<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">
	<id>https://www.baka-tsuki.org/project/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Chris-kun</id>
	<title>Baka-Tsuki - User contributions [en]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://www.baka-tsuki.org/project/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Chris-kun"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Special:Contributions/Chris-kun"/>
	<updated>2026-05-14T23:01:11Z</updated>
	<subtitle>User contributions</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.1</generator>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_13&amp;diff=386294</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 13</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_13&amp;diff=386294"/>
		<updated>2014-08-28T06:41:15Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Independent Magic-Equipped Battalion akhirnya mendeteksi penampakan kapal yang disamarkan yang dijadikan sebagai markas musuh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh menginvestasikan sekitar 20 APC beroda besar, 60 tank bipedal, dan 800 personel tempur yang termasuk sejumlah besar Penyihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun jumlah ini tidak cukup untuk menaklukkan suatu wilayah, kekuatan ini lebih dari cukup untuk suatu pertempuran. Namun, mereka saat ini terperosok dalam situasi pemusnahan dimana semua APC dan tank bipedal dihancurkan dan kekalahan pasukan infanteri melebihi 70%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan di garis depan yang bertanggung jawab atas kekalahan total mereka adalah 40 orang unit terbang yang berseragam sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Insiden Yokohama mendekati babak akhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melengkapi perannya sebagai komandan pada para relawan, Katsuto menerima komunikasi dari cabang sisi Asosiasi Sihir. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas: &amp;quot;Kapal musuh meninggalkan tepi laut kita!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar laporan itu, dahi Katsuto sedikit berkerut untuk menggambarkan keterkejutannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Musuh seharusnya tidak bisa mundur lagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, tidak ada lagi pasukan musuh yang masih bertarung dimanapun tempatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Unik mereka yang bertarung beberapa saat yang lalu telah melarikan diri setelah meninggalkan barisan belakang dari arah belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan anggota yang bertahan dari barisan belakang telah menyerah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, mereka tidak mungkin bisa mengangkut semua pasukan yang tersisa dalam waktu yang sesingkat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seharusnya masih ada pasukan musuh yang tersisa di sepanjang garis pantai itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas: &amp;quot;Musuh tampaknya telah meninggalkan segala upaya untuk memulihkan kekuatan mereka yang tersisa. Haruskah kita beralih ke pembantaian?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas komunikasi, yang usianya kira-kira sama dengan Katsuto, menanyakan pertanyaan ini pada Katsuto dengan mata berbinar. Setelah sengit, pertempuran terus menerus dengan banyak kekalahan sekutu, semangat pembalasan dendam hanyalah yang diharapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikatakan itu, justru karena alasan inilah Katsuto menggelengkan kepalanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Itu bukan tanggung jawab kita. Kita tidak harus mengambil resiko yang tidak perlu, jadi serahkan sisanya pada JSDF.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Officer: &amp;quot;—Dimengerti!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mungkin tidak puas dengan jawaban itu, tapi dia mematuhi Penyihir dari Sepuluh Master Klan itu yang bertanggung jawab memimpin mereka ke kemenangan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari mulut pemuda itu, perintah itu dikeluarkan untuk semua unit relawan untuk menghentikan operasi tempur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Batalion dari Tsurumi datang dari arah utara, sedangkan unit dari Fujisawa akhirnya mendekat dari arah selatan. Dari arah barat, ada pasukan pertahanan dari Tsuchiya dengan unsur-unsur dari unit Fujisawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mampu mempertahankan tekanan yang diberikan dari semua tiga unit tersebut, musuh meninggalkan semua upaya untuk memulihkan unit amphibi dan mulai mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan berarti Yanagi pernah bermaksud untuk membiarkan kapal musuh yang panik mengangkar jangkar untuk melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Tinggalkan musuh yang belum melarikan diri pada skuad di belakang kita. Kita akan bertempur dengan kapal musuh dan menghancurkannya.!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu mungkin untuk menggunakan mobilitas Mobile Suit di udara untuk terbang diatas musuh yang tersisa di tanah dan naik ke kapal musuh untuk langsung menyerang interior kapal, Yanagi memilih untuk tidak menggunakan strategi itu karena resiko yang didapat dan membuang-buang waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan tentara bersenjatakan senapan yang diperkuat daya penetrasinya sebagai pendamping, dia menarik tentara bersenjatakan rudal kendali dengan ujung detonator gas terarah ke posisi tengah dan membantuk unit serangan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sesaat mereka hendak terbang, sebuah suara meminta dia untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kapten Yanagi, jangan meluncurkan serangan langsung pada kapal musuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Fujibayashi, apa yang terjadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi adalah salah satu yang menyeru hal itu melalui interkom.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kapal musuh menggunakan bahan bakar baterai hidrazin. Menenggelamkan kapal itu di teluk Tokyo akan berpengaruh negatif sangat parah pada kualitas air.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi sedikit mendecakkan lidahnya. Dia tidak bertanya mengapa dia tahu sesuatu seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menangkap berkas cahaya aliran elektron dan menggunakan sihir itu untuk men-kaku-kan target adalah salah satu taktik sihir favorit Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi mampu membedakan antara Pnyihir normal dan &amp;quot;Booster (manusia dopping)&amp;quot; hanya dengan membaca gelombang otak lemah dari hingga 1 km jaraknya. Dengan demikian, mengidentifikasi komposisi molekul pada tempat persediaan bahan bakar yang sangat besar tanpa adanya paparan radiasi tidak menimbulkan tantangan untuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Jadi apa yang akan kita lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mundur, Yanagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Komandan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Target transmisi tiba-tiba berubah, mendorong ledakan kejutan dari Yanagi. Hal ini tidak berasal dari perubahan pada perubahan target, namun untuk perintah itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jangan salah paham. Kita tidak mengakhiri pertempuran di sini. Serahkan pembersihan musuh yang tersisa pada unit dari Tsurumi dan Fujisawa, regu mu segera kembali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pasti berhasil untuk mengatur pikirannya saat menerima pesan tersebut, tapi kali ini tidak ada keraguan dalam suaranya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit menggunakan Mobile Suit untuk mencapai penerbangan yang sangat baik untuk menyerang markas besar musuh dengan cepat atau meluncurkan serangan kejutan pada arah belakang musuh, namun mereka tidak cocok untuk situasi pertempuran seperti pembersihan yang memerlukan tenaga manusia dan waktu yang sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, meskipun mereka meningkatkan efisiensi dengan mengumpulkan pasukan elit untuk hal ini, menggunakan sihir dalam jangka panjang akan mengakibatkan kelelahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi memberikan perintah pada pasukannya untuk kembali ke markas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyerahkan komando batalion ke Yanagi, Mayor Kazama memimpin Kapten Sanada, Letnan Fujibayashi, dan Tatsuya ke atap Bay Hills Tower.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proses pembersihan (menyingkirkan musuh terakhir yang tersisa dan mengembalikan zona tempur ke zona non-tempur) sebagian besar telah selesai. Meskipun ada kedipan cahaya yang tersebar dan bintik-bintik tembakan yang membentang pada pemandangan itu, segala sesuatunya terdiam senja. Berkenaan dengan terowongan yang runtuh dan tempat persembunyian bawah tanah yang kemudian terkubur, perkiraan awal berkeyakinan bahwa mereka akan mampu membuka rute ke tempat persembunyian besok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang di tempat persembunyian bawah tanah itu sebenarnya lebih nyaman daripada yang tinggal di tempat persembunyian sementara yang dibangun di permukaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, waktu menunjukkan pukul 6 di sore hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senja (sore) — Waktunya untuk iblis itu (beraksi).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kapal musuh berada di Sagaminada dan menuju ke selatan pada kecepatan 30 knots.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Letnan Fujibayashi meninjau perangkat observasi portabel yang dia bawa dan melaporkan hal ini kepada Kazama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Itu terletak di titik tengah antara Oshima dan Boso Peninsula. Tidak akan ada maslaah jika kita tenggelamkan kapal itu disana.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengangguk pada kata-kata Fujibayashi, Kazama berpaling ke Sanada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Lepaskan segel pada Third Eye.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menerima kartu kunci dari tangan Kazama, Sanada membuka segel pada koper besar di sampingnya dengan agak kurang hari-hati, bahkan senang, raut mukanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah sebuah koper yang buru-buru dikirim ke mereka dari markas pusat di Kasumiura. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci kompleks itu terdiri dari kunci kartu, pola verifikasi darah, password dan verifikasi suara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Kesia-siaan belaka, semuanya sia-sia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;[Password Dikonfirmasi]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Respon suara awalnya tidak diperlukan tapi kebetulan menjadi salah satu hobi Sanada, meskipun faktanya bahwa segel ini bukan lelucon sama sekali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalamnya, ada CAD khusus berbentuk senapan besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada secara pribadi memindahkan CAD itu, &amp;quot;Third Eye&amp;quot;, dan menyerahkannya pasa Tatsuya, yang masih mengenakan Mobile Suit dengan helm-nya yang masih terpasang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya menarik kabel dari gagang senapan itu dan menghubungkan-nya ke pergelangan tangannya. pulled out the cord from the gun stock and connected it to his right wrist. Sambungan itu akan berjalan melalui jaringan di bagian dalam Mobile Suit dan langsung menghubungkannya ke helm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Letnan Khusus Ooguro.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama memanggil nama alias Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Aktifkan Material Burst dan tenggelamkan kapal musuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Baik, Pak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah jejak kekhawatiran bercampur dalam suara Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terakhir kali dia menggunakan &amp;quot;Material Burst&amp;quot; dalam pertempuran 3 tahun yang lalu, keberhasilan sihir itu sendiri tidak dipertanyakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekhawatiran itu berasal hasrat-nya untuk mencoba sihir itu lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya berbalik menghadap arah selatan dan mengatur pegangan senapan itu ke bahunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Membuat sambungan dengan kamera observasi dalam stratosfer.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengamati pada perangkat observasi dalam bentuk notepad itu, Fujibayahsi melaporkan hal itu kepada Kazama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak perlu untuk menginformasikan Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu karena gambar dari sambungan muncul pada visor Tatsuya — gambar infra merah dari kapal musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah platform yang dilengkapi dengan kamera untuk melihat perbatasan negara yang berada di atas stratosfer Jepang mengirim gambar melalui antena Third Eye.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan gambar yang sama yang Fujibayashi lihat untuk verifikasi target, Tatsuya mulai mencari status eksternal kapal musuh dari dimensi informasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada tetesan air yang tak terhitung jumlahnya yang menyelimuti lambung kapal. Diantara tetesan air tersebut, dia memilih tetesan air yang melekat pada geladak kapal yang langsung diatas tabung bahan bakar hidrazin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perbesaran kamera tidak mampu mengidentifikasi setiap masing-masing tetesan, sehingga dia menggunakan sistem tambahan penargetan presisi jauh  Third Eye dan selesai membidik dengan mempersepsikan informasi tersebut secara visual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;&#039;&#039;&#039;Material Burst&#039;&#039;&#039;, diaktifkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya bergumam dan menekan pelatuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
kapal musuh yang berlayar ke arah selatan dari Sagaminada telah terbuai dalam rasa aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh 1: &amp;quot;Seperti yang diharapkan, militer Jepang tidak berusaha untuk mengejar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh 2: &amp;quot;Hmph...... Orang-orang itu tidak memiliki waktu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh 3: &amp;quot;Karena mereka takut pada tumpahan hidrazin?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh 4: &amp;quot;Ini adalah hal yang sama. Mereka hanya bisa menyaksikan saat musuhnya mundur ke tempat yang aman karena mereka masih terjebak pada kemunafikan seperti paham (keyakinan) keramah lingkungan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentunya tentara dari negara manapun akan menolak mengadopsi mentalitas mengalah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara mereka percaya bahwa mereka masih diamati dengan satelit buatan atau platform di stratosfer, mereka memiliki keyakinan bahwa mereka tidak lagi dalam bahaya serangan lebih lanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini sebenarnya tidak mendirikan kecerobohan pada bagian mereka. Secara umum, jika sesuatu terjadi maka serangan akan terjadi sekarang. Setidaknya, harus ada pengejaran dari kapal angkatan laut atau pesawat angkatan udara. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh 5: &amp;quot;......Ingat, kami akan membalas penghinaan ini lebih dalam.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih dari satu atau dua petugas musuh saat ini telah menyatakan serangan baru untuk diberikan dan bersumpah membalas dendam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, mereka baru saja melewati sebelah timur Oshima. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, alarm klakson (kapal) meraung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah alarm untuk fluktuasi gelombang psion, menunjukkan bahwa mereka sedang dibidik (sebagai target) oleh sistem penargetan tambahan CAD itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapten kapal: &amp;quot;Apa yang terjadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapten kapal harus meminta laporan situasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu wajar, mengingat bahwa tidak ada bahkan musuh yang bersembunyi dalam radius 10 Km.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kapten kapal yang disamarkan bahkan tidak mampu menyelesaikan kalimat pendek itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bola cahaya yang menyengat terlihat jelas pada geladak (kapal). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gelombang guncangan tercipta karena udara dengan cepat menjadi panas dan geladak meleleh menciptakan aliran uap logam, seketika melesak turun ke sesuatu yang mudah terbakar, yang termasuk hidrazin, saat bola api yang sangat besar melahap seluruh kapal. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Neraka peng-bumi-hangus-an yang lahir dari Material Burst dapat diverifikasi di puncak atap Bay Hills Tower melalui kamera pengamatan dari stratosfer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata pamungkas dalam Sihir Dekomposisi, &amp;quot;Material Burst&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang dapat menguraikan materi (benda) menjadi energi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan reaksi pemusnahan. Karena ini langsung menguraikan materi menjadi energi, tidak ada kehilangan energi dari tumbukan antara elektron dan positron (proton) yang akan terlihat dalam reaksi pemusnahan. Berdasarkan pada Formula Einstein, energi yang diciptakan adalah massa dikalikan dengan kecepatan cahaya kuadrat (E = m x c2).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Energi yang dilepaskan dari satu tetes air, 50 miligram materi yang dianggap kecil, setara dengan 1000 ton TNT.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu energi yang sangat panas yang segera dilepaskan dari ruang yang satu tetes air tersebut tempati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_313.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;......Dikonfirmasi ledakan pada lokasi kapal musuh. Konfimasi visual tidak dimungkinkan karena uap yang diciptakan dari ledakan, tapi kapal itu sesuai yang diharapkan akan tenggelam.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Kapal dikonfirmasi akan tenggelam. Adakah bahaya dari tsunami?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya membenarkan postur tubuhnya dan bertanya pada Fujibayashi saat dia membuat laporannya dari perangkat observasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jangan khawatir. Tidak ada tanda-tanda tsunami.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Kita mampu menembak 50 mg tetes air dari jarak sekitar 80 Kilometer...... &#039;Third Eye&#039; telah memenuhi tujuan rancangannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada melaporkan dengan gembira.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama diam-diam menggangguk pada laporan Sanada dan mengucapkan selamat pada Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Kerja yang sangat bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Ya, Pak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengangguk dalam menanggapi hormat Tatsuya ini, Kazama mengumumkan mengakhiri operasi tempur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duduk sendirian di kedai minuman, Zhou Gongjin menerima laporan bahwa kapal yang menyerang Yokohama telah ditenggelamkan. Dia menerima pemberitahuan resmi dari tuan-nya yang mempunyai deretan informasi dari seluruh dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Zhou Gongjin tersenyum tipis. Dia tidak melankolis tentang kematian mereka dengan cara apapun. Pada akhirnya, mereka hanya orang yang kebetulan memiliki leluhur yang sama yang tinggal di negara yang sama. Negara mereka tidak memberikan satu ons pun perlindungan, namun mereka masih memiliki nyali untuk menuntut orang lain bebas dari perbudakan dan menyediakan sumber daya bagi mereka seolah-olah itu adalah hal yang biasa. Dia tidak memiliki alasan untuk menahan kesan yang baik dari mereka, sama seperti dia tidak menanggung perasaan positif terhadap pemerintahan negara ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah hal yang sangat baik bahwa kekuatan negara ini telah melemah, pikir Zhou. Penurunan dalam kekuatan nasional menyiratkan kenaikan nilai ekonomi. Jika kekuatan nasional setiap negara menurun, kewajiban hukum juga akan melemah, yang akan memungkinkan dia lebih banyak bebas bergerak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, tujuannya adalah mengurangi kekuatan sihir negara ini dengan merenggut sejumlah besar Penyihir tempur pada kematian mereka di pertempuran, yang tampaknya telah berakhir dengan kegagalan. Namun, negara lainnya mengalami kerusakan parah. Selain itu, negara yang diperkirakan akan memobilisasi Penyihir Kelas Strategis mereka. Tuannya sudah menyusun segalanya. Dengan cara ini, negara ini pasti akan mengirimkan Penyihir Kelas Strategis milik mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pihak mana yang akan menang? Ataukah ini akan dijamin saling menghancurkan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Zhou dengan lembut menggoyangkan minuman anggur dalam gelasnya dan mengungkapkan senyuman jahat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pulang ke rumah, Miyuki menghabiskan malam sendirian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tidak jarang baginya untuk menjadi sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena latihan dengan Independent Magic-Equipped Battalion, ada saat-saat Tatsuya tidak ada di rumah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada waktu itu, dia pasti akan menerima sambungan (komunikasi) dari Tatsuya, dan hari ini tidak terkecuali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, Miyuki dan kakaknya akan selalu terhubung tidak peduli seberapa besar jaraknya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah konsep abstrak atau ideologi, kekuatan kakaknya selalu mengawasi sekelilingnya dan menjaganya terhadap semua ancaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti dia sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia menghentikan gangguannya terhadap kakaknya, pengawalan kakaknya tidak akan pernah berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya akan selalu secara sadar mengawasi Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kurangnya pilihan dalam hal ini, ide ini masih menyenangkan Miyuki.&lt;br /&gt;
Saat itu, lagu dari telepon terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, lagu ini tidak akan berbunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
— Takdir memanggil —&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti uangkapan pepatah, lagu ini selalu memutuskan takdir saudaranya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia buru-buru bangkit berdiri, dan dengan ringan mempersiapkan dirinya sebelum berdiri di depan kamera dan menerima panggilan video itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Lama tidak berjumpa, Oba-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maya: &amp;quot;Aku minta maaf karena menelepon malam-malam, Miyuki.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Tidak, itu tidak masalah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengangkat kepalanya yang menunduk rendah, disana ada wanita yang elegan mengenakan gaun hitam pekat tersenyum hangat di sisi lain dari layar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara usia yang sebenarnya lebih dari 40, penampilannya memberi kesan dia berusia 30-an.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya gambar seperti ini, penampilannya yang sebenarnya adalah sama. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti kecantikan Miyuki yang menantang deskripsi, ini adlaah seorang wanita yang penuh pesona feminim dan kecantikan dewasanya yang mempesona.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah saudara kembar dari ibunya (dan kakaknya). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala dari Keluarga Yotsuba saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu Penyihir terkuat di dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yotsuba Maya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maya: &amp;quot;Begitukah......? Namun, hari ini adalah hari yang sangat sibuk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Maaf karena membuat bibi khawatir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah respon singkat itu, dia sekali lagi membungkuk anggun di depan kamera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maya menggangguk santai pada postur keponakannya itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maya: &amp;quot;Aku lebih nyaman sekarang bahwa aku telah melihat wajah mu. Nah, tidakkah ada sesuatu yang perlu dikhawatirkan karena Tatsuya bersamamu...... Omong-omong, dimana Tatsuya sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah tiba-tiba mengingat ini, atau mungkin dia hanya kebetulan mengarah pada pokok ini saat Maya membuat penyelidikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Miyuki tidak tertipu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sangat jelas mengerti bahwa ini adalah pertanyaan sejati bibinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Maafkan saya. Onii-sama masih harus menangani beberapa tugas pasca operasi dan belum kembali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maya: &amp;quot;Ah! Aku tidak percaya Tatsuya, meninggalkan adik kecilnya yang lucu, dimana dia telah lari menyia-nyiakan waktunya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Betapa pusingnya, Maya menekankan tangan ke wajahnya dan menggunakan gerakan berlebihan ini untuk menggambarkan kekagumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Saya malu bahwa kami telah membuat bibi khawatir. Saya tidak selalu tahu dimana Onii-sama pada waktu tertentu......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai perbandingan, Miyuki tetap dalam postur sempurna dan sikap hormatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Namun, Oba-sama, tidak perlu khawatir. Kekuatan Onii-sama selalu melindungi saya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maya: &amp;quot;Ah, itu benar. Miyuki, meskipun kamu telah membuka segel itu, Tatsuya tidak pernah bisa meninggalkan sumpahnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maya berkata sambil tersenyum kecil. Senyuman itu tampaknya untuk menegur Miyuki atas pembukaan segel yang membelenggu Tatsuya tanpa persetujuan Maya terlebih dahulu.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Memang, seperti yang anda katakan, Oba-sama. Tidak peduli kemana Onii-sama pergi, dia tidak akan pernah melepaskan tugasnya sebagai penjaga atas kehendaknya sendiri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mekipun demikian, sikap sungguh-sungguh Miyuki tidak memiliki celah untuk mengeksploitasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maya: &amp;quot;Mendengar yang kamu katakan itu pastinya menenangkan pikiranku. Oh ya, Kenapa tidak kalian berdua pulang ke rumah (Yotsuba) minggu depan. Sudah lama sejak aku melihat kalian berdua berhadapan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Saya kewalahan dengan undangan anda. Saya akan menyampaikan pesan ini kepada Onii-sama saat dia kembali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maya: &amp;quot;Saya berharap akan hal itu. Lalu, selamat malam, Miyuki.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Selamat malam, Oba-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tampilan layar menghilang dan Miyuki menghela napas dalam-dalam setelah memastikan jaringan (komunikasi) tersebut telah terputus sebelum ambruk ke sofa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berada di bawah tekanan yang besar setiap kali menghadapi bibinya. Untuk beberapa alasan, dia selalu memilih saat-saat kakaknya tidak ada — sebenarnya dia mungkin sengaja memilih waktu itu — untuk melakukan panggilan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah semuanya, ini adalah bibi mereka yang dia bicarakan disini. Dia harus memahami hal-hal di luar pemahaman Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, Miyuki tidak bisa untuk bertindak ceroboh di depan Maya. Setiap pernyataan yang tidak pantas di pihaknya akan mengakibatkan pembatasan lebih lanjut pada gerakan kakaknya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik membuka tirai dan menatap ke arah langit sebelah barat dimana kakaknya berada.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam rangka untuk menyelesaikan insiden ini sekali dan untuk selamanya, kakaknya mungkin mendampingi Kazama menuju (markas) Tsushima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya, itulah pesan yang Miyuki terima, dan Tatsuya tidak akan pernah bohong kepada Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hatinya mengatakan kepadanya bahwa hal ini diperlukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Miyuki, ketidak-senang-an nya lebih daripada Tatsuya yang sedang dibutuhkan oleh orang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi hari ini,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam ini,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hatinya rindu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan menginginkan Tatsuya untuk tinggal di sisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Miyuki sendirian di rumah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini jauh lebih sunyi dan sulit untuk menanggung beban kehidupan yang dia ambil semuanya sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Onii-sama......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memanggil kakaknya dalam pikirannya, dia dengan lembut memeluk dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah merasakan kehangatan yang tersisa dari pelukan lembut kakaknya sebelumnya, tangan Miyuki mengeratkan sekeliling tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
31 Oktober, 2095 AD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari ini adalah Halloween, tapi karena Tatsuya bukan orang Kristen, hari kelahiran tidak ada arti khusus baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, dia telah tiba di markas Tsushima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
35 tahun yang lalu, selama Perang Dunia Ketiga, yang merupakan periode yang penuh gejolak dimana perang yang tak terhitung jumlahnya berlangsung selama 20 tahun, pulau ini diserang oleh pasukan daerah otonom Great Asian Alliance dari Korea dan 70% dari penduduk dibantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasannya adalah bahwa mereka tidak ingin memberikan alasan apapun untuk memusuhi (wilayah) tetangga mereka, yang mengarah pada situasi dimana pulau pada perbatasan negara itu hilang karena meninggal dunia bahkan sedikitnya pasukan pertahanan.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentara Korea juga memiliki alasan mereka. Sederhananya, itu hanya bagaimana waktu itu berjalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun juga, 70% dari penduduk meninggal, 20% lainnya yang melarikan diri mengalami luka baik berat maupun ringan, dengan 10% sisanya tertangkap. Fakta sederhana dari hal ini adalah bahwa pulau itu telah ditangkap. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah reklamasi Tsushima, pemerintahan Jepang mengubah pulau ini menjadi sebuah benteng pertahanan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah markas garis depan dengan pangkalan militer skala besar dan dinding yang kokoh, lengkap dengan persenjataan “cutting edge” anti-pesawat dan anti-kapal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah markas Tsushima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Letnan Khusus, silahkan datang ke Ruang Perang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panggilan datang dari perangkat transmisi yang dia kenakan di telinga kirinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari atap, Tatsuya kembali ke dalam markas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat satu sisi laut dimana jejak Semenanjung Korea dapat terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Kamu disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Tatsuya memasuki ruangan dan masih mengenakan Mobile Suit dengan helm dilepas dan memberi hormat, Kazama kembali hormat dan memberi isyarat bagianya untuk duduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun beberapa orang memandang curiga padanya yang memakai seragam tempur berwarna hitam pekat dengan helm dan visor dilepas, Tatsuya tidak peduli sedikit pun dan duduk di kursi dekat sudut Ruang Perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedikit di belakang Tatsuya, Yanagi dan Sanada muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Seperti yang diharapkan,&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah semua orang berkumpul, Kazama mulai berbicara tanpa peringatan dini apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Tatsuya dan kawan-kawan sudah terbiasa dengan hal ini, banyak yang didalam markas tidak dapat menyembunyikan kebungungan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Armada musuh sedang mempersiapkan untuk peluncuran. Tolong perhatikan gambar ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah layar besar yang berukuran satu dinding penuh menyala dan menampilkan foto-foto yang diambil dari satelit.  Disana ada 10 kapal besar dengan dua kali lebih banyak kapal penghancur dan kapal torpedo yang siap untuk diluncurkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Foto ini diambil 5 menit yang lalu. Berdasarkan perkiraan ini, musuh akan meluncurkannya paling lambat 2 jam dari sekarang. Berdasarkan pada skala mobilisasi ini, bukannya serangan tunggal, tujuan mereka tampaknya untuk menguasai daerah Kyushu, Sanin, dan hokuriku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Letnan: &amp;quot;Apakah mereka benar-benar berencana pergi untuk berperang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengarkan kalimat Kazama, salah satu letnan muda angkat bicara. Berdasarkan usianya, dia pasti baru saja dipindahkan ke instalasi ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Aku percaya mereka selalu berperang dengan kita sejak 3 tahun yang lalu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Balasan sedikit mengejek itu berasal dari Yanagi dan bukan Kazama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merah merona karena malu, letnan yang menanyakan hal itu dengan cepat mundur ke belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Maafkan saya. Bawahan saya kurang dalam sopan santun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paling tidak, dia harus membiarkan pihak lain untuk menyelamatkan wajahnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Namun, kesimpulan yang seperti Kapten Yanagi katakan. Lupakan perjanjian damai, tidak ada bahwa gencatan senjata yang dinegosiasikan antara negara kita dan Great Asian Alliance. Melihat bahwa tidak ada pesan yang merinci mobilisasi armada mereka, itu akan aman untuk berasumsi bahwa mereka sedang mempersiapkan serangan terhadap negara kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama sekali lagi memberikan rincian tambahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut konvensi internasional, mobilisasi angkatan laut skala besar yang untuk tujuan non-militer diperlukan pemberitahuan bagi negara-negara dalam jangkauan navigasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama gencatan senjata, atau hanya ketika kedua belah pihak berhenti bertempur, setiap mobilisasi angkatan laut yang dirahasikan dengan motivasi yang tidak jelas dapat diartikan sebagai suatu negara yang bersiap-siap untuk memulai perseteruan sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suasana di ruang rapat menjadi tegang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Sementara musuh telah siap memobilisasi armada mereka, sayangnya, angkatan laut kita hanya mulai memobilisasi kemarin. Sekarang, kita dipaksa untuk menggunakan darat atau kekuatan basis-pesawat untuk menahan angkatan laut musuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suasana berkembang lebih berat (dari sebelumnya).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Sebuah pertempuran yang sulit tidak bisa di hindari.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang bisa mengumpulkan tanggapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Dengan demikian, dalam rangka untuk menerobos situasi saat ini, Independent Magic-Equipped Battalion akan menempatkan persenjataan sihir Kelas Strategis. Operasi pertempuran ini telah disetujui oleh Kepala Staf gabungan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Personil dari markas itu diuji Kazama dengan tatapan penasaran dan antipasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Selain itu, biarkan unit saya untuk rekuisisi Ruang Observasi Pertama. Selanjutnya, dengan asumsi bahwa serangan ini berhasil, maka pada saat yang sama......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penjelasan Kazama dilanjutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Tatsuya merasa bahwa tidak perlu baginya untuk terus mendengarkan.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Misinya adalah untuk memulai serangan sebagai &#039;Persenjataan sihir Kelas Strategis&#039;, tidak lebih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah meninjau data benteng ini dalam perjalanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruang Observasi Pertama adalah salah satu fasilitas yang menggunakan satelit ketinggian rendah untuk mengamati tepi laut musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan kenyataan itu sendiri, Tatsuya mengerti apa yang dilakukan disana dan apa yang dibutuhkan darinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti kemarin, Tatsuya mengenakan Mobile Suit, dengan &amp;quot;Third Eye&amp;quot; di tangan, saat dia berdiri di tengah Ruang Observasi Pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Layar di depannya memberikan gambar dari satelit dalam 3-Dimensi dan memungkinkan pengamatan formasi musuh dari sudut manapun. Berdasarkan spesifikasi Tatsuya, proyeksi saat ini adalah dari jarak 100 meter pada 30 meter di atas permukaan laut.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Letnan Khusus Ooguro, apa kamu siap?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada bertanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Persiapan selesai. Sambungan satelit dalam keadaan baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya menggunakan helm-nya untuk memodifikasi suaranya sebelum membalas perintah tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Material Burst, siap untuk ditembakkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seiring dengan suara Kazama itu. Tatsuya mengangkat &amp;quot;Third Eye&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelabuhan Angkatan Laut Zhènhai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Armada Great Asian Alliance berkumpul di sisi lain dari markas Geojedo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kapal perang pusat, bendera berkibar di angin pada apa yang seharusnya kapal induk.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membidik pada bendera itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan gambar 3-D dari satelit sebagai petunjuk, dia mulai mencari tubuh informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berat bendera tempur itu sekitar 1 Kg.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Persiapan selesai.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
