &amp;quot;Pon!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ugyaaaaaa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei jatuh menuruni tangga.&lt;br /&gt;
Masaki terkejut - guru berbalik sekali di udara dan membuat gerakan seperti pemain sirkus.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakurazaka, kau keterlaluan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat tinggal Micchan! Lihat saja nanti”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau sedikit, kau! Kau lebih baik berhati-hati ketika pulang !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya! Benar”.&lt;br /&gt;
Keduanya memiliki cara yang aneh untuk berkomunikasi.&lt;br /&gt;
Tapi karena mereka berdua saling tersenyum, pasti baik-baik saja.&lt;br /&gt;
Shirley mencengkeram lengan Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo kembali!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... ah, tunggu dulu! Apakah kau akan mengganti seragam?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, itu benar. Kalau dipikir-pikir, aku meninggalkan tas di kelas!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki dan Shirley turun ke ruang ganti dan ruang kelas, kemudian meninggalkan bangunan sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bab 3-4&lt;br /&gt;
Jalan raya menyebar di sekitar menara Administrator pusat kota mengambang akademi Kanaan.&lt;br /&gt;
Sebuah bundaran terhubung dengan jalan utama yang membentang dari pusat, bagaikan jaring laba-laba.&lt;br /&gt;
Bus sekolah yang melakukan perjalanan menyusuri jalan tunggal tersentak berhenti sekitar beberapa menit.&lt;br /&gt;
Dengan bimbingan Shirley, mereka akhirnya tiba di daerah perumahan kelas tinggi di mana apartemen desainer berbaris.&lt;br /&gt;
Ini mungkin akan memakan waktu sekitar tiga menit, berjalan ke hutan yang mengelilingi tepi apartemen.&lt;br /&gt;
Itu tempat yang jauh lebih damai di banding stasiun, pusat keramaian dan kesibukan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa Clockheart-san tinggal di sini?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya”.&lt;br /&gt;
Masaki tersentak melihat rumah kelas tinggi.&lt;br /&gt;
Dia tak tahu apa mereka nyata atau tidak, tapi ada beberapa kamera pengintai pada pintu masuk marmer. Seorang resepsionis AI mengendalikan pintu otomatis.&lt;br /&gt;
Selain itu, ada penjaga di depan pintu masuk, dan ketika ia membungkuk, Shirley menyambutnya dengan &amp;quot;Selamat siang!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki juga menyambutnya.&lt;br /&gt;
Shirley berdiri di depan pintu dan menekan tombol interkom.&lt;br /&gt;
Suara elektronik terdengar dari langit-langit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat datang kembali, Ojou-sama”.&lt;br /&gt;
Saat ini ada suara-suara sintetis yang tak bisa di bedakan oleh manusia. Tapi orang-orang akan terkesima jika mereka mendengar suara manusia dari dinding, sehingga suara AI sengaja di berikan, elektronik suara.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pulang! Aku bersama teman hari ini”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, selamat siang ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sesuai keinginanmu”.&lt;br /&gt;
Masaki akhirnya menyadari.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, kamu tinggal di sini juga Shirley?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Apa aku belum mengatakannya?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tak mengatakan itu. Kau hanya mengatakan bahwa kita akan pulang dan bertemu Clockheart-san”.&lt;br /&gt;
Saat mereka pergi melalui pintu masuk, Shirley membuka mulutnya untuk mengatakan &amp;quot;Ah”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak mengatakan bahwa aku tinggal bersama Alice juga”.&lt;br /&gt;
 &amp;quot;Ini disebut penyebaran ruangan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada awalnya, Alice tinggal di sini sendirian. Tapi ketika aku meninggalkannya sendirian, dia tak ingin pergi ke sekolah, tidak makan, dan hanya mendengarkan musik dan pergi ke kafe”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haha ... itu mungkin seperti itu”.&lt;br /&gt;
Kata indahnya menyegarkan suasana.&lt;br /&gt;
Dia telah menunjukkan perasaannya ke Masaki dan akhirnya bisa memiliki percakapan ... bahkan ketika ia bertemu dengannya pertama kali, ia berpikir bahwa gadis itu sendiri karena Dialek nya.&lt;br /&gt;
Dia naik ke lift dengan Shirley dan naik ke lantai atas - lantai 30.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada banyak gedung tinggi di Kanaan. Aku sudah bisa naik ke lift”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah. Aku terbiasa karena ada elevator di mana-mana. Apa kau pikir tangga lebih baik? &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku suka elevator!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya tahu”.&lt;br /&gt;
Masaki melihat sedikit kecewa dari wajah Shirley.&lt;br /&gt;
Biasanya Shirley akan memanjat namun ada banyak tangga, tapi karena ia memiliki banyak masalah di tangga hari ini, dia ingin menghindari mereka jika bisa.&lt;br /&gt;
Berbagi apartemen&lt;br /&gt;
Ketika ia keluar dari lift lantai atas, pintu depan segera terbuka di depan matanya.&lt;br /&gt;
Sepertinya lantai ini semua kamar Alice. Ini membuatnya tampak seperti rumah di lantai atas  dari pada apartemen.&lt;br /&gt;
Untuk Masaki, ia terkejut melihat sebuah blok apartemen dengan struktur seperti ini.&lt;br /&gt;
Shirley di akui oleh Ai dan membuka kunci pada pintu otomatis.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku datang, aku datang, aku datang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Permisi...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ini bukan pertama kalinya bahwa Masaki telah mengunjungi rumah Shirley, tapi dia tak masuk ruang gadis lain sebelumnya.&lt;br /&gt;
Masaki merasa sedikit gugup tentang apa yang dia pikir tentang Alice pada kamar.&lt;br /&gt;
Pintu masuk di sisi lain tebal, pintu biru lebih terlihat seperti lobi dari pada sebuah pintu masuk.&lt;br /&gt;
Sebuah karpet merah di periksa dan debu tersebar di lantai, dan ada sepatu di atasnya.&lt;br /&gt;
Shirley masuk ke dalam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Alice [[User:Apelmerah|Apelmerah]] ([[User talk:Apelmerah|talk]]) !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki mengikutinya dengan rasa ragu.&lt;br /&gt;
Meski Shirley tampak sudah tenang saat naik bus tapi, tampaknya ia masih khawatir tentang kontraknya. Shirley masuk lebih dulu lebih dan memanggil nama temannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Alice! Kita perlu bicara sedikit!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Dengan kata-kata, pintu berwarna putih dengan piano yang terbuka.&lt;br /&gt;
Di balik itu ada dunia dongeng.&lt;br /&gt;
Lantai berwarba hitam dan putih di periksa, dua dinding yang berwarna merah, dinding lain hitam, dan ada jendela. Gambar kucing besar tertawa pada tirai.&lt;br /&gt;
Di langit-langit, ada sekejap bintang di langit malam yang tampak seperti planetarium.&lt;br /&gt;
Ada tempat tidur besar dan lemari.&lt;br /&gt;
Ada seorang gadis pirang yang duduk di depan cermin.&lt;br /&gt;
Sepertinya dia baru saja selesai mandi dan sedang memegang sisir dengan tangan kiri.&lt;br /&gt;
Pengering rambut mengambang di udara, meniupkan angin untuk rambutnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau terlalu berisik, Shirley. Kau santailah--&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia memalingkan wajahnya dan kaku.&lt;br /&gt;
Lebih dari bahu Shirley, mata Masaki bertemu dengan Alice.&lt;br /&gt;
Dia masih memakai celana dalam, tapi dia tak ada di atas. Dia langsung di depan cermin.&lt;br /&gt;
Di balik rambut pirangnya tersembunyi payudara berukuran sedang, hanya menyisakan jejak kebulatan di kulit murninya, seputih salju.&lt;br /&gt;
Seolah-olah dia adalah sebuah karya seni dan pusarnya sebuah tempat suci.&lt;br /&gt;
Ada tahi lalat kecil di sisi rusuknya ke permukaan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... ............&amp;quot;&lt;br /&gt;
Gadis itu tak bergerak satu inci, menekankan kesan seperti boneka bahkan lebih.&lt;br /&gt;
Masaki juga mengejutkan.&lt;br /&gt;
Sisa otaknya telah di bekukan.&lt;br /&gt;
Shirley menyaksikan dua sosok yang kaku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh, apa yang salah? Masaki? Alice? Mengapa kau ada?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia melambaikan tangannya di sekitar di udara.&lt;br /&gt;
Masaki kembali sadar sedikit lebih cepat.&lt;br /&gt;
Dia buru-buru mengalihkan pandangan matanya dari Alice, dan berbalik ke sisi tempat tidur agar tak melihatnya.&lt;br /&gt;
[[|thumbnail|https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:FGnAS01_P127.jpg]]&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku, aku, aku minta maaf !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Jawaban untuk kata-kata minta maaf nya adalah jeritan Alice.&lt;br /&gt;
Tapi, itu didampingi oleh suara yang hancur.&lt;br /&gt;
Kepala kuda muncul dari ruangan.&lt;br /&gt;
Setelah sedikit waktu berlalu ia melihat buah catur juga.&lt;br /&gt;
Shirley kembali dengan kekuatan yang seperti di tabrak mobil.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaa!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia terlempar ke dinding koridor.&lt;br /&gt;
Masaki berteriak refleks.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan datang!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki menghentikannya sebelum Alice sangat marah.&lt;br /&gt;
Dia mendengar jeritan Alice dari ruangan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaaaaaaaaaakkk ---------- !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara jam berdetik.&lt;br /&gt;
Centang, tok, tik, tok ...&lt;br /&gt;
Dia mendengar derit pintu dari suatu tempat.&lt;br /&gt;
Bunyi teeompet Puoooo ~. suara bernyanyi riuh dan banyak&lt;br /&gt;
tawa secara bertahap muncul.&lt;br /&gt;
Windows Carnival akhirnya muncul.&lt;br /&gt;
Ksatria yang muncul dalam pesta menghilang di antara dinding, Rooks dan pion melompat keluar dari kamar Alice. Ada buah catur yang lebih besar dari Masaki.&lt;br /&gt;
Shirley yang baru saja terpesona berdiri dengan tangan di dinding. Dia tertawa tanpa rasa takut dan mengulurkan tinjunya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yooouuu, aku akan menghancurkanmu berkeping-keping! Dengan tanganku! Ledakan bintang !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia melemparkan tinju di tangan kanannya, hingga memancarkan cahaya menyilaukan.&lt;br /&gt;
Buah catur dihancurkan!&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan ------&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley tanpa henti menghancurka peri Dialek yang meluap dari ruanga Alice tanpa belas kasihan. Puing-puing menyebar, menyebabkan dinding dan lantai retak.&lt;br /&gt;
Alice berteriak panik.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, hei, tak berbahaya !? Ruangan ini kecil ...!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja! Tenanglah, Alice!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini kesalahanmu! Shirley bodoh!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kau katakan!? Orang yang bodoh memanggil ku bodoh !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Itu hanya seperti pertengkaran antara anak-anak.&lt;br /&gt;
Tapi, kerusakan yang di sebabkan mereka sangat tidak normal.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu, kau harus tenang juga Shirley! Di tempat pertama, kau juga bersalah karena aku tak mengetuk ... &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;U!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley, yang telah merobohkan puluhan makhluk fantasi, mengerang.&lt;br /&gt;
Masaki juga memanggil Alice.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Clockheart-san, aku minta maaf karena datang tanpa mengatur dulu! Jika aku&lt;br /&gt;
membuat repot, aku akan pulang karena aku tak ingin kau marah!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Akhirnya, peri fantasi berhenti meluap dari ruangan.&lt;br /&gt;
Itu adalah pertengkaran antara anak-anak yang begitu sengit.&lt;br /&gt;
Situasi menjadi sangat buruk.&lt;br /&gt;
Dinding dan lantai yang runtuh.&lt;br /&gt;
Ini adegan mengerikan yang hanya ada di kota terapung, oleh kumpulan pengguna Dialek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bab 3-5&lt;br /&gt;
Jika sudah kembali pada bangunan saat ini, itu akan sangat memerlukan pembangunan kembali.&lt;br /&gt;
Namun apartemen itu di rancang dengan struktur ulet yang telah di khususkan untuk pengguna Dialek liar, dan itu dibangun sedemikian rupa hingga mungkin bagi setiap lantai harus di perbaiki.&lt;br /&gt;
Lantai 30 akan benar-benar diganti. Karena manajer tampaknya menggunakan untuk hal-hal aneh, sepertinya hal-hal ini sering terjadi. Jadi pada akhirnya, Masaki dan yang lain di pindah ke ruangan lain di lantai 27.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Clockheart-san ... Aku ingin bertanya sesuatu ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apa mungkin itu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Alice menjawab pertanyaan Masaki tanpa bertatapan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah Kau menyewa kamar lantai yang berbeda? Atau kau memalak mereka?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Dari lantai 1 sampai 30”&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semua itu!? Apa rumah apartemen ini semua tempat milikmu!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Alice mengangguk.&lt;br /&gt;
Shirley menambahkan penjelasan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada awalnya itu adalah rumah tunggal. Tapi Alice tak suka kebisingan, dan kamar sering hancur seperti ini”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Seseorang merusak itu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini salahku !? Orang yang kalah selalu marah, dan globalizer adalah Alice!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Dinding apartemen yang diperkaya dengan Anti-dialek. Shirley salah satu orang yang membuat dinding hancur”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Masaki terkejut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisakah kau setidaknya menahan sehingga Kau tidak berakhir menghancurkan rumah mu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku tidak pandai baik pada orang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sejak Dialek di gunakan, sehingga kuat tak jauh beda dari lemah, hingga semua sulit untuk di kontrol. Itulah yang dikatakan guru”&lt;br /&gt;
&amp;quot;aku tahu. Jika itu terjadi, maka semua alasanmu harus memiliki Argumen berhenti”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;O ~ kay!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku tidak bermaksud untuk menghancurkan semua kamar mereka”.&lt;br /&gt;
Masih tidak ada kerusakan di ruang tamu di lantai 27 bahwa telah di sebabkan. Oleh tangan Alice, mainan boneka di atas rak buku jatuh.&lt;br /&gt;
Itu boneka kelinci mengenakan tuksedo memegang jam di tangannya. Ketika Aluce melihat&lt;br /&gt;
lebih dekat, ia melihat bahwa itu adalah sebuah jam analog, yang langka hari ini.&lt;br /&gt;
musik klasik damai mengalir melalui ruang. Itu bukan sebuah orkestra, itu adalah biola solo.&lt;br /&gt;
Tiga cangkir teh dan teko tunggal sudah siap di  meja segitiga.&lt;br /&gt;
Alice duduk di kursi kecil yang berbentuk seperti cangkang terbuka. Shirley duduk&lt;br /&gt;
di atas karpet tanpa menggunakan futon.&lt;br /&gt;
Masaki di beri bantal lembut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak senang&amp;quot;. tampak Alice diam.&lt;br /&gt;
Seperti biasanya akan terjadi, Alice sekarang sudah berpakaian. Bukan gaun biru dari pagi, dia sekarang mengenakan blus hitam putih lengan pendek dengan gaun jumbai. Sebuah pita merah di ikat di dadanya.&lt;br /&gt;
Alice minum teh dengan ekspresi kecewa.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Masaki-kun”&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hanya kau sekarang tak melihat apa-apa ... memang baik? Bahwa kau tidak melihat apa-apa”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-ah ... kau benar. Tentu saja”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sangat baik”.&lt;br /&gt;
Dengan anggukan, Alice menunduk untuk menyembunyikan ekspresinya, saat ia mengangkat cangkir teh ke bibirnya.&lt;br /&gt;
Dan kemudian, topik berubah.&lt;br /&gt;
Duduk di bantal Jepang.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Adapun Shirley, Tak bisa melakukan apa-apa tentang membicarakan soal Dialek. aku berpikir itu terlihat kekanak-kanakan. Ini memalukan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aku selalu mengatakan itu. Aku hanya berteriak nama dan masuk!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu tidak masuk akal. Aku tidak mengerti”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Alice berpikir tentang urutan peri bahwa ia memanggilnya keluar, Kau tahu, ah, ada bau kue? Dia harus mengirimkan peri nya pertama, dan yanh cepat dari kiri dan kanan untuk mengelilingi orang lain”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku membawa Ku Chiffon ... Seperti yang selalu Ku katakan, peri keluar sesuai kehendak mereka sendiri”.&lt;br /&gt;
Shirley membuka kulkas dan mengambil kue.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, itu dipotong menjadi tiga bagian! Bagus! Jadi itu di potong khususmu. Kau harus belajar&lt;br /&gt;
untuk mengendalikannya, kau tahu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Harap mengambik garpu ... Shirley harus berhenti menembakkan cahaya yang tidak perlu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha, ketika aku memukul sesuatu itu terbang! Benar, inilah garpu. Berikut milikmu Masaki”.&lt;br /&gt;
Masaki mengucapkan terima kasih dan menerimanya.&lt;br /&gt;
Shirley duduk kemudian mereka bertiga mulai makan kue chiffon.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mm ... rasa cukup baik ... itu salah Shirley bahwa ruangan tidak menunggu. Tolong beri aku waktu yang layak”&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh !? Jika kita bicara tentang bagaimana memulai, itu kesalahan dari Alice yang menggunakan Keajaiban Karnaval, bukan? Fuwa, ini begitu lezat”.&lt;br /&gt;
Untuk sesaat, pembicaraan antara mereka berdua berhenti, karena mereka makan kue.&lt;br /&gt;
Masaki juga memutuskan untuk memakannya.&lt;br /&gt;
Itu pasti lezat. Itu bukan hal yang buruk untuk dekat dengan pemilik toko.&lt;br /&gt;
Meskipun Masaki telah membual tentang rasa brûlée crème untuk Alice – dia berpikir bahwa ia harus mencurahkan lebih banyak waktu untuk menyempurnakan itu.&lt;br /&gt;
Alice makan sekitar setengah dari irisan, dan dia sekali lagi minum dari cangkir tehnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika kau berbicara tentang &#039;bagaimana memulai&#039; ... Shirley, yang membuka pintu tanpa&lt;br /&gt;
Mengetuk, dia yang bersalah”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aku tak pernah mengetuk pintu, kan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Piring Shirley telah kosong dalam sekejap mata, dan dia cangkir berisi teh hangat juga habis dalam sekejap.&lt;br /&gt;
Apakah itu baik-baik saja - Masaki berpikir, memilih untuk tidak mengatakannya keras-keras.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau tak pernah melakukannya ... tapi Masaki tak ada sebelumnya”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, itu benar! Dia ingin berbicara dengan mu! Mengapa kau membentuk kontrak sesama dengan Masaki !? &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ini misteri bagiku bahwa Masaki-kun teman dekat Shirley. Karena dia hanya baru pindah hari ini”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami teman masa kecil”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki mengangguk kemudian mengambil alih pembicaraan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami pergi ke sekolah dasar yang sama. Shirley pindah ke Kanaan tujuh tahun yang lalu. Dan aku dipindahkan hari ini”.&lt;br /&gt;
Shirley menggembungkan pipinya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini kejam untuk mengubah kontrak tanpa berkata apa-apa Alice!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Shirley orang yang menyatakan &#039;pembatalan&#039;”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami selalu melakukan itu! Lalu kita selalu membuat makan malam!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau satu-satunya yang berpikir bahwa ... karena kau selalu terlihat seperti lupa tentang hal itu, aku tidak punya pilihan selain pergi bersama dengannya”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh !? Jadi itu masih mengganggu mu, setelah semua hal ini terjadi? Semua waktu 30 atau lebih?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Mata Shirley berkeliaran dalam upaya untuk mengingat sesuatu.&lt;br /&gt;
Alice menghela napas.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Pagi ini adalah waktu ke-36. Setelah kami membentuk kontrak mitra tahun lalu ... kami telah batalkan itu 36 kali”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu sebentar! Alice menyarankan itu juga, kan !? Apa kau mencobanya hanya untuk terlihat buruk !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sejak Shirley menghancurkan sesuatu terlalu banyak, Aku selalu marah padanya”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pagi ini, kucing bodoh dan burung bodoh menghancurkan kelas, benar!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana kejam ... Shirley satu-satunya yang tak ingin disebut bodoh ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku memang tak mengerti, tapi sekarang kau hanya menghinaku! Itulah pendapatku! Itu sangat kasar!! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
Mereka terus berdebat.&lt;br /&gt;
Masaki saat ini meninggalkan mereka, karena itu bukan pertengkaran yang melibatkan pengguna  Dialek menyerang satu sama lain.&lt;br /&gt;
Dia perlahan-lahan menikmati rasa dari kue dan teh.&lt;br /&gt;
Rasa enak dari renyah kue chiffon di mulutnya dan aroma gula melayang ke dalam hidungnya.&lt;br /&gt;
kebahagiaan murni!&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, ini benar-benar lezat”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki dengarkan aku juga !!”.&lt;br /&gt;
Mata Shirley tampak seperti segitiga terbalik.&lt;br /&gt;
Alice juga menatapnya tajam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Raut wajahmu mengatakan bahwa kau tak terlibat. Itu masalah”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm? Dapatkah aku bicara sekarang?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika kau ingin mengatakan sesuatu, tak perlu menahan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jika kau ingin hidup cukup lama kembali ke rumah, kau harus memilih kata hati-hati”.&lt;br /&gt;
Keduanya menatap Masaki.&lt;br /&gt;
Dia meringis tanpa sadar.&lt;br /&gt;
Dia tak menemukan tatapan menakutkan, bukan, itu adalah sebaliknya ...&lt;br /&gt;
Dia tak tahu apa itu seperti dalam sorotan oleh orang-orang, dan sampai saat itu ia tak bertemu orang-orang yang berdiri kepadanya sebanyak Alice dan Shirley. Kapan mata Alice dan mata kuning Shirley berbaris bersama-sama dan bertemu, perasaan masih ragu.&lt;br /&gt;
Masaki merasa malu dan berbalik, matanya menjauhkan tatapan dari mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Err ... untuk memulai dengan, Aku tak tahu apa-apa tentang pertengkaran yang terjadi di masa lalu ... jadi aku tak bisa memberitahumu untuk memaafkan dan melupakan. Tapi meski kau masih hidup bersama. Hingga tak berarti bahwa kalian tak berada di hal buruk, kan? Tak ada manusia yang sempurna, jadi Kau harus saling memaafkan lain?”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mu ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Alice sedang melamun.&lt;br /&gt;
Shirley tampak acuh tak acuh.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di tempat pertama, Aku tak ingat semua alasan di balik perkelahian kami”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu jenis kepribadian yang kau miliki”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gu ... jadi aku satu-satunya yang merasa terganggu”.&lt;br /&gt;
Alice berbicara dengan suara lelah. Perasaan usaha sia-sia menggantung di udara.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, mari kita tinggalkan semua itu di masa lalu. Selanjutnya konfirmasi semua dari sekarang - aku membuat kontrak sebagai mitra Alice dan berada di &#039;Pre-Pendaftaran&#039; dengan pemecah. Karena aku bertanya pada Midorikawa-sensei, Aku mungkin belum resmi terdaftar ... &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku partner Masaki-kun dan aku anggota resmi dari Breaker”.&lt;br /&gt;
Alice tertawa ringan dan tersenyum menyenangkan.&lt;br /&gt;
Itu senyum seperti bunga mekar.&lt;br /&gt;
Masaki ingat ungkapan ini. Rasanya seperti saat Masaki mengatakan bahwa,&lt;br /&gt;
ia tidak memiliki banyak hal. Bahwa bunga mekar itu pasti mawar hitam.&lt;br /&gt;
Shirley seperti sedang mengunyah sesuatu yang pahit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uu ... Saya tidak punya pasangan, jadi mungkin aku akan Pra-Pendaftaran atau salah satu pendukung. Karena itu aturan menjadi sepasang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufu ... Masaki-kun, bagaimana menurutmu? Keharuman teh ini cukup baik, benar ... Aku memesan dari sebuah toko khusus bahasa Inggris”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, begitu ya. Yang mana itu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fortnum dan Maso”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukankah itu ... toko kelas tinggi, yang memasok barang ke keluarga kerajaan Inggris? Itu menakjubkan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei? Bukankah kau mendengarkan aku!? aku dalam situasi yang benar-benar kesepian, kan? Aku tak memahami apa yang kalian berdua bicarakan”.&lt;br /&gt;
Mata Shirley berair mata.&lt;br /&gt;
Alice dalam suasana hati yang sangat baik.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ini tidak buruk, untuk memiliki seseorang yang dapat memahami hal-hal tentang teh. Untuk Shirley, segala sesuatu yang ia minum, menurutnya sama”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eeh !? aku bisa apakah itu lezat atau kau tidak tahu!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau selalu mengatakan bahwa teh adalah &#039;lezat&#039; Tak peduli kita pergi ke toko mana”.&lt;br /&gt;
Itu berarti, pikir Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meski Shirley mungkin tak bisa membedakan secangkir teh baik atau tidak, dia masih bisa mengatakan apa rasa enak atau tidak”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku-aku tahu! Namun, lezat lezat, kan !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu ... apa teh yang kita miliki saat ini?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uu !?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Shirley tersendat.&lt;br /&gt;
Pada subjek itu, keaktifan makan kue mereda.&lt;br /&gt;
Dengan itu, kue tak akan terasa seperti apa pun juga.&lt;br /&gt;
Masaki tersenyum pahit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, itu tidak masalah. Bagiku, itu lebih penting mengatakan bahwa itu lezat”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku kira ... itu benar”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku bisa mengerti situasi saat ini - sekarang mari kita bicara, apa yang akan terjadi setelah ini. Aku akan mengatakannya dengan jelas; Dialek ku secara fundamental berbeda, dalam hal penggunaan praktis dari Dialekmu. Aku jujur terkejut ketika aku datang ke Kanaan, dan melihat Dialek orang lain untuk pertama kalinya”.&lt;br /&gt;
Dalam masa kecilnya, Masaki mungkin telah melihat Dialek Shirley tapi tidak mampu untuk memahaminya. Meskipun ketika kepalan tangannya mulai bersinar, percikan cahaya tidak terbang seperti sekarang.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau mengatakan bahwa ... itu fundamental berbeda ... maksud mu tak cocok untuk pertempuran? apa jenis gerakan atau?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika itu yang terjadi, tak harus memiliki semacam penggunaan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki menggeleng pada kata-kata mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini juga tak seperti itu. Lagi pula, itu tak masuk akal bagiku, menangkap pelanggar aturan yang menggunakan dialek. Jadi bukankah ... akan lebih efisien untuk Clockheart-san dan Shirley menjadi tim, dengan cara sebelumnya untuk bekerja pada Breaker?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dua gadis bertukar pandang satu sama lain.&lt;br /&gt;
