<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">
	<id>http://www.baka-tsuki.org/project/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Srow</id>
	<title>Baka-Tsuki - User contributions [en]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.baka-tsuki.org/project/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Srow"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Special:Contributions/Srow"/>
	<updated>2026-05-06T08:59:58Z</updated>
	<subtitle>User contributions</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.1</generator>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia):WN_Chapter_95&amp;diff=513326</id>
		<title>Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 95</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia):WN_Chapter_95&amp;diff=513326"/>
		<updated>2017-02-18T13:02:09Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Srow: Created page with &amp;quot; Chapter 95: Keputusan   Desert Monster, yang sudah sedikit mengetuk kembali, memandang marah Kamui.  “Guraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!“ (Desert Monster)  Banyak hal yang tidak...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
Chapter 95: Keputusan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Desert Monster, yang sudah sedikit mengetuk kembali, memandang marah Kamui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Guraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!“ (Desert Monster)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak hal yang tidak berjalan dengan lancar, arus kemarahan mengaliri Desert Monster hingga membuatnya  menjadi murka. Seakan memperlihatkan kemarahan, dia menunjukkan sisa ekor yang berayun dari sisi ke sisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau baik-baik saja?”  (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kepala Suku ... ... Maafkan aku” (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Jin-u ini dipenuhi oleh rasa sakit saat ia meminta maaf sambil berpikir ia yang telah menyebabkan seseorang kesulitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oi, apa itu?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkejut dengan kata-kata Hiiro, mereka melirik ke arah monster itu. Pemandangan yang mereka lihat mengejutkan mereka berdua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gurururururu!”  (Desert Monster)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah bagaimana, bagian ekor yang terpotong telah tumbuh kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oi Oi, dia bahkan dapat beregenerasi?  Kupikir metode biasa tidak akan bekerja, ya.“ (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana kita akan melanjutkannya, Hiiro-sama?” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mari kita lihat, aku punya sesuatu dalam pikiranku , tapi ......” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, jika yang harus ia lakukan adalah membunuhnya, entah bagaimana, Hiiro bisa melakukannya sendirian. Namun, saat ini, dia telah menahan dirinya untuk menjadi penolong karena Kepala Suku Ashura, Kamui adalah orang yang diharapkan untuk mengalahkan monster tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti yang kupikir, kita hanya akan membantu Kamui sampai akhir?” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hou, tampaknya kau paham, ya Jii-san.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nofofofofo! Baiklah, mari kita mencoba yang terbaik untuk melakukannya!” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itu, bayangan di kaki Silva memutar dan melingkari tangannya, berubah bentuk, yang tampaknya menjadi, sebuah pisau meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mari kita pergi! Lemparkan Chaotic Butler!” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Silva terbang ke langit sambil melemparkan puluhan pisau yang menghujani Desert Monster. Namun, dinding pasir terwujud di sekitarnya lagi, menghalangi pisau-pisau itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu, Hiiro mendekati Kamui dan berbisik kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengar - seperti  sebelumnya, aku akan membuat pasir disekitar tubuhnya menjadi lunak. Meskipun pasir yang menutupi ekornya tampaknya cukup kuat, kita masih bisa mengalahkannya. Jadi, seranganmu harus mengenainya. Fokuskan semua kekuatanmu untuk menusuk intinya.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku mengerti.” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia menjauh dari Jin-u, dia mengagetkan monster itu dengan tatapan yang tajam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Saat aku beri tanda, majulah.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya.” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Silva masih menyerang, saat tembok pasir tiba-tiba hancur, monster itu tidak terlihat di manapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mu?” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memperhatikan situasi, Silva mengerutkan alisnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Dobaa -! *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang terjadi !?” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah bagaimana monster itu melemparkan dirinya ke atas dari bawah Silva saat ia masih di udara. Tampaknya ia telah membenamkan dirinya ke bawah pasir. Penyengat di ekornya menusuk tubuh Silva.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Muu!” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang diduga, Hiiro juga membuka mata lebar-lebar menyaksikan pemandangan itu. Yang pasti, ekor monster itu mirip dengan Mad Scorpion. Setelah memasukkan sengatnya ke dalam tubuh seseorang, ia akan melepaskan neurotoxin yang melumpuhkan gerakan korban. Lalu, sepertinya kalajengking itu akan memakan mangsanya, sedikit demi sedikit. Sebuah sengat yang mirip bersarang di tubuh Silva.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, Kamui mulai bergerak dalam upaya untuk mencoba dan menyelamatkan Silva. Namun, Hiiro menghentikannya dengan memegang lengannya di depan Kamui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hiiro ......?” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diamlah.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi ... ... Jii-chan ......” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengar ... ... diam dan lihatlah.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui memiringkan kepalanya, memberitahu kalau dia tidak mengerti apa yang Hiiro bicarakan. Mengapa ia tidak mencoba untuk menyelematkan rekannya yang terluka? Meskipun ia meragukan tindakan Hiiro, Kamui mendongak dan melihat Silva serta monster tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gururururu!” (Desert Monster)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gufu ... .uh ... uu ...” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Silva tampak seperti dia sangat kesakitan. Melihat hal itu, kau akan berpikir monster itu sudah mendapatkannya. Namun, entah bagaimana ia meraih &lt;br /&gt;
ekornya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“......?” (Desert Monster)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ku ...... ..Nofofo, kau mungkin berpikir bahwa aku kalah?” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Silva, yang baru saja menderita bebrapa detik yang lalu, mulutnya mulai sombong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Haruskah saya yang menahan hal berbahaya ini?” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia mengatakan itu, Silva mengangkat tangan kanannya, seolah-olah sedang mengangkat gelas anggur. Setelah itu, sebuah bola hitam muncul di telapak &lt;br /&gt;
tangannya. Tampaknya berdiameter sekitar 20cm. Selanjutnya, ia mencengkeram ekor dengan tangan kiri. Akhirnya, bola menghilang menyerap ke ekornya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“「Pool Ball」.” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu juga, sebuah benda persegi panjang yang sangat tipis muncul dari tempat menyerapnya bola itu . Hal itu jelas disebabkan oleh bola hitam yang menyerap beberapa saat yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan cepat kotak hitam itu mengiris armor Desert Monster. Kejadian itu terlihat seperti kertas yang dipotong dengan pisau cukur. Sekali lagi, ekor monster itu putus dari tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gura- !?” (Desert Monster)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pada pelukan panas ini, mohon terpisah denganku.” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Buuuun!*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda persegi panjang hitam itu berubah kembali menjadi bola dan menembak seperti peluru meriam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Doga -!*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
tubuh monster  itu membungkuk ke depan sebagai akibat dari serangan yang luar biasa pada perutnya. Desert Monster tercengang, karena jatuh ke tanah tanpa alat pelindung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Silva, yang ditikam oleh sengatan monster, acuh tak acuh meninggalkan lokasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oi, bukankah ada sesuatu di dalam perutmu?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oya? Betapa kurang perhatiannya aku ini.” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Silva dengan lembut mencabut ekor dari tubuhnya dan melemparkannya ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heh, pada akhirnya kau baik-baik saja, ya.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku takut aku tidak baik-baik saja. Itu membuat lubang di salah satu pakaianku yang bagus ...” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“....... Kau pada dasarnya terluka ... ... Serius tubuhmu itu terbuat dari apa sih?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nofofofofo! Itu karena aku adalah butler! Nofofofofo!” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia mengatakan itu, Silva terlihat ketakutan karena mungkin ia akan dimarahi oleh Ojou-sama tentang seragam compang-campingnya. Sementara itu, Kamui dan Jin-u berkedip terkejut saat mereka menyaksikan keanehan Silva.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Etto ..... Apa kau ... ... baik-baik saja?” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui tidak tahan berdiam dan dia bertanya demikian. Namun, Silva, yang tampaknya memiliki penampilan yang biasa saja, tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nofofofofo! Maafkan saya karena telah membuat Anda khawatir. Seperti yang Anda lihat, saya baik-baik saja.” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Hiiro melihat bagaimana ia membungkuk dengan sopan, ia tidak melihat sesuatu yang aneh dengan kondisi fisiknya. Meskipun ia tidak terkejut dengan situasi yang tak bisa dijelaskan ini karena ia sudah pernah melihat hal ini sebelumnya, itu dua hal yang berbeda. Namun, Kamui sekarang bisa memahami alasan Hiiro menghentikannya untuk membantu Silva.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dia dipercaya ... ..oleh Hiiro ...... .Hal itu ....... Entah bagaimana terlihat hebat) (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui pasti merasa kalau mereka saling percaya, ia sedikit iri dengan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro mengabaikan tatapan pasangan yang tampaknya ingin penjelasan karena ia tidak punya waktu untuk menjelaskan secara rinci. prioritas utama mereka adalah untuk menghilangkan keberadaan makhluk yang ada di hadapan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jii-san, bisakah kau hancurkan dinding pasir monster itu lagi?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nofo? Tentu saja!” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Silva menuju  Desert Monster lagi setelah ia mengatakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengar, aku akan mengatakannya lagi. Kita akan memiliki kesempatan setelah ini. Bunuhlah... dengan cepat.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“u ... .un” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menelan ludah dengan keras sebelum mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Hiiro mengonfirmasi tanggapannya, ia menyalurkan sihir ke ujung jarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
| Tracking | | 索 敵 |&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dengan ini, aku dapat menemukannya di mana pun ia bersembunyi.) (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menanggapi serangan pisau Silva, Desert Monster membuat dinding pasir lainnya, semua sesuai dengan rencana. Setelah ini, dia akan menghilang sekali lagi dengan menyelam ke dalam tanah. Namun, kali ini, indra Hiiro mampu mengetahui posisi  monster itu. Seolah-olah matanya mampu menemukan posisi target nya melalui penggunaan termografi. Hiiro tahu bahwa dia bergerak melewati pasir dengan kecepatan yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baiklah.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro dengan cepat menulis kata dan menunggu saat ketika Desert Monster mencoba keluar dari pasir. Bersamaan denga itu, Hiiro mengepalkan tinjunya untuk antisipasi. Dan,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
zuba!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama Desert Monster keluar dari pasir, Hiiro menghilang. Dia kemudian muncul kembali di sebelah monster tersebut. Dia telah menggunakan kata | Transfer | | 転 移 |, sihir dua kata yang telah disiapkan sebelum pertarungan ini. Dia bersyukur sudah lvl 80 kemampuannya karena ia sekarang dapat langsung mengaktifkan mantra | Two-Word Chain |tanpa harus menulis langsung di target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata monster itu melebar karena terkejut ketika Hiiro tiba-tiba muncul di depannya. Setelah itu, Hiiro menunjuk ujung jarinya ke monster tersebut. Hiiro melanjutkan menembak kata lain yang telah ia tulis. Biasanya, ia akan kesulitan untuk memukul musuh yang cepat, namun, ini saat yang tepat tanpa penjagaan. Situasi ini mirip dengan bagaimana mobil bergerak yang tidak dapat berhenti mendadak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dengan kata lain, dia tidak dapat menghindari ini!) (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro mengaktifkan efek dari kata yang telah dia atur sebelum teleport ke dekat monster. Dia menggunakan | Soft || 柔 | - Sama dengan yang ia digunakan sebelumnya. Dengan ini, kekuatan pertahanan dari armor pasir itu hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Selanjutnya adalah ini!” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian belakang kepalan Hiiro bersinar saat ia mengaktifkan kata lain yang telah ia tulis menggunakan || Word Magic ||.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
| Coossal Stenght | | 剛 力 |&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasakan kekuatan berkumpul di tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
bakiii-!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
tinju Hiiro menuju ke arah wajah monster, pukulan itu membuat suara yang tak menyenangkan, seperti daging dan tulang yang pecah. Darah keluar dari bagian belakang monster tersebut saat dia terbang menjauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Dosun-!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia jatuh ke tanah dan menerbangkan pasir-pasir. Dengan pertahanan armor pasir yang sudah hilang, selain kekuatan serangan yang meningkat dari kata | Kekuatan Besar |, Desert Monster mendapat banyak luka, meskipun pasir halus hancur berjatuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Desert Monster mencoba bangkit dengan goyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini satu lagi!” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro menggunakan | Air Writing | untuk menulis | Hard | | 固 | dan menembaknya di pasir bawah monster. Seperti waktu dengan Kamui, kini ia sudah &lt;br /&gt;
tidak bisa memanipulasi pasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang! Lakukan!” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro berteriak ke Kamui  yang sedang menunggu perintah. Mendengar suara itu, Kamui menyipitkan mata dan mencengkeram pedang kembar di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“.... Ayah” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari tempatnya berdiri, Kamui menyerang dengan kecepatan penuh ke monster tersebut. Inti yang berdenyut di perut rakasa itu tercermin di matanya. Yang sangat Hiiro khawatirkan, kekuatan pertahanan pasir itu hampir tidak ada. Selanjutnya, Desert Monster tidak bisa lagi membangun tembok pertahanan &lt;br /&gt;
karena pasir sudah tidak dapat digunakan karena kata | Hard | | 固 |. Jika Kamui terlambat bereaksi, ia mungkin mendapatkan beberapa luka. Namun, jika ia menyerang sekarang, dia pasti akan mengalahkan monster.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...... bunuh ... .aku akan membunuhnya.” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itu, pertanyaan [Siapa yang dia bunuh?] Muncul di benaknya. Saat itu juga, wajah ayahnya yang sedang tersenyum melintas di depannya. Sebuah aroma nostalgia menggelitik hidung Kamui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“.....Ayah......?” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang berpikir kalau ini sudah berakir. Berkat rencana Hiiro, mereka sudah bersiap dengan sempura. Meskipun Jin-u mendapat sedikit luka,tapi tidak ada yang tewas. Di atas semua itu, mereka semua terbebas dari teror Desert Monster.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat dari jauh, orang-orang dari Suku Ashura yakin dengan kemenangan mereka ............ ... sampai sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa sadar, semua orang terpaku pada pemandangan tak terduga yang tercermin di mata mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Idiot.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya Hiiro satu-satunya yang, dalam menanggapi pemandangan tersebut, berkata... sebenarnya. Hiiro tidak bisa melakukan apapun selain mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap penulis karena pemandangan seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena di samping inti monster itu, pedang yang bergerak telah berhenti. Mencermati, monster itu masih berdiri. Meskipun bukan Desert Monster yang entah bagaimana menghentikan serangan. Sebenarnya, Kamui sengaja menghentikan serangan yang sedang berlangsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ku....” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang kembarnya sedikit gemetar. Tidak, bukan hanya pedang, melainkan seluruh tubuh Kamui lah yang gemetar. Masih bersandar ke depan, wajahnya sedikit terangkat. Meskipun matanya tertuju pada Desert Monster, wajah Kamui dikuasai kesedihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“... aku tidak bisa ... ..melakukannya.” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bingung dengan tindakan yang tak terduga, Desert Monster masih berada ditempatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena ...... Ayah ...... baunya ada di sana ...” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang sedang kau lakukan! Cepatlah! Lakukan serangan terakhir!” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro turun dari langit dan berteriak pada Kamui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ... ..aku ....” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia mengatakan itu, tetesan air mata jatuh dari mata Kamui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ... ..tidak bisa melakukannya ... ... Ayah ...” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melihat air mata Kamui, Desert Monster terkejut. Pada saat itu, Hiiro jelas merasa rasa haus darah monster tersebut berkurang. Namun, hanya untuk sesaat. nafsu monster itu pada darah dan kemarahan melonjak, melebihi tingkat sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu juga, sengat pada ekor beregenerasi  untuk menusuk Kamui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“KEPALA SUKUUUUUUUU!!!!” (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jin-u memeluk Kamui sambil melompat ke samping. Namun, mereka tidak menghindarinya dengan sempurna. Sengatan itu telah mencungkil sepotong daging dari punggung Jin-u. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Guu!” (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jin-u?” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya jatuh ke tanah dalam keadaan seperti itu. Kamui menggunakan tubuhnya untuk bantalan Jin-u.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jii-san! beri aku beberapa waktu!” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti yang Anda minta!” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlihat bahwa Silva memahami situasi saat ini. Dia menciptakan pisau lainnya dan melemparkannya. Namun, Desert Monster menghindarinya dengan melompat jauh dari tempatnya saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Chi, dan hanya seperti itu,dia sudah pulih!)” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Desert Monster tampaknya telah pulih dari serangan Hiiro ketika dia sudah bisa bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gururururu!” (Desert Monster)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Monster Gurun dengan jengkel memandang Hiiro dan yang lainnya, dia membuka lebar mulut dan-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Kiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengeluarkan suara yang cukup tinggi. Ketika mereka dikejutkan dengan sensasi yang tidak menyenangkan, hampir telinga berdering, Hiiro tanpa sadar mengerutkan kening.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“A-Aku tahu, ini!” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama Hiiro menyadari arti perilaku monster itu, menanggapi seruan monster itu, teriakan serupa terdengar di dekatnya. Setelah itu, &lt;br /&gt;
pasir dari kedua sisi Desert Monster naik ke udara dengan suara nyaring. Dari dalam pasir, monster baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti yang kuduga, ini adalah kemampuan monster untuk memanggil bala bantuan!” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya begitu. Rupanya, mereka datang ke sini dengan berkelompok dari jauh?” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang telah Silva tunjukkan. Meskipun itu jaraknya cukup jauh, mereka mampu menemukan beberapa bayangan seperti monster yang tersebar di sana-sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengkonfirmasikan demikian, ada orang-orang yang terlihat menyerang monster di kejauhan ... ... mereka adalah Suku Ashura. Situasi ini adalah salah satu situasi yang kurang lebih mereka duga. Dengan demikian, tidak akan ada bala bantuan monster di sekitarnya yang mampu mendekati lokasi &lt;br /&gt;
Hiiro.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Maa, Aka-Loli bilang bahwa dia akan bergerak jika terpaksa. Kupikir akan baik-baik untuk mengabaikan monster lainnya. Masalah sebenarnya adalah &lt;br /&gt;
...... tiga di sini.) (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu, salah satunya adalah Desert Monster. Lalu dua lainnya, salah satunya adalah monster-monster yang dikenal sebagai | Gray Golem/Golem |, monster yang tersisa disebut | Mud Man/Manusia Lumpur |, monster yang memiliki tubuh seperti  lumpur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka hanya pernah mendengar informasi mengenai monster ini dari Suku Ashura. Mereka monster Ranking S. Sejujurnya, mereka ingin menyelesaikan ini sebelum Monster Gurun memanggil bala bantuan. Namun, mereka telah datang, penting bagi mereka untuk memikirkan metode alternatif untuk mengatasi situasi ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jii-san, keberatankah jika aku meninggalkan sisanya untukmu sebentar?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“... Apa yang ingin Anda lakukan, kalau boleh saya bertanya?” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan membangunkan si idiot itu.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia mengeluarkan kata-kata itu sambil mengenakan ekspresi puas, urat biru muncul di dahi Hiiro.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nofofofofo! Oh oh. Dalam hal ini, saya juga akan berusaha sekuat tenaga.” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Silva mempertajam tatapannya, dia berdiri di depan tiga monster. Setelah melihat ini, Hiiro mengubah arah tubuhnya dengan cepat sebelum memindahkan kakinya. Di depan arah yang sedang ia tuju itu ......... ... tempat di mana Kamui saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melihat Jin-u membesarkan suara kesakitan karena menerima serangan dari sengatan, Kamui bingung. Wajah Jin-u tambah pucat, luka yang ia terima di punggungnya mulai menyakitkan serta mengeluarkan darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jin-u ... ... Aku ... ... aku ......” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu jelas kesalahan Kamui hingga membuat Jin-u mendapatkan luka. Saat ia menangis karena dirinya yang tidak dapat melakukan apa pun untuk Jin-u dan dirinya dengan keinginan bertarungnya sudah menghilang, Kamui menjadi panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itu, Hiiro telah sampai. Kamui berpikir kalau Hiiro akan mampu melakukan sesuatu, ia mengangkat kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Baki -! *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sebelum ia menyadari hal itu, wajah Kamui kesakitan karena perih di pipinya, pasir yang dipanaskan pada siang hari memasuki mulutnya. Kamui sadar sekarang ia telah jatuh ke tanah. Selanjutnya, ia menyadari bahwa Hiiro telah memukulnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia perlahan bangkit, Kamui hanya menatap Hiiro, matanya terbuka lebar adalah ekspresi yang menunjukkan bahwa ia tidak dapat memahami mengapa Hiiro memukulnya. Dalam menghadapi seseorang seperti Kamui-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau benar-benar tidak berguna, ya?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“... ... eh?” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro menatap Kamui dengan tatapan yang mengerikan, ia melipat tangannya dan menunduk kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana situasi ini bisa terjadi?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“......” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau sudah membulatkan tekadmu, kan? Walau begitu, ada apa dengan dengan pertunjukan mengejutkan ini? Ada batas seberapa tidak bergunanya seseorang.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“H-Hiiro ......” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam menghadapi kata-kata kejam yang dikeluarkan, Kamui dibuat tidak bisa menjawab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Alasan mengapa Bajingan Berjambul kesakitan itu adalah karena kau. Fakta bahwa Desert Monster mampu memanggil bala bantuan, mengubah ini menjadi &lt;br /&gt;
menyebalkan juga salahmu. Yang paling penting, alasan mengapa aku begitu frustasi juga salahmu!” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Hiiro, yang berisi kemarahan, dilanjutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“penyengat itu mungkin memiliki neurotoxin, kan? Sebuah racun yang mencuri kemampuan seseorang untuk bergerak. Tetapi jika itu berada dekat jantung, &lt;br /&gt;