He berbisik lembut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam keheningan ruangan, itu lebih dari cukup. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Material Burst, aktifkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Material Burst, mengaktifkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengulangi perintah Kazama itu, Tatsuya menarik pelatuk pada Third Eye.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari dalam markas Tsushima, seberang selat (laut), langsung ke Pelabuhan Angkatan Laut Zhènhai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Tatsuya mengubah 1 Kg materi langsung menjadi energi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuai dengan Formula Einstein, energi panas disamakan dengan sekitar 20,000,000 ton TNT.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Layar menjadi gelap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya berlebihan menyebabkan fitur keselamatan pada satelit untuk aktif. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah mereka tidak bisa melihat cakar neraka merobek melalui bumi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas kapal induk yang ditambatkan pada Pelabuhan Angkatan Laut Zhènhai, matahari tiba-tiba muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panas ini menantang setiap upaya lain untuk peralihan, tidak ada yang hidup untuk menyampaikan cerita ini pada generasi mendatang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suhu yang tinggi itu mengubah bagan penguapan logam lambung (kapal) menjadi uap logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Udara menggelembung dengan cepat melampaui kecepatan “mach”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di antara sinar inframerah, gelombang getaran, dan uap logam yang dipancarkan, fasilitas pelabuhan dan angkatan laut itu lenyap. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun di sekitarnya, baik itu pria atau benda, telah menguap. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang dan benda-benda yang sedikit lebih jauh dari baik ledakan maupun kebakaran berubah menjadi abu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Permukaan laut yang dipanggang oleh suhu terik, menyebabkan ledakan uap yang tak terhitung jumlahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Badai dan tsunami yang dihasilkan menelan markas Geojedo pada pantai seberang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau bukan karena Geojedo berfungsi sebagai tanggul, bahkan markas Tsushima dan Kyushu akan menderita kemurkaan dari tsunami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kehancuran ini tidak terbatas hanya untuk Pelabuhan Angkatan Laut Zhènhai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gelombang getaran menghantam fasilitas militer tetangga. Mungkin karunia tersembunyi, tidak ada kota sipil di dekat Pelabuhan Angkatan Laut Zhènhai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kobaran api yang besar itu berlalu, benar-benar tidak ada yang tersisa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pencitraan satelit pulih, semua orang di markas Tsushima menahan napas mereka tanpa kecuali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa petugas yang lebih muda lari ke toilet untuk muntah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang mampu mengejek mereka untuk kelemahan mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan anggota dari Independent Magic-Equipped Battalion tidak mampu menyembunyikan wajah pucat mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk pertama kalinya, mereka melihat dengan mata mereka sendiri apa arti yang sebenarnya dari Sihir Kelas Strategis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Situasi musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Kazama bertanya, Fujibayashi dengan panik menyapu matanya kembali ke perangkat pengamatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Armada musuh telah hancur...... Tidak, sepenuhnya dimusnahkan. Akankah kita menyerang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, pekerjaan akan menjadi tugas gampang sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Kazama menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Tidak perlu. Batalkan semua prosedur selanjutnya. Operasi ini berakhir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Semua unit, persiapkan diri untuk kembali!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada perintah Kazama itu, Yanagi memberikan perintah untuk mundur. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya meletakkan Third Eye di tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tersembunyi dibalik helm, matanya tidak pernah goyah sedikit pun. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pembakaran hangus Halloween.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejarawan masa depan akan melihat kembali hari ini dan menyebutnya seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah titik balik dalam sejarah militer, seperti itu adalah titik balik dalam sejarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah hari bahwa sihir terbukti telah melampaui persenjataan mekanik, nuklir, dan biologis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ditelanjangi sebelum semuanya adalah kebenaran bahwa sihir sendiri menentukan hasil antara kemenangan dan kekalahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah kebenaran yang dalam dari sejarah untuk ras yang dikenal Penyihir, dalam semua kemuliaan yang tinggi dan penderitaan paling kelam.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=385886</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=385886"/>
		<updated>2014-08-26T22:29:16Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah mengawasi mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan massa rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diri praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semangat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kami memutuskan untuk melakukan evakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk evakuasi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka mungkin akan segera membongkar kekuatan serangan mekanis. Kalau begini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia mengharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawab saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kantou.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan getaran yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luar biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak berkepentingan membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang memberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang dari lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dinding beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit merekah dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan berlalu, dia menggunakan lampu yang tersisa pada runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama terkubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramida, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang beban berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan gua alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorang gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah kakak kelas yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti adik kelas biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko (Fujibayashi).&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua adik kelas ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_161.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MrA: &amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di garasi parkir yang disediakan untuk mobil besar dan kendaraan khusus dimana siswa-siswa SMA Tiga terlibat dalam pertempuran yang tak tentu, kira-kira setengah dari mereka tidak bisa bergabung dalam pertarungan. — Karena mereka sedang mengosongkan isi perut mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senpai: &amp;quot;Ichijou, bisakah kamu mundur sedikit!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ichijou: &amp;quot;Kamu juga senpai, tolong mundur.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelakunya adalah Masaki, bukan teguran itu yang dia pedulikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menodongkan model-pistol CAD spesialisasi yang ternoda oleh darah pasukan gerilya musuh yang tak diketahui kewarganegaraannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bunga darah merah mekar, dan terpercik jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oomph, suara orang lain yang menutup mulutnya membisikkan ke telinga Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap kali dia membunuh seseorang, baik moral teman-temannya dan musuh sedikit turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika ini cukup untuk menakuti mu, kamu seharusnya tidak pernah turun ke medan peperangan di barisan depan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlepas dari bagaimana mata-mata (temannya) merasakannya atau kata-kata apa yang ditujukan langsung padanya, Masaki mengabaikan mereka semua dengan dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangannya benar. Kebenaran tak bisa dibantah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun — berapa banyak tentara yang dengan tenang bisa menyaksikan tubuh manusia pecah dan darah (lebih seperti sel darah merah) berhamburan layaknya debu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik rahasia Keluarga Klan Ichijou, &amp;quot;Rupture&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang mampu menguapkan cairan dengan seketika dalam objek fisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika digunakan pada manusia, darah akan menguap dan selanjutnya tekanan darah akan merobek otot dan kulit. Sel darah merah yang merupakan mayoritas dari komposisi darah, maka akan menyebar ke luar seperti bunga merah yang sedang mekar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain kalangan tertentu, teman sekelas dan para seniornya baru pertama kali mengerti arti dari julukannya sebagai &amp;quot;Crimson&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tempat yang lain, yang merupakan pusat komando terletak di geladak kapal amphibi tersembunyi yang berhasil meluncurkan serangan kejutan mereka, daerah itu tertutupi atmosfer yang sangat berbeda daripada salah satu yang sepenuhnya berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Kita kehilangan komunikasi dengan unit yang dikirim ke tempat persembunyian bawah tanah. Dan juga tidak ada jawaban dari tank bipedal.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas unit komando (CO), yang juga merupakan kapten kapal amphibi yang tersembunyi, menampilkan wajah masamnya ketika dia menerima laporan petugas sinyal komunikasi.  Rencana awalnya  disebut operasi menyusup untuk mengambil sandera sebelum dia menempatkan anggota pasukan mekanis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kerugian dari operasi preman ini sangat melebihi perkiraan awal. Hal ini terutama berlaku untuk regu yang dikirim ke pusat konferensi internasional dan garasi parkir kendaraan besar, dimana korban-korban berbobot besar. Kapten menilai strategi ini yang disebut tipuan mereka untuk membiarkan operasi berjalan, melakukan sebagian besar pekerjaan dengan penuh penyesalan, yang dibutuhkan sedikit pengulangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapten: &amp;quot;Biarkan pasukan mekanis untuk mendarat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memberi perintah untuk meluncurkan tank bipedal dan APC yang diproduksi di negara mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;......Jadi? Mengapa Toshi-nii disini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di pojok alun-alun sebelum stasiun, Chiba bersaudara bertemu pada reuni yang sangat-tidak-hangat (tidak harmonis) (?) adegan. (Saudara tertua sangat senang, jadi mungkin dikatakan reuni tidaklah salah.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun mengapa mereka berada di &amp;quot;pojok&amp;quot;, itu karena Erika maupun Toshikazu yang ahli dalam membersihkan puing-puing &#039;tank bipedal&#039;, sedang menginterogasi pilot yang ditangkap, atau mensterilkan area sehingga helikopter dapat mendarat. — Meskipun dikatakan bahwa Inspektur Toshikazu yang saat ini masih aktif &amp;quot;tidak kompeten dalam proses interogasi&amp;quot; adalah masalah nyata yang dimilikinya sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, itulah alasan mengapa mereka berdua berkeliaran (menjaga kehormatan mereka, Kirihara dan Sayaka juga melakukan hal yang sama).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setidaknya Toshikazu tidak keberatan bahwa sebenarnya dia tidak berkontribusi banyak pada situasi ini — Inagaki juga — jadi dia menikmati percakapan yang kaku ini dengan adik kecilnya, yang berdiri disana dengan kedua tangannya di pinggang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Kenyataan bahwa kamu menanyakan ku, itulah mengapa sepenuhnya menyedihkan ku. Apakah ada sesuatu yang aneh dengan kakak yang baik hati ini ingin membantu adik kecilnya yang tersayang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Baik hati!? Kamu terlalu bernyali mengatakan kata-kata munafik itu......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Hey, hey, Erika, seorang gadis muda seharusnya tidak menggunakan istilah seperti &#039;bernyali&#039;.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Kau! Dan sekarang kamu berani berbicara padaku seperti aku semacam Ojou-sama. Apakah kau bahkan memiliki hak!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Ah, betapa mengerikannya...... Sudah jelas bahwa aku mencintai adik kecilku yang tersayang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin Toshikazu sudah kelewatan dalam kepura-puraannya yang konyol, tetapi semangat Erika cepat turun. Melihat perubahan ekspresi adiknya ke salah satu yang sedang mengamatinya dengan tatapan dingin, Toshikazu mendesah seolah bosan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Setidaknya kedatangan ku untuk membantu adalah kebenaran yang sesungguhnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu mengatakan ini dengan ekspresi bosan dan nada malas, tapi setelah melihat adiknya yang mencibir ke arahnya, tiba-tiba dia mengeluarkan senyuman nakal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Apakah itu sikap yang benar, Erika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Apa maksudmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi Erika sedikit layu. Orang lain lebih kuat, itulah kesannya — Perasaan tidak nyaman yang dia tidak tahu bagaimana menanganinya semenjak masa-masa usia dini-nya dan bukanlah sesuatu yang dengan mudah dihapuskan.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tshikazu: &amp;quot;Aku membawa sesuatu yang bagus untuk mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Sesuatu yang bagus? Aku tidak menginginkan hal semacam itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, Erika masih bertahan — keras kepala dan menolak untuk menyerah. Chiba Toshikazu adalah salah satu dari dua orang yang Erika tidak akan pernah menyerah darinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya hal ini yang Toshikazu setujui, ini adalah sesuatu juga yang adiknya selalu impikan semenjak masa kecilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Jangan seperti itu. Hari ini, ini adalah sesuatu yang benar-benar kamu sangat butuhkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Toshikazu, &amp;quot;Erika kecil&amp;quot; adalah adik kecil lucu yang semua orang ingin goda/ ganggu/ usik. Sekarang, dia berdiri jauh lebih kuat dan lebih manis dari sebelumnya. &amp;quot;Mari kita akhiri ini disini,&amp;quot; dia mengatakan dengan pikiran nakal yang terlintas di kepalanya saat dia mengeluarkan sesuatu yang panjang, objek melengkung dari truk kargo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat sekilas, Erika kehilangan kata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melepaskan sarungnya yang tipis, Toshikazu menyerahkan odachi (pedang) pada Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panjang keseluruhan 180 cm dan bahkan lebih panjang dari tinggi badan Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya saja panjang pisau adalah 140 cm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi seorang tachi lengkungan itu terlalu pendek, membuatnya sebuah bentuk yang tidak alami—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Orochimaru? Mengapa itu ada disini......?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Mengapa? Pertanyaan yang konyol, Erika. Orochimaru adalah pedang yang ditempa menggunakan &#039;Yamatsunami&#039;, dan kamulah satu-satunya orang yang dapat melakukan &#039;Yamatsunami&#039;. Baik ayah kita maupun Naotsugu dapat menggunakan &#039;Yamatsunami&#039;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dapat menirunya, satu-satunya yang benar-benar bisa menggunakannya hanyalah kamu. Dengan kata lain, Orochimaru ada untuk mu, untuk memegangnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan Erika gemetar saat dia menerima odachi tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mencengkeram erat beban ini yang cukup membuatnya sempoyongan dan akhirnya berhenti gemetar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga Chiba menempa senjata terkuat. Sama seperti Ikazuchimaru, ini adalah puncak dari pensenjataan jenis-pedang yang ditempa oleh Keluarga Chiba, senjata rahasia yang merupakan sumber kebanggaan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan untuk sesaat, diberikan kebebasan memegang pedang ini adalah sesuatu hal yang bahkan tidak pernah Erika mimpikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Kamu tampak senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar suara kakaknya, keras kepalanya bangkit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlawanan sebelumnya yang dia tujukan pada kakaknya telah menghilang. Seluruh tubuh Erika difokuskan pada Orochimaru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia harus mengatakan mengapa, itu karena pedang ini—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Apakah kamu segembira itu untuk memegang pedang tercinta yang kamu lihat sebagai keberadaan dari dirimu sendiri, Erika? Hm...... Jadi itu yang terjadi. Tak masalah apa yang ayah kita atau Naotsugu pikirkan, Erika, kamu adalah benar-benar anak perempuan dari Keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;......Hmph! Aku akan katakan terima kasih untuk saat ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Itulah mengapa seorang gadis muda tidak seharusnya begitu kasar.......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menunggu Toshikazu untuk menyelesaikan kata-katanya, Erika berbalik dan pergi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Erika berjingkrak pergi dengan Orochimaru di genggamannya,  Toshikazu tersenyum gembira pada sikap adiknya yang mudah dipahami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Apakah kamu mempunyai informasi baru?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian atas tubuhnya terjebak di dalam kursi pilot tank bipedal, Isori mendengar suara dari arah belakangnya, sehingga dia menarik dirinya keluar dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Tidak. Aku sangat tidak ahli dengan senjata dan aku pikir ini adalah model yang lebih tua yang dibeli di pasar barang bekas. Tidak ada cara untuk mengidentifikasi kewarganegaraannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ada pasar barang bekas untuk senjata?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat ekspresi terkejut di wajah Mayumi saat dia menanyakan pertanyaan ini, Isori tersenyum dan mengganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Bahkan ada pasar barang bekas untuk jet tempur. Dalam konflik skala kecil, senjata-senjata dari Perang Dunia terakhir masih dibutuhkan layanannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hmph~, meskipun Mayumi tersenyum lembut kagum, Isori merasakan aura yang agak jengkel disampingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, dia bisa mengatakan siapa itu tanpa repot-repot untuk melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori mengekang ekspresinya dan sekali lagi melirik Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Secara umum, senjata-senjata yang dibeli dari pasar barang bekas di negara-negara sekutu, cenderung lebih murah. Mengingat bahwa tank bipedal diproduksi di Eropa Timur, kemungkinan bahwa orang-orang ini adalah operasi dari Great Asian Alliance, cukup tinggi...... Namun untuk mendapatkan motif mereka, kita masih perlu informasi dari pilot.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Tapi, akankah dia menyerah begitu saja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Itu tergantung kemampuan Mari.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengangkat bahunya pada pertanyaan Kanon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Lalu aku akan pergi untuk mensterilkan daerah ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menonton Isori menggangguk kecil dan berdampingan dengan Kanon didekatnya, Mayumi berjalan menuju tempat Mari yang sedang melakukan interogasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain sedikit lecet di wajah mereka, dua pilot yang terikat menunjukkan tanda-tanda cedera luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inagaki sedang menanyai salah satu dari mereka sementara Mari menangani yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Bagaimana hasilnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mendekati Mari dan menanyakan tentang situasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Diam. Jika aku tahu ini akan terjadi, aku akan membawa parfum yang lebih kuat......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak memperoleh hasil yang memuaskan, Mari mulai sedikit cemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tidak ada yang bisa kita lakukan tentang hal itu. Kondisi kita untuk menginterogasi Sekimoto hari ini adalah bahwa penggunaan semua bahan kimia dilarang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Publik mengakuinya sebagai spesialis tempur anti-personil, Mari unggul tidak hanya dalam sihir dan ilmu pedang, tetapi juga senjata yang lebih kecil dan bahkan senjata kimia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu taktik kesukaannya adalah memanipulasi aliran udara untuk memasukkan feromon ke dalam hidung musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perempuan jahat ini juga membawa parfum tersembunyi pada dirinya yang dapat secara langsung mempengaruhi status mental lawannya (yang merupakan kejahatan praktis).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dia menggunakan bahan kimia ini pada lawannya yang terikat dengan cara diam-diam, tapi tidak berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Yah, selalu ada penyiksaan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Tunggu, apa pun yang kita......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar Mari mengucapkan ungkapan berbahaya itu, Mayumi buru-buru menghentikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tenang. Aku yakin bahwa aku hanya akan menyebabkan rasa sakit dan penderitaan tanpa meninggalkan luka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Bukan itu yang aku bicarakan! ......Mari, mengapa kamu tidak istirahat?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;......Itu benar, aku akan istirahat sejenak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia harus menyadari bahwa dia terlalu tegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari melambaikan tangannya pada Mayumi dan bergerak ke arah dimana Suzune duduk di bangku dengan peta yang membentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan lantai dimana Suzune duduk di bangku (tentu saja tertutup), sebuah rincian peta yang rumit sedang diproyeksikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menggunakan terminal untuk membuka peta sementara Honoka membiaskan cahaya untuk memproyeksikan peta tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah rincian peta dari garis pantai setempat dimana mereka membentang dari Sakuragi-chō sampai Sangechō.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, proyeksi lainnya menunjukkan jumlah kapal baru, kerumunan orang dan pemandangan jalan-jalan setempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Ho, betapa mengesankan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Ah, Watanabe-senpai.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proyeksi peta di tanah sedikit  bergetar, tapi dengan cepat gambarnya jelas kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adegan jalanan yang tumpang tindih dan dicocokkan peta dengan sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune mengangkat jari-jemarinya diatas keyborad terminal tipe-notebook itu.  Setelah menekan tombol konfirmasi terakhir, Suzune mengangkat kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Apakah kamu mempelajari sesuatu yang baru?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Sayangnya, tidak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari menggelengkan kepalanya dengan masam pada pertanyaan Suzune, tapi dengan cepat wajahnya berubah menjadi ekspresi ketertarikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Sepertinya kalian mendapatkan beberapa hasil.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Ah. Berterima kasihlah pada Mitsui, kita memiliki penghayatan yang baik pada arah dan serangan musuh...... Mitsui, itu sudah cukup.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pujian Suzune, Honoka tersenyum malu sambil mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, peta di tanah menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Bahkan jika itu adalah sihir mengendalikan-cahaya, tidakkah cukup langka untuk terlihat seperti tingkatan kontrol yang biasanya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku tidak bisa mengingat siapa saja yang bisa menggunakan pembiasan cahaya untuk menciptakan gambar jelas yang menyaingi tinggi rendahnya pengamatan drone. Sepertinya ini adalah tipe sihir yang berbeda dari rata-rata sihir pembiasan cahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pujian kecil Suzune menyebabkan wajah Honoka sangat memerah (malu).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Bagaimana bisa...... dibandingkan Tatsuya dan Miyuki, sihir ku tidak ada yang spesial......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tidak perlu menjadi begitu rendah hati, Mitsui. Memang benar bahwa keduanya memiliki sihir yang kuat, tetapi berdasarkan situasi, ada kalanya kecerdasan dapat mengontrol medan peperangan bahkan melebihi senjata.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Demikian juga Mitsui. Kemampuan untuk mengamati dan memahami situasi adalah aset yang luar biasa. Sejak kita terputus dari pengamatan drone dan sistem kamera jalanan, kontribusi dari sihirmu sangat bermanfaat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Terima kasih banyak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Honoka membungkuk rendah dengan seluruh wajahnya memerah, dua siswa tahun ke-3 itu tersenyum lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baru-baru ini, mereka telah melihat terlalu banyak kecanggungan (?) adik tingkatan, jadi kadang-kadang menangkap sekilas dari reaksi yang tidak bersalah tersebut, agaknya membuat nyaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam rangka dari pusat konferensi internasional menuju ke markas cabang Asosiasi Sihir di Yokohama Bay Hills Tower, mengambil rute sepanjang pantai akan lebih cepat, tapi mengambil rute pedalaman ini tidak banyak jalan memutar balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan utama musuh adalah pasukan amphibi yang diluncurkan dari kapal tempur yang kebangsaannya tidak diketahui. Saat ini, pasukan mereka yang telah menyusup ke kota juga aktif di sepanjang pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Katsuto menggelengkan kepalanya ketika bertanya &amp;quot;Haruskah kita mengambil jalanan berkelok?&amp;quot; Bukan naik dan turun, tapi belok kiri dan kanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, kendaraan militer yang Katsuto tumpangi menghadapi baku tembak di sepanjang pantai saat bergerak menuju  Bay Hills Tower melalui kemungkinan rute yang terpendek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dekat Bay Hills Tower — sebenarnya semakin dekat mereka sampai ke Hillside Docks — senjata-senjata berat muncul diantara musuh. Demikian juga, jumlah persenjataan mekanis (tank bipedal) juga meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sersan Taetoka: &amp;quot;Daripada mengatakan pasukan musuh terkonsentrasi disini, akan lebih akurat untuk mengatakan bahwa mereka sedang dalam proses menyebarkan kekuatannya keluar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duduk di kursi penumpang, Sersan Tateoka melanjutkan penjelasan situasi ini pada Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto menggangguk tanpa berkata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan dia tidak mengatakan apa-apa bukan karena dia memandang rendah petugas yang berpangkat rendah, melainkan karena dia sedang menempatkan konsentrasinya pada sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya, pada sisi persimpangan di depan, sekelompok kecil musuh yang membawa peluncur roket di bahunya muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bukan tentara yang berpakaian preman. Meskipun mereka tidak memakai emblem untuk mengidentifikasikan kewarganegaraan mereka, mereka semua mengenakan seragam tempur militer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini pastilah kekuatan serangan amphibi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad tersebut membidik kendaraan Katsuto berada dan menembakkan empat peluru kendali anti-tank.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini praktis menunjukkan jangkauan jarak dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dibidik rudal dengan kecepatan awal yang lebih lambat, tidak akan mungkin semua kendaraan perang bisa menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Kopral Otowa mengendalikan roda agar tidak goyah dan Sersan Tateoka melepaskan kaca depan di sisi penumpang dan meletakkan senapan otomatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rudal kendali meledak di udara, lima meter di depan kendaraan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Api dari ledakan menyelimuti penghalang yang mengelilingi kendaran.&lt;br /&gt;