Alice memotong matanya dengan dingin dan Shirley cemberut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu berarti ... bahwa kau bersikeras aku membatalkan kontrak denganmu, dan membentuk kontrak dengan Shirley? Bicara saja langsung jika kau tak ingin jadi pasanganku”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku merasa terhormat, bahwa kau memilihku untuk jadi pasanganmu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan...?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana ... aneh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu?&amp;quot;.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Apelmerah</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fuyuu_Gakuen_no_Alice_and_Shirley_(Indonesia):Volume_1_Chapter_3&amp;diff=498230</id>
		<title>Fuyuu Gakuen no Alice and Shirley (Indonesia):Volume 1 Chapter 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fuyuu_Gakuen_no_Alice_and_Shirley_(Indonesia):Volume_1_Chapter_3&amp;diff=498230"/>
		<updated>2016-08-04T03:27:47Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Apelmerah: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Bab 3-1&lt;br /&gt;
Masaki memutuskan kembali ke Alrescha.&lt;br /&gt;
Berkat fungsi navigasi Ring Gear tak membutuhkan waktu lama untuk kembali, tapi serkarang jam  kelas terakhir hari.&lt;br /&gt;
Dia menuju ruang kelas dengan cepat, karena ia tak ingin terlambat. Awalnya, Masaki seharusnya memperkenalkan diri pada semua orang 08:00 pagi ini, tapi banyak jam sudah berlalu.&lt;br /&gt;
Waktu yang lama.&lt;br /&gt;
Akhirnya, Masaki tiba di depan ruang kelas.&lt;br /&gt;
Masaki ingat apa yang terjadi pagi itu dan mendesah.&lt;br /&gt;
Shirley menjemput di stasiun pada waktu pagi, kemudian mengajaknyasekolah. Dia bertemu sebentar dengan anak bernama Ishounuma di depan lift, kemudian memutuskan menaiki tangga untuk menghindarinya.&lt;br /&gt;
Dalam perjalanan, Shirley dipanggil  untuk keadaan darurat, sehingga mereka berpisah.&lt;br /&gt;
Setelah itu Shirley beralih ke masalah lain. Masaki di serang oleh pemuda kurus dengan kemampuan yang berbahaya.&lt;br /&gt;
Ketika Masaki di dorong ke sudut, Alice menyelamatkannya. Orang yang ingin membunuh Masaki tertangkap.&lt;br /&gt;
Koori, sebuah Pendukung dari Breaker, mengobat semua lukanya, maka Masaki menuju ruang kelas dan bertemu dengan gurunya, tapi bukannya mencapai kelas, ia malah bertemu Alice lagi.&lt;br /&gt;
Alice membawanya keluar dari gedung sekolah, meski mengatakan dia akan menunjukkan sekitar sekolah.&lt;br /&gt;
Pada titik ini, rencana Masaki hari ini benar-benar hancur.&lt;br /&gt;
Namun, ia menganggap dirinya beruntung telah meminum teh lezat.&lt;br /&gt;
Meski menjalani semuanya sendiri, Alice memiliki waktu untuk bercerita.&lt;br /&gt;
Masaki berada di dekat ruang kelas pada hari pertamanya.&lt;br /&gt;
Di atas semua itu, Masaki akhirnya bergabung dengan komite sekolah sebelum di tetapkan dalam kelas, meskipun status pada Cincin Aksesorisnya masih tertulis.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pendaftaran Tertunda”.&lt;br /&gt;
Alice pulang lebih awal. Akhirnya, setelah semuanya berlalu, Masaki masuk ke kelas.&lt;br /&gt;
Masaki mengambil napas panjang sebelum membuka pintu.&lt;br /&gt;
Dia tak mendengar suara saat membuka pintu. Itu mengejutkan.&lt;br /&gt;
Kelas masih berlangsung, hingga ia mengetuk pintu dan perlahan membukanya.&lt;br /&gt;
Ruangan itu kosong.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Monitor besar di depan kelas menampilkan &amp;quot;Ruangan Gymnasium 12-B&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seluruh meja kosong.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Guh, ini hari yang tidak beruntung. Aku hanya ingin memperkenalkan diri ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Karena ia tak membawa peralatan sekolah, dia harus pergi ke gym tanpa baju ganti.&lt;br /&gt;
Bangunan ini memiliki 60 lantai, namun berkat Cincin Aksesoris Masaki tidak tersesat. dia segera menemukan jalan ke gimnasium 12-B di lantai 12 dari Alrescha.&lt;br /&gt;
Dia mendorong pintu besi besar dan terbuka.&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara nyaring dan irama bola basket yang menghantam lantai.&lt;br /&gt;
Gedebuk, bunyi, bunyi ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Teyaaaaaaaa !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley, mengenakan pakaian olahraga, melompat dengan bola warna oranye menggunakan satu tangan.&lt;br /&gt;
Dua ikatan rambut cerah di bagian belakang kepalanya seperti bunga  tertinggal jatuh.&lt;br /&gt;
Seakan waktu bergerak lambat  saat ia mendorong bola basket ke dalam ring.&lt;br /&gt;
Dia mencetak slam dunk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wow...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki terpesona dan mengingat nostalgia. Dia pernah melihat Shirley melakukan hal yang sama tujuh tahun lalu, tapi saat itu rambut dan tiang basket lebih pendek.&lt;br /&gt;
Tapi itu masih tinggi untuknya.&lt;br /&gt;
Dia bermain sangat baik dalam setiap pertandingan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley berlari melintasi lapangan setelah mencetak gol.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh? Tunggu, tunggu sebentar ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia berlari ke arahnya dengan gaya seorang gelandang.&lt;br /&gt;
Saat itu Masaki kembali ke pintu, ia tak bisa menghindarinya.&lt;br /&gt;
Sebaliknya, Shirley malah menangkapnya. Masaki tiba-tiba merasakan sesuatu yang lembut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-hei ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aduh, dari mana saja kau !? Aku bertanya pada guru, dia hanya mengatakan tak tahu. Apa sesuatu  terjadi setelah kita berpisah !? &amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki dengan pelan mendorongnya sebelum memberi jawaban. Apa dia mengenakan pakaian olahraganya atau seragamnya, perasaan tubuh Masaki terhadap Shirley terasa aneh.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley ... Kita siswa SMA sekarang, seharusnya kau berpikir sebelum bertindak&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, maaf”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semua orang melihat ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki bisa mendengar gadis-gadis penuh semangat menggosip, mereka mengatakan seperti &amp;quot;Siapanya Shirley!?”. dan &amp;quot;Mungkin dia pacarnya !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Semua lelaki tampak terkejut.&lt;br /&gt;
Itu situasi paling canggung Masaki saat di lihat orang, dan bahkan ia belum memperkenalkan diri.&lt;br /&gt;
Shirley melepaskan rangkulannya pada Masaki, lalu menjulurkan lidah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha, itu benar! Aku juga berkeringat”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, bukan itu. Itu bukan apa yang ku maksud”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Meskipun Shirley sudah menjadi  siswa SMA, dia tak belajar kebijaksanaan sedikitpun, bahkan tak ada bedanya saat bersama Masaki 7 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;
Shirley menunjuk Wasit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki, mari kita memenangkan pertandingan! Aku memang yakin akan menang. Kau harus merayakan kita dapat bersama lagi, kan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku setuju, tapi ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seorang gadis berjalan cepat ke arah mereka. Para siswa di sekitar gym memakai kemeja putih dan celana pendek, tapi gadis ini adalah satu-satunya mengenakan jersey merah. Lebar dahinya membua poni yang di milikinya ke samping. Di lihat dari tinggi badannya dan terlihat, dia masih anak kecil.&lt;br /&gt;
Apa dia seorang siswa sekolah dasar? Tapi ini tempat sekolah tinggi. Apakah dia mempuyai nilai tinggi? Mungkin dia seorang siswa SMA yang terlihat muda.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi! Sakurazaka, kau ada di tengah permainan!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, aku minta maaf”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan kau!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Tidak, dia hanya terlihat seperti  siswi SD, tapi dia juga bertindak seperti itu ketik berbalik ke arah Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di kelas mana kau berada!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku di transfer hari ini-&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, jadi kau Kusunoki Masaki! Kau memiliki keberanian untuk  terlambat di kelas ku pada hari pertama!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh !? Jadi berarti ... kau guru?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oho? Mengapa kau terkejut?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sebuah sinar berbahaya muncul di mata guru. Tapi karena Masaki orang yang jujur, hanya memperburuk keadaannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya kira anda seorang siswa sekolah dasar”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, aku tahu. Pertama, aku membiarkanmu memperkenalkan diri ke kelas. Setelah itu, kau melakukan 100 kali keliling lapangan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serius?&amp;quot;. Meski Masaki memang terlambat, 100 kali keliling lapangan juga hukuman berat.&lt;br /&gt;
Ada sekitar 30 siswa berkumpul di sekeliling Masaki. Sangat aneh baginya untuk memperkenalkan diri seperti ini.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku Kusunoki Masaki. Aku tak sabar untuk menjadi teman sekelas ... Erm, Shir-tidak, Sakurazaka-san teman masa kecilku”.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis menyuarakan kekecewaan mereka, mengatakan hal-hal seperti, &amp;quot;Apakah itu benar?”. Guru mengangkat tangan guna membungkam mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hai, kelas di lanjutkan! Tim Berikutnya, mendapat hukuman! Kusunoki, mengapa kau tak mengenakan seragam olahragamu? &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak tahu bahwa kita memiliki kelas olahraga hari ini ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ada yang memberitahu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cih, dia tak memberitahu tentang kelasmu ya? Apa dia mencoba untuk membodohiku? Aku akan mencekik Hariya untuk ini! Kau akan melihat untuk hari ini!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik”.&lt;br /&gt;
Tampaknya dia telah lolos dari hukuman. Meski kalimat itu kasar, dia sepertinya guru yang baik. Dia tak bisa membantu tapi merasa kasihan pada Hariya-sensei, meskipun.&lt;br /&gt;
 Masaki menyaksikan dari sudut gym seperti yang di perintahkan.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis yang tidak bermain saat ini mendekatinya, rasa ingin tahu terlihat di wajah mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, Kusunoki-kun”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau memang tak ada hubungan dengan Sakurazaka-san?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yah, aku memang terkejut, tapi ... dia masih berkelakuan anak?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis berbicara satu sama lain dalam bisikan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia memang agak kekanak-kanakan?&amp;quot;. &amp;quot;Aku mendengar itu sangat buruk&amp;quot;. &amp;quot;Tapi bahkan untuk teman masa kecilnya, tak ada yang berubah?”. “Itu benar, itu memang tak mencurigakan ~?”.&lt;br /&gt;
Tiga orang atletik datang ke tempat para gadis-gadis di sekitar Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, murid baru”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa kalian ...?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami datang untuk berbicara sedikit denganmu. Masalah pribadi. Jika kau dapat berbicara dengan gadis-gadis, maka kau dapat berbicara dengan kami kan?”.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis menjauh, merela takut dan pergi. Sensasi menyenangkan hilang sekejap.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan pergi, tapi ... Yah, karena aku sudah terlambat, aku tak jadi pergi”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan khawatir tentang itu, kelas hampir berakhir”.&lt;br /&gt;
Saat ia berbicara, bel berdentang, menandakan akhir dari kelas.&lt;br /&gt;
Dia bisa mendengar guru berkata, &amp;quot;Benar, kelas selesai!&amp;quot;. Satu alasan Masaki untuk menolak telah menghilang. Dia ingin berbicara dengan Shirley, tapi dia tak ingin mendapat masalah dengan orang-orang.&lt;br /&gt;
Tak ada lagi yang bisa Masaki lakukan, sehingga Masaki memutuskan untuk mengikuti mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bab 3-2&lt;br /&gt;
Meskipun gedung sekolah itu normal, tapi ternyata memiliki 60 lantai. Aku tampak bodoh menaiki lift. Menurut Masaki.&lt;br /&gt;
Akhirnya, mereka membawanya ke atas lantai 12.&lt;br /&gt;
Berbeda dengan daerah yang ramai di sekitar lift, tempat ini sepi. Itu sebuah tempat yang tak banyak di ketahui oleh publik.&lt;br /&gt;
Ishounuma sedang menunggu di tengah tangga.&lt;br /&gt;
Dia menunduk dengan wajah kecewa.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau di Kelas A ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi saya berpikir bahwa ada beberapa jenis kesalahan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Keempat pemuda di sekitar Masaki.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengangkat lengan kirinya. Ada gelang dengan pengait ular. Itu tak&lt;br /&gt;
memiliki kristal yang terpasang di dalamnya.&lt;br /&gt;
Sebuah jendela muncul.&lt;br /&gt;
Dia mulai permainan berbahaya dari batu-gunting-kertas-, ia kalah beberapa kali dan memenangkan beberapa kali.&lt;br /&gt;
Apa itu memiliki semacam makna?&lt;br /&gt;
Tak ada bunyi bib menandakan bahaya.&lt;br /&gt;
Ishounuma tersenyum seperti binatang.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huhuh, suara dan perekam video tak akan bekerja di sini”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudmu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;The Ring gear memiliki fitur yang memungkinkan merekam gerakan murid. Ini tak bekerja sekarang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu ... kebetulan, kau melanggar aturan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diamlah. Aku punya hal yang lebih baik di lakukan, dari pada khawatir tentang aturan bodoh”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau harus khawatir tentang hal itu tapi ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau ingin kami mengalahkan mereka dari sini, atau kau ingin mendengarkan apa yang ingin kita katakan? Tentukan pilihanmu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Keduanya tak menyenangkan, bukan mereka”.&lt;br /&gt;
 Anak-anak di sekitar Masaki mengepalkan tinju.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi, murid pindahan. Apa kau berbicara benar semua dapat di lakukan? Dengarkan apa yang inginku katakan. Atau aku akan meninju perutmu sekarang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak terima kasih”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi kau, apa kau memahami jenis situasimu berada? Fungsi rekaman di blokir juga. Apa kau mengharap orang lain menyelamatkanmu? Ku katakan bahwa kau akan habis dengan satu pukulan sekarang!”.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengangkat suara dan mengancam.&lt;br /&gt;
Masaki mendesah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika kau menyerah sekarang, hal buruk akan terus menghampirimu . lni masih permulaan ... Aku tak ingin berhenti”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Kalau begitu, besok kau tak bisa pergi ke sekolah, kau akan pergi ke RSUD!!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ishounuma berteriak.&lt;br /&gt;
Anak laki-laki di belakang masaki, dan Masaki di ikat pada kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph ... Kau pengecut?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ha! Orang ini akan di hukum. Hukumannya karena terlalu akrab dengan Sakurazaka-san!”.&lt;br /&gt;
Ishounuma melemparkan tinjunya ke depan.&lt;br /&gt;
Tak peduli bagaimana Ishounouma berpikir tentang hal itu, tidak ada alasan baginya untuk memukul Masaki.&lt;br /&gt;
Bahkan jika tubuh bagian atasnya itu di suntik seseorang dalam penjara, ia masih bebas untuk belajar. Meski kaki dan lengan Ishounouma jadi lebih panjang, berawarna saumatang.&lt;br /&gt;
Ishounuma berbalik, dan menendangnya. Tumpuan tendangannya dari ayunan lutut.&lt;br /&gt;
Ini mencapai jari kaki teman-temanya di sisi lain.&lt;br /&gt;
Ishounuma menyerah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gah !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ishounuma somersaulted kemudian rubuh.&lt;br /&gt;
Dengan tumit kaki kanannya kembali, ia di injak pada jari-jari kaki. Jika terkena di atas kakinya itu tak akan menyakiti banyak, tapi jari-jari kaki adalah salah satu kelemahan dari tubuh manusia.&lt;br /&gt;
Di belakangnya terdengat jeritan &amp;quot;Gya !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Kekuatan lawannya langsung melambat, dia melepaskan meloncat dan mengepalkan pukulan.&lt;br /&gt;
Setelah ini, orang-orang di sekitarnya mulai mengepalkan tinju. Masaki tak memiliki dendam terhadap mereka, tapi jika mereka melakukan sesuatu, ia takka  takut.&lt;br /&gt;
Masaki menghujani pukulan ke hidung pemuda di sebelah kanannya, dan menendang rendah lutut  di sebelah kiri-Nya.&lt;br /&gt;
Mereka mengerang kesakitan dan tersendat.&lt;br /&gt;
Mereka melangkah mundur, menempatkan jarak antara Masaki dan diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;
Masaki mengguncang pergelangan tangannya untuk membersihkan darah di tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ku kira kalian punya pengalaman banyak dengan perkelahian”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-wha !? Siapa kau?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meski aku tak suka perkelahian, aku sudah sering berjuang bersama Shirley. Dia akan melawan pria yang berbuat kelerasan padanya ... Dan untuk beberapa alasan, orang sering memusuhiku”.&lt;br /&gt;
Berkat itu, Masaki telah terbiasa menghadapi situasi berbahaya.&lt;br /&gt;
Dan setelah Shirley pergi, dia telah melakukan banyak pelatihan. Karena ia percaya bahwa &amp;quot;Kita akan bertemu lagi”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ku pikir mungkin kita perlu bertemu lagi ... dan aku harus lebih kuat”.&lt;br /&gt;
Ishounuma yang berjongkok, berdiri memegang sisinya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan-jangan bercinta ... dengan ku! Apa anda maho &#039;untuk membuatku bodoh !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau masih bisa bertarung?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Di lihat dari pengalamannya, Masaki menduga bahwa mereka belum menerima kekuasaan dari seni bela diri atau pengalaman perkelahian. Dia tak bisa menemukan alasan mereka bisa menjadi kuat.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengulurkan tangan kanannya dan mendorongnya keluar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan mengalahkanmu dengan cara kotor !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Warna wajah anak laki-laki di sekelilingnya berubah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei !? Bukankah berisiko, Ishounuma-san !?&amp;quot;. &amp;quot;Jika melakukan itu, itu akan meninggalkan bukti pada aplikasi! &amp;quot;. “Jika kau menggunakannya, kau benar-benar membunuhnya...!!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sementara suara ketakutan menyebar di sekelilingnya, Masaki perlahan-lahan membuat jarak antara  mereka. Ishounuma berteriak pada orang-orang yang ragu-ragu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diam! Aku tak datang ke sini hanya untuk hal bodoh, tak bisakah kalian diam ?!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki meringis.&lt;br /&gt;
Ia tahu bahwa orang-orang seperti ini tak bisa mengerti alasan tapi ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika aku melakukan serangan balik ketika hendak memukul, aku mempermalukanmu? Itu hal yang egois untuk mengatakan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sikap mu kesal! Aku tak tahu apa jenis Dialek yang kau miliki, tapi kau lebih baik menggunakannya! Tak ada cara yang yang hanya bangun bisa mengalahkanku! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ini tidak baik.&lt;br /&gt;
Dia berada di kelas A.&lt;br /&gt;
Jika kekuasaannya setingkat dengan Alice, maka Ishounouma tak mampu menghabisinya.&lt;br /&gt;
Dialek Masaki tak berguna dalam perkelahian.&lt;br /&gt;
Dengan mata merah nya, Ishounuma berseru, &amp;quot;Diiiiiee !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sebuah bola api berukuran bola basket berada di telapak tangannya.&lt;br /&gt;
Itu melonjak.&lt;br /&gt;
Itu semakin dekat ke wajah Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu dangeroouuss !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seseorang berjalan menaiki tangga melompat keluar dari samping, dan mereka pergi - memukul bola api!&lt;br /&gt;
Seluruh ruangan di sinari cahaya putih terang.&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, kilatan cahaya putih menyembur keluar dari tinju mereka. Itu kumpulan panah cahaya yang sampai melalui tangga.&lt;br /&gt;
Terdengar suara gemuruh.&lt;br /&gt;
Pecahan beton yang tersebar secara mencolok. Suaranya sampai ke koridor, menyebabkan kaca pintu pecah.&lt;br /&gt;
Tiga teman Ishounuma menjerit dan pergi melarikan diri.&lt;br /&gt;
Ada lubang di dinding luar.&lt;br /&gt;
Asap naik dari tangan kanan yang menghancurkan bola api.&lt;br /&gt;
Orang yang muncul merapikan rambutnya sendiri yang berwarna cerah, kemudian memelototi Ishounuma dengan mata dingin.&lt;br /&gt;
Meskipun orang itu tak tinggi, kekuatannya besar dan mengesankan.&lt;br /&gt;
Mereka membuka bibir dan berbicara dengan suara yang tajam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kamu lakukan !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah-uh ... Sa-Sakurazaka ... san ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengerang.&lt;br /&gt;
Orang yang datang itu adalah Shirley.&lt;br /&gt;
Setelah terhundar dari bola api, Masaki menyeka keringat dinginnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau menyelamatkanku”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki, kau baik-baik saja !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, terima kasih, aku tak terluka”.&lt;br /&gt;
Ada perban medis di bahu dan kaki Masaki sejak insiden di pagi hari, Tapi ia tak terluka di tempat ini.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Syukurlah”, kata Shirley yang merasa lega.&lt;br /&gt;
Namun ia agak marah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan? Apa apa semua inu, Ishounuma? Kau lebih baik memberi penjelasan padaku!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... itu ... karena orang yang membodohi kami ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki tak mungkin seperti itu. Yah, dia tak mungkin berkata buruk tentang seseorang. Jadi apa kau serius ingin membunuhnya?”.&lt;br /&gt;
Shirley melotot tajam pada mereka.&lt;br /&gt;
Ishounuma tertawa kering.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ha-haha ... Orang itu di Kelas A, ia tak mungki mati dengan serangan seperti itu? Hei, itu saja? Benarkan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sejujurnya, Masaki tak tahu apa yang terjadi jika Shirley tak datang ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak mengerti apa itu dialek. Mungkin Masaki akan berkata seperti itu”.&lt;br /&gt;
Dia tidak memiliki pengetahuan tentang fakta itu.&lt;br /&gt;
Jadi mungkin bola api tak berbahaya seperti ilusi. Tapi Masaki tak tahu apa bola api akan di tembak  kedua kalinya.&lt;br /&gt;
Shirley mengangguk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, aku membiarkannya pergi kali ini. Tapi, jika kau melakukan seperti ini lagi, aku akan lebih kejam! Jika aku mendengar bahwa kau menggunakan Dialek, aku akan melawanmu! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maafkan aku, Sakurazaka-san ... Aku Level 6 jadi aku tak bisa melawanmu”.&lt;br /&gt;
Shirley memamerkan giginya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu sebabnya kau tak baik! Ini bukan tentang apa aku tingkat tinggi atau rendah! Aku&lt;br /&gt;
berbicara tentang tindakanmu yanh benar atau salah!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hai Aku!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Semangat Shirley membuat Ishounuma mundur. Wajahnya benar-benar pucat.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika hal seperti ini terjadi lagi, aku akan menangkapmu sebagai anggota dari Breaker, mengerti?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley melihat cincin di tangan kirinya dan memiringkan kepala ke satu sisi dengan kebingungan.&lt;br /&gt;
Ada sesuatu yang mengganggunya.&lt;br /&gt;
Kata Shirley menyebabkan Ishounuma kepalanya mengangguk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku-aku ... Aku terlalu banyak bercanda. Aku tak akan melakukan hal seperti itu lagi ... maka aku ingin melihatmu di kelas, Sakurazaka-san! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
Setelah melihat Shirley pergi dengan cemberut, Shirley menatap pada dirinya Cincin Aksesoris.&lt;br /&gt;
Angka itu keluar dari pandangan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu menghilang ...?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang terjadi Shirley?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-ya. Kristal”.&lt;br /&gt;
Bab 3-3&lt;br /&gt;
Seseorang sedang menaiki tangga, Shirley mendengar langkah kaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey, Kau memang selalu keras”.&lt;br /&gt;
Itu giru PE yang bertubuh anak sekolah dasar, dan dia mengerutkan kening.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, Micchan!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bilang untuk meneleponku Midorikawa-sensei. Ini lagi, Sakurazaka”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kau lakukan di sini? Tunjukkan catatan Aksesoris Cincinmu”.&lt;br /&gt;
“yakin!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley melambaikan tangan kirinya dan jendela Cincin Aksesoris terbuka.&lt;br /&gt;
Masaki memberi penjelasan pada Midorikawa-sensei.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Err, Sakurazaka-san membantu saya keluar ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak perlu kesaksian seorang siswa. Aku memberitahumu untuk mencari situasi aman, atau kau dapat melindungi orang lain. Apapun itu, aku tak percaya kesaksianmu. Aku sudah mencatatnya pada Cincin Gear”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menagapa begitu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Meski begitu, Shirley tak melakukan sesuatu yang buruk.&lt;br /&gt;
Masaki menarik kembali apa yang akan dia katakan. Sebaliknya, Midorikawa-sensei bertanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu mengingatkan ku, Kusunoki-kun. Tentang pendaftaranmu pada Breaker waktu lalu, apa itu semacam kesalahan?”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei menggaruk kepalanya, muncul sesuatu yang rumit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku hanya menjelaskan kepadamu setelah, aku menjadi pensihat untuk Breaker. Tapi itu sangat membosankan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, saya tahu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ada kesalahan aplikasi? Ini hari pertama mu di sini kan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika ada sesuatu yang bisa saya bantu, saya bisa melakukannya”. Masaki di perhatikan guru.&lt;br /&gt;
Shirley tampak menjauh dari jendela. Dia memiliki wajah yang tampak persis seperti kucing yang akan di beri makan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah !? Masaki akan bergabung Breaker juga !? Yay! Hey, hey, hey, kau dapat menjadi pasanganku”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena aku mendengar bahwa kau akan datang, aku tahu bahwa kau ingin melakukannya bersama-sama. Kekompakan kami sempurna sejak masih anak-anak, ya kan?”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku juga begitu ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Mereka pernah berhasil mengalahkan lawan-lawan mereka.&lt;br /&gt;
Jika Masaki berpikir tentang hal itu, Shirley mungkin sudah begitu kuat karena dia sudah menguasai Dialeknya.&lt;br /&gt;
Gadis yang tersenyum mengatakan &amp;quot;Ah&amp;quot;, lalu mengerutkan kening.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku-aku-aku ... ingin berpasangan dengan Masaki tapi aku sudah punya pasangan”.&lt;br /&gt;
Itu hal yang Masaki sedang tunggu untuk di dengar.&lt;br /&gt;
Alice mengatakan mereka &amp;quot;berpisah&amp;quot; setelah itu.&lt;br /&gt;
Namun, Maski tak percaya bahwa Shirley tipe orang yang memecah persahabatan.&lt;br /&gt;
Dia ingin memastikan hal itu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tak serasi dengan pasanganmu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha, kami memiliki sedikit perselisihan sekarang, tapi aku berdamai dengannya setelah itu. Aku tak bisa meninggalkannya sendirian”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tak bisa meninggalkannya sendirian? Apa pasanganmu meninggalkanmu lebih dulu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia tidak. Kami sudah bersama sejak tahun pertama dan kami sudah memiliki sekitar 30 argumen dan membatalkan kebersamaan, tapi meskipun begitu, aku berpikir bahwa kita saling membutuhkan”.&lt;br /&gt;