itu bahkan bisa menghentikan detak jantung. Yang menerima serangan itu akan mati.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“T-tidak mungkin! Kita harus melakukan sesuatu! K-karena aku, Jin-u akan ...!” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baki!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro memukul wajah Kamui sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aa, itu benar. Semua ini adalah kesalahanmu. Kebetulan, orang-orang dari Suku Ashura mu yang melawan monster lain mungkin membuat kesalahan dan akhirnya menerima luka fatal. Itu akan menjadi kesalahanmu juga.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uu ... aku ... aku ...” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui menggertak giginya saat ia perlahan meneteskan air mata lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang ingin kau lakukan?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“... Uu ... uu ...” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ketika kau mengatakan kau ingin melindungi semuanya, apakah itu sebuah kebohongan?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu ... bukanlah kebohongan ...” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“.. Kau mengatakannya, kan. kau bisa mencium aroma ayahmu dari monster itu.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan air mata yang masih mengalir di wajahnya, Kamui mengalihkan matanya ke Hiiro.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kemudian mungkin saja bagian kesadaran ayahmu akan terus tinggal di monster itu.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“... - !?” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui mengambil napas dalam-dalam sambil menatap monster tersebut. ia melihat sosok monster yang saling memukul dengan Silva, ekspresi sangat marah terpampang di wajahnya. Itu bukanlah ekspresi yang akan dibuat oleh ayahnya. Namun, tak terbantahkan bahwa aroma ayahnya, Rigund, terpancar dari &lt;br /&gt;
monster.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersamaan itu, adegan yang berbeda dilihat mata Hiiro. Untuk sesaat, saat melihat air mata Kamui, permusuhan monster itu mereda. Mungkin itu adalah &lt;br /&gt;
bagian diri Rigund yang terus berdiam di dalam monster. Tanggapannya melihat ekspresi anaknya yang memancarkan kesedihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Perhatikan baik-baik.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro melihat ke arah monster itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika monster itu ayahmu, lalu kau tidak melakukan apa-apa selain menangis di hadapannya? apa itu semua yang dapat kau lakukan?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“... ... Ayah.” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan salah dengan apa yang ingin kau tunjukkan untuk kebaikan.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“............” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Rasa kekeluargaan. Kau berpikir tentang keluargamu. Bahkan ketika ia terlihat seperti itu, kau tidak bisa membunuh ayahmu?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui diam-diam menunduk. Hiiro menganggap itu sebagai tanda penegasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika itu ayahmu, bukankah itu alasan bagimu untuk mengakhiri ini dengan tanganmu sendiri?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tanganku ... sendiri?” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak menyakiti keluargamu. Itu bukan kebaikan; itu hanyalah kau bertindak manja. Melihatnya sekarang, kau tahu apa yang harus kau lakukan. kau tahu apa yang perlu kau lakukan untuk ayahmu, bukan? Dan semua yang dapat kau lakukan hanyalah menangis?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“A ... ku ...” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kebaikan sejati hanya akan memiliki makna ketika kau dapat menggunakannya sebagai kekuatan. Setidaknya, itulah yang kupercaya.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hiiro ...” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, itu adalah kalimat yang pernah dia baca di buku sebelumnya. Namun, juga benar bahwa itu telah meninggalkan kesan cukup mendalam pada &lt;br /&gt;
dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mata mereka bertemu, Hiiro perlahan membuka mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pergilah, selamatkan dia. Tanpa tangan lainnya selain tanganmu sendiri.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“.............” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak ada orang yang benar-benar dapat membebaskan dia dari penderitaannya kecuali anaknya. Apakah kau yakin bahwa kau hanya akan melihatnya tanpa melakukan apapun?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya kehidupan kembali ke pupil mata Kamui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Atau akankah kau membiarkan petualang sederhana, seorang penonton yang tidak terlibat sepertiku membunuhnya? Ayahmu? Meskipun aku tidak benar-benar peduli?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“... Tidak.” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“ ?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak akan membiarkan ... kau melakukan itu.” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“... Lalu apa yang akan kau lakukan?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui meletakkan tangannya di bahu Jin-u yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jin-u ... Maafkan aku. Tapi ... Ini akan baik-baik saja.” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia berbicara, Jin-u samar-samar membuka kelopak matanya yang tampaknya berat juga telah ditutup sampai sekarang. Sebuah senyuman kecil mengambang di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Y ... ya ... Aku akan keluar ... Rigund-sama berada di tangan ... mu.” (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Un.” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui mengangguk kuat, dan berdiri tegak. Dia berbalik ke Hiiro.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolong jaga ... Jin-u.” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“... Cepat pergilah dan akhiri ini.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah!” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui mulai ke arah monster itu. Hiiro memindahkan matanya ke arah Jin-u.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oi jambul. Ini adalah hutang. kau akan membayarnya nanti.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“... Ha?” (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Jin-u tidak dapat memahami kata-kata yang keluar dari mulut Hiiro, tubuhnya tiba-tiba diselimuti cahaya hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“C-cahaya apa ini ... ini ... terasa menyenangkan ...” (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia sedang beristirahat di bawah matahari yang hangat, sensasi angin sejuk memijat tubuhnya. Ini adalah sensasi yang mirip saat sedang &lt;br /&gt;
berendam dalam bak mandi, kehangatannya disesuaikan dengan suhu yang sempurna. Saat ia sedang menikmati keinginannya untuk terus melnjutkan perasaan ini selamanya, kelopak matanya secara alami mulai turun menutupi penglihatannya .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
| Complete Recover | | 完治 |&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata yang Hiiro gunakan, semua luka Jin-u perlahan mulai menutup sendiri. Selain itu, sihir Hiiro dengan lembut membalut tubuh Jin-u, dan ekspresi aneh muncul di wajahnya saat ada kekuatan yang membuatnya tertidur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro merasakan kelelahan pada tubuhnya. Itu memakai MP yang banyak. Dia mengambil item MP Recovery dari sakunya dan melemparkannya ke dalam mulutnya. Dia telah membuat latihan yang teratur untuk membawa mereka hanya saat dia dalam masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Baik, sekarang semua yang tersisa hanyalah orang idiot itu.) (Hiiro)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Srow</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia)&amp;diff=513324</id>
		<title>Konjiki no Wordmaster (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia)&amp;diff=513324"/>
		<updated>2017-02-18T12:55:54Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Srow: /* Arc 2 : Pergerakan di Neraka */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Status|Active|Indonesian}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:Konjiki_no_Wordmaster_Volume_3_Cover.jpg|200px|thumb|right|Sampul Volume 3]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serial Light Novel &#039;&#039;&#039;Konjiki no Wordmaster&#039;&#039;&#039; (金色の{{Furigana|文字使い|ワードマスター}}) ditulis oleh Tomoto Sui, ilustrasi oleh Sumaki Syungo, dan diterbitkan oleh Fujimi Shobou. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*[[Konjiki no Wordmaster|English]]&lt;br /&gt;
*[[Konjiki no Wordmaster~Brazilian Portuguese~|Português Brasileiro (Brazilian Portuguese)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
Lima orang yang dipanggil ke dunia lain untuk melawan iblis jahat yang mengancam dunia itu. Namun, hanya ada empat pahlawan yang dipanggil, dan satu orang yang lain berjuluk pengamat tidak bersalah (Innocent Bystander). Apa yang akan  pengamat tidak bersalah lakukan selanjutnya? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah proyek terjemahan second hand setelah versi English-nya, bagi yang mampu berbahasa Jepang dan ingin meninjau ulang dari bahasa aslinya, bantuan anda sangat kami hargai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pendaftaran===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penerjemah diminta  [[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):Halaman Pendaftaran|mendaftarkan]] bab mana saja yang akan dikerjakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Format Standar===&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &amp;quot;&#039;&#039;Konjiki no Wordmaster&#039;&#039;&amp;quot; oleh Tomoto Sui==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Arc 1: Gelandangan Pengguna Sihir Unik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* [http://my.w.tt/UiNb/RxFm0s8Dwz Ilustrasi Novel]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/254600902-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Prolog]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/242688317-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 1: Terbawa ke Dunia Lain]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/242695401-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 2: Teman Sekelas ]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/242712719-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 3: Tenaga Sihir dan Sihir]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/242827265-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 4: World Magic]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/242845732-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 5: Sementara itu Para Pahlawan]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243091729-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 6: Pertarungan Dengan Monster]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243140280-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 7: Perjalanan Darurat]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243147373-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 8: Lelaki Biasa yang Tidak Akan Bekerja Tanpa Bayaran]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243156766-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 9: Pertemuan Dengan Pedang]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243591758-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 10: Evilia]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243629753-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 11: Konferensi Negara Iblis]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243652023-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 12: Keinginan Untuk Daging]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243766915-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 13: Merasakan Daging [Aqua Hound Meat]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243782449-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 14: Rekan Pertama]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243809511-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 15: Para Hero Mendengar Rumor Tentangnya]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243827195-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 16: &amp;lt;&amp;lt;Raer&amp;gt;&amp;gt; Festival]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243993075-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 17: Guild Master]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244001989-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 18: Cara Melewati Check Point]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244059416-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 19: Berhadapan Dengan Unique Monster]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244272552-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 20: Batasan World Magic]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244335220-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 21: Pentingnya Level]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244406122-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 22: Penduduk Bearnt【Doggam】]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244413972-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 23: Keputusan Vale]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244417571-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 24: Mengumpulkan Madu]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244429154-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 25: Permen Madu Yang Lezat]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245020228-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 26: Perjamuan di Kerajaan Beast]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245090698-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 27: Sepenggal Kisah Perjalanan Mereka]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245096833-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 28: Taman Peri]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245187307-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 29: Pengalaman Untuk Semalam]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245470721-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 30: Rumor Perang]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245852879-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 31: Chapter 31: Kekuatan Empat Pahlawan dan Pertanda Perang]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245935401-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 32: Gua Gree]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/246383894-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 33: Kebangkitan Muir]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/246756356-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 34: Undangan dari Kucing Sialan]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/246760066-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 35: Level Up Sampai Power Up]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/246770299-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 36: Chapter 36: Ketetapan Hati Demon Lord (Maou)]&lt;br /&gt;
:* [[Konjiki no Word Master Indonesia Chapter 37|Chapter 37: Ibukota Beast Kingdom, Passion.]]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/247484713-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 38: Guru Arnold]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/249118772-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 39: Perang yang Tak Terhentikan]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/252078084-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 40: Perang Dimulai?! Dan perubahan tiba-tiba]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/252078084-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 41: Terhentinya Perang]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/253061976-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 42: Konferensi Lain di Negri Iblis]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/254607553-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 43: Kemampuan Rarashik]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/255929151-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 44: Selesainya Tes Muir]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/269889718-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 45: Asal Gabranth]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/269889718-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 46: Keputusan Hiiro]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271111336-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 47: Tujuan Lain Arnold]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271860652-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 48: Kakaknya, Seorang Maid]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271860730-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 49: Hiiro dan Gadis Itu]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271860789-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 50: Mimiru dan Anak Laki-Laki Itu]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271861092-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 51: Janji Diantara Keduanya]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271861899-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 52: Kecurigaan Arnold]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271861982-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 53: Identitas sang Roh dan Temannya]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271862068-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 54: Sebuah Perjalanan Baru]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271862094-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 55: Burung Itu, Lagi!]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271862132-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 56: Pergerakan di Victorias]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keseluruhan bab 1 ada di [https://www.wattpad.com/story/68455238-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Harazuo TL]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Arc 2 : Pergerakan di Neraka===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:*[http://my.w.tt/UiNb/dbYn1gnEwz Ilustrasi Novel]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/274821002-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 57: Satu Bulan Kemudian]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/276984931-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 58: Pergi ke Wilayah Evilia]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/276987788-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 59: Ancaman「Grand Slime」]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/277001635-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 60: Pelayan yang Hidup Kembali]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/277225215-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 61: Butler yang Penuh Inspirasi, Silvan]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/277231629-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 62: Teman Perjalanan Mesum yang Baru (?)]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/277429850-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 63: Chapter 63:「Venom Mountain」]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/277442031-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 64: Chapter 64: Pertarungan Dengan「Cactusman」]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/277515987-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 65: Perjalanan ke Mansion]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/285691872-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 66: Trio Chaotic]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/285710372-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 67: Gadis Evilia, Lilyn]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/286438700-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 68: Kekuatan Sang Butler]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/286439607-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 69: Shamoe Si Demon-Beast]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/287484238-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 70: Gadis Kecil-Kuat atau Lemah?]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/297407073-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 71: Undangan Dari Gadis Kecil]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/300557478-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 72: Datangnya Hujan Merah]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/300558851-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 73: Monster Rank SS]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/301905444-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 74: Tentang Red Rain]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/306666105-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 75: Maid yang Meminta Maaf]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/310814137-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 76: Kontrak Dengan Iblis]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/316916329-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 77: Teman Perjalanan Baru]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/318537211-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 78: Kekhawatiran Seorang Pelayan]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/321775252-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 79: Dan Sekarang, Perjalanan Baru Dimulai!]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/323566210-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 80: Para Pahlawan, Satu Bulan Kemudian]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/323569484-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 81: Spekulasi Tiap Orang]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/325331876-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 82: Pergi ke Tempat Tujuan Pertama]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/325440720-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 83: Pertempuran di Gurun Pasir Rhaorb]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/326091747-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 84: Klan Ashura]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/326243030-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 85: Liliyn dan Shivan]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/326243810-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 86: Kegigihan Klan Ashura]&lt;br /&gt;
:*[[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 87|Chapter 87: Pemikiran yang Kuat]]&lt;br /&gt;
:*[[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 88|Chapter 88: Kekuatan Kamui yang Sebenarnya]]&lt;br /&gt;
:*[http://my.w.tt/UiNb/8ICBlBiUpz Chapter 89: Hiiro vs Kamui]&lt;br /&gt;
:*[http://my.w.tt/UiNb/lm6UK2PZpz Chapter 90: Penyelesaian]&lt;br /&gt;
:*[[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 91|Chapter 91: Keputusan Kamui]]&lt;br /&gt;
:*[[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 92|Chapter 92: Kekuatan Gabungan]]&lt;br /&gt;
:*[http://my.w.tt/UiNb/Ep1DdF2uDA Chapter 93: Sihir Magic Word... dan Title yang Baru]&lt;br /&gt;
:*[http://my.w.tt/UiNb/veWZcJRGHA Chapter 94: Pertarungan, Iblis dari Gurun Pasir]&lt;br /&gt;
:*[[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 95|Chapter 95: Keputusan]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedang on-going di [https://www.wattpad.com/story/76178410-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Harazuo TL] dan di [[Konjiki no Wordmaster (Indonesia)|Baka-Tsuki]] oleh [[User:Srow|Srow]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Arc 3 : Perang antar Ras===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* [https://kirishimachantranslation.wordpress.com/konjiki-no-wordmaster-chapter-101-setengah-tahun-kemudian Chapter 101 : Setengah tahun kemudian]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Manajer Proyek: [[User: Baka-Tsuki Update Indonesia|Baka-Tsuki Update Indonesia]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Pengawas Proyek: [[User: Baka-Tsuki Update Indonesia|Baka-Tsuki Update Indonesia]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[https://www.wattpad.com/user/Harazuo Kirihara Kazuo (Harazuo)]&lt;br /&gt;
*[[User:Srow|Srow]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;TIDAK AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [http://lichkingofchaos.wordpress.com/ LichKingofChaos Translations]/[[User:LichKingofChaos|LKOC]] (mulai dari Hiiro di Demon World) (mundur)&lt;br /&gt;
* [http://atherrea.blogspot.com/ Atherrea Translations]&lt;br /&gt;
* [https://kirishimachantranslation.wordpress.com/ Kirishima Translation] (mulai dari Arc 3)&lt;br /&gt;
* [https://knwtraindo.wordpress.com/ knwtraindo] (Mengisi chapter kosong)&lt;br /&gt;
* [https://omegatranslation.wordpress.com/ Omegatranslations]/[[User:Kristoper21|Kristoper21]] (Mengisi arc 1 yang masih kosong)&lt;br /&gt;
* [[User: TLC AltTab|TLC AltTab]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [https://oriontranslations.wordpress.com/ Orion Translations]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;TIDAK AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User: TLC AltTab|TLC AltTab]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;br /&gt;
[[Category:Linked Project]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Srow</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia):WN_Chapter_92&amp;diff=511206</id>
		<title>Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 92</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia):WN_Chapter_92&amp;diff=511206"/>
		<updated>2017-01-25T14:36:27Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Srow: Created page with &amp;quot;Chapter 92: Kekuatan Gabungan   Kamui menatap Hiiro. Jujur saja, Hiiro punya firasat akan menjadi seperti ini setelah Kamui menemukan tekad untuk mengambil tindakan. Namun, Hi...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Chapter 92: Kekuatan Gabungan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui menatap Hiiro. Jujur saja, Hiiro punya firasat akan menjadi seperti ini setelah Kamui menemukan tekad untuk mengambil tindakan. Namun, Hiiro menutup matanya dan berkata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak mempunyai kewajiban untuk membantumu.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Tolong.” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, tidak akan. Aku tidak bekerja secara gratis. Lagipula, mengapa tidak meminta Baba- ... Maksudku orang kecil di sana?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bisa mendengarmu, bajingan ... Bagaimana kalau aku membuatmu tidur selamanya? Nn?&amp;quot;  (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah niat membunuh mengerikan menyerang Hiiro. Hiiro ragu-ragu, merenungkan apakah itu kesalahan untuk dirinya dengan memanggil rekannya yang kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meskipun aku tidak mau mengakuinya, orang itu kuat. Dia bahkan dapat mengalahkan monster tanpa masalah.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi, jangan menyeretku. Apakah kau benar-benar berpikir bahwa aku akan repot-repot dengan hal yang merepotkan ini? Tidak! Aku tidak tertarik pada monster atau hal semacam itu! Oleh karena itu, aku bahkan tidak akan mengangkat jari! Kuhaha!&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yo! Seperti yang diharapkan dari Ojou-sama! Bahkan orang-orang suci pun akan pingsan di depan kesombonganmu itu!&amp;quot; (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ojou-sama ~! Indah sekali!&amp;quot; (Shamoe)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kuhahaha! Puji aku lagi! Hahahahaha!&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengawasinya tertawa keras saat dia dipuji oleh pelayannya, Hiiro merasa seperti ia sakit kepala. Dia membuat catatan mental untuk tidak menjadi seperti dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uun ... aku,maunya Hiiro&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nn? Aku?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Un.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa ............. Kenapa?&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, aku satu-satunya yang bertanya di sini ...&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui memiringkan kepalanya dan menatap kosong Hiiro, Hiiro sudah mengerti apa yang Kamui pikirkan tentang ..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lagi pula, aku akan-&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu, apa yang harus kulakukan?&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang harus  kulakukan ...... untuk membuatmu membantu kami?&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...........&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro sekali lagi menyadari betapa keras kepala Kamui. Saat ia memikirkannya, dia punya ide bagus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Omong-omong, aku sudah naik banyak level. Aku ingin mencobanya... tapi...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, ketika Hiiro memenangkan duel melawan Kamui, ia naik beberapa level ...  Karena level Kamui lebih tinggi daripada Hiiro, ia mampu &lt;br /&gt;
