<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">
	<id>https://www.baka-tsuki.org/project/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Chepot</id>
	<title>Baka-Tsuki - User contributions [en]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://www.baka-tsuki.org/project/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Chepot"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Special:Contributions/Chepot"/>
	<updated>2026-05-11T14:40:20Z</updated>
	<subtitle>User contributions</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.1</generator>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Kamachi_Crossover_2&amp;diff=521323</id>
		<title>Kamachi Crossover 2</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Kamachi_Crossover_2&amp;diff=521323"/>
		<updated>2017-06-22T04:56:01Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Created page with &amp;quot;==Kamijou-san, Dua Idiot, Jinnai Shinobu, Babi Abu-abu, dan Freedom Award 903, Dengar! …Tertidur dan Kau Mati, Tapi Bukan Karena Hawa Dingin☆==  ===Bagian 1===  &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;(0 Meni...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Kamijou-san, Dua Idiot, Jinnai Shinobu, Babi Abu-abu, dan Freedom Award 903, Dengar! …Tertidur dan Kau Mati, Tapi Bukan Karena Hawa Dingin☆==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;(0 Menit Kemudian)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Desa Intelektual di Noukutsu sedang berada dalam waktu damai setelah makan malam. Lebih spesifik lagi, tepat sebelum pukul sembilan malam. Seorang anak laki-laki berambut hitam yang akan merayakan ulang tahun keenamnya di tahun ini, Jinnai Shinobu, sedang lari-larian di dalam sebuah rumah beratap jerami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nee-chan, Nee-chan!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada apa, Shinobu?’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang Zashiki Warashi seksi yang sedang mengenakan yukata merah klasik mengangkat alisnya  sedikit dan menoleh ke belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shinobu muda sedang memegang sesuatu dengan kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu terlihat seperti sebuah boneka babi abu-abu, tapi...um, apa itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku menangkapnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Boo. Aku tertangkap.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bahkan lebih kecil dari Shinobu dan terus menendang-nendang kakinya ketika anak laki-laki itu memegangnya dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nee-chan, jenis Youkai apa ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm... Aku tidak yakin. Dia tidak terlihat seperti Katakirauwa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rambut hitam panjang dan halus Zashiki Warashi bergoyang ketika dia memiringkan kepalanya karena bingung. Sebenarnya dia itu Youkai tua yang umurnya sudah berabad-abad, tapi ingatan dan pengalamannya sama sekali tidak berguna dalam hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Babi abu-abu itu menegangkan seluruh otot-ototnya  dan berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Namaku Boo Boo!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Iya, aku tahu kok.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Babi bulat itu terlihat seperti sebuah bola sepak besar dan Shinobu muda menekan wajahnya ke bagian belakang kepala babi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm, baunya mirip seperti binatang buas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja. Aku ini buas dan bangga akan hal itu. Dan baumu kayak manusia, dan sedikit berbau susu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah terserahlah, tapi kita harus memandikanmu. Mamaaah!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shinobu muda bisa men-summon siapa saja dari Keluarga Jinnai jika dia membuat kehebohan. Ibunya datang dengan rambut chestnut dikepang dan memakai kacamata yang membuatnya terlihat pintar. Dia itu tipe ibu yang tidak akan membuat semua orang kecewa jika tiba-tiba saja hari peninjauan sekolah datang tanpa peringatan. Dan tepat setelah dia melihat boneka binatang berwarna abu-abu yang dipegang anaknya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ara, spesies baru! Ah dia makan apa ya. Mungkin snack bacon berlemak?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu sih sama kayak memberi makan babi dengan babi, tapi Boo Boo tidak sadar kalau daging yang diberikan padanya itu terkutuk dan menggoyangkan kaki gempalnya dengan semangat karena mengira akan diberi makan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu sih nggak masalah,” kata Shinobu. “Tapi jangan kebanyakan makan snack!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, emang kenapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nanti kamu sakit karena kebanyakan micin!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Boo. Dewasa sekali. Beatrice juga sering ngomong kaya gitu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Ibunya Shinobu tidak mau tergesa-gesa dalam menjalankan operasi yang diberi nama “memandikan Shinobu”. Dia membuat persiapannya sesuai prosedur. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menunggu, Shinobu berbicara pada Zashiki Warashi yang punya ukuran 98 cm di salah satu bagian tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh, Nee-chan, akhir-akhir ini kita belum melakukan &#039;&#039;itu&#039;&#039;, jadi ayo kita lakukan lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tahu! Kau pasti tahu apa maksudnya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tetap memegang si babi abu-abu, Shinobu menggelitik pinggul ramping Zashiki Warashi lagi dan lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia menggosok kepalanya ke bagian tubuh Zashiki Warashi yang paling lembut sambil menjelaskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo kita adakanTurnamen Anti Ngantuk No 1 lagi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ugeh!?” geram si Zashiki Warashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sini masalahnya bukan tentang menambah-nambahkan jumlah tsukkomi. Boo Boo memiringkan kepalanya saat sedang dipegangi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa maksudnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya anak kecil yang tidur duluan! Aku sudah memutuskan kalau aku tidak akan pernah tidur lagi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jelas-jelas kalau Shinobu itu anak kecil dari usianya yang enam tahun, tapi percuma juga kalau berdebat dengannya. Semua orang menilai sesuatu dari sudut pandang mereka sendiri. Sama kayak si Zashiki Warashi seksi yang tidak melihat dirinya sebagai fosil nenek tua berjalan yang sudah berabad-abad (sebagai perawan), Shinobu juga tidak melihat dirinya sebagai anak kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesampingkan itu dulu, sebuah suara bisa terdengar dari TV besar yang ada di ruang keluarga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Alkohol? Rokok? Kalau kau tanya aku, kurang tidur adalah yang terburuk. Khususnya bagi anak-anak yang masih berkembang! Bukan hanya  bisa memutus jembatan neural di otaknya, kurang tidur juga bisa mengecilkan volume otak. Aku sangat tidak menyarankan untuk tidak tidur bagi orang yang ingin memiliki umur panjang. Biasanya orang-orang pergi begadang sepanjang malam untuk belajar karena mau menghadapi ujian masuk, tapi bagaimana kalian bisa mempelajari sesuatu dengan cara seperti itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu sih cuma gembar-gembor biasa dari para Komentator TV: Pempublikasian teori-teori pribadi yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya, bahkan meskipun mereka tidak berbohong. Mesikpun begitu, hal itu sudah menimbulkan pukulan telak yang mengguncang Zashiki Warashi hingga ke inti-intinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam benaknya, dia tahu kalau dia harus melakukan segala cara untuk menidurkan anak laki-laki nakal itu secepat mungkin!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;(10 Menit Kemudian)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam armor merah dan rok pendek berwarna putih, Holy Swordswoman Beatrice diam-diam mengintip melalui pintu masuk ruang tamu sambil menganggukan kepalanya secara perlahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagus, bagus. Aku tidak menyangkal kalau aku kesepian, tapi Boo Boo yang membuat teman itu begitu mengagumkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“U-u-um, Beatrice? Bukankah kita punya hal yang lebih penting untuk dicemaskan? Maksudku, jelas ada sesuatu yang salah di sini. Ini memang terlihat seperti Jepang, tapi kok kesannya begitu berbeda. Dan bukankah aneh kalau seluruh perlengkapan, penampilan, personalitas kita terjebak di bentuk Tanah Nir walau kita sudah kembali ke Bumi? Juga, semua orang bisa saling mengerti satu sama lain walau menggunakan bahasa yang berbeda. Aku merasa kalau ruang-dan-waktu sudah jatuh ke dalam botol Klein...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyihir Putih Filinion si sapi berkacamata adalah orang yang mengacaukan kesenangan Beatrice. Dia adalah seorang wanita gempal yang mengenakan sweater rajutan, celana pendek, jubah, dan topi penyihir. Wanita muda dengan penampilan pucat yang memberi kesan bodoh, membuat orang berpikir kalau menjilatnya akan terasa seperti memakan mentega murni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jika kelompok Holy Swordswoman dan Penyihir Putih yang sudah disetarakan itu ada di sana, pasti ada satu orang lagi yang tergabung bersama mereka. Si Anggota ketiga itu memakai pakaian pendeta dengan belahan rok yang lebih panjang daripada &#039;&#039;chinese dress&#039;&#039; di kedua sisi rok ketatnya, bahkan belahan itu terus naik hingga melebihi pinggulnya. Dia itu sama sekali tidak bisa menggunakan sihir penyembuhan dan bagian tertentu dari tubuhnya tidak dapat digambarkan terlalu banyak untuk menjaga privasi, tapi ada sedikit bocoran nih, dadanya! Ya, dada yang sangat DATAR itu adalah milik Pendeta Petarung Armelina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahh... Tapi tempat ini sangat menenangkan. Futon itu lebih baik daripada kasur. Orang tuaku memakai lantai tatami sih, jadi aku agak tidak tahan dengan bau plitur seperti ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat temperatur tubuh Armelina mulai naik secara stabil dan kepalanya berayun ke depan dan belakang, seorang anak sekolahan berambut jabrik bernama Kamijou Touma sedang menundukkan kepalanya dari jarak yang agak jauh dari mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hi, semuanya. Di sini tongkat nasib buruk favorit kalian, Kamijou Touma. ...Kali ini apa yang terjadi? Ini jelas-jelas bukan Academy City, ah tadi aku sedang mencuci piring dan air di rumah masih menyala!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu dulu, Touma, pertama-tama kita harus menyelidiki fenomena misterius yang menimpaku. Ya, aku baru saja membuka cup puding dan mau menancapkan sendok kedalamnya ketika aku dilempar ke dalam ruang dan waktu!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diam kau! Sial, dasar suster nggak berguna!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[L-lompat!?]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau kau mau bergabung dalam percakapan, setidaknya pekenalkan dirimu dulu! Begitu tata caranya!! Ada banyak hal yang bisa kau jelaskan: pakaian berwarna putih itu, rambut silvermu yang panjang dan lurus, atau dada menyedihkan milikmu yang tidak punya harap—bbyiruwhaheh!?” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia baru saja menceramahi biarawati yang ada di hadapannya, Tuan Putri yang sedang mengenakan special suit menendangnya di pantat, tongkat metal Armelina melayang ke arahnya, Misaka Mikoto menembakan petir, dan Aika memberikan tanda serang pada liger putih (blasteran dari kombinasi singa dan macan putih) yang dia jadikan sebagai tempat duduk. Untuk beberapa alasan, kucing besar itu membutuhkan lebih banyak penjelasan daripada si #3 yang sedang mengenakan seragam perempuan anak SMA atau hikikimori dalam bikini bergaris hijau dan putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kh. Kenapa aku tidak merasa kesal setelah dipaksa keluar dari tempat tertutupku yang begitu indah? Ini adalah pertama kalinya bagiku untuk menginjakan kaki di sini, jadi kenapa rumah bergaya Jepang misterius ini terasa seperti rumah sendiri?” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser, Heivia, Lu Niang Lan, dan Shiroyama Kyousuke juga berada di sana, tapi mereka itu cuma kumpulan bocah ingusan atau wanita tua, jadi mereka bukanlah sumber masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku merasa kalau aku melupakan sesuatu yang tidak boleh kulupakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si bocah berambut jabrik memang selalu mengeluhkan nasib sialnya, tapi yang benar-benar terkena kutukan sial tujuh turunan adalah Shiroyama Kyousuke.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ketika sesuatu yang aneh terjadi padaku, makhluk super kejam dan putih menyilaukan itu pasti terlibat. Heh heh. Heh hah heh! Ah ha ha ha ha ha, sialaaan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak laki-laki itu tertawa sendiri,  jadi semua orang secara naluri menjaga jarak darinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahh, sekarang kita sudah cakep dan bersih.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Squeal&amp;lt;ref&amp;gt;Suara babi&amp;lt;/ref&amp;gt;... Ketika aku terlalu hangat, hidungku jadi pilek dan kepalaku terasa mendidih...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada uap yang mengepul dari kepala Shinobu muda ketika dia berjalan dengan babi abu-abu sehabis mereka dimandikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pasti sudah dilulur, disikat, dan didetoksifikasi dengan beberapa jenis perawatan kecantikan karena Boo Boot terlihat lebih mengkilap dari sebelumnya. Kemudian Shinobu memeluknya erat-erat dan berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Okay, waktunya menjelaskan peraturannya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini tidak terlihat bagus. Semua orang berkumpul di sekitar Shinobu yang baru berusia 6 tahun lalu duduk untuk mendengarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di Turnamen Anti Ngantuk No 1, kalian nggak boleh tidur! Tertidur dan kau kalah! Itu saja!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gampang banget!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan apa maksudnya dengan ‘tidur’? Aku melihat banyak sekali ranjang empuk di sini, jadi apakah kita membicarakan yang begitu-begitu-...agwah!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memberi respon singkat dan Heivia malah menambahkan yang tidak-tidak, jadi Zashiki Warashi dengan yukata merah menendang anak laki-laki itu di ulu hati, tebasan karate menghantam tengkuknya sebelum dia terjatuh, dan kemudian pukulan telak ke dadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bocah berusia 6 tahun itu menatap mata si babi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu semacam?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Suara jeritan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice bersiap untuk mengatakan tidak perlu khawatir sambil membuat senyum sederhana di wajahnya, tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kalian tidak paham sesuatu, tanya saja sama Beatrice! Beatrice itu pintar dan akan memberitahukan semua hal yang ingin kalian ketahui!! Heh heh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, jangan tanya mengenai hal ini! Kh, tapi kalau melihat Boo Boo memujiku seperti itu, aku tidak ingin berkata kalau aku tidak tahu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau masih dirundung kebingungan, mereka mulai membahas detail-detailnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamijou mengangkat tangannya duluan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana cara kita menentukan Sang Juara Anti Ngantuk? Apa kita semua akan naik ke atas futon?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Naik ke atas futon setelah matahari terbenam hanya dilakukan oleh anak-anak!! ...Kakek pernah berkata kalau pria dan wanita dewasa terjaga sampai malam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jadi dia biang keladinya,&#039;&#039; pikir si Zashiki Warashi sambil membuat catatan mental untuk nanti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kita bisa berjalan-jalan sesuka kita, gitu?” tanya Mikoto sambil meletakan jari telunjuknya di dagu rampingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kalian nggak boleh pergi ke luar!” Shinobu muda menggembungkan pipinya. “Kalian nggak boleh pergi keluar setelah mandi. Nanti kalian bisa masuk angin kayak anak kecil!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm. Jadi pada dasarnya, kita harus melawan rasa kantuk kita di dalam rumah? Jangan remehkan kemampuan seorang hikikimori  dalam begadang, anak kecil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aika merangkumnya ke dalam bikini bergaris, tapi Lu Niang Lan, si cantik dibalik &#039;&#039;chinese dress&#039;&#039; merah yang sudah dimodifikasi, terlihat bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kenapa kita harus repot-repot melakukan ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, aku juga sudah mengantuk. Hooaaamm... Kurasa efek berpindah melalui ruang dan waktu pada tubuh jauh lebih buruk daripada mengalami jetlag.  Kepalaku terasa pusing seperti habis begadang seharian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si Penyihir Putih meringkuk ditempat walaupun lantai lobi berwarna kalem itu terbuat dari kayu. Dia bersikap seenaknya sendiri dan menjadi sangat tak berdaya. Lawan jenis mungkin akan merasakan hatinya berdebar ketika melihat sikapnya yang ceroboh dan cuek, tapi si Holy Swordswoman dan Pendeta Petarung yang berjenis kelamin sama dengannya merasa sangat kesal. Mereka ingin menendangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Semua orang juga berpikiran sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang menolak untuk berpartisipasi dalam “permainan” diluar akal sehat ini akan menjadi contohnya, jadi“pemakaman” macam apa yang telah disiapkan seorang bocah berusia 6 tahun untuk situasi ini? Si sapi ini akan memberitahu mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Munyah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian terjadi sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kain putih melilit pergelangan kaki kanan Filinion. Tapi mereka tidak bisa melihat ujung lain kain itu. Kain itu terus merentang seperti tak berujung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kain putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Putih=White.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
White Queen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tunggu…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tu-tu-tu-tu-tunggu! Apa ini!? Beatrice, ada sesuatu yang menarikku ke...!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Filinion mengulurkan tangannya dengan bingung ketika pergelangan kakinya diseret sesuatu, tapi dia tidak sadar kalau dia terlihat seperti sedang ditangkap oleh alien berbadan aneh dari abad 80-an.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Shinobu berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, ruang terlarang berada di bawah sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan teka-teki sejelas itu, Fillinon menghilang di ujung lorong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mendengar suara pintu yang dibuka kemudian tertutup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kemudian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ngwaaaahh!? Abah, ababababa! Ap-Apa ini!? Ini sangat putih! Apa massa amorf berwarna putih ini!? Tunggu...aku, aku...!!!???”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hee hee hee. Ah ha ha. Sekarang kau tidak bisa lari, kakak. Tidak ada moral, standar, atau keadilan di sini. Layaknya anemone yang menangkap ikan kecil atau tanaman pemakan serangga yang memakan lalat yang terperangkap, aku akan mencaaabik-cabikmu dan membuatmu menjadi milikku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eek! Siapa monster berambut twintail ini!? Hentikan, tunggu! Kau tidak cuma memegangku! Ini tekanan langsu-...adbchabergerh!!!??”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch. Saat kulihat lebih dekat, ini hanyalah perempuan gempal dengan rambut pirang. Kau sama sekali tidak terlihat seperti kakakku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah terdengar suara seperti ada sesuatu yang diludahkan, sesuatu meluncur keluar dari ujung lorong. Benda itu melambangkan seseorang dan benda itu sudah peot di sana-sini seperti tisu bekas. Itu adalah sepasang kacamata dengan lensa yang pecah dan bagian tengahnya bengkok hingga membentuk sudut siku-siku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Figur Quenser menjadi gelap seperti ada lampu yang meneranginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ba-bagaimana bisa kau melakukan itu pada kacamata!? Itu bahkan tidak akan berakhir seburuk itu dengan ribuan trik kacamata seperti mencari kacamatmu ketika benda itu sedang berada di dahimu, melihat seseorang dari atas kacamata bukannya melalui lensa, atau kecripatan krim putih di seluruh lensa ketika kau mencoba memasak! Glup...!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kyousuke terlihat lebih depresi daripada sebelumnya dan memberikan penjelasan yang paling akurat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu adalah puncak kejahatan dari kelas Unexplored yang berada di atas dewa. Hanya melihat kebenaran itu saja bisa membuat kalian gila, jadi apa kalian benar-benar yakin untuk mencari tahunya sendiri? Kalian semua akan berakhir seperti orang itu yang telah kehilangan kacamata dan lensanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang bisa menanggapi hal itu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang menginginkan gelar kosong itu. Tidak kewajiban ataupun simpati di sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika mereka tidak mengerti detail-detalinya, sejenis kegelapan putih memenuhi ruangan terlarang. Itu seperti memanggil sebuah lubang hitam yang hanya ada untuk menghancurkan tubuh manusia. Shinobu mudah bisa memanggil eksistensi bukan manusia, jadi dia telah memasang semua ini, terpancing bersama Kyousuke, dan menggeterkan tongkat  pancingnya. Jadi apa yang akan terjadi sekarang? Mereka baru saja menerima demonstrasi yang begitu mengerikan. Mereka bahkan tidak berani bertanya tentang apa yang telah terjadi pada si Penyihir Putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya satu hal yang mereka ketahui dengan pasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tertidur dan mereka mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi ayo kita mulai perlombaannya☆!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;(3 Jam Kemudian)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dampak awalnya sudah begitu mengejutkan, tapi masih ada tantangan yang harus dihadapi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiga jam setelah semua ini bermula, waktu sudah memasuki tengah malam. Dan bagi mereka itu terasa seperti 24 jam + 3 jam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan di ruang teh...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Squeal. Aku merasa ngantuk.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm? Yah, itu tidak terlalu mengejutkkan. Mungkin sekarang sudah waktunya bagi anak-anak untuk tidur.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak! Aku sudah cukup dewasa untuk mengumpulkan semua tanaman sendiri. Aku sudah bisa membedakan yang beracun dan tetua bilang bisa mencari makanan sendiri adalah bukti kalau kau sudah dewasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shinobu muda dan babi abu-abu  berguling-guling di atas lantai tatami sambil mengobrol. Tidak ada futon di sana dan mereka menggunakan separuh alas duduknya sebagai bantal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si Zashiki Warashi beryukata merah dan Beatrice berambut merah keperakan punya pikiran yang sama persis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka ingin membiarkan Shinobu dan Boo Boo tidur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi keduanya akan diseret ke dalam ruang terlarang jika mereka tertidur, jadi apa yang akan mereka lakukan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Armelina.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kau terlihat seperti itu, Beatrice?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maaf.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara teriakan melengking “Dwah!” tercipta. Si Holy Sworswoman telah menghunuskan rapier-nya (yang secara teknis merupakan peralatan pengontrol Sihir yang biasa disebut dengan Senjata Bersinar), api berkobar di ujungnya, dan dia tanpa ragu menancapkannya ke dada Armelina. Biasanya si Pendeta Petarung tidak dapat dikalahkan dengan mudah, tapi dia tidak pernah menyangka akan menerima serangan dari temannya dalam Turnamen Anti Ngantuk dimana futon adalah musuh utamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah dimana semua ini bermula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah melewatkan masa pertarungan merebutkan kopi atau permen mint atau menyala-matikan AC untuk membuat rival mereka merasa lebih nyaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada yang salah dengan jenis pertarungan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ka-kau...bodoh...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maaf, Armelina.”  Beatrice tidak terlihat begitu menyesal. “Tapi Boo Boo tidak akan bertahan. Turnamen ini seharusnya selesai jika semua orang tersingkir, jadi membuat semua orang tertidur akan menyelamatkannya, aku bahkan tidak berpikir untuk bisa selamat bersamanya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Siaal! Berhenti bersikap seperti yandere ketika kau masing lajang! Dan apa jatuh pingsan itu bisa dihitung tertidu-brchi!!!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Triknya adalah terus melakukan serangan sebelum musuhnya bisa memulihkan keadaan fisik atau mentalnya. Setelah beberapa tusukan di perut, wanita muda itu pingsan seperti putri yang diculik oleh kawanan bandit. Armelina punya tiket sekali jalan menuju pemakaman. Sebuah kain putih melilit pergelangannya dan dia diseret sementara tongkat metalnya berderit sepanjang lantai tatami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama, Zashiki Warashi menendang Hayabusa, seorang anggota normal dari Keluaraga Jinnai (dan pelajar yang lalai) yang sedang tertidur nyenyak. Zashiki Warashi kemudian mendengar suara jeritan keputus asaan, tapi itu semua untuk keselamatan Shinobu muda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu, tunggu. Apa gunanya mengorbankan orang yang bahkan bukan bagian dari turnamen?’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh? Um…yah, itu sih cuma Hayabusa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para petualang cinta itu siap memburu orang lain jika itu bisa melindungi orang yang mereka cintai atau yang ingin mereka lindungi. Mereka meninggalkan ruang tamu untuk mencari mangsa baru, tapi situasinya sudah menjadi cukup rumit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Zzz.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Boo. Dia yang memulainya, tapi dia malah tidur.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ti-tidak!! Shinobuuuu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di satu sisi, hal ini sudah diperkirkan karena waktu setelah tengah malam bagaikan dunia lain bagi bocah berusia 6 tahun, tapi itu bukan bagian yang paling menarik. Shinobu tertidur sambil memeluk si babi abu-abu, tapi pita putih dari kegilaan tidak menyerang mereka seperti yang sudah dia lakukan pada Filinion dan Armelina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara dari ruang terlarang menjelaskan kenapa hal ini terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mutter, mutter... Hmm, setelah mendapatkan dua-tiga karung pasir berturut-turut seperti tadi, aku merasa ngantuk. Zzz.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;(5 Jam Kemudian)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa-apaan ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang berpikiran sama. Peraturan sudah menjadi amat tak berarti di turnamen ini. Apa semua ini bergantung pada apa yang ingin dilakukan White Queen pada saat itu!? Dia memutuskan untuk menghukum yang kalah untuk alasan tak jelas, tapi bagaimana tuan rumah mereka—Shinobu (6 tahun)—bisa menghentikan White Queen jika dia sendiri berhenti mematuhi peraturannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka semua bergidik ketika mendapat pikiran yang menakutkan itu, tapi apa mereka berani menggoyangkan pundak putih super kuat itu untuk membangunkannya dan memberitahunya untuk menanggapi ini dengan serius? Dan kebenarannya hal ini juga telah menyelamatkan seseorang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah!? …Huh? Apa aku ketiduran?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Shinobu. Aku tidak yakin kenapa, tapi yang tadi itu tidak dihitung. Kau baik-baik saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia sudah berpindah ke halaman depan rumah Jinnai. Kenapa? Karena rumah bergaya Jepang punya terlalu banyak futon. Mereka sudah memutuskan untuk bermain di atas tanah di luar ruangan untuk membantu mereka melawan rasa kantuk. Namun, mereka harus tetap berada di halaman. Pagarnya adalah pembatas yang tak mungkin bisa dilewati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahkan jika kita tidur sekejap saja, neraka putih sudah menunggu kita. Aku tidak akan bisa  melanggar peraturannya. Kita tidak bisa melangkah keluar dari halaman.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahkan komandan berdada besar kita saja tidak akan menghukum orang dengan cara sekejam ini. Apa yang harus kita lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itu adalah tengah malam dimana pohon pun terditur. Waktu menunjukan pukul 2 ketika seseorang membuat langkah berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu semua bermula ketika Kamijou Touma menjelajahi rumah pada larut malam. Dia mengambil peran sebagai pemimpin semua orang. Jika ada gadis yang sedang dalam masalah, dia akan langsung berada di sana. Dia mengkhawatirkan kejadian yang telah menimpa Filinion dan Armelina (Tunggu, bagaimana dengan Hayabusa?), sehingga dia berusaha merangkak ke dalam ruangan terlarang walau tahu resikonya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa sampai di sana dengan cara yang lebih mudah daripada yang dia bayangkan, tapi itulah kenapa dia merasa bingung ketika menggenggam gagang pintu geser. Pintunya tidak terkunci, jadi dia menggesernya dengan perlahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia menjerit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gyaaaaah!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lainnya tetap tidak mendekat karena mereka mengira itu adalah jebakan, tapi Index yang bisa dipercaya dan Mikoto berlari menghampirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uuh… Ada apa, Touma? Aku sangat lelah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan anggota keluarga biasa lainnya sedang teritidur, jadi kau harus lebih penger-...eh? Apa ini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada apapun di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan hanya tidak ada tanda-tanda keberadaan Filinion ataupun Armelina, tapi bencana putih yang telah menyerang mereka juga menghilang. Ruangan itu dipenuhi perabotan tua, dan tidak ada ruangan bagi orang untuk bersembunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Tapi…eh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamijou yang mengetahuinya pertama kali dan dialah yang paling kebingungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu...kemana orang itu pergi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawabannya sudah jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika White Queen telah mengabaikan peraturannya dan meninggalkan posnya, sudah jelas kemana dia akan pergi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Kaakaaaak…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mendengar suara deritan di lorong yang gelap. Sebuah siluet kepala berayun kedepan dan kebelakang secara perlahan sambil mengeluarkan suara tidak jelas dari bibirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gumam, gumam... Kaakaaaak...Zzz.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di ruang tamu dengan pintu geser, sebuah siluet berbentuk bulan sabit terbentuk karena ada seseorang yang sedang duduk bersandar ke dinding. Shiroyama Kyousuke menekan mulutnya dengan tangannya untuk memastikan tidak ada suara yang dia ciptakan, tapi dia tidak bisa menghentikan gemetar di tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia diam-diam mengeluh mengenai kejadian di luar akal yang terjadi di hadapan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apakah sudah tidak artinya lagi jika aku tertidur atau tidak!? Dia hanya ingin mengambil dan meremas tubuhku dengan kekuatan seperti pelumat baja!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi meratapi hal ini tidak akan memperbaiki apapun. White Queen tidak begitu pandai dalam menganalisa peraturan dan menggunakannya untuk keuntungannya sendiri. Dia menggunakan kekuatannya sendiri untuk menyingkirkan semua yang menghalangi jalanya dan kharismanya yang begitu luar biasa memastikan dunia untuk mengubah peraturannya agar sesuai dengan fakta. Jika dia berkata jadilah, maka jadilah. Itu adalah pengenalan singkat mengenai dunia yang Kyousuke ketahui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menutup mulutnya dengan tangannya, dia melirik ke arah Aika dan Lu Niang Lan dan memberi kode dengan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang summoner tidak bisa men-summon Material dari dunia lain tanpa adanya Vessel, jadi dirinya harus mendapatkan sebuah Vessel. Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Tidak. Liger ini adalah Vessel-ku, jadi aku tidak akan memberikannya begitu saja.)” (Aika)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Aku mulai menapaki jalan menjadi pembunuh karena sudah muak menjadi Vessel, ingat?)” (Lu Niang Lan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka punya alasan masing-masing, tapi itu merujuk pada satu alasan utama : Lempar aku dihadapan penghakiman tak terbantahkan itu dan aku akan mati. Jika kau mau mati, lakukan saja sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“A-apa kalian menjadi sedikit terlalu kejam?’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kyousuke mulai protes, tapi dia telah melupakan masalah yang paling dasar. Apa yang terjadi jika dia dengan cerobohnya membuka mulutnya ketika seharusnya dia tetap diam membisu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuatu meghancurkan setiap papan pintu geser yang ada di belakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah pita putih yang sangat banyak. Sekarang sudah terlambat untuk melawan. Bagian-bagian dari si White Queen melilit tubuhnya dan Kyousuke tidak bisa lepas dari genggamannya. Dia diseret di sepanjang pintu geser yang sudah hancur lebur dan kemudian menghilang dari ruang tamu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mutter… Hee hee hee. Hee hee hee hee hee. Rasa ini…bau ini…benar, benar…kali ini tidak mungkin salah☆ Kaaaaakkaaaaaaakkk!!!!!!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ohhhhn! Ohhhhhhohhhhhhhhhhohhhhn!! Ohhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhn!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuatu seperti suara teriakan yang tak berasal dari dunia ini tercipta, dia sudah diseret masuk ke dalam ruangan terlarang, dan tidak ada siapapun yang berani bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamijou menutup matanya dengan tangan gemeter ketika dia terpaku melihatnya dari sudut ruang tamu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak...menolongnya... Aku sungguh bodoh! Pengecut! Dia tadi berada tepat di sana!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikoto meletakan tangannya di pundak Kamijou sambil menggelengkan kepalanya dengan pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan panggil dirimu bodoh. Kau tahu kan kalau kau tidak bisa menghadapi itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia gugur secara terhormat, pengorbanan beraninya membuat dunia ini tetap aman.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
White Queen sudah mengincar Shiroyama Kyousuke sedari awal. Si sapi berkacamata dan wanita muda berdada DATAR hanya tertimpa kejadian tragis semata. Sekarang dia sudah menyelesaikan tujuannya, apakah White Queen akan turun panggung dan membiarkan Turnamen Anti Ngantuk No 1 yang diadakan Shinobu muda berlanjut dengan aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat secercah harapan muncul di hati mereka...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pundak White Queen sedikit melompat ketika dia terbangun di tengah-tengah lorong. Gadis gila berambut twintail silver itu mengamati sekitarnya dengan perlahan, jadi semua orang menyembunyikan kepala mereka dari pandangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tadi aku mendapat mimpi yang begitu indah. Oh, tapi aku bisa bermimpi kapanpun aku mau. Sekarang ini aku harus mencari kakakku yang asli. Kaaakaaakk.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(J-jangan-jangan!?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamijou bergidik ketika mendengar suara senda gurau di telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kaaakaaakkk, dimaana kaauuu? Ee hee hee. Keluarlah, keluarlah, dimaanapun kau beraada. Hee hee hee...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Di-dia tidak sadar mengenai yang barusan dia lakukan!? Dia bahkan tidak ngeh sama sekali!?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Yeah, kita tidak boleh membiarkan si Shiroyama itu mengetahui hal ini.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menunjukan bahwa yang lainnya sama sekali tidak punya harapan untuk melawan, White Queen kembali ke ruangan terlarang dengan riang.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Permainan akan kembali berlanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;(7 Setelahnya)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pukul 5 dimana matahari mulai terbit. Mereka baru saja melewati tujuh jam, tapi karena semua orang telah menghabiskan sehari penuh di dunia mereka masing-masing, rasanya seperti 24 jam + 7 jam. Para survivor merasa telah melewati sebuah titik balik, tapi mereka bisa ambruk kapan saja ketika menurunkan kewaspadaan mereka. Bagian tersulit baru saja datang. Pagi-pagi buta adalah tantangan yang sebenarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sigh…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shinobu muda dan babi abu-abu menggerakan mata berbinar-binar mereka ke arah cahaya oranye di balik jenedela. Bagi mereka ini adalah legenda yang belum pernah terjadi, jadi mereka merasa seperti &#039;&#039;memecahkan telurnya&#039;&#039;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sudah tidak gelap lagi. Yeah, sekarang aku tidak takut untuk pergi ke kamar mandi!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shinobu berlari dari ruang tamu, melewati ruang  teh, dan menuju kamar mandi. Zashiki Warashi menghela nafas. Dia hanya tidur sebentar banget, tapi sepertinya &#039;&#039;pit stop&#039;&#039; tadi banyak membantunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, yang lainnya sudah mulai mencapai batas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok Quenser sudah lari dari kenyamanan dalam ruangan untuk menghilangkan rasa kantuk bersama tanah halaman. Ide awalnya memang bagus, tapi menjauhkan diri mereka dari lainnya telah memutus jalur komunikasi mereka. Aliran waktu yang bergerak perlahan  telah menggrogoti jiwa mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menaikan tangannya secara perlahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pertanyaan berikutnya: nama seorang bangsawan mesum.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Zzz.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayolah, kau harus menjawabnya, Tuan Putri! Oh, sial, dia sudah tertidur pulas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah senyuman putih terlintas di benak kedua idiot itu. Mereka berpergian untuk menghancurkan senjata mengerikan setinggi 50m yang telah mengakhiri zaman nuklir, tetapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa dihadapan kumpulan perwujudan hasrat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya ada satu jalan yang tersisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Rasakan ini!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahhh!? Apa yang kau lakukan, Quenser!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dihadapan temannya yang terkejut, pelajar itu mulai mengacak-acak wajah tak berdaya milik remaja perempuan yang sedang tertidur. Lebih tepatnya, dia mengeluarkan spidol dan menggambar bola mata baru di atas kelopak matanya yang tertutup secara imut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekumpulan kain putih mulai bergerak meninggalkan rumah, tapi semuanya berhenti. Dan bergerak ke kiri dan kanan seperti ekor kucing yang diperlihatkan mainan baru, tapi akhirnya benda itu kembali kedalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ratu mereka sepertinya menyukai hal-hal klise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Phew…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu, tunggu. Jika itu saja cukup untuk menipunya, aku sudah tidak menanggapi hal ini dengan serius lagi! Aku hanya perlu menaruh topeng ini dengan menggambar mata. Fweh heh heh. Bangunkan aku ketika semuanya sudh sele—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara seperti sesuatu yang meledak di udara, Heivia terguling-guling...tidak, itu hanya bayangannya saja. Tubuh aslinya sudah berada di dalam rumah. Sebuah suara mengerikan yang jarang terdengar di medan pertempuran keluar dari ruangan terlarang. Sebuah adegan langsung dari “Tidak akan Pernah Diputar Ulang! Rekaman dari Perang Keji ~Catatan dari Kameramen Medan Perang Sewax~” memudar dan menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser gemetar dan berteriak protes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang dianggapnya klise dan apa yang dianggapnya nyata!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bocah kelinci suram dengan hoodie pastinya merupakan satu-satunya orang di dunia yang tahu kapan White Queen akan beraksi, tapi dia sudah tersingkir. Quenser merasa kalau teroris yang membawa kode untuk menjinakan bomnya telah bunuh diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi anggota normal dari keluarga Jinnai mulai beraktivitas ketika matahari terbit. Pertama, nenek membuka semua jendela dan kakek menguap sambil memegang koran di hadapannya. Selang tak berapa lama, ayah dan ibu sudah meninggalkan tempat tidur mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hoam, pagi Shinobu. Hm, aku tidak bisa menemukan Hayabusa-kun dimanapun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tak usah cemas. Dia sudah bereinkarnasi di dunia &#039;&#039;swords and magic&#039;&#039;, jadi dia akan baik-baik saja. Kutebak dia sedang menghabiskan hidupnya dengan sekumpulan anak berusia 14 tahun yang mengikutinya kemanapun di pergi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah Shinobu benar-benar terjaga sepanjang malam? Kau tidak boleh membiarkannya. Bukankah kau Nee-chan nya? Ayolah, buat dia naik ke atas futon.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“K-kita tidak bisa! Itu terlalu berbahaya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Zashiki Warashi seksi berjuang untuk mengambil kembali Shinobu yang berusia 6 tahun (Dilengkapi: Babi Abu-abu). Ini adalah tantangan terbesar bagi Shinobu. Ibunya adalah godaan tebesar bagi anak berusia 6 tahun, bahkan tanpa futon ataupun bantal, dia bisa langsung terlelap jika ibunya membaringkan Shinobu di pangkuannya dan menepuk-nepuk perutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi mamah Shinobu malah melemparkan bom lain yang tak teduga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Okay, waktunya sarapan! Aku tidak ingin membuatnya menjadi makhluk nokturnal, tapi aku yakin dia akan mengantuk jika perutnya kenyang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Zashiki Warashi adalah seorang Youkai yang memperkirakan keberuntungan keluarga yang ditinggalinya dan sebuah penglihatan aneh langsung muncul di dalam benaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jinnai Shinobu. Kemungkinan Terbunuh: 100%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia langsung mengaktifkan secara penuh Purwarupa Hakki Yakou Ver. 39 Zashiki Warashi. Jika kau tidak terlalu yakin apa ini, kau tinggal berpikir kalau dia adalah Zahsiki Warashi yang amat menakjubkan!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berusaha untuk mencegah kematian Shinobu  dengan menggunakan kekuatan untuk memanipulasi takdir dunia, tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kau pasti bercanda. Aku mendistorsi seluruh takdir jagad raya dan benda putih itu sama sekali tidak bergeming!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kau tinggal berpikir kalau dia adalah White Queen yang amat menakjubkan!! Tidak ada yang bisa dilakukan terhadap White Queen, sehingga  Zashiki Warashi memutuskan untuk berfokus pada hal selain akar permasalahannya. Semuanya akan berakhir jika Shinobu dan White Queen saling bersentuhan, itu artinya dia harus menaruh seseorang untuk menggantikan Shinobu sebelum itu terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm, hmm.” Dia berpikir sejenak dan melihat sekelilingnya. “Yah, dia pasti cukup. Dia sepertinya terbiasa dengan nasib sial, jadi dia bisa dijadikan kambing hitam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gnyahhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan sebelum makan malam, Shinobu telah memasuki dapur dan diberikan sosis untuk dimakan dengan telur ceplok, tapi dia sudah mendengkur duluan. Dan akhirnya, seorang anak laki-laki berambut jabrik menjerit dari ruang tamu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang setiap kelompok telah mengorbankan seseorang dan tidak ada yang bisa melarikan diri tanpa terluka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian mata Misaka Mikoto diselimuti rasa keputus asaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tahu apa terjadi, tapi seseorang pasti telah melakukan sesuatu. Doryah! Akui kejahatanmu atau kuledakan kau dengan Railgun!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Salah satu teman kalian tersingkir dan kau melakukan ini!? Bukankah kau sedikit terlalu bergantung padanya!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lidah lunak Quenser telah memberi dia kerhormatan untuk menjadi target pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi itu kau!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah…!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan raungan ledakan yang memekakkan telinga, seseorang telah pingsan di halaman. Karena ia tak sadarkan diri, White Queen meninggalkan ruang terlarang dan menyeretnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri masih berdiri tegap dan bernafas secara teratur dengan mata palsu yang digambar di kelopak matanya menggunakan spidol, jadi dia sama sekali tidak melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Phew.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini mungkin kau sudah lupa, tapi ada dua cara untuk mengatasi hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah turnamen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk bisa bertahan, seseorang bisa menahan rasa kantuknya atau membuat orang lain tertidur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bisa belajar satu dua hal dari cinta. Orang bisa mengorbankan segalanya untuk seseorang yang dia sayangi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si Zashiki Warashi seksi sedang jauh lebih aktif dari biasanya. Seperti rambut hitam panjang yang bergoyang di belakangnya, dia berusaha untuk terlihat keren, tapi itu adalah keputusan buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu terjadi begitu cepat sehingga orang bisa mengira kalau dia telah mencuri waktu itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari satu titik, White Queen yang tersenyum meraih tangan Zashiki Warashi tepat dari hadapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersenyum (dari jarak yang begitu dekat!!) dan mengangguk dalam-dalam seolah telah menemukan semangat yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sangat mengerti!! Jika kau mencintai seseorang, ada baiknya kalau menghancurkan satu-dua dunia atau satu-dua sejarah, iya ‘kan!? Tampaknya kau menggunakan warna merah, tapi aku bisa merasakan warna putih bersih yang sama jauh di dalam dirimu! Kurasa kita bisa mengenal satu sama lain dengan baik!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapalah hamba ini untuk berhak mengusik kesenangan Yang Mulia Ratu, tapi apa yang terjadi ketika seseorang “tertangkap” olehnya di dalam turnamen ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuatu telah terlempar ke dalam ruangan terlarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Beatrice menggigit bibirnya sambil diam-diam berpikir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ha-hampir saja! Aku hampir setuju dengannya!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sekarang perlindungan dari Nee-chan Zashiki Warashi yang seksi dan berdada besar telah hilang. Sepertinya sekarang ini Shinobu akan menjadi korban berikutnya. Di satu sisi, seluruh “dunia” dari keluarga Jinnai adalah sekutunya, tapi sayangnya orang-orang itu malah berusaha membantu dengan membuat bocah laki-laki itu tertidur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan prioritas utama Beatrice adalah Boo Boo. Situasinya benar-benar tanpa harapan, tapi binatang bulat itu sangat imut hingga dia ingin menghentikan waktu. Dan itu sudah cukup untuk membuatnya jatuh ke dalam pola pikir dari seorang raja iblis agung yang akan mengorbankan segalanya untuk dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun begitu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Boo! Apa ini? Aku tidak pernah merasakan sesuatu selezat ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu terlur ceplok. Ada berbagai varian rasa tergantung apa yang kau taburi di atasnya.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa bedanya kecap Inggris dengan kecap biasa? mereka sama-sama berwarna hitam!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi itu paling enak dimakan dengan garam dan merica. Ikut aku! Jika kita baris bertama, kita akan mendapatkannya pertama kali!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ahhh!! Andaikan dia bukan temannya Boo Boo, aku bisa menyerahkan dia pada takdirnya!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice menjambak rambutnya dengan satu tangannya dan mendesah. Dia terdengar cukup keren, tapi dia sudah benar-benar lupa kalau dia telah mengirim Armelina ke alam baka dengan tangannya sendiri walau wanita itu adalah temannya Boo Boo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disamping itu, apa ada yang bisa dia lakukan untuk melindungi mereka?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rambut Ahoge Beatrice menyala-nyala dan bergoyang ketika dia berjalan ke suatu tempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang jumlah kita jauh lebih sedikit, jadi mari kita selesaikan ini. Aku mulai denganmu, Nona dengan Pakaian China Modifikasi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch. Kau berusaha mengincarku sementara aku sedang menyembunyikan keberadaanku? Kau sangat konsisten dalam menangani sesuatu. Aku bisa menghargainya. Tapi kau benar-benar gadis bodoh jika kau pikir bisa meletakan tanganmu pada Perfect Dragon yang telah menebas seorang summoner!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemarahan Lu Niang Lan tersulut, tapi Beatrice menggoyangkan jari telunjuknya ke arah Lu Niang Lan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Perhatikan siapa yang tertinggal, wanita bodoh. Sadar kalau ada sesuatu yang sama?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm? Ti-tidak, tunggu...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aika (←Kecil)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Misaka Mikoto (←Kecil)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Index (←Kecil)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice (←Sasaran bullying)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan Putri (←Katanya punya ukuran yang cukup besar, tapi apa iya?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jinnai Shinobu (←Nggak ada hubungannya di sini)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Boo Boo (←Sama kayak di atas)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lu Niang Lan (←Peringatan! Cuma dia yang berpayudara besar)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang memilih salah satu dari dua reaksi yang ada ketika mereka melihat sesuatu yang mereka tidak miliki: aspirasi atau kebencian!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tchh! Ka-kapan aku ditendang keluar dari grup!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kelihatannya kau akhirnya menyadari kebencian yang telah kau kumpulkan. Sekarang pergilah ke neraka dan biarkan kumpulan lemak yang menggoda itu melumatmu! Serang, serang! Singkirkan orang luar!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang lebih kuat daripada Lu Niang Lan dalam bela diri murni, tapi dia juga tidak akan berakhir dengan baik ketika wanita tempur dari dunia lain menerjangnya dari segala arah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuatu sudah menjadi amat mengerikan  pada saat Kamijou Touma dan Shiroyama Kyousuke disingkirkan di awal pertandingan. Tidak ada penyelamat yang tersisa di dunia ini. Mereka telah menyerang hidangan utama: Pakaian china modifikasi. Pembalasan dendam dari para gadis yang diejek “kecil” amatlah mengerikan. Mereka mengirimnya ke alam baka seperti gerombolan ikan piranha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu para kriminal berdada datar mengusap keringat dari alis mereka dan mendiskusikan langkah selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku merasa kita bisa bekerja sama sekarang. Kenapa kita tidak menggabungkan kekuatan dan berusaha melawan White Queen?’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Coba ingat lagi, Ratu itu sendiri punya ukuran yang cukup besar. Aku hanya ikut untuk kali ini saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Hmm, mungkin seharusnya aku tidak melakukan hal tadi pada Nona berdada DATAR.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hanya bisa mendoakan kedamaian Armelina di alam baka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;(10 Jam Kemudian)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pukul 8 pagi dan waktu sarapan sudah selesai. Survivor yag berhasil selamat dari tantangan kedua di pagi hari dengan sopan menolak sarapan yang dibuat dari bumbu-bumbu Desa Intelektual yang terlihat lezat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice dan Aika sedang mendiskusikan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maaf, tapi kupikir baik Index maupun Misaka Mikoto akan tersingkir di ronde berikutnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, merekalah satu-satunya kelompok dengan dua gadis tersisa. Dan makan akan membuat mereka tertidur dan mati, tapi biarawati putih itu tidak bisa menahan godaan dan makan hingga kenyang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang terjadi dengan kerjasamanya? Keduanya telah membuat prediksi yang jelas, tapi perpisahan yang menyedihkan datang dari tempat lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah, ahhhh!? Liger!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah. Bukankah ras kucing menghabiskan 20 jam sehari untuk tidur? Walau mereka jarang tertidur pulas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahhhh!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aika meratapi kepergian si kalah sepanjang 5 meter yang telah diseret ke ruang terlarang oleh kumpulan pita putih. Selamat jalan, liger putih. Pergilah dengan bangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang waktu makan sudah berakhir, keluarga Jinnai mulai melakukan bersih-bersih dan mencuci pakaian. Boo Boo sedang dikejar-kejar oleh vacuum cleaner yang sedang digunakan mamah Shinobu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Boo! Benda berisik apa ini? Ini tidak akan meledak, iya ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm? Itu adalah vacuum cleaner. Itu adalah kotak ajaib yang menghisap segalanya. Lihat, benda itu akan menghisap kepala besarmu, babi kecil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahh, ahhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ujungnya mulai menghisap jidat Boo Boo. Dia tampak sedang bersenang-senang, tapi Beatrice cemas kalau dia akan mulai merasa ngantuk. Ketika kegembiraannya sudah mereda, dia bisa terlelap dalam sekejapan mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa yang sebenarnya harus kita lakukan untuk mengalahkan Ratu itu?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia berhasil menjawab permasalahan yang amat sulit itu, dia bisa menghentikan seluruh rangkaian kejadian ini di sini, tapi hanya berdiri saja tidak akan menyelesaikan apapun. Pada akhirnya mereka akan tertidur dan benda putih itu akan menangkap mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Vweeeen…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shinobu muda merentangkan tangannya dan membuat suara kapal terbang sambil berlari melewati ruang teh hingga sampai ke beranda. Boo boo merasa penasaran, jadi dia meninggalkan vacuum cleaner dan mengikuti bocah laki-laki itu hingga ke taman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara tepukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Squeal. Apa yang kau lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Menebah futon adalah tugasku. Lakukan ini dan futonnya akan menjadi bagus dan halus!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan kehidupannya di Tanah Nir, ini adalah sebuah keajabian bahwa Boo Boo bisa berinteraksi dengan orang lain tanpa ada masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku penasaran apa kau bisa menjadi bagus dan halus jika aku menjemurmu hingga kering.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“He-hentikan itu. Aku tidak akan menghaslikan dendeng yang lezat. Kau tidak akan mendapatkan ketajaman rasa yang lezat!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya dunia ini sangat terbuka kepada para “pendatang”. Beatrice dan Misaka Mikoto bukan sepenuhnya makhluk bukan-manusia, tapi mereka bisa menggunakan Sihir atau menembakan sihir dari tubuh mereka. Meskipun demikian, mereka sudah diterima dengan baik. Belum lagi bahwa  si Holy Swordswoman sedang mengenakan armor merah dan rok mini serta membawa pedang di pinggulnya. Boo Boo sudah jelas merupakan makhluk bukan-manusia, dan apakah keluarga ini tidak menyadari White Queen yang memberikan aura kematian yang begitu tebal? Sangat mungkin kalau mereka menyadarinya tetapi mereka memilih untuk mengabaikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Fiuh. Tidak bagus. Tempat ini mulai terasa nyaman dan aku lupa alasan kita berada di sini. Ini adalah permainan kematian dimana kita melawan rasa kantuk. Aku akan berada dalam bahaya jika terlalu bersantai.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice menggelengkan kepalanya. Dia merasa kasihan pada Haruka dan pembantu lainnya yang sedang mengurus Istana Sihir Terpisah tanpa kehadirannya, tapi dia merasa tidak keberatan untuk tinggal di sini untuk sementara waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan ketika suasana hati yang baik mendatanginnya, dia melihat sesuatu yang sangat buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brukk. Zzz.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri sudah tertidur di beranda dengan mata terbuka, tapi sesosok figur ramping berwarna putih menepuk pundaknya dan kemudian dia menghilang. Tetapi itu tidak menjadi perhatian utamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“S-squeal…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasa seperti habis dipukul dengan Stun. Boo Boo sudah hampir tertidur. Dia sedang membantu menjemur futon untuk dikeringkan, tapi kepalanya terkulai lemas ke kumpulan kapas tebal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“B-Boo Boo!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice tidak punya waktu lagi. Karena memanggilnya tidak lagi berguna, pilihannya benar-benar sudah sangat terbatas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua pilihan ekstrim datang ke dalam benaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Boo Boo itu lucu, sehingga aku tidak akan pernah bisa menendangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Aku harus menendangnya. Ini untuk kebaikannya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waktu menjadi sangat lambat hingga bisa melewati batas relatifitas. Dia menggunakan momen yang jauh membentang itu untuk berpikir hingga dia hampir mimisan. Dengan kata lain, dia berpikir dengan sangat-sangat keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi mata bulat Boo Boo sudah lebih dari setengah tertutup. Ketika dia melihat kelopak matanya naik sedikit sebelum langsung jatuh ke bawah, si Holy Swordswoman merah itu membuat keputusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Maafkan aku, Boo Boo!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggigit bibirnya dengan keras dan berlari ke depan, dia terlihat sangat tegas seperti saat dia mempertaruhkan nyamanya untuk menjelajahi Labirin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice adalah striker andalan dan Boo Boo adalah bola sepaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“S-squeeeeeeal!!!???”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti luka tebasan, luka yang ringan hanya akan terasa lebih menyakitkan, tapi apa itu benar-benar jauh lebih baik jika mengerahkan seluruh tenaga? Tendangan itu amat sempurna sehingga hampir terlihat lucu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia telah melakukan hal yang benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak melakukan ini, Boo Boo kecil yang lucu akan diseret oleh White Queen dan dilempar ke dalam ruangan kecil itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Boo Boo terpental hingga jungkir balik dan gemetar, ada rasa takut di matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“B-Beatrice… Apakah aku melakukan kesalahan? Jika iya, aku akan membenarkannya...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa menahannya lebih lama lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia langsung berlutut di tempat, mengambil Senjata Bersinar berbentuk rapier miliknya dengan kedua tangan lalu mengarahkan benda itu ke perutnya walau itu tidak akan berdampak apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“O-ohhhhh!? Ma-ma-ma maafkan aku, Boo Boo. Aku akan meminta maaf dengan mengirim dirikku langsung ke nerakaaaaa!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Squeal! Kau menjadi sedikit terlalu labil, Beatrice. Jangan menendang orang atau mati dengan seenaknya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi ketika dia memikirkannya lagi, dia sadar kalau Beatrice memang selalu seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun itu, Beatrice harus kembali mengevaluasi situasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bertahan di sini tidak ada hubungannya dengan hidup dan mati. Semuanya akan tertidur jika sudah tiba waktunya. Mereka mungkin bisa menampar pipi mereka, menaruh es di punggung mereka, atau menyumpalkan makanan super pedas ke mulut mereka, tapi itu hanya akan mengurangi gejalanya. Itu hanya akan semakin meningkat kecuali mereka menemukan solusi yang lebih mendasar. Dan mereka sebentar lagi akan mencapai batas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah mereka  akan tertidur atau disingkirkan oleh kawan sendiri?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah garis batas penghancur sudah datang dan itu akan menjadi satu-satunya pilihan mereka yang tersisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tidak ada yang bisa kita lakukan. Kita harus terbebas dari situasi ini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan hanya ada satu cara untuk melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalahkan White Queen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah tahu jawabannya, tapi dia tidak bisa memikirkan metode yang bisa digunakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tidak salah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di sini” bukan “di sana”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini mungkin abstrak, tapi itulah kebenarannya. Sejarah telah membuktikan kalau White Queen adalah puncak eksistensi mutlak karena itu adalah dunianya. Itu adalah tempat dimana dia telah membunuh semua musuh yang ada dan menciptakan “sistem” yang nyaman baginya. Tapi bagaimana jadinya jika dia dilempar kedalam kekacauan yang acak? Pada dasarnya dia akan kehilangan ribuan pilar yang telah menyokong dan mendukung dirinya. Itu seperti mengirim ubur-ubur beracun atau gurita raksasa ke hadapan paus pembunuh atau hiu putih yang merupakan raja lautan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah sebuah tabu yang tak bisa dimaafkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah hal aneh yang  mustahil terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi di sini mereka punya orang-orang dari dunia lain yang asing bagi Beatrice dan bahkan White Queen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ratu itu terlihat seperti tebing yang tak bisa diukur, tapi apa yang terjadi jika mereka mendatanginya dari sisi lain? Mungkin saja sisi sebaliknya adalah lereng yang landai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku akan menanyai Aika mengenai White Queen untuk mengetahui kemampuan aslinya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice sudah mulai pulih dari rasa syok akibat menendang Boo Boo (yang dia buat sendiri).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tapi akan lebih baik untuk membandingkannya dengan teknologi aneh yang belum terdengar jika kita ingin mencari celah dalam kekuatan besarnya. Harapanku ada pada biarawati putih itu.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memiliki tujuan adalah hal yang bagus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mempunyai hal dan sesuatu yang harus diselesaikan bisa memberi orang motivasi. Hal yang paling menakutkan adalah berkeliaran di alam semesta kosong tanpa tahu arah dan tujuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah berhasil menggabungkan kekuatan (dengan mengeroyok Lu Niang Lan yang dijadikan kambing hitam atas pembalasan dendam dada mereka yang datar), sehingga Beatrice memutuskan kalau prioritas utamanya adalah mendiskusikan hal ini dengan Index dan Misaka Mikoto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia terlalu naif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada tanda-tanda keberadaaan kedua orang itu di dalam rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 7===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;(11 Jam Kemudian)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pukul 10 dan acara pertunjukan boneka di progam TV edukasi sangat efektif untuk membuat orang tertidur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice sedang mondar-mandir di dalam ruang teh yang luas. Dia mengelus-elus pundak rampingnya dan berpikir mengenai situasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Index dan Misaka Mikoto tidak bisa ditemukan dimanapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hanya bisa memikirkan beberapa kemungkinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang pertama sudah jelas kalau mereka tertidur dan menjadi korban White Queen. Tidak ada yang bisa dia lakukan jika itu yang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kondisi yang lain juga cukup rumit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa mereka sengaja melakukannya?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana jika mereka sengaja membuatnya tampak seperti mereka telah tertidur dan menghilang tapi sebenarnya mereka sedang bersembunyi di loteng atau di bawah lantai untuk mengamati segalanya? Hal itu mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah dikatakan berulang-ulang, seluruh insinden (?) merupakan bagian dari turnamen. Hanya satu orang terakhir yang bisa bertahan sebagai sang juara. Jika keduanya sudah menyerah untuk menantang White Queen yang tak terbantahkan, mereka mungkin sedang menunggu di tempat aman sampai yang lainnya tersingkir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, karena hanya ada satu juara, mereka akan bertarung sama lain di akhir nanti jika keduanya bekerja sama. Tapi itu akan membuat mereka bertahan sampai pertarungan final. Jika mereka bersembunyi, mereka tidak memiliki jaminan untuk tidak tertidur saat mereka menunggu, sehingga mereka membutuhkan kawan untuk saling mengawasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kau lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahu Beatrice terangkat ketika dia mendengar suara dari belakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah Aika, gadis dengan bikini bergaris hijau dan putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hawa kehadirannya hampir menghilang ketika liger putihnya telah diambil darinya, tapi dia tiba-tiba muncul kembali di sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenapa bahu Beatrice malah terangkat bukannya merasa lega? Karena ada kemungkinan lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya Beatrice, Shinobu, Boo Boo, dan Aika yang masih bertahan di turnamen ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Index dan Mikoto bisa saja sedang bersembunyi di suatu tempat, tetapi bagi Beatrice sebuah kemungkinan lain bisa terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapa survivor yang paling terbiasa dengan kekuatan tak terukur White Queen? Bukankah itu seseorang yang berasal dari dunia yang sama dengan White Queen? Ratu itu sepertinya merupakan kawan lama dari Shiroyama Kyousuke dan Aika sepertinya kenal dengan Kyousuke, jadi kemungkinan keduanya berasal dari dunia yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika seseorang merasa terpojok, apakah orang itu akan berusaha menghadapi musuhnya secara langsung? Bukankah mereka akan berusaha mati-matian untuk mencari jalan memutar karena mereka telah melihat jalan buntu yang lain?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bilang...tapi...jangan bilang...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bilang apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Index dan Misaka Mikoto... Mereka mungkin adalah kunci terakhir. Jika kita bekerja sama dan menggabungkan berbagai kekuatan gaib yang tidak diketahui White Queen, kita mungkin bisa memaksanya pergi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolong jelaskan hal ini secara perlahan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dunia Aika mungkin sudah menyerah pada White Queen, jadi tidak ada infomasi apapun yang bisa membantu mereka di sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shinobu muda juga berasal dari dunia lain, tapi Beatrice ragu kalau bocah berusia 6 tahun itu akan banyak membantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice dan Boo Boo berasal dari dunia yang sama, jadi dia tidak bisa berharap untuk melakukan reaksi kimia aneh atau mutasi dengan melanggar aturan dunia di sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi...apa artinya itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Aika telah mengalahkan Index dan Misaka Mikoto secara diam-diam sehingga dirinya bisa bertahan, apakah sekarang keduanya telah benar-benar tewas!? Dan itu artinya Boo Boo serta temannya Shinobu yang berusia 6 tahun akan terjebak dalam bahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada lagi pertanyaan yang diperlukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice tidak akan membiarkan seseorang yang begitu berbahaya untuk menghampiri Boo Boo dan Shinobu muda yang berada di belakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dunia macam apa tempat kau dilahirkaaaaannn!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keheningan yang diciptakan teriakan Beatrice hanya dipenuhi dengan kemarahan. Dia sudah tidak lagi suci setelah menyingkirkan Armelina dengan serangan kejutan di awal pertandingan, tapi sekarang situasinya sudah benar-benar berbeda.  Apakah mereka akan berusaha bertahan dengan melakukan segala cara atau bekerja sama untuk menghadapi ini bersama-sama? Sekarang hal itu sudah bergerak maju, jadi tidak perlu berbasa-basi lagi dan berusaha mengembalikan keadaan ini seperti sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi mungkin tidak ada yang berubah dihadapan Aika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari awal hingga akhir, apa dia terus terpusat pada ketidakmampuan mereka untuk mengalahkan White Queen?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice tidak merasa ragu untuk menghunuskan Senjata Bersinar rapier miliknya dari sarung pedang di pinggulnya. Tanpa Sihir dalam bentuk peralatan—yaitu penguatan cepat secara Presentase—sebuah tebasan dari pedang itu saja bisa menghanguskan tulang wanita hingga menjadi abu, tapi sekarang bukan itu masalahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia harus bertindak secepat mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia harus mencegah bahaya berbentuk manusia ini mendekati Boo Boo dan Shinobu kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Metal Jet!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Holy Swordswoman merah berteriak dengan tangan di taruh di dadanya dan pedang terangkat. Beberapa bola cahaya terang mengapung di sekitarnya. Perintah darinya mengarahkan bola-bola itu dan mereka melesat dengan kekuatan yang cukup untuk membelah sebuah tank dari jarak 1 kilometer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebanyak delapan beam seperti laser yang amat panas ditembakan. Berbeda dari serangan kejutan ke sisi kepala temannya, ini adalah serangan frontal, tapi tidak ada yang bisa dilakukan gadis berpakaian renang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau begitulah seharusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa-!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Beatrice terbelalak walaupun dialah yang meluncurkan serangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangannya telah dibelokkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beam berwarna oranye itu seharusnya menusuk area vital Aika dari berbagai arah sekaligus, tapi sesaat sebelum serangan itu mengenai gadis bikini tanpa pertahanan itu, mereka dibelokkan dan menyimpang jauh dari target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir itu menciptakan Metal Jet sepanjang satu kilometer yang bisa membakar dan melubangi sebuah tank dengan diameter belasan sentimeter. Tidak ada metode pertahanan biasa yang bisa menangkisnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah fakta yang terjadi, Beatrice berusaha menerka kembali ingatannya pada kejadian itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(…?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menydari kalau Aika telah melakukan sesuatu sebelum terkena serangan. Tetapi dia tidak menciptakan sebuah perisai tak terlihat atau sesuatu semacamnya. Dia telah menjatuhkan benda berbentuk telur ke kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sebuah granat? Tapi itu tidak terlihat normal. Apakah itu dimaksudkan menyebar?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu benar…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice mendengar  sebuah suara dan sesuatu mengiris udara. Dia menyadari ada sebuah tongkat sepanjang 150 cm di tangan ramping Aika. Tidak, apa itu termasuk senjata untuk memukul? Itu lebih terlihat seperti stik permen bergaris dengan rasa vanilla dan mint.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu benar kalau aku tidak mempunyai vessel tanpa liger. Jadi tidak peduli seberapa keras aku mencoba, aku bahkan tidak bisa men-summon Original Series yang terlemah. Itulah faktanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Oh, tidak,&#039;&#039; pikir Beatrice saat nalurinya terhadap bahaya terpaksa keluar tanpa diperintahkan. Tadinya dia berpikir kalau Misaka Mikoto telah dipukul dari belakang setelah Aika menghampirinya seperti teman, tapi mungkin bukan begitu kejadiannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah Aika punya kemampuan untuk menyingkirkan kedua orang itu sebelum mereka sempat mengatakan sesuatu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice menghembuskan nafas pendek dan mengayunkan Senjata Bersinar rapier miliknya . Lawannya memiliki semacam kekuatan Sihir dan jelas-jelas punya niatan untuk melukai dirinya. Belum lagi ada Shinobu muda dan Boo Boo di belakangnya. Hanya itu yang perlu dia ketahui. Rasa terkejutnya menandakan kalau dia tidak bisa menganggap ini enteng.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti lawannya yang sangat peduli pada dirinya sendiri, Beatrice juga sangat peduli pada orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Fire Throw!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Api neraka berwarna oranye tersebar dari tengah pedangnya dengan kekuatan seperti semburan air dari retakan di bumi. Serangan sebelumnya terpusat pada ujung serangan, tapi serangan yang satu ini menyebar. Itu tidak akan bisa dihindari dengan mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi Blood-Sign adalah perangkat untuk menyuruh Dewa-dewi dalam bentuk tertulis dan memberi mereka kekuatan dan bentuk yang bisa digunakan manusia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di dalam Artificial Sacred Ground, tidak ada yang lebih mudah daripada mencuri keajaiban yang hanya dibuat oleh manusia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aika memutar permen stik vanilla dan mint itu di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak melakukan apa-apa lagi, akan tetapi api itu berkumpul seperti air bak mandi yang masuk ke dalam pipa pembuangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, ingatan Beatrice menghubungkan semua kejadian sebelum serangan itu terjadi. Aika telah menjatuhkan sesuatu seperti granat di kakinya dan memasang “medan” spesial, setelah itu dia mengayunkan tangannya di udara kosong. Sesuatu seperti bubuk gula berkilauan. Tepat setelah itu, bubuk itu mencair, kehilangan bentuk, terpilin, dan membentuk sebuah tongkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Summoner itu berbisik sambil memegang tongkat sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bisa memilikinya kembali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menganyunkan tongkatnya secara santai dengan api yang berkumpul di ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat setelah itu, api itu kembali mengarah kembali ke arah Beatrice dengan kekuatan yang sama seperti sebelumnya. Dia memiliki Tahan Api 100%, tapi dia tidak bisa meniadakan seluruh kerusakan yang diakibatkan api itu. Tanpa hal itu, mungkin dia sudah berubah menjadi debu, begitu pula dengan Boo Boo dan Shinobu yang ada di belakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan ini belumlah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Api itu menghilang. Tidak, mereka terbelah. Api yang dipinjam hanyalah tabir asap. Aika dengan Bikini Bergaris melangkah ke depan dengan santai sambil memegang tongkat permen di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada jarak ini, sebuah proyektil dengan daya lenting begitu besar bisa menjadi berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Melt Cutting!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bilah rapier memanas sambil menyala oranye. Sebuah serangan cahaya dari pedang panas yang bisa melelehkan pintu brankas sebuah bank diayunkannya ke sisi tubuh gadis itu karena dengan begitu serangan itu  menjadi sangat sulit untuk dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aika bahkan tidak berusaha untuk menghindar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun begitu, dia juga tidak memperagakan seni bela diri. Tongkat permen vanilla dan mint telah bergerak melalui udara kosong. Beatrice telah membuat tebasan langsung, tapi dia tidak membelah perut Aika yang terlihat empuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan mengapa itu terjadi sudah jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rapier Beatrice hanyalah perangkat Sihir yang mengambil bentuk itu. Benda itu tidak dipasangi bilah tajam, jadi itu hanya menggunakan Sihir untuk memotong sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu artinya tidak ada yang bisa dia lakukan ketika Sihir yang merupakan dasarnya dieserap. Sehingga perut Aika saja bisa menahannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Sihir itu tidak lenyap begitu saja. Aika telah mengambil alihnya. Sekarang ketajaman yang bisa memotong brangkas bank ada di genggaman Aika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tapi pertahananku akan melindungiku dari elemen apiku sendiri!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bergerak lebih cepat dari pikirannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Stik permen itu berayun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah kebalikan dari yang Beatrice gunakan. Kepingan es tajam ditembakan dengan kekuatan ledakan sebuah shotgun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa-…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dia menyerap bentuk energi itu dan mengubah Sihirnya menjadi Elemen yang berbeda!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan itu membuat serangan ini diluar kekuatan Tahan Api miliknya. Dia tidak bisa meniadakan serangan itu sedikitpun dan serangan itu menghantam dada hingga perutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Khah!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Percikan api timbul dari armor tipisnya. Dia kesulitan bernafas dan terhuyung beberapa langkah ke belakang. Aika mengikutinya. Dia tidak sedang overconfident. Gadis itu tidak terlalu berbakat dalam pertempuran fisik, sehingga terus berada di hadapan lawan adalah pilihan terbaik baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki Beatrice gemetar akibat terkejut karena telah dikalahkan oleh Sihir bukan karena kerusakan yang terjadi. Dia telah menyeret lawannya ke bidang yang dia kuasai tetapi dia malah dipermalukan. Tentu saja itu membuatnya syok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Pertama White Queen dan sekarang seorang summoner yang mengatakan bisa memanggil segalanya. Dunia macam apa tempat mereka berasal?  Seberapa haus darakah dirimu untuk bisa mendapatkan kemampuan semacam itu!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice menggertakan giginya karena Sihir lah yang membuat dirinya spesial. Dan yang menerima perintahnya dan mewujudkannya adalah armor tipis yang dia kenakan. Ketika benda itu diambil darinya, dia kembali menjadi seorang gadis yang nyawanya bisa direnggut oleh sebuah pedang biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menjadi tak berdaya ketika Sihirnya dicuri. Karena kekuatan supranatural nya telah diambil, Beatrice tidak bisa mengalahkan Aika yang masih bisa menggunakan kekuatan supranatural.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah fakta yang pasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi apa dia bisa menerimanya? Setelah begitu banyak konflik yang tak membuahkan apa-apa, para survivor akhirnya memutuskan untuk bekerja sama, tapi serangan mendadak Aika telah mengirim mereka kembali ke dalam konflik ketika dia berencana untuk menusuk Shinobu dan Boo dari belakang agar bisa selamat. Itu mungkin terdengar masuk akal, efektif, dan sangat benar, tapi apakah Beatrice bisa menilai situasi ini hanya dengan menggunakan benar dan salah?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana bisa?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bukan orang suci, tapi setelah berjuang hingga sejauh ini, dia tidak bisa membiarkan mereka mengulangi kebodohan yang mereka lakukan di awal. Tapi Aika telah melakukannya. Dan tanpa merasa bersalah. Beatrice harus menghentikannya apapun yang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada dasarnya Beatrice mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin, tapi itulah kenapa kemungkinan tertentu terjadi padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang biasa tidak bisa menggunakan Sihir, jadi apa yang dia perbuat untuk mempelajarinya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, situasinya juga cukup tidak menyenangkan bagi Aika. Dia adalah seorang summoner. Bahkan jika dia menggunakan trik untuk mengalihkan perhatian lawannya, dia biasanya bertarung dengan memanggil Material dari dunia lain dengan tubuh vessel miliknya selama selang waktu 10 menit di dalam Artificial Sacred Ground. Dia sendiri sama sekali tidak bisa menggunakan kekuatan supranatural. Penyihir yang terus menggunakan kekuatan supranatural itu benar-benar aneh baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia akan membuat kesalahan dalam pertempuran jangka panjang, tapi dia juga tidak ingin mendekatinya secara sembarangan. Menerjang terlebih dahulu itu seperti melompat ke air jernih. Selama dia tidak terburu-buru, dia tidak perlu mengambil resiko seperti itu lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Itulah kenapa aku tidak suka pergi keluar. Ada terlalu banyak hal yang tidak kuketahui.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hikikimori itu mengeluh di dalam hatinya, tapi itu tidak akan menghentikan aliran waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aika sebenarnya tidak punya cara untuk mengakibatkan kerusakan nyata. Tidak banyak yang bisa dia lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku bisa mendekatinya secara sembarangan dan menyerang ruang pribadinya untuk menciptakan tekanan dan memaksanya menggunakan Sihir tanpa terkendali. Aku bisa mengontrolnya, mengubahnya menjadi sesuatu selain api yang entah kenapa bisa dia tangkis, dan menyerang balik. Mungkin itu adalah rencana terbaik.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa hal yang tidak bisa dihindari oleh sesorang meskipun dia tahu itu akan datang. Jika bola baseball melayang ke arah wajahnya, orang itu bisa melindungi wajahnya dengan tangan. Dan orang itu akan melakukan hal yang sama bahkan jika yang melayang itu adalah truk sampah raksasa, walau tangan orang itu tidak akan berpengaruh apa-apa. Tubuhnya akan bergerak sendiri, melawan logika maupun efektifitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi bahkan jika Aika terlihat kebal terhadap Sihir, itu bukanlah hal yang absolut. Dia tidak dikelilingi oleh aura penangkal api seperti Beatrice, sehingga dia akan terbakar hingga menjadi debu jika dia mengacaukan timing nya. Tapi dia tidak bisa meningkatkan penjagaannya begitu saja ketika merasa takut. Jika dia tidak bertingkah seperti tidak mempunyai rasa takut, kakinya akan gemeetar, dia akan gagal untuk mengeluarkan kekuatannya, dan dirinya akan menjadi cukup lambat untuk menghindari kematian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anggap saja seperti berjalan di atas seutas tali di ketinggian. Gagal untuk memberikan penampilan terbaik berarti mati, tapi kalau terlalu fokus, rasa cemas dan takut akan bertambah dan bisa mengganggunya. Untuk melintasi suetas tali tanpa merasa deg-degan, mereka membutuhkan kombinasi dari tekad dan pengalaman. Semua orang yang bisa melakukan itu telah berjalan satu langkah keluar dari kategori amatir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aika bisa melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sehingga dia tidak merasa ragu untuk melangkah menuju kematian dengan rasa deg-degan yang sama seperti saat dia surfing internet di dalam rumah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu membuatnya takut bahwa lawannya bisa menggunakan kekuatan supranatural sesukanya, tetapi kertegantungan terhadap Sihir akan membuat hal ini berakhir. Serangan langsung dari luar sepertinya tidak terlalu efektif, sehingga dia akan menggunakan racun atau kejutan elektrik untuk memberi kerusakan dari dalam. Dia sudah mencobanya dua kali, sehingga dia sudah punya dasar mengenai apa yang harus dia lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal, tidak alasan untuk memberi tahu Beatrice cara mengatasinya. Memberikan musuhnya petunjuk hanya akan membantu mereka dalam menemukan solusi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa Aika punya bentuk perlindungan yang lain walapun itu bukanlah sebuah rencana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Hikikimori terbiasa untuk terjaga sepanjang malam, jadi jangan remehkan kekuatanku dalam menahan rasa kantuk.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aika tinggal bersama liger putih, kombinasi aneh dari singa dan macan putih, dan dia menggunakannya sebagai tempat duduk. Ras kucing tertidur selama 20 jam seharinya. Tidak peduli seberapa banyak mereka saling percaya satu sama lain, binatang buas itu bisa terbangun dengan mudah tanpa peringatan dan langsung menyerang. Ini adalah hal yang biasa bahkan di dalam sirkus. Ras kucing lebih sulit daripada ras anjing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia lebih sensitif terhadap gelombang tidur daripada kebanyakan orang. Dia bahkan bisa memanipulasi emosi dan tingkat kesadaran si liger untuk membungkusnya dalam tidur sehingga mencegah binatang buas itu bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini adalah tempat aneh dimana tidur berarti mati.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggerakan jarinya di sepanjang permen stik varnilla dan mint.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Berpikir untuk mendekati White Queen saja sudah membuatku merinding, tapi aku bisa membuat orang tertidur jika aku mau. Aku bisa mengalahkanmu dengan mengganggu kekuatan supranatural yang kau cipatakan, itu adalah salah satu solusi. Tapi jika aku tidak bisa, aku bisa mencampurkan bau harum dan beberapa efek visual untuk menurunkan mental dan mengurangi konsentrasimu secara bertahap. Kau bekerja keras saat sedang sangat kelelahan, sehingga kau jauh lebih mudah untuk tertidur daripada yang kau bayangkan. Ketika kau bekerja sampai lupa waktu, manisnya gula akan sangat terasa. Aku tidak ingin pertempuran yang panjang, tapi itu lebih baik daripada tidak sama sekali. Aku membuat seranganku sebagai tujuan utama dan tujuan cadangan untuk menjaminnya!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melangkah mendekati mara bahaya untuk menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melakukan tindakan itu untuk membangkitkan pikirannya dan memastikan tujuannya dengan tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku akan menghabisinya di sini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengatur gengammnya pada tongkat permen bernama Blood Sign.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dan akan kuciptakan kedamaian itu sendiri.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat kemudian, Blood Sign sudah terpental keatas dengan kekuatan yang cukup untuk membuatnya bengkok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aika terlihat bagaikan penghalang yang absolut, tapi sekarang Beatrice melihat rasa tidak percaya dimata Aika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini sangat mengejutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sikap Beartrice sama sekali berbeda dari sebelumnya. Dia tidak menggunakan Sihir untuk mementalkan tongkat permen Aika. Dan itu bukanlah satu-satunya senjata Beatrice.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Menurutmu bagaimana kita bisa mempelajari Sihir?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Hh…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aika segera memutar tongkat permen itu dan berusaha menjaga jarak dari Beatrice, tapi itu sudah terlambat. Seorang summoner seperti Aika sangat ahli dalam hal supranatural, tapi sudah jelas kalau dia tidak terlalu terlatih dalam adu kekuatan fisik. Tongkat permen miliknya tidak bisa bertahan ketika rapier menghantamnya dari samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita berkeliling ke dunia lain dan menggunakan mesin untuk mengkonversi Experience Points ke dalam bentuk yang kita mengerti. Kita bisa memasak makanan untuk mempelajari  cara berdansa atau bernyanyi untuk meningkatkan kemampuan lari jarak jauh kita. dan teknik tak kasat mata yang disebut dengan Sihir adalah bentuk utama dari hal tersebut. Tapi,” bisik Beatrice. “Melihat kembali pada tujuan utamanya, tidak alasan untuk tetap bergantung pada Sihir. Aku bisa menggunakan seluruh Experiences Points yang aku kumpulkan di dunia lain yang dikenal dengan nama rumah Jinnai untuk langsung menguasai teknik yang biasanya dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dipelajari. Ya, sebagai contohnya...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu yang telah melempar tongkat permen Aika ke atas?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ilmu bela diri dengan menggunakan tangan dan kakikku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa suara hantaman terdengar setelahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diulangi lagi, Aika tidak terlalu bebakakat dalam pertarungan fisik yang tidak melibatkan hal supranatural. Dia tidak bisa menyamai pergerakan Beatrice yang telah meningkat pesat. Tekadang itu dari gauntlet tebal, terkadang itu dari sepatu, dan terkadang itu dari kenop pedang yang dipegang seperti knuckles. Rentetan pukulan dari senjata tumpul menghempaskan tongat permen itu semkain jauh ke belakang. Faktanya, keterampilan tak terbatas ini sudah melampaui Lu Niang Lan si Perfect Dragon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah itu dari tongkat permen vanilla dan mint bergaris atau gadis itu memang menyebarkan sesuatu, Beatrice mencium arumo yang harum, tapi dia meggunakan Tahan Api 100% saat menangkisnya dengan panas yang luar biasa. Pengeboman dengan napalm adalah satu cara efektif untuk mendekontaminasi efek gas beracun dan senjata biologis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika efeknya hilang, itu akan baik kehilangan kesempatannya untuk menciptakan masalah atau menyebabkan kerusakan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak perlu menunggu untuk mencari tahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia punya lebih dari sekedar ilmu bela diri. Aika sedang tidak bisa menggunakan tongkat permennya dengan benar dan tubuhnya terbuka tanpa penjagaan, jadi metode yang biasa dia lakukan seharusnya bekerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, Sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Shockwave.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengucapkan kata itu, mata Aika benar-benar dipenuhi rasa terkejetu dan takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat kemudian, tekanan hebat menghantam perut putih yang terbuka diantara pakaian renangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan dari api atau panas, serangan ini menggunakan guncangan yang diciptakan sebuah ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itu cukup kuat untuk membengkokan pintu baja atau menghancurkan gembok tebal. Ledakan itu akan menghasilkan tekanan yang lebih hebat dari pada tendangan dari seorang ahli bela diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aika terpental dan beguling-guling di atas tanah yang kotor. Tongkat permen vanilla dan mint bergaris terlepas dari tangannya. Akhirnya, Beatrice merasa kalau dia sudah menyelesaikan semua ini untuk selamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Aika berusaha untuk mengucapkan sebuah kata sambil terbaring di tanah. Suaranya terdengar lemah dan kesadaranya sebentar ada sebentar tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kau...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya yang gemeatar sulit untuk dipahami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi akhirnya itu berhasil menyampaikan sebuah makna tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Kau…monster…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Betarice tidak tahu apa artinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kemudian sesuaut melewatinya. Itu adalah kumpulan pita panjang. Mereka melilit lengan dan kaki Aika karena hantaman di perut telah membuatnya pinggsan, setelah itu mereka menyeret tubuh kecilnya bagaikan ikan yang terpancing. Kemudian dia dibawa melewati kepala Beatrice dan menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ada di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ratu yang menguasai warna putih berada di belakang Beatrice. Beatrice tidak tahu apa yang sedang terjadi di sana, tapi menoleh kebalakang tidak akan berdampak baik. Jawabannya hanya akan membawa penyeselan. Dia menggenggam Senjata Bersinar rapier dengan tangannya dan merasakan jarinya sedang  gemetar dengan hebat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenapa Aika mengatakan hal itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenapa dia melihat ke arah Beatrice dan memanggilnya monster?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;“Jangan bilang apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia pertama kali mendengarnya, dia mengira kalau gadis itu pura-pura tidak tahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;“Tolong jelaskan ini satu per satu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi bagaimana jika itu adalah pertanyaan yang jujur? Bagaimana jika dia sebenarnya tidak tahu mengenai hal yang terjadi pada Index dan Misaka Mikoto?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah Beatrice telah bertarung pada posisi untuk melindungi White Queen? Apakah Aika tidak ada sangkut pautnya pada kejadian menghilangnya Index dan Misaka Mikoto? Apakah tidak ada konspirasi kejam di balik semua ini? Apakah mereka bertemu dengan White Queen hanya karena kebetulan semata, atau mereka hanya termakan halusinasi?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau begitu Aika tidak melakukan hal yang salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah masalah terbesar, tapi Beatrice dihadapkan dengan sesuatu yang membuat permasalahan itu menjadi tidak penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Darimana warna putih itu datang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari belakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukankah tadi ada dua orang yang berada di sana? Dan bagaimana jika White Queen berdiri di sana, apa yang terjadi pada mereka berdua?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang tadi dikatakan Aika?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana kalau dia menyerang Beatrice untuk menghentikan sesuatu yang ada di belakangnya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau begitu menghalangi jalannya telah mengakibatkan itu terjadi dan itulah alasan Aika menyebutnya monster. Dan untuk mendapat bukti terperenci yang mendukung...&lt;br /&gt;
Then getting in her way had allowed it to happen and that was why Aika had called her a monster. And for some circumstantial evidence to back it up…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Boo…Boo…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memanggil namanya, tapi tidak ada jawaban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak tahan dengan kehingan yang terjadi, dia berbalik walau tahu bahayanya. Dia tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Dia ingin tahu apakah mereka masih aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak melihat tanda-tanda keberadan boneka binatang bulat bernama Boo Boo ataupun Shinobu muda yang telah menjadi kawannya. Hanya ada satu orang yang sedang berdiri di halaman itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah warna putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 8===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;(11 Jam 30 Menit Kemudian)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang tersisa, tak terkecuali Boo atau Shinobu muda. Dia ragu kalau anggota normal dari keluarga Jinnai akan banyak membantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice menghadapi White Queen sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak akan pernah bisa mengalahkan musuhnya. Menghindari kemarahan adalah tindakan terbaik dan mendapat murka akan memperpendek umurnya. Malapetaka yang begitu besar itu lebih berbahaya daripada asteroid yang bisa menghantam seluruh benua atau memicu terjadinya zaman es.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice menggertakan giginya. Situasinya sangat sulit karena dia telah menggunakan seluruh Experience Points yang dia kumpulkan di rumah Jinnai untuk melawan Aika. Hal itu mencegahnya untuk mempelajari Sihir baru. Bukan berarti dia mengetahui Sihir macam apa yang bisa melukai Ratu yang agung itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, sayang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
White Queen sedang bermain-main dengan penebah futon seperti sedang bosan, kemudian dia melihat Beatrice layaknya rumput yang tumbuh di pinggir jalan. Hal itu membantahkan gagasan mengenai ada hal khusus  pada Beatrice yang berhasil bertahan sampai akhir. Karena sebuah kebetulan, dia berhasil menyelinap ke titik yang tidak bisa dijangkau oleh malapetaka. Tapi itu artinya dia tidak mengatasinya dengan kekuatannya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau yang di sana, apa kau tahu kemana perginya kakakku?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice kebingungan dalam memilih kata-kata. Beberapa pilihan muncul di benaknya dan dia memilih satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tadi malam, kau tidur berjalan dan menyeretnya ke dalam ruangan terlarang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, sayang. Oh sayang, oh sayang, oh sayang. konyolnya aku! Aku membiarkan kekasihku melihat bagaimana  buruknya aku saat tertidur. Itu sangat tidak pantas bagiku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ratu itu tertawa dengan senang, tapi hanya itu. Dia tidak terlihat mau menyerang. Rasanya seperti dia akan mengakhiri percakapan ini di sini dan pergi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini mungkin hanya kebetulan semata, tapi Beatrice adalah kontestas yang bertahan sampai akhir. Meskipun begitu, White Queen sama sekali tidak tertarik pada dirinya. Kalau begitu dunia berwarna apa di hadapan matanya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice mengangat Senjata Bersinar rapier miliknya dengan sangat hati-hati, tapi itu membuatnya takut karena rasanya benda itu tidak bisa diandalkan. Dia merasa seperti segala sesuatu yang telah dia bangun sudah ditolak mentah-mentah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, Aika adalah perwujudan manusia dari dunia sang Ratu berasal dan dia bisa mengambil alih kekuatan Sihir Beatrice. Jika makhluk ini berada di atas Dewa, seberapa jauh dia bisa melanggar aturann? Dia adalah massa menakutkan yang tidak diketahui asal-usulnya. Ini bukan rasa takut yang dia rasakan ketika ditodongkan pisau di hadapan matanya. Ini adalah rasa takut ketika mengintip sumur yang terlihat tak berdasar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice berusaha keras untuk mencegah suaranya bergertar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah kita...akan melakukannya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak melihat adanya alasan untuk itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti si Holy Swordswoman, nada White Queen terdengan tenang dan sangat biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bersedeia untuk mengikuti beberapa aturan anak-anak untuk bisa mendapat waktu indah bermain bersama kakakku, tapi dia sudah tidak lagi berada di sini dan permainan bertahan hidupnya sudah berakhir. Selamat, Beatrice. Kau telah menjadi juara dalam Turnamen Anti Ngantuk pertama. Clap, clap, clap, clap. ...Jadi? Apa kau benar-benar ingin menantang dungeon tersembunyi yang bagaikan neraka? Tanpa alasan yang jelas???” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sekejap—sekejap saja— tekad lemah Beatrice hampir tersapu ke jawaban yang lebih mudah. Dia tidak bisa menolaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahkan jika kau tidak punya alasan...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia menghentikan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggunakan seluruh kekutannya untuk menjaga tekadnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku punya banyak alasan untuk bertarung! Apa yang telah terjadi pada yang lainnya? Apa yang telah terjadi pada Boo Boo yang tadi sedang tertawa di sini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, sayang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
White Queen dengan perlahan memiringkan kepalanya dan memutar-muta penebah futon di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau benar-benar ingin mengetahui sesuatu yang begitu kejam?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…!!!???”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara seperti sedang menujuk ke kotoran penganggau di pegunungan yang gelap, sehingga seluruh tubuh Beatrice mendidih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dikelilingi suara tak menyenangkan dari api yang memakan oksigen, tapi Ratu itu sama sekali tak tergganggu. Sebuah api unggun di permukaan bisa mengakibtakan kebakaran hutan jika tidak ditangani dengan benar, tapi lautan api di permukaan tidak akan berdampak pada  matahari yang bersinar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pertama-tama, aku hanya mengikuti aturan anak itu untuk bermain dengan kakakku yang tercinta, tapi aku akan memberimu beberapa informasi sebagai hadiah karena telah bertahan sampai akhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahkan jika kau bisa mengalahkanku, apa yang akan kalu lakukan setelahnya? Lebih tepatnya, bagaimana caramu untuk kembali ke dunia aslimu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice dipenuhi oleh sesuatu yang lain daripada rasa takut biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah rasa kesepian yang begitu hebat karena kehidupannya dihabiskan dengan berjalan sendirian di angkasa luas yang sangat, sangat luas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
White Queen mengangkat jari telunjuknya dengan riang dan berkedip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan mungkin ini terlihat seperti poin kedua, tapi sebenarnya ini sangat berhubungan. Kau pikir kemana perginya teman-temanmu yang menghilang? Oh, sayang. Kau pasti tidak berpikir kalau mereka sebenarnya ada di balik tembok ruang terlarang, ‘kan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bilang kalau…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak punya alasan untuk mengejarmu. Kaulah yang punya alasan untuk mengejarku. Aku bertinda sebagai penjaga gerbang antara dimensi lain yang memenuhi ruang terlarang di rumah Jinnai. Dengan Kata Lain.” White Queen mendramatisir gerakan bibir lembutnya. “Jika kau ingin pulang ke rumah, kau harus membuatku melemparmu ke ruang terlarang. Itulah yang ingin aku katakan☆”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice bahkan tidak punya air liur lagi untuk ditelan. Tenggorokannya benar-benar kering.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah pilihan yang paling sulit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja ada kemungkinan kalau White Queen sedang berbohong. Kalau berdasarkan fakta, sepertinya memang begitu. Jika ada orang aneh yang meletakan pistol di atas meja dan mengatakan kalau benda itu bisa membawamu pergi ke mimpi yang ingin kau rasakan, siapa yang berani mengarahkan moncong pistol itu ke mulutnya dan menarik pelatuk? Tidak ada. Tidak satu pun. Ketika itu sudah sangat jelas, sangat bodoh untuk mempercayainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itu benar kalau dia tidak mengetahui cara untuk kembali setelah mengalahkan White Queen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Belum lagi bahwa dia merasa kalau langkah awal yang dibutuhkan untuk membalik keadaan ini dan mengalahkan White Queen tidak mungkin dilakukan oleh dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau punya tiga opsi,” bisik White Queen. “Kau bisa bertarung dengan pemandumu yang kuat dan dihancurkan, kau bisa membunuh pemandu kuat itu dan berkelana untuk selamanya, atau kau akan membiarkan pemandu yang kuat itu menujukan jalannya. Semua orang telah kembali ke rumah masing-masing, jadi aku tidak adanya alasan bagimu untuk terus berjuang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak akan tahu jawabannya sampai dia mencobanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini mungkin adalah teka-teki yang terburuk, tapi Beatirce melihat sekeping harapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu kenapa kau menyerang Zashiki Warashi dan Jinnai Shinobu yang sedari awal tinggal di sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, sayang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika mereka semua dikirim pulang, kalau begitu keduanya akan kembali lagi ke sini. Tapi mereka tidak. Itu adalah kekurangan dari pernyataanmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice mengayunkan Senjata Bersinar rapier miliknya dengan perlahan dan memegangnya dengan kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi aku memilih Opsi ke 4: Kalahkan pemandu yang kuat dan paksa dia untuk memberitahuku cara untuk kembali!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 9===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;(11 Jam 40 Menit Kemudian)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia telah menyatakan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Beatrice hampir sama sekali tidak punya harapan. Dia adalah Holy Swordswoma yang mengetahui 14,000 tipe Sihir api, tapi dia ragu kalau kombinasi dari seluruhnya bisa menggores malapetaka putih ini. Tidak seperti Aika, lawannya kali ini tidak akan menggunakan tipuan untuk menangalihkan Sihirnya. Dia pasti akan menangkis sihir dengan daya tahannya .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segala sesuatu mengenai hal ini sangat menyakitkan. Segala sesuatu di dunia sepertinya memberkati Ratu itu. Jika mereka bekerja sama dari awal dan menggunkan teknik Rahasia dari beberapa dunia, mereka mungkin bisa melawan balik White Queen. Bagian yan terburuknya adalah Beatrice lah yang secara aktif menghancurkan kerja sama yang mungkinterjadi. Dia telah melakukannya dua kali: di paling awal dan di paling akir. Dia tidak bisa mengeluhkan tindakan orang lan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang dia memikirkannya, White Queen bahkan tidak membutuhkan waktu satu detik untuk menyingkirkan semua orang kecuali Shiroyama Kyousuke yang dicintainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan rampingnya yang indah dan menyeramkan menusuk dada Holy Swordswoman itu tanpa ampun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya membutuhkan satu serangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice tidak tahu apa terjadi. Bagaimana ini bisa menembus penguatan cepat dari Sihir tipe Presentase yang mengambil bentuk peralatan yang dia pakai? White Queen harus muncul di hadapannya, jadi kenapa dia sama sekali tidak melihatnya? Tusukannya telah menembus dadanya hingga ke belakang, jadi kenapa rasa sakitnya terlambat datang seperti dia telah terpukai dengan kecantikannya? Ya, ini sudah meninggalkan ranah pertempuran biasa. Ini tidak normal. White Queen itu sendiri, jika ada orang yang bisa adu kekuatan dengannya, kemudian mereka juga akan berakhir dengan hancur berkeping-keping. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta kalau rapier-nya masih ada di genggaman tangannya hampir membuatnya tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau seluruh indranya sudah tidak berfungsi, aliran waktu yang asli tetap mengalir tanpa mengenal rasa ampun. Karena dadanya sudah tertusuk di tengah, hidupnya hanya akan bertahan untuk belasan detik lagi. Tidak ada lagi kata mundur dari hal ini. Jika White Queen memang berkata jujur, dia akan kembali ke dunia asalnya ketika dilempar ke dalam ruang terlarang. Jika tidak, dia akan mati di sini. Tidak, tidak ada yang bisa menyelamatkannya jika dia pulang dengan lubang di dadanya. Apapun yang terjadi, White Queen akan lepas dari jangkauan tanpa tergores sedikitpun ketika kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada sihir yang bisa dia gunakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak punya Experience Points untuk dihapiskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Boo Boo dan lainnya telah dikalahkan, tapi dia hanya bisa menunggu sampai semua ini berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi apa semua itu benar?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice, kau sedang dalam proses mendapat pengalaman yang tidak bisa dirasakan orag lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contohnya,  kematian adalah sesuatu yang akan mendatangi semua orang tanpa terkecuali, tapi tidak banyak orang yang bisa menggunakan pengalaman itu secara efektif hingga saat-saat terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contohnya, kekuatan White Queen mungkin menjangkau seluruh dunia, tapi tidak banyak orang yang benar-benar terjatuh ke dalam genggamannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice sedang mengalami hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bakan jika dia dikalahkan dan terbunuh, dan bahkan jika dia hanya dipermainkan oleh musuh terbesarnya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukankah sumber utama Experience Points itu bisa digunakan untuk segalanya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Ah…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bahkan lupa untuk memuntahkan darah ketika kekuatan kembali ke mata sayunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mungkin bisa melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak tahu apakah dia bisa mengalahkan White Queen. Jika White Queen memang berbohong, maka semua ini selah. Tapi bagimana jika dia tidak cukup peduli sampai repot-repot berbohong? Dan jelas semua ini bergantung pada teknik yang benar-benar ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan bentuk dari Sihir yang sudah sangat dikenali Beatrice. Ini adalah sistem dari dunia lain. Biasanya, dia akan sangat kesulitan dalam hal ini, seperti belajar naik sepeda roda satu sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sekarang itu tidak menjadi maslah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa mempelajari teknik rahasia terbaik hanya dengan menekan tombol. Dengan jackpot Experience Point yang dia dapat dari terbunuh oleh White Queen secara langsung, dia bisa langsung menyiapkan situasi yang dibutuhkan untuk mempelajari teknik apapun. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan di ambang kematian, Beatrice meraih teknik itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku memilih…untuk percaya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau makhluk jahat yang menakutkan, tapi aku memilih untuk percaya pada kekuatan jahatmu yang hebat dan kemampuanmu yang tak terbatas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruang terlarang Keluarga Jnnai telah menjadi gerbang menuju dunia lain dan dia memanfaatkan hak istemewa itu untuk dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah tekanan yang hebat tercipta. Itu mengambil bentuk dari angin yang tak terlihat dan datang dari dalam ruang terlarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Oh, sayang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
White Queen menarik tangan rampingnya dari dada korbannya dan melemparnya ke samping. Dia merasakan kehadiran seseorang yang seharusnya sudah menghilang. Beberapa orang. Mereka muncul sambil dipenuhi luka dan salah satunya adalah anak laki-laki yang sangat dicintai White Queen. Itu saja sudah membuat jantungnya berdegup kencang. Dia hampir menjadi gila.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau telah melakukan pekerjan terbaik hingga akhir. Kau benar-benar memberi apa yang aku inginkan, tapi kenapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti Beatrice yang berimajinasi, beberapa teknik rahasia dari beragam dunia ada di sana. Seperti orang yang membutuhkan pikiran dan tubuh mereka untuk digunakan hingga batas maksimal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
White Queen mungkin yang terkuat di salah satu dunia, tapi untuk saat ini, hal itu menjadi tidak jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi White Queen hanya terpusat pada reuninya dengan orang yang dicintainya. Tidak ada lagi yang perlu dilihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di dalam dunianya, tertidur berarti mati.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memiliki penampilan mempesona dari seorang gadis yang memikirkan mau membuat bekal makan siang apa untuk diberikan pada kekasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi memeluknya, mengelus kepalanya, menyanyikannnya sebuah lullaby akan menjadi serangan yang bagus. Kyah☆ Aku senang sudah ikut dalam permainan anak-anak ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan begitu, pertempuran kedua dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
White Queen tenggelam dalam kebahagian hingga tidak peduli jika dia harus menusuk orang yang dicintainnya atau terendam darahnya sendiri dalam pembalasan dendam.  Dia hanya menikmati momen tersebut sepenuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 10===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;(12 Jam Kemudian)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyihir Putih Filinon sangat ahli dalam penyembuhan, jadi ramuan penyembuhan miliknya sudah cukup untuk menyembuhkan Beatrice.  Itu mengingkatkan Beatrice pada suatu ketika saaat dia bergantung pada penyembuhan itu untuk menahan beberapa tembakan walau yang menusuk pelurunya adalah peluru sniper.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan menjadi terlalu optimis, Beatrice. Bahkan mengubah alur sejarah tidak akan menyelamatkanmu dari serangan Ratu itu. Ini bekerja karena kebetulan aku menemukan material Campuran super langka yang cocok untuk mengatasi masalamu.” Wanita berkacamata itu mengatakan beberapa hal yang tidak menyenangkan. “Tetap saja, aku terkejut kalau aku bisa menggunakan ini untuk menyembuhkanmu. Ini seperti mengubah bahan dasar dari gin dan tonik untuk membuat vodka dan tonik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kalau diingat lagi, bukankah dia seorang mahasiswa kampus di kehidupan asilnya?&#039;&#039; Beatrice tidak terlalu mengingatnya. Si Holy Swordswoman sepertinya tidak terlalu mengerti cara mencampurkan. Menggunkan susu stawberry dan susu matcha mungkin akan terasa lebih enak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, sapi, kau membuatku menelan apa!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh heh. Angap saja itu seperti keajaiban super langka hanya bisa ditemukan dalam pertarungan sengit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beatrice segera bangkit, tapi dia tidak lagi berada di rumah Jinnai yang entah kenapa dirindukan. Dia melihat lapangan yang biasa  ada di Tanah Nir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kami sudah...kembali.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Filinon telah menggunakan bahan-bahan yang biasanya tidak bisa dia dapat untuk menciptakan ramuan penyembuhan spesial. Ramuan itu telah menyelamatkan Beatrice dari lubang seukuran kepalan tangan di dadanya. Dan kalau dilihat lagi, dia sama sekali sudah tidak terluka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Filinion.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi jika demikian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah kita...telah menang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Filinon tertawa kecil saat mendengar pertanyaan raguragu itu. Beatrice sudah mengetahui jawaban yang jelas. Mereka tidak yakin kalau Ratu itu akan membiarkan mereka pergi dengan izinnya ketika sadar. Karena mereka telah kembali hidup-hidup, mereka pasti telah memaksanya untuk membuat kesimpulan yang tidak ia sukai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada dua kemungkinan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Filinion tidak memberi jawaban yang jelas. Dia memberikan jawaban bertele-tele seperti menarik keluar rasa takut Beatrice.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pertama, kita menggabungkan kekuatan, mengalahkan White Queen, dan mencuri bahan-bahan untuk ramuan penyembuhan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu apa yang satunya lagi?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedikit kekejaman terkandung dalam suara Penyihir Putih Filinon. Caranya berbicara telah berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, warna putih itu yang berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kedua, kalian semua telah dikalahkan dan sedang menikmati mimpi indah bersama-sama. Sekarang menurutmu mana yang terdengar lebih realistik?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Fin&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan==&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(Indonesia)&amp;diff=521320</id>
		<title>Heavy Object (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(Indonesia)&amp;diff=521320"/>
		<updated>2017-06-22T04:17:46Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Status|Active|Indonesian}}&lt;br /&gt;
[[Category:Pending Authorisation]]&lt;br /&gt;
[[Image:Heavy Object v01 cover.jpg|thumb|300px|right|&#039;&#039;The cover art of volume 1&#039;&#039;]]&amp;quot;HEAVY OBJECT&amp;quot; (ヘヴィーオブジェクト) adalah seri sains fiksi (Sci-fi) oleh Kazuma Kamachi (鎌池和馬) dan diilustrasikan oleh Ryou Nagi (凪良) diterbitkan oleh Dengeki Light Novel Label. Saat ini sudah ada sebelas seri yang telah diterbitkan. Adaptasi manganya telah diterbitkan oleh di majalah bulanan Dengeki Maou. Serial animenya juga sudah dirilis bulan Oktober tahun 2015 yang berjumlah 24 episode. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri Heavy Object juga tersedia dalam beberapa bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Heavy Object ~ (Spanish)|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
*[[HEAVY OBJECT|Inggris (English)]]&lt;br /&gt;
*[[Heavy_Object_~Russian_Version~|Русский (Russian)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sinopsis Cerita ==&lt;br /&gt;
Dan pada akhirnya, perang tak bisa dihilangkan. Tapi, ada sebuah perubahan. Bahkan di balik para pembantu kejahatan berhati dingin, ada sebuah perubahan. Senjata pemusnah itu adalah &amp;quot;Object&amp;quot;. Senjata ini merubah semua arti dari perang. Seorang siswa magang bernama Quenser, yang dikirim ke medan perang, bertemu dengan seorang gadis dengan aura yang aneh. Gadis itu, yang disebut &amp;quot;Elite&amp;quot;, adalah pilot dari &amp;quot;Object&amp;quot;. Di masa yang dekat. Laki-laki kecil ini harus datang dan menghadapi senjata terkuat “Object” untuk menyelamatkanya. Ini adalah alasan dari pertemuan pertama mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
Ini adalah proyek terjemahan second hand setelah versi English-nya, bagi yang mampu berbahasa Jepang dan ingin meninjau ulang dari bahasa aslinya, bantuan anda sangat kami hargai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Format Standar===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Semua bab (yang sudah disunting) harus mengikuti format guideline yang berlaku.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
*[[Pedoman nama Heavy Object|Pedoman Nama Dan Terminologi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[HEAVY OBJECT (Indonesia):Halaman Pendaftaran|Pendaftaran]] ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap penerjemah diminta untuk [[HEAVY OBJECT (Indonesia):Halaman Pendaftaran|mendaftarkan]] bab mana yang akan mereka kerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
Jika menikmati serial ini, anda bisa bergabung di [https://baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=22103 Forum]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pembaruan==&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;overflow:auto; max-height: 200px;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
*22 Juni 2017: Crossover; Kamijou-san, Dua Idiot, Jinnai Shinobu, Babi Abu-abu, dan Freedom Award 903, Dengar! …Tertidur dan Kau Mati, Tapi Bukan Karena Hawa Dingin☆; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*14 Mei 2017: Volume 4; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*06 Maret 2017: Cerita pendek; Sandy Short Program; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*04 Maret 2017: Volume 3; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*30 Desember 2016: Volume 2; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*29 Agustus 2015: Volume 1; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Daftar update lainnya bisa di lihat di [[Heavy Object (id) Daftar Update|sini]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Serial &amp;quot;HEAVY OBJECT&amp;quot; oleh kamachi  Kazuma ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 1 ([[HEAVY OBJECT:Jilid 1|Full Text]] - [http://www.mediafire.com/file/2oub2leflcfmzff/Heavy_Object_vol_1.epub ePUB]) ===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_v01_cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Ilustrasi|Illustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 1|Bab 1 - Tentara Berpangkat Rendah yang Mengalahkan Gulliver &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran di Salju Alaska yang Membeku]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 2|Bab 2 - Si Jempol Tom Berlari di Ladang Minyak &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Menutup Jalan Masuk Melewati Gibraltar]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 3|Bab 3 - Perang Antara Semut dan Belalang Sembah &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Melawan Negara Militer Oseania]] &lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 2: Penerapan Perang - &#039;&#039;Seleksi Perang&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 2|Full Text]] - [http://www.mediafire.com/file/f6s8j836aggmz73/Heavy_Object_vol_2.epub ePUB])===&lt;br /&gt;
[[File:HO v02 009.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Ilustrasi|Illustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 1|Bab 1 - Hal yang Biasa Jika Berlumpur di Lokasi Halang Rintang &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Mengontrol Antartica]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 2|Bab 2 - Si Kaki Tiga yang Mendaki Gunung Demi Hidup dan Mati &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Tembakan Meriam di Gunung Iguazu]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bab 3|Bab 3 - Di Pertempuran antar Kavaleri, Serang Kaki-kaki Musuhmu &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Mati-matian di Kota Amazon]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 3: Bayangan Raksasa - &#039;&#039;Bayangan Dunia&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 3|Full Text]] - [https://www.mediafire.com/?0p4dx7r4da5n1i1 ePUB])===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_3_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 1|Bab 1 - Kuburan Rongsokan Logam adalah Harta Karun untuk Mencari Logam Langka &amp;gt;&amp;gt; Mencegat Sisa Pasukan di Alaska]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 2|Bab 2 - Tambang Batu Bara yang Menghamburkan Tumpukan Uang &amp;gt;&amp;gt; Serangan Kejutan Secepat Kilat di Semenanjung Kamchatka]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 3|Bab 3 - Harga Diri itu Tak Ternilai &amp;gt;&amp;gt; Pencegatan Darurat di Pulau Victoria]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume3 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 4: Harta Karun Matematika Elektron - &#039;&#039;Nadi Teoritis&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 4|Full Text]] - [https://www.mediafire.com/?gt1swcpf07r9v92 ePUB])===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_4_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 1|Bab 1 - Seharusnya itu Lautan Biru Alami &amp;gt;&amp;gt; Perang ilegal di Distrik Loyauté]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 2|Bab 2 - Natal di Pantai Pasir Putih &amp;gt;&amp;gt; Cutinya Garnisun Perang (?) di Distrik Oseania]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 3|Bab 3 - Harta Karun Laut Merah Pekat &amp;gt;&amp;gt; Bertahan di Distrik Solomon]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 5: Festival Kematian - &#039;&#039;Menembus Technopics&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_5_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Bab 1|Bab 1]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Bab 2|Bab 2]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Bab 3|Bab 3]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Bab 4|Bab 4]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Bab 5|Bab 5]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 6: Jalan Menuju Generasi Ketiga - &#039;&#039;Kedatangan Generasi Ketiga&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_6_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Bab 1|Bab 1- Perang yang Pecah di Dekat Surga &amp;gt;&amp;gt; Perang Adu Kepintaran di Distrik Cook]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Bab 2|Bab 2 - Sebuah Tim yang Membawa Tugas yang Jauh Lebih Menyakitkan daripada Neraka &amp;gt;&amp;gt; Perang Antar Angkutan di Distrik Anthabasca]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Bab 3|Bab 3 - Konsprisai Sebuah Bank yang Menunjukkan Ketamakan Manusia &amp;gt;&amp;gt; Perang Serangan Meriam di Distrik Amazon]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 7: &#039;&#039;Polisi Hantu&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_7_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 7 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Pertandingan Adu Tembak di antara Dua Orang Bodoh &amp;gt;&amp;gt; Saling Mengejek di Oseania&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Pekerjaanku adalah Mengantarkan Cat &amp;gt;&amp;gt; Perang Adu Kepintaran di Oseania&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Polisi ada untuk Menghentikan Perang &amp;gt;&amp;gt; Perang Kemerdekaan di Oseania&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 8: &#039;&#039;70% Persemakmuran&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_8_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume8 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Sumber Daya Alam yang Tak Bisa Dibuat Berlimpah &amp;gt;&amp;gt; Mendarat di Negara Kepulauan Ame-no-Darin&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Di mana Model Baru itu Hilang? &amp;gt;&amp;gt; Menyapu Ranjau di Distrik Barat Pasifik yang Jauh &lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Mata Seorang Dewi yang Berkerlip di dalam Kegelapan &amp;gt;&amp;gt; Perang Habis-habisan di Distrik Kaledonia Baru&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 9: &#039;&#039;Pengadilan -195℃&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_9_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 9 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Penyihir Pemancar Cahaya &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Kota Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Dewa Penjaga Bakat &amp;gt;&amp;gt; Pertarungan Pegunungan Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Keyakinan Obsesif &amp;gt;&amp;gt; Pertarungan Laut Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 10: &#039;&#039;Dewa Luar &#039;&#039;=== &lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_10_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 10 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Musim Mekarnya Bunga Dari Neraka  &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Kursus Arktik Melalui Distrik Laut Putih&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Cepatnya Pertumbuhan Teori Konspirasi&amp;gt;&amp;gt; Pelatihan Militer di Distrik Karibia&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Cabang Keenam di Mekar Sempurna&amp;gt;&amp;gt; Gangguan Intervensi di Distrik Soberania&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 11: Formula Kimia Rasa-Vanila — &#039;&#039;Berdansa Dengan Putri Bangsawan&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_11_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 11 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Perang  Dua Burung Dengan Satu Batu &amp;gt;&amp;gt; Operasi Penyelamatan Pesawat jatuh di Distrik Rio Grande&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Sumber Pembiayaan Yang Sulit Dipahami &amp;gt;&amp;gt;Pemboman Ice Breaking di Tanjung Harapan&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Satu Sejarah Atau Lainya &amp;gt;&amp;gt; Rangkaian Bahaya dalam Perang Saudara di Atlantik Selatan&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Volume 12: Perang Terkecil — &#039;&#039;Perang 0.01mm&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_12_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 12 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Hari 1&lt;br /&gt;
:*Hari 2&lt;br /&gt;
:*Hari 3&lt;br /&gt;
:*Hari 4&lt;br /&gt;
:*Hari 5&lt;br /&gt;
:*Hari 6&lt;br /&gt;
:*Hari 7&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Akhir Kata&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Volume 13 Kisah Cinderrela Zona Terlarang Eropa Utara — &#039;&#039;Perjuangan Gadis di Ketinggian 10,000m&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_13 Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Cerita pendek===&lt;br /&gt;
Cerita pendek ini dimuat setelah novel Heavy Object pertama dipublikasikan.&lt;br /&gt;
:*[[Sandy Short Program|Sandy Short Program &amp;gt;&amp;gt; Gangguan Oseania Kedua]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Heavy Object EX: Tiga Saudari yang Menimbulkan Peperangan antar Dewa===&lt;br /&gt;
[[File:HO EX Cover.png|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:EX Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Bab 1&lt;br /&gt;
:*Bab 2&lt;br /&gt;
:*Bab 3&lt;br /&gt;
:*Bab 4&lt;br /&gt;
:*Bab 5&lt;br /&gt;
:*Bab 6&lt;br /&gt;
:*Bab 7&lt;br /&gt;
:*Bab 8&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Crossover==&lt;br /&gt;
===Toaru Majutsu no Heavy na Zashiki Warashi ga Kantan na Satsujinki no Konkatsu Jijou ([[Toaru Majutsu no Index ~ Bahasa Indonesia:Crossover|Teks Utuh]])   [http://www.mediafire.com/view/s84b7wt623beo9x/Index%20Super%20Crossoever%20%28Bahasa%20Indonesia%29.pdf PDF Crossover]===&lt;br /&gt;
[[Image:Kamachi Super Crossover.jpg|x200px|frameless|right|Kamachi Super Crossover]]&lt;br /&gt;
*[[Toaru_Majutsu_no_Index_(Indonesia):Crossover_Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Toaru_Majutsu_no_Index_(Indonesia):Crossover_Kata Pengantar|Kata Pengantar]]&lt;br /&gt;
*[[Toaru_Majutsu_no_Index_(Indonesia):Crossover_Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
*[[Toaru_Majutsu_no_Index_(Indonesia):Crossover_Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
*[[Toaru_Majutsu_no_Index_(Indonesia):Crossover_Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
*[[Toaru_Majutsu_no_Index_(Indonesia):Crossover_Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
*[[Toaru_Majutsu_no_Index_(Indonesia):Crossover_Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
*[[Toaru_Majutsu_no_Index_(Indonesia):Crossover_Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
*[[Toaru_Majutsu_no_Index_(Indonesia):Crossover_Extra|A.E.02: Bukan Waktunya untuk Bergairah pada Kostum Renang 2.0 ]]&lt;br /&gt;
*[[Toaru_Majutsu_no_Index_(Indonesia):Crossover_Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===[[Kamachi Crossover 2|Kamijou-san, Dua Idiot, Jinnai Shinobu, Babi Abu-abu, dan Freedom Award 903, Dengar! …Tertidur dan Kau Mati, Tapi Bukan Karena Hawa Dingin☆]]===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staff Proyek==&lt;br /&gt;
* Pengawas: [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
* Manager Proyek: [[User:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Tidak Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi yang bisa menterjemahkan dari bahasa inggris ke indonesia, dapat bergabung dalam proyek ini&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Tidak Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jumlah Seri ==&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 01,ヘヴィーオブジェクト HEAVY OBJECT (10 OCT 2009, ISBN 978-4-04-868069-1)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 02,ヘヴィーオブジェクト 採用戦争 / HEAVY OBJECT Saiyou Sensou (10 JUN 2010, ISBN 978-4-04-868594-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 03,ヘヴィーオブジェクト 巨人達の影 / HEAVY OBJECT Kyojin tachi no Kage (10 NOV 2010, ISBN 978-4-04-870051-1)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 04,ヘヴィーオブジェクト 電子数学の財宝 / HEAVY OBJECT Denshi Suugaku no Zaihou (10 SEP 2011, ISBN 978-4-04-870549-3)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 05,ヘヴィーオブジェクト 死の祭典 / HEAVY OBJECT Shi no Saiten (10 NOV 2011, ISBN 978-4-04-870997-2)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 06,ヘヴィーオブジェクト 第三世代への道 / HEAVY OBJECT Daisansedai e no Michi (10 JUN 2012, ISBN 978-4-04-886624-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 07,ヘヴィーオブジェクト 亡霊達の警察 / HEAVY OBJECT Bourei tachi no Keisatsu (9 NOV 2013, ISBN 978-4-04-866080-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 08,ヘヴィーオブジェクト 七〇%の支配者 / HEAVY OBJECT Nana rei-pasento no Shihai-sha (8 MAR 2014, ISBN 978-4-04-866379-3)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 09,ヘヴィーオブジェクト 氷点下一九五度の救済 / HEAVY OBJECT Hyoutenka Ichi Kyuu Go-do no Kyuusai (10 APR 2015, ISBN 978-4-04-865064-9)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 10,ヘヴィーオブジェクト 外なる神 / HEAVY OBJECT Soto naru Kami (10 OCT 2015, ISBN 978-4-04-865452-4)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 11,ヘヴィーオブジェクト バニラ味の化学式/ HEAVY OBJECT Banira Aji no Kagaku-shiki (10 FEB 2016, ISBN 978-4-0-4865764-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 12,ヘヴィーオブジェクト　一番小さな戦争 / HEAVY OBJECT Ichiban Chiisana Sensou Chosa (10 SEP 2016, ISBN 978-4-04-892353-8)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(id)_Daftar_Update&amp;diff=521077</id>
		<title>Heavy Object (id) Daftar Update</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(id)_Daftar_Update&amp;diff=521077"/>
		<updated>2017-06-18T03:03:27Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;*Volume 5&lt;br /&gt;
::15 Juni 2017, Bab 1; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*Volume 4&lt;br /&gt;
::14 Mei 2017, Bab 3; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::28 Maret 2017, Bab 2; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::17 Maret 2017, Bab 1; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
*Volume 3&lt;br /&gt;
::01 Maret 2017, Bab 3; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::11 Februari 2017, Bab 2; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::07 Januari 2017, Bab 1; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*Volume 2&lt;br /&gt;
::27 Desember 2016, Bab 3; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::24 Juni 2016, Bab 2; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::29 Agustus 2015, Bab 1; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*Volume 1&lt;br /&gt;
::29 Agustus 2015, Bab 3; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::27 April 2015, Bab 2; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::1 Januari 2015, Bab 1; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*Pembuatan laman Heavy Object Indonesia&lt;br /&gt;
::11 November 2014&lt;br /&gt;
{{Heavy Object (Indonesia) Nav}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_5_Bab_1&amp;diff=520880</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 5 Bab 1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_5_Bab_1&amp;diff=520880"/>
		<updated>2017-06-15T05:18:27Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Created page with &amp;quot;==Bab 1==  ===Bagian 1===  Ding-dong-ding-dong—  Suara pengumuman yang sangat familiar bisa didengar dari ruang ganti atlit.  “Shootathlon hari pertama akan dimulai dalam...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 1==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ding-dong-ding-dong—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara pengumuman yang sangat familiar bisa didengar dari ruang ganti atlit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Shootathlon hari pertama akan dimulai dalam tiga puluh menit. Semua kontestan diharap segera bersiap. Kuulangi, shootathlon hari pertama akan dimulai...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia mendengar suara wanita yang mengumumkan hal itu, Mariydi Whitewitch langsung menghembuskan nafas kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah gadis berusia 12 tahun yang berasal dari Korporasi Kapitalis. Rambut pirang dan kulit putihnya merupakan karakteristik tubuhnya yang paling menonjol, tapi pakaian yang sedang dia kenakan itu sepertinya akan lebih banyak menarik perhatian orang-orang. Dia sedang memakai seragam spesial super ketat yang menutupi bagian bawah leher hingga ujung kakinya. Pakaian itu berwarna kuning cerah dan hitam. Seragamnya seperti menunjukan kalau dia itu berasal dari Korporasi Kapitalis karena dipenuhi dengan berbagai nama sponsor. Dia terlihat seperti lebah yang bermetamorfosa menjadi gadis cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang pasti mengira kalau pakaian yang dia kenakan itu adalah seragam resmi untuk acara shootathlon ini, tapi sayang tebakan itu tidak benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pakaian itu adalah jaket penerbang dari perusahan PMC pasukan udara tempat dia bertugas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa maksudnya ini? Aku selalu berpikir kalau benda ini aneh, tapi aku tidak percaya kalau benda ini lebih cocok daripada seragam-seragam lain yang sudah dipersiapkan untuk acara ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pakaian itu didesain untuk para penerbang. Jika kau tidak jatuh, apa seragam itu harus punya desain untuk berkamuflase?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan tenang itu dilontarkan oleh seorang wanita yang sedang memegang sebuah peralatan genggam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namanya adalah Alicia Sloppujoes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pakaian olahraga, sepatu, senapan, pengawas diet, penjadwalan latihan, pengawal... Banyak sekali orang yang berada di Sekeliling atlit layaknya membentuk cincin planet Saturnus. Alicia adalah manajer utama pemasaran siaran olahraga yang dikirim salah satu perusahan iklan. Dia dikirim untuk menyatukan beberapa koneksi yang berada di antara belasan cincin Saturnus dan Saturnus itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun begitu, Alicia bukanlah pesuruh Mariydi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi omongamnu barusan itu adalah SMS manis yang mengatakan kalau kita akan mati jika terjatuh,” komentar Mariydi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mana kutahu? Soalnya aku tidak punya koneksi di kemiliteran, sih. Jika kau mau konsultasi mental, kau bisa bicara dengan penasehat olahraga. Kalau mau mengborol, kau harus membayarku lebih.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dasar orang Korporasi Kapitalis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau juga sama, Nona Tentara Bayaran dari PMC Pasukan Udara.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi mendecakan lidahnya dengan kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Biar kukatakan sekali lagi,” kata wanita berpakaian hitam yang membuatnya terlihat tidak mau menikah. “Shootathlon adalah kejuaran menembak. Kau harus menggunakan senapan terbaru dari perusahan sponsormu, Clear Snipe, dan mendapat gelar juara di perlombaan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini sih sama saja seperti variasi dari triathloon, kan? Kau berlari lalu menembak, berenang lalu menembak, dan bersepeda lalu menembak. Karena setiap pertandingan diadakan pada hari yang berbeda, ini sih tidak sesulit yang kau kira.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hari pertama adalah berlari sejauh 25 kilometer dan kemudian berhenti untuk menembak jitu dari jarak jauh sebanyak tiga kali. Targetnya adalah papan berbentuk manusia dan frisbee. Total nilai pertandingan ini adalah akumulatif dari skor yang kau kumpulkan setiap hari, jadi berikan permainan terbaikmu dari hari pertama.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, ya.” Mariydi mengibaskan tangannya sambil duduk di atas bangku. “Kau sampai repot-repot memanggil prajurit khusus yang pernah terlibat pertempuran panjang dan sengit di Zona Terlarang Eropa Utara dimana Object tidak diperbolehkan masuk untuk mengikut acara ini. Kau pasti ingin agar aku menghadapi para atlit pecinta damai itu dengan kemampuan membunuhku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Techponic ini berbeda dengan festival olahrga dunia yang sebelum-sebelumnya, karena acara ini juga berperan sebagai wadah perlombaan teknologi bagi kekuatan dunia. Alangkah baiknya kalau kau menganggap para atlit di kompetisi ini sebagai prajurit musuh di pertempuran tidak langsung.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heh.” Mariydi tertawa kecil. “Mengganggap mereka sebagai tentara musuh? Pasti rasanya enak jika hidup di dalam sangkar yang jauh dari medan perang sungguhan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami tidak punya alasan untuk mencari tahu tentang medan perang sungguhan,” ekspresi wajah Alicia sama sekali tidak berubah. “Dalam pertandingan ini, kita diperbolehkan untuk memakai teknologi aerodinamika pereduksi hambatan angin di pakaian olahraga, teknologi peredam kejut di sepatu, per fiber non-konduktif, dan kita juga diperbolehkan untuk melakukan doping selama masih dalam batas wajar. ...Seluruh atlit yang menjadi musuhmu sudah dipersiapkan dengan matang untuk ikut perlombaan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan tubuhku ini sudah dimodifikasi sebagai subjek tes dalam eksperimen ketahanan hidup untuk menjadi Elite yang mempiloti Object. Aku sudah tahu kalau aku juga sama tidak normalnya seperti mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan apa kau sudah tahu kalau kau harus membayar denda akibat melanggar perjanjian kontrak jika kau tidak mendapatkan hasil yang diharapkan para sponsormu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sudah tahu.” Mariydi meregangkan tangannya. “Berikan aku senapan terbaru kesayangan perusahaan sponsor itu. Aku ingin melakukan beberapa pengaturan akhir. Selama tidak ada isinya, aku bisa membawa benda ini ke luar lapangan pertandingan, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alicia melirik ke samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia melakukannya, seorang pria yang sedang menjadi pengawal Mariydi memberikan gadis itu sebuah koper berwarna perak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hati-hati.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau pikir aku ini cukup bodoh untuk menatap larasnya ketika terkokang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukan itu maksudku.” Pengawal itu menggelengkan kepalanya. “Seperti yang dikatakan wanita dingin itu barusan, Technopic adalah perang adu teknologi. Di tempat ini kau tidak akan mendapatkan keadilan atau rasa sportifitas. Semua orang yang ada di sini akan menghalalkan segala cara untuk menang. Kami harus memastikan keamanan uang kami yang diinvestasikan di tempat ini agar kau bisa ikut berlomba, tapi kami tidak bisa terus mendampingimu sepanjang turnamen. Jika pencapaianmu dalam perlombaan ini terlampau bagus, para atlit lain akan berpusat untuk menjatuhkanmu terlebih dahulu sebagai ‘tindakan pencegahan’.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku juga setuju dengamu karena hal itu sering terjadi di turnamen seperti shootathlon yang hasil akhirnya dihitung berdasarkan akumulasi poin dari lomba yang diadakan selama tiga hari.” Mariydi membongkar senapan itu dengan cekatan yang menunjukan kalau dia sudah terbiasa melakukannya. “Tapi itu artinya aku juga bebas untuk melakukan hal yang sama, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil berdiri tegap, Alicia menjawab pertanyaan itu dengan ekspresi serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau dilihat dari luar, festival ini dipandang sebagai festival yang damai. Jadi kau bebas melakukan apapun yang kau mau selama hal itu tidak menjatuhkan imej perusahaan sponsor yang memberimu senjata ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heh. Walau para manajer Dome Olympia sangat menentangnya, namun tetap saja para penonton melihat perselisihan sebagai salah satu aspek yang membuat Technopic terlihat menarik. Itulah kenapa acara ini biasa disebut dengan Festival Kematian atau Parade Pembantaian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil terus mengutak-atik senapannya, Mariydi melirik pengawalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan di zaman itu, kompetisi olahraga masih tetap melarang beberapa hal. Beberapa hal itu adalah melakukan doping melebihi batas yang ditentukan, pelatihan fisik yang terlalu keras, dan pakaian olaharga spesial yang dilengkapi pegas atau motor yang punya tenaga cukup kuat untuk merusak tubuh atlit yang memakainya. Ketika manusia sudah mulai meriset hal-hal seperti itu, mereka sudah sangat jarang melihat sinar matahari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi walau hal-hal itu dilarang dalam kompetisi olahraga, beberapa hal itu boleh digunakan dalam bidang yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satunya, kemiliteran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena alasan itu, para peserta yang ikut dalam Technopic biasa disebut dengan atlit tentara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan berada di luar sana bersama dengan 30 sampai 40 pria macho. Kuharap kalian punya beberapa strategi untuk melindungiku ketika mereka mulai membuat masalah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini akan jauh lebih mudah jika saja Object boleh mengatasi situasi ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para atlit tentara punya kemampuan individu yang sangat tinggi, tapi mereka juga bisa melewati batas kekuatan fisik jika menggunakan senjata seperti powered suit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi di saat yang sama, begitu banyaknya Object yang ada di muka bumi mengartikan kalau seorang pilot jet tempur untuk PMC pasukan udara seperti Mariydi hanya bisa berguna dalam sedikit sekali kesempatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi hanya bisa mempertahankan atau menyerang wilayah dimana Object tidak bisa digunakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kami semua adalah para tentara yang keberadaannya tidak terlalu dibutuhkan dalam era medan perang bersih.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia membuat komentar pesimistis itu di dalam hatinya, ada orang lain yang memasuki ruang ganti tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah seorang wanita yang sedang memakai jubah dokter putih dengan merek ternama. Dia punya rambut coklat pendek yang agak bergelombang, dan juga memakai kaca mata tanpa frame. Namun, hal yang paling menunjukan siapa dirinya adalah boks pendingin besar yang menggantung dari pundaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nama perempuan itu adalah Stacy Palmetto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah seorang paramedik yang sangat ahli dalam sebuah teknik yang biasa disebut dengan doping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hai, hai. Sekarang waktunya untuk suntikan yang menyakitkan! Gadis manis, apa yang ingin kau lakukan untuk meningkatkan tenagamu hari ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sudah waktunya ya, Transfusi tenggat-waktu saja sudah cukup. Aku tidak butuh obat-obatan lainnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tranfusi tenggat-waktu adalah menerima tranfusi dari darahmu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manusia menciptakan sel darah setiap hari. Beberapa hari setelah darah diambil, kadar darahmu akan kembali 100%. Jika darah yang diambil itu disimpan dan kemudian ditranfusi kembali, kau bisa membuat kadar darahmu lebih dari 100%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Darah mengemban peran untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, jadi semakin banyak darah yang mengalir di tubuhmu, semakin banyak pula oksigen yang tesalurkan. Ini bisa digunakan untuk meningkatkan kemampuan seorang atlit saat melakukan pertandingan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bibir Stacy menjadi manyun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Chehh. Kau tidak mau menggunakan obat pembentuk otot ataupun obat penenang? Aku punya banyak varian obat yang bisa membuat tanganmu tidak bergetar saat membidik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setelah mengetahui rata-rata umur atlit yang mengikuti Technopic, aku lebih memilih untuk tidak memakainya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Boo, boo. Aku sudah bilang kalau yang menyebabkan penurunan rata-rata usia para atlit adalah pembunuhan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat Stacy masih terus cemberut, Alicia menjawabnya sambil tetap berdiri tegap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v05_08.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Partisipasinya di shootathlon kali ini diperuntukan untuk menunjukan kemampuan senapan terbaru perusahaan sponsor. Tolong hindari menambahkan berbagai macam hal yang bisa meningkatkan kemampuan menembaknya selain dari keakurasian senjata itu sendiri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengar tuh,” kata Mayidi “Lagian, biarpun obat-obatan itu aman dikonsumsi, semua hal yang bisa menekan rasa lelah di tubuh malah akan membuatmu kesulitan untuk mengetahui kondisi tubuhmu yang sebenarnya. Menurut pandanganku, hal itu bisa menyebabkan sedikit efek samping negatif.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Katanya kamu tidak mau menggunakan obat-obatan kimia, tapi kenapa kau berpikir kalau tranfusi tenggat-waktu aman untuk tubuhmu?” Stacy mengeluarkan sebuah suntikan dan sebuah kantung darah dari boks pendingin. “Meningkatkan kadar darahmu di atas normal akan menimbulkan tekanan darahmu naik. Efeknya bisa menurunkan stamina. Khususnya dalam lari jarak jauh. Jangan sampai lupa kalau berlari seperti biasa saja bisa menimbulkan beban yang begitu hebat pada pembuluh darahmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terdengar mengerikan,” gumam si pengawal yang sedang menyilangkan lengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi melepas benda berbentuk seperti sarung tangan yang panjangnya menutupi siku dari jaket penerbang yang menutupi seluruh tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat si pengawal melihat jarum suntik untuk tranfursi menembus kulit halus Mariydi, pengawal itu kembali berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semua atlit di sini meningkatkan kemampuan tubuh mereka dengan mengkonsumi bermacam obat-obatan setiap hari serta memakai pakaian olahraga dan sepatu yang didesain dengan baik, semua itu kan harus dipersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya. Tapi menurutku mereka bisa langsung mencampurkan semua bahan-bahan yang dibutuhkan di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini adalah olahraga, ingat? Tidak ada satupun penjelasan masuk akal atau meyakinkan kenapa kau tidak boleh menggunakan tangan dalam permainan sepak bola. Kau bisa mengatakan kalau itulah aturannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sudah waktunya,” kata Alicia sambil membalikan pergelangan tangan rampingnya untuk melihat sebuah jam tangan kecil bermodel aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi menatap jarum suntik yang menancap di tangannya, menyandarkan senapan ke pundaknya, dan menghembuskan nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Okay, waktunya untuk tampil di ajang hiburan terbesar di dunia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Technopic diadakan di Dome Olympia yang terletak di atas sebuat pulau buatan manusia yang mengambang di tengah-tengah Samudra Atlantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pulau buatan itu tidak diciptakan dengan cara menambahkan daratan untuk memperluas pulau asli yang memang sudah ada. Seluruh pulau itu diciptakan dari pengambang raksasa. Ketika sebuah pulau buatan manusia sudah bisa berdiri sendiri, pulau itu tidak perlu berdiam di satu tempat. Jadi kebanyakan dari pulau buatan itu bergerak mengikuti arus di tujuh lautan internasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena pemanasan global dan meningkatnya permukaan air laut, proyek pulau buatan pernah menjadi tren untuk sementara waktu. Weixing Taiwan, Second Venic, dan New Ryukyu adalah nama beberapa pulau yang pernah dibuat. Namun, tak disangka biaya perawatan pulau-pulau itu cukup mahal, situasi diplomatik yang cukup rumit karena pulau-pulau itu membutuhkan sumber daya yang dikirim dari berbagai belahan dunia, dan lambatnya proses pemulihan kembali fungsi kota setelah dipindahkan. Semua permasalahan itu muncul setelah pulau-pulau itu diciptakan sehingga mereka menjadi sulit digunakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dome Olyimpia punya sebuah dome raksasa berdiamater 20 kilometer yang dijadikan sebagai stadium utama. Radius 10 kilometer dari dome itu terdapat pelabuhan, lapangan terbang, fasilitas bongkar-muat, dan semua fasilitas lain yang dibutuhkan sebuah pulau untuk befungsi. Karena bermacam fasilitas yang ada, bentuk pulau itu mirip seperti telur mata sapi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telur mata sapi raksasa itu mengitari seluruh Samudra Atlantik dalam siklus 2 tahun sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi dan para peserta wanita shoothlon lainnya berkumpul di salah satu ujung dome bulat itu. Pertandingan untuk hari pertama adalah berlari 25 kilometer sepanjang lintasan dan berhenti di 3 tempat yang ada di tengah perjalanan untuk melakukan tembakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa mendengar suara dingin Alicia dari sebuah  receiver piezoelecrtic seukuran tutup pulpen yang dipasang di telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hasil akhir shoothlon dihitung berdasarkan akumulasi poin dari lomba yang diadakan selama tiga hari, tapi hasil yang kau raih di hari pertama akan menjadi titik awal di hari keduamu. Singkatnya, semakin banyak poin yang kau raih di sini, hari berikutnya akan menjadi lebih mudah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami akan berlari sejauh 20 sampai 30 kilometer, kurasa start dari depan maupun belakang tidak akan berbeda jauh,” jawab Mariydi dengan kesal. “Lagian kan shootathlon ini adalah perlombaan menembak yang dilakukan sambil berlari.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menatap ke sekelilingnya dan menghitung sekitar 100 atlit wanita sudah berkumpul. Garis start-nya terlihat jauh lebih ramai daripada pintu masuk sebuah toserba yang sedang mengadakan diskon besar-besaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Korporasi Kapitalis, Aliansi Informasi, Kerajaan Legitimasi, Organisasi Iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkumpulnya orang-orang dari kekuatan dunia yang berbeda di satu tempat menimbulkan perasaan aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa mengenakan pakaian sebadan seperti yang dikenakan Mariydi, tapi yang memakai pakaian lari biasa yang bagian atas dan bawahnya terpisah juga tidak sedikit. Ada juga yang memakai sepatu boot yang tingginya sampai menutupi betis. Sekilas sepatu itu terlihat sangat tidak cocok untuk dipakai berlari, tapi sepatu itu pasti dilengkapi per serat fiber yang bisa meningkatkan kekuatan otot kaki pengunanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbagai macam variasi model yang ada mungkin terjadi karena nyatanya pakaian itu diperuntukan untuk wanita. Dari sudut pandang norma yang ada, pakaian wanita harus menutupi lebih banyak bagian tubuh yang membuat mereka lebih sulit untuk dimodifikasi daripada pakaian pria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun begitu, hal ini menunjunkan keberagaman penampilan, desainer yang membuatnya pasti tidak hanya berpikir mengenai kemampuan fisik pakaian itu tapi juga pakaian yang bisa mengeluarkan daya tarik wanita sebagai bentuk dari promosi. (Karena nama perusahaan sponsor dicetak di pakaian yang mereka kenakan.) Setidaknya, cara ini nampaknya berhasil untuk membuat pakaian itu memikat perhatian orang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara pengumuman dari wanita bisa terdengar dari semua receiver piezoelecrtic yang terpasang di telinga para atlit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Shootathlon untuk wanita di hari pertama akan dimulai dalam sepuluh menit. Semua kontestan diharap bersiap di posisi masing-masing.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika mereka memisahnya berdasakan gender seperi ini, kuharap mereka juga memisahnya berdasarkan usia.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin karena ingin menambah rasa tegang, seorang wanita Aliansi Informasi yang terlihat cukup senior sedikit membuat candaan dengan mengarahkan senapannya ke arah Mariydi. Mariydi tidak mengindahkannya dan berjalan beberapa meter ke kiri. Ketika para wanita lainnya berjalan sambil mengintip melalui bidikan senapan masing-masing, Mariydi tidak sadar kalau dia sedang berjalan tepat di hadapan sebuah kamera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yah begitulah acara olahraga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para peserta dari tim yang sama akan saling sikut dan para atlit lain akan saling menyoraki, itulah yang mereka sebut dengan serangan psikologis. Mariydi merasa mau muntah setiap kali dia mendengar seseorang mengucap kata “sportifitas”. Dia merasa kalau para prajurit yang saling baku tembak tanpa mengatakan apapun di medan peperangan jauh lebih sportif. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia mendengar suara kawannya dari receiver piezoelecrtic di telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu dari si paramedik bernama Stacy.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau kau sempat, tolong carikan sebuah tanda tangan untukku. Kudengar tanda tangan Erie Greenhat cukup sulit untuk didapat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan jadi orang iseng. Dan sebagai seseorang yang sangat mengenal atlit, kupikir kau sering berada di sekitar mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku mendapat lebih banyak kesenangan dalam pekerjaanku ketika mencampurkannya dengan tujuan pribadi. Menjadi kolektor tanda tangan adalah satu satunya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si pengawal pasti sedang mendengarkan dari samping Stacy, karena dia menyelanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau punya tanda tangan dari satu atlit berbakat kita? jika tidak, dia bisa menjadi kesal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan meminta satu dari Mariydi-chan ketika dia sudah memberikan hasil yang baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terserah kau mau bilang apa,” Mariydi tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, waktunya semakin dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Satu menit lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendengarkan pengumuman itu sambil menguap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak lama kemudian, pistol penanda dimulainya pertandingan ditembakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kumpulan orang mulai berlari secara bersamaan layaknya air yang tumpah keluar dari wadah yang tutupnya dibuka. Mariydi terbawa arus itu. Mariydi menggerakan kakinya secara teratur saat dia merasakan ketengangan yang berbeda dari perlombaan lari full sprint. Rasanya seperti harus menghentikan jarum stopwatch pada waktu tepat 10 detik tanpa melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara tegas Alicia dari receiver piezoelectric-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sponsormu menonton. Usahakan agar terus berada di grup terdepan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau bodoh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi tidak menjelaskan maksud tanggapan singkatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa langsung menempati posisi pertama, tapi melakukan itu tidak akan ada gunanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sialan. Ini membuatku teringat saat berlatih di Zona Terlarang Eropa Utara ketika mereka terus memaksa kami berlari mengitari base lagi dan lagi dan lagi sebelum kami diberi sarapan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuhnya yang masih berusia 12 tahun memang membuatnya sulit untuk dibayangkan, tapi Mariydi adalah seorang pilot jet tempur. Seorang pilot yang bisa mengendalikan pesawat tempurnya secara presisi sambil merasakan tekanan lebih dari 9 kali tekanan gravitasi bumi, sehingga dia membutuhkan tubuh yang lebih kuat daripada prajurit infanteri yang menaiki bukit sambil membawa senapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Letak perbedaan antara pelombaan ini dan latihannya saat itu adalah dia tidak bisa menyamai kecepatan lari atlit lainnya dengan mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Triknya di sini adalah terus menjaga kecepatan larinya sepanjang waktu. Seperti saat melihat stopwatch, dia harus terus mempercayai jam internal miliknya tanpa mempedulikan suara-suara dari sekitar. Jika dia tidak bisa melakukannya, staminya tidak akan bertahan lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan begitu, dia harus terus memperhatikan pergerakan orang-orang disekitarnya sambil tetap menjaga dirinya agar tidak berlari lebih cepat karena terbawa langkah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semua payudara yang bergoyang di sekitarmu itu agak membuatku kesal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau kau tidak mau membantuku dalam mengatur tempo, aku akan memutus transmisinya,” jawab Mariydi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah hal seperti itu pasti sangat berguna untuk menarik fokus kamera. Tapi saat ini, kami tidak bisa mengharapkan hal itu darimu, tapi kau mungkin bisa menggunakan taktik yang berbeda. Sebagai tambahan dari mendapat pencapaian bagus, kusarankan agar kau sedikit membuat drama.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maksudmu seperti pura-pura terlihat kesusahan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini adalah Technopic. Mendapatkan 10 detik penampilan di salah satu siaran sama saja dengan menaruh iklan seharga 30,000 dollar. Dan jumlahnya akan naik sebesar 30% setiap kali kau naik peringkat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan menjadi bahan tertawaan jika terlalu memikirkannya dan peringkatku akan menurun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Delapan belas menit sudah terlewat ketika dia mengobrol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia tiba di titik pertama untuk menembak, Mariydi mengatur nafasnya seperti sedang menelpon di dalam kafe.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempatnya berada sejauh 7 kilometer dari titik start. Sebuah karpet sepanjang belasan meter digelar di atas aspal. Sebaris target berbentuk manusia dipasang secara pararel sejauh 200 meter dari karpet. Target-target itu dipasang di atas rel metal agar bisa digerakan secara bebas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lokasi untuk menembak juga berfungsi sebagai tempat istirahat minum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para atlit di grup terdepan sudah mengambil minuman mereka masing-masing dan berbaring di atas karpet sambil memegang senapan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maridyi menatap mereka dan berkata, “Elegan sekali. Apa mereka sedang menikmati liburan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tetap berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengangkat senapannya sambil terus berlari pada kecepatan konstan selama sisa pertandingan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak menahan nafasnya dan menembakan pelurunya satu per satu, tapi dia menarik pelatuknya lagi dan lagi dalam mode semi-auto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dor-dor-dor-dor—. Suara tembakan menggema.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi Whitewitch menembakan peluru ke arah kepala dan dada setiap target berbentuk manusia dengan akurat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangannya sangat tenang karena stamina yang terus dia jaga dari paruh pertama perlombaan ini dengan cara mengatur tempo larinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi juga, kemampuannya sebagai penembak jitu juga berperan banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini pasti cukup.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika para atlit lain melihatnya sambil terkejut, Mariydi kembali melanjutkan paruh berikutnya tanpa istirahat minum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu malah bisa menarik perhatian banyak orang,” kata Alicia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun begitu, dia tidak sedang memuji Mariydi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau seperti tadi, nantinya tidak jelas apakah hasil tadi adalah kemampuan senapan terbaru perusahaan sponsor atau kemampuan individu milikmu. Mulai sekarang jangan terlalu berlebihan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu caranya menyemangati atlit yang baru saja merangkak naik ke posisi pertama di sebuah ajang perlombaan olahraga internasional?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi terdengar kesal, tapi tempo larinya tetap tidak berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Grup terdepan yang sebelumnya mulai mendekatinya dengan sangat cepat, tapi Mariydi tidak menambah kecepatan larinya supaya mereka bisa menyusul. Usaha mereka hanya akan menguras stamina mereka dan menurunkan keakurasian mereka dalam menembak. Mereka tidak akan bisa mengalahkan dirinya dalam skor akhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktanya, karena Mariydi memimpin, tempo lari grup terdepan yang sebelumnya menjadi kacau, sepertinya hal itu juga bisa menurunkan stamina para atlit lain yang ada di belakang mereka, jadi semua itu sangat menguntungkan Mariydi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Mereka pasti sedang dimarahi oleh pelatih dan manager mereka masing-masing dari piezoelectric receiver, tapi hal itu tidak akan cukup untuk mengatur suasana hati seseorang.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku senang mereka semua sangat bodoh. Kutebak acara ini hanyalah perkumpulan para penggila otot.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi sedang disalip saat berbisik seperti itu, tapi ekspresinya sama sekali tidak berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang berada di zona terbaik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua hasil yang lebih buruk maupun baik sulit untuk dicapai olehnya. Lebih baik sedikit saja dan dia akan kehabisan stamina serta kehilangan kecepatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengindahkan perintah tidak jelas yang bisa membuatnya hilang kendali, Mariydi Whitewitch terus berjalan untuk meraih skor terbaik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia berhasil menduduki posisi ke 4.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasil itu sudah termasuk cukup baik untuk hari pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menangguhkan kedudukannya sebagai kompetisi olahraga internasioal, Technopic memberikan medali kepada mereka yang berada di posisi top 3. Untuk alasan itu, ada perbedaan besar antara posisi 3 dan 4.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setelah pamer sana-sini, ujung-ujungnya kau gagal berada di kelompok teratas,” kata Alicia sambil berdiri tegap di hadapan Mariydi saat dia kembali ke ruang ganti pakaian. “Sponsormu mungkin cukup toleran, jadi mereka tidak akan terlalu membahas hal ini, tapi lain kali tolong lebih berhati-hati.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sengaja melepas peringkat pertama. Untuk hari ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Skor di shoothlon dihitung dari akumulasi poin selama 3 hari. Jika aku serius dan berada di kelompok yang mendapat medali di hari ini, itu hanya akan menambah jumlah atlit yang ingin mengangguku di hari kedua. Aku hanya melepas tempat pertama untuk sekarang dan menunggu mereka yang ada di posisi teratas untuk turun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku melihat kalau kau memikirkan hal ini dengan seksama,” kata pengawalnya sambil tersenyum. “Tadi itu tidak terdengar seperti komentar prajurit luar yang masuk tanpa tahu apa-apa. Kau terbiasa dalam hal ini. Komentarmu tadi menunjukan kalau kau tahu betul apa yang orang-orang harapkan ketika mereka menonton Technopic.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tujuan kita di sini adalah mengenalkan senapan terbaru milik sponsor. Membuat hal ini mudah dengan caramu sendiri itu sama sekali tidak berhubungan,” kata Alicia sambil tetap berdiri tegap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si pengawal menatap Alicia dengan rasa penasaran dan bertanya, “Apa kau pernah tersenyum?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku memberikan senyum terbaik ketika membujuk para sponsor.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi senyummu itu juga dijual?” gumam Mariydi. “Dan juga, jika tidak ada hal yang kalian ingin diskusikan, aku akan pergi mandi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu!” sela Stacy si paramedik. “Bisakah aku mengambil beberapa sampel untuk memeriksa kadar doping untuk sekarang? Kalau tidak keringatmu akan sulit didapat nanti.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau butuh apa lagi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Rambur, air liur, darah, urin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Stacy menyebutkan sampel apa saja yang dibutuhkan satu per satu, Mariydi mengacak-acak rambutnya dengan satu tangan. Dia lebih suka untuk melakukan hal merepotkan seperti itu setelah membersihkan keringat lengket di tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Stacy kemudian mengeluarkan sebuah paper cup sambil berusaha tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gadis cantik, apa kau ingin agar aku membantumu saat mengangkat kakimu ke belakang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah mariydi sediki memerah dan dia mengambil cup itu. Si pengawal melihat semua itu dengan wajah bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aturan mengenai doping sudah agak dilonggarkan, jadi apakah pemeriksaan menyeluruh setelah pertandingan itu memang diperlukan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini bukan karena kita melanggar aturan. Hal ini bertujuan untuk memastikan apakah dia tidak menggunakan obat apapun selain yang sudah dia tulis sebelum turnamen ini berlangsung. Mencampurkan obat-obatan apapun ke dalam minuman selama turnamen berlangsung itu dilarang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia berbicara, Stacy menaruh sekeping logam di atas lidah Mariydi, melepas sarung tangan panjang yang merupakan bagian dari jaket penerbang yang sedang ia pakai, dan menancapkan sesuatu yang berbentuk seperti plester di bawah sikutnya. Plester itu bukan untuk mengambil keringat; benda itu digunakan untuk mengambil darah dari pembuluh kapiler.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia mengambil bola kapas dengan pinset untuk menyerap keringat yang ada di lehernya dan terakhir mencabut sehelai rambut emas Mariydi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat proses ini berlangsung, Mariydi bericara pada pengawalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang aku sudah masuk ke dalam kelompok yang punya kemungkinan untuk menang, kau harus menyadari kalau para atlit lain dan pendukung mereka akan mulai mengangguku. Mulai dari sekarang, para atlit tentara akan menunjukan siapa diri mereka yang sebenarnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan berusaha yang terbaik untuk melindungimu, selama bayaranku cukup.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bang!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat setelah si pengawal membuat janji itu, lampu yang ada ruang ganti itu padam dan mereka langsung diselimuti kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi Whitewitch tidak hanya diam saja sambil melihat lampu di langit-langit. Ini bukanlah pemadaman listrik karena sambaran petir. Pengawalnya juga tidak mendorongnya untuk tiarap ke lantai. Jadi dia segera meraih sarung tangan panjang—yang merupakan bagian dari pakainnya—dari atas bangku dan melompat ke lantai secara refleks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara nyaring terdengar berulang kali dan beberapa kilatan cahaya muncul dari pintu yang sedikit terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini jauh lebih membahayakan jiwa daripada sambaran petir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Suara tembakan... sepertinya pesta penyambutannya sudah dimulai!!” kata Mariydi saat dia memasang kembali sarung tangan panjang yang merupakan bagian dari pakaiannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kurasa pesta ini bukan ditunjukkan untuk kita,” kata si pengawal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu masih tetap padam dan suara tembakan masih terus tedengar, tapi tidak ada penyerang yang menyerbu ke dalam ruangan Mariydi dan tidak ada satupun peluru yang mengarah ke ruangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alicia masih tetap berdiri tegap di dalam kegelapan saat dia berkata, “Listrik untuk setiap ruang ganti atlit dipasahkan berdasarkan blok. Sepertinya daya listrik kita ikut mati karena mereka mematikan daya listrik di ruang target mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nah, hal-hal seperti ini sering kali terjadi di Technopics,” kata si paramedik Stacy yang sikapnya paling tenang diantara mereka semua yang menunjukan kalau dia sudah biasa terlibat dalam persaingan seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tetap tiarap di lantai, Mariydi mulai merayap ke arah pintu yang merupakan satu-satunya jalan keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengawalnya langsung bertanya, “Apa yang kau lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau bisa melihat di dalam kegelapan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, berkat bantuan sensor di senapanku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu ikutlah denganku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi bersandar ke dinding yang berada tepat di samping pintu. Dia sudah menerima pelatihan bagaimana cara mengatur matanya untuk melihat di dalam gelap, tapi kilatan cahaya yang berulang-ulang membuat dirinya kesulitan untuk melakukan itu. Suasana gelap total malah lebih menguntungkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Drap-drap-drap—!! Setelah dia sudah memastikan suara langkah kaki yang lewat di depan pintu sudah berhenti, Mariydi mengintip dengan membuka pintu dan melihat ke arah koridor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sepanjang koridor itu berbaris pintu-pintu yang mengarah ke ruang ganti pakaian lainnya. Berjarak tiga pintu dari ruangan Mariydi, beberapa pria sedang berkumpul di depan pintu itu. Mariydi melihat mereka sedang menembakan senjata ke arah ruangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena sedang diselimuti kegelapan, dia hanya bisa melihat bayangan para penyerang itu ketika mereka menembak. Mariydi menaruh perhatian pada senjata yang sedang dipegang para penyerang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Senjata itu adalah semi-auto shotgun dengan peluru full-auto mekanis 9mm yang dimasukan dari bawah laras. Itu adalah senjata penggebrekan dalam ruangan gaya Kerajaan Legitimasi. Shotgun itu digunakan untuk menghancurkan tembok atau pintu untuk membersihkan jalur penggebrekan, dan sebaran peluru 9mm itu akan membunuh targetnya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial. Perbedaan gelap-terangnya membakar mataku,” gumam Mariydi sambil menarik kembali kepalanya ke dalam ruangan dan bersandar ke tembok yang berada tepat di sebelah pintu. “Siapa yang menempati ruangan yang berada tiga pintu ke kanan dari ruangan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Erie Greenhat dari distrik Chesapeake Aliansi Informasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia adalah orang yang menempati posisi pertama di hari pertama shootathlon. Apa ada yang tahu kenapa orang-orang dengan perlengkapan Kerajaan Legitimasi menyerangnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seorang atlit dari Kerajaan Legitimasi hanya bisa finish di posisi 13 dihari pertama. Walau nantinya dia akan tampil sangat baik, kemungkinannya untuk meraih posisi top 3 dalam dua hari berikutnya hampir tidak mungkin, tapi dia bisa punya kesempatan jika mereka yang ada di posisi top disingkirkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Lagipula, pasti ada orang lain lagi yang ingin mereka yang ada di posisi top disingkirkan. Dan tidak ada jaminan kalau mereka menggunakan perlengkapan mereka sendiri untuk menyerang. Kita tidak punya cukup informasi untuk mengetahui siapa para penyerang itu.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tembakan terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun begitu, suaranya agak berbeda dari suara tembakan sebelumnya. Suaranya lebih berat. Sepertinya itu berasal dari senapan serbu kepunyaan Aliansi Informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Tapi mereka dalam posisi tidak menguntungkan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Menjauh dari pintu,” kata si pengawal. “Para penyerang itu hanya mengincar Erie Greenhat dari Aliansi Informasi. Seperti yang kau prediksi, para kompetitor terbaik akan diincar. Jika kita tidak bertindak gegabah, kita tidak akan terlibat dalam hal ini. Lihat. Di sepanjang koridor ini berbaris ruang ganti pakaian layaknya bangunan apartemen sekolah. Setiap atlit yang ada di ruang ganti pakaian itu punya pasukan pengawal, tapi tidak ada satupun dari mereka yang keluar. Keluar hanya akan membuat mereka saling bertarung satu sama lain, jadi mereka diberitahu agar tidak terlibat. Itulah aturan main tempat ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa kita benar-benar harus menyikapi hal ini dengan tenang?” Mariydi kembali membuka pintu itu sedikit dan mengintip ke koridor. “Jalan keluar terdekat di bangunan ini adalah pintu keluar belakang yang berada tepat di sebelah ruang ganti yang sedang diserang. Dan jarak kita ke pintu keluar lainnya cukup jauh. Jalur pelarian kita sudah tertutup. Jika pertempuran ini semakin meluas, kita bisa terlibat baku tembak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak perlu keluar,” kata Alicia. “Setiap ruangan ganti alit punya tempat perlindungan yang sudah disiapkan di dalamnya. Tempat perlindungan itu ditututpi armor gabungan setebal 80 cm, jadi bisa menahan 2 sampai 3 tembakan dari senjata tank tipe smoothbore.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau percaya benda itu bisa menjamin keselamatanmu? Jika benda itu memang bisa, para pengawal Aliansi Informasi tidak akan melakukan perlawanan,” kata Mariydi dengan senyum sinis. “Di sini saluran udara lah yang menjadi masalah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Saluran udara itu hanya selebar 20 cm. Aku yakin para penyerang itu tidak akan bisa memasukinya. Juga, saluran itu berliku-liku sehingga granat yang di lempar ke dalamnya tidak akan sampai ke tempat perlindungan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi selama itu adalah saluran untuk udara, efek ledakan dan guncangan masih bisa terasa. Prinsipnya sama seperti telepon kaleng dan juga stetoskop. Dan ketika efek ledakan itu berhasil merambat di dalam saluran udara dan mencapai tempat perlindungan, tekanan udaranya akan menghancurkan organ manusia. ...Aku yakin pengawalku ini bisa menjelaskannya secara lebih detail.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika kata pengawal sudah disebut, sebuah helaan nafas bisa terdengar walau di dalam gelap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, itulah kenapa para pengawal pihak Aliansi Informasi berusaha keras untuk mempertahankan ruang ganti itu. Karena saluran udara yang ada di tempat perlindungan hanya terhubung ke sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa itu bukan masalah,” Alicia segera menjawabnya. “Para penyerang itu hanya mengincar Erie Greenhart. Mungkin kita bisa tertembak peluru nyasar, tapi mereka tidak akan terus mengejar kita jika kita lari ke dalam tempat perlindungan. Aku sarankan agar kita segera pergi dan lari ke dalam tempat perlindungan.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bisa pergi ke sana sendiri jika kau mau.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tempat itu tidak akan terbuka tanpa sidik jari dan data retinamu. Untuk memastikan bahwa para penyerang tidak bisa membukanya dengan paksa. Alat pengunci darurat terdapat di dalam tempat perlindungan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Alicia, apa kau punya asuransi jiwa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku punya yang Paket Platinum dari Perusahaan Blue Area.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu kau beruntung. Jaminan jika terbunuh saat serangan teroris internasional jauh lebih besar daripada yang pernah kau bayangkan seumur hidup. Dari sudut pandang Korporasi Kapitalis, itu adalah cara mati yang ingin kau alami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku hanya membuat jaminan jika dirawat di rumah sakit karena aku tidak punya kerabat yang akan menerima pembayarannya ketika aku mati.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Itu bukan sesuatu yang boleh dikatakan dengan bangga,” gumam Mariydi. “Lagian, para penyerang itu tidak harus terus memburu Greenhart dari Aliansi Informasi. Mereka hanya ingin menggeser para atlit yang berada di peringkat teratas, ingat? Jika mereka kesulitan dalam menyerang Greenhart, mereka selalu bisa merubah target mereka ke orang lain yang punya peringkat cukup tinggi. ...Seperti aku yang berada di posisi 4.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cukup sudah alasanmu itu,” sela Alicia sambil berdiri tegap. “Apa kau ingin mencari jalan untuk menyakinkan kami. Secara pribadi, kau merasa kesal atas penyerangan yang di arahkan pada Erie Greenhat. Dengan kata lain, kau ingin kembali menerjang bahaya yang sudah kau hindari karena Greenhat itu seorang sipil. Apa aku salah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Technopic yang diadakan di Dome Olympia ini adalah ajang perlombaan teknologi bagi Korporasi Kapitalis, Aliansi Informasi, Kerjaan Legitimasi, dan Organisasi Iman, sekaligus medan perang tidak langsung bagi orang-orang dari kekuatan dunia itu untuk melampiaskan kemarahan mereka atas negara lain. Berpartispasi sebagai delegasi dari negaramu itu sama saja seperti dikirim ke medan perang di dalam sebuah Object sebagai Elite. Bukankah ini sudah dikatakan secara jelas di atas kontrak yang kau tanda tangani, iya tidak?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang Elite dan atlit delegasi sama-sama menggunakan teknologi untuk meningkatkan kemampuan tubuh mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perbedaanya hanya tertelak ketika mereka menggunakan Object atau tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk alasan itu, Technopic sering dipandang sebagai perang dalam bentuk lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Jadi para atlit di sini sama juga seperti tentara, hm?” Mariydi memberi senyum meledek. “Orang-orang yang menjadi korban perang karena medali yang mereka menangkan? Orang-orang yang berpikir kalau mereka bisa membawa kebahagian di dunia? ...Bukan main. Hanya orang-orang yang tidak pernah melihat perang sungguhan yang bisa berpikir seperti itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sependapat dengan Nona Alicia, jadi aku tidak setuju denganmu,” kata si pengawal. “Situasi yang dialami Erie Greenhart bukanlah hal yang penting. Tugasku adalah untuk melindungimu, jadi aku tidak punya alasan untuk melindungi atlit lainnya. Aku akan didenda karena melanggar kontrak jika kau terluka—bahkan jika itu akibat perbuatanmu sendiri—jadi ini membuatku takut.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi begitu.” Mariydi memeriksa pistol yang ada di tangannya dengan gerakan terampil. “Kalau begitu aku cuma ingin meminjam ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm? Oi, tunggu sebentar! Kapan kau menarik benda itu dari sarungnya yang ada padaku!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sih tidak peduli apapun yang terjadi.” Stacy pasti sudah pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya karena dialah satu-satunya orang yang sama sekali tidak terganggu oleh situasinya. “Tapi itu hanya berlaku jika kau membeli sesuatu dariku. Bagaimana kalau kau menggunakan pembentuk otot sebelum menyerbu dengan senjata itu? Aku juga punya beberapa penghilang rasa sakit dan anxiolytik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berikan aku beberpa perban biasa dan disinfektan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menerima permintaanya, Mariydi perlahan keluar menuju koridor sambil memegang pistol di salah satu tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bau bubuk mesiu yang sudah sangat familiar berhembus ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah bau dari medan perang tidak bersih dimana tidak terdapat Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang, ayo kita nikmati keseruan asli dari festival damai ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koridor itu berbentuk lurus dan ruang ganti Erie Greenhat berada di ujung koridor. Pintu belakang juga berada di ujung sudut itu, tapi siapapun yang mencoba lari ke sana akan diubah menjadi keju Swiss oleh 5 atau 6 penyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak dari pintu yang dibuka Mariydi hingga para penyerang itu adalah 30 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sungguh bodoh. Mereka terlalu berpusat pada ruang ganti Greenhat sampai membiarkan bagian belakang mereka terbuka lebar.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia tidak punya alasan untuk menahan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi mencondongkan dirinya keluar dari pintu dan menarik pelatuk pistolnya tanpa henti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tembakan menggema dan sekitar tiga penyerang ambruk. Prajurit Kerajaan Legitimai yang tersisa segera berlari ke ujung koridor untuk menghindari terjangan peluru, tapi Mariydi terus menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melangkah keluar dari pintu dan berlari sepanjang koridor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum para penyerang itu bisa menyembulkan kepala mereka keluar sekali lagi, Mariydi sudah sampai di ujung koridor yang mereka pakai sebagai tempat berlindung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika di ujung koridor ini hanya ada koridor lurus lainnya, tidak ada tempat bagi mereka untuk berlindung. Jika mereka terus menembak dalam kebingungan, aku bisa menghabisi mereka sekaligus!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tepat setelah itu, dia bisa mendengar suara metalik dari arah samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara itu berasal dari ruang ganti Erie Greenhat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi segera tiarap ke tanah dan tak lama kemudian tembakan assault rifle menembak apapun yang berada setinggi pinggang. Peluru-peluru itu terbang dari pintu yang sudah rusak dan menghantam sisi lain tembok koridor hingga menimbulkan percikan api.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk pertama, Mariydi berpikir kalau itu berasal dari penyerang Kerajaan Legitimasi yang sudah berhasil masuk ke dalam ruangan ganti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tadi itu berasal dari pengawal Greenhat Aliansi Informasi!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itulah pekerjaan mereka. Mariydi lah yang sebenarnya keluar dari batas kewajaran dan dia juga tidak punya waktu untuk memberi penjelasan secara santai. Sangatlah normal bagi mereka untuk menganggapnya sebagai musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, ini bukanlah pekerjaan yang perlu dia lakukan. Sama seperti pengalaman sebelum-sebelumnya saat dia ditugaskan di Zona Terlarang Eropa Utara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pria dari Aliansi Informasi itu melihat ke arah Mariydi sekali lagi, tapi mereka tidak menembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengawal Mariydi yang sedang mengejarnya menembakan peluru senapan jarak pendek ke arah ruang ganti itu sebagai tembakan peringatan sambil berteriak ke arah pengawal lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dasar kumpulan orang tidak berguna! Jika kalian tidak bisa melindungi klient kalian, setidaknya jangan halangi jalanku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, jadi kau juga ikut?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku memohon pada Nona Alicia agar membayarku lebih untuk hal ini, tapi dia menolak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berbicara, Mariydi dan pengawalnya mulai melakukan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh pasti berada di sekitar ujung koridor. Pastinya tidak sulit untuk menghabisi para penyerang itu ketika mereka tidak punya banyak tempat berlindung dan sedang dalam kepanikan. Dengan pola pikir seperti itu, Mariydi dan pengawalnya melongok ke arah sudut itu dan menembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi para penyerang yang tersisa tidak tenggelam kedalam genangan darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru-peluru yang ditembakan terpantul sambil menciptakan percikan oranye.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kendaraan lapis baja beroda 8 merangsek masuk menembus dinding dan bertindak sebagai pelindung para penyerang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch. Lagi-lagi pabrikan Kerajaan Legitimasi! Kenapa mereka punya satu di Dome Olympia ini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v05_09.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka bisa mendapat persetujuan untuk membawanya jika mereka mengatakan kalau itu kendaraan untuk memindahkan atlit dengan aman. Bahkan walau benda itu dipasangi meriam-otomatis 30 mm!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika mereka berdua berlindung di balik sudut koridor itu dengan panik, meriam-otomatis yang dipasang di atap benda itu mengeluarkan suara gemuruh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi menjatuhkan pengawalnya ke tanah tepat sebelum sudut dinding yang mereka pakai sebagai tempat berlindung dihancurkan hingga berkeping-keping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita harus mundur! Tembakan dari senapan serbu tidak akan bisa menembus armornya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi mengambil berbagai macam peralatan dari tentara Kerajaan Legitimasi yang tadi dia tembak dengan pistol dan berlari ke arah koridor. Si pengawal mengikutinya dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koridor di sepanjang ruangan ganti atlit didesain dengan pola kotak-kotak dan setiap ruangan menempati lahan 2x5 blok per 10 ruangan. Mariydi dan pengawalnya mengitari setiap blok untuk menuju sudut yang tidak bisa dijangkau tembakan dari meriam-otomatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benda itu tidak mengejar kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Target utama mereka adalah Erie Greenhat. Mereka pasti ingin menyelasikan urusannya sebelum pihak Dome Olympia ‘menengahi’.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kendaran lapis baja itu punya armor yang lebih tipis daripada tank, jadi armornya bisa ditembus dengan peledak atau peluru kecil yang bisa digunakan oleh prajurit biasa. Mereka mungkin takut terkena jebakan jika mengikuti tentara musuh hingga ke sudut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi setidaknya, benda itu bukanlah target yang harus dikalahkan Mariydi dan pengawalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si pengawal bertanya, “Apa yang harus kita lakukan? Jika meriam otomatis kaliber 30 mm itu digunakan, mereka bisa mengambil alih ruang ganti Erie Greenhat dalam sekejap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja kita akan menghancurkan kendaraan lapis baja itu. Dan kita bahkan punya sesuatu yang bisa kita gunakan,” kata Mariydi sambil mengambil peralatan yang telah ia ambil dari mayat prajurit dan meletakannya di tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia punya sebuah pistol, sebuah shotgun semi-auto, sebuah grenade launcher, dan... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hulu ledak RPG dengan pendorong.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Siswa terbaik dalam senjata kelas berat. Dan kendaraan lapis baja itu tidak punya lapisan reaktan anti api.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi mereka cuma hulu ledak. Mereka cuma bagian yang meledak. Mereka butuh pendorong untuk ditembakan seperti anak panah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata muncul dalam beberapa jenis yang berbeda, tapi yang satu ini adalah tipe yang membutuhkan sebuah pelontar yang dipanggul di satu bahu dan dua tambahan pendorong bebentuk stik sepanjang 30 cm sebagai pelengkap hulu ledak itu. Dengan kata lain, benda ini tidak akan terbang tanpa stik itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benda ini tidak perlu terbang. Pemicunya aktif ketika menerima tekanan. Dia akan meledak ketika sesuatu menubruk ujungya. Benda ini akan tetap meledak jika kita melepas pin pengaman dan melemparnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Artinya kau mau berdiri di hadapan meriam-otomatis kaliber 30 mm itu?” si pengawal mengerutkan dahi. “Memangnya seberapa jauh kau bisa melemparnya dengan tangan? Langit-langit di koridor ini rendah, jadi kau tidak bisa melemparnya dengan lintasan parabola seperti saat sedang bermain baseball. Juga, bentuk hulu ledak ini tidak bulat seperti bola.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau benar. Tiga puluh meter adalah jarak maksimal dari lemparanku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ayolah. Kau akan langsung diledakan jika mengeluarkan kepalamu dari tempat persembunyian di jarak itu. Dan bukan cuma kau saja yang akan meledak di pojokan. Seluruh tembok yang ada di sekitarmu juga akan hancur. Kalau dipikir lagi, aku tidak terlalu peduli jika kau pergi dan akhirnya tewas, tapi aku harus mencegahmu membuat diriku melanggar kontrak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu artinya kita hanya harus menggunakan cara yang sedikit berbeda.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Beratnya sekitar 750 gram.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi mengambil salah satu hulu ledak berbentuk bola rugby tipis itu untuk memeriksa beratnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku pinjam senapanmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolong jangan curi senjataku lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cepat berikan. Oh, dan kosongkan beberapa peluru untuk menciptakan jeda,” kata Mariydi yang membuat si pengawal mengerutkan dahi. “Jeda tidak akan menembakan peluru, tapi sistem kerjanya sama seperti saat menembakan peluru. Senapan akan menghasilkan gas mudah terbakar dari bubuk mesiu dan energi yang digunakan untuk melontarkan peluru akan tetap dihasilkan. Dengan kata lain, jika jeda kita lakukan sambil menempelkan hulu ledak RPG ke ujung laras senapan, benda ini bisa terbang lebih jauh daripada dilempar dengan tangan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tonjolan seperti baut yang dimaksudkan untuk tempat menempel tambahan pendorong bebentuk stik menonjol dari bagian belakang hulu ledak RPG itu. Bagian itu bisa digunakan untuk menempelkannya pada senapan dengan cara memasukannya ke dalam laras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ada pelurunya, hulu ledak ini akan hancur ketika ditempel ke dalam laras. Itulah kenapa jeda harus dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini adalah metode perang lama sebelum adanya Object. Namun hal ini akan memberikan beban yang sangat berat pada senapan, jadi perusahan pemasok senjata tidak terlalu menyukai cara ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berapa jarak yang bisa dicapai dengan menggunakan metode ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan lintasan sudut tinggi seperti sedang melempar baseball, bisa sampai dua atau tiga ratus meter.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau lupa kalau kita ini sedang berada di koridor sempit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangunan ruang ganti ini adalah bangunan satu lantai yang luas. Dan sebagian dari langit-langitnya sudah hancur saat kendaraan lapis baja itu merangsek masuk. Ada sebuah lubang besar yang berada tepat di atas target. Itu artinya kita bisa mengenainya secara langsung dengan cara menembakan hulu ledak ini melalui lubang pertama di langit-langit, melewati udara, dan kembali ke bawah melalui lubang kedua yang berada di atas kendaraan lapis baja itu. Iya, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kendaraan lapis baja itu memang sudah membuka lubang kedua, tapi dimana yang pertama?” tanya si pengawal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi mengambil shotgun semi-auto dari salah satu hasil rampasan perang yang sedang dia jejer di atas lantai. Dia mengarahkannya ke atas dan menarik pelatuknya berulang-ulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah raungan yang terus terasa menggema di dada tecipta dan lubang kotak selebar 1 meter tercipta di langit-langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Selesai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalian orang-orang dari Zona Terlarang Eropa Utara tidak tahu arti kata tidak, bukan begitu? Ini jeda yang kau minta.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi mengambil beberapa peluru kosong dari pengawal dan memberikan pengawalnya sensor dan bidikan senapan yang sudah Mariydi lepas dari senapan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bisa menggunakan bidikan ini untuk mengawasi sensor elektrik. Pasang benda ini di sudut koridor. Keluarkan sensor dan kamera untuk mengawasi kendaraan lapis baja itu dengan aman.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kau ini cuma mau merepotkanku saja, iya ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku kan tidak punya radio, jadi kita akan berkomunikasi melalui kode cahaya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setidaknya berikan aku sebuah senjata sebagai ganti senapan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si pengawal mengambil shotgun yang baru saja dipakai Mariydi  dan berlari ke arah koridor gelap. Sementara itu, Mariydi membariskan lima hulu ledak RPG di bawah kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menunggu sebentar, sebuah kilatan cahaya putih menyala dari ujung koridor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kendaraan lapis baja itu masih berhenti di tempat yang sama seperti sebelumnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menerima konfirmasi, Mariydi mengarahkan senapan itu ke atas dengan hulu ledak RPG menempel di ujungnya. Dia melepas pin pengaman yang ada di ujung hulu ledak, melihat ke lubang besar di langit-langit, dan perlahan menarik pelatuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tembakan yang seperti diredam bisa didengar dan hulu ledak RPG terbang menuju langit malam seperti sedang melakukan lemparan jauh dalam baseball.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah 5 detik berselang, gelombang getaran dan suara ledakan mengguncang seisi bangunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kilatan cahaya dari ujung koridor kembali berkedip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau meleset! Pelurunya tidak jatuh di lubang yang ada di atas kendaraan lapis baja. Kau hanya membuat lubang tambahan di tempat lain!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini adalah tembakan dengan lintasan sudut tinggi. Angin, temperatur, tingkat kelembapan, dan laju gas mudah terbakar bisa menyebabkan tempat pendaratannya melenceng. Aku tidak pernah terpikir untuk mengenai target dengan tembakan pertama,” kata Mariydi dalam kode cahaya yang dia kirim melalui senternya. “Dimana tembakan pertama itu mendarat?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Beritahu aku dimana lokasi tembakan pertama mendarat! Aku bisa menyelesaikan ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mendarat di 5 meter sebelah selatan kendaraan lapis baja!! Kalau dari arah kita, peluru itu melewati lokasi target. Target masih belum bergerak! Tapi apa yang akan kau lakukan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan dengan menggunakan lintasan sudut tinggi, tembakan pertama dari mortir hampir tidak pernah kena. Tembakan pertama digunakan sebagai dasar untuk perhitungan letak lokasi. Perbedaan antara target dan tempat peluru itu mendarat dihitung, baru kemudian target bisa diincar dengan mengoreksi perbedaan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi segera memasang hulu ledak berikutnya ke dalam senapan dan mengarahkannya ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(5 meter sebelah selatan, hm?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik pelatuknya dan menembakan hulu ledak itu menembus lubang besar dan terbang ke langit malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang satu ini pasti jatuh diluar. Sepertinya 3 meter ke arah barat laut!! Tapi itu hanya estimasi berdasarkan tempat runtuhnya tembok!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kembali menembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak bisa melihat tempat dimana dia mendarat dari sini. Tapi dari arah kepulan debu yang tercipta, aku bisa bilang kalau itu berada di 7 sampai 10 meter di sebelah barat! 7 meter di sebelah barat!! Brengsek. Debunya berhembus ke arahku!! Apa kau yakin bisa mengatasinya!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku bisa, pria kecil,” ucap Mariydi dengan jelas tanpa menggunakan kode cahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memasang hulu ledak berikutnya. Semakin banyak data yang dia dapat, dia akan semakin akurat dalam mengoreksi kesalahan. Karenanya, kesalahan yang dia buat tidak akan sia-sia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia meluncurkan tembakan terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hulu ledak itu perlahan menghilang ke dalam langit malam yang gelap dan meledak sekitar 5 detik setelahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ledakan kali ini terdengar berbeda. Suaranya lebih besar dan kilatan cahaya oranye pudar bisa terlihat di ujung koridor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahan bakar kendaraan lapis baja itu sudah tersambar api.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si pengawal kembali menggunakan senternya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kendaraan lapis baja sudah dihancurkan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tetap arahkan senjatamu ke sudut itu. Aku akan mengambil jalan lain. Jika kita bisa menembak dari dua arah yang berbeda ke ujung koridor berbentuk L itu, kita bisa membereskan semua ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hilangnya kendaraan lapis baja membuat benang takdir para penyerang Kerajaan Legitimasi terputus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi menggunakan senapannya untuk menembak salah satu dari mereka yang masih melawan sementara mereka yang lebih bijak kabur dengan melalui tembok luar yang sudah hancur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu di bangunan itu kembali menyala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat berdiri di bawah cahaya putih terang, si pengawal bertanya, “Apa yang kita lakukan sekarang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak ada. Jika kita mengejar mereka, mereka mungkin hanya akan memberi sedikit perlawanan,” jawab Mariydi saat dia mengembalikan senapan dan pistol ke pengawalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koridor itu dibanjiri air berkat alat penyemprot air yang aktif karena asap dari kendaraan lapis baja yang terbakar atau dari asap yang dihasilkan RPG, tapi semprotan air itu tidak terjadi di area sekitar kendaraan lapis baja karena langit-langit di tempat itu sudah runtuh. Api berwarna oranye itu masih berkobar-kobar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana keadaan Erie Greenhat dari Aliasi Informasi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Tidak begitu baik,” jawab pengawalnya saat dia mengintip melalui pintu ruang ganti yang sudah rusak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang gadis yang berlumuran darah terbaring di tengah-tengah ruangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mungkin baru berusia belasan tahun. Dia tidak memakai pakaian spesial yang menutupi seluruh tubuhnya seperti yang dipakai Mariydi, dia hanya memakai pakaian lari biasa yang atasan dan bawahannya terpisah. Bentuk pakaian itu membuat bagian perutnya terlihat, tapi sebuah lubang hitam berwarna merah bisa terlihat di bagian itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada jejak darah yang seperti menunjukan kalau dia habis merangkak ke tempat perlindungan yang berada jauh di belakang ruangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi meringis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa dia tertembak sebelum masuk ke dalam tempat perlindungan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu tidak diakibatkan oleh shotgun. Kerajaan Legitimasi menggunakan shotgun untuk menghancurkan penghalang dan pistol ototmatis pada manusia. Dia sepertinya tertembak peluru kaliber 9 mm. Peluru itu sangat keras karena dilapisi devitroceramics.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi pelurunya tidak lunak? Kenapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin alasan mereka ke sini, adalah untuk menjalankan misi khusus. Mungkin membunuh bukan satu-satunya tujuan mereka. Mereka bisa saja dipanggil untuk menangkap para VIP.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Mungkin masih ada harapan untuk menyelamatkan nyawanya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi berbicara kepada prajurit Aliansi Informasi yang sedang menolong Erie Greenhat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah pelurunya sudah tidak bersarang di tubuhnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diam. Tinggalkan kami sendiri!! Kami tidak punya waktu untuk berbicara. Kami bisa menerima campur tanganmu dalam baku tembak tadi, tapi jangan mencampuri urusan kami saat ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak berterima kasih kepada Mariydi ataupun meminta maaf karena telah mengarahkan senapan mereka ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Mariydi juga tidak berharap agar mereka melakukannya. Mereka adalah prajurit dari kekuatan dunia lain. Hubungan mereka hanyalah sebatas saling membunuh satu sama lain tanpa alasan yang jelas ketika mereka berada di medan peperangan. Makanya Mariydi tidak begitu peduli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bertanya padamu apakah pelurunya sudah tidak bersarang di tubuhnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu kenapa jika iya!? Pelurunya sudah tidak bersarang di tubuhnya, tapi dia terus mengalami pendarahan hebat. Lukanya sangat lebar dan kami tidak bisa merawatnya saat berada di dalam tempat perlindungan, jadi dia sudah kehilangan banyak darah. Apa kau tidak melihat kalau kita sudah tidak punya banyak waktu lagi!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalian bisa melakukan lebih dari sekedar menekan gumpalan pakaian ke lukanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pengawal Aliansi Informasi terlihat bingung dan Mariydi menunjuk ke arah bangku di ruangan ganti itu. Lebih tepatnya, dia menunjuk ke arah boks pendingin besar berisi peralatan doping yang terduduk di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia seorang atlit Technopic, jadi dia pasti punya darah yang disiapkan untuk tranfusi tenggat-waktu. Darah itu diperuntukan untuk meningkatkan jumlah pasokan oksigen ke seluruh tubuh dengan cara meningkatkan kadar darah, tapi apakah benda itu bisa digunakan untuk mengembalikan darah yang hilang seperti saat tranfusi biasa?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak percaya denganmu,” ungkap Alicia sambil berdiri tegap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia langsung berbicara dengan Mariydi tepat sedelah gadis itu kembali ke ruang ganti pakaian miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini adalah kesempatan terbaik untuk membuat orang yang peringkatnya di atasmu tersingkir tanpa perlu mengotori tanganmu, jadi kenapa kau malah mengotori tanganmu dengan menghancurkan kesempatan itu? Aku benar-benar tidak paham dengan cara berpikirmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setidaknya, dia tidak akan bisa berpartisipasi dalam kompetisi dua hari kedepan dengan luka seperti itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu kenapa kau ikut campur?” kata Alicia saat dia memeriksa sesuatu dengan peralatan genggamnya. “Tindakan yang sebenarnya tidak perlu ini malah membuatmu menjadi target Kerajaan Legitimasi atau siapapun yang memakai persenjaatan itu. Ini bisa menimbulkan efek negatif pada hari pertandingan yang tersisa. ...Kumohon agar kau lebih berhati-hati supaya tidak memberi imej buruk pada senapan terbaru perusahaan sponsor.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mariydi memberi senyum sinis untuk menanggapi teguran itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah mereka bisa menjual senapannya dengan menyebar cerita tragis tentang penggunanya yang tidak sempat menunjukan kekuatan maksimum senapan ini akibat tindakan dari para pengecut?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kita tidak boleh menyebarkan rumor tidak jelas mengenai para pengguna senapan yang berakhir dengan tragis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti biasa Alicia tidak bisa diajak bercanda, Mariydi Whitewitch mengabaikannya dan melihat ke arah langit-langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak pakaian olahraga, sepatu, dan metode pelatihan fisik sudah berkembang, ajang pertandingan olahraga internasional itu sudah tidak lagi mempunyai rasa sportifitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang dia menjadi ajang perlombaan teknologi diantara kekuatan dunia serta medan perang tidak langsung tempat orang melampiaskan kekesalan mereka terhadap negara lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbagai macam gangguan yang terjadi di belakang layar sudah dianggap sebagai bagian dari bentuk hiburan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Technopic yang diselanggarakan di Dome Olympia yang berada di atas pulau raksasa buatan manusia ini hanya akan mengundang lebih banyak pertumpahan darah dan peperangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pasukan Musuh 1==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa bangunan gudang untuk disewakan yang ukurannya lebih besar dari aula tempat belajar universitas berjajar di pinggir salah salah satu sisi Dome Olympie yang berbentuk seperti telur mata sapi. Tempat itu bukanlah bagian dari fasilitas pelabuhan. Malahan, tempat itu digunakan untuk menyimpan helikopter pengunjung. Dome Olympie sedang mengapung di tengah-tengah Samudra Atlantik, jadi jumlah bahan bakar yang dibutuhkan helikopter untuk mencapai daratan benua tidaklah terlalu banyak. Tapi untuk alasan keamanan, helikopter hanya digunakan saat Dome Olympia berjarak 500 kilometer dari daratan benua. Karenanya, fasilitas ini sedang tidak digunakan akibat pengaruh posisi Dome Olympie saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi walau saat ini bangunan gudang itu sedang tidak digunakan, belasan orang sedang berkumpul di dalam bangunan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka punya peralatan radio dan beberapa monitor. Mereka punya senjata api, peledak, dan bahkan kendaraan lapis baja. Tapi tempat ini bukanlah area gudang untuk menyimpan persenjataan. Sisa bento dan bungkus makanan siap saji yang berserakan dimana-mana membuat siapa saja curiga kalau orang-orang itu tinggal di sana untuk sementara waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu anggota kelompok itu, Iris Aggravation, berbalik badan untuk mengoperasikan komputer dengan jari feminimnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita menemukan sebuah perselisihan yang berhubungan dengan shootathlon. Kerajaan Legitimasi melancarkan serangan terhadap Aliansi Informasi. Tapi anehnya, Korporasi Kapitalis malah mengganggu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini adalah Technopic. Kita sudah mengira kalau setidaknya hal seperti ini akan terjadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang wanita berambut pirang dan berkulit coklat bernama Ramil Scofflaw melihat layar itu dari belakang Iris.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Iris menggerakan jarinya dengan cepat dan beberapa jendela tambahan terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi tiga kekuatan yang saling menyerang bersamaan adalah perkembangan yang tidak terduga. Saat ini kita tidak bisa menerima permasalahan yang jauh lebih rumit. Kita masih belum bisa menciptakan Ketiadaan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ini akan berdampak sesuatu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya tidak, tapi keamanan di seluruh kompetisi akan diperketat. Jika kita bisa membuat pihak Dome Olympia dan pengawal atlit saling menyalahkan, kita mungkin bisa menghentikan keduanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak. Sekarang ini kita tidak perlu melakukan apa-apa, karena keberadaan kita masih belum boleh diketahui.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ketiadaan sama artinya dengan sebuah akhir. Itu bukanlah tujuan utama kita. Jangan sampai lupa tentang tujuan utama kita.” Ramil menatap ke arah layar. “Kali ini pihak Korporasi Kapitalis yang mengganggu serangan Kerajaan Legitmasi yang dilancarkan ke Aliansi Informasi, benar?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gali informasi itu lebih dalam. Saat kita sudah mengetahuinya, kita bisa menentukan apakah kita bisa memanfaatkannya atau tidak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume 5 Prolog |next= HEAVY OBJECT:Volume 5 Bab 2}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_5_Prolog&amp;diff=520879</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 5 Prolog</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_5_Prolog&amp;diff=520879"/>
		<updated>2017-06-15T04:29:25Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Created page with &amp;quot;==Prolog==  Di sini Monica, reporter medan perang favorit kalian yang bisa menyanyi dan juga membunuh!  Oh, tapi kegiatan kita kali ini akan sedikit berbeda. Hari ini, kita ti...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Prolog==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sini Monica, reporter medan perang favorit kalian yang bisa menyanyi dan juga membunuh!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oh, tapi kegiatan kita kali ini akan sedikit berbeda. Hari ini, kita tidak akan membahas tentang medan perang yang bersih itu. Walaupun peran dari Object tetap masih ada, sih. Tapi acaranya akan cukup meriah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, hari ini sedang diadakan perlombaan musim panas Technopich, festival olahraga dunia yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sedang berada di Dome Olympia tempat perlombaan ini diadakan, dome ini berada di atas sebuah pulau buatan rakasasa yang mengapung di Samudra Atlantik. Kerajaan Legitimasi, Aliansi Informasi, Korporasi Kapitalis, dan Organisasi Iman yang biasanya selalu bertempur di medan pertempuran akan berkumpul di sini untuk menambah suasana sportifitas!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
...Jika saja mereka selalu bisa seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oh ya, Oh ya. Sekarang aku akan mewawancarai beberapa orang yang datang ke Dome Olympie ini.  Ayo kita mulai dengan mencari tahu apakah ada kalangan artis yang datang untuk melihat pertandingan olahraga antara negara-negara yang saling berseteru! Ya, kau yang di sana! Aku ingin menanyakan beberapa pertanyaan!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan bisa diadakannya kembali Technopic secara aman, acara apa yang paling kau tunggu-tunggu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
...Apa? Tidak, bukan itu. Bisakah kau menyawab per— ...Eh? Kau berpikir kalau ini bukanlah festival olahraga melainkan medan pertempuran yang di dalamnya berisi para atlit dari berbagai negara yang berbeda? Kau juga berpikir kalau IPTEK yang digunakan untuk membuat pakaian, sepatu, dan mengembangkan atlit malah membuat acara ini menjadi ajang pameran teknologi dari berbagai kekuatan dunia yang punya kekuatan untuk memiliki beberapa Object? Bisakah kau menjawab pertanyaan— ...Apa? Kau bekerja di perusahaan tekstil dan kau datang ke sini karena ingin mencari rekan bisnis? Aku tidak bertanya!!  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ahem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Umm, mungkin ada beberapa orang yang datang ke sini karena ada urusan bisnis yang berhubungan dengan perang, tapi aslinya Technopic itu –aslinya!! – sebuah festival yang damai! Bagaimana pun bentuknya, ini bukanlah festival kematian!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Okay, ayo kita kembali ke topik dengan bertanya pada orang tua yang sedang bersama anaknya di sana!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Permisi!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume 5 Illustrasi |next= HEAVY OBJECT:Volume 5 Bab 1}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(Indonesia)&amp;diff=520878</id>
		<title>Heavy Object (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(Indonesia)&amp;diff=520878"/>
		<updated>2017-06-15T04:25:50Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Status|Active|Indonesian}}&lt;br /&gt;
[[Category:Pending Authorisation]]&lt;br /&gt;
[[Image:Heavy Object v01 cover.jpg|thumb|300px|right|&#039;&#039;The cover art of volume 1&#039;&#039;]]&amp;quot;HEAVY OBJECT&amp;quot; (ヘヴィーオブジェクト) adalah seri sains fiksi (Sci-fi) oleh Kazuma Kamachi (鎌池和馬) dan diilustrasikan oleh Ryou Nagi (凪良) diterbitkan oleh Dengeki Light Novel Label. Saat ini sudah ada sebelas seri yang telah diterbitkan. Adaptasi manganya telah diterbitkan oleh di majalah bulanan Dengeki Maou. Serial animenya juga sudah dirilis bulan Oktober tahun 2015 yang berjumlah 24 episode. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri Heavy Object juga tersedia dalam beberapa bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Heavy Object ~ (Spanish)|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
*[[HEAVY OBJECT|Inggris (English)]]&lt;br /&gt;
*[[Heavy_Object_~Russian_Version~|Русский (Russian)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sinopsis Cerita ==&lt;br /&gt;
Dan pada akhirnya, perang tak bisa dihilangkan. Tapi, ada sebuah perubahan. Bahkan di balik para pembantu kejahatan berhati dingin, ada sebuah perubahan. Senjata pemusnah itu adalah &amp;quot;Object&amp;quot;. Senjata ini merubah semua arti dari perang. Seorang siswa magang bernama Quenser, yang dikirim ke medan perang, bertemu dengan seorang gadis dengan aura yang aneh. Gadis itu, yang disebut &amp;quot;Elite&amp;quot;, adalah pilot dari &amp;quot;Object&amp;quot;. Di masa yang dekat. Laki-laki kecil ini harus datang dan menghadapi senjata terkuat “Object” untuk menyelamatkanya. Ini adalah alasan dari pertemuan pertama mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
Ini adalah proyek terjemahan second hand setelah versi English-nya, bagi yang mampu berbahasa Jepang dan ingin meninjau ulang dari bahasa aslinya, bantuan anda sangat kami hargai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Format Standar===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Semua bab (yang sudah disunting) harus mengikuti format guideline yang berlaku.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
*[[Pedoman nama Heavy Object|Pedoman Nama Dan Terminologi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[HEAVY OBJECT (Indonesia):Halaman Pendaftaran|Pendaftaran]] ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap penerjemah diminta untuk [[HEAVY OBJECT (Indonesia):Halaman Pendaftaran|mendaftarkan]] bab mana yang akan mereka kerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
Jika menikmati serial ini, anda bisa bergabung di [https://baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=22103 Forum]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pembaruan==&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;overflow:auto; max-height: 150px;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
*14 Mei 2017: Volume 4; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*06 Maret 2017: Cerita pendek; Sandy Short Program; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*04 Maret 2017: Volume 3; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*30 Desember 2016: Volume 2; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*29 Agustus 2015: Volume 1; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Daftar update lainnya bisa di lihat di [[Heavy Object (id) Daftar Update|sini]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Serial &amp;quot;HEAVY OBJECT&amp;quot; oleh kamachi  Kazuma ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 1 ([[HEAVY OBJECT:Jilid 1|Full Text]] - [http://www.mediafire.com/file/2oub2leflcfmzff/Heavy_Object_vol_1.epub ePUB]) ===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_v01_cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Ilustrasi|Illustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 1|Bab 1 - Tentara Berpangkat Rendah yang Mengalahkan Gulliver &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran di Salju Alaska yang Membeku]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 2|Bab 2 - Si Jempol Tom Berlari di Ladang Minyak &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Menutup Jalan Masuk Melewati Gibraltar]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 3|Bab 3 - Perang Antara Semut dan Belalang Sembah &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Melawan Negara Militer Oseania]] &lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 2: Penerapan Perang - &#039;&#039;Seleksi Perang&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 2|Full Text]] - [http://www.mediafire.com/file/f6s8j836aggmz73/Heavy_Object_vol_2.epub ePUB])===&lt;br /&gt;
[[File:HO v02 009.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Ilustrasi|Illustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 1|Bab 1 - Hal yang Biasa Jika Berlumpur di Lokasi Halang Rintang &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Mengontrol Antartica]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 2|Bab 2 - Si Kaki Tiga yang Mendaki Gunung Demi Hidup dan Mati &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Tembakan Meriam di Gunung Iguazu]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bab 3|Bab 3 - Di Pertempuran antar Kavaleri, Serang Kaki-kaki Musuhmu &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Mati-matian di Kota Amazon]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 3: Bayangan Raksasa - &#039;&#039;Bayangan Dunia&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 3|Full Text]] - [https://www.mediafire.com/?0p4dx7r4da5n1i1 ePUB])===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_3_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 1|Bab 1 - Kuburan Rongsokan Logam adalah Harta Karun untuk Mencari Logam Langka &amp;gt;&amp;gt; Mencegat Sisa Pasukan di Alaska]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 2|Bab 2 - Tambang Batu Bara yang Menghamburkan Tumpukan Uang &amp;gt;&amp;gt; Serangan Kejutan Secepat Kilat di Semenanjung Kamchatka]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 3|Bab 3 - Harga Diri itu Tak Ternilai &amp;gt;&amp;gt; Pencegatan Darurat di Pulau Victoria]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume3 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 4: Harta Karun Matematika Elektron - &#039;&#039;Nadi Teoritis&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 4|Full Text]] - [https://www.mediafire.com/?gt1swcpf07r9v92 ePUB])===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_4_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 1|Bab 1 - Seharusnya itu Lautan Biru Alami &amp;gt;&amp;gt; Perang ilegal di Distrik Loyauté]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 2|Bab 2 - Natal di Pantai Pasir Putih &amp;gt;&amp;gt; Cutinya Garnisun Perang (?) di Distrik Oseania]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 3|Bab 3 - Harta Karun Laut Merah Pekat &amp;gt;&amp;gt; Bertahan di Distrik Solomon]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 5: Festival Kematian - &#039;&#039;Menebus Technopics&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_5_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Bab 1|Bab 1]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Bab 2|Bab 2]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Bab 3|Bab 3]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Bab 4|Bab 4]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Bab 5|Bab 5]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 6: Jalan Menuju Generasi Ketiga - &#039;&#039;Kedatangan Generasi Ketiga&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_6_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Bab 1|Bab 1- Perang yang Pecah di Dekat Surga &amp;gt;&amp;gt; Perang Adu Kepintaran di Distrik Cook]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Bab 2|Bab 2 - Sebuah Tim yang Membawa Tugas yang Jauh Lebih Menyakitkan daripada Neraka &amp;gt;&amp;gt; Perang Antar Angkutan di Distrik Anthabasca]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Bab 3|Bab 3 - Konsprisai Sebuah Bank yang Menunjukkan Ketamakan Manusia &amp;gt;&amp;gt; Perang Serangan Meriam di Distrik Amazon]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 7: &#039;&#039;Polisi Hantu&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_7_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 7 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Pertandingan Adu Tembak di antara Dua Orang Bodoh &amp;gt;&amp;gt; Saling Mengejek di Oseania&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Pekerjaanku adalah Mengantarkan Cat &amp;gt;&amp;gt; Perang Adu Kepintaran di Oseania&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Polisi ada untuk Menghentikan Perang &amp;gt;&amp;gt; Perang Kemerdekaan di Oseania&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 8: &#039;&#039;70% Persemakmuran&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_8_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume8 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Sumber Daya Alam yang Tak Bisa Dibuat Berlimpah &amp;gt;&amp;gt; Mendarat di Negara Kepulauan Ame-no-Darin&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Di mana Model Baru itu Hilang? &amp;gt;&amp;gt; Menyapu Ranjau di Distrik Barat Pasifik yang Jauh &lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Mata Seorang Dewi yang Berkerlip di dalam Kegelapan &amp;gt;&amp;gt; Perang Habis-habisan di Distrik Kaledonia Baru&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 9: &#039;&#039;Pengadilan -195℃&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_9_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 9 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Penyihir Pemancar Cahaya &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Kota Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Dewa Penjaga Bakat &amp;gt;&amp;gt; Pertarungan Pegunungan Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Keyakinan Obsesif &amp;gt;&amp;gt; Pertarungan Laut Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 10: &#039;&#039;Dewa Luar &#039;&#039;=== &lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_10_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 10 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Musim Mekarnya Bunga Dari Neraka  &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Kursus Arktik Melalui Distrik Laut Putih&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Cepatnya Pertumbuhan Teori Konspirasi&amp;gt;&amp;gt; Pelatihan Militer di Distrik Karibia&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Cabang Keenam di Mekar Sempurna&amp;gt;&amp;gt; Gangguan Intervensi di Distrik Soberania&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 11: Formula Kimia Rasa-Vanila — &#039;&#039;Berdansa Dengan Putri Bangsawan&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_11_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 11 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Perang  Dua Burung Dengan Satu Batu &amp;gt;&amp;gt; Operasi Penyelamatan Pesawat jatuh di Distrik Rio Grande&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Sumber Pembiayaan Yang Sulit Dipahami &amp;gt;&amp;gt;Pemboman Ice Breaking di Tanjung Harapan&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Satu Sejarah Atau Lainya &amp;gt;&amp;gt; Rangkaian Bahaya dalam Perang Saudara di Atlantik Selatan&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Volume 12: Perang Terkecil — &#039;&#039;Perang 0.01mm&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_12_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 12 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Hari 1&lt;br /&gt;
:*Hari 2&lt;br /&gt;
:*Hari 3&lt;br /&gt;
:*Hari 4&lt;br /&gt;
:*Hari 5&lt;br /&gt;
:*Hari 6&lt;br /&gt;
:*Hari 7&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Akhir Kata&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Cerita pendek===&lt;br /&gt;
Cerita pendek ini dimuat setelah novel Heavy Object pertama dipublikasikan.&lt;br /&gt;
:*[[Sandy Short Program|Sandy Short Program &amp;gt;&amp;gt; Gangguan Oseania Kedua]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Heavy Object EX: Tiga Saudari yang Menimbulkan Peperangan antar Dewa===&lt;br /&gt;
[[File:HO EX Cover.png|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:EX Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Bab 1&lt;br /&gt;
:*Bab 2&lt;br /&gt;
:*Bab 3&lt;br /&gt;
:*Bab 4&lt;br /&gt;
:*Bab 5&lt;br /&gt;
:*Bab 6&lt;br /&gt;
:*Bab 7&lt;br /&gt;
:*Bab 8&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staff Proyek==&lt;br /&gt;
* Pengawas: [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
* Manager Proyek: [[User:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Tidak Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi yang bisa menterjemahkan dari bahasa inggris ke indonesia, dapat bergabung dalam proyek ini&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Tidak Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jumlah Seri ==&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 01,ヘヴィーオブジェクト HEAVY OBJECT (10 OCT 2009, ISBN 978-4-04-868069-1)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 02,ヘヴィーオブジェクト 採用戦争 / HEAVY OBJECT Saiyou Sensou (10 JUN 2010, ISBN 978-4-04-868594-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 03,ヘヴィーオブジェクト 巨人達の影 / HEAVY OBJECT Kyojin tachi no Kage (10 NOV 2010, ISBN 978-4-04-870051-1)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 04,ヘヴィーオブジェクト 電子数学の財宝 / HEAVY OBJECT Denshi Suugaku no Zaihou (10 SEP 2011, ISBN 978-4-04-870549-3)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 05,ヘヴィーオブジェクト 死の祭典 / HEAVY OBJECT Shi no Saiten (10 NOV 2011, ISBN 978-4-04-870997-2)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 06,ヘヴィーオブジェクト 第三世代への道 / HEAVY OBJECT Daisansedai e no Michi (10 JUN 2012, ISBN 978-4-04-886624-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 07,ヘヴィーオブジェクト 亡霊達の警察 / HEAVY OBJECT Bourei tachi no Keisatsu (9 NOV 2013, ISBN 978-4-04-866080-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 08,ヘヴィーオブジェクト 七〇%の支配者 / HEAVY OBJECT Nana rei-pasento no Shihai-sha (8 MAR 2014, ISBN 978-4-04-866379-3)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 09,ヘヴィーオブジェクト 氷点下一九五度の救済 / HEAVY OBJECT Hyoutenka Ichi Kyuu Go-do no Kyuusai (10 APR 2015, ISBN 978-4-04-865064-9)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 10,ヘヴィーオブジェクト 外なる神 / HEAVY OBJECT Soto naru Kami (10 OCT 2015, ISBN 978-4-04-865452-4)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 11,ヘヴィーオブジェクト バニラ味の化学式/ HEAVY OBJECT Banira Aji no Kagaku-shiki (10 FEB 2016, ISBN 978-4-0-4865764-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 12,ヘヴィーオブジェクト　一番小さな戦争 / HEAVY OBJECT Ichiban Chiisana Sensou Chosa (10 SEP 2016, ISBN 978-4-04-892353-8)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran&amp;diff=520018</id>
		<title>HEAVY OBJECT (Indonesia):Halaman Pendaftaran</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran&amp;diff=520018"/>
		<updated>2017-06-01T04:24:41Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Untuk memperjelas prosedur pendaftaran:==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&amp;quot;Pertama Datang, Pertama Dilayani&amp;quot;: silahkan daftarkan bab yang ingin anda terjemahkan (cukup tanda tangani di samping bab yang ingin anda terjemahkan, tentu saja yang belum di ambil penerjemah lain) jika terdapat suatu bab (yang sudah di tanda tangani) lebih dari 3 bulan tidak ada update, silahkan kontak supervisor, mungkin pekerjaan dapat di alih tangankan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Jumlah maksimum bab yang boleh anda daftarkan tidak boleh melebihi setengah dari sebuah jilid&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Jumlah penerjemah tiap jilid maksimal 2 (kecuali untuk cerita pendek yang tidak berhubungan antar bab, dengan kata lain, cuma dua orang yang boleh mengerjakan satu &#039;alur cerita&#039;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Penerjemah hanya diizinkan mengambil 2 jilid sekaligus dalam satu waktu kecuali jika itu hanya kumpulan cerita pendek/tambahan. Dimohon dapat  menyelaesaikan satu buku/volume dalam kurun waktu paling lambat 4 bulan (karna proyek ini sudah jauh ketinggalan dari versi inggrisnya)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Ini bukan kontrak yang mengikat &amp;quot;Aku harus menyelesaikan yang sudah kudaftarkan&amp;quot;. Pilihan tergantung pada penerjemah dan dapat dinegosiasikan (termasuk yang anda daftarkan sendiri). Akan tetapi sebaiknya jika tidak mampu menyelesaikan/kesulitan sampai bagian tertentu dan merasa tidak sanggup menyelesaikan, harap lepaskan daftar nama anda dari seri tersebut, memberikan kesempatan bagi penerjemah lain yang tertarik untuk mengerjakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
--------------&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Daftar ==&lt;br /&gt;
=== Jilid 1 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Epilog - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Penutup - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 2 ===&lt;br /&gt;
::* Prolog - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::* Bab 1 - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::* Bab 2 - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::* Bab 3 - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::* Epilog - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::* Penutup - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 3 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog - [[User:Ex Patchy|Ex Patchy]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Epilog - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Penutup - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 4 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Epilog - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Penutup - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 5 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Translating&#039;&#039;&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - [[user:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - [[user:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - [[user:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - [[user:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - [[user:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
::*Epilog - [[user:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
::*Penutup - [[user:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 6 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 7 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog -&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 8 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog - &lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 9 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog -&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 10 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog -&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 11===&lt;br /&gt;
::*Prolog -&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 12===&lt;br /&gt;
::*Prolog -&lt;br /&gt;
::*Hari 1 -&lt;br /&gt;
::*Hari 2 -&lt;br /&gt;
::*Hari 3 -&lt;br /&gt;
::*Hari 4 -&lt;br /&gt;
::*Hari 5 -&lt;br /&gt;
::*Hari 6 -&lt;br /&gt;
::*Hari 7 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Akhir Kata -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Cerita Pendek==&lt;br /&gt;
::*Sandy Short Program - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
{{Heavy Object (Indonesia) Nav}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=The_Circumstances_Leading_to_Waltraute%27s_Marriage_Indo:Jilid1_Ilustrasi&amp;diff=519723</id>
		<title>The Circumstances Leading to Waltraute&#039;s Marriage Indo:Jilid1 Ilustrasi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=The_Circumstances_Leading_to_Waltraute%27s_Marriage_Indo:Jilid1_Ilustrasi&amp;diff=519723"/>
		<updated>2017-05-26T01:27:22Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
Image:Waltraute v01 000.jpg|&#039;&#039;&#039;Cover&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:Waltraute v01 001.jpg&lt;br /&gt;
Image:Waltraute v01 002.jpg&lt;br /&gt;
Image:Waltraute v01 003.jpg&lt;br /&gt;
Image:Waltraute v01 004.jpg&lt;br /&gt;
Image:Waltraute v01 005.jpg&lt;br /&gt;
Image:Waltraute v01 006-007.jpg&lt;br /&gt;
Image:Waltraute v01 008.jpg|&#039;&#039;&#039;Daftar Isi&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:Waltraute v01 009.jpg|&lt;br /&gt;
Image:Waltraute v01 037.jpg|&#039;&#039;&#039;Halaman 037&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:Waltraute v01 047.jpg|&#039;&#039;&#039;Halaman 047&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:Waltraute v01 079.jpg|&#039;&#039;&#039;Halaman 079&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:Waltraute v01 101.jpg|&#039;&#039;&#039;Halaman 101&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:Waltraute v01 141.jpg|&#039;&#039;&#039;Halaman 141&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:Waltraute v01 163.jpg|&#039;&#039;&#039;Halaman 163&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:Waltraute v01 205.jpg|&#039;&#039;&#039;Halaman 205&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:Waltraute v01 227.jpg|&#039;&#039;&#039;Halaman 227&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:Waltraute v01 247.jpg|&#039;&#039;&#039;Halaman 247&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;/gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #abcdef; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Back to [[The Circumstances Leading to Waltraute&#039;s Marriage (Indonesia)|Main Page]]&lt;br /&gt;
| Next [[The Circumstances Leading to Waltraute&#039;s Marriage Indo:Jilid1 Bab 1|Bab 1]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_6_Prolog&amp;diff=519393</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 6 Prolog</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_6_Prolog&amp;diff=519393"/>
		<updated>2017-05-21T02:37:24Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Created page with &amp;quot;==Prolog==  Perang bersih di jaman bersih.  Timbul dan selesai dengan sendirinya, bukan hal yang buruk sih. Tapi akan berakibat buruk kalau terus stagnan begini. Aku tidak per...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Prolog==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perang bersih di jaman bersih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Timbul dan selesai dengan sendirinya, bukan hal yang buruk sih. Tapi akan berakibat buruk kalau terus stagnan begini. Aku tidak pernah mendengar ada masalah yang berakhir dengan baik jika itu terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang ini Object menguasai medan peperangan. Dan para Generasi Kedua jauh mengungguli para Generasi Pertama. Tidak lama lagi, rumus pasti dalam menentukan kemenangan akan bisa digunakan dan menyebabkan peperangan berpindah dari medan perang sungguhan ke atas papan permanian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau gitu nggak seru dong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rumus persamaanya; kemenangan akan mengumpulkan kekayaan di satu tempat, dan stagnasi finansial akan membawa kerusakan yang sudah kita ketahui akibatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baik zaman dan perang ini tidak bisa disebut “bersih”. Aku tidak ingin mengatakan kalau kita butuh peperangan atau berusaha membuat sabda menggelikan kalau perang adalah kebaikan. Tapi peperangan tidak akan pernah hilang dari dunia ini. Kita mungkin bisa merubah bentuknya, tapi tidak akan pernah bisa menghapusnya. Kalau begitu aku berpikir kalau kualitas zaman saat kita hidup bisa ditentukan dari bisa tidaknya kita membuat perang yang tak terhindarkan ini ke situasi yang lebih bersih. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Korban harus ditekan hingga minimum, dan kemenangan beserta kekayaan yang secara alami menetap di satu tempat harus disebar dan digerakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah pendapatku mengenai sebuah perang bersih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi hal itu akan sulit diwujudkan dengan kehadiran Object. Kita sudah mengetahui hampir seluruh keuntungan dari Object Generasi Kedua dan Pertama. Ini sama halnya dengan bursa efek,sesuatu yang sudah mendapat optimalisasi hanya akan menghasilkan stagnasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bidak baru sangatlah dibutuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuatu yang bisa menghancurkan pondasi optimalisasi yang sedang dibangun sangatlah dibutuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku yakin suatu hari nanti akan ada orang yang berhasil melakukannya, tapi aku tidak suka menunggu. Kurasa akan jauh lebih cepat jika aku menyelesaikannya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sudah mulai muak dengan semua peperangan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah waktunya bagiku untuk menghancurkan semuanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev=HEAVY OBJECT:Volume 6 Ilustrasi |next=HEAVY OBJECT:Volume 6 Bab 1}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(Indonesia)&amp;diff=519391</id>
		<title>Heavy Object (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(Indonesia)&amp;diff=519391"/>
		<updated>2017-05-21T02:33:45Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Status|Active|Indonesian}}&lt;br /&gt;
[[Category:Pending Authorisation]]&lt;br /&gt;
[[Image:Heavy Object v01 cover.jpg|thumb|300px|right|&#039;&#039;The cover art of volume 1&#039;&#039;]]&amp;quot;HEAVY OBJECT&amp;quot; (ヘヴィーオブジェクト) adalah seri sains fiksi (Sci-fi) oleh Kazuma Kamachi (鎌池和馬) dan diilustrasikan oleh Ryou Nagi (凪良) diterbitkan oleh Dengeki Light Novel Label. Saat ini sudah ada sebelas seri yang telah diterbitkan. Adaptasi manganya telah diterbitkan oleh di majalah bulanan Dengeki Maou. Serial animenya juga sudah dirilis bulan Oktober tahun 2015 yang berjumlah 24 episode. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri Heavy Object juga tersedia dalam beberapa bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Heavy Object ~ (Spanish)|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
*[[HEAVY OBJECT|Inggris (English)]]&lt;br /&gt;
*[[Heavy_Object_~Russian_Version~|Русский (Russian)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sinopsis Cerita ==&lt;br /&gt;
Dan pada akhirnya, perang tak bisa dihilangkan. Tapi, ada sebuah perubahan. Bahkan di balik para pembantu kejahatan berhati dingin, ada sebuah perubahan. Senjata pemusnah itu adalah &amp;quot;Object&amp;quot;. Senjata ini merubah semua arti dari perang. Seorang siswa magang bernama Quenser, yang dikirim ke medan perang, bertemu dengan seorang gadis dengan aura yang aneh. Gadis itu, yang disebut &amp;quot;Elite&amp;quot;, adalah pilot dari &amp;quot;Object&amp;quot;. Di masa yang dekat. Laki-laki kecil ini harus datang dan menghadapi senjata terkuat “Object” untuk menyelamatkanya. Ini adalah alasan dari pertemuan pertama mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
Ini adalah proyek terjemahan second hand setelah versi English-nya, bagi yang mampu berbahasa Jepang dan ingin meninjau ulang dari bahasa aslinya, bantuan anda sangat kami hargai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Format Standar===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Semua bab (yang sudah disunting) harus mengikuti format guideline yang berlaku.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
*[[Pedoman nama Heavy Object|Pedoman Nama Dan Terminologi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[HEAVY OBJECT (Indonesia):Halaman Pendaftaran|Pendaftaran]] ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap penerjemah diminta untuk [[HEAVY OBJECT (Indonesia):Halaman Pendaftaran|mendaftarkan]] bab mana yang akan mereka kerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
Jika menikmati serial ini, anda bisa bergabung di [https://baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=22103 Forum]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pembaruan==&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;overflow:auto; max-height: 150px;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
*14 Mei 2017: Volume 4; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*06 Maret 2017: Cerita pendek; Sandy Short Program; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*04 Maret 2017: Volume 3; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*30 Desember 2016: Volume 2; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*29 Agustus 2015: Volume 1; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Daftar update lainnya bisa di lihat di [[Heavy Object (id) Daftar Update|sini]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Serial &amp;quot;HEAVY OBJECT&amp;quot; oleh kamachi  Kazuma ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 1 ([[HEAVY OBJECT:Jilid 1|Full Text]] - [http://www.mediafire.com/file/2oub2leflcfmzff/Heavy_Object_vol_1.epub ePUB]) ===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_v01_cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Ilustrasi|Illustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 1|Bab 1 - Tentara Berpangkat Rendah yang Mengalahkan Gulliver &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran di Salju Alaska yang Membeku]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 2|Bab 2 - Si Jempol Tom Berlari di Ladang Minyak &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Menutup Jalan Masuk Melewati Gibraltar]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 3|Bab 3 - Perang Antara Semut dan Belalang Sembah &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Melawan Negara Militer Oseania]] &lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 2: Penerapan Perang - &#039;&#039;Seleksi Perang&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 2|Full Text]] - [http://www.mediafire.com/file/f6s8j836aggmz73/Heavy_Object_vol_2.epub ePUB])===&lt;br /&gt;
[[File:HO v02 009.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Ilustrasi|Illustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 1|Bab 1 - Hal yang Biasa Jika Berlumpur di Lokasi Halang Rintang &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Mengontrol Antartica]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 2|Bab 2 - Si Kaki Tiga yang Mendaki Gunung Demi Hidup dan Mati &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Tembakan Meriam di Gunung Iguazu]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bab 3|Bab 3 - Di Pertempuran antar Kavaleri, Serang Kaki-kaki Musuhmu &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Mati-matian di Kota Amazon]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 3: Bayangan Raksasa - &#039;&#039;Bayangan Dunia&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 3|Full Text]] - [https://www.mediafire.com/?0p4dx7r4da5n1i1 ePUB])===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_3_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 1|Bab 1 - Kuburan Rongsokan Logam adalah Harta Karun untuk Mencari Logam Langka &amp;gt;&amp;gt; Mencegat Sisa Pasukan di Alaska]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 2|Bab 2 - Tambang Batu Bara yang Menghamburkan Tumpukan Uang &amp;gt;&amp;gt; Serangan Kejutan Secepat Kilat di Semenanjung Kamchatka]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 3|Bab 3 - Harga Diri itu Tak Ternilai &amp;gt;&amp;gt; Pencegatan Darurat di Pulau Victoria]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume3 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 4: Harta Karun Matematika Elektron - &#039;&#039;Nadi Teoritis&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 4|Full Text]] - [https://www.mediafire.com/?gt1swcpf07r9v92 ePUB])===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_4_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 1|Bab 1 - Seharusnya itu Lautan Biru Alami &amp;gt;&amp;gt; Perang ilegal di Distrik Loyauté]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 2|Bab 2 - Natal di Pantai Pasir Putih &amp;gt;&amp;gt; Cutinya Garnisun Perang (?) di Distrik Oseania]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 3|Bab 3 - Harta Karun Laut Merah Pekat &amp;gt;&amp;gt; Bertahan di Distrik Solomon]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 5: Festival Kematian - &#039;&#039;Menebus Technopics&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_5_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1&lt;br /&gt;
:*Bab 2&lt;br /&gt;
:*Bab 3&lt;br /&gt;
:*Bab 4&lt;br /&gt;
:*Bab 5&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 6: Jalan Menuju Generasi Ketiga - &#039;&#039;Kedatangan Generasi Ketiga&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_6_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Bab 1|Bab 1- Perang yang Pecah di Dekat Surga &amp;gt;&amp;gt; Perang Adu Kepintaran di Distrik Cook]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Bab 2|Bab 2 - Sebuah Tim yang Membawa Tugas yang Jauh Lebih Menyakitkan daripada Neraka &amp;gt;&amp;gt; Perang Antar Angkutan di Distrik Anthabasca]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Bab 3|Bab 3 - Konsprisai Sebuah Bank yang Menunjukkan Ketamakan Manusia &amp;gt;&amp;gt; Perang Serangan Meriam di Distrik Amazon]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 7: &#039;&#039;Polisi Hantu&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_7_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 7 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Pertandingan Adu Tembak di antara Dua Orang Bodoh &amp;gt;&amp;gt; Saling Mengejek di Oseania&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Pekerjaanku adalah Mengantarkan Cat &amp;gt;&amp;gt; Perang Adu Kepintaran di Oseania&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Polisi ada untuk Menghentikan Perang &amp;gt;&amp;gt; Perang Kemerdekaan di Oseania&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 8: &#039;&#039;70% Persemakmuran&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_8_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume8 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Sumber Daya Alam yang Tak Bisa Dibuat Berlimpah &amp;gt;&amp;gt; Mendarat di Negara Kepulauan Ame-no-Darin&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Di mana Model Baru itu Hilang? &amp;gt;&amp;gt; Menyapu Ranjau di Distrik Barat Pasifik yang Jauh &lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Mata Seorang Dewi yang Berkerlip di dalam Kegelapan &amp;gt;&amp;gt; Perang Habis-habisan di Distrik Kaledonia Baru&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 9: &#039;&#039;Pengadilan -195℃&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_9_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 9 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Penyihir Pemancar Cahaya &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Kota Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Dewa Penjaga Bakat &amp;gt;&amp;gt; Pertarungan Pegunungan Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Keyakinan Obsesif &amp;gt;&amp;gt; Pertarungan Laut Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 10: &#039;&#039;Dewa Luar &#039;&#039;=== &lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_10_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 10 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Musim Mekarnya Bunga Dari Neraka  &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Kursus Arktik Melalui Distrik Laut Putih&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Cepatnya Pertumbuhan Teori Konspirasi&amp;gt;&amp;gt; Pelatihan Militer di Distrik Karibia&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Cabang Keenam di Mekar Sempurna&amp;gt;&amp;gt; Gangguan Intervensi di Distrik Soberania&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 11: Formula Kimia Rasa-Vanila — &#039;&#039;Berdansa Dengan Putri Bangsawan&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_11_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 11 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Perang  Dua Burung Dengan Satu Batu &amp;gt;&amp;gt; Operasi Penyelamatan Pesawat jatuh di Distrik Rio Grande&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Sumber Pembiayaan Yang Sulit Dipahami &amp;gt;&amp;gt;Pemboman Ice Breaking di Tanjung Harapan&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Satu Sejarah Atau Lainya &amp;gt;&amp;gt; Rangkaian Bahaya dalam Perang Saudara di Atlantik Selatan&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Volume 12: Perang Terkecil — &#039;&#039;Perang 0.01mm&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_12_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 12 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Hari 1&lt;br /&gt;
:*Hari 2&lt;br /&gt;
:*Hari 3&lt;br /&gt;
:*Hari 4&lt;br /&gt;
:*Hari 5&lt;br /&gt;
:*Hari 6&lt;br /&gt;
:*Hari 7&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Akhir Kata&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Cerita pendek===&lt;br /&gt;
Cerita pendek ini dimuat setelah novel Heavy Object pertama dipublikasikan.&lt;br /&gt;
:*[[Sandy Short Program|Sandy Short Program &amp;gt;&amp;gt; Gangguan Oseania Kedua]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Heavy Object EX: Tiga Saudari yang Menimbulkan Peperangan antar Dewa===&lt;br /&gt;
[[File:HO EX Cover.png|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:EX Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Bab 1&lt;br /&gt;
:*Bab 2&lt;br /&gt;
:*Bab 3&lt;br /&gt;
:*Bab 4&lt;br /&gt;
:*Bab 5&lt;br /&gt;
:*Bab 6&lt;br /&gt;
:*Bab 7&lt;br /&gt;
:*Bab 8&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staff Proyek==&lt;br /&gt;
* Pengawas: [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
* Manager Proyek: [[User:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Tidak Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi yang bisa menterjemahkan dari bahasa inggris ke indonesia, dapat bergabung dalam proyek ini&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Tidak Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jumlah Seri ==&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 01,ヘヴィーオブジェクト HEAVY OBJECT (10 OCT 2009, ISBN 978-4-04-868069-1)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 02,ヘヴィーオブジェクト 採用戦争 / HEAVY OBJECT Saiyou Sensou (10 JUN 2010, ISBN 978-4-04-868594-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 03,ヘヴィーオブジェクト 巨人達の影 / HEAVY OBJECT Kyojin tachi no Kage (10 NOV 2010, ISBN 978-4-04-870051-1)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 04,ヘヴィーオブジェクト 電子数学の財宝 / HEAVY OBJECT Denshi Suugaku no Zaihou (10 SEP 2011, ISBN 978-4-04-870549-3)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 05,ヘヴィーオブジェクト 死の祭典 / HEAVY OBJECT Shi no Saiten (10 NOV 2011, ISBN 978-4-04-870997-2)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 06,ヘヴィーオブジェクト 第三世代への道 / HEAVY OBJECT Daisansedai e no Michi (10 JUN 2012, ISBN 978-4-04-886624-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 07,ヘヴィーオブジェクト 亡霊達の警察 / HEAVY OBJECT Bourei tachi no Keisatsu (9 NOV 2013, ISBN 978-4-04-866080-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 08,ヘヴィーオブジェクト 七〇%の支配者 / HEAVY OBJECT Nana rei-pasento no Shihai-sha (8 MAR 2014, ISBN 978-4-04-866379-3)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 09,ヘヴィーオブジェクト 氷点下一九五度の救済 / HEAVY OBJECT Hyoutenka Ichi Kyuu Go-do no Kyuusai (10 APR 2015, ISBN 978-4-04-865064-9)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 10,ヘヴィーオブジェクト 外なる神 / HEAVY OBJECT Soto naru Kami (10 OCT 2015, ISBN 978-4-04-865452-4)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 11,ヘヴィーオブジェクト バニラ味の化学式/ HEAVY OBJECT Banira Aji no Kagaku-shiki (10 FEB 2016, ISBN 978-4-0-4865764-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 12,ヘヴィーオブジェクト　一番小さな戦争 / HEAVY OBJECT Ichiban Chiisana Sensou Chosa (10 SEP 2016, ISBN 978-4-04-892353-8)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Bab_3&amp;diff=518906</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Bab_3&amp;diff=518906"/>
		<updated>2017-05-14T04:10:29Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 3: Harta Karun Laut Merah Pekat &amp;gt;&amp;gt; Bertahan di Distrik Solomon==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namanya adalah Cardinal Roybelz Oldnick dari Organisasi Iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi si idiot yang membuat statment bermasalah itu dia,” gumam Froleytia saat melihat foto yang ditampilkan di laptopnya walau dia sedang terganggu karena kepalanya terus merasa pusing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak sedang melakukan monolog walau sedang sendirian di ruangan perwira pribadinya. Sebuah aplikasi voice chat sedang berjalan di laptopnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukannya dengan orang militer, dia sedang berbicara dengan konsultan seorang politisi yang sedang  menghadapi masalah diplomasi di ibu kota. Pada dasarnya, situasinya sudah menjadi cukup rumit hingga para politisi harus ikut terlibat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tetua bisa terdengar dari voice chat, “Organisasi Iman sudah memulainya dengan mendukung seluruh kepercayaan. Kekuatan religius yang paling terkena dampaknya adalah Gereja Kristen. Pada akhirnya, ketika kepercayaan dari zaman sebelumnya diangkat kembali, jumlah tanah dan manusia yang dapat dikuasai akan semakin terpisah-pisah. Jika ada beberapa orang yang merasa takut akan kekuasaan mereka yang mulai melemah, itu adalah hal yang biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, kekuasaan mereka tidak diambil dari mereka. Tetapi, keseimbangan kekuasaan sudah dikembalikan seperti semula. Meskipun begitu, setelah 2000 tahun berlalu, mereka tidak lagi memandangnya seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia meletakan kiseru panjang dan sempit di mulutnya dan berkata, “Jadi kardinal ini takut kehilangan kekuasannya untuk mengontrol militer dan menjadi gila. Dia terlibat perang sipil dengan kekuatan Yunani dan berakhir dengan kekalahan telak ketika diserang balik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Memang terdengar cukup sepele, tetapi lebih dari 5000 jiwa melayang karena kejadian ini. Konflik ini bukan lagi sebuah perang bersih. Banyak sekali warga sipil dari negara aman yang menerjang ke medan perang karena beberapa kalimat tidak benar yang dia buat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, Oldnick hanya mengatakan beberapa kalimat dan dia tidak bertanggung jawab atas bagaimana orang-orang menafsirkannya. Lucu sekali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata yang dikeluarkan oleh mereka yang memiliki kekuasaan akan menyebar luas sehingga orang-orang itu harus lebih bertanggung jawab atas perkataan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah jelas apa yang akan terjadi jika seorang idot yang tidak mengerti hal itu mengucapkan statment sembrono secara berulang-ulang selama masa konflik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oldnick benar-benar pembicara yang berbahaya. Dia membuat dan terus mengulangi statment sembrono yang membuat militer dan warga sipil mengambil tindakan. Banyak orang yang kehilangan nyawanya karena ini, tapi Oldnick hanya terus membuat statment-statement buruk lainnya ketika dia ingin menutupi statment yang dia buat sebelumnya agar tidak disalahkan. Semuanya terus membesar seperti bola salju yang menggelinding menuruni bukit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika itu seseorang yang tidak punya kekuatan, statment itu pasti lebih buruk daripada seorang pria tua yang terus mencari kesalahan para pemain baseball yang dia tonton di TV, tapi semuanya menjadi berbeda ketika hal itu dikatakan oleh seseorang yang punya kekuatan untuk menggerakan sebuah negara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kekuatan Kristen di Organisasi Iman bersikeras kalau seluruh insiden ini disebabkan karena ulah Kardinal Roybelz Oldnick seorang, mereka mengatakan hal itu untuk mencegah dilakukannya investigasi lebih lanjut oleh kekuatan sentral Organisasi Iman. Komunikasi Oldnick dengan Gereja Kristen sudah diputus, dan mereka sudah mengirim Valkyrie untuk menangkapnya sesuai dengan saran sentral.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang pria tua ini meneriakan ungkapan yang lebih tidak jelas lagi ketika dia benar-benar berada dalam bahaya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia sangat tidak ingin dibunuh oleh Valkyrie. Pasti semua tindakan yang dia lakukan semenjak berada di distrik Loyauté didasarkan pada alasan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ada yang mempercayai omong kosong mengenai Kerajaan Legitimasi bersekutu dengan kekuatan Kristen Organisasi Iman karena upacara untuk mengangkat bangsawan dan ksatria mengandung elemen Kristen di dalamnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika ada idiot yang mempercayainya, mereka harus segera dibawa ke rumah sakit. Namun, ada segolongan orang yang akan membenarkannya untuk mengambil keuntungan dari situasinya. Orang-orang itu pasti berpikir kalau keributan kecil ini adalah kesempatan baik untuk menyerang beberapa Object.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan disebuah perang besih, sebuah pertempuran antar Object masih membutuhkan banyak biaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan peperangan adalah menjaga keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran. Jika itu tidak bisa dilakukan, gagasan mengenai perang bersih akan mulai melemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetua itu berkata, “Kita tidak ingin orang-orang pergi berperang karena omong kosong yang keluar dari mulut kardinal ini. Bahkan jika konflik dengan Orgnaisasi Iman tidak bisa terhindarkan, kita bisa menerimanya karena hal ini sangatlah penting bagi kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita harus segera menyumbat sumber statment bermasalah ini. Kau punya waktu tiga hari. Kau boleh melakukan apa saja untuk membunuhnya selama indentitas mayatnya bisa dikenali melalui tes DNA.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi bahkan liburan natal kita adalah rencana para petinggi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia sedang mengobrol di ruang perawatan Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti biasa, tuan putri sedang mendengarkan tanpa mengeluarkan ekspresi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kardinal Oldnick sudah mengontak Hyena dari distrik Loyauté. Kita sudah mengkonfirmasi hal ini dari beberapa data yang kita temukan di HQ mereka yang sudah kita hancurkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kenapa? Kupikir seorang kardinal akan berusaha untuk membuat kejadian ini tetap bersih. Tapi kenapa dia malah menghubungi kelompok yang memanfaatkan restorasi Oseania untuk menjarah orang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita masih belum tahu apa tujuannya. Dia sudah banyak membuat keributan, tapi kita masih belum bisa mengetahui apa tujuan orang ini. Mungkin saja dia kabur untuk menyelamatkan harga dirinya,” utar Heivia cuek.  “Mungkin saja dia ingin menggunakan mereka untuk melawan Valkyrie Organisasi Iman. Para grim reaper itu memang ‘leh uga’, tapi mereka masih tetap prajurit berdarah-daging. Mungkin dia ingin menggunakan Hyena untuk menangani Valkyrie.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun begitu, Quenser, dkk dari Kerajaan Legitimasi telah mengeliminasi Hyena sebelum Valkyrie saling baku hantam dengan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Oldnick sendiri belum berubah menjadi debu, dia pasti sudah memprediksi bombardir yang akan datang dan melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tahu kalau Valkyrie sedang berkeliaran di distrik Loyauté, tapi kurasa dia berhasil meloloskan diri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pastinya setelah keluar dari pulau, Oldnick berusaha kabur ke Oseania dimana dia bisa menyelinap di tengah-tengah situasi restorasi yang belum stabil. Dengan pasukan koalisi yang masih sibuk dengan segala urusannya, hanya bergantung pada sebuah organisasi akan menyulitkannya untuk berpindah tempat. Dia pasti ingin lari ke tempat yang sudah dia rencanakan setelah berhasil lolos dari Valkyrie di Oseania,” kata Quenser sambil bersandar di sebuah mesin besar. “Tapi sebelum dia sempat melakukannya, unit kita pergi berlibur ke penghujung utara Oseania...dan di sanalah tempat persinggahan Oldnick selanjutnya. Yang berarti bahwa dia tidak bisa singgah tanpa dilempar ke lautan, atau menghilang di keramaian. Karena kita telah menghabisi seluruh Hyena yang sempat dia hubungi, Oldnick menjadi lebih berhati-hati dalam menghadapi kita. Seperti yang diharapkan para petinggi, dia tidak punya pilihan selain menuju ke utara melalui jalur laut.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Roybelz Oldnick sedang menggunakan perahu sewaan milik penduduk lokal untuk pergi ke distrik Solomon yang berada di penghujung utara Oseania dan Loyauté.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia mungkin tidak menggunakan pesawat karena takut ditarget laser anti udara, tapi itu tidak terlalu berpengaruh. Object bisa begerak di lautan dengan kecepatan lebih dari 500 km/j. Bahkan jika perahu sewaan itu adalah hydrofoil berkecepatan tinggi, dia tidak akan bisa lolos.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian tuan putri menyela.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ngomong-ngomong, Quenser.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat bertanya, tuan putri menunjuk ke arah dinding area perawatan sambil tetap mempertahankan wajah tanpa ekspresinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa Heivia menulis kutukan di dinding saat berbicara denganmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jujur aku juga tidak bisa...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan pura-pura bego!!” teriak Heivia sambil melotot dan menggenggam Quenser. “Aku sudah mendengarnya!! Aku tahu semua yang kau lakukan saat aku sedang bersusah payah untuk menyelamatkan Oseania dan unit kita! Kau menyimpan bagian terbaiknya untuk dirimu sendiri!! Kenapa aku hanya bisa mendengar gosip mengenai miniskirt bikini Santa berdada besar!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Yah itu juga bisa dibilang sebagai neraka dari sudut pandang lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau dan perilaku ‘ayo makan kuennya’ itu!! Dasar monster!! Mau ngajak berantem!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menyadari bahwa meneriakan kata-kata tidak akan mengisi lubang kosong di dalam dirinya, jadi mood-nya menjadi tiga kali lebih rendah dari biasanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri juga terlihat sedikit kesal, tapi dua orang idiot itu tidak menyadari fakta yang ada dihadapan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sejujurnya aku mengira kalau kali ini akulah pahlawannya. Aku sedang bersinar di atas panggung. Membuat Object tidak bekerja dengan menembakan misil jelajah ke arah para prajurit perawatan itu sama halnya saat kita menghancurkan komputer di distrik Loyauté. Hal ini pasti ada hubungannya dengan unit Deep Optical milik Korporasi Kapitalis, jadi aku merasa seperti baru saja membuka halaman pertama sebuah cerita luar biasa! Tapi saat kubaca lagi, ada sesuatu yang kurang pas! Kenapa tidak ada satu pun wanita cantik di cerita itu!! Semua yang kudapat hanyalah seorang bapak-bapak bernama Royce! Kesalahan tokoh macam apa ini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba sebuah dering elektronik keluar dari salah satu radio mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, itu tidak berasal dari Quenser maupun Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu berasal dari alat yang lebih kecil dan mahal yang digunakan untuk memberi tahu tuan putri bahwa sekarang saatnya meluncurkan Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Perubahan situasi. Kita berencana untuk menghadang pria tua bermasalah itu saat dia sedang menuju ke utara melalui perairan distrik Solomon, tapi sebuah Object Korporasi Kapitalis muncul untuk memblokade rute kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia saling bertukar pandang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu adalah Deep Optical, Object Generasi Kedua dari perusahaan Keamanan Pelanggan. Aku memang sudah punya firasat kalau kita akan menghadapinya dalam waktu dekat, tapi ini suatu kebetulan yang aneh. Mungkin Roybelz Oldnick punya suatu hubungan dengan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Rencananya berubah menjadi seperti apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita berencana untuk mengejar Oldnick, tapi sekarang kita harus menghadapi Deep Optical. Sebuah grup lain akan diterjunkan untuk mengejar Oldnick, tapi aku akan menjelaskan detailnya pada briefieng pra-misi nanti.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser punya pertanyaan, jadi dia cuma bertanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Froleytia, apa kau tidak berpikir kalau alasan utama Deep Optical menghalangi kita adalah karena dendam pribadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia mendengar suara kegaduhan dari radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Frolyetia terdengar seperti ingin menjauh dari radio tapi gagal karena dia sedang duduk. Hasilnya, dia jatuh terjengkang dari tempat duduknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Qu-Quenser...Kau di sana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Um, Froleytia-san? Apa ada masal—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak!! Jangan katakan apapun!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena beberapa alasan, Froleytia berteriak sebelum dia sempat menyelesaikan kalimatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lupakan semua hal yang terjadi kemarin!! Aku nggak ingat apa-apa, jadi aku juga nggak tau apa-apa, tapi aku bisa merasakan kalau itu adalah sesuatu yang sangat buruk dari reaksi orang-orang di sekitarku! Jadi jangan pernah membahas hal itu!!” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada yang mengatakan kalau itu telah membuat wajah Froleytia menjadi merah padam karena rasa malu yang luar biasa. Ketika Heivia mendengarnya, dia langsung hilang kendali dan memukul Quenser. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggunakan sedikit waktu luangnya sebelum briefing pra-misi dimulai dengan membaca sekilas majalah sains.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua prajurit perawatan menghampirinya dengan kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau punya waktu untuk membaca itu, bagaimana kalau kau mempelajari Object yang asli?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Akhir-akhir ini aku mulai merasa untuk tidak mempercayainya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si wanita tua terlihat bingung, tapi Quenser menunjukan sebuah halaman di majalah sains itu ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini tentang teknologi prisma cair Korporasi Kapitalis. Kerajaan Legitimasi masih belum mengembangkan teknologi itu hingga tahapan yang bisa diuji coba pada senjata. Mereka mengatakan kalau produk itu akan sedikit menambah kekuatan output laser beam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kerajaan Legitimasi &#039;&#039;sedang&#039;&#039; meriset teknologi ini. Ini adalah komponen standar dari elevator orbit. Mereka bekerja dengan menembakan laser dari beberapa osilator ke arah yang sama.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Jadi kita sudah punya teknologinya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, tapi itu tidak berguna saat Object bertempur pada kecepatan tinggi,” dia menjawab. “Cairan prisma diciptakan dengan cara mengisi wadah transparan dengan cairan spesial. Di bagian dalam wadah itu diisi elektroda, dan kontrol elektrokimia untuk mengatur antar-muka cairan kimia yang digunakan untuk mengubah konsentrasi cairannya secara manual. Konsentrasi yang berbeda digunakan untuk membengkokan cahayanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku paham. Tapi kenapa itu berhubungan dengan pertempuran kecepatan tinggi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Manuver tajam akan menimbulkan gaya G besar yang bisa mengganggu cairan prisma cair. Perubahan manual terhadap konsentrasi cairan di dalam wadah tidak akan bisa dilakukan, itu membuat cairannya berada dalam konsentrasi yang tidak tepat. Itulah kenapa menaruh prisma cair pada Object yang bergerak cepat dan berguncang ketika menembak akan menjadi sangat sulit. Masalah lain yang timbul adalah panas yang dihasilkan saat lasernya lewat, hal itu juga bisa mengganggu cairannya,” jelas si wanita tua. “Kunci dari teknologi milik Korporasi Kapitalis bukan berada di cairan prisma itu sendiri. Kuncinya ada di teknologi peredam kejut dan pengatur suhu yang digunakan untuk mencegah terjadinya gangguan eksternal pada cairan prisma. Contohnya, mereka bisa menggunakan detektor getaran, coolant reaksi cepat, atau cartridge. Tapi walau didukung semua teknologi itu, mode pertarungan sebuah Object yang berisi prisma cair akan menjadi terbatas. Cairan itu akan mencegahnya untuk bermanuver cepat seperti yang tuan putri kita lakukan. Itu artinya prisma cair tidak dapat diterapkan pada semua Object. Atau setidaknya, tidak cocok dengan kebutuhan unit kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi teknologinya tidak bisa kompatibel, sayang sekali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika tidak ada masalah dalam penggunaannya, seluruh Object di dunia pasti sudah memakainya. Dan lagi, majalah sains itu tidak menuliskan informasi yang bisa membuat opini publik menjadi buruk. Aku akan mengatakan kalau melihat perawatan Object yang sebenarnya akan lebih berfaedah daripada membaca benda itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sudah menjadi kebiasanku untuk mencari jalan pintas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berdiri sambil menggerutu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lagi, sepertinya dia hanya bisa menempuh jalan yang biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Brifeing pra-misi dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah proyektor menampilkan kawasan perairan di distrik Solomon. Froleytia berbicara saat ada beberapa penanda yang menancap di gambar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Target utama kita—Roybelz Oldnick—sedang bergerak ke utara melalui perairan distrik Solomon. Jangan lupa kalau semua tindakan yang dilakukan dalam misi ini harus berdasarkan tujuan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sebuah benda raksasa menyela masuk di antara bagian utara Oseania dan kapal Oldnick.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi bahaya yang paling mengancam terletak pada Deep Optical Korporasi Kapitalis yang telah diterjunkan untuk menghadang jalan kita. Sebelum kita melakukan sesuatu terhadapnya, kita tidak bisa menghabisi Oldnick sebelum dia berhasil melarikan diri. Dengan begitu, Baby Magnum harus berhadapan dengan Deep Optical.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengajukan pertanyaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah kita seharusnya tetap dalam poisi standby sampai tuan putri berhasil mengistirahatkan Deep Optical di dasar lautan? Atau kita akan mengejar Oldnick dengan memutari Object ketika tuan putri mengalihkan perhatiannya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu adalah pilihan terbaik, tapi kita tidak punya banyak waktu.” Froleytia menambahkan beberapa penanda di bagian barat kapal Oldnick. “Sebuah kapal selam yang tidak diketahui telah muncul ke permukaan. Kita tidak tahu apakah itu milik unit Deep Optical atau pasukan militer Oldnick, tapi ini akan menjadi lebih bermasalah jika kapal Oldnick bertemu dengan kapal selam ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kita harus menghabisinya sebelum itu terjadi. ...Tapi caranya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pundak Froleytia sedikit menegang ketika mendengar suara Quenser, tapi dia berhasil mengontrol dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti yang kubilang, tuan putri akan menghadapi Deep Optical.” Froleytia menambahkan panah yang mengarah ke kanan di samping penanda yang menunjukan rute tercepat. “Tapi kita akan lebih banyak bekerja di bawah laut daripada di permukaan. Sebuah grup akan menerjang lurus melalui dasar laut. Sekarang ini, kita tidak punya cara lain untuk menangkap Oldnick.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia membuat lingkaran di area laut yang lebih ke utara dari lokasi Oldnick.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Satu hal lagi. Sebelah utara area operasi adalah tambang logam mulia lautan yang dibiayai oleh Kerajaan Legitimasi. Sederhananya, sebuah filter kecil digunakan untuk mengambil logam terkondensasi yang terlebur di lautan. Para petinggi cemas kalau wolfram berharga itu akan hilang selama pertempuran ini berlangsung. Pastikan kalian mengingat hal itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemasangan pengambang untuk pertempuran laut selesai, Baby Magnum bergerak ke utara dari Oseania melalui Laut Koral.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical Korporasi sudah menunggu di titik lokasi yang menghadang jalur ke distrik Solomon tempat Oldnick melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah pertempuran sungguhan. Pertempuran sampai mati. Dan layaknya pertempuran pada perang di zaman dulu, gadis yang mempiloti Object tidak mengucapkan sepatah kata pun kepada lawannya. Dia bahkan tidak tahu apakah pilot yang berada di benda mengapung milik musuh itu berjenis kelamin pria atau wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di satu sisi, ini adalah perang besih. Di sisi lain, ini adalah perang yang tak berarti. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya saling berhadapan dari jarak sekitar 10 kilometer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Grup intelegen sudah melakukan operasi pengintaian tidak resmi terhadap Deep Optical, tapi kita masih belum punya cukup informasi. Jangan terlalu asik menyerang. Fokuskan pada pergerakan menghindar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimengerti,” jawab tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di momen berikutnya, Deep Optical mulai bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka terpisah sejauh 10 kilometer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object itu menembakan sebuah laser beam berwarna putih briliant dari jarak sejauh itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri berhasil menghindar di detik-detik terakhir dengan cara memprediksi tembakan itu dari pergerakan kecil lensa penarget dan peralatan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara ledakan mengiringi peluru cahaya itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laser beam itu memanggang debu dan uap air di udara sehingga menghasilan panas yang luar biasa, membuat udaranya mengembang secara cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optcial punya bentuk yang sangat unik. Delapan kaki langsung menyebar dari bagian bawah tubuh bulatnya. Kedelapan kaki itu berfungsi sebagai mesin bantalan udara sehingga dia bisa terus mengambang datar walau diterjang ombak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_12.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk meriam utamanya, Deep Optical punya sebuah meriam laser beam raksasa di bagian sisi kanan atas. Juga, delapan silinder tebal terpasang di tubuh bulatnya dan sejajar dengan meriam utama, sehingga mereka berbentuk seperti jam. Sepertinya energi yang dihasilkan kedelapan silinder itu dikumpulkan untuk meriam utamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasasarkan catatan yang sudah dilihat tuan putri pada briefing pra-misi, benda itu punya dua bagian raksasa yang menempel di bagian belakang. Mereka dianggap sebagai alat pendingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu juga mempunyai banyak sekali lensa yang entah kenapa semuanya dipasang di bagian depan tubuh bulatnya seperti membentuk crop circle. Object itu memberikan kesan yang tidak menyenangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan takut. Meriam utama musuh adalah laser! Daya serangnya semakin berkurang seiring bertambahnya jarak, tapi kecepatannya selalu sama. Mendekatinya hanya akan membuatmu kesulitan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berhasil menghindari tembakan pertama, tuan putri menggeber Baby Magnum ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama, dia juga menggerakan lengan meriam utamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum bisa mengubah tipe meriam utama yang digunakan agar sesuai dengan situasi. Bagian belakang larasnya berputar layaknya revolver untuk memilih tipe laser beam seperti yang digunakan Deep Optical.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri menembak tanpa ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical segera mengambil tindakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi gerakan menghindarnya terbilang lambat. Dia hanya bergerak dengan kecepatan setengah kali kecepatan Baby Magnum. Tuan putri melihat tidak ada cara untuk menghindari terjangan laser beam dengan cara seperti itu. Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa...!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat semua orang memperhatikan, laser beam yang ditembakan tuan putri tiba-tiba berubah arah. Arah tembakannya tidak mengarah ke Deep Optical tapi malah menuju langit kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Panas yang dihasilkan oleh lasernya mengubah indeks bias udara!!” tuan putri menyimpulkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini gawat. Apa mereka mengkalkulasinya dengan menggunakan super komputer?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian belakang ketujuh larasnya berputar sekali lagi saat dia memilih coilgun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia menembakan sebuah peluru metal, panas dari udara tidak akan terlalu berpengaruh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketujuh meriam utamanya menembak secara serentak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti sebelumnya, kecepatan menghindar Deep Optical termasuk lambat. Dia hanya berhasil menghindar untuk melindungi setengah bagian tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beam putih terang yang terbuat dari cahaya menyebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lagi!? Deep Optical mengubah lintasan pelurunya sebelum mereka mengenai targetnya!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia pasti menembakan meriam laser beam yang lebih kecil ke peluru-peluru itu. Dengan membuat lubang di bagian sisi pelurunya, tekanan udara akan membuat lintasan terbang mereka berubah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gampangnya, itu adalah laser penangkis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aksi memukau mata ini hanya bisa dilakukan oleh puluhan senjata yang bergerak dengan kecepatan cahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri menembakan coilgun-nya beberapa kali lagi, tapi laser penangkis itu sangat akurat. Bahkan pada jarak dekat yaitu sekitar 1 atau 2 kilometer, benda itu membuktikan kalau membuat kerusakan dengan peluru metal tidaklah mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, meriam laser beam musuh yang sangat kuat menyerang balik tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pertempuran sengit itu terus berlanjut, tuan putri terus menganalisa situasinya dengan tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, salah satu peluru raksasa coilgun yang dimentahkan oleh laser penangkis menghantam perairan yang berada tepat di samping Deep Optical.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa dia tidak bisa mengarahkan kemana peluru-peluru itu dimentahkan?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat cipratan air yang timbul karena ledakan mulai berbahaya bagi Deep Optical karena bisa membuatnya terbalik, sesuatu yang aneh terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object itu mendapatkan kembali keseimbangannya dengan sebuah gerakan aneh. Pusat gravitasi benda itu seperti berada di tempat yang salah layaknya sebuah boneka latihan kungfu yang bisa terus seimbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami mendeteksi adanya laser bertenaga tinggi yang datang dari sisi samping tubuh bulatnya ketika dia mengatur kembali keseimbangannya. Dia pasti punya sebuah sistem untuk mengembangkan udara secara cepat dan menggunakan momentumnya untuk memperbaiki posisinya. Sepertinya dia bisa terus memperbaiki posisinya bahkan walau kita memiringkannya sejauh 70-80 derajat ke samping.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan konsep seperti itu, sepertinya Deep Optical adalah kapal yang didesain untuk terus setimbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu akan tetap diam dan menembakan meriam laser beam kuatnya secara akurat. Kecepatan pergerakannya dikorbankan untuk memastikan agar meriam utamanya tidak mengalami malfungsi. Sepertinya dia didesain untuk unggul dalam kecepatan tembak daripada kecepatan gerak seluruh Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika Quenser melihat  ini, dia pasti tergakum-kagum.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu berarti Deep Optical tidak memiliki torsi yang begitu bagus.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kecepatan maksimalnya tidaklah terlalu buruk, tapi itu hanya bisa dicapai melalui akselerasi yang lambat. Teknologi lasernya sangat sensitif. Dia pasti harus berhati-hati agar tidak hancur akibat gaya G yang ditimbulkan pergerakannya sendiri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu artinya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bisa mengalahkannya jika menutup jarak dan terus menembak!!” teriak tuan putri saat dia menggeber Baby Magnum ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tahu kalau musuh bisa mengganggu laser beam dan coilgun meriam utamanya, tapi Baby Magnum masih punya kartu as yang tersisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam plasma berstabilitas rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa menghindari meriam utama Deep Optical dengan memantau pergerakan kecil yang tericpta sebelum menembak. Jika dia bisa menembakan ketujuh meriam utamanya lagi dan lagi tanpa terkena serangan musuh, dia bisa menenggelamkan Deep Optical.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau begitulah pendapatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Huh?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keraguan muncul di kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri bisa melakukan tindakan menghindar karena pergerakan-pergerakan halus dari sensor, lensa kamera, dan meriam musuh. Dengan musuh yang menggunakan meriam laser beam seperti Deep Optical, sangatlah tidak mungkin bagi tuan putri untuk menghindar jika dia mendeteksinya saat meriamnya sudah menembak. Untuk melakukan itu, dia harus memutarbalikan teori relatifitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itulah yang membuat tuan putri menemukan sesuatu yang ganjil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berhasil menghindari meriam utama dan meriam laser beam lainnya dengan cukup baik. Dia bisa membaca pergerakan halus dari lensa dan senosrnya dengan jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kumpulan lensa berbentuk seperti crop circle yang berada di bagian depan Deep Optical sama sekali tidak bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka tidak mengalami malfungsi atau hanya menjadi tipuan, musuh masih mempunyai sejenis kartu as yang tersisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itulah semua lensa yang berada di bagian depan Deep Optical bergerak secara serentak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini dia!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri memusatkan semua urat saraf yang ada pada tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan perkiraannya, benda itu sepertinya akan meningkatkan keakurasian secara drastis. Karena itu, dia menambah konsentrasinya agar bisa menghindari serangan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, perkiraannya salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_13.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada suara yang tercipta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi Deep Optical menggandakan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa...?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah sepuluh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika tuan putri melihat begitu banyak Deep Optical yang tiba-tiba saja berbaris dihadapannya, pikiran tuan putri terhenti untuk sejenak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tidak, Deep Optical tidak menggandakan diri.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa dia menggunakan Gambar 3D!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya sebuah proyeksi palsu tidak akan berguna. Baby Magnum bisa menggunakan beberapa metode untuk melakukan penguncian, jadi dia tinggal menggunakan sensor infra merah atau ultraviolet untuk melihat mana yang asli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kursor pengunciannya bereaksi terhadap seluruh proyeksi itu? Aku tahu. Jadi dia juga memanipulasi  pancaran sinar infra merah dan ultraviolet untuk membodohi komputerku!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekejap berikutnya, proyeksi itu menjadi sangat kabur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical yang asli hanya satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tipuan ini benar-benar tersembunyi dan berbahaya karena bergerak seperti yang asli, dan proyeksi virtual juga dibuat untuk menutupi lokasi Deep Optical yang asli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tipuan ini menggunakan Gambar 3D tingkat tinggi dan interferensi optik untuk membingungkan sensor yang lain. Tuan putri menentukan situasi yang sedang terjadi di luar melalui monitor, sehingga tipuan ini layakanya sebuah teknik rahasia ninja telah dilancarkan padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Oh, tidak. Aku tidak bisa diam saja!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia mengambil tindakan ini lebih cepat, dia pasti berada dalam posisi yang sangat tidak diuntungkan karena kurangnya data yang dibutuhkan untuk membuat keputusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri langsung bergerak ke samping dengan panik sambil mengabaikan gaya G besar yang menimpa tubuhnya, tapi ledakan meriam utama Deep Optical masih mengenai salah satu lengan meriam utama Baby Magnum. Laser beam yang datang dari gabungan 8 meriam laser beam sekelas meriam utama meledakan lengan meriam utama Baby Magnum layaknya gula yang meleleh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial. Apa dia menggunakan uraian sinar untuk menciptakan Gambar 3D!? Prinsipnya sudah digunakan pada proyektor 3D pada umumnya, tapi mereka memodifikasi Gambar 3D yang menipu mata telanjang itu hingga bisa menipu kamera Object!! Dia menciptakan banyak difraksi data gelombang cahaya untuk menipu semua lensa yang dimiliki Object, kalian mungkin bisa merusak proyeksinya dengan mengurangi  lingkup pandangan lensa kamera kalian, tapi mereka bisa mendeteksinya dari gerakan lensa dan menciptakan ulang gambar proyeksinya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya mendengarkan frekuensi radio militer saja sudah cukup untuk memahami betapa kompleks dan sulitnya situasi ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bidikan inframerah dan ultravioletku juga terpengaruh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gunakan sistem penguncian radio! Jangan begantung pada data optikal!! Pastikan keasliannya melalui radar!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Radar juga tidak bisa berfungsi dengan benar!! Jumlah titik yang berkerlap-kerlip di radar terus bertambah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial. Dalam artian luas, baik gelombang cahaya dan radar termasuk dalam gelombang elektromagnetik, jadi apa mereka mengatasi kedua hal ini sekaligus!? Serta mikrofon dan sonar kalian akan terhalang dinding udara yang mengembang secara cepat ketika mereka menembakan meriam utama!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia sedang mendengarkan transmisi itu dari atas kapal kecil yang sedang berhenti di wilayah perairan sebelah selatan dari area operasi, Heivia melihat ke lokasi pertempuran Baby Magnum...dia langsung mulai merasa pusing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangannya memegang pegangan dan berkata, “Ugh...bangke. Apa semua itu terlihat seperti Gambar 3D nyata oleh tuan putri?  Dari sudut ini, itu terlihat seperti aura mengerikan yang kau kira berasal dari Cthulhu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sama seperti Gambar 3D pada umumnya yang menggunakan gelombang difraksi cahaya untuk menampilkan gambar di sisi kiri dan kanan mata, beragam gambar itu akan terlihat kacau ketika tidak dilihat dari sudut pandang tuan putri. Juga, itu tidak diperuntukkan untuk menipu mata telanjang. Alat itu membuat gambar untuk seluruh kamera yang dimiliki Object, jadi itu hanya akan terlihat kacau oleh manusia seperti kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Elite idol Aliansi Informasi yang aku lihat di Oseania seratus persen lebih baik dari ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sebenarnya ingin melihat pertunjukan telanjang yang ditampilkan pada skala sebesar ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, Quenser dan Heivia punya urusan penting yang harus ditangani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka adalah bagian dari grup terpisah yang telah mengganti pakaian militer sehari-hari mereka dengan pakaian selam hitam. Semua orang di grup itu melompat ke dalam laut dari atas kapal kecil secara bergantian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka akan menyelam di bawah arena pertempuran kedua Object untuk mengejar Oldnick.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke. Aku sudah tahu kalau membawa kapal selam raksasa dari jarak sedekat ini bisa diketahui oleh Deep Optical, tapi kapal Oldnick berjarak 20 kilometer dari sini. Manusia berdarah-daging tidak seharusnya berenang sejauh itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, dan tidak ada yang bagus dari sekumpulan pria berotot yang berenang melewati samudra.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia membawa tangki oksigen di punggung mereka dan memakai kaki katak di kaki mereka. Walaupun begitu, peralatan itu jelas tidak cukup untuk membantu mereka mengejar Oldnick. Karena itu sebagai alat penggerak, mereka membawa aqua scooter. Sederhana saja, mereka seperti memegangi papan luncur renang yang dipasangi baling-baling raksasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan didukung energi listrik, kelompok beranggotakan 10 orang termasuk Quenser dan Heivia itu bergerak di bawah lautan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama waktu yang tenang itu, lautan biru jernih dengan ikan-ikan tropis yang menyembulkan kepala mereka keluar dari celah batu karang adalah pemandangan yang luar biasa indah, tapi mereka tidak punya waktu untuk berfokus pada hal seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan dengan alat pendorong elektrik, terlalu lama berada di dalam air sepertinya memudarkan indra pengatur waktu mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak bisa melihat target mereka dengan jelas dan mereka tidak memiliki apa-apa selain kompas yang menunjukan kalau mereka menuju ke arah yang benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, mereka tidak berada dalam buaian ketenangan dondang bayi. Beban resiko akan kematian terus membebani punggung mereka sepanjang waktu. Mereka merasakan keheningan yang sepertinya akan membuat mereka gila jika ini terus berlanjut dalam waktu lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara, terkadang terdapat bayangan raksasa yang lewat di atas mereka dan menghalangi sinar matahari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak usah diberitahu lagi, mereka adalah Object. Karena Deep Optical menggunakan bantalan udara untuk alat pendorongnya dan tidak memiliki jangkar hiu, benda itu tidak menabrak apapun selain permukaan air, tapi getaran hebat masih terasa di seluruh tubuh mereka.  Bombardir yang terjadi di atas mereka juga menyebarkan sedikit gelombang getaran yang merambat di perairan samudra.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial!! Tuan putri memakai pengambang untuk pertempuran laut yang dipasangai jangkar hiu, beneran nih!? Dia membuat airnya bergejolak dengan dahsyat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terus berenang! Jika kita kembali, takdir kita akan sama seperti boneka plastik yang tersapu ke pipa pembuangan air!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan lainnya terus mengejar Oldnick sambil dipenuhi keputus asaan karena sekutu mereka sendiri lebih ingin membunuh mereka daripada musuh mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical tidak dapat menangkap manusia yang ada di bawah air karena dia adalah Object Generasi Kedua yang terspesialisasi untuk bertempur melawan Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku mohon padamu. Jangan menembak sembarangan ke arah sini. Jika semua air yang ada di sekitar kami tiba-tiba mendidih, kami tidak bisa lari kemana-mana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Getaran di air tidak akan menghancurkan katup oksigen atau motor aqua scooter ini, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba Deep Optical menembakan meriam utamanya sambil bergerak di atas mereka dengan kecepatan tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya laser sebenarnya tidak bisa dilihat dengan mata telanjang jika dilihat dari samping. Meskipun begitu, cahaya itu memanggang debu dan udara yang merupakan sesuatu yang tidak boleh dilihat secara langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, Quenser dan lainnya terus menundukan kepala mereka dan melihat ke dasar lautan dalam layaknya orang yang sedang mengikuti perlombaan renang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian cahaya putih terang itu tetap saja menusuk mata mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengeluarkan teriakan sia-sia saat dia merasakan rasa sakit luar biasa di matanya yang bahkan seperti menusuk tengkorak kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa membedakan atas dan bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli apakah dia melihatnya secara langsung atau tidak. Bahkan kilatan cahayanya saja sudah cukup untuk merenggut indra manusia berdarah-daging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser...Jangan lepaskan aqua scooter-mu!! Fokus pada hal itu!!” teriak Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggenggam aqua scooter dengan lebih kuat saat dia bergantung pada benda itu sementara kepalanya yang pening kembali merasakan gaya gravitasi sekali lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial. Kita hanya berjarak 100 meter. Ini jarak yang terlalu dekat bagi monster dengan teknologi laser sebanyak itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau bisa melihat, bantu aku dan lainnya. Beberapa idiot melihat langsung ke permukaan. Tabung oksigen mereka masih menempel, jadi mereka tidak akan langsung tenggelam, tapi kita harus tetap membantu mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Heivia berargumen, Quenser meraih tangan seorang wanita paruh baya yang mulai tenggelam ke dasar lautan. Dia pasti merasa kesakitan karena dia berteriak, tapi Quenser sudah mematikan saluran tertutup radionya. Mendengarkan hal itu bukanlah perkara baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum dan Deep Optical terus melanjutkan pertempuran mereka di atas permukaan laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak ingin efek samping dari pertempuran mereka menghancurkanku lebih jauh lagi. Jika saja kita bisa menjauh dari mereka, efek negatif dari senjata opitkal itu akan berkurang. Kita harus menjauhi area perairan ini secepat mungkin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan anggota grup yang lainnya berhasil keluar dari arena pertempuran sengit sambil gemetar ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, mereka masih belum naik ke permukaan. Mereka tidak ingin menganggap remeh sensor Object. Pada akhirnya, mereka harus berada cukup jauh hingga prioraritas utama Object musuh masih berfokus pada tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, lihat. Bukankah itu kapal Odlnick!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch. Dia sudah cukup dekat dengan kapal selam!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya memutuskan kalau mereka sudah berada cukup jauh dan naik ke permukaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka melepaskan kacamata dan selang oksigen dari mulut mereka, tapi hatch kapal selam itu sudah terbuka dan seorang anggota kru mengeluarkan kepalanya. Seorang pria tua berkulit putih  melompat dari kapal penumpang yang terlihat mewah, tapi meleset saat mendarat. Meskipun begitu, dia berhasil mencapai kapal selam walau sudah hampir tersapu ombak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Garis finish sudah di depan mata!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo kita selesaikan dengan sebuah hole-in-one.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi jaraknya terlalu jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapal selam itu berjarak 1500 meter jauhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke, aku tidak bisa menembaknya dengan senapanku dari jarak sejauh ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, bagaimana dengan memakai misil anti-tank!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku memang kepikiran mengenai itu. Sebuah hole-in-one memang sulit, tapi aku bisa mencoba untuk membuat albatross.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya albatross lebih susah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu, tapi orang-orang lebih kagum ketika terjadi hole-in-one.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berbicara, Heivia mengeluarkan sebuah tabung besar yang ditaruh di dalam plastik bening yang ujungnya ditutup dengan menggunakan lakban. Dia merobek dan melempar bungkusnya. Senjata itu tidak sensitif terhadap air, tapi keadaan bisa berubah jika air masuk ke sistem bidikan terkomputerisasi atau bagian yang berisi gas mudah terbakar. Setidaknya, tidaklah terlalu sulit untuk mencegahnya terkena air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia meletakan tabung pelontar misil itu di pundaknya sambil mengambang di lautan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke! Aku tidak bisa membidik secara tepat dengan semua ombak-ombak ini!! Quenser, pegangi aku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak!! Aku tidak ingin memeluk seorang pria di lautan biru ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku juga nggak mau dipeluk!! Tapi jika kardinal bermasalah itu berhasil masuk melalui hatch, kita hanya akan mendapatkan sebuah bogey bukannya albatross! Dan itu hanya akan membuat kita diceremahi lagi oleh komandan berdada besar kita! Jika kau tidak mau hal itu terjadi, cepat bantu aku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berpikir serius dan dia menyimpulkan kalau itu lebih baik daripada diinjak-injak oleh sepatu boot wanita cantik, tapi situasi ini membutuhkan sebuah pengorbanan. Karena bisa terpental oleh impuls yang dihasilkan misil saat menembak, dia menyokong Heivia dari samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini dia! Pegang dengan erat agar aku tidak mental!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cepat selesaikan!! ...Ya, Tuhan. Aku harus mencari cara untuk mengajak tuan putri pergi berenang sehingga aku bisa membayangkan kenangan indah itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan raungan udara terkompres yang mencari jalan keluar, tembakan eksplosif itu mengarah ke kapal selam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapal selam didesain untuk menahan tekanan air yang begitu besar, jadi sesuatu seperti itu tidak bisa menenggelamkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mereka membuat suatu kesalahan yaitu membuka hatch-nya untuk membiarkan Oldnick masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika anggota kru itu melihat proyektil itu melesat, dia langsung panik dan ingin menutup hatch-nya, tapi misil itu menghantam dinding yang berada tepat di bawah hatch sebelum dia sempat melakukannya. Sebuah guncangan tercipta bersamaan dengan suara ledakan yang begitu luar biasa, tapi hatch dari besi itu berhasil selamat dari ledakan. Namun, gaya dorong yang begitu besar memaksa hatch itu menutup walau setengah anggota badan kru kapal selam itu masih berada di luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia sedikit meringis ketika melihat tubuh manusia itu &amp;quot;ditelan&amp;quot; oleh sesuatu. Walaupun begitu, hati nuraninya tidak bisa membuatnya menyesali perbuatan yang telah dia lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Beruntungnya aku!! Aku kena dalam sekali tembak! Sang bangsawan Heivia yang genius, kaya, dan rupawan ini memang begitu luar biasa!! Sepertinya si bajingan Oldnick itu ikut terpental. Dia tenggelam ke dalam lautan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kapal selam itu pergi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka pasti berpikir kalau tetap berada di sana tidaklah berfaedah. ...Dasar si tua bangka itu!! Si bajingan itu masih bergerak!! Berhenti cari masalah dengan sang bangsawan Heivia yang genius, kaya, dan rupawan ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa mengharapkan sebuah albatross memang sedikit terlalu berlebihan. Kuharap setidaknya kita bisa membuat par.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oldnick melambai ke arah kapal selam dengan harapan kalau mereka akan menyelamatkannya, tapi kapal hitam itu tidak menanggapinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kardinal itu terus melambai hingga waktu yang agak lama, tapi akhirnya menyerah. Kemudian dia menggerakan tangan dan kakinya secara putus asa untuk membawa dirinya ke arah lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang apa? Apa dia cuma berenang karena putus asa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, bukankah pertambangan logam laut berharga yang dibiayai Kerajaan Legitimasi berada di sebelah utara area ini? Tambang itu menggunakan berbagai filter untuk menyedot dan meng-kondensasi wolfram yang terlarut di dalam air laut.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak bagus... tidak bagus! Tempat itu layaknya sebuah bunker!! Dan jika tempat itu terjebak dalam pertempuran, payudara besar komandan berdada besar itu akan benar-benar meletus!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, apa kau bisa menarget kakek tua itu dengan sebuah misil secara langsung?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak bisa melakukan reload di permukaan laut seperti ini.” Heivia kembali memakai kacamata dan tangki oksigennya, kemudian memegang aqua scooter-nya. “Nyawa tidak selalu bisa diambil dengan mudah. Pilihan kita hanyalah mendekatinya dan menembaknya dengan peluru biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa ini masih jauh lebih baik daripada mendapatkan Object musuh yang mengarah ke sini. Menjauhi bunker itu bukanlah perkara mudah, tapi mungkin kita masih bisa mendapatkan eagle.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 7===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menggertakan giginya di dalam ruangan perwira pribadinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para petinggi berharap bisa menangani Roybelz Oldnick dengan cara yang sama saat mereka melawan Hynea, tapi semuanya berakhir dengan hasil yang benar-benar berbeda. Dia tidak tahu bagaimana cara pria tua itu menyusun semua ini, tapi sekarang Deep Optical Korporasi Kapitalis juga ikut terlibat, masalah ini sudah berubah menjadi sebuah peperangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas semua itu, Deep Optical mempunyai sebuah senjata membutakan yang mengganggu kemampuan mereka dalam mengambil tindakan menghindar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu telah menciptakan beberapa klona dari dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu menciptakan gambar dengan menggunakan gelombang difraksi cahaya dan interferensi optik untuk mengganggu berbagai sensor penguncian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia dan lainnya yang ada di base terus mendapatkan informasi dari Object, sehingga mereka memahami tentang apa yang tuan putri lihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menghubungi departemen simulasi elektronik sambil memikirkan tindakan pencegahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tahu cara kerja senjata membutakan itu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu bisa memancarkan 70 tipe gelombang cahaya sekaligus dan bisa mengubah panjang gelombangnya dengan leluasa!! Dengan mengirim beberapa jenis panjang gelombang ke satu titik secara terus menerus, sinar cahaya normal dan gelombang difraksi cahaya akan berkumpul sehingga menghasilkan gambar yang terlihat tiga dimensi. Di saat yang bersamaan, sistem itu juga mengganggu sinar infra merah, sinar ultraviolet, dan peralatan optik lainnya yang berguna untuk melakukan penguncian, begitu juga dengan data elektromagnetik yang dipancarkan radar atau semacamnya!!” jelas operator dari departemen simulasi elektronik. “Sudut dan jarak pancaran sinar maksimum masih belum diketahui! Tapi jika jaraknya semakin jauh, difusi antar gelombang cahaya akan saling tumpang tindih satu sama lain, jadi itu seharusnya hanya bisa mencapai beberapa kilometer!!” operator itu sedikit berteriak. “Juga, sebuah gambar 3D harus mengukur sudut pandang mata kanan dan kiri, tapi sistem ini menghasilkan cukup banyak gambar untuk menipu banyak sekali lensa yang terpasang pada Baby Magnum dan diatur menggunakan sinar bias. Mematikan sebagian lensa seharusnya bisa menghilangkan gambar palsu itu. Itu bisa dilakukan untuk menentukan mana yang asli, tapi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka bisa segera mengetahui lensa mana yang aktif dari pergerakan kecil dan kembali membuat gambar untuk menyamakannya, iya ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waktu sampai itu terjadi semakin mendekat! Jika parameter gambar 3D itu terus meluas seperti ini, bahkan perasaan ‘ini tidak benar’ bisa menghilang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang ini, tuan putri masih belum tertipu. Itu mungkin karena fakta bahwa dia tidak akan pernah percaya kalau sebuah Object bisa menjadi 10 Object secara tiba-tiba. Tuan putri melihat melalui sudut pandang yang salah dan terus bertempur. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya dengan keraguan sebesar 1%, kau akan kehilangan 99% kemampuanmu untuk percaya,” komentar Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gambar palsu itu memang terlihat palsu dengan jelas di waktu pertama, tapi jika gambar palsu yang sulit dibedakan dengan yang asli tu bercampur disaat dia mulai terbiasa dengan gambar-gambar itu, kemungkinan tuan putri bisa terlena akan semakin besar!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan waktu yang dihabiskannya bersama gambar palsu itu terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa membedakan gambar mana yang palsu memang penting, tapi melihat gambar palsu itu terlalu lama juga merpuakan masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang ini, dia berhasil mengambil tindakan dengan cepat karena dia mengetahui kalau sensornya sedang diganggu, tapi jika dia tidak berhasil melakukannya tepat waktu, dia akan terkena serangan langsung....”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata membutakan itu menunjukkan efek terbesarnya pada lingkup jarak beberapa kilometer. Kalau begitu, tuan putri bisa keluar dari ancaman itu dengan mundur jauh ke belakang dan mulai melakukan bombardir dari jarak sejauh itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tidak. Tembakan dari jarak 10 kilometer pasti bisa dihindari dengan mudah. 5 kilometer adalah jarak paling ideal bagi tuan putri untuk mengalahkan Deep Optical. Juga, aku ragu Deep Optical akan membiarkannya pergi. Jika dia mencobanya, Deep Optical akan melakukan segalanya untuk mencegahnya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana jika kita menghubungkan kamera satelit dan prajurit infanteri pada Object untuk menghasilkan sudut pandang yang berbeda!?” saran si operator.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hal itu akan menghasilkan sedikit lag dan noise.Tuan putri tidak akan bisa memakainya saat pertempuran kecepatan tinggi ketika bergantung pada cara itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak punya pilihan lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan karena meriam penyerang atau armor pertahanan. Situasi genting yang terjadi di Batalion Pemeliharaan Mekanik 37 terjadi karena sebab yang sepenuhnya berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kemudian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mengernyit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical seharusnya terus maju dan menyerang, tapi dia hanya berdiam di tempat dan sekali-kali menembak. Dia jelas-jelas melewatkan banyak kesempatan. Faktanya, dia terus bergerak ke belakang untuk menjauhi tuan putri ketika mendapat kesempatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pergerakannya terlihat seperti benar-benar sia-sia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa? Kenapa dia meninggalkan keuntungannya di sini dan mulai mundur...?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang ada di belakang Deep Optical?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang ada di utara?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang tertidur di medan perang ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 8===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau dibiayai oleh Kerajaan Legitimasi, distrik Solomon sudah lama diperlakukan sebagai area kosong akibat situasi rumit yang diakibatkan rezim tirani negara militer Oseania. Dengan kata lain, area ini tidak dilindungi oleh sebuah Object yang menetap. Sebuah Object hanya diterjunkan ke area pertambangan logam lautan itu di saat terjadinya kerusuhan politik, tapi tidak ada unit yang ditempatkan di area itu untuk menjaga keamanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sanalah Roybels Oldnick mencapai garis akhir kolam renangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Area itu sendiri berbentuk seperti fasilitas perkebunan. Seluruh fasilitas itu mengapung di atas samudra. Lebih dari 80% areanya terbuat dari kerangka sebesar 10 meter persegi. Kerangka tersebut dibuat dari plastik yang telah diperkuat dan mereka mengambang di atas jejeran drum yang terikat di bawahnya. Bagian dalam kerangka itu diisi ratusan filter yang menyentuh air laut. Filter itu akan mengumpulkan wolfram yang terkandung di air laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uhuk...uhuk!! Uhuk uhuk!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oldnick berhasil tiba di salah satu kerangka yang berada di sisi paling luar fasilitas itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria yang bekerja di pertambangan itu merasa ragu kalau dia akan menolong atau melaporkannya, tapi dia bahkan tidak bisa mengeluarkan teriakan ketika Oldnick mendongkan pistol ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kalian punya helikopter di sekitar sini?” tanya pria tua itu dengan mata memicing. “Atau sebuah jet ski. Apa saja boleh. Apa kau punya alat transportasi!? Aku harus segera meninggalkan tempat ini. Jika aku tidak bisa lolos dari mereka di area kosong ini...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, suara melengking dari sebuah tembakan membuyarkan pikiran Oldnick.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah lubang peluru tercipta di salah satu drum yang membuat kerangka di dekatnya mengapung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari jarak 500 meter di tengah laut, Quenser berteriak, “Kau payah dalam hal ini, Heivia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak bisa menahan diriku atau membidik dengan benar ketika mengapung dengan semua ombak-ombak ini, bangke!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Target mereka sepertinya sudah memutuskan untuk menembak si pekerja yang bisa menghalangi jalannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengeluarkan sejumlah peledak plastik Hand Axe dari tas di punggungnya dan berteriak sekencang mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lompat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pekerja itu segera menerjunkan kepalanya ke tengah-tengah salah satu kerangka, tapi Oldnick tetap bergerak untuk menembakan peluru ke arahnya yang sudah berada di bawah lautan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menancapkan pemicu elektrik, Quenser melontarkan Hand Axe ke arah kakek itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang dikatakan Heivia, dia tidak bisa menahan posisinya ketika mengapung di air. Dia berusaha untuk melemparnya dalam lintasan jauh, tapi bahkan peledak itu tidak berhasil mencapai jarak 50 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun dia tetap menekan switch di radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara ledakan tercipta dan Oldnick tiarap ke tanah walau berada di luar area ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, maksud awalnya memang diperuntukan sebagai serangan pada mental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oldnick tidak terlihat seperti seseorang yang biasa berlarian di tengah medan pertempuran. Dia tidak mengetahui jarak jangkauan ledakan dari peledak tadi, jadi dia terlihat seperti lari dalam kepanikan ketika merasakan sedikit rasa sakit di kulitnya atau gelombang getaran menusuk telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat ke arah dua anak laki-laki itu dan terkadang menembak (walau dia tahu kalau dia tidak akan mengenai sesuatu dari jarak sejauh itu) sambil melompat dari kerangka ke kerangka. Karena tidak ada tempat perlindungan di area itu, dia merasa untuk membuat beberapa persiapan sebelum baku tembak yang sesungguhnya terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika 80% dari tempat itu terbuat dari gabungan kerangka, 20% sisanya berbentuk berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita akan berada dalam bahaya besar ketika naik ke daratan. Bahkan jika dia hanya memegang pistol, kita akan mati jika dia menarget kita saat tak ada yang melindungi kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita punya tangki oksigen dan aqua scooter ini. Ayo menyelam dan gunakan perairan ini sebagai tempat berlindung.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia bergerak secara diam-diam di bawah air. Bagian luar kerangka kotak itu terbuat dari selapis kain tipis selebar satu meter dan panjang beberapa meter. Karena kerangka-kerangka itu disusun secara grid&amp;lt;ref&amp;gt;Susunan membentuk kotak&amp;lt;/ref&amp;gt;, kain-kain yang terbentang ke bawah itu terlihat seperti tembok persegi. Mereka terbentang lurus ke bawah walau diterjang gelombang air laut, jadi mungkin mereka dipasangi pemberat di bagian bawahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Menakjubkan. Apa benda itu berkilauan seperti alumunium foil dari wolfram? Sepertinya kau bisa membuat seluruh peralatan untuk pabrik kendaraan yang tidak terlalu besar hanya dengan filter-filter itu.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Heh. Itu hampir sama mempesonya dengan wajah tampanku ini)” komentar Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Wew, aku sepertinya ingin mengambil beberapa oleh-oleh.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Oldnick berlari di sebuah jalan setapak di bagian atas kerangka dan memasuki sebuah bangunan yang terbuat dari besi, bangunan itu dibangun di atas sebuah pengambang raksasa yang biasanya digunakan sebagai lapangan terbang mengapung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Keberuntunganku dalam pertempuran langsung tidak terlalu baik.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si mantan kardinal berkesimpulan seperti itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataannya, dia tadi melawan unit militer profesional yang didukung kekukatan dunia. Mereka memiliki peralatan yang lebih baik dan amunisi yang lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga ditinggalkan oleh kapal selam tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai seorang kardinal, dia seharusnya simbol dari kesucian dan keadilan, jadi sesuatu sudah salah semenjak dia merentangkan tanggannya dalam keputus asaan ketika mencari jalan untuk melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku selalu benar. Aku selalu berada di jalan yang benar.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi dia telah berjabat tangan dengan Hyena, sebuah kelompok yang tega menyerang rombongan penduduk dan fasilitas untuk mendistribusikan pasokan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika terus membiarkan ekspansi yang dilakukan kekuatan Yunani, Gereja Kristen akan kehilangan tanah, penghasilan, pengikut, dan kebudayaannya secara satu persatu. Aku melawan untuk melindungi hal tersebut.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabur dari Valkyrie, dia telah berteriak kepada Korporasi Kapitalis bahwa Kerajaan Legitimasi adalah antek-antek Valkyrie yang membawa pecahnya perang di perairan sebelah selatan tempat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tindakanku akan bersinar cerah dalam catatan sejarah Organisasi Iman! Semua arang akan menyanjungku dan mengumandangkan namaku! Begitulah seharsunya. Yang lainnya hanyalah omong-kosong! Ya, omong-kosong belaka! Ini tidak adil! Tidak ada yang memandang perbuatanku ini dengan benar!!”)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun begitu, Oldnick telah ditinggalkan oleh kapal selam sekutunya, dia telah menodongkan senjata pada pekerja sipil di area pertambangan tadi, dan melarikan diri melalui lautan untuk menyelamatkan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kakek tua ini melakukan segalanya untuk mengalihkan pandangannya dari kenyataan yang sangat menyedihkan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harapannya belum sepenuhnya dihancurkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia masih punya sebuah kartu as lagi. Selama dia memilikinya maka Object Korporasi Kapitalis akan selalu berada di sisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oldnick menemukan sebuah peralatan yang sepertinya digunakan untuk mengatur lalu lintas udara bagi helikopter. Dia menyetel frekuensi radio besar itu untuk menghubungi militer Korporasi Kapitalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, dia menggunakan sebuah perangkat sipil yang tidak mengenkripsi sinyal, sehingga Quenser dan Heivia bisa mengintersepnya dengan mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua anak laki-laki itu mengenali suara yang merespon panggilan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya terdengar seperti dari orang yang sudah agak tua, tapi masih tetap mengandung kedisiplinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu milik seorang komandan yang mereka temui di distrik Loyauté&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kardinal Oldnick. Jangan gunakan perangkat itu. Transmisi kita seharusnya terenkripsi dengan benar. Kami memberikanmu sebuah radio untuk menghubungi kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku bisa memakainya, kenapa aku harus menggunakan metode menyusahkan ini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia sudah berada tepat di bagian bawah area tambang itu. Sekarang mereka sedang mencari lokasi agar mereka bisa keluar dari air dengan aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Segera kirim Object itu ke sini!! Kupikir kau akan menghalangi jalan para pengejar dari Kerajaan Legitimasi! Kenapa yang satu ini bisa lolos? Juga...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau ingin tahu kenapa tambang yang kau pijak itu belum juga dihancurkan, kardinal? Tidak semua operasi berjalan sesuai rencana. Sekarang ini kami hanya bekerja untuk memenuhi kuota kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia saling bertukar pandang ketika masih berada di bawah air&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komentar itu terdengar seperti penghancuran tambang sudah merupakan bagian dari rencana mereka sejak awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengar.” Ketika terlalu cemas sampai-sampai tidak menyadari kalau dirinya yang basah kuyup itu mudah tersengat listrik, Roybelz Oldnick berteriak ke mikrofon radio dengan nada yang hampir terdengar histeris. “Jika aku mati di sini, kau tidak akan pernah mencapai tujuanmu. Ingat itu!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan kau juga harus ingat kalau hanya mengetahui teorinya tidak akan membuatmu menghasilkannya. Tanam ini di kepalamu, tidak akan pernah ada orang lain yang memberikanmu batas waktu yang lebih banyak daripada kami.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menentukan sebuah titik di permukaan, Heivia melepas bidikan senapannya dan mengeluarkan ujungnya dari air layaknya sebuah periskop untuk memeriksa apakah ada penjaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mendengarkan saluran radio, Quenser bergumam, “Platinum.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa maksudmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang pertama kali dihubungi Oldnick adalah Hyena. Mereka tadinya mau mencuri platinum buatan Oseania. Dan sekarang dia mengincar tambang yang menambang wolfram. Aku punya satu alasan yang cocok dengan kejadian ini.” Quenser terlihat ragu sebelum melanjutkan. “Aku pernah mendengar sebuah proyek tentang membuat platinum dengan menggabungkan atom-atom karbon dan wolfram secara artifisial. Proyek itu disebut dengan Harta Karun Matematika Elektron. Ini adalah sebuah teknik untuk menstabilkan jumlah elektron suatu atom yang tidak stabil dengan cara menggabungkannya dengan atom lain. Nenek pernah bilang kalau penelitian ini sudah dilakukan untuk memproduksi masal platinum, jadi aku menggali informasinya dari database militer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada dasarnya, ini adalah teknologi untuk menghasilkan platinum yang amat-sangat berharga dengan cara menggabungkan 2 tipe atom yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wolram diklasifikasikan sebagai salah satu logam langka di bumi, tapi itu masih tidak seberharga platinum.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ketika mereka terus menghasilkan platinum sintetis sebanyak yang mereka mau, mereka juga mau meningkatkan nilanya dengan cara menggunakan metode yang berbeda untuk menghasilkannya. Maksud dari penghancuran tambang wolfram ini sepertinya untuk mencegah orang lain menjiplak metode yang mereka gunakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika masih mengirimkan transmisinya dari peralatan kontrol, Oldnick mulai terdengar sedang menggertakan giginya. Nyawanya sudah mencapai pangkal tenggorokan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini semua terjadi karena uang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kakek itu sudah mengetahui seberapa besar resiko yang ditimbulkan hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun begitu, tidak ada kartu yang lebih efektif selain uang untuk menghadapi militer Korporasi Kapitalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ketika sistem untuk menghasilkan platinum dengan metode ini sudah siap, aku sekali lagi bisa berdiri di pusat panggung. Biaya yang diperlukan untuk sebuah Object adalah 5 milyar dollar, itu artinya seseorang bisa memulai perang ketika sudah mengumpulkan uang sebanyak itu. Aku akan merebut kembali tanahku dari tangan kekukatan Yunani itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau sebegitu inginnya untuk melawan balik? Kupikir para pengurus gereja sudah memberi keputusan pasti apakah metode produksi ini bertentangan dengan aturan Tuhan atau tidak.Kurasa ada kemungkinan kalau tindakan berbahaya ini merupakan salah satu cara untuk mengotori dunia yang diciptakan Tuhan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hampir semua agama percaya kalau Tuhan selain menciptakan dunia ini, Dia juga banyak terlibat dalam penciptaannya, karena itu semua material tidak akan pernah ada jika tidak diciptakan oleh Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau begitu, apakah manusia diperbolehkan untuk menciptakan sebuah material yang sebenarnya tidak ada di dunia ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu akan menjadi sesuatu yang membawa ketidak sucian pada dunia yang telah Tuhan ciptakan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang sudah menggosipkan masalah itu, tapi kewenangan sentral Organisasi Iman tidak berbicara banyak mengenai penciptaan benda seperti plastik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menciptakan air dari oksigen dan hidrogen tidaklah lebih dari sekedar mengatur kembali sebagian kecil dunia yang Tuhan ciptakan. Sentral merasa kalau itu tidaklah lebih dari perpanjangan yang dilakukan pada dunia yang Tuhan ciptakan dan dengan demikian tidak menyalahi benang takdir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi alasan tersebut tidak bisa diterapkan pada Harta Karun Matematika Elektron. Ini bukan sekedar menggabungkan atom untuk menciptakan sebuah molekul, jumlah elektron suatu atom dimanupilasi untuk menciptakan atom yang berbeda ketika dua atom yang berbeda digabungkan. Itu jauh berbeda dari sekedar menggunakan atom untuk membentuk susunan molekul.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan itu juga bukan satu-satunya masalah yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penciptaan atom baru bukanlah barang baru. Fakta bahwa terciptanya platinum yang ada sekarang ini adalah kuncinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Walaupun material ini diciptakan dengan menggabungkan sebuah atom tungsten dengan sebuah atom karbon, hasilnya akan benar-benar sama dengan atom platinum normal. Atom buatan ini benar-benar tidak bisa dibedakan dengan yang asli. Ini bukan sekedar membawa sebuah zat artifisial ke dalam dunia yang Tuhan ciptakan, tapi zat artifisal ini bisa masuk dengan pas tanpa ada masalah. Mungkin itulah alasan kenapa gereja sangat lebih menentang hal ini daripada penciptaan zat racun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini berbeda dari sekedar menciptakan kembali lingkungan hidup untuk menciptakan berlian palsu yang tidak mengandung karbon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kasus ini melibatkan dua atom non-platinum untuk menciptakan sebuah atom platinum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan menciptakan bentuk lain dari platinum yang dipandang sebagai bentuk penistaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang dianggap sebagai penistaan adalah pengungkapan mengenai rentannya sistem alam semesta mengenai atom dan molekul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Oldnick langsung menjawabnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan spontan ini membuatnya terlihat bahwa dia hanya mau mudahnya saja daripada berbicara dengan keyakinan yang ia pegang teguh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan menguasai tanah, aset, dan orang-orang yang telah dicuri para biadap itu.Tidak ada alasan yang bisa digunakan untuk menentangku dalam hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahkan jika kau memiliki uang, masih ada banyak penghalang lagi untuk membuat sebuah Object.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak masalah jika pada akhirnya aku tidak dapat mencapai tujuanku untuk menciptakan sebuah Object. Apa kau tahu kalau alat tukar Organisasi Iman sudah diperbaiki? Untuk menyamai sistem alat tukar di pasar dunia, transaksi dengan menggunakan berlian dan platinum mulai menjadi patokan standar daripada menggunakan mata uang negara kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, tapi para pakar ekonom mengatakan kalu metode berbelit-belit itu cukup sulit untuk ditangani.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Alat tukar utama di Yunani sudah terikat pada platinum. Jika nilainya anjlok, kebudayaan mereka akan menjadi kacau balau. Keinginan terbesarku adalah mengirim Object ke sana secara personal, tapi sebetulnya tidak perlu aku yang mengisi peranan itu.” Roybelz Oldnick memberikan senyum licik. “Mereka menyebar luaskan ajaran mereka dengan metode yang sedikit keras. Itu membuat mereka banyak dibenci. Ketika momentum mereka dipelankan akibat kekacauan pada nilai platinum, akan ada orang lain yang pergi membantai mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia menghampiri fasilitas itu melalui bawah laut yang merupakan titik buta pria tua itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka kembali memeriksa titik itu dan meraih bagian pinggir pengambang raksasa, tapi kemudian suara melengking dari letusan senjata api terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian pinggir pengapung itu sedikit menonjol keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua anak laki-laki itu melepasnya dengan panik dan bersembunyi di bawah samudra sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa-apaan tadi itu!? Itu bukanlah Oldnick! Itu datang dari arah yang berbeda!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak bisa melihat jauh karena permukaan laut yang terus bergerak. Namun, mereka bisa tertembak jika menaikan kepala mereka ke permukaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru-peluru menembus permukaan laut dan mengarah ke Quenser dan Heivia ketika peluru itu membentuk sebuah tombak yang terbuat dari gelembung air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kelihatannya mereka tidak mengetahui posisi kita.” Quenser dan Heivia berenang menjauh dari titik itu sambil berpikir tentang apa yang akan dilakukan. “Apa teman-teman Oldnick sudah tiba?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Atau beberapa penjaga dari Korporasi Kapitalis telah dikirim ke sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia berenang di sekitar permukaan dan mengeluarkan bidikan senapannya dari air laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Layaknya menggunakan sebuah periskop, dia memeriksa keadaan di area sekitar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini tidak baik. Aku tidak berpikir kalau mereka itu para prajurit Korporasi Kapitalis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa maksudmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu adalah Valkyrie. Beberapa elite Organisasi Iman sedang bergelayut di kerangka-kerangka tambang itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser segera bergeser ke samping Heivia dan mengambil bidikan itu darinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memeriksanya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sangat menyakinkan, beberapa wanita yang mengenakan seragam familiar sedang berada di sana. Valkyrie tidak sedang berlarian di atas kerangka. Mereka sedang mengarahkan senapan sniper jarak pendek mereka sambil menekankan siku mereka di kerangka untuk menjaga kestabilan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya mereka sama mengertinya dengan kita kalau tidak ada tempat untuk bersembunyi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kapal selam kecil bisa terlihat sudah muncul ke permukaan dari jarak yang agak jauh dari mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengembalikan bidikan itu ke Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kenapa Valkyrie ada di sini? Sejak mereka semua sama-sama berasal dari Organisasi Iman, apa ini ada hubungannya dengan Oldnick.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika begitu, ini bisa jauh lebih buruk daripada menghadapi beberapa prajurit Korporasi Kapitalis. Tapi juga...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia bergerak dengan lebih hati-hati saat lebih banyak suara tembakan terdengar.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Kedua anak laki-laki itu berjongkok, tapi peluru-peluru itu tidak diarahkan pada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Apa mereka mengincar rekan kita yang lain?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, bukan begitu.... Mereka menembaki pengambang raksasa tempat Oldnick berlari!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu pekerjaan standar mereka. Valkyrie adalah kelompok pengirim hukuman ilahi ke seluruh penjuru dunia untuk menghabisi ‘para musuh Tuhan’ yang telah menodai aturan agama mereka. Mereka mengincar Oldnick sebagai bagian dari Organisasi Iman!!” Heivia kembali memasang bidikan itu ke senapannya dan memeriksa untuk memastikan apakah itu bekerja dengan baik. “Tapi kita tidak bisa mengganggap kalau musuhnya musuh kita adalah teman kita. Valkyrie juga mengincar target yang sama dnegan kita. kalau begini, kita tidak bisa menghindari terjadinya konflik!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sedang mengincar orang yang sama, tapi sedikit saja pergerumulan diantara kedua kubu itu bisa menciptakan kesempatan untuk kabur bagi Roybelz Oldnick. Dan jika waktu banyak terbuang, maka akan memberikan waktu bagi pasukan Korporasi Kapitalis untuk tiba dan melindunginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...” Quenser berpikir sejenak. “Heivia, berikan senapanmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Kau tidak pernah mendapat pelatihan menembak. Gimana kau bisa memakainya!? Kau pikir mereka tidak bisa mengenai kita karena cuma menggunakan sniper jarak pendek? Dengan kemampuan mereka, mereka bisa menembak kita semudah membalik telapak tangan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, bukan itu.” Quenser menggelengkan kepalanya. “Aku tahu metode yang lebih efektif daripada peluru.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia memberitahu Heivia tentang metode apa itu, Heivia langsung tidak setuju tepat seperti yang Quenser tebak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu gila. Kan aku sudah bilang, musuhnya musuh kita bukanlah teman kita! Kita mengincar target yang sama, jadi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Serahkan saja padaku.” Quenser tahu kalau itu akan membuat isinya terbuang percuma, tapi dia membuka kotak peralatan bertahan hidupnya di bawah air. “Berdasarkan keseluruhan, ini bergantung tentang &#039;&#039;bagaimana&#039;&#039; cara kau melakukannya. Jadi cepat berikan senapanmu, Heivia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 9===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu anggota Valkyrie—Sarasa Gleamshifter—mendecakan lidahnya ketika berpegangan pada kerangka tambang wolfram dan mengkomandoi sejumlah kecil bawahannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku tidak pernah mengira untuk bertemu dengan Kerajaan Legitimasi di panggung ini.) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komentar ceplas-ceplos Roybelz Oldnick memang sama ngawurnya seperti biasa, tapi dia punya firasat kalau orang itu sengaja melibatkan Kerajaan Legitimasi untuk membantunya kabur dari Valkyrie.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang tua itu sengaja mengalihkan langkah menuju checkmate dengan menyebabkan konflik antara Kerajaan Legitimasi dan Organisasi Iman sehingga dia bisa menyelesaikan pelariannya ke tempat aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, menantang langsung sebuah Object adalah tidakan bunuh diri, tapi dia secara ajaib bisa lolos karena Korporasi Kapitalis menghabisi Object itu untuk dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kita diterjunkan ke sini karena ide senonohnya yang sudah melewati batas hingga ide-ide itu menodai aturan agama kita. Tapi alasan kita tidak ada artinya bagi Kerajaan Legitimasi. Kita tidak bisa menghindari terjadinya konflik di sini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maria, Rachel.” Sarasa memberikan instruksi kepada bawahannya melalui radio. “Kita harus segera menghabisinya. Siapkan mortar 50 mm kalian. Aku akan melesetkan tembakannya. Ketika mereka tahu kalau kita memakai sniper jarak pendek, mereka akan mengira kalau kita tidak bisa mengenai mereka dari jarak sejauh ini dan menjadi lalai. Tembak mereka dengan keras ketika kepala mereka muncul ke permukaan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimengerti. Kita bisa memegang mortar-nya dengan satu tangan, jadi persiapannya tidak akan memakan banyak waktu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kita tidak segera menyelesaikan ini dan pergi dari sini, kita bisa berakhir dengan dikejar-kejar Object itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melihat Maria dan Rachel menyelam ke dasar, Sarasa kembali mengintip melalui bidikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia menyadari ada sesuatu yang aneh sedang muncul di permukaan laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah senapan rifle standar yang dirumorkan milik Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pastinya sudah mengerti kalau hanya larasnya saja yang muncul keluar, tapi senapan itu mencuat ke atas hingga ke bagian popornya yang tertempel di bagian pundak atas. Juga, sejenis kain putih diikatkan pada popornya. Dia tidak mengetahuinya, tapi kain itu berasal dari peralatan bertahan hidup. Kain itu bisa digunakan sebagai perban untuk luka, sebagai kain penahan tangan yang patah, atau menahan sendi yang bergeser agar tetap di tempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa itu dimaksudkan seperti bendera putih?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa mengernyit karena dia tidak bisa mengetahui apa yang ingin mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia melihat ke arah senapan yang mencuat ke atas dari air itu sekali lagi, dia menyadari ada sesuatu yang tertulis dengan spidol permanen di kain putih itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah beberapa digit angka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berpikir sejenak dan kemudian mengeluarkan radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa maksudnya ini? Apa kau berusaha untuk menentukan lokasiku dari sinyal?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terima kasih Tuhan karena kau punya rasa penasaran yang tinggi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia menyetel frekuensi itu, dia mendengar suara yang jelas-jelas bukan milik siapa pun di unitnya. Untuk satu hal, itu suara laki-laki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara itu sepertinya milik salah satu prajurit Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami juga menarget Roybelz Oldnick. Namun, hanya satu dari kita yang dapat membunuhnya. Masalah itu bisa menimbulkan pertempuran tidak perlu yang akan menciptakan kesempatan bagi Oldnick untuk melarikan diri. ...Apa tebakanku benar kalau kau juga merasakan hal yang sama?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya kau bukan seorang idiot.” Sarasa memberikan senyum tipis. “Aku rasa kau tidak memikirkan kalau musuhnya musuhmu adalah temanmu. Valkyrie akan mengeliminasi siapa saja yang dianggap musuh Tuhan tidak peduli siapa pun orangnya. Kita tidak punya keinginan untuk menyerahkanmu kepalanya. Aku tidak suka saat dia mengatur semua ini, tapi kita tidak bisa menghindari konflik mengenai hal ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_14.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau boleh mengambil kepalanya,” prajurit Kerajaan Legitimasi itu dengan segera menjawabnya. “Kita hanya perlu mendapatkan bukti DNA. Setelah Oldnick mati, kami akan memberi kalian sedikit watku. Kau boleh memenggal kepalanya, tapi sisakan sisanya untuk kami. Kami akan mengambil itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa berpikir sejenak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku menganggap itu sebagai ulitmatum resmi. Jika kau melakukan sedikit saja pekerjaan yang menghalangi urusan kami, kami akan mendaftarkan dirimu dan unitmu sebagai musuh Tuhan secara resmi. Tidak masalah jika itu memang disengaja. Jika sebuah peluru nyaris menggoresku ataupun bawahanku, Organisasi Iman akan mengejar kalian sampai mati.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak masalah.” Entah dia betul-betul mengerti mengenai arti membuat janji dengan Valkryie atau tidak, prajurit Kerajaan Legitimasi itu tidak terlihat gentar. “Tugas kami hanyalah untuk memastikan kalau Oldnick sudah mati. Tidak sepertimu, kami tidak punya masalah mengenai siapa yang membunuhnya. Juga, aku tidak akan jatuh ke dalam jebakan musuhku dan terlibat dalam baku tembak yang tak ada artinya di zaman medan perang bersih. Semakin sedikit mayat yang tercipta di akhir nanti, maka akan semakin baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 10===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Valyrie dari Organisasi Iman membidik ke arah pengambang raksasa dan menembakan sniper jarak pendek mereka lagi dan lagi. Mereka tidak menggunakan mode full auto, tapi ini juga bukan dimaksudkan untuk menambah keakurasian. Mereka ingin terus menembak, sekaligus ingin menekan jumlah penggunaan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa dilihat dari fakta kalau mereka tidak sepenuhnya peduli dengan akurasi, Valkyrie sedang tidak ingin mengenai target mereka yang ada di kejauhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka melakukan tembakan perlindungan untuk Quenser dan Heivia saat mereka keluar dari air dan naik ke pangapung raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka memastikan agar Oldnick tidak menembak kedua anak laki-laki selama periode berbahaya itu dengan mencegahnya keluar dari tempat persembunyiannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke!! Mereka menembak dengan cukup serius!! Apa kau yakin kalau ini tembakan perlindungan? Mereka tidak menggunakan hal ini sebagai kesempatan untuk membunuh kita, iya ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka tidak bisa menembak dengan cukup akurat dari jarak sejauh ini dengan senapan sniper jarak pendek itu. Tentu saja, hal ini tidak cukup meyakinkan walaupun mereka tidak ingin menembak kita dengan sengaja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia naik ke atas tambang raksasa mengapung itu dan menuju ke ruang kontrol sambil tetap merendah ke tanah. Quenser mengeluarkan bom yang berbentuk seperti tanah liat, menempelkannya di tengah-tengah pintu besi yang terhubung dengan fasilitas itu, dan menancapkan pemicu elektrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah saat dimana Oldnick menyadari kehadiran mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengarahkan pistolnya ke pintu itu dan menembak beberapa kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia melompat menjauh dengan panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke! Ayo menjauh dari pintu itu, Quenser!! Dengan begitu kau bisa meledakannya dengan aman!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kuharap ini akan membunuhnya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tetap merunduk di tanah, Quenser menekan switch di radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan sebuah ledakan, pintu besi itu terhempas dari engselnya dan melesat ke dalam ruangan. Itu tidak mengenai Oldnick secara langsung, tapi dampak ledakannya terlihat seperti mengenainnya. Mereka melihatnya terlempar dengan kuat ke arah peralatan komunikasi yang ada di dalam ruangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menembakan senapannya ke arah pintu masuk yang sekarang tidak ada pintunya lagi dan beberapa percikan api keluar dari beberapa peralatan di dalamnya. Tapi Oldnick bergerak dengan kaki yang lunglai dan berlari ke arah tangga yang berada jauh lebih dalam di fasilitas itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dasar bajingan keras kepala!!” teriak Heivia berlari ke arah tangga untuk mengejar Oldnick.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tembakan terdengar berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara-suara itu tidak datang dari senapan Heivia; mereka datang dari pistol Oldnick.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Heivia tiba di lantai 2, dia bersandar ke sudut lorong. Oldnick menembakan senjatanya secara periodik, sehingga Heivia tidak bisa mengeluarkan kepalanya secara sembarangan dari sudut itu. Ketika dia mengintip dari sudut itu walau tahu bahayanya, dia melihat pria itu mengobrak-abrik semua furniture yang ada di dinding lorong untuk menciptakan barikade sederhana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Merepotkan sekali.” Heivia mengangkat mikrofon radionya ke mulutnya. “Quenser. Oi, Queser!! Berikan aku pemicu elektrikmu! Lemparkan satu ke arahku sekarang!!’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa? Bagaimana dengan peledaknya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Udah cepet lempar aja!!” teriak Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melakukan perintahnya dan melempar pemicu yang berbentuk seperti pulpen itu dari bawah tangga. Heivia berjongkok untuk mengambil pemicu itu dari lantai, dan mengeluarkan peluru sisa dari pelontar misil anti tank-nya. Kemudian dia menancapkan pemicu elektrik itu ke sebuah konektor yang ada di sisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang dia bisa meledakannya dari jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mati lu njing!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mundur untuk menjauhi tembakan Oldnick, Heivia mengeluarkan tangannya saja ke lorong dan melempar peluru itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia segera menekan punggungnya ke dinding dan menggunakan jempolnya untuk membalik panel switch di radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa meledakannya kapan saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika Oldnick bisa selamat, barikade yang menghalangi keduanya pasti terhempas. Heivia bisa dengan mudah menghabisi musuhnya ketika pergerakannya melambat karena guncangan yang dihasilkan ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat sebelum Heivia menekan switch...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu! Tunggu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara pria tua itu tiba-tiba datang dari lorong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia tidak mengintip dari sudut itu. Dia lebih memilih untuk tidak tertembak diantara kedua bola mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bisa memberikan kalian informasi mengenai Object Korporasi Kapitalis!!” kata Oldnick. “Kalian bukan berasal dari Valkyrie, iya ‘kan!? Kalau begitu kalian pasti berasal dari Kerajaan Legitimasi. Kalian membutuhkan informasi mengenai Object Korporasi Kapitalis yang sedang kalian lawan, benar ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berusaha menggunakan tipu muslihat lagi, ya? Maaf, tapi target utama kami adalah dirimu, bukan Deep Optical. Kau harus belajar cara menutup mulut busukmu itu. Juga, tanpa kehadiranmu, Kerajaan Legitimasi dan Korporasi Kapitalis tidak punya alasan untuk terus bertempur.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kali ini memang mungkin. Tapi kalian akan bertemu dengannya lagi di medan perang suatu hari nanti. Bukankah lebih baik untuk mengetahui cara kerja Object Generasi Kedua itu sekarang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tch. Dia mengetahui keadaan kami. Apa dia telah mendapat informasi mengenai kami dari seseorang?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Juga, informasi itu bisa digunakan untuk untuk mengembangkan Object kalian. Benda itu menggunakan cairan prisma untuk menggabungkan sejumlah laser beam secara aman dan menggunakan deteksi getaran berteknologi laser untuk membantu meredam kejut. Informasi mengenai teknologi itu bisa dibuat eksklusif hanya untuk Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar bahwa informasi mengenai teknologi Object bisa membuat orang mendapatkan uang yang banyak sekali. Seorang yang ingin menjadi desainer seperti Quenser mungkin bisa ngiler ketika mendengarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oldnick terus berbicara saat Heivia masih tetap terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Turunkan senjatamu. Aku akan menunggu di sini hingga situasinya tenang. Aku tidak ingin menjadikan Kerajaan Legitimasi sebagai musuh. Yang aku pedulikan hanyalah cara menghancurkan Yunani. Dan jika itu berarti aku harus melawan seluruh Organisasi Iman, ini bisa menjadi keuntungan kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku paham.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bukan hanya ingin menyerahkan beberapa teknologi Object, tapi dia juga ingin menghancurkan kekuatan sentral yang ada di Organisasi Iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dipikirkan, Heivia sudah mendapat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu kau harus mati.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat sebelum Heivia menekan tombol di radionya tanpa ragu, Oldnick melompat ke samping untuk menjauh sejauh mungkin dari ledakan. Ketika dia mendarat, dia meluncur di sepanjang lantai layaknya sebuah pemain baseball yang meluncur untuk mencapai base.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara ledakan, debu berterbangan ke udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gaaahhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch. Jadi dia masih bisa berteriak!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tipe peledak dan jarak dari ledakan adalah faktor yang penting, tapi Heivia sudah melihat laporan yang mengatakan tentang kemungkinan meninggal akibat ledakan berada di sekitaran 70% tergantung keadaan targetnya, berdiri atau terbaring.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oldnick berusaha untuk mengangkat tubuhnya yang kesakitan, tapi tubuhnya tidak mau digerakan. Kakek itu hanya bernafas tersengal-sengal sambil tergeletak di tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalian...idiot. Apa kau tidak tahu keuntngan yang kau dapatkkan ketika bisa melihat salah satu dari hal itu!?” kata pria tua itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar bahwa tidak ada yang lebih baik bagi kami selain Organisasi Iman yang melemah sendiri karena perpecahan internal.” Heivia berjalan dengan hati-hati dari balik sudut dan terus mengarahkan senapannya ke pria tua itu. “Tapi kau tidak bisa membedakan medan perang dengan negara aman ketika kau mengatakan kalau kau ingin menghancurkan kekuatan Yunani. Aku tidak ingin menolong orang seperti itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Quenser sedang terdiam di sebuah ruangan yang berisi peralatan komunikasi berukuran besar di lantai pertama fasilitas itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Brengsek kau Oldnick. Aku tahu kalau kau tidak ingin mati, tapi apa tujuanmu ke sini?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mencari sebuah peta yang menggambarkan fasilitas itu untuk melihat apakah ada helipad di lantai atap bangunan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah peralatan genggam tergletak di atas papan kontrol. Bingkai plastik pinggirannya sudah ada yang retak, tapi layarnya masih menyala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apakah ini milik Oldnick?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengambilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini mungkin menyimpan informasi yang berhubungan dengannya. Jika kita tahu jangkauan kekuasannya dan apa yang dia kejar, kita bisa mendapat bayangan mengenai tindakan apa yang akan kita lakukan selanjutnya!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menemukan pranala eksternal dan kumpulan kode enkripisi, tapi sistem wifi alat itu sudah rusak, jadi dia tidak bisa mengakses informasi yang tersimpan di server eksternal. Meskikpun begitu, dia bisa menemukan sedikit file sementara yang masih tersimpan di alat itu. Quenser mengutak-atiknya sejenak dan akhirnya berhasil menemukan cara untuk membaca file sementara itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Perubahan Pada Nilai Platinum&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Cara Pengolahan Wolfram&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Harta Karun Matematika Elektron&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menemukan beberapa judul yang bercabang, tapi dia tidak bisa mengakses dokumen lengkap yang terhubung dengan judul itu. Quenser mendecakan lidahnya dan menggali lebih banyak informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Oseania&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Fasilitas Peternakan Buatan Berbentuk Dome = Buatan Aliansi Informasi&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Pemenuhan Kebutuhan Makanan&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Dalam Negeri dan Impor&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengernyit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat data mengenai kondisi pertanian Oseania. Sebelumnya dia berpikir kalau hubungan antara Korporasi Kapitalis dan Oldnick didasarkan pada Harta Karun Matematika Elektron yang bisa menciptakan platinum buatan dengan menggunakan wolfram. Dia merasa itu tidak ada hubungannya dengan pertanian dan pasokan makanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tidak, tunggu dulu...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Ketidakstabilan Lingkungan Hidup Alami di Oseania&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Ketidakmungkinan Pembuatan Peternakan Sapi Perah disebabkan Karena Ketiadaan Tempat Merumput&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;70% Pasokan Daging Diimpor dari Korporasi Kapitalis&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Efek Samping dari Fasilitas Peternakan Buatan yang Diberikan Aliansi Informasi&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menelan ludahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena ketidakstabilan antara vegetasi dan lingkungan padang pasir Oseania, tanah merumput ditiadakan. Ini artinya mereka harus bergantung pada daging impor yang kebanyakan didadatangkan dari Korporasi Kapitalis. Tapi Oseania berencana untuk menggunakan keuntungan dari pertambangan platinum yang ada di sana untuk membeli fasilitas peternakan buatan berbentuk dome dari Aliansi Informasi. Itu artinya...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kekuatan dunia tertentu tidak ingin Oseania menggunakan fasilitas peternakan buatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka ingin membuat nilai bahan mentah yang digunakan untuk mendanai fasilitas perternakan sapi perah berskala besar itu anjlok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karenanya, mereka harus menghancurkan nilai platinum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penghancuran nilai platinum dengan menggunakan Harta Karun Matematika Elektron ada karena Korporasi Kapitalis ingin mencari keuntungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fasilitas peternakan buatan Aliansi Informasi dibutuhkan untuk meningkatkan pasokan pangan yang sekarang ini sedang tidak stabil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meniadakan pilihan itu artinya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Efek Negatif dari Pembatalan Pengadaan Fasilitas&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Resiko Terjadinya Penutupan Jalur Impor&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Menipisnya Persediaan Makanan&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Diperkirakan Lebih dari Setengah Juta Penduduk akan Mengalami Kelaparan&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Kemungkinan Lebih dari 750,000 Jiwa akan Meninggal Dunia Sebelum Solusinya Dapat Ditemukan&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Para monster itu!!!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Quenser hampir saja meremukan peralatan genggam itu dengan kepalan tangannya, sebuah suara yang dipenuhi statik keluar dari peralatan komunikasi besar yang sudah separuh hancur semenjak baku tembak tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, benar.” Pembicara itu mungkin berpikir kalau dia masih berbicara dengan Oldnick. “Kardinal, masih ada satu hal terakhir yang harus kuperjelas. Ini tentang metode membuat platinum artifisial yang kau sebut dengan Harta Karun Matematika Elektron. Sejujurnya, kami tidak memperlukannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pada dasarnya, kami hanya perlu harga platinum Oseania turun drastis. Teori tentang pasar mengatakan sebuah crash yang tidak terduga bisa menyebabkan kepanikan bahkan jika tidak pernah ada dampak nyatanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sudah mengetahui apa yang ingin pria itu katakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajahnya memucat saat pria itu terus berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan begitu kita sebenarnya tidak perlu mempelajari detail metode itu darimu, kardinal. Kami ingin hal ini hanya diketahui sebatas kalau kami dan dirimu berkerja sama karena suatu hal. Jujur saja, jika kau ditangkap ole Kerajaan Legitimasi atau Organisasi Iman di sini, beberapa orang pasti memutuskan kalau kau tidak pernah berhasil memberikan kami informasi mengenai Harta Karun Matematika Elektron. Itu bisa menjadi masalah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia!!” Quenser membawa radio kecilnya ke arah mulutnya. “Pergi dari sini sekarang! Dengan terpojoknya Oldnick di sini, Korporasi Kapitalis akan—!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan demikian, bukankah lebih baik jika tetap menjaga kesalah pahaman yang menguntungkan itu untuk mengubahmu menjadi debu di sini?” lanjut pria itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak punya waktu untuk menunggu jawaban Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berlari keluar dari fasilitas itu secepat mungkin dan melompat ke laut. Air asin masuk ke mulutnya, tapi dia tidak peduli. Dia menutup matanya dengan tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekejap berikutnya, sebuah kilatan cahaya yang sangat terang tercipta. Cahaya itu terlihat seperti cahaya saat mengelas tetapi sudah dilipat gandakan berkali-kali lipat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan walau tanggannya menutupi kedua benda itu, cahaya masih menusuk matanya. Dia bahkan tidak bisa mengira dengan tenang kalau cahaya itu datang dari masif laser beam yang membakar semuanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah hal mencengangkan ini, Quenser menjadi buta untuk sesaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya yang sangat terang dan menyakitkan itu menjadi bukit kalau serangan itu datang dari senjata yang luar biasa besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah Object Generasi Kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah Deep Optical.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Uuh...!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uhuk!! Uhuk uhuk!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penglihatannya mulai kembali, tapi gambar membayang masih tetap tertinggal seperti ada kertas film yang tertempel di hadapan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mulai panik. Dia benar-benar lupa kalau ada tabung yang berada tepat di samping mulutnya yang terhubung dengan tangki oksigen di punggungnya, dia langsung menuju ke permukaan laut untuk mencari udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika wajahnya keluar di permukaan, perubahan lingkungan di sekitarnya menjadi sangat jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengambang raksasa yang berwarnya pucat itu terpoles hingga menjadi seperti sebuah cermin dari perak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua itu belumlah seberapa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sebagian bangunan fasilitas yang terbuat dari besi itu meleleh!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metal itu berbuah menjadi lelehan panas, menyebar ke seluruh pengambang raksasa, dan kemudian mendingin dan mengeras di sana. Itu membuat permukaan pengambang itu bersinar layaknya dilapisi perak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sialan...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti biasa, meriam Object punya kelas tersendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tahu kalau dia berhasil lolos dari ledakan, tapi rasa takut masih mengisi ujung kepala hingga ujung kakinya bahkan hingga ke inti tubuhnya ketika melihat efek yang ditimbulkan itu. Dia tidak bisa merasa lega walau sudah menghindarinya. Dia harus menggunakan kecerdasannya hingga batas maksimal untuk menciptakan sebuah rencana agar dia selamat, tapi dia bisa merasakan kalau pikirannya sedang berjatuhan hingga berkeping-keping secepat emosinya berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah saat lantai atas fasilitas itu jatuh ke samudra karena lantai tengahnya sudah dihancurkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gelombang air yang tiba-tiba membuat Quenser terhempas, tapi dia tidak terseret ombak berkat bantuan tangki oksigennya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia kembali lagi ke permukaan, dia melihat kepala Heivia muncul di permukaan air yang ada di dekatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sepertinya berhasil melompat dari jendela tepat sebelum laser beam itu menghantamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku hampir saja mati! Bangke, aku hampir mati!! Aku tidak bisa berpikir jernih dan tidak bisa merasakan sakit!! Tangan dan kakiku masih menempel, ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya Heivia mulai panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Quenser mendengar suara wanita yang datang dari radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu dari Valkyrie.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, kami melihat apa yang baru saja terjadi! Apa yang terjadi dengan Roybelz Oldnick!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawabannya datang dari Heivia yang sedari tadi mengejar pria itu hingga detik terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gimana aku bisa tahu!? Pria itu bertingkah layaknya tahu semua jawabannya sambil berbicara mengenai cairan prisma dan laser pendeteksi getaran, tapi dia pasti meledak bersama seluruh lantai 2!! Aku ragu kalau dagingnya masih ada yang tersisa untuk menjadi makanan seekor ikan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendengar kalau seseorang mendecakan lidahnya dan kemudian tranmisi radio itu terputus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berusaha menghubungi mereka hingga beberapa kali, tapi dia tidak menerima tanggapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa mereka melarikan diri...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ingin bergabung dengan mereka!! Komandan berdada besar memberitahu kita kalau tidak boleh ada yang terjadi pada tambangnya, dan lihat apa yang telah terjadi!! Sekarang ini sudah menjadi kartu kuning yang keberapa!? Apa kau tidak menyimpan kartu merah!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengabaikan Heivia dan bergumam pada dirinya sendiri untuk berpikir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Valkryie hanya mengincar Oldnick sedari awal. Mereka tidak punya alasan untuk tetap di sini dan membantu mereka menangani Korporasi Kapitasi ataupun Deep Optical.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Quenser dan Heivia tidak seberuntung itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical sedang bertarung dengan Baby Magnum. Jika tuan putri kalah dalam pertempuran itu, Quenser dan Heivia akan dikejar hingga ke ujung dunia jika bukan seluruh anggota batalion pemeliharaan mekanik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, mereka telah memberikan cukup alasan bagi Deep Optical untuk memfokuskan tembakannya pada mereka dengan apa yang telah mereka lakukan di distrik Loyauté.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak tahu kapan meriam utama Object akan menembak mereka dengan alasan penghancuran tambang untuk mengatur harga wolfram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti biasa, kita harus berlari menembus jantung neraka untuk selamat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, Apa lo udah gila! Kenapa selalu saja berakhir dengan Object!? Kita sudah berada dekat sekali dengan surga dari tempat ini!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengutuk keberuntungan mereka, kedua anak lak-laki itu kembali memasang kaca mata dan selang mulut yang terhubung dengan tangki oksigen mereka, dan sekali lagi menyelam ke dasar lautan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sedang menuju Object Generasi Kedua Korporasi Kapitalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak akan pernah bisa pergi hidup-hidup sampai Deep Optical dihancurkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 11===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser dan Heivia berenang di dasar lautan dengan aqua scooter mereka, bombardir dari Deep Optical terus berlanjut. Seharusnya, bombardir itu mengarah ke pertambangan wolfram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke!! Komandan berdada besar kita tidak mau berhenti mengoceh! Kita gagal untuk medapatkan tubuh Oldnick dan sekarang tambangnya diserang. Ini semakin bertambah buruk dan buruk!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku harus memilih antara menjadi makanan ikan atau ditindas oleh seorang wanita cantik, aku pasti memilih yang terakhir! Jadi ayo fokus untuk selamat dari sini, Heivia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical tidak cocok untuk pergerakan cepat, jadi stateginya berfokus pada mengambil tindakan cepat dengan laser raksasanya. Meskipun begitu, sekarang dia menyerang tambang sambil menahan Baby Magnum tuan putri hampir tanpa kesulitan sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah jelas Object mana yang sedang berada di atas angin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum belum terkena serangan langsung dari meriam utama musuh, tapi selalu nyaris saja kena. Efek samping dari laser raksasa itu mulai menimbulkan kerusakan sedikit demi sedikit. Sepertinya Deep Optical sedang berada di atas angin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aneh sekali. Mereka hanya menarget pengambang raksasa fasilitas itu namun tetap mengabaikan kerangka yang merupakan bagian penyusun utama tambang itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka hanya ingin membuat tambang itu tidak bisa digunakan. Setelah itu, mereka bisa mengambil filter bersama dengan wolfram-nya untuk mereka sendiri. Benar-benar cara berpikir Korporasi Kapitalis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepotong keberuntungan yang mereka dapat itu adalah sebuah strategi bagi kelompoknya untuk mengejar Oldnick sambil membantu mengevakuasi para pekerja sipil dengan menggunakan kapal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun begitu, mereka tidak bisa terlalu bersantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun hasilnya, hanya ada satu nasib yang menanti kita jika tuan putri kalah. Sisa unit yang lain mungkin bisa selamat, tapi kita telah memberikan mereka cukup banyak alasan untuk memburu kita sampai mati.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja Quenser mengacu pada kejadian yang telah terjadi di distrik Loyauté.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia berkata dengan kesal, “Aku tahu kalau kita harus melakukannya, tapi bagaimana cara kita melawan monster itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia terspesialisasi untuk pertempuran laut, jadi dia menggunakan sebuah alat bantalan udara sebagai penggerak. Persenjataannya terfokuskan pada laser beam. Itu memberikan kita beberapa acuan dasar.” Quenser membiarkan dirinya mengapung ditempat karena dibantu oleh gaya apung yang dihasilkan program pengontrol sirkulasi udara yang berada di pakaian selamnya. “Bantalan udara membuat kapal itu mengambang dengan menggunakan kekuatan udara, jadi situasi antara pengambang dan permukaan laut bisa sangat mempengaruhi keseimbangannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu, dia menjaga kestabilannya dengan menjaga tekanan udara diantara dua permukaan datar yang cukup besar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan kehilangan keseimbangannya ketika benda itu dihancurkan,” kata Quenser. “Untungnya, lautan ini berbeda dengan tanah keras. Itu memberikan kita kesempatan. Kita harus membuat cekungkan besar di permukaan air yang berada di bawah Deep Optical. Jika kita melakukannya, dia akan goyah dan tenggelam. ...Beberapa tahun lalu, sebuah Object Generasi Kedua yang terspesialisasi dalam pertempuran laut ditenggelamkan oleh sebuah ombak dahsyat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kita tidak bisa menciptakan sebuah ombak dahsyat begitu saja,” kata Heivia tidak setuju. “Ombak dahsyat itu cukup besar untuk menenggelamkan kapal tangker dan terjadi secara tidak menentu. Kondisi yang menyebabkan mereka terjadi masih belum diketahui. Benar kalau ombak itu layaknya grim reaper bagi kapal-kapal di lautan, tapi bagaimana cara kita menciptakan ombak itu ketika kita tidak mengetahui apa yang menyebabkannya terjadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu hanya sebuah perumpamaan. Juga, Deep Optical memiliki pemancar di setiap sisinya yang berguna untuk meledakan udara dan membenarkan posisinya seperti sebuah boneka pasir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi ‘acuan dasar’ apa yang kau punya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lase beam berdaya kuat itu. Meriam utamanya secara tidak langsung menolong kita saat di distrik Loyauté. Benda itu mengumpulkan energi dari 8 laser beam dan menembakannya secara bersamaan. Jika ada sesuatu yang salah dengan alat pengatur energinya, dia bisa meledakan dirinya sendiri hingga berkeping-keping.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa, apa kau mau memanjat meriam utamanya?” Heivia mengangkat bahunya dari air laut. “Bahkan jika dia termasuk Object yang lambat, benda itu masih bergerak pada kecepatan melebihi 200 km/j. Jika kita berusaha untuk menaikinya, dia bisa memutuskan lengan kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisakah kita mengacaukannya dari kejauhan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak mungkin membuat sebuah tembakan hole-in-one dari sebuah misil anti-tank ke dalam lubang laras meriam utamanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana kalu kita mengacaukan programnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika itu memang mungkin, departemen simulasi elektronik akan memiliki setumpuk medali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia punya banyak sekali pendapat negatif, tapi dia bagus dalam mengamati situasi secara rasional (cuma berguna untuk menyelamatkan dirinya sendiri). Quenser punya banyak sekali pendapat positif, tapi tidak bagus dalam menimbang resikonya ketika dia melihat kesempatan untuk menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sangat berterima kasih pada karakteristik dari teman seperjuangannya. Sifat kalian tidak seubahnya bisa kalian ganti bahkan jika kalian tahu kalau itu mengandung unsur negatif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tiba-tiba menghentikan proses berpikirnya dan berbicara lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu kita hanya bisa bergantung pada satu hal terakhir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya untuk memastikan, Oldnick menyebutkan tentang cairan prisma dan laser pendeteksi getaran sebelum dia mati, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, dia membuatnya terdengar seperti cairan prisma digunakan untuk menggabungkan kedelapan laser dan laser pendeteksi getaran digunakan sebagai sebuah pencegahan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Jadi begitu.” Quenser berpikir sejenak. “Kalau begitu, kita mungkin masih memiliki kesempatan. Kita harus memikirkan cara agar rencana itu berhasil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ada yang bisa kau lakukan setelah semua ini!?” Mata Heivia terbuka lebar. “Bahkan jika kau memanjat tubuh utama Object berbentuk bulat itu, pilot Elite tidak akan membuka palka yang menghubungkan kokpitnya begitu saja. Serta senjata kecil dan peledak yang kita punya tidak akan merusak meriam utamanya!! Monster itu didesain secara spesial untuk mencegah hal itu terjadi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena dia berfokus pada laser, sepertinya Deep Optical tidak bisa meninggikan pertahannya hingga level yang dibutuhkan pada pertempuran sungguhan hanya dengan menggunakan armor tebal. Sebuah laser beam sendiri sudah cukup rumit, tapi mereka menggabungkan 8 rangkaian itu. Meriam utamanya dipenuhi dengan bagian-bagian yang sangat rumit. Itu seperti membangun piramid dari kartu hingga semakin tinggi dan tinggi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi apa!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita bisa memanfaatkannya.” Sambil berada di bawah air, Quenser mengeluarkan alat genggamnya. “Kita sudah mendengar begitu banyak informasi mengenai Deep Optical sebelum menuju zona base perawatannya di distrik Loyauté. Kita bisa menggunakan sebagian data yang ada itu di sini. Tapi untuk menggunakannya, kita harus naik ke Deep Optical terlebih dahulu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat berbicara, Quenser menyodorkan tangannya ke arah Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berikan pisaumu, Heivia. Pisau masak kecil yang ada di kotak peralatan bertahan hidupku tidak bisa digunakan untuk memotong benda ini. Aku butuh pisau tempur besarmu yang tajam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang akan kau lakukan dengan sebuah pisau!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mencari sesuatu yang bisa digunakan sebagai tali. Sepertinya filter wolfram itu bisa digunakan. Panjang mereka belasan meter dan cukup kuat untuk menahan berat kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau serius? Kau beneran berpikir untuk memanjat Object yang bergerak di lautan dengan kecepatan sekitar 200 km/j, pake tali? Kau hanya akan terlihat lebih bodoh daripada orang yang terjungkal saat berselancar!! Dan bahkan jika kau berhasil melakukannya, Deep Optical bisa melemparmu begitu saja ketika membuat belokan tajam!! Ini bukan lingkungan yang kondusif untuk melakukan panjat tebing!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak pernah bilang kalau akan melakukannya.” Setelah memeriksa informasi yang dia butuhkan, Quenser menaruh lagi peralatan genggamnya dan sebagai gantinya dia mengeluarkan radio. “Kita bisa menggunakan elevator.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 12===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Baby Magnum bergerak dengan kecepaan tinggi, Deep Optical bergerak dengan kecepatan yang lebih lambat, menangkis dengan berbagai meriamnya, dan mengulur waktu dengan berbagai senjata yang bisa membutakan. Sementara itu, balas-membalas peluru dengan jumlah yang begitu banyak terus berlanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kemudian terjadi perubahan pada pergerakan Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedari tadi ketujuh meriam utamanya menggunakan mode meriam plasma berstabilitas rendah, tapi salah satu meriamnya berputar layaknya revolber untuk berganti ke mode coilgun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah-tengah begitu banyaknya tembakan meriam plasma berstabilitas rendah, sebuah peluru metal raksasa dari coilgun ditembakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru itu tidak menarget Deep Optical. Jika iya, peluru itu hanya akan dimentahkan oleh laser penangkis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri menarget permukaan air yang berada di bawah Deep Optical. Sebuah cekungkan selebar belasan meter tercipta dan sebuah cipatran air yang lebih cocok dibilang sebagai ledakan air daripada ombak mewarnai udara putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical mengambang di udara dengan menggunakan bantalan udara, tapi itu masih bisa dipengaruhi oleh kondisi permukaan laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah peluru-peluru metal ditembakan lagi dan lagi, Deep Optical hampir saja terbalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia berhasil membenarkan posisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menembakan begitu banyak laser dari sisi tubuhnya agar udara yang berada di bawah sisi tubuh bulatnya yang mau jatuh mengembang dengan cepat. Ini akan mendorongnya naik. Momentum ini digunakan untuk mendorong kapal itu hingga seperti semula dari kemiringan yang hampir mendekati 80 derajat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa pendapat Deep Optical mengenai serangan itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah Baby Magnum ingin mengurangi kecepatan menghindar Deep Optical dengan menghancurkan pijakannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah Baby Magnum berusaha untuk merusak peralatan kompleks yang berada di dalam Deep Optical dengan mengguncangkan seluruh Object?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbagai macam pendapat pasti sudah terlintas di benak pilotnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi semua itu salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang sudah diinstruksikan pada tuan putri melalui radio adalah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 13===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia sedang berdiri di dekat puncak tubuh bulat Deep Optical. Kain filter dikalungkan di salah satu meriam yang terbilang kecil hingga membentuk huruf U. Kain itu menopang berat mereka sebagai ganti dari tali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke!! Permukaannya sangat licin hingga aku terus meleset! Jika kita jatuh dari ketinggian ini, bahkan laut bisa menjadi berbahaya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau seharusnya berterima kasih karena masih ada air laut yang bisa membuat kita terpeleset di sekitar sini! Jika sisa panas dari tembakan laser masih berada di sini, kita akan menjadi manusia obor!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua tidak bisa memanjat sisi samping tubuh bulatnya dengan begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak punya cukup waktu untuk melakukannya dan bahkan jika mereka sempat, sensor magnetik beserta sensor-sensor lainnya akan mendeteksi keberadaan mereka dan mereka akan langsung disingkirkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karenanya mereka mengambil jalan pintas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak percaya kalau kau kepikirakan untuk langsung mengkalungkan filter ini di sebuah meriam yang ada di sekitar bagian puncak saat Deep Optical miring. Seperti biasa, idemu itu menggunakan nyawa kita sebagai taruhannya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi berkatnya, kita bisa memanfaatkan daya balik Deep Optical untuk menarik kita ke atas secara langsung.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan tuan putri telah membuat Deep Optical miring 80 derajat. Dengan kata lain, benda itu nyaris saja tejatuh ke permukaan laut secara horizontal. Jarak antara permukaan laut dan bagian atas tubuh utamanya hanya berkisar 20 meter. Dengan beban yang ada di ujung filter, mereka berhasil melemparnya sejauh itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun itu, kita harus segera menuju meriam utamanya! Ketika Deep Optical masih membenarkan diri hingga seperti semula, dia akan berfokus pada taktik menghindar dan mengganggu serta tidak menggunakan meriam utamanya selama beberapa menit. Tapi ketika pemindaian otomatisnya selesai, dia akan memulai pertempuran baru. Jika itu terjadi saat kita masih berada di sini, radiasi panasnya akan memanggang kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebenarnya apa yang harus kita lakukan!? Meriam utamanya dilindungi oleh armor tebal. Senapan dan peledak kita tidak akan bisa merusaknya!!” teriak Heivia sambil bergerak di belakang Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tiba di bagian pondasi meriam utama yang ada di sudut kanan atas Object. Dia mengeluarkan beberapa peledak plastik Hand Axe dari tas punggungnya, mencuilnya sedikit, dan menempelkannya ke pondasi itu. Setelah selesai, dia menancapkan pemicu elektrik ke dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menepuk dahinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu sama sekali tidak cukup untuk menembus armor Object!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau juga bantu dong, Heivia!!” teriak balik Quenser saat dia melemparkan sebongkah peledak ke arah Heivia. “Kita tidak punya banyak waktu!! Kita harus memasang 20 peledak lagi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke. Ini tidak akan berguna!!” umpat Heivia sambil bergerak di samping di Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil terus bekerja, Quenser berkata, “Buat peledaknya berukuran kecil. Jangan terlalu besar, nanti bisa percuma.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Bukankah seharusnya kita membuatnya sebesar mungkin agar bisa memberikan kerusakan pada armornya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak berusaha untuk menghancurkannya melalui permukaan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mendengar suara dentingan metalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam utama Deep Optical mulai melakukan sedikit pengaturan untuk membidik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waktu habis, Quenser!! Jika kita tidak segera pergi dari sini, panasnya akan membunuh kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cuma 7 lagi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita akan terpanggang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“3...2...Okay, selesai!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berdiri dan segera berlari menuruni sisi tubuh utama berbentuk bulat. Dengan kata lain, dia berlari ke lereng curam yang mengarah ke laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia tidak lagi terlihat keren.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau pasti bercanda! Apa kau tidak punya cara melarikan diri yang lebih jantan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cepat!! Jika meriam utama itu menembak, kita akan lebih gosong daripada masakan istri yang baru saja menikah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melihat Quenser lari kocar-kacir, Heivia mengikutinya sambil sedikit meneteskan air mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemiringan sisi tubuh utama berbentuk bulat itu bertambah curam dan salah satu kaki Heivia tersandung kakinya yang lain. Walau hampir terpeleset, dia berhasil melakukan langkah terakhir dan melompat ke laut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melompat dari ketinggian lebih dari 30 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasa sangat ringan untuk beberapa detik, tapi rasa eneg langsung terasa di perutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia langsung menghantam permukaan laut. Heivia merasakan syok yang lebih kuat daripada saat berlari sekencang mungkin ke arah papan triplek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hampir saja pingsan di lautan, tapi kilatan cahaya putih terang yang menusuk matanya membuatnya kembali tersadar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical telah menembakan meriam utamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uhuk!! Uhuk uhuk!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, kau masih punya tangki oksigenmu, ‘kan!? Jangan panik dan pakai itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mendengarkan saran Quenser dari radio, tapi dia tidak dapat membalasnya. Tangan Quenser terjulur dari samping dan memasangkan masker oksigen ke mulut Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Heivia kembali mendapat oksigen dan tenang, dia melingkarkan jarinya di sekitar leher Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mati kau! Inilah kenapa aku tidak pernah setuju dengan rencana burukmu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hentikan, Heivia!! Apa kau sangat panik sampai-sampai ingin berpegangan pada pria!? Pekerjaan kita masih belum selesai! Jika kita tidak berbuat apa-apa, Deep Optical akan mengalahkan tuan putri!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi apa yang bisa kita lakukan dengan peledak-peledak kecil itu?” kata Heivia sambil melepaskan cengkramannya dari leher Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengeluarkan radionya dan berkata, “Apa kau ingat seluruh informasi yang telah kita kumpulkan dari Object itu distrik Loyauté? Deep Optical adalah kumpulan teknologi laser dengan kekuatan tempur yang tidak bisa dibayangkan, tapi itu artinya bagian dalam benda itu juga merupakan kumpulan peralatan yang sangat rentan. Mereka harus memperhitungkan getaran dari luar dan bahkan gaya G yang ditimbulkan dari gerakan berkecepatan tinggi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya membuat armornya tebal tidak akan cukup untuk melindungi peralatan rentan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggerakan jempolnya berulang-ulang, dan setiap kali dia menggerakannya terdengar suara ledakan yang merambat melalui air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri yang berada di dalam Baby Magnum mendengar semua transmisi radio yang dilakukan kedua anak laki-laki itu dan bisa melihat ledakan yang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia mungkin tahu jumlah pasti peledak yang harus digunakan secara lebih baik daripada dua orang idiot yang memasang peledak itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ledakan selevel itu tidak akan bisa menggores armor Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktanya, itu bahkan tidak cukup untuk meledakan tank standar milikmu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa yang mereka inginkan? Kuharap ini belum semuanya. Jika iya, aku hanya membuang-buang waktuku dengan membantu kalian!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia mendengar Quenser melanjutkan penjelesannya dari radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itulah kenapa benda itu dipasangi alat untuk meredam kejut secara elektrik. Mereka membuat jarak yang cukup besar diantara armor dan semua guncangan yang terjadi di lapisan luar akan terdeteksi oleh pendeteksi getaran. Kemudian mereka bisa mengimbangi getaran yang merambat melalui armor itu dan membantali lapisan dalam armor. Dengan menghentikan semua getaran yang melewati ambang batas yang diperbolehkan, mereka bisa melindungi peralatan rentan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu artinya armor mereka lebih menyulitkan daripada sekedar dinding tebal, ‘kan? Itu cuma mengartikan kalau ledakan tadi hanya bisa menimbulkan kerusakan yang lebih sedikit!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak sepenuhnya,” Quenser segera menjawab sambil terus menimbulkan ledakan yang sepertinya percuma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri mengerutkan kening saat menggerakan Baby Magnum secara zig-zag.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia masih bisa belum mengetahui apa yang ingin Quenser lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Laser pendeteksi getaran digunakan untuk mendeteksi getaran yang datang dari luar, tapi sebaiknya kau jangan terlalu banyak menggerakannya jika ingin meningkatkan keakurasian. Dengan kata lain, jika kau menyetelnya untuk bereaksi pada setiap getaran kecil yang terjadi, hal itu bisa menimbulkan resiko terlambatnya respon terhadap getaran besar yang harus ditangani. Untuk menjaga akurasinya tetap tinggi, getaran terkecil yang tidak punya efek negatif terhadap peralatan yang sangat rentan akan diabaikan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena panas tinggi yang tercipta ketika lasernya lewat bisa beresiko mengganggu cairannya, sepertinya benda itu baik menggunakan coolant reaksi cepat ataupun cairan prisma itu sendiri terbagi kedalam beberapa cartirdges. Tapi bagaimana jika getaran itu datang dari arah yang tidak pernah dibayangkan sang desainer?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ledakan itu hanya menimbulkan sedikit getaran pada armor. Dengan terus memompakan getaran-getaran kecil seperti itu secara terus menerus, kita bisa menggeser posisi peralatan yang sangat rentan itu sedikit demi sedikit. Itu mungkin tidak akan mencapai 100 milimeter.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa bagusnya dengan sesuatu yang hanya dipedulikan oleh seorang pengrajin?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cukup banyak. Si cairan prisma mengumpulkan energi optik yang dibutuhkan meriam utama. Cahayanya dibelokan dengan cara mengatur kekeruhan cairan yang berada di dalam kontainer secara elektrokimia. Dengan mengirimkan getaran ke dalamnya secara terus menerus, kekeruhan cairan yang diatur itu akan menjadi  tidak bisa diubah. Dan itu artinya...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap getaran yang tercipta akan sampai ke prismanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan hasilnya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak lama kemudian, meriam utama Deep Optical diselimuti kilatan cahaya terang yang sangat putih dan kemudian menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itu, energi dari 8 laser karbon dioksida yang berada di dalam meriam utama Deep Optical terkumpul di pondasi meriam utama raksasa itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laser dipancarkan dengan mengekspos elektron yang tidak stabil ke cahaya. Semakin kuat cahayanya, semakin kuat pula laser yang dipancarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, meriam utama Deep Optical adalah senjata laser beam yang menciptakan daya masif dengan memompakan energi optikal setingkat 8 meriam utama laser beam yang biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cermin biasa tidak akan bisa mengumpulkan seluruh energi dari kedelapan benda itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu membutuhkan alat yang disebut dengan cairan prisma; sebuah cairan spesial didalam sebuah kontainer transparan yang kekeruhannya diubah secara elektrokima sehingga bisa membelokan cahaya layaknya cairan gula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cairan prisma itu bisa membelokan cahayanya dengan bebas dengan mengubah tingkat kekeruhan cairan, tapi tanda adanya perbedaan kekeruhan cairan di dalam kontainer transparan itu, benda itu tidak akan berfungsi dengan benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang akan terjadi jika sekumpulan getaran mengenai kontainer transparan berisi cairan yang kekeruhannnya diatur secara manual itu secara terus menerus? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawabannya simpel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guncangan yang terjadi pada isi kontainer itu bisa mengubah kekeruhan cairan yang seharusnya berada dalam keadaan berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tanpa adanya perbedaan kekeruhan, cahayanya tidak lagi bisa dibelokan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seharusnya cahayanya dibelokan ketika menembus cairan prisma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan ini membuat meriam utama Deep Optical hancur dari dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya ledakan tetap mensusuk bola mata Quenser dan Heivia walau mereka menutup kelopak mata mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggeram kesakitan, tapi dia menghembuskan nafas lega disaat yang bersamaan. Rencananya berhasil. Meriam utama Deep Optical sudah diledakan, dan energi ledakan itu sendiri sudah menciptakan kerusakan serius pada Object. Bahkan walau seluruh Object itu tidak sepenuhnya hancur, tanpa meriam utama benda itu bukanlah tandingan tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa...?” gumam Heivia dalam kebingungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical miring ke samping. Energi dari ledakan tadi mendorongnya ke samping dan mulai tenggelam. Bukan hanya meriam utamanya saja yang dihancurkan dari dalam, tapi seluruh benda itu meleleh dan armor tubuh utamanya terkelupas hingga bagian dalamnya hampir terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu tidak mungkin dapat melanjutkan pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktanya, sangat mungkin jika benda itu sudah sangat rusak untuk menggunakan laser dan membenarkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi Deep Optical tidak pernah berusaha untuk kembali seperti semula dari keadaannya yang miring.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu hanya berputar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