Ekspresinya agak malu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ah, tapi mengapa hal ini bisa terjadi? Kristal menghilang ... Mengapa?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley menatapnya Cincin Aksesoris dan tampak bingung.&lt;br /&gt;
Aku lega - pikir Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja, kau masih Shirley yang aku tahu. Kau tidak berubah. Kau bukan tipe orang yang mau meninggalkan teman”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nya? Apa? Apa yang kau katakan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang aku mendengar apa yang kau katakan, aku akhirnya bisa melihat situasi”.&lt;br /&gt;
Pendeknya--&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hentikan pembicaraan membosankan sekarang!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei mendekati Shirley dengan dahi berkerut.&lt;br /&gt;
Kemudian menyambar dada Shirley dengan kedua tangannya!&lt;br /&gt;
Tayuyun.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ginyaa?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakurazaka, jelaskan mengapa ada lubang dinding sekarang! Tunjukkan catatan cincinmu!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nnauu, aku-aku mendapatkannya Micchan-sensei! Jadi, lepaskan milikku!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menyembunyikan itu tak berguna! Aku tak bisa melihat wajahmu ketika berdiri di depanmu, harus memiliki banyak cara. Jangan main-main dengan ku!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nyafuu, kenapa kau marah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunjukkan ~ Tunjukkan!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iii, yeeessss !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sebelum matanya, bentuk payudara yang lembut dan berat nya sedang berubah.&lt;br /&gt;
Dia bermain dengan mereka dengan tangan mungilnya, mengangkat mereka, mendorong mereka dan memeras mereka.&lt;br /&gt;
Dia hanya mengenakan seragam olahraganya, sehingga kau bisa melihat tonjolan dadanya lebih mudah daripada di blus seragam sekolahnya.&lt;br /&gt;
Orang ini sangat menggoda.&lt;br /&gt;
Masaki sadar dan mengalihkan matanya. Dia melihat melalui lubang di dinding. Seperti sering terjadi dari ketinggian lantai dua belas, pemandangan itu terhalang oleh bangunan lain.&lt;br /&gt;
Apa yang dia katakan?&lt;br /&gt;
Ya, itu Shirley.&lt;br /&gt;
Shirley&#039;s--&lt;br /&gt;
[[File:Shirley dan midorikawa sensei|thumbnail|https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:FGnAS01_P115.jpg]]&lt;br /&gt;
&amp;quot;Faan! Nhaa! Se, sensei!  ... tolong berhenti, kau bisa menghancurkan payudaraku!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Boos.&lt;br /&gt;
Tidak!&lt;br /&gt;
Bukan itu!&lt;br /&gt;
Masaki menggeleng kiri dan kanan.&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara Shirley sedang &amp;quot;tidak, tidak&amp;quot; dari kesadarannya.&lt;br /&gt;
Dia akan memilah cerita-- Sakurazaka Shirley Dialek pengguna Tingkat 7 yang merupakan anggota dari Breaker.&lt;br /&gt;
Panitia punta sistem di mana setiap orang memiliki pasangan. pasangan Shirley adalah Alice Clockheart. Dia juga Tingkat 7.&lt;br /&gt;
Tampaknya bahwa nama tim mereka adalah &amp;quot;Kucing pembantu&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Di pagi hari, Alice mengusir pemuda kurus yang menyerang Masaki. Dan, Shirley menangkapnya. Dia telah melemparkan kilatan cahaya yang mencapai langit.&lt;br /&gt;
Ketika bola api milik Ishounuma pecah, itu serangan Dialek yang membuat lubang di tembok.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau itu semua, maka kau hanya harus mengatakannya dengan sederhana, kan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ... haa ... haa ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley tenggelam ke lantai dan lemas. Kekuatannya benar-benar terkuras.&lt;br /&gt;
Air mata berkumpul di sudut matanya saat ia memandang jendela.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ... haa ... ya, aku mengirimkannya padamu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ge, melakukannya hanya cukup tiga detik”.&lt;br /&gt;
Rupanya Shirley dan guru telah menyelesaikan tahap pertama mereka berpegangan.&lt;br /&gt;
Masaki di lihat apa dia masih bernapas berat.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley, kau bertengkar dengan Clockheart-san, bukan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ... uh huh? Itu benar tapi ... huh? Apa aku pernah mengatakan nama Alice?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, tapi sudah banyak kejadian”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Aku ingin kau tahu semuanya darimu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ceritanya panjang. Mari kita lihat ... untuk memulai dengan, aku ... Berada di Tingkat 7”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Tentu saja. Seperti yang diharapkan dari Masaki. Dan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Anggapannya sangat berbeda dengan Alice. Shirley berpikir bahwa tingkat hanyalah angka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ketika dia tahu bahwa aku seorang Tingkat 7, Clockheart-san yang mengajaakku”. Karena Masaki berada di guru, ia memutus bagian mana meninggalkan sekolah, pergi ke sebuah kedai kopi, dan menaiki Gondola di Orbit Ferris Wheel.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pokoknya, aku membuat kontrak dengan Clockheart-san dan menjadi pasangannya”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley memiringkan kepalanya sedikit ke samping.&lt;br /&gt;
Dia sepertinya tidak mengerti apa yang baru saja Masaki katakan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maafkan aku. Saat itu, aku tak menyadari bahwa kau di pasangkan dengan Alice. Atau mungkin aku harus mengatakan, bahwa aku tak tahu itu sebuah kontrak ... &amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley agak lemas, tapi masih berdiri.&lt;br /&gt;
Dia dalam keadaan linglung.&lt;br /&gt;
Apa suara mencapainya?&lt;br /&gt;
&amp;quot;......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau baik-baik saja?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu ... jadi kristal!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley mengangkat tangan kirinya untuk melihat Ring Gear.&lt;br /&gt;
Itu adalah gepang dengan ukiran berbentuk mawar. Sebelumnya ada kristal ungu di atasnya, tapi itu hilang sekarang.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei memeriksa catatan yang ditampilkan pada jendela.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau, kau tidak bertengkar pagi ini dan melakukan &#039;Mitra Pembatalan&#039;?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi kristal belum hilang sebelum!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu karena Sakurazaka dan Clockheart tidak menjadi rekan lagi. Bila kau menyatakan &#039;Pembatalan,&#039; hanya register saja ‘Pembatalan&#039;; itu cara resmi membatalkan dengan kontrak lain, maka pemisahan akan lengkap”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh ... kemudian ... aku dan Alice ... benar-benar tak ada kontrak lagi?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sepertinya Clockheart telah mengontrak Kusunoki - Oi, Tak apa mengambilnya sebagai data Sakurazaka ini? Dimana suara dan video?”.&lt;br /&gt;
Shirley menangis, mengabaikan pertanyaan guru.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apaaaaa !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley, tenang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uuu ... Kontraknya hilang ...  sekarang Masaki dan Alice adalah pasangan...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf. Kau harusnya tak tahu tentang hal ini!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini terasa memang, uwaaaa !! Sakit !!!!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seperti ada perasaan bercampur aduk di sekitar dirinya. Shirley jatuh ke lantai dengan rasa bersalah. Dia seperti anak kecil.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uwaaaaaaaan !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley, dengarkan aku. Mari kita bicara dengan degan baik pada Clockheart-san”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fue?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dilihat dari apa yang ku dengar, aku berpikir bahwa kau telah salah paham. Untuk mulai dengannya.  Kau harus bertemu satu sama lain. Kau dapat melakukannya untuk jangka waktu yang panjang? Sangat penting untuk saling percaya”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ye-yeah ... itu bagus”.&lt;br /&gt;
Shirley bangun dari lantai.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei menginjak-injak di pantatnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Woow istirahat!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ginyaa !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Kaki kecil Midorikawa-sensei tergencet pantat Shirley lagi dan lagi.&lt;br /&gt;
Seharusnya, melepas sepatu nya seperti orang dewasa.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau, mengapa tak tercatat?! Apa data Cincin Aksesoris salah atau sesuatu!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh? Aku mengirim sesuatu terus, kira-kira sejak tiga puluh menit yang lalu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Jadi apa ini?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, berhenti menginjak pantat saya, Micchan-sensei”.&lt;br /&gt;
Masaki ingat tentang sesuatu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ishounuma mengatakan bahwa dia melakukan sesuatu, hingga Cincin Aksesoris tak mampu merekam apa pun”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh? Apa itu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku belum mengerti tapi ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ishounuma huh ... Aku akan bicara sedikit dengan dia. Tak apa bagimu untuk pergi sekarang. Dapatkan keluar sekarang. Apa ada hal lain yang kau ingin dariku?”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah iya!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley melompat.&lt;br /&gt;
Dia cepat lolos dari Midorikawa-sensei yang mengangkat kakinya.&lt;br /&gt;
Dan pergi &amp;quot;Pon!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ugyaaaaaa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei jatuh menuruni tangga.&lt;br /&gt;
Masaki terkejut - guru berbalik sekali di udara dan membuat gerakan seperti pemain sirkus.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakurazaka, kau keterlaluan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat tinggal Micchan! Lihat saja nanti”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau sedikit, kau! Kau lebih baik berhati-hati ketika pulang !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya! Benar”.&lt;br /&gt;
Keduanya memiliki cara yang aneh untuk berkomunikasi.&lt;br /&gt;
Tapi karena mereka berdua saling tersenyum, pasti baik-baik saja.&lt;br /&gt;
Shirley mencengkeram lengan Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo kembali!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... ah, tunggu dulu! Apakah kau akan mengganti seragam?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, itu benar. Kalau dipikir-pikir, aku meninggalkan tas di kelas!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki dan Shirley turun ke ruang ganti dan ruang kelas, kemudian meninggalkan bangunan sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bab 3-4&lt;br /&gt;
Jalan raya menyebar di sekitar menara Administrator pusat kota mengambang akademi Kanaan.&lt;br /&gt;
Sebuah bundaran terhubung dengan jalan utama yang membentang dari pusat, bagaikan jaring laba-laba.&lt;br /&gt;
Bus sekolah yang melakukan perjalanan menyusuri jalan tunggal tersentak berhenti sekitar beberapa menit.&lt;br /&gt;
Dengan bimbingan Shirley, mereka akhirnya tiba di daerah perumahan kelas tinggi di mana apartemen desainer berbaris.&lt;br /&gt;
Ini mungkin akan memakan waktu sekitar tiga menit, berjalan ke hutan yang mengelilingi tepi apartemen.&lt;br /&gt;
Itu tempat yang jauh lebih damai di banding stasiun, pusat keramaian dan kesibukan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa Clockheart-san tinggal di sini?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya”.&lt;br /&gt;
Masaki tersentak melihat rumah kelas tinggi.&lt;br /&gt;
Dia tak tahu apa mereka nyata atau tidak, tapi ada beberapa kamera pengintai pada pintu masuk marmer. Seorang resepsionis AI mengendalikan pintu otomatis.&lt;br /&gt;
Selain itu, ada penjaga di depan pintu masuk, dan ketika ia membungkuk, Shirley menyambutnya dengan &amp;quot;Selamat siang!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki juga menyambutnya.&lt;br /&gt;
Shirley berdiri di depan pintu dan menekan tombol interkom.&lt;br /&gt;
Suara elektronik terdengar dari langit-langit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat datang kembali, Ojou-sama”.&lt;br /&gt;
Saat ini ada suara-suara sintetis yang tak bisa di bedakan oleh manusia. Tapi orang-orang akan terkesima jika mereka mendengar suara manusia dari dinding, sehingga suara AI sengaja di berikan, elektronik suara.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pulang! Aku bersama teman hari ini”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, selamat siang ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sesuai keinginanmu”.&lt;br /&gt;
Masaki akhirnya menyadari.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, kamu tinggal di sini juga Shirley?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Apa aku belum mengatakannya?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tak mengatakan itu. Kau hanya mengatakan bahwa kita akan pulang dan bertemu Clockheart-san”.&lt;br /&gt;
Saat mereka pergi melalui pintu masuk, Shirley membuka mulutnya untuk mengatakan &amp;quot;Ah”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak mengatakan bahwa aku tinggal bersama Alice juga”.&lt;br /&gt;
 &amp;quot;Ini disebut penyebaran ruangan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada awalnya, Alice tinggal di sini sendirian. Tapi ketika aku meninggalkannya sendirian, dia tak ingin pergi ke sekolah, tidak makan, dan hanya mendengarkan musik dan pergi ke kafe”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haha ... itu mungkin seperti itu”.&lt;br /&gt;
Kata indahnya menyegarkan suasana.&lt;br /&gt;
Dia telah menunjukkan perasaannya ke Masaki dan akhirnya bisa memiliki percakapan ... bahkan ketika ia bertemu dengannya pertama kali, ia berpikir bahwa gadis itu sendiri karena Dialek nya.&lt;br /&gt;
Dia naik ke lift dengan Shirley dan naik ke lantai atas - lantai 30.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada banyak gedung tinggi di Kanaan. Aku sudah bisa naik ke lift”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah. Aku terbiasa karena ada elevator di mana-mana. Apa kau pikir tangga lebih baik? &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku suka elevator!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya tahu”.&lt;br /&gt;
Masaki melihat sedikit kecewa dari wajah Shirley.&lt;br /&gt;
Biasanya Shirley akan memanjat namun ada banyak tangga, tapi karena ia memiliki banyak masalah di tangga hari ini, dia ingin menghindari mereka jika bisa.&lt;br /&gt;
Berbagi apartemen&lt;br /&gt;
Ketika ia keluar dari lift lantai atas, pintu depan segera terbuka di depan matanya.&lt;br /&gt;
Sepertinya lantai ini semua kamar Alice. Ini membuatnya tampak seperti rumah di lantai atas  dari pada apartemen.&lt;br /&gt;
Untuk Masaki, ia terkejut melihat sebuah blok apartemen dengan struktur seperti ini.&lt;br /&gt;
Shirley di akui oleh Ai dan membuka kunci pada pintu otomatis.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku datang, aku datang, aku datang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Permisi...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ini bukan pertama kalinya bahwa Masaki telah mengunjungi rumah Shirley, tapi dia tak masuk ruang gadis lain sebelumnya.&lt;br /&gt;
Masaki merasa sedikit gugup tentang apa yang dia pikir tentang Alice pada kamar.&lt;br /&gt;
Pintu masuk di sisi lain tebal, pintu biru lebih terlihat seperti lobi dari pada sebuah pintu masuk.&lt;br /&gt;
Sebuah karpet merah di periksa dan debu tersebar di lantai, dan ada sepatu di atasnya.&lt;br /&gt;
Shirley masuk ke dalam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Alice [[User:Apelmerah|Apelmerah]] ([[User talk:Apelmerah|talk]]) !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki mengikutinya dengan rasa ragu.&lt;br /&gt;
Meski Shirley tampak sudah tenang saat naik bus tapi, tampaknya ia masih khawatir tentang kontraknya. Shirley masuk lebih dulu lebih dan memanggil nama temannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Alice! Kita perlu bicara sedikit!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Dengan kata-kata, pintu berwarna putih dengan piano yang terbuka.&lt;br /&gt;
Di balik itu ada dunia dongeng.&lt;br /&gt;
Lantai berwarba hitam dan putih di periksa, dua dinding yang berwarna merah, dinding lain hitam, dan ada jendela. Gambar kucing besar tertawa pada tirai.&lt;br /&gt;
Di langit-langit, ada sekejap bintang di langit malam yang tampak seperti planetarium.&lt;br /&gt;
Ada tempat tidur besar dan lemari.&lt;br /&gt;
Ada seorang gadis pirang yang duduk di depan cermin.&lt;br /&gt;
Sepertinya dia baru saja selesai mandi dan sedang memegang sisir dengan tangan kiri.&lt;br /&gt;
Pengering rambut mengambang di udara, meniupkan angin untuk rambutnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau terlalu berisik, Shirley. Kau santailah--&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia memalingkan wajahnya dan kaku.&lt;br /&gt;
Lebih dari bahu Shirley, mata Masaki bertemu dengan Alice.&lt;br /&gt;
Dia masih memakai celana dalam, tapi dia tak ada di atas. Dia langsung di depan cermin.&lt;br /&gt;
Di balik rambut pirangnya tersembunyi payudara berukuran sedang, hanya menyisakan jejak kebulatan di kulit murninya, seputih salju.&lt;br /&gt;
Seolah-olah dia adalah sebuah karya seni dan pusarnya sebuah tempat suci.&lt;br /&gt;
Ada tahi lalat kecil di sisi rusuknya ke permukaan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... ............&amp;quot;&lt;br /&gt;
Gadis itu tak bergerak satu inci, menekankan kesan seperti boneka bahkan lebih.&lt;br /&gt;
Masaki juga mengejutkan.&lt;br /&gt;
Sisa otaknya telah di bekukan.&lt;br /&gt;
Shirley menyaksikan dua sosok yang kaku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh, apa yang salah? Masaki? Alice? Mengapa kau ada?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia melambaikan tangannya di sekitar di udara.&lt;br /&gt;
Masaki kembali sadar sedikit lebih cepat.&lt;br /&gt;
Dia buru-buru mengalihkan pandangan matanya dari Alice, dan berbalik ke sisi tempat tidur agar tak melihatnya.&lt;br /&gt;
[[|thumbnail|https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:FGnAS01_P127.jpg]]&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku, aku, aku minta maaf !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Jawaban untuk kata-kata minta maaf nya adalah jeritan Alice.&lt;br /&gt;
Tapi, itu didampingi oleh suara yang hancur.&lt;br /&gt;
Kepala kuda muncul dari ruangan.&lt;br /&gt;
Setelah sedikit waktu berlalu ia melihat buah catur juga.&lt;br /&gt;
Shirley kembali dengan kekuatan yang seperti di tabrak mobil.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaa!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia terlempar ke dinding koridor.&lt;br /&gt;
Masaki berteriak refleks.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan datang!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki menghentikannya sebelum Alice sangat marah.&lt;br /&gt;
Dia mendengar jeritan Alice dari ruangan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaaaaaaaaaakkk ---------- !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara jam berdetik.&lt;br /&gt;
Centang, tok, tik, tok ...&lt;br /&gt;
Dia mendengar derit pintu dari suatu tempat.&lt;br /&gt;
Bunyi teeompet Puoooo ~. suara bernyanyi riuh dan banyak&lt;br /&gt;
tawa secara bertahap muncul.&lt;br /&gt;
Windows Carnival akhirnya muncul.&lt;br /&gt;
Ksatria yang muncul dalam pesta menghilang di antara dinding, Rooks dan pion melompat keluar dari kamar Alice. Ada buah catur yang lebih besar dari Masaki.&lt;br /&gt;
Shirley yang baru saja terpesona berdiri dengan tangan di dinding. Dia tertawa tanpa rasa takut dan mengulurkan tinjunya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yooouuu, aku akan menghancurkanmu berkeping-keping! Dengan tanganku! Ledakan bintang !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia melemparkan tinju di tangan kanannya, hingga memancarkan cahaya menyilaukan.&lt;br /&gt;
Buah catur dihancurkan!&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan ------&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley tanpa henti menghancurka peri Dialek yang meluap dari ruanga Alice tanpa belas kasihan. Puing-puing menyebar, menyebabkan dinding dan lantai retak.&lt;br /&gt;
Alice berteriak panik.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, hei, tak berbahaya !? Ruangan ini kecil ...!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja! Tenanglah, Alice!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini kesalahanmu! Shirley bodoh!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kau katakan!? Orang yang bodoh memanggil ku bodoh !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Itu hanya seperti pertengkaran antara anak-anak.&lt;br /&gt;
Tapi, kerusakan yang di sebabkan mereka sangat tidak normal.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu, kau harus tenang juga Shirley! Di tempat pertama, kau juga bersalah karena aku tak mengetuk ... &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;U!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley, yang telah merobohkan puluhan makhluk fantasi, mengerang.&lt;br /&gt;
Masaki juga memanggil Alice.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Clockheart-san, aku minta maaf karena datang tanpa mengatur dulu! Jika aku&lt;br /&gt;
membuat repot, aku akan pulang karena aku tak ingin kau marah!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Akhirnya, peri fantasi berhenti meluap dari ruangan.&lt;br /&gt;
Itu adalah pertengkaran antara anak-anak yang begitu sengit.&lt;br /&gt;
Situasi menjadi sangat buruk.&lt;br /&gt;
Dinding dan lantai yang runtuh.&lt;br /&gt;
Ini adegan mengerikan yang hanya ada di kota terapung, oleh kumpulan pengguna Dialek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bab 3-5&lt;br /&gt;
Jika sudah kembali pada bangunan saat ini, itu akan sangat memerlukan pembangunan kembali.&lt;br /&gt;
Namun apartemen itu di rancang dengan struktur ulet yang telah di khususkan untuk pengguna Dialek liar, dan itu dibangun sedemikian rupa hingga mungkin bagi setiap lantai harus di perbaiki.&lt;br /&gt;
Lantai 30 akan benar-benar diganti. Karena manajer tampaknya menggunakan untuk hal-hal aneh, sepertinya hal-hal ini sering terjadi. Jadi pada akhirnya, Masaki dan yang lain di pindah ke ruangan lain di lantai 27.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Clockheart-san ... Aku ingin bertanya sesuatu ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apa mungkin itu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Alice menjawab pertanyaan Masaki tanpa bertatapan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah Kau menyewa kamar lantai yang berbeda? Atau kau memalak mereka?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Dari lantai 1 sampai 30”&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semua itu!? Apa rumah apartemen ini semua tempat milikmu!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Alice mengangguk.&lt;br /&gt;
Shirley menambahkan penjelasan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada awalnya itu adalah rumah tunggal. Tapi Alice tak suka kebisingan, dan kamar sering hancur seperti ini”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Seseorang merusak itu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini salahku !? Orang yang kalah selalu marah, dan globalizer adalah Alice!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Dinding apartemen yang diperkaya dengan Anti-dialek. Shirley salah satu orang yang membuat dinding hancur”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Masaki terkejut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisakah kau setidaknya menahan sehingga Kau tidak berakhir menghancurkan rumah mu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku tidak pandai baik pada orang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sejak Dialek di gunakan, sehingga kuat tak jauh beda dari lemah, hingga semua sulit untuk di kontrol. Itulah yang dikatakan guru”&lt;br /&gt;
&amp;quot;aku tahu. Jika itu terjadi, maka semua alasanmu harus memiliki Argumen berhenti”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;O ~ kay!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku tidak bermaksud untuk menghancurkan semua kamar mereka”.&lt;br /&gt;
Masih tidak ada kerusakan di ruang tamu di lantai 27 bahwa telah di sebabkan. Oleh tangan Alice, mainan boneka di atas rak buku jatuh.&lt;br /&gt;
Itu boneka kelinci mengenakan tuksedo memegang jam di tangannya. Ketika Aluce melihat&lt;br /&gt;
lebih dekat, ia melihat bahwa itu adalah sebuah jam analog, yang langka hari ini.&lt;br /&gt;
musik klasik damai mengalir melalui ruang. Itu bukan sebuah orkestra, itu adalah biola solo.&lt;br /&gt;
Tiga cangkir teh dan teko tunggal sudah siap di  meja segitiga.&lt;br /&gt;
Alice duduk di kursi kecil yang berbentuk seperti cangkang terbuka. Shirley duduk&lt;br /&gt;
di atas karpet tanpa menggunakan futon.&lt;br /&gt;
Masaki di beri bantal lembut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak senang&amp;quot;. tampak Alice diam.&lt;br /&gt;
Seperti biasanya akan terjadi, Alice sekarang sudah berpakaian. Bukan gaun biru dari pagi, dia sekarang mengenakan blus hitam putih lengan pendek dengan gaun jumbai. Sebuah pita merah di ikat di dadanya.&lt;br /&gt;
Alice minum teh dengan ekspresi kecewa.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Masaki-kun”&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hanya kau sekarang tak melihat apa-apa ... memang baik? Bahwa kau tidak melihat apa-apa”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-ah ... kau benar. Tentu saja”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sangat baik”.&lt;br /&gt;
Dengan anggukan, Alice menunduk untuk menyembunyikan ekspresinya, saat ia mengangkat cangkir teh ke bibirnya.&lt;br /&gt;
Dan kemudian, topik berubah.&lt;br /&gt;
Duduk di bantal Jepang.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Adapun Shirley, Tak bisa melakukan apa-apa tentang membicarakan soal Dialek. aku berpikir itu terlihat kekanak-kanakan. Ini memalukan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aku selalu mengatakan itu. Aku hanya berteriak nama dan masuk!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu tidak masuk akal. Aku tidak mengerti”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Alice berpikir tentang urutan peri bahwa ia memanggilnya keluar, Kau tahu, ah, ada bau kue? Dia harus mengirimkan peri nya pertama, dan yanh cepat dari kiri dan kanan untuk mengelilingi orang lain”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku membawa Ku Chiffon ... Seperti yang selalu Ku katakan, peri keluar sesuai kehendak mereka sendiri”.&lt;br /&gt;
Shirley membuka kulkas dan mengambil kue.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, itu dipotong menjadi tiga bagian! Bagus! Jadi itu di potong khususmu. Kau harus belajar&lt;br /&gt;
untuk mengendalikannya, kau tahu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Harap mengambik garpu ... Shirley harus berhenti menembakkan cahaya yang tidak perlu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha, ketika aku memukul sesuatu itu terbang! Benar, inilah garpu. Berikut milikmu Masaki”.&lt;br /&gt;
Masaki mengucapkan terima kasih dan menerimanya.&lt;br /&gt;
Shirley duduk kemudian mereka bertiga mulai makan kue chiffon.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mm ... rasa cukup baik ... itu salah Shirley bahwa ruangan tidak menunggu. Tolong beri aku waktu yang layak”&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh !? Jika kita bicara tentang bagaimana memulai, itu kesalahan dari Alice yang menggunakan Keajaiban Karnaval, bukan? Fuwa, ini begitu lezat”.&lt;br /&gt;
Untuk sesaat, pembicaraan antara mereka berdua berhenti, karena mereka makan kue.&lt;br /&gt;
Masaki juga memutuskan untuk memakannya.&lt;br /&gt;
Itu pasti lezat. Itu bukan hal yang buruk untuk dekat dengan pemilik toko.&lt;br /&gt;