mendapatkan banyak EXP dengan mengalahkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mari lihat. Bagaimana kalau kau menjadi bawahanku?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh? Bawahan?&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku hanya bercanda.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan melakukannya.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hanya bercanda.......  Huh?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro hanya bisa menatap Kamui sambil terdiam. Matanya tampak serius, jika ada, rasanya seperti berkilauan dengan kebahagiaan, tapi mungkin saja ini hanya imajinasi Hiiro ..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;O-Oi ...&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan menjadi ... bawahanmu. Jadi, pinjamkan aku ... kekuatanmu.&amp;quot; (kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro menganggapnya sebagai lelucon. Hiiro tahu kalau seorang kepala suku menjadi bawahan tidak akan terjadi. Jadi, Hiiro melupakannya beberapa saat untuk memikirkan imbalan apa yang harus diberikan atas bantuannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ketika kau melihat ke mata Kamui, orang bisa tahu dengan jelas bahwa ia sedang serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, kau mengerti, kan? Kau, kepala suku, akan menjadi bawahan beberapa petualang tak dikenal ini, tidak mungkin sukumu akan setuju dengan itu, kau &lt;br /&gt;
tahu?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Un ... benar juga.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, jangan hanya mengatakan ... &#039;benar juga&#039; ...&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap kali Hiiro harus berurusan dengan Kamui, dia merasa bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi ... aku memutuskan untuk ... jadi serakah.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau hanya kami ... itu akan berbahaya. Tapi, ... jika Hiiro membantu ... risiko kita akan terluka ... berkurang.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;.......&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan kulindungi ... semuanya. Untuk itu ... aku akan menggunakan cara apapun. Apa yang Hiiro katakan tentang... keserakahan ... hanya seperti itu.&amp;quot; &lt;br /&gt;
(kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, sebagai seorang pemimpin, kebanggaan mereka tidak akan membuatnya menurunkan kepalanya seperti ini. Sulit dipercaya, kalau ada orang yang akan menerima sesuatu seperti ini dengan mudahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Kamui bersedia untuk menggunakan cara apapun yang diperlukan untuk melindungi sukunya. Bahkan jika ia harus membuang posisinya atau kebanggaannya dan membiarkan dirinya dimanfaatkan  oleh Hiiro, dia bersedia menerima semua itu untuk melindungi semuanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Haha ... keserakahan yang bodoh juga ada, ya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja Hiiro lah yang memberinya saran itu. Namun, Kamui datang dengan menafsirkannya secara langsung saran tersebut. Hiiro tidak bisa menahan tawa melihat betapa polos Kamui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Hiiro sedikit tersenyum, Kamui memiringkan kepalanya ke samping ..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haha, kawan, kau orang yang cukup menarik, ya.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Benarkah?&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aa, mari kita pergi. Namun, apa akan baik-baik saja bagimu untuk memutuskan untuk menjadi bawahanku sendirian? Tidak, kau sudah membicarakan  tentang hal ini dengan orang tua buta, kan?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Un ... tapi semua orang akan setuju dengan hal itu. Lagipula ... ini untuk kedamaian kita.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro menatap mata Kamui. Matanya benar-benar tulus dan tidak terlihat keraguan di dalamnya. Dia hanya didorong oleh keinginan untuk melindungi sukunya. Kamui benar-benar berbeda dari orang ragu-ragu yang sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haha, kau orang cukup yang jujur. … Baiklah. Dengan ini, kau akan menjadi bawahanku  dari sekarang.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah?&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, itu cukup tak terduga, tapi aku akan mengambil ini sebagai pembayaran. Aku juga akan berusaha untuk memenuhi harapanmu.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui membuat pose kemenangan karena jawaban Hiiro. Hiiro tidak masalah dengan hal tersebut. Namun jika ia kembali berpikir tentang hal itu lagi, ia bisa mendapatkan makanan lezat dan memperoleh berbagai informasi dari mereka hingga berubah menjadi pertukaran yang sempurna. Hal lain yang menempatkannya ke suasana hatinya bagus, karena ia sudah naik level.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sepertinya kau sudah selesai berbicara.&amp;quot; (Sivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mencari celah untuk melangkah, Sivan berjalan ke arah mereka. Di dekatnya, ada orang lain dari suku Ashura, termasuk anak-anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah membicarakannya dengan semua orang. Meskipun, ada beberapa yang masih tidak setuju.&amp;quot; (Sivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Betul! Mengapa Kamui Kamui harus menjadi bawahan orang itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kepala Suku! Kami dapat menangani rakasa gurun itu sendiri!&amp;quot; (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu anak-anak dan Jin-u mengeluh, tapi Kamui mengangkat tangannya untuk membungkam mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... aku sudah memutuskan. Ketika saatnya datang untuk melindungi semua orang ... Aku akan melakukan apa pun.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suku Ashura yang melihat Kamui bisa merasakan ketegasan dan tidak dapat berkata-kata lagi. Namun, anak-anak masih mengatakan apa yang mereka pikir baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, apa kau tidak apa-apa dengan itu Kamui Kamui! Menjadi bawahannya ...&amp;quot; (Anak A)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar! Kamui Kamui adalah kepala suku!&amp;quot; (Anak B)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nn ... Tidak apa-apa.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mengatakan itu, Kamui meletakkan tangannya di atas kepala anak-anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hiiro itu ...... menarik&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak-anak diberikan pengertian oleh Kamui saat ini. Sivan adalah satu-satunya yang tersenyum sambil berpaling ke Liliyn.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Liliyn, rekanmu meminjamkan kekuatannya tetapi apakah kau tidak?&amp;quot; (Sivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lucu, mengapa aku harus repot-repot dengan tugas yang merepotkan seperti itu? Untuk urusan monster dan semacamnya, kaki tanganku, Hiiro sudah lebih dari cukup.&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oi, siapa yang kau panggil KAKI TANGANMU !?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nh? Hiiro adalah ... bawahan nya? Lalu, Apakah aku juga ... bawahannya? Hmm? Eh?&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bingung tentang bagaimana hubungannya, banyak tanda tanya melayang di atas kepala Kamui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, apa kau baik-baik saja dengan itu?&amp;quot; (Sivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan apa, orang tua?&amp;quot; (Lilyin)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Monster gurun benar-benar kuat. Aku memang telah melihat kemampuan pemuda itu, tapi aku masih tidak yakin. Terlebih lagi, dia telah menyerap Rigund ayah kamui.&amp;quot; (Sivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lucu, seperti aku peduli tentang itu.&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, lalu apa yang akan kau lakukan jika pemuda itu mati? Bukankah dia objek yang menarik perhatianmu? Jika dia mati, kau akan bosan lagi.&amp;quot; (Sivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sivan mengatakan itu kepada Liliyn, sambil mengusap dagunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mu ... Muu.&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lilyin benar-benar merenungkan apa yang dikatakan Sivan. Akhirnya ia menemukan sesuatu yang menarik minatnya. Hiiro, apa lagi dia memutuskan untuk mengikutinya dalam perjalanannya. Selain itu, perjalanan baru saja dimulai. Ketika Liliyn memikirkan kehilangan mainan langka di sini, kegelisahan memenuhi hatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-itu tidak dapat dibiarkan. Silva!&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya.&amp;quot; (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau bantulah mereka.&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja.&amp;quot; (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oo ~ h, seperti yang diharapkan dari penyihir Red rose yang begitu baik hati!&amp;quot; (Sivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmpf, itu sebuah pemberian! hatiku lebih dalam dari laut! Kuhahahahaha!&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar kata-kata Liliyn Sivan sedikit mengepalkan tangannya. Liliyn, yang tidak menyadari bahwa ia telah dipermainkan oleh Sivan, tertawa dengan semangat yang tinggi karena pujian. Jujur saja, Sivan ingin sekali Liliyn meminjamkan kekuatannya, tetapi menilai bahwa ini lebih baik daripada tidak sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Selain itu, pelayannya ... keberadaannya terasa aneh seperti pemuda itu. Yah, tidak mungkin kalau dia orang biasa saat Liliyn telah membawanya ke sisinya.) (Sivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sivan pikir dia bisa meningkatkan kekuatan tempur, dan sangat meningkatkan peluang  menang melawan Monster Gurun. Dia merasa lega, bahwa dengan melibatkan Liliyn, ia melibatkan Silva juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu, di mana monsternya?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jin-u mengharapkan pertanyaan tersebut dan menjawab&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia ada di daerah yang disebut &#039;Boulder Desert&#039; ke arah timur dari sini.&amp;quot; (Jin-u)&lt;br /&gt;
Seperti namanya, &#039;Boulder desert&#039; adalah suatu daerah, di mana ada banyak batu besar. Di dekatnya ada sebuah oasis di mana suku Ashura awalnya tinggal. Dan, salah satu batu besar di sana bernama ‘Grave Tower&#039; di mana tempat orang mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Grave Tower’ terletak cukup jauh dari monster itu. Tapi karena ada kesempatan 1 banding 10000  ‘Grave Tower’ dapat hancur dalam pertempuran melawan monster. Tidak ada satupun Suku Ashura yang memiliki motivasi untuk melawan monster itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu ya, karena ada batu-batu besar di seluruh tempat, kita bisa menyiapkan penyergapan&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sivan mengangguk terhadap analisis Hiiro.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja. Namun, monster gurun memiliki kemampuan yang merepotkan, dan monster gurun telah menyerap banyak monster lain	.&amp;quot; (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti yang Sivan mengatakan ... tapi di atas semua itu ... yang paling sulit ... adalah kekuatan ayah.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kekuatan? Maksudmu sihir?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Sama seperti ... milikku.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
Hiiro pikir itu akan menjadi benar-benar berbahaya. Monster tersebut tidak hanya memiliki kemampuan monster gurun lainnya, tapi juga dapat menggunakan sihir pasir, yang menguntungkan di sekitar sini. Karena Hiiro sudah bertarung melawan Kamui, ia sepenuhnya paham potensinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kita harus memutuskan siapa yang akan pergi.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hohou, untuk alasan apa?&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Liliyn dengan kagum meminta alasan di balik keputusan Hiiro ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gangguan hanya akan membuat ini lebih sulit.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suku Ashura marah pada pernyataan Hiiro. Namun, Liliyn memberikan anggukan sambil menyeringai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kukuku, kenapa kau tidak katakan kalau kau tidak bisa melindungi semua orang?&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diam. Masalahnya bukan hanya itu. Pastinya jumlah meningkatkan kekuatan, tapi itu juga tergantung pada musuh.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;N ... Apa maksudmu?&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui bertanya sambil memiringkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Monste itur dapat menggunakan sihir yang sama sepertimu, kan? Menggunakannya di padang pasir akan efektif terhadap satu dan beberapa target dengan &lt;br /&gt;
pasir. Dan juga bukankah ayahmu sangat hebat jika menggunakan pasir?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Ayah ... bahkan lebih hebat berpedang daripada aku.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maka jelas saja bahwa jika kita menyerang dalam kelompok besar ada risiko tinggi jatuh korban bahkan sebelum kita dapat menyerangnya. Dan, bukan hanya korban yang akan menjadi masalah tapi juga keterkejutan melihat seseorang yang dekat denganmu mati. Sekalipun kau, bisakah kau mengatakan bahwa kau akan tetap tenang ketika kau melihat monster yang mempunyai penampilan ayahmu melukai atau membunuh anggota sukumu?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak tahu ... apakah aku bisa.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui menunduk dan mengepalkan tinjunya. Bahkan jika bukan ayahnya, melihat seseorang dengan penampilan yang sama akan menjatuhkan anggota sukumu satu demi satu, hingga Kamui akan menjadi stress.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itulah masalah yang paling merepotkan. Juga, apakah ada orang lain yang mungkin memiliki solusi untuk membunuh monster yang mirip mantan kepala suku?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaan Hiiro ini menyebabkan keributan Ashura. Ada beberapa juga yang menjadi pucat. Mereka semua telah berhutang budi kepada ayah Kamui, dan beberapa orang hidupnya telah diselamatkan olehnya. Apakah mereka bisa menahan perasaan mereka dan mengambil nyawa monster tersebut, itulah yang dikhawatirkan Hiiro.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah sebabnya Hiiro mempertimbangkan bahwa, mereka harus memutuskan siapa yang harus dengan mereka. Jika seseorang yang belum mengambil keputusan berpartisipasi, mereka hanya akan mengubahnya menjadi kewajiban. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan ada satu hal lagi. Di antara orang-orang yang sedang terluka, apa ada orang dengan kemauan yang kuat?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh? ... Ya.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi kau masih kurang. Dengan kata lain, monster itu lebih kuat, dan itulah sebabnya tidak boleh ada keraguan dalam membunuhnya. Nitouryuu, bukankah &lt;br /&gt;
kau mengatakan bahwa kau tidak ingin sukumu dilukai? Lalu, kau harus pergi hanya dengan sedikit orang, yang terbaik darimu. Terserah kau memilih &lt;br /&gt;
orang-orang yang kuat dan bersedia untuk menghadapi monster dan kembali dengan selamat.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;…….. Aku mengerti. Semuanya ... kalian tidak apa-apa dengan ini?&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui berbalik ke sukunya dan bertanya. Mendengarkan pembicaraannya, mereka tidak dapat menyembunyikan ekspresi mereka yang bermasalah. Mereka melihat satu sama lain, dan menanyakan diri mereka sendiri apakah mereka dapat benar-benar membunuh Rigund.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di antara mereka, ada satu orang yang segera keluar dan berlutut di depan Kamui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kepala suku, aku, Jin-u, sudah mempersiapkan diri untuk ini.&amp;quot; (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jin-u ...&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kepala suku sebelumnya ... Rigund adalah orang yang saya kagumi, dan yang saya inginkan untuk menjadi sepertinya. Tapi sekarang, ia harus menderita setelah pikirannya rusak karena berubah menjadi monster. Dan, itu bisa dikatakan untuk kepala suku saat ini juga. Sejak itu terjadi, kau menderita setiap waktu. Aku telah mempercayakan hidupku untuk kepala suku sejak awal. Silakan gunakan aku kalau kau melihat kelayakan. Bersama-sama mari kita bebaskan Rigund!&amp;quot; (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jin-u ... Terima kasih.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menutup matanya sejenak, tapi itu hanya sesaat. Lalu, ia menatap langsung Jin-u.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, ... jangan berkata kepadaku untuk ... menggunakan hidupmu.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kepala suku ...&amp;quot; (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pikir ... kau harus mengurus hidupmu sendiri. Jadi ... jangan mati, Jin-u.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku mengerti.&amp;quot; (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kesepakatan mereka, yang lain juga mulai menunjukkan kemauan untuk berpartisipasi. Namun, Kamui menolak mereka dengan menggetarkan lehernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku punya sesuatu ... yang harus dilakukan semua orang.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Monster gurun memiliki kemampuan untuk memanggil monster lainnya. Tugas kalian adalah  mencegah mereka mendekati kelompok Kamui. Tinggalkan &lt;br /&gt;
menangani monster ... Rigund untuk Kamui dan Jin-u.&amp;quot; (Sivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masing-masing dari mereka enggan mengangguk pernyataan Sivan ini. Namun dengan ini tampaknya telah diputuskan siapa yang akan menghadapi monster gurun. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, mereka menghabiskan waktu mencari tahu cara yang paling efektif untuk melawan dan berakhir dengan Hiiro menyimpulkan semuanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan menyimpulkannya. Untuk orang-orang yang bisa melawan, kita hanya akan pergi dengan jumlah minimum untuk bertahan disini dan sisanya akan pergi ke daerah sekitar &#039;Boulder desert&#039;. Di sana, kami akan menarik perhatian monster. Orang-orang yang akan bertarung melawan monster adalah aku, orang tua, Nitouryuu dan si jambul.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;J-jambul ...?&amp;quot; (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jin-u tampaknya tidak senang dengan julukan itu. Namun, Hiiro lanjutkan dengan penjelasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Monster gurun memiliki kemampuan untuk memanggil monster lainnya, dan jika itu akhirnya digunakan dan monster lainnya datang, Ashura di luar akan &lt;br /&gt;
mengurus mereka. Kalian mengerti itu?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang mengangguk setuju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kawan, kau tidak perlu khawatir. Jika mereka menjadi tidak berguna, aku akan mengurus goreng kecil&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ashura menjadi sangat termotivasi ketika Liliyn mengatakan begitu. Mereka ingin menunjukkan padanya untuk tidak meremehkan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa, kau akan juga ikut?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja. Aku tidak bisa melewatkan pertunjukkan menarik ini, kan? Kukuku.&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fuhn, dasar loli jahat.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sheesh. Seperti biasa ba-baa ini hanya didorong oleh keinginannya sendiri.&amp;quot; (Sivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah kau, mengatakan sesuatu, bocah?&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Liliyn yang memanggil Sivan yang sudah tua sebagai anak-anak. Sebenarnya sudah berapa lama dia hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-ya! Aku akan melakukan yang terbaik untuk tetap tenang!&amp;quot; (Shamoe)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Shamoe menjawab dengan tekad yang besar, dia tidak tahu arti dari kata yang dia ucapkan. Dia hanya akan menjadi beban sehingga yang dia maksud untuk bersiap diam-diam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, jika kau siap, mari kita pergi.&amp;quot; (Hiiro)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Srow</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia)&amp;diff=511205</id>
		<title>Konjiki no Wordmaster (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia)&amp;diff=511205"/>
		<updated>2017-01-25T14:31:59Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Srow: /* Arc 2 : Pergerakan di Neraka */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Status|Active|Indonesian}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:Konjiki_no_Wordmaster_Volume_3_Cover.jpg|200px|thumb|right|Sampul Volume 3]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serial Light Novel &#039;&#039;&#039;Konjiki no Wordmaster&#039;&#039;&#039; (金色の{{Furigana|文字使い|ワードマスター}}) ditulis oleh Tomoto Sui, ilustrasi oleh Sumaki Syungo, dan diterbitkan oleh Fujimi Shobou. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*[[Konjiki no Wordmaster|English]]&lt;br /&gt;
*[[Konjiki no Wordmaster~Brazilian Portuguese~|Português Brasileiro (Brazilian Portuguese)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
Lima orang yang dipanggil ke dunia lain untuk melawan iblis jahat yang mengancam dunia itu. Namun, hanya ada empat pahlawan yang dipanggil, dan satu orang yang lain berjuluk pengamat tidak bersalah (Innocent Bystander). Apa yang akan  pengamat tidak bersalah lakukan selanjutnya? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah proyek terjemahan second hand setelah versi English-nya, bagi yang mampu berbahasa Jepang dan ingin meninjau ulang dari bahasa aslinya, bantuan anda sangat kami hargai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pendaftaran===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penerjemah diminta  [[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):Halaman Pendaftaran|mendaftarkan]] bab mana saja yang akan dikerjakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Format Standar===&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &amp;quot;&#039;&#039;Konjiki no Wordmaster&#039;&#039;&amp;quot; oleh Tomoto Sui==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Arc 1: Gelandangan Pengguna Sihir Unik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* [http://my.w.tt/UiNb/RxFm0s8Dwz Ilustrasi Novel]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/254600902-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Prolog]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/242688317-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 1: Terbawa ke Dunia Lain]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/242695401-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 2: Teman Sekelas ]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/242712719-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 3: Tenaga Sihir dan Sihir]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/242827265-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 4: World Magic]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/242845732-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 5: Sementara itu Para Pahlawan]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243091729-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 6: Pertarungan Dengan Monster]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243140280-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 7: Perjalanan Darurat]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243147373-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 8: Lelaki Biasa yang Tidak Akan Bekerja Tanpa Bayaran]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243156766-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 9: Pertemuan Dengan Pedang]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243591758-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 10: Evilia]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243629753-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 11: Konferensi Negara Iblis]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243652023-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 12: Keinginan Untuk Daging]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243766915-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 13: Merasakan Daging [Aqua Hound Meat]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243782449-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 14: Rekan Pertama]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243809511-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 15: Para Hero Mendengar Rumor Tentangnya]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243827195-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 16: &amp;lt;&amp;lt;Raer&amp;gt;&amp;gt; Festival]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243993075-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 17: Guild Master]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244001989-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 18: Cara Melewati Check Point]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244059416-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 19: Berhadapan Dengan Unique Monster]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244272552-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 20: Batasan World Magic]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244335220-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 21: Pentingnya Level]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244406122-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 22: Penduduk Bearnt【Doggam】]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244413972-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 23: Keputusan Vale]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244417571-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 24: Mengumpulkan Madu]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244429154-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 25: Permen Madu Yang Lezat]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245020228-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 26: Perjamuan di Kerajaan Beast]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245090698-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 27: Sepenggal Kisah Perjalanan Mereka]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245096833-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 28: Taman Peri]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245187307-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 29: Pengalaman Untuk Semalam]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245470721-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 30: Rumor Perang]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245852879-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 31: Chapter 31: Kekuatan Empat Pahlawan dan Pertanda Perang]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245935401-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 32: Gua Gree]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/246383894-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 33: Kebangkitan Muir]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/246756356-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 34: Undangan dari Kucing Sialan]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/246760066-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 35: Level Up Sampai Power Up]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/246770299-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 36: Chapter 36: Ketetapan Hati Demon Lord (Maou)]&lt;br /&gt;