Peluru ditembakkan dari dalam kendaraan untuk membalas serangan pasukan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan dari luar tidak dapat menembus bagian dalam kendaraan, sebaliknya serangan dari bagian dalam kendaraan dilancarkan tanpa hambatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak perlu dikatakan, bahwa penghalang transparan ini adalah hasil sihir Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatur dirinya sendiri sebagai pusat dari ruang hemisphere, dia mengubah struktur hemisphere untuk menolak kalor yang melebihi tingkat tertentu dan setiap molekul yang lebih besar dari oksigen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat kendaraan bergerak dalam kecepatan tinggi, sihir penghalang Katsuto tidak pernah goyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama perjalanan yang singkat ini, secara pribadi bawahan Fujibayashi memahami arti dari julukannya sebagai &amp;quot;Iron Wall&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Independent Magic-Equipped Battalion dirancang sebagai sebuah &amp;quot;batalion&amp;quot;, jumlah nya setara dengan dua perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya untuk misi ini — yang semula untuk menguji senjata teknologi sihir — mereka hanya mengerahkan 50 orang. Dua truk trailer lapis baja besar kebetulan membawa sejumlah peralatan baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;—Bagaimana, Letnan Khusus?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Seperti yang saya harapkan. Sangat impresif.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri di depan rak dipenuhi dengan perlengkapan pelindung yang tidak akan terlihat sebagai kesatria, Sanada tidak membantu tetapi mengangguk puas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Perhitungannya seharusnya sempurna. Cepat ganti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada mendesak Tatsuya untuk menanggalkan semua pakaian yang dia kenakan. Meskipun ada prajurit wanita di trailer itu, tak satu pun dari mereka menaruh perhatian pada hal itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tingkat tertentu, semua tentara di Independent Magic-Equipped Battalion dipandang sebagai tikus laboratorium, sehingga pemeriksaan tubuh keseluruhan bukanlah sesuatu yang luar biasa. Tidak hanya tentara laki-laki akan melihat tentara wanita telanjang, sebaliknya juga terjadi. Tidak mungkin ada seseorang yang malu pada hal semacam itu akan mampu bertahan menggunakan seragam ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya mengenakan pakaian khusus itu dengan cekatan dan segera mengenakan pakaian hitam — Mobile suit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengikat sabuk, dia menekan setiap tombol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatur CAD di salah satu sarung kulit pada sabuk, dia akhirnya memakai helm seperti-pelindung wajah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Tidak ada masalah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Memang, semua error berada dalam batas yang dapat diterima.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Tatsuya datang melalui speaker yang dipasang didalam trailer.  Mendeteksi bahwa transmisi otomatis diaktifkan, tatsuya memanipulasi helm dan tampilan pelindung wajahnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Anti peluru, anti panas, anti getaran dan juga anti terhadap senjata biologis dan kimia dan sistem pendukung gerak sederhana telah ditambahkan kedalam desain sesuai permintaan. Tentu saja, Peralatan Terbang juga telah ditempel pada sabuk. Ketika digabungkan dengan fungsi anti getaran, kamu dapat sepenuhnya melayang ketika sedang menembak, jadi kamu juga dapat menembak di udara.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Sempurna. Kinerja ini jauh melebihi desain ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Tidak, aku juga menikmati diriku sendiri untuk curahan hatiku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada dan Tatsuya berjabat tangan. Sementara ini terjadi, Kazama akhirnya tiba memimpin dua tentara lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Sanada, kau sudah selesai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menatap tanpa kata pada bawahan yang memberinya hormat, Kazama mengalihkan pandangannya pada Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Kalau begitu, efektifkan segera, Letnan Khusus bertugas bertemu dengan unit Yanagi. Sekarang unit Yanagi sedang baku tembak dengan unit musuh yang sedang mendekati jembatan penghubung ke Mizuho Wharf.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Lokasi Kapten Yanagi ditampilkan pada visor pelindung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengembalikkan visor ke tempat semula, Tatsuya memverifikasi lokasi dari unit Yanagi dan melangkah keluar dari trailer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menggunakan jalanan, Tatsuya melompat dari trailer dan menekan tombol di pinggangnya sebelum percepatan dibawahnya menghilang. Itu adalah tombol untuk menggunakan CAD dengan Sihir Tipe-Terbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ringan menginjak tanah, Tatsuya melayang tinggi melalui langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penjajah yang tak teridentifikasi terdiri dari unit mekanis yang mendarat pada Hillside Wharf dibagi menjadi dua kelompok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu menuju Asosiasi Sihir yang berlokasi dekat teluk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lainnya berbaris disepanjang pesisir pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang menuju ke utara tidak berencana untuk bertemu dengan ketidaktentuan terjebak dalam pertarungan dengan SMA Tiga, tapi pergi ke arah yang berlawanan dan bersiap-siap untuk mengejar dan menangkap warga sipil yang berusaha melarikan diri melalui laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Independent Magic-Equipped Battalion sudah mengendalikan instruksi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah serangan regu yang menitik-beratkan mobilitas dengan 6 APC.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri di depan dua baris APC yang menguasai jembatan, Kapten Yanagi mengejek dibalik pelindung wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah model penyihir tempur anti-personil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia unggul dalam membaca pola gerakan musuh, pencampuran kemampuan fisik dan sihir umpan, memperkuat atau membalikkan serangan musuh dalam pertempuran jarak dekat. Hampir tidak ada yang bisa ia lakukan terhadap pelindung lapis baja ini — sampai dia bergabung dalam Independent Magic-Equipped Battalion.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena CO dari Independent Magic-Equipped Battalion adalah seorang pengguna Sihir Kuno, sebagian besar pasukan di batalion 101 juga pengguna Sihir Kuno, dengan Yanagi menjadi salah satu model pengguna Sihir Kuno.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi, yang mampu menggunakan sihir ketika di tengah pembajakan dan pembantaian, telah menerima teknik yang digunakan gerakan tubuhnya dan &amp;quot;bentuk&amp;quot; untuk menggantikan segel pengikat dan yang ditakuti karena dia tidak pernah meninggalkan pembukaan bahkan saat mengoperasikan CAD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, bahkan ia terpaksa mengakui sedikit manfaat sihir berskala besar pada CAD khusus yang bisa menggulingkan benda berat yang beratnya puluhan ton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia menggunakan sege untuk menggantikan ritual yang diperlukan untuk mengaktifkan sihir pada skala ini, persyaratan minimal adalah setidaknya 5 detik. Terus terang itu tidak mungkin dengan musuh yang sudah berada tepat diatasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Betapa tidak menyenangkan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun secara mental dia mengeluh, mulutnya masih menampilkan senyuman kecut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyeringai jahat dibalik pelindung wajahnya, Yanagi melompat dari persembunyian secara lansung di depan deretan APC.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baju pelindung berwarna hitam pekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria berdiri disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin karena mereka ragu-ragu saat melihat musuh yang tak terduga ini, benteng APC tidak segera melontarkan api. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika hanya ada satu tentara, hal itu mungkin yang telah mereka rencanakan untuk menggiling orang itu ke bawah roda-roda mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perbedaan kekuatan pertahanan antara APC dan orang berbaju baja itu (Yanagi) terlalu besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi tidak pernah merencanakan untuk duduk didepan meriam musuh untuk waktu yang lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menggenggam senapan yang dipasang bayonet — pemicu CAD, dia memverifikasi bahwa sihir itu diaktivasi sebelum meringkuk di belakang tempat persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, sebingkah tanah terbang di udara lurus kedepan seperti jika seseorang memotong garis lurus melalui tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejalan dengan hal ini, roda-roda dari APC melayang diatas tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Getaran bumi menebarkan serangkaian rintihan yang merupakan hasil sihir Yanagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC yang hilang keseimbangannya menabrak kendaraan disampingnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengamatan yang cermat mengungkapkan bahwa semua kendaraan yang terbalik ke arah timur menghancurkan kendaraan lainnya yang terbalik ke arah barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Tipe-Gravitasi &amp;quot;Thousand Tatami&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan memotong gravitasi bumi sepanjang sumbu utara-selatan, hal ini menyebabkan objek untuk miring dari timur ke barat karena revolusi bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawah dari APC, &amp;quot;bagian perut&amp;quot;, yang menghadap ke atas dan dikejutkan dengan hujan peluru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara praktis pada saat yang sama bahwa Yanagi mengaktifasi sihirnya, regu yang berterbangan di langit melepaskan tembakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persenjataan yang terintegrasi CAD dalam bentuk senapan menembak aliran peluru dengan peningkatan penetrasi yang dengan mudah melubangi bagian bawah perut APC yang dilindungi lapisan baja yang dirancang untuk menahan pertambangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah tanki bahan bakar terkena serangan, api meletus dari bagian bawah kendaraan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok barat yang tampaknya menjadi deretan kendaraan lapis baja dialihkan tanpa cedera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh pasti memiliki penyihir yang ahli dalam &amp;quot;Menangkal&amp;quot; sihir di atas APC untuk pertahanan ekstra.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kemampuan untuk menciptakan sebuah penghalang yang cukup kuat untuk menahan sebuah benda yang beratnya puluhan ton, dampak dari senjata yang normal akan sepenuhnya tidak berarti. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah apakah ada penyihir yang sangat kuat di pihak musuh, atau mereka menggunakan semacam alat penguat sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hujan peluru turun dari langit lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan gangguan dari tembakan diperkuat dan sihir tangkisan peluru digagalkan satu sama lain, menyebabkan sihir keduanya gagal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anti-baju baja menyerang APC, tetapi tidak dapat sepenuhnya menembus pertahanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benteng meriam otomatis pada APC menyemburkan udara dengan putaran peluru kaliber besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua tentara terkena serangan dan tersungkur ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkat sifat anti peluru pada baju pelindung baja, setidaknya tubuh fisik mereka tidak menderita luka parah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengambil keuntungan situasi dari bersembunyi, Yanagi sekali lagi terbang di depan musuh dan terus menerus menyerang otak serangan musuh sebanyak tiga kali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Thousand Tatami&amp;quot; milik Yanagi merupakan sihir yang membelah gravitasi bumi dan itu bukan sesuatu yang langsung mengubah target Eidos. Dengan demikian, sihir penghilangan gravitasi sepenuhnya mengabaikan sihir pertahanan sekitar kendaraan saat itu diaktifkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC musuh mulai miring ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Goncangan rotasi menyebabkan penghalang sihir disekitar APC pecah. Setelah serangan peluru ditembak dari langit, menyerang pelindung baja pada bagian bawah, tiga APC yang tersisa juga dilahap oleh bola api.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecepatan untuk Sihir Tipe-Terbang tergantung pada kebiasaan penyihir dan latihan dengan sihir ini. Tatsuya, yang mendesain sihir ini, mungkin lebih paham dibandingkan orang lain. Berdasarkan pada kecepatan terbangnya sekarang, dia dapat melintasi jarak antara trailer yang berfungsi sebagai markas dan unit Yanagi dalam waktu yang singkat.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemandangan terbang. Ketika Tatsuta melakukan usaha terbaiknya untuk melatih pergerakan penglihatannya selama pelatihan tempur, mencoba melakukannya sambil terbang adalah sesuatu hal yang tidak pernah ada manusia yang mampu melakukannya. Dengan kondisi tersebut, dia tidak dapat melebih-lebihkan kemampuan fisiknya sendiri. Dengan demikian, selama dengan mata telanjang, dia menggunakan Elemental Sight sebagai radar untuk mencari penghalan di udara dengan kesadarannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sepenuhnya bergantung pada itu untuk menemukan hal-hal tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obyek terbang kecil yang hanya berukuran 1 meter panjangnya. Berwarna hitam pekat, mirip burung mesin terbang yang tidak diragukan lagi drone tanpa awak. Drone tersebut sekarang berada di area target — dimana unit Yanagi sedang dalam pertempuran — dan berputar diatas langit. Untuk menghindari terdeteksi oleh sensor sihir drone itu, Tatsuya terbang jauh diatas drone, mengeluarkan CAD dengan tangan kanannya, dan melepaskan Sihir Tipe-Terbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti itu, dia menjatuhkan diri ke bawah. Tepat sebelum dia melakukan kontak dengan drone tersebut, Tatsuya mengaktifkan Sihir Dekomposisi &amp;quot;Mist Dispersal&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Drone tanpa awak tersebut langsung hancur menjadi debu dan tertiup di udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lagi mengaktifkan Sihir Tipe-Terbang, Tatsuya bersiap untuk mendarat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba kehilangan kontak gambar dari drone tanpa awak yang tumbang membuat pusat pangkalan musuh menjadi kacau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun mesin yang dihentikan transmisi itu bukanlah satu-satunya, tapi drone yang sangat mahal itu tidak terselamatkan. Tak diragukan lagi, mereka telah kehilangan &amp;quot;mata-mata&amp;quot; berharga mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara mereka tampaknya telah berhasil meluncurkan serangan kejutan pada negara musuh, sebaliknya bahwa mereka juga terpojok dalam wilayah musuh. Kehilangan salah satu cara untuk memastikan kondisi medan peperangan memberikan tekanan yang cukup besar pada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Tatsuya bertemu dengan Yanagi, pertempuran awal sudah mereda dan Yanagi sedang dalam proses perawatan medis untuk lukanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Letnan Khusus, sangat tepat waktu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum Tatsuya bicara, Yanagi mengetahui sosoknya dan segera memanggilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memberi hormat pada Yanagi, Tatsuya menyapu pandangannya pada yang terluka yang baju pelindung bajanya sudah dilepas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Kami sudah menyingkirkan amunisinya. Sisanya terserah anda.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melepas helmnya, wajah Yanagi yang tersingkap tidak membunyikan ekspresi apapun, namun matanya menyembunyikan emosinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya memberikan jawaban tegas yang menyangkal kesalahan Yanagi sebagai ketidak-perluan ketika mengeluarkan CAD berwarna perak dari pinggang kirinya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erangan dari yang terluka segera berhenti. Ditempat itu, Yanagi dapat mendengar Tatsuya menggertakkan giginya dibalik bibir yang tertutup itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendapatkan gambaran pasukan musuh berkat sihir Honoka, Suzune merasa bahwa serangan musuh berkurang dari yang dia bayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;— Tidakkah kau berpikir bahwa garis pertempuran terlalu membentang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Sekarang, apa yang dulu dikenal sebagai garis pertempuran yang telah berakhir untuk bangkit.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menjawab pertanyaan Mari tanpa ragu-ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Konflik masih terjadi di area pedalaman. Menggunakan pasukan gerilyawan yang menyusup untuk menguasai transportasi dan komunikasi sementara pasukan amphibi berjalan terus untuk menyerang sasaran.......Aku pikir itu adalah rencana dasar dari penyerangan tentara musuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Jika Rin-chan berkata demikian, maka yang harus itu...... Lalu, apa tujuan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya Mayumi yang memiringkan kepalanya dalam perbincangan itu, bahkan Suzune merenung tentang hal ini juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;......Sesuai prediksi Mayumi, salah satu tujuan mereka pasti menyerang Asosiasi Sihir cabang Kantou, ya tentu saja. Tujuan lainnya mungkin ditujukan pada warga sipil yang mencoba melarikan diri melalui laut, mungkin yang ada di pikirin musuh adalah mengambil sandera.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Sandera?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku ragu mereka mencoba membantai warga sipil. Jika itu masalahnya, mereka pasti sudah mengirimkan rudal daripada mendaratkan kapal. Pertukaran sandera, tebusan..........Tujuan akhirnya masih belum jelas.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Jadi itu berarti disana sedikit berbahaya ketika tiba-tiba dibombardir dengan tembakan meriam atau rudal kendali, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menyebutkan hal ini dengan lantang saat dia menyaksikan banyak kerumunan warga sipil yang berkumpul di dekat lobi dekat loket tiket stasiun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Sebelumnya, Kyouko mengatakan bahwa bala bantuan dari Tsurumi hampir tiba disini. Pengambilan rute menjadi pertimbangan, kita harus melindungi warga sipil yang dekat Mizuho Wharf dan kemudian mengeluarkan kekuatan yang tersisa untuk menyingkirkan musuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Setuju. Aku juga berpikir begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menganggukkan kepalanya pada prediksi Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;jika tujuan musuh adalah mengambil sandera, mereka pasti akan datang ke sini, dimana pertahanan disini lebih lemah........Aku akan — sebenarnya, ayo kita membantu pihak Kanon terlebih dahulu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Memang..... Walaupun jumlah mereka sedikit, pihak lainnya memiliki Miyuki bersama mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengungkapkan kesepakatannya untuk rencana penempatan Mari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Ah~, Sihir Pembekuan gadis itu mungkin memenuhi syarat untuk level pertempuran.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi dan Mari saling tersenyum kecil. Mereka mungkin memikirkan &amp;quot;bersaudara yang itu......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;......Namun, Mari, jangan memaksakan diri terlalu keras. Ini bukanlah hal yang baik bagimu untuk menghadapi serangan pasukan mekanis.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Aku mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyaksikan sosok Mari saat dia berjalan pergi, Honoka yang sebelumnya diam berdiri di dekatnya dengan penuh rasa takut, memberanikan diri berbicara dengan Mayumi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Uh, haruskah aku bergabung dalam pertahanan? Jika tidak di garis depan, aku masih sanggup memberikan dukungan digaris belakang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka pasti telah mengumpulkan semua keberaniannya untuk mengatakan itu. Mayumi tersenyum dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mitsui perlu berada disni untuk membantu ketika helikopter datang. Juga, misi Miyuki-chan dan Kanon-chan bukan untuk bertahan tetapi untuk menjaga keselamatan warga sipil. Kita bukanlah penyihir spesialis pertempuran, jadi tidak perlu untuk menanggung resiko pertempuran atau mencari pertempuran sama sekali. Sebaliknya, kita harus mempertimbangkan cara untuk melarikan diri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi memperingatkannya dengan nada yang sedikit nakal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi setengah dari Honoka yakin bahwa Miyuki dan Erika tidak akan pernah melarikan diri dari pertarungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbalik menatap gelisah pada Shizuku hanya untuk menemukan tampilan yang tercermin dalam mata sahabat tersayangnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tim pengawal&amp;quot; Mayumi berbicara — yang benar-benar &amp;quot;tim pertahanan&amp;quot; — telah dibagi menjadi dua kelompok untuk mempertahankan dua akses rute seperi yang Suzune prediksikan. Saat mereka akan mencapai titik dimana tidak ada kata kembali, Kirihara tiba-tiba beralih ke Sayaka dan membuka mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Mibu...... Aku pikir kau harus berada dibagian belakang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Kirihara mendorong Sayaka berubah menjadi ekspresi terkejut pada nya yang dibarengi teriakan &amp;quot;Mengapa kau mengatakan hal ini sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Kirihara-kun, aku juga ahli pedang. Aku telah memutuskan untuk berdiri di tengah medan peperangan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Jangan pergi terlalu jauh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Kirihara akhirnya meledak. Itu sudah cukup untuk menyebabkan Sayaka hanya berdiri dengan mata melotot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Jangan bicara tentang &#039;memutuskan&#039; sangat sembrono!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;......Kirihara-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Kirihara-senpai...... Mengapa kau begitu marah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka dan Erika, yang menyaksikan adegan ini dengan rasa takjub, keduanya bertanya pada saat yang sama. Setelah menghela napas, Kirihara sedikit tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Aku...... tidak ingin pedang Mibu ternodai oleh darah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia heran dengan kata-kata yang tak terduga ini, Sayaka tidak bisa medukung tetapi menyusun sanggahannya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Tapi...... pedang dimaksudkan untuk menjadi......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Aku mengerti hal semacam itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
—Kirihara memotong apa yang dia ingin katakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Pedang adalah peralatan laki-laki yang digunakan untuk berperang satu sama lain dan, tidak seperti tombak dan panah, pedang adalah senjata pertama yang diciptakan untuk memotong manusia. Jadi, belum tentu salah untuk mengatakan bahwa tangan seorang ahli pedang itu harus ternodai oleh darah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara membenarkan kata-kata Sayaka. Setelah itu, dia menyebutkan  &amp;quot;hukum&amp;quot; yang lebih tinggi untuk menyangkalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Namun, kendo adalah sesuatu yang tidak pernah memerlukan senjata asli untuk menentukan sebuah kemenangan. Apakah ini benar-benar hal yang baik untuk meningkatkan kemampuan dari aktivitas atletik menjadi keterampilan untuk membunuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai Kirihara sepenuhnya tenang, terlepas dari apakah itu Sayaka atau Erika, keduanya hanya bisa mendengarkannya tanpa bisa berkata-kata saat dia meneruskannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Aku...... di sekolah menengah, aku selalu berpikir bahwa teknik pedang Mibu luar biasa. Tekniknya terlihat anggun dan kuda-kudanya sangat indah. Tidak ada aura kejahatan didalamnya dan itu adalah semata-mata untuk melatih dirinya pada seni kenjutsu...... Tidak, itu adalah kendo. Aku sepenuhnya tidak sanggup memegang seperti pedang yang menakjubkan itu. Pada saat itu, ah, aku berharap — bahwa pedangnya akan selamanya mempertahankan keindahan itu dan terus bersinar dengan kilau cemerlang. Jadi...... Nah, ach, serius, bagaimana bisa aku mengatakan hal ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Aku mengerti, senpai.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Kirihara menutup wajahnya tidak tahu bagaimana cara untuk melanjutkannya, Erika berbicara dengan nada yang berbed dari sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Pada pertandingan mu selama minggu perekrutan, Aku melihat pedang Sayaka berkembang ke arah yang benar, tapi aku kira pemikiran Kirihara-senpai sebaliknya. Gagasan bahwa pedang sepenuhnya berbeda dari kendo — mungkin karena aku berbeda dari senpai dalam arti aku lebih terbiasa menggunakan pedang untuk membunuh orang, karena aku tidak berpikir seperti itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Erika-chan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nada nerat Erika menyebabkan Sayaka tambah sedikit khawatir. Di sisi lain, Kirihara berdiri disana dalam kondisi terguncang dan tidak mampu meyanggah respon itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Namun, Kirihara-senpai, keputusan akhir ada ditangan Saya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatapan tajam Erika menembus bola mata Kirihara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Memang benar bahwa pertempuran asli sangat berbeda daripada latihan tempur. Tidak ada yang salah dalam diri Kirihara-senpai yang tidak ingin tangan dan pedang Saya ternodai oleh darah. Namun, Saya bukanlah tipe perempuan yang begitu saja membiarkan kekasihnya berada dalam bahaya sendirian. Dia juga ingin bertarung bersama kekasih tercintanya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka dan Kirihara keduanya tersipu malu saat itu. Sikap malu mereka pasti muncul dari istilah &amp;quot;kekasih tercinta&amp;quot;. Namun, ini bukanlah waktu untuk menyatakan kasih sayang mereka, sehingga mereka berdua menahan perasaannya masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;......Oops, aku pikir aku telah mengatakan sesuatu yang seharusnya tidak ku katakan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Erika mulai sedikit malu, sehingga dia tidak mengatakan apapun tentang Kirihara dan Sayaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Aku pikir putaran ketiga akan berakhir ditengah-tengah. Kau berdua dapat berdiskusi bagaimana cara terbaik untuk melanjutkannya dari sini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika cepat-cepat meninggalkan area tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menenangkan diri, Sayaka dan Kirihara keduanya saling memandang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada cara untuk mengakses tampilan situasi melalui kamera pengawas, Masaki dan Kichijouji dari SMA Tiga tidak punya cara untuk mengetahui bahwa kekuatan musuh tidak terlalu besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah total kekuatan musuh termasuk kapal amphibi yang disamarkan sebagai kapal kargo besar (cukup banyak kendaraan untuk pasukan dart) dan pasukan asing yang menyusup sebelumnya. Juga, tujuan mereka adalah mengambilh alih sasaran target daripada invasi besar-besaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Apakah sudah berakhir......?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menyadari ini, Masaki mengungkapkan keheranannya bahwa serangan musuh telah hancur dan ini bukan karena dia adalah seorang battlemonger.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Tidak mungkin mengatakan jika ini sudah berakhir. Setelah semua, kita tidak memliki cara untuk mendapatkan informasi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gumaman Masaki untuk dirinya sendiri menerima respon dari Kichijouji, yang mendekatinya dari arah belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sekelilingnya, tidak ada orang lain kecuali Kichijouji. Tidak ada tanda-tanda dari sahabatnya yang lain, hanya ada darah yang meleleh dari tumpukan mayat didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Jadi kita harus mengambil kesempatan ini untuk melarikan diri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijou mengatakan hal ini dengan serius sambil mengamati Masaki yang menaruh kembali CAD model-pistolnya yang bersinar merah samar-samar kedalam saku dadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Kita sudah mengganti bannya. Masaki, ayo naik ke bis.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatakan demikian, dia berbalik untuk melihat siswa yang awalnya siap menghadapi musuh sudah bekumpul disekitar lokasi bis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ayo. Lebih cepat kita meninggalkan tempat ini, lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji mendesak Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yet, Masaki shook his head.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Masaki?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Aku akan menuju ke kantor cabang Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu terlalu beresiko!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matanya melotot, Kichijouji segera menyatakan ketidak-setujuannya pada kata-kata Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Pertama-tama, untuk apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki mengeluarkan ekspresi aneh saat dia menjawab sahabat baiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Untuk memperkuat mereka. Penyihir dari Asosiasi tidak mungkin bisa hanya duduk disana tanpa melakukan apa-apa. Mereka harus membentuk unit relawan dan bergabung dalam pertahanan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Jadi apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Karena aku adalah seorang &#039;Ichijou&#039;.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata yang terucapkan lembut itu menyebabkan Kichijouji menghisap napas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;......Jangan bilang, ini adalah karena apa yang terjadi sebelumnya? Tidak ada yang bermaksud apapun tentang hal itu. Hanya saja mereka tidak terbiasa dengan pemandangan itu, mereka tidak memandang Masaki sebagai......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Aku tidak akan repot-repot dengan hal sepele semacam itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki menampik kata-kata Kichijouji dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Saat pertama kali aku melangkah ke medan pertempuran, aku ingin muntah juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyuman kecil tampak pada wajah Masaki saat dia menambahkan, &amp;quot;Tapi aku tidak (muntah).&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji merasa bahwa ada perasaan kesepian yang berbeda di wajah Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Selain itu, tidak adanya pasokan yang memadai, petugas yang dapat dipercaya, dan mereka dilemparkan dalam medan perang tanpa persiapan mental apapun. Kondisi itu terlalu mengerikan untuk yang pertama kali ikut bertempur.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Tepat! Itulah mengapa semua orang menyatakan diri mereka seperti itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Aku sudah katakan bahwa bukan itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berusaha keras untuk membenarkan hal ini — Masaki merasa bahwa hal ini adalah &amp;quot;Pembenaran&amp;quot; — kalimat Kichijouji dipotong oleh Masaki lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Meskipun aku tidak sanggup menangani hal-hal tertentu, Sepuluh Master Klan mempunyai tanggung jawab terhadap Asosiasi Sihir. Sebagai seorang Ichijou, dan putra sulung, aku tidak bisa melarikan diri dan berpura-pura hal ini tidak ada hubungannya dengan ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki menepuk bahu Kichijouji dan maju ke arah yang berlawanan dari bis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_194.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Lalu aku akan ikut juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menangkap jeritan desakan Kichijouji, Masaki menghentikan langkah kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Aku adalah ahli strategi Masaki. Jika Masaki bergabung sebagai sukarelawan, maka begitu juga aku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;George, kamu harus menolong semua orang melarikan diri dengan aman.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki memiringkan kepalanya sedikit dan berbicara pada Kichijouji dengan perubahan wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Jalan ini masih medan perang dan tidak ada cara untuk mengatakan apa yang akan terjadi. Sejujurnya, jika aku harus khawatir apakah para guru dan senpai keluar dari sini dengan aman, aku tidak bisa berkonsentrasi pada pertempuran selanjutnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan hal ini, Masaki memalingkan wajahnya kedepan dan terus maju bersama Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;......Dimengerti, Masaki. Aku akan menanggung tanggung jawab untuk memastikan semua orang keluar dengan aman. Itu sebabnya, Masaki, kamu harus kembali tanpa terluka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamu adalah satu-satunya &amp;quot;komandan&amp;quot;. Dengan perasaan ini dalam hatinya, Kichijouji menerima perintah Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar kata-katanya, Masaki memegang punggung dan merangkulnya sebelum melangkah menuju medan perang sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;—Mereka disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama yang menemukan jejak musuh adalah Mikihiko.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jimat yang tersebar oleh angin mentransmisikan gambar musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tank Bipedal...... Mereka terlihat berbeda dari sebelumnya. Mereka bergerak seperti manusia.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Seperti manusia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kata-kata Mikihiko ini, Erika memiringkan kepalanya untuk beberapa alasan ketika mengenakan pelindung headphone. (untuk menghindari gangguan percakapan, mereka tidak menutupi telinganya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank Bipedal diciptakan untuk mengakses jalanan sempit dengan penopang tembakan yang menghadap keatas. Pada saat yang sama, kaki pendeknya yang dilengkapi dengan pijakan untuk menavigasi langkah dan puing-puing, tapi itu tidak pernah dirancang untuk berfungsi sebagai robot tempur. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diantara teknologi militer modern, setidaknya dalam pengetahuan Erika, tidak ada robot tempur yang bisa meniru gerakan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Kamu dapat melihatnya sekilas...... Disana!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sekarang bukan saatnya untuk mempertimbangkan hal-hal yang menyimpang dari kenyataan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didampingi suara Mikihiko, tank bipedal muncul dari belakang bangunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki pendek dengan pijakannya menyambung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuhnya agak memanjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai titik ini, semua fitur seragam dengan tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, lengan kanannya dilengkapi dengan gergaji dan lengan kirinya memiliki tumpukan driver dengan bubuk mesiu, peralatan keduanya adalah hal yang tidak mungkin dimiliki tank bipedal pada umumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika alat berat yang digunakan untuk mensterilkan hambatan dalam zona bencana diubah kedalam bentuk manusia, pasti akan terlihat seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, ada Howitzer yang dipasang pada bahu kanan dan senapan mesin berat pada bahu kirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Robot tempur!