Meskipun Masaki telah membual tentang rasa brûlée crème untuk Alice – dia berpikir bahwa ia harus mencurahkan lebih banyak waktu untuk menyempurnakan itu.&lt;br /&gt;
Alice makan sekitar setengah dari irisan, dan dia sekali lagi minum dari cangkir tehnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika kau berbicara tentang &#039;bagaimana memulai&#039; ... Shirley, yang membuka pintu tanpa&lt;br /&gt;
Mengetuk, dia yang bersalah”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aku tak pernah mengetuk pintu, kan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Piring Shirley telah kosong dalam sekejap mata, dan dia cangkir berisi teh hangat juga habis dalam sekejap.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Apelmerah</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fuyuu_Gakuen_no_Alice_and_Shirley_(Indonesia):Volume_1_Chapter_3&amp;diff=498213</id>
		<title>Fuyuu Gakuen no Alice and Shirley (Indonesia):Volume 1 Chapter 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fuyuu_Gakuen_no_Alice_and_Shirley_(Indonesia):Volume_1_Chapter_3&amp;diff=498213"/>
		<updated>2016-08-03T23:42:28Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Apelmerah: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Bab 3-1&lt;br /&gt;
Masaki memutuskan kembali ke Alrescha.&lt;br /&gt;
Berkat fungsi navigasi Ring Gear tak membutuhkan waktu lama untuk kembali, tapi serkarang jam  kelas terakhir hari.&lt;br /&gt;
Dia menuju ruang kelas dengan cepat, karena ia tak ingin terlambat. Awalnya, Masaki seharusnya memperkenalkan diri pada semua orang 08:00 pagi ini, tapi banyak jam sudah berlalu.&lt;br /&gt;
Waktu yang lama.&lt;br /&gt;
Akhirnya, Masaki tiba di depan ruang kelas.&lt;br /&gt;
Masaki ingat apa yang terjadi pagi itu dan mendesah.&lt;br /&gt;
Shirley menjemput di stasiun pada waktu pagi, kemudian mengajaknyasekolah. Dia bertemu sebentar dengan anak bernama Ishounuma di depan lift, kemudian memutuskan menaiki tangga untuk menghindarinya.&lt;br /&gt;
Dalam perjalanan, Shirley dipanggil  untuk keadaan darurat, sehingga mereka berpisah.&lt;br /&gt;
Setelah itu Shirley beralih ke masalah lain. Masaki di serang oleh pemuda kurus dengan kemampuan yang berbahaya.&lt;br /&gt;
Ketika Masaki di dorong ke sudut, Alice menyelamatkannya. Orang yang ingin membunuh Masaki tertangkap.&lt;br /&gt;
Koori, sebuah Pendukung dari Breaker, mengobat semua lukanya, maka Masaki menuju ruang kelas dan bertemu dengan gurunya, tapi bukannya mencapai kelas, ia malah bertemu Alice lagi.&lt;br /&gt;
Alice membawanya keluar dari gedung sekolah, meski mengatakan dia akan menunjukkan sekitar sekolah.&lt;br /&gt;
Pada titik ini, rencana Masaki hari ini benar-benar hancur.&lt;br /&gt;
Namun, ia menganggap dirinya beruntung telah meminum teh lezat.&lt;br /&gt;
Meski menjalani semuanya sendiri, Alice memiliki waktu untuk bercerita.&lt;br /&gt;
Masaki berada di dekat ruang kelas pada hari pertamanya.&lt;br /&gt;
Di atas semua itu, Masaki akhirnya bergabung dengan komite sekolah sebelum di tetapkan dalam kelas, meskipun status pada Cincin Aksesorisnya masih tertulis.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pendaftaran Tertunda”.&lt;br /&gt;
Alice pulang lebih awal. Akhirnya, setelah semuanya berlalu, Masaki masuk ke kelas.&lt;br /&gt;
Masaki mengambil napas panjang sebelum membuka pintu.&lt;br /&gt;
Dia tak mendengar suara saat membuka pintu. Itu mengejutkan.&lt;br /&gt;
Kelas masih berlangsung, hingga ia mengetuk pintu dan perlahan membukanya.&lt;br /&gt;
Ruangan itu kosong.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Monitor besar di depan kelas menampilkan &amp;quot;Ruangan Gymnasium 12-B&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seluruh meja kosong.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Guh, ini hari yang tidak beruntung. Aku hanya ingin memperkenalkan diri ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Karena ia tak membawa peralatan sekolah, dia harus pergi ke gym tanpa baju ganti.&lt;br /&gt;
Bangunan ini memiliki 60 lantai, namun berkat Cincin Aksesoris Masaki tidak tersesat. dia segera menemukan jalan ke gimnasium 12-B di lantai 12 dari Alrescha.&lt;br /&gt;
Dia mendorong pintu besi besar dan terbuka.&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara nyaring dan irama bola basket yang menghantam lantai.&lt;br /&gt;
Gedebuk, bunyi, bunyi ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Teyaaaaaaaa !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley, mengenakan pakaian olahraga, melompat dengan bola warna oranye menggunakan satu tangan.&lt;br /&gt;
Dua ikatan rambut cerah di bagian belakang kepalanya seperti bunga  tertinggal jatuh.&lt;br /&gt;
Seakan waktu bergerak lambat  saat ia mendorong bola basket ke dalam ring.&lt;br /&gt;
Dia mencetak slam dunk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wow...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki terpesona dan mengingat nostalgia. Dia pernah melihat Shirley melakukan hal yang sama tujuh tahun lalu, tapi saat itu rambut dan tiang basket lebih pendek.&lt;br /&gt;
Tapi itu masih tinggi untuknya.&lt;br /&gt;
Dia bermain sangat baik dalam setiap pertandingan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley berlari melintasi lapangan setelah mencetak gol.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh? Tunggu, tunggu sebentar ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia berlari ke arahnya dengan gaya seorang gelandang.&lt;br /&gt;
Saat itu Masaki kembali ke pintu, ia tak bisa menghindarinya.&lt;br /&gt;
Sebaliknya, Shirley malah menangkapnya. Masaki tiba-tiba merasakan sesuatu yang lembut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-hei ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aduh, dari mana saja kau !? Aku bertanya pada guru, dia hanya mengatakan tak tahu. Apa sesuatu  terjadi setelah kita berpisah !? &amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki dengan pelan mendorongnya sebelum memberi jawaban. Apa dia mengenakan pakaian olahraganya atau seragamnya, perasaan tubuh Masaki terhadap Shirley terasa aneh.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley ... Kita siswa SMA sekarang, seharusnya kau berpikir sebelum bertindak&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, maaf”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semua orang melihat ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki bisa mendengar gadis-gadis penuh semangat menggosip, mereka mengatakan seperti &amp;quot;Siapanya Shirley!?”. dan &amp;quot;Mungkin dia pacarnya !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Semua lelaki tampak terkejut.&lt;br /&gt;
Itu situasi paling canggung Masaki saat di lihat orang, dan bahkan ia belum memperkenalkan diri.&lt;br /&gt;
Shirley melepaskan rangkulannya pada Masaki, lalu menjulurkan lidah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha, itu benar! Aku juga berkeringat”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, bukan itu. Itu bukan apa yang ku maksud”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Meskipun Shirley sudah menjadi  siswa SMA, dia tak belajar kebijaksanaan sedikitpun, bahkan tak ada bedanya saat bersama Masaki 7 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;
Shirley menunjuk Wasit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki, mari kita memenangkan pertandingan! Aku memang yakin akan menang. Kau harus merayakan kita dapat bersama lagi, kan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku setuju, tapi ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seorang gadis berjalan cepat ke arah mereka. Para siswa di sekitar gym memakai kemeja putih dan celana pendek, tapi gadis ini adalah satu-satunya mengenakan jersey merah. Lebar dahinya membua poni yang di milikinya ke samping. Di lihat dari tinggi badannya dan terlihat, dia masih anak kecil.&lt;br /&gt;
Apa dia seorang siswa sekolah dasar? Tapi ini tempat sekolah tinggi. Apakah dia mempuyai nilai tinggi? Mungkin dia seorang siswa SMA yang terlihat muda.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi! Sakurazaka, kau ada di tengah permainan!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, aku minta maaf”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan kau!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Tidak, dia hanya terlihat seperti  siswi SD, tapi dia juga bertindak seperti itu ketik berbalik ke arah Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di kelas mana kau berada!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku di transfer hari ini-&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, jadi kau Kusunoki Masaki! Kau memiliki keberanian untuk  terlambat di kelas ku pada hari pertama!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh !? Jadi berarti ... kau guru?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oho? Mengapa kau terkejut?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sebuah sinar berbahaya muncul di mata guru. Tapi karena Masaki orang yang jujur, hanya memperburuk keadaannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya kira anda seorang siswa sekolah dasar”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, aku tahu. Pertama, aku membiarkanmu memperkenalkan diri ke kelas. Setelah itu, kau melakukan 100 kali keliling lapangan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serius?&amp;quot;. Meski Masaki memang terlambat, 100 kali keliling lapangan juga hukuman berat.&lt;br /&gt;
Ada sekitar 30 siswa berkumpul di sekeliling Masaki. Sangat aneh baginya untuk memperkenalkan diri seperti ini.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku Kusunoki Masaki. Aku tak sabar untuk menjadi teman sekelas ... Erm, Shir-tidak, Sakurazaka-san teman masa kecilku”.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis menyuarakan kekecewaan mereka, mengatakan hal-hal seperti, &amp;quot;Apakah itu benar?”. Guru mengangkat tangan guna membungkam mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hai, kelas di lanjutkan! Tim Berikutnya, mendapat hukuman! Kusunoki, mengapa kau tak mengenakan seragam olahragamu? &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak tahu bahwa kita memiliki kelas olahraga hari ini ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ada yang memberitahu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cih, dia tak memberitahu tentang kelasmu ya? Apa dia mencoba untuk membodohiku? Aku akan mencekik Hariya untuk ini! Kau akan melihat untuk hari ini!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik”.&lt;br /&gt;
Tampaknya dia telah lolos dari hukuman. Meski kalimat itu kasar, dia sepertinya guru yang baik. Dia tak bisa membantu tapi merasa kasihan pada Hariya-sensei, meskipun.&lt;br /&gt;
 Masaki menyaksikan dari sudut gym seperti yang di perintahkan.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis yang tidak bermain saat ini mendekatinya, rasa ingin tahu terlihat di wajah mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, Kusunoki-kun”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau memang tak ada hubungan dengan Sakurazaka-san?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yah, aku memang terkejut, tapi ... dia masih berkelakuan anak?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis berbicara satu sama lain dalam bisikan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia memang agak kekanak-kanakan?&amp;quot;. &amp;quot;Aku mendengar itu sangat buruk&amp;quot;. &amp;quot;Tapi bahkan untuk teman masa kecilnya, tak ada yang berubah?”. “Itu benar, itu memang tak mencurigakan ~?”.&lt;br /&gt;
Tiga orang atletik datang ke tempat para gadis-gadis di sekitar Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, murid baru”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa kalian ...?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami datang untuk berbicara sedikit denganmu. Masalah pribadi. Jika kau dapat berbicara dengan gadis-gadis, maka kau dapat berbicara dengan kami kan?”.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis menjauh, merela takut dan pergi. Sensasi menyenangkan hilang sekejap.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan pergi, tapi ... Yah, karena aku sudah terlambat, aku tak jadi pergi”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan khawatir tentang itu, kelas hampir berakhir”.&lt;br /&gt;
Saat ia berbicara, bel berdentang, menandakan akhir dari kelas.&lt;br /&gt;
Dia bisa mendengar guru berkata, &amp;quot;Benar, kelas selesai!&amp;quot;. Satu alasan Masaki untuk menolak telah menghilang. Dia ingin berbicara dengan Shirley, tapi dia tak ingin mendapat masalah dengan orang-orang.&lt;br /&gt;
Tak ada lagi yang bisa Masaki lakukan, sehingga Masaki memutuskan untuk mengikuti mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bab 3-2&lt;br /&gt;
Meskipun gedung sekolah itu normal, tapi ternyata memiliki 60 lantai. Aku tampak bodoh menaiki lift. Menurut Masaki.&lt;br /&gt;
Akhirnya, mereka membawanya ke atas lantai 12.&lt;br /&gt;
Berbeda dengan daerah yang ramai di sekitar lift, tempat ini sepi. Itu sebuah tempat yang tak banyak di ketahui oleh publik.&lt;br /&gt;
Ishounuma sedang menunggu di tengah tangga.&lt;br /&gt;
Dia menunduk dengan wajah kecewa.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau di Kelas A ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi saya berpikir bahwa ada beberapa jenis kesalahan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Keempat pemuda di sekitar Masaki.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengangkat lengan kirinya. Ada gelang dengan pengait ular. Itu tak&lt;br /&gt;
memiliki kristal yang terpasang di dalamnya.&lt;br /&gt;
Sebuah jendela muncul.&lt;br /&gt;
Dia mulai permainan berbahaya dari batu-gunting-kertas-, ia kalah beberapa kali dan memenangkan beberapa kali.&lt;br /&gt;
Apa itu memiliki semacam makna?&lt;br /&gt;
Tak ada bunyi bib menandakan bahaya.&lt;br /&gt;
Ishounuma tersenyum seperti binatang.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huhuh, suara dan perekam video tak akan bekerja di sini”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudmu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;The Ring gear memiliki fitur yang memungkinkan merekam gerakan murid. Ini tak bekerja sekarang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu ... kebetulan, kau melanggar aturan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diamlah. Aku punya hal yang lebih baik di lakukan, dari pada khawatir tentang aturan bodoh”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau harus khawatir tentang hal itu tapi ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau ingin kami mengalahkan mereka dari sini, atau kau ingin mendengarkan apa yang ingin kita katakan? Tentukan pilihanmu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Keduanya tak menyenangkan, bukan mereka”.&lt;br /&gt;
 Anak-anak di sekitar Masaki mengepalkan tinju.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi, murid pindahan. Apa kau berbicara benar semua dapat di lakukan? Dengarkan apa yang inginku katakan. Atau aku akan meninju perutmu sekarang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak terima kasih”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi kau, apa kau memahami jenis situasimu berada? Fungsi rekaman di blokir juga. Apa kau mengharap orang lain menyelamatkanmu? Ku katakan bahwa kau akan habis dengan satu pukulan sekarang!”.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengangkat suara dan mengancam.&lt;br /&gt;
Masaki mendesah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika kau menyerah sekarang, hal buruk akan terus menghampirimu . lni masih permulaan ... Aku tak ingin berhenti”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Kalau begitu, besok kau tak bisa pergi ke sekolah, kau akan pergi ke RSUD!!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ishounuma berteriak.&lt;br /&gt;
Anak laki-laki di belakang masaki, dan Masaki di ikat pada kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph ... Kau pengecut?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ha! Orang ini akan di hukum. Hukumannya karena terlalu akrab dengan Sakurazaka-san!”.&lt;br /&gt;
Ishounuma melemparkan tinjunya ke depan.&lt;br /&gt;
Tak peduli bagaimana Ishounouma berpikir tentang hal itu, tidak ada alasan baginya untuk memukul Masaki.&lt;br /&gt;
Bahkan jika tubuh bagian atasnya itu di suntik seseorang dalam penjara, ia masih bebas untuk belajar. Meski kaki dan lengan Ishounouma jadi lebih panjang, berawarna saumatang.&lt;br /&gt;
Ishounuma berbalik, dan menendangnya. Tumpuan tendangannya dari ayunan lutut.&lt;br /&gt;
Ini mencapai jari kaki teman-temanya di sisi lain.&lt;br /&gt;
Ishounuma menyerah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gah !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ishounuma somersaulted kemudian rubuh.&lt;br /&gt;
Dengan tumit kaki kanannya kembali, ia di injak pada jari-jari kaki. Jika terkena di atas kakinya itu tak akan menyakiti banyak, tapi jari-jari kaki adalah salah satu kelemahan dari tubuh manusia.&lt;br /&gt;
Di belakangnya terdengat jeritan &amp;quot;Gya !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Kekuatan lawannya langsung melambat, dia melepaskan meloncat dan mengepalkan pukulan.&lt;br /&gt;
Setelah ini, orang-orang di sekitarnya mulai mengepalkan tinju. Masaki tak memiliki dendam terhadap mereka, tapi jika mereka melakukan sesuatu, ia takka  takut.&lt;br /&gt;
Masaki menghujani pukulan ke hidung pemuda di sebelah kanannya, dan menendang rendah lutut  di sebelah kiri-Nya.&lt;br /&gt;
Mereka mengerang kesakitan dan tersendat.&lt;br /&gt;
Mereka melangkah mundur, menempatkan jarak antara Masaki dan diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;
Masaki mengguncang pergelangan tangannya untuk membersihkan darah di tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ku kira kalian punya pengalaman banyak dengan perkelahian”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-wha !? Siapa kau?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meski aku tak suka perkelahian, aku sudah sering berjuang bersama Shirley. Dia akan melawan pria yang berbuat kelerasan padanya ... Dan untuk beberapa alasan, orang sering memusuhiku”.&lt;br /&gt;
Berkat itu, Masaki telah terbiasa menghadapi situasi berbahaya.&lt;br /&gt;
Dan setelah Shirley pergi, dia telah melakukan banyak pelatihan. Karena ia percaya bahwa &amp;quot;Kita akan bertemu lagi”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ku pikir mungkin kita perlu bertemu lagi ... dan aku harus lebih kuat”.&lt;br /&gt;
Ishounuma yang berjongkok, berdiri memegang sisinya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan-jangan bercinta ... dengan ku! Apa anda maho &#039;untuk membuatku bodoh !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau masih bisa bertarung?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Di lihat dari pengalamannya, Masaki menduga bahwa mereka belum menerima kekuasaan dari seni bela diri atau pengalaman perkelahian. Dia tak bisa menemukan alasan mereka bisa menjadi kuat.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengulurkan tangan kanannya dan mendorongnya keluar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan mengalahkanmu dengan cara kotor !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Warna wajah anak laki-laki di sekelilingnya berubah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei !? Bukankah berisiko, Ishounuma-san !?&amp;quot;. &amp;quot;Jika melakukan itu, itu akan meninggalkan bukti pada aplikasi! &amp;quot;. “Jika kau menggunakannya, kau benar-benar membunuhnya...!!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sementara suara ketakutan menyebar di sekelilingnya, Masaki perlahan-lahan membuat jarak antara  mereka. Ishounuma berteriak pada orang-orang yang ragu-ragu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diam! Aku tak datang ke sini hanya untuk hal bodoh, tak bisakah kalian diam ?!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki meringis.&lt;br /&gt;
Ia tahu bahwa orang-orang seperti ini tak bisa mengerti alasan tapi ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika aku melakukan serangan balik ketika hendak memukul, aku mempermalukanmu? Itu hal yang egois untuk mengatakan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sikap mu kesal! Aku tak tahu apa jenis Dialek yang kau miliki, tapi kau lebih baik menggunakannya! Tak ada cara yang yang hanya bangun bisa mengalahkanku! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ini tidak baik.&lt;br /&gt;
Dia berada di kelas A.&lt;br /&gt;
Jika kekuasaannya setingkat dengan Alice, maka Ishounouma tak mampu menghabisinya.&lt;br /&gt;
Dialek Masaki tak berguna dalam perkelahian.&lt;br /&gt;
Dengan mata merah nya, Ishounuma berseru, &amp;quot;Diiiiiee !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sebuah bola api berukuran bola basket berada di telapak tangannya.&lt;br /&gt;
Itu melonjak.&lt;br /&gt;
Itu semakin dekat ke wajah Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu dangeroouuss !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seseorang berjalan menaiki tangga melompat keluar dari samping, dan mereka pergi - memukul bola api!&lt;br /&gt;
Seluruh ruangan di sinari cahaya putih terang.&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, kilatan cahaya putih menyembur keluar dari tinju mereka. Itu kumpulan panah cahaya yang sampai melalui tangga.&lt;br /&gt;
Terdengar suara gemuruh.&lt;br /&gt;
Pecahan beton yang tersebar secara mencolok. Suaranya sampai ke koridor, menyebabkan kaca pintu pecah.&lt;br /&gt;
Tiga teman Ishounuma menjerit dan pergi melarikan diri.&lt;br /&gt;
Ada lubang di dinding luar.&lt;br /&gt;
Asap naik dari tangan kanan yang menghancurkan bola api.&lt;br /&gt;
Orang yang muncul merapikan rambutnya sendiri yang berwarna cerah, kemudian memelototi Ishounuma dengan mata dingin.&lt;br /&gt;
Meskipun orang itu tak tinggi, kekuatannya besar dan mengesankan.&lt;br /&gt;
Mereka membuka bibir dan berbicara dengan suara yang tajam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kamu lakukan !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah-uh ... Sa-Sakurazaka ... san ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengerang.&lt;br /&gt;
Orang yang datang itu adalah Shirley.&lt;br /&gt;
Setelah terhundar dari bola api, Masaki menyeka keringat dinginnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau menyelamatkanku”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki, kau baik-baik saja !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, terima kasih, aku tak terluka”.&lt;br /&gt;
Ada perban medis di bahu dan kaki Masaki sejak insiden di pagi hari, Tapi ia tak terluka di tempat ini.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Syukurlah”, kata Shirley yang merasa lega.&lt;br /&gt;
Namun ia agak marah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan? Apa apa semua inu, Ishounuma? Kau lebih baik memberi penjelasan padaku!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... itu ... karena orang yang membodohi kami ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki tak mungkin seperti itu. Yah, dia tak mungkin berkata buruk tentang seseorang. Jadi apa kau serius ingin membunuhnya?”.&lt;br /&gt;
Shirley melotot tajam pada mereka.&lt;br /&gt;
Ishounuma tertawa kering.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ha-haha ... Orang itu di Kelas A, ia tak mungki mati dengan serangan seperti itu? Hei, itu saja? Benarkan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sejujurnya, Masaki tak tahu apa yang terjadi jika Shirley tak datang ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak mengerti apa itu dialek. Mungkin Masaki akan berkata seperti itu”.&lt;br /&gt;
Dia tidak memiliki pengetahuan tentang fakta itu.&lt;br /&gt;
Jadi mungkin bola api tak berbahaya seperti ilusi. Tapi Masaki tak tahu apa bola api akan di tembak  kedua kalinya.&lt;br /&gt;
Shirley mengangguk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, aku membiarkannya pergi kali ini. Tapi, jika kau melakukan seperti ini lagi, aku akan lebih kejam! Jika aku mendengar bahwa kau menggunakan Dialek, aku akan melawanmu! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maafkan aku, Sakurazaka-san ... Aku Level 6 jadi aku tak bisa melawanmu”.&lt;br /&gt;
Shirley memamerkan giginya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu sebabnya kau tak baik! Ini bukan tentang apa aku tingkat tinggi atau rendah! Aku&lt;br /&gt;
berbicara tentang tindakanmu yanh benar atau salah!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hai Aku!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Semangat Shirley membuat Ishounuma mundur. Wajahnya benar-benar pucat.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika hal seperti ini terjadi lagi, aku akan menangkapmu sebagai anggota dari Breaker, mengerti?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley melihat cincin di tangan kirinya dan memiringkan kepala ke satu sisi dengan kebingungan.&lt;br /&gt;
Ada sesuatu yang mengganggunya.&lt;br /&gt;
Kata Shirley menyebabkan Ishounuma kepalanya mengangguk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku-aku ... Aku terlalu banyak bercanda. Aku tak akan melakukan hal seperti itu lagi ... maka aku ingin melihatmu di kelas, Sakurazaka-san! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
Setelah melihat Shirley pergi dengan cemberut, Shirley menatap pada dirinya Cincin Aksesoris.&lt;br /&gt;
Angka itu keluar dari pandangan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu menghilang ...?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang terjadi Shirley?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-ya. Kristal”.&lt;br /&gt;
Bab 3-3&lt;br /&gt;
Seseorang sedang menaiki tangga, Shirley mendengar langkah kaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey, Kau memang selalu keras”.&lt;br /&gt;
Itu giru PE yang bertubuh anak sekolah dasar, dan dia mengerutkan kening.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, Micchan!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bilang untuk meneleponku Midorikawa-sensei. Ini lagi, Sakurazaka”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kau lakukan di sini? Tunjukkan catatan Aksesoris Cincinmu”.&lt;br /&gt;
“yakin!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley melambaikan tangan kirinya dan jendela Cincin Aksesoris terbuka.&lt;br /&gt;
Masaki memberi penjelasan pada Midorikawa-sensei.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Err, Sakurazaka-san membantu saya keluar ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak perlu kesaksian seorang siswa. Aku memberitahumu untuk mencari situasi aman, atau kau dapat melindungi orang lain. Apapun itu, aku tak percaya kesaksianmu. Aku sudah mencatatnya pada Cincin Gear”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menagapa begitu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Meski begitu, Shirley tak melakukan sesuatu yang buruk.&lt;br /&gt;
Masaki menarik kembali apa yang akan dia katakan. Sebaliknya, Midorikawa-sensei bertanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu mengingatkan ku, Kusunoki-kun. Tentang pendaftaranmu pada Breaker waktu lalu, apa itu semacam kesalahan?”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei menggaruk kepalanya, muncul sesuatu yang rumit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku hanya menjelaskan kepadamu setelah, aku menjadi pensihat untuk Breaker. Tapi itu sangat membosankan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, saya tahu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ada kesalahan aplikasi? Ini hari pertama mu di sini kan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika ada sesuatu yang bisa saya bantu, saya bisa melakukannya”. Masaki di perhatikan guru.&lt;br /&gt;
Shirley tampak menjauh dari jendela. Dia memiliki wajah yang tampak persis seperti kucing yang akan di beri makan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah !? Masaki akan bergabung Breaker juga !? Yay! Hey, hey, hey, kau dapat menjadi pasanganku”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena aku mendengar bahwa kau akan datang, aku tahu bahwa kau ingin melakukannya bersama-sama. Kekompakan kami sempurna sejak masih anak-anak, ya kan?”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku juga begitu ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Mereka pernah berhasil mengalahkan lawan-lawan mereka.&lt;br /&gt;
Jika Masaki berpikir tentang hal itu, Shirley mungkin sudah begitu kuat karena dia sudah menguasai Dialeknya.&lt;br /&gt;
Gadis yang tersenyum mengatakan &amp;quot;Ah&amp;quot;, lalu mengerutkan kening.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku-aku-aku ... ingin berpasangan dengan Masaki tapi aku sudah punya pasangan”.&lt;br /&gt;
Itu hal yang Masaki sedang tunggu untuk di dengar.&lt;br /&gt;
Alice mengatakan mereka &amp;quot;berpisah&amp;quot; setelah itu.&lt;br /&gt;
Namun, Maski tak percaya bahwa Shirley tipe orang yang memecah persahabatan.&lt;br /&gt;