...Hampir seperti berubah ke mode lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa—...!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_15.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siluetnya berubah. Dua bagian yang berada di belekang tubuh utamanya terbuka dan merentang layaknya sayap. Benda itu masih mengambang di atas permukaan air, tapi tidak lagi menggunakan bantalan udara; benda itu tidak menggunakan apapun selain kekuatan laser. Laser dipantulkan antara permukaan laut dan bagian bawah benda itu untuk mengembangkan udara. Bagian yang tadinya berfungsi sebagai “kaki” terbuka dan lensa dari senjata laser bisa terlihat di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika menatap sambil melongo, Heivia berteriak, “Itu berubah!! Apaan tuh!? Apakah reaktor dan kokpitnya dipasang seperti giroskop!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka pikir akhirnya sudah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka pikir mereka bisa kembali ke zona base dan melanjutkan liburan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa artinya kita hanya membuat Deep Opitcal menjadi serius!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keadaan mereka akhirnya berbalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object Generasi Kedua Korporasi Kapitalis mulai menyerang balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 14===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Quenser dan Heivia melawan sebuah Object, biasanya meraka tidak dianggap sebagai ancaman nyata oleh musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Object mengambil tindakan untuk membunuh mereka sedari awal dan mereka tetap menjadi target prioritas, tidak akan pernah ada prajurit berdarah-daging yang berkesempatan untuk menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak akan pernah bisa lari atau kabur bahkan jika mereka berusaha. Tidak ada satu pun tempat untuk berlindung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau Deep Optical telah lolos dari semua masalah dengan berubah, dia tidak suka untuk mengabaikan manusia yang telah menghancurkan meriam utama orisinilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke. Ini dia. Monster itu mengarah ke sini, Quenser!!” teriak Heivia, mengabaikan fakta kalau mereka tidak punya harapan untuk melakukan apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu meriam utama laser beam barunya mengarah ke mereka. Tanpa ragu, sebuah beam oranye dari cahaya terbang lurus ke arah Quenser dan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum itu terjadi, Baby Magnum tuan putri memposisikan dirinya diantara mereka dan beam itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser!!” teriak tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisakah kau mengkhwatirkanku juga!?” protes Heivia, tapi sekarang bukan waktunya untuk itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh impresi yang diberikan Deep Optical sudah berbuah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menciptakan suara ledakan yang sangat besar, dia bergeser ke depan dan belakang sambil menembakan laser beam demi laser beam ke arah Baby Magnu. Kecepatannya sudah jauh berubah. Sebelumnya, Deep Optical tidak bisa bergerak melebih 200 km/j, tapi sekarang dia menari di sekitar Baby Magnum dengan kecepatan 4 sampai 5 kalinya. Dia bisa menangani Baby Magnum yang sudah terbukti bisa menangani Object Generasi Kedua-mu sebelumnya dengan sangat mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_16.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke!! Apa yang terjadi!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sayap berbentuk C yang berada di bagian belakang Deep Optical berguna untuk memantulkan laser. Deep Optical menggunakan sayap itu untuk meledakan udara dan menambah akslerasi kecepatan. Ini memberikannya akslserasi  yang tidak pernah bisa kau dapat dari booster roket!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kupikir dia tidak mau melakukan gerakan tiba-tiba karena peralatan rentan yang ada di dalam laser!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia pasti ingin mengatasi situasi ini bahkan jika dia harus menghancurkan sistem utamanya! Meriam-meriam utama itu sepertinya laser berkedudukan tetap yang menggunakan YAG. Itu adalah senjata optikal yang paling pertama dikembangkan dan punya desain yang paling simpel.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Laser berkedudukan tetap punya output tinggi tetapi tidak bisa ditembakan dalam waktu lama, iya ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, seperti yang bisa kau liat, laser itu tidak cukup panas, sehingga armor tuan putri bisa menahan beberapa tembakan. Ketika laser sebelumnya memanganggang debu dan uap air di udara, dia menghasilkan beam yang sangat putih, tapi sekarang warnanya berubah menjadi oranye.” Quenser menganalisa situasinya dengan tenang. “Sepertinya, dia menembakannya berulang-ulang seperti machinegun untuk memaksimalkan waktu tembakannya yang pendek. Dia menembak ke titik yang sama berulang-ulang, itu mungkin bisa menembus armor. Meskipun begitu, armor itu bisa bertahan untuk sementara waktu jika tuan putri memastikan kalau itu mengenai bagian yang disekrup.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi lama kelamaan tuan putri juga akan dihabisi!! Dan saat perisai kita menghilang, kita tamat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berpikir sejenak dan kemudian mengeluarkan beberapa peledak plastik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tuan puri, kau bisa menahan Deep Optical untuk berapa lama?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak cukup banyak hingga bisa disebut dengan sebutan keren seperti ‘mengulur waktu’.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berikan kami 10 menit,” kata Quenser sambil menghelas nafas lega karena tuan putri cukup tenang hingga sempat bercanda. “Itu sudah cukup.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 15===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang pertama kali menyadari keganjilan yang terjadi adalah Froleytia Capistrano ketika dia memonitori Baby Magnum beserta seluruh medan pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa disalahkan karena menjadi bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah ledakan tiba-tiba terjadi diantara kerangka yang merupakan penyusun utama tambang. Dan ledakan itu terus menyebar. Mengarah vertikal. Beberapa kerangka diledakan hingga berkeping-keping dan tercipta pilar dari air yang merentang sejauh beberapa meter ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ada sesuatu yang mudah meledak di tempat itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ti-tidak ada! Sebagian besar tambang itu dipenuhi dengan filter yang berguna untuk mengumpulkan wolfram dari air laut. Turbin gas digunakan untuk merentangkan filternya, tapi tambang itu menggunakan mesin yang sama sekali berbeda. Biasanya mesin itu tidak selalu terpasang padanya. Seharusnya tidak ada bahan yang mudah meledak di tempat itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Froleytia menerima laporan itu dari departemen simulasi elektronik, ledakan kedua dan ketiga terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ledakan dari dalam laut...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Walau Kerajaan Legitimasi membiayainya, itu merupakan fasilitas penting publik yang berada di area kosong. Aku tidak penah mendengar kabar mengenai ranjau laut yang dipasang di perairan di sekitar tempat itu. Kami sedang melakukan pencairan satelit untuk menentukan apakah itu dari UUV musuh atau robot ikan!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia merasakan firasat buruk mengenai apa itu, jadi dia membuka beberapa jendela baru di laptopnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku butuh laporan mengenai persenjataan resmi Kerajaan Legitimasi...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membuka sebuah diagram yang mengembarkan hasil tes dari beberapa peledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diagram itu memuat data mengenai daya jangkau ledakan, serpihan, panas, dan efek lain ketika diledakan dalam ingkungan tertentu, bentuk tertentu, dan dibawah kondisi tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Bagaimana bentuk ledakan ketika peledak plastik Hand Axe diledakan dari dalam air?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia mencari dengan kata kunci itu, data numerik yang sangat detail dan sebuah diagram sederhana dari persebaran ledakannya tertampil di layar. Sepertinya diagram itu akan langsung berubah jika dia memasukan jumlah peledak dan kedalaman air tempat dia diledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Froletria melihatnya, dia langsung merasa pusing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bentuknya sama persis dengan pilar air yang baru saja dia lihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Anak-anak nakal itu... Kenapa mereka dengan bodohnya meledakan tambang yang seharusnya mereka lindungi!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 16===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Quenser meledakan peledak plastik dari jarak aman, dia berbicara pada Heivia yang sedang melihat melalui bidikan senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seberapa tinggi mereka!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang pertama 27.1. Yang kedua 30.5! Itu cukup nyaris, ‘kan!? Bagaimana keadaan di sana!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cukup bagus. Sekarang tinggal bergantung pada tuan putri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser. Sekarang komandan berdada besar kita terus saja berteriak-teriak di radio. Apa yang harus kita katakan padanya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau masih terhubung di saluran? Aku sudah memutusnya sejak tadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terkadang aku sangat mengagumi keberanianmu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berbicara, kedua anak laki-laki itu bergerak ke langkah selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan di saat itu, Deep Optical terus berusaha menyerang Quenser dan Heivia, dan Baby Magnum menerima serangannya untuk bertindak sebagai perisai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri menggunakan bakat luar biasanya (yang diberikan secara artifisial) untuk membuat lasernya tidak mengenai tempat yang sama secara terus menerus, tapi seluruh tubuh utama bulatnya mulai menyala oranye.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak punya banyak waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, kau menyelam dan lepaskan pemberat di bagian bawah filter! Aku akan memotong filternya dengan pisau!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch. Aku tidak akan terkena penyakit dekompresi, ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika pemberat filtrnya sudah dilepas, kain itu mengambang di dekat permukaan air. Quenser sudah memotong belasan kain, jadi mereka langsung merentangkannya di perairan sekitar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menghubungi tuan putri melalui radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sudah menyebarkan berapa filter penuh wolfram. Jangan lewat di atasnya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana caramu menghancurkan Deep Optical dengan filter-filter itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah sudah jelas? Permukaan mengkilap filternya akan memantulkan laser.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Deep Optical dilengkapi dengan berbagai sensor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu pasti menyadari filter yang tersebar di sekitar permukaan laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu membuat gerakan ke depan dan belakang dengan cepat untuk menghindari filter-filter itu. Dan dia melakukannya dengan alat pendorongnya yang meledakan udara dengan menggunakan laser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri terkejut dan berkata, “Tidak bagus. Mereka menyadarinya!! Kalian tidak bisa merusak lser yang membuat Deep Optical mengambang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukan itu yang aku maksud,” kata Quenser sambil menyentuh switch di radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Switch itu mengirimkan sinyal detonasi ke pemicu elektrik di peledak plastik Hand Axe yang terpasang di filter-filter itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku mengincar sayap raksasa yang digunakannya untuk bermanuver tajam!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia berteriak, beberapa peledak plastik diledakan secara terus menerus. Bukannya menyebar ke segala arah, ledakan di bawah air itu menciptakan pilar dari air yang merentang ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan pilar-pilar itu membawa kepingan-kepingan filter yang hancur lebur bersamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa kepingan itu berhasil mencapai bagian tengah sayap berbentuk C yang berada di bagian belakang tubuh utama Deep Optical. Di saat yang bersamaan, laser yang sangat kuat dipantulkan disekitar sayap dan menyebabkan udara mengembang secara mendadak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wolfram yang diterbangkan ke tengah-tengah benda itu memantulkan lasernya ke arah yang salah dan menyebabkan error hebat dalam membuat sudut pembelokan Object. Dan di saat itulah Deep Optical membuat sedikit belokan untuk menghindari filter yang dikiranya ranjau laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melakukan belokan cepat itu, dia kehilangan keseimbangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh Object itu terlalu miring ke samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, dia menggunakan pantulan laser untuk meledakan udara dan membalikan diri, tapi dia tidak lagi bisa melakukannya ketika sudah berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya ada satu takdir yang menunggu senjata raksasa itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu akan tenggelam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu tidak lagi bisa membenarkan diri ataupun berputar 180 derajat untuk berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil membuat percikan air ke udara seperti seseorang yang terjatuh ketika berselancar, Deep Optical berusaha untuk membalikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kemudian sebuah serangan terakhir menghabisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan itu berasal dari meriam plasma berstabilitas rendah yang dipasang pada Object Generasi Pertama Kerajaan Legitimasi, Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan benda itu meledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kilatan cahaya yang sangat terang, sebuah guncangan hebat menyebar ke seluruh permukaan laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak jelas apakah itu terjadi akibat Deep Optical terpelanting ke permukaan air atau akibat ledakan hebat yang terjadi setelahnya, tapi sebuah ombak raksasa timbul dan menyapu seluruh area. Ombak itu tidak hanya mempengaruhi permukaan air. Quenser dan Heivia sudah menyelema ke dalam lautan, tapi mereka masih terlempar layaknya sebuah es yang digoyangkan di dalam gelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uhuk!! Uhuk uhuk!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser punya pasokan udara yang stabil dari tangki oksigennya, tapi tidak bisa membedakan atas atau bawah secara tiba-tiba membuatnya sangat bingung dan merasa lupa cara bernafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa sudah selesai?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita masih belum menerima sinyal bendera putih dari Korporasi Kapitalis. Sepertinya mereka masih berusaha melawan,” jawab tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tenggelamkan sekoci mereka atau semacamnya. Mereka akan berubah pikiran ketika sudah melihat kalau hanya batu nisan di atas air yang akan menunggu mereka jika tidak menyerah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan komentar itu, Quenser menuju ke permukaan laut yang cerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak punya satupun alasan untuk tetap berada di dasar kegelapan lebih lama lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{ Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 2|next= HEAVY OBJECT:Volume 4 Penutup }}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(Indonesia)&amp;diff=518904</id>
		<title>Heavy Object (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(Indonesia)&amp;diff=518904"/>
		<updated>2017-05-14T03:53:20Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Status|Active|Indonesian}}&lt;br /&gt;
[[Category:Pending Authorisation]]&lt;br /&gt;
[[Image:Heavy Object v01 cover.jpg|thumb|300px|right|&#039;&#039;The cover art of volume 1&#039;&#039;]]&amp;quot;HEAVY OBJECT&amp;quot; (ヘヴィーオブジェクト) adalah seri sains fiksi (Sci-fi) oleh Kazuma Kamachi (鎌池 和馬) dan diilustrasikan oleh Ryou Nagi (凪良) diterbitkan oleh Dengeki Light Novel Label. Saat ini sudah ada sebelas seri yang telah diterbitkan. Adaptasi manganya telah diterbitkan oleh di majalah bulanan Dengeki Maou. Serial animenya juga sudah dirilis bulan Oktober tahun 2015 yang berjumlah 24 episode. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri Heavy Object juga tersedia dalam beberapa bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Heavy Object ~ (Spanish)|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
*[[HEAVY OBJECT|Inggris (English)]]&lt;br /&gt;
*[[Heavy_Object_~Russian_Version~|Русский (Russian)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sinopsis Cerita ==&lt;br /&gt;
Dan pada akhirnya, perang tak bisa dihilangkan. Tapi, ada sebuah perubahan. Bahkan di balik para pembantu kejahatan berhati dingin, ada sebuah perubahan. Senjata pemusnah itu adalah &amp;quot;Object&amp;quot;. Senjata ini merubah semua arti dari perang. Seorang siswa pertukaran bernama Quenser, yang dikirim ke medan perang, bertemu dengan seorang gadis dengan aura yang aneh. Gadis itu, yang disebut &amp;quot;Elite&amp;quot;, adalah pilot dari &amp;quot;Object&amp;quot;. Di masa yang dekat. Laki-laki kecil ini harus datang dan menghadapi senjata terkuat “Object” untuk menyelamatkanya. Ini adalah alasan dari pertemuan pertama mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
Ini adalah proyek terjemahan second hand setelah versi English-nya, bagi yang mampu berbahasa Jepang dan ingin meninjau ulang dari bahasa aslinya, bantuan anda sangat kami hargai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Format Standar===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Semua bab (yang sudah disunting) harus mengikuti format guideline yang berlaku.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
*[[Pedoman nama Heavy Object|Pedoman Nama Dan Terminologi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[HEAVY OBJECT (Indonesia):Halaman Pendaftaran|Pendaftaran]] ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap penerjemah diminta untuk mendaftarkan [[HEAVY OBJECT (Indonesia):Halaman Pendaftaran|mendaftarkan]] bab mana yang akan mereka kerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
Jika menikmati serial ini, anda bisa bergabung di [https://baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=22103 Forum]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pembaruan==&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;overflow:auto; max-height: 150px;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
*14 Mei 2017: Volume 4; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*06 Maret 2017: Cerita pendek; Sandy Short Program; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*04 Maret 2017: Volume 3; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*30 Desember 2016: Volume 2; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*29 Agustus 2015: Volume 1; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Daftar update lainnya bisa di lihat di [[Heavy Object (id) Daftar Update|sini]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Serial &amp;quot;HEAVY OBJECT&amp;quot; oleh kamachi  Kazuma ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 1 ([[HEAVY OBJECT:Jilid 1|Full Text]] - [http://www.mediafire.com/file/2oub2leflcfmzff/Heavy_Object_vol_1.epub ePUB]) ===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_v01_cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Ilustrasi|Illustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 1|Bab 1 - Tentara Berpangkat Rendah yang Mengalahkan Gulliver &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran di Salju Alaska yang Membeku]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 2|Bab 2 - Si Jempol Tom Berlari di Ladang Minyak &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Menutup Jalan Masuk Melewati Gibraltar]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 3|Bab 3 - Perang Antara Semut dan Belalang Sembah &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Melawan Negara Militer Oseania]] &lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 2: Penerapan Perang - &#039;&#039;Seleksi Perang&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 2|Full Text]] - [http://www.mediafire.com/file/f6s8j836aggmz73/Heavy_Object_vol_2.epub ePUB])===&lt;br /&gt;
[[File:HO v02 009.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Ilustrasi|Illustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 1|Bab 1 - Hal yang Biasa Jika Berlumpur di Lokasi Halang Rintang &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Mengontrol Antartica]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 2|Bab 2 - Si Kaki Tiga yang Mendaki Gunung Demi Hidup dan Mati &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Tembakan Meriam di Gunung Iguazu]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bab 3|Bab 3 - Di Pertempuran antar Kavaleri, Serang Kaki-kaki Musuhmu &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Mati-matian di Kota Amazon]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 3: Bayangan Raksasa - &#039;&#039;Bayangan Dunia&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 3|Full Text]] - [https://www.mediafire.com/?0p4dx7r4da5n1i1 ePUB])===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_3_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 1|Bab 1 - Kuburan Rongsokan Logam adalah Harta Karun untuk Mencari Logam Langka &amp;gt;&amp;gt; Mencegat Sisa Pasukan di Alaska]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 2|Bab 2 - Tambang Batu Bara yang Menghamburkan Tumpukan Uang &amp;gt;&amp;gt; Serangan Kejutan Secepat Kilat di Semenanjung Kamchatka]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 3|Bab 3 - Harga Diri itu Tak Ternilai &amp;gt;&amp;gt; Pencegatan Darurat di Pulau Victoria]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume3 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 4: Harta Karun Matematika Elektron - &#039;&#039;Nadi Teoritis&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 4|Full Text]] - [https://www.mediafire.com/?gt1swcpf07r9v92 ePUB])===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_4_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 1|Bab 1 - Seharusnya itu Lautan Biru Alami &amp;gt;&amp;gt; Perang ilegal di Distrik Loyauté]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 2|Bab 2 - Natal di Pantai Pasir Putih &amp;gt;&amp;gt; Cutinya Garnisun Perang (?) di Distrik Oseania]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 3|Bab 3 - Harta Karun Laut Merah Pekat &amp;gt;&amp;gt; Bertahan di Distrik Solomon]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 5: Festival Kematian - &#039;&#039;Menebus Technopics&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_5_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1&lt;br /&gt;
:*Bab 2&lt;br /&gt;
:*Bab 3&lt;br /&gt;
:*Bab 4&lt;br /&gt;
:*Bab 5&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 6: Jalan Menuju Generasi Ketiga - &#039;&#039;Kedatangan Generasi Ketiga&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_6_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1- Perang yang Pecah di Dekat Surga &amp;gt;&amp;gt; Perang Adu Kepintaran di Distrik Cook&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Sebuah Tim yang Membawa Tugas yang Jauh Lebih Menyakitkan daripada Neraka &amp;gt;&amp;gt; Perang Antar Angkutan di Distrik Anthabasca&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Konsprisai Sebuah Bank yang Menunjukkan Ketamakan Manusia &amp;gt;&amp;gt; Perang Serangan Meriam di Distrik Amazon&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 7: &#039;&#039;Polisi Hantu&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_7_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 7 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Pertandingan Adu Tembak di antara Dua Orang Bodoh &amp;gt;&amp;gt; Saling Mengejek di Oseania&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Pekerjaanku adalah Mengantarkan Cat &amp;gt;&amp;gt; Perang Adu Kepintaran di Oseania&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Polisi ada untuk Menghentikan Perang &amp;gt;&amp;gt; Perang Kemerdekaan di Oseania&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 8: &#039;&#039;70% Persemakmuran&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_8_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume8 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Sumber Daya Alam yang Tak Bisa Dibuat Berlimpah &amp;gt;&amp;gt; Mendarat di Negara Kepulauan Ame-no-Darin&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Di mana Model Baru itu Hilang? &amp;gt;&amp;gt; Menyapu Ranjau di Distrik Barat Pasifik yang Jauh &lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Mata Seorang Dewi yang Berkerlip di dalam Kegelapan &amp;gt;&amp;gt; Perang Habis-habisan di Distrik Kaledonia Baru&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 9: &#039;&#039;Pengadilan -195℃&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_9_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 9 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Penyihir Pemancar Cahaya &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Kota Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Dewa Penjaga Bakat &amp;gt;&amp;gt; Pertarungan Pegunungan Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Keyakinan Obsesif &amp;gt;&amp;gt; Pertarungan Laut Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 10: &#039;&#039;Dewa Luar &#039;&#039;=== &lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_10_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 10 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Musim Mekarnya Bunga Dari Neraka  &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Kursus Arktik Melalui Distrik Laut Putih&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Cepatnya Pertumbuhan Teori Konspirasi&amp;gt;&amp;gt; Pelatihan Militer di Distrik Karibia&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Cabang Keenam di Mekar Sempurna&amp;gt;&amp;gt; Gangguan Intervensi di Distrik Soberania&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 11: Formula Kimia Rasa-Vanila — &#039;&#039;Berdansa Dengan Putri Bangsawan&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_11_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 11 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Perang  Dua Burung Dengan Satu Batu &amp;gt;&amp;gt; Operasi Penyelamatan Pesawat jatuh di Distrik Rio Grande&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Sumber Pembiayaan Yang Sulit Dipahami &amp;gt;&amp;gt;Pemboman Ice Breaking di Tanjung Harapan&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Satu Sejarah Atau Lainya &amp;gt;&amp;gt; Rangkaian Bahaya dalam Perang Saudara di Atlantik Selatan&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Volume 12: Perang Terkecil — &#039;&#039;Perang 0.01mm&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_12_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 12 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Hari 1&lt;br /&gt;
:*Hari 2&lt;br /&gt;
:*Hari 3&lt;br /&gt;
:*Hari 4&lt;br /&gt;
:*Hari 5&lt;br /&gt;
:*Hari 6&lt;br /&gt;
:*Hari 7&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Akhir Kata&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Cerita pendek===&lt;br /&gt;
Cerita pendek ini dimuat setelah novel Heavy Object pertama dipublikasikan.&lt;br /&gt;
:*[[Sandy Short Program|Sandy Short Program &amp;gt;&amp;gt; Gangguan Oseania Kedua]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Heavy Object EX: Tiga Saudari yang Menimbulkan Peperangan antar Dewa===&lt;br /&gt;
[[File:HO EX Cover.png|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:EX Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Bab 1&lt;br /&gt;
:*Bab 2&lt;br /&gt;
:*Bab 3&lt;br /&gt;
:*Bab 4&lt;br /&gt;
:*Bab 5&lt;br /&gt;
:*Bab 6&lt;br /&gt;
:*Bab 7&lt;br /&gt;
:*Bab 8&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staff Proyek==&lt;br /&gt;
* Pengawas: [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
* Manager Proyek: [[User:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Tidak Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:Chepot|Chepot]] (Istirahat sebentar)&lt;br /&gt;
* [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi yang dapat menterjemahkan dari bahasa inggris ke indonesia, dapat bergabung dalam proyek ini&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Tidak Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jumlah Seri ==&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 01,ヘヴィーオブジェクト HEAVY OBJECT (10 OCT 2009, ISBN 978-4-04-868069-1)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 02,ヘヴィーオブジェクト 採用戦争 / HEAVY OBJECT Saiyou Sensou (10 JUN 2010, ISBN 978-4-04-868594-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 03,ヘヴィーオブジェクト 巨人達の影 / HEAVY OBJECT Kyojin tachi no Kage (10 NOV 2010, ISBN 978-4-04-870051-1)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 04,ヘヴィーオブジェクト 電子数学の財宝 / HEAVY OBJECT Denshi Suugaku no Zaihou (10 SEP 2011, ISBN 978-4-04-870549-3)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 05,ヘヴィーオブジェクト 死の祭典 / HEAVY OBJECT Shi no Saiten (10 NOV 2011, ISBN 978-4-04-870997-2)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 06,ヘヴィーオブジェクト 第三世代への道 / HEAVY OBJECT Daisansedai e no Michi (10 JUN 2012, ISBN 978-4-04-886624-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 07,ヘヴィーオブジェクト 亡霊達の警察 / HEAVY OBJECT Bourei tachi no Keisatsu (9 NOV 2013, ISBN 978-4-04-866080-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 08,ヘヴィーオブジェクト 七〇%の支配者 / HEAVY OBJECT Nana rei-pasento no Shihai-sha (8 MAR 2014, ISBN 978-4-04-866379-3)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 09,ヘヴィーオブジェクト 氷点下一九五度の救済 / HEAVY OBJECT Hyoutenka Ichi Kyuu Go-do no Kyuusai (10 APR 2015, ISBN 978-4-04-865064-9)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 10,ヘヴィーオブジェクト 外なる神 / HEAVY OBJECT Soto naru Kami (10 OCT 2015, ISBN 978-4-04-865452-4)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 11,ヘヴィーオブジェクト バニラ味の化学式/ HEAVY OBJECT Banira Aji no Kagaku-shiki (10 FEB 2016, ISBN 978-4-0-4865764-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 12,ヘヴィーオブジェクト　一番小さな戦争 / HEAVY OBJECT Ichiban Chiisana Sensou Chosa (10 SEP 2016, ISBN 978-4-04-892353-8)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Jilid_4&amp;diff=518901</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Jilid 4</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Jilid_4&amp;diff=518901"/>
		<updated>2017-05-14T03:26:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Created page with &amp;quot;{{:HEAVY OBJECT:Volume 4 Illustrasi}} {{:HEAVY OBJECT:Volume 4 Prolog}} {{:HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 1}} {{:HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 2}} {{:HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 3}} {{:H...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{:HEAVY OBJECT:Volume 4 Illustrasi}}&lt;br /&gt;
{{:HEAVY OBJECT:Volume 4 Prolog}}&lt;br /&gt;
{{:HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 1}}&lt;br /&gt;
{{:HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 2}}&lt;br /&gt;
{{:HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 3}}&lt;br /&gt;
{{:HEAVY OBJECT:Volume 4 Epilog}}&lt;br /&gt;
{{:HEAVY OBJECT:Volume 4 Penutup}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah &amp;amp; Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev=HEAVY OBJECT:Jilid 3|next=HEAVY OBJECT:Jilid 5}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Penutup&amp;diff=518900</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 4 Penutup</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Penutup&amp;diff=518900"/>
		<updated>2017-05-14T03:18:08Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Created page with &amp;quot;==Kata Penutup==  Jika semua berjalan sesuai rencana, ini adalah Volume 4. Ketika menulis beberapa judul di saat yang bersamaan, bisa menjadi sedikit membingungkan untuk meril...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Kata Penutup==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika semua berjalan sesuai rencana, ini adalah Volume 4. Ketika menulis beberapa judul di saat yang bersamaan, bisa menjadi sedikit membingungkan untuk merilis yang mana dulu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini Kamachi Kazuma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pakaian renang!!!! Bukan, sebenarnya ini adalah sebuah cerita Natal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tema-nya adalah sumber daya. Kau bisa melihat di awal cerita Bab 1 kalau sumber daya manusia bernama Quenser dan Heivia diculik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam dunia novel ini, mereka punya beberapa metode untuk mendapatkan makanan dan unsur langka yang ada di bumi. Harta Karun Matematika Elektron adalah metode untuk menciptakan platinum buatan yang didasarkan pada metode serupa yang benar-benar ada, jadi periksalah jika kalian tertarik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena sejauh ini semua Object berpatokan pada pertempuran berkecepatan tnggi, aku ingin ada sebuah Object Generasi Kedua yang mempunyai berbagai macam kemampuan untuk berfungsi tanpa harus bergerak cepat. Bahkan Deep Optical yang ada di sini bergerak lebih lambat daripada Tri-Core di Volume 1.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata lasernya sendiri tidak punya masalah dalam kecepatan. Faktanya, kau harus menembus kecepatan cahaya agar bisa lebih cepat darinya. Masalah terbesarnya adalah aku harus menambah beberapa kelemahan agar dia tidak terlalu kuat supaya bisa memainkan perannya di cerita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti railgun, senjata itu bukanlah sepotong teknologi fanatasi. Ini adalah jenis senjata yang bisa menjadi senjata standar di suatu hari nanti, jadi mungkin inilah peran kita sebagai penulis fiksi untuk memberikan beberepa ide terpendam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku memberikan rasa terima kasihku kepada ilustratorku Nagiryo-san, dan editorku Miki-san. ...Seperti biasa aku selalu merasa kalau background dan detail-detailnya membuat cerita ini sulit dikerjakan. Aku sangat berterima kasih karena mereka terus bersamaku hingga sejauh ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sangat berterima kasih kepada kalian para pembaca. Kurasa karena dukungan kalian aku berhasil membuat sebuah bab yang dipenuhi pakaian renang tanpa adanya satupun Object. Aku sangat berterima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya, aku akan mengakhirinya di sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku akan meletakan penaku sambil berharap kalau cerita ini berkenan di hati kalian semua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah Heroine adalah satu sumber daya bagi sebuah novel?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Kamachi Kazuma&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev=HEAVY OBJECT:Volume 4 Epilog|next=HEAVY OBJECT:Volume 5 Illustrasi}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Bab_2&amp;diff=518899</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 2</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Bab_2&amp;diff=518899"/>
		<updated>2017-05-14T03:16:15Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 2 - Natal di Pantai Pasir Putih &amp;gt;&amp;gt; Cutinya Garnisun Perang (?) di Distrik Oseania==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kawasan Oseania.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan runtuhnya keditaktoran yang memegang tirani di tanah itu, restorasi yang dipimpin koalisi telah dipercepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvoy Batalion Pemeliharaan Mekanik 37 Kerajaan Legitimasi yang terdiri dari 100 kendaraan besar sedang singgah di sana dan sebuah “kota” mengelilingi lokasi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak bisa membiarkan semuanya tercerai berai seperti ini,” kata Froleytia Capistrano ketika asap berbau harum keluar dari kiseru sempitnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang berbicara dengan wanita tua yang mengepalai perawatan Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, tapi tempat paling baik bagi toko adalah area dimana uang bisa bepindah tangan dengan cepat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita sengaja menjaga jarak dari kawasan penduduk untuk menjaga para warga sipil itu jauh dari bahaya, tapi kita tidak bisa menghentikan mereka membuka toko dengan mendirikan tenda atau membawa RV&amp;lt;ref&amp;gt;Recreational Vehicle.&amp;lt;/ref&amp;gt;. Seseorang bisa menyelinap untuk mendekati base dan menembakan peluru ke area ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahkan jika kita menggerakan konvoy, mereka tinggal mengikuti kita. Itulah alasan mereka menggunakan toko yang bisa dibongkar-pasang dengan mudah. Jika mereka menghasilkan uang, mereka akan senang. Dan ini akan mencegah munculnya teori-teori konspirasi mengenai kerahasiaan teknologi Object. Coba anggap ini sebagai sarana hiburan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia dan wanita tua sedang duduk di atas tikar yang digelar di atas tanah berpasir yang masih berada di dalam kawasan base dengan payung yang menancap ke tanah di samping mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sebuah pemandangan yang begitu mengerikan dari keringat dan air mata yang bercucuran bisa dilihat dari jarak 3 meter yang begitu kontras dengan semangat liburan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, satu set alat penyaring air akan datang dalam 15 boks. Ketika kau sudah memastikan kedatangan mereka, catat di database dan bawa mereka semua ke ruang penyimpanan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Si...ap...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, boks itu penuh dengan botol sampanye. Kau bisa menggunakan troli jika mau, tapi aku akan membunuhmu jika mereka terguncang. Juga, pastikan kau tidak meninggalkan pintu ruang pendingin dalam keadaan terbuka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Hah...Hah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Queeeeennnnsssseeerrrr, yang itu pedang Jepangku dan yang itu armor dan penutup kepala Jepangku. Yang satu itu satu set boneka Jepangku, dan yang itu furisode Jepangku. Hati-hati saat membawanya. Kita masih bagian dari pasukan koalisi. Aku harus mencari penawaran terbaik saat keadaan pasar masih belum stabil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser Barbotage tergeletak di tengah-tengah tanah berpasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku-Aku tidak. Aku tidak kuat lagi. Aku telah diperbudak selama tiga hari... Kupikir ini saatnya kita dibebas tugaskan. Kita akhirnya bisa kembali, jadi apa yang terjadi dengan pakaian renangnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Apakah baru saja Quenser, anak yang mengabaikan beberapa peraturan perang untuk pergi melawan Object Generasi Kedua Korporasi Kapitalis, berkata sesuatu kepadaku, wanita yang harus menulis laporan demi laporan mengenai kerusakan Deep Optical dan terus tersenyum sambil bercanda ketika para petinggi tua bangka itu hampir melewati batas pelecehan seksual untuk membuatmu tidak dihukum?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gyahhh!! Aku akan melakukan apapun! Aku akan melakukan semua yang kau perintahkan sampai akhir hayatku, komandan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengangkat wajahnya yang tertutupi pasir dan berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kelihatannya dia malah menikmatinya,” gumam si wanita tua, tapi sepertinya tidak ada yang mendengarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser membersihkan pasir di tubuhnya, dia bertanya, “Ng-ngomong-ngomong, dimana Heivia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Membersihkan kamar mandi, membersihkan pipa kamar mandi, membersihkan tabung mesin cuci, dan membersihkan ruang mesin kendaraan konyov. Dan itu semua berlaku di seluruh base yang terdiri dari 100+ kendaraan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ka-kau bercanda! Hanya bersih-bersih!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser hanya bisa memanjatkan do’a kepada Heivia yang telah dikirim ke neraka lain saat dirinya masih harus menghadapi nerakanya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia tidak mengindahkannya dan berkata, “Saat kau sudah selesai...Oh, aku tahu. Lemari kayu paulownia yang aku beri kemarin sebentar lagi tiba base. Pekerja yang mengantarnya tidak diperbolehkan masuk ke dalam base, jadi bawa segera lemari itu ke ruanganku setelah diperiksa di gerbang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ingin sebuah powered suit untuk hal ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setelah itu...Oh, ya. Ini masalah penting lainnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan mati. Aku benar-benar akan mati!! Tunggu, sekarang aku mengerti. Bos terakhir kali ini adalah komandan berdada besarku sendiri!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa, seburuk itukah?” Froleytia menghembuskan beberapa asap dengan santai. “Tuan putri ingin berenang di Great Barrier Reef, jadi dia butuh beberapa pengawal. Tapi jika kau lebih memilih berada di sekitar konvoy untuk menghirup bau oli dan gas buang, silahkan saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Biarkan aku pergi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Heivia akhirnya dilepaskan dari dasar neraka. Saat ini dia sedang bersantai di luar zona base.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke banget. Semua orang tahu bahwa aku sedang dipermainkan oleh si oppai titan itu, jadi mereka semua malah menambah-nambahkan perintah mengerikan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sebuah kedai kopi yang terbuat dari RV, Heivia sedang meneguk ice coffee yang sepertinya bukan minuman yang pantas diminum seorang bangsawan. Pukulan ganda dari matahari yang memanggangnya dari atas dan pantulan sinar matahari di pasir yang diinjaknya, dia tidak mungkin memesan minuman panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kota” yang dibangun di sekitar zona base saat itu sedikit berbeda dari kota di negara aman atau kota-kota lain di Oseania.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak satu pun bangunan permanen yang bisa terlihat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object dan zona perawatannya bisa dibongkar atau dipindahkan dengan cepat agar sesuai dengan kondisi militer, dan “kota” yang dibuat itu sepertinya tidak akan membiarkan kesempatan menghasilkan uang terlewat. Jadi semuanya bisa dibongkar-pasang dalam setengah jam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Heivia meneguk ice coffee yang sudah tidak ada esnya lagi, dia mendengar sebuah suara nyaring perempuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Selamat datang, penikmat internet!! Selamat datang di konser live Oseania—Class A!! Oh ho ho ho ho!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menoleh dan melihat sebuah proyektor 3D di sebuah toko yang menampilkan konser idol Aliansi Informasi yang sudah diselenggarakan selama beberapa hari terakhir. Acara itu bisa ditonton gratis setelah event, tapi apa itu benar-benar bisa menarik pengunjung?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Yah, kelihatannya yang menonton hanyalah si pria penjaga toko.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar 3D itu tidak ditampilkan melalui layar. Malahan, gambar itu langsung muncul diantara ruang kosong. Sepertinya Quenser akan sangat senang ketika menjelaskan cara kerjanya, tapi Heivia tidak tahu cara kerjanya. Dia rasa itu berhubungan dengan memancarkan gelombang cahaya dari beberapa arah untuk menampilkan gambar dan diatur dengan meningkatkan atau mengurangi amplitudo gelombang cahayanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proyeksi itu terlihat 3D hanya ketika dilihat dari depan. Ketika dilihat dari samping, gambar yang terlihat di sisi kanan mata dan di sisi kiri mata tidak sinkorn sehingga bisa memusingkan mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gelombang spektrum digunakan untuk memisahkan gambarnya. Ini model terbaru,” jelas penjaga toko yang pastinya sangat bosan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sepertinya lebih membanggakan proyektornya daripada sang idol yang sedang menyanyikan sebuah lagu popular dengan penuh semangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa pelajar yang terlalu membanggakan mesin mereka tidaklah cukup?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pikiran seperti itu, Heivia mengubah topiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau menyukai seorang idol?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pastinya lebih baik dari Elite lainnya. Sepertinya idol Aliansi Informasi lebih ramah daripada para pahlawan patriot dan pemain seharga jutaan dolar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar 3D Idol yang sedang menari itu memiliki postur tinggi, rambut bergelombang, dan payudara berukuran G-cup, Heivia menyimpulkan bahwa gerakannya itu dibuat untuk membuat payudaranya bergoyang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, si pemilik toko diam-diam menambahkan satu komentar terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Dan yang satu ini punya payudara besar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi itu alasannya!! Yah, aku juga tidak bisa menyangkal kalau aku berharap tuan putri kami mau melakukan hal seperti ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Heivia berbicara, tulisan dan pola di special suit idol G-cup yang sedang menari itu berganti dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada bahan biasa yang bisa melakukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah skor musik yang tertulis di pita muncul di udara dan melingkari tubuh montok idol G-cup itu untuk mensinkorn dengan nyanyiannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Class A benar-benar menarik,” kata si pemilik toko. “A untuk ‘augemented reality’&amp;lt;ref&amp;gt; gampangnya virtualisasi 3D&amp;lt;/ref&amp;gt;. Sepertinya, idol sungguhan akan menari dengan celana ketat yang seluruhnya berwarna biru atau hijau, tapi ini terlihat jauh lebih baik. Dan lagi, Class V yang sepenuhnya khayalan itu sudah satu langkah lebih maju.’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku lebih suka N untuk nyata. Semua celana dalam Class A itu sudah diatur agar bisa dilihat, iya ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau memang bilang begitu, tapi pandanganmu tidak pernah lepas dari pahanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_09.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maaf, tapi aku lebih suka oppai,” kata Heivia dengan ekspresi sangat serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta bahwa tulisan dan pola di pakaian idol itu bisa dimanipulasi dengan bebas mengartikan bahwa figur idol itu juga bisa dimanipulasi, tapi imaginasi Heivia tidak sampai sejauh itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia kembali membawa ice coffee murahan itu ke mulutnya saat pandangan matanya terus terfokus pada dada Gambar 3D itu, tapi kemudian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ara, itu Heivia. Jika itu bukan Heivia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bff!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia hampir saja menyemburkan ice coffee itu karena dia mengenal gadis yang memanggil namanya. Dia adalah anak dari keluarga Vanderbilt sekaligus tunangannya Heivia. Namun, dia hanya berstatus tunangan tidak resmi karena beberapa hal. Biasanya, dia tidak pernah melihat bagian luar mansion yang merupakan tempat tinggalnya di ibu kota Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mulai gemetar ketika melihat gadis yang memakai gaun yang dipenuhi perhiasan yang sama sekali tidak cocok dengan atmosfer pasar yang aneh dan campur aduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ka-kau...? Kenapa kau ada di sini...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kau begitu heran? Rezim militer Oseania sudah dihancurkan dan invasi yang dilakukan koalisi sudah selesai. Sekarang negara ini sudah aman. Jadi warga sipil bisa datang ke sini sesukanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Resolusi mengenai negara militer di sini mulai menyebabkan keributan diantara anggota koalisi untuk menentukan siapa yang paling berkuasa di sini, jadi situasi di sini jauh lebih tegang dari biasanya.)” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bilang apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, dimana pengawalmu? Jangan bilang kalau kau datang ke sini sendirian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Keluargaku terus mengeluhkan tindakanku, jadi aku memberikan mereka sedikit waktu istirahat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu hanya memperburuk keadaan! Sekarang aku tidak bisa kembali ke pekerjaan militer karena mengobrol denganmu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, tapi bukankah kita bisa mengobrol mesra seperti ini karena aku menyelinap dari mereka? Iya ‘kan, Heivia...atau bisa kubilang, Romeo?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, ‘Juliet’. Kurasa pengawalmu akan mulai mencariku dan kemudian menembakiku saat melihat kita sedang berduaan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, sayang. Kau tidak terlalu bersemangat saat bisa bertemu dengan tunanganmu.” Gadis itu sedikit mengerutkan keningnya. “Aku sangat berharap tidak ada wanita jahat yang sudah merasukimu saat aku tidak berada di sisimu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja tidak!! Faktanya, setiap kali ada kesempatan bagus yang datang, seorang pria tak berguna yang terus bersamaku selalu saja mendapatkannya!!” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau mengakui bahwa ‘kesempatan bagus’ itu memang terjadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Heivia menyelam ke sisi seperti dua orang penyelam yang sangat serasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak perempuan dari keluarga Vanderbilt itu memberikan sebuah senyuman lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, aku bukanlah wanita yang kolot. Kau juga seorang pria bangsawan. Kau boleh memiliki simpanan. Sebagai simbol status tentunya.” Setelah berhenti sejenak, suara gadis itu menjadi sangat dingin. “Namun, jika kau menempatkan yang lainnya di atasku bahkan sebentar saja...kau tahu apa yang akan terjadi, iya ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Y-y-ya, aku sangat memahaminya. Kau tidak perlu menjelaskannya. Sungguh, tidak perlu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan menggunakan koleksi yang ada di menara☆”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi yang ada di sana hanyalah cambuk, kuda kayu, dan semacamnya yang biasa digunakan para kolega tiranimu!! Keluargamu bilang mereka menyimpannya hanya untuk memastikan dirimu tidak melupakan masa lalu yang pernah menghancurkan keluargamu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merasakan intimidasi yang berbeda dari yang diberikan komandan berdada besarnya membuatnya merasakan hawa dingin yang menjalar di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tunangannya memang imut, tapi sayangnya dia punya sikap tsundere dan yandere yang bercampur di dalam dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri sedang berenang di lautan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri dengan pakaian renang polos namun menggemaskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak ketika Froleytia menyuruhnya bergabung dengan unit pengawal Elite, motivasi di dalam diri Quenser memasuki mode yang aneh. Itu mirip seperti mesin bensin yang diisi bahan bakar roket. Dia tidak tidur selama tiga hari, tapi pengukur rasa kantuknya hanya berputar-putar dan dia sama sekali tidak merasa ngantuk, serta merasa sedikit tidak tenang. Dengan keberuntungan yang akan segera didapatnya, dia secara tidak sadar ingin menyimpan setiap hal yang dia lihat ke dalam otaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Quenser, kau juga menjadi pengawalku?” tanya tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kelihatannya begitu,  Ny. pakaian renang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo ayo ayo! Pantai pantai pantai! Kau tahu apa yang kuharapkan darimu, iya ‘kan,  Ny. Pakaian renang!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendorong tuan putri dari belakang dengan penuh semangat untuk membuatnya segera menaiki kursi belakang kendaraan 4WD militer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau pantainya berada cukup dekat dengan base, itu masih berada diluar perimeter pertahanan. Kendaraan 4WD mereka berada di tengah dan dua kendaraan lagi ditempatkan di depan dan di belakang mereka. Juga, sebuah kendaraan lapis baja melindungi mereka dari kedua sisi. Ini yang biasa disebut dengan formasi sabre.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Formasi itu hanya bisa digunakan di padang pasir, tidak seperti dia area padat penduduk, lebar jalan yang tersedia bisa diabaikan. Walau itu bisa menahan serangan mendadak dari sebuah misil anti-tank, formasi itu tidak ada apa-apanya dihadapan sebuah Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau ingin pergi ke Great Barrier Reef? Batu karang terbesar di dunia, benar ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak peduli dimana. Aku hanya ingin berenang selain di kamar mandi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri mencubit special suit yang menempel di tubuhnya dan menarik-menarik suit itu saat berbicara. Suit itu seharusnya memiliki sirkulasi udara yang sangat baik, tapi sepertinya dia merasakan sesuatu yang tidak nyaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvoy kecil itu sampai di pantai tanpa menerima serangan apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pantai itu ditutupi pasir putih lembut yang benar-benar berbeda dari warna bumi di padang pasir. Hanya melihat lautan berwarna biru dan hijau yang bercampur sudah menjadi pemandangan luar biasa, dan ikan-ikan tropis warna-warni di bawah permukannya juga termasuk pemandangan surga dunia yang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Quenser mengabaikan itu semua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Okay, Ny. Pakaian renang!! Sekarang waktunya untuk menujukan bentuk terhebatmu!! Jika kau ingin memakai yang standar, itu pasti sepotong pakaian renang polos nan menggemaskan. Tapi jika kau ingin melihat dari sisi yang tak terduga, itu pasti bikini! Atau pakaian renang buatan khusus yang seksi!! Jadi apa jawabanmu, tuan putri!? Berikan jawabanmu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mungkin ada di sana untuk melindungi tuan putri, tapi nada suara Quenser dan level peralatan yang dibawanya jauh lebih rendah dibandingkan pengawal lainnya. Surga telah mendengar do’a-do’a-nya dan dia sudah diberkati untuk mengawasi gadis mungil dengan pakaian renang, jadi dia tidak ingin berfokus pada hal lain. Jika pada detik itu juga ada Object yang menyerang, dia sepertinya akan mengabaikannya begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, tuan putri benar-benar tidak memahami ekspetasi Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh!! Tapi ini bukan pantai yang dijaga dengan benar! Tidak ada motel di sekitar sini, jadi tidak ada tempat aman untuk berganti pakaian! Kurasa kau harus bersembunyi di belakang kendaraan 4WD sambil memerah karena malu saat kau menggunakannya sebagai ruang ganti pakaian! Apa ini? Pakaian ranang saja sudah menjadi berkat yang cukup, tapi sepertinya hidangannya sudah disiapkan sebelum itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kegembiraan terus menerus Quenser sebenarnya sedikit dipengaruhi oleh pakaian biasa tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Special suit itu benar-benar ketat, jadi itu tidaklah terlalu buruk. Namun, pertahanannya terlalu ketat dan dia tidak pernah punya kesempatan untuk melihat kulit lembutnya. Dan itu memang seragamnya, jadi dia memakainya terus menerus. Pertahanan ultra-ketat itu membuat Quenser tidak bisa melihat apa-apa bahkan walau sekelebat celana dalamnya. Dengan pikiran “Nak, bukankah sekarang waktunya untuk mengambil langkah selanjutnya?”otak Quenser sudah sedikit menjadi gila pada kesempatan untuk melihatnya dalam pakaian renang dengan berbagai kemungkinan. Namun, dia bertindak bahwa semuanya temasuk kategori “Mau gimana lagi”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Okay, Ny. Pakaian renang!! Jawabanmu!! Sekarang waktunya untuk mendengar jawabanmu!! Aku siap. Sekarang, aku akan menerima apapun. Apapun selain perban tidak masalah. Jadi apa jawabanmu, Ny. Pakaian renang!? Tolong berikan jawabanmu!!” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pakaian renang itu apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
...........................................................................................................................................................................................................&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langsung seketika, bukan hanya Quenser yang terdiam di tempat. Diam-diam para pengawal yang menyebar di sekitar area itu untuk melakukan tugas mereka dengan serius juga melakukan hal yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini permulaan yang buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pikiran seperti itu, Quenser dengan panik berusaha menjaga situasi dengan berpindah ke jalur lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tu-tuan putri...? Kau seharusnya tidak menjawab pertanyaan dengan pertanyaan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak membawa apapun itu pakaian renang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar jawaban itu, mata Quenser terbuka lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terus berusaha untuk mengarah pada kulit yang terekspos walau harus memaksanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau akan telanjang!? Boleh, boleh. Aku pastinya tidak menyangka jawabanmu akan sejauh itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan berenang seperti ini. Special suit Elite dibuat untuk bertahan di berbagai macam lingkungan, jadi aku bisa berenang dengan pakaian ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Akhhnn!!!” Karena acara komedi Jepang yang sering dia tonton di ruangan perwira Froleytia, teriakan Quenser memiliki nada yang aneh. “Kau, um...tidak boleh melakukannya!! Special suit ini memang luar biasa. Aku tidak menyangkalnya! Tapi walau benda ini memang luar biasa...di sini bukan tempatnya! Ini tempat untuk pemandangan yang berbeda dari biasanya!! Sama halnya ketika kami marah jika saat ini ada Object yang tiba-tiba datang, kau tidak boleh memilih special suit itu di sini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, jangan miringkan kepala kecilmu seperti itu!! Tunggu, ini belum terlambat! Jika kita menuju pasar yang ada di sekitar base, kita bisa menemukan semua jenis pakaian renang menggemaskan, pakaian renang seksi, dan bahkan pakaian renang yang lebih seksi!! Ayo, tuan putri. Aku tidak masalah dengan permulaan saat kau memerah karena malu ketika memilih pakaian renang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi secepat tangan Quenser meraih tangan tuan putri dan mulai berlari, seluruh unit pengawal mengarahkan senjata mereka padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka benar-benar ingin mengikuti jadwal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kurasa tidak masalah jika setidaknya kita bisa mencari pakaian renang sekolah di sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pengawal itu setuju dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, nyonya, apa kau dari Organisasi Iman? Jika kau punya beberapa larangan diet, segera beritahu saya,” kata seorang pemilik restoran tipe masakan yang bisa ditemukan di seluruh Oseania akhir-akhir ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tenda dari kain anti-air membentuk sebuah atap yang di bawahnya terdapat sebuah plat logam besar, beberapa kursi, dan sebuah alat pendingin yang dipenuhi berbagai jenis seafood. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu pelanggannya menunjukan senyum tipis yang benar-benar tidak berhasil menjadi senyum sopan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah Sarasa Gleamshifter dari Valkyrie.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, doktrin kami tidak memiliki larangan seperti itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami bisa menelan gurita dan cumi-cumi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Walau kami lebih terbiasa dengan daging beruang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahawannya, Rachel dan Maria memberikan opini mereka. Opini Maria menjadi tidak mengenakan ketika menonton Gambar 3D idol Elite Aliansi Informasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemilik restoran itu tersenyum dan berkata, “Kalau begitu saya tidak perlu menahan diri. Sejak kalian sudah berada di belahan bumi selatan, kalian harus membuat beberapa kesan dengan memilih sesuatu yang tidak biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami akan membayar dengan metode Organisasi Iman. Apakah boleh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebentar, Organisasi Iman lebih memilih menggunakan logam mulia daripada uang kertas, benar ‘kan? Nilai tukar mata uang asing yang didasarkan pada harga platinum dan berlian akan menjadi lebih stabil, saya percaya itu. Saya akan memanggil juru taksir yang membuat transaksi ini menjadi lebih lama, tapi saya bisa mengatasinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, kami akan menggunakan uang kertas Organisasi Iman,” jawab Sarasa. “Sayangnya, kami tidak bisa terus bergantung pada platinum.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa berhenti untuk mengumpulkan keberanian sebelum memberikan komentar terakhir, tapi pemilik restoran itu terlihat tidak menyadarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, harga yang ditetapkan juru taksir bisa dibantah dengan mudah. Uang kartal yang bisa diterima oleh seluruh dunia memang yang terbaik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria menyiapkan beberapa ikan kecil warna-warni yang belum pernah dilihat Sarasa dan kemudian meletakannya di atas plat logam panas. Sarasa tidak tahu apa yang akan dilakukan pria itu pada ikan-ikan itu, tapi dia tidak mengeluarkan isi perutnya. Dia menaruhnya di sebuah mangkuk kecil yang dipenuhi rempah-rempah dan mengaduknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memasak di atas plat logam seperti itu termasuk hiburan tersendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pemilik restoran itu memasak ikan tropis dengan cara unik sebagai bentuk dari hiburan, dia memberikan senyum masam dan berkata, “Aku bisa menghidangkan lebih banyak jenis makanan jika saja aku punya daging, tapi harga daging terlalu mahal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Coba pikir, keseimbangan alam di Oseania belum juga dikembalikan,” komentar Rachel saat matanya terpikat pada makanan yang menari-nari di atas plat logam. “Kediktatoran memaksakan penghijauan hutan besar-besaran sementara para penduduk lokal menentangnya untuk menjaga kealamian padang pasir. Karena lingkungan di beberapa area diubah terus menerus secara radikal, koalisi harus mengontrol kualitas tanahnya secara hati-hati. Ada banyak larangan mengenai penggemburan tanah untuh mencegah kacaunya keseimbangan vegetasi di lingkungan padang pasir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Terima kasih karenanya sehingga sebesar apapun negaranya, kita harus bergantung pada impor. Tapi belakangan ini pertambangan platinum sudah berkembang pesat. Rumor mengatakan Aliansi Informasi sedang membawa fasilitas peternakan buatan berbentuk dome dan pabrik makanan hewan berbentuk kontainer. Jika mereka dapat melakukannya, mereka tidak akan mempunyai masalah walau seluruh areanya padang pasir. Penduduk lokal tidak akan menyukai makanan impor, tapi itu tidak akan menjadi masalah selama makanan itu terisolasi di dalam kontainer. Jika semuanya berjalan dengan baik, generator sel surya bisa digunakan untuk menciptakan pertenakan raksasa steril di tengah-tengah padang pasir. Dan masalah kelaparan bisa diselesaikan dengan cepat.” Setelah menjelaskan dengan senang, pemilik restoran itu tiba-tiba menyadari sesuatu dan menambahkan satu komentar lagi. “Oh, apakah orang-orang dari Organisasi Iman menentang teknologi yang menghasilkan sumber makanan buatan? Kau tahu, tanaman hasil rekayasa genetika atau semacamnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, Organisasi Iman dikenal karena menerima teori evolusi dan Big Bang tapi bersikeras bahwa yang memicu kejadian ilmiah itu adalah kekuatan gaib yang bukan berasal dari manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar bahwa mereka tidak terlalu menyukai campur tangan manusia pada alam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Sarasa sudah menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kesimpulan Perkumpulan Sentral Pemuka Agama no 89 mengenai sumber makanan sudah menyelesaikan masalah tersebut. Juga, Organisasi Iman tidak sekolot yang kalian pikirkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Iya ‘kah?” celoteh pria itu sambil terus menggerakan tangannya di atas plat metal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa melanjutkan, “Contohnya, ada seorang manusia yang menciptakan material yang awalnya tidak ada di alam. Apa kau pikir Organisasi Iman melihat ini sebagai hal yang salah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Well, Yeah. Bukankah kalian akan mengatakan bahwa itu menentang takdir tuhan, atau mengotori dunia yang diciptakan tuhan, atau hal-hal semacamnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami tidak terlalu sensitif sampai menentang pembuatan plastik.” Sarasa sedikit tersenyum. “Kami toleran. Jika kalian menggunakan oksigen dan hidrogen untuk menciptakan air, unsur yang kau gunakan diambil dari dunia yang diciptakan tuhan. Karena itu, air yang kau ciptakan tidak lain adalah turunan dari ciptaan tuhan. Kau tidak mengotori dunia yang diciptakan tuhan. Alasan yang sama juga berlaku pada mika dan nanotube karbon.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi begitu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami tidak memulai konflik karena hobi. Jika kami bisa bernegosiasi, kami akan melakukannya untuk menghindari konflik yang tidak perlu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu, semua ekspresi tiba-tiba menghilang dari wajah Sarasa dan dia menggumamkan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Tapi ketika ada orang yang menginjak teritori terlarang seperti yang dilakukan orang tua itu, kami pasti akan melenyapkannya.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemilik restoran itu tidak bisa mendengar kalimat yang dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena pria itu masih terfokus pada mereka walau percakapannnya sudah berhenti, Sarasa mengganti topiknya dan bertanya sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagiamana dengan kapal?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalimatnya berhenti di situ, sulit untuk mengetahui apa yang dia maksud.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, pria itu segera menjawabnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak menyarankannya. Biasanya sih kau bisa menangkap ikan secara ilegal, tapi sekarang ini banyak kapal yang tidak melaut. Tentu saja, aku bisa melakukan lobi-lobi pada beberapa komplotan gelap, jadi aku bisa santai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Bagaimana dengan jalur udara?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Memangnya kau mau memindahkan barang atau manusia? Kita sedang berbicara mengenai ikan. Ini akan sulit karena ini Oseania. Beberapa kekuatan dunia menempatkan Object-nya di sini. Jika kau menerbangkan sebuah helikopter tanpa afiliasi resmi, kau akan ditembak jatuh dengan laser anti-udara. Dan walau ada satu kekuatan dunia yang membolehkanmu lewat, belum tentu kekuatan dunia yang lain membolehkanmu lewat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memotong ikan itu tipis-tipis, pria itu menambahkan saus yang memiliki aroma darah. Sarasa menancapkan garpu ke potongan ikan itu dan bertanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bilang biasanya kapal bisa melakukannya. Apa yang berubah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kerajaan Legitimasi,” jawab pemilik restoran itu sambil mengeluarkan teripang dari pendingin dan memotongnya dengan pisau. “Object mereka...kurasa yang mereka panggil dengan Baby Magnum...berada di dekat pantai, bentuk jaringan keamanan mereka berubah pesat. Dari gosip yang kudengar, rute yang menghubungkan Oseania dengan pulau terdekat diputus. Tapi seperti yang kubilang, militer membawa banyak sekali konsumen potensial, jadi aku menyambut mereka dengan tangan terbuka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kargo dari distrik Loyauté tidak bisa masuk ke sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tepat sekali. Jujur saja, bisa menurunkan Object secepat itu memang menakutkan. Area yang kemarin benar-benar aman besoknya bisa berubah menjadi garis depan medan pertempuran.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa sedikit menyipitkan matanya ketika melihat spatula logam yang menari-nari dihadapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah gagal melakukannya di pulau itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu berarti targetnya sekarang adalah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah satu hari yang sangat mengerikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia bertemu kembali di zona base ketika senja mulai tiba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Bagaimana keadaan di sana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kau juga gimana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pendapat itu, mereka jelas-jelas telah melewatkan tangkapan besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menghela nafas dan berkata. “Aku salah dimana? Rencananya sudah sangat sempurna. Jadi apa itu...? Apa yang salah...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setelah mengembalikan gadis kaya yang tidak peduli bagaimana dunia ini berputar kepada pengawalnya, aku harus dikejar-kejar pengawalnya sambil ditodongi pistol selama 3 jam....”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jiwa malang kedua orang itu hampir saja terlepas ketika perangkat genggam mereka bergetar karena menerima e-mail masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak mau membacanya!! Itu hanya pertanda bahwa perintah gila Froleytia akan kembali dimulai!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, ini kupinjami pistolku, jadi bisakah kau menembak kakiku?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka akan bertindak sejauh itu untuk menghindari pekerjaan tambahan, tapi mereka menemukan sesuatu yang benar-benar berbeda ketika mereka benar-benar membaca e-mail itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Aku akan mengadakan pesta Natal untuk kita semua, tapi aku tidak bisa membiarkan para bartender sipil memasuki zona base.&amp;lt;br&amp;gt;Untuk alasan itu, semua anggota selain yang sedang melakukan tugas jaga harap bertemu di titik YI.&amp;lt;br&amp;gt;Malam ini kita minum sepuasnya.&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia saling bertukar pandang tanpa kata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka kemudian meremas tinju mereka dengan keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita masih punya kesempatan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu, tunggu!! Ini pesta Natal bersama tuan putri dan komandan berdada besar kita. Dan Desember adalah waktunya musim panas di Australia!! Kita tidak akan melihat Santa Claus yang biasa di sini!! Ini pasti akan dipenuhi dengan pakaian terbuka, rok pendek, celana ketat, dan oppai yang bergoyang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Titik YI tidak terlalu jauh dari situ.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu-lintas yang ramai lancar tidak akan membuat mereka terlambat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mungkin melewatkan semua pakaian renang, tapi mereka masih punya kesempatan untuk melihat Santa seksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua idiot bernama Quenser dan Heivia segera berlari ketika kesempatan menuju surga terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bus merah terang dan taksi biru berhenti dihadapan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan naik bus merah itu!!” kata Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalo gitu untuk menambah keseruan, aku akan naik taksi biru itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan begitu takdir mereka terpisah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Quenser tiba di titik YI tempat pestanya diadakan, dia melihat sekitar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak sedang berada di dalam toko.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena “kota” ini dibuat dari tenda dan RV, tidak ada toko yang memiliki tempat untuk duduk bersantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa bagian dari toko dijadikan seperti sebuah plaza dan banyak sekali meja yang berisi makanan dibawa masuk ke tempat itu. Toko yang dapat dipindahkan dengan leluasa adalah salah satu kelebihan “kota” itu. Mereka sepertinya membuka bagian itu untuk mengakomodasi pelanggan yang sangat penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sepertinya Heivia belum juga sampai.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa prajurit yang mengenakan seragam sama seperti Quenser sudah mulai menyantap makanan dan alkohol, tapi Heivia tidak bisa terlihat dimana pun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh nenek, ternyata kau disana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Bukankah kau seharusnya berbicara pada seseorang yang lebih muda saat pesta seperti ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kupikir kau akan berjaga di area perawatan karena Object harus selalu siap bertempur.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tuan putri sedang tidak bertugas, jadi tidak perlu. Lagian ini pasukan koalisi, maka ada Object lain yang mengurus pertahanan. ...Tapi bukankah ini kesempatan emas bagimu untuk mengamati Object?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak banyak yang bisa kupelajari jika tidak ada orang yang sedang merawatnya. Aku harus melihatnya saat benda itu sedang benar-benar bertempur. Jika aku cuma ingin memandangi bentuk luarnya, aku bisa melihatnya di situs majalah militer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dasar orang yang enggak asik. Alasanmu itu terlalu dibuat-buat. Kau pasti tipe orang yang tidak akan meminta oleh-oleh dari seseorang yang pergi ke luar negeri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku membeli beberapa platinum sebagai sufenir dari Osenia. Kudengar akhir-akhir ini mereka menambangnya terlalu banyak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa kau mulai bertingkah seperti prajurit bayaran kaya lagi. Dan platinum sudah ketinggalan jaman. Hari-hari dimana nilainya stabil sudah berakhir. Penelitian sudah dilaksanakan untuk mempoduksi masal platinum untuk perindustrian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Mereka menggunakan platinum dalam perindustrian?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Object juga memakainya. Kau harus belajar lebih banyak, tuan pelajar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat keduanya mengobrol, Froleytia menghampiri mereka dari belakang dengan membawa segelas koktail di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, kalian berdua belum juga makan? Tidak ada yang tahu kapan lagi kita bisa makan makanan selain ransum hambar itu. Kalian harus makan selagi bisa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu kenapa kau tidak melakukan sesuatu pada ransu—bfh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser punya alasan bagus untuk membeku di tempat ketika dia berbalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayor Froleytia Capistrano sudah menjadi seorang miniskirt Santa. Juga, tubuh bagian atasnya hanya ditutupi sehelai pakaian bikini yang hanya menutupi sedikit sekali area. Belahan dan perutnya bisa dilihat dengan jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menghadapi penundaan demi penundaan untuk melihat kedahsyatan tuan putri dalam pakaian renang, Quenser hampir saja tidak bisa mengontrol emosinya saat melihat semua kulit yang terekspos itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Serangan mendadak!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku enggak ngerti apa maksudmu, tapi pakaian militer itu tidak cocok untuk padang pasir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jujur saja, suhunya akan menjadi dingin ketika matahari sudah terbenam. Kau harus menyalahkan dirimu sendiri ketika masuk angin setelah berpakaian seperti itu.” Kata si wanita tua dengan kesal, tapi wajahnya menandakan kalau dia sedang terhibur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan tatapan bingung, Froleytia bertanya, “Tunggu, dimana Heivia? Apa dia belum sampai?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah kalau itu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser mau menanggapinya, sebuah suara dering elektronik muncul dari radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Siapa ini? Seseorang dari zona base?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sedikit menjauh dari komandannya dan menekan switch di radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini aku!! Ini aku!! Heivia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kemana saja kau? Aku sudah ada di pesta. Kau seharusnya memilih bus merah...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku terjebak dalam sebuah insiden!! Malam ini, aku akan menjadi pahlawan!! Tapi aku ingin meminta sesuatu padamu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau mau meminta bantuan, lupakan!! Aku tidak akan beranjak dari pesta ini!! Dan jika kau mau tahu kenapa, itu karena keberkahan Santa berada tepat dihadapanku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“‘Tidak masalah, tidak masalah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tahu cara untuk mencegah terjadinya baku tembak di tengah kota. Tapi kali ini kita tidak sedang berperang, jadi secara teknis ini pekerjaan polisi. ...Jujur saja, kita bisa terkena masalah jika komandan berdada besar itu mengetahui hal ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, tidak ada kata &#039;kita&#039;. Kali ini aku enggak mau ikutan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setelah semua yang terjadi di distrik Loyauté, ini akan menjadi kartu kuning yang ketiga!!” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Emang kita udah dapet kartu kuning sebanyak itu, ya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun itu, kita akan mendapat masalah jika mendapatkannya lagi!! Aku akan menangani masalah ini sendirian, tapi kau harus memberiku sedikit waktu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Hm? Kau jarang sekali bersemangat seperti ini. Masalahnya adalah semangatmu itu selalu mengacu pada hal yang tidak baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Percakapan panjang Quenser di radio pasti sudah terlihat mencurigakan karena Santa yang sepertinya akan membuatnya mimpi basah mengerutkan keningnya dan bertanya, “Quenser, kau berbicara dengan siapa? Hampir semua orang sudah berada di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? O-Oh, um...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Alihkan perhatian komandan berdada besar itu!! Jangan sampai dia tahu bahwa aku tidak ada di sana!! Kalau tidak kita akan benar-benar berada dalam masalah. Jika aku tidak mengurus hal ini, para penduduk Oseania akan berada dalam bahaya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tunggu. Jika Heivia lebih antusias untuk mengerjakan sesuatu daripada datang ke pesta, ini pasti masalah yang sangat penting. Jika ada Object datang, apatah aku bisa mengabaikannya begitu saja.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun itu, situasinya sudah menjadi buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk satu hal, Quenser tidak tahu cara mengalahkan Froleytia Capistrano dengan menggunakan tipu daya yang biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, jawab pertanyaanku. Dengan siapa kau berbicar—uhuk.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasti angin itu mengandung sejumlah pasir karena Froleytia memegangi tenggorokannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini kesempatanku!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengambil sebuah gelas berisi cairan bening dari nampan yang dipegang pelayan sipil yang kebetulan lewat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tidak apa-apa, Froleytia, ini minum sedikit air.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh. Terima kasih, Quens—bbhhh!!!???”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika miniskirt bikini Santa meneguk seluruh isi gelas itu dalam sekali teguk, dia menimbulkan suara yang Quenser pikir tidak akan pernah keluar dari mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasannya sederhana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Que— ...Kau!! Ini vodka! Dan vodka! Dan vodka sekali teguk!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku minta maaf, Froleytia!! Aku pasti mengambil gelas yang salah! Ini, ini teh oolong!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jujur aku tidak bisa mempercayaimu—ugbh!? Ta-tadi itu malt whiskey!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, tidak!! Froleytia, aku salah ambil lagi! Kali ini, ini air mineral!!” kata Quenser saat dia menyodorkan segelas penuh tequila.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ayo, mabuk!! Mabuk berat!! Jika dia terus meminum minuman dengan kadar alkohol tinggi, bahkan peminum berat sepertinya pun pisa menjadi mabuk!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Hik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berebapa gelas lagi, Froleytia membisu dan memegangi kepalanya. Keringat bercucuran di dada berbikininya dan kulitnya sedikit berubah menjadi merah. Tubuhnya sudah menjadi lemas dan dia terhuyung ke depan dan belakang sambil tetap berusaha berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa rencananya berhasil!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama Quenser merasa senang, tapi kemudian ada pikiran lain yang merasuki kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tunggu, apa yang terjadi kalau dia mabuk?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaan itu mulai menggrogoti alam bawah sadarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini buruk. Ini bisa menjadi sangat, sangat buruk! Froleytia benar-benar seorang tiran ketika sadar, jadi apa yang akan terjadi jika semua kekang pada dirinya dilepas oleh alkohol?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Quenser...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara lemah dan bergetar itu menyebut namanya dan membuatnya takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keringat dingin mulai keluar dari seluruh tubuh Quenser, dia tidak bisa melakukan apa-apa selain berdiri dengan sangat waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Y-ya!? Ada apa, komandan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sebentar, Froleytia tidak berkata apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah berada cukup dekat dengan Quenser, tapi Froleytia mulai semakin mendekati Quenser dengan terhuyung-huyung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berpikir bahwa Froleytia akan meremas kerah bajunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat di hadapannya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia Capistrano membuka mulutnya untuk mengatakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sob. Kenapa kau kejam sekali terhadapku, Quenser?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?????”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran Quenser langsung terhenti dalam sekejap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukan sikap kejam seorang komandan yang dikenal dengan nama Froleytia. Itu adalah kalimat yang dikatakan seorang teman masa kecil cengeng yang selalu membawa boneka binatang bersamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kemudian dia langsung menyadari apa yang sedang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“A-apa dia tipe orang yang menjadi muram ketika mabuk!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau marah, Quenser? Iya ‘kan? Aku minta maaf karena telah menjadi komandan yang buruk. Maaf karena kau harus selalu menolongku. Aku tahu ini tidak benar. Jika aku bekerja lebih baik dan menggunakan potensial penuh tuan putri...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_10.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu!! Kau tidak bisa bertingkah seperti ini dihadapan orang banyak!! Ini tempat dimana orang sering bercanda sambil mengambil beberapa foto dengan hp, setidaknya kendalikan dirimu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa kau marah, Quenser?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gyaahhh!! Jangan menempel padaku seperti itu!! Jangan taruh lenganmu di leherku!! Apa kau sudah lupa dengan pakaianmu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kau marah...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak!! Tidak!! Sialan, aku tidak punya pilihan lain ketika berada di muka umum seperti ini! Aku juga tidak terlalu menyukainya, tapi kita bisa melakukan semua ini ketika sedang sendirian!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau tidak marah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak!! Sungguh! Percayalah padaku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menekan payudara besarnya pada Quenser dan mendekatkan mukanya sampai begitu dekat hingga dia bisa mencium Quenser jika memajukan bibirnya, tapi dia terdiam dan tidak melakukan apa-apa lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini menciptakan tekanan mental yang begitu besar pada Quenser, tapi Froleytia mulai berbicara lagi ketika kepalanya memikirkan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser...kau sudah kuanggap seperti onii-chan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 7===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Heivia Winchell sedang berlarian di dalam “kota” saat matahari mulai terbenam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi ceritanya begini:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika taksi biru yang ditumpanginya berhenti di sebuah rambu lalu lintas, seorang pria paruh baya merangsek masuk dari sisi samping dengan kekuatan yang cukup kuat untuk memecahkan kaca jendela.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa lagi? Kenapa hal-hal seperti ini selalu saja menimpaku!?” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengira bahwa dia adalah seorang pencuri, Heivia mengeluarkan sebuah pistol besar dari sarung pistol di pinggulnya, tapi kemudian pria itu mengatakan sesuatu walau wajahnya berdarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau seorang prajurit Kerajaan Legitimasi, iya ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku punya sesuatu yang harus dilaporkan! Aku mendapatkan informasi buruk. Kau harus melakukan sesuatu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu, tunggu. Tidak!! Menjaga ketenangan di Oseania adalah tugas pasukan khusus kepolisian, bukan militer. Ini bukan pekerjaanku! Dan yang lebih penting, aku sedang dalam perjalanan untuk menemui Santa berpayudara besar!! Ini bukan waktunya untuk mengurusi—!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Target mereka adalah Kerajaan Legitimasi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Beneran!? Tapi itu masih bukan peker—“&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan mereka yang sedang mengejarku sudah mulai menyusul.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seharusnya kau mengatakannya dari tadi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia segera menarik pria paruh baya itu keluar dari taksi dan kabur ke jalanan yang padat. Setelah dia melakukannya, taksi biru itu sudah berubah menjadi keju Swiss karena tembakan dari beberapa senapan SMG. Pengemudinya sudah lari duluan ketika pria paruh baya itu merangsek masuk jadi dia baik-baik saja, tapi Heivia tetap tidak menyukainya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berlari, pria paruh baya itu berkata, “Kau bisa memanggilku Royce. Aku seorang jurnalis Aliansi Informasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, jangan perkenalkan dirimu!! Itu hanya akan menjamin bahwa aku akan terlibat dengan semua ini!! Juga, aku tidak suka mendengar nama seseorang yang baru kutemui ketika dia seorang laki-laki!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sepertinya akan menyerahkan ini semua kepadamu dan kembali hidup normal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau mau memaksaku melakukan ini dan melarikan diri, aku akan mengabaikan semua peraturan perang dan menembakmu dari belakang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya para pengejar Royce mengikuti mereka dengan kendaraan. Itu memberikan mereka kecepaan, tapi mencegah mereka untuk melakukan manuver tajam di kerumunan orang dan bangunan semi-permanen. Mereka menyadari kerugian yang diberikan kendaraan mereka dan keluar, tapi Heivia dan Royce sudah berada cukup jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua memutuskan bahwa mereka telah lolos dari kejaran musuh, jadi mereka saling bertukar informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi apa yang dilakukan seorang jurnalis Aliansi Informasi di sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik untuk urusan bisnis dan pribadi.” Saat berbicara, Royce sedikit menyentuh hp yang menggantung dari tali yang dikalungkan di lehernya. “Anak perempuanku ditugaskan di sini. Jadi aku ingin melihat tempat ini karena alasan pribadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ditugaskan? Jadi dia seorang militer?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia terlihat skeptis, tapi kemudian dia ingat bahwa dirinya dipaksa ke medan perang karena situasi keluarga bangsawannya. Rata-rata umur mereka yang ada di militer sudah berkurang, jadi hal itu tidak terlalu mengejutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan Royce tanpa sadar mengutak-utik hp-nya mungkin karena foto anak perempuannya dijadikan wallpaper hp tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, dan dia bahkan belum masuk SMP. Dia mungkin terlalu berbakat,” kata si ‘ngakunya jurnalis itu. “Di usianya, dia masih bermimpi untuk menjadi tuan putri Kerajaan Legitimasi... Orang dewasa yang ada di sekitarnya mendukungnya cuma karena iseng, membuat gaya bicara dan tertawanya menjadi arogan. Kalau begini terus, dia akan terus tertawa keras sambil duduk di puncak. Walau aku tidak tahu bagaimana sikapnya terhadap unitnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya itu tidak ada hubungannya sama kau yang dikejar-kejar?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, situasi yang terjadi sekarang ini ada hubungannya dengan pekerjaanku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kau lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tujuan asliku adalah melakukan survey tingkat kepuasan penduduk mengenai apakah Aliansi Informasi melakukan tugasnya dengan baik. Begitulah, seingatku aku hanya mengintersep beberapa transmisi radio.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar itu, ekspresi masam muncul di wajah Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau mendengar transmisi lain?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Transmisi yang bukan berasal dari kekuatan dunia mana pun. Itu dari kelompok anti-pengembangan. Sepertinya mereka tidak menyukai kekuatan luar biasa dari Object, dan rasa penasaranku menjadi tidak bisa dikendalikan. Aku menganalisa sinyal itu dan menemukan lokasi base mereka. Mereka menyadari bahwa aku sedang mengamati mereka dari jauh. Dan seperti yang kau lihat, mereka mengincarku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah kelompok anti-Object,” gumam Heivia kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tahu bahwa orang-orang dengan pandangan seperti itu ada di seluruh penjuru dunia dan dia tidak bisa menolak bahwa hancurnya negara militer Oseania menyebabkan sentimen seperti itu menyebar. Juga, Quenser dan Heivia...atau lebih tepatnya, mau tidak mau kisah mengenai mereka yang menghancurkan Object membuat para kelompok anti-Object termotivasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi mereka adalah orang-orang yang ingin menghancurkan Object, dan secara kebetulan mereka memilih Object Kerajaan Legitimasi kami sebagai target mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika informasi yang aku sadap itu benar, ya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana cara mereka melakukannya?” tanya Heivia. “Menghancurkan Object itu mudah diucapkan tapi sulit dilakukan. Bahkan jika mereka menyerangnya saat dia sedang duduk manis di area perawatan, mereka tidak akan bisa merusaknya. Bahkan jika mereka menembaknya dengan H-bomb secara langsung, mereka tetap tidak bisa menembus armornya. Mereka akan menjalankan rencana seperti apa untuk menghancurkan senjata mengerikan itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada satu cara,” potong Royce. “Jika memang tidak ada, aku tidak akan bekerja sekeras ini untuk menghentikan mereka...dan mereka tidak perlu repot-repot memburuku hanya untuk menghentikanku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 8===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengenakan special suit yang biasa dia pakai, tuan putri menuju ke game-center semi-permanen yang agak jauh dari lokasi pesta. Sebuah tenda telah dipasang untuk dijadikan atap dan beberapa mesin game dibariskan di bawahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rencananya dia cuma ingin menghabiskan waktu 10-20 menit di sana untuk mengisi waktu luang sebelum pestanya dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mesin game yang dia pilih ternyata adalah muliplayer action game satu lawan satu dengan tema Object. Diantara semua Object dari berbagai afiliasi, spek Baby Magnum secara tidak adil (atau begitu perasaannya) direndahkan di game ini. Juga, ada sesuatu yang aneh dengan musuh yang sedang duduk di mesin yang berlawanan dengannya, karena orang itu membuatnya kesal. Dengan demikian, tuan putri mulai kecanduan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kedua mesin itu saling bertolak belakang, dia tidak bisa melihat wajah musuhnya itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu artinya musuhnya juga tidak bisa melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho!! Oh ho ho ho ho ho!! Sepertinya kau memang tidak bisa menghadapi Gatling 033!! Spek aslinya dan—yang lebih penting—pandangan orang awam terhadap kekuatannya memang sangat besar!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Game ini dibuat oleh Aliansi Informasi, jadi tidak mengejutkan kalau spek-nya ditinggikan!! Faktanya, bukankah kau seharunya malu karena masuk ke dalam ring dengan perbedaan spek yang begitu besar!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh? Aku tidak tau siapa kau, tapi kau pasti sangat tidak kompeten karena mendukung Elite Kerajaan Legitimasi yang tidak kompeten itu! Oh ho ho!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tau siapa kau, tapi tidak pernah ada orang waras yang memuji Elite Aliansi Informasi itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengawal dari Kerajaan Legitimasi dan Aliansi Informasi sedang menggunakan pembatas kedua mesin itu sebagai garis pertahanan terakhir karena mereka merasa perang dunia ketiga bisa pecah kapan saja. Walaupun begitu, kedua kubu mengutarakan pikiran yang sama secara bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;“...Kami enggak peduli siapa yang menangin game ini, tapi tolong segera selesaikan agar kami bisa bebas dari tugas ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang bersaman, Letkol Aliansi Informasi, Lendy Farolito, memegangi handycam dengan satu tangannya untuk merekam punggung Elite unitnya yang sedang berusaha keras di dalam game action.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perempuan berambut silver dan berkulit cokelat itu sudah tidak terlihat lagi sebagai ahli strategi yang hebat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh sayang. 50 menang dan 53 kalah. Apa akhirnya dia mulai kekurangan konsentrasi? Ah. Sepertinya dia sudah bosan dengan game itu dan beranjak pergi. Tidak, jangan goyangkan bokong imut itu seperti seorang anak bebek. Kau akan jatuh, kau akan jatuh. Ah! Kau jatuh. Aduh sayang...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang bawahan wanita Letnan Kolonel Lendy menyelanya untuk memberikan saran sambil terus berusaha agar tidak masuk ke dalam frame handycam itu. (Dia tahu kalau masuk ke dalam frame akan membuatnya tertimpa sial.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Umm, aku tahu sesuatu seperti menjadi orang tua asuh, tapi kau seharusnya tidak merekam dirinya walau kau adalah komandannya. Diri seorang Elite itu dianggap sebagai informasi berharga di kemiliteran.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kau katakan? Memperhatikan kesehatan mental Elite adalah pekerjaan kita. Kita tidak bisa mengintip isi hati seseorang, jadi kita mengumpulkan informasi dari rutinitas sehari-harinya,” jawab Lendy tanpa ragu. “Ngomong-ngomog, kenapa kau memakai seragam maid?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena aku seorang tentara bayaran Korporasi Kapitalis. Aku tidak ingin membawa-bawa tanda itu setiap kali aku pergi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis berambut pirang, berkulit cokelat yang mengaku seorang “tentara bayaran” itu juga memakai telinga kucing di telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Lendy terlalu serius ketika merekam si Elite sampai tidak menyadari kata “tentara bayaran”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika subjek yang dia rekam telah pergi dan bersembunyi di balik sesuatu, dia akhirnya berhenti merekam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Huh? Kau mau kemana?” tanya si ‘tentara bayaran’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tempat dimana tidak ada maid dan tentara bayaran.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lendy Farolito langsung merengut, tapi dia masih bertindak berdasarkan informasi yang sudah dia dapat seperti yang biasa dilakukan orang-orang Aliansi Informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sedikit kesal sama unit Kerajaan Legitimasi yang terus menggoda gadis malang itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 9===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiga orang pria yang sedang membawa SMG kaliber 5+mm bisa terlihat di salah satu sudut “kota”. Mereka ada di sana untuk menangkap Heivia dan Rocye yang sudah melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kota” itu terdiri dari kumpulan tenda dan RV, jadi sulit sekali menemukan benda yang cukup keras untuk digunakan sebagai perisai saat terjadi baku tembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ada beberapa pengecualian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contohnya, tempat penampungan sampah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa dump truck pertambangan yang terbuat dari besi terparkir di pinggiran kota. Sampah-sampah dari area sekitar dikumpulkan di sini karena dibayar. Setelah itu, sampah-sampah ini akan dibawa ke tempat pembakaran di kota yang lebih besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tipe dump truck itu biasa digunakan untuk pertambangan, mereka setinggi bangunan tiga lantai. Rodanya lebih tinggi dari orang dewasa dan dibutuhkan tangga putar untuk naik ke kursi pengemudi. Beberapa kendaraan itu terparkir berbaris, dengan kata lain area itu dikelilingi oleh besi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sekitar area tersebut, beberapa suara tembakan meletus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si tukang sampah sudah lari, tapi ada tiga orang yang mengabaikan tembakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kicker, Nexa. Kita harus segera menjauh dari sini, kita tidak bisa menghabiskan waktu lebih dari 5 menit. Kita harus segera menyelesaikan ini!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Tapi orang itu membawa senapan. Jangkauan serangnya sangat jauh!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Aku akan menembak membabi buta agar dia tetap di tempatnya. Kalian berdua putari belakang dump truck dan tembak dia!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, suara tembakan yang datang dari belakang dump truck berubah. Suaranya lebih nyaring dan ringan dari sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dia mengganti senapan dengan pistol?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah mereka mendapat kesimpulan, ketiga orang itu melangkah maju untuk menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Dia kehabisan amunisi! Sekarang kita bisa mengunggulinya...)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara tembakan yang lebih kuat meletus dan kepala Nexa langsung hancur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa—?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia terkejut, dua buah peluru melubangi leher dan dada Kicker yang membuatnya terjatuh ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tembakan itu sudah dipastikan tidak berasal dari pistol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tembakan yang lebih keras itu berasal dari senapan yang seharusnya sudah kehabisan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sial! Apa dia sengaja beralih ke pistol dan tidak memakai peluru senapannya yang tersisa untuk membuat kami lengah!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria terkahir itu berusaha mundur, tapi semua sudah terlambat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena sudah kehilangan banyak anggota, jarak tembak dan kekuatan antara assault rifle dengan SMG memiliki perbedaan yang sangat jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia Winchell semakin mendekat tanpa membiarkan satupun kesempatan baginya untuk menyerang balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau benar.” Kata Heivia pada Royce saat dia melihat isi perangkat genggam yang ditemukan di barang bawaan para pria persenjata tadi. “Mereka telah menyiapkan sebuah hulu ledak pembakar kimia. Ini sebuah bom yang diisi campuran naptha, beberapa jenis bahan bakar, dan beberapa cairan kimia untuk menciptakan api yang tidak bisa dipadamkan dengan air dan bisa menyebar sejauh 3 sampai 5 kilometer ke segala arah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pada dasarnya ini sama seperti koktail Molotov. Aku pernah melihat videonya di youtube.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya hulu ledak ini buatan sendiri, tapi misil jelajah yang menjadi tubuhnya dan alat peluncurnya berasal dari Oseania. Resimen militer sudah menerjunkan tank dan jet ke seluruh area di negara ini kecuali dimana Generasi 0.5 mereka ditempatkan, jadi mereka bisa mendapatkan semua benda ini dengan mudah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Craft Salamander III?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terdengar seperti nama toko yang menjual krim pasta hambar, ‘kan? Yah, penamaan senjata harus dibuat semudah mungkin hingga bahkan seorang idiot bisa mengetahui apa maksudnya. Tujuannya adalah untuk menunjukan seberapa kejam dirimu,” kata Heivia saat bibirnya mulai membuat senyum sadis. “Jarak maksimalnya bisa mencapai 1500 km. Aku yakin benda ini memiliki sistem pemandu navigasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaan yang tersisa adalah bagaimana cara mereka menghancurkan sebuah Object dengan benda ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan serangan langsung dari H-bom raksasa tidak bisa menghancurkan armor Object. Juga, hulu ledak pembakar kimia ini adalah senjata anti-personel. Heivia tidak mengerti bagaimana benda ini bisa menghancurkan sebuah Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Royce menjawab pertanyaan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya, target mereka bukanlah Object itu sendiri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pada dasarnya, mereka hanya ingin membuat Object-nya tidak berfungsi. Dan mereka bisa melakukannya tanpa perlu merusak armor tebal Object. Mereka bisa menggapai tujuan mereka dengan mengincar yang lebih lemah, yaitu manusia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa mereka mengincar Elite?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu memang memungkinkan, tapi Heivia masih sedikit skeptis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang bisa tahu bahaya apa yang menghantui Elite ketika dia diincar saat sedang di luar Object. Itulah mengapa mereka selalu menempatkan pengawal khusus di samping dirinya dan dia terus ditemani oleh kendaraan lapis baja yang interiornya kedap udara untuk menahan terjangan peluru, ledakan, atau senjata kimia maupun bilogis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika ada sebuah misil jelajah dengan hulu ledak pembakar kimia menuju langsung ke arah Elite, dia tinggal langsung menaiki kendaraan lapis baja sesaat setelah misil itu dideteksi. Kendaraan itu akan menghalau segala kerusakan yang ditimbulkan dari api atau asap yang tercipta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak,” jawab Royce. “Target mereka adalah prajurit perawatan. Ini bukan masalah mengenai apa mereka punya tugas atau informasi yang cukup penting. Hulu ledak pembakar kimia ini bisa menciptakan api yang bisa menyebar sejauh beberapa kilometer ke segala arah. Jika para prajurit perawatan itu sedang berkumpul di satu tempat, mereka semua bisa terbantai. Jika ratusan prajurit perawatan menghilang secara tiba-tiba, Object tidak lagi bisa berfungsi. Bahkan jika benda itu masih memiliki seorang pilot dan seorang komandan, Object tidak bisa berfungsi jika tidak ada mereka-mereka yang dibawah yang menjaganya terus berfungsi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi mereka menghancurkan mereka yang ada di sekililing Object daripada Object itu sendiri, hm?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya ada sesuatu yang mengganggu Heivia mengenai hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Itu tidak ada bedanya dengan ide kami untuk menghancurkan komputer saat di distrik Loyauté.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu membuat Heivia merasa tidak terganggu, kemudian dia langsung melanjutkan percakapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Elite dan komandan yang memang penting adalah pengecualian, tapi unit tidak bisa menyediakan pengawal untuk setiap prajurit perawatan. Mereka mungkin memang memiliki kesempatan untuk menghabisi semua prajurit perawatan sekaligus.” Heivia berpikir dan sedikit mengubah topiknya. “Karena mereka menyiapkan peluncur dan misil jelajah, mereka pasti berencana untuk meledakannya di udara.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku pikir juga begitu. Jika tidak diledakan di udara, dampaknya tidak akan menyebar jauh. ...Aku hanya mengerti sebatas ini karena informasi yang kutemukan di website militer cuma sebatas itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Craft Salamanderr III,” kata Heivia. “Ditinjau dari jangkuan misil jelajah, lokasi kota serta zona base, mereka sepertinya menarget zona base dan “kota” yang berada di sekeliling zona base. ...Huh. Sepertinya mereka tidak menarget siapa pun di negaramu, Aliansi Informasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi? Apa aku harus bersikap biasa saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kau mau membantu militer Kerajaan Legitimasi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Alasannya karena beberapa urusan bisnis maupun pribadi.” Royce mengusap keringat di wajahnya. “Sebagai jurnalis aku tidak bisa duduk diam melihat ancaman yang mendatangi penduduk Oseania. Jika menyebar luaskan informasi bisa menjadi berbahaya, menundanya sebentar memang pilihan tepat, tapi itu tidak berlaku di sini. Kita tetap saja tidak punya cukup waktu untuk mengevakuasi semua orang walau kita menyebarkan informasi ini sekarang, jadi kurasa aku harus menggunakan informasi yang kumiliki ini dengan cara lain untuk mencegah terjadinya malapetaka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan apa alasan pribadimu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sudah memberitahumu kalau anak perempuanku sedang ditugaskan di Oseania, ingat? Melestarikan konsep medan perang bersih akan menjaga keselamatan putriku. Aku tidak bisa membiarkan konsep ini hilang karena serangan teroris.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku paham,” gumam Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia lebih mempercayai alasan jujur seperti itu daripada alasan yang sudah dibumbui “agar terlihat lebih baik”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita harus menemukan lokasi peluncurannya,” kata Heivia dengan suara berat. “Jika kita sudah menemukannya, kita bisa menyerang sebelum misilnya dilontarkan atau mengubah jalurnya kalau sudah dilontarkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ok, tapi kita tidak punya banyak waktu,” kata Royce untuk memastikan agar Heivia mengerti. “Dari potongan informasi yang kudapat dari radio, serangan mereka akan segera dimulai. Pasti para anggota kelompok itu sedang bersiap melakukan serangan karena yang mengejar kita hanya sedikit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 10===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menghabiskan terlalu banyak waktu dari yang dia perkirakan di game center, tuan putri sedang berjalan di tengah-tengah “kota” yang dipenuhi tenda saat menuju ke tempat pesta Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengawal dari Kerajaan Legitimasi masih berada di sekitarnya dan juga ada sebuah kendaraan lapis baja yang menemaninya, tapi dia masih lebih memilih untuk berjalan kaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Letak tenda yang tidak terorganisir dengan baik dan jalanan yang dipadati oleh pejalan kaki membuat kendaraan tidak bisa bergerak dengan bebas. Dia merasa akan memakan lebih sedikit waktu jika berjalan kaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri mengingat perselisihan yang dia lakukan di game center tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia masih tidak bisa melihat wajah musuhnya sampai saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jujur saja, aku tidak peduli apakah dia seorang  pelancong Aliansi Informasi atau semacamnya, tapi cara mereka memanipulasi semua informasi mengenai Elite dan memperlakukan mereka seperti idol itu termasuk tindakan cuci otak.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kerajaan Legitimasi memperlakukan Elite mereka seperti pahlawan patriot yang mendapatkan kembali dukungan dari penduduknya dengan menyebarkan cerita meragukan yang menyatakan bahwa mereka memiliki darah legendaris yang berasal dari ribuan tahun lalu. Keduanya memang memperlakukan para Elite dengan cara yang cukup gila, tapi sulit untuk menyadari bahwa situasi yang cukup aneh ini sudah tertanam di hati semua orang. Sama seperti seseorang yang tidak menyadari bau rumahnya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat tuan putri berjalan melewati semua tenda dan RV, dia tiba-tiba berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pengawalnya berpikir “Jangan bilang masih ada lagi!?”, tapi orang yang sedang mereka lindungi punya hak untuk memilih apa yang akan dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri melihat ke sebuah toko yang dipenuhi barang festival.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena musim yang sedang terjadi di sana, toko itu punya banyak sekali pohon, karangan bunga, dan sepatu merah bertemakan natal. Toko itu juga memajang beberapa kostum Santa Claus untuk dijual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika tadi dia pergi berenang, Quenser terlihat sangat kecewa untuk beberapa alasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia masih tidak tahu apa yang sedang diharapkannya, tapi sepertinya memakai terus baju kerja saat berlibur bukanlah hal yang benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menebak itu pasti berhubungan mengenai semua hal harus sesuai pada tempat dan waktunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Santa Claus...Santa Claus,” gumam tuan putri sambi berjalan menuju toko itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemilik toko berkulit cokelat itu sepertinya terlihat sangat sopan karena melihat dia mengenakan special suit seorang Elite. Itu artinya  dia adalah simbol negara yang juga berarti kalau dia memiliki banyak uang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara berpikir pemilik toko itu tidaklah salah, tapi tuan putri tidak tertarik pada uang dan dia juga tidak tahu berapa banyak uang yang dia punya di rekening bank-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengawal tuan putri mulai tertarik pada aksinya karena mereka mulai membayangkan. “Oh, apakah tuan putri kita akhirnya mulai memperhatikan daya tarik perempuannya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisakah kau memberikan sepaket pakaian Santa Claus untukku?” tanyanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang dia dapat hanyalah pakaian Santa Claus yang sangat standar yang terdiri dari baju merah longgar, celana dengan warna yang sama, dan kumis putih palsu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan pakai pakaian membosankan itu!!” teriak para pengawal dari dalam hati mereka, tapi gadis tanpa ekspresi itu tidak akan pernah mengerti MOE dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tatapan mata tuan putri berubah ketika dia menatap monitor 3D yang menggunakan pembiasan sinar terduduk di pojok tenda itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
TV itu menampilkan rekaman konser Elite idol Aliansi Informasi yang sudah berlangsung dari beberapa hari yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yayyy!! Mungkin sedikit terlalu awal, tapi kurasa aku akan memberikan kalian berkat mimpi indah mengenai miniskirt Santa!! Oh ho ho!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak jelas apakah rekaman itu asli dan seberapa banyak VFX yang ditambahkan, tapi gambar itu mengalami perubahan yang sangat menarik mata. Idol G-cup berambut pirang gelombang itu mengoyangkan tubuhnya sambil mengenakan kostum Santa berwarna merah dan putih yang terlihat seperti pakaian Elite yang sudah dimodfikasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sesaat, ekspresi tuan putri menjadi semakin tanpa ekspresi dari biasanya, tapi akhirnya dia menunjuk ke arah layar dan berbicara kepada penjaga toko.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Beri aku sesuatu yang lebih hebat dari itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berubah menjadi seorang miniskirt Santa di belahan bumi selatan yang beriklim tropis, tuan putri menuju ke lokasi pesta Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sepertinya ini bukan pakaian yang terlalu berguna.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri melihat pakaian yang dia kenakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Yah, selama Quenser menyukainya. Tapi apa dia akan menyukainya???)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pesta sudah dimulai. Para prajurit Kerajaan Legitimasi terbagi menjadi beberapa grup untuk mengobrol sambil makan dan minum. Semua mata langsung tertuju pada tuan putri dan pada detik berikutnya mereka tidak melakukan apapun selain menatapnya. Tuan putri tidak mengerti apakah ini hal baik atau buruk karena mereka bertindak layaknya melihat sesuatu yang tidak dapat mereka percaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dimana Quenser?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengamati satu persatu, tuan putri menemukan orang yang dia cari di salah satu sudut pesta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu tidak sama!! Saudara-saudaraku yang asli mungkin memang tidak ingin menyakitiku, tapi mereka tidak pernah memprotes bagaimana cara keluargaku memperlakukanku!! Cuma kau yang melakukannya, Quenser!! Makanya aku bilang kau ini sudah kuanggap seperti onii-chan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri langsung membatu ditempat ketika melihat Froleytia mabuk berat dan Quenser dipeluk erat oleh komandan berdada besar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, Lendy Farolito tiba di pesta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mood pesta Kerajaan Legitmasi langsung dikacaukan oleh kedatangan perwira musuh yang ditemani prajurit Aliansi Informasi. Ini situasi yang bisa meledak kapan saja, tapi mereka bisa saling korporatif karena koalisi dan lokasi pestanya tidak diadakan di zona base Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak punya hak untuk mengusirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lendy sendiri tidak ragu untuk menuju ke pesta itu karena dia sangat mengetahui keadaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang komandan Aliansi Informasi telah tiba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana reaksi komandan Kerajaan Legitmasi?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara spontan, perhatian semua orang tertuju ke Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_11.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak akan membiarkanmu mengambilnya!! Quenser adalah onii-chan ku, aku tidak akan membiarkan seorang pun mengambilnya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ingat posisimu di sini. Akulah yang paling kecil dan imut.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang Miniskirt bikini Santa berdada besar dan seorang Miniskirt Santa tanpa ekspresi sedang bertarung memperebutkan seorang anak laki-laki. Lendy Farolito langsung mematung ditempat ketika dia melihat mayor Kerajaan Legitimasi yang sedang sibuk sendiri...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Minggir!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, ya ampun. Pertarungan sesama wanita ini sempurna untuk dijadikan bahan taruhan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, ini bukan berarti kalau kita semua punya punya kesempatan untuk mendekati para wanita cantik yang posisi dan pangkatnya jauh lebih tinggi dari kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian prajurit Kerajaan Legitimasi yang memandang pertarungan itu sebagai kesempatan untuk menghasilkan uang segera bergerak ke tengah-tengah kegaduhan dan melingkari mereka. Jalan Lendy menuju komandan lainnya sudah hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku mengambil resiko untuk menghubunginya dengan cara yang bisa mendapatkan perhatian sebanyak mungkin, tapi mereka sama sekali tidak memperhatikanku!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aliansi Informasi mendapat keuntungan dari keaslian informasi dan metode yang digunakan untuk menyebarkan atau mendapatkan informasi seperti itu, jadi itu adalah kejadian yang sangat disayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Lendy menyadari orang yang sedang dirangkul tangan Froleytia adalah anak laki-laki zeni perang yang sama dengan yang diam-diam menarik perhatian seorang Elite Aliansi Informasi, Lendy langsung naik pitam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“K-kau, dasar buaya darat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang seseorang yang tidak kukenal memberikan sebuah titel yang sangat luar biasa!! Jika aku pernah punya kartu nama, aku pasti akan menuliskan yang satu itu di sana!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menyadari perhatian Quenser teralihkan pada orang selain dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Siapa kau ini? ...Aku tidak akan membiarkanmu mengambil Quenser! Dia onii-chan ku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak pernah ingin mengambilnya!!” teriak Lendy ketika hampir saja lepas kendali. “Salah satu anak buahmu mengambil keuntungan dari Elite kami, sehingga aku merasa harus mampir untuk menceramahinya ketika kau malah membuang semua hubungan moral yang kau punya. Aku tidak pernah menyangka kalau dia sangat berbahaya, kurasa... Aku harus melaporkan ini. Aku harus mengadakan rapat keluarga dengan gadis itu malam ini— ...uhuk uhuk!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lendy mulai sedikit terbatuk karena terlalu banyak berteriak dan mencari segelas minuman, tapi tidak ada pelayan sipil yang sedang lewat didekatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia meraih sebuah gelas yang berisi cairan bening.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini, minum. Jujur, apa kau tidak bisa melakukan semua ini sendiri?” dia menggerutu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm? Gelas itu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya anak laki-laki zeni perang yang dipegang erat oleh Froleytia menyadari sesuatu, tapi Lendy telah menelan semua isi gelas itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uhuk!? Uhuk uhuk!! I-ini bukan air! Ini vodka!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa!? Beraninya kau menolak segelas air yang disiapkan onii-chan ku!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan kau. Kau punya nyali untuk melakukan ini kepada seorang perwira dari Aliansi Informasi dimana kebenaran dan kebohongan sebuah informasi langsung berhubungan dengan benar dan salah...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si miniskirt Santa tanpa ekspresi memberikan dia minuman lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tenang. Ini minum lagi untuk menghilangkan rasa asam di mulutmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, ide hebat. Kurasa aku bisa mempercayai—bbhh!! I-I-I-Ini shochu!? Hic.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Protesnya tiba-tibat terputus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser baru mulai merasa ada situasi yang sangat buruk sedang mendatanginya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan satu lagi!!” teriak Lendy.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wah!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maksudmu apa!? Kau menghancurkan semua kerangka Aliansi Informasi dan Kerajaan Legitimasi yang dimiliki gadis malang itu!! Apa kau mengerti seberapa besar dampak yang dirasakannya karena tragedi ini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Lendy Farolito muncul dengan start yang cukup jauh, sepertinya Froleytia merasakan adanya bahaya yang sedang datang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menekankan tubuhnya ke Quenser dengan lebih keras daripada sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak akan membiarkanmu mengambil onii-chan ku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku lagi enggak ngomong sama kamu!! Aku sedang berbicara pada buaya darat itu!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser jangan lihat ke sana! Lihat aku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Minggir kau, lacur!! Aku haru memberi buaya darat itu pelajaran!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau kata-katanya ditujukan pada Quenser, kedua pemabuk itu saling menatap satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, tuan putri semakin meningkatkan aura intimidasinya dengan menjadi semakin diam dan tidak berkespresi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Badai yang sangat dahsyat mulai tercipta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser bisa merasakannya, jadi dia terus berusaha untuk menjaga situasi ini tetap tenang. Menyadari tuan putri sedang terlihat sangat tidak senang sambil memasuki area berbahaya secara diam-diam, Quenser meragukan ada kategori MOE yang cocok dengannya,  tapi Quenser harus tetap melakukan sesuatu akan bahaya yang ada di hadapan matanya daripada memikirkan masalah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tu-tunggu, kalian berdua. Kenapa kalian tidak tenang dan—...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kuharap kau siap untuk berperang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau memang menginginkan perang, maka perang akan mendatangimu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan percakapan yang lebih terlihat seperti tegur-sapa-salam daripada percakapan untuk memulai perang, Froleytia Capistrano dan Lendy Farolito mulai memelototi satu sama lain dari jarak yang amat sangat dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu terjadi ketika para prajurit Kerajaan Legitimasi dan Aliansi Informasi melihat fenomena yang tidak dapat dipercaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak bisa menjelaskannya dengan cara biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala anak laki-laki yang datang ke medan perang untuk mempelajari desain Object lenyap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau lebih tepatnya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepalanya terkubur oleh payudara besar milik dua orang wanita yang memeluknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 11===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begini situasinya, Heivia dan Royce hanya bisa bertindak sendirian, tapi mereka tidak punya alasan untuk tetap menyimpan informasi ini untuk diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka memulai aksinya, mereka menghubungi pasukan khusus kepolisian dan sebuah Object Kerajaan Legtimasi lain selain Baby Magnum dan Batalion Pemeliharaan Mekanik-nya. Mereka meminta agar Object itu tidak menyiapkan laser udara. Jika Heivia bisa menyuruh Froleytia untuk melakukannya, pastinya semua ini akan berjalan lebih mulus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mendengar adanya perubahan situasi yang cukup besar dari sebuah transmisi radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Speed Killer sudah siap. Kita bisa menggunakan laser anti-udara kapanpun kita mau. Bahkan jika ada misil jelajah yang ditembakan ke kota, kita bisa menghalaunya dengan keakuratan sebesar 97%.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berdasarkan satelit, peluncur portable ini berada di 20 kilometer barat laut dari lokasi Batalion Pemeliharaan Mekanik 37.  Jika kita mengetahui titik peluncuran dan titik akhirnya, kita bisa mengetahui lintasan terbangnya. Benda itu tidak mungkin lolos dari kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa informasinya benar!? Apa kau yakin misil jelajah itu menarget konvoy berisi beberapa VIP yang sedang bergerak di 30 kilometer, timur laut dari sini, dan bukan prajurit perawatan yang tersebar di seluruh “kota” semi-permanen!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya mereka juga saling berkomunikasi melalui telepon seluler yang memakai satelit umum dan juga radio biasa. Walaupun begitu, kami punya orang yang memiliki peralatan untuk mengintersep sinyal itu. Kita mendapatkan informasinya dari sana. Jadi tidak mungkin salah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebentar...” Heivia memilih kata-katanya dengan hati-hati. “Apa memasang pertahanan laser anti-udara Object untuk menembak misil jejalah yang baru terbang setengah jalan adalah keputusan yang tepat?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setengah jalan? ...Itu artinya tepat berada di atas “kota” semi-permanen!” teriak Royce, tapi Heivia sudah mengetahui apa yang akan mereka katakan setelah menanyakan pertanyaan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komandan yang bertanggung jawab atas Speed Killer itu menjawab, “Konvoy yang sedang diincar membawa seorang letnan jendral dan brigadir jendral. Hulu ledak pembakar kimia ini harus ditembak jatuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah hulu ledak pembakar kimia hanya menunjukan dampaknya ketika bahan-bahan yang tepat dicampur secara tepat dan ledakannya harus bercampur dengan udara di ketinggian yang tepat. Jika benda itu ditembak oleh laser anti-udara, kemungkinan terjadinya ledakan besar yang bisa menyebar sejauh beberapa kilometer itu hampir nol.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kemungkinannya masih ada, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahkan jika begitu,” komandan itu segera menjawab. “Elite dan para komandan akan ditemani kendaran lapis baja kedap udara yang bisa menahan serangan senjata biologis dan kimia. Selama mereka yang penting masih bisa dilindungi, itu bukan masalah. Dan tentu saja, Object itu sendiri tidak akan hancur oleh sesuatu selevel itu. Dan juga, aku akan menutup mulut kalian untuk mencegah kepanikan. Semua komunikasi lebih lanjut akan—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mendecakan lidahnya dan mematikan radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Royce berteriak ke arahnya dengan sangat kesal hingga dia ingin mencekiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang terjadi!? Apa mereka berencana untuk membiarkan semua orang di kota ini mati? Dan jika kendaraan lapis baja kedap udara itu bisa menahan panas dan api, apa itu akan berguna jika misil jelajahnya langsung menghantam konvoy itu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan tanya aku. Dia pastinya dipaksa untuk mengambil keputusan ini oleh para petinggi itu. ...Dan aku rasa inilah yang sebenarnya diinginkan para pengguna hulu ledak pembakar kimia itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka sengaja menggunakan telepon seluler satelit agar militer bisa mengintersep transmisi mereka. Seperti yang mereka duga, militer berencana untuk mengambil tindakan pertahanan dengan menembak misil itu saat baru terbang separuh jalan. ...Dan itu akan menjadi tempat terbaik untuk memanggang semua prajurit perawatan unitku seperti yang telah kau prediksi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak mungkin... Itu artinya...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“JIka kau ingin menembakan misil jelajah di Oseania, salah satu dari Object yang ada di sana akan menembaknya jatuh sebelum mencapai target. Tapi itu artinya kau tinggal membuat rencana dengan perkiraan bahwa misil itu akan ditembak jatuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi komandan kejam itu mengatakan kalau kemungkinan terjadinya ledakan besar ketika misil jelajah itu ditembak jatuh oleh laser anti-udara hampir tidak mungkin!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika mereka sudah tahu kalau misil itu akan ditembak jatuh, mereka akan mengubah kemungkinan itu,” Heivia mencari sesuatu melalui peralatan genggam dari salah satu pria bersenjata yang ia tembak. “Aku sudah melihat diagram hulu ledak ini sebelumnya, tapi ketika aku lihat lebih dekat, ada sesatu yang aneh dengannya. Bahan kimia yang berbeda dikemas secara terpisah. Jika benda itu mencapai targetnya dalam keadaan seperti ini, tidak akan ada yang terjadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, itu artinya bahan kimianya hanya akan tecampur di udara ketika ditembak jatuh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dari desain ini, aku bisa mengatakan kalau mereka memang ingin benda ini ditembak jatuh. Bahan kimianya disimpan dalam tekanan udara tinggi yang kurasa berguna untuk mencegahnya berceceran kemana-mana ketika misilnya meledak. Jika kita menyerahkan ini semua kepada laser anti-udara Object, kota ini akan menjadi lautan api!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengetahui lokasi peluncur portable musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa mendapatkan izin, Heivia meminjam kendaraan off-road Kerajaan Legitimasi yang terparkir di pinggir jalan dengan kunci yang masih menempel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Royce berteriak, “Apa yang kau lakukan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah sudah jelas? Kita datang sejauh ini untuk menghentikannya sendirian, jadi kita harus menyelesaikannya dengan cara itu!! Royce, jika kau ingin membantu, isi drum itu dengan bensin!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Royce mengikuti instruksi Heivia, tapi dia masih punya satu pertanyaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia naik ke kursi penumpang kendaraan off-road itu dan mereka berkendara keluar dari kota semi-permanen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu kita harus menghentikan ini, tapi apa kau pikir kita pisa menghancurkan peluncur portable itu!? Kita sudah cukup kerepotan ketika mengurusi 3 penguntit tadi. Pasukan utama mereka pasti terpusat di sekitar peluncur itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diam! Kita tidak punya banyak waktu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepulan debu berterbangan ke udara ketika kendaraan off-road itu melaju di tanah kering terbengkalai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka masih sejauh 20 kilometer dari peluncur portable-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok bersenjata itu pasti memusatkan kekuatan tempurnya di sekitar peluncur itu. Juga, mereka tidak punya alasan untuk tetap menunggu. Mereka akan melontarkan misil jelajah itu secepat yang mereka bisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial! Cahaya itu!!” teriak Royce.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kilatan cahaya terang bisa terlihat di ujung cakrawala dan sebuah cahaya seperti sinyal peringatan meluncur ke kegelapan langit malam. Namun, jaraknya terlalu jauh. Sebuah sinyal peringatan tidak bisa menghasilkan cahaya seterang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka sudah meluncurkannya!! Itu misil jelajah dengan hulu ledak pembakar kimia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch. Apa kita masih sempat!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menghantam pedal rem dan berkendara dengan pola S ketika rodanya menggelincir. Pada akhirnya, mereka bisa menghentikan kendaraan off-road itu dengan selamat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kemudian melompat ke tanah berpasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita sedang melaju untuk menyerang kelompok bersenjata itu dan menghancurkan peluncurnya, ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak pernah berpikir kalau kita akan sempat melakukannya!!” teriak balik Heivia, membuat wajah Royce menjadi terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Royce kemudian menyangka Heivia sedang melarikan diri untuk menyelamatkan dirinya sendiri sebelum terjadi ledakan, tapi Heivia kembali naik ke atas kendaraan off-road.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Selama kita bisa mencegah misil itu berjalan di lintasannya, kita bisa mencegah “kota” semi-permanen dan prajurit perawatan menjadi korban! Jika kita menerbangkannya ke arah yang salah, rencana mereka yang melibatkan laser anti-udara akan gagal!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau berencana untuk membajaknya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sistem bantu navigasi Craft Salamander III menggunakan perkiraan dataran. Dia memperkirakan tinggi rendahnya dataran yang dilaulinya untuk menentukan perbaikan pada rute yang dilaluinya. Selama dia memiliki dokumen sebanyak 3-5 lembar mengenai dataran yang dilalui dari titik peluncuran hingga titik akhir, dia bisa mengarahkan dirinya dengan cukup akurat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa dokumentasi itu diambil dari foto satelit?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Biasanya, foto aerial juga bisa digunakan. Tapi jika begitu, dokumentasinya tidak bisa di-update secara real time, jadi semuanya harus diprediksi terlebih dahulu dan titik peluncurannya tidak bisa diubah,” jelas Heivia. “Biasanya jika foto aerial digunakan sebagai input-nya, tidak ada informasi tambahan yang dibutuhkan setelah peluncuran. Dibandingkan metode navigasi GPS yang terus membutuhkan informasi dari satelit, metode ini tidak bisa dibajak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi apa yang akan kita lakukan!? Apa yang harus kita lakukan untuk menghentikan misil jejalah yang terbang dengan kecepatan supersonik!? Jangan bilang kau ingin mengarahkan senapanmu ke udara dan menembaknya jatuh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan melakukan sesuatu yang lebih heboh dari itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menggunakan tangannya untuk mengangkat drum yang telah diisi bensin dari atas kendaraan off-road.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membuka tutup besarnya, memiringkannya, dan menyebarkan bensin ke dataran terbuka itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hati-hati dengan anginnya. Ini mengandung bensin yang mudah menguap.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kau lakukan? misil jejalah itu sudah mengudara!! Tidak lama lagi benda itu akan lewat di atas kepala kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti yang kubilang, Sistem bantu navigasi Craft Salamander III menggunakan perkiraan dataran. Dia membandingkan data yang ada di dalam chip-nya dengan tinggi-rendahnya dataran yang ada di bawahnya untuk mengubah lintasannya” setelah tetes bensin terakhir telah meninggalkan drum, Heivia melemparkan drum itu ke samping dengan cuek. “Kita hanya tinggal membuatnya tidak bisa membandingkan kedua data itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kemudian mengeluarkan pemantik rokor dari kursi pengemudi kendaraan off-road.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menatap tanah merah yang panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita hanya perlu melakukan ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekejap setelah Heivia melempar pemantik rokok, sebuah ledakan besar mengisi kawasan kosong itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sekejap, sebuah cahaya yang sangat terang dan panas yang luar biasa dihasilkan secara bersamaan saat guncangan tercipta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, asap hitam membumbung tinggi ke langit malam. Asap hitam itu mencakup seluruh area dimana ledakan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setitik kilatan cahaya putih melesat di atas kepala mereka dengan kecepatan luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Itu bukan arah yang tepat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kilatan cahaya dan asap ini mencegahnya melihat dataran,” kata Heivia saat dia meletakan tangannya di hadapan wajahnya untuk mencegah cahaya oranye masuk ke matanya. “Jika dia tidak bisa mengubah lintasannya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Sekarang kita tinggal menunggu Speed Killer untuk menanganinya. Tidak akan ada masalah jika laser anti udara itu membuat hulu ledak pembakar kimia itu jatuh ke padang pasir kosong.” Dia langsung lemas dalam posisi duduk dan menggusap keringat dari alisnya. “Aku juga merasa ada yang kurang jika tidak menghadapi salah satu senjata mengerikan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 12===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyelamatkan warga Oseania dan para prajurit batalion pemeliharaan mekanik, Pratu Heivia Winchell akhirnya berhasil tiba di pesta natal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku berhasil...Akhirnya aku berhasil ke utopia!! Terima kasih, diriku sendiri!! Kehebatan Heivia memang sangat luar biasa!! Sekarang waktunya makan, minum, dan menikmati pemandangan Santa berdada besar!! Kita akan bersenang-senang malam ini dan mungkin mendapat insinden menyenangkan yang tidak akan pernah dilupakan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meja besar yang seharusnya berisi banyak makanan yang berbaris di atasnya sekarang hanya dipenuhi piring-piring kosong. Masih ada sedikit saus yang tersisa di atas piring-piring itu, tapi para pelayan pria sedang membereskannya dari atas meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada makanan maupun minuman yang dapat ditemukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia berusaha menyangkal kebenaran ini dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bilang kalau sudah sele— ..Tidak, tidak, belum!! Hal yang paling penting masih tersisa! Santa akan datang ketika semua anak-anak baik sudah tertidur!! Pasti ada satu di sekitar sini. Setelah menghadapi semua bahaya, kenapa tidak ada satu pun hadiah untukku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mencari di sekitar area pesta dengan mata yang terbuka selebar piring, tapi dia tidak bisa menemukan apa-apa selain para pelayan pria yang sedang beres-beres. Semua prajurit yang pastinya telah berpesta di sini sudah pergi dan Santa berdada besar hanyalah mimpi di dalam mimpi. Heivia bahkan tidak dapat menemukan satu pun pelayan wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sekejap, wajah Heivia telah kehilangan seluruh ekspresinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sekejap berikutnya, wajahnya berkedut layaknya ingin mengeluarkan air mata darah dan berteriak, “Ini padang pasir!! Ini hanya padang pasir yang sangat tandus!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itu Heivia melihat Quenser Barbotage berjalan dengan susah payah ke arahnya dengan kaki yang sama gemetarnya dengan Heivia. Melihat wajah rekannya, Heivia meninggikan kewaspadaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bilang kalau kau harus menghadapi medan perangmu sendiri. Tidak, tunggu sebentar!! Akulah pahlawan malam ini! Aku yang paling capek! Harusnya hadiah terbesar diberikan kepadaku!! Aku tidak akan memberimu satu pun!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, Quenser sudah terlalu jauh hingga tidak dapat mendengarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum dia mencapai Heivia, Quenser ambruk ke tanah keras berpasir. Heivia menghampirinya dengan kebingungan dan Quenser berusaha mengutarakan sesuatu dari mulutnya yang megap-megap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“O...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser apa itu? ‘O’? apa maksudmu dengan ‘O’!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Oppai, desa...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua kekuatan telah meninggalkan tubuh Quenser dan wajahnya semakin memucat. Heivia mengeluarkan sebuah lolongan ratapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pesan terkahir macam apa itu!? Maknanya terlalu dalam!! Apa yang terjadi? Oi, Quenser! Queenseeeeeeeeeerrrrrrrrrrrrrrr!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 1|next= HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 3}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Epilog&amp;diff=518898</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 4 Epilog</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Epilog&amp;diff=518898"/>
		<updated>2017-05-14T03:14:41Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Created page with &amp;quot;==Epilog==  Ketika masih basah kuyup, Quenser dan Heivia diselamatkan oleh perahu motor Kerajaan Leitimasi.  Ketika mereka saling bertukar informasi mengenai insiden tadi, Hei...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Epilog==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika masih basah kuyup, Quenser dan Heivia diselamatkan oleh perahu motor Kerajaan Leitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika mereka saling bertukar informasi mengenai insiden tadi, Heivia mengernyit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi unit Korporasi Kapitalis yang mengendalikan Deep Optical berusaha untuk campur tangan dalam masalah kelaparan di Oseania?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena ketidak seimbangan vegetasi di wilayah gurun Oseania, tanah penggembalaan sudah dilarang. Hampir seluruh pasokan daging di negera mereka diimpor dari Korporasi Kapitalis. Korporasi Kapitalis tidak ingin fasilitas ternak buatan milik Aliansi Informasi merenggut sumber-sumber uang itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi di kehidupan nyata, resiko terjadinya wabah kelaparan timbul karena bencana alam seperti angin topan menimbulkan kerusakan besar pada peternakan dan memotong jalur udara dan perairan. Simulasinya menunjukan kalau hampir setengah juta orang meninggal karena kelaparan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah pernah terselesaikan?” sepertinya itu menjadi pertanyaan pokok Heivia. “Mungkin kita sudah menghancurkan Deep Optical hingga berkeping-keping, tapi itu tidak menyelesaikan apapun. Selama unit dan kaki tangan mereka masih ada, mereka masih bisa mengganggu pasokan makanan, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu pasti akan menjadi masalah,” Quenser setuju. “Tapi jika ini merupakan proyek sekala besar milik Korporasi Kapitalis, bukankah menurutmu akan ada beberapa Object lagi yang dikirim sebagai bala bantuan?  Medan perangnya berada tepat di sebelah Oseania dimana banyak Object ditempatkan sebagai bagian dari koalisi. Dan itu tentu saja termasuk Object Korporasi Kapitalis. Namun hanya Deep Optical yang ditugaskan untuk hal ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Artinya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Artinya kendala pasokan makanan di Oseania akan berakhir jika Deep Optical dan unitnya tidak lagi terlibat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi bagaimana cara kita menarik mereka keluar? Jangan bilang kalau kau berpikir kita berdua akan menuju dan menyerang zona base Korporasi Kapitalis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa kau pikir kita bisa melakukannya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak karena dua alasan,” kata Heivia simpel. “Pertama, mereka masih tetap sebuah batalion walau telah kehilangan Object mereka. Bahkan jika kita pahlawan super sekalipun, sangatlah ceroboh jika kita berdua melawan 1000 prajurit. Dan yang kedua, coba lihat lagi posisi kita di sini. Kita adalah pemenang yang memiliki Object sementara unit Korporasi Kapitalis adalah si kalah yang Object-nya telah dihancurkan. Jika sekarang kita melakukan sekarang lagi, dunia akan memandangnya sebagai  pembantaian keji yang tak berujung. Kita akan membuat kalangan mayoritas yang ingin tetap menjaga konsep perang bersih memusuhi kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tetapi akan selalu ada sebuah pengecualian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika seseorang sudah cukup banyak membat masalah, ada sebuah peleton khusus yang bertugas untuk menghabisi targetnya. Ini adalah kasus untuk para petugas kepolisian, bukan militer. Untungnya, kita bertemu dengan salah dari mereka dan tahu cara menghubungi mereka. Unit Korporasi Kapitlasi menggabungkan kekuatan dengan Roybelz Oldnick untuk keuntungan mereka sendiri. Itu sudah cukup untuk membuat mereka menjadi sasaran, iya ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maksudmu Valkrie? Apa kau benar-benar berpikir kalau mereka mau membantu? Apa kau yakin mereka tidak akan menyerang &#039;&#039;kita&#039;&#039; karena tidak bisa memenuhi tawaran mereka?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita sudah membuat perjanjian dengan nelayan lokal, ingat? Jika kita beruntung, DNA Oldnick akan bisa terlihat di salah satu perut ikan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kelihatannya para nelayan tidak terlalu menyukainya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolong jawab,” kata Quenser saat dia sudah menyetel frekuensi di radio kecilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya usahanya untuk menghubungi mereka telah gagal, tapi setidaknya mereka sudah mengenali frekuensinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser. Apa kau benar-benar berpikir kalau Organisasi Iman akan mengambil tindakan dalam hal ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Campur tangan unit itu terhadap pasokan makanan bisa menimbulkan lebih dari setengah juta orang meninggal karena bencana angin topan. ...Mereka yang meninggal juga termasuk para suku penganut agama asli di Oseania, jadi mereka tidak bisa menolaknya dengan mudah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia telah mengakhiri pertempuran dengan cara yang sangat keren, tapi sedikit permasalahan timbul ketika mereka kembali mengingat  informasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak bisa membawa tubuh target mereka-Roybelz Oldnick, mereka sudah menghancurkan tambang logam berharga di Oseania yang dibiayai Kerajaan Legitimasi, dan Baby Magnum harus menerima kerusakan hebat karena bertindak sebagai perisai mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, tidak ada jaminan kalau ada sel tubuh Oldnick yang berakhir di perut ikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“I-ini buruk. Kita tidak punya alasan bagus untuk membatalkan hal buruk ini!! Aku tidak melihat satupun oasis di tengah-tengah ceramah komandan berada besar kita!!’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, semuanya tidak selalu berakhir dengan mudah. Tapi itu juga mengartikan kalau hal positif akan menjadi pemenangnya suatu hari nanti. Kita tidak boleh menyerah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia mengobrol sambil menyusuri jalan menuju ruang eksekusi (aka ruangan perwira Froleytia)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kau tahu, ini berhubungan dengan platinum, wolfram, Harta Karun Matematika Elektron, daging, dan fasilitas pertenakan buatan...dengan semua sumber daya, sumber daya, sumber daya ini. Semuanya membuatku muak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan kau juga bisa mengatakan kalau kita ini termasuk sumber daya Manusia,” kata Heivia sambil meringis. “Di sebuah negara kepulauan dimana rata-rata populasi penduduknya berusia lanjut dan  memiliki angka kelahiran rendah, anak-anak menjadi sumber daya berkembang yang sangat berharga. Sama seperti anggur dan seni, nilai mereka akan semakin bertambah seiring berjalannya waktu. Sebuah perusahaan akan menciptakan sekolah bergengsi di bawah pengawasan langsung dan mencari anak paling berbakat untuk menempanya menjadi manusia kompeten yang bisa berkontribusi pada perusahaan itu dimasa mendatang. Sementara itu, perusahaan rival akan berusaha menculik ataupun membunuh semua orang yang akan menjadi kontributor utama untuk menghancurkan masa depan perusahaan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa bagusnya dengan membedakan semuanya berdasarkan manfaat mereka?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itulah yang sekarang ini dibutuhkan perusahaan,” kata Heivia. “Hari-hari dimana batubara digunakan untuk memanaskan pot sudah berakhir. Tapi ketika arang aktif mulai digunakan sebagai alat penjernihan air, yang dikatakan sebagai kemunduran manfaat ‘teknologi terbaru’. Tidak ada yang mutlak dalam membedakan sumber daya. Dan itulah kenapa kita belum juga kehabisan minyak walau semua orang mengatakan kalau kita akan kehabisan. Apa yang kita gunakan selalu berubah setiap hari, jadi perubahan nilai sumber daya yang kita gunakan mengacu pada jumlah deposit cadangan yang tersedia dan akan terus berubah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan itu juga berlaku pada pasokan makanan dan orang-orang yang memakan makanan itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika ada orang yang ingin memakainya, apapun bisa menjadi berharga. Itulah arti hidup di dunia yang penuh ketamakan. ...Di dunia seperti itu, bahkan nilai nyawa seorang prajurit bisa berubah. Semuanya bergantung pada bagaimana cara kita menggunakan prajurit itu dan jika itu berubah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tiba dihadapan ruangan perwira Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia mengetuk pintunya dengan ragu, membuka pintunya, dan bersiap untuk menerima ceramah yang amat-sangat-teramat panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal pertama yang dikatakan komandan mereka pada mereka berdua adalah, “Apapun yang kalian lakukan, jangan jatuhkan nilai guna kalian sebagai sumber daya lebih jauh lagi. Jika menurun lagi, aku tidak akan bisa membantu kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;{{ Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 3|next= HEAVY OBJECT:Volume 4 Penutup }}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Bab_1&amp;diff=518897</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Bab_1&amp;diff=518897"/>
		<updated>2017-05-14T03:12:30Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 1 - Seharusnya itu Lautan Biru Alami &amp;gt;&amp;gt; Perang Ilegal di Distrik Loyauté==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Udaranya benar-benar pengap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hujan deras mengguyur kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daun-daun lebar dari pohon tropis yang tumbuh lebat di sekitarnya menimbulkan suara seperti alat musik perkusi yang dipukul terus menerus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam situasi yang sangat serius ini, Heivia Winchell ingin memeriksa apakah lehernya masih bekerja dengan baik. Karena hujan yang sangat lebat terus menghujani kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Bangke. Semuanya berbau lumpur. Apa yang terjadi dengan lautan batu karangnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waktu sudah hampir menunjukan tengah malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia benar-benar berada dalam kegelapan. Tidak ada cahaya buatan yang menerangi dan hujan lebat yang terus menghujani kepalanya menutupi cahaya bulan dan bintang-bintang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Heivia merangkak di bawah pohon palem yang tumbuh lebat, seorang anak laki-laki lain yang berseragam sama dengannya sedang merangkak di sampingnya. Anak laki-laki lain itu bernama Quenser Barbotage. Bukannya senapan, dia malah membawa tas yang dipenuhi dengan peledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kupikir kita akan melakukan pesta sampanye setelah tuan putri meledakan Object Generasi Pertama Organisasi Iman. Kenapa kita harus melakukan pelatihan mental di waktu hujan begini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tidak mendengar pengumuman tambahan dari radio?” tanya Heivia dengan kesal. “Ini Distrik Loyauté bro, sebuah kepulauan yang bersebelahan dengan Oseania. Karena serangan gabungan dari koalisi multinasional, kediktatoran di Oseania sudah dihentikan dan area itu sedang dalam proses restorasi. Kau tahu itu, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, karena kitalah yang menghabisi diktator tersebut.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser ingat dia pernah mendengar bahwa Oseania kaya dengan hasil bumi, sehingga negara itu bisa mendapatkan uang selama fasilitas untuk menambang dan kilang minyak tersedia di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedikit demi sedikit batu bara, besi, dan platinum yang ada di Oseania dijadwalkan untuk dibawa ke Kerajaan Legitimasi, itu berarti bahwa area tersebut tidak hanya sekedar menjadi area yang membutuhkan perlindungan. Itu adalah area yang bisa menjadi tempat negosisai dan jual-beli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, distrik Loyauté digunakan sebagai jalur transit untuk membawa perlengkapan zona base Object. Karena itu, hasil bumi yang berasal dari Oseania dibawa melalui distrik Loyauté, kemudian diangkut ke atas kapal untuk dibawa ke belahan dunia lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu ada hubungannya dengan menelantarkan kita di luar sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pasti selalu ada akal bulus dari seorang idiot yang ingin menciptakan situasi seperti ini. Contohnya, mungkin akan ada serangan terhadap kapal pengangkut untuk mencuri hasil bumi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa itu ada hubungannya dengan hal ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Media menyebut mereka dengan Hyena. Di jaman ‘perang bersih’ yang menggunakan Object, para petinggi akan kehilangan muka jika mereka menyelesaikan ini dengan metode konvensional, jadi mereka menurunkan perintah ini kepada unit kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu ada hubungannya dengan hal ini!? Aku tak tahu apapun mengenai Hyena! Ini bukan perang; ini kejahatan. Mereka seharusnya mengirim pasukan gabungan kepolisian!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu perintah untuk kita. Dan apa para petugas kepolisian yang gila kebersihan itu akan datang ke area yang tidak stabil seperti ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kan kita masih bisa menggunakan Object. Oseania berada tepat di depan sana. Pasukan koalisi masih ada di sana, jadi kita masih punya banyak Object. Kurasa Deep Optical Korporasi Kapitalis sedang melakukan pembersihan di wilayah perairan sekitar sini. Bukankah itu Generasi Kedua terbaru yang menggunakan beragam teknologi laser?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kau tersenyum saat memikirkan senjata musuh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun itu, ini bukan pekerjaan kita! Ini tidak mengandung unsur kecerdikan sama sekali. Kita lebih cocok dengan misi yang membutuhkan kecerdikan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku juga mau tidur tau,” potong komandan mereka, Froleytia dari radio. “Tapi ini merupakan sisi kelam dari Object Multifungsi Generasi Pertama yang dilihat sebagai alat yang sesuai untuk segala jenis pekerjaan. Baby Magnum bisa melawan manusia dan kendaraan, sehingga para petinggi melihat bahwa dia akan lebih cocok untuk pekerjaan ini daripada Generasi Kedua yang terspesialisasi. ...Jadi segera hancurkan para pencuri platinum itu sehingga aku bisa tidur. Kalian berdua, menunduk dan tutup mata kalian. Ini akan segera dimulai.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Seriusan? Tanah ini lebih lengket daripada cokelat yang meleleh di bawah matahari musim panas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa lumpur sebanyak ini bisa membuat kulitku menjadi sehat dan bersinar...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak mengalami rasa tegang seperti saat menghadapi  musuh, keduanya sedikit terlalu lama dalam mengambil tindakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka segera menyesalinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kegelapan malam dibinasakan oleh kilatan cahaya saat bombardir dari sebuah Object mulai menghujani bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu berasal dari Object Generasi Pertama Batalion Pemeliharaan Mekanik 37 yang dikenal dengan nama Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata raksasa itu memiliki 7 meriam utama yang merentang dari bagian belakang dan lebih dari 100 senjata meriam raksasa menutupi seluruh tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak hanya menembakan satu meriam utamanya saja. Dia telah menembakan berbagai macam jenis meriam lainnya yang terpasang di seluruh permukaan tubuh bulatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menembakan laser beam, rapid fire beam, coilgun, railgun, dan meriam plasma berstabilitas rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tembakan-tembakan itu menghujam ke bawah bagaikan hujan cahaya, tapi Quenser dan Heivia tidak bisa melihat pemandangan itu dengan santai layaknya sebuah konser pertunjukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ow!! Sial, cahayanya menusuk mataku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berguling di tanah tidak akan membuat rasa sakitnya menghilang! Ayo cepat selesaikan pekerjaan kita, Heivia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia bergerak maju sambil mengucek mata mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Area yang dibombardir Baby Magnum, bunker pantai milik Hyena yang digunakan untuk menyembunyikan kendaraan lapis baja dan kapal patroli cepat, berjarak sekitar 5 kilometer dari lokasi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah-tengah kegaduhan, sebongkah batu seukuran jempol manusia jatuh di kaki Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah potongan dari bunker/hanggar yang terbuat dari beton cepat kering.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tepat sekali, kekuatan penghancur sedahsyat ini tidak akan pernah kujadikan sebagai lawan!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka takut untuk mendekat, tapi mereka punya pekerjaan yang harus diselesaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, apa kau membawa peralatan itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bisa memasangnya di 7 tempat dalam 10 menit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cepatlah. Hyena akan kabur ke arah ini ketika dibangunkan oleh alarm yang sangat terang dan mencolok.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhinya Quenser mengeluarkan beberpa peralatan yang disebut dengan Cursor. Mereka adalah silinder berdiamater 5 cm dengan panjang 10 cm yang terbuat dari plastik yang telah diperkuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memeriksa frekuensi Cursor dengan radionya dan mengikat silinder itu ke pohon di dekatnya dengan menggunakan kabel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah selesai memasang beberapa Cursor, samar-samar dia mendengar sebuah suara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara itu berasal dari pepohonan palem yang telah dihancur-leburkan oleh bombardir Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Quenser, menunduk! Mereka datang untuk meladeni kita!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Bukankah ini lebih cepat dari yang diperkirakan? Aku baru memasang setengah!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kau harusnya tahu bahwa ini selalu terjadi. Menunduklah!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semak-semak itu bergoyang karena sesuatu yang bukan diakibatkan oleh guyuran hujan deras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa itu Hyena?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengamati sekitarnya sambil bersembunyi di balik pepohonan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seharusnya tugas mereka adalah memasang perangkap untuk menghabisi Hyena yang lari dalam kepanikan karena bombardir Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sesuatu yang lain sedang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langkah kaki prajurit tidak akan membuat semak-semak bergoyang sekencang itu dan lokasi serangan Baby Magnum berjarak 5 kilometer jauhnya. Quenser ragu mereka bisa sampai sejauh ini dengan sangat cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu artinya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Lihat, Heivia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, jangan angkat kepalamu. Apa kau ingin tertembak di bagian belakang kepalamu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa suara berisik yang sedang menuju ke sini itu berasal dari sebuah, tank?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menendang potongan kayu pohon palem tanpa berpikir kemudian meringkuk, memegangi kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Terkutuklah kau oppai titaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnnn!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kupikir tidak ada pekerjaan yang membuatmu dalam kenyamanan namun menghasilkan banyak uang. Kurasa kita harus menjalaninya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi bahkan gaji tentara berbeda ditiap pangkat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, bagaimana dengan misil anti-tank?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu akan berhasil jika saja tembakan pertama bisa menghancurkannya, tapi sensor tank itu bisa mendeteksi penguncian. Juga, misilnya pasti akan menabrak sebuah pohon sebelum mengenai tank itu jika ditembakan di area hutan seperti ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendecakan lidahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, sebuah peluru senapan biasa tidak akan bisa menembus armor tank. Dan peledak milik Quenser harus diletakan cukup dekat agar tank itu masuk dalam jangkauan ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, kemungkinan besar tank itu akan menemukannya sebelum dia berhasil mendekat dan melempar peledaknya, dan kemudian dia akan berakhir dengan disiangi oleh machinegun ringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang akan kita lakukan, Heivia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan mengeluarkan beer dan bersendau gurau dengan mereka. Membunuh adalah hal yang salah. Seharusnya dunia adalah tempat yang damai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Idealisme pasifis ada untuk mereka yang kalah, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, tapi kurasa mereka tidak akan menerimanya.” Heivia menghela nafas sambil menggosok rambutnya yang basah kuyup. “Jadi kutebak kita tidak punya pilihan selain menghadapi hal ini. Quenser, bagaimana dengan peralatan itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cursor?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya.” Heivia menunjuk ke alat yang tergantung di pohon palem. “Itu adalah jebakan infra merah yang mengirim lokasi target kepada Object. Sensornya langsung terhubung dengan data penguncian Object, sehingga kemungkinan tertembaknya target yang tertangkap jebakan itu  adalah 100%. Ayo segera pasang jaring laser tidak terlihat itu dan hancurkan mereka hingga berkeping-keping.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tengah malam, Hyena berhasil dimusnahkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya Baby Magnum telah mengakhiri bombardirnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku butuh tetes mata. Ada sesuatu yang salah dengan mataku. Hey, Quenser. Apa kau pikir base punya pamflet untuk mendaftar operasi Lasik?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa kendaraan lapis baja yang berusaha keluar dari lokasi bombardir, tapi kebanyakan dari mereka telah terpanggang oleh laser beam Baby Magnum. Dan yang tersisa dihancurkan oleh infanteri batalion pemeliharaan mekanik dan divisi lapis baja yang mengelilingi base.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank yang telah dihancurkan Quenser dan Heivia dengan menggunakan Cursor juga merupakan salah satunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku lebih takut dengan peluru nyasar daripada tank. Potongan armor yang berterbangan itu nyaris membunuh kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Reaktan peledak armor itu berbahaya. Ketika tersebar, potongannya bisa menjadi ranjau darat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di zaman itu, prajurit yang berjalan dengan Object di samping mereka tidak berperan seperti infanteri tradisional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para prajurit menggunakan kekuatan tempur senjata raksasa itu secara tidak langsung dengan mengirim lokasi target, sehingga mereka bisa menguasai medan peperangan dengan amat-sangat cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan walau itu cuma kekuatan yang dipinjamkan, itu masih bisa digunakan untuk meraih kemenangan selama mereka masih bisa meminjamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, penyertaan Object bersama infanteri dan tank mengartikan bahwa kekuatan yang hampir tidak bisa dihentikan itu akan sirna jika senjata raksasa itu tidak ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika kedua anak laki-laki itu bersandar di pohon palem yang diguyur hujan, sebuah transmisi dari Froleytia masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terima kasih atas kerja kerasnya, kerja bagus. Kita telah mengurangi sebagian besar anggota Hyena yang cukup untuk membuat mereka kesulitan dalam mengambil langkah selanjutnya atau memulihkan jumlah anggota mereka kembali. Lakukan pembersihan di area tersebut dan kembali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Quenser, saat kita kembali, itu pasti waktunya untuk briefing pasca misi dan perawatan alutista. Dan itu juga termasuk kendaraan lapis baja dan jet yang tidak bisa dimanfaatkan oleh orang-orang berpangkat rendah seperti kita.)” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm? Heivia jika kau ingin mengisi waktu luang, aku sarankan agar kau mencari lokasi persembunyian Hyena,” kata Froleytia. “Kau bisa bergabung dengan tim pengintai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, terima kasih!! Aku tidak akan menginvestigasi persembunyian musuh setelah sebuah Object meledakannya  hingga berkeping-keping! Monster itu terkenal karena masih mau mengambil kehormatan yang dimiliki sebuah mayat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa aku tidak pernah melihat sebuah mayat yang mempunyai kehormatan. Apa kau ingin menghiasnya dengan krim kocok dan stroberi? Kalau tidak mau, kembalilah. Jika kalian berdua masih berkeliaran di luar sana, aku jadi tidak bisa isitirahat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Jadi itu alasannya,)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cepatlah kembali,” kata Froleytia dengan tegas. Dia mungkin mendengar komentar tadi. “Kita seharusnya sudah dibebas tugaskan saat tuan putri meledakan Object Generasi Pertama Organisasi Iman. Aku ingin membawa unit ini ke lautan batu karang Oseania yang diselimuti pantai berpasir putih secepat mungkin. Para tua bangka itu terus memaksa kita melakukan pekerjaan ekstra, tapi mereka menolak untuk memajukan jadwal kepulangan kita. Artinya, setiap detik yang terbuang akan semakin memperlama kepulangan kita. Jadi cepatlah kembali!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mengakhiri transmisinya, tapi Quenser dan Heivia tidak terlihat marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah menyadari sesuatu yang cukup berharga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia apa kau dengar itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kedengarannya seluruh unit akan pergi berlibur.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan di belahan bumi selatan, Desember adalah pertengahan musim panas untuk pakaian renang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia saling bertukar pandang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu artinya...Itu artinya inilah yang mereka sebut dengan episode pakaian renang, Heivia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser kita akan melihat kolaborasi luar biasa dari pakaian renang polos nan imut tuan putri dan pakaian renang terbuka milik komandan berdada besar kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu. Aku tahu! Aku menyukai ide tentang berlibur sesekali. Akhir-akhir ini kita bekerja terlalu keras! Kenapa selalu ada omong kosong mengenai manusia vs Object! Mereka seharusnya berpikir terlebih dahulu sebelum menuliskan cerita mengenai pertempuran mematikan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak ada yang salah dengan percakapan di dalam kelas saat liburan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua idiot itu mulai melontarkan tangan mereka ke udara dan meneriakan “Hooray!!” berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mereka tiba-tiba mendengar suara metalik yang datang dari seluruh arah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya berasal dari senapan yang diarahkan pada mereka oleh beberapa orang yang memancarkan aura membunuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia langsung terdiam di tempat saat baru mengatakan “hoo” pada kata “hooray”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin dari milisi lokal itu berkata, “Jika kalian punya waktu luang, ikutlah dengan kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kerajaan Legitimasi, Aliansi Informasi, Korporasi Kapitalis, dan Organisasi Iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perang bersih yang berlangsung di era modern berkemacuk diantara kekuatan dunia yang masing-masing memiliki beberapa Object. Pusat dari peperangan itu adalah pertempuran antar Object yang memiliki kekuatan yang amat-sangat kuat. Semua kekuatan yang bisa didapat dikerahkan untuk membuat Object-Object itu bekerja dengan baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kerajaan Legitimasi dipimpin oleh sistem monarki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aliansi Informasi menentukan benar dan salah berdasarkan jumlah dan kualitas sebuah informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Korporasi Kapitalis membiarkan aktivitas ekonomi bergerak melebihi arus kehidupan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Organisasi Iman adalah kelompok sosial yang memegang teguh agama mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konflik diantara organisasi baru itu terus bermunculan sejak pembubaran PBB, dan tidak menunjukan tanda-tanda akan berakhir. Entah karena tidak ada yang tahu bagaimana cara mengakhirinya atau ada yang tidak menginginkan situasi ini berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Hyena aktif di Pulau Loyauté, tujuan mereka sudah bisa ditebak, mereka menggunakan pulau itu sebagai pijakan untuk menghancurkan negara militer Oseania, tapi sebaliknya mereka tidak berafiliasi dengan kekuatan dunia mana pun yang memiliki Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berpihak pada area yang hampir tidak memiliki pemerintahan. Area seperti itu biasa disebut area kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai area yang tidak diwarnai oleh warna kekuatan dunia, pasukan koalisi memutuskan untuk menjadikannya sebagai pijakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, walau area itu telah bekerja sama untuk menghancurkan negara militer Oseania dan digunakan sebagai jalur penghubung hasil bumi yang dibawa dari Oseania yang telah dipulihkan, orang-orang yang tinggal di kawasan Loyauté sulit berbaur dengan rekan-rekan Quenser dan orang-orang Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan semua pemikiran itu, tangan Quenser dan Heivia diikat di belakang punggung mereka dan kepala mereka ditutupi karung goni saat mereka dibawa ke tempat yang tidak dikenal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karung telah dilepas dari kepala mereka, tapi mereka tidak bisa mengetahui lokasi tempat itu hanya dengan melihat lingkungan di sekitar mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bhah!? Bangke, awalnya karung itu digunakan sebagai kantong pasir, iya ‘kan!? Mulutku penuh dengan pasir, aku tidak bisa bernafas!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalian punya nyali untuk menutupi kepala kami dengan karung walau kami bukan tipe orang yang suka memakai stoking wanita di kepala kami!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya segera mengecam, tapi mereka langsung terdiam ketika laras senapan ditempelkan ke dada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kita harus tertangkap saat sedang berjalan pulang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa kita harus bersyukur karena ini organisasi yang berbeda dari Hyena. Jika mereka adalah sisa-sisa dari Hyena, kita akan dijadikan bahan pelampiasan amarah mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fajar telah tiba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah matahari mulai menyingsing, mereka diterpa udara lembab namun dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, hujannya tak kunjung reda, sehingga mereka masih bisa mendengar alunan nada perkusi yang berasal dari langit-langit di atas kepala mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia berada di gubuk yang terbuat dari kayu dan daun lebar yang berbeda dari gaya rumah kayu Eropa Barat. Kedua anak laki-laki itu duduk di tengah-tengah cincin yang terbuat dari beberapa pria berkulit hitam yang mengitari mereka. Semua pria itu memegang senapan model lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku dikepung, bisakah itu dilakukan oleh gadis berbikini daun palem?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Buka matamu dan lihat kenyataan, Heivia. Juga, bukankah daun kasar itu akan menggores beberapa area yang sangat lembut?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisakah kami memulai bisnisnya?” tanya sebuah suara pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria yang nampaknya komandan mereka duduk di hadapan dua orang idiot yang semua perlengkapannya telah disita, semua dari senjata sampai ransum menjijikan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin saja pria itu bukanlah pemimpin mereka tetapi cuma satu-satunya orang diantara mereka yang bisa berbicara dengan bahasa yang bisa dimengerti oleh mereka yang berasal dari Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami harap kalian bisa melihat ketulusan kami karena kami mengundang kalian ke sini secara utuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau berpikir untuk meminta tebusan dari kami, menyerahlah,” kata Heivia dengan segera. “Sayangnya, aku adalah bangsawan yang sangat mementingkan garis keturunan dan harga diri. Jika kalian ingin meminta tebusan dariku, keluargaku pasti akan meninggalkanku. Mereka tinggal bilang bahwa aku mati saat bertugas. Jadi mari jangan buang-buang waktu kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku hanya seorang rakyat biasa. Kurasa aku tidak lebih berharga dari gaji bulanan sejumlah 3000 Euro.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami sudah mengenal kalian berdua. Dan kami tahu seberapa kurang ajarnya kalian,”  kata pemimpin itu dengan lancar. Komentar itu sama sekali tidak mengusik mereka berdua. “Quenser Barbotage. Heivia Winchell. Kalian tergabung dalam Batalion Pemeliharaan Mekanik 37 Kerajaan Legitimasi dan telah menghancurkan beberapa Object tanpa menggunakan sebuah Object di pihak kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia menghela nafas panjang karena mereka tahu ide bagus apa yang ingin diterapkan pria itu pada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Biar kuperingatkan: Sekitar 80% dari apa yang kau baca di surat kabar dan situs berita hanyalah hoax.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika semua itu benar, itu artinya kami bisa menghancurkan Object Generasi Kedua hanya dengan menggunakan kepalan tinju kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin itu terus melanjutkan tanpa mempedulikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami punya satu permintaan,” katanya datar. “Korporasi Kapitalis memiliki sebuah Object Generasi Kedua yang ditempatkan di distrik Loyauté ini. Aku percaya kalian memanggilnya dengan sebutan Deep Optical. Kami ingin agar kalian menghancurkannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bibir Quenser berkedut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ingin mendapat kesempatan untuk mengamati Deep Optical dengan seksama sekali saja walau itu dari jauh, tapi dia tidak pernah kepikiran bahwa itu akan berubah menjadi seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu, tunggu,” kata Heivia untuk menyela pria itu. “Aku tak tahu menahu mengenai rumor gila yang kalian-kalian ini dengar, tapi kami hanya manusia dengan darah-dan-daging!! Jika kau menjatuhkan kami dihadapan salah satu senjata mengerikan itu, tidak ada keajaiban yang akan terjadi. Kau salah mengartikan kami sebagai android yang terbuat dari baja spesial, iya ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Juga, jangan berpikir bahwa musuhnya musuhmu adalah temanmu!! Dan ketika kau menyangkut pautkan sebuah Object, kau mengenggam peperangan di tanganmu! Kami berdua tidak boleh menyulut peperangan diantara Kerajaan Legitimasi dan Korporasi Kapitalis!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin itu menjentikan jarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu pria yang mengelilingi mereka menekankan laras senapannya ke pipi Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Musuhnya musuhmu adalah...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Twe-twewanku! Tw-twolwong bwiarkwan kwami mwelwakwukwan inwi! E-eh heh eh...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia membuat senyum palsu terjelek di dunia dan benar-benar menjadi tidak berguna, jadi Quenser berusaha untuk tidak melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin itu berkata, “Deep Optical adalah Object Generasi Kedua yang terspesialisasi untuk pertempuran laut dan sepertinya akan aktif di sekitar Oseania hanya untuk kepentingan Korporasi Kapitalis saat perawatan yang sedang dilangsungkannya telah selesai. Dengan kata lain, kalian punya alasan untuk bisa mengalahkannya sekarang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Lalu apa alasan kalian?” tanya Quenser. “Jika kalian hanya tidak ingin ada sebuah Object yang ditempatkan di dekat kalian, kau juga akan mengeluhkan hal yang sama kepada Baby Magnum kami. Kenapa kalian mengincar Deep Optical terlebih dahulu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Area kosong memiliki masalahnya sendiri,” kata pria itu. “Aku tidak peduli apakah kalian percaya atau tidak, tapi kami tidak punya alasan untuk menyerang Kerajaan Legitimasi ataupun Baby Magnum. Itulah kenapa kami meminta bantuan kalian. Kalian bisa melihat niat baik kami karena faktanya kami tidak hanya menyuruh-nyuruh kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dimintai tolong, hm?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ada orang yang benar-benar percaya bahwa mereka sedang dimintai tolong ketika dikelilingi oleh belasan orang dengan senapan, mereka mungkin terlalu baik hati atau mungkin ada yang salah dengan kepribadian mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi apa yang telah dilakukan oleh Deep Optical sehingga membuat kalian ingin menyerangnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Penjelasannya akan cukup sederhana.” Pria itu langsung mengalihkan pandangannya dari Quenser. “Tapi akan lebih sederhana lagi jika aku langsung menunjukannya pada kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hujan deras terus terjadi di luar ruangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika mereka keluar dari bangunan kayu tersebut, Quenser bisa mengetahui kalau mereka berada di sebuah area lapang di tengah hutan yang dipenuhi dengan bangunan-bangunan yang sejenis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari menara pengawas kayu dan pagar kawat yang mengelilingi area tersebut, untuk sekilas hal itu menunjukan bahwa area itu bukanlah sebuah fasilitas biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia dituntun melewati tanah liat becek berwarna merah untuk menuju ke bangunan lain. Mereka langsung menyesal ketika melihat bagian dalam bangunan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si pemimpin berbicara dari belakang kedua anak laki-laki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tindakan Deep Optical telah menimbulkan beberapa resiko.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruangan itu tidak terlalu besar dan dipenuhi dengan ranjang kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mendengar rintihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka melihat perban yang terlihat biasa saja namun sangat tidak bersih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari aroma aneh yang tercium, obat-obatan herbal yang ditanam di kebun sendiri pasti telah digunakan pada ruangan ini sebagai disinfektan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Korporasi Kapitalis mengemban misi yang dilaksanakan di kawasan Loyauté atas nama pembersihan pasukan bersenjata serta penjagaan zona base dan fasilitas infrastruktur milik mereka. Object itu mengelilingi area perairan di sekitar pulau dan menembakan meriamnya ke arah pulau.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami sudah mendengar bahwa itu tidak lebih dari tindakan untuk menambah ketegangan sehingga perusahaan sponsor mereka memberikan pembiayaan lebih untuk pertahanan nasional. Tidak seperti kalian, mereka tidak bekerja untuk membereskan musuh. Mereka hanya sekedar menembakan laser ke area kosong untuk memenuhi kuota,” kata pemimpin itu dengan biasa. “Tapi itu adalah tembakan laser yang berasal dari sebuah Object, senjata itu dikatakan lebih sederhana dan kuat daripada nuklir. Kuharap aku tidak perlu menjelaskan mengenai kerusakan tambahan yang diakibatkan ketika menembak musuh tak kasat mata dengan senjata seperti itu. Seperti yang telah kukatakan, akan lebih mudah jika langsung menunjukannya pada kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang terbaring di ranjang kecil itu adalah anak-anak yang memiliki kulit sawo matang seperti pemimpin mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang paling muda berusia sekitar 10 tahun dan yang paling tua sekitar 15 tahun. Mereka punya ciri-ciri yang dimiliki anak seumuran mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan masalah sepele mengenai anak-anak yang memakai perban di seluruh tubuh mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua itu belum seluruhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka benar-benar telah kehilangan sesuatu yang dimiliki semua orang normal seperti Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami ingin agar kalian menghentikannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin karena dia tidak bisa mengatasi situasi ini sendirian, ada sebuah kesedihan yang bisa terdengar dari suara pria itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisakah kalian membantu kami menghancurkan Object Generasi Kedua Korporasi Kapitalis, Deep Optical?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia meninggalkan bangunan kayu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Badai ini tidak menunjukan tanda akan berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menghela nafas ketika bagian bawah sepatunya tenggelam ke dalam tanah liat merah yang becek karena basah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau pikir sekarang kita bisa lari?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan penjaga yang memegang sniper di menara pengawas itu? Bahkan jika kita berhasil lolos dari para penjaga, kau pikir kita berjarak seberapa jauh dari zona perawatan? Jika mereka melakukan patroli gunung dengan menggunakan kendaraan off-road, mereka bisa mengejar kita dalam sekejap.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu. Aku cuma nanya. Kurasa kita hanya tinggal menunggu komandan berdada besar kita. Kelompok milisi ini tidak terlihat begitu besar. Satu kelompok berisi 10 prajurit infanteri yang dipersenjatai  dengan senjata terbaru dan sebuah serangan bantuan dari helikopter pasti sudah cukup untuk menangani mereka dengan mudah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka tidak akan meluangkan waktu untuk itu. Dan tidak ada yang memastikan bahwa Froleytia akan menempatkan perintah pencarian sebagai prioritas utama.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi apa yang akan kita lakukan?” tanya Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terdiam sejenak sebelum berkata, “Apa kau sudah mendengar tentang salah satu Generasi Kedua Korporasi Kapitalis...Deep Optical itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya komandan berdada besar kita yang terus mengeluh karenanya. Saat liburan kita sudah selesai, mungkin itu akan menjadi musuh kita selanjutnya. Secara resmi, benda itu bekerja sama dalam melakukan restorasi di Oseania, tapi dia mulai bertindak lebih jauh dari itu. Pada dasarnya, dia mulai menyebabkan beberapa perselisihan kecil di sekitaran Oseania,” jawab Heivia. “Walau ini benar-benar tidak resmi, tapi divisi intelegen kita sudah mulai menaruh mata pada Deep Optical. Tentu saja, kita tidak boleh membiarkan ada orang yang mengetahui tentang siapa target yang akan kita hancurkan selanjutnya. Mereka akan langsung dihukum jika tertangkap.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Selama kita tidak tertangkap, melakukan beberapa pengintaian bukanlah ide buruk.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, apa kau serius?” tanya Heivia dengan terkejut. Sedikit rasa takut yang tesembunyi di balik ekspresinya bisa terlihat. “Yang kita bicarakan ini sebuah Object. Mereka menyuruh kita untuk melawan monster itu! Dan mereka memaksa kita dengan menodongkan senjata!! Aku tidak ingin mati untuk sesuatu seperti itu! Kita hanya manusia biasa!! Kita bukanlah super hero yang bisa menembakan beam dari tangan kita! Ini bukanlah konsep yang sulit. Kita mungkin tidak tahu monster jenis apa Deep Optical itu, tapi di dalam pikiranku tidak diragukan lagi bahwa melawannya akan sangat sulit. Jadi akan lebih mudah untuk menyelamatkan diri jika menggunakan kekuatan yang kita punya untuk melawan kelompok milisi itu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita bahkan tidak tahu apakah kita bisa mendekati Object ini!! Kita bahkan tidak mendapat dukungan yang baik. Informasi dari kelompok milisi ini mungkin tidak up-to-date  dan tidak berguna. Mereka tidak akan bisa berbuat banyak mengenai persenjataan dan peralatan!! Kita  tidak akan mendapatkan sebuah strategi yang direncanakan oleh komandan berpengalaman yang didasarkan pada data yang didapat departemen simulasi elektronoik!! Dan kita tidak mendapat perlindungan dari Kerajaan Legitimasi, jadi teori mengenai medan perang bersih tidak berlaku di sini. Jika kita mengangkat tangan dan menyerah, mereka tetap akan menembak kita. Jika kita tertangkap, kita tidak akan diperlakukan seperti tawanan perang. Apa kau benar-benar memahami hal ini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sangat memahami bahwa ini bukanlah situasi normal.” Quenser menyibakan poninya yang basah dengan kesal. “Tapi tadi kau melihatnya, ‘kan, Heivia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu bukan sebuah alasan.” Heivia menggelengkan kepalanya. “Benar bahwa sebuah tragedi telah terjadi di tempat ini, tapi itu tidak bisa dijadikan alasan untuk mempertaruhkan nyawa kita! Aku tidak bergabung dengan tentara untuk menjadi seorang pahlawan yang menegakan keadilan. Itu untuk mendapat tindakan kepahlawanan yang aku butuhkan sebagai bangsawan. Dan kau hanyalah  pelajar yang dikirim ke sini untuk mempelajari desain Object!! Jadi bukankah seharusnya kau tidak membuang-buang tenagamu pada sesuatu yang lain!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia.” Quenser mengatakannya dengan lembut. “Jika kau benar-benar merasa begitu, bukankah kau seharusnya sedang berusaha melarikan diri tanpaku daripada berdebat denganku?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat sekitar dan melihat seorang penjaga di menara pengawas sedang memperhatikan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun itu, sekarang ini kita tidak bisa kembali ke zona perawatan. Dan nantinya kita pasti akan menghadapi Deep Optical. Jadi apa seburuk itu jika menyelesaikannya sekarang saja? Dan bahkan kita punya panutan untuk menyebut ini sebagai misi pengintaian tidak resmi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin itu hanya berlaku pada kita,” kata Heivia dengan nada yang membuatnya terlihat jelas bahwa dia masih ragu-ragu. “Tapi bukankah ini masih terlihat buruk dimata seluruh organisasi? Ini masih sebuah operasi militer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bukan tentara, aku pelajar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch. Kau selalu  punya alasan yang hanya bisa digunakan olehmu. Perlu kau tahu saja, alasan itu tidak akan berlaku selamanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia kau bilang apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia tidak langsung menjawab pertanyaan Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggumamkan sesuatu dengan pelan dan merasa ragu sebentar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan melakukannya. Ya tuhan, aku akan melakukannya! Tapi bukan hanya aku yang akan menuju neraka itu!!” setelah berteriak seperti itu, dia memelankan suaranya dan mendesah saat berkata. “Pada akhirnya, aku tidak melihat adanya pilihan lain. Dan ini untuk anak-anak yang telah kehilangan sebelah tangan atau kakinya. Aku bergabung dalam tentara untuk mendapatkan medali dan kehormatan. Ini mungkin metode yang sedikit ngawur, tapi mungkin memiliki kisah seperti ini bisa berguna untuk melawan keluargaku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Okay.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang mereka telah membulatkan tekad, mereka hanya perlu mengambil tiket sekali jalan menuju neraka dari tangan malaikat maut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, ayo kita mulai dengan bertanya apa mereka punya senjata yang bisa kita gunakan. Mereka menangkap kita setelah kita menyelesaikan pekerjaan dan beberapa hal lain. Perlengkapan kita tidak mempunyai cukup amunisi untuk menjalankan misi lainnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya,” kata Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarang keluar dari mulut idiot sepertinya, suaranya mengeluarkan aura membunuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi pertama-tama aku harus menanyakan sesuatu pada mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Quenser dan Heivia menerima permintaan itu, si pemimpin menunjukan bangunan lain kepada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa kontainer tersimpan di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalian bisa menggunakan peralatan dan persenjataan milik Korporasi Kapitalis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Unit perawatan Deep Optical dipasok melalui jalur udara. Kontainer ini dijatuhkan dengan parasut. Namun, tidak semuanya jatuh ditempat yang seharusnya. Tentu saja ketika angin membelokan mereka, pihak ketiga bisa menyabotase mereka dengan mudah. Tapi sesuatu yang terlalu canggih tidak cocok dengan kami.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini barang-barang Korporasi Kapitalis, ini akan...gils... ini peluru penetrasi 5.56. Yah, apapun itu. Ayo gunakan sepasang seragam baru ketika kita memilikinya. Aku ragu ini akan benar-benar membodohi mereka, tapi kemungkinan kita tertembak akan lebih kecil daripada ketika kita memakai seragam Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kuharap kita bisa menemukan bahan peledak yang serupa dengan Hand Axe.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat keduanya berbincang satu sama lain, mereka sudah membuka pintu sebuah kontainer dan mengeluarkan peralatan yang mereka butuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti biasa, para pria berkulit sawo matang itu terus menodongkan senapannya ke arah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ada sebuah titik buta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepatnya, dibalik pintu kontainer yang terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peledak yang berbentuk seperti tanah liat telah ditempelken sedemikian rupa untuk menerbangkan potongan pintu besi itu ke arah pria tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dalam 3 detik.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kalian pikir kami akan melewatkan tanda itu?” kata si pemimpin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria yang ada di sekelilingnya mengarahkan senjata mereka dengan panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin itu mengerutkan matanya dan bertanya kepada Quenser dan Heivia, “Apa yang kalian lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku meledakan ini, hanya kau yang terkena ledakan. Dan tentu saja, aku sudah memastikan agar potongan dan ledakan itu tidak akan mengenai kita yang ada di dalam kontainer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bertanya tentang apa yang kalian lakukan,”  balas pemimpin itu dengan tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika Quenser dan Heivia membunuh semua orang yang ada di sini, terlalu banyak penjaga yang mengelilingi fasilitas itu. Mereka semua akan mulai berlari ketika mendengar sebuah suara ledakan dan kedua anak laki-laki itu akan terpojok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak punya keinginan untuk kabur dengan menggunakan kekerasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku tidak membuat lelucon ini, aku ragu kau akan menjawab pertanyaanku. Khususnya karena aku membutuhkan jawaban jujur daripada jawaban yang telah dibumbui hal-hal menjijikan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa yang ingin kalian ketahui?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin itu sedikit tercegat sebelum menanyakan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mungkin sudah merasakan firasat buruk mengenai pertanyaan yang akan ditanyakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berbicara tanpa ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau menyatakan bahwa hilangnya anggota tubuh anak-anak itu diakibatkan oleh bombardir sembrono Deep Optical, benar?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, lalu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak mungkin,” jawab Heivia dengan jelas. “Bahkan bombardir dari Object Generasi Pertama tidak akan sesepele itu. Jika seseorang terkena salah satu peluru nyasar, bahkan mayat mereka tidak akan dikenali. Object tidak mungkin mengakibatkan berbagai macam luka yang menyebabkan rasa sakit yang lebih buruk daripada menjadi sebuah mayat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tahu apakah kau mengintersep beberapa transmisi radio atau kau menyadarinya dengan cara lain, tapi kau sudah mengetahui kedatangan Batalion Pemeliharaan Mekanik 37 Kerajaan Legitimasi ke distrik Loyauté sejak awal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mulai menyadari bahwa nafasnya terasa pendek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa mengontrol emosinya dengan baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau membuatnya sendiri. Kau membuat material yang kau pikir akan membuat kami membantu kalian. Jika luka-luka itu tidak diakibatkan oleh sebuah Object, lalu aku bisa mengira mengenai satu-satunya penyebab lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik nafas dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itu tidak membantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau begitu, dia tetap melanjutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kaulah yang memotong tubuh anak-anak itu, benar ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin itu membisu untuk beberapa saat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, dia menarik nafas panjang dan berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, memang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mengapa?” tanya Quenser pelan. Kemudian suaranya berubah menjadi teriakan. “Kenapa kau menginginkan kami untuk mengatasi Deep Optical!? Kami hanya terdiri dari seorang pelajar dan seorang prajurit infanteri!! Apa untungnya membuat Deep Optical menjadi penjahatnya dalam cerita menyedihkan yang dibuat-buat!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak mengerti apa-apa!!” teriak pemimpin itu untuk menekan suara Quenser. “Kami punya alasan kenapa kami membuat ini menjadi sederhana! Jangan bilang kalau kau mengerti bagaimana rasanya saat dipaksa menghunus pedang ke arah anak-anak yang akan menjadi penerus generasi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan alasan tersebut adalah—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenyataanya, hal ini lebih buruk dari itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan udara di dalam ruangan tersebut berhenti berhembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin itu berbicara sambil terengah-engah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti yang kau bilang, peluru nyasar dari sebuah Object tidak akan meninggalkan mayat. Tapi kau tidak mengerti. Kau belum melihat efek sebenarnya yang ditimbulkan Deep Optical pada pulau ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau membuatnya terlihat agar kami bisa melihatnya?” geram Heivia. “Kau membawa kami ke tingkatan dimana kami harus berpikir dan menurunkannya pada tingkatan yang dapat kami mengerti? Apa kau pikir itu bisa dibenarkan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Biar kukatakan dengan jelas. Kami tidak pernah memaksa mereka. Tragedi itu terjadi karena ada yang mencalonkan diri.” Setidaknya pemimpin itu merasa bersalah karena dia mulai berbicara dengan terburu-buru. “Tapi ada belasan atau bahkan ribuan tragedi nyata. Mereka bahkan masih menguasai distrik Loyauté sampai sekarang. ...Jika luka-luka itu menyulutkan kemarahan kalian, kalau begitu kalian akan lebih marah lagi dengan apa yang sebenarnya sedang terjadi. Kejahatan mereka sudah tidak dapat diampuni lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oke kalau begitu,” gumam Quenser. “Kami akan menghadapi Deep Optical. Pertanyaan yang tersisa adalah sekarang atau nanti. Tentu saja, perbedaannya bisa menentukan apakah kita mendapat penghargaan atau hukuman karenanya, tapi aku akan menutup mata pada hal itu. Jangan pikir ini akan berakhir dengan baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun alasan kalian, kalian telah melakukannya. Jangan lupakan bahwa suatu saat nanti akan datang hari dimana kalian harus membayar semua ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 7===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan begitu Quenser dan Heivia meninggalkan area tanah liat merah yang dikelilingi pagar kawat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya berjalan melewati hutan tebal sambil memakai seragam militer Korporasi Kapitalis dan dipersenjatai dengan senjata Korporasi Kapitalis. Hujan yang terus mengguyur menciptakan sungai kecil diantara pepohonan dan mereka berusaha untuk tidak meninggalkan jejak dengan berjalan melalui sungai tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak dibayar untuk ini. Tidak ada gadis cantik di sekitar sini. Dan lagi kita disuruh untuk melawan Object Generasi Kedua hanya dengan senapan kecil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, tapi tabungan kita di sini akan membuat kita gila ketika hari penuh pakaian renang itu tiba.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sedikit bersenda gurau, kedua anak laki-laki itu memelankan suara mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa pendapatmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka tidak akan membiarkan kita kabur. Mereka mengawasi kita dari kejauhan. Kita pasti telah menemukan beberapa dari mereka, tapi kita tidak tahu apakah kita telah menemukan mereka semua. Para pribumi itu pasti lebih mahir dalam bersembunyi di area ini daripada kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka bisa mengawasi kita sesukanya, tapi jika mereka tidak memberi tahu keberadaan mereka pada kita, kita akan menganggap mereka sebagai afiliasi asing jika bertemu dengan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak Froleytia tidak mengawasi mereka berdua, Quenser membawa submachine gun recoil-pendek 9mm yang tergantung pada sabuk selempang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ada yang salah?” kata Heivia yang lebih terbiasa dengan bau oli senjata daripada Quenser. “Kalau kau pikir kita salah, ya salah. ...Jujur saja, aku tidak punya keinginan untuk melindungi mereka. Jika kita tanpa sengaja menembak salah satu dari mereka, aku hanya bisa menganggapnya sebagai hal yang agak mengesalkan untuk dihadapi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada perbedaan yang sangat jelas dalam aksi mereka, tapi mungkin Quenser dan Heivia lebih tidak bisa akrab dengan mereka daripada Deep Optical.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, Quenser dan Heivia tidak bisa disalahkan karena memiliki kesan buruk terhadap para pribumi itu sejak awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seberapa jauh lagi hingga kita mencapai destinasi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“15 kilometer. Tapi kita harus menghapi hujan deras dan tanah liat becek. Kendaraan biasa tidak akan bisa menembus ini dan sesuatu yang berdaya kuda besar akan menimbulkan terlalu banyak suara. ...Jika saja kita punya sesuatu dengan mesin elektrik berdaya kuda besar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan cuaca seperti ini, musuh pasti juga tidak ingin beranjak keluar. Kawasan patroli sudah tertera di atas dokumen, tapi mungkin prajurit yang menjalankannya tidak bisa mencakup semua area itu dengan benar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mari berharap mereka sedang menonton video porno 3D atau semacamnya di dalam pos jaga. Ketika kau tidak dibayar lebih, pergi keluar dengan kemungkinan terbawa longsor hanya untuk mencari musuh yang tidak akan pernah datang hanya akan mempercepat kematianmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komandan mereka Froleytia pasti tidak suka mendengar hal itu, tapi itulah yang dirasakan orang-orang pada zaman medang perang bersih yang dipenuhi dengan Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tujuan kita adalah Deep Optical, bukan zona base-nya. Kita tidak bisa berdiam di sini selamanya, jadi ayo pergi. Kita tidak boleh menghabiskan banyak waktu hanya untuk mengambil langkah pertama.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia,” kata Quenser saat dia melihat ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan tatapan bingung, Heivia berkata, “Apa? Apa kau mencemaskan jejak kaki yang kau tinggalkan di lumpur? Jangan terlalu cemas. Mereka akan menghilang dalam 10 menit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, bukan itu. ...Kurasa aku melihat sesuatu seperti sebuah kotak yang menonjol.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melihat ke tempat Quenser melihat dan menemukan sesuatu yang terbuat dari plastik menonjol keluar dari lumpur tanah liat. Itu sebuah kotak yang seukuran dengan AC adapter komputer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Ini buruk. Bukankah itu ranjau anti-personel? Dan itu tipe nonmetal yang sangat merepotkan. Itu tidak bisa dihindari hanya dengan mendeteksinya dengan mine detector magnetik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka tidak memberitahukan kita tentang hal ini! Jika itu adalah ranjau, seharusnya mereka memberi tahu kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, ranjau bukanlah ranjau jika tidak tersembunyi. Tapi jika kalian memasangnya tanpa mengingat lokasi ranjau-ranjau itu, kalian akan berakhir dengan meledakan kaki kalian sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa pohon biasanya diberi sejenis tanda yang membedakan area aman dengan area berbahaya. Namun tetap saja...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu karena hujan ini. Beberapa ranjau itu pasti bergeser dari lokasi yang ditandai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi tidak ada yang tahu lokasi mereka? Dan kita harus berjalan sejauh 15 kilometer melalui semua ini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Melaporkannya pada mereka juga pasti percuma. Dan itu hanya menambah jumlah kaki yang akan meledak,” kata Heivia jijik. “Apa yang telah terjadi pada medan perang modern yang dipenuhi dengan pertarungan antara dua Object? Kenapa mereka memasang ranjau darat untuk meledakan kaki orang? Kemana perginya medan perang bersih itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia berbicara, Heivia menggapai switch yang terhubung dengan sensor di senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengernyit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kukira kau mengatakan kalau mine detector tidak akan berguna?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku mengatakan yang tipe magnetik tidak akan berguna.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kita akan mati ketika baterai sensor itu habis...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil Heivia memimpin, kedua anak laki-laki itu masuk lebih jauh ke dalam hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terima kasih pada hujan deras ini, ada beberapa serangga yang keluar, tapi dinginnya pagi hari mulai beranjak seiring berjalannya waktu. Yang tersisa hanyalah air hujan hangat seperti air kamar mandi yang kipas ventilasinya rusak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang diperkirakan, tentara Korporasi Kapitalis tidak melakukan tugas penjagaan mereka dengan antusias. Jejak kaki mungkin telah tersapu bersih, tapi jejak roda dari truk tidak bisa menghilang dengan cepat. Namun jumlah jejak yang bisa mereka temukan hanya sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semuanya basah kuyup. Tidak ada yang tahu kapan area di bawah kaki kita ini longsor.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan resiko terkena ranjau darat atau longsoran, tidak mengejutkan kalau mereka tidak ingin pergi berpatroli. Semua orang membebankan semua pekerjaan berbahaya pada Object dan Elite yang mempilotinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menunduk untuk melihat peralatan genggam Koporasi Kapitalis yang hanya berisi sedikit sekali data.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa kita baru saja melewati garis pertahanan pada checkpoint terluar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Area itu lebih berbentuk seperti gunung daripada hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemiringan tanah itu membuat air hujan mengalir melewati kaki mereka dengan sangat cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengeluarkan sebuah bungkusan bersih dari kantong seragam militernya yang anti air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan, ransum Korporasi Kapitalis memang enak. Yang satu ini rasanya seperti Stik Salisbury.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hentikan. Terlalu menikmatinya hanya akan membuatnya terasa buruk ketika kita kembali. ...Tunggu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia berhenti bergerak dan perlahan menunduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pepohonan dan hujan badai berisik ini membuatnya sulit untuk dilihat, tapi ada beberpa figur yang bersembunyi di balik batang pohon besar yang tumbang sekitar 300 meter di depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari apa yang mereka bisa lihat, mereka berjumlah 3 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena memakai seragam yang sama dan dipersenjatai dengan senjata yang sama, sepertinya mereka semua berada di unit yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka semua perempuan, mungkin itu ada hubungannya dengan unit mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelihatannya mereka tidak bisa mendengarnya berbicara dari jarak sejauh itu, tapi Quenser masih berbisik ketika berbicara dengan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Sepertinya mereka belum melihat kita. Apa mereka dari Korporasi Kapitalis?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Bukan. Lihat senjata mereka. Mereka dari Organisasi Iman. Dan itu adalah sniper jarak pendek...)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Sniper jarak pendek?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Benda itu digunakan untuk menembak penjahat yang menawan sandera di kawasan padat penduduk. Kekuatan penetrasi mereka sengaja dibuat lemah sehingga pelurunya tidak akan mengakibatkan kerusakan tambahan ke area sekitarnya setelah mengenai sasaran.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Jika pelurunya terus bersarang di tubuh targetnya, bukankah kau bisa bilang itu didesain agar membuat lukanya separah mungkin?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu sosok di kejauhan itu menolehkan kepalanya ke arah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia tidak bisa bergerak dengan ceroboh. Bahkan pergerakan terkecil yang mereka timbulkan akan membuat pergerakan besar pada semak-semak di sekitar mereka. Hujan ini masih turun dengan deras, tapi sebuah pergerakan tidak alami masih bisa terlihat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Tapi mereka kira tawuran itu akan terjadi dimana? Di sebuah negara aman?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_06.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Mereka pasti bukan bagian dari kemiliteran. Kutebak mereka itu sejenis pasukan khusus kepolisian. Mungkin mereka adalah kelompok yang dikenal dengan nama Valkyrie. Itu adalah kelompok pemberi hukuman ilahi yang berkeliling ke tempat-tempat milik Oranisasi Iman di seluruh dunia dan memusnahkan mereka-mereka yang melanggar larangan tuhan. Mereka menggunakan peralatan spesial dan semua anggota kelompok itu terdiri dari perempuan.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Valkyrie, hm? Sepertinya mereka memakai sesuatu seperti garter belt di seragam mereka...dan apakah itu shell cup bra? Bra yang tidak menutupi bagian atas payudaramu adalah sesuatu yang tidak perlu, iya ‘kan? Apa mereka mengenakannya karena alasan ideologi?)” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Itu pasti hanya selera para petinggi. Whew, sayang sekali mereka berasal dari Organisasi Iman. Pantat yang bagus.)“&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Segera hentikan itu. Pada dasarnya Valkyrie bertugas untuk menegakan moral publik di Organisasi Iman. Aku rasa mereka tidak akan menyukai candaan seperti itu.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Itu tergantung pada sekte religius apa yang mereka ikuti. Jika mereka menyembah Dewa Kesuburan atau Dewi Ibu, mereka akan lebih banyak bergaul dan meniduri banyak orang. Sebenarnya cerita mengenai Dionysus cukup mengagumkan.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(...Jadi mereka adalah polisi bukannya tentara, hm?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentara menyerahkan semua pertempurannya pada Object sementara polisi sering melakukan baku tembak di kawasan penduduk. Ini artinya sangat mungkin bagi seorang polisi yang bekerja di negara aman lebih ber-skill daripada tentara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kenapa mereka ke sini?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Yah, aku ragu mereka sedang bekerja sama dengan Korporasi Kapitalis. Mereka tidak akan mengendap-endap seperti itu kalau memang bersekongkol dengan Korporasi Kapitalis.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Mereka cenderung tidak bisa bekerja sama dengan Korporasi Kapitalis yang hanya menggunakan agama sebagai penghasil uang atau Aliansi Informasi yang menggunakan internet untuk mempublikasikan analisa sains pada cerita-cerita tradisional.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita yang kelihatannya pempimpin dari tiga orang Valkyrie itu memiliki kain pakaian yang terikat di sekitar lengannya. Mungkin saja mereka telah kejar-kejaran dengan tentara Korporasi Kapitalis. Luka itu bisa saja diakibatkan karena hal itu atau mereka telah menghadapi musuh lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengamati mereka dengan seksama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Tapi mereka juga bukan sekutu dari Kerajaan Legitimasi. Kita bisa mengalami baku tembak jika tidak berhati-hati.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Akan sulit untuk mengalahkan mereka di sini.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga orang itu sudah mengungguli jumlah mereka dan mungkin saja masih ada yang bersembunyi. Juga, suara tembakan akan menarik perhatian tentara Korporasi Kapitalis yang sedang melindungi Deep Optical.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengangkat senapannya dengan perlahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Berharaplah agar kita bisa melewati mereka tanpa diketahui.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu sosok itu memberi instruksi pada dua orang lainnya dengan sebuah gestur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang bawahan wanita itu keluar dari tanaman perdu tanpa bersuara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Pelan, pelan. Bagus, mereka pergi. Bangke. Sekarang pohonnya menghalangi  dan aku tidak bisa melihat mereka)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dua orang bawahannya bergerak terlebih dahulu, sosok ketiga menyusul dua orang bawahannya tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka menuju ke arah yang berbeda dari arah datangnya Quenser dan Heivia. Mungkin mereka tidak punya urusan dengan Deep Optical atau hanya berputar menggunakan rute lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kelihatannya mereka sudah pergi.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Quenser baru saja ingin mengusap air hujan yang mengalir di dagunya, salah satu sosok itu berhenti dan melihat kembali ke belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Tunggu, Heivia!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menyuruh Heivia untuk berhenti ketika jari yang ada di pelatuk mulai bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sosok itu terdiam untuk sejenak, tapi akhirnya menghilang ke dalam hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kelihatannya kita berhasil.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Ngomong-ngomong apa yang sedang dilakukan Valkyrie di sini?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melemparkan pertanyaan bagus, tapi mereka tidak punya waktu untuk memikirkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical saja sudah menimbulkan banyak masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 8===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Quenser dan Heivia menuju lebih jauh ke dalam hutan, kontur tanahnya semakin miring. Air dari hujan deras ini entah kenapa cukup menghambat perjalanan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang sedang terjadi dengan lautan biru dan pantai berpasir putih?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau mengeluhkan hal yang sama ketika kita menghadapi Hyena.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini hanya membuatku kesal ketika memikirkan para anggota lain sedang mengalami liburan asyik sementara kita berusaha melewati lumpur dengan susah payah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka mengobrol, sebuah titik cahaya merah muncul di dada Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah penanda laser dari senapan sniper.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengangkat tangannya ke atas dan cahaya merah itu menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kurasa itu peringatan dari penjaga kita. Mengagetkan saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa mereka mendengarkan percakapan kita melalui mikrofon di senjata mereka?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Bego) pikir Quenser dalam hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat hujan, cahaya laser bisa terlihat dengan mata telanjang dari samping sama seperti saat melihatnya dari depan. Mungkin tindakan itu bisa membuat kelompok milisi itu benar-benar menguasai keadaanya, tapi itu juga memberikan kesempatan bagi musuh untuk menyerang balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita akan benar-benar berada dalam masalah jika mereka memberikan peringatan itu saat Valkyrie masih berada di dekat sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita hanya bisa berharap kalau mereka cukup pintar untuk tidak melakukannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil terus diperhatikan oleh laras senjata yang tersembunyi, mereka berdua terus melanjutkan perjalanan mereka menuju zona base Korporasi Kapitalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika mereka sampai di tempat yang lebih terlihat seperti bukit daripada tebing, Heivia menyadari sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, sial.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lihat ke bagian bawah tebing. Ada beberapa prajurit Korporasi Kapitalis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser juga memeriksanya sambil bersembunyi di balik batang kayu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berada di bagian atas tebing yang hanya setinggi beberapa meter dan tentara Korporasi Kapitalis berada di bawahnya. Sebuah kendaraan listrik lapis baja berhenti di bagian dasar sungai yang sudah kering namun baru saja memiliki arus baru dari air berlumpur yang mengalir melaluinya. Dua atau tiga prajurit infanteri sedang berkumpul di sekitarnya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya mereka sedang mengirimkan amunisi dan baterai. Borosnya energi yang digunakan adalah suatu masalah yang melekat pada peralatan modern. Kutebak hal itulah yang menyebabkan mereka rela pergi keluar di waktu hujan begini.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau pikir kita bisa menghabisi mereka?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka tidak tahu kita ada di sini, tapi ini tetap sulit. Kendaraan lapis baja itu membuatku cemas. Lihatlah semua sensor yang terpasang di atapnya. Setelah pengiriman, kutebak mereka akan pergi berpatoli untuk mengawasi hutan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kita harus melakukan sesuatu,” kata Quenser. “Tapi menyulutkan baku tembak hanya akan menarik lebih banyak prajurit ke sini. Meledakan kendaraan lapis baja itu malah lebih parah. Tak ada yang tahu seberapa jauh suara itu bisa terdengar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu kita akan melakukannya dengan cara biasa, Quenser.” Heivia menunjuk tanah basah di bawah kakinya. “Cara biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 9===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang anggota Valkyrie bernama Sarasa Gleamshifter bergerak tanpa suara menembus hutan. Air hujan yang masuk ke celah pakaian yang terikat erat ke lengan kanannya membuat luka di tanganya semakin terasa sakit, tapi ekspresinya tidak berubah sedikit pun. Namun, dia sedang sangat waspada. Sedikit saja bau darah bisa menarik perhatian binatang karnivora dan itu juga bisa menarik perhatian prajurit musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa tiba-tiba berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara berisik dari tanah yang sedang longsor. Kemudian dia mendengar bermacam transmisi yang dikirim masuk dan kembali dari peralatan yang dia gunakan untuk mengintersep transmisi radio Korporasi Kapitalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah longsor di barat daya. Sepertinya sebuah kendaraan lapis baja Korporasi Kapitalis dan beberapa prajurit ikut terbawa longsor,” lapor salah satu bawahannya, Rachel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku mendengarnya,” Sarasa kembali tersadar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan mereka bukanlah Korporasi Kapitalis; tapi seorang pria tua bernama Oldnick yang telah kabur ke daerah tersebut. Namun, mereka tidak ingin repot-repot mengurus izin untuk melakukan pencarian, sehingga baku tembak akan terjadi jika Korporasi Kapitalis melihat mereka. Untuk alasan tersebut, tidak ada yang lebih baik dengan para prajurit Korporasi Kapitalis yang teralihkan pada hal lain. Walaupun begitu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa Gleamshifter tidak sekedar menyerahkan ini pada nasib baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu membuatnya semakin tidak nyaman dan meningkatkan kewaspadaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasakan sumber ketidaknyamanan ini melalui hidungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu berada di hulu hembusan angin yang berhembus ke lereng itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku mencium balu peledak,” gumam Sarasa. “Dan ini bukan dari amunisi senjata. Bau ini berasal dari peledak plastik yang diledakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berpikir sejenak, Sarasa memberikan instruksi melalui gestur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka akan memastikan penyebabnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka adalah unit spesial dari Organisasai iman yang dikirim ke seluruh dunia untuk menangani mereka yang disebut “musuh tuhan” karena telah melanggar aturan agama mereka. Karena targetnya melarikan diri ke sini, mereka tidak punya pilihan selain terus mengejarnya. Orang tua itu ingin menyebarkan jimat ulir yang melawan takdir tuhan, sehingga mereka harus menghukumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan unsur tidak diperlukan yang menghalangi pengejaran mereka akan dimusnahkan walau jika tindakan yang dilakukan unsur tidak diperlukan itu tidak ada hubungannya dengan target mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya tentara Korporasi Kapitalis sudah berkumpul di lokasi longsor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Valkyrie mengitari area tersebut ketika mereka menuju ke arah sumber ledakan. Setelah bergerak selama sekitar setengah jam, mereka sampai di destinasi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentara Korporaasi Kapitalis sedang berusaha menyelamatkan rekan-rekan mereka yang terkubur di bagian bawah tebing, ketika Valkyrie berada di bagian atas tebing yang telah longsor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa berjongkok dan menyentuh tanah dengan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Permukaanya basah, tapi semakin dalam semakin keras. Dan kualitas tanahnya juga bagus. Longsor tidak sering terjadi di area ini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa melihat jejak kaki yang tertinggal di area itu, tapi hujan pasti telah menghilangkan semua jejak yang sebelumnya ada di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa Gleamshifter mencari jejak lain yang tersisa dan mendecakan lidahnya ketika menemukan sesuatu yang tidak mengenakan sekitar 10 meter di depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kotak P3K milik Korporasi Kapitalis diletakan di antara cabang pohon setinggi pandangan mata. Kantong plastik bekas menaruh ransum diletakan di atasnya untuk mencegahnya kehujanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa melihat ke lengan kanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak tahu siapa, tapi seseorang telah menyadari kehadiran mereka. Dan terlebih lagi orang itulah yang menyebabkan longsor, jadi mereka bukan berasal dari Korporasi Kapitalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengamati dengan seksama untuk memastikan bahwa itu bukan jebakan, Sarasa memastikan bahwa itu tidak lebih dari kotak P3K biasa. Ini membuatnya sangat marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meninggalkan kotak P3K di sana lebih menunjukan bahwa orang itu telah meremehkannya daripada seperti saat orang itu memberikan sepotong permen pada anak kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek kau!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa menjatuhkan kotak P3K itu ke tanah dan mencari lebih jauh ke dalam hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia menemukan sesuatu yang tidak mengenakan sekitar 5 meter di depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah perangkap yang menggunakan kawat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah tipe sederhana yang aktif saat kawatnya tersenggol. Pasak kayu yang ditajamkan dipasang pada batang pohon yang kuat sehingga mereka akan menyergap mangsanya pada kecepatan luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ada sebuah pemicu elektrik yang terpasang di salah satu ujung kawat tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemicu itu biasanya digunakan untuk memicu terjadinya ledakan dengan cara menimbulkan ledakan yang sangat kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, itu juga bisa digunakan untuk memutus kawat itu dari jarak jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial…!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mengutuk tidak akan menghentikan pemicu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuhnya kali ini akan membunuh dirinya jika dia memilih untuk memusuhi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak akan sangat murah hati hingga terus menunjukan rasa iba pada orang yang telah menolak kebaikan hati yang telah ditunjukan kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 10===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia sedang mengamati melalui bidikan senapan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, sial! Dia masih hidup! Gila, apa dia memang pernah hidup!! Ya, tuhan. Kenapa kepribadian wanita berubah drastis ketika mereka marah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi dia tidak menerimanya. Yah, walau aku ragu dia bisa melacak kita dari jarak sejauh ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sudah membuat ledakan yang mengakibatkan longsor setelah membuat jarak yang cukup jauh. Sepertinya Valkyrie Organisasi Iman berusaha memburu mereka dengan ekpresi mengerikan di wajahnya, tapi menemukan mereka di tempat yang sedang mereka tempati tidaklah mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Ada apa dengan kengerian yang sangat mengerikan ini? Aku rasa kita harus mulai melarikan diri untuk memastikan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dendam seorang wanita memang sangat menakutkan. Jika saja mereka tidak sangat menawan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah teralihkan pada musuh dari Organisasi Iman yang tidak disebutkan dalam informasi apapun, kedua anak laki-laki itu kembali menjalankan misi utama mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berjalan agak jauh dan melewati sebuah bukit, mereka melihat tujuan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hampir lebih dari setengah hari telah terlewat sejak mereka meninggalkan HQ kelompok milisi lokal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi itu zona perawatan Korporasi Kapitalis untuk Deep Optical.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak menggunakan konvoy seperti yang digunakan Kerajaan Legitimasi dalam membuat base, hutan itu telah dibersihkan dan bangunan konkret telah dibangun. Bangunan itu hampir sepenuhnya terbuat dari metal tipis dan ringan yang biasa digunakan untuk membuat bangunan prefab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku terkejut karena mereka melakukannya sampai sejauh ini. Terus melakukan pembabatan hutan pastinya membutuhkan kerja keras. Semua vegetasi yang ada di sekitar sini sangatlah subur, sehingga base akan cepat sekali ditumbuhi tanaman jika meninggalkannya terlalu lama.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku melihat adanya bekas pembakaran di sana sini, jadi mungkin mereka membakarnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di base ada sebuah bangunan konkret tebal yang jauh lebih besar daripada bangunan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu sepertinya bangunan untuk perawatan Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika melihat-lihat base itu, Heivia berkata, “Kukira dia adalah Generasi Kedua yang terspesialisasi dalam pertempuran laut. Kenapa mereka membangun base-nya di tengah hutan seperti ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benda itu menggunakan sistem bantalan udara, mungkin dia bisa masuk ke dalam pulau ketika pulaunya dibanjiri air hujan. Sebentar lagi kita bisa melihatnya sendiri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku ingin langsung menghabisinya sebelum dia pergi lagi,” kata Heivia sambil mengeluarkan keringat dingin yang jelas terlihat berbeda dari air hujan yang mengguyurnya. “Bahkan ketika dia tidak bisa bergerak, dia masih tetap sebuah Object. Jika dia menyadari kehadiran kita, dia akan mengarahkan meriamnya yang sangat banyak pada kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itulah alasan kenapa kita mengendap-endap...walaupun ini akan sangat merepotkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser berbicara, Heivia mengamati area di sekitar zona base itu melalui bidikan senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kelihatannya kita tidak bisa menyelinap masuk dengan mudah. Penjaga di sekitar base benar-benar mengerjakan tugas mereka. Kurasa mereka tidak ingin tertangkap oleh petinggi yang berada sangat dekat dengan mereka. Kurasa kita tidak bisa menyelinap masuk tanpa ketahuan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika memang mungkin, kelompok milisi itu pasti sudah melakukannya. Mereka mengetahui dataran ini secara lebih baik daripada kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak kelompok milisi itu tidak pernah berhasil melakukannya, itu pasti benar-benar tidak mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dari apa yang kulihat, setiap penjaga di area berbeda memakai  ban lengan yang berbeda warna. Penjaga yang berada di luar dan di dalam base juga memakai ban lengan dengan warna berbeda. Bahkan seseorang yang sama-sama berasal dari Korporasi Kapitalis akan langung dicurigai ketika memakai warna yang salah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tentu saja, ban lengan itu bukan sekedar potongan kain biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sepertinya dilengkapi dengan pita magnetik atau chip IC yang mengandung informasi elektrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada kemungkinan kalau kawasan di dalam base itu dibagai menjadi beberapa wilayah dengan warna berbeda. Jika begitu, kita masih mempunyai masalah walau sudah berhasil menyelinap dengan aman.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang diperkirakan, untuk masuk ke tempat itu tidak bisa dilakukan dengan sekedar memakai seragam militer Korporasi Kapitalis. Base ini menjaga sebuah Object seharga 5 miliar dollar. Ditambah lagi, mereka sedang tidak berada di medan perang bersih. Ini adalah wilayah yang dikuasai kelompok milisi lokal. Mereka memastikan agar tidak menimbulkan adanya celah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu artinya...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita harus menemukan sebuah ‘celah yang tidak terlihat’.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan begitu, kedua anak laki-laki itu mengeluarkan sebuah mikrofon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 11===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah matahari terbenam, Quenser dan Heivia masih tidak beranjak dari tempatnya sama seperti hujan yang terus mengguyur mereka di hutan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengarahkan sebuah mikrofon spesial yang berbentuk seperti pistol ke arah base itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan headphone di telinganya, Heivia menggerakan mikrofon itu ke arah ruang perwira.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu tidak akan memberitahukanmu apa-apa, Heivia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn? Tapi mendengarkan apa yang terjadi di ruang perwira adalah jalan tercepat untuk mendapatkan informasi mengenai base.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Orang-orang yang mengetahui pentingnya informasi itu akan memastikan bahwa mereka tidak disadap. Mereka akan membuat celah hampa udara di dinding untuk mencegah adanya suara yang keluar dan kaca jendelanya akan dilengkapi motor untuk menggetarkannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi apa yang akan kita lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kita tidak bisa mendapatkannya langsung dari sumbernya, kita coba dengan metode yang lebih lama. Kita menarget para prajurit yang sedang berjaga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ragu kita akan mendapat banyak informasi dari apa yang mereka katakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, tidak jika hanya dari satu orang. Tapi itu berubah ketika kita mendengarkan belasan atau bahkan ratusan dari mereka. Jika kita menggabungkan kepingan-kepingan informasi itu menjadi satu, kita mungkin bisa mendapatkan seluruh kepingan informasi mengenai base itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan begitu mereka terus melakukan penyadapan sambil mencatat semua hal kecil yang mereka dengar dan mereka anggap akan berguna. Hujan mencegah mereka untuk menggunakan kertas, dan mereka tidak ingin menggunakan peralatan genggam karena cahaya belakang. Mereka dipaksa menggunakan spidol permanen untuk menuliskan informasi itu di bagian dalam seragam militer anti air mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kita tidak bergegas, perawatan Deep Optical akan selesai.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan. Ransum Korporasi Kapitalis memang enak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika mereka terus berbincang satu sama lain dengan pelan, senja telah tiba, matahari mulai pulang ke peraduannya di balik awan hujan, dan kegelapan kembali datang. Sementara itu, mereka telah mengumpulkan sedikit informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm, bangunan perawatan itu terbuat dari keramik pres yang menggunakan obat pengeras. Sebuah meriam Object bisa menanganinya dengan mudah, tapi itu pastinya bisa menahan 5 tembakan dari tank biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh tuhan, ransum Korporasi Kapitalis ini memang enak...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sejak kapan kau mengubah kelas ini menjadi pelajaran cita rasa? Dan jangan makan semuanya! Sisakan untukku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu terus berlangsung selama dua hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia tidur secara bergantian di tengah-tengah hujan yang terus mengguyur mereka sambil bersandar di sebuah batang pohon saat mereka terus mendengarkan suara-suara itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum senja kedua datang, Quenser menerima suara yang merupakan buah dari kerja keras mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Shadow Code.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 12===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, ada orang lain yang mengawasi Quenser dan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka adalah sniper dari kelompok milisi yang meminta mereka untuk menghancurkan Deep Optical. Mereka bersembunyi  dibalik ghilie suit yang terbuat dari pakaian usang dan kemudian menutupinya dengan beberapa lapis cat pilok dengan warna berbeda. Mereka sudah mulai lelah melihati Quenser dan Heivia yang duduk tanpa berbuat apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang sedang mereka lakukan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah pertanyaan yang dilontarkan para milisi itu. Kedua anak laki-laki itu telah berada di hadapan zona base, tapi sekarang mereka tidak menunjukan tanda untuk bergerak maju walau selangkah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para sniper itu terkesan ketika kedua anak laki-laki itu menangani kendaraan lapis baja Korporasi Kapitalis di tebing tadi, tapi mereka mulai kesal semenjak kedua anak laki-laki itu tidak lagi melakukan apa-apa. Para sniper itu mengira mereka sedang terbelenggu rasa takut ketika melihat zona base.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok milisi itu telah sedikit mengetahui perbuatan yang telah dilakukan Quenser dan Heivia pada masa lalu dari situs berita, tapi mereka tidak mengetahui metode yang digunakan. Mereka mengira kedua anak laki-laki itu sekedar menuju ke medan perang, hanya itu. Mereka mengira permasalahannya akan selesai saat kedua anak laki-laki itu pergi. Itulah cara pandang mereka terhadap Quenser dan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini tidak lebih dari sekedar proses yang membuat orang mengeluh mengenai atlet yang dilihat sekilas “mempunyai bakat lebih”. Orang-orang itu tidak tahu kerja keras dan usaha apa yang telah dilakukan atlet itu untuk mencapai keberhasilan karena orang-orang itu telah terbiaskan oleh rangkuman informasi pencapaian yang diperoleh atlet itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ada masalah lain yang berada di sini. Para sniper itu memiliki senapan sniper yang bisa mereka gunakan untuk menembak Quenser dan Heivia kapan pun mereka mau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang akan mereka lakukan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa mereka akan terus mengamati ataukah mereka akan mengambil tindakan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sniper kelompok milisi itu memikirkannya dengan seksama. Akan lebih mudah untuk memutuskan bahwa Quenser dan Heivia sedang terbelenggu rasa takut, tapi menembak dari jarak sedekat itu dengan zona base akan membuat para sniper itu berada dalam bahaya. Dan jika mereka membunuh Quenser dan Heivia, Deep Optical akan tetap eksis. Usaha dari para anak-anak “sukarelawan” yang digunakan untuk menimbulkan situasi ini akan nihil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Seharusnya sebuah peringatan akan cukup.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peringatan menggunakan penanda laser biasanya lebih tidak beresiko dibandingkan sebuah tembakan. Namun, mereka sudah menggunakan metode itu sekali. Semakin sering mereka melakukannya, efek psikologi yang ditimbulkan akan semakin berkurang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang harus mereka lakukan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesabarannya mulai habis, salah satu sniper itu terus berpikir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin itulah alasan mengapa dia tidak menyadari ada sesuatu yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bayangan lain mulai mendekatinya dari belakang tanpa bersuara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 13===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia memilah informasi yang mereka dapat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah menemukan cara untuk masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Komandan mereka mempunyai sebuah item dengan sebutan Shadow Code yang dibawa melalui jalur supply yang berbeda dari yang biasa digunakan. Yah, aku mengerti kenapa dia mencemaskannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Shadow Code ini tidak dibawa melalui rute yang biasa. Itu tidak dibawa bersamaan dengan pasokan lain, dan itu tidak disetujui secara resmi. Itu berarti si komandan ini akan menghilangkan data yang sebaiknya tidak berada di sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurir rahasia itu pasti mempunyai sedikit kesalah pahaman dengan prajurit di zona base.” Quenser mensimulasi kondisinya satu per-satu. “Itu artinya si kurir rahasia itu bisa memasuki base tanpa perlu mencemaskan tentang wilayah yang dibagi berdasarkan warna ban lengan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sudah mengetahui item yang mereka butuhkan untuk menyelinap masuk ke base itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser dan Heivia baru saja ingin mengambil tindakan, mereka mendengar suara gaduh dari semak-semak yang berada tepat di belakang mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sumber suara itu berasal dari jarak yang sangat dekat di belakang mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia segera berbalik, tapi penyerang itu segera menerjang Quenser dari samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quen—!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia berteriak dan berusaha mengarahkan senapannya, tapi dia langsung berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di menyadari ada dua laras senapan sniper jarak pendek yang mengarah padanya dari dua arah yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalian bukan berasal dari Korporasi Kapitalis. ...Peralatan kalian memang terlihat seperti itu, tapi aku tidak melihat adanya alasan bagian kalian untuk bersembunyi dan memata-matai base kalian sendiri,” kata penyerang yang menduduki Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu suara rendah, dari seorang wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia melihatnya, Heivia meletakan tangannya di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Quenser, bertukarlah denganku!! Kenapa selalu saja kau!?”)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kau bilang kau &#039;&#039;ingin&#039;&#039; tenggorakanmu ditekan oleh sebuah pisau!?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aksen itu... Jadi kalian berasal dari Kerajaan Legitimasi.” Penyerang itu mulai berdiri dari Quenser, tapi mata pisaunya masih berada di tenggorokannya. “Apa yang sedang kalian lakukan di sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi apa kotak P3K itu bukan petunjuk yang cukup untuk membuatmu menjauh dari hal ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diam. Kau mungkin ingin berusaha terlihat keren, tapi itu hanya membuatmu semakin terlihat bodoh. Jawab pertanyaanku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana dengan kalian? Apa alasan bagi Valkyrie dari Organisasi Iman membiarkan kami tetap hidup?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengacu pada fakta bahwa mereka bisa menembak dirinya dan Heivia dari jarak tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli seberapa banyak senjata yang dimiliki wanita itu, fakta bahwa mereka muncul dengan sengaja menunjukan bahwa mereka tidak punya niat membunuh. Dan jika mereka hanya ingin menggunakan pisau untuk menghindari suara berisik dari tembakan, tenggorokan Quenser pasti sudah terbelah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sedikit rasa terima kasih.” Kemudian wanita Valkyire itu bangun dari Quenser. “Walau itu agak menyakitkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi apa yang kalian inginkan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika pendapatku benar, kalian ingin menyerang zona perawatan Korporasi Kapitalis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita Valkyrie itu memberikan senyum tipis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu jelas bukan senyum yang menunjukan persahabatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita sedang mencari musuh Tuhan yang melarikan diri ke area ini. Namun, mereka menghalangi kita. Jika kalian ingin membuat beberapa masalah untuk mereka, kami bisa menggunakan itu. Kami hanya berharap untuk mengetahui kapan dan dimana hal itu dilakukan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau ingin meminta bantuan dari Kerajaan Legitimasi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalian lebih baik daripada Korporasi Kapitalis dan Aliansi Informasi. Upacara penobatan yang dilakukan di Kerajaan Legitimasi terkadang didasarkan pada upacara keagamaan. ...Tapi yang lebih penting. Kalian bukanlah musuh Tuhan atau pengganggu yang menghalangi jalan kami. Untuk sekarang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Sial. Aku bersyukur tidak membuat candaan garing ketika dia menunggangiku.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat Quenser merasa sedikit lega, ada hal lain yang membuatnya cemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia sedang diawasi oleh milisi lokal yang mencegah mereka untuk melarikan diri. Melakukan kontak dengan sebuah unit dari salah satu kekuatan dunia bisa dianggap sebagai persiapan untuk melarikan diri. Mungkin mereka akan ditembak dari jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia menyadari mata Quenser yang berlarian ke sekitar, wanita Valkyrie itu berkata, “Kau tidak perlu mencemaskan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami menghabisi yang lainnya. Kami menggunakan mereka yang berguna, tapi kami tidak punya alasan untuk membiarkan mereka yang tidak berguna atau yang bisa menghalangi pekerjaan kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendengar suara dentingan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita Valkyrie itu mengeluarkan beberapa senapan jarak jauh. Semua lensa mereka telah rusak dan ada noda merah yang terciprat di sisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah jari atau telinga akan menjadi bukti yang lebih baik?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sebelumnya sudah tahu bahwa wanita itu adalah perkara buruk, tapi Quenser sekali lagi merasakan hawa dingin yang menjalar di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli berapa kali dia memikirkannya, mereka jelas-jelas musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak akan menjadi sekutu mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terkagum pada kemampuan mereka dalam menghabisi semua sniper yang sedang bersembunyi di dalam hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mulai berharap bahwa dia dan Heivia melakukan jebakan itu lebih awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Quenser. Hey, Quenser!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Apa, Heivia?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Jika penjaga dari kelompok milisi itu sudah tidak ada, bisakah kita lari sekarang? Kita tidak perlu menghadapi Object Korporasi Kapitalis!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia ada benarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan terbunuhnya penjaga mereka, kelompok milisi itu harus mengambil tindakan lain. Mungkin saja mereka akan menganggap Quenser dan Heivia telah berkhianat dan mengirim pasukan tambahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walapun begitu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka tidak melakukan apa-apa terhadap Deep Optical, akan ada lebih banyak bencana berskala besar yang terjadi di distrik Loyauté.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok milisi itu telah menggunakan anak-anak sebagai  alat negosiasi dengan orang lain. Dan jika itu tidak bekerja, mereka mungkin akan melakukan hal yang lebih parah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan yang lebih penting...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Apa kita benar-benar bisa meninggalkannya begitu saja?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Apa maksudmu?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kau pikir apa alasan Valkyrie sampai berani mengambil resiko untuk menemui kita? Mereka berharap bisa menggunakan kita. Jadi jika kita menolak...)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke,” geram Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita Valkyrie itu bisa mendengar semua hal yang mereka bisikan, tapi dia membiarkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi sebenarnya apa rencana kalian?” tanya wanita itu tanpa ekspresi, dia akan memutuskan untuk membunuh atau tidak berdasarkan apa orang itu bisa bermanfaat baginya atau tidak. “Aku tidak peduli dengan apa yang ingin kalian lakukan, tapi semakin besar dan lama gangguan itu, itu akan semakin baik bagi kami. Jika kalian membutuhkan sesuatu, tanyakan saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah...” kata Quenser sambil berkonsentrasi untuk mengatur nafasnya. “Aku butuh sebuah botol. Aku akan memberitahukan mereknya, tapi isinya mungkin sudah kosong. Kalian pasti bisa menemukannya di tong sampah. Juga...” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang terkejut karena perkataan Quenser bukan hanya Valkyrie, tapi juga Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil kebingungan, wanita Valkyrie itu bertanya, “Apa semua itu benar-benar kau butuhkan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami tidak punya banyak perlengkapan. Dan kami juga tidak mempunyai benda itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimengerti,” katanya, menerima permintaan Quenser. Kemudian dia merendahkan suaranya, “Tapi jika kalian tertangkap oleh Korporasi Kapitalis, jangan memberitahukan apa-apa tentang kami. Jika kalian melakukannya, kami akan mencari tahu siapa diri kalian, menyusupi negara aman kalian, dan membunuh semua kolega kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak perlu mengancam kami. Kami bahkan tidak yakin jika kau memang berasal dari Valkyrie. Kami juga bukanlah orang yang dikatakan seragam kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagus kalau begitu.” Wanita Vakyrie itu memberikan senyum sadis yang hampir terlihat seperti menghina Tuhan mereka sendiri. “Lakukan sesuka kalian. Jika kami bisa memanfaatkannya, kami akan melakukannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 14===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Strategi Quenser dan Heivia tidak direncanakan dengan matang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka langsung menuju ke gerbang kecil sambil berusaha untuk terlihat tidak mencolok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu sebentar. Berhenti. Ya, kalian berdua yang di sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika mereka sampai di gerbang, suara yang telah dikeraskan datang dari 100 meter di depan. Sebuah cahaya silau di dekat gerbang menyorot mereka dan sebuah kendaraan off-road yang dilengkapi machine gun muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang prajurit keluar dari kendaraan yang masih menyala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengenakan seragam Korporasi Kapilasi yang sama seperti Quenser dan Heivia, dan memegang senapan yang sama dengan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengangkat satu tangannya ke wajahnya untuk menghalangi sinar terang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, hentikan itu. Kalian membuatku pusing.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kalian di unit ini?” Kata salah satu prajurit sambil memandangi seragam Quenser dan Heivia. “Apa yang sedang kalian lakukan di sini? Ini bukan waktunya kembali bagi petugas jaga malam. Dan dimana ban lengan kalian? Kalian seharusnya punya satu yang terpasang di lengan kanan kalian.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami tidak memakainya sejak berada dalam tugas yang tidak membolehkan kami untuk memakainya,” jawab Heivia dengan tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit itu mengernyit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mencondongkan tubuhnya lebih dekat ke prajurit itu dan berbisik, “Sebaiknya kita mengakhiri persoalan ban lengan ini untuk kepentingan kita berdua. Kau pasti sudah mendengar mengenai Shadow Code komandan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, itu…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit itu mengalihkan pandangannya dari Quenser dan Heivia dengan ekspresi masam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang melihat ke arah benda yang diantar kedua anak laki-laki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah gerobak dorong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit itu menggunakan senter LED untuk mengintip ke dalam tutupnya. Quenser berbicara padanya dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan terangi terlalu lama. Cahaya bisa merusak komposisi teh ini bahkan dalam keadaan tertutup.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, begitu. Tapi...ah lupakan.” Prajurit itu menggeram dan mematikan senternya. “Jadi komandan memesan minuman diet lagi!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia menggunakan nama menggelikan Shadow Code, sehingga tidak ada yang mengetahui hal ini. Kami harus bekerja keras sepanjang hari sementara dia terus makan dan minum yang cukup untuk membuatnya khawatir menjadi terlalu gemuk. Ini membuatku kesal, tapi itulah yang membuat dunia ini berputar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kendaraan 4WD kami terjebak di lumpur. Biasanya kami bisa memanggil bantuan, tapi kami tidak bisa menyerahkan paket yang kami bawa begitu saja. Terima kasih karena itu, kami harus setelat ini karena harus berjibaku dengan lumpur. Kami seharusnya mendapat jatah jaga siang, jadi aku ingin segera tidur.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit itu mendecakan lidahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pasti merasa akan lebih baik jika tidak membuat keributan, dia membuat isyarat untuk mematikan cahaya terang yang menyala dari gerbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimengerti. Majulah. Tugas jaga malam sudah hampir selesai, jadi usahakan agar tidak membuat keributan saat kalian di dalam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baiklah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukan hanya kau saja yang akan berada dalam masalah jika benda itu tidak sampai pada komandan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit itu menggeser barikade dari rangka metal dan kawat berduri lalu membuka gerbang besi. Quenser dan Heivia mendorong gerobak dorong itu ke dalam zona perawatan sambil diperhatikan semua orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Sekarang apa yang kita lakukan?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Jika kita bisa masuk ke bangunan perawatan Object seperti ini, kita lebih baik bergabung dengan Korporasi Kapitalis dan menjadi bintang Hollywood. Kita harus menuju ke barak untuk meminjam beberapa ban lengan. Kita harus berusaha agar tidak terlihat mencurigakan saat berjalan di bangunan perawatan.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Ban lengan itu dibagi menjadi beberapa warna, ‘kan?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kalau bokong wanita sih tidak masalah, tapi kalau terus memandangi para pria kekar itu berjam-jam tanpa alasan yang jelas sih ogah. Aku sampai tahu warna pasta gigi yang mereka pakai.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, kedua anak laki-laki itu terus berjalan melewati beberapa wilayah di base.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkadang, cahaya terang dari menara pengawas menyorot mereka dan mereka mulai bekeringat, tapi lucunya sorotan cahaya itu akan langsung menghindar ketika mengenai gerobak dorong mereka. Sepertinya base itu benar-benar memiliki kesalah pahaman implisit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka menaruh gerobak itu di bagian belakang barak yang tidak bisa dilihat menara pengawas,tapi tidak ada suara yang menegur mereka. Mereka kemudian membuka salah satu jendela yang berjejer di bangunan barak secara hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, jendela itu biasanya terkunci dan dipasangi sensor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semua informasi itu benar-benar akurat. Saat Shadow Code melewati gerbang, mereka membuka kunci salah satu jendela secara diam-diam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk memastikan, mereka mengambil salah satu botol minuman diet itu sebagai jimat keberuntungan dan merangsek ke dalam barak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu cuma botol kosong yang diisi Valkyrie dengan air kotor penuh kuman yang diambil dari hutan, tapi tidak ada yang ingin memeriksa isinya dengan teliti walau terlihat mencurigakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebanyakan orang memiliki banyak persoalan mengenai minuman diet. Jika sang komandan diberi tahu bahwa ada seseorang yang terlalu memperhatikan minuman itu, dia pasti akan menaruh dendam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tahu, jika kita benar-benar mengirimnya pada komandan itu, dia mungkin bisa keracunan makanan dan rantai komando di sini akan berantakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka hanya tinggal menggantikan orang yang memegang tanggung jawab. Langsung menyerang Deep Optical masih menjadi kartu terbaik kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka memilih satu ruangan yang ada di barak itu untuk dimasuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tentu saja memilih targetnya berdasarkan plat nama ruangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua data yang telah mereka kumpulkan sudah cukup untuk mengetahui tugas penghuni ruangan itu dan kapan ruangan itu kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia langsung menggeledah ruangan itu untuk mencari ban lengan yang mereka butuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setiap orang tidak hanya mempunyai satu ban lengan! Kalau dihitung dengan cadangan, masing-masing diberikan tiga! Kita tinggal mencari warna yang sesuai!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Warna yang mana!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Biru atau hijau! Biru untuk penjaga dan hijau untuk teknisi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Quenser dan Heivia memakai warna biru untuk penjaga pasti berkesan lebih natural. Juga, orang yang menghuni ruangan itu adalah seorang penjaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin kita sebaiknya mengganti pakaian yang basah kuyup ini dengan yang baru.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita bukan perwira. Kau tidak akan pernah melihat prajurit biasa yang berjalan-jalan dengan membawa payung. Yang lebih penting, kita harus menemukan ban lengan itu! Bangke. Apa kita tidak dapat menemukan yang biru ataupun hijau di sekitar sini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, Quenser dan Heivia mendengar suara langkah kaki yang mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Sial. Ini buruk, Quenser.)” Heivia berbisik. “(Kita tidak dapat menemukan ban lengan itu. Berdiam di sini dengan sebuah minuman diet akan terlihat mencurigakan! Kita terpojok!! Kita tidak bisa kemana-mana!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langkah kaki itu terus mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara itu sedang menuju ruangan yang mereka tempati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tiba-tiba berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Heivia, berikan botol minuman diet itu.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Apa?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kita tidak punya tempat lagi untuk bersembunyi!! Kita harus tetap meneruskan hal yang telah kita perbuat, jadi cepat berikan!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melempar botol itu dan Quenser menangkapnya dengan satu tangan. Kemudian Quenser menggubet sebuah jaket tentara baru dan yang dia punya ke botol itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu itu terbuka tanpa berbunyi terlebih dahulu saat dia sedang melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria paruh baya yang mengenakan seragam yang terlihat mahal dan tidak cocok dengan pertempuran sungguhan itu memandangi mereka dengan curiga. Dia punya badan yang cukup bagus seperti seorang prajurit yang kerjanya hanya melempar panah ke peta. Sejujurnya, dia adalah tipe perwira berpangkat rendah yang tidak disukai bawahannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang sedang kalian lakukan di sini? Ini ruangan kalian?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ka-kami sedang bersembunyi. Kami punya alasan tersendiri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria paruh baya itu mendecakan lidahnya dengan kesal ketika melihat benda yang sedang berusaha disembunyikan Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kalian sudah sampai, segera kirimkan mereka. Jika mereka ada di base, kita tidak bisa menyatakan bahwa pengirimannya telah selesai. ...Juga, walau ini Shadow Code, pastikan kalian mengembalikan semua hal yang kalian gunakan untuk mengemasnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia melewati sisi pria paruh baya itu dan ingin segera pergi dari ruangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memanggil mereka berdua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_07.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Apa kau butuh sesuatu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena kalian sudah membawanya ke sini, kita bisa membukanya satu, boleh ‘kan? Kita kan cuma makan ransum, jadi kita juga harus memperhatikan kesehatan kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser hampir melompat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Botol itu berisi air keruh dari hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak cukup gemuk hingga perlu membukanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kalian bilang begitu…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya-yah, kami pergi dulu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria paruh baya itu memberikan sedikit senyum masam dan melambai pada Quenser dan Heivia seperti sedang mengusir anjing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia segera menghela nafas lega setelah meninggalkan ruangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kita aman untuk sekarang, tapi sekarang apa yang akan kita lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pertanyaan bagus.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak bisa terus berkeliaran hanya dengan membawa minuman diet. Juga, pria tua itu berada di ruangan yang merupakan harapan kita untuk menemukan ban lengan. Tanpa ban lengan biru atau hijau, kita tidak bisa memasuki bangunan perawatan Deep Optical. Jika kita tidak bisa melakukannya, perjuangan kita ke base ini akan menjadi sia-sia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bisa saja menemukan ban lengan yang mereka butuhkan di ruangan lain, tapi mereka tidak punya informasi mengenai hal itu. Menggeledah ratusan ruangan akan memakan waktu dan mengundang perhatian. Yang lebih penting, mereka tidak bisa menghindari perkelahian ketika mereka tanpa sengaja membuka pintu ruangan yang berisi seorang prajurit yang sedang beristirahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika itu terjadi, mereka tidak akan bisa bertahan hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika saja ada cara untuk menghancurkan Deep Optical tanpa menyetuhnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, ayo periksa kembali informasi yang telah kita kumpulkan dengan mikrofon selama 2 hari terkahir. Perbaikan apa yang sedang dilaksanakan oleh Deep Optical?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser berbicara, mereka menuju kembali ke jendela yang pengamannya sudah di non-aktifkan untuk keluar dari barak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kita mengetahuinya, kita mungkin bisa menemukan suatu cara yang bisa kita lakukan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 15===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Deep Optical adalah Object Generasi Kedua yang menggunakan laser beam pada meriam utamanya,” kata Heivia saat mereka sudah meninggalkan barak melalui jendela dan bersembunyi dibalik gerobak dorong. “Tapi meriam utamanya cukup menipu. Delapan pemancar laser ditembakan melalui prisma cair untuk membiaskan pancarannya, tapi jika indeks bias cairan itu berubah sedikit saja, laser beam itu akan menghancurkan meriam utamanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan perawatan kali ini berhubungan dengan itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa mereka kembali mendefrag program pengatur elektronik yang mengatur konsentrasi cairan prisma cair. Sepertinya masalah pada program itu terus muncul secara periodik. Dan sepertinya metode yang mereka gunakan untuk mengatasi itu adalah dengan melakukan perawatan rutin pada rangkaian memorinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, tapi jangan terlalu berharap. Menghentikan perawatan rutin ini tidak akan bisa membuat Deep Optical hancur berkeping-keping,” kata Heivia untuk memastikan. “Seperti yang kubilang, ini cuma perawatan perangkat lunak. Jika kita memang mengutak-atik reaktor JPlevelMHD, bahkan prajurit biasa seperti kita bisa menghancurkan Deep Optical, tapi yang kita tangani ini hanya program yang mengatur meriam utamanya. Ini tidak cukup untuk membuatnya hancur.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, Object masih memiliki sekitar 100 meriam lainnya walau tanpa meriam utama. Semua benda itu masih memiliki cukup kekuatan untuk melenyapkan tank atau kapal perang, terlebih lagi manusia berdarah-daging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau mengingat kembali pada apa yang kita lakukan pada Water Strider?” tanya Heivia. “Saat itu kita menanam bom di bagian dalam Object dan meledakannya. Tapi kita tidak bisa melakukannya di sini. Ini hanya perawatan perangkat lunak, jadi tidak ada bagian yang diganti. Tak diragukan lagi kita tidak bisa mendekati Deep Optical atau bahkan memasuki area yang dipenuhi suku cadang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Dimana suku cadang itu diletakan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hampir sepenuhnya terletak di sisi lain base ini jika dihitung dari barak. Dan itu terlalu jauh bagi alasan minuman diet untuk bekerja. Ban lengan di sana berwarna merah. Hal itu menjadi masalah sejak kita tidak punya warna itu.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk bangunan perawatan Deep Optical, mereka butuh ban lengan berwarna biru atau hijau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kawasan gudang tempat penyimpanan suku cadang Object, mereka butuh ban lengan berwarna merah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tidak bisa disangkal lagi. Hanya membawa minuman diet tidak akan membuat mereka bisa memasuki kawasan-kawasan itu. Faktanya, itu akan membuat mereka terlihat lebih mencurigakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa warna ban lengan yang dibutuhkan untuk kawasan gudang untuk penyimpanan pasokan tipe non-Object?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kuning. Dan kita mungkin bisa menyelinap ke tempat seperti itu. Tapi apa hubungannya? Kita tidak akan menemukan suku cadang Object di area penyimpanan biasa. Bahkan jika kita memasang perangkap di sana, itu tidak akan berpengaruh pada Deep Optical. Sia-sia saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak sepenuhnya,” kata Quenser. “Pada dasarnya, kita hanya perlu memastikan bahwa Deep Optical tidak bisa bertempur.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi ada masalah besar. Heivia, aku ingin membandingkan informasi yang kupunya dengan milikmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu, Quenser?” tanya Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memilih kata-katanya dengan hati-hati saat menjawab, “Apa orang-orang di zona base ini mengikuti standar aturan medan perang bersih modern?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 16===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang komandan Korporasi Kapitalis bernama Letkol Rockbelt Deansgate mendecakan lidahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Shadow Code telah mencapai gerbang, prajurit khusus ditugaskan untuk memberitahunya. Namun, pengiriman Shadow Code sebelumnya tidak memakan waktu selama ini. Ini membuatnya curiga dan fakta bahwa item itu tidak juga datang membuatnya semakin curiga. Setelah melakukan patroli singkat, dia menemukan gerobak dorong yang ditinggalkan di belakang barak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt mengambil salah satu botol yang ada di gerobak itu dan mendekatkan botol itu pada wajahnya. Itu semua yang dia butuhkan untuk mengetahui bahwa itu palsu. Dia bahkan tidak perlu mencicipi atau menciumnya. Dia melempar botol itu ke tanah dan menyalakan radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya terang malah menyorot ke bagian dalam base, bukannya ke arah luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Punggungnya merapat ke dinding bangunan penyimpanan, tumpahan cairan yang jelas bukan dari guyuran hujan mengenai seluruh tubuh Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke, mereka sudah sadar!! Seluruh area ini menjadi lebih terang dari siang hari!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sudah kuduga. Saat minuman diet itu tak kunjung datang dan prajurit yang mengirimnya menghilang begitu saja, siapa pun pasti akan menyadari bahwa ada sesuatu yang ganjil. Dan ditambah lagi ketika mereka memeriksa isi botol itu, mereka pasti sudah menyadarinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa menuju bangunan penyimpanan itu benar-benar perlu?” kata Heivia saat melihat bangunan itu dengan ekspresi yang menunjukan bahwa dia tidak berpikir seperti tu. “Benar bahwa hampir tidak ada orang yang menuju ke sudut base ini, jadi kita bisa menuju ke sini tanpa ban lengan kuning itu. Tapi seperti yang sudah kubilang, di sana tidak ada apapun yang berhubungan dengan Deep Optical! Apapun sabotase yang kita lakukan, tidak akan ada yang berpengaruh pada Object!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak sedang mengincar Deep Optical.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita mungkin tidak bisa menghancurkan Object Generasi Kedua itu secara langsung, tapi kita bisa menghentikan laju perawatannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa penyusup telah masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt Deansgate segera kepikiran mengenai bangunan perawatan untuk Deep Optical...atau yang mereka sebut dengan, Charbetty. Saat dia berlari di bawah hujan yang membuatnya kesal, dia menghubungi prajurit yang ada di bangunan perawatan dengan radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, semuanya berjalan seperti biasa di sini! Tidak ada catatan mengenai  orang mencurigakan yang masuk ke bangunan ini dan pemeriksaan Charbetty berjalan seperti biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kurasa memang tidak mungkin untuk menembus keamanan seketat itu dengan cara biasa...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, hal yang sama bisa dikatakan mengenai zona base itu sendiri, tapi nyatanya penyusup itu berhasil masuk ke dalam base.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt sendirilah yang memungkinkan itu terjadi, tapi fakta itu tak pernah terlintas di benaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wah!?” kata prajurit di ujung lain radio itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kecepatan defragmentasi sistem Charbetty tiba-tiba saja menurun drastis. Ini aneh. Kita menggunakan komputer yang cukup besar hanya untuk menjalankan tugas ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak perlu menarget Deep Optical itu sendiri. Tidak ada yang bisa memastikan bahwa kita bisa meledakannya dengan menggunakan setiap ons peledak yang kita miliki. Untuk menghentikan perawatannya, kita harus menarget superkomputer yang melakukan defragmentasi sistemnya,” kata Quenser. “Selama kita mengetahui cara yang digunakan untuk menghubungkan Deep Optical dan komputer itu, kita punya beragam metode yang bisa kita gunakan untuk memutusnya. Jika komputer itu terletak berjauhan dengan bangunan perawatan, kita tinggal menggali kabel yang dikubur atau mengacau sinyal wireless yang digunakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi mereka pasti sudah memastikan bahwa tidak ada celah untuk melakukan sabotase, ‘kan? Setelah mengelilingi bangunan dengan tembok setebal ini, tempat terbaik untuk menyimpannya adalah di dalam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kecepatan prosesnya menurun!? Apa karena masalah hardware atau ini serangan cyber!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hardware yang digunakan untuk defragementasi tidak terhubung dengan internet! Dan tidak ada media eksternal yang terhubung padanya!! Ini pasti masalah hardware!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini buruk.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak bisa menghentikan defragmentasi progam pengatur elektronik meriam utama di tengah jalan. Melakukannya berarti mereka harus mengulanginya lagi dari pengaturan dasar yang akan memakan waktu seharian agar bisa selesai. Jika kekuatan dunia lain menyadari kesempatan ini, Object lain pasti akan datang menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kita tetap melanjutkan prosesnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Satu-satunya kemungkinan yang bisa terpikir olehku adalah kelebihan panas, ganggunan eksternal dari gelombang elektromagnetik kuat, terputusnya kabel, atau hanya kerusakan biasa yang sering terjadi pada mesin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah serangan elektromagnetik terdengar lebih rasional untuk dilakukan penyusup itu, tapi itu tidak mungkin. Jika itu memang dilakukan, kita pasti sudah mendengar suara statik menggelikan itu di radio.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Untuk mencegah kerusakan data yang sedang didegfragmentasi, aku akan membagi pengerjaanya pada beberapa sistem operasi. Sekarang kita tidak memiliki hardware lain yang selevel dengan superkomputer itu, tapi kurasa kita bisa menggunakan beberapa hardware kecil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau bisa melakukannya tanpa mengganggu prosesnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini membutuhkan sedikit akrobatik, tapi iya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt hampir melanjutkannya dengan kata “lakukan”, tapi dia merasa ada hawa dingin yang menjalar di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apakah mesin-mesin lain untuk subsistem berada di dalam bangunan perawatan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ti-tidak.” Sekarang kata-kata prajurit itu terdengar lebih tidak percaya diri. “Saat ini, mesin-mesin itu sedang tidak digunakan, jadi mereka disimpan di salah satu bangunan penyimpanan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jadi begitu!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengar, letnan. Jangan lakukan idemu mengenai penggunaan subsistem. Lanjutkan proses defragmentasi dengan sistem yang ada.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ta-tapi...!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun yang terjadi, jangan bukakan pintu masuk bangunan perawatan!! Bahkan jika aku yang memintanya! Itulah yang diinginkan para penyusup itu. Mereka menciptakan masalah ini sehingga ada peralatan dan prajurit yang harus dibawa masuk ke bangunan perawatan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diantara orang yang masuk mungkin saja adalah mata-mata yang membawa bom dan diantara komputer yang masuk bisa mengandung peledak yang tersembunyi di dalamnya!! Jadi jangan pernah buka pintunya!! Selama pintu itu tertutup, penyusup itu tidak akan bisa melakukan apa-apa pada Charbetty! Apa kau mengerti, letnan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Siap, pak letnan kolonel!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar jawaban bawahannya, Rockbelt tertawa pelan di balik hujan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berencana untuk langsung menuju ke bangunan perawatan, tapi tetap berada di luar adalah keputusan teraman bagi seluruh unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Zona base memang besar. Namun, luasnya masih terbatas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyusup itu tidak bisa bersembunyi terus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pertahanan bangunan perawatan sudah diperkuat, mereka hanya tinggal melakukan pencarian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan itu akan menjadi checkmate.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi apa kita bisa memasuki bangunan perawatan dengan mudah?” Heivia sedikit skeptis. “Mereka mengetahui lokasi paling krusial di base ini. Saat ada sesuatu yang salah, bukankah menguatkan pertahanan di pintu masuk adalah hal pertama yang mereka lakukan? Kita tidak bisa menyelinap masuk di tengah keributan atau mengirimkan peralatan yang ditanami peledak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar, mengirim seseorang atau sesuatu akan menjadi sulit,” kata Quenser sambil terus menggali benda-benda yang ada di bangunan penyimpanan. “Tapi itu artinya kita tinggal menggunakan sesuatu yang bisa menembus dinding tebal bangunan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn? Maksudmu kita akan menggunakan senjata berjenis elektromagnet?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukan, bukan benda sehebat itu,” kata Quenser saat dia bersiap untuk meninggalkan bangunan penyimpanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tangannya, dia memegang...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pemantik gas untuk membakar ladang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Beton cepat kering dibuat untuk menahan ledakan dan keramik pres berfungsi sebagai penahan panas. ...Namun, panasnya akan menembus dinding jika kalornya dipancarkan terus menerus.” Quenser sedikit menggoyangkan peralatan yang terbuat dari tangki kecil yang dihubungkan dengan pipa itu. “Itulah kenapa aku harus mengetahui letak komputer itu ditempatkan. Bahkan jika itu di dalam tembok tebal bangunan perawatan, benda itu akan ditempatkan di dekat dinding agar tidak mengganggu mobilitas mereka, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan invasi mereka pun dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia sedang berada di belakang bangunan perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt dan lainnya yang sedang memperkuat pintu masuk tidak akan pernah memeriksa tempat itu. Bahkan jika sebuah tembakan dari meriam Object bisa menghancurkan tembok kokoh itu, tembok itu tidak akan bisa dihancurkan hanya dengan sejumlah peledak militer yang sanggup dibawa seorang zeni perang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kalian yakin tidak ada yang bisa membuat lubang di tembok, kalian secara alami akan berfokus pada jalan masuk yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang akan kau lakukan untuk mengetahui posisi komputernya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dari uap yang keluar dari pipa dinding itu. Sepertinya itu berasal dari sistem pendingin,” jawab Quenser. “Seperti yang kubilang, panas bisa menembus dinding. Begitu juga dengan pendingin. Pada dasarnya, tempat paling  dingin dari peralatan itu adalah bagian yang diusahakan agar tetap dingin. Itu artinya kita tinggal memeriksa temperaturnya dengan tangan kita. Itu akan menjadi tempat sempurna untuk menyalakan pemantik ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Api kebiruan terpancar dari mulut pipa peralatan yang dipegang Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pertama kali api itu menyentuh dinding padat itu, embun yang tercipta di permukaan di dinding itu terlihat menguap. Setelah itu, permukaan padatnya berubah menjadi putih...dan berubah lagi menjadi warna oranye seperti batu yang dipanaskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah penyebab menurunnya kecepatan defragmentasi komputer besar yang telah dibicarakan Rockbelt dan prajuritnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawaban yang benar adalah kelebihan panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama ini Quenser dan Heivia terus memanasi dindingnya dengan pemantik gas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia bukanlah orang pertama yang menyadari tentang adanya perubahan yang sedang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang pertama yang menyadarinya pastilah prajurit perawatan yang sedang mengerjakan Deep Opitcal di sisi lain dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Kenapa ada asap hitam yang mengepul dari sana...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial! Casing luar komputernya meleleh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berhenti, jangan dekat-dekat dengannya! Wah!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang prajurit perawatan yang secara spontan mendekati komputer besar itu kejang-kejang seperti sedang tersambar petir dan suara raungan layaknya udara sedang terbelah menggema di seluruh bangunan perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada kebocoran elektrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah para prajurit perawatan menyadarinya, monitor yang sedang mereka amati tiba-tiba menjadi gelap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Monitor yang sedang menampilkan progres defragmentasi Object mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, mengetahui penyebabnya tidaklah sulit ketika akibatnya sudah terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Letkol Rockbelt Deansgate bergegas menuju kembali ke bangunan perawatan sambil diiringi oleh beberapa prajurit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Freeze!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyusup itu terus mengarahkan api yang dihasilkan pemantik gas ke arah dinding tebal itu sampai dia berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu penyusup itu akhirnya mematikan pemantik gas itu dan  melemparnya ke samping dengan santainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia berkata, “Jika kau buru-buru begitu, kurasa kami berhasil menghentikan defragmentasinya. Kau pasti cukup khawatir mengenai rentetan kerusakan yang akan menyebar pada Object-mu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kalian mengerti posisi kalian?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau?” tanya penyusup yang satunya. “Jika ini memang medan perang yang bersih dan aman, yang sebenarnya berada dalam masalah adalah kau.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini zaman keemasan Object. Kemenangan ditentukan oleh Object, sehingga prajurit tidak perlu mati sia-sia,” kata penyusup pertama, dia terdengar sedang menikmatinya. “Tapi ketika peraturan itu dilanggar, itu akan menjadi perang habis-habisan. Yang berarti kita saling mengerahkan seluruh kekuatan militer yang kita punya satu sama lain. Dan pihak mana yang akan dirugikan jika itu terjadi? Deep Optical kesayanganmu itu memang bisa menghancurkan hampir seluruh alutista yang ada dengan meriam utamanya...tapi tidak termasuk dengan Object. Bahkan nuklir pun tidak bisa menembus armornya. Kekuatan tembak dari sesama meriam utama Object dibutuhkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt mengerti maksud dibalik ucapan penyusup itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_08.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sepertinya bagian dari sebuah unit milik kekuatan dunia lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dari penyelidikan terbaru, kutebak mereka berasal dari unit Kerajaan Legitimasi yang telah memusnahkan Hyena.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau ingin menyuruhku untuk melepaskan kalian?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau tidak peduli dengan pertempuran habis-habisan yang akan terjadi, kau tidak perlu melakukannya, tapi ingat bahwa kamilah yang sedang diuntungkan. Pada akhirnya, kami punya Object yang berfungsi dengan baik dan kau tidak. Pastinya kau sudah menyadari bahwa seluruh isi base ini akan dibantai jika kau tidak menuruti permintaan kami walau itu sangat tidak rasional.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau suka, kami bisa memanggil tuan putri imut kami. Oh, dan jika kau membunuh kami di sini, kejadian ini akan diketahui oleh Object kami. Apa kau ingin melawan sebuah senjata mengerikan yang sedang marah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Satu tembakan saja.” Penyusup pertama memperagakan sebuah pistol dengan tangannya dan mengarahkan jari tengahnya ke tempurung kepalanya. “Keputusan ada di tanganmu. Kau bisa menembak. Tapi jika perang habis-habisan dimulai, kau tidak akan bisa menggunakan bendera putih.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Object kedua kubu berfungsi seperti biasa, Rockbelt bisa mengabaikan semua perkataan penyusup itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kenyataannya tidak begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semuanya sudah jelas dari saat dia meneriakan kata “freeze”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Object mereka dibuat tidak bisa digunakan, pertempuran sudah berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sulit untuk menerimanya, tapi dia juga mencari kemungkinan terjadinya kesepakatan damai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Untungnya, Charbetty belum sepenuhnya dihabisi. Jika kita mengulang defragmentasi meriam utamanya, gadis itu masih bisa kembali ke medan pertempuran. Sangatlah penting untuk menekan kerusakannya hingga minimum.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt menggertakan giginya saat dipaksa menahan kemaharannya ketika berbicara. “Baiklah. Kami akan menyetujui permohonan kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi!!” teriak letnan dua yang bekerja sebagai penasehat Rockbelt.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika defragmentasi Charbetty dipaksa berhenti, letnan dua itu membuka pintu bangunan perawatan dan bergabung dengan Rockbelt.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka bilang ini medan perang yang bersih dan aman, tapi merekalah yang melanggarnya terlebih dulu! Mereka tidak punya hak untuk memaksa kita menuruti permintaannya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Letnan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lakukan! Tidak, aku yang akan melakukannya!! Jika informasi kita akurat, yang akan menjadi musuh kita adalah Object Generasi Pertama Kerajaan Legitimasi. Bahkan ketika tidak dalam kondisi prima, kemungkinan Charbetty meraih kemenangan lebih besar dari 0%!! Kita harus tetap mengambil keputusan dan—!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt mendecakan lidahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik pistol dari sarungnya yang berada di pinggulnya dan tanpa ragu menyarangkan sebuah peluru di antara kedua mata letnan dua itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt bahkan tidak mendengar suara teriakan sedikit pun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria itu tewas sebelum suara tembakannya menghilang. Setelah itu, keheningan yang membuat lupa akan hujan deras yang terus turun mengisi seluruh area itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak melawan balik mereka karena kesempatannya lebih dari 0%, letnan. Kau harus segera mundur ketika kesempatannya kurang dari 100%.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt terdengar memakinya karena tindakan letnan dua itu bisa membuat seluruh unitnya berada dalam bahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt segera menyelesaikannya dengan teror, tapi dia tidak bisa membuang perasaan pribadinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para penyusup itulah yang menciptakan situasi yang memaksanya melakukan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan menyerah untuk kali ini,” kata Rockbelt dengan suara dingin yang mengerikan. “Tapi hanya kali ini. Ini akan menjadi alasan yang cukup untuk membuat unit ini dan Generasi Kedua Charbetty menghabisi kalian. Saat kalian meninggalkan tempat ini dan menemukan tempat persembunyian, kalian bisa meringkuk di pojokan dan memikirkan makna perkataanku. Tapi akan lebih baik jika kalian menganggap tidak ada satu pun tempat di dunia ini yang bisa melindungi kalian.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 17===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan begitu Quenser dan Heivia telah berhasil membuat beberapa kerusakan pada Deep Optical.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Korporasi Kapitalis telah putus asa untuk menyembunyikan fakta bahwa Deep Optical tidak bisa menggunakan meriam utamanya, tapi kelompok milisi yang mengintersep saluran radio berkata bahwa benda itu sedang menuju pasukan koalisi, tepatnya kubu Korporasi Kapitalis, di distrik Oseania untuk melakukan perbaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, benda itu telah berhasil diusir dari distrik Loyauté.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Luar biasa!! Kami sudah mendengar rumornya, tapi kami tidak pernah menyangka kalian bisa mengusir Object itu!!” kata pemimpin kelompok milisi yang menyambut kembalinya Quenser dan Heivia dengan bangga. “Sekarang Deep Optical tidak lagi bisa membuat keributan di distrik Loyauté! Tragedi yang bisa kalian lihat dan tragedi yang tidak bisa kalian lihat tidak akan terjadi lagi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-katanya memang bisa dipercaya, tapi ada masih ada satu hal lagi yang tidak dia katakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan yang berada di punggungnya sedang memegang pistol yang cukup besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika peran mereka telah selesai, dia tidak lagi membutuhkan para pahlawan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa membolehkan kedua anak laki-laki itu meminta penghargaan darinya dan mereka berdua sudah terlalu banyak mengetahui perbuatan yang telah dilakukan kelompok milisi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hari ini kita akan minum!! Dengan perginya Deep Optical, tambang uang kita akan kembali! Ini perayaan atas keberhasilan kalian dan masa depan cerah yang akan datang, jadi jangan sungkan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Masih ada satu hal lagi yang ingin kami beritahu pada kalian,” kata Quenser pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perubahan nada suaranya membuat pemimpin itu menengang. Dia menggenggam pistol yang ada di punggungnya dengan sangat erat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi perasaan yang tidak dapat dijelaskan itu hanya berlangsung dalam sekejap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum dia sempat menyadari perasaan apa itu, sebuah perasaan yang lebih kuat membuatnya sirna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasakan banyak sekali tatapan mata yang diarahkan padanya dari seluruh pohon yang ada di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin itu langsung melihat ke arah menara pengawas, tapi dia hanya bisa melihat tubuh bagian atas penjaga yang ada di sana ambruk di pinggiran menara dengan lubang di kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekejap berikutnya, ledakan terjadi di beberapa titik pagar kawat yang mengelilingi markas itu dan para prajurit menerjang masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka adalah prajurit Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sudah memberitahumu bahwa ini tidak akan berakhir dengan baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para prajurit itu bergerak cepat memasuki markas kecil dan menembaki anggota kelompok milisi itu atau menawan mereka. Beberapa anggota milisi ada yang berusaha bertahan dan menembaki prajurit Kerajaan Legitimasi dari tempat tersembunyi, tapi mereka dibantai satu-persatu oleh peluru sniper atau mortar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah-tengah semua itu, si pemimpin berusaha untuk melawan balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun setelah itu, dia langsung berhenti bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasannya sederhana&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu dari senapan yang dipegang prajurit Kerajaan Legitimasi memiliki sebuah sensor unik yang terlihat terlalu besar untuk alat bantu penargetan terpasang di ujung senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah Cursor yang terhubung langsung dengan Object sehingga area yang ditarget senapan itu akan langsung terkena bombardir dari Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin kelompok milisi itu tidak mengetahui hal ini, tapi Quenser telah meminta satu hal lagi pada wanita Valkyrie yang sempat dia temui sebagai tambahan dari mencari botol minuman diet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;“Jika kau punya radio jarak jauh, berikan nomor ID-ku pada zona base Kerajaan Legitmasi dan beritahu mereka hal berikut: Kami akan segera selesai, jemput kami pada Titik RN 10 jam lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan mereka benar-benar melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka datang untuk menyelamatkan Quenser dan Heivia dari penculik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan untuk membuat pemimpin kelompok milisi itu menebus dosanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia boleh saja mengikuti peraturan militer dan meninggalkan Quenser dan Heivia sampai mati, tapi resiko yang akan mereka tanggung jauh lebih besar dibandingkan resiko yang ditanggung kelompok milisi itu dan pemimpinnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baik tuan putri Elite yang mempiloti Baby Magnum dan Froleytia yang memberikan tuan putri perintah, keduanya tidak punya alasan untuk menunjukan rasa belas kasihan pada kelompok milisi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukan karena Quenser dan Heivia. Batalion Pemeliharaan Mekanik 37 telah menunjukan bahwa mereka tidak akan membiarkan kelompok bersenjata yang memiliki kekuatan monopoli luar biasa seperti Hyena tetap eksis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun alasan kalian, dan entah mereka memang mencalonkan diri atau tidak, kau masih memotong bagian tubuh anak-anak itu untuk kepentinganmu sendiri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object yang sedang menunjukan kemampuannya secara tidak langsung akhirnya menjadi bukti nyata bahwa dia ada di medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih tepatnya, suara listrik statis alat pendorongnya lah yang bisa didengar. Sebenarnya suara gemuruh seperti guntur yang sedang mendekat itu terdengar seperti apa di telinga kelompok milisi dan pemimpinnya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pistol besar itu terjatuh ke tanah berlumpur walau tangannya masih tetap tersembunyi di balik punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa menembak Quenser dan Heivia di tengah-tengah keputus asaan yang dia rasakan, tapi dia hanya menjatuhkan pistol itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah gambaran besarnya rasa takut yang dia rasakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan yang bisa mencengkram jiwa manusia sampai ke dasar layaknya menggambarkan senjata mengerikan itu sedang berdiri di urutan tertinggi rantai makanan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena dia sudah menghadapi beberapa Object sebelumnya, Quenser benar-benar mengerti tekanan apa yang sedang meremas dada pemimpin itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan aku juga sudah memberitahumu untuk tidak melupakan akan datangnya hari yang membuatmu membayar semua ini, ingat?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 18===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini berakhir dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bangunan kayu yang ditandai Quenser dan Heivia ke tuan putri melalui radio adalah satu-satunya hal yang tidak tersentuh oleh Baby Magnum. Itulah tempat anak-anak itu dirawat. Semuanya selain tempat itu telah hancur berkeping-keping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Baby Magnum tidak perlu terjun langsung ke medan pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri hanya sekedar mengarahkan laser beam ke titik yang sudah disediakan oleh alat penargetan prajurit infanteri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarget manusia, peralatan, dan bangunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat keduanya melihat semua hal itu berubah menjadi debu karena ditelan api merah menyala dan akhirnya menghilang. Quenser merasa kekuatan pangku tangan antar sesama manusia untuk melawan sesuatu sudah mulai tidak berarti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlebih lagi, apa yang dilakukan Quenser dan Heivia hanyalah sekedar permainan kucing dan tikus bagi Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kekuatan senjata monster yang bisa memenangkan seluruh peperangan dan merubah alur sejarah, kelompok milisi itu tidak perlu bergantung pada Quenser dan Heivia atau menghunuskan bilah pisau pada anak-anak mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata itu menggetarkan sejarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengubah alur sejarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu perbedaan jelas antara mereka yang memilikinya dan yang tidak memilikinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia bilang anak-anak itu mencalonkan diri,” gumam Quenser pelan. “Akankah anak-anak itu membenci kita karena telah menghancurkan dunia yang mereka sangat percayai?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gimana aku bisa tahu? Bukan kita yang menentukan. Hanya anak-anak itu yang bisa menentukan,” kata Heivia, tapi kata-katanya tidak tersampaikan dengan jelas. Dia menarik nafas panjang sebelum berbicara lagi. “Hey, Quenser.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku...Jika suatu saat nanti aku berhasil mengepalai keluarga Winchell, aku akan menyisihkan sejumlah uang untuk...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan jika aku sudah menjadi desainer Object...Tidak...bukan begini caranya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kita bisa memulainya dari sekarang. Walau itu tidak seberapa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hujan deras itu akhirnya mereda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu anak yang menggigil kedinginan di dalam bangunan kayu melangkah keluar menggunakan tongkat. Dia menemukan dua buah objek yang berkilauan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berkilauan di bawah sinar mentari hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah dia akan menyadari perasaan yang terkandung dalam dua buah keping koin itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev=HEAVY OBJECT:Volume 4 Prolog|next=HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 2}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Bab_3&amp;diff=518896</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Bab_3&amp;diff=518896"/>