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seakan tidak percaya bahwa imajinasinya telah berubah menjadi kenyataan, suara Erika terbungkam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Sisinya, Miyuki mengarahkan tatapan seramnya pada pemandangan senjata gerak yang jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah tank bipedal (?) memasuki pandangannya, Miyuki melepaskan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada pertanyaan yang diperlukan. (tidak bahwa ini adalah makna asli ungkapan ini)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua tiga robot mesin dihentikan langkahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pergerakan mereka dibekukan, memaksa mereka untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta bahwa mereka tidak jatuh bergelimpangan menunjukkan keunggulan modul keseimbangan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kaki-kaki itu bukan satu-satunya yang dibekukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Miyuki bukahlah permainan anak-anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun dengan pengetahuan militer untuk mengendarai tank bipedal pasti mengenali embun beku berasal dari serangan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak perlu dikatakan, wanita muda berambut panjang dengan suasana hati dingin ini yang menghalangi jalur mereka adalah sumber sihir tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa dikatakan, baik senapan mesin maupun Howitzer melontarkan api.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukanlah seperti Sihir Pembekuan sederhana, dia juga mengaktifkan &amp;quot;Freeze Flame&amp;quot; — Sihir Miyuki yang tidak hanya membatasi pergerakan tetapi juga menangkal setiap peningkatan suhu panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa senjata tersebut tidak berfungsi, Leo segera melancarkan serangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memanggil waktu reaksi yang cepat ini dan mencium kemenangan dari sifat liarnya tidak akan salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_197.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata yang dia pegang ditangannya mirip dengan tongkat pendek dengan palu berkepala-kembar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panjang keseluruhan berukuran50 cm, pegangannya saja 30 cm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala palu yang menonjol di ujung depan adalah jauh lebih lebar daripada pegangannya dan sekitar 10 cm. Dari samping, itu tampak hampir seperti salib orang Latin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala palu mulai berdengung seperti motor dan membran hitam menyodok keluar dari kepala tongkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sangat, sangat tipis, transparan, membran hitam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara motor berhenti dan membran berubah menjadi pedang lurus dengan panjang 2 meter. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar-benar pipih, ini adalah pedang ultra tipis yang dapat dilihat dari samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah pedang rahasia Keluarga Chiba &amp;quot;Usuba Kagerou&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bertumpu pada perkuatan sihir untuk memperkuat kepipihannya itu, pedang tipis itu terdiri dari carbon nanotubes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usuba Kagerou adalah kedua nama dari teknik itu dan juga nama yang diberikan pada senjata khusus ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usuba Kagerou di tangan Leo berkilau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Carbon nanotubes ditenun menjadi piring ultra tipis yang tebalnya 5 nanometer, sehingga lebih tajam daripada pedang atau pisau cukur karena dengan mudah memotong plat baja yang dibekukan menjadi dua bagian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot didepan telah diiris secara diagonal. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua yang tersisa adalah garis pembelahan tipis yang nyaris tak terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetesan darah perlahan turun dari sana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini tidak hanya hasil dari pelatihan yang sangat intens dalam waktu singkat, ini juga mungkin dari serangan terakhir yang dibuat khusus untuk Leo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah mengejar Leo, tank bipedal hancur di pinggir jalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia selangkah dibelakang Leo yang keluar lebih dulu, dalam hal mengambil mangsa pertama, Erika adalah master-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menyesuaikan headsetnya dalam sekejap dan menggunakan lengan kirinya untuk memegang erat Orochimaru saat dia merubah posturnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat tangannya dipindahkan dari sarung ke gagang, sarung terbelah sepanjang bagian belakang pedang seperti dua halaman dari sebuah buku, menyingkapkan pedang raksasa didalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telapak tangannya mantap, Erika menggunakan ujung jari kanannya untuk menekan tombol tepat dibawah tepi pedang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, dia mengangkat pedang yang panjangnya 180 cm itu ke atas bahunya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, sihir sudah diaktifkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Odachi yang beratnya 10 Kg terbang di udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat bersamaan, sosok tubuh Erika menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya, dia menghilang dari penglihatan Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, suara gemuruh pecah terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini mirip dengan suara dari fasilitas pembuangan limbah barang rongsokan dimana logam yang sedang dihancurkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika mempertahankan postur mengayun odachi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Noda cairan merah pada pedang tidak diragukan lagi adalah darah pilot robot itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistematis Gravitasi•Sihir Pengendalian Inersia &amp;quot;Yamatsunami&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, ini meminimalisir inersia tubuh dan senjata sambil mendekati musuh dengan kecepatan tinggi. Pada dampak serangan, teknik pedang yang tersembunyi diperkuat perpindahan inersia dengan inersia senjata dan membentur sasaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nilai-nilai kesalahan inersia yang saling tumpang tindih dapat lebih ditingkatkan pergerakannya dari jarak jauh untuk mencapai maksimum 10 ton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecepatan yang diterima dari perpindahan inersia ditambah dengan berat yang diperoleh dari peningkatan inersia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kekuatan maksimum, Yamatsunami seperti seorang raksasa, 10 ton alat gilotin (alat pancung) menghantam dari ketinggian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot itu dipastikan tidak mungkin dapat menahan pukulan seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci untuk hal ini terletak pada kapan mengubah dari perpindahan inersia menjadi peningkatan inersia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, komponen yang diperlukan juga termasuk kemampuan untuk berlari cepat tanpa kehilangan satupun keseimbangan oleh karena hilangnya inersia dan kemampuan untuk memegang erat pedang serta mencegah bergoyang-goyang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, dan mungkin yang paling penting, reaksi kecepatan tinggi dan persepsi yang tidak akan digerogoti oleh hilangnya inersia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah komponen yang penting untuk Yamatsunami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika dilahirkan dengan &amp;quot;kecepatan&amp;quot; itu dan, dengan pelatihan yang keras selama berhari-hari yang tak terhitung jumlahnya, dia akhirnya memperoleh kemampuan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika melihat ke arah mangsa berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo sudah mendekati sasaran selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yamatsunami diaktifkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedetik kemudian, Leo melepaskan Usuba Kagerou dan menutupi telinganya sebelum menghancurkan tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain dari tim &amp;quot;pengawal&amp;quot; — yang merupakan tim &amp;quot;pertahanan&amp;quot; — juga terlibat dalam pertempuran dengan tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada sisi ini, Isori menanamkan dinding-dinding yang menghalangi osilasi tiga meter kedalam tanah sehingga Kanon dapat dengan bebas menggunakan sihirnya yang menggunakan tanah sebagai media sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Formasi&amp;quot; yang Isori sebar dibawah tanah juga dapat mendeteksi musuh di permukaan tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Permukaan dan bagian dalam tanah dilindungi dengan diagram, yang diciptakan dengan benang sutera, yang dibantu dengan sihir, yang pada dasarnya sebuah sihir penyusun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai seorang elit dari Keluarga Isori, yang berwenang pada Pengukiran Sihir, Isori Kei ahli dalam jenis sihir yang tidak bisa dilihat, mirip dengan formasi ritual yang digunakan dalam Sihir Kuno Mikihiko. Pada akhirnya, tidak peduli apakah itu sihir modern atau sihir kuno, mereka sedikit berbeda pada inti &amp;quot;sihir&amp;quot; -nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itu keduanya memenuhi peran yang sama, yang pada tingkat tertentu, hal tersebut masuk akal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Masuk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Isori mengatakan ini, Kanon mengeluarkan Rangkaian Aktivasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Isori dapat mencegahnya langsung ditempat, dia tidak bisa menggunakan sihir osilasi yang terlalu kuat ketika dia belum terbiasa dengan situasi di bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua tank bipedal muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak terbiasa dengan jenis persenjataan, Kanon tidak terlalu terkejut dengan bentuk-bentuk aneh mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa beban, dia mengeluarkan sihir yang sudah diatur sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jalan beraspal memberi jalan untuk debu halus untuk membentuk rawa dengan air yang menggenang dari sedikit osilasi di tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank-tank bipedal terperangkap sedalam panjang kepala karena kaki mereka terperangkap kedalam tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, kaki diletakkan pada lintasan medan berpasir atau basah seperti tanah terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, permukaan jalan yang dilumerkan dengan mudah menelan kaki yang lebih kecil itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah salah satu variasi sihir Keluarga Chiyoda &amp;quot;Mine Genesis&amp;quot;, &amp;quot;Oscillation Mine&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya adalah seperti yang bisa dilihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir pencairan tanah untuk menghalangi pergerakan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki-kaki robot itu berderit ketika mereka dilahap air lumpur sampai pasir lumpur memacetkan kaki-kaki tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik tertentu, kelembapannya diuapkan, menyebabkan permukaan jalan yang melumer (mencair) menjadi mengeras dengan kaki-kaki tank bipedal yang masih terjebak di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melumerkan tanah, Kanon menggunakan osilasi kelembapan untuk membuat mereka menguap. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang dikenal sebagai Oscillation Mine merujuk pada rantai proses yang pada akhirnya mengakibatkan proses pengerasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun objek berasal dari abad sebelumnya yang agak berbeda, bahan aspal jalan masih pada dasarnya terdiri dari beton. Meski begitu, tidak seperti dia yang menyebabkan reaksi pelumeran secara keseluruhan. Sebaliknya, dia hanya mengubah wujud pasir yang tenggelam dalam air. Meskipun menyebut ini pengerasan, pada kenyataannya ini hanyalah tindakan sementara, tetapi mengingat bahwa musuh saat ini tidak bisa bergerak, tindakan sementara ini sudah cukup untuk memberikan pukulan fatal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri pada sisi-sisi tank bipedal yang tidak bisa bergerak, Toshikazu dan Kirihara muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu menyerang dari langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mungkin pilot tank bipedal dapat bereaksi pada kecepatan tinggi semacam itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti burung elang yang turun dari langit, dia memotong miring kursi pilot robot itu dengan mulusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang rahasia &amp;quot;Tetsuzan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, &amp;quot;pedang&amp;quot; adalah satu-satunya konsep yang diatur didalam pedang dengan Rangkaian Sihir dari Sihir Sistematis-Gerak yang diatur untuk memandu gerakan pemotongan pedang. — Jika senjata tersebut bukanlah &amp;quot;Ikazuchimaru&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Ikazuchimaru digunakan untuk mengaktifkan &amp;quot;Tetsuzan&amp;quot;, tidak hanya pedang, tetapi ahli pedang juga termasuk kedalam sasaran sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama bahwa pedang ditetapkan sebagai sebuah konsep, &amp;quot;ahli pedang yang menguasai pedang&amp;quot; ditetapkan sebagai konsep pelengkap lainnya, sehingga mewujudkan kemungkinan serangan pada kecepatan tinggi dan memotong tanpa bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia mengayunkan pedang ke bawah, tubuhnya sudah tahu bagaimana untuk bergerak. Melalui ribuan, puluhan ribu, ratusan ribu gerakan dan latihan berulang-ulang, tindakan mencabik sudah terukir didalam seluruh tubuhnya pada saat dia belajar teknik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesepatakan secara umum menyatakan bahwa anak tertua dari Keluarga Chiba tidak berbakat seperti adikknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kenyataannya, Toshikazu percaya pada dirinya sendiri bahwa Naotsugu adalah orang (muda) yang berbakat hebat dan dia tidak lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Justru karena dia tidak jenius, dia mengandalkan pelatihan keras yang brutal pada orang lain untuk mendapatkan kemampuan untuk menggunakan teknik Ikazuchimaru Tetsuzan, &amp;quot;Lightning Tetsuzan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ini adalah teknik yang dibawa ke tingkat ekstrim logis, setelah dia memulai &amp;quot;Lightning Tetsuzan&amp;quot;, dia hanya bisa menindaklanjuti dengan gerakan. Inilah sebabnya mengapa dia memastikan tidak ada yang melihat dia berlatih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk alasan ini, banyak orang yang salah paham bahwa dia adalah orang yang malas sementara dia sebenarnya mendapatkan teknik pedang rahasia ini melalui ketekunannya yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank bipedal yang kursi pilotnya terbelah menjadi dua bagian akhirnya terdiam tak bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank bipedal lainnya membalikkan tubuhnya untuk menghadap Kirihara, yang sedang mendekat ketika tekanan pada air lumpur tersebut melemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia masih selangkah lebih jauh dari memasuki pertempuran jarak dekat.&lt;br /&gt;
Moncong senapan mesin mengarah ke Kirihara, tapi tidak ada peluru yang ditembakkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang Kirihara, sebuah kodachi (pedang kecil) datang untuk menyerang senapan mesin tersebut dan membenturkannya pada bahu tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara diagonal dibelakang Kirihara, Sayaka menyiapkan kodachi lain dan melemparkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Howitzer juga dikeluarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua kodachi kembali dari lemparan mereka tadi ke tangan Sayaka.&lt;br /&gt;
Pisau lempar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Sayaka tergabung di klub kendo di sekolah, ayahnya adalah penyihir yang menggunakan kenjutsu dalam pertempuran nyata. Dia mempelajari teknik kenjutsu dan pokok dasar kenjutsu dari ayahnya. Diantara pelajaran itu, bidang keahliannya terletak pada pisau lempar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam konfrontasi didepan, seorang wanita tidak bisa menghindari kelemahannya dan sementara itu ada di kekuatan pergelangan tangan. Sebagai contoh, Sonic Blade yang disukai oleh Kirihara sangat bergantung pada kekuatan pergelangan tangan. Hal itu terlalu sulit baginya untuk mengendalikan tachi menggunakan sihir dengan kemampuan teknik sihirnya. Namun pada teknik pisau lempar, tidak ada hubungannya dengan kekuatan pergelangan tangan sehingga selama dia bisa menyesuaikan sihirnya dengan pergerakan melempar. Dengan pemikiran ini, dia dilatih tanpa henti untuk bisa menggunakan sihir ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ada celah besar setelah pergerakan melempar awal, hal ini bukanlah sesuatu yang dia berani gunakan melawan musuh yang cepat tetapi akan berhasil jika melawan sesuatu yang besar, musuh yang lamban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa senjata api robot tersebut telah dihancurkan, Kirihara mengambil langkah terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah gergaji raksasa dikeluarkan dari kepalanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia sudah mengunci lintasan serangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuhnya secara alami mulai meluncur dan pedang Kirihara memotong kaki kiri tank bipedal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sonic blade.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir favoritnya dengan mudahnya memotong plat baja yang dirancang untuk menahan ranjau darat dan anti peluru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh tank bipedal tersungkur ke bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara memotong kursi pilot dibawah saat dia turun kebawah dan kemudian memutar dari samping untuk menancapkan pedangnya ke kursi pilot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perasaan yang terlintas ditangannya mengatakan bahwa dia menembus daging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Kirihara sedikit berkerut saat dia mencabut pedangnya  dan melompat jauh dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi diwajahnya jelas sekali tidak tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mencari puing-puing APC, Tatsuya memindahkan sebuah box sepanjang 30 cm dari kendaraan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Apakah ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
He memegang box itu didepan kamera saat dia mengajukan pertanyaan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Yes, itu dia. Taruh didepan alat analisa...... Yep, tampaknya memang itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah jawaban terpampang pada layar kamera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Itu adalah Alat Penguat Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Alat ini tampak seperti box normal.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Koneksi dan operasi benar-benar dilakukan melalui siklus ritual umpan balik, sehingga tidak ada stop kontak mekanik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain dari layar, Sanada terus menjelaskan pada Tatsuya, yang mengerutkan keningnya curiga pada box datar yang hanya memiliki pegangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Kau katakan bahwa sihir anti-fisik APC diperkuat dengan alat penguat ini, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanda: &amp;quot;Itu pasti masalahnya. Meskipun ini hanyalah spekulasi di pihak kita, tapi ini cocok.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada menyatakan persetujuannya terhadap spekulasi Yanagi dalam masalah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Lalu identitas musuh kita menjadi jelas. Nah, bagaimanapun tidak ada apapun penyebab lain yang mungkin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Meskipun ini tidak cukup dijadikan sebagai bukti, baik kita adalah polisi atau hakim. Meskipun bahkan jika kita tahu identitas mereka, rencana tindakan kita mungkin tidak akan berubah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain dari layar, kedua kapten tersebut berubah tersenyum jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia benar-benar tidak ingin berubah menjadi orang-orang itu, Tatsuya berpikir dengan sedikit ragu-ragu sebelum memverifikasi tugas perintah selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Lalu, apakah kita akan menenggelamkan kapal perang yang disamarkan milik Great Asian Alliance?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;menenggelamkan-nya dalam batas pelabuhan (dermaga) adalah ide buruk. Kita akan menyebabkan dampak pada fungsi pelabuhan yang terlalu berat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, dia menyadari kemungkinan itu. Dia hanya bercanda ketika dia menyebutkan menenggelamkan kapal, tapi itu tampaknya telah memicu jawaban yang lebih serius daripada yang diantipasi, maka Tatsuya sedikit menyesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Lalu apakah kita menjalankan tindakan pengambil-alihan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi menanyakan Kazama, yang menggantikan Sanada pada monitor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah bagaimana, dia merasa bahwa menaiki kapal musuh dengan kekuatan yang kecil sudah seperti menjadi insiden yang direncanakan sebelumnya, pikir Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu hanyalah saat ini yang dia ingat bahwa kenalannya itu — atasannya saat ini — tidak tahu arti sebuah lelucon, atau mungkin mereka adalah tipe orang yang telah terbiasa untuk mencapai hal-hal yang kebanyakan orang akan menganggap itu lelucon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Kita akan menyimpan rencana itu di akhir. Ada sekelompok tokoh masyarakat di daerah alun-alun sebelum stasiun bis yang menghubungi transportasi helikopter untuk mengevakuasi warga sipil. Setelah menyerahkan area tersebut pada unit Tsurumi, pergilah ke stasiun bis dan lakukan tindakan perlindungan saat evakuasi berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Yanagi, Tatsuya memberi hormat pada saat yang sama dan berpikir betapa beraninya tindakan tokoh-tokoh masyarakat itu terhadap keselamatan warga sipil tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika mereka mengevakuasi, mengingat membawa warga sipil yang belum dievakuasi bukanlah sikap terpuji, pikirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Juga, tokoh-tokoh masyarakat yang menghubungi helikopter  bernama Saegusa Mayumi dan Kitayama Shizuku. Jika mereka berdua memiliki permintaan ditempat, tolong lakukan yang terbaik untuk mengakomodir mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar nama-nama yang akrab itu di telinganya, Tatsuya nyaris tersedak tak tertahankan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hampir pada saat bersamaan, lokasi yang lainnya juga memastikan identitas musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun puing-puing yang Erika hancurkan adalah mayat musuh, Miyuki, Erika, Leo, dan Mikihiko berkerumun di depan tank bipedal lainnya yang tidak rusak kecuali kursi pilot yang diiris oleh Leo. Mikihiko adalah salah satu yang memanggil ketiganya kemari. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Dalam anggapan pada tank bipedal ini, aku tidak berpikir bahwa robot itu hanya digerakkan dengan mesin saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Dengan kata lain, mereka menerapkan semacam mantera?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tepat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukanlah sesuatu yang spesial bagi Miyuki untuk menggunakan nada yang lebih formal dengan anak laki-laki (ini tidak selalu terjadi, karena dia mungkin mengadopsi nada yang berbeda dalam situasi yang berbeda).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin karena alasan yang sama, Mikihiko tidak pernah berbicara santai disekitar Miyuki (dia selelau seperti ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Gerakan anggota badan dari ketiga robot itu sangat luar biasa mirip-manusia. Tubuh tank bipedal didominasi oleh kursi pilot dan memiliki terlalu banyak perbedaan struktural dibandingkan dengan tubuh manusia. Mereka tidak bisa meniru gerakan manusia bahkan jika mereka menginginkannya karena jika melakukannya akan kehilangan mobilitasnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Meski begitu, robot-robot ini masih menjelaskan gerakan &#039;terlalu&#039; mirip-hidup, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko mengangguk tanpa ragu-ragu pada pertanyaan Leo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Mobilitas mereka tidak hanya berasal dari piston, roda gigi, atau listrik. Aku percaya bahwa ada juga semacam kekuatan yang bekerja disini yang bisa menggerakkan anggota badan robot untuk meniru gerakan manusia.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Dengan kata lain, mereka menggunakan sihir? Sihir macam apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Mungkin Senshi Shihei Jutsu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Senshi Shihei Jutsu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika berbalik saat dia menanyakan nama yang asing di mulutnya ketika dia memiringkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Apakah itu sihir pelayan humanoid dari Sistem Onmyo? Aku mendengar itu awalnya berasal dari Daoist.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar jawaban Miyuki, Mikihiko tidak bisa membantu menjawab tapi mengangguk kagum. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Memang. Senshi Shihei Jutsu melibatkan memotong kertas menjadi bentuk manusia, kemudian memercikkan sihir diatasnya untuk mengubahnya menjadi tentara.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paruh kedua penjelasan itu untuk Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Dengan kata lain, musuh kita berasal dari Great Asian Alliance?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Erika melemparkan penjelasan sihir itu ke belakang kepalanya dan langsung mengumumkan identitas musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Bukankah kita sedang melompat ke kesimpulan disini? Sihir dari Sistem Onmyo mungkin juga mengisyaratkan ada pengkhianat didalamnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, aku berpikir ada peluang 80 sampai 90% bahwa yang Erika katakan pada jalur yang benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Leo menyatakan pertanyaan dengan hati-hati yang tampaknya tidak seperti dia yang biasanya, Mikihiko masih menggelengkan kepalanya dan menyatakan dukungannya pada opini Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Ini mungkin terdengar aneh, tapi Sihir Kuno juga merupakan sesuatu yang lazim pada titik tertentu...... Diantara mereka yang menekankan tradisi, terdapat keterampilan yang menikmati popularitas besar selama bertahun-tahun, dan ada juga keterampilan yang telah menjadi usang. Dalam 10 tahun terakhir, kamu tidak bisa menemukan shikigami dengan tubuh fisik yang sebenarnya (berwujud manusia), tidak peduli cabang Sihir Kuno apa yang kalian temui di negara ini. Di negara kita, Senshi Shihei Jutsu sudah dianggap usang sebagai sebuah sihir. Untuk memberikan gerakan jangkauan yang luas pada tank bipedal untuk menggunakan gergaji dan tumpukan pengendali, lebih banyak sihir yang digunakan lebih baik. Jika itu adalah aku, aku akan mengikat tumpukan pengendali dan gergaji bersamaan. Bahkan kami pengguna Sihir Kuno tidak begitu keras kepala untuk bersikeras menggunakan sihir yang sudah usang meskipun tahu bahwa energi yang digunakan terlalu boros didalam sihir itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Aku tidak berbicara siapa yang lebih keras kepala dan semua hal tentang itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mikihiko mempertimbangkan hal ini — atau setidaknya menjadi terlalu sadar, ekspresi Leo menjadi kaku saat dia melambaikan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Singkatnya, satu-satunya yang mengendalikan tank bipedal adalah penyihir dari Great Asian Alliance? OK, mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Ah, tidak, baiklah...... Aku rasa itulah penjelasannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko mungkin menyadari bahwa dia memproyeksikan kemarahannya dalam kata-katanya dan malu-malu menutup mulutnya. Namun, ekspresinya berubah cepat saat dia menjatuhkan bombshell lainnya ke tiga robot yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Eh? Kamu ingin Shibata-san pergi kesana?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menerima permintaan melalui pengeras suara di terminal transmisi, Mayumi tanpa sadar berteriak kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;......OK. Baiklah, Aku rasa kamu mempunyai tujuan tertentu...... Baik, aku mengerti. Tapi ayo kita pastikan terlebih dahulu bagaimana pendapatnya tentang masalah ini...... Ya, aku pikir mendengarkan darinya langsung akan lebih baik. Shibata-san.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi memindahkan terminal dari telinganya dan menyerahkannya pada Mizuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, ada apa......?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Kelompok Miyuki-chan ingin Shibata-san pergi kesana. Mereka telah menyiapkan penjelasan selengkapnya, jadi tolong dengarkan baik-baik sebelum membuat keputusan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, Mayumi dan Mizuki tidak terlalu sering bertemu. Makanya, ketika menerima terminal transmisi yang didampingi oleh sesuatu yang tertutup pada pengarahan misi, Mizuki hanya bisa pasrah dan hati-hati, tidak, lebih seperti ketakutan menerima terminal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Ah, Shibata-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Yoshida-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang dia tahu itu adalah Mikihiko di sisi lain, ekspresi Mizuki tenang beberapa derajat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Erika yang berada di sisi lain itu, tidak ada perkataan ketika dia akan mengatakan sesuatu yang memalukan itu sedangkan Mizuki masih terus cemas ketika berbicara dengan Miyuki tanpa alasan yang jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mengapa dia tenang di sekitar Mikihiko — Mizuki belum menemukan arti untuk hal ini sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Aku ingin meminjam kekuatan Shibata-san.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, nada Mikihiko sedikit cemas. — Sebenarnya, dia terlihat agak bersemangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Eh, kekuatan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Musuh menggunakan Sihir Kuno yang disebut Senshi Shihei Jutsu untuk memerintahkan pergerakan robot mereka. Sejak sihir mereka berbeda alam dengan sihir ku, aku mengalami kesulitan menangkap sihir musuh. Namun, dengan &#039;kedua mata&#039; Shibata-san, aku pikir bahwa kamu dapat lebih cepat membaca pergerakan musuh dan lebih cepat mengidentifikasi pusat lokasi sihir musuh daripada yang aku bisa. Setelah kamu menemukan pusatnya, aku bisa menggunakan sihir ku untuk menyingkirkan Senshi Shihei Jutsu musuh. Itulah mengapa aku berharap bahwa Shibata-san bisa kesini secepat yang kamu bisa. Tentu saja, ini akan berbahay, tapi aku akan sepenuhnya melindungi mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;—!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak bisa berkata-kata, wajah Mizuki berubah menjadi sepenuhnya merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sangat jelas mengerti bahwa tidak ada makna tersembunyi dalam ucapan Mikihiko itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Lihat, Mizuki. Yoshida-kun akan sepenuhnya melindungi mu, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;—!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;—!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah suara Miyuki terdengar di terminal, sebuah aura keheningan tampaknya telah berlalu. Otak mereka keduanya dibajiri dengan gambar-gambar wajah orang lain, dan dalam keheningan yang canggung itu membuat mereka terlihat serasi, waktu serasa berhenti. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;......Tentu saja, tidak hanya Yoshida-kun, tapi kami juga akan melindungi mu dengan kemampuan terbaik kami.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Momen keheningan dipulihkan ketika Miyuki memecah kesunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sengaja mendengar transmisi, Mayumi tidak bisa menolongnya tetapi berkomentar secara pribadi, &amp;quot;Miyuki-chan benar-benar seorang S......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Y-Ya! Kami semua akan melindungi mu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki menggangguk dengan lembut pada tangisan histeris Mikihiko yang tampaknya berbicara pada begitu banyak tingkatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Aku mengerti. Aku menuju kesana sekarang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melepaskan terminal dari telinganya, Mizuki menghela napas panjang dan menyerahkan terminal kembali ke Mayumi. Setelah itu, dia membungkuk ringan ke Mayumi sebelum pergi menuju ke &amp;quot;garis depan&amp;quot; dimana Mikihiko dan kawan-kawan berada.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=385885</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=385885"/>