:* [[Konjiki no Word Master Indonesia Chapter 37|Chapter 37: Ibukota Beast Kingdom, Passion.]]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/247484713-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 38: Guru Arnold]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/249118772-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 39: Perang yang Tak Terhentikan]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/252078084-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 40: Perang Dimulai?! Dan perubahan tiba-tiba]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/252078084-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 41: Terhentinya Perang]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/253061976-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 42: Konferensi Lain di Negri Iblis]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/254607553-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 43: Kemampuan Rarashik]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/255929151-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 44: Selesainya Tes Muir]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/269889718-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 45: Asal Gabranth]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/269889718-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 46: Keputusan Hiiro]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271111336-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 47: Tujuan Lain Arnold]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271860652-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 48: Kakaknya, Seorang Maid]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271860730-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 49: Hiiro dan Gadis Itu]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271860789-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 50: Mimiru dan Anak Laki-Laki Itu]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271861092-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 51: Janji Diantara Keduanya]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271861899-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 52: Kecurigaan Arnold]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271861982-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 53: Identitas sang Roh dan Temannya]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271862068-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 54: Sebuah Perjalanan Baru]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271862094-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 55: Burung Itu, Lagi!]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271862132-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 56: Pergerakan di Victorias]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keseluruhan bab 1 ada di [https://www.wattpad.com/story/68455238-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Harazuo TL]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Arc 2 : Pergerakan di Neraka===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:*[http://my.w.tt/UiNb/dbYn1gnEwz Ilustrasi Novel]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/274821002-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 57: Satu Bulan Kemudian]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/276984931-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 58: Pergi ke Wilayah Evilia]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/276987788-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 59: Ancaman「Grand Slime」]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/277001635-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 60: Pelayan yang Hidup Kembali]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/277225215-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 61: Butler yang Penuh Inspirasi, Silvan]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/277231629-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 62: Teman Perjalanan Mesum yang Baru (?)]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/277429850-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 63: Chapter 63:「Venom Mountain」]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/277442031-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 64: Chapter 64: Pertarungan Dengan「Cactusman」]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/277515987-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 65: Perjalanan ke Mansion]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/285691872-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 66: Trio Chaotic]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/285710372-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 67: Gadis Evilia, Lilyn]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/286438700-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 68: Kekuatan Sang Butler]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/286439607-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 69: Shamoe Si Demon-Beast]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/287484238-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 70: Gadis Kecil-Kuat atau Lemah?]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/297407073-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 71: Undangan Dari Gadis Kecil]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/300557478-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 72: Datangnya Hujan Merah]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/300558851-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 73: Monster Rank SS]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/301905444-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 74: Tentang Red Rain]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/306666105-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 75: Maid yang Meminta Maaf]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/310814137-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 76: Kontrak Dengan Iblis]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/316916329-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 77: Teman Perjalanan Baru]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/318537211-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 78: Kekhawatiran Seorang Pelayan]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/321775252-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 79: Dan Sekarang, Perjalanan Baru Dimulai!]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/323566210-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 80: Para Pahlawan, Satu Bulan Kemudian]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/323569484-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 81: Spekulasi Tiap Orang]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/325331876-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 82: Pergi ke Tempat Tujuan Pertama]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/325440720-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 83: Pertempuran di Gurun Pasir Rhaorb]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/326091747-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 84: Klan Ashura]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/326243030-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 85: Liliyn dan Shivan]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/326243810-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 86: Kegigihan Klan Ashura]&lt;br /&gt;
:*[[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 87|Chapter 87: Pemikiran yang Kuat]]&lt;br /&gt;
:*[[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 88|Chapter 88: Kekuatan Kamui yang Sebenarnya]]&lt;br /&gt;
:*[http://my.w.tt/UiNb/8ICBlBiUpz Chapter 89: Hiiro vs Kamui]&lt;br /&gt;
:*[http://my.w.tt/UiNb/lm6UK2PZpz Chapter 90: Penyelesaian]&lt;br /&gt;
:*[[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 91|Chapter 91: Keputusan Kamui]]&lt;br /&gt;
:*[[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 92|Chapter 92: Kekuatan Gabungan]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedang on-going di [https://www.wattpad.com/story/76178410-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Harazuo TL] dan di [[Konjiki no Wordmaster (Indonesia)|Baka-Tsuki]] oleh [[User:Srow|Srow]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Arc 3 : Perang antar Ras===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* [https://kirishimachantranslation.wordpress.com/konjiki-no-wordmaster-chapter-101-setengah-tahun-kemudian Chapter 101 : Setengah tahun kemudian]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Manajer Proyek: [[User: Baka-Tsuki Update Indonesia|Baka-Tsuki Update Indonesia]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Pengawas Proyek: [[User: Baka-Tsuki Update Indonesia|Baka-Tsuki Update Indonesia]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[https://www.wattpad.com/user/Harazuo Kirihara Kazuo (Harazuo)]&lt;br /&gt;
*[[User:Srow|Srow]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;TIDAK AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [http://lichkingofchaos.wordpress.com/ LichKingofChaos Translations]/[[User:LichKingofChaos|LKOC]] (mulai dari Hiiro di Demon World) (mundur)&lt;br /&gt;
* [http://atherrea.blogspot.com/ Atherrea Translations]&lt;br /&gt;
* [https://kirishimachantranslation.wordpress.com/ Kirishima Translation] (mulai dari Arc 3)&lt;br /&gt;
* [https://knwtraindo.wordpress.com/ knwtraindo] (Mengisi chapter kosong)&lt;br /&gt;
* [https://omegatranslation.wordpress.com/ Omegatranslations]/[[User:Kristoper21|Kristoper21]] (Mengisi arc 1 yang masih kosong)&lt;br /&gt;
* [[User: TLC AltTab|TLC AltTab]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [https://oriontranslations.wordpress.com/ Orion Translations]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;TIDAK AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User: TLC AltTab|TLC AltTab]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;br /&gt;
[[Category:Linked Project]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Srow</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia):WN_Chapter_91&amp;diff=510253</id>
		<title>Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 91</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia):WN_Chapter_91&amp;diff=510253"/>
		<updated>2017-01-11T14:17:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Srow: Created page with &amp;quot;Chapter 91: Keputusan Kamui  “Yah...”  Jin-u, sebagai pengamat, terbelalak dengan mata terbuka lebar karena terkejut. Dia menoleh perlahan ke Hiiro.   “Oi, sudah berakhi...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Chapter 91: Keputusan Kamui&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jin-u, sebagai pengamat, terbelalak dengan mata terbuka lebar karena terkejut. Dia menoleh perlahan ke Hiiro. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oi, sudah berakhir.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“T-tidak mungkin...kepala suku...” (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau dengar?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kepala suku...” (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tampaknya tidak mendengarkan sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Huh, tidak ada pilihan lain.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro mengangkat bahu sambil menyarungkan pedangnya. Dia kemudian perlahan-lahan bergerak ke arah Kamui. Jarum pasir yang mengelilingi Kamui memudar kembali ke tanah. Kamui, yang tampaknya didukung oleh jarum pasir, jatuh berlutut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oi.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“......” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui mengangkat wajahnya dan membuat kontak mata dengan Hiiro. Wajahnya tanpa ekspresi seperti biasa, namun, matanya berlinang air mata. Aku yakin &lt;br /&gt;
bahwa dia masih malu oleh kekalahannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kecewa?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Memalukan.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, itu karena aku kuat&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ... juga kuat&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meski begitu, kau kalah olehku.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ... aku belum serius.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meski begitu. Orang yang kalah pada pertarungan ini kau. &amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;......&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro mengambil sepasang pedang di dekatnya dan melemparkannya kembali ke Kamui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau mengatakannya sebelumnya, kan? Kau akan melindungi sukumu. &amp;quot;(Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...... Un ...&amp;quot; (kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu termasuk semua anak-anak yang mengagumimu juga, kan?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi jika kau terus seperti ini, mereka akan mati dalam waktu dekat.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-tidak akan! Aku akan melindungi mereka! &amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meskipun kau kalah denganku?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu ... itu karena ... itu ...&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak dapat menjawab dengan alasan yang masuk akal, Kamui menundukkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“kau tidak melindungi mereka. &amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Eh?&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Walaupun kau mengatakan kau akan melindungi mereka, semua yang kau lakukan hanyalah menempatkan mereka dalam bahaya.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Lalu apa yang harus ... kulakukan?&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan naif. Pikirkanlah sendiri. &amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui menjawab sambil mengenakan ekspresi tertekan, Hiiro tidak tahan melihatnya dalam keadaan seperti itu. Dia mulai dengan sengaja berbicara apa yang ada dalam pikirannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau itu aku ... aku akan melenyapkan setiap dan semua rintangan yang ada di jalanku.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Melenyapkan ... rintangan? Semuanya? &amp;quot;(Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui menatap Hiiro dengan ekspresi kaget.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aa, semuanya. Aku ini serakah. Aku akan mengambil apapun yang kuinginkan dan aku tidak akan memberikannya kepada siapa pun. Oleh karena itu, aku tidak akan membiarkan siapa pun mengambil apa pun dariku. Dengan ini, aku akan melindungi semuanya.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
Hiiro dan Kamui saling memandang. Keheningan di antara mereka berlangsung sesaat. Kemudian, tidak seperti sebelumnya, mata Kamui membara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... ..Namamu, Bisa kau beritahukan kepadaku?&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...... Hiiro. Hiiro Okamura &amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hiiro ... Hiiro ... Hiiro ya. Un ... Aku akan mengingatnya. &amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui menatap Hiiro dengan ekspresi yang tulus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ... Kamui&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu. Tapi akan kupanggil twin-blade. &amp;quot;(Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Muh ... Panggil aku Kamui&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku menolak. Jika kau ingin dipanggil itu, maka buatlah aku mengenalmu.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengenal ...?&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itu, dua anak dari kerumunan berlari menuju mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamui Kamui ~!&amp;quot; (Anak A)								                   &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau baik-baik saja?&amp;quot; (Anak B)							           &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kora ~. Lawanmu berikutnya adalah aku! &amp;quot; (Anak C)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak-anak, yang mana ingin melindungi Kamui, berdiri di antara mereka sambil memelototi Hiiro dengan kebencian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kepala suku, kau baik-baik saja?&amp;quot; (Anak C)							 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Un. Kalian ... berhentilah.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui memarahi anak-anak	&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, tapi, tapi-!&amp;quot; (Anak A)									       &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Dia mengganggu Kamui kamui!&amp;quot; (Anak B)				                 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uun. Tidak apa-apa ... Hiiro itu ... tamu.&amp;quot; (kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak-anak memandang Kamui dengan ekspresi kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nh? Begitukah? &amp;quot; (Anak A)								              &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika kamui Kamui berkata seperti itu, maka ...&amp;quot; (Anak B)				                &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku-aku rasa begitu ...&amp;quot; (Anak C)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak-anak tampaknya enggan menerima jawaban Kamui. Namun, salah satu anak masih memelototi Hiiro saat mereka berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-mengerti!? kamui kamui mengatakan tidak apa-apa, jangan sombong. &amp;quot;(Anak B)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diamlah, anak nakal!&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Hiiro memandangnya, anak-anak menangis “Hyi!” sebelum bersembunyi di belakang Kamui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sepertinya kita akhirnya tiba pada suatu kesimpulan.&amp;quot; (Sivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Sivan berbicara, Liliyn juga merespon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, seperti yang diharapkan dari [Red Rose] . Untuk menemukan seseorang seperti itu. Aku tidak mengharapkan Kamui kalah. &amp;quot; (Sivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph. Sudah kukatakan sebelumnya, kan? Bahwa kau akan melihat sesuatu yang menarik. &amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hoh Hoh Hoh, yang tampaknya terjadi, huh.&amp;quot; (Sivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sivan berbalik menghadap Hiiro saat ia berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selain itu, sejak aku bertemu dengannya, aku merasa ada sesuatu yang aneh berasal darinya. Siapa sebenarnya dia? &amp;quot; (Sivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak memiliki kewajiban untuk memberitahumu.&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku juga ... ingin tahu.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui, yang matanya berbinar dengan rasa ingin tahu, tanpa disadari muncul di sampingnya, mengejutkan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentang Hiiro ... bisakah ... kau ceritakan?&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;…Aku menolak. Akan kupikirkan ketika kau juga diakui olehku.&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui menurunkan alisnya. Namun, ia membuat pernyataan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nn ... Akan kupastikan untuk mendengarnya suatu hari nanti.&amp;quot; (KamuI)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tampaknya Kamui telah memutuskan sesuatu. Namun, Hiiro hanya memandang Camus dengan ekspresi kagum sambil mendesah. Liliyn kemudian menyelinap lebih &lt;br /&gt;
dekat ke Hiiro dan berbicara dengan suara kecil, hampir seperti bisikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti yang diharapkan, kau benar-benar menarik.&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku tidak tahu apa yang kau bicarakan.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, meskipun Hiiro merasa terganggu oleh fakta bahwa ia harus berimprovisasi sepanjang pertarungan, ia sengaja membiarkan Liliyn untuk &lt;br /&gt;
melihatnya menggunakan sihir beberapa kali sebagai hasilnya. dia kemungkinan besar mampu memahami karakteristik dari { Word Magic } Hiiro.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Yah, dia tidak tampak seperti seseorang yang akan mengungkapkan rahasia orang lain. Meskipun itu menjengkelkan melihat dia menontonku sepanjang waktu, aku kira aku bisa membiarkannya pergi) (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan keputusan tersebut, semua orang kembali ke Oasis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hi, H-H-H-Hiiro-sama! Aku sangat senang kau baik-baik saja!&amp;quot; (Shamoe)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nofofofofo! Seperti yang diharapkan dari Hiiro-sama! Aku percaya padamu, Nofofofofo!&amp;quot; (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia pikir mereka terlalu berisik, Hiiro memandang Shamoe dan Silva yang sedang membuat keributan. Hiiro ingin bersantai dan beristirahat di dekat tepi danau ketika ia kembali ke Oasis, namun, kesan pertempuran terakhir itu sangat jelas dalam pikiran mereka yang mulai mengoceh tentang hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shamoe ... Shamoe ... ketika kau sedang terbang, jantung Shamoe hampir berhenti!&amp;quot; (Shamoe)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nofofofofo! Ketika itu terjadi, aku juga hampir lupa bernapas!&amp;quot; (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan hebat jika kau mati seperti itu, toh.&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kasar sekali! Kata-kata yang kejamm, Nyonya! Nofofofofo!&amp;quot; (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro pikir bahwa mereka terlalu berisik hingga ia menutupi telinganya. Berpikir bahwa ia harus berurusan dengan mereka bertiga sepanjang perjalanannya, Hiiro mulai merasakan sensasi mual di perutnya saat ia bernapas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hiiro ... sebentar saja ... bisakah aku berbicara denganmu?&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui mendekati Hiiro sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah ... memutuskan&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Memutuskan apa?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku juga ... akan melindungi&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Melindungi apa?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semuanya. Aku juga ... serakah.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengarkan jawabannya, Hiiro tanpa sadar tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah kau sudah memberitahu hal ini kepada yang lainnya?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah memberitahu Jii-chan. Jii-chan mengatakan ... pertanggung jawabkanlah nanti ... apa yang ingin kau lakukan.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro menatap wajah Kamui. Dia jelas lebih tua dari Hiiro, namun, di mata Hiiro ini, ia masih belum matang. Tidak ada yang akan percaya bahwa remaja seperti Kamui akan menjadi kepala suku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dalam kenyataannya, Kamui saat ini memegang nasib sukunya di tangannya. Sepertinya  Kamui sekarang telah membuat keputusan. Selain itu, penyebab keputusan itu tidak diragukan lagi karena dirinya. Ini adalah sesuatu baik Hiiro dan Kamui pahami dengan jelas.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Lalu, apa kau akan melakukannya?&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Un ... .Aku ... kita akan ... mengalahkan monster gurun&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang, itu adalah sesuatu yang telah mereka setujui. Melindungi semua orang. Monster gurun yang dapat menyerang kapan saja. Ketika dia menyerang, mereka akan berjuang untuk melarikan diri dan kemudian menemukan tempat yang aman untuk tinggal sementara. Ini adalah salah satu cara untuk melindungi sukunya. Namun selalu ada kemungkinan bahwa seseorang mungkin terluka atau tewas dalam serangan monster itu. Itu jelas bahwa bersembunyi dalam bayang-bayang monster tidak akan terjadi apa-apa tapi melukai harga diri mereka dan membatasi kemungkinan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam rangka untuk melindungi mereka, tidak ada pilihan selain untuk menghilangkan ancaman tersebut. Jika mereka tidak bisa meninggalkan gurun ini namun masih ingin hidup damai, maka mereka harus menyingkirkan kemungkinan bencana tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah keputusan yang Kamui buat untuk melindungi masa depan anak-anak. Namun, jelas ada beberapa bahaya. Lawan mereka adalah moster yang menyerap kekuatan kepala suku sebelumnya. Semua orang mewaspadai kekuatan yang dimiliki kepala suku sebelumnya. Jika kelompok Ashura telah ikut dalam pertempuran, bahkan dengan beberapa risiko, mereka mungkin mampu mengalahkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Kamui, sebelum hari ini, tidak mau mengambil risiko itu karena ia harus menghadapi monster yang menyerupai ayahnya. Tapi hari ini, ia telah memutuskan. Dalam rangka untuk melindungi masa depan suku, ia harus mengalahkan monster itu. Meskipun, monster tersebut tampak menyukainya, tetap saja dia bukan ayahnya. Kamui menyadari bahwa  monster tetaplah monster. Dia sadar karena Hiiro. Dalam rangka melindungi suku, ia harus bergerak maju. Seperti yang iaa katakan, ia membuat keputusan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disamping itu, jelas ada risiko yang sangat besar. Kamui tahu jika semua orang bertarung melawan monster itu, mereka akan mampu mengalahkannya entah bagaimana. Namun, kemungkinan besar akan ada seseorang yang terluka atau tewas dalam pertempuran. Karena itu, ia menghadap Hiiro dan berkata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hiiro ... pinjamkan aku kekuatanmu.&amp;quot; (Kamui)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Srow</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia)&amp;diff=510245</id>