		<updated>2017-05-14T03:12:14Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Created page with &amp;quot;==Bab 3: Harta Karun Laut Merah Pekat &amp;gt;&amp;gt; Bertahan di Distrik Solomon==  ===Bagian 1===  Namanya adalah Cardinal Roybelz Oldnick dari Organisasi Iman.  “Jadi si idiot yang me...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 3: Harta Karun Laut Merah Pekat &amp;gt;&amp;gt; Bertahan di Distrik Solomon==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namanya adalah Cardinal Roybelz Oldnick dari Organisasi Iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi si idiot yang membuat statment bermasalah itu dia,” gumam Froleytia saat melihat foto yang ditampilkan di laptopnya walau dia sedang terganggu karena kepalanya terus merasa pusing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak sedang melakukan monolog walau sedang sendirian di ruangan perwira pribadinya. Sebuah aplikasi voice chat sedang berjalan di laptopnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukannya dengan orang militer, dia sedang berbicara dengan konsultan seorang politisi yang sedang  menghadapi masalah diplomasi di ibu kota. Pada dasarnya, situasinya sudah menjadi cukup rumit hingga para politisi harus ikut terlibat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tetua bisa terdengar dari voice chat, “Organisasi Iman sudah memulainya dengan mendukung seluruh kepercayaan. Kekuatan religius yang paling terkena dampaknya adalah Gereja Kristen. Pada akhirnya, ketika kepercayaan dari zaman sebelumnya diangkat kembali, jumlah tanah dan manusia yang dapat dikuasai akan semakin terpisah-pisah. Jika ada beberapa orang yang merasa takut akan kekuasaan mereka yang mulai melemah, itu adalah hal yang biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, kekuasaan mereka tidak diambil dari mereka. Tetapi, keseimbangan kekuasaan sudah dikembalikan seperti semula. Meskipun begitu, setelah 2000 tahun berlalu, mereka tidak lagi memandangnya seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia meletakan kiseru panjang dan sempit di mulutnya dan berkata, “Jadi kardinal ini takut kehilangan kekuasannya untuk mengontrol militer dan menjadi gila. Dia terlibat perang sipil dengan kekuatan Yunani dan berakhir dengan kekalahan telak ketika diserang balik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Memang terdengar cukup sepele, tetapi lebih dari 5000 jiwa melayang karena kejadian ini. Konflik ini bukan lagi sebuah perang bersih. Banyak sekali warga sipil dari negara aman yang menerjang ke medan perang karena beberapa kalimat tidak benar yang dia buat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, Oldnick hanya mengatakan beberapa kalimat dan dia tidak bertanggung jawab atas bagaimana orang-orang menafsirkannya. Lucu sekali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata yang dikeluarkan oleh mereka yang memiliki kekuasaan akan menyebar luas sehingga orang-orang itu harus lebih bertanggung jawab atas perkataan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah jelas apa yang akan terjadi jika seorang idot yang tidak mengerti hal itu mengucapkan statment sembrono secara berulang-ulang selama masa konflik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oldnick benar-benar pembicara yang berbahaya. Dia membuat dan terus mengulangi statment sembrono yang membuat militer dan warga sipil mengambil tindakan. Banyak orang yang kehilangan nyawanya karena ini, tapi Oldnick hanya terus membuat statment-statement buruk lainnya ketika dia ingin menutupi statment yang dia buat sebelumnya agar tidak disalahkan. Semuanya terus membesar seperti bola salju yang menggelinding menuruni bukit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika itu seseorang yang tidak punya kekuatan, statment itu pasti lebih buruk daripada seorang pria tua yang terus mencari kesalahan para pemain baseball yang dia tonton di TV, tapi semuanya menjadi berbeda ketika hal itu dikatakan oleh seseorang yang punya kekuatan untuk menggerakan sebuah negara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kekuatan Kristen di Organisasi Iman bersikeras kalau seluruh insiden ini disebabkan karena ulah Kardinal Roybelz Oldnick seorang, mereka mengatakan hal itu untuk mencegah dilakukannya investigasi lebih lanjut oleh kekuatan sentral Organisasi Iman. Komunikasi Oldnick dengan Gereja Kristen sudah diputus, dan mereka sudah mengirim Valkyrie untuk menangkapnya sesuai dengan saran sentral.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang pria tua ini meneriakan ungkapan yang lebih tidak jelas lagi ketika dia benar-benar berada dalam bahaya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia sangat tidak ingin dibunuh oleh Valkyrie. Pasti semua tindakan yang dia lakukan semenjak berada di distrik Loyauté didasarkan pada alasan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ada yang mempercayai omong kosong mengenai Kerajaan Legitimasi bersekutu dengan kekuatan Kristen Organisasi Iman karena upacara untuk mengangkat bangsawan dan ksatria mengandung elemen Kristen di dalamnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika ada idiot yang mempercayainya, mereka harus segera dibawa ke rumah sakit. Namun, ada segolongan orang yang akan membenarkannya untuk mengambil keuntungan dari situasinya. Orang-orang itu pasti berpikir kalau keributan kecil ini adalah kesempatan baik untuk menyerang beberapa Object.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan disebuah perang besih, sebuah pertempuran antar Object masih membutuhkan banyak biaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan peperangan adalah menjaga keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran. Jika itu tidak bisa dilakukan, gagasan mengenai perang bersih akan mulai melemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetua itu berkata, “Kita tidak ingin orang-orang pergi berperang karena omong kosong yang keluar dari mulut kardinal ini. Bahkan jika konflik dengan Orgnaisasi Iman tidak bisa terhindarkan, kita bisa menerimanya karena hal ini sangatlah penting bagi kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita harus segera menyumbat sumber statment bermasalah ini. Kau punya waktu tiga hari. Kau boleh melakukan apa saja untuk membunuhnya selama indentitas mayatnya bisa dikenali melalui tes DNA.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi bahkan liburan natal kita adalah rencana para petinggi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia sedang mengobrol di ruang perawatan Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti biasa, tuan putri sedang mendengarkan tanpa mengeluarkan ekspresi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kardinal Oldnick sudah mengontak Hyena dari distrik Loyauté. Kita sudah mengkonfirmasi hal ini dari beberapa data yang kita temukan di HQ mereka yang sudah kita hancurkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kenapa? Kupikir seorang kardinal akan berusaha untuk membuat kejadian ini tetap bersih. Tapi kenapa dia malah menghubungi kelompok yang memanfaatkan restorasi Oseania untuk menjarah orang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita masih belum tahu apa tujuannya. Dia sudah banyak membuat keributan, tapi kita masih belum bisa mengetahui apa tujuan orang ini. Mungkin saja dia kabur untuk menyelamatkan harga dirinya,” utar Heivia cuek.  “Mungkin saja dia ingin menggunakan mereka untuk melawan Valkyrie Organisasi Iman. Para grim reaper itu memang ‘leh uga’, tapi mereka masih tetap prajurit berdarah-daging. Mungkin dia ingin menggunakan Hyena untuk menangani Valkyrie.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun begitu, Quenser, dkk dari Kerajaan Legitimasi telah mengeliminasi Hyena sebelum Valkyrie saling baku hantam dengan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Oldnick sendiri belum berubah menjadi debu, dia pasti sudah memprediksi bombardir yang akan datang dan melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tahu kalau Valkyrie sedang berkeliaran di distrik Loyauté, tapi kurasa dia berhasil meloloskan diri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pastinya setelah keluar dari pulau, Oldnick berusaha kabur ke Oseania dimana dia bisa menyelinap di tengah-tengah situasi restorasi yang belum stabil. Dengan pasukan koalisi yang masih sibuk dengan segala urusannya, hanya bergantung pada sebuah organisasi akan menyulitkannya untuk berpindah tempat. Dia pasti ingin lari ke tempat yang sudah dia rencanakan setelah berhasil lolos dari Valkyrie di Oseania,” kata Quenser sambil bersandar di sebuah mesin besar. “Tapi sebelum dia sempat melakukannya, unit kita pergi berlibur ke penghujung utara Oseania...dan di sanalah tempat persinggahan Oldnick selanjutnya. Yang berarti bahwa dia tidak bisa singgah tanpa dilempar ke lautan, atau menghilang di keramaian. Karena kita telah menghabisi seluruh Hyena yang sempat dia hubungi, Oldnick menjadi lebih berhati-hati dalam menghadapi kita. Seperti yang diharapkan para petinggi, dia tidak punya pilihan selain menuju ke utara melalui jalur laut.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Roybelz Oldnick sedang menggunakan perahu sewaan milik penduduk lokal untuk pergi ke distrik Solomon yang berada di penghujung utara Oseania dan Loyauté.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia mungkin tidak menggunakan pesawat karena takut ditarget laser anti udara, tapi itu tidak terlalu berpengaruh. Object bisa begerak di lautan dengan kecepatan lebih dari 500 km/j. Bahkan jika perahu sewaan itu adalah hydrofoil berkecepatan tinggi, dia tidak akan bisa lolos.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian tuan putri menyela.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ngomong-ngomong, Quenser.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat bertanya, tuan putri menunjuk ke arah dinding area perawatan sambil tetap mempertahankan wajah tanpa ekspresinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa Heivia menulis kutukan di dinding saat berbicara denganmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jujur aku juga tidak bisa...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan pura-pura bego!!” teriak Heivia sambil melotot dan menggenggam Quenser. “Aku sudah mendengarnya!! Aku tahu semua yang kau lakukan saat aku sedang bersusah payah untuk menyelamatkan Oseania dan unit kita! Kau menyimpan bagian terbaiknya untuk dirimu sendiri!! Kenapa aku hanya bisa mendengar gosip mengenai miniskirt bikini Santa berdada besar!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Yah itu juga bisa dibilang sebagai neraka dari sudut pandang lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau dan perilaku ‘ayo makan kuennya’ itu!! Dasar monster!! Mau ngajak berantem!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menyadari bahwa meneriakan kata-kata tidak akan mengisi lubang kosong di dalam dirinya, jadi mood-nya menjadi tiga kali lebih rendah dari biasanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri juga terlihat sedikit kesal, tapi dua orang idiot itu tidak menyadari fakta yang ada dihadapan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sejujurnya aku mengira kalau kali ini akulah pahlawannya. Aku sedang bersinar di atas panggung. Membuat Object tidak bekerja dengan menembakan misil jelajah ke arah para prajurit perawatan itu sama halnya saat kita menghancurkan komputer di distrik Loyauté. Hal ini pasti ada hubungannya dengan unit Deep Optical milik Korporasi Kapitalis, jadi aku merasa seperti baru saja membuka halaman pertama sebuah cerita luar biasa! Tapi saat kubaca lagi, ada sesuatu yang kurang pas! Kenapa tidak ada satu pun wanita cantik di cerita itu!! Semua yang kudapat hanyalah seorang bapak-bapak bernama Royce! Kesalahan tokoh macam apa ini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba sebuah dering elektronik keluar dari salah satu radio mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, itu tidak berasal dari Quenser maupun Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu berasal dari alat yang lebih kecil dan mahal yang digunakan untuk memberi tahu tuan putri bahwa sekarang saatnya meluncurkan Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Perubahan situasi. Kita berencana untuk menghadang pria tua bermasalah itu saat dia sedang menuju ke utara melalui perairan distrik Solomon, tapi sebuah Object Korporasi Kapitalis muncul untuk memblokade rute kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia saling bertukar pandang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu adalah Deep Optical, Object Generasi Kedua dari perusahaan Keamanan Pelanggan. Aku memang sudah punya firasat kalau kita akan menghadapinya dalam waktu dekat, tapi ini suatu kebetulan yang aneh. Mungkin Roybelz Oldnick punya suatu hubungan dengan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Rencananya berubah menjadi seperti apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita berencana untuk mengejar Oldnick, tapi sekarang kita harus menghadapi Deep Optical. Sebuah grup lain akan diterjunkan untuk mengejar Oldnick, tapi aku akan menjelaskan detailnya pada briefieng pra-misi nanti.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser punya pertanyaan, jadi dia cuma bertanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Froleytia, apa kau tidak berpikir kalau alasan utama Deep Optical menghalangi kita adalah karena dendam pribadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia mendengar suara kegaduhan dari radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Frolyetia terdengar seperti ingin menjauh dari radio tapi gagal karena dia sedang duduk. Hasilnya, dia jatuh terjengkang dari tempat duduknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Qu-Quenser...Kau di sana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Um, Froleytia-san? Apa ada masal—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak!! Jangan katakan apapun!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena beberapa alasan, Froleytia berteriak sebelum dia sempat menyelesaikan kalimatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lupakan semua hal yang terjadi kemarin!! Aku nggak ingat apa-apa, jadi aku juga nggak tau apa-apa, tapi aku bisa merasakan kalau itu adalah sesuatu yang sangat buruk dari reaksi orang-orang di sekitarku! Jadi jangan pernah membahas hal itu!!” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada yang mengatakan kalau itu telah membuat wajah Froleytia menjadi merah padam karena rasa malu yang luar biasa. Ketika Heivia mendengarnya, dia langsung hilang kendali dan memukul Quenser. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggunakan sedikit waktu luangnya sebelum briefing pra-misi dimulai dengan membaca sekilas majalah sains.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua prajurit perawatan menghampirinya dengan kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau punya waktu untuk membaca itu, bagaimana kalau kau mempelajari Object yang asli?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Akhir-akhir ini aku mulai merasa untuk tidak mempercayainya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si wanita tua terlihat bingung, tapi Quenser menunjukan sebuah halaman di majalah sains itu ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini tentang teknologi prisma cair Korporasi Kapitalis. Kerajaan Legitimasi masih belum mengembangkan teknologi itu hingga tahapan yang bisa diuji coba pada senjata. Mereka mengatakan kalau produk itu akan sedikit menambah kekuatan output laser beam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kerajaan Legitimasi &#039;&#039;sedang&#039;&#039; meriset teknologi ini. Ini adalah komponen standar dari elevator orbit. Mereka bekerja dengan menembakan laser dari beberapa osilator ke arah yang sama.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Jadi kita sudah punya teknologinya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, tapi itu tidak berguna saat Object bertempur pada kecepatan tinggi,” dia menjawab. “Cairan prisma diciptakan dengan cara mengisi wadah transparan dengan cairan spesial. Di bagian dalam wadah itu diisi elektroda, dan kontrol elektrokimia untuk mengatur antar-muka cairan kimia yang digunakan untuk mengubah konsentrasi cairannya secara manual. Konsentrasi yang berbeda digunakan untuk membengkokan cahayanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku paham. Tapi kenapa itu berhubungan dengan pertempuran kecepatan tinggi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Manuver tajam akan menimbulkan gaya G besar yang bisa mengganggu cairan prisma cair. Perubahan manual terhadap konsentrasi cairan di dalam wadah tidak akan bisa dilakukan, itu membuat cairannya berada dalam konsentrasi yang tidak tepat. Itulah kenapa menaruh prisma cair pada Object yang bergerak cepat dan berguncang ketika menembak akan menjadi sangat sulit. Masalah lain yang timbul adalah panas yang dihasilkan saat lasernya lewat, hal itu juga bisa mengganggu cairannya,” jelas si wanita tua. “Kunci dari teknologi milik Korporasi Kapitalis bukan berada di cairan prisma itu sendiri. Kuncinya ada di teknologi peredam kejut dan pengatur suhu yang digunakan untuk mencegah terjadinya gangguan eksternal pada cairan prisma. Contohnya, mereka bisa menggunakan detektor getaran, coolant reaksi cepat, atau cartridge. Tapi walau didukung semua teknologi itu, mode pertarungan sebuah Object yang berisi prisma cair akan menjadi terbatas. Cairan itu akan mencegahnya untuk bermanuver cepat seperti yang tuan putri kita lakukan. Itu artinya prisma cair tidak dapat diterapkan pada semua Object. Atau setidaknya, tidak cocok dengan kebutuhan unit kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi teknologinya tidak bisa kompatibel, sayang sekali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika tidak ada masalah dalam penggunaannya, seluruh Object di dunia pasti sudah memakainya. Dan lagi, majalah sains itu tidak menuliskan informasi yang bisa membuat opini publik menjadi buruk. Aku akan mengatakan kalau melihat perawatan Object yang sebenarnya akan lebih berfaedah daripada membaca benda itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sudah menjadi kebiasanku untuk mencari jalan pintas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berdiri sambil menggerutu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lagi, sepertinya dia hanya bisa menempuh jalan yang biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Brifeing pra-misi dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah proyektor menampilkan kawasan perairan di distrik Solomon. Froleytia berbicara saat ada beberapa penanda yang menancap di gambar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Target utama kita—Roybelz Oldnick—sedang bergerak ke utara melalui perairan distrik Solomon. Jangan lupa kalau semua tindakan yang dilakukan dalam misi ini harus berdasarkan tujuan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sebuah benda raksasa menyela masuk di antara bagian utara Oseania dan kapal Oldnick.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi bahaya yang paling mengancam terletak pada Deep Optical Korporasi Kapitalis yang telah diterjunkan untuk menghadang jalan kita. Sebelum kita melakukan sesuatu terhadapnya, kita tidak bisa menghabisi Oldnick sebelum dia berhasil melarikan diri. Dengan begitu, Baby Magnum harus berhadapan dengan Deep Optical.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengajukan pertanyaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah kita seharusnya tetap dalam poisi standby sampai tuan putri berhasil mengistirahatkan Deep Optical di dasar lautan? Atau kita akan mengejar Oldnick dengan memutari Object ketika tuan putri mengalihkan perhatiannya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu adalah pilihan terbaik, tapi kita tidak punya banyak waktu.” Froleytia menambahkan beberapa penanda di bagian barat kapal Oldnick. “Sebuah kapal selam yang tidak diketahui telah muncul ke permukaan. Kita tidak tahu apakah itu milik unit Deep Optical atau pasukan militer Oldnick, tapi ini akan menjadi lebih bermasalah jika kapal Oldnick bertemu dengan kapal selam ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kita harus menghabisinya sebelum itu terjadi. ...Tapi caranya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pundak Froleytia sedikit menegang ketika mendengar suara Quenser, tapi dia berhasil mengontrol dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti yang kubilang, tuan putri akan menghadapi Deep Optical.” Froleytia menambahkan panah yang mengarah ke kanan di samping penanda yang menunjukan rute tercepat. “Tapi kita akan lebih banyak bekerja di bawah laut daripada di permukaan. Sebuah grup akan menerjang lurus melalui dasar laut. Sekarang ini, kita tidak punya cara lain untuk menangkap Oldnick.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia membuat lingkaran di area laut yang lebih ke utara dari lokasi Oldnick.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Satu hal lagi. Sebelah utara area operasi adalah tambang logam mulia lautan yang dibiayai oleh Kerajaan Legitimasi. Sederhananya, sebuah filter kecil digunakan untuk mengambil logam terkondensasi yang terlebur di lautan. Para petinggi cemas kalau wolfram berharga itu akan hilang selama pertempuran ini berlangsung. Pastikan kalian mengingat hal itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemasangan pengambang untuk pertempuran laut selesai, Baby Magnum bergerak ke utara dari Oseania melalui Laut Koral.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical Korporasi sudah menunggu di titik lokasi yang menghadang jalur ke distrik Solomon tempat Oldnick melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah pertempuran sungguhan. Pertempuran sampai mati. Dan layaknya pertempuran pada perang di zaman dulu, gadis yang mempiloti Object tidak mengucapkan sepatah kata pun kepada lawannya. Dia bahkan tidak tahu apakah pilot yang berada di benda mengapung milik musuh itu berjenis kelamin pria atau wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di satu sisi, ini adalah perang besih. Di sisi lain, ini adalah perang yang tak berarti. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya saling berhadapan dari jarak sekitar 10 kilometer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Grup intelegen sudah melakukan operasi pengintaian tidak resmi terhadap Deep Optical, tapi kita masih belum punya cukup informasi. Jangan terlalu asik menyerang. Fokuskan pada pergerakan menghindar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimengerti,” jawab tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di momen berikutnya, Deep Optical mulai bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka terpisah sejauh 10 kilometer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object itu menembakan sebuah laser beam berwarna putih briliant dari jarak sejauh itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri berhasil menghindar di detik-detik terakhir dengan cara memprediksi tembakan itu dari pergerakan kecil lensa penarget dan peralatan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara ledakan mengiringi peluru cahaya itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laser beam itu memanggang debu dan uap air di udara sehingga menghasilan panas yang luar biasa, membuat udaranya mengembang secara cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optcial punya bentuk yang sangat unik. Delapan kaki langsung menyebar dari bagian bawah tubuh bulatnya. Kedelapan kaki itu berfungsi sebagai mesin bantalan udara sehingga dia bisa terus mengambang datar walau diterjang ombak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_12.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk meriam utamanya, Deep Optical punya sebuah meriam laser beam raksasa di bagian sisi kanan atas. Juga, delapan silinder tebal terpasang di tubuh bulatnya dan sejajar dengan meriam utama, sehingga mereka berbentuk seperti jam. Sepertinya energi yang dihasilkan kedelapan silinder itu dikumpulkan untuk meriam utamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasasarkan catatan yang sudah dilihat tuan putri pada briefing pra-misi, benda itu punya dua bagian raksasa yang menempel di bagian belakang. Mereka dianggap sebagai alat pendingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu juga mempunyai banyak sekali lensa yang entah kenapa semuanya dipasang di bagian depan tubuh bulatnya seperti membentuk crop circle. Object itu memberikan kesan yang tidak menyenangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan takut. Meriam utama musuh adalah laser! Daya serangnya semakin berkurang seiring bertambahnya jarak, tapi kecepatannya selalu sama. Mendekatinya hanya akan membuatmu kesulitan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berhasil menghindari tembakan pertama, tuan putri menggeber Baby Magnum ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama, dia juga menggerakan lengan meriam utamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum bisa mengubah tipe meriam utama yang digunakan agar sesuai dengan situasi. Bagian belakang larasnya berputar layaknya revolver untuk memilih tipe laser beam seperti yang digunakan Deep Optical.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri menembak tanpa ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical segera mengambil tindakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi gerakan menghindarnya terbilang lambat. Dia hanya bergerak dengan kecepatan setengah kali kecepatan Baby Magnum. Tuan putri melihat tidak ada cara untuk menghindari terjangan laser beam dengan cara seperti itu. Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa...!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat semua orang memperhatikan, laser beam yang ditembakan tuan putri tiba-tiba berubah arah. Arah tembakannya tidak mengarah ke Deep Optical tapi malah menuju langit kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Panas yang dihasilkan oleh lasernya mengubah indeks bias udara!!” tuan putri menyimpulkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini gawat. Apa mereka mengkalkulasinya dengan menggunakan super komputer?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian belakang ketujuh larasnya berputar sekali lagi saat dia memilih coilgun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia menembakan sebuah peluru metal, panas dari udara tidak akan terlalu berpengaruh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketujuh meriam utamanya menembak secara serentak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti sebelumnya, kecepatan menghindar Deep Optical termasuk lambat. Dia hanya berhasil menghindar untuk melindungi setengah bagian tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beam putih terang yang terbuat dari cahaya menyebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lagi!? Deep Optical mengubah lintasan pelurunya sebelum mereka mengenai targetnya!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia pasti menembakan meriam laser beam yang lebih kecil ke peluru-peluru itu. Dengan membuat lubang di bagian sisi pelurunya, tekanan udara akan membuat lintasan terbang mereka berubah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gampangnya, itu adalah laser penangkis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aksi memukau mata ini hanya bisa dilakukan oleh puluhan senjata yang bergerak dengan kecepatan cahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri menembakan coilgun-nya beberapa kali lagi, tapi laser penangkis itu sangat akurat. Bahkan pada jarak dekat yaitu sekitar 1 atau 2 kilometer, benda itu membuktikan kalau membuat kerusakan dengan peluru metal tidaklah mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, meriam laser beam musuh yang sangat kuat menyerang balik tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pertempuran sengit itu terus berlanjut, tuan putri terus menganalisa situasinya dengan tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, salah satu peluru raksasa coilgun yang dimentahkan oleh laser penangkis menghantam perairan yang berada tepat di samping Deep Optical.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa dia tidak bisa mengarahkan kemana peluru-peluru itu dimentahkan?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat cipratan air yang timbul karena ledakan mulai berbahaya bagi Deep Optical karena bisa membuatnya terbalik, sesuatu yang aneh terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object itu mendapatkan kembali keseimbangannya dengan sebuah gerakan aneh. Pusat gravitasi benda itu seperti berada di tempat yang salah layaknya sebuah boneka latihan kungfu yang bisa terus seimbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami mendeteksi adanya laser bertenaga tinggi yang datang dari sisi samping tubuh bulatnya ketika dia mengatur kembali keseimbangannya. Dia pasti punya sebuah sistem untuk mengembangkan udara secara cepat dan menggunakan momentumnya untuk memperbaiki posisinya. Sepertinya dia bisa terus memperbaiki posisinya bahkan walau kita memiringkannya sejauh 70-80 derajat ke samping.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan konsep seperti itu, sepertinya Deep Optical adalah kapal yang didesain untuk terus setimbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu akan tetap diam dan menembakan meriam laser beam kuatnya secara akurat. Kecepatan pergerakannya dikorbankan untuk memastikan agar meriam utamanya tidak mengalami malfungsi. Sepertinya dia didesain untuk unggul dalam kecepatan tembak daripada kecepatan gerak seluruh Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 (Jika Quenser melihat  ini, dia pasti tergakum-kagum.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu berarti Deep Optical tidak memiliki torsi yang begitu bagus.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kecepatan maksimalnya tidaklah terlalu buruk, tapi itu hanya bisa dicapai melalui akselerasi yang lambat. Teknologi lasernya sangat sensitif. Dia pasti harus berhati-hati agar tidak hancur akibat gaya G yang ditimbulkan pergerakannya sendiri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu artinya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bisa mengalahkannya jika menutup jarak dan terus menembak!!” teriak tuan putri saat dia menggeber Baby Magnum ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tahu kalau musuh bisa mengganggu laser beam dan coilgun meriam utamanya, tapi Baby Magnum masih punya kartu as yang tersisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam plasma berstabilitas rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa menghindari meriam utama Deep Optical dengan memantau pergerakan kecil yang tericpta sebelum menembak. Jika dia bisa menembakan ketujuh meriam utamanya lagi dan lagi tanpa terkena serangan musuh, dia bisa menenggelamkan Deep Optical.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau begitulah pendapatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Huh?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keraguan muncul di kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri bisa melakukan tindakan menghindar karena pergerakan-pergerakan halus dari sensor, lensa kamera, dan meriam musuh. Dengan musuh yang menggunakan meriam laser beam seperti Deep Optical, sangatlah tidak mungkin bagi tuan putri untuk menghindar jika dia mendeteksinya saat meriamnya sudah menembak. Untuk melakukan itu, dia harus memutarbalikan teori relatifitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itulah yang membuat tuan putri menemukan sesuatu yang ganjil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berhasil menghindari meriam utama dan meriam laser beam lainnya dengan cukup baik. Dia bisa membaca pergerakan halus dari lensa dan senosrnya dengan jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kumpulan lensa berbentuk seperti crop circle yang berada di bagian depan Deep Optical sama sekali tidak bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka tidak mengalami malfungsi atau hanya menjadi tipuan, musuh masih mempunyai sejenis kartu as yang tersisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itulah semua lensa yang berada di bagian depan Deep Optical bergerak secara serentak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini dia!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri memusatkan semua urat saraf yang ada pada tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan perkiraannya, benda itu sepertinya akan meningkatkan keakurasian secara drastis. Karena itu, dia menambah konsentrasinya agar bisa menghindari serangan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, perkiraannya salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_13.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada suara yang tercipta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi Deep Optical menggandakan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa...?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah sepuluh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika tuan putri melihat begitu banyak Deep Optical yang tiba-tiba saja berbaris dihadapannya, pikiran tuan putri terhenti untuk sejenak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tidak, Deep Optical tidak menggandakan diri.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa dia menggunakan Gambar 3D!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya sebuah proyeksi palsu tidak akan berguna. Baby Magnum bisa menggunakan beberapa metode untuk melakukan penguncian, jadi dia tinggal menggunakan sensor infra merah atau ultraviolet untuk melihat mana yang asli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kursor pengunciannya bereaksi terhadap seluruh proyeksi itu? Aku tahu. Jadi dia juga memanipulasi  pancaran sinar infra merah dan ultraviolet untuk membodohi komputerku!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekejap berikutnya, proyeksi itu menjadi sangat kabur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical yang asli hanya satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tipuan ini benar-benar tersembunyi dan berbahaya karena bergerak seperti yang asli, dan proyeksi virtual juga dibuat untuk menutupi lokasi Deep Optical yang asli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tipuan ini menggunakan Gambar 3D tingkat tinggi dan interferensi optik untuk membingungkan sensor yang lain. Tuan putri menentukan situasi yang sedang terjadi di luar melalui monitor, sehingga tipuan ini layakanya sebuah teknik rahasia ninja telah dilancarkan padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Oh, tidak. Aku tidak bisa diam saja!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia mengambil tindakan ini lebih cepat, dia pasti berada dalam posisi yang sangat tidak diuntungkan karena kurangnya data yang dibutuhkan untuk membuat keputusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri langsung bergerak ke samping dengan panik sambil mengabaikan gaya G besar yang menimpa tubuhnya, tapi ledakan meriam utama Deep Optical masih mengenai salah satu lengan meriam utama Baby Magnum. Laser beam yang datang dari gabungan 8 meriam laser beam sekelas meriam utama meledakan lengan meriam utama Baby Magnum layaknya gula yang meleleh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial. Apa dia menggunakan uraian sinar untuk menciptakan Gambar 3D!? Prinsipnya sudah digunakan pada proyektor 3D pada umumnya, tapi mereka memodifikasi Gambar 3D yang menipu mata telanjang itu hingga bisa menipu kamera Object!! Dia menciptakan banyak difraksi data gelombang cahaya untuk menipu semua lensa yang dimiliki Object, kalian mungkin bisa merusak proyeksinya dengan mengurangi  lingkup pandangan lensa kamera kalian, tapi mereka bisa mendeteksinya dari gerakan lensa dan menciptakan ulang gambar proyeksinya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya mendengarkan frekuensi radio militer saja sudah cukup untuk memahami betapa kompleks dan sulitnya situasi ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bidikan inframerah dan ultravioletku juga terpengaruh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gunakan sistem penguncian radio! Jangan begantung pada data optikal!! Pastikan keasliannya melalui radar!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Radar juga tidak bisa berfungsi dengan benar!! Jumlah titik yang berkerlap-kerlip di radar terus bertambah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial. Dalam artian luas, baik gelombang cahaya dan radar termasuk dalam gelombang elektromagnetik, jadi apa mereka mengatasi kedua hal ini sekaligus!? Serta mikrofon dan sonar kalian akan terhalang dinding udara yang mengembang secara cepat ketika mereka menembakan meriam utama!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia sedang mendengarkan transmisi itu dari atas kapal kecil yang sedang berhenti di wilayah perairan sebelah selatan dari area operasi, Heivia melihat ke lokasi pertempuran Baby Magnum...dia langsung mulai merasa pusing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangannya memegang pegangan dan berkata, “Ugh...bangke. Apa semua itu terlihat seperti Gambar 3D nyata oleh tuan putri?  Dari sudut ini, itu terlihat seperti aura mengerikan yang kau kira berasal dari Cthulhu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sama seperti Gambar 3D pada umumnya yang menggunakan gelombang difraksi cahaya untuk menampilkan gambar di sisi kiri dan kanan mata, beragam gambar itu akan terlihat kacau ketika tidak dilihat dari sudut pandang tuan putri. Juga, itu tidak diperuntukkan untuk menipu mata telanjang. Alat itu membuat gambar untuk seluruh kamera yang dimiliki Object, jadi itu hanya akan terlihat kacau oleh manusia seperti kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Elite idol Aliansi Informasi yang aku lihat di Oseania seratus persen lebih baik dari ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sebenarnya ingin melihat pertunjukan telanjang yang ditampilkan pada skala sebesar ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, Quenser dan Heivia punya urusan penting yang harus ditangani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka adalah bagian dari grup terpisah yang telah mengganti pakaian militer sehari-hari mereka dengan pakaian selam hitam. Semua orang di grup itu melompat ke dalam laut dari atas kapal kecil secara bergantian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka akan menyelam di bawah arena pertempuran kedua Object untuk mengejar Oldnick.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke. Aku sudah tahu kalau membawa kapal selam raksasa dari jarak sedekat ini bisa diketahui oleh Deep Optical, tapi kapal Oldnick berjarak 20 kilometer dari sini. Manusia berdarah-daging tidak seharusnya berenang sejauh itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, dan tidak ada yang bagus dari sekumpulan pria berotot yang berenang melewati samudra.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia membawa tangki oksigen di punggung mereka dan memakai kaki katak di kaki mereka. Walaupun begitu, peralatan itu jelas tidak cukup untuk membantu mereka mengejar Oldnick. Karena itu sebagai alat penggerak, mereka membawa aqua scooter. Sederhana saja, mereka seperti memegangi papan luncur renang yang dipasangi baling-baling raksasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan didukung energi listrik, kelompok beranggotakan 10 orang termasuk Quenser dan Heivia itu bergerak di bawah lautan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama waktu yang tenang itu, lautan biru jernih dengan ikan-ikan tropis yang menyembulkan kepala mereka keluar dari celah batu karang adalah pemandangan yang luar biasa indah, tapi mereka tidak punya waktu untuk berfokus pada hal seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan dengan alat pendorong elektrik, terlalu lama berada di dalam air sepertinya memudarkan indra pengatur waktu mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak bisa melihat target mereka dengan jelas dan mereka tidak memiliki apa-apa selain kompas yang menunjukan kalau mereka menuju ke arah yang benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, mereka tidak berada dalam buaian ketenangan dondang bayi. Beban resiko akan kematian terus membebani punggung mereka sepanjang waktu. Mereka merasakan keheningan yang sepertinya akan membuat mereka gila jika ini terus berlanjut dalam waktu lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara, terkadang terdapat bayangan raksasa yang lewat di atas mereka dan menghalangi sinar matahari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak usah diberitahu lagi, mereka adalah Object. Karena Deep Optical menggunakan bantalan udara untuk alat pendorongnya dan tidak memiliki jangkar hiu, benda itu tidak menabrak apapun selain permukaan air, tapi getaran hebat masih terasa di seluruh tubuh mereka.  Bombardir yang terjadi di atas mereka juga menyebarkan sedikit gelombang getaran yang merambat di perairan samudra.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial!! Tuan putri memakai pengambang untuk pertempuran laut yang dipasangai jangkar hiu, beneran nih!? Dia membuat airnya bergejolak dengan dahsyat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terus berenang! Jika kita kembali, takdir kita akan sama seperti boneka plastik yang tersapu ke pipa pembuangan air!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan lainnya terus mengejar Oldnick sambil dipenuhi keputus asaan karena sekutu mereka sendiri lebih ingin membunuh mereka daripada musuh mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical tidak dapat menangkap manusia yang ada di bawah air karena dia adalah Object Generasi Kedua yang terspesialisasi untuk bertempur melawan Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku mohon padamu. Jangan menembak sembarangan ke arah sini. Jika semua air yang ada di sekitar kami tiba-tiba mendidih, kami tidak bisa lari kemana-mana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Getaran di air tidak akan menghancurkan katup oksigen atau motor aqua scooter ini, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba Deep Optical menembakan meriam utamanya sambil bergerak di atas mereka dengan kecepatan tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya laser sebenarnya tidak bisa dilihat dengan mata telanjang jika dilihat dari samping. Meskipun begitu, cahaya itu memanggang debu dan udara yang merupakan sesuatu yang tidak boleh dilihat secara langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, Quenser dan lainnya terus menundukan kepala mereka dan melihat ke dasar lautan dalam layaknya orang yang sedang mengikuti perlombaan renang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian cahaya putih terang itu tetap saja menusuk mata mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengeluarkan teriakan sia-sia saat dia merasakan rasa sakit luar biasa di matanya yang bahkan seperti menusuk tengkorak kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa membedakan atas dan bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli apakah dia melihatnya secara langsung atau tidak. Bahkan kilatan cahayanya saja sudah cukup untuk merenggut indra manusia berdarah-daging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser...Jangan lepaskan aqua scooter-mu!! Fokus pada hal itu!!” teriak Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggenggam aqua scooter dengan lebih kuat saat dia bergantung pada benda itu sementara kepalanya yang pening kembali merasakan gaya gravitasi sekali lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial. Kita hanya berjarak 100 meter. Ini jarak yang terlalu dekat bagi monster dengan teknologi laser sebanyak itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau bisa melihat, bantu aku dan lainnya. Beberapa idiot melihat langsung ke permukaan. Tabung oksigen mereka masih menempel, jadi mereka tidak akan langsung tenggelam, tapi kita harus tetap membantu mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Heivia berargumen, Quenser meraih tangan seorang wanita paruh baya yang mulai tenggelam ke dasar lautan. Dia pasti merasa kesakitan karena dia berteriak, tapi Quenser sudah mematikan saluran tertutup radionya. Mendengarkan hal itu bukanlah perkara baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum dan Deep Optical terus melanjutkan pertempuran mereka di atas permukaan laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak ingin efek samping dari pertempuran mereka menghancurkanku lebih jauh lagi. Jika saja kita bisa menjauh dari mereka, efek negatif dari senjata opitkal itu akan berkurang. Kita harus menjauhi area perairan ini secepat mungkin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan anggota grup yang lainnya berhasil keluar dari arena pertempuran sengit sambil gemetar ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, mereka masih belum naik ke permukaan. Mereka tidak ingin menganggap remeh sensor Object. Pada akhirnya, mereka harus berada cukup jauh hingga prioraritas utama Object musuh masih berfokus pada tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, lihat. Bukankah itu kapal Odlnick!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch. Dia sudah cukup dekat dengan kapal selam!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya memutuskan kalau mereka sudah berada cukup jauh dan naik ke permukaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka melepaskan kacamata dan selang oksigen dari mulut mereka, tapi hatch kapal selam itu sudah terbuka dan seorang anggota kru mengeluarkan kepalanya. Seorang pria tua berkulit putih  melompat dari kapal penumpang yang terlihat mewah, tapi meleset saat mendarat. Meskipun begitu, dia berhasil mencapai kapal selam walau sudah hampir tersapu ombak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Garis finish sudah di depan mata!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo kita selesaikan dengan sebuah hole-in-one.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi jaraknya terlalu jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapal selam itu berjarak 1500 meter jauhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke, aku tidak bisa menembaknya dengan senapanku dari jarak sejauh ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, bagaimana dengan memakai misil anti-tank!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku memang kepikiran mengenai itu. Sebuah hole-in-one memang sulit, tapi aku bisa mencoba untuk membuat albatross.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya albatross lebih susah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu, tapi orang-orang lebih kagum ketika terjadi hole-in-one.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berbicara, Heivia mengeluarkan sebuah tabung besar yang ditaruh di dalam plastik bening yang ujungnya ditutup dengan menggunakan lakban. Dia merobek dan melempar bungkusnya. Senjata itu tidak sensitif terhadap air, tapi keadaan bisa berubah jika air masuk ke sistem bidikan terkomputerisasi atau bagian yang berisi gas mudah terbakar. Setidaknya, tidaklah terlalu sulit untuk mencegahnya terkena air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia meletakan tabung pelontar misil itu di pundaknya sambil mengambang di lautan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke! Aku tidak bisa membidik secara tepat dengan semua ombak-ombak ini!! Quenser, pegangi aku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak!! Aku tidak ingin memeluk seorang pria di lautan biru ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku juga nggak mau dipeluk!! Tapi jika kardinal bermasalah itu berhasil masuk melalui hatch, kita hanya akan mendapatkan sebuah bogey bukannya albatross! Dan itu hanya akan membuat kita diceremahi lagi oleh komandan berdada besar kita! Jika kau tidak mau hal itu terjadi, cepat bantu aku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berpikir serius dan dia menyimpulkan kalau itu lebih baik daripada diinjak-injak oleh sepatu boot wanita cantik, tapi situasi ini membutuhkan sebuah pengorbanan. Karena bisa terpental oleh impuls yang dihasilkan misil saat menembak, dia menyokong Heivia dari samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini dia! Pegang dengan erat agar aku tidak mental!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cepat selesaikan!! ...Ya, Tuhan. Aku harus mencari cara untuk mengajak tuan putri pergi berenang sehingga aku bisa membayangkan kenangan indah itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan raungan udara terkompres yang mencari jalan keluar, tembakan eksplosif itu mengarah ke kapal selam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapal selam didesain untuk menahan tekanan air yang begitu besar, jadi sesuatu seperti itu tidak bisa menenggelamkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mereka membuat suatu kesalahan yaitu membuka hatch-nya untuk membiarkan Oldnick masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika anggota kru itu melihat proyektil itu melesat, dia langsung panik dan ingin menutup hatch-nya, tapi misil itu menghantam dinding yang berada tepat di bawah hatch sebelum dia sempat melakukannya. Sebuah guncangan tercipta bersamaan dengan suara ledakan yang begitu luar biasa, tapi hatch dari besi itu berhasil selamat dari ledakan. Namun, gaya dorong yang begitu besar memaksa hatch itu menutup walau setengah anggota badan kru kapal selam itu masih berada di luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia sedikit meringis ketika melihat tubuh manusia itu &amp;quot;ditelan&amp;quot; oleh sesuatu. Walaupun begitu, hati nuraninya tidak bisa membuatnya menyesali perbuatan yang telah dia lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Beruntungnya aku!! Aku kena dalam sekali tembak! Sang bangsawan Heivia yang genius, kaya, dan rupawan ini memang begitu luar biasa!! Sepertinya si bajingan Oldnick itu ikut terpental. Dia tenggelam ke dalam lautan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kapal selam itu pergi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka pasti berpikir kalau tetap berada di sana tidaklah berfaedah. ...Dasar si tua bangka itu!! Si bajingan itu masih bergerak!! Berhenti cari masalah dengan sang bangsawan Heivia yang genius, kaya, dan rupawan ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa mengharapkan sebuah albatross memang sedikit terlalu berlebihan. Kuharap setidaknya kita bisa membuat par.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oldnick melambai ke arah kapal selam dengan harapan kalau mereka akan menyelamatkannya, tapi kapal hitam itu tidak menanggapinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kardinal itu terus melambai hingga waktu yang agak lama, tapi akhirnya menyerah. Kemudian dia menggerakan tangan dan kakinya secara putus asa untuk membawa dirinya ke arah lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang apa? Apa dia cuma berenang karena putus asa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, bukankah pertambangan logam laut berharga yang dibiayai Kerajaan Legitimasi berada di sebelah utara area ini? Tambang itu menggunakan berbagai filter untuk menyedot dan meng-kondensasi wolfram yang terlarut di dalam air laut.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak bagus... tidak bagus! Tempat itu layaknya sebuah bunker!! Dan jika tempat itu terjebak dalam pertempuran, payudara besar komandan berdada besar itu akan benar-benar meletus!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, apa kau bisa menarget kakek tua itu dengan sebuah misil secara langsung?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak bisa melakukan reload di permukaan laut seperti ini.” Heivia kembali memakai kacamata dan tangki oksigennya, kemudian memegang aqua scooter-nya. “Nyawa tidak selalu bisa diambil dengan mudah. Pilihan kita hanyalah mendekatinya dan menembaknya dengan peluru biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa ini masih jauh lebih baik daripada mendapatkan Object musuh yang mengarah ke sini. Menjauhi bunker itu bukanlah perkara mudah, tapi mungkin kita masih bisa mendapatkan eagle.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 7===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menggertakan giginya di dalam ruangan perwira pribadinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para petinggi berharap bisa menangani Roybelz Oldnick dengan cara yang sama saat mereka melawan Hynea, tapi semuanya berakhir dengan hasil yang benar-benar berbeda. Dia tidak tahu bagaimana cara pria tua itu menyusun semua ini, tapi sekarang Deep Optical Korporasi Kapitalis juga ikut terlibat, masalah ini sudah berubah menjadi sebuah peperangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas semua itu, Deep Optical mempunyai sebuah senjata membutakan yang mengganggu kemampuan mereka dalam mengambil tindakan menghindar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu telah menciptakan beberapa klona dari dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu menciptakan gambar dengan menggunakan gelombang difraksi cahaya dan interferensi optik untuk mengganggu berbagai sensor penguncian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia dan lainnya yang ada di base terus mendapatkan informasi dari Object, sehingga mereka memahami tentang apa yang tuan putri lihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menghubungi departemen simulasi elektronik sambil memikirkan tindakan pencegahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tahu cara kerja senjata membutakan itu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu bisa memancarkan 70 tipe gelombang cahaya sekaligus dan bisa mengubah panjang gelombangnya dengan leluasa!! Dengan mengirim beberapa jenis panjang gelombang ke satu titik secara terus menerus, sinar cahaya normal dan gelombang difraksi cahaya akan berkumpul sehingga menghasilkan gambar yang terlihat tiga dimensi. Di saat yang bersamaan, sistem itu juga mengganggu sinar infra merah, sinar ultraviolet, dan peralatan optik lainnya yang berguna untuk melakukan penguncian, begitu juga dengan data elektromagnetik yang dipancarkan radar atau semacamnya!!” jelas operator dari departemen simulasi elektronik. “Sudut dan jarak pancaran sinar maksimum masih belum diketahui! Tapi jika jaraknya semakin jauh, difusi antar gelombang cahaya akan saling tumpang tindih satu sama lain, jadi itu seharusnya hanya bisa mencapai beberapa kilometer!!” operator itu sedikit berteriak. “Juga, sebuah gambar 3D harus mengukur sudut pandang mata kanan dan kiri, tapi sistem ini menghasilkan cukup banyak gambar untuk menipu banyak sekali lensa yang terpasang pada Baby Magnum dan diatur menggunakan sinar bias. Mematikan sebagian lensa seharusnya bisa menghilangkan gambar palsu itu. Itu bisa dilakukan untuk menentukan mana yang asli, tapi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka bisa segera mengetahui lensa mana yang aktif dari pergerakan kecil dan kembali membuat gambar untuk menyamakannya, iya ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waktu sampai itu terjadi semakin mendekat! Jika parameter gambar 3D itu terus meluas seperti ini, bahkan perasaan ‘ini tidak benar’ bisa menghilang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang ini, tuan putri masih belum tertipu. Itu mungkin karena fakta bahwa dia tidak akan pernah percaya kalau sebuah Object bisa menjadi 10 Object secara tiba-tiba. Tuan putri melihat melalui sudut pandang yang salah dan terus bertempur. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya dengan keraguan sebesar 1%, kau akan kehilangan 99% kemampuanmu untuk percaya,” komentar Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gambar palsu itu memang terlihat palsu dengan jelas di waktu pertama, tapi jika gambar palsu yang sulit dibedakan dengan yang asli tu bercampur disaat dia mulai terbiasa dengan gambar-gambar itu, kemungkinan tuan putri bisa terlena akan semakin besar!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan waktu yang dihabiskannya bersama gambar palsu itu terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa membedakan gambar mana yang palsu memang penting, tapi melihat gambar palsu itu terlalu lama juga merpuakan masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang ini, dia berhasil mengambil tindakan dengan cepat karena dia mengetahui kalau sensornya sedang diganggu, tapi jika dia tidak berhasil melakukannya tepat waktu, dia akan terkena serangan langsung....”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata membutakan itu menunjukkan efek terbesarnya pada lingkup jarak beberapa kilometer. Kalau begitu, tuan putri bisa keluar dari ancaman itu dengan mundur jauh ke belakang dan mulai melakukan bombardir dari jarak sejauh itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tidak. Tembakan dari jarak 10 kilometer pasti bisa dihindari dengan mudah. 5 kilometer adalah jarak paling ideal bagi tuan putri untuk mengalahkan Deep Optical. Juga, aku ragu Deep Optical akan membiarkannya pergi. Jika dia mencobanya, Deep Optical akan melakukan segalanya untuk mencegahnya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana jika kita menghubungkan kamera satelit dan prajurit infanteri pada Object untuk menghasilkan sudut pandang yang berbeda!?” saran si operator.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hal itu akan menghasilkan sedikit lag dan noise.Tuan putri tidak akan bisa memakainya saat pertempuran kecepatan tinggi ketika bergantung pada cara itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak punya pilihan lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan karena meriam penyerang atau armor pertahanan. Situasi genting yang terjadi di Batalion Pemeliharaan Mekanik 37 terjadi karena sebab yang sepenuhnya berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kemudian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mengernyit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical seharusnya terus maju dan menyerang, tapi dia hanya berdiam di tempat dan sekali-kali menembak. Dia jelas-jelas melewatkan banyak kesempatan. Faktanya, dia terus bergerak ke belakang untuk menjauhi tuan putri ketika mendapat kesempatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pergerakannya terlihat seperti benar-benar sia-sia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa? Kenapa dia meninggalkan keuntungannya di sini dan mulai mundur...?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang ada di belakang Deep Optical?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang ada di utara?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang tertidur di medan perang ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 8===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau dibiayai oleh Kerajaan Legitimasi, distrik Solomon sudah lama diperlakukan sebagai area kosong akibat situasi rumit yang diakibatkan rezim tirani negara militer Oseania. Dengan kata lain, area ini tidak dilindungi oleh sebuah Object yang menetap. Sebuah Object hanya diterjunkan ke area pertambangan logam lautan itu di saat terjadinya kerusuhan politik, tapi tidak ada unit yang ditempatkan di area itu untuk menjaga keamanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sanalah Roybels Oldnick mencapai garis akhir kolam renangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Area itu sendiri berbentuk seperti fasilitas perkebunan. Seluruh fasilitas itu mengapung di atas samudra. Lebih dari 80% areanya terbuat dari kerangka sebesar 10 meter persegi. Kerangka tersebut dibuat dari plastik yang telah diperkuat dan mereka mengambang di atas jejeran drum yang terikat di bawahnya. Bagian dalam kerangka itu diisi ratusan filter yang menyentuh air laut. Filter itu akan mengumpulkan wolfram yang terkandung di air laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uhuk...uhuk!! Uhuk uhuk!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oldnick berhasil tiba di salah satu kerangka yang berada di sisi paling luar fasilitas itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria yang bekerja di pertambangan itu merasa ragu kalau dia akan menolong atau melaporkannya, tapi dia bahkan tidak bisa mengeluarkan teriakan ketika Oldnick mendongkan pistol ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kalian punya helikopter di sekitar sini?” tanya pria tua itu dengan mata memicing. “Atau sebuah jet ski. Apa saja boleh. Apa kau punya alat transportasi!? Aku harus segera meninggalkan tempat ini. Jika aku tidak bisa lolos dari mereka di area kosong ini...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, suara melengking dari sebuah tembakan membuyarkan pikiran Oldnick.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah lubang peluru tercipta di salah satu drum yang membuat kerangka di dekatnya mengapung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari jarak 500 meter di tengah laut, Quenser berteriak, “Kau payah dalam hal ini, Heivia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak bisa menahan diriku atau membidik dengan benar ketika mengapung dengan semua ombak-ombak ini, bangke!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Target mereka sepertinya sudah memutuskan untuk menembak si pekerja yang bisa menghalangi jalannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengeluarkan sejumlah peledak plastik Hand Axe dari tas di punggungnya dan berteriak sekencang mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lompat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pekerja itu segera menerjunkan kepalanya ke tengah-tengah salah satu kerangka, tapi Oldnick tetap bergerak untuk menembakan peluru ke arahnya yang sudah berada di bawah lautan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menancapkan pemicu elektrik, Quenser melontarkan Hand Axe ke arah kakek itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang dikatakan Heivia, dia tidak bisa menahan posisinya ketika mengapung di air. Dia berusaha untuk melemparnya dalam lintasan jauh, tapi bahkan peledak itu tidak berhasil mencapai jarak 50 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun dia tetap menekan switch di radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara ledakan tercipta dan Oldnick tiarap ke tanah walau berada di luar area ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, maksud awalnya memang diperuntukan sebagai serangan pada mental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oldnick tidak terlihat seperti seseorang yang biasa berlarian di tengah medan pertempuran. Dia tidak mengetahui jarak jangkauan ledakan dari peledak tadi, jadi dia terlihat seperti lari dalam kepanikan ketika merasakan sedikit rasa sakit di kulitnya atau gelombang getaran menusuk telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat ke arah dua anak laki-laki itu dan terkadang menembak (walau dia tahu kalau dia tidak akan mengenai sesuatu dari jarak sejauh itu) sambil melompat dari kerangka ke kerangka. Karena tidak ada tempat perlindungan di area itu, dia merasa untuk membuat beberapa persiapan sebelum baku tembak yang sesungguhnya terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika 80% dari tempat itu terbuat dari gabungan kerangka, 20% sisanya berbentuk berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita akan berada dalam bahaya besar ketika naik ke daratan. Bahkan jika dia hanya memegang pistol, kita akan mati jika dia menarget kita saat tak ada yang melindungi kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita punya tangki oksigen dan aqua scooter ini. Ayo menyelam dan gunakan perairan ini sebagai tempat berlindung.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia bergerak secara diam-diam di bawah air. Bagian luar kerangka kotak itu terbuat dari selapis kain tipis selebar satu meter dan panjang beberapa meter. Karena kerangka-kerangka itu disusun secara grid&amp;lt;ref&amp;gt;Susunan membentuk kotak&amp;lt;/ref&amp;gt;, kain-kain yang terbentang ke bawah itu terlihat seperti tembok persegi. Mereka terbentang lurus ke bawah walau diterjang gelombang air laut, jadi mungkin mereka dipasangi pemberat di bagian bawahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Menakjubkan. Apa benda itu berkilauan seperti alumunium foil dari wolfram? Sepertinya kau bisa membuat seluruh peralatan untuk pabrik kendaraan yang tidak terlalu besar hanya dengan filter-filter itu.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Heh. Itu hampir sama mempesonya dengan wajah tampanku ini)” komentar Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Wew, aku sepertinya ingin mengambil beberapa oleh-oleh.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Oldnick berlari di sebuah jalan setapak di bagian atas kerangka dan memasuki sebuah bangunan yang terbuat dari besi, bangunan itu dibangun di atas sebuah pengambang raksasa yang biasanya digunakan sebagai lapangan terbang mengapung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Keberuntunganku dalam pertempuran langsung tidak terlalu baik.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si mantan kardinal berkesimpulan seperti itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataannya, dia tadi melawan unit militer profesional yang didukung kekukatan dunia. Mereka memiliki peralatan yang lebih baik dan amunisi yang lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga ditinggalkan oleh kapal selam tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai seorang kardinal, dia seharusnya simbol dari kesucian dan keadilan, jadi sesuatu sudah salah semenjak dia merentangkan tanggannya dalam keputus asaan ketika mencari jalan untuk melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku selalu benar. Aku selalu berada di jalan yang benar.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi dia telah berjabat tangan dengan Hyena, sebuah kelompok yang tega menyerang rombongan penduduk dan fasilitas untuk mendistribusikan pasokan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika terus membiarkan ekspansi yang dilakukan kekuatan Yunani, Gereja Kristen akan kehilangan tanah, penghasilan, pengikut, dan kebudayaannya secara satu persatu. Aku melawan untuk melindungi hal tersebut.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kabur dari Valkyrie, dia telah berteriak kepada Korporasi Kapitalis bahwa Kerajaan Legitimasi adalah antek-antek Valkyrie yang membawa pecahnya perang di perairan sebelah selatan tempat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tindakanku akan bersinar cerah dalam catatan sejarah Organisasi Iman! Semua arang akan menyanjungku dan mengumandangkan namaku! Begitulah seharsunya. Yang lainnya hanyalah omong-kosong! Ya, omong-kosong belaka! Ini tidak adil! Tidak ada yang memandang perbuatanku ini dengan benar!!”)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun begitu, Oldnick telah ditinggalkan oleh kapal selam sekutunya, dia telah menodongkan senjata pada pekerja sipil di area pertambangan tadi, dan melarikan diri melalui lautan untuk menyelamatkan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kakek tua ini melakukan segalanya untuk mengalihkan pandangannya dari kenyataan yang sangat menyedihkan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harapannya belum sepenuhnya dihancurkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia masih punya sebuah kartu as lagi. Selama dia memilikinya maka Object Korporasi Kapitalis akan selalu berada di sisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oldnick menemukan sebuah peralatan yang sepertinya digunakan untuk mengatur lalu lintas udara bagi helikopter. Dia menyetel frekuensi radio besar itu untuk menghubungi militer Korporasi Kapitalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, dia menggunakan sebuah perangkat sipil yang tidak mengenkripsi sinyal, sehingga Quenser dan Heivia bisa mengintersepnya dengan mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua anak laki-laki itu mengenali suara yang merespon panggilan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya terdengar seperti dari orang yang sudah agak tua, tapi masih tetap mengandung kedisiplinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu milik seorang komandan yang mereka temui di distrik Loyauté&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kardinal Oldnick. Jangan gunakan perangkat itu. Transmisi kita seharusnya terenkripsi dengan benar. Kami memberikanmu sebuah radio untuk menghubungi kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku bisa memakainya, kenapa aku harus menggunakan metode menyusahkan ini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia sudah berada tepat di bagian bawah area tambang itu. Sekarang mereka sedang mencari lokasi agar mereka bisa keluar dari air dengan aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Segera kirim Object itu ke sini!! Kupikir kau akan menghalangi jalan para pengejar dari Kerajaan Legitimasi! Kenapa yang satu ini bisa lolos? Juga...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau ingin tahu kenapa tambang yang kau pijak itu belum juga dihancurkan, kardinal? Tidak semua operasi berjalan sesuai rencana. Sekarang ini kami hanya bekerja untuk memenuhi kuota kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia saling bertukar pandang ketika masih berada di bawah air&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komentar itu terdengar seperti penghancuran tambang sudah merupakan bagian dari rencana mereka sejak awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengar.” Ketika terlalu cemas sampai-sampai tidak menyadari kalau dirinya yang basah kuyup itu mudah tersengat listrik, Roybelz Oldnick berteriak ke mikrofon radio dengan nada yang hampir terdengar histeris. “Jika aku mati di sini, kau tidak akan pernah mencapai tujuanmu. Ingat itu!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan kau juga harus ingat kalau hanya mengetahui teorinya tidak akan membuatmu menghasilkannya. Tanam ini di kepalamu, tidak akan pernah ada orang lain yang memberikanmu batas waktu yang lebih banyak daripada kami.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menentukan sebuah titik di permukaan, Heivia melepas bidikan senapannya dan mengeluarkan ujungnya dari air layaknya sebuah periskop untuk memeriksa apakah ada penjaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mendengarkan saluran radio, Quenser bergumam, “Platinum.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa maksudmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang pertama kali dihubungi Oldnick adalah Hyena. Mereka tadinya mau mencuri platinum buatan Oseania. Dan sekarang dia mengincar tambang yang menambang wolfram. Aku punya satu alasan yang cocok dengan kejadian ini.” Quenser terlihat ragu sebelum melanjutkan. “Aku pernah mendengar sebuah proyek tentang membuat platinum dengan menggabungkan atom-atom karbon dan wolfram secara artifisial. Proyek itu disebut dengan Harta Karun Matematika Elektron. Ini adalah sebuah teknik untuk menstabilkan jumlah elektron suatu atom yang tidak stabil dengan cara menggabungkannya dengan atom lain. Nenek pernah bilang kalau penelitian ini sudah dilakukan untuk memproduksi masal platinum, jadi aku menggali informasinya dari database militer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada dasarnya, ini adalah teknologi untuk menghasilkan platinum yang amat-sangat berharga dengan cara menggabungkan 2 tipe atom yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wolram diklasifikasikan sebagai salah satu logam langka di bumi, tapi itu masih tidak seberharga platinum.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ketika mereka terus menghasilkan platinum sintetis sebanyak yang mereka mau, mereka juga mau meningkatkan nilanya dengan cara menggunakan metode yang berbeda untuk menghasilkannya. Maksud dari penghancuran tambang wolfram ini sepertinya untuk mencegah orang lain menjiplak metode yang mereka gunakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika masih mengirimkan transmisinya dari peralatan kontrol, Oldnick mulai terdengar sedang menggertakan giginya. Nyawanya sudah mencapai pangkal tenggorokan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini semua terjadi karena uang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kakek itu sudah mengetahui seberapa besar resiko yang ditimbulkan hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun begitu, tidak ada kartu yang lebih efektif selain uang untuk menghadapi militer Korporasi Kapitalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ketika sistem untuk menghasilkan platinum dengan metode ini sudah siap, aku sekali lagi bisa berdiri di pusat panggung. Biaya yang diperlukan untuk sebuah Object adalah 5 milyar dollar, itu artinya seseorang bisa memulai perang ketika sudah mengumpulkan uang sebanyak itu. Aku akan merebut kembali tanahku dari tangan kekukatan Yunani itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau sebegitu inginnya untuk melawan balik? Kupikir para pengurus gereja sudah memberi keputusan pasti apakah metode produksi ini bertentangan dengan aturan Tuhan atau tidak.Kurasa ada kemungkinan kalau tindakan berbahaya ini merupakan salah satu cara untuk mengotori dunia yang diciptakan Tuhan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hampir semua agama percaya kalau Tuhan selain menciptakan dunia ini, Dia juga banyak terlibat dalam penciptaannya, karena itu semua material tidak akan pernah ada jika tidak diciptakan oleh Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau begitu, apakah manusia diperbolehkan untuk menciptakan sebuah material yang sebenarnya tidak ada di dunia ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu akan menjadi sesuatu yang membawa ketidak sucian pada dunia yang telah Tuhan ciptakan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang sudah menggosipkan masalah itu, tapi kewenangan sentral Organisasi Iman tidak berbicara banyak mengenai penciptaan benda seperti plastik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menciptakan air dari oksigen dan hidrogen tidaklah lebih dari sekedar mengatur kembali sebagian kecil dunia yang Tuhan ciptakan. Sentral merasa kalau itu tidaklah lebih dari perpanjangan yang dilakukan pada dunia yang Tuhan ciptakan dan dengan demikian tidak menyalahi benang takdir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi alasan tersebut tidak bisa diterapkan pada Harta Karun Matematika Elektron. Ini bukan sekedar menggabungkan atom untuk menciptakan sebuah molekul, jumlah elektron suatu atom dimanupilasi untuk menciptakan atom yang berbeda ketika dua atom yang berbeda digabungkan. Itu jauh berbeda dari sekedarng menggunakan atom untuk membentuk susunan molekul.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan itu juga bukan satu-satunya masalah yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penciptaan atom baru bukanlah barang baru. Fakta bahwa terciptanya platinum yang ada sekarang ini adalah kuncinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Walaupun material ini diciptakan dengan menggabungkan sebuah atom tungsten dengan sebuah atom karbon, hasilnya akan benar-benar sama dengan atom platinum normal. Atom buatan ini benar-benar tidak bisa dibedakan dengan yang asli. Ini bukan sekedar membawa sebuah zat artifisial ke dalam dunia yang Tuhan ciptakan, tapi zat artifisal ini bisa masuk dengan pas tanpa ada masalah. Mungkin itulah alasan kenapa gereja sangat lebih menentang hal ini daripada penciptaan zat racun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini berbeda dari sekedar menciptakan kembali lingkungan hidup untuk menciptakan berlian palsu yang tidak mengandung karbon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kasus ini melibatkan dua atom non-platinum untuk menciptakan sebuah atom platinum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan menciptakan bentuk lain dari platinum yang dipandang sebagai bentuk penistaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang dianggap sebagai penistaan adalah pengungkapan mengenai rentannya sistem alam semesta mengenai atom dan molekul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Oldnick langsung menjawabnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan spontan ini membuatnya terlihat bahwa dia hanya mau mudahnya saja daripada berbicara dengan keyakinan yang ia pegang teguh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan menguasai tanah, aset, dan orang-orang yang telah dicuri para biadap itu.Tidak ada alasan yang bisa digunakan untuk menentangku dalam hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahkan jika kau memiliki uang, masih ada banyak penghalang lagi untuk membuat sebuah Object.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak masalah jika pada akhirnya aku tidak dapat mencapai tujuanku untuk menciptakan sebuah Object. Apa kau tahu kalau alat tukar Organisasi Iman sudah diperbaiki? Untuk menyamai sistem alat tukar di pasar dunia, transaksi dengan menggunakan berlian dan platinum mulai menjadi patokan standar daripada menggunakan mata uang negara kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, tapi para pakar ekonom mengatakan kalu metode berbelit-belit itu cukup sulit untuk ditangani.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Alat tukar utama di Yunani sudah terikat pada platinum. Jika nilainya anjlok, kebudayaan mereka akan menjadi kacau balau. Keinginan terbesarku adalah mengirim Object ke sana secara personal, tapi sebetulnya tidak perlu aku yang mengisi peranan itu.” Roybelz Oldnick memberikan senyum licik. “Mereka menyebar luaskan ajaran mereka dengan metode yang sedikit keras. Itu membuat mereka banyak dibenci. Ketika momentum mereka dipelankan akibat kekacauan pada nilai platinum, akan ada orang lain yang pergi membantai mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia menghampiri fasilitas itu melalui bawah laut yang merupakan titik buta pria tua itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka kembali memeriksa titik itu dan meraih bagian pinggir pengambang raksasa, tapi kemudian suara melengking dari letusan senjata api terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian pinggir pengapung itu sedikit menonjol keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua anak laki-laki itu melepasnya dengan panik dan bersembunyi di bawah samudra sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa-apaan tadi itu!? Itu bukanlah Oldnick! Itu datang dari arah yang berbeda!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak bisa melihat jauh karena permukaan laut yang terus bergerak. Namun, mereka bisa tertembak jika menaikan kepala mereka ke permukaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru-peluru menembus permukaan laut dan mengarah ke Quenser dan Heivia ketika peluru itu membentuk sebuah tombak yang terbuat dari gelembung air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kelihatannya mereka tidak mengetahui posisi kita.” Quenser dan Heivia berenang menjauh dari titik itu sambil berpikir tentang apa yang akan dilakukan. “Apa teman-teman Oldnick sudah tiba?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Atau beberapa penjaga dari Korporasi Kapitalis telah dikirim ke sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia berenang di sekitar permukaan dan mengeluarkan bidikan senapannya dari air laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Layaknya menggunakan sebuah periskop, dia memeriksa keadaan di area sekitar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini tidak baik. Aku tidak berpikir kalau mereka itu para prajurit Korporasi Kapitalis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa maksudmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu adalah Valkyrie. Beberapa elite Organisasi Iman sedang bergelayut di kerangka-kerangka tambang itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser segera bergeser ke samping Heivia dan mengambil bidikan itu darinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memeriksanya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sangat menyakinkan, beberapa wanita yang mengenakan seragam familiar sedang berada di sana. Valkyrie tidak sedang berlarian di atas kerangka. Mereka sedang mengarahkan senapan sniper jarak pendek mereka sambil menekankan siku mereka di kerangka untuk menjaga kestabilan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya mereka sama mengertinya dengan kita kalau tidak ada tempat untuk bersembunyi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kapal selam kecil bisa terlihat sudah muncul ke permukaan dari jarak yang agak jauh dari mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengembalikan bidikan itu ke Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kenapa Valkyrie ada di sini? Sejak mereka semua sama-sama berasal dari Organisasi Iman, apa ini ada hubungannya dengan Oldnick.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika begitu, ini bisa jauh lebih buruk daripada menghadapi beberapa prajurit Korporasi Kapitalis. Tapi juga...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia bergerak dengan lebih hati-hati saat lebih banyak suara tembakan terdengar.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Kedua anak laki-laki itu berjongkok, tapi peluru-peluru itu tidak diarahkan pada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Apa mereka mengincar rekan kita yang lain?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, bukan begitu.... Mereka menembaki pengambang raksasa tempat Oldnick berlari!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu pekerjaan standar mereka. Valkyrie adalah kelompok pengirim hukuman ilahi ke seluruh penjuru dunia untuk menghabisi ‘para musuh Tuhan’ yang telah menodai aturan agama mereka. Mereka mengincar Oldnick sebagai bagian dari Organisasi Iman!!” Heivia kembali memasang bidikan itu ke senapannya dan memeriksa untuk memastikan apakah itu bekerja dengan baik. “Tapi kita tidak bisa mengganggap kalau musuhnya musuh kita adalah teman kita. Valkyrie juga mengincar target yang sama dnegan kita. kalau begini, kita tidak bisa menghindari terjadinya konflik!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sedang mengincar orang yang sama, tapi sedikit saja pergerumulan diantara kedua kubu itu bisa menciptakan kesempatan untuk kabur bagi Roybelz Oldnick. Dan jika waktu banyak terbuang, maka akan memberikan waktu bagi pasukan Korporasi Kapitalis untuk tiba dan melindunginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...” Quenser berpikir sejenak. “Heivia, berikan senapanmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Kau tidak pernah mendapat pelatihan menembak. Gimana kau bisa memakainya!? Kau pikir mereka tidak bisa mengenai kita karena cuma menggunakan sniper jarak pendek? Dengan kemampuan mereka, mereka bisa menembak kita semudah membalik telapak tangan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, bukan itu.” Quenser menggelengkan kepalanya. “Aku tahu metode yang lebih efektif daripada peluru.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia memberitahu Heivia tentang metode apa itu, Heivia langsung tidak setuju tepat seperti yang Quenser tebak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu gila. Kan aku sudah bilang, musuhnya musuh kita bukanlah teman kita! Kita mengincar target yang sama, jadi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Serahkan saja padaku.” Quenser tahu kalau itu akan membuat isinya terbuang percuma, tapi dia membuka kotak peralatan bertahan hidupnya di bawah air. “Berdasarkan keseluruhan, ini bergantung tentang &#039;&#039;bagaimana&#039;&#039; cara kau melakukannya. Jadi cepat berikan senapanmu, Heivia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 9===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu anggota Valkyrie—Sarasa Gleamshifter—mendecakan lidahnya ketika berpegangan pada kerangka tambang wolfram dan mengkomandoi sejumlah kecil bawahannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku tidak pernah mengira untuk bertemu dengan Kerajaan Legitimasi di panggung ini.) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komentar ceplas-ceplos Roybelz Oldnick memang sama ngawurnya seperti biasa, tapi dia punya firasat kalau orang itu sengaja melibatkan Kerajaan Legitimasi untuk membantunya kabur dari Valkyrie.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang tua itu sengaja mengalihkan langkah menuju checkmate dengan menyebabkan konflik antara Kerajaan Legitimasi dan Organisasi Iman sehingga dia bisa menyelesaikan pelariannya ke tempat aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, menantang langsung sebuah Object adalah tidakan bunuh diri, tapi dia secara ajaib bisa lolos karena Korporasi Kapitalis menghabisi Object itu untuk dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kita diterjunkan ke sini karena ide senonohnya yang sudah melewati batas hingga ide-ide itu menodai aturan agama kita. Tapi alasan kita tidak ada artinya bagi Kerajaan Legitimasi. Kita tidak bisa menghindari terjadinya konflik di sini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maria, Rachel.” Sarasa memberikan instruksi kepada bawahannya melalui radio. “Kita harus segera menghabisinya. Siapkan mortar 50 mm kalian. Aku akan melesetkan tembakannya. Ketika mereka tahu kalau kita memakai sniper jarak pendek, mereka akan mengira kalau kita tidak bisa mengenai mereka dari jarak sejauh ini dan menjadi lalai. Tembak mereka dengan keras ketika kepala mereka muncul ke permukaan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimengerti. Kita bisa memegang mortar-nya dengan satu tangan, jadi persiapannya tidak akan memakan banyak waktu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kita tidak segera menyelesaikan ini dan pergi dari sini, kita bisa berakhir dengan dikejar-kejar Object itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melihat Maria dan Rachel menyelam ke dasar, Sarasa kembali mengintip melalui bidikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia menyadari ada sesuatu yang aneh sedang muncul di permukaan laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah senapan rifle standar yang dirumorkan milik Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pastinya sudah mengerti kalau hanya larasnya saja yang muncul keluar, tapi senapan itu mencuat ke atas hingga ke bagian popornya yang tertempel di bagian pundak atas. Juga, sejenis kain putih diikatkan pada popornya. Dia tidak mengetahuinya, tapi kain itu berasal dari peralatan bertahan hidup. Kain itu bisa digunakan sebagai perban untuk luka, sebagai kain penahan tangan yang patah, atau menahan sendi yang bergeser agar tetap di tempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa itu dimaksudkan seperti bendera putih?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa mengernyit karena dia tidak bisa mengetahui apa yang ingin mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia melihat ke arah senapan yang mencuat ke atas dari air itu sekali lagi, dia menyadari ada sesuatu yang tertulis dengan spidol permanen di kain putih itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah beberapa digit angka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berpikir sejenak dan kemudian mengeluarkan radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa maksudnya ini? Apa kau berusaha untuk menentukan lokasiku dari sinyal?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terima kasih Tuhan karena kau punya rasa penasaran yang tinggi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia menyetel frekuensi itu, dia mendengar suara yang jelas-jelas bukan milik siapa pun di unitnya. Untuk satu hal, itu suara laki-laki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara itu sepertinya milik salah satu prajurit Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami juga menarget Roybelz Oldnick. Namun, hanya satu dari kita yang dapat membunuhnya. Masalah itu bisa menimbulkan pertempuran tidak perlu yang akan menciptakan kesempatan bagi Oldnick untuk melarikan diri. ...Apa tebakanku benar kalau kau juga merasakan hal yang sama?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya kau bukan seorang idiot.” Sarasa memberikan senyum tipis. “Aku rasa kau tidak memikirkan kalau musuhnya musuhmu adalah temanmu. Valkyrie akan mengeliminasi siapa saja yang dianggap musuh Tuhan tidak peduli siapa pun orangnya. Kita tidak punya keinginan untuk menyerahkanmu kepalanya. Aku tidak suka saat dia mengatur semua ini, tapi kita tidak bisa menghindari konflik mengenai hal ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_14.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau boleh mengambil kepalanya,” prajurit Kerajaan Legitimasi itu dengan segera menjawabnya. “Kita hanya perlu mendapatkan bukti DNA. Setelah Oldnick mati, kami akan memberi kalian sedikit watku. Kau boleh memenggal kepalanya, tapi sisakan sisanya untuk kami. Kami akan mengambil itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa berpikir sejenak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku menganggap itu sebagai ulitmatum resmi. Jika kau melakukan sedikit saja pekerjaan yang menghalangi urusan kami, kami akan mendaftarkan dirimu dan unitmu sebagai musuh Tuhan secara resmi. Tidak masalah jika itu memang disengaja. Jika sebuah peluru nyaris menggoresku ataupun bawahanku, Organisasi Iman akan mengejar kalian sampai mati.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak masalah.” Entah dia betul-betul mengerti mengenai arti membuat janji dengan Valkryie atau tidak, prajurit Kerajaan Legitimasi itu tidak terlihat gentar. “Tugas kami hanyalah untuk memastikan kalau Oldnick sudah mati. Tidak sepertimu, kami tidak punya masalah mengenai siapa yang membunuhnya. Juga, aku tidak akan jatuh ke dalam jebakan musuhku dan terlibat dalam baku tembak yang tak ada artinya di zaman medan perang bersih. Semakin sedikit mayat yang tercipta di akhir nanti, maka akan semakin baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 10===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Valyrie dari Organisasi Iman membidik ke arah pengambang raksasa dan menembakan sniper jarak pendek mereka lagi dan lagi. Mereka tidak menggunakan mode full auto, tapi ini juga bukan dimaksudkan untuk menambah keakurasian. Mereka ingin terus menembak, sekaligus ingin menekan jumlah penggunaan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa dilihat dari fakta kalau mereka tidak sepenuhnya peduli dengan akurasi, Valkyrie sedang tidak ingin mengenai target mereka yang ada di kejauhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka melakukan tembakan perlindungan untuk Quenser dan Heivia saat mereka keluar dari air dan naik ke pangapung raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka memastikan agar Oldnick tidak menembak kedua anak laki-laki selama periode berbahaya itu dengan mencegahnya keluar dari tempat persembunyiannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke!! Mereka menembak dengan cukup serius!! Apa kau yakin kalau ini tembakan perlindungan? Mereka tidak menggunakan hal ini sebagai kesempatan untuk membunuh kita, iya ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka tidak bisa menembak dengan cukup akurat dari jarak sejauh ini dengan senapan sniper jarak pendek itu. Tentu saja, hal ini tidak cukup meyakinkan walaupun mereka tidak ingin menembak kita dengan sengaja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia naik ke atas tambang raksasa mengapung itu dan menuju ke ruang kontrol sambil tetap merendah ke tanah. Quenser mengeluarkan bom yang berbentuk seperti tanah liat, menempelkannya di tengah-tengah pintu besi yang terhubung dengan fasilitas itu, dan menancapkan pemicu elektrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah saat dimana Oldnick menyadari kehadiran mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengarahkan pistolnya ke pintu itu dan menembak beberapa kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia melompat menjauh dengan panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke! Ayo menjauh dari pintu itu, Quenser!! Dengan begitu kau bisa meledakannya dengan aman!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kuharap ini akan membunuhnya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tetap merunduk di tanah, Quenser menekan switch di radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan sebuah ledakan, pintu besi itu terhempas dari engselnya dan melesat ke dalam ruangan. Itu tidak mengenai Oldnick secara langsung, tapi dampak ledakannya terlihat seperti mengenainnya. Mereka melihatnya terlempar dengan kuat ke arah peralatan komunikasi yang ada di dalam ruangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menembakan senapannya ke arah pintu masuk yang sekarang tidak ada pintunya lagi dan beberapa percikan api keluar dari beberapa peralatan di dalamnya. Tapi Oldnick bergerak dengan kaki yang lunglai dan berlari ke arah tangga yang berada jauh lebih dalam di fasilitas itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dasar bajingan keras kepala!!” teriak Heivia berlari ke arah tangga untuk mengejar Oldnick.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tembakan terdengar berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara-suara itu tidak datang dari senapan Heivia; mereka datang dari pistol Oldnick.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Heivia tiba di lantai 2, dia bersandar ke sudut lorong. Oldnick menembakan senjatanya secara periodik, sehingga Heivia tidak bisa mengeluarkan kepalanya secara sembarangan dari sudut itu. Ketika dia mengintip dari sudut itu walau tahu bahayanya, dia melihat pria itu mengobrak-abrik semua furniture yang ada di dinding lorong untuk menciptakan barikade sederhana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Merepotkan sekali.” Heivia mengangkat mikrofon radionya ke mulutnya. “Quenser. Oi, Queser!! Berikan aku pemicu elektrikmu! Lemparkan satu ke arahku sekarang!!’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa? Bagaimana dengan peledaknya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Udah cepet lempar aja!!” teriak Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melakukan perintahnya dan melempar pemicu yang berbentuk seperti pulpen itu dari bawah tangga. Heivia berjongkok untuk mengambil pemicu itu dari lantai, dan mengeluarkan peluru sisa dari pelontar misil anti tank-nya. Kemudian dia menancapkan pemicu elektrik itu ke sebuah konektor yang ada di sisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang dia bisa meledakannya dari jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mati lu njing!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mundur untuk menjauhi tembakan Oldnick, Heivia mengeluarkan tangannya saja ke lorong dan melempar peluru itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia segera menekan punggungnya ke dinding dan menggunakan jempolnya untuk membalik panel switch di radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa meledakannya kapan saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika Oldnick bisa selamat, barikade yang menghalangi keduanya pasti terhempas. Heivia bisa dengan mudah menghabisi musuhnya ketika pergerakannya melambat karena guncangan yang dihasilkan ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat sebelum Heivia menekan switch...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu! Tunggu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara pria tua itu tiba-tiba datang dari lorong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia tidak mengintip dari sudut itu. Dia lebih memilih untuk tidak tertembak diantara kedua bola mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bisa memberikan kalian informasi mengenai Object Korporasi Kapitalis!!” kata Oldnick. “Kalian bukan berasal dari Valkyrie, iya ‘kan!? Kalau begitu kalian pasti berasal dari Kerajaan Legitimasi. Kalian membutuhkan informasi mengenai Object Korporasi Kapitalis yang sedang kalian lawan, benar ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berusaha menggunakan tipu muslihat lagi, ya? Maaf, tapi target utama kami adalah dirimu, bukan Deep Optical. Kau harus belajar cara menutup mulut busukmu itu. Juga, tanpa kehadiranmu, Kerajaan Legitimasi dan Korporasi Kapitalis tidak punya alasan untuk terus bertempur.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kali ini memang mungkin. Tapi kalian akan bertemu dengannya lagi di medan perang suatu hari nanti. Bukankah lebih baik untuk mengetahui cara kerja Object Generasi Kedua itu sekarang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tch. Dia mengetahui keadaan kami. Apa dia telah mendapat informasi mengenai kami dari seseorang?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Juga, informasi itu bisa digunakan untuk untuk mengembangkan Object kalian. Benda itu menggunakan cairan prisma untuk menggabungkan sejumlah laser beam secara aman dan menggunakan deteksi getaran berteknologi laser untuk membantu meredam kejut. Informasi mengenai teknologi itu bisa dibuat eksklusif hanya untuk Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar bahwa informasi mengenai teknologi Object bisa membuat orang mendapatkan uang yang banyak sekali. Seorang yang ingin menjadi desainer seperti Quenser mungkin bisa ngiler ketika mendengarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oldnick terus berbicara saat Heivia masih tetap terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Turunkan senjatamu. Aku akan menunggu di sini hingga situasinya tenang. Aku tidak ingin menjadikan Kerajaan Legitimasi sebagai musuh. Yang aku pedulikan hanyalah cara menghancurkan Yunani. Dan jika itu berarti aku harus melawan seluruh Organisasi Iman, ini bisa menjadi keuntungan kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku paham.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bukan hanya ingin menyerahkan beberapa teknologi Object, tapi dia juga ingin menghancurkan kekuatan sentral yang ada di Organisasi Iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dipikirkan, Heivia sudah mendapat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu kau harus mati.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat sebelum Heivia menekan tombol di radionya tanpa ragu, Oldnick melompat ke samping untuk menjauh sejauh mungkin dari ledakan. Ketika dia mendarat, dia meluncur di sepanjang lantai layaknya sebuah pemain baseball yang meluncur untuk mencapai base.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara ledakan, debu berterbangan ke udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gaaahhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch. Jadi dia masih bisa berteriak!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tipe peledak dan jarak dari ledakan adalah faktor yang penting, tapi Heivia sudah melihat laporan yang mengatakan tentang kemungkinan meninggal akibat ledakan berada di sekitaran 70% tergantung keadaan targetnya, berdiri atau terbaring.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oldnick berusaha untuk mengangkat tubuhnya yang kesakitan, tapi tubuhnya tidak mau digerakan. Kakek itu hanya bernafas tersengal-sengal sambil tergeletak di tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalian...idiot. Apa kau tidak tahu keuntngan yang kau dapatkkan ketika bisa melihat salah satu dari hal itu!?” kata pria tua itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar bahwa tidak ada yang lebih baik bagi kami selain Organisasi Iman yang melemah sendiri karena perpecahan internal.” Heivia berjalan dengan hati-hati dari balik sudut dan terus mengarahkan senapannya ke pria tua itu. “Tapi kau tidak bisa membedakan medan perang dengan negara aman ketika kau mengatakan kalau kau ingin menghancurkan kekuatan Yunani. Aku tidak ingin menolong orang seperti itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Quenser sedang terdiam di sebuah ruangan yang berisi peralatan komunikasi berukuran besar di lantai pertama fasilitas itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Brengsek kau Oldnick. Aku tahu kalau kau tidak ingin mati, tapi apa tujuanmu ke sini?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mencari sebuah peta yang menggambarkan fasilitas itu untuk melihat apakah ada helipad di lantai atap bangunan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah peralatan genggam tergletak di atas papan kontrol. Bingkai plastik pinggirannya sudah ada yang retak, tapi layarnya masih menyala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apakah ini milik Oldnick?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengambilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini mungkin menyimpan informasi yang berhubungan dengannya. Jika kita tahu jangkauan kekuasannya dan apa yang dia kejar, kita bisa mendapat bayangan mengenai tindakan apa yang akan kita lakukan selanjutnya!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menemukan pranala eksternal dan kumpulan kode enkripisi, tapi sistem wifi alat itu sudah rusak, jadi dia tidak bisa mengakses informasi yang tersimpan di server eksternal. Meskikpun begitu, dia bisa menemukan sedikit file sementara yang masih tersimpan di alat itu. Quenser mengutak-atiknya sejenak dan akhirnya berhasil menemukan cara untuk membaca file sementara itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Perubahan Pada Nilai Platinum&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Cara Pengolahan Wolfram&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Harta Karun Matematika Elektron&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menemukan beberapa judul yang bercabang, tapi dia tidak bisa mengakses dokumen lengkap yang terhubung dengan judul itu. Quenser mendecakan lidahnya dan menggali lebih banyak informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Oseania&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Fasilitas Peternakan Buatan Berbentuk Dome = Buatan Aliansi Informasi&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Pemenuhan Kebutuhan Makanan&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Dalam Negeri dan Impor&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengernyit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat data mengenai kondisi pertanian Oseania. Sebelumnya dia berpikir kalau hubungan antara Korporasi Kapitalis dan Oldnick didasarkan pada Harta Karun Matematika Elektron yang bisa menciptakan platinum buatan dengan menggunakan wolfram. Dia merasa itu tidak ada hubungannya dengan pertanian dan pasokan makanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tidak, tunggu dulu...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Ketidakstabilan Lingkungan Hidup Alami di Oseania&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Ketidakmungkinan Pembuatan Peternakan Sapi Perah disebabkan Karena Ketiadaan Tempat Merumput&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;70% Pasokan Daging Diimpor dari Korporasi Kapitalis&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Efek Samping dari Fasilitas Peternakan Buatan yang Diberikan Aliansi Informasi&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menelan ludahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena ketidakstabilan antara vegetasi dan lingkungan padang pasir Oseania, tanah merumput ditiadakan. Ini artinya mereka harus bergantung pada daging impor yang kebanyakan didadatangkan dari Korporasi Kapitalis. Tapi Oseania berencana untuk menggunakan keuntungan dari pertambangan platinum yang ada di sana untuk membeli fasilitas peternakan buatan berbentuk dome dari Aliansi Informasi. Itu artinya...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kekuatan dunia tertentu tidak ingin Oseania menggunakan fasilitas peternakan buatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka ingin membuat nilai bahan mentah yang digunakan untuk mendanai fasilitas perternakan sapi perah berskala besar itu anjlok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karenanya, mereka harus menghancurkan nilai platinum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penghancuran nilai platinum dengan menggunakan Harta Karun Matematika Elektron ada karena Korporasi Kapitalis ingin mencari keuntungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fasilitas peternakan buatan Aliansi Informasi dibutuhkan untuk meningkatkan pasokan pangan yang sekarang ini sedang tidak stabil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meniadakan pilihan itu artinya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Efek Negatif dari Pembatalan Pengadaan Fasilitas&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Resiko Terjadinya Penutupan Jalur Impor&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Menipisnya Persediaan Makanan&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Diperkirakan Lebih dari Setengah Juta Penduduk akan Mengalami Kelaparan&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Kemungkinan Lebih dari 750,000 Jiwa akan Meninggal Dunia Sebelum Solusinya Dapat Ditemukan&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Para monster itu!!!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Quenser hampir saja meremukan peralatan genggam itu dengan kepalan tangannya, sebuah suara yang dipenuhi statik keluar dari peralatan komunikasi besar yang sudah separuh hancur semenjak baku tembak tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, benar.” Pembicara itu mungkin berpikir kalau dia masih berbicara dengan Oldnick. “Kardinal, masih ada satu hal terakhir yang harus kuperjelas. Ini tentang metode membuat platinum artifisial yang kau sebut dengan Harta Karun Matematika Elektron. Sejujurnya, kami tidak memperlukannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pada dasarnya, kami hanya perlu harga platinum Oseania turun drastis. Teori tentang pasar mengatakan sebuah crash yang tidak terduga bisa menyebabkan kepanikan bahkan jika tidak pernah ada dampak nyatanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sudah mengetahui apa yang ingin pria itu katakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajahnya memucat saat pria itu terus berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan begitu kita sebenarnya tidak perlu mempelajari detail metode itu darimu, kardinal. Kami ingin hal ini hanya diketahui sebatas kalau kami dan dirimu berkerja sama karena suatu hal. Jujur saja, jika kau ditangkap ole Kerajaan Legitimasi atau Organisasi Iman di sini, beberapa orang pasti memutuskan kalau kau tidak pernah berhasil memberikan kami informasi mengenai Harta Karun Matematika Elektron. Itu bisa menjadi masalah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia!!” Quenser membawa radio kecilnya ke arah mulutnya. “Pergi dari sini sekarang! Dengan terpojoknya Oldnick di sini, Korporasi Kapitalis akan—!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan demikian, bukankah lebih baik jika tetap menjaga kesalah pahaman yang menguntungkan itu untuk mengubahmu menjadi debu di sini?” lanjut pria itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak punya waktu untuk menunggu jawaban Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berlari keluar dari fasilitas itu secepat mungkin dan melompat ke laut. Air asin masuk ke mulutnya, tapi dia tidak peduli. Dia menutup matanya dengan tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekejap berikutnya, sebuah kilatan cahaya yang sangat terang tercipta. Cahaya itu terlihat seperti cahaya saat mengelas tetapi sudah dilipat gandakan berkali-kali lipat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan walau tanggannya menutupi kedua benda itu, cahaya masih menusuk matanya. Dia bahkan tidak bisa mengira dengan tenang kalau cahaya itu datang dari masif laser beam yang membakar semuanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah hal mencengangkan ini, Quenser menjadi buta untuk sesaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya yang sangat terang dan menyakitkan itu menjadi bukit kalau serangan itu datang dari senjata yang luar biasa besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah Object Generasi Kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah Deep Optical.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Uuh...!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uhuk!! Uhuk uhuk!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penglihatannya mulai kembali, tapi gambar membayang masih tetap tertinggal seperti ada kertas film yang tertempel di hadapan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mulai panik. Dia benar-benar lupa kalau ada tabung yang berada tepat di samping mulutnya yang terhubung dengan tangki oksigen di punggungnya, dia langsung menuju ke permukaan laut untuk mencari udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika wajahnya keluar di permukaan, perubahan lingkungan di sekitarnya menjadi sangat jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengambang raksasa yang berwarnya pucat itu terpoles hingga menjadi seperti sebuah cermin dari perak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua itu belumlah seberapa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sebagian bangunan fasilitas yang terbuat dari besi itu meleleh!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metal itu berbuah menjadi lelehan panas, menyebar ke seluruh pengambang raksasa, dan kemudian mendingin dan mengeras di sana. Itu membuat permukaan pengambang itu bersinar layaknya dilapisi perak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sialan...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti biasa, meriam Object punya kelas tersendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tahu kalau dia berhasil lolos dari ledakan, tapi rasa takut masih mengisi ujung kepala hingga ujung kakinya bahkan hingga ke inti tubuhnya ketika melihat efek yang ditimbulkan itu. Dia tidak bisa merasa lega walau sudah menghindarinya. Dia harus menggunakan kecerdasannya hingga batas maksimal untuk menciptakan sebuah rencana agar dia selamat, tapi dia bisa merasakan kalau pikirannya sedang berjatuhan hingga berkeping-keping secepat emosinya berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah saat lantai atas fasilitas itu jatuh ke samudra karena lantai tengahnya sudah dihancurkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gelombang air yang tiba-tiba membuat Quenser terhempas, tapi dia tidak terseret ombak berkat bantuan tangki oksigennya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia kembali lagi ke permukaan, dia melihat kepala Heivia muncul di permukaan air yang ada di dekatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sepertinya berhasil melompat dari jendela tepat sebelum laser beam itu menghantamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku hampir saja mati! Bangke, aku hampir mati!! Aku tidak bisa berpikir jernih dan tidak bisa merasakan sakit!! Tangan dan kakiku masih menempel, ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya Heivia mulai panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Quenser mendengar suara wanita yang datang dari radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu dari Valkyrie.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, kami melihat apa yang baru saja terjadi! Apa yang terjadi dengan Roybelz Oldnick!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawabannya datang dari Heivia yang sedari tadi mengejar pria itu hingga detik terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gimana aku bisa tahu!? Pria itu bertingkah layaknya tahu semua jawabannya sambil berbicara mengenai cairan prisma dan laser pendeteksi getaran, tapi dia pasti meledak bersama seluruh lantai 2!! Aku ragu kalau dagingnya masih ada yang tersisa untuk menjadi makanan seekor ikan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendengar kalau seseorang mendecakan lidahnya dan kemudian tranmisi radio itu terputus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berusaha menghubungi mereka hingga beberapa kali, tapi dia tidak menerima tanggapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa mereka melarikan diri...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ingin bergabung dengan mereka!! Komandan berdada besar memberitahu kita kalau tidak boleh ada yang terjadi pada tambangnya, dan lihat apa yang telah terjadi!! Sekarang ini sudah menjadi kartu kuning yang keberapa!? Apa kau tidak menyimpan kartu merah!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengabaikan Heivia dan bergumam pada dirinya sendiri untuk berpikir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Valkryie hanya mengincar Oldnick sedari awal. Mereka tidak punya alasan untuk tetap di sini dan membantu mereka menangani Korporasi Kapitasi ataupun Deep Optical.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Quenser dan Heivia tidak seberuntung itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical sedang bertarung dengan Baby Magnum. Jika tuan putri kalah dalam pertempuran itu, Quenser dan Heivia akan dikejar hingga ke ujung dunia jika bukan seluruh anggota batalion pemeliharaan mekanik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, mereka telah memberikan cukup alasan bagi Deep Optical untuk memfokuskan tembakannya pada mereka dengan apa yang telah mereka lakukan di distrik Loyauté.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak tahu kapan meriam utama Object akan menembak mereka dengan alasan penghancuran tambang untuk mengatur harga wolfram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti biasa, kita harus berlari menembus jantung neraka untuk selamat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, Apa lo udah gila! Kenapa selalu saja berakhir dengan Object!? Kita sudah berada dekat sekali dengan surga dari tempat ini!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengutuk keberuntungan mereka, kedua anak lak-laki itu kembali memasang kaca mata dan selang mulut yang terhubung dengan tangki oksigen mereka, dan sekali lagi menyelam ke dasar lautan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sedang menuju Object Generasi Kedua Korporasi Kapitalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak akan pernah bisa pergi hidup-hidup sampai Deep Optical dihancurkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 11===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser dan Heivia berenang di dasar lautan dengan aqua scooter mereka, bombardir dari Deep Optical terus berlanjut. Seharusnya, bombardir itu mengarah ke pertambangan wolfram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke!! Komandan berdada besar kita tidak mau berhenti mengoceh! Kita gagal untuk medapatkan tubuh Oldnick dan sekarang tambangnya diserang. Ini semakin bertambah buruk dan buruk!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku harus memilih antara menjadi makanan ikan atau ditindas oleh seorang wanita cantik, aku pasti memilih yang terakhir! Jadi ayo fokus untuk selamat dari sini, Heivia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical tidak cocok untuk pergerakan cepat, jadi stateginya berfokus pada mengambil tindakan cepat dengan laser raksasanya. Meskipun begitu, sekarang dia menyerang tambang sambil menahan Baby Magnum tuan putri hampir tanpa kesulitan sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah jelas Object mana yang sedang berada di atas angin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum belum terkena serangan langsung dari meriam utama musuh, tapi selalu nyaris saja kena. Efek samping dari laser raksasa itu mulai menimbulkan kerusakan sedikit demi sedikit. Sepertinya Deep Optical sedang berada di atas angin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aneh sekali. Mereka hanya menarget pengambang raksasa fasilitas itu namun tetap mengabaikan kerangka yang merupakan bagian penyusun utama tambang itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka hanya ingin membuat tambang itu tidak bisa digunakan. Setelah itu, mereka bisa mengambil filter bersama dengan wolfram-nya untuk mereka sendiri. Benar-benar cara berpikir Korporasi Kapitalis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepotong keberuntungan yang mereka dapat itu adalah sebuah strategi bagi kelompoknya untuk mengejar Oldnick sambil membantu mengevakuasi para pekerja sipil dengan menggunakan kapal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun begitu, mereka tidak bisa terlalu bersantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun hasilnya, hanya ada satu nasib yang menanti kita jika tuan putri kalah. Sisa unit yang lain mungkin bisa selamat, tapi kita telah memberikan mereka cukup banyak alasan untuk memburu kita sampai mati.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja Quenser mengacu pada kejadian yang telah terjadi di distrik Loyauté.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia berkata dengan kesal, “Aku tahu kalau kita harus melakukannya, tapi bagaimana cara kita melawan monster itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia terspesialisasi untuk pertempuran laut, jadi dia menggunakan sebuah alat bantalan udara sebagai penggerak. Persenjataannya terfokuskan pada laser beam. Itu memberikan kita beberapa acuan dasar.” Quenser membiarkan dirinya mengapung ditempat karena dibantu oleh gaya apung yang dihasilkan program pengontrol sirkulasi udara yang berada di pakaian selamnya. “Bantalan udara membuat kapal itu mengambang dengan menggunakan kekuatan udara, jadi situasi antara pengambang dan permukaan laut bisa sangat mempengaruhi keseimbangannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu, dia menjaga kestabilannya dengan menjaga tekanan udara diantara dua permukaan datar yang cukup besar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan kehilangan keseimbangannya ketika benda itu dihancurkan,” kata Quenser. “Untungnya, lautan ini berbeda dengan tanah keras. Itu memberikan kita kesempatan. Kita harus membuat cekungkan besar di permukaan air yang berada di bawah Deep Optical. Jika kita melakukannya, dia akan goyah dan tenggelam. ...Beberapa tahun lalu, sebuah Object Generasi Kedua yang terspesialisasi dalam pertempuran laut ditenggelamkan oleh sebuah ombak dahsyat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kita tidak bisa menciptakan sebuah ombak dahsyat begitu saja,” kata Heivia tidak setuju. “Ombak dahsyat itu cukup besar untuk menenggelamkan kapal tangker dan terjadi secara tidak menentu. Kondisi yang menyebabkan mereka terjadi masih belum diketahui. Benar kalau ombak itu layaknya grim reaper bagi kapal-kapal di lautan, tapi bagaimana cara kita menciptakan ombak itu ketika kita tidak mengetahui apa yang menyebabkannya terjadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu hanya sebuah perumpamaan. Juga, Deep Optical memiliki pemancar di setiap sisinya yang berguna untuk meledakan udara dan membenarkan posisinya seperti sebuah boneka pasir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi ‘acuan dasar’ apa yang kau punya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lase beam berdaya kuat itu. Meriam utamanya secara tidak langsung menolong kita saat di distrik Loyauté. Benda itu mengumpulkan energi dari 8 laser beam dan menembakannya secara bersamaan. Jika ada sesuatu yang salah dengan alat pengatur energinya, dia bisa meledakan dirinya sendiri hingga berkeping-keping.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa, apa kau mau memanjat meriam utamanya?” Heivia mengangkat bahunya dari air laut. “Bahkan jika dia termasuk Object yang lambat, benda itu masih bergerak pada kecepatan melebihi 200 km/j. Jika kita berusaha untuk menaikinya, dia bisa memutuskan lengan kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisakah kita mengacaukannya dari kejauhan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak mungkin membuat sebuah tembakan hole-in-one dari sebuah misil anti-tank ke dalam lubang laras meriam utamanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana kalu kita mengacaukan programnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika itu memang mungkin, departemen simulasi elektronik akan memiliki setumpuk medali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia punya banyak sekali pendapat negatif, tapi dia bagus dalam mengamati situasi secara rasional (cuma berguna untuk menyelamatkan dirinya sendiri). Quenser punya banyak sekali pendapat positif, tapi tidak bagus dalam menimbang resikonya ketika dia melihat kesempatan untuk menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sangat berterima kasih pada karakteristik dari teman seperjuangannya. Sifat kalian tidak seubahnya bisa kalian ganti bahkan jika kalian tahu kalau itu mengandung unsur negatif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tiba-tiba menghentikan proses berpikirnya dan berbicara lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu kita hanya bisa bergantung pada satu hal terakhir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya untuk memastikan, Oldnick menyebutkan tentang cairan prisma dan laser pendeteksi getaran sebelum dia mati, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, dia membuatnya terdengar seperti cairan prisma digunakan untuk menggabungkan kedelapan laser dan laser pendeteksi getaran digunakan sebagai sebuah pencegahan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Jadi begitu.” Quenser berpikir sejenak. “Kalau begitu, kita mungkin masih memiliki kesempatan. Kita harus memikirkan cara agar rencana itu berhasil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ada yang bisa kau lakukan setelah semua ini!?” Mata Heivia terbuka lebar. “Bahkan jika kau memanjat tubuh utama Object berbentuk bulat itu, pilot Elite tidak akan membuka palka yang menghubungkan kokpitnya begitu saja. Serta senjata kecil dan peledak yang kita punya tidak akan merusak meriam utamanya!! Monster itu didesain secara spesial untuk mencegah hal itu terjadi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena dia berfokus pada laser, sepertinya Deep Optical tidak bisa meninggikan pertahannya hingga level yang dibutuhkan pada pertempuran sungguhan hanya dengan menggunakan armor tebal. Sebuah laser beam sendiri sudah cukup rumit, tapi mereka menggabungkan 8 rangkaian itu. Meriam utamanya dipenuhi dengan bagian-bagian yang sangat rumit. Itu seperti membangun piramid dari kartu hingga semakin tinggi dan tinggi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi apa!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita bisa memanfaatkannya.” Sambil berada di bawah air, Quenser mengeluarkan alat genggamnya. “Kita sudah mendengar begitu banyak informasi mengenai Deep Optical sebelum menuju zona base perawatannya di distrik Loyauté. Kita bisa menggunakan sebagian data yang ada itu di sini. Tapi untuk menggunakannya, kita harus naik ke Deep Optical terlebih dahulu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat berbicara, Quenser menyodorkan tangannya ke arah Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berikan pisaumu, Heivia. Pisau masak kecil yang ada di kotak peralatan bertahan hidupku tidak bisa digunakan untuk memotong benda ini. Aku butuh pisau tempur besarmu yang tajam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang akan kau lakukan dengan sebuah pisau!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mencari sesuatu yang bisa digunakan sebagai tali. Sepertinya filter wolfram itu bisa digunakan. Panjang mereka belasan meter dan cukup kuat untuk menahan berat kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau serius? Kau beneran berpikir untuk memanjat Object yang bergerak di lautan dengan kecepatan sekitar 200 km/j, pake tali? Kau hanya akan terlihat lebih bodoh daripada orang yang terjungkal saat berselancar!! Dan bahkan jika kau berhasil melakukannya, Deep Optical bisa melemparmu begitu saja ketika membuat belokan tajam!! Ini bukan lingkungan yang kondusif untuk melakukan panjat tebing!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak pernah bilang kalau akan melakukannya.” Setelah memeriksa informasi yang dia butuhkan, Quenser menaruh lagi peralatan genggamnya dan sebagai gantinya dia mengeluarkan radio. “Kita bisa menggunakan elevator.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 12===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Baby Magnum bergerak dengan kecepaan tinggi, Deep Optical bergerak dengan kecepatan yang lebih lambat, menangkis dengan berbagai meriamnya, dan mengulur waktu dengan berbagai senjata yang bisa membutakan. Sementara itu, balas-membalas peluru dengan jumlah yang begitu banyak terus berlanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kemudian terjadi perubahan pada pergerakan Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedari tadi ketujuh meriam utamanya menggunakan mode meriam plasma berstabilitas rendah, tapi salah satu meriamnya berputar layaknya revolber untuk berganti ke mode coilgun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah-tengah begitu banyaknya tembakan meriam plasma berstabilitas rendah, sebuah peluru metal raksasa dari coilgun ditembakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru itu tidak menarget Deep Optical. Jika iya, peluru itu hanya akan dimentahkan oleh laser penangkis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri menarget permukaan air yang berada di bawah Deep Optical. Sebuah cekungkan selebar belasan meter tercipta dan sebuah cipatran air yang lebih cocok dibilang sebagai ledakan air daripada ombak mewarnai udara putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical mengambang di udara dengan menggunakan bantalan udara, tapi itu masih bisa dipengaruhi oleh kondisi permukaan laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah peluru-peluru metal ditembakan lagi dan lagi, Deep Optical hampir saja terbalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia berhasil membenarkan posisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menembakan begitu banyak laser dari sisi tubuhnya agar udara yang berada di bawah sisi tubuh bulatnya yang mau jatuh mengembang dengan cepat. Ini akan mendorongnya naik. Momentum ini digunakan untuk mendorong kapal itu hingga seperti semula dari kemiringan yang hampir mendekati 80 derajat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa pendapat Deep Optical mengenai serangan itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah Baby Magnum ingin mengurangi kecepatan menghindar Deep Optical dengan menghancurkan pijakannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah Baby Magnum berusaha untuk merusak peralatan kompleks yang berada di dalam Deep Optical dengan mengguncangkan seluruh Object?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbagai macam pendapat pasti sudah terlintas di benak pilotnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi semua itu salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang sudah diinstruksikan pada tuan putri melalui radio adalah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 13===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia sedang berdiri di dekat puncak tubuh bulat Deep Optical. Kain filter dikalungkan di salah satu meriam yang terbilang kecil hingga membentuk huruf U. Kain itu menopang berat mereka sebagai ganti dari tali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke!! Permukaannya sangat licin hingga aku terus meleset! Jika kita jatuh dari ketinggian ini, bahkan laut bisa menjadi berbahaya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau seharusnya berterima kasih karena masih ada air laut yang bisa membuat kita terpeleset di sekitar sini! Jika sisa panas dari tembakan laser masih berada di sini, kita akan menjadi manusia obor!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua tidak bisa memanjat sisi samping tubuh bulatnya dengan begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak punya cukup waktu untuk melakukannya dan bahkan jika mereka sempat, sensor magnetik beserta sensor-sensor lainnya akan mendeteksi keberadaan mereka dan mereka akan langsung disingkirkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karenanya mereka mengambil jalan pintas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak percaya kalau kau kepikirakan untuk langsung mengkalungkan filter ini di sebuah meriam yang ada di sekitar bagian puncak saat Deep Optical miring. Seperti biasa, idemu itu menggunakan nyawa kita sebagai taruhannya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi berkatnya, kita bisa memanfaatkan daya balik Deep Optical untuk menarik kita ke atas secara langsung.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan tuan putri telah membuat Deep Optical miring 80 derajat. Dengan kata lain, benda itu nyaris saja tejatuh ke permukaan laut secara horizontal. Jarak antara permukaan laut dan bagian atas tubuh utamanya hanya berkisar 20 meter. Dengan beban yang ada di ujung filter, mereka berhasil melemparnya sejauh itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun itu, kita harus segera menuju meriam utamanya! Ketika Deep Optical masih membenarkan diri hingga seperti semula, dia akan berfokus pada taktik menghindar dan mengganggu serta tidak menggunakan meriam utamanya selama beberapa menit. Tapi ketika pemindaian otomatisnya selesai, dia akan memulai pertempuran baru. Jika itu terjadi saat kita masih berada di sini, radiasi panasnya akan memanggang kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebenarnya apa yang harus kita lakukan!? Meriam utamanya dilindungi oleh armor tebal. Senapan dan peledak kita tidak akan bisa merusaknya!!” teriak Heivia sambil bergerak di belakang Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tiba di bagian pondasi meriam utama yang ada di sudut kanan atas Object. Dia mengeluarkan beberapa peledak plastik Hand Axe dari tas punggungnya, mencuilnya sedikit, dan menempelkannya ke pondasi itu. Setelah selesai, dia menancapkan pemicu elektrik ke dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menepuk dahinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu sama sekali tidak cukup untuk menembus armor Object!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau juga bantu dong, Heivia!!” teriak balik Quenser saat dia melemparkan sebongkah peledak ke arah Heivia. “Kita tidak punya banyak waktu!! Kita harus memasang 20 peledak lagi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke. Ini tidak akan berguna!!” umpat Heivia sambil bergerak di samping di Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil terus bekerja, Quenser berkata, “Buat peledaknya berukuran kecil. Jangan terlalu besar, nanti bisa percuma.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Bukankah seharusnya kita membuatnya sebesar mungkin agar bisa memberikan kerusakan pada armornya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak berusaha untuk menghancurkannya melalui permukaan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mendengar suara dentingan metalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam utama Deep Optical mulai melakukan sedikit pengaturan untuk membidik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waktu habis, Quenser!! Jika kita tidak segera pergi dari sini, panasnya akan membunuh kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cuma 7 lagi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita akan terpanggang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“3...2...Okay, selesai!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berdiri dan segera berlari menuruni sisi tubuh utama berbentuk bulat. Dengan kata lain, dia berlari ke lereng curam yang mengarah ke laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia tidak lagi terlihat keren.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau pasti bercanda! Apa kau tidak punya cara melarikan diri yang lebih jantan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cepat!! Jika meriam utama itu menembak, kita akan lebih gosong daripada masakan istri yang baru saja menikah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melihat Quenser lari kocar-kacir, Heivia mengikutinya sambil sedikit meneteskan air mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemiringan sisi tubuh utama berbentuk bulat itu bertambah curam dan salah satu kaki Heivia tersandung kakinya yang lain. Walau hampir terpeleset, dia berhasil melakukan langkah terakhir dan melompat ke laut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melompat dari ketinggian lebih dari 30 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasa sangat ringan untuk beberapa detik, tapi rasa eneg langsung terasa di perutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia langsung menghantam permukaan laut. Heivia merasakan syok yang lebih kuat daripada saat berlari sekencang mungkin ke arah papan triplek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hampir saja pingsan di lautan, tapi kilatan cahaya putih terang yang menusuk matanya membuatnya kembali tersadar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical telah menembakan meriam utamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uhuk!! Uhuk uhuk!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, kau masih punya tangki oksigenmu, ‘kan!? Jangan panik dan pakai itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mendengarkan saran Quenser dari radio, tapi dia tidak dapat membalasnya. Tangan Quenser terjulur dari samping dan memasangkan masker oksigen ke mulut Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Heivia kembali mendapat oksigen dan tenang, dia melingkarkan jarinya di sekitar leher Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mati kau! Inilah kenapa aku tidak pernah setuju dengan rencana burukmu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hentikan, Heivia!! Apa kau sangat panik sampai-sampai ingin berpegangan pada pria!? Pekerjaan kita masih belum selesai! Jika kita tidak berbuat apa-apa, Deep Optical akan mengalahkan tuan putri!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi apa yang bisa kita lakukan dengan peledak-peledak kecil itu?” kata Heivia sambil melepaskan cengkramannya dari leher Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengeluarkan radionya dan berkata, “Apa kau ingat seluruh informasi yang telah kita kumpulkan dari Object itu distrik Loyauté? Deep Optical adalah kumpulan teknologi laser dengan kekuatan tempur yang tidak bisa dibayangkan, tapi itu artinya bagian dalam benda itu juga merupakan kumpulan peralatan yang sangat rentan. Mereka harus memperhitungkan getaran dari luar dan bahkan gaya G yang ditimbulkan dari gerakan berkecepatan tinggi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya membuat armornya tebal tidak akan cukup untuk melindungi peralatan rentan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggerakan jempolnya berulang-ulang, dan setiap kali dia menggerakannya terdengar suara ledakan yang merambat melalui air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri yang berada di dalam Baby Magnum mendengar semua transmisi radio yang dilakukan kedua anak laki-laki itu dan bisa melihat ledakan yang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia mungkin tahu jumlah pasti peledak yang harus digunakan secara lebih baik daripada dua orang idiot yang memasang peledak itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ledakan selevel itu tidak akan bisa menggores armor Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktanya, itu bahkan tidak cukup untuk meledakan tank standar milikmu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa yang mereka inginkan? Kuharap ini belum semuanya. Jika iya, aku hanya membuang-buang waktuku dengan membantu kalian!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia mendengar Quenser melanjutkan penjelesannya dari radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itulah kenapa benda itu dipasangi alat untuk meredam kejut secara elektrik. Mereka membuat jarak yang cukup besar diantara armor dan semua guncangan yang terjadi di lapisan luar akan terdeteksi oleh pendeteksi getaran. Kemudian mereka bisa mengimbangi getaran yang merambat melalui armor itu dan membantali lapisan dalam armor. Dengan menghentikan semua getaran yang melewati ambang batas yang diperbolehkan, mereka bisa melindungi peralatan rentan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu artinya armor mereka lebih menyulitkan daripada sekedar dinding tebal, ‘kan? Itu cuma mengartikan kalau ledakan tadi hanya bisa menimbulkan kerusakan yang lebih sedikit!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak sepenuhnya,” Quenser segera menjawab sambil terus menimbulkan ledakan yang sepertinya percuma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri mengerutkan kening saat menggerakan Baby Magnum secara zig-zag.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia masih bisa belum mengetahui apa yang ingin Quenser lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Laser pendeteksi getaran digunakan untuk mendeteksi getaran yang datang dari luar, tapi sebaiknya kau jangan terlalu banyak menggerakannya jika ingin meningkatkan keakurasian. Dengan kata lain, jika kau menyetelnya untuk bereaksi pada setiap getaran kecil yang terjadi, hal itu bisa menimbulkan resiko terlambatnya respon terhadap getaran besar yang harus ditangani. Untuk menjaga akurasinya tetap tinggi, getaran terkecil yang tidak punya efek negatif terhadap peralatan yang sangat rentan akan diabaikan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena panas tinggi yang tercipta ketika lasernya lewat bisa beresiko mengganggu cairannya, sepertinya benda itu baik menggunakan coolant reaksi cepat ataupun cairan prisma itu sendiri terbagi kedalam beberapa cartirdges. Tapi bagaimana jika getaran itu datang dari arah yang tidak pernah dibayangkan sang desainer?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ledakan itu hanya menimbulkan sedikit getaran pada armor. Dengan terus memompakan getaran-getaran kecil seperti itu secara terus menerus, kita bisa menggeser posisi peralatan yang sangat rentan itu sedikit demi sedikit. Itu mungkin tidak akan mencapai 100 milimeter.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa bagusnya dengan sesuatu yang hanya dipedulikan oleh seorang pengrajin?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cukup banyak. Si cairan prisma mengumpulkan energi optik yang dibutuhkan meriam utama. Cahayanya dibelokan dengan cara mengatur kekeruhan cairan yang berada di dalam kontainer secara elektrokimia. Dengan mengirimkan getaran ke dalamnya secara terus menerus, kekeruhan cairan yang diatur itu akan menjadi  tidak bisa diubah. Dan itu artinya...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap getaran yang tercipta akan sampai ke prismanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan hasilnya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak lama kemudian, meriam utama Deep Optical diselimuti kilatan cahaya terang yang sangat putih dan kemudian menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itu, energi dari 8 laser karbon dioksida yang berada di dalam meriam utama Deep Optical terkumpul di pondasi meriam utama raksasa itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laser dipancarkan dengan mengekspos elektron yang tidak stabil ke cahaya. Semakin kuat cahayanya, semakin kuat pula laser yang dipancarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, meriam utama Deep Optical adalah senjata laser beam yang menciptakan daya masif dengan memompakan energi optikal setingkat 8 meriam utama laser beam yang biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cermin biasa tidak akan bisa mengumpulkan seluruh energi dari kedelapan benda itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu membutuhkan alat yang disebut dengan cairan prisma; sebuah cairan spesial didalam sebuah kontainer transparan yang kekeruhannya diubah secara elektrokima sehingga bisa membelokan cahaya layaknya cairan gula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cairan prisma itu bisa membelokan cahayanya dengan bebas dengan mengubah tingkat kekeruhan cairan, tapi tanda adanya perbedaan kekeruhan cairan di dalam kontainer transparan itu, benda itu tidak akan berfungsi dengan benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang akan terjadi jika sekumpulan getaran mengenai kontainer transparan berisi cairan yang kekeruhannnya diatur secara manual itu secara terus menerus? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawabannya simpel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guncangan yang terjadi pada isi kontainer itu bisa mengubah kekeruhan cairan yang seharusnya berada dalam keadaan berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tanpa adanya perbedaan kekeruhan, cahayanya tidak lagi bisa dibelokan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seharusnya cahayanya dibelokan ketika menembus cairan prisma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan ini membuat meriam utama Deep Optical hancur dari dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya ledakan tetap mensusuk bola mata Quenser dan Heivia walau mereka menutup kelopak mata mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggeram kesakitan, tapi dia menghembuskan nafas lega disaat yang bersamaan. Rencananya berhasil. Meriam utama Deep Optical sudah diledakan, dan energi ledakan itu sendiri sudah menciptakan kerusakan serius pada Object. Bahkan walau seluruh Object itu tidak sepenuhnya hancur, tanpa meriam utama benda itu bukanlah tandingan tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa...?” gumam Heivia dalam kebingungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical miring ke samping. Energi dari ledakan tadi mendorongnya ke samping dan mulai tenggelam. Bukan hanya meriam utamanya saja yang dihancurkan dari dalam, tapi seluruh benda itu meleleh dan armor tubuh utamanya terkelupas hingga bagian dalamnya hampir terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu tidak mungkin dapat melanjutkan pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktanya, sangat mungkin jika benda itu sudah sangat rusak untuk menggunakan laser dan membenarkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi Deep Optical tidak pernah berusaha untuk kembali seperti semula dari keadaannya yang miring.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu hanya berputar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
...Hampir seperti berubah ke mode lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa—...!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_15.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siluetnya berubah. Dua bagian yang berada di belekang tubuh utamanya terbuka dan merentang layaknya sayap. Benda itu masih mengambang di atas permukaan air, tapi tidak lagi menggunakan bantalan udara; benda itu tidak menggunakan apapun selain kekuatan laser. Laser dipantulkan antara permukaan laut dan bagian bawah benda itu untuk mengembangkan udara. Bagian yang tadinya berfungsi sebagai “kaki” terbuka dan lensa dari senjata laser bisa terlihat di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika menatap sambil melongo, Heivia berteriak, “Itu berubah!! Apaan tuh!? Apakah reaktor dan kokpitnya dipasang seperti giroskop!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka pikir akhirnya sudah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka pikir mereka bisa kembali ke zona base dan melanjutkan liburan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa artinya kita hanya membuat Deep Opitcal menjadi serius!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keadaan mereka akhirnya berbalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object Generasi Kedua Korporasi Kapitalis mulai menyerang balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 14===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Quenser dan Heivia melawan sebuah Object, biasanya meraka tidak dianggap sebagai ancaman nyata oleh musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Object mengambil tindakan untuk membunuh mereka sedari awal dan mereka tetap menjadi target prioritas, tidak akan pernah ada prajurit berdarah-daging yang berkesempatan untuk menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak akan pernah bisa lari atau kabur bahkan jika mereka berusaha. Tidak ada satu pun tempat untuk berlindung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau Deep Optical telah lolos dari semua masalah dengan berubah, dia tidak suka untuk mengabaikan manusia yang telah menghancurkan meriam utama orisinilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke. Ini dia. Monster itu mengarah ke sini, Quenser!!” teriak Heivia, mengabaikan fakta kalau mereka tidak punya harapan untuk melakukan apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu meriam utama laser beam barunya mengarah ke mereka. Tanpa ragu, sebuah beam oranye dari cahaya terbang lurus ke arah Quenser dan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum itu terjadi, Baby Magnum tuan putri memposisikan dirinya diantara mereka dan beam itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser!!” teriak tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisakah kau mengkhwatirkanku juga!?” protes Heivia, tapi sekarang bukan waktunya untuk itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh impresi yang diberikan Deep Optical sudah berbuah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menciptakan suara ledakan yang sangat besar, dia bergeser ke depan dan belakang sambil menembakan laser beam demi laser beam ke arah Baby Magnu. Kecepatannya sudah jauh berubah. Sebelumnya, Deep Optical tidak bisa bergerak melebih 200 km/j, tapi sekarang dia menari di sekitar Baby Magnum dengan kecepatan 4 sampai 5 kalinya. Dia bisa menangani Baby Magnum yang sudah terbukti bisa menangani Object Generasi Kedua-mu sebelumnya dengan sangat mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_16.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke!! Apa yang terjadi!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sayap berbentuk C yang berada di bagian belakang Deep Optical berguna untuk memantulkan laser. Deep Optical menggunakan sayap itu untuk meledakan udara dan menambah akslerasi kecepatan. Ini memberikannya akslserasi  yang tidak pernah bisa kau dapat dari booster roket!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kupikir dia tidak mau melakukan gerakan tiba-tiba karena peralatan rentan yang ada di dalam laser!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia pasti ingin mengatasi situasi ini bahkan jika dia harus menghancurkan sistem utamanya! Meriam-meriam utama itu sepertinya laser berkedudukan tetap yang menggunakan YAG. Itu adalah senjata optikal yang paling pertama dikembangkan dan punya desain yang paling simpel.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Laser berkedudukan tetap punya output tinggi tetapi tidak bisa ditembakan dalam waktu lama, iya ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, seperti yang bisa kau liat, laser itu tidak cukup panas, sehingga armor tuan putri bisa menahan beberapa tembakan. Ketika laser sebelumnya memanganggang debu dan uap air di udara, dia menghasilkan beam yang sangat putih, tapi sekarang warnanya berubah menjadi oranye.” Quenser menganalisa situasinya dengan tenang. “Sepertinya, dia menembakannya berulang-ulang seperti machinegun untuk memaksimalkan waktu tembakannya yang pendek. Dia menembak ke titik yang sama berulang-ulang, itu mungkin bisa menembus armor. Meskipun begitu, armor itu bisa bertahan untuk sementara waktu jika tuan putri memastikan kalau itu mengenai bagian yang disekrup.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi lama kelamaan tuan putri juga akan dihabisi!! Dan saat perisai kita menghilang, kita tamat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berpikir sejenak dan kemudian mengeluarkan beberapa peledak plastik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tuan puri, kau bisa menahan Deep Optical untuk berapa lama?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak cukup banyak hingga bisa disebut dengan sebutan keren seperti ‘mengulur waktu’.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berikan kami 10 menit,” kata Quenser sambil menghelas nafas lega karena tuan putri cukup tenang hingga sempat bercanda. “Itu sudah cukup.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 15===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang pertama kali menyadari keganjilan yang terjadi adalah Froleytia Capistrano ketika dia memonitori Baby Magnum beserta seluruh medan pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa disalahkan karena menjadi bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah ledakan tiba-tiba terjadi diantara kerangka yang merupakan penyusun utama tambang. Dan ledakan itu terus menyebar. Mengarah vertikal. Beberapa kerangka diledakan hingga berkeping-keping dan tercipta pilar dari air yang merentang sejauh beberapa meter ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ada sesuatu yang mudah meledak di tempat itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ti-tidak ada! Sebagian besar tambang itu dipenuhi dengan filter yang berguna untuk mengumpulkan wolfram dari air laut. Turbin gas digunakan untuk merentangkan filternya, tapi tambang itu menggunakan mesin yang sama sekali berbeda. Biasanya mesin itu tidak selalu terpasang padanya. Seharusnya tidak ada bahan yang mudah meledak di tempat itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Froleytia menerima laporan itu dari departemen simulasi elektronik, ledakan kedua dan ketiga terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ledakan dari dalam laut...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Walau Kerajaan Legitimasi membiayainya, itu merupakan fasilitas penting publik yang berada di area kosong. Aku tidak penah mendengar kabar mengenai ranjau laut yang dipasang di perairan di sekitar tempat itu. Kami sedang melakukan pencairan satelit untuk menentukan apakah itu dari UUV musuh atau robot ikan!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia merasakan firasat buruk mengenai apa itu, jadi dia membuka beberapa jendela baru di laptopnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku butuh laporan mengenai persenjataan resmi Kerajaan Legitimasi...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membuka sebuah diagram yang mengembarkan hasil tes dari beberapa peledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diagram itu memuat data mengenai daya jangkau ledakan, serpihan, panas, dan efek lain ketika diledakan dalam ingkungan tertentu, bentuk tertentu, dan dibawah kondisi tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Bagaimana bentuk ledakan ketika peledak plastik Hand Axe diledakan dari dalam air?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia mencari dengan kata kunci itu, data numerik yang sangat detail dan sebuah diagram sederhana dari persebaran ledakannya tertampil di layar. Sepertinya diagram itu akan langsung berubah jika dia memasukan jumlah peledak dan kedalaman air tempat dia diledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Froletria melihatnya, dia langsung merasa pusing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bentuknya sama persis dengan pilar air yang baru saja dia lihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Anak-anak nakal itu... Kenapa mereka dengan bodohnya meledakan tambang yang seharusnya mereka lindungi!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 16===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Quenser meledakan peledak plastik dari jarak aman, dia berbicara pada Heivia yang sedang melihat melalui bidikan senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seberapa tinggi mereka!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang pertama 27.1. Yang kedua 30.5! Itu cukup nyaris, ‘kan!? Bagaimana keadaan di sana!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cukup bagus. Sekarang tinggal bergantung pada tuan putri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser. Sekarang komandan berdada besar kita terus saja berteriak-teriak di radio. Apa yang harus kita katakan padanya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau masih terhubung di saluran? Aku sudah memutusnya sejak tadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terkadang aku sangat mengagumi keberanianmu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berbicara, kedua anak laki-laki itu bergerak ke langkah selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan di saat itu, Deep Optical terus berusaha menyerang Quenser dan Heivia, dan Baby Magnum menerima serangannya untuk bertindak sebagai perisai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri menggunakan bakat luar biasanya (yang diberikan secara artifisial) untuk membuat lasernya tidak mengenai tempat yang sama secara terus menerus, tapi seluruh tubuh utama bulatnya mulai menyala oranye.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak punya banyak waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, kau menyelam dan lepaskan pemberat di bagian bawah filter! Aku akan memotong filternya dengan pisau!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch. Aku tidak akan terkena penyakit dekompresi, ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika pemberat filtrnya sudah dilepas, kain itu mengambang di dekat permukaan air. Quenser sudah memotong belasan kain, jadi mereka langsung merentangkannya di perairan sekitar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menghubungi tuan putri melalui radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sudah menyebarkan berapa filter penuh wolfram. Jangan lewat di atasnya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana caramu menghancurkan Deep Optical dengan filter-filter itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah sudah jelas? Permukaan mengkilap filternya akan memantulkan laser.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Deep Optical dilengkapi dengan berbagai sensor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu pasti menyadari filter yang tersebar di sekitar permukaan laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu membuat gerakan ke depan dan belakang dengan cepat untuk menghindari filter-filter itu. Dan dia melakukannya dengan alat pendorongnya yang meledakan udara dengan menggunakan laser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri terkejut dan berkata, “Tidak bagus. Mereka menyadarinya!! Kalian tidak bisa merusak lser yang membuat Deep Optical mengambang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukan itu yang aku maksud,” kata Quenser sambil menyentuh switch di radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Switch itu mengirimkan sinyal detonasi ke pemicu elektrik di peledak plastik Hand Axe yang terpasang di filter-filter itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku mengincar sayap raksasa yang digunakannya untuk bermanuver tajam!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia berteriak, beberapa peledak plastik diledakan secara terus menerus. Bukannya menyebar ke segala arah, ledakan di bawah air itu menciptakan pilar dari air yang merentang ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan pilar-pilar itu membawa kepingan-kepingan filter yang hancur lebur bersamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa kepingan itu berhasil mencapai bagian tengah sayap berbentuk C yang berada di bagian belakang tubuh utama Deep Optical. Di saat yang bersamaan, laser yang sangat kuat dipantulkan disekitar sayap dan menyebabkan udara mengembang secara mendadak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wolfram yang diterbangkan ke tengah-tengah benda itu memantulkan lasernya ke arah yang salah dan menyebabkan error hebat dalam membuat sudut pembelokan Object. Dan di saat itulah Deep Optical membuat sedikit belokan untuk menghindari filter yang dikiranya ranjau laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melakukan belokan cepat itu, dia kehilangan keseimbangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh Object itu terlalu miring ke samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, dia menggunakan pantulan laser untuk meledakan udara dan membalikan diri, tapi dia tidak lagi bisa melakukannya ketika sudah berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya ada satu takdir yang menunggu senjata raksasa itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu akan tenggelam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu tidak lagi bisa membenarkan diri ataupun berputar 180 derajat untuk berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil membuat percikan air ke udara seperti seseorang yang terjatuh ketika berselancar, Deep Optical berusaha untuk membalikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kemudian sebuah serangan terakhir menghabisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan itu berasal dari meriam plasma berstabilitas rendah yang dipasang pada Object Generasi Pertama Kerajaan Legitimasi, Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan benda itu meledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kilatan cahaya yang sangat terang, sebuah guncangan hebat menyebar ke seluruh permukaan laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak jelas apakah itu terjadi akibat Deep Optical terpelanting ke permukaan air atau akibat ledakan hebat yang terjadi setelahnya, tapi sebuah ombak raksasa timbul dan menyapu seluruh area. Ombak itu tidak hanya mempengaruhi permukaan air. Quenser dan Heivia sudah menyelema ke dalam lautan, tapi mereka masih terlempar layaknya sebuah es yang digoyangkan di dalam gelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uhuk!! Uhuk uhuk!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser punya pasokan udara yang stabil dari tangki oksigennya, tapi tidak bisa membedakan atas atau bawah secara tiba-tiba membuatnya sangat bingung dan merasa lupa cara bernafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa sudah selesai?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita masih belum menerima sinyal bendera putih dari Korporasi Kapitalis. Sepertinya mereka masih berusaha melawan,” jawab tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tenggelamkan sekoci mereka atau semacamnya. Mereka akan berubah pikiran ketika sudah melihat kalau hanya batu nisan di atas air yang akan menunggu mereka jika tidak menyerah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan komentar itu, Quenser menuju ke permukaan laut yang cerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak punya satupun alasan untuk tetap berada di dasar kegelapan lebih lama lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{ Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 2|next= HEAVY OBJECT:Volume 4 Penutup }}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Prolog&amp;diff=518895</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 4 Prolog</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Prolog&amp;diff=518895"/>
		<updated>2017-05-14T03:08:34Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Prolog==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini terjadi setiap beberapa tahun atau beberapa puluh tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasti kalian sudah mendengar cerita rakyat setempat yang diceritakan lagi dan lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berbicara tentang pendapat bahwa sumber daya yang ada di Bumi ini akan segera habis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sampai saat ini, itu belum terjadi. Faktanya jika itu terjadi, peradaban manusia akan hancur. Pertanyaan yang tersisa adalah kenapa itu bisa terjadi. Apakah manusia akan terus membagi semuanya sampai kotak penyimpanannya habis dan mereka akan kelaparan bersama-sama? Atau perang akan timbul sampai manusia itu sendiri yang menghancurkan peradabannya bahkan sebelum sumber daya itu benar-benar habis?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi kenapa?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendapat mengenai sumber daya yang akan habis sudah cukup sering diutarakan. Dan itu cukup terbukti. Sampai saat ini Bumi masih memproduksi sumber dayanya secara perlahan, tapi tingkat konsumsinya jauh lebih tinggi. Kita tidak bisa menghindari fakta tentang sumber daya yang “nantinya” dan “pasti” akan habis, tapi untuk beberapa alasan hal itu belum terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat perang dilaksanakan dengan menggunakan Object yang sangat besar, sumber daya itu belum juga habis. Aku yakin kalian tahu seberapa banyak sumber daya yang ada dan seberapa banyak sumber daya yang dikonsumsi. Sumber daya itu kelihatannya tidak akan pernah habis dan sudah jelas bahwa planet yang kita sebut bumi ini mempunyai kapasitas yang terbatas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi biarkan aku bertanya sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenapa?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah pernyataan masuk akal yang terus berdatangan ini tidak sesuai dengan realita? Atau kita yang selalu dapat menemukan tambang sumber daya baru dengan mudah ketika sumber daya yang ada kelihatannya akan habis?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang ingin kuketahui adalah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa pendapat kalian?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume 4 Illustrasi|next= HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 1}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Pedoman_nama_Heavy_Object&amp;diff=516622</id>
		<title>Pedoman nama Heavy Object</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Pedoman_nama_Heavy_Object&amp;diff=516622"/>
		<updated>2017-04-04T04:42:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Created page with &amp;quot;Penamaan *Catatan dari Chepot; Penamaan di sini menggunakan bacaaan Katakana（片仮名）seperti versi English-nya. :クウエンサー=バーボタージュ...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Penamaan&lt;br /&gt;
*Catatan dari [[User:Chepot|Chepot]]; Penamaan di sini menggunakan bacaaan Katakana（片仮名）seperti versi English-nya.&lt;br /&gt;
:クウエンサー=バーボタージュ (Quenser Barbotage)&lt;br /&gt;
:ヘイヴィア=ウィンチェル (Heivia Winchell)&lt;br /&gt;
:フローレイティア= カピストラーノ (Froleytia Capistrano)&lt;br /&gt;
:ミリンダ=ブランティーニ (Milinda Brantini)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(id)_Daftar_Update&amp;diff=516107</id>
		<title>Heavy Object (id) Daftar Update</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(id)_Daftar_Update&amp;diff=516107"/>
		<updated>2017-03-28T04:09:14Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;*Volume 4&lt;br /&gt;
::28 Maret 2017, Bab 2; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::17 Maret 2017, Bab 1; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
*Volume 3&lt;br /&gt;
::01 Maret 2017, Bab 3; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::11 Februari 2017, Bab 2; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::07 Januari 2017, Bab 1; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*Volume 2&lt;br /&gt;
::27 Desember 2016, Bab 3; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::24 Juni 2016, Bab 2; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::29 Agustus 2015, Bab 1; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*Volume 1&lt;br /&gt;
::29 Agustus 2015, Bab 3; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::27 April 2015, Bab 2; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::1 Januari 2015, Bab 1; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*Pembuatan laman Heavy Object Indonesia&lt;br /&gt;
::11 November 2014&lt;br /&gt;
{{Heavy Object (Indonesia) Nav}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Bab_2&amp;diff=516106</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 2</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Bab_2&amp;diff=516106"/>
		<updated>2017-03-28T04:04:39Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Created page with &amp;quot;==Bab 2 - Natal di Pantai Pasir Putih &amp;gt;&amp;gt; Cutinya Garnisun Perang (?) di Distrik Oseania==  ===Bagian 1===  Kawasan Oseania.  Dengan runtuhnya keditaktoran yang memegang tirani...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 2 - Natal di Pantai Pasir Putih &amp;gt;&amp;gt; Cutinya Garnisun Perang (?) di Distrik Oseania==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kawasan Oseania.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan runtuhnya keditaktoran yang memegang tirani di tanah itu, restorasi yang dipimpin koalisi telah dipercepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvoy Batalion Pemeliharaan Mekanik 37 Kerajaan Legitmasi yang terdiri dari 100 kendaraan besar sedang singgah di sana dan sebuah “kota” mengelilingi lokasi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak bisa membiarkan semuanya tercerai berai seperti ini,” kata Froleytia Capistrano ketika bau yang sangat manis keluar dari kiseru sempitnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang berbicara dengan wanita tua yang mengepalai perawatan Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, tapi tempat palik baik bagi toko adalah area dimana uang bisa bepindah tangan dengan cepat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita sengaja menjaga jarak dari kawasan penduduk untuk menjaga para warga sipil itu jauh dari bahaya, tapi kita tidak bisa menghentikan mereka membuka toko dengan mendirikan tenda atau membawa RV&amp;lt;ref&amp;gt;Recreational Vehicle.&amp;lt;/ref&amp;gt;. Seseorang bisa menyelinap untuk mendekati base dan menembakan peluru ke arahnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahkan jika kita menggerakan konvoy ini, mereka hanya tinggal mengikuti kita. Itulah alasan mereka menggunakan toko yang bisa dibongkar-pasang dengan mudah. Jika mereka menghasilkan uang, mereka akan senang. Dan ini akan mencegah teori-teori konspirasi mengenai kerahasiaan teknologi Object. Coba anggap ini sebagai sarana hiburan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia dan wanita tua sedang duduk di atas tikar yang digelar di atas tanah berpasir yang masih berada di dalam kawasan base dengan payung yang menancap ke tanah di samping mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sebuah pemandangan yang begitu mengerikan dari keringat dan air mata yang bercucuran bisa dilihat dari jarak 3 meter yang begitu kontras dengan semangat liburan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, satu set alat penyaring air akan datang dalam 15 bok. Ketika kau sudah memastikan kedatangan mereka, catat di database dan bawa mereka semua ke ruang penyimpanan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Si...ap...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, boks itu penuh dengan botol sampanye. Kau bisa menggunakan troli jika mau, tapi aku akan membunuhmu jika mereka terguncang. Juga, pastikan kau tidak meninggalkan pintu ruang pendingin dalam keadaan terbuka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Hah...Hah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Queeeeennnnsssseeerrrr, yang itu pedang Jepangku dan yang itu armor dan penutup kepala Jepangku. Yang satu itu satu set boneka Jepangku dan yang itu furisode Jepangku. Hati-hati saat membawanya. Kita masih bagian dari pasukan koalisi. Aku harus mencari penawaran terbaik saat keadaan pasar masih belum stabil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser Barbotage tergeletak di tengah-tengah tanah berpasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku-Aku tidak. Aku tidak kuat lagi. Aku telah diperbudak selama tiga hari... Kupikir ini saatnya kita dibebas tugaskan. Kita akhirnya bisa kembali, jadi apa yang terjadi dengan pakaian renangnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Apakah baru saja Quenser, anak yang mengabaikan beberapa peraturan perang untuk pergi melawan Object Generasi Kedua Korporasi Kapitalis, berkata sesuatu kepadaku, wanita yang harus menulis laporan demi laporan mengenai kerusakan Deep Optical dan terus tersenyum sambil bercanda ketika para petinggi tua bangka itu hampir melewati batas pelecehan seksual untuk membuatmu tidak dihukum?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gyahhh!! Aku akan melakukan apapun! Aku akan melakukan semua yang kau perintahkan sampai akhir hayatku, komandan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengangkat wajahnya yang tertutupi pasir dan berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kelihatannya dia malah menikmatinya,” gumam si wanita tua, tapi sepertinya tidak ada yang mendengarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser membersihkan pasir di tubuhnya, dia bertanya, “Ng-ngomong-ngomong, dimana Heivia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Membersihkan kamar mandi, membersihkan pipa kamar mandi, membersihkan tabung mesin cuci, dan membersihkan ruang mesin kendaraan konyov. Dan itu semua berlaku di seluruh base yang terdiri dari 100+ kendaraan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ka-kau bercanda! Hanya bersih-bersih!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser hanya bisa memanjatkan do’a kepada Heivia yang telah dikirim ke neraka lain saat dirinya masih harus menghadapi nerakanya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia tidak mengindahkannya dan berkata, “Saat kau sudah selesai...Oh, aku tahu. Lemari kayu paulownia yang aku beri kemarin sebentar lagi tiba base. Pekerja yang mengantarnya tidak diperbolehkan masuk ke dalam base, jadi bawa segera lemari itu ke ruanganku setelah diperiksa di gerbang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ingin sebuah powered suit untuk hal ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setelah itu...Oh, ya. Ini masalah penting lainnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan mati. Aku benar-benar akan mati!! Tunggu, sekarang aku mengerti. Bos terakhir kali ini adalah komandan berdada besarku sendiri!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa, seburuk itukah?” Froleytia menghembuskan beberapa asap dengan santai. “Tuan putri ingin berenang di Great Barrier Reef, jadi dia butuh beberapa pengawal. Tapi jika kau lebih memilih berada di sekitar konvoy dan menghirup bau oli dan gas buang, silahkan saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Biarkan aku pergi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Heivia akhirnya dilepaskan dari dasar neraka. Saat ini dia sedang bersantai di luar zona base.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke banget. Semua orang tahu bahwa aku sedang dipermainkan oleh si oppai titan itu, jadi mereka semua malah menambah-nambahkan perintah mengerikan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sebuah kedai kopi yang terbuat dari RV, Heivia sedang meneguk ice coffee yang sepertinya bukan minuman yang pantas diminum seorang bangsawan. Pukulan ganda dari matahari yang memanggangnya dari atas dan pantulan sinar matahari di pasir yang diinjaknya, dia tidak mungkin memesan minuman panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kota” yang dibangun di sekitar zona base saat itu sedikit berbeda dari kota di negara aman atau kota di Oseania.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak satu pun bangunan permanen yang bisa dilihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object dan zona perawatannya bisa dibongkar atau dipindahkan dengan cepat agar sesuai dengan kondisi militer, dan “kota” yang dibuat itu sepertinya tidak akan membiarkan kesempatan menghasilkan uang terlewat. Jadi semuanya bisa dibongkar-pasang dalam setengah jam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Heivia meneguk ice coffee yang sudah tidak ada esnya lagi, dia mendengar sebuah suara nyaring perempuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Selamat datang, penikmat internet!! Selamat datang di konser live Oseania—Class A!! Oh ho ho ho ho!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menoleh dan melihat sebuah proyektor 3D di sebuah toko yang menampilkan konser idol Aliansi Informasi yang sudah diselenggarakan selama beberapa hari terakhir. Acara itu bisa ditonton gratis setelah event, tapi apa itu benar-benar bisa menarik pengunjung?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Yah, kelihatannya yang menonton hanyalah si pria penjaga toko.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar 3D itu tidak ditampilkan melalui layar. Malahan, gambar itu langsung muncul diantara ruang kosong. Sepertinya Quenser akan sangat senang ketika menjelaskan cara kerjanya, tapi Heivia tidak tahu cara kerjanya. Dia rasa itu berhubungan dengan memancarkan gelombang cahaya dari beberapa arah untuk menampilkan gambar dan diatur dengan meningkatkan atau mengurangi amplitudo gelombang cahayanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar itu tertampil 3D hanya ketika dilihat dari depan. Ketika dilihat dari samping, gambar yang terlihat di sisi kanan mata dan di sisi kiri mata tidak sinkorn sehingga memusingkan mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gelombang spektrum digunakan untuk memisahkan gambarnya. Ini model terbaru,” jelas penjaga toko yang pastinya sangat bosan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sepertinya lebih membanggakan proyektornya daripada sang idol yang sedang menyanyikan sebuah lagu popular dengan penuh semangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa pelajar yang terlalu membanggakan mesin mereka tidaklah cukup?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pikiran seperti itu, Heivia mengubah topiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau menyukai seorang idol?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pastinya lebih baik dari Elite lainnya. Sepertinya idol Aliansi Informasi lebih ramah daripada para pahlawan patriot dan pemain seharga jutaan dolar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Idol yang sedang menari di gambar 3D memiliki postur tinggi, rambut bergelombang, dan payudara berukuran G-cup, Heivia menyimpulkan bahwa gerakannya itu dibuat untuk membuat payudaranya bergoyang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, si pemilik toko diam-diam menambahkan satu komentar terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Dan yang satu ini punya payudara besar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi itu alasannya!! Yah, aku juga tidak bisa menyangkal kalau aku berharap tuan putri kami mau melakukan hal seperti ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Heivia berbicara, tulisan dan pola di special suit idol G-cup yang sedang menari itu berganti dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada bahan biasa yang bisa melakukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah skor musik yang tertulis di pita muncul di udara dan melingkari tubuh montok idol G-cup itu untuk mensinkorn dengan nyanyiannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Class A benar-benar menarik,” kata si pemilik toko. “A untuk ‘augemented reality’&amp;lt;ref&amp;gt; gampangnya virtualisasi 3D&amp;lt;/ref&amp;gt;. Sepertinya, idol sungguhan akan menari dengan celana ketat yang seluruhnya berwarna biru atau hijau, tapi ini terlihat jauh lebih baik. Dan lagi, Class V yang sepenuhnya khayalan itu sudah satu langkah lebih maju.’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku lebih suka N untuk nyata. Semua celana dalam Class A itu sudah diatur agar bisa dilihat, iya ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau memang bilang begitu, tapi pandanganmu tidak pernah lepas dari pahanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_09.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maaf, tapi aku lebih suka oppai,” kata Heivia dengan ekspresi sangat serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta bahwa tulisan dan pola di pakaian idol itu bisa dimanipulasi dengan bebas berarti bahwa figur idol itu juga bisa dimanipulasi, tapi imaginasi Heivia tidak sampai sejauh itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia kembali membawa iced coffee murahan itu ke mulutnya saat pandangan matanya terus terfokus pada dada gambar 3D itu, tapi kemudian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ara, itu Heivia. Jika itu bukan Heivia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bff!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia hampir saja menyemburkan iced coffee itu karena dia mengenal gadis yang memanggil namanya. Dia adalah anak dari keluarga Vanderbilt sekaligus tunangannya Heivia. Namun, dia hanya berstatus tunangan tidak resmi karena beberapa hal. Biasanya, dia tidak pernah melihat bagian luar mansion yang merupakan tempat tinggalnya di ibu kota Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mulai gemetar ketika melihat gadis yang memakai gaun yang dipenuhi perhiasan yang sama sekali tidak cocok dengan atmosfer pasar yang aneh dan campur aduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ka-kau...? Kenapa kau ada di sini...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kau begitu heran? Rezim militer Oseania sudah dihancurkan dan invasi yang dilakukan koalisi sudah selesai. Sekarang negara ini sudah aman. Jadi warga sipil bisa datang ke sini sesukanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Resolusi mengenai negara militer di sini mulai menyebabkan keributan diantara anggota koalisi untuk menentukan siapa yang paling berkuasa di sini, jadi situasi di sini jauh lebih tegang dari biasanya.)” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bilang apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, dimana pengawalmu? Jangan bilang kau datang ke sini sendirian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Keluargaku terus mengeluhkan tindakanku, jadi aku memberikan mereka istirahat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu hanya memperburuk keadaan! Sekarang aku tidak bisa kembali ke pekerjaan militer karena mengobrol denganmu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, tapi bukankah kita bisa mengobrol mesra seperti ini karena aku menyelinap dari mereka? Iya ‘kan, Heivia...atau bisa kubilang, Romeo?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, ‘Juliet’. Kurasa pengawalmu akan mulai mencariku dan kemudian menembakiku saat melihat kita sedang berduaan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, sayang. Kau tidak terlalu bersemangat saat bisa bertemu dengan tunanganmu.” Gadis itu sedikit mengerutkan keningnya. “Aku sangat berharap tidak ada wanita jahat yang sudah merasukimu saat aku tidak berada di sisimu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja tidak!! Faktanya, setiap kali ada kesempatan bagus yang datang, seorang pria tak berguna yang terus bersamaku selalu saja mendapatkannya!!” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau mengakui bahwa ‘kesempatan bagus’ itu memang terjadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Heivia menyelam ke sisi seperti dua orang penyelam yang sangat serasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak perempuan dari keluarga Vanderbilt memberikan sebuah senyuman lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, aku bukanlah wanita yang kolot. Kau juga seorang pria bangsawan. Kau boleh memiliki simpanan. Sebagai simbol status tentunya.” Setelah berhenti sejenak, suara gadis itu menjadi sangat dingin. “Namun, jika kau menempatkan yang lainnya di atasku bahkan sebentar saja...kau tahu apa yang akan terjadi, iya ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Y-y-ya, aku sangat memahaminya. Kau tidak perlu menjelaskannya. Sungguh, tidak perlu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan menggunakan koleksi yang ada di menara☆”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi yang ada di sana hanyalah cambuk, kuda kayu, dan semacamnya yang biasa digunakan para kolega tiranimu!! Keluargamu bilang mereka menyimpannya hanya untuk memastikan dirimu tidak melupakan masa lalu yang pernah menghancurkan keluargamu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merasakan intimidasi yang berbeda dari yang diberikan komandan berdada besarnya membuatnya merasakan hawa dingin yang menjalar di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tunangannya memang imut, tapi sayangnya dia punya sikap tsundere dan yandere yang bercampur di dalam dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri sedang berenang di lautan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri dengan pakaian renang polos namun menggemaskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak ketika Froleytia menyuruhnya bergabung dengan unit pengawal Elite, motivasi di dalam diri Quenser memasuki mode yang aneh. Itu mirip seperti mesin bensin yang diisi bahan bakar roket. Dia tidak tidur selama tiga hari, tapi pengukur rasa kantuknya hanya berputar-putar dan dia sama sekali tidak merasa ngantuk dan merasa sedikit tidak tenang. Dengan keberuntungan yang akan segera didapatnya, dia secara tidak sadar ingin menyimpan setiap hal yang dia lihat ke dalam otaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Quenser, kau juga menjadi pengawalku?” tanya tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kelihatannya begitu,  Ny. pakaian renang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo ayo ayo! Pantai pantai pantai! Kau tahu apa yang kuharapkan darimu, iya ‘kan,  Ny. Pakaian renang!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendorong tuan putri dari belakang dengan penuh semangat untuk membuatnya segera menaiki kursi belakang kendaraan 4WD militer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau pantainya berada cukup dekat dengan base, itu masih diluar jangkauan pertahanan. Kendaraan 4WD mereka berada di tengah dan dua kendaraan lagi ditempatkan di depan dan di belakang mereka. Juga, sebuah kendaraan lapis baja melindungi mereka dari kedua sisi. Ini yang biasa disebut dengan formasi sabre.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Formasi itu hanya bisa digunakan di padang pasir, tidak seperti dia area padat penduduk, lebar jalan yang tersedia bisa diabaikan. Walau itu bisa menahan serangan mendadak dari sebuah misil anti-tank, formasi itu tidak ada apa-apanya dihadapan sebuah Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau ingin pergi ke Great Barrier Reef? Batu karang terbesar di dunia, benar ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak peduli dimana. Aku hanya ingin berenang selain di kamar mandi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri mencubit special suit yang menempel di tubuhnya dan menarik-menarik suit itu saat berbicara. Suit itu seharusnya memiliki sirkulasi udara yang sangat baik, tapi sepertinya dia merasakan ada sesuatu yang tidak nyaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvoy kecil itu sampai di pantai tanpa menerima serangan apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pantai itu ditutupi pasir putih lembut yang benar-benar berbeda dari warna bumi di padang pasir. Hanya melihat lautan berwarna biru dan hijau yang bercampur adalah pemandangan luar biasa dan  ikan-ikan tropis warna-warni di bawah permukannya juga termasuk pemandangan surga dunia yang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Quenser mengabaikan itu semua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Okay, Ny. Pakaian renang!! Sekarang waktunya untuk menujukan bentuk terhebatmu!! Jika kau ingin memakai yang standar, itu pasti sepotong pakaian renang polos nan menggemaskan. Tapi jika kau ingin melihat dari sisi yang tak terduga, itu pasti bikini! Atau pakaian renang buatan khusus yang seksi!! Jadi apa jawabnmu, tuan putri!? Berikan jawabanmu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mungkin ada di sana untuk melindungi tuan putri, tapi nada suara Quenser dan level peralatan yang dibawanya jauh lebih rendah dibandingkan pengawal lainnya. Surga telah mendengar do’a-do’a-nya dan dia sudah diberkati untuk mengawasi gadis mungil dengan pakaian renang, jadi dia tidak ingin berfokus pada hal lain. Jika pada detik itu juga ada Object yang menyerang, dia sepertinya akan mengabaikannya begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, tuan putri benar-benar tidak memahami ekspetasi Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh!! Tapi ini bukan pantai yang dijaga dengan benar! Tidak ada motel di sekitar sini, jadi tidak ada tempat aman untuk berganti pakaian! Kurasa kau harus bersembunyi di belakang kendaraan 4WD sambil memerah karena malu saat kau menggunakannya sebagai ruang ganti pakaian! Apa ini? Pakaian ranang saja sudah menjadi berkat yang cukup, tapi sepertinya hidangannya sudah disiapkan sebelum itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kegembiraan terus menerus Quenser sebenranya sedikit dipengaruhi oleh pakaian biasa tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Special suit itu benar-benar ketat, jadi itu tidak terlalu buruk. Namun, pertahanannya terlalu ketat dan dia tidak pernah punya kesempatan untuk melihat kulit lembutnya. Dan itu memang seragamnya, jadi dia memakainya terus menerus. Pertahanan ultra-ketat itu membuat Quenser tidak bisa melihat apa-apa bahkan walau sekelebat celana dalamnya. Dengan pikiran “Nak, bukankah sekarang waktunya untuk mengambil langkah selanjutnya?”, otak Quenser sudah sedikit menjadi gila pada kesempatan untuk melihatnya dalam pakaian renang dengan berbagai kemungkinan. Namun, dia bertindak bahwa semuanya temasuk kategori “Mau gimana lagi”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Okay, Ny. Pakaian renang!! Jawabanmu!! Sekarang waktunya untuk mendengar jawabanmu!! Aku siap. Sekarang, aku akan menerima apapun. Apapun selain perban tidak masalah. Jadi apa jawabanmu, Ny. Pakaian renang!? Tolong berikan jawabanmu!!” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pakaian renang itu apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
...........................................................................................................................................................................................................&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langsung seketika, bukan hanya Quenser yang terdiam di tempat. Diam-diam para pengawal yang menyebar di sekitar area itu untuk melakukan tugas mereka dengan serius juga melakukan hal yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu permulaan yang buuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pikiran seperti itu, Quenser dengan panik berusaha menjaga situasi dengan berpindah ke jalur lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tu-tuan putri...? Kau seharusnya tidak menjawab pertanyaan dengan pertanyaan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak membawa apapun itu pakaian renang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar jawaban itu, mata Quenser terbuka lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terus berusaha untuk mengarah pada kulit yang terekspos walau harus memaksanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau akan telanjang!? Boleh, boleh. Aku pastinya tidak menyangka jawabanmu akan sejauh itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan berenang seperti ini. Special suit Elite dibuat untuk bertahan di berbagai macam lingkungan, jadi aku bisa berenang dengan pakaian ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Akhhnn!!!” Karena acara komedi Jepang yang sering dia tonton di ruangan perwira Froleytia, teriakan Quenser memiliki nada yang aneh. “Kau, um...tidak boleh melakukannya!! Special suit ini memang luar biasa. Aku tidak menyangkalnya! Tapi walau benda ini memang luar biasa...di sini bukan tempatnya! Ini tempat untuk pemandangan yang berbeda dari biasanya!! Sama halnya ketika kami marah ketika saat ini ada Object yang tiba-tiba datang, kau tidak boleh memilih special suit itu di sini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, jangan miringkan kepala kecilmu seperti itu!! Tunggu, ini belum terlambat! Jika kita menuju pasar yang ada di sekitar base, kita bisa menemukan semua jenis pakaian renang menggemaskan, pakaian renang seksi, dan bahkan pakaian rengan yang lebih seksi!! Ayo, tuan putri. Aku tidak masalah dengan permulaan saat kau memerah karena malu ketika memilih pakaian renang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi secepat tangan Quenser meraih tangan tuan putri dan mulai berlari, seluruh unit pengawal mengarahkan senjata mereka padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka benar-benar ingin mengikuti jadwal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kurasa tidak masalah jika setidaknya kita bisa mencari pakaian renang sekolah di sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pengawal itu setuju dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, nyonya, apa kau dari Organisasi Iman? Jika kau punya beberapa larangan diet, segera beritahu saya,” kata seorang pemilik restoran tipe masakan yang bisa ditemukan di seluruh di Oseania akhir-akhir ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tenda dari kain anti-air membentuk sebuah atap yang dibawahnya terdapat sebuah plat logam besar, beberapa kursi, dan sebuah alat pendingin yang dipenuhi berbagai jenis seafood. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu pelanggannya menunjukan senyum tipis yang benar-benar tidak berhasil menjadi senyum sopan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah Sarasa Gleamshifter dari Valkyrie.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, doktrin kami tidak memiliki larangan seperti itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami bisa menelan gurita dan cumi-cumi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Walau kami lebih terbiasa dengan daging beruang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahawannya, Rachel dan Maria memberikan opini mereka. Opini Maria menjadi tidak mengenakan ketika menonton gambar 3D idol Elite Aliansi Informasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemilik restoran itu tersenyum dan berkata, “Kalau begitu aku tidak perlu menahan diri. Sejak kalian sudah berada di belahan bumi selatan, kalian harus membuat beberapa kesan dengan memilih sesuatu yang tidak biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami akan membayar dengan metode Organisasi Iman. Apakah boleh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebentar, Organisasi Iman lebih memilih menggunakan logam mulia daripada uang kertas, benar ‘kan? Nilai tukar mata uang asing yang didasarkan pada harga platinum dan berlian akan menjadi  lebih stabil, aku percaya itu. Aku akan memanggil juru taksir yang membuat transaksi ini menjadi lebih lama, tapi aku bisa mengatasinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, kami akan menggunakan uang kertas Organisasi Iman,” jawab Sarasa. “Sayangnya, kita tidak bisa terus bergantung pada platinum.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa berhenti untuk mengumpulkan keberanian sebelum memberikan komentar terakhir, tapi pemilik restoran itu terlihat tidak menyadarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, harga yang ditetapkan juru taksir bisa dibantah dengan mudah. Uang kartal yang bisa diterima seluruh dunia memang yang terbaik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria menyiapkan beberapa ikan kecil warna-warni yang belum pernah dilihat Sarasa dan kemudian meletakannya di atas plat logam panas. Sarasa tidak tahu apa yang akan dilakukan pria itu pada ikan-ikan itu, tapi dia tidak mengeluarkan isi perutnya. Dia menaruhnya di sebuah mangkuk kecil yang dipenuhi rempah-rempah dan mengaduknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memasak di atas plat logam seperti itu termasuk hiburan tersendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pemilik restoran itu memasak ikan tropis dengan cara unik sebagai bentuk dari hiburan, dia memberikan senyum masam dan berkata, “Aku bisa menghidangkan lebih banyak jenis makanan jika saja aku punya daging, tapi harga daging terlalu mahal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Coba pikir, keseimbangan alam di Oseania belum juga dikembalikan,” komentar Rachel saat matanya terpikat pada makanan yang menari-nari di atas plat logam. “Kediktatoran memaksakan penghijauan hutan besar-besaran sementara para penduduk lokal menentangnya untuk menjaga kealamian padang pasir. Karena lingkungan di beberapa area diubah terus menerus secara radikal, koalisi harus mengontrol kualitas tanahnya secara hati-hati. Ada banyak larangan mengenai penggemburan tanah untuh mencegah kacaunya keseimbangan antara vegetasi dan lingkungan padang pasir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Terima kasih karenanya sehingga sebesar apapun negaranya, kita harus bergantung pada impor. Tapi belakang ingin pertambangan platinum sudah berkembang pesat. Rumor mengatakan Aliansi Informasi sedang membawa fasilitas penunjang kehidupan berbentuk kubah dan pabrik makanan hewan berbentuk kontainer. Jika mereka dapat melakukannya, mereka tidak akan mempunyai masalah walau seluruh areanya padang pasir. Penduduk lokal tidak akan menyukai makanan impor, tapi itu tidak akan menjadi maslah selama makanan itu terisolasi di dalam kontainer. Jika semuanya berjalan dengan baik, generator sel surya bisa digunakan untuk menciptakan pertenakan raksasa steril di tengah-tengah padang pasir. Dan masalah kelaparan bisa diselesaikan dengan cepat.” Setelah menjelaskan itu dengan senang, pemilik restoran tiba-tiba menyadari sesuatu dan menambahkan satu komentar lagi. “Oh, apakah orang-orang dari Organisasi Iman menentang teknologi yang menghasilkan sumber makanan buatan? Kau tahu, tanaman hasil rekayasa genetika atau semacamnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, Organisasi Iman dikenal karena menerima teori evolusi dan big bang tapi bersikeras bahwa yang memicu kejadian ilmiah itu adalah kekuatan gaib yang bukan berasal dari manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar bahwa mereka tidak terlalu menyukai campur tangan manusia pada alam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Sarasa sudah menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kesimpulan Perkumpulan Sentral Pemuka Agama no 89 mengenai sumber makanan sudah menyelesaikan masalah tersebut. Juga, Organisasi tidak sekolot yang kalian pikirkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Iya ‘kah?” celoteh pria itu sambil terus menggerakan tangannya di atas plat metal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa melanjutkan, “Contohnya, ada seorang manusia yang menciptakan material yang awalnya tidak ada di alam. Apa kau pikir Organisasi Iman melihat ini sebagai hal yang salah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Well, Yeah. Bukankah kalian akan mengatakan bahwa itu menentang takdir tuhan, atau mengotori dunia yang diciptakan tuhan, atau hal-hal semacamnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami tidak terlalu sensitif sampai menentang pembuatan plastik.” Sarasa sedikit tersenyum. “Kami toleran. Jika kalian menggunakan oksigen dan hidrogan untuk menciptakan air, unsur yang kau gunakan diambil dari dunia yang diciptakan tuhan. Karena itu, air yang kau ciptakan tidak lain adalah turunan dari ciptaan tuhan. Kau tidak mengotori dunia yang diciptakan tuhan. Alasan yang sama juga berlaku pada mika dan nanotube karbon.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi begitu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami tidak memulai konflik karena hobi. Jika kami bisa bernegosiasi, kami akan melakukannya untuk menghindari konfil yang tidak perlu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu, semua ekspresi tiba-tiba menghilang dari wajah Sarasa dan dia menggumamkan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Tapi ketika ada orang yang menginjak teritori terlarang seperti yang dilakukan orang tua itu, kami pasti akan melenyapkannya.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemilik restoran itu tidak bisa mendengar kalimat yang dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena pria itu masih terfokus pada mereka walau percakapannnya sudah berhenti, Sarasa mengganti topiknya dan bertanya sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagiamana dengan kapal?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalimatnya berhenti di situ, sulit untuk mengetahui apa yang dia maksud.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, pria itu segera menjawabnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak menyarankannya. Biasanya sih kau bisa menangkap ikan secara ilegal, tapi sekarang ini banyak kapal yang tidak melaut. Tentu saja, itu artinya aku punya beberapa pelanggan dari komplotan itu, jadi aku bisa santai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Bagaimana dengan jalur udara?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Memangnya kau mau memindahkan barang atau manusia? Kita sedang berbicara mengenai ikan. Ini akan sulit karena ini Oseania. Beberapa kekuatan dunia menempatkan Object-nya di sini. Jika kau menerbangkan sebuah helikopter tanpa afiliasi resmi, kau akan ditembak jatuh dengan laser anti-udara. Dan walau ada satu kekuatan dunia yang membolehkanmu lewat, kekuatan dunia yang lain belum tentu membolehkanmu lewat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memotong ikan itu tipis-tipis, pria itu menambahkan saus yang memiliki aroma darah. Sarasa menancapkan garpu ke potongan ikan itu dan bertanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bilang biasanya kapal bisa melakukannya. Apa yang berubah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kerajaan Legitimasi,” jawab pemilik restoran itu sambil mengeluarkan teripang dari pendingin dan memotongnya dengan pisau. “Object mereka...kurasa yang mereka panggil dengan Baby Magnum...berada di dekat pantai, bentuk jaringan keamanan mereka berubah pesat. Dari gosip yang kudengar, rute yang menghubungkan Oseania dengan pulau terdekat diputus. Tapi seperti yang kubilang, militer membawa banyak sekali konsumen potensial, jadi aku menyambut mereka dengan senang hati.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kargo dari distrik Loyauté tidak bisa masuk ke sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tepat sekali. Jujur saja, bisa menurunkan Object secepat itu memang menakutkan. Area yang kemarin benar-benar aman hari ini bisa berubah menjadi garis depan medan pertempuran.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa sedikit menyipitkan matanya ketika melihat spatula logam yang menari-nari dihadapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah gagal melakukannya di pulau itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu berarti targetnya sekarang adalah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah satu hari yang sangat mengerikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia bertemu kembali di zona base ketika senja mulai tiba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Bagaimana keadaan di sana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kau juga gimana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pendapat itu, mereka jelas-jelas telah melewatkan tangkapan besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menghela nafas dan berkata. “Aku salah dimana? Rencananya sudah sangat sempurna. Jadi apa itu...? Apa yang salah...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setelah mengembalikan gadis kaya yang tidak peduli bagaimana dunia ini berputar kepada pengawalnya, aku harus dikejar-kejar pengawalnya sambil ditodongi pistol selama 3 jam....”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jiwa malang kedua orang itu hampir saja terlepas ketika perangkat genggam mereka bergetar karena menerima e-mail masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak mau membacanya!! Itu hanya pertanda bahwa perintah gila Froleytia akan kembali dimulai!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, ini kupinjami pistolku, jadi bisakah kau menembak kakiku?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka akan bertindak sejauh itu untuk menghindari pekerjaan tambahan, tapi mereka menemukan sesuatu yang benar-benar berbeda ketika mereka benar-benar membaca e-mail itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::&amp;lt;span style=&amp;quot;font-family:Calibri; font-size:115%&amp;quot;&amp;gt;Aku akan mengadakan pesta Natal untuk kita semua, tapi aku tidak bisa membiarkan para bartender sipil memasuki zona base.&amp;lt;br&amp;gt;Untuk alasan itu, semua anggota selain yang sedang melakukan tugas jaga harap bertemu di titik YI.&amp;lt;br&amp;gt;Malam ini kita minum sepuasnya.&amp;lt;/span&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia saling bertukar pandang tanpa kata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka kemudian meremas tinju mereka dengan keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita masih punya kesempatan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu, tunggu!! Ini pesta Natal bersama tuan putri dan komandan berdada besar kita. Dan Desember adalah waktunya musim panas di Australia!! Kita tidak akan melihat Santa Claus yang biasa di sini!! Ini pasti akan dipenuhi dengan pakaian terbuka, rok pendek, celana ketat, dan oppai yang bergoyang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Titik YI tidak terlalu jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemacetan lalu lintas tidak akan membuat mereka terlambat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mungkin melewatkan semua pakaian renang, tapi mereka masih punya kesempatan untuk melihat Santa seksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua idiot bernama Quenser dan Heivia segera berlari ketika kesempatan menuju surga terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bus merah terang dan taksi biru berhenti dihadapan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan naik bus merah itu!!” kata Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalo gitu untuk menambah keseruan, aku akan naik taksi biru itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan begitu takdir mereka terpisah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Quenser tiba di titik YI tempat pestanya diadakan, dia melihat sekitar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak sedang berada di dalam toko.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena “kota” ini dibuat dari tenda dan RV, tidak ada toko yang memiliki tempat untuk duduk bersantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa bagian dari toko dijadikan seperti sebuah plaza dan banyak sekali meja yang berisi makanan dibawa masuk ke tempat itu. Toko yang dapat dipindahkan dengan leluasa adalah salah satu kelebihan “kota” itu. Mereka sepertinya membuka bagian itu untuk mengakomodasi pelanggan yang sangat penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sepertinya Heivia belum juga sampai.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa prajurit yang mengenakan seragam sama seperti Quenser sudah mulai menyantap makanan dan alkohol, tapi Heivia tidak bisa terlihat dimana pun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh nenek, ternyata kau disana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Bukankah kau seharusnya berbicara pada seseorang yang lebih muda saat pesta seperti ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kupikir kau akan berjaga di area perawatan karena Object harus selalu siap bertempur.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tuan putri sedang tidak bertugas, jadi tidak perlu. Lagian ini pasukan koalisi, maka ada Object lain yang mengurus pertahanan. ...Tapi bukankah ini kesempatan emas bagimu untuk mengamati Object?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak banyak yang bisa kupelajari jika tidak ada orang yang sedang merawatnya. Aku harus melihatnya saat benda itu sedang benar-benar bertempur. Jika aku cuma ingin memandangi bentuk luarnya, aku bisa melihatnya di situs majalah militer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dasar orang yang enggak asik. Alasanmu itu terlalu dibuat-buat. Kau pasti tipe orang yang tidak akan meminta oleh-oleh dari seseorang yang ke luar negeri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku membeli beberap aplatinum sebagai sufenir dari Osenia. Kudengar akhir-akhir ini mereka menambangnya terlalu banyak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa kau mulai bertingkah seperti prajurit bayaran kaya lagi. Dan platinum sudah ketinggalan jaman. Hari-hari dimana nilainya stabil sudah berakhir. Penelitian sudah dilaksanakan untuk mempoduksi masal platinum untuk perindustrian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Mereka menggunakan platinum dalam perindustrian?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Object juga memakainya. Kau harus belajar lebih banyak, tuan pelajar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat keduanya mengobrol, Froleytia menghampiri mereka dari belakang dengan membawa segelas koktail di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, kalian berdua belum juga makan? Tidak ada yang tahu kapan lagi kita bisa makan makanan selain ransum hambar itu. Kalian harus makan selagi bisa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu kenapa kau tidak melakukan sesuatu pada ransu—bfh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser punya alasan bagus untuk membeku di tempat ketika dia berbalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayor Froleytia Capistrano sudah menjadi seorang miniskirt Santa. Juga, tubuh bagian atasnya hanya ditutupi sehelai pakaian bikini yang hanya menutupi sedikit sekali area. Belahan dan perutnya bisa dilihat dengan jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menghadapi penundaan demi penundaan untuk melihat kedahsyatan tuan putri dalam pakaian renang, Quenser hampir saja tidak bisa mengontrol emosinya saat melihat semua kulit yang terekspos itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Serangan mendadak!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku enggak ngerti apa maksudmu, tapi pakaian militer itu tidak cocok untuk padang pasir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jujur saja, suhunya akan menjadi dingin ketika matahari sudah terbenam. Kau harus menyalahkan dirimu sendiri ketika masuk angin setelah berpakaian seperti itu.” Kata wanita tua dengan kesal, tapi ada tanda bahwa dia sedang terhibur yang bisa terlihat di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan tatapan bingung, Froleytia bertanya, “Tunggu, dimana Heivia? Apa dia belum sampai?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah kalau itu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser mau menanggapinya, sebuah suara dering elektronik muncul dari radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Siapa ini? Seseorang dari zona base?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sedikit menjauh dari komandannya dan menekan switch di radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini aku!! Ini aku!! Heivia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kemana saja kau? Aku sudah ada di pesta. Kau seharusnya memilih bus merah...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku terjebak dalam sebuah insiden!! Malam ini, aku akan menjadi pahlawan!! Tapi aku ingin meminta sesuatu padamu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau mau meminta bantuan, lupakan!! Aku tidak akan beranjak dari pesta ini!! Dan jika kau mau tahu kenapa, itu karena keberkahan Santa berada tepat dihadapanku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“‘Tidak masalah, tidak masalah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tahu cara untuk mencegah terjadinya baku tembak di tengah kota. Tapi kali ini kita tidak sedang berperang, jadi secara teknis ini pekerjaan polisi. ...Jujur saja, kita bisa terkena masalah jika komandan berdada besar itu mengetahui hal ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, tidak ada kata &#039;kita&#039;. Kali ini aku enggak mau ikutan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setelah semua yang terjadi di distrik Loyauté, ini akan menjadi kartu kuning yang ketiga!!” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Emang kita udah dapet kartu kuning sebanyak itu ya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun itu, kita akan mendapat masalah jika mendapatkannya lagi!! Aku akan menangani masalah ini sendirian, tapi kau harus memberiku sedikit waktu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Hm? Kau jarang sekali bersemangat seperti ini. Masalahnya adalah semangatmu itu selalu mengacu pada hal yang tidak baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Percakapan panjang Quenser di radio pasti sudah terlihat mencurigakan karena Santa yang sepertinya akan membuatnya mimpi basah mengerutkan keningnya dan bertanya, “Quenser, kau berbicara dengan siapa? Hampir semua orang sudah berada di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? O-Oh, um...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Alihkan perhatian komandan berdada besar itu!! Jangan sampai dia tahu bahwa aku tidak ada di sana!! Kalau tidak kita akan benar-benar berada dalam masalah. Jika aku tidak mengurus hal ini, para penduduk Oseania akan berada dalam bahaya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tunggu. Jika Heivia lebih antusias untuk mengerjakan sesuatu daripada datang ke pesta, ini pasti masalah yang sangat penting. Jika ada Object datang, apa aku bisa mengabaikannya begitu saja.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun itu, situasinya sudah menjadi buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk satu hal, Quenser tidak tahu cara mengalahkan Froleytia Capistrano dengan menggunakan tipu daya yang biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, jawab pertanyaanku. Dengan siapa kau berbicar—uhuk.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasti angin itu mengandung sejumlah pasir karena Froleytia memegangi tenggorokannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini kesempatanku!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengambil sebuah gelas berisi cairan bening dari nampan yang dipegang pelayan sipil yang kebetulan lewat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tidak apa-apa, Froleytia, ini minum sedikit air.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh. Terima kasih, Quens—bbhhh!!!???”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika miniskirt bikini Santa meneguk seluruh isi gelas itu dalam sekali teguk, dia menimbulkan suara yang Quenser pikir tidak akan pernah keluar dari mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasannya sederhana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Que— ...Kau!! Ini vodka! Dan vodka! Dan vodka sekali teguk!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku minta maaf, Froleytia!! Aku pasti mengambil gelas yang salah! Ini, ini teh oolong!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jujur aku tidak bisa mempercayaimu—ugbh!? Ta-tadi itu malt whiskey!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, tidak!! Froleytia, aku salah ambil lagi! Kali ini, ini air mineral!!” kata Quenser saat dia menyodorkan segelas penuh tequila.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ayo, mabuk!! Mabuk berat!! Jika dia terus meminum minuman dengan kadar alkohol tinggi, bahkan peminum berat sepertinya pun pisa menjadi mabuk!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Hik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berebapa gelas lagi, Froleytia membisu dan memegangi kepalanya. Keringat bercucuran di dada berbikininya dan kulitnya sedikit berubah menjadi merah. Tubuhnya sudah menjadi lemas dan dia terhuyung ke depan dan belakang sambil tetap berusaha berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa rencananya berhasil!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama Quenser merasa senang, tapi kemudian ada pikiran lain yang memasuki kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tunggu, apa yang terjadi kalau dia mabuk?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaan itu mulai menggrogoti alam bawah sadarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini buruk. Ini bisa menjadi sangat-sangat buruk! Froleytia benar-benar seorang tiran ketika sadar, jadi apa yang akan terjadi jika semua kekang pada dirinya dilepas oleh alkohol?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Quenser...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara lemah dan bergetar itu menyebut namanya dan membuatnya takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keringat dingin mulai keluar dari seluruh tubuh Quenser, dia tidak bisa melakukan apa-apa selain berdiri dengan sangat waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Y-ya!? Ada apa, komandan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sebentar, Froleytia tidak berkata apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah berada cukup dekat dengan Quenser, tapi Froleytia mulai semakin mendekati Quenser dengan terhuyung-huyung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berpikir bahwa Froleytia akan meremas kerah bajunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat di hadapannya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia Capistrano membuka mulutnya untuk mengatakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sob. Kenapa kau kejam sekali terhadapku, Quenser?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?????”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran Quenser langsung terhenti dalam sekejap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukan sikap kejam seorang komandan yang dikenal dengan nama Froleytia. Itu adalah kalimat yang dikatakan seorang teman masa kecil cengeng yang selalu membawa boneka binatang bersamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kemudian dia langsung menyadari apa yang sedang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“A-apa dia tipe orang yang menjadi muram ketika mabuk!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau marah, Quenser? Iya ‘kan? Aku minta maaf karena telah menjadi komandan yang buruk. Maaf karena kau harus selalu menolongku. Aku tahu ini tidak benar. Jika aku bekerja lebih baik dan menggunakan potensial penuh tuan putri...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_10.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu!! Kau tidak bisa bertingkah seperti ini dihadapan orang banyak!! Ini tempat dimana orang sering bercanda sambil mengambil beberapa foto dengan hp, setidaknya kendalikan dirimu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa kau marah, Quenser?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gyaahhh!! Jangan menempel padaku seperit itu!! Jangan taruh lenganmu di leherku!! Apa kau sudah lupa dengan pakaianmu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kau marah...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak!! Tidak!! Sialan, aku tidak punya pilihan lain ketika berada di muka umum seperti ini! Aku juga tidak terlalu menyukainya, tapi kita bisa melakukan semua ini ketika sedang sendirian!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau tidak marah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak!! Sungguh! Percayalah padaku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menekan payudara besarnya pada Quenser dan mendekatkan mukanya sampai begitu dekat hingga dia bisa mencium Quenser jika memajukan bibirnya, tapi dia terdiam dan tidak melakukan apa-apa lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini menciptakan tekanan mental yang begitu besar pada Quenser, tapi Froleytia mulai berbicara lagi ketika kepalanya memikirkan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser...kau sudah kuanggap seperti onii-chan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 7===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Heivia Winchell sedang berlarian di dalam “kota” saat matahari mulai terbenam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi gini:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika taksi biru yang ditumpanginya berhenti di sebuah rambu lalu lintas, seorang pria paruh baya merangsek masuk dari sisi samping dengan kekuatan yang cukup kuat untuk memecahkan kaca jendela.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa lagi? Kenapa hal-hal seperti ini selalu saja menimpaku!?” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengira bahwa dia adalah seorang pencuri, Heivia mengeluarkan sebuah pistol besar dari sarungnya di pinggulnya, tapi kemudian pria itu mengatakan sesuatu ketika wajahnya berdarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau seorang prajurit Kerajaan Legitimasi, iya ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku punya sesuatu yang harus dilaporkan! Aku mendapatkan informasi buruk. Kau harus melakukan sesuatu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu, tunggu. Tidak!! Menjaga ketenangan di Oseania adalah tugas pasukan khusus kepolisian, bukan militer. Ini bukan pekerjaanku! Dan yang lebih penting, aku sedang dalam perjalanan untuk menemui Santa berpayudara besar!! Ini bukan waktunya untuk mengurusi—!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Target mereka adalah Kerajan Legitimasi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Beneran!? Tapi itu masih bukan peker—“&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan mereka yang sedang mengejarku sudah mulai menyusul.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seharusnya kau mengatakannya dari tadi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia segera menarik pria paruh baya itu keluar dari taksi dan kabur ke jalanan yang padat. Setelah dia melakukannya, taksi biru itu udah berubah menjadi keju Swiss karena tembakan dari beberapa senapan SMG. Pengemudinya sudah lari duluan ketika pria paruh baya itu merangsuk masuk jadi dia baik-baik saja, tapi Heivia tetap tidak menyukainya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berlari, pria paruh baya itu berkata, “Kau bisa memanggilku Royce. Aku seorang jurnalis Aliansi Informasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, jangan perkenalkan dirimu!! Itu hanya akan menjamin bahwa aku akan terlibat dengan semua ini!! Juga, aku tidak suka mendengar nama seseorang yang baru kutemui ketika dia seorang laki-laki!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sepertinya akan menyerahkan ini semua kepadamu dan kembali hidup normal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau mau memaksaku melakukan ini dan melarikan diri, aku akan mengabaikan semua peraturan perang dan menembakmu dari belakang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya para pengejar Royce mengikuti mereka dengan kendaraan. Itu memberikan mereka kecepaan, tapi mencegah mereka untuk melakukan manuver tajam di kerumunan orang dan bangunan semi-permanen. Mereka menyadari kerugian yang diberikan kendaraan mereka dan keluar, tapi Heivia dan Royce sudah berada cukup jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua memutuskan bahwa mereka telah lolos dari kejaran musuh, jadi mereka saling bertukar informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi apa yang dilakukan seorang jurnalis Aliansi Informasi di sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik untuk urusan bisnis dan pribadi.” Saat berbicara, Royce sedikit menyentuh hp yang menggantung dari tali yang dikalungkan di lehernya. “Anak perempuanku ditugaskan di sini. Jadi aku ingin melihat tempat ini karena alasan pribadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ditugaskan? Jadi dia seorang militer?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia terlihat skeptis, tapi kemudian dia ingat bahwa dirinya dipaksa ke medan perang karena situasi keluarga bangsawannya. Rata-rata umur mereka yang ada di militer sudah berkurang, jadi hal itu tidak terlalu mengejutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan Royce tanpa sadar mengutak-utik hp-nya mungkin karena foto anak perempuannya dijadikan wallpaper hp tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, dan dia bahkan belum masuk SMP. Dia mungkin terlalu berbakat,” kata si ‘ngakunya jurnalis itu. “Di usianya, dia masih bermimpi untuk menjadi tuan putri Kerajaan Legitimasi... Orang dewasa yang ada di sekitarnya hanya iseng mendukungnya yang membuat gaya bicara dan tertawanya menjadi arogan. Kalau begini terus, dia akan terus tertawa keras sambil duduk di puncak. Walau aku tidak tahu bagaimana sikapnya terhadap unitnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya itu tidak ada hubungannya sama kau yang dikejar-kejar?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, situasi yang terjadi sekarang ini ada hubungannya dengan pekerjaanku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kau lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tujuan asliku adalah melakukan survey tingkat kepuasan penduduk mengenai apakah Aliansi Informasi melakukan tugasnya dengan baik. Begitulah, seingatku aku hanya mengintersep beberapa transmisi radio.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar itu, ekspresi masam muncul di wajah Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau mendengar transmisi lain?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Transmisi yang bukan berasal dari kekuatan dunia mana pun. Itu dari kelompok anti-pengembangan. Sepertinya mereka tidak menyukai kekuatan luar biasa dari Object, dan rasa penasaranku menjadi tidak bisa dikendalikan. Aku menganalisa sinyal itu dan menemukan lokasi base mereka. Mereka menyadari bahwa aku sedang mengamati mereka dari jauh. Dan seperti yang kau lihat, mereka mengincarku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah kelompok anti-Object,” gumam Heivia kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tahu bahwa orang-orang dengan pandangan seperti itu ada di seluruh penjuru dunia dan dia tidak bisa menolak bahwa hancurnya negara militer Oseania menyebabkan sentimen seperti itu menyebar. Juga, Quenser dan Heivia...atau lebih tepatnya, mau tidak mau kisah mengenai mereka yang menghancurkan Object membuat para kelompok anti-Object termotivasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi mereka adalah orang-orang yang ingin menghancurkan Object, dan kebetulan mereka memilih Object Kerajaan Legitimasi kami sebagai target mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika informasi yang aku sadap itu benar, ya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana cara mereka melakukannya?” tanya Heivia. “Menghancurkan Object itu mudah diucapkan tapi sulit dilakukan. Bahkan jika mereka menyerangnya saat dia sedang duduk manis di area perawatan, mereka bahkan tidak bisa merusaknya. Bahkan jika mereka menembaknya dengan H-bomb secara langsung, mereka tetap tidak bisa menembus armornya. Rencana apa yang akan dilakukan mereka untuk menghancurkan senjata mengerikan itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada satu cara,” potong Royce. “Jika memang tidak ada, aku tidak akan bekerja sekeras ini untuk menghentikan mereka...dan mereka tidak perlu repot-repot memburuku hanya untuk menghentikanku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 8===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengenakan special suit yang biasa dia pakai, tuan putri menuju ke game-center semi-permanen yang agak jauh dari lokasi pesta. Sebuah tenda telah dipasang untuk dijadikan atap dan beberapa mesin game dibariskan di bawahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rencananya dia cuma ingin menghabiskan waktu 10-20 menit di sana untuk mengisi waktu luang sebelum pestanya dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mesin game yang dia pilih ternyata adalah muliplayer action game satu lawan satu dengan tema Object. Diantara semua Object dari berbagai afiliasi, spek Baby Magnum secara tidak adil (atau begitu perasannya) direndahkan di game ini. Juga, ada sesuatu yang aneh dengan musuh yang sedang duduk di mesin yang berlawanan dengannya, karena orang itu membuatnya kesal. Dengan demikian, tuan putri mulai kecanduan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kedua mesin itu saling bertolak belakang, dia tidak bisa melihat wajah musuhnya itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu artinya musuhnya juga tidak bisa melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho!! Oh ho ho ho ho ho!! Sepertinya kau memang tidak bisa menghadapi Gatling 033!! Spek aslinya dan—yang lebih penting—pandangan orang awam terhadap kekuatannya memang sangat besar!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Game ini dibuat oleh Aliansi Informasi, jadi tidak mengejutkan kalau spek-nya ditinggikan!! Faktanya, bukankah kau seharunya malu karena masuk ke dalam ring dengan perbedaan spek yang begitu besar!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh? Aku tidak tau siapa kau, tapi kau pasti sangat tidak kompeten karena mendukung Elite Kerajaan Legitimasi yang tidak kompeten itu! Oh ho ho!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tau siapa kau, tapi tidak pernah ada orang waras yang memuji Elite Aliansi Informasi itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengawal dari Kerajaan Legitimasi dan Aliansi Informasi sedang menggunakan pembatas kedua mesin itu sebagai garis pertahanan terakhir karena mereka merasa perang dunia ketiga bisa pecah kapan saja. Walaupun begitu, kedua kubu mengutarakan pikiran yang sama secara bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;“...Kami enggak peduli siapa yang menangin game ini, tapi tolong segera selesaikan agar kami bisa bebas dari tugas ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang bersaman, Letkol Aliansi Informasi, Lendy Farolito memegangi handycam dengan satu tangannya untuk merekam punggung Elite unitnya yang sedang berusaha keras di dalam game action.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perempuan berambut silver dan berkulit cokelat itu sudah tidak terlihat lagi sebagai ahli strategi yang hebat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh sayang. 50 menang dan 53 kalah. Apa akhirnya dia mulai kekurangan konsentrasi? Ah. Sepertinya dia sudah bosan dengan game itu dan beranjak pergi. Tidak, jangan goyangkan bokong imut itu seperti seorang anak bebek. Kau akan jatuh, kau akan jatuh. Ah! Kau jatuh. Aduh sayang...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang bawahan wanita Letnan Kolonel Lendy menyelanya untuk memberikan saran sambil terus berusaha agar tidak masuk ke dalam frame handycam itu. (Dia tahu masuk ke dalam frame akan membuatnya tertimpa sial.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Umm, aku tahu sesuatu seperti menjadi orang tua asuh, tapi kau seharusnya tidak merekam dirinya walau kau adalah komandannya. Diri seorang Elite itu dianggap sebagai informasi berharga di kemiliteran.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kau katakan? Memperhatikan kesehatan mental Elite adalah pekerjaan kita. Kita tidak bisa mengintip isi hati seseorang, jadi kita mengumpulkan informasi dari rutinitas sehari-harinya,” jawab Lendy tanpa ragu. “Ngomong-ngomog, kenapa kau memakai seragam maid?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena aku seorang tentara bayaran Korporasi Kapitalis. Aku tidak ingin membawa-bawa tanda itu setiap kali aku pergi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis berambutt pirang, berkulit cokelat yang mengaku seorang “tentara bayaran” itu juga memakai telinga kucing di telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Lendy terlalu serius ketika merekam Elite sampai tidak menyadari kata “tentara bayaran”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika subjek yang dia rekam telah pergi dan bersembunyi di balik sesatu, dia akhirnya berhenti merekam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Huh? Kau mau kemana?” tanya si ‘tentara bayaran’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tempat dimana tidak ada maid dan tentara bayaran.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lendy Farolito langsung merengut, tapi dia masihh bertindak berdaskan informasi yang sudah dia dapat seperti yang biasa dilakukan orang-orang Aliansi Informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sedikit kesal sama unit Kerajaan Legitimasi yang terus menggoda gadis malang itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 9===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiga orang pria yang sedang membawa SMG kaliber 5+mm bisa terlihat di salah satu sudut “kota”. Mereka ada di sana untuk menangkap Heivia dan Rocye yang sudah melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kota” itu terdiri dari kumpulan tenda dan RV, jadi sulit sekali menemukan benda yang cukup keras untuk digunakan sebagai perisai saat terjadi baku tembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ada beberapa pengecualian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contohnya, tempat penampungan sampah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa dump truck pertambangan yang terbuat dari besi terparkir di pinggiran kota. Sampah-sampah dari area sekitar dikumpulkan di sini karena dibayar. Setelah itu, sampah-sampah ini akan dibawa ke tempat pembakaran di kota yang lebih besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tipe dump truck itu biasa digunakan untuk pertambangan, mereka setinggi bangunan tiga lantai. Rodanya lebih tinggi dari orang dewasa dan dibutuhkan tangga putar untuk naik ke kursi pengemudi. Beberapa kendaraan itu berbaris, dengan kata lain area itu dikelilingi oleh besi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sekitar area tersebut, beberapa suara tembakan meletus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si tukang sampah sudah lari, tapi ada tiga orang yang mengabaikan tembakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kicker, Nexa. Kita harus segera menjauh dari sini, kita tidak bisa menghabiskan waktu lebih dari 5 menit. Kita harus segera menyelesaikan ini!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Tapi orang itu membawa senapan. Jangkauan serangnya sangat jauh!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Aku akan menembak membabi buta agar dia tetap di tempatnya. Kalian berdua putari belakang dump truck dan tembak dia!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, suara tembakan yang datang dari belakang dump truck berubah. Suaranya lebih nyaring dan ringan dari sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dia mengganti senapan dengan pistol?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah mereka mendapat kesimpulan, ketiga orang itu melangkah maju untuk menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Dia kehabisan amunisi! Sekarang kita bisa mengunggulinya...)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara tembakan yang lebih kuat meletus dan kepala Nexa langsung hancur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa—?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia terkejut, dua buah peluru melubangi leher dan dada Kicker yang membuatnya terjatuh ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tembakan itu sudah dipastikan tidak berasal dari pistol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara itu tembakan yang lebih keras itu berasal dari senapan yang seharusnya sudah kehabisan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sial! Apa dia sengaja beralih ke pistol dan tidak memakai peluru senapannya yang tersisa untuk membuat kami lengah!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria terkahir itu berusaha mundur, tapi semua sudah terlambat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena sudah kehilangan banyak anggota, jarak tembak dan kekuatan antara assault rifle dengan SMG memiliki perbedaan yang sangat jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia Winchell semakin mendekat tanpa membiarkan satu kesempatan pun baginya untuk menyerang balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau benar.” Kata Heivia pada Royce saat dia melihat isi perangkat genggam yang ditemukan di barang bawaan para pria persenjata tadi. “Mereka telah menyiapkan sebuah hulu ledak pembakar kimia. Ini sebuah bom yang diisi campuran naptha, beberapa jenis bahan bakar, dan beberapa cairan kimia untuk menciptakan api yang tidak bisa dipadamkan dengan air dan bisa menyebar sejauh 3 sampai 5 kilometer ke segala arah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pada dasarnya ini sama seperti koktail Molotov. Aku pernah melihat videonya di youtube.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya hulu ledak ini buatan sendiri, tapi misil jelajah yang menjadi tubuhnya dan alat peluncurnya berasal dari Oseania. Resimen militer sudah menerjunkan tank dan jet ke seluruh area di negara ini kecuali dimana Generasi 0.5 mereka ditempatkan, jadi mereka bisa mendapatkan semua benda ini dengan mudah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Craft Salamander III?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terdengar seperti toko yang menjual krim pasta hambar, ‘kan? Yah, penamaan senjata harus dibuat semudah mungkin hingga bahkan seorang idiot bisa mengetahui apa maksudnya. Tujannya adalah untuk menunjukan seberapa kejam dirimu,” kata Heivia saat bibirnya mulai membuat senyum sadis. “Jarak maksimalnya bisa mencapai 1500 km. Aku yakin benda ini memiliki sistem navigasi bantuan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaan yang tersisa adalah bagaimana cara mereka menghancurkan sebuah Object dengan benda ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan serangan langsung dari H-bom raksasa tidak bisa menghancurkan armor Object. Juga, hulu ledak pembakar kimia ini adalah senjata anti-personel. Heivia tidak mengerti bagaimana benda ini bisa menghancurkan sebuah Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Royce menjawab pertanyaan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya, target mereka bukanlah Object itu sendiri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pada dasarnya, mereka hanya ingin membuat Object-nya tidak berfungsi. Dan mereka bisa melakukannya tanpa perlu merusak armor tebal Object. Mereka bisa menggapai tujuan mereka dengan mengincar yang lebih lemah, yaitu manusia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa mereka mengincar Elite?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu memang memungkinkan, tapi Heivia masih sedikit skeptis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang bisa tahu bahaya apa yang menghantui Elite ketika dia diincar saat sedang diluar Object. Itulah mengapa mereka selalu menempatkan pengawal khusus di samping dirinya dan dia terus ditemani oleh kendaraan lapis baja yang interiornya kedap udara untuk menahan terjangan peluru, ledakan, atau senjata kimia maupun bilogis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika ada sebuah misil jelajah dengan hulu ledak pembakar kimia menuju langsung ke arah Elite, dia tinggal langsung menaiki kendaraan lapis baja sesaat setelah misil itu dideteksi. Kendaraan itu akan menghalau segala kerusakan yang ditimbulkan dari api atau asap yang tercipta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak,” jawab Royce. “Target mereka adalah prajurit perawatan. Ini bukan masalah mengenai apa mereka punya tugas atau informasi yang cukup penting. Hulu ledak pembakar kimia ini bisa menciptakan api yang bisa menyebar sejauh beberapa kilometer ke segala arah. Jika para prajurit perawatan itu sedang berkumpul di satu tempat, mereka semua bisa terbantai. Jika ratusan prajurit perawatan menghilang secara tiba-tiba, Object tidak lagi bisa berfungsi. Bahkan jika benda itu masih memiliki seorang pilot dan seorang komandan, Object tidak bisa berfungsi jika tidak ada mereka-mereka yang dibawah yang menjaganya terus berfungsi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi mereka menghancurkan mereka yang ada di sekililing Object daripada Object itu sendiri, hm?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya ada sesuatu yang mengganggu Heivia mengenai hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Itu tidak ada bedanya dengan ide kami untuk menghancurkan komputer saat di distrik Loyauté.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu membuat Heivia merasa tidak terganggu, tapi dia langsung melanjutkan percakapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Elite dan komandan yang memang penting adalah pengecualian, tapi unit tidak bisa menyediakan pengawal untuk setiap prajurit perawatan. Mereka mungkin memang memiliki kesempatan untuk menghabisi semua prajurit perawatan sekaligus.” Heivia berpikir dan sedikit mengubah topiknya. “Karena mereka menyiapkan peluncur dan misil jelajah, mereka pasti berencana untuk meledakannya di udara.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku pikir juga begitu. Jika tidak diledakan di udara, dampaknya tidak akan menyebar jauh. ...Tapi aku hanya mengerti benda ini cuma sebatas yang bisa kutemukan di website militer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Craft Salamanderr III,” kata Heivia. “Ditinjau dari jangkuan misil jelajah dan lokasi kota serta zona base, mereka sepertinya menarget zona base dan “kota” yang berada di sekeliling zona base. ...Huh. Sepertinya mereka tidak menarget siapa pun dari Aliansi Informasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi? Apa aku harus bersikap biasa saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kau mau membantu fasilitas militer Kerajaan Legitimasi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Alasannya karena beberapa urusan bisnis maupun pribadi.” Royce mengusap keringat di wajahnya. “Sebagai jurnalis aku tidak bisa duduk diam melihat ancaman yang mendatangi penduduk Oseania. Jika menyebar luaskan informasi bisa menadi berbahaya, menundanya sebentar memang pilihan tepat, tapi itu tidak berlaku di sini. Kita tetap saja tidak punya cukup waktu untuk mengevakuasi semua orang walau kita menyebarkan informasi ini sekarang, jadi kurasa aku harus menggunakan informasi yang kumiliki ini dengan cara lain untuk mencegah malapetaka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan apa alasan pribadimu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sudah memberitahumu kalau anak perempuanku sedang ditugaskan di Oseania, ingat? Melestarikan konsep medan perang bersih akan menjaga keselamatan putriku. Aku tidak bisa membiarkan konsep ini hilang karena serangan teroris.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku paham,” gumam Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia lebih mempercayai alasan jujur seperti itu daripada alasan yang sudah dibumbui “agar terlihat lebih baik”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita harus menemukan lokasi peluncurnya,” kata Heivia dengan suara berat. “Jika kita sudah menemukannya, kita bisa menyerang sebelum misilnya dilontarkan atau mengubah jalurnya kalau sudah dilontarkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ok, tapi kita tidak punya banyak waktu,” kata Royce untuk memastikan agar Heivia mengerti. “Dari potongan informasi yang kudapat dari radio, serangan mereka akan segera dimulai. Pasti para anggota kelompok itu sedang bersiap melakukan serangan karena yang mengejar kita hanya sedikit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 10===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menghabiskan terlalu banyak waktu dari yang dia perkirakan di game center, tuan putri sedang berjalan di tengah-tengah “kota” yang dipenuhi tenda menuju ke tempat pesta Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengawal dari Kerajaan Legitimasi masih berada di sekitarnya dan juga ada sebuah kendaraan lapis baja yang menemaninya, tapi dia masih lebih memilih untuk berjalan kaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Letak tenda yang tidak terorganisasi dengan baik dan jalanan yang dipadati oleh pejalan kaki membuat kendaraan tidak bisa bergerak dengan bebas. Dia merasa akan memakan lebih sedikit waktu jika berjalan kaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri mengingat perselisihan yang dia lakukan di game center tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa melihat wajah musuhnya sampai saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jujur saja. Aku tidak peduli apakah dia seorang  pelancong Aliansi Informasi atau semacamnya, tapi cara mereka memanipulasi semua informasi mengenai Elite dan memperlakukan mereka seperti idol itu termasuk tindakan cuci otak.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kerajaan Legitimasi memperlakukan Elite mereka seperti pahlawan patriot yang mendapatkan kembali dukungan dari penduduknya dengan menyebarkan cerita meragukan yang menyatakan bahwa mereka memiliki darah legendaris yang berasal dari ribuan tahun lalu. Keduanya memang memperlakukan para Elite dengan cara yang cukup gila, tapi sulit untuk menyadari bahwa situasi yang cukup aneh ini sudah tertanam di hati semua orang. Sama seperti seseorang yang tidak menyadari bau rumahnya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat tuan putri berjalan melewati semua tenda dan RV, dia tiba-tiba berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pengawalnya berpikir “Jangan bilang masih ada lagi!?”, tapi orang yang sedang mereka melindungi punya hak untuk memilih apa yang akan dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri melihat ke sebuah toko yang dipenuhi barang festival.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena musim yang sedang terjadi di sana, toko itu punya banyak sekali pohon, karangan bunga, dan sepatu merah bertemakan natal. Toko itu juga memajang beberapa kostum Santa Claus untuk dijual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika tadi dia pergi berenang, Quenser terlihat sangat kecewa untuk beberapa alasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia masih tidak tahu apa yang sedang diharapkannya, tapi sepertinya memakai terus baju kerja saat berlibur bukanlah hal yang benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menebak itu pasti berhubungan mengenai semua hal harus sesuai pada tempat dan waktunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Santa Claus...Santa Claus,” gumam tuan putri sambi berjalan menuju toko itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemilik toko berkulit cokelat itu sepertinya terlihat sangat sopan karena melihat dia mengenakan special suit seorang Elite. Itu artinya  dia adalah simbol negara yang juga berarti kalau dia memiliki banyak uang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara berpikir pemilik toko itu tidaklah salah, tapi tuan putri tidak tertarik pada uang dan dia juga tidak tahu berapa banyak uang yang dia punya di rekening bank-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengawal tuan putri mulai tertarik pada aksinya karena mereka mulai membayangkan. “Oh, apakah tuan putri kita akhirnya mulai memperhatikan daya tarik perempuannya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisakah kau memberikanku sepaket pakaian Santa Claus untukku?” tanyanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang dia dapat hanyalah pakaian Santa Claus yang sangat standar yang terdiri dari baju merah longgar, celana dengan warna yang sama, dan kumis putih palsu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan pakai pakaian membosankan itu!!” teriak para pengawal dari dalam hati mereka, tapi gadis tanpa ekspresi itu tidak akan pernah mengerti MOE dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tatapan mata tuan putri berubah ketik dia menatap monitor 3D yang menggunakan pembiasan sinar terduduk di pojok tenda itu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
TV itu menampilkan rekaman konser Elite idol Aliansi Informasi dari beberapa hari yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yayyy!! Mungkin sedikit terlalu awal, tapi kurasa aku akan memberikan kalian berkat mimpi indah mengenai miniskirt Santa!! Oh ho ho!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak jelas apakah rekaman itu asli dan seberapa banyak VFX yang ditambahkan, tapi gambar itu mengalami perubahan yang sangat menarik mata. Idol G-cup berambut pirang gelombang itu mengoyangkan tubuhnya sambil mengenakan kostum Santa berwarna merah dan putih yang terlihat seperti pakaian Elite yang sudah dimodfikasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sesaat, ekspresi tuan putri menjadi semakin tanpa ekspresi dari biasanya, tapi akhirnya dia menunjuk ke arah layar dan berbicara kepada penjaga toko.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Beri aku sesuatu yang lebih hebat dari itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berubah menjadi seorang miniskirt Santa di belahan bumi selatan yang beriklim tropis, tuan putri menuju ke lokasi pesta Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sepertinya ini bukan pakaian yang terlalu berguna.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri melihat pakaian yang dia kenakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Yah, selama Quenser menyukainya. Tapi apa dia akan menyukainya???)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pestanya sudah dimulai. Para prajurit Kerajaan Legitimasi terbagi menjadi beberapa grup untuk mengobrol sambil makan dan minum. Semua mata langsung tertuju pada tuan putri dan pada detik berikutnya mereka tidak melakukan apapun selain menatapnya. Tuan putri tidak mengerti apakah ini hal baik atau buruk karena mereka bertindak layaknya melihat sesuatu yang tidak dapat mereka percaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dimana Quenser?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengamati satu persatu, tuan putri menemukan orang yang dia cari di salah satu sudut pesta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu tidak sama!! Saudara-saudaraku yang asli mungkin memang tidak ingin menyakitiku, tapi mereka tidak pernah memprotes bagaimana cara keluargaku memperlakukanku!! Cuma kau yang melakukannya, Quenser!! Makanya aku bilang kau ini sudah kuanggap seperti onii-chan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri langsung membatu ditempat ketika melihat Froleytia mabuk berat dan Quenser dipeluk erat oleh komandan berdada besar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, Lendy Farolito tiba di pesta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mood pesta Kerajaan Legitmasi langsung dikacaukan oleh kedatangan perwira musuh yang ditemani prajurit Aliansi Informasi. Ini situasi yang bisa meledak kapan saja, tapi mereka bisa saling korporatif karena koalisi dan lokasi pestanya tidak diadakan di zona base Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak punya hak untuk mengusirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lendy sendiri tidak ragu untuk menuju ke pesta itu karena dia sangat mengetahui keadaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang komandan Aliansi Informasi telah tiba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana rekasi komandan Kerajaan Legitmasi?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara spontan, perhatian semua orang tertuju ke Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_11.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak akan membiarkanmu mengambilnya!! Quenser adalah onii-chan ku, aku tidak akan membiarkan seorang pun mengambilnya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ingat posisimu di sini. Akulah yang paling kecil dan imut.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang Miniskirt bikini Santa berdada besar dan seorang Miniskirt Santa tanpa ekspresi sedang bertarung memperebutkan seorang anak laki-laki. Lendy Farolito langsung mematung ditempat ketika dia melihat mayor Kerajaan Legitimasi yang sedang sibuk sendiri...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Minggir!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, ya ampun. Pertarungan sesama wanita ini sempurna untuk dijadikan bahan taruhan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, ini bukan berarti kita semua punya punya kesempatan untuk mendekati para wanita cantik yang posisi dan pangkatnya jauh lebih tinggi dari kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian prajurit Kerajaan Legitimasi yang memandang pertarungan itu sebagai kesempatan untuk menghasilkan uang segera bergerak ke tengah-tengah kegaduhan dan melingkari mereka. Jalan Lendy menuju komandan lainnya sudah hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku mengambil resiko untuk menghubunginya dengan cara yang bisa mendapatkan perhatian sebanyak mungkin, tapi mereka sama sekali tidak memperhatikanku!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aliansi Informasi menemukan manfaat dari keaslian informasi dan metode yang digunakan untuk menyebarkan atau mendapatkan informasi seperti itu, jadi itu adalah kejadian yang sangat disayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Lendy menyadari orang yang sedang dirangkul tangan Froleytia adalah anak laki-laki zeni perang yang sama dengan yang diam-diam menarik perhatian seorang Elite Aliansi Informasi, Lendy langsung naik pitam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“K-kau, dasar buaya darat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang seseorang yang tidak kukenal memberikan sebuah titel yang sangat luar biasa!! Jika aku pernah punya kartu nama, aku pasti akan menuliskan yang satu itu di sana!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menyadari perhatian Quenser teralihkan pada orang selain dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Siapa kau ini? ...Aku tidak akan membiarkanmu mengambil Quenser! Dia onii-chan ku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak pernah ingin mengambilnya!!’ teriak Lendy ketika hampir saja lepas kendali. “Salah satu anak buahmu mengambil keuntungan dari Elit kami, sehingga aku merasa harus mampir untuk menceramahinya ketika kau malah membuang semua hubungan moral yang kau punya. Aku tidak pernah menyangka kalau dia sangat berbahaya, kurasa... Aku harus melaporkan ini. Aku harus mengadakan rapat keluarga dengan gadis itu malam ini— ...uhuk uhuk!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lendy mulai sedikit terbatuk karena terlalu banyak berteriak dan mencari segelas minuman, tapi tidak ada pelayan sipil yang sedang lewat didekatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia meraih sebuah gelas yang berisi cairan bening.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini, minum. Jujur, apa kau tidak bisa melakukan semua ini sendiri?” dia menggerutu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm? Gelas itu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya anak laki-laki zeni perang yang dipegang erat oleh Froleytia menyadari sesuatu, tapi Lendy telah menelan semua isi gelas itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uhuk!? Uhuk uhuk!! I-ini bukan air! Ini vodka!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa!? Beraninya kau menolak segelas air yang disiapkan onii-chan ku!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan kau. Kau punya nyali untuk melakukan ini kepada seorang perwira dari Aliansi Informasi dimana kebenaran dan kebohongan sebuah informasi langsung berhubungan dengan benar dan salah...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si miniskirt Santa tanpa ekspresi memberikan dia minuman lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tenang. Ini minum lagi untuk menghilangkan rasa asam di mulutmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, ide hebat. Kurasa aku bisa mempercayai—bbhh!! I-I-I-Ini shochu!? Hic.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Protesnya tiba-tibat terputus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser baru mulai merasa  ada situasi yang sangat buruk sedang mendatanginya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan satu lagi!!” teriak Lendy.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wah!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maksudmu apa!? Kau menghancurkan semua kerangka Aliansi Informasi dan Kerajaan Legitimasi yang dimiliki gadis malang itu!! Apa kau mengerti sebarapa besar dampak yang dirasakannya karena tragedi ini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Lendy Farolito muncul dengan start yang cukup jauh, sepertinya Froleytia merasakan adanya bahaya yang sedang datang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menekankan tubuhnya ke Quenser dengan lebih keras daripada sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak akan membiarkanmu mengambil onii-chan ku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku lagi enggak ngomong sama kamu!! Aku sedang berbicara pada buaya darat itu!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser jangan lihat ke sana! Lihat aku!!’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Minggir kau, lacur!! Aku haru memberi buaya darat itu pelajaran!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau kata-katanya ditujukan pada Quenser, kedua pemabuk itu saling menatap satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, tuan putri semakin meningkatkan aura intimidasinya dengan menjadi semakin tidak berbicara dan tidak berkespresi.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Badai yang sangat dahsyat mulai tercipta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser bisa merasakannya, jadi dia terus berusaha untuk menjaga situasi ini tetap tenang. Menyadari tuan putri terlihat sangat tidak senang sambil memasuki area berbahaya secara diam-diam, Quenser ragu ada kategori MOE yang cocok dengannya,  tapi Quenser harus tetap melakukan sesuatu akan bahaya yang ada di hadapan matanya daripada memikirkan masalah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tu-tunggu, kalian berdua. Kenapa kalian tidak tenang dan—...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kuharap kau siap untuk berperang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau memang menginginkan perang, maka perang akan mendatangimu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan percakapan yang lebih terlihat seperti tegur-sapa-salam daripada percakapan untuk memulai perang, Froleytia Capistrano dan Lendy Farolito mulai memelototi satu sama lain dari jarak yang amat sangat dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu terjadi ketika para prajurit Kerajaan Legitimasi dan Aliansi Informasi melihat fenomena yang tidak dapat dipercaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak bisa menjelaskannya dengan cara biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala anak laki-laki yang datang ke medan perang untuk mempelajari desain Object lenyap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau lebih tepatnya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepalanya terkubur oleh payudara besar milik dua orang wanita yang memeluknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 11===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begini situasinya, Heivia dan Royce hanya bisa bertindak sendirian, tapi mereka tidak punya alasan untuk tetap menyimpan informasi ini untuk diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka memulai aksinya, mereka menghubungi pasukan khusus kepolisian dan sebuah Object Kerajaan Legtimasi lain selain Baby Magnum dan Batalion Pemeliharaan Mekanik-nya. Mereka tidak meminta agar Object itu menyiapkan laser udara. Jika Heivia bisa menyuruh Froleytia untuk melakukannya, semua ini pastinya akan berjalan lebih mulus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mendengar adanya perubahan situasi yang cukup besar dari sebuah transmisi radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Speed Killer sudah siap. Kita bisa menggunakan laser anti-udara kapanpun kita mau. Bahkan jika ada misil jelajah yang ditembakan ke kota, kita bisa menghalaunya dengan keakuratan sebesar 97%.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berdasarkan satelit, peluncur portable ini berada di 20 kilometer barat laut dari lokasi Batalion Pemeliharaan Mekanik 37.  Jika kita mengetahui titik peluncuran dan titik akhirnya, kita bisa mengetahui lintasan terbangnya. Benda itu tidak mungkin lolos dari kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa informasinya benar!? Apa kau yakin misil jelajah itu menarget konvoy berisi beberapa VIP yang sedang bergerak di 30 kilometer, timur laut dari sini, dan bukan prajurit perawatan yang tersebar di seluruh “kota” semi-permanen!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya mereka juga saling berkomunikasi melalui telepon seluler yang memakai satelit umum dan juga radio biasa. Walaupun begitu, kami punya orang yang punya peralatan untuk mengintersep sinyal itu. Kita mendapatkan informasinya dari sana. Jadi tidak mungkin salah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan..” Heivia memilih kata-katanya dengan hati-hati. “Apa memasang pertahanan laser anti-udara Object untuk menembak misil jejalah yang baru terbang setengah jalan adalah keputusan yang tepat?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setengah jalan? ...Itu artinya tepat berada di atas “kota” semi-permanen!” teriak Royce, tapi Heivia sudah mengetahui apa yang akan mereka katakan setelah menanyakan pertanyaan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komandan yang bertanggung jawab atas Speed Killer itu menjawab, “Konvoy yang sedang diincar membawa seorang letnan jendral dan brigadir jendral. Hulu ledak pembakar kimia ini harus ditembak jatuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah hulu ledak pembakar kimia hanya menunjukan dampaknya ketika bahan-bahan yang tepat dicampur secara tepat dan ledakannya harus bercampur dengan udara di ketinggian yang tepat. Jika benda itu ditembak oleh laser anti-udara, kemungkinan terjadinya ledakan besar yang bia menyebar sejauh beberapa kilometer itu hampir nol.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kemunkinannya masih ada, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahkan jika begitu,” komandan itu segera menjawab. “Elite dan para komandan akan ditemani kendaran lapis baja kedap udara yang bisa menahan serangan senjata biologis dan kimia. Selama mereka yang penting masih bisa dilindungi, itu bukan masalah. Dan tentu saja, Object itu sendiri tidak akan dihancurkan oleh sesuatu selevel itu. Dan juga, aku akan menutup mulut kalian untuk mencegah kepanikan. Semua komunikasi lebih lanjut akan—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mendecakan lidahnya dan mematikan radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Royce berteriak ke arahnya dengan sangat kesal hingga dia ingin mencekiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang terjadi!? Apa mereka berencana untuk membiarkan semua orang di kota ini mati? Dan jika kendaraan lapis baja kedap udara itu bisa menahan panas dan api, apa itu akan berguna jika misil jelajahnya langsung menghantam konvoy itu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan tanya aku. Dia pastinya dipaksa mengambil keputusan ini oleh para petinggi itu. ...Dan aku rasa inilah yang sebenarnya diinginkan para pengguna hulu ledak pembakar kimia itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka sengaja menggunakan telepon seluler satelit agar militer bisa mengintersep transmisi mereka. Seperti yang mereka duga, militer berencana untuk mengambil tindakan pertahanan dengan menembak misil itu saat baru terbang separuh jalan. ...Dan itu akan menjadi tempat terbaik untuk memanggang semua prajurit perawatan unitku seperti yang telah kau prediksi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak mungkin... Itu artinya...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“JIka kau ingin menembakan misil jelajah di Oseania, salah satu dari Object yang ada di sana akan menembaknya jatuh sebelum mencapai target. Tapi itu artinya kau tinggal membuat rencana dengan perkiraan bahwa misil itu akan ditembak jatuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi komandan kejam itu mengatakan kalau kemungkinan terjadinya ledakan besar ketika misil jelajah itu ditembak jatuh oleh laser anti-udara hampir tidak mungkin!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika mereka sudah tahu kalau misil itu akan ditembak jatuh, mereka akan mengubah kemungkinan itu,” Heivia mencari sesuatu melalui peralatan genggam dari salah satu pria bersenjata yang ia tembak. “Aku sudah melihat diagram hulu ledak ini sebelumnya, tapi ketika aku lihat lebih dekat, ada sesatu yang aneh dengannya. Bahan kimia yang berbeda dikemas secara terpisah. Jika benda itu mencapai targetnya dalam keadaan seperti ini, tidak akan ada yang terjadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, itu artinya bahan kimianya hanya akan tecampur di udara ketika ditembak jatuh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dari desain ini, aku bisa mengatakan kalau mereka memang ingin benda ini ditembak jatuh. Bahan kimianya disimpan dalam tekanan udara tinggi yang kurasa berguna untuk mencegahnya berceceran dimana-mana ketika misilnya meledak. Jika kita menyerahkan ini semua kepada laser anti-udara Object, kota ini akan menjadi lautan api!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengetahui lokasi peluncur potrable musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa mendapatkan izin, Heivia meminjam kendaraan off-road Kerajaan Legitimasi yang terparkir di pinggir jalan dengan kunci yang masih menempel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Royce berteriak, “Apa yang akan kau lakukan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah sudah jelas? Kita datang sejauh ini untuk menghentikannya sendirian, jadi kita harus menyelesaikannya dengan cara itu!! Royce, jika kau ingin membantu, isi drum itu dengan bensin!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Royce mengikuti instruksi Heivia, tapi dia masih punya satu pertanyaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia naik ke kursi penumpang kendaraan off-road itu dan mereka berkendara keluar dari kota semi-permanen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu kita harus menghentikan ini, tapi apa kau pikir kita pisa menghancurkan peluncur portable itu!? Kita sudah cukup kerepotan ketika mengurusi 3 penguntit tadi. Pasukan utama mereka pasti terpusat di sekitar peluncur itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diam! Kita tidak punya banyak waktu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepulan debu berterbangan ke udara ketika kendaraan off-road itu melaju di tanah kering terbengkalai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka masih sejauh 20 kilometer dari peluncur portable-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok bersenjata itu pasti memusatkan kekuatan tempurnya di sekitar peluncur itu. Juga, mereka tidak punya alasan untuk tetap menunggu. Mereka akan melontarkan misil jelajah itu secepat yang mereka bisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial! Cahaya itu!!” teriak Royce.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kilatan cahaya terang bisa terlihat di ujung cakrawala dan sebuah cahaya seperti sinyal peringatan meluncur ke kegelapan langit malam. Namun, jaraknya terlalu jauh. Sebuah sinyal peringatan tidak bisa menghasilkan cahaya seterang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka sudah meluncurkannya!! Itu misil jelajah dengan hulu ledak pembakar kimia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch. Apa kita masih sempat!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menghantam pedal rem dan berkendara dengan pola S ketika rodanya menggelincir. Pada akhirnya, mereka bisa menghentikan kendaraan off-road itu dengan selamat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kemudian melompat ke tanah berpasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita sedang melaju untuk menyerang kelompok bersenjata itu dan menghancurkan peluncurnya, ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak pernah berpikir kita akan sempat melakukannya!!” teriak balik Heivia, membuat wajah Royce menjadi terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Royce kemudian menyangka Heivia sedang melarikan diri untuk menyelamatkan dirinya sendiri sebelum ledakannya terjadi, tapi Heivia kembali naik ke atas kendaraa off-road.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Selama kita bisa mencegah misil itu berjalan di lintasannya, kita bisa mencegah “kota” semi-permanen dan prajurit perawatan menjadi korban! Jika kita menerbangkannya ke arah yang salah, rencana mereka yang melibatkan laser anti-udara akan gagal!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau berencana untuk membajaknya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sistem bantu navigasi Craft Salamander III menggunakan perkiraan dataran. Dia memperkirakan tinggi rendahnya dataran yang dilaulinya untuk menentukan perbaikan pada rute yang dilaluinya. Selama dia memiliki dokumentasi sebanyak 3-5 lembar mengenai dataran dari titik peluncuran hingga titik akhir, dia bisa mengarahkan dirinya dengan cukup akurat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa dokumentasi itu diambil dari foto satelit?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Biasanya, foto aerial juga bisa digunakan. Tapi jika begitu, dokumentasinya tidak bisa di update secara real time, jadi semuanya harus diprediksi terlebih dahulu dan titik peluncurannya tidak bisa diubah,” jelas Heivia. “Biasanya jika foto aerial digunakan sebagai input-nya, tidak ada informasi tambahan yang dibutuhkan setelah peluncuran. Dibandingkan metode navigasi GPS yang terus membutuhkan informasi dari satelit, metode ini tidak bisa dibajak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi apa yang akan kita lakukan!? Apa yang harus kita lakukan untuk menghentikan misil jejalah yang terbang dengan kecepatan supersonik!? Jangan bilang kau ingin mengarahkan senapanmu ke udara dan menembaknya jatuh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan melakukan sesuatu yang lebih heboh dari itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menggunakan tangannya untuk mengangkat drum yang telah diisi bensin ke atas kendaraan off-road.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membuka tutup besarnya, memiringkannya, dan menyebarkan bensin ke dataran terbuka itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hati-hati dengan anginnya. Ini mengandung bensin yang mudah menguap.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kau lakukan? misil jejalah itu sudah mengudara!! Tidak lama lagi benda itu akan lewat di atas kepala kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti yang kubilang, Sistem bantu navigasi Craft Salamander III menggunakan perkiraan dataran. Dia membandingkan data yang ada di dalamnya chip-nya dengan tinggi-rendahnya dataran yang ada di bawahnya untuk mengubah lintasannya” setelah tetes bensin terakhir telah meninggalkan drum, Heivia melemparkan drum itu ke samping dengan cuek. “Kita hanya tinggal membuatnya tidak bisa membandingkan kedua data itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kemudian mengeluarkan pemantik rokor dari kursi pengemudi kendaraan off-road.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menatap tanah merah yang panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita hanya perlu melakukan ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekejap setelah Heivia melempar pemantik rokok, sebuah ledakan besar mengisi kawasan kosong itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sekejap, sebuah cahaya yang sangat terang dan panas yang luar biasa dihasilkan secara bersamaan saat guncangan tercipta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, asap hitam membumbung tinggi ke langit malam. Asap hitam itu mencakup seluruh area  dimana ledakan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setitik kilatan cahaya putih melesat di atas kepala mereka dengan kecepatan luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Itu bukan arah yang tepat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kilatan cahaya dan asap ini mencegahnya melihat dataran,” kata Heivia saat dia meletakan tangannya di hadapan wajahnya untuk mencegah cahaya oranye masuk ke matanya. “Jika dia tidak bisa mengubah lintasannya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Sekarang kita  tinggal menunggu Speed Killer menanganinya. Tidak akan ada masalah jika laser anti udara itu membuat hulu ledak pembakar kimia itu jatuh ke padang pasir kosong.” Dia langsung lemas dalam posisi duduk dan menggusap keringat dari alisnya. “Aku juga merasa kurang jika tidak menghadapi salah satu senjata mengerikan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 12===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyelamatkan warga Oseania dan para prajurit batalion pemeliharaan mekanik, Pratu Heivia Winchell akhirnya berhasil tiba di pesta natal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku berhasil...Akhirnya aku berhasil ke utopia!! Terima kasih, diriku sendiri!! Kehebatan Heivia memang sangat luar biasa!! Sekarang waktunya makan, minum, dan menikmati pemandangan Santa berdada besar!! Kita akan bersenang-senang malam ini dan mungkin mendapat insinden menyenangkan yang tidak akan pernah dilupakan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meja besar yang seharusnya berisi banyak makanan yang berbaris di atasnya sekarang hanya dipenuhi piring-piring kosong. Masih ada sedikit saus yang tersisa di atas piring-piring itu, tapi para pelayan pria sedang membereskannya dari atas meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada makanan maupun minuman yang dapat ditemukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia berusaha menyangkal kebenaran ini dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bilang kalau sudah sele— ..Tidak, tidak, belum!! Hal yang paling penting masih tersisa! Santa akan datang ketika semua anak-anak baik sudah tertidur!! Pasti ada satu di sekitar sini. Setelah menghadapi semua bahaya, kenapa tidak ada satu pun hadiah untukku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mencari di sekitar area pesta dengan mata yang terbuka selebar piring, tapi dia tidak bisa menemukan apa-apa selain para pelayan pria yang sedang beres-beres. Semua prajurit yang pastinya telah berpesta di sini sudah pergi dan Santa berdada besar hanyalah mimpi di dalam mimpi. Heivia bahkan tidak dapat menemukan satu pun pelayan wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sekejap, wajah Heivia telah kehilangan seluruh ekspresinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sekejap berikutnya, wajahnya berkedut layaknya ingin mengeluarkan air mata darah dan berteriak, “Ini padang pasir!! Ini hanya padang pasir yang sangat tandus!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itu Heivia melihat Quenser Barbotage berjalan dengan susah payah ke arahnya dengan kaki yang sama gemetarnya dengan Heivia. Melihat wajah rekannya, Heivia meninggikan kewaspadaannya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bilang kau harus menghadapi medan perangmu sendiri. Tidak, tunggu sebentar!! Akulah pahlawan malam ini! Aku yang paling capek! Harusnya hadiah terbesar diberikan kepadaku!! Aku tidak akan memberimu satu pun!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, Quenser sudah terlalu jauh hingga tidak dapat mendengarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum dia mencapai Heivia, Quenser ambruk ke tanah keras berpasir. Heivia menghampirinya dengan kebingungan dan Quenser berusaha mengutarakan sesuatu dari mulutnya yang megap-megap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“O...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser apa itu? ‘O’? apa maksudmu dengan ‘O’!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Oppai, desa...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua kekuatan telah meninggalkan tubuh Quenser dan wajahnya semakin memucat. Heivia mengeluarkan sebuah lolongan ratapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pesan terkahir macam apa itu!? Maknanya terlalu dalam!! Apa yang terjadi? Oi, Quenser! Queenseeeeeeeeeerrrrrrrrrrrrrrr!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
==References and Translation Notes==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 1|next= HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 3}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:High_school_DxD_Volume_21_color_illustration.jpg&amp;diff=515686</id>
		<title>File:High school DxD Volume 21 color illustration.jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:High_school_DxD_Volume_21_color_illustration.jpg&amp;diff=515686"/>
		<updated>2017-03-23T03:11:38Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Chepot uploaded a new version of File:High school DxD Volume 21 color illustration.jpg&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran&amp;diff=515399</id>
		<title>HEAVY OBJECT (Indonesia):Halaman Pendaftaran</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran&amp;diff=515399"/>
		<updated>2017-03-18T23:50:03Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Untuk memperjelas prosedur pendaftaran:==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&amp;quot;Pertama Datang, Pertama Dilayani&amp;quot;: silahkan daftarkan bab yang ingin anda terjemahkan (cukup tanda tangani di samping bab yang ingin anda terjemahkan, tentu saja yang belum di ambil penerjemah lain) jika terdapat suatu bab (yang sudah di tanda tangani) lebih dari 3 bulan tidak ada update, silahkan kontak supervisor, mungkin pekerjaan dapat di alih tangankan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Jumlah maksimum bab yang boleh anda daftarkan tidak boleh melebihi setengah dari sebuah jilid&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Jumlah penerjemah tiap jilid maksimal 2 (kecuali untuk cerita pendek yang tidak berhubungan antar bab, dengan kata lain, cuma dua orang yang boleh mengerjakan satu &#039;alur cerita&#039;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Penerjemah hanya diizinkan mengambil 2 jilid sekaligus dalam satu waktu kecuali jika itu hanya kumpulan cerita pendek/tambahan. Dimohon dapat  menyelaesaikan satu buku/volume dalam kurun waktu paling lambat 4 bulan (karna proyek ini sudah jauh ketinggalan dari versi inggrisnya)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Ini bukan kontrak yang mengikat &amp;quot;Aku harus menyelesaikan yang sudah kudaftarkan&amp;quot;. Pilihan tergantung pada penerjemah dan dapat dinegosiasikan (termasuk yang anda daftarkan sendiri). Akan tetapi sebaiknya jika tidak mampu menyelesaikan/kesulitan sampai bagian tertentu dan merasa tidak sanggup menyelesaikan, harap lepaskan daftar nama anda dari seri tersebut, memberikan kesempatan bagi penerjemah lain yang tertarik untuk mengerjakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
--------------&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Daftar ==&lt;br /&gt;
=== Jilid 1 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Epilog - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Penutup - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 2 ===&lt;br /&gt;
::* Prolog - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::* Bab 1 - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::* Bab 2 - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::* Bab 3 - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::* Epilog - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::* Penutup - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 3 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog - [[User:Ex Patchy|Ex Patchy]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Epilog - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Penutup - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 4 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Translating&#039;&#039;&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - [[user:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
::*Epilog - [[user:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
::*Penutup - [[user:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 5 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog -&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Bab 4 -&lt;br /&gt;
::*Bab 5 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 6 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog -&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 7 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog -&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 8 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog - &lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 9 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog -&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 10 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog -&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 11===&lt;br /&gt;
::*Prolog -&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 12===&lt;br /&gt;
::*Prolog -&lt;br /&gt;
::*Hari 1 -&lt;br /&gt;
::*Hari 2 -&lt;br /&gt;
::*Hari 3 -&lt;br /&gt;
::*Hari 4 -&lt;br /&gt;
::*Hari 5 -&lt;br /&gt;
::*Hari 6 -&lt;br /&gt;
::*Hari 7 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Akhir Kata -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Cerita Pendek==&lt;br /&gt;
::*Sandy Short Program - [[user:Chepot|Chepot]] &#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Translating&#039;&#039;&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{Heavy Object (Indonesia) Nav}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(id)_Daftar_Update&amp;diff=515398</id>
		<title>Heavy Object (id) Daftar Update</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(id)_Daftar_Update&amp;diff=515398"/>
		<updated>2017-03-18T23:47:59Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;*Volume 4&lt;br /&gt;
::17 Maret 2017, Bab 1; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
*Volume 3&lt;br /&gt;
::01 Maret 2017, Bab 3; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::11 Februari 2017, Bab 2; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::07 Januari 2017, Bab 1; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*Volume 2&lt;br /&gt;
::27 Desember 2016, Bab 3; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::24 Juni 2016, Bab 2; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::29 Agustus 2015, Bab 1; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*Volume 1&lt;br /&gt;
::29 Agustus 2015, Bab 3; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::27 April 2015, Bab 2; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::1 Januari 2015, Bab 1; &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*Pembuatan laman Heavy Object Indonesia&lt;br /&gt;
::11 November 2014&lt;br /&gt;
{{Heavy Object (Indonesia) Nav}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Chepot&amp;diff=515396</id>
		<title>User:Chepot</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Chepot&amp;diff=515396"/>
		<updated>2017-03-18T23:39:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Replaced content with &amp;quot;Hi world&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Hi world&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Bab_1&amp;diff=515251</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Bab_1&amp;diff=515251"/>
		<updated>2017-03-17T02:43:42Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Created page with &amp;quot;==Bab 1 - Seharusnya itu Lautan Biru Alami &amp;gt;&amp;gt; Perang Ilegal di Distrik Loyauté==  ===Bagian 1===  Udaranya benar-benar pengap.  Hujan deras mengguyur kepalanya.  Daun-daun le...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 1 - Seharusnya itu Lautan Biru Alami &amp;gt;&amp;gt; Perang Ilegal di Distrik Loyauté==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Udaranya benar-benar pengap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hujan deras mengguyur kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daun-daun lebar dari pohon tropis yang tumbuh lebat di sekitarnya menimbulkan suara seperti alat musik perkusi yang dipukul terus menerus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam situasi yang sangat serius ini, Heivia Winchell ingin memeriksa apa lehernya masih bekerja dengan baik. Karena hujan yang sangat lebat terus menghujani kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Bangke. Semuanya berbau lumpur. Apa yang terjadi dengan lautan batu karangnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waktu itu hampir tengah malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia benar-benar berada dalam kegelapan. Tidak ada cahaya buatan yang menerangi dan hujan lebat yang terus menghujani kepalanya menutupi cahaya bulan dan bintang-bintang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Heivia merangkak di bawah pohon palem yang tumbuh lebat, seorang anak laki-laki lain yang berseragam sama dengannya merangkak di sampingnya. Anak laki-laki lain itu bernama Quenser Barbotage. Bukannya senapan, dia malah membawa tas yang dipenuhi dengan peledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kupikir kita akan melakukan pesta sampanye setelah tuan putri meledekan Object Generasi Pertama Organisasi Iman. Kenapa kita harus melakukan pelatihan mental di waktu hujan begini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tidak mendengar pengumuman tambahan dari radio?” tanya Heivia dengan kesal. “Ini Distrik Loyauté bang, sebuah kepulauan yang bersebelahan dengan Oseania. Karena serangan gabungan dari koalisi multinasional, kediktatoran di Oseania sudah dihentikan dan area itu sedang dalam proses restorasi. Kau tahu itu, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, kan kita yang menghabisi diktator tersebut.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser ingat dia pernah mendengar bahwa Oseania kaya dengan hasil bumi, sehingga negara itu bisa mendapatkan uang selama fasilitas untuk menambang dan kilang minyak tersedia di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedikit demi sedikit, batu bara, besi, dan platinum yang ada di Oseania dijadwalkan untuk dibawa ke Kerajaan Legitimasi, itu berarti bahwa area tersebut tidak hanya sekedar menjadi area yang membutuhkan perlindungan. Itu adalah area yang bisa menjadi tempat negosisai dan jual-beli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, distrik Loyauté digunakan sebagai jalur transit untuk membawa perlengkapan zona base Object. Karena itu, sumber daya yang berasal dari Oseania dibawa melalui distrik Loyauté yang  kemudian diangkut ke atas kapal sebelum dibawa ke belahan dunia lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu ada hubungannya dengan menelantarkan kita di luar sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pasti selalu ada akal bulus dari seorang idiot yang ingin menciptakan situasi seperti ini. Contohnya, mungkin akan ada serangan terhadap kapal pengangkut untuk mencuri hasil bumi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa itu ada hubungannya dengan hal ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Media menyebut mereka dengan Hyena. Di jaman ‘perang bersih’ yang menggunakan Object, para petinggi akan kehilangan muka jika mereka menyelesaikan ini dengan metode konvensional, jadi mereka menurunkan perintah ini kepada unit kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu ada hubungannya dengan hal ini!? Aku tak tahu apapun mengenai Hyena! Ini bukan perang; ini kejahatan. Mereka seharusnya mengirim pasukan gabungan kepolisian!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu perintah untuk kita. Dan apa para petugas kepolisian yang gila kebersihan itu akan datang ke area yang tidak stabil seperti ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kan kita masih bisa menggunakan Object. Oseania berada tepat di depan sana. Pasukan koalisi masih ada di sana, jadi kita masih punya banyak Object. Kurasa Deep Optical Korporasi Kapitalis sedang melakukan pembersihan di lautan. Bukankah itu Generasi Kedua terbaru yang menggunakan beragam teknologi laser?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kau tersenyum saat memikirkan senjata musuh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun itu, ini bukan pekerjaan kita! Ini tidak mengandung unsur kecerdikan sama sekali. Kita lebih cocok dengan misi yang membutuhkan kecerdikan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku juga mau tidur tau,” potong komandan mereka, Froleytia dari radio. “Tapi ini merupakan sisi kelam dari Object Multifungsi Generasi Pertama yang dilihat sebagai alat yang sesuai dengan segala jenis pekerjaan. Baby Magnum bisa melawan manusia dan kendaraan, sehingga para petinggi melihat bahwa dia akan lebih cocok untuk pekerjaan ini daripada Generasi Kedua yang terspesialisasi. ...Jadi segera hancurkan para pencuri platinum itu sehingga aku bisa tidur. Kalian berdua, menunduk dan tutup mata kalian. Ini akan segera dimulai.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Seriusan? Tanah ini lebih lengket daripada cokelat yang meleleh di bawah matahari musim panas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa lumpur sebanyak ini bisa membuat kulitku menjadi sehat dan bersinar...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak mengalami rasa tegang seperti saat menghadapi  musuh, keduanya sedikit terlalu lama untuk mengambil tindakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka segera menyesalinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kegelapan ini dibinasakan oleh kilatan cahaya saat bombardir dari sebuah Object mulai menghujam bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu berasal dari Object Generasi Pertama Batalion Pemeliharaan Mekanik 37 yang dikenal dengan nama Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata raksasa itu memiliki 7 meriam utama yang merentang dari bagian belakang dan lebih dari 100 senjata meriam raksasa menutupi seluruh tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak hanya menembakan salah satu meriam utamanya. Dia telah menembakan berbagai macam jenis meriam lainnya yang terpasang di seluruh permukaan tubuh bulatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menembakan laser beam, rapid fire beam, coilgun, railgun, dan meriam plasma berstabilitas rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tembakan-tembakan itu menghujam ke bawah bagaikan hujan cahaya, tapi Quenser dan Heivia tidak bisa melihat pemandangan itu dengan santai layaknya sebuah konser pertunjukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ow!! Sial, cahayanya menusuk mataku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berguling di tanah tidak akan membuat rasa sakitnya menghilang! Ayo cepat selesaikan pekerjaan kita, Heivia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia bergerak maju sambil mengucek mata mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Area yang dibombardir Baby Magnum berjarak sekitar 5 kilometer dari lokasi mereka dimana bunker pantai milik Hyena yang digunakan untuk menyembunyikan kendaraan lapis baja dan kapal patroli cepat berada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah-tengah kegaduhan, sebongkah batu seukuran jempol manusia jatuh di kaki Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah potongan dari bunker/hanggar yang terbuat dari beton cepat kering.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tepat sekali, kekuatan penghancur sedahsyat ini tidak akan pernah kujadikan sebagai lawan!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka takut untuk mendekat, tapi mereka punya pekerjaan yang harus diselesaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, apa kau membawa peralatan itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bisa memasangnya di 7 tempat dalam 10 menit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cepatlah. Hyena akan kabur ke arah ini ketika dibangunkan oleh alarm yang sangat terang dan mencolok.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhinya Quenser mengeluarkan beberpa peralatan yang disebut dengan Cursor. Mereka adalah silinder berdiamater 5 cm dan panjang 10 cm yang terbuat dari plastik yang telah diperkuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memeriksa frekuensi Cursor dengan radionya dan mengikat silinder itu ke pohon di dekatnya dengan menggunakan kabel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah selesai memasang beberapa Cursor, dia mendengar beberapa suara samar-samar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara itu berasal dari pepohonan palem yang telah dihancur-leburkan oleh bombardir Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Quenser, menunduk! Mereka datang untuk meladeni kita!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Bukankah ini lebih cepat dari yang diperkirakan? Aku baru memasang setengah!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kau harusnya tahu bahwa ini selalu terjadi. Menunduklah!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semak-semak itu bergoyang karena sesuatu yang bukan diakibatkan oleh guyuran hujan deras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa itu Hyena?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengamati sekitarnya sambil bersembunyi di balik pepohonan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seharusnya tugas mereka adalah memasang perangkap untuk menghabisi Hyena yang lari dalam kepanikan karena bombardir Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sesuatu yang lain sedang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langkah kaki prajurit tidak akan membuat semak-semak bergoyang sekencang itu dan lokasi serangan Baby Magnum berjarak 5 kilometer jauhnya. Quenser ragu mereka bisa sampai sejauh ini dengan sangat cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu artinya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Lihat, Heivia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, jangan angkat kepalamu. Apa kau ingin tertembak di bagian belakang kepalamu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa suara berisik yang sedang menuju ke sini itu berasal dari sebuah, tank?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menendang potongan kayu pohon palem tanpa berpikir kemudian meringkuk, memegangi kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Terkutuklah kau oppai titaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnnn!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kupikir tidak ada pekerjaan yang membuatmu dalam kenyamanan namun menghasilkan banyak uang. Kurasa kita harus menjalaninya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi bahkan gaji tentara berbeda ditiap pangkat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, bagaimana dengan misil anti-tank?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu akan berhasil jika saja tembakan pertama bisa menghancurkannya, tapi sensor tank itu bisa mendeteksi penguncian. Juga, misilnya pasti akan menabrak sebuah pohon sebelum mengenai tank itu jika ditembakan di area hutan seperti ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendecakan lidahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, sebuah peluru senapan biasa tidak akan bisa menembus armor tank. Dan peledak milik Quenser harus diletakan cukup dekat agar tank itu masuk dalam jangkauan ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, kemungkinan besar tank itu akan menemukannya sebelum dia berhasil mendekat dan melempar peledaknya, dan kemudian dia akan berakhir dengan disiangi oleh machinegun ringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang akan kita lakukan, Heivia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan mengeluarkan beer dan bersendau gurau dengan mereka. Membunuh adalah hal yang salah. Seharusnya dunia adalah tempat yang damai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Idealisme pasifis ada untuk mereka yang kalah, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, tapi kurasa mereka tidak akan menerimanya.” Heivia menghela nafas sambil menggosok rambutnya yang basah kuyup. “Jadi kutebak kita tidak punya pilihan selain menghadapi hal ini. Quenser, bagaimana dengan peralatan itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cursor?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya.” Heivia menunjuk ke alat yang tergantung di pohon palem. “Itu adalah jebakan infrared yang mengirim lokasi target kepada Object. Sensornya langsung terhubung dengan data penguncian Object, sehingga kemungkinan tertembaknya target yang tertangkap jebakan itu  adalah 100%. Ayo segera pasang jaring laser tidak terlihat itu dan hancurkan mereka hingga berkeping-keping.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tengah malam, Hyena berhasil dimusnahkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya Baby Magnum telah mengakhiri bombardirnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku butuh tetes mata. Ada sesuatu yang salah dengan mataku. Hey, Quenser. Apa kau pikir base punya pamflet untuk mendaftar operasi Lasik?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa kendaraan lapis baja yang berusaha keluar dari lokasi bombardir, tapi kebanyakan dari mereka telah terpanggang oleh laser beam Baby Magnum. Dan yang tersisa dihancurkan oleh infanteri batalion pemeliharaan mekanik dan divisi lapis baja yang mengelilingi base.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank yang telah dihancurkan Quenser dan Heivia dengan menggunakan Cursor juga merupakan salah satunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku lebih takut dengan peluru nyasar daripada tank. Potongan armor yang berterbangan itu nyaris membunuh kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Reaktan peledak armor itu berbahaya. Ketika tersebar, potongannya bisa menjadi ranjau darat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di zaman itu, prajurit yang berjalan dengan Object di samping mereka tidak berperan seperti infanteri tradisional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para prajurit menggunakan kekuatan tempur senjata raksasa itu secara tidak langsung dengan mengirim lokasi target, sehingga mereka bisa menguasai medan peperangan dengan amat-sangat cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan walau itu cuma kekuatan yang dipinjamkan, itu masih bisa digunakan untuk meraih kemenangan selama mereka masih bisa meminjamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, penyertaan Object bersama infanteri dan tank mengartikan bahwa kekuatan yang hampir tidak bisa dihentikan itu akan sirna jika senjata raksasa itu tidak ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika kedua anak laki-laki itu bersandar di pohon palem yang diguyur hujan, sebuah transmisi dari Froleytia masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terima kasih atas kerja kerasnya, kerja bagus. Kita telah mengurangi sebagian besar anggota Hyena yang cukup untuk membuat mereka kesulitan dalam mengambil langkah selanjutnya atau memulihkan jumlah anggota mereka kembali. Lakukan pembersihan di area tersebut dan kembali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Quenser, saat kita kembali, itu pasti waktunya untuk briefing pasca misi dan perawatan alutista. Dan itu juga termasuk kendaraan lapis baja dan jet yang tidak bisa digunakan orang-orang berpangkat rendah seperti kita.)” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm? Heivia jika kau ingin mengisi waktu luang, aku sarankan agar kau mencari lokasi persembunyian Hyena,” kata Froleytia. “Kau bisa bergabung dengan tim pengintai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, terima kasih!! Aku tidak akan menginvestigasi persembunyian musuh setelah sebuah Object meledakannya  hingga berkeping-keping! Monster itu terkenal karena masih mau mengambil kehormatan yang dimiliki sebuah mayat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa aku tidak pernah melihat sebuah mayat yang mempunyai kehormatan. Apa kau ingin menghiasnya dengan krim kocok dan stroberi? Kalau tidak mau, kembalilah. Jika kalian berdua masih berkeliaran di luar sana, aku jadi tidak bisa isitirahat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Jadi itu alasannya,)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cepatlah kembali,” kata Froleytia dengan tegas. Dia mungkin mendengar komentar tadi. “Kita seharusnya sudah dibebas tugaskan ketika tuan putri meledakan Object Generasi Pertama Organisasi Iman. Aku ingin membawa unit ini ke lautan batu karang Oseania yang diselimuti pantai berpasir putih secepat mungkin. Para tua bangka itu terus memaksa kita melakukan pekerjaan ekstra, tapi mereka menolak untuk memajukan jadwal kepulangan kita. Artinya, setiap detik yang terbuang akan semakin memperlama kepulangan kita. Jadi cepatlah kembali!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mengakhiri transmisinya, tapi Quenser dan Heivia tidak terlihat marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah menyadari sesuatu yang cukup berharga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia apa kau dengar itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kedengarannya seluruh unit akan pergi berlibur.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan di belahan bumi selatan, Desember adalah pertengahan musim panas untuk pakaian renang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia saling bertukar pandang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu artinya...Itu artinya inilah yang mereka sebut dengan episode pakaian renang, Heivia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser kita akan melihat kolaborasi luar biasa dari pakaian renang polos nan imut tuan putri dan pakaian renang terbuka milik komandan berdada besar kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu. Aku tahu! Aku menyukai ide tentang berlibur sesekali. Akhir-akhir ini kita bekerja terlalu keras! Kenapa selalu ada omong kosong mengenai manusia vs Object! Mereka seharusnya berpikir terlebih dahulu sebelum menuliskan cerita mengenai pertempuran mematikan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak ada yang salah dengan percakapan di dalam kelas saat liburan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua idiot itu mulai melontarkan tangan mereka ke udara dan meneriakan “Hooray!!” berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mereka tiba-tiba mendengar suara metalik yang datang dari seluruh arah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya berasal dari senapan yang diarahkan pada mereka oleh beberapa orang yang memancarkan aura membunuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia langsung terdiam di tempat saat baru mengatakan “hoo” pada kata “hooray”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin dari milisi lokal itu berkata, “Jika kalian punya waktu luang, ikutlah dengan kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kerajaan Legitimasi, Aliansi Informasi, Korporasi Kapitalis, dan Organisasi Iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perang bersih yang berlangsung di era modern berkemacuk diantara kekuatan dunia yang masing-masing memiliki beberapa Object. Pusat dari peperangan itu adalah pertempuran antar Object yang memiliki kekuatan yang amat-sangat kuat. Semua kekuatan yang bisa didapat dikerahkan untuk membuat Object-Object itu bekerja dengan baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kerajaan Legitimasi dipimpin oleh sistem monarki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aliansi Informasi menentukan baik dan buruk berdasarkan jumlah dan kualitas sebuah informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Korporasi Kapitalis membiarkan aktivitas ekonomi bergerak melebihi arus kehidupan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Organisasi Iman adalah kelompok sosial yang memegang teguh agama mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konflik diantara organisasi baru itu terus bermunculan sejak pembubaran PBB, dan tidak menunjukan tanda-tanda akan berakhir. Entah karena tidak ada yang tahu bagaimana cara mengakhirinya atau ada yang tidak menginginkan situasi ini berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Hyena aktif di Pulau Loyauté, tujuan mereka sudah bisa ditebak yaitu mereka menggunakan pulau itu sebagai pijakan untuk menghancurkan negara militer Oseania, tapi sebaliknya mereka tidak berafiliasi dengan kekuatan dunia mana pun yang memiliki Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berpihak pada area yang hampir tidak memiliki pemerintahan. Area seperti itu biasa disebut area kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai area yang tidak diwarnai oleh warna kekuatan dunia, pasukan koalisi memutuskan untuk menjadikannya sebagai pijakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, walau area itu telah bekerja sama untuk menghancurkan negara militer Oseania dan digunakan sebagai jalur penghubung hasil bumi yang dibawa dari Oseania yang telah dipulihkan, orang-orang yang tinggal di kawasan Loyauté sulit berbaur dengan rekan-rekan Quenser dan orang-orang Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan semua pemikiran itu, tangan Quenser dan Heivia diikat di belakang punggung mereka dan kepala mereka ditutupi karung goni saat mereka dibawa ke tempat yang tidak dikenal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karung itu telah dilepas dari kepala mereka, tapi mereka tidak bisa memberitahu mereka ada dimana hanya dengan melihat lingkungan di sekitar mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bhah!? Bangke, awalnya karung itu digunakan sebagai kantong pasir, iya ‘kan!? Mulutku penuh dengan pasir, aku tidak bisa bernafas!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalian punya nyali untuk menutupi kepala kami dengan karung walau kami bukan tipe orang yang suka memakai stoking wanita di kepala kami!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya segera mengecam, tapi mereka langsung terdiam ketika laras senapan ditempelkan ke dada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kita harus tertangkap saat sedang berjalan pulang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa kita harus bersyukur karena ini organisasi yang berbeda dari Hyena. Jika mereka adalah sisa-sisa dari Hyena, kita akan dijadikan bahan pelampiasan amarah mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fajar telah tiba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah matahari mulai menyingsing, mereka diterpa udara lembab namun dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, hujannya tak kunjung reda, sehingga mereka masih bisa mendengar alunan nada perkusi yang berasal dari langit-langit di atas kepala mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia berada di gubuk yang terbuat dari kayu dan daun lebar yang berbeda dari gaya rumah kayu Eropa Barat. Kedua anak laki-laki itu duduk di tengah-tengah cincin yang terbuat dari beberapa pria berkulit hitam yang mengitari mereka. Semua pria itu memegang senapan model lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku dikepung, bisakah itu dilakukan oleh gadis berbikini daun palem?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Buka matamu dan lihat kenyataan, Heivia. Juga, bukankah daun kasar itu akan menggores beberapa area yang sangat lembut?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisakah kami memulai bisnisnya?” tanya sebuah suara pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria yang nampaknya komandan mereka duduk di hadapan dua orang idiot yang semua perlengkapannya telah disita, semua dari senjata sampai ransum menjijikan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin saja pria itu bukanlah pemimpin mereka tapi cuma satu-satunya orang diantara merea yang bisa berbicara dengan bahasa yang bisa dimengerti oleh mereka yang berasal dari Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami harap kalian bisa melihat ketulusan kami karena kami mengundang kalian ke sini secara utuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau berpikir untuk meminta tebusan dari kami, menyerahlah,” kata Heivia dengan segera. “Sayangnya, aku adalah bangsawan yang sangat mementingkan garis keturunan dan harga diri. Jika kalian ingin meminta tebusan dariku, keluargaku pasti akan meninggalkanku. Mereka tinggal bilang bahwa aku mati saat bertugas. Jadi mari jangan buang-buang waktu kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku hanya seorang rakyat biasa. Kurasa aku tidak lebih berharga dari gaji bulanan sejumlah 3000 Euro.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami sudah mengenal kalian berdua. Dan kami mengetehaui seberapa kurang ajarnya kalian,”  kata pemimpin itu dengan lancar. Komentar itu sama sekali tidak mengusik mereka berdua. “Quenser Barbotage. Heivia Winchell. Kalian tergabung dalam Batalion Pemeliharaan Mekanik 37 Kerajaan Legitimasi dan telah menghancurkan beberapa Object tanpa menggunakan sebuah Object di pihak kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia menghela nafas panjang karena mereka tahu ide bagus apa yang ingin diterapkan pria itu pada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Biar kuperingatkan: Sekitar 80% dari apa yang kau baca di surat kabar dan situs berita hanyalah hoax.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika semua itu benar, itu artinya kami bisa menghancurkan Object Generasi Kedua hanya dengan menggunakan kepalan tinju kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin itu terus melanjutkan tanpa mempedulikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami punya satu permintaan,” katanya datar. “Korporasi Kapitalis memiliki sebuah Object Generasi Kedua yang ditempatkan di distrik Loyauté ini. Aku percaya kalian memanggilnya Deep Optical. Kami ingin agar kalian menghancurkannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bibir Quenser berkedut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ingin mendapat kesempatan untuk mengamati Deep Optical dengan seksama sekali saja walau itu dari jauh, tapi dia tidak pernah kepikiran bahwa itu akan berubah menjadi seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu, tunggu,” kata Heivia untuk menyela pria itu. “Aku tak tahu menahu mengenai rumor gila yang kalian-kalian ini dengar, tapi kami hanya manusia dengan darah-dan-daging!! Jika kau menjatuhkan kami dihadapan salah satu senjata mengerikan itu, tidak ada keajaiban yang akan terjadi. Kau salah mengartikan kita sebagai android yang terbuat dari baja spesial, iya ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Juga, jangan berpikir bahwa musuhnya musuhmu adalah temanmu!! Dan ketika kau menyangkut pautkan sebuah Object, kau mengenggam peperangan di tanganmu! Kami berdua tidak boleh menyulut peperangan antara Kerajaan Legitimasi dan Korporasi Kapitalis!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin itu menjentikan jarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu pria yang mengelilingi mereka menekankan laras senapannya ke pipi Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Musuhnya musuhmu adalah...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Twe-twewanku! Tw-twolwong bwiarkwan kwami mwelwakwukwan inwi! E-eh heh eh...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia membuat senyum palsu terjelek di dunia dan benar-benar menjadi tidak berguna, jadi Quenser berusaha untuk tidak melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin itu berkata, “Deep Optical adalah Object Generasi Kedua yang terspesialisasi untuk pertempuran laut dan sepertinya akan aktif di sekitar Oseania hanya untuk kepentingan Korporasi Kapitalis saat perawatan yang sedang dilangsungkannya telah selesai. Dengan kata lain, kalian punya alasan untuk bisa mengalahkannya sekarang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Lalu apa alasan kalian?” tanya Quenser. “Jika kalian hanya tidak ingin ada sebuah Object yang ditempatkan di dekat kalian, kau juga akan mengeluhkan hal yang sama kepada Baby Magnum kita. Kenapa kalian mengincar Deep Optical terlebih dahulu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Area kosong memiliki masalahnya sendiri,” kata pria itu. “Aku tidak peduli apakah kalian percaya atau tidak, tapi kami tidak punya alasan untuk menyerang Kerajaan Legitimasi ataupun Baby Magnum. Itulah kenapa kami meminta bantuan kalian. Kalian bisa melihat niat baik kami karena faktanya kami tidak hanya menyuruh-nyuruh kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dimintai tolong, hm?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ada orang yang benar-benar percaya bahwa mereka sedang dimintai tolong ketika dikelilingi oleh belasan orang dengan senapan, mereka mungkin terlalu baik hati atau mungkin ada yang salah dengan kepribadian mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi apa yang telah dilakukan oleh Deep Optical sehingga membuat kalian ingin menyerangnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Penjelasannya akan cukup sederhana.” Pria itu langsung mengalihkan pandangannya dari Quenser. “Tapi akan lebih sederhana lagi jika aku langsung menunjukannya pada kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hujan deras terus terjadi di luar ruangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika mereka keluar dari bangunan kayu tersebut, Quenser bisa mengetahui mereka ada di sebuah area lapang di tengah hutan yang dipenuhi dengan bangunan-bangunan yang sejenis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pagar kawat yang mengelilingi area tersebut dan menara pengawas kayu, untuk sekilas hal itu menunjukan bahwa area itu bukan sebuah fasilitas biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia dituntun melewati tanah liat becek berwarna merah untuk menuju ke bangunan lain. Mereka langsung menyesal ketika melihat bagian dalam bangunan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si pemimpin berbicara dari belakang kedua anak laki-laki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tindakan Deep Optical menimbulkan beberapa resiko.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruangan itu tidak terlalu besar dan dipenuhi dengan ranjang kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mendengar rintihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka melihat perban yang terlihat biasa saja namun sangat tidak bersih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari aroma aneh yang terjadi, obat-obatan herbal yang ditanam di kebun sendiri pasti telah digunakan pada ruangan ini sebagai disinfektan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Korporasi Kapitalis mengemban misi yang dilaksanakan di kawasan Loyauté atas nama pembersihan pasukan bersenjata serta penjagaan zona base dan fasilitas infrastruktur milik mereka. Object itu mengelilingi area perairan di sekitar pulau dan menembakan meriamnya ke arah pulau.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami sudah mendengar bahwa itu tidak lebih dari tindakan untuk menambah ketegangan sehingga perusahaan sponsor mereka memberikan pembiayaan lebih untuk pertahanan nasional. Tidak seperti kalian, mereka tidak bekerja untuk membereskan musuh. Mereka hanya sekedar menembakan laser ke area kosong untuk memenuhi kuota,” kata pemimpin itu dengan biasa. “Tapi itu adalah tembakan laser yang berasal dari sebuah Object, senjata itu dikatakan lebih sederhana dan kuat daripada nuklir. Aku harap aku tidak perlu menjelaskan mengenai kerusakan tambahan yang diakibatkan ketika menembak musuh tak kasat mata dengan senjata seperti itu. Seperti yang telah kukatakan, akan lebih mudah jika langsung menunjukannya pada kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang terbaring di ranjang kecil itu adalah anak-anak yang memiliki kulit sawo matang seperti pemimpin mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang paling muda berusia sekitar 10 tahun dan yang paling tua sekitar 15 tahun. Mereka punya ciri-ciri yang dimiliki anak seumuran mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan masalah sepele mengenai anak-anak yang memakai perban di seluruh tubuh mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua itu belum seluruhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka benar-benar telah kehilangan sesuatu yang dimiliki semua orang normal seperti Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami ingin agar kalian menghentikannya,”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin karena dia tidak bisa mengatasi situasi ini sendirian, ada sebuah kesedihan yang bisa terdengar dari suara pria itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisakah kalian membantu kami menghancurkan Object Generasi Kedua Korporasi Kapitalis, Deep Optical?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia meninggalkan bangunan kayu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Badai ini tidak menunjukan tanda akan berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menghela nafas ketika bagian bawah sepatunya tenggelam ke dalam tanah liat merah yang becek karena basah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau pikir sekarang kita bisa lari?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan penjaga yang memegang sniper di menara pengawas itu? Bahkan jika kita berhasil lolos dari para penjaga, kau pikir kita berjarak seberapa jauh dari zona perawatan? Jika mereka melakukan patroli gunung dengan menggunakan kendaraan off-road, mereka bisa mengejar kita dalam sekejap.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu. Aku cuma nanya. Kurasa kita hanya tinggal menunggu komandan berdada besar kita. Kelompok milisi ini tidak terlihat begitu besar. Satu kelompok berisi 10 prajurit infanteri yang dipersenjatai  dengan senjata terbaru dan sebuah serangan bantuan dari helikopter pasti sudah cukup untuk menangani mereka dengan mudah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka tidak akan meluangkan waktu untuk itu. Dan tidak ada yang memastikan bahwa Froleytia akan menempatkan perintah pencarian sebagai prioritas utama.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi apa yang akan kita lakukan?” tanya Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terdiam sejenak sebelum berkata, “Apa kau sudah mendengar tentang salah satu Generasi Kedua Korporasi Kapitalis...Deep Optical itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya komandan berdada besar kita yang terus mengeluh karenanya. Saat liburan kita sudah selesai, mungkin itu akan menjadi musuh kita selanjutnya. Secara resmi, benda itu bekerja sama dalam melakukan restorasi di Oseania, tapi dia mulai bertindak lebih jauh dari itu. Pada dasarnya, dia mulai menyebabkan beberapa perselisihan kecil di sekitaran Oseania,” jawab Heivia. “Walau ini benar-benar tidak resmi, tapi divisi intelegen kita sudah mulai menaruh mata pada Deep Optical. Tentu saja, kita tidak boleh membiarkan ada orang yang mengetahui tentang siapa target selanjutnya yang akan kita hancurkan. Mereka akan langsung dihukum jika tertangkap.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Selama kita tidak tertangkap, melakukan beberapa pengintaian bukanlah ide buruk.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, apa kau serius?” tanya Heivia dengan terkejut. Sedikit rasa takut yang tesembunyi di balik ekspresinya bisa terlihat. “Yang kita bicarakan ini sebuah Object. Mereka menyuruh kita untuk melawan monster itu! Dan mereka memaksa kita dengan menodongkan senjata!! Aku tidak ingin mati untuk sesuatu seperti itu! Kita hanya manusia biasa!! Kita bukanlah super hero yang bisa menembakan beam dari tangan kita! Ini bukanlah konsep yang sulit. Kita mungkin tidak tahu monster jenis apa Deep Optical itu, tapi di dalam pikiranku tidak diragukan lagi bahwa melawannya akan sangat sulit. Jadi akan lebih mudah untuk menyelamatkan diri jika menggunakan kekuatan yang kita punya untuk melawan kelompok milisi itu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita bahkan tidak tahu apakah kita bisa mendekatai Object ini!! Kita bahkan tidak mendapat dukungan yang baik. Informasi dari kelompok milisi ini mungkin sudah ketinggalan dan tidak berguna. Mereka tidak akan bisa berbuat banyak mengenai persenjataan dan peralatan!! Kita  tidak akan mendapat sebuah strategi yang direncanakan oleh komandan berpengalaman yang didasarkan pada data yang didapat departemen simulasi elektronoik!! Dan kita tidak mendapat perlindungan dari Kerajaan Legitimasi, jadi teori mengenai medan perang bersih tidak berlaku di sini. Jika kita mengangkat tangan dan menyerah, mereka tetap akan menembak kita. Jika kita tertangkap, kita tidak akan diperlakukan seperti tawanan perang. Apa kau benar-benar memahami hal ini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sangat memahami bahwa ini bukan situasi normal.” Quenser menyibakan poninya yang basah dengan kesal. “Tapi tadi kau melihatnya, ‘kan, Heivia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu bukan sebuah alasan.” Heivia menggelengkan kepalanya. “Benar bahwa sebuah tragedi telah terjadi di tempat ini, tapi itu tidak bisa dijadikan alasan untuk mempertaruhkan nyawa kita! Aku tidak bergabung dengan tentara untuk menjadi seorang pahlawan yang menegakan keadilan. Itu untuk mendapat tindakan kepahlawanan yang aku butuhkan sebagai bangsawan. Dan kau adalah pelajar yang dikirim ke sini hanya untuk mempelajari desain Object!! Jadi bukankah seharusnya kau tidak membuang-buang tenagamu pada sesuatu yang lain!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia.” Quenser mengatakannya dengan lembut. “Jika kau benar-benar merasa begitu, bukankah kau seharusnya sedang berusaha melarikan diri tanpaku daripada berdebat denganku?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat sekitar dan melihat seorang penjaga di menara pengawas sedang memperhatikan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun itu, sekarang ini kita tidak bisa kembali ke zona perawatan. Dan nantinya kita pasti akan menghadapi Deep Optical. Jadi apa seburuk itu jika menyelesaikannya sekarang saja? Dan bahkan kita punya panutan untuk menyebut ini sebagai misi pengintaian tidak resmi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin itu hanya bekerja pada kita,” kata Heivia dengan nada yang membuatnya terlihat jelas bahwa dia masih ragu-ragu. “Tapi bukankah ini masih terlihat buruk dimata seluruh organisasi? Ini masih sebuah operasi militer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bukan tentara, aku pelajar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch. Kau selalu  punya alasan yang hanya bisa digunakan olehmu. Perlu kau tahu saja, alasan itu tidak akan berlaku selamanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia kau bilang apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia tidak langsung menjawab pertanyaan Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggumamkan sesuatu dengan pelan dan sebentar merasa ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan melakukannya. Ya tuhan, aku akan melakukannya! Tapi bukan hanya aku yang akan menuju neraka itu!!” setelah berteriak seperti itu, dia memelankan suaranya dan mendesah saat berkata. “Pada akhirnya, aku tidak melihat adanya pilihan lain. Dan ini untuk anak-anak yang telah kehilangan sebelah tangan atau kakinya. Aku bergabung dalam tentara untuk mendapatkan medali dan kehormatan. Ini mungkin metode yang sedikit ngawur, tapi memiliki kisah seperti ini mungkin akan berguna untuk melawan keluargaku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Okay.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang mereka telah membulatkan tekad, mereka hanya perlu mengambil tiket sekali jalan menuju neraka dari tangan malaikat maut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, ayo kita mulai dengan menanyakan mereka apa mereka punya senjata yang bisa kita gunakan. Mereka menangkap kita setelah kita menyelesaikan pekerjaan dan beberapa hal lain. Perlengkapan kita tidak mempunyai cukup amunisi untuk menjalankan misi lainnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya,” kata Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarang keluar dari mulut idiot sepertinya, yaitu adanya sebuah aura pembunuh yang terdapat dalam suaranya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi pertama-tama aku harus menanyakan sesuatu pada mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Quenser dan Heivia menerima permintaan itu, pemimpin itu menunjukan bangunan lain kepada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberpa kontainer tersimpan di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalian bisa menggunakan peralatan dan persenjataan milik Korporasi Kapitalis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Unit perawatan Deep Optical dipasok melalui jalur udara. Kontainer ini dijatuhkan dengan parasut. Namun, tidak semuanya jatuh ditempat yang seharusnya. Tentu saja ketika angin membelokan mereka, pihak ketiga bisa menyabotase mereka dengan mudah. Tapi sesuatu yang terlalu canggih tidak cocok dengan kami.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini barang-barang Korporasi Kapitalis, ini akan...gils... ini peluru penetrasi 5.56. Yah, apapun itu. Ayo gunakan sepasang seragam baru ketika kita memilikinya. Aku ragu ini akan benar-benar membodohi mereka, tapi kemungkinan kita tertembak akan lebih kecil daripada ketika kita memakai seragam Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kuharap kita bisa menemukan bahan peledak yang serupa dengan Hand Axe.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat keduanya berbincang satu sama lain, mereka membuka pintu sebuah kontainer dan mengeluarkan peralatan yang mereka butuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti biasa, para pria berkulit sawo matang itu terus menodongkan senapannya ke arah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ada sebuah titik buta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepatnya, dibalik pintu kontainer yang terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peledak yang berbentuk seperti tanah liat telah ditempelken sedemikian rupa untuk menerbangkan potongan pintu besi itu ke arah pria tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dalam 3 detik.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kalian pikir kami akan melewatkan tanda itu?” kata si pemimpin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria yang ada di sekelilingnya dengan panik mengarahkan senjata mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin itu mengerutkan matanya dan bertanya pada Quenser dan Heivia, “Apa yang kalian lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku meledakan ini, hanya kau yang terkena ledakan. Dan tentu saja, aku sudah memastikannya agar potongan dan ledakan itu tidak akan mengenai kita yang ada di dalam kontainer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bertanya tentang apa yang kalian lakukan,”  balas pemimpin itu dengan tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika Quenser dan Heivia membunuh semua orang yang ada di sini, terlalu banyak penjaga yang mengelilingi fasilitas itu. Mereka semua akan mulai berlari ketika mendengar sebuah suara ledakan dan kedua anak laki-laki itu akan terpojok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak punya keinginan untuk kabur dengan menggunakan kekerasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku tidak membuat lelucon ini, aku ragu kau akan menjawab pertanyaanku. Khususnya karena aku membutuhkan jawaban jujur daripada jawaban yang telah dibumbui hal-hal menjijikan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa yang ingin kalian ketahui?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin itu sedikit tercegat sebelum menanyakan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mungkin sudah merasakan firasat buruk mengenai pertanyaan yang akan ditanyakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berbicara tanpa ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau menyatakan bahwa hilangnya anggota tubuh anak-anak itu diakibatkan oleh bombardir sembrono Deep Optical, benar?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, lalu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nggak mungkin,” jawab Heivia dengan jelas. “Bahkan bombardir dari Object Generasi Pertama tidak akan sesepele itu. Jika seseorang terkena salah satu tembakan nyasar, bahkan mayat mereka tidak akan tersisa. Object tidak mungkin mengakibatkan berbagai macam luka yang menyebabkan rasa sakit yang lebih buruk daripada menjadi sebuah mayat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tahu jika kau mengintersep beberapa transmisi radio atau kau menyadarinya dengan cara lain, tapi kau sudah mengetahui kedatangan Batalion Pemeliharaan Mekanik 37 Kerajaan Legitimasi ke distrik Loyauté sejak awal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mulai menyadari bahwa nafasnya terasa pendek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa mengontrol emosinya dengan baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau membuatnya sendiri. Kau membuat material yang kau pikir akan membuat kami membantu kalian. Jika luka-luka itu tidak diakibatkan oleh sebuah Object, lalu aku bisa mengira mengenai satu-satunya penyebab lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik nafas dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itu tidak membantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau begitu, dia tetap melanjutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kaulah yang memotong tubuh anak-anak itu, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin itu membisu untuk beberapa saat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, dia menarik nafas dalam dan berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, memang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mengapa?” tanya Quenser pelan. Kemudian suaranya berubah menjadi teriakan. “Kenapa kau menginginkan kita untuk mengatasi Deep Optical!? Kami hanya terdiri dari seorang pelajar dan seorang prajurit infanteri!! Apa untungnya membuat Deep Optical menjadi penjahatnya dalam cerita menyedihkan yang dibuat-buat!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak mengerti apa-apa!!” teriak pemimpin itu untuk menekan suara Quenser. “Kami punya alasan kenapa kami membuat ini menjadi sederhana! Jangan bilang kau mengerti bagaimana rasanya saat dipaksa menghunus pedang ke arah anak-anak yang akan menjadi penerus generasi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan alasan tersebut adalah—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenyataanya, hal ini lebih buruk dari itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan udara di dalam ruangan tersebut berhenti berhembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin itu berbicara sambil terengah-engah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti yang kau bilang, peluru nyasar dari sebuah Object tidak akan meninggalkan mayat. Tapi kau tidak mengerti. Kau belum melihat efek sebenarnya yang ditimbulkan Deep Optical pada pulau ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau membuatnya terlihat agar kami bisa melihatnya?” geram Heivia. “Kau membawa kami ke tingkatan dimana kami harus berpikir dan menurunkannya pada tingkatan yang dapat kami mengerti? Apa kau pikir itu bisa dibenarkan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Biar kukatakan dengan jelas. Kami tidak pernah memaksa mereka. Tragedi itu terjadi karena ada yang mencalonkan diri.” Setidaknya pemimpin itu merasa bersalah karena dia mulai berbicara dengan terburu-buru. “Tapi ada belasan atau bahkan ribuan tragedi nyata. Mereka bahkan masih menguasai distrik Loyauté sampai sekarang. ...Jika luka-luka itu menyulutkan kemarahan kalian, kalau begitu kalian akan lebih marah lagi dengan apa yang sebenarnya sedang terjadi. Kejahatan mereka sudah tidak dapat diampuni lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oke kalau gitu,” gumam Quenser. “Kami akan menghadapi Deep Optical. Pertanyaan yang tersisa adalah sekarang atau nanti. Tentu saja, perbedaannya bisa menentukan apakah kita mendapat penghargaan atau hukuman karenanya, tapi aku akan menutup mata pada hal itu. Jangan pikir ini akan berakhir dengan baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun alasan kalian, kalian telah melakukannya. Jangan lupakan bahwa suatu saat nanti akan datang hari dimana kalian harus membayar semua ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 7===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan begitu Quenser dan Heivia meninggalkan area tanah liat merah yang dikelilingi pagar kawat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya berjalan melewati hutan tebal sambil memakai seragam militer Korporasi Kapitalis dan dipersenjatai dengan senjata Korporasi Kapitalis. Hujan yang terus mengguyur menciptakan sungai kecil diantara pepohonan dan mereka berusaha tidak meninggalkan jejak dengan berjalan melalui sungai tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak dibayar untuk ini. Tidak ada gadis cantik di sekitar sini. Dan lagi kita disuruh untuk melawan Object Generasi Kedua hanya dengan senapan kecil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, tapi tabungan kita di sini akan membuat kita gila ketika hari penuh pakaian renang itu tiba.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sedikit bersenda gurau, kedua anak laki-laki itu memelankan suara mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa pendapatmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka tidak akan membiarkan kita kabur. Mereka mengawasi kita dari kejauhan. Kita pasti telah menemukan beberapa dari mereka, tapi kita tidak tahu apakah kita telah menemukan mereka semua. Para pribumi itu pasti mengetahui cara untuk bersembunyi di sekitar sini lebih baik daripada kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka bisa mengawasi kita sesukanya, tapi jika mereka tidak memberi tahu keberadaan mereka pada kita, kita akan menganggap mereka sebagai afiliasi asing jika bertemu dengan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak Froleytia tidak mengawasi mereka berdua, Quenser membawa submachine gun recoil-pendek 9mm yang tergantung pada sabuk selempang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ada yang salah?” kata Heivia yang lebih terbiasa dengan bau oli senjata daripada Quenser. “Kalau kita salah, ya salah. ...Jujur saja, aku tidak punya keinginan untuk melindungi mereka. Jika kita tanpa sengaja menembak salah satu dari mereka, aku hanya bisa menganggapnya sebagai hal yang agak mengesalkan untuk dihadapi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada perbedaan yang sangat jelas dalam aksi mereka, tapi mungkin Quenser dan Heivia lebih tidak bisa akrab dengan mereka daripada Deep Optical.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, Quenser dan Heivia tidak bisa disalahkan karena memiliki kesan buruk pada pribumi itu sejak awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seberapa jauh lagi hingga kita mencapai destinasi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“15 kilometer. Tapi kita harus menghapi hujan deras dan tanah liat becek. Kendaraan biasa tidak akan bisa menembus ini dan sesuatu yang berdaya kuda besar akan menimbulkan terlalu banyak suara. ...Jika saja kita punya sesuatu dengan mesin elektrik berdaya kuda besar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan cuaca seperti ini, musuh pasti juga tidak ingin beranjak keluar. Kawasan patroli sudah tertera di atas dokumen, tapi mungkin prajurit yang menjalankannya tidak bisa mencakup semua area itu dengan benar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mari berharap mereka sedang menonton video porno 3D atau semacamnya di dalam pos jaga. Ketika kau tidak dibayar lebih, pergi keluar dengan kemungkinan terbawa longsor hanya untuk mencari musuh yang tidak akan pernah datang hanya akan mempercepat kematianmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komandan mereka Froleytia pasti tidak suka mendengar hal itu, tapi itulah yang dirasakan orang-orang pada zaman medang perang bersih yang dipenuhi dengan Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tujuan kita adalah Deep Optical, bukan zona base-nya. Kita tidak bisa berdiam di sini selamanya, jadi ayo pergi. Kita tidak boleh menghabiskan banyak waktu hanya untuk langkah pertama.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia,” kata Quenser saat dia melihat ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan tatapan bingung, Heivia berkata, “Apa? Apa kau mencemaskan jejak kaki yang kau tinggalkan di lumpur? Jangan terlalu cemas. Mereka akan menghilang dalam 10 menit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, bukan itu. ...Kurasa aku melihat sesuatu seperti sebuah kotak yang menonjol.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melihat ke tempat Quenser melihat dan menemukan sesuatu yang terbuat dari plastik menonjol keluar dari lumpur tanah liat. Itu sebuah kotak yang seukuran dengan AC adapter komputer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Ini buruk. Bukankah itu ranjau anti-personel? Dan itu tipe nonmetal yang sangat merepotkan. Itu tidak bisa dihindari hanya dengan mendeteksinya dengan mine detector magnetik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka tidak memberitahukan kita tentang hal ini! Jika itu adalah ranjau, seharusnya mereka memberi tahu kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, ranjau bukanlah ranjau jika tidak tersembunyi. Tapi jika kalian memasangnya tanpa mengingat lokasi ranjau-ranjau itu, kalian akan berakhir dengan meledakan kaki kalian sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa pohon biasanya diberi sejenis tanda yang membedakan area aman dengan area berbahaya. Namun tetap saja...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu karena hujan ini. Beberapa ranjau itu pasti bergeser dari lokasi yang ditandai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi tidak ada yang tahu lokasi mereka? Dan kita harus berjalan sejauh 15 kilometer melalui semua ini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Melaporkannya pada mereka juga pasti percuma. Dan itu hanya menambah jumlah kaki yang akan meledak,” kata Heivia jijik. “Apa yang telah terjadi pada medan perang modern yang dipenuhi dengan pertarungan antara dua Object? Kenapa mereka memasang ranjau darat untuk meledakan kaki orang? Kemana perginya medan perang bersih itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia berbicara, Heivia menggapai switch yang terhubung dengan sensor di senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengernyit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kukira kau bilang bahwa mine detector tidak akan berguna?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kubilang yang tipe magnetik tidak akan berguna.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kita mati ketika baterai sensor itu habis...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil Heivia memimpin, kedua anak laki-laki itu masuk ke dalam hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terima kasih pada hujan deras ini, ada beberapa serangga yang keluar, tapi dinginnya pagi hari mulai menghilang seiring berjalannya waktu. Yang tersisa adalah air hujan hangat seperti air kamar mandi yang kipas ventilasinya rusak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang diperkirakan, tentara Korporasi Kapitalis tidak melakukan tugas penjagaan mereka dengan antusias. Jejak kaki mungkin telah tersapu bersih, tapi jejak roda dari truk tidak bisa menghilang dengan cepat. Namun jumlah jejak yang bisa mereka temukan hanya sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semuanya basah kuyup. Tidak ada yang tahu kapan area di bawah kaki kita ini longsor.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan resiko terkena ranjau darat atau longsoran, tidak mengejutkan mereka tidak ingin pergi berpatroli. Semua orang memebankan semua pekerjaan berbahaya pada Object dan Elite yang mempilotinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menunduk untuk melihat peralatan genggam Koporasi Kapitalis yang hanya berisi sedikit sekali data.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa kita baru saja melewati garis pertahanan pada checkpoint terluar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Area itu lebih berbentuk seperti gunung daripada hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemiringan tanah itu membuat air hujan mengalir sangat cepat melewati kaki mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengeluarkan sebuah bungkusan bersih dari kantong seragam militernya yang anti air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan, ransum Korporasi Kapitalis memang enak. Yang satu ini rasanya seperti Steak Salisbury.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hentikan. Terlalu menikmatinya hanya akan membuatnya terasa buruk ketika kita kembali. ...Tunggu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia berhenti bergerak dan perlahan menunduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pepohonan dan hujan badai berisik ini membuatnya sulit untuk dilihat, tapi ada beberpa figur yang bersembunyi di balik batang pohon besar yang tumbang sekitar 300 meter di depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari apa yang mereka bisa lihat, mereka berjumlah 3 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena memakai seragam yang sama dan dipersenjatai dengan senjata yang sama, sepertinya mereka semua berada di unit yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka semua perempuan, mungkin itu ada hubungannya dengan unit mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelihatannya mereka tidak bisa mendengarnya berbicara dari jarak sejauh itu, tapi Quenser masih berbisik ketika berbicara dengan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Sepertinya mereka belum melihat kita. Apa mereka dari Korporasi Kapitalis?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Bukan. Lihat senjata mereka. Mereka dari Organisasi Iman. Dan itu adalah sniper jarak pendek...)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Sniper jarak pendek?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Benda itu digunakan untuk menembak penjahat yang menawan sandera di kawasan padat penduduk. Kekuatan penetrasi mereka sengaja dibuat lemah sehingga pelurunya tidak akan mengakibatkan kerusakan tambahan di area sekitarnya setelah mengenai sasaran.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Jika pelurunya terus bersarang di tubuh targetnya, bukankah kau bisa bilang itu didesain agar membuat lukanya separah mungkin?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu sosok di kejauhan itu menolehkan kepalanya ke arah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia tidak bisa bergerak dengan ceroboh. Bahkan pergerakan terkecil yang mereka timbulkan akan membuat pergerakan besar pada semak-semak di sekitar mereka. Hujan ini masih turun dengan deras, tapi sebuah pergerakan tidak alami masih bisa terlihat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Tapi mereka kira tawuran itu akan terjadi dimana? Di sebuah negara aman?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_06.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Mereka pasti bukan bagian dari kemiliteran. Kutebak mereka itu sejenis pasukan khusus kepolisian. Mungkin mereka adalah kelompok yang dikenal dengan nama Valkyrie. Itu adalah kelompok pemberi hukuman ilahi yang berkeliling ke tempat-tempat milik Oranisasi Iman di seluruh dunia dan memusnahkan mereka-mereka yang melanggar larangan tuhan. Mereka menggunakan peralatan spesial dan semua anggota kelompok itu terdiri dari perempuan.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Valkyrie, hm? Sepertinya mereka memakai sesuatu seperti garter belt di seragam mereka...dan apakah itu shell cup bra? Bra yang tidak menutupi bagian atas payudaramu adalah sesuatu yang tidak perlu, iya ‘kan? Apa mereka mengenakannya karena alasan ideologi?)” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Itu pasti hanya selera para petinggi. Whew, sayang sekali mereka berasal dari Organisasi Iman. Itu bokong yang bagus.)“&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Segera hentikan itu. Pada dasarnya Valkyrie bertugas untuk menegakan moral publik di Organisasi Iman. Aku rasa mereka tidak akan menyukai candaan seperti itu.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Itu tergantung pada sekte religius apa yang mereka ikuti. Jika mereka menyembah Dewa Kesuburan atau Dewi Ibu, mereka akan lebih banyak bergaul dan meniduri banyak orang. Cerita mengenai Dionysus sebenarnya cukup mengagumkan.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(...Jadi mereka adalah polisi bukannya tentara, hm?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentara menyerahkan semua pertempurannya pada Object sementara polisi sering melakukan baku tembak di kawasan penduduk. Ini artinya sangat mungkin seorang polisi yang bekerja di negara aman lebih ber-skill daripada tentara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kenapa mereka di sini?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Yah, aku ragu mereka sedang bekerja sama dengan Korporasi Kapitalis. Mereka tidak akan mengendap-endap seperti itu kalau memang bersekongkol dengan Korporasi Kapitalis.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Mereka cenderung tidak bisa bekerja sama dengan Korporasi Kapitalis yang hanya menggunakan agama sebagai penghasil uang atau Aliansi Informasi yang menggunakan internet untuk mempublikasikan analisa sains pada cerita-cerita tradisional.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita yang kelihatannya pempimpin dari tiga orang Valkyrie itu memiliki kain pakaian yang terikat di sekitar lengannya. Mungkin saja mereka telah kejar-kejaran dengan tentara Korporasi Kapitalis. Itu bisa saja terjadi karena itu atau mereka telah menghadapi musuh lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengamati mereka dengan seksama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Tapi mereka juga bukan sekutu dari Kerajaan Legitimasi. Kita bisa mengalami baku tembak jika tidak berhati-hati.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Akan sulit untuk mengalahkan mereka di sini.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiga orang itu sudah mengungguli jumlah mereka dan mungkin saja masih ada yang bersembunyi. Juga, suara tembakan akan menarik perhatian tentara Korporasi Kapitalis yang sedang melindungi Deep Optical.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia perlahan mengangkat senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Berharaplah agar kita bisa melewati mereka tanpa diketahui.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu sosok itu memberi instruksi pada dua orang lainnya dengan sebuah gestur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang bawahan wanita itu keluar dari semak-belukar pendek tanpa bersuara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Pelan, pelan. Bagus, mereka pergi. Bangke. Sekarang pohonnya menghalangi  dan aku tidak bisa melihat mereka)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dua orang bawahannya bergerak terlebih dahulu, sosok ketiga itu menyusul mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka menuju ke arah yang berbeda dari arah datangnya Quenser dan Heivia. Mungkin mereka tidak punya urusan dengan Deep Optical atau hanya berputar menggunakan rute lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kelihatannya mereka sudah pergi.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Quenser baru saja ingin mengusap air hujan yang mengalir di dagunya, salah satu sosok itu berhenti dan melihat kembali ke belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Tunggu, Heivia!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menyuruh Heivia untuk berhenti ketika jari yang ada di pelatuk mulai bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sosok itu terdiam untuk sejenak, tapi akhirnya menghilang ke dalam hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kelihatannya kita berhasil.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Ngomong-ngomong apa yang sedang dilakukan Valkyrie di sini?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melemparkan pertanyaan bagus, tapi mereka tidak punya waktu untuk memikirkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deep Optical saja sudah menimbulkan banyak masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 8===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Quenser dan Heivia menuju lebih jauh ke dalam hutan, kontur tanahnya semakin miring. Air dari hujan deras ini entah kenapa cukup menghambat perjalanan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang sedang terjadi dengan lautan biru dan pantai berpasir putih?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau mengeluhkan hal yang sama ketika kita menghadapi Hyena.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini hanya membuatku kesal ketika memikirkan para anggota lain sedang mengalami liburan asyik sementara kita berusaha melewati lumpur dengan susah payah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka mengobrol, sebuah titik cahaya merah muncul di dada Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah penanda laser dari senapan sniper.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengangkat tangannya ke atas dan cahaya merah itu menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kurasa itu peringatan dari penjaga kita. Mengagetkan saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa mereka mendengarkan percakapan kita melalui mikrofon di senjata mereka?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Bego) pikir Quenser dalam hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat hujan, cahaya laser bisa terlihat dengan mata telanjang dari samping sama seperti saat melihatnya dari depan. Mungkin tindakan itu bisa membuat kelompok milisi itu benar-benar menguasai keadaanya, tapi itu juga memberikan kesempatan bagi musuh untuk menyerang balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita akan benar-benar berada dalam masalah jika mereka memberikan peringatan itu saat Valkyrie masih berada di dekat sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita hanya bisa berharap mereka cukup pintar untuk tidak melakukannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil terus diperhatikan oleh laras senjata yang tersembunyi, mereka berdua terus melanjutkan perjalanan menuju zona base Korporasi Kapitalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika mereka sampai di tempat yang lebih terlihat seperti bukit daripada tebing, Heivia menyadari sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, sial.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lihat ke bagian bawah tebing. Ada beberpa prajurit Koporasi Kapitalis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser juga memeriksanya sambil bersembunyi di balik batang kayu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka ada di bagian atas tebing yang hanya setinggi beberpa meter dan tentara Korporasi Kapitalis berada di bawahnya. Sebuah kendaraan listrik lapis baja berhenti di bagian dasar sungai yang sudah kering namun baru saja memiliki arus baru dari air berlumpur yang mengalir melaluinya. Dua atau tiga prajurit infanteri sedang berkumpul di sekitarnya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya mereka sedang mengrimkan amunisi dan baterai. Borosnya energi yang digunakan adalah suatu masalah yang melekat pada peralatan modern. Kutebak itu yang menyebabkan mereka rela pergi keluar di waktu hujan begini.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau pikir kita bisa menghabisi mereka?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka tidak tahu kita ada di sini, tapi ini tetap sulit. Kendaraan lapis baja itu membuatku cemas. Lihatlah semua sensor yang ada di atapnya. Setelah pengiriman, kutebak mereka akan pergi berpatoli untuk mengawasi hutan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kita harus melakukan sesuatu,” kata Quenser. “Tapi menyulutkan baku tembak hanya akan menarik lebih banyak prajurit ke sini. Meledakan kendaraan lapis baja itu malah lebih parah. Tak ada yang tahu seberapa jauh suara itu bisa terdengar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu kita melakukannya dengan cara biasa, Quenser.” Heivia menunjuk tanah basah di bawah kakinya. “Cara biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 9===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang anggota Valkyrie bernama Sarasa Gleamshifter bergerak tanpa suara menembus hutan. Air hujan yang masuk ke celah pakaian yang terikat erat ke lengan kanannya membuat luka di tanganya semakin terasa sakit, tapi ekspresinya tidak berubah sedikit pun. Namun, dia sedang sangat waspada. Sedikit saja bau darah bisa menarik perhatian binatang karnivora dan itu juga bisa menarik perhatian prajurit musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa tiba-tiba berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara berisik dari tanah yang sedang longsor. Kemudian dia mendengar bermacam transmisi yang dikirim masuk dan kembali dari peralatan yang dia gunakan untuk mengintersep transmisi radio Korporasi Kapitalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah longsor di barat daya. Sepertinya sebuah kendaraan lapis baja Korporasi Kapitalis dan beberapa prajurit ikut terbawa longsor,” lapor salah satu bawahannya, Rachel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku mendengarnya,” Sarasa kembali tersadar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan mereka bukanlah Korporasi Kapitalis; tapi seorang pria tua bernama Oldnick yang telah kabur ke daerah tersebut. Namun, mereka tidak ingin repot-repot mengurus izin untuk melakukan pencarian, sehingga baku tembak akan terjadi jika Korporasi Kapitalis melihat mereka. Untuk alasan tersebut, tidak ada yang lebih baik dengan para prajurit Korporasi Kapitalis yang teralihkan pada hal lain. Walaupun begitu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa Gleamshifter tidak sekedar menyerahkan ini pada nasib baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu membuatnya semakin tidak nyaman dan meningkatkan kewaspadaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasakan sumber ketidaknyamanan ini melalui hidungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu berada di hulu hembusan angin yang berhembus ke lereng itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku mencium balu peledak,” gumam Sarasa. “Dan ini bukan dari amunisi senjata. Bau ini berasal dari peledak plastik yang diledakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berpikir sejenak, Sarasa memberikan instruksi melalui gestur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka akan memastikan penyebabnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka adalah unit spesial dari Organisasai iman yang dikirim ke seluruh dunia untuk menangani mereka yang disebut “musuh tuhan” karena telah melanggar aturan agama mereka. Karena tindakan targetnya yang melarikan diri ke sini, mereka tidak punya pilihan selain terus mengejarnya. Orang tua itu ingin menyebarkan jimat ulir yang melawan takdir tuhan, sehingga mereka harus menghukumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan unsur tidak diperlukan yang menghalangi pengejaran mereka akan dimusnahkan walau jika tindakan yang dilakukan unsur tidak diperlukan itu tidak ada hubungannya dengan target mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya tentara Korporasi Kapitalis sudah berkumpul di lokasi longsor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Valkyrie mengitari area tersebut ketika mereka menuju ke arah sumber ledakan. Setelah bergerak sekitar setengah jam, mereka sampai di destinasi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentara Korporaasi Kapitalis sedang berusaha menyelamatkan rekan-rekan mereka yang terkubur di bagian bawah tebing, ketika Valkyrie ada di bagian atas tebing yang telah longsor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa berjongkok dan menyentuh tanah dengan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Permukaanya basah, tapi semakin dalam semakin keras. Dan kualitas tanahnya juga bagus. Longsor tidak sering terjadi di area ini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa melihat jejak kaki yang tertinggal di area itu, tapi hujan pasti telah menghilangkan semua jejak yang sebelumnya ada di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa Gleamshifter mencari jejak lain yang tersisa dan mendecakan lidahnya ketika menemukan sesuatu yang tidak mengenakan sekitar 10 meter di depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kotak P3K milik Korporasi Kapitalis diletakan di antara cabang pohon setinggi pandangan mata. Kantong plastik bekas menaruh ransum diletakan di atasnya untuk mencegahnya kehujanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa melihat ke lengan kanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak tahu siapa, tapi seseorang telah menyadari kehadiran mereka. Dan terlebih lagi orang itulah yang menyebabkan longsor, jadi mereka bukan berasal dari Korporasi Kapitalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengamati dengan seksama untuk memastikan bahwa itu bukan jebakan, Sarasa memastikan bahwa itu tidak lebih dari kotak P3K biasa. Ini membuatnya sangat marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meninggalkan kotak P3K di sana lebih menunjukan bahwa orang itu telah meremehkannya daripada seperti saat orang itu memberikan sepotong permen pada anak kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek kau!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarasa menjatuhkan kotak P3K itu ke tanah dan mencari lebih jauh ke dalam hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia menemukan sesuatu yang tidak mengenakan sekitar 5 meter di depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah perangkap yang menggunakan kawat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah tipe sederhana yang aktif saat kawatnya tersenggol. Pasak kayu yang ditajamkan di pasang pada batang pohon yang kuat sehingga mereka akan menyerang mangsanya pada kecepatan luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ada sebuah pemicu elektrik yang terpasang di salah satu ujung kawat tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemicu itu biasanya digunakan untuk memicu terjadinya ledakan dengan cara menimbulkan ledakan yang sangat kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, itu juga bisa digunakan untuk memutus kawat itu dari jarak jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial…!