		<updated>2014-08-26T22:25:11Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah mengawasi mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan massa rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diri praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semangat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kami memutuskan untuk melakukan evakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk evakuasi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka mungkin akan segera membongkar kekuatan serangan mekanis. Kalau begini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia mengharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawab saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kantou.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan getaran yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luar biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak berkepentingan membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang memberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang dari lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dinding beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit merekah dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan berlalu, dia menggunakan lampu yang tersisa pada runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama terkubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramida, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang beban berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan gua alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorang gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah kakak kelas yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti adik kelas biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko (Fujibayashi).&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_161.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MrA: &amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di garasi parkir yang disediakan untuk mobil besar dan kendaraan khusus dimana siswa-siswa SMA Tiga terlibat dalam pertempuran yang tak tentu, kira-kira setengah dari mereka tidak bisa bergabung dalam pertarungan. — Karena mereka sedang mengosongkan isi perut mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senpai: &amp;quot;Ichijou, bisakah kamu mundur sedikit!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ichijou: &amp;quot;Kamu juga senpai, tolong mundur.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelakunya adalah Masaki, bukan teguran itu yang dia pedulikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menodongkan model-pistol CAD spesialisasi yang ternoda oleh darah pasukan gerilya musuh yang tak diketahui kewarganegaraannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bunga darah merah mekar, dan terpercik jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oomph, suara orang lain yang menutup mulutnya membisikkan ke telinga Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap kali dia membunuh seseorang, baik moral teman-temannya dan musuh sedikit turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika ini cukup untuk menakuti mu, kamu seharusnya tidak pernah turun ke medan peperangan di barisan depan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlepas dari bagaimana mata-mata (temannya) merasakannya atau kata-kata apa yang ditujukan langsung padanya, Masaki mengabaikan mereka semua dengan dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangannya benar. Kebenaran tak bisa dibantah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun — berapa banyak tentara yang dengan tenang bisa menyaksikan tubuh manusia pecah dan darah (lebih seperti sel darah merah) berhamburan layaknya debu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik rahasia Keluarga Klan Ichijou, &amp;quot;Rupture&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang mampu menguapkan cairan dengan seketika dalam objek fisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika digunakan pada manusia, darah akan menguap dan selanjutnya tekanan darah akan merobek otot dan kulit. Sel darah merah yang merupakan mayoritas dari komposisi darah, maka akan menyebar ke luar seperti bunga merah yang sedang mekar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain kalangan tertentu, teman sekelas dan para seniornya baru pertama kali mengerti arti dari julukannya sebagai &amp;quot;Crimson&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tempat yang lain, yang merupakan pusat komando terletak di geladak kapal amphibi tersembunyi yang berhasil meluncurkan serangan kejutan mereka, daerah itu tertutupi atmosfer yang sangat berbeda daripada salah satu yang sepenuhnya berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Kita kehilangan komunikasi dengan unit yang dikirim ke tempat persembunyian bawah tanah. Dan juga tidak ada jawaban dari tank bipedal.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas unit komando (CO), yang juga merupakan kapten kapal amphibi yang tersembunyi, menampilkan wajah masamnya ketika dia menerima laporan petugas sinyal komunikasi.  Rencana awalnya  disebut operasi menyusup untuk mengambil sandera sebelum dia menempatkan anggota pasukan mekanis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kerugian dari operasi preman ini sangat melebihi perkiraan awal. Hal ini terutama berlaku untuk regu yang dikirim ke pusat konferensi internasional dan garasi parkir kendaraan besar, dimana korban-korban berbobot besar. Kapten menilai strategi ini yang disebut tipuan mereka untuk membiarkan operasi berjalan, melakukan sebagian besar pekerjaan dengan penuh penyesalan, yang dibutuhkan sedikit pengulangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapten: &amp;quot;Biarkan pasukan mekanis untuk mendarat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memberi perintah untuk meluncurkan tank bipedal dan APC yang diproduksi di negara mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;......Jadi? Mengapa Toshi-nii disini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di pojok alun-alun sebelum stasiun, Chiba bersaudara bertemu pada reuni yang sangat-tidak-hangat (tidak harmonis) (?) adegan. (Saudara tertua sangat senang, jadi mungkin dikatakan reuni tidaklah salah.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun mengapa mereka berada di &amp;quot;pojok&amp;quot;, itu karena Erika maupun Toshikazu yang ahli dalam membersihkan puing-puing &#039;tank bipedal&#039;, sedang menginterogasi pilot yang ditangkap, atau mensterilkan area sehingga helikopter dapat mendarat. — Meskipun dikatakan bahwa Inspektur Toshikazu yang saat ini masih aktif &amp;quot;tidak kompeten dalam proses interogasi&amp;quot; adalah masalah nyata yang dimilikinya sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, itulah alasan mengapa mereka berdua berkeliaran (menjaga kehormatan mereka, Kirihara dan Sayaka juga melakukan hal yang sama).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setidaknya Toshikazu tidak keberatan bahwa sebenarnya dia tidak berkontribusi banyak pada situasi ini — Inagaki juga — jadi dia menikmati percakapan yang kaku ini dengan adik kecilnya, yang berdiri disana dengan kedua tangannya di pinggang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Kenyataan bahwa kamu menanyakan ku, itulah mengapa sepenuhnya menyedihkan ku. Apakah ada sesuatu yang aneh dengan kakak yang baik hati ini ingin membantu adik kecilnya yang tersayang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Baik hati!? Kamu terlalu bernyali mengatakan kata-kata munafik itu......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Hey, hey, Erika, seorang gadis muda seharusnya tidak menggunakan istilah seperti &#039;bernyali&#039;.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Kau! Dan sekarang kamu berani berbicara padaku seperti aku semacam Ojou-sama. Apakah kau bahkan memiliki hak!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Ah, betapa mengerikannya...... Sudah jelas bahwa aku mencintai adik kecilku yang tersayang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin Toshikazu sudah kelewatan dalam kepura-puraannya yang konyol, tetapi semangat Erika cepat turun. Melihat perubahan ekspresi adiknya ke salah satu yang sedang mengamatinya dengan tatapan dingin, Toshikazu mendesah seolah bosan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Setidaknya kedatangan ku untuk membantu adalah kebenaran yang sesungguhnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu mengatakan ini dengan ekspresi bosan dan nada malas, tapi setelah melihat adiknya yang mencibir ke arahnya, tiba-tiba dia mengeluarkan senyuman nakal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Apakah itu sikap yang benar, Erika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Apa maksudmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi Erika sedikit layu. Orang lain lebih kuat, itulah kesannya — Perasaan tidak nyaman yang dia tidak tahu bagaimana menanganinya semenjak masa-masa usia dini-nya dan bukanlah sesuatu yang dengan mudah dihapuskan.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tshikazu: &amp;quot;Aku membawa sesuatu yang bagus untuk mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Sesuatu yang bagus? Aku tidak menginginkan hal semacam itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, Erika masih bertahan — keras kepala dan menolak untuk menyerah. Chiba Toshikazu adalah salah satu dari dua orang yang Erika tidak akan pernah menyerah darinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya hal ini yang Toshikazu setujui, ini adalah sesuatu juga yang adiknya selalu impikan semenjak masa kecilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Jangan seperti itu. Hari ini, ini adalah sesuatu yang benar-benar kamu sangat butuhkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Toshikazu, &amp;quot;Erika kecil&amp;quot; adalah adik kecil lucu yang semua orang ingin goda/ ganggu/ usik. Sekarang, dia berdiri jauh lebih kuat dan lebih manis dari sebelumnya. &amp;quot;Mari kita akhiri ini disini,&amp;quot; dia mengatakan dengan pikiran nakal yang terlintas di kepalanya saat dia mengeluarkan sesuatu yang panjang, objek melengkung dari truk kargo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat sekilas, Erika kehilangan kata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melepaskan sarungnya yang tipis, Toshikazu menyerahkan odachi (pedang) pada Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panjang keseluruhan 180 cm dan bahkan lebih panjang dari tinggi badan Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya saja panjang pisau adalah 140 cm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi seorang tachi lengkungan itu terlalu pendek, membuatnya sebuah bentuk yang tidak alami—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Orochimaru? Mengapa itu ada disini......?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Mengapa? Pertanyaan yang konyol, Erika. Orochimaru adalah pedang yang ditempa menggunakan &#039;Yamatsunami&#039;, dan kamulah satu-satunya orang yang dapat melakukan &#039;Yamatsunami&#039;. Baik ayah kita maupun Naotsugu dapat menggunakan &#039;Yamatsunami&#039;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dapat menirunya, satu-satunya yang benar-benar bisa menggunakannya hanyalah kamu. Dengan kata lain, Orochimaru ada untuk mu, untuk memegangnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan Erika gemetar saat dia menerima odachi tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mencengkeram erat beban ini yang cukup membuatnya sempoyongan dan akhirnya berhenti gemetar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga Chiba menempa senjata terkuat. Sama seperti Ikazuchimaru, ini adalah puncak dari pensenjataan jenis-pedang yang ditempa oleh Keluarga Chiba, senjata rahasia yang merupakan sumber kebanggaan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan untuk sesaat, diberikan kebebasan memegang pedang ini adalah sesuatu hal yang bahkan tidak pernah Erika mimpikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Kamu tampak senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar suara kakaknya, keras kepalanya bangkit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlawanan sebelumnya yang dia tujukan pada kakaknya telah menghilang. Seluruh tubuh Erika difokuskan pada Orochimaru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia harus mengatakan mengapa, itu karena pedang ini—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Apakah kamu segembira itu untuk memegang pedang tercinta yang kamu lihat sebagai keberadaan dari dirimu sendiri, Erika? Hm...... Jadi itu yang terjadi. Tak masalah apa yang ayah kita atau Naotsugu pikirkan, Erika, kamu adalah benar-benar anak perempuan dari Keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;......Hmph! Aku akan katakan terima kasih untuk saat ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Itulah mengapa seorang gadis muda tidak seharusnya begitu kasar.......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menunggu Toshikazu untuk menyelesaikan kata-katanya, Erika berbalik dan pergi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Erika berjingkrak pergi dengan Orochimaru di genggamannya,  Toshikazu tersenyum gembira pada sikap adiknya yang mudah dipahami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Apakah kamu mempunyai informasi baru?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian atas tubuhnya terjebak di dalam kursi pilot tank bipedal, Isori mendengar suara dari arah belakangnya, sehingga dia menarik dirinya keluar dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Tidak. Aku sangat tidak ahli dengan senjata dan aku pikir ini adalah model yang lebih tua yang dibeli di pasar barang bekas. Tidak mungkin untuk mengidentifikasi kewarganegaraannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ada pasar barang bekas untuk senjata?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat ekspresi terkejut di wajah Mayumi saat dia menanyakan pertanyaan ini, Isori tersenyum dan mengganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Bahkan ada pasar barang bekas untuk jet tempur. Dalam konflik skala kecil, senjata-senjata dari Perang Dunia terakhir masih dibutuhkan layanannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hmph~, meskipun Mayumi tersenyum lembut kagum, Isori merasakan aura yang agak jengkel disampingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, dia bisa mengatakan siapa itu tanpa repot-repot untuk melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori mengekang ekspresinya dan sekali lagi melirik Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Secara umum, senjata-senjata yang dibeli dari pasar barang bekas di negara-negara sekutu, cenderung lebih murah. Mengingat bahwa tank bipedal diproduksi di Eropa Timur, kemungkinan bahwa orang-orang ini adalah operasi dari Great Asian Alliance, cukup tinggi...... Namun untuk mendapatkan motif mereka, kita masih perlu informasi dari pilot.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Tapi, akankah dia menyerah begitu saja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Itu tergantung kemampuan Mari.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengangkat bahunya pada pertanyaan Kanon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Lalu aku akan pergi untuk mensterilkan daerah ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menonton Isori menggangguk kecil dan berdampingan dengan Kanon didekatnya, Mayumi berjalan menuju tempat Mari yang sedang melakukan interogasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain sedikit lecet di wajah mereka, dua pilot yang terikat menunjukkan tanda-tanda cedera luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inagaki sedang menanyai salah satu dari mereka sementara Mari menangani yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Bagaimana hasilnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mendekati Mari dan menanyakan tentang situasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Diam. Jika aku tahu ini akan terjadi, aku akan membawa parfum yang lebih kuat......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak memperoleh hasil yang memuaskan, Mari mulai sedikit cemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tidak ada yang bisa kita lakukan tentang hal itu. Kondisi kita untuk menginterogasi Sekimoto hari ini adalah bahwa penggunaan semua bahan kimia dilarang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Publik mengakuinya sebagai spesialis tempur anti-personil, Mari unggul tidak hanya dalam sihir dan ilmu pedang, tetapi juga senjata yang lebih kecil dan bahkan senjata kimia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu taktik kesukaannya adalah memanipulasi aliran udara untuk memasukkan feromon ke dalam hidung musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perempuan jahat ini juga membawa parfum tersembunyi pada dirinya yang dapat secara langsung mempengaruhi status mental lawannya (yang merupakan kejahatan praktis).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dia menggunakan bahan kimia ini pada lawannya yang terikat dengan cara diam-diam, tapi tidak berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Yah, selalu ada penyiksaan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Tunggu, apa pun yang kita......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar Mari mengucapkan ungkapan berbahaya itu, Mayumi buru-buru menghentikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tenang. Aku yakin bahwa aku hanya akan menyebabkan rasa sakit dan penderitaan tanpa meninggalkan luka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Bukan itu yang aku bicarakan! ......Mari, mengapa kamu tidak istirahat?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;......Itu benar, aku akan istirahat sejenak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia harus menyadari bahwa dia terlalu tegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari melambaikan tangannya pada Mayumi dan bergerak ke arah dimana Suzune duduk di bangku dengan peta yang membentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan lantai dimana Suzune duduk di bangku (tentu saja tertutup), sebuah rincian peta yang rumit sedang diproyeksikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menggunakan terminal untuk membuka peta sementara Honoka membiaskan cahaya untuk memproyeksikan peta tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah rincian peta dari garis pantai setempat dimana mereka membentang dari Sakuragi-chō sampai Sangechō.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, proyeksi lainnya menunjukkan jumlah kapal baru, kerumunan orang dan pemandangan jalan-jalan setempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Ho, betapa mengesankan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Ah, Watanabe-senpai.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proyeksi peta di tanah sedikit  bergetar, tapi dengan cepat gambarnya jelas kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adegan jalanan yang tumpang tindih dan dicocokkan peta dengan sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune mengangkat jari-jemarinya diatas keyborad terminal tipe-notebook itu.  Setelah menekan tombol konfirmasi terakhir, Suzune mengangkat kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Apakah kamu mempelajari sesuatu yang baru?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Sayangnya, tidak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari menggelengkan kepalanya dengan masam pada pertanyaan Suzune, tapi dengan cepat wajahnya berubah menjadi ekspresi ketertarikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Sepertinya kalian mendapatkan beberapa hasil.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Ah. Berterima kasihlah pada Mitsui, kita memiliki penghayatan yang baik pada arah dan serangan musuh...... Mitsui, itu sudah cukup.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pujian Suzune, Honoka tersenyum malu sambil mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, peta di tanah menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Bahkan jika itu adalah sihir mengendalikan-cahaya, tidakkah cukup langka untuk terlihat seperti tingkatan kontrol yang biasanya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku tidak bisa mengingat siapa saja yang bisa menggunakan pembiasan cahaya untuk menciptakan gambar jelas yang menyaingi tinggi rendahnya pengamatan drone. Sepertinya ini adalah tipe sihir yang berbeda dari rata-rata sihir pembiasan cahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pujian kecil Suzune menyebabkan wajah Honoka sangat memerah (malu).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Bagaimana bisa...... dibandingkan Tatsuya dan Miyuki, sihir ku tidak ada yang spesial......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tidak perlu menjadi begitu rendah hati, Mitsui. Memang benar bahwa keduanya memiliki sihir yang kuat, tetapi berdasarkan situasi, ada kalanya kecerdasan dapat mengontrol medan peperangan bahkan melebihi senjata.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Demikian juga Mitsui. Kemampuan untuk mengamati dan memahami situasi adalah aset yang luar biasa. Sejak kita terputus dari pengamatan drone dan sistem kamera jalanan, kontribusi dari sihirmu sangat bermanfaat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Terima kasih banyak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Honoka membungkuk rendah dengan seluruh wajahnya memerah, dua siswa tahun ke-3 itu tersenyum lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baru-baru ini, mereka telah melihat terlalu banyak kecanggungan (?) adik tingkatan, jadi kadang-kadang menangkap sekilas dari reaksi yang tidak bersalah tersebut, agaknya membuat nyaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam rangka dari pusat konferensi internasional menuju ke markas cabang Asosiasi Sihir di Yokohama Bay Hills Tower, mengambil rute sepanjang pantai akan lebih cepat, tapi mengambil rute pedalaman ini tidak banyak jalan memutar balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan utama musuh adalah pasukan amphibi yang diluncurkan dari kapal tempur yang kebangsaannya tidak diketahui. Saat ini, pasukan mereka yang telah menyusup ke kota juga aktif di sepanjang pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Katsuto menggelengkan kepalanya ketika bertanya &amp;quot;Haruskah kita mengambil jalanan berkelok?&amp;quot; Bukan naik dan turun, tapi belok kiri dan kanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, kendaraan militer yang Katsuto tumpangi menghadapi baku tembak di sepanjang pantai saat bergerak menuju  Bay Hills Tower melalui kemungkinan rute yang terpendek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dekat Bay Hills Tower — sebenarnya semakin dekat mereka sampai ke Hillside Docks — senjata-senjata berat muncul diantara musuh. Demikian juga, jumlah persenjataan mekanis (tank bipedal) juga meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sersan Taetoka: &amp;quot;Daripada mengatakan pasukan musuh terkonsentrasi disini, akan lebih akurat untuk mengatakan bahwa mereka sedang dalam proses menyebarkan kekuatannya keluar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duduk di kursi penumpang, Sersan Tateoka melanjutkan penjelasan situasi ini pada Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto menggangguk tanpa berkata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan dia tidak mengatakan apa-apa bukan karena dia memandang rendah petugas yang berpangkat rendah, melainkan karena dia sedang menempatkan konsentrasinya pada sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya, pada sisi persimpangan di depan, sekelompok kecil musuh yang membawa peluncur roket di bahunya muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bukan tentara yang berpakaian preman. Meskipun mereka tidak memakai emblem untuk mengidentifikasikan kewarganegaraan mereka, mereka semua mengenakan seragam tempur militer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini pastilah kekuatan serangan amphibi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad tersebut membidik kendaraan Katsuto berada dan menembakkan empat peluru kendali anti-tank.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini praktis menunjukkan jangkauan jarak dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dibidik rudal dengan kecepatan awal yang lebih lambat, tidak akan mungkin semua kendaraan perang bisa menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Kopral Otowa mengendalikan roda agar tidak goyah dan Sersan Tateoka melepaskan kaca depan di sisi penumpang dan meletakkan senapan otomatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rudal kendali meledak di udara, lima meter di depan kendaraan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Api dari ledakan menyelimuti penghalang yang mengelilingi kendaran.&lt;br /&gt;
Peluru ditembakkan dari dalam kendaraan untuk membalas serangan pasukan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan dari luar tidak dapat menembus bagian dalam kendaraan, sebaliknya serangan dari bagian dalam kendaraan dilancarkan tanpa hambatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak perlu dikatakan, bahwa penghalang transparan ini adalah hasil sihir Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatur dirinya sendiri sebagai pusat dari ruang hemisphere, dia mengubah struktur hemisphere untuk menolak kalor yang melebihi tingkat tertentu dan setiap molekul yang lebih besar dari oksigen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat kendaraan bergerak dalam kecepatan tinggi, sihir penghalang Katsuto tidak pernah goyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama perjalanan yang singkat ini, secara pribadi bawahan Fujibayashi memahami arti dari julukannya sebagai &amp;quot;Iron Wall&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Independent Magic-Equipped Battalion dirancang sebagai sebuah &amp;quot;batalion&amp;quot;, jumlah nya setara dengan dua perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya untuk misi ini — yang semula untuk menguji senjata teknologi sihir — mereka hanya mengerahkan 50 orang. Dua truk trailer lapis baja besar kebetulan membawa sejumlah peralatan baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;—Bagaimana, Letnan Khusus?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Seperti yang saya harapkan. Sangat impresif.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri di depan rak dipenuhi dengan perlengkapan pelindung yang tidak akan terlihat sebagai kesatria, Sanada tidak membantu tetapi mengangguk puas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Perhitungannya seharusnya sempurna. Cepat ganti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada mendesak Tatsuya untuk menanggalkan semua pakaian yang dia kenakan. Meskipun ada prajurit wanita di trailer itu, tak satu pun dari mereka menaruh perhatian pada hal itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tingkat tertentu, semua tentara di Independent Magic-Equipped Battalion dipandang sebagai tikus laboratorium, sehingga pemeriksaan tubuh keseluruhan bukanlah sesuatu yang luar biasa. Tidak hanya tentara laki-laki akan melihat tentara wanita telanjang, sebaliknya juga terjadi. Tidak mungkin ada seseorang yang malu pada hal semacam itu akan mampu bertahan menggunakan seragam ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya mengenakan pakaian khusus itu dengan cekatan dan segera mengenakan pakaian hitam — Mobile suit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengikat sabuk, dia menekan setiap tombol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatur CAD di salah satu sarung kulit pada sabuk, dia akhirnya memakai helm seperti-pelindung wajah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Tidak ada masalah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Memang, semua error berada dalam batas yang dapat diterima.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Tatsuya datang melalui speaker yang dipasang didalam trailer.  Mendeteksi bahwa transmisi otomatis diaktifkan, tatsuya memanipulasi helm dan tampilan pelindung wajahnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Anti peluru, anti panas, anti getaran dan juga anti terhadap senjata biologis dan kimia dan sistem pendukung gerak sederhana telah ditambahkan kedalam desain sesuai permintaan. Tentu saja, Peralatan Terbang juga telah ditempel pada sabuk. Ketika digabungkan dengan fungsi anti getaran, kamu dapat sepenuhnya melayang ketika sedang menembak, jadi kamu juga dapat menembak di udara.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Sempurna. Kinerja ini jauh melebihi desain ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Tidak, aku juga menikmati diriku sendiri untuk curahan hatiku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada dan Tatsuya berjabat tangan. Sementara ini terjadi, Kazama akhirnya tiba memimpin dua tentara lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Sanada, kau sudah selesai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menatap tanpa kata pada bawahan yang memberinya hormat, Kazama mengalihkan pandangannya pada Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Kalau begitu, efektifkan segera, Letnan Khusus bertugas bertemu dengan unit Yanagi. Sekarang unit Yanagi sedang baku tembak dengan unit musuh yang sedang mendekati jembatan penghubung ke Mizuho Wharf.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Lokasi Kapten Yanagi ditampilkan pada visor pelindung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengembalikkan visor ke tempat semula, Tatsuya memverifikasi lokasi dari unit Yanagi dan melangkah keluar dari trailer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menggunakan jalanan, Tatsuya melompat dari trailer dan menekan tombol di pinggangnya sebelum percepatan dibawahnya menghilang. Itu adalah tombol untuk menggunakan CAD dengan Sihir Tipe-Terbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ringan menginjak tanah, Tatsuya melayang tinggi melalui langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penjajah yang tak teridentifikasi terdiri dari unit mekanis yang mendarat pada Hillside Wharf dibagi menjadi dua kelompok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu menuju Asosiasi Sihir yang berlokasi dekat teluk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lainnya berbaris disepanjang pesisir pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang menuju ke utara tidak berencana untuk bertemu dengan ketidaktentuan terjebak dalam pertarungan dengan SMA Tiga, tapi pergi ke arah yang berlawanan dan bersiap-siap untuk mengejar dan menangkap warga sipil yang berusaha melarikan diri melalui laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Independent Magic-Equipped Battalion sudah mengendalikan instruksi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah serangan regu yang menitik-beratkan mobilitas dengan 6 APC.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri di depan dua baris APC yang menguasai jembatan, Kapten Yanagi mengejek dibalik pelindung wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah model penyihir tempur anti-personil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia unggul dalam membaca pola gerakan musuh, pencampuran kemampuan fisik dan sihir umpan, memperkuat atau membalikkan serangan musuh dalam pertempuran jarak dekat. Hampir tidak ada yang bisa ia lakukan terhadap pelindung lapis baja ini — sampai dia bergabung dalam Independent Magic-Equipped Battalion.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena CO dari Independent Magic-Equipped Battalion adalah seorang pengguna Sihir Kuno, sebagian besar pasukan di batalion 101 juga pengguna Sihir Kuno, dengan Yanagi menjadi salah satu model pengguna Sihir Kuno.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi, yang mampu menggunakan sihir ketika di tengah pembajakan dan pembantaian, telah menerima teknik yang digunakan gerakan tubuhnya dan &amp;quot;bentuk&amp;quot; untuk menggantikan segel pengikat dan yang ditakuti karena dia tidak pernah meninggalkan pembukaan bahkan saat mengoperasikan CAD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, bahkan ia terpaksa mengakui sedikit manfaat sihir berskala besar pada CAD khusus yang bisa menggulingkan benda berat yang beratnya puluhan ton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia menggunakan sege untuk menggantikan ritual yang diperlukan untuk mengaktifkan sihir pada skala ini, persyaratan minimal adalah setidaknya 5 detik. Terus terang itu tidak mungkin dengan musuh yang sudah berada tepat diatasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Betapa tidak menyenangkan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun secara mental dia mengeluh, mulutnya masih menampilkan senyuman kecut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyeringai jahat dibalik pelindung wajahnya, Yanagi melompat dari persembunyian secara lansung di depan deretan APC.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baju pelindung berwarna hitam pekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria berdiri disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin karena mereka ragu-ragu saat melihat musuh yang tak terduga ini, benteng APC tidak segera melontarkan api. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika hanya ada satu tentara, hal itu mungkin yang telah mereka rencanakan untuk menggiling orang itu ke bawah roda-roda mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perbedaan kekuatan pertahanan antara APC dan orang berbaju baja itu (Yanagi) terlalu besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi tidak pernah merencanakan untuk duduk didepan meriam musuh untuk waktu yang lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menggenggam senapan yang dipasang bayonet — pemicu CAD, dia memverifikasi bahwa sihir itu diaktivasi sebelum meringkuk di belakang tempat persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, sebingkah tanah terbang di udara lurus kedepan seperti jika seseorang memotong garis lurus melalui tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejalan dengan hal ini, roda-roda dari APC melayang diatas tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Getaran bumi menebarkan serangkaian rintihan yang merupakan hasil sihir Yanagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC yang hilang keseimbangannya menabrak kendaraan disampingnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengamatan yang cermat mengungkapkan bahwa semua kendaraan yang terbalik ke arah timur menghancurkan kendaraan lainnya yang terbalik ke arah barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Tipe-Gravitasi &amp;quot;Thousand Tatami&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan memotong gravitasi bumi sepanjang sumbu utara-selatan, hal ini menyebabkan objek untuk miring dari timur ke barat karena revolusi bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawah dari APC, &amp;quot;bagian perut&amp;quot;, yang menghadap ke atas dan dikejutkan dengan hujan peluru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara praktis pada saat yang sama bahwa Yanagi mengaktifasi sihirnya, regu yang berterbangan di langit melepaskan tembakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persenjataan yang terintegrasi CAD dalam bentuk senapan menembak aliran peluru dengan peningkatan penetrasi yang dengan mudah melubangi bagian bawah perut APC yang dilindungi lapisan baja yang dirancang untuk menahan pertambangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah tanki bahan bakar terkena serangan, api meletus dari bagian bawah kendaraan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok barat yang tampaknya menjadi deretan kendaraan lapis baja dialihkan tanpa cedera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh pasti memiliki penyihir yang ahli dalam &amp;quot;Menangkal&amp;quot; sihir di atas APC untuk pertahanan ekstra.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kemampuan untuk menciptakan sebuah penghalang yang cukup kuat untuk menahan sebuah benda yang beratnya puluhan ton, dampak dari senjata yang normal akan sepenuhnya tidak berarti. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah apakah ada penyihir yang sangat kuat di pihak musuh, atau mereka menggunakan semacam alat penguat sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hujan peluru turun dari langit lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan gangguan dari tembakan diperkuat dan sihir tangkisan peluru digagalkan satu sama lain, menyebabkan sihir keduanya gagal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anti-baju baja menyerang APC, tetapi tidak dapat sepenuhnya menembus pertahanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benteng meriam otomatis pada APC menyemburkan udara dengan putaran peluru kaliber besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua tentara terkena serangan dan tersungkur ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkat sifat anti peluru pada baju pelindung baja, setidaknya tubuh fisik mereka tidak menderita luka parah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengambil keuntungan situasi dari bersembunyi, Yanagi sekali lagi terbang di depan musuh dan terus menerus menyerang otak serangan musuh sebanyak tiga kali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Thousand Tatami&amp;quot; milik Yanagi merupakan sihir yang membelah gravitasi bumi dan itu bukan sesuatu yang langsung mengubah target Eidos. Dengan demikian, sihir penghilangan gravitasi sepenuhnya mengabaikan sihir pertahanan sekitar kendaraan saat itu diaktifkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC musuh mulai miring ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Goncangan rotasi menyebabkan penghalang sihir disekitar APC pecah. Setelah serangan peluru ditembak dari langit, menyerang pelindung baja pada bagian bawah, tiga APC yang tersisa juga dilahap oleh bola api.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecepatan untuk Sihir Tipe-Terbang tergantung pada kebiasaan penyihir dan latihan dengan sihir ini. Tatsuya, yang mendesain sihir ini, mungkin lebih paham dibandingkan orang lain. Berdasarkan pada kecepatan terbangnya sekarang, dia dapat melintasi jarak antara trailer yang berfungsi sebagai markas dan unit Yanagi dalam waktu yang singkat.