		<title>Konjiki no Wordmaster (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia)&amp;diff=510245"/>
		<updated>2017-01-11T14:10:19Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Srow: /* Arc 2 : Pergerakan di Neraka */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Status|Active|Indonesian}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:Konjiki_no_Wordmaster_Volume_3_Cover.jpg|200px|thumb|right|Sampul Volume 3]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serial Light Novel &#039;&#039;&#039;Konjiki no Wordmaster&#039;&#039;&#039; (金色の{{Furigana|文字使い|ワードマスター}}) ditulis oleh Tomoto Sui, ilustrasi oleh Sumaki Syungo, dan diterbitkan oleh Fujimi Shobou. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*[[Konjiki no Wordmaster|English]]&lt;br /&gt;
*[[Konjiki no Wordmaster~Brazilian Portuguese~|Português Brasileiro (Brazilian Portuguese)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
Lima orang yang dipanggil ke dunia lain untuk melawan iblis jahat yang mengancam dunia itu. Namun, hanya ada empat pahlawan yang dipanggil, dan satu orang yang lain berjuluk pengamat tidak bersalah (Innocent Bystander). Apa yang akan  pengamat tidak bersalah lakukan selanjutnya? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah proyek terjemahan second hand setelah versi English-nya, bagi yang mampu berbahasa Jepang dan ingin meninjau ulang dari bahasa aslinya, bantuan anda sangat kami hargai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pendaftaran===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penerjemah diminta  [[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):Halaman Pendaftaran|mendaftarkan]] bab mana saja yang akan dikerjakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Format Standar===&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &amp;quot;&#039;&#039;Konjiki no Wordmaster&#039;&#039;&amp;quot; oleh Tomoto Sui==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Arc 1: Gelandangan Pengguna Sihir Unik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* [http://my.w.tt/UiNb/RxFm0s8Dwz Ilustrasi Novel]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/254600902-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Prolog]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/242688317-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 1: Terbawa ke Dunia Lain]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/242695401-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 2: Teman Sekelas ]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/242712719-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 3: Tenaga Sihir dan Sihir]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/242827265-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 4: World Magic]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/242845732-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 5: Sementara itu Para Pahlawan]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243091729-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 6: Pertarungan Dengan Monster]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243140280-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 7: Perjalanan Darurat]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243147373-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 8: Lelaki Biasa yang Tidak Akan Bekerja Tanpa Bayaran]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243156766-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 9: Pertemuan Dengan Pedang]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243591758-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 10: Evilia]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243629753-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 11: Konferensi Negara Iblis]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243652023-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 12: Keinginan Untuk Daging]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243766915-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 13: Merasakan Daging [Aqua Hound Meat]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243782449-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 14: Rekan Pertama]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243809511-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 15: Para Hero Mendengar Rumor Tentangnya]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243827195-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 16: &amp;lt;&amp;lt;Raer&amp;gt;&amp;gt; Festival]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/243993075-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 17: Guild Master]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244001989-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 18: Cara Melewati Check Point]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244059416-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 19: Berhadapan Dengan Unique Monster]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244272552-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 20: Batasan World Magic]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244335220-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 21: Pentingnya Level]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244406122-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 22: Penduduk Bearnt【Doggam】]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244413972-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 23: Keputusan Vale]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244417571-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 24: Mengumpulkan Madu]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/244429154-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 25: Permen Madu Yang Lezat]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245020228-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 26: Perjamuan di Kerajaan Beast]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245090698-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 27: Sepenggal Kisah Perjalanan Mereka]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245096833-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 28: Taman Peri]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245187307-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 29: Pengalaman Untuk Semalam]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245470721-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 30: Rumor Perang]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245852879-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 31: Chapter 31: Kekuatan Empat Pahlawan dan Pertanda Perang]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/245935401-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 32: Gua Gree]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/246383894-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 33: Kebangkitan Muir]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/246756356-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 34: Undangan dari Kucing Sialan]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/246760066-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 35: Level Up Sampai Power Up]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/246770299-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 36: Chapter 36: Ketetapan Hati Demon Lord (Maou)]&lt;br /&gt;
:* [[Konjiki no Word Master Indonesia Chapter 37|Chapter 37: Ibukota Beast Kingdom, Passion.]]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/247484713-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 38: Guru Arnold]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/249118772-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 39: Perang yang Tak Terhentikan]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/252078084-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 40: Perang Dimulai?! Dan perubahan tiba-tiba]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/252078084-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 41: Terhentinya Perang]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/253061976-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 42: Konferensi Lain di Negri Iblis]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/254607553-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 43: Kemampuan Rarashik]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/255929151-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 44: Selesainya Tes Muir]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/269889718-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 45: Asal Gabranth]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/269889718-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 46: Keputusan Hiiro]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271111336-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 47: Tujuan Lain Arnold]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271860652-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 48: Kakaknya, Seorang Maid]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271860730-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 49: Hiiro dan Gadis Itu]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271860789-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 50: Mimiru dan Anak Laki-Laki Itu]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271861092-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 51: Janji Diantara Keduanya]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271861899-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 52: Kecurigaan Arnold]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271861982-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 53: Identitas sang Roh dan Temannya]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271862068-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 54: Sebuah Perjalanan Baru]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271862094-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 55: Burung Itu, Lagi!]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/271862132-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 56: Pergerakan di Victorias]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keseluruhan bab 1 ada di [https://www.wattpad.com/story/68455238-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Harazuo TL]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Arc 2 : Pergerakan di Neraka===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:*[http://my.w.tt/UiNb/dbYn1gnEwz Ilustrasi Novel]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/274821002-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 57: Satu Bulan Kemudian]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/276984931-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 58: Pergi ke Wilayah Evilia]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/276987788-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 59: Ancaman「Grand Slime」]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/277001635-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 60: Pelayan yang Hidup Kembali]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/277225215-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 61: Butler yang Penuh Inspirasi, Silvan]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/277231629-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 62: Teman Perjalanan Mesum yang Baru (?)]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/277429850-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 63: Chapter 63:「Venom Mountain」]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/277442031-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 64: Chapter 64: Pertarungan Dengan「Cactusman」]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/277515987-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 65: Perjalanan ke Mansion]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/285691872-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 66: Trio Chaotic]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/285710372-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 67: Gadis Evilia, Lilyn]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/286438700-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 68: Kekuatan Sang Butler]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/286439607-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 69: Shamoe Si Demon-Beast]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/287484238-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 70: Gadis Kecil-Kuat atau Lemah?]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/297407073-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 71: Undangan Dari Gadis Kecil]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/300557478-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 72: Datangnya Hujan Merah]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/300558851-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 73: Monster Rank SS]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/301905444-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 74: Tentang Red Rain]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/306666105-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 75: Maid yang Meminta Maaf]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/310814137-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 76: Kontrak Dengan Iblis]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/316916329-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 77: Teman Perjalanan Baru]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/318537211-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 78: Kekhawatiran Seorang Pelayan]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/321775252-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 79: Dan Sekarang, Perjalanan Baru Dimulai!]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/323566210-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 80: Para Pahlawan, Satu Bulan Kemudian]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/323569484-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 81: Spekulasi Tiap Orang]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/325331876-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 82: Pergi ke Tempat Tujuan Pertama]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/325440720-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 83: Pertempuran di Gurun Pasir Rhaorb]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/326091747-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 84: Klan Ashura]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/326243030-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 85: Liliyn dan Shivan]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/326243810-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 86: Kegigihan Klan Ashura]&lt;br /&gt;
:*[[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 87|Chapter 87: Pemikiran yang Kuat]]&lt;br /&gt;
:*[[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 88|Chapter 88: Kekuatan Kamui yang Sebenarnya]]&lt;br /&gt;
:*[http://my.w.tt/UiNb/8ICBlBiUpz Chapter 89: Hiiro vs Kamui]&lt;br /&gt;
*:[http://my.w.tt/UiNb/lm6UK2PZpz Chapter 90: Penyelesaian]&lt;br /&gt;
:*[[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 91|Chapter 91: Keputusam Kamui]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedang on-going di [https://www.wattpad.com/story/76178410-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Harazuo TL] dan di [[Konjiki no Wordmaster (Indonesia)|Baka-Tsuki]] oleh [[User:Srow|Srow]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Arc 3 : Perang antar Ras===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* [https://kirishimachantranslation.wordpress.com/konjiki-no-wordmaster-chapter-101-setengah-tahun-kemudian Chapter 101 : Setengah tahun kemudian]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Manajer Proyek: [[User: Baka-Tsuki Update Indonesia|Baka-Tsuki Update Indonesia]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Pengawas Proyek: [[User: Baka-Tsuki Update Indonesia|Baka-Tsuki Update Indonesia]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[https://www.wattpad.com/user/Harazuo Kirihara Kazuo (Harazuo)]&lt;br /&gt;
*[[User:Srow|Srow]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;TIDAK AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [http://lichkingofchaos.wordpress.com/ LichKingofChaos Translations]/[[User:LichKingofChaos|LKOC]] (mulai dari Hiiro di Demon World) (mundur)&lt;br /&gt;
* [http://atherrea.blogspot.com/ Atherrea Translations]&lt;br /&gt;
* [https://kirishimachantranslation.wordpress.com/ Kirishima Translation] (mulai dari Arc 3)&lt;br /&gt;
* [https://knwtraindo.wordpress.com/ knwtraindo] (Mengisi chapter kosong)&lt;br /&gt;
* [https://omegatranslation.wordpress.com/ Omegatranslations]/[[User:Kristoper21|Kristoper21]] (Mengisi arc 1 yang masih kosong)&lt;br /&gt;
* [[User: TLC AltTab|TLC AltTab]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [https://oriontranslations.wordpress.com/ Orion Translations]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;TIDAK AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User: TLC AltTab|TLC AltTab]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;br /&gt;
[[Category:Linked Project]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Srow</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia):WN_Chapter_88&amp;diff=508751</id>
		<title>Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 88</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia):WN_Chapter_88&amp;diff=508751"/>
		<updated>2016-12-23T17:33:05Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Srow: Created page with &amp;quot;Chapter 88: Kekuatan Kamui yang Sebenarnya   Hiiro dan Kamui berdiri di atas padang pasir setelah meninggalkan Oasis bersama Jin-u. Penduduk suku Ashura berkumpul untuk mengam...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Chapter 88: Kekuatan Kamui yang Sebenarnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro dan Kamui berdiri di atas padang pasir setelah meninggalkan Oasis bersama Jin-u. Penduduk suku Ashura berkumpul untuk mengamati dengan penasaran. Di antara mereka juga ada anak-anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja anak-anak bersorak untuk Kamui. Juga untuk Hiiro-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semoga berhasil, temanku!” (Silva)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“L-Lakukanlah yang terbaik! Hiiro-sama!” (Shamoe)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Silva dan Shamoe bersorak untuknya, namun, dia terkejut atas dukungan Silva.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Siapa sih temanmu itu....?) (Hiiro)	&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, Hiiro mengerti bahwa maksudnya adalah teman dari fanclub Liliyn. Tetapi jika Hiiro memukul Silva, Silva hanya akan merasa kegirangan. Jadi Hiiro memutuskan untuk mengabaikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Baiklah. Yang lebih penting, bagaimana aku melawannya… untuk saat ini…) (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia berpikir demikian, Hiiro menggunakan kata 『覗 | Pry』. Tentu saja, yang lai hanya melihat Hiiro sedang menggunakan sihirnya. Jin-u meningkatkan kewaspadaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kau lakukan, bajingan?” (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Jin-u bertanya, Hiiro hanya berpura-pura tidak tahu apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku hanya melakukan sedikit pemanasan. Sihir diperbolehkan dalam pertarungan ini, kan?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“O-Oh…” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui sangat mencurigai Hiiro, tapi Hiiro mengabaikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;Kamui&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;Level 85&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
HP  2380/2400&lt;br /&gt;
MP 3270/3270&lt;br /&gt;
EXP 674441&lt;br /&gt;
NEXT 27911&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ATK 588 (668)&lt;br /&gt;
DEF 490 (515)&lt;br /&gt;
AGI 800 (823)&lt;br /&gt;
HIT 450 (470)&lt;br /&gt;
INT 388 ( )&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;Magic Attribue&amp;gt;&lt;br /&gt;
Earth&lt;br /&gt;
&amp;lt;Magic&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sand Needle (Earth, Attack)&lt;br /&gt;
Sand Wave (Earth, Attack)&lt;br /&gt;
Sand Armor (Earth, Support)&lt;br /&gt;
Sand Guard (Earth, Support)&lt;br /&gt;
Desert Storm (Earth, Attack)&lt;br /&gt;
Red Idol (Earth)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;Title&amp;gt; &lt;br /&gt;
&amp;lt;Ashura Tribe&amp;gt; | &amp;lt;One who lives with the Desert&amp;gt; | &amp;lt;Monster Slayer&amp;gt; | &amp;lt;Sage&amp;gt; | &amp;lt;Easy-Going&amp;gt; | &amp;lt;Dual Katana User&amp;gt; | &amp;lt;Red Sand&amp;gt; | &amp;lt;Chief of the &amp;lt;Ashura Tribe&amp;gt;&amp;gt; | &amp;lt;One who inherits their Father’s Will&amp;gt; | &amp;lt;Lightning Speed&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro sedikit terejut kalau Kamui sudah level 85. Namun, Kamui tidak memiliki serangan jarak jauh milik Superhuman Class seperti Liliyn. Ada sesuatu yang menarik dalam parameternya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Seperti yang diharapkan, kecepatan adalah kekuatannya...) (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun Kamui belum serius, namun, ia mampu melihat gerakan Liliyn. Itu saja sudah merepotkan. Dibandingkan Hiiro yang level 76, ada perbedaan yang jelas dalam hal kecepatan. Ada lebih dari 200 poin perbedaan. Sejujurnya, dia bukanlah orang yang bisa Hiiro kalahkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun serangannya tidak begitu kuat, kecepatannya cukup tinggi. Hanya dengan mendapatkan title  &amp;lt;Lightning Speed&amp;gt; itu saja telah menjelaskan cukup banyak. Meskipun Hiiro telah mempersiapkan beberapa mantra, sihir tanah Kamui memiliki banyak keuntungan. Hiiro pun tersenyum kecut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Bertarung dengan pengendali tanah di gurun akan sulit, ya...) (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua yang ada di sini bisa jadi senjatanya. Hiiro mengingatkan dirinya kalau jarak tidak akan menjadi masalah disini. Kamui mungkin memiliki cara untuk mengendalikan pasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro berpikir bahwa ini akan menjadi pertarungan yang sulit. Untuk saat ini, ia mempersiapkan diri dengan menghapus {Word Magic}  yang dia gunakan pada Mikazuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro hanya bisa menggunakan paling banyak 5 kata. Sangat penting untuk menggunakannya sebelum pertarungan dimulai. Liliyn menatap ke arahnya dengan wajah penuh rasa ingin tahu. Maklum saja jika dia tertarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sekarang, prioritas utama adalah untuk memenangkan pertarungan ini. Hiiro memasang {Word Magic} di tangannya. Kemudian,  ada sesuatu yang tiba-tiba terlintas dalam pikirannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Mungkin, aku bisa menggunakan gurun ini...) (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita akan segera memulainya.&amp;quot; (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jin-u muncul ke depan mereka dan keduanya mengangguk. Kamui terlihat sudah siap. Dia menghunus pisau kembarnya saat ia mengambil posisi bertahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menonton mereka berdua, Liliyn dan Shivan bertukar pendapat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Menurutmu siapa yang akan menang?” (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa yang tahu? Kekuatan mereka sedikit mirip.&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu, Kamui memiliki keuntungan geografis yang akan unggul.&amp;quot; (Sivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ragu mengenai itu.” (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mu?” (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja, kelihatannya dia tidak lebih dari sekedar ras Imp) yang sombong.&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukankah sudah jelas?&amp;quot; (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Barangkali, sentimen ini telah dibagi oleh semua orang juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, dia itu... menarik.&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hoh, itu jarang terjadi. Tunggu, tidak. Tidak mungkin kau akan membawa orang biasa. Apakah kau mengatakan bahwa ada sesuatu yang istimewa dengan anak muda itu? &amp;quot;(Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Liliyn hanya tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lihatlah sendiri.&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mu ..&amp;quot; (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bahkan jika semua orang percaya bahwa anak itu dirugikan, ketika pertarungan dimulai, kau akan terkejut.&amp;quot; (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat dia tertawa, Shivan mempertajam perasaannya untuk merasakan &amp;quot;kejutan&amp;quot;  yang Liliyn bicarakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro menarik pedangnya saat mereka berdua saling melotot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku... akan... membetulkan kalimatmu... keluargaku... tidak... bodoh...&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak peduli tentang itu.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saat ini, kita sedang menentukan siapa yang lebih kuat, kan? Jika kau ingin menyangkalnya, maka buktikan kalau aku salah, Nitoryuu. &amp;quot;(Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau a... akan menyesalinya...&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja .(kau akan).&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Guh.. Pasti.&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak akan.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu	 pasti akan ..&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ada alasan untuk itu.&amp;quot; (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada...&amp;quot; (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahem!&amp;quot; (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jin-u berdehem untuk menghentikan mereka dari adu debat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengarkan. Pertarungan akan selesai ketika salah satu sisi kalah(KO) atau menyerah. Ada yang keberatan? &amp;quot;(Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak masalah.&amp;quot; (Hiiro dan Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka menjawab bersamaan. Jin-u mengangguk sambil mengambil napas dalam-dalam. Semua orang menelan ludah. Pertarungan dengan kehormatan mereka dipertaruhkan akan dimulai. Pemenang membuktikan kalau pernyataan mereka benar. Yang kalah harus menerimanya. Mempertaruhkan hal itu, mereka akan bertarung. Dan kemudian, untuk memulai pertarungan ...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mulai!&amp;quot; (Jin-u)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Srow</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia)&amp;diff=508750</id>