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mengutuk tidak akan menghentikan pemicu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuhnya kali ini akan membunuh dirinya jika dia memilih untuk memusuhi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak akan sangat murah hati hingga terus menunjukan rasa iba pada orang yang telah menolak kebaikan hati yang telah ditunjukan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 10===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia sedang mengamati melalui bidikan senapan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, sial! Dia masih hidup! Gila, apa dia memang pernah hidup!! Ya, tuhan. Kenapa kepribadian wanita berubah drastis ketika mereka marah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi dia tidak menerimanya. Yah, walau aku ragu dia bisa melacak kita dari jarak sejauh ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah membuat ledakan yang mengakibatkan longsor setelah membuat jarak yang cukup jauh. Sepertinya Valkyrie Organisasi Iman berusaha memburu mereka dengan ekpresi mengerikan di wajahnya, tapi menemukan mereka di tempat yang sedang mereka tempati tidaklah mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Ada apa dengan kengerian yang sangat mengerikan ini? Aku rasa kita harus mulai melarikan diri untuk memastikan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dendam seorang wanita memang sangat menakutkan. Jika saja mereka tidak sangat menawan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah teralihkan pada musuh dari Organisasi Iman yang tidak disebutkan dalam informasi apapun, kedua anak laki-laki itu kembali menjalankan misi utama mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berjalan agak jauh dan melewati sebuah bukit, mereka melihat tujuan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hampir lebih dari setengah hari telah terlewat sejak mereka meninggalkan HQ kelompok milisi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi itu zona perawatan Korporasi Kapitalis untuk Deep Optical.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak menggunakan konvoy seperti yang digunakan Kerajaan Legitimasi dalam membuat base, hutan itu telah dibersihkan dan bangunan konkret telah dibangun. Bangunan itu hampir sepenuhnya terbuat dari metal tipis dan ringan yang biasa digunakan untuk membuat bangunan prefab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku terkejut mereka melakukannya sampai sejauh ini. Terus melakukan pembabatan hutan pasti membutuhkan kerja keras. Semua vegetasi yang ada di sekitar sini sangatlah subur, sehingga base akan cepat sekali dikerumuni tanaman jika meninggalkannya terlalu lama.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku melihat adanya bekas pembakaran di sana sini, jadi mungkin mereka membakarnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di base ada sebuah bangunan konkret tebal yang jauh lebih besar daripada bangunan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu sepertinya bangunan untuk perawatan Object.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Ketika melihat-lihat base itu, Heivia berkata, “Kukira dia adalah Generasi Kedua yang terspesialisasi dalam pertempuran laut. Kenapa mereka membangun base-nya di tengah hutan seperti ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benda itu menggunakan bantalan udara, mungkin dia bisa masuk ke dalam pulau ketika dibanjiri air hujan. Sebentar lagi kita akan melihatnya sendiri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku ingin langsung menghabisinya sebelum dia pergi lagi,” kata Heivia sambil mengeluarkan keringat dingin yang jelas terlihat berbeda dari air hujan yang mengguyurnya. “Bahkan ketika dia tidak bisa bergerak, dia masih tetap sebuah Object. Jika dia menyadari kehadiran kita, dia akan mengarahkan meriamnya yang sangat banyak pada kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itulah alasan kenapa kita mengendap-endap...walaupun ini akan sangat merepotkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser berbicara, Heivia mengamati area di sekitar zona base itu melalui bidikan senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kelihatannya kita tidak bisa menyelinap masuk dengan mudah. Penjaga di sekitar base benar-benar mengerjakan tugas mereka. Kurasa mereka tidak ingin tertangkap oleh petinggi yang berada sangat dekat dengan mereka. Kurasa kita tidak bisa menyelinap masuk tanpa ketahuan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika memang mungkin, kelompok milisi itu pasti sudah melakukannya. Mereka mengetahui dataran ini lebih baik dari kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak kelompok milisi itu tidak pernah berhasil melakukannya, itu pasti benar-benar tidak mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dari apa yang kulihat, setiap penjaga di area berbeda memakai  ban lengan yang berbeda warna. Penjaga yang berada di luar dan di dalam base juga memakai ban lengan dengan warna berbeda. Bahkan seseorang yang sama-sama berasal dari Korporasi Kapitalis akan langung dicurigai ketika memakai warna yang salah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tentu saja, ban lengan itu bukan sekedar potongan kain biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sepertinya dilengkapi dengan pita magnetik atau chip IC yang mengandung informasi elektrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada kemungkinan kawasan di dalam base itu dibagai menjadi beberapa wilayah dengan warna berbeda. Jika begitu, kita masih mempunyai masalah walau sudah berhasil menyelinap dengan aman.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang diperkirakan, untuk masuk ke tempat itu tidak bisa sekedar memakai seragam militer Korporasi Kapitalis. Base ini menjaga sebuah Object seharga 5 miliar dollar. Ditambah lagi, mereka sedang tidak berada di medan perang bersih. Ini adalah wilayah yang dikuasai kelompok milis lokal. Mereka memastikan agar tidak menimbulkan adanya celah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu artinya...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita harus menemukan sebuah ‘celah yang tidak terlihat’.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan begitu, kedua anak laki-laki itu mengeluarkan sebuah mikropon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 11===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah matahari terbenam, Quenser dan Heivia masih tidak beranjak dari tempatnya sama seperti hujan yang terus mengguyur mereka di hutan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengarahkan sebuah mikrofon spesial yang berbentuk seperti pistol ke arah base itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan headphone di telinganya, Heivia menggerakan mikrofon itu ke arah ruang perwira.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu tidak akan memberitahukanmu apa-apa, Heivia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn? Tapi mendengarkan apa yang terjadi di ruang perwira adalah jalan tercepat untuk mendapatkan informasi mengenai base.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Orang-orang yang mengetahui pentingnya informasi itu akan memastikan bahwa mereka tidak disadap. Mereka akan membuat celah hampa udara di dinding untuk mencegah adanya suara yang keluar dan kaca jendelanya akan dilengkapi motor untuk menggetarkannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi apa yang akan kita lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kita tidak bisa mendapatkannya langsung dari sumbernya, kita coba dengan metode yang lebih lama. Kita menarget para prajurit yang sedang berjaga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ragu kita akan mendapat banyak informasi dari apa yang mereka katakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, tidak jika hanya dari satu orang. Tapi itu berubah ketika kita mendengarkan belasan atau bahkan ratusan dari mereka. Jika kita menggabungkan potongan-potongan informasi itu menjadi satu, kita mungkin bisa mendapat seluruh kepingan informasi mengenai base itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan begitu mereka terus melakukan penyadapan dan mencatat semua hal kecil yang mereka dengar yang mereka anggap akan berguna. Hujan mencegah mereka untuk menggunakan kertas, dan mereka tidak ingin menggunakan perlatan genggam karena cahaya belakang. Mereka dipaksa menggunakan spidol permanen untuk menuliskan informasi itu di bagian dalam seragam militer anti air mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kita tidak bergegas, perawatan Deep Optical akan selesai.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan. Ransum Korporasi Kapitalis memang enak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika mereka terus berbincang satu sama lain dengan pelan, senja telah tiba, matahari mulai pulang ke peraduannya di balik awan hujan, dan kegelapan kembali datang. Sementara itu, mereka telah mengumpulkan sedikit informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm, bangunan perawatan itu terbuat dari keramik pres yang menggunakan obat pengeras. Sebuah meriam Object bisa menanganinya dengan mudah, tapi itu pastinya bisa menahan 5 tembakan dari tank biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh tuhan, ransum Korporasi Kapitalis ini memang enak...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sejak kapan kau mengubah kelas ini menjadi pelajaran cita rasa? Dan jangan makan semuanya! Sisakan untukku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu terus berlangsung selama dua hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia tidur secara bergantian di tengah-tengah hujan yang terus mengguyur mereka sambil bersandar di sebuah batang pohon saat mereka terus mendengarkan suara-suara itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum senja kedua datang, Quenser menerima suara yang merupakan buah dari kerja keras mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Shadow Code.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 12===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, ada orang lain yang mengawasi Quenser dan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka adalah sniper dari kelompok milisi yang meminta mereka untuk menghancurkan Deep Optical. Mereka bersembunyi  dibalik ghilie suit yang terbuat dari pakaian usang dan kemudian menutupinya dengan beberapa lapisan cat pilok dengan warna berbeda. Mereka sudah mulai lelah melihati Quenser dan Heivia yang duduk tanpa berbuat apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang sedang mereka lakukan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah pertanyaan yang dilontarkan para milisi itu. Kedua anak laki-laki itu telah berada di hadapan zona base, tapi sekarang mereka tidak menunjukan tanda untuk bergerak majau walau selangkah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para sniper itu terkesan ketika kedua anak laki-laki itu menangani kendaraan lapis baja Korporasi Kapitalis di tebing tadi, tapi mereka mulai kesal sejak kedua anak laki-laki itu tidak lagi melakukan apa-apa. Para sniper itu mengira mereka sedang terbelenggu rasa takut ketika melihat zona base.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok milisi itu telah sedikit mengetahui perbuatan yang telah dilakukan Quenser dan Heivia pada masa lalu dari situs berita, tapi mereka tidak mengetahui metode yang digunakan. Mereka mengira kedua anak laki-laki itu sekedar menuju ke medan perang, hanya itu. Mereka mengira permasalahannya akan selesai saat kedua anak laki-laki itu pergi. Itulah pandangan mereka terhadap Quenser dan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini tidak lebih dari sekedar proses yang membuat orang mengeluh mengenai atlit yang dilihat sekilas “mempunyai bakat lebih”. Orang-orang itu tidak tahu kerja keras dan usaha apa yang telah dilakukan atlet itu untuk mendapatkannya karena orang-orang itu telah terbiaskan oleh rangkuman informasi pencapaian yang diperoleh atlit itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ada masalah lain yang berada di sini. Para sniper itu memiliki senapan sniper yang bisa mereka gunakan untuk menembak Quenser dan Heivia kapan pun mereka mau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang akan mereka lakukan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa mereka akan terus mengamati atau melakukan tindakan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sniper kelompok milisi itu memikirkannya dengan seksana. Akan lebih mudah untuk memutuskan bahwa Quenser dan Heivia sedang terbelenggu rasa takut, tapi menembak dari jarak sedekat itu ke zona base akan membuat para sniper itu berada dalam bahaya. Dan jika mereka membunuh Quenser dan Heivia, Deep Optical akan tetap eksis. Usaha dari para anak-anak “sukarelawan” yang digunakan untuk menimbulkan situasi ini akan nihil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Seharusnya sebuah peringatan akan cukup.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peringatan menggunakan penanda laser biasanya lebih tidak beresiko dibandingkan sebuah tembakan. Namun, mereka sudah menggunakan metode itu sekali. Semakin sering mereka melakukannya, efek psikologi yang ditimbulkan akan semakin berkurang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang harus mereka lakukan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesabarannya mulai habis, salah satu sniper itu terus berpikir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin itulah alasan mengapa dia tidak menyadari sesuatu yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bayangan lain mulai mendekatinya dari belakang tanpa bersuara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 13===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia memilah informasi yang mereka dapat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah menemukan cara untuk masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Komandan mereka mempunyai sebuah item dengan sebutan Shadow Code yang dibawa melalui jalur supply yang berbeda dari yang biasa digunakan. Yah, aku mengerti kenapa dia mencemaskannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Shadow Code ini tidak dibawa melalui rute yang biasa. Itu tidak dibawa bersamaan dengan pasokan lain, dan itu tidak disetujui secara resmi. Itu berarti komandannya akan menghilangkan data yang sebaiknya tidak berada di sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurir rahasia itu pasti mempunyai sedikit kesalah pahaman dengan prajurit di zona base.” Quenser mensimulasi kondisinya satu per-satu. “Itu artinya si kurir rahasia itu bisa memasuki base tanpa perlu mencemaskan tentang wilayah yang dibagi berdasarkan warna ban lengan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sudah mengetahui item yang mereka butuhkan untuk menyelinap masuk ke base itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser dan Heivia baru saja ingin mengambil tindakan, mereka mendengar suara rusuh di semak-semak yang berada tepat di belakang mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sumber suara itu berasal dari jarak yang sangat dekat di belakang mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia segera berbalik, tapi penyerang itu segera menerjang Quenser dari samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quen—!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia berteriak dan berusaha mengarahkan senapannya, tapi dia langsung berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di menyadari ada dua laras senapan sniper jarak pendek yang mengarah padanya dari dua arah yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalian bukan berasal dari Korporasi Kapitalis. ...Peralatanmu memang terlihat seperti itu, tapi aku tidak melihat adanya alasan bagian kalian untuk bersembunyi dan memata-matai base kalian sendiri,” kata penyerang yang menduduki Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu suara rendah, dari seorang wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia melihatnya, Heivia meletakan tangannya di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Quenser, bertukarlah denganku!! Kenapa selalu saja kau!?”)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kau bilang kau &#039;&#039;ingin&#039;&#039; tenggorakanmu ditekan oleh sebuah pisau!?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aksen itu... Jadi kalian berasal dari Kerajaan Legitimasi.” Penyerang itu mulai berdiri dari Quenser, tapi mata pisaunya masih berada di tenggorokannya. “Apa yang kalian lakukan di sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi apa kotak P3K itu bukan pentunjuk yang cukup untuk membuatmu menjauh dari hal ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diam. Kau mungkin ingin berusaha terlihat keren, tapi itu hanya membuatmu semakin terlihat bodoh. Jawab pertanyaanku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana dengan kalian? Apa alasan Valkyrie dari Organisasi Iman membiarkan kami tetap hidup?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengacu pada fakta bahwa mereka bisa menembak dirinya dan Heivia dari jarak tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli seberapa banyak senjata yang dimiliki wanita itu, fakta bahwa mereka muncul dengan sengaja menunjukan bahwa mereka tidak punya niat membunuh. Dan jika mereka hanya ingin menggunakan bilah pisau untuk menghindari suara berisik dari tembakan, tenggorokan Quenser pasti sudah terbelah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sedikit rasa terima kasih.” Kemudian wanita Valkyire itu bangun dari Quenser. “Walau itu agak menyakitkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi apa yang kalian inginkan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika pendapatku benar, kalian ingin menyerang zona perawatan Korporasi Kapitalis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita Valkyrie itu memberikan senyum tipis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu jelas bukan senyum yang menunjukan persahabatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita sedang mencari musuh tuhan yang melarikan diri ke area ini. Namun, mereka menghalangi kita. jika kalian ingin membuat beberapa masalah untuk mereka, kami bisa menggunakan itu. Kami hanya berharap untuk mengetahi kapan dan dimana hal itu dilakukan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau ingin meminta bantuan dari Kerajaan Legitimasi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalian lebih baik daripada Korporasi Kapitalis dan Aliansi Informasi. Upacara penobatan yang dilakukan di Kerajaan Legitimasi terkadang didasarkan pada upacara keagamaan. ...Tapi yang lebih penting. Kalian bukanlah musuh tuhan atau pengganggu yang menghalangi jalan kita. Untuk sekarang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Sial. Aku bersyukur tidak membuat candaan garing ketika dia menunggangiku.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat Quenser merasa sedikit lega, ada hal lain yang membuatnya cemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia sedang diawasi oleh milisi lokal yang mencegah mereka untuk melarikan diri. Berhubungan dengan sebuah unit dari salah satu kekuatan dunia bisa dianggap sebagai persiapan untuk melarikan diri. Mungkin mereka akan ditembak dari jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia menyadari mata Quenser yang berlarian ke sekitar, wanita Valkyrie itu berkata, “Kau tidak perlu mencemaskan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami menghabisi yang lainnya. Kami menggunakan mereka yang beguna, tapi kami tidak punya alasan untuk membiarkan mereka yang tidak berguna atau yang bisa menghalangi pekerjaan kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendengar suara dentingan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita Valkyrie itu mengeluarkan beberapa senapan jarak jauh. Semua lensa mereka telah rusak dan ada noda merah yang terciprat di sisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah jari atau telinga akan menjadi bukti yang lebih baik?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sebelumnya sudah tahu bahwa wanita itu adalah perkara buruk, tapi Quenser sekali lagi merasakan hawa dingin yang menjalar di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli berapa kali dia memikirkannya, mereka jelas-jelas musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak akan menjadi sekutu mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terkagum pada kemampuan mereka dalam menghabisi semua sniper yang sedang bersembunyi di dalam hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mulai berharap bahwa dia dan Heivia melakukan jebakan itu lebih awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Quenser. Hey, Quenser!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Apa, Heivia?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Jika penjaga dari kelompok milisi itu sudah tidak ada, bisakah kita lari sekarang? Kita tidak perlu menghadapi Object Korporasi Kapitalis!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia ada benarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan terbunuhnya penjaga mereka, kelompok milisi itu harus mengambil tindakan lain. Mungkin saja mereka akan menganggap Quenser dan Heivia telah berkhianat dan mengirim pasukan tambahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walapun begitu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka tidak melakukan apa-apa terhadap Deep Optical, akan ada lebih banyak bencana berskala besar yang terjadi di distrik Loyauté.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok milisi itu telah menggunakan anak-anak sebagai  alat negosiasi dengan orang lain. Dan jika itu tidak bekerja, mereka mungkin akan melakukan hal yang lebih parah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan yang lebih penting...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Apa kita benar-benar bisa pergi begitu saja?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Apa maksudmu?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kau pikir apa alasan Valkyrie sampai berani mengambil resiko untuk menemui kita? Mereka berharap bisa menggunakan kita. Jadi jika kita menolak...)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke,” geram Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita Valkyrie itu bisa mendengar semua yang mereka bisikan, tapi dia membiarkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi sebenarnya apa rencana kalian?” tanya wanita itu tanpa ekspresi, dia akan memutuskan untuk membunuh atau tidak berdasarkan apa orang itu bisa bermanfaat baginya atau tidak. “Aku tidak peduli dengan apa yang ingin kalian lakukan, tapi semakin besar dan lama gangguan itu, itu akan semakin baik bagi ami. Jika kalian membutuhkan sesuatu, tanyakan saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah...” kata Quenser sambil berkonsentrasi untuk mengatur nafasnya. “Aku butuh sebuah botol. Aku akan memberitahukan mereknya, tapi mereka bisa saja kosong. Kalian pasti bisa menemukannya di tong sampah. Juga...” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang terkejut karena perkataan Quenser bukan hanya Valkyrie, tapi juga Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil kebingungan, wanita Valkyrie itu bertanya, “Apa semua itu benar-benar kau butuhkan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami tidak punya banyak perlengkapan. Dan kami juga tidak mempunyai itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimengerti,” katanya, menerima permintaan Quenser. Kemudian dia merendahkan suaranya, “Tapi jika kalian tertangkap oleh Korporasi Kapitalis, jangan memberitahukan apa-apa tentang kami. Jika kalian melakukannya, kami akan mencari tahu siapa diri kalian, menyusupi negara aman kalian, dan membunuh semua kolega kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak perlu mengacam kami. Kami bahkan tidak yakin jika kau memang berasal dari Valkyrie. Kami juga bukanlah orang yang dikatakan seragam kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagus kalau begitu.” Wanita Vakyrie itu memberikan senyum sadis yang hampir terlihat seperti menghina tuhan mereka sendiri. “Lakukan sesuka kalian. Jika kami bisa memanfaatkannya, kami akan melakukannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 14===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Strategi Quenser dan Heivia tidak direncanakan dengan matang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka langsung menuju ke gerbang kecil sambil berusaha untuk tidak terlihat mencolok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu sebentar. Berhenti. Ya, kalian berdua yang di sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika mereka sampai di gerbang, suara yang telah dikeraskan datang dari 100 meter di depan. Sebuah cahaya silau di dekat gerbang menyorot mereka dan sebuah kendaraan off-road yang dilengkapi machine gun muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang prajurit keluar dari kendaraan yang masih menyala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengenakan seragam Korporasi Kapilasi yang sama seperti Quenser dan Heivia, dan memegang senapan yang sama dengan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengangkat satu tangannya ke wajahnya untuk menghalangi sinar terang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, hentikan itu. Kalian membuatku pusing.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kalian di unit ini?” Kata salah satu prajurit sambil memandangi seragam Quenser dan Heivia. “Apa yang sedang kalian lakukan di sini? Ini bukan waktunya kembali bagi petugas jaga malam. Dan dimana ban lengan kalian? Kalian seharusnya punya satu yang terpasang di lengan kanan kalian.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami tidak memakainya sejak berada dalam tugas yang tidak membolehkan kami untuk memakainya,” jawab Heivia dengan tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit itu mengernyit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mencondongkan tubuhnya lebih dekat ke prajurit itu dan berbisik, “Sebaiknya kita mengakhiri persoalan ban lengan ini untuk kepentingan kita berdua. Kau pasti sudah mendengar mengenai Shadow Code komandan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, itu…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit itu mengalihkan pandangannya dari Quenser dan Heivia dengan ekspresi masam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang melihat ke arah benda yang diantar kedua anak laki-laki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah gerobak dorong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit itu menggunakan senter LED untuk mengintip ke dalam tutupnya. Quenser berbicara padanya dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan terangi terlalu lama. Cahaya bisa merusak komposisi teh ini bahkan dalam keadaan tertutup.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, begitu. Tapi...ah lupakan.” Prajurit itu menggeram dan mematikan senternya. “Jadi komandan memesan minuman diet lagi!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia menggunakan nama menggelikan Shadow Code, sehingga tidak ada yang mengetahui hal ini. Kami harus bekerja keras sepanjang hari sementara dia terus makan dan minum yang cukup untuk membuatnya khawatir menjadi terlalu gemuk. Ini membuatku kesal, tapi itulah yang membuat dunia ini berputar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kendaraan 4WD kami terjebak di lumpur. Biasanya kami bisa memanggil bantuan, tapi kami tidak bisa menyerahkan paket yang kita bawa begitu saja. Terima kasih karena itu, kami harus setelat ini karena harus berjibaku dengan lumpur. Kami seharusnya mendapat jatah jaga siang, jadi aku ingin segera tidur.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit itu mendecakan lidahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pasti merasa akan lebih baik jika tidak membuat keributan, dia membuat isyarat untuk mematikan cahaya terang yang menyala dari gerbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimengerti. Majulah. Tugas jaga malam sudah hampir selesai, jadi usahakan agar tidak membuat keributan saat kalian di dalam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baiklah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukan hanya kau saja yang akan berada dalam masalah jika benda itu tidak sampai pada komandan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit itu menggeser barikade dari rangka metal dan kawat berduri lalu membuka gerbang besi. Quenser dan Heivia mendorong gerobak dorong itu ke dalam zona perawatan sambil diperhatikan semua orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Sekarang apa yang kita lakukan?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Jika kita bisa masuk ke bangunan perawatan Object seperti ini, kita lebih baik bergabung dengan Korporasi Kapitalis dan menjadi bintang Hollywood. Kita harus menuju ke barak untuk meminjam beberapa ban lengan. Kita harus berusaha agar tidak terlihat mencurigakan saat berjalan di bangunan perawatan.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Ban lengan itu dibagi menjadi beberapa warna, ‘kan?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kalau bokong wanita sih tidak masalah, tapi kalau terus memandangi para pria kekar itu berjam-jam tanpa alasan yang  jelas sih ogah. Aku sampai tahu warna pasta gigi yang mereka pakai.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, kedua anak laki-laki itu terus berjalan melewati beberapa wilayah di base.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkadang, cahaya terang dari menara pengawas menyorot mereka dan mereka mulai bekeringat, tapi lucunya sorotan cahaya itu akan langsung menghindar ketika mengenai gerobak dorong mereka. Sepertinya base itu benar-benar memiliki kesalah pahaman implisit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka menaruh gerobak itu di bagian belakang barak yang tidak bisa dilihat menara pengawas,tapi tidak ada suara yang menegur mereka. Mereka kemudian membuka salah satu jendela yang berjejer di bangunan barak secara hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, jendela itu biasanya terkunci dan dipasangi sensor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semua informasi itu benar-benar akurat. Saat Shadow Code melewati gerbang, mereka diam-diam membuka kunci salah satu jendela.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk memastikan, mereka mengambil salah satu botol minuman diet itu sebagai jimat keberuntungan dan merangsek ke dalam barak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu cuma botol kosong yang diisi Valkyrie dengan air kotor penuh kuman yang diambil dari hutan, tapi tidak ada yang ingin memeriksa isinya dengan teliti walau terlihat mencurigakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang kebanyakan memiliki banyak persoalan mengenai minuman diet. Jika komandan diberi tahu bahwa ada seseorang yang terlalu memperhatikan minuman itu, dia pasti akan menaruh dendam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tahu, jika kita benar-benar mengirmnya pada komandan itu, dia mungkin bisa keracunan makanan dan rantai komando di sini akan berantakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka hanya tinggal menggantikan orang yang memegang tanggung jawab. Langsung menyerang Deep Optical masih menjadi kartu terbaik kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka memilih satu ruangan di barak itu untuk dimasuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tentu saja memilih targetnya berdasarkan plat nama ruangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua data yang telah mereka kumpulkan cukup untuk mengetahui tugas penghuni ruangan itu dan kapan ruangan itu kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia langsung mulai menggeledah ruangan itu untuk mencari ban lengan yang mereka butuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setiap orang tidak hanya mempunyai satu ban lengan! Kalau dihitung dengan cadangan, masing-masing diberikan tiga! Kita tinggal mencari warna yang sesuai!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Warna yang mana!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Biru atau hijau! Biru untuk penjaga dan hijau untuk teknisi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Quenser dan Heivia memakai warna biru untuk penjaga pasti berkesan lebih natural. Juga, orang yang menghuni ruangan itu adalah seorang penjaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin kita sebaiknya mengganti pakaian yang basah kuyup ini dengan yang baru.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita bukan perwira. Kau tidak akan pernah melihat prajurit biasa yang berjalan-jalan dengan membawa payung. Yang lebih penting, kita harus menemukan ban lengan itu! Bangke. Apa kita tidak dapat menemukan yang biru ataupun hijau di sekitar sini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, Quenser dan Heivia mendengar suara langkah kaki yang mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Sial. Ini buruk, Quenser.)” Heivia berbisik. “(Kita tidak dapat menemukan ban lengan itu. Berdiam di sini dengan sebuah minuman diet akan terlihat mencurigakan! Kita terpojok!! Kita tidak bisa kemana-mana!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langkah kaki itu terus mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara itu sedang menuju ruangan yang mereka tempati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tiba-tiba berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Heivia, berikan botol minuman diet itu.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Apa?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kita tidak punya tempat lagi untuk bersembunyi!! Kita harus tetap meneruskan hal yang telah kita perbuat, jadi cepat berikan!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melempar botol itu dan Quenser menangkapnya dengan satu tangan. Kemudian Quenser menggubet-kan sebuah jaket tentara baru dan yang dia punya ke botol itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu itu terbuka tanpa berbunyi terlebih dahulu saat dia sedang melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria paruh baya yang mengenakan seragam yang terlihat mahal dan tidak cocok dengan pertempuran sungguhan itu melihat mereka dengan curiga. Dia punya badan yang cukup bagus seperti seorang prajurit yang kerjanya hanya melempar panah ke peta. Sejujurnya, dia adalah tipe perwira berpangkat rendah yang tidak disukai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang sedang kalian lakukan di sini? Ini ruangan kalian?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ka-kami sedang bersembunyi. Kami punya alasan tersendiri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria paruh baya itu mendecakan lidahnya dengan kesal ketika melihat benda yang sedang berusaha disembunyikan Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kalian sudah sampai, segera kirimkan mereka. Jika mereka ada di base, kita tidak bisa menyatakan pengirimanya telah selesai. ...Juga, walau ini Shadow Code, pastikan kalian mengembalikan semua hal yang kalian gunakan untuk mengemasnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia melewati sisi pria paruh baya itu dan ingin segera pergi dari ruangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memanggil mereka berdua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_07.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Apa kau butuh sesuatu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena kalian sudah membawanya ke sini, kita bisa membukanya satu, boleh ‘kan? Kita kan cuma makan ransum, jadi kita juga harus memperhatikan kesehatan kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser hampir melompat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Botol itu berisi air keruh dari hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak cukup gemuk hingga perlu untuk membukanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kalian bilang begitu…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya-yah, kami pergi dulu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria paruh baya itu memberikan sedikit senyum masam dan melambai pada Quenser dan Heivia seperti sedang mengusir anjing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia segera menghela nafas lega setelah meninggalkan ruangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kita aman untuk sekarang, tapi sekarang apa yang akan kita lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pertanyaan bagus.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak bisa terus berkeliaran hanya dengan membawa minuman diet. Juga, pria tua itu berada di ruangan yang merupakan harapan kita untuk menemukan ban lengan. Tanpa ban lengan biru atau hijau, kita tidak bisa memasuki bangunan perawatan Deep Optical. Jika kita tidak bisa melakukannya, perjuangan kita ke base ini akan menjadi sia-sia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bisa saja menemukan ban lengan yang mereka butuhkan di ruangan lain, tapi mereka tidak punya informasi mengenai hal itu. Menggeledah ratusan ruangan akan memakan waktu dan mengundang perhatian. Yang lebih penting, mereka tidak bisa menghindari perkelahian ketika mereka tanpa sengaja membuka pintu ruangan berisi seorang prajurit yang beristirahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika itu terjadi, mereka tidak akan bisa bertahan hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika saja ada cara untuk menghancurkan Deep Optical tanpa menyetuhnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, ayo periksa kembali informasi yang telah kita kumpulkan dengan mikrofon selama 2 hari terkahir. Perbaikan apa yang sedang dilaksanakan Deep Optical?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser berbicara, mereka menuju kembali ke jendela yang pengamannya sudah di non-aktifkan untuk keluar dari barak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kita mengetahuinya, kita mungkin bisa menemukan sesuatu yang bisa kita lakukan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 15===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Deep Optical adalah Object Generasi Kedua yang menggunakan laser beam pada meriam utamanya,” kata Heivia saat mereka sudah meninggalkan barak melalui jendela dan bersembunyi dibalik gerobak dorong. “Tapi meriam utamanya cukup menipu. Delapan pemancar laser ditembakan melalui prisma cair untuk membiaskan pancarannya, tapi jika indeks bias cairan itu berubah sedikit saja, laser beam itu akan menghancurkan meriam utamanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan perawatan kali ini berhubungan dengan itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa mereka kembali mendefrag program pengatur elektronik yang mengatur konsentrasi cairan prisma cair. Sepertinya masalah pada program itu terus muncul secara periodik. Dan sepertinya metode yang mereka gunakan untuk mengatasi itu adalah dengan melakukan perawatan rutin pada rangkaian memorinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, tapi jangan terlalu berharap. Menghentikan perawatan rutin ini tidak akan bisa membuat Deep Optical hancur berkeping-keping,” kata Heivia untuk memastikan. “Seperti yang kubilang, ini cuma perawatan perangkat lunak. Jika kita memang mengutak-atik reaktor JPlevelMHD, bahkan prajurit biasa seperti kita bisa menghancurkan Deep Optical, tapi yang kita tangani ini hanya program yang mengatur meriam utamanya. Ini tidak akan cukup untuk membuatnya hancur.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, Object masih memiliki sekitar 100 meriam lainnya walau tanpa meriam utama. Semua benda itu masih memiliki cukup kekuatan untuk melenyapkan tank atau kapal perang, terlebih lagi manusia berdarah-daging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau mengingat kembali pada apa yang kita lakukan pada Water Strider?” tanya Heivia. “Saat itu kita menanam bom di bagian dalam Object dan meledakannya. Tapi kita tidak bisa melakukannya di sini. Ini hanya perawatan perangkat lunak, jadi tidak ada bagian yang diganti. Tak diragukan lagi kita tidak bisa mendekati Deep Optical atau bahkan memasuki area yang dipenuhi suku cadang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Dimana suku cadang itu diletakan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hampir sepenuhnya terletak di sisi lain base ini jika dihitung dari barak. Dan itu terlalu jauh bagi alasan minuman diet untuk bekerja. Ban lengan di sana berwarna merah. Hal itu menjadi masalah sejak kita tidak punya warna itu.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk bangunan perawatan Deep Optical, mereka butuh ban lengan berwarna biru atau hijau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kawasan gudang tempat penyimpanan suku cadang Object, mereka butuh ban lengan berwarna merah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tidak bisa disangkal lagi. Hanya membawa minuman diet tidak akan membuat mereka bisa memasuki kawasan-kawasan itu. Faktanya, itu akan membuat mereka terlihat lebih mencurigakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa warna ban lengan yang dibutuhkan untuk kawasan gudang untuk penyimpanan pasokan tipe non-Object?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kuning. Dan kita mungkin bisa menyelinap ke tempat seperti itu. Tapi apa hubungannya? Kita tidak akan menemukan suku cadang Object di area penyimpanan biasa. Bahkan jika kita memasang perangkap di sana, itu tidak akan berpengaruh pada Deep Optical. Sia-sia saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak sepenuhnya,” kata Quenser. “Pada dasarnya, kita hanya perlu memastikan bahwa Deep Optical tidak bisa bertempur.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi ada masalah besar. Heivia, aku ingin membandingkan informasi milikku dengan milikmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu, Quenser?” tanya Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memilih kata-katanya dengan hati-hati saat menjawab, “Apa orang-orang di zona base ini mengikuti standar aturan medan perang bersih modern?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 16===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang komandan Korporasi Kapitalis bernama Letkol Rockbelt Deansgate mendecakan lidahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Shadow Code telah mencapai gerbang, prajurit khusus ditugaskan untuk memberitahunya. Namun, pengiriman Shadow Code sebelumnya tidak memakan waktu selama ini. Ini membuatnya curiga dan fakta bahwa item itu tidak juga datang membuatnya semakin curiga. Setelah melakukan patroli singkat, dia menemukan gerobak dorong yang ditinggalkan di belakang barak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt mengambil salah satu botol yang ada di gerobak itu dan mendekatkannya pada wajahnya. Itu semua yang dia butuhkan untuk mengetahui bahwa itu palsu. Dia bahkan tidak perlu mencicipi atau menciumnya. Dia melempar botol itu ke tanah dan menyalakan radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya terang malah menyorot ke bagian dalam base, bukannya ke arah luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Punggungnya merapat ke dinding bangunan penyimpanan, tumpahan cairan yang jelas bukan dari guyuran hujan mengenai seluruh tubuh Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke, mereka sudah sadar!! Seluruh area ini menjadi lebih terang dari siang hari!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sudah kuduga. Saat minuman diet itu tak kunjung datang dan prajurit yang mengirimnya menghilang begitu saja, siapa pun pasti akan menyadari bahwa ada sesuatu yang ganjil. Dan ditambah lagi ketika mereka memeriksa isi botol itu, mereka pasti sudah menyadarinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa menuju bangunan penyimpanan itu benar-benar perlu?” kata Heivia saat melihat bangunan itu dengan ekspresi yang menunjukan bahwa dia tidak berpikir seperti tu. “Benar bahwa hampir tidak ada orang yang menuju ke sudut base ini, jadi kita bisa menuju ke sini tanpa ban lengan kuning itu. Tapi seperti yang sudah kubilang, di sana tidak ada apapun yang berhubungan dengan Deep Optical! Apapun sabotase yang kita lakukan, tidak akan ada yang berpengaruh pada Object!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak sedang mengincar Deep Optical.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita mungkin tidak bisa menghancurkan Object Generasi Kedua itu secara langsung, tapi kita bisa menghentikan laju perawatannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa penyusup telah masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt Deansgate segera kepikiran mengenai bangunan perawatan untuk Deep Optical...atau yang mereka sebut dengan, Charbetty. Saat dia berlari di bawah hujan yang membuatnya kesal, dia menghubungi prajurit yang ada di bangunan perawatan dengan radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, semuanya berjalan seperti biasa di sini! Tidak ada catatan mengenai  orang mencurigakan yang masuk ke bangunan ini dan pemeriksaan Charbetty berjalan seperti biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kurasa memang tidak mungkin untuk menembus keamanan seketat itu dengan cara biasa...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, hal yang sama bisa dikatakan mengenai zona base itu sendiri, tapi nyatanya penyusup itu berhasil masuk ke dalam base.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt sendirilah yang memungkinkan itu terjadi, tapi fakta itu tak pernah terlintas di benaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wah!?” kata prajurit di ujung lain radio itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kecepatan defragmentasi sistem Charbetty tiba-tiba saja menurun drastis. Ini aneh. Kita menggunakan komputer yang cukup besar hanya untuk menjalankan tugas ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak perlu menarget Deep Optical itu sendiri. Tidak ada yang bisa memastikan bahwa kita bisa meledakannya dengan menggunakan setiap ons peledak yang kita miliki. Untuk menghentikan perawatannya, kita harus menarget superkomputer yang melakukan defragmentasi sistemnya,” kata Quenser. “Selama kita mengetahui cara yang digunakan untuk menghubungkan Deep Optical dan komputer itu, kita punya beragam metode yang bisa kita gunakan untuk memutusnya. Jika komputer itu terletak berjauhan dengan bangunan perawatan, kita tinggal menggali kabel yang dikubur atau mengacau sinyal wireless yang digunakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi mereka pasti sudah memastikan bahwa tidak ada celah untuk melakukan sabotase, ‘kan? Setelah mengelilingi bangunan dengan tembok setebal ini, tempat terbaik untuk menyimpannya adalah di dalam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kecepatan prosesnya menurun!? Apa karena masalah hardware atau ini serangan cyber!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hardware yang digunakan untuk defragementasi tidak terhubung dengan internet! Dan tidak ada media eksternal yang terhubung padanya!! Ini pasti masalah hardware!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini buruk.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak bisa menghentikan defragmentasi progam pengatur elektronik meriam utama di tengah jalan. Melakukannya berarti mereka harus mengulanginya lagi dari pengaturan dasar yang akan memakan waktu seharian agar bisa selesai. Jika kekuatan dunia lain menyadari kesempatan ini, Object lain pasti akan datang menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kita tetap melanjutkan prosesnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Satu-satunya kemungkinan yang bisa terpikir olehku adalah kelebihan panas, ganggunan eksternal dari gelombang elektromagnetik kuat, terputusnya kabel, atau hanya kerusakan biasa yang sering terjadi pada mesin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah serangan elektromagnetik terdengar lebih rasional untuk dilakukan penyusp itu, tapi itu tidak mungkin. Jika itu memang dilakukan, kita pasti sudah mendengar suara statik menggelikan itu di radio.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Untuk mencegah kerusakan data yang sedang di-degfragmentasi, aku akan membagi pengerjaanya pada beberapa sistem operasi. Sekarang kita tidak memiliki hardware lain yang selevel dengan superkomputer itu, tapi kurasa kita bisa menggunakan beberapa hardware kecil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau bisa melakukannya tanpa mengganggu prosesnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini membutuhkan sedikit akrobatik, tapi iya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt hampir melanjutkannya dengan kata “lakukan”, tapi dia merasa ada hawa dingin yang menjalar di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apakah mesin-mesin lain untuk subsistem berada di dalam bangunan perawatan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ti-tidak.” Sekarang kata-kata prajurit itu terdengar lebih tidak percaya diri. “Saat ini, mesin-mesin itu sedang tidak digunakan, jadi mereka disimpan di salah satu bangunan penyimpanan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jadi begitu!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengar, letnan. Jangan lakukan idemu mengenai penggunaan subsistem. Lanjutkan proses defragmentasi dengan sistem yang ada.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ta-tapi...!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun yang terjadi, jangan bukakan pintu masuk bangunan perawatan!! Bahkan jika aku memintanya! Itulah yang diinginkan para penyusup itu. Mereka menciptakan masalah ini sehingga ada peralatan dan prajurit yang harus dibawa masuk ke bangunan perawatan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diantara orang yang masuk mungkin saja adalah mata-mata yang membawa bom dan diantara komputer yang masuk bisa mengandung peledak yang tersembunyi di dalamnya!! Jadi jangan pernah buka pintunya!! Selama pintu itu tertutup, penyusup itu tidak akan bisa melakukan apa-apa pada Charbetty! Apa kau mengerti, letnan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Siap, pak letnan kolonel!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar jawaban bawahannya, Rockbelt tertawa pelan di balik hujan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berencana untuk langsung menuju ke bangunan perawatan, tapi tetap berada di luar adalah keputusan teraman bagi seluruh unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Zona base memang besar. Namun, luasnya masih terbatas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyusup itu tidak bisa bersembunyi terus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pertahanan bangunan perawatan sudah diperkuat, mereka hanya tinggal melakukan pencarian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan itu akan menjadi checkmate.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi apa kita bisa memasuki bangunan perawatan dengan mudah?” Heivia sedikit skeptis. “Mereka mengetahui tempat paling krusial di base ini. Saat ada sesuatu yang salah, bukankah menguatkan pertahanan di pintu masuk adalah hal pertama yang mereka lakukan? Kita tidak bisa menyelinap masuk di tengah keributan atau mengirimkan peralatan yang ditanami peledak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar, mengirim seseorang atau sesuatu akan menjadi sulit,” kata Quenser sambil terus menggali benda-benda yang ada di bangunan penyimpanan. “Tapi itu artinya kita tinggal menggunakan sesuatu yang bisa menembus dinding tebal bangunan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn? Maksudmu kita akan menggunakan senjata berjenis elektromagnet?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukan, bukan benda sehebat itu,” kata Quenser saat dia bersiap untuk meninggalkan bangunan penyimpanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tangannya, dia memegang...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pemantik gas untuk membakar ladang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Beton cepat kering dibuat untuk menahan ledakan dan keramik pres berfungsi sebagai penahan panas. ...Namun, panasnya akan menembus dinding jika kalornya dipancarkan terus menerus.” Quenser sedikit menggoyangkan peralatan yang terbuat dari tangki kecil yang dihubunkan dengan pipa itu. “Itulah kenapa aku harus mengetahui letak komputer itu ditempatkan. Bahkan jika itu di dalam tembok tebal bangunan perawatan, benda itu akan ditempatkan di dekat dinding agar tidak mengganggu mobilitas mereka, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan invasi mereka pun dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia sedang berada di belakang bangunan perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt dan lainnya yang sedang memperkuat pintu masuk tidak akan pernah memeriksa tempat itu. Bahkan jika sebuah tembakan meriam dari Object bisa menghancurkan tembok kokoh itu, tembok itu tidak akan bisa dihancurkan hanya dengan sejumlah peledak militer yang sanggup dibawa seorang zeni perang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kalian yakin tidak ada yang bisa membuat lubang di tembok, kalian secara alami akan berfokus pada jalan masuk yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang akan kau lakukan untuk mengetahui posisi komputernya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dari uap yang keluar dari pipa dinding itu. Sepertinya itu berasal dari sistem pendingin,” jawab Quenser. “Seperti yang kubilang, panas bisa menembus dinding. Begitu juga dengan pendingin. Pada dasarnya, tempat paling  dingin dari peralatan itu adalah bagian yang diusahakan agar tetap dingin. Itu artinya kita tinggal memeriksa temperaturnya dengan tangan kita. Itu akan menjadi tempat sempurna untuk menyalakan pemantik ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Api kebiruan terpancar dari mulut pipa peralatan yang dipegang Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pertama kali api itu menyentuh dinding padat itu, embun yang tercipta di permukaan di dinding itu terlihat menguap. Setelah itu, permukaan padatnya berubah menjadi putih...dan berubah lagi menjadi warna oranye seperti batu yang dipanaskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah penyebab menurunnya kecepatas defragmentasi komputer besar yang telah dibicarakan Rockbelt dan prajuritnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawaban yang benar adalah kelebihan panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama ini Quenser dan Heivia terus memanasi dindingnya dengan pemantik gas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia bukanlah orang pertama yang menyadari adanya perubahan yang sedang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang pertama yang menyadarinya pastilah prajurit perawatan yang sedang mengerjakan Deep Opitcal di sisi lain dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Kenapa ada asap hitam yang mengepul dari sana...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial! Casing luar komputernya meleleh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berhenti, jangan dekat-dekat dengannya! Wah!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang prajurit perawatan yang secara spontan mendekati komputer besar itu kejang-kejang seperti sedang tersambar petir dan suara raungan layaknya udara sedang terbelah menggema di seluruh bangunan perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada kebocoran elektrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah para prajurit perawatan menyadarinya, monitor yang sedang mereka amati tiba-tiba menjadi gelap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Monitor yang sedang menampilkan progres defragmentasi Object mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, mengetahui penyebabnya tidaklah sulit ketika akibatnya sudah terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Letkol Rockbelt Deansgate bergegas menuju kembali ke bangunan perawatan sambil diiringi oleh beberapa prajurit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Freeze!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyusup itu terus mengarahkan api yang dihasilkan pemantik gas ke arah dinding tebal itu sampai dia berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu penyusup itu akhirnya mematikan pemantik gas itu dan dengan santainya melemparnya ke samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia berkata, “Jika kau buru-buru begitu, kurasa kami berhasil menghentikan defragmentasinya. Kau pasti cukup khawatir mengenai rentetan kerusakan yang akan menyebar pada Object-mu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kalian mengerti posisi kaliani?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau?” tanya penyusup yang satunya. “Jika ini memang medan perang yang bersih dan aman, yang sebenarnya berada dalam masalah adalah kau.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini zaman keemasan Object. Kemenangan ditentukan oleh Object, sehingga prajurit tidak perlu mati sia-sia,” kata penyusup pertama, dia terdengar sedang menikmatinya. “Tapi ketika peraturan itu dilanggar, itu akan menjadi perang habis-habisan. Yang berarti kita saling mengerahkan seluruh kekuatan militer yang kita punya satu sama lain. Dan pihak mana yang akan dirugikan jika itu terjadi? Deep Optical kesayanganmu itu memang bisa menghancurkan hampir seluruh alutista yang ada dengan meriam utamanya...tapi tidak termasuk dengan Object. Bahkan nuklir pun tidak bisa menembus armornya. Kekuatan tembak dari sesama meriam utama Object dibutuhkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt mengerti arti dibalik ucapan penyusup itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v04_08.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sepertinya bagian dari sebuah unit milik kekuatan dunia lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dari penyelidikan terbaru, kutebak mereka berasal dari unit Kerajaan Legitimasi yang telah memusnahkan Hyena.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau ingin menyuruhku untuk melepaskan kalian?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau tidak peduli dengan pertempuran habis-habisan yang akan terjadi, kau tidak perlu melakukannya, tapi ingat bahwa kami lah yang sedang diuntungkan. Pada akhirnya, kami punya Object yang berfungsi dengan baik dan kau tidak. Pastinya kau sudah menyadari bahwa seluruh isi base ini akan dibantai jika kau tidak menuruti permintaan kami walau itu sangat tidak rasional.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau suka, kami bisa memanggil tuan putri imut kami. Oh, dan jika kau membunuh kami di sini, kejadian ini akan diketahui oleh Object kami. Apa kau ingin melawan sebuah senjata mengerikan yang sedang marah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Satu tembakan saja.” Penyusup pertama memperagakan sebuah pistol dengan tangannya dan mengarahkan jari tengahnya ke tempurung kepalanya. “Keputusan ada di tanganmu. Kau bisa menembak. Tapi jika perang habis-habisan dimulai, kau tidak akan bisa menggunakan bendera putih.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Object kedua kubu berfungsi seperti biasa, Rockbelt bisa mengabaikan semua perkataan penyusup itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kenyataannya tidak begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semuanya sudah jelas dari saat dia meneriakan kata “freeze”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Object mereka dibuat tidak bisa digunakan, pertempuran sudah berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sulit untuk menerimanya, tapi dia juga mencari kemungkinan terjadinya kesepakatan damai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Untungnya, Charbetty belum sepenuhnya dihabisi. Jika kita mengulang defragmentasi meriam utamanya, gadis itu masih bisa kembali ke medan pertempuran. Sangatlah penting untuk menekan kerusakannya hingga minimum.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt menggertakan giginya saat dipaksa menahan kemaharannya ketika berbicara. “Baiklah. Kami akan menyetujui permohonan kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi!!” teriak letnan dua yang bekerja sebagai penasehat Rockbelt.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika defragmentasi Charbetty dipaksa berhenti, letnan dua itu membuka pintu bangunan perawatan dan bergabung dengan Rockbelt.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka bilang ini medan perang yang bersih dan aman, tapi mereka lah yang melanggarnya terlebih dulu! Mereka tidak punya hak untuk memaksa kita menuruti permintaannya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Letnan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lakukan! Tidak, aku yang akan melakukannya!! Jika informasi kita akurat, yang akan menjadi musuh kita adalah Object Generasi Pertama Kerajaan Legitimasi. Bahkan ketika tidak dalam kondisi prima, kemungkinan Charbetty meraih kemenangan lebih besar dari 0%!! Kita harus tetap mengambil keputusan dan—!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt mendecakan lidahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik pistol dari sarungnya yang berada di pinggulnya dan tanpa ragu menyarangkan sebuah peluru di antara kedua mata letnan dua itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt bahkan tidak mendengar teriakan sedikit pun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria itu tewas sebelum suara tembakannya menghilang. Setelah itu, keheningan yang membuat lupa akan hujan deras yang terus turun mengisi seluruh area itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak melawan balik mereka karena kesempatannya lebih dari 0%, letnan. Kau harus segera mundur ketika kesempatannya kurang dari 100%.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt terdengar memakinya karena tindakan letnan dua itu bisa membuat seluruh unitnya berada dalam bahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rockbelt segera menyelesaikannya dengan teror, tapi dia tidak bisa membuang perasaan pribadinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para penyusup itulah yang menciptakan situasi yang memaksanya melakukan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan menyerah untuk kali ini,” kata Rockbelt dengan suara dingin yang mengerikan. “Tapi hanya kali ini. Ini akan menjadi alasan yang cukup untuk membuat unit ini dan Generasi Kedua Charbetty menghabisi kalian. Saat kalian meninggalkan tempat ini dan menemukan tempat persembunyian, kalian bisa meringkuk di pojokan dan memikirkan makna perkataanku. Tapi akan lebih baik jika kalian menganggap tidak ada satu pun tempat di dunia ini yang bisa melindungi kalian.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 17===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan begitu Quenser dan Heivia telah berhasil membuat beberapa kerusakan pada Deep Optical.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Korporasi Kapitalis telah putus asa untuk menyembunyikan fakta bahwa Deep Optical tidak bisa menggunakan meriam utamanya, tapi kelompok milisi yang mengintersep saluran radio berkata bahwa benda itu sedang menuju pasukan koalisi, tepatnya kubu Korporasi Kapitalis, di distrik Oseaina untuk melakukan perbaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, benda itu telah berhasil diusir dari distrik Loyauté.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Luar biasa!! Kami sudah mendengar rumornya, tapi kami tidak pernah menyangka kalian bisa mengusir Object itu!!” kata pemimpin kelompok milisi yang menyambut kembalinya Quenser dan Heivia dengan bangga. “Sekarang Deep Optical tidak lagi bisa membuat keributan di distrik Loyauté! Tragedi yang bisa kalian lihat dan tragedi yang tidak bisa kalian lihat tidak akan terjadi lagi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-katanya memang bisa dipercaya, tapi ada masih ada satu hal lagi yang tidak dia katakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan yang berada di punggungnya sedang memegang pistol yang cukup besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika peran mereka telah selesai, dia tidak lagi membutuhkan para pahlawan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa membolehkan kedua anak laki-laki itu meminta penghargaan darinya dan mereka berdua sudah terlalu banyak mengetahui perbuatan yang telah dilakukan kelompok milisi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hari ini kita akan minum!! Dengan perginya Deep Optical, tambang uang kita akan kembali! Ini perayaan atas keberhasilan kalian dan masa depan cerah yang akan datang, jadi jangan sungkan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Masih ada satu hal lagi yang ingin kami beritahu pada kalian,” kata Quenser pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perubahan nada suaranya membuat pemimpin itu menengang. Dia menggenggam pistol yang ada di punggungnya dengan sangat erat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi perasaan yang tidak dapat dijelaskan itu hanya berlangsung dalam sekejap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum dia sempat menyadari perasaan apa itu, sebuah perasaan yang lebih kuat membuatnya sirna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasakan banyak sekali tatapan mata yang diarahkan padanya dari seluruh pohon yang ada di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin itu langsung melihat ke arah menara pengawas, tapi dia hanya bisa melihat tubuh bagian atas penjaga yang ada di sana ambruk di pinggiran menara dengan lubang di kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekejap berikutnya, ledakan terjadi di beberapa titik pagar kawat yang mengelilingi markas itu dan para prajurit menerjang masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka adalah prajurit Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sudah memberitahumu bahwa ini tidak akan berakhir dengan baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para prajurit itu bergerak cepat memasuki markas kecil dan menembaki anggota kelompok milisi itu atau menawan mereka. Beberapa anggota milisi ada yang berusaha bertahan dan menembaki prajurit Kerajaan Legitimasi dari tempat tersembunyi, tapi mereka dibantai satu-persatu oleh peluru sniper atau mortar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah-tengah semua itu, si pemimpin berusaha untuk melawan balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun setelah itu, dia langsung berhenti bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasannya sederhana&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu dari senapan yang dipegang prajurit Kerajaan Legitimasi memiliki sebuah sensor unik, yang kelihatannya terlalu besar untuk alat bantu penargetan, terpasang di ujung senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah Cursor yang terhubung langsung dengan Object sehingga area yang ditarget senapan itu akan langsung terkena bombardir dari Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemimpin kelompok milisi itu tidak mengetahui hal ini, tapi Quenser telah meminta satu hal lagi pada wanita Valkyrie yang sempat dia temui sebagai tambahan dari mencari botol minuman diet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;“Jika kau punya radio jarak jauh, berikan nomor ID-ku pada zona base Kerajaan Legitmasi dan beritahu mereka hal berikut: Kami akan segera selesai, jemput kami pada Titik RN 10 jam lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan mereka benar-benar melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka datang untuk menyelamatkan Quenser dan Heivia dari penculik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan untuk membuat pemimpin kelompok milisi itu menebus dosanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia boleh saja mengikuti peraturan militer dan meninggalkan Quenser dan Heivia sampai mati, tapi resiko yang akan mereka tanggung jauh lebih besar dibandingkan resiko yang ditanggung kelompok milisi itu dan pemimpinnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baik tuan putri Elite yang mempiloti Baby Magnum dan Froleytia yang memberikan tuan putri perintah, keduanya tidak punya alasan untuk menunjukan rasa belas kasihan pada kelompok milisi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukan karena Quenser dan Heivia. Batalion Pemeliharaan Mekanik 37 telah menunjukan bahwa mereka tidak akan membiarkan kelompok bersenjata yang memiliki kekuatan monopoli luar biasa seperti Hyena tetap eksis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun alasan kalian, dan entah mereka memang mencalonkan diri atau tidak, kau masih memotong bagian tubuh anak-anak itu untuk kepentinganmu sendiri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object yang sedang menunjukan kemampuannya secara tidak langsung akhirnya menjadi bukti nyata bahwa dia ada di medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih tepatnya, suara listrik statis alat pendorongnya lah yang bisa didengar. Sebenarnya suara gemuruh seperti guntur yang sedang mendekat itu terdengar seperti apa di telinga kelompok milisi dan pemimpinnya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pistol besar itu terjatuh ke tanah berlumpur walau tangannya masih tetap tersembunyi di balik punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa menembak Quenser dan Heivia di tengah-tengah keputus asaan yang dia rasakan, tapi dia hanya menjatuhkan pistol itu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah gambaran besarnya rasa takut yang dia rasakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan yang bisa mencengkram jiwa manusia sampai ke dasar layaknya menggambarkan senjata mengerikan itu sedang berdiri di urutan tertinggi rantai makanan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena dia sudah menghadapi beberapa Object sebelumnya, Quenser benar-benar mengerti tekanan apa yang sedang meremas dada pemimpin itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan aku juga sudah memberitahumu untuk tidak melupakan akan datangnya hari yang membuatmu membayar semua ini, ingat?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 18===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini berakhir dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bangunan kayu yang ditandai Quenser dan Heivia ke tuan putri melalui radio adalah satu-satunya hal yang tidak tersentuh oleh Baby Magnum. Itulah tempat anak-anak itu dirawat. Semuanya selain tempat itu telah hancur berkeping-keping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Baby Magnum tidak perlu turun langsung ke medan pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri hanya sekedar mengarahkan laser beam ke titik yang sudah disediakan oleh alat penargetan prajurit infanteri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarget manusia, peralatan, dan bangunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat keduanya melihat semua hal itu berubah menjadi debu yang ditelan api merah menyala lalu akhirnya menghilang. Quenser merasa kekuatan pangku tangan antar sesama manusia untuk melawan sesuatu sudah mulai tidak berarti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlebih lagi, apa yang dilakukan Quenser dan Heivia hanyalah sekedar permainan kucing dan tikus bagi Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kekuatan senjata monster yang bisa memenangkan seluruh peperangan dan merubah alur sejarah, kelompok milisi itu tidak perlu bergantung pada Quenser dan Heivia atau menghunuskan bilah pisau pada anak-anak mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata itu menggetarkan sejarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengubah alur sejarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu perbedaan jelas antara mereka yang memilikinya dan yang tidak memilikinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia bilang anak-anak itu mencalonkan diri,” gumam Quenser pelan. “Akankah anak-anak itu membenci kita karena telah menghancurkan dunia yang mereka sangat percayai?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gimana aku bisa tahu? Bukan kita yang menentukan. Hanya anak-anak itu yang bisa menentukan,” kata Heivia, tapi kata-katanya tidak tersampaikan dengan jelas. Dia menarik nafas panjang sebelum berbicara lagi. “Hey, Quenser.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku...Jika suatu saat nanti aku berhasil mengepalai keluarga Winchell, aku akan menyisihkan sejumlah uang untuk...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan jika aku sudah menjadi desainer Object...Tidak...bukan begini caranya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kita bisa memulainya dari sekarang. Walau itu tidak seberapa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hujan deras itu akhirnya mereda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu anak yang menggigil kedinginan di dalam bangunan kayu melangkah keluar menggunakan tongkat. Dia menemukan dua buah objek yang berkilauan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berkilauan di bawah sinar mentari hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah dia akan menyadari perasaan yang terkandung dalam dua buah keping koin itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume 4 Prolog|next= HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 2}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Template:Heavy_Object_(Indonesia)_Nav&amp;diff=515244</id>
		<title>Template:Heavy Object (Indonesia) Nav</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Template:Heavy_Object_(Indonesia)_Nav&amp;diff=515244"/>
		<updated>2017-03-17T01:11:28Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{| class=&amp;quot;wikitable collapsible collapsed&amp;quot; style=&amp;quot;width:65%; text-align:left; margin:1em auto 1em auto;&amp;lt;!--Center Alignment of Table--&amp;gt; clear:both; font-size:100%; background:#E6F2FF; font-weight:900&amp;quot;&lt;br /&gt;
| style=&amp;quot;background:#cee0f2; width:20%;&amp;quot; align=&amp;quot;center&amp;quot;|{{#if:{{{prev|}}}|[[{{{prev}}}|Prev]]|Prev NA}}&lt;br /&gt;
| style=&amp;quot;background:#cee0f2; width:55%;&amp;quot; align=&amp;quot;center&amp;quot;|&amp;lt;span style=&amp;quot;float:left;&amp;quot; class=&amp;quot;plainlinks&amp;quot;&amp;gt;&amp;lt;font style=&amp;quot;font-size:10px; font-family:tahoma;&amp;quot;&amp;gt;[[{{fullurl:Template:Heavy Object (Indonesia) Nav|action=view}} v] [[Template Talk:Heavy Object (Indonesia) Nav|d]] [{{fullurl:Template:Heavy Object (Indonesia) Nav|action=edit}} e]]&amp;lt;/font&amp;gt;&amp;lt;/span&amp;gt;[[Heavy Object (Indonesia)]]&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:#cee0f2; width:25%; font-size:100%; font-weight:900&amp;quot; align=&amp;quot;center&amp;quot;|{{#if:{{{next|}}}|[[{{{next}}}|Next]]|Next NA}}&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|colspan=&amp;quot;3&amp;quot; style=&amp;quot;border-top:1px solid #cee0f2;&amp;quot;|&lt;br /&gt;
{| style=&amp;quot;text-align:left; font-size:85%; background:transparent; width:100%&amp;quot;&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:#cee0f2;&amp;quot; align=&amp;quot;center&amp;quot; width=&amp;quot;80&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Jilid  1|Jilid 1]]&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:transparent;&amp;quot;  align=&amp;quot;center&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Ilustrasi|Ilustrasi]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 1 Prolog|Prolog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 1|Bab 1]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 2|Bab 2]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 3|Bab 3]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 1 Epilog|Epilog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 1 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:#cee0f2;&amp;quot; align=&amp;quot;center&amp;quot; width=&amp;quot;80&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Jilid 2|Jilid 2]]&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:transparent;&amp;quot;  align=&amp;quot;center&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Ilustrasi|Ilustrasi]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 2 Prolog|Prolog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 1|Bab 1]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 2|Bab 2]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bab 3|Bab 3]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 2 Epilog|Epilog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 2 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:#cee0f2;&amp;quot; align=&amp;quot;center&amp;quot; width=&amp;quot;80&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Jilid 3|Jilid 3]]&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:transparent;&amp;quot;  align=&amp;quot;center&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Illustrasi|Ilustrasi]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 3 Prolog|Prolog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 1|Bab 1]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 2|Bab 2]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 3|Bab 3]] - [[HEAVY OBJECT:Volume3 Epilog|Epilog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 3 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:#cee0f2;&amp;quot; align=&amp;quot;center&amp;quot; width=&amp;quot;80&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Jilid  4|Jilid 4]]&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:transparent;&amp;quot;  align=&amp;quot;center&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Illustrasi|Ilustrasi]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 4 Prolog|Prolog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 1|Bab 1]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 2|Bab 2]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 3|Bab 3]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 4 Epilog|Epilog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 4 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:#cee0f2;&amp;quot; align=&amp;quot;center&amp;quot; width=&amp;quot;80&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Jilid 5|Jilid 5]]&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:transparent;&amp;quot;  align=&amp;quot;center&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Illustrasi|Ilustrasi]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 5 Prolog|Prolog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 5 Bab 1|Bab 1]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 5 Bab 2|Bab 2]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 5 Bab 3|Bab 3]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 5 Bab 4|Bab 4]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 5 Bab 5|Bab 5]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 5 Epilog|Epilog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 5 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:#cee0f2;&amp;quot; align=&amp;quot;center&amp;quot; width=&amp;quot;80&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Jilid 6|Jilid 6]]&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:transparent;&amp;quot;  align=&amp;quot;center&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Ilustrasi|Ilustrasi]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 6 Prolog|Prolog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 6 Bab 1|Bab 1]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 6 Bab 2|Bab 2]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 6 Bab 3|Bab 3]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 6 Epilog|Epilog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 6 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:#cee0f2;&amp;quot; align=&amp;quot;center&amp;quot; width=&amp;quot;80&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Jilid 7|Jilid 7]]&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:transparent;&amp;quot;  align=&amp;quot;center&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Volume 7 Ilustrasi|Ilustrasi]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 7 Prolog|Prolog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 7 Bab 1|Bab 1]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 7 Bab 2|Bab 2]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 7 Bab 3|Bab 3]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 7 Epilog|Epilog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 7 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:#cee0f2;&amp;quot; align=&amp;quot;center&amp;quot; width=&amp;quot;80&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Jilid 8|Jilid 8]]&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:transparent;&amp;quot;  align=&amp;quot;center&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Volume8 Ilustrasi|Ilustrasi]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 8 Prolog|Prolog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 8 Bab 1|Bab 1]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 8 Bab 2|Bab 2]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 8 Bab 3|Bab 3]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 8 Epilog|Epilog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 8 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:#cee0f2;&amp;quot; align=&amp;quot;center&amp;quot; width=&amp;quot;80&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Jilid 9|Jilid 9]]&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:transparent;&amp;quot;  align=&amp;quot;center&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Volume 9 Ilustrasi|Ilustrasi]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 9 Prolog|Prolog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 9 Bab 1|Bab 1]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 9 Bab 2|Bab 2]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 9 Bab 3|Bab 3]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 9 Epilog|Epilog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume9 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:#cee0f2;&amp;quot; align=&amp;quot;center&amp;quot; width=&amp;quot;80&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Jilid 10|Jilid 10]]&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:transparent;&amp;quot;  align=&amp;quot;center&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Volume 10 Ilustrasi|Ilustrasi]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 10 Prolog|Prolog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 10 Bab 1|Bab 1]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 10 Bab 2|Bab 2]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 10 Bab 3|Bab 3]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 10 Epilog|Epilog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 10 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:#cee0f2;&amp;quot; align=&amp;quot;center&amp;quot; width=&amp;quot;80&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Jilid 11|Jilid 11]]&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:transparent;&amp;quot;  align=&amp;quot;center&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Volume 11 Ilustrasi|Ilustrasi]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 11 Prolog|Prolog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 11 Bab 1|Bab 1]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 11 Bab 2|Bab 2]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 11 Bab 3|Bab 3]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 11 Epilog|Epilog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 11 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:#cee0f2;&amp;quot; align=&amp;quot;center&amp;quot; width=&amp;quot;80&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Jilid 12|JIlid 12]]&lt;br /&gt;
! style=&amp;quot;background:transparent;&amp;quot;  align=&amp;quot;center&amp;quot; |[[HEAVY OBJECT:Volume 12 Ilustrasi|Ilustrasi]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 12 Prolog|Prolog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 12 Hari 1|Hari 1]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 12 Hari 2|Hari 2]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 12 Hari 3|Hari 3]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 12 Hari 4|Hari 4]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 12 Hari 5|Hari 5]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 12 Hari 6|Hari 6]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 12 Hari 7|Hari 7]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 12 Epilog|Epilog]] - [[HEAVY OBJECT:Volume 12 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|} &amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
----&lt;br /&gt;
{{Nav Doc|seriesname=Heavy Object (Indonesia)|navname=Heavy Object (Indonesia) Nav|pre=HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 1|nex=HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 3}}&lt;br /&gt;
[[Category:Simple_Navbars]]&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(Indonesia)&amp;diff=515238</id>
		<title>Heavy Object (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(Indonesia)&amp;diff=515238"/>
		<updated>2017-03-17T01:00:24Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Status|Active|Indonesian}}&lt;br /&gt;
[[Category:Pending Authorisation]]&lt;br /&gt;
[[Image:Heavy Object v01 cover.jpg|thumb|300px|right|&#039;&#039;The cover art of volume 1&#039;&#039;]]&amp;quot;HEAVY OBJECT&amp;quot; (ヘヴィーオブジェクト) adalah seri sains fiksi (Sci-fi) oleh Kazuma Kamachi (鎌池 和馬) dan diilustrasikan oleh Ryou Nagi (凪良) diterbitkan oleh Dengeki Light Novel Label. Saat ini sudah ada sebelas seri yang telah diterbitkan. Adaptasi manganya telah diterbitkan oleh di majalah bulanan Dengeki Maou. Serial animenya juga sudah dirilis bulan Oktober tahun 2015 yang berjumlah 24 episode. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri Heavy Object juga tersedia dalam beberapa bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Heavy Object ~ (Spanish)|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
*[[HEAVY OBJECT|Inggris (English)]]&lt;br /&gt;
*[[Heavy_Object_~Russian_Version~|Русский (Russian)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sinopsis Cerita ==&lt;br /&gt;
Dan pada akhirnya, perang tak bisa dihilangkan. Tapi, ada sebuah perubahan. Bahkan di balik para pembantu kejahatan berhati dingin, ada sebuah perubahan. Senjata pemusnah itu adalah &amp;quot;Object&amp;quot;. Senjata ini merubah semua arti dari perang. Seorang siswa pertukaran bernama Quenser, yang dikirim ke medan perang, bertemu dengan seorang gadis dengan aura yang aneh. Gadis itu, yang disebut &amp;quot;Elite&amp;quot;, adalah pilot dari &amp;quot;Object&amp;quot;. Di masa yang dekat. Laki-laki kecil ini harus datang dan menghadapi senjata terkuat “Object” untuk menyelamatkanya. Ini adalah alasan dari pertemuan pertama mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
Ini adalah proyek terjemahan second hand setelah versi English-nya, bagi yang mampu berbahasa Jepang dan ingin meninjau ulang dari bahasa aslinya, bantuan anda sangat kami hargai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Format Standar===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Semua bab (yang sudah disunting) harus mengikuti format guideline yang berlaku.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
*[[Pedoman nama Heavy Object|Pedoman Nama Dan Terminologi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[HEAVY OBJECT (Indonesia):Halaman Pendaftaran|Pendaftaran]] ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap penerjemah diminta untuk mendaftarkan [[HEAVY OBJECT (Indonesia):Halaman Pendaftaran|mendaftarkan]] bab mana yang akan mereka kerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
Jika menikmati serial ini, anda bisa bergabung di [https://baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=22103 Forum]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pembaruan==&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;overflow:auto; max-height: 150px;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
*06 Maret 2017: Cerita pendek; Sandy Short Program; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*04 Maret 2017: Volume 3; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*30 Desember 2016: Volume 2; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*29 Agustus 2015: Volume 1; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Daftar update lainnya bisa di lihat di [[Heavy Object (id) Daftar Update|sini]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Serial &amp;quot;HEAVY OBJECT&amp;quot; oleh kamachi  Kazuma ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 1 ([[HEAVY OBJECT:Jilid 1|Full Text]] - [http://www.mediafire.com/file/2oub2leflcfmzff/Heavy_Object_vol_1.epub ePUB]) ===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_v01_cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Ilustrasi|Illustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 1|Bab 1 - Tentara Berpangkat Rendah yang Mengalahkan Gulliver &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran di Salju Alaska yang Membeku]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 2|Bab 2 - Si Jempol Tom Berlari di Ladang Minyak &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Menutup Jalan Masuk Melewati Gibraltar]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 3|Bab 3 - Perang Antara Semut dan Belalang Sembah &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Melawan Negara Militer Oseania]] &lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 2: Penerapan Perang - &#039;&#039;Seleksi Perang&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 2|Full Text]] - [http://www.mediafire.com/file/f6s8j836aggmz73/Heavy_Object_vol_2.epub ePUB])===&lt;br /&gt;
[[File:HO v02 009.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Ilustrasi|Illustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 1|Bab 1 - Hal yang Biasa Jika Berlumpur di Lokasi Halang Rintang &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Mengontrol Antartica]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 2|Bab 2 - Si Kaki Tiga yang Mendaki Gunung Demi Hidup dan Mati &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Tembakan Meriam di Gunung Iguazu]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bab 3|Bab 3 - Di Pertempuran antar Kavaleri, Serang Kaki-kaki Musuhmu &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Mati-matian di Kota Amazon]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 3: Bayangan Raksasa - &#039;&#039;Bayangan Dunia&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 3|Full Text]] - [https://www.mediafire.com/?0p4dx7r4da5n1i1 ePUB])===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_3_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 1|Bab 1 - Kuburan Rongsokan Logam adalah Harta Karun untuk Mencari Logam Langka &amp;gt;&amp;gt; Mencegat Sisa Pasukan di Alaska]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 2|Bab 2 - Tambang Batu Bara yang Menghamburkan Tumpukan Uang &amp;gt;&amp;gt; Serangan Kejutan Secepat Kilat di Semenanjung Kamchatka]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 3|Bab 3 - Harga Diri itu Tak Ternilai &amp;gt;&amp;gt; Pencegatan Darurat di Pulau Victoria]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume3 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 4: Harta Karun Matematika Elektron - &#039;&#039;Nadi Teoritis&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_4_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 1|Bab 1 - Seharusnya itu Lautan Biru Alami &amp;gt;&amp;gt; Perang ilegal di Distrik Loyauté]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 2|Bab 2 - Natal di Pantai Pasir Putih &amp;gt;&amp;gt; Cutinya Garnisun Perang (?) di Distrik Oseania]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 3|Bab 3 - Harta Karun Laut Merah Pekat &amp;gt;&amp;gt; Bertahan di Distrik Solomon]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 5: Festival Kematian - &#039;&#039;Menebus Technopics&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_5_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1&lt;br /&gt;
:*Bab 2&lt;br /&gt;
:*Bab 3&lt;br /&gt;
:*Bab 4&lt;br /&gt;
:*Bab 5&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 6: Jalan Menuju Generasi Ketiga - &#039;&#039;Kedatangan Generasi Ketiga&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_6_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1- Perang yang Pecah di Dekat Surga &amp;gt;&amp;gt; Perang Adu Kepintaran di Distrik Cook&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Sebuah Tim yang Membawa Tugas yang Jauh Lebih Menyakitkan daripada Neraka &amp;gt;&amp;gt; Perang Antar Angkutan di Distrik Anthabasca&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Konsprisai Sebuah Bank yang Menunjukkan Ketamakan Manusia &amp;gt;&amp;gt; Perang Serangan Meriam di Distrik Amazon&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 7: &#039;&#039;Polisi Hantu&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_7_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 7 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Pertandingan Adu Tembak di antara Dua Orang Bodoh &amp;gt;&amp;gt; Saling Mengejek di Oseania&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Pekerjaanku adalah Mengantarkan Cat &amp;gt;&amp;gt; Perang Adu Kepintaran di Oseania&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Polisi ada untuk Menghentikan Perang &amp;gt;&amp;gt; Perang Kemerdekaan di Oseania&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 8: &#039;&#039;70% Persemakmuran&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_8_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume8 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Sumber Daya Alam yang Tak Bisa Dibuat Berlimpah &amp;gt;&amp;gt; Mendarat di Negara Kepulauan Ame-no-Darin&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Di mana Model Baru itu Hilang? &amp;gt;&amp;gt; Menyapu Ranjau di Distrik Barat Pasifik yang Jauh &lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Mata Seorang Dewi yang Berkerlip di dalam Kegelapan &amp;gt;&amp;gt; Perang Habis-habisan di Distrik Kaledonia Baru&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 9: &#039;&#039;Pengadilan -195℃&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_9_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 9 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Penyihir Pemancar Cahaya &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Kota Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Dewa Penjaga Bakat &amp;gt;&amp;gt; Pertarungan Pegunungan Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Keyakinan Obsesif &amp;gt;&amp;gt; Pertarungan Laut Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 10: &#039;&#039;Dewa Luar &#039;&#039;=== &lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_10_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 10 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Musim Mekarnya Bunga Dari Neraka  &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Kursus Arktik Melalui Distrik Laut Putih&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Cepatnya Pertumbuhan Teori Konspirasi&amp;gt;&amp;gt; Pelatihan Militer di Distrik Karibia&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Cabang Keenam di Mekar Sempurna&amp;gt;&amp;gt; Gangguan Intervensi di Distrik Soberania&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 11: Formula Kimia Rasa-Vanila — &#039;&#039;Berdansa Dengan Putri Bangsawan&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_11_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 11 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Perang  Dua Burung Dengan Satu Batu &amp;gt;&amp;gt; Operasi Penyelamatan Pesawat jatuh di Distrik Rio Grande&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Sumber Pembiayaan Yang Sulit Dipahami &amp;gt;&amp;gt;Pemboman Ice Breaking di Tanjung Harapan&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Satu Sejarah Atau Lainya &amp;gt;&amp;gt; Rangkaian Bahaya dalam Perang Saudara di Atlantik Selatan&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Volume 12: Perang Terkecil — &#039;&#039;Perang 0.01mm&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_12_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 12 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Hari 1&lt;br /&gt;
:*Hari 2&lt;br /&gt;
:*Hari 3&lt;br /&gt;
:*Hari 4&lt;br /&gt;
:*Hari 5&lt;br /&gt;
:*Hari 6&lt;br /&gt;
:*Hari 7&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Akhir Kata&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Cerita pendek===&lt;br /&gt;
Cerita pendek ini dimuat setelah novel Heavy Object pertama dipublikasikan.&lt;br /&gt;
:*[[Sandy Short Program|Sandy Short Program &amp;gt;&amp;gt; Gangguan Oseania Kedua]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Heavy Object EX: Tiga Saudari yang Menimbulkan Peperangan antar Dewa===&lt;br /&gt;
[[File:HO EX Cover.png|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:EX Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Bab 1&lt;br /&gt;
:*Bab 2&lt;br /&gt;
:*Bab 3&lt;br /&gt;
:*Bab 4&lt;br /&gt;
:*Bab 5&lt;br /&gt;
:*Bab 6&lt;br /&gt;
:*Bab 7&lt;br /&gt;
:*Bab 8&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staff Proyek==&lt;br /&gt;
* Pengawas: [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
* Manager Proyek: [[User:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
* [[User:Ex Patchy|Ex Patchy]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Tidak Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi yang dapat menterjemahkan dari bahasa inggris ke indonesia, dapat bergabung dalam proyek ini&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Tidak Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jumlah Seri ==&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 01,ヘヴィーオブジェクト HEAVY OBJECT (10 OCT 2009, ISBN 978-4-04-868069-1)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 02,ヘヴィーオブジェクト 採用戦争 / HEAVY OBJECT Saiyou Sensou (10 JUN 2010, ISBN 978-4-04-868594-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 03,ヘヴィーオブジェクト 巨人達の影 / HEAVY OBJECT Kyojin tachi no Kage (10 NOV 2010, ISBN 978-4-04-870051-1)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 04,ヘヴィーオブジェクト 電子数学の財宝 / HEAVY OBJECT Denshi Suugaku no Zaihou (10 SEP 2011, ISBN 978-4-04-870549-3)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 05,ヘヴィーオブジェクト 死の祭典 / HEAVY OBJECT Shi no Saiten (10 NOV 2011, ISBN 978-4-04-870997-2)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 06,ヘヴィーオブジェクト 第三世代への道 / HEAVY OBJECT Daisansedai e no Michi (10 JUN 2012, ISBN 978-4-04-886624-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 07,ヘヴィーオブジェクト 亡霊達の警察 / HEAVY OBJECT Bourei tachi no Keisatsu (9 NOV 2013, ISBN 978-4-04-866080-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 08,ヘヴィーオブジェクト 七〇%の支配者 / HEAVY OBJECT Nana rei-pasento no Shihai-sha (8 MAR 2014, ISBN 978-4-04-866379-3)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 09,ヘヴィーオブジェクト 氷点下一九五度の救済 / HEAVY OBJECT Hyoutenka Ichi Kyuu Go-do no Kyuusai (10 APR 2015, ISBN 978-4-04-865064-9)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 10,ヘヴィーオブジェクト 外なる神 / HEAVY OBJECT Soto naru Kami (10 OCT 2015, ISBN 978-4-04-865452-4)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 11,ヘヴィーオブジェクト バニラ味の化学式/ HEAVY OBJECT Banira Aji no Kagaku-shiki (10 FEB 2016, ISBN 978-4-0-4865764-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 12,ヘヴィーオブジェクト　一番小さな戦争 / HEAVY OBJECT Ichiban Chiisana Sensou Chosa (10 SEP 2016, ISBN 978-4-04-892353-8)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Prolog&amp;diff=514568</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 4 Prolog</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_4_Prolog&amp;diff=514568"/>
		<updated>2017-03-06T02:30:25Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Created page with &amp;quot;==Prolog==  Ini terjadi setiap beberapa tahun atau beberapa puluh tahun.  Pasti kalian sudah mendengar cerita rakyat setempat yang diceritakan lagi dan lagi.  Ya.  Aku berbica...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Prolog==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini terjadi setiap beberapa tahun atau beberapa puluh tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasti kalian sudah mendengar cerita rakyat setempat yang diceritakan lagi dan lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berbicara tentang pendapat bahwa sumber daya yang ada di Bumi ini akan segera habis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sampai saat ini, itu belum terjadi. Faktanya jika itu terjadi, peradaban manusia akan hancur. Pertanyaan yang tersisa adalah kenapa itu bisa terjadi. Apakah manusia akan terus membagi semuanya sampai kotak penyimpanannya habis dan mereka akan kelaparan bersama-sama? Atau perang akan timbul sampai manusia itu sendiri yang menghancurkan peradabannya bahkan sebelum sumber daya itu benar-benar habis?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi kenapa?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendapat mengenai sumber daya yang akan habis sudah cukup sering diutarakan. Dan itu cukup terbukti. Sampai saat ini Bumi masih memproduksi sumber dayanya secara perlahan, tapi tingkat konsumsinya jauh lebih tinggi. Kita tidak bisa menghindari fakta tentang sumber daya yang “nantinya” dan “pasti” habis, tapi untuk beberapa alasan hal itu belum terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat perang dilaksanakan dengan menggunakan Object yang sangat besar, sumber daya itu belum juga habis. Aku yakin kalian tahu seberapa banyak sumber daya yang ada dan seberapa banyak sumber daya yang dikonsumsi. Sumber daya itu kelihatannya tidak akan pernah habis dan sudah jelas bahwa planet yang kita sebut bumi ini mempunyai kapasitas yang terbatas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi biarkan aku bertanya sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenapa?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah pernyataan masuk akal yang terus berdatangan ini tidak sesuai dengan realita? Atau kita yang selalu dapat menemukan tambang sumber daya baru dengan mudah ketika sumber daya yang ada kelihatannya akan habis?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang ingin kuketahui adalah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa pendapat kalian?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume 4 Illustrasi|next= HEAVY OBJECT:Volume 4 Bab 1}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(Indonesia)&amp;diff=514567</id>
		<title>Heavy Object (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(Indonesia)&amp;diff=514567"/>
		<updated>2017-03-06T02:27:33Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Status|Active|Indonesian}}&lt;br /&gt;
[[Category:Pending Authorisation]]&lt;br /&gt;
[[Image:Heavy Object v01 cover.jpg|thumb|300px|right|&#039;&#039;The cover art of volume 1&#039;&#039;]]&amp;quot;HEAVY OBJECT&amp;quot; (ヘヴィーオブジェクト) adalah seri sains fiksi (Sci-fi) oleh Kazuma Kamachi (鎌池 和馬) dan diilustrasikan oleh Ryou Nagi (凪良) diterbitkan oleh Dengeki Light Novel Label. Saat ini sudah ada sebelas seri yang telah diterbitkan. Adaptasi manganya telah diterbitkan oleh di majalah bulanan Dengeki Maou. Serial animenya juga sudah dirilis bulan Oktober tahun 2015 yang berjumlah 24 episode. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri Heavy Object juga tersedia dalam beberapa bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Heavy Object ~ (Spanish)|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
*[[HEAVY OBJECT|Inggris (English)]]&lt;br /&gt;
*[[Heavy_Object_~Russian_Version~|Русский (Russian)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sinopsis Cerita ==&lt;br /&gt;
Dan pada akhirnya, perang tak bisa dihilangkan. Tapi, ada sebuah perubahan. Bahkan di balik para pembantu kejahatan berhati dingin, ada sebuah perubahan. Senjata pemusnah itu adalah &amp;quot;Object&amp;quot;. Senjata ini merubah semua arti dari perang. Seorang siswa pertukaran bernama Quenser, yang dikirim ke medan perang, bertemu dengan seorang gadis dengan aura yang aneh. Gadis itu, yang disebut &amp;quot;Elite&amp;quot;, adalah pilot dari &amp;quot;Object&amp;quot;. Di masa yang dekat. Laki-laki kecil ini harus datang dan menghadapi senjata terkuat “Object” untuk menyelamatkanya. Ini adalah alasan dari pertemuan pertama mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
Ini adalah proyek terjemahan second hand setelah versi English-nya, bagi yang mampu berbahasa Jepang dan ingin meninjau ulang dari bahasa aslinya, bantuan anda sangat kami hargai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Format Standar===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Semua bab (yang sudah disunting) harus mengikuti format guideline yang berlaku.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
*[[Pedoman nama Heavy Object|Pedoman Nama Dan Terminologi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[HEAVY OBJECT (Indonesia):Halaman Pendaftaran|Pendaftaran]] ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap penerjemah diminta untuk mendaftarkan [[HEAVY OBJECT (Indonesia):Halaman Pendaftaran|mendaftarkan]] bab mana yang akan mereka kerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
Jika menikmati serial ini, anda bisa bergabung di [https://baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=22103 Forum]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pembaruan==&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;overflow:auto; max-height: 150px;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
*06 Maret 2017: Cerita pendek; Sandy Short Program; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*04 Maret 2017: Volume 3; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*30 Desember 2016: Volume 2; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*29 Agustus 2015: Volume 1; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Daftar update lainnya bisa di lihat di [[Heavy Object (id) Daftar Update|sini]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Serial &amp;quot;HEAVY OBJECT&amp;quot; oleh kamachi  Kazuma ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 1 ([[HEAVY OBJECT:Jilid 1|Full Text]] - [http://www.mediafire.com/file/2oub2leflcfmzff/Heavy_Object_vol_1.epub ePUB]) ===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_v01_cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Ilustrasi|Illustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 1|Bab 1 - Tentara Berpangkat Rendah yang Mengalahkan Gulliver &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran di Salju Alaska yang Membeku]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 2|Bab 2 - Si Jempol Tom Berlari di Ladang Minyak &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Menutup Jalan Masuk Melewati Gibraltar]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 3|Bab 3 - Perang Antara Semut dan Belalang Sembah &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Melawan Negara Militer Oseania]] &lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 2: Penerapan Perang - &#039;&#039;Seleksi Perang&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 2|Full Text]] - [http://www.mediafire.com/file/f6s8j836aggmz73/Heavy_Object_vol_2.epub ePUB])===&lt;br /&gt;
[[File:HO v02 009.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Ilustrasi|Illustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 1|Bab 1 - Hal yang Biasa Jika Berlumpur di Lokasi Halang Rintang &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Mengontrol Antartica]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 2|Bab 2 - Si Kaki Tiga yang Mendaki Gunung Demi Hidup dan Mati &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Tembakan Meriam di Gunung Iguazu]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bab 3|Bab 3 - Di Pertempuran antar Kavaleri, Serang Kaki-kaki Musuhmu &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Mati-matian di Kota Amazon]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 3: Bayangan Raksasa - &#039;&#039;Bayangan Dunia&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 3|Full Text]] - [https://www.mediafire.com/?0p4dx7r4da5n1i1 ePUB])===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_3_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 1|Bab 1 - Kuburan Rongsokan Logam adalah Harta Karun untuk Mencari Logam Langka &amp;gt;&amp;gt; Mencegat Sisa Pasukan di Alaska]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 2|Bab 2 - Tambang Batu Bara yang Menghamburkan Tumpukan Uang &amp;gt;&amp;gt; Serangan Kejutan Secepat Kilat di Semenanjung Kamchatka]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 3|Bab 3 - Harga Diri itu Tak Ternilai &amp;gt;&amp;gt; Pencegatan Darurat di Pulau Victoria]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume3 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 4: Harta Karun Matematika Elektron - &#039;&#039;Nadi Teoritis&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_4_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Seharusnya itu adalah Lautan Biru Alami &amp;gt;&amp;gt; Perang ilegal di Distrik Loyauté&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Natal di Pantai Pasir Putih &amp;gt;&amp;gt; Cuti di Garnisun Perang (?) di Distrik Oseania&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Harta Karun Laut Merah Pekat &amp;gt;&amp;gt; Bertahan di Distrik Solomon&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:* Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 5: Festival Kematian - &#039;&#039;Menebus Technopics&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_5_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1&lt;br /&gt;
:*Bab 2&lt;br /&gt;
:*Bab 3&lt;br /&gt;
:*Bab 4&lt;br /&gt;
:*Bab 5&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 6: Jalan Menuju Generasi Ketiga - &#039;&#039;Kedatangan Generasi Ketiga&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_6_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1- Perang yang Pecah di Dekat Surga &amp;gt;&amp;gt; Perang Adu Kepintaran di Distrik Cook&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Sebuah Tim yang Membawa Tugas yang Jauh Lebih Menyakitkan daripada Neraka &amp;gt;&amp;gt; Perang Antar Angkutan di Distrik Anthabasca&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Konsprisai Sebuah Bank yang Menunjukkan Ketamakan Manusia &amp;gt;&amp;gt; Perang Serangan Meriam di Distrik Amazon&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 7: &#039;&#039;Polisi Hantu&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_7_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 7 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Pertandingan Adu Tembak di antara Dua Orang Bodoh &amp;gt;&amp;gt; Saling Mengejek di Oseania&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Pekerjaanku adalah Mengantarkan Cat &amp;gt;&amp;gt; Perang Adu Kepintaran di Oseania&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Polisi ada untuk Menghentikan Perang &amp;gt;&amp;gt; Perang Kemerdekaan di Oseania&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 8: &#039;&#039;70% Persemakmuran&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_8_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume8 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Sumber Daya Alam yang Tak Bisa Dibuat Berlimpah &amp;gt;&amp;gt; Mendarat di Negara Kepulauan Ame-no-Darin&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Di mana Model Baru itu Hilang? &amp;gt;&amp;gt; Menyapu Ranjau di Distrik Barat Pasifik yang Jauh &lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Mata Seorang Dewi yang Berkerlip di dalam Kegelapan &amp;gt;&amp;gt; Perang Habis-habisan di Distrik Kaledonia Baru&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 9: &#039;&#039;Pengadilan -195℃&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_9_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 9 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Penyihir Pemancar Cahaya &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Kota Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Dewa Penjaga Bakat &amp;gt;&amp;gt; Pertarungan Pegunungan Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Keyakinan Obsesif &amp;gt;&amp;gt; Pertarungan Laut Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 10: &#039;&#039;Dewa Luar &#039;&#039;=== &lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_10_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 10 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Musim Mekarnya Bunga Dari Neraka  &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Kursus Arktik Melalui Distrik Laut Putih&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Cepatnya Pertumbuhan Teori Konspirasi&amp;gt;&amp;gt; Pelatihan Militer di Distrik Karibia&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Cabang Keenam di Mekar Sempurna&amp;gt;&amp;gt; Gangguan Intervensi di Distrik Soberania&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 11: Formula Kimia Rasa-Vanila — &#039;&#039;Berdansa Dengan Putri Bangsawan&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_11_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 11 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Perang  Dua Burung Dengan Satu Batu &amp;gt;&amp;gt; Operasi Penyelamatan Pesawat jatuh di Distrik Rio Grande&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Sumber Pembiayaan Yang Sulit Dipahami &amp;gt;&amp;gt;Pemboman Ice Breaking di Tanjung Harapan&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Satu Sejarah Atau Lainya &amp;gt;&amp;gt; Rangkaian Bahaya dalam Perang Saudara di Atlantik Selatan&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Volume 12: Perang Terkecil — &#039;&#039;Perang 0.01mm&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_12_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 12 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Hari 1&lt;br /&gt;
:*Hari 2&lt;br /&gt;
:*Hari 3&lt;br /&gt;
:*Hari 4&lt;br /&gt;
:*Hari 5&lt;br /&gt;
:*Hari 6&lt;br /&gt;
:*Hari 7&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Akhir Kata&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Cerita pendek===&lt;br /&gt;
Cerita pendek ini dimuat setelah novel Heavy Object pertama dipublikasikan.&lt;br /&gt;
:*[[Sandy Short Program|Sandy Short Program &amp;gt;&amp;gt; Gangguan Oseania Kedua]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Heavy Object EX: Tiga Saudari yang Menimbulkan Peperangan antar Dewa===&lt;br /&gt;
[[File:HO EX Cover.png|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:EX Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Bab 1&lt;br /&gt;
:*Bab 2&lt;br /&gt;
:*Bab 3&lt;br /&gt;
:*Bab 4&lt;br /&gt;
:*Bab 5&lt;br /&gt;
:*Bab 6&lt;br /&gt;
:*Bab 7&lt;br /&gt;
:*Bab 8&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staff Proyek==&lt;br /&gt;
* Pengawas: [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
* Manager Proyek: [[User:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
* [[User:Ex Patchy|Ex Patchy]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Tidak Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi yang dapat menterjemahkan dari bahasa inggris ke indonesia, dapat bergabung dalam proyek ini&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Tidak Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jumlah Seri ==&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 01,ヘヴィーオブジェクト HEAVY OBJECT (10 OCT 2009, ISBN 978-4-04-868069-1)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 02,ヘヴィーオブジェクト 採用戦争 / HEAVY OBJECT Saiyou Sensou (10 JUN 2010, ISBN 978-4-04-868594-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 03,ヘヴィーオブジェクト 巨人達の影 / HEAVY OBJECT Kyojin tachi no Kage (10 NOV 2010, ISBN 978-4-04-870051-1)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 04,ヘヴィーオブジェクト 電子数学の財宝 / HEAVY OBJECT Denshi Suugaku no Zaihou (10 SEP 2011, ISBN 978-4-04-870549-3)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 05,ヘヴィーオブジェクト 死の祭典 / HEAVY OBJECT Shi no Saiten (10 NOV 2011, ISBN 978-4-04-870997-2)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 06,ヘヴィーオブジェクト 第三世代への道 / HEAVY OBJECT Daisansedai e no Michi (10 JUN 2012, ISBN 978-4-04-886624-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 07,ヘヴィーオブジェクト 亡霊達の警察 / HEAVY OBJECT Bourei tachi no Keisatsu (9 NOV 2013, ISBN 978-4-04-866080-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 08,ヘヴィーオブジェクト 七〇%の支配者 / HEAVY OBJECT Nana rei-pasento no Shihai-sha (8 MAR 2014, ISBN 978-4-04-866379-3)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 09,ヘヴィーオブジェクト 氷点下一九五度の救済 / HEAVY OBJECT Hyoutenka Ichi Kyuu Go-do no Kyuusai (10 APR 2015, ISBN 978-4-04-865064-9)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 10,ヘヴィーオブジェクト 外なる神 / HEAVY OBJECT Soto naru Kami (10 OCT 2015, ISBN 978-4-04-865452-4)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 11,ヘヴィーオブジェクト バニラ味の化学式/ HEAVY OBJECT Banira Aji no Kagaku-shiki (10 FEB 2016, ISBN 978-4-0-4865764-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 12,ヘヴィーオブジェクト　一番小さな戦争 / HEAVY OBJECT Ichiban Chiisana Sensou Chosa (10 SEP 2016, ISBN 978-4-04-892353-8)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sandy_Short_Program&amp;diff=514566</id>
		<title>Sandy Short Program</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sandy_Short_Program&amp;diff=514566"/>
		<updated>2017-03-06T02:24:51Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Created page with &amp;quot;==Sandy Short Program &amp;gt;&amp;gt; Gangguan Oseania Kedua== ===Bagian 1===  Ada negara yang bernama Oseania.  Tempat itu terkenal dengan koala dan kangguru-nya.  Negara militer tiba-tib...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Sandy Short Program &amp;gt;&amp;gt; Gangguan Oseania Kedua==&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada negara yang bernama Oseania.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat itu terkenal dengan koala dan kangguru-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Negara militer tiba-tiba berdiri selama beberapa dekade di sana dan keditaktoran terus berlanjut sampai sekarang, tapi dengan campur tangan pasukan koalisi internasional, kita telah membuat tirani itu berakhir. Kekejaman militer yang menyebarkan rasa takut pada orang-orang sudah tidak lagi mengancam masyarakat yang tinggal dan hidup di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah sebuah contoh sempurna dari perwujudan cinta dan kedamaian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Negara yang sebelumnya saling berperang membentuk sebuah pasukan koalisi dan bersatu mengalahkan musuh dunia. Kebenaran telah melindungi orang-orang Oseania dan menjadi jembatan menuju harapan dan mimpi-mimpi baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gwaaaaaaaaah!! Kenapa kita saling membunuh satu sama laiiiiiiiiiinnnn!!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengumpulkan seluruh tenaga baik luar dan dalam lalu berteriak sekencang mungkin sambil berguling di padang pasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah laki-laki yang memiliki rambut pirang mengkilap, tapi jenis kelaminnya sulit ditentukan hanya dari penampilannya saja. Kesan yang didapat darinya bisa berubah 180 derajat tergantung dia memakai celana atau rok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masalahnya, bukan itu yang membuatnya berguling-guling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daratan pasir itu tidak sepenuhnya datar. Permukaannya naik-turun seperti permukaan lautan di hari berangin. Quenser berharap bisa menggunakan pola permukaan itu untuk bersembunyi dari musuh, dia berguling ke salah satu lembah yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perang kembali pecah di Oseania. Dan dari semua penyebab yang bisa mengakibatkannya, itu diakibatkan oleh para sekutu di pasukan koalisi. Kalau tidak, dia tidak perlu berguling-guling di atas pasir sambil bersembunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun dia tidak yakin tempat persembunyiannya cukup berguna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peralatan elektronik tentara musuh juga memiliki beberapa sensor yang amat-sangat sensitif, tapi bukan alasan yang sangat sederhana itu yang membuatnya terlihat dari tempat persembunyiannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peralatan yang dimaksud Quenser memiliki tinggi 50 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah senjata kolosal yang dikenal dengan sebutan Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Reaktornya lebih bersih dan kuat daripada reaktor nuklir dan tubuh bulatnya ditutupi oleh dinding tebal setebal bunker nuklir. Lebih dari 100 macam meriam baik besar dan kecil menjorok ke segala arah dari tubuh utamanya. Object tidak terlihat sebagai senjata pintar yang dilengkapi oleh peralatan optimal untuk menyelesaikan pekerjaannya, tapi malah seperti mesin aneh yang dipasangkan semua senjata yang bisa dibayangkan perancangnya. Mengumpulkan 100 tank tidak akan cukup untuk mengalahkannya. Bahkan setelah menerima serangan langsung dari satu atau dua rudal nuklir, senjata mengerikan itu bisa terus bergerak sambil setengah badannya meleleh seperti es krim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Normalnya, sudut pandang Object raksasa itu jauh lebih tinggi daripada manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukit pasir yang terlihat seperti tempat berlindung mungkin menjadi sangat terlihat dari sudut pandang yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Bahkan jika itu hanya 1% atau lebih sedikit, aku harus mencoba segala cara untuk bertahan! Ini bukanlah musuh yang bisa aku hadapi dengan berusaha yang terbaik!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia selesai berguling ke lembah bukit pasir itu, Quenser terbaring di tanah sambil tertutupi pasir. Pasir itu cukup panas dan sinar matahari yang kuat menyinarinya, tapi ini bukan waktunya untuk mempedulikan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu keberuntungan milik Quenser adalah dia bukan musuh utama Object itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kubu Quenser juga memiliki Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktanya, alasan dia dan rekan-rekannya berada di garis depan adalah untuk memastikan medan perang ini berada dalam kondisi terbaik untuk Object mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk alasan itu, pertempuran sesungguhnya dilakukan oleh dua Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kasarnya, manusia berdarah-daging tidak bisa melakukan apapun, jadi tidak perlu menembaki mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun ini bukan berarti Quenser dan lainnya aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diulangi: Object adalah monster yang total diameternya sekitar 50 meter. Ketika dua monster itu bertarung, dampaknya sangat hebat. Guncangan dari lesatan peluru saja sudah cukup untuk menghempaskan prajurit dan fragmen-fragmen armor yang berjatuhan sudah cukup untuk membuat nyawa mereka melayang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua prajurit di medan perang punya satu pemikiran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan pikiran yang ada di dalam Quenser dan lainnya adalah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku tidak akan membiarkan tubuhku terbunuh oleh peluru kawanku atau armor musuhku!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser bergetar dan membaringkan dirinya di tanah sekuat tenaga, dia mendengar komandannya berbicara dari radio. Namanya adalah Froleytia, dia memiliki rambut perak panjang dan payudara besar, dan dia terobsesi pada Jepang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lanjutkan operasi ini!! Apa kau pikir bisa dibayar dengan uang pajak jika kau hanya berbaring di medan perang!! Berdiri dan dukung tuan putri hebat kita!! Jika Object Organisasi Iman menerobos garis pertahanan di ‘gerbang kastil’, ini akan berkembang menjadi perang  yang panjang dan habis-habisan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan. Aku akan mendapat mimpi buruk karena ini,” geram Quenser saat dia melihat Object musuh dengan memancarkan aura yang luar biasa seperti yang dipancarkan raja iblis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kenapa anggota pasukan koalisi mulai saling membunuh satu sama lain?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai pasukan koalisi, mereka harus bekerja sama untuk mengalahkan kejahatan di negara militer Oseania.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekarang Object itu digunakan untuk mencabut nyawa Quenser dan rekan-rekannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi itu Object generasi kedua milik Organisasi Iman, Strategic Antenna.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di paruh pertama abad 21, organisasi yang dikenal dengan nama PBB bubar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang jurnalis pernah mengejek bahwa dunia telah berubah seperti kaca yang pecah. Beberapa aliansi baru terbentuk dan negara di seluruh dunia telah terbagi menjadi beberapa warna dunia: Kerajaan Legitimasi, Aliansi Informasi, Korporasi Kapitalis, dan Organisasi Iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Strategic Antenna yang sedang mencoba membunuh Quenser dan rekan-rekannya adalah Object yang merupakan milik salah satu kekuatan dunia, Organisasi Iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, tuan pelajar! Lengan, kaki, dan tanganmu belum hilang, ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hiruk-pikuk pertempuran antar Object, Quenser telah terpisah dari partner-nya, laki-laki bernama Heivia, tapi dia baru saja berguling dari bukit pasir yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia seumuran. Namun Heivia sedikit lebih berotot. Dan dibandingkan Quenser, dia lebih pantas mengenakan seragam militer dengan senapan ditangannya. Namun Heivia sebenarnya seorang analis yang mengobservasi pergerakan Object di radar dan menggunakan sensor untuk berusaha melawannya menggunakan kelemahan dan ketidacocokan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pasir yang menutupi ujung kepalanya hingga ke dalam sepatunya, Heivia berbicara dengan nada kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku harap mereka memberi kita istirahat. Ledakannya saja sudah membuatku tuli.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berbicara tentang telinga, punyaku banyak kemasukan pasir. Apakah berbahaya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berbicara, Object terus menembakan peluru dan getaran seperti gempa bumi merambat di atas daratan. Bentuk bukit pasir itu mulai berubah sedikit demi sedikit. Saat Object Kerajaan Legitimasi dan Object Organisasi Iman terus berhati-hati mengubah posisi mereka dan saling menembak, mereka mulai mendekati kedua laki-laki itu. Quenser dan Heivia dipaksa merangkak agar tidak tertutupi kepulan pasir. Mereka tentu saja berusaha menjaga jarak dari musuh mereka jika memungkinkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Campuran pasir dan keringat sangatlah tidak nyaman, tapi mereka tidak punya waktu untuk terganggu dengan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia meludahkan beberapa pasir dari mulutnya dan berbicara dengan nada tidak enak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau sudah mendengar nama Object mereka?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Strategic Antenna, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu yang dipanggil oleh Kerajaan Legitimasi.” Sudut mulutnya terangkat. “Nama resmi yang diberikan Organisasi Iman adalah Aphrodite. Dewi cinta dan keindahan!! Maksudnya, mereka memasang antena parabola dan meriam itu untuk mencerminkan cincin bunga yang sedang mekar!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah Aphrodite dewi yang memulai Perang Troya? ...Jadi itu artinya unit Strategi Antenna berada dalam kesatuan Mitologi Yunani?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu organisasi yang cukup besar bahkan walau di Organisai Iman yang religius. Dan itu artinya mereka memiliki Object  yang cukup bagus. Seperti biasa, kita harus menghadapi produk baru yaitu Object generasi kedua,” kata Heivia sambil meludah sebelum berkata lagi. “Berdasarkan laporan dari departemen simulasi elektronik, radar dan sensornya lebih peka daripada meriamya. Itu punya berbagai macam metode untuk memotong semua sinyal dengan radius 3000 kilometer dari pusat radarnya dan sensornya telah dimodifikasi untuk menentukan lokasi musuh bahkan ketika dalam proses pemotongan sinyal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“itu menjelaskan kenapa pertempuran cepat itu bisa terjadi,” gumam Quenser dengan perasaan tidak enak. “Dan pergerakan tuan putri kita juga cukup aneh. Jika musuh menggunakan strategi seperti itu, dia pasti tidak bisa menggunakan semua peralatan pembidiknya. Dia harus mengincar Strategic Antenna secara manual sambil bergerak dengan cepat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia diperuntukkan untuk digunakan di wilayah pegunungan Eropa Utara. Aku ingat pernah mendengar sesuatu tentang lereng Gunung Olympus. Artinya itu jauh lebih baik dari yang kita kira. Jika dia bergerak dengan cepat di lereng curam sambil menggunakan pemotong sinyalnya di seluruh wilayah pegunungan, hampir tidak mungkin untuk mendeteksi keberadaanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku benci mereka,” tiba-tiba suara seorang gadis datang dari radio Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu datang dari Object Kerajaan Legitimasi, Baby Magnum. Sepertinya pilotnya sedang mengobrol sambil bertempur melawan Strategic Antenna dengan kecepatan tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena pemotong sinyal milik Strategic Antenna, mereka menggunakan radio spesial yang bisa membuka hampir 200 port secara bersamaan utnuk mengirim dan menerima data. Potongan-potongan data yang berhasil menembus masuk ke setiap port akan digabungkan oleh mesin untuk menghasilkan sebuah suara. Namun mereka tidak tahu berapa lama itu akan bekerja. Pada akhirnya, mereka sedang melawan Object yang mahir dalam hal seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka memanggilku lacur dan cabe yang melayani prajurit Yunani.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wow.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu bukan sesuatu yang boleh dikatakan di depan seorang gadis. Itu seperti meminta untuk digampar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia mulai mengutuk musuhnya, tapi kemudian peluru nyasar dari railgun menghantam tanah di dekat situ. Peluru besar yang hampir sepanjang dan selebar satu meter meledakan bukit pasir di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ledakan hebat tercipta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka merasakan getaran yang lebih hebat di seluruh kulit mereka daripada di gendang telinga mereka. Gundukan pasir yang digunakan mereka untuk berlindung menghilang. Tepat saat Quenser merasa gravitasi menghilang, dia terlempar hampir setinggi 3 meter ke udara. Tidak peduli apa peluru itu mengenai mereka secara langsung. Efek sampingnya saja sudah cukup untuk memberikan rasa sakit luar biasa di tubuh laki-laki itu seperti dia sedang dipukul dan kehilangan seluruh oksigen di tubuhnya. Dia ambruk di tanah berpasir dan dengan putus asa berusaha menghirup udara, tapi yang masuk ke mulutnya hanyalah butiran pasir halus yang sedang berterbangan di udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ugh, sialan!! Jika bukan ini, maka yang itu!! Uhuk uhuk!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hampir benar-benar kehilangan arah karena kepulan debu pasir, tapi dia tidak bisa terus berdiam di sana. Ketika masih terbaring di tanah, Quenser mulai berguling melewati tanah berpasir ke bukit pasir lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesenangan untuk melihat mereka saling bergurau mungkin sudah tidak ada karena suara marah Froleytia memanggil mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kalian lupa dengan misi kalian? Jika tidak, ulangi kembali untukku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita harus mengehentikan bola raksasa itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Karena perang berkepanjangan, Strategic Antenna tidak bisa menerima perawatan khusus sampai sekarang. Meriam utamanya adalah attachCOIL. Sekarang pertanyaan untuk murid kita, Quenser. Apa itu COIL?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Chemical Oxygen Iodine Laser!! Itu adalah laser tradisional yang terus dikembangkan sejak jaman pesawat bomber!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Strategic Antenna menggunakan kombinasi dari reaktor Object dan COIL gaya lama untuk membuat meriam utama yang cukup kuat. Itulah attachCOIL.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa orang mungkin berpikir bagaimana cara menghindari senjata laser yang menembak secepat suara. Jika seseorang  dengan teliti mengobservasi meriam utama jenis laser, hal itu bisa diketahui dengan memfokusnya lensa sebelum menembak. Tuan putri pasti telah memperhitungkan kapan ia bergerak menghindar hanya dengan melihat ancang-ancang benda itu sebelum menembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berdasarkan estimasi departemen simulasi elektronik, Strategic Antenna seharusnya sudah mulai kehabisan bahan kimia yang dibutuhkan untuk menembakan senjata berbasis optik tersebut. Perawatan untuk meriam utamanya harus dilakukan di zona perawatan di dekat Danau Carnegie sejauh 550 kilometer dari sini. Operasi pencegatan pertama kita yang dilakukan di jalur pergerakannya yang diperkirakan melewati Gurun Great Sandy telah gagal. Jika operasi pencegatan kedua ini gagal, Strategic Antenna pasti akan mendapatkan kembali kemampuan tempur penuhnya. ...Apa kalian mengerti seberapa pentingnya ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami mengerti. Masalahnya adalah kita tetap tidak bisa bergerak sebanyak apapun kita mengerti!! Bagaimana jika kau ke sini dan mencobanya!? Sialan. Apa ini benar-benar Oseania? Hanya untuk memastikan, bukankah Oseania menjadi negara yang damai setelah peperangan berakhir!?” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, biarkan aku memberikan sebuah saran. Tidak peduli seberapa banyak kau protes, kau lah satu-satunya orang yang akan dilempar ke neraka terdalam jika operasi ini gagal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku hanya pelajar yang ada di medan perang untuk mempelajari desain Object!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sedang dalam mood baik hari ini, jadi aku akan memberikan saran kedua. Entah apa kau seorang bayi, orang tua, anak nakal, atau heroine yang tidak beruntung, selama kau berdiri di medan perang dengan senjata di tanganmu, kau adalah prajurit. Tidak ada yang peduli jika kau membunuh dan juga tidak ada yang peduli jika kau terbunuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialaaan!! Aku pikir perang modern adalah pertarungan antar Object dan pertempuran mati-matian antara prajurit berdarah-daging adalah hal yang dilakukan di masa lampau!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh? Sepertinya kau terlalu banyak mengeluh, Quenser. Aku tidak menyukai bawahan pembangkang. Namun aku akan berusaha yang terbaik bagi bawahanku yang penurut.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu, setidaknya bisakah kau berganti ke pakaian renang seksi sebelum memberikan kita perintah!? Jika kau melakukannya, aku akan 100 kali lebih bersemangat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana kau bisa melihatnya dari radio?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak peduli jika aku bisa atau tidak bisa melihatnya! Masalahnya adalah menerima perintah dari wanita yang berpakaian renang seksi adalah penampilan yang sungguh di luar bayangan manusia!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mungkin sudah mulai kesal karena dia mengakhiri transmisi radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendecakan lidahnya dengan keras dan mengamati sekitarnya. Dia menemukan Heivia setengah terkubur di bawah longsoran pasir dan Quenser menggali anak laki-laki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Heivia! Jika kau akan mati, setidaknya bergunalah sekali untukku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terima kasih Quenser. Komentarmu itu membuatku bisa meninggalkanmu tanpa rasa bersalah walau aku akan menyesal,” geram Heiva saat dia mulai memeriksa apakah bagian-bagian senapannya kemasukan pasir. “Ketika Froleytia menunjukan pantatnya yang ditutupi rok ketat sambil menunjuk ke arah papan tulis dengan pointer, dia menjelaskan bahwa misi utama kita adalah untuk melakukan penyergapan, benar?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar. Kita harus mengubur ‘pemanas lantai’ raksasa ke dalam pasir.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object adalah senjatah mengerikan yang masih tetap bisa berjalan setelah menerima satu atau dua serangan nuklir. Peledak biasa tidak akan cukup untuk menahan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang sedang didiskusikan Quenser dan Heivia bukanlah rencana untuk menghancurkan Strategic Antenna. Itu adalah rencana pengalihan untuk menghentikan mobilitasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object menggunakan beragam metode pendorong, tapi metode yang paling sering digunakan adalah listrik statis. Energi yang sangat besar yang dihasilkan oleh reaktor akan menciptakan listrik statis yang sangat banyak di bawah Object yang membuatnya mengambang di atas tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, jika ada tikar listrik yang menghaslikan listrik statis yang cukup besar untuk mengganggu tenaga yang digunakan untuk melayangkan Object diletakan di tanah, pergerakan Object bisa dihentikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object menyemprotkan sejumlah besar listrik statis sebagai penahan agar membuatnya mengambang secara efisien, tapi sebuah bahan bisa diletakan di atas tikar itu untuk menetralkan hal ini sampai batas tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tetap terbaring di pasir, Quenser berbicara layaknya memastikan sesuatu di dalam dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Normalnya, strategi ini akan sia-sia. Bahkan jika kau membuat Object jatuh ke dalam perangkap, dia bisa menghempaskan ‘pemanas lantai’ itu dengan railgun kaliber besarnya atau dengan meriam plasma berstabilitas rendah. Itu akan membuatnya terbebas dari perangkap dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menanggapinya dengan sikap cuek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, armor Object bisa menahan serangan nuklir. Jika dia ingin lepas dari perangkap di kakinya, dia hanya perlu menggunakan meriam terlemah yang ada di bagian bawah untuk meledakan tanahnya. Tidak ada perangkap yang bisa membuat kerusakan fatal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi sekarang ini kondisinya berbeda. Jika kita menyelinap melalui titik butanya dan mengaktifkan ‘pemanas lantai’ itu di bawah kaki Strategic Antenna di tengah-tengah pertempuran sengit Object vs Object, kita bisa menghentikannya untuk beberapa atau belasan detik. Tuan putri kita bisa menghabisinya dengan tembakan dari meriam utamanya di waktu itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Masalahnya,” lanjut Heivia, “‘Pemanas lantai’ milik kita yang sangat luar biasa itu terletak di 30 kilometer dari sini. Dan itu belum siap untuk diaktifkan karena musuh menyerang dengan kekuatan penuh sebelum itu selesai dinyalakan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiga puluh kilometer menembus gurun pasir merupakan sebuah tantangan besar jika mereka melaluinya dengan berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kupikir kita harus segera menyelesaikan hal ini. Apa mereka tidak pernah mengerti bahwa semuanya akan menjadi canggung jika kau datang sebelum pestanya dimulai?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena ikan sudah muncul terlebih dahulu sebelum kita menyiapkan jaringnya, mereka semua akan lolos. Kita harus segera menyelesaikan jaringnya sebelum medan perangnya begeser hingga ke titik itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku punya sebuah ide,” kata Quenser sambil membersihkan pasir bercampur keringat dari alisnya. Dia menunjuk ke arah yang tidak jelas. “Kau lihat itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Maksudmu ada orang yang menjatuhkan majalah porno di sana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukan, bukan di sana! Apa kau tidak bisa melihat kendaraan off-road yang separuh terkubur di bukit pasir sekitar 50 meter dari sini!? Apa kau pikir kita bisa lari ke sana dan mencapai tempat pemancingan yang ada di depan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi tidak ada perlindungan. Aku tahu bukit-bukit pasir itu tidak bisa digunakan sebagai perisai untuk menahan proyektil Object, tapi itu lebih baik daripada tidak terdapat apa-apa. Kita pasti akan dipenuhi lubang dalam kurun waktu kurang dari lima detik ketika kita mulai berlari di tempat terbuka seperti itu. Apa kau tidak melihat potongan armor Object berterbangan ke sana-kemari?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sudah menebak kau akan mengatakan itu jadi aku akan memberikan pilihan lain. Lihat di arah yang berlawanan. Sekitar 300 meter dari sini, sebuah sepeda motor terbaring di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di sana memang ada sedikit tempat berlindung, tapi itu terlalu jauh. Peluru nyasar akan menghantam kita saat kita berjalan ke sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia bersembunyi di balik bukit pasir dan melihat ke belakang dan depan antara kendaraan off-road dan sepeda motor. Tapi dia mulai stres ketika memikirkan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo kita putuskan dengan lemparan koin. Jika muka maka kita akan menuju kendaraan off-road.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menjentikan koin perak setinggi beberapa meter ke udara dengan jempolnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu muka atau angka?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum jawaban itu terungkap, koin itu menguap. Sebuah sinar brilian yang mirip seperti sinar yang dihasilkan saat orang mengelas hampir membutakan kedua laki-laki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Strategic Antenna telah menembakan salah satu meriam lasernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Okay! Sudah pasti itu bukan muka!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Heivia berteriak seperti itu, dia dan Quenser mulai berlari ke arah sepeda motor. Tidak lama kemudian, sebuah tubuh raksasa Object mencegat mereka, menutupi obyek yang sedari tadi mereka tatap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_vSS.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berhasil menyelamatkan sepeda motornya, Quenser dan Heivia berkendara melewati pada gurun. Heivia yang menyetir. Mereka menuju area pemancingan dimana ‘pemanas lantai’ akan dipasang. Jika mereka tidak berhasil menyelesaikannya sebelum Strategic Antenna tiba, tangkapan besar itu akan lolos.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika bukan karena suara gemuruh dari dua Object yang saling menembaki peluru di kejauhan, dataran padang pasir ini akan memberikan kesan luas yang sama sekali tidak bising. Garis cakralawa memisahkan dataran yang seluruhnya ditutupi pasir dengan langit biru tanpa awan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jujur saja, pemandangan ini hampir membuatku lupa tentang peperangan ini,” kata Heivia dengan kasar. “Aku harap peperangan menyebalkan ini cepat selesai sehingga kita bisa beristirahat. Jika di sini kita sempat punya waktu luang, apa menurutmu kita harus singgah di Kota Roadshow? Kota itu dibangun oleh pasukan koalisi selama perang Oseania sebagai simbol kebebasan. Aku sekali-sekali ingin bersantai, iya tidak? Aku butuh pijatan untuk merelaksasikan otot-ototku yang kaku dan aku butuh terjun ke kolam renang yang berwarna sebiru koktail.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah upacara proklamasi kedamaian di Oseania dijadwalkan akan dilaksanakan di sana? Kau tahu, mereka-mereka dari Kerajaan Legitimasi, Aliansi Informasi, Korporasi Kapitalis, dan Organisasi Iman akan berkumpul bersama. Tapi sepertinya Kota Roadshow sering dilanda badai pasir, jadi tidak terlalu nyaman. Mereka sering menginformasikan tentang datangnya badai pasir di ramalan cuaca.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hal itu bahkan lebih parah dari kabut atau badai salju. Kau tidak bisa melihat ke semua arah dan kau tidak bisa bergerak. Sebelumnya, kita hampir terlantar ketika terpisah dari unit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, dan itu berakhir dengan ditemukannya zona base yang hanya berada tiga meter di hadapan kita. ...Tapi militer menggunakan uang pajak untuk memasang sensor cuaca di seluruh padang pasir dan juga jaringan internet kabel, jadi itu pasti juga cukup menganggu kemiliteran,” Quenser sedikit protes. “Coba pikirkan, kota itu juga berfungsi sebagai stasiun relai raksasa untuk jaringan internet kabel, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah koneksi satelit akan lebih efisien jika digunakan di kawasan padang pasir yang luas?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka punya alasan tersendiri. Contohnya badai pasir itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Radio Quenser dan Heivia mengeluarkan bunyi beep di saat bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis yang dikenal dengan sebutan tuan putri yang merupakan pilot dari Object Kerajaan Legitimasi memanggil mereka berdua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kalian akan mempersiapkan ‘pemanas lantai’-nya tepat waktu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, kita akan langsung selesai jika kau melepas seluruh pakaianmu dan memakai ekor dan telinga kucing.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, jangan lupa menyuruhnya untuk mengakhir setiap kalimat dengan nya~’”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kalian masih bisa bercanda, aku anggap kalian bisa melakukannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pastikan kau mengulur waktu untuk kita. Dan juga pastikan Strategic Antenna tidak menyadarinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika komunikasi mereka melalui radio dilakukan terlalu lama, informasi itu bisa disadap oleh Strategic Antenna. Juga, mengganggu tuan putri di tengah-tengah pertempuran kecepatan tinggi bisa membawa mereka ke penghujung maut. Quenser dan Heivia segera mengakhiri percakapan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mungkin sudah muak dengan semua ini karena dia mulai mengeluh kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dahh. Aku benar-benar ingin pergi berlibur ke suatu tempat. Apa kau punya saran? Aku ingin mengunjungi tempat seperti situs peninggalan yang akan mententramkan hatiku hanya dengan melihatnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di balik rok wanita cantik?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu adalah tempat paling indah untuk dilihat, aku mengakuimu, tapi sampai dunia terbalik pun aku tidak bisa menuju ke sana jika berdua denganmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua orang itu mengobrol, tapi mereka tidak selamanya bisa terus menghindari topik tentang peperangan. Pada akhirnya, ini menjadi sebuah masalah yang akan menentukan nasib mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kali ini, Organisasi Iman bertindak ofensif.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sengketa tentang pembagian tanah sudah dimulai saat kediktatoran militer itu berakhir. Mereka pasti serendah para mafia-mafia itu jika mereka mengangkat senjata hanya karena merasa tidak senang atas apa yang mereka dapat.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang akan kita katakan pada orang-orang Oseania? Pasukan koalisi dibentuk untuk mengakhiri kekejaman negara militer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku adalah seorang bangsawan yang ingin mendapat penghargaan agar bisa menjadi pewaris keluargaku. Kau adalah pelajar yang ingin mempelajari desain Object di medan perang. Kita tidak berhak untuk mengomentari tentang keegoisan. Pada akhirnya, perang dilakukan untuk memenuhi keinginan pribadi seseorang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu itu.” Quenser hampir mengatakan sesuatu dari lubuk hatinya, tapi dia berhenti dan memilih kata-katanya terlebih dahulu. “Aku tahu itu. Tapi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, para prajurit lainnya adalah sebuah pengecualian, tapi aku tidak ingin penduduk Oseania terlibat sejak mereka tidak punya pilihan selain menyerahkan masa depan mereka pada kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, mereka telah tiba di ‘tempat pemancingan’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka turun dari motor dan mengamati sekitar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tebing raksasa berbentuk V terpampang di hadapan mereka. Tingginya 20-30 meter. Tebing yang nampak seperti tembok kastil alami itu terus terbentang ke arah kanan dan kiri. Satu-satunya jalan adalah celah selebar 100 meter yang ada di hadapan mereka. Di sanalah mereka akan memasang ‘pemanas lantai’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika mau, Strategic Antenna bisa menggunakan meriamnya untuk mengubah dataran ini dan membuat jalan untuk melewati ‘dinding kastil’ tanpa melalui ‘gerbang kastil’ yang berbentuk V ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahkan saat dia mulai kehabisan peluru raligun dan bahan kimia yang dibutuhkan untuk laser dan meriam plasma berstabilitas rendah dan saat dia bertarung dengan Object yang se-level? Juga, ‘gerbang kastil’ ini adalah jalur tercepat. Berusaha untuk melewatinya melalui jalur lain hanya akan menambah jauh rute yang ditempuh,” jelas Heivia dengan lancar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan lagi, dia tidak punya bukti nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berlari ke arah ‘gerbang kastil’ berbentuk V itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Alat dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk membuat ‘pemanas lantai’ sudah diterjunkan, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, mereka berhasil lolos dari jarak tembak laser anti udara Object. Hadiah yang dijatuhkan dengan parasut oleh pesawat logisitik itu seharusnya ada di sekitar sini.” Heivia menujuk ke kain yang terkirai-kirai karena angin tersebar di sana-sini. “Tapi kabel yang digunakan untuk menjalankannya belum di apa-apakan. Kita harus bergegas. Kecepatan maksimal sebuah Object adalah 500 km/j. Dia bisa menempuh jarak 30 kilometer hanya dalam beberapa menit jika dia mau.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengumpulkan peledak dan peralatan yang tersebar di sekitar area tersebut, melepaskan parasut, melepas ikatan, dan menarik isi yang ada di dalam tas. ‘Pemanas lantai’ terdapat di sebuah tabung yang seukuran dengan drum minyak. Dia menghubungkan cord yang ada dengan kabel, merentangkannya layaknya sebuah gulungan, dan menutupinya dengan lapisan tipis pasir halus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah merentangkan beberapa gulungan seukuran drum minyak, ‘pemanas lantai’itu menutupi area seluas 50 meter persegi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia telah melewati ‘gerbang kastil’ berbentuk V dan berpindah ke bagian belakang ‘gerbang kastil’. Dia menghubngkan beberapa tabung yang memiliki lebar 50 cm dan tinggi 1 meter. Total panjang tabung-tabung itu menjadi beberapa meter ketika saling terhubung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah sumber daya mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, itu bukan sebuah baterai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengulur kumparan kabel dari ‘pemanas lantai’ dan mendatangi Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana keadaan generator eksplosinya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Peledaknya terlihat baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sudah mempelajari tentang kumparan magnetik dan generator MHD, tapi ini benar-benar mekanisme yang kacau. Sebuah magnet raksasa diletakan di tengah-tengah kumparan panjang, dan arus bertegangan tinggi seketika diciptakan dengan menembak magnetnya pada kecepatan sangat tinggi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan sampai mengacaukan timing-nya. Sebuah generator eksplosi hanya bisa menghasilkan energi listrik sekali. Jujur saja, semua misi kita selalu saja sebuah pertaruhan, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah baterai biasa tidak memiliki daya yang cukup untuk menghentikan sebuah Object, jadi kita tidak punya pilihan lain. Froleytia mengeluarkan generator eksplosi yang tidak biasa dipakai ini karena kita butuh energi listrik yang sangat besar  dalam sekejap.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia menghubungkan ‘pemanas lantai’ dengan generator eksplosi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi ini belum cukup untuk mengaktifkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ledakan yang terjadi di generator eksplosi harus dipicu menggunkan pemicu elektrik. Dengan kata lain, mereka membutuhkan baterai yang lebih kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka harus menyiapkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebaiknya detonasinya dikendalikan dengan kabel, iya ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebenarnya menggunakan wireless akan lebih mudah, tapi itu tidak akan bekerja jika Object itu memotongnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser menjawab pertanyaan itu, dia mengingat seberapa mengagumkan Object Organisasi Iman itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Strategic Antenna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu adalah Object Generasi Kedua dengan banyak sekali radar dan sensor, ‘kan? Dia menggunaan berbagai macam koordinat dan sistem penargetan untuk memastikan serangannya kena. Dan di atas semua itu, dia menggunakan pengacau sinyal dan koordinat tipuan untuk mencegah terkunci oleh musuh. Radar dan sensornya lebih banyak dari meriamnya, jadi itu benar-benar berbeda dari model yang biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object setinggi 50 meter dan seberat 200,000 ton, tapi mereka bisa melakukan gerakan seperti seorang ahli bela diri pada kecepatan 500 km/j.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dua buah Object saling berhadapan dan menembakan meriam utama mereka satu sama lain, mereka tidak selalu kena. Tuan putri yang merupakan sekutu dari Quenser dan Heivia yang merupakan bagian tentara Kerajaan Legitimasi terspesialisasi dalam mendeteksi serangan yang akan datang dengan melihat pergerakan meriam musuhnya dan menghindar dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlepas dari semua itu, tuan putri sudah tertembak beberapa kali dan beberapa lubang tercipta di armornya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, Strategic Antenna terlalu banyak memiliki radar dan sensor sehingga mengorbankan kekuatan senjatanya. Sebagai ganti dari akurasi yang mengagumkan, dia tidak bisa menghabisi musuh hanya dengan satu serangan. Walaupun begitu, tuan putri tidak bisa menurunkan penjagaannya. Jika dia menerima cukup banyak serangan, dia tidak akan bisa melakukan apa-apa lagi atau bahkan dihancurkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memeriksa hubungan antara beberapa kabel, mengambil radionya, dan mencolok sebuah kabel ke jack koneksinya. Dia melihat radio itu dan kabel yang sangat-sangat panjang yang memanjang dari radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita akan menyembunyikan ini di balik pasir, tapi sensor Strategic Antenna yang beragam itu tidak bisa mendeteksi benda yang terkubur di tanah, ‘kan? Aku juga mencemaskan kumparan generator eksplosi itu. Apakah tameng yang tercipta di ‘gerbang kastil’ berbentuk V ini akan cukup?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Misi kita adalah untuk mengaktifkan ‘pemanas lantai’ itu di bawah kakinya.” Heivia sedang berjongkok di suatu tempat sambil melakukan tugasnya sendiri. “Selama dia terpancing ke sini, itu sudah cukup. Jika Strategic Antenna menyadari perangkap ini dan sedikit melambat, tuan putri akan menggunakan kesempatan itu untuk menembakan meriam utamanya. Tidak peduli seberapa menyedihkan dan buruk hasilnya, kita akan tetap menang selama Object itu dikalahkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku memang berharap itu yang terjadi. Tapi jika Object itu meledak di sini, kita mungkin akan berubah menjadi debu bersamaan dengan benda itu. Bahkan jika kita bersembunyi di balik ‘dinding kastil’ berbentuk V ini, dia masih bisa menghujani kita dengan reruntuhan dari atas.” Quenser meletakan jempolnya di atas tombol radionya. “Tapi bagaimana denganmu, putra bangswan? Apakah kau menginginkan kehormatan yang didapat dari sebuah kemenangan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada beberepa jenis kehormatan. Aku tidak akan bisa mewarisi keluargaku hanya dengan beragam anumerta, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Heivia menjawabnya, mereka mendengar suara gemuruh yang mirip seperti suara guntur yang mendekat dari kejauhan. Itu adalah suara sebuah Object raksasa yang dilayangkan oleh listrik statis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke! Dia sudah di sini! Kita tidak punya banyak waktu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah tuan putri menjadi santai ketika dia melihat kita melaju? Sepertinya dia meletakan nasibnya pada kita,” kata Heivia sambil menggerakan tangannya. Tapi kemudian dia mendecakan lidahnya dengan cukup keras. “Tunggu sebentar, Quenser! Sini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa sih? Aku sedang sibuk dengan ujian terakhir!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baterai untuk mengaktifkan ‘pemanas lantai’ rusak!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihatnya dengan terkejut. Heivia sedikit menggoyangkan baterai berbentuk kotak yang mirip seperti aki mobil. Benda itu memiliki beberapa kabel tebal yang terhubung ke terminal, tapi tulisan “menunggu aktifasi” terus muncul di layar LCD radio Quenser. Itu tidak memiliki daya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ini habis seperti saat kita meninggalkan baterai HP kita terlalu lama!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini karena pasirnya, sialan! Terlalu banyak butiran pasir halus yang masuk ke area terminalnya dan sekarang benda itu tidak mau berfungsi!! Ini benar-benar rusak!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa sumber daya, pemicu elektrik untuk mendetonasi ledakan di generator eksplosi tidak bisa digunakan yang berarti bahwa seluruh peralatan tersebut tidak akan bekerja. Tanpa energi listrik yang sangat besar yang dihasilkan alat itu, mereka tidak bisa mengaktifkan ‘pemanas lantai’ untuk menghentikan Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka tidak bisa menghentikan Strategic Antenna, situasinya akan benar-benar berubah. Tuan putri berada di pihak yang tidak diuntungkan pada pertempuran satu lawan satu. Sepertinya dia menganggap bahwa satu-satunya jalan agar dia bisa meraih kemenangan adalah dengan menggiring Strategic Antenna ke ‘gerbang kastil’ berbentuk V ini. Dia berusaha keras dan terjebak dalam situasi tidak menguntungkan hanya karena bergantung pada hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka gagal, semuanya berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu seperti seorang pelari yang sampai di garis akhir sebuah perlombaan marathon dan kemudian diberitahu bahwa itu baru setengah jalan dan harus berlari lagi sejauh jarak yang telah dia tempuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara listrik statis yang seperti suara guntur semakin terdengar jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum tuan putri dan Strategic Antenna Organisasi Iman sudah bisa terlihat mendekat sambil terus bertarung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka akan tiba kurang dari 3 menit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Heivia! Bisakah kita menggunakan kuas atau semacamnya untuk membersihkan pasir dari baterai ini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagian dalam baterai ini sudah gosong!! Bahkan jika kau mau kesetrum saat membersihkannya, baterai ini tidak akan bekerja!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang harus kita lakukan?” gumam Quenser sambil terengah-engah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau begini, mereka tidak akan bisa menyalakan ‘pemanas lantai’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Strategic Antenna tidak bisa dihancurkan oleh Object tuan putri seorang diri. Faktanya, sebuah kesalahan di tempat ini akan membuat Object-nya dihancurkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berdiri membisu, tapi dia tidak berpikir. Dia hampir sekedar melamun karena situasi tanpa harapan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia melihat sekilas sesuatu di sudut matanya dan perlahan memutar kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Motornya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Periksa ampere dan voltase baterai itu!! Jika baterai motor itu sama dengannya, kita bisa menukar mereka dan mengaktifkan ‘pemanas lantai’!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mulai bergerak saat sudah tersadar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggunakan peralatannya untuk melepas baterai motor itu dan memeriksa angka yang tertulis di benda itu. Bahkan dari kejauhan, Quenser bisa mengetahui bahwa baterai itu dua kali lebih kecil, tapi Heivia tidak berhenti bergerak. Sepertinya benda itu memiliki kapasitas yang sama. Heivia segera kembali ke ‘gerbang kastil’ berbentuk V, melepaskan kabel penghubung dari baterai rusak, dan menghubungkannya dengan baterai motor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah nada elektronik bisa terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu berasal dari radio Quenser. Sebuah simbol sederhana yang menunjukan bahwa  benda itu sedang  menunggu perintah dimasukan tertampil di layar LCD. Sekarang sistem untuk mengaktifkan ‘pemanas lantai’ menggunakan peledak ekspolsi sudah memiliki daya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi mereka tidak punya waktu untuk merayakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial! Ini dia!!” teriak Heivia sambil bersembunyi di balik ‘gerbang kastil’ berbentuk V.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melompat ke sisi yang berlawanan. Keduanya menyembulkan kepala mereka dari sisi kiri dan kanan dan melihat Object yang mendeat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Strategic Antenna berada di radius 5 kilometer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang dia bisa memasuki ‘gerbang kastil’ kurang dari semenit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau terpisah beberapa kilometer, benda itu masih mengeluarkan aura intimidasi yang menyebabkan tenggorokan mereka terasa kering. Mereka berkeringat bukan karena panasnya padang pasir itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Inilah saat dimana, neraka itu benar-benar datang,” gumam Quenser lirih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Radio yang ada di tangan Quenser adalah switch untuk menyalakan ‘pemanas lantai’ dengan menggunakan generator eksplosi.  Generator eksplosi bisa menciptakan energi yang sangat besar walau hanya sebentar, jadi mengacaukan timing-nya berarti kegagalan operasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Radio itu terhubung dengan kabel sepanjang 100+ meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia menekan switch-nya saat Strategic Antenna lewat di atas “pemanas lantai”, sejumlah besar listrik statis akan dipancarkan yang akan mengganggu listrik statis yang menjaga Object itu tetap mengambang. Itu akan menghentikan pergerakannya beberapa hingga puluhan detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika tuan putri menembakan salah satu meriam utamanya di selang waktu tersebut, Strategic Antenna tidak akan bisa menghindar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berbohong jika dia berkata bahwa dia tidak cemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika operasi ini berakhir dengan sukses, Strategic Antenna akan meledak dari jarak yang sangat dekat dengan mereka. Dia sedang bersembunyi di balik ‘gerbang kastil’ berbentuk V sejauh 100 meter dari ‘pemanas lantai’, tapi dia tidak yakin itu akan cukup membantu. Kemungkinan terburuknya, dia akan tertelan oleh ledakan ketika Object itu dihancurkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jika Strategic Antenna menyadari bahwa dia sedang bersembunyi di sana, benda itu pasti akan mengarahkan meriam utamanya yang sangat besar ke arah Quenser. Bahkan jika dia hanya seorang prajurit biasa yang tidak dapat berbuat banyak, medan pertempuran ini tidak cukup damai untuk mengabaikan seseorang yang jelas-jelas sedang menjebakmu. Biasanya, seorang prajurit berdarah-daging tidak bisa berbuat apa-apa ketika diincar oleh senjata mengerikan tersebut. Ini bukan serangan yang dia bisa dihindari dengan melompat ke samping seperti di film-film.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku harus melakukan ini. Jika tidak, kami akan tersudut. Kalau begitu, aku harus berusaha semaksimal mungkin.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan yang sedang memegang radio itu dipenuhi dengan keringat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Strategic Antenna akan segera tiba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Perhitungan mundur sudah dimulai.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena takut suaranya dapat didengar oleh sensor Object itu, dia menahan untuk mengatakan sesuatu sambil menahan nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Detak jantungnya terdengar sangat keras saat telinganya dipenuhi dengan kesunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian Quenser melihat sesuatu yang ganjil. Itu dari Heivia. Heivia sedang bersembunyi di sisi lain ‘gerbang kastil’ berbentuk V, tapi dia menyembul keluar dan melambai pada Quenser. Dia sepertinya memberi tahu sesuatu pada Quenser dengan bahasa tubuhnya, tapi Quenser tidak yakin apa itu. Apapun itu, ini tidaklah normal. Bahkan walau mereka tetap tersembunyi, gerakan itu bisa membuat mereka terlihat oleh Strategic Antenna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia terlihat kesal karena Quenser tidak juga mengerti. Dia menyerah dan mengeluarkan sesuatu yang terlihat seperti sebuah granat kecil. Itu adalah meriam yang bisa dipakai dengan satu tangan dan menembakan peluru seukuran botol air mineral 500 mL. Namun, itu juga seding digunakan untuk mengirim amunisi penting dan peralatan ke sesama kawan. Heivia memberi tanda menggunakan tangannya untuk memberi tahu Quenser bahwa itu tidak akan meledak dan kemudian menarik pelatuknya untuk menembakan sesuatu ke arah persembunyian Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapsul itu terbang sejauh 100 meter dan mendarat di pasir dekat kaki Quenser. Itu berisi sebuah peralatan kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sebuah radio?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Radio Quenser sedang terhubung dengan kabel ‘pemanas lantai’, sehingga dia tidak bisa menerima transmisi lain. Dia pasti melewatkan sebuah informasi yang dikirim ke unit Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membayangkan informasi apa yang dia lewatkan, Quenser mengambil radio yang dikirim oleh Heivia kepadanya . &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata berikut ini datang dari radio kedua yang ada padanya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kuulangi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata itu mengartikan bahwa sesuatu telah diinformasikan secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini Pleton 9. Kita diterjunkan ke sekitar Kota Roadshow. Selama patroli kami, kami menemukan sebuah unit transportasi Organisasi Iman. Sepertinya mereka membawa pasokan untuk attachCOIL Strategic Antena...itu, itu meriam laser utamanya. Apapun itu, situasinya sudah berkembang menjadi sangat buruk.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rute yang dilalui unit Quenser dan Strategic Antenna selama ini terpusat untuk bergerak dari utara ke selatan. Kota Roadshow kira-kira berada sejauh 50 kilometer, barat ‘gerbang kastil’. Misi utama Strategic Antenna adalah untuk membantai semua pasukan musuh di dekatnya dan bertemu dengan unit transportasi agar mereka bisa membawa pasokan itu ke base mereka dengan aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pleton 9 termasuk dalam militer Kerajaan Legitimasi yang sama seperti Quenser, tapi itu tidak dibawah komando Froleytia. Sepertinya, mereka berusaha untuk membatasi tindakan Strategic Antenna dengan menahan pasokan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami tidak tahu berapa lama lagi kami bisa menggunakan radio ini, jadi mungkin akan percuma. Tapi kami akan terus meminta bantuan selama kami bisa. Organisasi Iman menggunakan senjata karbon. Bubuk karbon yang sangat halus telah ditebarkan dalam jumlah yang sangat banyak. Itu dimaksudkan untuk memasuki kendaraan melalui radiator atau celah pendingin komputer untuk memanggang peralatan itu dari dalam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengerti apa maksud dari perkataan prajurit itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata karbon adalah senjata spesial yang dikembangkan untuk menghancurkan kemampuan bertempur sebuah pasukan untuk menghancurkan kendaraan dan alat elektronik mereka sampai tidak tersisa. Namun, bubuk karbon yang digunakan terlampau halus. Itu bisa masuk ke paru-paru manusia dan bertumpuk hingga menimbulkan kerusakan alat pernafasan. Untuk alasan tersebut, pengunaanya telah dilarang dalam perjanjian peperangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika begini, Pleton 9 akan binasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika ada unit yang bisa mendengar kami, tolong bawa masker senjata kimia, peledak, dan detonator radio. Kali ini kekacauan diakibatkan oleh bubuh karbon, jadi mungkin kami bisa membasminya dengan menggunakan ledakan debu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengingat unit lain yang telah diterjunkan dan menggelengkan kepalanya. Itu percuma saja. Unti yang paling dekat dengan Pleton 9 adalah Quenser. Namun, unitnya tidak akan sempat untuk menyelamatkan mereka bahkan jika unitnya segera menuju ke sana. Bubuk karbon yang terbawa angin itu pasti sudah menyelimuti seluruh pleton tersebut sebelum mereka tiba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau mengetehaui itu tidak mungkin, Quenser berbicara ke radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bisa mendengarku? Kalian harus segera pergi dari sana. Kami tidak bisa menyelamatkan kalian. Strategic Antenna berada tepat dihdapan kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan. Aku sudah tidak berharap banyak ketika aku tidak mendapat jawaban sampai empat kali, tapi kurasa bukan kami saja yang sedang berada dalam neraka.” Prajurit itu terdengar  seperti sedang tersenyum masam. “Kalau begitu kami tidak punya pilihan lain. Mungkin kami masih bisa menggunakan kendaraan off-road yang sudah terhenti itu. Di saat-saat terakhir, mungkin kami bisa membuat ledakan debu dengan meledakannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalian akan terjebak dalam ledakannya! Bahkan jika kalian berhasil lolos dari kobaran api, konsumsi oksigen yang sangat banyak dari ledakan itu bisa membuat kalian kehabisan nafas!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser hampir mendecakan lidahnya. Dia tahu bahwa itu tidak mungkin, tapi dia dengan putus asa mencari ide lain yang  bisa dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Senjata karbon itu menyebar melalui udara, tapi itu tidak lebih cepat dari kendaraan. Pergi dari sana secepat yang kalian bisa!! Itu bisa menyelamatkan kalian. Jika kalian mundur sementara dalam situasi tersebut, itu tidak akan dihitung sebagai lari dari tugas!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kami bisa, kami sudah melakukannya sejak lama. Kami harus meninggalkan pengejaran kami terhadap unit transorptasi Organisai Iman karena ban kendaraan lapis baja kami meledak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berapa banyak kendaraan yang masih kau punya? Kau bisa menggunakan selotip untuk...tidak, tidak akan bekerja. Oh, aku tahu! Lem! Jika kalian menutup semua celah di pintu dan menjejalkan pakaian atau semcamnya di saluran AC, kalian masih memiliki kesempatan untuk bertahan dari terjangan badai senjata karbonitu! Kalian tidak perlu membuat ledakan debu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami tidak tahu seberapa jauh bubuk karbon sialan ini akan menyebar,” potong prajurit itu. “Kota Roadshow terletak tidak terlalu jauh dari sini. Jika itu mencapai kota, kali ini orang-orang Oseania-lah yang akan menderita. Jika kendaraan dan peralatan elektronik mereka mati, sistem evakuasi akan kacau. Tidak ada yang tahu seberapa jauh dampak kerusakannya akan menyebar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kota Roadhow adalah tempat dimana Kerajaan Legitimasi, Aliansi Informasi, Korporasi Kapitalis, dan Organisasi Iman berencana untuk menyelenggarakan upacara proklamasi kedamaian di Oseania. Jika kota itu menjadi korban dari senjata karbon ini, upacara itu akan menjadi sia-sia. Dan yang terburuk, itu bisa membawa perang berkepanjangan di Oseania yang melibatkan empat kekuatan dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa unit kesatuan mitologi Yunani berencana untuk mundur setelah menimbulkan peperangan!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan cemas. Mereka hanya putus asa dan menggunakan senjata karbon ini karena kami tidak langsung menghabisi mereka. Kalian berfokuslah pada Strategic Antenna. Kami tahu seberapa mengerikan sebuah Object yang menjadi musuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial,” gumam Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tahu satu cara untuk menyelamatkan pleton tersebut dari serangan senjata karbon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada satu cara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sebentar, Quenser berpikir apa dia perlu bertindak sejauh itu. Dia adalah serang pelajar. Dia dikirim ke medan perang untuk mempelajari desain Object. Dia ikut bertarung pada pertempuran ini untuk mendapatkan latar belakang akademik yang sempurna, kekayaan, dan walau hanya seorang rakyat biasa, mendapat status sosial yang lebih tinggi daripada seorang bangsawan tingkat rendah. Sebelum dia memikirkan tentang keadilan atau arah peperangan ini, dia harus selamat. Membuat dirinya berada dalam bahata adalah sesuatu yang benar-benar berlawanan dengan tujuannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tahu itu, tapi dia tidak bisa tinggal diam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat ke arah Heivia yang sedang bersembunyi di sisi lain ‘gerbang kastil’ berbentuk V. Dia menggoyangkan kepalanya. Sepertinya dia ingin mengatakan “jangan”. Dia sepertinya mengetahui apa yang Quenser pikirkan. Dan karena mengetahuinya, dia menyuruh Quenser untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun itu, Heivia-lah yang memberikan Quenser radio itu, dan sekarang yang jadi masalah adalah keputusan yang akan diambil Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terdiam untuk sebentar dan kemudian membawa radio itu ke dekat mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia tidak berbicara kepada prajurit dari pleton tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser ke tuan putri yang ada di Baby Magnum,” dia mengatakannya sambil mengumpulkan seluruh keberaninannya untuk mengerakan bibirnya yang bergetar. “Kami akan menangani Strategic Antenna. Kau pergi selamatkan area di sekitar Kota Roadshow.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah Object bisa bergerak dengan kecepatan melebihi 500 km/j. Bahkan jika Quenser dan lainnya tidak akan sempat, tuan putri bisa melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebuah Object adalah senjata mengerikan yang bahkan tidak terhabisi walau terkena serangan nuklir. Bahkan jika dia meledakan senjata karbon itu dengan ledakan debu dan terperangkap dalam ledakannya, tuan putri pastinya akan baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika tuan putri meninggalkan pertempurannya di sini...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser!!” teriak tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau ragu, keberanianku akan goyah, jadi pergilah. Kita tidak punya banyak waktu. Jika kau tidak berusaha yang terbaik, bahkan kau tidak akan sempat! Kau memang harus menyelamatkan Pleton 9, tapi kau juga harus menyelematkan Kota Roadshow. Jika kota itu dibantai, kita akan kehilangan lokasi untuk upacara peresmian dan koalisi empat kekuatan dunia bisa memulai peperangan di sini dengan mudah!! Jika itu terjadi, tidak ada yang tahu seberapa banyak penduduk Oseania yang akan terlibat dalam semua ini!! Jadi pergilah!! Cepat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak antara kedua Object yang bertempur itu tiba-tiba bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri mulai mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama dia memelan seperti ragu-ragu, tapi Object-nya dengan cepat menghilang pada kecepatan tinggi dan menuju ke Kota Roadshow. Dia sepertinya ingin menyelamatkan unit itu dan kembali secepat mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia tidak akan sempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object Organisai Iman sudah jelas akan mencapai ‘gerbang kastil’ berbentuk V dalam waktu dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia meneriakan sesuatu sambil mengabaikan resiko memberikan lokasi mereka. Bahkan jika dia tidak mendengar percakapan itu secara detail, dia mengerti apa maksudnya ketika Object mereka pergi. Quenser berpikir sambil mendengarkan teriakan Heivia. Dia tidak melakukan sesuatu yang salah. Tidak ada pilihan yang lebih baik. Senjata karbon itu akan menyelimuti sebuah pleton dan ratusan orang. Jika tidak ada yang dilakukan, benda itu bisa mencapai Kota Roadshow. Itu akan membawa peperangan yang seharusnya telah berakhir ke arah yang lebih buruk. Senjata karbon itu akan menentukan arah dari seluruh peperangan ini, jadi secara akibat itu lebih penting daripada Strategic Antenna. Untuk alasan itu, Quenser telah membuat keputusan terbaik. Dia yakin dia akan membanggakan keputusan ini suatu hari nanti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Persetan dengan semua ini,” dia berteriak dan membanting radionya ke tanah berpasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah perasaan aneh telah meluap di dada Quenser. Itu adalah perasaan buruk dan kelam. Kekuatan penghancur luar biasa dari Object raksasa itu sepertinya sedikit menarik sesuatu dari dasar hatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Persetan dengan semua ini,” gumam Quenser lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasa gemetar muncul di suatu tempat di tubuhnya dan itu langsung menyebar ke seluruh tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tidak mungkin. Mereka tidak mungkin menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rencana mereka adalah untuk menggunakan Object semaksimal mungkin, tapi Object yang sangat penting itu sudah pergi. Tidak ada harapan bahwa mereka akan menang. Bahkan jika mereka mengaktifkan “pemanas lantai”, itu tetap percuma. Quenser dan Heivia pasti akan terbunuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kenapa semua ini harus terjadi di saat seperti ini?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika saja senjata karbon itu ditebarkan setelah beberapa menit berlalu, semua akan berakhir tanpa masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jujur Quenser merasa dia tidak akan ragu untuk mengatakan tidak ada pertolongan yang datang jika dia bisa mengulangi percakapan tadi. Dia akan menolak untuk memberikan Object pada mereka. Dia akan mengungkapkan perasaan jujurnya kepada mereka dan mematikan radio. Dia yakin akan melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia terduduk di sana sambil gemetar, Quenser akhirnya  mulai bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kilatan cahaya aneh bisa terlihat di matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu mengagumkan, Quenser,” kata Froleytia dari radio. “Itu adalah keputusan tepat. Secara keseluruhan, menghentikan peperangan panjang, habis-habisan antara empat kekuatan dunia yang akan segera terjadi lebih diutamakan daripada peperangan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak menggunakan otoritasnya untuk mengirim tuan putri kembali ke ‘gerbang kastil’. Mungkin itu terjadi karena dia berpikir bahwa dia akan mengambil keputusan yang sama dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berkata,” Tapi apa yang akan kau lakukan tentang Strategic Antenna!? Jika benda itu melewati ‘gerbang kastil’, kita akan berada dalam kondisi yang sangat-amat-teramat tidak menguntungkan!! Jika kau ingin mengubah strategiku tanpa izin, jangan tinggalkan keadaan ini setengah jadi!! Berikan aku metode untuk menyelesaikan masalahnya!! Jangan bilang kau tidak apa-apa menjadi seseorang yang paling berada dalam bahaya!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu artinya kami harus mengatasi masalah ini sendirian, iya ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sebenarnya lebih gugup daripada yang dia bayangkan, jadi dia setengah berteriak ketika menjawabnya. Itu bukan cara bicara kepada komandan resminya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau akan mengakuiku saat aku menemukan cara untuk menghancurkan Strategic Antenna yang lebih efektif daripada menyruh tuan putri menembaknya saat ‘pemanas lantai’ menyala di bawahnya, iya, ‘kan!? Kalau gitu lihat ini!! Aku akan meraih medali itu tepat di hadapan matamu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara seseorang yang mendecakan lidahnya bisa terdengar dari radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasa bimbang karena keputusan Quenser benar dalam garis besar dan karena sebagai komandannya, dia tidak bisa menemukan cara untuk membantunya. Dia biasanya bersikap sangat dingin, tapi jauh di dalam lubuk hatinya, dia tidak pernah bisa meninggalkan bawahannya begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengalami keraguan sejenak, Froleytia akhirnya angkat bicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau punya izin untuk mengambil tindakan, jadi lakukan sesuatu terhadap Strategic Antenna. Itu saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengakhiri transmisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tertunduk ke radio itu untuk sebentar dan akhirnya berteriak ke arah partner-nya layaknya telah lepas dari semua beban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan. Heivia! Strateginya tidak lagi menjadi masalah!! Persetan dengan perintah!? Kita hanya perlu menemukan cara untuk menangani ini sendirian! Itu akan mencegah teman-teman kita terbunuh!!” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan memutuskan seenaknya, ‘njing! Kita harus lolos dari meriamnya telebih dahulu!! Aku tidak melihat ada cara agar kita bisa keluar dari sini hidup-hidup!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak salah lagi bahwa Strategic Antenna menuju ke ‘gerbang kastil’ berbentuk V dimana Quenser dan Heivia berada. Jika benda itu menemukan mereka, mereka mati. Object itu bisa mengumpulkan informasi yang sangat banyak dengan menggunakan seluruh sensor dan radarnya, jadi hampir tidak mungkin benda itu akan melewatkan mereka. Tidak peduli seberapa dalam mereka menggali ke bawah tanah dan bersembunyi di sana, Strategic Antenna pasti akan menemukan mereka dan menembak mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keringat dingin membanjiri tubuh Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mendapat okisgen yang cukup. Dia merasa bahwa dia telah lupa cara untuk bernafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object raksasa itu mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa mereka sudah berada di jarak tembak meriamnya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa membunuh mereka kapan pun, tapi apa dia akan memilih untuk tidak langsung membunuh mereka tapi menyiksa mereka terlebih dahulu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa ada sesuatu yang bisa digunakan untuk melawannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tahu bahwa itu tidak ada, tapi dia masih mengamati sekelilingnya. Matanya terhenti pada baterai sisa yang setengah terkubur di area pasir terbuka yang ada di ‘gerbang kastil’ beberapa meter di depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah baterai yang pada awalnya disiapkan untuk ‘pemanas lantai’. Itu menjadi rusak ketika terlalu banyak kemasukan pasir halus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sebentar, seluruh tubuh Quenser menegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengeluarkan peralatan genggamnya dan mengakes jaringan militer. Dia bisa mendapat berbagai macam informasi dari sana: data dari departemen simulasi elektronik, peta medan pertempuran yang didasarkan dari gambar yang didapat satelit milier, dll. Quenser memilih untuk memeriksa informasi cuaca di area tersebut. Dia menerima jawaban yang paling buruk. Situasi yang  Quenser harap tidak pernah terjadi. Situasinya terlampau buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, Quenser mengerakan jari rampingnya dan mengakses informasi lanjutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian dia bergumam pada dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita mungkin bisa selamat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Object yang dikenal dengan Strategic Antenna oleh Kerajaan Legitimasi dan Aphrodite oleh Organisasi Iman telah mendeteksi keberadaan dua prajurit musuh yang bersembunyi di balik ‘gerbang kastil’ berbentuk V. Sebagai tambahan dari data video, itu bisa mendeteksi lokasi mereka dengan akurat dari panas tubuh mereka, suara detak jantung mereka, dan medan magnet lemah yang dipancarkan tubuh manusa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu juga telah memastikan adanya generator eksplosi dan beberapa peralatan lain yang terkubur di pasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tak peduli jenis perangkap apa yang mereka siapkan, prajurit berdarah-daging tidak bisa menghancurkan sebuah Object. Sepertinya itu dirancang untuk digunakan bersamaan dengan Object mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aphrodite tidak langsung membunuh mereka karena pilotnya penasaran kenapa Object musuh meninggalkan pertarungan. Aphrodite adalah Object yang terspesialisasi dalam sensor dan radar. Dia bisa mengintersep sinyal dan transmisi musuh. Dan karena itu, pilot itu mulai berpikir apakah transmisi itu dilakukan untuk membawanya ke sebuah perangkap. Mungkin saja kedua prajurit itu adalah umpannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sepertinya itu cuma rasa takut yang tidak perlu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari informasi yang telah dia kumpulkan di medan pertempuran sampai sejauh ini, dia sudah mendapat estimasi pasti mengenai jarak tembak meriam utama Object musuh. Dan musuh telah bergerak keluar dari jarak itu. Kemungkinan adanya serangan mendadak hampir mendekati nol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau begitu, dia harus bergegas dan membunuh para prajurit itu dan melewati ‘gerbang kasil’ berbentuk V.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia tiba di zona base di dekat Danau Carnegie, dia bisa mengisi kembali bahan kimia yang dibutuhkan merim utama attachCOIL-nya. Jika dia berhasil melakukannya, dia tidak perlu lagi untuk bertindak hati-hati karena takut kehabisan amunisi. Dia bisa bertarung dengan Object Kerajaan Legitimasi yang berbahaya itu sesuka hatinya dan menciptakan beragam situasi yang bisa menghancurkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat dia berpikir seperti itu, suara bising masuk seiring dengan data yang diambil oleh sensor dan radar Aphrodite.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aphrodite adalah Object Generasi Kedua terbaru yang dikembangkan untuk terspesialisai dalam pengumpulan informasi, tapi data statik mulai bermunculan di monitor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan suara itu tidak hanya berpengaruh pada Strategic Antenna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangan Quenser langsung direnggut dalam sekejap ketika dia melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menyadari bahwa sangat sulit untuk melihat walau hanya beberapa meter kedepan. Semua yang bisa dilihat Quenser adalah bayangan dari sebuah Object raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kejadian yang sama juga dialami telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak punya keinginan untuk membuka mulutnya dan merasakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia membuka bibirnya walau sedikit, dia rasa mulut hingga tenggorokannya akan dipenuhi pasir dalam sekejap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Statik itu terjadi karena alasan yang sangat sederhana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Badai pasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan walau warna langitnya telah berubah. Sebagian cahaya matahari masih bisa menembus masuk. Di bawah cahaya redup layaknya di hari berawan, raungan angin dan sensasi pasir halus yang menempel di seluruh tubuhnya benar-benar terasa dengan jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Stategic Antenna mengerakan meriamnya seperti sedang meronta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukan meriam utamanya. Mereka adalah 100 meriam yang lebih kecil yang terpasang di seluruh tubuh bulat Object itu. Namun, itu tidak membuat Quenser dan Heivia senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua meriam yang terpasang di sebuah Object cukup untuk melumat manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menyerah untuk tetap bersembunyi di ujung ‘gerbang kastil’ berbentuk V dan berlari ke padang pasir yang datar dan terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, lari!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau gila!? Apa kau ingin mati ?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Strategic Antenna telah kehilangan pandangannya terhadap kita!! Jika kita tetap berada di tempat, dia akan mengenai kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Heivia terbuka lebar dan dia sedikit melompat dari tempat persembunyiannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak lama stelah itu, coilgun kaliber besar meraung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua buah proyektil memecah batasan suara hingga melebihi Mach 8. Mereka menghantam tempat persembunyian Heivia dan Quenser dan membuat sebuah guncangan hebat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Strategic Antenna telah kehilangan pandangan terhadap musuhnya, jadi dia menembak ke lokasi terakhir mereka. Bagian ujung “gerbang kastil” berbentuk V itu hancur dan dipaksa melebar. Bongkahan-bongkahan batu besar menghujani padang pasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua anak laki-laki itu sudah tidak bisa mendengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak terkena langsung, tapi mereka masih terkena dampak luar biasa yang membuat mereka terlempar beberapa meter ke udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Guh. Apa?” Saat berguling di atas pasir, Heivia malah meneriakan kebingungan daripada kesakitan. “Kenapa dia tidak bisa menemukan kita walau kita berada tepat di hadapannya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Badai pasir ini melindungi kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cuma menyembunyikan kita dari  rekaman video tidak akan cukup. Strategic Antenna mempunyai banyak sekali tipe sensor.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Padang pasir bisa bersuhu lebih tinggi dari 40 derajat di siang hari. Ketika angin berhembus seperti ini, dia tidak bisa membedakan suhu tubuh kita dengan suhu udara. Pasir yang mengandung besi dan pasir biasa akan menetralisir sensor magnetik. Dan alasan kenapa dia tidak bisa mendengar kita sudah jelas: suaranya seperti pelat metal yang digaruk tepat di samping telinga kita dan suara berisik ini menggema ke seluruh area. Dia tidak akan bisa menggunakan sensor apapun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu penjelasan yang hebat, tapi ini cuma keberuntungan, ‘kan? Jika badai pasir ini tidak sering  terjadi, apa yang akan kita lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini bukan kebetulan.” Quenser memberikan senyum masam sambil terbaring di tanah. “Tuan putri menuju ke Kota Roadhow yang berjarak 40 kilometer dari sini, ingat? Rencananya adalah untuk meledakan senjata karbon Organisasi Iman dengan ledakan debu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bilang kau...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu bukan sekedar ledakan biasa. Sebuah ledakan yang sangat besar akan mengkonsumsi oksigen di udara dan membuat tekanan atmosfer berubah. Dan semua itu menyebabkan angin lokal berhembus sangat kuat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya Quenser telah meneliti sesuatu dengan peralatan genggamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai tambahan dari data cuaca, dia juga memeriksa data dari departemen simulasi elektronik. Juga, sensor cuaca di Gurun Great Sandy terhubung dengan jaringan internet kabel. Quener sudah mendapatkan data simulasi dan data nyata yang dibutuhkan untuk memastikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi begitu. Syukurlah. Kau sudah membuktikan bahwa dunia ini menghargai orang-orang baik. Aku sangat senang hingga ingin menangis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Masih ada satu hal lagi yang ingin aku buktikan,” kata Quenser saat dia mulai merangkak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari semua arah yang bisa dia tuju, dia merangkak menuju Strategic Antenna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“H-hey, Quenser? Apa yang ingin kau buktikan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah sudah jelas?” Jawab Quenser tanpa menoleh ke arah Heivia yang mulai mengikutinya dengan panik. “Metode untuk menghancurkan Object itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah 10 menit, badai pasir itu mereda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia terlentang di tengah padang pasir. Strategic Antenna telah pergi. Pada akhirnya benda itu tidak bisa mendeteksi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi ini benar-benar tidak menghasilkan apa-apa,” kata sebuah suara sangat dingin yang berasal dari Froleytia di radio. “Kurasa aku harus memuji kalian karena berhasil bertahan hidup. Tapi apapun alasannya, kau mengubah strategi tanpa izin dan gagal membuahkan hasil. Itulah kenyataannya. Bersiaplah untuk mendekam di barak penahan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak secepat itu,” jawab  Quenser sambil membersihkan pasir dari rambutnya. “Aku menemukan sebuah cara.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sederhana saja, Strategic Antenna telah kehilangan Quenser dan Heivia karena badai pasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sekilas, hasil itu sepertinya tidak menimbulkan kontradiksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, masih ada satu poin yang sangat aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau menyadari sesuatu, Heivia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke kau. Apa itu yang ingin kau buktikan? Kita benar-benar mengumpulkan informasi dengan menggunakan nyawa kita, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Badai pasirnya sudah mereda,” kata Quenser sambil berdiri dan meludahkan pasir. “Dan Strategic Antenna tidak bisa menemukan kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pasir-pasir itu melakukan lebih dari sekedar menghalangi sensornya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sejumlah besar pasir panas, pasir besi, dan benda-benda lain menutupi sensor dan radar yang mencegah mereka bekerja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengingat tentang baterai yang rusak karena kemasukan pasir. Sepertinya, itu terjadi karena badai pasir. Senjata karbon Organisasi Iman juga menghancurkan elektronik menggunakan partikel halus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Coba pikirkan, Object yang ditempatkan di Oseania dibawa dari berbagai tempat di dunia untuk menghentikan tirani militer,” kata Heivia kesal sambil berusaha duduk. “Mitologi Yunani berada di Eropa, di sana Strategic Antenna bisa berusaha semaksimal mungkin tanpa mengkhawatirkan terjadinya badai pasir. Dalam pertempuran satu lawan satu di sana, tuan putri kita bisa kalah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi itu tidak sesuai dengan padang pasir,” tambah Quenser sambil terus membersihkan pasir dari rambutnya. Dan tidak seperti Strategic Antenna, Baby Magnum tuan putri tidak memberikan laporan tentang badai pasir yang mengganggu sensor.” Dia melepaskan kabel ‘pemanas lantai’ dari radionya dan melihat kembali ke arah motor. “Ayo cari cara untuk menghasilkan badai pasir buatan. Jika tidak bisa, ayo cari cara untuk menebarkan pasir itu disekitarnya. Mungkin kita hanya butuh tembakan dari meriam Object yang mengarah ke bawah. Yah apapun itu, kita perlu mengkalkulasi jumlah pasir dan metode yang dibutuhkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Object itu mungkin mempunyai sesuatu seperti wiper udara. Mungkin sebuah peralatan yang menggunakan aliran listrik negatif untuk menghempaskan semua partikel yang menempel.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahkan jika begitu, dia harus menunggu agar badai pasir tadi mereda. Aku ragu dia bisa menangani bada pasir yang terus-menerus menerpanya. Jika kita bisa menggunakan metode ini untuk membantu Baby Magnum, kita bisa melawan balik Strategic Antenna.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Quenser memberikan komentar terakhir dengan nada yang membuat Froleytia yang masih marah karena Quenser telah mengubah strateginya terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita bisa menghancurkan monster itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 7===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object yang dikenal dengan Strategic Antenna oleh Kerajaan Legitimasi dan Aphrdite oleh Organisasi Iman telah mencapai zona base Organisasi Iman dengan selamat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang Elite anak laki-laki keluar dari bagian atas Object setinggi 50 meter, berjalan sepanjang perancah di sekitarnya, menuruni beberapa anak tangga, dan akhirnya tiba di tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia telah kehilangan pandangannya pada prajurit musuh karena badai pasir, tapi semuanya berjalan lancar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa meremehkan Object Kerajaan Legitimasi, tapi itu bukan musuh yang tidak bisa dia kalahkan. Sensor dan radar Aphrodite bisa membaca pergerakan musuh dengan akurat dan berbagai metode mengacau sinyal akan mencegah musuh membaca pergerakannya. Dia tidak mungkin kalah dalam pertempuran antar Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan ketika bahan kimia yan dibutuhkan untuk attachCOil meriam utama telah diisi ulang di zona base, perbedaan kekuatannya akan berubah sangat pesat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Elite anak laki-laki itu menyadari sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aphrodite adalah tipe Object yang sedikit mengambang di atas tanah dengan menggunakan elektrik statis. Sama seperti hovercraft, caranya adalah dengan mendistribusikan bebannya secara efisien dengan membuat permukaan bagian bawahnya datar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengambang itu menjulang ke atas seperti tebing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sesuatu telah tertulis dengan spidol hitam di sisi tebing itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu ditulis dengan menggunakan alphabet yang biasa digunakan oleh Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Elite itu membaca kalimat yang tertulis d sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waktumu sudah habis.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Elite anak laki-laki itu membeku di tempat untuk sesaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian pundaknya perlahan naik turun. Dia tertawa. Ketika dia membayangkan musuh tak terlihat ini muncul begitu dekat, pilot Object itu perlahan mengetuk kalimat yang tertulis di sisi pengambang itu dengan punggung tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melakukannya, dia berbicara perlahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini akan menyenangkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;{{Heavy Object (Indonesia) Nav}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran&amp;diff=514483</id>
		<title>HEAVY OBJECT (Indonesia):Halaman Pendaftaran</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran&amp;diff=514483"/>
		<updated>2017-03-05T04:43:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Untuk memperjelas prosedur pendaftaran:==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&amp;quot;Pertama Datang, Pertama Dilayani&amp;quot;: silahkan daftarkan bab yang ingin anda terjemahkan (cukup tanda tangani di samping bab yang ingin anda terjemahkan, tentu saja yang belum di ambil penerjemah lain) jika terdapat suatu bab (yang sudah di tanda tangani) lebih dari 3 bulan tidak ada update, silahkan kontak supervisor, mungkin pekerjaan dapat di alih tangankan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Jumlah maksimum bab yang boleh anda daftarkan tidak boleh melebihi setengah dari sebuah jilid&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Jumlah penerjemah tiap jilid maksimal 2 (kecuali untuk cerita pendek yang tidak berhubungan antar bab, dengan kata lain, cuma dua orang yang boleh mengerjakan satu &#039;alur cerita&#039;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Penerjemah hanya diizinkan mengambil 2 jilid sekaligus dalam satu waktu kecuali jika itu hanya kumpulan cerita pendek/tambahan. Dimohon dapat  menyelaesaikan satu buku/volume dalam kurun waktu paling lambat 4 bulan (karna proyek ini sudah jauh ketinggalan dari versi inggrisnya)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Ini bukan kontrak yang mengikat &amp;quot;Aku harus menyelesaikan yang sudah kudaftarkan&amp;quot;. Pilihan tergantung pada penerjemah dan dapat dinegosiasikan (termasuk yang anda daftarkan sendiri). Akan tetapi sebaiknya jika tidak mampu menyelesaikan/kesulitan sampai bagian tertentu dan merasa tidak sanggup menyelesaikan, harap lepaskan daftar nama anda dari seri tersebut, memberikan kesempatan bagi penerjemah lain yang tertarik untuk mengerjakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
--------------&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Daftar ==&lt;br /&gt;
=== Jilid 1 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Epilog - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Penutup - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 2 ===&lt;br /&gt;
::* Prolog - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::* Bab 1 - [[user:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::* Bab 2 - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::* Bab 3 - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::* Epilog - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::* Penutup - [[user:Chepot|Chepot]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 3 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog - [[User:Ex Patchy|Ex Patchy]], &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - [[user:Chepot|Chepot]]  &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - [[user:Chepot|Chepot]]  &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - [[user:Chepot|Chepot]]  &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Epilog - [[user:Chepot|Chepot]]  &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Penutup - [[user:Chepot|Chepot]]  &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 4 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog - [[user:Chepot|Chepot]]  &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - [[user:Chepot|Chepot]]  &#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Translating&#039;&#039;&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 5 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog -&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Bab 4 -&lt;br /&gt;
::*Bab 5 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 6 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog -&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 7 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog -&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 8 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog - &lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 9 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog -&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 10 ===&lt;br /&gt;
::*Prolog -&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 11===&lt;br /&gt;
::*Prolog -&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 12===&lt;br /&gt;
::*Prolog -&lt;br /&gt;
::*Hari 1 -&lt;br /&gt;
::*Hari 2 -&lt;br /&gt;
::*Hari 3 -&lt;br /&gt;
::*Hari 4 -&lt;br /&gt;
::*Hari 5 -&lt;br /&gt;
::*Hari 6 -&lt;br /&gt;
::*Hari 7 -&lt;br /&gt;
::*Epilog -&lt;br /&gt;
::*Akhir Kata -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Cerita Pendek==&lt;br /&gt;
::*Sandy Short Program - [[user:Chepot|Chepot]] &#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Translating&#039;&#039;&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{Heavy Object (Indonesia) Nav}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(Indonesia)&amp;diff=514446</id>
		<title>Heavy Object (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(Indonesia)&amp;diff=514446"/>
		<updated>2017-03-04T01:33:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Status|Active|Indonesian}}&lt;br /&gt;
[[Category:Pending Authorisation]]&lt;br /&gt;
[[Image:Heavy Object v01 cover.jpg|thumb|300px|right|&#039;&#039;The cover art of volume 1&#039;&#039;]]&amp;quot;HEAVY OBJECT&amp;quot; (ヘヴィーオブジェクト) adalah seri sains fiksi (Sci-fi) oleh Kazuma Kamachi (鎌池 和馬) dan diilustrasikan oleh Ryou Nagi (凪良) diterbitkan oleh Dengeki Light Novel Label. Saat ini sudah ada sebelas seri yang telah diterbitkan. Adaptasi manganya telah diterbitkan oleh di majalah bulanan Dengeki Maou. Serial animenya juga sudah dirilis bulan Oktober tahun 2015 yang berjumlah 24 episode. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri Heavy Object juga tersedia dalam beberapa bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Heavy Object ~ (Spanish)|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
*[[HEAVY OBJECT|Inggris (English)]]&lt;br /&gt;
*[[Heavy_Object_~Russian_Version~|Русский (Russian)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sinopsis Cerita ==&lt;br /&gt;
Dan pada akhirnya, perang tak bisa dihilangkan. Tapi, ada sebuah perubahan. Bahkan di balik para pembantu kejahatan berhati dingin, ada sebuah perubahan. Senjata pemusnah itu adalah &amp;quot;Object&amp;quot;. Senjata ini merubah semua arti dari perang. Seorang siswa pertukaran bernama Quenser, yang dikirim ke medan perang, bertemu dengan seorang gadis dengan aura yang aneh. Gadis itu, yang disebut &amp;quot;Elite&amp;quot;, adalah pilot dari &amp;quot;Object&amp;quot;. Di masa yang dekat. Laki-laki kecil ini harus datang dan menghadapi senjata terkuat “Object” untuk menyelamatkanya. Ini adalah alasan dari pertemuan pertama mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
Ini adalah proyek terjemahan second hand setelah versi English-nya, bagi yang mampu berbahasa Jepang dan ingin meninjau ulang dari bahasa aslinya, bantuan anda sangat kami hargai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Format Standar===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Semua bab (yang sudah disunting) harus mengikuti format guideline yang berlaku.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
*[[Pedoman nama Heavy Object|Pedoman Nama Dan Terminologi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[HEAVY OBJECT (Indonesia):Halaman Pendaftaran|Pendaftaran]] ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap penerjemah diminta untuk mendaftarkan [[HEAVY OBJECT (Indonesia):Halaman Pendaftaran|mendaftarkan]] bab mana yang akan mereka kerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
Jika menikmati serial ini, anda bisa bergabung di [https://baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=22103 Forum]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pembaruan==&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;overflow:auto; max-height: 150px;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
*04 Maret 2017: Volume 3; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*30 Desember 2016: Volume 2; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*29 Agustus 2015: Volume 1; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Daftar update lainnya bisa di lihat di [[Heavy Object (id) Daftar Update|sini]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Serial &amp;quot;HEAVY OBJECT&amp;quot; oleh kamachi  Kazuma ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 1 ([[HEAVY OBJECT:Jilid 1|Full Text]] - [http://www.mediafire.com/file/2oub2leflcfmzff/Heavy_Object_vol_1.epub ePUB]) ===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_v01_cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Ilustrasi|Illustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 1|Bab 1 - Tentara Berpangkat Rendah yang Mengalahkan Gulliver &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran di Salju Alaska yang Membeku]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 2|Bab 2 - Si Jempol Tom Berlari di Ladang Minyak &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Menutup Jalan Masuk Melewati Gibraltar]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 3|Bab 3 - Perang Antara Semut dan Belalang Sembah &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Melawan Negara Militer Oseania]] &lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 2: Penerapan Perang - &#039;&#039;Seleksi Perang&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 2|Full Text]] - [http://www.mediafire.com/file/f6s8j836aggmz73/Heavy_Object_vol_2.epub ePUB])===&lt;br /&gt;
[[File:HO v02 009.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Ilustrasi|Illustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 1|Bab 1 - Hal yang Biasa Jika Berlumpur di Lokasi Halang Rintang &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Mengontrol Antartica]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 2|Bab 2 - Si Kaki Tiga yang Mendaki Gunung Demi Hidup dan Mati &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Tembakan Meriam di Gunung Iguazu]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bab 3|Bab 3 - Di Pertempuran antar Kavaleri, Serang Kaki-kaki Musuhmu &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Mati-matian di Kota Amazon]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 3: Bayangan Raksasa - &#039;&#039;Bayangan Dunia&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 3|Full Text]] - [https://www.mediafire.com/?0p4dx7r4da5n1i1 ePUB])===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_3_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 1|Bab 1 - Kuburan Rongsokan Logam adalah Harta Karun untuk Mencari Logam Langka &amp;gt;&amp;gt; Mencegat Sisa Pasukan di Alaska]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 2|Bab 2 - Tambang Batu Bara yang Menghamburkan Tumpukan Uang &amp;gt;&amp;gt; Serangan Kejutan Secepat Kilat di Semenanjung Kamchatka]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 3|Bab 3 - Harga Diri itu Tak Ternilai &amp;gt;&amp;gt; Pencegatan Darurat di Pulau Victoria]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume3 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 4: Harta Karun Matematika Elektron - &#039;&#039;Nadi Teoritis&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_4_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Seharusnya itu adalah Lautan Biru Alami &amp;gt;&amp;gt; Perang ilegal di Distrik Loyauté&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Natal di Pantai Pasir Putih &amp;gt;&amp;gt; Cuti di Garnisun Perang (?) di Distrik Oseania&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Harta Karun Laut Merah Pekat &amp;gt;&amp;gt; Bertahan di Distrik Solomon&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:* Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 5: Festival Kematian - &#039;&#039;Menebus Technopics&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_5_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1&lt;br /&gt;
:*Bab 2&lt;br /&gt;
:*Bab 3&lt;br /&gt;
:*Bab 4&lt;br /&gt;
:*Bab 5&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 6: Jalan Menuju Generasi Ketiga - &#039;&#039;Kedatangan Generasi Ketiga&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_6_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1- Perang yang Pecah di Dekat Surga &amp;gt;&amp;gt; Perang Adu Kepintaran di Distrik Cook&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Sebuah Tim yang Membawa Tugas yang Jauh Lebih Menyakitkan daripada Neraka &amp;gt;&amp;gt; Perang Antar Angkutan di Distrik Anthabasca&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Konsprisai Sebuah Bank yang Menunjukkan Ketamakan Manusia &amp;gt;&amp;gt; Perang Serangan Meriam di Distrik Amazon&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 7: &#039;&#039;Polisi Hantu&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_7_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 7 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Pertandingan Adu Tembak di antara Dua Orang Bodoh &amp;gt;&amp;gt; Saling Mengejek di Oseania&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Pekerjaanku adalah Mengantarkan Cat &amp;gt;&amp;gt; Perang Adu Kepintaran di Oseania&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Polisi ada untuk Menghentikan Perang &amp;gt;&amp;gt; Perang Kemerdekaan di Oseania&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 8: &#039;&#039;70% Persemakmuran&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_8_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume8 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Sumber Daya Alam yang Tak Bisa Dibuat Berlimpah &amp;gt;&amp;gt; Mendarat di Negara Kepulauan Ame-no-Darin&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Di mana Model Baru itu Hilang? &amp;gt;&amp;gt; Menyapu Ranjau di Distrik Barat Pasifik yang Jauh &lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Mata Seorang Dewi yang Berkerlip di dalam Kegelapan &amp;gt;&amp;gt; Perang Habis-habisan di Distrik Kaledonia Baru&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 9: &#039;&#039;Pengadilan -195℃&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_9_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 9 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Penyihir Pemancar Cahaya &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Kota Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Dewa Penjaga Bakat &amp;gt;&amp;gt; Pertarungan Pegunungan Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Keyakinan Obsesif &amp;gt;&amp;gt; Pertarungan Laut Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 10: &#039;&#039;Dewa Luar &#039;&#039;=== &lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_10_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 10 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Musim Mekarnya Bunga Dari Neraka  &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Kursus Arktik Melalui Distrik Laut Putih&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Cepatnya Pertumbuhan Teori Konspirasi&amp;gt;&amp;gt; Pelatihan Militer di Distrik Karibia&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Cabang Keenam di Mekar Sempurna&amp;gt;&amp;gt; Gangguan Intervensi di Distrik Soberania&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 11: Formula Kimia Rasa-Vanila — &#039;&#039;Berdansa Dengan Putri Bangsawan&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_11_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 11 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Perang  Dua Burung Dengan Satu Batu &amp;gt;&amp;gt; Operasi Penyelamatan Pesawat jatuh di Distrik Rio Grande&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Sumber Pembiayaan Yang Sulit Dipahami &amp;gt;&amp;gt;Pemboman Ice Breaking di Tanjung Harapan&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Satu Sejarah Atau Lainya &amp;gt;&amp;gt; Rangkaian Bahaya dalam Perang Saudara di Atlantik Selatan&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Volume 12: Perang Terkecil — &#039;&#039;Perang 0.01mm&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_12_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 12 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Hari 1&lt;br /&gt;
:*Hari 2&lt;br /&gt;
:*Hari 3&lt;br /&gt;
:*Hari 4&lt;br /&gt;
:*Hari 5&lt;br /&gt;
:*Hari 6&lt;br /&gt;
:*Hari 7&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Akhir Kata&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Cerita pendek===&lt;br /&gt;
Cerita pendek ini dimuat setelah novel Heavy Object pertama dipublikasikan.&lt;br /&gt;
:*[[Sandy Short Program|Sandy Short Program &amp;gt;&amp;gt; Gangguan Oseania Kedua]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Heavy Object EX: Tiga Saudari yang Menimbulkan Peperangan antar Dewa===&lt;br /&gt;
[[File:HO EX Cover.png|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:EX Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Bab 1&lt;br /&gt;
:*Bab 2&lt;br /&gt;
:*Bab 3&lt;br /&gt;
:*Bab 4&lt;br /&gt;
:*Bab 5&lt;br /&gt;
:*Bab 6&lt;br /&gt;
:*Bab 7&lt;br /&gt;
:*Bab 8&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staff Proyek==&lt;br /&gt;
* Pengawas: [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
* Manager Proyek: [[User:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
* [[User:Ex Patchy|Ex Patchy]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Tidak Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi yang dapat menterjemahkan dari bahasa inggris ke indonesia, dapat bergabung dalam proyek ini&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Tidak Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jumlah Seri ==&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 01,ヘヴィーオブジェクト HEAVY OBJECT (10 OCT 2009, ISBN 978-4-04-868069-1)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 02,ヘヴィーオブジェクト 採用戦争 / HEAVY OBJECT Saiyou Sensou (10 JUN 2010, ISBN 978-4-04-868594-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 03,ヘヴィーオブジェクト 巨人達の影 / HEAVY OBJECT Kyojin tachi no Kage (10 NOV 2010, ISBN 978-4-04-870051-1)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 04,ヘヴィーオブジェクト 電子数学の財宝 / HEAVY OBJECT Denshi Suugaku no Zaihou (10 SEP 2011, ISBN 978-4-04-870549-3)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 05,ヘヴィーオブジェクト 死の祭典 / HEAVY OBJECT Shi no Saiten (10 NOV 2011, ISBN 978-4-04-870997-2)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 06,ヘヴィーオブジェクト 第三世代への道 / HEAVY OBJECT Daisansedai e no Michi (10 JUN 2012, ISBN 978-4-04-886624-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 07,ヘヴィーオブジェクト 亡霊達の警察 / HEAVY OBJECT Bourei tachi no Keisatsu (9 NOV 2013, ISBN 978-4-04-866080-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 08,ヘヴィーオブジェクト 七〇%の支配者 / HEAVY OBJECT Nana rei-pasento no Shihai-sha (8 MAR 2014, ISBN 978-4-04-866379-3)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 09,ヘヴィーオブジェクト 氷点下一九五度の救済 / HEAVY OBJECT Hyoutenka Ichi Kyuu Go-do no Kyuusai (10 APR 2015, ISBN 978-4-04-865064-9)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 10,ヘヴィーオブジェクト 外なる神 / HEAVY OBJECT Soto naru Kami (10 OCT 2015, ISBN 978-4-04-865452-4)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 11,ヘヴィーオブジェクト バニラ味の化学式/ HEAVY OBJECT Banira Aji no Kagaku-shiki (10 FEB 2016, ISBN 978-4-0-4865764-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 12,ヘヴィーオブジェクト　一番小さな戦争 / HEAVY OBJECT Ichiban Chiisana Sensou Chosa (10 SEP 2016, ISBN 978-4-04-892353-8)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Jilid_3&amp;diff=514444</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Jilid 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Jilid_3&amp;diff=514444"/>
		<updated>2017-03-04T01:00:18Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Created page with &amp;quot;{{:HEAVY OBJECT:Volume 3 Illustrasi}} {{:HEAVY OBJECT:Volume 3 Prolog}} {{:HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 1}} {{:HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 2}} {{:HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 3}} {{:H...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{:HEAVY OBJECT:Volume 3 Illustrasi}}&lt;br /&gt;
{{:HEAVY OBJECT:Volume 3 Prolog}}&lt;br /&gt;
{{:HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 1}}&lt;br /&gt;
{{:HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 2}}&lt;br /&gt;
{{:HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 3}}&lt;br /&gt;
{{:HEAVY OBJECT:Volume3 Epilog}}&lt;br /&gt;
{{:HEAVY OBJECT:Volume 3 Penutup}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah &amp;amp; Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev=HEAVY OBJECT:Jilid 2|next=HEAVY OBJECT:Jilid  4}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(Indonesia)&amp;diff=514443</id>
		<title>Heavy Object (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Heavy_Object_(Indonesia)&amp;diff=514443"/>
		<updated>2017-03-04T00:53:55Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Status|Active|Indonesian}}&lt;br /&gt;
[[Category:Pending Authorisation]]&lt;br /&gt;
[[Image:Heavy Object v01 cover.jpg|thumb|300px|right|&#039;&#039;The cover art of volume 1&#039;&#039;]]&amp;quot;HEAVY OBJECT&amp;quot; (ヘヴィーオブジェクト) adalah seri sains fiksi (Sci-fi) oleh Kazuma Kamachi (鎌池 和馬) dan diilustrasikan oleh Ryou Nagi (凪良) diterbitkan oleh Dengeki Light Novel Label. Saat ini sudah ada sebelas seri yang telah diterbitkan. Adaptasi manganya telah diterbitkan oleh di majalah bulanan Dengeki Maou. Serial animenya juga sudah dirilis bulan Oktober tahun 2015 yang berjumlah 24 episode. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri Heavy Object juga tersedia dalam beberapa bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Heavy Object ~ (Spanish)|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
*[[HEAVY OBJECT|Inggris (English)]]&lt;br /&gt;
*[[Heavy_Object_~Russian_Version~|Русский (Russian)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sinopsis Cerita ==&lt;br /&gt;
Dan pada akhirnya, perang tak bisa dihilangkan. Tapi, ada sebuah perubahan. Bahkan di balik para pembantu kejahatan berhati dingin, ada sebuah perubahan. Senjata pemusnah itu adalah &amp;quot;Object&amp;quot;. Senjata ini merubah semua arti dari perang. Seorang siswa pertukaran bernama Quenser, yang dikirim ke medan perang, bertemu dengan seorang gadis dengan aura yang aneh. Gadis itu, yang disebut &amp;quot;Elite&amp;quot;, adalah pilot dari &amp;quot;Object&amp;quot;. Di masa yang dekat. Laki-laki kecil ini harus datang dan menghadapi senjata terkuat “Object” untuk menyelamatkanya. Ini adalah alasan dari pertemuan pertama mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
Ini adalah proyek terjemahan second hand setelah versi English-nya, bagi yang mampu berbahasa Jepang dan ingin meninjau ulang dari bahasa aslinya, bantuan anda sangat kami hargai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Format Standar===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Semua bab (yang sudah disunting) harus mengikuti format guideline yang berlaku.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
*[[Pedoman nama Heavy Object|Pedoman Nama Dan Terminologi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[HEAVY OBJECT (Indonesia):Halaman Pendaftaran|Pendaftaran]] ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap penerjemah diminta untuk mendaftarkan [[HEAVY OBJECT (Indonesia):Halaman Pendaftaran|mendaftarkan]] bab mana yang akan mereka kerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
Jika menikmati serial ini, anda bisa bergabung di [https://baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=22103 Forum]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pembaruan==&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;overflow:auto; max-height: 150px;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
*04 Maret 2017: Volume 3; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*30 Desember 2016: Volume 2; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*29 Agustus 2015: Volume 1; &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Daftar update lainnya bisa di lihat di [[Heavy Object (id) Daftar Update|sini]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Serial &amp;quot;HEAVY OBJECT&amp;quot; oleh kamachi  Kazuma ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 1 ([[HEAVY OBJECT:Jilid 1|Full Text]] - [http://www.mediafire.com/file/2oub2leflcfmzff/Heavy_Object_vol_1.epub ePUB]) ===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_v01_cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Ilustrasi|Illustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 1|Bab 1 - Tentara Berpangkat Rendah yang Mengalahkan Gulliver &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran di Salju Alaska yang Membeku]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 2|Bab 2 - Si Jempol Tom Berlari di Ladang Minyak &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Menutup Jalan Masuk Melewati Gibraltar]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Bagian 3|Bab 3 - Perang Antara Semut dan Belalang Sembah &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Melawan Negara Militer Oseania]] &lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 1 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 2: Penerapan Perang - &#039;&#039;Seleksi Perang&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 2|Full Text]] - [http://www.mediafire.com/file/f6s8j836aggmz73/Heavy_Object_vol_2.epub ePUB])===&lt;br /&gt;
[[File:HO v02 009.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Ilustrasi|Illustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 1|Bab 1 - Hal yang Biasa Jika Berlumpur di Lokasi Halang Rintang &amp;gt;&amp;gt; Perang untuk Mengontrol Antartica]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 2|Bab 2 - Si Kaki Tiga yang Mendaki Gunung Demi Hidup dan Mati &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Tembakan Meriam di Gunung Iguazu]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Bab 3|Bab 3 - Di Pertempuran antar Kavaleri, Serang Kaki-kaki Musuhmu &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Mati-matian di Kota Amazon]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 2 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 3: Bayangan Raksasa - &#039;&#039;Bayangan Dunia&#039;&#039; ([[HEAVY OBJECT:Jilid 3|Full Text]])===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_3_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 1|Bab 1 - Kuburan Rongsokan Logam adalah Harta Karun untuk Mencari Logam Langka &amp;gt;&amp;gt; Mencegat Sisa Pasukan di Alaska]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 2|Bab 2 - Tambang Batu Bara yang Menghamburkan Tumpukan Uang &amp;gt;&amp;gt; Serangan Kejutan Secepat Kilat di Semenanjung Kamchatka]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 3|Bab 3 - Harga Diri itu Tak Ternilai &amp;gt;&amp;gt; Pencegatan Darurat di Pulau Victoria]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume3 Epilog|Epilog]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 3 Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Jilid 4: Harta Karun Matematika Elektron - &#039;&#039;Nadi Teoritis&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_4_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 4 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Seharusnya itu adalah Lautan Biru Alami &amp;gt;&amp;gt; Perang ilegal di Distrik Loyauté&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Natal di Pantai Pasir Putih &amp;gt;&amp;gt; Cuti di Garnisun Perang (?) di Distrik Oseania&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Harta Karun Laut Merah Pekat &amp;gt;&amp;gt; Bertahan di Distrik Solomon&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:* Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 5: Festival Kematian - &#039;&#039;Menebus Technopics&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_5_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 5 Illustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1&lt;br /&gt;
:*Bab 2&lt;br /&gt;
:*Bab 3&lt;br /&gt;
:*Bab 4&lt;br /&gt;
:*Bab 5&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 6: Jalan Menuju Generasi Ketiga - &#039;&#039;Kedatangan Generasi Ketiga&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_6_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 6 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1- Perang yang Pecah di Dekat Surga &amp;gt;&amp;gt; Perang Adu Kepintaran di Distrik Cook&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Sebuah Tim yang Membawa Tugas yang Jauh Lebih Menyakitkan daripada Neraka &amp;gt;&amp;gt; Perang Antar Angkutan di Distrik Anthabasca&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Konsprisai Sebuah Bank yang Menunjukkan Ketamakan Manusia &amp;gt;&amp;gt; Perang Serangan Meriam di Distrik Amazon&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 7: &#039;&#039;Polisi Hantu&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_7_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 7 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Pertandingan Adu Tembak di antara Dua Orang Bodoh &amp;gt;&amp;gt; Saling Mengejek di Oseania&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Pekerjaanku adalah Mengantarkan Cat &amp;gt;&amp;gt; Perang Adu Kepintaran di Oseania&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Polisi ada untuk Menghentikan Perang &amp;gt;&amp;gt; Perang Kemerdekaan di Oseania&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 8: &#039;&#039;70% Persemakmuran&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_8_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume8 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Sumber Daya Alam yang Tak Bisa Dibuat Berlimpah &amp;gt;&amp;gt; Mendarat di Negara Kepulauan Ame-no-Darin&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Di mana Model Baru itu Hilang? &amp;gt;&amp;gt; Menyapu Ranjau di Distrik Barat Pasifik yang Jauh &lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Mata Seorang Dewi yang Berkerlip di dalam Kegelapan &amp;gt;&amp;gt; Perang Habis-habisan di Distrik Kaledonia Baru&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 9: &#039;&#039;Pengadilan -195℃&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_9_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 9 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Penyihir Pemancar Cahaya &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Kota Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Dewa Penjaga Bakat &amp;gt;&amp;gt; Pertarungan Pegunungan Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Keyakinan Obsesif &amp;gt;&amp;gt; Pertarungan Laut Lost Angels&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 10: &#039;&#039;Dewa Luar &#039;&#039;=== &lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_10_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 10 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Musim Mekarnya Bunga Dari Neraka  &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Kursus Arktik Melalui Distrik Laut Putih&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Cepatnya Pertumbuhan Teori Konspirasi&amp;gt;&amp;gt; Pelatihan Militer di Distrik Karibia&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Cabang Keenam di Mekar Sempurna&amp;gt;&amp;gt; Gangguan Intervensi di Distrik Soberania&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Jilid 11: Formula Kimia Rasa-Vanila — &#039;&#039;Berdansa Dengan Putri Bangsawan&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_11_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 11 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Bab 1 - Perang  Dua Burung Dengan Satu Batu &amp;gt;&amp;gt; Operasi Penyelamatan Pesawat jatuh di Distrik Rio Grande&lt;br /&gt;
:*Bab 2 - Sumber Pembiayaan Yang Sulit Dipahami &amp;gt;&amp;gt;Pemboman Ice Breaking di Tanjung Harapan&lt;br /&gt;
:*Bab 3 - Satu Sejarah Atau Lainya &amp;gt;&amp;gt; Rangkaian Bahaya dalam Perang Saudara di Atlantik Selatan&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
=== Volume 12: Perang Terkecil — &#039;&#039;Perang 0.01mm&#039;&#039;===&lt;br /&gt;
[[File:Heavy_Object_Volume_12_Cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:Volume 12 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Prolog&lt;br /&gt;
:*Hari 1&lt;br /&gt;
:*Hari 2&lt;br /&gt;
:*Hari 3&lt;br /&gt;
:*Hari 4&lt;br /&gt;
:*Hari 5&lt;br /&gt;
:*Hari 6&lt;br /&gt;
:*Hari 7&lt;br /&gt;
:*Epilog&lt;br /&gt;
:*Akhir Kata&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Cerita pendek===&lt;br /&gt;
Cerita pendek ini dimuat setelah novel Heavy Object pertama dipublikasikan.&lt;br /&gt;
:*[[Sandy Short Program|Sandy Short Program &amp;gt;&amp;gt; Gangguan Oseania Kedua]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Heavy Object EX: Tiga Saudari yang Menimbulkan Peperangan antar Dewa===&lt;br /&gt;
[[File:HO EX Cover.png|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
:*[[HEAVY OBJECT:EX Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
:*Bab 1&lt;br /&gt;
:*Bab 2&lt;br /&gt;
:*Bab 3&lt;br /&gt;
:*Bab 4&lt;br /&gt;
:*Bab 5&lt;br /&gt;
:*Bab 6&lt;br /&gt;
:*Bab 7&lt;br /&gt;
:*Bab 8&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staff Proyek==&lt;br /&gt;
* Pengawas: [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
* Manager Proyek: [[User:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
* [[User:Ex Patchy|Ex Patchy]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Tidak Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi yang dapat menterjemahkan dari bahasa inggris ke indonesia, dapat bergabung dalam proyek ini&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:Chepot|Chepot]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Tidak Aktif&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* [[User:ZakkariaChristo|ZakkariaChristo]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jumlah Seri ==&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 01,ヘヴィーオブジェクト HEAVY OBJECT (10 OCT 2009, ISBN 978-4-04-868069-1)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 02,ヘヴィーオブジェクト 採用戦争 / HEAVY OBJECT Saiyou Sensou (10 JUN 2010, ISBN 978-4-04-868594-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 03,ヘヴィーオブジェクト 巨人達の影 / HEAVY OBJECT Kyojin tachi no Kage (10 NOV 2010, ISBN 978-4-04-870051-1)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 04,ヘヴィーオブジェクト 電子数学の財宝 / HEAVY OBJECT Denshi Suugaku no Zaihou (10 SEP 2011, ISBN 978-4-04-870549-3)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 05,ヘヴィーオブジェクト 死の祭典 / HEAVY OBJECT Shi no Saiten (10 NOV 2011, ISBN 978-4-04-870997-2)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 06,ヘヴィーオブジェクト 第三世代への道 / HEAVY OBJECT Daisansedai e no Michi (10 JUN 2012, ISBN 978-4-04-886624-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 07,ヘヴィーオブジェクト 亡霊達の警察 / HEAVY OBJECT Bourei tachi no Keisatsu (9 NOV 2013, ISBN 978-4-04-866080-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 08,ヘヴィーオブジェクト 七〇%の支配者 / HEAVY OBJECT Nana rei-pasento no Shihai-sha (8 MAR 2014, ISBN 978-4-04-866379-3)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 09,ヘヴィーオブジェクト 氷点下一九五度の救済 / HEAVY OBJECT Hyoutenka Ichi Kyuu Go-do no Kyuusai (10 APR 2015, ISBN 978-4-04-865064-9)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 10,ヘヴィーオブジェクト 外なる神 / HEAVY OBJECT Soto naru Kami (10 OCT 2015, ISBN 978-4-04-865452-4)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 11,ヘヴィーオブジェクト バニラ味の化学式/ HEAVY OBJECT Banira Aji no Kagaku-shiki (10 FEB 2016, ISBN 978-4-0-4865764-8)&lt;br /&gt;
* HEAVY OBJECT 12,ヘヴィーオブジェクト　一番小さな戦争 / HEAVY OBJECT Ichiban Chiisana Sensou Chosa (10 SEP 2016, ISBN 978-4-04-892353-8)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_3_Penutup&amp;diff=514442</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 3 Penutup</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_3_Penutup&amp;diff=514442"/>
		<updated>2017-03-04T00:46:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Created page with &amp;quot;==Kata Penutup==   Aku berhasil mencapai volume ketiga  Ini Kamachi Kazuma.  ...Mungkin ini adalah volume ketiga, tapi aku menulis serial ini dengan sebuah gagasan. Aku merasa...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Kata Penutup== &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berhasil mencapai volume ketiga&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini Kamachi Kazuma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
...Mungkin ini adalah volume ketiga, tapi aku menulis serial ini dengan sebuah gagasan. Aku merasa bahwa volume pertama akan menjadi sebuah pondasi awal untuk menjelaskan latar dibalik tindakan para karakter dan juga menjelaskan kelebihan setiap bagian dari dunia. dan untuk volume yang akan datang mungkin menjadi sesuatu seperti paket pengembangan dari ini. Tujuanku adalah untuk membuat suatu timeline yang terus berlanjut setiap volume, tapi kalian bisa memilih dan menikmati setiap volume selama kau mempunyai informasi dasar yang ada di volume pertama. Aku harap para pembaca bisa menilai apakah aku berhasil atau tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, aku akan memisahkan kata penutupnya berdasarkan bab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada dasarnya novel ini adalah kumpulan dari cerita pendek, tapi aku sengaja menggunakan struktur yang tidak biasa yaitu dengan membuat plot di salah satu bab yang akan diselesakan di bab lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengenai Bab 1:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai sekarang, aku selalu menuliskan tentang kehebatan senjata mengerikan yang dikenal dengan nama Object, sehingga aku menulis bab ini yang menceritakan kisah tentang kehebatan para Elite yang mempiloti Object. Ini juga pertama kalinya bagi sang protagonis Quenser benar-benar masuk ke dalam sebuah Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku selalu ingin tuan putri dan “Oh ho ho” berselisih, dan aku membuat seluruh bab ini dengan atmosfer yang sedikit panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari awal, aku mendesain si “Oh ho ho” sebagai seorang idol yang bisa melekat di hati orang banyak tanpa mempedulikan eksistensi virtualnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku membawakan ini  dengan ide seberapa besar bahaya yang ditimbulkan oleh AI Strategik Aliansi Informasi ketika software itu melakukan kesalahan deteksi dan salah dalam mengambil keputusan. Bagaimana pendapat kalian?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengenai Bab 2:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk pertama kalinya, aku menaruh mata-mata di cerita ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena semua pertempuran diserahkan pada Object dan para infanteri tidak bisa berbuat banyak, kupikir para mata-mata akan menjadi lebih sering muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menambahkan beberepa ide konspirasi di sini, tapi jika itu memang demikian, seluruh tema tentang “pertarungan Object” akan hilang. Untuk alasan itu, aku hanya membiarkannya sebagai bunga cerita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku selalu ingin menggunakan sebuah Object yang bisa meloncat dengan lincah layaknya sebuah guyonan, jadi aku melakukannya di sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berlian yang didapat dari tindakan menggelikan di bab ini menjadi item yang paling penting dalam bab selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengenai Bab 3:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah pertempuran final yang melawan musuh mengerikan yaitu 7 buah Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku membuat ringkasan bab ini dengan impresi seberapa sulitnya menyerang balik pada musuh yang terlihat tidak mungkin pada impresi pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Strategi Prizewell City Slicker benar-benar sesuatu yang sangat berlawanan dari Sladder Honeysuckle di Penerapan Perang dengan lebih ofensif dan kuat daripada saat di negara militer Oseania.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak pernah secara spesifik menyebutkan seberapa banyak biaya yang mereka pangkas, tapi kegunaan Object-Object itu berubah pesat ketika mereka memenangkan pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pembaca yang berpikir kenapa Layanan Pembersihan Medan Perang muncul secara tiba-tiba kuakui sedikit tanggap. Indentitas dan tujuan mereka menjadi jelas saat di epilog. Pada dasarnya, mereka memiliki alasan sendiri untuk rela menghadapi pertempuran melawan Object walau berada di dunia dimana para prajurit berdarah-daging tidak ingin melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada Penerapan Perang, aku banyak berfokus pada percakapan dengan musuh, tapi aku hampir benar-benar mengabaikannya di cerita ini. Sadarilah bahwa itu bukan bagian terpenting dari tema serial ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berterima kasih kepada ilustratorku Nagiryo-san dan editorku Miki-san. Novel ini merupakan bagian dari genre menyebalkan yang membutuhkan perhatian pada detail-detail kecil yang tidak tertampilkan di dalam teks. Kali ini aku sekali lagi berterima kasih atas bantuannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan aku juga memberi rasa terima kasihku kepada para pembaca. Harapanku pada serial ini yang aku sebutkan pada kata penutup pertama adalah pengalaman yang setidaknya membuat 3 volume bisa hadir. Aku benar-benar bertima kasih kepada kalian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan begitu, aku rasa aku akan mengakhirinya di sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku akan meletakkan penaku dan berharap bahwa cerita ini akan berkenan di hati kalian semua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
...Aku benar-benar memberikan banyak karakter lucu pada Aliansi Informasi, bukan begitu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Kamachi Kazuma&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume3 Epilog|next= HEAVY OBJECT:Volume 4 Illustrasi}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume3_Epilog&amp;diff=514441</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume3 Epilog</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume3_Epilog&amp;diff=514441"/>
		<updated>2017-03-04T00:45:16Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Created page with &amp;quot;==Epilog==  Karena hampir sebagian kendaraan mereka telah hilang, Batalion Pemeliharaan Mekanik 37 terpaksa harus tinggal di bandar udara militer di distrik Alaska untuk semen...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Epilog==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena hampir sebagian kendaraan mereka telah hilang, Batalion Pemeliharaan Mekanik 37 terpaksa harus tinggal di bandar udara militer di distrik Alaska untuk sementara. Mereka sekarang sedang membawa barang-barang dari markas perawatan Kerajaan Legitimasi untuk Snow Quake dan Active Sledge.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keseimbangan kekuatan di distrik Alaska kembali tidak stabil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kerajaan Legitimasi sampai saat ini berhasil mendudukinya, tapi sekarang mereka telah kehilangan setiap Object yang ada di sana. Ini adalah kesempatan emas bagi kekuatan dunia lain untuk mengambil alih kawasan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, tidak ada alasan untuk pesimis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa Object yang sedang menunggu di Samudra Atlantik telah bertukar posisi sebagai garis pertahanan di distrik Alaska. Dengan hilangnya Indigo Plasma, model tiruan, dan sisa-sisa kekuatan 24, tidak ada lagi alasan untuk membiarkan para Object itu tetap diam di tempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan juga...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah memastikan bahwa tidak ada lagi bahaya yang mengancam,  Quenser duduk di aula bandara dengan bagian atas tubuhnya tiduran di atas meja dengan lemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Jadi acara TV yang sedang syuting di sini adalah Saluran Militer CS☆!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa? Apa kau salah satu fans dari pembawa acaranya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, aku bukan seorang fans. Ya, ampun. Ini buruk. Ini sangat-sangat buruk. Dia pasti menyimpan dendam kepadaku. Dia menjadi semakin menjengkelkan semenjak keluarganya berantakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengerutkan keningnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak tahu bahwa Quenser mengenal seorang mantan gadis bangsawan ketika Quenser masih kecil. Dan pastinya, dia juga tidak tahu tentang mantan keluarga bangsawan yang disembunyikan Quenser di gudang penyimpanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ugh, ini buruk sekali,” kata Froleytia sambil mengusap pundaknya sendiri. “Para petinggi sedang berdebat mengenai siapa yang akan menerima penghargaan dari kemenangan ini. Snow Quake dan Active Sledge kekeh bahwa merekalah yang berkontribusi dalam kemenangan, jadi mereka ingin diperlakukan dengan sepadan. Yah, mereka harus mengkontruksi Object mereka, jadi aku mengerti kenapa mereka sangat menginginkan semua bantuan yang ada. Aku hanya berharap agar mereka tidak memperlibatkanku. Ada segunung kertas laporan untuk hal ini.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku kagum kau tidak menampar dan memukul salah satu petinggi itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, kau pikir aku ini orang yang seperti apa? Akulah Froleytia Capistrano, seorang yang baik hati, pencinta damai, pembela kebenaran, berhati suci, dan komandan wanita yang cantik. Apa kau pikir aku bisa melakukan sesuatu yang sangat tidak sopan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Jika kau benar-benar termasuk tipe manusia yang barusan kau sebutkan, kau pasti tidak akan menahan kami dan menceramahi kita selama lebih dari 3 jam ketika kami masih lelah karena habis bertempur dengan Indigo Plasma.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, jika kau tidak suka diceramahi, mungkin kau lebih suka untuk dilempar ke barak penahanan tanpa basa-basi. Penjara di Arktik ini dikatakan lebih buruk daripada yang ada di Abashiri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Froleytia menaruh beberapa lembar kertas di atas meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu? Apa kami juga harus menulis segunung laporan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, ini formulir dari kru penyiaran CS. Mereka menginginkan kita untuk mengisi survey untuk memberikan mereka materi yang akan didiskusikan saat mereka kembali nanti. Yah, setelah mendapatkan laporan yang sangat mengagumkan, aku yakin para anggota pers akan meneteskan air mata kesenangan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka tidak akan diperbolehkan untuk menyiarkan laporan yang berisi tentang konflik antar sesama batalion Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser dan lainnya melihat ke kertas survey itu, tuan putri lewat. Dia benar-benar kelelahan secara fisik karena pertempuran yang terus menurus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melangkah ke belakang Quenser dan membaca survey itu dari balik pundaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Survey untuk acara TV itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser, Heivia, tuan putri, dan Froleytia membaca pertanyaan-pertanyaan yang telah disiapkan oleh stasiun TV itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satunya bertuliskan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pertanyaan 4: Akhir-akhir ini, batasan umur di kemiliteran telah diturunkan menjadi cukup muda. Apa kau melihat ada sesuatu yang salah mengenai para newbie yang berada di garis depan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempat orang itu menggumamkan sesuatu yang sama secara bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka benar-benar terlihat bingung dan tidak menyadari ada rasa negatif di diri mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Tidak, tidak sama sekali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, ya,” kata Froleytia sambil mengangkat kiseru Jepangnya yang panjang dan ramping itu setelah selesai mengisi survey. “Quenser, aku dengar kau memanggil PMC Korporasi Kapitalis di Pulau Victoria.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa!?” merasakan ada ceramah baru yang mulai datang dari garis cakrawala, pundak Quenser terangkat. “A-apa yang kau katakan...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Secara sengaja kau membayar mereka dengan perhiasan berbahan berlian yang kau curi di Semenanjung Kamchatka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kyaaaaahhhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengetahui semuanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memucat karena dia yakin akan terjebak dalam posisi seiza dengan sepatu sampai pagi. Beberapa keadaan sepertinya akan membuatnya kehilangan penghargaan atas penghancuran Object yang dia lakukan. Dan yang terbaik, dia akan berada di ujung tanduk. Walaupun begitu, menggunakan perusahaan PMC kecil Korporasi Kapitalis milik Wydine adalah pilihan terbaik saat iu. Jika tidak, kota imigran akan berubah menjadi lautan api. Quenser tidak ingin menyombongkan kemampuannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ceramahnya bisa menunggu, tapi aku ingin memeriksa sesuatu terlebih dahulu. Quenser, apa nama dari perusahaan PMC kecil ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“La-layanan Pembersihan Medan Perang...kurasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm. Jadi aku dengar dari radio itu benar-benar akurat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser akhirnya menyadari bahwa Froleytia mendengar ini dari transmisi radio. Walaupun begitu, Froleytia tidak sepenuhnya marah. Ekspresinya menunjukan bahwa dia ragu, bukan ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Y-ya!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau benar-benar yakin bahwa PMC yang kau panggil itu adalah Layanan Pembersihan Medan Perang? Apa kau yakin itu nama resminya dan bukan nama singkatan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, aku tidak benar-benar mengetahuinya. Tapi mereka menggunakan nama itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengarkan baik-baik.” Ekspresi Froleytia tiba-tiba berubah menjadi serius ketika dia menghembuskan beberapa asap. “Ketika menyusun dokumen yang aku butuhkan untuk briefing penutupan pasca misi, aku menghubungi militer Korporasi Kapitalis. Semua tindakan mereka didasarkan pada kesejahteraan dan ekonmi. Militer mereka sepenuhnya berbentuk oleh PMC. Semua hal yang berhubungan dengan perawatan Object sampai penjagaan keamanan terdaftar di perusahaan tentara bayaran. Tapi mereka tidak punya catatan tentang PMC kecil dengan nama menyenangkan seperti Layanan Pembersihan Medan Perang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin saat aku menghubungi militer Korporasi Kapitalis mereka pura-pura tidak tahu, atau Layanan Pembersihan Medan Perang memang tidak terdaftar. Apapun itu, kita tahu bahwa militer Korporasi Kapitas memang tidak mempunyai perusahaan tentara bayaran dengan nama itu. Aku berencana untuk menyerahkan ini pada departemen intelegen, tapi unit kita tidak pernah mendapatkan jawabannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia memberikan senyum pasrah ketika melihat wajah Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengakhiri percakapan ini dengan sebuah tanggapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya kau berurusan dengan orang bermasalah tanpa menyadarinya, Quenser.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kendaraan lapis baja dengan 10 roda kembali ke zona base-nya. Pintu belakangnya terbuka dan lima orang prajurit bayaran wanita keluar. Yang paling depan adalah Wydine, seorang gadis dengan rambut pirang dan berkulit cokelat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hello, kita pulang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang perwira wanita keluar untuk menemui mereka. Biasanya itu tidak diperlukan, tapi dia pastinya tidak punya hal lain untuk dilakukan. Dia mungkin ingin meregangkan otonya. Kegiatan meregangkan ototnya itu telah berubah dari hobi menjadi rutinitas sehar-hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perwira wanita itu memberi tanda ke arah kendaraan lapis baja itu. Menyadari apa yang dia maksud, Wydine menuju ke sisi samping kendaraan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Whoops. Charm, Lemish. Lepaskan label Layanan Pembersihan Medan perang ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, ini cuma nama palsu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maaf, tapi ada yang berbekas. Bagaimana kalu kita meninggalkannya sebagai nama sandi? Yah kalau begitu, kita harus melepas label lainnya. Jangan lupa untuk melepas label Korporasi Kapitalis itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kali ini kita menghasilkan banyak uang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, aku tidak menyangka akan mendapatkan berlian. Operasi intelegen kita akan semakin menyenangkan jika berubah menjadi seperti ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu adalah hal yang sangat normal di Korporasi Kapitalis. Bagaimana kalau kalian pindah ke sana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bercanda. Aku cuma bilang ini adalah bonus yang lumayan. Aku tidak pernah bilang aku menginginkan kehidupan yang dimanipulasi oleh uang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka terus berbicara sambil bekerja untuk melepaskan label dari kendaraan armor itu. Tidak lama kemudian, itu tidak lagi terlihat seperti kendaraan yang berasal dari Korporasi Kapitalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian perwira wanita itu berkata, “Bagaimana dengan Object tiruan yang menggunakan AI Strategik?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka hancur berkeping-keping,” jawab gadis yang menggunakan nama palsu Wydine. “Aku cemas bahwa beberapa data atau IC akan tetap tersisa, tapi ledakan dari plasma berstabilitas rendah itu sudah cukup untuk memastikan bahwa itu tidak lagi bisa untuk dikembalikan. Itu adalah hasil penelitian individual oleh Prizewell City Slicker bukannya sesuatu yang dikembangkan secara resmi oleh militer Kerajaan Legitimasi, jadi menghancurkan benda itu akan mencegahnya tersebar ke seluruh Kerajaan Legitimasi. ...Ngomong-ngomong, apa yang terjadi dengan departemen pengembangan milik 24?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada unit lain yang mencari mereka dan menghancurkannya. Semua riset data yang berhubungan dengan AI Strategik telah dihilangkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka benar-benar lucu,” kata Wydine dengan senyuman. “Cuma karena posisinya di Kerajaan Legitimasi yang mulai goyah tidak bisa dijadikan sebuah alasan untuk mengirim mata-mata ke militer Aliansi Informasi kami untuk mencuri informasi tentang AI Strategik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka mungkin telah berhasil menghubungkan Object utama dan model tiruan, tapi kegagalan mereka terletak pada ketidakmampuan untuk menghasilkan banyaknya Elite yang dibutuhkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“AI Strategik yang disuguhkan Juliet adalah spesialisasi Aliansi Informasi, jadi kami tidak ingin membiarkan kekuatan dunia lain untuk mengembangkannya.” Wydine mengeluarkan sebuah boks dari karet yang berisi berlian, memeriksa isinya, dan mengangkat bahunya. “Buruk sekali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sama ketika mereka membuat bayangan di Kerajaan Legitimasi, kita juga akan membuat bayangan kita sendiri di Aliansi Informasi.” Perwira wanita itu sepertinya tidak terlalu menanggapinya. “Sebuah utopia tidak bisa diciptakan dengan mudah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, itu tidak terdengar seperti seorang yang dipecayai oleh pasukannya dan melindungi sebuah idealisme, Letnan Kolonel Lendy Farolito.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komandan wanita itu tersenyum ketika mendengar namanya disebutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wydine melihat sekitar dan bertanya, “Dimana Elite idol kita? Apa kesalah pahamannya sudah diselesaikan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Ya, entah bagaimana. Pelajar Kerajaan Informasi itu pasti menyukai ironi karena dia menggunakan informasi untuk menyerang kita yang terspesialisasi dalam informasi. Aku mulai sedikit tertarik kepadanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah langkah kaki yang berjalan dia atas perancah besi bisa terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu datang dari suatu tempat yang berada cukup jauh di atas mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka melihat dan memandang Gatling 033 Generasi Kedua. Benda itu telah kalah di Alaska, tapi sebuah projek yang sedang dikontruksi diambil alih untuk menggantikannya. Persenjataannya telah diubah untuk membuat mesin itu semirip mungkin. Prajurit yang ingin menjadi Elite-nya dan unit perawatannya akan menyimpan dendam, tapi mereka tidak bisa membalikan keputusan resmi dari para petinggi. Sepertinya AI Strategik Juliet-lah yang membuat para petinggi memihak pada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perancah untuk perawatan dipasang di sekitar Gatling 033 dan seorang gadis berusia sekitar 10 tahun berdiri di atasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada rasa kesal yang bisa terlihat dari tatapannya ketika dia berbicara dengan Wydine dan lainnya melalui radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lihat, ‘kan? Dia adalah pria yang cukup menarik, bukan begitu? Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Dia baik hati dan pandai. Kurasa aku bisa terpikat pada pelangganku itu♪”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 3|next= HEAVY OBJECT:Volume 3 Penutup }}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_3_Bab_3&amp;diff=514440</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_3_Bab_3&amp;diff=514440"/>
		<updated>2017-03-04T00:43:20Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Created page with &amp;quot;==Bab 3: Harga Diri itu Tak Ternilai &amp;gt;&amp;gt; Pencegatan Darurat di Pulau Victoria==  ===Bagian 1===  Froleytia sedang berdiri di dalam pesawat kargo.  Ada beberapa pesawat kargo ya...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 3: Harga Diri itu Tak Ternilai &amp;gt;&amp;gt; Pencegatan Darurat di Pulau Victoria==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia sedang berdiri di dalam pesawat kargo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa pesawat kargo yang sedang mengudara dan mereka semua dipenuhi dengan bermacam kendaraan dan peralatan. Salah satu pesawat yang dinaiki Froleytia tidak membawa apa-apa selain furnitur mewah yang secara pribadi hanya boleh dimiliki seorang perwira. Faktanya, seluruh bagian dalam pesawat memuat semua hal spesifik yang dia sukai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia merasa tidak perlu untuk membedakan dirinya seperti itu, tapi pasukan logistik udara pemilik pesawat kargo ini sepertinya suka untuk memberikan pelayanan lebih. Pertempuran dogfight sudah ketinggalan jaman, mereka telah mempelajari tata cara tentang membawa logistik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Batalion Pemeliharaan Mekanik 24 dan Generasi kedua Indigo Plasma sepertinya sedang berusaha kembali ke Eropa melalui Alaska dan sedang menuju ke Samudra Atlantik. Sekarang ini, mereka sedang menuju ke utara sambil menembus es tebal di perairan sekitar Pulau Ratu Elizabeth di Arktik. Mereka pasti sudah menyadari ketidak efisien pergerakan. Pulau Victoria yang berada paling dekat dari mereka sepertinya akan menjadi titik pendaratan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Froleytia mendengarkan operator wanita dari departemen simulai elektronik, dia dengan perlahan menghembuskan sekepul asap tembakau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku tidak percaya akan membutuhkan waktu yang cukup lama bagi kita untuk bisa menyerang. Jika kita memblokade Laut Bering, kita bisa mencegat Indigo Plasma dan batalion 24. Lalu mereka pasti akan kehabisan pasokan. Karena lambatnya penanganan dari kita, mereka bisa bertemu dengan unit yang bersembunyi di Alaska dan menambah pasokan. Mereka mungkin sedang melakukan pesta kemenangan. ...Aku berpikir bahwa para petinggi dan Dewan Parlemen sedang melakukan negosiasi secara rahasia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini situasi yang langka dalam sejarah. Batalion 24 mungkin telah memperkirakan hal ini ketika mereka menjalankan rencanan ya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Untungnya, kita telah memiliki kru penyiaran CS untuk merekam kejadian. Mereka memberi bukti video yang berisi hal yang terjadi dari awal sampai akhir. Aku ragu staf produksi dari acara hiburan itu berpikir bahwa catatan yang berhasil mereka ambil bisa mengguncangan para top perwira militer, bangsawan, dan orang-orang kerajaan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Para penjaga pantai yang kerjanya hanya duduk-duduk yang kemudian melihat musuh lewat di pandangannya dengan jelas lagi dan lagi mungkin akan membuat mereka bermimpi buruk selama sebulan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang ini para prajurit cukup bersemangat untuk melakukan sesuatu yang unik. Dan aku bukan salah satu dari mereka.” Froleytia membuat senyum mengejek. “Tapi akhirnya 24 secara resmi dianggap sebagai ancaman. Sekarang kita bisa menghancurkan mereka tanpa terjerat hukuman. Bahkan jika seluruh batalion dimasukan dan menghitung Objcet yang mereka punya, mereka hanya punya satu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Pada akhirnya, aku tidak pernah berpikir mereka punya cukup kekuatan untuk melawan seluruh militer Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana dengan kekuatan kita? Berapa banyak Object yang bisa kita gunakan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tiga sedang diterjunkan ke distrik Alaska. Baby Magnum kita, Snow Quake, dan Active Sledge. Dalam kurun waktu seminggu, sepertinya 5 lagi dari Eropa akan selesai menyeberangi Atlantik dan menemui kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku tidak yakin kelima benda itu akan benar-benar ada di sini karena para VIP di Parlemen menaruh keamanan negara di atas segalanya jadi mereka ingin membuat garis pertahanan di Atlantik. Mereka tidak akan bekerja sama dengan kita. Bahkan jika Object kita dihancurkan, mereka akan diperintahkan untuk tidak mencampuri urusan kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, tidak sampai membutuhkan waktu seminggu untuk menyeberangi Samdura Atlantik bagi Object yang bergerak 500 km/jam. Mereka pasti akan berargumen bahwa memindahkan peralatan yang diperlukan untuk base akan memakan banyak waktu, tapi sudah jelas apa maksud mereka sebenarnya. Mereka ingin tetap memusatkan kekuatan besar itu tetap ada di Samudra Atlantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang lebih penitng, Snow Quake atau Active Sledge tidak akan berpihak pada batalion 24, benar begitu? Kita mudah sekali ditembak dari belakang pada situasi seperti ini, hanya karena mereka melihat perbedaan di antara peringkat kita bukan berarti mereka tidak akan melakukan tindakan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku minta maaf, apa kau benar-benar berpikir ada orang yang setuju dengan pandangan radikal 24? Seragam Hitam telah dikirim ke unit itu untuk melakukan tugas pengawasan, tapi sepertinya itu hanya membuang-buang uang pajak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, aku tebak ini hanya sebuah ide gila dari seorang bangsawan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi, apa kita akan melakukan pencegatan pada batalion 24?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia melihat ke arah peta raksasa yang tertempel di papan tulis. Dia mengambil pena dari bulu yang tergeletak di meja dan menancapkannya ke salah satu titik di papan tulis bagaikan dia melempar sebuah dart.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika mereka terus bergerak, mereka seharusnya berhenti di Pulau Victoria. Di sanalah kita akan menghancurkan Indigo Plasma hingga berkeping-keping.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia melangkah turun dari bagian belakang pesawat kargo yang terbuka ke daratan es.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka dengan cepat membangun lapangan terbang di Arktik tepatnya di Pulau Victoria yang merupakan bagian utara dari distrik Alaska.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak percaya mereka bisa mendarat di tempat sedingin ini. Apa ini dimaksudkan sebagai landasan pacu? Kau bisa bermain hoki es di atasnya,” kata Heivia dengan terkejut, tapi dia segera menyingkir dari jalan ketika sebuah klakson truk menggema.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa kendaraan militer besar sedang menutup pintu pesawat kargo dan membawanya ke landasan pacu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melingkarkan tangannya di tubuhnya untuk menghangkatkan dirinya walau telah terbungkus jaket tebal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimana tuan putri?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia sudah tiba di sini beberapa waktu lalu. Kita datang setelahnya untuk membangun zona base. Kita tidak selalu dikirim ke garis depan setiap waktu.” Kata Heivia sebelum dia mengusap tangannya di dahinya dan melihat ke atas. “Aku berpikir Indigo Plasma sedang melakukan sesuatu yang gila, tapi aku tidak pernah menyangka bahwa itu unit dari Prizewelll City Slicker yang terkenal itu. Aku tidak banyak mendengarnya dalam kurun waktu 2 sampai 3 tahun belakangan ini. Aku ingat ketika dia sedang diawasi dan dia menelusuri jalan menjadi seorang Elite secara rahasia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Siapa dia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seorang keturunan advokat garis keras. Pada dasarnya, dia adalah contoh seorang bangsawan sterotip yang tidak ingin kau hadapi,” potong Froleytia sambil kiseru panjang, dan rampingnya itu ada di mulutnya. Dia pasti tidak punya pekerjaan yang bisa dia lakukan sampai zona base selesai dibangun karena dia sedang terlihat bosan. “Sederhananya, dia Cuma seorang idiot yang dengan sembrono memutuskan tujuan utamanya adalah membentuk sekumpulan orang yang berpihak berpadanya sambil mengontrol peperangan dan pemerintahan. Dia menyarankan untuk menarik kembali para budak yang telah diasingkan beberapa dekade yang lalu. Dia mengatakan bahwa stagnansi dari ekonomi Kerajaan Legitimasi diakibatkan karena kurangnya tenaga kerja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia berusaha menggunakan bahasa untuk membentung ulang kelas sosial. City Slaker adalah seorang aktivis ekstrim penyelamatan bahasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maksudmu dia mendiskrimansi orang berdasarkan apakah kau bisa berbicara bahasanya atau tidak?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. City Sliker paling ketakutan daripada yang lain tentang hilangnya bahasa resmi Kerajaan Legitimasi. Dia dirumorkan menjadi dalang dibalik beberapa serangan teroris seperti pembunuhan anggota band luar negeri dan pemboman sekolah bahasa asing. Sudah ada bukti yang cukup kuat, begitulah,” kata Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengernyit dan berkata, “Benar bahwa terkadang kau mendengar kabar tentang bahasa yang memudar karena jarang digunakan orang dan tidak diturunkan pada generasi baru, tapi yang sedang dibicarakan City Slicker adalah bahasa resmi Kerajaan Legitimasi, ‘kan? Bahasa resmi adalah salah satu lambang kekuatan negara. Itu tidak akan terlupakan  dengan mudah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahasa resmi Kerajaan Legitimasi didasarkan pada bahasa Prancis yang ditambahkan dengan logat dari beberapa negara di Eropa. Kau pasti tahu itu, ‘kan, Quenser?” dengan  sebuah senyuman, Froleytia menepuk pundaknya sendiri. Beberapa tulisan kepangkatan tertulis di permukaan lencana yang terpasang di sana. “Tapi bahasa apa yang digunakan dalam kepangkatan militer?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Inggris.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hal seperti jargon militer, label internet, dan bahasa pemrograman sekarang lebih sering dibuat dalam bahasa Inggris. Bahasa resmi kita adalah barang peninggalan sebelum kedatangan Object, tapi bohong jika aku bilang tidak mudah untuk terus menggunakan  istilah yang sudah ada. Tapi City Slicker tidak membiarkan hal itu. Sebelum semua daftar menu di semua restoran diubah menjadi berbahasa resmi Kerajaan Legitimasi, dia tidak akan puas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini lebih terdengar seperti dia yang menghancurkan kebudayaan suatu bahasa.  Jadi apa si bajingan Nutley yang mengkhianati kita sebelumnya juga berpihak pada hal ini?”&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
“Jika kau menambahkan alasan cerdas, aktivitas melestarikan bahasa bisa menjadi sesuatu yang indah,” kata Heivia, dia meringis. “Jika bangsawan dan penduduk biasa berbicara dengan bahasa yang sama, semua orang akan bisa saling menerima. Pria bisa mengerti perempuan, orang dewasa bisa mengerti anak-anak, dan semua orang dengan kulit berbeda bisa saling mengerti. Jika kita bisa berbicara dalam satu bahasa yang sama, semua orang bisa tersenyum bersama. Apa itu tidak indah!? ...Mereka menawarkan sesuatu seperti itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja, mereka tidak bisa menukar sisi belakang koin. Dunia akan menunjukan bahwa kau tidak punya niat untuk tersenyum bersama ketika ada yang tidak berbicara bahasamu. Faktanya, itu lebih menunjukan bahwa kau tidak memperlakukan mereka sebagai sesama manusia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nutley berkulit hitam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar, tapi Cookman juga berkulit hitam. Dan Myonri orang Asia. Kerajaan Legitimasi mungkin didasarkan pada kebudayaan jaman dahulu pada era Kerajaan dan para Ksatria, tapi bangsawan berkulit hitam sudah tidak jarang akhir-akhir ini. Tapi kata-kata itu tidak bisa menjadi pondasi bagi City untuk membuatnya melewati batas dan menjadi sesat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kau juga bilang bahwa dia seorang keturunan advokat...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Sama seperti seorang yakuza, dia mengelilingi dirinya dengan saudara-saudaranya. Di dalam dirinya, dia tidak akan pernah mempercayai orang asing. Dia menggunakan bahasa ketika memilih ‘bidak’-nya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Percakapan itu meninggalkan kesan buruk bagi Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
City Slicker mungkin melihat itu tidak lebih sebagai medan yang merupakan keahliannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia tidak mempedulikan apapun selain dirinya,” gumam Froleytia sebagai evaluasinya terhadap pemimpin 24. Dia dengan lembut menghembuskan beberapa asap. “Itulah kenapa dia tidak cocok sebagai bangsawan. Itu membuatnya merasa harus cepat-cepat menyelesaikan hal ini. Semua kejadian yang melibatkannya mungkin tidak lebih untuk membuatnya bisa berbicara pada Kerajaan Legitimasi karena kontribusi militernya. Lalu, dia bisa melanjutkan gerakan aktivis penyelamatan bahasanya. ...Tapi kau lihat apa yang telah terjadi. Pembantaian penduduk Organisasi Iman yang dilakukannya telah dihentikan dan dia gagal menciptakan perpecahan yang dia inginkan. Manipulasi informasi yang ingin dilakukannya untuk membuat kekacauan juga gagal. Manuver politiknya sudah terungkap dan pengaruh dirinya telah menurun drastis. Tak lama lagi, posisinya sebagai bangsawan akan secara resmi dicabut dan dia akan diperlakukan sebagai ‘bangsawan gagal’ yang memalukan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi dia mengambil sebuah tindakan sebelum itu terjadi,” gumam Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia sedikit mengangkat bahu dan berkata, “Mungkin dia berharap untuk menyeberangi Atlantik, membujuk Dewan Parlemen, membetulkan arah politiknya, atau dia berharap untuk bisa menyerang sebuah kota Aliansi Informasi di Amerika Utara untuk mengembalikan nama baiknya. Apapun yang dia rencanakan, itu tidak lebih dari sebuah gangguan yang tidak diinginkan untuk terjadi oleh para petinggi militer. Setelah dia berusaha hingga sejauh ini, aku merasa kasihan padanya. Walau itu tidak akan membuatku untuk menahan diri,” dia berkata dengan cuek. “Tujuan Prizewell City Slicker bukanlah untuk menggulingkan Kerajaan Legitimasi. Dia hanya ingin mengambil kembali posisinya dengan keadaannya sekarang ini. Dari sini, dia ingin memiliki posisi yang memberikannya kekuatan militer luar biasa hebat yang bisa dia gunakan untuk mendesak Dewan Parlemen mengikuti arahan darinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka hanya memiliki Indigo Plasma, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, tapi area ini adalah tanah bangsawan milik Prizewell City Slicker. Rumor mengatakan dia secara pribadi memiliki sebuah pabrik senjata tidak resmi di sekitar sini. Mungkin saja mereka menambah pasokan sambil bergerak dan sekarang Object mereka dilengkapi dengan senjata yang tidak diperkirakaan oleh kita. Jika kita lengah, kita bisa kedatangan hal mengejutkan yang tidak mengenakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kita memiliki tiga Object sedangkan mereka hanya memiliki satu,” kata Heivia pada Quenser dengan nada bercanda. “Apapun persenjataan yang mereka dapatkan, perbandingan jumlahnya terlalu besar. Kemenangan kita bisa dipastikan. Satu-satunya masalah yang tersisa adalah kita harus menembaki sesama prajurit Kerajaan Legitimasi yang akan meninggalkan kenangan pahit bagi kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, kita hampir dipastikan mendapatkan kemenangan,” Froleytia setuju. “Tapi jangan lupa kita bisa menerima kerusakaan pada saat prosesnya. Putra dari keluarga Winchell tidak ingin terbunuh oleh peluru nyasar saat kemenangan ada di depan mata, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi gembira Heivia langsung menjadi kaku karena nada dingin Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa jam setelahnya, zona perawatan yang terbuat dari banyak kendaraan besar telah dibangun. Froleytia mengumpulkan anggota dari unitnya dan mulai melakukan briefing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Musuh akan segera ada di sini.” Dia menggunakan proyektor untuk menampilkan peta di layar yang ada di belakangnya. Kita akan melawan Batalion Pemeliharaan Mekanik 24 dan Indigo Plasma. Tidak perlu mengganggap mereka sebagai sesama prajurit Kerajaan Legitimasi. Mereka telah menodai nama Kerajaan Legitimasi yang cukup untuk membuat Dewan Parlemen secara resmi menganggap mereka sebagai musuh. Untuk mencegah kerusakan yang tidak diperlukan seperti terlukanya warga sipil, kita harus menghabisi unit mereka dan pemimpin mereka, Prizewell City Slicker.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tidak menimbulkan kegaduhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka semua telah melihat dengan jelas tujuan sebenarnya dari Indigo Plasma saat mereka mencoba membantai penduduk yang ada di Semenanjung Kamchatka, bahkan walau penduduk itu berasal dari negara musuh. Perang modern membuat perbedaan yang jelas antara negara aman dan medan perang. Tujuan sebenarnya Froleytia dan Batalion 37 yang dia komandai sudah terlihat dengan jelas saat Froleytia menuntun para penduduk sipil untuk menaiki kapal selam walau melakukan itu tidak bermanfaat bagi unitnya. Sebuah pasukan yang sudah melewati batas harus dihancurkan sebelum mereka bertambah kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti namanya, Indigo Plasma Generasi Kedua berspesialiasi dalam penggunaan meriam plasma berstabilitas rendah. Benda itu cukup kuat, tapi sepertinya taktik yang digunakan mereka juga melibatkan kerja sama dengan prajurit biasa. ...Mungkin itu karena mereka bagian dari militer Kerjaan Legitimasi. Mereka menganalisa cara kemenangan kita dan mencoba menerapkannya pada pasukan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa orang yang ada di sana memberikan beberapa tepuk tangan sarkastik, tapi Quenser tidak terpengaruh. Dia tidak bertarung dengan Object dengan tujuan untuk membantu para pembantai semakin kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menghilangkan situasi berat, Quenser bertanya, “Sebenarnya apa yang harus kita lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pada dasarnya, kita akan menghabisi mereka di pantai Pulau Victoria. Baby Magnum dan Snow Quaku akan menghadang jalan mereka sembari Active Sledge memotong rute pelarian mereka dari laut. 24 tidak akan mencoba melawan kita secara langsung. Unit prajurit biasa mereka pasti akan mencoba melakukan sesuatu. Mereka tidak akan punya kesempatan karena ini 3 lawan 1, jadi mereka membuat sebuah rencana yang bisa memecah belah kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ada informasi yang membutuhkan perhatian khusus?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“24 mengambil tindakan ini karena mereka menganggap mempunyai kesempatan lebih baik untuk melakukan pertempuran 1 lawan 1 jika kita saling terpecah. Aku ragu pertempuran akan sejalan dengan perkiraan mereka, tapi tidak ada hal yang benar-benar berbahaya yang bisa menyebabkan kekacauan menyebar di kelompok kita. Jika kalian tidak ingin mati dalam pertempuran yang akan kita menangkan, pastikan kalian tetap siaga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, dia menjelaskan secara spesifik apa yang akan dilakukan unit lain. Kali ini prajurit infanteri lebih banyak diterjunkan. Fakta bahwa Froleytia mengirim 100 prajurit infanteri menunjukan bahwa dia mencemaskan tentang unit infanteri Batalion Pemeliharaan Mekanik 24.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah briefing itu selesai, Heivia berbaur ke dalam kelompok prajurit yang sedang menuju pintu keluar dan mendekati Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, pahlawan. Area mana yang kau tuju?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Area F.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu kita bareng.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita menempatkan bom di rute perjalanan 24 untuk menghentikan prajurit infanteri dan armed mereka, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayolah, hentikan itu. Memastikan lagi apa yang akan kita lakukan sebelum kita menuju ke sana hanya semakin membuatku gugup. Kapan kau jadi sepintar ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak ingin menganggap hal ini seperti aku melakukan sistem kebut semalam sebelum melakukan ujian masuk. Ketidak sukaanku pada hal itulah yang membuatku  menjadi mahasiswa magang yang ada di medan perang. Tapi aku mungkin mati jika aku melakukan ini. Rumor mengatakan Indigo Plasma menambahkan persenjataannya dari kantong pribadi. Jika itu benar, cetak biru milik Kerajaan Legitimasi tidak bisa menjadi pedoman. Sama seperti kasus Wing Balancer di hari kemarin, kita melihat seberapa bahayanya salah menafsirkan kemampuan sebuah Object.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, tidak ada seorang pun yang menyangka sebuah Object bisa melompat,” kata Heivia yang terlihat agak terganggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mereka meninggalkan ruang pertemuan, mereka melihat beberapa pria asing yang mencurigakan sedang duduk bersandar di sepanjang koridor. Pakaian mereka menjelaskan bahwa mereka jelas bukan orang-orang militer. Mereka bisa dikatakan sebagai lelaki paruh baya pengganggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mereka melewati barisan pria itu, Quenser bertanya pada Heivia, “Siapa mereka?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa staf penyiaran CS. Mereka yang menampilkan acara hiburan bertema militer. Kita langsung menuju ke sini dari Semenanjung Kamchatka. Seragam Hitam sudah kembali untuk menyelesaikan misi mereka, tapi tidak ada waktu yang tersisa untuk mengurusi kru televisi. Mereka harus tetap berada di sini sampai pesawat kargo menuju kembali ke negara aman.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku terkejut media tidak dilarang ke luar saat adanya skandal yang sedang terjadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Biasanya, mereka akan dilempar ke sel tahanan dengan alasan menjaga kerahasian. Komandan berdada besar kita mungkin biasanya sangat menakutkan, tapi salah satu sisi baiknya adalah kemampuannya untuk membiarkan hal aneh seperti ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Tapi pertempuran akan segera dimulai, ‘kan? Apa benar ini tidak apa-apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana aku tahu? Tapi mereka sendiri yang datang ke zona perawatan yang ada di garis depan, jadi mereka pasti telah siap untuk menghadapi masalah. Pada akhirnya, mungkin saja ini akan ditulis di pojok salah satu laporan yang mereka tanda tangani. Hanya saja, komandan berdada besar itu tidak akan pernah membiarkan itu terjadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jadi dia sebenarnya baik atau jahat...?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berbalik sekali lagi dan melihat ke arah kameramen yang terlihat sangat kelelahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa mereka menganggap pertempuran bersih antar Object layaknya sebuah pertandingan olahraga resmi?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun begitu, berbicara pada mereka pun tidak ada manfaatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak punya kewenangan untuk mengirim mereka kembali ke negara aman dan dia tidak bisa menerbangkan pesawat kargo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Jadi apa itu artinya bintang idol mereka masih ada di sini?” Quenser sedang membayangkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, dia luar biasa. dia mengingatkanku pada seorang idol terkenal di masa keciku. Dia memakai baju loreng bercorak pink. Dia pasti sudah siap untuk pergulatan yang memakai secangkir susu stroberi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku beripir tidak akan menjadi masalah jika aku ingin meminta tanda tangannya sekarang”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau pastinya bisa melakukan itu di sela riuhnya pesta kemenangan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, tuan putri berjalan dari salah satu sudut koridor sambil membawa kantong yang berisi beberapa ransum. Tuan putri menyadari kehadiran Quenser dan Heivia lalu menghampiri mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, apa kau dalam perjalananmu menuju Baby Magnum?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ugh, ransum-ransum itu terlihat menjijikan seperti biasanya. Hey, bagaimana kalo kita kabur jika situasinya sedikit menenang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri mengabaikan pendapat Heivia yang biasa dianggap sebagai sebuah pengkhianatan dan melihat ke arah Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Nenek bersikap aneh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tebak kau juga tidak tahu apa yang sedang terjadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri menghela nafas panjang. Dia pasti sedang cemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mungkin tidak menyadari seberapa besar masalah yang sedang dia bicarakan karena dia hanya berkata, “Semua orang menjadi sedikit gugup sebelum misi dimulai. Kali ini prajurit infanteri lebih banyak diterjunkan ke medan perang selain dari Object. Mungkin dia mencemaskan kami layaknya kami ini bagian dari keluarganya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa benar cuma itu?” kata tuan putri dengan pandangan bingung lalu dia kembali menuju ke area perawatan Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memandangi punggung tuan putri saat dia pergi, tapi kemudian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn? Hey, Quenser, kau pergi kemana? Kita akan segera berangkat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku hanya berjalan-jalan sebentar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitu. Pergilah dan dengarkan keluhan wanita tua itu sesukamu, tapi jangan lama-lama.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak selembut itu. Ini hanya karena semua pertempuran ini membuat waktuku untuk mempelajari desain Object menjadi sedikit. Aku punya sedikit waktu untuk mengunjungi area perawatan. Aku harus mengisi seluruh kepalaku dengan seluruh pengetahuan yang bisaku serap.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan banyak alasan, dasar musuh wanita. Pergi dan buat hati wanita tua itu berbunga-bunga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengabaikan ledekan Heivia, Quenser menuju ke area perawatan. Tuan putri pasti menuju ke Object-nya dengan terburu-buru karena Quenser tidak bisa menyusulnya di perjalanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aliran waktu terasa berbeda di dalam sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semuanya terlihat lebih cepat, cepat sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecepatan pergerakan benda dan manusia lebih cepat dari biasanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa kerusakan yang diterima saat bertempur dengan Wing Balancer di Semenanjung Kamchatka belum sempat diperbaiki. Dan sekarang pertempuran lainnya akan segera terjadi. Mereka ingin memperbaiki kerusakan-kerusakan itu sebisa mungkin. Pada akhirnya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kita akan melawan pengkhianat yang telah mengkhianati Kerajaan Legitimasi. Peraturan perang tidak lagi bisa daplikasikan. Kita tidak bisa menggunakan bendera putih, jadi kekalahan berarti pembantaian.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bagaikan ada sebuah tebing yang tepat berada di belakang mereka. Keinginan untuk mencurahkan segalanya bisa dipahami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nak,” panggil sebuah suara dari arah belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbalik dan menemukan seorang mekanik wanita tua sedang muncul sampil membawa sebuah kotak perkakas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini persiapan darurat sebelum peperangan. Aku tidak punya wakut untuk mengajari para amatir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau selalu memberitahuku untuk mencuri informasi sebanyak mungkin dengan menggunakan mataku. Aku datang ke sini untuk melihat seberapa banyak yang bisa aku dapatkan dalam situasi nyata seperti ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm,” kata wanita tua itu sebelum membuat gerakan yang memberi tahu Quenser untuk ikut dengannya dan mulai berjalan kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang telah dikatakan tuan putri, dia tidak bersikap cerewet. Juga, ini sepertinya bukan sekedar demam panggung sebelum pertarungan. Prajurit perawatan yang lain entah kenapa lebih bersemangat ketika mereka melakukan aktivitasi yang berhubungan dengan ledakan. Perilaku mereka menampilkan bahwa mereka seorang prajurit perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua itu tidak sedang menuju perancah besi yang bersangga di sekeliling tubuh utama Object. Malahan, dia menuju crane yang berada sedikit jauh dari Object. Tipe crane itu biasa digunakan di pelabuhan atau galangan kapal dengan tempat duduk pengendalinya yang berada sangat tinggi di udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukannya menurunkan tempat pengendalian crane itu ke tanah, keduanya malah melompat ke perancah yang berada di awang-awang yang terhubung dengan plafon di sekitar tempat pengendalian crane itu. Metode itu tidak baik untuk kesehatan jantung Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“I-ini bukan tiper crane yang biasa kita gunakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini tetap dalam format militer Kerajaan Legitimsi, tapi peralatan yang satu ini kita pinjam dari unit yang berada di Pulau Victoria. Kita kesulitan untuk membawa semua peralatan hanya dengan pesawat kargo.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu artinya beberapa kendaraan milik Batalion Pemeliharaan Mekanik 37 ditinggakan di Semenanjung Kamchatka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser memikirkan itu, wanita tua itu melempar sepasang lensa cembung ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bisa mencuri segalanya dengan matamu jika dilakukan di tempat tinggi, benar? Juga, kita tidak bisa membiarkan seseorang yang tidak mengerti pola pekerjaan di sini berkeliaran di bawah sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau memang kasar...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memasuki area tertutup itu yang ditempati sebuah tempat duduk untuk mengendalikan crane.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah area yang lega. Dia merasa 10 mobil minibus bisa muat ke dalam sini. Sebuah kursi terpasang di tengah-tengah tempat ini yang dikelilingi berbagai macam tombol dan tuas. Juga...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wow, lantainya transparan. Jika kau membawa orang yang takut ketinggian ke sini, mereka pasti akan melakukan apa saja untukmu agar bisa turun dari sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Crane seperti ini harus punya cara untuk dapat melihat situasi yang terjadi di bawahnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi apa crane ini digunakan dengan benar? Aku melihat dispenser, majalah, kantung tidur, dan berbagai barang pecah-belah di sini. Ini terlihat seperti ada seseorang yang tinggal di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti yang sudah kubilang, kita meminjamnya. Beragam peralatan yang mereka gunakan di sana tidak sepenuhnya berguna di sini. Kami rasa ini juga bisa berfungsi sebagai ruang istirahat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm,” kata Quenser sambil mengamati sekelilingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_15.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada banyak peralatan untuk menghabiskan waktu berserakan di sini. Beberapa papan permainan bertebaran di lantai. Dia melihat beberapa majalah bertema mekanik yang sama sekali tidak ia mengerti. Dia juga melihat majalah pacuan kuda yang menunjukan cara untuk membeli kupon secara online. Tempat itu punya banyak barang menarik. Di tengah tengah semua itu, terdapat satu buah foto yang dibingkai. Itu memperlihatkan wanita muda yang tidak selamanya muda dengan rambut panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengambilnya dan bertanya pada wanita tua itu, “Siapa dia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu aku&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hehh. Apa ini anakmu? Atau cucumu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“!!!???”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dengan cepat melihat gambar digital itu lagi dan membandingkannya dengan data visual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...A-apa kau punya kemampuan untuk berubah menjadi muda saat malam bulan purnama?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bodoh. Ini diambil dulu sekali. Kau bisa mengenalinya dengan bentuk perkotaan yang ada di latarnya. Pemandangan seperti itu tidak lagi ada di Kepulauan Jepang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh...?” Quenser terdiam di tempat. “Kepulauan Jepang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu mendecakan lidahnya karena pertanyaan itu. Sepertinya dia menyesal karena tak sengaja mengatakan hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya dia mengehela nafas dan berkata, “Aku imigran dari Korporasi Kapitalis. Kau bisa mengatakan kalau aku seorang pengungsi”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, Kepulauan Jepang adalah teritorial Korporasi Kapitalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat itu sebenarnya dibagi menjadi timur dan barat. Bagian barat dari kepulauan itu dikontrol oleh kekuatan yang menginginkan kembalinya sistem Imperialisme dan benar-benar melakukan pemisahan diri dengan Oganisasi Iman. Organisasi Iman dan Kerajaan Legitimasi berseteru tentang siapa yang akan menaungi sistem Imperialisme itu. Juga, sisi Korporasi Kapitalis selalu mengubah posisi mereka setiap kali sesuatu telah terjadi untuk kemajuan infrastruktur informasi mereka dan mereka mulai mengubahnya menjadi seperti sistem yang mirip dengan gaya Aliansi Informasi. Semua hal itu sangatlah rawan dan bisa menyebabkan situasi berbahaya. Namun, Kepulauan Jepang secara resmi berada di bawah naungan Korporasi Kapitalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi seperti yang bisa kau lihat, aku bukan sepenuhnya orang Asia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, mereka membiarkan banyak imigran masuk untuk mengatasi masalah rendahnya angka kelahiran dan memanjangkan taraf populasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dalam sejarah, itulah yang membantu penyebaran informasi teknologi tentang  Object ke kancah dunia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi apa maksudnya dengan pengungsi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu karena anak perempuanku dan suaminya.” Quenser sudah mengira dia akan menolak untuk memberitahunya, tapi dia malah menjelaskannya secara gamblang. “Mereka bekerja di bidang sosial, mereka bekerja untuk menciptakan teknologi pertanian pada area yang kekurangan makanan. Mereka mensosialisaikan pekerjaan mereka dengan slogan ‘Kita bisa menyelamatkan orang yang kekurangan makanan dengan mengurangi konsumsi bento yang kita beli dari toko’. Itulah yang membuat kita menjadi pengungsi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa? Tidak ada yang salah dengan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, tentu ada. Korporasi Kapitalis adalah kekuatan dunia yang menggunakan ekonomi negara untuk mengatur pemerintahan dan peperangan. Sebuah serikat pertokoan raksasa menjadi marah. Mereka menganggapnya sebagai ancaman teroris karena bisa mengakibatkan kerugian ekonomi negara dengan slogannya. Anak perempuanku dan suaminya hampir saja ditembak oleh unit polisi anti terorisme.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Wow.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak punya pilihan lain selain pindah ke tempat dimana Korporasi Kapitalis tidak bisa mengincar kita. Walau begitu, Kerajaan Legitimasi adalah sebuah tempat indah yang mementingkan garis keturunan. Imigran yang tidak memiliki darah ningrat sangat tidak diuntungkan disektor mana pun. Untuk hidup dengan makmur, kau harus memiliki keahlian tertentu yang bisa mengatasi ketidak untunganmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia bilang tidak menyesal karena meninggalkan Korporasi Kapitalis atau Kepulauan Jepang, dia pasti sedang berbohong. Raut wajahnya menunjukannya dengan jelas. Tetap saja, dia telah mengabaikan semua itu untuk melindungi keluarganya. Mungkin saja jalan hidupnya dipenuhi dengan berbagai macam pertempuran hebat yang akan segera dia hadapi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi sekarang dimana anakmu dan suaminya itu berada? Di distrik Britania Raya Selatan kah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Di kota imigran di penghujung timur kota Victoria.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tempat itu sekarang ini berada tepat di tengah medan pertempuran, Quenser menyesal karena menanyakan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu pasti alasan kenapa wanita tua itu bertingkah aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Saat pertempuran dengan Water Strider dan Rush sedang berlangsung, kota itu dievakuasi ke Eropa sementara. Mereka baru saja kembali karena situasinya mulai mereda.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak ingin menanyakannya, tapi sudah seberapa jauh evakuasinya berlangsung?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang ini, bahkan staf CS yang ada di zona perawatan ini tidak sempat untuk meninggalkan tempat ini. Apa kau berpikir kita punya cukup waktu untuk mengevakuasi seluruh kota?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tertegun saat melihat gas spesial yang digunakan oleh meriam plasma berstabiltas rendah sedang dimuat ke dalam meriam utama, tapi dia menjadi terlalu bersemangat dan tidak memasukkan informasi penting apapun ke dalam kepalanya. Berpikir bahwa pelajarannya hari ini tidak berjalan dengan baik, Quenser meninggalkan area perawatan dan menemui Heivia yang baru saja selesai membersihkan laras senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser, sudahkah kau membuat wanita tua itu jatuh hati padamu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya nenek tua itu telah menjalani kehidupan yang keras. Tapi melihat obsesi Froleytia dengan Jepang, matanya pasti berbinar-binar karena terpukau ketika mendengar ceritanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia terlihat bingung, tapi sudah tidak ada waktu lagi untuk menjelaskannya. Dia dan Quenser tidak punya waktu lagi untuk bersantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah menggunakan pesawat kargo untuk menuju lokasi yang diperkirakan akan dilalui oleh Indigo Plasma, jadi musuh pasti akan segera muncul. Bersantai-santai akan membuat mereka merugi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika mereka meninggalkan barak yang tersusun dari kendaraan besar, seorang letnan paruh baya sedang mengalokasikan pasukan. Mereka dipecah menjadi beberapa tim ketika mereka dinaikan ke kendaraan yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tim A sampai D akan menggunakan helikopter, dan tim E sampai H akan menggunakan truk! Tim I, kalian akan melakukan misi pengintaian, jadi kalian akan menggunakan snowmobile! Sebelum berangkat, pastikan rantainya tidak bersuara sedikit pun ketika sedang berjalan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, tuhan. Kita akan berdesakan di dalam truk. Pilihan yang paling tidak mengenakan. Mereka akan memperlakukan kita layaknya kentang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita sedang bertarung melawan sebuah Object yang dilengkapi ratusan laser anti udara, jadi truk adalah kendaraan yang lebih baik daripada helikopter.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar. Dan mereka terbang terlalu rendah sampai-sampai parasut jadi tidak berguna.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku mendengar rumor bahwa mereka mengembangkan alat yang bisa memperlambat gaya jatuhmu dengan menghembuskan tekanan udara. Jika itu benar, apa kau sudah mengetahuinya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Letnan paruh baya itu meneriaki mereka karena mengobrol, jadi Quenser dan Heivia segera berlari dan menaiki bagian belakang truk militer untuk menuju Area F. Lebih dari 20 prajurit memanjat papan truk tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, pria yang di sana membawa kartu poker. Ayo main poker untuk menghabiskan waktu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tertarik untuk bermain jika tidak ada yang dipertaruhkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kau payah dalam poker,” ledek Heivia sebelum bergabung untuk bermain poker.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melamun ketika melihat dataran bersalju dari celah yang ada di bagian belakang truk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika aku harus menghadapi banyaknya guncangan di truk ini, kurasa aku akan mabuk kendaraan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cukup. Aku tidak peduli apapun situasinya. Lanjutkan misi seperti yang telah diperintahkan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua puluh menit kemudian, para prajurit mulai muntah-muntah karena mabuk kendaraan. Tanggapan yang mereka dapat dari Froleytia tidak lebih dari yang telah diperkirakan Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Sialan. Aku tidak ingin diingatkan lagi seberapa sadis komandan berdada besar kita itu,” kata Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Salahmu sendiri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan merasa tidak bersalah. Jika kau tahu ini akan terjadi, kau seharusnya memperingatkan kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak berhak untuk mengatur bagaimana orang menghabiskan waktu mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hampir setengah dari mereka keluar dari truk militer yang berhenti karena mabuk kendaraan. Mereka yang tidak begabung dalam permainan kartu dan mereka yang memiliki fisik tangguh tidak mengalami apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengeluarkan peledak Hand Axe dari tasnya dan berkata, “Aku akan memasang peledak di sepanjang jalan ini. Pastikan kalian ambil nafas dalam sambil tetap terus terjaga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para petinggi sepertinya telah menuai pelajaran dari Semenanjung Kamchatka karena jangkauan radio yang terus menjadi masalah selama ini telah diperkuat. Itu membuat Quenser bisa mengkover area yang luas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memasang peledak di sepanjang jalan setapak yang terus menurun ke hamparan salju putih. Jalan itu tidak di semen. Jalan itu hanya terdiri dari tanah padat yang keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hamparan area yang tidak ada apa-apanya seperti itu, orang cenderung mengikuti jalan setapak yang sudah ada. Pohon tumbang dan batuan tajam adalah duri yang bisa meledakan ban, dan roda bisa terjebak ke dalam tanah berlumpur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di area Arktik yang membeku yang tidak ada apa-apanya sejauh mata memandang, bahaya dari hal-hal tersebut sangat tidak bisa dibayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau cerdas, apa yang akan kau lakukan jika mereka mengacaukan sinyalnya, membuat semua ini sia-sia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tujuan dari bom ini bukan untuk meledakan targetnya,” balas Quenser. “Tipuan ini digunakan untuk mengekang pikiran mereka dengan memikirkan dimana peledak-peledak ini diledakan. Semakin takut mereka terhadap bom ini, semakin sedikit keleluasaan gerak mereka. Saat itu terjadi, kita tinggal menyerang terlebih dahulu. Kita hanya perlu menutup pergerakan mereka. Sejak awal, pertempuran ini akan diselesaikan oleh tuan putri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitu. Ugh... Sial. Mungkin aku akan merasa lebih baik jika sudah muntah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia merangkak sambil mengerang, tapi Quenser mengabaikannya dan kembali bekerja. Dia menancapkan pemicu elektrik pada Hand Axe dan menguburnya di jalan setapak itu. Hal ini dilakukan untuk menakuti unit infanteri 24 dan menawan mereka untuk memastikan bahwa ini medan perang yang bersih, itulah kenapa akan sangat efektif jika menutupi bom ini dengan tanah dan salju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Medan perang yang  bersih, hm? Itu adalah perkataan orang yang memiliki semua kekuatan. Belum lama ini kita telah bertempur melawan Object.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa mood-mu buruk karena kau ingin muntah? Waktu terus berubah setiap detik. Aku dengar evakuasi penduduk telah dilakukan dan memindahkan mereka ke kota apartemen di timur.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa akan baik-baik saja? Pernah ada rumor yang mengatakan bahwa ada prajurit yang ditinggalkan ketika Korporasi Kapitalis dan Aliansi Informasi melarikan diri dari kawasan Alaska dan mereka berakhir dengan membuat iglo di padang salju... Ugh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka menyiapkan ini bukanlah untuk menghabisi pasukan garis depan. Jika mereka melihat tanda-tanda adanya prajurit infanteri musuh yang datang untuk menyerang zona perawatan, kendaraan musuh yang akan melalui jalan ini akan diledakan atau terhenti. Dengan celah waktu yang mereka buat, mereka bisa meningkatkan pertahanan hingga jauh lebih kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo. Kita masih harus memasangnya di jalur lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana jika 24 ketakutan dan memilih untuk tidak melalui jalanan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada pohon tumbang, bebatuan tajam, lubang yang tertutup salju, dan tanah berlumpur. Kita hanya tinggal berharap mereka terperangkap jebakan alam itu. Juga, mereka tidak tahu pola apa yang kita pakai dalam memasang bom-bom ini. Entah jalan mana yang mereka lalui, mereka pasti ketakutan, dan itu akan memperlambat mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok mabuk kendaraan itu ogah-ogahan untuk kembali menaiki truk militer, tapi mereka dipaksa naik. Quenser dan lainnya sekali lagi menuju jalanan yang tidak beraspal. Setiap kali mereka berhenti di perempatan yang menghubungkan ke berbagai jalan lain, mereka akan memasang peledak di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu tuan putri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia memandang ke kejauhan. Quenser melihat ke arah yang sama dan melihat benda sepanjang 50+ meter menuju ke arah mereka. Benda itu telah dipaksa untuk melakukan pertempuran sengit dengan Wing Balancer di Semenanjung Kamchatka, tapi perbaikannya telah diselesaikan dengan sempurna. Dia terlihat seperti baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan lainnya melambai padanya dan tuan putri pasti melihat mereka melalui kameranya karena dia juga membalas lambaian mereka dengan meriam utamanya. Dia sedang menuju ke pantai untuk menunggu Indigo Plasma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menurunkan tangannya dan berkata, “Dimana Object yang lain. Jika aku ingat lagi, Snow Quake akan menyerang pengkhianat itu dari darat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat ke arah yang ditunjuk Heivia dan melihat benda raksasa bergerak lewat di dataran yang lebih tinggi dari jarak beberapa kilometer. Tak banyak yang bisa dilakukan benda sebesar itu untuk bersembunyi, tapi sepertinya dia memikirkan untuk bersembunyi dari pandangan musuh ketika bergerak. Prajurit biasa bisa terbunuh hanya dengan satu peluru darinya, Quenser merasa iri dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Active Sledge sepertinya akan datang dari jalur laut yang diperkirakan akan dilewati Indigo Plasma. Aku tidak melihat adanya kemungkinan situasi seperti ini akan menjadi buruk&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita telah memasang semua peledaknya, jadi sekarang apa yang akan kita lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita bergabung dengan Tim A sampai D. Yang berarti kita akan mengeliminansi prajurit infanteri 24 yang bersembunyi di sekitar Indigo Plasma yang ingin menyabotase kita. Itu akan menjadi medan baku tembak yang seru yang dipenuhi dengan lumpur dan tanah becek.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu, aku punya permintaan agar seseorang memberiku sebuah senjata. Aku seorang pelajar; aku tidak punya apapun sebagai alat perlindungan diri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, itulah aku, seorang analis radar. Radar! Apa kau lihat ada radar di sekitar sini!? Dan sekarang komandan berdada besar kita itu pastinya sedang mendapat kiriman pizza sekarang ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia terus mengeluh sambil tetap bergerak. Mereka hanya berada beberapa kilometer dari garis depan di bibir pantai. Saat sudah dekat dengan garis depan, itu akan menjadi berbahaya jika menggunakan truk yang terlihat sebagai benda metal raksasa di radar. Lebih dari 20 prajurit di Tim F terbagi menjadi kelompok yang berisi 2-4 orang dan menuju ke pantai satu persatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, kenapa kelompok kita yang pertama pergi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Anggap saja mereka menganggap kita dapat diandalkan. Mereka yang datang setelah kita adalah para pengecut.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan itu sekali lagi membuatku ingin memegangg senjata. Jika saja aku punya dua pistol, aku tebak aku bisa menembaki semua prajurit musuh di jangkauan 360 derajat di sekelilingku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, Heivia,” kata Froleytia dari radio. “Hentikan omong-kosong itu dan cepat pergi. Tim B telah menemukan lokasi prajurit infanteri 24.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kenapa radio kita memiliki mode dua arah yang menyala!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat menyadari itu, Quenser dan Heivia meringis. Itu artinya Froleytia bisa mendengar semua keluhan mereka. Nada suaranya terlihat lebih sadis dari biasanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tim B mengalami sedikit kesulitan, jadi pergi bantu mereka dan buat tali persahabatan di medan perang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Merepotkan sekali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Beritahu para karakter sampingan itu untuk tidak mati sebelum pemeran utamanya datang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara gemuruh kecil terdengar di seluruh penjuru Pulau Victoria yang bersalju. Baby Magnum sepertinya telah mulai bertarung dengan Indigo Plasma di tepi pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser. Tidak lama lagi pertempuran ini akan selesai. Jadi bukankah ini sebuah ide bagus kalau kita menggali lubang di suatu tempat di sekitar sini dan bersembunyi sampai semuanya berakhir?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setelah itu, Froleytia akan menghajarmu habis-habisan, jadi aku tidak suka mengatakan bahwa itu rencana bagus.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat sebelum mereka melewati puncak bukit kecil, Quenser dan Heivia perlahan merunduk di tanah. Pantainya tepat berada di depan merka. Sekitar 300 meter ke bawah adalah tanah landai yang tertutup laut putih yang membeku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di pantai itu, mereka melihat...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu mereka. Sepertinya 20 orang kita melawan 20 musuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tembakan Object hampir menutupinya, tapi Heivia sedang melihat baku tembak. Helikopter Tim B pasti sudah ditembak jatuh sebelum sempat mendarat, karena mereka memegang senapan sambil bersembunyi di balik beberapa helikopter yang terbaring di sisi mereka. Para prajurit dari 24 menggunakan kendaraan 4WD dan kendaraan lapis baja sebagai tempat perlindungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seragam ‘infanteri’ 24 berbeda dari seragam militer standar Kerajaan Legitimasi. Mereka mengenakan topeng berbentuk seperti gurita dan baju pendek tapi lebar yang membuat bentuk tubuh mereka tidak jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser menonton baku tembak itu dari atas layaknya wasit pertandingan tenis, dia berkata. “Apa itu? Powered Suit?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika begitu, mereka tidak akan berlindung. Mereka akan langsung menerjang Tim B. Pasti itu hanya sejenis baju pelindung.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Mereka tidak akan menggunakan zat atau asap beracun, iya ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pakaian itu tidak terlihat cukup kedap udara untuk hal itu. Mungkin itu digunakan untuk menembakan flamethrower. Mereka terlihat seperti pemadam kebakaran.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat tabung gas besar di punggung mereka. Sebuah kaleng terpasang di bagian belakang senapan besarnya. Jika itu bukan berisi oksigen, mungkin isinya semacam zat naphtha untuk flamethrower. Quenser tidak ingin memikirkannya, tapi mungkin saja larasnya dua kali lebih besar layaknya mulut pipa flamethrower itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengatur posisi senapannya sambil terbaring di tanah, dia mengganti ke mode sensor yang digunakan untuk menembak jitu dari jarak menengah, dan itu dilengkapi dengan peredam seukuran botol 500 ml.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waktunya bekerja. Ayo bekerja keras agar nanti kita mendapat perlakuan baik dari komandan berdada besar kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak ada yang bisa aku lakukan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gunakan teropongmu untuk memastikan targetku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau sepertinya tidak terganggu dengan fakta bahwa ini pertempuran antar sesama Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini pertempuran antara musuh dan rekan kita. Aku tidak bisa berkata apa-apa, tapi aku sama sekali tidak merasa simpati pada mereka. Ini sama halnya saat kita melawan Flide.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita pastinya sudah bertambah kuat. Aku rindu saat-saat kau gemetaran ketika melihat melalui pembidik itu di Alaska.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengabaikannya dan menarik pelatuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Barikade batalion 24 adalah kendaraan yang berjejer sepanjang bibir pantai, jadi itu berfungsi sebagai tameng bagi prajurit yang ada di belakangnya. Tapi tidak berdampak pada tembakan sniper Heivia dari atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara desisan dari tembakan, satu dari prajurit yang memakai pakaian pelindung itu dilumpuhkan ketika dia bersembunyi di kendaraan lapis baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa-apaan ini?” Heivia mengernyit dan melihat ke laras senapannya. “Ini hanya sampah murahan. Ini membiarkan banyak suara bocor.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan balik segera datang setelah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara berisik dari letupan tembakan terdengar. Quenser dan Heivia dengan panik berguling ke belakang untuk menggunakan bukit sebagai pelindung. 24 mengeteahui keberadaan mereka. Namun, jika keluar dari jarak tembak Heivia dengan bergerak ke sisi lain kendaraan yang mereka gunakan sebagai pelindung, mereka akan membiarkan tubuh mereka terkena tembakan dari Tim B.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah salah satu contoh tembakan silang yang sterotip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena sudah tidak punya tempat untuk berlindung, para prajurit dari 24 dengan cepat menenggelamkan tubuh mereka ke dalam salju. Karena Heivia terus menembaki mereka, membutuhkan waktu kurang dari 5 menit untuk menekan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melepaskan peredam dari laras senapannya dan berkata, “Pemojokkan berhasil. Aku akan menghargai mereka karena tidak ada satu orang pun yang mengangkat tangan untuk menyerah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo periksa radio mereka. Mereka menggunakan tipe yang sama seperti kita, jadi kita bisa menginterfensi transmisi mereka jika kita mengetahui frekuensi dan metode enkripsi yang mereka pakai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Menggali tumpukan mayat mereka tepat setelah baku tembak? Kau juga telah banyak berubah”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil terus mencari sniper yang tersisa, Quenser dan Heivia menuju ke bawah, ke lokasi Tim B. Mereka menggeledah prajurit 24 yang telah terbunuh dan kendaraan yang digunakan sebagai pelindung. Namun mereka tidak bisa mendapatkan apa yang mereka butuhkan untuk menginterfensi transmisi musuh. Radionya dikunci oleh sebuah sandi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tabung gas lonjong itu masih menggangguku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat ke tabung gas yang ada di punggung prajurit infanteri 24. Selangnya terhubung dengan senjata mereka dan laras senjatanya dua kali lebih besar seperti mulut pipanya. Itu memang terlihat seperti salah satu jenis flamethrower.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada beberapa tangki yang cukup mirip di kendaraan itu. Dan itu tidak hanya untuk mengisi ulang tabung milik prajurit. Ada kubah di atapnya seperti kendaraan barakuda yang digunakan untuk mengontrol kerusuhan. Kendaraan ini jelas dibuat itu menyemprotkan sesuatu yang ada di dalam sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kenapa?” Quenser mengernyit. “Ini tidak ada pengaruhnya ketika melawan Object yang bisa menahan ledakan nuklir. Apa mereka mencoba menyerang langsung zona perawatan kita?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana aku bisa tahu? Teknisnya, kita bahkan belum yakin kalau ini benar-benar flamethrower.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara erangan hebat terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_16.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Baby Magnum, Snow Quake, dan Indigo Plasma terus bertarung, mereka perlahan bergerak mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indigo Plasma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti namanya, itu Object Generasi Kedua yang telah dikembangkan semaksimal mungkin untuk memaksimalkan  kekuatan meriam plasma berstabilitas rendah. 100+ senjatanya memang sebuah ancaman, tapi meriam utama yang menonjol ke luar secara berdampingan di bagian depan Object adalah karakteristik utama mesin itu. Sesuatu seperti tangki cadangan untuk memasok gas spesial yang dibutuhkan berjejer di sampingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat pendorongnya menggunakan listrik statis yang sama seperti tuan putri. Itu menggunakan dua bagian seperti papan ski di bagian depan dan lima di belakang agar bisa menggelincir di atas tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun ada perbedaan kecepatan yang sangat jauh. Bahkan walau dikepung oleh Baby Magnum dan Snow Quake, Indigo Plasma terlihat seperti menari-nari  di antara kedua Object itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa-apaan itu? Tenaga outputnya pastinya sangatlah besar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu menggunakan listrik statis untuk membuatnya tetap mengapung layaknya milik tuan putri, tapi itu menggunakan metode yang berbeda untuk meledakan udara dan mendorongnya ke depan. Itu menggunakan teknologi plasma berstabilitas rendah,” kata Quenser sambil memeriksa peralatan genggamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indigo Plasma adalah Object Kerajaan Legitimasi. Desain dasarnya disimpan di dalam database.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengernyit dan berkata, “Jika itu sangat berpengaruh, aku harap mereka akan membolehkan tuan putri memakainya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu memberikan kecepatan yang luar biasa, tapi itu membuat masalah dengan menimbulkan panas. Pada dasarnya, itu menghasilkan terlalu banyak panas. Indigo Plasma sepertinya mengatasi hal itu dengan semacam kontrol elektronik, tapi biasanya itu akan membuat bagian bawah Object meleleh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Tunggu, aku pikir dia terspesialisasi agar bisa bekerja dengan prajurit infanteri. Sepertinya itu menghembuskan angin beliung yang sangat kuat. Para prajurit itu akan terlumat habis karenanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bisa sangat tenang karena mereka memiliki dua Object di sisi mereka. Indigo Plasma memang kuat. Tuan putri tidak bisa menyamainya dalam kecepatan. Namun Indigo Plasma tidak akan bisa bertarung lagi kecuali dia tetap menjaga kecepatan tingginya secara konstan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terus bergerak dengan kecepatan sangat tinggi bisa membuat Elite yang mempiloti Object menderita. Berbeda dari pengecualian khusus yang jarang seperti Rush Aliansi Informasi, senjata monster itu dikendalikan oleh manusia. Jika pilotnya kecapean karena kelelahan fisik, pergerakan Object akan tumpul. Saat pergerakan Indigo Plasma berada di bawah level yang dianggap cukup, tuan putri dan Snow Quake tidak akan ragu untuk menghancurkan si pengkhianat dengan meriam utama mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quensr dan Heivia berpikiran seperti itu, mereka mendengar bunyi ‘beep’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Belum sempat mereka memeriksa dari mana asalnya, mereka mendengar suara seperti katup gas yang dibuka. Suaranya sepertinya berasal dari sekeliling mereka dan sebuah bau aneh menusuk hidung mereka. Baunya seperti plastik yang terbakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uhuk uhuk!? Hey, Quenser, apa ini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial, ini dari mayat prajurit infanteri 24!! Sesuatu keluar dari laras yang merupakan moncong dari tabung gas itu! Dan juga dari kendaraan di sana!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana bisa!? Mayat tidak bisa mengoperasikan katupnya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana aku bisa tahu!? Mungkin seseorang membukanya melalui remote control!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Udara yang mengambang di kaki Quenser layaknya sebuah campuran air gula. Sepertinya itu jenis gas yang tidak berwarna dan transparan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek, apa ini sejenis senjata kimia!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika mereka menggunakan sejenis gas spesial, hanya secuil dari itu sudah cukup untuk membunuh kita sebanyak sepuluh kali! Ini berbeda! Ini kelihatannya lebih berat dari udara, jadi ayo lari ke bukit yang ada di sana!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar perkataan Quenser, Heivia mengisyaratkan prajurit lainnya untuk naik ke atas bukit. Lalu kedua laki-laki itu mulai berlari. 40+ prajurit dari Tim B dan F mengikuti mereka. Mereka berjarak sekitar 300 meter dari bukit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggeram saat dia mencoba menghilangkan bau apek dari seragamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tidak mungkin...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabung gas itu tidak berisi gas beracun atau gas mudah terbakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indigo Plasma menggunakan plasma berstabilitas rendah untuk meriam utamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata itu menggunakan energi listrik yang sangat besar yang diproduksi reaktornya untuk membuat zat berwujud plasma yang terbentuk dari gas spesial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kau pasti bercanda!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena perbedaan kekuatan otot, Hevia yang paling pertama sampai ke atas bukit. Dia berbalik dan melihat Quenser dengan ekspresi lega sambil menghela nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendorong laki-laki itu ke bawah dengan sekuat tenaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu Quenser melompat ke sisi lain bukit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gwah!? Brengsek, apa yang—!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Menunduk!!” Quenser berteriak ke prajurit lainnya sambil tidak mengindahkan omelan Heivia. “Pasukan infanteri 24 menyebarkan gas spesial untuk meriam plasma berstabilitas rendah!! Itu akan meledak tepat ketika Object itu menembakkan meriamnya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu meriam Indigo Plasma bergerak sedikit saat dia bertarung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah salah satu meriam terkecil yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu hanya sering digunakan sebagai pengalihan di tengah-tengah pertempuran utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlepas dari semua itu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah ledakan dan tembakan cahaya melesat di sepanjang bibir pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika plasma berstabilitas rendah itu mengenainya, seluruh area tempat gas itu disemprotkan meledak secara bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa jangkauannya 100 meter? 200 meter? 300 meter?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak yakin seberapa jauh ledakan itu menyebar. Dia memiliki masalah yang lebih serius. Getaran rasa sakit menusuk bola mata dan gendang telinganya secara terus menerus. Lengan dan kakinya mengejang, yang bahkan mencegahnya untuk menggeliat. Punggungnya melengkung dengan sendirinya dan dia membutuhkan waktu untuk menemukan cara bagaimana membalikannya lagi. Dia bahkan sudah tidak mengenali lagi yang mana yang mengarah ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan itu berubah menjadi hal yang sangat buruk. Karena hembusan angin, gas spesial itu telah menutupi area yang luas. Itu pasti komposisi yang pas untuk menciptakan sebuah ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kh…hah…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa berbicara dengan benar. Tenggorokannya telah kering.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memaksa tenggorokannya untuk bergerak dan akhirnya berhasil menghirup sejumlah udara. Dia melihat ke sekeliling. Salju di atas puncak bukit telah diterbangkan dan tanah yang ada di bawahnya sedikit meleleh. Dia tidak bisa membayangkan apa yang terjadi di sisi lain bukit. Energi yang tercipta di sana pasti cukup besar untuk mengubah tanah dan pasir menjadi material lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia. Hey, Heivia. Apa kau masih hidup?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Demi tuhan. Aku rasa Elite itu adalah tipe orang yang mengubah daging menjadi hitam gosong ketika memanggang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolong jangan berbicara tentang makanan saat kita tidak punya yang lain selain ransum hambar itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan komentar kesal itu, Quenser menggenggam tangan Heivia dan membantunya berdiri. Belum ada prajurit lain dari Tim B atau F yang sudah berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan katakan kalau mereka semua terbantai...” gumam Quenser seenaknya, tapi Heivia mendekati salah satu prajurit yang tumbang dan memeriksa kondisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia dihabosi oleh panas. Guncangan itu pasti membuatnya pingsan. Dia terlihat sedikit terbakar, tapi ini tidak akan meninggalkan bekas luka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, bisakah melakukan pertolongan pertama? Aku akan menghubungi tuan putri. Jika aku tidak memberitahunya mengenai peranan prajurit infanteri 24, dia bisa terkena plasma berstabilitas rendah dari titik butanya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, dia mengincar tuan putri!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku yakin itulah kegunaan peralatan ini. Indigo Plasma mengalihkan perhatian musuh ketika prajurit infanteri menyebarkan gas spesialnya. Saat gas di suatu area telah mencapai konsentrasi tertentu, itu bisa diledakan seperti bom tidak terlihat dan menunjukkan taringnya untuk melawan Object dari arah yang tidak terduga. Itulah peranan prajurit infanteri 24!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama, ledakan besar yang lain terjadi di bawah bukit. Kilatan cahaya dan suara ledakan tercipta, Quenser dan Heivia terjatuh karena guncangan yang menyapu tanah. Mereka memiliki bukit yang bertindak sebagai dinding dan berada cukup jauh dari Object. Terlepas dari semua itu, guncangan itu tidak lebih hanyalah efek sampingan tapi dapat meremas dan menyakiti tubuh Quenser dan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial... Apa kita terlambat!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berdiri dengan kaki bergetar dan menuju puncak bukit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah area luas seluas beberapa meter persegi telah hancur lebur di sisi lain bukit itu. Area itu menyala keoranyean. Saat mendingin, tanah itu berubah menjadi seperti gelas. Berjalan di area itu adalah salah satu jalan terbaik untuk membakar tubuh seseorang hingga mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser masih berdiri dan melihat melalui teropongnya. Beberapa kilometer di depan, tiga Object sedang bertarung. Kawah oranye yang serupa tercipta di bawah Snow Quake. Kerusakan hebat pasti tercipta di alat pendorong Snow Quake karena pergerakannya terhenti. Dua meriam utama Indigo Plasma mengincarnya dengan akurat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum menghantam sisi Snow Quake.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat penghasil listrik statis Snow Quake yang membuatnya tetap mengambang pasti berfungsi karena massa seberat 200,000 ton itu menggelincir dengan mulus. Pergerakan dinamik itu hampir terlihat lucu karena terlihat seberti bola biliar raksasa yang saling bertubrukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam utama Indigo Plasma bergerak sedikit dalam sekejap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tidak bagus…!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat setelah Quenser mengalihkan matanya dari teropong dengan panik, kilatan cahaya menusuk retinanya. Karena telah mengambil tindakan menghindar dengan cepat, Baby Magnum hanya tergores sedikit. Beberapa dari armornya terlepas dan satu dari tujuh meriam utamanya meleleh seperti kristal gula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan!! Kenapa dia sangat baik hati!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggunakan kedua tangannya untuk melindungi mukanya dari guncangan yang datang sedikit terlambat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibandingkan dengan ledakan sebelumnya, itu belum ada apa-apanya. Dia tidak terjatuh dari kakinya. Ada perbedaan kekuatan guncangan dan panas dari sebuah ledakan yang menyebar ke seluruh arah dengan yang terfokus dan terarahkan oleh meriam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kombo spesial Indigo Plasma telah gagal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu Baby Magnum dan Snow Quake tidak akan duduk saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indigo Plasma dengan panik kembali melanjutkan pergerakan cepatnya, tapi dia menerima tembakan dari dua meriam utama Object lainnya. Dia hampir saja terkena di bagian tengah reaktor, tapi sebagian besar sisi samping tubuh utamanya terkelupas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa mereka akan berhasil melakukannya...?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kerusakan parah pada alat pendorong Snow Quake memang menjadi masalah, tapi Active Sledge datang dari laut untuk memberi bantuan. Kedua Object itu menggunakan semua meriam yang terpasang padanya dan tuan putri mulai berada di atas angin. Sebentar lagi Indigo Plasma akan dihancurkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau begitulah pemikiran Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia mendengar kata-kata yang sangat tidak terduga dari radionya yang berasal dari operator di base.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Active Sledge telah dihancurkan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ulangi, Active Sledge  telah menerima kerusakan parah dan tenggelam!! Elite-nya telah dipastikan berhasil keluar. Object itu tidak bisa lagi melanjutkan pertarungan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana bisa!?” teriak Quenser sambil menggenggam radionya. “Seharusnya Indigo Plasma adalah satu-satunya Object milik 24!! Jadi bagaimana Active Sledge bisa tenggelam!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tahu. Tiba-tiba saja dia meledak. Sekarang ini kami berbicara sambil memeriksa gambar satelit!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke,” umpat Quenser sambil mengeluarkan peralatan genggamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga bisa melihat peta GPS. Dia mengunduh data di area perairan yang dilewati Active Sledge. Sudah meyakinkan bahwa Object sekutu itu telah menghilang. Dia telah tenggelam ke dasar lautan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang &#039;&#039;bisa&#039;&#039; Quenser lihat adalah sesuatu yang tidak bisa dia mengerti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat 6 benda raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai ganti dari Active Sledge, enam benda sebesar Active Sledge bisa terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah benda yang telah meledakkan Object sekutu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quener tak bisa mempercayainya, tapi itu bisa saja...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa keenam benda itu...Object...? Quenser tersentak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia mendengar  operator itu berbicara di radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita telah mencari jejak yang tersisa dan memeriksanya. Mereka datang dari laut. Mereka muncul dari dalam laut!! Sinyal radar di perairan telah dilemahkan oleh es yang tebal, jadi sangat sulit untuk mencapai perairan di bawahnya. Satelit dan radar kesulitan untuk fokus ketika berusaha menarget sebuah Object di lautan. Kita seharusnya sudah berjaga untuk menghadapi kapal selam dari laut!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dari dalam laut?” Heivia menanggapinya layaknya dia baru saja mendengar candaan garing. “Apa maksudmu itu datang dari dalam laut!? Apa Object itu terinspirasi dari Orka atau Lumba-lumba!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil berdiri di puncak bukit, Quenser melihat kejauhan dengan tatapan hampa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa melihat sesuatu yang besar datang dari garis cakrawala yang berwarna putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bisa melihatnya!? Mereka benar-benar Object. 24 benar-benar memiliki 6 Object lagi sebagai tambahan dari Indigo Plasma!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keseluruhan siluetnya mirip dengan Indigo Plasma. Dua meriam utamanya telah dikurangi menjadi satu dan 5 bagian seperti papan ski di bagian belakang telah dikurangi menjadi dua, tapi desain dasarnya tetap sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah Object tetaplah sebuah Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang bisa menghentikan penerjangan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Enam Object itu dengan sangat kuat memecah es yang menutupi permukaan lautan dan bergerak lurus ke Pulau Victoria. Mereka memiliki pengambang berbentuk segitiga sama kaki yang bergerak mengambang sepanjang lautan, tapi mereka secara otomatis terlepas ketika mereka mencapai pantai. Dengan suara metalik keras, 6 Object itu terpisah dari pengambangnya dan bergerak dengan mulus ke daratan dan menuju ke garis depan medan peperangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan lainnya tidak melakukan apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang bisa mereka lakukan walau mereka berharap untuk melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Object itu datang, Quenser melompat ke samping. Dia tertelungkup di tanah datar dan meletakan tangannya di atas kepalanya. Mesin sepanjang 50+ meter itu lewat cukup dekat denganya. Bahkan mereka tidak mengindahkan Quenser sedetik pun&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia? Hey, kau kenapa? Sadarkan dirimu!!” teriak Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia masih tergeletak di tanah, tidak mau berdiri. Tangan dan kakinya gemetar hebat. Enam Object baru telah bergabung dalam pertempuran. Heivia berada dalam keadaan syok karena perkembangan baru ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan ketika dia mengguncang pundak Heivia, mental Quenser berada di ambang batasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mengerti apa yang sedang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak tahu kesalahan apa yang mereka perbuat hingga terjebak dalam situasi ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mulai kesulitan untuk bernafas dan merasa koneksi antar pikiran di kepalanya mulai terputus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketujuh Object dari Batalion Pemeliharaan Mekanik 24 mengambil tindakan untuk mengakhiri pertempuran sebelum ada orang yang sempat berpikir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, mereka menghajar Snow Quake yang pergerakannya telah terhenti karena kerusakan alat pendorong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang dia telah terisolasi karena kehilangan dua Object sekutunya, Baby Magnum diserang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan walau memiliki kekuatan sebuah Object, tetap saja dia tidak tertolong ketika ditinggal sendirian seperi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam plasma berstabilitas rendah menembak dari berbagai arah dengan interval tetap dan mengupas armor tuan putri selapis demi selapis. Dia kehilangan seluruh kemampuannya dalam kurun waktu kurang dari 60 detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini gila…)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Quenser tidak bisa memaksa suaranya keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object itu telah dihancurkan sebelum dia sempat berpikir untuk membantunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kehancuran itu tidak menunjukkan impresi kekejaman dan kekuatan Object yang telah ditakuti sampai sekarang. Itu jelas hanya ungkapan lain dari kesulitan. Itu layaknya kita memotong kue raksasa hingga terpotong kecil sehingga bisa disajikan di atas meja kalian tanpa perasaan apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jadi begini cara 24 bertempur. Ini hanya terlalu cepat. Ini telalu berlebihan hingga kau tidak bisa merasakan adanya emosi manusia di dalamnya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengubah kedua Object itu mejadi rongsokan logam yang berserakan di hamparan salju putih, ketujuh Object Batalion Pemeliharaan Mekanik 24 meninggalkan medan perang dengan tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa...” gumam Quenser tanpa berpikir. “Kenapa dia tidak menghabisi tuan putri?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketujuh Object batalion 24 itu telah mengupas seluruh lapisan luar Baby Magnum, tapi mereka tidak menghancurkan reaktot atau kokpit yang ada di tengahnya. Mereka bisa dengan mudah menghancurkannya jika mereka ingin, tapi mereka menyisakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak bisa melihat alasan logis kenapa mereka melakukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, jawaban itu datang kepadanya dari sumber yang mengejutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu datang dari radio Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara statis datang dari radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara pria yang berat, dan dipenuhi dengan kesenangan walau dipenuhi suara statik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Untuk seluruh rekan militer Kerajaan Legitimasi yang aku hormati. Di sini Prizewell City Slicker, Elite dari Batalion Pemeliharaan Mekanik 24 Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di ruangan perwira pribadinya di dalam zona perawatan, Froleytia menggeram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya ada sedikit kesalah pahaman, jadi biarkan aku mengumumkan hal yang akan membuat semuanya jelas. Kita bukan musuh dari Kerajaan Legitimasi. Kita telah berpartisipasi dalam menyumbangkan kemenangan Kerajaan Legitimasi di dalam perang dunia ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat gadis reporter dari CS itu sedang memakan lasagna kalengan di koridor, dia melirik radio yang dibawa oleh prajurit yang sedang berptatroli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tak perlu dikatakan lagi, hal yang memicu peperangan adalah ekonomi. Dan ekonomi Kerajaan Legitimasi sedang dalam kondisi stagnan. Kenapa begitu? Itu disebabkan karena kurangnya kecepatan penyebaran informasi ke seluruh Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua perawatan itu berhenti bekerja untuk menyiapkan &#039;&#039;pit stop&#039;&#039; di area perawatan Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kerajaan Legitimasi mempunyai bahasa resmi, dan disaat yang sama kita masih terus menggunakan beragam jenis bahasa. Itu membuat kecepatan penyebaran informasi menurun. Perekonomian dunia berubah setiap menit ke menit dan detik ke detik, jadi sedikit keterlambatan saja bisa menyebabkan kerugian besar. Jika Kerajaan Legitimasi ingin tetap bertarung dan meraih kemenangan, kita harus mengatasi masalah ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Batalion 24 memiliki 7 Object yang telah menghancurkan Baby Magnum, Snow Quake, dan Active Sledge.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prizewell berbicara dengan semangat layaknya dia membesar-besarkan keuntungan yang ada di pihaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan kata lain, kita harus mengeliminasi bahasa-bahasa asing itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nada suaranya seperti menunjukan bahwa tidak ada satu orang pun yang bisa menyanggahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah pernyataan kebanggan bahwa ketujuh Object-nya bisa menembus 5  Object yang menjaga garis pertahanan kedua Kerajaan Legitimasi yang berada di Samudra Atlantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahasa yang baik akan membawa perekonomian yang baik. Kecepatan penyebaran informasi akan meningkat dan bisa sejajar dengan ekonomi dunia yang terus berubah. ...Ini juga berarti bahwa mereka yang tidak menggunakan bahasa yang baik tidak berhak ambil bagian dalam perekonomian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kata-kata dari orang yang berkuasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli apapun yang terjadi, posisinya tidak akan goyah. Tidak peduli masalah apa yang terjadi di sekitarnya. Dia adalah pria yang merasa dirinya seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan itulah mengapa aku harus bertindak. Aku akan mendistribusikan para penduduk resmi Kerajaan Legitimasi ke tempat yang seharusnya sementara menempatkan yang lain ke tempat yang seharusnya pula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun begitu, dia tidak bisa dihentikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan militer yang sangat unggul yang diberikan 7 Object itu padanya mungkin membuatnya beranggapan dia bisa melakukan kejahatan itu sesuka hatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pendistribuan ini akan didasarkan pada kriteria minimum yang diperlukan penduduk Kerajaan Legitimasi: bahasa resmi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mendengar koordinator pasukan berbicara tentang Object yang baru saja muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Evakuasi semu unit!! Musuh mengincar kemampuan yang bisa memperbaiki Object. Mereka tidak peduli dengan prajurit berdarah-daging seperti kita sejak awal!! Semua orang cepat pergi meninggalkan bangunan dan zona base!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka yang menggunakan bahasa resmi akan diterima sebagai penduduk. Mereka yang tidak bisa menggunakannya tapi mau berusaha untuk mempelajarinya akan diterima sebagai budak. ...Namun, mereka yang tidak bisa menggunakannya dan tidak ingin mempelajarinya tidak layak untuk menghabiskan sumber daya milik Kerajaan Legitimasi. Aku tidak punya niat untuk membiarkan para parasit itu tetap ada.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa meriam plasma berstabilitas rendah ditembakan ke arah zona perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemboman itu dilakukan setelah menundanya cukup lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak berkeinginan untuk membunuh mereka yang ada di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya tetap saja, mereka semua berasal dari militer Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa dia membiarkan kita kabur untuk membuktikan siapa sebenarnya dirinya itu!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia merapatkan giginya saat melihat zona base itu tertelan lautan api.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku telah mengirimkan laporan yang diperlukan pada institusi tertinggi di Kerajaan Legitimasi, Dewan Parlemen. Yang dibutuhkan Para Dewan untuk mengatur orang banyak adalah untuk melakukan tes bahasa di seluruh sekolah yang ada di Kerajaan Legitimasi, itu didasarkan pada laporan yang kutulis. Jika mereka melakukannya, kami tidak perlu menyeberangi Samudra Atlantik untuk berbicara langsung di ibu kota yang ada di Eropa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bayangan raksasa dari 7 Object itu melewati puing-puing sisa zona base. Setelah itu, truk yang membawa prajurit infanteri 24 dan beberapa kendaraan perawatan berkumpul menjadi satu. Itu terlihat seperti parade kemenangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka semua tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa dari mereka mengarahkan senjata mereka ke Froleytia dan orang-orang dari batalion 37 yang tidak punya harapan lagi, kemudian mereka bercanda dengan seakan-akan menarik pelatuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bukan lagi Batalion Pemeliharaan Mekanik 24 yang ada di database militer Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan dan moral para pasukannya tidak lagi sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan hal yang normal bagi sebuah batalion untuk memiliki 7 buah Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Namun, kami punya sebuah rencana jika kalian menolak hal itu,” lanjut musuh yang sedang lewat di dekat mereka. “Kami akan melakukan beberapa pelatihan militer sederhana agar kalian mengerti seberapa serius dan kuatnya kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelatihan militer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah adalah kalimat yang benar-benar mengingatkan pada sesuatu yang sangat buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pengkhianat itu mengutarakan dengan gamblang siapa yang akan mereka incar dengan ketujuh Object mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada kota imigran yang terletak di penghujung timur Pulau Victoria di kawasan Alaska. Mereka yang tinggal di sana telah datang ke tanah kita yang dinaungi oleh kekuatan dunia, mereka hanyalah sekedar beban dan tidak punya niatan untuk menjadi bagian dari kebudayaan kita. Kami akan menjalankan pelatihan kita pada mereka sehingga kalian bisa melihat tujuan yang ingin kami capai. Tergantung jawaban kalian, hal yang sama bisa saja terjadi di Eropa. Kami memohon pada Dewan Parlemen untuk mengambil keuntungan dari aksi kami ke dalam pertimbangan mereka saat mereka sedang memutuskan keputusan yang akan diberikan kepada kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prizewell City Slicker menyatakan tujuannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukanlah peperangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lawannya tidak memiliki kekuatan militer yang dibutuhkan untuk melawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia juga sadar akan keadaan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami akan menjalankan pelatihan ini dengan menggunakan ketujuh Object kita untuk mendemonstrasikan kekuatan yang dilancarkan dari beberapa Object. Juga, ketujuh benda itu bukan satu-satunya kekuatan utama kami. Kelompok kedua sedang dalam tahap penyelesaian di bagian produksi.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka memiliki kekuatan militer yang sangat unggul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka memiliki kekuatan lebih yang seharusnya tidak dimiliki oleh seorang individu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami juga telah mengembangkan sistem untuk memproduksi masal Elite secara efisien. Bahasa yang baik akan memberikan pengetahuan yang baik pula. Hasilnya adalah sebuah demonstrasi nyata bagi idealisme kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu hanya sebuah demonstrasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Prizwell City Slicker menyimpulkan semuanya dalam pernyataannya yang berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka yang menggunakan bahasa yang benar akan menjadi penduduk, mereka yang tidak bisa menggunakannya tapi mau mempelajarinya akan dijadikan budak, dan mereka yang tidak punya keinginan untuk mempelajarinya akan mendaparkan kematian. Itulah satu-satunya jalan agar ekonomi Kerajaan Legitimasi berkembang dan membawa kita pada kemenangan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Transmisinya berakhir di sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan yang tersisa sekarang hanyalah gelak tawa yang menggelegar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebanyakan dari mereka yang datang dari kebudayaan lain tidak bisa berbicara bahasa resmi Kerajaan Legitimasi. Itu memang sudah diduga dan tidak menjadi sebuah masalah. Namun aktivis ekstrim penyelamatan bahasa seperti Prizwell tidak akan membiarkan hal tersebut. Kecintaanya pada “bahasa yang baik” akan membuatnya menembakan meriam Object tanpa ampun jika ada sedikit intonasi yang salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan juga dia adalah keturunan seorang advokat garis keras. Dia tidak akan pernah menerima imigran yang datang dari antah berantah. Dalam pandangannya, orang-orang itu dipaksa memilih untuk menjadi bawahan, budak, atau mati saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa kita bisa mendapat bala bantuan dari ibu kota...?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk beberapa detik, Froleytia memikirkan kemungkinan itu, tapi kemudian dia menggelengkan kepalanya. Apapun situasinya, tidak akan ada tambahan Object yang datang. Sekarang ini semua Object yang berada di kawasan Alaska telah dihabisi, para petinggi di ibu kota pasti mementingkan keselamatan mereka sendiri di atas apapun. Situasi sekarang ini menyebabkan keampuhan garis pertahanan di Atlantik diragukan. Tidak peduli berapa banyak Object yang dimiliki ibu kota, mereka akan mengirim semuanya untuk mempertahankan Atlantik. Mereka tidak akan pernah mengirmkannya ke kawasan Alaska.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tapi kita tidak bisa membiarkan 24 menimbulkan kekejaman ini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Situasinya terlihat suram, tapi Froleytia mengambil radionya. Dia mengatur frekuensinya dan menghubungi para bawahannya yang tersebar di seluruh area.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, Heivia!! Bisa kau beritahu aku seberapa besar kerusakan yang diterima Object!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya Elite telah dikeluarkan dari Snow Quake. Tuan putri masih bisa menempel pada Baby Magnum. Armornya terpecah-pecah, tapi sepertinya dia masih bisa bergerak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimengerti. Jika kalian bisa menggunakan peralatan yang masih berfungsi, kita bisa memonitor perkembangannya. Prajurit perawatan!! Gali setiap peralatan yang masih bisa digunakan dari balik reruntuhan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para prajurit perawatan yang tidak siap menjawab perintah Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Tunggu sebentar. Eh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bawa semua kendaraan yang bisa dibawa dan bawa pangkalan &#039;&#039;pit stop&#039;&#039; ini langsung ke garis depan!! Tak peduli seberapa banyak keuntungan yang mereka punya, hanya Baby Magnum yang memiliki kesempatan untuk menghentikan para Object dari 24!! Kita harus memperbaiki Baby Magnum secepat dan sebaik mungkin sebelum para orang gila itu menyerang kota!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, tidak!! Tolong tunggu sebentar. ...Hey, apa yang terjadi!? Kemana perginya kepala bengkel!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggalan perkataan itu sepertinya tidak diarahkan kepada Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mengernyit dan bertanya, “Apa yang terjadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maafkan aku, tapi kami tidak bisa menemukan kepala bengkel!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia melihat ke sekelilingnya yang tertupui oleh lautan api dengan ekspresi masam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa dia tidak berhasil keluar tepat waktu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ti-tidak, dia berhasil! Dia ada di sini beberapa saat yang lalu!! Saat kita sedang mendengarkan transmisi City Slicker...atau tepatnya, pernyataan perang!! Tapi kita langsung menoleh dan—!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Tunggu.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia sedikit menyipitkan matanya saat dia mendengar hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wanita tua itu aslinya bukan berasal dari Kerajaan Legitimasi, bukan begitu? Aku pernah mendengar dia adalah seorang imigran dari Kepulauan Jepang Korporasi Kapitalis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Y-ya. Tentang itu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana dengan anak dan menantunya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit perawatan itu tidak menjawab pertanyaan Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kembali bertanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia tidak datang sendirian, ‘kan? Dia membawa anak, menantu, dan cucu perempuannya bersamanya? Dimana mereka tinggal? Di wilayah Kerajaan Legitimasi mana mereka tinggal!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit perawatan itu masih tidak menjawab&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun sepertinya, firasat buruk Froleytia juga berlangsung padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin saja...” dia berkata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kota imigran. Ini sebuah kebetulan yang tidak mengenakan.” Froleytia menarik nafas dalam dan menggaruk kepalanya dengan satu tangan. “Apa yang ingin dilakukan wanita tua itu untuk melawan 7 buah Object!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 7===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Muka Quenser menjadi pucat ketika dia mendengar transmisi dari Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi wanita tua itu pergi untuk menyelamatkan keluargannya yang ada di kota imigran!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Jujur saja, dia beruntung karena para Seragam Hitam tidak ada di sini. Jika mereka menangkapnya, dia akan langsung dieksekusi di tempat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari nada suaranya, Froleytia pasti sedang benar-benar terkejut. Sepertinya dia berpikir bahwa hanya ada dua orang di unitnya yang berani melakukan hal bodoh seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan mengirim kendaraan perawatan ke tempat kalian. Bantu mereka yang terluka dan buat persiapan yang diperlukan. Periksa kemungkinan adanya prajurit musuh yang tersisa dan gunakan peledak untuk menyingkirkan rintangan yang menghalangi jalur kendaraan. Mengerti?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kita bisa melakukannya tepat waktu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini tidak akan mudah, tapi untungnya para Object milik 24 bergerak bersama dengan prajurit infanteri. Mereka harus menyesuaikan kecepatannya dengan truk militer dan kendaraan lapis baja. Jika kita bisa memperbaiki alat pendorong tuan putri, dia mungkin bisa mengejar mereka. Itulah kenapa kita harus mencegah waktu yang terbuang seminimum mungkin. Tapi jangan ambil jalan pintas dalam melakukan persiapan tadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Transmisinya berakhir di sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Quenser dan lainnya tidak punya hal lain lagi yang bisa dilakukan. Yang terluka sudah ditangani, dan mereka tidak melihat adanya rintangan di hamparan salju putih itu. Yang hanya bisa mereka lakukan adalah tetap diam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser!! Aku mendengar transmisi tadi. Apa pendapatmu tentang perkataan komandan berdada besar kita tadi!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu menjadi maslah!? Sekarang ini kitalah satu-satunya orang yang bisa bergerak. Jika kita ingin menyelamatkan nenek atau melindungi kota imigran, kita harus bertindak sekarang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu. Maaf, sebenarnya aku mengharapkanmu mengatakan hal ini ‘Froleytia memerintahkan kita untuk menunggu, jadi kita tidak punya pilihan selain membiarkannya saja kali ini’! Ah, apa!? Hey, hentikan! Apa yang kau lakukan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengar, Heivia,” kata Quener sambil memegang kerah seorang idiot yang selalu berkoar ketika terjadi hal genting. “24 sedang menuju ke kota imigran sementara kita sedang berbicara di sini. Tidak diragukan lagi para Object itu harus menyamai kecepatan prajurit infanteri. Jika mereka tiba-tiba bergerak dengan kecepatan penuh, mereka bisa sampai di sana dengan cepat. ...Apa kau pikir kita punya waktu untuk mempermasalahkan ini? Kita harus bertindak sekarang juga. Dan kau satu-satunya orang yang bisa mengemudi.”  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bodoh! Jangan terpancing oleh situasinya!! Kau sepertinya tidak memahami masalah ini dengan baik, jadi biarkan aku menjelaskannya padamu. Tujuh Object. Musuh punya tujuh Object!! Bagaimana kita bisa menghadapi mereka hanya dengan kita berdua saja!? Bahkan kita tidak bisa berbuat banyak ketika hanya ada satu dari mereka!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mencabut tangan Quenser dari kerahnya dan menggelengkan kepalanya. Sepertinya dia tidak bisa lagi menahan gemetar  di tubuhnya yang selama ini dia tahan dan ekspresinya terlihat seperti anak kecil yang  ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa tujuan dari perang ini!? Aku bekerja untuk mendapatkan penghargaan yang aku butuhkan untuk menjadi pewaris keluargaku dan kau ingin menjadi desainer Object secepat mungkin, ‘kan!? Kita tidak berlarian sambil membawa senapan di sekitar sini hanya untuk menjemput kematian!! Kita tidak perlu melakukan ini! Kita sudah berbuat banyak!! Kenapa kita yang harus pergi ke neraka setiap datang waktu sulit!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah bentuk ketakutan luar biasa manusia pada Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Situasi diluar nalar ini tanpa sadar memberi tahu bahwa situasi ini tidak akan bisa diputarbalikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang dikatakan Heivia adalah hal yang biasa bagi siapa pun yang hidup di hari dan di zaman tersebut. Hanya orang tak berperasaan dan sudah gila yang akan menyuruh mereka berdiri menghadapi senjata mengerikan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengerti hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetap saja...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tenanglah dan pikirkanlah, Heivia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana caranya aku melakukan itu!? Apa kau tahu maksud perkataanmu itu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, apa kau pikir mereka benar-benar memiliki 7 Object!?” teriak Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar hal itu, Heivia tiba-tiba menjadi terdiam. Itu bukan karena emosinya yang telah mendingin. Dia hanya sangat bingung karena tidak bisa mengutarakan hal yang ingin dia katakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berapa banyak orang yang dibutuhkan untuk menjalankan Baby Magnum? Itu butuh satu batalion. 800 orang. Kau butuh 800 orang untuk sebuah Object. Jika mereka menggunakan 7, berapa banyak orang, berapa banyak peralatan, dan berapa banyak uang yang mereka butuhkan? Dan kau pikir seberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menciptakan seorang Elite? Tidak mungkin mereka menghabiskan uang sebanyak itu sepanjang tahun!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu apa yang kau sarankan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Negara militer Oseania!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba Quenser berbicara hal yang tidak berhubungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itu tidak sepenuhnya tidak berhubungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melanjutkannya, “Mereka menggunakan tangki gas yang terlihat seperti Object tabu!! Operasi yang membuat musuh dalam kekacauan dengan menggunakan penampilan tipuan itu jarang digunakan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu tidak mungkin...mereka merobek armor tuan putri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kali ini aku tidak membahas tentang tanki gas.” Quenser menggelengkan kepalanya. “Tapi aku ragu mereka itu Object generasi terbaru yang membutuhkan anggaran operasional yang sangat besar. Mereka sepertinya hanya model yang murah. Sesuatu yang ada di bawah Generasi 0.5, armor yang tidak ditempa dengan baik, jadi itu akan lebih tipis dan rapuh daripada Object normal. Siapa yang tahu bahwa senjata selain meriam utamanya itu bisa berfungsi. Mereka menyiapkan model tiruan murahan untuk membingungkan tuan putri!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak menyadari itu!! Perkataanmu itu masuk akal. Tidaklah normal jika 7 buah Object tiba-tiba saja muncul. Tapi kita tidak punya bukti!! Ini hanya sekedar spekulasi!! Jika mereka benar-benar Object generasi terbaru, kesempatan kita untuk hidup adalah 0%! Terlalu banyak resiko yang kita tanggung jika hanya berdasar dengan dugaan dan spekulasi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita hanya tinggal membuktikannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, tunggu. Kau mau ke mana!! Hey!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menuju ke pantai sambil menghindari area yang berubah menjadi panas karena meriam plasma berstabilitas rendah. Di pantai ada beberapa pengambang yang digunakan oleh 6 Object yang datang dari laut. Dari sudut pandang seorang desainer, dia sedikit tertarik pada perangkat yang dapat membuatnya dipasang dan dilepas dengan mudah, tapi sekarang bukan waktunya untuk mengamati hal seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Bentuk dasar mereka adalah segitiga sama kaki. Panjang sisinya 50 meter dan 20 meter. Benda ini setinggi 3 meter. Ketebalannya... dan material yang digunakan adalah...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ini? Apa yang sedang kau periksa, Quenser?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku berpikir ruangan di dalam armor ini diisi dengan gas yang lebih ringan dari udara. Menggunakan senyawa seperti AB-22 yang dijaga dalam bentuk cair, itu bisa menimbulkan gaya apung yang dibutuhkan dengan menguapkan sejumlah kadar yang diperlukan. Tapi ini tidak masuk akal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Masalahnya adalah total beratnya. Pengambang seukuran ini tidak bisa mengapungkan benda seberat 200,00 ton bahkan jika diisi dengan AB-22. 50,000 ton adalah batasnya. Jadi apa kau mengerti apa yang coba kukatakan di sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pengambang itu hanya bisa membawa 50,000 ton, jadi apa kau pikir mereka akan mengapungkan Object seberat 200,000 ton!? Jika sebuah Object asli tenggelam ke dasar lautan dengan pengambang sekecil ini, dia tidak akan naik kembali ke permukaan! Formasi mereka hanya tipuan belaka!! Mereka tidak benar-benar memiliki 7 Object yang merupakan kekuatan militer!!” kata Quenser dengan santai sambil mengetuk sisi pengambang itu dengan punggung tangannya. “Armornya pasti seperempat kali lebih tipis! Dan jika mereka ingin menghemat biaya, itu tidak akan dibuat dengan bahan reaktan anti api berdaya tahan tinggi!! Fleksibilitas dari zirah bawangnya pasti lebih lemah dari biasanya! Siapa tahu reaktornya tidak bisa menghasilkan output yang optimal! Mereka mungkin berpergian bersama dengan prajurit infanteri untuk menutupi fakta bahwa mereka tidak bisa bergerak lebih cepat dari itu! Jika begitu, meriam selain meriam utamanya tidak akan bisa menembak dengan benar!! Mungki kita bisa menembus armornya tanpa menggunakan sebuah Object!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia terdiam untuk sesaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mungkin memikirkan perkataan Quenser tadi. Beberapa pemikirannya mungkin mengarah pada hal pesimis seperti ‘bagaimana agar aku bisa selamat dari ini?’ dan ‘pilihan apa yang paling terbaik buatku?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia akhirnya perlahan membuka mulutnya untuk berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kita berhasil meledakan 7 Object itu, kita pasti akan diberi banyak penghargaan, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan aku perlu sesuatu yang cetar membahana jika aku ingin cepat-cepat menjadi penerus kepala keluarga bangsawanku dan bukan melakukan hal-hal sepele di sekitar sini, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika jalan pintasnya adalah kita harus berpindah dari satu medan perang ke medan perang lainnya untuk melawan Object, bukannya kemungkinan terbesarmu untuk bertahan adalah mengakhiri semua ini atau tidak sama sekali?” Quenser mengangkat bahunya. “Dan jika kita tidak berbuat apapun terhadap City Slicker, dia mungkin akan menyebrangi Samudra Atlantik dan tiba di Eropa. Aku tidak yakin ibu kota akan jatuh, tapi konflik yang sudah melenceng dari kata ‘perang bersih’ akan menimbulkan sebuah krisis ekonomi. Bukan hanya rakyat biasa yang akan menderita. Bagaimana dengan perekonomian keluargamu? Apa kau yakin mereka akan tetap bertahan sampai kau berhasil mewarisinya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek kau,” umpat Heivia. “Oke. Aku akan melakukan ini!! Tapi ini yang terakhir!! Kali ini, aku sudah melakukan hal yang cukup untuk menjadi kepala keluarga Winchell! Ini akhirnya! Jika aku melakukannya melalui jalan peperangan! Aku tidak akan mempertaruhkan nyawaku lagi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita butuh kendaraan. Kita seharusnya bisa mengetahui rute yang mereka ambil melalui GPS.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser. Para penipu itu meninggalkan pengambangnya di sini, ‘kan? Jadi bagaimana cara mereka menyebrangi Atlantik?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya City Slicker mempunyai sebuah pabrik senjata di sekitar sini. Mungkin masih ada unit lain yang sedang menunggu untuk memasangkan pengambang di penghujung timur Pulau Victoria.” kata Quenser dengan santai sambil mengetuk sisi pengambang itu dengan punggung tangannya lagi. “Aku tidak akan memberikan mereka kesempatan untuk melakukan hal itu atau menyerang kota imigran. Itulah kenapa aku membutuhkan kendaraan, Heivia. Kita harus segera mengejar Indigo Plasma.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan. Siapa yang mengemudi? Aku butuh kuncinya. Jangan bilang kuncinya telah dilelehkan oleh ledakan meriam plasma berstabilitas rendah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gimana kalau kau memutus kabel strater-nya, seperti di film-film?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bisa melakukannya, tapi jika aku salah, semuanya akan kacau. Akan lebih mudah jika menggunakan kunci.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berbicara, Quenser dan Heivia kembali menuju ke bukit tempat para prajurit yang terluka beristirahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, suara tembakan terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Percikan api terlempar dari sisi pengapung itu saat mereka mulai berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Apa masih ada beberapa prajurit infanteri 24 yang tertinggal!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Merunduk, Quenser!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sebelum mereka sempat mencari tempat berlindung, malah semakin banyak peluru yang menghantam tanah tepat di depan mereka. Itu adalah sebuah peringatan. Dan itu tidak hanya datang dari satu arah. Mereka tidak akan bisa selamat hanya dengan merunduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dengan ceroboh melongok sedikit sambil tetap merunduk di tanah. Belum diketahui apakah kuncinya menggantung di sana, tapi ada sebuah kendaraan off-road 4WD terparkir agak jauh dari sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekejap berikutnya, kendaraan off-road itu meledak, menimbulkan kobaran api dan getaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau itu terjadi agak jauh dari dirinya, Quenser secara insting mengangkat kedua tangannya untuk melindungi wajahnya. Dia akhirnya sadar bahwa misil anti-tank portable telah ditembakkan ke sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Formasi tempur lawan telah berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak melihat adanya jalan bagi mereka untuk melawan balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua laki-laki itu perlahan mengangkat tangannya. Untuk sekilas tanah itu terlihat datar, tapi aslinya tanah itu bergelombang seperti gelombang di permukaan lautan. Suatu kelompok beranggotakan lima orang bersembunyi di balik salah satu gelombang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Mereka memiliki sniper jarak menengah dan pelontar misil anti-tank yang mudah dibawa. Ini buruk, Quenser. Jika kita melakukan gerak mencurigakan sedikit saja, kita akan dikirim ke khayangan. Bahkan kita perlu izin untuk bersin agar tidak terjadi kesalah pahaman.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Apa-apaan bentuk seragam aneh itu? Dan yang lebih penting, tipe senjata yang meerka gunakan.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Aku tahu. Ini tidak masuk akal. Kenapa Korporasi Kapitalis ada di sini?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Okay, kalian berdua, sudah cukup bisik-bisiknya,” kata salah satu penyerang dari Korporasi Kapitalis itu dengan suara riang yang aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah seorang gadis berambut pirang dan berkulit cokelat. Dia terlihat sedikit lebih tua dari Quenser. Seragamnya...itulah keanehannya. Material pembuatnya sama dengan seragam militer biasa. Namun desainnya mirip seperti seragam seorang maid. Dia bahkan memakai telinga kucing. Quenser hanya bisa berpikir bahwa itu hanya untuk meledek musuhnya sama seperti gambar hidung yang digambar di moncong pesawat tempur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelima musuhnya adalah gadis yang seumuran. Tanpa mempedulikan Quenser atau Heivia, mereka saling berbicara sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kado ini sudah cukup?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seharusnya tidak apa-apa. Paling tidak aku berharap seperti itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita hampir kehabisan ransum, jadi kita harus melakukan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Bagaimanapun caranya, kita harus membuat unit pertolongan mendatangi mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memiliki firasat buruk tentang hal yang akan terjadi, jadi dia berbicara sambil tangannya tetap di udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, apa yang terjadi? Kalian ini siapa? Apa yang ingin kalian lakukkan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita adalah Layanan Pembersihan Medan Perang,” jawab gadis berambut pirang dan berkulit cokelat itu dengan senyuman. “Kita adalah PMC. Kalian tahu apa itu, ‘kan? Mereka itu merek dagang. Pakaian ini...yah, ini diminta. Ini adalah salah satu kelemahan dari pelayanan yang diberikan. Kita kehabisan kartu nama, jadi jangan memintanya. ...Tapi, kita bukan PMC yang cukup besar untuk mengurusi perawatan sebuah Object. Kita hanya sekedar pegawai yang dikirim untuk sedikit memberi bantuan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau si penggila uang dari Korporasi Kapitalis...” ledek Heivia, tapi gadis cokelat itu tidak terlihat mempedulikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benarkah, kita mendapat banyak masalah karena militer Kerajaan Legitimasi berhasil mengambil alih kawasan Alaska. Kerajaan Legitimasi dan Aliansi Informasi seharusnya saling menjatuhkan satu sama lain jadi kami Korporasi Kapitalis bisa mengirim Object kita. Tapi kalian malah berhasil mengalahkan Aliansi Informasi dengan mudah dan mengambil alih Alaska.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maksudmu ketika tuan putri kami bertarung melawan Rush si ‘Oh ho ho’?” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm? Kerajaan Legitimasi menggunakan nama membosankan seperti itu? ...Apapun itu, kekuatan Korporasi Kapitalis menjadi cukup kacau. Beberapa kesalahan komunikasi ditengah kekacauan besar saat mundur membuat kita ketinggalan pesawat. Apa kalian mengerti? Kita ditinggalkan!? Kita harus mempertaruhkan hidup kita di tengah-tengah musuh berhari-hari dengan suhu yang tak pernah hangat. Ini bukan bahan tertawaan. Kita tidak punya pilihan lain selain untuk mencari jalan pulang sendiri. ...Ngomong-ngomong, kita sedikit mempunyai masalah karena bahan bakar kendaraan lapis baja kita sepertinya tidak akan cukup sampai ke perbatasan. Amerika Barat itu sangat jauh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendecakan lidahnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pernah mendengar cerita tentang prajurit yang tertatung-tatung di kawasan Alaska karena gagal melakukan operasi penarikan. Sepertinya kelima orang itu termasuk salah satunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia berbicara sambil memilah kata-katanya dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Jika kau menginginkan sup hangat dan selimut, menyerah sajalah. Kau akan diperlakukan sebagai tahanan perang untuk sementara, nanti sebuah kesepakatan antar pemerintahan bisa dibuat untuk megembalikan kalian ke Korporasi Kapitalis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Melakukan itu hanya akan mengurangi kepercayan pelanggan pada perusahaan. Kami menentukan HAM berdasarkan akun rekening kita, ingat? Imej kita akan turun jika melakukan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu apa yang kau rencanakan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan itu,” kata gadis cokelat itu sambil menunjuk Baby Magnum di kejauhan. Bahkan walau tidak bisa terlihat dengan jelas, bahkan dari jarak itu sudah terlihat jelas bahwa dia telah rusak dan tidak lagi bisa bergerak. “Kami ingin mengeluarkan Elite-nya dengan berpura-pura menjadi prajurit perawatan, hebat kan? Kami cuma perlu bilang bahwa reaktornya telah rusak dan akan meledak. Lalu kita akan menangkap Elite-nya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Tunggu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami sudah tahu situasi yang sekarang ini terjadi di Kawasan Alaska. Itu adalah Object Kerajaan Legitimasi yang terakhir. Tujuh lainnya yang dimiliki para pengkhianat itu sedang menuju ke Samudra Atlantik. Lalu apa yang akan terjadi? Kawasan Alaska akan kosong. Korporasi Kapitalis bisa dengan bebas memasukinya. Semakin cepat itu terjadi, semakin baik bagi kami. Setiap hari dan jam. ...Persediaan ransum kami semakin menipis, dan tidak ada jaminan kita bisa berburu rusa atau reindeer jika kita membutuhkannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini buruk.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka dari Korporasi Kapitalis. Mereka sama sekali tidak peduli dengan keadaan Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Hanya untuk memastikan, kau bilang kau mengetahui situasi sekarang ini, benar?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Itu diumumkan melalui transmisi yang tak terenkripsi. Tapi itu bukan masalah. Di antara para imigran di sana pasti terdapat beberapa warga Korporasi Kapitalis, tapi mereka mengubah kewarganegaraan mereka atas kehendak sendiri. Kami tidak perlu mengkhawatirkan mereka. ...Dan yang paling penting, mengkhawatirkan mereka tidak akan menghasilkan uang bagi kami.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya alasan yang terakhir itu adalah kenyataannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pola pikir tentara bayaran yang hanya bertujuan untuk menghasilkan uang dan mendatangkan keuntungan itu membuat Quenser geram. Namun, dia berhasil mengontrol dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malahan, dia mengatakan, “Kalian tentara bayaran, ‘kan?” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami PMC, jadi iya. Jika kau punya permintaan, tolong isi formulir di website resmi kami. Penghitungan biayanya agak cukup rumit, tapi jangan cemas. Itu diprogram secara otomatis untuk menghitung semua biayanya untukmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami tidak punya waktu. Aku akan menggunakan kalian sekarang juga. Jika aku melakukannya, kalian akan bertempur untuk kami, benar? Itulah yang kami butuhkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menanggapi kata-kata ledekan dari perempuan itu dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser!!” teriak seorang bangsawan bernama Heivia untuk menghentikan laki-laki di sampingnya, tapi Quenser tidak mengindahkannya. Dia hanya menatap lurus mata gadis berkulit cokelat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi gadis itu malah membuat senyuman menghina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ha ha!! Apa kau bodoh!? Sepertinya kau tak tahu menahu tentang biaya dalam hal ini, bocah!! Penghasilanmu tidak akan pernah cukup untuk memanggil kami!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia tersenyum, gadis itu menarik kerah Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendekatkan Quenser pada dirinya dan memperlihatkan sedikit amarah dibalik senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami menempatkan kesejahteraan dan ekonomi di atas segalanya, jadi kami membenci orang yang membual tentang uang. Upah yang diberikan pada kami adalah sebuah bentuk penghargaan bagi kami setelah menyelesaikan suatu pekerjaan. Berpikir bahwa kami akan menurunkan biayanya karena kami sedang dalam situasi krisis dan harus melakukkan sebuah amal untuk menegakan keadilan adalah hal yang menjijikan. Inti perkataanmu barusan adalah bahwa harga diri kami bisa berubah-ubah sesuai keinginanmu.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak pernah bilang begitu,” jawab Quenser sambil merogoh kantong celana militernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis cokelat itu tidak melihatnya karena dia terlalu dekat dengan Quenser. Tentara bayaran lainnya mulai mengangkat laras senjata mereka, tapi Quenser mengabaikan mereka dan mengeluarkan isi kantongnya dan melemparnya ke muka gadis cokelat itu. Itu adalah kotak penyimpanan kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang dia ketahui selanjutnya adalah, dia telah dipukul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil melihat Quenser yang jatuh terlentang di atas salju, gadis cokelat itu mengomel, “Sepertinya kau tidak mengerti situasi yang sedang terjadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kaulah yang masih belum mengerti,” jawab Quenser dengan senyuman. Dia menunjuk kotak kecil berbahan karet yang telah terbuka ketika benda itu terjatuh ke tanah. “Aku ini pelanggan penting tahu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu. Ini...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku anggap orang-orang Korporasi Kapitalis seperti kalian lebih berpengalaman daripada aku dalam hal ini. Atau kalian terlalu banyak menggunakan uang dan e-money, sampai-sampai tidak mengenali batu mulia?” kata Quener kepada gadis cokleat yang sedang memandang kristal-kristal bening yang berserakan di atas salu. “Mereka itu berlian. Mereka dari tambang militer di Semenanjung Kamchatka. Organisasi Iman menyembunyikan keberadaan berlian-berlian ini sambil terus menambangi mereka untuk mendanai kemiliteran mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Charm.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis cokelat itu memanggil seseorang dan salah satu tentara bayaran itu mengeluarkan sebuah kaca pembesar khusus. Dia mengambil kristal bening itu, menggelindingkannya di sekitar tangannya yang tertutupi sarung tangan, dan melihatnya melalui lensa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka terlihat asli. Dan sepertinya tidak ada campuran dengan barang imitasi. Aku yakin ini ada 15 karat. Kualitasnya juga tidak terlalu buruk. Tidak adanya sertifikat adalah salah satu masalah terbesarnya, tapi dengan menukarkannya, kita sepertinya bisa mendapat 80% dari harga pasarannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu uang mukanya. Kau bisa menembak kita dan mengambil itu, tapi masih ada dua kotak serupa yang tersembunyi di balik batu di dekat zona perawatan kami. Jika kalian membantu kami, aku akan memberikan kalian sisanya, tak peduli hasil akhir operasi ini. ...Seberapa banyak penghasilan tentara bayaran? Berapa tahun bagi kalian untuk mengumpulkan sebanyak ini? Sebenarnya, apa kalian bisa mengumpulkannya sampai sebanyak ini sebelum kalian mati?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_17.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis berkulit cokelat itu mulai gemetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gemetar itu pasti disebabkan oleh perasaan positif seperti kesenangan. Benar bahwa tingkat kepercayaan mereka sebagai prajurit bayaran akan menurun ketika mereka membantu negara musuh. Namun ini tidak akan menjadi sebuah masalah jika mereka menerima sebuah pekerjaan kecil yang bisa menghasilkan dua sampai tiga kali dari total jumlah penghasilan yang didapat dalam seumur hidup mereka. Di Korporasi Kapitalis, hak hak asasi manusia didasarkan pada rekening bank mereka, jadi berapa banyak uang yang dibutuhkan agar dapat pensiun dan menikmati hidup tenang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bilang upah yang diberikan pada kalian adalah sebuah bentuk penghargaan bagi kalian setelah menyelesaikan suatu pekerjaan. Itu benar sekali. Dan aku sudah siap untuk membayar dengan semua ini. Apa yang akan kalian lakukan? Apa kalian akan menerima permintaan kami?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Quenser mengutarakan kata-kata pamungkasnya, gadis cokelat itu berlutut, menggenggeam kedua tangannya di hadapan mukanya, dan memberi jawaban dengan mata berbinar-binar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau seharusnya bilang daritadi, master!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 8===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah Unit kecil PMC Korporasi Kapitalis, Layanan Pembersihan Medan Perang menggunakan kendaraan lapis baja dengan 10 roda. Bagian dalamnya cukup lega, tapi dia tidak bisa berbelok dengan tajam. Model ini sepertinya diperuntukan untuk membawa pasukan, dan bukan untuk menekan musuh dengan senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sedikit mengerutkan dahinya ketika memasuki benda itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Baunya seperti kamar perempuan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Silahkan, silahkan!! Aku minta maaf karena ini sangat sempit, tapi kami akan memberikkan kalian pelayanan terbaik!! Charm!! Apa kita masih punya teh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, kecuali yang sudah dipakai dua kali. Kita punya air yang berasal dari salju yang kita cairkan dan beberapa ransum yang bisa digunakan untuk membuat chazuke.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak berguna. Oh, maafkan aku. Aku lupa bilang, tapi namaku adalah Wydine Uptown. Kami akan melakukan apapun dari pengintaian, bantuan artileri, sampai pijat baju dan pembersihan telinga!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Y-ya. Yah, kami sangat ingin kalian membawa kami ke kota imgiran.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyuman lebar Wydine membuat Quenser sedikit mundur ke belakang. Berdasarkan permintaan Quenser, Wydine memenrintahkan si supir dan kendaraan itu melaju. Heivia menyela mereka sambil menyeringai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser. Jika mereka mau melakukan semuanya, kita mungkin bisa mendapatkan semua yang kita mau. Aku akan sangat senang jika telingaku dibersihkan sambil berbaring di pahanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyuman di wajah Wydine menghilang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak ingin mendengarnya darimu. Pergi dan duduk di sudut sana!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kenapa kau memperlakukanku dengan cara yang berbeda?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena dia adalah pelanggan yang memberikan kami bayaran sedangkan kau hanyalah pengacau yang tidak membayar sepeser pun☆ Kau seharusnya bersyukur karena kami masih membolehkanmu naik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oke kalau gitu! Aku tidak akan berharap apapun darimu!! Tapi ketahui hal ini: aku tipe orang yang menjadi bersemangat ketika seorang gadis memandangiku dengan tatapan merendah!!” kata Heivia sambil terisak, dan dia tiba-tiba teringat akan sesuatu. “Tunggu, bisakah kita menggunakan Hand Axe saja daripada berlian untuk membuat kontrak dengan mereka? Setiap gram benda itu lebih mahal dari platinum.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Biaya produksinyalah yang menyebabkan benda itu menjadi mahal. Peledak yang sudah jadi tidak seberharga itu,” kata Quenser cuek sebelum dia mengubah hal yang dia pikirkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang dia memikirkan tentang Batalion Pemeliharan Mekanik 24 dan ketujuh Object-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu ini agak terlambat, tapi aku sedang memikirkan situasi sekarang ini. Aku mungkin telah memanggil kalian menggunakan berlian itu, tapi ini akan menjadi pertempuran yang sulit.” Quenser menghela nafas. “Sepertinya enam dari tujuh Object mereka itu lebih rendah dari Generasi 0.5, tapi mereka masih bisa menggunakan meriam utamanya. Dan Indigo Plasma itu benar-benar sebuah Object Generasi Kedua. Itu adalah senjata yang mengerikan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Coba pikirkan ini,” potong Heivia saat dia sedang menatap Wydine. “Bahkan jika itu hanya model tiruan murahan, darimana mereka mendapatkan Elite yang mempiloti mereka? Apa mereka memaksakan prajurit biasa untuk mempilotinya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm? Pasti mereka menggunakan AI strategiks, bukan Elite,” kata Wydine.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengernyit dan Wydine memanggil salah satu rekan sejawatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lemish, jelaskan pada pelanggan kita. Gunakan tablet agar terlihat simpel.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Okay.” Seorang tentara bayaran wanita berkuncir dua duduk di samping Quenser dan menujukan layar sebuah peralatan genggam kepadanya. “Panah merah ini ini menunjukkan pergerakan keenam Object dari saat mereka mendarat. Apa kau melihat adanya hal aneh pada mereka?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka bergerak sangat lurus... Atau bisa dibilang mereka selalu dalam formasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan ini pemimpin mereka, Lily Maria...atau yang kalian sebuat dengan Indigo Plasma. Lihat lingkaran di sekitarnya. Saat keenam model tiruan itu memasuki radius 5 kilometer dari pemimpinnya...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pergerakan mereka...berubah!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka jadi bisa bergerak dengan lebih alami. Sepertinya, mereka bisa dipiloti oleh AI strategik tapi pemimpinnya bisa mengontrol mereka secara langsung. ...Jika bukan karena serangan kejutan, Object yang tadi ada di laut itu tidak akan bisa dihancurkan dengan mudah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi mereka bisa mengubah-ubah metode mereka dari otomatis dan manual. Pertama Aliansi Informasi dan sekarang para Object 24. Sekarang ini pengembangan AI strategik sedang populer.” Quenser melihat ke arah Heivia. “Jika tiruan-tiruan itu menggunakan AI strategik, bisakah kita menggunakan Angelina List untuk menghentikan mereka seperti yang kita lakukan terhadap Rush Aliansi Informais?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terlalu banyak masalah,” begitulah jawaban negatif Heivia. “Saat itu si Elite dari Rush benar-benar terfokus pada tuan putri. Itulah kenapa kita bisa bergerak bebas. Tapi dalam kasus ini. Jika kita berlarian di area terbuka, meriam utama mereka akan langsung menembaki kita. Juga, saat itu kita beruntung karena sisa-sisa dari bagian Object bertebaran dimana-mana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Active Sledge sudah tenggelam di laut, tapi bagaimana dengan Snow Quake?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Perbedaan jumlahnya terlalu jauh,” teriak Heivia dengan kesal. “Water Strider memiliki 8 meriam utama. Jadi aku menggunakan 3 dari mereka. Waktu itu kita punya tiga bagian dari sebuah Object. Bagian-bagian itu mengungguli jumlah Object-nya. ...Sementara itu, sekarang kita cuma punya satu bagian yang bisa digunakan untuk melawan 6 model tiruan itu dan juga Indigo Plasma. Bahkan jika kita bisa menggunakan semua bagian dari Snow Quake, AI mereka tidak akan menganggap itu sebagai ancaman. Mereka tinggal mengelilingi bagian-bagian itu dan meledakannya hingga berkeping-keping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sudah, sudah,” tiba-tiba Lemish menyela argumen negatif dari Quenser dan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengubah arah percakapan ini ke arah yang dia inginkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang paling penting adalah di radius 5 kilometer ini ketika Indigo Plasma dapat mengkoreksi AI secara manual. Sepertinya inframerah dan sinyal elektromagnetik bisa digunakan untuk mengontronya. Dan jika begitu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku paham. Itu merupakan sebuah keuntungan bagi kita jika berhasil menggunakannya saat kita berhasil mendekat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tuan, PMC kami memiliki peralatan yang lengkap, senjata, amunisi, perbekalan, peralatan komunikasi, dan peralatan pemutus jaringan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wydine menendang tutup sebuah box plastik raksasa dan memperlihatkan banyak sekali persenjataan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersenyum dan berkata, “Jika ada yang kau butuhkan, segera beritahu kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahkan jika itu hanya sekedar model tiruan, tetap saja salah satu dari ketujuh Object itu merupakan Generasi Kedua. Juga,Prizewell City Slicker itu sudah gila. Dia tidak akan menahan diri walau kita telah mengibarkan bendera putih. Ketika kita menuju ke sana, tidak ada jalan kembali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami akan melakukan apapun selama kau membayar kami. Dan kau juga telah memberikan bayaran yang cukup banyak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 9===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayami Cherryblossom, kepala bengkel  Batalion Pemeliharaan Mekanik 37, menghentikan kendaraan off-road-nya dan melompat ke luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayami biasa dipanggil dengan wanita tua prajurit perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sebenarnya berasal dari Korporasi Kapitalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pola pikir tentang betapa berharganya ekonomi dan keuangan telah tertanam dalam di hatinya dan dia tidak melihat ada yang salah jika kita menentukan HAM berdasarkan jumlah rekening bank. Bahkan walau dia sudah terlatih dalam melakukan perbaikan Object, dia sama sekali tidak membanggakan kemampuanya itu. Dia membanggakan hasil yang dia terima dari kerja kerasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia pertama kali mendengar tindakan anak perempuan dan menantunya itu, dia langsung berpikir bahwa mereka itu bodoh. Orasi tentang memberikan bantuan kepada wilayah yang sedang kelaparan itu memang bisa membuat orang prihatin, tapi nilainya hanya itu. Melakukan hal itu hanyalah sekedar menginvestasikan uang terhadap sesuatu yang tidak menguntungkan. Di Korporasi Kapitalis, bahkan anak prasekolah pun bisa mengatakan bahwa itu hanya membuang-buang uang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika aksi anak dan menantunya itu mulai ditekan oleh Korporasi Kapitalis, Ayami sudah memukul darah dagingnya sendiri. Tapi dia masih menggenggam tangan anaknya. Dia tidak bisa meninggalkan mereka. Dia menyadari bahwa ada sesuatu yang lebih berharga dari perekonomian dan uang yang menjadikan anaknya dan pasangannya itu mendukung gerakan bantuan pangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak bisa lagi tinggal di Koporasi Kapitalis. Mereka harus pergi ke daratan lain. Selama masa pelarian mereka, dia menjadi sangat menyadari  tentang eksistensi raksasa yang disebut kekuatan dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan ini menjadikan dia sangat memahami seberapa besar bayangan yang diciptakan Korporasi Kapitalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga menyadari bahwa Kerajaan Legitimasi yang menjadi tempat bernaung mereka, juga mempunyai bayangan yang sama besarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat mereka sudah menggapai tujuan mereka, yang menanti mereka bukanlah kehidupan yang menyenangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah mereka berbalik atau terus bergerak maju, yang menanti mereka hanyalah jalan yang dipenuhi kesulitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semakin lama dia berada di dekat raksasa itu, semakin kuat hubungan yang tercipta di antara mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah memutuskan untuk melindungi keluarganya dari bayangan raksasa itu apapun yang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan bahkan dia akan menggunakan kekuatan militer atau Object agar tujuannya tercapai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Shikibu!! Iekazu!! Apa kalian di sana!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua itu meneriakan beberapa nama dari depan sebuah bangunan apartemen. Bahkan di kawasan teraneh kota tersebut, bangunan apartemen itu terlihat berbeda dari yang lain. Itu hanya sebuah bangunan prefab polos seperti yang lainnya, tapi dia dibuat bertingkat tinggi. Itu dipenuhi dengan fasilitas seperti lift dan pintu yang bisa mengunci secara otomatis. Dinding dan lantainya mempunyai dua buah sekat layaknya sebuah jendela. Bangunan itu tidak dibuat dengan desain prefab karena kurangnya dana. Seluruh kota dibuat dengain desain tersebut. Papan nama dan petunjuk di bangunan itu ditulis dengan campuran tulisan hiragana, katakana, kanji, dan jenis tulisan lainnya, semua tulisan itu terlihat asing di wilayah Kerajaan Legitimasi. Itu hanyalah sebuah tipe tulisan yang bisa membuat Prizewell City Slicker kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua itu memanggil nama anak dan menantunya, tapi dia tidak mendapat jawaban. Walaupun begitu, dia tidap punya waktu untuk menunggu. Dia menaiki tangga hingga ke lantai tiga dan menuju ke sebuah pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat bersamaan, anak perempuannya, Shikibu, membuka pintu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita berambut hitam di periode akhir umur dua puluhannya itu terlihat sangat terkejut ketika melihat seorang wanita tua ada dihadapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ibu, apa yang kau lakukan di sini? Aku pikir kau tidak punya waktu berlibur sampai—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa Iekazu di sini? Dan bagaimana dengan Orihime, cucu perempuanku!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja tidak di sini. Ini hari kerja. Papa ada di kantor dan anak perempuan kita sedang berada di sekolah dasar. Jujur saja, apa militer membuatmu tidak bisa membedakan hari?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hubungi mereka,” kata wanita tua itu, terdengar sangat terburu-buru. “Cepat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Apa? Ehh? Ibu, jika kau mau datang berkunjung, kau seharusnya menelpon terlebih dahulu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua itu ngeluyur ke pintu depan dan mengambil gagang telepon kabel yang terletak di dekat pintu masuk. Dia memanggil nomor yang sebelumnya sudah dia ingat, tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini buruk. Teleponnya tidak bisa terhubung.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sebentar, dia berpikir bahwa 24 telah memotong saluran telepon, tapi bukan itu. Semua yang ada di luar sana menjadi sangat berisik. Total tinggi sebuah Object adalah 50 meter, jadi pergerakan mereka akan terlihat walau dari jarak jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Saluran teleponnya pasti telah dibekukan...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang terjadi?” tanya Shikibu sambil berkedip. “Siaran TV tiba-tiba ditunda dan internet tidak dapat terhubung ke setiap laman yang aku tuju. Dan aku harus melihat resep untuk membuat makan siang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ibu kota pasti telah memutusnya untuk mencegah kepanikan. Mereka memotongnya dari saluran yang paling tebal. Bahkan jika saluran itu tidak dibekukan, kita pastinya tidak dapat menggunakan telepon.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Shikibu, tetap tenang dan dengarkan aku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ibulah yang sedari tadi panik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebentar lagi beberapa Object akan tiba ke sini,” ucap wanita tua itu seperlahan mungkin. “Mereka terdiri dari Indigo Plasma dan 6 Object lainnya. Militer Kerajaan Legitimasi tidak bisa menghentikan mereka!! Kita harus segera meninggalkan tempat ini secepat mungkin! Senjata mengerikan yang bisa membahayakan seluruh negara itu akan segera mengubah kota ini menjadi lautan api!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Tunggu...” Shikibu tersenyum. Dia harus segera memperbaiki kebiasan buruknya yang terbawa dari Kepulauan Jepang. “Apa maksudmu tentang Object yang akan datang? Aku belum mendengar kabar tentang akan diadakanya sebuah parade.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua itu mengabaikannya dan menarik keluar radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menghubungkannya pada frekuensi militer dan mengeraskan volumenya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Segera perbaiki Baby Magnum!! Kalian tidak harus memperbaikinya secara sempurna! Paling tidak, buat satu meriam utamanya berfungsi. Pasukan Indigo Plasma sedang menuju ke kota imigran saat kita berbicara. Jika kita terlalu lama, kita tidak akan bisa mengejar mereka!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shikibu masih tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia mulai gemetar sambil tetap tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimana Iekazu dan Orihime?” tanya wanita tua itu dengan ekspresi serius. “Kita harus segera menjemput mereka dan meninggalkan kota ini sebelum ketujuh Object itu tiba!! Kau harus bersiap-siap. Kau punya 10 menit!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu. Apa yang terjadi!? Apa yang terjadi!? Apa yang terjadi!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau pikir aku punya waktu untuk menjelesakannya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita harus memberi tahu tetangga... Tidak, bukan mereka saja!! Kita harus memberi tahu semua orang di apartemen ini...tidak, semua orang yang ada di kota ini untuk kabur!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, tiba-tiba Shikibu berhenti berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua itu telah menamparnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak bisa. Kita tidak akan sempat. Bahkan jika mereka menganggap kita serius, mereka hanya akan menciptakan kepanikan masal dan kemacetan masal. Semua moda transportasi akan berhenti dan tidak ada seorang pun yang bisa keluar dari sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau bilang kita harus meninggalkan mereka!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kutuk aku sesukamu.” Karena anaknya menatapnya seperti itu, wanita tua itu menanggapi tantangannya dan melangkah ke depan. “Tapi aku akan melindungi keluargaku. Aku akan melakukan apapun untuk itu. Jika itu akan membuat kita semakin sulit untuk melarikan diri, aku siap untuk membiarkan seluruh kota ini mati.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak bisa...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu apa kau ingin meninggalkan Iekazu dan Orihime? Jika mereka mengetahui kebenarannya, semua orang yang tinggal di sini akan menaiki setiap kendaraan yang mereka temukan. Jika itu terjadi, tidak ada yang bisa menjemput mereka berdua. Kita juga tidak bisa kabur!! Apa kau setuju dengan itu!? Apa kau ingin mengorbankan seluruh keluargamu untuk orang yang benar-benar tidak kita kenal!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sih tidak. Itulah kenapa aku sampai harus kabur dari unitku untuk bisa datang ke sini. Bagaimana denganmu? Apa kau akan membiarkan Iekazu dan Orihime dibakar sampai musnah? Aku tahu apa yang bisa dilakukan para Object itu. Peracayalah pada apa yang kukatakan: pengeboman yang dilakukan oleh Object itu mutlak. Mereka bahkan tidak meninggalkan mayat untuk dikubur.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa berbicara sepatah kata pun, Shikibu memukul tembok itu sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara keras itu membuat wanita tua itu terdiam dan Shikibu segera menuju ke kamarnya. Dia sepertinya ingin mengambil koper dari lemarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak punya banyak waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepanikan mulai menyebar ke seluruh kota.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka tidak bergegas pergi sebelum itu bisa membuat kemacetan serius, mereka akan terjebak di dalam kota. Jika itu terjadi, mereka akan menghadapi pengeboman yang dilakukan oleh 7 buah Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sekitar 5 menit berselang, Shikibu telah kembali ke pintu depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku siap.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku rasa aku telah melakukan sesuatu yang sangat buruk.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan tanggung kesalahann itu. Ini dosaku. Ketujuh Object itu seharusnya bisa dihentikan oleh unitku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak punya waktu untuk menggunakan lift. Mereka menggunakan tangga untuk menuju ke lantai satu dan menaiki kendaraan off-road militer. Ban karetnya mendecit saat mereka beranjak pergi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Siapa yang lebih dekat, Iekazu atau Orihime?”&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