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemandangan terbang. Ketika Tatsuta melakukan usaha terbaiknya untuk melatih pergerakan penglihatannya selama pelatihan tempur, mencoba melakukannya sambil terbang adalah sesuatu hal yang tidak pernah ada manusia yang mampu melakukannya. Dengan kondisi tersebut, dia tidak dapat melebih-lebihkan kemampuan fisiknya sendiri. Dengan demikian, selama dengan mata telanjang, dia menggunakan Elemental Sight sebagai radar untuk mencari penghalan di udara dengan kesadarannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sepenuhnya bergantung pada itu untuk menemukan hal-hal tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obyek terbang kecil yang hanya berukuran 1 meter panjangnya. Berwarna hitam pekat, mirip burung mesin terbang yang tidak diragukan lagi drone tanpa awak. Drone tersebut sekarang berada di area target — dimana unit Yanagi sedang dalam pertempuran — dan berputar diatas langit. Untuk menghindari terdeteksi oleh sensor sihir drone itu, Tatsuya terbang jauh diatas drone, mengeluarkan CAD dengan tangan kanannya, dan melepaskan Sihir Tipe-Terbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti itu, dia menjatuhkan diri ke bawah. Tepat sebelum dia melakukan kontak dengan drone tersebut, Tatsuya mengaktifkan Sihir Dekomposisi &amp;quot;Mist Dispersal&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Drone tanpa awak tersebut langsung hancur menjadi debu dan tertiup di udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lagi mengaktifkan Sihir Tipe-Terbang, Tatsuya bersiap untuk mendarat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba kehilangan kontak gambar dari drone tanpa awak yang tumbang membuat pusat pangkalan musuh menjadi kacau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun mesin yang dihentikan transmisi itu bukanlah satu-satunya, tapi drone yang sangat mahal itu tidak terselamatkan. Tak diragukan lagi, mereka telah kehilangan &amp;quot;mata-mata&amp;quot; berharga mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara mereka tampaknya telah berhasil meluncurkan serangan kejutan pada negara musuh, sebaliknya bahwa mereka juga terpojok dalam wilayah musuh. Kehilangan salah satu cara untuk memastikan kondisi medan peperangan memberikan tekanan yang cukup besar pada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Tatsuya bertemu dengan Yanagi, pertempuran awal sudah mereda dan Yanagi sedang dalam proses perawatan medis untuk lukanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Letnan Khusus, sangat tepat waktu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum Tatsuya bicara, Yanagi mengetahui sosoknya dan segera memanggilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memberi hormat pada Yanagi, Tatsuya menyapu pandangannya pada yang terluka yang baju pelindung bajanya sudah dilepas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Kami sudah menyingkirkan amunisinya. Sisanya terserah anda.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melepas helmnya, wajah Yanagi yang tersingkap tidak membunyikan ekspresi apapun, namun matanya menyembunyikan emosinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya memberikan jawaban tegas yang menyangkal kesalahan Yanagi sebagai ketidak-perluan ketika mengeluarkan CAD berwarna perak dari pinggang kirinya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erangan dari yang terluka segera berhenti. Ditempat itu, Yanagi dapat mendengar Tatsuya menggertakkan giginya dibalik bibir yang tertutup itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendapatkan gambaran pasukan musuh berkat sihir Honoka, Suzune merasa bahwa serangan musuh berkurang dari yang dia bayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;— Tidakkah kau berpikir bahwa garis pertempuran terlalu membentang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Sekarang, apa yang dulu dikenal sebagai garis pertempuran yang telah berakhir untuk bangkit.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menjawab pertanyaan Mari tanpa ragu-ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Konflik masih terjadi di area pedalaman. Menggunakan pasukan gerilyawan yang menyusup untuk menguasai transportasi dan komunikasi sementara pasukan amphibi berjalan terus untuk menyerang sasaran.......Aku pikir itu adalah rencana dasar dari penyerangan tentara musuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Jika Rin-chan berkata demikian, maka yang harus itu...... Lalu, apa tujuan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya Mayumi yang memiringkan kepalanya dalam perbincangan itu, bahkan Suzune merenung tentang hal ini juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;......Sesuai prediksi Mayumi, salah satu tujuan mereka pasti menyerang Asosiasi Sihir cabang Kantou, ya tentu saja. Tujuan lainnya mungkin ditujukan pada warga sipil yang mencoba melarikan diri melalui laut, mungkin yang ada di pikirin musuh adalah mengambil sandera.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Sandera?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku ragu mereka mencoba membantai warga sipil. Jika itu masalahnya, mereka pasti sudah mengirimkan rudal daripada mendaratkan kapal. Pertukaran sandera, tebusan..........Tujuan akhirnya masih belum jelas.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Jadi itu berarti disana sedikit berbahaya ketika tiba-tiba dibombardir dengan tembakan meriam atau rudal kendali, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menyebutkan hal ini dengan lantang saat dia menyaksikan banyak kerumunan warga sipil yang berkumpul di dekat lobi dekat loket tiket stasiun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Sebelumnya, Kyouko mengatakan bahwa bala bantuan dari Tsurumi hampir tiba disini. Pengambilan rute menjadi pertimbangan, kita harus melindungi warga sipil yang dekat Mizuho Wharf dan kemudian mengeluarkan kekuatan yang tersisa untuk menyingkirkan musuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Setuju. Aku juga berpikir begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menganggukkan kepalanya pada prediksi Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;jika tujuan musuh adalah mengambil sandera, mereka pasti akan datang ke sini, dimana pertahanan disini lebih lemah........Aku akan — sebenarnya, ayo kita membantu pihak Kanon terlebih dahulu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Memang..... Walaupun jumlah mereka sedikit, pihak lainnya memiliki Miyuki bersama mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengungkapkan kesepakatannya untuk rencana penempatan Mari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Ah~, Sihir Pembekuan gadis itu mungkin memenuhi syarat untuk level pertempuran.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi dan Mari saling tersenyum kecil. Mereka mungkin memikirkan &amp;quot;bersaudara yang itu......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;......Namun, Mari, jangan memaksakan diri terlalu keras. Ini bukanlah hal yang baik bagimu untuk menghadapi serangan pasukan mekanis.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Aku mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyaksikan sosok Mari saat dia berjalan pergi, Honoka yang sebelumnya diam berdiri di dekatnya dengan penuh rasa takut, memberanikan diri berbicara dengan Mayumi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Uh, haruskah aku bergabung dalam pertahanan? Jika tidak di garis depan, aku masih sanggup memberikan dukungan digaris belakang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka pasti telah mengumpulkan semua keberaniannya untuk mengatakan itu. Mayumi tersenyum dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mitsui perlu berada disni untuk membantu ketika helikopter datang. Juga, misi Miyuki-chan dan Kanon-chan bukan untuk bertahan tetapi untuk menjaga keselamatan warga sipil. Kita bukanlah penyihir spesialis pertempuran, jadi tidak perlu untuk menanggung resiko pertempuran atau mencari pertempuran sama sekali. Sebaliknya, kita harus mempertimbangkan cara untuk melarikan diri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi memperingatkannya dengan nada yang sedikit nakal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi setengah dari Honoka yakin bahwa Miyuki dan Erika tidak akan pernah melarikan diri dari pertarungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbalik menatap gelisah pada Shizuku hanya untuk menemukan tampilan yang tercermin dalam mata sahabat tersayangnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tim pengawal&amp;quot; Mayumi berbicara — yang benar-benar &amp;quot;tim pertahanan&amp;quot; — telah dibagi menjadi dua kelompok untuk mempertahankan dua akses rute seperi yang Suzune prediksikan. Saat mereka akan mencapai titik dimana tidak ada kata kembali, Kirihara tiba-tiba beralih ke Sayaka dan membuka mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Mibu...... Aku pikir kau harus berada dibagian belakang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Kirihara mendorong Sayaka berubah menjadi ekspresi terkejut pada nya yang dibarengi teriakan &amp;quot;Mengapa kau mengatakan hal ini sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Kirihara-kun, aku juga ahli pedang. Aku telah memutuskan untuk berdiri di tengah medan peperangan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Jangan pergi terlalu jauh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Kirihara akhirnya meledak. Itu sudah cukup untuk menyebabkan Sayaka hanya berdiri dengan mata melotot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Jangan bicara tentang &#039;memutuskan&#039; sangat sembrono!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;......Kirihara-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Kirihara-senpai...... Mengapa kau begitu marah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka dan Erika, yang menyaksikan adegan ini dengan rasa takjub, keduanya bertanya pada saat yang sama. Setelah menghela napas, Kirihara sedikit tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Aku...... tidak ingin pedang Mibu ternodai oleh darah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia heran dengan kata-kata yang tak terduga ini, Sayaka tidak bisa medukung tetapi menyusun sanggahannya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Tapi...... pedang dimaksudkan untuk menjadi......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Aku mengerti hal semacam itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
—Kirihara memotong apa yang dia ingin katakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Pedang adalah peralatan laki-laki yang digunakan untuk berperang satu sama lain dan, tidak seperti tombak dan panah, pedang adalah senjata pertama yang diciptakan untuk memotong manusia. Jadi, belum tentu salah untuk mengatakan bahwa tangan seorang ahli pedang itu harus ternodai oleh darah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara membenarkan kata-kata Sayaka. Setelah itu, dia menyebutkan  &amp;quot;hukum&amp;quot; yang lebih tinggi untuk menyangkalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Namun, kendo adalah sesuatu yang tidak pernah memerlukan senjata asli untuk menentukan sebuah kemenangan. Apakah ini benar-benar hal yang baik untuk meningkatkan kemampuan dari aktivitas atletik menjadi keterampilan untuk membunuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai Kirihara sepenuhnya tenang, terlepas dari apakah itu Sayaka atau Erika, keduanya hanya bisa mendengarkannya tanpa bisa berkata-kata saat dia meneruskannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Aku...... di sekolah menengah, aku selalu berpikir bahwa teknik pedang Mibu luar biasa. Tekniknya terlihat anggun dan kuda-kudanya sangat indah. Tidak ada aura kejahatan didalamnya dan itu adalah semata-mata untuk melatih dirinya pada seni kenjutsu...... Tidak, itu adalah kendo. Aku sepenuhnya tidak sanggup memegang seperti pedang yang menakjubkan itu. Pada saat itu, ah, aku berharap — bahwa pedangnya akan selamanya mempertahankan keindahan itu dan terus bersinar dengan kilau cemerlang. Jadi...... Nah, ach, serius, bagaimana bisa aku mengatakan hal ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Aku mengerti, senpai.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Kirihara menutup wajahnya tidak tahu bagaimana cara untuk melanjutkannya, Erika berbicara dengan nada yang berbed dari sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Pada pertandingan mu selama minggu perekrutan, Aku melihat pedang Sayaka berkembang ke arah yang benar, tapi aku kira pemikiran Kirihara-senpai sebaliknya. Gagasan bahwa pedang sepenuhnya berbeda dari kendo — mungkin karena aku berbeda dari senpai dalam arti aku lebih terbiasa menggunakan pedang untuk membunuh orang, karena aku tidak berpikir seperti itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Erika-chan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nada nerat Erika menyebabkan Sayaka tambah sedikit khawatir. Di sisi lain, Kirihara berdiri disana dalam kondisi terguncang dan tidak mampu meyanggah respon itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Namun, Kirihara-senpai, keputusan akhir ada ditangan Saya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatapan tajam Erika menembus bola mata Kirihara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Memang benar bahwa pertempuran asli sangat berbeda daripada latihan tempur. Tidak ada yang salah dalam diri Kirihara-senpai yang tidak ingin tangan dan pedang Saya ternodai oleh darah. Namun, Saya bukanlah tipe perempuan yang begitu saja membiarkan kekasihnya berada dalam bahaya sendirian. Dia juga ingin bertarung bersama kekasih tercintanya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka dan Kirihara keduanya tersipu malu saat itu. Sikap malu mereka pasti muncul dari istilah &amp;quot;kekasih tercinta&amp;quot;. Namun, ini bukanlah waktu untuk menyatakan kasih sayang mereka, sehingga mereka berdua menahan perasaannya masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;......Oops, aku pikir aku telah mengatakan sesuatu yang seharusnya tidak ku katakan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Erika mulai sedikit malu, sehingga dia tidak mengatakan apapun tentang Kirihara dan Sayaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Aku pikir putaran ketiga akan berakhir ditengah-tengah. Kau berdua dapat berdiskusi bagaimana cara terbaik untuk melanjutkannya dari sini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika cepat-cepat meninggalkan area tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menenangkan diri, Sayaka dan Kirihara keduanya saling memandang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mungkin untuk mengakses tampilan situasi melalui kamera pengawas, Masaki dan Kichijouji dari SMA Tiga tidak punya cara untuk mengetahui bahwa kekuatan musuh tidak terlalu besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah total kekuatan musuh termasuk kapal amphibi yang disamarkan sebagai kapal kargo besar (cukup banyak kendaraan untuk pasukan dart) dan pasukan asing yang menyusup sebelumnya. Juga, tujuan mereka adalah mengambilh alih sasaran target daripada invasi besar-besaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Apakah sudah berakhir......?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menyadari ini, Masaki mengungkapkan keheranannya bahwa serangan musuh telah hancur dan ini bukan karena dia adalah seorang battlemonger.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Tidak mungkin mengatakan jika ini sudah berakhir. Setelah semua, kita tidak memliki cara untuk mendapatkan informasi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gumaman Masaki untuk dirinya sendiri menerima respon dari Kichijouji, yang mendekatinya dari arah belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sekelilingnya, tidak ada orang lain kecuali Kichijouji. Tidak ada tanda-tanda dari sahabatnya yang lain, hanya ada darah yang meleleh dari tumpukan mayat didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Jadi kita harus mengambil kesempatan ini untuk melarikan diri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijou mengatakan hal ini dengan serius sambil mengamati Masaki yang menaruh kembali CAD model-pistolnya yang bersinar merah samar-samar kedalam saku dadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Kita sudah mengganti bannya. Masaki, ayo naik ke bis.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatakan demikian, dia berbalik untuk melihat siswa yang awalnya siap menghadapi musuh sudah bekumpul disekitar lokasi bis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ayo. Lebih cepat kita meninggalkan tempat ini, lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji mendesak Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yet, Masaki shook his head.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Masaki?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Aku akan menuju ke kantor cabang Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu terlalu beresiko!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matanya melotot, Kichijouji segera menyatakan ketidak-setujuannya pada kata-kata Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Pertama-tama, untuk apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki mengeluarkan ekspresi aneh saat dia menjawab sahabat baiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Untuk memperkuat mereka. Penyihir dari Asosiasi tidak mungkin bisa hanya duduk disana tanpa melakukan apa-apa. Mereka harus membentuk unit relawan dan bergabung dalam pertahanan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Jadi apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Karena aku adalah seorang &#039;Ichijou&#039;.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata yang terucapkan lembut itu menyebabkan Kichijouji menghisap napas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;......Jangan bilang, ini adalah karena apa yang terjadi sebelumnya? Tidak ada yang bermaksud apapun tentang hal itu. Hanya saja mereka tidak terbiasa dengan pemandangan itu, mereka tidak memandang Masaki sebagai......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Aku tidak akan repot-repot dengan hal sepele semacam itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki menampik kata-kata Kichijouji dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Saat pertama kali aku melangkah ke medan pertempuran, aku ingin muntah juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyuman kecil tampak pada wajah Masaki saat dia menambahkan, &amp;quot;Tapi aku tidak (muntah).&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji merasa bahwa ada perasaan kesepian yang berbeda di wajah Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Selain itu, tidak adanya pasokan yang memadai, petugas yang dapat dipercaya, dan mereka dilemparkan dalam medan perang tanpa persiapan mental apapun. Kondisi itu terlalu mengerikan untuk yang pertama kali ikut bertempur.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Tepat! Itulah mengapa semua orang menyatakan diri mereka seperti itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Aku sudah katakan bahwa bukan itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berusaha keras untuk membenarkan hal ini — Masaki merasa bahwa hal ini adalah &amp;quot;Pembenaran&amp;quot; — kalimat Kichijouji dipotong oleh Masaki lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Meskipun aku tidak sanggup menangani hal-hal tertentu, Sepuluh Master Klan mempunyai tanggung jawab terhadap Asosiasi Sihir. Sebagai seorang Ichijou, dan putra sulung, aku tidak bisa melarikan diri dan berpura-pura hal ini tidak ada hubungannya dengan ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki menepuk bahu Kichijouji dan maju ke arah yang berlawanan dari bis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_194.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Lalu aku akan ikut juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menangkap jeritan desakan Kichijouji, Masaki menghentikan langkah kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Aku adalah ahli strategi Masaki. Jika Masaki bergabung sebagai sukarelawan, maka begitu juga aku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;George, kamu harus menolong semua orang melarikan diri dengan aman.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki memiringkan kepalanya sedikit dan berbicara pada Kichijouji dengan perubahan wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Jalan ini masih medan perang dan tidak mungkin untuk mengatakan apa yang akan terjadi. Sejujurnya, jika aku harus khawatir apakah para guru dan senpai keluar dari sini dengan aman, aku tidak bisa berkonsentrasi pada pertempuran selanjutnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan hal ini, Masaki memalingkan wajahnya kedepan dan terus maju bersama Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;......Dimengerti, Masaki. Aku akan menanggung tanggung jawab untuk memastikan semua orang keluar dengan aman. Itu sebabnya, Masaki, kamu harus kembali tanpa terluka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamu adalah satu-satunya &amp;quot;komandan&amp;quot;. Dengan perasaan ini dalam hatinya, Kichijouji menerima perintah Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar kata-katanya, Masaki memegang punggung dan merangkulnya sebelum melangkah menuju medan perang sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;—Mereka disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama yang menemukan jejak musuh adalah Mikihiko.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jimat yang tersebar oleh angin mentransmisikan gambar musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tank Bipedal...... Mereka terlihat berbeda dari sebelumnya. Mereka bergerak seperti manusia.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Seperti manusia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kata-kata Mikihiko ini, Erika memiringkan kepalanya untuk beberapa alasan ketika mengenakan pelindung headphone. (untuk menghindari gangguan percakapan, mereka tidak menutupi telinganya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank Bipedal diciptakan untuk mengakses jalanan sempit dengan penopang tembakan yang menghadap keatas. Pada saat yang sama, kaki pendeknya yang dilengkapi dengan pijakan untuk menavigasi langkah dan puing-puing, tapi itu tidak pernah dirancang untuk berfungsi sebagai robot tempur. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diantara teknologi militer modern, setidaknya dalam pengetahuan Erika, tidak ada robot tempur yang bisa meniru gerakan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Kamu dapat melihatnya sekilas...... Disana!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sekarang bukan saatnya untuk mempertimbangkan hal-hal yang menyimpang dari kenyataan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didampingi suara Mikihiko, tank bipedal muncul dari belakang bangunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki pendek dengan pijakannya menyambung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuhnya agak memanjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai titik ini, semua fitur seragam dengan tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, lengan kanannya dilengkapi dengan gergaji dan lengan kirinya memiliki tumpukan driver dengan bubuk mesiu, peralatan keduanya adalah hal yang tidak mungkin dimiliki tank bipedal pada umumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika alat berat yang digunakan untuk mensterilkan hambatan dalam zona bencana diubah kedalam bentuk manusia, pasti akan terlihat seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, ada Howitzer yang dipasang pada bahu kanan dan senapan mesin berat pada bahu kirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Robot tempur!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seakan tidak percaya bahwa imajinasinya telah berubah menjadi kenyataan, suara Erika terbungkam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Sisinya, Miyuki mengarahkan tatapan seramnya pada pemandangan senjata gerak yang jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah tank bipedal (?) memasuki pandangannya, Miyuki melepaskan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada pertanyaan yang diperlukan. (tidak bahwa ini adalah makna asli ungkapan ini)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua tiga robot mesin dihentikan langkahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pergerakan mereka dibekukan, memaksa mereka untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta bahwa mereka tidak jatuh bergelimpangan menunjukkan keunggulan modul keseimbangan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kaki-kaki itu bukan satu-satunya yang dibekukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Miyuki bukahlah permainan anak-anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun dengan pengetahuan militer untuk mengendarai tank bipedal pasti mengenali embun beku berasal dari serangan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak perlu dikatakan, wanita muda berambut panjang dengan suasana hati dingin ini yang menghalangi jalur mereka adalah sumber sihir tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa dikatakan, baik senapan mesin maupun Howitzer melontarkan api.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukanlah seperti Sihir Pembekuan sederhana, dia juga mengaktifkan &amp;quot;Freeze Flame&amp;quot; — Sihir Miyuki yang tidak hanya membatasi pergerakan tetapi juga menangkal setiap peningkatan suhu panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa senjata tersebut tidak berfungsi, Leo segera melancarkan serangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memanggil waktu reaksi yang cepat ini dan mencium kemenangan dari sifat liarnya tidak akan salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_197.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata yang dia pegang ditangannya mirip dengan tongkat pendek dengan palu berkepala-kembar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panjang keseluruhan berukuran50 cm, pegangannya saja 30 cm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala palu yang menonjol di ujung depan adalah jauh lebih lebar daripada pegangannya dan sekitar 10 cm. Dari samping, itu tampak hampir seperti salib orang Latin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala palu mulai berdengung seperti motor dan membran hitam menyodok keluar dari kepala tongkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sangat, sangat tipis, transparan, membran hitam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara motor berhenti dan membran berubah menjadi pedang lurus dengan panjang 2 meter. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar-benar pipih, ini adalah pedang ultra tipis yang dapat dilihat dari samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah pedang rahasia Keluarga Chiba &amp;quot;Usuba Kagerou&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bertumpu pada perkuatan sihir untuk memperkuat kepipihannya itu, pedang tipis itu terdiri dari carbon nanotubes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usuba Kagerou adalah kedua nama dari teknik itu dan juga nama yang diberikan pada senjata khusus ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usuba Kagerou di tangan Leo berkilau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Carbon nanotubes ditenun menjadi piring ultra tipis yang tebalnya 5 nanometer, sehingga lebih tajam daripada pedang atau pisau cukur karena dengan mudah memotong plat baja yang dibekukan menjadi dua bagian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot didepan telah diiris secara diagonal. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua yang tersisa adalah garis pembelahan tipis yang nyaris tak terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetesan darah perlahan turun dari sana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini tidak hanya hasil dari pelatihan yang sangat intens dalam waktu singkat, ini juga mungkin dari serangan terakhir yang dibuat khusus untuk Leo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah mengejar Leo, tank bipedal hancur di pinggir jalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia selangkah dibelakang Leo yang keluar lebih dulu, dalam hal mengambil mangsa pertama, Erika adalah master-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menyesuaikan headsetnya dalam sekejap dan menggunakan lengan kirinya untuk memegang erat Orochimaru saat dia merubah posturnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat tangannya dipindahkan dari sarung ke gagang, sarung terbelah sepanjang bagian belakang pedang seperti dua halaman dari sebuah buku, menyingkapkan pedang raksasa didalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telapak tangannya mantap, Erika menggunakan ujung jari kanannya untuk menekan tombol tepat dibawah tepi pedang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, dia mengangkat pedang yang panjangnya 180 cm itu ke atas bahunya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, sihir sudah diaktifkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Odachi yang beratnya 10 Kg terbang di udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat bersamaan, sosok tubuh Erika menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya, dia menghilang dari penglihatan Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, suara gemuruh pecah terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini mirip dengan suara dari fasilitas pembuangan limbah barang rongsokan dimana logam yang sedang dihancurkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika mempertahankan postur mengayun odachi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Noda cairan merah pada pedang tidak diragukan lagi adalah darah pilot robot itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistematis Gravitasi•Sihir Pengendalian Inersia &amp;quot;Yamatsunami&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, ini meminimalisir inersia tubuh dan senjata sambil mendekati musuh dengan kecepatan tinggi. Pada dampak serangan, teknik pedang yang tersembunyi diperkuat perpindahan inersia dengan inersia senjata dan membentur sasaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nilai-nilai kesalahan inersia yang saling tumpang tindih dapat lebih ditingkatkan pergerakannya dari jarak jauh untuk mencapai maksimum 10 ton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecepatan yang diterima dari perpindahan inersia ditambah dengan berat yang diperoleh dari peningkatan inersia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kekuatan maksimum, Yamatsunami seperti seorang raksasa, 10 ton alat gilotin (alat pancung) menghantam dari ketinggian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot itu dipastikan tidak mungkin dapat menahan pukulan seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci untuk hal ini terletak pada kapan mengubah dari perpindahan inersia menjadi peningkatan inersia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, komponen yang diperlukan juga termasuk kemampuan untuk berlari cepat tanpa kehilangan satupun keseimbangan oleh karena hilangnya inersia dan kemampuan untuk memegang erat pedang serta mencegah bergoyang-goyang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, dan mungkin yang paling penting, reaksi kecepatan tinggi dan persepsi yang tidak akan digerogoti oleh hilangnya inersia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah komponen yang penting untuk Yamatsunami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika dilahirkan dengan &amp;quot;kecepatan&amp;quot; itu dan, dengan pelatihan yang keras selama berhari-hari yang tak terhitung jumlahnya, dia akhirnya memperoleh kemampuan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika melihat ke arah mangsa berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo sudah mendekati sasaran selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yamatsunami diaktifkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedetik kemudian, Leo melepaskan Usuba Kagerou dan menutupi telinganya sebelum menghancurkan tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain dari tim &amp;quot;pengawal&amp;quot; — yang merupakan tim &amp;quot;pertahanan&amp;quot; — juga terlibat dalam pertempuran dengan tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada sisi ini, Isori menanamkan dinding-dinding yang menghalangi osilasi tiga meter kedalam tanah sehingga Kanon dapat dengan bebas menggunakan sihirnya yang menggunakan tanah sebagai media sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Formasi&amp;quot; yang Isori sebar dibawah tanah juga dapat mendeteksi musuh di permukaan tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Permukaan dan bagian dalam tanah dilindungi dengan diagram, yang diciptakan dengan benang sutera, yang dibantu dengan sihir, yang pada dasarnya sebuah sihir penyusun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai seorang elit dari Keluarga Isori, yang berwenang pada Pengukiran Sihir, Isori Kei ahli dalam jenis sihir yang tidak bisa dilihat, mirip dengan formasi ritual yang digunakan dalam Sihir Kuno Mikihiko. Pada akhirnya, tidak peduli apakah itu sihir modern atau sihir kuno, mereka sedikit berbeda pada inti &amp;quot;sihir&amp;quot; -nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itu keduanya memenuhi peran yang sama, yang pada tingkat tertentu, hal tersebut masuk akal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Masuk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Isori mengatakan ini, Kanon mengeluarkan Rangkaian Aktivasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Isori dapat mencegahnya langsung ditempat, dia tidak bisa menggunakan sihir osilasi yang terlalu kuat ketika dia belum terbiasa dengan situasi di bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua tank bipedal muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak terbiasa dengan jenis persenjataan, Kanon tidak terlalu terkejut dengan bentuk-bentuk aneh mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa beban, dia mengeluarkan sihir yang sudah diatur sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jalan beraspal memberi jalan untuk debu halus untuk membentuk rawa dengan air yang menggenang dari sedikit osilasi di tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank-tank bipedal terperangkap sedalam panjang kepala karena kaki mereka terperangkap kedalam tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, kaki diletakkan pada lintasan medan berpasir atau basah seperti tanah terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, permukaan jalan yang dilumerkan dengan mudah menelan kaki yang lebih kecil itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah salah satu variasi sihir Keluarga Chiyoda &amp;quot;Mine Genesis&amp;quot;, &amp;quot;Oscillation Mine&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya adalah seperti yang bisa dilihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir pencairan tanah untuk menghalangi pergerakan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki-kaki robot itu berderit ketika mereka dilahap air lumpur sampai pasir lumpur memacetkan kaki-kaki tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik tertentu, kelembapannya diuapkan, menyebabkan permukaan jalan yang melumer (mencair) menjadi mengeras dengan kaki-kaki tank bipedal yang masih terjebak di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melumerkan tanah, Kanon menggunakan osilasi kelembapan untuk membuat mereka menguap. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang dikenal sebagai Oscillation Mine merujuk pada rantai proses yang pada akhirnya mengakibatkan proses pengerasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun objek berasal dari abad sebelumnya yang agak berbeda, bahan aspal jalan masih pada dasarnya terdiri dari beton. Meski begitu, tidak seperti dia yang menyebabkan reaksi pelumeran secara keseluruhan. Sebaliknya, dia hanya mengubah wujud pasir yang tenggelam dalam air. Meskipun menyebut ini pengerasan, pada kenyataannya ini hanyalah tindakan sementara, tetapi mengingat bahwa musuh saat ini tidak bisa bergerak, tindakan sementara ini sudah cukup untuk memberikan pukulan fatal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri pada sisi-sisi tank bipedal yang tidak bisa bergerak, Toshikazu dan Kirihara muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu menyerang dari langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mungkin pilot tank bipedal dapat bereaksi pada kecepatan tinggi semacam itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti burung elang yang turun dari langit, dia memotong miring kursi pilot robot itu dengan mulusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang rahasia &amp;quot;Tetsuzan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, &amp;quot;pedang&amp;quot; adalah satu-satunya konsep yang diatur didalam pedang dengan Rangkaian Sihir dari Sihir Sistematis-Gerak yang diatur untuk memandu gerakan pemotongan pedang. — Jika senjata tersebut bukanlah &amp;quot;Ikazuchimaru&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Ikazuchimaru digunakan untuk mengaktifkan &amp;quot;Tetsuzan&amp;quot;, tidak hanya pedang, tetapi ahli pedang juga termasuk kedalam sasaran sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama bahwa pedang ditetapkan sebagai sebuah konsep, &amp;quot;ahli pedang yang menguasai pedang&amp;quot; ditetapkan sebagai konsep pelengkap lainnya, sehingga mewujudkan kemungkinan serangan pada kecepatan tinggi dan memotong tanpa bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia mengayunkan pedang ke bawah, tubuhnya sudah tahu bagaimana untuk bergerak. Melalui ribuan, puluhan ribu, ratusan ribu gerakan dan latihan berulang-ulang, tindakan mencabik sudah terukir didalam seluruh tubuhnya pada saat dia belajar teknik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesepatakan secara umum menyatakan bahwa anak tertua dari Keluarga Chiba tidak berbakat seperti adikknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kenyataannya, Toshikazu percaya pada dirinya sendiri bahwa Naotsugu adalah orang (muda) yang berbakat hebat dan dia tidak lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Justru karena dia tidak jenius, dia mengandalkan pelatihan keras yang brutal pada orang lain untuk mendapatkan kemampuan untuk menggunakan teknik Ikazuchimaru Tetsuzan, &amp;quot;Lightning Tetsuzan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ini adalah teknik yang dibawa ke tingkat ekstrim logis, setelah dia memulai &amp;quot;Lightning Tetsuzan&amp;quot;, dia hanya bisa menindaklanjuti dengan gerakan. Inilah sebabnya mengapa dia memastikan tidak ada yang melihat dia berlatih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk alasan ini, banyak orang yang salah paham bahwa dia adalah orang yang malas sementara dia sebenarnya mendapatkan teknik pedang rahasia ini melalui ketekunannya yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank bipedal yang kursi pilotnya terbelah menjadi dua bagian akhirnya terdiam tak bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank bipedal lainnya membalikkan tubuhnya untuk menghadap Kirihara, yang sedang mendekat ketika tekanan pada air lumpur tersebut melemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia masih selangkah lebih jauh dari memasuki pertempuran jarak dekat.&lt;br /&gt;