Dia ingin memastikan hal itu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tak serasi dengan pasanganmu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha, kami memiliki sedikit perselisihan sekarang, tapi aku berdamai dengannya setelah itu. Aku tak bisa meninggalkannya sendirian”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tak bisa meninggalkannya sendirian? Apa pasanganmu meninggalkanmu lebih dulu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia tidak. Kami sudah bersama sejak tahun pertama dan kami sudah memiliki sekitar 30 argumen dan membatalkan kebersamaan, tapi meskipun begitu, aku berpikir bahwa kita saling membutuhkan”.&lt;br /&gt;
Ekspresinya agak malu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ah, tapi mengapa hal ini bisa terjadi? Kristal menghilang ... Mengapa?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley menatapnya Cincin Aksesoris dan tampak bingung.&lt;br /&gt;
Aku lega - pikir Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja, kau masih Shirley yang aku tahu. Kau tidak berubah. Kau bukan tipe orang yang mau meninggalkan teman”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nya? Apa? Apa yang kau katakan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang aku mendengar apa yang kau katakan, aku akhirnya bisa melihat situasi”.&lt;br /&gt;
Pendeknya--&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hentikan pembicaraan membosankan sekarang!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei mendekati Shirley dengan dahi berkerut.&lt;br /&gt;
Kemudian menyambar dada Shirley dengan kedua tangannya!&lt;br /&gt;
Tayuyun.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ginyaa?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakurazaka, jelaskan mengapa ada lubang dinding sekarang! Tunjukkan catatan cincinmu!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nnauu, aku-aku mendapatkannya Micchan-sensei! Jadi, lepaskan milikku!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menyembunyikan itu tak berguna! Aku tak bisa melihat wajahmu ketika berdiri di depanmu, harus memiliki banyak cara. Jangan main-main dengan ku!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nyafuu, kenapa kau marah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunjukkan ~ Tunjukkan!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iii, yeeessss !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sebelum matanya, bentuk payudara yang lembut dan berat nya sedang berubah.&lt;br /&gt;
Dia bermain dengan mereka dengan tangan mungilnya, mengangkat mereka, mendorong mereka dan memeras mereka.&lt;br /&gt;
Dia hanya mengenakan seragam olahraganya, sehingga kau bisa melihat tonjolan dadanya lebih mudah daripada di blus seragam sekolahnya.&lt;br /&gt;
Orang ini sangat menggoda.&lt;br /&gt;
Masaki sadar dan mengalihkan matanya. Dia melihat melalui lubang di dinding. Seperti sering terjadi dari ketinggian lantai dua belas, pemandangan itu terhalang oleh bangunan lain.&lt;br /&gt;
Apa yang dia katakan?&lt;br /&gt;
Ya, itu Shirley.&lt;br /&gt;
Shirley&#039;s--&lt;br /&gt;
[[File:Shirley dan midorikawa sensei|thumbnail|https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:FGnAS01_P115.jpg]]&lt;br /&gt;
&amp;quot;Faan! Nhaa! Se, sensei!  ... tolong berhenti, kau bisa menghancurkan payudaraku!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Boos.&lt;br /&gt;
Tidak!&lt;br /&gt;
Bukan itu!&lt;br /&gt;
Masaki menggeleng kiri dan kanan.&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara Shirley sedang &amp;quot;tidak, tidak&amp;quot; dari kesadarannya.&lt;br /&gt;
Dia akan memilah cerita-- Sakurazaka Shirley Dialek pengguna Tingkat 7 yang merupakan anggota dari Breaker.&lt;br /&gt;
Panitia punta sistem di mana setiap orang memiliki pasangan. pasangan Shirley adalah Alice Clockheart. Dia juga Tingkat 7.&lt;br /&gt;
Tampaknya bahwa nama tim mereka adalah &amp;quot;Kucing pembantu&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Di pagi hari, Alice mengusir pemuda kurus yang menyerang Masaki. Dan, Shirley menangkapnya. Dia telah melemparkan kilatan cahaya yang mencapai langit.&lt;br /&gt;
Ketika bola api milik Ishounuma pecah, itu serangan Dialek yang membuat lubang di tembok.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau itu semua, maka kau hanya harus mengatakannya dengan sederhana, kan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ... haa ... haa ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley tenggelam ke lantai dan lemas. Kekuatannya benar-benar terkuras.&lt;br /&gt;
Air mata berkumpul di sudut matanya saat ia memandang jendela.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ... haa ... ya, aku mengirimkannya padamu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ge, melakukannya hanya cukup tiga detik”.&lt;br /&gt;
Rupanya Shirley dan guru telah menyelesaikan tahap pertama mereka berpegangan.&lt;br /&gt;
Masaki di lihat apa dia masih bernapas berat.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley, kau bertengkar dengan Clockheart-san, bukan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ... uh huh? Itu benar tapi ... huh? Apa aku pernah mengatakan nama Alice?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, tapi sudah banyak kejadian”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Aku ingin kau tahu semuanya darimu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ceritanya panjang. Mari kita lihat ... untuk memulai dengan, aku ... Berada di Tingkat 7”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Tentu saja. Seperti yang diharapkan dari Masaki. Dan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Anggapannya sangat berbeda dengan Alice. Shirley berpikir bahwa tingkat hanyalah angka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ketika dia tahu bahwa aku seorang Tingkat 7, Clockheart-san yang mengajaakku”. Karena Masaki berada di guru, ia memutus bagian mana meninggalkan sekolah, pergi ke sebuah kedai kopi, dan menaiki Gondola di Orbit Ferris Wheel.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pokoknya, aku membuat kontrak dengan Clockheart-san dan menjadi pasangannya”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley memiringkan kepalanya sedikit ke samping.&lt;br /&gt;
Dia sepertinya tidak mengerti apa yang baru saja Masaki katakan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maafkan aku. Saat itu, aku tak menyadari bahwa kau di pasangkan dengan Alice. Atau mungkin aku harus mengatakan, bahwa aku tak tahu itu sebuah kontrak ... &amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley agak lemas, tapi masih berdiri.&lt;br /&gt;
Dia dalam keadaan linglung.&lt;br /&gt;
Apa suara mencapainya?&lt;br /&gt;
&amp;quot;......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau baik-baik saja?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu ... jadi kristal!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley mengangkat tangan kirinya untuk melihat Ring Gear.&lt;br /&gt;
Itu adalah gepang dengan ukiran berbentuk mawar. Sebelumnya ada kristal ungu di atasnya, tapi itu hilang sekarang.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei memeriksa catatan yang ditampilkan pada jendela.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau, kau tidak bertengkar pagi ini dan melakukan &#039;Mitra Pembatalan&#039;?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi kristal belum hilang sebelum!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu karena Sakurazaka dan Clockheart tidak menjadi rekan lagi. Bila kau menyatakan &#039;Pembatalan,&#039; hanya register saja ‘Pembatalan&#039;; itu cara resmi membatalkan dengan kontrak lain, maka pemisahan akan lengkap”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh ... kemudian ... aku dan Alice ... benar-benar tak ada kontrak lagi?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sepertinya Clockheart telah mengontrak Kusunoki - Oi, Tak apa mengambilnya sebagai data Sakurazaka ini? Dimana suara dan video?”.&lt;br /&gt;
Shirley menangis, mengabaikan pertanyaan guru.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apaaaaa !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley, tenang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uuu ... Kontraknya hilang ...  sekarang Masaki dan Alice adalah pasangan...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf. Kau harusnya tak tahu tentang hal ini!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini terasa memang, uwaaaa !! Sakit !!!!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seperti ada perasaan bercampur aduk di sekitar dirinya. Shirley jatuh ke lantai dengan rasa bersalah. Dia seperti anak kecil.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uwaaaaaaaan !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley, dengarkan aku. Mari kita bicara dengan degan baik pada Clockheart-san”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fue?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dilihat dari apa yang ku dengar, aku berpikir bahwa kau telah salah paham. Untuk mulai dengannya.  Kau harus bertemu satu sama lain. Kau dapat melakukannya untuk jangka waktu yang panjang? Sangat penting untuk saling percaya”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ye-yeah ... itu bagus”.&lt;br /&gt;
Shirley bangun dari lantai.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei menginjak-injak di pantatnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Woow istirahat!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ginyaa !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Kaki kecil Midorikawa-sensei tergencet pantat Shirley lagi dan lagi.&lt;br /&gt;
Seharusnya, melepas sepatu nya seperti orang dewasa.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau, mengapa tak tercatat?! Apa data Cincin Aksesoris salah atau sesuatu!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh? Aku mengirim sesuatu terus, kira-kira sejak tiga puluh menit yang lalu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Jadi apa ini?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, berhenti menginjak pantat saya, Micchan-sensei”.&lt;br /&gt;
Masaki ingat tentang sesuatu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ishounuma mengatakan bahwa dia melakukan sesuatu, hingga Cincin Aksesoris tak mampu merekam apa pun”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh? Apa itu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku belum mengerti tapi ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ishounuma huh ... Aku akan bicara sedikit dengan dia. Tak apa bagimu untuk pergi sekarang. Dapatkan keluar sekarang. Apa ada hal lain yang kau ingin dariku?”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah iya!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley melompat.&lt;br /&gt;
Dia cepat lolos dari Midorikawa-sensei yang mengangkat kakinya.&lt;br /&gt;
Dan pergi &amp;quot;Pon!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ugyaaaaaa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei jatuh menuruni tangga.&lt;br /&gt;
Masaki terkejut - guru berbalik sekali di udara dan membuat gerakan seperti pemain sirkus.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakurazaka, kau keterlaluan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat tinggal Micchan! Lihat saja nanti”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau sedikit, kau! Kau lebih baik berhati-hati ketika pulang !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya! Benar”.&lt;br /&gt;
Keduanya memiliki cara yang aneh untuk berkomunikasi.&lt;br /&gt;
Tapi karena mereka berdua saling tersenyum, pasti baik-baik saja.&lt;br /&gt;
Shirley mencengkeram lengan Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo kembali!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... ah, tunggu dulu! Apakah kau akan mengganti seragam?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, itu benar. Kalau dipikir-pikir, aku meninggalkan tas di kelas!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki dan Shirley turun ke ruang ganti dan ruang kelas, kemudian meninggalkan bangunan sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bab 3-4&lt;br /&gt;
Jalan raya menyebar di sekitar menara Administrator pusat kota mengambang akademi Kanaan.&lt;br /&gt;
Sebuah bundaran terhubung dengan jalan utama yang membentang dari pusat, bagaikan jaring laba-laba.&lt;br /&gt;
Bus sekolah yang melakukan perjalanan menyusuri jalan tunggal tersentak berhenti sekitar beberapa menit.&lt;br /&gt;
Dengan bimbingan Shirley, mereka akhirnya tiba di daerah perumahan kelas tinggi di mana apartemen desainer berbaris.&lt;br /&gt;
Ini mungkin akan memakan waktu sekitar tiga menit, berjalan ke hutan yang mengelilingi tepi apartemen.&lt;br /&gt;
Itu tempat yang jauh lebih damai di banding stasiun, pusat keramaian dan kesibukan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa Clockheart-san tinggal di sini?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya”.&lt;br /&gt;
Masaki tersentak melihat rumah kelas tinggi.&lt;br /&gt;
Dia tak tahu apa mereka nyata atau tidak, tapi ada beberapa kamera pengintai pada pintu masuk marmer. Seorang resepsionis AI mengendalikan pintu otomatis.&lt;br /&gt;
Selain itu, ada penjaga di depan pintu masuk, dan ketika ia membungkuk, Shirley menyambutnya dengan &amp;quot;Selamat siang!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki juga menyambutnya.&lt;br /&gt;
Shirley berdiri di depan pintu dan menekan tombol interkom.&lt;br /&gt;
Suara elektronik terdengar dari langit-langit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat datang kembali, Ojou-sama”.&lt;br /&gt;
Saat ini ada suara-suara sintetis yang tak bisa di bedakan oleh manusia. Tapi orang-orang akan terkesima jika mereka mendengar suara manusia dari dinding, sehingga suara AI sengaja di berikan, elektronik suara.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pulang! Aku bersama teman hari ini”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, selamat siang ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sesuai keinginanmu”.&lt;br /&gt;
Masaki akhirnya menyadari.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, kamu tinggal di sini juga Shirley?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Apa aku belum mengatakannya?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tak mengatakan itu. Kau hanya mengatakan bahwa kita akan pulang dan bertemu Clockheart-san”.&lt;br /&gt;
Saat mereka pergi melalui pintu masuk, Shirley membuka mulutnya untuk mengatakan &amp;quot;Ah”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak mengatakan bahwa aku tinggal bersama Alice juga”.&lt;br /&gt;
 &amp;quot;Ini disebut penyebaran ruangan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada awalnya, Alice tinggal di sini sendirian. Tapi ketika aku meninggalkannya sendirian, dia tak ingin pergi ke sekolah, tidak makan, dan hanya mendengarkan musik dan pergi ke kafe”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haha ... itu mungkin seperti itu”.&lt;br /&gt;
Kata indahnya menyegarkan suasana.&lt;br /&gt;
Dia telah menunjukkan perasaannya ke Masaki dan akhirnya bisa memiliki percakapan ... bahkan ketika ia bertemu dengannya pertama kali, ia berpikir bahwa gadis itu sendiri karena Dialek nya.&lt;br /&gt;
Dia naik ke lift dengan Shirley dan naik ke lantai atas - lantai 30.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada banyak gedung tinggi di Kanaan. Aku sudah bisa naik ke lift”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah. Aku terbiasa karena ada elevator di mana-mana. Apa kau pikir tangga lebih baik? &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku suka elevator!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya tahu”.&lt;br /&gt;
Masaki melihat sedikit kecewa dari wajah Shirley.&lt;br /&gt;
Biasanya Shirley akan memanjat namun ada banyak tangga, tapi karena ia memiliki banyak masalah di tangga hari ini, dia ingin menghindari mereka jika bisa.&lt;br /&gt;
Berbagi apartemen&lt;br /&gt;
Ketika ia keluar dari lift lantai atas, pintu depan segera terbuka di depan matanya.&lt;br /&gt;
Sepertinya lantai ini semua kamar Alice. Ini membuatnya tampak seperti rumah di lantai atas  dari pada apartemen.&lt;br /&gt;
Untuk Masaki, ia terkejut melihat sebuah blok apartemen dengan struktur seperti ini.&lt;br /&gt;
Shirley di akui oleh Ai dan membuka kunci pada pintu otomatis.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku datang, aku datang, aku datang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Permisi...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ini bukan pertama kalinya bahwa Masaki telah mengunjungi rumah Shirley, tapi dia tak masuk ruang gadis lain sebelumnya.&lt;br /&gt;
Masaki merasa sedikit gugup tentang apa yang dia pikir tentang Alice pada kamar.&lt;br /&gt;
Pintu masuk di sisi lain tebal, pintu biru lebih terlihat seperti lobi dari pada sebuah pintu masuk.&lt;br /&gt;
Sebuah karpet merah di periksa dan debu tersebar di lantai, dan ada sepatu di atasnya.&lt;br /&gt;
Shirley masuk ke dalam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Alice [[User:Apelmerah|Apelmerah]] ([[User talk:Apelmerah|talk]]) !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki mengikutinya dengan rasa ragu.&lt;br /&gt;
Meski Shirley tampak sudah tenang saat naik bus tapi, tampaknya ia masih khawatir tentang kontraknya. Shirley masuk lebih dulu lebih dan memanggil nama temannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Alice! Kita perlu bicara sedikit!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Dengan kata-kata, pintu berwarna putih dengan piano yang terbuka.&lt;br /&gt;
Di balik itu ada dunia dongeng.&lt;br /&gt;
Lantai berwarba hitam dan putih di periksa, dua dinding yang berwarna merah, dinding lain hitam, dan ada jendela. Gambar kucing besar tertawa pada tirai.&lt;br /&gt;
Di langit-langit, ada sekejap bintang di langit malam yang tampak seperti planetarium.&lt;br /&gt;
Ada tempat tidur besar dan lemari.&lt;br /&gt;
Ada seorang gadis pirang yang duduk di depan cermin.&lt;br /&gt;
Sepertinya dia baru saja selesai mandi dan sedang memegang sisir dengan tangan kiri.&lt;br /&gt;
Pengering rambut mengambang di udara, meniupkan angin untuk rambutnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau terlalu berisik, Shirley. Kau santailah--&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia memalingkan wajahnya dan kaku.&lt;br /&gt;
Lebih dari bahu Shirley, mata Masaki bertemu dengan Alice.&lt;br /&gt;
Dia masih memakai celana dalam, tapi dia tak ada di atas. Dia langsung di depan cermin.&lt;br /&gt;
Di balik rambut pirangnya tersembunyi payudara berukuran sedang, hanya menyisakan jejak kebulatan di kulit murninya, seputih salju.&lt;br /&gt;
Seolah-olah dia adalah sebuah karya seni dan pusarnya sebuah tempat suci.&lt;br /&gt;
Ada tahi lalat kecil di sisi rusuknya ke permukaan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... ............&amp;quot;&lt;br /&gt;
Gadis itu tak bergerak satu inci, menekankan kesan seperti boneka bahkan lebih.&lt;br /&gt;
Masaki juga mengejutkan.&lt;br /&gt;
Sisa otaknya telah di bekukan.&lt;br /&gt;
Shirley menyaksikan dua sosok yang kaku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh, apa yang salah? Masaki? Alice? Mengapa kau ada?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia melambaikan tangannya di sekitar di udara.&lt;br /&gt;
Masaki kembali sadar sedikit lebih cepat.&lt;br /&gt;
Dia buru-buru mengalihkan pandangan matanya dari Alice, dan berbalik ke sisi tempat tidur agar tak melihatnya.&lt;br /&gt;
[[|thumbnail|https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:FGnAS01_P127.jpg]]&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku, aku, aku minta maaf !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Jawaban untuk kata-kata minta maaf nya adalah jeritan Alice.&lt;br /&gt;
Tapi, itu didampingi oleh suara yang hancur.&lt;br /&gt;
Kepala kuda muncul dari ruangan.&lt;br /&gt;
Setelah sedikit waktu berlalu ia melihat buah catur juga.&lt;br /&gt;
Shirley kembali dengan kekuatan yang seperti di tabrak mobil.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaa!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia terlempar ke dinding koridor.&lt;br /&gt;
Masaki berteriak refleks.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan datang!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki menghentikannya sebelum Alice sangat marah.&lt;br /&gt;
Dia mendengar jeritan Alice dari ruangan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaaaaaaaaaakkk ---------- !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara jam berdetik.&lt;br /&gt;
Centang, tok, tik, tok ...&lt;br /&gt;
Dia mendengar derit pintu dari suatu tempat.&lt;br /&gt;
Bunyi teeompet Puoooo ~. suara bernyanyi riuh dan banyak&lt;br /&gt;
tawa secara bertahap muncul.&lt;br /&gt;
Windows Carnival akhirnya muncul.&lt;br /&gt;
Ksatria yang muncul dalam pesta menghilang di antara dinding, Rooks dan pion melompat keluar dari kamar Alice. Ada buah catur yang lebih besar dari Masaki.&lt;br /&gt;
Shirley yang baru saja terpesona berdiri dengan tangan di dinding. Dia tertawa tanpa rasa takut dan mengulurkan tinjunya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yooouuu, aku akan menghancurkanmu berkeping-keping! Dengan tanganku! Ledakan bintang !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia melemparkan tinju di tangan kanannya, hingga memancarkan cahaya menyilaukan.&lt;br /&gt;
Buah catur dihancurkan!&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan ------&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley tanpa henti menghancurka peri Dialek yang meluap dari ruanga Alice tanpa belas kasihan. Puing-puing menyebar, menyebabkan dinding dan lantai retak.&lt;br /&gt;
Alice berteriak panik.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, hei, tak berbahaya !? Ruangan ini kecil ...!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja! Tenanglah, Alice!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini kesalahanmu! Shirley bodoh!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kau katakan!? Orang yang bodoh memanggil ku bodoh !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Itu hanya seperti pertengkaran antara anak-anak.&lt;br /&gt;
Tapi, kerusakan yang di sebabkan mereka sangat tidak normal.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu, kau harus tenang juga Shirley! Di tempat pertama, kau juga bersalah karena aku tak mengetuk ... &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;U!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley, yang telah merobohkan puluhan makhluk fantasi, mengerang.&lt;br /&gt;
Masaki juga memanggil Alice.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Clockheart-san, aku minta maaf karena datang tanpa mengatur dulu! Jika aku&lt;br /&gt;
membuat repot, aku akan pulang karena aku tak ingin kau marah!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Akhirnya, peri fantasi berhenti meluap dari ruangan.&lt;br /&gt;
Itu adalah pertengkaran antara anak-anak yang begitu sengit.&lt;br /&gt;
Situasi menjadi sangat buruk.&lt;br /&gt;
Dinding dan lantai yang runtuh.&lt;br /&gt;
Ini adegan mengerikan yang hanya ada di kota terapung, oleh kumpulan pengguna Dialek.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Apelmerah</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fuyuu_Gakuen_no_Alice_and_Shirley_(Indonesia):Volume_1_Chapter_3&amp;diff=498212</id>
		<title>Fuyuu Gakuen no Alice and Shirley (Indonesia):Volume 1 Chapter 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fuyuu_Gakuen_no_Alice_and_Shirley_(Indonesia):Volume_1_Chapter_3&amp;diff=498212"/>
		<updated>2016-08-03T23:38:48Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Apelmerah: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Bab 3-1&lt;br /&gt;
Masaki memutuskan kembali ke Alrescha.&lt;br /&gt;
Berkat fungsi navigasi Ring Gear tak membutuhkan waktu lama untuk kembali, tapi serkarang jam  kelas terakhir hari.&lt;br /&gt;
Dia menuju ruang kelas dengan cepat, karena ia tak ingin terlambat. Awalnya, Masaki seharusnya memperkenalkan diri pada semua orang 08:00 pagi ini, tapi banyak jam sudah berlalu.&lt;br /&gt;
Waktu yang lama.&lt;br /&gt;
Akhirnya, Masaki tiba di depan ruang kelas.&lt;br /&gt;
Masaki ingat apa yang terjadi pagi itu dan mendesah.&lt;br /&gt;
Shirley menjemput di stasiun pada waktu pagi, kemudian mengajaknyasekolah. Dia bertemu sebentar dengan anak bernama Ishounuma di depan lift, kemudian memutuskan menaiki tangga untuk menghindarinya.&lt;br /&gt;
Dalam perjalanan, Shirley dipanggil  untuk keadaan darurat, sehingga mereka berpisah.&lt;br /&gt;
Setelah itu Shirley beralih ke masalah lain. Masaki di serang oleh pemuda kurus dengan kemampuan yang berbahaya.&lt;br /&gt;
Ketika Masaki di dorong ke sudut, Alice menyelamatkannya. Orang yang ingin membunuh Masaki tertangkap.&lt;br /&gt;
Koori, sebuah Pendukung dari Breaker, mengobat semua lukanya, maka Masaki menuju ruang kelas dan bertemu dengan gurunya, tapi bukannya mencapai kelas, ia malah bertemu Alice lagi.&lt;br /&gt;
Alice membawanya keluar dari gedung sekolah, meski mengatakan dia akan menunjukkan sekitar sekolah.&lt;br /&gt;
Pada titik ini, rencana Masaki hari ini benar-benar hancur.&lt;br /&gt;
Namun, ia menganggap dirinya beruntung telah meminum teh lezat.&lt;br /&gt;
Meski menjalani semuanya sendiri, Alice memiliki waktu untuk bercerita.&lt;br /&gt;
Masaki berada di dekat ruang kelas pada hari pertamanya.&lt;br /&gt;
Di atas semua itu, Masaki akhirnya bergabung dengan komite sekolah sebelum di tetapkan dalam kelas, meskipun status pada Cincin Aksesorisnya masih tertulis.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pendaftaran Tertunda”.&lt;br /&gt;
Alice pulang lebih awal. Akhirnya, setelah semuanya berlalu, Masaki masuk ke kelas.&lt;br /&gt;
Masaki mengambil napas panjang sebelum membuka pintu.&lt;br /&gt;
Dia tak mendengar suara saat membuka pintu. Itu mengejutkan.&lt;br /&gt;
Kelas masih berlangsung, hingga ia mengetuk pintu dan perlahan membukanya.&lt;br /&gt;
Ruangan itu kosong.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Monitor besar di depan kelas menampilkan &amp;quot;Ruangan Gymnasium 12-B&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seluruh meja kosong.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Guh, ini hari yang tidak beruntung. Aku hanya ingin memperkenalkan diri ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Karena ia tak membawa peralatan sekolah, dia harus pergi ke gym tanpa baju ganti.&lt;br /&gt;
Bangunan ini memiliki 60 lantai, namun berkat Cincin Aksesoris Masaki tidak tersesat. dia segera menemukan jalan ke gimnasium 12-B di lantai 12 dari Alrescha.&lt;br /&gt;
Dia mendorong pintu besi besar dan terbuka.&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara nyaring dan irama bola basket yang menghantam lantai.&lt;br /&gt;
Gedebuk, bunyi, bunyi ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Teyaaaaaaaa !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley, mengenakan pakaian olahraga, melompat dengan bola warna oranye menggunakan satu tangan.&lt;br /&gt;
Dua ikatan rambut cerah di bagian belakang kepalanya seperti bunga  tertinggal jatuh.&lt;br /&gt;
Seakan waktu bergerak lambat  saat ia mendorong bola basket ke dalam ring.&lt;br /&gt;
Dia mencetak slam dunk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wow...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki terpesona dan mengingat nostalgia. Dia pernah melihat Shirley melakukan hal yang sama tujuh tahun lalu, tapi saat itu rambut dan tiang basket lebih pendek.&lt;br /&gt;
Tapi itu masih tinggi untuknya.&lt;br /&gt;
Dia bermain sangat baik dalam setiap pertandingan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley berlari melintasi lapangan setelah mencetak gol.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh? Tunggu, tunggu sebentar ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia berlari ke arahnya dengan gaya seorang gelandang.&lt;br /&gt;
Saat itu Masaki kembali ke pintu, ia tak bisa menghindarinya.&lt;br /&gt;
Sebaliknya, Shirley malah menangkapnya. Masaki tiba-tiba merasakan sesuatu yang lembut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-hei ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aduh, dari mana saja kau !? Aku bertanya pada guru, dia hanya mengatakan tak tahu. Apa sesuatu  terjadi setelah kita berpisah !? &amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki dengan pelan mendorongnya sebelum memberi jawaban. Apa dia mengenakan pakaian olahraganya atau seragamnya, perasaan tubuh Masaki terhadap Shirley terasa aneh.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley ... Kita siswa SMA sekarang, seharusnya kau berpikir sebelum bertindak&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, maaf”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semua orang melihat ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki bisa mendengar gadis-gadis penuh semangat menggosip, mereka mengatakan seperti &amp;quot;Siapanya Shirley!?”. dan &amp;quot;Mungkin dia pacarnya !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Semua lelaki tampak terkejut.&lt;br /&gt;