“Papa yang lebih dekat. Tapi tidak terlalu berbeda. Mereka sama-sama sejauh sekitar 5 kilometer dari sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu kita mulai dari Iekazu. Beritahu aku jalan menuju kantornya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengendarai kendaraan off-road-nya tanpa mengindahkan lampu lalu lintas dan jalan satu arah. Namun nampaknya tidak ada yang peduli. Mereka semua punya urusan yang harus dikhawatirkan. Kepanikan mulai menyebar. Jika mereka berhenti di lampu merah, sepertinya akan ada orang yang lompat ke jendela mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana ini bisa terjadi?” gumam Shikibu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua itu mengabaikannya dan terus menancap pedal gas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Iekazu bekerja di perusahaan pakaian pria yang tidak terlalu besar. Perusahaan itu menyewa sebuah bangunan prefab berlapis dua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana cara kita memanggilnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahkan jika saluran telepon eksternal telah diputus, jaringan internalnya pasti masih terhubung. Dimana meja resepsionisnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada meja resepsionis di lantai pertama. Pengunjung yang ingin masuk harus menemui operator dan...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu pergi ke sana. Bual sesuatu seperti dia melupakan bento-nya atau apa sajalah. Buat agar kau bisa menggunakan telepon internal mereka. Suruh Iekazu turun dan bawa dia ke sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ibu, bagaimana denganmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kita berdua pergi, kendaraan  off-road ini akan dicuri. Kau pergi. Atau kau punya nyali untuk menggunakan benda ini untuk mengusir pencuri?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia berbicara, wanita tua itu mengeluarkan sesuatu dari area di sekitar tuas persneling. Itu adalah sebuah submachine gun milik militer Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shikibu menjadi pucat dan mengangguk dengan cepat sebelum meninggalkan kendaraan dan menuju ke meja resepsionis di lantai satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau sebentar, wanita tua itu mengamati Shikibu melalui kaca jendela otomatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, Shikibu kembali dengan membawa seorang pria bersetelan. Seperti seorang pegawai, dia memakai setelan yang dibuat oleh perusahaannya sendiri. Wanita tua itu sedikit mendecakan lidahnya ketika melihat pria berparas kecil itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalian terlalu lama.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sudah dengar garis besar situasinya, tapi...” mulai pria itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak punya waktu untuk berdiskusi,” kata wanita tua itu sambil menghantam pedal gasnya, membuat kendaraan itu berjalan lagi. “Aku tidak punya alasan untuk membiarkan Orihime mati.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepanikan semakin menyebar ke seluruh kota seiiring berjalannya waktu. Wanita tua itu tidak tahu apa yang para idiot itu pikirkan, tapi sepertinya beberapa orang idiot mulai membakar beberapa bangunan. Dia bisa melihat kepulan asap hitam dari kejauhan. Dia meragukan bahwa mensabotase gedung SD Orihime akan berdampak banyak, tapi dia merasakan perasaan tidak enak di dadanya. Tidak ada lagi tempat yang bisa dikatakan aman di kora ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau terlalu cepat!! Pelankan sedikit! Kau akan menabrak seseorang!!” teriak seorang pria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diamlah bego!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waah!! Pria itu meneriakan sesuatu yang buruk. Tunggu, apa benda yang sedang dia arahkan ke sini? Itu senjata api!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua itu mengabaikannya dan menekan pedal gasnya lebih dalam. Jarum speedometernya terpelintir hingga mentok. Beberapa suara dentuman bubuk mesiu bisa terdengar, tapi kendaraan itu tidak tergores sedikit pun. Sepertinya pria itu tidak benar-benar ingin menembak seseorang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tiba di sebuah sekolah dasar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka langsung menerobos dari gerbang depan, berbelok tajam ke salah satu area parkir, dan langsung berhenti seketika. Sepertinya kegiatan belajar mengajar sudah dihentikan, tapi anak-anak belum diperbolehkan untuk keluar. Mereka bisa melihat banyak wajah yang mengintip dari balik jendela. Wajah-wajah itu dipenuhi dengan kecemasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kota sudah mengalami kepanikan, lembaga itu telah membuat keputusan tepat. Tapi itu belum cukup. Itu tidak akan bisa menyelamatkan anak-anak itu dari ketujuh Object yang dipimpin City Slicker.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Shikibu, Iekazu. Pergi jemput Orihime. Jika si guru menghalangi, gunakan ini.” Wanita tua itu menyodorkan submachine gun itu ke arah Iekazu. “Tapi jangan lepas pengamannya. Kosongkan larasnya. Selama kau melakukan itu, benda ini tidak akan menembak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolong, jangan. Ini bukan masalah tentang aku bisa menembak atau tidak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmph. Cepatlah. Kalau tidak ketujuh Object itu akan sampai ke sini lebih dulu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, tapi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Iekazu langsung terdiam saat dia keluar dari kendaraan off-road.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu,” kata wanita tua itu, mencelanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya Iekazu tidak bisa menghadapi tatapan ngeri dari para anak-anak lain. Wanita tua itu juga merasakan hal yang sama. Dia akan membiarkan anak-anak itu mati agar keluarganya bisa melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak!! Sekarang ini kita tidak punya pilihan yang tidak memiliki resiko!! Cepatlah. Kita harus segera mengeluarkan Orihime dari sana!!” dia berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Iekazu langsung berlari ke dalam sekolah. Shikibu mengikutinya dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, wanita tua itu mendengar suara gemuruh seperti guntur dari kejauhan. Dia menggeram. Dia mengenali suara itu. Itu adalah suara listrik statis. Itu adalah suara listrik yang diproduksi secara masal untuk membuat badan raksasa sebuah Object mengambang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukan dari Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya satu kemungkinan yang tersisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa kita tidak sempat...!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia mendengar itu dari tempatnya, ketujuh Object itu pasti telah ada di perbatasan kota. Mereka bisa menembak kapan pun. Genosida yang mengatas namakan penyelamatan bahasa akan segera dimulai. Saat itu dimulai, tidak ada yang bisa melarikan diri. Bangunan akan rubuh, bypass akan rubuh, dan semua moda transportasi akan berhenti. Tidak lama lagi kendaraan off-road itu juga tida bisa berbuat apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua prajurit perwatan itu menggertakan giginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, wanita tua yang ada di sana! Apa kau masih hidup? Telah datang seorang ksatria dengan kilauan armornya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara dua anak laki yang dikenalnya datang dari radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser. Ini permainan yang sangat mengerikan!! Tidak peduli bagaimana kau merasionalisasikan hal ini, melawan 7 buah Object bukanlah hal rasional.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diamlah, Heivia. Ini kesempatan besar bagi kita. Ayo selesaikan ini dengan cara mencolok dan kita akan menjadi pahlawan sekali lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau selalu berpilaku seperti ini! Sepertinya para bangsawan pemalas yang kerjanya hanya memakan makanan ringan di negara aman bisa belajar satu dua hal darimu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, kau selalu mengeluh, tapi kau selalu mengikutiku sampai akhir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Bagaimana mereka bisa melakukan ini?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Situasinya sudah menjadi teramat sangat buruk. Melawan sebuah Object adalah suatu hal yang patut dipertanyakan, dan sekarang tujuh. Bagaimana cara kedua orang itu melawan mereka? Bahkan itu tidak berpengaruh sedikit pun pada impian Quenser yang ingin menjadi seoran desainer Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nenek, aku tidak akan membiarkanmu mati,” kata Quenser. “Masih ada banyak hal yang harus aku curi darimu dengan kedua mata ini. Kehilangan seorang teknisi handal akan menghalangi jalan menuju mimpiku. Tak perlu dikatakan lagi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tuan putri kita sedang bad mood. Dia bilang dia tidak akan termotivasi jika bukan kau yang melakukan perawatan. Jika Baby Magnum tidak bisa bertarung, tamatlah kita. Itulah kenapa kami membutuhkan bantuanmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau...” gumam wanita tua itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia mendengar tentang unit yang dihancurkan, wanita tua itu mengabaikan mereka. Dia telah melanggar regulasi militer untuk melindungi keluarganya. Tapi mereka berbeda. Batalion Pemeliharan Mekanik 37 milik Froleytia masih berfungsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka belum menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka masih terus berjuang untuk menyelamatkan semua orang di kota ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami akan menghadapi Batalion Pemeliharaan Mekanik 24. Misi kita adalah untuk melindungi kota imigran! Dan bukan hanya kami. Tidak lama lagi Baby Magnum akan ikut bersama kami. Jadi jangan harap kau bisa mati sebelum kami menendang bokong Prizewell City Slicker sialan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah pertarungan akan segera dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertarungan antara tujuh buah Object generasi terbaru dengan beberapa prajurit kecil berdarah-daging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 10===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, sangat menyentuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu itu hanya sebuah akting, tapi tentara bayaran berkulit cokelat yang bernama Wydine mengusap matanya saat kendaraan lapis baja itu berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semangatmu itu telah menyentuhku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu ini bagian dari pelayanan yang kalian berikan, tapi ini menggangguku,” jawab Quenser sambil melompat ke hamparan salju putih dari bagian belakang kendaraan lapis baja itu. “Apa yang akan kita lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pertama-tama, kita harus membuat mereka berhenti. Kami akan mengalihkan perhatian mereka sehingga meriam utama Object mereka mengarah ke sini. Pada akhirnya, kita harus memastikan bahwa pertempuran ini terjadi di luar kota imigran.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu,  tunggu, tunggu!!” Heivia segera memotong mereka. “Apa kalian gila!? Apa yang kau maksud dengan mengalihkan perhatian! Apa kalian ingin menembaki mereka dengan misil anti-tank portable!? Saat mereka mengetahui posisi kita, mereka bisa mengubah kita semua menjadi debu dengan satu tembakan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diam kau, dasar benalu. Aku tidak pernah bilang akan menembaknya. Kita bisa menggunakan Bird atau Animal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu?” tanya Quenser dan muka Wydine terangkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kendaraan tanpa awak spesial milik unit pembersihan medan perang!! Bird adalah kendaraan udara dan Animal adalah kendaraan darat dengan 6 roda. Mereka dikendalikan oleh remot yang memancarkan gelombang radio, tapi mereka dilengkapi dengan peluncur roket sekali pakai. Bayangkan kalau mereka itu mortar yang bisa bergerak. Walau terkadang hentakan dari tembakan roket itu menghancurkan mesin ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit bayaran yang bernama Charm dan Lemish mengeluarkan dua benda kecil dari belakang kendaraan lapis baja itu. Salah satunya adalah kendaraan udara yang mempunyai sayap sepanjang 50 cm dan yang satunya lagi kendaraan darat dengan panjang 40 cm. kendaraan darat itu pasti  memiliki beberapa bagian tambahan di bagian bawahnya yang bentuknya seperti penopang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berapa banyak yang kau punya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Satu Bird dan 10 Animal. Sinyal radio dapat mendeteksi lokasi kita, jadi kita harus memasang beberapa antena palsu. Dengan begitu, kita tidak akan ditembaki saat melakukan serangan kejutan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu ayo kita mulai.” Quenser melihat kendaraan tanpa awak itu dibariskan di atas salju. “Apa yang bisa kita bantu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka menggunakan format Korporasi Kapitalis, jadi kami yang akan menyetelnya. Kau mungkin mau memasang antena palsu? Akan sangat membantu jika kau memasang mereka di lokasi acak sekitar 500 meter dari sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wydine memberi tanda kepada Lemish dan para gadis tentara bayaran lainnya untuk membawa keluar beberapa koper. Bentuk mereka seperti koper tenteng ukuran 30 cm X 30 cm dan tebal 5 cm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak perlu membuka kopernya. Ketika kau ingin memasangnya, pastikan sisi abu-abu ini menghadap ke bawah. Jika kau menggunakan jempolmu untuk menekan switch di pegangannya, kau selesai. Frekuensinya telah disetel, jadi kau tidak perlu melakukan hal lainnya lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, ayo pergi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oke, oke. Tapi apa kau juga akan membayarku dengan berlian?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kapan kita bisa mulai? Jika tidak cepat, Indigo Plasma akan mulai menyerang kotanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Menyiapkan antenanya akan memakan waktu 5 menit. Dan membutuhkan waktu 5 menit lagi agar Bird bisa mencapai mereka. Animal harus berjalan melalui salju, jadi akan membutuhkan waktu lebih lama. Mereka akan melawan prajurit infanteri jika pasukan musuh menyadari kehadiran kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi 10 menit paling cepat.” Quenser membagi koper berisi antena palsu itu ke Heivia dan dirinya sendiri. “Mepet sekali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, tapi kita harus melakukannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar sekali. Ayo, Heivia. Aku akan menuju ke utara dan kau ke barat daya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan. Aku harus benar-benar nge-sprint di atas salju.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia berlari ke arah yang berbeda. Bahkan saat itu, tujuh buah Object masih menemani prajurit infanteri yang sedang mendekati kota imigran. Mereka tidak punya banyak waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memegang tiga antena palsu. Akan percuma jika menaruh mereka di satu lokasi. Tapi cuma sekedar menyebar mereka secara melingkar hanya akan memberi tahu posisi mereka semenjak dia melempar antena pertama. Yang paling penting adalah untuk memasang mereka di lokasi acak untuk memastikan antena yang asli tidak diketahui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sial. Apa kita akan sempat!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salju tebal ini memperlambat Quenser lebih dari yang dia kira dan menguras tenaganya. Dia menekan switch di pegangan koper itu dan memasang antena palsu itu dengan melemparnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tidak akan sempat. Kalau begini terus, Indigo Plasma akan menembaki kotanya sebelum Bird menembakan roketnya! Kita tidak mempunyai waktu untuk melakukan ini dengan aman!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser berlari ke lokasi tempat dia akan memasang antena palsu berikutnya, dia mengambil radionya dan mengontak Wydine.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan tunggu. Kirimkan Bird sekarangg juga!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh!? Belum bisa. Mereka akan mendeteksi lokasi kita dari sinyal radio. Mereka akan mengincar antena palsu itu terlebih dahulu, tapi kau belum berada cukup jauh dari mereka...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak masalah!! Jika mereka sudah memulai bombardirnya saat benda itu mulai mengudara, ini semua akan sia-sia!! Cepat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan salahkan aku jika sesuatu terjadi padamu!! Aku ragu perusahaan asuransi akan senang mengenai apa yang kau lakukan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser! Jangan bilang kau juga lupa bahwa kau bisa membawaku ke bahaya yang sama!!” tambah Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menekan switch di antena palsu kedua dan melemparnya. Dia memandang ke kejauhan dan melihat Lemish mengarahkan pelontar berbentuk panah ke atas dan menarik pelatuknya. Bird lepas landas dengan mulus, baling-balingnya mulai berputar, dan dia terbang dengan ketinggian 15 meter. Setelah posisinya sudah stabil, dia langsung menuju ke Indigo Plasma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berapa kecepatan maksimalnya?” tanya Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“170 km/j. Tidak akan membutuhkan waktu lama sampai dia stabil dan menambah kecepatan. Walaupun, hambatan udara akan mengurangi kecepatannya,” kata Wydine. “Kalian berdua harus segera pergi menjauh dari para antena palsu itu!! Saat roketnya diluncurkan, Object akan mulai menyerang balik!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mendengar itu, Quenser menekan switch di koper antena palsu ketiga yang merupakan antena terakhir lalu melemparnya ke samping. Sepertinya dia tidak menempatkannya ke lokasi yang sesuai tapi hanya sekedar membuang bawaan yang berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara seperti tutup botol sampanye yang dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara peledak yang ditembakkan dari peluncur roket yang terpasang di bagian bawah Bird. Namun, proyektil 40 milimeter itu tidak pernah mengenai armor Object. Sebelum sampai, Indigo Plasma menembakan laser kecil. Dengan kilatan cahaya oranye, roket itu meledak di udara. Kendaraan infanteri yang mendampingi Object tiba-tiba mengerem, tapi seluruh unit tidak sepenuhya berhenti. Belum ada kerusakan yang ditimbulkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli seberapa kecil benda itu, sebuah Object secara naluri akan menanggapi segala sesuatu yang menyerangnya. Dengan kerusakan kecil yang didapat dari pertempuran sebelumnya, Indigo Plasma dengan segera berbalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa meriamnya bergerak sedikit. Sangat jelas bahwa dia sedang memindai area di sekitarnya. Di saat itu, Quenser terus berlari. Salju tebal ini memperlambatnya dan dia hampir terpeleset beberapa kali, tapi dia terus berlari secepat mungkin untuk menjauh dari antena-antena palsu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian Indigo Plasma menembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara dentuman besar layaknya berasal dari sebuah drum raksasa, proyektil raksasa melesat dengan kecepatan suara, menyebarkan getaran selama dia melaju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu sebuah railgun!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendengar suaranya terlebih dahulu karena arah trajektori proyektil itu. Itu tidak diarahkan ke tanah tapi itu diarahkan ke atas dengan lintasan yang mirip lintasan lemparan jauh di permainan baseball. Itu terbang sampai berada di 100 meter di atas kepala Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru railgun itu tiba-tiba berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah parasut terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wydine pasti menggunakan teropong atau bidikan senapan untuk memeriksa dari jauh karena suaranya terdengar di radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sedang memeriksa peluru itu!! Itu sesuatu yang berbentuk seperti silinder dari metal!! Diameternya 70 meter dan panjangnya 150 meter!! Di sisinya ada banyak sekali lubang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quener berbalik, dia mendengar suara seperti uap yang sedang disemprotkan di suatu tempat. Itu berasal dari silinder metal yang menggantung di parasut. Udaranya memekat seperti air yang dicampur dengan gula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gas...apa itu gas untuk meriam plasma berstabilitas rendah!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mereka bertarung dengan prajurit infanteri 24, Quenser dan Heivia mengetahui apa fungsi gas spesial itu. Itu lebih berat daripada udara. Gas itu turun ke bawah, gravitasi dan angin membantu menyebarkannya ke area yang luas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bisa membuat ladang berubah menjadi sepanas dan seterang neraka hanya dari sebuah tembakan meriam plasma berstabilitas rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam utama model tiruan itu berderit saat mereka mengarah ke gas itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser!! Mereka sudah dipastikan sedang mengincar antena palsu di arahmu!! Kau harus menemukan bukit atau tempat perlindungan apapun yang bisa kau temukan dan merunduk!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku tidak akan lolos dari gas yang menyebar ke bawah dari atas kalau melakukan itu!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Area yang telah tertutupi gas spesial itu telah melebihi 100 meter. Akan sulit untuk menjauh dari jangkauannya dengan salju tebal yang bertebaran dimana-mana. Quenser mengambil peledak Hand Axe dari tasnya. Dia menancapkan pemicu elektrik dan melemparnya sejauh mungkin ke atas kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika sampai di titik tertinggi, Quenser menekan tombol di radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara ledakan, sebuah hempasan udara menyebar di atas kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hempasan udara itu menghempaskan gasnya dari area tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak lama kemudian, 6 model palsu itu menembakan meriam plasma berstabilitas rendah mereka. Mereka menembak dengan ketinggian 50 meter dimana konsentrasi gas spesial itu paling padat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kilatan cahaya membakar mata Quenser dan suara yang sangat besar menusuk otaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terhentak ke tanah seperti ada yang menghempaskannya dari atas. Walau sudah memakai pakaian tebal untuk suhu dingin, dia bisa merasakan rasa sakit di kulitnya. Rasa sakit itu mengatakan bahwa dia sedikit terbakar. Jangankan terbakar, dia bahkan belum pernah merasakan tersengat panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penglihatannya benar-benar terluka jadi dia seperti melihat layar putih memenuhi seluruh matanya. Quenser meringkuk sambil menahan rasa sakit yang terus menerus menghajarnya. Dia merasa bahwa dia berbaring di sebuah genangan lumpur raksasa. Salju di daerah tersebut telah benar-benar berubah menjadi air hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi ada yang lebih buruk dari itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak menggunakan peledak untuk menghempaskan gas spesial di sekitarnya, itu tidak akan “meleset”. Permukaan tanahnya bisa berubah menjadi cair dan Quenser sendiri bisa berubah menjadi debu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan itu baru tembakan pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, musuh tidak akan berhenti hanya dengan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser!! Pergi dari sana! Hand Axe tadi memberitahu mereka lokasimu!!” teriak Heivia dari balik radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser bangun dari lumpur aneh itu dan berguling ke salah satu lereng bukit terdekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hampir saja tidak sempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa suara renyah, seperti cracker yang diremuk memenuhi medan pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tidak datang dari Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit infanteri 24 telah turun dari truk militer dan mulai menembakan senapan mereka. Peluru 5.56mm meletus dari 70-80 laras senapan yang membuat tanah bukit, yang digunakan Quenser sebagai tameng, terpental ke udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ronde kedua ini tidak datang dari Object karena skala serangan mereka terlalu besar sehingga mereka memutuskan bahwa akan sangat sulit untuk mengincar target yang kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau mungkin...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dengan 7 Object, total meriam yang mereka punya sebanyak 700 buah. Jika mereka menembakan itu semua, aku akan tamat. Itu artinya reaktor model tiruan itu tidak sempurna. Mereka mungkin hanya bisa menembakan meriam utamanya, jadi senjata sampingan itu hanya menjadi dekorasi.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para prajurit infanteri terus menembak sehingga Quenser tidak bisa bergerak dari tempatnya. Kalau begini terus, Object akan menembaknya dan semuanya berakhir. Tapi dia tidak boleh memunculkan kepalanya ke arah hujan peluru itu dengan ceroboh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, Indigo Plasma bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek! Railgun itu lagi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser melihatnya, proyektil berbentuk silinder itu melengkung ke udara. Para prajurit infanteri tadi hanya bertugas untuk mencegahnya lari. Mereka bekerja sama, tapi sudah jelas siapa yang bertanggung jawab. Bahkan ketika sedang mempiloti Indigo Plasma, kepribadian Prizewell bisa terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, silinder metal yang ditembakkan railgun itu tidak sampai ke atas kepala Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum itu sampai, sebuah misil anti-tank ditembakan dari tanah. Misil itu ditembak oleh laser sebelum benda itu sampai ke peluru railgun itu, tapi efek ledakannya tidak bisa dianggap remah. Trajektori silinder metal itu berbelok sangat tajam dan parasutnya tidak terbuka. Benda itu mendarat di area sekitar prajurit infanteri dan Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tuan! Kami tidak akan membiarkanmu mati sebelum membayar sisanya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terima kasih, Wydine. Aku menghargai kehidupanmu yang sangat jujur itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Silinder metal yang sudah terjatuh itu menyebarkan gas spesial dari permukaan tanah, tapi jangkauannya lebih kecil daripada saat dia di udara. Juga, angin berpihak pada Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser!! Meriam utama Indigo Plasma bergerak!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau pasti bercanda...!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam plasma berstabilitas rendah langsung menembak tepat setelah Quenser meneriakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu menimbulkan ledakan berwarna putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh Quenser langsung terhempas ke belakang. Dia melayang sejauh beberapa meter di udara sebelum menghantam tanah. Dia merasakan rasa sakit seperti organ dalamnya sedang diremas-remas. Kilatan cahaya putih itu sangatlah terang dan membuatnya kagum karena dia tidak buta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Si bajingan itu,” kata Quenser sambil terbaring di tanah. “Dia bahkan tidak ragu untuk meledakan bawahannya sendiri, gila!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak berani untuk melihat ke sisi lain bukit. Di sana sedang terjadi ledakan plasma berstabilitas rendah yang sangat dahsyat, ledakan yang cukup panas dan kuat untuk menembus armor sebuh Object jika terfokuskan. Kehancuran yang diciptakannya tidak bisa dikatakan lagi sebagai “mala petaka”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia gila. Kenapa 24 mengikuti orang lalim seperti dia!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena sekarang mereka tidak punya pilihan lain. Jika mereka menyerah, mereka akan tetap dihukum karena telah berkhianat. Apapun yang sedang terjadi sekarang ini, satu-satunya jalan bagi 24 untuk menang adalah tidak boleh kalah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini dia. Kali ini ketujuh Object itu!! Si bajingan itu berencana untuk menabrak tumpukan mayat rekannya sendiri saat sedang melaju!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar teriakan Heivia, Quenser perlahan berdiri. Dia tidak bisa diam saja. Ketujuh Object itu pasti telah mengetahui lokasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Musuh sedang mengrim enam model tiruan dengan formasi horizontal dan Liliy Maria mengikuti mereka dari belakang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bajingan itu tidak ragu untuk memperlakukan bawahannya seperti sampah yang boleh dibuang, tapi dia sangat berhat-hati ketika menyangkut nyawanya sendiri!! Ini sudah membuktikan bahwa para model tiruan itu dikendalikan oleh AI!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan estimasi Quenser, reaktor model tiruan itu hanya menghasilkan output kecil, jadi semua senjata selain meriam utamanya hanyalah sekedar dekorasi. Sekiranya itu sudah terbukti. Dan meriam utama mereka tidak cocok untuk menembak prajurit berdarah-daging yang berukuran kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang artinya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, sial. Dia maju untuk menabrakku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Senjata mengerikan itu menggunakan listrik statis untuk mengangkat beban seberat 200,000 ton. Jumlah listrik statis yang sangat banyak itu menimbulkan guncangan yang luar biasa!! Dan bagian pendorongnya menggunakan plasma!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Object-Object itu berbaris secara horizontal, Quenser teringat akan alat pertanian yang sangat besar. Itu seperti traktor selebar 300 meter. Dia tidak bisa lari dari bahaya itu hanya dengan berlari ke kiri atau ke kanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian sebuah roket ditembakan dari tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ledakkan itu terjadi sangat dekat dengan model tiruan itu sehingga benda itu tidak sempat bereaksi.  Model tiruan yang berada paling dekat dengan Quenser telah ditembak. Fakta bahwa tembakan itu mengenai langsung ke tubuh bulatnya mengartikan bahwa meriam selain meriam utamanya benar-benar tidak berfungsi. Sepotong armor tipis terkelupas dan terjatuh ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Model tiruan yang telah diserang itu berhenti bergerak dan meriam utamanya mulai membidik. Dalam sekejap, area tempat roket itu ditembakan telah berubah menjadi putih semua. Meriam plasma berstabilitas rendah telah ditembakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau pasti bercanda!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu cuma Animal! Tidak usah cemas!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat setelah itu, kelima model tiruan dan Indigo Plasma melewati Quenser. Ada celah di formasi mereka karena salah satu benda itu terhenti karena tembakkan dari Animal, tubuh Quenser tidak hancur berkeping-keping karena listrik statis yang sangat banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tebak AI strategik itu hanya berisi kumpulan perintah-perintah umum.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indigo Plasma dikendalikan langsung oleh Prizewell, jadi dia bisa membelokan jalurnya secara manual untuk membunuh Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah karena dia sekedar berman-main atau sedang menguji AI.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada gua di 20 meter ke arah SBD&amp;lt;ref&amp;gt;Selatan Barat Daya&amp;lt;/ref&amp;gt; dari lokasimu! Untuk sekarang lari saja ke sana!! Jika mereka tidak bisa menggunakan apapun selain meriam utamanya, mungkin saja AI strategik mereka tidak bisa mengambil keputusan untuk menangani situasinya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Okay!! Aku hanya tinggal berdo’a agar aku tidak dihancurkan oleh meriam nakal!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat tersebut, Quenser menemukan sebuah pecahan pelat logam yang terbaring di tanah. Itu adalah fragmen armor yang telah terlepas dari salah satu model tiruan itu ketika tertembak roket. Ukurannya kira-kira 30 cm&amp;lt;sup&amp;gt;3&amp;lt;/sup&amp;gt;  dan setebal 12 cm. itu berat, tapi tidak terlalu berat sampai dia tidak bisa mengangkatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini ringan sekali. Ini bahkan tidak mencapai standar sebuah Object. Bahkan besi biasa lebih padat dari benda ini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihatnya lebih dekat dan menyadari bahwa sebenarnya pelat logam itu hanya setebal 5 cm. sisanya adalah material berwarna abu-abu pucat. Pinggirannya yang hancur terlihat seperti batu yang hancur daripada sebuah metal yang hancur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya seseorang seperti Quenser yang belum mendapat pelatihan khusus tidak bisa mengangkat benda itu. Biasanya sebuah roket tidak akan bisa menghancurkan pelat logam setebal itu. Dan sekarang ini Quenser sedang memegangi fragmen itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasti ada sesuatu yang tersembunyi di sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, cepat!! Model tiruan itu mulai kembali bergabung!! Mereka kembali menuju ke arahmu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimengerti. Juga jangan berpikir kau ini aman-aman saja!! Jangan lakukan apapun yang dapat memberitahu mereka lokasimu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diperintahkan oleh Heivia, Quenser mulai berlari sambil membawa fragmen tersebut. Salju tebal, luka yang telah dia terima, dan fragmen armor yang dia bawa menurunkan kecepatannya. Samar-samar rasa sakit terasa di lututnya. Lagi dan lagi, dia mendengar suara hatinya berbisik dan memberitahunya untuk melemparkan rongsokan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia mengabaikannya dan terus menggerakan kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara guntur yang semakin mendekat. Hati Quenser menyuruhnya untuk bergerak lebih cepat dari yang bisa dilakukan tubuh fisiknya. Ini menciptakan pertentangan antara pikiran dan kenyataan yang dilaluinya. Apa yang ingin kakinya lakukan dan apa yang sedang kakinya lakukan saling bertentangan sehingga dia hampir terjatuh. Dia hampir mencapai batasnya. Dia tidak bisa bergerak lebih jauh. Sebongkah fragmen armor yang belum tentu akan berguna tidak sepadan untuk mempertaruhkan nyawanya demi benda itu. Dia mau melepasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia akhirnya sampai ke pintu masuk gua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau tanah keras mengisi gua itu, Quenser lompat ke dalam sana. Dia berguling ke tanah yang agak miring. Dia terus berguling sampai sekitar 20 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua tubuhnya tergores dan kulitnya mengalami luka bakar ringan. Tapi sekarang ini semua hal itu tidak bisa mengganggunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sial. Indigo Plasma dan 6 model tiruan itu akan segera ke sini!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengambil beberapa Hand Axe dari tas di punggungnya, menancapksn pemicu, dan melemparnya ke pintu masuk yang baru dia lalui. Dia tidak punya waktu untuk ragu. Dia dengan cepat menekan tombol di radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah ledakan tercipta di tempat tertutup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gah!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terpental ke dalam gua, tapi itu lebih baik daripada kemungkinan yang bisa terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peledak plastik itu telah menciptakan sebuah penutup dari batu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa merasakan getaran hebat datang dari balik penutup itu. Sepertinya Indigo Plasma menembak di sekitar pintu masuk gua. Jika dia tidak meruntuhkan batuan induk untuk menutup celah tersebut, ledakan panasnya akan menyapu seluruh bagian dalam gua dan memanggang Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Itu tidak terasa cukup besar bagi sebuah meriam utama.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menganalisa situasinya saat dia merasakan hawa dingin menjalar di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia telah beruntung bahwa Indigo Plasma telah menggunakan meriam anti personel dan tidak menggunakan meriam utama dari 6 Object di sekitarnya. Ini bukan karena ada rasa kesusilaan dengan musuh. Prizwell sepertinya memutuskan bahwa akan sulit untuk melawan satu orang dengan menggunakan meriam utama. Jika tadi dia menggunakan meriam utama, bagian dalam gua itu pastinya sudah terpanggang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berusaha untuk menggunakan radionya, tapi tidak bisa terhubung. Batuan itu mencegah sinyal untuk masuk. Dia tidak punya pilihan lain selain mencari jalan keluar lain. Dia juga bisa menggunakan peledak untuk membuat lubang di pintu masuk yang sudah tertutup itu, tapi ada kemungkinan bahwa getaran yang dihasilkan oleh ledakan yang terjadi di ruangan tertutup seperti ini dapat melukainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser kembali mengambil potongan armor itu dan menggunakan cahaya dasar dari LCD radionya sebagai penerangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggerakan cahaya remang-remang itu untuk memeriksa bagian dalam gua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertempuran masih terus berlanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih ada banyak hal yang harus dia lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 11===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya gua itu terbentuk secara perlahan oleh kekuatan air. Sebuah jalur air kecil meriak di kaki Quenser. Dia bisa menjaga kakinya tetap kering dengan berjalan di dekat sisi dindingnya. Itulah gambaran betapa sedikitnya air di gua itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk pertamam Quenser merasa cemas, tapi dia dapat dengan mudah menemukan jalan keluar setelah bergerak sekitar 2 kilometer. Jalur air itu bermuara ke sungai. Saat Quenser sampai di tepi sungai, lengannya mulai mati rasa, jadi dia menjatuhkan fragmen armor itu ke tanah. Benda itu hampir terjatuh di kakinya, jadi dia segera melompat.  Bahkan jika benda itu lebih ringan dari baja, secara anehnya, tetap saja itu masih cukup berat untuk meremukan batu yang ada di tepi sungai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada sesuatu mengenai armor tersebut. Itu dibuat dari plat baja dan suatu material aneh berwarna abu-abu, dan itu jelas berbeda dari armor Object yang biasanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Quenser hanyalah seorang mahasiswa magang. Dia tidak tahu cara untuk memeriksa plat armor itu secara benar dalam situasi normal, dan sekarang dia harus melakukannya dengan peralatan yang dia bawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa melakukannya sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berpikir sejenak, Quenser mengubah frekuensi di radionya. Dia tidak menghubungi Heivia atau Wydine.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang dibutuhkannya untuk memberikan saran adalah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nenek!! Kau bisa mendengarku? Ini Quenser! Aku butuh bantunmu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nak…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menerima sebuah jawaban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu artinya Indigo Plama dan para model tiruan itu belum menyerang kota imigran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa aku punya petunjuk baru yang berhubungan dengan Indigo Plasma! Tapi itu terlalu sulit bagi seorang pelajar seperti!! Aku butuh bantuan dari seorang pro seperti dirimu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bodoh. Jangan bilang apa-apa lagi! Sekarang aku bukan lagi bagian dari militer. Jika kau memberitahuku tentang keadaan di medan perang, kau juga bisa dituntut karena melakukan sebuah kejahatan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu kita akan menghabiskan waktu di barak penahanan bersama-sama!! Tolong bantu aku!! Kaulah satu-satunya orang yang bisa menyelamatkan kota!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyelamatkan kota.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendengar wanita tua itu menahan nafasnya ketika dia mengatakan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Enam dari tujuh Object itu adalah model tiruan. Aku punya potongan armor yang terlepas dari salah satu model tiruan itu. Benda ini memiliki dua lapisan: baja...dan sebuah material abu-abu. Apapun itu, entah kenapa ini sangat ringan. Dan ini tidak hanya lebih ringan dari armor Object yang biasa, ini lebih ringan dari baja biasa. Aku rasa mereka ingin menghemat biaya. Tolong beritahu aku cara menguji material yang ada di benda ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tolong satu persatu. Model tiruan? Pengujian material?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini sangat diperlukan agar kita bisa membalik keadaan!! Jadi cepatlah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua prajurit perawatan itu terdiam sejenak, tapi dia akhirnya mulai memberikan Quenser perintah. Pertama dia memberi tahu Quenser apa saja peralatan yang dibutuhkan dari alat-alat yang tersedia untuk melakukan pengujian material.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Okay, kau punya alat genggam dan radio, ‘kan? Kalau begitu kau bisa menggunakan metode elektromagnetik. Pertama, gali sebuah lubang di bawah potongan armor itu. Cuma sebesar lubang yang biasa kau buat di bak pasir. Setelah itu, buka WLAN peralatan genggamu dan letakan di bagian bawah potongan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sedang berada di tepi sungai yang berbatu, jadi dia meletakan peralatan genggamnya di celah antara batu besar yang ada di bawah frgamen itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yosh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berikutnya, setel frekuensi di radiomu. Samakan frekuensinya dengan yang digunakan WLAN itu. Kemudian letakan radionya di atas fragmen itu dan kirim sebuah sinyal selama 10 detik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser bisa mendengar suara gemuruh di kejauhan. Heivia dan lainnya pasti masih ada dalam keadaan putus asa. Quenser ingin melakukannya dengan cepat, tapi dia terus memberi tahu dirinya sendiri bahwa menyelesaikan ini secara akurat adalah solusi tercepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yosh. Berikutnya apa!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ambil peralatan genggammu, nyalakan layarnya, dan periksa sinyal yang diterima. Itu seharusnya disajikan dalam persen.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Persen?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cepat lihat saja!! Aku pikir kau sedang terburu-buru!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dengan panik melihat ke layar dan membaca angka yang ditampilkan di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di sini tertulis 34.2!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm. Dengan lapisan anti panas yang baik, sinyal sebanyak itu tidak akan pernah bisa menembusnya. Itu hanya produk murahan yang ditempa secara asal-asalan,” wanita tua itu menganalisanya dengan tenang dari balik radio. “Tapi itu memiliki dua lapisan, sulit untuk memastikannya. Nak, bisakah kau memisahkan kedua lapisan itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu mungkin hanya sebuah model tiruan, tapi ini masih sebuah armor Object.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu aku akan memberikan spekulasi yang kemungkinan besar tidak akurat.” Wanita tua itu sendikit menghela nafas. “Sepertinya material abu-abut itu adalah keramik. Tubuh utamanya dibentuk dari keramik lalu sebuah pelat metal tipis digunakan untuk membuatnya ‘terlihat seperti Object’.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keramik memiliki kekuatan dan kelenturan yang cukup. Mereka mungkin mencoba menggunakan itu untuk menghasilkan kemampuan menyerap dan menyebarkan tekanan yang sama dengan yang zirah bawang lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika hanya itu yang digunakan untuk memprduksi armor Object, hal ini akan memudahkan kita. Model tiruan itu hanyalah model murahan yang bisa dihancurkan oleh serangan nuklir,” kata wanita tua itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sudah menganalisa pengambang yang mereka gunakan dan aku memperkirakan bahwa berat keenam model tiruan itu tidak lebih dari 50,000 ton. ...Dari berat potongan armor ini dan komposisi rasio antara baja dan keramik, armor model tiruan itu sepertinya tiga kali lebih tipis dari armor Object biasa. Dan ini bukan material baja yang memiliki reaktan anti api. Jika mereka membuatnya dari sekedar keramik murahan, kalau begitu kekuatan sejati mereka hanya sebatas...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka berhasil,” geram wanita tua itu. “Kita benar-benar tertipu oleh penampilan mereka. Jika kita menanganinya dengan tangan dingin dan menghadapinya satu persatu, meriam utama tuan putri kita pasti bisa menembus mereka. Kemenangan mereka datang dari keberadaan ketujuh Object itu yang membuat kita kehilangan ketenangan.” Wanita tua itu berhenti sebentar. “Apa kau tahu apa artinya itu, nak?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Armor itu sangat lebih tipis dari armor Object yang biasa, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak hanya itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian suara statik mulai masuk ke transmisi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukan suara yang ditimbulkan dari gangguan biasa. Statik itu semakin jelas dan jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu berhubungan dengan...ketahanannya terhadap panas. ...Meriam utama mereka...adalah plasma berstabilitas rendah. Dan...di sini...Arktik...yang merupakan...kawasan Alaska... Mereka...bersikap...bagai...kan...senja...ta...yang...luar...biasa...tapi...mereka ke sini...dengan...membawa...kele...mahan...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nenek? Nenek!? Tunggu...sial!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara statik itu semakin keras dan Quenser tidak lagi bisa mendengar suaranya. Itu mulai menyakiti telinga, jadi Quenser menarik radio itu dari wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa mereka mulai memutus sinyal radio untuk menghentikan roket yang ditembakan dari kendaraan tanpa awak itu? Kurasa Indigo Plasma mengoreksi para model tiruan itu secara manual dengan menggunakan sinyal radio!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser pergi dari sungai itu dan kembali menuju ke hamparan salju putih. Saat dia mendekati medan pertempuran. Kali ini dia sedang mencoba menghubungi Heivia dan lainnya. Tapi dia terlebih dahulu menyetel output-nya sampai maksimum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, Wydine!! Kalian bisa mendengarku!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ksshhh...aku lebih memilih untuk tidak merespon!! Senjata mengerikan itu sedang...mencari kita dengan menggunakan mikrofon dan...melacak sinyal radio!!:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tuan!! Oh tuhan terima kasih...kau selamat! Itu artinya kita akan...mendapatkan sisa bayaran kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau ada sinyal statik, transmisi masih bisa terhubung. Kota imigran memang masih berjarak cukup jauh. Mungkin itulah yang menyebabkan dia tadi dapat menghubungi wanita tua itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ketahanan panas. Meriam plasma berstabilitas rendah. Distrik Alaska. Armor keramik yang tidak memiliki reaktan anti api dan tidak memiliki semua fungsi zirah bawang. Darimana para model tiruan itu datang? Rute mana yang dilalui mereka ketika melakukan serangan kejutan?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wydine, berapa banyak kendaraan tanpa awak yang tersisa!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bird sudah...tertembak. Aku masih...bisa mendeteksi...tiga Animal. Tapi Object-Object itu...mulai meluaskan...area pemotongan sinyalnya. Sinyal...radionya...terlalu banyak menerima...gangguan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku membutuhkanmu untuk melancarakan serangan roket seperti tadi. Aku akan mengirim lokasinya menggunakan peralatan genggamku. Beritahu aku alamat surelmu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wow. Sebuah kesempatan untuk mendapat...informasi pribadi...sunggung pelanggan yang baik!! Hari ini adalah...hari keberuntunganku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku pasti akan menggunakan enkripsi ketika mengirimnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan menggunakan alamat yang telah dia berikan, Quenser mengirim sebuah titik yang telah dia tandai di peta ke Wydine.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau melakukan apa yang kukatakan, mereka akan mendeteksi kebaradaanmu. Rencana ini akan bekerja karena kendaraan tanpa awak kecil itu tidak bisa dideteksi oleh sensor anti personil. Apa kau bisa melakukannya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Animal yang...setengah hancur...ada di dekat sana. Merek pikir...mereka telah menghancurkannya...jadi aku bisa menarget mereka...kapan pun. Aku akan...mengirim...sinyal yang cukup kuat...untuk menembus...gangguan ini...jadi ada sebuah...resiko...bahwa mereka dapat...mendeteksi... lokasi kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolonglah. Juga, gangguan dari Indigo Plasma ini mempunyai celah. Itu adalah frekuensi yang digunakan untuk mengoreksi para model tiruan itu secara manual. Analisa sinyal pengganggu ini dan temukan celah itu. Itu pasti saluran yang menghubungkan pemimpin dan para tiruan itu. Jika kita memanfaatkannya dengan baik, kita mungkin bisa menembus celah itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ksshh…Sesuai permohonanmu…tuan☆ …Ayo kembali bekerja, iya kau yang jadi benalu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, saat...pertempuran ini selesai...aku akan memberikanmu beberapa kata-kata.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar 2 kilometer di kejauhan, ketujuh Object itu sedang bergerak. Ada Animal yang terletak di tengah-tengah gerombolan Object itu. Heivia dan yang lainnya sepertinya sedang bersembunyi  dari jarak sekitar 1 kilometer, barat tempat itu. Jika mereka ditemukan, mereka semua akan tamat, tapi mereka masih punya kesempatan. AI strategik milik 24 yang mengontrol para model tiruan itu belum terlalu maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi rencana dasarnya adalah...ksshh...membuat mereka secara tidak sengaja menembakan... meriam plasma berstabilitas rendah ke tengah-tengah formasi mereka. Dengan begitu, mereka yang memiliki...armor tipis akan meledak,” kata Wydine.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi Indigo Plasma adalah Object...Generasi Kedua. Ksshh..Walau cuma dia yang tersisa, itu sudah cukup untuk menjadi ancaman yang harus diwaspadai,” Heivia mengingatkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Entah kenapa aku merasa bahwa kita akan berhasil. Lakukan apa yang kukatakan. Jika mereka mengubah formasi mereka, ini semua akan menjadi sia-sia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menyuruh mereka bergegas sambil memeriksa situasinya melalui GPS yang ada di peralatan genggamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itu, salah satu model tiruan tiba-tiba mengubah arahnya. Dia sedang mengarahkan meriam utamanya ke bukit tempat Heivia dan lainnya bersembunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini buruk. Mereka terdeteksi karena output sinyal radio yang ditinggikan!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi model tiruan itu berhenti bergerak. Suara statik yang sangat berisik datang dari radio dan GPS berhenti meng-update.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa mereka berhasil menembukan celah pada sinyal pengacau dan memblokir jaringan yang menghubungkan Indigo Plasm dan para model tiruan itu!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara ledakan tercipta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun itu tidak datang dari Object. Itu datang dari benda yang jauh lebih kecil dari itu. Animal yang ada di tengah-tengah keenam model tiruan itu telah menembakan roket. Roket itu menghantam salah satu armor model tiruan dan meledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
AI Strategik segera bereaksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Program itu mengambil keputusan dari daftar prioritas dan mulai menyerang balik apa saja yang menyerangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggunakan satu-satunya senjatanya yang berfungsi, plasma berstabilitas rendah yang merupakan meriam utamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ledakan yang terlihat sangat putih terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ledakan itu sangat besar dan mencakup ke seluruh 6 model tiruan itu. Walau dia sudah berada sangat jauh, Quenser buta sementara ketika dia melihat ledakan magnesium itu secara langsung. Itu tidak hanya terjadi karena meriam plasma berstabilitas rendah itu ditembakan di dekat model-model tiruan itu. Prajurit infanteri 24 sudah pasti telah terpanggang, tapi mereka masih membawa tabung gas dan tangki yang berisi gas spesial untuk digunakan berbarengan dengan Object. Itu menyebabkan ledakannya semakin membesar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gangguan telah menghilang dari kedua belah pihak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kutukan-kutukan yang berasal dari rasa putus asa Heivia bisa terdengar jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan dia putus asa karena dia bisa melihat tujuh buah bayangan raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Permukaan tanahnya sedikit meleleh, tapi seluruh siluet itu masih bisa terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh masih bisa bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini tidak bagus. Ini tidak berhasil!! Bukan Indigo Plasma saja yang tersisa! Keenam model tiruan itu juga tidak hancur! Bahkan jika armor mereka lebih tipis dari biasanya, mereka masih bukan tandingan seorang prajurit berdarah-daging!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak,” Quenser berkata ke radionya. “Keenam benda itu telah terbungkus oleh ledakan seperti yang telah direncanakan. Ini checkmate.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kok bisa checkmate!? Memang sih permukaan armornya sedikit meleleh, tapi mereka masih bisa bergerak!! ...Ayolah, pergi dari sini. Apa untungmu jika kau mati, iya ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian terakhir ini sepertinya ditunjukan untuk Wydine dan lainnya, tapi para prajurit bayaran itu sepertinya tidak setuju. PMC hanya berfokus pada hal-hal yang memberi mereka keuntungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Selama ini mereka mempunyai sebuah kelemahan yang amat besar,” kata Quenser dengan perlahan agar menenangkan Heivia yang sedang panik. “Armornya tidak memiliki material tahan panas di dalamnya. Dan juga tidak berfungsi seperti armor bawang. Itu hanya sekumpulan keramik.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang sedang kau bicarakan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Meriam utama mereka adalah plasma berstabilitas rendah. Itu banyak menimbulkan panas. Dan tempat ini termasuk kawasan Alaska. Suhu rata-rata di tempat ini biasanya di bawah nol. Dan dari semua itu, model tiruan itu melancarkan serangan mendadak dari bawah Samudra Arktik. Mereka pastinya benar-benar dingin. Panas yang ditimbulkan dari meriam plasma berstabilitas rendah akan mengakibatkan perubahan temperatur yang sangat ekstrim. Itu artinya...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berhenti sejenak dan menarik nafas dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kemudian mulai berbicara lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Struktur keramiknya akan berubah sangat drastis! Saat distorsi molekulnya menjadi cukup besar, dia akan jatuh karena beratnya sendiri!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara berisik seperti metal yang saling lepas dari tempatnya bisa terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan mulai menyebar ke seluruh 6 model tiruan itu seperti gelas kaca yang dijatuhkan ke lantai. Mereka terpecah belah dan melupakan bentuk awal seperti saat mereka bergabung sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menatap ke peralatan genggamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa mendengar suara rekan-rekan sesama prajurit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku telah mendengar bagaimana cara menempa pedang, pemanasan di dalam tungku dan pendinginan di dalam air adalah cara yang digunakan untuk membuat logam lebih kuat. Contoh yang paling terkenal adalah pembuatan katana di Kepulauan Jepang,” kata Wydine dengan kagum. “Tapi itu akan menjadi pisau bermata dua jika tidak dikerjakan oleh para empu yang sudah mahir. Aku percaya jika terlalu sering membuka tutup tempat penyepuhan akan membuat temperaturnya berbeda dan menyebabkan metalnya terlalu rapuh, itu akan dianggap sebagai pedang gagal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Biasanya, sebuah Object sudah di desain untuk beroperasi di kondisi seperti ini dan menempatkan elemen pemanas di antara pelat armornya untuk memastikan dia tidak terlalu mendingin, tapi aku ragu mereka akan melakukan itu setelah melihat bagaimana cara mereka memangkas ketebalan armornya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maaf karena mengganggu selebraasi kalian,” potong Heivia. “Tapi Indigo Plasma masih sehat-sehat saja!! Benda itu adalah Object Generasi Kedua asli seharga 5 miliar dolar! Benda itu tidak akan hancur hanya karena kejadian ini!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser bisa mendengar suara deritan yang sangat keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari jarak dua kilometer, Indigo Plasma yang sedikit rusak itu mulai menggerakan meriam utamanya. Walau mereka cuma model tiruan, mereka telah kehilangan sebagian besar kekuatan militer dengan hilangnya keenam Object tersebut. Si Elite, Prizewell City Slicker, pasti sangat marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai perwujudan dari kemarahannya, meriam plasma berstabilitas rendah itu diarahkan ke prajurit kecil yang memiliki darah dan daging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, mengarah ke Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku rasa dia akhirnya berhasil melacakku melalui sinyal radio.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia. Wydine, dan para prajurit bayaran lainnya, dia sudah tamat. Tutup telinga kalian dan tiarap ke tanah jika kalian tidak ingin buta atau tuli karena sebuah ledakan kecil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tuan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengabaikan teriakan yang menyuruhnya berhenti. Berlari pasti akan sangat membantu dirinya pada saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Quenser mendekar suara seperti guntur yang sedang mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Muncul  dari belakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sudah menunggumu tuan putri,” begitu katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia memeriksa peralatan genggamnya setelah keenam model tiruan itu meledak, dia sudah memeriksa lokasi Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah memperkirakan bahwa tuan putri akan melakukan pergerakan jika ada sebuah perubahan besar di dalam situasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_18.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, Quenser...” kata Heivia sambil sangat terkejut. “Indigo Plasma adalah Object Generasi Kedua asli! Bahkan jika 7 meriam tuan putri masih berfungsi, dia masih kesulitan untuk mengalahkan monster itu!! Dan sekarang, dia hanya punya satu. Dan dia tidak dalam kondisi prima! Bahkan sebuah serangan telak tidak akan menghentikan Indigo Plasma di sini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jika serangan pertama ini tidak dapat menyelesaikannya, mereka akan diledakan oleh serangan balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, ekspresi Quenser tetap teguh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini cukup”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengambil radionya dengan satu tangan dan menggunakan tangannya yang satunya untuk mengacungkan peralatan genggamnya seperti sebuah pistol. Dia tidak yakin jika itu mengarah tepat ke suatu sasaran, tapi dia mengarahkan alat komunikasi infrared yang ada di ujungnya ke arah Indigo Plasma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia layaknya sedang menusuk musuh dengan ujung belati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Habisi dia tuan putri. Habisi si bajingan pendiskriminasi itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat setelah itu, kedua Object itu menembakan meriam utamanya pada waktu yang hampir bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sama-sama menembakan plasma berstabilitas rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6 model tiruan itu telah “terpecah belah” di sekitaran Indigo Plasma dan gas spesial untuk plasma berstabilitas rendah masih memenuhi area tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya sudah terlihat jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indigo Plasma ditelan oleh kilatan cahaya yang sangat putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau mereka hanya sekedar tiruan, meriam utama mereka masih berfungsi. Ada cukup banyak gas untuk menjalankan ke enam meriam itu yang menngelilingi Indigo Plasma. Saat Indigo Plasma menembakan meriam utamanya, gas spesial itu langsung meledak. Ledakan itu mungkin tidak semuanya berasal dari meriam, tapi jangkauan ledakannya sangatlah luas. Bahkan jika temperaturnya diatur agar berada dalam kondisi optimal, difusi dan fluktuasi yang terjadi secara alami saja sudah bisa membuat gas yang sangat terkonsentrasi itu meledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Armornya tidak bisa menahan ledakan yang sangat dahsyat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikatakan bahwa armor Object bisa menahan satu dua serangan dari senjata nuklir, tapi dia jadi meleleh seperti gula. Dan ketika armornya melunak, meriam plasma berstabilitas rendah tuan putri menusuknya. Ini menyebabkan kerusakan kritikal pada reaktor yang ditandai dengan dihasilkannya muatan listrik yang berlebihan, yang membawa ledakan ini semakin membesar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berada cukup jauh dari tempat itu, tapi penglihatan dan pendengarannya tidak berfungsi dengan baik&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia menyadari bahwa efek ledakan itu bisa semakin parah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, ada sebuah tembok raksasa yang memisahkan Quenser dengan ledakannya. Tembok itu adalah Object. Baby Magnum yang sudah babak belur telah menjadi perisainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hello, apa kau masih hidup?” tanya tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku rasa aku akan mati...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana dengan kita!?” teriak Heivia. “Kita hanya berjarak separuh dari jarakmu ke ledakan itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri sepertinya memutuskan untuk mengabaikan keluhan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana dengan City Slicker?” dia bertanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mati, kurasa. Kau lihat ledakan itu. Bahkan jika dia dilontarkan, dia akan terpanggang di udara.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu kita tinggal punya satu hal lagi yang harus dilakukan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yup,” kata Quenser ke radionya. “Kita tinggal memberi tahu wanita tua itu bahwa semuanya baik-baik saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 12===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekacauan telah terjadi kota imigran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bermula dari TV. Stasiun televisi lokal telah menghentikan siaran mereka, tapi antena militer yang ada di Baby Magnum digunakan untuk melakukan siaran darurat. Rongsokan dari tujuh senjata mematikan ditampilkan  di layar. Setelah itu, itu berganti dengan tampilnya para prajurit Batalion Pemeliharaan Mekanik 37 yang meneriakan parade kemenangan. Para staf penyiaran CS membantu menayangkan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk pertama, beberapa orang berpikir bahwa itu bohong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sisa-sisa Object itu bisa dilihat dari pinggiran kota dengan menggunakan teropong, sehingga rasa takut mulai meninggalkan atmosfer kota tersebut. Perasaan gelap dalam diri mereka mulai menghilang  sampai-sampai semua orang tidak bisa menjelaskan kepanikan yang baru saja terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, wanita yang di sana. Kereta kudamu sudah ada di sini,” kata Heivia saat mengehentikan kendaraan off-road-nya di pinggiran kota imigran. Wanita tua itu menatap mata Quenser yang sedang duduk di kursi penumpang, tapi pelajar itu hanya mengangkat bahunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua itu sedang bersama anak perempuannya, menantu laki-lakinya, dan cucu perempuannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berjalan meninggalkan keluarganya dan mengarah ke kendaraan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sudah siap. Apa hukumanku?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu akan diputuskan nanti,” kata Quenser, menyampaikan pesan dari komandannya. “Karena keadaan darurat yang menyebabkan pengawasan para prajurit tidak bekerja untuk sementara, Froleytia harus menulis banyak sekali laporan, tapi dia menyuruhku untuk menyampaikan sebuah pesan untukmu: semua kegagalan bisa ditutupi dengan keberhasilan, dan kau cukup beruntung karena memiliki skil teknisi yang dibutuhkan yang cukup membuatnya ragu untuk melenyapkanmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Jadi begitu,” hanya itu yang dikatakan si wanita tua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hatinya mungkin merasakan perasaan yang campur aduk sehingga dia tidak bisa mengungkapkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nenek,” teriak seorang anak kecil yang merupakan cucunya. Anak kecil itu menunjuk ke kejauhan dan bertanya, “Apa kau membuat itu, nenek?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang menunjukk Baby Magnum yang bergerak di pinggiran kota. Salah satu lensa telephoto tuan putri pasti telah melihat anak kecil itu menunjuknya karena salah satu meriam utamanya melambai balik kepada anak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua prajurit perawatan itu terdiam untuk sejenak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Ya,” dia akhirnya menjawab. “Itu adalah robot penegak keadilan yang aku buat dan mereka semua adalah rekan-rekan kepahlawananku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia menggerakan setirnya sedikit, Heivia berbisik kepada Quenser yang ada di kursi penumpang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Tidak ada komentar?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Aku rasa untuk kali ini aku akan membiarkannya.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua prajurit perawatan itu memanjat naik dan kendaraan off-road itu pergi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu menuju keluar dari kota imigran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu menuju ke zona perawatan dimana sang putri telah menunggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;==Catatan Penerjemah &amp;amp; Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 2|next= HEAVY OBJECT:Volume3 Epilog }}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_3_Bab_1&amp;diff=514439</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_3_Bab_1&amp;diff=514439"/>
		<updated>2017-03-04T00:42:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 1 - Kuburan Rongsokan Logam adalah Harta Karun untuk Mencari Logam Langka &amp;gt;&amp;gt; Mencegat Sisa Pasukan di Alaska==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dulu pernah ada Object yang bernama Water Strider.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah Object Generasi Kedua yang canggih. Object raksasa itu bergerak dengan mulus di atas salju dengan menggunakan listrik statis, dan bisa menembus Object musuh dengan dua meriam plasma berstabilitas rendah di setiap sisinya, yang bahkan senjata nuklir tidak mampu melakukan hal yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object Generasi Pertama akan kesulitan ketika menghadapi Water Strider, tapi seorang mahasiswa magang yang datang untuk mempelajari tentang desain Object dan seorang bangsawan penganalisis radar yang datang untuk mengumpulkan tindakan kepahlawanan, berhasil menghancurkannya hingga berkeping-keping. Itu cerita 2 bulan yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekarang...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita pulang, Alaska. Aku senang melihatmu lebih dingin dari terakhir kali kita bertemu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser. Ayo abaikan pekerjaan ini dan mencari rumah Santa Clause atau semacamnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kupikir Santa tinggal di Skandinavia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau harus bertanya pada Organisasi Iman mengenai hal itu. Tunggu, dia merubah warna pakaiannya dalam iklan minuman ringan, jadi apa sekarang dia bersama Korporasi Kapitalis?  Mungkin sekarang dia sedang beristirahat di fasilitas kesehatan sebuah perusahaan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia dari Kerajaan Legitimasi sedang mengobrol sambil menyusuri salju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu dari mereka memiliki ramput pirang dan satu-satunya cara cepat untuk menentukan jenis kelaminnya adalah dengan melihat dia memakai celana atau rok. Dia adalah mahasiswa magang biasa yang bernama Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang satunya memiliki rambut cokelat pendek dan tubuh yang sedikit berotot. Dia adalah seorang bangsawan yang mahir menganalisa radar yang bernama Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak berjalan di atas salju putih musim dingin yang menutupi seluruh area dengan keindahan alamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar bahwa di area itu tidak ada tanah yang bisa terlihat. Warna putih menutupi seluruh daratan di sejauh mata memandang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, potongan-potongan besi tercerai-berai di mana-mana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah sisa-sisa Object Generasi Kedua bernama Water Strider. Beberapa petugas perawatan pasti terkubur di bawah salju, tapi potongan besi itu menutupi area sejauh 20 meter atau lebih. Meriam utama yang terlihat seperti jembatan bengkok menjadi tembok penghalang dataran itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akui ini benar-benar luar biasa,” gumam Heivia sambil menggaruk kepalanya. “Itu terlihat seperti bekas letusan gunung berapi. Sejauh mata memandang hanya ada rongsokan. Letusan itu mengarah ke atas, dan aku pikir beberapa bagian terbang beberapa ratus meter.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebagian pasti mental beberapa kilometer. Tapi itu Object seberat 200,000 ton.  Tidak mudah untuk mengumpulkan semua bagian. Dan ini juga berlaku bagi pihak sebelah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku berpikir apa yang menyibukan para unit intelijen murung itu. Aku tebak mereka pasti sedang menganalisa teknologi itu langsung ditempat dan juga mencari bermacam logam langka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita bisa menyerahkannya pada mereka, jadi ayo lakukan pekerjaan kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser kemudian sedikit meluncur di tebing yang tidak curam. Dia menuju lokasi  yang ada di beberapa meter ke bawah. Potongan puing-puing Water Strider bisa terlihat berkilauan dari sana, tapi entah karena ledakan yang terjadi atau arah angin, di sana tidak ada bagian yang lebih besar dari 10 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu masalahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Quenser dipanggil sebagai teknisi perang untuk memecahkan misteri tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Okay, okay,” Quenser dengan lembut menepuk tebing yang baru saja dia turuni dengan telapak tangannya. “Permukaan di sini sudah mulai longsor. Sepertinya akan sia-sia jika menggunakan Hand Axe mahal ini di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semuanya juga terlihat baik-baik saja di bagian atas,” kata Heivia sambil dia meluncur ke bawah. “Cukup buat retakan sebesar 5 meter dan semua rongsokan itu akan longsor ke bawah. Itu juga termasuk seluruh bagian kaki milik Water Strider bajingan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan kita juga bisa melakukan itu untuk menahannya,” jawab Quenser tidak peduli sambil merangkai bor elektrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu model yang digunakan untuk pembuatan jalan daripada untuk rumah tangga, jadi bor itu memiliki panjang 50-70cm. Dia memegang bor elektrik itu sedikit lebih rendah dari puncak tebing dan menekan tombol yang seperti pelatuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melubangi beberapa bagian di muka tebing, Quenser berkata, “Tempatkan bom di area yang aku tandai. Setelah itu, tutup mereka dengan plat metal yang tadi aku berikan. Lalu tutup kembali dengan tanah. Dengan begitu seluruh ledakannya akan terpusat ke bagian tebing”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik, baik. Sejujurnya, ini benar-benar menyebalkan, seperti mengolesi krim ke atas kue. Satu gram dari peledak ini lebih mahal dari segram platinum, benar? Ini benda yang sangat kuat, jadi bisakah kau meletakannya sesukamu dan meruntuhkan tebingnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau protes karena harus membawah semua baterai untuk bor ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku protes karena aku seorang analis radar dan malah disuruh bekerja di salju dengan alat bor. Bisakah kita meledakannya begitu saja sehingga kita bisa langsung kembali?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau pasti tahu bagaimana memasang bom dengan berbagai cara untuk berbagai situasi. Bahkan sebuah peledak yang kuat tidak akan mengakibatkan kerusakan yang setara jika energi ledakannya tidak diarahkan dengan benar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya kau ke sini untuk mempelajari desain Object?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bukannya mau melakukan ini, tapi aku harus membuat diriku berguna jika ingin tetap di sini. Ini juga berlaku untukmu, dasar prajurit nakal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah membuat beberapa lubang di muka tebing, Quenser mulai menyetel bom-bom itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kemudian dia mengernyit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Heivia juga menyadarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, aku baru saja mensinkornkan pemicu dengan penerima sinyal detonasi, tapi ini tidak mau merespon dengan sinyal radio. Apakah tanah atau plat metal yang menghalangi sinyalnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial, ini tidak direncanakan.” Quenser mendecakan lidahnya, diikuti hembusan nafas putih. “Froleytia adalah komandan yang hebat, tapi dia terlalu perfeksionis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita bisa meremas payudara besarnya ketika ini berakhir, tapi apa yang harus kita lakukan sekarang, Quenser?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita akan menggunakan pemicu waktu daripada menggunakan radio. Maka tidak akan ada lagi masalah tentang sinyal ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku harus menyetelnya hingga kapan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“1700 hours&amp;lt;ref&amp;gt;Satuan jam dalam militer kalau dikonfersi jadi jam 5 sore&amp;lt;/ref&amp;gt;. Sekitar 20 menit dari sekarang .”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada alasan kenapa mereka mengaturnya berdasarkan jam. Jika mereka menyetelnya dengan menggunakan penghitungan mundur, waktu yang terjadi pada setiap bom akan berbeda dan mereka tidak akan meledak secara bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyetel semua bom yang ada di muka tebing, Quenser dan Heivia bergegas pergi. Sekarang, mereka mempunyai waktu lebih sedikit dari 10 menit sebelum peledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser. Dengan peledak sebanyak itu, seberapa jauh kita harus menjauh agat tetap aman?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ledakannya akan mengarah ke dalam, jadi 50 meter saja sudah cukup untuk menghindari tuli akibat suara ledakan. Tapi akan lebih baik jika kita menjauh lebih jauh agar lebih aman.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Froleytia selalu cerewet tentang masalah meninggalkan jejak, tapi sepertinya kita tidak bisa melakukannya di salju ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan badai salju yang akan segera datang, jejak itu akan hilang dalam beberapa menit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil berbincang-bincang, dua laki-laki itu telah berada sejauh 100 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia kemudian tersadar seperti orang yang lupa mengunci pintu setelah keluar rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm? Oh, Kurasa aku mengacaukannya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada apa Heivia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin aku memasukan angkanya tanpa mengubah mode pemicunya terlebih dahulu. Jadi bukannya pengatur waktu, aku mungkin menyetelnya pada frekuensi 1700 Hz. A-aku harus kembali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang!? Mereka akan meledak dalam kurun waktu kurang dari 10 menit!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tinggal kembali dan memeriksa, kemudian kembali lagi ke sini!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak bisa!! Tunggu saja sampai 1700 hours. Jika mereka tidak meledak, kita akan kembali dan memeriksa. Okay, okay!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau kan yang bilang bom harus disetel sesuai dengan situasi. Jika salah satunya tidak terjadi apa-apa dan milikmu meledak dengan sukses, kita tidak akan mendapatkan hasil yang kita inginkan, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau benar...” Quenser mengalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo, ayo. Kita hanya tinggal ke sana dengan sangat cepat. Ayo cepat!” paksa Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Aku juga? Ini kesalahanmu, bukan aku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil Quenser di seret dengan panik, keduanya mulai kembali ke tebing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tadinya  berjarak sejauh 100 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berkurang 30 meter dari totalnya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah ledakan besar tiba-tiba timbul dari tebing sebelum 1700 hours.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Quenser dan Heivia menghadapinya tanpa persiapan, hempasan tiba-tiba dari ledakan itu membuat mereka tergeletak. Quenser bilang mereka akan aman jika berada sejauh 50 meter, tapi itu kalau mereka menunduk dan bersiap akan guncangan. Dia tidak mengatakannya dalam situasi berdiri tanpa persiapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika mereka mulai tenggelam ke dalam salju, Quenser mulai memukuli Heivia dengan tinjunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dasar bego!! Bego, bego, bego, bego, begooooo!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ow!! Salahku, salahku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bukannya lupa untuk menyetelnya dengan benar!! Kau malah menyetelnya terlalu cepat!! Kau memasang di area itu, ‘kan!? Dan kau juga tidak memasang plat metal, ‘kan!? Jika kau pasang, hempasannya tidak akan sampai sejauh ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, tapi kita akan benar-benar terbunuh jika aku tidak menyetelnya kecepetan. Pada akhirnya ini semua berakhir dengan baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bergantung pada situasinya, kesalahan seperti ini bisa mengacaukan seluruh operasi militer! Itu bisa membawa seluruh unit terbunuh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser! Hey, Quenser!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan potong aku ketika sedang berbicara!! Aku sedang benar-benar marah di sini!! Lihat, tebingnya runtuh sebelah. Tugas pertama kita hari ini benar-benar—!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, sebentar lagi 1700 hours!! Bom yang kau pasang akan meledak!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat ke tebing dengan tatapan kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekejap kemudian, ledakan kloter kedua terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua idiot yang baru saja berhasil mengangkat tubuh mereka dari salju, tapi mereka terhempas kembali ke tempat semula karena dampak ledakannya. Rasa sakit muncul di kepala mereka seperti duri yang menusuk otak mereka melalui kedua telinga mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah keheningan sesaat, Heivia akhirnya menyodorkan tinjunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bego, bego, bego, bego, begooo!! Kau juga tidak memasang plat metalnya dengan benar!! Jika kau pasang dengan benar, hempasannya tidak akan sampai sejauh ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Salahku, salahku!! Aku! Aku minta maaf telah berlaku sok benar ketika aku juga mengacaukannya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tebing itu tetap runtuh karena kebetulan yang tidak terduga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Longsornya tebing itu membawa puing-puing Water Strider yang ada di atas bersamanya. Diantara puing-puing itu adalah bagian kaki yang terlihat seperti besi tiang yang dilengkungkan dan potongan armor sepanjang kira-kira 10 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua baru saja melakukan baku hantam di dalam salju, tapi mereka diam ditempat karena hasil yang tak terduga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berbicara terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm. Sepertinya puing-puing itu meluncur cukup jauh ke bawah dan menutupi celah yang ada di tebing.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan itu akan menghalangi jalan konvoy yang ingin melewatinya dari bawah.” Heivia mengernyit. “Aku tahu mereka tidak akan bisa memindahkan benda seberat ini dengan mudah, tapi apa ini akan benar-benar berhasil? Menggunakan potongan besar dari puing-puing itu untuk menutupi tebing menunjukan bahwa ada jarak yang cukup besar diantaranya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada jebakan untuk mengatasi itu.” Quenser menunjuk ke hamparan salju putih. “Ada potongan-potongan kecil yang hanya sebesar beberapa sentimeter atau milimeter tersebar di seluruh tempat. Karena itulah kita tidak bisa cuma mengirim crane raksasa untuk mengatasi ini. Bagian seperti caltrops itu akan membuat ban pecah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu aku anggap bahwa tahap pertama sukses.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yup.” Quenser membongkar bor elektrik yang cukup besar itu karena tidak lagi dibutuhkan. “Kita punya pondasi  yang kita butuhkan untuk menghadang Object Aliansi Informasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini semua bermula tiga hari yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah hari dimana Quenser dan Heivia dilempar ke Alaska sambil terus protes seperti biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Musuh kita kali ini adalah Object Aliansi Informasi. Itu adalah Object Generasi Kedua canggih yang di sandikan oleh Kerajaan Legitimasi dengan nama Rush,” kata Froleytia, komandan berambut perak, berdada besar, dan pecinta jepang, mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan bagian dari briefing resmi sebelum misi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu terjadi setelah Froleytia menemukan meja biliar yang sedang dibuat dua idiot itu dari potongan kayu sambil menceramahi mereka selama  dua jam penuh. Setelah dia memastikan bahwa mereka telah menerima hukuman resmi atas apa yang telah mereka lakukan, ekspresi Froleytia kembali bersemangat dan mulai bermain biliar untuk menghabiskan waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara jijik, Quenser berkata, “Menghadapi Object Generasi Kedua di Alaska? Aku punya firasat buruk tentang ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pastikan kau tidak memberitahu bahwa kita akan bertarung di atas salju yang membeku kepada tuan putri. Itu akan membuatnya marah.” Froleytia menghela nafas sebelum melanjutkan. “Sisa-sisa puing Water Strider yang pernah menjadi mimpi buruk kita masih bertebaran di seluruh Alaska. Kita ingin menganalisa teknologi mereka, tapi tidak mudah untuk mencapainya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Puing-puing dari Baby Magnum sebelumnya juga masih ada di sana, tapi Kerajaan Legitimasi tidak punya alasan untu memeriksanya. Mereka hanya mengambil logam langka untuk digunakan kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisakah kita mengaitkannya pada salah satu Object kita dan mendereknya dari sana?” kata Heivia sambil menunjukan kebangsawanannya yaitu dengan  memegang cue&amp;lt;ref&amp;gt;pemukul/tongkat/stik Biliar&amp;lt;/ref&amp;gt; dengan terampil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menghisap kiseru-nya dengan lebih kasar dan berkaa, “Wilayah itu masih diperebutkan, jadi selalu ada Object yang berlalu-lalang. Bagaimana jika ada Object lain yang menarget kita ketika kita sedang melakukannya? Kita hanya akan menjadi sufenir tambahan untuk mereka analisa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa benar?” gumam Heivia  degan acuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun percakapan itu pasti mempengaruhi konsentrasinya karena bola putih yang dia pukul masuk ke dalam salah satu lubang di papan biliar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mengambil kiseru dari mulutnya dengan salah satu tangannya, kemudian dan berkata, “Heivia, aku ingin melakukan tendangan, jadi angkat pantatmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa-apaan itu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diam. Di kampung halamanku, memukul bola putih langsung ke lubang tanpa memasukan satu bola lainnya akan dihukum dengan tendakan di pantat. Okay, turunkan lututmu sedikit, dan...ya, di sana. Sekarang, jangan bergerak. Jika menghindar, kau akan mendapatkannya dua kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan. Ancaman dalam nadamu itu membuatku merinding, dasar ratu sadistik!!” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki indah Froleytia bergerak seperti cambuk sebelum Heivia sempat komplain lagi. Dengan suara dentaman seperti dicambuk sungguhan, Heivia ambruk ke lantai sambil memegangi pantatnya walau dia sudah melalui beragam pelatihan militter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gyahh!? Sepatu kematian!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sudah mengenal Heivia cukup lama, tapi dia belum pernah mendengar suara seperti itu keluar darinya sebelum ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Froleytia kembali meletakan kiseru di mulutnya dan berbicara dengan raut wajah tidak bersalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm. Mungkin aku hanya seorang gadis kecil yang lemah, tapi aku hebat dalam melakukannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Pe-pembohong. Kau tidak akan bisa melakukannya tanpa melatih seluruh tubuhmu...” geram Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengabaikannya, Froleytia mengambil cue dari tangan Quenser yang gemetar ketakutan. Kemudian dia menuju ke meja biliar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kembali ke permasalahan tentang sisa-sisa rongsokan Water Strider yang tersebar di sekitaran Alaska. Puing-puing itu penuh dengan harta karun yang bersifat fisik maupun tidak. Kita bisa belajar dari modelnya, dari program elektronik yang digunakan, dan juga banyak rahasia militer. Dan yang sudah pasti adalaha banyaknya logam rangka. Juga, kita bisa mempelajari teknik penyepuhan armor dari komposisi material tahan panas dan sistem penyaluran panas. Karena kitalah yang meledakan Water Strider Organisai Iman itu, kita berhak mendapat keuntungan dari menganalisanya. Namun, bukan cuma kita saja yang menginginkan keuntungan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mengarahkan cue itu pada bola berwarna putih, melihat lurus ke arah bola itu. Dia terlalu fokus pada permainan sehingga tidak menyadari bokongnya yang dibalut rok ketat menghadap ke arah Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita telah mengetahui beberapa  unit intelijen dari Aliansi Informasi telah mengendap-ngendap ke sana beberapa minggu lalu, tapi mereka tidak melewati batas. Kita ditugaskan untuk segera menghancurkan fasilitas antena yang disiapkan mereka untuk mengirim teknologi yang telah mereka analisa. Aku ragu Aliansi Informasi akan duduk dan diam saja, jadi sepertinya mereka akan mengirim Object yang berspesialisasi di atas salju.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan itu adalah Rush Generasi Kedua...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau kan sudah pernah melihatnya, Quenser.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara dentingan dari bola yang saling menabrak terdengar dan 3 bola masuk ke dalam lubang. Froleytia mengitari meja itu dengan langkah anggun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benda itu yang bertarung bersama kita dalam operasi gabungan melawan negara militer Oseania. Dua buah meriam Gatling gun cahaya panas adalah ciri khasnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar itu, Quenser hampir saja menepuk dahinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(…Si G-cup ‘Oh ho ho’!?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi kecutnya bukan hanya karena dia adalah seseorang yang Quenser kenal. Dia sudah tahu dari awal kalau mereka berasal dari negara musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena dia tahu seberapa kuat Object yang dipiloti “Oh ho ho”. Rapid fire beam cannon Gatling gun yang menjadi senjata utama benda itu jauh lebih kuat dari meriam utama tuan putri dalam hal kekuatan penghancur. Kemungkinan besar musuh akan terus menjaga jarak ideal, dan menghancurkan armor Object dengan cepat tanpa memberi kesempatan untuk kabur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia pasti telah memeriksa semua data sebelum dia membuat strategi, dan sepertinya dia juga menyadari apa yang sedang dikhawatirkan Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak akan menghadapinya secara langsung. Bahkan para petinggi juga tidak menginginkan itu terjadi. Ini pekerjaan bagus untuk para pemeran cadangan yaitu para zeni perang kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu! Tunggu!! Aku semakin tidak menyukainya!! Itu hanya melimpahkan semua bahaya pada kami! Aku telah berpikir, kenapa unit ini tidak bisa mengirim Object untuk melawan Object seperti yang biasa dilakukan unit lain!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu tidak baik Quenser. Kau dengar nada ancaman dari suaranya, ‘kan? Itu nada suara yang dia pakai ketika dia mengharapkan sesuatu yang bagus dari kita saat memerintahkan hal tidak masuk akal pada kita,” kata Heivia dengan air mata di matanya sambil terus memegangi pantatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia membidik bola selanjutnya dan cemberut dengan bibirnya yang masih menahan kiseru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan ngmongin aku seperti aku menggunakan posisiku untuk menyiksa kalian. Tuan putri masih memegang peran utama sementara kalian melakukan hal pendukung, jadi tidak usah cemas. Kau cukup melakukan beberapa pembongka—Ah!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teriakan tiba-tiba yang ditimbulkannya terjadi karena bola putih itu tanpa tidak terduga bergerak sedikit melenceng setelah dia memukulnya dengan cue. Percakapan ini pasi mempengaruhi konsentrasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bola putih itu memantul dari sisi meja beberapa kali sebelum masuk ke dalam lubang yang ada di sudut meja itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bertiga terdiam sejenak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mencairkan situasi canggung itu, Froleytia meremas cue yang dia pegang dengan seluruh tenaganya, menyerahkannya pada Quenser, dan membuka matanya lebar-lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau yang berikutnya Quenser!! Dan karena aku dengan bodohnya memasukan bola putih itu ke dalam lubang, sudah jadi tugasmu untuk menendang pantatku sekeras yang kau bisa!! Sekarang!!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolong jangan sembunyikan rasa malumu dengan ancaman!! Itu menakutkan!! Ini pertama kalinya ada orang yang menghadapkan pantatnya ke arahku dengan memaksa!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan pada akhirnya, dua idiot itu melakukan tugas mereka sebagai karakter pendukung dengan bergerak secara diam-diam melewati salju putih Alaska dan membawa tugas pembongkaran untuk menghentikan konvoy musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini titik yang ke 5,” gumam Quenser dari atas salju putih yang mulai menghitam karena matahari yang sudah sepenuhnya tenggelam. “‘labirin’ ini akhirnya selesai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang konvoy prajurit perawatan Aliansi Informasi tidak akan bisa keluar-masuk medan pertempuran dengan leluasa. Jalur utamanya telah terhalang dengan puing-puing yang kita ciptakan dan beberapa bagian tajam akan menghancurkan roda mereka saat berusaha mencari jalan lain. Tapi kita masih bisa bergerak bebas karena telah mengenal medan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini saja tidak akan cukup untuk menggores Rush. Ini hanya akan membuang-buang waktu jika tuan putri kalah saat berduel.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak sepenuhnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terlihat bingung, dan senyum keji muncul di muka Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Rush menggunakan penggerak khusus yang menggunakan pendorong udara dan rantai. Normalnya, itu mengambang dengan menggunakan kekuatan udara, tapi itu menggunakan rantai yang mirip seperti yang ada di gergaji mesin untuk menyentuh tanah dan memberikan akselerasi cepat. Kau pasti tahu itu, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Well, ya…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak seperti tuan putri yang terus mengambang, Rush menyentuh tanah.” Heivia dengan ringan menggoyangkan jari telunjuknya. “Ada kemungkinan puing-puing bekas Object itu akan menyangkut di rantai, dan mengakibatkan malfungsi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Batu biasa atau benda keras akan tercabik-tercabik oleh rantai yang digerakan oleh tenaga yang sangat besar dari reaktor raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kerikil kali ini adalah sisa-sisa dari plat armor dari monster serupa bernama Object. Mungkin saja kerikil itu bisa merusak rantai monster itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi apa itu akan benar-benar bekerja?” Quenser entah kenapa meragukannya. “Object memiliki jutaan sensor. Mereka pasti bisa mendeteksi metal yang ada di tanah, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“itu di mana-mana. Bahkan jika mereka menyadarinya, mereka tidak akan bisa menghindarinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika ini benar-benar bekerja, bukankah seseorang akan berusaha mengembangkan caltrop anti-Object?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Plat armor yang tahan panas ini disepuh oleh para ahli. Ini bukan benda murah yang bisa diproduksi secara masal. Sepertinya mereka memutuskan untuk memfokuskan benda itu agar hanya dipergunakan sebagai bagian dari Object.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau sangat optimis, Heivia. Apa kau orang yang tidak akan ragu membeli pot keberuntungan jika komandan cantikmu meyakinkanmu untuk membelinya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Komandan berdada besar kita bukan tipe wanita cantik yang memberimu rasa nyaman.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Yeah, dia tipe komandan yang mengorganisir unit pribadi untuk melakukan sidak mengenai keberadaan majalah porno di barak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentang itu! Kenapa dia hanya menempatkan wanita berusia dua puluhan di unit itu!? Jika itu pria paruh baya, hal itu bisa diselesaikan dengan damai, hanya dengan senyuman canggung!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu masalah utamanya. Omong-omong, bagaimana kalau kita membuat aliansi, Heivia? Ketika kita merasa mereka akan memeriksa salah satu tempat persembunyian kita, salah satu dari kita yang lain akan memindahkan barang-barang itu ke tempat persembunyiannya  dan  begitu pula sebaliknya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi dia telah memonopoli transmisi radio. Dia akan mendengar transmisi darurat yang kita buat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita bisa menggunakan kiasan atau kata rahasia atau semacamnya. Kau tahu, kita bisa berkata ‘aku terpojok di sini’ atau sesuatu yang bisa memulai percakapan rahasia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Akan lebih baik jika kita tidak menggunakan kiasan yang sama terus-menerus. Bagaimana kalau kita mengubahnya setiap kali kita selesai melakukan misi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua merencanakannya bersama-sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya kita akan tahu seberapa efektifnya sabotase ini sebentar lagi.” Heivia memeriksa waktu di jam militernya. “Duel antara tuan putri dan Rush akan dimulai sebentar lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Di tempat biasa, hanya orang yang bekerja lembur yang masih ada di tempat kerja. Aku lebih memilih untuk mengejar kereta terakhir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object Kerajaan Legitimasi yang bernama Baby Magnum di desain sebagai Object Multifungsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kata yang lebih sering dipakai adalah “Object Generasi Pertama”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu dibuat untuk di segala medan dan cuaca. Jika suatu alat dipasang, itu bisa bergerak bebas di lautan. Ketika Object Generasi Pertama diperkenalkan, mereka disebut-sebut lebih kuat dan lebih mudah dibandingkan senjata nuklir, tapi situasi itu sekarang berubah karena sudah menjadi hal yang biasa bagi sebuah negara memiliki Object yang kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_06.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam utama yang ditopang tujuh lengan merentang dari bagian belakang yang bagian pemicunya bisa diputar seperti revolver. Ini membuatnya bisa menembakan berbagai tipe dan jenis senjata yang sesuai kebutuhan. Ketika mendeskripsikannya, itu terlihat gagah dan kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, gadis Elite yang mempiloti Baby Magnum memiliki kesan yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object miliknya memiliki beragam jenis tembakan utama karena itu penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, sang perancang tidak yakin jika senjata utama ini bisa mengalahkan musuh hanya dengan satu tembakan, jadi mereka memberi berbagai pilihan untuk bisa menjaminnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata utamanya lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konsep nyata dari pernyataan ini adalah sebagai berikut: Di jaman dimana Object adalah benda biasa dan ada banyak sekali Object yang setara atau berkualitas lebih baik, Object standar Generasi Pertama tidak menjamin bisa menghancurkan bermacam dan semua musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku tahu itu…)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri kecil itu menarik nafas di dalam kokpit yang ada di bagian tengah Object. Udara di sana dijernihkan dengan berlapis-lapis filter dan soda api, dan tekanan udaranya diatur agar sesuai dengan pergerakan berkecepatan tinggi. Udara itu akan menyapu pikiran negatifnya secara mekanis dan membuatnya bisa meluruskan pikiran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Terlepas dari semua itu, aku hanya bisa mempiloti Baby Magnum karena aku pilot yang telah dimodifikasi. Aku tidak punya pilihan lain selain menghadapi dunia dengan Baby Magnum.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memfokuskan pikirannya dan melihat ke monitor di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah ada sesuatu yang ditangkap radar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memiliki koordinat posisi  musuh dan musuh juga pasti memiliki koordinat posisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini 1 lawan 1.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duel yang berskala paling besar di dunia akan segera dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat tuan putri merasakan atmosfer tegang memenuhi kokpit, dia mendengar dering elektronik yang menandakan ada transmisi eksternal yang masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukan frekuensi resmi dari militer Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object memiliki kemampuan untuk memilah transmisi masuk yang bukan berasal dari unit sekutu dan akan menganalisanya. Jika mereka bisa mengetahui pergerakan musuh dari itu, itu sangat hebat. Tapi karena kode yang rumit, transmisi milik musuh jarang sekali tertangkap, dan ketika mendapatkannya, mereka bisa saja mengirim informasi palsu untuk menjebakmu. Artinya itu tidak terlalu berguna, tapi Object Multifungsi dipenuhi dengan peralatan “tidak berguna”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Frekuensi yang diambil Baby Magnum bukan dari Kerajaan Legitimasi maupun Aliansi Informasi. Sepertinya ini frekuensi umm. Ini juga tidak disandikan sehingga kedua kubu bisa memahaminya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa mereka dengan sengaja membiarkanku mendengarkan ini...?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri membuat ekspresi curiga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara gadis remaja terdengar dari speaker.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Aku tidak percaya aku bisa melihatmu lagi semenjak di Oseania, kau Elite Kerajaan Legitimasi yang tidak kompeten.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri langsung memutus transmisi itu, tapi transmisi lain masuk dari frekuensi lain hampir tepat setelah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak menyalahkanmu jika kau gemetar ketakutan, tapi jangan cemas. Aku ini baik hati. Oh ho ho. Aku juga memiliki rasa belas kasih untuk pergi setelah kau mengibarkan bendera putih. Aku bukan seperti Object yang terbaring terpotong-potong di sekitar sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Haruskah kau membuatku kesal dengan setiap kata yang kau ucapkan...?” Atmosfer mengancam ditunjukan pada Elite Aliansi Informasi dari mata tanpa ekspresinya karena kekalahannya dengan Water Strider. “Aku pastikan kita tidak membutuhkan bendera putih. Aku akan menghancurkanmu di sini. Aku akan membuatmu seperti suvenir layaknya Water Strider.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ara, ara. Sekarang, ini jadi masalah. Berdasarkan rencana, aku tidak bisa menerima penghargaan sampai aku membuatmu mengibarkan bendera putih. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pada akhirnya, saat kau mengibakan bendera putih, kami bisa membawa semua prajurit yang selamat sebagai tahanan. Artinya... Oh ho ho. Aku akan mengambil kesempatan ini untuk mendapatkan pria keren yang ada dalam unitmu itu dan membuatnya menjadi milikku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sekejap, tuan putri menembakan salah satu meriam utama Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_07.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Coilgun menembakan peluru raksasa dengan kekuatan elektromagnet, tapi Rush Aliansi Informasi berada di luar jangkauan,sehingga peluru itu sama sekali tidak menggoresnya. Namun tuan putri telah menemukan tujuanaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukan tembakan peringatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu sinyal yang memicu sebuah pertempuran mematikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai tanggapan dari tembakannya, Object raksasa yang ada dihadapannya dengan cepat bergerak mendekatinya. Dia menerjang maju melalui salju putih dengan maksud mencapai jarak tembak efektif dari senjata Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri juga menerjang melewati salju putih sambil bergerak ke belakang dengan lintasan S.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kata singkat memenuhi kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mati kau…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho! Oh ho ho ho ho ho!! Saat aku mendapatkan pria itu, aku akan memasangkannya kerah dan kuping anjing lalu merawatnya dengan baik, jadi tidak usah cemas! Pada dasarnya, dia akan lebih senang berada di sini daripada di unit tidak kompetenmu itu.  Oh ho ho ho ho ho ho ho ho!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ledakan yang begitu kuat yang bahkan mengganggu gelombang elektrogmanet transmisi mereka, dua senjata raksasa itu menembakan meriam utama mereka masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object versus Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Medan perang yang aman dan bersih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persaingan tingkat internasional itu seperti kompetisi olahraga resmi yang diadakan secara adil dan bersih sama  halnya seperti di medan perang dan negara aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di jaman ini, perang adalah pertarungan sengit antara dua senjata raksasa itu, jadi tidak ada lagi yang perlu mati di medan perang. Ketika salah satu Object dihancurkan, perang telah berakhir. Satu-satunya orang yang menjadi korban adalah Elite yang mempiloti Object. Dan bahkan itu jarang terjadi. Jika Elite sempat melakukan pelontaran darurat dan mengibarkan bendera putih, Object musuh akan menghentikan pengejaran dan persiapan untuk perjanjian antara dua negara yang berselisih akan segera dilangsungkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarat di medan perang bukan lagi hal yang biasa dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan utama prajurit meninggalkan garis depan adalah bukan karena terluka atau meninggal. Namun, itu karena hubungan asmara terlarang antara seseorang di dalam markas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit baru yang baru selesai pelatihan akan kehilangan kecakapan mereka saat berada di garis depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau seharusnya begitu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bedebah!! Bagaimana ini menjadi medan perang yang aman dan bersih!?” teriak Quenser dan Heivia bersama-sama saat mereka berlari sekuat tenaga melewati salju putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sedang bersembunyi, sekitar satu kilometer jauhnya dari kedua Object yang mulai berkonfrontasi. Dari tempatnya, mereka telah melihat “kompetisi olahraga” melalui teropong atau bidikan senapan, tapi semua itu berakhir setelah dampak peperangan mulai menyebar dengan jarak yang sangat luas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang membuat mereka takut adalah guncangan yang timbul dari efek pertempuran itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object, panjang tubuhnya saja 50 meter, jadi ketika mereka menembakan meriam utamanya, sesuatu seperti gempa bumi menyebar ke seluruh permukaan salju putih, membuat tanah terangkat dari bawah ke atas. Guncangan itu menggetarkan potongan bagian Water Strider sepanjang 10 meter yang merupakan tempat Quenser dan Heivia bersembunyi, membuatnya mulai goyah dan akan menimpa mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tempat yang berfungsi sebagai tameng mereka malahan berbalik berusaha membunuh mereka, Quenser dan Heivia dipaksa berlari secepat mungkin menuju hamparan salju putih. Menganalogikan seberapa besar potongan bagian itu, itu seperti melihat mobil rongsokan raksasa yang diremukan menjadi potongan besi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua Object yang ada di medan perang sepertinya tidak menyadari kehadiran dua laki-laki itu. Atau kedua Object itu hanya mengabaikan mereka karena mereka tidak bisa mengganggu jalannya pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manusia kecil yang sedang merayap di tanah bernama Quenser itu tidak ingin batu nisannya bertuliskan meninggal karena hal menyedihkan, jadi dia berlari sambil terlihat seperti manusia salju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke, bangke, bangke, bangke, bangke!! Lihat, ini sama gilanya seperti biasa!! Ini hukuman ilahi bagi manusia rendahan seperti kita yang ingin melihat pertarungan Object dengan mata telanjang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hukuman ilahi!? Apa sekarang kau memihak Organisasi Iman!? Hanya gadis miko yang berbicara tentang hukuman ilahi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hukuman ilahi adalah Shinto? Kupikir itu Budha.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah puing itu terjatuh dan menebarkan salju seputih awan itu seperti debu, Quenser dan Heivia kembali bersembunyi di sana lagi. Guncangan masih terasa secara bergilir, tapi potongan Object ini telah jatuh dan posisinya telah mantap. Sama seperti pohon tumbang yang tidak lagi bergerak karena telah dikalahkan grafitasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia tengkurap di balik rongsokan itu dan berusaha mengatur nafasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Ini benar-benar menyedihkan. Kita menggantungkan nyawa kita di tangan rongsokan yang berusaha membunuh kita tadi. Ini sama seperti mandi berendam di hari esok tanpa mengganti air yang digunakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau mempertahankan ego saat berhadapan dengan Object, kau tidak akan bertahan selama 5 detik,” jawab Quenser cuek sambil memeriksa medan perang dengan teropongnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu adalah pertarungan antar monster sepanjang 50 meter lebih, bantuan dari teropong sangatlah diperlukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sedang bertarung dari jarak dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibandingkan ukuran besar mereka, Object bisa bergerak pada kecepatan 500 km/j. Dan itu tidak hanya dengan lintasan lurus. Itu bisa melakukan gerakan gleser seperti langkah kaki ahli bela diri. Tapi secara keseluruhan, mereka hanya bergerak memutari satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak bisa bersembunyi untuk menghindari peluru dan tidak bisa menggunakan sekam atau flare untuk melencengkan tembakan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika peluru terbang ke arah mereka, mereka menghindarinya dengan bergeser ke samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka juga bisa memprediksi arah tembakan meriam sesaat sebelum ditembakan, tapi dapat menghindari laju peluru yang melaju seperti tinju yang sangat cepat itu membuat manusia tidak bisa berkata apa-apa lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kita harus berterima kasih karena tembakan terus menerus musuh,” kata Quenser pelan sambil mengamati Rush Aliansi Informasi dengan seksama. “Meriam utamanya adalah rapid fire beam cannon Gatling gun. Mereka membuatnya sebagai Gatling gun untuk memanjangkan jangka waktu mereka saat menembak, tapi 30 detik adalah waktu maksimal. Mereka pasti menaruh satu lagi di sisi sebelahnya untuk tetap menembak saat sebelahnya mendinginkan diri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia bisa menembakan Gatling gun itu tanpa batas, tuan putri pasti tidak bisa menghindar hanya dengan pergerakan cepatnya. Itu tidak ada bedanya dengan mengayunkan pedang raksasa. Tapi saat selang tembakan, tuan putri hanya perlu menghindar dengan kecepatan tinggi  di saat itu dan kemudian membalik arahnya saat tembakan selesai dan tembakan kedua dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kedua meriam utamanya, Rush bisa menembak tanpa henti, tapi tubuh besarnya itu mengganggunya. Setiap meriam bisa berputar sejauh 180 derajat. Artinya, meriam utama sebelah kanan hanya mencakup 180 derajat ke kanan. Jika tuan putri menghindar ke sisi kiri dari tubuh bundar itu, meriam utama sebelah kanan tidak akan bisa mengenainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya si ‘Oh ho ho’ Aliansi Informasi sedang berusaha melakukannya dengan memutar Object-nya, tapi dia tidak bisa mengejar kecepatan tuan putri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey. Hey, Quenser. Coba dengar ini.” Sedari tadi Heivia sedang mengutak-ngutik radio dan sekarang dia menyodorkan alat kubus itu ke arah Quenser. “Aku menangkap beberapa perselisihan kekasih.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengernyit dan berfokus pada suara yang datang dari radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang dia dengar adalah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho!! Tepat seperti yang aku harapkan dari pecundang sepertimu, kau sangat hebat dalam melarikan diri! Selesaikan perselisihan tanpa akhir ini dan berikan pria itu pada G-cup-ku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_08.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia di sini untuk merawat Object-ku. Object-&#039;&#039;ku&#039;&#039;!! Dia tidak akan berguna untuk Object berbentuk aneh milikmu. Kau tidak dibutuhkan di sini, jadi lenyaplah. Atau mati.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua Object itu terus menembakan meriam utama mereka satu sama lain, tapi nada suara kedua Elite itu semakin menakutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil terus menggenggam radio, Heivia berkata, “Bener-bener deh. Aku tebak komandan berdada besar kita sedang menaruh tangannya di dahinya sekarang ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Heivia. Apa maksudnya itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tidak dengar? Ini sangat jelas. Apa ini tidak tampak seperti kode-kode rahasia untukmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dua Elite dari dua negara memanfaatkan peperangan ini untuk merebutkan satu orang prajurit perwatan? Itu cerita yang diluar akal. Sebera banyak kemampuan memperbaiki yang dimiliki pria ini? Apa dia mempunyai alat yang hanya bisa dia pakai atau semacamnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa mengucapkan sepatah kata pun dan terus tersenyum, Heivia meremas tinju kanannya dan memukul temannya itu tepat di muka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terbaring di tanah dan memegangi hidungnya, Quenser ingin berteriak protes, tapi suaranya tercegat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perubahan besar terjadi di dalam pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara ledakan yang sangat dahsyat menggelegar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua Object telah menembakan meriam utama mereka dan mengenai musuh masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka sama-sama kena!!” teriak Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana dengan tuan putri!?” teriak Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya kedua Elite telah memutuskan bahwa ini akan menjadi pertempuran yang sangat lama dan membidik meriam utama musuh mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum tuan putri telah menyapu bersih satu meriam utama Rush. Meriam utama itu mencakup 180 derajat di masing-masing sisi. Dengan satu hilang, maka di sisi itu adalah area yang aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan keadaan Baby Magnum tuan putri...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, ini buruk.” Heivia menelan ludah saat dia melihat melalui bidikan senapannya yang semakin meyakinkan pandangan Quenser di lensanya. “’pondasi’ Baby Magnum telah kena!! Bagian belakang tubuh yang merupakan persendian 7 meriam utama telah diledakan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sumbunya? Tapi itu akan mematikan seluruh pergerakan meriam-meriam itu!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia terlalu berpusat untuk menghancurkan meriam utama ‘Oh ho ho’ ketika memutari Rush. Kalau tidak, dia tidak akan tertembak di belakang saat pertarungan 1 lawan 1!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua Object itu memelan sambil mengitari satu sama lain, tapi situasi tembak-menembak itu telah berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teriakan mereka di radio juga telah berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persendian belakang tuan putri telah diledakan, tapi masih belum jelas apa 7 meriam utamanya masih bisa digunakan jika salah satu darinya masih sedikit bekerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, masih belum jelas apa Rush Aliansi Informasi masih bisa melanjutkan pertempuran hanya dengan satu meriam utamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua berusaha mengetahui kemampuan bertarung dari musuh mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser merasa suasana yang sangat intens memenui arena pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika keduanya tidak menyerang, pertempuran akan selesai dalam sekejap. Namun, keputusan itu juga tidak sepenuhnya benar. Jika mereka mencoba, mereka bisa gagal. Jika mereka gagal, pertempuran ini akan berakhir karena musuh bisa memanfaatkan kegagalan itu dan menghabisi lawannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya, para Elite yang mempiloti Object sedang menggunakan sudut pandang dari diagnosa otomatis Object secara penuh untuk memutuskan seberapa berfungsinya Object mereka. Dan saat menunggu hasil pemeriksaan, mereka akan mengulangi simulasi strategi di kepala mereka beberapa atau beratus-ratus kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(…Apa yang akan mereka lakukan?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser belum pernah mengetahui bahwa medan perang yang hening bisa sangat menegangkan. Dia merasakan tekanan di seluruh tubuhnya seperti dia berada di kapal selam yang sedang tenggelam ke lautan dalam dan gelap setelah mengalami gagal mesin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah keheningan itu telah berjalan sekitar 500 detik, pergerakan lambat mereka saling memutari satu sama lain itu akhirnya benar-benar berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan meriam utamanya di arahkan pada Rush Aliansi Informasi, Baby Magnum tuan putri perlahan bergerak mundur. Dia mundur ke hamparan salju putih yang menyelimuti medan perang, tepatnya ke zona perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho” Aliansi Informasi tidak berusaha mengejarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai gantinya, Rush juga mundur dari kawasan bersalju itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu dimulai, mereka berdua langsung melesat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mereka membuat jarak sekitar 500 meter, kedua Object tiba-tiba berputar 180 derajat dan melesat dengan kecepatan tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia tertinggal sendirian di medan peperangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ap-apa itu tadi? Apa yang terjadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka akan melakukan &#039;&#039;pit stop&#039;&#039;.” Heivia bangkit dari salju. “Hanya meriam utama Object yang bisa menembus armor tebal sebuah Object. Kedua meriam utama mereka telah dihancurkan. Tanpa mengatasi hal itu, tidak ada lagi gunanya untuk terus melanjutkan. Mereka membutuhkan perbaikan secepat mungkin sehingga mereka bisa menyerang saat perbaikan musuhnya belum selesai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi Rush masih mempunyai satu meriam utama.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tidak melihat konsep senjata utama Rush, tuan pelajar? Itu hanya tersisa di satu sisi. Dengan satu dihancurkan, dia punya banyak titik buta. Ini adalah situasi menyulitkan bagi Rush. Dia pasti tidak ingin melakukan perbaikan jika mungkin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang dilihat sebelumnya, persendian belakang tujuh lengan meriam utama tuan putri telah dirusak. Meriamnya sendiri belum dihancurkan, jadi mungkin saja itu masih bisa menembak. Rush pasti memiliki alasan tersendiri, jadi dia tidak mengejarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada dasarnya, yang pertama menyelesaikan &#039;&#039;pit stop&#039;&#039; akan menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Artinya...” Quenser merasakan hal tidak enak di dadanya. “Ini buruk. Tuan putri mempunyai bagian rusak di belakangnya yang merupakan persendian untuk 7 meriam utamanya. Bagian itu seperti tangan manusia. Semua persendian itu membuatnya menjadi bagian yang rumit. Apa mereka bisa menggantinya dengan cepat?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan Aliansi Informasi hanya perlu meletakan sebogol meriam utama. Bahkan seekor monyet pun bisa mengetahui siapa yang akan selesai duluan.” Dibandingkan apa yang dia ucapkan, Heivia tidak terlihat takut sama sekali. “Hey, Quenser. Kau pikir kenapa kita mengebor permukaan tebing dan memasang bom didalamnya? Itu untuk menghalangi konvoy prajurit perawatan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, itu benar,” kata Quenser seperti dia baru saja teringat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertempuran Object yang sangat memukau membuatnya benar-benar lupa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahwa mereka sebenarnya sedang berusaha untuk menghalangi konvoy perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengangkat bahu dan berkata, “Gadis Aliansi Informasi congak bersama para pengikutnya itu akan terjebak dalam jebakan yang kita buat. Jika tuan putri bisa selesai menggantinya saat kita berhasil mengulur waktu, kita menang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi apa yang harus kita lakukan? Kembali ke pangkalan secepat mungkin sehingga kita bisa membantu perbaikan? Mereka membutuhkan semua bantuan yang ada.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bodoh. Aku bilang &#039;&#039;pit stop&#039;&#039;, ingat? Jika itu tidak selesai saat kita telah sampai di pangkalan, Aliansi Informasi akan telah selesai duluan, entah berapa banyak waktu yang kita bisa ulur. Bahkan jika kita buru-buru ke pangkalan, perbaikan tuan putri pasti telah selesai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“jadi &#039;&#039;apa&#039;&#039; yang harus kita lakukan? Itu membuat kita tidak bisa berbuat apa-apa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa sekarang ini kau ingin menjadi sang ambisius? Tidak ada peraturan yang mengharuskan kita selalu melakukan pekerjaan. Jika tidak ada lagi yang bisa kita lakukan, kita hanya perlu kembali dengan santai. Pada dasarnya, jika kita buru-buru, komandan berdada besar itu pasti akan memaksa kita melakukan pekerjaan aneh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benarkah…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sungguh. Hm, kenapa kau sangat terobsesi untuk melihat Object dari dekat? Kehadiran dua prajurit kerdil tidak akan banyak membuat perubahan, jadi kenapa kau repot-repot mau mengerahkan tenagamu? Froleytia dan lainnya terlalu banyak bergantung pada kita. Pertarungan antara Object berada dalam skala yang terlalu besar bagi manusia untuk ditangani dengan kedua tangan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar,” Quenser setuju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini seperti hukuman paling keji di dunia, Quenser dipaksa untuk menghadapi Object sendirian karena beberapa situasi kebetulan yang tidak menguntungkan, tapi situasi perang yang tidak membutuhkan kehadirannya lebih banyak terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada alasan bagi mereka untuk berusaha habis-habisan di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan satu hal, mereka telah menyelesaikan pembongkaran tebing yang telah diperintahkan Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah menyelesaikan tugas mereka, jadi mereka tidak perlu lagi mengulurkan tangan mereka di waktu senggang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Militer Aliansi Informasi akan terhenti di jebakan Alaska seperti yang telah direncanakan sebelumnya, jadi perbaikan tuan putri akan selesai lebih dahulu. Setelah itu, dia bisa menghancurkan Rush Generasi Kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berpikir seperti itu, beban akhirnya lepas dari pundak Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Jadi, ayo habiskan waktu kita dengan berjalan pulang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, ya. Begitulah keadaan kita. Apa kau ingat? Bagaimana kalu kita berusaha mencari rusa atau beruang untuk diburu saat perjalanan pulang? Dibandingkan seluruh keluhanku pada ransum hambar itu, ransum itu bisa menjadi umpan jika kita memotongnya kecil-kecil dan menyebarnya di tanah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kita punya waktu, aku akan melihat apa aku bisa menganalisa teknologi Water Strider. Ada material sarat ilmu tersebar di seluruh area ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau masih menggali rongsokan? Kau pelajar yang cukup antusias.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika itu membawa keberuntungan, semua orang akan serius melakukannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi militer Kerajaan Legitimasi telah menganalisanya secara keseluruhan. Apa modelnya tidak ada di database?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu hanya prakiraan yang dibuat berdasarkan serpihan yang kita dapatkan. Mungkin ada teknologi yang mereka lewatkan. Sungguh, aku lebih menghargai mereka yang menggali di pegunungan penuh harta karun ini daripada mereka yang melakukan peperang tak berarti ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berbincang-bincang, keduanya mulai berjalan melewati salju, tapi kemudian Froleytia menghubungi mereka melalui radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, Heivia!! Apa kau masih ada di Titik 199ASD!? Aku memeriksa lewat satelit, jadi jangan berbohong. Ini darurat, jadi tidak perlu ada candaan bodoh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Froleytia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak ingin menjelaskannya secara keseluruhan, jadi, segera periksa potret kawasan itu dari satelit melalui peralatan genggam dan dengarkan.” Rasa ketidak sabaran benar-benar memenuhi suara Froleytia. Sambil Froleytia terus bicara, Quenser dengan panik mengeluarkan peralatan genggamnya. “Aku langsung pada intinya. Rush Generasi Kedua  milik Aliansi Informasi tidak kembali ke pangkalan perawatan di 50 kilometer, utara dari sini. Mereka telah mengirim konvoy lain ke dekat sini. Jika pekerjaan mengganti meriam utama dimulai dengan cara seperti itu, mereka sepertinya akan menyelesaikannya sebelum perbaikan tuan putri selesaI!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu, tunggu!!” potong Heivia dari samping. “Bukankah kita meledakan tebing untuk menghentikan mereka!? Aku pikir konvoy itu tidak akan bisa mencapai medan perang karena rongsokan Water Strider menghalang jalan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak dengan konvoy itu,” jawab Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser akhirnya bisa mengakses potret satelit dan menggeram karena telah menyadari apa yang dimaksud Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Lihat, Heivia. Mereka berjalan kaki.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hahh!? Apa-apaan itu!? Kau pikir berapa ton berat sebuah meriam utama Object!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aliansi Informasi telah berusaha untuk membuat material dasarnya seringan mungkin, jadi kurasa sekitar 100 ton. Tapi itu terdiri dari 5 rapid fire beam cannon,  jadi setiap bagiannya sekitar 20 ton. Mereka memecah setiap bagian menjadi lebih dari 100 bagian lagi dan membawa bagian-bagian itu!! Kira-kira 200 kilogram per orang! Hanya dengan menggunakan lima baris dari kendaraan yang di jejer dan sebuah area perawatan akan siap digunakan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“200... Tidak mungkin mereka bisa berjalan di atas salju sambil membawa beban sebanyak itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenyataannya, tidak. Tapi Aliansi Informai mempunyai unit powered suit. Batas fisik tubuh manusia tidak lagi berlaku di sini,” Froleytia membalas keraguan Heivia. “Dinding puing yang mencegah kendaraan untuk melintas memiliki celah cukup beras untuk dilalui manusia! Mereka telah bergerak melalui celah itu untuk bertemu dengan Rush!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini buruk...” Heivia dengan segan menelan ludah. “Ini sungguh buruk!! Ini bukan lagi lelucon! Bahkan dengan menghitung waktu untuk membongkar dan merakit meriam utama Rush, kita sedang dalam  posisi tidak menguntungkan di sini. Jika mereka menyelesaikan &#039;&#039;pit stop&#039;&#039;-nya lebih cepat, tuan putri akan dihancurkan tanpa sempat melawan balik!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu benar, Heivia. Ada kemungkinan meriam utama Rush didesain untuk bisa dibongkar dengan mudah jadi bisa dibawa lewat jalur udara. Itulah kenapa aku ingin kalian berdua menghentikan perbaikan Rush bagaimana pun caranya!! Titik pertemuan musuh diperkirakan ada di 2 kilometer, utara dari posisi kalian! Kalian yang paling dekat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau gila,” gumam Heivia sambil gemetar karena undangan ke pertarungan mematikan telah diberikan. “Aku melihat powered suit mereka di negara militer Oseania, dan itu benda yang tidak bisa kau tangani dengan senapan!! Dan bahkan jika itu membutuhkan perbaikan, Object Generasi Kedua itu masih berfungsi!! Dia masih memiliki satu meriam, jangan sebutkan lagi tentang 100 meriam kecil yang ada di setiap sisinya!! Jika kami  mendekat, kami akan diledakan hingga berkeping-keping!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kita punya pilihan lain, kita tidak akan bergantung pada dua prajurit bermasalah seperti kalian.” Froleytia telihat geram dan dia membayangkan sedang meremas kepala mereka dengan kedua tangannya. “Kalau begini terus, Alaska akan sekali lagi berubah menjadi medan perang mimpi buruk. Jika kau tidak apa dengan hal itu, kau hanya perlu bersembunyi di balik rongsokan Water Strider, Heivia. Pikirkan cara memperlambat mereka dengan cara kalian sendiri,” itu semua yang Froleytia  tambahkan sebelum mengakhiri transmisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia hampir melempar radio itu ke tanah, tapi sisi logika di kepalanya memberi tahu dirinya untuk tidak melakukan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlihat seperti orang yang ingin menangis, Heivia berbicara pada pelajar yang berdiri di dekatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini benar-benar bukan candaan belaka. Mereka bilang permintaan dari wanita cantik adalah nama lain dari tiket ke neraka!! Apa yang akan kita lakukan, Quenser!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah sudah jelas?” kata Quenser sambil menatap peralatan genggamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pola pergerakan pertempuran Rush saat di negara militer Oseania telah di simpan di database Kerajaan Legitimasi. Dia sedang memeriksa itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita harus memikirkan cara untuk mengatasi ini. Kalau tidak, tuan putri-lah yang akan pertama kali dijatuhkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, aku rasa solusi pastinya adalah dengan mengabaikan perintah dan melarikan diri! Tunggu sebentar, Quenser!! Brengsek, kau benar-benar ksatria di balik armor berkilauan, kau tahu itu!? Kau mensia-siakan statusmu sebagai orang biasa!!” teriak Heivia sambil mengejar Quenser yang telah berlari terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menuju potongan bagian meriam utama Water Strider. Potongan itu seperti tiang besi yang dibengkokkan ke bentuk V. Bagian itu robek seperti kaleng kosong tepat di bagian tengahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Celah itu selebar 70 cm. Manusia pasti bisa berjalan di dalamnya tanpa perlu merangkak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggeser tubuhnya masuk ke celah itu, tapi tidak sepenuhnya masuk ke dalam. Dia memeriksa ujung ‘dinding’ yang bisa terlihat dari celah tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda berbentuk tabung pipih dengan diameter 20 cm dan tebal 10 cm memenuhi bagian dalamnya. Sepertinya mereka dipasang dari ujung meriam utama yang berbentuk seperti terowongan hingga ke ujung satunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser memeriksa bagian dalamnya, Heivia menanyakan sesuatu dengan ekspresi menyesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Tuan Ksatria. Apa sekarang waktunya untuk menjarah? Lagipula, apa yang sedang kau cari?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Elektromagnet,” jawab Quenser pelan. “Meriam utama Water Strider adalah plasma berstabilitas rendah. Setelah gas khusus diubah menjadi plasma, gas itu difokuskan menggunakan elektromagnetik yang sangat kuat yang berada di bagian dalam laras.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau telah melihat desain Object yang telah hancur ini, tuan pelajar?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu hanya pengetahuan umum,” kata Quenser sambil terus bekerja dengan kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengeluarkan bor elektrik besar yang diperuntukan untuk mengebor dinding tebing tadi dari tasnya. Dia melepas elektromagnet bulat itu dari ujung celah meriam utama dan menaruhnya ke dalam tas kosong. Setelah selesai, dia hanya mengambil baterai bor elektrik itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang ingin kau lakukan dengan elektromagnet itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja menempelkannya ke besi. Kau tahu bahan utama pembuat Object, ‘kan?” Setelah meninggalkan celah meriam utama itu, Quenser mengetuk sisi luar meriam itu dengan punggung tangannya. “Besi yang dicampur dengan material tahan panas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau serius? Apa kau ingin memanjat monster raksasa itu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lihat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menjawab pertanyaan, Quenser menyodorkan alat genggamnya ke muka Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu memperlihatkan potret dari satelit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Froleytia kelihatannya sedikit terburu-buru, tapi kita mempunyai sedikit waktu. Mereka tidak bisa menuju langsung ke area di 2 kilometer, utara tempat ini. Rongsokan Water Strider paling menumpuk di sana. Bahkan jika unit powered suit bisa melaluinya, terlalu banyak puing-puing untuk membuat ruang perakitan. Mereka harus mundur sedikit ke belakang dan sedikit berjalan memutar. ...Itu artinya Rush tidak hanya terus berjalan lurus. Ketika sedang memutar, kita bisa menggunakan kesempatan itu untuk mendekati Rush. Kita pasti bisa melakukan sesuatu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maksudmu karena puing-puing Object tidak bisa diledakan hanya dengan peledak biasa?” tanya Heivia dengan kesal. “Apa kau sudah lupa Quenser? Rush masih memiliki satu meriam utamanya! Benda itu bisa menaklukan Object baru yang utuh, jadi puing-puing itu tidak akan jadi masalah untuknya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika bisa dihancurkan, bisa.” Ekspresi Quenser tidak berubah. “Tapi meriam utama Rush adalah rapid fire beam cannon Gatling gun. Armor yang terkena tembakannya akan meleleh karena panas. Bahkan jika mereka menggunakan powered suit, apa kau pikir manuisa bisa berjalan melewati kondisi seperti oven? Juga, bagian luar meriam utama mungkin tahan guncangan, tapi bagian dalam meriam yang mereka bawa pasti dipenuhi peralatan sensitif.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahkan jika Rush harus berjalan memutar,” kata Heivia yang terlihat sangat frustrasi. “Kita masih berada dalam bahaya. Baik dari powered suit yang tidak bisa ditembus peluru kaliber 5.56mm atau Object Generasi Kedua yang dikelilingi 100 meriam di setiap sisinya, ini hanya akan menjadi bunuh diri jika kita berdua berusaha melawannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maaf, tapi aku tidak punya waktu untuk berdebat. ...Lihatlah gambar ini, Heivia. Rush akan tiba kurang dari 3 menit!! Itu akan lewat kurang dari 50 meter di hadapan kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lupakan itu!! Jika tidak punya waktu, jelaskan pada dirimu sendiri! Aku akan melarikan diri saja!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia telah berisap melarikan diri, melepaskan rasa malu atau kehormatan, tapi Quenser menggenggam pundaknya. Heivia bersungguh-sungguh untuk menjatuhkannya dengan kekuatan, tapi Quenser berbicara sebelum dia sempat melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bantu aku, Heivia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, terima kasih! Aku hanya menerima perintah keji dari wanita!! Aku tidak ingin pergi ke neraka bersamamu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau juga tidak bisa kabur. Jika unit dihancurkan, Aliansi Informasi akan mengerahkan kekuatan untuk mensterilkan area. Dan bahkan jika berhasil lolos dari pencarian mereka, Kerajaan Legitimasi tidak akan datang untuk menyelamatkanmu. Kau akan berakhir mati membeku sebelum musim semi tiba.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan jangan pikir kau akan dibebaskan saat kau menjadi tawanan. Aku hanya orang biasa, tapi kau seorang bangsawan. Kekejaman akan lebih banyak dilakukan padamu daripada diriku. Dan harus membayar uang tebusan akan membuat malu keluargamu, kau tidak akan pernah menjadi penerus jika seperti itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau serius...? Jadi apa yang harus aku lakukan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bantu aku, Heivia,”kata Quenser lagi. “Kita tidak punya banyak waktu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object Generasi Kedua yang dikenal dengan nama Rush oleh Kerajaan Legitimasi dan dinamai Gatling 033 oleh Aliansi Informasi. Seorang gadis Elite sedang duduk di dalam kokpitnya. Seperti yang diprediksi Quenser, dia tidak punya pilihan selain mengambil jalan memutar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertempuran dengan Object Kerajaan Legitimasi akan ditentukan dengan seberapa cepat perbaikan meriam utamanya bisa selesai. Jika itu selesai, pertempuran ini akan selesai dengan mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sang gadis Elite tidak mempiloti Object pada kecepatan penuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktanya, dia memelankan kecepatannya untuk bergerak dengan sangat, sangat berhati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gatling 033 menggunakan sistem bantalan udara yang menggunakan kekuatan udara dan rantai spesial untuk bergerak pada kecepatan tinggi. Dia ragu puing-puing Object yang bertebaran itu bisa merusak rantainya, tapi jika itu bisa merusaknya, dia akan kehilangan lebih banyak waktu untuk perbaikan ekstra. Dia takut kehilangan waktu yang menguntungkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Objcet bisa menahan serangan nuklir, jadi aku ragu itu bisa dirusak dengan mudah, tapi karena itulah “tindakan Tuhan” yang tidak terduga bisa sangat menakutkan. Oh ho ho.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang membiarkan penjagaan mereka turun saat mereka memiliki satu strategi yang menguntungkan disebut “kebetulan”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasil dari seluruh peperangan berada di pundak seorang Elite, jadi gadis itu merasa perlu untuk berhati-hati bahkan setelah mengatur banyak strategi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, perbaikannya cukup mudah sehingga dia sepertinya akan masih memilki waktu untuk menyelesaikan perbaikannya dan menyerang Object Kerajaan Legitimasi bahkan walau melakukan jalan memutar dan bergerak perlahan-lahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa tindakan untuk menghalangi konvoy telah dilakukan, tapi powered suit telah melakukan tindakan untuk mencegah terjadinya kehilangan waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia tidak bisa membuat dirinya terlalu bersemangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sangatlah penting untuk berpikir jernih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia menjadi tergesa-gesa dan bergerak dengan kecepatan penuh untuk tetap dalam strategi, itu akan menimbulkan masalah yang tidak perlu yang akan membawa startegi itu berantakan. Bahkan jika dia tetap berada dalam batas maksimal, dia harus dengan akurat menggerakan Object seperti dialah seorang mesin. Itu untuk tetap mempertahankan kemenangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, sensor Gatling 033 menerima sinar infra merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tipe yang digunakan senjata pertahanan untuk membidik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(…Ya ampun.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asap putih dari sesuatu yang dilontarkan datang dari atas tebing ke arahnya...tapi tebing itu hanya setengah kali lebih tinggi dari Gatling 033. Itu adalah misil anti-tank portable, senjata yang sudah tidak terlalu berguna di medan perang modern.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika hanya ini yang bisa mereka lakukan untuk memperlambatku, maka “tindakan Tuhan” benar-benar lucu. Oh ho ho.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu terjadi setelah benda itu ditembakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak lebih dari 0.3 detik kemudian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata terkecil Galing 033 bereaksi. Peluru metal railgun ditembakan dengan kecepatan lebih cepat dari Mach 5. Misil yang baru saja meninggalkan larasnya telah menghantam sasaran dan area 10 meter disekitarnya telah musnah. Efek itu pasti memiliki kekuatan besar sehingga ledakan itu juga turut menghapus api yang ditimbulkan misil itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Getaran hebat mengguncang bumi bersalju ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa mengindahkannya, sang gadis Elite memberitahu rekan-rekan sejawatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Ini Gatling 033. Seseorang dari Kerajaan Legitimasi sepertinya berusaha menyerangku di tengah perjalanan.” Dia terdengar sangat bosan. “Tidak, itu tidak diperlukan. Bahkan sepertinya tidak ada daging yang tersisa. Itu hanya akan membuang-buang waktu untuk menginvestigasi. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 7===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia bersembunyi di balik bebatuan yang agak jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia telah memasang pelucur misil anti-tank portable ke potongan Water Strider, menghubungkan kabel padanya, dan menembakannya dari jauh. Railgun Rush telah menembak ke area yang berada agak jauh dari Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tubuhnya masih dibanjiri dengan keringat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Rush menyadari apa yang coba dia lakukan, dia pasti akan langsung ditembak tanpa basa-basi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Brengsek. Aku tak tahu apakah mengikutinya akan membawaku pada kemenangan atau kematian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sekarang tidak sedang bersama Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tentu saja tidak ikut hancur bersama misil anti-tank portable.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia perlahan meninggalkan bebatuan, dan tiarap, lalu menggunakan bidikan senapannya untuk memeriksa area sekitar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser telah berlari melewati potongan puing Water Strider untuk menyebrangi tebing. Rush Aliansi Informasi memiliki berbagai macam sensor, jadi kemungkinan besar dia akan ketahuan jika hanya bersembunyi di balik sesuatu. Alasan kenapa Quenser belum diketahui adalah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Karena di balik puing-puuing Object, hm?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia sendiri sedang bersembunyi di balik sepotong armor tebal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Armor Object sangatlah tebal dan akan memantulkan radar dan hampir semua tipe sensor. Juga, Quenser menggunakan potongan limbah bahan anti nuklir yang berperan sebagai tameng. Sekarang Quenser bahkan tidak bisa dideteksi dengan X-ray. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Juga, guncangan dari ledakan tadi menghempaskan salju di sekelilingnya dan beberapa potong armor. Sesorang yang berlarian dengan baju putih mungkin tidak akan ketahuan selama sensor-sensor itu tidak menangkap aktifitas yang ganjil.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Rush sedang berjalan melalui ngarai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object itu bergerak secara perlahan seperti sedang menggosok ngarai itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser loncat dari tebing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum dia melompat, dia melempar peledak ke sisi tebing dan meledakannya. Sejumlah besar tanah dan salju menutupi kamera, mikropon, sensor panas, dan sensor lain milik Rush. Karena Object itu benar-benar mepet dengan sisi ngarai, si Elite berpikir bahwa getaran dari Object membuat longsor atau bom yang diledakan untuk menghalangi jalannya Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rush terdiri dari tubuh utama berbentuk bulat dengan  penopang berbentuk &amp;lt;big&amp;gt;&#039;&#039;&#039;†&#039;&#039;&#039;&amp;lt;/big&amp;gt; dan rantai penggerak berada di bawah penopang itu. Penopang itu menyebar ke arah depan, belakang, kiri, dan kanan. Kedua sisi kiri dan kanan dasar itu memiliki rapid fire beam cannon Gatling gun yang terpasang di atasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendarat di salah satu benda itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan walau Rush bergerak perlahan untuk melewati ngarai, benda itu masih tetap bergerak. Ketika Quenser mendarat, dia tidak bisa menghentikan gaya inersianya, dan kakinya terpeleset.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Waaahhh!? Gila. Pola pergerakan yang sebelumnya aku lihat di alat genggam-ku sama sekali tak berguna!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terjatuh dari meriam utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendarat di pantatnya di atas penopang Rush.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Kuingat-ingat, aku berada di atas sini saat di Osenaia, ‘kan?)	&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object itu memiliki lebih dari 100 meriam baik besar atau kecil, tapi tidak terlalu banyak di bagian sisinya. Sepertinya mereka memberi prioritas untuk memberi ruang untuk meriam utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, di sana masih ada sekitar 20 meriam kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memasang tali ke elektromagnet, kemudian menggubet talinya ke baterai. Dia memasukan kabel ke colokan yang ada dibagian depan elektromagnet itu dan percikan sinar putih pucat menyala dari sana. Dia kemudian memutar tali itu untuk mengumpulkan gaya sentrifugal. Setelah mendapatkan momentum, dia melempar elektromagentik itu ke atas. Benda itu menempel ke titik di dekat sebuah meriam kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Plat armor Rush terbuat dari karbon dan aramid, tapi elektromagnet itu berhasil menempel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Lalu sekarang. Ini seperti sesuatu yang menempel di wajahmu. Bahkan semua sensor itu tidak berguna dengan jarak sedekat itu. Itulah masalah yang timbul ketika kau terlalu besar.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggengam tali itu dengan kedua tangan dan mulai memanjat. Sejujurnya. Ini adalah bagian tersulit. Dia memakai sarung tangan tebal, tapi rasa menyengat langsung mengerubungi telapak tanganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terasa seperti selamanya sebelum dia berhasil naik ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika memastikan tidak terlihat oleh kamera pembidik yang terletak tepat di bawah meriam, dia duduk di atas meriam itu. Itu mirip seperti istirahat sejenak pada tonjolan batu kecil ketika sedang memanjat tebing, tempat tujuannya masih sedikit jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di baru memanjat sekitar 20 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengambil elektromagnet lagi dan tali dari tas besar, tapi kemudian dia mendengar Heivia dari radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau benar-benar berlarian ke seluruh tempat dengan menampakan senyum percaya diri di wajahmu,  bukan begitu? Jika Rush mempunyai sensor magnetik, kau pasti telah ketahuan saat kau menggunakan elektromagnet itu pertama kali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu bukan sebuah kebetulan,” kata Quenser saat dia perlahan mulai berjalan ke ujung meriam itu. Berjalan melewati meriam yang bulat harus ekstra berhati-hati. “Aku naik di pondasi Rush di negara Militer Oseania, ingat? Saat itu aku sadar bahwa tidak ada sensor magnetik di tubuh utamanya. Aku juga mengetahui kamera pembidik untuk meriam berada di bagian bawah, membuat bagian atasnya terbuka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, tuhan. Bukankah akan lebih cepat jika kau mendapat desain Object itu darinya di atas ranjang?” gurau Heivia, tapi Quenser mengabaikannya dan melihat ke bagian atas Object raksasa itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh utamanya saja setinggi 50 meter, jadi dia masih punya perjalanan panjang ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini seperti seseorang yang tidak bisa melihat benda yang menempel di wajahnya. Si Elite belum menyadari bahwa aku sedang panjat tebing di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 8===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melepas tali dari elektromagnet yang menempel  di sisi armor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia berada di separuh bagian bawah tubuh utama, jadi kemiringan dindingnya lebih dari 90 derajat. Itu menonjol ke arah Quenser. Seorang pemanjat tebih profesional pasti bisa mengatasinya dengan mudah, tapi seorang amatur seperti Quenser akan kesulitan memanjat naik bahkan dengan bantuan tali. Pasti akan lebih mudah jika dia memanjat lurus dengan tali yang menggantuk tegak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, sekarang dia tidak bisa kembali dengan mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah berada lebih dari 20 meter di atas tanah. Bahkan tanah itu tertutupi salju, dia tidak akan baik-baik saja jika jatuh dari ketinggian itu. Sementara itu, Object mulai bergerak cepat. Pasti karena dia telah lolos dari bagian tersempit ngarai. Dengan puing-puing Water Strider yang terkubur di tanah, meloncat ke tanah sama saja dengan bunuh diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Baik naik atau turun sama-sama ke neraka. Aku harus mendapat imbalan karena melakukan ini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia berjongkok di atas meriam kecil, Quenser melihat sekitar untuk memeriksa rute memanjat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser,” kata Heivia dari radio yang terselip di seragam Quenser. “Aku tahu kau sedang memanjat, tapi sebenarnya kau mau kemana ?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak tahu. Tapi aku harus menemukan sesuatu yang bisa memperlambat perbaikan mereka! Aku bisa menghancurkan radar atau sensor, atau aku bisa melakukan sesuatu pada pintu masuk kokpit untuk membukanya dengan paksa! Setelah aku mencapai atas, aku akan mencari jalan untuk mengulur waktu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita mulai kehabisan waktu. Jika kau tidak cepat, kau akan terbawa bersama Rush ke area perawatan mendadak Aliansi Informasi!! Jika itu terjadi, akan sulit bagiku untuk melakukan pengalihan saat kau melarikan diri!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar hal itu, Quenser mengambil elektromagnet lagi dari tasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Elektromagnet itu bisa diguanakan sebagai senjata tumpul yang efektif, tapi sekarang gunanya bukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih berada di atas meriam, Quenser menghubungkan kabel tebal ke colokan di elektromagnet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Percikan sinar putih pucat menyala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berusaha menahan posisinya dan melempar elektromagnet itu sejauh beberapa meter ke tubuh Rush.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan bunyi klik keras, titik tempel baru tercipta di armor pipih tubuh bulat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Pilot tidak bisa melihat seorang prajurit yang menempel di permukaan Object dari dalam kokpit. Tapi aku harus memastikan agar tidak lewat di depan salah satu kamera meriam. Kamera-kamera itu terpasang di bawah meriam. Aku harus mengayun talinya dan menapakan kakiku ke atas meriam itu dari atas.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, tidak bagus!!” teriak Heivia dengan suara cemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sebentar, Quenser tidak tahu apa maksud Heivia, tapi dia akan langsung mengetahuinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih dari 200 meriam baik besar dan kecil terpasang di permukaan Rush.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam itu membuat pergerakan, pergerakan seperti kerumunan di stadium yang membuat gelombang. Hempasan yang mengarah ke arahnya seperti lapangan rumput yang tertiup angin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Pasti maksud dari pergerakan aneh meriam-meriam, jadi benda itu sedang memeriksa apa sesuatu menggantung di salah satu dari mereka, atau di atas mereka!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengangkat kakinya dari meriam yang dia pijak dan menggantung pada tali dengan kedua tanganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, gelombang pergerakan meriam itu lewat di bawahnya dalam sekejap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia telah berhasil mengatasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kemudian Quenser merasa ada gerakan melorot yang tidak mengenakan di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Elektromagnetnya…!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hanya memiliki satu baterai, tapi dia memiliki beberapa elektomagnet. Semakin banyak elektromagnet yang dia gunakan, baterainya akan semakin cepat terkuras. Dan itu semakin memperlemah kekuatan tempel elektromagnet yang menggantung di armor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa merasakan elektromagnet yang menempel di permukaan armor itu perlahan mulai turun. Quenser menggengam erat itu dengan panik tali dan berusaha memanjat secepat mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dia sudah hampir berada di bagian tengah tubuh bulat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tempatnya sekarang kemiringannya lebih dari 90 derajat, tapi setelah dia melewati bagian tengah, kemiringan itu akan menguntungkannya. Sekarang dia hanya tinggal menuju sisi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jangan jatuh…)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia mendapat pelatihan dasar seperti Heivia, mungkin dia tahu cara menopang beratnya dengan menggantungkan kakinya di tali. Namun Quenser tidak tahu cara melakukannya. Dia dengan panik memanjat hampir hanya dengan kekuatan tangannya saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kumohon, jangan biarkan aku jatuh di sini!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser akhirnya berhasil mencapai ujung atas tali dan menggenggam langsung elektromagnet itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik dirinya ke bagian atas tubuh bulat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hanya tinggal menaiki bagian miring itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sekarang aku bisa mencapainya...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nafas berat Quenser terlihat berwarnya putih di udara dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efeknya mungkin kecil, tapi dia sedang menggunakan elektromagnet ditangannya untuk membantunya memanjat. Namun, itu tidak lagi menopang seluruh tubuhnya. Dia hanya perlu sesuatu untuk membantunya menaiki permukaan curam, jadi ini akan lebih mudah untuk dilakukan. Selama ini belum ada masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia. Kau bisa dengar aku, Heivia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mencoba menghubungi laki-laki itu dari radio, tapi dia tidak mendapat jawaban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pasti telah berada di luar jangkauan. Object pasti sudah dekat dengan unit powered suit Aliansi Informasi yang bertugas untuk mengganti meriam utama, tapi Quenser sudah berada jauh sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran Quenser tertuju pada peledak yang ada di tas punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sekarang, apa yang harus aku incar? Sekarang ini aku sedang tidak berusaha meledakan Object. Bagian mana yang perlu aku rusak, yang paling memperlambat proses perbaikan?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak yakin apa peledak yang di miliki cukup untuk menghancurkan salah satu bagian itu. Sebuah Object adalah senjata monster yang bisa menahan serangan nuklir. Sensor dan radarnya pasti akan hancur saat terkena serangan nuklir, tapi itu bukan berarti peledak Hand Axe cukup untuk melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Berusaha menghancurkan benda ini dari luar akan sulit. Ini bukan sesuatu yang bisa dilakukan oleh prajurit berdarah-daging. Artinya...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menemukan rencana baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia ingin melakukan sesuatu, ide ini adalah pilihan satu-satunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia tidak punya waktu untuk memeriksa apa rencana ini akan bekerja. Object yang dipijaknya melakukan hal lain lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih spesifik, meriamnya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lensa kamera yang terpasang di tubuhnya menimbulkan suara desingan secara bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Artinya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tidak bagus.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tenggorokan Quenser tiba-tiba mengering.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tembakan serentak!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 9===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam kokpit Object Generasi Kedua Aliansi Informasi, Gatling 033, jari sang Elite bergerak dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa jendela terbuka di background raksasa, tapi sedari tadi dia tidak menemukan adanya pergerakan mencurigakan. Dia juga menggunakan berbagai sensor, tapi bagi Objcet, “jarak dekat” adalah sekitar seratus meter jauhnya. Musuh yang sangat teramat dekat umumnya tidak terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada alasan sederhana kenapa dia curiga ada sesuatu di luar sana.	&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah sinyal elektromagnet terpancar di dekat permukaan Gatling 033. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis Elite memeriksa itu karena peringatan yang terpampang di jendela kecil. Dia telah memastikan adanya sinyal yang dikirim dan diterima, tapi sayangnya dia tidak bisa mengetahui informasi apa yang ada di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasti ada seseorang di luar sana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau mungkin sesuatu tanpa awak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Oh ho ho. Aku menggerakan seluruh meriam, Aku sudah tahu entah apapun benda itu, pastinya tidak menggunakan meriam sebagai pijakan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena hal itu, si gadis Elite memutuskan bahwa itu sepertinya benda tanpa awak. Sinyal radio pasti datang dari transmiternya untuk membantu Object musuh membidiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang Elite menggerakan jarinya dan mengirim sinyal ke semua meriam Gatling 033.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Bagaimana kalau aku menembakan semuanya untuk memastikan? Oh ho ho.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia akan melakukan tembakan serentak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia akan menembakan seluruh 100 meriam baik besar dan kecil yang terpasang di Gatling 033 secara serentak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak perlu membidik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang terpenting adalah dia menembak mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Oh ho ho. Berbicara sejujurnya, guncangan dan pancaran panas yang ditimbulkan tembakan ini akan menyapu bersih semua serangga penganggu.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Railguns, coilguns, laser beams, dan meriam plasma berstablitas rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap meriam menimbulkan efek samping besar ketika menembak. Meriam Object tidak bisa diletembakan di sekitar pangkalan karena efek tembakan yang sangat besar bisa mempengaruhi orang-orang di pangkalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika seseorang menempel pada Object atau ada peralatan kecil yang menempel, tembakan bersamaan dari Gatling 033 akan mengakibatkan guncangan dan pancaran panas di seluruh permukaan armor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baik itu manusia atau peralatan tanpa awak yang mengirim sinyal radio, mereka atau itu pasti akan musnah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si Elite mengakses kotak rekaman dan menggali informasi dari kamera dan sensor yang tak terhitung jumlahnya yang terpasang pada Object. Dia memeriksa keadaan saat dia melewati celah tersempit dari ngarai tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamera hanya menampilkan gambar buram, tapi sensor panas telah menangkap sesuatu. Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Yah, apapun itu...) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang Elite tanpa belas kasihan menekan sebuah tombol dengan jari tengahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ampunan kuberikan pada mereka yang tunduk padaku dan mereka yang tidak melawanku. Itu adalah panduan umum dalam mengoperasikan Object. Oh ho ho.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat setelah itu, setiap meriam menembak tanpa ampun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guncangan hebat dan pancaran panas menyebar ke seluruh permukaan armor Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memastikan sinyal radio itu menghilang, si gadis Elite dengan gembira mempiloti Gatling 033 jauh ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 10===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guncangan itu cukup kuat untuk membuat manusia jatuh pingsan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pancaran panas itu cukup panas untuk menghanguskan kulit dan seragam militer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan dua kejadian itu yang menerjang seluruh tubuh Object, seharusnya tidak ada tempat lain untuk lari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, Quenser tidak punya tempat lagi untuk lari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada satu pengecualian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Area di mana sensor tambahan Rush berkumpul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam Object memang menghasilkan guncangan hebat dan pancaran panas. Namun, mereka dibuat agar efek samping yang dihasilkan Object itu tidak akan menghancurkan radar dan sensornya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, penempatan dan hentakan meriam telah diatur untuk memastikan keberadaan radar dan sensor tidak terkena efek samping itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dengan cepat merayap ke sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sebelumnya, tuan putri dan perempuan tua itu sangat marah ketika aku dengan ceroboh mendekati sensor Baby Magnum. Namun, sensor-sensor itu hanya untuk dukungan, jadi alat ini masih bisa melanjutkan pertempuran bahkan tanpa benda itu.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menuju ke sensor sensitif menambahkan kemungkinan untuk ketahuan oleh si Elite. Namun dalam aksinya kali ini, keberuntungan berada di pihak Quenser. Sejak Object tidak melakukan gerakan lagi, si Elite pasti menyimpulkan bahwa si pengganggu telah terjtuh dari tembakan serentak atau memang tidak berada di sana sedari awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Oh, sial. Apa dia menyadari ini?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat ke arah radionya yang telah dimatikan dan mengusap keringatnya yang mulai membeku seperti bunga es. Ketika dia bernafas, nafasnya benar-benar terlihat putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Sesungguhnya ini baru akan dimulai.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengambil bom yang seperti tanah liat dari tas di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika area itu dipenuhi dengan sensor yang banyak, dia sedang dikelilingi oleh pilar tebal, jadi sepertinya akan sulit untuk menghancurkan mereka semua dengan bom.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutebak hanya ini satu-satunya pilihan yang tersisa.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memiliki ide, tapi itu membutuhkan sedikit keberuntungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan di tempat itu bukanlah sesuatu yang dia bisa lakukan sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, serangan di tempat itu akan membuahkan hasil yang lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku tidak bisa melakukannya kalau hanya dengan perencanaan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil berpikir, Quenser meremas peledak plastik yang seperti tanah liat itu di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Berdiri menghadapi senjata monster seperti ini bukanlah sesuatu yang spesial melainkan sebuah resiko dari awal.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 11===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object Generasi Kedua Aliansi Informasi, Gatling 033, perlahan berhenti di atas salju putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu bukan sedang mengalami sedikit kerusakan mesin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu telah mencapai titik pertemuan dengan unit powered suit. Prajurit infanteri berkumpul untuk merakit bagian rapid fire beam cannon Gatling gun. Mereka hanya perlu melepasnya dan memasangnya dengan yang baru. Lalu Gatling 033 bisa menyerang Objet Kerajaan Legitimasi dan zona perawatan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si Elite menggunakan peralatan komunikasinya untuk menghubungi prajurit perawatan yang sedang mengenakan powered suit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Juliet sudah dikonfirmasi untuk dimatikan. Sekarang kami akan memasang meriam utama,” kata prajurit perawatan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Usahakan &#039;&#039;pit stop&#039;&#039; ini cepat. Oh ho ho. Aku punya rencana sempurna, itu akan sia-sia jika kita membuang-buang waktu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam pertempuran antar dua Object, secara umum disebut “licik” bagi sebuah Object yang menyerang zona perawatan. (Ini bukan aturan tegas, jadi tidak terlalu penting mematuhinya, seperti itulah.) tapi jika Object musuh bersembunyi di balik zona perawatan dan menolak untuk keluar ke medan pertempuran, Object lainnya tidak punya pilihan lain selain menghancurkan Object itu, base-nya dan semuanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam aturannya, zona perawatan boleh diserang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Oh ho ho. Jika seperti itu, ada kemungkinan aku akan kehilangan laki-laki itu.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Elite itu merebahkan dirinya ke kursi, mengambil tabung oksigen semprot kecil ke sisinya, dan mencoba memulihkan stamina yang hilang darinya saat pertempuran denga gaya G besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tapi kalau seperti ini terus aku jadi tidak punya pilihan lain. Aku ingin membuatnya jadi milikku, tapi tidak perlu sampai membahayakan nyawaku. Oh ho ho.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggantian meriam utama tidak lama lagi akan selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat gambar yang tertangkap saat pertempuran sebelumnya. Kerusakan pada Object musuh berada di area vital. Tidak peduli seberapa ahlinya prajurit perawatan mereka, sepertinya mereka tidak bisa menutupi kekurangan waktu yang mereka miliki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku bisa memenangkan ini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si Elite menggunakan oksigen semprot untuk menambahkan jumlah oksigen terkompresi dan memberi senyum tipis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saran otomatis yang ditingkatkan adalah salah satu tindakan Elite yang harus dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Oh ho ho. Ini bukan hanya dari kekuatanku sendiri, itu aku, unitku, dan Gatling 033. Semuanya adalah target penting untuk musuh. Aku akan menghancurkannya dengan mudah. Mereka tidak bisa melakukannya kali ini. Itulah kenapa aku bisa memenangkan ini. Aku &#039;&#039;akan&#039;&#039; memenangkan ini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, jendela peringatan berwarna merah muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si Elite melihatnya dengan curiga. Suatu keganjilan fungsi telah terjadi pada sensor pembidik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(…Oh ho ho. Aku tidak suka ini. Seperti ada yang menusuk pikiranku.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk orang lain, mungkin itu telihat seperti error kecil. Dia bisa bertarung tanpanya. Namun, ketidak cocokan sangat sulit untuk dimaklumi Elite yang melihat Object seperti bagian dari tubuh tambahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggerakan jari langsingnya untuk melakukan beberapa pengaturan, tapi mereka tidak membenarkan ketidakcocokan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan masalah perangkat lunak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada sesuatu yang salah pada fisik sensor itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Prajurit perawatan! Periksa kembali sensor A sampai E!! Jangkauan error-nya sekitar 0.5 sampai 0.7. Oh ho ho. Kalau membutuhkan penanganan manual, aku juga akan keluar!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu akan sangat memperlambat pekerjaan kita,” kata seorang prajurit perawatan yang tidak yakin apa yang harus dikatakan karena permintaan tiba-tiba itu. “0.5-0.7 masih dalam batas wajar. Setelah meriam utama diganti, kau harus segera pergi untuk menghadapi Object Kerajaan Legitimasi! Kita tidak punya waktu lagi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bodoh!! Oh ho ho. Karena aku akan melawan Object maka aku tidak bisa membiarkan error sedikit pun!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita benar-benar tidak punya waktu! Strategi kita sekarang tidak memperhitungkan pekerjaan lain selain meriam itu!! Letkol Lendy Farolito telah memerintahkan kita untuk mengikuti strategi, jadi melakukan hal lain akan membuat kita dihukum!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak mengerti,” umpat si Elite.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pit stop&#039;&#039; ini adalah bagian dari strategi tambahan. Object berdiri di atas pilar yang disebut rencana, jadi semuanya akan sia-sia jika tidak terencana dengan baik. Jika bertarung dengan beberapa ketidak sesuaian sensor membawa Gatling 033 pada kehancuran, siapa yang harus bertanggung jawab. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si prajurit perawatan tidak melakukan apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, pengaturan kesensitifan sensor dilakukan oleh gadis itu sendiri dibawah pengawasan prajurit perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Argh!! Oh ho ho. Kalau begitu, aku lakukan sendiri saja!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk melakukannya, si Elite membuka beberapa palka yang menghubungkan kokpit dengan dunia luar. Dia akan menggunakan elevator untuk membawa kokpit itu ke bagian luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kokpit itu tidak pernah mempunyai kesempatan untuk meluncur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu kejadian terjadi sebelum itu terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara terdengar lebih dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara pakaian yang bergesekan dengan sesuatu. Saat dia menyadari itu adalah suara orang yang sedang meluncur ke bawah, semuanya sudah terlambat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak punya waktu untuk berputar, atau melepaskan sabuk pengaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Permisi, mademoiselle,” kata sebuah suara dari belakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasa benda dingin menekan bagian belakang lehernya. Itu adalah pisau pendek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku biasanya tidak menyelinap masuk ke kamar tidur wanita, tapi sayang sekali aku sedang kekurangan waktu. Lakukan apa yang kukatakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengenali suara penyeludup itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah kawan laki-lakinya dari Kerajaan Legitimasi yang bernama Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tak usah tegang.” Kata Gadis itu dengan menaikan pundaknya dan menghela nafas sambil tubuhnya tetap terikat sabuk. “Aku sudah berencana untuk mengundangmu ke sini. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 12===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berhasil menyelinap ke dalam kokpit Rush.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia telah menggunakan peledak Hand Axe, tapi bukan untuk meledakan sesuatu. Dia telah menempelkan bom seperti tanah liat itu ke bagian atas sensor untuk mengurangi sensitifitasnya. Jika mereka menyadarinya dan seseorang mengambilnya, dia akan masuk ke dalam laras meriam untuk bersembunyi dari prajurit musuh dan efek ledakan. Kemudian, dia bisa meledakan bom itu untuk melukai prajurit perawatan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tahu mereka kekurangan waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, si Elite tidak akan tinggal diam jika ada ketidak normalan pada sensor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Elite mungkin akan pergi keluar untuk memeriksa sensor itu secara langsung. Atau kalau tidak dia tidak mau pergi bertarung, dia bisa menyuruh prajurit perawatan untuk melakukannya. Apapun itu, Elite masih harus membuka palka dan keluar dari Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser telah menunggu di pintu keluar yang terhubung dengan kokpit, itulah yang membuatnya bisa menyelinap ke dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika sebuah Object tidak bisa dihancurkan dengan mudah, hal itu berbeda jika dia berada di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini bukan bagian dari rencana. Ini tidak lebih dari sebuah pertaruhan. Tapi aku baru saja memiliki kartu terbaik.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan walau hubungan antara tuan putri dan wanita tua prajurit perawatan begitu dekat, mereka harus melakukan diskusi panjang untuk membuat pengaturan tepat pada sensor. Jika kedua orang itu tidak saling memahami satu sama lain, tuan putri pasti harus menangani sensor itu sendiri secara langsung. Quenser telah melihat Elite yang melakukan perawatan dari dokumen yang telah ia baca.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang Elite melihat Object sebagai bagian dari tubuhnya, error sedikit saja pada sensor terasa seperti mengenakan kaca mata yang tidak pas. Walau tak terlalu banyak berpengaruh, tapi itu akan membuyarkan konsentrasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Hanya Elite yang mempertaruhkan nyawa. Tidak mengejutkan jika dia sedikit perfeksionis kalau mengenai kondisi Object. Dengan kecepatan perhitungannya yang cepat dan kilat, dia merasa bahwa akan lebih cepat untuk melakukannya sendiri daripada terus berdebat.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pisau yang diarahkan Quenser pada leher Elite itu adalah pisau masak kecil dari peralatan bertahan hidupnya. Mata pisau itu hanya sepanjang ibu jarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_09.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengitari tangannya pada kursi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa…? Ini agak rendah.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengernyit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari yang dia tahu saat di negara militer Oseania, Elite Rush memiliki tubuh indah dengan payudara berukuran G-cup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi apa yang dia temukan adalah gadis berusia sekitar 10 tahun. Mungkin tingginya 130 cm. Tentu saja dia tidak memiliki G-cup. Dengan tubuhnya itu, agak diragukan bahwa dia memakai bra.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak tahu apa Elite itu peduli, tapi pakaian spesialnya berbentuk seperti  pakaian renang sekolah warna putih dengan bawahan ketat berwarna merah. Sama seperti tuan putri, pakaian itu tidak menunjukan adanya kemampuan kamuflase.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Elite itu pasti bisa melihat wajah Quenser dari refleksi monitor karena dia tetap tenang walau ada pisau di tenggorokannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Terkejut? Kebenaran yang ada di Aliansi Informasi sangatlah kejam seperti iblis. Namun, kebohongan seperti ini tidak akan berpengaruh pada musuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau pasti bercanda.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Raut kesedihan benar-benar memenuhi wajah Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengulanginya lagi seperti mengucapkan kata perpisahan pada tubuh indah dan G-cup yang telah dia bayangkan di matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Sob…Kau pasti bercanda…Sob…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu sebentar. Aku akan marah jika ini membuatmu menangis. Tubuh ini sempurna dari sudut pandang lain, bukan begitu? Oh ho ho. Di negaraku, aku ini Elite idol yang menyanyi dan menari.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi dalam biodata resmimu dikatakan bahwa kau memiliki tubuh indah dan G-cup. Teganya kau membohongi semua orang seperti itu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Aku punya tubuh montok yang terpampang di layar 3DCG&amp;lt;ref&amp;gt; 3D Custom Girl.&amp;lt;/ref&amp;gt;. Agak memalukan karena beberapa orang memanggilku pembohong karena itu, tapi pergerakannya benar-benar sama dengan diriku yang asli.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Aliansi Informasi, semua data yang terpampang di internet baik benar atau bohong digunakan untuk strategi. Kemungkinan orang-orang mengetahui hal ini hanya sebagai propaganda perang, tapi mereka tidak peduli jika itu hanya virtual selama itu memuaskan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ngomong-ngomong, percakapan ini ditransmisikan ke mereka yang di luar. Tidak lama lagi kau akan dikepung. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu tidak masalah. Kaulah satu-satunya orang yang bisa menggunakan Object ini. Jika mereka melakukan tindakan ceroboh, aku akan mengakhiri hidup Elite mereka. Aku lebih memilih tidak melakukan itu, kalau bisa. ...Kau yang di luar sana bisa mendengarku, ‘kan?” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengabaikan ketidak tertarikan gadis itu dan mulai melakukan misi yang ada di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat ke sekitar kokpit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Area bundar itu berdiameter sekitar 2 meter dengan layar raksasa terpampang di bagian depan. Panjangnya sama seperti milik Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ketika Baby Magnum mempunyai banyak bentuk antarmuka seperi kolom kontrol, tombol, keyboard, trackball, dan lain-lain, Rush hanya punya satu bentuk input.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keyboard.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak sekali keyboard berjejer dengan tiga beda ketinggian. Dan ketiga tingkatan keyboard itu menyebar dengan bentuk U ke pinggir kokpit. Quenser tidak tahu apa itu bentuk yang efisien. Ada kemungkinan bahwa Elite lain tidak akan tahu cara menggunakanya. Sepertinya itu didesain untuk hanya bisa dimengerti oleh gadis yang mempiloti Rush.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di pinggir keyboard, terdapat tulisan “Antramuka Manual ‘JULIET’”. Quenser berpikir bahwa itu nama sang gadis Elite.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku percaya Object tidak bisa dikendalikan selain oleh Elite...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser merasa seperti idiot karena bergantung pada harapan kecil yang telah dia percayai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengumpulkan kekuatan pada tangan yang menggenggam pisau dan berbicara sedingin mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pertama, tutup semua palka yang mengarah ke kokpit. Aku yakin mereka yang diluar akan protes, tapi abaikan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Itu hanya akan menutup satu-satunya jalan keluarmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cepat lakukan saja. Aku tidak ingin menggores kulit seorang gadis hanya untuk mengancam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku harus menghargaimu karena masih memperlakukanku seperti seorang gadis. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menaikan mata pisau yang dia arahkan pada leher gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Elite itu menaikan bahunya pertanda dia menyerah dan menekan beberapa tombol. 5 jari langsingnya bergerak pada kecepatan bukan manusia melainkan seperti mesin jahit. Karena perintah Elite, beberapa palka yang terhubung dengan kokpit tertutup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit perawatan mengirim beberapa transmisi darurat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mereka tidak mendapat jawaban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, Quenser telah membatasi pergerakan si Elite.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Selamat datang di kursi cinta paling pribadi di dunia. ...Kau membajak Object hanya dengan menggunakan pisau. Kau benar-benar suka melakukan hal tak terduga, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengarkan apa yang kukatakan dan jangan berkata omong-kosong. Dengan begitu kau bisa selamat dari hal ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi apa yang harus aku lakukan berikutnya? Apa aku harus menembak Patung Liberti dengan meriam utamaku atau semacamnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan lakukan apapun,” perintah Quenser dengan tegas. “Setelah perbaikan selesai, jangan bergerak. Jangan tanggapi komunikasi dengan prajurit perawatan. Jangan gerakan satu jari pun sampai tuan putri kami menyelesaikan persiapanbya...tidak, sampai dia mengatakan checkmate. Itu saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh sayang. Oh ho ho. Apa kau harus mengatakan itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan lakukan itu. Aku mulai tidak menyukai ini. Bisa saja ketegangan ini membuat tanganku gemetar dan menyayat tenggorokanmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, bukan itu, Oh ho ho,” kata gadis Elite itu dengan senyum di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah perbedaan dari pengalaman yang pernah dialami. Quenser tidak percaya bahwa dia masih berani tersenyum ketika ada prajurit musuh yang menodongkan pisau ke tenggorokannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Elite itu benar-benar tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seharusnya Quenser memberi sedikit lebih banyak tekanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku tidak memegang kendali, aku tidak tahu seberapa buas amukan Gatling 033. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak mengerti apa yang dia maksud.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tak lama kemudian, jawaban itu menjadi bukti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh Quenser terpental karena gaya inersia yang sangat besar, membuatnya menghantam dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kendaraan perawatan yang mengelilingi Rush tertabrak dan prajurit perawatan berteriak sambil berlarian menjauh, tapi Quenser terlalu sibuk dengan dirinya sehingga tidak mempedulikan pada apa yang terjadi di luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gah!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua oksigen di paru-parunya terbuang keluar dengan tiba-tiba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pisau tadi terlepas dari tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object tiba-tiba bergerak. Dia tidak tahu seberapa cepat, tapi dia merasa seperti ditekan beban berat. Tekanannya terlalu besar untuk dia hadapi. Penglihatannya semakin memudar karena Object bergerak dengan kecepatan tinggi, tapi dia melihat gadis Elite itu meringis sambil tetap di tempat duduknya karena sabuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ancaman dari pisau yang dipegang Quenser telah hilang, gadis itu menghubungi rekan-rekannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Meriam utamanya sudah diganti, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gatling 033, kami mendengar apa yang terjadi di sana, apa kau berencana untuk pergi dengan membawa prajurit Kerajaan Legitimasi di dalam sana!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau iya kenapa? Paling tidak, tidak ada jalan untuk membuka paksa palka Object dari luar. Dan sekarang ini, setiap menit dan detik bisa berdampak besar pada hasil pertempuran. Aku tidak punya pilihan lain selain maju. Kecuali jika kau mau mengibarkan bendera putih di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau mau mengibarkan bendera putih? Atas kewenangan apa? Apa kau ingin mensia-siakan kesempatan menang melawan Object karena seorang prajurit berdarah-daging?” Gadis Elite itu berbicara perlahan tapi dengan intonasi jelas. “Pertama-tama, kita tidak perlu mempermasalahkan keamananku di sini. Yang terpenting adalah perbaikannya sudah selesai atau belum. Dan apa Gatling 033 milikku ini bisa melanjutkan pertarungan. Gatling 033-ku  masih bisa bertempur, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jawab aku. Ini penting untuk strategi kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Y-ya. Kita baru saja menyelesaikan penggantian meriam utama. Tapi kita belum sempat mengurusi sensor yang tadi kau perintahkan untuk di...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak apa-apa,” kata si gadis Elite, memotongnya. Dia berbalik ke arah Quenser yang sedang terbatuk di lantai sebelum selesai bicara. “Tapi sekarang ini aku sedang tidak ingin mengoperasikan Gatling 033. Jadi aku tidak punya pilihan lagi selain menyerahkan ini pada AI Strategik Juliet. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh Quenser menengang karena terkejut pada kata “AI”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu sebentar!! Teriak prajurit perawatan. “Pengendalian penuh Object oleh AI masih dalam tahap ketiga pengujian! Kemungkinan terjadinya tembakan nyasar dan pengambilan keputusan yang keliru dan kesalahan dalam mengambil keputusan masih ada, hal itu akan meningkatkan kemungkinan bagi Object-mu untuk menembak kawan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku mempersempit targetnya hanya pada Object setinggi 50 meter atau lebih, itu tidak akan jadi masalah. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi Juilet masih terlalu berbahaya untuk digunakan sekarang ini!! Jika kita membiarkannya mengoperasikan senjata terhebat kita, kita tidak akan tahu seberapa besar bahaya yang ditimbulkan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Tolong jangan buat aku mengulanginya lagi,” kata gadis Elite itu. “Jika kita hanya terus mematuhi kode etik militer, kita akan kalah dalam pertempuran ini. Saat kita masih punya kesempatan untuk bertarung, aku tidak ingin menyelesaikan pertempuran ini secara prematur. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si Elite memotong transmisi itu dan melihat ke arah Quenser sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja kau pasti sudah mendengar rumor tentang Aliansi Informasi yang berencana untuk membuat Object tanpa awak. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak mungkin,” geram Quenser dari lantai. “Pengembangan AI belum dipraktekan. Sesuatu seperti UAV yang berpratoli itu hal lain, tapi tidak ada program yang bisa menandingi Elite dalam pertempuran cepat yang membutuhkan improvisasi spontan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau berbicara tentang Angelina List Kerajaan Legitimasi? Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Jika aku ingat, kertas itu berisi kelemahan dan kegagalan AI setelah berulang kali pengujian AI yang dilakukan oleh para ilmuwan. Mengamuk, diam, dan tembakan nyasar...aku yakin ada beragam bentuk kegagalan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Angelina List adalah panduan dasar bagi dunia untuk membuat AI Strategik Object. Kertas itu bisa diakses di database umum Kerajaan Legitimasi dengan bebas, jadi Aliansi Informasi memanfatkan itu untuk melakukan riset. Benda sederhana seperti UAV yang bergerak adalah hal lain, tapi sistem yang mengendalikan Object sangatlah besar dan kompleks. Dengan teknologi yang ada sekarang ini, tidak mungkin untuk menciptakan AI yang bisa mempiloti Object secepat dan sefleksibel Elite yang telah terasah secara mental dan fisik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Apa yang kau bicarakan adalah tentang AI yang terus memilih jalan tercepat untuk menang, membuatnya mudah diserang? Atau itu akan terus menyerang secara sembrono ketika dihadapkan pola situasi yang tidak bisa ia tangani?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu artinya tidak bisa sepenuhnya tanpa awak. Oh ho ho. Ketika Gatling 033 menggunakan seluruh komponennya, dia tidak dikontrol olehku. AI Strategik Juliet-lah yang memegang kendali ketika aku mengatasi masalah yang terjadi karena error atau bug. Artinya...” si Elite tersenyum. Senyumnya berbeda dari sebelumnya. “Jika aku tidak melakukan apa-apa, Gatling 033 akan mengamuk.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak bisa mendengarnya secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata mengerikan yang dikenal dengan nama Object mulai menunjukan kekuatan penuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser langsung menyadari apa arti kata-kata itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gaya inersia yang sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan itu mulai meremas bagian dalam Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gh…ah…!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semuanya berguncang ke depan dan belakang, kiri dan kanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tekanan hebat membuatnya sulit bernafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ghaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya seperti setiap pembuluh darah di tubuhnya membengkak secara aneh. Isi perutnya mulai naik, dia tidak bisa mendapat cukup oksigen tidak peduli seberapa lebar dia membuka mulutnya, dan dia merasa tidak bisa mengatur detak jantungnya. Setelah beberapa atau puluhan detik, dia bisa merasa bahwa pikirannya benar-benar kacau. Darah tidak banyak mencapai otaknya. Warna mulai memudar dari penglihatannya. Dan dengungan tidak enak di kupingnya memekakan otaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rush tidak melakukan hal khusus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hanya pergi dari zona perawatan dan menuju ke medan pertempuran dimana Baby Magnum sedang menunggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya itu yang dilakukannya, tapi membuat Quenser berada di ujung maut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama kejadian itu, si gadis Elite tersenyum di kursinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia seperti seorang ratu muda yang sedang menghina serangga yang merangkak di tanah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak mengerti kenapa dia bisa sangat tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pakaian spesial yang dia pakai tidak cukup untuk menerangkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya kemungkinan yang bisa Quenser pikirkan adalah dia benar-benar berbeda dengan prajurit biasa pada kondisi fisik tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh sayang. Kenapa matamu berputar seperti itu? Oh ho ho. Kau tidak akan bisa melihat pertempuran cepat Gatling 033 kalau seperti ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat gadis berusia sekitar 10 tahun itu berbicara pada Quenser, dia menyedot minuman yang terletak di sandaran kursinya dengan tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk alasan  PR&amp;lt;ref&amp;gt;Public Relation.&amp;lt;/ref&amp;gt;, militer Aliansi Infomarsi membuat Elite bertubuh G-cup dengan menggunakan 3DCG. Masyarakat (entah mereka tahu itu kebohongan atau tidak) menerimanya. Kemungkinan besar tujuan utama mereka adalah ketika orang-orang menerima hasil visual itu, sama saja seperti mereka menerima AI untuk mengoperasikan Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini masih baru 9 G. Ketika rantainya digunakan, ini bisa melesat melampaui 12 G. Yah, itu sudah cukup untuk membuat orang biasa pingsan, jadi terus berusaha yang terbaik untuk menghadapinya. Oh ho ho. Pada dasarnya, aku cukup baik untuk mengundangmu ke tempat spesial ini ketika seharusnya aku menyerahkanmu pada militer Aliansi Informasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
12 G.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah terbukti bahwa manusia biasa tidak bisa menahan tekanan itu. Tapi untuknya, ruangan ini seperti kamar tidur. Tubuh Elite benar-benar telah dirombak sehingga ini terasa normal baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan ini membuat punggung Quenser terasa dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jadi inilah…Elite…)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser merasa sesuatu seperti busa keluar dari sudut mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tubuh mereka telah dirombak untuk kepentingan mempiloti Object dalam pertempuran. Sial. Ini seperti pertempuran antara ikan laut dalam dan kapal selam...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit modern sering bercanda dengan mengatakan sesuatu seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Medan perang modern sangat membosankan. Jika mereka memang benar-benar ingin membuat kita berperang, mereka seharusnya mengirim Object berpendingin udara itu pada kita.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukan candaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, menaiki salah satu monster itu cukup untuk memperpendek umurmu. Quenser diselubungi rasa sakit luar biasa dan merasa bahwa pembuluh darahnya akan pecah dan bola matanya ingin keluar dari tengkorak kepalanya. Di tengah-tengah semua itu, dia memutuskan bahwa orang yang bisa mempiloti Object bukanlah manusia biasa. Kecuali jika tubuh luar-dalam mereka telah dimodifikasi, itu tidak mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika terkapar di lantai dekat dinding, Quenser berusaha untuk mengulurkan tanganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak sekali tombol keyboard yang terpampang di sekitar gadis Elite itu. Ada kemungkinan bahwa jika dia menekan salah satu tombol kecil itu, dia bisa mengakhiri rasa sakit dan mimpi buruk ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia tidak bisa menggerakan tangannya. Yang hanya dia bisa lakukan adalah sedikit menggeser jarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bukan hanya tidak bisa menggerakan tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tekanan yang sangat besar menahan pikiran dan akal sehat di kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dapat menahan prajurit musuh hanya dengan gaya inersia tanpa menggunakan borgol atau belenggu, gadis Elite itu menaruh kembali botol minumanya dan menggerakan 10 jarinya di atas keyboard yang ada di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak sedang mempiloti Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Layaknya mengendalikan kekang dari kuda yang mengamuk, dia menghapus beberapa perintah yang tidak diperlukan dari ratusan ribu perintah dari AI Strategik yang secara instan memproses sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang apa yang ingin kukatakan, karena sebentar lagi aku akan menyelesaikan pekerjaan hari ini. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rantainya menghempaskan salju ke udara dan Rush Generasi Kedua melesat melewati salju putih. Pemandangan yang terpampang di monitor langsung terlihat lebih cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendengar sebuah suara familiar dari speaker.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah sirine darurat dari base Quenser. Mereka sudah mencapai beberapa kilometer di dekat konvoy Kerajaan Legitimasi. Dia bisa melihat tank yang baru saja pergi untuk memberi jalan pada Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sial...!! Seberapa jauh perbaikan tuan putri telah dilakukan!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persendian belakang yang merupakan pusat tujuh meriam utama Baby Magnum telah tertembak. Untuk mengganti bagian itu, semua persendian harus dilepas dan harus dipasang kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menyadari bahwa tidak mungkin bagi ketujuh senjata utama Baby Magnum untuk bisa berfungsi semua hanya dengan sedikit waktu perbaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun hasilnya, Object tuan putri keluar dari kerumunan konvoi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan menunjukan keinginannya untuk bertempur, dia sudah memastikan konvoi itu tidak menjadi sasaran empuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Jadi kau sudah memutuskan untuk menunjukan dirimu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah senyuman bisa terlihat di muka si gadis Elite.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini senyumannya berbeda. Itu dipenuhi dengan kekejaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bahkan tidak perlu menggunakan sensor presisi tinggi. Sudah jelas bahwa hanya ada satu meriam yang dapat bekerja. Oh ho ho. Kau pasti benar-benar putus asa karena harus bertarung dengan hanya satu meriam dari tujuh meriam utamamu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object memiliki 100 meriam baik besar dan kecil, tapi hanya persenjataan sekelas meriam utama yang bisa menghancurkan Object lain. Itu artinya, lebih logis untuk memiliki satu meriam dengan kekuatan penuh daripada memiliki 7 meriam tapi dengan kekuatan terbatas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu hanya membuatnya memiliki kemampuan minimum untuk bertempur. Karena sudah didesain supaya dia bisa bertarung dengan musuh ketika 7 meriam utamanya berfungsi, dia pasti berada dalam posisi sangat tidak menguntungkan karena meriam utamanya yang berfungsi hanya satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia mungkin sengaja tetap tenang untuk menghanyutkanmu dalam keamanan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Berdusta adalah sebuah kejahatan. Kau beruntung karena ditangkap olehku. Aku sarankan kau harus segera mempelajari bermacam aturan yang ada di Aliansi Informasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Elite itu dengan santainya mengetik di atas keyboard sambil mengabaikan Quenser yang terlihat seperti akan muntah darah. Dia sepertinya sedang mengatur radio. Quenser berpikir bahwa dia sedang bersiap untuk menghubungi kawanya, tapi tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengirim transmisi pada frekuensi yang dengan sengaja dia atur supaya bisa ditangkap dengan mudah oleh tuan putri Kerajaan Legitimasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Halo yang di sana, Elite Kerajaan Legitimasi yang tidak kompeten. Jika kau mengibarkan bendera putih, aku janji akan mengampuni nyawamu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Maaf, tapi aturan militer tidak membolehkanku mengibarkan bendera putih sebelum Object dihancurkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik kalau begitu.” Gadis Elite itu menekan tombol-tombol di atas keyboard dengan ritme cepat. “Aku tidak punya kewenangan untuk memikirkan itu. Aku hanya akan meledakanmu. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertempuran sesungguhnya telah dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya masih terpisah jarak yang cukup jauh, kedua Object itu dengan cepat bergerak ke kiri dan kanan. Aksi itu terlihat seperti dua kutub magnet yang sama-sama dipaksa untuk mendekat satu sama lain. Kedua Object itu bergerak memutari satu sama lain dengan cepat sambil saling menembakan senjata mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri adalah seorang veteran perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan dalam kondisinya yang tidak menguntungkan karena hanya memiliki satu meriam utama yang berfungsi, dia tidak sepenuhnya berada dalam situasi tidak bisa menang. Bahkan walau itu tidak bisa menghabisi Object musuh, Baby Magnum masih memiliki sekitar 100 meriam lainnya. Tuan putri bisa meledakan salju di tanah dan menembakan laser lemah untuk mengganggu sensor musuh. Dengan menggunakan taktik mengganggu untuk membingungkan pergerakan musuh, dia menembakan satu-satunya meriam utamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Aliansi Informasi itu tetaplah seorang Elite, sama seperti tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ada untuk mempiloti Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia akan kehilangan segalanya jika dia tidak lagi bisa mempiloti Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh gadis itu sudah benar-benar telah ditingkatkan secara ekstrim, jumlah tekanan darah di tubuhnya dimodifikasi untuk menahan gaya G besar, dan dia telah diberi banyak kandungan zat besi dan okisgen. Bahkan dalam kondisi abnormal pada 10 G, dia tetap mengetik sambil bersenandung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Taktik mengganggu tidak bekerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan dengan sensor yang tidak bekerja, beberapa jendela akan muncul dengan cepat agar dia tetap bisa mengumpulkan informasi dari berbagai sudut. Dengan itu, dia tetap bisa melanjutkan pertempuran kecepatan tinggi ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tahu dia tidak bisa menghindari setiap serangan, jadi untuk mengatasinya, dia melakukan pergerakan cepat yang hanya difokuskan untuk menghindari serangan dari meriam utama yang bisa menimbulkan kerusakan berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terus menerus membuat gerakan cepat, pergerakan cepat dengan menggunakan rantainya sambil mencoba menarik Baby Magnum semakin dekat dan dekat ke dataran yang akan membuat tuan putri tergencet dinding tebing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri benar-benar dalam situasi terdesak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Brengsek...aku perlu...melakukan sesuatu...pada kontrolnya...!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mencoba menahan muntah dengan paksa, tapi bahkan menggerakan satu jarinya menjadi sangatlah sulit saat dia merangkak di tanah. Ada beberapa keyboard yang cukup dekat untuk diraih jika dia bisa berdiri, tapi dia bahkan tidak bisa mengulurkan tangannya karena efek samping gaya G besar ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, si gadis Elite menggerakan Object ke samping dengan tajam. Tubuh Quenser loncat ke udara dan mendarat tepat di tempat duduk si gadis Elite.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Menyerahkan ini semua pada Juliet benar-benar membosankan, bagaimana kalau kita berdua menghabiskan waktu untuk mengenal lebih dalam satu sama lain...secara fisik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ap…!? Gh…Apa yang kau katakan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan besar dari gata inersia masih tetap berdampak pada Quenser, jadi dia tidak bisa menjawab dengan benar. Dia merasa seperti ada beban berat yang ditekan ke dadanya, jadi dia kesulitan untuk bernafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian suara tuan putri datang dari radio Rush.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Quenser…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tu-tunggu, kenapa kau menggunakan nada berat seperti sedang berbicara pada orang yang mencuriga—gfh!?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho! Oh ho ho ho ho ho!! Tidak ada lagi ruang untukmu, Elite Kerajaan Legitimasi yang tidak kompeten! Sekarang, ayo kita tunjukan padanya. Kita bisa mengirimi dia e-mail dengan gambar pipi kita yang saling bertemu. Cheese! ...Oh, sayang. Palka memotong sinyalnya, jadi aku tidak bisa mengirimnya ke Kerajaan Legitimasi dengan ponselku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser...maaf, tapi ini pertempuranku dengan Rush...aku tidak tahu kenapa kau bisa ada di sana, tapi jika kau tidak segera keluar, kau akan dihancurkan bersamanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tu-tunggu, tunggu. Aku akan melakukan sesuatu dengan pergerakan Rush tidak lama lagi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia dipaksa diam di kursi, Quenser mencoba menggapai salah satu keyboard dengan jarinya yang gemetar. Namun si gadis Elite menampar tangan Quenser seperti sedang menegur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan Quenser sangatlah lemah sehingga hal itu cukup untuk membuat tangannya tergeletak lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Sial...an...aku tidak bisa melakukannya...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Layar raksasa itu terbagi menjadi dua jendela yang dipenuhi berbagai macam perubahan informasi yang sangat cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
AI Strategik Juliet sedang mempiloti Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu jendela menampilkan sebuah diagram pohon yang pastinya menunjukan urutan perintah yang digunakan AI. Quenser tidak bisa mengetahui berapa jumlah cabangnya yang berkisar antara 100 sampai 1000, tapi gadis Elite itu bisa dengan cepat mengetik beberapa hal di keyboard dan beberapa cabang yang mulai berubah merah dimatikan. Itu pasti yang disebut dengan “Menahan kontrol”. Pergerakan Object itu perlahan mulai tidak melakukan hal yang sia-sia dan membingungkan. Itu mungkin terjadi karena AI mulai “belajar” dari situasi pertempuran, atau karena si gadis Elite menghapus beberapa ketidak sesuaian pada AI agar bisa “memberi” perintah dengan efektif lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Gaahhhh…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tekanan besar dari inersia semakin meremas jantung Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat darah mulai menetes dari sudut mulut Quenser, sesuatu terjatuh dari kantongnya. Itu adalah peralatan nirkabel miliknya. Melihat benda kecil itu meleset di sepanjang lantai, gadis Elite itu memberi sedikit senyum menyindir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Bahkan jika berada di dalam kokpit, rongsokan murahan itu tidak bisa mengganggu sistem antarmukaku. Dan berusaha untuk bergantung pada supercomputer Kerajaan Legitimasi juga tidak akan berguna. Pelindung tebal ini memotong berbagai dan semua sinyal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengabaikan koaran dari gadis Elite itu dan mulai melihat layar di peralatan genggamnya yang telah tergelincir lumayan jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
AI Strategik Juliet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Transmisi radio sekarang ini sedang terhubung pada tuan putri dan gadis Elite itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada peledak plastik di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika masih tidak bisa bergerak, Quenser mulai menatap layar raksasa itu dengan tatapan tajam. Dia punya rencana tersembunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku mungkin menemukan awal dari sebuah rencana.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 13===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, tuan putri sedang kesulitan bernafas saat dia mempiloti Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Situasinya berubah terus menerus. Jumlah informasi yang sangat membingungkan karena banyaknya dengan sekejap muncul di monitor depan. Bahkan dengan peralatan yang bisa membaca pergerakan matanya dan mengirim perintah berdasarkan itu, dia sepertinya tidak bisa mengatasi itu semua. Benda seberat 200,000 ton itu bergerak dengan cepat ke kiri dan kanan untuk menghindari serangan Rush Aliansi Informasi. Tekanan besar dari gaya inersia menguras tenaganya. Otaknya telah dioptimalisasi untuk mempiloti Object, jadi dia bisa terus memproses walau setengah udara yang dia hirup tidak sepenuhnya masuk ke tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesulitan ini terus berlanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkadang dia berada di atas angin, tapi tidak di waktu lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun tuan putri bisa mengetahui apa yang berbeda dalam pertempuran kali ini. Dia hanya memiliki 1 dari 7 meriam utama. Jika meriam itu dihancurkan, semuanya selesai. Tapi bukan itu yang dia khawatirkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak lebih dari berjalan di atas tali keberuntungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia punya perasaan tidak enak karena pertempuran ini mulai condong ke satu sisi. Pertempuran ini diperkirakan akan terus mengalami stagnan dalam waktu panjang. Namun dia mendapat firasat bahwa sebuah vektor baru akan muncul dan akan mengubah arah pertarungan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini buruk…)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah ada tanda-tanda yang menunjukan ini akan menjadi buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika situasinya berubah pesat, dia akan seperti sebuah kapal mainan yang mengambang di bak mandi yang kran pengurasnya di buka. Tanda bahaya bahwa ini akan bertambah buruk semakin bertambah dengan pesat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri mengetahui hal ini, tapi dia tidak punya cara untuk mengubah keadaan. Tangannya sudah penuh untuk meladeni pertempuran cepat ini. Dia tidak punya waktu untuk berfokus pada hal lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kemudian…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Quenser ke…Baby Magnum…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya terdengar seperti sedang diremas-remas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu datang dari alat komunikasi yang ada di dalam kokpit. Namun itu tidak datang dari frekuensi milik militer Kerajaan Legitimasi. Itu adalah frekuensi yang sama tempat dia beradu mulut dengan Rush Aliansi Informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jadi apa dia benar-benar menaiki Object itu...?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pikiran itu memasuki kepala tuan putri, Quenser melanjutkan transmisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“A-aku sedang terpojok di sini. Bisa aku meminta kau melakukan sesuatu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku tamat di sini, aku ingin kau mengembalikan cincin pertunangan yang ada di barak zona perawatan pada teman masa kecilku Angelina di kampung halamanku...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum menembakan meriam utamanya tanpa mempedulikan ritme pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rush menghindari tembakan plasma berstabilitas rendah dengan pergerakan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri masih tanpa ekspresi, tapi pupilnya melebar dari biasanya, membiarkan laser input masuk lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara yang sangat tenang, dia berkata, “Maafkan aku Quenser. Aku lupa bertanya apa kau lebih suka mati dengan coilgun, laser, atau plasma berstabilitas rendah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ugehhh!? Inersia dari manuver gila sudah menyebabkan kerusakan besar di dalam tubuhku! Kau idiot! Jangan bertarung dengan serius!! Kalau begini terus, kau akan memiliki takdir yang sama saat kau dihabisi dengan mudah oleh Water Strider yang terpecah-belah di sekitar sini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, sekarang kau mengungkit-ungkit masa lalu yang harusnya tetap terkubur? ...Dan dengan ‘santainya’?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tembak-menembak dan pergerakan yang semakin bertambah membuat Quenser hanya bisa menggeram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ngomong-ngoomong, Quenser, jika ada yang ingin kau katakan lagi, sekaranglah saatnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ugh. Be-begitu? Okay, kalau gitu. Beberapa hal terjadi dengan gadis luar negeri bernama Etta yang bekerja sangat efisien seperti AI di restoran negara aman, jadi bisakah kau memberikan kalungnya yang aku simpan di bara-...gbheeeehhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, Rush melakukan manuver gila ke depan dan belakang yang terlihat tidak perlu untuk menghindari sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Elite Aliansi Informasi berkata, “...Oh ho ho. Aku juga ingin menanyakan sesuatu tentang teman masa keclimu dan ‘beberapa hal’ yang terjadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bfh!? S-stop! Jangan bergerak ke depan dan belakang seperti itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sepertinya sedang menahan siksaan yang luar biasa, tapi dia tiba-tiba berteriak, “Sekarang kesempatanmu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser ke Baby Magnum!! Kau dengar tidak!? Elite Rush melakukan sesuatu yang tidak perlu saat pertempuran. Ini satu-satunya kesempatanmu untuk lolos dari situasi ini! Minggir ke kanan! Menghindar ke kanan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan dimasukan ke hati!! Dengarkan apa yang kukatakan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri mengernyit karena perintahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tidak pas dengan strategi yang telah ia sematkan. Sebagai pilot Object, dia tahu yang terbaik. Itulah kenapa dia ragu untuk dengan cepat mematuhi intruksi gerak dari laki-laki yang tidak lebih dari seorang amatir. Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalu begini terus, kau akan terpojok ke dinding tebing dan tertembak meriam utamanya saat kau tidak bisa bergerak lagi!! Percayalah! Aku punya cara untuk memenangkan ini!! Jadi minggir ke kanan!! Bergerak ke kanan!! Kalau tidak kau akan diledakan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar bahwa sebentar lagi dia akan terpojok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemungkinan besar Quenser memang benar berada di kokpit Rush. Dia mungkin membaca sesuatu tentang strategi Rush yang terpampang di layar monitor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membuat keputusan dalam pikirannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengerakan konsol yang dia pegang dengan erat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum melakukan manuver besar ke kanan dan inersia yang sangat besar menghantam tubuh rampingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Bahkan jika itu hanya kebohongan, mendengar hal tadi tetap membuatku marah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang terdengar begitu dingin terdapat di kalimat gadis Elite itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rush berputar dimana itu menghasilakan banyak gaya inersia. Dari radio, tuan putri bisa mendengar nafas yang hampir terputus dari Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru cahaya yang ditembakan dari rapid fire beam cannon Gatling gun menggores sedikit tubuh Baby Magnum. Meriam itu terus menembak, menghempaskan salah satu meriam utama tuan putri dan melayangkannya ke udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengabaikan hal itu, Quenser berteriak, “...Gh...!? Se-sekarang, sedikit berbelok ke kiri!! Ganti ke mode meriam plasma berstabi-...gh!? Tembak ke bagian depan Rush!! Dan...sub meriam Killer Squal!! Arahkan pada puing-puing Water Strider...di-di kiri!! Uhuk. Jika kau melelehkan salju yang menutupinya...itu bisa digunakan sebagai perlindungan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho! Oh ho ho ho ho ho ho ho ho!! Aku tidak tahu apa tujuanmu, tapi kau terlalu lambat!! Bahkan jika kau berusaha mengintip strategiku dengan menggunakan informasi yang ada di kokpit, kau terlalu lambat! Saat Elite Kerajaan Legitimasi tak kompeten itu melakukan tindakan, perintah di sini akan telah selesai!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh memang benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Instruksi Quenser membuang kesempatan terakhir tuan putri untuk menyerang. Ini seperti mengetahui kalau kau akan di chekmate dalam 100 langkah, dan mensia-siakan setiap kesempatan. Dan sekarang, sedikit bagian armor Baby Magnum telah terkelupas dan beberapa meriam utamanya telah dihempaskan ke hamparan salju Alaska. Beberapa jendela peringatan muncul dan tuan putri bisa mendengar teriakan dari operator yang memonitor situasi dari zona perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, pergerakan Baby Magnum mulai terhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam utama musuh mengenai titik di dekat intinya. Seribu bahkan sepuluh ribu peluru cahaya ditembakan dari senjata tipe Gatling gun itu. Armor tebal itu menyala oranye dan peluru-peluru cahaya itu mulai menembusnya dalam waktu singkat. Percikan api, ledakan terjadi, dan hempasan angin keluar dari “luka” yang terlihat seperti mesin jet. Hempasan angin itu membuat Baby Magnum tidak bisa bergerak dengan leluasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku harap kau telah bersiap. Oh ho ho,” kata Elite Rush dengan nada seseorang yang telah menyudutkan ratu penguasa mereka. “Ini akan mengakhirinya!! Kau akan menyesal karena tidak mengibarkan bendera putih yang sudah tersedia dan terkuburlah kau ke dasar neraka!! Oh ho ho ho ho ho ho ho!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri menggertakan giginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ragu apa dia akan menghentikan alat pelontar otomatis yang mulai bekerja secara otomatis untuk mengumpulkan daya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Percayalah padaku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara pantang menyerah Quenser datang dari radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau akan menang dengan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara gemuruh seperti rantai besar yang terputus terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri tidak tahu apa yang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tidak mengejutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tidak datang dari Baby Magnum. Jika itu bukan dari sesuatu yang salah dengan mesinnya, sangatlah alami baginya untuk tidak mengetahui apa yang telah terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itu artinya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser…?” gumam tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rush Aliansi Informasi yang sebelumnya merajai peraturan di medan pertempuran, sekarang benar-benar berhenti di tengah-tengah hamparan salju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 14===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mesinnya tiba-tiba berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terlempar ke lantai, tapi bukan dia saja yang terluka karena itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gaya inersia yang sangat besar yang menghantam mereka saat berhenti total dengan tiba-tiba itu bahkan membuat gadis Elite Rush berhenti bernafas untuk sebentar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gah…!? Ap-apa!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu terbatuk-batuk, tapi suaranya terlihat bingung daripada kesakitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gatling 033 Generasi Kedua  Aliansi Informasi beroperasi berdasarkan perhitungan cepat yang dibuat oleh AI Strategik Juliet. Si gadis Elite tidak sepenuhnya mempiloti Object. Sebenarnya, dia memilah dan menghapus bug dan error yang berjumlah ratusan atau ribuan yang dibuat oleh perintah Juliet setiap detik. Pada dasarnya, dia seperti memegang kekang kuda liar dan menuntunnya ke arah yang diinginkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun itu, Gatling 033 berhenti bergeak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan AI Strategik yang berhenti. Juliet masih terus mengkalkulasi dengan kecepatan gila.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak satu pun dari jumlah perintah luar biasa banyak yang dikalkulasi dengan cepat itu membawa Gatling 033 melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli seberapa besar skil pawang yang dimiliki gadis Elite itu, dia tidak bisa melakukan apa-apa ketika kudanya berhenti berpikir dan tidak bergerak satu langkah pun. Ketika kudanya menolak untuk bergerak tidak peduli berapa kali dia menendang dengan kakinya atau memecutinya dengan cambuk, keahlian pawang itu perlu dipertanyakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu layaknya rantai yang menghubungkan pemikirannya dengan pergerakan AI telah dilepas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli seberapa tinggi spesifikasi Juliet dan tidak peduli seberapa jago gadis Elite itu, tidak ada yang bisa dilakukan jika Gatling 033 tidak mau bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ho…ho ho. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis Elite melihat sekitarnya sambil terduduk di kokpit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia melihat Quenser yang terbaring di lantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang dia dipaksa untuk melihat Quenser sebagai ancaman yang nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa...? Apa yang kau lakukan pada Gatling 033 milikku?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak langsung menjawabnya. Gaya inersia yang meremas tubuhnya telah mengakibatkan luka dalam. Mulutnya membuka dan menutup tanpa berkata sambil menarik nafas panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, laki-laki itu memberikan senyum kecil dan berkata, “Apa kau berharap...untuk mulai acara quiznya sekarang...?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh...ho ho. Aku bisa merasakan sesuatu dari situasi ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pundak gadis kecil itu bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergetar bingung dan marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bisa merasakan Juliet menyerap ‘pelajaran’ tidak berguna!! Aku tahu berbagai bug dan error  itu mengakibatkan konflik pada tatanan urutan perintah!! Bug dan error itu menyebar dengan sangat cepat, sehingga ‘revisi’ yang kulakukan tidak bisa mengejarnya!! Aku menanyakan hal yang jauh lebih dalam dari itu! Aku tidak bertanya apa yang terjadi! Aku tanya mengapa!! Apa yang kau lakukan pada Juliet!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mengevaluasi lagi ancaman,” kata Quenser walau dia bahkan tidak bisa duduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya penuh dengan rasa sakit dan kelelahan, tapi tidak terdengar lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laki-laki itu telah menjadi musuh yan sepadan dengan Elite yang mempiloti senjata raksasa bernama Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Juliet  dengan jeli menyadari ada sesuatu yang berubah dalam situasi yang tidak bisa kau lihat. Perubahan itu membuat perubahan besar pada urutan apa yang harus dilakukan Rush lebih dulu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ap—?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sayang sekali, kurasa. AI Strategik yang mempiloti Object bisa mempengaruhi hasil peperangan, dan sepertinya ini tidak memiliki kemampuan untuk mengibarkan bendera putih dan menyerah. Untung begitu, Juliet tidak punya pilihan selain terus memikirkan jalan untuk menyelesaikan masalah ini walau jelas sudah skakmat. Rush telah berhenti karena Juliet bekerja keras untuk berpikir apa yang harus dilakukan dalam situasi ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu...itu tak masuk akal!!” sanggah gadis Elite itu karena refleks. “Oh ho ho!! Gatling 033-ku berada dalam posisi sangat menguntungkan!! Dia tidak mungkin bisa kalah dari Object Generasi Pertama Kerajaan Legitimasi tak kompeten itu di sini! Bahkan jika kau menuntunnya lewat radio, tidak mungkin aku bisa di skakmat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak menuntun tuan putri,” kata Quenser dengan lantang dan membuat si gadis Elite terdiam di tempatnya. “Iya kali aku punya teman masa kecil bernama Angelina. Dan Etta itu nama panggilan macam apa? Itu hanya kode simpel berdasarkan laporan di databes militer Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Angelina…laporan…Etta…Juliet… Tak mungkin…!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena kau yang mulai menghubungi musuh pertama kali, kau seharusnya tahu bahwa transmisi yang dikirim ke Baby Magnum itu juga bisa didengar oleh prajurit lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 15===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat sebelum Baby Magnum dan Rush saling baku tembak pada kecepatan luar biasa cepat, sesosok figur kecil bisa terlihat sedang bergerak melewati salju putih yang dipenuhi dengan rongsokan Water Strider.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang mendengarkan suara Quenser yang datang dari radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada awalnya, dia seperti sedang menggunakan peralatan komunikasi Rush untuk menggoda tuan putri. Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(“Aku terpojok di sini”. Itu adalah kiasan diskusi rahasia akan datangya razia majalah porno. Si “gadis luar negeri” pasti berarti Rush. Sejak dia menggunakan nama “Angelina”, kata AI sepertinya cukup cocok dengan ungkapan itu.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ugh. Bangke kau Quenser. Kau terlalu bergantung pada partnermu yang seorang bangsawan, tampan dan cerdas ini terlalu banyak,” Heivia tidak berbicara pada siapa pun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peralatan genggamnya menampilkan desain dari Water Strider. Gambar itu disketsa oleh militer Kerajaan Legitimasi dari hasil analisa teknologi pada Object musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kiri-kanan kiri-kanan. Kenapa instruksi ini sangat menyusahkan?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh utamanya saja sepanjang 50 meter, jadi desainnya sangat besar. Heivia menggulung layar peralatan genggamnya seperti yang telah diperintahkan Quenser dan mencari komponen penting yang telah ditandai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sekarang aku tinggal melihat peta untuk mengetahui dimana bagian itu tergeletak di medan pertempuran ini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo! Ayo!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia berhenti di tempat yang telah ditandai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah meriam utama kelas plasma berstabilitas rendah yang terbaring di salju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tahu, aku sedikit terganggu karena bisa sangat memahami pemikiran Quenser. Aku lebih suka saling mengerti dengan seorang gadis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menurunkan tas di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalamnya terdapat banyak sekali baterai. Mereka adalah baterai cadangan untuk bor elektrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Misi asli Heivia sebenarnya adalah bekerja dengan Quenser untuk melubangi dinding tebing, menaruh peledak, dan membuat puing-puing ini longsor. Heivia sekarang sedang mengemban beban untuk membantu Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun baterai-baterai itu tidak mungkin cukup untuk menyalakan meriam utama Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, bukan itu yang ingin Heivia lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Well, membuat sistem pengunci inframerah ini menyala sudah cukup untuk membuatnya bingung.”&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Dia masuk ke dalam melalui robekan armor di sisi meriam yang telah bengkok di bagian tengah. Dia memasukan tangannya ke dalam dan menarik keluar sebuah elektromagnet raksasa. Dia mengupas timbal yang menutupi benda bulat itu untuk menciptakan sebuah coil dan memasangnya lagi untuk membuat coil yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Induksi elektromagnet~. Itu yang digunakan trafo~,” Heivia bernyanyi sambil menggunakan besi berbentuk kotak untuk menyiapkan coil besar dan coil kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia melihat alat pembidik inframerah yang sebesar batang kayu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu dikelilingi oleh armor yang tidak bisa terbuka oleh ledakan biasa, tapi itu tidak bisa dirawat jika tidak ada cara untuk membukanya. Heivia menggunakan alatnya untuk membuka panel yang ada di armor. Dia menghubungkan baterai dengan kabel dan trafo. Kemudian dia melepas peledak nirkabel dari pemicu elektrik Hand Axe dan memasangnya pada peralatan buatan sendiri itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dia bisa bebas menggerakan alat pembidik inframerah Water Strider dengan menjetikan tombol di radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Water Strider punya 8 meriam utama, ‘kan? Yah, 3 saja sudah cukup.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melihat lagi desain yang ada di databes Kerajaan Legitimasi yang dibuat berdasarkan keinginan untuk memanfaatkan teknologi dari Object musuh yang telah hancur. Kemudian dia mulai bergerak lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agak jauh dari situ, dia menemukan kendaraan off-road yang sepertinya telah ditinggalkan oleh Aliansi Informasi karena tidak bisa melalui potongan puing raksasa itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia loncat ke dalamnya dan berkata, “Rencana untuk membingungkan AI Rush dengan menambah perhitungan yang tidak perlu, tapi kenapa hanya aku yang berlari kesana-kemari untuk melakukan semua pekerjaan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan Heivia sangat sederhana dan mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia cukup memperbaiki alat pembidik dari senjata Water Strider yang bertebaran di salju putih dan membuat mereka bekerja saat dia mengirim sinyal radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan itu, dia akan membuat AI Strategik Rush salah menyimpulkan bahwa meriam utama Water Strider masih berfungsi sehingga Rush akan tetap menganggap itu berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, Heivia meghidupkan dan mematikan 8 alat penarget di meriam utama dengan cepat dan dalam pola tertentu. Dengan terus membiarkan AI Strategik melakukan kalkulasi yang tidak perlu dan membuatnya ‘belajar’ hal yang salah dan tidak perlu, kemampuan perhitungan tingkat tinggi miliknya akan bekerja sia-sia untuk sementara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia punya pedoman informasi di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Angelina List.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laporan yang telah disusun militer Kerajaan Legitimasi dan mengandung berbagai macam laporan masalah kegagalan dari AI yang membawa pengembangan AI disebut sebagai “khayalan”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, itu semua bukan kelemahan dari AI Strategik milik Rush.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aliansi Informasi memiliki riset paling maju tentang AI di dunia, jadi mereka telah menemukan penanganan untuk hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu seperti memasukan virus komputer pada komputer yang telah bisa menangani virus itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, hanya bergantung pada pondasi itu tidaklah cukup.	&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia tidak sekadar menggunakan Angelina List. Dia seperti menggunakan subspesies virus itu, dia hanya perlu menghasilkan masalah baru sekarang dan di tempat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah memiliki pengetahuan dan skil yang memadai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia biasanya tidak melakukan apa-apa sambil berlarian di medan pertempuran sambil membawa-bawa senapan, sebenarnya Heivia Winchell adalah seorang analis radar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah master jika melihat pertempuran di atas papan dengan Object sebagai bidaknya untuk mencari ketidak cocokan dan kelemahan mesin musuh hanya dengan melihat pergerakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 16===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh...ho ho... kau menggunakan Angelina List...untuk membuatnya berhenti dan berpikir...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar penjelasan Quenser, gadis Elite itu duduk di kokpit Rush sambil tubuh kecilnya gemetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya Quenser bisa berdiri dan mengusap beberapa darah yang keluar dari hidung dan telinganya karena gaya inersia. Dia sekali lagi berbicara pada gadis Elite itu tentang Gatling 033 yang berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah seharusnya kau melakukan sesuatu? Sekaranglah satu-satunya kesempatanmu untuk menghentikan Juliet.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ho…Oh ho ho...Apa maksudmu …?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang, Rush terus memikirkan hal tidak penting. Banyak bug dan error yang tercipta dan bersaing untuk mendapat prioritas. Tidak lama lagi, itu akan menjadi terlalu banyak dan bahkan tidak bisa ditangani oleh kecepatan berpikir seorang Elite.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“AI bukan sekadar program. Kemampuannya untuk belajar bisa menjadi sisi plus dan minus. Kalau begini terus, masalah ini akan terus meledak. Sebuah AI yang mempelajari hal keliru dengan sangat cepat harus di musnahkan secepat mungkin. Kalau tidak, Juliet akan mengakibatkan kerusakan fatal pada program dasarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tersenyum saat dia berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pasti mempunyai tebakan bagus  tentang keharusan “pemusnahan paksa”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kh... Dia benar. Aku tidak punya pilihan lain selain melakukan pemusnahan paksa pada Juliet di situasi sekarang ini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis Elite menggigit bibirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Object sangat besar dan memiliki sistem yang kompleks sehingga AI Strategik harus dengan cepat mensimulasi pergerakan musuh dan progres pertempuran, jadi itu tidak bisa dimatikan dan dihidupkan dengan mudah. Jika aku melakukan pemberhentian paksa di sini, akan memakan waktu lama untuk menyalakannya kembali!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sejak sistem ini didesain untuk dijalankan oleh AI Strategik, jelas akan menimbulkan resiko jika AI dimatikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah dia membiarkan Juliet terus berpikir atau mematikannya secara manual, dia tetap berada dalam situasi yang sangat tidak menguntungkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat pilihannya menurun dari “menang atau kalah” menjadi “kalah dengan cara ini atau kalah dengan cara itu”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis Elite gemetar karena perubahan situasi yang sangat cepat, tapi dia juga memiliki pemikiran lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak laki-laki itu tidak normal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar bahwa partner laki-laki itu yang melakukan aksi sesungguhnya. Namun pastinya, laki-laki inilah yang menggagas dan menciptakan kesempatan bagus untuk melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika seseorang merencanakan hal yang sama dan melakukannya persis seperti yang dia lakukan, apa mereka bisa melakukannya sesempurna ini dalam satu kali kesempatan tanpa latihan? Apa mereka bisa saling bertukar-pikiran menggunakan transmisi yang sulit dipahami dengan kode kata-kata yang belum sempat disepakati sebelumnya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk meletakan sebuah papan, sebuah pondasi harus dibuat terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan hal yang paling menakutkan adalah laki-laki Kerajaan Legitimasi itu tidak punya bayangan akan masalah yang akan dia hadapi dan apa yang akan dia lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak melalui latihan spesial apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekarang dia berhasil dengan rencana mendadak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harus seberapa terbuka pikiran seseorang itu bisa melakukan hal ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang akan kau lakukan” Quenser memberikan ultimatumnya. “Apa kau akan membiarkan Juliet hancur sendiri, atau kau yang akan memusnahkannya? Pilihlah sebuah cara untuk mengakhiri ini. Saat ini prajurit pintar yang membantuku sedang menjelaskan situasi ini pada tuan putri, jadi sekarang ini tuan putri akan menunggu. Namun tidak ada jaminan. Jika komandan kami lebih mengutamakan untuk menghancurkanmu tanpa mensabotase teknologi, dia akan segera menembakmu dengan meriam utamanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pundak kecil gadis Elite itu bergerak naik dan turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ho…ho ho. Oh ho ho. Oh ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho!! Kau benar. Aku akan menyerahkannya padamu!! Juliet sudah tamat sekarang. Tetap m embiarkan dia melanjutkan kalkulasinya tidak akan menghasilkan apa-apa, jadi aku tidak punya pilihan selain melakukan pemusnahan paksa!!” tapi gadis Elite itu tidak berhenti di situ saja, entah kenapa. “Tapi jangan pikir ini telah selesai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara memekakan bergaung di seluruh kokpit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Elite itu menekan salah satu tombol di salah satu puluhan keyboard itu dengan kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sekejap, semua cahaya lenyap dari monitor dan lampu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kegelapan menguasai ruangan itu dalam sekejap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu membuktikan bahwa semua sistem telah berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia telah mengumumkan, Rush tidak berhenti begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kombinasi suara statik yang datang dari berbagai peralatan menusuk telinga Quenser. Di saat yang sama, monitor dan lampu kembali menyala. Dengan suara mekanik, sudut dari para keyboard yang mengelilingi gadis Elite itu mulai berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang tombol-tombol itu berada diposisi yang bisa digunakan dengan mudah oleh manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Posisi mereka semua sudah diatur sehingga kesepuluh jarinya bisa menggapainya lebih cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Full key touch. Release,” teriaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat senyuman di muka gadis Elite itu. Itu bukan ekspresi tenang dari para bangsawan. Itu adalah senyuman liar dari seseorang yang menyilangkan pedangnya di hadapan musuh bebuyutannya di medan pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho!! Desain utama Gatling 033 adalah untuk dipiloti oleh Juliet dengan aku yang melakukan ‘revisi’, tapi aku tidak ingat pernah mengatakan bahwa ini tidak bisa dipiloti denga cara lain!! Aku bisa mempilotinya sendiri jika diperlukan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seratus meriam, ratusan sensor dan radar pengumpul data, alat pendorong rumit yang menggunakan baik rantai dan bantalan udara, dan sebuah reaktor yang menghasilkan tenaga luar biasa besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengumukan bahwa dia bisa mengontrol itu semua hanya dengan 10 jarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukan sesuatu yang manusia biasa bisa dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan sebuah tank standar biasanya dijalankan oleh 4 sampai 5 orang, tapi alasan itu tidak berpengaruh pada Elite yang tubuh dan pikirannya telah dioptimalisasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komputer melakukan semua tugas di belakang layar yang tak pernah disadari oleh manusia biasa. Pada dasarnya, dia berkata bahwa dia bisa mengatasi semua itu lebih baik daripada komputer dengan memasukan sebuah kata menggunakan alphabet atau angka pada satu waktu secara manual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia benar-benar bisa terus bertarung, ini sangatlah jelas sejelas hari yang cerah bahwa Object-nya dalam posisi menguntungkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum benar-benar sedang terpojok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ini terus berlanjut, yang akan dihancurkan pastilah tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Aku harus menghargai kemampuanmu dalam menemukan kelemahan Juliet.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari gadis Elite itu berhenti melayang di atas keyboard.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keheningan sejenak itu dipenuhi dengan tekanan layaknya dia menekan laras senjata pada bagian belakang kepala musuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi itu malah membuatku semakin ingin memilikimu!! Pemikiran cepat. Tindakan cepat. Kau sempurna untuk unitku!! Sejujurnya. Ho ho. Sejujurnya. Oh ho ho ho ho ho ho ho ho ho! Kau membakar api di dalam hatiku!? Oh ho ho!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Stop,” kata Quenser dengan sangat pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggunakan sebuah jarinya untuk mengusap darah yang mengalir dari telinganya dan perlahan merangkak di lantai kokpit itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini pergerumulan yang tidak perlu. Kau tidak bisa mengalahkan tuan putri kami dengan cara ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Apa bukti yang kau—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Elite itu berhenti seketika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser telah menggunakan jarinya untuk menulis sesuatu dengan noda merah di lantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebuah bom telah terpasang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis Elite melihat Quenser dengan terkejut, dan dia menulis lagi di lantai dengan menggunakan darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Potong semua alat komunikasi. Termasuk satu yang ada di belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menghentakan tangannya ke dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangannya berkata untuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jangan bicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apapun yang kau lakukan, jangan bicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jika kau melewatkan kesempatan ini, kau ditakdirkan untuk mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak punya waktu untuk mengatasi rasa bingung si gadis Elite.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan ramping gadis itu melayang ragu di atas keyboard untuk beberapa detik. Akhirnya, dia menekan tombolnya. Setelah melihat jarinya bergerak, Quenser perlahan bangun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di situ. Di bagian bawah tempat duduk kokpit, peledak plastik telah dipasang. Sepertinya itu digunakan saat keadaan darurat. Apa mereka tidak memberitahumu tentang ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sebentar, gadis itu tidak bergerak. Setelah itu, dia meggelengkan kepalanya karena sesuatu. Mungkin dia ingin menyanggah sesuatu. Namu, Quenser tidak menanggapinya. Keheningan kembali tercipta. Si gadis Elite melepaskan sabuknya dengan tangan bergetar dan perlahan berdiri. Dia dengan tegang berputar ke belakang tempat duduk dan mengintip bagian kolongnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia diam dan merasa akan pingsan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa?” dia membisikan suara yang bisa terdengar dalam kokpit kecil itu. “Kenapa mereka memasang sesuatu seperti ini? Oh ho ho. Kehilangan Object atau Elite berarti kematian untuk unitku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah Object adalah senjata monster yang bahkan tidak bisa dihancurkan oleh nuklit. Ketika itu dikendalikan oleh seorang Elite, sebenarnya militer ketakutan akan Elite yang membelot pada mereka. Jika Object mengarahkan meriam utama pada base-nya sendiri, tidak ada yang bisa menghentikannya.” Quenser bersandar pada dinding dan menarik nafas panjang, menghembuskannya perlahan sebelum melanjutkan. “Dan Rush dikendalikan oleh AI Strategik. Bahkan ada lebih banyak bahaya karena adanya bug di program yang bahkan tidak bisa diatasi dengan cepat oleh Elite. Itulah alasan kenapa mereka membuat ‘pemusnahan paksa’ versi mereka sendiri. Mereka pasti juga memasang bom yang sama pada komputer utama Juliet selain yang ada di dalam kokpit ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi masalah terbesarnya bukan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Elite itu mengerti apa yang Quenser coba katakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menunjuk bom itu dengan jari telunjuknya yang sudah berlumuran darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Perhitungan mundur sudah dimulai. Mungkin itu berhubungan dengan error yang terjadi pada AI Strategik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mana mungkin! Ho...Oh ho ho. A-aku Elite Gatling 033! Mereka tidak akan membuangku begitu saja!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Elite memang penting, tapi selama militer memandangnya begitu,” teriak Quenser untuk menjawabnya. “Aku telah melihat seorang Elite yang diabaikan begitu saja. Ketika tuan putri dikalahkan oleh Water Strider di distrik Alaska ini, dia dipergunakan sebagai umpan untuk melarikan diri. Sebuah Elite tetap berharga hanya ketika dikombinasikan dengan Object yang berfungsi. Selama mereka memiliki Juliet dan model 3D-mu, mereka tidak perlu menyebarkan berita kalau kau sudah mati. Mungkin ada backup-nya? Apa Juliet disimpan di salah satu penyimpanan database?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis Elite kembali ke kursi kokpit dan menggapai tombol alat komunikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Quenser berkata, “Stop. Apa kau ingin memberitahu mereka tentang bom itu. Mungkin saja mereka akan langsung meledakannya seketika dari jauh ketika kau menanyakannya. Mungkin mereka memutuskan bahwa kebenaran yang kau ketahui di sini akan membuatmu mengkhianati mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari gadis Elite itu berhenti seketika sebelum menekan tombol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena gadis itu terus terdiam, Quenser melanjutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kau berpikir bom ini hanya dipasang pada kokpit dan komputer utama? Itu karena mereka ingin mencegah kerusakan sedikit mungkin dan mengganti interior lalu menggunakan kembali Object ini. Biasanya, hanya kau yang bisa mempiloti Gatling 033 karena ini didesain hanya untukmu. Namun,mereka akan menggunakan frame dan mengkonsturksi ulang bagian dalam benda ini untuk memiripkabnya dengan Object lain, mereka bisa menggantikan seorang Elite dengan cukup cepat. Itulah kenapa mereka bisa membuang Elite yang sudah tidak berguna bagi mereka dan bergerak ke rencana selanjutnya dengan biaya minimum.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku..aku tidak akan berkhianat atau mengamuk!! Ho...ho ho. Dan AI Strategik Juliet mempelajari hal keliru karena programnya yang sangat rentan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi coba tebak apa yang sedang dipikirkan oleh komandan di zona base-mu sekarang ini? Mereka melihat Rush tiba-tiba berhenti ketika seharusnya dia tetap bisa bertarung. Bukan Rush atau Elite yang dipedulikan oleh militer Aliansi Informasi. Itu AI Strategik Juliet.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_10.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Elite itu menggenggam tinjunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berdiri, mengayunkan, dan menghantamkan tinju kecilnya pada muka Quenser saat dia sedang duduk bersandar di dinding. Dia tidak berhenti dengan satu-dua pukulan. Dia terus melakukannya terus dan terus dan terus dan terus dan terus. Dia memukulnya dengan sekuat tenaga lagi dan lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini...! Ini semua salahmu!! Aku tidak...melakukan hal yang salah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara bak-buk itu terus bergema.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pundak gadis itu bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak kehabisan tenaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penghinaan terhadap dirinya, kemarahan, dan rasa takut yang tidak bisa lagi disembunyikannya membuat tubuhnya gemetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang akan kau lakukan?” Quensr bertanya pada si gadis Elite dengan bibirnya yang doer. “Dengan begini, peledak plasik itu akan meledak 10 menit lagi. Bom itu tidak begitu besar, tapi ledakannya cukup untuk membunuh semua manusia di ruangan tertutup ini. Apa sekarang kau mengerti situasinya? Apa yang akan kau lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Elite itu mengangkat tinggi tinjunya, tapi kemudian dia berheni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuhnya sudah amat teramat gemetar. Kokpit yang dikelilingi dinding tebal ini sepertnya akan ikut gemetar bersamanya. Rasa marahnya mungkin membuatnya ketakutan karena klaustropobia untuk pertama kali dalam hidupnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik nafas dalam sambil tetap terdiam, dan kemudian Quenser menghela nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimana peralatan pelontar?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimana alat yang mengontrol pelontaran? Aku datang ke medan perang untuk belajar tentang desain Object sebagai seorang mahasiswa magang. Aku bisa mencarinya. Jika pelontarnya terhubung dengan bom, kau tidak bisa langsung menyalakannya. Aku harus memotong kabel pemicunya terlebih dahulu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menempatkan tangannya di dinding dan perlahan berdiri dengan mukanya yang babak-belur karena pukulan yang telah ia terima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Elite itu ragu untuk sebentar, tapi akhirnya di mengatakan, “A-alat pelontar itu dipasang pada kursiku. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitu. Jadi itu sama dengan milik tuan putri kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengambil beberapa alat dari saku seragamnya. Baut di kursi kokpit itu berbentuk spesial, jadi peralatan Kerajaan Legitimasi miliknya tidak bisa bekerja. Namun dia mengeluarkan tang kecil dan langsung memutar kepala baut itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melepaskan baut, dia membuka sebuah panel kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat beberapa kabel dan sebuah air compressor untuk mengencangkan sabuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melihat ke dalam, dia berkata, “Ini dia. Itu terhubung. Tap tidak menggunakan sistem kompleks yang terhubung dengan papan atau semacamnya. Ini bukan teka-teki penjinakan bom seperti di film-film. Aku bisa menangani ini dengan mudah.” Quenser menggenggam pundak gadis Elite itu dan membuatnya duduk di kursi kokpit. “Pakai sabuknya lagi. Lontarkan setelah aku memutuskan sambunganmya. Ini masih berada dalam aturan perang. Selama kau melakukan syarat-syarat yang sudah ditentukan, kau tidak akan ditembak ketika kau melayang di atas hamparan salju setelah kau dilontarkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ke-kenapa…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini perang. Aku tidak melakukan ini atas dasar kebaikan hati.” Quenser mengitari  bagian belakang kursi dan menjulurkan tangannya untuk melepaskan panel itu. “Seperti yang kukatakan sebelumnya, aku datang ke sini untuk mempelajari desain Object. Tepatnya, aku tidak peduli menang atau kalah...selama hidupmu tidak berada dalam bahaya. Sebagai pelajar, ini kesempatanku untuk mengeluarkan Elite dan menangkap Object musuh tanpa goresan sedikit pun. Ini kunci untuk membuatku cepat kaya. Biasanya, aku tidak pernah punya kesempatan untuk mempelajari Object Generasi Kedua milik Aliansi Informasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis Elite berkedip karena terkejut sambil tertahan di tempatnya oleh sabuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menanggapinya, Quenser menjawab, “Ini hanya satu kali kesempatan. Saat kita bertemu di lain waktu, kita adalah musuh. Kita akan dipaksa bertarung sampai mati. Tolong rahasiakan ini pada tuan putri. Jika aku ketahuan membiarkan Elite musuh kabur, aku akan dihukum berat. Nampaknya kau terlihat terbiasa dalam bernegosiasi antarnegara.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara sesuatu yang terputus bisa terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Quenser yang sedang memotong kabel yang terhubung dengan alat pelontar dan bom.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang dia bisa keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangannya melingkari kursi itu dan menuju ke tombol pelontar berwarna merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian gadis Elite itu menyadari sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tu-tunggu sebentar! Alat pelontar ini hanya bisa mengeluarkanku, dan detonator bom itu masih bekerja! Kau akan terjebak di sini—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya,” Quenser sudah menyadarinya. “Aku akan melakukan sisanya sendiri. Seperti yang kukatakan, ini adalah kunci agar aku cepat kaya. Sepadan dengan nyawaku. Pada akhirnya, ini lebih patut untuk diperjuangkan daripada bertarung mati-matian untuk memuaskan para petinggi di sana. Jika kau tidak segera keluar yang menandakan bahwa kau tidak bisa lagi bertarung, tuan putri akan menghancurkan Object ini. Saat itu terjadi, aku tidak punya lagi hal yang bisa dipelajari.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tung—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pastikan kau selamat. Aku telah mempersiapkan semuanya agar kau bisa selamat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum gadis Elite itu sempat protes lagi, Quenser menghantam tombol pelontar berwarna merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Puluhan palka yang ada di terowongan di atas mereka semuanya terbuka. Setelah jalurnya sudah dipastikan terbuka semua, kursi gadis Elite itu meluncur dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membutuhkan waktu kurang dari 10 detik untuk keluar dari terowongan itu. Saat dia keluar dari Object, tubuh Elite itu akan terlepas dari kursi dan sebuah parasut mengembang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ini, pertempuran telah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tertinggal sendirian, Quenser dengan goyah bergerak ke belakang hingga menabrak dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika bersandar pada dinding, tubuhnya turun hingga dia terduduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikirannya hanya berfokus pada kehadiran peledak plastik yang tergeletak di lantai yang telah disetel untuk membunuh sang Elite.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 17===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
AI Strategik Juliet milik Gatling 033 Aliansi Informasi telah dimatikan dan gadis Elite yang telah memasteri teknik untuk mengontrol seluruh Object secara manual telah dikeluarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan Gatling 033 yang benar-benar tidak bisa bergerak lagi, peperangan di Alaska telah berakhir. Secara otomatis, Kerajaan Legitimasi telah menjadi pemenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendarat dengan parasut, si gadis Elite berbalik dan lari, tapi Object Kerajaan Legitimasi tidak mengejarnya. Itu membuktikan bahwa dia berdiri di medan pertempuran yang diatur dengan hukum dan aturan. Gadis Elite itu menggigit bibirnya karena terhina, tapi dia tidak mungkin bisa melawan balik dengan situasinya sekarang. Mundur secepat mungkin saat diberikan kesempatan adalah kewajiban seseorang yang telah kalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berlari sejauh berkilo-kilometer melewati salju yang membeku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan di dalam pakaian spesial dengan teknologi canggih, dia mulai kehilangan panas secara perlahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia menggertakan gigi karena mengecap rasa pahit kekalahan, gadis Elite itu bisa mendengar suara salju yang terhempas. Namun itu terlalu halus bagi langkah kaki manusia. Itu adalah kendaraan off-road Aliansi Informasi. Karena suara mesin bisa menarik perhatian musuh, Aliansi Informasi menggunakan mesin hybrid. Motor elektrik lebih senyap. Tapi masalah tenaga kuda dan berkendara jarak jauh membuat mereka tidak bisa menggunakan kendaran elektrik. Mesin bensin akan digunakan pada dataran yang kasar dan curam dan motor elektrik digunakan saat pasukan musuh diperkirakan ada di sekitar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kendaraan off-road itu berhenti di depan si gadis Elite. Pintu terbuka dan seorang komandan zona perawatan Aliansi Informasi melangkah keluar. Namanya adalah Lendy Farolito. Dia adalah manusia berusia sekitar 20-an dengan kulit cokelat dan rambut perak. Dia adalah perwira muda yang karirnya melesat dalam beberapa tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta bahwa sang komandan secara personal datang ke garis depan mungkin adalah sebuah penghormatan bagi Elite. Atau mungkin komandan ini tidak punya pekerjaan lain ketika peperangan telah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terima kasih tuhan... Sepertinya kau berhasil selamat,” kata Lendy dengan ekspresi lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis Elite masih terdiam dan hanya menatap komandabnya. Lendy sepertinya salah mengira bahwa tatapan kesulitan itu datang dari shock karena kalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Untuk sekarang, kita harus mundur. Departemen forensik sedang menganalisa teknologi puing-puing Object itu dan akan mengirim kita lagi nanti. Fasilitas yang telah dibangun untuk mengirim data pada mereka sepertinya telah dihancurkan oleh Kerajaan Legitimasi. Apapun itu, kita tidak punya kewajiban untuk terus bertarung hingga orang terakhir tumbang saat Object kita kalah. Kita bisa mengatasi ini secara digital. Beberapa data telah diambil dari puing-puing itu, jadi kita tidak pulang dengan tangan kosong. Dan para petinggi tidak menekan agar kita tetap melakukan ini. Untungnya, kita tetap menjadi kartu andalan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lendy berjongkok untuk sejajar dengan mata gadis Elite pendek itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terlihat seperti orang tua atau seorang guru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, gadis Elite itu tidak bisa melupakan dua fakta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta bahwa bom telah dipasang di dalam kokpit dan fakta bahwa sinyal detonasi telah dinyalakan saat situsai berkembang menjadi tidak menguntungkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kehilangan Gatling 033 adalah pukulan terberat, tapi militer Aliansi Informasi menegaskan bahwa kita tidak perlu mengkhawatirkan mengenai sistem pengendalian dan AI Strategik.  Juliet telah dicadangkan dan kau masih tetap berguna. Membuat seluruh Object membutuhkan 3 atau 4 tahun, tapi kita bisa mengambil satu yang sedang dibuat dan mengubahnya menjadi model yang cocok denganmu. Itulah kenapa, tidak membutuhkan waktu lama sampai kau bisa kembali lagi seperti semula.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Masalah terbesar adalah ancaman bahwa Kerajaan Legitimasi akan mengambil alih Gatling 033 dan menganalisa dan teknologi yang berhubungan dengan AI Strategik Juliet. Tapi kita tidak perlu khawatir tentang itu. Sirkuit utama dan memori di Gatling 033 punya elemen pemanas yang dipasang untuk mengatasi itu. Sirkuitnya akan langsung terbakar, dan semua teknologi penting akan terhapus, jadi—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara keras terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu berasal dari pipi Lendy Farolito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis Elite telah menampar komandannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara tajam, gadis Elite itu berkata, “Jika kau coba melakukan itu lagi, aku benar-benar akan mengarahkan meriam utamaku pada zona base-mu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ditampar, Lendy melihat ke arah gadis Elite itu dengan ekspresi bingung. Gadis Elite itu menganggap bahwa berhadapan dengan komandannya sama seperti dia menghadapi orang asing. Dia menuju kursi belakang kendaran off-road sambil mengabaikan Lendy yang memegangi pipinya dengan satu tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Laki-laki itu.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Elite itu berkhayal sambil mengabaikan supir yang terdiam karena atmosfer aneh yang tercipta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sepertinya lebih aman untuk mempunyai teman kepercayaan seperti dirinya daripada prajurit yang mahir dalam mencurigai setiap gerak-gerik. ...Oh ho ho. Sekarang aku semakin menginginkannya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 18===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Quenser menggengam radionya di dalam kokpit Rush. Sebelumnya pelindung tebal ini telah memotong sinyal radio untuk masuk, tapi terowongan itu sudah terbuka saat pelontaran. Itu artinya sekarang dia bisa menggunakan radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada komandan berdada besarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pertempuran sudah selesai. Aku telah membawa Object Generasi Kedua Aliansi Informasi dalam keadaan hampir sepenuhnya sempurna. Kirim beberapa orang dari departemen simulasi elektronik yang bisa menangani pemrosesan data. Tentu saja, staf yang terbiasa dengan format Aliansi Informasi akan lebih bagus. Sebuah AI Strategik yang dinamai Juliet telah berhenti karena konflik antar perintah, tapi akan lebih baik jika tidak membiarkannya seperti itu terlalu lama. Sebuah auto-scan atau self-restart bisa saja membawa reaktornya diledakan untuk mencegah data terambil oleh kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimengerti, Quenser. Pertama Water Strider dan sekarang benda itu. Ini benar-benar harta karun untuk Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Beritahu aku ketika kau ingin mengungkapkan hal ini. Aku sangat menghargai jika kau bisa bernegosiasi dengan para petinggi untuk memasukan namaku terlebih dahulu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm, aku tidak bisa menjanjikan apapun. Sepertinya analisa teknologi terbaru milik negara musuh akan menjadi proyek nasional. Mereka mungkin tidak ingin memasukanmu karena takut jika membiarkan seorang siswa untuk berpartisipasi bisa merusak kesensitifan data dan mencegah analisis dilakukan dengan benar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tebak ini tidak akan mudah...” desah Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun itu, laporan dari hasil analisa Rush akan diunggah ke database militer. Dia bisa belajar banyak dari sana. Masih ada banyak jalan untuk menjadi seorang desainer, jadi dia memutuskan bahwa membiarkan kesempatan ini lewat mungkin tidaklah terlalu buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyelesaikan transmisi dengan Froleytia, Quenser mulai terbatuk. Dampak dari gaya inersia yang terus-menerus telah melukai organ dalamnya. Darahnya mengalir keluar dari telinga dan hidungnya. Dia pastinya harus menerima pengecekan medis total ketika dia kembali ke zona perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berpikir seperti itu, Quenser menyadari ada transmisi baru yang masuk di radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu dari Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey,Tuan Ksatria. Sepertinya rencanamu agar AI mempelajari hal yang salah untuk menghentikan Object sukses besar. Kau harus berterima kasih padaku. Mereka mungkin harus menambahkan strategi baru dalam latihan perekrutan tahun depan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aliansi Informasi tidak akan melakukan kesalahan yang sama dua kali. Mereka akan sudah mempunyai solusinya saat kita bertemu lagi nanti. Teknik yang sudah pernah dipakai adalah teknik yang telah ketinggalan jaman. Medan perang terus berkembang, bahkan informasi terbaik akan menjadi tidak berguna dalam waktu singkat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku dengar ada peledak plastik yang telah dipasang di kokpit untuk mencegah Elite berkhianat pada mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terima kasih untuk itu, aku bisa membuat si Elite keluar dengan mudah. Sepertinya dia bisa mengendalikan Rush menggunakan full key touch. Jika bukan karena cekcok dengan rekannya sendiri, mungkin pertempuran ini akan memakan waktu sedikit lebih lama.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm,” kata Heivia dengan setengah hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ngomong-ngomong, apa bom itu terbuat dari Hand Axe?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menengoknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peledak plastik pasti terletak di sini. Nama peledak yang digunakan adalah Hand Axe. Segramnya lebih berharga dari segram platinum, dan itu dikembangkan oleh Kerajaan Legitimasi. Biasanya, Aliansi Informasi tidak tahu cara memproduksinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang terlihat seperti detonator sebenarnya hanyalah dekorasi yang terbuat dari kawat untuk detonator kabel dan layar LCD di susun dari pemicu nirkabel berbentuk pulpen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, Quenser berbicara ke radio sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Ini perang. Aku tidak melakukan ini atas dasar kebaikan hati.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu adalah metode yang kejam. Tapi cuma sedikit. Kau bisa melakukannya lebih. Kau telah mencegah Elite untuk melakukan mempiloti manual dengan full key touch, jadi kau tinggal membunuhnya saja. Selama dia masih hidup, dia selalu bisa menggunakan Object turunan untuk kembali ke medan perang. Aliansi Informasi juga belum mengibarkan bendera putih, jadi kau bisa melakukannya, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau harus mengatakan itu?” Quenser menghela nafas. “Setelah meledakan beberapa Object, aku bukan orang yang pantas mengatakan ini, tapi ini Alaska. Jangan bilang kau sudah lupa dengan apa yang sudah terjadi di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heh heh. Benar sekali. Manusia sangatlah tidak tahu diri. Kita terus memprotes ketika sesorang  melakukannya pada kita, tapi kita lupa akan semua itu ketika kita yang melakukannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kumohon, rahasiakan ini dari tuan putri dan Froleytia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena mereka akan marah karena kau melawan aturan militer dalam melakukan hal itu? Tuan putri terlihat selalu tenang dalam pandangan pertama, tapi dia punya kebiasaan terlalu sensitif ketika berhubungan dengan kalah atau menang dengan Object, dia begitu ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, karena itu pasti akan membuat mereka bad mood. Aku tidak ingin disuruh berlari sejauh 30 kilometer melintasi salju.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heh heh. Bukankah seharusnya kau lebih mengkhawatirkan tuan putri yang sudah dalam bad mood? Ketika kau melakukan hubungan yang sangat baik dengan Elite Rush, kau mengatakan sesuatu yang berbahaya. Dia masih sedikit marah karena memikirkan Angelina teman masa kecilmu dan Etta dari restoran itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hah? Aku hanya memberitahumu tentang Angelina List!! Kau mengikuti instruksiku, kau pasti sudah menyadari itu kan, Heivia!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Bukan masalahku jika dia tidak menyadarinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kelihatannya seperti aku yang harus menjelaskan semuanya pada tuan putri setelah ini...?” gumam Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengabaikannya, Heivia mematikan transmisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dikeheningan, Quenser melihat langit-langit di kokpit Rush. Dia memikirkan apa yang tadi dia katakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saat kita bertemu di lain waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kita akan dipaksa bertarung sampai mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;==Catatan Penerjemah &amp;amp; Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume 3 Prolog |next=HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 2}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_3_Bab_2&amp;diff=514438</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 2</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_3_Bab_2&amp;diff=514438"/>