		<title>Konjiki no Wordmaster (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia)&amp;diff=508750"/>
		<updated>2016-12-23T17:27:36Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Srow: /* Arc 2 : Pergerakan Dunia Demon */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Teaser|Indonesia}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:Konjiki_no_Wordmaster_Volume_3_Cover.jpg|200px|thumb|right|Sampul Volume 3]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serial Light Novel &#039;&#039;&#039;Konjiki no Wordmaster&#039;&#039;&#039; (金色の{{Furigana|文字使い|ワードマスター}}) ditulis oleh Tomoto Sui, ilustrasi oleh Sumaki Syungo, dan diterbitkan oleh Fujimi Shobou. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*[[Konjiki no Wordmaster|English]]&lt;br /&gt;
*[[Konjiki no Wordmaster~Brazilian Portuguese~|Português Brasileiro (Brazilian Portuguese)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
Lima orang yang dipanggil ke dunia lain untuk melawan iblis jahat yang mengancam dunia itu. Namun, hanya ada empat pahlawan yang dipanggil, dan satu orang yang lain berjuluk pengamat tidak bersalah (Innocent Bystander). Apa yang akan  pengamat tidak bersalah lakukan selanjutnya? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah proyek terjemahan second hand setelah versi English-nya, bagi yang mampu berbahasa Jepang dan ingin meninjau ulang dari bahasa aslinya, bantuan anda sangat kami hargai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pendaftaran===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penerjemah diminta  [[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):Halaman Pendaftaran|mendaftarkan]] bab mana saja yang akan dikerjakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Format Standar===&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &amp;quot;&#039;&#039;Konjiki no Wordmaster&#039;&#039;&amp;quot; oleh Tomoto Sui==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Arc 1: Pengembara dengan Cheat Unik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* [[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/02/konjiki-no-wordmaster-chapter-2.html Chapter 2]&lt;br /&gt;
:* [[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/02/yayyy-chapter-3-selesai-akhirnya.html Chapter 3]&lt;br /&gt;
:* [[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/02/konjiki-no-wordmaster-chapter-4.html Chapter 4]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/02/konjiki-no-wordmaster-chapter-5.html Chapter 5]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/02/konjiki-no-wordmaster-chapter-6.html Chapter 6]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/03/konjiki-no-wordmaster-chapter-7.html Chapter 7]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/03/konjiki-no-wordmaster-chapter-8.html Chapter 8]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/03/konjiki-no-wordmaster-chapter-9.html Chapter 9]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/04/konjiki-no-wordmaster-chapter-10.html Chapter 10]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/04/konjiki-no-wordmaster-chapter-11.html Chapter 11]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/04/dobel-update-maap-lama-ga-post-lagi.html Chapter 12]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/05/konjiki-no-wordmaster-chapter-13.html Chapter 13]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/05/konjiki-no-wordmaster-chapter-14.html Chapter 14]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/05/normal-0-false-false-false-en-us-ja-x.html Chapter 15]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/05/konjiki-no-wordmaster-chapter-16.html Chapter 16]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/05/chapter-17-selesai-tl-bian-ed-bian-maaf.html Chapter 17]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/05/konjiki-no-wordmaster-chapter-18.html Chapter 18]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/05/konjiki-no-wordmaster-chapter-19.html Chapter 19]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com.tr/2015/06/konjiki-no-wordmaster-chapter-20.html Chapter 20]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/06/konjiki-no-webmaster-chapter-21_17.html Chapter 21]&lt;br /&gt;
:* [https://omegatranslation.wordpress.com/chapter-22-penduduk-beruang-doggam/ Chapter 22 : Penduduk beruang Doggam]&lt;br /&gt;
:* [https://oriontranslations.wordpress.com/2015/08/02/knw-chapter-23/ Chapter 23 : Ketetapan Hati Vale]&lt;br /&gt;
:* [https://omegatranslation.wordpress.com/konjiki-no-wordmaster-chapter-24-mengumpulkan-madu/ Chapter 24 : Mengumpulkan Madu]&lt;br /&gt;
:* [http://read.malesjalan.com/index.php/8-light-novel/2-ch-25-permen-madu-yang-lezat Chapter 25 : Permen Madu Yang Lezat]&lt;br /&gt;
:* [http://read.malesjalan.com/index.php/8-light-novel/3-ch-26-pertemuan-dikerajaan-hewan Chapter 26 : Pertemuan di Kerajaan Hewan]&lt;br /&gt;
:* [http://read.malesjalan.com/index.php/8-light-novel/4-ch-27-sepenggal-kisah-di-perjalanan-mereka Chapter 27 : Sepenggal Kisah di Perjalanan Mereka]&lt;br /&gt;
:* [http://read.malesjalan.com/index.php/8-light-novel/5-ch-28-taman-peri Chapter 28 : Taman Peri]&lt;br /&gt;
:* [http://read.malesjalan.com/index.php/8-light-novel/6-ch-29-pengalaman-untuk-semalam Chapter 29 : Pengalaman Untuk Semalam]&lt;br /&gt;
:* [https://knwtraindo.wordpress.com/2015/07/21/bab-30-rumor-perang/ Chapter 30 : Rumor Perang]&lt;br /&gt;
:* [https://oriontranslations.wordpress.com/2015/08/06/knw-chapter-31/ Chapter 31 : Kukuatan Empat Pahlawan dan Pertanda Perang]&lt;br /&gt;
:* [https://knwtraindo.wordpress.com/2015/07/23/chapter-32-gree-cave/ Chapter 32 : Gua Gree]&lt;br /&gt;
:* [https://oriontranslations.wordpress.com/2015/08/07/knw-chapter-33/ Chapter 33 : Kebangkitan Muir]&lt;br /&gt;
:* [https://oriontranslations.wordpress.com/2015/08/09/knw-chapter-34/ Chapter 34 : Undangan Kucing Sialan]&lt;br /&gt;
:* [https://oriontranslations.wordpress.com/2015/08/11/knw-chapter-35/ Chapter 35 : Level Up to Power Up]&lt;br /&gt;
:* [https://oriontranslations.wordpress.com/2015/08/24/knw-chapter-36/ Chapter 36 : Ketetapan Hati Demon King]&lt;br /&gt;
:*[[Konjiki no Word Master Indonesia Chapter 37|Chapter 37: Ibukota Beast Kingdom, Passion.]]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/247484713-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 38: Guru Arnold]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/249118772-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 39: Perang yang Tak Terhentikan]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/252078084-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 40: Perang Dimulai?! Dan perubahan tiba-tiba]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/252078084-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 41: Terhentinya Perang]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/253061976-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 42: Konferensi Lain di Negri Iblis]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/254607553-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 43: Kemampuan Rarashik]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/255929151-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 44: Selesainya Tes Muir]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/269889718-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 45: Asal Gabranth]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/269889718-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 46: Keputusan Hiiro]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271111336-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 47: Tujuan Lain Arnold]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271860652-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 48: Kakaknya, Seorang Maid]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271860730-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 49: Hiiro dan Gadis Itu]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271860789-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 50: Mimiru dan Anak Laki-Laki Itu]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271861092-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 51: Janji Diantara Keduanya]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271861899-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 52: Kecurigaan Arnold]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271861982-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 53: Identitas sang Roh dan Temannya]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271862068-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 54: Sebuah Perjalanan Baru]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271862094-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 55: Burung Itu, Lagi!]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271862132-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 56: Pergerakan di Victorias]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keseluruhan bab 1 ada di [https://www.wattpad.com/story/68455238-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Harazuo TL]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Arc 2 : Pergerakan Dunia Demon===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/274821002-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 57: Satu Bulan Kemudian]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/276984931-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 58: Pergi ke Wilayah Evilia]&lt;br /&gt;
:*[https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-059 Chapter 59 : Ancaman Slime raksasa!]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-060 Chapter 60 : Pelayan yang Hidup Kembali!]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-061 Chapter 61 : Butler yang penuh inspirasi, Silva!]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-062 Chapter 62 : Teman Perjalanan Mesum baru?]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-063 Chapter 63 : Gunung Beracun]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-064 Chapter 64 : Pertarungan dengan Cactusman!]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-065 Chapter 65 : Pergi ke Mansion!]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-066 Chapter 66 : Trio Chaotic]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-067 Chapter 67 : Perempuan Devil - Liliyn]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-068 Chapter 68 : Kekuatan sang Butler]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-069 Chapter 69 : Shamoe sang Demon Beast]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/287484238-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 70: Gadis Kecil-Kuat atau Lemah?]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/297407073-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 71: Undangan Dari Gadis Kecil]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/300557478-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 72: Datangnya Hujan Merah]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/300558851-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 73: Monster Rank SS]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/301905444-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 74: Tentang Red Rain]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/306666105-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 75: Maid yang Meminta Maaf]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/310814137-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 76: Kontrak Dengan Iblis]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/316916329-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 77: Teman Perjalanan Baru]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/318537211-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 78: Kekhawatiran Seorang Pelayan]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/321775252-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 79: Dan Sekarang, Perjalanan Baru Dimulai!]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/323566210-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 80: Para Pahlawan, Satu Bulan Kemudian]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/323569484-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 81: Spekulasi Tiap Orang]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/325331876-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 82: Pergi ke Tempat Tujuan Pertama]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/325440720-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 83: Pertempuran di Gurun Pasir Rhaorb]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/326091747-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 84: Klan Ashura]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/326243030-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 85: Liliyn dan Shivan]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/326243810-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 86: Kegigihan Klan Ashura]&lt;br /&gt;
:*[[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 87|Chapter 87: Pemikiran yang Kuat]]&lt;br /&gt;
:*[[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 88|Chapter 88: Kekuatan Kamui yang Sebenarnya]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedang on-going di [https://www.wattpad.com/story/76178410-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Harazuo TL] dan di [[Konjiki no Wordmaster (Indonesia)|Baka-Tsuki]] oleh [[User:Srow|Srow]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Arc 3 : Perang antar Ras===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* [https://kirishimachantranslation.wordpress.com/konjiki-no-wordmaster-chapter-101-setengah-tahun-kemudian Chapter 101 : Setengah tahun kemudian]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Manajer Proyek:[[User: Atiri|Atiri]] (off)&lt;br /&gt;
[[User: Harazuo|Harazuo]] (aktif)&lt;br /&gt;
*Pengawas Proyek: [[User: LichKingofChaos|LKOC]] (Sementara)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[https://www.wattpad.com/user/Harazuo Kirihara Kazuo (Harazuo)]&lt;br /&gt;
*[[User:Srow|Srow]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;TIDAK AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [http://lichkingofchaos.wordpress.com/ LichKingofChaos Translations]/[[User:LichKingofChaos|LKOC]] (mulai dari Hiiro di Demon World) (mundur)&lt;br /&gt;
* [http://atherrea.blogspot.com/ Atherrea Translations]&lt;br /&gt;
* [https://kirishimachantranslation.wordpress.com/ Kirishima Translation] (mulai dari Arc 3)&lt;br /&gt;
* [https://knwtraindo.wordpress.com/ knwtraindo] (Mengisi chapter kosong)&lt;br /&gt;
* [https://omegatranslation.wordpress.com/ Omegatranslations]/[[User:Kristoper21|Kristoper21]] (Mengisi arc 1 yang masih kosong)&lt;br /&gt;
* [[User: TLC AltTab|TLC AltTab]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [https://oriontranslations.wordpress.com/ Orion Translations]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;TIDAK AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User: TLC AltTab|TLC AltTab]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;br /&gt;
[[Category:Linked Project]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Srow</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia):WN_Chapter_87&amp;diff=508322</id>
		<title>Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 87</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia):WN_Chapter_87&amp;diff=508322"/>
		<updated>2016-12-18T03:32:48Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Srow: Created page with &amp;quot;Chapter 87: Pemikiran yang Kuat   “Akhir-akhir ini penghalangnya memiliki efek yang kecil. Desert Turtle berubah menjadi ganas hanya dengan sedikit rangsangan. Sekalinya mar...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Chapter 87: Pemikiran yang Kuat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Akhir-akhir ini penghalangnya memiliki efek yang kecil. Desert Turtle berubah menjadi ganas hanya dengan sedikit rangsangan. Sekalinya marah, keganasannya tersebut tidak akan mereda hingga beberapa waktu. Namun, jka kita meninggalkannya sendirian, ada kemungkinan dia akan mengejar. Jadi, diantara kita yang bisa melawannya dapat mencoba mengalihkannya te tempat lain, tapi...” (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika itu gagal, mengarah ke hasil ini...Kupikir seperti itulah.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar perkataan Shivan, Hiiro berkata seperti itu dengan begitu meyakinkan. Saat monster-monster tersebut tidak menyadari keberadaan mereka, mereka menuju ke arah lain. Meskipun Suku Ashura terlihat sedang menarik perhatian si monster, monster lain yang sedang tertidur melihat mereka diserang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitulah. Walaupun aku mengatakan berbagai alasan, satu yang paling penting yaitu kalau kita tidak ingin meninggalkan Rigund. Semua orang berpikir seperti itu.” (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi, jika kau berpikir mengenai masa depan anakmu, bukankah ini merupakan pilihan yang salah?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria berjambul itu kesal dengan kata-kata Hiiro, dia kaget melihatnya saat dia menggertakkan giginya. Muncul di depan orang sepertinya, Kamui akhirnya membuka mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya.....seperti yang kau katakan...aku yakin. Tapi.....Ayah adalah keluarga.”(Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Biarkan aku bertanya ini. ayahmu telah dimakan oleh kura-kura gurun, kan? Salah satu ciri dari kura-kura gurun adalah mampu mengambil bentuk dari Ayahmu. Meskipun begitu, dia hanya mirip dengan Ayahmu. Masih bisakah kamu katakan bahwa ayahmu masih hidup?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu...” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui menundukkan kepalanya dengan mata yang putus asa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lagipula, bukankah Ayahmu sudah mengatakannya kepadamu? Kalau dia mempercayakan suku ini kepadamu. Namun, orang yang membuat suku ini kesulitan adalah kau, Pemimpin Suku Ashura.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Memangnya apa yang kau tahu, bajingan?” (Pria Berjambul)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria berjambul menghunuskan shamsirnya saat dia mendekati Hiiro dengan kecepatan yang luar biasa.&lt;br /&gt;
“Diam.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Hiiro mengatakannya, dia menunjuk jarinya kearah orang itu saat sesuatu keluar dari ujung jarinya. Apa yang keluar, tentu saja, sebuah kata.&lt;br /&gt;
Pergerakan pria berjambul tiba-tiba terhenti. Tidak tau apa yang terjadi, dia terkejut. Bahkan dengan seluruh kekuatan yang ada di tubuhnya, tubuhnya tetap tak mau bergerak. Itu bukanlah paralysis. Hanya saja tubuhnya menolak untuk bergerak, seolah-olah itu benar-benar beku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
『止 | Stop』&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan menggunakan { Word Magic }, Hiiro telah menghentikan pergerakannya. Saat yang lain memiliki ekspresi kosong, tidak yakin dengan apa yang sudah Hiiro lakukan, Liliyn menatapnya sambil bersenandung [ Hohou ] dengan bunga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun biasanya dia tidak akan menggunakan { Word Magic } dalam situasi seperti ini, sekarang ini suasana hati Hiiro sedang sedikit buruk. Ini menjadi tenang setelah dia mendengarkan cerita mereka. Walaupun begitu, dia mengambil tindakan dengan sedikit perhatian sembari memikirkan kemungkinan apa akibatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasannya mungkin karena dia tidak peduli dengan keadaan Suku Ashura sekarang ini. Bahkan Hiiro frustasi karena dia tidak yakin dengan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oi, Nitouryuu/Dual Blades.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
(TL Note: Nitouryuu = Dual Blades)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro memanggil Kamui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mengapa kau tidak berhenti dari gaya hidup yang bodoh ini? Kecuali kau, tidak. Kecuali kalian tidak memahami bahwa Suku Ashura akan segera punah?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“K-kau masih berbicara seperti itu, bajingan?” (Pria Berjambul)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat terdengar hanya suara dia saja yang keluar, pria berjambul berteriak. Namun, Hiiro menunjuk jarinya ke tempat lain. Tatapan semua orang pindah ke tempat yang Hiiro tunjuk. Tempat yang Hiiro tunjuk adalah....anak-anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau masih belum mengerti kalau kau, yang sudah dipercayakan mengenai masa depan suku ini, mengarahkannya ke kehancuran? Atau apa kau masih belum paham kalau semua anak-anak akan mati?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau itu tiba-tiba terjadi kepada Kamui, dia menatap anak-anak yang sedang tidur, wajah mereka kelihatan kesakitan. Di dekat mereka, orang yang kelihatan seperti seorang ibu menemani mereka. Saat dia menyeka keringat mereka dengan lembut, dia berusaha memberikan mereka beberapa makanan.  Bagaimanapun, anak-anak yang tidak makan dengan baik, mereka menolak minum sup seperti makanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,  ibu itu terus memberi mereka kata-kata motivasi, memberitahu mereka untuk tidak menyerah. Bahkan saat dia lelah dan kurang tidur, suasananya sangat menyedihkan. Walaupun begitu, dia tetap melanjutkan senyum kesedihan tersebut di depan anak-anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika dia melihatmu sekarang, apa yang akan dipikirkan oleh Ayahmu?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“....” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika itu aku, aku akan mengatakan ini. ini merupakan kesalahan karena mempercayakan suku kepadamu.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ku-...” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi wajah Kamui berubah karena kesal. Pria berjambul mendengar anak-anak menangis dengan menyedihkan. Dia hanya bisa tetep diam. Liliyn memanggil Hiiro sambil terkagum-kagum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku terkejut, bocah. Aku tidak menyangka bahwa kau khawatir dengan anak-anak yang merupakan orang asing.” (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmph, bukan seperti itu. Aku hanya kesal. Kesal kepada tingkat kemiskinan orang-orang ini.”(Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kukuku, jangan berkata seperti itu, bocah. Jadi, itu apa yang dikatakan rekanku. Bagaimana menurutmu, Shivan?” (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Liliyn mengajukan sebuah pertanyaan kepada teman lamanya, Shivan. Dalam melakukannya, dia mengerang seolah-olah itu susah untuk dilakukan. Dia mulai membuka mulutnya yang berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...tidak, itu seperti apa yang sudah dia katakan. Ya, kita memanglah miskin. Bagaimanapun, ini adalah sesuatu yang diinginkan semua orang. Ini bukanlah keputusan Kamui sendiri.” (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berdasarkan situasi tersebut, Suku Ashura merupakan sekumpulan orang bodoh.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“A-Aku tidak akan pernah lagi memaafkanmu~~!” (Pria Berjambul)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat satu menit yang merupakan batas waktu  『止 | Stop』 pengaruhnya telah hilang, pria berjambul mulai bergerak lagi untuk menyerang Hiiro dengan Shamshirnya di tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang coba kau lakukan, pemimpin?” (Pria Berjambul)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamui menyelinap di antara Hiiro dan pria berjambul, hingga serangannya terganggu. Hiiro juga mencurigai tindakan Kamui sambil menatapnya.&lt;br /&gt;
“Sukunya...jangan hina mereka.” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terdengar kalau dia berbicara acuh tak acuh, Kamui jelas memasang ekspresi muram. Walaupun kata-kata Hiiro tidak dapat dibantah dan logis, Kamui memiliki hal-hal yang membuatnya tidak bisa menyerah. Dia tunjukkan niatnya bahwa ia tidak akan membiarkan rekan-rekannya dipermainkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau dapat melakukan apapun yang kau inginkan, tapi mereka yang sengaja mengambil tindakan terhadap dirinya sendiri untuk merusak, tidak ada yang lebih bodoh dari mereka. Bahkan jika kalian mengklaim bahwa kalian memiliki alasan untuk melakukan hal-hal seperti itu, aku hanya bisa melihatnya karena itu benar-benar konyol.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak akan...mengizinkanmu untuk berbicara lagi.” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangannya berbalik ke arah punggungnya, mengeluarkan sepasang katana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau ingin pergi? Bagaimana dengan menggunakan antusiasme itu untuk menundukkan monster?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Diam.” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kupikir aku harus mengatakannya juga ya? Kalian hanya tidak ingin melawan monster itu.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diam” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena penampilannya itu mirip dengan ayahmu ... pemimpin sebenarnya. Itu sebabnya kau ragu-ragu.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diam.” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berpikir bahwa ia akhirnya akan kembali, bahwa dia akan datang kembali. Saat kau mempercayai khayalan tak berdasar tersebut, kau menghindari pertarungan yang akan membuatmu kesakitan.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sudah memberitahumu...DIAM.” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalian sedang meletakkan sampah ke niat mereka yang telah mempertaruhkan nyawa mereka pada sebuah garis.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tutup Mulutmu!” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langsung menghilang dari tempatnya, Kamui tiba-tiba muncul di depan mata Hiiro sebelum dia sempat menyadarinya. Memegang katana di kedua tangan, Kamui menahannya saat ia mencoba menyerang Hiiro.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*kiiiiiiiiiiiin!*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro menarik [ Thorn-Sword Piercer ] setelah melihat katana Kamui dan mencoba menahan serangannya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ku -...... kekuatan apa ini! Meskipun aku bisa melawannya karena sebelumnya aku melihat tangannya, gerakan orang ini terlalu cepat !?) (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Hiiro mampu membaca serangan sederhana lawannya yang sedang marah, dia hampir saja tidak bisa menahannya. Satu-satunya alasan untuk ini karena cepatnya gerakan Kamui itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, Kamui.” (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar kata-kata tersebut, Kamui membuat jarak antara dia dan Hiiro. Setelah itu, ia melihat ke arah pemilik suara, Shivan.&lt;br /&gt;