Itu situasi paling canggung Masaki saat di lihat orang, dan bahkan ia belum memperkenalkan diri.&lt;br /&gt;
Shirley melepaskan rangkulannya pada Masaki, lalu menjulurkan lidah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha, itu benar! Aku juga berkeringat”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, bukan itu. Itu bukan apa yang ku maksud”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Meskipun Shirley sudah menjadi  siswa SMA, dia tak belajar kebijaksanaan sedikitpun, bahkan tak ada bedanya saat bersama Masaki 7 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;
Shirley menunjuk Wasit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki, mari kita memenangkan pertandingan! Aku memang yakin akan menang. Kau harus merayakan kita dapat bersama lagi, kan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku setuju, tapi ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seorang gadis berjalan cepat ke arah mereka. Para siswa di sekitar gym memakai kemeja putih dan celana pendek, tapi gadis ini adalah satu-satunya mengenakan jersey merah. Lebar dahinya membua poni yang di milikinya ke samping. Di lihat dari tinggi badannya dan terlihat, dia masih anak kecil.&lt;br /&gt;
Apa dia seorang siswa sekolah dasar? Tapi ini tempat sekolah tinggi. Apakah dia mempuyai nilai tinggi? Mungkin dia seorang siswa SMA yang terlihat muda.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi! Sakurazaka, kau ada di tengah permainan!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, aku minta maaf”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan kau!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Tidak, dia hanya terlihat seperti  siswi SD, tapi dia juga bertindak seperti itu ketik berbalik ke arah Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di kelas mana kau berada!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku di transfer hari ini-&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, jadi kau Kusunoki Masaki! Kau memiliki keberanian untuk  terlambat di kelas ku pada hari pertama!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh !? Jadi berarti ... kau guru?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oho? Mengapa kau terkejut?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sebuah sinar berbahaya muncul di mata guru. Tapi karena Masaki orang yang jujur, hanya memperburuk keadaannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya kira anda seorang siswa sekolah dasar”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, aku tahu. Pertama, aku membiarkanmu memperkenalkan diri ke kelas. Setelah itu, kau melakukan 100 kali keliling lapangan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serius?&amp;quot;. Meski Masaki memang terlambat, 100 kali keliling lapangan juga hukuman berat.&lt;br /&gt;
Ada sekitar 30 siswa berkumpul di sekeliling Masaki. Sangat aneh baginya untuk memperkenalkan diri seperti ini.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku Kusunoki Masaki. Aku tak sabar untuk menjadi teman sekelas ... Erm, Shir-tidak, Sakurazaka-san teman masa kecilku”.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis menyuarakan kekecewaan mereka, mengatakan hal-hal seperti, &amp;quot;Apakah itu benar?”. Guru mengangkat tangan guna membungkam mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hai, kelas di lanjutkan! Tim Berikutnya, mendapat hukuman! Kusunoki, mengapa kau tak mengenakan seragam olahragamu? &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak tahu bahwa kita memiliki kelas olahraga hari ini ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ada yang memberitahu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cih, dia tak memberitahu tentang kelasmu ya? Apa dia mencoba untuk membodohiku? Aku akan mencekik Hariya untuk ini! Kau akan melihat untuk hari ini!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik”.&lt;br /&gt;
Tampaknya dia telah lolos dari hukuman. Meski kalimat itu kasar, dia sepertinya guru yang baik. Dia tak bisa membantu tapi merasa kasihan pada Hariya-sensei, meskipun.&lt;br /&gt;
 Masaki menyaksikan dari sudut gym seperti yang di perintahkan.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis yang tidak bermain saat ini mendekatinya, rasa ingin tahu terlihat di wajah mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, Kusunoki-kun”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau memang tak ada hubungan dengan Sakurazaka-san?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yah, aku memang terkejut, tapi ... dia masih berkelakuan anak?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis berbicara satu sama lain dalam bisikan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia memang agak kekanak-kanakan?&amp;quot;. &amp;quot;Aku mendengar itu sangat buruk&amp;quot;. &amp;quot;Tapi bahkan untuk teman masa kecilnya, tak ada yang berubah?”. “Itu benar, itu memang tak mencurigakan ~?”.&lt;br /&gt;
Tiga orang atletik datang ke tempat para gadis-gadis di sekitar Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, murid baru”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa kalian ...?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami datang untuk berbicara sedikit denganmu. Masalah pribadi. Jika kau dapat berbicara dengan gadis-gadis, maka kau dapat berbicara dengan kami kan?”.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis menjauh, merela takut dan pergi. Sensasi menyenangkan hilang sekejap.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan pergi, tapi ... Yah, karena aku sudah terlambat, aku tak jadi pergi”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan khawatir tentang itu, kelas hampir berakhir”.&lt;br /&gt;
Saat ia berbicara, bel berdentang, menandakan akhir dari kelas.&lt;br /&gt;
Dia bisa mendengar guru berkata, &amp;quot;Benar, kelas selesai!&amp;quot;. Satu alasan Masaki untuk menolak telah menghilang. Dia ingin berbicara dengan Shirley, tapi dia tak ingin mendapat masalah dengan orang-orang.&lt;br /&gt;
Tak ada lagi yang bisa Masaki lakukan, sehingga Masaki memutuskan untuk mengikuti mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bab 3-2&lt;br /&gt;
Meskipun gedung sekolah itu normal, tapi ternyata memiliki 60 lantai. Aku tampak bodoh menaiki lift. Menurut Masaki.&lt;br /&gt;
Akhirnya, mereka membawanya ke atas lantai 12.&lt;br /&gt;
Berbeda dengan daerah yang ramai di sekitar lift, tempat ini sepi. Itu sebuah tempat yang tak banyak di ketahui oleh publik.&lt;br /&gt;
Ishounuma sedang menunggu di tengah tangga.&lt;br /&gt;
Dia menunduk dengan wajah kecewa.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau di Kelas A ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi saya berpikir bahwa ada beberapa jenis kesalahan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Keempat pemuda di sekitar Masaki.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengangkat lengan kirinya. Ada gelang dengan pengait ular. Itu tak&lt;br /&gt;
memiliki kristal yang terpasang di dalamnya.&lt;br /&gt;
Sebuah jendela muncul.&lt;br /&gt;
Dia mulai permainan berbahaya dari batu-gunting-kertas-, ia kalah beberapa kali dan memenangkan beberapa kali.&lt;br /&gt;
Apa itu memiliki semacam makna?&lt;br /&gt;
Tak ada bunyi bib menandakan bahaya.&lt;br /&gt;
Ishounuma tersenyum seperti binatang.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huhuh, suara dan perekam video tak akan bekerja di sini”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudmu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;The Ring gear memiliki fitur yang memungkinkan merekam gerakan murid. Ini tak bekerja sekarang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu ... kebetulan, kau melanggar aturan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diamlah. Aku punya hal yang lebih baik di lakukan, dari pada khawatir tentang aturan bodoh”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau harus khawatir tentang hal itu tapi ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau ingin kami mengalahkan mereka dari sini, atau kau ingin mendengarkan apa yang ingin kita katakan? Tentukan pilihanmu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Keduanya tak menyenangkan, bukan mereka”.&lt;br /&gt;
 Anak-anak di sekitar Masaki mengepalkan tinju.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi, murid pindahan. Apa kau berbicara benar semua dapat di lakukan? Dengarkan apa yang inginku katakan. Atau aku akan meninju perutmu sekarang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak terima kasih”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi kau, apa kau memahami jenis situasimu berada? Fungsi rekaman di blokir juga. Apa kau mengharap orang lain menyelamatkanmu? Ku katakan bahwa kau akan habis dengan satu pukulan sekarang!”.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengangkat suara dan mengancam.&lt;br /&gt;
Masaki mendesah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika kau menyerah sekarang, hal buruk akan terus menghampirimu . lni masih permulaan ... Aku tak ingin berhenti”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Kalau begitu, besok kau tak bisa pergi ke sekolah, kau akan pergi ke RSUD!!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ishounuma berteriak.&lt;br /&gt;
Anak laki-laki di belakang masaki, dan Masaki di ikat pada kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph ... Kau pengecut?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ha! Orang ini akan di hukum. Hukumannya karena terlalu akrab dengan Sakurazaka-san!”.&lt;br /&gt;
Ishounuma melemparkan tinjunya ke depan.&lt;br /&gt;
Tak peduli bagaimana Ishounouma berpikir tentang hal itu, tidak ada alasan baginya untuk memukul Masaki.&lt;br /&gt;
Bahkan jika tubuh bagian atasnya itu di suntik seseorang dalam penjara, ia masih bebas untuk belajar. Meski kaki dan lengan Ishounouma jadi lebih panjang, berawarna saumatang.&lt;br /&gt;
Ishounuma berbalik, dan menendangnya. Tumpuan tendangannya dari ayunan lutut.&lt;br /&gt;
Ini mencapai jari kaki teman-temanya di sisi lain.&lt;br /&gt;
Ishounuma menyerah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gah !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ishounuma somersaulted kemudian rubuh.&lt;br /&gt;
Dengan tumit kaki kanannya kembali, ia di injak pada jari-jari kaki. Jika terkena di atas kakinya itu tak akan menyakiti banyak, tapi jari-jari kaki adalah salah satu kelemahan dari tubuh manusia.&lt;br /&gt;
Di belakangnya terdengat jeritan &amp;quot;Gya !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Kekuatan lawannya langsung melambat, dia melepaskan meloncat dan mengepalkan pukulan.&lt;br /&gt;
Setelah ini, orang-orang di sekitarnya mulai mengepalkan tinju. Masaki tak memiliki dendam terhadap mereka, tapi jika mereka melakukan sesuatu, ia takka  takut.&lt;br /&gt;
Masaki menghujani pukulan ke hidung pemuda di sebelah kanannya, dan menendang rendah lutut  di sebelah kiri-Nya.&lt;br /&gt;
Mereka mengerang kesakitan dan tersendat.&lt;br /&gt;
Mereka melangkah mundur, menempatkan jarak antara Masaki dan diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;
Masaki mengguncang pergelangan tangannya untuk membersihkan darah di tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ku kira kalian punya pengalaman banyak dengan perkelahian”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-wha !? Siapa kau?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meski aku tak suka perkelahian, aku sudah sering berjuang bersama Shirley. Dia akan melawan pria yang berbuat kelerasan padanya ... Dan untuk beberapa alasan, orang sering memusuhiku”.&lt;br /&gt;
Berkat itu, Masaki telah terbiasa menghadapi situasi berbahaya.&lt;br /&gt;
Dan setelah Shirley pergi, dia telah melakukan banyak pelatihan. Karena ia percaya bahwa &amp;quot;Kita akan bertemu lagi”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ku pikir mungkin kita perlu bertemu lagi ... dan aku harus lebih kuat”.&lt;br /&gt;
Ishounuma yang berjongkok, berdiri memegang sisinya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan-jangan bercinta ... dengan ku! Apa anda maho &#039;untuk membuatku bodoh !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau masih bisa bertarung?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Di lihat dari pengalamannya, Masaki menduga bahwa mereka belum menerima kekuasaan dari seni bela diri atau pengalaman perkelahian. Dia tak bisa menemukan alasan mereka bisa menjadi kuat.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengulurkan tangan kanannya dan mendorongnya keluar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan mengalahkanmu dengan cara kotor !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Warna wajah anak laki-laki di sekelilingnya berubah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei !? Bukankah berisiko, Ishounuma-san !?&amp;quot;. &amp;quot;Jika melakukan itu, itu akan meninggalkan bukti pada aplikasi! &amp;quot;. “Jika kau menggunakannya, kau benar-benar membunuhnya...!!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sementara suara ketakutan menyebar di sekelilingnya, Masaki perlahan-lahan membuat jarak antara  mereka. Ishounuma berteriak pada orang-orang yang ragu-ragu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diam! Aku tak datang ke sini hanya untuk hal bodoh, tak bisakah kalian diam ?!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki meringis.&lt;br /&gt;
Ia tahu bahwa orang-orang seperti ini tak bisa mengerti alasan tapi ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika aku melakukan serangan balik ketika hendak memukul, aku mempermalukanmu? Itu hal yang egois untuk mengatakan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sikap mu kesal! Aku tak tahu apa jenis Dialek yang kau miliki, tapi kau lebih baik menggunakannya! Tak ada cara yang yang hanya bangun bisa mengalahkanku! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ini tidak baik.&lt;br /&gt;
Dia berada di kelas A.&lt;br /&gt;
Jika kekuasaannya setingkat dengan Alice, maka Ishounouma tak mampu menghabisinya.&lt;br /&gt;
Dialek Masaki tak berguna dalam perkelahian.&lt;br /&gt;
Dengan mata merah nya, Ishounuma berseru, &amp;quot;Diiiiiee !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sebuah bola api berukuran bola basket berada di telapak tangannya.&lt;br /&gt;
Itu melonjak.&lt;br /&gt;
Itu semakin dekat ke wajah Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu dangeroouuss !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seseorang berjalan menaiki tangga melompat keluar dari samping, dan mereka pergi - memukul bola api!&lt;br /&gt;
Seluruh ruangan di sinari cahaya putih terang.&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, kilatan cahaya putih menyembur keluar dari tinju mereka. Itu kumpulan panah cahaya yang sampai melalui tangga.&lt;br /&gt;
Terdengar suara gemuruh.&lt;br /&gt;
Pecahan beton yang tersebar secara mencolok. Suaranya sampai ke koridor, menyebabkan kaca pintu pecah.&lt;br /&gt;
Tiga teman Ishounuma menjerit dan pergi melarikan diri.&lt;br /&gt;
Ada lubang di dinding luar.&lt;br /&gt;
Asap naik dari tangan kanan yang menghancurkan bola api.&lt;br /&gt;
Orang yang muncul merapikan rambutnya sendiri yang berwarna cerah, kemudian memelototi Ishounuma dengan mata dingin.&lt;br /&gt;
Meskipun orang itu tak tinggi, kekuatannya besar dan mengesankan.&lt;br /&gt;
Mereka membuka bibir dan berbicara dengan suara yang tajam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kamu lakukan !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah-uh ... Sa-Sakurazaka ... san ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengerang.&lt;br /&gt;
Orang yang datang itu adalah Shirley.&lt;br /&gt;
Setelah terhundar dari bola api, Masaki menyeka keringat dinginnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau menyelamatkanku”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki, kau baik-baik saja !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, terima kasih, aku tak terluka”.&lt;br /&gt;
Ada perban medis di bahu dan kaki Masaki sejak insiden di pagi hari, Tapi ia tak terluka di tempat ini.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Syukurlah”, kata Shirley yang merasa lega.&lt;br /&gt;
Namun ia agak marah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan? Apa apa semua inu, Ishounuma? Kau lebih baik memberi penjelasan padaku!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... itu ... karena orang yang membodohi kami ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki tak mungkin seperti itu. Yah, dia tak mungkin berkata buruk tentang seseorang. Jadi apa kau serius ingin membunuhnya?”.&lt;br /&gt;
Shirley melotot tajam pada mereka.&lt;br /&gt;
Ishounuma tertawa kering.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ha-haha ... Orang itu di Kelas A, ia tak mungki mati dengan serangan seperti itu? Hei, itu saja? Benarkan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sejujurnya, Masaki tak tahu apa yang terjadi jika Shirley tak datang ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak mengerti apa itu dialek. Mungkin Masaki akan berkata seperti itu”.&lt;br /&gt;
Dia tidak memiliki pengetahuan tentang fakta itu.&lt;br /&gt;
Jadi mungkin bola api tak berbahaya seperti ilusi. Tapi Masaki tak tahu apa bola api akan di tembak  kedua kalinya.&lt;br /&gt;
Shirley mengangguk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, aku membiarkannya pergi kali ini. Tapi, jika kau melakukan seperti ini lagi, aku akan lebih kejam! Jika aku mendengar bahwa kau menggunakan Dialek, aku akan melawanmu! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maafkan aku, Sakurazaka-san ... Aku Level 6 jadi aku tak bisa melawanmu”.&lt;br /&gt;
Shirley memamerkan giginya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu sebabnya kau tak baik! Ini bukan tentang apa aku tingkat tinggi atau rendah! Aku&lt;br /&gt;
berbicara tentang tindakanmu yanh benar atau salah!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hai Aku!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Semangat Shirley membuat Ishounuma mundur. Wajahnya benar-benar pucat.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika hal seperti ini terjadi lagi, aku akan menangkapmu sebagai anggota dari Breaker, mengerti?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley melihat cincin di tangan kirinya dan memiringkan kepala ke satu sisi dengan kebingungan.&lt;br /&gt;
Ada sesuatu yang mengganggunya.&lt;br /&gt;
Kata Shirley menyebabkan Ishounuma kepalanya mengangguk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku-aku ... Aku terlalu banyak bercanda. Aku tak akan melakukan hal seperti itu lagi ... maka aku ingin melihatmu di kelas, Sakurazaka-san! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
Setelah melihat Shirley pergi dengan cemberut, Shirley menatap pada dirinya Cincin Aksesoris.&lt;br /&gt;
Angka itu keluar dari pandangan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu menghilang ...?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang terjadi Shirley?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-ya. Kristal”.&lt;br /&gt;
Bab 3-3&lt;br /&gt;
Seseorang sedang menaiki tangga, Shirley mendengar langkah kaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey, Kau memang selalu keras”.&lt;br /&gt;
Itu giru PE yang bertubuh anak sekolah dasar, dan dia mengerutkan kening.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, Micchan!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bilang untuk meneleponku Midorikawa-sensei. Ini lagi, Sakurazaka”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kau lakukan di sini? Tunjukkan catatan Aksesoris Cincinmu”.&lt;br /&gt;
“yakin!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley melambaikan tangan kirinya dan jendela Cincin Aksesoris terbuka.&lt;br /&gt;
Masaki memberi penjelasan pada Midorikawa-sensei.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Err, Sakurazaka-san membantu saya keluar ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak perlu kesaksian seorang siswa. Aku memberitahumu untuk mencari situasi aman, atau kau dapat melindungi orang lain. Apapun itu, aku tak percaya kesaksianmu. Aku sudah mencatatnya pada Cincin Gear”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menagapa begitu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Meski begitu, Shirley tak melakukan sesuatu yang buruk.&lt;br /&gt;
Masaki menarik kembali apa yang akan dia katakan. Sebaliknya, Midorikawa-sensei bertanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu mengingatkan ku, Kusunoki-kun. Tentang pendaftaranmu pada Breaker waktu lalu, apa itu semacam kesalahan?”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei menggaruk kepalanya, muncul sesuatu yang rumit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku hanya menjelaskan kepadamu setelah, aku menjadi pensihat untuk Breaker. Tapi itu sangat membosankan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, saya tahu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ada kesalahan aplikasi? Ini hari pertama mu di sini kan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika ada sesuatu yang bisa saya bantu, saya bisa melakukannya”. Masaki di perhatikan guru.&lt;br /&gt;
Shirley tampak menjauh dari jendela. Dia memiliki wajah yang tampak persis seperti kucing yang akan di beri makan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah !? Masaki akan bergabung Breaker juga !? Yay! Hey, hey, hey, kau dapat menjadi pasanganku”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena aku mendengar bahwa kau akan datang, aku tahu bahwa kau ingin melakukannya bersama-sama. Kekompakan kami sempurna sejak masih anak-anak, ya kan?”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku juga begitu ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Mereka pernah berhasil mengalahkan lawan-lawan mereka.&lt;br /&gt;
Jika Masaki berpikir tentang hal itu, Shirley mungkin sudah begitu kuat karena dia sudah menguasai Dialeknya.&lt;br /&gt;
Gadis yang tersenyum mengatakan &amp;quot;Ah&amp;quot;, lalu mengerutkan kening.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku-aku-aku ... ingin berpasangan dengan Masaki tapi aku sudah punya pasangan”.&lt;br /&gt;
Itu hal yang Masaki sedang tunggu untuk di dengar.&lt;br /&gt;
Alice mengatakan mereka &amp;quot;berpisah&amp;quot; setelah itu.&lt;br /&gt;
Namun, Maski tak percaya bahwa Shirley tipe orang yang memecah persahabatan.&lt;br /&gt;
Dia ingin memastikan hal itu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tak serasi dengan pasanganmu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha, kami memiliki sedikit perselisihan sekarang, tapi aku berdamai dengannya setelah itu. Aku tak bisa meninggalkannya sendirian”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tak bisa meninggalkannya sendirian? Apa pasanganmu meninggalkanmu lebih dulu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia tidak. Kami sudah bersama sejak tahun pertama dan kami sudah memiliki sekitar 30 argumen dan membatalkan kebersamaan, tapi meskipun begitu, aku berpikir bahwa kita saling membutuhkan”.&lt;br /&gt;
Ekspresinya agak malu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ah, tapi mengapa hal ini bisa terjadi? Kristal menghilang ... Mengapa?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley menatapnya Cincin Aksesoris dan tampak bingung.&lt;br /&gt;
Aku lega - pikir Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja, kau masih Shirley yang aku tahu. Kau tidak berubah. Kau bukan tipe orang yang mau meninggalkan teman”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nya? Apa? Apa yang kau katakan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang aku mendengar apa yang kau katakan, aku akhirnya bisa melihat situasi”.&lt;br /&gt;
Pendeknya--&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hentikan pembicaraan membosankan sekarang!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei mendekati Shirley dengan dahi berkerut.&lt;br /&gt;
Kemudian menyambar dada Shirley dengan kedua tangannya!&lt;br /&gt;
Tayuyun.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ginyaa?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakurazaka, jelaskan mengapa ada lubang dinding sekarang! Tunjukkan catatan cincinmu!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nnauu, aku-aku mendapatkannya Micchan-sensei! Jadi, lepaskan milikku!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menyembunyikan itu tak berguna! Aku tak bisa melihat wajahmu ketika berdiri di depanmu, harus memiliki banyak cara. Jangan main-main dengan ku!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nyafuu, kenapa kau marah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunjukkan ~ Tunjukkan!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iii, yeeessss !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sebelum matanya, bentuk payudara yang lembut dan berat nya sedang berubah.&lt;br /&gt;
Dia bermain dengan mereka dengan tangan mungilnya, mengangkat mereka, mendorong mereka dan memeras mereka.&lt;br /&gt;
Dia hanya mengenakan seragam olahraganya, sehingga kau bisa melihat tonjolan dadanya lebih mudah daripada di blus seragam sekolahnya.&lt;br /&gt;
Orang ini sangat menggoda.&lt;br /&gt;
Masaki sadar dan mengalihkan matanya. Dia melihat melalui lubang di dinding. Seperti sering terjadi dari ketinggian lantai dua belas, pemandangan itu terhalang oleh bangunan lain.&lt;br /&gt;
Apa yang dia katakan?&lt;br /&gt;
Ya, itu Shirley.&lt;br /&gt;
Shirley&#039;s--&lt;br /&gt;
[[File:Shirley dan midorikawa sensei|thumbnail|https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:FGnAS01_P115.jpg]]&lt;br /&gt;
&amp;quot;Faan! Nhaa! Se, sensei!  ... tolong berhenti, kau bisa menghancurkan payudaraku!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Boos.&lt;br /&gt;
Tidak!&lt;br /&gt;
Bukan itu!&lt;br /&gt;
Masaki menggeleng kiri dan kanan.&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara Shirley sedang &amp;quot;tidak, tidak&amp;quot; dari kesadarannya.&lt;br /&gt;
Dia akan memilah cerita-- Sakurazaka Shirley Dialek pengguna Tingkat 7 yang merupakan anggota dari Breaker.&lt;br /&gt;
Panitia punta sistem di mana setiap orang memiliki pasangan. pasangan Shirley adalah Alice Clockheart. Dia juga Tingkat 7.&lt;br /&gt;
Tampaknya bahwa nama tim mereka adalah &amp;quot;Kucing pembantu&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Di pagi hari, Alice mengusir pemuda kurus yang menyerang Masaki. Dan, Shirley menangkapnya. Dia telah melemparkan kilatan cahaya yang mencapai langit.&lt;br /&gt;
Ketika bola api milik Ishounuma pecah, itu serangan Dialek yang membuat lubang di tembok.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau itu semua, maka kau hanya harus mengatakannya dengan sederhana, kan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ... haa ... haa ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley tenggelam ke lantai dan lemas. Kekuatannya benar-benar terkuras.&lt;br /&gt;
Air mata berkumpul di sudut matanya saat ia memandang jendela.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ... haa ... ya, aku mengirimkannya padamu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ge, melakukannya hanya cukup tiga detik”.&lt;br /&gt;
Rupanya Shirley dan guru telah menyelesaikan tahap pertama mereka berpegangan.&lt;br /&gt;
Masaki di lihat apa dia masih bernapas berat.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley, kau bertengkar dengan Clockheart-san, bukan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ... uh huh? Itu benar tapi ... huh? Apa aku pernah mengatakan nama Alice?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, tapi sudah banyak kejadian”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Aku ingin kau tahu semuanya darimu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ceritanya panjang. Mari kita lihat ... untuk memulai dengan, aku ... Berada di Tingkat 7”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Tentu saja. Seperti yang diharapkan dari Masaki. Dan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Anggapannya sangat berbeda dengan Alice. Shirley berpikir bahwa tingkat hanyalah angka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ketika dia tahu bahwa aku seorang Tingkat 7, Clockheart-san yang mengajaakku”. Karena Masaki berada di guru, ia memutus bagian mana meninggalkan sekolah, pergi ke sebuah kedai kopi, dan menaiki Gondola di Orbit Ferris Wheel.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pokoknya, aku membuat kontrak dengan Clockheart-san dan menjadi pasangannya”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley memiringkan kepalanya sedikit ke samping.&lt;br /&gt;
Dia sepertinya tidak mengerti apa yang baru saja Masaki katakan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maafkan aku. Saat itu, aku tak menyadari bahwa kau di pasangkan dengan Alice. Atau mungkin aku harus mengatakan, bahwa aku tak tahu itu sebuah kontrak ... &amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley agak lemas, tapi masih berdiri.&lt;br /&gt;
Dia dalam keadaan linglung.&lt;br /&gt;
Apa suara mencapainya?&lt;br /&gt;