		<updated>2017-03-04T00:39:55Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Created page with &amp;quot;==Bab 2 Tambang Batu Bara yang Menghamburkan Tumpukan Uang &amp;gt;&amp;gt; Serangan Kejutan Secepat Kilat di Semenanjung Kamchatka==  ===Bagian 1===  Channel Militer CS☆!!  “Di sini Mo...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 2 Tambang Batu Bara yang Menghamburkan Tumpukan Uang &amp;gt;&amp;gt; Serangan Kejutan Secepat Kilat di Semenanjung Kamchatka==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Channel Militer CS☆!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di sini Monica, bintang reporter medan perang yang bisa bernanyi dan membunuh! Hari ini, aku telah berada di Batalion Pemeliharaan Mekanik 37 Kerajaan Legitimasi!! Tema hari ini adalah wanita yang berpengaruh di militer! Ada waktu dimana militer dipenuhi dengan para pria karena sejarah yang tertulis oleh raja dan ksatria, tapi itu sudah kuno!! Aku akan melihat wajah-wajah para komandan wanita dan Elite yang bekerja di garis depan medan perang modern!!’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara imut, dan penuh semangat dari seorang gadis terdengar pada malam hari di zona perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Apa yang terjadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Heivia melongokkan kepalanya dari trailer yang berfungsi sebagai barak, dia menemukan seorang artis yang diterangi oleh lampu yang sangat terang dan dikelilingi oleh kamera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Siaran melalui comsat&amp;lt;ref&amp;gt;Communications Sattelite Corporation&amp;lt;/ref&amp;gt;? Apanya yang reporter medan perang? Dia berbicara seperti seorang model pakaian renang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, Heivia. Aku pikir kau tipe orang yang nafasnya jadi berat ketika kau berada di dekat orang seperti itu,” kata Froleytia saat dia baru muncul kembali dari jalan-jalannya di malah hari yang dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengangkat bahunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya aku ingin melindungi mereka. Tapi apa ini tak masalah? Kita berencana untuk melakukan operasi malam, tapi mereka menyalakan lampu itu dimana-mana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya di dalam base. Kita tidak akan membiarkan mereka bersiaran saat kita melakukan invasi. Sesungguhnya medan perang sekarang ini memang lebih baik seperti ini. Dan kita juga harus mencemaskan pandangan orang terhadap militer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Media selalu berpengaruh besar. Jika mereka bisa membuat tontonan yang menarik, mungkin kita bisa mendapat anak baru dan orang tidak akan marah karena memikirkan bagaimana uang pajak mereka dihabiskan. ...Tentu saja, anak baru yang dibuat tersenyum oleh model pakaian renang itu tidak tahu seberapa sulit pekerjaan yang akan mereka hadapi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku rasa ini lebih baik daripada harus membantu membuat film laga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tepat sekali.” Froleytia menaruh kiseru panjang, dan ramping itu di mulutnya. “Dan aku akan diwawancarai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu karena jasamu terhadap militer dan negara kita...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Apa kau sudah tahu tema acara itu, Heivia? Itu adalah wanita yang berpengarung di militer. Sekarang ini wanita yang berada di militer sangatlah umum dan aku tidak tahu apa yang sebenarnya mereka lakukan di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi begitu. Yah, aku lebih memilih untuk tidak menjadi contoh prajurit pria tidak berguna ketika bersanding bersama seorang komandan wanita luar biasa, jadi aku akan pergi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau harus melakukan apa yang kau bisa dan tidak melakukan apa yang tidak kau bisa tanpa harus mempedulikan jensi kelaminmu,” gumam Froleytia sambil meregangkan lehernya. Kemudian dia seperti mengingat sesuatu. “Oh, ya. Heivia, penambahan kadar kafein akan dilakukan dalam 2 jam lagi. Ketika waktunya tiba, bangunkan semua orang di barak dan paksa mereka meneguk kopi panas ke tenggorokan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Jika kau tidak memberikan waktu untuk tidur, itu hanya membuat semua orang semakin mengantuk.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Biarkan mereka tidur bahkan jika hanya 5 menit atau bahkan 10 detik. Misi kita kali ini dilakukan pada tengah malam.” Dia mengapit kiseru panjang, dan ramping itu diantara dua jarinya dan menunjuknya ke kegelapan yang jauh. “Serangan kejutan secepat kilat di malam hari. Ini adalah misi yang tidak bisa dilakukan dengan mata mengantuk.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Quenser sedang berada di area perawatan Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua prajurit perawatan sedang membuat persiapan awal dan Quenser sedang mempelajari Object, tapi kemudian Quenser mengernyit karena keributan di luar area perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa sesuatu sedang terjadi di luar sana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Froleytia bilang mereka sedang melakukan syuting acara televisi,” jawab tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai persiapan untuk operasi malam hari, hampir semua prajurit yang tidak bertugas untuk berjaga telah pergi tidur terlebih dahulu. Namun wanita tua dan prajurit perawatan lainnya harus bekerja mempersiapkan Object dan tidak tidur. Tapi prajurit perawatan punya kesempatan untuk beristirahat ketika misi dimulai dan Object telah pergi, jadi tidak perlu menjadwalkan waktu tidur mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ngomong-ngomong...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tuan putri, kau yang paling berperan dalam operasi malam ini. Bukankah kau seharusnya tidur?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku baik-baik saja. Juga, aku paling merasa nyaman saat duduk di kursi kokpit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitukah?” gumam Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak bisa membayangkan gambaran pilot sepertinya saat tertidur. Yang bisa dia bayangkan adalah dia berbaring sambil memakai pakaian spesialnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Bukankah kau seharusnya tidur juga, Quenser?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Secara teknis, aku adalah seorang pelajar bukannya prajurit beneran. Normalnya, aku tidak akan dikirim ke garis depan saat serangan kejutan secepat kilat seperti nanti. Aku masih tetap pergi ke medan perang untuk mengirim logistik, tapi itu bukan sesuatu yang membutuhkan banyak konsentrasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua prajurit perawatan mengetukan tang-nya dengan pegangan besi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benarkah. Baik kau berada di garis depan atau negara aman, peluru akan membunuhmu dan kau mati. Kau tidak boleh menurunkan penjagaanmu selama kau di medan perang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, tapi juga ada resiko jantungmu berhenti berdetak ketika kau masturbasi. Itu langka, tapi pernah terjadi.  Memikirkan hal itu tidak akan terlalu membantu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Masturbasi?” kata tuan putri dengan ekspresi bingung, tapi Quenser melihat ke peralatan genggamnya untuk memeriksa status motor yang membuka dan menutup palka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang berdiri di dekat bagian atas Object. Percikan bercahaya terang dari seseorang yang mengelas di bawahnya bisa terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Senjata monster ini bisa menahan serangan nuklir, tapi armornya dipasang dengan pengelasan dan penyepuhan biasa, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Menjaga ketahanan itu penting, tapi ini juga diperlukan agar perbaikan cepat bisa dilakukan di medan perang. Biasanya, bahkan tindakan &#039;&#039;pit stop&#039;&#039; belakangan ini digunakan sebagai lapangan percobaan dalam mendesain Object. ...Aku yakin kau belajar banyak saat di distrik Alaska sebelumnya, bukan begitu nak?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengomentarinya, wanita tua prajurit perwatan mengirim e-mail ke peralatan genggam Quenser dengan LAN. Notifikasi pesan bisa terlihat di diagram perbaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat ke atas, tapi wanita tua itu menggelengakan kepalanya dan kembali bekerja. Dia memberitahunya untuk membaca e-mail yang memuat penjelasan detailnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membuka pesan itu dan menemukan daftar berbagai material dengan jumlah angka di sampingnya. Barang-barang penting di daftar itu adalah gas untuk mengelas. Sepertinya dia ingin menyuruh Quenser mengambil material yang kurang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“…Tch. Kenapa mereka selalu memberikanku pekerjaan aneh yang tidak ada hubungannya dengan Object?”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau berkata sesuatu, nak?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Untuk apa e-mail itu!? Kau cukup dekat untuk langsung memberitahuku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil terus mengeluh, Quenser menyelesaikan tugasnya dan menuju tangga yang terhubung dengan perancah. Dari bawah tangga, dia menyadari pundak tuan putri bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Quenser, kau bertukar e-mail dengan nenek?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kau melihatku seperti sedang melihat seorang pemangsa buas?” tanya Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia menambahkan, “Kaulah satu-satunya orang yang kucintai, baby,” tapi putri berbalik dan menuju ke kokpit. Sepertinya dia sudah ditolak mentah-mentah. Dia sangat sial hari ini dan rasanya dia ingin menghajar bartender jika ia sedang bermain dart di sebuah bar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menuju ke lantai bawah dengan tangga putar yang terus berputar. Ini sepertinya cara yang bodoh untuk naik dan turun karena Object setinggi lebih dari 50 meter, tapi mahasiswa magang seperti Quenser tidak punya hak untuk menggunakan elevator. Dia mulai membenci orang berotot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruangan perawatan itu cukup dingin, tapi hembusan udara dingin menghajar tubuhnya ketika dia membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser merenung apa dia sebaiknya tetap di area perawatan, tapi dia tidak punya pilihan lain selain menangis kedinginan saat dia melihat tatapan benci yang ditujukan padanya yang seperti berkata, “Pergi saja dan tutup pintunya!! Kau membuat kita kedinginan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memeriksa daftar material itu sambil berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Ugh, ini terlalu banyak untuk dibawa dalam sekali jalan. Mungkin aku harus mendapat SIM medan perang seperti yang dimiliki Heivia. Jadi aku bisa menggunakan traktor militer.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masalahnya adalah waktu untuk membuat itu lebih baik digunakan untuk mempelajari desain Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Juga, wanita tua itu memperkerjakan orang terlalu keras. Jika aku mendapat SIM, aku tebak dia hanya akan semakin memberiku pekerjaan aneh. Mungkin pilihan yang terdengar lebih baik ini malah sebenarnya lebih berbahaya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser sedang kesulitan berjalan di salju tebal saat perjalanannya ke gudang, dia berpikir apakah kereta luncur akan lebih baik daripada kereta dorong. Faktanya, gudangnya berada di atas kendaraan raksasa, jadi dia benar-benar berharap bisa memiliki salah satunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tiba-tiba...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang memanggilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berbalik dan menemukan wanita dengan seragam militer menghampirinya. Dia mungkin di usia 20-an. Quenser tidak mengenalnya. Dia punya rambut cokelat yang sangat kontras dengan warna kulitnya yang seputih salju. Lebih dari 800 orang ada di batalion ini, jadi tidak mengejutkan jika bertemu dengan orang yang tidak dikenal. Namun, wanita ini tetap mencurigakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seragamnya berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika seragam Quenser berwarna sama dengan lingkungan untuk kamuflase, seragam wanita itu sangat mewah dengan warna dominan hitam dan pinggiran emas. Kacamata tanpa bingkai itu membuatnya terlihat cerdas, tapi dia punya aura mengintimidasi yang jauh dari kata cerdas. Di bagian bawah, dia memakai rok hitam ketat, tapi sepertinya itu hanya untuk penampilan. Dia memakai kaus kaki tinggi yang terlihat seperti celana. Dia memiliki medali dan embel-embel di dada bulatnya yang bahkan tidak Quenser sadari. Dia jelas orang penting dalam impresi pertama, tapi orang yang terlalu mencolok sepertinya akan langsung ditembak di medan perang sungguhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia punya tanda pangkat di bahunya, tapi tanda itu diwarnai merah untuk suatu alasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu mengangkat kedua tangannya yang tertutupi sarung tangan putih dan menghembuskan nafas putih ke tangannya sambil berdiri di hadapan Quenser. Seragamnya memang mengintimidasi, tapi sikap feminimnya juga membuatnya menonjol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser benar-benar terkagum, jadi dia hanya mengatakan sesuatu untuk mengungkapkan kesan pertamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Um…Apa kau kau seorang bangsawan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, aku orang biasa. Walau itu memberikanku beragam masalah. Tapi kaulah yang sedang bermasalah di sini. Aku tebak kau tidak apa-apa jika aku menanyakanmu beberapa pertanyaan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Biar aku jelaskan sesuatu. Semua prajurit, begitu juga dengan para penjaga, anggota resmi dari tim perawatan Baby Magnum, dan pilot Elite-nya sendiri harus tetap ada di barak. Aku yakin kau juga diperintahkan untuk mendapat tidur yang cukup sebisa mungkin sebelum briefing misi yang akan dilakukan dua jam lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Y-ya!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Oh, sial! Dia tipe ketua kelas yang tegas!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser membuat dirinya siaga penuh. Dia telah membantu perawatan Object, tapi dia bukan “anggota resmi” dari tim perawatan. Dia adalah mahasiswa magang dan secara teknis dia adalah “zeni perang”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, um!! Maaf!! Tapi aku diperintahkan untuk membawa material ini oleh prajurit perawatan! Saat aku menyelesaikan ini, aku akan langsung ke barak!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Afiliasi dan pangkatmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Eh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menimbulkan suara bertanya, tapi itu bukan karena dia tidak mengerti apa yang dia katakan. Itu karena wanita di balik seragam hitam itu sudah sangat dekat untuk menciumnya dan mengeluarkan revolver rakitan dari salah satu bagian pinggulnya. Quenser merasa benda keras itu ditekan ke perutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan sedikit senyuman, wanita itu bertanya sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Afiliasi dan pangkatmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Quenser menemukan tanda afiliasi di pundak wanita itu. Itu berbeda dari milik Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Artinya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dia jelas bukan dari unit kami! Tunggu...aku selalu mengatakan bahwa aku seorang pelajar, tapi pangkatku secara resmi itu apa!? Aku yakin itu ada di salah satu formulir menyebalkan yang ditulis di dokumen resmi, tapi jika aku salah menyebutnya...bang!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mulai panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk bisa menarik pelatuknya, ada dua perlakuan yang harus dilakukan pada senjata itu, wanita itu menggunakan jempolnya untuk membuka pengaman, dan membuat suara klik metal yang jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara tenang yang mengancam, dia berkata, “Afiliasi dan pangkatmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“A-aku seorang pelajar! Seorang mahasiswa magang! Aku tahu aku diposisikan pada zeni perang, tapi agak kurang jelas batalion mana yang membawahiku! Terkadang Heivia dan aku membuat wanita tua di bagian perawatan marah sehingga kami berdua dimarahi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawaban membingungkan yang dilontarkan Quenser seperti permohonan bunuh diri, tapi wanita di balik seragam hitam itu mendecakan lidah dan melangkah mundur seperti karnivora buas yang kehilangan mangsanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seorang pejar, hm? Sayang sekali. Jadi kau tidak berada di bawah kewenanganku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita di balik seragam hitam itu dengan sengaja mengarahkan senjatanya pada Quenser sekali lagi dan perlahan menurunkan pemukul revolver dengan jempolnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bang,” dia mengatakan sebuah lelucon. “Tugas pengawasanku hanya berlaku pada prajurit sungguhan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey Quenser. Kudengar kau dihajar oleh wanita cantik dengan seragam hitam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sedang berjalan di malam hari dan dia tiba-tiba menondongkan revolver model lama ke perutku dan menanyakan afiliasi dan pangkatku. Itu membuatku berpikir dia adalah Kuchisake-onna dari pulau Jepang. Hevia, apa tugas para pengawas?” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika para prajurit berkumpul untuk briefing sebelum misi, Quenser dan Heivia menyeruput minuman hitam tanpa aroma untuk membangunkan mereka. Quenser benar-benar berpikir bahwa kopi yang diberikan ini lebih buruk dari kopi cepat saji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menaruh cangkirnya dan berkata, “Tugas pengawas pada awalnya adalah untuk mencegah prajurit lari dari medan pertempuran, tapi tugasnya berubah seiring waktu. Di militer modern Kerajaan Legitimasi, mereka diperlukan sebagai supervisor di medan pertempuran. Dengan kata lain, tugas para pengawas adalah untuk mengawasi kita. Mereka memeriksa untuk memastikan tidak ada prajurit yang melanggar peraturan, para tahanan diperlakukan dengan baik, dan tidak ada masalah yang muncul saat misi berjalan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mengawasi kita? Tapi kita sudah punya polisi militer di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pihak ketiga dari luar ada untuk mencegah PM itu kelewat batas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku paham. Jadi sepertinya dia akan bersikap seperti ibu kos.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka yang berseragam hitam datang dari agensi independen yang ada di pusat militer Kerajaan Legitimasi yang punya hak melakukan tugas pengawasan kapan pun dan dimana pun mereka mau. Mereka punya hak untuk melakukan tindakan pencegahan jika ada yang tidak mematuhi perintah mereka. ...Apa yang barusan kau alami termasuk salah satu tindakan pencegahan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kau bisa menjelaskan semuanya dengan jelas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Meskipun begitu, mereka &#039;&#039;dibutuhkan&#039;&#039;. Sekarang ini perang diserahkan pada Object. Prajurit sering tidak melakukan apa-apa, jadi mereka punya banyak kesempatan untuk menimbulkan masalah baik di dalam atau di luar base. Karena hal tersebut, mereka yang berseragam hitam punya hak sangat istimewa untuk menahan seseorang tanpa mempedulikan pangkat, tapi hanya berlaku untuk prajurit resmi dan tentara tidak resmi yang ada di medan perang. Kau hanya seorang pelajar dari negara aman yang kebetulan tahu cara menggunakan peledak, jadi pada dasarnya kau Cuma seorang rakyat biasa. Kau hampir saja tertangkap oleh lingkup kewenangan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi aku seorang rakyat biasa yang kebetulan dikirim ke medan perang dan kebetulan menghancurkan Object, hm?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan seperti itu. Aku jadi iri. Aku baru bangun dari tidur singkatku dan tiba-tiba ada banyak seragam hitam dimana-mana. Seragam itu lebih hitam dari kopi menjijikan ini. Kita semua dalam bahaya, tapi kau aman-aman saja. Hey, bagaimana jika kau mengujinya dengan menyingkap rok ketat wanita itu. Jika kau minta maaf, aku tebak dia akan memaafkanmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bercanda. Aku tidak ingin tertembak karena ‘kecelakaan’ saat tugas pengawasannya berlangsung.” Quenser menatap tajam ke kopi yang sangat pahit yang bisa menutup tenggorokannya itu. “Tapi apa yang ingin ditegaskan Froleytia dengan mengirim unit itu dari negara aman?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebenarnya, aku yakin kita akan benar-benar disalahkan ketika bertanya kenapa mereka di sini...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dua laki-laki itu sedang mengobrol, komandan berdada besar mereka berjalan ke podium depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menyalakan proyektor dengan remot, dia berkata, “Prajurit, terima kasih karena telah memilih untuk meminum kafein di malam hari yang dingin ini daripada menunggu Santa Claus di barak. Sekarang aku akan mulai brifieng sebelum misinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengernyit karena suara Froleytia yang tegas tapi lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Ahn? Ada apa denganya? Dia tiba-tiba menggunakan logat bicara yang aneh. Mulut tajamnya yang sangat cepat tidak terlihat lagi. Aku tidak menyangka dia orang yang bisa gugup dalam briefing seperti ini.”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Heivia, Heivia. Lihat di sudut belakang ruangan. Sulit terlihat karena sangat kecil, Tapi itu kamera milik TV CS.”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Merepotkan sekali!! Kupikir dia cocok jika tegas, jadi kenapa dia tidak bersikap seperti biasanya di sni!?”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Militer ingin membuat tayangan ini seperti sebuah formulir propaganda untuk merekrut prajurit baru dan untuk membuat orang mengerti kemana uang pajak yang mereka bayar pergi. Dia pasti ingin melakukan ini seperti biasanya, tapi dia juga harus memikirkan imej militer. Lihat, kau bisa melihat sudut mulutnya terlipat .”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Yah, aku setuju bahwa menampilkan wanita cantik akan lebih efektif daripada orang tua kurus.”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta bahwa Froleytia sudah mencapai batas kesabaran dirasakan oleh semua orang karena tidak ada yang mengangkat tangan saat dia bertanya “Ada pertanyaan!?” dengan tatapan tajam. Situasinya terlihat seperti kelas yang sedang belajar matematika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan senyum mengejek, Heivia berbisik, 【“Heh heh. Sepertinya dia kesulitan. Hey, Quenser, bagaimana jika kita menunjukan kedekatan kita dengan wanita itu dengan membantunya di sini? Jika kita beruntung, kita bisa membuatnya memperlakukan kita dengan baik hingga seterusnya.”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Kau boleh bilang begitu, tapi apa kau berani untuk bertanya apa dia sedang dalam ‘periode’ atau semacamnya yang termasuk pelecehan seksual untuk melihat reaksinya di depan kamera. Aku akan pergi menolongnya”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sesi pertanyaan pertama selesai, Quenser mengangkat tanganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku telah melihat materinya, tapi aku ingin memastikan kita ada di topik yang sama. Adanya perbedaan dalam pemahaman kami bisa menyebabkan bahaya yang seharusnya tidak perlu di dalam misi. Mungkin ini merepotkan bagimu, tapi bisakah kau menjelaskan misinya tahap demi tahap?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_11.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya.” Angguk Froleytia. Saat pertanyaan itu selesai dikatakan, komandan berambut perak, berdada besar itu kembali seperti dirinya. “Misi kita kali ini adalah menyerang tambang batu bara militer yang terletak di Semenanjung Kamchatka yang dikuasai oleh Organisasi Iman.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat komandan mereka kembali seperti semula, Heivia bertanya pada Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Apa maksudmu dengan telah melihat isi materi?”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Terkadang berbohong juga perlu.”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Departemen penyelidikan kita telah menemukan tambang batu bara militer yang digunakan untuk menambang bahan bakar yang dipakai oleh reaktor JPlevelMHD Object. Dengan menghancurkannya, kita secara tidak langsung bisa mengurangi seluruh pergerakan militer Organisasi Iman.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Reaktor itu menggunakan plasma buatan untuk menghasilkan listrik, tapi laporan mengejutkan mengatakan bahwa menggunakan batu bara model lama lebih efisien daripada bahan bakar fosil modern seperti bensin dan gas bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sayangnya, mereka mulai menyadari kehadiran kita di sini dan mulai mendatangkan Object Generasi Kedua dalam waktu dekat. Kita berharap bisa menduduki tambang itu sebelum dia tiba, tapi agensi penyelidikan gagal melakukannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kita ketahui tentang Object mereka?” tanya Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menggunakan remot proyektor untuk menampilkan layar video raksasa di belakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita secara diam-diam mendapatkan catatan pertempuran Object Organisai iman ini saat melawan Object Aliansi Informasi 3 bulan yang lalu. Kita menyebutnya Wing Balancer. Meriam utamanya adalah coilgun kaliber kecil yang kurang cocok dengan tubuh besarnya. Tapi sepertinya itu tipe yang ‘kecil, tajam, dan cepat’. Memiliki jangkauan jauh dan akurasi tinggi, jadi itu tetap masih bisa menimbulkan kerusakan. Itu adalah Object Generasi Kedua yang menggunakan bantalan udara dan bisa bergerak baik di air dan darat tanpa mengganti peralatan. Kau bisa membaca spesifikasi kasarnya di dokumen, tapi biar kuberi tahu sesuatu: itu sangat kuat. Itu bukanlah musuh yang bisa dihadapi Baby Magnum sendirian.” Komandan mereka menggunakan jari rampingnya untuk menekan remot proyektor dan sebuah peta raksasa muncul di belakangnya. “Medan pertempurannya adalah Semenanjung Kamchatka. Karena pembangunan 4 pangkalan kapal selam milik mereka dan gempa bumi dahsyat di Laut Bering, wilayah sejauh 150 kilometer dari bibir pantai telah berubah menjadi seperti kumpulan delta  yang terbentang 90 kilometer ke dalam pulau. ...Sederhananya, banyak sekali tebing di seluruh medan pertempuran dan membentuk jaring laba-laba. Karena tuan putri kita harus selalu mengganti pengambang untuk bisa berpindah dari air dan darat, ini bukan dataran yang bagus untuknya. Biasanya, tebing bisa diratakan dengan tembakan meriam Object, tapi delta-delta itu dipahat untuk keperluan pangkalan kapal selam, jadi meruntuhkan tebingnya tidak akan cukup untuk mengisi perairan di bawahnya,” kata Froleytia. “Dan lagi, Organisasi Iman telah memasang radar raksasa di berbagai tempat di salah satu delta itu. Kita percaya bahwa itu akan menambah keakuratan tembakan Wing Balancer. Jika tuan putri melawannya di tanah yang tidak bisa dia lalui dengan mudah dan mereka memiliki akurasi tinggi, dia akan dihancurkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mengganti gambar yang diproyeksikan proyektor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Titik merah menandakan lokasi fasilitas radar dan beberapa tempat lain juga terlihat di peta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi sebelum tuan putri melawan Wing Balancer, kita akan menghancurkan radar-radar itu secara diam-diam. Dengan bantuan program yang telah kita siapkan, data lokasi incaran yang terkirim pada Object akan terganggu. Dengan kata lain, kita akan mengkalibrasi ulang benda itu untuk membuat mereka kesulitan membidik. Jika ini berhasil, tuan putri akan dapat mengalahkan Wing Balancer dengan mudah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana jika Wing Balancer menyadari ketidak normalan itu dan berubah menjadi mode pembidik tanpa bantuan fasilitas radar?” tanya Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menjawabnya dengan ringan, “Sistemnya sangat berat dan tidak bisa dengan mudah dinyala-matikan seperti lampu fluoerescent. Selama itu membutuhkan waktu satu ada dua menit untuk mengganti mode, itu sudah cukup. Kita tidak bisa meremahkan akurasi tuan putri kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita memerlukan para prajurit yang berjalan kaki dalam operasi rahasia ini, ‘kan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Dua tim.” Froleytia menggunakan remot untuk menambahkan dua anak panah ke peta. “Satu akan menuju ke pangkalan yang berisi kabel yang menghubungkan berbagai fasilitas program untuk menanam virus. Dalam perjalanan, tim ini harus membobol jaringan pengintai dan membuat para UAV berkerumun seperti lebah. Aku akan mengatakan kebenarannya. Jika ini adalah tugas yang mudah, maka ini adalah misi yang mudah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“UAV…Unmanned Aerial Vehicles&amp;lt;ref&amp;gt;Kendaraan terbang tanpa awak&amp;lt;/ref&amp;gt;…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pada dasarnya, mereka adalah pesawat remote control yang dipasangi kamera. Para UAV itu harus dinonaktifkan sebelum kita menuju pusat kabel data. UAV ini berpatroli di bagian timur Semenanjung Kachatka dengan lintasan terbang acak berdasarkan program. Namun, satu kali dalam 30 menit, sebuah program untuk mengarahkannya dikirim untuk mencegahnya saling bertabrakan. Mirip seperti kalibrasi pada jam radio. Ini diperlukan karena mereka sering sekali terbang di antara tebing. Jika dibiarkan saja, sedikit error akan membuat mereka menabrak dinding tebing. Satu UAV itu seharga 50,000 euro. Usaha musuh agar tidak kehilangan mereka malah memberikan kesempatan bagi kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kita akan menggunakan sinyal radio untuk menggangu program yang mengontrol jaringan UAV?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Titik 2. Ini titik lokasi yang paling jauh. Pertama, kita membajak satu UAV untuk membuatnya datang ke situ. Tapi kau akan ketahuan jika membajaknya lebih dari 150 detik, jadi berhati-hatilah. Virus akan menyebar ke fasilitas kontrol ketika UAV mengakses sinyal radio. Dari situ, virus itu akan menyebar dengan cepat ke seluruh UAV yang mengawasi Semenanjung Kamchatka. Setelah kita diam-diam berhasil mengambil alih sistem mereka, kita juga akan mengambil data mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi  apakah musuh akan tetap memantau di base dan terus-menerus memantau? Itu metode yang biasa digunakan,” kata Heivia dengan semangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menampilkan grafik sederhana di layar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang aku akan beralih ke tindakan lain. Pertama, Virus A akan dikirim ke sebuah UAV di Titik 2, menetralkan jaringan pengintai. Berikutknya, sebuah kelompok kecil akan bergerak ke Titik 1. Di sana, mereka akan menggali kabel data yang tekubur yang menghubungkan berbagai fasilitas radar dan memasukan Virus B. Ini akan membuat kita bisa mengakses radar pengintai untuk melawan Wing Balancer. Saat virus itu mulai bekera, kita akan menghabisinya dengan langsung mengirimkan tuan putri untuk menyerang. Jika dia melalui daerah perbukitan panjang dan sempit di Rute 3 yang diapit dua tebing, dia bisa langsung mendapat jarak tembak ke Wing Balancer dalam garis lurus. Jika alat pembidik musuh bekerja dengan benar, dia pasti akan tertembak dari posisi itu. Namun kali ini, saat dia sudah melihat target dia akan meledakan Object Generasi Kedua Organisasi Iman. Setelah itu, kita akan mengirim perintah untuk menyerah ke tambang batu bara. Setelah memberi mereka 900 detik untuk mengevakuasi semua personil, tembakan Object akan meluluh-lantakannya. ...Jika semua sesuai jadwal, kita akan saling menembak dengan  pistol air dan minum sampanye saat fajar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Wow, jadi kulkas-kulkas itu benar-benar berisi alkohol beku?”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Namun,” tambah Froleytia, meredakan semua kegirangan yang mulai muncul di antara para prajurit. “Jika UAV menemukan kita sebelum berhasil mengatasi radar pembantu Wing Balancer, semuanya selesai. Jika kau menembak jatuh benda itu, musuh akan mengetahui apa yang terjadi. Setiap UAV  Organisasi Iman punya bom yang bisa dijatuhkan, tapi jangan menembak mereka ketika mereka terbang melintas di atas kalian. Jika ada yang ketahuan, Wing Balancer akan langsung dikirim. Dan kau tidak bisa mengharapkan bantuan dari kita. Pada akhirnya, sepertinya tuan putri tidak akan menang jika hanya dengan serangan frontal biasa. Kita tidak bisa menyelamatkan kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia membuat proyektor menampilkan status di sekitar Semenanjung Kamchatka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Batalion Pemeliharaan Mekanik 24 Kerajaan Legitimasi dan Object Generasi Kedua-nya, Indigo Plasma, akan diturunkan di perairan timur semenanjung sebagai pasukan pengalih. Wing Balancer akan terfokus di sana untuk memantau Indigo Plasma. Kita hanya punya satu kesempatan dalam hal ini. Jika kalian ketahuan, anggap tulang-belulang kalian tidak akan dikirim ke kampung halaman kalian. Jika kalian gagal dalam serangan kejutan ini, kemungkinan besar musuh akan mengabaikan bendera putih. Sepertinya kemarahan mereka terpendam dengan baik. Ada pertanyaan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan penjelasan yang sangat jelas itu, Froleytia hanya mendapat tanggapan diam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah-tengah keheningan, Quenser mengangkat tanganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita punya dua Object sementara mereka punya satu, ‘kan? ...Bukankah kita tinggal mengeroyoknya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak bisa jika fasilitas radar itu bekerja. Dalam kasus ini, dataran yang unik dan fasilitas yang ada memperkuat Object itu selain dari kekuatan intrinsik Object itu sendiri. Jangan berharap pada Indigo Plasma. Jika kita sudah dipastikan kalah dan situasi semakin buruk, dia dan batalionnya akan kabur ke lautan untuk mencegah kerugian. Aku ragu mereka akan mengorbankan Object Generasi Kedua yang sangat berharga untuk memberi kita waktu untuk mundur. Itu adalah ‘keputusan bijak’ yang sangat merepotkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini sedang direkam,”  Quenser memberi tahunya dan Froleytia berdehem sebelum melanjutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kalian mengerti seberapa berbahayanya situasi kita?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wilayah itu diselimuti kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena operasi itu mengandalkan efek kejutan, bahkan tidak boleh ada setitik cahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena takut sinar inframerah atau gelombang elektromagnet bisa dideteksi oleh UAV, bantuan pembidik yang ada di senapan telah dibatasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ditengah itu semua, sayup-sayup langkah kaki bisa terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka adalah prajurit Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjalan menembus kegelapan sambil terkadang mengintip dari pembidik senapannya untuk memeriksa dataran dengan gambar yang sudah diperjelas oleh elektronik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini salah. Ini tidak benar,” gumam Heivia, salah satu prajurit yang dibungkus jaket tebal untuk melindungi diri dari badai salju dingin di malam hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia tidak ditanggapi oleh Quenser yang sedang tidak bersamanya. Di dekat laki-laki lain, seorang gadis asia yang berjalan bersamanya berbicara sambil menghembuskan nafas putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa maksudnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, Myonri, aku dikirim ke garis depan tempat paling berbahaya ketika si bangke Quenser itu hanya berjaga di belakang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebenarnya Ms. Froleytia Capistrano ingin mengirim Quenser bersama kita,” kata seorang pria hitam dengan tubuh besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang membawa alat komunikasi berukuran besar di punggungnya. Alat itu digunakan untuk memanjangkan jangkauan sinyal radio dengan menggunakan gelombang utrasonik. Hal itu dapat mempermudah pengiriman sinyal untuk membajak UAV musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi para Seragam Hitam itu ada dimana-mana. Secara teknis Quenser adalah seorang sipil, jadi dia tidak bisa mengirimnya ke medan perang,” lanjut pria itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cookman benar. Dan dia sepertinya tidak akan duduk-duduk saja di base,” potong gadis asia yang bernama Myonri. “Dia akan di kirim ke Titik 2 dimana UAV Organisasi Iman akan dinetralkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak mengerti bagaimana dunia bekerja, Myonri. Memberikannya waktu lenggang walau sedetik adalah tindakan kriminal,” kata Heivia sambil cemberut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis putih dengan poni abu-abu dan memiliki bintik-bintik di wajahnya menghadap ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, jadi kau kesepian tanpa partner biasamu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diamlah Westy. Kenapa kau terus mencoba untuk tetap menyatukan kita bersama? Itu bukan cara hidup orang pada umumnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, kau tidak akan mengeluh jika ditemani dua orang gadis, benarkan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu tetap percuma kecuali mereka berdua punya perasaan terhadapku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempat prajurit itu menuju ke Titik 1 untuk mensabotase jaringan informasi yang dibentuk oleh fasilitas radar raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia, Myonri, Cookman, dan Westy. Kecuali Cook yang paling tua, mereka semua adalah remaja. Dengan senyum pahit, Cookman memanggil dirinya sendiri ‘guru pembimbing’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjalan melewati area bebatuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Badai salju berhembus di sekitar mereka, tapi panas dari tambang batu bara di bawah tanah keluar dari lubang angin yang ada di sana-sini. Terima kasih untuk itu, salju yang meleleh mengisi celah-celah dataran. Heivia dan lainnya berjalan melewati satu lelehan salju ke lelehan salju lain dan berusaha menghindari salju sebisa mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak meninggalkan jejak kini menjadi tidak lebih dari sebuah saran,” kata Cookman. “Jika kau terlalu fokus pada permukaan tanah dan lengah, ini akan tidak berarti. Untungnya, cuaca akan menutupi jejak kaki kita tidak lama lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku takut ketahuan,” kata Westy sambil mengintai medan perang yang terbagi menjadi area putih dan area hitam. “Tidak ada apa-apa sejauh mata bisa melihat. Bagian atas dan bawah tanah ini hanyalah satu-satunya objek yang terlihat. Apa tambang batu bara punya bangunan rumah? Ini tidak lebih dari sebuah tempat sampah untuk membuang tanah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya fasilitas ini dipaksa untuk tetap berada di bawah tanah sebisa mungkin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tambang ini dibuat berdasarkan rancangan konsturksi pangkalan kapal selam. Mereka mungkin ingin mencoba membangun fasilitas militer di bawah tanah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dataran ini agak berbeda,” kata Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak jelas apa Heivia mendengarkan percakapan Cookman dan Westy, tapi sekarang dia sedang menatap ke dasar tebing yang berisi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tebing itu berada di 10 meter di atas permukaan laut dan terpisah sekitar 20 meter dengan tebing di depannya. Sisa-sisa pangkalan kapal selam pasti ada di bawah permukaan air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka jatuh, mereka akan mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan bukan hanya karena ketinggiannya saja yang membuat Heivia berpikir seperti itu. Karena udara dingin, sehingga permukaan laut itu dilapisi es tebal. Es itu terpecah-pecah entah karena ombak atau ada kapal yang lewat, tapi setiap potongan es itu terlihat cukup besar untuk tempat tidur beruang kutub dan tidak tenggelam. Es itu terlalu besar dan meghilangkan efek ‘mengurangi hantaman’ ketika terjatuh ke air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Area seperti ini terbentang sejauh 150 kilometer sepanjang pantai dan 90 kilometer ke daratan. Ini seperti jaring laba-laba raksasa. Teknologi manusia memang luar biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Banyak rumor tercipta saat mereka menemukan bekas konsturksi empat pangkalan kapal selam kuno. Beberapa orang menganggap Organisasi Iman membuat base raksasa sebagai rumah untuk unit perbekalan yang mendukung Object bawah laut yang ingin mereka buat,” kata Myonri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Westy membantahnya “Tapi yang kita temukan hanyalah sekumpulan karang. Tidak ada tanah yang terlihat mencurigakan di konstruksi pangkalan kapal perang itu. Dan sejak pangkalan kapal selam itu sudah sangat jadul, tidak ada kekuatan besar dunia yang ingin menyerangnya. Sepertinya ini bisa berkamuflase dengan baik, aku memuji mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi sekarang Kerajaan Legitimasi pergi untuk menghancurkan tambang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin ini berkat situasi tenang di Alaska. Sehingga kita bisa membuat jalur supply melewati Laut Bering yang membuat kita bisa melakukan invasi besar-besaran di Semenanjung Kamchatka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu artinya pada petinggi ingin kita tetap ada di sini bahkan setelah menutup tambang militer itu. Sialan, jadi itu alasan mereka menggunakan strategi yang sangat kompleks.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bicara tentang kompleks, bukankah dataran kompleks ini bahkan bisa membuat Wing Balancer kesulitan bergerak?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tahu,” jawab Cookman sambil mengatur tali di pundaknya yang terhubung dengan peralatan komunikasi di punggungnya. “Kita tidak mengetahui berbagai detail tentang Object musuh. Mungkin dia punya alat untuk membangun jembatan yang tersimpan di kakinya sehingga dia bisa menyeberangi tebing ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn? Itu tidak ada di data perkiraan spesifikasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Data dari departemen penyelidikan dan departemen simulasi elektronik bukanlah segalanya. Kita harus tetap memikirkan bahwa selalu ada kemampuan tersembunyi yang bahkan di luar bayangan kita sampai kita benar-benar menghadapinya secara langsung.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitukah?” gumam Heivia sambil melihat sekitar. “Jadi apa yang akan kita lakukan, bos? Kita harus menyebrang ke tebing sebelah untuk melanjutkan perjalanan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berdasarkan peta, ada jembatan suspensi 3 kilometer, utara termpat ini,” saran Westy.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka akan menempatkan unit pengintai di rute yang bisa kau lalui dengan mudah. Hanya sebuah kamera saja bisa mengancam keamanan kita. Akan lebih beresiko untuk tidak terlihat jika kita melewati wilayah yang diluar perkiraan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saar dia berbicara, Cookman memberi isyarat pada Myonri. Myonri menurunkan sesuatu yang dia bawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kau serius? Perahu karet lipat?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Turun ke bawah, seberangi lautan, dan memanjat kembali ke atas adalah cara paling simpel untuk menyeberangi tebing ini, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berjalan di rute yang terpisah sejauh 5 kilometer dari kelompok Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wow, kau bisa melihat aurora. Itu tidak ada hubungannya dengan pelajar desain sepertiku. Bukankah ini lebih cocok untuk pelajar yang ingin bekerja sebagai ilmuwan alam?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan terus membahas setiap hal kecil, kau orang aneh yang terobsesi dengan benda besar. Mempelajari kengerian dari lingkungan ekstrim bisa membantumu saat kau ‘bersenang-senang’ membuat desain. Kau tidak akan cemas karena terlihat bodoh ketika udara dingin mencegah gas plasma meluncur dengan benar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang terlampau ramah itu datang dari laki-laki berkulit hitam. Bahasanya memang agak kacau, tapi pelafalannya dengan anehnya tepat. Tidak seperti Quenser, dia tertarik dengan mesin yang lebih kecil, dan dia membawa kendaraan pengintai tanpa awak (pada dasarnya kendaraan remot kontrol yang dipasangi kamera) di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menjawab dengan kesal, “Nutley, aku bisa mempelajari lingkungan ekstrim ini hanya dengan menggunakan kulkas di negara aman. Kami punya satu yang besar di sekolahku. Kita menggunakannya untuk mengetes material dan menciptakan segel.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau hanya membuat sanggahan. Kunci kebahagiaan dalam hidup adalah untuk menemukan jalan yang bisa membawamu ke semua hal yang kau butuhkan tanpa mempedulikan situasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tipe orang yang selalu meminum tequila setiap waktu. Hey, Charles, apa kau sakit karena berjalan menembus saju dingin ini? ...Charles?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak menerima jawaban, Quenser berbalik. Laki-laki berkulit putih berdiri di sana. Dia sedang menundukan kepalanya tanpa berbicara sedikit pun. Ketika dia menyadari Quenser melihat ke arahnya, dia menurunkan tudung kepalanya dan semakin terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan berharap banyak padanya. Biasanya dia tidak seperti ini, tapi ini selalu saja terjadi ketika dia rindu kampung halaman. Itu membuatku ingin menggantungkan &#039;&#039;dehumidifier&#039;&#039; kimia di lehernya,” kata laki-laki hitam bernama Nutley sambil mengangkat bahu. Dia pasti sangat dekat dengan Charles karena dia tidak ragu untuk mengatakan itu. “Tapi dia tidak bisa diremehkan. Keahlianya adalah perangkat lunak komunikasi Object. Dia ikut terlibat dalam membuat virus ini. Kemampuan meretasnya lebih baik dari siapa pun di departemen simulasi elektronik. Walau dia tidak bisa melakukan hal lain selain itu. Kemenangan kita setengahnya bergantung pada genius pendiam itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser, Nutley, dan Charles.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menghela nafas saat mengingat susunan tim mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini tidak benar. Kenapa bagian inti dari sebuah operasi militer diberikan kepada mahasiswa magang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku telah bilang seluruh misi ini bergantung pada Charles yang membawa virus, ingat? Tim ini harus dibuat supaya Charles bisa bekerja semaksimal mungkin. Pikirkan ini, Charles tenang dan pemalu. Dia akan tidak merasa gugup jika bersama dengan sesama pelajar, dan itu akan memberikan peluang keberhasilan yang lebih tinggi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, tapi tetap saja kita hanyalah sekumpulan amatir, aku juga termasuk. Apa yang direncanakan komandan kita jika kita gagal?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itulah alasan kenapa dia mengirim seorang ketua kelas keren bersama kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai tanggapan kata-kata Nutley, Quenser sedikt memutar kepalanya ke arah belakang. Agak jauh dari situ, ada wanita dengan rambut cokelat yang mengenakan jaket hitam dan membawa radio besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku entah kenapa ragu dia akan menjamin keamanan ketika kita ditimpa kesiala.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tebak, dia bekerja lebih baik daripada para gendut pemalas yang menjaga zona perawatan. Froleytia tidak bodoh. Dia sebenarnya mencoba menaruh orang yang tepat untuk pekerjaan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau yakin…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser kembali menatap Seragam Hitam itu, tapi Nutley kelihatannya sedang menikmati suasana ini  sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nama ketua kelas itu Charlotte. Saat dia telah menyelesaikan tugas pengawasannya, dia akan pulang. Aku harus membawanya ke atas tempat tidur sebelum itu terjadi. Aku dengar dia seorang rakyat biasa, jadi aku tidak perlu cemas karena dihantui isu keluarga menyebalkan yang ditimbulkan olehnya.” Kata Nutley, dia benar-benar berada di dunianya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memutuskan bahwa dia pasti tipe orang yang ingin memukul banyak orang agar berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mahasiswa magang hanya punya waktu terbatas. Jika kau terus melakukan hal itu, kau tidak akan mendapatkan kemampuan apapun,” Quenser memperingatkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku hanya perlu menambah waktu yang harus kutempuh jika perlu. Kebahagiaan datang lebih dulu, bukan begitu? Tidak akan ada yang nyangkut di kepalaku jika aku tidak sedang bahagia. Dan ngomong-ngomong kenapa kau sangat tidak sabaran? Kau berharap bisa menjadi seorang desainer, ‘kan? Kenapa kau begitu ingin kaya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Ketika aku masih kecil, sebuah keluarga bangsawan terkenal tinggal di dekat rumahku. Anak perempuan pirang dari keluarga itu sangat sombong dan menyebalkan,”utarakan Quenser. “Suatu ketika, keluarganya mengalami kebankrutan. Mereka memiliki pondasi yang kuat. Mansion raksasa mereka terlihat tidak akan tergores sedikit pun walau seluruh kota sedang dibombardir. Tapi dalam satu malam, sebuah keluarga bangsawan yang kuat langsung menghilang tanpa jejak kecuali hutang. Mereka tidak terlalu disukai. Bahkan pelayan mereka mencoba memburu seluruh keluarga gadis itu. Atmosfer tidak menyenangkan menyebar ke seluruh kota. Jika ayahku tidak menyembunyikan mereka, gadis sombong dan menyebalkan dan ibunya itu pasti sudah diperkosa rame-rame.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Well, ayahmu terdengar orang hebat. Aku harap bisa seperti dirinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahkan sebuah keluarga bangsawan terkenal bisa benar-benar runtuh,” lanjut Quenser sambil mengabaikan komentar ngelantur Nutley. “Aku masih bisa mengingatnya dengan jelas di kepalaku. Para bangsawan yang dulunya sangat mendominasi itu berkumpul sambil gemetar ketakutan di gudang kecil tempat penyimpanan keju milik keluarga rakyat biasa. ...Berapa banyak uang yang harus dikumpulkan untuk membuat pondasi yang kuat? Aku memutuskan bahwa aku harus mengambil jalan sulit jika perlu. Aku memutuskan bahwa menjadi desainer Object hanyalah jalan yang tersisa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku paham.” Nutley mengambil beberapa langkah menjauh dari Quenser dan memberi isyarat pada Charles. “Jadi mari kita semua bekerja bersama sebagai mahasiswa di medan perang untuk menjadi kaya secepat mungkin. Charles! Kita hampir berada di Titik 2. Aku akan membantumu memasang antena transmisi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat punggung Nutley saat anak itu beranjak pergi, tapi mereka benar-benar kekurangan pekerjaan. Saat Quenser juga ingin membantu Charles, si Seragam Hitam bernama Charlotte memanggilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak bisa membantumu tapi aku mendengar apa yang baru saja kau katakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kami seharusnya berbicara secara pribadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukan itu maksudku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa topiknya terlalu ngelantur?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak mengerti kenapa kau ingin cepat-cepat membangun sebuah pondasi yang kuat, tapi aku merasakan bahwa ayahmu memiliki sebuah kepribadian tak tergoyahkan dalam dirinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang berbau seperti bisnis entah kenapa terdengar dari omongan Charlotte.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena dia juga seorang manusia, itu hal yang sudah pasti, tapi yang terjadi adalah dia tidak hanya memiliki kemampuan untuk berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu karena kau tidak mengerti situasi yang dialaminya. Ayahku hanya seorang seorang pekerja kantoran. Bahkan sedikit saja perubahan situasi ekonomi bisa membuatnya dipecat. Dia selalu mematuhi atasannya. Jika seluruh perusahaan bangkrut, dia akan tetap dipecat tidak peduli jika dia berhasil lolos seleksi. Itulah kondisi kehidupan bagi siapa yang memiliki darah yang tidak bisa mengangkat status sosialnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi bahkan dalam situasi itu, dia tetap mengulurkan tangannya untuk membantu para bangsawan yang bangkrut itu. Dia terdengar seperti ayah yang hebat. Jika dia pernah kehilangan pekerjaan, beritahu dia untuk menghubungi Charlotte Zoom. Aku tahu beberapa lowongan pekerjaan yang cocok dengan karakternya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sepertinya ayahku telah memiliki dorongan kepopuleritasan dari jarak jauh. Sayangnya, dia masih punya dua masalah yaitu sebagai seseorang yang terlalu tua dan sebagai seorang ayah. Sebagai salah satu anggota keluarganya, aku benar-benar berharap dia bisa berdiri di atas kakinya sendiri.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setelah itu, apa yang terjadi pada bangsawan yang bangkrut itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka menghubungi departemen kependudukan, mengubah identitas mereka, dan memulainya dari awal lagi. Pada akhirnya, kita tidak bisa membiarkan mereka terus hidup di gudang penyimpanan keju. Kalau kuingat, anak perempuan mereka yang sombong dan menyebalkan itu telah menjadi seorang idol.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser!” teriak Nutley.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya dia telah selesai memasang antena transmisi. Sebuah antena sebesar koper yang dibuka menyebar di sekitar kaki Charles.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Charlotte menghampiri Nutley dan Charles.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ada yang bisa kita lakukan?” tanya Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ambil ini,” kata Nutley sambil melemparkan sepasang teropong &#039;&#039;night vision&#039;&#039; ke arah Quenser. “Kita harus mengirim data ini diposisi yang tidak bisa dilihat UAV. Charles telah menggunakan antena untuk mengirim virus itu, jadi dia tidak akan bisa mengetahui dimana posisi UAV. Artinya seseorang harus mengetahui lokasi dari target yang berterbangan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan itu aku?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku memasang antena. Charles akan mengirim datanya. Jadi siapa yang tersisa untuk pekerjaan terakhir? Aku rasa kau akan mendapat banyak kebahagiaan jika kau meninggalkan perempuan berseragam hitam itu dan pergi pulang tanpa melakukan apa-apa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik, baik. Sialan. Aku akan berada di tempat yang bisa dengan mudah terlihat oleh UAV. Itu artinya aku mempunyai pekerjaan yang paling berbahaya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak,” potong Charlotte. “Tidak ada alasan yang membolehkanku untuk tidak melakukan apapun. Akau akan pergi bersamamu. ...Sepertinya kau belum terbiasa denganku. Aku lebih memilih untuk tidak menerima bom yang dijatuhkan di atasku karena kita menyerahkan ini padamu dan kau ketahuan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Quenser, jika kalian berdua pergi dan ingin saling menghangatkan badan, panggil aku. Di sini dingin, dan lebih banyak orang akan lebih hangat.”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau prajurit sungguhan, komentar itu cukup untuk membuat lubang ditubuhmu,” jawab Charlotte.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang mereka berada di balik bukit kecil. UAV Organisasi Iman tidak akan mencapai tempat itu, jadi bukit itu cukup untuk tempat persembunyian. Namun mereka tidak bisa melihat lokasi UAV dari sana. Untuk mengatasi hal itu, Quenser dan Charlotte harus merangkak ke atas bukit dan menggunakan teropong untuk melihat lokasi UAV sambil tetap terus bersembunyi. Charles akan mengirim virus menggunakan arah dan jarak yang didapat dari pengamatan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika sinyal yang diterima hanya sebagian, virus itu bisa rusak saat memasuki UAV. Dan itu akan membuat seluruh operasi sia-sia. Lokasi UAV tersebut adalah informasi yang sangat penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun jika mereka terlihat, semuanya akan selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sangat gugup ketika mengeluarkan kepalanya sedikit dari atas bukit, tapi Charlotte berkata, “Jangan terlalu tegang. Rute yang diperkirakan akan dilewati UAV sejauh 3 kilometer dari sini. Jika kita tetap diam, kita tidak akan ketahuan karena badai salju ini. Dan jaket tertutup ini akan mencegah sensor inframerah menemukan kita dengan mudah. Jalur UAV itu ada di atas udara bukannya diantara lembah. Perkiraan jarak saat kau melihat dari tanah ke udara cukup berbeda dengan saat kau melihatnya dari udara ke tanah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik jika kau berkata begitu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku melihat sesuatu di barat laut. Periksa itu dengan teropong.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil terkejut, Quenser melihat melalui &#039;&#039;night vision&#039;&#039;, tapi itu hanya sebuah burung besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu elang, aku pikir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di bawahnya. Aku melihat sesuatu yang lain. Elang bukan hewan nokturnal, jadi mungkin suara bising dari UAV yang membuatnya bangun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengernyit sambil melihat melalui teropong, dan kemudian dia melihatnya. Itu adalah UAV. Itu memiliki tubuh silindris dengan panjang sekitar 2 meter dengan dua sayap lurus merentang dari sisinya. Itu terlihat seperti miniatur misil udara, tapi alat pendorong di belakangnya adalah baling-baling. Itu pasti didesain untuk lebih condong pada jam terbang daripada kecepatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku menemukannya. Sejauh 2900 meter, barat laut dari sini. Dia bergerak sepanjang lereng tebing di timur dengan ketinggian 15 meter. ...Bentuknya jelek sekali. Aku rasa itu yang terjadi jika kau hanya mementingkan fungsionalitas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Rumor mengatakan dia didesain simpel seperti itu agar bisa diluncurkan melalui kendaran misil model terdahulu. Ap pun itu, ayo beritahu mereka lokasinya dan selesaikan pekerjaanini. Kau bukan satu-satunya orang yang tidak ingin melakukan pekerjaan yang bukan bidangmu,” kata Charlotte.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Okay. Charles, targetnya ada di BC9. Sedang menuju ke BF9 pada kecepatan 150 km/j. Dia bergerak sepanjang lereng tebing, jadi kita bisa mengira lintasannya dengan melihat dataran di sana. Charles?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tetap melihat melalui teropongnya, Quenser mengira dia tidak menanggap tanggapan karena Charles sedang rindu kampung halaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi bukan itu sebabnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekejap berikutnya, letupan senjata api datang dari sebuah assault rifle.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuatu telah ditembakan dari belakang Quenser. Itu bukan senjata milik Organisasi Iman. Suaranya sama persis seperti senapan milik Heivia. Namun Quenser tidak punya waktu untuk berbalik. Dia hanya sempat menggeser pundaknya sedikit. Rasa seperti ditusuk menjalar dari punggungnya  saat suara tembakan terdengar. Semua udara di paru-parunya dipaksa keluar. Penembak itu menggeser senapannya secara horizontal sambil terus menembak. Tubuh atas Quenser sedang berfokus untuk melihat melalui teropong, tapi dia kemudian terjatuh ke tanah dan pandangannya mulai kabur. Dia memaksa kepalanya untuk menengok ke samping dan dia menyadari bahwa Charlotte juga telah tertembak di belakang,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya tidak pernah sempat untuk berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesadaran Quenser dengan cepat menghilang saat dia merasakan ada darah di mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sudah mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah pikiran pertama Charlotte Zoom sampai dia menyadari seseorang sedang menggoyangkan pundaknya. Dia ingat posisinya saat terjatuh adalah telungkup, tapi sekarang dia sedang terlentang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Begitu...Aku membawa peralatan radio besar itu di punggungku...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyerang itu menembak dari belakang. Tapi peralatan di punggungnya mencegah peluru senapan itu menembus kulitnya. Untungnya, peluru itu adalah peluru anti-personel yang telah di desain untuk tetap bersarang di orang yang telah tertembak. Peluru senapan itu mempunyai sedikit masalah untuk menembus kendaraan, tidak terkecuali dengan peralatan komunikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau begitu, sedikit hentakan telah menghantam tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser…Apa kau baik-baik saja?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, terima kasih pada tempat peledak plastik yang aku bawa. Tapi Charles...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memegang sepasang tag di tangannya. Itu cukup untuk memberi tahu Charlotte bahwa salah satu saudara sesama prajurit mereka telah terbunuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya ada satu lagi. Kurasa dia dipanggil Nutley... Apa yang terjadi padanya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia menghilang,” Quenser menjawabnya dengan pendek. “Hanya ada satu jejak kaki yang mengarah ke sini. Peluru senapan yang tersangkut di tempat peledak yang kubawa adalah peluru Kerajaan Legitimasi. Dan umumnya Organisai Iman menggunakan UAV. Aku tidak pernah mendengar mereka mengirim prajurit infanteri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Tch. aku telah mengira sumber suara tembakan itu cukup dekat. Jika seorang prajurit musuh datang sedekat itu, kita pasti telah menyadarinya, dan mereka tidak akan sedekat itu untuk menembak kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte berdiri dan memeriksa radio besar yang dia bawa, tapi itu belum sepenuhnya hancur. Itu telah menyelamatkan nyawanya sebagai ganit rompi anti peluru, jadi mungkin tidak adil untuk berharap lebih padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menatap salju yang meninggalkan jejak kaki yang menuju ke suatu tempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tahu apa dia hanya sangat ketakutakn atau dia adalah mata-mata Organisasi Iman, tapi kita harus memperlakukan Nutley sebagai yang bersalah sekarang,” kata Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun alasanya, dia muncul untuk mengundurkan diri dari pasukan Kerajaan Legitimasi dan mencoba kabur ke Organisasi Iman. Itu cukup untuk menganggapnya seorang mata-mata. ...Sejak dia bertindak terlampau jauh yaitu membunuh Charles sebelum dia mengirim virus-nya, dia sepertinya bukan sekedar prajurit ingusan yang sedang panik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita punya masalah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ketika Nutley membunuh Charles, dia juga menghancurkan antena transmisi dan laptop yang menyimpan virus-nya. Kita tidak bisa mengirim virus itu ke UAV, jadi kita tidak bisa melanjutkan misi. Kita harus segera menghubungi HQ dan unit yang sedang menuju Titik 1 secepat mungkin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Radioku mengeluarkan percikan api di sana-sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Radioku hanya bisa mengirim transmisi jarak jauh melalui milikmu. Itu artinya kita tidak bisa menghubungi siapa pun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Satu hal lagi.” Charlotte menggunakan kedua tangannya untuk memegang assault rifle yang tergantung  dari pundaknya. “Para UAV menuju ke sini karena suara tembakan tadi!! Ratusan dari benda jelek yang dilengkapi dua buah bom yang bisa dijatuhkan sedang terbang ke arah sini. Kita pasti akan dihabisi jika kita mencoba melawan mereka!! Dan tak peduli seberapa banyak kita menghancurkannya, itu tidak akan mengurangi fungsi mereka!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kemana si bajingan Nutley itu!? Kita mungkin bisa menemukannya jika kita mengikuti jejak kakinya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, kita harus mundur! Kita tidak bisa melanjutkan misi ini. Sudah terlambat untuk mengejarnya. Dan bahkan jika kita harus memikirkan cara menghubungi HQ atau Titik 1, kita harus memastikan keamanan kita terlebih dahulu! Jika kita dihabisi di sini, kita tidak akan bisa melaporkan situasi buruk ini. Juga, Nutley mungkin kembali ke militer Kerajaan Legitimasi dan mengaku sebagai satu-satunya yang selamat! Pada akhirnya, kita harus melaporkan bahwa dia adalah seorang mata-mata. Apa kau mengerti!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Y-ya. Tapi bagaimana caranya kita lari dari musuh yang datang dari udara!? Bahkan jika para UAV itu termasuk pelan, mereka masih bisa terbang pada kecepatan lebih dari 100 km/j!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan khawatirkan itu. Untungnya, kita punya rute yang tidak bisa dilalui UAV. Para UAV itu menggunakan program pengoreksi lintasan untuk terbang diantara tebing, jadi aku ragu mereka bisa melakukan akrobatik berbahaya ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia berbicara, Charlotte menunjuk sesuatu dengan laras senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
300 meter di sana adalah…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pintu masuk...ke tambang batu bara...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 7===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia dan timnya perlahan mulai menyadari bahwa situasi mulai tidak sesui rencana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Sial, ini buruk,” geram Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempat orang itu mulai menyadari situasi yang terjadi tanpa perlu diberitahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahaya sedang mendekati mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bayangan raksasa dapat terlihat sangat jelas walau di kegelapan malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyaknya titik cahaya yang mereka lihat itu pasti berasal dari gelombang cahaya yang dipancarkan sensor yang berada di ujung meriam yang terus menerus berkedap-kedip. Bersembunyi di balik kegelapan bahkan tidak diperlukan senjata itu dan kata “senjata” sudah mencakup seluruh benda itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek!! Kenapa Wing Balancer menuju ke sini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah mesin yang terlihat aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di bagian tengahnya adalah tubuh utama berbentuk bulat sepanjang 50 meter. Alat penggerak yang berada di bawahnya dibentuk dari dua lingkaran besar yang sepusat. Sekitar 20 “kaki” terpasang pada benda berbentuk lingkaran itu. Alat penggeraknya menggunakan bantalan udara yang membuatnya terus mengambang di udara, jadi belum jelas apa fungsi “kaki” yang terpasang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk meriam utamnya,  sebuah coilgun raksasa terpasang di bagian depan benda itu. Namun kalibernya tergolong kecil. Itu sepertinya diperuntukan agar “kecil, tajam, dan cepat” dengan  menambah akselerasi peluru sebisa mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai hiasan selain meriam utama yang bisa menembus Object, laser, rapid fire beam cannon, dan senjata sampingan lainnya dipasang di sana-sini di sekitar tubuh bulat itu. Namun, dengan adanya banyak bagian “kaki” di bagian bawahnya, bagian atasnya lebih banyak memiliki senjata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Empat benda berbentuk seperti sirip bisa dilihat di bagian belakang tubuh bulatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka pasti berfungsi sebagai pemberat untuk mengurangi beban saat berbelok tajam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini pastinya bukan musuh yang bisa dikalahkan oleh prajurit berdarah-daging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sepertinya Wing Balancer juga menyadari itu. Tipe sensor yang sangat beragam pasti bisa menemukan mereka dalam sekejap, tapi Object itu tidak menembaki mereka. Benda itu hanya bergerak lurus ke arah mereka. Mungkin dia berencana untuk lewat tepat di sebelah mereka atau melindas mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tahu itu percuma, tapi Heivia melompat ke belakang batu terdekat dan memanggil teman sesama prajuritnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, kenapa Wing Balancer mengarah ke sini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ba-bagaimana aku tahu? Zo-zona perawatan Baby Magnum berada di belakang kita. ...Se-sepertinya dia tidak peduli dengan prajurit biasa seperti kita, jadi bagaimana jika...dia menuju ke...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawaban itu datang dari pria hitam berbadan besar bernama Cookman. Dia sedang bersembunyi di balik batu lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Myonri telah ditarik agar menunduk oleh Westy dan dia menanyakan sesuatu dengan suara bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi bukankah Object Organisasi Iman ditahan oleh Indigo Plasma!? Apa dia bisa melewatinya dengan mudah!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekutu kita mungkin telah mundur. Mereka mungkin menyadari bahwa operasi ini telah gagal, jadi mereka pergi. Mereka pasti beralasan ingin mencegah kerugian sebisa mungkin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Brengsek, Quenser. Apa kau mengacaukannya!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mencoba menggunakan radionya untuk protes pada laki-laki itu, tapi dia tidak mendapat jawaban. Mungkin saja mereka harus menghadapi masalah mereka sendiri di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia tidak punya waktu untuk terlalu memikirkan itu. Musuh mereka tidak akan menunggu. Object telah berada di sekitar 100 meter di hadapan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa yang harus kita lakukan?” gumam Cookman, yang paling tua di sana dengan bola mata yang berlarian tanpa arah. “Kemana kita harus lari!? Apa lari akan membantu!? Jangkauannya terlalu jauh, dan terlebih lagi kekuatannya. Dan sensor-sensor itu tidak akan melepaskan kita hanya dengan bersembunyi di balik sesuatu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hentikan, dasar bodoh!! Jangan panik! Mungkin ini musuh yang tidak bisa kita hadapi, tapi panik hanya akan mengurangi waktu berharga kita! Itu hanya membuat kita lebih cepat mati!!” teriak Heivia untuk menenangkan Cookman yang sedang panik..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria hitam besar itu layaknya pilar yang menopang mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia jatuh, Myonri dan Westy juga akan jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berpikir. Ayo berpikir. Musuh tidak akan mengindahkan kita jika kita mengikat sapu tangan putih ke ujung senapan kita dan menggoyangkannya, jadi kita harus berpikir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Butuh waktu beberapa detik sebelum kata-kata Heivia benar-benar diresapi kepala Cookman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, dia mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia bernafas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sialan. Memotivasi teman-teman setimku dan membawa mereka kembali bekerja sama bukanlah peran yang ingin aku mainkan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu benar. Ayo coba semua hal yang kita bisa.” Cookman menyandarkan punggungnya pada batu dan menunjuk ke depan dengan jari besarnya. “Kita tahu tebingnya ada di sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa maksudnya? Object bisa menembak dari jarak jauh dengan akurat jika kita ke sana. Bahkan senjata terkecilnya bisa mengenai kita,” jawab Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jelas dia tidak mencoba untuk mengincar prajurit yang berlarian. Karena dia terus menuju ke sini, pasti dia berencana menyerang langsung zona perawatan yang ada di belakang kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maksudnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia tidak bisa menembak base dari sini. Artinya Object itu harus menyeberangi jurang itu untuk menuju ke targetnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Menyeberangi...?” Heivia terlihat terkejut, tapi kemudian sesuatu masuk ke kepalanya. “Jangan bilang bahwa Wing Balancer punya alat untuk membangun jembatan, ya ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentang alat untuk membangun jembatan,” kata Myonri, “Apa maksudmu itu sesuatu seperti kendaraan besar yang memiliki jembatan yang bisa dilipat untuk bisa menyeberangkan konvoy melewati sungai? Aku dengar itu seperti harta berharga bagi zona perawatan bergerak seperti milik kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cookman mengira bahwa Wing Balancer memiliki jembatan lipat yang dipasang padanya. Tapi dia tidak punya bukti nyata.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, aku ragu itu akan bergerak lurus dan terjun ke bawah jurang.” Cookman menggerakan jarinya untuk memberitahu Myonri dan Westy bahwa mereka harus membuat diri mereka semakin menunduk ke tanah. “Tapi jika benda itu benar-benar memiliki alat untuk membangun jembatan, kita mungkin bisa menang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maksudmu mengganggu proses pembangunan jembatan dan menjatuhkan Object ke jurang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada sesuatu yang ganjil mengenai alasan ‘kaki-kaki’ itu berkumpul di sana. Kemungkinan ‘kaki’ itulah yang direntangkan untuk membangun jembatan. Alat pembangun jembatan yang telah kita ketahui bisa direntangkan sejauh 60 meter dan membutuhkan waktu 5 menit untuk membangunnya. Di sela waktu itu, dia pasti sangat terbuka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi aku ragu senjata kecil kita bisa bertindak banyak pada sebuah Object,” kata Westy.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menghela nafas dan berkata, “Ketika dia merentangkan alat pembangun jembatan itu, keseimbangannya pasti sangat buruk seperti orang yang berdiri dengan ujung jari kakinya. Cookman menyarankan kita untuk menggoyahkan keseimbangannya dengan tembakan terus menerus.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia tidak melihat kita sebagai ancaman sekarang, jadi ini kesempatan terakhir kita. Jika dia menemukan alasan untuk menganggap kita sebakan ancaman, satu tembakan saja dari benda itu bisa menyelesaikan usaha kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pendapat Cookman, Heivia menaruh senapan yang punya sabuk pengikat di bahunya dan mengambil peluncur missil anti-tank portable dari tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Myonri juga dilengkapi dengan misil yang sama, tapi dia pasti tidak terbiasa dalam menggunakannya. Tangan kecil Myonri tidak terlalu cekatan, jadi Westy mengambil misil itu dari tangannya dan melemparkannya pada Cookman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Perhatikan dimana pusat gravitasi benda itu. Kita berdua menembak dengan sinyal dariku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan. Tidak peduli seberapa kompak tim ini, aku selalu berada dalam situasi berbahaya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wing Balancer mulai mendekatai jurang selebar 20 meter diantara kedua tebing dengan ketinggian 10 meter di atas air. Suara bergeretak datang dari kaki yang terhubung dengan tubuh utama dan bantalan pengambang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tetap bersembunyi di balik batu, Cookman mulai menghitung mundur dengan mengetuk badan peluncur misil dengan jarinya  secara perlahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tiga, dua, satu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menahan nafasnya dan keluar dari belakang batu sama seperti Cookman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak pernha menembakan misilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuatu yang sangat tidak terduga terjadi lebih dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object Organisasi Iman tidak memiliki alat untuk membangun jembatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia punya kemampuan untuk menyeberangi jurang itu dengan metode sederhana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan dikeluarkannya udara yang telah dikompres sambil menimbulkan suara hempasan, kumpulan besi raksasa itu melompat setinggi 150 meter ke udara. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang pertama dirasakan Heivia dalam sekejap adalah hempasan angin yang sangat kuat. Sebagian udara yang dimampatkan didorong keluar dari kaki Object itu untuk melompati jurang diantara dua tebing itu dan mencapai mereka. Heivia kemudian mengerang saat dia merasakan rasa sakit dari telinganya yang sepertinya akan meledak. Tapi bukan hempasan angin saja. Dia juga merasakan tekanan udara di sekiranya berubah pesat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_12.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan mulut ternganga, Heivia menggeser kepalanya dari alat pembidik misil dan menatap jauh ke angkasa. Dia terlihat seperti catcher yang sedang melihat bola melayang sangat tinggi dan jelas akan membuat home run.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Besi seberat 200,000 ton itu terbang dengan lintasan parabola raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemandangan itu sangat tidak realistik dan dia berpikir dunia telah berhenti berputar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perubahan terjadi pada Object yang sedang terbang dihadapan matanya. Alat pendorongnya terlihat seperti lingkaran sepusat, tapi bukan seperti itu. Lingkaran itu terpisah menjadi 20 bagian yang lebih kecil yang berbentuk seperti nanas yang ada di makanan kaleng. Benda itu benar-benar terpisah menjadi beberapa “kaki” dan setiap sendinya membuat pergerakan kecil naik-turun agar bidang yang dipijaknya sama dengan dataran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cookman-lah yang pertama kali tersadar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tiarap!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Uh…Eh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Alat pendorongnya mengunakan bantalan udara! Itu menggunakan kekuatan udara! Kau pikir berapa banyak udara yang dikompres untuk menopang benda sebesar itu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak punya waktu untuk menjawabnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cookman menyandarkan punggungnya ke batu, Westy dan Myonri tiarap ke tanah. Hevia berguling ke pintu masuk tambang batu bara terdekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak lama setelah itu, Wing Balancer mendarat di sisi lain tebing itu...dan tepatnya di dekat Heivia dan ketiga orang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan benda seberat 200,000 ton itu tidak sepenuhnya menyentuh tanah. Sebuah bantalan udara buatan memaksanya mengambang. Namun, tidak seperti balon, udara itu tidak mempunyai pembungkus yang menahannya. Udara yang sangat banyak dari alat itu berhembus dan menyebar ke segala arah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akibatnya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara gemuruh terdengar dari angin menyapu para prajurit yang tak berdaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Westy sedang berusaha tetap di tanah, tapi tubuhnya tak kuat dan melayang setinggi 20 meter. Cookman sedang bersembunyi di balik batu, tapi dia dan batunya sekaligus terjatuh ke dasar jurang. Karena bersembunyi di dalam tambang, Heivia lolos dari hempasan angin kencang itu, tapi sebuah benda besar terbang dari pintu masuk dan menabraknya, membuatnya terpental hingga ke dinding. Dia merasa itu sebuah batu yang terangkat dari tanah, tapi sebenarnya itu Myonri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Object itu tidak perlu menembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object terlalu besar dan tidak satu pun dari senjata-senjatanya diperlukan untuk membunuh prajurit dengan berdarah-daging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Cookman!! Westy!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia merapatkan giginya, tapi dia tidak punya keinginan untuk keluar dari tambang. Keduanya telah terbawa angin kencang dan telah tersapu entah ke mana. Mereka pasti menghantam tanah dan dipenuhi luka. Heivia sangat ragu mereka masih hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melihat ke sekitar area itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang berada di pintu masuk tambang, tapi dia tidak melihat tanda-tanda adanya kamera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memastikan Wing Balancer tidak mengindahkan mereka, Heivia menaruh tangannya di atas bahu Myonri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Myonri, kau bisa bergerak!? Myonri!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uuh…uuh…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Myonri menggelengkan kepalanya. Untuk pertama, Heivia menyangka bahwa dia merasa pusing, tapi sebenarnya dia sedang menangis. Bahkan ketika Heivia membantunya berdiri, dia berusaha menggunakan lengan dan kakinya yang gemetar untuk menuju keluar dari tambang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia benar-benar tidak bisa menerima kenyataan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bukan tidak mengerti apa yang telah terjadi. Ini bukan perang bersih yang digemborkan oleh para pemerintah dan berbagai negara. Heivia mengerti keinginannya untuk meninggalkan segalanya dan menyerah begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi mereka tidak bisa melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka melakukannya, hanya kematian yang menunggu mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolonglah. Sadarkan dirimu!! Kita masih hidup! Jika kita lari ke dalam tambang, kita mungkin selamat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak...Aku telah... Kita harus pergi. Kita harus menyelamatkan semua orang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Myonri masih memfokuskan mata sayunya untuk melihat keluar tambang, jadi Heivia mengeluarkan sebotol amoniak dari kotak P3K. Dia melepaskan tutupnya dan meletakannya di bawah hidung Myonri. Dia terbatuk dan akhirnya matanya yang sudah telihat sadar menatap ke arah Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana dengan...Bagaimana dengan kedua orang itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolong mengertilah, Myonri. Mereka sudah...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu!!” teriak Myonri. “Aku tahu. Aku tidak menentang sesuatu yang sangat jelas seperti itu. Aku bertanya tentang tubuh mereka. Setidaknya kita harus membawa tag mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kita bisa, aku sudah memilikinya,” Heivia mengatakannya dengan sangat lirih. Dia sendiri terkejut karena suaranya pelan sekali. “Mereka masih punya barang yang tertinggal di base. Kita sepertinya bisa mencari sisa rambut mereka di barak. Sekarang ini kita tidak perlu memikirkan yang sudah mati. Kita harus menyelamatkan diri kita. Cookman adalah pusat dari jalur komunikasi kita, tapi sekarang dia sudah tiada. Radio kecil kita tidak cukup untuk menghubungi komandan berdada besar kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bilang kita bisa lari ke dalam tambang, tapi ini fasilitas milik militer Organisasi Iman. Bahkan jika mereka umumnya menggunakan UAV, pasti ada prajurit manusia di dalam fasilitas ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia memaksa bibir keringnya untuk tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia gagal terlihat keren.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi itu 100 kali lebih baik daripada pergi menghadapi Object itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 8===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia dan Myonri berjalan semakin jauh ke dalam tambang batu bara itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak jauh dari pintu masuk ada sebuah area inspeksi sederhana. Terdapat gerbang dengan rel untuk barang besar dan gerbang kecil di sebelahnya agar manusia bisa masuk. Gerbang untuk manusia berbentuk seperti bangunan prefab. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia dan Myonri sangat berhati-hati, tapi tidak ada tanda-tanda adanya penjaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya putih susu dari LED menerangi fasilitas itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan. Aku lebih suka kalau di sini sangat gelap. Bayangan kita lebih panjang dari yang aku perkirakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa fungsi bangunan prefab itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Fasilitas sirkulasi atau semacamnya, setahuku begitu. Biasanya, benda itu lebih dimaksudkan untuk dipakai saat kau keluar daripada saat kau masuk.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Untuk membersihkan debu dari tambang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu juga salah satu alasannya, tapi itu juga membuat mereka bisa memeriksa apa kau coba membawa batu-bara itu keluar secara diam-diam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi ini bukan tambang emas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berbicara, Heivia dan Myonri memanjat gerbang  dengan rel itu dan menuju ke dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terowongan yang ada di depan mereka selebar 2 meter dan setinggi 5 meter. Untuk sebuah tambang batu bara, bagian dalamnya cukup bersih karena langit-langit, dinding, dan lantainya dibungkus plastik berwarna cerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bahkan tidak perlu menggunakan senter militer mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu LED yang dipasang para pekerja dengan interval, menyinari seluruh terowongan dengan cahaya terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa fungsi plastik di dinding ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin area ini sudah tidak ada lagi batu baranya, jadi mereka menutupnya untuk mencegah debu masuk ke dalam. Debu itu bisa merusak paru-paru dan bertebaran di mana-mana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana cara mereka tahu masih ada bahan tambang atau tidak? Mungkin saja masih ada bahan tambang yang terletak jauh di dalam sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka bisa memeriksanya dengan menggunakan gelombang utrasonik. Juga, ini dibuat agar bisa mudah dirusak dan mereka bisa kembali menggalinya jika ada sumber baru yang ketemu. Itulah kenapa mereka menggunakan plastik daripada di semen.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin itulah alasan kenapa kita tidak pernah mendengar suara.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka menggali ke arah mana pun yang diperlurkan, membuat tempat ini seperti labirin. Area di sekitar pintu masuk mungkin hanya digunakan saat waktu masuk dan keluar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua prajurit itu berharap bahwa itu benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka bertemu prajurit Organisasi Iman di tempat sempit dan terjadi baku tembak, mereka tidak punya kesempatan untuk menang. Suara tembakan akan semakin mendatangkan prajurit musuh hingga mereka terkepung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini aneh...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, kita belum melihat satu pun penjaga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Coba ingat kembali, juga tidak ada satu kamera pun di pintu masuk tambang. Di rute itu, mereka pasti bisa memperkecil kemungkinan adanya penyusup dengan memasang kamera di sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“&#039;&#039;Ini&#039;&#039; tambang milik militer...’kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seharusnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia dan Myonri masuk ke sebuah ruangan kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada orang di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Area itu sepertinya berfungsi sebagai tempat istirahat untuk para pekerja. Walau menaruh ruang istirahat jauh dari area penambangan sedikit tidak efisien, tapi itu lebih menghasilkan kenyamanan karena jauh dari suara mesin dan debu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalamnya terdapat sebuah sofa, kulkas, mikrowave, dan fasilitas serupa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang paling mencolok adalah poster yang tertempel di dinding. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Ini dalam bahasa Kerajaan Legitimiasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, tapi struktur bahasanya lumayan buruk.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa benda ini bisa ada di tambang militer Organisasi Iman?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengambil sesuatu dari atas meja yang ada di bawah poster itu. Itu adalah kamus untuk bahasa Kerjaan Legitimasi. Halamannya banyak yang rusak dan ketiga sisi buku selain punggung bukunya telah menguning. Itu telah dibaca berulang-ulang. Tanda buku ditempatkan di beberapa halaman dan kata-kata yang umum digunakan telah di-stabilo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia membolak-balik halaman kamus itu, Heivia berkata, “Jadi apa ini tempat pelatihan mata-mata itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa menurutmu begiti?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Tidak, kau benar. Jika departemen intelegen militer mereka melatih mata-mata, mereka pasti tidak akan mengajarkan bahasa yang semrawut ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil berbicara, Heivia menengok isi kardus yang terletak di sebelah sofa. Sepertinya isinya digunakan untuk berpesta. Kardus itu dipenuhi dengan beragam dekorasi plastik dan spanduk yang ditulis dengan tulisan tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia melebarkan spanduk itu, kata-katanya ditulis dalam bahasa Kerajaan Legitimasi yang struktur bahasanya yang agak salah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Untuk para calon teman di Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mungkin ini tidak banyak, tapi kami harap ini cukup untuk membalas kebaikan kalian ketika membangun sumur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa maksudnya ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia dipastikan terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mungkin melihat tulisan yang pro-negara musuh diperbolehkan dalam tambang batu bara militer. Jika spanduk ini benar-benar dibuat untuk negara lawan tanpa ada unsur sarkastik atau penghinaan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ini &#039;&#039;bukan&#039;&#039; pertambangan militer...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin ini fasilitas kepunyaan kelompok anti-perang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan jempol dan telunjuknya, Myonri memegang naskah pidato tentang ide perdamaian yang sama sekali menyamping dari aturan militer Organisasi Iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini bukan candaan. Ada bukti transfer uang selama tiga tahun yang tertulis di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada ketidak sesuaian dalam informasi yang mereka pegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Darimana ketidak sesuaian ini timbul dan bagaimana hal ini bisa terjadi di sini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 9===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Charlotte juga menampakan ekspresi bingung sambil berada di ruangan bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte mengernyit karena lampu LED menerangi terowongan itu. Sepertinya dia tidak suka bayangannya memanjang sampai ke tembok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka sedang berjalan di lantai yang tertutupi plastik, Quenser bertanya, “Kita sudah berjalan cukup jauh, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya kita telah menuruni tempat ini lebih dari 200 meter.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolong hentikan ini. Mendengar angka-angka itu semakin membuatku merasa lelah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku hanya menjawab pertanyaanmu.” Ekspresi Charlotte berubah menjadi sulit. “Kebanyakan tambang batu bara memiliki kedalaman beberapa kilometer, bahkan ada yang sampai 4 kilometer. Ini baru pintu masuknya, jadi—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berhenti dan tiba-tiba diam di tempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Assault rifle miliknya sedang bergantung di pundaknya, tapi dia perlahan menariknya layaknya sebuah permainan puzzle kabel dan menarik pengamannya dengan gerakan perlahan. Tanpa menunggu lama, dia telah memegangnya dengan kedua tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama Quenser mendengar suara sayup-sayup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser hanya memiliki bom, jadi dia tidak mungkin membantu. Jadi dia tidak punya pilihan lain selain segera bersandar pada dinding yang tertupi plastik agar tidak terkena peluru senapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melakukannya, seseorang menepuk kepalanya dari sisi lain terowongan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah wanita berumur dua puluhan yang sedang mengenakan jaket tebal yang cocok di tanah dingin in.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya dia bukan pekerja di tambang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada rasa takut terlihat di wajahnya, tapi dia perlahan menghampiri mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memegang sesuatu di tangannya, tapi itu bukan sebuah senjata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kotak P3K…?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terlihat bingung, tapi kemudian dia mendengar suara metalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara popor assault rifle yang berdenting saat Charlotte memperkuat genggamanya pada senjata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laras senapannya mengarah ke badan wanita pekerja itu dengan tepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Charlotte tidak memberikan peringatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa ragu, jari yang ada di pelatuk senapan itu mulai bergerak!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari tangan Quenser gemetar karena perasaan tidak enak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengikuti perasaannya dan dengan segera melompat ke arah senapan Charlotte.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…!!Minggir, kau!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan perintah pendek itu, pandangan Quenser berputar-putar. Dia telah terpicu untuk melakukan pertarungan jarak dekat seperti prajurit musuh yang ingin mencuri senjata. Quenser tidak menyadarinya hingga punggugnya menghantam tanah. Hantamannya sudah cukup untuk membuatnya lupa bernafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gah…hah…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berbalik, dia melihat pekerja wanita itu melempar kotak P3K itu dan berlari. Namun Charlotte tidak menunjukan rasa ampun. Dia sekali lagi mengangkat senjatanya sebelum pekerja itu berhasil menghilang di tikungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diam!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teriakan Quenser pasti telah mengacaukan timing-nya karena peluru kaliber 5.56 mm itu tidak mengenai punggung pekerja tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pekerja tadi telah berhasil menghilang di tikungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte mendecakan lidahnya dan menekankan laras senapannya ke ujung hidung Quenser, mendorongnya kembali ke tanah saat dia mulai berusaha berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jelaskan alasanmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Uhuk...I-ini mungkin tambang milik militer, tapi pakaian, perlengkapan, dan bahkan cara jalan pekerja itu jelas bukan milik seorang prajurit. Dia pasti di sini sebagai buruh sipil. Jika tambang ini punya 2 atau 3 shift, orang-orang sepertinyalah bertugas jaga malam. Jika dia bukan warga sipi, aku tidak tahu kenapa dia malah hanya membawa kotak P3K di situasi seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Buktimu? Bukti apa yang kau punya bahwa kotak itu tidak berisi senjata? Dan bahkan jika dia tidak bersenjata, dia masih mempunyai banyak pekerja lain jika dia melaporkan ini. Tolong jangan berikan aku harga diri tentang tidak mengarahkan senjata pada wanita di medan perang modern.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Membuat suara tembakan dan menimbulkan mayat di situasi sekarang ini tidak akan membantu kita. Pada akhirnya, kita pasti akan segera terkepung.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmph. Jadi itu alasanmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan terlihat marah, Charlotte menjauhkan laras senapannya dari Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya fakta bahwa pelajar dan warga sipil bukan tujuan dari tugas pengawasan telah berhasil membuat Quenser tetap hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi dalam kasus ini, kau harus segera mengamankan pekerja itu sendirian. Kita masih berada dalam situasi bahaya. Keaamanan di tambang militer ini dijaga oleh UAV, tapi kita tidak punya bukit bahwa tidak ada prajurit yang sedang bertugas. Puluhan atau bahkan ratusan buruh sipilyang bersatu dan melawan kita di terowongan ini sudah bisa membuat kita mundur. Seragam Kerajaan Legitimasi kita sudah cukup untuk memberi alasan bagi mereka untuk tidak memberi ampun. Aku tidak yakin kita bisa membuat papan pengumunan bahwa kita tidak akan melukai warga sipil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku mengerti. Maaf.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu, bangun dan segera selesaikan. Kita harus segera pergi menjauh sejauh mungkin dari sini. Terowongan ini mungkin bisa sepanjang lebih dari 100 kilometer layaknya sarang semut, tapi kita masih berada di area tertutup. Akan lebih baik jika kita yakin bahwa kita tidak bisa menang jika mereka mengetahui kita ada di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berdiri dan menggunakan tanganya untuk menopang tubuhnya di dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Charlotte mengeluarkan revolver mewahnya dari sarung senjata di pinggangnya dan melemparnya pada Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya kau tidak punya senjata. Mungkin itu aturan di unitmu, tapi ini situasi darurat. Aku akan meminjamkanmu ini di bawah kewenanganku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Um…Terima kasih.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu bukan doperuntukan agar kau bisa bertarung. Itu untuk bunuh diri.” Kata-kata Charlotte itu tiba-tiba membuat revolver ini semakin berat. “Sepertinya para pekerja di sini memang warga sipil, tapi itu artinya mereka tidak punya senjata canggih yang bisa membunuh dalam satu tembakan. Merasakan tubuhmu perlahan digebuki dengan peralatan konstruksi dan tidak langsung mati adalah sesuatu yang tidak menyenangkan. Untuk alasan itu, kau harus bersiap.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini resiko yang harus kau ambil karena membiarkan pekerja tadi lolos. Seperti inilah resiko dari sebuah keputusan yang diambil di medan perang. Ingat itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengangguk dengan cepat, lalu mengeluarkan sebuah peluru dari revolver untuk mencegah resiko tembakan tak disengaja, dan menaruh senjata itu di celah antara sepatu dan kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya kembali menyusuri lorong tersebut dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka ingin bergerak secepat mungkin dan menjauh sejauh mungkin, tapi mereka tetap harus berhati-hati dari serangan mendadak dari prajurit lain atau para pekerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat ke langit-langit yang berkilauan karenatertutupi plastik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“200 meter, hm? Mungkin kita telah berada di bawah perairan yang ada di dasar tebing.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mari berharap prosedur penambangan mereka dilakukan berdasarkan teori yang benar. Jika mereka melakukan kesalahan, area ini bisa terendam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengambil nafas dengan udara yang secara mengejutkan tersikulasi dengan baik dan tidak lembab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ingin mengalihkan pikirannya dari pemikiran tentang mereka yang bisa dikepung kapan saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini operasi gabungan antara 24 dan 37. Dan Organisasi Iman memiliki Wing Balancer di sini. Bukankah itu sedikit terlalu berlebihan untuk menyerang dan mempertahankan sebuah tambang batu bara?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah kau sudah diberi tahu bahwa mengambil alih tambang militer ini bisa membuat kita mengurangi subisidi bahan bakar Object dan sekaligus mengurangi pergerakan musuh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi mereka mempunyai cukup banyak tambang batu bara, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan menghancurkan mereka satu persatu bisa memperlemah kekuatan sebuah negara.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi melibatkan 3 Object, jika kau menghitung dari kedua sisi bukannya  sangat berlebihan? Dan jika Nutley benar-benar mata-mata Organisasi Iman, mereka telah menggunakan mata-mata yang berhasil menerobos masuk ke kita. Ketika seorang mata-mata mengungkapkan identitas aslinya, dia harus segera pergi tidak peduli seberapa jauh dia telah berhasil memasuki sebuah organisasi.” Quenser mengernyit. “Jika salah satu tambang mereka sangat berharga, bukankah kita bisa mengincar tambang yang lebih mudah untuh diserang? Jujur saja, aku tidak yakin hasil tambang di tempat ini sepadan dengan menerjunkan semua kekuatakan yang telah diterjunkan oleh kedua kubu.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia berbicara seperti itu, mereka sampai ke terowongan yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada rel yang terpasang di tanah dan beberapa panel listrik terpasang di tembok yang ada di sekitar situ. Kendaraan kecil seukuran bak mandi berada di atas rel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini mungkin kereta pengangkut dengan energi listik. Dan diperuntukan untuk membawa batu-bara, bukannya manusia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini sepertinya bukan batu bara.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil megatakan itu, Quenser melongok dari sisi bak kereta dan mengambil sesuatu seperti batu hitam dari dasar keretea itu. Sepertinya benda itu pada awalnya  adalah sebongkah batu besar yang kemudian dipecah menjadi seukuran bola kasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte dengan cepat membayangkan bahwa batu bara sehitam batu hitam itu, tapi dia tidak mengerti kenapa Quenser menyodorkan batu itu sangat dekat dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser perlahan mengusap bagian yang terdapat permukaan menonjol dan berkata, “Apa kau melihat butiran-butiran ini dengan jelas?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah molekul berserat karbon,” kata Quenser lebih dahulu sebelum melanjutkan pernyataan mengejutkannya. “Ini berlian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pundak Charlotte sedikit terangkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Quenser tidak bisa menjelaskan lebih jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah tangan keluar dari celah sebuah terowongan kecil. Itu menggenggam Quenser dan menghantamkan punggungnya ke dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Butuh sesaat sebelum Quenser menyadari apa yang sedang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte dengan segera mulai mengangkat senapannya, tapi dia malah berhenti di tengah jalan. Penyerang itu menekankan laras pistol di dagu Quenser hingga dagunya terangkat, tapi bukan itu alasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena dia mengenal siapa penyerangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser. Apa yang sedang kau lakukan di sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita melalui banyak kesulitan karena kau mengacaukannya. Cookman dan Westy mati. Aku tidak akan meledakan otakmu di sini, tapi mungkin aku akan melubangi beberapa bagian di lengan dan kakimu tergantung jawaban yang kau punya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pelakunya Nutley.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte yang menjawab, bukan Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, Quenser tidak bisa berbicara karena muka marah tidak biasa yang ditunjukan Heivia sangat dekat dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tenang Charotte melanjutkan penjelasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada mata-mata Organisasi Iman di kelompok kami. Kita kehilangan pelajar bernama Charles. Mungkin Quenser bertanggung jawab karena menyadari situasinya dengan terlambat, tapi sebuah kesalahan jika menyalahkan dirinya sendiri. Ada orang lain yang juga harus bertanggung jawab.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kau mau mengatakan aku harus tertawa dan berhenti hanya karena itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau tidak mengubah sikapmu, aku tidak punya pilihan lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte kembali mengangkat senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, dia tidak ragu-ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku punya tugas pengawasan. Tugasku adalah memusnahkan unsur-unsur yang bisa mengancam peraturan militer dan mengancam jalannya seluruh operasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mendecakan lidahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan muka kesal, dia menyingkirkan pistol dari dagu Quenser dan menundukan kepalanya pada Charlotte.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maaf. Aku memaksamu melakukan pekerjaan kotor untuk memberi kesempatan pada diriku untuk tenang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak pernah berpikir bahwa kau punya niatan untuk menembak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte menyingkirkan senapan dari depan wajahnya dan memberikan senyum kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil melihat itu, akhirnya si gadis asia bernama Myonri menyembulkan kepalanya dari balik terowongan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menghela nafas panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Jadi, yang bertahan hidup hanya kita berempat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada lima jika kau menghitung si pengkhianat.” Heivia kembali menyarungi pistolnya. “Sesuatu yang buruk pasti terjadi di atas sana. Mereka bilang tuan putri tidak mungkin menang dalam serangan frontal dengan Wing Balancer. Tidak ada yang tahu berapa lama dia dapat bertahan. Sekarang kita harus segera menentukan rencana yang akan kita lakukan. Ayo kita adakan diskusi strategi, Quenser. Beritahu aku semua yang kau tahu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Um,” potong Myonri dari samping. “Quenser, apa yang ada di tanganmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini?” Quenser melempar batu hitam seukuran bola kasti dan mengulangi kalimat yang telah ia ucapkan. “Ini berlian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 10===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia memiliki ekspresi sulit sambil berada di zona perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara sesuatu yang runtuh sering terasa di bawah kakinya. Dia bisa melihat sedikit debu turun dari langit-langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bisa berada dalam masalah serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begtulah pendapatnya yang paling pertama. Wing Balancer masih dibantu oleh fasilitas radar raksasa, dan dia menggunakan pergerakan gesitnya untuk memojokan Baby Magnum. Tebing-tebing bertebaran di seluruh wilayah ini seperti sebuah jaring, Wing Balancer sangat diuntungkan dengan kemampuan gilanya yaitu bisa melompati celah tebing. Sementara itu, pergerakan Baby Magnum sangat terbatas, jadi tuan putri tidak bisa menghindar ke tempat yang ia inginkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jadi kita tidak mendapat apa-apa selain keheningan dari Indigo Plasma dan sekutu kita yang seharusnya berjaga di lautan. Sialan. Pasukan bantuan yang semestinya membantu kita agar tidak kalah malah bersikap layaknya kita telah kalah.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Baby Magnum terpojok, Wing Balancer akan mengarahkan perhatiannya pada zona perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa dia harus mengibarkan bendera putih dan mundur sebelum itu terjadi?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika musuh cukup gentleman untuk mengindahkan bendera putih dari musuh yang memulai serangan mendadak (sebenarnya tidak seperti itu, tapi dia tetap bersikap positif), kehancuran dari Baby Magnum dan zona perawatan bisa dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mereka akan kehilangan kesempatan untuk menyelamatkan prajurit yang dikirim ke garis depan untuk serangan mendadak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak dia tidak bisa menghubungi mereka melalui radio, kemungkinan melakukan hal itu hampir tidak ada, tapi memastikan bahwa benar-benar sudah tidak bisa lagi adalah hal yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Ini cukup dilematis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga masalah tentang tidak tepatnya situasi yang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika zona perawatan dihancurkan bersama dengan kru penyiaran CS di sini, kematian dari staf media bisa menimbulkan gunjingan buruk dari masyarakat luas. Mungkin ini tidak sampai pada Parlemen, tapi itu cukup untuk membawa beberapa konselor untuk mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tapi…)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia melihat ke radio yang ada di atas mejanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika informasi yang kita dapatkan benar adanya, mundur akan meninggalkan rasa pahit. Tapi itu bukan alasan untuk tetap membuat staff sipil penyiaran CS menghadapi resiko dengan tetap di sini bersama kita.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ngomong-ngomong tentang staff penyiaran CS yang menyebabkan sebuah dilema...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial. Apa yang sedang terjadi...?” kata seorang gadis sambil sedikit menguap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Reporter medan perang bernama Monica duduk di samping tembok sambil tangannya memegang lututnya dan bergerak gelisah. Dia adalah tipe aktor yang banyak mengandalkan wajahnya dan penampilan luarnya. Stasiun TV di negara aman, manajernya, dan beberapa petinggi telah mengadakan rapat. Sebagai hasilnya, dia di tempatkan di “tempat ter-aman” sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia telah memberi tahu mereka bahwa tempat teraman adalah di dalam kokpit Object, tapi opini pribadinya bahwa itu adalah di tempat dimana dia sekarang berada, beberapa bahaya masih menghantuinya. Walau sekejap, jika Monica tak sengaja melirik laptop yang dipakai Froleytia, mungkin saja dia berakhir dengan lubang di tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Monica sendiri tidak peduli dengan bahaya itu. Alasannya sederhana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, tidak, tidak!! Aku sudah memilikinya!! Rel kereta, militer, internet, atau semacamnya... Manajer sialan itu bilang aku akan lebih terkenal jika aku dipisahkan dari yang lain!! Tapi aku tidak peduli pada markas bau ini!! Kau pasti bercanda! Jika peluru nyasar ke sini dan wajahku terbakar, aku semakin tidak berguna! Aku akan meguncapkan selamat tinggal pada seluruh perindustrian model!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitulah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada dasarnya, seluruh “reporter medan perang” hanyalah sebuah strategi pemasaran dan dia sama sekali tidak punya pengalaman dalam militer. Kebanyakan pekerjaan yang sebelumnya dia lakukan adalah di dalam base yang benar-benar telah menguasai medan perang dan tidak mendapatkan apa-apa selain perbaikan yang sedang dilakukan. Dia biasanya datang pada masa-masa yang cukup aman dalam masa peperangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak jelas apakah dia yang sakit atau penonton yang sudah gila, tapi langkah selanjutnya yang dilakukan dirinya adalah mengunjungi zona perawatan pada saat waktu paling kritis yaitu disaat operasi sedang dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan! Dan! Aku memilih fokus pada tema militer karena sangat tidak mempedulikannya, dan si bajingan itu tidak di sini! Apa yang terjadi!? Kenapa aku datang ke sini jika hanya untuk gemetaran di base yang membeku!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tetap duduk dan meletakan lengannya di lututnya, Monica berayun ke depan dan belakang sambil terus protes yang ditujukannya pada tuhan yang bahkan tidak dimengerti Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan!! Si pelayan wanita itu!! Aku ke sini hanya untuk menunjukan padanya kembalinya si Hebat Monica, jadi kenapa si bajingan Quenser itu tidak bisa ditemukan!?” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mengangkat alisnya dan membuat ekspresi bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelayan wanita?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 11===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di awang-awang, Object yang dinamai Wing Balancer oleh Kerajaan Legitimasi dan Archangel oleh Organisasi Iman sedang berkomunikasi dengan unit pertahanan di fasilitas tambang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, pusat pengendali di fasilitas radar raksasa berkata, “Kita bisa mengalahkan Object Generasi Pertama Kerajaan Legitimasi sekarang. Dia melakukan sebuah tindakan dan bergerak maju bukan karena percaya pada kemampuannya namun untuk mengulur waktu agar zona perawatan bisa mundur. Untuk alasan keamanan, kita harus menyelesaikannya di sini kalau tidak mereka akan semakin menjauh. Object lain yang ada di lepas pantai bisa melihat peluang dan datang kapan saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai jawaban, Archangel berkata, “Belum. Mengalahkannya tidak semudah itu. Aku tidak akan kalah dengan Object Generasi Pertama seperti itu. Namun, mengalahkannya begitu saja tidak akan membawa kita ke tujuan yang kita inginkan. Kita harus menunggu kesempatan agar bisa membawanya ke sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempat orang itu saling bertukar informasi yang mereka punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tahu bahwa korban jatuh di setiap kelompok. Mereka tahu bahwa mereka telah kehilangan dua radio besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu, tunggu, tunggu. Maksudmu ini tambang berlian bukannya tambang batu bara? Apa itu hasil keuntungan karena mereka mencarinya dengan menggunakan alat gelombang utrasonik?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, tebakanku mengatakan bahwa ini sebenarnya memang sebuah tambang batu bara. Survey baru terjadi saat mereka menemukan produk tak terduga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi inilah alasan kenapa tiba-tiba militer Kerajaan Legitimasi tertarik pada Semenanjung Kamchatka dan mulai melakukan operasi untuk mengambil alih tambang ini? Ini tidak lain hanya sebuah perang untuk keuntungan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Penghasil berlian biasanya terdapat di Amerika Selatan, Oseania, dan Afrika,” kata Charlotte. “Pendistribusian barang dari wilayah tersebut biasanya berbentuk batu mulia. Masalah juga sering muncul di area itu untuk memperebutkan keuntungan. Jika ada produk baru, sumber yang berlimpah, itu sama seperti membuat pasar baru. Semua kekuatan dunia pasti menginginkan tangan mereka  yang menguasainya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang paling mengejutkan bagi kita, bahwa tempat ini sebenarnya bukan tambang militer,” kata Quenser dengan terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat ke naskah pidato anti-perang yang diberikan oleh Myonri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu menjelaskan tentang mereka yang bertahan hidup dengan pekerjaan mereka dan memberitahukan berapa banyak orang yang bekerja di tambang. Mereka pasti menyembunyikan fakta bahwa itu adalah tambang berlian, jadi mereka menulisnya dengan tambang batu bara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan angka yang tertera, ada 10,500 orang yang bekerja di tambang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan semua pekerja itu adalah bagian dari grup anti-perang di Organisasi Iman. Mereka bekerja untuk mengumpulkan uang yang akan didonasikan pada orang-orang miskin di Kerjaan Legitimasi untuk membalas jasa pembuatan sumur. Sebenarnya apa yang perangi di sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di koordinat tertulis sebagai fasilits militer,” tambah Charlotte. Ekspresi sulitnya pasti datang karena dia mengingat telah mengarahkan senapannya pada pekerja yang menolak perang. “Tapi sepertinya para pekerja di sini tidak punya niat untuk berperang. Alasan kita tidak melihat satu pekerja pun mungkin karena mereka semua telah dievakuasi saat mendengar keributan yang terjadi di atas. Pasti ada ruangan pengungsian yang tersebar untuk menunggu pertolongan saat terjadi longsor.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi untuk menyimpulkannya,” kata Heivia. “Para petinggi militer Kerajaan Legitimasi entah darimana telah mengetahui bahwa bagian timur Semenanjung Kamchatka dipenuhi dengan berlian, jadi mereka dengan segera mengirim Object ke sini untuk menyerang tambang yang penuh dengan para pecinta damai!? Itu akan menempatkan Wing Balancer sebagai si ‘penegak keadilan’ dengan melindungi tambang berlian ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perang bukan sesuatu seperti yang digambarkan pada buku komik anak-anak. Itu benar-benar disebabkan oleh manusia penuh tipu daya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah mengetahui itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini terlalu berlebihan. Ini membuat kita menjadi si jahat...” gumam Quenser, sambil memegang kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Myonri akhirnya berbicara untuk pertama kalinya dalam diskusi tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin tidak seperti itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa tidak seperti itu, Myonri?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Alasan di balik pertempuran ini.” Saat Myonri menyusun kata-kata, dia melihat ke wajah Heivia lalu Quenser lalu Charlotte secara bergilir. “Mungkin bukan karena berlian ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?” tanya Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Myonri sedikit menggoyangkan kepalanya dan berkata, “Tindakan yang dilakukan Organisasi Iman-lah yang menggangguku. Jika mereka benar-benar ingin melindungi tambang berliannya, bukankah mereka tinggal menunggu Object musuh tepat dari atas tambang? Mereka pasti bisa memprediksi kita akan menginvasi dengan melihat pergerakan kita saat meninggalkan Alaska melalui Laut Bering. Jadi bukankah akan lebih rasional jika memasang garis pertahanan di bibir pantai?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah...” Quenser berpikir sejenak, tapi kemudian dia kembali berkata. “Kau dan Hevia bilang Wing Balancer bisa melompat. Itu benar-benar cocok di daerah delta buatan manusia. Mereka juga punya fasilitas radar raksasa di sini, bukankah itu sudah terlalu berlebihan jika hanya digunakan untuk melawan tuan putri?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada alasan yang lebih logis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser, Heivia, dan Charlotte terlihat bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Myonri melanjutkannya, “Dengar. Tambang ini dijalankan oleh kelompok anti-perang yang lebih suka berbicara pada lawan daripada melawannya. Di Organisasi Iman, itu termasuk kelompok yang jarang.  Karena mereka kelompok sosial yang tidak terlalu besar, mereka semua pasti lebih banyak berasal dari orang-orang berpengaruh daripada orang-orang umum. Mereka pasti sebuah duri bagi para petinggi militer yang ingin perang terus berlangsung. Artinya...” Dia berhenti sejenak. “Bisa saja para petinggi militer ingin mereka semua terbantai dengan beralasan mereka terkena dampak dari pertarungan Object vs Object ketika mereka berkumpul di satu tempat?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak bisa menahan keterkejutannya sambil nafasnya tertahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi informasi tentang adanya berlian tidak lain hanyalah umpan untuk menarik militer Kerajaan Legitimasi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Organisasi Iman adalah kelompok ideologi,” kata Charlotte perlahan. “Terkadang mereka bisa saja takut pada sebuah ideologi. Contohnya orang yang tidak ingin berperang. Para petinggi di Organisasi Iman tidak diragukan lagi menginginkan perang dunia ini terus berlanjut dan pihak mereka mendapatkan kemenangan di akhir. Sebuah kelompok yang menyebarkan ideologi dengan menggemborkan tentang kedamaian pastilah mengganggu jalan untuk mendapatkan kemenangan yang diinginkan para petinggi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Myonri mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Militer Organisasi Iman berharap bisa mengatasi kelompok anti-perang ini dengan cepat, tapi mereka tidak bisa membantai atau membersihkan mereka sendirian, Organisasi Iman tidak ingin ideologi anti-perang ini semakin menyebar. Tapi jika kelompok anti-perang terbunuh oleh Object dari salah satu kekuatan dunia tanpa disengaja...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kepercayaan yang ingin mereka dapat dari kita malah akan menambah kebencian mereka,” kata Charlotte.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam tugas pengawasan yang dilakukannya, dia pasi telah banyak melihat emosi negatif yang bisa menguasai seseorang. Suaranya tenang, tapi punya arti yang dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia dengan panik berkata, “Tunggu, tunggu, tunggu, tunggu! Ini semua baru spekulasi. Kita tidak punya bukti bahwa pendapat Myonri itu benar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini hanya menambah spekulasi di atas spekulasi.” Quenser menunjuk ke atas. “Tapi aku berpikir tuan putri tidak punya kesempatan untuk menang jika melawan Wing Balancer secara langsung. Jadi kenapa kita belum mendengar pengumuman kemenangan dari pengeras suara di terowongan ini? Jika mereka telah mengalahkan sebuah Object, simbol sebuah militer, perayaannya bagaikan sebuah parade yang meriah. Kekuatan teknologi sangat absolut. Tidak ada keajaiban yang bisa terjadi. Jadi jika tuan putri belum kalah, bukankah ini pertanda bahwa militer Organisasi Iman bertindak aneh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maksudmu Wing Balancer tidak bertarung dengan serius?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Membawa Baby Magnum semakin dekat pada traget sebenarnya,” kata Chalotte dengan cepat. “Tidak peduli apakah Object itu menyerang tambang secara langsung. Jika kedua Object itu saling baku tembak saat bertarung, tujuan mereka akan tercapai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi.” Heivia sepertinya sedang mencari sesuatu yang bisa menyanggah apa yang sedang terjadi. “Tambang ini terbentang sepanjang 150 kilometer di bibir pantai dan 90 kilometer ke arah darat. Apa sebuah Object bisa menghancurkan seluruh tempat ini dengan mudah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tambang ini sedalam antara 1000 sampai 4000 meter. Air laut yang membeku di atas kita pasti lebih banyak daripada tanah. jika beberapa titik di tembak, bah dari air laut pasti akan membanjiri tempat ini dan membekukan semua manusia yang ada di dalamnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu jika mereka mengubah informasinya sedikit dengan ‘keributan saat pertempuran’ karena pergerakan musuh, para penduduk Organisasi Iman yang tidak terlalu peduli akan tetap mendukung peperangan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika begini terus, ini akan menjadi buruk,” kata Quenser, menyuarakan ketakutannya. “Jika kita tidak bisa mengakhiri ini sebelum tuan putri dimanfaaktan, ini akan menjadi buruk. Berapa orang yang bekerja di tambang? Um...berdasarkan informasi yang tertulis mungkin sekitar 10,500. Mereka semua akan dibantai untuk kepentingan nasional Organisasi Iman.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika ini tambang biasa, tempat ini akan lebih banyak menggunakan mesin dan akan ada sedikit orang yang bekerja. Tapi tambang berlian berbeda. Orang diperlukan untuk memisahkan butiran kecil itu tanpa merusaknya,” jawab Charlotte dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Heivia berkata, “Sebenarnya apa yang harus kita lakukan?? Kita tahu militer Organisasi Iman telah merencanakan sesuatu yang buruk, tapi bagaimana cara kita menghentikannya? Tolong jangan katakan kau ingin membuat kita menghadapi Wing Balancer secara langsung.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau mau bilang kau ingin tetap di sini?” Quenser sedikit menghela nafas. “Jika target utama Organisasi Iman adalah tambang ini, bagiku tempat inilah yang paling berbahaya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial,” kutuk Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Myonri mengangkat tangan dengan malu-malu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau ingin kita melakukan apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Awalnya unit kalian menuju Titik 1, benar? Kau akan menggunakan virus untuk mengacaukan fasilitas radar raksasa yang membantu pembidikan Wing Balancer. Apa peralatan elektronik kalian masih bisa berfungsi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Tapi tidak mungkin kau...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang harus kita lakukan tetap tidak berubah.” Quenser mengutak-atik peralatan genggam yang diberikan Myonri dan menyalin virus-nya ke peralatannya sendiri. “Yang berbeda hanyalah mereka sekarang mengetahui posisi kita. Tapi berdasarkan getaran yang terjadi atas, Wing Balancer pasti sedang berfokus pada pertempurannya dengan tuan putri. Kita bisa menggunakan kesempatan ini untuk menuju Titik 1 dan menggunakan program ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lebih mudah berkata daripada melakukan,” geram Heivia. “Jika itu bisa memotongnya, komandan berdada besar kita pasti tidak akan menggunakan rencana rumit ini dari awal. Dia menahan keberadaan tuan putri sampai akhir karena dia tidak punya pilihan lain. Tuan putri telah memutarbalikan rencana ini dengan muncul ke panggung pertarungan. Jika kita bergerak maju sekarang, kita hanya akan menemui jalan buntu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena rencana ini telah di putarbalikan, kita tidak bisa mengharapkan rencana terbaik. ...Aku bilang ini lebih baik daripada menerjang kumpulan besi seberat 200,000 itu, begitulah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek. Kenapa kau tidak membuat keputusan bijak yaitu lari!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan ketiga orang lainnya berakhir dengan menyusuri terowongan itu lebih dalam. Mereka menuju ke Titik 1, tapi di atas permukaan ada banyak UAV berterbangan ke sana kemari dan dua Object yang saling berhadapan. Mereka memutuskan untuk mengambil jalan yang sedikit lebih aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku tidak tahu dimana mereka bersembunyi, tapi ini buruk karena tidak ada pekerja di dekat sini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran itu timbul bukan karena rasa belas kasihan atau semacamnya. Dia hanya tidak ingin dilumat oleh kumpulan orang panik yang memenuhi seisi terowongan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dinding bagian dalam terowongan ditutupi dengan plastik lembut, tapi ada batu hitam yang menonjol keluar dari beberapa titik. Terowongan itu dibuat dengan rancangan buruk dan di beberapa area mereka harus dipaksa menyeberangi jurang tanpa dasar dengan jembatan kayu. Mereka dipimpin oleh Heivia dan Myonri yang datang dari area di dekat Titik 1.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, Quenser mendengar suara retakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah retakan lebar merambat dari dinding plastik di sisinya. Object masih bertarung di atas mereka. Dia mengira getaran yang ditimbulkannya telah mengguncang seluruh terowongan dan menyebabkan retakan di dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sesuatu yang sedang dihancurkan menusuk telinganya, permukaan batu itu bergetar dan sebuah mesin raksasa menerjang ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempatnya melompat dan berguling menjauh dari mesin itu baik ke depan atau ke belakang. Dari balik kepulan debu, Quenser meliha mesin itu menghantam dinding plastik yang ada di seberangnya, membuat suara retakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah powered suit…!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_13.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu pasti bukan senjata militer. Tapi bagian lengan dan kakinya sangatlah tebal, tapi beberapa celah besar yang cukup aneh terlihat di armornya. Mesin itu terlihat jelas harus menyisakan ruang untuk menggerakan tubuhnya. Desainnya lebih mementingkan untuk memudahkan perawatan daripada pertahanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial, apa-apaan itu!? Apa itu alat penambang!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendengar Heivia berteriak dari belakang powered suit itu. Jalan yang mengarah ke tujuan mereka juga ada di sisi lain. Dengan kata lain, jalan Quenser terhadang oleh powered suit itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser merasakan rasa dingin menjalar di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tidak bukan dikendalikan oleh pekerja tambang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika itu pekerja yang telah disebutkan Quenser dan lainnya, mereka tidak akan melakukan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku tahu itu kau, dasar pengecut.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Quenser bertemu dengan lensa buatan yang ada di kamera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kau mata-mata pengkhianat. Aku tahu kau sedang tertawa dari balik besi itu!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan tebal yang dimaksudkan untuk menghancurkan batuan induk dan menggali menembus batu keras itu diarahkan pada kepala Quenser. Suaranya seperti roda gigi raksasa yang berderit di seluruh area.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak punya waktu untuk menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari tebal itu menggenggam seluruh kepala kecil Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia dengan cepat mengangkat senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dari semua orang yang ada, malahan Quenser yang menyuruhnya berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gah…!? Geh…uuh…Hentikan, Heivia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak bisa menembus armor tebal itu!! Peluru yang memantul akan membunuh kita, bukan dia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia tidak mengalihkan matanya dari pembidik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi benar bahwa peluru senapannya tidak bisa menembus armor powered suit itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi jika dia tidak melakukan apa-apa, kepala Quenser akan diremukan dalam beberapa detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, suara keributan bergema di sepanjang terowongan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu datang dari samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesosok baru datang dari lubang yang diciptakan powered suit. Dia mengayunkan sebuah pickaxe ke celah di antara telapak tangan dan pergelangan tangan powered suit dan bagian tajamnya menancap ke dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powered suit digunakan untuk menyelesaikan berbagai tugas dengan bebagai model yang berbeda, tapi model pertambangan tidak perlu memikirkan cara untuk menutup persendiannya. Faktanya, celah itu membantu membuang panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ujung pickaxe yang menemukan jalan menembus celah armor itu telah mengenai mesin di dalamnya, membuat pergerakan pergelangan tangannya terpaksa berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari powered suit itu berhenti bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser yang sedikit terangkat dari tanah, kembali terjatuh ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gah...!?” dia menggeram, tapi seseorang menariknya menjauh dari situ.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bukan prajurit Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah pekerja wanita dari kelompok anti-perang Organisasi Iman yang sebelumnya membawa kotak P3K.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cepat!!” intonasinya sedikit kasar, tapi pekerja itu berbicara dalam bahasa Inggris, bahasa yang pasti dimengerti oleh orang Kerajaan Legitimasi. “Ini tidak akan bertahan selamanya!! Kau harus menjauh dari sana sekarang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama, Quenser mendengar suara ribut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powered suit itu menggerakan tangannya secara paksa dengan pickaxe yang masih menancap di sendi pergelangan tangannya. Setelah terdengar suara sesuatu yang diremuk, pickaxe yang hancur itu jatuh ke tanah. Benda itu tidak cukup untuk menahan kekuatan powered suit itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powered suit itu menggenggam tinju besarnya dan mengayunkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu mengarah pada Quenser...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tidak, bukan itu!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dengan segera menyelengkat pekerja wanita itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sekejap, tinju yang mengarah pada wanita itu menyambar udara kosong dan menghantam lantai terowongan yang ditutupi plastik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Plastik itu terobek, retakan muncul di batuan induk, getaran hebat terasa, dan debu mengepul ke udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu!!” teriak Charlotte saat dia mengangkat Quenser dari atas tanah. Dan kemudian menyeretnya ke belakang dan menjauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana dengan si pekerja!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita mendapatkannya di sini!!” jawab Heivia dari sisi lain powered suit itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pekerja itu ingin mengatakan sesuatu, tapi debu itu membuatnya terbatuk-batuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, Myonri, kalian pergi saja!! Jangan coba melawan balik!! Apa kau bisa melakukan sesuatu dengan senapan itu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lupakan rongsokan itu!! Aku punya sebuah misil anti-tank, kau tahu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau &#039;&#039;ingin&#039;&#039; mengubur kita hidup-hidup!? Pergi saja!! Cepat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik, dasar kstaria sok pahlawan!! Kita akan akan melepaskan pekerja ini jika menemukan tempat aman. Jangan berani membuat dirimu terbunuh, okay!?’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sebentar, mereka merasa ragu, tapi Quenser akhirnya mendengar suara langkah kaki yang terdengar menjauh. Heivia dan Myonri semakin menjauh ke dalam terowongan bersama seorang pekerja sipil. Quenser dan Chalotte masih tetap tertinggal di belakang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara mesin hydraulic yangberputar, powered suit itu sepenuhnya menghadapi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tingginya 3 meter, jadi benda itu hampir memenuhi seluruh terowongan. Quenser ragu mereka bisa menyelinap dari bagian bawahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte menelan ludahnya dan kemudian berbicara pada Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang, apa yang akan kita lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya bertanya, kenapa benda itu bisa ada di sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melihat powered suit yang telah menghancurkan dinding dengan tiba-tiba dan menyerang mereka, Charlotte memberikan jawaban yang sangat jujur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya si pengkhianat itu yang bisa menyerang kita pada waktu yang tepat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi aku pikir kita harus memberi pelajaran pada si bajingan Nutley itu atas dosa yang telah dia lakukan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 12===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti ini keadaannya, Quenser dan Charlotte tidak bisa langsung menghadapi powered suit itu. Bahkan jika ini bukan model untuk militer, itu adalah peralatan berat yang di desain untuk menghancurkan bongkahan batu dan melindungi pilotnya dari batu yang berjatuhan atau longsor. Itu adalah sesuatu yang tidak bisa ditangani hanya dengan peluru senapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya keuntungan mereka adalah kecepatannya yang lambat. Sepertinya dia ingin mencegah getaran yang ditimbulkan untuk menghindari resiko runtuhnya terowongan ini. Ketika Quenser dan Charlotte berlari, mereka tidak langsung tertangkap. Dan karena itu model untuk pertambangan, musuh mereka tidak memiliki proyektil apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini tidak akan bertahan lama,” kata Charlotte dengan nada kesal. “Si stamina akan menunjukan sisi buruknya tidak lama lagi. Lereng yang curam di terowongan ini dapat menghabiskan energi kita dengan cepat. Lalu powered suit itu bisa menangkap kita. Jika kita tidak bisa menangani masalah ini terlebih dahulu, kita akan dilumat menjadi bola.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku menjauh dari dia  bukan untuk melarikan diri.” Sambil berlari disamping Charlotte, Quenser mengambil peledak Hand Axe dari tas di punggungnya. “Itu untuk memastikan agar kita tidak terluka ketika aku meledakannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu sebentar, kau pernah bilang kalau kau ini seorang zeni perang. Tapi dampak ledakannya bisa menyebar sangat jauh di terowongan tertutup seperti ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, jika kau menggunakannya denga cara biasa. Tapi jika kau menggunakan kepalamu, hal itu bisa dihindari.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil berbicara, Quenser menancapkan pemicu ke dalam Hand Axe dan melemparnya ke sudut dinding dan lantai. Sambil terus berlari, dia melempar sedikit Hand Axe ke langit-langi. Peledak yang sifatnya seperti tanah liat itu menempel di plastik yang menutupi langit-langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bilang maksudmu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya untuk berjaga-jaga, kau harus menutup telingamu,” Quenser berkata sambil berbalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat powered suit itu menginjak Hand Axe yang ada di tanah, Quenser menggunakan jempolnya untuk menekan tombol di radionya dan mengirim sinyal ke dua pemicu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terjadi sebuah ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, itu tidak datang dari peledak yang ada di kaki powered suit. Itu datang dari peledak kecil yang ada di langit-langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dinding plastik itu retak dan kemudian runtuh, lalu debu dan bebatuan menutupi jalan antara Quenser dengan powered suit itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu pemicu lain menyala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sudah memikirkan bahwa tanah dan batu itu bisa menghalangi sinyalnya, jadi dia memilih menggunakan pemicu waktu untuk meledakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara ledakan yang menggema, Quenser dan Charlotte terjatuh di kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau sudah berada cukup jauh dan terhalang tanah dan bebatuan, gelombang getarannya masih terasa di seluruh terowongan dan membuat mereka terjatuh ke tanah. Retakan tercipta di dinding yang tertutupi plastik. Kepulan debu menutupi seluruh terowongan itu seperti kepulan awan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kamu...Jika...saja...kita terkena itu sedikit saja...kita akan merasa...seperti...terkena pecahan...granat...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ssepertinya Charlotte berusaha memprotes, tapi pendengaran Quenser sedang tidak ada di sana untuk sementara, jadi dia tidak bisa mendengarnya dengan lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terbatuk dan melihat ke arah kepulan debu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, dia merasa ada udara yang berhembus di kulitnya. Awan debu itu terbelah. Quenser bisa melihat sesuatu yang besar muncul dari balik bayang-bayang yang kabur. Itu adalah powered suit. Kakinya sedikit menghitam karena terbakar, tapi sepertinya itu masih bisa bergerak dengan baik. Alat itu lebih keras dari yang dia duga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte menggenggam tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser ditarik oleh seseorang yang sedang menyeret tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ledakan seperti itu tidak akan cukup!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya pendengarannya kembali. Dan kalimat yang pertama dia dengar dipenuhi dengan rasa putus asa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi jika aku menggunakan peledak lebih banyak dari itu, kita bisa terkubur hidup-hidup!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita perlu memikirkan jalan lain untuk menghadapinya,” kata Charlotte sambil mengusap tanah di mukanya menggunakan tangannya. “Perbesar dampak ledakan dengan memfokuskannya pada satu arah. Jika ledakannya benar-benar sangat jauh dari kita, resiko terkubur hidup-hidup juga akan berkurang. Kita hanya perlu sepotong besi tebal atau...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powered suit yang datang dari belakang melakukan hal yang baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggunakan tangannya yang seperti ditutupi sarung tangan besi menghancurkan dinding di sampingnya. Kemudian dia mengangkat batu yang berukuran kira-kira sebesar bola sepak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tidak bagus...!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak punya waktu untuk berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powered suit itu telah menggunakan seluruh tenaganya untuk melempar sebuah batu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Batu itu terbang ke arah mereka secepat peluru, Charlotte mendorong Quenser ke samping. Batu yang terpecah-pecah menggores lengan Charlotte yang sedang terulur. Tubuh kecilnya berputar dengan aneh kemudian menghantam dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Charlotte!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch. Aku pikir ini cuma merobek pakaianku, tapi sepertinya berhasil mematahkan lenganku.” Ketika dia berusaha berdiri, dia merintih. “Dan kakiku juga terluka. Hanya keseleo, tapi aku sudah tidak bisa lagi melanjutkannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial!!” teriak Quenser sebelum mengambil tangan Charlotte yang patah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melingkarkannya di pundak dan membantunya berdiri. Quenser juga mengambil senapan yang menggantung di pundak Charlotte.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu, segera hentikan ini. Ini hanya akan membuatmu terbunuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tenanglah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senapan yang dia pegang punya sesuatu seperti grenade launcher di bagian bawahnya. Namun ketika dia melihatnya lebih dekat, itu bukan alat untuk menembak proyektil; fungsinya mirip seperti shotgun tapi ini berpeluru sinar laser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu menggunakan laser, tentu saja laser itu tidak bisa menembus jenis metal yang sama yang digunakan oleh Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah alat yang  berfungsi untuk mengacaukan alat pembidik di senjata musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Sebuah IR jammer&amp;lt;ref&amp;gt;IR (infrared).&amp;lt;/ref&amp;gt;... Ini tidak lebih dari mainan laser-laseran. Bagaimana aku bisa melawan powered suit dengan ini!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bukan bagian dari unitmu, dan kau hanya seorang pelajar, dan situasinya cukup menyulitkan untuk membuat keputusan darurat. Kau tidak akan dihukum oleh aturan apapun jika meninggalkanku di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bisa berkata begitu, tapi anggap saja aku menolong penduduk yang terjebak di wilayah musuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu, dengarkan aku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, kau yang dengar,” kata Quenser memotong. Powered suit itu semakin mendekat dengan perlahan namun pasti. “Object pertama kali dibuat di kepulauan yang ada di timur jauh. Sebagai seorang yang ingin menjadi seorang desainer, aku cukup menghormati mereka. Tapi ada satu pepatah dari mereka yang tidak aku suka. Apa kau tahu apa itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tahu banyak tentang kebudayaan timur.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Orang cantik mati duluan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser mengatakan itu dengan tegas, Charlotte melihat wajah Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, dia menghela nafas dan berkata, “Jangan menggodaku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku cuma menggodamu, aku tidak akan sampai membahayakan nyawaku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terus maju sambil memopoh Charlotte.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi mereka pasti tersusul jika terus begini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengamati sekitarnya dan melihat jalan lain yang terpisah dari terowongan yang sedang dia lalui. Dia masuk ke sana, dan menemukan area yang luas. Luasnya sebesar lapangan bola basket dan tinggi langit-langitnya sekitar 3 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini pasti pusat kontrol dan bukan area penambangan. Kau bisa melihat panel-panel milik kereta listrik ini di sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau areanya cukup luas, bagian dalamnya cukup semrawut. Banyak sekali peralatan yang ada di dalamnya. Ada conveyer belt yang hanya berputar-putar di sana, membuatnya terlihat berlapis-lapis, dan peralatan raksasa yang terlihat seperti mesin yang sudah “kuno”. Beberapa buldozer raksasa yang digunakan untuk membuang batu yang tidak diperlukan berjejer rapi, dan sebuah meja kerja yang panjang dan sempit dipasang untuk sortiran terakhir yang dilakukan dengan sangat teliti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tidak ada satu pun pekerja yang hadir di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peralatan dan meja itu ditinggalkan dengan menyisakan banyak batu hitam di atasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa mereka sedang istirahat? Atau mereka panik dan berhamburan keluar ketika mendengar suara ledakan dan dentuman? Sangat sulit untuk mengetahuinya. Namun, suara mesin yang sedang berjalan bisa didengar dari beberapa peralatan, dan beberapa peralatan cukup panas untuk dipegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melihat mesin-mesin yang disusun secara rumit itu, Charlotte berkata, “Kita mungkin bisa bersembunyi di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika dia menghancurkan semua benda yang ada di sini, dia akan menemukan kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kita pergi saat dia sibuk mencari dan menggunakan bom untuk menutup pintu keluarnya...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu model pertambangan, jadi dia pasti bisa mengebor batu yang menutupi pintu keluar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu apa yang kau sarankan? Apa kau ingin memanfaatkan ruangan luas ini untuk menggunakan lebih banyak peledak? Atau kau ingin menggunakan kereta itu untuk kabur?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum Quenser sempat melanjutkan, suara ribut datang dari pintu masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powered suit itu sudah masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak punya waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena area itu cukup luas dan dipenuhi dengan mesin-mesin raksasa, mereka akan sulit ditemukan. Namun, cuma menahan nafas dan bersembunyi tidak akan membuat mereka terus bertahan hidup. Semakin lama mereka ragu-ragu, semakin mereka terpojok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berbisik pada Charlotte.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Aku akan menghadapinya dengan suatu cara. Kau tunggulah di sini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(...Kamu!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berteriak untuk menghentikannya, tapi Quenser mengabaikannya dan menunduk dari bawah conveyer belt. Conveyer belt itu ditopak oleh tiang setebal ibu jarinya, dan dia bisa bergerak bebas di bawahnya sambil menunduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengeluarkan beberapa Hand Axe dan menuju meja panjang untuk penyortiran. Beberapa peralatan berserakan di atas meja, tapi dia mendecakan lidahnya saat melihat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Bukan ini. Yang ada di sini tidak akan bisa memotongnya. Tapi jika tambang ini benar seperti apa yang dikatakan, pasti ada beberapa di suatu tempat.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat sekitarnya, tapi kemudian dia tiba-tiba berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menemukan sebuah brangkas besi di sudut dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu seukuran rak buku, dan pintunya menggunakan jenis kunci putar jaman dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itukah?” Quenser bergumam sebelum menuju berangkas itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kotak perkakas ditinggalkan secara tak sengaja di dekat brangkas itu. Sepertinya itu digunakan untuk memelihara mesin-mesin besar itu dan untuk membuat rak penyimpanan atau meja dari kayu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membuka kotak perkakas itu dan mengeluarkan linggis berbentuk L.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menancapkannya di celah pintu berangkas itu dan membukanya dengan bantuan sistem tuas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara besi yang dibengkokan lebih berisik dari yang dia kira.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menemukan apa yang dia cari di dalam berangkas itu dan membungkusnya dengan Hand Axe yang telah dipipihkan oleh tangannya. Dia sekali lagi meremas peledak itu dan memaksanya masuk pada panel yang ada di dekatnya. Ketebalan panel besi itu hampir setebal setengah buku tulis. Dia membuat besi itu bengkok dengan menginjak-injaknya, memasang peledak di cekungan yang dia buat, dan menancapkan pemicu elektrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di waktu yang sama, mesin-mesin raksasa yang dibangun seperti sebuah mainan balok-balokan anak-anak rubuh secara bersamaan saat tiang yang ada di bawahnya dilepas. Powered suit itu menembus masuk dari bawah reruntuhan. Menghancurkan besi, membengkokannya. Dan menuju langsung ke arah Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kh…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah ketahuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dari suara yang telah dia timbulkan, itu tidak mengejutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menekan peledak itu dengan kakinya, membalik meja di dekatnya, dan meletakannya di atas peledak itu. Dia selesai saat powered suit itu mulai menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hampir saja tertangkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau dia pikir begitu. Dalam sekejap berikutnya, getaran hebat mengguncangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berhasil menghindari pukulan besi dari powered suit raksasa itu, tapi bongkahan-bongkahan batu yang dipukul olehnya berterbangan dan beberapa darinya menghantam Quenser. Dia berusaha menggigit lidahnya, tapi dia tidak berhasil untuk menahan teriakan rasa sakit. Dia tidak bisa langsung berdiri. Dia menggunakan tangannya untuk menyeret dirinya di atas tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powered suit itu menuju ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan tebalnya mulai direntangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sepertinya sudah tahu bahwa Quenser telah melakukan sesuatu. Namun, sepertinya dia memutuskan bahwa itu hal yang tidak perlu dipikirkan. Itu mungkin karena armor tebalnya sudah pernah menahan ledakan dari peledak Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar bahwa Quenser tidak bisa mengalahkan powered suit itu hanya dengan menggunakan ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebagai seorang agen intelegen, kau pasti sudah tahu bahwa powered suit itu digunakan untuk menambang, benar?” Quenser tersenyum dan mengoperasikan radionya. “Berlian. Mineral terkeras di muka bumi ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah ledakan terjadi di dekat situ.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papan besi yang sengaja di bengkokan itu mengarahkan arah ledakan, dan beberapa berlian yang ada di permukaan peledak Hand Axe melesat seperti peluru shotgun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka menembus peralatan besi yang cukup tebal, beberapa retakan muncul di dinding yang tertutupi plastik halus, dan tidak perlu dikatakan lagi, powered suit yang berada tepat di depan pusat ledakan itu sudah pasti dihantam hujan berlian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berlian sangatlah keras dan bahkan hampir tidak bisa tergores, jadi biasanya mereka cukup sulit untuk dibentuk menjadi peluru atau proyektil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ketika menyebut kata model militer, itu adalah cerita yang berbeda, tapi berlian-berlian itu punya kekuatan yang cukup besar untuk menembus armor powered suit model pertambangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Batu mulia yang tidak terhitung jumlahnya menemukan jalan untuk menembus celah besi dan menjadi seperti badai peluru mematikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan deritan keras dan percikan api, powered suit raksasa itu terlihat sedikit terangkat. Armornya terbelah. Oli hitam yang melumasi peralatan hydraulic tumpah keluar. Oli itu bercampur dengan cairan lain yang warnanya berbeda. Cairan lain itu berwarna merah dan berbau seperti besi berkarat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powered suit menghentikan seluruh pergerakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser perlahan berdiri dan melihatnya dengan bangga pada powered suit yang telah dihancurkan oleh tembakan menyebar pada jarak dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Wow. Sangat berkilauan. Ini dipenuhi dengan berlian,” dia berkata layaknya tanpa teban. “Kau seharusnya senang. Kau punya peti mati paling mewah di dunia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 13===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Chalotte memtusukan untuk menuju ke permukaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Heivia dan Myonri telah pergi duluan, Quenser dan Charlotte tidak tahu jalan yang menuju keTitik 1.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya Heivia dan lainnya berhasil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang, mereka sepertinya telah melepaskan pekerja yang kau khawatirkan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa kau masih marah tentang itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, kali ini kau benar. Tapi hanya dari sudut pandang lain. Jujur saja, aku senang tidak membunuhnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser masih memopoh Charlotte. Dia juga masih membawakan senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Akan lebih baik untuk menuju ke atas daripada berputar-putar di labirin terowongan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kita akan menuju Titik 1 yang ada di permukaan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ingin menghubungi zona perawatan terlebih dahulu. Mereka masih tidak tahu apa yang sedang terjadi. Aku tidak tahu apa yang bisa kita lakukan, tapi akan lebih baik jika setidaknya kita bisa bertukar informasi. Kita tidak bisa melakukan transmisi jarak jauh dengan radio yang ada sekarang ini, tapi kita masih bisa menghubungi mereka jika kita menuju base.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka menuju lereng yang terus menerus naik sampai mereka tiba di pintu keluar dari tambang bawah tanah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka menyembulkan kepala mereka keluar untuk melihat keadaan di luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di kegelapan malam, mereka bisa melihat situasi yang terlihat seperti akhir dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua senjata mengerikan setinggi 50 meter saling menembaki satu sama lain. Dampak ledakannya terlihat seperti benda padat yang menyebar ke seluruh tanah dan menyebabkan beberapa tebing runtuh seperti kue. Suara desingan tinggi menusuk gendang telinga dan getarannya menghantam perut mereka layaknya sebuah pukulan. Proyektil Coilgun menciptakan sinar oranye selama melesat di udara, dan cahaya putih pucat terpancar dari plasma cannon berstabilitas rendah. Kegelapan malam di Arktrik dipaksa menyingkir oleh senjata buatan manusia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak melihat adanya UAV.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan situasi yang sedang terjadi, mereka bisa kehilangan kendali dan bertabrakan, jadi  mereka semua pasti dipanggil kembali. Kenyataannya, satu buah benda itu seharga 50,000 euro.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu ada hubungannya dengan kemungkinan Heivia dan Myonri yang telah mencapai Titik 1, dan sudah memasukan virusnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tapi itu terjadi jika Heivia tidak memutuskan itu berguna dan malah melarikan diri.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Quenser dan Charlotte masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan mereka, keduanya pasti berpikir bahwa mereka telah melarikan diri. Tapi sekarang bukan waktunya untuk saling tidak percaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sekali lagi mensimluasi keadaan di kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam segi militer, Kerajaan Legitimasi berada dalam posisi tidak menguntungkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wing Balancer adalah Object berspesialisasi. 20 kaki terhubung ke bantalan yang membentuk lingkaran sepusat yang terhubung pada tubuh utamanya. Dia punya coilgun besar di tengah-tengah bagian depan tubuh utamanya. Dan “sirip pemberat” membantunya tetap seimbang pada gravitasi dan membantu mengurangi gaya inersia saat berbelok tajam. Video dari pertempuran laut yang sudah direkam tidak menunjukannya, tapi sekarang dia dengan cekatan melompati jurang yang ada di antara dua tebing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Luar biasa. Heivia tidak bercanda. Benda raksasa itu benar-benar bisa melompat...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka entah sengaja menyembunyikannya di pertempuran laut sebelumnya atau mereka tidak perlu melompat di perairan yang tenang. Apapun itu, dia adalah musuh yang berbahaya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte tidak benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keuntungan yang dimiliki Wing Balancer adalah dapat bergerak bebas. Semenanjung Kamchatka terpisah-pisah oleh banyak sekali tebing yang tersebar seperti kaca yang pecah. Itu adalah dataran yang menyulitkan bagi Baby Magnum. Pergerakan Baby Magnum terbatas dan sulit untuk melakukan gerakan untuk menghindar. Sementara itu, Wing Balancer bisa melompati jurang yang ada di antara tebing-tebing itu. Karena bisa melompat di udara dengan bebas, dia bisa menjaga jarak aman, menghindar dengan mudah, dan makin mempersulit tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya keuntungan yang didapat karena manuver Wing Balancer adalah senjata utamanya tidak terlalu kuat. Object tuan putri telah pekok di banyak tempat dan beberapa meriam dari 7 meriam utamanya bengkok, tapi dia tidak memiliki kerusakan yang lebih besar dari itu. Dia telah tertembak beberapa kali oleh meriam utama musuh. Tetap saja, senjata itu masih bisa menembus lurus melewati reaktor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menundukan kepala Charlotte ke tanah di dekat pintu keluar tambang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Charlotte, gunakan radiomu untuk menghubungi base dan memberi tahu situasi ini pada Froleytia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita masih terlalu jauh. Radio kita tidak akan mencapai zona base.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hubungi base melalui Object. Antena Baby Magnum bisa mencapai base.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baiklah.” Chalotte Zoom mengeluarkan sebuah alat kecil. “Tapi mungkin antena pengacau Organisasi Iman bisa menangkap sinyalnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita hanya perlu percaya pada sistem enkripsi kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte menggunakan peralatan komunikasi kecil itu dan mulai menjelaskan tujuan sebenarnya dari Organisasi Iman. Tuan putri pasti telah menyadari peralatannya sedang digunakan karena dia langsung menghubungi Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Quenser, apa kau masih hidup?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ketika aku memperkenalkan diri pada seseorang, aku akan memulainya dengan mengatakan bahwa kemampuan spesialku adalah selalu bertahan hidup,” jawab Quenser dengan santai. “Bagaimana situasinya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Melelahkan. Zona base sudah mulai mundur, tapi cuma pergi ke laut tidak berarti mereka sudah lolos. Wing Balancer bisa menuju ke perairan tanpa mengganti peralatan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi itu bisa melompat dan bisa melaut... Aku tebak belakang ini sistem bantalan udara sedang ngetren. Sebenarnya, sangat menyulitkan jika harus mengganti peralatan setiap waktu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kecepatannya tidak terlalu hebat,” tambah tuan putri dengan cepat, dia terdengar sedikit jengkel. “Jika pertempuran ini berada di lingkungan biasa, Object-ku pastinya akan menang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Coba kuingat lagi, Rush Aliansi Informasi punya rantai untuk mempercepat pergerakan selain alat bantalan udara yang menjadi sistem pendorong utamanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kenapa kau malah membawa-bawa gadis bermasalah itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nada tuan putri semakin dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya dia benar-benar membenci si “Oh ho ho” itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak dapat dipercaya bahwa dia bisa terus mengobrol sembari membuat gerakan kecil untuk menghindari tembakan dari Wing Balancer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku senang untuk membantu, tapi aku tidak punya informasi yang cukup,” kata Quenser. “Apa kau telah mengetahui karakter Object itu ketika kau melawannya? Seperti area apa yang paling dilindungi oleh pergerakannya atau apa sajalah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya semua sistem yang berhubungan dengan sasis sedikit rapuh. Tapi ketika aku mengarahkan meriam utamaku ke bagian bawahnya, dia membuat lompatan jauh ke sisi lain tebing.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, dengan kekuatan meriamnya yang hanya sebatas itu, dia akan sangat lemah jika kemampuan manuvernya kurang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Juga, dia melakukan serangan membabi buta ketika aku mengenai salah satu sirip di belakangnya. Kurasa dia menjadi panik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihatnya lagi dan menyadari sekarang Wing Balancer hanya memiliki 3 sirip yang menempel di belakangnya. Dia sedang kesulitan untuk menyeimbangkan diri. Dan pasti akan semakin kesulitan jika tanpa keempat-empatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kurasa akan lebih baik jika aku mulai memikirkan cara untuk merusak kaki Wing Balancer. Dia punya peralatan untuk membuatnya tetap mengambang dengan menggunakan banyak sekali udara yang dikompres dan menggunakan sayap untuk menjaga keseimbangan bahkan ketika di udara. Apa ada cara untuk menyerangnya menggunakan itu?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, Wing Balancer telah merubah pergerakannya dengan jelas. Sebelumnya, dia telah menggunakan seluruh senjatanya, temasuk meriam utama, untuk menembaki Baby Magnum, tapi targetnya telah berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang dia menarget Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia menyadariku!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_14.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamera dan sensor mungkin telah menentukan lokasinya. Atau mungkin dia melacak sumber sinyal radio. Apapun itu, tidak ada yang bisa dia lakukan saat diincar oleh sebuah Object. Bahkan jika dia mencoba melarikan diri, getaran dan dampak dari tembakan meriamnya sudah cukup untuk menghancurkan tubuh berdarah-daging-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wing Balancer tidak menunjukan rasa ampun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia sudah melihatnya, dia menembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum dengan cepat masuk diantara mereka. Beberapa suara metal berdentang terdengar. Sebuah Object sebesar 50+ telah menjadi sebuah tameng untuk prajurit berdarah-daging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama, sebenarnya tembakan Wing Balancer sedikit melenceg.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak melakukan apapun. Baby Magnum telah menahan serangannya seperti sebuah perisai. Tidak alasan bagi musuh untuk melencengkan tembakannya di situasi seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali satu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa Heivia dan Myonri telah memasukan virusnya di Titik 1!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Wing Balancer belum berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendengar suara udara yang telah dikompres itu dihembuskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekejap berikutnya, dia melihat sebuanh bayangan di atas aurora di langit malam yang indah. Itu adalah bayangan raksasa dari sebuah Object. Menggunakan teknik yang sama untuk melompat dari satu tempat ke tempat lain, Wing Balancer berusaha melompati Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawah Wing Balancer tidak punya apa-apa selain mekanisme yang terhubung dengan sasis dan tidak ada senjata di sana. Namun, mekanisme itu bisa membuat hembusan udara yang cukup kuat untuk menahan sebuah mesin raksasa. Angin yang sangat kuat berhembus di seluruh area tempat dia mendarat. Jika itu terjadi, tubuh kecil Quenser akan diterbangkan beberapa meter walau jika dia berlindung di suatu tempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri dengan cepat mengarahkan senjatanya ke atas. Sekitar 100 senjata baik besar atau kecil meraung. Sayangnya, beberapa meriam utama yang spesial dibuat untuk menyerang ke atas sedang tidak berfungsi. Meriam yang bukan meriam utamanya sudah memiliki kekuatan yang cukup untuk membuat tank tidak ada apa-apanya, tapi mereka tidak bisa memberikan kerusakan berarti pada monster bernama Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser melihat ke atas, dia melihat dua buah lingkaran sepusat yang tersusun dari alat pendorong itu terpisah menjadi 20 bagian. Bagian-bagian yang cukup banyak itu terlihat seperti potongan nanas di makanan kaleng. Untuk Quenser, mereka terlihat seperti tombak yang bersiap untuk menusuknya dari atas. Bagian yang dilihat dari bawah mirip seperti bagian bawah kaki manusia. Quenser melihat banyak sekali kamera di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu menjadi pencetus sebuah ide.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser secara insting mengambil senpan yang menggantung di pundaknya dengan sabuk lalu mengarahkannya ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku tidak punya cukup waktu!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wing Balancer mendarat di dekatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat sebelum itu terjadi, Baby Magnum menembakan coilgun kecilnya. Dia tidak menembak ke arah Wing Balancer. Dia menembak batu besar yang berada sedikit jauh dari Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Batu yang hancur itu bergerak ke posisi dimana itu bisa melindungi Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser terjatuh karena guncangan, Wing Balancer mendarat. Hembusan angin yang kuat menyebar ke berbagai arah dari tempat ia mendarat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau sudah dilindungi oleh batu besar dan sembari tiarap ke salju, tubuh Quenser terangkat beberapa meter ke udara. Tapi itu lebih baik daripada apapun. Tanpa pelindung yang melindunginya, dia pasti telah dihempaskan beratus-ratus meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam utama Wing Balancer meraung dua kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri dengan segera melakukan gerakan menghindar, tapi bagian paling ujung kanan tubuh bulatnya terkikis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat sebelum ketujuh meriam utama menggerakan lengannya untuk melakukan serangan balasan, bagian kaki Wing Balancer mulai saling berderit sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melompat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ingin melompati Baby Magnum dan berada di titik buta meriam utama Object tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Posisi itu sangat berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dengan segera menyadari hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tembakan dua kali dari meriam utama sebelumnya bukanlah apa-apa selain memojokan Baby Magnum pada posisi skakmat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tembakan pertama yang akan mendarat adalah tembakan langsung ke tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser berguling di atas tanah, dia membuka alat bantu pembidik di senapan itu. Sekarang ini, dia tidak punya tenaga yang cukup untuk output-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak ingin menggunakan kekuatan penghancur dari peluru senapan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tidak akan pernah berdampak pada sebuah Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sebuah bantalan udara dari udara yang dikompres bekerja sangat baik sebagai alat pendorong saat menapak area yang luas. Jadi kenapa Wing Balancer memisah-memisah sasisnya dan mengindahkan keuntungan tentang menapak di area yang luas?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wing Balancer lewat di atas kepala Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat banyak kamera berkilauan yang dipasang sebagai alat tambahan di tempat penyemprotan udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Pasti itu digunakan untuk mengikuti bentuk permukaan tanah. Dengan bantalan udara, sangatlah penting untuk mengetahui permukaan tanah untuk disesuaikan dengan jumlah udara yang dihembuskan. Itulah kenapa bantalan udara lebih sering digunakan di atas air daripada di daratan. Bahkan sebuah gundukan tanah saja bisa mengakibatkan masalah. Wing Balancer mengatasi masalah itu dengan memisah kakinya menjadi 20 bagian. Naik-turunnya permukaan tanah bisa diperhitungkan dan bagian-bagian itu didesain untuk menyamakannya. Dan maksud dari menyamakannya itu berarti...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggunakan ujung pisau masak dari peralatan bertahan hidupnya untuk memutar baut di alat bantu pembidik. Itu berfungsi sebagai pengatur output dari laser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kemudian mengarahkan senapan itu ke atas tanpa perlu keluar dari persembunyiannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Kamera itu!! Menggunakan infrared!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggerakan jarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laser yang berfungsi sebagai alat bantu pembidik itu menyala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu mengenai lensa di salah satu kaki Wing Balancer yang digunakan untuk memperhitungkan bentuk permukaan tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan menggunakan tipe sinar infrared yang sama dengan yang digunakan untuk kalkukasi, dia akan mengakibatkan malfungsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sudahlah, dasar berengsek!! Ayo jatuh ke bawah!!” teriak Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itu saja tidak cukup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawah Wing Balancer dipenuhi dengan seratus atau bahkan seribu sensor inframerah, ketika Quenser hanya punya alat pembidik kecil di ujung senapan yang ada di tangannya. Dia tidak bisa sepenuhnya mengacaukan sensor musuh dengan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa ini belum cukup!? Sial! Apa tidak ada yang lain!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Assault riffle yang dipegang Quenser punya alat tambahan yang dipasang di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah IR jammer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah alat khusus yang memancarkan beberapa infrared laser layaknya peluru shotgun untuk mengacaukan alat penarget suatu senjata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik pelatuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tidak terlihat oleh mata manusia, tapi kecerahan cahaya itu meningkat secara bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa lensa di Wing Balancer menciut seperti menyipitkan mata. Mereka tidak bisa lagi mendeteksi permukaan tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wing Balancer telah kehilangan sebuah pondasi untuk mendarat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi benda seberat 20,000 itu terus terjatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pergi dari sana!!” perintah yang tidak diperlukan diteriakan oleh tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser telah bergerak ke samping secepat yang dia bisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat setelah itu, sebuah kawah besar tercipta di Semenanjung Kamchatka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah raungan keras diikuti gelombang getaran besar tercipta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh Quenser terlempar lebih jauh dari yang dia bayangkan. Dia berguling melewati tanah yang keras, menerima bebera goresan dan robekan di seluruh tubuhnya. Tapi itu belum seberapa jika bantalan udara itu benar-benar bekerja. Itu telah mengalami malfungsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial...Apa yang terjadi pada benda itu...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memaksa tubuhnya yang kesakitan untuk berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wing Balancer tidak bisa menahan kejatuhannya, setidaknya setengah dari 20 kakinya telah langsung menghantam tanah dan hancur. Kaki yang tersisa tidak bisa menahan beban super beratnya. Wing Balancer perlahan-lahan mulai runtuh dan meronta-ronta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pasti belum menyerah karena dia tetap berusaha menggerakan meriam utamanya. Namun Wing Balancer tidak bisa memutar tubuhnya, jadi Baby Magnum bisa dengan mudah menghindari jarak tembakannya dengan memutarinya. Baby Magnum bisa menembakan meriam utamanya kapan saja. Ini adalah checkmate.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengirim transmisi singkat kepada tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Perintahkan mereka untuk menyerah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pertama, aku akan menembak dari samping dan menghancurkan meriam utama Wing Balancer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara raungan hebat, satu-satunya pergulatan terakhir yang tersisa dari Organisasi Iman telah dihentikan. Guncangan itu membuat Quenser kembali berguling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser meludahkan salju yang telah memasuki mulutnya dan melihat ke arah Charlotte dimana dia sedang menunggu di pintu masuk tambang. Charlotte melambai pada Quenser sambil punggungnya bersandar di dinding batu. Sepertinya lukanya tidak bertambah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ini, pertempuran di sekitar Semenanjung Kamchatka telah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rencana Organisasi Iman untuk menghabisi kelompok anti perang dan menegaskan kebijakan nasional untuk memerangi Kerajaan Legitimasi telah digagalkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser membayangkan itu, dia menerima transmisi dari Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Titik 1, Titik2, apa kalian masih hidup!? Kami tidak bisa menghubungi radio kalian, jadi kami menganggap kalian telah dihabisi! Berapa banyak dari kalian yang beruntung untuk bertahan hidup!? Apapun itu, pergi dari sana sekarang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Froleytia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengirim transmisi ke zona perawatan melalui antena berjangkauan luas yang terpasang di Object tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menerima tanggapan hampir secepat kilat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami telah mengetahui apa yang ada di balik semua ini. Mereka ingin menggunakan keributan dalam peperangan untuk membantai penduduk Organisasi Iman yang bekerja di tambang yang ada di timur Semenanjung Kamchatka!! Dengan itu, mereka bisa melanjutkan perang dengan Kerajaan Legitimasi dan kedudukan Organisasi Iman akan semakin kuat!! Mereka menginginkan kemenangan, tapi jika ini berakhir sesuai dengan rencana kita, kemenangan tidak akan ada di tangan mereka. Itulah kenapa mereka membuat situasi dimana mereka bisa menyebabkan peperangan itu terus berlanjut!! Mereka menggunakan tambang ini untuk tujuan itu. Siapa pun yang bisa bergerak harus menjauh sejauh mungkin dari tambang!! Kalau tidak kau akan terkena bombardir!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak perlu mengkhawtirkan itu,” kata Quenser dengan santai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuatu sepertinya telah menyebabkan informasi terlambat mencapai base, jadi ketakutkan Froleytia sama sekali tidak berarti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Object Organisasi Iman tidak lagi bisa bergerak. Wing Balancer telah kehilangan kemampuannya untuk melukai penduduk yang ada di dalam tambang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Ya. Memang benar bahwa Wing Balancer seperti tiu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada sesuatu yang mengancam dari nada suaranya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser merasa tidak enak layaknya ketika bom terus berdetik mundur walau kabelnya telah diputus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia melanjutkan, “Tapi Wing Balancer bukan satu-satunya Object yang ingin memperbesar peperangan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bilang...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berapa banyak Object yang dikirim ke Semenanjung Kamchatka?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Baby Magnum Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Wing Balancer Organisasi Iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Indigo Plasma Kerajaan Legitimasi yang datang dari lautan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa fakta tiba-tiba mengejutkan Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nutley bukanlah mata-mata Organisasi Iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Militer Organisasi Iman bukan satu-satunya kelompok yang berharap peperangan ini terus bertambah besar dan kejam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nutley adalah mata-mata yang dikirim oleh Batalion Pemeliharaan Mekanik Kerajaan Legitimasi 24.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendengar suara gemuruh yang sangat pelan. Di salah satu sudut cakrawala ada Object yang seharusnya telah melarikan diri, perlahan kembali menghampiri Semenanjung Kamchatka. Meriam utamanya bergerak perlahan karena sedang membidik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mengincar Wing Balancer. Object Organisasi Iman telah tidak bisa bergerak. Dia tidak mengincar Baby Magnum. Dia tidak punya alasan untuk menembak sesama Object Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam utama Indigo Plasma mengarahkan moncongnya ke dataran kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dataran itu mungkin terlihat kosong dalam pandangan pertama, tapi Object itu mengincar tambang berlian yang ada di bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hentikan...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teks pidato kelompok anti peperangan dan wajah pekerja yang membawa kotak P3K kembali memasuki pikiran Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Data tentang 10,500 orang kembali teringat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum tuan putri telah bergerak terlebih dahulu sebelum dia sadari. Namun, dia tidak bergerak untuk menyerang Indigo Plasma. Indigo Plasma terlalu jauh dan itu akan melanggar peraturan militer. Tuan putri tidak bisa memutuskan apa dia diperbolehkan untuk menembak Object itu atau tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malahan, tuan putri bergerak untuk melindungi Quenser dan Charlotte seperti sebelumnya. Dia telah membayangkan kehancuran dan tragedi yang akan segera terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnnn!!!!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara seorang pelajar berbadan kecil menggema di seluruh medan peperangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat setelah itu, Indigo Plasma mulai menembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya putih pucat dari pancaran meriam plasma berstabilitas rendah mengalahkan kegelapan malam di Semenanjung Kamchatka. Ledakan demi ledakan terjadi. Itu lebih dari sekedar beberapa tembakan. Area yang ditembak telah sangat diperhitungkan agar lubang yang tercipta bisa membuat air laut yang sangat dingin memenuhi seluruh tambang. Kehancuran yang sangat dahsyat mengakibtkan air bah menyapu seluruh tambang. Area bahwa tanah buatan dan dataran di atasnya juga berubah. Beberapa batuan induk yang meleleh menjadi lava bercampur dengan air laut menciptakan uap yang berbentuk seperti awan cumulonimbus. Tambang itu berubah menjadi lebih parah dari neraka jika ada yang terkubur hidup-hidup. Luapan air laut tumpah ke dalamnya untuk benar-benar membersihkan orang-orang yang masih terjebak di dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak punya tempat nyaman untuk duduk dan melihat pembataian itu. Bahkan walau Baby Magnum bertindak sebagai perisai, guncangan datang dari sekitar Objcet dan menghajar telinganya. Dia memaksa mereka untuk menghilang dan berusaha untuk berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan bombardir itu terus berlangsung selama lebih dari 10 menit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah Object sudah cukup untuk memanggang seluruh isi pesawat kargo dalam sekejap, tapi kali ini dia terus menembaki penduduk selama lebih dari 10 menit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mimpi buruk bombardir itu menjadi hening. Quenser benar-benar kehilangan kata-kata. Dia bahkan tidak bisa mengusap tanah dan kerikil dari wajahnya. Pemandangan yang ada di depannya, semuanya benar-benar telah dihancurkan. Api merah, asap hitam, lava oranye, dan uap putih. Itu semua adalah warna yang mewarnai neraka. Salah satu yang bisa memperburuknya adalah jika ada warna kulit atau darah merah segar manusia bisa terlihat dari jarak itu. Apapun itu, semua orang di tambang pasti telah terbunuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indigo Plasma berputar arah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang pembantai dengan tenang bergerak ke lautan lepas layaknya seorang pemenang sejati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser bahkan tidak punya keinginan untuk mengejarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemenangan bagi Quenser bukan lagi sekedar menghancurkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Titik 1, Titik 2, siapa pun yang selamat jawablah,” kata Froleytia dari balik radio. Jujur saja Quenser ingin menjawab bahwa dia telah mati, tapi kemudian komandan berambut peraknya berkata hal lain. “Tidak usah cemas. 10,500 anggota dari kelompok anti perang Organisasi Iman tidak ada yang terluka. Untungnya, tambang batu bara itu sebenarnya sebuah tambang berlian. Jadi mereka sudah menyiapkan jalan untuk melarikan diri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sudah menjelaskan bahwa bagian timur dari Semenanjung Kamchatka telah berubah menjadi dataran yang terdiri dari kumpulan delta-delta yang rumit karena gempa bumi di Laut Bering dan konsturksi bangunan pangkalan kapal selam mereka yang keempat, benar ‘kan? Yah, di sana benar-benar ada pangkalan kapal selam. Biasanya, masalah biaya mencegah kapal selam untuk digunakan sebagai kendaraan transportasi. Namun, Semenanjung Kamchatka memproduksi cukup bebatuan berharga yang cukup untuk menutupi ongkos biaya itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka menggunakan kapal selam-kapal selam itu untuk mengangkut berlian...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan tidak hanya 1 atau 2 ratus dari mereka. Yah, mereka ingin mencegah aset militer berharga dicuri. Militer membutuhkan banyak hal untuk menutupi kelompok apa yang sebenarnya ada di sana dan mencegah terjadinya perpecahan. Supaya dapat menggunakan mereka di sini, militer mereka pasti sangat ingin untuk menyembunyikan tambang berlian itu. Para pekerja tambang merawat kapal selam itu untuk mereka gunakan sendiri. Rencana ini dibuat agar mereka dapat menghancurkan tambang dengan mudah. Tapi itu hanya berarti jika kau menemukan kesempatan untuk menjalankannya. Indigo Plasma memanfaatkan arus air laut, jadi aku sedikit cemas para kapal selam itu akan terseret ke dalam sebuah lubang yang tercipta.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi,” kata Quenser sambil menyanggahnya. Dia masih tidak peracaya. “Tapi bagaimana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka yang ada di tambang menghubungi kami melalui radio. Sepertinya seseorang dari kelompok anti perang menemukan peralatan kita dari salah seorang rekan kita yang mati. Menggunakan frekuensi yang ada di peralatan itu, mereka menggunakan antena jarak jauh yang ada di tambang untuk menghubungi kita. Kita adalah Kerajaan Legitimasi dan mereka adalah Organisasi Iman. Jujur saja aku tidak punya bukti bahwa mereka berkata jujur, tapi mereka mau mendengarkan apa yang aku katakan. Juga, mereka menjelaskan semua hal yang mereka tahu tentang peralatan yang ada di dalam tambang. Itulah kenapa kita bisa memberi tahu mereka untuk melakukan evakuasi. Tapi itu masih terlalu mepet. Pada akhirnya, ada 10,000 orang diantara mereka. Mereka telah mulai bergerak sejak 2 jam yang lalu, tapi mereka masih sempat menyelesaikannya pada saat-saat kritis. Mereka sekarang sedang bertanya tentang syarat-syarat yang diperlukan untuk bersekutu dengan Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itulah semuanya mulai terlihat jelas bagi Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku paham. Alasan kenapa pekerja yang sebelumnya bertemu dengan kita di terowongan sedang membawa kotak P3K adalah karena komunikasi itu.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti yang aku katakan sebelumnya, kami pikir Titik 1 dan Titik 2 telah dihabisi karena kami tidak bisa menghubungi kalian melalui radio, itulah kenapa situasi yang terjadi diantara kalian berbeda dari perkiraan kami. Jujur saja, aku hampir saja panik ketika kau tiba-tiba menghilang di tengah-tengah medan pertempuran.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rencana Indigo Plasma tidak membuahkan hasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang yang ada di dalam tambang ingin dibantai tanpa alasan yang jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami baru saja menghubungi Heivia dan Myonri. Sepertinya mereka melindungi salah satu pekerja sipil dan mereka tidak terluka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada warga sipil yang tewas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak seorang pun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita menang karena kita mempercayai kata-kata dari orang asing,” kata Froleytia menyimpulkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 14===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memopoh si Seragam Hitam bernama Charlotte. Tangannya telah patah dan lututnya keseleo. Quenser hanya punya sedikit ungkapan tentang Object yang berperang dengan bersih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tahu?” kata Heivia sambil berjalan. “Batalion Pemeliharaan Mekanik 24 Indigo Plasma telah membuat pernyataan resmi. Para Konselor dan Parlemen masih berseteru, tapi sebentar lagi pasti akan diputuskan. Musuh kita selanjutnya adalah sesama rakyat Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku tidak suka ini. Ini mengingatkanku pada Konselor Flide.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, oh. Si tua bangka yang menggunakan gadis kecil Elite sebagai bidaknya? Aku ingat dia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser dan Heivia saling memberikan cemoohan, Myonri memotong mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ja-jangan terlalu tenang. Apa kalian mengerti? Ini perang sipil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah muram Myonri pasti diakibatkan karena dia mengingat Cookman dan Westy, dua mantan rekannya yang hilang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte masih terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak berkata sepatah kata pun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai Seragam Hitam yang bertugas mengawasi sambil melakukan investigasi kemiliteran dan memberikan hukuman jika diperlukan, dia pasti malu karena situasinya sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil Quenser terus memopohnya, Quenser berkata, “Apa yang kita sedang perangi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pastinya bukan untuk kedamaian atau keadilan,” celoteh Heivia. “Aku berperang untuk bisa mewarisi kebangsawananku dan kau berperang untuk menjadi seorang perancang Object. Itu tetap tidak berubah. Kita sudah tahu bahwa 24 adalah musuh kita, jadi ayo gunakan mereka sebagai batu loncatan kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari kejauhan, seorang letnan paruh baya berteriak ke arah Heivia dengan suara lantang. Dia telah dipanggil untuk melakukan beberapa pekerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek. Menggali salju lagi? Sekarang aku berharap akulah yang meminjamkan pundakku pada wanita cantik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang pertama datang yang pertama dilayani.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu itu brengsek. Hey, ayo Myonri. Setidaknya aku punya wanita muda imut yang bekerja bersamaku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Eh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Myonri terbelalak saat Heivia sedikit menyeretnya ke arah letnan paruh baya itu. Quenser kembali berusaha membawa Charlotte ke helikopter penyelamat raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte sedari tadi terdiam, tapi sekarang dia menghel nafas sambil tangannya tetap merangkul pundak Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Jujur saja. Ini bukan pekerjaanku. Aku seorang Seragam Hitam yang bertugas untuk mengawasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar, tapi aku hanya seorang mahasiswa magang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kaulah orang yang menghancurkan Wing Balancer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau memberiku terlalu banyak pujian. Tanpa Baby Magnum, aku pasti akan dihempaskan ketika Wing Balancer mendarat. Dan menghadapi prajurit infanteri sepertiku, semua meriam Wing Balancer masih bisa membunuhku walau kakinya telah dirusak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tetap saja,” kata Chalotte dengan jeda. “Kau mengkontribusikan kemenangan untuk unit ini pada saat darurat. Mungkin kau akan mendapat penghargaan karena ini. Aku rasa kau akan diberikan Medali Spesial Individu untuk Kemenangan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Aku pikir itu hanya untuk para perangkat resmi kemiliteran?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang satu ini juga bisa diberikan kepada rakyat sipil. Kau menerima hak akses istimewa setelah menghancurkan Water Strider, masih ingat? Ini sama halnya dengan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Benarkah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar.” Bibir Charlotte sedikit tersenyum. “Jujur saja, aku ini termasuk penggemarmu. Jadi aku tidak akan berbohong mengenai hal ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di bar yang sering aku kunjungi, si bartender membuat koktail baru untuk selebrasi setiap kali ada Object yang dihancurkan olehmu dan partnermu itu. Karena itu, aku tidak bisa tidak tertarik pada aksimu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak yakin hal seperti itu bisa disebut dengan ‘penggemar’...” kata Quenser dengan syok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kemudian dia mendengar suara sesuatu seperti benda kecil terjatuh ke tanah. Sepertinya itu jatuh dari saku seragamnya ke atas salju. Quenser melihat ke kakinya dan membeku di tempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu kotak seukuran bungkus rokok yang terbuat dari karet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci di tutupnya terbuka dan beberapa isinya tumpah keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah butiran-butiran kristal bening.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah batu mulia yang biasa disebut berlian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Kamu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara dari Charlotte Zoom, seorang Seragam Hitam yang melakukan tugas pengawasan terdengar sangat dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dengan segera berpikir bahaw: Tertawa adalah satu-satunya pilihan yang tersisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ha…ha ha. Ah ha ha ha ha ha ha! Ah ha ha ha ha ha! Ah ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tahu ada cara untuk mematahkan leher hanya dengan mengilingi pundakmu dengan satu tangan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku menyerah! Aku menyerah! Aku bgh-!! He-hentikan! Meremas seperti itu hany amembuat oppai-mu menekan wajahku!! Dan aku menyukai ketiak dari wanita cantik, jadi teruskan ini jika kau ingin membuat sesuatu di dalam diriku bangkit!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte menggenggam kerah dari sergam Quenser dan mulai memelintir tangannya, tapi dia melonggarkan pegangannya tepat sebelum Quenser kehilangan kesadaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Luka ini benar-benar menyusahkanku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“A-apa kau akan membiarkan ini...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak punya pilihan lain,” kata Charlotte dengan kesal. Pundaknya semakin melemas dan dia semakin menaruh beratnya pada Quenser. “Aku hanya punya kewanangan pada prajurit resmi dan pasukan pertempuran yang berkoordinasi di medan perang. Aku tidak punya kewenangan atas seorang pelajar biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;==Catatan Penerjemah &amp;amp; Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 1|next= HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 3}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=OBJECT:Volume_3_Bab_2&amp;diff=514437</id>
		<title>OBJECT:Volume 3 Bab 2</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=OBJECT:Volume_3_Bab_2&amp;diff=514437"/>
		<updated>2017-03-04T00:36:20Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Blanked the page&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=OBJECT:Volume_3_Bab_2&amp;diff=514435</id>
		<title>OBJECT:Volume 3 Bab 2</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=OBJECT:Volume_3_Bab_2&amp;diff=514435"/>
		<updated>2017-03-04T00:20:02Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: Created page with &amp;quot;==Bab 2 Tambang Batu Bara yang Menghamburkan Tumpukan Uang &amp;gt;&amp;gt; Serangan Kejutan Secepat Kilat di Semenanjung Kamchatka==  ===Bagian 1===  Channel Militer CS☆!!  “Di sini Mo...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 2 Tambang Batu Bara yang Menghamburkan Tumpukan Uang &amp;gt;&amp;gt; Serangan Kejutan Secepat Kilat di Semenanjung Kamchatka==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Channel Militer CS☆!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di sini Monica, bintang reporter medan perang yang bisa bernanyi dan membunuh! Hari ini, aku telah berada di Batalion Pemeliharaan Mekanik 37 Kerajaan Legitimasi!! Tema hari ini adalah wanita yang berpengaruh di militer! Ada waktu dimana militer dipenuhi dengan para pria karena sejarah yang tertulis oleh raja dan ksatria, tapi itu sudah kuno!! Aku akan melihat wajah-wajah para komandan wanita dan Elite yang bekerja di garis depan medan perang modern!!’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara imut, dan penuh semangat dari seorang gadis terdengar pada malam hari di zona perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Apa yang terjadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Heivia melongokkan kepalanya dari trailer yang berfungsi sebagai barak, dia menemukan seorang artis yang diterangi oleh lampu yang sangat terang dan dikelilingi oleh kamera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Siaran melalui comsat&amp;lt;ref&amp;gt;Communications Sattelite Corporation&amp;lt;/ref&amp;gt;? Apanya yang reporter medan perang? Dia berbicara seperti seorang model pakaian renang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, Heivia. Aku pikir kau tipe orang yang nafasnya jadi berat ketika kau berada di dekat orang seperti itu,” kata Froleytia saat dia baru muncul kembali dari jalan-jalannya di malah hari yang dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengangkat bahunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya aku ingin melindungi mereka. Tapi apa ini tak masalah? Kita berencana untuk melakukan operasi malam, tapi mereka menyalakan lampu itu dimana-mana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya di dalam base. Kita tidak akan membiarkan mereka bersiaran saat kita melakukan invasi. Sesungguhnya medan perang sekarang ini memang lebih baik seperti ini. Dan kita juga harus mencemaskan pandangan orang terhadap militer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Media selalu berpengaruh besar. Jika mereka bisa membuat tontonan yang menarik, mungkin kita bisa mendapat anak baru dan orang tidak akan marah karena memikirkan bagaimana uang pajak mereka dihabiskan. ...Tentu saja, anak baru yang dibuat tersenyum oleh model pakaian renang itu tidak tahu seberapa sulit pekerjaan yang akan mereka hadapi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku rasa ini lebih baik daripada harus membantu membuat film laga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tepat sekali.” Froleytia menaruh kiseru panjang, dan ramping itu di mulutnya. “Dan aku akan diwawancarai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu karena jasamu terhadap militer dan negara kita...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Apa kau sudah tahu tema acara itu, Heivia? Itu adalah wanita yang berpengarung di militer. Sekarang ini wanita yang berada di militer sangatlah umum dan aku tidak tahu apa yang sebenarnya mereka lakukan di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi begitu. Yah, aku lebih memilih untuk tidak menjadi contoh prajurit pria tidak berguna ketika bersanding bersama seorang komandan wanita luar biasa, jadi aku akan pergi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau harus melakukan apa yang kau bisa dan tidak melakukan apa yang tidak kau bisa tanpa harus mempedulikan jensi kelaminmu,” gumam Froleytia sambil meregangkan lehernya. Kemudian dia seperti mengingat sesuatu. “Oh, ya. Heivia, penambahan kadar kafein akan dilakukan dalam 2 jam lagi. Ketika waktunya tiba, bangunkan semua orang di barak dan paksa mereka meneguk kopi panas ke tenggorokan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Jika kau tidak memberikan waktu untuk tidur, itu hanya membuat semua orang semakin mengantuk.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Biarkan mereka tidur bahkan jika hanya 5 menit atau bahkan 10 detik. Misi kita kali ini dilakukan pada tengah malam.” Dia mengapit kiseru panjang, dan ramping itu diantara dua jarinya dan menunjuknya ke kegelapan yang jauh. “Serangan kejutan secepat kilat di malam hari. Ini adalah misi yang tidak bisa dilakukan dengan mata mengantuk.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Quenser sedang berada di area perawatan Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua prajurit perawatan sedang membuat persiapan awal dan Quenser sedang mempelajari Object, tapi kemudian Quenser mengernyit karena keributan di luar area perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa sesuatu sedang terjadi di luar sana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Froleytia bilang mereka sedang melakukan syuting acara televisi,” jawab tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai persiapan untuk operasi malam hari, hampir semua prajurit yang tidak bertugas untuk berjaga telah pergi tidur terlebih dahulu. Namun wanita tua dan prajurit perawatan lainnya harus bekerja mempersiapkan Object dan tidak tidur. Tapi prajurit perawatan punya kesempatan untuk beristirahat ketika misi dimulai dan Object telah pergi, jadi tidak perlu menjadwalkan waktu tidur mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ngomong-ngomong...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tuan putri, kau yang paling berperan dalam operasi malam ini. Bukankah kau seharusnya tidur?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku baik-baik saja. Juga, aku paling merasa nyaman saat duduk di kursi kokpit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitukah?” gumam Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak bisa membayangkan gambaran pilot sepertinya saat tertidur. Yang bisa dia bayangkan adalah dia berbaring sambil memakai pakaian spesialnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Bukankah kau seharusnya tidur juga, Quenser?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Secara teknis, aku adalah seorang pelajar bukannya prajurit beneran. Normalnya, aku tidak akan dikirim ke garis depan saat serangan kejutan secepat kilat seperti nanti. Aku masih tetap pergi ke medan perang untuk mengirim logistik, tapi itu bukan sesuatu yang membutuhkan banyak konsentrasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tua prajurit perawatan mengetukan tang-nya dengan pegangan besi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benarkah. Baik kau berada di garis depan atau negara aman, peluru akan membunuhmu dan kau mati. Kau tidak boleh menurunkan penjagaanmu selama kau di medan perang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, tapi juga ada resiko jantungmu berhenti berdetak ketika kau masturbasi. Itu langka, tapi pernah terjadi.  Memikirkan hal itu tidak akan terlalu membantu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Masturbasi?” kata tuan putri dengan ekspresi bingung, tapi Quenser melihat ke peralatan genggamnya untuk memeriksa status motor yang membuka dan menutup palka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang berdiri di dekat bagian atas Object. Percikan bercahaya terang dari seseorang yang mengelas di bawahnya bisa terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Senjata monster ini bisa menahan serangan nuklir, tapi armornya dipasang dengan pengelasan dan penyepuhan biasa, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Menjaga ketahanan itu penting, tapi ini juga diperlukan agar perbaikan cepat bisa dilakukan di medan perang. Biasanya, bahkan tindakan &#039;&#039;pit stop&#039;&#039; belakangan ini digunakan sebagai lapangan percobaan dalam mendesain Object. ...Aku yakin kau belajar banyak saat di distrik Alaska sebelumnya, bukan begitu nak?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengomentarinya, wanita tua prajurit perwatan mengirim e-mail ke peralatan genggam Quenser dengan LAN. Notifikasi pesan bisa terlihat di diagram perbaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat ke atas, tapi wanita tua itu menggelengakan kepalanya dan kembali bekerja. Dia memberitahunya untuk membaca e-mail yang memuat penjelasan detailnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membuka pesan itu dan menemukan daftar berbagai material dengan jumlah angka di sampingnya. Barang-barang penting di daftar itu adalah gas untuk mengelas. Sepertinya dia ingin menyuruh Quenser mengambil material yang kurang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“…Tch. Kenapa mereka selalu memberikanku pekerjaan aneh yang tidak ada hubungannya dengan Object?”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau berkata sesuatu, nak?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Untuk apa e-mail itu!? Kau cukup dekat untuk langsung memberitahuku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil terus mengeluh, Quenser menyelesaikan tugasnya dan menuju tangga yang terhubung dengan perancah. Dari bawah tangga, dia menyadari pundak tuan putri bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Quenser, kau bertukar e-mail dengan nenek?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kau melihatku seperti sedang melihat seorang pemangsa buas?” tanya Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia menambahkan, “Kaulah satu-satunya orang yang kucintai, baby,” tapi putri berbalik dan menuju ke kokpit. Sepertinya dia sudah ditolak mentah-mentah. Dia sangat sial hari ini dan rasanya dia ingin menghajar bartender jika ia sedang bermain dart di sebuah bar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menuju ke lantai bawah dengan tangga putar yang terus berputar. Ini sepertinya cara yang bodoh untuk naik dan turun karena Object setinggi lebih dari 50 meter, tapi mahasiswa magang seperti Quenser tidak punya hak untuk menggunakan elevator. Dia mulai membenci orang berotot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruangan perawatan itu cukup dingin, tapi hembusan udara dingin menghajar tubuhnya ketika dia membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser merenung apa dia sebaiknya tetap di area perawatan, tapi dia tidak punya pilihan lain selain menangis kedinginan saat dia melihat tatapan benci yang ditujukan padanya yang seperti berkata, “Pergi saja dan tutup pintunya!! Kau membuat kita kedinginan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memeriksa daftar material itu sambil berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Ugh, ini terlalu banyak untuk dibawa dalam sekali jalan. Mungkin aku harus mendapat SIM medan perang seperti yang dimiliki Heivia. Jadi aku bisa menggunakan traktor militer.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masalahnya adalah waktu untuk membuat itu lebih baik digunakan untuk mempelajari desain Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Juga, wanita tua itu memperkerjakan orang terlalu keras. Jika aku mendapat SIM, aku tebak dia hanya akan semakin memberiku pekerjaan aneh. Mungkin pilihan yang terdengar lebih baik ini malah sebenarnya lebih berbahaya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser sedang kesulitan berjalan di salju tebal saat perjalanannya ke gudang, dia berpikir apakah kereta luncur akan lebih baik daripada kereta dorong. Faktanya, gudangnya berada di atas kendaraan raksasa, jadi dia benar-benar berharap bisa memiliki salah satunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tiba-tiba...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang memanggilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berbalik dan menemukan wanita dengan seragam militer menghampirinya. Dia mungkin di usia 20-an. Quenser tidak mengenalnya. Dia punya rambut cokelat yang sangat kontras dengan warna kulitnya yang seputih salju. Lebih dari 800 orang ada di batalion ini, jadi tidak mengejutkan jika bertemu dengan orang yang tidak dikenal. Namun, wanita ini tetap mencurigakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seragamnya berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika seragam Quenser berwarna sama dengan lingkungan untuk kamuflase, seragam wanita itu sangat mewah dengan warna dominan hitam dan pinggiran emas. Kacamata tanpa bingkai itu membuatnya terlihat cerdas, tapi dia punya aura mengintimidasi yang jauh dari kata cerdas. Di bagian bawah, dia memakai rok hitam ketat, tapi sepertinya itu hanya untuk penampilan. Dia memakai kaus kaki tinggi yang terlihat seperti celana. Dia memiliki medali dan embel-embel di dada bulatnya yang bahkan tidak Quenser sadari. Dia jelas orang penting dalam impresi pertama, tapi orang yang terlalu mencolok sepertinya akan langsung ditembak di medan perang sungguhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia punya tanda pangkat di bahunya, tapi tanda itu diwarnai merah untuk suatu alasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu mengangkat kedua tangannya yang tertutupi sarung tangan putih dan menghembuskan nafas putih ke tangannya sambil berdiri di hadapan Quenser. Seragamnya memang mengintimidasi, tapi sikap feminimnya juga membuatnya menonjol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser benar-benar terkagum, jadi dia hanya mengatakan sesuatu untuk mengungkapkan kesan pertamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Um…Apa kau kau seorang bangsawan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, aku orang biasa. Walau itu memberikanku beragam masalah. Tapi kaulah yang sedang bermasalah di sini. Aku tebak kau tidak apa-apa jika aku menanyakanmu beberapa pertanyaan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Biar aku jelaskan sesuatu. Semua prajurit, begitu juga dengan para penjaga, anggota resmi dari tim perawatan Baby Magnum, dan pilot Elite-nya sendiri harus tetap ada di barak. Aku yakin kau juga diperintahkan untuk mendapat tidur yang cukup sebisa mungkin sebelum briefing misi yang akan dilakukan dua jam lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Y-ya!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Oh, sial! Dia tipe ketua kelas yang tegas!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser membuat dirinya siaga penuh. Dia telah membantu perawatan Object, tapi dia bukan “anggota resmi” dari tim perawatan. Dia adalah mahasiswa magang dan secara teknis dia adalah “zeni perang”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, um!! Maaf!! Tapi aku diperintahkan untuk membawa material ini oleh prajurit perawatan! Saat aku menyelesaikan ini, aku akan langsung ke barak!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Afiliasi dan pangkatmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Eh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menimbulkan suara bertanya, tapi itu bukan karena dia tidak mengerti apa yang dia katakan. Itu karena wanita di balik seragam hitam itu sudah sangat dekat untuk menciumnya dan mengeluarkan revolver rakitan dari salah satu bagian pinggulnya. Quenser merasa benda keras itu ditekan ke perutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan sedikit senyuman, wanita itu bertanya sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Afiliasi dan pangkatmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Quenser menemukan tanda afiliasi di pundak wanita itu. Itu berbeda dari milik Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Artinya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dia jelas bukan dari unit kami! Tunggu...aku selalu mengatakan bahwa aku seorang pelajar, tapi pangkatku secara resmi itu apa!? Aku yakin itu ada di salah satu formulir menyebalkan yang ditulis di dokumen resmi, tapi jika aku salah menyebutnya...bang!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mulai panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk bisa menarik pelatuknya, ada dua perlakuan yang harus dilakukan pada senjata itu, wanita itu menggunakan jempolnya untuk membuka pengaman, dan membuat suara klik metal yang jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara tenang yang mengancam, dia berkata, “Afiliasi dan pangkatmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“A-aku seorang pelajar! Seorang mahasiswa magang! Aku tahu aku diposisikan pada zeni perang, tapi agak kurang jelas batalion mana yang membawahiku! Terkadang Heivia dan aku membuat wanita tua di bagian perawatan marah sehingga kami berdua dimarahi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawaban membingungkan yang dilontarkan Quenser seperti permohonan bunuh diri, tapi wanita di balik seragam hitam itu mendecakan lidah dan melangkah mundur seperti karnivora buas yang kehilangan mangsanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seorang pejar, hm? Sayang sekali. Jadi kau tidak berada di bawah kewenanganku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita di balik seragam hitam itu dengan sengaja mengarahkan senjatanya pada Quenser sekali lagi dan perlahan menurunkan pemukul revolver dengan jempolnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bang,” dia mengatakan sebuah lelucon. “Tugas pengawasanku hanya berlaku pada prajurit sungguhan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey Quenser. Kudengar kau dihajar oleh wanita cantik dengan seragam hitam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sedang berjalan di malam hari dan dia tiba-tiba menondongkan revolver model lama ke perutku dan menanyakan afiliasi dan pangkatku. Itu membuatku berpikir dia adalah Kuchisake-onna dari pulau Jepang. Hevia, apa tugas para pengawas?” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika para prajurit berkumpul untuk briefing sebelum misi, Quenser dan Heivia menyeruput minuman hitam tanpa aroma untuk membangunkan mereka. Quenser benar-benar berpikir bahwa kopi yang diberikan ini lebih buruk dari kopi cepat saji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menaruh cangkirnya dan berkata, “Tugas pengawas pada awalnya adalah untuk mencegah prajurit lari dari medan pertempuran, tapi tugasnya berubah seiring waktu. Di militer modern Kerajaan Legitimasi, mereka diperlukan sebagai supervisor di medan pertempuran. Dengan kata lain, tugas para pengawas adalah untuk mengawasi kita. Mereka memeriksa untuk memastikan tidak ada prajurit yang melanggar peraturan, para tahanan diperlakukan dengan baik, dan tidak ada masalah yang muncul saat misi berjalan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mengawasi kita? Tapi kita sudah punya polisi militer di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pihak ketiga dari luar ada untuk mencegah PM itu kelewat batas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku paham. Jadi sepertinya dia akan bersikap seperti ibu kos.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka yang berseragam hitam datang dari agensi independen yang ada di pusat militer Kerajaan Legitimasi yang punya hak melakukan tugas pengawasan kapan pun dan dimana pun mereka mau. Mereka punya hak untuk melakukan tindakan pencegahan jika ada yang tidak mematuhi perintah mereka. ...Apa yang barusan kau alami termasuk salah satu tindakan pencegahan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kau bisa menjelaskan semuanya dengan jelas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Meskipun begitu, mereka &#039;&#039;dibutuhkan&#039;&#039;. Sekarang ini perang diserahkan pada Object. Prajurit sering tidak melakukan apa-apa, jadi mereka punya banyak kesempatan untuk menimbulkan masalah baik di dalam atau di luar base. Karena hal tersebut, mereka yang berseragam hitam punya hak sangat istimewa untuk menahan seseorang tanpa mempedulikan pangkat, tapi hanya berlaku untuk prajurit resmi dan tentara tidak resmi yang ada di medan perang. Kau hanya seorang pelajar dari negara aman yang kebetulan tahu cara menggunakan peledak, jadi pada dasarnya kau Cuma seorang rakyat biasa. Kau hampir saja tertangkap oleh lingkup kewenangan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi aku seorang rakyat biasa yang kebetulan dikirim ke medan perang dan kebetulan menghancurkan Object, hm?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan seperti itu. Aku jadi iri. Aku baru bangun dari tidur singkatku dan tiba-tiba ada banyak seragam hitam dimana-mana. Seragam itu lebih hitam dari kopi menjijikan ini. Kita semua dalam bahaya, tapi kau aman-aman saja. Hey, bagaimana jika kau mengujinya dengan menyingkap rok ketat wanita itu. Jika kau minta maaf, aku tebak dia akan memaafkanmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bercanda. Aku tidak ingin tertembak karena ‘kecelakaan’ saat tugas pengawasannya berlangsung.” Quenser menatap tajam ke kopi yang sangat pahit yang bisa menutup tenggorokannya itu. “Tapi apa yang ingin ditegaskan Froleytia dengan mengirim unit itu dari negara aman?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebenarnya, aku yakin kita akan benar-benar disalahkan ketika bertanya kenapa mereka di sini...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dua laki-laki itu sedang mengobrol, komandan berdada besar mereka berjalan ke podium depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menyalakan proyektor dengan remot, dia berkata, “Prajurit, terima kasih karena telah memilih untuk meminum kafein di malam hari yang dingin ini daripada menunggu Santa Claus di barak. Sekarang aku akan mulai brifieng sebelum misinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengernyit karena suara Froleytia yang tegas tapi lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Ahn? Ada apa denganya? Dia tiba-tiba menggunakan logat bicara yang aneh. Mulut tajamnya yang sangat cepat tidak terlihat lagi. Aku tidak menyangka dia orang yang bisa gugup dalam briefing seperti ini.”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Heivia, Heivia. Lihat di sudut belakang ruangan. Sulit terlihat karena sangat kecil, Tapi itu kamera milik TV CS.”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Merepotkan sekali!! Kupikir dia cocok jika tegas, jadi kenapa dia tidak bersikap seperti biasanya di sni!?”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Militer ingin membuat tayangan ini seperti sebuah formulir propaganda untuk merekrut prajurit baru dan untuk membuat orang mengerti kemana uang pajak yang mereka bayar pergi. Dia pasti ingin melakukan ini seperti biasanya, tapi dia juga harus memikirkan imej militer. Lihat, kau bisa melihat sudut mulutnya terlipat .”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Yah, aku setuju bahwa menampilkan wanita cantik akan lebih efektif daripada orang tua kurus.”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta bahwa Froleytia sudah mencapai batas kesabaran dirasakan oleh semua orang karena tidak ada yang mengangkat tangan saat dia bertanya “Ada pertanyaan!?” dengan tatapan tajam. Situasinya terlihat seperti kelas yang sedang belajar matematika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan senyum mengejek, Heivia berbisik, 【“Heh heh. Sepertinya dia kesulitan. Hey, Quenser, bagaimana jika kita menunjukan kedekatan kita dengan wanita itu dengan membantunya di sini? Jika kita beruntung, kita bisa membuatnya memperlakukan kita dengan baik hingga seterusnya.”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Kau boleh bilang begitu, tapi apa kau berani untuk bertanya apa dia sedang dalam ‘periode’ atau semacamnya yang termasuk pelecehan seksual untuk melihat reaksinya di depan kamera. Aku akan pergi menolongnya”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sesi pertanyaan pertama selesai, Quenser mengangkat tanganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku telah melihat materinya, tapi aku ingin memastikan kita ada di topik yang sama. Adanya perbedaan dalam pemahaman kami bisa menyebabkan bahaya yang seharusnya tidak perlu di dalam misi. Mungkin ini merepotkan bagimu, tapi bisakah kau menjelaskan misinya tahap demi tahap?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_11.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya.” Angguk Froleytia. Saat pertanyaan itu selesai dikatakan, komandan berambut perak, berdada besar itu kembali seperti dirinya. “Misi kita kali ini adalah menyerang tambang batu bara militer yang terletak di Semenanjung Kamchatka yang dikuasai oleh Organisasi Iman.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat komandan mereka kembali seperti semula, Heivia bertanya pada Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Apa maksudmu dengan telah melihat isi materi?”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Terkadang berbohong juga perlu.”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Departemen penyelidikan kita telah menemukan tambang batu bara militer yang digunakan untuk menambang bahan bakar yang dipakai oleh reaktor JPlevelMHD Object. Dengan menghancurkannya, kita secara tidak langsung bisa mengurangi seluruh pergerakan militer Organisasi Iman.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Reaktor itu menggunakan plasma buatan untuk menghasilkan listrik, tapi laporan mengejutkan mengatakan bahwa menggunakan batu bara model lama lebih efisien daripada bahan bakar fosil modern seperti bensin dan gas bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sayangnya, mereka mulai menyadari kehadiran kita di sini dan mulai mendatangkan Object Generasi Kedua dalam waktu dekat. Kita berharap bisa menduduki tambang itu sebelum dia tiba, tapi agensi penyelidikan gagal melakukannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kita ketahui tentang Object mereka?” tanya Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menggunakan remot proyektor untuk menampilkan layar video raksasa di belakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita secara diam-diam mendapatkan catatan pertempuran Object Organisai iman ini saat melawan Object Aliansi Informasi 3 bulan yang lalu. Kita menyebutnya Wing Balancer. Meriam utamanya adalah coilgun kaliber kecil yang kurang cocok dengan tubuh besarnya. Tapi sepertinya itu tipe yang ‘kecil, tajam, dan cepat’. Memiliki jangkauan jauh dan akurasi tinggi, jadi itu tetap masih bisa menimbulkan kerusakan. Itu adalah Object Generasi Kedua yang menggunakan bantalan udara dan bisa bergerak baik di air dan darat tanpa mengganti peralatan. Kau bisa membaca spesifikasi kasarnya di dokumen, tapi biar kuberi tahu sesuatu: itu sangat kuat. Itu bukanlah musuh yang bisa dihadapi Baby Magnum sendirian.” Komandan mereka menggunakan jari rampingnya untuk menekan remot proyektor dan sebuah peta raksasa muncul di belakangnya. “Medan pertempurannya adalah Semenanjung Kamchatka. Karena pembangunan 4 pangkalan kapal selam milik mereka dan gempa bumi dahsyat di Laut Bering, wilayah sejauh 150 kilometer dari bibir pantai telah berubah menjadi seperti kumpulan delta  yang terbentang 90 kilometer ke dalam pulau. ...Sederhananya, banyak sekali tebing di seluruh medan pertempuran dan membentuk jaring laba-laba. Karena tuan putri kita harus selalu mengganti pengambang untuk bisa berpindah dari air dan darat, ini bukan dataran yang bagus untuknya. Biasanya, tebing bisa diratakan dengan tembakan meriam Object, tapi delta-delta itu dipahat untuk keperluan pangkalan kapal selam, jadi meruntuhkan tebingnya tidak akan cukup untuk mengisi perairan di bawahnya,” kata Froleytia. “Dan lagi, Organisasi Iman telah memasang radar raksasa di berbagai tempat di salah satu delta itu. Kita percaya bahwa itu akan menambah keakuratan tembakan Wing Balancer. Jika tuan putri melawannya di tanah yang tidak bisa dia lalui dengan mudah dan mereka memiliki akurasi tinggi, dia akan dihancurkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mengganti gambar yang diproyeksikan proyektor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Titik merah menandakan lokasi fasilitas radar dan beberapa tempat lain juga terlihat di peta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi sebelum tuan putri melawan Wing Balancer, kita akan menghancurkan radar-radar itu secara diam-diam. Dengan bantuan program yang telah kita siapkan, data lokasi incaran yang terkirim pada Object akan terganggu. Dengan kata lain, kita akan mengkalibrasi ulang benda itu untuk membuat mereka kesulitan membidik. Jika ini berhasil, tuan putri akan dapat mengalahkan Wing Balancer dengan mudah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana jika Wing Balancer menyadari ketidak normalan itu dan berubah menjadi mode pembidik tanpa bantuan fasilitas radar?” tanya Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menjawabnya dengan ringan, “Sistemnya sangat berat dan tidak bisa dengan mudah dinyala-matikan seperti lampu fluoerescent. Selama itu membutuhkan waktu satu ada dua menit untuk mengganti mode, itu sudah cukup. Kita tidak bisa meremahkan akurasi tuan putri kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita memerlukan para prajurit yang berjalan kaki dalam operasi rahasia ini, ‘kan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Dua tim.” Froleytia menggunakan remot untuk menambahkan dua anak panah ke peta. “Satu akan menuju ke pangkalan yang berisi kabel yang menghubungkan berbagai fasilitas program untuk menanam virus. Dalam perjalanan, tim ini harus membobol jaringan pengintai dan membuat para UAV berkerumun seperti lebah. Aku akan mengatakan kebenarannya. Jika ini adalah tugas yang mudah, maka ini adalah misi yang mudah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“UAV…Unmanned Aerial Vehicles&amp;lt;ref&amp;gt;Kendaraan terbang tanpa awak&amp;lt;/ref&amp;gt;…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pada dasarnya, mereka adalah pesawat remote control yang dipasangi kamera. Para UAV itu harus dinonaktifkan sebelum kita menuju pusat kabel data. UAV ini berpatroli di bagian timur Semenanjung Kachatka dengan lintasan terbang acak berdasarkan program. Namun, satu kali dalam 30 menit, sebuah program untuk mengarahkannya dikirim untuk mencegahnya saling bertabrakan. Mirip seperti kalibrasi pada jam radio. Ini diperlukan karena mereka sering sekali terbang di antara tebing. Jika dibiarkan saja, sedikit error akan membuat mereka menabrak dinding tebing. Satu UAV itu seharga 50,000 euro. Usaha musuh agar tidak kehilangan mereka malah memberikan kesempatan bagi kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kita akan menggunakan sinyal radio untuk menggangu program yang mengontrol jaringan UAV?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Titik 2. Ini titik lokasi yang paling jauh. Pertama, kita membajak satu UAV untuk membuatnya datang ke situ. Tapi kau akan ketahuan jika membajaknya lebih dari 150 detik, jadi berhati-hatilah. Virus akan menyebar ke fasilitas kontrol ketika UAV mengakses sinyal radio. Dari situ, virus itu akan menyebar dengan cepat ke seluruh UAV yang mengawasi Semenanjung Kamchatka. Setelah kita diam-diam berhasil mengambil alih sistem mereka, kita juga akan mengambil data mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi  apakah musuh akan tetap memantau di base dan terus-menerus memantau? Itu metode yang biasa digunakan,” kata Heivia dengan semangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menampilkan grafik sederhana di layar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang aku akan beralih ke tindakan lain. Pertama, Virus A akan dikirim ke sebuah UAV di Titik 2, menetralkan jaringan pengintai. Berikutknya, sebuah kelompok kecil akan bergerak ke Titik 1. Di sana, mereka akan menggali kabel data yang tekubur yang menghubungkan berbagai fasilitas radar dan memasukan Virus B. Ini akan membuat kita bisa mengakses radar pengintai untuk melawan Wing Balancer. Saat virus itu mulai bekera, kita akan menghabisinya dengan langsung mengirimkan tuan putri untuk menyerang. Jika dia melalui daerah perbukitan panjang dan sempit di Rute 3 yang diapit dua tebing, dia bisa langsung mendapat jarak tembak ke Wing Balancer dalam garis lurus. Jika alat pembidik musuh bekerja dengan benar, dia pasti akan tertembak dari posisi itu. Namun kali ini, saat dia sudah melihat target dia akan meledakan Object Generasi Kedua Organisasi Iman. Setelah itu, kita akan mengirim perintah untuk menyerah ke tambang batu bara. Setelah memberi mereka 900 detik untuk mengevakuasi semua personil, tembakan Object akan meluluh-lantakannya. ...Jika semua sesuai jadwal, kita akan saling menembak dengan  pistol air dan minum sampanye saat fajar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Wow, jadi kulkas-kulkas itu benar-benar berisi alkohol beku?”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Namun,” tambah Froleytia, meredakan semua kegirangan yang mulai muncul di antara para prajurit. “Jika UAV menemukan kita sebelum berhasil mengatasi radar pembantu Wing Balancer, semuanya selesai. Jika kau menembak jatuh benda itu, musuh akan mengetahui apa yang terjadi. Setiap UAV  Organisasi Iman punya bom yang bisa dijatuhkan, tapi jangan menembak mereka ketika mereka terbang melintas di atas kalian. Jika ada yang ketahuan, Wing Balancer akan langsung dikirim. Dan kau tidak bisa mengharapkan bantuan dari kita. Pada akhirnya, sepertinya tuan putri tidak akan menang jika hanya dengan serangan frontal biasa. Kita tidak bisa menyelamatkan kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia membuat proyektor menampilkan status di sekitar Semenanjung Kamchatka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Batalion Pemeliharaan Mekanik 24 Kerajaan Legitimasi dan Object Generasi Kedua-nya, Indigo Plasma, akan diturunkan di perairan timur semenanjung sebagai pasukan pengalih. Wing Balancer akan terfokus di sana untuk memantau Indigo Plasma. Kita hanya punya satu kesempatan dalam hal ini. Jika kalian ketahuan, anggap tulang-belulang kalian tidak akan dikirim ke kampung halaman kalian. Jika kalian gagal dalam serangan kejutan ini, kemungkinan besar musuh akan mengabaikan bendera putih. Sepertinya kemarahan mereka terpendam dengan baik. Ada pertanyaan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan penjelasan yang sangat jelas itu, Froleytia hanya mendapat tanggapan diam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah-tengah keheningan, Quenser mengangkat tanganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita punya dua Object sementara mereka punya satu, ‘kan? ...Bukankah kita tinggal mengeroyoknya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak bisa jika fasilitas radar itu bekerja. Dalam kasus ini, dataran yang unik dan fasilitas yang ada memperkuat Object itu selain dari kekuatan intrinsik Object itu sendiri. Jangan berharap pada Indigo Plasma. Jika kita sudah dipastikan kalah dan situasi semakin buruk, dia dan batalionnya akan kabur ke lautan untuk mencegah kerugian. Aku ragu mereka akan mengorbankan Object Generasi Kedua yang sangat berharga untuk memberi kita waktu untuk mundur. Itu adalah ‘keputusan bijak’ yang sangat merepotkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini sedang direkam,”  Quenser memberi tahunya dan Froleytia berdehem sebelum melanjutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kalian mengerti seberapa berbahayanya situasi kita?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wilayah itu diselimuti kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena operasi itu mengandalkan efek kejutan, bahkan tidak boleh ada setitik cahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena takut sinar inframerah atau gelombang elektromagnet bisa dideteksi oleh UAV, bantuan pembidik yang ada di senapan telah dibatasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ditengah itu semua, sayup-sayup langkah kaki bisa terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka adalah prajurit Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjalan menembus kegelapan sambil terkadang mengintip dari pembidik senapannya untuk memeriksa dataran dengan gambar yang sudah diperjelas oleh elektronik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini salah. Ini tidak benar,” gumam Heivia, salah satu prajurit yang dibungkus jaket tebal untuk melindungi diri dari badai salju dingin di malam hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia tidak ditanggapi oleh Quenser yang sedang tidak bersamanya. Di dekat laki-laki lain, seorang gadis asia yang berjalan bersamanya berbicara sambil menghembuskan nafas putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa maksudnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, Myonri, aku dikirim ke garis depan tempat paling berbahaya ketika si bangke Quenser itu hanya berjaga di belakang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebenarnya Ms. Froleytia Capistrano ingin mengirim Quenser bersama kita,” kata seorang pria hitam dengan tubuh besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang membawa alat komunikasi berukuran besar di punggungnya. Alat itu digunakan untuk memanjangkan jangkauan sinyal radio dengan menggunakan gelombang utrasonik. Hal itu dapat mempermudah pengiriman sinyal untuk membajak UAV musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi para Seragam Hitam itu ada dimana-mana. Secara teknis Quenser adalah seorang sipil, jadi dia tidak bisa mengirimnya ke medan perang,” lanjut pria itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cookman benar. Dan dia sepertinya tidak akan duduk-duduk saja di base,” potong gadis asia yang bernama Myonri. “Dia akan di kirim ke Titik 2 dimana UAV Organisasi Iman akan dinetralkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak mengerti bagaimana dunia bekerja, Myonri. Memberikannya waktu lenggang walau sedetik adalah tindakan kriminal,” kata Heivia sambil cemberut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis putih dengan poni abu-abu dan memiliki bintik-bintik di wajahnya menghadap ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, jadi kau kesepian tanpa partner biasamu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diamlah Westy. Kenapa kau terus mencoba untuk tetap menyatukan kita bersama? Itu bukan cara hidup orang pada umumnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, kau tidak akan mengeluh jika ditemani dua orang gadis, benarkan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu tetap percuma kecuali mereka berdua punya perasaan terhadapku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempat prajurit itu menuju ke Titik 1 untuk mensabotase jaringan informasi yang dibentuk oleh fasilitas radar raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia, Myonri, Cookman, dan Westy. Kecuali Cook yang paling tua, mereka semua adalah remaja. Dengan senyum pahit, Cookman memanggil dirinya sendiri ‘guru pembimbing’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjalan melewati area bebatuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Badai salju berhembus di sekitar mereka, tapi panas dari tambang batu bara di bawah tanah keluar dari lubang angin yang ada di sana-sini. Terima kasih untuk itu, salju yang meleleh mengisi celah-celah dataran. Heivia dan lainnya berjalan melewati satu lelehan salju ke lelehan salju lain dan berusaha menghindari salju sebisa mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak meninggalkan jejak kini menjadi tidak lebih dari sebuah saran,” kata Cookman. “Jika kau terlalu fokus pada permukaan tanah dan lengah, ini akan tidak berarti. Untungnya, cuaca akan menutupi jejak kaki kita tidak lama lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku takut ketahuan,” kata Westy sambil mengintai medan perang yang terbagi menjadi area putih dan area hitam. “Tidak ada apa-apa sejauh mata bisa melihat. Bagian atas dan bawah tanah ini hanyalah satu-satunya objek yang terlihat. Apa tambang batu bara punya bangunan rumah? Ini tidak lebih dari sebuah tempat sampah untuk membuang tanah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya fasilitas ini dipaksa untuk tetap berada di bawah tanah sebisa mungkin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tambang ini dibuat berdasarkan rancangan konsturksi pangkalan kapal selam. Mereka mungkin ingin mencoba membangun fasilitas militer di bawah tanah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dataran ini agak berbeda,” kata Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak jelas apa Heivia mendengarkan percakapan Cookman dan Westy, tapi sekarang dia sedang menatap ke dasar tebing yang berisi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tebing itu berada di 10 meter di atas permukaan laut dan terpisah sekitar 20 meter dengan tebing di depannya. Sisa-sisa pangkalan kapal selam pasti ada di bawah permukaan air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka jatuh, mereka akan mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan bukan hanya karena ketinggiannya saja yang membuat Heivia berpikir seperti itu. Karena udara dingin, sehingga permukaan laut itu dilapisi es tebal. Es itu terpecah-pecah entah karena ombak atau ada kapal yang lewat, tapi setiap potongan es itu terlihat cukup besar untuk tempat tidur beruang kutub dan tidak tenggelam. Es itu terlalu besar dan meghilangkan efek ‘mengurangi hantaman’ ketika terjatuh ke air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Area seperti ini terbentang sejauh 150 kilometer sepanjang pantai dan 90 kilometer ke daratan. Ini seperti jaring laba-laba raksasa. Teknologi manusia memang luar biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Banyak rumor tercipta saat mereka menemukan bekas konsturksi empat pangkalan kapal selam kuno. Beberapa orang menganggap Organisasi Iman membuat base raksasa sebagai rumah untuk unit perbekalan yang mendukung Object bawah laut yang ingin mereka buat,” kata Myonri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Westy membantahnya “Tapi yang kita temukan hanyalah sekumpulan karang. Tidak ada tanah yang terlihat mencurigakan di konstruksi pangkalan kapal perang itu. Dan sejak pangkalan kapal selam itu sudah sangat jadul, tidak ada kekuatan besar dunia yang ingin menyerangnya. Sepertinya ini bisa berkamuflase dengan baik, aku memuji mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi sekarang Kerajaan Legitimasi pergi untuk menghancurkan tambang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin ini berkat situasi tenang di Alaska. Sehingga kita bisa membuat jalur supply melewati Laut Bering yang membuat kita bisa melakukan invasi besar-besaran di Semenanjung Kamchatka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu artinya pada petinggi ingin kita tetap ada di sini bahkan setelah menutup tambang militer itu. Sialan, jadi itu alasan mereka menggunakan strategi yang sangat kompleks.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bicara tentang kompleks, bukankah dataran kompleks ini bahkan bisa membuat Wing Balancer kesulitan bergerak?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tahu,” jawab Cookman sambil mengatur tali di pundaknya yang terhubung dengan peralatan komunikasi di punggungnya. “Kita tidak mengetahui berbagai detail tentang Object musuh. Mungkin dia punya alat untuk membangun jembatan yang tersimpan di kakinya sehingga dia bisa menyeberangi tebing ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn? Itu tidak ada di data perkiraan spesifikasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Data dari departemen penyelidikan dan departemen simulasi elektronik bukanlah segalanya. Kita harus tetap memikirkan bahwa selalu ada kemampuan tersembunyi yang bahkan di luar bayangan kita sampai kita benar-benar menghadapinya secara langsung.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitukah?” gumam Heivia sambil melihat sekitar. “Jadi apa yang akan kita lakukan, bos? Kita harus menyebrang ke tebing sebelah untuk melanjutkan perjalanan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berdasarkan peta, ada jembatan suspensi 3 kilometer, utara termpat ini,” saran Westy.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka akan menempatkan unit pengintai di rute yang bisa kau lalui dengan mudah. Hanya sebuah kamera saja bisa mengancam keamanan kita. Akan lebih beresiko untuk tidak terlihat jika kita melewati wilayah yang diluar perkiraan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saar dia berbicara, Cookman memberi isyarat pada Myonri. Myonri menurunkan sesuatu yang dia bawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kau serius? Perahu karet lipat?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Turun ke bawah, seberangi lautan, dan memanjat kembali ke atas adalah cara paling simpel untuk menyeberangi tebing ini, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berjalan di rute yang terpisah sejauh 5 kilometer dari kelompok Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wow, kau bisa melihat aurora. Itu tidak ada hubungannya dengan pelajar desain sepertiku. Bukankah ini lebih cocok untuk pelajar yang ingin bekerja sebagai ilmuwan alam?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan terus membahas setiap hal kecil, kau orang aneh yang terobsesi dengan benda besar. Mempelajari kengerian dari lingkungan ekstrim bisa membantumu saat kau ‘bersenang-senang’ membuat desain. Kau tidak akan cemas karena terlihat bodoh ketika udara dingin mencegah gas plasma meluncur dengan benar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang terlampau ramah itu datang dari laki-laki berkulit hitam. Bahasanya memang agak kacau, tapi pelafalannya dengan anehnya tepat. Tidak seperti Quenser, dia tertarik dengan mesin yang lebih kecil, dan dia membawa kendaraan pengintai tanpa awak (pada dasarnya kendaraan remot kontrol yang dipasangi kamera) di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menjawab dengan kesal, “Nutley, aku bisa mempelajari lingkungan ekstrim ini hanya dengan menggunakan kulkas di negara aman. Kami punya satu yang besar di sekolahku. Kita menggunakannya untuk mengetes material dan menciptakan segel.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau hanya membuat sanggahan. Kunci kebahagiaan dalam hidup adalah untuk menemukan jalan yang bisa membawamu ke semua hal yang kau butuhkan tanpa mempedulikan situasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tipe orang yang selalu meminum tequila setiap waktu. Hey, Charles, apa kau sakit karena berjalan menembus saju dingin ini? ...Charles?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak menerima jawaban, Quenser berbalik. Laki-laki berkulit putih berdiri di sana. Dia sedang menundukan kepalanya tanpa berbicara sedikit pun. Ketika dia menyadari Quenser melihat ke arahnya, dia menurunkan tudung kepalanya dan semakin terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan berharap banyak padanya. Biasanya dia tidak seperti ini, tapi ini selalu saja terjadi ketika dia rindu kampung halaman. Itu membuatku ingin menggantungkan &#039;&#039;dehumidifier&#039;&#039; kimia di lehernya,” kata laki-laki hitam bernama Nutley sambil mengangkat bahu. Dia pasti sangat dekat dengan Charles karena dia tidak ragu untuk mengatakan itu. “Tapi dia tidak bisa diremehkan. Keahlianya adalah perangkat lunak komunikasi Object. Dia ikut terlibat dalam membuat virus ini. Kemampuan meretasnya lebih baik dari siapa pun di departemen simulasi elektronik. Walau dia tidak bisa melakukan hal lain selain itu. Kemenangan kita setengahnya bergantung pada genius pendiam itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser, Nutley, dan Charles.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menghela nafas saat mengingat susunan tim mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini tidak benar. Kenapa bagian inti dari sebuah operasi militer diberikan kepada mahasiswa magang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku telah bilang seluruh misi ini bergantung pada Charles yang membawa virus, ingat? Tim ini harus dibuat supaya Charles bisa bekerja semaksimal mungkin. Pikirkan ini, Charles tenang dan pemalu. Dia akan tidak merasa gugup jika bersama dengan sesama pelajar, dan itu akan memberikan peluang keberhasilan yang lebih tinggi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, tapi tetap saja kita hanyalah sekumpulan amatir, aku juga termasuk. Apa yang direncanakan komandan kita jika kita gagal?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itulah alasan kenapa dia mengirim seorang ketua kelas keren bersama kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai tanggapan kata-kata Nutley, Quenser sedikt memutar kepalanya ke arah belakang. Agak jauh dari situ, ada wanita dengan rambut cokelat yang mengenakan jaket hitam dan membawa radio besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku entah kenapa ragu dia akan menjamin keamanan ketika kita ditimpa kesiala.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tebak, dia bekerja lebih baik daripada para gendut pemalas yang menjaga zona perawatan. Froleytia tidak bodoh. Dia sebenarnya mencoba menaruh orang yang tepat untuk pekerjaan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau yakin…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser kembali menatap Seragam Hitam itu, tapi Nutley kelihatannya sedang menikmati suasana ini  sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nama ketua kelas itu Charlotte. Saat dia telah menyelesaikan tugas pengawasannya, dia akan pulang. Aku harus membawanya ke atas tempat tidur sebelum itu terjadi. Aku dengar dia seorang rakyat biasa, jadi aku tidak perlu cemas karena dihantui isu keluarga menyebalkan yang ditimbulkan olehnya.” Kata Nutley, dia benar-benar berada di dunianya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memutuskan bahwa dia pasti tipe orang yang ingin memukul banyak orang agar berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mahasiswa magang hanya punya waktu terbatas. Jika kau terus melakukan hal itu, kau tidak akan mendapatkan kemampuan apapun,” Quenser memperingatkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku hanya perlu menambah waktu yang harus kutempuh jika perlu. Kebahagiaan datang lebih dulu, bukan begitu? Tidak akan ada yang nyangkut di kepalaku jika aku tidak sedang bahagia. Dan ngomong-ngomong kenapa kau sangat tidak sabaran? Kau berharap bisa menjadi seorang desainer, ‘kan? Kenapa kau begitu ingin kaya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Ketika aku masih kecil, sebuah keluarga bangsawan terkenal tinggal di dekat rumahku. Anak perempuan pirang dari keluarga itu sangat sombong dan menyebalkan,”utarakan Quenser. “Suatu ketika, keluarganya mengalami kebankrutan. Mereka memiliki pondasi yang kuat. Mansion raksasa mereka terlihat tidak akan tergores sedikit pun walau seluruh kota sedang dibombardir. Tapi dalam satu malam, sebuah keluarga bangsawan yang kuat langsung menghilang tanpa jejak kecuali hutang. Mereka tidak terlalu disukai. Bahkan pelayan mereka mencoba memburu seluruh keluarga gadis itu. Atmosfer tidak menyenangkan menyebar ke seluruh kota. Jika ayahku tidak menyembunyikan mereka, gadis sombong dan menyebalkan dan ibunya itu pasti sudah diperkosa rame-rame.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Well, ayahmu terdengar orang hebat. Aku harap bisa seperti dirinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahkan sebuah keluarga bangsawan terkenal bisa benar-benar runtuh,” lanjut Quenser sambil mengabaikan komentar ngelantur Nutley. “Aku masih bisa mengingatnya dengan jelas di kepalaku. Para bangsawan yang dulunya sangat mendominasi itu berkumpul sambil gemetar ketakutan di gudang kecil tempat penyimpanan keju milik keluarga rakyat biasa. ...Berapa banyak uang yang harus dikumpulkan untuk membuat pondasi yang kuat? Aku memutuskan bahwa aku harus mengambil jalan sulit jika perlu. Aku memutuskan bahwa menjadi desainer Object hanyalah jalan yang tersisa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku paham.” Nutley mengambil beberapa langkah menjauh dari Quenser dan memberi isyarat pada Charles. “Jadi mari kita semua bekerja bersama sebagai mahasiswa di medan perang untuk menjadi kaya secepat mungkin. Charles! Kita hampir berada di Titik 2. Aku akan membantumu memasang antena transmisi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat punggung Nutley saat anak itu beranjak pergi, tapi mereka benar-benar kekurangan pekerjaan. Saat Quenser juga ingin membantu Charles, si Seragam Hitam bernama Charlotte memanggilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak bisa membantumu tapi aku mendengar apa yang baru saja kau katakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kami seharusnya berbicara secara pribadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukan itu maksudku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa topiknya terlalu ngelantur?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak mengerti kenapa kau ingin cepat-cepat membangun sebuah pondasi yang kuat, tapi aku merasakan bahwa ayahmu memiliki sebuah kepribadian tak tergoyahkan dalam dirinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang berbau seperti bisnis entah kenapa terdengar dari omongan Charlotte.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena dia juga seorang manusia, itu hal yang sudah pasti, tapi yang terjadi adalah dia tidak hanya memiliki kemampuan untuk berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu karena kau tidak mengerti situasi yang dialaminya. Ayahku hanya seorang seorang pekerja kantoran. Bahkan sedikit saja perubahan situasi ekonomi bisa membuatnya dipecat. Dia selalu mematuhi atasannya. Jika seluruh perusahaan bangkrut, dia akan tetap dipecat tidak peduli jika dia berhasil lolos seleksi. Itulah kondisi kehidupan bagi siapa yang memiliki darah yang tidak bisa mengangkat status sosialnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi bahkan dalam situasi itu, dia tetap mengulurkan tangannya untuk membantu para bangsawan yang bangkrut itu. Dia terdengar seperti ayah yang hebat. Jika dia pernah kehilangan pekerjaan, beritahu dia untuk menghubungi Charlotte Zoom. Aku tahu beberapa lowongan pekerjaan yang cocok dengan karakternya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sepertinya ayahku telah memiliki dorongan kepopuleritasan dari jarak jauh. Sayangnya, dia masih punya dua masalah yaitu sebagai seseorang yang terlalu tua dan sebagai seorang ayah. Sebagai salah satu anggota keluarganya, aku benar-benar berharap dia bisa berdiri di atas kakinya sendiri.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setelah itu, apa yang terjadi pada bangsawan yang bangkrut itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka menghubungi departemen kependudukan, mengubah identitas mereka, dan memulainya dari awal lagi. Pada akhirnya, kita tidak bisa membiarkan mereka terus hidup di gudang penyimpanan keju. Kalau kuingat, anak perempuan mereka yang sombong dan menyebalkan itu telah menjadi seorang idol.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser!” teriak Nutley.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya dia telah selesai memasang antena transmisi. Sebuah antena sebesar koper yang dibuka menyebar di sekitar kaki Charles.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Charlotte menghampiri Nutley dan Charles.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ada yang bisa kita lakukan?” tanya Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ambil ini,” kata Nutley sambil melemparkan sepasang teropong &#039;&#039;night vision&#039;&#039; ke arah Quenser. “Kita harus mengirim data ini diposisi yang tidak bisa dilihat UAV. Charles telah menggunakan antena untuk mengirim virus itu, jadi dia tidak akan bisa mengetahui dimana posisi UAV. Artinya seseorang harus mengetahui lokasi dari target yang berterbangan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan itu aku?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku memasang antena. Charles akan mengirim datanya. Jadi siapa yang tersisa untuk pekerjaan terakhir? Aku rasa kau akan mendapat banyak kebahagiaan jika kau meninggalkan perempuan berseragam hitam itu dan pergi pulang tanpa melakukan apa-apa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik, baik. Sialan. Aku akan berada di tempat yang bisa dengan mudah terlihat oleh UAV. Itu artinya aku mempunyai pekerjaan yang paling berbahaya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak,” potong Charlotte. “Tidak ada alasan yang membolehkanku untuk tidak melakukan apapun. Akau akan pergi bersamamu. ...Sepertinya kau belum terbiasa denganku. Aku lebih memilih untuk tidak menerima bom yang dijatuhkan di atasku karena kita menyerahkan ini padamu dan kau ketahuan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
【“Quenser, jika kalian berdua pergi dan ingin saling menghangatkan badan, panggil aku. Di sini dingin, dan lebih banyak orang akan lebih hangat.”】&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau prajurit sungguhan, komentar itu cukup untuk membuat lubang ditubuhmu,” jawab Charlotte.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang mereka berada di balik bukit kecil. UAV Organisasi Iman tidak akan mencapai tempat itu, jadi bukit itu cukup untuk tempat persembunyian. Namun mereka tidak bisa melihat lokasi UAV dari sana. Untuk mengatasi hal itu, Quenser dan Charlotte harus merangkak ke atas bukit dan menggunakan teropong untuk melihat lokasi UAV sambil tetap terus bersembunyi. Charles akan mengirim virus menggunakan arah dan jarak yang didapat dari pengamatan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika sinyal yang diterima hanya sebagian, virus itu bisa rusak saat memasuki UAV. Dan itu akan membuat seluruh operasi sia-sia. Lokasi UAV tersebut adalah informasi yang sangat penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun jika mereka terlihat, semuanya akan selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sangat gugup ketika mengeluarkan kepalanya sedikit dari atas bukit, tapi Charlotte berkata, “Jangan terlalu tegang. Rute yang diperkirakan akan dilewati UAV sejauh 3 kilometer dari sini. Jika kita tetap diam, kita tidak akan ketahuan karena badai salju ini. Dan jaket tertutup ini akan mencegah sensor inframerah menemukan kita dengan mudah. Jalur UAV itu ada di atas udara bukannya diantara lembah. Perkiraan jarak saat kau melihat dari tanah ke udara cukup berbeda dengan saat kau melihatnya dari udara ke tanah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik jika kau berkata begitu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku melihat sesuatu di barat laut. Periksa itu dengan teropong.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil terkejut, Quenser melihat melalui &#039;&#039;night vision&#039;&#039;, tapi itu hanya sebuah burung besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu elang, aku pikir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di bawahnya. Aku melihat sesuatu yang lain. Elang bukan hewan nokturnal, jadi mungkin suara bising dari UAV yang membuatnya bangun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengernyit sambil melihat melalui teropong, dan kemudian dia melihatnya. Itu adalah UAV. Itu memiliki tubuh silindris dengan panjang sekitar 2 meter dengan dua sayap lurus merentang dari sisinya. Itu terlihat seperti miniatur misil udara, tapi alat pendorong di belakangnya adalah baling-baling. Itu pasti didesain untuk lebih condong pada jam terbang daripada kecepatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku menemukannya. Sejauh 2900 meter, barat laut dari sini. Dia bergerak sepanjang lereng tebing di timur dengan ketinggian 15 meter. ...Bentuknya jelek sekali. Aku rasa itu yang terjadi jika kau hanya mementingkan fungsionalitas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Rumor mengatakan dia didesain simpel seperti itu agar bisa diluncurkan melalui kendaran misil model terdahulu. Ap pun itu, ayo beritahu mereka lokasinya dan selesaikan pekerjaanini. Kau bukan satu-satunya orang yang tidak ingin melakukan pekerjaan yang bukan bidangmu,” kata Charlotte.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Okay. Charles, targetnya ada di BC9. Sedang menuju ke BF9 pada kecepatan 150 km/j. Dia bergerak sepanjang lereng tebing, jadi kita bisa mengira lintasannya dengan melihat dataran di sana. Charles?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tetap melihat melalui teropongnya, Quenser mengira dia tidak menanggap tanggapan karena Charles sedang rindu kampung halaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi bukan itu sebabnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekejap berikutnya, letupan senjata api datang dari sebuah assault rifle.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuatu telah ditembakan dari belakang Quenser. Itu bukan senjata milik Organisasi Iman. Suaranya sama persis seperti senapan milik Heivia. Namun Quenser tidak punya waktu untuk berbalik. Dia hanya sempat menggeser pundaknya sedikit. Rasa seperti ditusuk menjalar dari punggungnya  saat suara tembakan terdengar. Semua udara di paru-parunya dipaksa keluar. Penembak itu menggeser senapannya secara horizontal sambil terus menembak. Tubuh atas Quenser sedang berfokus untuk melihat melalui teropong, tapi dia kemudian terjatuh ke tanah dan pandangannya mulai kabur. Dia memaksa kepalanya untuk menengok ke samping dan dia menyadari bahwa Charlotte juga telah tertembak di belakang,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya tidak pernah sempat untuk berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesadaran Quenser dengan cepat menghilang saat dia merasakan ada darah di mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sudah mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah pikiran pertama Charlotte Zoom sampai dia menyadari seseorang sedang menggoyangkan pundaknya. Dia ingat posisinya saat terjatuh adalah telungkup, tapi sekarang dia sedang terlentang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Begitu...Aku membawa peralatan radio besar itu di punggungku...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyerang itu menembak dari belakang. Tapi peralatan di punggungnya mencegah peluru senapan itu menembus kulitnya. Untungnya, peluru itu adalah peluru anti-personel yang telah di desain untuk tetap bersarang di orang yang telah tertembak. Peluru senapan itu mempunyai sedikit masalah untuk menembus kendaraan, tidak terkecuali dengan peralatan komunikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau begitu, sedikit hentakan telah menghantam tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser…Apa kau baik-baik saja?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, terima kasih pada tempat peledak plastik yang aku bawa. Tapi Charles...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memegang sepasang tag di tangannya. Itu cukup untuk memberi tahu Charlotte bahwa salah satu saudara sesama prajurit mereka telah terbunuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya ada satu lagi. Kurasa dia dipanggil Nutley... Apa yang terjadi padanya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia menghilang,” Quenser menjawabnya dengan pendek. “Hanya ada satu jejak kaki yang mengarah ke sini. Peluru senapan yang tersangkut di tempat peledak yang kubawa adalah peluru Kerajaan Legitimasi. Dan umumnya Organisai Iman menggunakan UAV. Aku tidak pernah mendengar mereka mengirim prajurit infanteri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Tch. aku telah mengira sumber suara tembakan itu cukup dekat. Jika seorang prajurit musuh datang sedekat itu, kita pasti telah menyadarinya, dan mereka tidak akan sedekat itu untuk menembak kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte berdiri dan memeriksa radio besar yang dia bawa, tapi itu belum sepenuhnya hancur. Itu telah menyelamatkan nyawanya sebagai ganit rompi anti peluru, jadi mungkin tidak adil untuk berharap lebih padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menatap salju yang meninggalkan jejak kaki yang menuju ke suatu tempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tahu apa dia hanya sangat ketakutakn atau dia adalah mata-mata Organisasi Iman, tapi kita harus memperlakukan Nutley sebagai yang bersalah sekarang,” kata Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun alasanya, dia muncul untuk mengundurkan diri dari pasukan Kerajaan Legitimasi dan mencoba kabur ke Organisasi Iman. Itu cukup untuk menganggapnya seorang mata-mata. ...Sejak dia bertindak terlampau jauh yaitu membunuh Charles sebelum dia mengirim virus-nya, dia sepertinya bukan sekedar prajurit ingusan yang sedang panik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita punya masalah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ketika Nutley membunuh Charles, dia juga menghancurkan antena transmisi dan laptop yang menyimpan virus-nya. Kita tidak bisa mengirim virus itu ke UAV, jadi kita tidak bisa melanjutkan misi. Kita harus segera menghubungi HQ dan unit yang sedang menuju Titik 1 secepat mungkin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Radioku mengeluarkan percikan api di sana-sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Radioku hanya bisa mengirim transmisi jarak jauh melalui milikmu. Itu artinya kita tidak bisa menghubungi siapa pun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Satu hal lagi.” Charlotte menggunakan kedua tangannya untuk memegang assault rifle yang tergantung  dari pundaknya. “Para UAV menuju ke sini karena suara tembakan tadi!! Ratusan dari benda jelek yang dilengkapi dua buah bom yang bisa dijatuhkan sedang terbang ke arah sini. Kita pasti akan dihabisi jika kita mencoba melawan mereka!! Dan tak peduli seberapa banyak kita menghancurkannya, itu tidak akan mengurangi fungsi mereka!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kemana si bajingan Nutley itu!? Kita mungkin bisa menemukannya jika kita mengikuti jejak kakinya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, kita harus mundur! Kita tidak bisa melanjutkan misi ini. Sudah terlambat untuk mengejarnya. Dan bahkan jika kita harus memikirkan cara menghubungi HQ atau Titik 1, kita harus memastikan keamanan kita terlebih dahulu! Jika kita dihabisi di sini, kita tidak akan bisa melaporkan situasi buruk ini. Juga, Nutley mungkin kembali ke militer Kerajaan Legitimasi dan mengaku sebagai satu-satunya yang selamat! Pada akhirnya, kita harus melaporkan bahwa dia adalah seorang mata-mata. Apa kau mengerti!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Y-ya. Tapi bagaimana caranya kita lari dari musuh yang datang dari udara!? Bahkan jika para UAV itu termasuk pelan, mereka masih bisa terbang pada kecepatan lebih dari 100 km/j!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan khawatirkan itu. Untungnya, kita punya rute yang tidak bisa dilalui UAV. Para UAV itu menggunakan program pengoreksi lintasan untuk terbang diantara tebing, jadi aku ragu mereka bisa melakukan akrobatik berbahaya ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia berbicara, Charlotte menunjuk sesuatu dengan laras senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
300 meter di sana adalah…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pintu masuk...ke tambang batu bara...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 7===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia dan timnya perlahan mulai menyadari bahwa situasi mulai tidak sesui rencana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Sial, ini buruk,” geram Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempat orang itu mulai menyadari situasi yang terjadi tanpa perlu diberitahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahaya sedang mendekati mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bayangan raksasa dapat terlihat sangat jelas walau di kegelapan malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyaknya titik cahaya yang mereka lihat itu pasti berasal dari gelombang cahaya yang dipancarkan sensor yang berada di ujung meriam yang terus menerus berkedap-kedip. Bersembunyi di balik kegelapan bahkan tidak diperlukan senjata itu dan kata “senjata” sudah mencakup seluruh benda itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek!! Kenapa Wing Balancer menuju ke sini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah mesin yang terlihat aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di bagian tengahnya adalah tubuh utama berbentuk bulat sepanjang 50 meter. Alat penggerak yang berada di bawahnya dibentuk dari dua lingkaran besar yang sepusat. Sekitar 20 “kaki” terpasang pada benda berbentuk lingkaran itu. Alat penggeraknya menggunakan bantalan udara yang membuatnya terus mengambang di udara, jadi belum jelas apa fungsi “kaki” yang terpasang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk meriam utamnya,  sebuah coilgun raksasa terpasang di bagian depan benda itu. Namun kalibernya tergolong kecil. Itu sepertinya diperuntukan agar “kecil, tajam, dan cepat” dengan  menambah akselerasi peluru sebisa mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai hiasan selain meriam utama yang bisa menembus Object, laser, rapid fire beam cannon, dan senjata sampingan lainnya dipasang di sana-sini di sekitar tubuh bulat itu. Namun, dengan adanya banyak bagian “kaki” di bagian bawahnya, bagian atasnya lebih banyak memiliki senjata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Empat benda berbentuk seperti sirip bisa dilihat di bagian belakang tubuh bulatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka pasti berfungsi sebagai pemberat untuk mengurangi beban saat berbelok tajam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini pastinya bukan musuh yang bisa dikalahkan oleh prajurit berdarah-daging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sepertinya Wing Balancer juga menyadari itu. Tipe sensor yang sangat beragam pasti bisa menemukan mereka dalam sekejap, tapi Object itu tidak menembaki mereka. Benda itu hanya bergerak lurus ke arah mereka. Mungkin dia berencana untuk lewat tepat di sebelah mereka atau melindas mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tahu itu percuma, tapi Heivia melompat ke belakang batu terdekat dan memanggil teman sesama prajuritnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, kenapa Wing Balancer mengarah ke sini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ba-bagaimana aku tahu? Zo-zona perawatan Baby Magnum berada di belakang kita. ...Se-sepertinya dia tidak peduli dengan prajurit biasa seperti kita, jadi bagaimana jika...dia menuju ke...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawaban itu datang dari pria hitam berbadan besar bernama Cookman. Dia sedang bersembunyi di balik batu lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Myonri telah ditarik agar menunduk oleh Westy dan dia menanyakan sesuatu dengan suara bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi bukankah Object Organisasi Iman ditahan oleh Indigo Plasma!? Apa dia bisa melewatinya dengan mudah!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekutu kita mungkin telah mundur. Mereka mungkin menyadari bahwa operasi ini telah gagal, jadi mereka pergi. Mereka pasti beralasan ingin mencegah kerugian sebisa mungkin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Brengsek, Quenser. Apa kau mengacaukannya!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mencoba menggunakan radionya untuk protes pada laki-laki itu, tapi dia tidak mendapat jawaban. Mungkin saja mereka harus menghadapi masalah mereka sendiri di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia tidak punya waktu untuk terlalu memikirkan itu. Musuh mereka tidak akan menunggu. Object telah berada di sekitar 100 meter di hadapan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa yang harus kita lakukan?” gumam Cookman, yang paling tua di sana dengan bola mata yang berlarian tanpa arah. “Kemana kita harus lari!? Apa lari akan membantu!? Jangkauannya terlalu jauh, dan terlebih lagi kekuatannya. Dan sensor-sensor itu tidak akan melepaskan kita hanya dengan bersembunyi di balik sesuatu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hentikan, dasar bodoh!! Jangan panik! Mungkin ini musuh yang tidak bisa kita hadapi, tapi panik hanya akan mengurangi waktu berharga kita! Itu hanya membuat kita lebih cepat mati!!” teriak Heivia untuk menenangkan Cookman yang sedang panik..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria hitam besar itu layaknya pilar yang menopang mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia jatuh, Myonri dan Westy juga akan jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berpikir. Ayo berpikir. Musuh tidak akan mengindahkan kita jika kita mengikat sapu tangan putih ke ujung senapan kita dan menggoyangkannya, jadi kita harus berpikir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Butuh waktu beberapa detik sebelum kata-kata Heivia benar-benar diresapi kepala Cookman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, dia mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia bernafas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sialan. Memotivasi teman-teman setimku dan membawa mereka kembali bekerja sama bukanlah peran yang ingin aku mainkan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu benar. Ayo coba semua hal yang kita bisa.” Cookman menyandarkan punggungnya pada batu dan menunjuk ke depan dengan jari besarnya. “Kita tahu tebingnya ada di sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa maksudnya? Object bisa menembak dari jarak jauh dengan akurat jika kita ke sana. Bahkan senjata terkecilnya bisa mengenai kita,” jawab Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jelas dia tidak mencoba untuk mengincar prajurit yang berlarian. Karena dia terus menuju ke sini, pasti dia berencana menyerang langsung zona perawatan yang ada di belakang kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maksudnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia tidak bisa menembak base dari sini. Artinya Object itu harus menyeberangi jurang itu untuk menuju ke targetnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Menyeberangi...?” Heivia terlihat terkejut, tapi kemudian sesuatu masuk ke kepalanya. “Jangan bilang bahwa Wing Balancer punya alat untuk membangun jembatan, ya ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentang alat untuk membangun jembatan,” kata Myonri, “Apa maksudmu itu sesuatu seperti kendaraan besar yang memiliki jembatan yang bisa dilipat untuk bisa menyeberangkan konvoy melewati sungai? Aku dengar itu seperti harta berharga bagi zona perawatan bergerak seperti milik kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cookman mengira bahwa Wing Balancer memiliki jembatan lipat yang dipasang padanya. Tapi dia tidak punya bukti nyata.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, aku ragu itu akan bergerak lurus dan terjun ke bawah jurang.” Cookman menggerakan jarinya untuk memberitahu Myonri dan Westy bahwa mereka harus membuat diri mereka semakin menunduk ke tanah. “Tapi jika benda itu benar-benar memiliki alat untuk membangun jembatan, kita mungkin bisa menang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maksudmu mengganggu proses pembangunan jembatan dan menjatuhkan Object ke jurang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada sesuatu yang ganjil mengenai alasan ‘kaki-kaki’ itu berkumpul di sana. Kemungkinan ‘kaki’ itulah yang direntangkan untuk membangun jembatan. Alat pembangun jembatan yang telah kita ketahui bisa direntangkan sejauh 60 meter dan membutuhkan waktu 5 menit untuk membangunnya. Di sela waktu itu, dia pasti sangat terbuka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi aku ragu senjata kecil kita bisa bertindak banyak pada sebuah Object,” kata Westy.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menghela nafas dan berkata, “Ketika dia merentangkan alat pembangun jembatan itu, keseimbangannya pasti sangat buruk seperti orang yang berdiri dengan ujung jari kakinya. Cookman menyarankan kita untuk menggoyahkan keseimbangannya dengan tembakan terus menerus.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia tidak melihat kita sebagai ancaman sekarang, jadi ini kesempatan terakhir kita. Jika dia menemukan alasan untuk menganggap kita sebakan ancaman, satu tembakan saja dari benda itu bisa menyelesaikan usaha kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pendapat Cookman, Heivia menaruh senapan yang punya sabuk pengikat di bahunya dan mengambil peluncur missil anti-tank portable dari tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Myonri juga dilengkapi dengan misil yang sama, tapi dia pasti tidak terbiasa dalam menggunakannya. Tangan kecil Myonri tidak terlalu cekatan, jadi Westy mengambil misil itu dari tangannya dan melemparkannya pada Cookman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Perhatikan dimana pusat gravitasi benda itu. Kita berdua menembak dengan sinyal dariku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan. Tidak peduli seberapa kompak tim ini, aku selalu berada dalam situasi berbahaya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wing Balancer mulai mendekatai jurang selebar 20 meter diantara kedua tebing dengan ketinggian 10 meter di atas air. Suara bergeretak datang dari kaki yang terhubung dengan tubuh utama dan bantalan pengambang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tetap bersembunyi di balik batu, Cookman mulai menghitung mundur dengan mengetuk badan peluncur misil dengan jarinya  secara perlahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tiga, dua, satu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menahan nafasnya dan keluar dari belakang batu sama seperti Cookman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak pernha menembakan misilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuatu yang sangat tidak terduga terjadi lebih dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object Organisasi Iman tidak memiliki alat untuk membangun jembatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia punya kemampuan untuk menyeberangi jurang itu dengan metode sederhana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan dikeluarkannya udara yang telah dikompres sambil menimbulkan suara hempasan, kumpulan besi raksasa itu melompat setinggi 150 meter ke udara. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang pertama dirasakan Heivia dalam sekejap adalah hempasan angin yang sangat kuat. Sebagian udara yang dimampatkan didorong keluar dari kaki Object itu untuk melompati jurang diantara dua tebing itu dan mencapai mereka. Heivia kemudian mengerang saat dia merasakan rasa sakit dari telinganya yang sepertinya akan meledak. Tapi bukan hempasan angin saja. Dia juga merasakan tekanan udara di sekiranya berubah pesat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_12.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan mulut ternganga, Heivia menggeser kepalanya dari alat pembidik misil dan menatap jauh ke angkasa. Dia terlihat seperti catcher yang sedang melihat bola melayang sangat tinggi dan jelas akan membuat home run.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Besi seberat 200,000 ton itu terbang dengan lintasan parabola raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemandangan itu sangat tidak realistik dan dia berpikir dunia telah berhenti berputar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perubahan terjadi pada Object yang sedang terbang dihadapan matanya. Alat pendorongnya terlihat seperti lingkaran sepusat, tapi bukan seperti itu. Lingkaran itu terpisah menjadi 20 bagian yang lebih kecil yang berbentuk seperti nanas yang ada di makanan kaleng. Benda itu benar-benar terpisah menjadi beberapa “kaki” dan setiap sendinya membuat pergerakan kecil naik-turun agar bidang yang dipijaknya sama dengan dataran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cookman-lah yang pertama kali tersadar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tiarap!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Uh…Eh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Alat pendorongnya mengunakan bantalan udara! Itu menggunakan kekuatan udara! Kau pikir berapa banyak udara yang dikompres untuk menopang benda sebesar itu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak punya waktu untuk menjawabnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cookman menyandarkan punggungnya ke batu, Westy dan Myonri tiarap ke tanah. Hevia berguling ke pintu masuk tambang batu bara terdekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak lama setelah itu, Wing Balancer mendarat di sisi lain tebing itu...dan tepatnya di dekat Heivia dan ketiga orang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan benda seberat 200,000 ton itu tidak sepenuhnya menyentuh tanah. Sebuah bantalan udara buatan memaksanya mengambang. Namun, tidak seperti balon, udara itu tidak mempunyai pembungkus yang menahannya. Udara yang sangat banyak dari alat itu berhembus dan menyebar ke segala arah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akibatnya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara gemuruh terdengar dari angin menyapu para prajurit yang tak berdaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Westy sedang berusaha tetap di tanah, tapi tubuhnya tak kuat dan melayang setinggi 20 meter. Cookman sedang bersembunyi di balik batu, tapi dia dan batunya sekaligus terjatuh ke dasar jurang. Karena bersembunyi di dalam tambang, Heivia lolos dari hempasan angin kencang itu, tapi sebuah benda besar terbang dari pintu masuk dan menabraknya, membuatnya terpental hingga ke dinding. Dia merasa itu sebuah batu yang terangkat dari tanah, tapi sebenarnya itu Myonri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Object itu tidak perlu menembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object terlalu besar dan tidak satu pun dari senjata-senjatanya diperlukan untuk membunuh prajurit dengan berdarah-daging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Cookman!! Westy!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia merapatkan giginya, tapi dia tidak punya keinginan untuk keluar dari tambang. Keduanya telah terbawa angin kencang dan telah tersapu entah ke mana. Mereka pasti menghantam tanah dan dipenuhi luka. Heivia sangat ragu mereka masih hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melihat ke sekitar area itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang berada di pintu masuk tambang, tapi dia tidak melihat tanda-tanda adanya kamera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memastikan Wing Balancer tidak mengindahkan mereka, Heivia menaruh tangannya di atas bahu Myonri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Myonri, kau bisa bergerak!? Myonri!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uuh…uuh…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Myonri menggelengkan kepalanya. Untuk pertama, Heivia menyangka bahwa dia merasa pusing, tapi sebenarnya dia sedang menangis. Bahkan ketika Heivia membantunya berdiri, dia berusaha menggunakan lengan dan kakinya yang gemetar untuk menuju keluar dari tambang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia benar-benar tidak bisa menerima kenyataan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bukan tidak mengerti apa yang telah terjadi. Ini bukan perang bersih yang digemborkan oleh para pemerintah dan berbagai negara. Heivia mengerti keinginannya untuk meninggalkan segalanya dan menyerah begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi mereka tidak bisa melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka melakukannya, hanya kematian yang menunggu mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolonglah. Sadarkan dirimu!! Kita masih hidup! Jika kita lari ke dalam tambang, kita mungkin selamat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak...Aku telah... Kita harus pergi. Kita harus menyelamatkan semua orang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Myonri masih memfokuskan mata sayunya untuk melihat keluar tambang, jadi Heivia mengeluarkan sebotol amoniak dari kotak P3K. Dia melepaskan tutupnya dan meletakannya di bawah hidung Myonri. Dia terbatuk dan akhirnya matanya yang sudah telihat sadar menatap ke arah Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana dengan...Bagaimana dengan kedua orang itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolong mengertilah, Myonri. Mereka sudah...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu!!” teriak Myonri. “Aku tahu. Aku tidak menentang sesuatu yang sangat jelas seperti itu. Aku bertanya tentang tubuh mereka. Setidaknya kita harus membawa tag mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kita bisa, aku sudah memilikinya,” Heivia mengatakannya dengan sangat lirih. Dia sendiri terkejut karena suaranya pelan sekali. “Mereka masih punya barang yang tertinggal di base. Kita sepertinya bisa mencari sisa rambut mereka di barak. Sekarang ini kita tidak perlu memikirkan yang sudah mati. Kita harus menyelamatkan diri kita. Cookman adalah pusat dari jalur komunikasi kita, tapi sekarang dia sudah tiada. Radio kecil kita tidak cukup untuk menghubungi komandan berdada besar kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bilang kita bisa lari ke dalam tambang, tapi ini fasilitas milik militer Organisasi Iman. Bahkan jika mereka umumnya menggunakan UAV, pasti ada prajurit manusia di dalam fasilitas ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia memaksa bibir keringnya untuk tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia gagal terlihat keren.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi itu 100 kali lebih baik daripada pergi menghadapi Object itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 8===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia dan Myonri berjalan semakin jauh ke dalam tambang batu bara itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak jauh dari pintu masuk ada sebuah area inspeksi sederhana. Terdapat gerbang dengan rel untuk barang besar dan gerbang kecil di sebelahnya agar manusia bisa masuk. Gerbang untuk manusia berbentuk seperti bangunan prefab. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia dan Myonri sangat berhati-hati, tapi tidak ada tanda-tanda adanya penjaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya putih susu dari LED menerangi fasilitas itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan. Aku lebih suka kalau di sini sangat gelap. Bayangan kita lebih panjang dari yang aku perkirakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa fungsi bangunan prefab itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Fasilitas sirkulasi atau semacamnya, setahuku begitu. Biasanya, benda itu lebih dimaksudkan untuk dipakai saat kau keluar daripada saat kau masuk.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Untuk membersihkan debu dari tambang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu juga salah satu alasannya, tapi itu juga membuat mereka bisa memeriksa apa kau coba membawa batu-bara itu keluar secara diam-diam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi ini bukan tambang emas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berbicara, Heivia dan Myonri memanjat gerbang  dengan rel itu dan menuju ke dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terowongan yang ada di depan mereka selebar 2 meter dan setinggi 5 meter. Untuk sebuah tambang batu bara, bagian dalamnya cukup bersih karena langit-langit, dinding, dan lantainya dibungkus plastik berwarna cerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bahkan tidak perlu menggunakan senter militer mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu LED yang dipasang para pekerja dengan interval, menyinari seluruh terowongan dengan cahaya terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa fungsi plastik di dinding ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin area ini sudah tidak ada lagi batu baranya, jadi mereka menutupnya untuk mencegah debu masuk ke dalam. Debu itu bisa merusak paru-paru dan bertebaran di mana-mana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana cara mereka tahu masih ada bahan tambang atau tidak? Mungkin saja masih ada bahan tambang yang terletak jauh di dalam sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka bisa memeriksanya dengan menggunakan gelombang utrasonik. Juga, ini dibuat agar bisa mudah dirusak dan mereka bisa kembali menggalinya jika ada sumber baru yang ketemu. Itulah kenapa mereka menggunakan plastik daripada di semen.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin itulah alasan kenapa kita tidak pernah mendengar suara.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka menggali ke arah mana pun yang diperlurkan, membuat tempat ini seperti labirin. Area di sekitar pintu masuk mungkin hanya digunakan saat waktu masuk dan keluar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua prajurit itu berharap bahwa itu benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka bertemu prajurit Organisasi Iman di tempat sempit dan terjadi baku tembak, mereka tidak punya kesempatan untuk menang. Suara tembakan akan semakin mendatangkan prajurit musuh hingga mereka terkepung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini aneh...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, kita belum melihat satu pun penjaga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Coba ingat kembali, juga tidak ada satu kamera pun di pintu masuk tambang. Di rute itu, mereka pasti bisa memperkecil kemungkinan adanya penyusup dengan memasang kamera di sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“&#039;&#039;Ini&#039;&#039; tambang milik militer...’kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seharusnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia dan Myonri masuk ke sebuah ruangan kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada orang di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Area itu sepertinya berfungsi sebagai tempat istirahat untuk para pekerja. Walau menaruh ruang istirahat jauh dari area penambangan sedikit tidak efisien, tapi itu lebih menghasilkan kenyamanan karena jauh dari suara mesin dan debu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalamnya terdapat sebuah sofa, kulkas, mikrowave, dan fasilitas serupa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang paling mencolok adalah poster yang tertempel di dinding. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Ini dalam bahasa Kerajaan Legitimiasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, tapi struktur bahasanya lumayan buruk.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa benda ini bisa ada di tambang militer Organisasi Iman?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengambil sesuatu dari atas meja yang ada di bawah poster itu. Itu adalah kamus untuk bahasa Kerjaan Legitimasi. Halamannya banyak yang rusak dan ketiga sisi buku selain punggung bukunya telah menguning. Itu telah dibaca berulang-ulang. Tanda buku ditempatkan di beberapa halaman dan kata-kata yang umum digunakan telah di-stabilo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia membolak-balik halaman kamus itu, Heivia berkata, “Jadi apa ini tempat pelatihan mata-mata itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa menurutmu begiti?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Tidak, kau benar. Jika departemen intelegen militer mereka melatih mata-mata, mereka pasti tidak akan mengajarkan bahasa yang semrawut ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil berbicara, Heivia menengok isi kardus yang terletak di sebelah sofa. Sepertinya isinya digunakan untuk berpesta. Kardus itu dipenuhi dengan beragam dekorasi plastik dan spanduk yang ditulis dengan tulisan tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia melebarkan spanduk itu, kata-katanya ditulis dalam bahasa Kerajaan Legitimasi yang struktur bahasanya yang agak salah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Untuk para calon teman di Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mungkin ini tidak banyak, tapi kami harap ini cukup untuk membalas kebaikan kalian ketika membangun sumur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa maksudnya ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia dipastikan terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mungkin melihat tulisan yang pro-negara musuh diperbolehkan dalam tambang batu bara militer. Jika spanduk ini benar-benar dibuat untuk negara lawan tanpa ada unsur sarkastik atau penghinaan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ini &#039;&#039;bukan&#039;&#039; pertambangan militer...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin ini fasilitas kepunyaan kelompok anti-perang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan jempol dan telunjuknya, Myonri memegang naskah pidato tentang ide perdamaian yang sama sekali menyamping dari aturan militer Organisasi Iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini bukan candaan. Ada bukti transfer uang selama tiga tahun yang tertulis di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada ketidak sesuaian dalam informasi yang mereka pegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Darimana ketidak sesuaian ini timbul dan bagaimana hal ini bisa terjadi di sini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 9===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Charlotte juga menampakan ekspresi bingung sambil berada di ruangan bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte mengernyit karena lampu LED menerangi terowongan itu. Sepertinya dia tidak suka bayangannya memanjang sampai ke tembok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka sedang berjalan di lantai yang tertutupi plastik, Quenser bertanya, “Kita sudah berjalan cukup jauh, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya kita telah menuruni tempat ini lebih dari 200 meter.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolong hentikan ini. Mendengar angka-angka itu semakin membuatku merasa lelah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku hanya menjawab pertanyaanmu.” Ekspresi Charlotte berubah menjadi sulit. “Kebanyakan tambang batu bara memiliki kedalaman beberapa kilometer, bahkan ada yang sampai 4 kilometer. Ini baru pintu masuknya, jadi—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berhenti dan tiba-tiba diam di tempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Assault rifle miliknya sedang bergantung di pundaknya, tapi dia perlahan menariknya layaknya sebuah permainan puzzle kabel dan menarik pengamannya dengan gerakan perlahan. Tanpa menunggu lama, dia telah memegangnya dengan kedua tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama Quenser mendengar suara sayup-sayup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser hanya memiliki bom, jadi dia tidak mungkin membantu. Jadi dia tidak punya pilihan lain selain segera bersandar pada dinding yang tertupi plastik agar tidak terkena peluru senapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melakukannya, seseorang menepuk kepalanya dari sisi lain terowongan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah wanita berumur dua puluhan yang sedang mengenakan jaket tebal yang cocok di tanah dingin in.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya dia bukan pekerja di tambang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada rasa takut terlihat di wajahnya, tapi dia perlahan menghampiri mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memegang sesuatu di tangannya, tapi itu bukan sebuah senjata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kotak P3K…?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terlihat bingung, tapi kemudian dia mendengar suara metalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara popor assault rifle yang berdenting saat Charlotte memperkuat genggamanya pada senjata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laras senapannya mengarah ke badan wanita pekerja itu dengan tepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Charlotte tidak memberikan peringatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa ragu, jari yang ada di pelatuk senapan itu mulai bergerak!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari tangan Quenser gemetar karena perasaan tidak enak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengikuti perasaannya dan dengan segera melompat ke arah senapan Charlotte.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…!!Minggir, kau!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan perintah pendek itu, pandangan Quenser berputar-putar. Dia telah terpicu untuk melakukan pertarungan jarak dekat seperti prajurit musuh yang ingin mencuri senjata. Quenser tidak menyadarinya hingga punggugnya menghantam tanah. Hantamannya sudah cukup untuk membuatnya lupa bernafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gah…hah…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berbalik, dia melihat pekerja wanita itu melempar kotak P3K itu dan berlari. Namun Charlotte tidak menunjukan rasa ampun. Dia sekali lagi mengangkat senjatanya sebelum pekerja itu berhasil menghilang di tikungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diam!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teriakan Quenser pasti telah mengacaukan timing-nya karena peluru kaliber 5.56 mm itu tidak mengenai punggung pekerja tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pekerja tadi telah berhasil menghilang di tikungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte mendecakan lidahnya dan menekankan laras senapannya ke ujung hidung Quenser, mendorongnya kembali ke tanah saat dia mulai berusaha berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jelaskan alasanmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Uhuk...I-ini mungkin tambang milik militer, tapi pakaian, perlengkapan, dan bahkan cara jalan pekerja itu jelas bukan milik seorang prajurit. Dia pasti di sini sebagai buruh sipil. Jika tambang ini punya 2 atau 3 shift, orang-orang sepertinyalah bertugas jaga malam. Jika dia bukan warga sipi, aku tidak tahu kenapa dia malah hanya membawa kotak P3K di situasi seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Buktimu? Bukti apa yang kau punya bahwa kotak itu tidak berisi senjata? Dan bahkan jika dia tidak bersenjata, dia masih mempunyai banyak pekerja lain jika dia melaporkan ini. Tolong jangan berikan aku harga diri tentang tidak mengarahkan senjata pada wanita di medan perang modern.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Membuat suara tembakan dan menimbulkan mayat di situasi sekarang ini tidak akan membantu kita. Pada akhirnya, kita pasti akan segera terkepung.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmph. Jadi itu alasanmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan terlihat marah, Charlotte menjauhkan laras senapannya dari Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya fakta bahwa pelajar dan warga sipil bukan tujuan dari tugas pengawasan telah berhasil membuat Quenser tetap hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi dalam kasus ini, kau harus segera mengamankan pekerja itu sendirian. Kita masih berada dalam situasi bahaya. Keaamanan di tambang militer ini dijaga oleh UAV, tapi kita tidak punya bukit bahwa tidak ada prajurit yang sedang bertugas. Puluhan atau bahkan ratusan buruh sipilyang bersatu dan melawan kita di terowongan ini sudah bisa membuat kita mundur. Seragam Kerajaan Legitimasi kita sudah cukup untuk memberi alasan bagi mereka untuk tidak memberi ampun. Aku tidak yakin kita bisa membuat papan pengumunan bahwa kita tidak akan melukai warga sipil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku mengerti. Maaf.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu, bangun dan segera selesaikan. Kita harus segera pergi menjauh sejauh mungkin dari sini. Terowongan ini mungkin bisa sepanjang lebih dari 100 kilometer layaknya sarang semut, tapi kita masih berada di area tertutup. Akan lebih baik jika kita yakin bahwa kita tidak bisa menang jika mereka mengetahui kita ada di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berdiri dan menggunakan tanganya untuk menopang tubuhnya di dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Charlotte mengeluarkan revolver mewahnya dari sarung senjata di pinggangnya dan melemparnya pada Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya kau tidak punya senjata. Mungkin itu aturan di unitmu, tapi ini situasi darurat. Aku akan meminjamkanmu ini di bawah kewenanganku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Um…Terima kasih.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu bukan doperuntukan agar kau bisa bertarung. Itu untuk bunuh diri.” Kata-kata Charlotte itu tiba-tiba membuat revolver ini semakin berat. “Sepertinya para pekerja di sini memang warga sipil, tapi itu artinya mereka tidak punya senjata canggih yang bisa membunuh dalam satu tembakan. Merasakan tubuhmu perlahan digebuki dengan peralatan konstruksi dan tidak langsung mati adalah sesuatu yang tidak menyenangkan. Untuk alasan itu, kau harus bersiap.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini resiko yang harus kau ambil karena membiarkan pekerja tadi lolos. Seperti inilah resiko dari sebuah keputusan yang diambil di medan perang. Ingat itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengangguk dengan cepat, lalu mengeluarkan sebuah peluru dari revolver untuk mencegah resiko tembakan tak disengaja, dan menaruh senjata itu di celah antara sepatu dan kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya kembali menyusuri lorong tersebut dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka ingin bergerak secepat mungkin dan menjauh sejauh mungkin, tapi mereka tetap harus berhati-hati dari serangan mendadak dari prajurit lain atau para pekerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat ke langit-langit yang berkilauan karenatertutupi plastik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“200 meter, hm? Mungkin kita telah berada di bawah perairan yang ada di dasar tebing.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mari berharap prosedur penambangan mereka dilakukan berdasarkan teori yang benar. Jika mereka melakukan kesalahan, area ini bisa terendam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengambil nafas dengan udara yang secara mengejutkan tersikulasi dengan baik dan tidak lembab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ingin mengalihkan pikirannya dari pemikiran tentang mereka yang bisa dikepung kapan saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini operasi gabungan antara 24 dan 37. Dan Organisasi Iman memiliki Wing Balancer di sini. Bukankah itu sedikit terlalu berlebihan untuk menyerang dan mempertahankan sebuah tambang batu bara?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah kau sudah diberi tahu bahwa mengambil alih tambang militer ini bisa membuat kita mengurangi subisidi bahan bakar Object dan sekaligus mengurangi pergerakan musuh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi mereka mempunyai cukup banyak tambang batu bara, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan menghancurkan mereka satu persatu bisa memperlemah kekuatan sebuah negara.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi melibatkan 3 Object, jika kau menghitung dari kedua sisi bukannya  sangat berlebihan? Dan jika Nutley benar-benar mata-mata Organisasi Iman, mereka telah menggunakan mata-mata yang berhasil menerobos masuk ke kita. Ketika seorang mata-mata mengungkapkan identitas aslinya, dia harus segera pergi tidak peduli seberapa jauh dia telah berhasil memasuki sebuah organisasi.” Quenser mengernyit. “Jika salah satu tambang mereka sangat berharga, bukankah kita bisa mengincar tambang yang lebih mudah untuh diserang? Jujur saja, aku tidak yakin hasil tambang di tempat ini sepadan dengan menerjunkan semua kekuatakan yang telah diterjunkan oleh kedua kubu.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia berbicara seperti itu, mereka sampai ke terowongan yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada rel yang terpasang di tanah dan beberapa panel listrik terpasang di tembok yang ada di sekitar situ. Kendaraan kecil seukuran bak mandi berada di atas rel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini mungkin kereta pengangkut dengan energi listik. Dan diperuntukan untuk membawa batu-bara, bukannya manusia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini sepertinya bukan batu bara.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil megatakan itu, Quenser melongok dari sisi bak kereta dan mengambil sesuatu seperti batu hitam dari dasar keretea itu. Sepertinya benda itu pada awalnya  adalah sebongkah batu besar yang kemudian dipecah menjadi seukuran bola kasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte dengan cepat membayangkan bahwa batu bara sehitam batu hitam itu, tapi dia tidak mengerti kenapa Quenser menyodorkan batu itu sangat dekat dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser perlahan mengusap bagian yang terdapat permukaan menonjol dan berkata, “Apa kau melihat butiran-butiran ini dengan jelas?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah molekul berserat karbon,” kata Quenser lebih dahulu sebelum melanjutkan pernyataan mengejutkannya. “Ini berlian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pundak Charlotte sedikit terangkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Quenser tidak bisa menjelaskan lebih jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah tangan keluar dari celah sebuah terowongan kecil. Itu menggenggam Quenser dan menghantamkan punggungnya ke dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Butuh sesaat sebelum Quenser menyadari apa yang sedang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte dengan segera mulai mengangkat senapannya, tapi dia malah berhenti di tengah jalan. Penyerang itu menekankan laras pistol di dagu Quenser hingga dagunya terangkat, tapi bukan itu alasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena dia mengenal siapa penyerangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser. Apa yang sedang kau lakukan di sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita melalui banyak kesulitan karena kau mengacaukannya. Cookman dan Westy mati. Aku tidak akan meledakan otakmu di sini, tapi mungkin aku akan melubangi beberapa bagian di lengan dan kakimu tergantung jawaban yang kau punya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pelakunya Nutley.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte yang menjawab, bukan Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, Quenser tidak bisa berbicara karena muka marah tidak biasa yang ditunjukan Heivia sangat dekat dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tenang Charotte melanjutkan penjelasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada mata-mata Organisasi Iman di kelompok kami. Kita kehilangan pelajar bernama Charles. Mungkin Quenser bertanggung jawab karena menyadari situasinya dengan terlambat, tapi sebuah kesalahan jika menyalahkan dirinya sendiri. Ada orang lain yang juga harus bertanggung jawab.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kau mau mengatakan aku harus tertawa dan berhenti hanya karena itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau tidak mengubah sikapmu, aku tidak punya pilihan lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte kembali mengangkat senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, dia tidak ragu-ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku punya tugas pengawasan. Tugasku adalah memusnahkan unsur-unsur yang bisa mengancam peraturan militer dan mengancam jalannya seluruh operasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mendecakan lidahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan muka kesal, dia menyingkirkan pistol dari dagu Quenser dan menundukan kepalanya pada Charlotte.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maaf. Aku memaksamu melakukan pekerjaan kotor untuk memberi kesempatan pada diriku untuk tenang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak pernah berpikir bahwa kau punya niatan untuk menembak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte menyingkirkan senapan dari depan wajahnya dan memberikan senyum kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil melihat itu, akhirnya si gadis asia bernama Myonri menyembulkan kepalanya dari balik terowongan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menghela nafas panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Jadi, yang bertahan hidup hanya kita berempat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada lima jika kau menghitung si pengkhianat.” Heivia kembali menyarungi pistolnya. “Sesuatu yang buruk pasti terjadi di atas sana. Mereka bilang tuan putri tidak mungkin menang dalam serangan frontal dengan Wing Balancer. Tidak ada yang tahu berapa lama dia dapat bertahan. Sekarang kita harus segera menentukan rencana yang akan kita lakukan. Ayo kita adakan diskusi strategi, Quenser. Beritahu aku semua yang kau tahu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Um,” potong Myonri dari samping. “Quenser, apa yang ada di tanganmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini?” Quenser melempar batu hitam seukuran bola kasti dan mengulangi kalimat yang telah ia ucapkan. “Ini berlian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 10===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia memiliki ekspresi sulit sambil berada di zona perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara sesuatu yang runtuh sering terasa di bawah kakinya. Dia bisa melihat sedikit debu turun dari langit-langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bisa berada dalam masalah serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begtulah pendapatnya yang paling pertama. Wing Balancer masih dibantu oleh fasilitas radar raksasa, dan dia menggunakan pergerakan gesitnya untuk memojokan Baby Magnum. Tebing-tebing bertebaran di seluruh wilayah ini seperti sebuah jaring, Wing Balancer sangat diuntungkan dengan kemampuan gilanya yaitu bisa melompati celah tebing. Sementara itu, pergerakan Baby Magnum sangat terbatas, jadi tuan putri tidak bisa menghindar ke tempat yang ia inginkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jadi kita tidak mendapat apa-apa selain keheningan dari Indigo Plasma dan sekutu kita yang seharusnya berjaga di lautan. Sialan. Pasukan bantuan yang semestinya membantu kita agar tidak kalah malah bersikap layaknya kita telah kalah.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Baby Magnum terpojok, Wing Balancer akan mengarahkan perhatiannya pada zona perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa dia harus mengibarkan bendera putih dan mundur sebelum itu terjadi?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika musuh cukup gentleman untuk mengindahkan bendera putih dari musuh yang memulai serangan mendadak (sebenarnya tidak seperti itu, tapi dia tetap bersikap positif), kehancuran dari Baby Magnum dan zona perawatan bisa dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mereka akan kehilangan kesempatan untuk menyelamatkan prajurit yang dikirim ke garis depan untuk serangan mendadak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak dia tidak bisa menghubungi mereka melalui radio, kemungkinan melakukan hal itu hampir tidak ada, tapi memastikan bahwa benar-benar sudah tidak bisa lagi adalah hal yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Ini cukup dilematis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga masalah tentang tidak tepatnya situasi yang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika zona perawatan dihancurkan bersama dengan kru penyiaran CS di sini, kematian dari staf media bisa menimbulkan gunjingan buruk dari masyarakat luas. Mungkin ini tidak sampai pada Parlemen, tapi itu cukup untuk membawa beberapa konselor untuk mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tapi…)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia melihat ke radio yang ada di atas mejanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika informasi yang kita dapatkan benar adanya, mundur akan meninggalkan rasa pahit. Tapi itu bukan alasan untuk tetap membuat staff sipil penyiaran CS menghadapi resiko dengan tetap di sini bersama kita.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ngomong-ngomong tentang staff penyiaran CS yang menyebabkan sebuah dilema...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial. Apa yang sedang terjadi...?” kata seorang gadis sambil sedikit menguap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Reporter medan perang bernama Monica duduk di samping tembok sambil tangannya memegang lututnya dan bergerak gelisah. Dia adalah tipe aktor yang banyak mengandalkan wajahnya dan penampilan luarnya. Stasiun TV di negara aman, manajernya, dan beberapa petinggi telah mengadakan rapat. Sebagai hasilnya, dia di tempatkan di “tempat ter-aman” sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia telah memberi tahu mereka bahwa tempat teraman adalah di dalam kokpit Object, tapi opini pribadinya bahwa itu adalah di tempat dimana dia sekarang berada, beberapa bahaya masih menghantuinya. Walau sekejap, jika Monica tak sengaja melirik laptop yang dipakai Froleytia, mungkin saja dia berakhir dengan lubang di tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Monica sendiri tidak peduli dengan bahaya itu. Alasannya sederhana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, tidak, tidak!! Aku sudah memilikinya!! Rel kereta, militer, internet, atau semacamnya... Manajer sialan itu bilang aku akan lebih terkenal jika aku dipisahkan dari yang lain!! Tapi aku tidak peduli pada markas bau ini!! Kau pasti bercanda! Jika peluru nyasar ke sini dan wajahku terbakar, aku semakin tidak berguna! Aku akan meguncapkan selamat tinggal pada seluruh perindustrian model!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitulah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada dasarnya, seluruh “reporter medan perang” hanyalah sebuah strategi pemasaran dan dia sama sekali tidak punya pengalaman dalam militer. Kebanyakan pekerjaan yang sebelumnya dia lakukan adalah di dalam base yang benar-benar telah menguasai medan perang dan tidak mendapatkan apa-apa selain perbaikan yang sedang dilakukan. Dia biasanya datang pada masa-masa yang cukup aman dalam masa peperangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak jelas apakah dia yang sakit atau penonton yang sudah gila, tapi langkah selanjutnya yang dilakukan dirinya adalah mengunjungi zona perawatan pada saat waktu paling kritis yaitu disaat operasi sedang dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan! Dan! Aku memilih fokus pada tema militer karena sangat tidak mempedulikannya, dan si bajingan itu tidak di sini! Apa yang terjadi!? Kenapa aku datang ke sini jika hanya untuk gemetaran di base yang membeku!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tetap duduk dan meletakan lengannya di lututnya, Monica berayun ke depan dan belakang sambil terus protes yang ditujukannya pada tuhan yang bahkan tidak dimengerti Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan!! Si pelayan wanita itu!! Aku ke sini hanya untuk menunjukan padanya kembalinya si Hebat Monica, jadi kenapa si bajingan Quenser itu tidak bisa ditemukan!?” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mengangkat alisnya dan membuat ekspresi bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelayan wanita?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 11===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di awang-awang, Object yang dinamai Wing Balancer oleh Kerajaan Legitimasi dan Archangel oleh Organisasi Iman sedang berkomunikasi dengan unit pertahanan di fasilitas tambang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, pusat pengendali di fasilitas radar raksasa berkata, “Kita bisa mengalahkan Object Generasi Pertama Kerajaan Legitimasi sekarang. Dia melakukan sebuah tindakan dan bergerak maju bukan karena percaya pada kemampuannya namun untuk mengulur waktu agar zona perawatan bisa mundur. Untuk alasan keamanan, kita harus menyelesaikannya di sini kalau tidak mereka akan semakin menjauh. Object lain yang ada di lepas pantai bisa melihat peluang dan datang kapan saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai jawaban, Archangel berkata, “Belum. Mengalahkannya tidak semudah itu. Aku tidak akan kalah dengan Object Generasi Pertama seperti itu. Namun, mengalahkannya begitu saja tidak akan membawa kita ke tujuan yang kita inginkan. Kita harus menunggu kesempatan agar bisa membawanya ke sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempat orang itu saling bertukar informasi yang mereka punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tahu bahwa korban jatuh di setiap kelompok. Mereka tahu bahwa mereka telah kehilangan dua radio besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu, tunggu, tunggu. Maksudmu ini tambang berlian bukannya tambang batu bara? Apa itu hasil keuntungan karena mereka mencarinya dengan menggunakan alat gelombang utrasonik?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, tebakanku mengatakan bahwa ini sebenarnya memang sebuah tambang batu bara. Survey baru terjadi saat mereka menemukan produk tak terduga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi inilah alasan kenapa tiba-tiba militer Kerajaan Legitimasi tertarik pada Semenanjung Kamchatka dan mulai melakukan operasi untuk mengambil alih tambang ini? Ini tidak lain hanya sebuah perang untuk keuntungan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Penghasil berlian biasanya terdapat di Amerika Selatan, Oseania, dan Afrika,” kata Charlotte. “Pendistribusian barang dari wilayah tersebut biasanya berbentuk batu mulia. Masalah juga sering muncul di area itu untuk memperebutkan keuntungan. Jika ada produk baru, sumber yang berlimpah, itu sama seperti membuat pasar baru. Semua kekuatan dunia pasti menginginkan tangan mereka  yang menguasainya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang paling mengejutkan bagi kita, bahwa tempat ini sebenarnya bukan tambang militer,” kata Quenser dengan terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat ke naskah pidato anti-perang yang diberikan oleh Myonri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu menjelaskan tentang mereka yang bertahan hidup dengan pekerjaan mereka dan memberitahukan berapa banyak orang yang bekerja di tambang. Mereka pasti menyembunyikan fakta bahwa itu adalah tambang berlian, jadi mereka menulisnya dengan tambang batu bara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan angka yang tertera, ada 10,500 orang yang bekerja di tambang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan semua pekerja itu adalah bagian dari grup anti-perang di Organisasi Iman. Mereka bekerja untuk mengumpulkan uang yang akan didonasikan pada orang-orang miskin di Kerjaan Legitimasi untuk membalas jasa pembuatan sumur. Sebenarnya apa yang perangi di sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di koordinat tertulis sebagai fasilits militer,” tambah Charlotte. Ekspresi sulitnya pasti datang karena dia mengingat telah mengarahkan senapannya pada pekerja yang menolak perang. “Tapi sepertinya para pekerja di sini tidak punya niat untuk berperang. Alasan kita tidak melihat satu pekerja pun mungkin karena mereka semua telah dievakuasi saat mendengar keributan yang terjadi di atas. Pasti ada ruangan pengungsian yang tersebar untuk menunggu pertolongan saat terjadi longsor.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi untuk menyimpulkannya,” kata Heivia. “Para petinggi militer Kerajaan Legitimasi entah darimana telah mengetahui bahwa bagian timur Semenanjung Kamchatka dipenuhi dengan berlian, jadi mereka dengan segera mengirim Object ke sini untuk menyerang tambang yang penuh dengan para pecinta damai!? Itu akan menempatkan Wing Balancer sebagai si ‘penegak keadilan’ dengan melindungi tambang berlian ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perang bukan sesuatu seperti yang digambarkan pada buku komik anak-anak. Itu benar-benar disebabkan oleh manusia penuh tipu daya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah mengetahui itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini terlalu berlebihan. Ini membuat kita menjadi si jahat...” gumam Quenser, sambil memegang kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Myonri akhirnya berbicara untuk pertama kalinya dalam diskusi tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin tidak seperti itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa tidak seperti itu, Myonri?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Alasan di balik pertempuran ini.” Saat Myonri menyusun kata-kata, dia melihat ke wajah Heivia lalu Quenser lalu Charlotte secara bergilir. “Mungkin bukan karena berlian ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?” tanya Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Myonri sedikit menggoyangkan kepalanya dan berkata, “Tindakan yang dilakukan Organisasi Iman-lah yang menggangguku. Jika mereka benar-benar ingin melindungi tambang berliannya, bukankah mereka tinggal menunggu Object musuh tepat dari atas tambang? Mereka pasti bisa memprediksi kita akan menginvasi dengan melihat pergerakan kita saat meninggalkan Alaska melalui Laut Bering. Jadi bukankah akan lebih rasional jika memasang garis pertahanan di bibir pantai?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah...” Quenser berpikir sejenak, tapi kemudian dia kembali berkata. “Kau dan Hevia bilang Wing Balancer bisa melompat. Itu benar-benar cocok di daerah delta buatan manusia. Mereka juga punya fasilitas radar raksasa di sini, bukankah itu sudah terlalu berlebihan jika hanya digunakan untuk melawan tuan putri?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada alasan yang lebih logis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser, Heivia, dan Charlotte terlihat bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Myonri melanjutkannya, “Dengar. Tambang ini dijalankan oleh kelompok anti-perang yang lebih suka berbicara pada lawan daripada melawannya. Di Organisasi Iman, itu termasuk kelompok yang jarang.  Karena mereka kelompok sosial yang tidak terlalu besar, mereka semua pasti lebih banyak berasal dari orang-orang berpengaruh daripada orang-orang umum. Mereka pasti sebuah duri bagi para petinggi militer yang ingin perang terus berlangsung. Artinya...” Dia berhenti sejenak. “Bisa saja para petinggi militer ingin mereka semua terbantai dengan beralasan mereka terkena dampak dari pertarungan Object vs Object ketika mereka berkumpul di satu tempat?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak bisa menahan keterkejutannya sambil nafasnya tertahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi informasi tentang adanya berlian tidak lain hanyalah umpan untuk menarik militer Kerajaan Legitimasi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Organisasi Iman adalah kelompok ideologi,” kata Charlotte perlahan. “Terkadang mereka bisa saja takut pada sebuah ideologi. Contohnya orang yang tidak ingin berperang. Para petinggi di Organisasi Iman tidak diragukan lagi menginginkan perang dunia ini terus berlanjut dan pihak mereka mendapatkan kemenangan di akhir. Sebuah kelompok yang menyebarkan ideologi dengan menggemborkan tentang kedamaian pastilah mengganggu jalan untuk mendapatkan kemenangan yang diinginkan para petinggi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Myonri mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Militer Organisasi Iman berharap bisa mengatasi kelompok anti-perang ini dengan cepat, tapi mereka tidak bisa membantai atau membersihkan mereka sendirian, Organisasi Iman tidak ingin ideologi anti-perang ini semakin menyebar. Tapi jika kelompok anti-perang terbunuh oleh Object dari salah satu kekuatan dunia tanpa disengaja...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kepercayaan yang ingin mereka dapat dari kita malah akan menambah kebencian mereka,” kata Charlotte.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam tugas pengawasan yang dilakukannya, dia pasi telah banyak melihat emosi negatif yang bisa menguasai seseorang. Suaranya tenang, tapi punya arti yang dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia dengan panik berkata, “Tunggu, tunggu, tunggu, tunggu! Ini semua baru spekulasi. Kita tidak punya bukti bahwa pendapat Myonri itu benar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini hanya menambah spekulasi di atas spekulasi.” Quenser menunjuk ke atas. “Tapi aku berpikir tuan putri tidak punya kesempatan untuk menang jika melawan Wing Balancer secara langsung. Jadi kenapa kita belum mendengar pengumuman kemenangan dari pengeras suara di terowongan ini? Jika mereka telah mengalahkan sebuah Object, simbol sebuah militer, perayaannya bagaikan sebuah parade yang meriah. Kekuatan teknologi sangat absolut. Tidak ada keajaiban yang bisa terjadi. Jadi jika tuan putri belum kalah, bukankah ini pertanda bahwa militer Organisasi Iman bertindak aneh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maksudmu Wing Balancer tidak bertarung dengan serius?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Membawa Baby Magnum semakin dekat pada traget sebenarnya,” kata Chalotte dengan cepat. “Tidak peduli apakah Object itu menyerang tambang secara langsung. Jika kedua Object itu saling baku tembak saat bertarung, tujuan mereka akan tercapai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi.” Heivia sepertinya sedang mencari sesuatu yang bisa menyanggah apa yang sedang terjadi. “Tambang ini terbentang sepanjang 150 kilometer di bibir pantai dan 90 kilometer ke arah darat. Apa sebuah Object bisa menghancurkan seluruh tempat ini dengan mudah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tambang ini sedalam antara 1000 sampai 4000 meter. Air laut yang membeku di atas kita pasti lebih banyak daripada tanah. jika beberapa titik di tembak, bah dari air laut pasti akan membanjiri tempat ini dan membekukan semua manusia yang ada di dalamnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu jika mereka mengubah informasinya sedikit dengan ‘keributan saat pertempuran’ karena pergerakan musuh, para penduduk Organisasi Iman yang tidak terlalu peduli akan tetap mendukung peperangan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika begini terus, ini akan menjadi buruk,” kata Quenser, menyuarakan ketakutannya. “Jika kita tidak bisa mengakhiri ini sebelum tuan putri dimanfaaktan, ini akan menjadi buruk. Berapa orang yang bekerja di tambang? Um...berdasarkan informasi yang tertulis mungkin sekitar 10,500. Mereka semua akan dibantai untuk kepentingan nasional Organisasi Iman.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika ini tambang biasa, tempat ini akan lebih banyak menggunakan mesin dan akan ada sedikit orang yang bekerja. Tapi tambang berlian berbeda. Orang diperlukan untuk memisahkan butiran kecil itu tanpa merusaknya,” jawab Charlotte dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Heivia berkata, “Sebenarnya apa yang harus kita lakukan?? Kita tahu militer Organisasi Iman telah merencanakan sesuatu yang buruk, tapi bagaimana cara kita menghentikannya? Tolong jangan katakan kau ingin membuat kita menghadapi Wing Balancer secara langsung.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau mau bilang kau ingin tetap di sini?” Quenser sedikit menghela nafas. “Jika target utama Organisasi Iman adalah tambang ini, bagiku tempat inilah yang paling berbahaya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial,” kutuk Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Myonri mengangkat tangan dengan malu-malu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau ingin kita melakukan apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Awalnya unit kalian menuju Titik 1, benar? Kau akan menggunakan virus untuk mengacaukan fasilitas radar raksasa yang membantu pembidikan Wing Balancer. Apa peralatan elektronik kalian masih bisa berfungsi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Tapi tidak mungkin kau...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang harus kita lakukan tetap tidak berubah.” Quenser mengutak-atik peralatan genggam yang diberikan Myonri dan menyalin virus-nya ke peralatannya sendiri. “Yang berbeda hanyalah mereka sekarang mengetahui posisi kita. Tapi berdasarkan getaran yang terjadi atas, Wing Balancer pasti sedang berfokus pada pertempurannya dengan tuan putri. Kita bisa menggunakan kesempatan ini untuk menuju Titik 1 dan menggunakan program ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lebih mudah berkata daripada melakukan,” geram Heivia. “Jika itu bisa memotongnya, komandan berdada besar kita pasti tidak akan menggunakan rencana rumit ini dari awal. Dia menahan keberadaan tuan putri sampai akhir karena dia tidak punya pilihan lain. Tuan putri telah memutarbalikan rencana ini dengan muncul ke panggung pertarungan. Jika kita bergerak maju sekarang, kita hanya akan menemui jalan buntu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena rencana ini telah di putarbalikan, kita tidak bisa mengharapkan rencana terbaik. ...Aku bilang ini lebih baik daripada menerjang kumpulan besi seberat 200,000 itu, begitulah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek. Kenapa kau tidak membuat keputusan bijak yaitu lari!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan ketiga orang lainnya berakhir dengan menyusuri terowongan itu lebih dalam. Mereka menuju ke Titik 1, tapi di atas permukaan ada banyak UAV berterbangan ke sana kemari dan dua Object yang saling berhadapan. Mereka memutuskan untuk mengambil jalan yang sedikit lebih aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku tidak tahu dimana mereka bersembunyi, tapi ini buruk karena tidak ada pekerja di dekat sini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran itu timbul bukan karena rasa belas kasihan atau semacamnya. Dia hanya tidak ingin dilumat oleh kumpulan orang panik yang memenuhi seisi terowongan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dinding bagian dalam terowongan ditutupi dengan plastik lembut, tapi ada batu hitam yang menonjol keluar dari beberapa titik. Terowongan itu dibuat dengan rancangan buruk dan di beberapa area mereka harus dipaksa menyeberangi jurang tanpa dasar dengan jembatan kayu. Mereka dipimpin oleh Heivia dan Myonri yang datang dari area di dekat Titik 1.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, Quenser mendengar suara retakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah retakan lebar merambat dari dinding plastik di sisinya. Object masih bertarung di atas mereka. Dia mengira getaran yang ditimbulkannya telah mengguncang seluruh terowongan dan menyebabkan retakan di dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sesuatu yang sedang dihancurkan menusuk telinganya, permukaan batu itu bergetar dan sebuah mesin raksasa menerjang ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempatnya melompat dan berguling menjauh dari mesin itu baik ke depan atau ke belakang. Dari balik kepulan debu, Quenser meliha mesin itu menghantam dinding plastik yang ada di seberangnya, membuat suara retakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah powered suit…!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_13.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu pasti bukan senjata militer. Tapi bagian lengan dan kakinya sangatlah tebal, tapi beberapa celah besar yang cukup aneh terlihat di armornya. Mesin itu terlihat jelas harus menyisakan ruang untuk menggerakan tubuhnya. Desainnya lebih mementingkan untuk memudahkan perawatan daripada pertahanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial, apa-apaan itu!? Apa itu alat penambang!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendengar Heivia berteriak dari belakang powered suit itu. Jalan yang mengarah ke tujuan mereka juga ada di sisi lain. Dengan kata lain, jalan Quenser terhadang oleh powered suit itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser merasakan rasa dingin menjalar di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tidak bukan dikendalikan oleh pekerja tambang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika itu pekerja yang telah disebutkan Quenser dan lainnya, mereka tidak akan melakukan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku tahu itu kau, dasar pengecut.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Quenser bertemu dengan lensa buatan yang ada di kamera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kau mata-mata pengkhianat. Aku tahu kau sedang tertawa dari balik besi itu!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan tebal yang dimaksudkan untuk menghancurkan batuan induk dan menggali menembus batu keras itu diarahkan pada kepala Quenser. Suaranya seperti roda gigi raksasa yang berderit di seluruh area.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak punya waktu untuk menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari tebal itu menggenggam seluruh kepala kecil Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia dengan cepat mengangkat senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dari semua orang yang ada, malahan Quenser yang menyuruhnya berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gah…!? Geh…uuh…Hentikan, Heivia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak bisa menembus armor tebal itu!! Peluru yang memantul akan membunuh kita, bukan dia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia tidak mengalihkan matanya dari pembidik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi benar bahwa peluru senapannya tidak bisa menembus armor powered suit itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi jika dia tidak melakukan apa-apa, kepala Quenser akan diremukan dalam beberapa detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, suara keributan bergema di sepanjang terowongan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu datang dari samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesosok baru datang dari lubang yang diciptakan powered suit. Dia mengayunkan sebuah pickaxe ke celah di antara telapak tangan dan pergelangan tangan powered suit dan bagian tajamnya menancap ke dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powered suit digunakan untuk menyelesaikan berbagai tugas dengan bebagai model yang berbeda, tapi model pertambangan tidak perlu memikirkan cara untuk menutup persendiannya. Faktanya, celah itu membantu membuang panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ujung pickaxe yang menemukan jalan menembus celah armor itu telah mengenai mesin di dalamnya, membuat pergerakan pergelangan tangannya terpaksa berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari powered suit itu berhenti bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser yang sedikit terangkat dari tanah, kembali terjatuh ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gah...!?” dia menggeram, tapi seseorang menariknya menjauh dari situ.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bukan prajurit Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah pekerja wanita dari kelompok anti-perang Organisasi Iman yang sebelumnya membawa kotak P3K.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cepat!!” intonasinya sedikit kasar, tapi pekerja itu berbicara dalam bahasa Inggris, bahasa yang pasti dimengerti oleh orang Kerajaan Legitimasi. “Ini tidak akan bertahan selamanya!! Kau harus menjauh dari sana sekarang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama, Quenser mendengar suara ribut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powered suit itu menggerakan tangannya secara paksa dengan pickaxe yang masih menancap di sendi pergelangan tangannya. Setelah terdengar suara sesuatu yang diremuk, pickaxe yang hancur itu jatuh ke tanah. Benda itu tidak cukup untuk menahan kekuatan powered suit itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powered suit itu menggenggam tinju besarnya dan mengayunkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu mengarah pada Quenser...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tidak, bukan itu!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dengan segera menyelengkat pekerja wanita itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sekejap, tinju yang mengarah pada wanita itu menyambar udara kosong dan menghantam lantai terowongan yang ditutupi plastik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Plastik itu terobek, retakan muncul di batuan induk, getaran hebat terasa, dan debu mengepul ke udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu!!” teriak Charlotte saat dia mengangkat Quenser dari atas tanah. Dan kemudian menyeretnya ke belakang dan menjauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana dengan si pekerja!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita mendapatkannya di sini!!” jawab Heivia dari sisi lain powered suit itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pekerja itu ingin mengatakan sesuatu, tapi debu itu membuatnya terbatuk-batuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, Myonri, kalian pergi saja!! Jangan coba melawan balik!! Apa kau bisa melakukan sesuatu dengan senapan itu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lupakan rongsokan itu!! Aku punya sebuah misil anti-tank, kau tahu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau &#039;&#039;ingin&#039;&#039; mengubur kita hidup-hidup!? Pergi saja!! Cepat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik, dasar kstaria sok pahlawan!! Kita akan akan melepaskan pekerja ini jika menemukan tempat aman. Jangan berani membuat dirimu terbunuh, okay!?’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sebentar, mereka merasa ragu, tapi Quenser akhirnya mendengar suara langkah kaki yang terdengar menjauh. Heivia dan Myonri semakin menjauh ke dalam terowongan bersama seorang pekerja sipil. Quenser dan Chalotte masih tetap tertinggal di belakang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara mesin hydraulic yangberputar, powered suit itu sepenuhnya menghadapi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tingginya 3 meter, jadi benda itu hampir memenuhi seluruh terowongan. Quenser ragu mereka bisa menyelinap dari bagian bawahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte menelan ludahnya dan kemudian berbicara pada Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang, apa yang akan kita lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya bertanya, kenapa benda itu bisa ada di sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melihat powered suit yang telah menghancurkan dinding dengan tiba-tiba dan menyerang mereka, Charlotte memberikan jawaban yang sangat jujur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya si pengkhianat itu yang bisa menyerang kita pada waktu yang tepat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi aku pikir kita harus memberi pelajaran pada si bajingan Nutley itu atas dosa yang telah dia lakukan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 12===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti ini keadaannya, Quenser dan Charlotte tidak bisa langsung menghadapi powered suit itu. Bahkan jika ini bukan model untuk militer, itu adalah peralatan berat yang di desain untuk menghancurkan bongkahan batu dan melindungi pilotnya dari batu yang berjatuhan atau longsor. Itu adalah sesuatu yang tidak bisa ditangani hanya dengan peluru senapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya keuntungan mereka adalah kecepatannya yang lambat. Sepertinya dia ingin mencegah getaran yang ditimbulkan untuk menghindari resiko runtuhnya terowongan ini. Ketika Quenser dan Charlotte berlari, mereka tidak langsung tertangkap. Dan karena itu model untuk pertambangan, musuh mereka tidak memiliki proyektil apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini tidak akan bertahan lama,” kata Charlotte dengan nada kesal. “Si stamina akan menunjukan sisi buruknya tidak lama lagi. Lereng yang curam di terowongan ini dapat menghabiskan energi kita dengan cepat. Lalu powered suit itu bisa menangkap kita. Jika kita tidak bisa menangani masalah ini terlebih dahulu, kita akan dilumat menjadi bola.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku menjauh dari dia  bukan untuk melarikan diri.” Sambil berlari disamping Charlotte, Quenser mengambil peledak Hand Axe dari tas di punggungnya. “Itu untuk memastikan agar kita tidak terluka ketika aku meledakannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu sebentar, kau pernah bilang kalau kau ini seorang zeni perang. Tapi dampak ledakannya bisa menyebar sangat jauh di terowongan tertutup seperti ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, jika kau menggunakannya denga cara biasa. Tapi jika kau menggunakan kepalamu, hal itu bisa dihindari.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil berbicara, Quenser menancapkan pemicu ke dalam Hand Axe dan melemparnya ke sudut dinding dan lantai. Sambil terus berlari, dia melempar sedikit Hand Axe ke langit-langi. Peledak yang sifatnya seperti tanah liat itu menempel di plastik yang menutupi langit-langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bilang maksudmu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya untuk berjaga-jaga, kau harus menutup telingamu,” Quenser berkata sambil berbalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat powered suit itu menginjak Hand Axe yang ada di tanah, Quenser menggunakan jempolnya untuk menekan tombol di radionya dan mengirim sinyal ke dua pemicu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terjadi sebuah ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, itu tidak datang dari peledak yang ada di kaki powered suit. Itu datang dari peledak kecil yang ada di langit-langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dinding plastik itu retak dan kemudian runtuh, lalu debu dan bebatuan menutupi jalan antara Quenser dengan powered suit itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu pemicu lain menyala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sudah memikirkan bahwa tanah dan batu itu bisa menghalangi sinyalnya, jadi dia memilih menggunakan pemicu waktu untuk meledakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara ledakan yang menggema, Quenser dan Charlotte terjatuh di kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau sudah berada cukup jauh dan terhalang tanah dan bebatuan, gelombang getarannya masih terasa di seluruh terowongan dan membuat mereka terjatuh ke tanah. Retakan tercipta di dinding yang tertutupi plastik. Kepulan debu menutupi seluruh terowongan itu seperti kepulan awan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kamu...Jika...saja...kita terkena itu sedikit saja...kita akan merasa...seperti...terkena pecahan...granat...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ssepertinya Charlotte berusaha memprotes, tapi pendengaran Quenser sedang tidak ada di sana untuk sementara, jadi dia tidak bisa mendengarnya dengan lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terbatuk dan melihat ke arah kepulan debu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, dia merasa ada udara yang berhembus di kulitnya. Awan debu itu terbelah. Quenser bisa melihat sesuatu yang besar muncul dari balik bayang-bayang yang kabur. Itu adalah powered suit. Kakinya sedikit menghitam karena terbakar, tapi sepertinya itu masih bisa bergerak dengan baik. Alat itu lebih keras dari yang dia duga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte menggenggam tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser ditarik oleh seseorang yang sedang menyeret tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ledakan seperti itu tidak akan cukup!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya pendengarannya kembali. Dan kalimat yang pertama dia dengar dipenuhi dengan rasa putus asa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi jika aku menggunakan peledak lebih banyak dari itu, kita bisa terkubur hidup-hidup!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita perlu memikirkan jalan lain untuk menghadapinya,” kata Charlotte sambil mengusap tanah di mukanya menggunakan tangannya. “Perbesar dampak ledakan dengan memfokuskannya pada satu arah. Jika ledakannya benar-benar sangat jauh dari kita, resiko terkubur hidup-hidup juga akan berkurang. Kita hanya perlu sepotong besi tebal atau...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powered suit yang datang dari belakang melakukan hal yang baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggunakan tangannya yang seperti ditutupi sarung tangan besi menghancurkan dinding di sampingnya. Kemudian dia mengangkat batu yang berukuran kira-kira sebesar bola sepak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tidak bagus...!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak punya waktu untuk berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powered suit itu telah menggunakan seluruh tenaganya untuk melempar sebuah batu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Batu itu terbang ke arah mereka secepat peluru, Charlotte mendorong Quenser ke samping. Batu yang terpecah-pecah menggores lengan Charlotte yang sedang terulur. Tubuh kecilnya berputar dengan aneh kemudian menghantam dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Charlotte!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch. Aku pikir ini cuma merobek pakaianku, tapi sepertinya berhasil mematahkan lenganku.” Ketika dia berusaha berdiri, dia merintih. “Dan kakiku juga terluka. Hanya keseleo, tapi aku sudah tidak bisa lagi melanjutkannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial!!” teriak Quenser sebelum mengambil tangan Charlotte yang patah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melingkarkannya di pundak dan membantunya berdiri. Quenser juga mengambil senapan yang menggantung di pundak Charlotte.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu, segera hentikan ini. Ini hanya akan membuatmu terbunuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tenanglah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senapan yang dia pegang punya sesuatu seperti grenade launcher di bagian bawahnya. Namun ketika dia melihatnya lebih dekat, itu bukan alat untuk menembak proyektil; fungsinya mirip seperti shotgun tapi ini berpeluru sinar laser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu menggunakan laser, tentu saja laser itu tidak bisa menembus jenis metal yang sama yang digunakan oleh Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah alat yang  berfungsi untuk mengacaukan alat pembidik di senjata musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Sebuah IR jammer&amp;lt;ref&amp;gt;IR (infrared).&amp;lt;/ref&amp;gt;... Ini tidak lebih dari mainan laser-laseran. Bagaimana aku bisa melawan powered suit dengan ini!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bukan bagian dari unitmu, dan kau hanya seorang pelajar, dan situasinya cukup menyulitkan untuk membuat keputusan darurat. Kau tidak akan dihukum oleh aturan apapun jika meninggalkanku di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bisa berkata begitu, tapi anggap saja aku menolong penduduk yang terjebak di wilayah musuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu, dengarkan aku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, kau yang dengar,” kata Quenser memotong. Powered suit itu semakin mendekat dengan perlahan namun pasti. “Object pertama kali dibuat di kepulauan yang ada di timur jauh. Sebagai seorang yang ingin menjadi seorang desainer, aku cukup menghormati mereka. Tapi ada satu pepatah dari mereka yang tidak aku suka. Apa kau tahu apa itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tahu banyak tentang kebudayaan timur.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Orang cantik mati duluan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser mengatakan itu dengan tegas, Charlotte melihat wajah Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, dia menghela nafas dan berkata, “Jangan menggodaku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku cuma menggodamu, aku tidak akan sampai membahayakan nyawaku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terus maju sambil memopoh Charlotte.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi mereka pasti tersusul jika terus begini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengamati sekitarnya dan melihat jalan lain yang terpisah dari terowongan yang sedang dia lalui. Dia masuk ke sana, dan menemukan area yang luas. Luasnya sebesar lapangan bola basket dan tinggi langit-langitnya sekitar 3 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini pasti pusat kontrol dan bukan area penambangan. Kau bisa melihat panel-panel milik kereta listrik ini di sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau areanya cukup luas, bagian dalamnya cukup semrawut. Banyak sekali peralatan yang ada di dalamnya. Ada conveyer belt yang hanya berputar-putar di sana, membuatnya terlihat berlapis-lapis, dan peralatan raksasa yang terlihat seperti mesin yang sudah “kuno”. Beberapa buldozer raksasa yang digunakan untuk membuang batu yang tidak diperlukan berjejer rapi, dan sebuah meja kerja yang panjang dan sempit dipasang untuk sortiran terakhir yang dilakukan dengan sangat teliti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tidak ada satu pun pekerja yang hadir di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peralatan dan meja itu ditinggalkan dengan menyisakan banyak batu hitam di atasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa mereka sedang istirahat? Atau mereka panik dan berhamburan keluar ketika mendengar suara ledakan dan dentuman? Sangat sulit untuk mengetahuinya. Namun, suara mesin yang sedang berjalan bisa didengar dari beberapa peralatan, dan beberapa peralatan cukup panas untuk dipegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melihat mesin-mesin yang disusun secara rumit itu, Charlotte berkata, “Kita mungkin bisa bersembunyi di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika dia menghancurkan semua benda yang ada di sini, dia akan menemukan kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kita pergi saat dia sibuk mencari dan menggunakan bom untuk menutup pintu keluarnya...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu model pertambangan, jadi dia pasti bisa mengebor batu yang menutupi pintu keluar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu apa yang kau sarankan? Apa kau ingin memanfaatkan ruangan luas ini untuk menggunakan lebih banyak peledak? Atau kau ingin menggunakan kereta itu untuk kabur?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum Quenser sempat melanjutkan, suara ribut datang dari pintu masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powered suit itu sudah masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak punya waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena area itu cukup luas dan dipenuhi dengan mesin-mesin raksasa, mereka akan sulit ditemukan. Namun, cuma menahan nafas dan bersembunyi tidak akan membuat mereka terus bertahan hidup. Semakin lama mereka ragu-ragu, semakin mereka terpojok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berbisik pada Charlotte.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Aku akan menghadapinya dengan suatu cara. Kau tunggulah di sini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(...Kamu!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berteriak untuk menghentikannya, tapi Quenser mengabaikannya dan menunduk dari bawah conveyer belt. Conveyer belt itu ditopak oleh tiang setebal ibu jarinya, dan dia bisa bergerak bebas di bawahnya sambil menunduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengeluarkan beberapa Hand Axe dan menuju meja panjang untuk penyortiran. Beberapa peralatan berserakan di atas meja, tapi dia mendecakan lidahnya saat melihat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Bukan ini. Yang ada di sini tidak akan bisa memotongnya. Tapi jika tambang ini benar seperti apa yang dikatakan, pasti ada beberapa di suatu tempat.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat sekitarnya, tapi kemudian dia tiba-tiba berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menemukan sebuah brangkas besi di sudut dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu seukuran rak buku, dan pintunya menggunakan jenis kunci putar jaman dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itukah?” Quenser bergumam sebelum menuju berangkas itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kotak perkakas ditinggalkan secara tak sengaja di dekat brangkas itu. Sepertinya itu digunakan untuk memelihara mesin-mesin besar itu dan untuk membuat rak penyimpanan atau meja dari kayu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membuka kotak perkakas itu dan mengeluarkan linggis berbentuk L.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menancapkannya di celah pintu berangkas itu dan membukanya dengan bantuan sistem tuas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara besi yang dibengkokan lebih berisik dari yang dia kira.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menemukan apa yang dia cari di dalam berangkas itu dan membungkusnya dengan Hand Axe yang telah dipipihkan oleh tangannya. Dia sekali lagi meremas peledak itu dan memaksanya masuk pada panel yang ada di dekatnya. Ketebalan panel besi itu hampir setebal setengah buku tulis. Dia membuat besi itu bengkok dengan menginjak-injaknya, memasang peledak di cekungan yang dia buat, dan menancapkan pemicu elektrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di waktu yang sama, mesin-mesin raksasa yang dibangun seperti sebuah mainan balok-balokan anak-anak rubuh secara bersamaan saat tiang yang ada di bawahnya dilepas. Powered suit itu menembus masuk dari bawah reruntuhan. Menghancurkan besi, membengkokannya. Dan menuju langsung ke arah Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kh…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah ketahuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dari suara yang telah dia timbulkan, itu tidak mengejutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menekan peledak itu dengan kakinya, membalik meja di dekatnya, dan meletakannya di atas peledak itu. Dia selesai saat powered suit itu mulai menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hampir saja tertangkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau dia pikir begitu. Dalam sekejap berikutnya, getaran hebat mengguncangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berhasil menghindari pukulan besi dari powered suit raksasa itu, tapi bongkahan-bongkahan batu yang dipukul olehnya berterbangan dan beberapa darinya menghantam Quenser. Dia berusaha menggigit lidahnya, tapi dia tidak berhasil untuk menahan teriakan rasa sakit. Dia tidak bisa langsung berdiri. Dia menggunakan tangannya untuk menyeret dirinya di atas tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powered suit itu menuju ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan tebalnya mulai direntangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sepertinya sudah tahu bahwa Quenser telah melakukan sesuatu. Namun, sepertinya dia memutuskan bahwa itu hal yang tidak perlu dipikirkan. Itu mungkin karena armor tebalnya sudah pernah menahan ledakan dari peledak Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar bahwa Quenser tidak bisa mengalahkan powered suit itu hanya dengan menggunakan ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebagai seorang agen intelegen, kau pasti sudah tahu bahwa powered suit itu digunakan untuk menambang, benar?” Quenser tersenyum dan mengoperasikan radionya. “Berlian. Mineral terkeras di muka bumi ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah ledakan terjadi di dekat situ.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papan besi yang sengaja di bengkokan itu mengarahkan arah ledakan, dan beberapa berlian yang ada di permukaan peledak Hand Axe melesat seperti peluru shotgun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka menembus peralatan besi yang cukup tebal, beberapa retakan muncul di dinding yang tertutupi plastik halus, dan tidak perlu dikatakan lagi, powered suit yang berada tepat di depan pusat ledakan itu sudah pasti dihantam hujan berlian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berlian sangatlah keras dan bahkan hampir tidak bisa tergores, jadi biasanya mereka cukup sulit untuk dibentuk menjadi peluru atau proyektil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ketika menyebut kata model militer, itu adalah cerita yang berbeda, tapi berlian-berlian itu punya kekuatan yang cukup besar untuk menembus armor powered suit model pertambangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Batu mulia yang tidak terhitung jumlahnya menemukan jalan untuk menembus celah besi dan menjadi seperti badai peluru mematikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan deritan keras dan percikan api, powered suit raksasa itu terlihat sedikit terangkat. Armornya terbelah. Oli hitam yang melumasi peralatan hydraulic tumpah keluar. Oli itu bercampur dengan cairan lain yang warnanya berbeda. Cairan lain itu berwarna merah dan berbau seperti besi berkarat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Powered suit menghentikan seluruh pergerakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser perlahan berdiri dan melihatnya dengan bangga pada powered suit yang telah dihancurkan oleh tembakan menyebar pada jarak dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Wow. Sangat berkilauan. Ini dipenuhi dengan berlian,” dia berkata layaknya tanpa teban. “Kau seharusnya senang. Kau punya peti mati paling mewah di dunia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 13===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Chalotte memtusukan untuk menuju ke permukaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Heivia dan Myonri telah pergi duluan, Quenser dan Charlotte tidak tahu jalan yang menuju keTitik 1.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya Heivia dan lainnya berhasil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang, mereka sepertinya telah melepaskan pekerja yang kau khawatirkan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa kau masih marah tentang itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, kali ini kau benar. Tapi hanya dari sudut pandang lain. Jujur saja, aku senang tidak membunuhnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser masih memopoh Charlotte. Dia juga masih membawakan senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Akan lebih baik untuk menuju ke atas daripada berputar-putar di labirin terowongan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kita akan menuju Titik 1 yang ada di permukaan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ingin menghubungi zona perawatan terlebih dahulu. Mereka masih tidak tahu apa yang sedang terjadi. Aku tidak tahu apa yang bisa kita lakukan, tapi akan lebih baik jika setidaknya kita bisa bertukar informasi. Kita tidak bisa melakukan transmisi jarak jauh dengan radio yang ada sekarang ini, tapi kita masih bisa menghubungi mereka jika kita menuju base.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka menuju lereng yang terus menerus naik sampai mereka tiba di pintu keluar dari tambang bawah tanah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka menyembulkan kepala mereka keluar untuk melihat keadaan di luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di kegelapan malam, mereka bisa melihat situasi yang terlihat seperti akhir dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua senjata mengerikan setinggi 50 meter saling menembaki satu sama lain. Dampak ledakannya terlihat seperti benda padat yang menyebar ke seluruh tanah dan menyebabkan beberapa tebing runtuh seperti kue. Suara desingan tinggi menusuk gendang telinga dan getarannya menghantam perut mereka layaknya sebuah pukulan. Proyektil Coilgun menciptakan sinar oranye selama melesat di udara, dan cahaya putih pucat terpancar dari plasma cannon berstabilitas rendah. Kegelapan malam di Arktrik dipaksa menyingkir oleh senjata buatan manusia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak melihat adanya UAV.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan situasi yang sedang terjadi, mereka bisa kehilangan kendali dan bertabrakan, jadi  mereka semua pasti dipanggil kembali. Kenyataannya, satu buah benda itu seharga 50,000 euro.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu ada hubungannya dengan kemungkinan Heivia dan Myonri yang telah mencapai Titik 1, dan sudah memasukan virusnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tapi itu terjadi jika Heivia tidak memutuskan itu berguna dan malah melarikan diri.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Quenser dan Charlotte masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan mereka, keduanya pasti berpikir bahwa mereka telah melarikan diri. Tapi sekarang bukan waktunya untuk saling tidak percaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sekali lagi mensimluasi keadaan di kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam segi militer, Kerajaan Legitimasi berada dalam posisi tidak menguntungkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wing Balancer adalah Object berspesialisasi. 20 kaki terhubung ke bantalan yang membentuk lingkaran sepusat yang terhubung pada tubuh utamanya. Dia punya coilgun besar di tengah-tengah bagian depan tubuh utamanya. Dan “sirip pemberat” membantunya tetap seimbang pada gravitasi dan membantu mengurangi gaya inersia saat berbelok tajam. Video dari pertempuran laut yang sudah direkam tidak menunjukannya, tapi sekarang dia dengan cekatan melompati jurang yang ada di antara dua tebing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Luar biasa. Heivia tidak bercanda. Benda raksasa itu benar-benar bisa melompat...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka entah sengaja menyembunyikannya di pertempuran laut sebelumnya atau mereka tidak perlu melompat di perairan yang tenang. Apapun itu, dia adalah musuh yang berbahaya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte tidak benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keuntungan yang dimiliki Wing Balancer adalah dapat bergerak bebas. Semenanjung Kamchatka terpisah-pisah oleh banyak sekali tebing yang tersebar seperti kaca yang pecah. Itu adalah dataran yang menyulitkan bagi Baby Magnum. Pergerakan Baby Magnum terbatas dan sulit untuk melakukan gerakan untuk menghindar. Sementara itu, Wing Balancer bisa melompati jurang yang ada di antara tebing-tebing itu. Karena bisa melompat di udara dengan bebas, dia bisa menjaga jarak aman, menghindar dengan mudah, dan makin mempersulit tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya keuntungan yang didapat karena manuver Wing Balancer adalah senjata utamanya tidak terlalu kuat. Object tuan putri telah pekok di banyak tempat dan beberapa meriam dari 7 meriam utamanya bengkok, tapi dia tidak memiliki kerusakan yang lebih besar dari itu. Dia telah tertembak beberapa kali oleh meriam utama musuh. Tetap saja, senjata itu masih bisa menembus lurus melewati reaktor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menundukan kepala Charlotte ke tanah di dekat pintu keluar tambang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Charlotte, gunakan radiomu untuk menghubungi base dan memberi tahu situasi ini pada Froleytia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita masih terlalu jauh. Radio kita tidak akan mencapai zona base.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hubungi base melalui Object. Antena Baby Magnum bisa mencapai base.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baiklah.” Chalotte Zoom mengeluarkan sebuah alat kecil. “Tapi mungkin antena pengacau Organisasi Iman bisa menangkap sinyalnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita hanya perlu percaya pada sistem enkripsi kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte menggunakan peralatan komunikasi kecil itu dan mulai menjelaskan tujuan sebenarnya dari Organisasi Iman. Tuan putri pasti telah menyadari peralatannya sedang digunakan karena dia langsung menghubungi Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Quenser, apa kau masih hidup?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ketika aku memperkenalkan diri pada seseorang, aku akan memulainya dengan mengatakan bahwa kemampuan spesialku adalah selalu bertahan hidup,” jawab Quenser dengan santai. “Bagaimana situasinya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Melelahkan. Zona base sudah mulai mundur, tapi cuma pergi ke laut tidak berarti mereka sudah lolos. Wing Balancer bisa menuju ke perairan tanpa mengganti peralatan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi itu bisa melompat dan bisa melaut... Aku tebak belakang ini sistem bantalan udara sedang ngetren. Sebenarnya, sangat menyulitkan jika harus mengganti peralatan setiap waktu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kecepatannya tidak terlalu hebat,” tambah tuan putri dengan cepat, dia terdengar sedikit jengkel. “Jika pertempuran ini berada di lingkungan biasa, Object-ku pastinya akan menang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Coba kuingat lagi, Rush Aliansi Informasi punya rantai untuk mempercepat pergerakan selain alat bantalan udara yang menjadi sistem pendorong utamanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kenapa kau malah membawa-bawa gadis bermasalah itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nada tuan putri semakin dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya dia benar-benar membenci si “Oh ho ho” itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak dapat dipercaya bahwa dia bisa terus mengobrol sembari membuat gerakan kecil untuk menghindari tembakan dari Wing Balancer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku senang untuk membantu, tapi aku tidak punya informasi yang cukup,” kata Quenser. “Apa kau telah mengetahui karakter Object itu ketika kau melawannya? Seperti area apa yang paling dilindungi oleh pergerakannya atau apa sajalah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya semua sistem yang berhubungan dengan sasis sedikit rapuh. Tapi ketika aku mengarahkan meriam utamaku ke bagian bawahnya, dia membuat lompatan jauh ke sisi lain tebing.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, dengan kekuatan meriamnya yang hanya sebatas itu, dia akan sangat lemah jika kemampuan manuvernya kurang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Juga, dia melakukan serangan membabi buta ketika aku mengenai salah satu sirip di belakangnya. Kurasa dia menjadi panik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihatnya lagi dan menyadari sekarang Wing Balancer hanya memiliki 3 sirip yang menempel di belakangnya. Dia sedang kesulitan untuk menyeimbangkan diri. Dan pasti akan semakin kesulitan jika tanpa keempat-empatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kurasa akan lebih baik jika aku mulai memikirkan cara untuk merusak kaki Wing Balancer. Dia punya peralatan untuk membuatnya tetap mengambang dengan menggunakan banyak sekali udara yang dikompres dan menggunakan sayap untuk menjaga keseimbangan bahkan ketika di udara. Apa ada cara untuk menyerangnya menggunakan itu?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, Wing Balancer telah merubah pergerakannya dengan jelas. Sebelumnya, dia telah menggunakan seluruh senjatanya, temasuk meriam utama, untuk menembaki Baby Magnum, tapi targetnya telah berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang dia menarget Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia menyadariku!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_14.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamera dan sensor mungkin telah menentukan lokasinya. Atau mungkin dia melacak sumber sinyal radio. Apapun itu, tidak ada yang bisa dia lakukan saat diincar oleh sebuah Object. Bahkan jika dia mencoba melarikan diri, getaran dan dampak dari tembakan meriamnya sudah cukup untuk menghancurkan tubuh berdarah-daging-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wing Balancer tidak menunjukan rasa ampun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia sudah melihatnya, dia menembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum dengan cepat masuk diantara mereka. Beberapa suara metal berdentang terdengar. Sebuah Object sebesar 50+ telah menjadi sebuah tameng untuk prajurit berdarah-daging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama, sebenarnya tembakan Wing Balancer sedikit melenceg.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak melakukan apapun. Baby Magnum telah menahan serangannya seperti sebuah perisai. Tidak alasan bagi musuh untuk melencengkan tembakannya di situasi seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali satu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa Heivia dan Myonri telah memasukan virusnya di Titik 1!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Wing Balancer belum berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendengar suara udara yang telah dikompres itu dihembuskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekejap berikutnya, dia melihat sebuanh bayangan di atas aurora di langit malam yang indah. Itu adalah bayangan raksasa dari sebuah Object. Menggunakan teknik yang sama untuk melompat dari satu tempat ke tempat lain, Wing Balancer berusaha melompati Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawah Wing Balancer tidak punya apa-apa selain mekanisme yang terhubung dengan sasis dan tidak ada senjata di sana. Namun, mekanisme itu bisa membuat hembusan udara yang cukup kuat untuk menahan sebuah mesin raksasa. Angin yang sangat kuat berhembus di seluruh area tempat dia mendarat. Jika itu terjadi, tubuh kecil Quenser akan diterbangkan beberapa meter walau jika dia berlindung di suatu tempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri dengan cepat mengarahkan senjatanya ke atas. Sekitar 100 senjata baik besar atau kecil meraung. Sayangnya, beberapa meriam utama yang spesial dibuat untuk menyerang ke atas sedang tidak berfungsi. Meriam yang bukan meriam utamanya sudah memiliki kekuatan yang cukup untuk membuat tank tidak ada apa-apanya, tapi mereka tidak bisa memberikan kerusakan berarti pada monster bernama Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser melihat ke atas, dia melihat dua buah lingkaran sepusat yang tersusun dari alat pendorong itu terpisah menjadi 20 bagian. Bagian-bagian yang cukup banyak itu terlihat seperti potongan nanas di makanan kaleng. Untuk Quenser, mereka terlihat seperti tombak yang bersiap untuk menusuknya dari atas. Bagian yang dilihat dari bawah mirip seperti bagian bawah kaki manusia. Quenser melihat banyak sekali kamera di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu menjadi pencetus sebuah ide.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser secara insting mengambil senpan yang menggantung di pundaknya dengan sabuk lalu mengarahkannya ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku tidak punya cukup waktu!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wing Balancer mendarat di dekatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat sebelum itu terjadi, Baby Magnum menembakan coilgun kecilnya. Dia tidak menembak ke arah Wing Balancer. Dia menembak batu besar yang berada sedikit jauh dari Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Batu yang hancur itu bergerak ke posisi dimana itu bisa melindungi Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser terjatuh karena guncangan, Wing Balancer mendarat. Hembusan angin yang kuat menyebar ke berbagai arah dari tempat ia mendarat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau sudah dilindungi oleh batu besar dan sembari tiarap ke salju, tubuh Quenser terangkat beberapa meter ke udara. Tapi itu lebih baik daripada apapun. Tanpa pelindung yang melindunginya, dia pasti telah dihempaskan beratus-ratus meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam utama Wing Balancer meraung dua kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri dengan segera melakukan gerakan menghindar, tapi bagian paling ujung kanan tubuh bulatnya terkikis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat sebelum ketujuh meriam utama menggerakan lengannya untuk melakukan serangan balasan, bagian kaki Wing Balancer mulai saling berderit sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melompat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ingin melompati Baby Magnum dan berada di titik buta meriam utama Object tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Posisi itu sangat berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dengan segera menyadari hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tembakan dua kali dari meriam utama sebelumnya bukanlah apa-apa selain memojokan Baby Magnum pada posisi skakmat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tembakan pertama yang akan mendarat adalah tembakan langsung ke tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser berguling di atas tanah, dia membuka alat bantu pembidik di senapan itu. Sekarang ini, dia tidak punya tenaga yang cukup untuk output-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak ingin menggunakan kekuatan penghancur dari peluru senapan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tidak akan pernah berdampak pada sebuah Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sebuah bantalan udara dari udara yang dikompres bekerja sangat baik sebagai alat pendorong saat menapak area yang luas. Jadi kenapa Wing Balancer memisah-memisah sasisnya dan mengindahkan keuntungan tentang menapak di area yang luas?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wing Balancer lewat di atas kepala Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat banyak kamera berkilauan yang dipasang sebagai alat tambahan di tempat penyemprotan udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Pasti itu digunakan untuk mengikuti bentuk permukaan tanah. Dengan bantalan udara, sangatlah penting untuk mengetahui permukaan tanah untuk disesuaikan dengan jumlah udara yang dihembuskan. Itulah kenapa bantalan udara lebih sering digunakan di atas air daripada di daratan. Bahkan sebuah gundukan tanah saja bisa mengakibatkan masalah. Wing Balancer mengatasi masalah itu dengan memisah kakinya menjadi 20 bagian. Naik-turunnya permukaan tanah bisa diperhitungkan dan bagian-bagian itu didesain untuk menyamakannya. Dan maksud dari menyamakannya itu berarti...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggunakan ujung pisau masak dari peralatan bertahan hidupnya untuk memutar baut di alat bantu pembidik. Itu berfungsi sebagai pengatur output dari laser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kemudian mengarahkan senapan itu ke atas tanpa perlu keluar dari persembunyiannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Kamera itu!! Menggunakan infrared!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggerakan jarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laser yang berfungsi sebagai alat bantu pembidik itu menyala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu mengenai lensa di salah satu kaki Wing Balancer yang digunakan untuk memperhitungkan bentuk permukaan tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan menggunakan tipe sinar infrared yang sama dengan yang digunakan untuk kalkukasi, dia akan mengakibatkan malfungsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sudahlah, dasar berengsek!! Ayo jatuh ke bawah!!” teriak Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itu saja tidak cukup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawah Wing Balancer dipenuhi dengan seratus atau bahkan seribu sensor inframerah, ketika Quenser hanya punya alat pembidik kecil di ujung senapan yang ada di tangannya. Dia tidak bisa sepenuhnya mengacaukan sensor musuh dengan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa ini belum cukup!? Sial! Apa tidak ada yang lain!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Assault riffle yang dipegang Quenser punya alat tambahan yang dipasang di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah IR jammer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah alat khusus yang memancarkan beberapa infrared laser layaknya peluru shotgun untuk mengacaukan alat penarget suatu senjata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik pelatuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tidak terlihat oleh mata manusia, tapi kecerahan cahaya itu meningkat secara bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa lensa di Wing Balancer menciut seperti menyipitkan mata. Mereka tidak bisa lagi mendeteksi permukaan tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wing Balancer telah kehilangan sebuah pondasi untuk mendarat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi benda seberat 20,000 itu terus terjatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pergi dari sana!!” perintah yang tidak diperlukan diteriakan oleh tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser telah bergerak ke samping secepat yang dia bisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat setelah itu, sebuah kawah besar tercipta di Semenanjung Kamchatka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah raungan keras diikuti gelombang getaran besar tercipta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh Quenser terlempar lebih jauh dari yang dia bayangkan. Dia berguling melewati tanah yang keras, menerima bebera goresan dan robekan di seluruh tubuhnya. Tapi itu belum seberapa jika bantalan udara itu benar-benar bekerja. Itu telah mengalami malfungsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial...Apa yang terjadi pada benda itu...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memaksa tubuhnya yang kesakitan untuk berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wing Balancer tidak bisa menahan kejatuhannya, setidaknya setengah dari 20 kakinya telah langsung menghantam tanah dan hancur. Kaki yang tersisa tidak bisa menahan beban super beratnya. Wing Balancer perlahan-lahan mulai runtuh dan meronta-ronta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pasti belum menyerah karena dia tetap berusaha menggerakan meriam utamanya. Namun Wing Balancer tidak bisa memutar tubuhnya, jadi Baby Magnum bisa dengan mudah menghindari jarak tembakannya dengan memutarinya. Baby Magnum bisa menembakan meriam utamanya kapan saja. Ini adalah checkmate.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengirim transmisi singkat kepada tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Perintahkan mereka untuk menyerah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pertama, aku akan menembak dari samping dan menghancurkan meriam utama Wing Balancer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara raungan hebat, satu-satunya pergulatan terakhir yang tersisa dari Organisasi Iman telah dihentikan. Guncangan itu membuat Quenser kembali berguling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser meludahkan salju yang telah memasuki mulutnya dan melihat ke arah Charlotte dimana dia sedang menunggu di pintu masuk tambang. Charlotte melambai pada Quenser sambil punggungnya bersandar di dinding batu. Sepertinya lukanya tidak bertambah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ini, pertempuran di sekitar Semenanjung Kamchatka telah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rencana Organisasi Iman untuk menghabisi kelompok anti perang dan menegaskan kebijakan nasional untuk memerangi Kerajaan Legitimasi telah digagalkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser membayangkan itu, dia menerima transmisi dari Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Titik 1, Titik2, apa kalian masih hidup!? Kami tidak bisa menghubungi radio kalian, jadi kami menganggap kalian telah dihabisi! Berapa banyak dari kalian yang beruntung untuk bertahan hidup!? Apapun itu, pergi dari sana sekarang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Froleytia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengirim transmisi ke zona perawatan melalui antena berjangkauan luas yang terpasang di Object tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menerima tanggapan hampir secepat kilat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami telah mengetahui apa yang ada di balik semua ini. Mereka ingin menggunakan keributan dalam peperangan untuk membantai penduduk Organisasi Iman yang bekerja di tambang yang ada di timur Semenanjung Kamchatka!! Dengan itu, mereka bisa melanjutkan perang dengan Kerajaan Legitimasi dan kedudukan Organisasi Iman akan semakin kuat!! Mereka menginginkan kemenangan, tapi jika ini berakhir sesuai dengan rencana kita, kemenangan tidak akan ada di tangan mereka. Itulah kenapa mereka membuat situasi dimana mereka bisa menyebabkan peperangan itu terus berlanjut!! Mereka menggunakan tambang ini untuk tujuan itu. Siapa pun yang bisa bergerak harus menjauh sejauh mungkin dari tambang!! Kalau tidak kau akan terkena bombardir!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak perlu mengkhawtirkan itu,” kata Quenser dengan santai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuatu sepertinya telah menyebabkan informasi terlambat mencapai base, jadi ketakutkan Froleytia sama sekali tidak berarti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Object Organisasi Iman tidak lagi bisa bergerak. Wing Balancer telah kehilangan kemampuannya untuk melukai penduduk yang ada di dalam tambang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Ya. Memang benar bahwa Wing Balancer seperti tiu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada sesuatu yang mengancam dari nada suaranya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser merasa tidak enak layaknya ketika bom terus berdetik mundur walau kabelnya telah diputus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia melanjutkan, “Tapi Wing Balancer bukan satu-satunya Object yang ingin memperbesar peperangan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bilang...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berapa banyak Object yang dikirim ke Semenanjung Kamchatka?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Baby Magnum Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Wing Balancer Organisasi Iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Indigo Plasma Kerajaan Legitimasi yang datang dari lautan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa fakta tiba-tiba mengejutkan Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nutley bukanlah mata-mata Organisasi Iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Militer Organisasi Iman bukan satu-satunya kelompok yang berharap peperangan ini terus bertambah besar dan kejam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nutley adalah mata-mata yang dikirim oleh Batalion Pemeliharaan Mekanik Kerajaan Legitimasi 24.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendengar suara gemuruh yang sangat pelan. Di salah satu sudut cakrawala ada Object yang seharusnya telah melarikan diri, perlahan kembali menghampiri Semenanjung Kamchatka. Meriam utamanya bergerak perlahan karena sedang membidik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mengincar Wing Balancer. Object Organisasi Iman telah tidak bisa bergerak. Dia tidak mengincar Baby Magnum. Dia tidak punya alasan untuk menembak sesama Object Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam utama Indigo Plasma mengarahkan moncongnya ke dataran kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dataran itu mungkin terlihat kosong dalam pandangan pertama, tapi Object itu mengincar tambang berlian yang ada di bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hentikan...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teks pidato kelompok anti peperangan dan wajah pekerja yang membawa kotak P3K kembali memasuki pikiran Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Data tentang 10,500 orang kembali teringat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum tuan putri telah bergerak terlebih dahulu sebelum dia sadari. Namun, dia tidak bergerak untuk menyerang Indigo Plasma. Indigo Plasma terlalu jauh dan itu akan melanggar peraturan militer. Tuan putri tidak bisa memutuskan apa dia diperbolehkan untuk menembak Object itu atau tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malahan, tuan putri bergerak untuk melindungi Quenser dan Charlotte seperti sebelumnya. Dia telah membayangkan kehancuran dan tragedi yang akan segera terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnnn!!!!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara seorang pelajar berbadan kecil menggema di seluruh medan peperangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat setelah itu, Indigo Plasma mulai menembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya putih pucat dari pancaran meriam plasma berstabilitas rendah mengalahkan kegelapan malam di Semenanjung Kamchatka. Ledakan demi ledakan terjadi. Itu lebih dari sekedar beberapa tembakan. Area yang ditembak telah sangat diperhitungkan agar lubang yang tercipta bisa membuat air laut yang sangat dingin memenuhi seluruh tambang. Kehancuran yang sangat dahsyat mengakibtkan air bah menyapu seluruh tambang. Area bahwa tanah buatan dan dataran di atasnya juga berubah. Beberapa batuan induk yang meleleh menjadi lava bercampur dengan air laut menciptakan uap yang berbentuk seperti awan cumulonimbus. Tambang itu berubah menjadi lebih parah dari neraka jika ada yang terkubur hidup-hidup. Luapan air laut tumpah ke dalamnya untuk benar-benar membersihkan orang-orang yang masih terjebak di dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak punya tempat nyaman untuk duduk dan melihat pembataian itu. Bahkan walau Baby Magnum bertindak sebagai perisai, guncangan datang dari sekitar Objcet dan menghajar telinganya. Dia memaksa mereka untuk menghilang dan berusaha untuk berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan bombardir itu terus berlangsung selama lebih dari 10 menit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah Object sudah cukup untuk memanggang seluruh isi pesawat kargo dalam sekejap, tapi kali ini dia terus menembaki penduduk selama lebih dari 10 menit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mimpi buruk bombardir itu menjadi hening. Quenser benar-benar kehilangan kata-kata. Dia bahkan tidak bisa mengusap tanah dan kerikil dari wajahnya. Pemandangan yang ada di depannya, semuanya benar-benar telah dihancurkan. Api merah, asap hitam, lava oranye, dan uap putih. Itu semua adalah warna yang mewarnai neraka. Salah satu yang bisa memperburuknya adalah jika ada warna kulit atau darah merah segar manusia bisa terlihat dari jarak itu. Apapun itu, semua orang di tambang pasti telah terbunuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indigo Plasma berputar arah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang pembantai dengan tenang bergerak ke lautan lepas layaknya seorang pemenang sejati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser bahkan tidak punya keinginan untuk mengejarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemenangan bagi Quenser bukan lagi sekedar menghancurkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Titik 1, Titik 2, siapa pun yang selamat jawablah,” kata Froleytia dari balik radio. Jujur saja Quenser ingin menjawab bahwa dia telah mati, tapi kemudian komandan berambut peraknya berkata hal lain. “Tidak usah cemas. 10,500 anggota dari kelompok anti perang Organisasi Iman tidak ada yang terluka. Untungnya, tambang batu bara itu sebenarnya sebuah tambang berlian. Jadi mereka sudah menyiapkan jalan untuk melarikan diri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sudah menjelaskan bahwa bagian timur dari Semenanjung Kamchatka telah berubah menjadi dataran yang terdiri dari kumpulan delta-delta yang rumit karena gempa bumi di Laut Bering dan konsturksi bangunan pangkalan kapal selam mereka yang keempat, benar ‘kan? Yah, di sana benar-benar ada pangkalan kapal selam. Biasanya, masalah biaya mencegah kapal selam untuk digunakan sebagai kendaraan transportasi. Namun, Semenanjung Kamchatka memproduksi cukup bebatuan berharga yang cukup untuk menutupi ongkos biaya itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka menggunakan kapal selam-kapal selam itu untuk mengangkut berlian...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan tidak hanya 1 atau 2 ratus dari mereka. Yah, mereka ingin mencegah aset militer berharga dicuri. Militer membutuhkan banyak hal untuk menutupi kelompok apa yang sebenarnya ada di sana dan mencegah terjadinya perpecahan. Supaya dapat menggunakan mereka di sini, militer mereka pasti sangat ingin untuk menyembunyikan tambang berlian itu. Para pekerja tambang merawat kapal selam itu untuk mereka gunakan sendiri. Rencana ini dibuat agar mereka dapat menghancurkan tambang dengan mudah. Tapi itu hanya berarti jika kau menemukan kesempatan untuk menjalankannya. Indigo Plasma memanfaatkan arus air laut, jadi aku sedikit cemas para kapal selam itu akan terseret ke dalam sebuah lubang yang tercipta.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi,” kata Quenser sambil menyanggahnya. Dia masih tidak peracaya. “Tapi bagaimana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka yang ada di tambang menghubungi kami melalui radio. Sepertinya seseorang dari kelompok anti perang menemukan peralatan kita dari salah seorang rekan kita yang mati. Menggunakan frekuensi yang ada di peralatan itu, mereka menggunakan antena jarak jauh yang ada di tambang untuk menghubungi kita. Kita adalah Kerajaan Legitimasi dan mereka adalah Organisasi Iman. Jujur saja aku tidak punya bukti bahwa mereka berkata jujur, tapi mereka mau mendengarkan apa yang aku katakan. Juga, mereka menjelaskan semua hal yang mereka tahu tentang peralatan yang ada di dalam tambang. Itulah kenapa kita bisa memberi tahu mereka untuk melakukan evakuasi. Tapi itu masih terlalu mepet. Pada akhirnya, ada 10,000 orang diantara mereka. Mereka telah mulai bergerak sejak 2 jam yang lalu, tapi mereka masih sempat menyelesaikannya pada saat-saat kritis. Mereka sekarang sedang bertanya tentang syarat-syarat yang diperlukan untuk bersekutu dengan Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itulah semuanya mulai terlihat jelas bagi Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku paham. Alasan kenapa pekerja yang sebelumnya bertemu dengan kita di terowongan sedang membawa kotak P3K adalah karena komunikasi itu.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti yang aku katakan sebelumnya, kami pikir Titik 1 dan Titik 2 telah dihabisi karena kami tidak bisa menghubungi kalian melalui radio, itulah kenapa situasi yang terjadi diantara kalian berbeda dari perkiraan kami. Jujur saja, aku hampir saja panik ketika kau tiba-tiba menghilang di tengah-tengah medan pertempuran.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rencana Indigo Plasma tidak membuahkan hasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang yang ada di dalam tambang ingin dibantai tanpa alasan yang jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami baru saja menghubungi Heivia dan Myonri. Sepertinya mereka melindungi salah satu pekerja sipil dan mereka tidak terluka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada warga sipil yang tewas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak seorang pun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita menang karena kita mempercayai kata-kata dari orang asing,” kata Froleytia menyimpulkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 14===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memopoh si Seragam Hitam bernama Charlotte. Tangannya telah patah dan lututnya keseleo. Quenser hanya punya sedikit ungkapan tentang Object yang berperang dengan bersih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tahu?” kata Heivia sambil berjalan. “Batalion Pemeliharaan Mekanik 24 Indigo Plasma telah membuat pernyataan resmi. Para Konselor dan Parlemen masih berseteru, tapi sebentar lagi pasti akan diputuskan. Musuh kita selanjutnya adalah sesama rakyat Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku tidak suka ini. Ini mengingatkanku pada Konselor Flide.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, oh. Si tua bangka yang menggunakan gadis kecil Elite sebagai bidaknya? Aku ingat dia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser dan Heivia saling memberikan cemoohan, Myonri memotong mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ja-jangan terlalu tenang. Apa kalian mengerti? Ini perang sipil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah muram Myonri pasti diakibatkan karena dia mengingat Cookman dan Westy, dua mantan rekannya yang hilang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte masih terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak berkata sepatah kata pun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai Seragam Hitam yang bertugas mengawasi sambil melakukan investigasi kemiliteran dan memberikan hukuman jika diperlukan, dia pasti malu karena situasinya sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil Quenser terus memopohnya, Quenser berkata, “Apa yang kita sedang perangi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pastinya bukan untuk kedamaian atau keadilan,” celoteh Heivia. “Aku berperang untuk bisa mewarisi kebangsawananku dan kau berperang untuk menjadi seorang perancang Object. Itu tetap tidak berubah. Kita sudah tahu bahwa 24 adalah musuh kita, jadi ayo gunakan mereka sebagai batu loncatan kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari kejauhan, seorang letnan paruh baya berteriak ke arah Heivia dengan suara lantang. Dia telah dipanggil untuk melakukan beberapa pekerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek. Menggali salju lagi? Sekarang aku berharap akulah yang meminjamkan pundakku pada wanita cantik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang pertama datang yang pertama dilayani.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu itu brengsek. Hey, ayo Myonri. Setidaknya aku punya wanita muda imut yang bekerja bersamaku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Eh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Myonri terbelalak saat Heivia sedikit menyeretnya ke arah letnan paruh baya itu. Quenser kembali berusaha membawa Charlotte ke helikopter penyelamat raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte sedari tadi terdiam, tapi sekarang dia menghel nafas sambil tangannya tetap merangkul pundak Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Jujur saja. Ini bukan pekerjaanku. Aku seorang Seragam Hitam yang bertugas untuk mengawasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar, tapi aku hanya seorang mahasiswa magang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kaulah orang yang menghancurkan Wing Balancer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau memberiku terlalu banyak pujian. Tanpa Baby Magnum, aku pasti akan dihempaskan ketika Wing Balancer mendarat. Dan menghadapi prajurit infanteri sepertiku, semua meriam Wing Balancer masih bisa membunuhku walau kakinya telah dirusak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tetap saja,” kata Chalotte dengan jeda. “Kau mengkontribusikan kemenangan untuk unit ini pada saat darurat. Mungkin kau akan mendapat penghargaan karena ini. Aku rasa kau akan diberikan Medali Spesial Individu untuk Kemenangan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Aku pikir itu hanya untuk para perangkat resmi kemiliteran?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang satu ini juga bisa diberikan kepada rakyat sipil. Kau menerima hak akses istimewa setelah menghancurkan Water Strider, masih ingat? Ini sama halnya dengan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Benarkah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar.” Bibir Charlotte sedikit tersenyum. “Jujur saja, aku ini termasuk penggemarmu. Jadi aku tidak akan berbohong mengenai hal ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di bar yang sering aku kunjungi, si bartender membuat koktail baru untuk selebrasi setiap kali ada Object yang dihancurkan olehmu dan partnermu itu. Karena itu, aku tidak bisa tidak tertarik pada aksimu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak yakin hal seperti itu bisa disebut dengan ‘penggemar’...” kata Quenser dengan syok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kemudian dia mendengar suara sesuatu seperti benda kecil terjatuh ke tanah. Sepertinya itu jatuh dari saku seragamnya ke atas salju. Quenser melihat ke kakinya dan membeku di tempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu kotak seukuran bungkus rokok yang terbuat dari karet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci di tutupnya terbuka dan beberapa isinya tumpah keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah butiran-butiran kristal bening.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah batu mulia yang biasa disebut berlian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Kamu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara dari Charlotte Zoom, seorang Seragam Hitam yang melakukan tugas pengawasan terdengar sangat dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dengan segera berpikir bahaw: Tertawa adalah satu-satunya pilihan yang tersisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ha…ha ha. Ah ha ha ha ha ha ha! Ah ha ha ha ha ha! Ah ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tahu ada cara untuk mematahkan leher hanya dengan mengilingi pundakmu dengan satu tangan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku menyerah! Aku menyerah! Aku bgh-!! He-hentikan! Meremas seperti itu hany amembuat oppai-mu menekan wajahku!! Dan aku menyukai ketiak dari wanita cantik, jadi teruskan ini jika kau ingin membuat sesuatu di dalam diriku bangkit!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Charlotte menggenggam kerah dari sergam Quenser dan mulai memelintir tangannya, tapi dia melonggarkan pegangannya tepat sebelum Quenser kehilangan kesadaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Luka ini benar-benar menyusahkanku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“A-apa kau akan membiarkan ini...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak punya pilihan lain,” kata Charlotte dengan kesal. Pundaknya semakin melemas dan dia semakin menaruh beratnya pada Quenser. “Aku hanya punya kewanangan pada prajurit resmi dan pasukan pertempuran yang berkoordinasi di medan perang. Aku tidak punya kewenangan atas seorang pelajar biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;==Catatan Penerjemah &amp;amp; Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 1|next= HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 3}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_3_Bab_1&amp;diff=514434</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_3_Bab_1&amp;diff=514434"/>