“Kamui, apakah itu tindakan seorang pemimpin?” (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“.......Aku tidak akan...membiarkanmu dihina.” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Kamui mengertakkan gigi saat ia menjawab, Shivan hanya bisa menarik nafas dalam-dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“.......Mau bagaimana lagi. Mereka itu tamu.” (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak akan merubah pikiranmu, ya?” (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Fumu, Kamui juga sama, bukan?” (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Un.” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shivan sekali lagi menarik nafas sambil mengangkat bahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dalam hal ini, akan lebih baik jika kau menyelesaikannya sampai kau puas. Jadi, mari kita keluar.” (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bersedia.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku akan menang.” (Kamui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hiiro dan Camus saling melotot. Namun, Jin-u membuat ekspresi terkejut saat mereka berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sivan-sama, apakah ini bisa diterima?” (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mau bagaimana lagi. Belum lagi, saat berselisih, lebih baik bagi mereka untuk saling bertarung satu sama lain.” (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“T-tapi....” (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada beberapa hal yang hanya bisa dipelajari dengan bertarung menggunakan tinju. Bukankah begitu, Liliyn?” (Sivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lucu, yang lebih penting, jika kau ingin melakukannya maka lakukanlah.” (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Liliyn tidak bisa membantu tapi dia menyeringai saat melihat ke depannya. Tidak diragukan lagi, dia senang karena dia bisa mengamati pertarungan Hiiro &lt;br /&gt;
ini. Melihatnya, Sivan hanya bisa menggelengkan kepalanya dalam kesedihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jin-u, kau yang akan menjadi juri.” (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Y-ya.” (Jin-u)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria berjambul, Jin-u, memberikan jawabannya, membawa mereka berdua bersamanya berjalan ke gurun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shivan berbicara kepada Liliyn yang berada di dekatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang muda itu mirip denganmu. Berpegang teguh pada ide-idenya sendiri dan menunjukkanya,  belum lagi sikap kurang ajar nya. Dia tidak akan menjadi anakmu, kan?” (Sivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hohou, itu lelucon yang cukup lucu. Kelihatannya kau ingin sisa tahun hidupmu yang pendek itu akan habis di sini, ya?” (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pandangannya buruk, rasa haus Liliyn terhadap darah menguat. Shivan mulai resah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya bercanda.” (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lucu, tepatnya bagaimana aku bisa mirip dengan bocah itu?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu adalah....” (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keringat mulai mengalir di dahinya, Sivan menarik nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang yang kau sebutkan itu, bahkan bocah Ashura mirip denganmu ketika kau masih muda. Kejujuran dan keterusterangannya. Bahkan perilaku kalian &lt;br /&gt;
yang menghargai rekan kalian yang konyol.” (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hoh Hoh Hoh, yah, dia masih belum matang.” (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu, aku pernah mendengar bahwa orang-orang dari Suku Ashura membutuhkan 40 tahun sebelum mereka dewasa. Aku mengerti. Saya melihat. Jadi dia pada dasarnya masihlah anak nakal.” (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika orang-orang dari Ashura Tribe mencapai usia 40, penampilan mereka menjadi orang pada usia dua puluhan. Meskipun Kamui telah hidup selama lebih dari 3 dekade, penampilan dan mentalitasnya masih belum matang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Melihatmu yang memiliki anak nakal, aku tidak berpikir kalau kau diperbolehkan untuk mengatakan itu, mungkin?” (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diam! Kau masih bisa mengatakan itu saat kau tidak bisa melihat, dasar orang tua sinting!” (Liliyn)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti yang sudah kukatakan berkali-kali, walaupun aku tidak melihatnya, aku masih bisa merasakannya. Dasar loli brengsek.” (Shivan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berdua saling melotot dengan bunga api di udara, Shivan hanya bisa kagum. Shamoe hanya bisa menonton mereka karena dia masih kebingungan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Srow</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia)&amp;diff=508321</id>
		<title>Konjiki no Wordmaster (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Wordmaster_(Indonesia)&amp;diff=508321"/>
		<updated>2016-12-18T03:26:24Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Srow: /* Arc 2 : Pergerakan Dunia Demon */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Teaser|Indonesia}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:Konjiki_no_Wordmaster_Volume_3_Cover.jpg|200px|thumb|right|Sampul Volume 3]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serial Light Novel &#039;&#039;&#039;Konjiki no Wordmaster&#039;&#039;&#039; (金色の{{Furigana|文字使い|ワードマスター}}) ditulis oleh Tomoto Sui, ilustrasi oleh Sumaki Syungo, dan diterbitkan oleh Fujimi Shobou. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*[[Konjiki no Wordmaster|English]]&lt;br /&gt;
*[[Konjiki no Wordmaster~Brazilian Portuguese~|Português Brasileiro (Brazilian Portuguese)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
Lima orang yang dipanggil ke dunia lain untuk melawan iblis jahat yang mengancam dunia itu. Namun, hanya ada empat pahlawan yang dipanggil, dan satu orang yang lain berjuluk pengamat tidak bersalah (Innocent Bystander). Apa yang akan  pengamat tidak bersalah lakukan selanjutnya? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah proyek terjemahan second hand setelah versi English-nya, bagi yang mampu berbahasa Jepang dan ingin meninjau ulang dari bahasa aslinya, bantuan anda sangat kami hargai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pendaftaran===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penerjemah diminta  [[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):Halaman Pendaftaran|mendaftarkan]] bab mana saja yang akan dikerjakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Format Standar===&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &amp;quot;&#039;&#039;Konjiki no Wordmaster&#039;&#039;&amp;quot; oleh Tomoto Sui==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Arc 1: Pengembara dengan Cheat Unik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* [[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/02/konjiki-no-wordmaster-chapter-2.html Chapter 2]&lt;br /&gt;
:* [[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/02/yayyy-chapter-3-selesai-akhirnya.html Chapter 3]&lt;br /&gt;
:* [[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/02/konjiki-no-wordmaster-chapter-4.html Chapter 4]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/02/konjiki-no-wordmaster-chapter-5.html Chapter 5]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/02/konjiki-no-wordmaster-chapter-6.html Chapter 6]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/03/konjiki-no-wordmaster-chapter-7.html Chapter 7]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/03/konjiki-no-wordmaster-chapter-8.html Chapter 8]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/03/konjiki-no-wordmaster-chapter-9.html Chapter 9]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/04/konjiki-no-wordmaster-chapter-10.html Chapter 10]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/04/konjiki-no-wordmaster-chapter-11.html Chapter 11]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/04/dobel-update-maap-lama-ga-post-lagi.html Chapter 12]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/05/konjiki-no-wordmaster-chapter-13.html Chapter 13]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/05/konjiki-no-wordmaster-chapter-14.html Chapter 14]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/05/normal-0-false-false-false-en-us-ja-x.html Chapter 15]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/05/konjiki-no-wordmaster-chapter-16.html Chapter 16]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/05/chapter-17-selesai-tl-bian-ed-bian-maaf.html Chapter 17]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/05/konjiki-no-wordmaster-chapter-18.html Chapter 18]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/05/konjiki-no-wordmaster-chapter-19.html Chapter 19]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com.tr/2015/06/konjiki-no-wordmaster-chapter-20.html Chapter 20]&lt;br /&gt;
:* [http://atherrea.blogspot.com/2015/06/konjiki-no-webmaster-chapter-21_17.html Chapter 21]&lt;br /&gt;
:* [https://omegatranslation.wordpress.com/chapter-22-penduduk-beruang-doggam/ Chapter 22 : Penduduk beruang Doggam]&lt;br /&gt;
:* [https://oriontranslations.wordpress.com/2015/08/02/knw-chapter-23/ Chapter 23 : Ketetapan Hati Vale]&lt;br /&gt;
:* [https://omegatranslation.wordpress.com/konjiki-no-wordmaster-chapter-24-mengumpulkan-madu/ Chapter 24 : Mengumpulkan Madu]&lt;br /&gt;
:* [http://read.malesjalan.com/index.php/8-light-novel/2-ch-25-permen-madu-yang-lezat Chapter 25 : Permen Madu Yang Lezat]&lt;br /&gt;
:* [http://read.malesjalan.com/index.php/8-light-novel/3-ch-26-pertemuan-dikerajaan-hewan Chapter 26 : Pertemuan di Kerajaan Hewan]&lt;br /&gt;
:* [http://read.malesjalan.com/index.php/8-light-novel/4-ch-27-sepenggal-kisah-di-perjalanan-mereka Chapter 27 : Sepenggal Kisah di Perjalanan Mereka]&lt;br /&gt;
:* [http://read.malesjalan.com/index.php/8-light-novel/5-ch-28-taman-peri Chapter 28 : Taman Peri]&lt;br /&gt;
:* [http://read.malesjalan.com/index.php/8-light-novel/6-ch-29-pengalaman-untuk-semalam Chapter 29 : Pengalaman Untuk Semalam]&lt;br /&gt;
:* [https://knwtraindo.wordpress.com/2015/07/21/bab-30-rumor-perang/ Chapter 30 : Rumor Perang]&lt;br /&gt;
:* [https://oriontranslations.wordpress.com/2015/08/06/knw-chapter-31/ Chapter 31 : Kukuatan Empat Pahlawan dan Pertanda Perang]&lt;br /&gt;
:* [https://knwtraindo.wordpress.com/2015/07/23/chapter-32-gree-cave/ Chapter 32 : Gua Gree]&lt;br /&gt;
:* [https://oriontranslations.wordpress.com/2015/08/07/knw-chapter-33/ Chapter 33 : Kebangkitan Muir]&lt;br /&gt;
:* [https://oriontranslations.wordpress.com/2015/08/09/knw-chapter-34/ Chapter 34 : Undangan Kucing Sialan]&lt;br /&gt;
:* [https://oriontranslations.wordpress.com/2015/08/11/knw-chapter-35/ Chapter 35 : Level Up to Power Up]&lt;br /&gt;
:* [https://oriontranslations.wordpress.com/2015/08/24/knw-chapter-36/ Chapter 36 : Ketetapan Hati Demon King]&lt;br /&gt;
:*[[Konjiki no Word Master Indonesia Chapter 37|Chapter 37: Ibukota Beast Kingdom, Passion.]]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/247484713-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 38: Guru Arnold]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/249118772-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 39: Perang yang Tak Terhentikan]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/252078084-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 40: Perang Dimulai?! Dan perubahan tiba-tiba]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/252078084-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 41: Terhentinya Perang]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/253061976-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 42: Konferensi Lain di Negri Iblis]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/254607553-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 43: Kemampuan Rarashik]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/255929151-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 44: Selesainya Tes Muir]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/269889718-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 45: Asal Gabranth]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/269889718-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 46: Keputusan Hiiro]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271111336-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 47: Tujuan Lain Arnold]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271860652-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 48: Kakaknya, Seorang Maid]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271860730-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 49: Hiiro dan Gadis Itu]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271860789-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 50: Mimiru dan Anak Laki-Laki Itu]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271861092-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 51: Janji Diantara Keduanya]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271861899-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 52: Kecurigaan Arnold]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271861982-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 53: Identitas sang Roh dan Temannya]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271862068-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 54: Sebuah Perjalanan Baru]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271862094-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 55: Burung Itu, Lagi!]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/271862132-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Chapter 56: Pergerakan di Victorias]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keseluruhan bab 1 ada di [https://www.wattpad.com/story/68455238-konjiki-no-wordmaster-arc-1-gelandangan-pengguna Harazuo TL]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Arc 2 : Pergerakan Dunia Demon===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/274821002-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 57: Satu Bulan Kemudian]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/276984931-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 58: Pergi ke Wilayah Evilia]&lt;br /&gt;
:*[https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-059 Chapter 59 : Ancaman Slime raksasa!]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-060 Chapter 60 : Pelayan yang Hidup Kembali!]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-061 Chapter 61 : Butler yang penuh inspirasi, Silva!]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-062 Chapter 62 : Teman Perjalanan Mesum baru?]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-063 Chapter 63 : Gunung Beracun]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-064 Chapter 64 : Pertarungan dengan Cactusman!]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-065 Chapter 65 : Pergi ke Mansion!]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-066 Chapter 66 : Trio Chaotic]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-067 Chapter 67 : Perempuan Devil - Liliyn]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-068 Chapter 68 : Kekuatan sang Butler]&lt;br /&gt;
:* [https://lichkingofchaos.wordpress.com/knw/bab2/chapter-069 Chapter 69 : Shamoe sang Demon Beast]&lt;br /&gt;
:* [https://www.wattpad.com/287484238-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 70: Gadis Kecil-Kuat atau Lemah?]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/297407073-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 71: Undangan Dari Gadis Kecil]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/300557478-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 72: Datangnya Hujan Merah]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/300558851-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 73: Monster Rank SS]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/301905444-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 74: Tentang Red Rain]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/306666105-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 75: Maid yang Meminta Maaf]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/310814137-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 76: Kontrak Dengan Iblis]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/316916329-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 77: Teman Perjalanan Baru]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/318537211-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 78: Kekhawatiran Seorang Pelayan]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/321775252-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 79: Dan Sekarang, Perjalanan Baru Dimulai!]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/323566210-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 80: Para Pahlawan, Satu Bulan Kemudian]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/323569484-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 81: Spekulasi Tiap Orang]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/325331876-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 82: Pergi ke Tempat Tujuan Pertama]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/325440720-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 83: Pertempuran di Gurun Pasir Rhaorb]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/326091747-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 84: Klan Ashura]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/326243030-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 85: Liliyn dan Shivan]&lt;br /&gt;
:*[https://www.wattpad.com/326243810-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Chapter 86: Kegigihan Klan Ashura]&lt;br /&gt;
:*[[Konjiki no Wordmaster (Indonesia):WN Chapter 87|Chapter 87: Pemikiran yang Kuat]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedang on-going di [https://www.wattpad.com/story/76178410-konjiki-no-wordmaster-arc-2-pergerakan-di-neraka Harazuo TL] dan di [[Konjiki no Wordmaster (Indonesia)|Baka-Tsuki]] oleh [[User:Srow|Srow]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Arc 3 : Perang antar Ras===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* [https://kirishimachantranslation.wordpress.com/konjiki-no-wordmaster-chapter-101-setengah-tahun-kemudian Chapter 101 : Setengah tahun kemudian]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Manajer Proyek:[[User: Atiri|Atiri]] (off)&lt;br /&gt;
[[User: Harazuo|Harazuo]] (aktif)&lt;br /&gt;
*Pengawas Proyek: [[User: LichKingofChaos|LKOC]] (Sementara)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[https://www.wattpad.com/user/Harazuo Kirihara Kazuo (Harazuo)]&lt;br /&gt;
*[[User:Srow|Srow]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;TIDAK AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [http://lichkingofchaos.wordpress.com/ LichKingofChaos Translations]/[[User:LichKingofChaos|LKOC]] (mulai dari Hiiro di Demon World) (mundur)&lt;br /&gt;
* [http://atherrea.blogspot.com/ Atherrea Translations]&lt;br /&gt;
* [https://kirishimachantranslation.wordpress.com/ Kirishima Translation] (mulai dari Arc 3)&lt;br /&gt;
* [https://knwtraindo.wordpress.com/ knwtraindo] (Mengisi chapter kosong)&lt;br /&gt;
* [https://omegatranslation.wordpress.com/ Omegatranslations]/[[User:Kristoper21|Kristoper21]] (Mengisi arc 1 yang masih kosong)&lt;br /&gt;
* [[User: TLC AltTab|TLC AltTab]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [https://oriontranslations.wordpress.com/ Orion Translations]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;TIDAK AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User: TLC AltTab|TLC AltTab]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;br /&gt;
[[Category:Linked Project]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Srow</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Word_Master_Indonesia_Chapter_37&amp;diff=506929</id>
		<title>Konjiki no Word Master Indonesia Chapter 37</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Word_Master_Indonesia_Chapter_37&amp;diff=506929"/>
		<updated>2016-11-23T17:36:43Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Srow: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Chapter 37 : Ibukota Beast Kingdom, Passion&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada apa?” Tanya Aquinas, pengawal pertama dari pasukan Ratu Iblis yang kejam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat di dekatnya adalah Ratu Iblis Ivemu, yang sedang menghembuskan nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendengar keputusannya, tapi dia tidak paham apa tujuannya. Sang Ratu, Ivemu menatap padanya dengan penuh perhatian dan berkata, “Saya meminta dukungan darimu, Aquinas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Killia juga berada di samping Sang Ratu menatap dengan penuh perhatian padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Saya mempunyai firasat buruk tentang ini, tapi kelihatannya anda sudah membuat keputusan.” (Aquinas)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlihat kilatan dari kebulatan tekad di matanya, sudah jelas bahwa apapun yang dia rencanakan untuk dilakukan harus dilakukan pada saat perang yang akan datang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang memotivasi Anda?”(Aquinas)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, ini...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
............................&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
..................&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
.............&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
........&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aquinas mendengarkan dengan tenang dan beberapa saat kemudian matanya terbelalak. Memikirkan bahwa Sang Ratu akan mengatakan sesuatu seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Saya tau, itu adalah sesuatu yang pasti bisa Anda lakukan, Yang Mulia.” (Aquinas)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aquinas menerimanya seperti meminum obat yang pahit. Jika itu solusi yang mempertaruhkan kehormatannya, maka itu akan baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebenarnya, ini adalah sesuatu yang sesuai dengan sifatmu.” (Aquinas)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini juga merupakan salah satu cara yang sudah dipertimbangkan oleh Aquinas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah kau tidak masalah untuk merahasiakan ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sifatnya dalam percaya kepada yang lainnya itu merupakan kelemahan juga kelebihannya. Itu adalah sifat yang selalu dimilikinya sejak dia masih muda, dan dia tidak pernah kehilangan sifatya itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, Aquinas percaya bahwa itu adalah tanggung jawab besar untuk semua orang yang ada di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana, Aquinas?” (Ratu)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang Ratu tidak percaya diri, tapi dia merasa bahwa dia mampu untuk membuat hubungan dan menyampaikan apa yang dia maksud kepada Aquinas.&lt;br /&gt;
“Keputusan Anda tidak akan menyelesaikan apapun” (Aquinas)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Meskipun demikian, itu adalah keputusanku.”(Ratu)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“..................” (Aquinas)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aquinas mengembalikan pandangan Ratu. Dia tau, dengan sedih, bahwa apapun yang dia katakan mulai saat ini hingga nanti tidak akan mengubah keputusannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menarik, apa yang akan terjadi pada Ratu saat dia pergi menjalankan misi ini, untuk kedepannya akan menjadi sesuatu, pikir Aquinas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baiklah, tolng beri saya perintah.” (Aquinas)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam menanggapi perkataannya, Ivemu mengambil nafas lega.Karena jika dia berbicara seperti itu, itu berarti bahwa dia setuju dengannya dan akan menjalankan keputusannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Anda adalah Ratu iblis, kan?” (Aquinas)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Iveu merasa bahagia dari perkataanya itu. Kilia juga sedikit menyunggingkan senyum di belakangnya, dia juga senang mendengar jawabannya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“........Aku mengerti, tolong bekerjalah denganku, Aquinas.” (Ratu)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aquinas membungkuk dengan satu lutut dan berkata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan senang hati.” (Aquinas)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila seperti ini, para Beast, Gabranth, dan Raja Iblis Evila mulai bisa bersama-sama. Walaupun masih belum pasti,  tapi mari kita merayakannya untuk sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
———————————————————————————————————&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibukota Beast Kingdom, Passion. Di pusat kota ini ada sebuah pohon raksasa yang bernama, “Tree of Origin, Aragon.” Sepertinya kota tersebut diperluas dari sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kota itu benar-benar berbeda dari kota buatan manusia. Seluruh rumah di kota tersebut terbuat dari pohon. Penduduk melubangi pohon tersebut dan tinggal di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana juga ada sungai yang berkilauan yang melewati kota tersebut. di sungai itu ada ikan yang berenang dengan santai. Keharmonisan kota tersebut kelihatannya dibangun lengkap sesuai dengan alam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di kota itu, terdapat distrik yang bernama, “The King Treeitu adalah.” Itu adalah tempat dimana para bangsawan tinggal, dengan istana mereka yang menjadi tempat tinggal mereka yang terbuat dari beberapa pohon yang besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sekitarnya, ada banyak warga dan wisatawan yang membuat sesembahan dan berdo’a kepada. “Tree of Origin, Aragon.” Raja terakhir Gabranth, memilih pohon tersebut sebagai simbol bagi gabranth dan membangun kota di sekitarnya. Bagi Gabranth, “Tree of Origin, Aragon.” Adalah sesuatu yang suci untuk mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setahu sekali, “Festival Origin” diadakan di pusat kota. Ada banyak orang yang datang dari seluruh belahan dunia, terutama anak-anak. Pada saat itu, jika kau memanjat Tree of Origin, kau akan menerima berkat dari pohon tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dipercaya bahwa berkat dari Tree of Origin, Aragon, akan membuat orang yang memanjatnya akan menjadi orang yang kuat, luhur, dan terhormat. Ritual sudah menjadi tradisi. Biasanya, itu untuk anak-anak Gabranth, tapi di masa lalu ada manusia yang pernah memanjat pohon tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tree of Origin, sangat dihormati oleh Gabranth. Ras lain yang menyentuh pohon tersebut akan terus-menerus mendatangkan kemarahan Gabranth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, itu sih yang mereka katakan, sebaiknya kau jangan pernah menyentuh pohon tersebut dalam bentuk manusiamu.” (Arnold)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan keseriusan Arnold dalam memberikan peringatan itu, Hiiro yang saat ini menyamar sebagai Gabranth dengan menggunakan kemampuan kata sihirnya [Copy], memastikan bahwa dia harus berhati-hati terhadap sesuatu. Itu adalah untuk tidak pernah menyentuh pohon tersebut dalam bentuk manusianya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tau itu. Pasti itu pohon yang benar-benar besar, tapi itu bukan sau-satunya alasan, kan?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil berjalan, Hiiro melihat pohon tersebut, yang pasti tingginya lebih dari 200 meter, ukuran yang tidak masuk akal untuk sebuah pohon. Tapi Hiiro tidak yakin bahwa kau harus menghargai pohon dari ukurannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu belum semua. Yang kudengar bhawa jika kau sakit dengan sebuah penyakit atau luka, jika kau menyentuh pohon tersebut, itu akan menyembuhkanmu. kalau kau memiliki seorang bayi yang tidak berhenti menangis, jika kau membawanya ke sekitar pohon tersebut, bayinya akan berhenti menangis. Ada juga rumor aneh lainnya tentang apa yang telah atau mampu dilakukan pohon itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Huh, itu adalah?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu adalah, jika ada yang datang ke kota ini mereka akan terpukau oleh keindahan Tree of Origin. Dia pasti gila kalau tidak menghargainya.” (Arnold)&lt;br /&gt;