Moncong senapan mesin mengarah ke Kirihara, tapi tidak ada peluru yang ditembakkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang Kirihara, sebuah kodachi (pedang kecil) datang untuk menyerang senapan mesin tersebut dan membenturkannya pada bahu tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara diagonal dibelakang Kirihara, Sayaka menyiapkan kodachi lain dan melemparkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Howitzer juga dikeluarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua kodachi kembali dari lemparan mereka tadi ke tangan Sayaka.&lt;br /&gt;
Pisau lempar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Sayaka tergabung di klub kendo di sekolah, ayahnya adalah penyihir yang menggunakan kenjutsu dalam pertempuran nyata. Dia mempelajari teknik kenjutsu dan pokok dasar kenjutsu dari ayahnya. Diantara pelajaran itu, bidang keahliannya terletak pada pisau lempar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam konfrontasi didepan, seorang wanita tidak bisa menghindari kelemahannya dan sementara itu ada di kekuatan pergelangan tangan. Sebagai contoh, Sonic Blade yang disukai oleh Kirihara sangat bergantung pada kekuatan pergelangan tangan. Hal itu terlalu sulit baginya untuk mengendalikan tachi menggunakan sihir dengan kemampuan teknik sihirnya. Namun pada teknik pisau lempar, tidak ada hubungannya dengan kekuatan pergelangan tangan sehingga selama dia bisa menyesuaikan sihirnya dengan pergerakan melempar. Dengan pemikiran ini, dia dilatih tanpa henti untuk bisa menggunakan sihir ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ada celah besar setelah pergerakan melempar awal, hal ini bukanlah sesuatu yang dia berani gunakan melawan musuh yang cepat tetapi akan berhasil jika melawan sesuatu yang besar, musuh yang lamban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa senjata api robot tersebut telah dihancurkan, Kirihara mengambil langkah terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah gergaji raksasa dikeluarkan dari kepalanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia sudah mengunci lintasan serangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuhnya secara alami mulai meluncur dan pedang Kirihara memotong kaki kiri tank bipedal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sonic blade.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir favoritnya dengan mudahnya memotong plat baja yang dirancang untuk menahan ranjau darat dan anti peluru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh tank bipedal tersungkur ke bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara memotong kursi pilot dibawah saat dia turun kebawah dan kemudian memutar dari samping untuk menancapkan pedangnya ke kursi pilot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perasaan yang terlintas ditangannya mengatakan bahwa dia menembus daging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Kirihara sedikit berkerut saat dia mencabut pedangnya  dan melompat jauh dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi diwajahnya jelas sekali tidak tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mencari puing-puing APC, Tatsuya memindahkan sebuah box sepanjang 30 cm dari kendaraan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Apakah ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
He memegang box itu didepan kamera saat dia mengajukan pertanyaan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Yes, itu dia. Taruh didepan alat analisa...... Yep, tampaknya memang itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah jawaban terpampang pada layar kamera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Itu adalah Alat Penguat Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Alat ini tampak seperti box normal.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Koneksi dan operasi benar-benar dilakukan melalui siklus ritual umpan balik, sehingga tidak ada stop kontak mekanik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain dari layar, Sanada terus menjelaskan pada Tatsuya, yang mengerutkan keningnya curiga pada box datar yang hanya memiliki pegangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Kau katakan bahwa sihir anti-fisik APC diperkuat dengan alat penguat ini, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanda: &amp;quot;Itu pasti masalahnya. Meskipun ini hanyalah spekulasi di pihak kita, tapi ini cocok.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada menyatakan persetujuannya terhadap spekulasi Yanagi dalam masalah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Lalu identitas musuh kita menjadi jelas. Nah, bagaimanapun tidak ada apapun penyebab lain yang mungkin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Meskipun ini tidak cukup dijadikan sebagai bukti, baik kita adalah polisi atau hakim. Meskipun bahkan jika kita tahu identitas mereka, rencana tindakan kita mungkin tidak akan berubah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain dari layar, kedua kapten tersebut berubah tersenyum jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia benar-benar tidak ingin berubah menjadi orang-orang itu, Tatsuya berpikir dengan sedikit ragu-ragu sebelum memverifikasi tugas perintah selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Lalu, apakah kita akan menenggelamkan kapal perang yang disamarkan milik Great Asian Alliance?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;menenggelamkan-nya dalam batas pelabuhan (dermaga) adalah ide buruk. Kita akan menyebabkan dampak pada fungsi pelabuhan yang terlalu berat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, dia menyadari kemungkinan itu. Dia hanya bercanda ketika dia menyebutkan menenggelamkan kapal, tapi itu tampaknya telah memicu jawaban yang lebih serius daripada yang diantipasi, maka Tatsuya sedikit menyesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Lalu apakah kita menjalankan tindakan pengambil-alihan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi menanyakan Kazama, yang menggantikan Sanada pada monitor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah bagaimana, dia merasa bahwa menaiki kapal musuh dengan kekuatan yang kecil sudah seperti menjadi insiden yang direncanakan sebelumnya, pikir Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu hanyalah saat ini yang dia ingat bahwa kenalannya itu — atasannya saat ini — tidak tahu arti sebuah lelucon, atau mungkin mereka adalah tipe orang yang telah terbiasa untuk mencapai hal-hal yang kebanyakan orang akan menganggap itu lelucon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Kita akan menyimpan rencana itu di akhir. Ada sekelompok tokoh masyarakat di daerah alun-alun sebelum stasiun bis yang menghubungi transportasi helikopter untuk mengevakuasi warga sipil. Setelah menyerahkan area tersebut pada unit Tsurumi, pergilah ke stasiun bis dan lakukan tindakan perlindungan saat evakuasi berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Yanagi, Tatsuya memberi hormat pada saat yang sama dan berpikir betapa beraninya tindakan tokoh-tokoh masyarakat itu terhadap keselamatan warga sipil tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika mereka mengevakuasi, mengingat membawa warga sipil yang belum dievakuasi bukanlah sikap terpuji, pikirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Juga, tokoh-tokoh masyarakat yang menghubungi helikopter  bernama Saegusa Mayumi dan Kitayama Shizuku. Jika mereka berdua memiliki permintaan ditempat, tolong lakukan yang terbaik untuk mengakomodir mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar nama-nama yang akrab itu di telinganya, Tatsuya nyaris tersedak tak tertahankan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hampir pada saat bersamaan, lokasi yang lainnya juga memastikan identitas musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun puing-puing yang Erika hancurkan adalah mayat musuh, Miyuki, Erika, Leo, dan Mikihiko berkerumun di depan tank bipedal lainnya yang tidak rusak kecuali kursi pilot yang diiris oleh Leo. Mikihiko adalah salah satu yang memanggil ketiganya kemari. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Dalam anggapan pada tank bipedal ini, aku tidak berpikir bahwa robot itu hanya digerakkan dengan mesin saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Dengan kata lain, mereka menerapkan semacam mantera?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tepat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukanlah sesuatu yang spesial bagi Miyuki untuk menggunakan nada yang lebih formal dengan anak laki-laki (ini tidak selalu terjadi, karena dia mungkin mengadopsi nada yang berbeda dalam situasi yang berbeda).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin karena alasan yang sama, Mikihiko tidak pernah berbicara santai disekitar Miyuki (dia selelau seperti ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Gerakan anggota badan dari ketiga robot itu sangat luar biasa mirip-manusia. Tubuh tank bipedal didominasi oleh kursi pilot dan memiliki terlalu banyak perbedaan struktural dibandingkan dengan tubuh manusia. Mereka tidak bisa meniru gerakan manusia bahkan jika mereka menginginkannya karena jika melakukannya akan kehilangan mobilitasnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Meski begitu, robot-robot ini masih menjelaskan gerakan &#039;terlalu&#039; mirip-hidup, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko mengangguk tanpa ragu-ragu pada pertanyaan Leo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Mobilitas mereka tidak hanya berasal dari piston, roda gigi, atau listrik. Aku percaya bahwa ada juga semacam kekuatan yang bekerja disini yang bisa menggerakkan anggota badan robot untuk meniru gerakan manusia.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Dengan kata lain, mereka menggunakan sihir? Sihir macam apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Mungkin Senshi Shihei Jutsu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Senshi Shihei Jutsu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika berbalik saat dia menanyakan nama yang asing di mulutnya ketika dia memiringkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Apakah itu sihir pelayan humanoid dari Sistem Onmyo? Aku mendengar itu awalnya berasal dari Daoist.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar jawaban Miyuki, Mikihiko tidak bisa membantu menjawab tapi mengangguk kagum. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Memang. Senshi Shihei Jutsu melibatkan memotong kertas menjadi bentuk manusia, kemudian memercikkan sihir diatasnya untuk mengubahnya menjadi tentara.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paruh kedua penjelasan itu untuk Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Dengan kata lain, musuh kita berasal dari Great Asian Alliance?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Erika melemparkan penjelasan sihir itu ke belakang kepalanya dan langsung mengumumkan identitas musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Bukankah kita sedang melompat ke kesimpulan disini? Sihir dari Sistem Onmyo mungkin juga mengisyaratkan ada pengkhianat didalamnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, aku berpikir ada peluang 80 sampai 90% bahwa yang Erika katakan pada jalur yang benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Leo menyatakan pertanyaan dengan hati-hati yang tampaknya tidak seperti dia yang biasanya, Mikihiko masih menggelengkan kepalanya dan menyatakan dukungannya pada opini Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Ini mungkin terdengar aneh, tapi Sihir Kuno juga merupakan sesuatu yang lazim pada titik tertentu...... Diantara mereka yang menekankan tradisi, terdapat keterampilan yang menikmati popularitas besar selama bertahun-tahun, dan ada juga keterampilan yang telah menjadi usang. Dalam 10 tahun terakhir, kamu tidak bisa menemukan shikigami dengan tubuh fisik yang sebenarnya (berwujud manusia), tidak peduli cabang Sihir Kuno apa yang kalian temui di negara ini. Di negara kita, Senshi Shihei Jutsu sudah dianggap usang sebagai sebuah sihir. Untuk memberikan gerakan jangkauan yang luas pada tank bipedal untuk menggunakan gergaji dan tumpukan pengendali, lebih banyak sihir yang digunakan lebih baik. Jika itu adalah aku, aku akan mengikat tumpukan pengendali dan gergaji bersamaan. Bahkan kami pengguna Sihir Kuno tidak begitu keras kepala untuk bersikeras menggunakan sihir yang sudah usang meskipun tahu bahwa energi yang digunakan terlalu boros didalam sihir itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Aku tidak berbicara siapa yang lebih keras kepala dan semua hal tentang itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mikihiko mempertimbangkan hal ini — atau setidaknya menjadi terlalu sadar, ekspresi Leo menjadi kaku saat dia melambaikan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Singkatnya, satu-satunya yang mengendalikan tank bipedal adalah penyihir dari Great Asian Alliance? OK, mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Ah, tidak, baiklah...... Aku rasa itulah penjelasannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko mungkin menyadari bahwa dia memproyeksikan kemarahannya dalam kata-katanya dan malu-malu menutup mulutnya. Namun, ekspresinya berubah cepat saat dia menjatuhkan bombshell lainnya ke tiga robot yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Eh? Kamu ingin Shibata-san pergi kesana?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menerima permintaan melalui pengeras suara di terminal transmisi, Mayumi tanpa sadar berteriak kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;......OK. Baiklah, Aku rasa kamu mempunyai tujuan tertentu...... Baik, aku mengerti. Tapi ayo kita pastikan terlebih dahulu bagaimana pendapatnya tentang masalah ini...... Ya, aku pikir mendengarkan darinya langsung akan lebih baik. Shibata-san.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi memindahkan terminal dari telinganya dan menyerahkannya pada Mizuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, ada apa......?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Kelompok Miyuki-chan ingin Shibata-san pergi kesana. Mereka telah menyiapkan penjelasan selengkapnya, jadi tolong dengarkan baik-baik sebelum membuat keputusan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, Mayumi dan Mizuki tidak terlalu sering bertemu. Makanya, ketika menerima terminal transmisi yang didampingi oleh sesuatu yang tertutup pada pengarahan misi, Mizuki hanya bisa pasrah dan hati-hati, tidak, lebih seperti ketakutan menerima terminal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Ah, Shibata-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Yoshida-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang dia tahu itu adalah Mikihiko di sisi lain, ekspresi Mizuki tenang beberapa derajat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Erika yang berada di sisi lain itu, tidak ada perkataan ketika dia akan mengatakan sesuatu yang memalukan itu sedangkan Mizuki masih terus cemas ketika berbicara dengan Miyuki tanpa alasan yang jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mengapa dia tenang di sekitar Mikihiko — Mizuki belum menemukan arti untuk hal ini sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Aku ingin meminjam kekuatan Shibata-san.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, nada Mikihiko sedikit cemas. — Sebenarnya, dia terlihat agak bersemangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Eh, kekuatan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Musuh menggunakan Sihir Kuno yang disebut Senshi Shihei Jutsu untuk memerintahkan pergerakan robot mereka. Sejak sihir mereka berbeda alam dengan sihir ku, aku mengalami kesulitan menangkap sihir musuh. Namun, dengan &#039;kedua mata&#039; Shibata-san, aku pikir bahwa kamu dapat lebih cepat membaca pergerakan musuh dan lebih cepat mengidentifikasi pusat lokasi sihir musuh daripada yang aku bisa. Setelah kamu menemukan pusatnya, aku bisa menggunakan sihir ku untuk menyingkirkan Senshi Shihei Jutsu musuh. Itulah mengapa aku berharap bahwa Shibata-san bisa kesini secepat yang kamu bisa. Tentu saja, ini akan berbahay, tapi aku akan sepenuhnya melindungi mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;—!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak bisa berkata-kata, wajah Mizuki berubah menjadi sepenuhnya merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sangat jelas mengerti bahwa tidak ada makna tersembunyi dalam ucapan Mikihiko itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Lihat, Mizuki. Yoshida-kun akan sepenuhnya melindungi mu, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;—!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;—!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah suara Miyuki terdengar di terminal, sebuah aura keheningan tampaknya telah berlalu. Otak mereka keduanya dibajiri dengan gambar-gambar wajah orang lain, dan dalam keheningan yang canggung itu membuat mereka terlihat serasi, waktu serasa berhenti. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;......Tentu saja, tidak hanya Yoshida-kun, tapi kami juga akan melindungi mu dengan kemampuan terbaik kami.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Momen keheningan dipulihkan ketika Miyuki memecah kesunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sengaja mendengar transmisi, Mayumi tidak bisa menolongnya tetapi berkomentar secara pribadi, &amp;quot;Miyuki-chan benar-benar seorang S......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Y-Ya! Kami semua akan melindungi mu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki menggangguk dengan lembut pada tangisan histeris Mikihiko yang tampaknya berbicara pada begitu banyak tingkatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Aku mengerti. Aku menuju kesana sekarang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melepaskan terminal dari telinganya, Mizuki menghela napas panjang dan menyerahkan terminal kembali ke Mayumi. Setelah itu, dia membungkuk ringan ke Mayumi sebelum pergi menuju ke &amp;quot;garis depan&amp;quot; dimana Mikihiko dan kawan-kawan berada.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=385739</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=385739"/>
		<updated>2014-08-26T10:48:43Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah mengawasi mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan massa rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diri praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semangat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kami memutuskan untuk melakukan evakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk evakuasi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka mungkin akan segera membongkar kekuatan serangan mekanis. Kalau begini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia mengharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawab saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kantou.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan getaran yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luar biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak berkepentingan membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang memberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang dari lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dinding beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit merekah dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan berlalu, dia menggunakan lampu yang tersisa pada runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama terkubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramida, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang beban berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan gua alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorang gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah kakak kelas yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti adik kelas biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko (Fujibayashi).&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_161.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MrA: &amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di garasi parkir yang disediakan untuk mobil besar dan kendaraan khusus dimana siswa-siswa SMA Tiga terlibat dalam pertempuran yang tak tentu, kira-kira setengah dari mereka tidak bisa bergabung dalam pertarungan. — Karena mereka sedang mengosongkan isi perut mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senpai: &amp;quot;Ichijou, bisakah kamu mundur sedikit!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ichijou: &amp;quot;Kamu juga senpai, tolong mundur.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelakunya adalah Masaki, bukan teguran itu yang dia pedulikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menodongkan model-pistol CAD spesialisasi yang ternoda oleh darah pasukan gerilya musuh yang tak diketahui kewarganegaraannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bunga darah merah mekar, dan terpercik jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oomph, suara orang lain yang menutup mulutnya membisikkan ke telinga Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap kali dia membunuh seseorang, baik moral teman-temannya dan musuh sedikit turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika ini cukup untuk menakuti mu, kamu seharusnya tidak pernah turun ke medan peperangan di barisan depan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlepas dari bagaimana mata-mata (temannya) merasakannya atau kata-kata apa yang ditujukan langsung padanya, Masaki mengabaikan mereka semua dengan dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangannya benar. Kebenaran tak bisa dibantah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun — berapa banyak tentara yang dengan tenang bisa menyaksikan tubuh manusia pecah dan darah (lebih seperti sel darah merah) berhamburan layaknya debu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik rahasia Keluarga Klan Ichijou, &amp;quot;Rupture&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang mampu menguapkan cairan dengan seketika dalam objek fisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika digunakan pada manusia, darah akan menguap dan selanjutnya tekanan darah akan merobek otot dan kulit. Sel darah merah yang merupakan mayoritas dari komposisi darah, maka akan menyebar ke luar seperti bunga merah yang sedang mekar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain kalangan tertentu, teman sekelas dan para seniornya baru pertama kali mengerti arti dari julukannya sebagai &amp;quot;Crimson&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tempat yang lain, yang merupakan pusat komando terletak di geladak kapal amphibi tersembunyi yang berhasil meluncurkan serangan kejutan mereka, daerah itu tertutupi atmosfer yang sangat berbeda daripada salah satu yang sepenuhnya berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Kita kehilangan komunikasi dengan unit yang dikirim ke tempat persembunyian bawah tanah. Dan juga tidak ada jawaban dari tank bipedal.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas unit komando (CO), yang juga merupakan kapten kapal amphibi yang tersembunyi, menampilkan wajah masamnya ketika dia menerima laporan petugas sinyal komunikasi.  Rencana awalnya  disebut operasi menyusup untuk mengambil sandera sebelum dia menempatkan anggota pasukan mekanis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kerugian dari operasi preman ini sangat melebihi perkiraan awal. Hal ini terutama berlaku untuk regu yang dikirim ke pusat konferensi internasional dan garasi parkir kendaraan besar, dimana korban-korban berbobot besar. Kapten menilai strategi ini yang disebut tipuan mereka untuk membiarkan operasi berjalan, melakukan sebagian besar pekerjaan dengan penuh penyesalan, yang dibutuhkan sedikit pengulangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapten: &amp;quot;Biarkan pasukan mekanis untuk mendarat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memberi perintah untuk meluncurkan tank bipedal dan APC yang diproduksi di negara mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;......Jadi? Mengapa Toshi-nii disini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di pojok alun-alun sebelum stasiun, Chiba bersaudara bertemu pada reuni yang sangat-tidak-hangat (tidak harmonis) (?) adegan. (Saudara tertua sangat senang, jadi mungkin dikatakan reuni tidaklah salah.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun mengapa mereka berada di &amp;quot;pojok&amp;quot;, itu karena Erika maupun Toshikazu yang ahli dalam membersihkan puing-puing &#039;tank bipedal&#039;, sedang menginterogasi pilot yang ditangkap, atau mensterilkan area sehingga helikopter dapat mendarat. — Meskipun dikatakan bahwa Inspektur Toshikazu yang saat ini masih aktif &amp;quot;tidak kompeten dalam proses interogasi&amp;quot; adalah masalah nyata yang dimilikinya sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, itulah alasan mengapa mereka berdua berkeliaran (menjaga kehormatan mereka, Kirihara dan Sayaka juga melakukan hal yang sama).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setidaknya Toshikazu tidak keberatan bahwa sebenarnya dia tidak berkontribusi banyak pada situasi ini — Inagaki juga — jadi dia menikmati percakapan yang kaku ini dengan adik kecilnya, yang berdiri disana dengan kedua tangannya di pinggang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Kenyataan bahwa kamu menanyakan ku, itulah mengapa sepenuhnya menyedihkan ku. Apakah ada sesuatu yang aneh dengan kakak yang baik hati ini ingin membantu adik kecilnya yang tersayang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Baik hati!? Kamu terlalu bernyali mengatakan kata-kata munafik itu......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Hey, hey, Erika, seorang gadis muda seharusnya tidak menggunakan istilah seperti &#039;bernyali&#039;.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Kau! Dan sekarang kamu berani berbicara padaku seperti aku semacam Ojou-sama. Apakah kau bahkan memiliki hak!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Ah, betapa mengerikannya...... Sudah jelas bahwa aku mencintai adik kecilku yang tersayang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin Toshikazu sudah kelewatan dalam kepura-puraannya yang konyol, tetapi semangat Erika cepat turun. Melihat perubahan ekspresi adiknya ke salah satu yang sedang mengamatinya dengan tatapan dingin, Toshikazu mendesah seolah bosan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Setidaknya kedatangan ku untuk membantu adalah kebenaran yang sesungguhnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu mengatakan ini dengan ekspresi bosan dan nada malas, tapi setelah melihat adiknya yang mencibir ke arahnya, tiba-tiba dia mengeluarkan senyuman nakal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Apakah itu sikap yang benar, Erika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Apa maksudmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi Erika sedikit layu. Orang lain lebih kuat, itulah kesannya — Perasaan tidak nyaman yang dia tidak tahu bagaimana menanganinya semenjak masa-masa usia dini-nya dan bukanlah sesuatu yang dengan mudah dihapuskan.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tshikazu: &amp;quot;Aku membawa sesuatu yang bagus untuk mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Sesuatu yang bagus? Aku tidak menginginkan hal semacam itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, Erika masih bertahan — keras kepala dan menolak untuk menyerah. Chiba Toshikazu adalah salah satu dari dua orang yang Erika tidak akan pernah menyerah darinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya hal ini yang Toshikazu setujui, ini adalah sesuatu juga yang adiknya selalu impikan semenjak masa kecilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Jangan seperti itu. Hari ini, ini adalah sesuatu yang benar-benar kamu sangat butuhkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Toshikazu, &amp;quot;Erika kecil&amp;quot; adalah adik kecil lucu yang semua orang ingin goda/ ganggu/ usik. Sekarang, dia berdiri jauh lebih kuat dan lebih manis dari sebelumnya. &amp;quot;Mari kita akhiri ini disini,&amp;quot; dia mengatakan dengan pikiran nakal yang terlintas di kepalanya saat dia mengeluarkan sesuatu yang panjang, objek melengkung dari truk kargo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat sekilas, Erika kehilangan kata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melepaskan sarungnya yang tipis, Toshikazu menyerahkan odachi (pedang) pada Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panjang keseluruhan 180 cm dan bahkan lebih panjang dari tinggi badan Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya saja panjang pisau adalah 140 cm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi seorang tachi lengkungan itu terlalu pendek, membuatnya sebuah bentuk yang tidak alami—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Orochimaru? Mengapa itu ada disini......?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Mengapa? Pertanyaan yang konyol, Erika. Orochimaru adalah pedang yang ditempa menggunakan &#039;Yamatsunami&#039;, dan kamulah satu-satunya orang yang dapat melakukan &#039;Yamatsunami&#039;. Baik ayah kita maupun Naotsugu dapat menggunakan &#039;Yamatsunami&#039;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dapat menirunya, satu-satunya yang benar-benar bisa menggunakannya hanyalah kamu. Dengan kata lain, Orochimaru ada untuk mu, untuk memegangnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan Erika gemetar saat dia menerima odachi tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mencengkeram erat beban ini yang cukup membuatnya sempoyongan dan akhirnya berhenti gemetar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga Chiba menempa senjata terkuat. Sama seperti Ikazuchimaru, ini adalah puncak dari pensenjataan jenis-pedang yang ditempa oleh Keluarga Chiba, senjata rahasia yang merupakan sumber kebanggaan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan untuk sesaat, diberikan kebebasan memegang pedang ini adalah sesuatu hal yang bahkan tidak pernah Erika mimpikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Kamu tampak senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar suara kakaknya, keras kepalanya bangkit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlawanan sebelumnya yang dia tujukan pada kakaknya telah menghilang. Seluruh tubuh Erika difokuskan pada Orochimaru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia harus mengatakan mengapa, itu karena pedang ini—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Apakah kamu segembira itu untuk memegang pedang tercinta yang kamu lihat sebagai keberadaan dari dirimu sendiri, Erika? Hm...... Jadi itu yang terjadi. Tak masalah apa yang ayah kita atau Naotsugu pikirkan, Erika, kamu adalah benar-benar anak perempuan dari Keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;......Hmph! Aku akan katakan terima kasih untuk saat ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Itulah mengapa seorang gadis muda tidak seharusnya begitu kasar.......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menunggu Toshikazu untuk menyelesaikan kata-katanya, Erika berbalik dan pergi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Erika berjingkrak pergi dengan Orochimaru di genggamannya,  Toshikazu tersenyum gembira pada sikap adiknya yang mudah dipahami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Apakah kamu mempunyai informasi baru?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian atas tubuhnya terjebak di dalam kursi pilot tank bipedal, Isori mendengar suara dari arah belakangnya, sehingga dia menarik dirinya keluar dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Tidak. Aku sangat tidak ahli dengan senjata dan aku pikir ini adalah model yang lebih tua yang dibeli di pasar barang bekas. Tidak ada cara untuk mengidentifikasi kewarganegaraannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ada pasar barang bekas untuk senjata?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat ekspresi terkejut di wajah Mayumi saat dia menanyakan pertanyaan ini, Isori tersenyum dan mengganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Bahkan ada pasar barang bekas untuk jet tempur. Dalam konflik skala kecil, senjata-senjata dari Perang Dunia terakhir masih dibutuhkan layanannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hmph~, meskipun Mayumi tersenyum lembut kagum, Isori merasakan aura yang agak jengkel disampingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, dia bisa mengatakan siapa itu tanpa repot-repot untuk melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori mengekang ekspresinya dan sekali lagi melirik Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Secara umum, senjata-senjata yang dibeli dari pasar barang bekas di negara-negara sekutu, cenderung lebih murah. Mengingat bahwa tank bipedal diproduksi di Eropa Timur, kemungkinan bahwa orang-orang ini adalah operasi dari Great Asian Alliance, cukup tinggi...... Namun untuk mendapatkan motif mereka, kita masih perlu informasi dari pilot.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Tapi, akankah dia menyerah begitu saja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Itu tergantung kemampuan Mari.