		<updated>2017-03-04T00:09:36Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 1 - Kuburan Rongsokan Logam adalah Harta Karun untuk Mencari Logam Langka &amp;gt;&amp;gt; Mencegat Sisa Pasukan di Alaska==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dulu pernah ada Object yang bernama Water Strider.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah Object Generasi Kedua yang canggih. Object raksasa itu bergerak dengan mulus di atas salju dengan menggunakan listrik statis, dan bisa menembus Object musuh dengan dua meriam plasma berstabilitas rendah di setiap sisinya, yang bahkan senjata nuklir tidak mampu melakukan hal yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object Generasi Pertama akan kesulitan ketika menghadapi Water Strider, tapi seorang mahasiswa magang yang datang untuk mempelajari tentang desain Object dan seorang bangsawan penganalisis radar yang datang untuk mengumpulkan tindakan kepahlawanan, berhasil menghancurkannya hingga berkeping-keping. Itu cerita 2 bulan yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekarang...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita pulang, Alaska. Aku senang melihatmu lebih dingin dari terakhir kali kita bertemu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser. Ayo abaikan pekerjaan ini dan mencari rumah Santa Clause atau semacamnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kupikir Santa tinggal di Skandinavia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau harus bertanya pada Organisasi Iman mengenai hal itu. Tunggu, dia merubah warna pakaiannya dalam iklan minuman ringan, jadi apa sekarang dia bersama Korporasi Kapitalis?  Mungkin sekarang dia sedang beristirahat di fasilitas kesehatan sebuah perusahaan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia dari Kerajaan Legitimasi sedang mengobrol sambil menyusuri salju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu dari mereka memiliki ramput pirang dan satu-satunya cara cepat untuk menentukan jenis kelaminnya adalah dengan melihat dia memakai celana atau rok. Dia adalah mahasiswa magang biasa yang bernama Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang satunya memiliki rambut cokelat pendek dan tubuh yang sedikit berotot. Dia adalah seorang bangsawan yang mahir menganalisa radar yang bernama Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak berjalan di atas salju putih musim dingin yang menutupi seluruh area dengan keindahan alamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar bahwa di area itu tidak ada tanah yang bisa terlihat. Warna putih menutupi seluruh daratan di sejauh mata memandang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, potongan-potongan besi tercerai-berai di mana-mana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah sisa-sisa Object Generasi Kedua bernama Water Strider. Beberapa petugas perawatan pasti terkubur di bawah salju, tapi potongan besi itu menutupi area sejauh 20 meter atau lebih. Meriam utama yang terlihat seperti jembatan bengkok menjadi tembok penghalang dataran itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akui ini benar-benar luar biasa,” gumam Heivia sambil menggaruk kepalanya. “Itu terlihat seperti bekas letusan gunung berapi. Sejauh mata memandang hanya ada rongsokan. Letusan itu mengarah ke atas, dan aku pikir beberapa bagian terbang beberapa ratus meter.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebagian pasti mental beberapa kilometer. Tapi itu Object seberat 200,000 ton.  Tidak mudah untuk mengumpulkan semua bagian. Dan ini juga berlaku bagi pihak sebelah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku berpikir apa yang menyibukan para unit intelijen murung itu. Aku tebak mereka pasti sedang menganalisa teknologi itu langsung ditempat dan juga mencari bermacam logam langka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita bisa menyerahkannya pada mereka, jadi ayo lakukan pekerjaan kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser kemudian sedikit meluncur di tebing yang tidak curam. Dia menuju lokasi  yang ada di beberapa meter ke bawah. Potongan puing-puing Water Strider bisa terlihat berkilauan dari sana, tapi entah karena ledakan yang terjadi atau arah angin, di sana tidak ada bagian yang lebih besar dari 10 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu masalahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Quenser dipanggil sebagai teknisi perang untuk memecahkan misteri tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Okay, okay,” Quenser dengan lembut menepuk tebing yang baru saja dia turuni dengan telapak tangannya. “Permukaan di sini sudah mulai longsor. Sepertinya akan sia-sia jika menggunakan Hand Axe mahal ini di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semuanya juga terlihat baik-baik saja di bagian atas,” kata Heivia sambil dia meluncur ke bawah. “Cukup buat retakan sebesar 5 meter dan semua rongsokan itu akan longsor ke bawah. Itu juga termasuk seluruh bagian kaki milik Water Strider bajingan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan kita juga bisa melakukan itu untuk menahannya,” jawab Quenser tidak peduli sambil merangkai bor elektrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu model yang digunakan untuk pembuatan jalan daripada untuk rumah tangga, jadi bor itu memiliki panjang 50-70cm. Dia memegang bor elektrik itu sedikit lebih rendah dari puncak tebing dan menekan tombol yang seperti pelatuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melubangi beberapa bagian di muka tebing, Quenser berkata, “Tempatkan bom di area yang aku tandai. Setelah itu, tutup mereka dengan plat metal yang tadi aku berikan. Lalu tutup kembali dengan tanah. Dengan begitu seluruh ledakannya akan terpusat ke bagian tebing”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik, baik. Sejujurnya, ini benar-benar menyebalkan, seperti mengolesi krim ke atas kue. Satu gram dari peledak ini lebih mahal dari segram platinum, benar? Ini benda yang sangat kuat, jadi bisakah kau meletakannya sesukamu dan meruntuhkan tebingnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau protes karena harus membawah semua baterai untuk bor ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku protes karena aku seorang analis radar dan malah disuruh bekerja di salju dengan alat bor. Bisakah kita meledakannya begitu saja sehingga kita bisa langsung kembali?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau pasti tahu bagaimana memasang bom dengan berbagai cara untuk berbagai situasi. Bahkan sebuah peledak yang kuat tidak akan mengakibatkan kerusakan yang setara jika energi ledakannya tidak diarahkan dengan benar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya kau ke sini untuk mempelajari desain Object?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bukannya mau melakukan ini, tapi aku harus membuat diriku berguna jika ingin tetap di sini. Ini juga berlaku untukmu, dasar prajurit nakal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah membuat beberapa lubang di muka tebing, Quenser mulai menyetel bom-bom itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kemudian dia mengernyit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Heivia juga menyadarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, aku baru saja mensinkornkan pemicu dengan penerima sinyal detonasi, tapi ini tidak mau merespon dengan sinyal radio. Apakah tanah atau plat metal yang menghalangi sinyalnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial, ini tidak direncanakan.” Quenser mendecakan lidahnya, diikuti hembusan nafas putih. “Froleytia adalah komandan yang hebat, tapi dia terlalu perfeksionis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita bisa meremas payudara besarnya ketika ini berakhir, tapi apa yang harus kita lakukan sekarang, Quenser?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita akan menggunakan pemicu waktu daripada menggunakan radio. Maka tidak akan ada lagi masalah tentang sinyal ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku harus menyetelnya hingga kapan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“1700 hours&amp;lt;ref&amp;gt;Satuan jam dalam militer kalau dikonfersi jadi jam 5 sore&amp;lt;/ref&amp;gt;. Sekitar 20 menit dari sekarang .”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada alasan kenapa mereka mengaturnya berdasarkan jam. Jika mereka menyetelnya dengan menggunakan penghitungan mundur, waktu yang terjadi pada setiap bom akan berbeda dan mereka tidak akan meledak secara bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyetel semua bom yang ada di muka tebing, Quenser dan Heivia bergegas pergi. Sekarang, mereka mempunyai waktu lebih sedikit dari 10 menit sebelum peledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser. Dengan peledak sebanyak itu, seberapa jauh kita harus menjauh agat tetap aman?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ledakannya akan mengarah ke dalam, jadi 50 meter saja sudah cukup untuk menghindari tuli akibat suara ledakan. Tapi akan lebih baik jika kita menjauh lebih jauh agar lebih aman.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Froleytia selalu cerewet tentang masalah meninggalkan jejak, tapi sepertinya kita tidak bisa melakukannya di salju ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan badai salju yang akan segera datang, jejak itu akan hilang dalam beberapa menit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil berbincang-bincang, dua laki-laki itu telah berada sejauh 100 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia kemudian tersadar seperti orang yang lupa mengunci pintu setelah keluar rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm? Oh, Kurasa aku mengacaukannya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada apa Heivia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin aku memasukan angkanya tanpa mengubah mode pemicunya terlebih dahulu. Jadi bukannya pengatur waktu, aku mungkin menyetelnya pada frekuensi 1700 Hz. A-aku harus kembali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang!? Mereka akan meledak dalam kurun waktu kurang dari 10 menit!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tinggal kembali dan memeriksa, kemudian kembali lagi ke sini!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak bisa!! Tunggu saja sampai 1700 hours. Jika mereka tidak meledak, kita akan kembali dan memeriksa. Okay, okay!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau kan yang bilang bom harus disetel sesuai dengan situasi. Jika salah satunya tidak terjadi apa-apa dan milikmu meledak dengan sukses, kita tidak akan mendapatkan hasil yang kita inginkan, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau benar...” Quenser mengalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo, ayo. Kita hanya tinggal ke sana dengan sangat cepat. Ayo cepat!” paksa Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Aku juga? Ini kesalahanmu, bukan aku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil Quenser di seret dengan panik, keduanya mulai kembali ke tebing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tadinya  berjarak sejauh 100 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berkurang 30 meter dari totalnya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah ledakan besar tiba-tiba timbul dari tebing sebelum 1700 hours.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Quenser dan Heivia menghadapinya tanpa persiapan, hempasan tiba-tiba dari ledakan itu membuat mereka tergeletak. Quenser bilang mereka akan aman jika berada sejauh 50 meter, tapi itu kalau mereka menunduk dan bersiap akan guncangan. Dia tidak mengatakannya dalam situasi berdiri tanpa persiapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika mereka mulai tenggelam ke dalam salju, Quenser mulai memukuli Heivia dengan tinjunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dasar bego!! Bego, bego, bego, bego, begooooo!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ow!! Salahku, salahku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bukannya lupa untuk menyetelnya dengan benar!! Kau malah menyetelnya terlalu cepat!! Kau memasang di area itu, ‘kan!? Dan kau juga tidak memasang plat metal, ‘kan!? Jika kau pasang, hempasannya tidak akan sampai sejauh ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, tapi kita akan benar-benar terbunuh jika aku tidak menyetelnya kecepetan. Pada akhirnya ini semua berakhir dengan baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bergantung pada situasinya, kesalahan seperti ini bisa mengacaukan seluruh operasi militer! Itu bisa membawa seluruh unit terbunuh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser! Hey, Quenser!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan potong aku ketika sedang berbicara!! Aku sedang benar-benar marah di sini!! Lihat, tebingnya runtuh sebelah. Tugas pertama kita hari ini benar-benar—!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, sebentar lagi 1700 hours!! Bom yang kau pasang akan meledak!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat ke tebing dengan tatapan kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekejap kemudian, ledakan kloter kedua terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua idiot yang baru saja berhasil mengangkat tubuh mereka dari salju, tapi mereka terhempas kembali ke tempat semula karena dampak ledakannya. Rasa sakit muncul di kepala mereka seperti duri yang menusuk otak mereka melalui kedua telinga mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah keheningan sesaat, Heivia akhirnya menyodorkan tinjunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bego, bego, bego, bego, begooo!! Kau juga tidak memasang plat metalnya dengan benar!! Jika kau pasang dengan benar, hempasannya tidak akan sampai sejauh ini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Salahku, salahku!! Aku! Aku minta maaf telah berlaku sok benar ketika aku juga mengacaukannya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tebing itu tetap runtuh karena kebetulan yang tidak terduga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Longsornya tebing itu membawa puing-puing Water Strider yang ada di atas bersamanya. Diantara puing-puing itu adalah bagian kaki yang terlihat seperti besi tiang yang dilengkungkan dan potongan armor sepanjang kira-kira 10 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua baru saja melakukan baku hantam di dalam salju, tapi mereka diam ditempat karena hasil yang tak terduga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berbicara terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm. Sepertinya puing-puing itu meluncur cukup jauh ke bawah dan menutupi celah yang ada di tebing.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan itu akan menghalangi jalan konvoy yang ingin melewatinya dari bawah.” Heivia mengernyit. “Aku tahu mereka tidak akan bisa memindahkan benda seberat ini dengan mudah, tapi apa ini akan benar-benar berhasil? Menggunakan potongan besar dari puing-puing itu untuk menutupi tebing menunjukan bahwa ada jarak yang cukup besar diantaranya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada jebakan untuk mengatasi itu.” Quenser menunjuk ke hamparan salju putih. “Ada potongan-potongan kecil yang hanya sebesar beberapa sentimeter atau milimeter tersebar di seluruh tempat. Karena itulah kita tidak bisa cuma mengirim crane raksasa untuk mengatasi ini. Bagian seperti caltrops itu akan membuat ban pecah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu aku anggap bahwa tahap pertama sukses.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yup.” Quenser membongkar bor elektrik yang cukup besar itu karena tidak lagi dibutuhkan. “Kita punya pondasi  yang kita butuhkan untuk menghadang Object Aliansi Informasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini semua bermula tiga hari yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah hari dimana Quenser dan Heivia dilempar ke Alaska sambil terus protes seperti biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Musuh kita kali ini adalah Object Aliansi Informasi. Itu adalah Object Generasi Kedua canggih yang di sandikan oleh Kerajaan Legitimasi dengan nama Rush,” kata Froleytia, komandan berambut perak, berdada besar, dan pecinta jepang, mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan bagian dari briefing resmi sebelum misi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu terjadi setelah Froleytia menemukan meja biliar yang sedang dibuat dua idiot itu dari potongan kayu sambil menceramahi mereka selama  dua jam penuh. Setelah dia memastikan bahwa mereka telah menerima hukuman resmi atas apa yang telah mereka lakukan, ekspresi Froleytia kembali bersemangat dan mulai bermain biliar untuk menghabiskan waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara jijik, Quenser berkata, “Menghadapi Object Generasi Kedua di Alaska? Aku punya firasat buruk tentang ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pastikan kau tidak memberitahu bahwa kita akan bertarung di atas salju yang membeku kepada tuan putri. Itu akan membuatnya marah.” Froleytia menghela nafas sebelum melanjutkan. “Sisa-sisa puing Water Strider yang pernah menjadi mimpi buruk kita masih bertebaran di seluruh Alaska. Kita ingin menganalisa teknologi mereka, tapi tidak mudah untuk mencapainya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Puing-puing dari Baby Magnum sebelumnya juga masih ada di sana, tapi Kerajaan Legitimasi tidak punya alasan untu memeriksanya. Mereka hanya mengambil logam langka untuk digunakan kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisakah kita mengaitkannya pada salah satu Object kita dan mendereknya dari sana?” kata Heivia sambil menunjukan kebangsawanannya yaitu dengan  memegang cue&amp;lt;ref&amp;gt;pemukul/tongkat/stik Biliar&amp;lt;/ref&amp;gt; dengan terampil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menghisap kiseru-nya dengan lebih kasar dan berkaa, “Wilayah itu masih diperebutkan, jadi selalu ada Object yang berlalu-lalang. Bagaimana jika ada Object lain yang menarget kita ketika kita sedang melakukannya? Kita hanya akan menjadi sufenir tambahan untuk mereka analisa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa benar?” gumam Heivia  degan acuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun percakapan itu pasti mempengaruhi konsentrasinya karena bola putih yang dia pukul masuk ke dalam salah satu lubang di papan biliar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mengambil kiseru dari mulutnya dengan salah satu tangannya, kemudian dan berkata, “Heivia, aku ingin melakukan tendangan, jadi angkat pantatmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa-apaan itu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diam. Di kampung halamanku, memukul bola putih langsung ke lubang tanpa memasukan satu bola lainnya akan dihukum dengan tendakan di pantat. Okay, turunkan lututmu sedikit, dan...ya, di sana. Sekarang, jangan bergerak. Jika menghindar, kau akan mendapatkannya dua kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan. Ancaman dalam nadamu itu membuatku merinding, dasar ratu sadistik!!” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki indah Froleytia bergerak seperti cambuk sebelum Heivia sempat komplain lagi. Dengan suara dentaman seperti dicambuk sungguhan, Heivia ambruk ke lantai sambil memegangi pantatnya walau dia sudah melalui beragam pelatihan militter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gyahh!? Sepatu kematian!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sudah mengenal Heivia cukup lama, tapi dia belum pernah mendengar suara seperti itu keluar darinya sebelum ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Froleytia kembali meletakan kiseru di mulutnya dan berbicara dengan raut wajah tidak bersalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm. Mungkin aku hanya seorang gadis kecil yang lemah, tapi aku hebat dalam melakukannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Pe-pembohong. Kau tidak akan bisa melakukannya tanpa melatih seluruh tubuhmu...” geram Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengabaikannya, Froleytia mengambil cue dari tangan Quenser yang gemetar ketakutan. Kemudian dia menuju ke meja biliar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kembali ke permasalahan tentang sisa-sisa rongsokan Water Strider yang tersebar di sekitaran Alaska. Puing-puing itu penuh dengan harta karun yang bersifat fisik maupun tidak. Kita bisa belajar dari modelnya, dari program elektronik yang digunakan, dan juga banyak rahasia militer. Dan yang sudah pasti adalaha banyaknya logam rangka. Juga, kita bisa mempelajari teknik penyepuhan armor dari komposisi material tahan panas dan sistem penyaluran panas. Karena kitalah yang meledakan Water Strider Organisai Iman itu, kita berhak mendapat keuntungan dari menganalisanya. Namun, bukan cuma kita saja yang menginginkan keuntungan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mengarahkan cue itu pada bola berwarna putih, melihat lurus ke arah bola itu. Dia terlalu fokus pada permainan sehingga tidak menyadari bokongnya yang dibalut rok ketat menghadap ke arah Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita telah mengetahui beberapa  unit intelijen dari Aliansi Informasi telah mengendap-ngendap ke sana beberapa minggu lalu, tapi mereka tidak melewati batas. Kita ditugaskan untuk segera menghancurkan fasilitas antena yang disiapkan mereka untuk mengirim teknologi yang telah mereka analisa. Aku ragu Aliansi Informasi akan duduk dan diam saja, jadi sepertinya mereka akan mengirim Object yang berspesialisasi di atas salju.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan itu adalah Rush Generasi Kedua...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau kan sudah pernah melihatnya, Quenser.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara dentingan dari bola yang saling menabrak terdengar dan 3 bola masuk ke dalam lubang. Froleytia mengitari meja itu dengan langkah anggun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benda itu yang bertarung bersama kita dalam operasi gabungan melawan negara militer Oseania. Dua buah meriam Gatling gun cahaya panas adalah ciri khasnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar itu, Quenser hampir saja menepuk dahinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(…Si G-cup ‘Oh ho ho’!?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi kecutnya bukan hanya karena dia adalah seseorang yang Quenser kenal. Dia sudah tahu dari awal kalau mereka berasal dari negara musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena dia tahu seberapa kuat Object yang dipiloti “Oh ho ho”. Rapid fire beam cannon Gatling gun yang menjadi senjata utama benda itu jauh lebih kuat dari meriam utama tuan putri dalam hal kekuatan penghancur. Kemungkinan besar musuh akan terus menjaga jarak ideal, dan menghancurkan armor Object dengan cepat tanpa memberi kesempatan untuk kabur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia pasti telah memeriksa semua data sebelum dia membuat strategi, dan sepertinya dia juga menyadari apa yang sedang dikhawatirkan Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita tidak akan menghadapinya secara langsung. Bahkan para petinggi juga tidak menginginkan itu terjadi. Ini pekerjaan bagus untuk para pemeran cadangan yaitu para zeni perang kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu! Tunggu!! Aku semakin tidak menyukainya!! Itu hanya melimpahkan semua bahaya pada kami! Aku telah berpikir, kenapa unit ini tidak bisa mengirim Object untuk melawan Object seperti yang biasa dilakukan unit lain!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu tidak baik Quenser. Kau dengar nada ancaman dari suaranya, ‘kan? Itu nada suara yang dia pakai ketika dia mengharapkan sesuatu yang bagus dari kita saat memerintahkan hal tidak masuk akal pada kita,” kata Heivia dengan air mata di matanya sambil terus memegangi pantatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia membidik bola selanjutnya dan cemberut dengan bibirnya yang masih menahan kiseru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan ngmongin aku seperti aku menggunakan posisiku untuk menyiksa kalian. Tuan putri masih memegang peran utama sementara kalian melakukan hal pendukung, jadi tidak usah cemas. Kau cukup melakukan beberapa pembongka—Ah!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teriakan tiba-tiba yang ditimbulkannya terjadi karena bola putih itu tanpa tidak terduga bergerak sedikit melenceng setelah dia memukulnya dengan cue. Percakapan ini pasi mempengaruhi konsentrasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bola putih itu memantul dari sisi meja beberapa kali sebelum masuk ke dalam lubang yang ada di sudut meja itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bertiga terdiam sejenak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mencairkan situasi canggung itu, Froleytia meremas cue yang dia pegang dengan seluruh tenaganya, menyerahkannya pada Quenser, dan membuka matanya lebar-lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau yang berikutnya Quenser!! Dan karena aku dengan bodohnya memasukan bola putih itu ke dalam lubang, sudah jadi tugasmu untuk menendang pantatku sekeras yang kau bisa!! Sekarang!!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolong jangan sembunyikan rasa malumu dengan ancaman!! Itu menakutkan!! Ini pertama kalinya ada orang yang menghadapkan pantatnya ke arahku dengan memaksa!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan pada akhirnya, dua idiot itu melakukan tugas mereka sebagai karakter pendukung dengan bergerak secara diam-diam melewati salju putih Alaska dan membawa tugas pembongkaran untuk menghentikan konvoy musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini titik yang ke 5,” gumam Quenser dari atas salju putih yang mulai menghitam karena matahari yang sudah sepenuhnya tenggelam. “‘labirin’ ini akhirnya selesai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang konvoy prajurit perawatan Aliansi Informasi tidak akan bisa keluar-masuk medan pertempuran dengan leluasa. Jalur utamanya telah terhalang dengan puing-puing yang kita ciptakan dan beberapa bagian tajam akan menghancurkan roda mereka saat berusaha mencari jalan lain. Tapi kita masih bisa bergerak bebas karena telah mengenal medan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini saja tidak akan cukup untuk menggores Rush. Ini hanya akan membuang-buang waktu jika tuan putri kalah saat berduel.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak sepenuhnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terlihat bingung, dan senyum keji muncul di muka Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Rush menggunakan penggerak khusus yang menggunakan pendorong udara dan rantai. Normalnya, itu mengambang dengan menggunakan kekuatan udara, tapi itu menggunakan rantai yang mirip seperti yang ada di gergaji mesin untuk menyentuh tanah dan memberikan akselerasi cepat. Kau pasti tahu itu, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Well, ya…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak seperti tuan putri yang terus mengambang, Rush menyentuh tanah.” Heivia dengan ringan menggoyangkan jari telunjuknya. “Ada kemungkinan puing-puing bekas Object itu akan menyangkut di rantai, dan mengakibatkan malfungsi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Batu biasa atau benda keras akan tercabik-tercabik oleh rantai yang digerakan oleh tenaga yang sangat besar dari reaktor raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kerikil kali ini adalah sisa-sisa dari plat armor dari monster serupa bernama Object. Mungkin saja kerikil itu bisa merusak rantai monster itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi apa itu akan benar-benar bekerja?” Quenser entah kenapa meragukannya. “Object memiliki jutaan sensor. Mereka pasti bisa mendeteksi metal yang ada di tanah, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“itu di mana-mana. Bahkan jika mereka menyadarinya, mereka tidak akan bisa menghindarinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika ini benar-benar bekerja, bukankah seseorang akan berusaha mengembangkan caltrop anti-Object?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Plat armor yang tahan panas ini disepuh oleh para ahli. Ini bukan benda murah yang bisa diproduksi secara masal. Sepertinya mereka memutuskan untuk memfokuskan benda itu agar hanya dipergunakan sebagai bagian dari Object.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau sangat optimis, Heivia. Apa kau orang yang tidak akan ragu membeli pot keberuntungan jika komandan cantikmu meyakinkanmu untuk membelinya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Komandan berdada besar kita bukan tipe wanita cantik yang memberimu rasa nyaman.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Yeah, dia tipe komandan yang mengorganisir unit pribadi untuk melakukan sidak mengenai keberadaan majalah porno di barak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentang itu! Kenapa dia hanya menempatkan wanita berusia dua puluhan di unit itu!? Jika itu pria paruh baya, hal itu bisa diselesaikan dengan damai, hanya dengan senyuman canggung!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu masalah utamanya. Omong-omong, bagaimana kalau kita membuat aliansi, Heivia? Ketika kita merasa mereka akan memeriksa salah satu tempat persembunyian kita, salah satu dari kita yang lain akan memindahkan barang-barang itu ke tempat persembunyiannya  dan  begitu pula sebaliknya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi dia telah memonopoli transmisi radio. Dia akan mendengar transmisi darurat yang kita buat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita bisa menggunakan kiasan atau kata rahasia atau semacamnya. Kau tahu, kita bisa berkata ‘aku terpojok di sini’ atau sesuatu yang bisa memulai percakapan rahasia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Akan lebih baik jika kita tidak menggunakan kiasan yang sama terus-menerus. Bagaimana kalau kita mengubahnya setiap kali kita selesai melakukan misi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua merencanakannya bersama-sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya kita akan tahu seberapa efektifnya sabotase ini sebentar lagi.” Heivia memeriksa waktu di jam militernya. “Duel antara tuan putri dan Rush akan dimulai sebentar lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Di tempat biasa, hanya orang yang bekerja lembur yang masih ada di tempat kerja. Aku lebih memilih untuk mengejar kereta terakhir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object Kerajaan Legitimasi yang bernama Baby Magnum di desain sebagai Object Multifungsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kata yang lebih sering dipakai adalah “Object Generasi Pertama”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu dibuat untuk di segala medan dan cuaca. Jika suatu alat dipasang, itu bisa bergerak bebas di lautan. Ketika Object Generasi Pertama diperkenalkan, mereka disebut-sebut lebih kuat dan lebih mudah dibandingkan senjata nuklir, tapi situasi itu sekarang berubah karena sudah menjadi hal yang biasa bagi sebuah negara memiliki Object yang kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_06.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam utama yang ditopang tujuh lengan merentang dari bagian belakang yang bagian pemicunya bisa diputar seperti revolver. Ini membuatnya bisa menembakan berbagai tipe dan jenis senjata yang sesuai kebutuhan. Ketika mendeskripsikannya, itu terlihat gagah dan kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, gadis Elite yang mempiloti Baby Magnum memiliki kesan yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object miliknya memiliki beragam jenis tembakan utama karena itu penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, sang perancang tidak yakin jika senjata utama ini bisa mengalahkan musuh hanya dengan satu tembakan, jadi mereka memberi berbagai pilihan untuk bisa menjaminnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata utamanya lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konsep nyata dari pernyataan ini adalah sebagai berikut: Di jaman dimana Object adalah benda biasa dan ada banyak sekali Object yang setara atau berkualitas lebih baik, Object standar Generasi Pertama tidak menjamin bisa menghancurkan bermacam dan semua musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku tahu itu…)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri kecil itu menarik nafas di dalam kokpit yang ada di bagian tengah Object. Udara di sana dijernihkan dengan berlapis-lapis filter dan soda api, dan tekanan udaranya diatur agar sesuai dengan pergerakan berkecepatan tinggi. Udara itu akan menyapu pikiran negatifnya secara mekanis dan membuatnya bisa meluruskan pikiran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Terlepas dari semua itu, aku hanya bisa mempiloti Baby Magnum karena aku pilot yang telah dimodifikasi. Aku tidak punya pilihan lain selain menghadapi dunia dengan Baby Magnum.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memfokuskan pikirannya dan melihat ke monitor di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah ada sesuatu yang ditangkap radar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memiliki koordinat posisi  musuh dan musuh juga pasti memiliki koordinat posisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini 1 lawan 1.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duel yang berskala paling besar di dunia akan segera dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat tuan putri merasakan atmosfer tegang memenuhi kokpit, dia mendengar dering elektronik yang menandakan ada transmisi eksternal yang masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukan frekuensi resmi dari militer Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object memiliki kemampuan untuk memilah transmisi masuk yang bukan berasal dari unit sekutu dan akan menganalisanya. Jika mereka bisa mengetahui pergerakan musuh dari itu, itu sangat hebat. Tapi karena kode yang rumit, transmisi milik musuh jarang sekali tertangkap, dan ketika mendapatkannya, mereka bisa saja mengirim informasi palsu untuk menjebakmu. Artinya itu tidak terlalu berguna, tapi Object Multifungsi dipenuhi dengan peralatan “tidak berguna”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Frekuensi yang diambil Baby Magnum bukan dari Kerajaan Legitimasi maupun Aliansi Informasi. Sepertinya ini frekuensi umm. Ini juga tidak disandikan sehingga kedua kubu bisa memahaminya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa mereka dengan sengaja membiarkanku mendengarkan ini...?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri membuat ekspresi curiga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara gadis remaja terdengar dari speaker.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Aku tidak percaya aku bisa melihatmu lagi semenjak di Oseania, kau Elite Kerajaan Legitimasi yang tidak kompeten.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri langsung memutus transmisi itu, tapi transmisi lain masuk dari frekuensi lain hampir tepat setelah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak menyalahkanmu jika kau gemetar ketakutan, tapi jangan cemas. Aku ini baik hati. Oh ho ho. Aku juga memiliki rasa belas kasih untuk pergi setelah kau mengibarkan bendera putih. Aku bukan seperti Object yang terbaring terpotong-potong di sekitar sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Haruskah kau membuatku kesal dengan setiap kata yang kau ucapkan...?” Atmosfer mengancam ditunjukan pada Elite Aliansi Informasi dari mata tanpa ekspresinya karena kekalahannya dengan Water Strider. “Aku pastikan kita tidak membutuhkan bendera putih. Aku akan menghancurkanmu di sini. Aku akan membuatmu seperti suvenir layaknya Water Strider.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ara, ara. Sekarang, ini jadi masalah. Berdasarkan rencana, aku tidak bisa menerima penghargaan sampai aku membuatmu mengibarkan bendera putih. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pada akhirnya, saat kau mengibakan bendera putih, kami bisa membawa semua prajurit yang selamat sebagai tahanan. Artinya... Oh ho ho. Aku akan mengambil kesempatan ini untuk mendapatkan pria keren yang ada dalam unitmu itu dan membuatnya menjadi milikku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sekejap, tuan putri menembakan salah satu meriam utama Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_07.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Coilgun menembakan peluru raksasa dengan kekuatan elektromagnet, tapi Rush Aliansi Informasi berada di luar jangkauan,sehingga peluru itu sama sekali tidak menggoresnya. Namun tuan putri telah menemukan tujuanaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukan tembakan peringatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu sinyal yang memicu sebuah pertempuran mematikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai tanggapan dari tembakannya, Object raksasa yang ada dihadapannya dengan cepat bergerak mendekatinya. Dia menerjang maju melalui salju putih dengan maksud mencapai jarak tembak efektif dari senjata Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri juga menerjang melewati salju putih sambil bergerak ke belakang dengan lintasan S.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kata singkat memenuhi kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mati kau…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho! Oh ho ho ho ho ho!! Saat aku mendapatkan pria itu, aku akan memasangkannya kerah dan kuping anjing lalu merawatnya dengan baik, jadi tidak usah cemas! Pada dasarnya, dia akan lebih senang berada di sini daripada di unit tidak kompetenmu itu.  Oh ho ho ho ho ho ho ho ho!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ledakan yang begitu kuat yang bahkan mengganggu gelombang elektrogmanet transmisi mereka, dua senjata raksasa itu menembakan meriam utama mereka masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object versus Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Medan perang yang aman dan bersih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persaingan tingkat internasional itu seperti kompetisi olahraga resmi yang diadakan secara adil dan bersih sama  halnya seperti di medan perang dan negara aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di jaman ini, perang adalah pertarungan sengit antara dua senjata raksasa itu, jadi tidak ada lagi yang perlu mati di medan perang. Ketika salah satu Object dihancurkan, perang telah berakhir. Satu-satunya orang yang menjadi korban adalah Elite yang mempiloti Object. Dan bahkan itu jarang terjadi. Jika Elite sempat melakukan pelontaran darurat dan mengibarkan bendera putih, Object musuh akan menghentikan pengejaran dan persiapan untuk perjanjian antara dua negara yang berselisih akan segera dilangsungkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarat di medan perang bukan lagi hal yang biasa dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan utama prajurit meninggalkan garis depan adalah bukan karena terluka atau meninggal. Namun, itu karena hubungan asmara terlarang antara seseorang di dalam markas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit baru yang baru selesai pelatihan akan kehilangan kecakapan mereka saat berada di garis depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau seharusnya begitu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bedebah!! Bagaimana ini menjadi medan perang yang aman dan bersih!?” teriak Quenser dan Heivia bersama-sama saat mereka berlari sekuat tenaga melewati salju putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sedang bersembunyi, sekitar satu kilometer jauhnya dari kedua Object yang mulai berkonfrontasi. Dari tempatnya, mereka telah melihat “kompetisi olahraga” melalui teropong atau bidikan senapan, tapi semua itu berakhir setelah dampak peperangan mulai menyebar dengan jarak yang sangat luas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang membuat mereka takut adalah guncangan yang timbul dari efek pertempuran itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object, panjang tubuhnya saja 50 meter, jadi ketika mereka menembakan meriam utamanya, sesuatu seperti gempa bumi menyebar ke seluruh permukaan salju putih, membuat tanah terangkat dari bawah ke atas. Guncangan itu menggetarkan potongan bagian Water Strider sepanjang 10 meter yang merupakan tempat Quenser dan Heivia bersembunyi, membuatnya mulai goyah dan akan menimpa mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tempat yang berfungsi sebagai tameng mereka malahan berbalik berusaha membunuh mereka, Quenser dan Heivia dipaksa berlari secepat mungkin menuju hamparan salju putih. Menganalogikan seberapa besar potongan bagian itu, itu seperti melihat mobil rongsokan raksasa yang diremukan menjadi potongan besi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua Object yang ada di medan perang sepertinya tidak menyadari kehadiran dua laki-laki itu. Atau kedua Object itu hanya mengabaikan mereka karena mereka tidak bisa mengganggu jalannya pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manusia kecil yang sedang merayap di tanah bernama Quenser itu tidak ingin batu nisannya bertuliskan meninggal karena hal menyedihkan, jadi dia berlari sambil terlihat seperti manusia salju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke, bangke, bangke, bangke, bangke!! Lihat, ini sama gilanya seperti biasa!! Ini hukuman ilahi bagi manusia rendahan seperti kita yang ingin melihat pertarungan Object dengan mata telanjang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hukuman ilahi!? Apa sekarang kau memihak Organisasi Iman!? Hanya gadis miko yang berbicara tentang hukuman ilahi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hukuman ilahi adalah Shinto? Kupikir itu Budha.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah puing itu terjatuh dan menebarkan salju seputih awan itu seperti debu, Quenser dan Heivia kembali bersembunyi di sana lagi. Guncangan masih terasa secara bergilir, tapi potongan Object ini telah jatuh dan posisinya telah mantap. Sama seperti pohon tumbang yang tidak lagi bergerak karena telah dikalahkan grafitasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia tengkurap di balik rongsokan itu dan berusaha mengatur nafasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Ini benar-benar menyedihkan. Kita menggantungkan nyawa kita di tangan rongsokan yang berusaha membunuh kita tadi. Ini sama seperti mandi berendam di hari esok tanpa mengganti air yang digunakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau mempertahankan ego saat berhadapan dengan Object, kau tidak akan bertahan selama 5 detik,” jawab Quenser cuek sambil memeriksa medan perang dengan teropongnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu adalah pertarungan antar monster sepanjang 50 meter lebih, bantuan dari teropong sangatlah diperlukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sedang bertarung dari jarak dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibandingkan ukuran besar mereka, Object bisa bergerak pada kecepatan 500 km/j. Dan itu tidak hanya dengan lintasan lurus. Itu bisa melakukan gerakan gleser seperti langkah kaki ahli bela diri. Tapi secara keseluruhan, mereka hanya bergerak memutari satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak bisa bersembunyi untuk menghindari peluru dan tidak bisa menggunakan sekam atau flare untuk melencengkan tembakan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika peluru terbang ke arah mereka, mereka menghindarinya dengan bergeser ke samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka juga bisa memprediksi arah tembakan meriam sesaat sebelum ditembakan, tapi dapat menghindari laju peluru yang melaju seperti tinju yang sangat cepat itu membuat manusia tidak bisa berkata apa-apa lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kita harus berterima kasih karena tembakan terus menerus musuh,” kata Quenser pelan sambil mengamati Rush Aliansi Informasi dengan seksama. “Meriam utamanya adalah rapid fire beam cannon Gatling gun. Mereka membuatnya sebagai Gatling gun untuk memanjangkan jangka waktu mereka saat menembak, tapi 30 detik adalah waktu maksimal. Mereka pasti menaruh satu lagi di sisi sebelahnya untuk tetap menembak saat sebelahnya mendinginkan diri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia bisa menembakan Gatling gun itu tanpa batas, tuan putri pasti tidak bisa menghindar hanya dengan pergerakan cepatnya. Itu tidak ada bedanya dengan mengayunkan pedang raksasa. Tapi saat selang tembakan, tuan putri hanya perlu menghindar dengan kecepatan tinggi  di saat itu dan kemudian membalik arahnya saat tembakan selesai dan tembakan kedua dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kedua meriam utamanya, Rush bisa menembak tanpa henti, tapi tubuh besarnya itu mengganggunya. Setiap meriam bisa berputar sejauh 180 derajat. Artinya, meriam utama sebelah kanan hanya mencakup 180 derajat ke kanan. Jika tuan putri menghindar ke sisi kiri dari tubuh bundar itu, meriam utama sebelah kanan tidak akan bisa mengenainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya si ‘Oh ho ho’ Aliansi Informasi sedang berusaha melakukannya dengan memutar Object-nya, tapi dia tidak bisa mengejar kecepatan tuan putri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey. Hey, Quenser. Coba dengar ini.” Sedari tadi Heivia sedang mengutak-ngutik radio dan sekarang dia menyodorkan alat kubus itu ke arah Quenser. “Aku menangkap beberapa perselisihan kekasih.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengernyit dan berfokus pada suara yang datang dari radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang dia dengar adalah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho!! Tepat seperti yang aku harapkan dari pecundang sepertimu, kau sangat hebat dalam melarikan diri! Selesaikan perselisihan tanpa akhir ini dan berikan pria itu pada G-cup-ku!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_08.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia di sini untuk merawat Object-ku. Object-&#039;&#039;ku&#039;&#039;!! Dia tidak akan berguna untuk Object berbentuk aneh milikmu. Kau tidak dibutuhkan di sini, jadi lenyaplah. Atau mati.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua Object itu terus menembakan meriam utama mereka satu sama lain, tapi nada suara kedua Elite itu semakin menakutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil terus menggenggam radio, Heivia berkata, “Bener-bener deh. Aku tebak komandan berdada besar kita sedang menaruh tangannya di dahinya sekarang ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Heivia. Apa maksudnya itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tidak dengar? Ini sangat jelas. Apa ini tidak tampak seperti kode-kode rahasia untukmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dua Elite dari dua negara memanfaatkan peperangan ini untuk merebutkan satu orang prajurit perwatan? Itu cerita yang diluar akal. Sebera banyak kemampuan memperbaiki yang dimiliki pria ini? Apa dia mempunyai alat yang hanya bisa dia pakai atau semacamnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa mengucapkan sepatah kata pun dan terus tersenyum, Heivia meremas tinju kanannya dan memukul temannya itu tepat di muka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terbaring di tanah dan memegangi hidungnya, Quenser ingin berteriak protes, tapi suaranya tercegat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perubahan besar terjadi di dalam pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara ledakan yang sangat dahsyat menggelegar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua Object telah menembakan meriam utama mereka dan mengenai musuh masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka sama-sama kena!!” teriak Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana dengan tuan putri!?” teriak Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya kedua Elite telah memutuskan bahwa ini akan menjadi pertempuran yang sangat lama dan membidik meriam utama musuh mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum tuan putri telah menyapu bersih satu meriam utama Rush. Meriam utama itu mencakup 180 derajat di masing-masing sisi. Dengan satu hilang, maka di sisi itu adalah area yang aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan keadaan Baby Magnum tuan putri...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, ini buruk.” Heivia menelan ludah saat dia melihat melalui bidikan senapannya yang semakin meyakinkan pandangan Quenser di lensanya. “’pondasi’ Baby Magnum telah kena!! Bagian belakang tubuh yang merupakan persendian 7 meriam utama telah diledakan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sumbunya? Tapi itu akan mematikan seluruh pergerakan meriam-meriam itu!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia terlalu berpusat untuk menghancurkan meriam utama ‘Oh ho ho’ ketika memutari Rush. Kalau tidak, dia tidak akan tertembak di belakang saat pertarungan 1 lawan 1!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua Object itu memelan sambil mengitari satu sama lain, tapi situasi tembak-menembak itu telah berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teriakan mereka di radio juga telah berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persendian belakang tuan putri telah diledakan, tapi masih belum jelas apa 7 meriam utamanya masih bisa digunakan jika salah satu darinya masih sedikit bekerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, masih belum jelas apa Rush Aliansi Informasi masih bisa melanjutkan pertempuran hanya dengan satu meriam utamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua berusaha mengetahui kemampuan bertarung dari musuh mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser merasa suasana yang sangat intens memenui arena pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika keduanya tidak menyerang, pertempuran akan selesai dalam sekejap. Namun, keputusan itu juga tidak sepenuhnya benar. Jika mereka mencoba, mereka bisa gagal. Jika mereka gagal, pertempuran ini akan berakhir karena musuh bisa memanfaatkan kegagalan itu dan menghabisi lawannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya, para Elite yang mempiloti Object sedang menggunakan sudut pandang dari diagnosa otomatis Object secara penuh untuk memutuskan seberapa berfungsinya Object mereka. Dan saat menunggu hasil pemeriksaan, mereka akan mengulangi simulasi strategi di kepala mereka beberapa atau beratus-ratus kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(…Apa yang akan mereka lakukan?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser belum pernah mengetahui bahwa medan perang yang hening bisa sangat menegangkan. Dia merasakan tekanan di seluruh tubuhnya seperti dia berada di kapal selam yang sedang tenggelam ke lautan dalam dan gelap setelah mengalami gagal mesin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah keheningan itu telah berjalan sekitar 500 detik, pergerakan lambat mereka saling memutari satu sama lain itu akhirnya benar-benar berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan meriam utamanya di arahkan pada Rush Aliansi Informasi, Baby Magnum tuan putri perlahan bergerak mundur. Dia mundur ke hamparan salju putih yang menyelimuti medan perang, tepatnya ke zona perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho” Aliansi Informasi tidak berusaha mengejarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai gantinya, Rush juga mundur dari kawasan bersalju itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu dimulai, mereka berdua langsung melesat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mereka membuat jarak sekitar 500 meter, kedua Object tiba-tiba berputar 180 derajat dan melesat dengan kecepatan tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia tertinggal sendirian di medan peperangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ap-apa itu tadi? Apa yang terjadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka akan melakukan &#039;&#039;pit stop&#039;&#039;.” Heivia bangkit dari salju. “Hanya meriam utama Object yang bisa menembus armor tebal sebuah Object. Kedua meriam utama mereka telah dihancurkan. Tanpa mengatasi hal itu, tidak ada lagi gunanya untuk terus melanjutkan. Mereka membutuhkan perbaikan secepat mungkin sehingga mereka bisa menyerang saat perbaikan musuhnya belum selesai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi Rush masih mempunyai satu meriam utama.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tidak melihat konsep senjata utama Rush, tuan pelajar? Itu hanya tersisa di satu sisi. Dengan satu dihancurkan, dia punya banyak titik buta. Ini adalah situasi menyulitkan bagi Rush. Dia pasti tidak ingin melakukan perbaikan jika mungkin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang dilihat sebelumnya, persendian belakang tujuh lengan meriam utama tuan putri telah dirusak. Meriamnya sendiri belum dihancurkan, jadi mungkin saja itu masih bisa menembak. Rush pasti memiliki alasan tersendiri, jadi dia tidak mengejarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada dasarnya, yang pertama menyelesaikan &#039;&#039;pit stop&#039;&#039; akan menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Artinya...” Quenser merasakan hal tidak enak di dadanya. “Ini buruk. Tuan putri mempunyai bagian rusak di belakangnya yang merupakan persendian untuk 7 meriam utamanya. Bagian itu seperti tangan manusia. Semua persendian itu membuatnya menjadi bagian yang rumit. Apa mereka bisa menggantinya dengan cepat?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan Aliansi Informasi hanya perlu meletakan sebogol meriam utama. Bahkan seekor monyet pun bisa mengetahui siapa yang akan selesai duluan.” Dibandingkan apa yang dia ucapkan, Heivia tidak terlihat takut sama sekali. “Hey, Quenser. Kau pikir kenapa kita mengebor permukaan tebing dan memasang bom didalamnya? Itu untuk menghalangi konvoy prajurit perawatan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, itu benar,” kata Quenser seperti dia baru saja teringat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertempuran Object yang sangat memukau membuatnya benar-benar lupa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahwa mereka sebenarnya sedang berusaha untuk menghalangi konvoy perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengangkat bahu dan berkata, “Gadis Aliansi Informasi congak bersama para pengikutnya itu akan terjebak dalam jebakan yang kita buat. Jika tuan putri bisa selesai menggantinya saat kita berhasil mengulur waktu, kita menang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi apa yang harus kita lakukan? Kembali ke pangkalan secepat mungkin sehingga kita bisa membantu perbaikan? Mereka membutuhkan semua bantuan yang ada.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bodoh. Aku bilang &#039;&#039;pit stop&#039;&#039;, ingat? Jika itu tidak selesai saat kita telah sampai di pangkalan, Aliansi Informasi akan telah selesai duluan, entah berapa banyak waktu yang kita bisa ulur. Bahkan jika kita buru-buru ke pangkalan, perbaikan tuan putri pasti telah selesai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“jadi &#039;&#039;apa&#039;&#039; yang harus kita lakukan? Itu membuat kita tidak bisa berbuat apa-apa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa sekarang ini kau ingin menjadi sang ambisius? Tidak ada peraturan yang mengharuskan kita selalu melakukan pekerjaan. Jika tidak ada lagi yang bisa kita lakukan, kita hanya perlu kembali dengan santai. Pada dasarnya, jika kita buru-buru, komandan berdada besar itu pasti akan memaksa kita melakukan pekerjaan aneh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benarkah…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sungguh. Hm, kenapa kau sangat terobsesi untuk melihat Object dari dekat? Kehadiran dua prajurit kerdil tidak akan banyak membuat perubahan, jadi kenapa kau repot-repot mau mengerahkan tenagamu? Froleytia dan lainnya terlalu banyak bergantung pada kita. Pertarungan antara Object berada dalam skala yang terlalu besar bagi manusia untuk ditangani dengan kedua tangan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar,” Quenser setuju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini seperti hukuman paling keji di dunia, Quenser dipaksa untuk menghadapi Object sendirian karena beberapa situasi kebetulan yang tidak menguntungkan, tapi situasi perang yang tidak membutuhkan kehadirannya lebih banyak terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada alasan bagi mereka untuk berusaha habis-habisan di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan satu hal, mereka telah menyelesaikan pembongkaran tebing yang telah diperintahkan Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah menyelesaikan tugas mereka, jadi mereka tidak perlu lagi mengulurkan tangan mereka di waktu senggang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Militer Aliansi Informasi akan terhenti di jebakan Alaska seperti yang telah direncanakan sebelumnya, jadi perbaikan tuan putri akan selesai lebih dahulu. Setelah itu, dia bisa menghancurkan Rush Generasi Kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berpikir seperti itu, beban akhirnya lepas dari pundak Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Jadi, ayo habiskan waktu kita dengan berjalan pulang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, ya. Begitulah keadaan kita. Apa kau ingat? Bagaimana kalu kita berusaha mencari rusa atau beruang untuk diburu saat perjalanan pulang? Dibandingkan seluruh keluhanku pada ransum hambar itu, ransum itu bisa menjadi umpan jika kita memotongnya kecil-kecil dan menyebarnya di tanah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kita punya waktu, aku akan melihat apa aku bisa menganalisa teknologi Water Strider. Ada material sarat ilmu tersebar di seluruh area ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau masih menggali rongsokan? Kau pelajar yang cukup antusias.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika itu membawa keberuntungan, semua orang akan serius melakukannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi militer Kerajaan Legitimasi telah menganalisanya secara keseluruhan. Apa modelnya tidak ada di database?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu hanya prakiraan yang dibuat berdasarkan serpihan yang kita dapatkan. Mungkin ada teknologi yang mereka lewatkan. Sungguh, aku lebih menghargai mereka yang menggali di pegunungan penuh harta karun ini daripada mereka yang melakukan peperang tak berarti ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berbincang-bincang, keduanya mulai berjalan melewati salju, tapi kemudian Froleytia menghubungi mereka melalui radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, Heivia!! Apa kau masih ada di Titik 199ASD!? Aku memeriksa lewat satelit, jadi jangan berbohong. Ini darurat, jadi tidak perlu ada candaan bodoh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Froleytia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak ingin menjelaskannya secara keseluruhan, jadi, segera periksa potret kawasan itu dari satelit melalui peralatan genggam dan dengarkan.” Rasa ketidak sabaran benar-benar memenuhi suara Froleytia. Sambil Froleytia terus bicara, Quenser dengan panik mengeluarkan peralatan genggamnya. “Aku langsung pada intinya. Rush Generasi Kedua  milik Aliansi Informasi tidak kembali ke pangkalan perawatan di 50 kilometer, utara dari sini. Mereka telah mengirim konvoy lain ke dekat sini. Jika pekerjaan mengganti meriam utama dimulai dengan cara seperti itu, mereka sepertinya akan menyelesaikannya sebelum perbaikan tuan putri selesaI!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu, tunggu!!” potong Heivia dari samping. “Bukankah kita meledakan tebing untuk menghentikan mereka!? Aku pikir konvoy itu tidak akan bisa mencapai medan perang karena rongsokan Water Strider menghalang jalan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak dengan konvoy itu,” jawab Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser akhirnya bisa mengakses potret satelit dan menggeram karena telah menyadari apa yang dimaksud Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Lihat, Heivia. Mereka berjalan kaki.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hahh!? Apa-apaan itu!? Kau pikir berapa ton berat sebuah meriam utama Object!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aliansi Informasi telah berusaha untuk membuat material dasarnya seringan mungkin, jadi kurasa sekitar 100 ton. Tapi itu terdiri dari 5 rapid fire beam cannon,  jadi setiap bagiannya sekitar 20 ton. Mereka memecah setiap bagian menjadi lebih dari 100 bagian lagi dan membawa bagian-bagian itu!! Kira-kira 200 kilogram per orang! Hanya dengan menggunakan lima baris dari kendaraan yang di jejer dan sebuah area perawatan akan siap digunakan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“200... Tidak mungkin mereka bisa berjalan di atas salju sambil membawa beban sebanyak itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenyataannya, tidak. Tapi Aliansi Informai mempunyai unit powered suit. Batas fisik tubuh manusia tidak lagi berlaku di sini,” Froleytia membalas keraguan Heivia. “Dinding puing yang mencegah kendaraan untuk melintas memiliki celah cukup beras untuk dilalui manusia! Mereka telah bergerak melalui celah itu untuk bertemu dengan Rush!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini buruk...” Heivia dengan segan menelan ludah. “Ini sungguh buruk!! Ini bukan lagi lelucon! Bahkan dengan menghitung waktu untuk membongkar dan merakit meriam utama Rush, kita sedang dalam  posisi tidak menguntungkan di sini. Jika mereka menyelesaikan &#039;&#039;pit stop&#039;&#039;-nya lebih cepat, tuan putri akan dihancurkan tanpa sempat melawan balik!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu benar, Heivia. Ada kemungkinan meriam utama Rush didesain untuk bisa dibongkar dengan mudah jadi bisa dibawa lewat jalur udara. Itulah kenapa aku ingin kalian berdua menghentikan perbaikan Rush bagaimana pun caranya!! Titik pertemuan musuh diperkirakan ada di 2 kilometer, utara dari posisi kalian! Kalian yang paling dekat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau gila,” gumam Heivia sambil gemetar karena undangan ke pertarungan mematikan telah diberikan. “Aku melihat powered suit mereka di negara militer Oseania, dan itu benda yang tidak bisa kau tangani dengan senapan!! Dan bahkan jika itu membutuhkan perbaikan, Object Generasi Kedua itu masih berfungsi!! Dia masih memiliki satu meriam, jangan sebutkan lagi tentang 100 meriam kecil yang ada di setiap sisinya!! Jika kami  mendekat, kami akan diledakan hingga berkeping-keping!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kita punya pilihan lain, kita tidak akan bergantung pada dua prajurit bermasalah seperti kalian.” Froleytia telihat geram dan dia membayangkan sedang meremas kepala mereka dengan kedua tangannya. “Kalau begini terus, Alaska akan sekali lagi berubah menjadi medan perang mimpi buruk. Jika kau tidak apa dengan hal itu, kau hanya perlu bersembunyi di balik rongsokan Water Strider, Heivia. Pikirkan cara memperlambat mereka dengan cara kalian sendiri,” itu semua yang Froleytia  tambahkan sebelum mengakhiri transmisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia hampir melempar radio itu ke tanah, tapi sisi logika di kepalanya memberi tahu dirinya untuk tidak melakukan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlihat seperti orang yang ingin menangis, Heivia berbicara pada pelajar yang berdiri di dekatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini benar-benar bukan candaan belaka. Mereka bilang permintaan dari wanita cantik adalah nama lain dari tiket ke neraka!! Apa yang akan kita lakukan, Quenser!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah sudah jelas?” kata Quenser sambil menatap peralatan genggamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pola pergerakan pertempuran Rush saat di negara militer Oseania telah di simpan di database Kerajaan Legitimasi. Dia sedang memeriksa itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita harus memikirkan cara untuk mengatasi ini. Kalau tidak, tuan putri-lah yang akan pertama kali dijatuhkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, aku rasa solusi pastinya adalah dengan mengabaikan perintah dan melarikan diri! Tunggu sebentar, Quenser!! Brengsek, kau benar-benar ksatria di balik armor berkilauan, kau tahu itu!? Kau mensia-siakan statusmu sebagai orang biasa!!” teriak Heivia sambil mengejar Quenser yang telah berlari terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menuju potongan bagian meriam utama Water Strider. Potongan itu seperti tiang besi yang dibengkokkan ke bentuk V. Bagian itu robek seperti kaleng kosong tepat di bagian tengahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Celah itu selebar 70 cm. Manusia pasti bisa berjalan di dalamnya tanpa perlu merangkak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggeser tubuhnya masuk ke celah itu, tapi tidak sepenuhnya masuk ke dalam. Dia memeriksa ujung ‘dinding’ yang bisa terlihat dari celah tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda berbentuk tabung pipih dengan diameter 20 cm dan tebal 10 cm memenuhi bagian dalamnya. Sepertinya mereka dipasang dari ujung meriam utama yang berbentuk seperti terowongan hingga ke ujung satunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser memeriksa bagian dalamnya, Heivia menanyakan sesuatu dengan ekspresi menyesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Tuan Ksatria. Apa sekarang waktunya untuk menjarah? Lagipula, apa yang sedang kau cari?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Elektromagnet,” jawab Quenser pelan. “Meriam utama Water Strider adalah plasma berstabilitas rendah. Setelah gas khusus diubah menjadi plasma, gas itu difokuskan menggunakan elektromagnetik yang sangat kuat yang berada di bagian dalam laras.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau telah melihat desain Object yang telah hancur ini, tuan pelajar?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu hanya pengetahuan umum,” kata Quenser sambil terus bekerja dengan kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengeluarkan bor elektrik besar yang diperuntukan untuk mengebor dinding tebing tadi dari tasnya. Dia melepas elektromagnet bulat itu dari ujung celah meriam utama dan menaruhnya ke dalam tas kosong. Setelah selesai, dia hanya mengambil baterai bor elektrik itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang ingin kau lakukan dengan elektromagnet itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja menempelkannya ke besi. Kau tahu bahan utama pembuat Object, ‘kan?” Setelah meninggalkan celah meriam utama itu, Quenser mengetuk sisi luar meriam itu dengan punggung tangannya. “Besi yang dicampur dengan material tahan panas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau serius? Apa kau ingin memanjat monster raksasa itu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lihat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menjawab pertanyaan, Quenser menyodorkan alat genggamnya ke muka Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu memperlihatkan potret dari satelit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Froleytia kelihatannya sedikit terburu-buru, tapi kita mempunyai sedikit waktu. Mereka tidak bisa menuju langsung ke area di 2 kilometer, utara tempat ini. Rongsokan Water Strider paling menumpuk di sana. Bahkan jika unit powered suit bisa melaluinya, terlalu banyak puing-puing untuk membuat ruang perakitan. Mereka harus mundur sedikit ke belakang dan sedikit berjalan memutar. ...Itu artinya Rush tidak hanya terus berjalan lurus. Ketika sedang memutar, kita bisa menggunakan kesempatan itu untuk mendekati Rush. Kita pasti bisa melakukan sesuatu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maksudmu karena puing-puing Object tidak bisa diledakan hanya dengan peledak biasa?” tanya Heivia dengan kesal. “Apa kau sudah lupa Quenser? Rush masih memiliki satu meriam utamanya! Benda itu bisa menaklukan Object baru yang utuh, jadi puing-puing itu tidak akan jadi masalah untuknya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika bisa dihancurkan, bisa.” Ekspresi Quenser tidak berubah. “Tapi meriam utama Rush adalah rapid fire beam cannon Gatling gun. Armor yang terkena tembakannya akan meleleh karena panas. Bahkan jika mereka menggunakan powered suit, apa kau pikir manuisa bisa berjalan melewati kondisi seperti oven? Juga, bagian luar meriam utama mungkin tahan guncangan, tapi bagian dalam meriam yang mereka bawa pasti dipenuhi peralatan sensitif.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahkan jika Rush harus berjalan memutar,” kata Heivia yang terlihat sangat frustrasi. “Kita masih berada dalam bahaya. Baik dari powered suit yang tidak bisa ditembus peluru kaliber 5.56mm atau Object Generasi Kedua yang dikelilingi 100 meriam di setiap sisinya, ini hanya akan menjadi bunuh diri jika kita berdua berusaha melawannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maaf, tapi aku tidak punya waktu untuk berdebat. ...Lihatlah gambar ini, Heivia. Rush akan tiba kurang dari 3 menit!! Itu akan lewat kurang dari 50 meter di hadapan kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lupakan itu!! Jika tidak punya waktu, jelaskan pada dirimu sendiri! Aku akan melarikan diri saja!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia telah berisap melarikan diri, melepaskan rasa malu atau kehormatan, tapi Quenser menggenggam pundaknya. Heivia bersungguh-sungguh untuk menjatuhkannya dengan kekuatan, tapi Quenser berbicara sebelum dia sempat melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bantu aku, Heivia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, terima kasih! Aku hanya menerima perintah keji dari wanita!! Aku tidak ingin pergi ke neraka bersamamu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau juga tidak bisa kabur. Jika unit dihancurkan, Aliansi Informasi akan mengerahkan kekuatan untuk mensterilkan area. Dan bahkan jika berhasil lolos dari pencarian mereka, Kerajaan Legitimasi tidak akan datang untuk menyelamatkanmu. Kau akan berakhir mati membeku sebelum musim semi tiba.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan jangan pikir kau akan dibebaskan saat kau menjadi tawanan. Aku hanya orang biasa, tapi kau seorang bangsawan. Kekejaman akan lebih banyak dilakukan padamu daripada diriku. Dan harus membayar uang tebusan akan membuat malu keluargamu, kau tidak akan pernah menjadi penerus jika seperti itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau serius...? Jadi apa yang harus aku lakukan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bantu aku, Heivia,”kata Quenser lagi. “Kita tidak punya banyak waktu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object Generasi Kedua yang dikenal dengan nama Rush oleh Kerajaan Legitimasi dan dinamai Gatling 033 oleh Aliansi Informasi. Seorang gadis Elite sedang duduk di dalam kokpitnya. Seperti yang diprediksi Quenser, dia tidak punya pilihan selain mengambil jalan memutar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertempuran dengan Object Kerajaan Legitimasi akan ditentukan dengan seberapa cepat perbaikan meriam utamanya bisa selesai. Jika itu selesai, pertempuran ini akan selesai dengan mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sang gadis Elite tidak mempiloti Object pada kecepatan penuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktanya, dia memelankan kecepatannya untuk bergerak dengan sangat, sangat berhati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gatling 033 menggunakan sistem bantalan udara yang menggunakan kekuatan udara dan rantai spesial untuk bergerak pada kecepatan tinggi. Dia ragu puing-puing Object yang bertebaran itu bisa merusak rantainya, tapi jika itu bisa merusaknya, dia akan kehilangan lebih banyak waktu untuk perbaikan ekstra. Dia takut kehilangan waktu yang menguntungkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Objcet bisa menahan serangan nuklir, jadi aku ragu itu bisa dirusak dengan mudah, tapi karena itulah “tindakan Tuhan” yang tidak terduga bisa sangat menakutkan. Oh ho ho.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang membiarkan penjagaan mereka turun saat mereka memiliki satu strategi yang menguntungkan disebut “kebetulan”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasil dari seluruh peperangan berada di pundak seorang Elite, jadi gadis itu merasa perlu untuk berhati-hati bahkan setelah mengatur banyak strategi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, perbaikannya cukup mudah sehingga dia sepertinya akan masih memilki waktu untuk menyelesaikan perbaikannya dan menyerang Object Kerajaan Legitimasi bahkan walau melakukan jalan memutar dan bergerak perlahan-lahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa tindakan untuk menghalangi konvoy telah dilakukan, tapi powered suit telah melakukan tindakan untuk mencegah terjadinya kehilangan waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia tidak bisa membuat dirinya terlalu bersemangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sangatlah penting untuk berpikir jernih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia menjadi tergesa-gesa dan bergerak dengan kecepatan penuh untuk tetap dalam strategi, itu akan menimbulkan masalah yang tidak perlu yang akan membawa startegi itu berantakan. Bahkan jika dia tetap berada dalam batas maksimal, dia harus dengan akurat menggerakan Object seperti dialah seorang mesin. Itu untuk tetap mempertahankan kemenangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, sensor Gatling 033 menerima sinar infra merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tipe yang digunakan senjata pertahanan untuk membidik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(…Ya ampun.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asap putih dari sesuatu yang dilontarkan datang dari atas tebing ke arahnya...tapi tebing itu hanya setengah kali lebih tinggi dari Gatling 033. Itu adalah misil anti-tank portable, senjata yang sudah tidak terlalu berguna di medan perang modern.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika hanya ini yang bisa mereka lakukan untuk memperlambatku, maka “tindakan Tuhan” benar-benar lucu. Oh ho ho.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu terjadi setelah benda itu ditembakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak lebih dari 0.3 detik kemudian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata terkecil Galing 033 bereaksi. Peluru metal railgun ditembakan dengan kecepatan lebih cepat dari Mach 5. Misil yang baru saja meninggalkan larasnya telah menghantam sasaran dan area 10 meter disekitarnya telah musnah. Efek itu pasti memiliki kekuatan besar sehingga ledakan itu juga turut menghapus api yang ditimbulkan misil itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Getaran hebat mengguncang bumi bersalju ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa mengindahkannya, sang gadis Elite memberitahu rekan-rekan sejawatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Ini Gatling 033. Seseorang dari Kerajaan Legitimasi sepertinya berusaha menyerangku di tengah perjalanan.” Dia terdengar sangat bosan. “Tidak, itu tidak diperlukan. Bahkan sepertinya tidak ada daging yang tersisa. Itu hanya akan membuang-buang waktu untuk menginvestigasi. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 7===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia bersembunyi di balik bebatuan yang agak jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia telah memasang pelucur misil anti-tank portable ke potongan Water Strider, menghubungkan kabel padanya, dan menembakannya dari jauh. Railgun Rush telah menembak ke area yang berada agak jauh dari Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tubuhnya masih dibanjiri dengan keringat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Rush menyadari apa yang coba dia lakukan, dia pasti akan langsung ditembak tanpa basa-basi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Brengsek. Aku tak tahu apakah mengikutinya akan membawaku pada kemenangan atau kematian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sekarang tidak sedang bersama Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tentu saja tidak ikut hancur bersama misil anti-tank portable.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia perlahan meninggalkan bebatuan, dan tiarap, lalu menggunakan bidikan senapannya untuk memeriksa area sekitar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser telah berlari melewati potongan puing Water Strider untuk menyebrangi tebing. Rush Aliansi Informasi memiliki berbagai macam sensor, jadi kemungkinan besar dia akan ketahuan jika hanya bersembunyi di balik sesuatu. Alasan kenapa Quenser belum diketahui adalah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Karena di balik puing-puuing Object, hm?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia sendiri sedang bersembunyi di balik sepotong armor tebal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Armor Object sangatlah tebal dan akan memantulkan radar dan hampir semua tipe sensor. Juga, Quenser menggunakan potongan limbah bahan anti nuklir yang berperan sebagai tameng. Sekarang Quenser bahkan tidak bisa dideteksi dengan X-ray. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Juga, guncangan dari ledakan tadi menghempaskan salju di sekelilingnya dan beberapa potong armor. Sesorang yang berlarian dengan baju putih mungkin tidak akan ketahuan selama sensor-sensor itu tidak menangkap aktifitas yang ganjil.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Rush sedang berjalan melalui ngarai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object itu bergerak secara perlahan seperti sedang menggosok ngarai itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser loncat dari tebing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum dia melompat, dia melempar peledak ke sisi tebing dan meledakannya. Sejumlah besar tanah dan salju menutupi kamera, mikropon, sensor panas, dan sensor lain milik Rush. Karena Object itu benar-benar mepet dengan sisi ngarai, si Elite berpikir bahwa getaran dari Object membuat longsor atau bom yang diledakan untuk menghalangi jalannya Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rush terdiri dari tubuh utama berbentuk bulat dengan  penopang berbentuk &amp;lt;big&amp;gt;&#039;&#039;&#039;†&#039;&#039;&#039;&amp;lt;/big&amp;gt; dan rantai penggerak berada di bawah penopang itu. Penopang itu menyebar ke arah depan, belakang, kiri, dan kanan. Kedua sisi kiri dan kanan dasar itu memiliki rapid fire beam cannon Gatling gun yang terpasang di atasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendarat di salah satu benda itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan walau Rush bergerak perlahan untuk melewati ngarai, benda itu masih tetap bergerak. Ketika Quenser mendarat, dia tidak bisa menghentikan gaya inersianya, dan kakinya terpeleset.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Waaahhh!? Gila. Pola pergerakan yang sebelumnya aku lihat di alat genggam-ku sama sekali tak berguna!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terjatuh dari meriam utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendarat di pantatnya di atas penopang Rush.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Kuingat-ingat, aku berada di atas sini saat di Osenaia, ‘kan?)	&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object itu memiliki lebih dari 100 meriam baik besar atau kecil, tapi tidak terlalu banyak di bagian sisinya. Sepertinya mereka memberi prioritas untuk memberi ruang untuk meriam utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, di sana masih ada sekitar 20 meriam kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memasang tali ke elektromagnet, kemudian menggubet talinya ke baterai. Dia memasukan kabel ke colokan yang ada dibagian depan elektromagnet itu dan percikan sinar putih pucat menyala dari sana. Dia kemudian memutar tali itu untuk mengumpulkan gaya sentrifugal. Setelah mendapatkan momentum, dia melempar elektromagentik itu ke atas. Benda itu menempel ke titik di dekat sebuah meriam kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Plat armor Rush terbuat dari karbon dan aramid, tapi elektromagnet itu berhasil menempel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Lalu sekarang. Ini seperti sesuatu yang menempel di wajahmu. Bahkan semua sensor itu tidak berguna dengan jarak sedekat itu. Itulah masalah yang timbul ketika kau terlalu besar.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggengam tali itu dengan kedua tangan dan mulai memanjat. Sejujurnya. Ini adalah bagian tersulit. Dia memakai sarung tangan tebal, tapi rasa menyengat langsung mengerubungi telapak tanganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terasa seperti selamanya sebelum dia berhasil naik ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika memastikan tidak terlihat oleh kamera pembidik yang terletak tepat di bawah meriam, dia duduk di atas meriam itu. Itu mirip seperti istirahat sejenak pada tonjolan batu kecil ketika sedang memanjat tebing, tempat tujuannya masih sedikit jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di baru memanjat sekitar 20 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengambil elektromagnet lagi dan tali dari tas besar, tapi kemudian dia mendengar Heivia dari radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau benar-benar berlarian ke seluruh tempat dengan menampakan senyum percaya diri di wajahmu,  bukan begitu? Jika Rush mempunyai sensor magnetik, kau pasti telah ketahuan saat kau menggunakan elektromagnet itu pertama kali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu bukan sebuah kebetulan,” kata Quenser saat dia perlahan mulai berjalan ke ujung meriam itu. Berjalan melewati meriam yang bulat harus ekstra berhati-hati. “Aku naik di pondasi Rush di negara Militer Oseania, ingat? Saat itu aku sadar bahwa tidak ada sensor magnetik di tubuh utamanya. Aku juga mengetahui kamera pembidik untuk meriam berada di bagian bawah, membuat bagian atasnya terbuka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, tuhan. Bukankah akan lebih cepat jika kau mendapat desain Object itu darinya di atas ranjang?” gurau Heivia, tapi Quenser mengabaikannya dan melihat ke bagian atas Object raksasa itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh utamanya saja setinggi 50 meter, jadi dia masih punya perjalanan panjang ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini seperti seseorang yang tidak bisa melihat benda yang menempel di wajahnya. Si Elite belum menyadari bahwa aku sedang panjat tebing di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 8===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melepas tali dari elektromagnet yang menempel  di sisi armor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia berada di separuh bagian bawah tubuh utama, jadi kemiringan dindingnya lebih dari 90 derajat. Itu menonjol ke arah Quenser. Seorang pemanjat tebih profesional pasti bisa mengatasinya dengan mudah, tapi seorang amatur seperti Quenser akan kesulitan memanjat naik bahkan dengan bantuan tali. Pasti akan lebih mudah jika dia memanjat lurus dengan tali yang menggantuk tegak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, sekarang dia tidak bisa kembali dengan mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah berada lebih dari 20 meter di atas tanah. Bahkan tanah itu tertutupi salju, dia tidak akan baik-baik saja jika jatuh dari ketinggian itu. Sementara itu, Object mulai bergerak cepat. Pasti karena dia telah lolos dari bagian tersempit ngarai. Dengan puing-puing Water Strider yang terkubur di tanah, meloncat ke tanah sama saja dengan bunuh diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Baik naik atau turun sama-sama ke neraka. Aku harus mendapat imbalan karena melakukan ini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia berjongkok di atas meriam kecil, Quenser melihat sekitar untuk memeriksa rute memanjat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser,” kata Heivia dari radio yang terselip di seragam Quenser. “Aku tahu kau sedang memanjat, tapi sebenarnya kau mau kemana ?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak tahu. Tapi aku harus menemukan sesuatu yang bisa memperlambat perbaikan mereka! Aku bisa menghancurkan radar atau sensor, atau aku bisa melakukan sesuatu pada pintu masuk kokpit untuk membukanya dengan paksa! Setelah aku mencapai atas, aku akan mencari jalan untuk mengulur waktu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita mulai kehabisan waktu. Jika kau tidak cepat, kau akan terbawa bersama Rush ke area perawatan mendadak Aliansi Informasi!! Jika itu terjadi, akan sulit bagiku untuk melakukan pengalihan saat kau melarikan diri!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar hal itu, Quenser mengambil elektromagnet lagi dari tasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Elektromagnet itu bisa diguanakan sebagai senjata tumpul yang efektif, tapi sekarang gunanya bukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih berada di atas meriam, Quenser menghubungkan kabel tebal ke colokan di elektromagnet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Percikan sinar putih pucat menyala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berusaha menahan posisinya dan melempar elektromagnet itu sejauh beberapa meter ke tubuh Rush.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan bunyi klik keras, titik tempel baru tercipta di armor pipih tubuh bulat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Pilot tidak bisa melihat seorang prajurit yang menempel di permukaan Object dari dalam kokpit. Tapi aku harus memastikan agar tidak lewat di depan salah satu kamera meriam. Kamera-kamera itu terpasang di bawah meriam. Aku harus mengayun talinya dan menapakan kakiku ke atas meriam itu dari atas.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, tidak bagus!!” teriak Heivia dengan suara cemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sebentar, Quenser tidak tahu apa maksud Heivia, tapi dia akan langsung mengetahuinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih dari 200 meriam baik besar dan kecil terpasang di permukaan Rush.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam itu membuat pergerakan, pergerakan seperti kerumunan di stadium yang membuat gelombang. Hempasan yang mengarah ke arahnya seperti lapangan rumput yang tertiup angin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Pasti maksud dari pergerakan aneh meriam-meriam, jadi benda itu sedang memeriksa apa sesuatu menggantung di salah satu dari mereka, atau di atas mereka!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengangkat kakinya dari meriam yang dia pijak dan menggantung pada tali dengan kedua tanganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, gelombang pergerakan meriam itu lewat di bawahnya dalam sekejap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia telah berhasil mengatasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kemudian Quenser merasa ada gerakan melorot yang tidak mengenakan di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Elektromagnetnya…!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hanya memiliki satu baterai, tapi dia memiliki beberapa elektomagnet. Semakin banyak elektromagnet yang dia gunakan, baterainya akan semakin cepat terkuras. Dan itu semakin memperlemah kekuatan tempel elektromagnet yang menggantung di armor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa merasakan elektromagnet yang menempel di permukaan armor itu perlahan mulai turun. Quenser menggengam erat itu dengan panik tali dan berusaha memanjat secepat mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dia sudah hampir berada di bagian tengah tubuh bulat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tempatnya sekarang kemiringannya lebih dari 90 derajat, tapi setelah dia melewati bagian tengah, kemiringan itu akan menguntungkannya. Sekarang dia hanya tinggal menuju sisi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jangan jatuh…)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia mendapat pelatihan dasar seperti Heivia, mungkin dia tahu cara menopang beratnya dengan menggantungkan kakinya di tali. Namun Quenser tidak tahu cara melakukannya. Dia dengan panik memanjat hampir hanya dengan kekuatan tangannya saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kumohon, jangan biarkan aku jatuh di sini!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser akhirnya berhasil mencapai ujung atas tali dan menggenggam langsung elektromagnet itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik dirinya ke bagian atas tubuh bulat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hanya tinggal menaiki bagian miring itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sekarang aku bisa mencapainya...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nafas berat Quenser terlihat berwarnya putih di udara dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efeknya mungkin kecil, tapi dia sedang menggunakan elektromagnet ditangannya untuk membantunya memanjat. Namun, itu tidak lagi menopang seluruh tubuhnya. Dia hanya perlu sesuatu untuk membantunya menaiki permukaan curam, jadi ini akan lebih mudah untuk dilakukan. Selama ini belum ada masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia. Kau bisa dengar aku, Heivia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mencoba menghubungi laki-laki itu dari radio, tapi dia tidak mendapat jawaban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pasti telah berada di luar jangkauan. Object pasti sudah dekat dengan unit powered suit Aliansi Informasi yang bertugas untuk mengganti meriam utama, tapi Quenser sudah berada jauh sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran Quenser tertuju pada peledak yang ada di tas punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sekarang, apa yang harus aku incar? Sekarang ini aku sedang tidak berusaha meledakan Object. Bagian mana yang perlu aku rusak, yang paling memperlambat proses perbaikan?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak yakin apa peledak yang di miliki cukup untuk menghancurkan salah satu bagian itu. Sebuah Object adalah senjata monster yang bisa menahan serangan nuklir. Sensor dan radarnya pasti akan hancur saat terkena serangan nuklir, tapi itu bukan berarti peledak Hand Axe cukup untuk melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Berusaha menghancurkan benda ini dari luar akan sulit. Ini bukan sesuatu yang bisa dilakukan oleh prajurit berdarah-daging. Artinya...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menemukan rencana baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia ingin melakukan sesuatu, ide ini adalah pilihan satu-satunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia tidak punya waktu untuk memeriksa apa rencana ini akan bekerja. Object yang dipijaknya melakukan hal lain lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih spesifik, meriamnya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lensa kamera yang terpasang di tubuhnya menimbulkan suara desingan secara bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Artinya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tidak bagus.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tenggorokan Quenser tiba-tiba mengering.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tembakan serentak!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 9===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam kokpit Object Generasi Kedua Aliansi Informasi, Gatling 033, jari sang Elite bergerak dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa jendela terbuka di background raksasa, tapi sedari tadi dia tidak menemukan adanya pergerakan mencurigakan. Dia juga menggunakan berbagai sensor, tapi bagi Objcet, “jarak dekat” adalah sekitar seratus meter jauhnya. Musuh yang sangat teramat dekat umumnya tidak terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada alasan sederhana kenapa dia curiga ada sesuatu di luar sana.	&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah sinyal elektromagnet terpancar di dekat permukaan Gatling 033. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis Elite memeriksa itu karena peringatan yang terpampang di jendela kecil. Dia telah memastikan adanya sinyal yang dikirim dan diterima, tapi sayangnya dia tidak bisa mengetahui informasi apa yang ada di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasti ada seseorang di luar sana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau mungkin sesuatu tanpa awak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Oh ho ho. Aku menggerakan seluruh meriam, Aku sudah tahu entah apapun benda itu, pastinya tidak menggunakan meriam sebagai pijakan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena hal itu, si gadis Elite memutuskan bahwa itu sepertinya benda tanpa awak. Sinyal radio pasti datang dari transmiternya untuk membantu Object musuh membidiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang Elite menggerakan jarinya dan mengirim sinyal ke semua meriam Gatling 033.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Bagaimana kalau aku menembakan semuanya untuk memastikan? Oh ho ho.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia akan melakukan tembakan serentak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia akan menembakan seluruh 100 meriam baik besar dan kecil yang terpasang di Gatling 033 secara serentak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak perlu membidik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang terpenting adalah dia menembak mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Oh ho ho. Berbicara sejujurnya, guncangan dan pancaran panas yang ditimbulkan tembakan ini akan menyapu bersih semua serangga penganggu.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Railguns, coilguns, laser beams, dan meriam plasma berstablitas rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap meriam menimbulkan efek samping besar ketika menembak. Meriam Object tidak bisa diletembakan di sekitar pangkalan karena efek tembakan yang sangat besar bisa mempengaruhi orang-orang di pangkalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika seseorang menempel pada Object atau ada peralatan kecil yang menempel, tembakan bersamaan dari Gatling 033 akan mengakibatkan guncangan dan pancaran panas di seluruh permukaan armor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baik itu manusia atau peralatan tanpa awak yang mengirim sinyal radio, mereka atau itu pasti akan musnah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si Elite mengakses kotak rekaman dan menggali informasi dari kamera dan sensor yang tak terhitung jumlahnya yang terpasang pada Object. Dia memeriksa keadaan saat dia melewati celah tersempit dari ngarai tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamera hanya menampilkan gambar buram, tapi sensor panas telah menangkap sesuatu. Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Yah, apapun itu...) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang Elite tanpa belas kasihan menekan sebuah tombol dengan jari tengahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ampunan kuberikan pada mereka yang tunduk padaku dan mereka yang tidak melawanku. Itu adalah panduan umum dalam mengoperasikan Object. Oh ho ho.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat setelah itu, setiap meriam menembak tanpa ampun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guncangan hebat dan pancaran panas menyebar ke seluruh permukaan armor Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memastikan sinyal radio itu menghilang, si gadis Elite dengan gembira mempiloti Gatling 033 jauh ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 10===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guncangan itu cukup kuat untuk membuat manusia jatuh pingsan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pancaran panas itu cukup panas untuk menghanguskan kulit dan seragam militer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan dua kejadian itu yang menerjang seluruh tubuh Object, seharusnya tidak ada tempat lain untuk lari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, Quenser tidak punya tempat lagi untuk lari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada satu pengecualian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Area di mana sensor tambahan Rush berkumpul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam Object memang menghasilkan guncangan hebat dan pancaran panas. Namun, mereka dibuat agar efek samping yang dihasilkan Object itu tidak akan menghancurkan radar dan sensornya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, penempatan dan hentakan meriam telah diatur untuk memastikan keberadaan radar dan sensor tidak terkena efek samping itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dengan cepat merayap ke sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sebelumnya, tuan putri dan perempuan tua itu sangat marah ketika aku dengan ceroboh mendekati sensor Baby Magnum. Namun, sensor-sensor itu hanya untuk dukungan, jadi alat ini masih bisa melanjutkan pertempuran bahkan tanpa benda itu.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menuju ke sensor sensitif menambahkan kemungkinan untuk ketahuan oleh si Elite. Namun dalam aksinya kali ini, keberuntungan berada di pihak Quenser. Sejak Object tidak melakukan gerakan lagi, si Elite pasti menyimpulkan bahwa si pengganggu telah terjtuh dari tembakan serentak atau memang tidak berada di sana sedari awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Oh, sial. Apa dia menyadari ini?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat ke arah radionya yang telah dimatikan dan mengusap keringatnya yang mulai membeku seperti bunga es. Ketika dia bernafas, nafasnya benar-benar terlihat putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Sesungguhnya ini baru akan dimulai.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengambil bom yang seperti tanah liat dari tas di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika area itu dipenuhi dengan sensor yang banyak, dia sedang dikelilingi oleh pilar tebal, jadi sepertinya akan sulit untuk menghancurkan mereka semua dengan bom.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutebak hanya ini satu-satunya pilihan yang tersisa.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memiliki ide, tapi itu membutuhkan sedikit keberuntungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan di tempat itu bukanlah sesuatu yang dia bisa lakukan sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, serangan di tempat itu akan membuahkan hasil yang lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku tidak bisa melakukannya kalau hanya dengan perencanaan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil berpikir, Quenser meremas peledak plastik yang seperti tanah liat itu di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Berdiri menghadapi senjata monster seperti ini bukanlah sesuatu yang spesial melainkan sebuah resiko dari awal.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 11===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object Generasi Kedua Aliansi Informasi, Gatling 033, perlahan berhenti di atas salju putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu bukan sedang mengalami sedikit kerusakan mesin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu telah mencapai titik pertemuan dengan unit powered suit. Prajurit infanteri berkumpul untuk merakit bagian rapid fire beam cannon Gatling gun. Mereka hanya perlu melepasnya dan memasangnya dengan yang baru. Lalu Gatling 033 bisa menyerang Objet Kerajaan Legitimasi dan zona perawatan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si Elite menggunakan peralatan komunikasinya untuk menghubungi prajurit perawatan yang sedang mengenakan powered suit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Juliet sudah dikonfirmasi untuk dimatikan. Sekarang kami akan memasang meriam utama,” kata prajurit perawatan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Usahakan &#039;&#039;pit stop&#039;&#039; ini cepat. Oh ho ho. Aku punya rencana sempurna, itu akan sia-sia jika kita membuang-buang waktu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam pertempuran antar dua Object, secara umum disebut “licik” bagi sebuah Object yang menyerang zona perawatan. (Ini bukan aturan tegas, jadi tidak terlalu penting mematuhinya, seperti itulah.) tapi jika Object musuh bersembunyi di balik zona perawatan dan menolak untuk keluar ke medan pertempuran, Object lainnya tidak punya pilihan lain selain menghancurkan Object itu, base-nya dan semuanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam aturannya, zona perawatan boleh diserang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Oh ho ho. Jika seperti itu, ada kemungkinan aku akan kehilangan laki-laki itu.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Elite itu merebahkan dirinya ke kursi, mengambil tabung oksigen semprot kecil ke sisinya, dan mencoba memulihkan stamina yang hilang darinya saat pertempuran denga gaya G besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tapi kalau seperti ini terus aku jadi tidak punya pilihan lain. Aku ingin membuatnya jadi milikku, tapi tidak perlu sampai membahayakan nyawaku. Oh ho ho.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggantian meriam utama tidak lama lagi akan selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat gambar yang tertangkap saat pertempuran sebelumnya. Kerusakan pada Object musuh berada di area vital. Tidak peduli seberapa ahlinya prajurit perawatan mereka, sepertinya mereka tidak bisa menutupi kekurangan waktu yang mereka miliki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku bisa memenangkan ini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si Elite menggunakan oksigen semprot untuk menambahkan jumlah oksigen terkompresi dan memberi senyum tipis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saran otomatis yang ditingkatkan adalah salah satu tindakan Elite yang harus dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Oh ho ho. Ini bukan hanya dari kekuatanku sendiri, itu aku, unitku, dan Gatling 033. Semuanya adalah target penting untuk musuh. Aku akan menghancurkannya dengan mudah. Mereka tidak bisa melakukannya kali ini. Itulah kenapa aku bisa memenangkan ini. Aku &#039;&#039;akan&#039;&#039; memenangkan ini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, jendela peringatan berwarna merah muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si Elite melihatnya dengan curiga. Suatu keganjilan fungsi telah terjadi pada sensor pembidik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(…Oh ho ho. Aku tidak suka ini. Seperti ada yang menusuk pikiranku.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk orang lain, mungkin itu telihat seperti error kecil. Dia bisa bertarung tanpanya. Namun, ketidak cocokan sangat sulit untuk dimaklumi Elite yang melihat Object seperti bagian dari tubuh tambahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggerakan jari langsingnya untuk melakukan beberapa pengaturan, tapi mereka tidak membenarkan ketidakcocokan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan masalah perangkat lunak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada sesuatu yang salah pada fisik sensor itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Prajurit perawatan! Periksa kembali sensor A sampai E!! Jangkauan error-nya sekitar 0.5 sampai 0.7. Oh ho ho. Kalau membutuhkan penanganan manual, aku juga akan keluar!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu akan sangat memperlambat pekerjaan kita,” kata seorang prajurit perawatan yang tidak yakin apa yang harus dikatakan karena permintaan tiba-tiba itu. “0.5-0.7 masih dalam batas wajar. Setelah meriam utama diganti, kau harus segera pergi untuk menghadapi Object Kerajaan Legitimasi! Kita tidak punya waktu lagi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bodoh!! Oh ho ho. Karena aku akan melawan Object maka aku tidak bisa membiarkan error sedikit pun!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita benar-benar tidak punya waktu! Strategi kita sekarang tidak memperhitungkan pekerjaan lain selain meriam itu!! Letkol Lendy Farolito telah memerintahkan kita untuk mengikuti strategi, jadi melakukan hal lain akan membuat kita dihukum!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak mengerti,” umpat si Elite.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pit stop&#039;&#039; ini adalah bagian dari strategi tambahan. Object berdiri di atas pilar yang disebut rencana, jadi semuanya akan sia-sia jika tidak terencana dengan baik. Jika bertarung dengan beberapa ketidak sesuaian sensor membawa Gatling 033 pada kehancuran, siapa yang harus bertanggung jawab. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si prajurit perawatan tidak melakukan apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, pengaturan kesensitifan sensor dilakukan oleh gadis itu sendiri dibawah pengawasan prajurit perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Argh!! Oh ho ho. Kalau begitu, aku lakukan sendiri saja!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk melakukannya, si Elite membuka beberapa palka yang menghubungkan kokpit dengan dunia luar. Dia akan menggunakan elevator untuk membawa kokpit itu ke bagian luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kokpit itu tidak pernah mempunyai kesempatan untuk meluncur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu kejadian terjadi sebelum itu terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara terdengar lebih dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara pakaian yang bergesekan dengan sesuatu. Saat dia menyadari itu adalah suara orang yang sedang meluncur ke bawah, semuanya sudah terlambat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak punya waktu untuk berputar, atau melepaskan sabuk pengaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Permisi, mademoiselle,” kata sebuah suara dari belakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasa benda dingin menekan bagian belakang lehernya. Itu adalah pisau pendek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku biasanya tidak menyelinap masuk ke kamar tidur wanita, tapi sayang sekali aku sedang kekurangan waktu. Lakukan apa yang kukatakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengenali suara penyeludup itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah kawan laki-lakinya dari Kerajaan Legitimasi yang bernama Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tak usah tegang.” Kata Gadis itu dengan menaikan pundaknya dan menghela nafas sambil tubuhnya tetap terikat sabuk. “Aku sudah berencana untuk mengundangmu ke sini. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 12===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berhasil menyelinap ke dalam kokpit Rush.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia telah menggunakan peledak Hand Axe, tapi bukan untuk meledakan sesuatu. Dia telah menempelkan bom seperti tanah liat itu ke bagian atas sensor untuk mengurangi sensitifitasnya. Jika mereka menyadarinya dan seseorang mengambilnya, dia akan masuk ke dalam laras meriam untuk bersembunyi dari prajurit musuh dan efek ledakan. Kemudian, dia bisa meledakan bom itu untuk melukai prajurit perawatan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tahu mereka kekurangan waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, si Elite tidak akan tinggal diam jika ada ketidak normalan pada sensor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Elite mungkin akan pergi keluar untuk memeriksa sensor itu secara langsung. Atau kalau tidak dia tidak mau pergi bertarung, dia bisa menyuruh prajurit perawatan untuk melakukannya. Apapun itu, Elite masih harus membuka palka dan keluar dari Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser telah menunggu di pintu keluar yang terhubung dengan kokpit, itulah yang membuatnya bisa menyelinap ke dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika sebuah Object tidak bisa dihancurkan dengan mudah, hal itu berbeda jika dia berada di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini bukan bagian dari rencana. Ini tidak lebih dari sebuah pertaruhan. Tapi aku baru saja memiliki kartu terbaik.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan walau hubungan antara tuan putri dan wanita tua prajurit perawatan begitu dekat, mereka harus melakukan diskusi panjang untuk membuat pengaturan tepat pada sensor. Jika kedua orang itu tidak saling memahami satu sama lain, tuan putri pasti harus menangani sensor itu sendiri secara langsung. Quenser telah melihat Elite yang melakukan perawatan dari dokumen yang telah ia baca.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang Elite melihat Object sebagai bagian dari tubuhnya, error sedikit saja pada sensor terasa seperti mengenakan kaca mata yang tidak pas. Walau tak terlalu banyak berpengaruh, tapi itu akan membuyarkan konsentrasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Hanya Elite yang mempertaruhkan nyawa. Tidak mengejutkan jika dia sedikit perfeksionis kalau mengenai kondisi Object. Dengan kecepatan perhitungannya yang cepat dan kilat, dia merasa bahwa akan lebih cepat untuk melakukannya sendiri daripada terus berdebat.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pisau yang diarahkan Quenser pada leher Elite itu adalah pisau masak kecil dari peralatan bertahan hidupnya. Mata pisau itu hanya sepanjang ibu jarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_09.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengitari tangannya pada kursi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa…? Ini agak rendah.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengernyit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari yang dia tahu saat di negara militer Oseania, Elite Rush memiliki tubuh indah dengan payudara berukuran G-cup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi apa yang dia temukan adalah gadis berusia sekitar 10 tahun. Mungkin tingginya 130 cm. Tentu saja dia tidak memiliki G-cup. Dengan tubuhnya itu, agak diragukan bahwa dia memakai bra.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak tahu apa Elite itu peduli, tapi pakaian spesialnya berbentuk seperti  pakaian renang sekolah warna putih dengan bawahan ketat berwarna merah. Sama seperti tuan putri, pakaian itu tidak menunjukan adanya kemampuan kamuflase.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Elite itu pasti bisa melihat wajah Quenser dari refleksi monitor karena dia tetap tenang walau ada pisau di tenggorokannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Terkejut? Kebenaran yang ada di Aliansi Informasi sangatlah kejam seperti iblis. Namun, kebohongan seperti ini tidak akan berpengaruh pada musuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau pasti bercanda.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Raut kesedihan benar-benar memenuhi wajah Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengulanginya lagi seperti mengucapkan kata perpisahan pada tubuh indah dan G-cup yang telah dia bayangkan di matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Sob…Kau pasti bercanda…Sob…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu sebentar. Aku akan marah jika ini membuatmu menangis. Tubuh ini sempurna dari sudut pandang lain, bukan begitu? Oh ho ho. Di negaraku, aku ini Elite idol yang menyanyi dan menari.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi dalam biodata resmimu dikatakan bahwa kau memiliki tubuh indah dan G-cup. Teganya kau membohongi semua orang seperti itu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Aku punya tubuh montok yang terpampang di layar 3DCG&amp;lt;ref&amp;gt; 3D Custom Girl.&amp;lt;/ref&amp;gt;. Agak memalukan karena beberapa orang memanggilku pembohong karena itu, tapi pergerakannya benar-benar sama dengan diriku yang asli.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Aliansi Informasi, semua data yang terpampang di internet baik benar atau bohong digunakan untuk strategi. Kemungkinan orang-orang mengetahui hal ini hanya sebagai propaganda perang, tapi mereka tidak peduli jika itu hanya virtual selama itu memuaskan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ngomong-ngomong, percakapan ini ditransmisikan ke mereka yang di luar. Tidak lama lagi kau akan dikepung. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu tidak masalah. Kaulah satu-satunya orang yang bisa menggunakan Object ini. Jika mereka melakukan tindakan ceroboh, aku akan mengakhiri hidup Elite mereka. Aku lebih memilih tidak melakukan itu, kalau bisa. ...Kau yang di luar sana bisa mendengarku, ‘kan?” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengabaikan ketidak tertarikan gadis itu dan mulai melakukan misi yang ada di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat ke sekitar kokpit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Area bundar itu berdiameter sekitar 2 meter dengan layar raksasa terpampang di bagian depan. Panjangnya sama seperti milik Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ketika Baby Magnum mempunyai banyak bentuk antarmuka seperi kolom kontrol, tombol, keyboard, trackball, dan lain-lain, Rush hanya punya satu bentuk input.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keyboard.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak sekali keyboard berjejer dengan tiga beda ketinggian. Dan ketiga tingkatan keyboard itu menyebar dengan bentuk U ke pinggir kokpit. Quenser tidak tahu apa itu bentuk yang efisien. Ada kemungkinan bahwa Elite lain tidak akan tahu cara menggunakanya. Sepertinya itu didesain untuk hanya bisa dimengerti oleh gadis yang mempiloti Rush.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di pinggir keyboard, terdapat tulisan “Antramuka Manual ‘JULIET’”. Quenser berpikir bahwa itu nama sang gadis Elite.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku percaya Object tidak bisa dikendalikan selain oleh Elite...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser merasa seperti idiot karena bergantung pada harapan kecil yang telah dia percayai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengumpulkan kekuatan pada tangan yang menggenggam pisau dan berbicara sedingin mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pertama, tutup semua palka yang mengarah ke kokpit. Aku yakin mereka yang diluar akan protes, tapi abaikan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Itu hanya akan menutup satu-satunya jalan keluarmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cepat lakukan saja. Aku tidak ingin menggores kulit seorang gadis hanya untuk mengancam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku harus menghargaimu karena masih memperlakukanku seperti seorang gadis. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menaikan mata pisau yang dia arahkan pada leher gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Elite itu menaikan bahunya pertanda dia menyerah dan menekan beberapa tombol. 5 jari langsingnya bergerak pada kecepatan bukan manusia melainkan seperti mesin jahit. Karena perintah Elite, beberapa palka yang terhubung dengan kokpit tertutup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit perawatan mengirim beberapa transmisi darurat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mereka tidak mendapat jawaban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, Quenser telah membatasi pergerakan si Elite.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Selamat datang di kursi cinta paling pribadi di dunia. ...Kau membajak Object hanya dengan menggunakan pisau. Kau benar-benar suka melakukan hal tak terduga, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengarkan apa yang kukatakan dan jangan berkata omong-kosong. Dengan begitu kau bisa selamat dari hal ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi apa yang harus aku lakukan berikutnya? Apa aku harus menembak Patung Liberti dengan meriam utamaku atau semacamnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan lakukan apapun,” perintah Quenser dengan tegas. “Setelah perbaikan selesai, jangan bergerak. Jangan tanggapi komunikasi dengan prajurit perawatan. Jangan gerakan satu jari pun sampai tuan putri kami menyelesaikan persiapanbya...tidak, sampai dia mengatakan checkmate. Itu saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh sayang. Oh ho ho. Apa kau harus mengatakan itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan lakukan itu. Aku mulai tidak menyukai ini. Bisa saja ketegangan ini membuat tanganku gemetar dan menyayat tenggorokanmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, bukan itu, Oh ho ho,” kata gadis Elite itu dengan senyum di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah perbedaan dari pengalaman yang pernah dialami. Quenser tidak percaya bahwa dia masih berani tersenyum ketika ada prajurit musuh yang menodongkan pisau ke tenggorokannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Elite itu benar-benar tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seharusnya Quenser memberi sedikit lebih banyak tekanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku tidak memegang kendali, aku tidak tahu seberapa buas amukan Gatling 033. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak mengerti apa yang dia maksud.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tak lama kemudian, jawaban itu menjadi bukti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh Quenser terpental karena gaya inersia yang sangat besar, membuatnya menghantam dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kendaraan perawatan yang mengelilingi Rush tertabrak dan prajurit perawatan berteriak sambil berlarian menjauh, tapi Quenser terlalu sibuk dengan dirinya sehingga tidak mempedulikan pada apa yang terjadi di luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gah!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua oksigen di paru-parunya terbuang keluar dengan tiba-tiba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pisau tadi terlepas dari tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object tiba-tiba bergerak. Dia tidak tahu seberapa cepat, tapi dia merasa seperti ditekan beban berat. Tekanannya terlalu besar untuk dia hadapi. Penglihatannya semakin memudar karena Object bergerak dengan kecepatan tinggi, tapi dia melihat gadis Elite itu meringis sambil tetap di tempat duduknya karena sabuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ancaman dari pisau yang dipegang Quenser telah hilang, gadis itu menghubungi rekan-rekannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Meriam utamanya sudah diganti, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gatling 033, kami mendengar apa yang terjadi di sana, apa kau berencana untuk pergi dengan membawa prajurit Kerajaan Legitimasi di dalam sana!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau iya kenapa? Paling tidak, tidak ada jalan untuk membuka paksa palka Object dari luar. Dan sekarang ini, setiap menit dan detik bisa berdampak besar pada hasil pertempuran. Aku tidak punya pilihan lain selain maju. Kecuali jika kau mau mengibarkan bendera putih di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau mau mengibarkan bendera putih? Atas kewenangan apa? Apa kau ingin mensia-siakan kesempatan menang melawan Object karena seorang prajurit berdarah-daging?” Gadis Elite itu berbicara perlahan tapi dengan intonasi jelas. “Pertama-tama, kita tidak perlu mempermasalahkan keamananku di sini. Yang terpenting adalah perbaikannya sudah selesai atau belum. Dan apa Gatling 033 milikku ini bisa melanjutkan pertarungan. Gatling 033-ku  masih bisa bertempur, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jawab aku. Ini penting untuk strategi kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Y-ya. Kita baru saja menyelesaikan penggantian meriam utama. Tapi kita belum sempat mengurusi sensor yang tadi kau perintahkan untuk di...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak apa-apa,” kata si gadis Elite, memotongnya. Dia berbalik ke arah Quenser yang sedang terbatuk di lantai sebelum selesai bicara. “Tapi sekarang ini aku sedang tidak ingin mengoperasikan Gatling 033. Jadi aku tidak punya pilihan lagi selain menyerahkan ini pada AI Strategik Juliet. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh Quenser menengang karena terkejut pada kata “AI”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu sebentar!! Teriak prajurit perawatan. “Pengendalian penuh Object oleh AI masih dalam tahap ketiga pengujian! Kemungkinan terjadinya tembakan nyasar dan pengambilan keputusan yang keliru dan kesalahan dalam mengambil keputusan masih ada, hal itu akan meningkatkan kemungkinan bagi Object-mu untuk menembak kawan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku mempersempit targetnya hanya pada Object setinggi 50 meter atau lebih, itu tidak akan jadi masalah. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi Juilet masih terlalu berbahaya untuk digunakan sekarang ini!! Jika kita membiarkannya mengoperasikan senjata terhebat kita, kita tidak akan tahu seberapa besar bahaya yang ditimbulkan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Tolong jangan buat aku mengulanginya lagi,” kata gadis Elite itu. “Jika kita hanya terus mematuhi kode etik militer, kita akan kalah dalam pertempuran ini. Saat kita masih punya kesempatan untuk bertarung, aku tidak ingin menyelesaikan pertempuran ini secara prematur. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si Elite memotong transmisi itu dan melihat ke arah Quenser sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja kau pasti sudah mendengar rumor tentang Aliansi Informasi yang berencana untuk membuat Object tanpa awak. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak mungkin,” geram Quenser dari lantai. “Pengembangan AI belum dipraktekan. Sesuatu seperti UAV yang berpratoli itu hal lain, tapi tidak ada program yang bisa menandingi Elite dalam pertempuran cepat yang membutuhkan improvisasi spontan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau berbicara tentang Angelina List Kerajaan Legitimasi? Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Jika aku ingat, kertas itu berisi kelemahan dan kegagalan AI setelah berulang kali pengujian AI yang dilakukan oleh para ilmuwan. Mengamuk, diam, dan tembakan nyasar...aku yakin ada beragam bentuk kegagalan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Angelina List adalah panduan dasar bagi dunia untuk membuat AI Strategik Object. Kertas itu bisa diakses di database umum Kerajaan Legitimasi dengan bebas, jadi Aliansi Informasi memanfatkan itu untuk melakukan riset. Benda sederhana seperti UAV yang bergerak adalah hal lain, tapi sistem yang mengendalikan Object sangatlah besar dan kompleks. Dengan teknologi yang ada sekarang ini, tidak mungkin untuk menciptakan AI yang bisa mempiloti Object secepat dan sefleksibel Elite yang telah terasah secara mental dan fisik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Apa yang kau bicarakan adalah tentang AI yang terus memilih jalan tercepat untuk menang, membuatnya mudah diserang? Atau itu akan terus menyerang secara sembrono ketika dihadapkan pola situasi yang tidak bisa ia tangani?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu artinya tidak bisa sepenuhnya tanpa awak. Oh ho ho. Ketika Gatling 033 menggunakan seluruh komponennya, dia tidak dikontrol olehku. AI Strategik Juliet-lah yang memegang kendali ketika aku mengatasi masalah yang terjadi karena error atau bug. Artinya...” si Elite tersenyum. Senyumnya berbeda dari sebelumnya. “Jika aku tidak melakukan apa-apa, Gatling 033 akan mengamuk.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak bisa mendengarnya secara lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata mengerikan yang dikenal dengan nama Object mulai menunjukan kekuatan penuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser langsung menyadari apa arti kata-kata itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gaya inersia yang sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan itu mulai meremas bagian dalam Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gh…ah…!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semuanya berguncang ke depan dan belakang, kiri dan kanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tekanan hebat membuatnya sulit bernafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ghaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya seperti setiap pembuluh darah di tubuhnya membengkak secara aneh. Isi perutnya mulai naik, dia tidak bisa mendapat cukup oksigen tidak peduli seberapa lebar dia membuka mulutnya, dan dia merasa tidak bisa mengatur detak jantungnya. Setelah beberapa atau puluhan detik, dia bisa merasa bahwa pikirannya benar-benar kacau. Darah tidak banyak mencapai otaknya. Warna mulai memudar dari penglihatannya. Dan dengungan tidak enak di kupingnya memekakan otaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rush tidak melakukan hal khusus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hanya pergi dari zona perawatan dan menuju ke medan pertempuran dimana Baby Magnum sedang menunggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya itu yang dilakukannya, tapi membuat Quenser berada di ujung maut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama kejadian itu, si gadis Elite tersenyum di kursinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia seperti seorang ratu muda yang sedang menghina serangga yang merangkak di tanah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak mengerti kenapa dia bisa sangat tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pakaian spesial yang dia pakai tidak cukup untuk menerangkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya kemungkinan yang bisa Quenser pikirkan adalah dia benar-benar berbeda dengan prajurit biasa pada kondisi fisik tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh sayang. Kenapa matamu berputar seperti itu? Oh ho ho. Kau tidak akan bisa melihat pertempuran cepat Gatling 033 kalau seperti ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat gadis berusia sekitar 10 tahun itu berbicara pada Quenser, dia menyedot minuman yang terletak di sandaran kursinya dengan tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk alasan  PR&amp;lt;ref&amp;gt;Public Relation.&amp;lt;/ref&amp;gt;, militer Aliansi Infomarsi membuat Elite bertubuh G-cup dengan menggunakan 3DCG. Masyarakat (entah mereka tahu itu kebohongan atau tidak) menerimanya. Kemungkinan besar tujuan utama mereka adalah ketika orang-orang menerima hasil visual itu, sama saja seperti mereka menerima AI untuk mengoperasikan Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini masih baru 9 G. Ketika rantainya digunakan, ini bisa melesat melampaui 12 G. Yah, itu sudah cukup untuk membuat orang biasa pingsan, jadi terus berusaha yang terbaik untuk menghadapinya. Oh ho ho. Pada dasarnya, aku cukup baik untuk mengundangmu ke tempat spesial ini ketika seharusnya aku menyerahkanmu pada militer Aliansi Informasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
12 G.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah terbukti bahwa manusia biasa tidak bisa menahan tekanan itu. Tapi untuknya, ruangan ini seperti kamar tidur. Tubuh Elite benar-benar telah dirombak sehingga ini terasa normal baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan ini membuat punggung Quenser terasa dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jadi inilah…Elite…)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser merasa sesuatu seperti busa keluar dari sudut mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tubuh mereka telah dirombak untuk kepentingan mempiloti Object dalam pertempuran. Sial. Ini seperti pertempuran antara ikan laut dalam dan kapal selam...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit modern sering bercanda dengan mengatakan sesuatu seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Medan perang modern sangat membosankan. Jika mereka memang benar-benar ingin membuat kita berperang, mereka seharusnya mengirim Object berpendingin udara itu pada kita.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukan candaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, menaiki salah satu monster itu cukup untuk memperpendek umurmu. Quenser diselubungi rasa sakit luar biasa dan merasa bahwa pembuluh darahnya akan pecah dan bola matanya ingin keluar dari tengkorak kepalanya. Di tengah-tengah semua itu, dia memutuskan bahwa orang yang bisa mempiloti Object bukanlah manusia biasa. Kecuali jika tubuh luar-dalam mereka telah dimodifikasi, itu tidak mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika terkapar di lantai dekat dinding, Quenser berusaha untuk mengulurkan tanganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak sekali tombol keyboard yang terpampang di sekitar gadis Elite itu. Ada kemungkinan bahwa jika dia menekan salah satu tombol kecil itu, dia bisa mengakhiri rasa sakit dan mimpi buruk ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia tidak bisa menggerakan tangannya. Yang hanya dia bisa lakukan adalah sedikit menggeser jarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bukan hanya tidak bisa menggerakan tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tekanan yang sangat besar menahan pikiran dan akal sehat di kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dapat menahan prajurit musuh hanya dengan gaya inersia tanpa menggunakan borgol atau belenggu, gadis Elite itu menaruh kembali botol minumanya dan menggerakan 10 jarinya di atas keyboard yang ada di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak sedang mempiloti Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Layaknya mengendalikan kekang dari kuda yang mengamuk, dia menghapus beberapa perintah yang tidak diperlukan dari ratusan ribu perintah dari AI Strategik yang secara instan memproses sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang apa yang ingin kukatakan, karena sebentar lagi aku akan menyelesaikan pekerjaan hari ini. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rantainya menghempaskan salju ke udara dan Rush Generasi Kedua melesat melewati salju putih. Pemandangan yang terpampang di monitor langsung terlihat lebih cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendengar sebuah suara familiar dari speaker.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah sirine darurat dari base Quenser. Mereka sudah mencapai beberapa kilometer di dekat konvoy Kerajaan Legitimasi. Dia bisa melihat tank yang baru saja pergi untuk memberi jalan pada Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sial...!! Seberapa jauh perbaikan tuan putri telah dilakukan!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persendian belakang yang merupakan pusat tujuh meriam utama Baby Magnum telah tertembak. Untuk mengganti bagian itu, semua persendian harus dilepas dan harus dipasang kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menyadari bahwa tidak mungkin bagi ketujuh senjata utama Baby Magnum untuk bisa berfungsi semua hanya dengan sedikit waktu perbaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun hasilnya, Object tuan putri keluar dari kerumunan konvoi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan menunjukan keinginannya untuk bertempur, dia sudah memastikan konvoi itu tidak menjadi sasaran empuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Jadi kau sudah memutuskan untuk menunjukan dirimu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah senyuman bisa terlihat di muka si gadis Elite.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini senyumannya berbeda. Itu dipenuhi dengan kekejaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bahkan tidak perlu menggunakan sensor presisi tinggi. Sudah jelas bahwa hanya ada satu meriam yang dapat bekerja. Oh ho ho. Kau pasti benar-benar putus asa karena harus bertarung dengan hanya satu meriam dari tujuh meriam utamamu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object memiliki 100 meriam baik besar dan kecil, tapi hanya persenjataan sekelas meriam utama yang bisa menghancurkan Object lain. Itu artinya, lebih logis untuk memiliki satu meriam dengan kekuatan penuh daripada memiliki 7 meriam tapi dengan kekuatan terbatas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu hanya membuatnya memiliki kemampuan minimum untuk bertempur. Karena sudah didesain supaya dia bisa bertarung dengan musuh ketika 7 meriam utamanya berfungsi, dia pasti berada dalam posisi sangat tidak menguntungkan karena meriam utamanya yang berfungsi hanya satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia mungkin sengaja tetap tenang untuk menghanyutkanmu dalam keamanan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Berdusta adalah sebuah kejahatan. Kau beruntung karena ditangkap olehku. Aku sarankan kau harus segera mempelajari bermacam aturan yang ada di Aliansi Informasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Elite itu dengan santainya mengetik di atas keyboard sambil mengabaikan Quenser yang terlihat seperti akan muntah darah. Dia sepertinya sedang mengatur radio. Quenser berpikir bahwa dia sedang bersiap untuk menghubungi kawanya, tapi tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengirim transmisi pada frekuensi yang dengan sengaja dia atur supaya bisa ditangkap dengan mudah oleh tuan putri Kerajaan Legitimasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Halo yang di sana, Elite Kerajaan Legitimasi yang tidak kompeten. Jika kau mengibarkan bendera putih, aku janji akan mengampuni nyawamu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Maaf, tapi aturan militer tidak membolehkanku mengibarkan bendera putih sebelum Object dihancurkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik kalau begitu.” Gadis Elite itu menekan tombol-tombol di atas keyboard dengan ritme cepat. “Aku tidak punya kewenangan untuk memikirkan itu. Aku hanya akan meledakanmu. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertempuran sesungguhnya telah dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya masih terpisah jarak yang cukup jauh, kedua Object itu dengan cepat bergerak ke kiri dan kanan. Aksi itu terlihat seperti dua kutub magnet yang sama-sama dipaksa untuk mendekat satu sama lain. Kedua Object itu bergerak memutari satu sama lain dengan cepat sambil saling menembakan senjata mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri adalah seorang veteran perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan dalam kondisinya yang tidak menguntungkan karena hanya memiliki satu meriam utama yang berfungsi, dia tidak sepenuhnya berada dalam situasi tidak bisa menang. Bahkan walau itu tidak bisa menghabisi Object musuh, Baby Magnum masih memiliki sekitar 100 meriam lainnya. Tuan putri bisa meledakan salju di tanah dan menembakan laser lemah untuk mengganggu sensor musuh. Dengan menggunakan taktik mengganggu untuk membingungkan pergerakan musuh, dia menembakan satu-satunya meriam utamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Aliansi Informasi itu tetaplah seorang Elite, sama seperti tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ada untuk mempiloti Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia akan kehilangan segalanya jika dia tidak lagi bisa mempiloti Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh gadis itu sudah benar-benar telah ditingkatkan secara ekstrim, jumlah tekanan darah di tubuhnya dimodifikasi untuk menahan gaya G besar, dan dia telah diberi banyak kandungan zat besi dan okisgen. Bahkan dalam kondisi abnormal pada 10 G, dia tetap mengetik sambil bersenandung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Taktik mengganggu tidak bekerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan dengan sensor yang tidak bekerja, beberapa jendela akan muncul dengan cepat agar dia tetap bisa mengumpulkan informasi dari berbagai sudut. Dengan itu, dia tetap bisa melanjutkan pertempuran kecepatan tinggi ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tahu dia tidak bisa menghindari setiap serangan, jadi untuk mengatasinya, dia melakukan pergerakan cepat yang hanya difokuskan untuk menghindari serangan dari meriam utama yang bisa menimbulkan kerusakan berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terus menerus membuat gerakan cepat, pergerakan cepat dengan menggunakan rantainya sambil mencoba menarik Baby Magnum semakin dekat dan dekat ke dataran yang akan membuat tuan putri tergencet dinding tebing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri benar-benar dalam situasi terdesak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Brengsek...aku perlu...melakukan sesuatu...pada kontrolnya...!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mencoba menahan muntah dengan paksa, tapi bahkan menggerakan satu jarinya menjadi sangatlah sulit saat dia merangkak di tanah. Ada beberapa keyboard yang cukup dekat untuk diraih jika dia bisa berdiri, tapi dia bahkan tidak bisa mengulurkan tangannya karena efek samping gaya G besar ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, si gadis Elite menggerakan Object ke samping dengan tajam. Tubuh Quenser loncat ke udara dan mendarat tepat di tempat duduk si gadis Elite.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Menyerahkan ini semua pada Juliet benar-benar membosankan, bagaimana kalau kita berdua menghabiskan waktu untuk mengenal lebih dalam satu sama lain...secara fisik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ap…!? Gh…Apa yang kau katakan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan besar dari gata inersia masih tetap berdampak pada Quenser, jadi dia tidak bisa menjawab dengan benar. Dia merasa seperti ada beban berat yang ditekan ke dadanya, jadi dia kesulitan untuk bernafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian suara tuan putri datang dari radio Rush.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Quenser…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tu-tunggu, kenapa kau menggunakan nada berat seperti sedang berbicara pada orang yang mencuriga—gfh!?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho! Oh ho ho ho ho ho!! Tidak ada lagi ruang untukmu, Elite Kerajaan Legitimasi yang tidak kompeten! Sekarang, ayo kita tunjukan padanya. Kita bisa mengirimi dia e-mail dengan gambar pipi kita yang saling bertemu. Cheese! ...Oh, sayang. Palka memotong sinyalnya, jadi aku tidak bisa mengirimnya ke Kerajaan Legitimasi dengan ponselku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser...maaf, tapi ini pertempuranku dengan Rush...aku tidak tahu kenapa kau bisa ada di sana, tapi jika kau tidak segera keluar, kau akan dihancurkan bersamanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tu-tunggu, tunggu. Aku akan melakukan sesuatu dengan pergerakan Rush tidak lama lagi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia dipaksa diam di kursi, Quenser mencoba menggapai salah satu keyboard dengan jarinya yang gemetar. Namun si gadis Elite menampar tangan Quenser seperti sedang menegur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan Quenser sangatlah lemah sehingga hal itu cukup untuk membuat tangannya tergeletak lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Sial...an...aku tidak bisa melakukannya...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Layar raksasa itu terbagi menjadi dua jendela yang dipenuhi berbagai macam perubahan informasi yang sangat cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
AI Strategik Juliet sedang mempiloti Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu jendela menampilkan sebuah diagram pohon yang pastinya menunjukan urutan perintah yang digunakan AI. Quenser tidak bisa mengetahui berapa jumlah cabangnya yang berkisar antara 100 sampai 1000, tapi gadis Elite itu bisa dengan cepat mengetik beberapa hal di keyboard dan beberapa cabang yang mulai berubah merah dimatikan. Itu pasti yang disebut dengan “Menahan kontrol”. Pergerakan Object itu perlahan mulai tidak melakukan hal yang sia-sia dan membingungkan. Itu mungkin terjadi karena AI mulai “belajar” dari situasi pertempuran, atau karena si gadis Elite menghapus beberapa ketidak sesuaian pada AI agar bisa “memberi” perintah dengan efektif lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Gaahhhh…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tekanan besar dari inersia semakin meremas jantung Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat darah mulai menetes dari sudut mulut Quenser, sesuatu terjatuh dari kantongnya. Itu adalah peralatan nirkabel miliknya. Melihat benda kecil itu meleset di sepanjang lantai, gadis Elite itu memberi sedikit senyum menyindir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Bahkan jika berada di dalam kokpit, rongsokan murahan itu tidak bisa mengganggu sistem antarmukaku. Dan berusaha untuk bergantung pada supercomputer Kerajaan Legitimasi juga tidak akan berguna. Pelindung tebal ini memotong berbagai dan semua sinyal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengabaikan koaran dari gadis Elite itu dan mulai melihat layar di peralatan genggamnya yang telah tergelincir lumayan jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
AI Strategik Juliet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Transmisi radio sekarang ini sedang terhubung pada tuan putri dan gadis Elite itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada peledak plastik di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika masih tidak bisa bergerak, Quenser mulai menatap layar raksasa itu dengan tatapan tajam. Dia punya rencana tersembunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku mungkin menemukan awal dari sebuah rencana.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 13===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, tuan putri sedang kesulitan bernafas saat dia mempiloti Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Situasinya berubah terus menerus. Jumlah informasi yang sangat membingungkan karena banyaknya dengan sekejap muncul di monitor depan. Bahkan dengan peralatan yang bisa membaca pergerakan matanya dan mengirim perintah berdasarkan itu, dia sepertinya tidak bisa mengatasi itu semua. Benda seberat 200,000 ton itu bergerak dengan cepat ke kiri dan kanan untuk menghindari serangan Rush Aliansi Informasi. Tekanan besar dari gaya inersia menguras tenaganya. Otaknya telah dioptimalisasi untuk mempiloti Object, jadi dia bisa terus memproses walau setengah udara yang dia hirup tidak sepenuhnya masuk ke tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesulitan ini terus berlanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkadang dia berada di atas angin, tapi tidak di waktu lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun tuan putri bisa mengetahui apa yang berbeda dalam pertempuran kali ini. Dia hanya memiliki 1 dari 7 meriam utama. Jika meriam itu dihancurkan, semuanya selesai. Tapi bukan itu yang dia khawatirkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak lebih dari berjalan di atas tali keberuntungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia punya perasaan tidak enak karena pertempuran ini mulai condong ke satu sisi. Pertempuran ini diperkirakan akan terus mengalami stagnan dalam waktu panjang. Namun dia mendapat firasat bahwa sebuah vektor baru akan muncul dan akan mengubah arah pertarungan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini buruk…)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah ada tanda-tanda yang menunjukan ini akan menjadi buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika situasinya berubah pesat, dia akan seperti sebuah kapal mainan yang mengambang di bak mandi yang kran pengurasnya di buka. Tanda bahaya bahwa ini akan bertambah buruk semakin bertambah dengan pesat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri mengetahui hal ini, tapi dia tidak punya cara untuk mengubah keadaan. Tangannya sudah penuh untuk meladeni pertempuran cepat ini. Dia tidak punya waktu untuk berfokus pada hal lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kemudian…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Quenser ke…Baby Magnum…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya terdengar seperti sedang diremas-remas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu datang dari alat komunikasi yang ada di dalam kokpit. Namun itu tidak datang dari frekuensi milik militer Kerajaan Legitimasi. Itu adalah frekuensi yang sama tempat dia beradu mulut dengan Rush Aliansi Informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jadi apa dia benar-benar menaiki Object itu...?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pikiran itu memasuki kepala tuan putri, Quenser melanjutkan transmisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“A-aku sedang terpojok di sini. Bisa aku meminta kau melakukan sesuatu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku tamat di sini, aku ingin kau mengembalikan cincin pertunangan yang ada di barak zona perawatan pada teman masa kecilku Angelina di kampung halamanku...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum menembakan meriam utamanya tanpa mempedulikan ritme pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rush menghindari tembakan plasma berstabilitas rendah dengan pergerakan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri masih tanpa ekspresi, tapi pupilnya melebar dari biasanya, membiarkan laser input masuk lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara yang sangat tenang, dia berkata, “Maafkan aku Quenser. Aku lupa bertanya apa kau lebih suka mati dengan coilgun, laser, atau plasma berstabilitas rendah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ugehhh!? Inersia dari manuver gila sudah menyebabkan kerusakan besar di dalam tubuhku! Kau idiot! Jangan bertarung dengan serius!! Kalau begini terus, kau akan memiliki takdir yang sama saat kau dihabisi dengan mudah oleh Water Strider yang terpecah-belah di sekitar sini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, sekarang kau mengungkit-ungkit masa lalu yang harusnya tetap terkubur? ...Dan dengan ‘santainya’?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tembak-menembak dan pergerakan yang semakin bertambah membuat Quenser hanya bisa menggeram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ngomong-ngoomong, Quenser, jika ada yang ingin kau katakan lagi, sekaranglah saatnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ugh. Be-begitu? Okay, kalau gitu. Beberapa hal terjadi dengan gadis luar negeri bernama Etta yang bekerja sangat efisien seperti AI di restoran negara aman, jadi bisakah kau memberikan kalungnya yang aku simpan di bara-...gbheeeehhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, Rush melakukan manuver gila ke depan dan belakang yang terlihat tidak perlu untuk menghindari sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Elite Aliansi Informasi berkata, “...Oh ho ho. Aku juga ingin menanyakan sesuatu tentang teman masa keclimu dan ‘beberapa hal’ yang terjadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bfh!? S-stop! Jangan bergerak ke depan dan belakang seperti itu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sepertinya sedang menahan siksaan yang luar biasa, tapi dia tiba-tiba berteriak, “Sekarang kesempatanmu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser ke Baby Magnum!! Kau dengar tidak!? Elite Rush melakukan sesuatu yang tidak perlu saat pertempuran. Ini satu-satunya kesempatanmu untuk lolos dari situasi ini! Minggir ke kanan! Menghindar ke kanan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan dimasukan ke hati!! Dengarkan apa yang kukatakan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri mengernyit karena perintahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tidak pas dengan strategi yang telah ia sematkan. Sebagai pilot Object, dia tahu yang terbaik. Itulah kenapa dia ragu untuk dengan cepat mematuhi intruksi gerak dari laki-laki yang tidak lebih dari seorang amatir. Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalu begini terus, kau akan terpojok ke dinding tebing dan tertembak meriam utamanya saat kau tidak bisa bergerak lagi!! Percayalah! Aku punya cara untuk memenangkan ini!! Jadi minggir ke kanan!! Bergerak ke kanan!! Kalau tidak kau akan diledakan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar bahwa sebentar lagi dia akan terpojok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemungkinan besar Quenser memang benar berada di kokpit Rush. Dia mungkin membaca sesuatu tentang strategi Rush yang terpampang di layar monitor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membuat keputusan dalam pikirannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengerakan konsol yang dia pegang dengan erat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum melakukan manuver besar ke kanan dan inersia yang sangat besar menghantam tubuh rampingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Bahkan jika itu hanya kebohongan, mendengar hal tadi tetap membuatku marah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang terdengar begitu dingin terdapat di kalimat gadis Elite itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rush berputar dimana itu menghasilakan banyak gaya inersia. Dari radio, tuan putri bisa mendengar nafas yang hampir terputus dari Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru cahaya yang ditembakan dari rapid fire beam cannon Gatling gun menggores sedikit tubuh Baby Magnum. Meriam itu terus menembak, menghempaskan salah satu meriam utama tuan putri dan melayangkannya ke udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengabaikan hal itu, Quenser berteriak, “...Gh...!? Se-sekarang, sedikit berbelok ke kiri!! Ganti ke mode meriam plasma berstabi-...gh!? Tembak ke bagian depan Rush!! Dan...sub meriam Killer Squal!! Arahkan pada puing-puing Water Strider...di-di kiri!! Uhuk. Jika kau melelehkan salju yang menutupinya...itu bisa digunakan sebagai perlindungan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho! Oh ho ho ho ho ho ho ho ho!! Aku tidak tahu apa tujuanmu, tapi kau terlalu lambat!! Bahkan jika kau berusaha mengintip strategiku dengan menggunakan informasi yang ada di kokpit, kau terlalu lambat! Saat Elite Kerajaan Legitimasi tak kompeten itu melakukan tindakan, perintah di sini akan telah selesai!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh memang benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Instruksi Quenser membuang kesempatan terakhir tuan putri untuk menyerang. Ini seperti mengetahui kalau kau akan di chekmate dalam 100 langkah, dan mensia-siakan setiap kesempatan. Dan sekarang, sedikit bagian armor Baby Magnum telah terkelupas dan beberapa meriam utamanya telah dihempaskan ke hamparan salju Alaska. Beberapa jendela peringatan muncul dan tuan putri bisa mendengar teriakan dari operator yang memonitor situasi dari zona perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, pergerakan Baby Magnum mulai terhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam utama musuh mengenai titik di dekat intinya. Seribu bahkan sepuluh ribu peluru cahaya ditembakan dari senjata tipe Gatling gun itu. Armor tebal itu menyala oranye dan peluru-peluru cahaya itu mulai menembusnya dalam waktu singkat. Percikan api, ledakan terjadi, dan hempasan angin keluar dari “luka” yang terlihat seperti mesin jet. Hempasan angin itu membuat Baby Magnum tidak bisa bergerak dengan leluasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku harap kau telah bersiap. Oh ho ho,” kata Elite Rush dengan nada seseorang yang telah menyudutkan ratu penguasa mereka. “Ini akan mengakhirinya!! Kau akan menyesal karena tidak mengibarkan bendera putih yang sudah tersedia dan terkuburlah kau ke dasar neraka!! Oh ho ho ho ho ho ho ho!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri menggertakan giginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ragu apa dia akan menghentikan alat pelontar otomatis yang mulai bekerja secara otomatis untuk mengumpulkan daya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Percayalah padaku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara pantang menyerah Quenser datang dari radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau akan menang dengan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara gemuruh seperti rantai besar yang terputus terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri tidak tahu apa yang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tidak mengejutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tidak datang dari Baby Magnum. Jika itu bukan dari sesuatu yang salah dengan mesinnya, sangatlah alami baginya untuk tidak mengetahui apa yang telah terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itu artinya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser…?” gumam tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rush Aliansi Informasi yang sebelumnya merajai peraturan di medan pertempuran, sekarang benar-benar berhenti di tengah-tengah hamparan salju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 14===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mesinnya tiba-tiba berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terlempar ke lantai, tapi bukan dia saja yang terluka karena itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gaya inersia yang sangat besar yang menghantam mereka saat berhenti total dengan tiba-tiba itu bahkan membuat gadis Elite Rush berhenti bernafas untuk sebentar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gah…!? Ap-apa!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu terbatuk-batuk, tapi suaranya terlihat bingung daripada kesakitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gatling 033 Generasi Kedua  Aliansi Informasi beroperasi berdasarkan perhitungan cepat yang dibuat oleh AI Strategik Juliet. Si gadis Elite tidak sepenuhnya mempiloti Object. Sebenarnya, dia memilah dan menghapus bug dan error yang berjumlah ratusan atau ribuan yang dibuat oleh perintah Juliet setiap detik. Pada dasarnya, dia seperti memegang kekang kuda liar dan menuntunnya ke arah yang diinginkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun itu, Gatling 033 berhenti bergeak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan AI Strategik yang berhenti. Juliet masih terus mengkalkulasi dengan kecepatan gila.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak satu pun dari jumlah perintah luar biasa banyak yang dikalkulasi dengan cepat itu membawa Gatling 033 melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli seberapa besar skil pawang yang dimiliki gadis Elite itu, dia tidak bisa melakukan apa-apa ketika kudanya berhenti berpikir dan tidak bergerak satu langkah pun. Ketika kudanya menolak untuk bergerak tidak peduli berapa kali dia menendang dengan kakinya atau memecutinya dengan cambuk, keahlian pawang itu perlu dipertanyakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu layaknya rantai yang menghubungkan pemikirannya dengan pergerakan AI telah dilepas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli seberapa tinggi spesifikasi Juliet dan tidak peduli seberapa jago gadis Elite itu, tidak ada yang bisa dilakukan jika Gatling 033 tidak mau bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ho…ho ho. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis Elite melihat sekitarnya sambil terduduk di kokpit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia melihat Quenser yang terbaring di lantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang dia dipaksa untuk melihat Quenser sebagai ancaman yang nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa...? Apa yang kau lakukan pada Gatling 033 milikku?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak langsung menjawabnya. Gaya inersia yang meremas tubuhnya telah mengakibatkan luka dalam. Mulutnya membuka dan menutup tanpa berkata sambil menarik nafas panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, laki-laki itu memberikan senyum kecil dan berkata, “Apa kau berharap...untuk mulai acara quiznya sekarang...?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh...ho ho. Aku bisa merasakan sesuatu dari situasi ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pundak gadis kecil itu bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergetar bingung dan marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bisa merasakan Juliet menyerap ‘pelajaran’ tidak berguna!! Aku tahu berbagai bug dan error  itu mengakibatkan konflik pada tatanan urutan perintah!! Bug dan error itu menyebar dengan sangat cepat, sehingga ‘revisi’ yang kulakukan tidak bisa mengejarnya!! Aku menanyakan hal yang jauh lebih dalam dari itu! Aku tidak bertanya apa yang terjadi! Aku tanya mengapa!! Apa yang kau lakukan pada Juliet!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mengevaluasi lagi ancaman,” kata Quenser walau dia bahkan tidak bisa duduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya penuh dengan rasa sakit dan kelelahan, tapi tidak terdengar lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laki-laki itu telah menjadi musuh yan sepadan dengan Elite yang mempiloti senjata raksasa bernama Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Juliet  dengan jeli menyadari ada sesuatu yang berubah dalam situasi yang tidak bisa kau lihat. Perubahan itu membuat perubahan besar pada urutan apa yang harus dilakukan Rush lebih dulu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ap—?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sayang sekali, kurasa. AI Strategik yang mempiloti Object bisa mempengaruhi hasil peperangan, dan sepertinya ini tidak memiliki kemampuan untuk mengibarkan bendera putih dan menyerah. Untung begitu, Juliet tidak punya pilihan selain terus memikirkan jalan untuk menyelesaikan masalah ini walau jelas sudah skakmat. Rush telah berhenti karena Juliet bekerja keras untuk berpikir apa yang harus dilakukan dalam situasi ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu...itu tak masuk akal!!” sanggah gadis Elite itu karena refleks. “Oh ho ho!! Gatling 033-ku berada dalam posisi sangat menguntungkan!! Dia tidak mungkin bisa kalah dari Object Generasi Pertama Kerajaan Legitimasi tak kompeten itu di sini! Bahkan jika kau menuntunnya lewat radio, tidak mungkin aku bisa di skakmat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak menuntun tuan putri,” kata Quenser dengan lantang dan membuat si gadis Elite terdiam di tempatnya. “Iya kali aku punya teman masa kecil bernama Angelina. Dan Etta itu nama panggilan macam apa? Itu hanya kode simpel berdasarkan laporan di databes militer Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Angelina…laporan…Etta…Juliet… Tak mungkin…!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena kau yang mulai menghubungi musuh pertama kali, kau seharusnya tahu bahwa transmisi yang dikirim ke Baby Magnum itu juga bisa didengar oleh prajurit lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 15===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat sebelum Baby Magnum dan Rush saling baku tembak pada kecepatan luar biasa cepat, sesosok figur kecil bisa terlihat sedang bergerak melewati salju putih yang dipenuhi dengan rongsokan Water Strider.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang mendengarkan suara Quenser yang datang dari radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada awalnya, dia seperti sedang menggunakan peralatan komunikasi Rush untuk menggoda tuan putri. Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(“Aku terpojok di sini”. Itu adalah kiasan diskusi rahasia akan datangya razia majalah porno. Si “gadis luar negeri” pasti berarti Rush. Sejak dia menggunakan nama “Angelina”, kata AI sepertinya cukup cocok dengan ungkapan itu.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ugh. Bangke kau Quenser. Kau terlalu bergantung pada partnermu yang seorang bangsawan, tampan dan cerdas ini terlalu banyak,” Heivia tidak berbicara pada siapa pun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peralatan genggamnya menampilkan desain dari Water Strider. Gambar itu disketsa oleh militer Kerajaan Legitimasi dari hasil analisa teknologi pada Object musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kiri-kanan kiri-kanan. Kenapa instruksi ini sangat menyusahkan?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh utamanya saja sepanjang 50 meter, jadi desainnya sangat besar. Heivia menggulung layar peralatan genggamnya seperti yang telah diperintahkan Quenser dan mencari komponen penting yang telah ditandai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sekarang aku tinggal melihat peta untuk mengetahui dimana bagian itu tergeletak di medan pertempuran ini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo! Ayo!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia berhenti di tempat yang telah ditandai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah meriam utama kelas plasma berstabilitas rendah yang terbaring di salju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tahu, aku sedikit terganggu karena bisa sangat memahami pemikiran Quenser. Aku lebih suka saling mengerti dengan seorang gadis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menurunkan tas di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalamnya terdapat banyak sekali baterai. Mereka adalah baterai cadangan untuk bor elektrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Misi asli Heivia sebenarnya adalah bekerja dengan Quenser untuk melubangi dinding tebing, menaruh peledak, dan membuat puing-puing ini longsor. Heivia sekarang sedang mengemban beban untuk membantu Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun baterai-baterai itu tidak mungkin cukup untuk menyalakan meriam utama Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, bukan itu yang ingin Heivia lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Well, membuat sistem pengunci inframerah ini menyala sudah cukup untuk membuatnya bingung.”&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Dia masuk ke dalam melalui robekan armor di sisi meriam yang telah bengkok di bagian tengah. Dia memasukan tangannya ke dalam dan menarik keluar sebuah elektromagnet raksasa. Dia mengupas timbal yang menutupi benda bulat itu untuk menciptakan sebuah coil dan memasangnya lagi untuk membuat coil yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Induksi elektromagnet~. Itu yang digunakan trafo~,” Heivia bernyanyi sambil menggunakan besi berbentuk kotak untuk menyiapkan coil besar dan coil kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia melihat alat pembidik inframerah yang sebesar batang kayu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu dikelilingi oleh armor yang tidak bisa terbuka oleh ledakan biasa, tapi itu tidak bisa dirawat jika tidak ada cara untuk membukanya. Heivia menggunakan alatnya untuk membuka panel yang ada di armor. Dia menghubungkan baterai dengan kabel dan trafo. Kemudian dia melepas peledak nirkabel dari pemicu elektrik Hand Axe dan memasangnya pada peralatan buatan sendiri itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dia bisa bebas menggerakan alat pembidik inframerah Water Strider dengan menjetikan tombol di radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Water Strider punya 8 meriam utama, ‘kan? Yah, 3 saja sudah cukup.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melihat lagi desain yang ada di databes Kerajaan Legitimasi yang dibuat berdasarkan keinginan untuk memanfaatkan teknologi dari Object musuh yang telah hancur. Kemudian dia mulai bergerak lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agak jauh dari situ, dia menemukan kendaraan off-road yang sepertinya telah ditinggalkan oleh Aliansi Informasi karena tidak bisa melalui potongan puing raksasa itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia loncat ke dalamnya dan berkata, “Rencana untuk membingungkan AI Rush dengan menambah perhitungan yang tidak perlu, tapi kenapa hanya aku yang berlari kesana-kemari untuk melakukan semua pekerjaan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan Heivia sangat sederhana dan mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia cukup memperbaiki alat pembidik dari senjata Water Strider yang bertebaran di salju putih dan membuat mereka bekerja saat dia mengirim sinyal radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan itu, dia akan membuat AI Strategik Rush salah menyimpulkan bahwa meriam utama Water Strider masih berfungsi sehingga Rush akan tetap menganggap itu berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, Heivia meghidupkan dan mematikan 8 alat penarget di meriam utama dengan cepat dan dalam pola tertentu. Dengan terus membiarkan AI Strategik melakukan kalkulasi yang tidak perlu dan membuatnya ‘belajar’ hal yang salah dan tidak perlu, kemampuan perhitungan tingkat tinggi miliknya akan bekerja sia-sia untuk sementara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia punya pedoman informasi di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Angelina List.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laporan yang telah disusun militer Kerajaan Legitimasi dan mengandung berbagai macam laporan masalah kegagalan dari AI yang membawa pengembangan AI disebut sebagai “khayalan”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, itu semua bukan kelemahan dari AI Strategik milik Rush.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aliansi Informasi memiliki riset paling maju tentang AI di dunia, jadi mereka telah menemukan penanganan untuk hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu seperti memasukan virus komputer pada komputer yang telah bisa menangani virus itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, hanya bergantung pada pondasi itu tidaklah cukup.	&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia tidak sekadar menggunakan Angelina List. Dia seperti menggunakan subspesies virus itu, dia hanya perlu menghasilkan masalah baru sekarang dan di tempat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah memiliki pengetahuan dan skil yang memadai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia biasanya tidak melakukan apa-apa sambil berlarian di medan pertempuran sambil membawa-bawa senapan, sebenarnya Heivia Winchell adalah seorang analis radar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah master jika melihat pertempuran di atas papan dengan Object sebagai bidaknya untuk mencari ketidak cocokan dan kelemahan mesin musuh hanya dengan melihat pergerakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 16===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh...ho ho... kau menggunakan Angelina List...untuk membuatnya berhenti dan berpikir...?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar penjelasan Quenser, gadis Elite itu duduk di kokpit Rush sambil tubuh kecilnya gemetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya Quenser bisa berdiri dan mengusap beberapa darah yang keluar dari hidung dan telinganya karena gaya inersia. Dia sekali lagi berbicara pada gadis Elite itu tentang Gatling 033 yang berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah seharusnya kau melakukan sesuatu? Sekaranglah satu-satunya kesempatanmu untuk menghentikan Juliet.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ho…Oh ho ho...Apa maksudmu …?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang, Rush terus memikirkan hal tidak penting. Banyak bug dan error yang tercipta dan bersaing untuk mendapat prioritas. Tidak lama lagi, itu akan menjadi terlalu banyak dan bahkan tidak bisa ditangani oleh kecepatan berpikir seorang Elite.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“AI bukan sekadar program. Kemampuannya untuk belajar bisa menjadi sisi plus dan minus. Kalau begini terus, masalah ini akan terus meledak. Sebuah AI yang mempelajari hal keliru dengan sangat cepat harus di musnahkan secepat mungkin. Kalau tidak, Juliet akan mengakibatkan kerusakan fatal pada program dasarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tersenyum saat dia berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pasti mempunyai tebakan bagus  tentang keharusan “pemusnahan paksa”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kh... Dia benar. Aku tidak punya pilihan lain selain melakukan pemusnahan paksa pada Juliet di situasi sekarang ini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis Elite menggigit bibirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Object sangat besar dan memiliki sistem yang kompleks sehingga AI Strategik harus dengan cepat mensimulasi pergerakan musuh dan progres pertempuran, jadi itu tidak bisa dimatikan dan dihidupkan dengan mudah. Jika aku melakukan pemberhentian paksa di sini, akan memakan waktu lama untuk menyalakannya kembali!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sejak sistem ini didesain untuk dijalankan oleh AI Strategik, jelas akan menimbulkan resiko jika AI dimatikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah dia membiarkan Juliet terus berpikir atau mematikannya secara manual, dia tetap berada dalam situasi yang sangat tidak menguntungkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat pilihannya menurun dari “menang atau kalah” menjadi “kalah dengan cara ini atau kalah dengan cara itu”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis Elite gemetar karena perubahan situasi yang sangat cepat, tapi dia juga memiliki pemikiran lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak laki-laki itu tidak normal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar bahwa partner laki-laki itu yang melakukan aksi sesungguhnya. Namun pastinya, laki-laki inilah yang menggagas dan menciptakan kesempatan bagus untuk melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika seseorang merencanakan hal yang sama dan melakukannya persis seperti yang dia lakukan, apa mereka bisa melakukannya sesempurna ini dalam satu kali kesempatan tanpa latihan? Apa mereka bisa saling bertukar-pikiran menggunakan transmisi yang sulit dipahami dengan kode kata-kata yang belum sempat disepakati sebelumnya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk meletakan sebuah papan, sebuah pondasi harus dibuat terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan hal yang paling menakutkan adalah laki-laki Kerajaan Legitimasi itu tidak punya bayangan akan masalah yang akan dia hadapi dan apa yang akan dia lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak melalui latihan spesial apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekarang dia berhasil dengan rencana mendadak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harus seberapa terbuka pikiran seseorang itu bisa melakukan hal ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang akan kau lakukan” Quenser memberikan ultimatumnya. “Apa kau akan membiarkan Juliet hancur sendiri, atau kau yang akan memusnahkannya? Pilihlah sebuah cara untuk mengakhiri ini. Saat ini prajurit pintar yang membantuku sedang menjelaskan situasi ini pada tuan putri, jadi sekarang ini tuan putri akan menunggu. Namun tidak ada jaminan. Jika komandan kami lebih mengutamakan untuk menghancurkanmu tanpa mensabotase teknologi, dia akan segera menembakmu dengan meriam utamanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pundak kecil gadis Elite itu bergerak naik dan turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ho…ho ho. Oh ho ho. Oh ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho!! Kau benar. Aku akan menyerahkannya padamu!! Juliet sudah tamat sekarang. Tetap m embiarkan dia melanjutkan kalkulasinya tidak akan menghasilkan apa-apa, jadi aku tidak punya pilihan selain melakukan pemusnahan paksa!!” tapi gadis Elite itu tidak berhenti di situ saja, entah kenapa. “Tapi jangan pikir ini telah selesai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara memekakan bergaung di seluruh kokpit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Elite itu menekan salah satu tombol di salah satu puluhan keyboard itu dengan kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sekejap, semua cahaya lenyap dari monitor dan lampu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kegelapan menguasai ruangan itu dalam sekejap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu membuktikan bahwa semua sistem telah berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia telah mengumumkan, Rush tidak berhenti begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kombinasi suara statik yang datang dari berbagai peralatan menusuk telinga Quenser. Di saat yang sama, monitor dan lampu kembali menyala. Dengan suara mekanik, sudut dari para keyboard yang mengelilingi gadis Elite itu mulai berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang tombol-tombol itu berada diposisi yang bisa digunakan dengan mudah oleh manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Posisi mereka semua sudah diatur sehingga kesepuluh jarinya bisa menggapainya lebih cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Full key touch. Release,” teriaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat senyuman di muka gadis Elite itu. Itu bukan ekspresi tenang dari para bangsawan. Itu adalah senyuman liar dari seseorang yang menyilangkan pedangnya di hadapan musuh bebuyutannya di medan pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho!! Desain utama Gatling 033 adalah untuk dipiloti oleh Juliet dengan aku yang melakukan ‘revisi’, tapi aku tidak ingat pernah mengatakan bahwa ini tidak bisa dipiloti denga cara lain!! Aku bisa mempilotinya sendiri jika diperlukan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seratus meriam, ratusan sensor dan radar pengumpul data, alat pendorong rumit yang menggunakan baik rantai dan bantalan udara, dan sebuah reaktor yang menghasilkan tenaga luar biasa besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengumukan bahwa dia bisa mengontrol itu semua hanya dengan 10 jarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukan sesuatu yang manusia biasa bisa dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan sebuah tank standar biasanya dijalankan oleh 4 sampai 5 orang, tapi alasan itu tidak berpengaruh pada Elite yang tubuh dan pikirannya telah dioptimalisasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komputer melakukan semua tugas di belakang layar yang tak pernah disadari oleh manusia biasa. Pada dasarnya, dia berkata bahwa dia bisa mengatasi semua itu lebih baik daripada komputer dengan memasukan sebuah kata menggunakan alphabet atau angka pada satu waktu secara manual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia benar-benar bisa terus bertarung, ini sangatlah jelas sejelas hari yang cerah bahwa Object-nya dalam posisi menguntungkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum benar-benar sedang terpojok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ini terus berlanjut, yang akan dihancurkan pastilah tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Aku harus menghargai kemampuanmu dalam menemukan kelemahan Juliet.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari gadis Elite itu berhenti melayang di atas keyboard.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keheningan sejenak itu dipenuhi dengan tekanan layaknya dia menekan laras senjata pada bagian belakang kepala musuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi itu malah membuatku semakin ingin memilikimu!! Pemikiran cepat. Tindakan cepat. Kau sempurna untuk unitku!! Sejujurnya. Ho ho. Sejujurnya. Oh ho ho ho ho ho ho ho ho ho! Kau membakar api di dalam hatiku!? Oh ho ho!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Stop,” kata Quenser dengan sangat pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggunakan sebuah jarinya untuk mengusap darah yang mengalir dari telinganya dan perlahan merangkak di lantai kokpit itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini pergerumulan yang tidak perlu. Kau tidak bisa mengalahkan tuan putri kami dengan cara ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ho ho. Apa bukti yang kau—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Elite itu berhenti seketika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser telah menggunakan jarinya untuk menulis sesuatu dengan noda merah di lantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebuah bom telah terpasang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis Elite melihat Quenser dengan terkejut, dan dia menulis lagi di lantai dengan menggunakan darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Potong semua alat komunikasi. Termasuk satu yang ada di belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menghentakan tangannya ke dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangannya berkata untuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jangan bicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apapun yang kau lakukan, jangan bicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jika kau melewatkan kesempatan ini, kau ditakdirkan untuk mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak punya waktu untuk mengatasi rasa bingung si gadis Elite.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan ramping gadis itu melayang ragu di atas keyboard untuk beberapa detik. Akhirnya, dia menekan tombolnya. Setelah melihat jarinya bergerak, Quenser perlahan bangun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di situ. Di bagian bawah tempat duduk kokpit, peledak plastik telah dipasang. Sepertinya itu digunakan saat keadaan darurat. Apa mereka tidak memberitahumu tentang ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sebentar, gadis itu tidak bergerak. Setelah itu, dia meggelengkan kepalanya karena sesuatu. Mungkin dia ingin menyanggah sesuatu. Namu, Quenser tidak menanggapinya. Keheningan kembali tercipta. Si gadis Elite melepaskan sabuknya dengan tangan bergetar dan perlahan berdiri. Dia dengan tegang berputar ke belakang tempat duduk dan mengintip bagian kolongnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia diam dan merasa akan pingsan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa?” dia membisikan suara yang bisa terdengar dalam kokpit kecil itu. “Kenapa mereka memasang sesuatu seperti ini? Oh ho ho. Kehilangan Object atau Elite berarti kematian untuk unitku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah Object adalah senjata monster yang bahkan tidak bisa dihancurkan oleh nuklit. Ketika itu dikendalikan oleh seorang Elite, sebenarnya militer ketakutan akan Elite yang membelot pada mereka. Jika Object mengarahkan meriam utama pada base-nya sendiri, tidak ada yang bisa menghentikannya.” Quenser bersandar pada dinding dan menarik nafas panjang, menghembuskannya perlahan sebelum melanjutkan. “Dan Rush dikendalikan oleh AI Strategik. Bahkan ada lebih banyak bahaya karena adanya bug di program yang bahkan tidak bisa diatasi dengan cepat oleh Elite. Itulah alasan kenapa mereka membuat ‘pemusnahan paksa’ versi mereka sendiri. Mereka pasti juga memasang bom yang sama pada komputer utama Juliet selain yang ada di dalam kokpit ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi masalah terbesarnya bukan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Elite itu mengerti apa yang Quenser coba katakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menunjuk bom itu dengan jari telunjuknya yang sudah berlumuran darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Perhitungan mundur sudah dimulai. Mungkin itu berhubungan dengan error yang terjadi pada AI Strategik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mana mungkin! Ho...Oh ho ho. A-aku Elite Gatling 033! Mereka tidak akan membuangku begitu saja!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Elite memang penting, tapi selama militer memandangnya begitu,” teriak Quenser untuk menjawabnya. “Aku telah melihat seorang Elite yang diabaikan begitu saja. Ketika tuan putri dikalahkan oleh Water Strider di distrik Alaska ini, dia dipergunakan sebagai umpan untuk melarikan diri. Sebuah Elite tetap berharga hanya ketika dikombinasikan dengan Object yang berfungsi. Selama mereka memiliki Juliet dan model 3D-mu, mereka tidak perlu menyebarkan berita kalau kau sudah mati. Mungkin ada backup-nya? Apa Juliet disimpan di salah satu penyimpanan database?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis Elite kembali ke kursi kokpit dan menggapai tombol alat komunikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Quenser berkata, “Stop. Apa kau ingin memberitahu mereka tentang bom itu. Mungkin saja mereka akan langsung meledakannya seketika dari jauh ketika kau menanyakannya. Mungkin mereka memutuskan bahwa kebenaran yang kau ketahui di sini akan membuatmu mengkhianati mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari gadis Elite itu berhenti seketika sebelum menekan tombol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena gadis itu terus terdiam, Quenser melanjutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kau berpikir bom ini hanya dipasang pada kokpit dan komputer utama? Itu karena mereka ingin mencegah kerusakan sedikit mungkin dan mengganti interior lalu menggunakan kembali Object ini. Biasanya, hanya kau yang bisa mempiloti Gatling 033 karena ini didesain hanya untukmu. Namun,mereka akan menggunakan frame dan mengkonsturksi ulang bagian dalam benda ini untuk memiripkabnya dengan Object lain, mereka bisa menggantikan seorang Elite dengan cukup cepat. Itulah kenapa mereka bisa membuang Elite yang sudah tidak berguna bagi mereka dan bergerak ke rencana selanjutnya dengan biaya minimum.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku..aku tidak akan berkhianat atau mengamuk!! Ho...ho ho. Dan AI Strategik Juliet mempelajari hal keliru karena programnya yang sangat rentan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi coba tebak apa yang sedang dipikirkan oleh komandan di zona base-mu sekarang ini? Mereka melihat Rush tiba-tiba berhenti ketika seharusnya dia tetap bisa bertarung. Bukan Rush atau Elite yang dipedulikan oleh militer Aliansi Informasi. Itu AI Strategik Juliet.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO_v03_10.png|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Elite itu menggenggam tinjunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berdiri, mengayunkan, dan menghantamkan tinju kecilnya pada muka Quenser saat dia sedang duduk bersandar di dinding. Dia tidak berhenti dengan satu-dua pukulan. Dia terus melakukannya terus dan terus dan terus dan terus dan terus. Dia memukulnya dengan sekuat tenaga lagi dan lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini...! Ini semua salahmu!! Aku tidak...melakukan hal yang salah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara bak-buk itu terus bergema.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pundak gadis itu bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak kehabisan tenaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penghinaan terhadap dirinya, kemarahan, dan rasa takut yang tidak bisa lagi disembunyikannya membuat tubuhnya gemetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang akan kau lakukan?” Quensr bertanya pada si gadis Elite dengan bibirnya yang doer. “Dengan begini, peledak plasik itu akan meledak 10 menit lagi. Bom itu tidak begitu besar, tapi ledakannya cukup untuk membunuh semua manusia di ruangan tertutup ini. Apa sekarang kau mengerti situasinya? Apa yang akan kau lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Elite itu mengangkat tinggi tinjunya, tapi kemudian dia berheni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuhnya sudah amat teramat gemetar. Kokpit yang dikelilingi dinding tebal ini sepertnya akan ikut gemetar bersamanya. Rasa marahnya mungkin membuatnya ketakutan karena klaustropobia untuk pertama kali dalam hidupnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik nafas dalam sambil tetap terdiam, dan kemudian Quenser menghela nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimana peralatan pelontar?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimana alat yang mengontrol pelontaran? Aku datang ke medan perang untuk belajar tentang desain Object sebagai seorang mahasiswa magang. Aku bisa mencarinya. Jika pelontarnya terhubung dengan bom, kau tidak bisa langsung menyalakannya. Aku harus memotong kabel pemicunya terlebih dahulu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menempatkan tangannya di dinding dan perlahan berdiri dengan mukanya yang babak-belur karena pukulan yang telah ia terima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Elite itu ragu untuk sebentar, tapi akhirnya di mengatakan, “A-alat pelontar itu dipasang pada kursiku. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitu. Jadi itu sama dengan milik tuan putri kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengambil beberapa alat dari saku seragamnya. Baut di kursi kokpit itu berbentuk spesial, jadi peralatan Kerajaan Legitimasi miliknya tidak bisa bekerja. Namun dia mengeluarkan tang kecil dan langsung memutar kepala baut itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melepaskan baut, dia membuka sebuah panel kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat beberapa kabel dan sebuah air compressor untuk mengencangkan sabuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melihat ke dalam, dia berkata, “Ini dia. Itu terhubung. Tap tidak menggunakan sistem kompleks yang terhubung dengan papan atau semacamnya. Ini bukan teka-teki penjinakan bom seperti di film-film. Aku bisa menangani ini dengan mudah.” Quenser menggenggam pundak gadis Elite itu dan membuatnya duduk di kursi kokpit. “Pakai sabuknya lagi. Lontarkan setelah aku memutuskan sambunganmya. Ini masih berada dalam aturan perang. Selama kau melakukan syarat-syarat yang sudah ditentukan, kau tidak akan ditembak ketika kau melayang di atas hamparan salju setelah kau dilontarkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ke-kenapa…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini perang. Aku tidak melakukan ini atas dasar kebaikan hati.” Quenser mengitari  bagian belakang kursi dan menjulurkan tangannya untuk melepaskan panel itu. “Seperti yang kukatakan sebelumnya, aku datang ke sini untuk mempelajari desain Object. Tepatnya, aku tidak peduli menang atau kalah...selama hidupmu tidak berada dalam bahaya. Sebagai pelajar, ini kesempatanku untuk mengeluarkan Elite dan menangkap Object musuh tanpa goresan sedikit pun. Ini kunci untuk membuatku cepat kaya. Biasanya, aku tidak pernah punya kesempatan untuk mempelajari Object Generasi Kedua milik Aliansi Informasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis Elite berkedip karena terkejut sambil tertahan di tempatnya oleh sabuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menanggapinya, Quenser menjawab, “Ini hanya satu kali kesempatan. Saat kita bertemu di lain waktu, kita adalah musuh. Kita akan dipaksa bertarung sampai mati. Tolong rahasiakan ini pada tuan putri. Jika aku ketahuan membiarkan Elite musuh kabur, aku akan dihukum berat. Nampaknya kau terlihat terbiasa dalam bernegosiasi antarnegara.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara sesuatu yang terputus bisa terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Quenser yang sedang memotong kabel yang terhubung dengan alat pelontar dan bom.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang dia bisa keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangannya melingkari kursi itu dan menuju ke tombol pelontar berwarna merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian gadis Elite itu menyadari sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tu-tunggu sebentar! Alat pelontar ini hanya bisa mengeluarkanku, dan detonator bom itu masih bekerja! Kau akan terjebak di sini—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya,” Quenser sudah menyadarinya. “Aku akan melakukan sisanya sendiri. Seperti yang kukatakan, ini adalah kunci agar aku cepat kaya. Sepadan dengan nyawaku. Pada akhirnya, ini lebih patut untuk diperjuangkan daripada bertarung mati-matian untuk memuaskan para petinggi di sana. Jika kau tidak segera keluar yang menandakan bahwa kau tidak bisa lagi bertarung, tuan putri akan menghancurkan Object ini. Saat itu terjadi, aku tidak punya lagi hal yang bisa dipelajari.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tung—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pastikan kau selamat. Aku telah mempersiapkan semuanya agar kau bisa selamat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum gadis Elite itu sempat protes lagi, Quenser menghantam tombol pelontar berwarna merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Puluhan palka yang ada di terowongan di atas mereka semuanya terbuka. Setelah jalurnya sudah dipastikan terbuka semua, kursi gadis Elite itu meluncur dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membutuhkan waktu kurang dari 10 detik untuk keluar dari terowongan itu. Saat dia keluar dari Object, tubuh Elite itu akan terlepas dari kursi dan sebuah parasut mengembang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ini, pertempuran telah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tertinggal sendirian, Quenser dengan goyah bergerak ke belakang hingga menabrak dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika bersandar pada dinding, tubuhnya turun hingga dia terduduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikirannya hanya berfokus pada kehadiran peledak plastik yang tergeletak di lantai yang telah disetel untuk membunuh sang Elite.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 17===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
AI Strategik Juliet milik Gatling 033 Aliansi Informasi telah dimatikan dan gadis Elite yang telah memasteri teknik untuk mengontrol seluruh Object secara manual telah dikeluarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan Gatling 033 yang benar-benar tidak bisa bergerak lagi, peperangan di Alaska telah berakhir. Secara otomatis, Kerajaan Legitimasi telah menjadi pemenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendarat dengan parasut, si gadis Elite berbalik dan lari, tapi Object Kerajaan Legitimasi tidak mengejarnya. Itu membuktikan bahwa dia berdiri di medan pertempuran yang diatur dengan hukum dan aturan. Gadis Elite itu menggigit bibirnya karena terhina, tapi dia tidak mungkin bisa melawan balik dengan situasinya sekarang. Mundur secepat mungkin saat diberikan kesempatan adalah kewajiban seseorang yang telah kalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berlari sejauh berkilo-kilometer melewati salju yang membeku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan di dalam pakaian spesial dengan teknologi canggih, dia mulai kehilangan panas secara perlahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia menggertakan gigi karena mengecap rasa pahit kekalahan, gadis Elite itu bisa mendengar suara salju yang terhempas. Namun itu terlalu halus bagi langkah kaki manusia. Itu adalah kendaraan off-road Aliansi Informasi. Karena suara mesin bisa menarik perhatian musuh, Aliansi Informasi menggunakan mesin hybrid. Motor elektrik lebih senyap. Tapi masalah tenaga kuda dan berkendara jarak jauh membuat mereka tidak bisa menggunakan kendaran elektrik. Mesin bensin akan digunakan pada dataran yang kasar dan curam dan motor elektrik digunakan saat pasukan musuh diperkirakan ada di sekitar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kendaraan off-road itu berhenti di depan si gadis Elite. Pintu terbuka dan seorang komandan zona perawatan Aliansi Informasi melangkah keluar. Namanya adalah Lendy Farolito. Dia adalah manusia berusia sekitar 20-an dengan kulit cokelat dan rambut perak. Dia adalah perwira muda yang karirnya melesat dalam beberapa tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta bahwa sang komandan secara personal datang ke garis depan mungkin adalah sebuah penghormatan bagi Elite. Atau mungkin komandan ini tidak punya pekerjaan lain ketika peperangan telah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terima kasih tuhan... Sepertinya kau berhasil selamat,” kata Lendy dengan ekspresi lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis Elite masih terdiam dan hanya menatap komandabnya. Lendy sepertinya salah mengira bahwa tatapan kesulitan itu datang dari shock karena kalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Untuk sekarang, kita harus mundur. Departemen forensik sedang menganalisa teknologi puing-puing Object itu dan akan mengirim kita lagi nanti. Fasilitas yang telah dibangun untuk mengirim data pada mereka sepertinya telah dihancurkan oleh Kerajaan Legitimasi. Apapun itu, kita tidak punya kewajiban untuk terus bertarung hingga orang terakhir tumbang saat Object kita kalah. Kita bisa mengatasi ini secara digital. Beberapa data telah diambil dari puing-puing itu, jadi kita tidak pulang dengan tangan kosong. Dan para petinggi tidak menekan agar kita tetap melakukan ini. Untungnya, kita tetap menjadi kartu andalan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lendy berjongkok untuk sejajar dengan mata gadis Elite pendek itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terlihat seperti orang tua atau seorang guru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, gadis Elite itu tidak bisa melupakan dua fakta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta bahwa bom telah dipasang di dalam kokpit dan fakta bahwa sinyal detonasi telah dinyalakan saat situsai berkembang menjadi tidak menguntungkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kehilangan Gatling 033 adalah pukulan terberat, tapi militer Aliansi Informasi menegaskan bahwa kita tidak perlu mengkhawatirkan mengenai sistem pengendalian dan AI Strategik.  Juliet telah dicadangkan dan kau masih tetap berguna. Membuat seluruh Object membutuhkan 3 atau 4 tahun, tapi kita bisa mengambil satu yang sedang dibuat dan mengubahnya menjadi model yang cocok denganmu. Itulah kenapa, tidak membutuhkan waktu lama sampai kau bisa kembali lagi seperti semula.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Masalah terbesar adalah ancaman bahwa Kerajaan Legitimasi akan mengambil alih Gatling 033 dan menganalisa dan teknologi yang berhubungan dengan AI Strategik Juliet. Tapi kita tidak perlu khawatir tentang itu. Sirkuit utama dan memori di Gatling 033 punya elemen pemanas yang dipasang untuk mengatasi itu. Sirkuitnya akan langsung terbakar, dan semua teknologi penting akan terhapus, jadi—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara keras terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu berasal dari pipi Lendy Farolito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis Elite telah menampar komandannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara tajam, gadis Elite itu berkata, “Jika kau coba melakukan itu lagi, aku benar-benar akan mengarahkan meriam utamaku pada zona base-mu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ditampar, Lendy melihat ke arah gadis Elite itu dengan ekspresi bingung. Gadis Elite itu menganggap bahwa berhadapan dengan komandannya sama seperti dia menghadapi orang asing. Dia menuju kursi belakang kendaran off-road sambil mengabaikan Lendy yang memegangi pipinya dengan satu tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Laki-laki itu.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis Elite itu berkhayal sambil mengabaikan supir yang terdiam karena atmosfer aneh yang tercipta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sepertinya lebih aman untuk mempunyai teman kepercayaan seperti dirinya daripada prajurit yang mahir dalam mencurigai setiap gerak-gerik. ...Oh ho ho. Sekarang aku semakin menginginkannya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 18===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Quenser menggengam radionya di dalam kokpit Rush. Sebelumnya pelindung tebal ini telah memotong sinyal radio untuk masuk, tapi terowongan itu sudah terbuka saat pelontaran. Itu artinya sekarang dia bisa menggunakan radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada komandan berdada besarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pertempuran sudah selesai. Aku telah membawa Object Generasi Kedua Aliansi Informasi dalam keadaan hampir sepenuhnya sempurna. Kirim beberapa orang dari departemen simulasi elektronik yang bisa menangani pemrosesan data. Tentu saja, staf yang terbiasa dengan format Aliansi Informasi akan lebih bagus. Sebuah AI Strategik yang dinamai Juliet telah berhenti karena konflik antar perintah, tapi akan lebih baik jika tidak membiarkannya seperti itu terlalu lama. Sebuah auto-scan atau self-restart bisa saja membawa reaktornya diledakan untuk mencegah data terambil oleh kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimengerti, Quenser. Pertama Water Strider dan sekarang benda itu. Ini benar-benar harta karun untuk Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Beritahu aku ketika kau ingin mengungkapkan hal ini. Aku sangat menghargai jika kau bisa bernegosiasi dengan para petinggi untuk memasukan namaku terlebih dahulu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm, aku tidak bisa menjanjikan apapun. Sepertinya analisa teknologi terbaru milik negara musuh akan menjadi proyek nasional. Mereka mungkin tidak ingin memasukanmu karena takut jika membiarkan seorang siswa untuk berpartisipasi bisa merusak kesensitifan data dan mencegah analisis dilakukan dengan benar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tebak ini tidak akan mudah...” desah Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun itu, laporan dari hasil analisa Rush akan diunggah ke database militer. Dia bisa belajar banyak dari sana. Masih ada banyak jalan untuk menjadi seorang desainer, jadi dia memutuskan bahwa membiarkan kesempatan ini lewat mungkin tidaklah terlalu buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyelesaikan transmisi dengan Froleytia, Quenser mulai terbatuk. Dampak dari gaya inersia yang terus-menerus telah melukai organ dalamnya. Darahnya mengalir keluar dari telinga dan hidungnya. Dia pastinya harus menerima pengecekan medis total ketika dia kembali ke zona perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berpikir seperti itu, Quenser menyadari ada transmisi baru yang masuk di radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu dari Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey,Tuan Ksatria. Sepertinya rencanamu agar AI mempelajari hal yang salah untuk menghentikan Object sukses besar. Kau harus berterima kasih padaku. Mereka mungkin harus menambahkan strategi baru dalam latihan perekrutan tahun depan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aliansi Informasi tidak akan melakukan kesalahan yang sama dua kali. Mereka akan sudah mempunyai solusinya saat kita bertemu lagi nanti. Teknik yang sudah pernah dipakai adalah teknik yang telah ketinggalan jaman. Medan perang terus berkembang, bahkan informasi terbaik akan menjadi tidak berguna dalam waktu singkat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku dengar ada peledak plastik yang telah dipasang di kokpit untuk mencegah Elite berkhianat pada mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terima kasih untuk itu, aku bisa membuat si Elite keluar dengan mudah. Sepertinya dia bisa mengendalikan Rush menggunakan full key touch. Jika bukan karena cekcok dengan rekannya sendiri, mungkin pertempuran ini akan memakan waktu sedikit lebih lama.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm,” kata Heivia dengan setengah hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ngomong-ngomong, apa bom itu terbuat dari Hand Axe?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menengoknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peledak plastik pasti terletak di sini. Nama peledak yang digunakan adalah Hand Axe. Segramnya lebih berharga dari segram platinum, dan itu dikembangkan oleh Kerajaan Legitimasi. Biasanya, Aliansi Informasi tidak tahu cara memproduksinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang terlihat seperti detonator sebenarnya hanyalah dekorasi yang terbuat dari kawat untuk detonator kabel dan layar LCD di susun dari pemicu nirkabel berbentuk pulpen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, Quenser berbicara ke radio sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Ini perang. Aku tidak melakukan ini atas dasar kebaikan hati.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu adalah metode yang kejam. Tapi cuma sedikit. Kau bisa melakukannya lebih. Kau telah mencegah Elite untuk melakukan mempiloti manual dengan full key touch, jadi kau tinggal membunuhnya saja. Selama dia masih hidup, dia selalu bisa menggunakan Object turunan untuk kembali ke medan perang. Aliansi Informasi juga belum mengibarkan bendera putih, jadi kau bisa melakukannya, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau harus mengatakan itu?” Quenser menghela nafas. “Setelah meledakan beberapa Object, aku bukan orang yang pantas mengatakan ini, tapi ini Alaska. Jangan bilang kau sudah lupa dengan apa yang sudah terjadi di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heh heh. Benar sekali. Manusia sangatlah tidak tahu diri. Kita terus memprotes ketika sesorang  melakukannya pada kita, tapi kita lupa akan semua itu ketika kita yang melakukannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kumohon, rahasiakan ini dari tuan putri dan Froleytia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena mereka akan marah karena kau melawan aturan militer dalam melakukan hal itu? Tuan putri terlihat selalu tenang dalam pandangan pertama, tapi dia punya kebiasaan terlalu sensitif ketika berhubungan dengan kalah atau menang dengan Object, dia begitu ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, karena itu pasti akan membuat mereka bad mood. Aku tidak ingin disuruh berlari sejauh 30 kilometer melintasi salju.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heh heh. Bukankah seharusnya kau lebih mengkhawatirkan tuan putri yang sudah dalam bad mood? Ketika kau melakukan hubungan yang sangat baik dengan Elite Rush, kau mengatakan sesuatu yang berbahaya. Dia masih sedikit marah karena memikirkan Angelina teman masa kecilmu dan Etta dari restoran itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hah? Aku hanya memberitahumu tentang Angelina List!! Kau mengikuti instruksiku, kau pasti sudah menyadari itu kan, Heivia!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Bukan masalahku jika dia tidak menyadarinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kelihatannya seperti aku yang harus menjelaskan semuanya pada tuan putri setelah ini...?” gumam Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengabaikannya, Heivia mematikan transmisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dikeheningan, Quenser melihat langit-langit di kokpit Rush. Dia memikirkan apa yang tadi dia katakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saat kita bertemu di lain waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kita akan dipaksa bertarung sampai mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;==Catatan Penerjemah &amp;amp; Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume 3 Prolog |next= OBJECT:Volume 3 Bab 2}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_3_Prolog&amp;diff=514433</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 3 Prolog</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_3_Prolog&amp;diff=514433"/>
		<updated>2017-03-04T00:02:31Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Prolog==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hei.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalian berasal dari mana?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kerajaan Legitimasi, Aliansi Informasi, Korporasi Kapitalis, atau Organisasi Iman?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada banyak sekali kekuatan dunia. Bahkan ada lebih banyak lagi jika kalian mengikutsertakan tempat yang tidak biasa seperti bulan dan daerah kosong yang tak dimiliki oleh siapa pun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yah, sebenarnya tidak penting kalian berasal dari mana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalian bisa memilih mana yang cocok dengan pendirian dan seleramu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya itu yang penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hampir setengah dunia diisi dengan negara aman dimana tidak ada senjata apapun atau dilindungi oleh Object yang dimiliki oleh masing-masing kekuatan dunia. Dan jika kalian pergi ke bulan, area kosong, atau di tempat mana pun yang terlepas dari masalah yang berasal dari urusan dunia, kalian juga bisa mendapatkan kehidupan yang tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun ...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika kalian melihat kepada kekuatan dunia dengan tujuan mencari tempat sempurna dimana tidak memiliki masalah apapun di dunia ini... Yah, biarkan aku menghentikanmu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mencari tempat seperti itu tidaklah mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat seperti itu mungkin saja ada di dunia ini, tapi aku belum pernah mendengarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan selalu ada masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan selalu ada kesalahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ha ha. Kenapa wajah kalian seperti itu? Sebuah reaksi yang bagus. Itulah mata dari orang yang belum menyerah. Jujur, aku iri pada kalian. Karena kalian membuatku iri, akan kuberitahu sebuah cerita. Oh, jangan khawatir. Seseorang dengan pandangan seperti itu  tidak akan mundur hanya karena cerita seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oke, bagaimana kalau dimulai saja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah cerita tentang bayangan dari kekuatan dunia yang sangat kalian percayai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev=HEAVY OBJECT:Volume 3 Illustrasi |next=HEAVY OBJECT:Volume 3 Bab 1}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_2_Bab_3&amp;diff=513396</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 2 Bab 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_2_Bab_3&amp;diff=513396"/>
		<updated>2017-02-19T03:57:22Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 3 - Di Pertempuran antar Kavaleri, Serang Kaki-kaki Musuhmu &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran Mati-matian di Kota Amazon==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuh atau delapan kapal induk sedang menjelajah ke utara melalui Samudra Atlantik yang dipimpin oleh armada Charlemagne. Mereka menuju ke wilayah Kerajaan Legitimasi di Amazon. Destinasi mereka adalah perairan yang ada di dekat Pelabuhan Braganca di bawah garis equator.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria muda berjalan di dek sambil memperhatikan sekitarnya. Dia sedang mengecek pelontar lepas landas agar tidak menyangkut karena panas. Tentu saja itu telah dirancang untuk memperhitungkan tingkat pemuaian dan berbentuk seperti rel kereta api. Tapi tetap saja penting untuk memeriksanya. Jika pelontarnya rusak, maka sebuah kapal induk akan kehilangan fungsinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si prajurit pemeliharaan melepas helmnya dan melihat ke arah matahari dengan kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial, aku tidak percaya akan sepanas ini setelah halloween. Jika kita diizinkan memasuki pelabuhan, kita bisa mendapatkan atap plastik. Ini adalah pelabuhan Kerajaan Legitimasi. Mereka seharusnya mengijinkan penduduknya masuk baik itu seorang sipil maupun tentara.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Celoteh prajurit itu, kemudian ia mendengar suara lift bergerak. Sebenarnya, ini bukanlah lift yang berada di tempat pembelanjaan dimana seorang wanita muda menekankan tombolnya untukmu. Itu digunakan untuk membawa seorang pilot pesawat tempur. Dia dapat melihat pilot itu melambai dari kokpit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesawat itu hanya bisa membawa satu orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin karena kokpit itu meniru model kokpit yang digunakan Object. Di jaman itu, pesawat sudah tidak dipakai lagi. Peperangan dilakukan oleh Object, jadi riset militer hanya difokuskan pada Object. Semua senjata didesain agar mereka bisa digunakan pada Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit perawatan itu dapat mendengar suara si pilot dari headset-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berhentilah mengeluh. Walau aku mengakui kalau kau benar karena faktanya, pelabuhan memiliki cukup banyak alat pendingin dan menyimpan banyak minuman dingin dan es krim yang kita inginkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti biasa, kau lebih banyak dilengkapi dengan alat pengacau daripada misil. Apa kau harus sekhawatir itu? Object musuh sudah dihancurkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu kebiasaan. …Dan juga, aku tidak bergabung ke tentara untuk melakukan dogfights. Apa kau pikir hal itu dapat menjaga nyawaku dan aku bisa melakukannya?” &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
“Kau bukan yang satu-satunya. Hari ini semua pasukan udara seperti itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian prajurit perawatan itu mulai memeriksa pelontar itu dengan alatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan Object yang dilengkapi laser-anti udara, angkatan udara telah kehilangan popularitasnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada kepulauan pesawat di Skandinavia dimana Object dilarang masuk secara internasional.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu tidak ada gunanya. Itu seperti binatang di dalam sangkar,” balas prajurit perawatan itu dengan suara yang terdengar bosan. “Saat ini, tugas pasukan udara adalah membawa pasukan dan perlengkapan, melakukan pengintaian ketika satelit sedang tidak dapat digunakan, dan untuk akrobatik saat perayaan. Apa yang jadi keahlianmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Akrobatik. Saat aku di sekolah penerbangan, aku berharap dapat bergabung di dogfight atau menjadi seorang bomber.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau sudah pernah merasakan berada di luar medan tempur walau sebentar, hm?” Prajurit perbaikan itu melepaskan pandangan matanya dari alat-alatnya dan memberi tanda centang pada lembar pengecekan. “Jadi sekarang rasanya bagaimana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ingin mendapat kesempatan untuk melakukan sesuatu, tapi aku tidak ingin terjebak situasi dimana aku &#039;&#039;harus&#039;&#039; melakukan sesuatu.”&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Seseorang sedang mendengarkan percakapan mereka di radio di suatu tempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah kapten Charlemagne yang sedang duduk di jembatan. Dia memotong frekuensi yang digunakan untuk berbicara dan menggantinya ke frekuensi yang digunakan secara resmi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di ujung lainnya ada Froleytia, pemimpin Batalion Pemeliharaan 37, tempat Baby Magnum berada. Saat itu, dia juga sedang menuju ke distrik Amazon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saluran itu terhubung dengan komandan militer Kerajaan Legitimasi yang ditugaskan untuk melindungi wilayah Amazon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setelah kehilangan Object mereka, anggota Mass Driver conglomerate yang tersisa pergi ke utara dari kawasan netral dan melewati perbatasan nasional. Laporan tertulis menyatakan bahwa mereka memasuki wilayah kita di Distrik Amazon. Apakah itu benar?” Tanya sang kapten untuk memastikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komandan lokal itu menjawab, “Kita belum menghadapi baku tembak dan kita sedang berusaha mengevakuasi warga. Menurut laporan, kita membiarkan mereka masuk, tapi…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu Froleytia memotong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimana Object Kerajaan Legitimasi yang menjaga wilayah Amazon? Baby Magnum rusak berat, jadi kita meminta untuk melakukan operasi gabungan jika memungkinkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Object kita, Forest Roller, sedang dalam perawatan. Sedangkan di unit lainnya, satu Object sedang melakukan perbaikan setelah rusak berat di operasi lain, dan Object lainnya sedang melawan Object milik Organisasi Iman. Kita tidak memiliki pasukan yang cukup dalam masalah ini. …Rencananya, Object kita akan dilindungi Bright Hopper saat melakukan perbaikan, tapi dia hancurkan pada pertempuran sebelumnya. Dan sejak itu, Elite-nya, mayor Hareed Copacabana, pulang ke rumahnya dan tidak mau mendengarkan siapa pun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tch. Sekarang dia harus menunggu, si brengsek itu memang tidak berguna.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang Kapten mengerutkan keningnya sambil mendengar komentar aneh Froleytia. Komandan lokal itu membuat ekspresi meyakinkan. Froleytia mengabaikannya dan melanjutkan pembicaraanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimengerti. Seperti rencana awal, Baby Magnum akan melakukannya. Walaupun kita tidak dalam kondisi prima. Armornya telah diperbaiki, tapi ini tidak akan mudah. Tiga dari tujuh meriam utamanya tidak dapat digunakan dan sistem pendorongnya rusak, jadi dia tidak dapat menjalani pertempuran dengan kecepatan tinggi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tidak bisa mendapat pasokan dari base di distrik Amazon? Mereka adalah Object Kerajaan Legitimasi, mereka seharusnya memiliki spesifikasi yang sama?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ti-tidak.” Balas komandan lokal itu “Walaupun pelat armornya sama, meriam utama dan sistem pendorongnya dibuat berbeda-beda. Komponen yang ada di markas kami hanya dapat digunakan oleh Forest Roller. Artinya kita tidak mempunyai apa yang Baby Magnum butuhkan.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu. Artinya kita hanya harus melakukan ini,” kata Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaan berikutnya ini mungkin diajukan untuk menghilangkan kekecawaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tau situasi kita sekarag ini kan, Charlemagne? Kita membutuhkan sebanyak mungkin kekuatan militer yang bisa didapat. Kita membutuhkan pesawat tempur kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak menyarankan hal itu,” sang kapten berkata dengan hati-hati. “Masalahnya, kita hanya memiliki pesawat kuno. Mereka mungkin tidak akan berguna dalam medan perang sekarang ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“??? Kupikir Object Mass Driver longlomerate telah dihancurkan,” kata komandan lokal itu yang nampak kebingungan.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Sang lapten memberi jawaban yang tidak jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(…Aku harap itu benar.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa reaktor digunakan untuk menyuplai energi besar yang dibutuhkan meriam terpisah di Antartika dan Pantai Iguazu. Ini menimbulkan pertanyaan tentang berapa banyak Object yang dimiliki Mass Driver conglomerate.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia sedikit meragukannya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu dia bergumam, “Object X yang tidak diketahui. Jika itu benar, di luar sana akan menjadi kacau sekali lagi...” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian  2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia benar-benar tidak memperhatikan percakapan berbahaya mereka sambil membantu pembangunan zona base. Jadi, base itu bisa dibangun di semua tempat di dunia ini, base Baby Magnum dibuat dari gabungan 10 kendaraan besar. Dengan menggabungkan kendaraan itu dari depan ke belakang dan dari sisi ke sisi, membentuk ruangan berbentuk balok yang bagian atasnya ditutupi beberapa lapisan, dan mengikatkan kawat untuk menahat beratnya, seperti tenda, sehingga bangunannya bisa dibangun dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua tidak membantu dalam membangun banguanannya. Mereka membawa kardus yang berisi perlengkapan ke dalam gedung kosong yang sudah dibuat. Mereka melakukan sesuatu yang mirip dengan pindahan rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika berjalan sepanjang lorong sambil membawa kardus, Quenser berkata, “Bagaimana kita tahu para Mass Driver conglomerate yang tersisa tidak akan kabur ketika kita sedang menggerakan base sepelan ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia berjalan di samping Quenser, dan terkadang melihat ke arah kaki Quenser. Luka Quenser sudah disembuhkan, tapi mungkin saja dia masih harus berhati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika mereka lari, Object tuan putri akan bergerak untuk mengejar mereka. Dari yang aku dengar, mereka mulai membangun base di reruntuhan Kota Amazon yang berjarak 20 km dari sini. Sepertinya mereka ingin melakukan serangan balasan ke sini, jadi mereka bisa menghentikan pengejaran kita sebelum mereka kembali melarikan diri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Apa? Di Kota Amazon?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kota hantu terbesar di dunia” Heiva menaruh kardus yang berat itu ke lantai di ruang strategi. “Ada banyak hal di hutan. Batubara, minyak, besi, emas, perak, dan masih banyak lagi. Ada juga orang yang menggunakan lokasi aneh itu untuk membuat obat-obatan dari tanaman spesial dan ekstrak serangga. Kerajaan Legitimasi sudah menguasai seluruh kota itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kau bilang itu kota hantu, ‘kan? Apa proyek itu gagal karena masalah ekonomi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu karena wabah.” Heivia berbalik ke lorong setelah Quenser menaruh kardusnya. “Ketika hutan itu sedang dieksploitasi, mereka menemukan virus mematikan. Tiba-tiba, itu merubah semua pandangan kita tentang imunitas. Untuk menekan kerugian semaksimal mungkin, Kerajaan Legitimasi benar-benar meninggalkan Kota Amazon dan keluar dari sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tu-tunggu sebentar. Bukankah itu tempat tujuan kita?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu semua terjadi 20 puluh tahun yang lalu. Kelompok penelitian yang menggunakan baju pelindung sudah kembali ke sana belum lama ini, tapi mereka tidak menemukan tanda-tanda adanya virus. Dan jika virus itu masih menyebar di sana, kita tidak akan melakukan semua ini. Kita tinggal menunggu virus itu memusnahkan Mass Driver conglomerate.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu benar…” Gumam Quenser, tapi dia tidak dapat menghilangkan perasaan aneh yang mengganggunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia memasuki ruangan yang dipenuhi dengan kardus dan berkata, “Antartika, wilayah kosong, dan sekarang kota yang tertutupi hutan. Area tersebut membuat banyak orang tertarik dan mengundang peperangan. Ugh, menyebalkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia duduk dengan berat di sebuah bangku di samping kardus-kardus itu. Kursi itu ditutupi oleh plastik yang mengemasnya, jadi mereka tidak bisa melihatnya, tapi sepertinya ini kursi yang bagus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Heivia. Jika ini kursi komandan, kau sebaiknya bangun. Bagaimana jika itu milik Froleytia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wanita yang terobsesi dengan Jepang itu tidak akan membawa kursi seperti ini di ruangannya. Dan selain itu, tugasku adalah menganalisa Object musuh dan kau ingin belajar tentang Object. Masalah yang tercipta karena kedua hal itu membuat kita melakukan pekerjaan berat ini.”  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu, sesosok wajah yang tidak terduga muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah tuan putri, Elite Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nn? Oh, di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia menghadap ke arah tuan putri dan dia menjawab mereka tanpa ekspresi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kursi itu akan dipasang di kokpit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seriusan? Benda keras yang berada di belakang pundaku ini adalah elektroda untuk peralatan medis frekuensi rendah, ‘kan? Apa sekarang ini bentuk Object seperti ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kata nenek, ini adalah salah satu metode yang dibuat agar konsentrasiku tidak menurun selama melakukan pertempuran yang panjang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Dan kudengar, di sana kau juga memiliki kulkas dan microwave,” kata Quenser yang sedikit terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hevia mengangkat bahunya sambil tetap terduduk dan berkata, “Itu medan perang yang sedikit nyaman. Bagaimana kalau kau memasang home theater dan juga mesin popcorn?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bermaksud bercanda, tapi sepertinya tuan putri menanggapinya dengan serius. Dia mengambil sebuah gameboy berspesifikasi tinggi dari salah satu kantongnya yang berbentuk seperti kantong rok pendek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak bisa melihat ini, aku menginginkan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan!! Kau tidak bisa melakukan apa-apa kan, iya ‘kan!? Dan apa headphones itu memiliki tabung vakum di dalamnya!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baik Quenser dan Heivia sebenarnya telah membeli game boy yang sama, bersamaan dengan barang pribadi mereka, tapi mereka tidak bisa mengganti dengan kaset film terbaru setiap bulan. Jalan utama untuk mendapatkannya adalah dengan membelinya atau mendownload-nya, tapi mereka tidak diperbolehkan untuk menggunakannya selama ada di kemiliteran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sekarang Quenser mulai menekan beberapa gelembung di plastik yang membungkus kursi yang dilengkapi peralatan medis berfrekuensi rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebelumnya aku tidak pernah menggunakan peralatan medis berfrekuensi rendah. Apa mereka benar-benar berpengaruh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya ada satu cara untuk mengetahuinya,” kata tuan putri sambil menyingkirkan Heivia dan melepas plastik pembungkus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menyambungkan kabel power ke colokan yang biasa menempel di dinding rumah-rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kita harus melakukan ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak akan ada masalah,” jawab tuan putri, jadi Quenser mengikuti permintaanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti kursi biasa, sepertinya kursi ini sangat empuk, jadi rasanya seperti tubuhnya tenggelam ke kursi itu dan menetap disana. Dia merasakan sesuatu yang keras dan itu pastinya elektroda berfrekuensi rendah yang terletak di punggung dan kakinya. Dia mulai berpikir apa itu akan benar-benar berpengaruh karena berasal dari balik seragamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini dia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri menekan beberapa tombol yang terletak di sanggaan tangan kursi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang terjadi tepat setelah itu, perasaan yang belum pernah dirasakan Quenser menjalar di seluruh tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hohhhhhh nyaaahhhhhhh!? Ahh, anthahh…fnyahhh. Hentyikan, hentyikan. tyunggu, inyi! Hentyikan, hentyi—fnyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh tubuh Quenser mulai kejang dengan tak normal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia dengan panik menekan tombol berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan tatapan tajam, dia berteriak, “Apa-apaan suara tadi!?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan mengejelku!! Coba saja! Kau juga harus mencobanya, Heivia!! Kau akan membuat suara yang sama! Aku benar-benar memaksamu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menarik tubuhnya dari bahan empuk itu dan Heivia menggantikan tempatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bodoh. Hanya kursi pijat frekuensi rendah tidak akan membuatku sepertimu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oke, nyalakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kyawynn!? Aaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhnnnn!? Tu—yunggu, tyunggu syebentar!! Qyenser,  kyupikir kyursi pyijat inyi syepertinya dy dyesyainn untyuk dyigunyakan dyibalik pyakaian tyuan pyutri!! Byeberapya byagian dyiseragyamku bergyetar dyi tempyat nyang tydak semestyinya!!” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lihat? Ini bukan kursi pijat biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Akyu mengyerti!! Jya-Jyadi!! Jyangan nyalakyan tyombol ityuu!! Fwooohhhhhhhhh!! Hyaaaaaaahh!! Hehhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh Private Heivia bergeliat dalam kenikmatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia melihat keringat yang bercucuran, dan kedua pria itu segera pergi dari kursi itu, dia perlahan mengambil radionya dan diam-diam berkata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Tim Medis. Aku ingin kau mengembalikan salah satu kursi kokpit, cepat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mereka membawa semua kardus itu ke tempat yang ditunjukkan, Quenser mendapat sedikit waktu luang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara teknis, ini adalah waktu yang digunakan untuk menghubungkan komputer dengan radar, tapi itu adalah tugas para spesialis. Tidak ada yang bisa di lakukan prajurit biasa selama waktu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berpisah dengan Heivia dan menuju ke ruang logistik. Dia menerima beberapa ransum hambar seperti penghapus sebelum bertemu dengan Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia melihat Quenser, dia benar-benar mengerutkan keningnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Jangan berdiri di belakangku tanpa permisi. Aku tidak akan membiarkanmu mengejutkanku seperti itu lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cukup adil, tapi apa kau punya ide lain untuk keluar dari situasi itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pundak Quenser menurun dengan lemah dan pria paruh baya dari area logistik melihatnya dengan tatapan bingung. Froleytia berdehem dan kembali ke alasan utama dia datang kesini: mendapat beberapa kotak sampo. Setelah mendapatkannya, dia meninggalkan area logistik dengan Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berdua berjalan melewati lorong, dia berkata dengan pelan, “Aku pastinya akan mendapat waktu-waktu sulit dan hal lainnya, tapi itu bukan berarti kau dapat melakukan berbagai hal sesukamu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pikirkan sendiri, apa yang terjadi setelah itu? Sepertinya pria Copacabana itu menyerah untuk mengajukan pernikahan kontrak, hanya itu hal yang aku tahu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang, nilai keuntungan diriku menurun drastis. Tapi tetap saja masih ada pria tua yang tidak peduli dengan keturunan dan masih menginginkanku juga. Yah, aku tidak akan ada di medan perang ini jika masalah itu bisa diselesaikan dengan mudah. Kau tidak perlu mencemaskannya.” Froleytia menghela nafas dan bersender di pintu terdekat. “Namun aku mengalami sedikit masalah sejak keluarga Capistrano tidak menghubungiku. Sialan. Jika aku keluar dari sini dan membantahnya, beberapa kandidat akan kembali lagi, tapi semua orang akan memperlakukanku seperti pelacur jika aku tidak melakukan sesuatu. Aku hanya tidak tahu apa yang akan kulakukan—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, Froleytia terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya pintu tempat dia bersender telah sedikit terbuka, jadi dia menekannya dan membuatnya terbuka. Itu menuju ke ruangan kecil tempat penyimpanan dokumen untuk perawatan Baby Magnum. Ruangan itu juga banyak digunakan oleh Quenser untuk belajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Whoops,” kata Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mencoba agar tidak terjatuh, jadinya dia terantuk dua atau tiga langkah ke dalam ruangan. Rak buku yang berada di sebelah pintu itu berisi banyak kaset untuk pelatihan. Namun sebuah video porno tercampur diantara kaset-kaset itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia terdiam di tempat saat dia melihat judul paket itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tulisannya: Latihan Rahasia Seorang Prajurit Wanita tentang Kenikmatan dan Payudara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terdiam sejenak sambil meremas kiseru di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…Quenser, apakah itu seleramu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, kau telah salah!! Aku tidak membawanya ke sini! Aku meremasmu karena hanya ingin membantumu! Tapi apa yang ada di sini!? Video itu berada di rak buku gudang amunisi saat kami mengisi magazin!! Apa itu sangat populer di militer Kerajaan Legitimasi sekarang ini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat video penuh sensai itu, tapi sepertinya Froleytia tidak mempercayainya. Dia perlahan mulai mundur darinya dengan tatapan seperti hewan buas.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
“…Umm, aku akan pergi,” Kata Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, aku juga punya pekerjaan. Aku tidak mau mengganggu jadwalku karena masalah pribadi. Aku tidak punya pilihan selain menemanimu sampai akhir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jadinya, Quenser dan Froleytia kembali berjalan bersama sepanjang lorong. Mereka berjalan berdampingan, tapi mereka tetap menjaga jarak masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi, apa rencana kita untuk menghadapi Kota Amazon?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau sudah mempelajari lokasi reruntuhan tempat kita bertempur.” Froleytia mendesah. “Ada sekitar 500 orang Mass Driver conglomerate yang masih tersisa. Sebelumnya, sepertinya Elite Object mereka yang mengkomandoi mereka, jadi rantai komando mereka telah berubah, terima kasih karena Object itu telah hancur. Dengan perubahan ini, jabatan komandan sepertinya di serahkan pada Sladder Honeysuckle. Saat Object tuan putri menyerang reruntuhan Kota Amazon, setidaknya kita harus membunuhnya. Tanpanya, orang-orang mereka yang tersisa tidak akan dapat menyusun strategi yang tepat. Jadi kita bisa membantai mereka semua yang sedang berada dalam kebingungan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Siapa dia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia punya beberapa julukan. Dia adalah desainer Object Mass Driver conglomerate, salah satu dari pemimpin investor dunia, dan juga penasihat militer untuk salah satu kepala perusahaan conglomerate.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alis mata Quenser terangkat ketika mendengar kata “desainer”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun dia ingin menghindari hal itu dan bertanya sesuatu yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Penasihat militer?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Korporasi Kapitalis melakukan aksi militer atas persetujuan pemegang perusahaan. Karena alasan ini, mereka memanggil para ahli strategi. Hal yang sama juga terjadi pada Mass Driver conglomerate, bahkan jika mereka memiliki struktur yang berbeda dari perusahaan lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itu, Froleytia terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya dia berbicara dengan pelan karena rasa cemasanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini seharusnya pekerjaan mudah karena kita hanya menghadapi zona base yang sudah kehilangan Object-nya tapi…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sudah mendengar rumornya.” Quenser mengernyit. “Kau berbicara tentang kemungkinan adanya Object kedua yang menyuplai tenaga meriam terpisah di Antartika dan pantai Iguazu, ‘kan? …Tapi apa itu mungkin? Object adalah senjata mengerikan dengan panjang 50 meter. Bagaimana benda seperti itu bisa kabur tanpa dideteksi oleh radar, satelit, dan mata manusia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tahu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat bersamaan, dia berbicara pada dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi itulah mengapa jack-in-the-box sangat mengejutkan. Kau juga harus berhati-hati. Jika kau menganggap ini enteng, kali ini mungkin kau tidak hanya mendapati kakimu saja yang keseleo.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya mereka pergi untuk menyerang Kota Amazon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Froleytia tidak mengkomandoi pasukan dari garis depan. Dia berada di zona base yang dibangun jauh dari medan peperangan. Dengan kiseru di mulutnya, dia memeriksa progres keadaan unitnya dari layar monitor. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia sangat menyukai Jepang, tapi dekorasi yang ada di ruangan ini sudah tidak ada benda yang berbau seperti itu lagi. Ini karena zona perawatan telah diporak-porandakan oleh Object Mass Driver conglomerate di distrik Iguazu. Dia punya beberapa benda baru dari persediaan tambahan, jadi dia pasti punya banyak benda seperti itu di Eropa, kampung halamannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(…Medan perang kali ini adalah kota hantu yang dipenuhi pohon dan bangunan. Jadi wilayah yang sempurna bagi prajurit untuk bersembunyi.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini pasti tidak akan menjadi masalah jika pertempuran dilakukan antar Object. Karena, Object sangat besar. Dengan daerah pegunungan Iguazu menjadi pengecualian, mesin besar itu tidak akan bisa disembunyikan dengan lingkungan di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun menggunakan senjata raksasa itu untuk mencari manusia kecil yang tersembunyi di hutan menimbulkan masalah lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, Object mempunyai berbagai macam sensor, jadi mereka bisa mencari orang yang bersembunyi dengan menggunakan sensor suhu atau medan magnet. Namun, hutan dipenuhi dengan makhluk hidup, jadi banyak sekali benda yang akan terlihat jika mencari makhluk hidup seukuran manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sekarang. Apa kita bisa mengatasi masalahnya dengan menggunakan infanteri yang bekerja sama dengan Object? Atau kita bisa memfokuskan untuk mencari suara manusia seperti langkah kaki?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan sensor yang paling sensitif, kehadiran prajurit sekutu akan menjadi penghalang. Beberapa metode bisa digunakan dengan menggunakan orang di lokasi, tapi Froleytia harus mengatasi masalah yang terjadi karena hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk memastikan dia tidak melewatkan secuil jejak pun, Froleytia menatap tajam ke arah monitor sekali lagi. Namun kemudian dia menerima sebuah panggilan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu dari tuan putri yang mempiloti Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku punya pertanyaan untukmu.” Kata sang Putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa situasi telah berubah setelah briefing?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejauh yang Froleytia tau, tidak ada yang berubah, tapi dia bertanya untuk memastikan. Seperti yang diduga, sang putri langsung menyangkalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, bukan seperti itu. Yang kumaksud pertanyaan yang bersifat pribadi. Apa boleh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO v02 284.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tidak biasanya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum Froleytia menyadari ada sesuatu yang ganjil dari sang putri, sang putri sendirilah ang mengungkapkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa benar kau digrepe Quenser?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bfh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya benda panjang, bernama kiseru itu hampir ditembakan dari mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun sang putri telah menyadari reaksi itu, dia terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, jangan diam saja. Jangan katakan kondisi mentalmu terguncang karena hal itu! Kau tahu kan kondisi mental seorang Elite bisa menentukan hasil peperangan? Jika kita kalah perang di sini, ini akan tercatat dalam sejarah. Jika itu terjadi karena seseorang digrepe, petinggi militer akan pingsan dan sejarah akan menertawakan kita!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Oh, tuhan. Bahkan kau tidak menyembunyikan fakta bahwa kau telah digrepe.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mengusap keringat dinginnya dari dagunya karena dia merasakan ada aura berbahaya yang keluar dari suara pelan yang ganjil dari sang putri. Froleytia merasa sesuatu telah hilang dari dirinya semenjak kejadian tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyerangan di reruntuhan kota Amazon dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia bergabung dengan kelompok beranggotakan sekitar 200 orang dan menuju ke reruntuhan menggunakan kendaran off-road. Mereka tidak langsung menuju ke pusat kota. Namun mereka berputar sejauh 3 kilometer, dan berpencar untuk pergi ke dalam kota dengan berjalan kaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari tempat turunnya mereka dari kendaran, mereka menuju hutan hujan tropis. Diantara pepohonan tebal terdapat bebarapa bangunan besar. Itu adalah reruntuhan Kota Amazon. Setelah ditinggalkan, kota itu tertutupi tanaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tahu hutan itu hanya berada di selatan garis equator, tapi itu lebih buruk dari yang mereka bayangkan. Kehangatan dan kelembapannya seperti terperangkap di dalam rumah kaca dari mika. Ketika mereka bernafas, rasanya udara hangat-hangat basah masuk ke paru-paru mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia langsung terlihat lemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Sialan. Jadi kita bertindak sebagai satelit manusia lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baby Magnum tidak dalam kondisi 100%, jadi mereka pasti tidak ingin langsung mengirimnya.” Quenser mengusap keringat di pipinya menggunakan punggung tangan. “Tempat ini sangat kacau. Sepertinya tanahnya sangat lembek. Apa ada jalan lain yang lebih baik dari ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita pasti lebih nyaman menggunakan jalan tol bekas kota Amazon, tapi itu akan membutakan pandangan kita dari musuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey Heivia. Apa yang ada di ujung senapanmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak tahu? Ini insektisida.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Heivia, apa kau orang yang benci serangga? Sebenarnya, aku juga tidak bisa menghadapi kecoa sendirian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bodoh.” Heivia meletakan tangannya di dahi. “Ini Amazon. Hutan terbesar di dunia. Ada banyak serangga langka nan berbahaya yang akan menyengat dan menggigitmu di sana-sini. Laba-laba raksasa akan nempel di pundakmu, jadi akan berbahya jika kau menginjaknya dengan sepatumu. Dan akan membuang-buang amunisi jika kau menembak mereka semua. Juga, akan terlihat bodoh jika kau ketahuan musuh gara-gara serangga. Itulah mengapa kita membutuhkan insektisida untuk menghadapi serangga berbahaya. Seja kita akan bertarung hadap-hadapan di sini, kita tidak perlu memikirkan akan meninggalkan jejak serangga mati.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitukah? Aku harap itu tidak memiliki bau menyengat yang tidak bisa dihadapi anjing militer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Akan mengagumkan jika kita bisa menemukan Kumbang Hercules.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia lanjut berjalan ke dalam hutan saat seekor burung aneh berkicau di atas mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Heivia menggunakan beragam sensor yang terpasang di senapannya untuk memeriksa prajurit musuh atau perangkap, dia berkata, “Dan apa yang ada di sakumu itu? Terlihat seperti buku. Apa itu panduan manual untuk bertahan hidup di hutan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukan. Ini hanya novel petualangan dari barat. Aku berpikir bisa membacanya jika kita harus menunggu musuh untuk keluar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, ayolah Quenser. Kita berada di pertempuran yang melibatkan Object raksasa. Kenapa kau membaca cerita tentang orang yang menembak satu sama lain dengan pistol kecil?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, kau tidak seharusnya lupa akan bahayanya sebuah peluru.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heh, aku yang harusnya bilang begitu. Kau bahkan tidak pernah  membawa pistol sekali pun. Dengan kecintaanmu yang begitu besar untuk belajar, aku sarankan agar kau menatap model desain Object selama waktu istirahat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia berbicara dengan nada pelan, tapi Quenser menjadi terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa memberi tahu Heivia bahwa dia membaca tulisan Slader Honeysuckle.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang itu tidak waras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang bisa didapat Quenser di tangannya adalah yang diplubikasikan online oleh Kerajaan Legitimasi. Korporasi Kapitalis dan Kerajaan Legitimasi sedang berperang, jadi informasi itu sepertinya sedikit penting. Namun Quneser bisa melihat kegeniusan orang itu di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan anak kecil bisa memberi tanggapan menarik tentang tema yang baru dirancang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi isinya hanyalah argumen tidak bermutu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ide yang dipaksa keluar bahkan jika sudah diketahui tidak akan berguna dalam kenyataan hanyalah sekedar omong-kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun tempat dimana Sladder memulai dan dimana dia memusatkan pikirinnya tidaklah normal. Dia menyebutkan hal yang bahkan tidak Quenser sadari. Di luar ide gilanya tentang sesuatu seperti trompe l’oeil, pendapatnya disampaikan dengan cara yang sangat logis dan beralasan kuat. Dia melakukan langkah tepat untuk menerapkan teori-teorinya secara efisien.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tulisan itu meninggalkan kesan mendalam bagi pembacanya dalam berbagai hal. Itu mirip seperti melihat seseorang memindahkan setiap benda di tumpukan koper ke dalam sebuah kotak penyimpanan kecil. Sedikit memberi kesan seperti “Oh, jadi kau bisa menaruhnya dengan cara seperti itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun tulisan Sladder tidak hanya berakhir disitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga memasukan beberapa ‘Kemungkinan’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika apa yang dia bayangkan bisa menjadi kenyataan, itu akan menjadi sesuatu yang di luar nalar manusia. Dan para pembaca akan penasaran ingin melihat tulisannya menjadi kenyataan. Bahkan jika itu akan menguntungkan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti itulah tulisannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya dengan mengingat informasi yang ada dalam sebuah catatan, itu membuka lembaran baru yang belum pernah tercapai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukanlah tugas mudah untuk bertarung dan menang atas sesorang yang memiliki otak seunik dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser bergetar ketakutan akan kemungkinan itu, namun Heivia tidak menyadarinya. Malahan, dia mengangkat senapan yang dilengkapi insektisida dan menatap dengan benci ke angkasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan. Formasi ini dipersiapkan untuk serangan balasan. Namun kita berpencar untuk mengurangi korban ketika dibombardir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika Object tuan Putri dalam keadaan 100%, mungkin akan ada cara yang lebih baik dalam melakukan ini.” Quenser mengusap keringat di wajahnya. “Tapi ini aneh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika Mass Driver conglomerate memiliki railgun besar itu, kenapa mereka tidak menembak langsung target yang ada di markas bulan? Mereka tidak harus melakukan metode bertele-tele dengan menggunakan satelit melalui robot satelit di Antartika.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana aku bisa tahu apa yang mereka pikirkan? Mungkin mereka merasa puas jika membereskan musuh mereka dengan laser,” kata Heivia tidak peduli. “Juga, senjata utama Object mereka selalu pecah di udara karena gesekan panas antar udara. Mereka mungkin berpikir itu tidak akan sampai ke luar atmosfer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, jangan terlalu memikirkan ini. Object itu sudah tidak ada. Bukan masalah lagi bagi kita tentang bagaimana Mass Driver conglomerate menggunakan Object mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku harap kita bisa bersemangat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn? ...Oh, apa kau mengatakan kemungkinan Mass Driver conglomerate memiliki Object kedua?” Heivia terlihat terganggu. “Hanya Object yang bisa mengalahkan Object. Aku tebak itu alasan mereka membuat Baby Magnum melemah. Tapi mengirim kita ke garis depan untuk memeriksa ada tidaknya Object akan lebih berbahaya daripada menyapu ladang ranjau.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Akan menjadi bencana jika kita dengan ceroboh mengirim putri ke garis depan dan dia dihancurkan dengan serangan mendadak. Kita akan kehilangan bidak kita dan skakmat. Apa kau ingin melanjutkan pertempuran habis-habisan yang tidak pernah berakhir?” tanya Froleytia dari radio. Dia meneruskan kata-katanya untuk lebih memastikan. “Dengar. Ada tidaknya Object kedua sangatlah penting sekarang, kita juga tidak bisa membiarkan musuh menyebar. Kita tidak boleh membiarkan satu pun dari mereka kabur dan membunuh mereka semua. Dan yang paling penting, kita harus membunuh pemimpin mereka, Sladder Honeysuckle. Jika dia lolos, kita tidak bisa menuntaskan perang ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik, baik. Apa pria bernama Honeysuckle ini benar-benar berbahaya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia adalah seorang desainer Object yang dibanggakan Mass Driver conglomerate. Akan ada kemungkinan dia mampu membuat Object baru jika dia bisa mendapat persiapan yang tepat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kau bercanda, ‘kan? Bukankah sebuah Object seharga 5 milyar dolar?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia bisa mengumpulkan 5 milyar dengan mudah. Dia memiliki saham besar dan salah satu investor terkenal bahkan di Korporasi Kapitalis. Aku yakin kalian sudah tahu, tapi desainer Object adalah pekerjaan yang populer karena menerima banyak penghargaan. Dia tahu jalan untuk mengumpulkan uang dalam jumlah besar dan bahkan bisa melebihi 10 atau bahkan 20 kali lipat dari itu. Semua transaksi atas nama Honeysuckle akan segera dibekukan, namun isu tentang dia memiliki cukup biaya untuk membuat sebuah Object sudah menyebar.” Froleytia terdengar kesal. “Sepertinya, membuat Object dari nol akan memakan waktu 3 tahun. Kalau dia tetap bersembunyi dalam waktu lama, mungkin tidak perlu mengkhawatirkan kemungkinan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi jika dia bergabung dengan tiga negara besar yang menginginkan kemampuannya, ini akan menjadi buruk,” kata Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tepat,” jawab Froleytia. “Aku tidak punya niat untuk membiarkan peperangan ini terus berlanjut. Mari musnahkan si bodoh itu secepat mungkin dan mencegah minyak terkena api. ...Tapi untuk melakukan itu, kita harus menghabisi Mass Driver conglomerate di sini. Kita tidak boleh membiarkan Sladder Honeysuckle kabur dengan segala cara. Kita harus mendapatkan foto, dan juga sidik jari serta sampel darah. Kita bisa bernegosiasi dengan Korporasi Kapitalis setelah ini dan menggunakan informasi mereka untuk memastikan kita telah menuntaskan misi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu terjadi jika Korporasi Kapitalis mau melakukannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita hanya harus menciptakan situasi dimana mereka mau melakukannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah saluran lain masuk ke dalam radio Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa mendengar suara mesin jet dari jauh, sangat jauh. Transmisi radio itu datang dari sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Burning Alpha di sini. Kita bisa menyebarkan ranjau di sekitar kota Amazon untuk memblokir jalan keluar. Kita bisa menjatuhkannya dari udara kapan pun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku menghargai saran itu, tapi tidak. Aku tidak ingin mencermakan bumi pertiwi kita dengan ranjau. Itu bisa menciptakan tanah berbahaya yang bisa menghancurkan kaki seseorang bahkan setelah 50 tahun berlalu,” balas Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu ranjau pintar, mereka bisa diledakan dengan remot.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau bisa menjamin salah satu dari benda itu tidak gagal, aku akan memberi izin. Namun jika salah satu dari itu gagal, unit kalian akan membersihkan tanah itu. Apa kau masih menyarankan ini, Burning Alpha?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bercanda. Tugas kami terbang di udara. Bukan berendam di dalam lumpur.”&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Quenser melihat jejak asap di atasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kapal induk juga ikut membantu?” tanyanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semua orang berusaha mati-matian agat Object rusak itu bisa berfungsi. Kurasa Object bersinonim dengan perang. Apa kita menemukan jalan agar perang seperti dulu lagi?” keluh Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun permukaan tanahnya telah berubah. Daripada lembut dan basah, mereka sekarang berjalan di aspal yang hancur. Mereka mencapai salah satu jalan yang menghubungkan Kota Amazon yang telah ditelan hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka ada di dekat kota yang akan menjadi medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengerutkan kening dan melihat ke atas tanpa alasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, apa baru saja kita melihat? Bukankah Object seharusnya menghancurkan bangunan yang menghalangi terlebih dahulu? Kita tidak tahu berapa banyak musuh yang ada di dalam bangunan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka tidak bisa menyembunyikan Object di dalam sana. Kita bisa mengabaikan hal yang tidak perlu,” balas Froleytia dingin. “Object tuan putri rusak ketika bertarung dengan Break Carrier, serta railgun dan coilgun-nya belum di isi ulang. Kita akan menghindari tembakan yang tidak perlu. Dan hanya serangan dari Object lain yang bisa menghancurkannya. Itu tidak akan hancur hanya dengan terkena bazooka yang meluncur dari jendela.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kita dalam masalah Heivia. Sepertinya mereka tidak memedulikan perlindungan atas prajurit seperti kita,” kata Quenser sambil mendesah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama, dia mendengar suara besar dan banyaknya pohon yang tumbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbalik dan melihat sebuah baja raksasa muncul dari belakang. Itu adalah Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benarkah? Bukankah seharusnya kita tinggal menghancurkan wilayah ini, benar begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini lebih ramah lingkungan daripada pembukaan lahan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Garis pandang mereka meluas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah memasuki reruntuhan Kota Amazon&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heiva berdiri di aspal abu-abu dan melihat sekitar. Namun, tanah buatan itu memiliki celah retakan di tengah-tengah jalan, dan sebatang pohon tumbuh dari dalamnya. Hampir semua kaca jendela di bangunan pecah dan banyak bangunan yang miring. Tentu saja lampu jalan dan lampu lalu-lintas tidak berfungsi. Tanda petunjuk jalan yang reot sudah terlalu hancur sehingga tidak mungkin melihat apa yang tertulis di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan salah satu hal yang mencolok adalah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jalan ini terlalu lebar. Ini dipisah menjadi tiga jalur, tapi sepertinya lebar totalnya 80 meter. Kurasa jalan ini lebih memakan tempat daripada bangunan,” gumam Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heiva membalasnya dengan cuek. “Jalan utamanya pasti dipersiapkan untuk parade yang melibatkan Object.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat ke atas, Quenser bisa melihat kabel bergantungan di langit di antara atap banguann. Kabel itu sepertinya dibuat dari kombinasi kabel bawah tanah dan kabel itu ditempatkan sangat tinggi supaya tidak mengganggu Object saat parade. Pasti kereta bawah tanah dan saluran air juga tidak dibuat di bawah jalan utama karena alasan yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedikit terkejut, Quenser berkata, “Itu benar, banyak kota-kota besar di negara aman membuat jalan untuk parade bodoh itu, tapi ini tidak normal untuk tetap membuat jalannya lebar selain jalan utama.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kota ini dibuat untuk mengeksploitasi hutan. Mereka membutuhkan jalanan yang lebar dan cukup kuat agar mesin-mesin besar bisa lewat dengan mudah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm. Dump truckmemiliki tinggi yang setara dengan bangunan sekolah, benar?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, pengemudinya harus menaiki tangga untuk masuk memasuki benda itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba dari kejauhan, mereka mendengar suara tembakan yang memecah langit biru. Saat mereka tertarik dengan sumber suara tembakan, beberapa suara tembakan terdengar lagi. Jika mereka perhatikan, mereka bisa menyadari ada perbedaan gema dari suara tembakan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua pasukan saling berhadapan satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menyentuh tombol di sensor senapannya dan berkata, “Sudah dimulai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tuan putri ada di dekat sini, jadi kurasa kita tidak harus berusaha keras untuk tetap utuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia tidak berada di tengah jalan. Mereka dengan perlahan menyusuri reruntuhan bangunan setinggi beberapa meter yang sepertinya pernah menjadi dinding bangunan.  Mereka memerhatikan sekeliling mereka dengan cermat sambil terus maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kau pikirkan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita bisa mengabaikan serangan dari atas. Seperti yang Froleytia katakan, aku ragu akan ada senjata yang bisa membuat kerusakan berarti pada Object.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi meriam terpisah yang menyerang kita di Antartika dan pantai Iguazu adalah raligun yang seharusnya di tanam dalam Object. Jadi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, dan mereka harus dipasang di Obeject seberat 200,000 ton saat ditembakan. Ketika dipasang di tanah, kau harus menanam jangkar sedalam 10 meter untuk menjaga mereka tetap di tempat. Jika kau menancapkannya di lantai bangunan, mereka akan makin menghancurkan bangunan itu jika ditembakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimengerti. Jadi kita hanya perlu mencemaskan para penembak jitu di jendela ketika kita mencari senjata terpisah itu di tanah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu, tuan putri menghubungi mereka melalui radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, Heivia, tutup telinga kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku menerima perintah untuk memberi bantuan artileri. Jika kau tidak cepat, gendang telingamu akan pecah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialaaan!!” dua idiot itu berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak hanya menutup telinga mereka, tapi juga tiarap di tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat setelah itu, suara menggelegar dan guncangan hebat menghantam mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah peluru coilgun menembus beberapa bangunan di depan dan terbang ke kejauhan. Itu adalah salah satu senjata terkecil di Objcet, tapi kata ‘kecil’ hanya berlaku ketika di pasang di monster itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Qunser bangun diantara kepulan debu dan terbatuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uhuk, uhuk. Sialan, kurasa bantuan tadi sama berbahanya dengan musuh...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebisa mungkin a-aku ingin berada 100 atau 200 meter lebih jauh dari lokasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah kekuatan pasukan dengan Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan dari infanteri yang memegang senapan di tangannya. Selama keberadaan mereka bisa dipastikan dalam koordinat, Object bisa melenyapkan target dengan sangat akurat. Mereka hanya meminjam kekuatan dari sebuah Object, tapi tetap saja itu masih bisa membuat musuh ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat sekitar dan berkata, “Ada kemungkinan terdapat musuh yang bersembunyi atau meriam terpisah itu di sekitar sini. Dan sekarang kita harus hati-hati agar Object sekutu tidak ikut menyapu kita dengan gelombang serangan. ...Brengsek. Apa yang terjadi dengan menyerahkan perang pada Object?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Froleytia terdengar dari radio Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Meriam terpisah itu dianggap kecil jika dipasang dalam persenjataan Object. Mereka tidak sekelas dengan meriam utama, jadi aku ragu itu bisa menembus armor Object. Kalian tidak perlu mencarinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu tolong ingatkan kita kenapa kita berada di luar sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berapa kali harus aku katakan bahwa Baby Magnum itu rusak? Salah satu kerusakannya adalah sistem pendorong. Sekarang, sepertinya Baby Magnum tidak bisa melalui reruntuhan yang tinggi atau curam. Jika itu terjadi, para zeni perang dibutuhkan. Kau harus menggunakan peledak untuk menyingkirkan bongkahan itu secepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Object tuan putri telah memasuki kota. Jalanan utama telah didesain untuk mengakomodasi Object ketika parade, tapi seharusnya rambu dan lampu lalu-lintas telah disingkirkan terlebih dahulu. Mereka tidak memiliki waktu untuk itu. Baby Magnum dengan mudah menghancurkan semua halangan ketika berjalan maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia telah berbicara di radio, sekarang dia berbiara pada Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebenarnya apa yang kita harus lakukan? Apa kita pergi memeriksa setiap bangunan dan mencari musuh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pertama, kita hancurkan akomodasi mereka.” Heivia mengangkat bahu “Dengan 500 orang, jumlah musuh setara dengan satu batalion. Tidak mudah untuk memindahkan mereka. Mereka pasti bergerak bergerombol di satu tempat, jadi kita tinggal meledakan mereka. Sepertinya, mereka tidak bisa kabur dari reruntuhan. Kita bisa mencari mereka sekarang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat jejak asap di atas kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kita tidak bisa menemukannya dari langit? Kau tahu, menggunakan satelit atau jet.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan setelah itu.  Pesawat tempur delta-winged memecah langit biru dan menjatuhkan bom di tengah reruntuhan. Getaran kecil terasa di bawah kaki Quenser dan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak semudah itu,” kata Froleytia di radio dengan suara kesal “Satelit menunjukjan ada sekelompok kendaraan memasuki kawasan parkir bawah tanah di tengah kota, tapi belum ada kepastian tentang adanya kendaraan ‘lain’. Mungkin mereka memiliki tranportasi lain yang tersembunyi di kawasan parkir bawah tanah lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kita harus mulai menyelidiki kawasan bawah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalian juga harus memeriksa setiap kendaraan yang kau lewati. Mereka mungkin bisa terlihat rusak, namun Sladder Honeysuckle bisa kabur menggunakan salah satu dari rongsokan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa suara tembakan terdengar dari kejauhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada pertempuran yang terjadi di dekat Quenser dan Heivia, tapi itu mungkin karena sebuah kebetulan atau membubarkan formasi untuk menghindari Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika Honeysuckle merencakan itu ketika sedang tersudut, bukankah dia akan berakhir dengan dimanfaatkan orang lain? Kita tahu Honeysuckle adalah sosok penting yang tidak boleh lolos, tapi apa mereka benar-benar ingin memperjuangkannya? Apa yang diinginkan Mass Driver conglomerate hanyalah tempat aman. Kalau mereka berjuang untuk itu, namun komandan mereka memiliki tujuan lain, aku yakin pasti tidak bisa diterima dengan mudah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, biar aku beri tahu sesuatu. Tidak peduli apa yang mereka pikirkan,” jawab Froleytia dengan sedikit menghela nafas. “Kita hanya harus menyelesaikan misi kita. Bahkan jika Honeysuckle benar-benar berpikir tentang kedamaian, kita akan tetap menembaknya dan melupakannya. Semua ini dibuat untuk mencegahnya. Jika mereka kembali mengumpulkan kekuatan, kemungkinan mereka memiliki kesempatan untuk menghancurkan Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik, baik. Komandan keren nan cantik kita memang menakutkan,” kata Heivia dengan senyum meledek sambil mendengarkan suara tembakan dan ledakan di kejauhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jalanan di depan mereka terlihat hitam. Sepanjang 20 meter ke depan. Pertama, mereka pikir itu disebabkan oleh gempa bumi yang menghancurkan aspal dan menelan tanahnya hingga ke dasar. Namun mereka sadar bahwa mereka salah saat sesuatu muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuatu seperti gumpalan hitam memenuhi pintu masuk sebuah bangunan di sisi jalan...atau bisa dibilang begitu. Benda hitam itu tipis tapi lebar sehingga memenuhi jalanan yang sangat lebar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu terlihat seperti, tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bercanda ‘kan...?” teriak Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika mereka melihat lebih dekat, terlihat jelas bahwa itu bukan cairan hitam yang menyebar. Banyak, banyak sekali makhluk kecil merayap ke atas dan ke bawah. Seseorang yang menonton beberapa film dokumenter pasti mengetahui bahwa kumpulan seribu atau ratusan ribu benda kecil itu adalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gerombolan semut tentara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia dengan cepat menghindar ke belakang karena reflek. Jumlah yang sangat banyak dari serangga kecil itu membuat guncangan mental pada mereka dan pengetahuan yang kurang membuat mereka cukup ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu! Bukankah mereka sesuatu yang bergerak dalam kelompok ribuan dan akan menelan bulat-bulat sapi atau babi di dekatnya!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itulah Amazon. Alam berada di tingkat yang berbeda di sini!!” teriak Heivia sambil matanya berlarian ke sekitar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak memiliki niat untuk maju terus ke wilayah yang telah tertutupi semut tentara. Dia berharap untuk menemukan jalan lain untuk lari, namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendengar suara gemerusuk seperti kantong plastik yang diremas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara pohon besar yang ada di dekat mereka roboh dan menutupi jalan kembali. Bagian dalam pohon itu telah sangat rapuh, tapi banyaknya cabang yang tumbuh membuatnya seperti blokade silang yang menutupi jalan kabur mereka. Itu sangat tebal untuk mereka panjat atau merayap di bawahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia membuka matanya lebar-lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek!! Apa yang sedang terjadi!? Benda itu berdiri kokoh di tengah jalan beberapa waktu lalu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin itu hanya sekedar berdiri dan guncangan dari tembakan tuan putri membuatnya bergoyang terlalu banyak...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Artinya, mereka tidak bisa mundur lebih dari 30 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jalanan di reruntuhan Kota Amazon memang cukup lebar, tapi pohon besar tadi roboh dan membentuk huruf V di aspal. Diantara tingginya tembok bangunan dan bangkai pohon besar, Quenser dan Heivia terjebak. Jalan satu-satunya bagi mereka adalah area yang dipenuhi oleh semut tentara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menepuk pundak Heivia sambil melihat ke arah gerombolan serangga itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini buruk! Jika kita tidak melakukan sesuatu dengan cepat, kita akan menjadi bagian dari peran semut dan belalang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang sebenarnya ingin kau sarankan!? Jika aku menembak gerombolan berjumlah ratusan ribu itu, aku akan kehabisan peluru dengan cepat. Dan jika kita mencoba menginjak mereka denga sepatu, mereka pasti akan memanjat kaki kita dan melakukan serangan balik!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menunjuk ke benda yang terpasang di ujung senapan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana jika kau menggunakan insektisida yang ada di sana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh!! Aku membawa barang spesial ini ‘kan, bukan begitu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia pasti telah lupa dia memilikinya, tapi sekarang dia mengangkat senapannya. Dia menarik pelatuk insektisida yang terpasang seperti bayonet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gerombolan semut tentara itu telah berada di radius 10 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asap insektisida dengan cepat mengenai mereka. Bukanya berfungsi seperti semprotan, insektisida itu bergerak seperti air yang disemprotkan oleh senapan air. Quenser dengan optimis berpikir itu bisa membutakan musuh untuk sementara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun kemudian....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gyahh!? Insektisida itu hanya membuat semut api itu marah!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mundur, dasar bodoh! Kita harus menjaga jarak!! Jika mereka menjangkau kita, kita akan habis digerogoti!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika kabur dengan Heivia, Quenser dengan panik berteriak ke radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baby Magnum! Apa kau bisa menggoreng semut-semut itu dengan laser beam atau sesuatu!?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bisa, tapi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu cepat! Lakukan sekarang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika aku menembakannya ke tanah di sekitar kalian, cahayanya akan mengalahkan terangnya sinar matahari. Kemungkinan, kalian berdua akan buta.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Agh, brengsek!! Jadi kita tidak punya pilihan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tahu, akan memalukan bagi kita jika terbunuh di medan perang karena bertarung dengan semut!!” Teriak Heivia sambil menyemprotkan insektisida yang seperti senapan air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat ke bangunan terdekat dan berkata, “Apa yang harus kita lakukan!? Apa kita harus menaiki bangunan itu dan menunggu mereka pergi!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah koloni semut ini berasal dari salah satu bangunan itu!? Jika semut itu mengikuti kita ke dalam bangunan, kita pasti akan benar-benar terpojok!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengingat benda yang di bawa tas punggungnya. Mungkin saja dia bisa melempar peledak itu dan memusnahan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tapi apa aku bisa memusnahkan semua ribuan semut itu? Aku pasti bisa memusnahkan sebagian dari mereka, tapi...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu, Quenser mengambil bom asap dari seragam Heivia. Tindakan tiba-tiba itu membuat Heivia terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kyahh, hentong! Apa yang kau lakukan, dasar pesolek!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau masih bisa bercanda ya, Heivia? ...Yang lebih penting!! Berikan granat asap dan bom asap untuk memanggil helikopter itu!! Berikan apa saja yang bisa menimbulkan asap!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa, kenapa? Kau ingin mengarahkan asap itu pada mereka?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menjawabnya, Quenser menarik pin benda seukuran kaleng itu dan melemparnya satu per satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena terkejut, Heivia berteriak “Kau tidak berguna, kau tahu!? Bahkan setengah dari benda itu tidak mengenai koloni semut itu! Dan asapnya mengarah ke atas, jadi tidak berdampak pada semut yang merayap di tanah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak apa-apa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dengan cepat mengambil Hand Axe dari tasnya, dengan teliti mengatur jumlahnya, dan memasang pemicu elektrik. Sekarang dia melemparnya ke atas. Itu melayang sejauh beberapa meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan sekarang peledak?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini agar asapnya tidak terbuang percuma.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengernyit karena kebingungan dan Quenser menekan tombol di radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hand Axe itu meledak di udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asap yang membumbung ke angkasa dipaksa kembali ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti sebuah pukulan raksasa ke bawah membuat asap itu turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tergantung modelnya, granat asap dan bom asap bisa berwarna putih, merah, kuning, dan warna asap lainnya. Semua warna itu jatuh ke tanah sekaligus saat sesuatu seperti hempasan tangan raksasa mengenainya. Ketika mereka menyentuh tanah, mereka menyebar ke segala penjuru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gerombolan semut itu panik dan berusaha berpencar ke segala arah, tapi mereka tidak memiliki cukup waktu. Setelah sekitar 180 detik ditutupi asap, mereka kehilangan pergerakan mereka, hanya mulai berdenyut, dan akhirnya secara serentak, berhenti bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Ow... Jika itu cuma ledakan biasa, kau tidak bisa mengira seberapa banyak peledak yang digunakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser. Apa mereka benar-benar mati? Mereka bukan pura-pura mati, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana dengan menggunakan insektisida itu untuk memeriksa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heiva dengan seksama menyemprotkan insektisida itu dari kejauhan, tapi dia tidak mendapat tanggapan. Kedua bocah itu menghela nafas lega, tapi mereka tidak menikmati saat-saat melalui gerombolan semut. Mereka menjauhi pusat gerombolan itu sebisa mungkin. Dengan kata lain, mereka dengan hati-hati melewati karpet semut mati itu sambil bersandar ke sisi bangunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melewati karpet mayat semut itu, Heivia melihat ke sekitar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita harus cepat. Mass Driver conglomerate pasti akan menuju ke sini dan memeriksa ledakan dan asap tadi. Bahkan jika baku tembak diperbolehkan, aku tidak ingin dikepung. Kita bisa meninggalkan bom atau beberapa perangkap, jika mungkin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Tidak, lihat ke sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia terlihat bingung, namun Quener menunjuk ke bagian dalam sebuah jendela salah satu bangunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah yang terbaring di sana pasukan Mass Driver conglomerate? Lihat, mereka digigit di semua bagian dan membengkak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seriusan? ...Kurasa itu menjelaskan kenapa hanya kita yang bisa menghindari baku tembak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Perang terkadang bisa sangat hina.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia berada dalam posisi siaga di zona base yang telah di bangun dengan bagus di medan tempur. Kantor komandan yang disiapkan untuknya tertutupi oleh lantai tatami yang dipesan dari pulau Jepang, dan juga meja pendek yang diduduki sebuah laptop diatasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menggunakan laptop itu untuk memeriksa keadaan peperangan, tapi kemudian dia menerima panggilan video. Dia menempatkan kiseru jepangnya yang ramping ke dalam tempat rokok dan membuka jendela baru di laptopnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria paruh baya yang gagah muncul di jendela itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Butuh beberapa waktu bagi Froleytia untuk membuat ekspresinya tetap tenang ketika melihat lambang pangkat yang terpampang di pundak seragam militernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Mayor Jendral Korporasi Kapitalis!! Aku punya firasat mereka akan menghubungi dalam waktu dekat, tapi...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku Mayor Jendral Buffer Planter, mewakili dewan perang Korporasi Kapitalis. Sudah waktunya bagi kami untuk memperhatikan bahwa kau mengejar Mass Driver conglomerate kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Buffer Planters…)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mengenali nama itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sialan. Itu VIP yang dengan cerobohnya diselamatkan Heivia dan Quenser dari serangan, di vila bulan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku Mayor Froleytia Capistrano, komandan yang bertanggung jawab di sini. Jadi, agar tidak membuang waktumu, biar aku beritahu lebih dahulu bahwa kami tidak akan membicarakan cara bagaimana kami menyelesaikan masalah ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat peringkat bermain, ada perbedaan besar antara mayor dan mayor jendral, tapi Froleytia tidak terlalu peduli. Yang jadi masalah adalah bahwa mereka adalah prajurit dari negara musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pria itu memiliki pikiran yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nak, kita tidak membicarakan kehormatan besar di sini. Di sini kita akan membicarakan tentang keuntungan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau takut kita bisa mendapat informasi dari teknologi Mass Driver conglomerate saat kita menghancurkannya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Korporasi Kapitalis mencemaskan sesuatu, itu pasti hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin mereka ingin memastikan Sladder Honeysuckle, desainer Object yang membuat Break Carrier, tidak jatuh ke tangan Kerajaan Legitimasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahkan jika Honeysuckle menyerah pada kami, kami akan tetap menembaknya, tidak perlu cemas. Dalam Kerajaan Legitimasi, kita sangat menjunjung tinggi keadilan dan kehormatan di atas segalanya. Saat seseorang melawan kami, kami tidak punya sistem untuk menerima orang itu dengan tangan terbuka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, bukan itu yang kamu cemaskan.” Buffer menggelengkan kepalanya perlahan. “Satu hal, Jika Mass Driver conglomerate benar-benar ingin ke sisi Kerajaan Legitimasi, mereka tidak akan bertempur dengan unit kalian seperti sekarang ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cukup benar, tapi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia akhirnya mulai mengerutkan keningnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal ini, kenapa pemimpin militer Korporasi Kapitalis menghubunginya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mempedulikan informasi teknologi dari Sladder Honeysuckle bukanlah seperi tentara jaman sekarang yang mengirim Object ke medan perang. Jika ada hal lain yang dia pikirkan, mungkin itu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Uang…?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sladder telah menerima banyak komisi dari sketsa Object dan dia pasti memiliki banyak transaksi dengan uang itu. Dia adalah investor besar, dikatakan bahwa dia bisa mempersiapkan Object dan memulai perang sendirian. Mungkin saja Korporasi Kapitalis menganggap uang itu milik mereka. Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa itu lebih penting daripada berlomba untuk mengembangkan Object? Benar bahwa Korporasi Kapitalis mengutamakan HAM dengan banyaknya orang yang diselamatkan, tapi apa proses itu membutuhkan tindakan sejauh ini...?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh lancangnya aku. Apa aku membuatmu bingung?” Buffer Planters menggoyangkan kepalanya sekali lagi dan membuat senyum masam. “Jujur saja aku berkata aku tidak mencemaskan Honeysuckle ‘berkomplot dengan Kerajaan Legitimasi’.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan katakan...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini bukan lagi masalah antar dua kekuatan,” lanjut Buffer yang seperti membangkitkan rasa takut Froleytia. “Mass Driver conglomerate telam meminta bantuan dari Aliansi Informasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mukanya berubah pucat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aliansi Informasi adalah salah satu kekuatan dunia yang setara dengan Kerajaan Legitimasi dimana Froleytia tinggal. Pada dasarnya, banyak negara dan Object bergabung dengan kekuatan tersebut. Dan Object mereka tidak sama seperti tuan putri. Senjata monster itu akan berada dalam kondisi sempurna dan dipoles seperti baru. Aliansi Informasi tidak hanya memiliki banyak Object Generasi Pertama, tapi mereka juga memiliki banyak Object Generasi Kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sangat mahir dalam menciptakan teknologi baru dan katanya perangkat lunak militer mereka melampaui yang dimiliki militer Kerajaan Legitimasi. Mereka menempatkan segala penelitian ke dalam proyek untuk membuat Objcet otomatis menggunakan AI.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Ini buruk. Jika itu benar, mereka akan menghancurkan kita yang sedang kacau balau!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menggertakan giginya dan membayangkan wilayah Amerika Selatan. Sekarang ini, Baby Magnum, Quenser, dan lainnya diturunkan di sekitar Amazon. Distrik Parima yang dikuasai Aliansi Informasi tepat berada di sebelah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buffer Planter melanjutkan, “Bisa jadi, Aliansi Informasi akan mengirimkan bantuan ke reruntuhan kota Amazon. Yang jadi pertanyaan adalah apakah bantuan itu tidak lebih dari amunisi dan obat-obatan lainnya, atau bahkan pasukan dalam jumlah besar, senjata, atau yang terakhir, Object.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 7===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit yang telah dihabisi semut tentara terbaring di sana-sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya mereka tengah membangun pondasi senjata di belakang bangunan. Salah satu dari railgun Object dan derek yang dilengkapi alat bor untuk mengebor jangkar sedalam 10 meter ke dalam tanah ditinggalkan setengah jadi begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam keterkejutan, Heivia berkata, “Apa mereka terlalu berpusat pada pekerjaan mereka sehingga tidak menyadari semut yang mendekat?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan di medan perang yang dikuasai Object, prajurit harus tetap memeriksa sekelilingnya. Namun, mungkin mereka fokus pada dari jalur mana musuh bisa muncul. Jika gerombolan semut tentara tiba-tiba muncul tepat dari bawah perlengkapan mereka dan membanjiri area itu, semut itu pasti dapat dengan mudah menyelinap tanpa sepengawasan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia berjongkok dan memerhatikan salah satu prajurit yang tumbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gigitan nyamuk akan mengakibatkan sedikit bengkak. Prajurit itu memiliki ciri yang sama di sekujur tubuhnya dan bahkan dua atau tiga kali lebih besar. Semut kecil itu menggigit mereka lagi dan lagi. Bahkan mereka cukup beruntung tidak menemui jenis semut tentara yang memakan mereka sampai ke tulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menghitung prajurit-prajurit itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Sepertinya mereka masih hidup. Apa yang harus kita lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ikat dan tinggalkan mereka.” Balas Heivia dengan cuek. “Jika mereka tidak melawan, kita akan meninggalkan mereka. Aku tidak berpikir untuk menembaki satu persatu orang yang sekarat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, aku ragu mereka masih bisa bertarung, bahkan jika prajurit sesama Mass Driver conglomerate menemukan mereka, memotong talinya, dan memberikan mereka senjata.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak punya alasan untuk mengkhawatirkan adanya hewan buas atau serangga yang datang ke sini dan menggigit mereka saat terikat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Tidak bisakah kita merawat atau menolong mereka?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setelah semua ini selesai, kita bisa kembali ke sini untuk membawa mereka jika ingat,” kata Heivia sambil melihat sekeliling. “Tapi ini aneh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah Mass Driver conglomerate memojokkan diri mereka sendiri?” Heivia menunjuk ke railgun setengah jadi itu. “Tidak ada keuntungan memasang benda ini di sini dan bercoba bertahan. Semakin lama mereka menghabiskan waktu di sini, semakin banyak waktu bagi Kerajaan Legitimasi untuk mengirim lebih banyak Object. Bahkan jika mereka memilki Object kedua, strategi ini akan memangkas hidup mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Coba pikirkan...mereka melakukan ini dari awal. Yang mereka inginkan adalah jalur untuk kabur, bukan jalur untuk bertarung di suatu titik. Faktanya, kenapa mereka datang ke reruntuhan Kota Amazon?” Quenser berpikir sejenak. “Bagaimana kalau kita simpulkan mereka masih ingin tetap melarikan diri?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi mereka memasang meriam terpisah dan bertarung habis-habisan. Bahkan jika mereka mencoba untuk menyelinap, satelit militer akan melihat mereka. Dan kita tinggal mengirim Object untuk mengejar mereka. ...Kenapa kita harus berlarian dengan kedua kaki kita?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin ada jalur yang tidak bisa dilihat satelit. Itu akan jadi masalah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn?” Heivia terlihat bingung, tapi Quenser menunjuk ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kereta bawah tanah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kau bercanda...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kota Amazon dulunya pasti kota besar. Mereka pasti membangun jaringan tranportasi. Tidak mengejutkan jika mereka menghubungkan jalur kereta bawah tanah hingga ke kota lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu, tunggu! Jadi mereka menyiapkan meriam terpisah itu untuk...!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mengulur waktu! Ketika kita ribet di sini, Mass Driver conglomerate sedang berusaha melarikan diri melalui terowongan panjang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengambil beberapa peledak Hand Axe dan melihat ke area sekitar. Dia dengan cepat menemukan tangga yang menuju ke bawah tanah. Dia tidak tahu apa dia bisa tepat waktu, tapi dia harus menghancurkan jalur bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Kota Amazon adalah kota besar yang ditinggali juta’an orang. Jalur bawah tanah pasti menyebar ke semua tempat seperti jaring laba-laba, ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di dalam kota, ya. Tapi tidak banyak jalur yang menghubungkan ke luar kota. Paling banyak mungkin hanya 2 atau 3! Heivia, ke internet dan cari jalur bawah tanah ketika kota ini hidup!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sialan, ini akan menjadi sangat merepotkan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia dengan panik mencoba menghubungi Froleytia, tapi dia menendang assault rifle yang tergeletak di tanah di saat bersamaan. Itu kepunyaan salah satu prajurit Mass Driver conglomerate yang telah dihabisi oleh semut tentara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia terdiam ketika dia melihat majalah yang secara kebetulan muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada apa, Heivia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Um... Mass Driver conglomerate adalah organisasi milik Korporasi Kapitalis, bukan? Mereka mungkin mendapatkan senjata mereka dari sana, ‘kan?” Saat berbicara, Heivia menginjak sebuah majalah dengan kakinya. “Tapi tadi adalah kaliber 7.62mm dari perusahaan Spear Rifle. Bukankah itu amunisi Aliansi Informasi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Heivia mengutarakan hal tersebut, sebuah transmisi datang dari Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semua unit, percepat pengejaran!! Situasinya mulai berubah. Jika kita tidak segera membereskan Sladder Honeysuckle, api peperangan bisa menyebar!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Froleytia?” Quenser terlihat bingung, tapi dia kemudian sadar apa yang harus dia lakukan. “Aku tahu cara yang digunakan Honeysuckle untuk melarikan diri. Sepertinya mereka menggunakan jalur kereta bawah tanah! Mereka memasang meriam terpisah di kota untuk mengulur waktu saat mereka menggunakan terowongan bawah tanah untuk melarikan diri tanpa terdeteksi satelit!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maaf, tapi itu salah Quenser. Tidak semudah itu,” balas Froleytia tanpa jeda. “Mass Driver conglomerate berharap bisa bersekutu dengan Aliansi Informasi. Jika kita tidak melakukan apa-apa, Aliansi Informasi akan menyerang kota Amazon untuk ‘menyelamatkan kawan yang meminta pertolongan’. Sepertinya persekutuan itu telah disepakati secara resmi. Dalam pikiran merka, salah jika Honeysuckle tidak bersama Aliansi Informasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maksudmu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka berniat untuk melakukan pertempuran finalnya di sini!! Jika kita diam saja, Aliansi Informasi akan datang dengan Object dan semua kekuatan besar dunia ditangan mereka, jadi mereka hanya perlu bertahan sampai saat itu!! Sialan!! Itu hanya rencana simpel bagi mereka!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“itu gila...” geram Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menolong kawan yang telah memasuki batas negara memang satu hal, tapi Quenser tidak pernah mendengar sebuah negara melewati batas negaranya untuk menyelamatkan seseorang yang secara teknis berada di dalam kawasan musuh. Jika hal seperti ini diperbolehkan, batas negara menjadi tidak ada artinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, kau lihat bagaimana mereka menggunakan Object-nya, kan? Mereka pasti sangat menginginkan teknologi itu. Dan juga, Kerajaan Legitimasi dan Aliansi Informasi memang sedang berseteru. Jika hubungan kita begitu buruk dan tidak bisa diperbaiki, menyerang melewati batas negara bukan lagi menjadi sebuah masalah yang patut dipertanyakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu benar, Quenser,” kata Froleytia. “Juga, Korporasi Kapitalis takut teknologi Object mereka akan bocor ke Aliansi Informasi jika Honeysuckle berpaling. Jika Aliansi Informasi benar-benar menyerang Amazon, Korporasi Kapitalis telah mempersiapkan Object mereka untuk dikirim ke Amazon untuk menghentikan pengkhianatan ini sebisa mungkin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benarkah? Masalah ini tidak bisa diselesaikan jika hanya ditangani oleh dua kubu!” Heivia berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika yang dikatakan Froleytia benar, wilayah Amazon bisa menjadi neraka pertempuran Object dari empat kubu: Kerajaan Legitimasi, Aliansi Informasi, Korporasi Kapitalis, dan Mass Driver conglomerate. Hanya reruntuhan yang tersisa di Kota Amazon, tapi mungkin saja perbatasan negara bisa hilang karena terbakar api peperangan yang menyebar. Para penduduk dan tentara akan merasakan akibatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dengan gugup berbicara. “Ji-jika itu terjadi, berapa Object yang akan ada di sini!? Apa kita akan mendapat bantuan!? Apa kita akan mengirim semua Object kita ke wilayah Amazon!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka sedang melaksanakan tugas lain atau dalam perawatan. Dengan kata lain, ini bukan situasi dimana kita bisa mengharapkan bantuan. Jika kita masih punya Object yang menganggur, kita tidak akan menggunakan Object tuan putri yang sedang rusak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa seburuk itu...?” gumam Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mungkin setuju karena nada suaranya terlihat kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itulah kenapa kita harus menghancurkan Honeysuckle secepat mungkin, jadi kita bisa menyelesaikan masalah ini sesuai dengan harapan kita. Jika Mass Driver conglomerate benar-benar dihancurkan, Aliansi Informasi akan kehilangan alasan untu mengganggu. Dan begitu juga dengan Korporasi Kapitalis. Jika kita gagal melakukannya, bisa-bisa kita yang tersudut. Kau tahu keadaan Baby Magnum, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek. Ini buruk, Quenser,” geram Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object tuan putri sedang rusak berat akibat pertempuran dengan Break Carrier. Dan dikirim ke sini sebelum mendapat perawatan yang sepadan. Itu sudah memiliki cukup kekuatan tempur untuk menghabisi sisa-sisa Mass Driver, tapi tidak cukup untuk pertempuran antarO bject generasi terbaru milik kekuatan dunia. Jika Object-nya berada dalam kondisi 100%, mungkin hasil pertempuran masih menjadi misteri, tapi sudah dipastikan apa yang akan terjadi jika dia dalam kondisi sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser merasa penglihatannya semakin buram, tapi dia memaksa pikiran kacaunya untuk kembali bekerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Froleytia, berapa batas waktunya? Apa kita tahu kapan militer Aliansi Informasi datang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami tidak tahu berapa estimasi waktunya. Namun mereka tidak punya alasan untuk menunda-nunda. Jika itu aku, aku akan menyerang secepat mungkin. Satelit telah mengkonfirmasi Aliansi Informasi sedang membangun markas sementara di perbatas Amazon dan Parima. Sepertinya itu zona markas Object mereka. Saat itu selesai, mereka akan mengirim Object tercanggih mereka melewati perbatasan.” Froleytia pasti sedang mengetuk meja dengan jarinya karena itu bisa terdengar saat dia sedang memilih kata-kata. “Zona base itu mungkin selesai dalam waktu 2 jam. Jika kita tidak menghajar Mass Driver conglomerate dan membunuh Sladder Honeysuckle dalam kurun waktu itu, baik Aliansi Informasi dan juga Korporasi Kapitalis akan menyerang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangke!!” umpat Heivia. “Jika Mass Driver conglomerate memilki Object kedua yang disembunyikan di suatu tempat, kesempatan kita mungkin 50/50! Tapi sekarang kita harus cepat-cepat membereskan ini, kita bisa membuat kesalahan fatal!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Heivia. Semenjak mereka ingin menggunakn railgun terpisah di sini, artinya mereka memiliki Object untuk menjalankannya, ‘kan? Quenser memeriksa railgun setengah jadi itu. “Jika kita menyusuri kabel power ini, mungkin kita akan menemukan Object itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik, kita harus cepat. Walau kita menemukan Object mereka, siapa tahu kita bisa membereskannya dalam waktu singkat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, pekerjaan itu jadi sia-sia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mendengar ledakan besar di kejauhan. Getaran kecil menggetarkan dada mereka. Beberapa kilometer di kejauhan, kepulan debu muncul dari belakang bangunan yang menjulang kelangit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“A-apa!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, Heivia!” teriak Froleytia. “Menjauh dari sana!! Mass Driver conglomerate telah bergerak! Mereka menggunakan peledak untuk membuat lubang besar di mall bawah tanah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia terlihat bingung, namun Quenser mencabut alat genggamnya dan memeriksa peta. Quenser kehilangan kata-kata, dia tidak bisa menjelaskan apa yang dia lihat, tapi suara penuh tekanan dari Froleytia terus berlangsung di radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka melakukan hal yang sama seperti di Antartika dan pantai Iguazu. Itu meriam Object yang terpisah. Tapi yang satu ini berbeda! Mereka menggunakan bagian dari meriam utama Break Carrier!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua laki-laki itu terdiam karena terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam iblis itu telah menembus Object dengan satu tembakan dari jarak 500 kilometer. Jika itu ditembakan, Object tuan putri akan langsung musnah, terlebih lagi prajurit seperti Quenser dan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang harus kita lakukan, Quenser!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita masih bisa melakukannya...” Quenser menggengam radionya dan dengan cepat mengingat bentuk peta yang mulai memudar. “Baby Magnum!! Meriam itu hanya sejauh 3000 meter! Itu masih dalam jangkauan tembak! Habisi sebelum dihabisi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pasti memikirkan hal yang sama karena tuan putri langsung mengambil tindakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa bangunan berdiri di antara Baby Magnum dan railgun berkekuatan tinggi itu. Bahkan jika tuan putri menembakkan meriam utamanya dar isana, bangunan itu akan mengganggu lintasan tembaknya. Namun senjata utama Break Carrier memiliki cukup kekuatan untuk menembus langsung bangunan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa melakukannya di sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri sampai pada kesimpulan itu dan menggerangkan Object secara menyamping. Dia bergerak dalam lintasan melingkar dengan targetnya di tengah. Saat dia mencapai jalan bebas hambatan, tidak akan ada halangan. Jika dia menembakkan meriam plasma berstabilitas rendah atau sesuatu yang lain, dia bisa menyelesaikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Henggapan nafas tuan putri terdengar di radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah karena pergerakan Object secara tiba-tiba atau karena sudah tua, salah satu bangunan di sana tiba-tiba runtuh. Quenser dan Heiva dengan singgap melompat ke belakang untuk menghindari puing-puing yang berjatuhan. Bagian tengah bangunan 10 lantai itu telah hancur dan roboh ke jalan. Reruntuhan puing-puing bangunan itu menjadi sebuah penghalang besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak lama kemudian, gelombang tsunami debu menelan Quenser dan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ugh…uhuk!? Heivia, Heivia!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, jangan bergerak!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak bisa melihat, tapi sumber suara Heivia berasal dari arah yang aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber suaranya tepat berada di bawahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Guncangan akibat robohnya bangunan itu membuat tanah ini runtuh. Jika kau tidak hati-hati, kau bisa terjungkal ke mal bawah tanah!!” Dari suara Heivia, sepertinya dia tidak menerima luka serius. “Aku tidak bisa kembali ke atas. Aku akan mencari jalan lain, jadi jangan mati sebelum kita bertemu lagi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya tidak terdengar lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya dia pergi begitu saja sama seperti yang barusan dia katakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mencemaskan Heivia, tapi dia lebih mencemaskan sesuatu. Dia mengumpulkan dirinya dan berbicara melalui radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uhuk, uhuk. Baby Magnum! Bagaimana keadaan di sana!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak bisa melewati reruntuhan!! Kalau begini...!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mendengar keluhan tuan putri, debunya sudah menghilang. Sambil memerhatikan langkahnya, Quenser berlari. Saat dia menuju kembali ke Baby Magnum, dia mengambil peledak Hand Axe, tapi dia berhenti bergerak sebelum menancapkan pemicu elektrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu terlalu banyak.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Segunung puing yang hampir setinggi 10 meter menghalangi jalan. Dengan puing sebanyak itu, seorang zeni perang tidak akan cukup untuk meledakan semuanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baby Magnum! Apa kau bisa meledakan puing itu dengan senjata utamamu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak kalau sedekat ini…!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Coba bergerak sedikit dan—!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyadari sesuatu, Quenser putus asa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat pendorong utama Baby Magnum terletak di bagian berbentuk Y yang menyebar di bagian bawah tubuh bulatnya. Bagian bawah benda itu menghasilkan listrik statis dalam jumlah besar untuk membuat Object raksasa itu mengambang. Dan pantulan laser terus menerus digunakan untuk memadatkan udara dan mendorongnya ke depan. Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial. Apa ‘kakinya’ terjebak di dalam reruntuhan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, kau tidak perlu menghancurkan semuanya. Bisakah kau urus reruntuhan yang mencegahku untuk bergerak?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku coba!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat ke reruntuhan yang bertumpuk seperti gunung. Sepertinya akan lebih mudah jika meledakannya daripada memindahkanya. Namun tidak ada jaminan itu akan membebaskan Baby Magnum. Mungkin saja menggeser sebagian reruntuhan itu bisa membuat bagian atasnya longsor dan menutupinya sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, railgun bertenaga tinggi Mass Driver conglomerate akan berputar ke arah sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggenggam puing yang terlihat seperti tembok batu yang dihancurkan oleh gempa bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang akan kau lakukan setelah ‘kaki’ ini bebas!? Apa kau bisa bebas bergerak!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak banyak jalanan yang cukup besar untuk sebuah Object, jadi aku harus mencari jalan sendiri...!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial,” umpat Quenser sambil berusaha memanjat ke tempat dimana dia bisa memasang peledak. Untuk meledakan reruntuhan yang menahan alat pendorong berbentuk Y itu, dia harus memanjat sekitar 7 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia tidak bisa melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gunung reruntuhan itu bukan terbuat dari tebing batu yang dicintai para pendaki. Puing yang dia genggam runtuh dan Quenser kembali terjatuh ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek. Apa akan lebih cepat jika melempar bomnya dari sini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan penghancur peledak berubah tergantung bagaimana kita menyetelnya. Untuk menghancurkan segunung reruntuhan, akan lebih efektif jika meledakannya dari dalam daripada di permukaan. Dia tidak yakin dia bisa meledakan semuanya, jadi dia tidak boleh ceroboh dalam menggunakan peledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, pergi ke bangunan di sebelah kirimu. Akan lebih cepat jika kau memanjat puing reruntuhan dari jendela lantai tiga dan menyusurinya!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial. Apa aku punya cukup waktu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berdiri dan berlari ke bangunan yang ditunjuk sambil merapatkan gigi. Ada area luas di dalamnya. Sepertinya lantai pertama adalah sebuah atrium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia semakn kehilangan kata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tentu saja tidak bisa menggunakan lift, tapi eskalator yang berfungsi seperti tangga telah runtuh separuh di bagian atas. Dia tidak bisa mencapai lantai tiga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa ada...apa ada tangga darurat di sekitar sini!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mencari di sekitar, tapi karena terburu-buru, dia tidak menemukan apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di kejauhan sejauh tiga ribu meter, Object Mass Driver conglomerate mungkin sudah mulai mengirim sinyal pembidik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun kemudian…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini Burning Alpha ke Baby Magnum. Dari yang kudengar, sepertinya kau memiliki masalah. Aku punya 500 kilo bom di sini, apa kau ingin aku menjatuhkannya di reruntuhan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser merasa terkejut karena transmisi itu berasa dari jet yang sedang terbang di udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan hebat jika dia bisa menggunakan bom itu, tapi dalam semua keadaan, dia tidak bisa. Kemungkinan dia akan ditembak jatuh oleh anti-aircraft milik Mass Driver conglomerate sebelum dia sempat menjatuhkan bomnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dengan sigap mengambil radionya dan berkata, “Burning Alpha! Meriam terpisah Object telah dipastikan beroperasional di sekitar reruntuhan Kota Amazon!! Sepertinya mereka juga memiliki laser anti udara! Pergi dari sini! Jika kau mengudara di sini, kau bisa ditembak jatuh kapan pun!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu itu sayang!” pilot jet itu tersenyum sambil membalas Quenser. “Artinya aku harus memilih jalan dimana aku tidak terdeteksi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 8===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan railgun dan meriam utama Break Carrier yang disiapkan secara diam-diam di bawah tanah, sepertinya laser beam anti udara yang di pasang di Object juga disiapkan di sekitar reruntuhan Kota Amazon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Normalnya, sebuah jet tidak bisa bertahan dari serangan laser yang melaju secepat cahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penguncian cepat dilakukan dengan gelombang elektromagnetik dan infrared, dalam sekejap jet yang terbuat dari berbagai material langsung meledak. Pilot bahkan tidak punya waktu untuk menarik kursi pelontar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, ada beberapa pengecualian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang pertama menggunakan alat pengacau, sekam, atau flare untuk mencegah terjadinya penguncian. Namun karena Object menggunakan berbagai metode dalam penguncian, cara itu tidak selalu berhasil. Tapi dengan sedikit keberuntungan, sebuah jet bisa lolos untuk beberapa detik atau beberapa puluh detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang kedua adalah terbang serendah mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laser terbuat dari partikel cahaya. Di ketinggian rendah, udara banyak mengandung debu, jadi kekuatannya akan semakin melemah dan lintasan tembaknya semakin pendek. Di atas aspal, bahkan panas yang dihasilkan bisa menimbulkan fata morgana, jadi kemungkinan laser tidak akan mengenai target. Namun terbang dengan ketinggian rendah tidak menjamin keamanan, karena jet biasanya terbang dengan kecepatan tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu artinya terbang dengan kecepatan 1200 km/j menembus kota yang dipenuhi dengan bangunan dan jaringan kabel yang semrawut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Staccato Raylong, pilot Kerajaan Legitimasi dengan nama sandi Burning Alpha, mencurahkan semua konsentrasinya di tangan kanannya yang memegang konsol pengendali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hanya berada 5 meter di atas tanah. Gelombang yang tercipta dari terbang dengan kecepatan supersonik menerbangkan pohon-pohon dari celah-celah yang ada di kota, tapi Staccato tidak punya waktu untuk memerhatikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mach 1 atau `1200 km/j, atau dengan kata lain dia bergerak 300 m/s. Saat dia melaju di tengah jalan tol, dia terkadang membelokkan pesawat yang dipilotinya sehingga sayapnya berubah ke posisi vertikal untuk menyelinap diantara bangunan, dan terkadang terbang di bawah jembatan penyeberangan yang sudah usang. Sambil melakukan itu semua, dia terbang menembus reruntuhan kota dengan kecepatan luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini sebenarnya bunuh diri.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bangunan yang terus mengisi pandangannya bagaikan monster raksasa yang membuka rahangnya. Kali ini, dia tidak akan bisa menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sayangnya, ini adalah hobi yang membawaku menjadi seorang pilot!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayap delta fighter mini itu menembus bangunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun dia tidak menabrakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua kaca bangunan itu pecah, dan jet itu terbang menembus lantai 4. Dia terbang menembus seluruh lantai dan kembali keluar melalui jendela di seberangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jet fighter kecil yang dipiloti Staccato dikhususkan untuk kapal induk. Landasan terbang yang bisa dipakai hanya sepanjang 150 meter. Itu hanya setengah kali panjang landasan kapal induk model lama. Untuk alasan itulah, sayap delta fighter yang Stacccato dan pilot lain piloti memiliki beberapa sensor di bagian bawah untuk menghitung berapa ketinggian dari tanah atau landasan terbang dengan akurat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Staccato menggunakan sensor tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum terbang menembus kota, dia telah menembak laser secara lurus untuk memastikan dia mendapat lintasan lurus. Itu juga termasuk menembus bangunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun juga, terbang menembus bangunan bagaikan sebuah akrobatik karena jarak antara lantai dan langit-langit hanya sekitar 50 cm. Dia meletakkan hidupnya pada sensor itu untuk memprediksi jarak antara benda-benda di sekitarnya sambil bergerak cepat dan spontan menembus bangunan kosong itu tanpa ada keraguan. Jika dia tidak punya skill seorang pilot yang memadai untuk memposisikan pesawatnya dengan jarak beberapa milimeter, dia pasti akan menghantam sisi samping bangunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada orang waras yang mau melakukanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Staccato semakin menambah kecepatan sambil tersenyum puas di bibirnya. Dia menarik tuas jet pendorong untuk membawa pesawatnya dalam kecepatan penuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan dia melakukkan itu sederhana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Object merajai medan perang. Tidak ada tempat yang tersisa bagi jet untuk bersinar.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil Staccato mengamati informasi dari penglihatan dan sensor, dia mempiloti jet itu dengan keakuratan yang mengerikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Terkadang, aku ingin menjadi bintang utama!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Staccato terbang melalui beberapa bangunan kosong dengan kecepatan supersonik dan merasa jarak pandangnya tiba-tiba meluas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dihadapannya adalah Object raksasa yang menyimbolkan perang. Di bawah Object itu adalah segunung puing reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Staccato menjentikkan jarinya untuk melepas pengaman pada bom seberat 500 kilogram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia lewat dengan sangat cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Staccato menjatuhkan bom tepat di atas puing reruntuhan, tapi dia malaj terlihat seperti hanya meletakannya di udara daripada menjatuhkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 9===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Quenser sedang mencari tangga darurat yang bisa digunakan di dalam bangunan terbengkalai itu, tiba-tiba sebuah delta fighter mini lewat diatasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jet itu terbang melewati jendela yang sudah kehilangan kacanya, melalui lantai empat bagian atrium, dan pergi ke luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat setelah itu, guncangan yang diakibatkan oleh kecepatan supersonik membuat Quenser terpental sejauh tiga meter ke udara. Rasa sakit yang menembus telinganya dan menjalar ke kepalanya lebih parah daripada rasa sakit yang dia rasakan saat terjatuh ke tanah. Quenser hampir berteriak kesakitan, tapi dia tidak memiliki waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di puncak gunungan puing yang menghalangi jalan Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuatu sedang melayang sejauh 2 meter di atasnya. Tidak, itu sedang jatuh. Benda itu adalah kapsul raksasa dengan pajang 3 meter dan terbuat dari besi hitam yang mengkilat. Jika yang dikatakan Burning Alpha itu benar...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Itu bom 500 kilo!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat menyadari hal itu, Quenser memaksa tubuhnya bangun sambil berguling di lantai dan loncat ke tangga yang mengarah ke basement bangunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat setelah itu, terdapat kilatan sinar terang dan semua suara menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hentakan angin yang sangat kuat menerjang permukaan tanah. Setelah melarikan diri ke basement, tubuh Quenser terpental beberapa meter akibat guncangan. Namun itu jauh lebih baik daripada mati. Puing-puing yang sangat banyak membanjiri permukaan tanah tempat dia berpijak sebelumnya.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Dia bahkan tidak bisa mendengar dengungan di telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menyandarkan tangannya di tembok, berjalan melewati reruntuhan, dan memanjat kembali ke permukaan tanah melalui lubang langit-langit yang tercipta karena pelapukan. Dia meninggalkan bangunan itu melalui pintu keluar terdekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek. Apa pilot itu berusaha membunuhku!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gunungan puing yang menumpuk setinggi 10 meter, telah diledakan tanpa meninggalkan jejak. Baby Magnum bisa bergerak dengan mudah sekali lagi. Namun bangunan di sekitarnya mulai runtuh akibat  efek ledakan. Object tuan putri bergerak sebelum reruntuhan itu menghalangi jalannya sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan menembakkan meriam plasma berstabilitas rendah, jadi menunduklah, Quenser!!” kata tuan putri dari radio.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menghindari terlihat oleh musuh dan mendapat garis pandang lurus langsung tepat ke arah musuh, dia menggerakan Baby Magnum dari jarak 3000 meter dalam lintasan melingkar dengan pusat lingkarannya adalah railgun bertenaga tinggi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membutuhkan waktu sekitar 5 detik untuk menemukan celah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiga dari 7 meriam utama tuan putri telah dihancurkan saat pertempuran dengan Break Carrier. Dia menggerakan sisa 4 meriam utamanya untuk membidik dengan tepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu, sebuah sengatan menjalar di punggung Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada sesuatu yang tidak benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam utama Break Carrier memang sangat kuat. Sudah terbukti ketika dia menghancurkan Object generasi terbaru dari jarak 500 kilometer dan ketika targetnya bergerak dengan kecepatan tinggi. Itu pasti akan menjadi masalah ketika tidak dipasang pada Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa meriam sekuat itu bisa tertahan di tanah?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object dilengkapi dengan lebih dari 100 senjata baik besar maupun kecil. Salah satu yang digunakan di Antartika atau di pantai Iguazu adalah railgun model terkecil. Dan itu tetap masih terlalu besar dan membutuhkan jangkar sedalam 10 meter untuk menancapkannya ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi berapa panjang jangkar yang dibutuhkan untuk meriam utama dengan ukuran raksasa yang menembak pada kecepatan Mach 25 dan dapat menghancurkan Object dalam sekali tembak? Apa benar mereka bisa melakukannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jangan bilang...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala Quenser masih sedikit pening akibat guncangan dari bom 500 kilo itu, tapi rasa takut yang bergejolak dalam dirinya membawanya pada suatu kejelasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jangan bilang...itu perangkap!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggerakan tubuhnya yang kesakitan dan melihat ke arah Object tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu, Quenser telah meninggalkan kemungkinan Mass Driver conglomerate memiliki Object kedua yang tersembunyi. Jika mereka punya, mereka tidak akan menggunakan railgun bertenaga tinggi Break Carrier dengan cara seperti itu. Akan lebih efektif jika langsung digunakan pada Object lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu artinya Mass Driver conglomerate tidak memiliki Object kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sesuatu yang menyuplai tenaga ke Antartika dan pantai Iguazu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ditelusuri, sumber tenaga tu sudah pasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Reaktor purwarupa!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser merapatkan giginya dan mengambil radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Reaktor purwarupa diciptakan untuk memastikan reaktor JPlevelMHD yang merupakan jantung sebuah Object bekerja sempurna. Sepertinya, reaktor sepanjang beberapa meter atau beberapa puluh meter di pasang di sebuah kapal selam atau sesuatu dan memberi tenaga ke railgun dengan kabel yang direntangkan dari, laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baby Magnum…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inilah yang sebenarnya diinginkan musuh...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengira railgun bertenaga tinggi itu dapat bergerak, kita telah mengabaikan fakta bahwa mereka tidak bisa menembakkanya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk memancing tuan putri ke titik termudah untuk menghancurkan railgun bertenaga tinggi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO v02 339.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan cara paling mudah untuk menggunakan reaktor purwarupa milik mereka yang tersembunyi yaitu dengan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Railgun itu jebakan! Sepertinya ada sebuah reaktor purwarupa yang disembunyikan di bawah tanah!! Mereka ingin membuatnya kritis untu meledakan Object!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain transmisi, tuan putri terdiam sebelum dia mengoperasikan Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia tidak memiliki waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika alat pendorong berbentuk Y terbalik itu dalam kondisi 100%, dia dapat menggunakan listrik statis dan laser secara maksimal, mungkin dia bisa menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kejadiannya tidak seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah ledakan besar tercipta di bawah Object tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 10===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum ledakan reaktor purwarupa terjadi, Froleytia duduk di kantornya dengan ekspresi kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi itu disebabkan oleh laptop yang berada di atas sebuah meja pendek. Sebuah jendela video chat terbuka, tapi dia tidak lagi berbicara dengan Mayor Jendral Buffer Planter dari Koporasi Kapitalis. Dia berbicara dengan oranng yang bahkan lebih merepotkan untuk dihadapi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Letnan Kolonel Lendy Farolito dari militer Aliansi Informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah wanita berkulit sawo matang yang berusia sekitar 20 tahun dan memiliki rambut silver. Dari medali yang terpampang di dadanya, sepertinya dia telah berada lebih lama di medan perang daripada Froleytia yang telah bekeja di militer semenjak kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Langsung saja kukatakan, kita tidak peduli apakah Sladder Honeysuckle dapat selamat. Kita hanya menginginkan informasi teknologi yang dia miliki. Dan cara paling efisien untuk melakukannya adalah dengan mendukung persekutuannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan jika kau membawa Object melewati batas nasional dan mengarahkannya ke wilayah Amazon kami untuk melakukan itu, kau akan menimbulkan peperangan di seluruh dunia. Ini bukan lagi sekedar pertempuran kecil. Ini bisa membawa ibu kota negara kita menjadi sasaran musuh. Kau mengerti itu? Apa ini benar-benar penting bagimu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada beberapa cara untuk mencega hal itu. Contohnya, jika kau menghancurkan markas Mass Driver conglomerate dan menyerahkan semua data teknologi yang kau temukan di tangan Honeysuckle. Aku percaya itu bisa menyelesaikan masalah kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa kau berpikir Korporasi Kapitalis akan diam saja akan hal ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak.” Wajah Lendy yang terpampang di layar tersenyum, “Tapi sesuatu yang tidak penting seperti itu bukanlah masalah kami. Bahkan jika perang pecah antara Kerajaan Legitimasi dan Korporasi Kapitalis, itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan Aliansi Informasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa tidak,” angguk Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itulah alasan mengapa dia tidak perlu bekerja sama dengan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau benar-benar mempersiapkan semuanya sampai sejauh ini?” tanya Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kau maksud?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar bahwa railgun bertenaga tinggi yang berperan sebagai senjata utama Break Carrier, Object Mass Driver conglomerate, sangatlah kuat. Konstruksinya seperti sebuah aplikasi dari kristalisasi teknologi pengembangan ruang angkasa milik Mass Driver conglomerate. Namun itu masih tetap ditujukan untuk militer Korporasi Kapitalis. Itu mungkin tidak pas dengan standar dan kecocokan Object Aliansi Informasi. Apa benar-benar harus sampai sejauh ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau salah paham. Bukan railgun bertenaga tinggi itu yang kita cari.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“ini ‘Mass Driver’ yang sedang jadi topik pembicaraan. Apa yang kita inginkan adalah teknologi peluncuran luar angkasa. Banyak agen dan organisasi yang terus melakukan pengembangan dan konstruksi markas elektromagnetik luar angkasa. Namun karena kurangnya teknologi, pendanaan, keamanan, dan kesulitan akibat dunia lebih memilih elevator laser luar angkasa, mereka dalam keadaan stagnan. Kami bisa menggunakan railgun sebagai senjata, tapi kami tidak bisa menggunakan teknologi itu untuk membangun mass driver yang aman, murah dan bisa mengangkut barang dan personil, itu tidak lebih dari sebuah ironi.” Lendy berbicara dengan sangat lancar. “Sekarang tidak ada organisasi selain conglomerate yang berhasil memproduksi benda itu secara masal walau masih dalam tahap percobaan. Akan menyedihkan jika membiarkan teknologi itu musnah. Kita mengharagi teknologi mereka dan telah memutuskan bahwa itu sangat berguna. Itulah mengapa kita dengan senang hati menerima pesekutuan Honeysuckle setelah dia mencoba, lalu gagal dalam mengadopsi teknologi Mass Driver.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mengerutkan keningnya akibat kata-kata letnan kolonel Aliansi Informasi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang dia katakan itu sangat membingungkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau coba membodohiku? Kupikir peluncur roket terbaru Aliansi Informasi menggunakan elevator laser, sama seperti kami. Mendapat teknologi railgun mass driver tidak akan berguna untuk kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, untuk sekarang.” Kata-kata wanita berkulit cokelat bernama Lendy Farolito itu sepertinya memiliki arti yang dalam. “Saat ini, elevator laser adalah metode yang paling efisien. Namun kita tidak tahu kapan teori itu akan tetap bertahan. ...Bukan hal biasa lagi sebuah masalah atau kelemahan alat itu akan ditemukan dalam waktu mendatang. Jika itu terjadi ketika kita tidak mempunyai alternatif lain, kita akan berada masalah. Itulah kegunaan teknologi Mass Driver bagi kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia menjadi terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada sesuatu dibalik perkataan wanita itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau ingin melakukan tindakan yang 100% akan mengakibatkan perang untuk menyelesaikan masalah yang bahkan mungkin tidak terjadi?” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya,” jawab Lendy tanpa keraguan. “Ketika kau melakukan perlombaan pengembangan senjata, kau pasti akan menyingkirkan yang kalah. Namun kami menyadari bahwa itu sangat merugikan. Jika dua teknologi saling bersaing satu sama lain, aku sangat baik untuk menerima keduanya. Dan kami tidak hanya menyimpan catatan belaka. Kami bahkan menyimpan setiap teknologi yang dipegang para pekerja. Dengan itu, informasi teknologi itu akan selalu ‘hidup’ dan bisa digunakan kapan pun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Koleksi data yang besar dan berlebihan mungkin tidak berguna jika dipikir sekilas, tapi itu membantu kami dalam memecahkan masalah dunia di masa depan. Jika kau tidak suka membuang-buang peluru dan menahan diri untuk menembaki musuh, kau tidak akan bisa menghentikan serangan musuh. Bahkan itu sudah tidak berarti dari awal, semakin banyak hinaan yang kau berikan, semakin aman posisi kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“&#039;&#039;Perfect browsing&#039;&#039;…?” gumam Froleytia dengan kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aliansi Informasi ingin membuat sistem yang akan memecahkan krisis dunia hanya dengan mengetik sebaris kalimat ke dalam mesin pencari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Akan tetapi, kau akan kehilangan alasan untuk melakukan rencana itu jika kau tidak bisa lagi menyelamatkan Sladder Honeysuckle,” kata Froleytia. “Ini akan selesai jika kita membunuh Honeysuckle dan menghancurkan data Mass Driver Conglomerate sebelum Object Aliansi Informasi yang disiapkan di Distrik Parima siap meluncur. Jika kau ingin teknologi Mass Driver, itu masalahmu. Namun aku ragu para petinggi di sisimu akan setuju untuk melakukan misi yang akan menyebabkan peperangan jika keinginan untuk mendapat informasi itu relatif rendah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tepat,” puji Letnan Kolonel Lendy Farolito. Namun senyumnya masih bertahan sambil terus berkata. “Apa kau benar-benar bisa melakukannya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika Sladder Honeysuckle menghancurkan Object Kerajaan Legitimasi, kau tidak akan memiliki apa-apa lagi untuk menghentikan kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyelesaikan transmisi dengan Kerajaan Legitimasi, Lendy Farolito duduk di sofa. Distrik Parima berada tepat di bawah garis equator, jadi suhunya lebih dari 30 derajat. Siapa pun yang bukan seorang perwira sepertinya pasti akan banjir keringat karena harus bekerja tanpa pendingin udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lendy bangkit dari sofa dan mengambil beberapa brandy dari kulkas kecil yang biasa ada di hotel. Dia menggunakan jari cokelatnya untuk menuangkan cairan itu ke gelas besar sambil menggunakan perintah suara agar dapat terhubung ke hanggar zona perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaannya tidak basa-basi dan langsung ke intinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berapa lama lagi sampai Generasi Kedua Gatling 033 kita bisa pergi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bisa keluar dan menghancurkan semuanya, dan semuanya akan terjadi dalam setengah jam lagi. Oh ho ho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 11===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pikir tubuhnya telah terpanggang dari dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil terlentang, Quenser berusaha menggeram, tapi tidak ada suara apapun yang keluar dari mulutnya. Kerongkongannya terasa serat. Dan pemandangan yang bisa dilihatnya hanyalah putih yang perlahan mulai menghilang. Rasa sakit yang hebat menjalar di telinganya dan bahkan dia tidak mendengar dengungan akibat ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
LED yang ada di radionya berkedip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa detik, Quenser akhirnya bisa mendengar suara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Otaknya memerintahkan jarinya dan dia mengambil radio itu dari tanah dengan gerakan seperti robot rusak. Dia berusaha keras untuk menggerakan bibirnya yang kering.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa kau...baik-baik saja? Untuk waktu sebentar, aku melihat Object itu melayang...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana keadanmu, Quenser?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Entah bagaimana aku selamat...terhindar menjadi daging panggang karena panasnya api...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja dia bisa terbunuh dalam sekejap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun reakor purwarupa yang berada di bawah Object tuan putri telah disetel agar ledakannya mengarah ke atas. Sesuatu yang sama seperti bom pada umumnya. Tergantung bagaimana cara bom itu dipasang, kekuatan penghancurnya akan berubah. Untuk menghancurkan target yang keras, plat metal berbentuk cup akan diletakan di sekitar bom untuk memfokuskan ledakannya pada satu titik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, tidak ada plat metal biasa yang bisa mengarahkan ledakan dari reaktor purwarupa yang sedang kritis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa mereka menggunakan sisa plat metal untuk armor Object?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semua yang ada di bawahku hancur, jadi aku tidak bisa bergerak.” kata tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek. Jadi ledakan itu menghancurkan seluruh alat pendorongmu. Apa itu artinya kita melanjutkan rencana dengan hanya bergantung pada senjatamu saja?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, perhitungan mundur sudah dimulai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Perhitungan mundur?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sistem telah melakukan pencegahan agar musuh tidak menyandera Object. Aku sedang berusaha untuk membatalkan perintahnya, tapi aku tidak yakin bisa lebih cepat dari sistemnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sistem penghancuran diri!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika senjata raksasa yang disebut Object itu digunakan, ada satu hal yang harus dilindungi bagaimana pun caranya: mencegah musuh mengambil Object-mu dan menganalisa teknologinya. Object tuan putri memiliki sistem penghancuran diri untuk menghindari hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem akan memeriksa kerusakan yang diterima dan membuat keputusan secara otomatis untuk mencegah kemungkinan pilot Elite tak sadarkan diri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri telah mengatakan bahwa dia tidak bisa menghentikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau begini, Baby Magnum akan meledak. Jangkauan ledakannya mungkin akan lebih luas daripada reaktor purwarupa tadi. Ledakan yang terjadi di permukaan tanah akan mencakup area yang lebih luas daripada yang terjadi di bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian tuan putri menambahkan, “Pola B tidak akan mengaktifkan penghancuran diri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa maksudmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada dasarnya, sistem keamanan otomatis anti pembobolan memiliki beberapa tahapan. Jika program mengira tidak ada lagi yang bisa dilakukan, Object akan diledakan dari dalam secepat mungkin sambil mengeluarkan si Elite untuk mencegah kebocoran informasi yang ada di dalamnya. Namun Pola B tidak melakukan itu semua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pola B hanya mengeluarkan pilot Elite. Setelah itu, manusia bisa memutuskan apakah Elite itu akan mempiloti model yang sama atau turunan model Object itu atau Object yang rusak itu bisa diperbaiki dan dikembalikan seperti semula. jika situasi memburuk dan sepertinya musuh akan menyabotase Object, Elite bisa mengirim perintah khusus untuk meledakan Object itu dari jauh. Normalnya, Object menghalau semua sinyal dari luar untuk mencegah peretasan, tapi beberapa palka keamanan akan dibuka bila dalam keadaan darurat. Ini memungkinkan sinyal radio untuk bisa mencapainya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menjelaskan semua itu, tuan putri berkata, “Aku minta maaf Quenser. Aku tahu kehilangan Object akan menimpakan beban besar pada kau dan yang lainnya, dan juga...” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ta-tak apa. Kita yang membuatmu terus bertarung walau telah menerima kerusakan dari Break Carrier. Kau tidak perlu mengkhawatirkannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlepas dari perkataan Quenser, dia tidak bisa menyembunyikan kecemasanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object bersinonim dengan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang tahu berapa banyak prajurit yang akan mati jika mereka kehilangan benda itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mass Driver conglomerate telah bertarung menggunakan reaktor purwarupa bukan dengan Object generasi Kedua, tapi mereka tidak bisa lengah. Tanpa Object, mereka akan dipaksa melakukan pertempuran antar prajurit berdarah daging. Mereka tidak akan tahu siapa yang akan memenangkan pertempuran ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan ada kemungkinan Object generasi terbaru akan datang dari Aliansi Informasi dan Korporasi Kapitalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser meletakan tangannya di dinding dan perlahan berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ini artinya kita harus segera membereskan situasi ini secepat mungkin. Kita harus melumpuhkan Mass Driver conglomerate untuk mencegah seseorang ikut campur...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun yang terjadi, kita harus pergi dari sini. Itu akan melontar secara otomatis, ‘kan? Apa kau bisa memprakiraan lokasi pendaratan pada peralatanku? Dengan itu, aku bisa menemukanmu dengan cepat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sedang mengirimnya sekarang. Aku akan dilontarkan dalam 700 detik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar itu, Quenser mengambil peralatan genggamnya. Kemudian dia berlari ke tempat pendaratan tuan putri yang telah diperkirakan. Tanda itu mengarahkannya tepat ke sisi Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh bangunan kota yang ada di radius 200 meter dari Object telah hancur lebur. Aspalnya terangkat dan bangunan kosong itu rubuh. Ada satu bangunan yang miring ke samping. Itu tetap bertahan miring karena bagian ujungnya ditopang oleh Object tuan putri. Setengah bagian bulat Baby Magnum telah meleleh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku harus meminta bantuan prajurit lain.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser meminta pertolongan dari radio dengan gaya seorang pembisnis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Reruntuhan Kota Amazon sangat luas. Para prajurit telah menyebar ke seluruh bagian kota dan akan menghubungi Object tuan putri jika menemukan prajurit musuh dan fasilitas penting. Dengan itu Object akan segera membereskannya. Artinya para prajurit benar-benar tersebar. Pada akhirnya, sejauh mata memandang, Quenser bahkan tidak bisa melihat sesosok prajurit Kerajaan Legitimasi pun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia telah mengirim permintaan pertolongan, tapi dia ragu bantuan akan segera datang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga belum dihubungi Heivia setelah anak itu terjatuh di celah dan menjelajahi mall bawah tanah. Karena reaktor purwarupa berada di bawah tanah, keheningan ini menjadi pertanda buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Brengsek, ini membuatku berfirasat buruk. Jangan sampai si bajingan itu terbunuh.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, Quenser memiliki sebuah rasa takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pilot Elite yang telah kehilangan Object akan menjadi prioritas musuh. Tidak terlepas ada tidaknya Object yang serupa atau sama seperti yang dipilotinya, kemungkinan Elite itu bisa mempiloti Object lain membuat musuh harus segera melenyapkannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mass Driver conglomerate telah memperkirakan semua ini sebelumnya, jadi Object tuan putri hancur pada koordinat yang telah ditentukan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa mereka memiliki senjata anti udara atau sesuatu yang dipasang di sekitar sini karena mereka berharap tuan putri akan mendarat di titik ini setelah dilontarkan!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pikiran itu di kepalanya, Quenser berlari secepat mungkin. Saat dia berlari, dia tanpa sadar melihat ke atas Object agung itu. Tuan putri akan dilontarkan secara vertikal dari bagian atas tubuh bulat itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Apa itu?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berhenti berlari dan terdiam karena terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ada sesuatu yang menyebar menutupi titik pelontaran!? Apa itu? Sebuah...jaring besi?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Normalny, Object memiliki beberapa laser anti udara yang digunakan untuk menjatuhkan jet atau misil balistik. Namun ledakan reaktor purwarupa itu baru saja terjadi. Ketika itu menghilangkan semua indra tuan putri seperti granat kejut, seseorang mungkin menembakan bazooka untuk menempatkan jaring itu di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jaring itu tidak akan merusak Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada dasarnya, itu adalah senjata yang diperuntukan untuk menangkap manusia, bukan membunuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Itu menutupi…titik pelontaran?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengambil sepasang lensa binokular dan memeriksa area di sekitar titik pelontaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jaring itu menancap dan menahan palka tempat pelontaran. Secara otomatis hal itu akan mencegah palka itu terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object memiliki panjang dan lebar sejauh 50 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lorong panjang yang menghubungkan antara titik tengah dan titik pelontaran pasti akan menggerakan Elite dengan kecepatan sangat tinggi. Tapi jika palka itu tidak terbuka...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dia akan menabrak itu pada kecepatan 100 km/j!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, putri! Apa kau bisa membatalkan pelontaran!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seseorang telah sengaja menghalangi palkanya! Jika sistem pelontaran itu aktif sekarang, kau akan terhempas ke metal besi yang sangat tebal!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendengar sebuah cegatan nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya tuan putri tidak memiliki waktu untuk menghentikannya, terbaca dari reaksinya tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendecakan lidahnya dan mulai berlari kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasakan hawa panas di kulitnya saat dia mencapai pusat ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ledakan reaktor purwarupa itu telah mengakibatkan banyak bangunan roboh. Salah satu bangunan itu bersandar miring pada Baby Magnum. Quenser berlari ke arah bangunan itu, loncat ke dalam lorong lift yang sudah tidak memiliki pintu. Untungnya dinding lorong itu memiliki banyak bagian menjorok karena meleleh atau semacamnya, jadi itu berguna seperti tangga karena bangunan yang miring.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perhitungan mundur terus berlanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya beberapa menit sebelum pelontaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser merogoh tas di punggungnya dan mengambil peledak plastik berbentuk balok. Dia menancapkan pemicu elektrik pada Hand Axe itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mengubah saluran radio untuk meledakan bom, dia mendengar suara dentingan kasar dari speaker radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem pelontaran otomatis kokpit telah aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa meter sebelum mencapai titik pelontaran, tapi jarak itu akan tercapai dalam waktu beberapa detik. Saat dia sampai di situ, semua akan berakhir. Dia akan menubruk plat besi dengan kecepatan 100 km/j.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama, Quenser melihat sesuatu yang sepertinya jalan keluar. Tempat itu awalnya adalah lintasan lift yang menuju atap bangunan, tapi telah kehilangan tutupnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia tidak memiliki banyak waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat jalan keluar, tapi akan membutuhkan waktu lama untuk mencapainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Brengsek...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kumohan berhasiiil!!” teriak Quenser sambil melempar peledak plastik itu sekuat tenaga. Itu terbang menembus jalan keluar berbentuk persegi dan menghilang dari pandangan Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah peruntungan hidup-mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menekan tombol di radio dan Hand Axe itu meledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah ledakan tercipta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepulan debu abu-abu bertebaran di jalan keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itu, Quenser terus berlari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa detik kemudian, dia akhirnya sampai ke atap yang miring. Lantai kerasnya telah runtuh di bagian tempat dia keluar dan kakinya langsung menyentuh badan besi dari Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Dia mendengar sesuatu dilontarkan. Dia melihat ke langit biru dan melihat tuan putri masih ditutupi pakaian spesial seorang Elite. Pada detik terakhir, ledakan tadi telah meledakan jaring yang menghalangi palka keluar. Jika Quenser terlambat sedikit saja, tuan putri akan mati karena alat pengaman miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dia...selamat...?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Parasut tuan putri terbuka dan Quenser bernafas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kemudian dia mendengar suara. Dia berbalik dan melihat seseorang berdiri di atas tubuh bulat Objcet sejauh 10 meter dari dirinya. Orang itu berdiri sambil bersembunyi di balik meriam Object. Itu adalah meriam terkecil, tapi masih setinggi beberapa meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang itu memakai pakaian militer dibalik jas lab putihnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jas lab itu memiliki beberapa cat semprotan untuk membantunya berkamuflase.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Muka bulatnya memiliki sedikit janggut dan terlihat waspada karena kehidupan yang mengharuskannya terus berlari. Namun kesan yang paling mencolok dari dirinya adalah muka seramnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggenggam sebuah pistol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia mengarahkannya pada tuan putri saat putri itu mengambang di udara dengan parasutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengambil sejumlah peledak Hand Axe, tapi dia tidak sempat untuk menaruh pemicu elektrik. Dia hanya melemparkan benda itu ke udara dengan lintasan parabola.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria itu dengan segera menyadarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia salah mengira bahwa itu akan meledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria itu dengan cepat melompat ke belakang merian lain. Karena melakukan itu, dia kehilangan kesempatan untuk menembak. Setelah satu atau dua detik, dia pasti telah menyadari bahwa itu hanya tipuan belaka karena dia mengarahkan senjatanya pada Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Sial!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dengan cepat juga bersembunyi di belakang meriam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hantaman peluru membuat percikan api di meriam baja yang menjulang seperti pohon di sisi jalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau berasal dari militer Kerajaan Legitimasi, iya kah?” kata pria dibalik meriam itu tanpa menurunkan penjagaanya. “Sepertinya nona muda itu digemari oleh unitmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Siapa kau?” tanya Quenser sambil mengambil peledak dari tasnya dan kali ini dia memasang pemicu elektrik. “Siapa kau?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak menerima jawaban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malahan, peluru 9mm menerjang ke arahnya, percikan api timbul di meriam besi dimana Quenser sedang bersembunyi dibelakangnya, jadi Quenser secara reflek menunduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan lebih baik jika pria itu tidak tahu bahwa dia tidak memegang senjata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia sadar bahwa Quenser adalah zeni perang yang hanya membawa peledak, dia akan lebih banyak menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser menyimpulkan itu, suara pria itu mencapai telinga Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria itu entah menyadari apa yang hanya bisa dilakukan Quenser dari tindakan Quenser sebelumnya atau dia memang memiliki kepribadian yang berani. Apapun alasanya, suara pria itu tidak menunjukan rasa takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sladder Honeysuckle.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata itu mengubah ekspresi di wajah Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan penjelasan selanjutnya darinya semakin membuat Quenser mengerutkan keningnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku konsultan militer untuk salah satu ketua besar dari perusahaan Mass Driver conglomerate, salah satu investor besar Korporasi Kapitalis, dan seorang desainer Object...dan juga orang yang paling diburu oleh Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 12===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sladder Honeysuckle.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia dihabisi, peperangan yang bermula di Antartika akan berakhir. Sepertinya sedikit aneh untuk seorang VIP seperti dirinya berada di garis depan, tapi pikiran Quenser lebih berfokus pada hal lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah seorang desainer Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa karena itu dia bisa memanfaatkan kelemahan Baby Magnum tuan putri dan mengalahkannya? Apa dia tidak bisa melakukan itu kalau hanya bergantung pada sebuah gagasan dan prajurit lain yang membantu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kami berdua sama…)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menundukan pandangannya pada peledak plastik yang telah dia beri pemicu elektrik. Dalam beberapa kesempatan, dia harus menggunakan pengetahuan seorang calon desainer Object untuk menghancurkan senjata raksasa itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada lagi tanda dari prajurit kawan atau musuh yang datang ke sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ledakan reaktor purwarupa tadi sangatlah besar dan pasti Baby Magnum akan mengalami kerusakan serius walau terkena ledakan itu dari jarak jauh. Namun para prajurit harus tetap melanjutkan baku tembak mereka. Mereka tidak bisa langsung memecah formasi dan berkumpul kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilihat dari perlengkapan dan jumlah prajurit, Kerajaan Legitimasi berada dalam keunggulan besar. Namun sepertinya kita tidak bisa menyelesaikan ini dengan mudah dan cepat. Karena musuh tidak bergantung pada apa yang mereka miliki tapi bertarung dengan segenap kemampuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau akan membuang-buang waktu seperti ini?” tanya Sladder dengan suara prihatin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dia memeriksa apa yang kumiliki.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sladder membiarkan Quenser tahu dimana posisinya dari suara yang dia timbulkan, tapi Quenser tidak melepaskan satu tembakan pun ke arahnya. Itu memberi tahu Sladder bahwa Quenser tidak memiliki senjata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau tidak cepat-cepat membunuhku, infasi dari Aliansi Informasi dan Korporasi Kapitalis akan tiba. Jika mereka menyadari Object Kerajaan Legitimasi tidak lagi berfungsi, mereka akan menggunakan itu untuk menyatakan bahwa mereka ‘melindungi negara tetangga dari terorisme’.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO v02 360.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu yang kau inginkan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitukah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka terpisah kira-kira sejauh 10 meter. Quenser bersembunyi dibalik salah satu meriam yang nampak seperti pohon yang menjulang di sisi jalan. Sladder bersembunyi di balik meriam lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepuluh meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika pada umumnya pistol berjangkauan pendek, itu cukup dekat untuk membidiknya dengan akurat. Quenser melihat area di sekitarnya, tapi bahkan berpindah ke meriam sebelah akan menjadi tindakan yang beresiko. Jika Sladder mengitarinya, dia akan terjebak masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menekan dirinya pada besi tebal meriam itu dan membasahi bibirnya dengan lidah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak mengulur waktu dengan percakapan, menentukan lokasi musuh dari sumber suaranya, dan membuat rencana untuk mengungguli musuh, dia tidak lama lagi akan terpojok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Brengsek. Jika saja Heivia ada di sini dengan senapannya...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika Quenser menghubunginya lewat radio, apa Heivia masih bisa ke sini? Faktanya, Quenser dan Sladder sedang berdiri di puncak sebuah Object raksasa. Heivia mungkin tidak akan datang ke sini. Bisa saja dia akan menembak jitu dengan senapannya dari tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pikiran seperti itu, Quenser mengoperasikan radionya sambil membuka mulutnya agar Sladder tidak menyadarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Menyerahlah. Mass Driver conglomerate tidak lagi mempunyai Object. Railgun bertenaga tinggi yang berada di tengah kota itu terlalu besar untuk ditembakan dari tanah. Tidak diragukan lagi bahwa kau tidak lagi memiliki reaktor purwarupa. Bahkan jika kau mengalahkan kami di sini, kau tidak lagi mempunyai harapan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pesimis sekali. Kurasa kau sudah tahu bahwa kami, Mass Driver conglomerate, telah mengajukan persekutuan dengan Aliansi Informasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau yakin mereka benar-benar menginginkannya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser ingin sekali mendecakan lidahnya sambil melihat ke radiony.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengirim sinyal ke Heivia, tapi tidak mendapat tanggapan. Sepertinya radio Heivia telah rusak atau dia sedang tak sadarkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di saat kau datang ke sana, sepertinya yang menunggumu hanyalah penyiksaan. Saat mereka mendapat semua informasi tentang teknologi Mass Driver darimu, mereka akan menyerahkanmu pada Korporasi Kapitalis. Beberapa negara tidak akan mempercayai seseorang yang telah mengkhianati negera asal mereka. Kau pasti tahu itu.”&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