“Pasti itu penting untuk Gabranth ya, tapi aku manusia.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Yah, itu benar.” (Arnold)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu sudah semua, tapi Hiiro berpikir bahwa masih ada lagi. Terlebih lagi, Tree of Origin, adalah sesuatu yang pastinya dibanggakan oleh Gabranth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daripada mendengarkan rumor tentang sebuah pohon, dia ingin tau informasi tentang apa yang ingin dia lakukan disini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Disamping itu, kau datang kesini dengan sebuah tujuan, untuk bertemu seseorang, kan?” (Arnold)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, benar, aku mendapat madu yang berharga dari mereka, jadi setidaknya aku harus memenuhi permintaan mereka.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa, bukankah itu merupakan pertemuan dari seluruh were-beast di desa?” (Arnold)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, begitulah, tapi jika mereka tidak mendapatkan madu tersebut mereka akan dalam suasana yang buruk.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Arnold berpikir bahwa membawa madu yang manis akan membuat suasana hati yang bagus untuk negosiasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Namun, Gabranth telah mulai bebaris untuk perang.  Kau yakin were-beast belum berburu keluar dengan kelompok itu?” (Arnold)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelihatannya penduduk di kota menjadi jauh lebih sedikit daripada biasanya. Itu sangat mungkin bahwa semua orang yang bisa bertarung telah berangkat ke barisan depan dalam persiapan untuk perang. Saat ini, ada kesempatan yang tinggi bahwa hanya ada sedikit pertahanan di daerah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm, aku ragu...” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, apa maksudmu? Maksudmu warga sipil?” (Arnold)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti para petualang, warga sipil tidak punya kekuatan yang cukup untuk ikut seta dalam perang. Mereka cenderung untuk melanjutkan kehidupan &lt;br /&gt;
biasa mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Arnold menyangkal dengan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, tentu saja warga sipil tidak ikut serta dalam sebuah peperangan, tapi banyak dari kita yang berburu dan bertarung setiap hari untuk memenuhi kebutuhan mereka.” (Arnold)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah itu benar? Bukankah tugas itu untuk prajurit?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semuanya sukarela, tapi Gabranth adalah ras yang suka berperang dan biasanya mereka mengumpulkan siapa saja tanpa meminta.” (Arnold)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu masalah, tapi apakah mereka menjawab?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Agaknya...Prajurit meminta permintaan yang nekat...” (Arnold)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu kenapa? Jika seseorang menolak permintaan tersebut bukankah itu akan berakhir?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, itu memang akan berakhir. Tapi ada masalah lain mengenai hal itu.” (Arnold)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Daripada itu, mari kita selesaikan tugas kita terlebih dahulu.” (Arnold)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau sungguh percaya diri. Jadi apa selanjutnya? Orang seperti apa yang akan kita temui?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Muir melihat Arnold untuk mendengar jawabannya. Tapi untuk beberapa alasan Arnold gemetar karena memikirkan jawabannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada apa?” (Muir)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Muir bertanya pertanyaan itu, Arnold menengok ke samping dan berbicara dengan keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Orang itu....adalah masterku.” (Arnold)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Srow</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Word_Master_Indonesia_Chapter_37&amp;diff=506928</id>
		<title>Konjiki no Word Master Indonesia Chapter 37</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Konjiki_no_Word_Master_Indonesia_Chapter_37&amp;diff=506928"/>
		<updated>2016-11-23T17:30:18Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Srow: Created page with &amp;quot;Chapter 37 : Ibukota Beast Kingdom, Passion  “Ada apa?” Tanya Aquinas, pengawal pertama dari pasukan Ratu Iblis yang kejam. Tepat di dekatnya adalah Ratu Iblis Ivemu, yang...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Chapter 37 : Ibukota Beast Kingdom, Passion&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada apa?” Tanya Aquinas, pengawal pertama dari pasukan Ratu Iblis yang kejam.&lt;br /&gt;
Tepat di dekatnya adalah Ratu Iblis Ivemu, yang sedang menghembuskan nafas.&lt;br /&gt;
Dia mendengar keputusannya, tapi dia tidak paham apa tujuannya. Sang Ratu, Ivemu menatap padanya dengan penuh perhatian dan berkata, “Saya meminta dukungan darimu, Aquinas.”&lt;br /&gt;
Killia juga berada di samping Sang Ratu menatap dengan penuh perhatian padanya.&lt;br /&gt;
“Saya mempunyai firasat buruk tentang ini, tapi kelihatannya anda sudah membuat keputusan.” (Aquinas)&lt;br /&gt;
Terlihat kilatan dari kebulatan tekad di matanya, sudah jelas bahwa apapun yang dia rencanakan untuk dilakukan harus dilakukan pada saat perang yang akan datang.&lt;br /&gt;
“Apa yang memotivasi Anda?”(Aquinas)&lt;br /&gt;
“Yah, ini...”&lt;br /&gt;
............................&lt;br /&gt;
..................&lt;br /&gt;
.............&lt;br /&gt;
........&lt;br /&gt;
....&lt;br /&gt;
Aquinas mendengarkan dengan tenang dan beberapa saat kemudian matanya terbelalak. Memikirkan bahwa Sang Ratu akan mengatakan sesuatu seperti itu.&lt;br /&gt;
“Saya tau, itu adalah sesuatu yang pasti bisa Anda lakukan, Yang Mulia.” (Aquinas)&lt;br /&gt;
Aquinas menerimanya seperti meminum obat yang pahit. Jika itu solusi yang mempertaruhkan kehormatannya, maka itu akan baik-baik saja.&lt;br /&gt;
“Sebenarnya, ini adalah sesuatu yang sesuai dengan sifatmu.” (Aquinas)&lt;br /&gt;
Ini juga merupakan salah satu cara yang sudah dipertimbangkan oleh Aquinas.&lt;br /&gt;
“Apakah kau tidak masalah untuk merahasiakan ini?”&lt;br /&gt;
Sifatnya dalam percaya kepada yang lainnya itu merupakan kelemahan juga kelebihannya. Itu adalah sifat yang selalu dimilikinya sejak dia masih muda, dan dia tidak pernah kehilangan sifatya itu.&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, Aquinas percaya bahwa itu adalah tanggung jawab besar untuk semua orang yang ada di sekitarnya.&lt;br /&gt;
“Bagaimana, Aquinas?” (Ratu)&lt;br /&gt;
Sang Ratu tidak percaya diri, tapi dia merasa bahwa dia mampu untuk membuat hubungan dan menyampaikan apa yang dia maksud kepada Aquinas.&lt;br /&gt;
“Keputusan Anda tidak akan menyelesaikan apapun” (Aquinas)&lt;br /&gt;
“Meskipun demikian, itu adalah keputusanku.”(Ratu)&lt;br /&gt;
“..................” (Aquinas)&lt;br /&gt;
Aquinas mengembalikan pandangan Ratu. Dia tau, dengan sedih, bahwa apapun yang dia katakan mulai saat ini hingga nanti tidak akan mengubah keputusannya.&lt;br /&gt;
Menarik, apa yang akan terjadi pada Ratu saat dia pergi menjalankan misi ini, untuk kedepannya akan menjadi sesuatu, pikir Aquinas.&lt;br /&gt;
“Baiklah, tolng beri saya perintah.” (Aquinas)&lt;br /&gt;
Dalam menanggapi perkataannya, Ivemu mengambil nafas lega.Karena jika dia berbicara seperti itu, itu berarti bahwa dia setuju dengannya dan akan menjalankan keputusannya.&lt;br /&gt;
“Anda adalah Ratu iblis, kan?” (Aquinas)&lt;br /&gt;
Iveu merasa bahagia dari perkataanya itu. Kilia juga sedikit menyunggingkan senyum di belakangnya, dia juga senang mendengar jawabannya,&lt;br /&gt;
“........Aku mengerti, tolong bekerjalah denganku, Aquinas.” (Ratu)&lt;br /&gt;
Aquinas membungkuk dengan satu lutut dan berkata.&lt;br /&gt;
“Dengan senang hati.” (Aquinas)&lt;br /&gt;
Bila seperti ini, para Beast, Gabranth, dan Raja Iblis Evila mulai bisa bersama-sama. Walaupun masih belum pasti,  tapi mari kita merayakannya untuk sekarang.&lt;br /&gt;
———————————————————————————————————&lt;br /&gt;
Ibukota Beast Kingdom, Passion. Di pusat kota ini ada sebuah pohon raksasa yang bernama, “Tree of Origin, Aragon.” Sepertinya kota tersebut diperluas dari sana.&lt;br /&gt;
Kota itu benar-benar berbeda dari kota buatan manusia. Seluruh rumah di kota tersebut terbuat dari pohon. Penduduk melubangi pohon tersebut dan tinggal di sana.&lt;br /&gt;
Disana juga ada sungai yang berkilauan yang melewati kota tersebut. di sungai itu ada ikan yang berenang dengan santai. Keharmonisan kota tersebut kelihatannya dibangun lengkap sesuai dengan alam.&lt;br /&gt;
Di kota itu, terdapat distrik yang bernama, “The King Treeitu adalah.” Itu adalah tempat dimana para bangsawan tinggal, dengan istana mereka yang menjadi tempat tinggal mereka yang terbuat dari beberapa pohon yang besar. &lt;br /&gt;
Di sekitarnya, ada banyak warga dan wisatawan yang membuat sesembahan dan berdo’a kepada. “Tree of Origin, Aragon.” Raja terakhir Gabranth, memilih pohon tersebut sebagai simbol bagi gabranth dan membangun kota di sekitarnya. Bagi Gabranth, “Tree of Origin, Aragon.” Adalah sesuatu yang suci untuk mereka.&lt;br /&gt;
Setahu sekali, “Festival Origin” diadakan di pusat kota. Ada banyak orang yang datang dari seluruh belahan dunia, terutama anak-anak. Pada saat itu, jika kau memanjat Tree of Origin, kau akan menerima berkat dari pohon tersebut.&lt;br /&gt;
Dipercaya bahwa berkat dari Tree of Origin, Aragon, akan membuat orang yang memanjatnya akan menjadi orang yang kuat, luhur, dan terhormat. Ritual sudah menjadi tradisi. Biasanya, itu untuk anak-anak Gabranth, tapi di masa lalu ada manusia yang pernah memanjat pohon tersebut.&lt;br /&gt;
Tree of Origin, sangat dihormati oleh Gabranth. Ras lain yang menyentuh pohon tersebut akan terus-menerus mendatangkan kemarahan Gabranth.&lt;br /&gt;
“Yah, itu sih yang mereka katakan, sebaiknya kau jangan pernah menyentuh pohon tersebut dalam bentuk manusiamu.” (Arnold)&lt;br /&gt;
Dengan keseriusan Arnold dalam memberikan peringatan itu, Hiiro yang saat ini menyamar sebagai Gabranth dengan menggunakan kemampuan kata sihirnya [Copy], memastikan bahwa dia harus berhati-hati terhadap sesuatu. Itu adalah untuk tidak pernah menyentuh pohon tersebut dalam bentuk manusianya.&lt;br /&gt;
“Aku tau itu. Pasti itu pohon yang benar-benar besar, tapi itu bukan sau-satunya alasan, kan?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
Sambil berjalan, Hiiro melihat pohon tersebut, yang pasti tingginya lebih dari 200 meter, ukuran yang tidak masuk akal untuk sebuah pohon. Tapi Hiiro tidak yakin bahwa kau harus menghargai pohon dari ukurannya.&lt;br /&gt;
“Itu belum semua. Yang kudengar bhawa jika kau sakit dengan sebuah penyakit atau luka, jika kau menyentuh pohon tersebut, itu akan menyembuhkanmu. kalau kau memiliki seorang bayi yang tidak berhenti menangis, jika kau membawanya ke sekitar pohon tersebut, bayinya akan berhenti menangis. Ada juga rumor aneh lainnya tentang apa yang telah atau mampu dilakukan pohon itu.&lt;br /&gt;
“Huh, itu adalah?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
“Itu adalah, jika ada yang datang ke kota ini mereka akan terpukau oleh keindahan Tree of Origin. Dia pasti gila kalau tidak menghargainya.” (Arnold)&lt;br /&gt;
“Pasti itu penting untuk Gabranth ya, tapi aku manusia.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
“...Yah, itu benar.” (Arnold)&lt;br /&gt;
Itu sudah semua, tapi Hiiro berpikir bahwa masih ada lagi. Terlebih lagi, Tree of Origin, adalah sesuatu yang pastinya dibanggakan oleh Gabranth.&lt;br /&gt;
Daripada mendengarkan rumor tentang sebuah pohon, dia ingin tau informasi tentang apa yang ingin dia lakukan disini.&lt;br /&gt;
“Disamping itu, kau datang kesini dengan sebuah tujuan, untuk bertemu seseorang, kan?” (Arnold)&lt;br /&gt;
“Ya, benar, aku mendapat madu yang berharga dari mereka, jadi setidaknya aku harus memenuhi permintaan mereka.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
“Apa, bukankah itu merupakan pertemuan dari seluruh were-beast di desa?” (Arnold)&lt;br /&gt;
“Ya, begitulah, tapi jika mereka tidak mendapatkan madu tersebut mereka akan dalam suasana yang buruk.” (Hiiro)&lt;br /&gt;
Arnold berpikir bahwa membawa madu yang manis akan membuat suasana hati yang bagus untuk negosiasi.&lt;br /&gt;
“Namun, Gabranth telah mulai bebaris untuk perang.  Kau yakin were-beast belum berburu keluar dengan kelompok itu?” (Arnold)&lt;br /&gt;
Kelihatannya penduduk di kota menjadi jauh lebih sedikit daripada biasanya. Itu sangat mungkin bahwa semua orang yang bisa bertarung telah berangkat ke barisan depan dalam persiapan untuk perang. Saat ini, ada kesempatan yang tinggi bahwa hanya ada sedikit pertahanan di daerah ini.&lt;br /&gt;
“Hmm, aku ragu...” (Hiiro)&lt;br /&gt;
“Hey, apa maksudmu? Maksudmu warga sipil?” (Arnold)&lt;br /&gt;
Tidak seperti para petualang, warga sipil tidak punya kekuatan yang cukup untuk ikut seta dalam perang. Mereka cenderung untuk melanjutkan kehidupan biasa mereka.&lt;br /&gt;
Namun, Arnold menyangkal dengan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
“Yah, tentu saja warga sipil tidak ikut serta dalam sebuah peperangan, tapi banyak dari kita yang berburu dan bertarung setiap hari untuk memenuhi kebutuhan mereka.” (Arnold)&lt;br /&gt;
“Apakah itu benar? Bukankah tugas itu untuk prajurit?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
“Semuanya sukarela, tapi Gabranth adalah ras yang suka berperang dan biasanya mereka mengumpulkan siapa saja tanpa meminta.” (Arnold)&lt;br /&gt;
“Itu masalah, tapi apakah mereka menjawab?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
“Agaknya...Prajurit meminta permintaan yang nekat...” (Arnold)&lt;br /&gt;
“Lalu kenapa? Jika seseorang menolak permintaan tersebut bukankah itu akan berakhir?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
“Ya, itu memang akan berakhir. Tapi ada masalah lain mengenai hal itu.” (Arnold)&lt;br /&gt;
“Apa?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
“Daripada itu, mari kita selesaikan tugas kita terlebih dahulu.” (Arnold)&lt;br /&gt;
“Kau sungguh percaya diri. Jadi apa selanjutnya? Orang seperti apa yang akan kita temui?” (Hiiro)&lt;br /&gt;
Muir melihat Arnold untuk mendengar jawabannya. Tapi untuk beberapa alasan Arnold gemetar karena memikirkan jawabannya.&lt;br /&gt;
“Ada apa?” (Muir)&lt;br /&gt;
Melihat Muir bertanya pertanyaan itu, Arnold menengok ke samping dan berbicara dengan keras.&lt;br /&gt;
“Orang itu....adalah masterku.” (Arnold)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Srow</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Hyouka_Bahasa_Indonesia:Halaman_Pendaftaran&amp;diff=506430</id>
		<title>Hyouka Bahasa Indonesia:Halaman Pendaftaran</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Hyouka_Bahasa_Indonesia:Halaman_Pendaftaran&amp;diff=506430"/>
		<updated>2016-11-15T13:24:36Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Srow: /* Jilid 3 */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Untuk melengkapi prosedur registrasi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&amp;quot;Pertama Datang, Pertama Dilayani&amp;quot;: silahkan daftarkan bab yang ingin anda terjemahkan (cukup tanda tangani di samping bab yang ingin anda terjemahkan, tentu saja yang belum di ambil penerjemah lain) jika terdapat suatu bab (yang sudah di tanda tangani) lebih dari 3 bulan tidak ada update, silahkan kontak supervisor, mungkin pekerjaan dapat di alih tangankan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Jumlah maksimum bab yang boleh anda daftarkan tidak boleh melebihi setengah dari sebuah Jilid&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Jumlah translator tiap Jilid maksimal 2 (kecuali untuk cerita pendek yang tidak berhubungan antar bab, dengan kata lain, cuma dua orang yang boleh mengerjakan satu &#039;alur cerita&#039;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Jumlah maksimal Jilid yang boleh anda kerjakan dalam satu waktu adalah satu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Ini bukan kontrak yang mengikat &amp;quot;Aku harus menyelesaikan yang sudah kudaftarkan&amp;quot;. Pilihan tergantung pada translator dan dapat dinegosiasikan (termasuk yang anda daftarkan sendiri). Akan tetapi sebaiknya jika tidak mampu menyelesaikan/kesulitan sampai bagian tertentu dan merasa tidak sanggup menyelesaikan, harap lepaskan daftar nama anda dari seri tersebut, memberikan kesempatan bagi penerjemah lain yang tertarik untuk mengerjakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==&#039;&#039;Pendaftaran Serial klub Klasik (Hyouka)&#039;&#039; ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 1===&lt;br /&gt;
* Bab 1 - [[User:spectrum|spectrum]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 2 - [[User:Orchid|Orchid]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 3 - [[User:Orchid|Orchid]] &#039;&#039;&#039;Restarted&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 4 - [[User:AS|AS]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 5 - [[User:AS|AS]] &#039;&#039;&#039;MIA&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 6 - [[User:HikkikomoriNOaria|HikkikomoriNOaria]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039; - &#039;&#039;90%&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 7 - [[User:Ayumi chan | Ayumi chan]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 8 - [[User:Ayumi chan |Ayumi chan]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 9 - [[User:AS|AS]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Penutup - [[User:Ayumi chan | Ayumi chan]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 2===&lt;br /&gt;
* Bab 0|0 - Sebelum Judul - [[User:MataLoro|MataLoro]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 1|1 - Ayo Menonton Preview Film! - [[User:HikkikomoriNOaria|HikkikomoriNOaria]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
* Bab 2|2 - &amp;quot;Pembunuhan di Desa Terlantar Furuoka&amp;quot; - [[User:HikkikomoriNOaria|HikkikomoriNOaria]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 3|3 - &amp;quot;Gangguan yang Tidak Terlihat&amp;quot; - [[User:Ayumi chan | Ayumi chan]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 4|4 - &amp;quot;Iblis Berlumuran Darah&amp;quot; - [[User:Ayumi Chan]] &#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 5|5 - Ayo Coba yang Ini! - [[User:hiyori871|hiyori871]] proses&lt;br /&gt;
* Bab 6|6 - &amp;quot;Titik Buta dari 10,000 Orang&amp;quot; - [[User:hiyori871|hiyori871]] proses&lt;br /&gt;
* Bab 7|7 - Jangan Akhiri Pertunjukkan - [[User:Cherry|Cherry]] proses&lt;br /&gt;
* Bab 8|8 - Credit Roll - [[User:MataLoro|MataLoro]] &#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Dilepas&#039;&#039;&#039;&#039;&#039; - diambilalih oleh [[User:Aminocte|Aminocte]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Kata Penutup - [[User:Aminocte|Aminocte]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 3===&lt;br /&gt;
* Bab 1 - Malam Tanpa Tidur - [[User:Sakurai|Sakurai]]&lt;br /&gt;
* Bab 2 - Kasus-Kasus yang Terus Menumpuk [[User:Ayumi Chan|Ayumi Chan]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 3 - Insiden &amp;quot;Juumoji&amp;quot; - [[User:Aminocte|Aminocte]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 4 - Dan Lagi Malam Tanpa Tidur Lainnya - [[User:handy56|handy56]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 5 - Rangkaian Kudryavka &lt;br /&gt;
* Bab 6 - Dengan Begitu Berakhir&lt;br /&gt;
* Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 4===&lt;br /&gt;
* Kalau Harus Kulakukan, Lakukan Dengan Cepat [[User:Johanurma|Johanurma]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Melakukan Dosa Besar &amp;quot;[[User:Arito Guzafa|Arito Guzafa]] ([[User talk:Arito Guzafa|talk]]) 14:16, 5 September 2016 (UTC)&amp;quot;&lt;br /&gt;
* Hantu, Saat Diperiksa&lt;br /&gt;
* Mereka yang Tahu Sesuatu&lt;br /&gt;
* Selamat Pembukaan Baru&lt;br /&gt;
* Kasus Coklat Buatan Tangan&lt;br /&gt;
* Boneka yang Mengambil Jalan Memutar&lt;br /&gt;
* Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Hyouka (Bahasa Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Registration Page]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Srow</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Srow&amp;diff=506276</id>
		<title>User:Srow</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Srow&amp;diff=506276"/>
		<updated>2016-11-13T13:44:09Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Srow: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Hai semua.&lt;br /&gt;
Saya, Srow akan memulai mentranslate LN dan yang lainnya.&lt;br /&gt;
Mohon bantuannya...&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Srow</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Srow&amp;diff=506274</id>
		<title>User:Srow</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Srow&amp;diff=506274"/>
		<updated>2016-11-13T13:40:28Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Srow: Created page with &amp;quot;hai&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;hai&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Srow</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Hyouka_Bahasa_Indonesia:Halaman_Pendaftaran&amp;diff=506272</id>
		<title>Hyouka Bahasa Indonesia:Halaman Pendaftaran</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Hyouka_Bahasa_Indonesia:Halaman_Pendaftaran&amp;diff=506272"/>
		<updated>2016-11-13T07:09:14Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Srow: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Untuk melengkapi prosedur registrasi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&amp;quot;Pertama Datang, Pertama Dilayani&amp;quot;: silahkan daftarkan bab yang ingin anda terjemahkan (cukup tanda tangani di samping bab yang ingin anda terjemahkan, tentu saja yang belum di ambil penerjemah lain) jika terdapat suatu bab (yang sudah di tanda tangani) lebih dari 3 bulan tidak ada update, silahkan kontak supervisor, mungkin pekerjaan dapat di alih tangankan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Jumlah maksimum bab yang boleh anda daftarkan tidak boleh melebihi setengah dari sebuah Jilid&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Jumlah translator tiap Jilid maksimal 2 (kecuali untuk cerita pendek yang tidak berhubungan antar bab, dengan kata lain, cuma dua orang yang boleh mengerjakan satu &#039;alur cerita&#039;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Jumlah maksimal Jilid yang boleh anda kerjakan dalam satu waktu adalah satu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Ini bukan kontrak yang mengikat &amp;quot;Aku harus menyelesaikan yang sudah kudaftarkan&amp;quot;. Pilihan tergantung pada translator dan dapat dinegosiasikan (termasuk yang anda daftarkan sendiri). Akan tetapi sebaiknya jika tidak mampu menyelesaikan/kesulitan sampai bagian tertentu dan merasa tidak sanggup menyelesaikan, harap lepaskan daftar nama anda dari seri tersebut, memberikan kesempatan bagi penerjemah lain yang tertarik untuk mengerjakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==&#039;&#039;Pendaftaran Serial klub Klasik (Hyouka)&#039;&#039; ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 1===&lt;br /&gt;
* Bab 1 - [[User:spectrum|spectrum]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 2 - [[User:Orchid|Orchid]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 3 - [[User:Orchid|Orchid]] &#039;&#039;&#039;Restarted&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 4 - [[User:AS|AS]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 5 - [[User:AS|AS]] &#039;&#039;&#039;MIA&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 6 - [[User:HikkikomoriNOaria|HikkikomoriNOaria]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039; - &#039;&#039;90%&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 7 - [[User:Ayumi chan | Ayumi chan]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 8 - [[User:Ayumi chan |Ayumi chan]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 9 - [[User:AS|AS]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Penutup - [[User:Ayumi chan | Ayumi chan]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 2===&lt;br /&gt;
* Bab 0|0 - Sebelum Judul - [[User:MataLoro|MataLoro]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 1|1 - Ayo Menonton Preview Film! - [[User:HikkikomoriNOaria|HikkikomoriNOaria]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
* Bab 2|2 - &amp;quot;Pembunuhan di Desa Terlantar Furuoka&amp;quot; - [[User:HikkikomoriNOaria|HikkikomoriNOaria]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 3|3 - &amp;quot;Gangguan yang Tidak Terlihat&amp;quot; - [[User:Ayumi chan | Ayumi chan]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 4|4 - &amp;quot;Iblis Berlumuran Darah&amp;quot; - [[User:Ayumi Chan]] &#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 5|5 - Ayo Coba yang Ini! - [[User:hiyori871|hiyori871]] proses&lt;br /&gt;
* Bab 6|6 - &amp;quot;Titik Buta dari 10,000 Orang&amp;quot; - [[User:hiyori871|hiyori871]] proses&lt;br /&gt;
* Bab 7|7 - Jangan Akhiri Pertunjukkan - [[User:Cherry|Cherry]] proses&lt;br /&gt;
* Bab 8|8 - Credit Roll - [[User:MataLoro|MataLoro]] &#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Dilepas&#039;&#039;&#039;&#039;&#039; - diambilalih oleh [[User:Aminocte|Aminocte]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Kata Penutup - [[User:Aminocte|Aminocte]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 3===&lt;br /&gt;
* Bab 1 - Malam Tanpa Tidur - [[User:Sakurai|Sakurai]]&lt;br /&gt;
* Bab 2 - Kasus-Kasus yang Terus Menumpuk [[User:Ayumi Chan|Ayumi Chan]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 3 - Insiden &amp;quot;Juumoji&amp;quot; - [[User:Aminocte|Aminocte]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 4 - Dan Lagi Malam Tanpa Tidur Lainnya - [[User:handy56|handy56]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 5 - Rangkaian Kudryavka - [[User:Srow|Srow]] &#039;&#039;&#039;proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Bab 6 - Dengan Begitu Berakhir&lt;br /&gt;
* Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 4===&lt;br /&gt;
* Kalau Harus Kulakukan, Lakukan Dengan Cepat [[User:Johanurma|Johanurma]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Melakukan Dosa Besar &amp;quot;[[User:Arito Guzafa|Arito Guzafa]] ([[User talk:Arito Guzafa|talk]]) 14:16, 5 September 2016 (UTC)&amp;quot;&lt;br /&gt;
* Hantu, Saat Diperiksa&lt;br /&gt;
* Mereka yang Tahu Sesuatu&lt;br /&gt;
* Selamat Pembukaan Baru&lt;br /&gt;
* Kasus Coklat Buatan Tangan&lt;br /&gt;
* Boneka yang Mengambil Jalan Memutar&lt;br /&gt;
* Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Hyouka (Bahasa Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Registration Page]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Srow</name></author>
	</entry>
</feed>