&amp;quot;......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau baik-baik saja?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu ... jadi kristal!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley mengangkat tangan kirinya untuk melihat Ring Gear.&lt;br /&gt;
Itu adalah gepang dengan ukiran berbentuk mawar. Sebelumnya ada kristal ungu di atasnya, tapi itu hilang sekarang.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei memeriksa catatan yang ditampilkan pada jendela.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau, kau tidak bertengkar pagi ini dan melakukan &#039;Mitra Pembatalan&#039;?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi kristal belum hilang sebelum!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu karena Sakurazaka dan Clockheart tidak menjadi rekan lagi. Bila kau menyatakan &#039;Pembatalan,&#039; hanya register saja ‘Pembatalan&#039;; itu cara resmi membatalkan dengan kontrak lain, maka pemisahan akan lengkap”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh ... kemudian ... aku dan Alice ... benar-benar tak ada kontrak lagi?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sepertinya Clockheart telah mengontrak Kusunoki - Oi, Tak apa mengambilnya sebagai data Sakurazaka ini? Dimana suara dan video?”.&lt;br /&gt;
Shirley menangis, mengabaikan pertanyaan guru.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apaaaaa !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley, tenang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uuu ... Kontraknya hilang ...  sekarang Masaki dan Alice adalah pasangan...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf. Kau harusnya tak tahu tentang hal ini!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini terasa memang, uwaaaa !! Sakit !!!!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seperti ada perasaan bercampur aduk di sekitar dirinya. Shirley jatuh ke lantai dengan rasa bersalah. Dia seperti anak kecil.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uwaaaaaaaan !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley, dengarkan aku. Mari kita bicara dengan degan baik pada Clockheart-san”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fue?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dilihat dari apa yang ku dengar, aku berpikir bahwa kau telah salah paham. Untuk mulai dengannya.  Kau harus bertemu satu sama lain. Kau dapat melakukannya untuk jangka waktu yang panjang? Sangat penting untuk saling percaya”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ye-yeah ... itu bagus”.&lt;br /&gt;
Shirley bangun dari lantai.&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei menginjak-injak di pantatnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Woow istirahat!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ginyaa !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Kaki kecil Midorikawa-sensei tergencet pantat Shirley lagi dan lagi.&lt;br /&gt;
Seharusnya, melepas sepatu nya seperti orang dewasa.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau, mengapa tak tercatat?! Apa data Cincin Aksesoris salah atau sesuatu!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh? Aku mengirim sesuatu terus, kira-kira sejak tiga puluh menit yang lalu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Jadi apa ini?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, berhenti menginjak pantat saya, Micchan-sensei”.&lt;br /&gt;
Masaki ingat tentang sesuatu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ishounuma mengatakan bahwa dia melakukan sesuatu, hingga Cincin Aksesoris tak mampu merekam apa pun”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh? Apa itu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku belum mengerti tapi ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ishounuma huh ... Aku akan bicara sedikit dengan dia. Tak apa bagimu untuk pergi sekarang. Dapatkan keluar sekarang. Apa ada hal lain yang kau ingin dariku?”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah iya!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley melompat.&lt;br /&gt;
Dia cepat lolos dari Midorikawa-sensei yang mengangkat kakinya.&lt;br /&gt;
Dan pergi &amp;quot;Pon!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ugyaaaaaa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Midorikawa-sensei jatuh menuruni tangga.&lt;br /&gt;
Masaki terkejut - guru berbalik sekali di udara dan membuat gerakan seperti pemain sirkus.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakurazaka, kau keterlaluan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat tinggal Micchan! Lihat saja nanti”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau sedikit, kau! Kau lebih baik berhati-hati ketika pulang !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya! Benar”.&lt;br /&gt;
Keduanya memiliki cara yang aneh untuk berkomunikasi.&lt;br /&gt;
Tapi karena mereka berdua saling tersenyum, pasti baik-baik saja.&lt;br /&gt;
Shirley mencengkeram lengan Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo kembali!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... ah, tunggu dulu! Apakah kau akan mengganti seragam?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, itu benar. Kalau dipikir-pikir, aku meninggalkan tas di kelas!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki dan Shirley turun ke ruang ganti dan ruang kelas, kemudian meninggalkan bangunan sekolah.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Apelmerah</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fuyuu_Gakuen_no_Alice_and_Shirley_(Indonesia):Volume_1_Chapter_3&amp;diff=498208</id>
		<title>Fuyuu Gakuen no Alice and Shirley (Indonesia):Volume 1 Chapter 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fuyuu_Gakuen_no_Alice_and_Shirley_(Indonesia):Volume_1_Chapter_3&amp;diff=498208"/>
		<updated>2016-08-03T23:34:10Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Apelmerah: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Bab 3-1&lt;br /&gt;
Masaki memutuskan kembali ke Alrescha.&lt;br /&gt;
Berkat fungsi navigasi Ring Gear tak membutuhkan waktu lama untuk kembali, tapi serkarang jam  kelas terakhir hari.&lt;br /&gt;
Dia menuju ruang kelas dengan cepat, karena ia tak ingin terlambat. Awalnya, Masaki seharusnya memperkenalkan diri pada semua orang 08:00 pagi ini, tapi banyak jam sudah berlalu.&lt;br /&gt;
Waktu yang lama.&lt;br /&gt;
Akhirnya, Masaki tiba di depan ruang kelas.&lt;br /&gt;
Masaki ingat apa yang terjadi pagi itu dan mendesah.&lt;br /&gt;
Shirley menjemput di stasiun pada waktu pagi, kemudian mengajaknyasekolah. Dia bertemu sebentar dengan anak bernama Ishounuma di depan lift, kemudian memutuskan menaiki tangga untuk menghindarinya.&lt;br /&gt;
Dalam perjalanan, Shirley dipanggil  untuk keadaan darurat, sehingga mereka berpisah.&lt;br /&gt;
Setelah itu Shirley beralih ke masalah lain. Masaki di serang oleh pemuda kurus dengan kemampuan yang berbahaya.&lt;br /&gt;
Ketika Masaki di dorong ke sudut, Alice menyelamatkannya. Orang yang ingin membunuh Masaki tertangkap.&lt;br /&gt;
Koori, sebuah Pendukung dari Breaker, mengobat semua lukanya, maka Masaki menuju ruang kelas dan bertemu dengan gurunya, tapi bukannya mencapai kelas, ia malah bertemu Alice lagi.&lt;br /&gt;
Alice membawanya keluar dari gedung sekolah, meski mengatakan dia akan menunjukkan sekitar sekolah.&lt;br /&gt;
Pada titik ini, rencana Masaki hari ini benar-benar hancur.&lt;br /&gt;
Namun, ia menganggap dirinya beruntung telah meminum teh lezat.&lt;br /&gt;
Meski menjalani semuanya sendiri, Alice memiliki waktu untuk bercerita.&lt;br /&gt;
Masaki berada di dekat ruang kelas pada hari pertamanya.&lt;br /&gt;
Di atas semua itu, Masaki akhirnya bergabung dengan komite sekolah sebelum di tetapkan dalam kelas, meskipun status pada Cincin Aksesorisnya masih tertulis.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pendaftaran Tertunda”.&lt;br /&gt;
Alice pulang lebih awal. Akhirnya, setelah semuanya berlalu, Masaki masuk ke kelas.&lt;br /&gt;
Masaki mengambil napas panjang sebelum membuka pintu.&lt;br /&gt;
Dia tak mendengar suara saat membuka pintu. Itu mengejutkan.&lt;br /&gt;
Kelas masih berlangsung, hingga ia mengetuk pintu dan perlahan membukanya.&lt;br /&gt;
Ruangan itu kosong.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Monitor besar di depan kelas menampilkan &amp;quot;Ruangan Gymnasium 12-B&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seluruh meja kosong.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Guh, ini hari yang tidak beruntung. Aku hanya ingin memperkenalkan diri ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Karena ia tak membawa peralatan sekolah, dia harus pergi ke gym tanpa baju ganti.&lt;br /&gt;
Bangunan ini memiliki 60 lantai, namun berkat Cincin Aksesoris Masaki tidak tersesat. dia segera menemukan jalan ke gimnasium 12-B di lantai 12 dari Alrescha.&lt;br /&gt;
Dia mendorong pintu besi besar dan terbuka.&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara nyaring dan irama bola basket yang menghantam lantai.&lt;br /&gt;
Gedebuk, bunyi, bunyi ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Teyaaaaaaaa !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley, mengenakan pakaian olahraga, melompat dengan bola warna oranye menggunakan satu tangan.&lt;br /&gt;
Dua ikatan rambut cerah di bagian belakang kepalanya seperti bunga  tertinggal jatuh.&lt;br /&gt;
Seakan waktu bergerak lambat  saat ia mendorong bola basket ke dalam ring.&lt;br /&gt;
Dia mencetak slam dunk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wow...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki terpesona dan mengingat nostalgia. Dia pernah melihat Shirley melakukan hal yang sama tujuh tahun lalu, tapi saat itu rambut dan tiang basket lebih pendek.&lt;br /&gt;
Tapi itu masih tinggi untuknya.&lt;br /&gt;
Dia bermain sangat baik dalam setiap pertandingan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley berlari melintasi lapangan setelah mencetak gol.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh? Tunggu, tunggu sebentar ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Dia berlari ke arahnya dengan gaya seorang gelandang.&lt;br /&gt;
Saat itu Masaki kembali ke pintu, ia tak bisa menghindarinya.&lt;br /&gt;
Sebaliknya, Shirley malah menangkapnya. Masaki tiba-tiba merasakan sesuatu yang lembut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-hei ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aduh, dari mana saja kau !? Aku bertanya pada guru, dia hanya mengatakan tak tahu. Apa sesuatu  terjadi setelah kita berpisah !? &amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki dengan pelan mendorongnya sebelum memberi jawaban. Apa dia mengenakan pakaian olahraganya atau seragamnya, perasaan tubuh Masaki terhadap Shirley terasa aneh.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shirley ... Kita siswa SMA sekarang, seharusnya kau berpikir sebelum bertindak&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, maaf”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semua orang melihat ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki bisa mendengar gadis-gadis penuh semangat menggosip, mereka mengatakan seperti &amp;quot;Siapanya Shirley!?”. dan &amp;quot;Mungkin dia pacarnya !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Semua lelaki tampak terkejut.&lt;br /&gt;
Itu situasi paling canggung Masaki saat di lihat orang, dan bahkan ia belum memperkenalkan diri.&lt;br /&gt;
Shirley melepaskan rangkulannya pada Masaki, lalu menjulurkan lidah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nihaha, itu benar! Aku juga berkeringat”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, bukan itu. Itu bukan apa yang ku maksud”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Meskipun Shirley sudah menjadi  siswa SMA, dia tak belajar kebijaksanaan sedikitpun, bahkan tak ada bedanya saat bersama Masaki 7 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;
Shirley menunjuk Wasit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki, mari kita memenangkan pertandingan! Aku memang yakin akan menang. Kau harus merayakan kita dapat bersama lagi, kan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku setuju, tapi ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seorang gadis berjalan cepat ke arah mereka. Para siswa di sekitar gym memakai kemeja putih dan celana pendek, tapi gadis ini adalah satu-satunya mengenakan jersey merah. Lebar dahinya membua poni yang di milikinya ke samping. Di lihat dari tinggi badannya dan terlihat, dia masih anak kecil.&lt;br /&gt;
Apa dia seorang siswa sekolah dasar? Tapi ini tempat sekolah tinggi. Apakah dia mempuyai nilai tinggi? Mungkin dia seorang siswa SMA yang terlihat muda.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi! Sakurazaka, kau ada di tengah permainan!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, aku minta maaf”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan kau!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Tidak, dia hanya terlihat seperti  siswi SD, tapi dia juga bertindak seperti itu ketik berbalik ke arah Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di kelas mana kau berada!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku di transfer hari ini-&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, jadi kau Kusunoki Masaki! Kau memiliki keberanian untuk  terlambat di kelas ku pada hari pertama!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh !? Jadi berarti ... kau guru?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oho? Mengapa kau terkejut?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sebuah sinar berbahaya muncul di mata guru. Tapi karena Masaki orang yang jujur, hanya memperburuk keadaannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya kira anda seorang siswa sekolah dasar”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, aku tahu. Pertama, aku membiarkanmu memperkenalkan diri ke kelas. Setelah itu, kau melakukan 100 kali keliling lapangan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serius?&amp;quot;. Meski Masaki memang terlambat, 100 kali keliling lapangan juga hukuman berat.&lt;br /&gt;
Ada sekitar 30 siswa berkumpul di sekeliling Masaki. Sangat aneh baginya untuk memperkenalkan diri seperti ini.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku Kusunoki Masaki. Aku tak sabar untuk menjadi teman sekelas ... Erm, Shir-tidak, Sakurazaka-san teman masa kecilku”.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis menyuarakan kekecewaan mereka, mengatakan hal-hal seperti, &amp;quot;Apakah itu benar?”. Guru mengangkat tangan guna membungkam mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hai, kelas di lanjutkan! Tim Berikutnya, mendapat hukuman! Kusunoki, mengapa kau tak mengenakan seragam olahragamu? &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak tahu bahwa kita memiliki kelas olahraga hari ini ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ada yang memberitahu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cih, dia tak memberitahu tentang kelasmu ya? Apa dia mencoba untuk membodohiku? Aku akan mencekik Hariya untuk ini! Kau akan melihat untuk hari ini!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik”.&lt;br /&gt;
Tampaknya dia telah lolos dari hukuman. Meski kalimat itu kasar, dia sepertinya guru yang baik. Dia tak bisa membantu tapi merasa kasihan pada Hariya-sensei, meskipun.&lt;br /&gt;
 Masaki menyaksikan dari sudut gym seperti yang di perintahkan.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis yang tidak bermain saat ini mendekatinya, rasa ingin tahu terlihat di wajah mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, Kusunoki-kun”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau memang tak ada hubungan dengan Sakurazaka-san?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yah, aku memang terkejut, tapi ... dia masih berkelakuan anak?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis berbicara satu sama lain dalam bisikan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia memang agak kekanak-kanakan?&amp;quot;. &amp;quot;Aku mendengar itu sangat buruk&amp;quot;. &amp;quot;Tapi bahkan untuk teman masa kecilnya, tak ada yang berubah?”. “Itu benar, itu memang tak mencurigakan ~?”.&lt;br /&gt;
Tiga orang atletik datang ke tempat para gadis-gadis di sekitar Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, murid baru”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa kalian ...?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami datang untuk berbicara sedikit denganmu. Masalah pribadi. Jika kau dapat berbicara dengan gadis-gadis, maka kau dapat berbicara dengan kami kan?”.&lt;br /&gt;
Gadis-gadis menjauh, merela takut dan pergi. Sensasi menyenangkan hilang sekejap.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan pergi, tapi ... Yah, karena aku sudah terlambat, aku tak jadi pergi”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan khawatir tentang itu, kelas hampir berakhir”.&lt;br /&gt;
Saat ia berbicara, bel berdentang, menandakan akhir dari kelas.&lt;br /&gt;
Dia bisa mendengar guru berkata, &amp;quot;Benar, kelas selesai!&amp;quot;. Satu alasan Masaki untuk menolak telah menghilang. Dia ingin berbicara dengan Shirley, tapi dia tak ingin mendapat masalah dengan orang-orang.&lt;br /&gt;
Tak ada lagi yang bisa Masaki lakukan, sehingga Masaki memutuskan untuk mengikuti mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bab 3-2&lt;br /&gt;
Meskipun gedung sekolah itu normal, tapi ternyata memiliki 60 lantai. Aku tampak bodoh menaiki lift. Menurut Masaki.&lt;br /&gt;
Akhirnya, mereka membawanya ke atas lantai 12.&lt;br /&gt;
Berbeda dengan daerah yang ramai di sekitar lift, tempat ini sepi. Itu sebuah tempat yang tak banyak di ketahui oleh publik.&lt;br /&gt;
Ishounuma sedang menunggu di tengah tangga.&lt;br /&gt;
Dia menunduk dengan wajah kecewa.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau di Kelas A ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi saya berpikir bahwa ada beberapa jenis kesalahan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Keempat pemuda di sekitar Masaki.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengangkat lengan kirinya. Ada gelang dengan pengait ular. Itu tak&lt;br /&gt;
memiliki kristal yang terpasang di dalamnya.&lt;br /&gt;
Sebuah jendela muncul.&lt;br /&gt;
Dia mulai permainan berbahaya dari batu-gunting-kertas-, ia kalah beberapa kali dan memenangkan beberapa kali.&lt;br /&gt;
Apa itu memiliki semacam makna?&lt;br /&gt;
Tak ada bunyi bib menandakan bahaya.&lt;br /&gt;
Ishounuma tersenyum seperti binatang.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huhuh, suara dan perekam video tak akan bekerja di sini”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudmu?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;The Ring gear memiliki fitur yang memungkinkan merekam gerakan murid. Ini tak bekerja sekarang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu ... kebetulan, kau melanggar aturan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diamlah. Aku punya hal yang lebih baik di lakukan, dari pada khawatir tentang aturan bodoh”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau harus khawatir tentang hal itu tapi ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau ingin kami mengalahkan mereka dari sini, atau kau ingin mendengarkan apa yang ingin kita katakan? Tentukan pilihanmu”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Keduanya tak menyenangkan, bukan mereka”.&lt;br /&gt;
 Anak-anak di sekitar Masaki mengepalkan tinju.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi, murid pindahan. Apa kau berbicara benar semua dapat di lakukan? Dengarkan apa yang inginku katakan. Atau aku akan meninju perutmu sekarang”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak terima kasih”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi kau, apa kau memahami jenis situasimu berada? Fungsi rekaman di blokir juga. Apa kau mengharap orang lain menyelamatkanmu? Ku katakan bahwa kau akan habis dengan satu pukulan sekarang!”.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengangkat suara dan mengancam.&lt;br /&gt;
Masaki mendesah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika kau menyerah sekarang, hal buruk akan terus menghampirimu . lni masih permulaan ... Aku tak ingin berhenti”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Kalau begitu, besok kau tak bisa pergi ke sekolah, kau akan pergi ke RSUD!!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ishounuma berteriak.&lt;br /&gt;
Anak laki-laki di belakang masaki, dan Masaki di ikat pada kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph ... Kau pengecut?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ha! Orang ini akan di hukum. Hukumannya karena terlalu akrab dengan Sakurazaka-san!”.&lt;br /&gt;
Ishounuma melemparkan tinjunya ke depan.&lt;br /&gt;
Tak peduli bagaimana Ishounouma berpikir tentang hal itu, tidak ada alasan baginya untuk memukul Masaki.&lt;br /&gt;
Bahkan jika tubuh bagian atasnya itu di suntik seseorang dalam penjara, ia masih bebas untuk belajar. Meski kaki dan lengan Ishounouma jadi lebih panjang, berawarna saumatang.&lt;br /&gt;
Ishounuma berbalik, dan menendangnya. Tumpuan tendangannya dari ayunan lutut.&lt;br /&gt;
Ini mencapai jari kaki teman-temanya di sisi lain.&lt;br /&gt;
Ishounuma menyerah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gah !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ishounuma somersaulted kemudian rubuh.&lt;br /&gt;
Dengan tumit kaki kanannya kembali, ia di injak pada jari-jari kaki. Jika terkena di atas kakinya itu tak akan menyakiti banyak, tapi jari-jari kaki adalah salah satu kelemahan dari tubuh manusia.&lt;br /&gt;
Di belakangnya terdengat jeritan &amp;quot;Gya !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Kekuatan lawannya langsung melambat, dia melepaskan meloncat dan mengepalkan pukulan.&lt;br /&gt;
Setelah ini, orang-orang di sekitarnya mulai mengepalkan tinju. Masaki tak memiliki dendam terhadap mereka, tapi jika mereka melakukan sesuatu, ia takka  takut.&lt;br /&gt;
Masaki menghujani pukulan ke hidung pemuda di sebelah kanannya, dan menendang rendah lutut  di sebelah kiri-Nya.&lt;br /&gt;
Mereka mengerang kesakitan dan tersendat.&lt;br /&gt;
Mereka melangkah mundur, menempatkan jarak antara Masaki dan diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;
Masaki mengguncang pergelangan tangannya untuk membersihkan darah di tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ku kira kalian punya pengalaman banyak dengan perkelahian”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-wha !? Siapa kau?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meski aku tak suka perkelahian, aku sudah sering berjuang bersama Shirley. Dia akan melawan pria yang berbuat kelerasan padanya ... Dan untuk beberapa alasan, orang sering memusuhiku”.&lt;br /&gt;
Berkat itu, Masaki telah terbiasa menghadapi situasi berbahaya.&lt;br /&gt;
Dan setelah Shirley pergi, dia telah melakukan banyak pelatihan. Karena ia percaya bahwa &amp;quot;Kita akan bertemu lagi”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ku pikir mungkin kita perlu bertemu lagi ... dan aku harus lebih kuat”.&lt;br /&gt;
Ishounuma yang berjongkok, berdiri memegang sisinya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan-jangan bercinta ... dengan ku! Apa anda maho &#039;untuk membuatku bodoh !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau masih bisa bertarung?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Di lihat dari pengalamannya, Masaki menduga bahwa mereka belum menerima kekuasaan dari seni bela diri atau pengalaman perkelahian. Dia tak bisa menemukan alasan mereka bisa menjadi kuat.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengulurkan tangan kanannya dan mendorongnya keluar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan mengalahkanmu dengan cara kotor !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Warna wajah anak laki-laki di sekelilingnya berubah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei !? Bukankah berisiko, Ishounuma-san !?&amp;quot;. &amp;quot;Jika melakukan itu, itu akan meninggalkan bukti pada aplikasi! &amp;quot;. “Jika kau menggunakannya, kau benar-benar membunuhnya...!!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sementara suara ketakutan menyebar di sekelilingnya, Masaki perlahan-lahan membuat jarak antara  mereka. Ishounuma berteriak pada orang-orang yang ragu-ragu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diam! Aku tak datang ke sini hanya untuk hal bodoh, tak bisakah kalian diam ?!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Masaki meringis.&lt;br /&gt;
Ia tahu bahwa orang-orang seperti ini tak bisa mengerti alasan tapi ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika aku melakukan serangan balik ketika hendak memukul, aku mempermalukanmu? Itu hal yang egois untuk mengatakan”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sikap mu kesal! Aku tak tahu apa jenis Dialek yang kau miliki, tapi kau lebih baik menggunakannya! Tak ada cara yang yang hanya bangun bisa mengalahkanku! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ini tidak baik.&lt;br /&gt;
Dia berada di kelas A.&lt;br /&gt;
Jika kekuasaannya setingkat dengan Alice, maka Ishounouma tak mampu menghabisinya.&lt;br /&gt;
Dialek Masaki tak berguna dalam perkelahian.&lt;br /&gt;
Dengan mata merah nya, Ishounuma berseru, &amp;quot;Diiiiiee !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sebuah bola api berukuran bola basket berada di telapak tangannya.&lt;br /&gt;
Itu melonjak.&lt;br /&gt;
Itu semakin dekat ke wajah Masaki.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu dangeroouuss !!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Seseorang berjalan menaiki tangga melompat keluar dari samping, dan mereka pergi - memukul bola api!&lt;br /&gt;
Seluruh ruangan di sinari cahaya putih terang.&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, kilatan cahaya putih menyembur keluar dari tinju mereka. Itu kumpulan panah cahaya yang sampai melalui tangga.&lt;br /&gt;
Terdengar suara gemuruh.&lt;br /&gt;
Pecahan beton yang tersebar secara mencolok. Suaranya sampai ke koridor, menyebabkan kaca pintu pecah.&lt;br /&gt;
Tiga teman Ishounuma menjerit dan pergi melarikan diri.&lt;br /&gt;
Ada lubang di dinding luar.&lt;br /&gt;
Asap naik dari tangan kanan yang menghancurkan bola api.&lt;br /&gt;
Orang yang muncul merapikan rambutnya sendiri yang berwarna cerah, kemudian memelototi Ishounuma dengan mata dingin.&lt;br /&gt;
Meskipun orang itu tak tinggi, kekuatannya besar dan mengesankan.&lt;br /&gt;
Mereka membuka bibir dan berbicara dengan suara yang tajam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kamu lakukan !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah-uh ... Sa-Sakurazaka ... san ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Ishounuma mengerang.&lt;br /&gt;
Orang yang datang itu adalah Shirley.&lt;br /&gt;
Setelah terhundar dari bola api, Masaki menyeka keringat dinginnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau menyelamatkanku”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki, kau baik-baik saja !?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, terima kasih, aku tak terluka”.&lt;br /&gt;
Ada perban medis di bahu dan kaki Masaki sejak insiden di pagi hari, Tapi ia tak terluka di tempat ini.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Syukurlah”, kata Shirley yang merasa lega.&lt;br /&gt;
Namun ia agak marah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan? Apa apa semua inu, Ishounuma? Kau lebih baik memberi penjelasan padaku!&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... itu ... karena orang yang membodohi kami ...&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masaki tak mungkin seperti itu. Yah, dia tak mungkin berkata buruk tentang seseorang. Jadi apa kau serius ingin membunuhnya?”.&lt;br /&gt;
Shirley melotot tajam pada mereka.&lt;br /&gt;
Ishounuma tertawa kering.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ha-haha ... Orang itu di Kelas A, ia tak mungki mati dengan serangan seperti itu? Hei, itu saja? Benarkan?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Sejujurnya, Masaki tak tahu apa yang terjadi jika Shirley tak datang ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak mengerti apa itu dialek. Mungkin Masaki akan berkata seperti itu”.&lt;br /&gt;
Dia tidak memiliki pengetahuan tentang fakta itu.&lt;br /&gt;
Jadi mungkin bola api tak berbahaya seperti ilusi. Tapi Masaki tak tahu apa bola api akan di tembak  kedua kalinya.&lt;br /&gt;
Shirley mengangguk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, aku membiarkannya pergi kali ini. Tapi, jika kau melakukan seperti ini lagi, aku akan lebih kejam! Jika aku mendengar bahwa kau menggunakan Dialek, aku akan melawanmu! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maafkan aku, Sakurazaka-san ... Aku Level 6 jadi aku tak bisa melawanmu”.&lt;br /&gt;