“Benar sekali.” Suara Sladder tetap tidak terlihat cemas walau semua kesalahan dalam dirinya sedang diminta pertanggung jawaban. “Tapi jika itu hanya informasi tentang teknologi Mass Driver yang kuberikan pada mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau berpikir kenapa aku melakukan ini semua?” Sladder menembakan dua atau tiga tembakan dari sisi meriam. “Jika kami mau, kami bisa mengerahkan Lisolette kami. Jarak tembaknya 3000 kilometer. Jika kita membuatnya menunggu di Samudra Antartika, kita bisa langsung menghancurkan Object kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lisolette.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sebentar, Quenser berpikir itu adalah nama Elite musuh, tapi sebentar kemudian dia sadar bahwa itu adalah nama resmi untuk Object Mass Driver conglomerate yang disebut Break Carrier oleh Kerajaan Legitimasi. Korporasi Kapitalis mempunyai tradisi dengan menamai Object dengan nama perempuan. Itu seperti sebuah tradisi tambahan yang mencoreng nama perempuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser bermain dengan Hand Axe yang ada di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang ingin kau lakukan?” tanya Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Menghancurkan doktrin umum,” jawab Sladder dengan cepat dan jelas. “Object bersinonim dengan perang. Menang dan kalah dalam perang modern ditentukan oleh spesifikasi Object. Sudah diprediksi jika salah satu kubu memiliki lebih dari satu Object, pemenangnya akan sudah diketahui bahkan sebelum peperangan dimulai. Doktrin ini membuat peperangan sangat aman dalam arti tersendiri, tapi ada beberapa orang yang ingin menghapus doktrin itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bilang maksudmu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mengalahkan Object tanpa menggunakan Object. Itu adalah keinginan dari semua orang yang berharap bisa mematahkan doktrin itu. Dan aku sudah bertindak untuk membuat itu menjadi nyata. Senjata anti tank yang terbuat dari meriam terpisah di Antartika, menggunakan railgun bertenaga tinggi sebagai umpan, dan ledakan dari reaktor purwarupa. Setelah mencoba itu semua, aku mempunyai data yang sangat menarik minat Aliansi Informasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object dikatakan seharga 5 miliar dolar. Tapi bagaimana jika kalian bisa menghancurkan satu dengan hanya menggunakan beberapa bagian dari Object daripada menggunakan sebuah Object utuh? Itu hanya sebagian dari biaya total, jika tidak sebagian dari sebagian biaya total.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kerajaan Legitimasi, Aliansi Informasi, Korporasi Kapitalis, dan Organisai Iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perang modern yang berkecamuk diantara kekuatan besar dunia tidak terjadi secara besar-besaran, bukan seperti perang dunia. Mereka membentuk gejolak kecil, perlombaan pengembangan Object turut menciptakan gejolak kecil, juga kemiskinan, kelaparan dan krisis ekonomi. Metode standar untuk memenangkan perang berskala dunia adalah dengan menyetir kekuatan politik dan ekonomi musuh ke situasi dimana mereka tidak bisa lagi melanjutkan peperangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam situasi itu, teknologi yang dibutuhkan untuk menghancurkan Object seharga 5 miliar dolar hanya sebagian kecil dari total biaya pembuatan sebuah Object, itu akan sangat berharga di rekening kalian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja jika teknologi tersebut ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Buruk sekali. Kerusakan utama yang dialami tuan putri bukan diakibatkan oleh tipuanmu. Itu dilakukan oleh Break Carrier di kawasan Iguazu. Jika tidak karena itu, mungkin dia bisa menghindari ledakan reaktor purwarupa tadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Break Carrier? Oh, itu nama sandi untuk Lisolette.” Sepertinya Sladder sedang menikmatinya. “Itu hanya masalah belaka. Aku bukan peneliti di medan pertempuran. Aku hanya perlu melindungi diriku dan mempunyai sesuatu agar bisa mengumpulkan dana dimana aku bisa dengan bebas mengembangkan Mass Driver. Untuk alasan itu, akan lebih efektif jika menyelesaikannya dengan sempurna. Akan jauh lebih baik jika sedikit melenceng dari mimpi indah mereka yang akan jadi kenyataan. Sebenarnya, jika teknologi ini telah sempurna, beberapa dari mereka mungkin hanya ingin menyiksaku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika teknologi yang sangat menguntungkan ini masih membutuhkan sedikit pengembangan, mereka akan tetap membiarkan Sladder hidup untuk melakukan pengembangan. Mereka tidak bisa menyiksanya atau menyerahkannya pada Korporasi Kapitalis. Sladder ingin membuat hasil yang sangat memuaskan, sehingga seluruh Mass Driver conglomerate tidak akan diabaikan oleh Aliansi Informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini perjudian yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia melakukannya terlalu baik, mereka mungkin akan memutuskan untuk merealisasikan hasil proyeknya tanpa dirinya. Namun jika dia tidak terlalu berhasil dalam proyeknya, mereka mungkin akan memutuskan bahwa ide Sladder hanya sekedar mimpi di siang bolong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dihadapkan kekuatan luar biasa dari sebuah Object, dia harus menghasilkan produk yang berada dalam kualitas diantara terlalu bagus dan terlalu buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu sangat, sangat lebih sulit dan berbahaya daripada dengan ceroboh menghadapi Object dengan hanya menggunakan beberapa peledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak mempercayainya,” kata Quenser. “Kau membiarkan Break Carrier hancur karena alasan itu? Apa pilot Break Carrier setuju dengan hal ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sejujurnya, ini tidak direncanakan sampai sejauh itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Sladder sedikit memelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin dia sedang mengingat wajah Elite tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku baru mulai berpikir serius tentang memangkas dana dengan menggunakan teknologi untuk menghancurkan Object tanpa sebuah Object saat Lisolette dihancurkan. Rencana awalnya adalah bernegosiasi dengan Aliansi Informasi dengan menggunakan Lisolette. Pemboman jarak jauh yang dikombinasikan dengan cara penguncian menggunakan rudal sekam serta railgun bertenaga tinggi adalah barang dagang yang bagus, bukan begitu? Elite kami bisa mengendarainya dengan baik dan kita bisa merawatnya dengan baik. Bisa kau katakan kami sekarang menggunkan rencana B yang telah disiapkan sebelumnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Mass Driver conglomerate melewati Amerika Tengah. Untuk mencapai kawasan Iguazu, mereka harus melewati distrik Parima di bagian paling utara Amerika Selatan. Jika rencana mereka hanya untuk meminta bantuan dari Aliansi Informasi, mereka tidak perlu pergi ke kawasan Iguazu. Itu artinya mereka berencana untuk menciptakan negara independen sendiri atau masih membutuhkan data tentang Break Carrier atau taktik tanpa Object untuk bernegosiasi.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa Sladder hanya sekedar sangat beruntung?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau karena persiapannya yang sangat matang yang menyelamatkannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser punya fiarasat buruk bahwa itu keduanya. Dengan menganggap semuanya hanya kebetulan atau memang diperlukan, monster itu telah mendapatkan taring dari pion terhebat. Itu adalah sesuatu yang tidak bisa didapat dari sekedar bakat alami atau kerja keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak ada masalah berarti,” kata Sladder Honeysuckle, dengan perlahan menjelaskan rencananya. “Apa yang kita inginkan adalah situasi dimana kita mengembangkan Mass Driver. Bukan masalah bagi kita jika medan pertempuran yang berorientasi pada Object dihapuskan. Benda raksasa itu tidak bisa melakukan apapun selain membunuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku paham.” Quenser memeriksa peledak plastik yang di tangannya sekali lagi. Dia melempar-lempar Hand Axe itu dengan tangannya. “Sepertinya kita tidak bisa saling memahami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagian mana yang mengganggumu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagian di mana kau ingin bersembunyi di balik bayangan dan keuntungan dari Object yang bertempur di medan pertempuran. Dan bagian dimana kau tidak ragu menyalahkan orang lain dan membenarkan dirimu saat Object kalian dihancurkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berbicara dengan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena Quenser merasa seperti itu saat dia berdiri di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memilih datang ke sini untuk membuka paksa palka tempat pelontaran yang terhalang daripada meninggalkan tuan putri dan Object yang rusak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-katanya hanya membuat Sladder tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena mereka berdua bersembunyi di balik meriam yang mengarah ke atas, Quenser tidak bisa melihat ekspresinya, tapi dia mendengar Sladder sedang tertawa. Pundak Sladder sepertinya bergerak naik turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah itu kau.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nada suara Sladder memberikan Quenser perasaan aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tanpa sadar semakin tegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kan au orang yang mengakhiri sejumlah perang dengan menimbulkan kerusakan terkecil, yaitu dengan meledakan Object di awal. Bukan begitu, Quenser Barbotage?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Bagaimana dia tahu namaku!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sebenarnya terkejut, tapi dia tidak sempat mengungkapkanmya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tembakan terdengar dan percikan api timbul di meriam yang mengarah ke atas tempat dia bersembunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun ini bukan sebuah ancaman atau peringatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga samar-samar mendengar langkah kaki mendekat dibalik suara tembakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Dia datang!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dengan cepat mengintip dari balik meriam untuk melempar peledak plastik ke arah suara itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia malah mendapat tendangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser bersimpuh dengan satu kaki untuk melempar bom, tapi serangan keras berikutnya menghantam wajahnya sebelum dia sempat melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gah…!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala Quenser sangat berguncang dan dia berguling ke belakang. Bom yang ingin dia lempar jatuh ke tubuh bulat Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Sladdre mengarahkan pistolnya dari jarak dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau lebih terkenal dari yang kau pikir. ...Khususnya diantara orang-orang yang mengumpulkan teknologi terbaik mereka untuk menciptakan Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak memiliki waktu untuk berdiri, jadi dia dengan cepat berguling ke samping untuk melarikan diri. Namun dia mendapat lebih banyak gaya inersia dari yang dia kira. Sedetik kemudian dia mulai berguling ke tepian tubuh bulat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tidak bagus... jika aku berguling lebih jauh, aku akan langsung mengarah ke tanah!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berhasil menghentikan gaya inersianya, tapi kemudian suara tembakan terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama, rasa sakit menjalar dari bahu kirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan terlalu dramatis. Itu hanya menggoresmu. Itu bahkan tidak mengenai persendian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser merapatkan giginya sambil menggenggam pundak kirinya yang serasa terbakar dengan tangannya yang satunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama, sebercak keraguan memasuki pikirannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sladder seharusnya tidak memiliki alasan untuk menahan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak punya alasan yang pasti.” Sladder Honeysuckle tersenyum tenang. “Aku mengawali ini sebagai seorang insinyur. Sejujurnya aku hampir tidak kuat ketika menangani senjata. Aku mencoba menembakmu saat sedang berguling dan kebetulan aku mengenai pundakmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka terpisah sejauh 3 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yang mahir dalam bela diri mungkin bisa mengambil senjata itu darinya. Namun seorang pelajar seperti Quenser tidak memiliki kemampuan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika itu, Sladder dengan akurat mengarahkan senjatanya pada Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku pasti membunuhmu jika waktunya telah tiba. Oh, dan sepertinya waktunya telah tiba.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Dan kau seharusnya menembakan semua peluru yang kau punya daripada cuma satu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau tidak bersungguh-sungguh dalam hal ini, orang bisa mengambil kesempatan darimu jika kau terus seperti itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil berbicara, Quenser membuka jaket seragamnya untuk memperlihatkan apa yang ada di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sladder memiliki sebuah pistol, jadi dia dengan segera menarik pelatuknya, tapi sebelum itu terjadi, dia berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu benda yang berbentuk seperti tanah liat berada di sabuk Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah peledak Hand Axe dengan pemicu elektrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa seharusnya kau membidik dengan cara seperti itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat berbicara, Quenser meletakan jempolnya pada tombol di radio yang dia pegang. Bahkan jika dia dengan akurat menembak kepala Quenser, Quenser pasti akan menekan tombol itu saat dia terjatuh. Itu juga akan meledakan Sladder.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Brengsek kau!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sladder loncat ke meriam yang mengarah ke atas terdekat untuk menghindari ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun dia menyadari sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah detonator yang Quenser pegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggunakan radio untuk mengirim sinyal detonasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tunggu sebentar. Apa dia benar-benar menyetel frekuensinya pada bom yang menggantung di sabuknya!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecemasan itu membawa rasa cemas di dalam dirinya semakin tumbuh hingga menjadi rasa takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Quenser tidak menunggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tanpa ragu menekan pemicunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara gemuruh dan guncangan meledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun itu datang tepat dari belakang Sladder saat dia sedang bersembunyi di balik meriam yang mengarah ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Sladder menendang muka Quenser, bom yang Quenser ingin lempar terjatuh ke tubuh Object. Sekarang mereka berdua berada di tepian dimana Quenser ingin terjatuh tapi bom tadi masih ada di bagian atas Object. Quenser telah mefmokuskan dirinya ketika meledakan bom yang berada di belakang Sladder.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada jarak lebar antara Sladder dan bomnya, tapi ledakannya cukup kuat untuk membuatnya melayang ke udara. Sladder terbang beberapa meter sebelum menghantam tubuh bulat yang terbuat dari baja. Kemudian dia berguling. Akhirnya dia berhenti di dekat Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berjongkok untuk mengambil pistol yang dijatuhkan Sladder.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kemudian mengarahkan moncongnya ke kepala Sladder.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sladder menggeram, tapi Quenser hanya mengucapkan satu kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Checkmate.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev=HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 2|next=HEAVY OBJECT:Volume 2 Epilog}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_2_Bagian_1&amp;diff=513395</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_2_Bagian_1&amp;diff=513395"/>
		<updated>2017-02-19T03:48:00Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 1: Hal yang Biasa Jika Berlumpur di Medan Perang &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran untuk Mengontrol Antarika==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku memiliki misi yang sangat penting bagi kalian berdua!!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia, seorang anak laki-laki dengan tubuh berotot dan rambut kecoklatan, berpikir kembali tentang apa yang diperintahkan oleh atasannya, dia dengan hati-hati menggerakkan jarinya dengan mata yang sama yang dimiliki oleh ikan mati. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berada di sebuah ruangan sempit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam ruangan itu terdapat sebuah perangkat logam yang diletakkan di atas sebuah meja. Quenser, seorang anak laki-laki dengan rambut pirang yang panjangnya menggantung di atas bahunya, duduk di seberang meja itu dan memiliki tugas yang sama dengan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dibilang sebuah kursi, mereka sebenarnya duduk di sebuah kotak penyimpanan yang digunakan untuk menyimpan cadangan railgun kecil yang digunakan oleh Object. Heivia tidak tahu berapa besar peluru yang digunakan oleh railgun itu, tapi ukuran dari tiap-tiap kotak ini sama dengan panjang sofa untuk tiga orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mejanya juga bukan sebuah meja, itu adalah sebuah kotak kayu. Kotaknya sendiri kosong, tapi kotak itu diletakkan di antara peluru railgun untuk membuat ruangan ini layaknya ruangan kerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sedang memasukkan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa senapan kosong harus mereka isi dengan magasin, dan mereka menggunakan jari mereka untuk memasukkan peluru itu satu persatu ke dalam magasin. Sementara sebuah suara yang terdengar aneh terdengar dari jari-jari Heivia yang sedang memasukkan peluru ke dalam magasin, tangan Quenser bekerja dengan jarinya yang sangat lentik seperti seorang perempuan untuk menyelesaikan pekerjaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sudah memulainya 15 menit yang lalu, tapi Heivia sudah tidak kuat dengan pekerjaan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menendang kotak railgun yang ia duduki dengan tumitnya dan berkata, “Hei, aku tidak bisa lanjut lagi. Ini bukan perang!! Dengan Object yang masih bisa bergerak setelah ledakan nuklir, memasukkan peluru kecil ini ke dalam senapan sama sekali tidak berarti jika kita gunakan untuk melawan Object!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, ulangi lagi yang kau kerjakan itu. Kau terlalu kuat menekannya dan membengkokkan pernya menjadi huruf S. Aku tahu dari suaranya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kau malah terlihat senang!? Pekerjaan membosankan ini sudah hampir membuatku jadi gila!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Bukankah pekerjaan sederhana seperti ini yang memacu jantungmu? Aku rasa berlarian di wilayah rimba dengan membawa senapan berat jauh lebih merepotkan dari pada pekerjaan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, Aku tidak tahu kalau desainer Object sepertimu itu sudah gila. Dan memangnya apa tujuan kita melakukan ini? Memangnya tidak bisa perusahaan senjata yang melakukan tugas ini saat mereka mengirim senjata dan memaketnya kemari?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya menyimpan pelurunya terlalu lama akan membengkokkan pernya dan menambah resiko malfungsi? Itulah kenapa kita hanya boleh memasukkan peluru saat kita membutuhkannya dan melepaskannya lagi saat kita tidak membutuhkannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benarkah? Bukannya sama saja dengan tinta printer? Aku berani bertaruh kalau kau akan terus menyimpannya tanpa ada masalah, tapi mereka memberi tahu kita tentang malfungsi ini agar kita terus melakukan ini selamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, per magasinnya rusak. Kau harus mengeluarkannya dan melakukannya lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gaahhh!!” dia berteriak dengan rasa sangat terganggu, tapi Quenser menghiraukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia bukan tipe orang yang akan mundur saat dia tidak mendapakan reaksi, jadi dia menunjuk sebuah papan kartu di sebelah kotak kayu yang mereka gunakan sebagai meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana kita bisa menyelesaikan semua ini sendirian!? Dan bukannya semua pekerjaan ini dikerjakan oleh sebuah mesin!? Kalau mereka memiliki mesin untuk mengerjakan ini, kita tinggal menyiapkan magasinnnya dan menekan tombolnya. Lalu mesinnya tinggal memasukkan peluru ke dalamnya seperti mesin es krim!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya mereka semua sedang menghemat pengeluaran mereka? Semua hal yang berhubungan dengan perang hanya dipusatkan pada Object.  Pasukan seperti kita tidak terjun langsung di medan perang. Kapan kita menggunakan senapan berpeluru untuk berperang?  Bagi mereka, lebih baik menggunakan tentara yang mengganggur yang mereka miliki untuk menyelesaikan tugas yang bisa dikerjakan oleh mesin mahal mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau memang selalu memiliki cara untuk menghancurkan motivasi orang lain, kau tahu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merasa lelah dengan semua ini, Heivia melempar magasin senapan ke kotak kayu yang mereka gunakan sebagai meja. Dia meregangkan punggungnya dengan menariknya ke belakang agar ia bisa rileks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat sebuah lemari kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melirik barang-barang yang ada di situ, lalu kemudian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hei Quenser, lihat apa yang baru saja kutemukan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada video porno yang terselip diantara video pelatihan di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memberikan sebuah tugas yang sangat membosankan bagi dua orang tentara di bawah komandonya dengan senyuman, Froleytia berjalan kembali ke dalam ruangan khusus yang disiapkan bagi para pejabat militer di dalam markas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, markas ini diciptakan dari konvoi kendaraan raksasa yang terdiri dari 100 kendaraan besar, jadi bahkan ruangannya itu terlihat seperti blok kontainer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia sama-sama berusia 17 tahun dan Froleytia berumur 18 tahun. Perbedaan umur di dalam unit terus semakin berkurang, tapi masalah itu hanyalah masalah waktu. Gadis berambut pirang seperti dirinya memang jarang, tapi tidak ada yang merasa aneh ketika ia memimpin sebuah grup besar yang terdiri dari 800 orang. Itulah bagaimana masalah ini diselesaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Froleytia menggunakan tablet yang terhubung dengan komputernya untuk mengecek rute serangan pasukannya untuk misi selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melakukan itu, dia melirik ke arah monitor lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan sebuah mikrofon dan kamera video yang menempel di komputernya, ia terlihat seperti sedang menggunakan perangkat video chatting. Di salah satu sisinya adalah seseorang yang berasal sangat jauh di negeri aman yang sangat aman dari medan pertempuran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa saja membuka dua jendela di laptopnya dari pada harus menyiapkan dua komputer yang berbeda, tapi Froleytia memiliki alasan untuk tidak melakukan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tamu yang ia maksudkan adalah seseorang yang akan berkata tidak sopan jika wajahnya tertutupi oleh jendela status lain di depan mukanya. Dia hanya memiliki pangkat tiga bintang, tapi dia bertingkah layaknya jenderal bintang lima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitu ya, Jadi apa yang sedang dilakukan oleh Heivia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, baik-baik saja. Lagipula dia adalah satu-satunya yang berasal dari keluarga Winchell di sini. Dia tidak akan dikirim ke dalam lubang buaya di garis depan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia berusaha agar perbincangan ini terus berlanjut, tapi kenyataanya adalah Heivia ia suruh untuk mengisi peluru-peluru kecil ke dalam magasin kosong untuk menghancurkan Object setinggi 50 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Yah, kurasa aku tidak cukup beruntung hari ini...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tamunya sendiri tidak sadar tentang hal itu. Dia adalah seorang gadis dengan rambut pirang berumur 15 tahun yang mengenakan sebuah  gaun yang tidak cocok untuk zaman ini. Namun, korset yang ia kenakan adalah sebuah korset yang telah dimodifikasi sehingga ia bisa menggunakannya sendiri tanpa harus menggunakan bantuan orang lain. Walau dia seorang putri bangsawan, sepertinya dia tidak terlalu suka jika harus menggunakan para pelayannya untuk banyak hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggaruk pipinya dengan jari telunjuknya dan berkata, “Tidak apa-apa. Untukku, dia tidak akan berguna jika dia mati sebelum acara akbarnya bisa digelar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Permisi, tapi aku pikir pertunangan ini sangat ditentang oleh kedua keluarga Winchell dan Vanderbilt.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semakin besar halangannya, semakin besar api yang terbakar di dalam hatiku. Seharusnya kau mencoba untuk jatuh cinta sekali-kali, nyonya tentara.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa berpikir, Froleytia merasa begitu kesal ketika putri bangsawan itu membahas hal itu. Dia menganggukkan rambut peraknya dan mencoba mengganti pembicaraan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi itu ide yang bagus, kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ide bagus apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Membuat Heivia diperlakukan sebagai prajurit satu. Sebagai seorang dari keluarga Winchell, bukankah paling tidak ia diberikan pangkat letnan dua? Mungkin terdengar kasar, tapi kalau Heivia sampai diberikan pangkat prajurit satu terdengar agak...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, aku rasa ada beberapa alasan kenapa dia diberi pangkat prajurit satu. Aku juga tidak tahu. Aku juga tidak peduli dan tidak memiliki pengetahuan soal pangkat kemiliteran, jadi bukan tempatku untuk mengomentarinya. Dan kalau kau membahas hal itu, kamu adalah putri dari keluarga bangsawan tapi kau pergi ke medan perang dan angkat senjata.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mengeringkan kerongkongannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mencoba menghindari topik yang tidak dia inginkan, tapi malah terbawa ke dalam masalah lain yang tidak ingin dia bahas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisakah aku berbicara dengan Heivia?” Tanya gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sejujurnya. Aku akan menghubungkan kalian lewat video chat, tapi ini rahasia. Prajurit lain hanya bisa memandangi orang yang mereka cintai lewat foto dan banyak yang bilang kalau mereka akan menikahi orang yang mereka cintai saat mereka pulang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, aku pikir itu hanya terjadi di film,” kata gadis berambut pirang itu saat dia membenahi poninya dan memeriksa beberapa bagian gaunnya. Sepertinya dia agak gugup kalau harus berbicara dengan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku pikir dia terlihat imut kali ini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Froleytia berpikir sesuatu yang agak kasar, putri bangsawan itu meminta permintaan terakhirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolong hubungkan aku dengan Heivia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oke, oke. Dia berada di ruang kerja gudang amunisi. Aku akan menghubungkanmu dengannya di sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia saling berhadapan dengan komputer di pojok ruangan itu. Mereka memasukkan kaset video porno itu dan duduk dengan tenang saat pemutar video itu berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian warna merah muda yang sangat seksi muncul di layar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oke!! Aku, Jessica si prajurit wanita yang pintar, akan membuat kalian para rekrutan baru yang sangat takut untuk bergerak menjadi seorang pria sejati!! Ini adalah perintah! Semua orang yang tidak mau lagi menjadi dibilang anak kecil, lompat ke dadakuuuuuuuu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ko-komandan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku juga, komandan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku... aku... komandan... komandan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wah ha ha ha! Oke, Aku, Jessica, akan mencoba melatih kalian, semuanya ke sini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mendengarkan suara tawa, teriakan, dan gerutu karena kelelahan menonton daging dan daging dan keringat dan daging dan keringat dan keringat dan daging dan keringat tampil di depan layar mereka, Quenser hanya terpana. Dia melihat paket itu lagi yang berjudul &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Latihan Rahasia Seorang Prajurit Wanita tentang Kenikmatan dan Payudara”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbalik dan melihat rekanya yang menemukan kaset itu dan berkata, “Um, Heivia? Apa kau adalah tipe orang yang sangat menikmati saat di-bosi oleh seorang komandan perempuan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, bodoh!! Aku cuman bilang kalau kita seharusnya menikmati apa yang kita temukan ini. Bukan aku yang menyembunyikan kaset ini di sini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berbalik dari gambar yang sangat tidak senonoh dan erotis itu, lalu berbalik untuk mengerjakan magasin kosong. Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Huh? Apa? Huh? Entah kenapa aku bisa bekerja lebih cepat. Kenapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan berhenti, bocah!! Siapa yang bilang kau boleh berhenti!! Berapa kali aku bilang kalau kalian semua tidak boleh berhenti sampai aku, Jessica, meminta kalian untuk berhenti!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waahhh!! Aku sendiri merasa sangat terpacu. Kenapa aku merasa seperti bersalah kalau berhenti bekerja!? Apa mereka memiliki trik diet khusus dengan seorang komandan yang berteriak padaku!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berhenti mengeluh dan gerakan jarimu lebih cepat!! Jangan biarkan aku, Jessica, dengan cepat merasa bosan!! Kalau kalian pria sejati, jangan hancurkan ekspetasiku tentang kalian!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik, komandan Jessica!! Kami akan melakukan apa yang anda perintahkan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Komandan! Kami akan menunjukkan kalau kami adalah prajurit yang pantas!! Komandan!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan dua anak laki-laki itu bergerak semakin cepat dan cepat sampai-sampai peluru yang mereka padatkan di dalam magasin itu terlihat seperti seseorang yang sedang menjahit sebuah baju. Saat Quenser dan Heivia sudah mencapai batas diri sendiri, mereka melemparkan semua perasaan malas mereka dan menjadi mesin yang tidak lain-tidak bukan melakukan pekerjaan ini dengan sangat akurat dan teliti dengan napas yang sangat berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Fnhh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yesss!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba mereka mendengar sebuah suara elektronik kecil berbunyi yang menandakan ada sebuah panggilan video, dan sebuah video muncul di jendela video porno itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kalian lakukan?” kata perempuan muda dengan rambut pirang dengan suara dingin sambil menatap mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waaaaaaaaaaaaaahhhhhhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waaaaaaaaaaaaaahhhhhhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia berteriak bersamaan dan bergerak sangat cepat ke arah mouse untuk menutup jendela video porno yang mereka tonton. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, gadis berambut pirang itu menunjuk benda itu dengan mata malas dan berkata, “Heivia, sepertinya aku melihat sebuah paket yang mencurigakan di atas meja kayu itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kyaaahhh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laki-laki perkasa dan tentara berpengalaman seperti dia berteriak seperti seorang perempuan dan melempar CD case video porno itu dari atas boks kayu yang beralih fungsi menjadi meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendekat dan berbisik ke Heivia untuk mengumpulkan beberapa informasi intelijen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Hei, Heivia. Siapa wanita ini? Dia sepertinya tahu namamu.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Aku akan menjelaskannya nanti, tapi dia adalah satu-satunya anak perempuan dari keluarga Vanderbilt. Keluarganya memiliki kekuasaan yang sama seperti keluargaku, tapi dia bisa menggunakan kekuasaan di tangannya itu sebagai seorang bangsawan sementara aku hanyalah seorang penyendiri dan tidak bisa ditolong. Aku tidak bisa membiarkan pengawasanku turun, jadi diamlah saat aku berbicara. Ini bukanlah tipikal orang sipil yang bisa memarahi kita!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tempramental,” kata perempuan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu. Tapi jika apa yang dikatakan oleh tuan Putri itu benar, aku tidak akan memiliki banyak kesulitan di masa lalu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tahu apa yang kamu pikirkan. Omong-omong, aku tidak memiliki alasan untuk ingin berbicara denganmu. Kau tahu kalau kita sudah bertunangan, dan rasanya aneh kalau kita tidak menghabiskan waktu seharian untuk berbicara. Sebenarnya, kalau kamu lebih sering menghubungiku, aku tidak perlu harus melakukan hal ini, Heivia. Tidak elok rasanya seorang putri bangsawan untuk tidak mendengar kabar tunangannya di medan perang semenjak kau pergi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolong berikan aku waktu sebentar. Semua surel yang aku kirimkan selalu diawasi untuk mencegah kebocoran informasi. Mereka akan menyadari bahwa aku akan menggunakan emot lucu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia berbicara seakan-akan penuh beban, tapi Quenser sadar bahwa suaranya berbeda dari biasanya. Itu tidak terdengar seperti Heivia yang biasa. Quenser sadar diri untuk tidak ikut mengobrol dan tetap diam, jadi dia mundur dan bekerja lagi. Dia bukan tipikal orang yang akan langsung tertarik di dalam pembicaraan sepasang kekasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO v02 032.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kamu ada di dalam ruangan apa? Aku pikir kau ada di sebuah garis depan medan pertempuran untuk mencoba mendapatkan sebanyak apapun pengalaman yang kamu butuhkan untuk menjadi kepala keluarga. Apakah keluarga Winchell memiliki tradisi untuk memberikan pekerjaan sampingan kepada pewaris takhtanya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, masalahnya sangat kompleks tentang itu. Seorang wanita muda yang suka meminum teh di negara aman tidak akan bisa menyadari bagaimana sesuatu diselesaikan di medan perang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heh heh. Kau pikir seperti itu, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn? Apa? Kau tidak bersantai di Mansion Paris? ...Jangan katakan kalau kamu sedang berniat ke sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak mungkin aku akan menerobos masuk ke dalam markas dengan tidak sopan sementara perang masih berlanjut. Malah sebaliknya. Aku sekarang sedang pergi sangat jauh dari planet yang penuh dengan peperangan ini. Di tempat ini, warna bendera nasional tidaklah berarti.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, kalau kamu bisa membuktikan diri di medan perang yang berlumpur itu dan bisa mebaktikan diri sebagai seorang kepala keluarga Winchell, kau harus ke sini juga. Tapi tempat ini agak tidak nyaman kalau dijadikan sebagai sebuah kediaman utama, tapi tempat yang sempurna untuk sebuah liburan yang tenang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian pintu itu terbuka tanpa ada bunyi ketokan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia langsung memutar kepala mereka ke arah suara besar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia, Komandan dengan rambut perak itu berada di depan mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, Heivia, kita memiliki masalah serius. Kita harus segera masuk ke ruang pertemuan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“??? Kenapa seorang komandan sepertimu harus capek-capek masuk ke tempat ini sendirian? Tak bisakah kamu mengirimkan pesan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Anehnya euangan ini memang dibuat agar tak bisa dihubungi dengan mudah, jadi sinyal radio tak bisa menerobosnya. Dan juga, panggilan video itu adalah prioritas, jadi aku pun tidak bisa memotong seenaknya karena dia berasal dari keluarga Vanderbilt dan aku harus menunggunya sampai selesai. Aku baru sadar beberapa saat yang lalu. Itu kesalahanku, jadi aku harus menghampiri kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia kemudian melihat layar komputer itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik kerah leher Heivia dan berkata, “Aku yakin kalau kamu juga mendengarnya, aku harus meminjam anak ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik,” kata gadis dengan rambut pirang itu dengan anggukan kecil. “Buatlah dia bekerja keras tanpa harus membunuhnya, jadi dia bisa menyelesaikan masa tugasnya di kemiliteran dengan cepat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian  4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia melempar Quenser dan Heivia ke dalam ruang pertemuan dan memulai pertemuan ini dengan para prajurit yang telah berkumpul di sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Panggung kita kali ini adalah Antartika,” Kata Froleytia saat dia menunjukkan sebuah peta besar di atas papan tulis putih. “Salah satu pesawat pengintai milik Kerajaan Legitimasi telah menjadi sasaran oleh sebuah rudal dari permukaan tanah saat terbang di daerah pesisir laut Ross. Ia dikunci oleh laser.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah misi kita untuk menyelamatkan awak pesawat yang jatuh di Antartika?” Tanya Quenser, tapi Heivia menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Untungnya, pesawat itu dilengkapi dengan suar darurat. Salah satu suar itu merusak laser penguncinya dan mereka berhasil kabur dari jarak tembaknya. Masalahnya adalah ada orang bodoh yang mencoba menembak mereka dengan rudal,” Kata Froleytia, tersenyum kecut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita sudah menghubungi Aliansi Informasi, Korporasi Kapitalis, Organisasi Iman, dan semua kekuatan dunia lain untuk memeriksanya, tapi tidak ada yang tahu dari siapa serangan itu berasal. Terlepas dari apakah mereka memberikan informasi yang benar atau tidak, ini telah menjadi masalah internasional dan dimasukkan ke dalam kategori serangan teroris yang tidak dikaitkan dengan kekuatan internasional lain. Dengan kata lain, tidak akan ada orang yang komplain jika kita menghancurkannnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar hal itu, kemudian Quenser dan Heivia saling berbisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Teroris? Aku dengar mereka yang ada di wilayah Eropa barat jauh lebih mengerikan daripada medan perang yang dikuasai oleh Object.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Yah, aku juga dengar kalau pasukan khusus kepolisian menjalani pelatihan khusus untuk melakukan perlawanan secara langsung. Dan kurasa, melawan teroris bukanlah pekerjaan militer.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Polisi tidak bisa bergerak ke Antartika. Itulah kenapa kita yang dikirim ke sana.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengangkat tangannya dan bertanya pada komandannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kita akan menghabisi mereka?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisa dibilang aku tidak akan memerintahkan kalian melakukan hal tidak beradab seperti itu. Lokasi peluncuran rudal yang kita prediksi dari laser penarget berada di dekat sebuah observatorium milik Kerajaan Legitimasi. Kita harus memeriksa apakah tempat itu sudah dihancurkan, dan jika tidak, habisi semua ancaman yang ada di situ. ...Sederhana, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Ujung-ujungnya kita harus membunuh mereka juga)” gumam Heivia ketika melihat senyum Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menghiraukannya, komandan Froleytia melanjutkannya kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti yang aku katakan, arah dari laser penarget tersebut diprediksi dari arah di mana laser tersebut ditembakan. Lokasinya berada di markas Gunung Erebus yang berada di pesisir laut Ross. Kita akan mengirimkan unit penyerang. Jika mungkin, tangkap mereka hidup-hidup untuk mengetahui tujuan mereka, tapi jika tidak bisa, jangan khawatir. Menghabisi mereka semua terdengar seperti rencana yang lebih baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perasaan berat mereka berangsur surut dan semua orang merasakan hal yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Monser raksasa setinggi 50 meter bernama Object bersinonim dengan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object memiliki karakteristik khusus. Mereka memiliki 100 senjata, dan senjata itu ditenagai oleh sebuah reaktor bertekanan tinggi, senjata-senjata tersebut adalah meriam laser, meriam plasma berstabilitas rendah, railgun, dan coilgun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada satu pun rudal yang dipasang pada monster itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, kemungkinan bahwa para teroris itu memiliki Object cukup rendah. Dan militer Kerajaan Legitimasi bisa mengirimkan sebuah Object dengan teknologi termutakhir miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemenangan mereka sudah terasa sangat dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah Object tidak akan bisa dihentikan bahkan dengan sebuah rudal nuklir sekalipun, jadi senjata berkekuatan ringan dan rudal tidak akan mempan terhadapnya. Itulah kenapa perasaan berat mereka berkurang dan bahu mereka terasa lebih ringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, iya. Aku memiliki satu hal lagi,” kata Froleytia. “Kita tidak bisa menggunakan Object milik tuan putri dalam misi ini. Tanamkan itu dalam pikiran kalian semua.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hah?” kata Quenser tanpa berpikir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pikir dia salah dengar, tapi Froleytia harus menjelaskannya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekali lagi, kita tidak bisa menggunakan Baby Magnum milik sang putri. Object adalah sebuah senjata raksasa dengan berat lebih dari 200,000 ton. Menjalankan monster seperti itu di benua es seperti ini akan menghancurkan lapisan esnya dan membuat Object jatuh ke dalam air. Lalu bagaimana caranya kita mengeluarkannya? Jika ada crane yang cukup kuat untuk mengangkatnya, aku tidak apa-apa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“U-umm... aku pikir kita memiliki para teknisi perawatan yang sudah menjamin bahwa sebuah Object bisa diturunkan dengan cepat dan aman. Apa yang harus kita lakukan tanpa sebuah Object?” Tanya Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah,” kata Froleytia saat dia menekan peta itu dengan sebuah tongkat. “Aku rasa kalian bisa melawan teroris itu dengan senjata yang lebih kecil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian  5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian mereka semua dikirim ke Antartika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para teroris itu diduga bersembunyi di Gunung Erebus yang dekat dengan laut, tapi Quenser dan yang lain menggunakan perahu untuk mendarat di pesisirnya daripada harus terbang langsung ke sana. Dari situ, mereka dan sekitar 100 prajurit lainnya secara perlahan dan harus secara hati-hati memutari tempat itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para prajurit yang biasa bertugas menjaga markas kali ini juga harus ikut serta dalam misi ini. Mereka menggunakan tank dan sebuah helikopter, dan mereka semua terlihat seperti sebuah pasukan yang berasal dari era yang telah hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau serius?” gumam Heivia saat dia berjalan berdampingan dengan Quenser. “Ini adalah Antartika. Biar aku katakan ini sekali lagi, Antartika. Apa yang aku lakukan di sini? Aku seharusnya berada di markas selama 3 tahun untuk bisa menjadi kepala keluarga di dalam keluarga besarku. Apa yang aku lakukan di sini? Apakah monster berdadan raksasa itu telah lupa kalau aku ini adalah analis radar?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Coba pikir, aku datang ke sini sebagai mahasiswa magang untuk mempelajari Object, jadi kenapa aku juga ada di benua es ini tanpa ada sebuah Object-pun di sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek. Kita ini hanya antena manusia. Mereka seharusnya mengirim drone daripada mengirim manusia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan angin yang sulit di sini, aku ragu kalau UAV bisa digunakan di tempat seperti ini. Juga, sinyal radio mudah untuk dilacak, jadi ide itu cukup buruk untuk kondisi seperti ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisakah kamu tidak usah terlalu serius? Apa kamu mengembangkan kemampuan masokismu itu di bawah kesewenang-wenangan komandan kita?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku hanya ingin menyelesaikan ini dengan cepat supaya kita bisa segera pergi dari sini. Aku tidak terlalu peduli dengan pekerjaan yang tidak berhubungan dengan Object. Heivia, kau harus belajar bagaimana caranya orang dewasa menyelesaikan masalah.” Kata Quenser dengan nada bosan, tapi sepertinya Heivia tidak mendengarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melihat ke langit yang sangat putih di atas dan berkata, “Ngomong-ngomong, ini Antartika bukan? Selalu ada satu hal yang ingin aku tanyakan tentang tempat ini. Apa kau keberatan kalau aku bertanya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Keagungan alam bukanlah hal yang aku kuasai. Kalau kau butuh penjelasan, tanyakan saja pada orang-orang dari Lembaga Swadaya Lingkungan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, ini bukan sesuatu yang aneh kok.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Antartika adalah sebuah benua es. Di beberapa tempat, suhunya bisa mencapai 50 derajat celsius di bawah nol, membuatnya benar-benar menjadi sebuah area beku di bumi. Di tanah putih ini, air lebih banyak menghabiskan waktunya sebagai zat padat daripada zat cair. Hal yang sama terjadi pada manusia. Jika otot dan darah di dalam tubuh dilemparkan pada suhu yang sangat ekstrem seperti ini, ia akan berubah menjadi lebih padat dari pada sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa di Antartika sangat dingin?” gerutu Heivia saat dia melepaskan penutup kepala dari mantel musim dingin yang ia kenakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya agak aneh jika ia mengusap keringat di alisnya dan melihat ke sekelilingnya. Di dalam film dokumenter hewan yang ia tonton, wilayah ini benar-benar sangat putih, tapi mereka berdiri di sebuah wilayah yang berupa tanah seperti batu hitam. Juga, sebuah uap putih keluar dari dalam tanah di banyak tempat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertemuan dua jenis angin yang sangat kuat bertiup di segala arah, dan salju putih terus turun dari awan putih di atasnya, tapi uap itu membuat mereka sama sekali tidak bisa merasakan dingin dan salju meleleh ketika menyentuh  tanah, jadi itu tidak dihitung. Tidak ada satu pun yang ia lihat sekarang ini persis dengan apa yang ia pikirkan selama ini di kepalanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Quenser melihat ke bawah untuk membaca apa yang tertulis di termomter digitalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Musim di wilayah garis khatulistiwa itu terbalik, ‘kan? Sekarang di sini hampir musim panas. Bahkan suhu udara di sini adalah -3.9 derajat celsius. Kau akan merasa sangat kedinginan jika melepaskan mantel musim dinginmu itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak mungkin. Ini masih di bawah nol derajat? Aku merasa seperti berada di dalam sauna.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini adalah wilayah pegunungan berapi, jadi panas merambat secara teratur dari dalam tanah. Aku ingat bahwa di sini pernah terjadi letusan gunung berapi dua tahun yang lalu dan itu membuat pergerakan yang signifikan dari permukaan di sini. Kau merasa panas karena itu. Kalau kau mencoba tidak bergerak kau akan merasa kedinginan, jadi kau harus memasang mantelmu itu segera.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah ha ha ha ha ha ha!!” tawa Heivia tanpa peringatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat dengan wajah bingung dan Heivia menunjuk sebuah titik tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lihat Quenser!! Itu adalah kolam air panas. Kita ada di Antartika dan ada kolam air panas keluar dari dalam tanah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku ‘kan sudah bilang kalau kita ini sekarang ada di wilayah pegunungan berapi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi itu adalah kolam air panas!! Tempat ini menghancurkan semua yang aku ketahui soal Antartika!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia berbicara, Heivia melepaskan kacamata tebalnya. Dia merangkak di pinggir kolam yang mengeluarkan uap putih dan memasukkan tangannya di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh... wow. Suhu 40 derajatnya sangat pas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hentikan Heivia. Kalau kita meluncur ke dalam kolam air panas ini, kita tidak akan mempedulikan soal perang ini lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya mereka tidak ingin pergi dari sini, tapi Froleytia pasti akan menyentak mereka jika mereka jatuh ke dalam jebakan kolam air panas ini. Jadi mereka berdua pergi begitu saja dari tempat itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada seratusan prajurit yang ikut di dalam misi ini, tapi karena lingkaran yang harus diputari sangat luas, Quenser dan Heivia pun tak bisa melihat mereka lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjalan melintasi wilayah bebatuan hitam yang keras yang tampil di dalam perangkat genggam mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berjalan cukup jauh, tanah hitam itu kemudian tertutup salju dan es. Tanahnya memang terlihat rata, tapi sebenarnya cukup miring untuk membuat orang yang jatuh menjadi sebuah bola salju raksasa. Suhu di sekitar mereka juga turun dengan drastis. Tanah putih itu hanyalah pemandangan yang bisa mereka lihat di setiap arah dan mereka tidak bisa melihat penunjuk wilayah yang jelas. Hanya bergantung pada peta membuat mereka merasa telah menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat ke kakinya yang menginjak es yang hancur di kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, sekarang rasanya aku benar-benar berada di Antartika.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ow!? Tempat ini bukan hanya dingin, tapi menyakitkan! Hei, Quenser. Ada yang aneh di wajahku, apa kau melihat sesuatu yang aneh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Keringat di wajahmu membeku. Aku rasa itu yang membuatmu merasa sakit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial, sial, sial, sial!!” teriak Heivia saat dia dengan panik membersihkan wajahnya yang sedikit demi sedikit membeku dan menarik tudung kepalanya.  “Brengsek! Kalau kita benar-benar ada Antartika, apa kita tidak bisa melihat sesuatu yang imut seperti penguin!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Es yang banyak ini juga pemandangan yang bagus. Kau akan jatuh sakit beberapa hari lagi, mungkin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kamu bisa sangat tenang di sini, Quenser? Apa kau berasal dari negara yang sangat dingin?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak. Aku sudah sangat kenyang dengan es,” kata Quenser dengan berdehem. “Saat aku masih bersekolah di negara asalku, kami melakukan banyak percobaan dengan selembar persegi es kering untuk mengajarkan kita tentang dasar dari armor Object. Kita belajar bagaimana retakan itu bergerak dengan menusuknya di tempat yang berbeda-beda.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa es? Armor Object ‘kan terbuat dari logam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan air, percobaannya menjadi lebih mudah dipakai ulang. Dengan pendingin, percobaannya bisa dilakukan berkali-kali sebanyak yang kita mau. Juga, kita hanya belajar dasar yang paling dasar dari bagaimana retakan itu bekerja, jadi tidak ada alasan yang cukup untuk menggunakan lempeng logam dengan titik lebur yang sangat tinggi yang memiliki bahan yang sangat reaktif yang khusus dibuat oleh para pengrajin dengan harga yang sangat mahal. Dengan mencampurkan bahan kimia di dalam air untuk menambah kepekatannya sebelum mendinginkannya, lapisan es itu bisa meretak dengan cara yang sama. Kami juga melakukan percobaan dengan meningkatkan efesiensi penyerapan tekanan dengan merusak kepekatannya,” kata Quenser sambil menghela napasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena pelajaran sekolah di tempat asalnya sangat membosankan, Quenser memutuskan untuk pergi ke medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser kemudian mengganti topik pembicaraannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Coba pikir, apa yang para teroris itu coba lakukan di tempat antah berantah seperti ini? Apa mereka menggunakan rudal untuk serangan udara itu sebagai hiasan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak tahu apa-apa, Quenser,” jawab Froleytia di radionya. “Antartika sudah menjadi perlombaan di antara banyak negara untuk mendapatkan hak mengeksploitasinya sebelum PBB runtuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...? Aku pikir Antartika tidak memiliki batas negara?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena tidak memiliki batas negara-lah yang membuat banyak negara berlomba-lomba merebut tempat ini dengan susah payah. Antartika memiliki pertambangan besi dan batu bara. Laut yang memiliki banyak persedian ikan. Tempat ini memiliki banyak hal untuk diperebutkan,” kata Froleytia berusaha menjelaskan. “Saat ini, faksi-faksi di dunia yang ingin merebut tempat ini adalah Negara Junta Militer yang kita kalahkan sebelumnya, Wilayah Lembah Amerika Barat bagian tengah milik Korporasi Kapitalis, Kepulauan Chono milik Aliansi Informasi, dan Wilayah Britania Raya Selatan milik Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terkejut mendengarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oseania dan Kepulauan Chono berada di selatan khatulistiwa, tapi Wilayah Lembah Amerika Selatan berada di sekitar Los Angeles, bukan?  Dan Wilayah Selatan Britania Raya berada di London... Wilayah-wilayah itu sangat jauh dari Antartika.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka menggunakan semangat penjelajahan mereka dan memaksakan pendapat bahwa orang pertama yang menemukan benua itulah yang berhak atasnya. Jika ekspedisi benar-benar dilakukan, siapa yang pertama duluan dialah yang menang, tapi paham seperti itu tidak melibatkan para pihak yang ikut terlibat, tidak seperti di Zaman Penjelajahan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu berarti teroris ini (atau nama apapun yang mereka gunakan karena nama mereka tidak diketahui) telah menarget pesawat pengintai Kerajaan Legitimasi dengan rudal serangan udara karena masalah perebutan wilayah Antartika atau sumber daya alamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tapi bukan itu masalah utamanya. Di era Object seperti ini, para prajurit seperti kita diperintah untuk berlarian di tempat seperti ini sangatlah buruk untuk didengar...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau memiliki hal lain untuk dikatakan Quenser?” tanya Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak!! Tidak ada sama sekali!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku memiliki berita bagus buat kalian. Jika kalian terjebak baku tembak dengan teroris, Object kita yang sangat indah telah bersiaga di Laut Ross, dan pelayan lucu kita akan menghancurkan mereka dengan tembakan meriam jarak jauh saat kalian menemukan lokasi mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu,” kata Heivia saat udara yang keluar dari napasnya mengeluakan uap putih. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak bisakah kamu menggunakan satelit militer daripada menyuruh kita berjalan di tempat ini? Di era saat ini, kau bisa membangun vila di bulan dengan pesawat ulang alik atau bisa menggunakan elevator laser atau mass driver. Satelit begitu banyak bertebaran di luar angkasa seperti botol kaleng di jalanan. Aku rasa seorang komandan yang sedang memerintahkan kita sambil ditemani coklat hangat di kapal pengangkut tidak mengerti perasaan kami di tempat sedingin ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Masalahnya, agak repot untuk melakukannya di wilayah Arktik atau Antartika,” jawab Froleytia dengan halus walau dia tidak menghiraukan argumen Heivia yang terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Satelit pencocokkan wilayah geografis menggunakan gaya sentrifugal bumi untuk bertahan di wilayah garis equator dan benda itu tidak akan bisa melacak sampai sejauh ini. Beberapa satelit mungkin memang bisa berada tidak di wilayah garis equator, tapi mereka hanya bisa memeriksa wilayah-wilayah tertentu beberapa saat dalam sehari.”	&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya mereka memiliki satelit yang mengorbit di dalam sumbu bumi di luar atmosfer sana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, dan itulah tempat yang memiliki banyak sekali konflik. ‘Berada tepat di sumbu bumi’ berarti memiliki tempat yang sangat strategis, jadi sangat banyak sekali satelit yang ada di sana. Kerajaan Legitimasi memiliki keunggulan kekuatan di Kutub Utara, tapi itu berarti kita sama sekali tidak memiliki keunggulan kekuatan di Kutub Selatan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan kamu dengan sengaja menggunakan alasan kekurangan peralatan pendukung untuk menyuruh orang-orang seperti kami untuk menjadi radar manusia,” kata Heivia dengan kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini bukan hal yang dilakukan manusia beradab seperti kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, manusia beradab tahu sopan santun. Apa kau tahu maksudku?” jawab Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia baru mau menjawabnya, tapi sebelum ia sempat menjawabnya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah peluru menerjang tanah di antara Quenser dan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Serangan musuh!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua segera merunduk, tapi mereka sadar bahwa pematang rata seperti ini tidak memberikan tempat sama sekali untuk sembunyi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia meraih bahu Quenser dan memaksanya untuk mundur. Bahkan di dalam pematang yang terlihat rata ini, tanahnya seperti gundukan tak terlihat. Mereka menusukkan kaki mereka beberapa meter sedikit ke dalam salju dan bersembunyi di balik tanah es ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Apa, apa, apa!? Apa ini serangan teroris!?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Siapa lagi kalau bukan!? Kita hampir mati di Antartika. Jika bukan karena angin ini, salah satu dari kita pasti mati dengan tembakan di titik vital!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Wilayah di sini sangat panas vulkanis dan dinginnya luar biasa, jadi pasti ada perbedaan suhu yang sangat drastis di sini. Mereka  sudah ada di sini lebih lama dari kita, jadi pasti logam di laras dan pembidiknya sudah disesuaikan untuk kondisi ini.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berbicara di dalam suara yang serak, peluru itu menghantam salju itu lagi dan melemparkan kristal-kristal es ke udara. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Titik hantamnya tersebar di beberapa titik. Mungkin itu karena tiupan angin yang sangat keras sehingga mereka tidak bisa mengenai target mereka seperti yang dikatakan Heivia, atau mungkin karena ada beberapa alasan kecil yang menumpuk di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil masih berbaring di tanah, Heivia menahan senapannya dan dengan menggunakan pembidiknya, dia mencoba mengumpulkan data dari pemancar inframerah dan spektrum ultraviolet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Jarak mereka 200 meter. Ada 7... mungkin 8 orang. Senapan mereka menggunakan penyangga kayu. Mereka memasang sebuah pelontar granat dengan menggunakan plester elektrik.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Apa kau bisa menghabisi mereka?)” Tanya Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kenapa kau berbicara seperti seorang penonton biasa? Keluarkan pistol atau PDW-mu untuk membantuku!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Maaf, tapi aku tidak punya pistol. Aku cuman punya peledak yang biasanya.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Terus kenapa kau ada di sini!?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia sudah bersiap menyekik Quenser, tapi peluru itu kembali menghantam salju di dekat mereka. Dia dengan panik menunduk dan membalas tembakannya untuk menjaga musuh tetap bersiaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Sial, sial, sial!! Aku akan menyekikmu nanti, tapi ada banyak hal yang ingin aku tanyakan! Kenapa kau pergi untuk melawan teroris tanpa sebutir peluru pun di tanganmu!?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kalau boleh jujur, aku juga ingin punya satu di tanganku sekarang!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak bisa, Quenser,” potong Froleytia. “Seorang mahasiswa magang yang belum menyelesaikan pelatihannya tidak diizinkan untuk membawa senjata api.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Yah, tapi bukannya lebih parah kalau aku membawa peledak?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau diizinkan menggunakan peledak untuk percobaan anti-syok pada Object di sekolah negara asalmu, ‘kan? Itulah kenapa kau diizinkan untuk menggunakan peledak di sini. Juga, pikiranmu yang seperti itu menunjukkan kalau kau adalah seorang bocah yang tidak tahu betapa menyakitkannya pemecatan tidak hormat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Oh begitu...)” jawab Quener saat peluru teroris itu menghantam salju tepat di sebelahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Heivia berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan duduk saja dan lakukan sesuaaaaaatttttuuuuuuuuu!! Kenapa hanya aku saja yang melawan balik!? Kita tahu dimana posisi musuh, jadi gunakan meriam Object putri untuk menghancurkan mereka semua!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, iya juga ya,” kata Quenser saat dia menyetel frekuensi radionya untuk menghubungi sang putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawabannnya sangat jelas dan bisa dimengerti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di lokasi itu, gelombang ledakan dan panasnya bisa mengenai kalian juga. Apa kau yakin? Ganti.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial, sial, sial, sial, sial, sial, sial, FUCK!!” teriak Heivia saat dia membalas dua sampai tiga kali tembakan dengan senapannya. Sementara itu, Quenser mencoba menghubungi kawan-kawannya di wilayah ini, tapi tidak ada satu pun kawannya yang bisa datang dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek. Mereka meninggalkan kita pada posisi ini agar mereka bisa menghindar, iya ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ingin melemparkan senapannya dan pergi dari sini, tapi dengan peluru yang beterbangan udara, mengangkat kepalanya tanpa hati-hati akan membuatnya terbunuh. Dua ratus meter itu jarak yang terhitung pendek untuk sebuah senapan, hanya saja karena angin yang sangat keras dan pematang putih ini membuat mereka kehilangan kontak visual yang jelas. Dan itu adalah alasan kenapa kedua belah pihak sama-sama tidak bisa mengenai lawannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit musuh mungkin sudah memahami tempat ini dan menyebar. Hanya beberapa meter lagi jarak antara mereka berdua dengan prajurit musuh, tapi mereka sangat jelas berusaha memutari mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser hampir saja mau mengangkat kepalanya karena kaget, tapi Heivia menahannya di bawah. Lalu dengan segera peluru tadi hampir menyasar ke posisi kepalanya yang akan naik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tertutupi salju, Quenser berkata, “Ini buruk, Heivia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maksudmu musuh yang mencoba mengepung kita begitu, ‘kan!? Aku sudah tahu itu! Masalahnya adalah tidak ada satu hal pun yang bisa kita lakukan saat ini!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, bukan itu!! Penguin!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hah!? Siapa yang peduli soal penguin seka— Penguin!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu bayi! Bayi penguin!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan wajah terkejut, Heivia melihat ke arah yang ditunjukkan oleh Quenser. Seekor bayi penguin berwarna abu-abu sedang menetas di tengah pertempuran dua faksi ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika terus begitu, bayi itu bisa terjebak di dalam baku tembak, tapi mereka tidak bisa berhenti begitu saja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persis saat itu, ketika darah tiba-tiba naik ke kepalanya, mukjizat pun terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia menarik jarinya dari pelatuknya, para teroris itu melakukan hal yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang tertinggal sekarang hanyalah bayi penguin yang berusaha menetas tanpa menghiraukan suasana pertempuran di tempat ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan tangan berkeringat, Quenser dan Heivia menonton perkembangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Ayo!! Kau bisa melakukannya, bayi penguin!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Tunggu, kenapa cuma ada bayinya!? Di mana orang tuanya!?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian bayi penguin itu jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waahh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan, Heivia!! Tidak boleh ada interaksi manusia di dalam proses alam!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia hampir saja berlari ke tempat itu, tapi Quenser dengan cepat menghalangi niat baiknya. Sementara itu, bayi penguin itu menggunakan kakinya untuk kembali berdiri dengan kakinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gyah!” lalu terdengar ringkikan dari langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seekor Albatros!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hei, burung itu tidak mencoba memakan bayi penguin itu, ‘kan? Iya, ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun hukum alam kembali bermain di sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Heivia mencoba mengarahkan senapannya ke burung itu dan Quenser mencoba menghentikannya, Albatros itu melebarkan sayapnya dan bersiap untuk menerjang tanah dari surga. Siluet bayi penguin yang terlihat seperti bola berbulu itu tidak tahu apa yang akan terjadi padanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Albatros itu menyerangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh alami penguin itu menerjang tanah seperti sebuah tombak. Paruhnya yang mematikan dengan akurat menarget bayi penguin itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang melihat warna dan bau darah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia lupa bahwa mereka sedang bertempur dengan senapan mereka dan menutup mata mereka dengan tangan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tragedi yang mereka pikirkan tidak terjadi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kmyaaaaaaahhhhh!!” datang suara ringkikan dari arah lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“!? Apa—apa itu, Quenser!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku pikir itu ibunya. Itu ibu penguin!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketakutan karena mendengar suara peringatan dari ibunya, Albatros itu meleset dari target pertamanya. Paruhnya mengiris bayi penguin itu sedikit dan ibunya mengeluarkan suara teriakan yang lebih tinggi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Albatros itu sepertinya tidak mau mengalah. Ia menyiapkan ancang-ancangnya lagi dari langit putih, terbang dengan jarak yang lebih lebar, dan kemudian mengarahkan dirinya ke bayi penguin itu lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, bayi itu tidak lagi sendiri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibunya bertindak seperti pelindung bagi bayi penguin itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada jaminan bahwa ibunya mampu melindungi bayinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paruh tajam dan cakarnya sudah cukup untuk mengoyak seekor penguin raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia melebarkan sayap yang biasa ia gunakan untuk mendarat di air, membuka paruhnya selebar yang ia bisa, dan mengeluarkan suara ringkikan yang lebih kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia menahan napas mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para teroris itu juga terdiam ketika melihat hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Albatros itu terbang di atas kedua penguin itu beberapa kali sebelum akhirnya ia benar-benar menyerah. Ia meninggalkan trayektorinya, mengeluarkan tangisan penyesalan dan pergi ke langit putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibu penguin itu berhasil melindungi anaknya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO v02 056.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam waktu singkat, sorakan terdengar di antartika seperti tempat itu berubah menjadi sebuah stadium. Suara itu terdengar seperti kerumunan manusia yang begitu takjub akan cinta kasih si ibu penguin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia saling berpelukan dan para prajurit musuh itu mengangkat senjata mereka ke atas seperti mengangkat barbel tanda mereka senang. Suara kegembiraan yang mengelilingi penguin itu sepertinya membuat mereka berdua merasa terkejut. Bayi penguin itu bersembunyi di antara kaki ibunya dan dua binatang itu segera pergi dari tempat itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya sang ayahlah yang melakukan tugas itu, tapi kali ini entah kenapa sang ibu yang melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah 10 menit, penguin itu itu keluar dari wilayah pertempuran ini, berjalan turun ke sisi lereng, dan menghilang dari pandangan Quenser dan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak lama kemudian, demam penguin itu akhirnya berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, kedua belah pihak langsung bertempur habis-habisan tanpa ragu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia bersembunyi sebisa mungkin. Saat Heivia menarik pelatuknya, dia menangis darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahhhhhh!!! Tembak tembak tembak tembak tembak!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dahh! Brengsek! Aku rasa kita tidak bisa saling mengerti satu sama lain!!” teriak Quenser saat dia mengoperasikan perangkat genggamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Antartika, semuanya terlihat putih tidak peduli kemana pun kau melihat, jadi dia membesarkan dan mengecilkan petanya untuk mengecek semua yang ia lihat dua kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat itu, Heivia merasa kesal dan berkata. “Memangnya memeriksa peta bisa membantu kita!? Kita tidak bisa mendapatkan bantuan dari sang putri! Musuh bisa dengan cepat mengepung kita dan memecah pertahanan kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo kita selesaikan itu sebelum itu terjadi.” Quenser menarik peledak plastik Hand Axe dari tasnya. Dia menancapkan pemicu elektrik-gelombang radio ke dalamnya. “Saat aku memberi tanda, tembak membabi buta sebanyak yang kau bisa. Aku akan melempar peledak ini saat itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tidak tahu berapa jarak kita dengan mereka? 200 meter. Tidak peduli kau melempar sejauh apa, bahkan pemain baseball profesional tidak bisa melempar sejauh itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak punya waktu untuk menjelaskan! Lakukan sekarang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang! Sial!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih mengeluh, Heivia menggenggam senapannya. Dari pada membidik musuhnya, dia menembak semaunya dia ke segala arah dan membuat senapannya terlihat seperti mengipasi semua arah dengan peluru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan hasilnya adalah akurasi tembakannya menurun secara drastis, dan bahkan tidak ada satu pun pelurunya yang mengenai mereka. Namun, cara ini menakuti para musuh dan cukup membuat mereka berlindung di balik sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengangkat tubuhnya dan melemparkan bom plastik itu dengan seluruh kekuatannya. Hand Axe berputar dengan garis lengkung yang jauh, tapi tidak cukup jauh untuk mengenai musuh seperti yang diperkirakan oleh Heivia. Juga, angin membuat bom itu tidak bisa terbang secara lurus. Melihat betapa keras angin bertiup, cukup banyak tenaga yang dikeluarkan Quenser untuk melempar benda sejauh 50 meter. Itu mendarat di sebuah kerak es tebal, jadi Hand Axe itu meluncur seperti menuruni batu miring. Sisi salju yang miring membantu Quenser untuk menambah jarak luncur bom itu semakin jauh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan dengan semua faktor itu, 120 meter adalah batasnya. Bahkan tidak sampai jarak 200 meter. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mendecakkan lidahnya dan berteriak, “Brengsek! Aku bilang juga apa!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak apa-apa! Ini memang yang aku inginkan!! Menunduk Heivia!!” teriak Quenser saat dia mengirim sinyal gelombang radio untuk meledakannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia merasa ragu, tapi hasilnya di luar perkiraannya sama sekali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara erangan yang luar biasa, jarak 200 meter itu membentuk sebuah celah seperti gua. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bentuknya seperti sebuah jurang. Bumi bergerak dan jatuh ke ke bawah hingga beberapa ratus meter. Salju, es, dan para prajurit itu tertelan ke bawah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang bisa lakukan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para prajurit yang menembakkan peluru itu jatuh ke bawah dengan keterkejutan yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagus, sepertinya berhasil,” kata Quenser dengan helaan napas saat dia menarik jarinya dari pemicu yang ia gunakan sebagai peledak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang aku inginkan hanyalah pengetahuan soal desain Object, jadi kenapa aku harus mencari tahu cara untuk membunuh orang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Um, apa yang terjadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tempat mereka berpijak tadi sepertinya benar-benar dan sangat menyakinkan adalah ‘di atas es beku’. Lapisan es tebal yang menutupi jurang di bawahnya dan celahnya sangat lebar. Karena aktivitas vulkanis di tempat ini, wilayah di bawah lapisan es berubah menjadi sungai. Lapisannya cukup tebal sampai-sampai mobil salju bisa berjalan melintasinya tanpa perlu takut tenggelam, tapi tidak cukup kuat untuk menahan peledak dari militer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, jadi itu alasan kamu memeriksa peta.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku rasa aku tahu kenapa mereka tidak mengirim Object ke sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat betapa dalam jurang yang mereka ciptakan. Tapi dia tidak bisa melihat dasar jurang itu, sangat gelap dan dalam. Jika sebuah Object jatuh ke dalamnya, sebuah crane yang mampu mengangkat sebuah Object seberat 200.000 ton harus dibuat. Dan tentu saja, umat manusia tidak memiliki benda seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Coba pikir, kau pernah menyebutkan sebuah eksperimen menghancurkan lapisan es di tempat asalmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukan sesuatu yang kasar,” kata Quenser mencoba mengelak. “Apa kamu merasa beruntung karena aku membawa peledak?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja, tapi aku masih merasa ingin mencekikmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian  6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia berjalan dengan susah payah di atas pematang bersalju ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah perjalan lama, mereka akhirnya sampai di tempat tujuan mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan yang membentuk formasi cincin mengepung seluruh area itu dari seluruh sisi dengan jarak cukup dekat untuk mengatasi kalau-kalau mereka berhadap dengan musuh, rekan mereka dapat segera memberikan batuan dari rute lain. Saat salah seorang rekan mereka melambaikan tangan di seberang pematang puih itu, Quenser membalasnya dengan melambaikan tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tahu, rasanya sangat melegakan kalau bisa melihat salah satu dari kita di dekat kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bodoh! Masih ada cara lain kalau kau ingin menyapa mereka!! Melambaikan tanganmu seperti itu sama saja memberikan tanda asap kalau kau ada di sini!! Kita baru saja membunuh beberapa dari mereka, jadi mereka semua pasti berjaga-jaga!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan yang diseberang itu juga sepertinya mendapatkan peringatan yang sama, jadi mereka semua menundukkan kepala mereka dan menarik pandangan mereka ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia bergetar dan napasnya memutih di udara saat dia berkata, “Aku sudah merasa sangat cukup di Antartika. Di sini sangat dingin!! Aku kira selatan khatulistiwa seharusnya lebih hangat karena menjelang musim panas!! Aku seperti tidak bisa merasakan kalau pemanasan global sedang terjadi sekarang! Di sini sangat dingin!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu karena kau tidak tahu berapa suhu rata-rata di sini. Paling tidak, aku tidak mau berjalan di malam hari di Antartika.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka saling bergumam, sebuah transmisi radio masuk ke dalam radio mereka. Yang berbicara itu adalah sang putri dan dia sedang menunggu di Laut Ross dengan Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan semua suhu panas yang berkumpul di sekelilingku, aku terbakar di sini. Aku ingin hal ini cepat selesai. Quenser, apa kau bermain-main dengan pendingin udara di ruang perawatan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial, suara tuan putri terdengar seperti dia sangat menikmati yang dia miliki.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahh, di sini panas sekali. Tidak ada yang bisa melihat, jadi aku rasa aku harus melepas pakaian ketatku ini. Aku ragu kalau sekarang akan ada pertarungan gerak cepat di tempat ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau mencoba menaikkan suhu tubuh kami dengan membuat kami berimajinasi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser terheran-heran, Heivia sepertinya kehilangan seluruh motivasinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ingin memperjelas posisi kita saat ini,” gertaknya. “Kita adalah tentara yang dilatih untuk melindungi wilayah di sekeliling markas. Kita tidak disiapkan untuk misi khusus di mana kita harus maju untuk menyerang garis pertahanan teroris.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Huh? Apa ada jenis-jenis lain dari pasukan infanteri?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, ayolah. Ini bukan sesuatu yang ingin kudengar dari seseorang yang selalu berada di garis depan! Paling tidak, kau harus tahu bahwa pekerjaanmu sangat berbeda dengan pekerjaan yang kami kerjakan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau sepertinya sangat lelah, Heivia. Aku memang hanya seorang mahasiswa magang, tapi mereka yang ada di markas adalah tentara, sama sepertimu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita mungkin memanggil mereka dengan sebutan tentara, tapi kami tentara yang berlainan pekerjaan. Beberapa pergi ke akademi militer dan yang lain menjalani kursus kilat. Tergantung dari wilayah militer mana yang ingin kau tuju, rutenya juga tidak sama. Sebagian besar yang memilih belajar di akademi militer membutuhkan waktu lama untuk lulus. Tidak banyak yang menjalani kursus kilat selama 6 bulan seperti aku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya mereka yang belajar dua kali lipat lebih lama darimu itu lebih kuat?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, apa kau pikir mereka yang hanya belajar di bangku kuliah selama setahun lebih kuat dari seseorang yang merangkak di rawa-rawa selama 6 bulan? Dan juga, kebanyakan orang harus mengulang dua kali masa kursus sebelum bisa lulus dari tempat itu. Yang bisa benar-benar lolos selama 6 bulan itu sangat jarang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan kata lain tempat itu seperti tempat bermain jika dibandingkan dengan masa-masa ketika kita harus berlarian dengan senjata di pundak kita,” potong Froleytia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan caranya ia menyusun apa yang ingin dia utarakan, Froleytia terdengar seperti wanita tua, tapi umurnya hanya 18 tahun. Quenser kemudian berpikir sudah berapa kali dia pergi ke medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Omong-omong, kenapa kau pergi ke tempat kursus yang berawa-rawa, Heivia?” Tanya Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua begitu tenang namun bukan karena mereka baru saja memenangkan baku tembak yang baru saja terjadi dan sedang memastikan bahwa tidak ada musuh lagi di dekat atau depan mereka; bukan juga menunda-nunda untuk pergi ke medan selanjutnya, tapi Quenser dan Heivia malah mengobrol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Well, kau bangsawan, ‘kan? Kau pasti punya kursus spesial yang diterima khusus bagi kaum bangsawan dan membuatmu langsung menjadi Letnan Dua setelah kau lulus.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, itu pasti akademi militer. Bahkan orang sipil biasa bisa mendapatkan pangkat setinggi itu setelah lulus. Kalau pangkatmu sudah setingkat Jendral, yang ada hanya bangsawan saja, tapi kalau warga sipil mau bekerja keras, mereka bisa saja mendapatkan pangkat setinggi Brigadir Jendral.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kenapa kau memilih memulainya dari Perwira Satu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada banyak alasan. Yang pertama untuk menaikkan status keluargaku, aku harus menunjukkan bahwa aku mampu melindungi markas dan mendukung bangsa dan negaraku di garis depan daripada duduk di garis aman sambil membaca berita perang lewat koran.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi sekarang kau hanya malas-malasan,” tambah Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Well, aku tidak akan memberitahu mereka kalau aku bermalas-malasan di sini. Dan juga, ‘mendukung negara dan bangsaku di garis depan’ itu bukan berarti aku harus melawan Object satu lawan satu di medan perang yang dikuasai oleh Object. Aku tidak akan pernah mengira kalau aku akan dikirim di tengah-tengah benua Antartika.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Menjadi bangsawan itu ternyata merepotkan. Setiap kali aku mendengar hal yang merepotkan seperti itu, aku rasa aku lebih baik menjadi warga biasa,” kata Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan lebih hati-hati kalau menjadi warga biasa. Bahkan ketika keanggotaan di Parlemen sudah cukup terbuka akhir-akhir ini, bangsawan tetap memiliki kontrol yang cukup kuat di pemerintahan. Kalau kau tidak khawatir suaramu akan terdengar di dalam Parlemen, kesempatanmu untuk didengar oleh anggota Parlemen juga kecil,’kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Politik itu menyebalkan. Selama ada orang yang menjalankannya, aku tidak terlalu peduli.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benarkah? Aku rasa itulah yang disebut Apatisme Kependudukan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka saling berbicara dengan perlahan, tiba-tiba mereka berhenti berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibalik bukit rendah itu adalah Gunung Erebus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia bersembunyi di salah satu tumpukan salju dan memeriksa wilayah itu dengan teropong dan sebuah pembidik senapan dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, markas itu cukup besar. Salju yang tertiup oleh angin membuat wilayah ini tidak mudah terlihat. Dari sudut pandang lensa teropong mereka, yang terlihat di depan mereka hanyalah sebuah gundukan tipis yang terhampar di atas pematang salju yang sangat luas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hampir sama dengan gerbang yang membuka jalan menuju gunung, sebuah bangunan kotak dibangun di tengah hamparan dan gundukan salju. Kemungkinan itu adalah observatorium nirawak milik Kerajaan Legitimasi yang sudah tidak digunakan lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di pematang salju di dekatnya, ada sebuah tabung setebal 80 cm dan panjangnya 9 meter di tiap sisi. Tidak hanya dua atau tiga. Itu dipasang dengan jarak tertentu dan ada 50 tabung seperti itu sepanjang beberapa kilometer ke belakang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia pun terlihat kebingungan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Seharusnya, posisi laser penarget rudal udara yang menjatuhkan pesawat kita itu ada di dekat sini.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Ke mana teroris yang lain? Jangan bilang kalau mereka kedinginan dan pergi dari tempat ini.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau mereka menghangatkan diri di dalam observatorium itu, kita bisa saja langsung menyerang mereka, tapi sepertinya apa yang kalian harapkan itu tidak akan terjadi. Malah sebaliknya,” kata komandan mereka, Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita diperintahkan untuk mencari teroris itu bahkan jika mereka tidak lagi ada di sini. Kita harus terus mencari mereka di setiap butiran salju yang ada di benua ini. Bahkan jika teroris itu telah pergi dari Antartika, kita harus terus mencari sampai kita mendapatkan kepastian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Serius nih? Hei, Quenser, ayo kita cek observatorium nirawak itu. Kalau kita membiarkan mereka pergi, kita bisa mati kedinginan di sini. Cepat, cepat, ayo kita selesaikan ini secepat mungkin agar kita bisa menikmati selimut dan penghangat di markas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, Heivia. Kalau kau terlalu terburu-buru, kepalamu bisa ditembus oleh peluru musuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mereka selesai beradu mulut dengan suara parau, Quenser dan Heivia merangkak perlahan di atas salju. Ia menangkap pergerakan prajurit lain yang bergerak ke arah yang sama dengan dirinya. Mereka adalah prajurit Kerajaan Legitimasi, sama seperti Quenser dan Heivia, dan mereka semua memiliki tujuan yang sama. Mereka ingin segera menyelesaikan pekerjaan ini, namun mereka dipenuhi rasa penasaran tentang apa isi tabung besar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil berpikir apa yang mereka ingin utarakan, Heivia berkata, “Di era dimana pertarungan Object setinggi 50 meter sering terjadi, prajurit kerdil seperti kita ini akan terlihat sangat bodoh saat menembak satu sama lain. Tidak peduli strategi apa yang kita gunakan, mereka tidak akan bisa menang selama ada Object sang putri yang menunggu di Laut Ross. Mereka semua itu seharusnya menyerah saja. Mati untuk hal konyol seperti ini terdengar bodoh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hei, Heivia. Selama ini aku selalu penasaran,” kata Quenser saat dia melihat sekitar dengan perut yang menempel di salju. Mereka sudah merangkak sekitar satu kilometer melewati salju ini. “Coba pikir, kau tahu apa fungsi tabung yang mengitari observatorium itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn? Bukannya itu hanya antena yang digunakan oleh observatorium? Mereka mungkin menaruhnya seperti itu karena angin yang terlalu kuat,” kata Heivia dengan ringan, tapi dia sama tidak memiliki keyakinan saat mengatakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian Quenser mendapatkan jawabannya lewat sumber lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabung setebal 80 cm, dan panjang 9 meter itu memiliki sebuah formasi; membentuk sebuah pola dengan menuju pada sebuah titik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah baterai raksasa yang ditopang oleh plat dengan titik gravitasi rendah tiba-tiba saja muncul di tengah rute yang ditempuh Quenser dan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Hah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sebenar, Quenser dan Heivia tidak bisa lagi bergerak seperti yang mereka inginkan. Bahkan saat mereka saling melihat satu sama lain, mereka tidak mampu menjelaskan apa yang terlihat di depan mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sudah pernah melihat hal itu sebelumnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tahu bahwa benda itu sedang menunjuk ke arah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suku cadang yang digunakan sebagai senjata sebuah Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam sebanyak 50 buah itu membentuk sebuah garis sebaris yang cukup panjang dan semuanya mengarah kepada Quenser dan prajurit lainnnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oooouuuucccchhhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia sadar dengan apa yang ada di depan mereka, mereka berteriak, dan mereka dengan cepat berguling ke arah gundukan salju yang lebih tebal secepat dan sebisa mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, meriam itu meraung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya yang dipasang di situ adalah sebuah railgun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gelombang ledakan yang diakibatkan oleh dentuman proyektil railgun meledak secara beruntun dan membuat tubuh Quenser terbang ke udara. Beberapa detik kemudian, dia jatuh ke bawah dan menghantam salju yang cukup keras kemudian berguling, tapi kali ini bukan karena dia ingin melakukan itu. Meriam itu tidak mengenai dirinya. Jika saja ia terkena serangan itu, tubuhnya mungkin sudah hancur berkeping-keping. Tubuh kecilnya seperti diremukkan oleh gelombang ledakan yang diciptakan oleh dentuman proyektil itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, semua itu tidak membuatnya berhenti bernapas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gh...bh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendorong perutnya ke belakang sehingga punggungnya membentuk huruf U dan akhirnya dia berhasil menghirup udara. Sepertinya tembakan itu meleset karena suhu udara di tempat ini cukup dingin untuk membekukan jangkar meriam itu. Namun, panas yang dihasilkan oleh motornya akan dengan cepat melelehkannya. Keajaiban seperti ini tidak akan terjadi dua kali dalam sehari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku akan terbunuh!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri di situ juga akan membunuhnya, tapi pematang datar ini juga tidak memberikannya tempat untuk berlindung. Musuh sudah memancing mereka ke sini untuk sebuah alasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Brengsek. Kenapa mereka memiliki railgun?! Padahal mereka menggunakan rudal untuk menjatuhkan pesawat Kerajaan Legitimasi!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak tahu harus berpikir apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia panik, dia mendengar suara Heivia memanggilnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser!! Cepat turun ke sini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak tahu apa yang dia maksudkan, tapi dia segera menyadarinya ketika dia melihat sebuah retakan besar mulai terbuka di bumi. Gelombang pertama serangan itu membuka sebuah retakan besar di atas tanah. Lebarnya sebesar 1 meter. Heivia sudah memanjat turun dan berlindung di balik parit darurat itu dan mengeluarkan kepalanya sedikit untuk memanggil Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser segera berguling dan menjatuhkan dirinya ke situ. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia jatuh, railgun itu memulai serangan gelombang kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek dari serangan itu membuat sebuah adegan layaknya sebuah serangan bom dari langit, dan oksigen seperti ditarik keluar dari paru-paru Quenser bahkan ketika ia berada di dalam parit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menyadarinya dan mendekatinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial, ini bukan guyonan lagi. Teroris itu memiliki puluhan suku cadang senjata Object. Apakah mereka berniat menggunakan meriam itu untuk strategi anti-tank seperti perang zaman dahulu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kau bilang tadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waktu aku masih di akademi, aku mendapat pelajaran sejarah tentang strategi perang klasik. Posisi bertempur ketika kau memancing musuh ke dalam posisi yang kau inginkan dan menyerang mereka dari semua sisi, hal itu sering digunakan saat perang zaman dahulu. Saat itu, mereka menggunakan senapan anti-tank, tapi semua benda itu pasti sudah tidak ada. Sial!! Bukankah ini terlalu sulit bagi prajurit sekelas kita!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berpikir berapa banyak rekan mereka yang selamat dengan memasuki parit ini. Dia berharap mereka semua berhasil selamat dan tidak terbunuh di tempat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia bersandar di dinding parit ini dan bertanya, “Apa kau tahu hal terburuk saat ini, Quenser?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Um, karena meriam Object itu dapat menembak dari semua sisi walau hanya suku cadang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukan,” kata Heivia dengan alisnya yang penuh dengan keringat. “Kalau mereka menggunakan meriam Object, berarti mereka juga memiliki reaktor yang bisa memberikan suplai tenaga yang cukup.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, kau ingin bilang...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tahu apakah mereka benar-benar teroris!! Mereka memiliki Object!! Mereka memiliki Object tersembunyi di sini dan dengan menggunakan kabel tenaga raksasa mereka bisa menembakkan railgun sesuka mereka. Bahkan kalau kita berhasil kabur dari sini, ada Object musuh yang menghalangi kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar hal itu dari orang lain membuat Quenser begitu gugup dan lemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata raksasa yang dikenal dengan nama Object memiliki armor yang cukup tebal untuk menahan serangan nuklir sekalipun, dan reaktornya memiliki tenaga yang jauh lebih banyak daripada reaktor nuklir. Mereka menggunakan tenaga listrik sebesar itu untuk serangan laser beruntun atau bahkan meriam plasma berstabilitas rendah. Hanya Object lain yang dapat menahan serangan sebesar itu. Tidak peduli sekeras apa prajurit kerdil seperti mereka berusaha, hampir mustahil menahan serangan sebesar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia. Maaf, tapi kita tidak memiliki waktu untuk menjelaskan apa yang harus kita lakukan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lihat ke bawah!! Gelombang serangan itu membuat retakannya membesar! Kalau begini terus kita bisa jatuh ke bawah dan tidak akan bisa naik ke atas lagi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melihat ke arah sepatu bootnya dan kemudian ia merasa syok. Retakan itu membesar, dan semakin melebar setiap detiknya. Namun, merangkak ke luar di saat seperti ini akan membunuh mereka dengan singkat. Mereka akan mati jika tidak melakukan apapun dan juga akan mati jika mereka melakukan sesuatu. Jika mereka tidak memecahkan masalah ini, mereka akan terbunuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang harus kita lakukan sekarang, Quenser? Meriam itu seperti tumpukan logam yang mau menerkam kita. Senjataku tidak akan mampu menembus kulit luarnya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, dan aku tidak memiliki Hand Axe yang cukup untuk meledakan tiap meriam itu. Bahkan aku tidak memiliki ide untuk mendekati meriam itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah kita bisa memecahkan es di bawah teroris itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya tidak, mereka berada di atas tanah solid. Dan bahkan jika kita bisa meledakannya, kita akan terjebak di bawah es selamanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan penjelasan itu, Quenser mengganti frekuensi radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang menghubungi tuan putri yang menunggu di atas Object yang mengapung di Laut Ross. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Memanggil Baby Magnum. Apa kau tahu posisi kami? Apa kau bisa menghancurkan meriam Object ini dari situ?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gunungnya menghalangi, jadi aku tidak bisa menembaknya. Aku bisa menembakkan coilgun dengan garis parabola kalau kau mau.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berapa besar akurasinya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekitar 50/50. Aku bisa meledakan mereka dengan bom karpet, tapi kau juga akan terkena ledakannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam utama milik Baby Magnum didesain untuk serangan langsung ke titik lemah Object lawan daripada serangan jarak jauh. Dengan angin yang cukup kuat saat ini, jangkauan tembakannya akan berkurang karena akurasinya yang lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, railgun musuh sudah menyerang sebanyak tiga hingga empat gelombang serangan dan menggetarkan tanah di kaki Quenser dan Heivia. Musuh sepertinya tahu kalau mereka bersembunyi di balik parit darurat ini dan mencoba menghancurkan parit ini sekalian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengernyit saat getaran itu sampai ke telinganya, tapi dia segera mengangkat kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baby Magnum! Apakah seranganmu masih bisa mengenai tempat ini bahkan jika tidak akurat!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“I-iya. Aku bisa, tapi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan berikan intruksinya kepadamu sekarang!! Gunakan koordinat 000212 sebagai basisnya, target adalah W-11, J-18, G-26, M-19, L-27, B-20, dan R-12!! Bahkan dengan angin yang kuat, kau harusnya bisa menghindari friendly fire dengan margin error plus atau minus 5! Kirim serangan bom karpet coilgun ke sini! Sekarang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku rasa serangan itu tidak akan melukai musuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lakukan saja!! Seranganmu akan menyelesaikan semuanya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri tidak tahu apa yang sebenarnya diinginkan oleh Quenser, tapi sepertinya tuan putri pun tahu bahwa ini adalah situasi darurat dan setiap detik nyawa dipertaruhkan di sini. Bahkan tanpa penjelasan, dia mengikuti semua instruksi itu. Sebuah suara keras bergaung di seluruh wilayah. Karena mereka berada pada posisi di antara gunung, suara itu terdengar seperti suara dentuman keras di udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Coilgun milik Baby Magnum seharusnya menembak dengan kecepatan suara, tapi saat ini ia menembakkan peluru dengan kecepatan yang lebih rendah (maka dari itu kekuatannya juga) supaya proyektil bisa jatuh tepat di arah yang diinginkan. Untuk sesaat, suara itu baru terdengar ketika proyektil itu menghantam tanah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tidak ada waktu untuk terkagum atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser meraih tepian retakan ini dengan kedua tangan dan berteriak kepada semua rekan-rekannya yang ada di situ lewat radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bertahan!! Retakannya mungkin akan melebar dan runtuh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hei, apa sebenarnya yang kau lakukan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melakukan apa yang diperintahkan kepadanya dengan agak kesal, tapi tidak ada waktu untuk meminta penjelasan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Coilgun itu menghujani semua yang ada di situ. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Massa logam itu tanpa ampun menusuk tanah solid yang ada di situ dan menimbulkan getaran seperti gempa bumi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proyektil itu memiliki berat 1 ton dan menancap ke dalam tanah sedalam 1 meter. Ia jatuh seperti hujan dari ketinggian 3800 meter, jadi tidak bisa dibayangkan seberapa besar energi kinetik yang ada di dalamnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara ledakan, salju dan es beterbangan di udara dan jatuh kembali ke tanah seperti longsor. Quenser sudah berpegangan dengan cukup erat, tapi tangannya hampir terselip di ujung pegangannya. Namun, dia tidak bisa lagi merasakan kakinya. Gelombang ledakan membuat retakan itu melebar dan tanah tempat dia berdiri pun ikut menghilang. Satu-satunya tanah solid yang ada di Antartika pun pecah seperti gelas yang retak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial!! Tidak peduli musuh atau sekutu, meriam Object benar-benar mengerikan!! Kau seharusnya melihat retakan ini dari satelit!” kata Heivia yang kesal saat dia berusaha keras untuk mengangkat kakinya di ujung retakan ini. “Hei, Quenser. Aku tidak suka permintaanmu yang tadi! Jujur saja, aku berharap kalau ledakan ini paling tidak bisa mengusir para teroris itu dari sin—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kemudian tidak bisa berkata apa-apa lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selongsong raksasa itu memiliki berat berton-ton dan menghujani tanah dari ketinggian yang cukup tinggi. Selongsong itu menghantam satu-satunya bagian tanah solid di Antartika, gelombang ledakan menyebar ke seluruh arah, dan longsor pun terjadi di gunung salju yang paling dekat dengan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, 50 meriam itu sama sekali tidak terkena dampak dari serangan brutal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tertutupi oleh salju dan es yang beterbangan akibat ledakan, tapi sepertinya tidak cukup kuat untuk membuat senjata itu tidak lagi berfungsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tenggorokannya pun mengering. Merangkak di dalam celah ini juga akan membuat mereka hancur berkeping-keping. Namun, mereka tidak bisa bersembunyi di kerak ini karena tembakan meriam Object tadi membuat celah ini membesar dan membuat tanah di sini menjadi seperti bukit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser kemudian memanjat keluar dari celah itu dan berteriak, “Ayo panjat saja!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tahu apa yang baru saja kau katakan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau kau tidak melakukannya, kau akan mati!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sudah berada di atas retakan itu dan berteriak tanpa menjelaskan apa yang sebenarnya dia inginkan. Dia kemudian menggunakan radio untuk meminta semua orang melakukan hal yang sama. Heivia tidak yakin apa yang harus ia lakukan sekarang, tapi dinding retakan ini telah menjadi seperti lereng bukit dan tidak ada pijakan untuk kakinya. Jika dia kehilangan kekuatan genggamannya dia pasti akan jatuh ke tanah dan mati. Dia akhirnya memutuskan untuk merangkak naik pada setengah perjalanan menuju ke atas dan memanjat jarak yang tersisa dengan sedikit putus asa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, tidak terhitung berapa banyak railgun dan coilgun yang mengarah pada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bukan makhluk dengan kekuatan luar biasa yang bisa menghindari serangan seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tahu bawa hal ini percuma, Heivia mengangkat senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Quenser berkata, “Tidak apa-apa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia ingin menjawab, “Bagaimana mungkin ini baik-baik saja?” tapi musuh sudah membuat gerakan pertama mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang begitu menggelegar akibat tembakan railgun terperangkap di telinga Heivia dan membuat degup jantungnya begitu kencang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu tembakan saja dari senjata itu cukup untuk menghancurkan kapal tempur menjadi dua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia hampir menutup matanya, tapi kemudian apa yang terjadi berikutnya sama sekali di luar hasil perkiraannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Hah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melihat dengan tatapan kosong dengan apa yang terjadi di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memang merasakan sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, itu hanya karena serangan gelombang kejut yang dihasilkan oleh ledakannya. Jika proryektil itu mengenainya, dia pasti mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tembakan railgun itu tidak mengenai mereka. Malahan meriam railgun itu terlempar pada arah yang berlawanan. Dan tidak hanya itu saja. Beberapa meriam kehilangan kekuatannya dan terdorong akibat tembakan yang terlampau kuat, yang lain pun runtuh ke samping, dan beberapa yang lain meluncur ke atas seperti roket. Puluhan railgun itu runtuh seperti layar domino yang belum selesai untuk runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala Heivia penuh dengan pertanyaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“A-apa? Apa yang baru saja terjadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku yakin kalau jangkar yang ditanam di bawah tanah itu tidak lagi mampu untuk menyokong railgun itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lebih jelasnya, retakan tanah inilah yang menghancurkan itu. Bukan meriam Baby Magnum.” Quenser berdiri dari posisi berbaringnya. “Railgun dan laser yang digunakan oleh Object didesain untuk bisa dipasang ke dalam tubuh seberat 200.000 ton. Saat ditembakan, gelombang kejut dan gelombang panas tersebar ke seluruh arah. Meriam-meriam ini tidak digunakkan untuk melindungi markas karena friendly fire dari mereka sama bahayanya dengan serangan musuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu apa hubungannya dengan ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Saat diletakkan di tanah, kekuatan yang dihasilkan oleh meriam ini sangat besar dan gelombang kejut yang dihasilkan akan menghancurkan railgun itu sendiri. Mereka harus menanam jangkar sedalam 10 meter untuk menjaga keseimbangan dan menahan gelombang kejut yang dihasilkan. Tapi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tembakan meriam tuan putri menghancurkan tanah itu sendiri...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangkarnya tidak bisa lagi berfungsi. Tembakan pertama tadi juga tidak mengenai kita karena meriam itu miring dan bergetar. Setelah itu, kita tinggal melihat mereka seperti anak kecil yang menembakan magnum dengan satu tangan. Senjata itu akan melukai anak itu. Sementara menghindari area tembak railgun yang runtuh itu, kita harus menghancurkan kabel tenaganya. Beberapa dari mereka mungkin masih berfungsi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu kita harus mencari siapa orang yang mengendalikan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku rasa aku punya ide.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggunkan dagunya untuk menunjuk observatorium nirawak milik Kerajaan Legitimasi yang terlihat begitu penuh dengan kehidupan. Sepertinya musuh yang mengendalikan meriam-meriam ini menggunakan penghangat yang ada di dalam observatorium. Satu-satunya tempat mereka bersantai sudah hancur, jadi mereka tentu saja panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo kita cari tempat yang lebih baik sebelum mereka menembak lagi,” kata Quenser saat dia menepuk pundak Heivia. “Saat pertempuran sesungguhnya terjadi, aku tidak akan berguna lagi, jadi kau yang akan memimpin kali ini, Heivia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 7===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah meredam puluhan meriam itu, Quenser dan Heivia bergabung dengan sisa pasukan Kerajaan Legitimasi. Mereka juga telah kehilangan beberapa rekan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu pertempuran berikutnya berjalan seterang hari itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teroris yang ada di observatorium nirawak itu dikalahkan dengan cukup mudah. Sepertinya posisi anti-tank yang menggunakan meriam-meriam Object adalah satu-satunya senjata utama yang mereka miliki, dan mereka tidak tahu bahwa ada kemungkinan jika pasukan musuh berhasil menerobos ke dalam sini. Teroris ini kalah jumlah, jadi mereka tidak memiliki kesempatan untuk menang. Mungkin itulah kenapa mereka sangat bergantung kepada meriam-meriam itu yang dikontrol di observatorium ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka juga menemukan pelontar roket yang digunakan untuk menarget pesawat pengintai milik Kerajaan Legitimasi. Pelontar itu sendiri dipasang di atas kendaraan. Delapan rudal dipasang di atasnya seperti menara berputar. Empat tabung dipasang sebagai pelontar meriamnya dan ada dua set pelontar meriam dipasang beriringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelontar rudal itu menggunakan pembidik laser, dan terpisah dari situ ada sebuah kendaraan radar. Namun, sudut kendaraan itu cukup aneh. Sepertinya, pengaturan awalnya adalah untuk serangan anti-pesawat tapi kemudian dipasang untuk mencari posisi Quenser dan yang lain di tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ujung-ujungnya kita membunuh mereka semua, jadi kita masih belum tahu apa yang mereka incar. Aku tahu dari wajah tidak enak Froleytia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam situasi dimana kawan maupun musuh bisa terluka, menangkap musuh merupakan pekerjaan yang sulit. Jika pasukan musuh berhasil menyiapkan jebakan saat mereka menunggu, mereka pasti akan terjebak dalam masalah. Dan pada akhirnya, Heivia dan yang lain menggunakan kekuatan mereka secara maksimal dan berujung pada terbunuhnya semua anggota teroris ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang kita tidak tahu apa tujuan mereka dan apa yang coba mereka sembunyikan di sini. Apa kita akan disuruh menggali benua ini untuk mencari tahu apa yang mereka sembunyikan di benua putih ini walau kita menang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gunung Erebus adalah gunung aktif, jadi wilayah ini cukup hangat seperti tempat kita diturunkan pada awal misi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menunjuk ke bawah kaki mereka. Itu bukanlah salju putih atau es, melainkan tanah solid.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melihat asap putih keluar dari batu itu dan berkata, “Brengsek. Ini bukan situasi dimana kita disuruh mencari sesuatu. Tidak peduli berapa keras kita mencari, gaji kita tetap sama. Kita mengalahkan seluruh teroris itu dan mengalahkan meriam anti-tank yang mereka pasang. Apakah kau tidak merasa kalau pekerjaan kita ini agak tidak adil? Kan kita tidak boleh merebut semua kejayaan di sini dari teman kita yang lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa, kau akan menyerah sekarang? Froleytia akan memarahimu nanti.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lihat ke bawah Quenser. Ini adalah kolam air panas. Dan suhunya tepat pada 40 derajat celcius. Aku tidak akan melepas bajuku dan telanjang di sini, tapi aku tidak merasa keberatan dengan melepas sepatu bootku dan membasahi kakiku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tahu, aku juga tidak mau menggunakan tenagaku untuk mencari apa yang mereka sembunyikan di benua putih ini. Lagipula ini tidak ada hubungannya dengan mempelajari Object.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan Kerajaan Legitimasi menggunakan seluruh tenaga manusia yang ada untuk mencari apapun yang mereka temukan di observatorium nirawak ini. Keberadaan Object yang memberi tenaga bagi meriam anti-tank ini juga masih menjadi misteri, namun kedua orang bodoh ini sudah tidak lagi peduli. Mereka membenamkan kaki mereka ke dalam air hangat dengan lebar satu meter dan dalam 30 meter, duduk di atas batu, dan mengembalikan mood mereka hingga seperti semula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ngomong-ngomong, kenapa teroris ini menggunakan rudal anti serangan udara?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn? Maksudmu apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka menggunakan meriam-meriam Object, bukan? Kenapa mereka tidak menggunakan meriam itu saja untuk menjatuhkan pesawat? Dan jika mereka benar-benar memiliki Object untuk memberikan tenaga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Memangnya aku tahu? Mereka menggunakan meriam itu sebagai serangan kejutan, jadi mereka menggunakan senjata mereka yang paling buruk supaya kita tidak tahu senjata terbaik apa yang mereka miliki.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan kenapa Object itu tidak muncul di radar putri? Object itu tingginya 50 meter. Akan sangat sulit untuk menyembunyikannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hei, Quenser. Aku agak meragukannya, tapi kita tidak memiliki Stealth Object di sini bukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wow, tidak mungkin. Kau pikir berapa banyak fungsi stealth yang harus dipasang di senjata sebesar itu? Dan di penyediaan dananya saja, mereka harus mengeluarkan uang dengan jumlah yang sama dengan perawatan konservasi air.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Well, kau harus bertanya langsung pada musuh soal itu. Semua Object generasi kedua benar-benar mengerikan antara satu dengan yang lain. Dan juga, semua ini hanya kemungkinan karena kita tidak tahu apakah Object ini benar-benar ada.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak bisa bertanya pada musuh dan mereka tidak tahu apa yang diinginkan oleh para teroris ini. Apa yang sebenarnya ingin mereka lakukan di Antartika?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Well, ini bukan tugas kita lagi. Komandan berdada besar itu bisa mengkhawatirkan hal itu lain kali,” kata Heivia seraya ingin lepas tanggung jawab. Seluruh tubuhnya terasa begitu ringan ketika dia menyerap panas air itu lewat kakinya dan uap panas ini benar-benar merelaksasi tubuhnya. “Dahh...ini benar-benar terasa sangat nikmat dan aku mengantuk...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, aku beri tahu kau ya, kau akan mati kalau kau tertidur di sini. Aku juga mau.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak mau berpikir apapun yang tidak berhubungan dengan Object. Dia memutar kepalanya dan menikmati air hangat kolam ini dengan kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian dia menyadari sebuah obyek perak berada di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berhenti bergerak dan melihat ke arah benda itu sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu berada di tengah-tengah badai salju yang bertiup sangat kencang. Jaraknya sekitar 50 meter dan bentuknya seperti sebuah batu setinggi orang dewasa. Di bagian belakangnya terdapat sebuah perangkat yang mencuat keluar. Sepertinya menyembunyikan benda ini di tengah-tengah badai salju adalah ide terbaik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, aku harap aku tidak memperhatikannya tadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kau menemukan hal seperti ini, bodoh!? Sekarang kita harus melakukan sesuatu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku harap semua masalah ini terjadi di belahan dunia lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita sekarang di Antartika, jadi belahan dunia lain yang kau bilang tadi itu akan membuat wilayah negara aman menjadi sangat berbahaya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merasa terganggu karena hal ini, Quenser dan Heivia menarik kaki mereka dari dalam kolam air panas dan membersihkan embun-embun air yang menempel di kaki mereka sebelum memakai kaos kaki dan sepatu boot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser. Sepertinya benda itu mengeluarkan sesuatu seperti uap putih. Apa benar tidak apa-apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau kita segera membereskan masalah ini, kita bisa segera bersantai lagi. Pikirkan saja hal ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih giat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bergumam satu sama lain dan berjalan menuju obyek di balik batu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di balik itu adalah sebuah kotak dengan lebar 80 cm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
...Atau seperti itu pandangan pertama saat mereka melihatnya. Sebenarnya benda itu memiliki kaki yang membuatnya terlihat seperti seekor kepiting. Itu adalah robot. Dengan pengamatan lebih detail, kamera dan sensor bisa terlihat menempel di atas kotak itu. Penutupnya sudah dibuang dan laptop anti-air dihubungkan dengan benda itu melalui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengerut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Robot pengamat. Aku ingat mempelajari hal ini di sekolahku di negara aman untuk mempelajari struktur dasar Object, atau, ya, seperti itu,” kata Quenser dengan rasa penasaran yang amat tinggi saat dia mendekati benda itu dan mengamatinya dari berbagai sisi. “Sepertinya robot ini digunakan untuk mengumpulkan informasi seperti retakan dari gunung berapi aktif yang tidak bisa dilakukan manusia sendirian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mengembangakan sebuah UAV dan sebuah senjata nirawak sepertinya menjadi mode tersendiri di kalangan militer, tapi apakah mereka benar-benar yakin akan menyerahkan pengamatan kepada robot buatan tangan seperti ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pengamatan yang dilakukan di tempat seperti ini menurutku tidak terlalu membutuhkan peralatan seperti ini dibandingkan dengan pengamatan ke planet Mars. Dan juga, lebih mudah untuk mengirimkan sebuah robot ke retakan gunung berapi aktif yang suhunya sangat tinggi daripada menggunakan sebuah pakaian khusus.” Jawab Quenser. “Karena ia harus bertahan di suhu dingin Antartika, sepertinya robot ini juga dibuat untuk suhu ekstrim. Robot ini memiliki antena parabola, jadi sepertinya dikontrol oleh radio kontrol dan mengirim data kembali ke laboratorium atau kapal pengamat via satelit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh begitu. Tapi sepertinya ini sangat menggangguku.” Heivia mengelilingi robot ini dan menunjuk sebuah titik. “Penutupnya sudah diambil dan ditempel dengan sebuah laptop yang dihubungkan dengan kabel.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm, sepertinya ada konekter eksternal. Aku tidak mengerti, kenapa orang yang membuat robot ini harus repot-repot melepas penutupnya untuk memasang sebuah laptop di atasnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa mungkin orang selain pembuatnya yang melakukannya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia saling bertukar pandang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini mungkin adalah salah satu tujuan teroris. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hei, Quenser. Apa kau bisa mencari tahu apa yang ada di dalam laptop itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kita boleh menyentuhnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa, kau ingin meminta izin dari Froleytia lebih dulu? Aku tidak mau terlihat seperti istri yang ikut kelas memasak. Kau tahu, yang suka memanggil guru bahkan untuk menuangkan minyak ke dalam wajan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, kalau terjadi sesuatu, kau yang harus dimarahi, Heivia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oke, oke. Sial, Quenser. Apa kita ini terlihat seperti istri yang tidak tahu bagaimana cara menggunakan apron?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat betapa cepat responnya, Heivia pasti sangat takut terhadap komandannya itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memasang frekuensi radionya dan menjelaskan situasi yang mereka hadapi dengan robot dan laptop itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawaban Froleytia pun sudah jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan mengirim staf dari divisi simulasi ke sana. Jangan sentuh ap pun sampai mereka datang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kuh. Jadi sekali lagi, prestasi kita diambil alih oleh orang lain,” kata Heivia dengan wajah tidak suka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dari keluhannya yang tidak terlalu lama itu, ada kemungkinan dia itu marah karena harus menunggu lama di tengah-tengah Antarika daripada meributkan “prestasi” mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Heivia terlihat begitu ingin untuk segera keluar dari sini, Froleytia berbicara dengan suara kecil tanpa rasa khawatir. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, memangnya kamu tidak berpikir kalau robot itu diisi bom plastik? Kalau kau membuat kesalahan, bisa saja robot itu meledak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ingin pergi!! Aku ingin pergi sekarang juga!!” teriak Heivia dengan air mata di matanya, tapi Froleytia memerintahkan mereka untuk tetap berada di sana dan mengakhiri transmisinya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia dengan gugup menatap robot itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua secara spontan mundur sedikit demi sedikit dari robot itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Huh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hei, ini cuman aku atau robot itu mulai melakukan sesuatu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua berhenti bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata mereka tertuju pada laptop yang terhubung dengan robot itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, mereka melihat ke layarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah jendela muncul dan mulai memberikan alarm peringatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keinginan Heivia untuk pergi semakin kuat detik demi detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ini menjadi  semakin bertambah buruk?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini lebih dari buruk...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengikuti dan membaca tiap teks yang muncul di jendela itu dengan wajah serius. Tidak seperti Heivia, dia segera beranjak menuju laptop itu. Dan dengan segera mengantarkan jarinya ke keyboard.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membuka beberapa jendela lain dan memeriksa apa yang tertulis di situ.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Robot survei ini dikontrol dari laboratorium via satelit dan sedang mengirimkan data dengan arah yang sama. Sepertinya robot ini mencoba menerobos jalur komunikasi yang terhubung lewat satelit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maksudmu mereka mencoba mencuri data rahasia yang ada di sini lewat robot ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukan, bukan begitu! Sial!!” Quenser berteriak saat dia melihat jendela itu lagi. “Mereka mencari satelitnya! Satelit yang digunakan untuk komunikasi juga dilengkapi dengan perangkat untuk bereksperimen di luar angkasa. Salah satu percobaannya adalah dengan membakar permukaan asteroid terdekat dari satelit itu dengan laser dan menganalisis datanya dengan cahaya yang dipancarkan. Seluruh data eksperimen itu sudah diambil!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maaf Quenser, tapi aku tidak paham apa yang kau katakan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sederhananya, mereka meretas masuk ke dalam satelit supaya mereka bisa dengan mudah menarget siapa pun yang mereka inginkan dengan laser yang digunakan untuk eksperimen!! Kekuatannya cukup untuk melelehkan plat baja setebal 30 mm!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu, tunggu!! Memangnya mereka bisa melakukan itu? Aku rasa satelit itu memiliki pengamanan yang ekstra ketat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka bisa. Ini bukan satelit yang digunakan untuk sebuah negara dengan dana yang besar. Satelit ini kecil, murah, dan dibuat dengan dana yang diberikan oleh semacam universitas. Sistem yang digunakan juga berasal dari OS yang dijual di pasaran dan software gratis juga bisa dipasang di dalamnya. Dan itu juga berlaku untuk sistem keamanannya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi meskipun begitu, kita berbicara mengenai laser yang digunakan untuk membakar permukaan satelit. Kalau targetnya ada di bumi, bukannya atmosfer bumi akan melemahkannya dan lapisan ozon akan membiaskannya sebelum sampai ke target yang ada di permukaan bumi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, benar. Tapi hanya jika targetnya ada di bumi,” kata Quenser saat dia menunjuk layarnya. “Teroris ini menarget sebuah vila di bulan”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bulan!?” teriak Heivia dengan suara panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menunjuk jendela yang menampilkan data mengenai sudut target laser satelit. Arahnya ternyata benar-benar berlawanan dengan dengan atmosfer bumi. Target angkasanya berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bulan...? Kau seharusnya tidak bercanda seperti itu, Quenser. Ada beberapa hal yang tidak patut untuk dijadikan bahan guyonan, Quenser.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau buta!! Satelit ini bisa menarget bulan dengan mudah!! Dan, asal kau tahu saja, satelit ini bisa menarget Blind Net yang dipasang sebagai sarana eksperimen membuat lahan tempat tinggal di permukaan bulan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Blind Net? Bukannya itu adalah atmosfer optikal kedua? Blind Net dibentuk dari dua lapisan jaring berbentuk setengah bola dengan sebuah kabel semitransparan yang terbuat dari kristal photonm, lapisan yang pertama lebih besar dari lapisan yang berikutnya, dan digunakan untuk mengatur secara bebas jumlah cahaya yang masuk ke permukaannya, bukan? Aku ingat karena rumornya Blind Net akan digunakan untuk Proyek ReTerra untuk melawan pemanasan global.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bulan tidak memiliki atmosfer tebal seperti di bumi, jadi tidak akan ada perlindungan terhadap cahaya matahari langsung! Dalam satu hari, suhu di permukaannya bervariasi dan rata-rata suhunya bisa berada di bawah nol derajat dan tiba-tiba saja naik hingga ratusan derajat celcius!! Apa kau tidak sadar apa yang akan terjadi jika para teroris ini menggunakan laser ini untuk menghancurkan Blind Net!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Umat manusia mulai melanjutkan sebuah usaha untuk mengembangkan bulan, tapi walau mereka sudah berusaha keras, atmosfer bulan tidak sama dengan atmosfer bumi. Vila yang dibangun di bulan merupakan sebuah bangunan yang dibangun dengan dinding yang tebal dan kokoh. Walau begitu, bangunan itu dibangun dengan asumsi bahwa Blind Net akan melindungi mereka. Dan Blind Net tidak diciptakan untuk bertahan melawan lingkungan yang memiliki perubahan suhu yang ekstrem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tanpa Blind Net, bangunan di sana akan mengalami perbedaan suhu yang cukup tinggi. Tidak akan ada yang tahu dengan nasib bangunan yang ada di dalamnya. Dan hanya dengan retakan seukuran beberapa milimeter, sudah cukup untuk membuat orang-orang yang berada di dalam vila mati karena tersedot udara vakum.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Radiasi sinar matahari itu masalah lain bagi Blind Net. Jaring raksasa yang disebut sebagai Blind Net berfungsi untuk mempolarisasi radiasi yang turun ke permukaan bulan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merasa sudah cukup dengan semua yang dia terima ini, Heivia berteriak, “What the hell!? Ini pertama kalinya sebuah serangan berskala besar berniat untuk menyerang bulan dan ini semua akan masuk ke dalam sejarah umat manusia!! Aku pikir orang  ini sudahmemikirkan rencana ini satu langkah didepan kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Rencana ini masih berjalan saat kita berbicara. Kita harus mencari cara untuk mengakali satelit ini dengan cepat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para teroris yang berada di observatorium nirawak itu mungkin menggunakan laboratorium itu untuk memberi waktu bagi persiapan mereka untuk menyerang bulan. Memang masih belum ditemukan, tapi pasti ada sebuah perahu cepat yang disembunyikan di sini untuk pelarian diri mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak bagus!! Dari orbit satelit ini, bulan berada tepat di arahnya, dan dari posisinya yang berhubungan dengan matahari, kita bisa mengetahui dimana lubangnya terbentuk. Kalau kita tidak bisa memberitahukan orang-orang di sana untuk segera dievakuasi, nanti aku tidak akan bisa makan dengan tenang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan otoritas yang kita miliki!? Apa kau tahu berapa banyak orang kaya yang ada di bulan sekarang ini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, aku tahu. Saat kita merasa ragu, hubungi komandanmu. Kita membutuhkan bantuan Froleytia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia pergi ke radio mereka untuk menerima petunjuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia merespon dengan suara marah yang lebih panas dari api neraka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku rasa aku menyuruhmu untuk tidak melakukan apapun sampai teknisi kita sampai di sana...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, maaf soal itu. Tapi tolong jangan marahi kami sekarang!!’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau punya nyali untuk melawan perintah langsung dari komandanmu, Quenser. Tapi...apa baru saja kau bilang vila di bulan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia sedikit merenung, tapi sepertinya dia agak tidak sabar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu sebentar,” Froleytia mengakhiri transmisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa menit, dia menghubungi mereka lagi dan sepertinya dia sudah sedikit lebih tenang. Dia mungkin menggunakan perangkat dari divisi simulasi elektronik untuk membantunya mengambil keputusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku mulai dengan kesimpulan yang aku ambil: kita tidak perlu melakukan apapun soal satelit itu. Kita sudah memperkirakan target yang dituju oleh laser itu, tapi wilayah penduduk yang ditarget oleh lubang yang berada di Blind Net adalah Rock Castle. Ada tamu VIP spesial di sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di sana ada seorang Jenderal Korporasi Kapitalis, salah satu kekuatan dunia yang seimbang dengan kekuatan Kerajaan Legitimasi. Kerajaan Legitimasi pernah mencoba beberapa kali untuk membunuhnya tapi gagal. Jika para teroris ini berhasil membunuhnya, kita melempar masalah ini ke mereka. Atasan tinggi berpendapat bahwa kita harus melepaskan ini karena ini bukan urusan kita. Aku setuju. Jika ada sebuah alternatif yang membuat bawahanku terbunuh, aku lebih memilih tutup mata.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia saling bertukar pandang. Mereka terlihat bodoh karena sebelumnya sudah khawatir. Mungkin masalah ini akan menjadi bencana bagi para penduduk Korporasi Kapitalis di bulan sekarang, tapi mereka berdua tidak memiliki kewajiban untuk menyelamatkan orang yang memberi perintah untuk membunuh orang dan menontonnya dari atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Toh, kalian tidak perlu melakukan apapun terhadap satelit itu. Walau kalian sudah menyentuh komputer yang terhubung ke satelit itu. Yah, aku akan meminta bagian intelijen untuk untuk memeriksa robot itu dan meminta mereka untuk membuatnya seperti kecelakaan karena lingkungan yang ekstrem, jadi kita tidak akan mendapat masalah serius. Kalau kau mengerti, kembali ke sini secepatnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berkata seperti itu, Froleytia mengakhiri transmisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia duduk di atas sebuah es.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Haah...rasanya tenagaku seperti disedot untuk sesuatu yang tidak penting. Untuk apa selama ini kita bertarung, huh? Bagaimana dengan orang-orang yang terpaksa harus menjadi terkaman meriam anti-tank tadi supaya bisa beristirahat dengan tenang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak memberikan respon terhadap komentar Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sepertinya memikirkan hal lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hei? Ayolah, ayo kita pergi dari sini. Atau kau sepertinya masih memikirkan apa yang terjadi dengan anak penguin tadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, apa aku bisa bertanya sesuatu padamu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebelum kita sampai di Antartika, kau mendapat video chat saat kita di ruang penyimpanan amunisi, bukan? Kau tahu, wanita dengan rambut pirang dan gaun dari salah satu keluarga Kerajaan Legitimasi.” Quenser memilih kata-kata yang akan dia ucapkan dengan hati-hati. “Apa kau ingat apa yang dia katakan soal kemana dia pergi? Sesuatu yang sangat jauh dari peperangan di planet ini, bukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Tunggu sebentar. Tunggu sebentar!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku rasa dia juga menyebutkan soal warna bendera tidak dilihat sebagai sebuah ancaman di sana. Bukankah itu berarti dia berada di sebuah tempat yang berada di luar wilayah kekuatan dunia manapun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja ada beberapa wilayah seperti itu di bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai contoh, laut internasional, wilayah yang berada di luar batas 200 mil dari daratan. Atau Antartika, tempat di mana Quenser dan Heivia sekarang berada. Ada beberapa tempat seperti surga di bumi ini yang tidak dimiliki oleh siapa pun, tapi salah satunya adalah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“H-Heivia. Kita tidak tahu pasti soal ini. Sebenarnya, kita beruntung kalau kita tidak akan mengkhawatirkan apapun, tapi apakah kau bisa menghubunginya lewat internet?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“I-iya. Kita tidak memiliki bukti. Tunggu, apa kita bisa menggunakan internet di sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena saat ini begitu banyak pusat penelitian di Antartika dari berbagai macam kekuatan dunia, mendapatkan jaringan internet di sini cukup mudah, dan Kerajaan Legitimasi memiliki pesawat pengangkut menunggu di laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menarik perangkat genggamnya dan menyalakan wireless LAN.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, kita terputus dari akses eksternal selama misi, tapi bisakah kau meretasnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau aku bisa melakukannya, aku tidak akan menjadi mahasiswa magang di sini. Tapi akses khusus yang dibuat untuk perempuan itu pasti masih aktif. Kalau begitu, paling tidak kau bisa menghubunginya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh! Berhasil, ini berhasil! Tapi aku punya firasat kalau Froleytia akan menyadarinya dan pasti akan sangat marah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa perubahan sederhana, Heivia akhirnya berhasil menghubungi gadis yang lokasinya masih tidak diketahui itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaanya yang pertama adalah: “Dimana kau saat ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaan itu sangat sederhana dan mendapat jawaban yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja aku ada vila di bulan bernama Rock Castle.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, anak dari bangsawan Winchell dari Kerajaan Legitimasi, Heivia, berteriak sangat kuat sampai-sampai kepalanya merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Fuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuucccccccccccccccckkkkkkkkkkkkkkkkkkk!!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“I-ini pernyataan yang sangat terburu-buru!! Tapi aku tidak masalah sih,” kata gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO v02 098.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser hampir saja akan menangis “Kau tidak keberatan!?” Tapi kemudian dia berhasil menahan dirinya supaya dia bisa menahan amarah keluarga bangsawan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia dan Quenser mulai berbisik seperti sebuah pertemuan darurat supaya gadis itu tidak bisa mendengar mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Jadi apa yang terjadi, Quenser? Apa atasan tinggi sangat haus untuk membunuh Jenderal Korporasi Kapitalis sampai-sampai rela kehilangan tuan putri bangsawan Kerajaan Legitimasi?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kalau keluarganya cukup berpengaruh dan bahkan tidak melihat Korporasi Kapitalis sebagai musuh saat kita masih berperang dengan mereka, para atasan mungkin ingin segera menyingkirkan mereka secepat mungkin. Tapi aku ragu Froleatia tahu bahwa ada warga sipil di sana. Kalau dia tahu, dia pasti tidak akan memberikan perintah ini dengan tenang.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Terlepas dari itu, semua hasilnya sama saja. Dengan perintah militer seperti ini, kita tidak akan bisa melakukan apapun terhadap satelit ini tanpa mendapat hukuman. Tapi kalau kita tidak melakukan apapun...!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kalian berdua bisikkan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya membuat mereka berdua melompat kaget.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memukul tangan Heivia dengan sikunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Heivia. Hei, Heivia.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Ada apa!? Ini sangat darurat!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kita bisa bilang kalau tanganmu tergelincir. Lakukan, lakukan!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bfh!??” Heivia terkaget-kaget. “(Apa kau tidak tahu apa yang baru saja kau katakan!? Kalau kita melakukannya, kau juga akan dihukum bersamaku!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Cepat! Lasernya akan menembak dalam 30 detik!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Oke, aku akan melakukannya!! Aku tidak ingin mendengarmu komplain setelah ini!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menarik napas panjang untuk fokus pada dirinya sendiri dan berbalik ke laptop yang terhubung dengan robot survei. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ops! Tanganku tergelincir!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, kau bodoh! Kau salah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka saling berteriak satu sama lain, mereka berdua melihat komputer dengan hati yang bimbang dan rasa takut untuk mengubah orbit satelit itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebenarnya apa sih yang kalian berdua lakukan? Ini saat menggangguku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita sebenarnya sedang bermain sebagai pahlawan!! Dan kami berdua sedang menyiapkan bahaya yang sangat tidak menyenangkan untuk hidup kami berdua!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 8===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya semuanya berjalan dengan baik, walau tidak ada yang tahu apakah ia berada pada tingkat marah atau tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia dipanggil ke ruang perwira yang berada di sebuah kapal induk serbu yang sekaligus digunakan sebagai markas. Saat berada di sana, mereka menyadari bahwa Froleytia telah menunggu mereka berdua dengan pidato yang telah ia siapkan. Sebenarnya, hal ini sudah mereka perkirakan tapi kali ini pidato Froleytia berada pada tingkat yang berbeda. Quenser begitu penuh dengan rasa cemas ketika ia melihat shuriken Jepang yang digunakan sebagai hiasan di atas meja akan tiba-tiba melayang ke kepalanya . &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pidato yang sangat menyiksa ini  memakan waktu yang sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat sangat, sangat, sangat, sangat sangat, sangat, sangat, sangat lama, dan sekitar 120 menit telah terlewat. Froleytia pasti telah menyadari betapa lama pidatonya itu karena dia mulai batuk-batuk sebelum ia mulai berbicara lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Well, kalian beruntung karena ini adalah misi yang tidak resmi. Karena sejak pertama operasi militer ini tidak pernah ada dalam catatan, mereka tidak bisa membuatmu bertanggung jawab. Atau dengan kata lain, kalian seharusnya berada di balik terali besi saat ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Haah...yeah...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Sial. Aku bertarung dan berjuang demi seorang heroine, dan yang aku dapat adalah sebuah pidato bahwa apa yang kulakukan ini bertentangan dengan perintah yang diberikan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Quenser dan Heivia terlihat seperti pembungkus krim dari plastik yang semua isinya sudah ditekan keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau ia mulai batuk-batuk lagi, Froleytia bertanya, “Jadi bagaimana keadaan gadis ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Harusnya kau bertanya pada Heivia, bukan aku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melempar pertanyaan itu pada Heivia. Heivia terlihat tidak nyaman, tapi dia harus menjawab tanpa melempar pandangannya karena yang bertanya saat ini adalah komandannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia terlihat senang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitu ya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia terus menggunakan wajah marahnya itu selama 2 jam ke belakang, tapi sekarang wajah itu berganti. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan senyum masam, komandan dari dua anak laki-laki itu berkata, “Kalau begitu aku rasa tidak ada yang perlu dijelaskan lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 9===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pekerjaannya yang telah selesai, Heivia meninggalkan ruangan Frolyetia dan ia berpisah dengan Quenser ketika ia keluar. Selama ini rekan seperjuangannya hanyalah seorang pelajar, jadi dia tidak mendapatkan pelatihan tentara, jadi Quenser merasa sangat lelah setelah mengelilingi Antartika dengan tempo yang sama dengan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan juga, saat ini Heivia membutuhkan waktu untuk sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamar itu berisi empat tempat tidur, jadi ia tidak bisa pergi ke kamarnya sekarang. Pada akhirnya, dia membuka palka kapal itu dan berjalan menuju dek kapal yang sangat dingin itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggunakan perangkat genggamnya untuk melakukan sebuah video chat dengan sambungan internet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang berusaha menelepon anak perempuan dari keluarga Vanderbilt yang berada di vila bulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia pasti tahu bahwa ia membutuhkan akses khusus untuk tersambung ke sana. Tapi dia tidak mau menghalanginya untuk melakukan kontak dengan anak perempuan itu dengan kewenangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sepertinya, akses khusus ini tidak bisa dipakai lagi saat hubungan telepon ini berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa dia ingin mengatakan semua yang ingin dia katakan sementara dia memiliki kesempatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau sudah sedikit lebih tenang?” tanyanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“I-iya. Kamu juga tidak bisa menyalahkan aku. Semua orang pasti panik ketika mendengar bahwa vila di bulan ini diincar oleh gerombolan teroris.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin,” kata Heivia dengan senyum masam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lagi Heivia menggunakan kesempatan ini untuk menjaga jarak dengan satu-satunya hal yang bisa membuatnya menjadi penerus keluarganya. Namun, Heivia tidak menyesalinya. Jika ia kehilangan dirinya saat itu, keinginannya untuk menjadi penerus keluarga Winchell tidak akan pernah terpenuhi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa?” tanya anak perempuan itu. “Aku mengerti kalau mewarisi garis kekuasaan keluarga Winchell bukan tujuanmu. Bahkan orang-orang di keluargamu masih menghindarimu. Tapi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau mau bilang kalau yang aku lakukan sekarang ini berbahaya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hari ini, aku melihat segenggam hal selama ini yang kau lakukan. Aku selalu berpikir bahwa siapa pun bisa mewarisi garis keturunan keluarganya dan menjadi kepala keluarga dengan berdiam di markas yang jauh dari kata bahaya selama 3 tahun, tapi yang kulihat ini ternyata sangat berbeda. Kalau kamu tetap melakukan hal seperti ini, aku takut kalau suatu saat akan terjadi hal buruk yang menimpamu. Dan...jika kamu menyerah pada kau-tahu-yang-kumaksud, kamu bisa mewarisi garis keturunan keluarga Winchell kapan saja tanpa harus ada orang yang mempermasalahkannya. Jadi ...kenapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang di keluargamu masih menghindarimu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau kau menyerah pada kau-tahu-apa-yang-kumaksud...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar itu, Heivia menyipitkan matanya. Wajahnya terlihat lebih serius dari saat dia bersama dengan Quenser atau bahkan saat ia bersama dengan Froleytia, atau bahkan tuan putri Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengar. Keluarga Winchell dan Keluarga Vanderbilt masih memiliki rasa permusuhan dan kedua belah pihak sama-sama menginginkan supaya salah satu pihak untuk musnah. Kau mengerti, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“I-Iya...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan kau tahu bahwa tak satu pun dari aku atau kamu yang ingin dirongrong oleh orang-orang yang tidak suka dengan keputusan kita berdua. Kau merasakan hal itu, bukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Tapi...tapi...!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya itu yang ingin kuketahui.” Heivia tersenyum. “Pada saat ini, kita akan berakhir seperti adegan terakhir drama tragedi Shakespear. Namun, aku tidak ingin hal itu terjadi. Aku akan terus berjuang sampai aku menemukan satu hal yang dapat membuatku mewarisi garis keturunan pemimpin keluarga Winchell dari orang-orang yang ingin mencoba merebutnya dariku. Setelah aku menemukannya, aku akan menutup mulut semua orang yang meragukanku dan menyelesaikan konflik tiada akhir ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi tunggulah di sana. Aku akan pastikan bahwa aku akan mendapatkan apa yang sudah menjadi hakku. Kenapa kau berpikir kalau aku menolak untuk bergabung dengan akademi militer dan mendaftarkan diriku sebagai perwira pertama? Aku melakukannya supaya aku dapat melakukan apa yang seharusnya aku bisa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia Winchell.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia membicarakan tujuannya lewat video chat itu, dia membuat sebuah keputusan yang tak nampak di wajahnya – baik terjelaskan lewat wajahnya atau suaranya yang diam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
...Dan kalau perlu aku akan melawan Object sialan ini supaya aku dapat meraih tujuanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 10===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang putri, pilot Elite dari Baby Magnum, menatap monitor yang ada di dalam kokpitnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berada di Laut Ross di pesisir gunung Erebus, tempat dimana pertempuran telah terjadi di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa perahu motor bersandar di sana. Sepertinya perahu itu milik para teroris. Mereka pasti akan menggunakan perahu itu untuk kabur ke Oseania setelah mereka berhasil menyerang bulan dengan menggunakan robot survei. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sekarang bukan itu masalahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di permukaan laut itu, tepat di sebelah perahu motor itu, terdapat tumpukan kabel. Mereka menggunakan kabel itu sebagai tenaga untuk menggunakan cadangan senjata Object sebagai anti-tank.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, kabel itu akan terhubung ke sebuah Object, tapi tidak ada tanda-tanda bahwa ada Object di tempat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang Putri memeriksa radar Object, tapi dia tidak menangkap apapun di radarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berpikir lagi sebentar dan kemudian dia memberikan laporan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara dengan Froleytia yang sekaligus sebagai penanggung jawab wilayah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti yang sudah kuduga, aku tidak bisa mendeteksi keberadaan satu reaktor pun di sini. Bagaimana cara mereka mengirim sebuah Object ke tempat ini juga masih misterius. Mungkin Object itu sekarang sudah menyelam ke dasar laut.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ingin sekali berpikir bahwa Object berbentuk bola sebesar 50 meter itu mampu menyelam tanpa terdeteksi oleh sonar sekalipun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin mereka menggunakan fungsi stealth.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO v02 106.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku memiliki firasat bahwa Object sebesar itu bisa dilihat dengan mata telanjang bahkan ketika radar tidak mampu menangkap keberadaannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dari railgun yang digunakan sebagai anti-tank, dari kabel berdaya tahan rendah yang digunakan untuk menyuplai tenaga, dan dari misil yang digunakan untuk menyerang pesawat mata-mata kita. Semua prajurit musuh memang sudah mati, tapi ada beberapa petunjuk yang tertinggal yang bisa kita gunakan. Dari semua petunjuk yang ada saat ini, aku yakin orang yang bertanggung jawab untuk serangan ini adalah...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mulai menangkap jejak dari semua petunjuk ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin dia memang kekurangan petunjuk. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau mungkin dia masih memiliki keraguan untuk mengungkapkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun alasannya, pada akhirnya masanya sudah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mass Driver conglomerate, organisasi terbesar di seluruh dunia yang berada pada kekuatan dunia Korporasi Kapitalis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume 2 Prolog|next= HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 2}}&amp;lt;noinclude/&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_2_Bagian_1&amp;diff=513394</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_2_Bagian_1&amp;diff=513394"/>
		<updated>2017-02-19T03:39:53Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 1: Hal yang Biasa Jika Berlumpur di Medan Perang &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran untuk Mengontrol Antarika==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku memiliki misi yang sangat penting bagi kalian berdua!!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia, seorang anak laki-laki dengan tubuh berotot dan rambut kecoklatan, berpikir kembali tentang apa yang diperintahkan oleh atasannya, dia dengan hati-hati menggerakkan jarinya dengan mata yang sama yang dimiliki oleh ikan mati. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berada di sebuah ruangan sempit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam ruangan itu terdapat sebuah perangkat logam yang diletakkan di atas sebuah meja. Quenser, seorang anak laki-laki dengan rambut pirang yang panjangnya menggantung di atas bahunya, duduk di seberang meja itu dan memiliki tugas yang sama dengan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dibilang sebuah kursi, mereka sebenarnya duduk di sebuah kotak penyimpanan yang digunakan untuk menyimpan cadangan railgun kecil yang digunakan oleh Object. Heivia tidak tahu berapa besar peluru yang digunakan oleh railgun itu, tapi ukuran dari tiap-tiap kotak ini sama dengan panjang sofa untuk tiga orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mejanya juga bukan sebuah meja, itu adalah sebuah kotak kayu. Kotaknya sendiri kosong, tapi kotak itu diletakkan di antara peluru railgun untuk membuat ruangan ini layaknya ruangan kerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sedang memasukkan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa senapan kosong harus mereka isi dengan magasin, dan mereka menggunakan jari mereka untuk memasukkan peluru itu satu persatu ke dalam magasin. Sementara sebuah suara yang terdengar aneh terdengar dari jari-jari Heivia yang sedang memasukkan peluru ke dalam magasin, tangan Quenser bekerja dengan jarinya yang sangat lentik seperti seorang perempuan untuk menyelesaikan pekerjaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sudah memulainya 15 menit yang lalu, tapi Heivia sudah tidak kuat dengan pekerjaan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menendang kotak railgun yang ia duduki dengan tumitnya dan berkata, “Hei, aku tidak bisa lanjut lagi. Ini bukan perang!! Dengan Object yang masih bisa bergerak setelah ledakan nuklir, memasukkan peluru kecil ini ke dalam senapan sama sekali tidak berarti jika kita gunakan untuk melawan Object!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, ulangi lagi yang kau kerjakan itu. Kau terlalu kuat menekannya dan membengkokkan pernya menjadi huruf S. Aku tahu dari suaranya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kau malah terlihat senang!? Pekerjaan membosankan ini sudah hampir membuatku jadi gila!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Bukankah pekerjaan sederhana seperti ini yang memacu jantungmu? Aku rasa berlarian di wilayah rimba dengan membawa senapan berat jauh lebih merepotkan dari pada pekerjaan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, Aku tidak tahu kalau desainer Object sepertimu itu sudah gila. Dan memangnya apa tujuan kita melakukan ini? Memangnya tidak bisa perusahaan senjata yang melakukan tugas ini saat mereka mengirim senjata dan memaketnya kemari?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya menyimpan pelurunya terlalu lama akan membengkokkan pernya dan menambah resiko malfungsi? Itulah kenapa kita hanya boleh memasukkan peluru saat kita membutuhkannya dan melepaskannya lagi saat kita tidak membutuhkannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benarkah? Bukannya sama saja dengan tinta printer? Aku berani bertaruh kalau kau akan terus menyimpannya tanpa ada masalah, tapi mereka memberi tahu kita tentang malfungsi ini agar kita terus melakukan ini selamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, per magasinnya rusak. Kau harus mengeluarkannya dan melakukannya lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gaahhh!!” dia berteriak dengan rasa sangat terganggu, tapi Quenser menghiraukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia bukan tipe orang yang akan mundur saat dia tidak mendapakan reaksi, jadi dia menunjuk sebuah papan kartu di sebelah kotak kayu yang mereka gunakan sebagai meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana kita bisa menyelesaikan semua ini sendirian!? Dan bukannya semua pekerjaan ini dikerjakan oleh sebuah mesin!? Kalau mereka memiliki mesin untuk mengerjakan ini, kita tinggal menyiapkan magasinnnya dan menekan tombolnya. Lalu mesinnya tinggal memasukkan peluru ke dalamnya seperti mesin es krim!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya mereka semua sedang menghemat pengeluaran mereka? Semua hal yang berhubungan dengan perang hanya dipusatkan pada Object.  Pasukan seperti kita tidak terjun langsung di medan perang. Kapan kita menggunakan senapan berpeluru untuk berperang?  Bagi mereka, lebih baik menggunakan tentara yang mengganggur yang mereka miliki untuk menyelesaikan tugas yang bisa dikerjakan oleh mesin mahal mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau memang selalu memiliki cara untuk menghancurkan motivasi orang lain, kau tahu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merasa lelah dengan semua ini, Heivia melempar magasin senapan ke kotak kayu yang mereka gunakan sebagai meja. Dia meregangkan punggungnya dengan menariknya ke belakang agar ia bisa rileks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat sebuah lemari kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melirik barang-barang yang ada di situ, lalu kemudian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hei Quenser, lihat apa yang baru saja kutemukan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada video porno yang terselip diantara video pelatihan di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memberikan sebuah tugas yang sangat membosankan bagi dua orang tentara di bawah komandonya dengan senyuman, Froleytia berjalan kembali ke dalam ruangan khusus yang disiapkan bagi para pejabat militer di dalam markas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, markas ini diciptakan dari konvoi kendaraan raksasa yang terdiri dari 100 kendaraan besar, jadi bahkan ruangannya itu terlihat seperti blok kontainer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia sama-sama berusia 17 tahun dan Froleytia berumur 18 tahun. Perbedaan umur di dalam unit terus semakin berkurang, tapi masalah itu hanyalah masalah waktu. Gadis berambut pirang seperti dirinya memang jarang, tapi tidak ada yang merasa aneh ketika ia memimpin sebuah grup besar yang terdiri dari 800 orang. Itulah bagaimana masalah ini diselesaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Froleytia menggunakan tablet yang terhubung dengan komputernya untuk mengecek rute serangan pasukannya untuk misi selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melakukan itu, dia melirik ke arah monitor lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan sebuah mikrofon dan kamera video yang menempel di komputernya, ia terlihat seperti sedang menggunakan perangkat video chatting. Di salah satu sisinya adalah seseorang yang berasal sangat jauh di negeri aman yang sangat aman dari medan pertempuran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa saja membuka dua jendela di laptopnya dari pada harus menyiapkan dua komputer yang berbeda, tapi Froleytia memiliki alasan untuk tidak melakukan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tamu yang ia maksudkan adalah seseorang yang akan berkata tidak sopan jika wajahnya tertutupi oleh jendela status lain di depan mukanya. Dia hanya memiliki pangkat tiga bintang, tapi dia bertingkah layaknya jenderal bintang lima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitu ya, Jadi apa yang sedang dilakukan oleh Heivia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, baik-baik saja. Lagipula dia adalah satu-satunya yang berasal dari keluarga Winchell di sini. Dia tidak akan dikirim ke dalam lubang buaya di garis depan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia berusaha agar perbincangan ini terus berlanjut, tapi kenyataanya adalah Heivia ia suruh untuk mengisi peluru-peluru kecil ke dalam magasin kosong untuk menghancurkan Object setinggi 50 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Yah, kurasa aku tidak cukup beruntung hari ini...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tamunya sendiri tidak sadar tentang hal itu. Dia adalah seorang gadis dengan rambut pirang berumur 15 tahun yang mengenakan sebuah  gaun yang tidak cocok untuk zaman ini. Namun, korset yang ia kenakan adalah sebuah korset yang telah dimodifikasi sehingga ia bisa menggunakannya sendiri tanpa harus menggunakan bantuan orang lain. Walau dia seorang putri bangsawan, sepertinya dia tidak terlalu suka jika harus menggunakan para pelayannya untuk banyak hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggaruk pipinya dengan jari telunjuknya dan berkata, “Tidak apa-apa. Untukku, dia tidak akan berguna jika dia mati sebelum acara akbarnya bisa digelar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Permisi, tapi aku pikir pertunangan ini sangat ditentang oleh kedua keluarga Winchell dan Vanderbilt.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semakin besar halangannya, semakin besar api yang terbakar di dalam hatiku. Seharusnya kau mencoba untuk jatuh cinta sekali-kali, nyonya tentara.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa berpikir, Froleytia merasa begitu kesal ketika putri bangsawan itu membahas hal itu. Dia menganggukkan rambut peraknya dan mencoba mengganti pembicaraan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi itu ide yang bagus, kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ide bagus apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Membuat Heivia diperlakukan sebagai prajurit satu. Sebagai seorang dari keluarga Winchell, bukankah paling tidak ia diberikan pangkat letnan dua? Mungkin terdengar kasar, tapi kalau Heivia sampai diberikan pangkat prajurit satu terdengar agak...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, aku rasa ada beberapa alasan kenapa dia diberi pangkat prajurit satu. Aku juga tidak tahu. Aku juga tidak peduli dan tidak memiliki pengetahuan soal pangkat kemiliteran, jadi bukan tempatku untuk mengomentarinya. Dan kalau kau membahas hal itu, kamu adalah putri dari keluarga bangsawan tapi kau pergi ke medan perang dan angkat senjata.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mengeringkan kerongkongannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mencoba menghindari topik yang tidak dia inginkan, tapi malah terbawa ke dalam masalah lain yang tidak ingin dia bahas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisakah aku berbicara dengan Heivia?” Tanya gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sejujurnya. Aku akan menghubungkan kalian lewat video chat, tapi ini rahasia. Prajurit lain hanya bisa memandangi orang yang mereka cintai lewat foto dan banyak yang bilang kalau mereka akan menikahi orang yang mereka cintai saat mereka pulang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, aku pikir itu hanya terjadi di film,” kata gadis berambut pirang itu saat dia membenahi poninya dan memeriksa beberapa bagian gaunnya. Sepertinya dia agak gugup kalau harus berbicara dengan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku pikir dia terlihat imut kali ini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Froleytia berpikir sesuatu yang agak kasar, putri bangsawan itu meminta permintaan terakhirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolong hubungkan aku dengan Heivia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oke, oke. Dia berada di ruang kerja gudang amunisi. Aku akan menghubungkanmu dengannya di sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia saling berhadapan dengan komputer di pojok ruangan itu. Mereka memasukkan kaset video porno itu dan duduk dengan tenang saat pemutar video itu berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian warna merah muda yang sangat seksi muncul di layar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oke!! Aku, Jessica si prajurit wanita yang pintar, akan membuat kalian para rekrutan baru yang sangat takut untuk bergerak menjadi seorang pria sejati!! Ini adalah perintah! Semua orang yang tidak mau lagi menjadi dibilang anak kecil, lompat ke dadakuuuuuuuu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ko-komandan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku juga, komandan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku... aku... komandan... komandan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wah ha ha ha! Oke, Aku, Jessica, akan mencoba melatih kalian, semuanya ke sini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mendengarkan suara tawa, teriakan, dan gerutu karena kelelahan menonton daging dan daging dan keringat dan daging dan keringat dan keringat dan daging dan keringat tampil di depan layar mereka, Quenser hanya terpana. Dia melihat paket itu lagi yang berjudul &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Latihan Rahasia Seorang Prajurit Wanita tentang Kenikmatan dan Payudara”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbalik dan melihat rekanya yang menemukan kaset itu dan berkata, “Um, Heivia? Apa kau adalah tipe orang yang sangat menikmati saat di-bosi oleh seorang komandan perempuan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, bodoh!! Aku cuman bilang kalau kita seharusnya menikmati apa yang kita temukan ini. Bukan aku yang menyembunyikan kaset ini di sini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berbalik dari gambar yang sangat tidak senonoh dan erotis itu, lalu berbalik untuk mengerjakan magasin kosong. Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Huh? Apa? Huh? Entah kenapa aku bisa bekerja lebih cepat. Kenapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan berhenti, bocah!! Siapa yang bilang kau boleh berhenti!! Berapa kali aku bilang kalau kalian semua tidak boleh berhenti sampai aku, Jessica, meminta kalian untuk berhenti!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waahhh!! Aku sendiri merasa sangat terpacu. Kenapa aku merasa seperti bersalah kalau berhenti bekerja!? Apa mereka memiliki trik diet khusus dengan seorang komandan yang berteriak padaku!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berhenti mengeluh dan gerakan jarimu lebih cepat!! Jangan biarkan aku, Jessica, dengan cepat merasa bosan!! Kalau kalian pria sejati, jangan hancurkan ekspetasiku tentang kalian!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik, komandan Jessica!! Kami akan melakukan apa yang anda perintahkan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Komandan! Kami akan menunjukkan kalau kami adalah prajurit yang pantas!! Komandan!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan dua anak laki-laki itu bergerak semakin cepat dan cepat sampai-sampai peluru yang mereka padatkan di dalam magasin itu terlihat seperti seseorang yang sedang menjahit sebuah baju. Saat Quenser dan Heivia sudah mencapai batas diri sendiri, mereka melemparkan semua perasaan malas mereka dan menjadi mesin yang tidak lain-tidak bukan melakukan pekerjaan ini dengan sangat akurat dan teliti dengan napas yang sangat berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Fnhh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yesss!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba mereka mendengar sebuah suara elektronik kecil berbunyi yang menandakan ada sebuah panggilan video, dan sebuah video muncul di jendela video porno itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kalian lakukan?” kata perempuan muda dengan rambut pirang dengan suara dingin sambil menatap mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waaaaaaaaaaaaaahhhhhhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waaaaaaaaaaaaaahhhhhhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia berteriak bersamaan dan bergerak sangat cepat ke arah mouse untuk menutup jendela video porno yang mereka tonton. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, gadis berambut pirang itu menunjuk benda itu dengan mata malas dan berkata, “Heivia, sepertinya aku melihat sebuah paket yang mencurigakan di atas meja kayu itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kyaaahhh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laki-laki perkasa dan tentara berpengalaman seperti dia berteriak seperti seorang perempuan dan melempar CD case video porno itu dari atas boks kayu yang beralih fungsi menjadi meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendekat dan berbisik ke Heivia untuk mengumpulkan beberapa informasi intelijen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Hei, Heivia. Siapa wanita ini? Dia sepertinya tahu namamu.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Aku akan menjelaskannya nanti, tapi dia adalah satu-satunya anak perempuan dari keluarga Vanderbilt. Keluarganya memiliki kekuasaan yang sama seperti keluargaku, tapi dia bisa menggunakan kekuasaan di tangannya itu sebagai seorang bangsawan sementara aku hanyalah seorang penyendiri dan tidak bisa ditolong. Aku tidak bisa membiarkan pengawasanku turun, jadi diamlah saat aku berbicara. Ini bukanlah tipikal orang sipil yang bisa memarahi kita!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tempramental,” kata perempuan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu. Tapi jika apa yang dikatakan oleh tuan Putri itu benar, aku tidak akan memiliki banyak kesulitan di masa lalu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tahu apa yang kamu pikirkan. Omong-omong, aku tidak memiliki alasan untuk ingin berbicara denganmu. Kau tahu kalau kita sudah bertunangan, dan rasanya aneh kalau kita tidak menghabiskan waktu seharian untuk berbicara. Sebenarnya, kalau kamu lebih sering menghubungiku, aku tidak perlu harus melakukan hal ini, Heivia. Tidak elok rasanya seorang putri bangsawan untuk tidak mendengar kabar tunangannya di medan perang semenjak kau pergi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolong berikan aku waktu sebentar. Semua surel yang aku kirimkan selalu diawasi untuk mencegah kebocoran informasi. Mereka akan menyadari bahwa aku akan menggunakan emot lucu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia berbicara seakan-akan penuh beban, tapi Quenser sadar bahwa suaranya berbeda dari biasanya. Itu tidak terdengar seperti Heivia yang biasa. Quenser sadar diri untuk tidak ikut mengobrol dan tetap diam, jadi dia mundur dan bekerja lagi. Dia bukan tipikal orang yang akan langsung tertarik di dalam pembicaraan sepasang kekasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO v02 032.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kamu ada di dalam ruangan apa? Aku pikir kau ada di sebuah garis depan medan pertempuran untuk mencoba mendapatkan sebanyak apapun pengalaman yang kamu butuhkan untuk menjadi kepala keluarga. Apakah keluarga Winchell memiliki tradisi untuk memberikan pekerjaan sampingan kepada pewaris takhtanya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, masalahnya sangat kompleks tentang itu. Seorang wanita muda yang suka meminum teh di negara aman tidak akan bisa menyadari bagaimana sesuatu diselesaikan di medan perang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heh heh. Kau pikir seperti itu, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn? Apa? Kau tidak bersantai di Mansion Paris? ...Jangan katakan kalau kamu sedang berniat ke sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak mungkin aku akan menerobos masuk ke dalam markas dengan tidak sopan sementara perang masih berlanjut. Malah sebaliknya. Aku sekarang sedang pergi sangat jauh dari planet yang penuh dengan peperangan ini. Di tempat ini, warna bendera nasional tidaklah berarti.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, kalau kamu bisa membuktikan diri di medan perang yang berlumpur itu dan bisa mebaktikan diri sebagai seorang kepala keluarga Winchell, kau harus ke sini juga. Tapi tempat ini agak tidak nyaman kalau dijadikan sebagai sebuah kediaman utama, tapi tempat yang sempurna untuk sebuah liburan yang tenang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian pintu itu terbuka tanpa ada bunyi ketokan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia langsung memutar kepala mereka ke arah suara besar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia, Komandan dengan rambut perak itu berada di depan mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, Heivia, kita memiliki masalah serius. Kita harus segera masuk ke ruang pertemuan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“??? Kenapa seorang komandan sepertimu harus capek-capek masuk ke tempat ini sendirian? Tak bisakah kamu mengirimkan pesan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Anehnya euangan ini memang dibuat agar tak bisa dihubungi dengan mudah, jadi sinyal radio tak bisa menerobosnya. Dan juga, panggilan video itu adalah prioritas, jadi aku pun tidak bisa memotong seenaknya karena dia berasal dari keluarga Vanderbilt dan aku harus menunggunya sampai selesai. Aku baru sadar beberapa saat yang lalu. Itu kesalahanku, jadi aku harus menghampiri kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia kemudian melihat layar komputer itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik kerah leher Heivia dan berkata, “Aku yakin kalau kamu juga mendengarnya, aku harus meminjam anak ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik,” kata gadis dengan rambut pirang itu dengan anggukan kecil. “Buatlah dia bekerja keras tanpa harus membunuhnya, jadi dia bisa menyelesaikan masa tugasnya di kemiliteran dengan cepat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian  4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia melempar Quenser dan Heivia ke dalam ruang pertemuan dan memulai pertemuan ini dengan para prajurit yang telah berkumpul di sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Panggung kita kali ini adalah Antartika,” Kata Froleytia saat dia menunjukkan sebuah peta besar di atas papan tulis putih. “Salah satu pesawat pengintai milik Kerajaan Legitimasi telah menjadi sasaran oleh sebuah rudal dari permukaan tanah saat terbang di daerah pesisir laut Ross. Ia dikunci oleh laser.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah misi kita untuk menyelamatkan awak pesawat yang jatuh di Antartika?” Tanya Quenser, tapi Heivia menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Untungnya, pesawat itu dilengkapi dengan suar darurat. Salah satu suar itu merusak laser penguncinya dan mereka berhasil kabur dari jarak tembaknya. Masalahnya adalah ada orang bodoh yang mencoba menembak mereka dengan rudal,” Kata Froleytia, tersenyum kecut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita sudah menghubungi Aliansi Informasi, Korporasi Kapitalis, Organisasi Iman, dan semua kekuatan dunia lain untuk memeriksanya, tapi tidak ada yang tahu dari siapa serangan itu berasal. Terlepas dari apakah mereka memberikan informasi yang benar atau tidak, ini telah menjadi masalah internasional dan dimasukkan ke dalam kategori serangan teroris yang tidak dikaitkan dengan kekuatan internasional lain. Dengan kata lain, tidak akan ada orang yang komplain jika kita menghancurkannnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar hal itu, kemudian Quenser dan Heivia saling berbisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Teroris? Aku dengar mereka yang ada di wilayah Eropa barat jauh lebih mengerikan daripada medan perang yang dikuasai oleh Object.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Yah, aku juga dengar kalau pasukan khusus kepolisian menjalani pelatihan khusus untuk melakukan perlawanan secara langsung. Dan kurasa, melawan teroris bukanlah pekerjaan militer.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Polisi tidak bisa bergerak ke Antartika. Itulah kenapa kita yang dikirim ke sana.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengangkat tangannya dan bertanya pada komandannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kita akan menghabisi mereka?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisa dibilang aku tidak akan memerintahkan kalian melakukan hal tidak beradab seperti itu. Lokasi peluncuran rudal yang kita prediksi dari laser penarget berada di dekat sebuah observatorium milik Kerajaan Legitimasi. Kita harus memeriksa apakah tempat itu sudah dihancurkan, dan jika tidak, habisi semua ancaman yang ada di situ. ...Sederhana, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Ujung-ujungnya kita harus membunuh mereka juga)” gumam Heivia ketika melihat senyum Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menghiraukannya, komandan Froleytia melanjutkannya kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti yang aku katakan, arah dari laser penarget tersebut diprediksi dari arah di mana laser tersebut ditembakan. Lokasinya berada di markas Gunung Erebus yang berada di pesisir laut Ross. Kita akan mengirimkan unit penyerang. Jika mungkin, tangkap mereka hidup-hidup untuk mengetahui tujuan mereka, tapi jika tidak bisa, jangan khawatir. Menghabisi mereka semua terdengar seperti rencana yang lebih baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perasaan berat mereka berangsur surut dan semua orang merasakan hal yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Monser raksasa setinggi 50 meter bernama Object bersinonim dengan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object memiliki karakteristik khusus. Mereka memiliki 100 senjata, dan senjata itu ditenagai oleh sebuah reaktor bertekanan tinggi, senjata-senjata tersebut adalah meriam laser, meriam plasma berstabilitas rendah, railgun, dan coilgun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada satu pun rudal yang dipasang pada monster itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, kemungkinan bahwa para teroris itu memiliki Object cukup rendah. Dan militer Kerajaan Legitimasi bisa mengirimkan sebuah Object dengan teknologi termutakhir miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemenangan mereka sudah terasa sangat dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah Object tidak akan bisa dihentikan bahkan dengan sebuah rudal nuklir sekalipun, jadi senjata berkekuatan ringan dan rudal tidak akan mempan terhadapnya. Itulah kenapa perasaan berat mereka berkurang dan bahu mereka terasa lebih ringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, iya. Aku memiliki satu hal lagi,” kata Froleytia. “Kita tidak bisa menggunakan Object milik tuan putri dalam misi ini. Tanamkan itu dalam pikiran kalian semua.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hah?” kata Quenser tanpa berpikir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pikir dia salah dengar, tapi Froleytia harus menjelaskannya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekali lagi, kita tidak bisa menggunakan Baby Magnum milik sang putri. Object adalah sebuah senjata raksasa dengan berat lebih dari 200,000 ton. Menjalankan monster seperti itu di benua es seperti ini akan menghancurkan lapisan esnya dan membuat Object jatuh ke dalam air. Lalu bagaimana caranya kita mengeluarkannya? Jika ada crane yang cukup kuat untuk mengangkatnya, aku tidak apa-apa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“U-umm... aku pikir kita memiliki para teknisi perawatan yang sudah menjamin bahwa sebuah Object bisa diturunkan dengan cepat dan aman. Apa yang harus kita lakukan tanpa sebuah Object?” Tanya Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah,” kata Froleytia saat dia menekan peta itu dengan sebuah tongkat. “Aku rasa kalian bisa melawan teroris itu dengan senjata yang lebih kecil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian  5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian mereka semua dikirim ke Antartika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para teroris itu diduga bersembunyi di Gunung Erebus yang dekat dengan laut, tapi Quenser dan yang lain menggunakan perahu untuk mendarat di pesisirnya daripada harus terbang langsung ke sana. Dari situ, mereka dan sekitar 100 prajurit lainnya secara perlahan dan harus secara hati-hati memutari tempat itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para prajurit yang biasa bertugas menjaga markas kali ini juga harus ikut serta dalam misi ini. Mereka menggunakan tank dan sebuah helikopter, dan mereka semua terlihat seperti sebuah pasukan yang berasal dari era yang telah hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau serius?” gumam Heivia saat dia berjalan berdampingan dengan Quenser. “Ini adalah Antartika. Biar aku katakan ini sekali lagi, Antartika. Apa yang aku lakukan di sini? Aku seharusnya berada di markas selama 3 tahun untuk bisa menjadi kepala keluarga di dalam keluarga besarku. Apa yang aku lakukan di sini? Apakah monster berdadan raksasa itu telah lupa kalau aku ini adalah analis radar?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Coba pikir, aku datang ke sini sebagai mahasiswa magang untuk mempelajari Object, jadi kenapa aku juga ada di benua es ini tanpa ada sebuah Object-pun di sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek. Kita ini hanya antena manusia. Mereka seharusnya mengirim drone daripada mengirim manusia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan angin yang sulit di sini, aku ragu kalau UAV bisa digunakan di tempat seperti ini. Juga, sinyal radio mudah untuk dilacak, jadi ide itu cukup buruk untuk kondisi seperti ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisakah kamu tidak usah terlalu serius? Apa kamu mengembangkan kemampuan masokismu itu di bawah kesewenang-wenangan komandan kita?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku hanya ingin menyelesaikan ini dengan cepat supaya kita bisa segera pergi dari sini. Aku tidak terlalu peduli dengan pekerjaan yang tidak berhubungan dengan Object. Heivia, kau harus belajar bagaimana caranya orang dewasa menyelesaikan masalah.” Kata Quenser dengan nada bosan, tapi sepertinya Heivia tidak mendengarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melihat ke langit yang sangat putih di atas dan berkata, “Ngomong-ngomong, ini Antartika bukan? Selalu ada satu hal yang ingin aku tanyakan tentang tempat ini. Apa kau keberatan kalau aku bertanya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Keagungan alam bukanlah hal yang aku kuasai. Kalau kau butuh penjelasan, tanyakan saja pada orang-orang dari Lembaga Swadaya Lingkungan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, ini bukan sesuatu yang aneh kok.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Antartika adalah sebuah benua es. Di beberapa tempat, suhunya bisa mencapai 50 derajat celsius di bawah nol, membuatnya benar-benar menjadi sebuah area beku di bumi. Di tanah putih ini, air lebih banyak menghabiskan waktunya sebagai zat padat daripada zat cair. Hal yang sama terjadi pada manusia. Jika otot dan darah di dalam tubuh dilemparkan pada suhu yang sangat ekstrem seperti ini, ia akan berubah menjadi lebih padat dari pada sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa di Antartika sangat dingin?” gerutu Heivia saat dia melepaskan penutup kepala dari mantel musim dingin yang ia kenakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya agak aneh jika ia mengusap keringat di alisnya dan melihat ke sekelilingnya. Di dalam film dokumenter hewan yang ia tonton, wilayah ini benar-benar sangat putih, tapi mereka berdiri di sebuah wilayah yang berupa tanah seperti batu hitam. Juga, sebuah uap putih keluar dari dalam tanah di banyak tempat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertemuan dua jenis angin yang sangat kuat bertiup di segala arah, dan salju putih terus turun dari awan putih di atasnya, tapi uap itu membuat mereka sama sekali tidak bisa merasakan dingin dan salju meleleh ketika menyentuh  tanah, jadi itu tidak dihitung. Tidak ada satu pun yang ia lihat sekarang ini persis dengan apa yang ia pikirkan selama ini di kepalanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Quenser melihat ke bawah untuk membaca apa yang tertulis di termomter digitalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Musim di wilayah garis khatulistiwa itu terbalik, ‘kan? Sekarang di sini hampir musim panas. Bahkan suhu udara di sini adalah -3.9 derajat celsius. Kau akan merasa sangat kedinginan jika melepaskan mantel musim dinginmu itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak mungkin. Ini masih di bawah nol derajat? Aku merasa seperti berada di dalam sauna.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini adalah wilayah pegunungan berapi, jadi panas merambat secara teratur dari dalam tanah. Aku ingat bahwa di sini pernah terjadi letusan gunung berapi dua tahun yang lalu dan itu membuat pergerakan yang signifikan dari permukaan di sini. Kau merasa panas karena itu. Kalau kau mencoba tidak bergerak kau akan merasa kedinginan, jadi kau harus memasang mantelmu itu segera.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah ha ha ha ha ha ha!!” tawa Heivia tanpa peringatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat dengan wajah bingung dan Heivia menunjuk sebuah titik tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lihat Quenser!! Itu adalah kolam air panas. Kita ada di Antartika dan ada kolam air panas keluar dari dalam tanah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku ‘kan sudah bilang kalau kita ini sekarang ada di wilayah pegunungan berapi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi itu adalah kolam air panas!! Tempat ini menghancurkan semua yang aku ketahui soal Antartika!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia berbicara, Heivia melepaskan kacamata tebalnya. Dia merangkak di pinggir kolam yang mengeluarkan uap putih dan memasukkan tangannya di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh... wow. Suhu 40 derajatnya sangat pas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hentikan Heivia. Kalau kita meluncur ke dalam kolam air panas ini, kita tidak akan mempedulikan soal perang ini lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya mereka tidak ingin pergi dari sini, tapi Froleytia pasti akan menyentak mereka jika mereka jatuh ke dalam jebakan kolam air panas ini. Jadi mereka berdua pergi begitu saja dari tempat itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada seratusan prajurit yang ikut di dalam misi ini, tapi karena lingkaran yang harus diputari sangat luas, Quenser dan Heivia pun tak bisa melihat mereka lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjalan melintasi wilayah bebatuan hitam yang keras yang tampil di dalam perangkat genggam mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berjalan cukup jauh, tanah hitam itu kemudian tertutup salju dan es. Tanahnya memang terlihat rata, tapi sebenarnya cukup miring untuk membuat orang yang jatuh menjadi sebuah bola salju raksasa. Suhu di sekitar mereka juga turun dengan drastis. Tanah putih itu hanyalah pemandangan yang bisa mereka lihat di setiap arah dan mereka tidak bisa melihat penunjuk wilayah yang jelas. Hanya bergantung pada peta membuat mereka merasa telah menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat ke kakinya yang menginjak es yang hancur di kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, sekarang rasanya aku benar-benar berada di Antartika.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ow!? Tempat ini bukan hanya dingin, tapi menyakitkan! Hei, Quenser. Ada yang aneh di wajahku, apa kau melihat sesuatu yang aneh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Keringat di wajahmu membeku. Aku rasa itu yang membuatmu merasa sakit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial, sial, sial, sial!!” teriak Heivia saat dia dengan panik membersihkan wajahnya yang sedikit demi sedikit membeku dan menarik tudung kepalanya.  “Brengsek! Kalau kita benar-benar ada Antartika, apa kita tidak bisa melihat sesuatu yang imut seperti penguin!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Es yang banyak ini juga pemandangan yang bagus. Kau akan jatuh sakit beberapa hari lagi, mungkin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kamu bisa sangat tenang di sini, Quenser? Apa kau berasal dari negara yang sangat dingin?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak. Aku sudah sangat kenyang dengan es,” kata Quenser dengan berdehem. “Saat aku masih bersekolah di negara asalku, kami melakukan banyak percobaan dengan selembar persegi es kering untuk mengajarkan kita tentang dasar dari armor Object. Kita belajar bagaimana retakan itu bergerak dengan menusuknya di tempat yang berbeda-beda.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa es? Armor Object ‘kan terbuat dari logam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan air, percobaannya menjadi lebih mudah dipakai ulang. Dengan pendingin, percobaannya bisa dilakukan berkali-kali sebanyak yang kita mau. Juga, kita hanya belajar dasar yang paling dasar dari bagaimana retakan itu bekerja, jadi tidak ada alasan yang cukup untuk menggunakan lempeng logam dengan titik lebur yang sangat tinggi yang memiliki bahan yang sangat reaktif yang khusus dibuat oleh para pengrajin dengan harga yang sangat mahal. Dengan mencampurkan bahan kimia di dalam air untuk menambah kepekatannya sebelum mendinginkannya, lapisan es itu bisa meretak dengan cara yang sama. Kami juga melakukan percobaan dengan meningkatkan efesiensi penyerapan tekanan dengan merusak kepekatannya,” kata Quenser sambil menghela napasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena pelajaran sekolah di tempat asalnya sangat membosankan, Quenser memutuskan untuk pergi ke medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser kemudian mengganti topik pembicaraannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Coba pikir, apa yang para teroris itu coba lakukan di tempat antah berantah seperti ini? Apa mereka menggunakan rudal untuk serangan udara itu sebagai hiasan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak tahu apa-apa, Quenser,” jawab Froleytia di radionya. “Antartika sudah menjadi perlombaan di antara banyak negara untuk mendapatkan hak mengeksploitasinya sebelum PBB runtuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...? Aku pikir Antartika tidak memiliki batas negara?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena tidak memiliki batas negara-lah yang membuat banyak negara berlomba-lomba merebut tempat ini dengan susah payah. Antartika memiliki pertambangan besi dan batu bara. Laut yang memiliki banyak persedian ikan. Tempat ini memiliki banyak hal untuk diperebutkan,” kata Froleytia berusaha menjelaskan. “Saat ini, faksi-faksi di dunia yang ingin merebut tempat ini adalah Negara Junta Militer yang kita kalahkan sebelumnya, Wilayah Lembah Amerika Barat bagian tengah milik Korporasi Kapitalis, Kepulauan Chono milik Aliansi Informasi, dan Wilayah Britania Raya Selatan milik Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terkejut mendengarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oseania dan Kepulauan Chono berada di selatan khatulistiwa, tapi Wilayah Lembah Amerika Selatan berada di sekitar Los Angeles, bukan?  Dan Wilayah Selatan Britania Raya berada di London... Wilayah-wilayah itu sangat jauh dari Antartika.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka menggunakan semangat penjelajahan mereka dan memaksakan pendapat bahwa orang pertama yang menemukan benua itulah yang berhak atasnya. Jika ekspedisi benar-benar dilakukan, siapa yang pertama duluan dialah yang menang, tapi paham seperti itu tidak melibatkan para pihak yang ikut terlibat, tidak seperti di Zaman Penjelajahan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu berarti teroris ini (atau nama apapun yang mereka gunakan karena nama mereka tidak diketahui) telah menarget pesawat pengintai Kerajaan Legitimasi dengan rudal serangan udara karena masalah perebutan wilayah Antartika atau sumber daya alamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tapi bukan itu masalah utamanya. Di era Object seperti ini, para prajurit seperti kita diperintah untuk berlarian di tempat seperti ini sangatlah buruk untuk didengar...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau memiliki hal lain untuk dikatakan Quenser?” tanya Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak!! Tidak ada sama sekali!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku memiliki berita bagus buat kalian. Jika kalian terjebak baku tembak dengan teroris, Object kita yang sangat indah telah bersiaga di Laut Ross, dan pelayan lucu kita akan menghancurkan mereka dengan tembakan meriam jarak jauh saat kalian menemukan lokasi mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu,” kata Heivia saat udara yang keluar dari napasnya mengeluakan uap putih. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak bisakah kamu menggunakan satelit militer daripada menyuruh kita berjalan di tempat ini? Di era saat ini, kau bisa membangun vila di bulan dengan pesawat ulang alik atau bisa menggunakan elevator laser atau mass driver. Satelit begitu banyak bertebaran di luar angkasa seperti botol kaleng di jalanan. Aku rasa seorang komandan yang sedang memerintahkan kita sambil ditemani coklat hangat di kapal pengangkut tidak mengerti perasaan kami di tempat sedingin ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Masalahnya, agak repot untuk melakukannya di wilayah Arktik atau Antartika,” jawab Froleytia dengan halus walau dia tidak menghiraukan argumen Heivia yang terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Satelit pencocokkan wilayah geografis menggunakan gaya sentrifugal bumi untuk bertahan di wilayah garis equator dan benda itu tidak akan bisa melacak sampai sejauh ini. Beberapa satelit mungkin memang bisa berada tidak di wilayah garis equator, tapi mereka hanya bisa memeriksa wilayah-wilayah tertentu beberapa saat dalam sehari.”	&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya mereka memiliki satelit yang mengorbit di dalam sumbu bumi di luar atmosfer sana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, dan itulah tempat yang memiliki banyak sekali konflik. ‘Berada tepat di sumbu bumi’ berarti memiliki tempat yang sangat strategis, jadi sangat banyak sekali satelit yang ada di sana. Kerajaan Legitimasi memiliki keunggulan kekuatan di Kutub Utara, tapi itu berarti kita sama sekali tidak memiliki keunggulan kekuatan di Kutub Selatan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan kamu dengan sengaja menggunakan alasan kekurangan peralatan pendukung untuk menyuruh orang-orang seperti kami untuk menjadi radar manusia,” kata Heivia dengan kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 “Ini bukan hal yang dilakukan manusia beradab seperti kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, manusia beradab tahu sopan santun. Apa kau tahu maksudku?” jawab Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia baru mau menjawabnya, tapi sebelum ia sempat menjawabnya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah peluru menerjang tanah di antara Quenser dan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Serangan musuh!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua segera merunduk, tapi mereka sadar bahwa pematang rata seperti ini tidak memberikan tempat sama sekali untuk sembunyi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia meraih bahu Quenser dan memaksanya untuk mundur. Bahkan di dalam pematang yang terlihat rata ini, tanahnya seperti gundukan tak terlihat. Mereka menusukkan kaki mereka beberapa meter sedikit ke dalam salju dan bersembunyi di balik tanah es ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Apa, apa, apa!? Apa ini serangan teroris!?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Siapa lagi kalau bukan!? Kita hampir mati di Antartika. Jika bukan karena angin ini, salah satu dari kita pasti mati dengan tembakan di titik vital!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Wilayah di sini sangat panas vulkanis dan dinginnya luar biasa, jadi pasti ada perbedaan suhu yang sangat drastis di sini. Mereka  sudah ada di sini lebih lama dari kita, jadi pasti logam di laras dan pembidiknya sudah disesuaikan untuk kondisi ini.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berbicara di dalam suara yang serak, peluru itu menghantam salju itu lagi dan melemparkan kristal-kristal es ke udara. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Titik hantamnya tersebar di beberapa titik. Mungkin itu karena tiupan angin yang sangat keras sehingga mereka tidak bisa mengenai target mereka seperti yang dikatakan Heivia, atau mungkin karena ada beberapa alasan kecil yang menumpuk di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil masih berbaring di tanah, Heivia menahan senapannya dan dengan menggunakan pembidiknya, dia mencoba mengumpulkan data dari pemancar inframerah dan spektrum ultraviolet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Jarak mereka 200 meter. Ada 7... mungkin 8 orang. Senapan mereka menggunakan penyangga kayu. Mereka memasang sebuah pelontar granat dengan menggunakan plester elektrik.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Apa kau bisa menghabisi mereka?)” Tanya Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kenapa kau berbicara seperti seorang penonton biasa? Keluarkan pistol atau PDW-mu untuk membantuku!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Maaf, tapi aku tidak punya pistol. Aku cuman punya peledak yang biasanya.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Terus kenapa kau ada di sini!?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia sudah bersiap menyekik Quenser, tapi peluru itu kembali menghantam salju di dekat mereka. Dia dengan panik menunduk dan membalas tembakannya untuk menjaga musuh tetap bersiaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Sial, sial, sial!! Aku akan menyekikmu nanti, tapi ada banyak hal yang ingin aku tanyakan! Kenapa kau pergi untuk melawan teroris tanpa sebutir peluru pun di tanganmu!?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kalau boleh jujur, aku juga ingin punya satu di tanganku sekarang!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak bisa, Quenser,” potong Froleytia. “Seorang mahasiswa magang yang belum menyelesaikan pelatihannya tidak diizinkan untuk membawa senjata api.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Yah, tapi bukannya lebih parah kalau aku membawa peledak?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau diizinkan menggunakan peledak untuk percobaan anti-syok pada Object di sekolah negara asalmu, ‘kan? Itulah kenapa kau diizinkan untuk menggunakan peledak di sini. Juga, pikiranmu yang seperti itu menunjukkan kalau kau adalah seorang bocah yang tidak tahu betapa menyakitkannya pemecatan tidak hormat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Oh begitu...)” jawab Quener saat peluru teroris itu menghantam salju tepat di sebelahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Heivia berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan duduk saja dan lakukan sesuaaaaaatttttuuuuuuuuu!! Kenapa hanya aku saja yang melawan balik!? Kita tahu dimana posisi musuh, jadi gunakan meriam Object putri untuk menghancurkan mereka semua!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, iya juga ya,” kata Quenser saat dia menyetel frekuensi radionya untuk menghubungi sang putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawabannnya sangat jelas dan bisa dimengerti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di lokasi itu, gelombang ledakan dan panasnya bisa mengenai kalian juga. Apa kau yakin? Ganti.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial, sial, sial, sial, sial, sial, sial, FUCK!!” teriak Heivia saat dia membalas dua sampai tiga kali tembakan dengan senapannya. Sementara itu, Quenser mencoba menghubungi kawan-kawannya di wilayah ini, tapi tidak ada satu pun kawannya yang bisa datang dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek. Mereka meninggalkan kita pada posisi ini agar mereka bisa menghindar, iya ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ingin melemparkan senapannya dan pergi dari sini, tapi dengan peluru yang beterbangan udara, mengangkat kepalanya tanpa hati-hati akan membuatnya terbunuh. Dua ratus meter itu jarak yang terhitung pendek untuk sebuah senapan, hanya saja karena angin yang sangat keras dan pematang putih ini membuat mereka kehilangan kontak visual yang jelas. Dan itu adalah alasan kenapa kedua belah pihak sama-sama tidak bisa mengenai lawannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit musuh mungkin sudah memahami tempat ini dan menyebar. Hanya beberapa meter lagi jarak antara mereka berdua dengan prajurit musuh, tapi mereka sangat jelas berusaha memutari mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser hampir saja mau mengangkat kepalanya karena kaget, tapi Heivia menahannya di bawah. Lalu dengan segera peluru tadi hampir menyasar ke posisi kepalanya yang akan naik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tertutupi salju, Quenser berkata, “Ini buruk, Heivia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maksudmu musuh yang mencoba mengepung kita begitu, ‘kan!? Aku sudah tahu itu! Masalahnya adalah tidak ada satu hal pun yang bisa kita lakukan saat ini!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, bukan itu!! Penguin!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hah!? Siapa yang peduli soal penguin seka— Penguin!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu bayi! Bayi penguin!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan wajah terkejut, Heivia melihat ke arah yang ditunjukkan oleh Quenser. Seekor bayi penguin berwarna abu-abu sedang menetas di tengah pertempuran dua faksi ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika terus begitu, bayi itu bisa terjebak di dalam baku tembak, tapi mereka tidak bisa berhenti begitu saja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persis saat itu, ketika darah tiba-tiba naik ke kepalanya, mukjizat pun terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia menarik jarinya dari pelatuknya, para teroris itu melakukan hal yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang tertinggal sekarang hanyalah bayi penguin yang berusaha menetas tanpa menghiraukan suasana pertempuran di tempat ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan tangan berkeringat, Quenser dan Heivia menonton perkembangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Ayo!! Kau bisa melakukannya, bayi penguin!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Tunggu, kenapa cuma ada bayinya!? Di mana orang tuanya!?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian bayi penguin itu jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waahh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan, Heivia!! Tidak boleh ada interaksi manusia di dalam proses alam!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia hampir saja berlari ke tempat itu, tapi Quenser dengan cepat menghalangi niat baiknya. Sementara itu, bayi penguin itu menggunakan kakinya untuk kembali berdiri dengan kakinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gyah!” lalu terdengar ringkikan dari langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seekor Albatros!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hei, burung itu tidak mencoba memakan bayi penguin itu, ‘kan? Iya, ‘kan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun hukum alam kembali bermain di sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Heivia mencoba mengarahkan senapannya ke burung itu dan Quenser mencoba menghentikannya, Albatros itu melebarkan sayapnya dan bersiap untuk menerjang tanah dari surga. Siluet bayi penguin yang terlihat seperti bola berbulu itu tidak tahu apa yang akan terjadi padanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Albatros itu menyerangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh alami penguin itu menerjang tanah seperti sebuah tombak. Paruhnya yang mematikan dengan akurat menarget bayi penguin itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang melihat warna dan bau darah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia lupa bahwa mereka sedang bertempur dengan senapan mereka dan menutup mata mereka dengan tangan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tragedi yang mereka pikirkan tidak terjadi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kmyaaaaaaahhhhh!!” datang suara ringkikan dari arah lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“!? Apa—apa itu, Quenser!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku pikir itu ibunya. Itu ibu penguin!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketakutan karena mendengar suara peringatan dari ibunya, Albatros itu meleset dari target pertamanya. Paruhnya mengiris bayi penguin itu sedikit dan ibunya mengeluarkan suara teriakan yang lebih tinggi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Albatros itu sepertinya tidak mau mengalah. Ia menyiapkan ancang-ancangnya lagi dari langit putih, terbang dengan jarak yang lebih lebar, dan kemudian mengarahkan dirinya ke bayi penguin itu lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, bayi itu tidak lagi sendiri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibunya bertindak seperti pelindung bagi bayi penguin itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada jaminan bahwa ibunya mampu melindungi bayinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paruh tajam dan cakarnya sudah cukup untuk mengoyak seekor penguin raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia melebarkan sayap yang biasa ia gunakan untuk mendarat di air, membuka paruhnya selebar yang ia bisa, dan mengeluarkan suara ringkikan yang lebih kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia menahan napas mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para teroris itu juga terdiam ketika melihat hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Albatros itu terbang di atas kedua penguin itu beberapa kali sebelum akhirnya ia benar-benar menyerah. Ia meninggalkan trayektorinya, mengeluarkan tangisan penyesalan dan pergi ke langit putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibu penguin itu berhasil melindungi anaknya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO v02 056.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam waktu singkat, sorakan terdengar di antartika seperti tempat itu berubah menjadi sebuah stadium. Suara itu terdengar seperti kerumunan manusia yang begitu takjub akan cinta kasih si ibu penguin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia saling berpelukan dan para prajurit musuh itu mengangkat senjata mereka ke atas seperti mengangkat barbel tanda mereka senang. Suara kegembiraan yang mengelilingi penguin itu sepertinya membuat mereka berdua merasa terkejut. Bayi penguin itu bersembunyi di antara kaki ibunya dan dua binatang itu segera pergi dari tempat itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya sang ayahlah yang melakukan tugas itu, tapi kali ini entah kenapa sang ibu yang melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah 10 menit, penguin itu itu keluar dari wilayah pertempuran ini, berjalan turun ke sisi lereng, dan menghilang dari pandangan Quenser dan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak lama kemudian, demam penguin itu akhirnya berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, kedua belah pihak langsung bertempur habis-habisan tanpa ragu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia bersembunyi sebisa mungkin. Saat Heivia menarik pelatuknya, dia menangis darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahhhhhh!!! Tembak tembak tembak tembak tembak!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dahh! Brengsek! Aku rasa kita tidak bisa saling mengerti satu sama lain!!” teriak Quenser saat dia mengoperasikan perangkat genggamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Antartika, semuanya terlihat putih tidak peduli kemana pun kau melihat, jadi dia membesarkan dan mengecilkan petanya untuk mengecek semua yang ia lihat dua kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat itu, Heivia merasa kesal dan berkata. “Memangnya memeriksa peta bisa membantu kita!? Kita tidak bisa mendapatkan bantuan dari sang putri! Musuh bisa dengan cepat mengepung kita dan memecah pertahanan kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo kita selesaikan itu sebelum itu terjadi.” Quenser menarik peledak plastik Hand Axe dari tasnya. Dia menancapkan pemicu elektrik-gelombang radio ke dalamnya. “Saat aku memberi tanda, tembak membabi buta sebanyak yang kau bisa. Aku akan melempar peledak ini saat itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tidak tahu berapa jarak kita dengan mereka? 200 meter. Tidak peduli kau melempar sejauh apa, bahkan pemain baseball profesional tidak bisa melempar sejauh itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak punya waktu untuk menjelaskan! Lakukan sekarang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekarang! Sial!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih mengeluh, Heivia menggenggam senapannya. Dari pada membidik musuhnya, dia menembak semaunya dia ke segala arah dan membuat senapannya terlihat seperti mengipasi semua arah dengan peluru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan hasilnya adalah akurasi tembakannya menurun secara drastis, dan bahkan tidak ada satu pun pelurunya yang mengenai mereka. Namun, cara ini menakuti para musuh dan cukup membuat mereka berlindung di balik sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengangkat tubuhnya dan melemparkan bom plastik itu dengan seluruh kekuatannya. Hand Axe berputar dengan garis lengkung yang jauh, tapi tidak cukup jauh untuk mengenai musuh seperti yang diperkirakan oleh Heivia. Juga, angin membuat bom itu tidak bisa terbang secara lurus. Melihat betapa keras angin bertiup, cukup banyak tenaga yang dikeluarkan Quenser untuk melempar benda sejauh 50 meter. Itu mendarat di sebuah kerak es tebal, jadi Hand Axe itu meluncur seperti menuruni batu miring. Sisi salju yang miring membantu Quenser untuk menambah jarak luncur bom itu semakin jauh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan dengan semua faktor itu, 120 meter adalah batasnya. Bahkan tidak sampai jarak 200 meter. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mendecakkan lidahnya dan berteriak, “Brengsek! Aku bilang juga apa!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak apa-apa! Ini memang yang aku inginkan!! Menunduk Heivia!!” teriak Quenser saat dia mengirim sinyal gelombang radio untuk meledakannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia merasa ragu, tapi hasilnya di luar perkiraannya sama sekali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara erangan yang luar biasa, jarak 200 meter itu membentuk sebuah celah seperti gua. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bentuknya seperti sebuah jurang. Bumi bergerak dan jatuh ke ke bawah hingga beberapa ratus meter. Salju, es, dan para prajurit itu tertelan ke bawah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang bisa lakukan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para prajurit yang menembakkan peluru itu jatuh ke bawah dengan keterkejutan yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagus, sepertinya berhasil,” kata Quenser dengan helaan napas saat dia menarik jarinya dari pemicu yang ia gunakan sebagai peledak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang aku inginkan hanyalah pengetahuan soal desain Object, jadi kenapa aku harus mencari tahu cara untuk membunuh orang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Um, apa yang terjadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tempat mereka berpijak tadi sepertinya benar-benar dan sangat menyakinkan adalah ‘di atas es beku’. Lapisan es tebal yang menutupi jurang di bawahnya dan celahnya sangat lebar. Karena aktivitas vulkanis di tempat ini, wilayah di bawah lapisan es berubah menjadi sungai. Lapisannya cukup tebal sampai-sampai mobil salju bisa berjalan melintasinya tanpa perlu takut tenggelam, tapi tidak cukup kuat untuk menahan peledak dari militer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, jadi itu alasan kamu memeriksa peta.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku rasa aku tahu kenapa mereka tidak mengirim Object ke sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat betapa dalam jurang yang mereka ciptakan. Tapi dia tidak bisa melihat dasar jurang itu, sangat gelap dan dalam. Jika sebuah Object jatuh ke dalamnya, sebuah crane yang mampu mengangkat sebuah Object seberat 200.000 ton harus dibuat. Dan tentu saja, umat manusia tidak memiliki benda seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Coba pikir, kau pernah menyebutkan sebuah eksperimen menghancurkan lapisan es di tempat asalmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukan sesuatu yang kasar,” kata Quenser mencoba mengelak. “Apa kamu merasa beruntung karena aku membawa peledak?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja, tapi aku masih merasa ingin mencekikmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian  6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia berjalan dengan susah payah di atas pematang bersalju ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah perjalan lama, mereka akhirnya sampai di tempat tujuan mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan yang membentuk formasi cincin mengepung seluruh area itu dari seluruh sisi dengan jarak cukup dekat untuk mengatasi kalau-kalau mereka berhadap dengan musuh, rekan mereka dapat segera memberikan batuan dari rute lain. Saat salah seorang rekan mereka melambaikan tangan di seberang pematang puih itu, Quenser membalasnya dengan melambaikan tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tahu, rasanya sangat melegakan kalau bisa melihat salah satu dari kita di dekat kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bodoh! Masih ada cara lain kalau kau ingin menyapa mereka!! Melambaikan tanganmu seperti itu sama saja memberikan tanda asap kalau kau ada di sini!! Kita baru saja membunuh beberapa dari mereka, jadi mereka semua pasti berjaga-jaga!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan yang diseberang itu juga sepertinya mendapatkan peringatan yang sama, jadi mereka semua menundukkan kepala mereka dan menarik pandangan mereka ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia bergetar dan napasnya memutih di udara saat dia berkata, “Aku sudah merasa sangat cukup di Antartika. Di sini sangat dingin!! Aku kira selatan khatulistiwa seharusnya lebih hangat karena menjelang musim panas!! Aku seperti tidak bisa merasakan kalau pemanasan global sedang terjadi sekarang! Di sini sangat dingin!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu karena kau tidak tahu berapa suhu rata-rata di sini. Paling tidak, aku tidak mau berjalan di malam hari di Antartika.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka saling bergumam, sebuah transmisi radio masuk ke dalam radio mereka. Yang berbicara itu adalah sang putri dan dia sedang menunggu di Laut Ross dengan Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan semua suhu panas yang berkumpul di sekelilingku, aku terbakar di sini. Aku ingin hal ini cepat selesai. Quenser, apa kau bermain-main dengan pendingin udara di ruang perawatan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial, suara tuan putri terdengar seperti dia sangat menikmati yang dia miliki.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahh, di sini panas sekali. Tidak ada yang bisa melihat, jadi aku rasa aku harus melepas pakaian ketatku ini. Aku ragu kalau sekarang akan ada pertarungan gerak cepat di tempat ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau mencoba menaikkan suhu tubuh kami dengan membuat kami berimajinasi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Quenser terheran-heran, Heivia sepertinya kehilangan seluruh motivasinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ingin memperjelas posisi kita saat ini,” gertaknya. “Kita adalah tentara yang dilatih untuk melindungi wilayah di sekeliling markas. Kita tidak disiapkan untuk misi khusus di mana kita harus maju untuk menyerang garis pertahanan teroris.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Huh? Apa ada jenis-jenis lain dari pasukan infanteri?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, ayolah. Ini bukan sesuatu yang ingin kudengar dari seseorang yang selalu berada di garis depan! Paling tidak, kau harus tahu bahwa pekerjaanmu sangat berbeda dengan pekerjaan yang kami kerjakan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau sepertinya sangat lelah, Heivia. Aku memang hanya seorang mahasiswa magang, tapi mereka yang ada di markas adalah tentara, sama sepertimu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita mungkin memanggil mereka dengan sebutan tentara, tapi kami tentara yang berlainan pekerjaan. Beberapa pergi ke akademi militer dan yang lain menjalani kursus kilat. Tergantung dari wilayah militer mana yang ingin kau tuju, rutenya juga tidak sama. Sebagian besar yang memilih belajar di akademi militer membutuhkan waktu lama untuk lulus. Tidak banyak yang menjalani kursus kilat selama 6 bulan seperti aku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya mereka yang belajar dua kali lipat lebih lama darimu itu lebih kuat?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, apa kau pikir mereka yang hanya belajar di bangku kuliah selama setahun lebih kuat dari seseorang yang merangkak di rawa-rawa selama 6 bulan? Dan juga, kebanyakan orang harus mengulang dua kali masa kursus sebelum bisa lulus dari tempat itu. Yang bisa benar-benar lolos selama 6 bulan itu sangat jarang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan kata lain tempat itu seperti tempat bermain jika dibandingkan dengan masa-masa ketika kita harus berlarian dengan senjata di pundak kita,” potong Froleytia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan caranya ia menyusun apa yang ingin dia utarakan, Froleytia terdengar seperti wanita tua, tapi umurnya hanya 18 tahun. Quenser kemudian berpikir sudah berapa kali dia pergi ke medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Omong-omong, kenapa kau pergi ke tempat kursus yang berawa-rawa, Heivia?” Tanya Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua begitu tenang namun bukan karena mereka baru saja memenangkan baku tembak yang baru saja terjadi dan sedang memastikan bahwa tidak ada musuh lagi di dekat atau depan mereka; bukan juga menunda-nunda untuk pergi ke medan selanjutnya, tapi Quenser dan Heivia malah mengobrol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Well, kau bangsawan, ‘kan? Kau pasti punya kursus spesial yang diterima khusus bagi kaum bangsawan dan membuatmu langsung menjadi Letnan Dua setelah kau lulus.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, itu pasti akademi militer. Bahkan orang sipil biasa bisa mendapatkan pangkat setinggi itu setelah lulus. Kalau pangkatmu sudah setingkat Jendral, yang ada hanya bangsawan saja, tapi kalau warga sipil mau bekerja keras, mereka bisa saja mendapatkan pangkat setinggi Brigadir Jendral.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kenapa kau memilih memulainya dari Perwira Satu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada banyak alasan. Yang pertama untuk menaikkan status keluargaku, aku harus menunjukkan bahwa aku mampu melindungi markas dan mendukung bangsa dan negaraku di garis depan daripada duduk di garis aman sambil membaca berita perang lewat koran.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi sekarang kau hanya malas-malasan,” tambah Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Well, aku tidak akan memberitahu mereka kalau aku bermalas-malasan di sini. Dan juga, ‘mendukung negara dan bangsaku di garis depan’ itu bukan berarti aku harus melawan Object satu lawan satu di medan perang yang dikuasai oleh Object. Aku tidak akan pernah mengira kalau aku akan dikirim di tengah-tengah benua Antartika.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Menjadi bangsawan itu ternyata merepotkan. Setiap kali aku mendengar hal yang merepotkan seperti itu, aku rasa aku lebih baik menjadi warga biasa,” kata Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan lebih hati-hati kalau menjadi warga biasa. Bahkan ketika keanggotaan di Parlemen sudah cukup terbuka akhir-akhir ini, bangsawan tetap memiliki kontrol yang cukup kuat di pemerintahan. Kalau kau tidak khawatir suaramu akan terdengar di dalam Parlemen, kesempatanmu untuk didengar oleh anggota Parlemen juga kecil,’kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Politik itu menyebalkan. Selama ada orang yang menjalankannya, aku tidak terlalu peduli.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benarkah? Aku rasa itulah yang disebut Apatisme Kependudukan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka saling berbicara dengan perlahan, tiba-tiba mereka berhenti berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibalik bukit rendah itu adalah Gunung Erebus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia bersembunyi di salah satu tumpukan salju dan memeriksa wilayah itu dengan teropong dan sebuah pembidik senapan dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, markas itu cukup besar. Salju yang tertiup oleh angin membuat wilayah ini tidak mudah terlihat. Dari sudut pandang lensa teropong mereka, yang terlihat di depan mereka hanyalah sebuah gundukan tipis yang terhampar di atas pematang salju yang sangat luas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hampir sama dengan gerbang yang membuka jalan menuju gunung, sebuah bangunan kotak dibangun di tengah hamparan dan gundukan salju. Kemungkinan itu adalah observatorium nirawak milik Kerajaan Legitimasi yang sudah tidak digunakan lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di pematang salju di dekatnya, ada sebuah tabung setebal 80 cm dan panjangnya 9 meter di tiap sisi. Tidak hanya dua atau tiga. Itu dipasang dengan jarak tertentu dan ada 50 tabung seperti itu sepanjang beberapa kilometer ke belakang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia pun terlihat kebingungan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Seharusnya, posisi laser penarget rudal udara yang menjatuhkan pesawat kita itu ada di dekat sini.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Ke mana teroris yang lain? Jangan bilang kalau mereka kedinginan dan pergi dari tempat ini.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau mereka menghangatkan diri di dalam observatorium itu, kita bisa saja langsung menyerang mereka, tapi sepertinya apa yang kalian harapkan itu tidak akan terjadi. Malah sebaliknya,” kata komandan mereka, Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita diperintahkan untuk mencari teroris itu bahkan jika mereka tidak lagi ada di sini. Kita harus terus mencari mereka di setiap butiran salju yang ada di benua ini. Bahkan jika teroris itu telah pergi dari Antartika, kita harus terus mencari sampai kita mendapatkan kepastian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Serius nih? Hei, Quenser, ayo kita cek observatorium nirawak itu. Kalau kita membiarkan mereka pergi, kita bisa mati kedinginan di sini. Cepat, cepat, ayo kita selesaikan ini secepat mungkin agar kita bisa menikmati selimut dan penghangat di markas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, Heivia. Kalau kau terlalu terburu-buru, kepalamu bisa ditembus oleh peluru musuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mereka selesai beradu mulut dengan suara parau, Quenser dan Heivia merangkak perlahan di atas salju. Ia menangkap pergerakan prajurit lain yang bergerak ke arah yang sama dengan dirinya. Mereka adalah prajurit Kerajaan Legitimasi, sama seperti Quenser dan Heivia, dan mereka semua memiliki tujuan yang sama. Mereka ingin segera menyelesaikan pekerjaan ini, namun mereka dipenuhi rasa penasaran tentang apa isi tabung besar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil berpikir apa yang mereka ingin utarakan, Heivia berkata, “Di era dimana pertarungan Object setinggi 50 meter sering terjadi, prajurit kerdil seperti kita ini akan terlihat sangat bodoh saat menembak satu sama lain. Tidak peduli strategi apa yang kita gunakan, mereka tidak akan bisa menang selama ada Object sang putri yang menunggu di Laut Ross. Mereka semua itu seharusnya menyerah saja. Mati untuk hal konyol seperti ini terdengar bodoh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hei, Heivia. Selama ini aku selalu penasaran,” kata Quenser saat dia melihat sekitar dengan perut yang menempel di salju. Mereka sudah merangkak sekitar satu kilometer melewati salju ini. “Coba pikir, kau tahu apa fungsi tabung yang mengitari observatorium itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn? Bukannya itu hanya antena yang digunakan oleh observatorium? Mereka mungkin menaruhnya seperti itu karena angin yang terlalu kuat,” kata Heivia dengan ringan, tapi dia sama tidak memiliki keyakinan saat mengatakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian Quenser mendapatkan jawabannya lewat sumber lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabung setebal 80 cm, dan panjang 9 meter itu memiliki sebuah formasi; membentuk sebuah pola dengan menuju pada sebuah titik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah baterai raksasa yang ditopang oleh plat dengan titik gravitasi rendah tiba-tiba saja muncul di tengah rute yang ditempuh Quenser dan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Hah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sebenar, Quenser dan Heivia tidak bisa lagi bergerak seperti yang mereka inginkan. Bahkan saat mereka saling melihat satu sama lain, mereka tidak mampu menjelaskan apa yang terlihat di depan mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sudah pernah melihat hal itu sebelumnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tahu bahwa benda itu sedang menunjuk ke arah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suku cadang yang digunakan sebagai senjata sebuah Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam sebanyak 50 buah itu membentuk sebuah garis sebaris yang cukup panjang dan semuanya mengarah kepada Quenser dan prajurit lainnnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oooouuuucccchhhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia sadar dengan apa yang ada di depan mereka, mereka berteriak, dan mereka dengan cepat berguling ke arah gundukan salju yang lebih tebal secepat dan sebisa mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, meriam itu meraung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya yang dipasang di situ adalah sebuah railgun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gelombang ledakan yang diakibatkan oleh dentuman proyektil railgun meledak secara beruntun dan membuat tubuh Quenser terbang ke udara. Beberapa detik kemudian, dia jatuh ke bawah dan menghantam salju yang cukup keras kemudian berguling, tapi kali ini bukan karena dia ingin melakukan itu. Meriam itu tidak mengenai dirinya. Jika saja ia terkena serangan itu, tubuhnya mungkin sudah hancur berkeping-keping. Tubuh kecilnya seperti diremukkan oleh gelombang ledakan yang diciptakan oleh dentuman proyektil itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, semua itu tidak membuatnya berhenti bernapas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gh...bh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendorong perutnya ke belakang sehingga punggungnya membentuk huruf U dan akhirnya dia berhasil menghirup udara. Sepertinya tembakan itu meleset karena suhu udara di tempat ini cukup dingin untuk membekukan jangkar meriam itu. Namun, panas yang dihasilkan oleh motornya akan dengan cepat melelehkannya. Keajaiban seperti ini tidak akan terjadi dua kali dalam sehari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku akan terbunuh!?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri di situ juga akan membunuhnya, tapi pematang datar ini juga tidak memberikannya tempat untuk berlindung. Musuh sudah memancing mereka ke sini untuk sebuah alasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Brengsek. Kenapa mereka memiliki railgun?! Padahal mereka menggunakan rudal untuk menjatuhkan pesawat Kerajaan Legitimasi!!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak tahu harus berpikir apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia panik, dia mendengar suara Heivia memanggilnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser!! Cepat turun ke sini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak tahu apa yang dia maksudkan, tapi dia segera menyadarinya ketika dia melihat sebuah retakan besar mulai terbuka di bumi. Gelombang pertama serangan itu membuka sebuah retakan besar di atas tanah. Lebarnya sebesar 1 meter. Heivia sudah memanjat turun dan berlindung di balik parit darurat itu dan mengeluarkan kepalanya sedikit untuk memanggil Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser segera berguling dan menjatuhkan dirinya ke situ. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia jatuh, railgun itu memulai serangan gelombang kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek dari serangan itu membuat sebuah adegan layaknya sebuah serangan bom dari langit, dan oksigen seperti ditarik keluar dari paru-paru Quenser bahkan ketika ia berada di dalam parit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menyadarinya dan mendekatinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial, ini bukan guyonan lagi. Teroris itu memiliki puluhan suku cadang senjata Object. Apakah mereka berniat menggunakan meriam itu untuk strategi anti-tank seperti perang zaman dahulu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kau bilang tadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waktu aku masih di akademi, aku mendapat pelajaran sejarah tentang strategi perang klasik. Posisi bertempur ketika kau memancing musuh ke dalam posisi yang kau inginkan dan menyerang mereka dari semua sisi, hal itu sering digunakan saat perang zaman dahulu. Saat itu, mereka menggunakan senapan anti-tank, tapi semua benda itu pasti sudah tidak ada. Sial!! Bukankah ini terlalu sulit bagi prajurit sekelas kita!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berpikir berapa banyak rekan mereka yang selamat dengan memasuki parit ini. Dia berharap mereka semua berhasil selamat dan tidak terbunuh di tempat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia bersandar di dinding parit ini dan bertanya, “Apa kau tahu hal terburuk saat ini, Quenser?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Um, karena meriam Object itu dapat menembak dari semua sisi walau hanya suku cadang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukan,” kata Heivia dengan alisnya yang penuh dengan keringat. “Kalau mereka menggunakan meriam Object, berarti mereka juga memiliki reaktor yang bisa memberikan suplai tenaga yang cukup.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, kau ingin bilang...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tahu apakah mereka benar-benar teroris!! Mereka memiliki Object!! Mereka memiliki Object tersembunyi di sini dan dengan menggunakan kabel tenaga raksasa mereka bisa menembakkan railgun sesuka mereka. Bahkan kalau kita berhasil kabur dari sini, ada Object musuh yang menghalangi kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar hal itu dari orang lain membuat Quenser begitu gugup dan lemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata raksasa yang dikenal dengan nama Object memiliki armor yang cukup tebal untuk menahan serangan nuklir sekalipun, dan reaktornya memiliki tenaga yang jauh lebih banyak daripada reaktor nuklir. Mereka menggunakan tenaga listrik sebesar itu untuk serangan laser beruntun atau bahkan meriam plasma berstabilitas rendah. Hanya Object lain yang dapat menahan serangan sebesar itu. Tidak peduli sekeras apa prajurit kerdil seperti mereka berusaha, hampir mustahil menahan serangan sebesar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia. Maaf, tapi kita tidak memiliki waktu untuk menjelaskan apa yang harus kita lakukan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lihat ke bawah!! Gelombang serangan itu membuat retakannya membesar! Kalau begini terus kita bisa jatuh ke bawah dan tidak akan bisa naik ke atas lagi!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melihat ke arah sepatu bootnya dan kemudian ia merasa syok. Retakan itu membesar, dan semakin melebar setiap detiknya. Namun, merangkak ke luar di saat seperti ini akan membunuh mereka dengan singkat. Mereka akan mati jika tidak melakukan apapun dan juga akan mati jika mereka melakukan sesuatu. Jika mereka tidak memecahkan masalah ini, mereka akan terbunuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang harus kita lakukan sekarang, Quenser? Meriam itu seperti tumpukan logam yang mau menerkam kita. Senjataku tidak akan mampu menembus kulit luarnya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yeah, dan aku tidak memiliki Hand Axe yang cukup untuk meledakan tiap meriam itu. Bahkan aku tidak memiliki ide untuk mendekati meriam itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah kita bisa memecahkan es di bawah teroris itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya tidak, mereka berada di atas tanah solid. Dan bahkan jika kita bisa meledakannya, kita akan terjebak di bawah es selamanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan penjelasan itu, Quenser mengganti frekuensi radionya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang menghubungi tuan putri yang menunggu di atas Object yang mengapung di Laut Ross. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Memanggil Baby Magnum. Apa kau tahu posisi kami? Apa kau bisa menghancurkan meriam Object ini dari situ?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gunungnya menghalangi, jadi aku tidak bisa menembaknya. Aku bisa menembakkan coilgun dengan garis parabola kalau kau mau.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berapa besar akurasinya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekitar 50/50. Aku bisa meledakan mereka dengan bom karpet, tapi kau juga akan terkena ledakannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam utama milik Baby Magnum didesain untuk serangan langsung ke titik lemah Object lawan daripada serangan jarak jauh. Dengan angin yang cukup kuat saat ini, jangkauan tembakannya akan berkurang karena akurasinya yang lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, railgun musuh sudah menyerang sebanyak tiga hingga empat gelombang serangan dan menggetarkan tanah di kaki Quenser dan Heivia. Musuh sepertinya tahu kalau mereka bersembunyi di balik parit darurat ini dan mencoba menghancurkan parit ini sekalian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengernyit saat getaran itu sampai ke telinganya, tapi dia segera mengangkat kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baby Magnum! Apakah seranganmu masih bisa mengenai tempat ini bahkan jika tidak akurat!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“I-iya. Aku bisa, tapi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan berikan intruksinya kepadamu sekarang!! Gunakan koordinat 000212 sebagai basisnya, target adalah W-11, J-18, G-26, M-19, L-27, B-20, dan R-12!! Bahkan dengan angin yang kuat, kau harusnya bisa menghindari friendly fire dengan margin error plus atau minus 5! Kirim serangan bom karpet coilgun ke sini! Sekarang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku rasa serangan itu tidak akan melukai musuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lakukan saja!! Seranganmu akan menyelesaikan semuanya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri tidak tahu apa yang sebenarnya diinginkan oleh Quenser, tapi sepertinya tuan putri pun tahu bahwa ini adalah situasi darurat dan setiap detik nyawa dipertaruhkan di sini. Bahkan tanpa penjelasan, dia mengikuti semua instruksi itu. Sebuah suara keras bergaung di seluruh wilayah. Karena mereka berada pada posisi di antara gunung, suara itu terdengar seperti suara dentuman keras di udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Coilgun milik Baby Magnum seharusnya menembak dengan kecepatan suara, tapi saat ini ia menembakkan peluru dengan kecepatan yang lebih rendah (maka dari itu kekuatannya juga) supaya proyektil bisa jatuh tepat di arah yang diinginkan. Untuk sesaat, suara itu baru terdengar ketika proyektil itu menghantam tanah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tidak ada waktu untuk terkagum atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser meraih tepian retakan ini dengan kedua tangan dan berteriak kepada semua rekan-rekannya yang ada di situ lewat radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bertahan!! Retakannya mungkin akan melebar dan runtuh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hei, apa sebenarnya yang kau lakukan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melakukan apa yang diperintahkan kepadanya dengan agak kesal, tapi tidak ada waktu untuk meminta penjelasan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Coilgun itu menghujani semua yang ada di situ. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Massa logam itu tanpa ampun menusuk tanah solid yang ada di situ dan menimbulkan getaran seperti gempa bumi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proyektil itu memiliki berat 1 ton dan menancap ke dalam tanah sedalam 1 meter. Ia jatuh seperti hujan dari ketinggian 3800 meter, jadi tidak bisa dibayangkan seberapa besar energi kinetik yang ada di dalamnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara ledakan, salju dan es beterbangan di udara dan jatuh kembali ke tanah seperti longsor. Quenser sudah berpegangan dengan cukup erat, tapi tangannya hampir terselip di ujung pegangannya. Namun, dia tidak bisa lagi merasakan kakinya. Gelombang ledakan membuat retakan itu melebar dan tanah tempat dia berdiri pun ikut menghilang. Satu-satunya tanah solid yang ada di Antartika pun pecah seperti gelas yang retak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial!! Tidak peduli musuh atau sekutu, meriam Object benar-benar mengerikan!! Kau seharusnya melihat retakan ini dari satelit!” kata Heivia yang kesal saat dia berusaha keras untuk mengangkat kakinya di ujung retakan ini. “Hei, Quenser. Aku tidak suka permintaanmu yang tadi! Jujur saja, aku berharap kalau ledakan ini paling tidak bisa mengusir para teroris itu dari sin—”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kemudian tidak bisa berkata apa-apa lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selongsong raksasa itu memiliki berat berton-ton dan menghujani tanah dari ketinggian yang cukup tinggi. Selongsong itu menghantam satu-satunya bagian tanah solid di Antartika, gelombang ledakan menyebar ke seluruh arah, dan longsor pun terjadi di gunung salju yang paling dekat dengan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, 50 meriam itu sama sekali tidak terkena dampak dari serangan brutal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tertutupi oleh salju dan es yang beterbangan akibat ledakan, tapi sepertinya tidak cukup kuat untuk membuat senjata itu tidak lagi berfungsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tenggorokannya pun mengering. Merangkak di dalam celah ini juga akan membuat mereka hancur berkeping-keping. Namun, mereka tidak bisa bersembunyi di kerak ini karena tembakan meriam Object tadi membuat celah ini membesar dan membuat tanah di sini menjadi seperti bukit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser kemudian memanjat keluar dari celah itu dan berteriak, “Ayo panjat saja!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tahu apa yang baru saja kau katakan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau kau tidak melakukannya, kau akan mati!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser sudah berada di atas retakan itu dan berteriak tanpa menjelaskan apa yang sebenarnya dia inginkan. Dia kemudian menggunakan radio untuk meminta semua orang melakukan hal yang sama. Heivia tidak yakin apa yang harus ia lakukan sekarang, tapi dinding retakan ini telah menjadi seperti lereng bukit dan tidak ada pijakan untuk kakinya. Jika dia kehilangan kekuatan genggamannya dia pasti akan jatuh ke tanah dan mati. Dia akhirnya memutuskan untuk merangkak naik pada setengah perjalanan menuju ke atas dan memanjat jarak yang tersisa dengan sedikit putus asa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, tidak terhitung berapa banyak railgun dan coilgun yang mengarah pada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bukan makhluk dengan kekuatan luar biasa yang bisa menghindari serangan seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tahu bawa hal ini percuma, Heivia mengangkat senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Quenser berkata, “Tidak apa-apa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia ingin menjawab, “Bagaimana mungkin ini baik-baik saja?” tapi musuh sudah membuat gerakan pertama mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang begitu menggelegar akibat tembakan railgun terperangkap di telinga Heivia dan membuat degup jantungnya begitu kencang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu tembakan saja dari senjata itu cukup untuk menghancurkan kapal tempur menjadi dua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia hampir menutup matanya, tapi kemudian apa yang terjadi berikutnya sama sekali di luar hasil perkiraannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Hah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melihat dengan tatapan kosong dengan apa yang terjadi di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memang merasakan sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, itu hanya karena serangan gelombang kejut yang dihasilkan oleh ledakannya. Jika proryektil itu mengenainya, dia pasti mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tembakan railgun itu tidak mengenai mereka. Malahan meriam railgun itu terlempar pada arah yang berlawanan. Dan tidak hanya itu saja. Beberapa meriam kehilangan kekuatannya dan terdorong akibat tembakan yang terlampau kuat, yang lain pun runtuh ke samping, dan beberapa yang lain meluncur ke atas seperti roket. Puluhan railgun itu runtuh seperti layar domino yang belum selesai untuk runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala Heivia penuh dengan pertanyaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“A-apa? Apa yang baru saja terjadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku yakin kalau jangkar yang ditanam di bawah tanah itu tidak lagi mampu untuk menyokong railgun itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lebih jelasnya, retakan tanah inilah yang menghancurkan itu. Bukan meriam Baby Magnum.” Quenser berdiri dari posisi berbaringnya. “Railgun dan laser yang digunakan oleh Object didesain untuk bisa dipasang ke dalam tubuh seberat 200.000 ton. Saat ditembakan, gelombang kejut dan gelombang panas tersebar ke seluruh arah. Meriam-meriam ini tidak digunakkan untuk melindungi markas karena friendly fire dari mereka sama bahayanya dengan serangan musuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu apa hubungannya dengan ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Saat diletakkan di tanah, kekuatan yang dihasilkan oleh meriam ini sangat besar dan gelombang kejut yang dihasilkan akan menghancurkan railgun itu sendiri. Mereka harus menanam jangkar sedalam 10 meter untuk menjaga keseimbangan dan menahan gelombang kejut yang dihasilkan. Tapi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tembakan meriam tuan putri menghancurkan tanah itu sendiri...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangkarnya tidak bisa lagi berfungsi. Tembakan pertama tadi juga tidak mengenai kita karena meriam itu miring dan bergetar. Setelah itu, kita tinggal melihat mereka seperti anak kecil yang menembakan magnum dengan satu tangan. Senjata itu akan melukai anak itu. Sementara menghindari area tembak railgun yang runtuh itu, kita harus menghancurkan kabel tenaganya. Beberapa dari mereka mungkin masih berfungsi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu kita harus mencari siapa orang yang mengendalikan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku rasa aku punya ide.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggunkan dagunya untuk menunjuk observatorium nirawak milik Kerajaan Legitimasi yang terlihat begitu penuh dengan kehidupan. Sepertinya musuh yang mengendalikan meriam-meriam ini menggunakan penghangat yang ada di dalam observatorium. Satu-satunya tempat mereka bersantai sudah hancur, jadi mereka tentu saja panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo kita cari tempat yang lebih baik sebelum mereka menembak lagi,” kata Quenser saat dia menepuk pundak Heivia. “Saat pertempuran sesungguhnya terjadi, aku tidak akan berguna lagi, jadi kau yang akan memimpin kali ini, Heivia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 7===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah meredam puluhan meriam itu, Quenser dan Heivia bergabung dengan sisa pasukan Kerajaan Legitimasi. Mereka juga telah kehilangan beberapa rekan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu pertempuran berikutnya berjalan seterang hari itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teroris yang ada di observatorium nirawak itu dikalahkan dengan cukup mudah. Sepertinya posisi anti-tank yang menggunakan meriam-meriam Object adalah satu-satunya senjata utama yang mereka miliki, dan mereka tidak tahu bahwa ada kemungkinan jika pasukan musuh berhasil menerobos ke dalam sini. Teroris ini kalah jumlah, jadi mereka tidak memiliki kesempatan untuk menang. Mungkin itulah kenapa mereka sangat bergantung kepada meriam-meriam itu yang dikontrol di observatorium ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka juga menemukan pelontar roket yang digunakan untuk menarget pesawat pengintai milik Kerajaan Legitimasi. Pelontar itu sendiri dipasang di atas kendaraan. Delapan rudal dipasang di atasnya seperti menara berputar. Empat tabung dipasang sebagai pelontar meriamnya dan ada dua set pelontar meriam dipasang beriringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelontar rudal itu menggunakan pembidik laser, dan terpisah dari situ ada sebuah kendaraan radar. Namun, sudut kendaraan itu cukup aneh. Sepertinya, pengaturan awalnya adalah untuk serangan anti-pesawat tapi kemudian dipasang untuk mencari posisi Quenser dan yang lain di tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ujung-ujungnya kita membunuh mereka semua, jadi kita masih belum tahu apa yang mereka incar. Aku tahu dari wajah tidak enak Froleytia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam situasi dimana kawan maupun musuh bisa terluka, menangkap musuh merupakan pekerjaan yang sulit. Jika pasukan musuh berhasil menyiapkan jebakan saat mereka menunggu, mereka pasti akan terjebak dalam masalah. Dan pada akhirnya, Heivia dan yang lain menggunakan kekuatan mereka secara maksimal dan berujung pada terbunuhnya semua anggota teroris ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 “Sekarang kita tidak tahu apa tujuan mereka dan apa yang coba mereka sembunyikan di sini. Apa kita akan disuruh menggali benua ini untuk mencari tahu apa yang mereka sembunyikan di benua putih ini walau kita menang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gunung Erebus adalah gunung aktif, jadi wilayah ini cukup hangat seperti tempat kita diturunkan pada awal misi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menunjuk ke bawah kaki mereka. Itu bukanlah salju putih atau es, melainkan tanah solid.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melihat asap putih keluar dari batu itu dan berkata, “Brengsek. Ini bukan situasi dimana kita disuruh mencari sesuatu. Tidak peduli berapa keras kita mencari, gaji kita tetap sama. Kita mengalahkan seluruh teroris itu dan mengalahkan meriam anti-tank yang mereka pasang. Apakah kau tidak merasa kalau pekerjaan kita ini agak tidak adil? Kan kita tidak boleh merebut semua kejayaan di sini dari teman kita yang lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa, kau akan menyerah sekarang? Froleytia akan memarahimu nanti.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lihat ke bawah Quenser. Ini adalah kolam air panas. Dan suhunya tepat pada 40 derajat celcius. Aku tidak akan melepas bajuku dan telanjang di sini, tapi aku tidak merasa keberatan dengan melepas sepatu bootku dan membasahi kakiku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tahu, aku juga tidak mau menggunakan tenagaku untuk mencari apa yang mereka sembunyikan di benua putih ini. Lagipula ini tidak ada hubungannya dengan mempelajari Object.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan Kerajaan Legitimasi menggunakan seluruh tenaga manusia yang ada untuk mencari apapun yang mereka temukan di observatorium nirawak ini. Keberadaan Object yang memberi tenaga bagi meriam anti-tank ini juga masih menjadi misteri, namun kedua orang bodoh ini sudah tidak lagi peduli. Mereka membenamkan kaki mereka ke dalam air hangat dengan lebar satu meter dan dalam 30 meter, duduk di atas batu, dan mengembalikan mood mereka hingga seperti semula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ngomong-ngomong, kenapa teroris ini menggunakan rudal anti serangan udara?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn? Maksudmu apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka menggunakan meriam-meriam Object, bukan? Kenapa mereka tidak menggunakan meriam itu saja untuk menjatuhkan pesawat? Dan jika mereka benar-benar memiliki Object untuk memberikan tenaga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Memangnya aku tahu? Mereka menggunakan meriam itu sebagai serangan kejutan, jadi mereka menggunakan senjata mereka yang paling buruk supaya kita tidak tahu senjata terbaik apa yang mereka miliki.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan kenapa Object itu tidak muncul di radar putri? Object itu tingginya 50 meter. Akan sangat sulit untuk menyembunyikannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hei, Quenser. Aku agak meragukannya, tapi kita tidak memiliki Stealth Object di sini bukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wow, tidak mungkin. Kau pikir berapa banyak fungsi stealth yang harus dipasang di senjata sebesar itu? Dan di penyediaan dananya saja, mereka harus mengeluarkan uang dengan jumlah yang sama dengan perawatan konservasi air.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Well, kau harus bertanya langsung pada musuh soal itu. Semua Object generasi kedua benar-benar mengerikan antara satu dengan yang lain. Dan juga, semua ini hanya kemungkinan karena kita tidak tahu apakah Object ini benar-benar ada.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak bisa bertanya pada musuh dan mereka tidak tahu apa yang diinginkan oleh para teroris ini. Apa yang sebenarnya ingin mereka lakukan di Antartika?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Well, ini bukan tugas kita lagi. Komandan berdada besar itu bisa mengkhawatirkan hal itu lain kali,” kata Heivia seraya ingin lepas tanggung jawab. Seluruh tubuhnya terasa begitu ringan ketika dia menyerap panas air itu lewat kakinya dan uap panas ini benar-benar merelaksasi tubuhnya. “Dahh...ini benar-benar terasa sangat nikmat dan aku mengantuk...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, aku beri tahu kau ya, kau akan mati kalau kau tertidur di sini. Aku juga mau.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak mau berpikir apapun yang tidak berhubungan dengan Object. Dia memutar kepalanya dan menikmati air hangat kolam ini dengan kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian dia menyadari sebuah obyek perak berada di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berhenti bergerak dan melihat ke arah benda itu sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu berada di tengah-tengah badai salju yang bertiup sangat kencang. Jaraknya sekitar 50 meter dan bentuknya seperti sebuah batu setinggi orang dewasa. Di bagian belakangnya terdapat sebuah perangkat yang mencuat keluar. Sepertinya menyembunyikan benda ini di tengah-tengah badai salju adalah ide terbaik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, aku harap aku tidak memperhatikannya tadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kau menemukan hal seperti ini, bodoh!? Sekarang kita harus melakukan sesuatu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku harap semua masalah ini terjadi di belahan dunia lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita sekarang di Antartika, jadi belahan dunia lain yang kau bilang tadi itu akan membuat wilayah negara aman menjadi sangat berbahaya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merasa terganggu karena hal ini, Quenser dan Heivia menarik kaki mereka dari dalam kolam air panas dan membersihkan embun-embun air yang menempel di kaki mereka sebelum memakai kaos kaki dan sepatu boot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, Quenser. Sepertinya benda itu mengeluarkan sesuatu seperti uap putih. Apa benar tidak apa-apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau kita segera membereskan masalah ini, kita bisa segera bersantai lagi. Pikirkan saja hal ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih giat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bergumam satu sama lain dan berjalan menuju obyek di balik batu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di balik itu adalah sebuah kotak dengan lebar 80 cm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
...Atau seperti itu pandangan pertama saat mereka melihatnya. Sebenarnya benda itu memiliki kaki yang membuatnya terlihat seperti seekor kepiting. Itu adalah robot. Dengan pengamatan lebih detail, kamera dan sensor bisa terlihat menempel di atas kotak itu. Penutupnya sudah dibuang dan laptop anti-air dihubungkan dengan benda itu melalui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengerut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Robot pengamat. Aku ingat mempelajari hal ini di sekolahku di negara aman untuk mempelajari struktur dasar Object, atau, ya, seperti itu,” kata Quenser dengan rasa penasaran yang amat tinggi saat dia mendekati benda itu dan mengamatinya dari berbagai sisi. “Sepertinya robot ini digunakan untuk mengumpulkan informasi seperti retakan dari gunung berapi aktif yang tidak bisa dilakukan manusia sendirian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mengembangakan sebuah UAV dan sebuah senjata nirawak sepertinya menjadi mode tersendiri di kalangan militer, tapi apakah mereka benar-benar yakin akan menyerahkan pengamatan kepada robot buatan tangan seperti ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pengamatan yang dilakukan di tempat seperti ini menurutku tidak terlalu membutuhkan peralatan seperti ini dibandingkan dengan pengamatan ke planet Mars. Dan juga, lebih mudah untuk mengirimkan sebuah robot ke retakan gunung berapi aktif yang suhunya sangat tinggi daripada menggunakan sebuah pakaian khusus.” Jawab Quenser. “Karena ia harus bertahan di suhu dingin Antartika, sepertinya robot ini juga dibuat untuk suhu ekstrim. Robot ini memiliki antena parabola, jadi sepertinya dikontrol oleh radio kontrol dan mengirim data kembali ke laboratorium atau kapal pengamat via satelit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh begitu. Tapi sepertinya ini sangat menggangguku.” Heivia mengelilingi robot ini dan menunjuk sebuah titik. “Penutupnya sudah diambil dan ditempel dengan sebuah laptop yang dihubungkan dengan kabel.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm, sepertinya ada konekter eksternal. Aku tidak mengerti, kenapa orang yang membuat robot ini harus repot-repot melepas penutupnya untuk memasang sebuah laptop di atasnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa mungkin orang selain pembuatnya yang melakukannya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia saling bertukar pandang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini mungkin adalah salah satu tujuan teroris. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hei, Quenser. Apa kau bisa mencari tahu apa yang ada di dalam laptop itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kita boleh menyentuhnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa, kau ingin meminta izin dari Froleytia lebih dulu? Aku tidak mau terlihat seperti istri yang ikut kelas memasak. Kau tahu, yang suka memanggil guru bahkan untuk menuangkan minyak ke dalam wajan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, kalau terjadi sesuatu, kau yang harus dimarahi, Heivia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oke, oke. Sial, Quenser. Apa kita ini terlihat seperti istri yang tidak tahu bagaimana cara menggunakan apron?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat betapa cepat responnya, Heivia pasti sangat takut terhadap komandannya itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memasang frekuensi radionya dan menjelaskan situasi yang mereka hadapi dengan robot dan laptop itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawaban Froleytia pun sudah jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan mengirim staf dari divisi simulasi ke sana. Jangan sentuh ap pun sampai mereka datang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kuh. Jadi sekali lagi, prestasi kita diambil alih oleh orang lain,” kata Heivia dengan wajah tidak suka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dari keluhannya yang tidak terlalu lama itu, ada kemungkinan dia itu marah karena harus menunggu lama di tengah-tengah Antarika daripada meributkan “prestasi” mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Heivia terlihat begitu ingin untuk segera keluar dari sini, Froleytia berbicara dengan suara kecil tanpa rasa khawatir. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, memangnya kamu tidak berpikir kalau robot itu diisi bom plastik? Kalau kau membuat kesalahan, bisa saja robot itu meledak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ingin pergi!! Aku ingin pergi sekarang juga!!” teriak Heivia dengan air mata di matanya, tapi Froleytia memerintahkan mereka untuk tetap berada di sana dan mengakhiri transmisinya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia dengan gugup menatap robot itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua secara spontan mundur sedikit demi sedikit dari robot itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Huh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hei, ini cuman aku atau robot itu mulai melakukan sesuatu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua berhenti bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata mereka tertuju pada laptop yang terhubung dengan robot itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, mereka melihat ke layarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah jendela muncul dan mulai memberikan alarm peringatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keinginan Heivia untuk pergi semakin kuat detik demi detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ini menjadi  semakin bertambah buruk?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini lebih dari buruk...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mengikuti dan membaca tiap teks yang muncul di jendela itu dengan wajah serius. Tidak seperti Heivia, dia segera beranjak menuju laptop itu. Dan dengan segera mengantarkan jarinya ke keyboard.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membuka beberapa jendela lain dan memeriksa apa yang tertulis di situ.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Robot survei ini dikontrol dari laboratorium via satelit dan sedang mengirimkan data dengan arah yang sama. Sepertinya robot ini mencoba menerobos jalur komunikasi yang terhubung lewat satelit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maksudmu mereka mencoba mencuri data rahasia yang ada di sini lewat robot ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukan, bukan begitu! Sial!!” Quenser berteriak saat dia melihat jendela itu lagi. “Mereka mencari satelitnya! Satelit yang digunakan untuk komunikasi juga dilengkapi dengan perangkat untuk bereksperimen di luar angkasa. Salah satu percobaannya adalah dengan membakar permukaan asteroid terdekat dari satelit itu dengan laser dan menganalisis datanya dengan cahaya yang dipancarkan. Seluruh data eksperimen itu sudah diambil!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maaf Quenser, tapi aku tidak paham apa yang kau katakan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sederhananya, mereka meretas masuk ke dalam satelit supaya mereka bisa dengan mudah menarget siapa pun yang mereka inginkan dengan laser yang digunakan untuk eksperimen!! Kekuatannya cukup untuk melelehkan plat baja setebal 30 mm!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu, tunggu!! Memangnya mereka bisa melakukan itu? Aku rasa satelit itu memiliki pengamanan yang ekstra ketat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka bisa. Ini bukan satelit yang digunakan untuk sebuah negara dengan dana yang besar. Satelit ini kecil, murah, dan dibuat dengan dana yang diberikan oleh semacam universitas. Sistem yang digunakan juga berasal dari OS yang dijual di pasaran dan software gratis juga bisa dipasang di dalamnya. Dan itu juga berlaku untuk sistem keamanannya!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi meskipun begitu, kita berbicara mengenai laser yang digunakan untuk membakar permukaan satelit. Kalau targetnya ada di bumi, bukannya atmosfer bumi akan melemahkannya dan lapisan ozon akan membiaskannya sebelum sampai ke target yang ada di permukaan bumi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, benar. Tapi hanya jika targetnya ada di bumi,” kata Quenser saat dia menunjuk layarnya. “Teroris ini menarget sebuah vila di bulan”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bulan!?” teriak Heivia dengan suara panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menunjuk jendela yang menampilkan data mengenai sudut target laser satelit. Arahnya ternyata benar-benar berlawanan dengan dengan atmosfer bumi. Target angkasanya berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bulan...? Kau seharusnya tidak bercanda seperti itu, Quenser. Ada beberapa hal yang tidak patut untuk dijadikan bahan guyonan, Quenser.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau buta!! Satelit ini bisa menarget bulan dengan mudah!! Dan, asal kau tahu saja, satelit ini bisa menarget Blind Net yang dipasang sebagai sarana eksperimen membuat lahan tempat tinggal di permukaan bulan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Blind Net? Bukannya itu adalah atmosfer optikal kedua? Blind Net dibentuk dari dua lapisan jaring berbentuk setengah bola dengan sebuah kabel semitransparan yang terbuat dari kristal photonm, lapisan yang pertama lebih besar dari lapisan yang berikutnya, dan digunakan untuk mengatur secara bebas jumlah cahaya yang masuk ke permukaannya, bukan? Aku ingat karena rumornya Blind Net akan digunakan untuk Proyek ReTerra untuk melawan pemanasan global.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bulan tidak memiliki atmosfer tebal seperti di bumi, jadi tidak akan ada perlindungan terhadap cahaya matahari langsung! Dalam satu hari, suhu di permukaannya bervariasi dan rata-rata suhunya bisa berada di bawah nol derajat dan tiba-tiba saja naik hingga ratusan derajat celcius!! Apa kau tidak sadar apa yang akan terjadi jika para teroris ini menggunakan laser ini untuk menghancurkan Blind Net!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Umat manusia mulai melanjutkan sebuah usaha untuk mengembangkan bulan, tapi walau mereka sudah berusaha keras, atmosfer bulan tidak sama dengan atmosfer bumi. Vila yang dibangun di bulan merupakan sebuah bangunan yang dibangun dengan dinding yang tebal dan kokoh. Walau begitu, bangunan itu dibangun dengan asumsi bahwa Blind Net akan melindungi mereka. Dan Blind Net tidak diciptakan untuk bertahan melawan lingkungan yang memiliki perubahan suhu yang ekstrem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tanpa Blind Net, bangunan di sana akan mengalami perbedaan suhu yang cukup tinggi. Tidak akan ada yang tahu dengan nasib bangunan yang ada di dalamnya. Dan hanya dengan retakan seukuran beberapa milimeter, sudah cukup untuk membuat orang-orang yang berada di dalam vila mati karena tersedot udara vakum.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Radiasi sinar matahari itu masalah lain bagi Blind Net. Jaring raksasa yang disebut sebagai Blind Net berfungsi untuk mempolarisasi radiasi yang turun ke permukaan bulan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merasa sudah cukup dengan semua yang dia terima ini, Heivia berteriak, “What the hell!? Ini pertama kalinya sebuah serangan berskala besar berniat untuk menyerang bulan dan ini semua akan masuk ke dalam sejarah umat manusia!! Aku pikir orang  ini sudahmemikirkan rencana ini satu langkah didepan kita!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Rencana ini masih berjalan saat kita berbicara. Kita harus mencari cara untuk mengakali satelit ini dengan cepat!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para teroris yang berada di observatorium nirawak itu mungkin menggunakan laboratorium itu untuk memberi waktu bagi persiapan mereka untuk menyerang bulan. Memang masih belum ditemukan, tapi pasti ada sebuah perahu cepat yang disembunyikan di sini untuk pelarian diri mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak bagus!! Dari orbit satelit ini, bulan berada tepat di arahnya, dan dari posisinya yang berhubungan dengan matahari, kita bisa mengetahui dimana lubangnya terbentuk. Kalau kita tidak bisa memberitahukan orang-orang di sana untuk segera dievakuasi, nanti aku tidak akan bisa makan dengan tenang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan otoritas yang kita miliki!? Apa kau tahu berapa banyak orang kaya yang ada di bulan sekarang ini!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, aku tahu. Saat kita merasa ragu, hubungi komandanmu. Kita membutuhkan bantuan Froleytia!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Quenser dan Heivia pergi ke radio mereka untuk menerima petunjuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia merespon dengan suara marah yang lebih panas dari api neraka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku rasa aku menyuruhmu untuk tidak melakukan apapun sampai teknisi kita sampai di sana...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, maaf soal itu. Tapi tolong jangan marahi kami sekarang!!’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau punya nyali untuk melawan perintah langsung dari komandanmu, Quenser. Tapi...apa baru saja kau bilang vila di bulan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia sedikit merenung, tapi sepertinya dia agak tidak sabar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu sebentar,” Froleytia mengakhiri transmisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa menit, dia menghubungi mereka lagi dan sepertinya dia sudah sedikit lebih tenang. Dia mungkin menggunakan perangkat dari divisi simulasi elektronik untuk membantunya mengambil keputusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku mulai dengan kesimpulan yang aku ambil: kita tidak perlu melakukan apapun soal satelit itu. Kita sudah memperkirakan target yang dituju oleh laser itu, tapi wilayah penduduk yang ditarget oleh lubang yang berada di Blind Net adalah Rock Castle. Ada tamu VIP spesial di sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di sana ada seorang Jenderal Korporasi Kapitalis, salah satu kekuatan dunia yang seimbang dengan kekuatan Kerajaan Legitimasi. Kerajaan Legitimasi pernah mencoba beberapa kali untuk membunuhnya tapi gagal. Jika para teroris ini berhasil membunuhnya, kita melempar masalah ini ke mereka. Atasan tinggi berpendapat bahwa kita harus melepaskan ini karena ini bukan urusan kita. Aku setuju. Jika ada sebuah alternatif yang membuat bawahanku terbunuh, aku lebih memilih tutup mata.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia saling bertukar pandang. Mereka terlihat bodoh karena sebelumnya sudah khawatir. Mungkin masalah ini akan menjadi bencana bagi para penduduk Korporasi Kapitalis di bulan sekarang, tapi mereka berdua tidak memiliki kewajiban untuk menyelamatkan orang yang memberi perintah untuk membunuh orang dan menontonnya dari atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Toh, kalian tidak perlu melakukan apapun terhadap satelit itu. Walau kalian sudah menyentuh komputer yang terhubung ke satelit itu. Yah, aku akan meminta bagian intelijen untuk untuk memeriksa robot itu dan meminta mereka untuk membuatnya seperti kecelakaan karena lingkungan yang ekstrem, jadi kita tidak akan mendapat masalah serius. Kalau kau mengerti, kembali ke sini secepatnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berkata seperti itu, Froleytia mengakhiri transmisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia duduk di atas sebuah es.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Haah...rasanya tenagaku seperti disedot untuk sesuatu yang tidak penting. Untuk apa selama ini kita bertarung, huh? Bagaimana dengan orang-orang yang terpaksa harus menjadi terkaman meriam anti-tank tadi supaya bisa beristirahat dengan tenang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser tidak memberikan respon terhadap komentar Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sepertinya memikirkan hal lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hei? Ayolah, ayo kita pergi dari sini. Atau kau sepertinya masih memikirkan apa yang terjadi dengan anak penguin tadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, apa aku bisa bertanya sesuatu padamu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebelum kita sampai di Antartika, kau mendapat video chat saat kita di ruang penyimpanan amunisi, bukan? Kau tahu, wanita dengan rambut pirang dan gaun dari salah satu keluarga Kerajaan Legitimasi.” Quenser memilih kata-kata yang akan dia ucapkan dengan hati-hati. “Apa kau ingat apa yang dia katakan soal kemana dia pergi? Sesuatu yang sangat jauh dari peperangan di planet ini, bukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Tunggu sebentar. Tunggu sebentar!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku rasa dia juga menyebutkan soal warna bendera tidak dilihat sebagai sebuah ancaman di sana. Bukankah itu berarti dia berada di sebuah tempat yang berada di luar wilayah kekuatan dunia manapun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja ada beberapa wilayah seperti itu di bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai contoh, laut internasional, wilayah yang berada di luar batas 200 mil dari daratan. Atau Antartika, tempat di mana Quenser dan Heivia sekarang berada. Ada beberapa tempat seperti surga di bumi ini yang tidak dimiliki oleh siapa pun, tapi salah satunya adalah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“H-Heivia. Kita tidak tahu pasti soal ini. Sebenarnya, kita beruntung kalau kita tidak akan mengkhawatirkan apapun, tapi apakah kau bisa menghubunginya lewat internet?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“I-iya. Kita tidak memiliki bukti. Tunggu, apa kita bisa menggunakan internet di sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena saat ini begitu banyak pusat penelitian di Antartika dari berbagai macam kekuatan dunia, mendapatkan jaringan internet di sini cukup mudah, dan Kerajaan Legitimasi memiliki pesawat pengangkut menunggu di laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menarik perangkat genggamnya dan menyalakan wireless LAN.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, kita terputus dari akses eksternal selama misi, tapi bisakah kau meretasnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau aku bisa melakukannya, aku tidak akan menjadi mahasiswa magang di sini. Tapi akses khusus yang dibuat untuk perempuan itu pasti masih aktif. Kalau begitu, paling tidak kau bisa menghubunginya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh! Berhasil, ini berhasil! Tapi aku punya firasat kalau Froleytia akan menyadarinya dan pasti akan sangat marah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa perubahan sederhana, Heivia akhirnya berhasil menghubungi gadis yang lokasinya masih tidak diketahui itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaanya yang pertama adalah: “Dimana kau saat ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaan itu sangat sederhana dan mendapat jawaban yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja aku ada vila di bulan bernama Rock Castle.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, anak dari bangsawan Winchell dari Kerajaan Legitimasi, Heivia, berteriak sangat kuat sampai-sampai kepalanya merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Fuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuucccccccccccccccckkkkkkkkkkkkkkkkkkk!!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“I-ini pernyataan yang sangat terburu-buru!! Tapi aku tidak masalah sih,” kata gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO v02 098.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser hampir saja akan menangis “Kau tidak keberatan!?” Tapi kemudian dia berhasil menahan dirinya supaya dia bisa menahan amarah keluarga bangsawan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia dan Quenser mulai berbisik seperti sebuah pertemuan darurat supaya gadis itu tidak bisa mendengar mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Jadi apa yang terjadi, Quenser? Apa atasan tinggi sangat haus untuk membunuh Jenderal Korporasi Kapitalis sampai-sampai rela kehilangan tuan putri bangsawan Kerajaan Legitimasi?)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kalau keluarganya cukup berpengaruh dan bahkan tidak melihat Korporasi Kapitalis sebagai musuh saat kita masih berperang dengan mereka, para atasan mungkin ingin segera menyingkirkan mereka secepat mungkin. Tapi aku ragu Froleatia tahu bahwa ada warga sipil di sana. Kalau dia tahu, dia pasti tidak akan memberikan perintah ini dengan tenang.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Terlepas dari itu, semua hasilnya sama saja. Dengan perintah militer seperti ini, kita tidak akan bisa melakukan apapun terhadap satelit ini tanpa mendapat hukuman. Tapi kalau kita tidak melakukan apapun...!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kalian berdua bisikkan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya membuat mereka berdua melompat kaget.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser memukul tangan Heivia dengan sikunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Heivia. Hei, Heivia.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Ada apa!? Ini sangat darurat!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Kita bisa bilang kalau tanganmu tergelincir. Lakukan, lakukan!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bfh!??” Heivia terkaget-kaget. “(Apa kau tidak tahu apa yang baru saja kau katakan!? Kalau kita melakukannya, kau juga akan dihukum bersamaku!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Cepat! Lasernya akan menembak dalam 30 detik!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Oke, aku akan melakukannya!! Aku tidak ingin mendengarmu komplain setelah ini!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia menarik napas panjang untuk fokus pada dirinya sendiri dan berbalik ke laptop yang terhubung dengan robot survei. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ops! Tanganku tergelincir!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, kau bodoh! Kau salah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka saling berteriak satu sama lain, mereka berdua melihat komputer dengan hati yang bimbang dan rasa takut untuk mengubah orbit satelit itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebenarnya apa sih yang kalian berdua lakukan? Ini saat menggangguku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita sebenarnya sedang bermain sebagai pahlawan!! Dan kami berdua sedang menyiapkan bahaya yang sangat tidak menyenangkan untuk hidup kami berdua!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 8===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya semuanya berjalan dengan baik, walau tidak ada yang tahu apakah ia berada pada tingkat marah atau tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia dipanggil ke ruang perwira yang berada di sebuah kapal induk serbu yang sekaligus digunakan sebagai markas. Saat berada di sana, mereka menyadari bahwa Froleytia telah menunggu mereka berdua dengan pidato yang telah ia siapkan. Sebenarnya, hal ini sudah mereka perkirakan tapi kali ini pidato Froleytia berada pada tingkat yang berbeda. Quenser begitu penuh dengan rasa cemas ketika ia melihat shuriken Jepang yang digunakan sebagai hiasan di atas meja akan tiba-tiba melayang ke kepalanya . &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pidato yang sangat menyiksa ini  memakan waktu yang sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat sangat, sangat, sangat, sangat sangat, sangat, sangat, sangat lama, dan sekitar 120 menit telah terlewat. Froleytia pasti telah menyadari betapa lama pidatonya itu karena dia mulai batuk-batuk sebelum ia mulai berbicara lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Well, kalian beruntung karena ini adalah misi yang tidak resmi. Karena sejak pertama operasi militer ini tidak pernah ada dalam catatan, mereka tidak bisa membuatmu bertanggung jawab. Atau dengan kata lain, kalian seharusnya berada di balik terali besi saat ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Haah...yeah...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Sial. Aku bertarung dan berjuang demi seorang heroine, dan yang aku dapat adalah sebuah pidato bahwa apa yang kulakukan ini bertentangan dengan perintah yang diberikan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Quenser dan Heivia terlihat seperti pembungkus krim dari plastik yang semua isinya sudah ditekan keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau ia mulai batuk-batuk lagi, Froleytia bertanya, “Jadi bagaimana keadaan gadis ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Harusnya kau bertanya pada Heivia, bukan aku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melempar pertanyaan itu pada Heivia. Heivia terlihat tidak nyaman, tapi dia harus menjawab tanpa melempar pandangannya karena yang bertanya saat ini adalah komandannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia terlihat senang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitu ya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia terus menggunakan wajah marahnya itu selama 2 jam ke belakang, tapi sekarang wajah itu berganti. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan senyum masam, komandan dari dua anak laki-laki itu berkata, “Kalau begitu aku rasa tidak ada yang perlu dijelaskan lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 9===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pekerjaannya yang telah selesai, Heivia meninggalkan ruangan Frolyetia dan ia berpisah dengan Quenser ketika ia keluar. Selama ini rekan seperjuangannya hanyalah seorang pelajar, jadi dia tidak mendapatkan pelatihan tentara, jadi Quenser merasa sangat lelah setelah mengelilingi Antartika dengan tempo yang sama dengan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan juga, saat ini Heivia membutuhkan waktu untuk sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamar itu berisi empat tempat tidur, jadi ia tidak bisa pergi ke kamarnya sekarang. Pada akhirnya, dia membuka palka kapal itu dan berjalan menuju dek kapal yang sangat dingin itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggunakan perangkat genggamnya untuk melakukan sebuah video chat dengan sambungan internet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang berusaha menelepon anak perempuan dari keluarga Vanderbilt yang berada di vila bulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia pasti tahu bahwa ia membutuhkan akses khusus untuk tersambung ke sana. Tapi dia tidak mau menghalanginya untuk melakukan kontak dengan anak perempuan itu dengan kewenangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sepertinya, akses khusus ini tidak bisa dipakai lagi saat hubungan telepon ini berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa dia ingin mengatakan semua yang ingin dia katakan sementara dia memiliki kesempatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau sudah sedikit lebih tenang?” tanyanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“I-iya. Kamu juga tidak bisa menyalahkan aku. Semua orang pasti panik ketika mendengar bahwa vila di bulan ini diincar oleh gerombolan teroris.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin,” kata Heivia dengan senyum masam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lagi Heivia menggunakan kesempatan ini untuk menjaga jarak dengan satu-satunya hal yang bisa membuatnya menjadi penerus keluarganya. Namun, Heivia tidak menyesalinya. Jika ia kehilangan dirinya saat itu, keinginannya untuk menjadi penerus keluarga Winchell tidak akan pernah terpenuhi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa?” tanya anak perempuan itu. “Aku mengerti kalau mewarisi garis kekuasaan keluarga Winchell bukan tujuanmu. Bahkan orang-orang di keluargamu masih menghindarimu. Tapi...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau mau bilang kalau yang aku lakukan sekarang ini berbahaya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hari ini, aku melihat segenggam hal selama ini yang kau lakukan. Aku selalu berpikir bahwa siapa pun bisa mewarisi garis keturunan keluarganya dan menjadi kepala keluarga dengan berdiam di markas yang jauh dari kata bahaya selama 3 tahun, tapi yang kulihat ini ternyata sangat berbeda. Kalau kamu tetap melakukan hal seperti ini, aku takut kalau suatu saat akan terjadi hal buruk yang menimpamu. Dan...jika kamu menyerah pada kau-tahu-yang-kumaksud, kamu bisa mewarisi garis keturunan keluarga Winchell kapan saja tanpa harus ada orang yang mempermasalahkannya. Jadi ...kenapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang di keluargamu masih menghindarimu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau kau menyerah pada kau-tahu-apa-yang-kumaksud...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar itu, Heivia menyipitkan matanya. Wajahnya terlihat lebih serius dari saat dia bersama dengan Quenser atau bahkan saat ia bersama dengan Froleytia, atau bahkan tuan putri Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengar. Keluarga Winchell dan Keluarga Vanderbilt masih memiliki rasa permusuhan dan kedua belah pihak sama-sama menginginkan supaya salah satu pihak untuk musnah. Kau mengerti, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“I-Iya...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan kau tahu bahwa tak satu pun dari aku atau kamu yang ingin dirongrong oleh orang-orang yang tidak suka dengan keputusan kita berdua. Kau merasakan hal itu, bukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Tapi...tapi...!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya itu yang ingin kuketahui.” Heivia tersenyum. “Pada saat ini, kita akan berakhir seperti adegan terakhir drama tragedi Shakespear. Namun, aku tidak ingin hal itu terjadi. Aku akan terus berjuang sampai aku menemukan satu hal yang dapat membuatku mewarisi garis keturunan pemimpin keluarga Winchell dari orang-orang yang ingin mencoba merebutnya dariku. Setelah aku menemukannya, aku akan menutup mulut semua orang yang meragukanku dan menyelesaikan konflik tiada akhir ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi tunggulah di sana. Aku akan pastikan bahwa aku akan mendapatkan apa yang sudah menjadi hakku. Kenapa kau berpikir kalau aku menolak untuk bergabung dengan akademi militer dan mendaftarkan diriku sebagai perwira pertama? Aku melakukannya supaya aku dapat melakukan apa yang seharusnya aku bisa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia Winchell.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia membicarakan tujuannya lewat video chat itu, dia membuat sebuah keputusan yang tak nampak di wajahnya – baik terjelaskan lewat wajahnya atau suaranya yang diam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
...Dan kalau perlu aku akan melawan Object sialan ini supaya aku dapat meraih tujuanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 10===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang putri, pilot Elite dari Baby Magnum, menatap monitor yang ada di dalam kokpitnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berada di Laut Ross di pesisir gunung Erebus, tempat dimana pertempuran telah terjadi di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa perahu motor bersandar di sana. Sepertinya perahu itu milik para teroris. Mereka pasti akan menggunakan perahu itu untuk kabur ke Oseania setelah mereka berhasil menyerang bulan dengan menggunakan robot survei. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sekarang bukan itu masalahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di permukaan laut itu, tepat di sebelah perahu motor itu, terdapat tumpukan kabel. Mereka menggunakan kabel itu sebagai tenaga untuk menggunakan cadangan senjata Object sebagai anti-tank.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, kabel itu akan terhubung ke sebuah Object, tapi tidak ada tanda-tanda bahwa ada Object di tempat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang Putri memeriksa radar Object, tapi dia tidak menangkap apapun di radarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berpikir lagi sebentar dan kemudian dia memberikan laporan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara dengan Froleytia yang sekaligus sebagai penanggung jawab wilayah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti yang sudah kuduga, aku tidak bisa mendeteksi keberadaan satu reaktor pun di sini. Bagaimana cara mereka mengirim sebuah Object ke tempat ini juga masih misterius. Mungkin Object itu sekarang sudah menyelam ke dasar laut.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ingin sekali berpikir bahwa Object berbentuk bola sebesar 50 meter itu mampu menyelam tanpa terdeteksi oleh sonar sekalipun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mungkin mereka menggunakan fungsi stealth.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO v02 106.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku memiliki firasat bahwa Object sebesar itu bisa dilihat dengan mata telanjang bahkan ketika radar tidak mampu menangkap keberadaannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dari railgun yang digunakan sebagai anti-tank, dari kabel berdaya tahan rendah yang digunakan untuk menyuplai tenaga, dan dari misil yang digunakan untuk menyerang pesawat mata-mata kita. Semua prajurit musuh memang sudah mati, tapi ada beberapa petunjuk yang tertinggal yang bisa kita gunakan. Dari semua petunjuk yang ada saat ini, aku yakin orang yang bertanggung jawab untuk serangan ini adalah...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mulai menangkap jejak dari semua petunjuk ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin dia memang kekurangan petunjuk. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau mungkin dia masih memiliki keraguan untuk mengungkapkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun alasannya, pada akhirnya masanya sudah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mass Driver conglomerate, organisasi terbesar di seluruh dunia yang berada pada kekuatan dunia Korporasi Kapitalis.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume 2 Prolog|next= HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 2}}&amp;lt;noinclude/&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_2_Bagian_1&amp;diff=513392</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 2 Bagian 1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_2_Bagian_1&amp;diff=513392"/>
		<updated>2017-02-19T03:34:45Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: /* =Bagian 1 */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 1: Hal yang Biasa Jika Berlumpur di Medan Perang &amp;gt;&amp;gt; Pertempuran untuk Mengontrol Antarika==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku memiliki misi yang sangat penting bagi kalian berdua!!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia, seorang anak laki-laki dengan tubuh berotot dan rambut kecoklatan, berpikir kembali tentang apa yang diperintahkan oleh atasannya, dia dengan hati-hati menggerakkan jarinya dengan mata yang sama yang dimiliki oleh ikan mati. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berada di sebuah ruangan sempit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam ruangan itu terdapat sebuah perangkat logam yang diletakkan di atas sebuah meja. Quenser, seorang anak laki-laki dengan rambut pirang yang panjangnya menggantung di atas bahunya, duduk di seberang meja itu dan memiliki tugas yang sama dengan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dibilang sebuah kursi, mereka sebenarnya duduk di sebuah kotak penyimpanan yang digunakan untuk menyimpan cadangan railgun kecil yang digunakan oleh Object. Heivia tidak tahu berapa besar peluru yang digunakan oleh railgun itu, tapi ukuran dari tiap-tiap kotak ini sama dengan panjang sofa untuk tiga orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mejanya juga bukan sebuah meja, itu adalah sebuah kotak kayu. Kotaknya sendiri kosong, tapi kotak itu diletakkan di antara peluru railgun untuk membuat ruangan ini layaknya ruangan kerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sedang memasukkan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa senapan kosong harus mereka isi dengan magasin, dan mereka menggunakan jari mereka untuk memasukkan peluru itu satu persatu ke dalam magasin. Sementara sebuah suara yang terdengar aneh terdengar dari jari-jari Heivia yang sedang memasukkan peluru ke dalam magasin, tangan Quenser bekerja dengan jarinya yang sangat lentik seperti seorang perempuan untuk menyelesaikan pekerjaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sudah memulainya 15 menit yang lalu, tapi Heivia sudah tidak kuat dengan pekerjaan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menendang kotak railgun yang ia duduki dengan tumitnya dan berkata, “Hei, aku tidak bisa lanjut lagi. Ini bukan perang!! Dengan Object yang masih bisa bergerak setelah ledakan nuklir, memasukkan peluru kecil ini ke dalam senapan sama sekali tidak berarti jika kita gunakan untuk melawan Object!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, ulangi lagi yang kau kerjakan itu. Kau terlalu kuat menekannya dan membengkokkan pernya menjadi huruf S. Aku tahu dari suaranya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kau malah terlihat senang!? Pekerjaan membosankan ini sudah hampir membuatku jadi gila!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh? Bukankah pekerjaan sederhana seperti ini yang memacu jantungmu? Aku rasa berlarian di wilayah rimba dengan membawa senapan berat jauh lebih merepotkan dari pada pekerjaan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, Aku tidak tahu kalau desainer Object sepertimu itu sudah gila. Dan memangnya apa tujuan kita melakukan ini? Memangnya tidak bisa perusahaan senjata yang melakukan tugas ini saat mereka mengirim senjata dan memaketnya kemari?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya menyimpan pelurunya terlalu lama akan membengkokkan pernya dan menambah resiko malfungsi? Itulah kenapa kita hanya boleh memasukkan peluru saat kita membutuhkannya dan melepaskannya lagi saat kita tidak membutuhkannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benarkah? Bukannya sama saja dengan tinta printer? Aku berani bertaruh kalau kau akan terus menyimpannya tanpa ada masalah, tapi mereka memberi tahu kita tentang malfungsi ini agar kita terus melakukan ini selamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heivia, per magasinnya rusak. Kau harus mengeluarkannya dan melakukannya lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gaahhh!!” dia berteriak dengan rasa sangat terganggu, tapi Quenser menghiraukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia bukan tipe orang yang akan mundur saat dia tidak mendapakan reaksi, jadi dia menunjuk sebuah papan kartu di sebelah kotak kayu yang mereka gunakan sebagai meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana kita bisa menyelesaikan semua ini sendirian!? Dan bukannya semua pekerjaan ini dikerjakan oleh sebuah mesin!? Kalau mereka memiliki mesin untuk mengerjakan ini, kita tinggal menyiapkan magasinnnya dan menekan tombolnya. Lalu mesinnya tinggal memasukkan peluru ke dalamnya seperti mesin es krim!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya mereka semua sedang menghemat pengeluaran mereka? Semua hal yang berhubungan dengan perang hanya dipusatkan pada Object.  Pasukan seperti kita tidak terjun langsung di medan perang. Kapan kita menggunakan senapan berpeluru untuk berperang?  Bagi mereka, lebih baik menggunakan tentara yang mengganggur yang mereka miliki untuk menyelesaikan tugas yang bisa dikerjakan oleh mesin mahal mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau memang selalu memiliki cara untuk menghancurkan motivasi orang lain, kau tahu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merasa lelah dengan semua ini, Heivia melempar magasin senapan ke kotak kayu yang mereka gunakan sebagai meja. Dia meregangkan punggungnya dengan menariknya ke belakang agar ia bisa rileks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat sebuah lemari kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melirik barang-barang yang ada di situ, lalu kemudian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hei Quenser, lihat apa yang baru saja kutemukan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada video porno yang terselip diantara video pelatihan di sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memberikan sebuah tugas yang sangat membosankan bagi dua orang tentara di bawah komandonya dengan senyuman, Froleytia berjalan kembali ke dalam ruangan khusus yang disiapkan bagi para pejabat militer di dalam markas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, markas ini diciptakan dari konvoi kendaraan raksasa yang terdiri dari 100 kendaraan besar, jadi bahkan ruangannya itu terlihat seperti blok kontainer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia sama-sama berusia 17 tahun dan Froleytia berumur 18 tahun. Perbedaan umur di dalam unit terus semakin berkurang, tapi masalah itu hanyalah masalah waktu. Gadis berambut pirang seperti dirinya memang jarang, tapi tidak ada yang merasa aneh ketika ia memimpin sebuah grup besar yang terdiri dari 800 orang. Itulah bagaimana masalah ini diselesaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Froleytia menggunakan tablet yang terhubung dengan komputernya untuk mengecek rute serangan pasukannya untuk misi selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melakukan itu, dia melirik ke arah monitor lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan sebuah mikrofon dan kamera video yang menempel di komputernya, ia terlihat seperti sedang menggunakan perangkat video chatting. Di salah satu sisinya adalah seseorang yang berasal sangat jauh di negeri aman yang sangat aman dari medan pertempuran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa saja membuka dua jendela di laptopnya dari pada harus menyiapkan dua komputer yang berbeda, tapi Froleytia memiliki alasan untuk tidak melakukan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tamu yang ia maksudkan adalah seseorang yang akan berkata tidak sopan jika wajahnya tertutupi oleh jendela status lain di depan mukanya. Dia hanya memiliki pangkat tiga bintang, tapi dia bertingkah layaknya jenderal bintang lima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitu ya, Jadi apa yang sedang dilakukan oleh Heivia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, baik-baik saja. Lagipula dia adalah satu-satunya yang berasal dari keluarga Winchell di sini. Dia tidak akan dikirim ke dalam lubang buaya di garis depan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia berusaha agar perbincangan ini terus berlanjut, tapi kenyataanya adalah Heivia ia suruh untuk mengisi peluru-peluru kecil ke dalam magasin kosong untuk menghancurkan Object setinggi 50 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Yah, kurasa aku tidak cukup beruntung hari ini...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tamunya sendiri tidak sadar tentang hal itu. Dia adalah seorang gadis dengan rambut pirang berumur 15 tahun yang mengenakan sebuah  gaun yang tidak cocok untuk zaman ini. Namun, korset yang ia kenakan adalah sebuah korset yang telah dimodifikasi sehingga ia bisa menggunakannya sendiri tanpa harus menggunakan bantuan orang lain. Walau dia seorang putri bangsawan, sepertinya dia tidak terlalu suka jika harus menggunakan para pelayannya untuk banyak hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggaruk pipinya dengan jari telunjuknya dan berkata, “Tidak apa-apa. Untukku, dia tidak akan berguna jika dia mati sebelum acara akbarnya bisa digelar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Permisi, tapi aku pikir pertunangan ini sangat ditentang oleh kedua keluarga Winchell dan Vanderbilt.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semakin besar halangannya, semakin besar api yang terbakar di dalam hatiku. Seharusnya kau mencoba untuk jatuh cinta sekali-kali, nyonya tentara.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa berpikir, Froleytia merasa begitu kesal ketika putri bangsawan itu membahas hal itu. Dia menganggukkan rambut peraknya dan mencoba mengganti pembicaraan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi itu ide yang bagus, kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ide bagus apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Membuat Heivia diperlakukan sebagai prajurit satu. Sebagai seorang dari keluarga Winchell, bukankah paling tidak ia diberikan pangkat letnan dua? Mungkin terdengar kasar, tapi kalau Heivia sampai diberikan pangkat prajurit satu terdengar agak...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, aku rasa ada beberapa alasan kenapa dia diberi pangkat prajurit satu. Aku juga tidak tahu. Aku juga tidak peduli dan tidak memiliki pengetahuan soal pangkat kemiliteran, jadi bukan tempatku untuk mengomentarinya. Dan kalau kau membahas hal itu, kamu adalah putri dari keluarga bangsawan tapi kau pergi ke medan perang dan angkat senjata.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia mengeringkan kerongkongannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mencoba menghindari topik yang tidak dia inginkan, tapi malah terbawa ke dalam masalah lain yang tidak ingin dia bahas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisakah aku berbicara dengan Heivia?” Tanya gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sejujurnya. Aku akan menghubungkan kalian lewat video chat, tapi ini rahasia. Prajurit lain hanya bisa memandangi orang yang mereka cintai lewat foto dan banyak yang bilang kalau mereka akan menikahi orang yang mereka cintai saat mereka pulang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, aku pikir itu hanya terjadi di film,” kata gadis berambut pirang itu saat dia membenahi poninya dan memeriksa beberapa bagian gaunnya. Sepertinya dia agak gugup kalau harus berbicara dengan Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Aku pikir dia terlihat imut kali ini.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Froleytia berpikir sesuatu yang agak kasar, putri bangsawan itu meminta permintaan terakhirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolong hubungkan aku dengan Heivia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oke, oke. Dia berada di ruang kerja gudang amunisi. Aku akan menghubungkanmu dengannya di sana.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia saling berhadapan dengan komputer di pojok ruangan itu. Mereka memasukkan kaset video porno itu dan duduk dengan tenang saat pemutar video itu berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian warna merah muda yang sangat seksi muncul di layar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oke!! Aku, Jessica si prajurit wanita yang pintar, akan membuat kalian para rekrutan baru yang sangat takut untuk bergerak menjadi seorang pria sejati!! Ini adalah perintah! Semua orang yang tidak mau lagi menjadi dibilang anak kecil, lompat ke dadakuuuuuuuu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ko-komandan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku juga, komandan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku... aku... komandan... komandan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wah ha ha ha! Oke, Aku, Jessica, akan mencoba melatih kalian, semuanya ke sini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mendengarkan suara tawa, teriakan, dan gerutu karena kelelahan menonton daging dan daging dan keringat dan daging dan keringat dan keringat dan daging dan keringat tampil di depan layar mereka, Quenser hanya terpana. Dia melihat paket itu lagi yang berjudul &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Latihan Rahasia Seorang Prajurit Wanita tentang Kenikmatan dan Payudara”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbalik dan melihat rekanya yang menemukan kaset itu dan berkata, “Um, Heivia? Apa kau adalah tipe orang yang sangat menikmati saat di-bosi oleh seorang komandan perempuan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, bodoh!! Aku cuman bilang kalau kita seharusnya menikmati apa yang kita temukan ini. Bukan aku yang menyembunyikan kaset ini di sini!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser berbalik dari gambar yang sangat tidak senonoh dan erotis itu, lalu berbalik untuk mengerjakan magasin kosong. Tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Huh? Apa? Huh? Entah kenapa aku bisa bekerja lebih cepat. Kenapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan berhenti, bocah!! Siapa yang bilang kau boleh berhenti!! Berapa kali aku bilang kalau kalian semua tidak boleh berhenti sampai aku, Jessica, meminta kalian untuk berhenti!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waahhh!! Aku sendiri merasa sangat terpacu. Kenapa aku merasa seperti bersalah kalau berhenti bekerja!? Apa mereka memiliki trik diet khusus dengan seorang komandan yang berteriak padaku!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berhenti mengeluh dan gerakan jarimu lebih cepat!! Jangan biarkan aku, Jessica, dengan cepat merasa bosan!! Kalau kalian pria sejati, jangan hancurkan ekspetasiku tentang kalian!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik, komandan Jessica!! Kami akan melakukan apa yang anda perintahkan!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Komandan! Kami akan menunjukkan kalau kami adalah prajurit yang pantas!! Komandan!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan dua anak laki-laki itu bergerak semakin cepat dan cepat sampai-sampai peluru yang mereka padatkan di dalam magasin itu terlihat seperti seseorang yang sedang menjahit sebuah baju. Saat Quenser dan Heivia sudah mencapai batas diri sendiri, mereka melemparkan semua perasaan malas mereka dan menjadi mesin yang tidak lain-tidak bukan melakukan pekerjaan ini dengan sangat akurat dan teliti dengan napas yang sangat berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Fnhh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yesss!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba mereka mendengar sebuah suara elektronik kecil berbunyi yang menandakan ada sebuah panggilan video, dan sebuah video muncul di jendela video porno itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kalian lakukan?” kata perempuan muda dengan rambut pirang dengan suara dingin sambil menatap mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waaaaaaaaaaaaaahhhhhhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waaaaaaaaaaaaaahhhhhhhh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia berteriak bersamaan dan bergerak sangat cepat ke arah mouse untuk menutup jendela video porno yang mereka tonton. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, gadis berambut pirang itu menunjuk benda itu dengan mata malas dan berkata, “Heivia, sepertinya aku melihat sebuah paket yang mencurigakan di atas meja kayu itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kyaaahhh!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laki-laki perkasa dan tentara berpengalaman seperti dia berteriak seperti seorang perempuan dan melempar CD case video porno itu dari atas boks kayu yang beralih fungsi menjadi meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser mendekat dan berbisik ke Heivia untuk mengumpulkan beberapa informasi intelijen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Hei, Heivia. Siapa wanita ini? Dia sepertinya tahu namamu.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Aku akan menjelaskannya nanti, tapi dia adalah satu-satunya anak perempuan dari keluarga Vanderbilt. Keluarganya memiliki kekuasaan yang sama seperti keluargaku, tapi dia bisa menggunakan kekuasaan di tangannya itu sebagai seorang bangsawan sementara aku hanyalah seorang penyendiri dan tidak bisa ditolong. Aku tidak bisa membiarkan pengawasanku turun, jadi diamlah saat aku berbicara. Ini bukanlah tipikal orang sipil yang bisa memarahi kita!!)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tempramental,” kata perempuan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu. Tapi jika apa yang dikatakan oleh tuan Putri itu benar, aku tidak akan memiliki banyak kesulitan di masa lalu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tahu apa yang kamu pikirkan. Omong-omong, aku tidak memiliki alasan untuk ingin berbicara denganmu. Kau tahu kalau kita sudah bertunangan, dan rasanya aneh kalau kita tidak menghabiskan waktu seharian untuk berbicara. Sebenarnya, kalau kamu lebih sering menghubungiku, aku tidak perlu harus melakukan hal ini, Heivia. Tidak elok rasanya seorang putri bangsawan untuk tidak mendengar kabar tunangannya di medan perang semenjak kau pergi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tolong berikan aku waktu sebentar. Semua surel yang aku kirimkan selalu diawasi untuk mencegah kebocoran informasi. Mereka akan menyadari bahwa aku akan menggunakan emot lucu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia berbicara seakan-akan penuh beban, tapi Quenser sadar bahwa suaranya berbeda dari biasanya. Itu tidak terdengar seperti Heivia yang biasa. Quenser sadar diri untuk tidak ikut mengobrol dan tetap diam, jadi dia mundur dan bekerja lagi. Dia bukan tipikal orang yang akan langsung tertarik di dalam pembicaraan sepasang kekasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:HO v02 032.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kamu ada di dalam ruangan apa? Aku pikir kau ada di sebuah garis depan medan pertempuran untuk mencoba mendapatkan sebanyak apapun pengalaman yang kamu butuhkan untuk menjadi kepala keluarga. Apakah keluarga Winchell memiliki tradisi untuk memberikan pekerjaan sampingan kepada pewaris takhtanya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, masalahnya sangat kompleks tentang itu. Seorang wanita muda yang suka meminum teh di negara aman tidak akan bisa menyadari bagaimana sesuatu diselesaikan di medan perang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heh heh. Kau pikir seperti itu, bukan begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn? Apa? Kau tidak bersantai di Mansion Paris? ...Jangan katakan kalau kamu sedang berniat ke sini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak mungkin aku akan menerobos masuk ke dalam markas dengan tidak sopan sementara perang masih berlanjut. Malah sebaliknya. Aku sekarang sedang pergi sangat jauh dari planet yang penuh dengan peperangan ini. Di tempat ini, warna bendera nasional tidaklah berarti.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, kalau kamu bisa membuktikan diri di medan perang yang berlumpur itu dan bisa mebaktikan diri sebagai seorang kepala keluarga Winchell, kau harus ke sini juga. Tapi tempat ini agak tidak nyaman kalau dijadikan sebagai sebuah kediaman utama, tapi tempat yang sempurna untuk sebuah liburan yang tenang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian pintu itu terbuka tanpa ada bunyi ketokan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia langsung memutar kepala mereka ke arah suara besar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia, Komandan dengan rambut perak itu berada di depan mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Quenser, Heivia, kita memiliki masalah serius. Kita harus segera masuk ke ruang pertemuan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“??? Kenapa seorang komandan sepertimu harus capek-capek masuk ke tempat ini sendirian? Tak bisakah kamu mengirimkan pesan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Anehnya euangan ini memang dibuat agar tak bisa dihubungi dengan mudah, jadi sinyal radio tak bisa menerobosnya. Dan juga, panggilan video itu adalah prioritas, jadi aku pun tidak bisa memotong seenaknya karena dia berasal dari keluarga Vanderbilt dan aku harus menunggunya sampai selesai. Aku baru sadar beberapa saat yang lalu. Itu kesalahanku, jadi aku harus menghampiri kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia kemudian melihat layar komputer itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik kerah leher Heivia dan berkata, “Aku yakin kalau kamu juga mendengarnya, aku harus meminjam anak ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baik,” kata gadis dengan rambut pirang itu dengan anggukan kecil. “Buatlah dia bekerja keras tanpa harus membunuhnya, jadi dia bisa menyelesaikan masa tugasnya di kemiliteran dengan cepat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian  4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Froleytia melempar Quenser dan Heivia ke dalam ruang pertemuan dan memulai pertemuan ini dengan para prajurit yang telah berkumpul di sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Panggung kita kali ini adalah Antartika,” Kata Froleytia saat dia menunjukkan sebuah peta besar di atas papan tulis putih. “Salah satu pesawat pengintai milik Kerajaan Legitimasi telah menjadi sasaran oleh sebuah rudal dari permukaan tanah saat terbang di daerah pesisir laut Ross. Ia dikunci oleh laser.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah misi kita untuk menyelamatkan awak pesawat yang jatuh di Antartika?” Tanya Quenser, tapi Heivia menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Untungnya, pesawat itu dilengkapi dengan suar darurat. Salah satu suar itu merusak laser penguncinya dan mereka berhasil kabur dari jarak tembaknya. Masalahnya adalah ada orang bodoh yang mencoba menembak mereka dengan rudal,” Kata Froleytia, tersenyum kecut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kita sudah menghubungi Aliansi Informasi, Korporasi Kapitalis, Organisasi Iman, dan semua kekuatan dunia lain untuk memeriksanya, tapi tidak ada yang tahu dari siapa serangan itu berasal. Terlepas dari apakah mereka memberikan informasi yang benar atau tidak, ini telah menjadi masalah internasional dan dimasukkan ke dalam kategori serangan teroris yang tidak dikaitkan dengan kekuatan internasional lain. Dengan kata lain, tidak akan ada orang yang komplain jika kita menghancurkannnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar hal itu, kemudian Quenser dan Heivia saling berbisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Teroris? Aku dengar mereka yang ada di wilayah Eropa barat jauh lebih mengerikan daripada medan perang yang dikuasai oleh Object.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Yah, aku juga dengar kalau pasukan khusus kepolisian menjalani pelatihan khusus untuk melakukan perlawanan secara langsung. Dan kurasa, melawan teroris bukanlah pekerjaan militer.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Polisi tidak bisa bergerak ke Antartika. Itulah kenapa kita yang dikirim ke sana.)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia mengangkat tangannya dan bertanya pada komandannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kita akan menghabisi mereka?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisa dibilang aku tidak akan memerintahkan kalian melakukan hal tidak beradab seperti itu. Lokasi peluncuran rudal yang kita prediksi dari laser penarget berada di dekat sebuah observatorium milik Kerajaan Legitimasi. Kita harus memeriksa apakah tempat itu sudah dihancurkan, dan jika tidak, habisi semua ancaman yang ada di situ. ...Sederhana, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“(Ujung-ujungnya kita harus membunuh mereka juga)” gumam Heivia ketika melihat senyum Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menghiraukannya, komandan Froleytia melanjutkannya kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti yang aku katakan, arah dari laser penarget tersebut diprediksi dari arah di mana laser tersebut ditembakan. Lokasinya berada di markas Gunung Erebus yang berada di pesisir laut Ross. Kita akan mengirimkan unit penyerang. Jika mungkin, tangkap mereka hidup-hidup untuk mengetahui tujuan mereka, tapi jika tidak bisa, jangan khawatir. Menghabisi mereka semua terdengar seperti rencana yang lebih baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perasaan berat mereka berangsur surut dan semua orang merasakan hal yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Monser raksasa setinggi 50 meter bernama Object bersinonim dengan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Object memiliki karakteristik khusus. Mereka memiliki 100 senjata, dan senjata itu ditenagai oleh sebuah reaktor bertekanan tinggi, senjata-senjata tersebut adalah meriam laser, meriam plasma berstabilitas rendah, railgun, dan coilgun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada satu pun rudal yang dipasang pada monster itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, kemungkinan bahwa para teroris itu memiliki Object cukup rendah. Dan militer Kerajaan Legitimasi bisa mengirimkan sebuah Object dengan teknologi termutakhir miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemenangan mereka sudah terasa sangat dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah Object tidak akan bisa dihentikan bahkan dengan sebuah rudal nuklir sekalipun, jadi senjata berkekuatan ringan dan rudal tidak akan mempan terhadapnya. Itulah kenapa perasaan berat mereka berkurang dan bahu mereka terasa lebih ringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, iya. Aku memiliki satu hal lagi,” kata Froleytia. “Kita tidak bisa menggunakan Object milik tuan putri dalam misi ini. Tanamkan itu dalam pikiran kalian semua.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hah?” kata Quenser tanpa berpikir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pikir dia salah dengar, tapi Froleytia harus menjelaskannya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sekali lagi, kita tidak bisa menggunakan Baby Magnum milik sang putri. Object adalah sebuah senjata raksasa dengan berat lebih dari 200,000 ton. Menjalankan monster seperti itu di benua es seperti ini akan menghancurkan lapisan esnya dan membuat Object jatuh ke dalam air. Lalu bagaimana caranya kita mengeluarkannya? Jika ada crane yang cukup kuat untuk mengangkatnya, aku tidak apa-apa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“U-umm... aku pikir kita memiliki para teknisi perawatan yang sudah menjamin bahwa sebuah Object bisa diturunkan dengan cepat dan aman. Apa yang harus kita lakukan tanpa sebuah Object?” Tanya Quenser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah,” kata Froleytia saat dia menekan peta itu dengan sebuah tongkat. “Aku rasa kalian bisa melawan teroris itu dengan senjata yang lebih kecil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian  5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian mereka semua dikirim ke Antartika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para teroris itu diduga bersembunyi di Gunung Erebus yang dekat dengan laut, tapi Quenser dan yang lain menggunakan perahu untuk mendarat di pesisirnya daripada harus terbang langsung ke sana. Dari situ, mereka dan sekitar 100 prajurit lainnya secara perlahan dan harus secara hati-hati memutari tempat itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para prajurit yang biasa bertugas menjaga markas kali ini juga harus ikut serta dalam misi ini. Mereka menggunakan tank dan sebuah helikopter, dan mereka semua terlihat seperti sebuah pasukan yang berasal dari era yang telah hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau serius?” gumam Heivia saat dia berjalan berdampingan dengan Quenser. “Ini adalah Antartika. Biar aku katakan ini sekali lagi, Antartika. Apa yang aku lakukan di sini? Aku seharusnya berada di markas selama 3 tahun untuk bisa menjadi kepala keluarga di dalam keluarga besarku. Apa yang aku lakukan di sini? Apakah monster berdadan raksasa itu telah lupa kalau aku ini adalah analis radar?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Coba pikir, aku datang ke sini sebagai mahasiswa magang untuk mempelajari Object, jadi kenapa aku juga ada di benua es ini tanpa ada sebuah Object-pun di sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Brengsek. Kita ini hanya antena manusia. Mereka seharusnya mengirim drone daripada mengirim manusia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan angin yang sulit di sini, aku ragu kalau UAV bisa digunakan di tempat seperti ini. Juga, sinyal radio mudah untuk dilacak, jadi ide itu cukup buruk untuk kondisi seperti ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisakah kamu tidak usah terlalu serius? Apa kamu mengembangkan kemampuan masokismu itu di bawah kesewenang-wenangan komandan kita?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku hanya ingin menyelesaikan ini dengan cepat supaya kita bisa segera pergi dari sini. Aku tidak terlalu peduli dengan pekerjaan yang tidak berhubungan dengan Object. Heivia, kau harus belajar bagaimana caranya orang dewasa menyelesaikan masalah.” Kata Quenser dengan nada bosan, tapi sepertinya Heivia tidak mendengarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heivia melihat ke langit yang sangat putih di atas dan berkata, “Ngomong-ngomong, ini Antartika bukan? Selalu ada satu hal yang ingin aku tanyakan tentang tempat ini. Apa kau keberatan kalau aku bertanya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Keagungan alam bukanlah hal yang aku kuasai. Kalau kau butuh penjelasan, tanyakan saja pada orang-orang dari Lembaga Swadaya Lingkungan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, ini bukan sesuatu yang aneh kok.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Antartika adalah sebuah benua es. Di beberapa tempat, suhunya bisa mencapai 50 derajat celsius di bawah nol, membuatnya benar-benar menjadi sebuah area beku di bumi. Di tanah putih ini, air lebih banyak menghabiskan waktunya sebagai zat padat daripada zat cair. Hal yang sama terjadi pada manusia. Jika otot dan darah di dalam tubuh dilemparkan pada suhu yang sangat ekstrem seperti ini, ia akan berubah menjadi lebih padat dari pada sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa di Antartika sangat dingin?” gerutu Heivia saat dia melepaskan penutup kepala dari mantel musim dingin yang ia kenakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya agak aneh jika ia mengusap keringat di alisnya dan melihat ke sekelilingnya. Di dalam film dokumenter hewan yang ia tonton, wilayah ini benar-benar sangat putih, tapi mereka berdiri di sebuah wilayah yang berupa tanah seperti batu hitam. Juga, sebuah uap putih keluar dari dalam tanah di banyak tempat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertemuan dua jenis angin yang sangat kuat bertiup di segala arah, dan salju putih terus turun dari awan putih di atasnya, tapi uap itu membuat mereka sama sekali tidak bisa merasakan dingin dan salju meleleh ketika menyentuh  tanah, jadi itu tidak dihitung. Tidak ada satu pun yang ia lihat sekarang ini persis dengan apa yang ia pikirkan selama ini di kepalanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Quenser melihat ke bawah untuk membaca apa yang tertulis di termomter digitalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Musim di wilayah garis khatulistiwa itu terbalik, ‘kan? Sekarang di sini hampir musim panas. Bahkan suhu udara di sini adalah -3.9 derajat celsius. Kau akan merasa sangat kedinginan jika melepaskan mantel musim dinginmu itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak mungkin. Ini masih di bawah nol derajat? Aku merasa seperti berada di dalam sauna.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini adalah wilayah pegunungan berapi, jadi panas merambat secara teratur dari dalam tanah. Aku ingat bahwa di sini pernah terjadi letusan gunung berapi dua tahun yang lalu dan itu membuat pergerakan yang signifikan dari permukaan di sini. Kau merasa panas karena itu. Kalau kau mencoba tidak bergerak kau akan merasa kedinginan, jadi kau harus memasang mantelmu itu segera.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah ha ha ha ha ha ha!!” tawa Heivia tanpa peringatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat dengan wajah bingung dan Heivia menunjuk sebuah titik tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lihat Quenser!! Itu adalah kolam air panas. Kita ada di Antartika dan ada kolam air panas keluar dari dalam tanah!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku ‘kan sudah bilang kalau kita ini sekarang ada di wilayah pegunungan berapi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi itu adalah kolam air panas!! Tempat ini menghancurkan semua yang aku ketahui soal Antartika!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia berbicara, Heivia melepaskan kacamata tebalnya. Dia merangkak di pinggir kolam yang mengeluarkan uap putih dan memasukkan tangannya di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh... wow. Suhu 40 derajatnya sangat pas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hentikan Heivia. Kalau kita meluncur ke dalam kolam air panas ini, kita tidak akan mempedulikan soal perang ini lagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya mereka tidak ingin pergi dari sini, tapi Froleytia pasti akan menyentak mereka jika mereka jatuh ke dalam jebakan kolam air panas ini. Jadi mereka berdua pergi begitu saja dari tempat itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada seratusan prajurit yang ikut di dalam misi ini, tapi karena lingkaran yang harus diputari sangat luas, Quenser dan Heivia pun tak bisa melihat mereka lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjalan melintasi wilayah bebatuan hitam yang keras yang tampil di dalam perangkat genggam mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berjalan cukup jauh, tanah hitam itu kemudian tertutup salju dan es. Tanahnya memang terlihat rata, tapi sebenarnya cukup miring untuk membuat orang yang jatuh menjadi sebuah bola salju raksasa. Suhu di sekitar mereka juga turun dengan drastis. Tanah putih itu hanyalah pemandangan yang bisa mereka lihat di setiap arah dan mereka tidak bisa melihat penunjuk wilayah yang jelas. Hanya bergantung pada peta membuat mereka merasa telah menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat ke kakinya yang menginjak es yang hancur di kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, sekarang rasanya aku benar-benar berada di Antartika.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ow!? Tempat ini bukan hanya dingin, tapi menyakitkan! Hei, Quenser. Ada yang aneh di wajahku, apa kau melihat sesuatu yang aneh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Keringat di wajahmu membeku. Aku rasa itu yang membuatmu merasa sakit.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial, sial, sial, sial!!” teriak Heivia saat dia dengan panik membersihkan wajahnya yang sedikit demi sedikit membeku dan menarik tudung kepalanya.  “Brengsek! Kalau kita benar-benar ada Antartika, apa kita tidak bisa melihat sesuatu yang imut seperti penguin!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Es yang banyak ini juga pemandangan yang bagus. Kau akan jatuh sakit beberapa hari lagi, mungkin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kamu bisa sangat tenang di sini, Quenser? Apa kau berasal dari negara yang sangat dingin?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak. Aku sudah sangat kenyang dengan es,” kata Quenser dengan berdehem. “Saat aku masih bersekolah di negara asalku, kami melakukan banyak percobaan dengan selembar persegi es kering untuk mengajarkan kita tentang dasar dari armor Object. Kita belajar bagaimana retakan itu bergerak dengan menusuknya di tempat yang berbeda-beda.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa es? Armor Object ‘kan terbuat dari logam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan air, percobaannya menjadi lebih mudah dipakai ulang. Dengan pendingin, percobaannya bisa dilakukan berkali-kali sebanyak yang kita mau. Juga, kita hanya belajar dasar yang paling dasar dari bagaimana retakan itu bekerja, jadi tidak ada alasan yang cukup untuk menggunakan lempeng logam dengan titik lebur yang sangat tinggi yang memiliki bahan yang sangat reaktif yang khusus dibuat oleh para pengrajin dengan harga yang sangat mahal. Dengan mencampurkan bahan kimia di dalam air untuk menambah kepekatannya sebelum mendinginkannya, lapisan es itu bisa meretak dengan cara yang sama. Kami juga melakukan percobaan dengan meningkatkan efesiensi penyerapan tekanan dengan merusak kepekatannya,” kata Quenser sambil menghela napasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena pelajaran sekolah di tempat asalnya sangat membosankan, Quenser memutuskan untuk pergi ke medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser kemudian mengganti topik pembicaraannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Coba pikir, apa yang para teroris itu coba lakukan di tempat antah berantah seperti ini? Apa mereka menggunakan rudal untuk serangan udara itu sebagai hiasan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak tahu apa-apa, Quenser,” jawab Froleytia di radionya. “Antartika sudah menjadi perlombaan di antara banyak negara untuk mendapatkan hak mengeksploitasinya sebelum PBB runtuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...? Aku pikir Antartika tidak memiliki batas negara?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena tidak memiliki batas negara-lah yang membuat banyak negara berlomba-lomba merebut tempat ini dengan susah payah. Antartika memiliki pertambangan besi dan batu bara. Laut yang memiliki banyak persedian ikan. Tempat ini memiliki banyak hal untuk diperebutkan,” kata Froleytia berusaha menjelaskan. “Saat ini, faksi-faksi di dunia yang ingin merebut tempat ini adalah Negara Junta Militer yang kita kalahkan sebelumnya, Wilayah Lembah Amerika Barat bagian tengah milik Korporasi Kapitalis, Kepulauan Chono milik Aliansi Informasi, dan Wilayah Britania Raya Selatan milik Kerajaan Legitimasi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser terkejut mendengarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oseania dan Kepulauan Chono berada di selatan khatulistiwa, tapi Wilayah Lembah Amerika Selatan berada di sekitar Los Angeles, bukan?  Dan Wilayah Selatan Britania Raya berada di London... Wilayah-wilayah itu sangat jauh dari Antartika.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka menggunakan semangat penjelajahan mereka dan memaksakan pendapat bahwa orang pertama yang menemukan benua itulah yang berhak atasnya. Jika ekspedisi benar-benar dilakukan, siapa yang pertama duluan dialah yang menang, tapi paham seperti itu tidak melibatkan para pihak yang ikut terlibat, tidak seperti di Zaman Penjelajahan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu berarti teroris ini (atau nama apapun yang mereka gunakan karena nama mereka tidak diketahui) telah menarget pesawat pengintai Kerajaan Legitimasi dengan rudal serangan udara karena masalah perebutan wilayah Antartika atau sumber daya alamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Tapi bukan itu masalah utamanya. Di era Object seperti ini, para prajurit seperti kita diperintah untuk berlarian di tempat seperti ini sangatlah buruk untuk didengar...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau memiliki hal lain untuk dikatakan Quenser?” tanya Froleytia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak!! Tidak ada sama sekali!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku memiliki berita bagus buat kalian. Jika kalian terjebak baku tembak dengan teroris, Object kita yang sangat indah telah bersiaga di Laut Ross, dan pelayan lucu kita akan menghancurkan mereka dengan tembakan meriam jarak jauh saat kalian menemukan lokasi mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu,” kata Heivia saat udara yang keluar dari napasnya mengeluakan uap putih. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak bisakah kamu menggunakan satelit militer daripada menyuruh kita berjalan di tempat ini? Di era saat ini, kau bisa membangun vila di bulan dengan pesawat ulang alik atau bisa menggunakan elevator laser atau mass driver. Satelit begitu banyak bertebaran di luar angkasa seperti botol kaleng di jalanan. Aku rasa seorang komandan yang sedang memerintahkan kita sambil ditemani coklat hangat di kapal pengangkut tidak mengerti perasaan kami di tempat sedingin ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Masalahnya, agak repot untuk melakukannya di wilayah Arktik atau Antartika,” jawab Froleytia dengan halus walau dia tidak menghiraukan argumen Heivia yang terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Satelit pencocokkan wilayah geografis menggunakan gaya sentrifugal bumi untuk bertahan di wilayah garis equator dan benda itu tidak akan bisa melacak sampai sejauh ini. Beberapa satelit mungkin memang bisa berada tidak di wilayah garis equator, tapi mereka hanya bisa memeriksa wilayah-wilayah tertentu beberapa saat dalam sehari.”	&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya mereka memiliki satelit yang mengorbit di dalam sumbu bumi di luar atmosfer sana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, dan itulah tempat yang memiliki banyak sekali konflik. ‘Berada tepat di sumbu bumi’ berarti memiliki tempat yang sangat strategis, jadi sangat banyak sekali satelit yang ada di sana. Kerajaan Legitimasi memiliki keunggulan kekuatan di Kutub Utara, tapi itu berarti kita sama sekali tidak&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_2_Epilog&amp;diff=513390</id>
		<title>HEAVY OBJECT:Volume 2 Epilog</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=HEAVY_OBJECT:Volume_2_Epilog&amp;diff=513390"/>
		<updated>2017-02-19T03:32:29Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chepot: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Epilog==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pemimpin mereka, Sladder Honeysuckle, tertangkap, moral dan kemampuan Mass Driver conglomerate terus menurun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baby Magnum tidak bisa lagi melanjutkan pertempuran tapi ‘Metode perang lama yang tidak meyakinkan’ seperti infanteri dan tank membawa Kerajaan Legitimasi pada kemenangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekarang pertempuran dengan Mass Driver conglomerate yang bermula di Antartika dan berlanjut sampai di distrik Amazon milik Kerajaan Legitimasi akhirnya berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya Mass Driver conglomerate adalah sebuah organisasi besar yang menyokong berbagai bidang di Korporasi Kapitalis. Korporasi Kapitalis menganggap Mass Driver conglomerate telah melampaui batas dan tidak bisa dihentikan, tapi mereka tetap tidak terbebas dari tanggung jawab mereka. Sepertinya Kerajaan Legitimasi akan bisa mendapat beberapa keuntungan bantuan dari Korporasi Kapitalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada pertanggung jawaban yang terikat pada Aliansi Informasi. Mereka berencana untuk menerjang melewati batas nasional dan menuju ke reruntuhan Kota Amazon untuk memenuhi permintaan Sladder Honeysuckle, tapi rencana itu tidak lebih dari sebuah rencana. Mereka benar-benar tidak melakukan rencana itu, jadi mereka terbebas dari segala pertanggung jawaban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya Mass Driver conglomerate akan dihukum di bawah pengadilan Kerajaan Legitimasi,” kata Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser dan Heivia berada di dalam tempat perencanaan pembuatan Object di distrik Amazon. Object tuan putri sedang dalam perbaikan atas semua kerusakan yang diterima dari bermacam pertempuran. Sebuah fasilitas berbentuk kotak raksasa yang mirip seperti di galangan kapal. Namun mereka tidak memasukan Object ke dalam fasilitas itu. Dikarenakan fasilitas itu telah dipisahkan ke berbagai bagian yang melingkari Baby Magnum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melihat crane raksasa melepaskan meriam utama yang rusak dan tidak bisa bergerak, Quenser menjawab Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, setidaknya kita bisa mengakhiri ini di dalam wilayah kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya baik Korporasi Kapitalis dan Aliansi Informasi telah meminta kita untuk menyerahkan Sladder Honeysuckle dan lainnya, tapi mereka berdua itu tidak menyadari  bahwa itu permintaan yang tidak mungkin. Menuruti permintaan itu sama saja seperti mengakui kekalahan,” kata Froleytia sambil merokok, menggunakan kiseru kecil gaya Jepang itu dengan santai sambil bersandar pada tralis besi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser melihat wajah komandannya yang berambut perak mengkilap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Honeysuckle dan lainnya? ...Jadi, sekarang apa yang akan terjadi pada Mass Driver conglomerate?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Siapa yang tahu. Bahkan orang-orang di Kerajaan Legitimasi berdebat apa kita harus mengeksekusi mereka atau mencoba mendapatkan informasi teknologi mereka. Jika kau menembaknya di sana, ini akan jauh lebih mudah. Aku memberi tahu jendral utama agar kita melakukan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tidak menembaknya karena keadaan kalian mirip?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tidak tahu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkadang dia merasa apa yang dilakukannya ini adalah sebuah keputusan besar. Dia telah meninggalkan sekolah di negara aman untuk datang ke medan pertempuran sebagi mahasiswa magang untuk belajar tentang desain Object. Dia merasa seperti sedang melakukan akselerasi hingga beberapa kelas, tapi terkadang ia merasa bahwa akan lebih cepat jika belajar di sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau demikian, mungkin ada beberapa hal yang tidak bisa dipelajari di sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contohnya perasaan benci Quenser terhadap Sladder. Dan perasaan tidak bisa menarik pelatuk di saat terakhir. Mungkin hal-hal tersebut tidak terlalu penting, tapi itu hal yang tak bisa dilupakan begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khususnya jika dia ingin mendesain Object untuk dikirim ke medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi itu membuatku berpikir kenapa kita berperang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku berpikir, apa Honeysuckle perlu melakukan hal tadi agar tetap bisa bertahan hidup.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau pecundang berhati lembut,” gumam Heivia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Quenser setuju dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri sedang bekerja entah dimana, tapi kemudian dia muncul dihadapan mereka. Sepertinya dia memberi prajurit perawatan bagaimana dia ‘merasakan’ kendalinya,  jadi mereka bisa memperbaiki Object itu sehingga cocok denganya. Dia berada dalam situasi paling berbahaya dalam seluruh kejadian tadi. Muka tanpa ekspresinya lebih cemas dari biasanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka bilang akan memakan waktu 2 minggu. Kita tidak akan kemana-mana hingga selesai,” katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku telah memanggil Object Kerajaan Legitimasi lain dari wilayah lain. Bahkan jika situasi yang tidak diharapkan terjadi, kita tidak akan memaksakan diri untuk menyelesaikannya sendiri,” kata Froleytia seperti sedang memeriksa ulang jadwal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan putri berputar ke arah Quenser dan berkata, “Terima kasih atas segalanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau juga,” kata Quenser sambil melihat ke tengah fasilitas itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah senjata raksasa yang dikenal dengan nama Object.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia melihat kumpulan besi yang sudah sangat hancur sampai tidak bisa bergerak karena terkena beberapa serangan, Quenser bergumam, “...Penghancuran doktrin umum, hm?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah tujuan yang dikatakan Sladder Honeysuckle.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, mungkin Quenser dan Heivia lah yang mencetuskannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka lah yang telah menghancurkan Object dengan peledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukan cuma kita. Semakin bayak orang yang mulai berpikir tentang menghancurkan Object tanpa menggunakan Object.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sejarah diputarbalikan dengan sangat mudah. Buku mengatakan besi pertama kali digunakan oleh orang Hitti tahun 1400 SM, sekarang dikatakan bahwa kenyataanya benar-bena berbeda dari tahun itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa ini hal bagus?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Siapa yang tahu.” Heivia mengangkat bahu. “Tapi dunia yang sekarang ini berpusat pada Object adalah hasil dari sejarah yang diputarbalikan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
...Dan setelah epilog yang bagus, Heivia tiba-tiba nyengir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, ngomong-ngomong Quenser. Apa kau tidak berpikir bahwa kita melakukan banyak hal bagus kali ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahn? Apa maksudmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau menghancurkan Object Break Carrier, ‘kan? Dan aku menghentikan peledakan di bendungan Iguazu. Dan lagi, kita menangkap pemimpin Mass Driver conglomerate hidup-hidup. Kita mencegah perang tiga negara antara Kerajaan Legitimasi, Korporasi Kapitalis, dan Aliansi Informasi, jadi apa kau tidak berpikir kita akan mendapat medali?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh!! Kau benar, kau benar! Cukup banyak poin positif!! Kali ini poin positifnya tidak akan ditukar dengan negatif karena keinginan gila seorang petinggi! Sekarang rekeningku akan penuh dan aku semakin dekat untuk menjadi desainer Object. Dan kau semakin dekat  untuk menjadi pewaris keluarga bangsawanmu! Hooray! Hooray!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dua idiot itu bersemangat dan mengangkat tangannya di udara, komandan berambut silver, dan berdada besar itu memotong mereka dengan menghembuskan asap harum dari kiseru panjang, tapi sempit yang ada di mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Apa yang kau katakan? Tuan putri lah yang membereskan Break Carrier, bukan Quenser. Itu tidak dihitung sebagai hasil individu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan akulah yang secara pribadi memerintahkan kau untuk mempertahankan Bendungan Iguazu, tapi dilihat dari sudut pandang ‘urutan komando’, Kopral Bilany Sarronno dari unit pengintai garis depan diputuskan tidak melakukan hal yang salah. Dengan kata lain, kau menggagalkan operasi resmi, Heivia. Terlebih lagi aku tidak secara resmi mengijinkanmu untuk melakukannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan operasi di reruntuhan Kota Amazon dilakukan oleh seluruh Batalion Perawatan 37. Kau mungkin secara kebetulan berada di dekat Honeysukle, tapi itu tidak dihitung sebagai aksi individu, jadi kau tidak dapat penghargaan spesial dari itu. Mungkin seluruh unit yang akan mendapatkannya, itu menurutku sih.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Tunggu, kita melakukan semua ini dan tidak dapat apa-apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Kau bercanda, ‘kan? Tolong katakan bahwa kau sedang bercanda.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku belum selesai. Kalian mengubah lintasan sebuah satelit mini di Antartika, dimana menggagalkan kesempatan untuk membunuh mayor jendral Korporasi Kapitalis di vila bulan. Itu dihitung sebagai minus untuk kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uuh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, dan sepertinya kalian diberikan makanan dan minuman oleh penduduk setempat di perkebunan kopi di wilayah Iguazu. Aku bilang kalian bisa bisa beristirahat dimana saja, tapi menerima kebaikan dari penduduk asing selama operasi militer adalah minus.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uuuh!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan Quenser, kau meremas  payudaraku dan melecehkan komandanmu. Ini adalah minus besar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Woy apa yang kau lakukan, Quenser kau bajingan tengik!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Um, ada beberapa situsai yang terjadi...dan bukannya kau sudah punya tunangan!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dua idiot itu mulai bertengkar, pandangan tuan putri menjadi dingin. Namun Quenser sangat tidak peka dengan perubahan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Froleytia terus berbicara seperti tidak ada yang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Secara leseluruhan, minusnya lebih banyak daripada plus. Kau butuh beberapa pelatihan agar mendengar perintah dari atasan. Kurasa seperti 300 cambuk dengan pecut kuda.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu akan membelah seluruh tubuh kami!! Badan kami akan ditutupi warna merah pucat yang tidak akan hilang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Froleytia, kau masih menyimpan dendam tentang kasus payudaramu!? Aku akui rasanya sangat luar biasa, tapi apa kau tidak menaruh harga terlalu tinggi pada payudaramu!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm. Jika kau mau, aku bisa mengganti tiap 10 cambuk dengan 1 lilin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu, tunggu! Itu akan mengubah kami jadi boneka lilin!!’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak, ini tidak lebih jauh dari sekedar kejam. Ini benar-benar tidak adil!! Aku tidak pernah melakukan apapu terhadap payudara atasanku, jadi kenapa aku harus menerima hukuman yang sama dengan yang diterima Quenser!?” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, kalian tidak ingin mati?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua idiot itu menggelengkan kepala mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komandan mereka tersenyum kembali dan berkata, “Jadi rebut kembali kepercayaanku dengan hasil memuaskan. Lakukan pekerjaan kalian. Cepat naik pesawat kargo dan hancurkan beberapa Object bangsat itu di negara lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;{{Heavy Object (Indonesia) Nav|prev= HEAVY OBJECT:Volume 2 Bab 3|next= HEAVY OBJECT:Volume 2 Penutup }}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chepot</name></author>
	</entry>
</feed>