Shirley memamerkan giginya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu sebabnya kau tak baik! Ini bukan tentang apa aku tingkat tinggi atau rendah! Aku&lt;br /&gt;
berbicara tentang tindakanmu yanh benar atau salah!”.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hai Aku!?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Semangat Shirley membuat Ishounuma mundur. Wajahnya benar-benar pucat.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika hal seperti ini terjadi lagi, aku akan menangkapmu sebagai anggota dari Breaker, mengerti?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Shirley melihat cincin di tangan kirinya dan memiringkan kepala ke satu sisi dengan kebingungan.&lt;br /&gt;
Ada sesuatu yang mengganggunya.&lt;br /&gt;
Kata Shirley menyebabkan Ishounuma kepalanya mengangguk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku-aku ... Aku terlalu banyak bercanda. Aku tak akan melakukan hal seperti itu lagi ... maka aku ingin melihatmu di kelas, Sakurazaka-san! &amp;quot;.&lt;br /&gt;
Setelah melihat Shirley pergi dengan cemberut, Shirley menatap pada dirinya Cincin Aksesoris.&lt;br /&gt;
Angka itu keluar dari pandangan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu menghilang ...?&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang terjadi Shirley?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-ya. Kristal”.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Apelmerah</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Hai_to_Gensou_no_Grimgar&amp;diff=495484</id>
		<title>Hai to Gensou no Grimgar</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Hai_to_Gensou_no_Grimgar&amp;diff=495484"/>
		<updated>2016-07-05T06:44:05Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Apelmerah: /* Level 4: Guidance that Guides People */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Image:Grimgal_V1_cover.jpg‎|thumb|300px|Volume 1 Cover]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hai to Gensou no Grimgar&#039;&#039;&#039; (灰と幻想のグリムガル) is an action and fantasy novel written by  Ao Jyumonji  and illustrated by Eiri Shirai. The series is currently ongoing with eight volumes released. The series has an anime, published by &#039;FUNimation&#039; and produced by &#039;A-1 Pictures&#039; &amp;amp; &#039;Toho Company&#039;. As of now, three of the seven volumes have been translated by translation group NanoDesu, with translation of the fourth volume currently in progress.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hai to Gensou no Grimgar is also available in the following languages:&lt;br /&gt;
*[[Hai_to_Gensou_no_Grimgar_-_Fran%C3%A7ais|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Hai_to_Gensou_no_Grimgar_(Indonesia)|Bahasa (Indonesia)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Novel Summary==&lt;br /&gt;
Before Haruhiro had realized what happened, he was surrounded by darkness. Why was he here? Where was here? Even now, he still didn’t know. Those around him were the same as him, no one remembered anything other than their own names. And when they emerged from the darkness, the world that awaited them seemed like something out of a videogame.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
In order to survive, Haruhiro forms a party with the others, learns fighting skills, and as a soldier in the reserve force, takes his first steps into the world of Grimgar. What awaits him there, he doesn&#039;t know…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
This the story of an adventure born from the ashes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Updates ==&lt;br /&gt;
(DD/MM/YY)&lt;br /&gt;
{| class=&amp;quot;wikitable&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! Release Date !! Volume # !! Chapter # !! Part # &lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| &#039;&#039;&#039;08 May 16&#039;&#039;&#039; || Level 3|| Chapter 15|| Part 1/1&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| &#039;&#039;&#039;15 May 16&#039;&#039;&#039; || Level 3|| Chapter 16|| Part 1/3&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| &#039;&#039;&#039;22 May 16&#039;&#039;&#039; || Level 3|| Chapter 16|| Part 2/3&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| &#039;&#039;&#039;29 May 16&#039;&#039;&#039; || Level 3|| Chapter 16|| Part 3/3&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| &#039;&#039;&#039;05 Jun 16&#039;&#039;&#039; || Level 4|| Chapter 0|| Part 1/1&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Older updates can be found [[Hai_to_Gensou_no_Grimgar: Updates|here]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==The &#039;&#039;Hai to Gensou no Grimgar&#039;&#039; series by Ao Jyumonji==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
This novel is hosted from [https://grimgarthetranslation.wordpress.com/  Nanodesu]. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;All main links below are external links to [http://nanodesutranslations.wordpress.com/ NanoDesu]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;WARNING:&#039;&#039;&#039; The illustrations contain possible spoilers.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Level 1ː A Whisper, an Aria, a Prayer, an Awakening ([https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/pdf-and-epub/ PDF/ePub from Nanodesu])===&lt;br /&gt;
[[image:Grimgal_V1_cover.jpg|left|300px|border]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;table border=0 cellpadding=0&amp;gt;&amp;lt;tr&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/color-illustrations// Illustrations]  &lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-0-6/chapter-0/ Chapter 0]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-0-6/chapter-1/ Chapter 1: Without Knowing Anything]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-0-6/chapter-2-lost-and-out-of-options/ Chapter 2: Lost and Out of Options]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-0-6/chapter-3-yorozu/ Chapter 3: Yorozu]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-0-6/chapter-4-enjoying-life-in-a-guild/ Chapter 4: Enjoying Life in a Guild]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-0-6/chapter-5-rendezvous/ Chapter 5: Rendevous]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-0-6/chapter-6-1-1-warrior/ Chapter 6: +1/-1 Warrior]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-7-13/chapter-7-slow-start/ Chapter 7: Slow Start]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-7-13/chapter-8-persistence/ Chapter 8: Persistence]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-7-13/chapter-9-heavy-resolution/ Chapter 9: Heavy Resolution]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-7-13/chapter-10-damroww/ Chapter 10: Damroww]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-7-13/chapter-11-dont-go/ Chapter 11: Don&#039;t Go]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-7-13/chapter-12-where-to-turn-now/ Chapter 12: Where to turn now?]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-7-13/chapter-13-crucial-piece/ Chapter 13: Crucial Piece]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-14-20/chapter-14-silvers-gold-coin/ Chapter 14: Silver&#039;s Gold Coin]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-14-20/chapter-15-apologies/ Chapter 15: Apologies]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-14-20/chapter-16-aiming-for-the-top/ Chapter 16: Aiming for the Top]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-14-20/chapter-17-to-hold-dear/ Chapter 17: To Hold Dear]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-14-20/chapter-18-her-reasons/ Chapter 18: Her Reasons]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-14-20/chapter-19-ad-interim-tomorrow/ Chapter 19: Ad Interim, Tomorrow]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-14-20/chapter-20-not-quite-glories-of-the-goblin-slayers/ Chapter 20: Not-Quite-Glories of the Goblin Slayers]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-21-23/chapter-21-the-fine-line-between-innocence/ Chapter 21: The Fine Line Between Innocence]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-21-23/chapter-22-our-offering-to-you/ Chapter 22: Our Offering to You]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/chapters-21-23/chapter-23-prologue/ Chapter 23: Prologue]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/afterword/ Afterword]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/volume-1/appendix/  Appendix]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;/tr&amp;gt;&amp;lt;/table&amp;gt;&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Level 2: Everything is Precious, Nothing is Replaceable ([https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/pdf-and-epub/ PDF/ePub from Nanodesu])===&lt;br /&gt;
[[image:Grimgal_V2_cover.jpg|left|300px|border]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;table border=0 cellpadding=0&amp;gt;&amp;lt;tr&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/color-illustrations/ Illustrations]  &lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/the-story-so-far/  The Story So Far...]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/characters/  Characters]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/chapters-1-5/chapter-1-a-different-level/ Chapter 1: A Different Level]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/chapters-1-5/chapter-2-inept-executive/ Chapter 2: Inept Executive]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/chapters-1-5/chapter-3-the-law-of-non-inertial-inertia/ Chapter 3: The Law of Non-inertial Inertia]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/chapters-1-5/chapter-4-pitch-black-style/ Chapter 4: Pitch-Black Style]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/chapters-1-5/chapter-5-container/ Chapter 5: Container]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/chapters-6-10/chapter-6-taking-the-long-way-around/ Chapter 6: Taking the Long Way Around]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/chapters-6-10/chapter-7-leave-it-to-the-master/ Chapter 7: Leave it to the Master]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/chapters-6-10/chapter-8-grasping-beyond-reach/ Chapter 8: Grasping Beyond Reach]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/chapters-6-10/chapter-9-let-go-of-jealousy/ Chapter 9: Let Go of Jealousy]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/chapters-6-10/chapter-10-not-supposed-to-be-cool/ Chapter 10: Not Supposed to be Cool]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/chapters-11-15/chapter-11-leave-this-to-me/ Chapter 11: Leave this to me!]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/chapters-11-15/chapter-12-critical-time/ Chapter 12: Critical Time]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/chapters-11-15/chapter-13-combo/ Chapter 13: Combo]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/chapters-11-15/chapter-14-that-boy/ Chapter 14: That Boy]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/chapters-11-15/chapter-15-the-rising-falling-dread-knight/ Chapter 15: The Rising-Falling Dread Knight]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/chapters-16-and-17/resolution-and-a-wish/ Chapter 16: Resolution &amp;amp; A Wish]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/chapters-16-and-17/chapter-17-lies-and-yesterday-today-and-tomorrow/ Chapter 17: Lies &amp;amp; Yesterday, Today &amp;amp; Tomorrow]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/afterword/ Afterword]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/appendix/ Appendix]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-2/%EF%BD%8Fmake/omake-high-elf/ Omake - High Elf]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;/tr&amp;gt;&amp;lt;/table&amp;gt;&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Level 3: Even the Best Laid Plans go Awry, but Such is This World===&lt;br /&gt;
[[image:Grimgal_V3_cover.jpg|left|300px|border]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;table border=0 cellpadding=0&amp;gt;&amp;lt;tr&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-3/color-illustrations/ Illustrations]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-3/the-story-so-far/ The Story So Far...]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-3/characters/ Characters]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-3/1223-2/chapter-1-myself-natural-talent-and-bittersweetness/ Chapter 1: Myself, Natural Talent, and Bittersweetness]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-3/1223-2/chapter-2-coincidence/ Chapter 2: Coincidence]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-3/1223-2/chapter-3-talk-of-unfinished-dreams/ Chapter 3: Talk of Unfinished Dreams]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-3/1223-2/chapter-4-to-not-get-swept-along/ Chapter 4: To Not Get Swept Along]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-3/1223-2/chapter-5-just-a-feeling/ Chapter 5: Just a Feeling]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-3/chapters-6-10/chapter-6-outcome-of-the-vote/ Chapter 6: Outcome of the vote]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-3/chapters-6-10/chapter-7-late-into-night/ Chapter 7: Late Into Night]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-3/chapters-6-10/chapter-8-meat-shield/ Chapter 8: Meat Shield]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-3/chapters-6-10/chapter-9-briefing-for-kittens/ Chapter 9: Briefing for Kittens]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-3/chapters-6-10/chapter-10-graduation/ Chapter 10: Graduation]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-3/chapters-11-15/chapter-11-warriors-of-the-frontier/ Chapter 11: Warriors of the Frontier]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-3/chapters-11-15/chapter-12-afterwards/ Chapter 12: Afterwards]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-3/chapters-11-15/chapter-13-our-mistake/ Chapter 13: Our Mistake]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-3/chapters-11-15/chapter-14-words-unspoken-left-unsaid/ Chapter 14: Words Unspoken, Left Unsaid]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-3/chapters-11-15/chapter-15-line-between-life-and-death/ Chapter 15: Line Between Life &amp;amp; Death]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-3/chapters-11-15/chapter-16-last-stand/ Chapter 16: Last Stand]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Afterword&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Appendix&lt;br /&gt;
&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;/tr&amp;gt;&amp;lt;/table&amp;gt;&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Level 4: Guidance that Guides People===&lt;br /&gt;
[[image:Grimgal_V4_cover.jpg|left|300px|border]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;table border=0 cellpadding=0&amp;gt;&amp;lt;tr&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;&lt;br /&gt;
*[[Hai to Gensou no Grimgar::Volume 4 Illustrations|Illustrations]]&lt;br /&gt;
*[https://grimgarthetranslation.wordpress.com/level-4/chapters-0-5/chapter-0/ Chapter 0]&lt;br /&gt;
*Chapter 1 apel merah&lt;br /&gt;
*Chapter 2 apel merah&lt;br /&gt;
*Chapter 3 apel merah&lt;br /&gt;
*Chapter 4&lt;br /&gt;
*Chapter 5&lt;br /&gt;
*Chapter 6&lt;br /&gt;
*Chapter 7&lt;br /&gt;
*Chapter 8&lt;br /&gt;
*Chapter 9&lt;br /&gt;
*Chapter 10&lt;br /&gt;
*Chapter 11&lt;br /&gt;
*Chapter 12&lt;br /&gt;
*Chapter 13&lt;br /&gt;
*Chapter 14&lt;br /&gt;
*Chapter 15&lt;br /&gt;
*Chapter 16&lt;br /&gt;
*Chapter 17&lt;br /&gt;
*Chapter 18&lt;br /&gt;
&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;/tr&amp;gt;&amp;lt;/table&amp;gt;&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Level 5: You Won&#039;t Hear Me Laughing===&lt;br /&gt;
[[image:Grimgal_V5_cover.jpg|left|300px|border]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;table border=0 cellpadding=0&amp;gt;&amp;lt;tr&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;&lt;br /&gt;
*[[Hai to Gensou no Grimgar::Volume 5 Illustrations|Illustrations]]&lt;br /&gt;
*Chapter 1&lt;br /&gt;
*Chapter 2&lt;br /&gt;
*Chapter 3&lt;br /&gt;
*Chapter 4&lt;br /&gt;
*Chapter 5&lt;br /&gt;
*Chapter 6&lt;br /&gt;
*Chapter 7&lt;br /&gt;
*Chapter 8&lt;br /&gt;
*Chapter 9&lt;br /&gt;
*Chapter 10&lt;br /&gt;
*Chapter 11&lt;br /&gt;
&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;/tr&amp;gt;&amp;lt;/table&amp;gt;&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Level 6: Towards an Inconsequential Glory===&lt;br /&gt;
[[image:Grimgal_V6_cover.jpg|left|300px|border]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;table border=0 cellpadding=0&amp;gt;&amp;lt;tr&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;&lt;br /&gt;
*[[Hai to Gensou no Grimgar::Volume 6 Illustrations|Illustrations]]&lt;br /&gt;
*Chapter 1&lt;br /&gt;
*Chapter 2&lt;br /&gt;
*Chapter 3&lt;br /&gt;
*Chapter 4&lt;br /&gt;
*Chapter 5&lt;br /&gt;
*Chapter 6&lt;br /&gt;
*Chapter 7&lt;br /&gt;
*Chapter 8&lt;br /&gt;
*Chapter 9&lt;br /&gt;
&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;/tr&amp;gt;&amp;lt;/table&amp;gt;&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Level 7: The Other Side of the Rainbow===&lt;br /&gt;
[[image:Grimgal_V7_cover.jpg|left|300px|border]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;table border=0 cellpadding=0&amp;gt;&amp;lt;tr&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;&lt;br /&gt;
*[[Hai to Gensou no Grimgar::Volume 7 Illustrations|Illustrations]]&lt;br /&gt;
*Chapter 1&lt;br /&gt;
*Chapter 2&lt;br /&gt;
*Chapter 3&lt;br /&gt;
*Chapter 4&lt;br /&gt;
*Chapter 5&lt;br /&gt;
*Chapter 6&lt;br /&gt;
*Chapter 7&lt;br /&gt;
*Chapter 8&lt;br /&gt;
*Chapter 9&lt;br /&gt;
*Chapter 10&lt;br /&gt;
*Chapter 11&lt;br /&gt;
*Chapter 12&lt;br /&gt;
*Chapter 13&lt;br /&gt;
*Chapter 14&lt;br /&gt;
*Chapter 15&lt;br /&gt;
*Chapter 16&lt;br /&gt;
*Chapter 17&lt;br /&gt;
*Chapter 18&lt;br /&gt;
*Chapter 19&lt;br /&gt;
&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;/tr&amp;gt;&amp;lt;/table&amp;gt;&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Level 8: And So, We Will Wait for Tomorrow===&lt;br /&gt;
[[image:Grimgal_V8_cover.jpg|left|300px|border]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;table border=0 cellpadding=0&amp;gt;&amp;lt;tr&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;/tr&amp;gt;&amp;lt;/table&amp;gt;&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Project Staff==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Supervisor: N/A&lt;br /&gt;
*Project Manager: N/A&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Translators===&lt;br /&gt;
ACTIVE&lt;br /&gt;
*[http://nanodesutranslations.wordpress.com/ NanoDesu]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Editors===&lt;br /&gt;
All editors who speak English proficiently are welcomed.&lt;br /&gt;
*Page Checkers: xland44&lt;br /&gt;
*Proofreaders: N/A&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Series Overview ==&lt;br /&gt;
*灰と幻想のグリムガル level.1 ささやき、詠唱、祈り、目覚めよ (22 JUN 2013, ISBN 978-4-90-686622-9)&lt;br /&gt;
*灰と幻想のグリムガル level.2 大切じゃないものなんか、ない。 (22 NOV 2013, ISBN 978-4-90-686647-2)&lt;br /&gt;
*灰と幻想のグリムガル level.3 思い通りに行かないのが世の中だと割り切るしかなくても (22 MAR 2014, ISBN 978-4-90-686669-4)&lt;br /&gt;
*灰と幻想のグリムガル level.4 導き導かれし者たち (24 JULY 2014, ISBN 978-4-90-686691-5)&lt;br /&gt;
*灰と幻想のグリムガル level.5 笑わないで聞いておくれよ (24 FEB 2015, ISBN 978-4-86-554026-0)&lt;br /&gt;
*灰と幻想のグリムガル level.6 とるにたらない栄光に向かって (25 OCT 2015, ISBN 978-4-86554-072-7)&lt;br /&gt;
*灰と幻想のグリムガル level.7 彼方の虹 (23 DEC 2015, ISBN 978-4-86-554086-4) &lt;br /&gt;
*灰と幻想のグリムガル level.8 そして僕らは明日を待つ (24 MAR 2016, ISBN 978-4-86-554114-4) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Linked Project]]&lt;br /&gt;
[[Category:NanoDesu Translations]]&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (English)]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Apelmerah</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Kono_Subarashii_Sekai_ni_Shukufuku_o!&amp;diff=495481</id>
		<title>Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku o!</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Kono_Subarashii_Sekai_ni_Shukufuku_o!&amp;diff=495481"/>
		<updated>2016-07-05T06:17:38Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Apelmerah: /* Story Synopsis */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Status|Active}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku o! v01 cover.jpeg|thumb|Volume 1 Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku o!&#039;&#039;&#039;&#039;&#039; (この素晴らしい世界に祝福を!, &#039;&#039;Gifting the Wonderful World with Blessings!&#039;&#039;) is a Japanese light novel series written by Akatsuki Natsume and illustrated by Mishima Kurone. It is ongoing with 7 volumes. An anime adaptation of 10 episodes aired from Jan 14, 2016 to Mar 17, 2016. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cerita Sinopsis ==&lt;br /&gt;
Kazuma Satou Adalah remaja Yang mencintai permainan, tapi hidupnya Berakhir ...   Seorang gadis cantik muncul di hadapannya dan mengaku sebagai Seorang dewi. Kazuma di pindahkan ke dunia lain, dia bekerja keras untuk mencari nafkah! Kazuma Ingin menjalani Kehidupan yang stabil, tapi dia terbebani dengan masalah yang disebabkan oleh dewi hebat  yang membawanya dunia yang berbeda dengannya. Dia bahkan ditargetkan Oleh Tentara setan raja!?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Translations==&lt;br /&gt;
Translations and editing by [http://skythewood.blogspot.sg/ Skythewood Translations]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Updates==&lt;br /&gt;
* September 23, 2015 - Volume 4, Epilogue Complete&lt;br /&gt;
* September 16, 2015 - Volume 4, Chapter 5 Complete&lt;br /&gt;
* September 09, 2015 - Volume 4, Chapter 4 Complete&lt;br /&gt;
* September 02, 2015 - Volume 4, Chapter 3 Complete&lt;br /&gt;
* August 26, 2015 - Volume 4, Chapter 2 Complete&lt;br /&gt;
* August 19, 2015 - Volume 4, Chapter 1 Complete&lt;br /&gt;
* August 14, 2015 - Volume 4, Prologue Complete&lt;br /&gt;
* July 2, 2015 - Volume 3, Epilogue Complete&lt;br /&gt;
* June 24, 2015 - Volume 3, Chapter 4 Complete&lt;br /&gt;
* June 17, 2015 - Volume 3, Chapter 3 Complete&lt;br /&gt;
* June 10, 2015 - Volume 3, Chapter 2 Complete&lt;br /&gt;
* June 3, 2015 - Volume 3, Chapter 1 Complete&lt;br /&gt;
* May 27, 2015 - Volume 3, Prologue Complete&lt;br /&gt;
* March 12, 2015 - Volume 2, Epilogue Complete&lt;br /&gt;
* March 12, 2015 - Volume 2, Chapter 5 Complete&lt;br /&gt;
* March 5, 2015 - Volume 2, Chapter 4 Complete&lt;br /&gt;
* February 26, 2015 - Volume 2, Chapter 3 Complete&lt;br /&gt;
* February 19, 2015 - Volume 2, Chapter 2 Complete&lt;br /&gt;
* February 13, 2015 - Volume 2, Prologue and Chapter 1 Complete&lt;br /&gt;
* December 25, 2014 - Volume 1 Complete&lt;br /&gt;
* December 23, 2014 - Volume 1 Started&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==The &#039;&#039;Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku o!&#039;&#039; series by Akatsuki Natsume ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 1: Ah! My Useless Goddess!  ([http://skythewood.blogspot.sg/p/gifting-wonderful-world-with-blessings.html  Full Volume])===&lt;br /&gt;
[[Image:Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku o! v01 cover.jpeg|right|150px]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Prologue]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html Chapter 1: Arriving in This Alternate World With Someone Claiming To Be a Goddess!]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html Chapter 2: Stealing Treasures (Panties) With My Right Hand!]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html Chapter 3: Adding Fresh Goddess juice Into the Lake!]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html Chapter 4: Ending This Poor Excuse of a Fight!]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html Epilogue]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 2: Even with Chuunibyou, I Want to Be a Witch!===&lt;br /&gt;
[[Image:Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku o! v02 cover.jpeg|right|150px]]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Prologue]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Chapter 1: Trading these true companions of mine away!]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Chapter 2: Gifting the master of the dungeon with peace!]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Chapter 3: Offering a helping hand to the ghost of a young girl!]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Chapter 4: Gifting this wonderful shop with blessings!]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Chapter 5: Burning the tyrannical fortress!]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Epilogue]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 3: They are calling for you, Darkness-san!===&lt;br /&gt;
[[Image:Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku o! v03 cover.jpeg|right|150px]]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Prologue]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Chapter 1: Requesting aid against this unjust sentencing!]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Chapter 2: Helping the Crimson Magic girl make friends!]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Chapter 3: Gifting the aristocratic lady with marriage!]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Chapter 4: Turning the masked knight into a slave!]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Epilogue]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 4: The Useless Quartet===&lt;br /&gt;
[[Image:Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku o! v04 cover.jpeg|right|150px]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Prologue]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Chapter 1: Bidding Farewell to this Annoying World!]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Chapter 2: Gifting these shameless blockheads with a warm welcome!]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Chapter 3: Sightseeing in this pain in the ass city!]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Chapter 4: Gifting this Suspicious Incident with Aid!]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Chapter 5: Gifting this Polluted Hot Spring City with a Goddess!]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Epilogue]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 5: Let&#039;s Go, Crimson Magic of Explosion!===&lt;br /&gt;
[[Image:Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku o! v05 cover.jpeg|right|150px]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Prologue]. Also on the [https://kntranslation.wordpress.com/2015/10/16/kono-suba-vol-5-prologue/  kntranslation]&lt;br /&gt;
*[https://kntranslation.wordpress.com/konosuba-5-chapter-1/  Chapter 1: Let&#039;s give this serious letter a decision!]&lt;br /&gt;
*[https://kntranslation.wordpress.com/konosuba-5-chapter-2/  Chapter 2: Let’s make these boisterous beast-eared girls into my harem!]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Chapter 3: Making a temporary stop in this village that makes my balls hurt ]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Chapter 4: Gifting a proper excuse in this restless night! ]&lt;br /&gt;
*[http://skythewood.blogspot.sg/2016/01/received-dmca-for-gifting_6.html  Chapter 5: Sending Explosions to this damn ruins! ]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 6: The Princess of the Six Flowers===&lt;br /&gt;
[[Image:Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku o! v06 cover.jpg|right|150px]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 7: 110 Millions Bride (Priceless Bride)===&lt;br /&gt;
[[Image:Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku o! v07 cover.jpg|right|150px]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Project Staff==&lt;br /&gt;
*Project Administrator:&lt;br /&gt;
*Project Supervisor:&lt;br /&gt;
===Translators===&lt;br /&gt;
:*[http://skythewood.blogspot.sg/ Skythewood Translations]&lt;br /&gt;
:*[https://kntranslation.wordpress.com/ kntranslation]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Editors===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Series Overview==&lt;br /&gt;
# 《この素晴らしい世界に祝福を! あぁ、駄女神さま》, 2013-09-28, ISBN 978-4-0410-1020-4&lt;br /&gt;
# 《この素晴らしい世界に祝福を! (2) 中二病でも魔女がしたい!》, 2013-11-30, ISBN 978-4-0410-1110-2&lt;br /&gt;
# 《この素晴らしい世界に祝福を! (3) よんでますよ、ダクネスさん。》, 2014-02-28, ISBN 978-4-0410-1242-0&lt;br /&gt;
# 《この素晴らしい世界に祝福を! (4) 鈍ら四重奏 ~ナマクラカルテット~》, 2014-04-26, ISBN 978-4-0410-1570-4&lt;br /&gt;
# 《この素晴らしい世界に祝福を! (5) 爆裂紅魔にレッツ&amp;amp;ゴー!!》, 2014-08-30, ISBN 978-4-0410-1571-1&lt;br /&gt;
# 《この素晴らしい世界に祝福を! (6) 六花の王女》, 2015-02-28, ISBN 978-4-04-102267-2&lt;br /&gt;
# 《この素晴らしい世界に祝福を! (7) 億千万の花嫁》, 2015-08-29, ISBN 978-4-0410-3539-9&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (English)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Linked Project]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Apelmerah</name></author>
	</entry>
</feed>