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengangkat bahunya pada pertanyaan Kanon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Lalu aku akan pergi untuk mensterilkan daerah ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menonton Isori menggangguk kecil dan berdampingan dengan Kanon didekatnya, Mayumi berjalan menuju tempat Mari yang sedang melakukan interogasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain sedikit lecet di wajah mereka, dua pilot yang terikat menunjukkan tanda-tanda cedera luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inagaki sedang menanyai salah satu dari mereka sementara Mari menangani yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Bagaimana hasilnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mendekati Mari dan menanyakan tentang situasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Diam. Jika aku tahu ini akan terjadi, aku akan membawa parfum yang lebih kuat......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak memperoleh hasil yang memuaskan, Mari mulai sedikit cemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tidak ada yang bisa kita lakukan tentang hal itu. Kondisi kita untuk menginterogasi Sekimoto hari ini adalah bahwa penggunaan semua bahan kimia dilarang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Publik mengakuinya sebagai spesialis tempur anti-personil, Mari unggul tidak hanya dalam sihir dan ilmu pedang, tetapi juga senjata yang lebih kecil dan bahkan senjata kimia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu taktik kesukaannya adalah memanipulasi aliran udara untuk memasukkan feromon ke dalam hidung musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perempuan jahat ini juga membawa parfum tersembunyi pada dirinya yang dapat secara langsung mempengaruhi status mental lawannya (yang merupakan kejahatan praktis).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dia menggunakan bahan kimia ini pada lawannya yang terikat dengan cara diam-diam, tapi tidak berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Yah, selalu ada penyiksaan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Tunggu, apa pun yang kita......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar Mari mengucapkan ungkapan berbahaya itu, Mayumi buru-buru menghentikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tenang. Aku yakin bahwa aku hanya akan menyebabkan rasa sakit dan penderitaan tanpa meninggalkan luka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Bukan itu yang aku bicarakan! ......Mari, mengapa kamu tidak istirahat?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;......Itu benar, aku akan istirahat sejenak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia harus menyadari bahwa dia terlalu tegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari melambaikan tangannya pada Mayumi dan bergerak ke arah dimana Suzune duduk di bangku dengan peta yang membentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan lantai dimana Suzune duduk di bangku (tentu saja tertutup), sebuah rincian peta yang rumit sedang diproyeksikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menggunakan terminal untuk membuka peta sementara Honoka membiaskan cahaya untuk memproyeksikan peta tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah rincian peta dari garis pantai setempat dimana mereka membentang dari Sakuragi-chō sampai Sangechō.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, proyeksi lainnya menunjukkan jumlah kapal baru, kerumunan orang dan pemandangan jalan-jalan setempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Ho, betapa mengesankan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Ah, Watanabe-senpai.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proyeksi peta di tanah sedikit  bergetar, tapi dengan cepat gambarnya jelas kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adegan jalanan yang tumpang tindih dan dicocokkan peta dengan sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune mengangkat jari-jemarinya diatas keyborad terminal tipe-notebook itu.  Setelah menekan tombol konfirmasi terakhir, Suzune mengangkat kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Apakah kamu mempelajari sesuatu yang baru?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Sayangnya, tidak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari menggelengkan kepalanya dengan masam pada pertanyaan Suzune, tapi dengan cepat wajahnya berubah menjadi ekspresi ketertarikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Sepertinya kalian mendapatkan beberapa hasil.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Ah. Berterima kasihlah pada Mitsui, kita memiliki penghayatan yang baik pada arah dan serangan musuh...... Mitsui, itu sudah cukup.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pujian Suzune, Honoka tersenyum malu sambil mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, peta di tanah menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Bahkan jika itu adalah sihir mengendalikan-cahaya, tidakkah cukup langka untuk terlihat seperti tingkatan kontrol yang biasanya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku tidak bisa mengingat siapa saja yang bisa menggunakan pembiasan cahaya untuk menciptakan gambar jelas yang menyaingi tinggi rendahnya pengamatan drone. Sepertinya ini adalah tipe sihir yang berbeda dari rata-rata sihir pembiasan cahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pujian kecil Suzune menyebabkan wajah Honoka sangat memerah (malu).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Bagaimana bisa...... dibandingkan Tatsuya dan Miyuki, sihir ku tidak ada yang spesial......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tidak perlu menjadi begitu rendah hati, Mitsui. Memang benar bahwa keduanya memiliki sihir yang kuat, tetapi berdasarkan situasi, ada kalanya kecerdasan dapat mengontrol medan peperangan bahkan melebihi senjata.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Demikian juga Mitsui. Kemampuan untuk mengamati dan memahami situasi adalah aset yang luar biasa. Sejak kita terputus dari pengamatan drone dan sistem kamera jalanan, kontribusi dari sihirmu sangat bermanfaat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Terima kasih banyak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Honoka membungkuk rendah dengan seluruh wajahnya memerah, dua siswa tahun ke-3 itu tersenyum lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baru-baru ini, mereka telah melihat terlalu banyak kecanggungan (?) adik tingkatan, jadi kadang-kadang menangkap sekilas dari reaksi yang tidak bersalah tersebut, agaknya membuat nyaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam rangka dari pusat konferensi internasional menuju ke markas cabang Asosiasi Sihir di Yokohama Bay Hills Tower, mengambil rute sepanjang pantai akan lebih cepat, tapi mengambil rute pedalaman ini tidak banyak jalan memutar balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan utama musuh adalah pasukan amphibi yang diluncurkan dari kapal tempur yang kebangsaannya tidak diketahui. Saat ini, pasukan mereka yang telah menyusup ke kota juga aktif di sepanjang pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Katsuto menggelengkan kepalanya ketika bertanya &amp;quot;Haruskah kita mengambil jalanan berkelok?&amp;quot; Bukan naik dan turun, tapi belok kiri dan kanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, kendaraan militer yang Katsuto tumpangi menghadapi baku tembak di sepanjang pantai saat bergerak menuju  Bay Hills Tower melalui kemungkinan rute yang terpendek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dekat Bay Hills Tower — sebenarnya semakin dekat mereka sampai ke Hillside Docks — senjata-senjata berat muncul diantara musuh. Demikian juga, jumlah persenjataan mekanis (tank bipedal) juga meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sersan Taetoka: &amp;quot;Daripada mengatakan pasukan musuh terkonsentrasi disini, akan lebih akurat untuk mengatakan bahwa mereka sedang dalam proses menyebarkan kekuatannya keluar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duduk di kursi penumpang, Sersan Tateoka melanjutkan penjelasan situasi ini pada Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto menggangguk tanpa berkata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan dia tidak mengatakan apa-apa bukan karena dia memandang rendah petugas yang berpangkat rendah, melainkan karena dia sedang menempatkan konsentrasinya pada sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya, pada sisi persimpangan di depan, sekelompok kecil musuh yang membawa peluncur roket di bahunya muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bukan tentara yang berpakaian preman. Meskipun mereka tidak memakai emblem untuk mengidentifikasikan kewarganegaraan mereka, mereka semua mengenakan seragam tempur militer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini pastilah kekuatan serangan amphibi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad tersebut membidik kendaraan Katsuto berada dan menembakkan empat peluru kendali anti-tank.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini praktis menunjukkan jangkauan jarak dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dibidik rudal dengan kecepatan awal yang lebih lambat, tidak akan mungkin semua kendaraan perang bisa menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Kopral Otowa mengendalikan roda agar tidak goyah dan Sersan Tateoka melepaskan kaca depan di sisi penumpang dan meletakkan senapan otomatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rudal kendali meledak di udara, lima meter di depan kendaraan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Api dari ledakan menyelimuti penghalang yang mengelilingi kendaran.&lt;br /&gt;
Peluru ditembakkan dari dalam kendaraan untuk membalas serangan pasukan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan dari luar tidak dapat menembus bagian dalam kendaraan, sebaliknya serangan dari bagian dalam kendaraan dilancarkan tanpa hambatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak perlu dikatakan, bahwa penghalang transparan ini adalah hasil sihir Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatur dirinya sendiri sebagai pusat dari ruang hemisphere, dia mengubah struktur hemisphere untuk menolak kalor yang melebihi tingkat tertentu dan setiap molekul yang lebih besar dari oksigen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat kendaraan bergerak dalam kecepatan tinggi, sihir penghalang Katsuto tidak pernah goyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama perjalanan yang singkat ini, secara pribadi bawahan Fujibayashi memahami arti dari julukannya sebagai &amp;quot;Iron Wall&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Independent Magic-Equipped Battalion dirancang sebagai sebuah &amp;quot;batalion&amp;quot;, jumlah nya setara dengan dua perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya untuk misi ini — yang semula untuk menguji senjata teknologi sihir — mereka hanya mengerahkan 50 orang. Dua truk trailer lapis baja besar kebetulan membawa sejumlah peralatan baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;—Bagaimana, Letnan Khusus?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Seperti yang saya harapkan. Sangat impresif.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri di depan rak dipenuhi dengan perlengkapan pelindung yang tidak akan terlihat sebagai kesatria, Sanada tidak membantu tetapi mengangguk puas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Perhitungannya seharusnya sempurna. Cepat ganti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada mendesak Tatsuya untuk menanggalkan semua pakaian yang dia kenakan. Meskipun ada prajurit wanita di trailer itu, tak satu pun dari mereka menaruh perhatian pada hal itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tingkat tertentu, semua tentara di Independent Magic-Equipped Battalion dipandang sebagai tikus laboratorium, sehingga pemeriksaan tubuh keseluruhan bukanlah sesuatu yang luar biasa. Tidak hanya tentara laki-laki akan melihat tentara wanita telanjang, sebaliknya juga terjadi. Tidak mungkin ada seseorang yang malu pada hal semacam itu akan mampu bertahan menggunakan seragam ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya mengenakan pakaian khusus itu dengan cekatan dan segera mengenakan pakaian hitam — Mobile suit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengikat sabuk, dia menekan setiap tombol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatur CAD di salah satu sarung kulit pada sabuk, dia akhirnya memakai helm seperti-pelindung wajah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Tidak ada masalah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Memang, semua error berada dalam batas yang dapat diterima.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Tatsuya datang melalui speaker yang dipasang didalam trailer.  Mendeteksi bahwa transmisi otomatis diaktifkan, tatsuya memanipulasi helm dan tampilan pelindung wajahnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Anti peluru, anti panas, anti getaran dan juga anti terhadap senjata biologis dan kimia dan sistem pendukung gerak sederhana telah ditambahkan kedalam desain sesuai permintaan. Tentu saja, Peralatan Terbang juga telah ditempel pada sabuk. Ketika digabungkan dengan fungsi anti getaran, kamu dapat sepenuhnya melayang ketika sedang menembak, jadi kamu juga dapat menembak di udara.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Sempurna. Kinerja ini jauh melebihi desain ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Tidak, aku juga menikmati diriku sendiri untuk curahan hatiku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada dan Tatsuya berjabat tangan. Sementara ini terjadi, Kazama akhirnya tiba memimpin dua tentara lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Sanada, kau sudah selesai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menatap tanpa kata pada bawahan yang memberinya hormat, Kazama mengalihkan pandangannya pada Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Kalau begitu, efektifkan segera, Letnan Khusus bertugas bertemu dengan unit Yanagi. Sekarang unit Yanagi sedang baku tembak dengan unit musuh yang sedang mendekati jembatan penghubung ke Mizuho Wharf.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Lokasi Kapten Yanagi ditampilkan pada visor pelindung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengembalikkan visor ke tempat semula, Tatsuya memverifikasi lokasi dari unit Yanagi dan melangkah keluar dari trailer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menggunakan jalanan, Tatsuya melompat dari trailer dan menekan tombol di pinggangnya sebelum percepatan dibawahnya menghilang. Itu adalah tombol untuk menggunakan CAD dengan Sihir Tipe-Terbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ringan menginjak tanah, Tatsuya melayang tinggi melalui langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penjajah yang tak teridentifikasi terdiri dari unit mekanis yang mendarat pada Hillside Wharf dibagi menjadi dua kelompok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu menuju Asosiasi Sihir yang berlokasi dekat teluk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lainnya berbaris disepanjang pesisir pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang menuju ke utara tidak berencana untuk bertemu dengan ketidaktentuan terjebak dalam pertarungan dengan SMA Tiga, tapi pergi ke arah yang berlawanan dan bersiap-siap untuk mengejar dan menangkap warga sipil yang berusaha melarikan diri melalui laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Independent Magic-Equipped Battalion sudah mengendalikan instruksi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah serangan regu yang menitik-beratkan mobilitas dengan 6 APC.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri di depan dua baris APC yang menguasai jembatan, Kapten Yanagi mengejek dibalik pelindung wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah model penyihir tempur anti-personil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia unggul dalam membaca pola gerakan musuh, pencampuran kemampuan fisik dan sihir umpan, memperkuat atau membalikkan serangan musuh dalam pertempuran jarak dekat. Hampir tidak ada yang bisa ia lakukan terhadap pelindung lapis baja ini — sampai dia bergabung dalam Independent Magic-Equipped Battalion.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena CO dari Independent Magic-Equipped Battalion adalah seorang pengguna Sihir Kuno, sebagian besar pasukan di batalion 101 juga pengguna Sihir Kuno, dengan Yanagi menjadi salah satu model pengguna Sihir Kuno.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi, yang mampu menggunakan sihir ketika di tengah pembajakan dan pembantaian, telah menerima teknik yang digunakan gerakan tubuhnya dan &amp;quot;bentuk&amp;quot; untuk menggantikan segel pengikat dan yang ditakuti karena dia tidak pernah meninggalkan pembukaan bahkan saat mengoperasikan CAD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, bahkan ia terpaksa mengakui sedikit manfaat sihir berskala besar pada CAD khusus yang bisa menggulingkan benda berat yang beratnya puluhan ton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia menggunakan sege untuk menggantikan ritual yang diperlukan untuk mengaktifkan sihir pada skala ini, persyaratan minimal adalah setidaknya 5 detik. Terus terang itu tidak mungkin dengan musuh yang sudah berada tepat diatasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Betapa tidak menyenangkan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun secara mental dia mengeluh, mulutnya masih menampilkan senyuman kecut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyeringai jahat dibalik pelindung wajahnya, Yanagi melompat dari persembunyian secara lansung di depan deretan APC.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baju pelindung berwarna hitam pekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria berdiri disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin karena mereka ragu-ragu saat melihat musuh yang tak terduga ini, benteng APC tidak segera melontarkan api. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika hanya ada satu tentara, hal itu mungkin yang telah mereka rencanakan untuk menggiling orang itu ke bawah roda-roda mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perbedaan kekuatan pertahanan antara APC dan orang berbaju baja itu (Yanagi) terlalu besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi tidak pernah merencanakan untuk duduk didepan meriam musuh untuk waktu yang lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menggenggam senapan yang dipasang bayonet — pemicu CAD, dia memverifikasi bahwa sihir itu diaktivasi sebelum meringkuk di belakang tempat persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, sebingkah tanah terbang di udara lurus kedepan seperti jika seseorang memotong garis lurus melalui tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejalan dengan hal ini, roda-roda dari APC melayang diatas tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Getaran bumi menebarkan serangkaian rintihan yang merupakan hasil sihir Yanagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC yang hilang keseimbangannya menabrak kendaraan disampingnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengamatan yang cermat mengungkapkan bahwa semua kendaraan yang terbalik ke arah timur menghancurkan kendaraan lainnya yang terbalik ke arah barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Tipe-Gravitasi &amp;quot;Thousand Tatami&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan memotong gravitasi bumi sepanjang sumbu utara-selatan, hal ini menyebabkan objek untuk miring dari timur ke barat karena revolusi bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawah dari APC, &amp;quot;bagian perut&amp;quot;, yang menghadap ke atas dan dikejutkan dengan hujan peluru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara praktis pada saat yang sama bahwa Yanagi mengaktifasi sihirnya, regu yang berterbangan di langit melepaskan tembakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persenjataan yang terintegrasi CAD dalam bentuk senapan menembak aliran peluru dengan peningkatan penetrasi yang dengan mudah melubangi bagian bawah perut APC yang dilindungi lapisan baja yang dirancang untuk menahan pertambangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah tanki bahan bakar terkena serangan, api meletus dari bagian bawah kendaraan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok barat yang tampaknya menjadi deretan kendaraan lapis baja dialihkan tanpa cedera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh pasti memiliki penyihir yang ahli dalam &amp;quot;Menangkal&amp;quot; sihir di atas APC untuk pertahanan ekstra.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kemampuan untuk menciptakan sebuah penghalang yang cukup kuat untuk menahan sebuah benda yang beratnya puluhan ton, dampak dari senjata yang normal akan sepenuhnya tidak berarti. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah apakah ada penyihir yang sangat kuat di pihak musuh, atau mereka menggunakan semacam alat penguat sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hujan peluru turun dari langit lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan gangguan dari tembakan diperkuat dan sihir tangkisan peluru digagalkan satu sama lain, menyebabkan sihir keduanya gagal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anti-baju baja menyerang APC, tetapi tidak dapat sepenuhnya menembus pertahanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benteng meriam otomatis pada APC menyemburkan udara dengan putaran peluru kaliber besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua tentara terkena serangan dan tersungkur ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkat sifat anti peluru pada baju pelindung baja, setidaknya tubuh fisik mereka tidak menderita luka parah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengambil keuntungan situasi dari bersembunyi, Yanagi sekali lagi terbang di depan musuh dan terus menerus menyerang otak serangan musuh sebanyak tiga kali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Thousand Tatami&amp;quot; milik Yanagi merupakan sihir yang membelah gravitasi bumi dan itu bukan sesuatu yang langsung mengubah target Eidos. Dengan demikian, sihir penghilangan gravitasi sepenuhnya mengabaikan sihir pertahanan sekitar kendaraan saat itu diaktifkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC musuh mulai miring ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Goncangan rotasi menyebabkan penghalang sihir disekitar APC pecah. Setelah serangan peluru ditembak dari langit, menyerang pelindung baja pada bagian bawah, tiga APC yang tersisa juga dilahap oleh bola api.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecepatan untuk Sihir Tipe-Terbang tergantung pada kebiasaan penyihir dan latihan dengan sihir ini. Tatsuya, yang mendesain sihir ini, mungkin lebih paham dibandingkan orang lain. Berdasarkan pada kecepatan terbangnya sekarang, dia dapat melintasi jarak antara trailer yang berfungsi sebagai markas dan unit Yanagi dalam waktu yang singkat.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemandangan terbang. Ketika Tatsuta melakukan usaha terbaiknya untuk melatih pergerakan penglihatannya selama pelatihan tempur, mencoba melakukannya sambil terbang adalah sesuatu hal yang tidak pernah ada manusia yang mampu melakukannya. Dengan kondisi tersebut, dia tidak dapat melebih-lebihkan kemampuan fisiknya sendiri. Dengan demikian, selama dengan mata telanjang, dia menggunakan Elemental Sight sebagai radar untuk mencari penghalan di udara dengan kesadarannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sepenuhnya bergantung pada itu untuk menemukan hal-hal tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obyek terbang kecil yang hanya berukuran 1 meter panjangnya. Berwarna hitam pekat, mirip burung mesin terbang yang tidak diragukan lagi drone tanpa awak. Drone tersebut sekarang berada di area target — dimana unit Yanagi sedang dalam pertempuran — dan berputar diatas langit. Untuk menghindari terdeteksi oleh sensor sihir drone itu, Tatsuya terbang jauh diatas drone, mengeluarkan CAD dengan tangan kanannya, dan melepaskan Sihir Tipe-Terbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti itu, dia menjatuhkan diri ke bawah. Tepat sebelum dia melakukan kontak dengan drone tersebut, Tatsuya mengaktifkan Sihir Dekomposisi &amp;quot;Mist Dispersal&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Drone tanpa awak tersebut langsung hancur menjadi debu dan tertiup di udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lagi mengaktifkan Sihir Tipe-Terbang, Tatsuya bersiap untuk mendarat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba kehilangan kontak gambar dari drone tanpa awak yang tumbang membuat pusat pangkalan musuh menjadi kacau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun mesin yang dihentikan transmisi itu bukanlah satu-satunya, tapi drone yang sangat mahal itu tidak terselamatkan. Tak diragukan lagi, mereka telah kehilangan &amp;quot;mata-mata&amp;quot; berharga mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara mereka tampaknya telah berhasil meluncurkan serangan kejutan pada negara musuh, sebaliknya bahwa mereka juga terpojok dalam wilayah musuh. Kehilangan salah satu cara untuk memastikan kondisi medan peperangan memberikan tekanan yang cukup besar pada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Tatsuya bertemu dengan Yanagi, pertempuran awal sudah mereda dan Yanagi sedang dalam proses perawatan medis untuk lukanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Letnan Khusus, sangat tepat waktu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum Tatsuya bicara, Yanagi mengetahui sosoknya dan segera memanggilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memberi hormat pada Yanagi, Tatsuya menyapu pandangannya pada yang terluka yang baju pelindung bajanya sudah dilepas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Kami sudah menyingkirkan amunisinya. Sisanya terserah anda.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melepas helmnya, wajah Yanagi yang tersingkap tidak membunyikan ekspresi apapun, namun matanya menyembunyikan emosinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya memberikan jawaban tegas yang menyangkal kesalahan Yanagi sebagai ketidak-perluan ketika mengeluarkan CAD berwarna perak dari pinggang kirinya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erangan dari yang terluka segera berhenti. Ditempat itu, Yanagi dapat mendengar Tatsuya menggertakkan giginya dibalik bibir yang tertutup itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendapatkan gambaran pasukan musuh berkat sihir Honoka, Suzune merasa bahwa serangan musuh berkurang dari yang dia bayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;— Tidakkah kau berpikir bahwa garis pertempuran terlalu membentang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Sekarang, apa yang dulu dikenal sebagai garis pertempuran yang telah berakhir untuk bangkit.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menjawab pertanyaan Mari tanpa ragu-ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Konflik masih terjadi di area pedalaman. Menggunakan pasukan gerilyawan yang menyusup untuk menguasai transportasi dan komunikasi sementara pasukan amphibi berjalan terus untuk menyerang sasaran.......Aku pikir itu adalah rencana dasar dari penyerangan tentara musuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Jika Rin-chan berkata demikian, maka yang harus itu...... Lalu, apa tujuan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya Mayumi yang memiringkan kepalanya dalam perbincangan itu, bahkan Suzune merenung tentang hal ini juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;......Sesuai prediksi Mayumi, salah satu tujuan mereka pasti menyerang Asosiasi Sihir cabang Kantou, ya tentu saja. Tujuan lainnya mungkin ditujukan pada warga sipil yang mencoba melarikan diri melalui laut, mungkin yang ada di pikirin musuh adalah mengambil sandera.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Sandera?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku ragu mereka mencoba membantai warga sipil. Jika itu masalahnya, mereka pasti sudah mengirimkan rudal daripada mendaratkan kapal. Pertukaran sandera, tebusan..........Tujuan akhirnya masih belum jelas.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Jadi itu berarti disana sedikit berbahaya ketika tiba-tiba dibombardir dengan tembakan meriam atau rudal kendali, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menyebutkan hal ini dengan lantang saat dia menyaksikan banyak kerumunan warga sipil yang berkumpul di dekat lobi dekat loket tiket stasiun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Sebelumnya, Kyouko mengatakan bahwa bala bantuan dari Tsurumi hampir tiba disini. Pengambilan rute menjadi pertimbangan, kita harus melindungi warga sipil yang dekat Mizuho Wharf dan kemudian mengeluarkan kekuatan yang tersisa untuk menyingkirkan musuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Setuju. Aku juga berpikir begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menganggukkan kepalanya pada prediksi Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;jika tujuan musuh adalah mengambil sandera, mereka pasti akan datang ke sini, dimana pertahanan disini lebih lemah........Aku akan — sebenarnya, ayo kita membantu pihak Kanon terlebih dahulu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Memang..... Walaupun jumlah mereka sedikit, pihak lainnya memiliki Miyuki bersama mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengungkapkan kesepakatannya untuk rencana penempatan Mari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Ah~, Sihir Pembekuan gadis itu mungkin memenuhi syarat untuk level pertempuran.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi dan Mari saling tersenyum kecil. Mereka mungkin memikirkan &amp;quot;bersaudara yang itu......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;......Namun, Mari, jangan memaksakan diri terlalu keras. Ini bukanlah hal yang baik bagimu untuk menghadapi serangan pasukan mekanis.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Aku mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyaksikan sosok Mari saat dia berjalan pergi, Honoka yang sebelumnya diam berdiri di dekatnya dengan penuh rasa takut, memberanikan diri berbicara dengan Mayumi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Uh, haruskah aku bergabung dalam pertahanan? Jika tidak di garis depan, aku masih sanggup memberikan dukungan digaris belakang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka pasti telah mengumpulkan semua keberaniannya untuk mengatakan itu. Mayumi tersenyum dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mitsui perlu berada disni untuk membantu ketika helikopter datang. Juga, misi Miyuki-chan dan Kanon-chan bukan untuk bertahan tetapi untuk menjaga keselamatan warga sipil. Kita bukanlah penyihir spesialis pertempuran, jadi tidak perlu untuk menanggung resiko pertempuran atau mencari pertempuran sama sekali. Sebaliknya, kita harus mempertimbangkan cara untuk melarikan diri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi memperingatkannya dengan nada yang sedikit nakal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi setengah dari Honoka yakin bahwa Miyuki dan Erika tidak akan pernah melarikan diri dari pertarungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbalik menatap gelisah pada Shizuku hanya untuk menemukan tampilan yang tercermin dalam mata sahabat tersayangnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tim pengawal&amp;quot; Mayumi berbicara — yang benar-benar &amp;quot;tim pertahanan&amp;quot; — telah dibagi menjadi dua kelompok untuk mempertahankan dua akses rute seperi yang Suzune prediksikan. Saat mereka akan mencapai titik dimana tidak ada kata kembali, Kirihara tiba-tiba beralih ke Sayaka dan membuka mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Mibu...... Aku pikir kau harus berada dibagian belakang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Kirihara mendorong Sayaka berubah menjadi ekspresi terkejut pada nya yang dibarengi teriakan &amp;quot;Mengapa kau mengatakan hal ini sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Kirihara-kun, aku juga ahli pedang. Aku telah memutuskan untuk berdiri di tengah medan peperangan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Jangan pergi terlalu jauh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Kirihara akhirnya meledak. Itu sudah cukup untuk menyebabkan Sayaka hanya berdiri dengan mata melotot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Jangan bicara tentang &#039;memutuskan&#039; sangat sembrono!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;......Kirihara-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Kirihara-senpai...... Mengapa kau begitu marah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka dan Erika, yang menyaksikan adegan ini dengan rasa takjub, keduanya bertanya pada saat yang sama. Setelah menghela napas, Kirihara sedikit tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Aku...... tidak ingin pedang Mibu ternodai oleh darah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia heran dengan kata-kata yang tak terduga ini, Sayaka tidak bisa medukung tetapi menyusun sanggahannya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Tapi...... pedang dimaksudkan untuk menjadi......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Aku mengerti hal semacam itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
—Kirihara memotong apa yang dia ingin katakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Pedang adalah peralatan laki-laki yang digunakan untuk berperang satu sama lain dan, tidak seperti tombak dan panah, pedang adalah senjata pertama yang diciptakan untuk memotong manusia. Jadi, belum tentu salah untuk mengatakan bahwa tangan seorang ahli pedang itu harus ternodai oleh darah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara membenarkan kata-kata Sayaka. Setelah itu, dia menyebutkan  &amp;quot;hukum&amp;quot; yang lebih tinggi untuk menyangkalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Namun, kendo adalah sesuatu yang tidak pernah memerlukan senjata asli untuk menentukan sebuah kemenangan. Apakah ini benar-benar hal yang baik untuk meningkatkan kemampuan dari aktivitas atletik menjadi keterampilan untuk membunuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai Kirihara sepenuhnya tenang, terlepas dari apakah itu Sayaka atau Erika, keduanya hanya bisa mendengarkannya tanpa bisa berkata-kata saat dia meneruskannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Aku...... di sekolah menengah, aku selalu berpikir bahwa teknik pedang Mibu luar biasa. Tekniknya terlihat anggun dan kuda-kudanya sangat indah. Tidak ada aura kejahatan didalamnya dan itu adalah semata-mata untuk melatih dirinya pada seni kenjutsu...... Tidak, itu adalah kendo. Aku sepenuhnya tidak sanggup memegang seperti pedang yang menakjubkan itu. Pada saat itu, ah, aku berharap — bahwa pedangnya akan selamanya mempertahankan keindahan itu dan terus bersinar dengan kilau cemerlang. Jadi...... Nah, ach, serius, bagaimana bisa aku mengatakan hal ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Aku mengerti, senpai.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Kirihara menutup wajahnya tidak tahu bagaimana cara untuk melanjutkannya, Erika berbicara dengan nada yang berbed dari sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Pada pertandingan mu selama minggu perekrutan, Aku melihat pedang Sayaka berkembang ke arah yang benar, tapi aku kira pemikiran Kirihara-senpai sebaliknya. Gagasan bahwa pedang sepenuhnya berbeda dari kendo — mungkin karena aku berbeda dari senpai dalam arti aku lebih terbiasa menggunakan pedang untuk membunuh orang, karena aku tidak berpikir seperti itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Erika-chan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nada nerat Erika menyebabkan Sayaka tambah sedikit khawatir. Di sisi lain, Kirihara berdiri disana dalam kondisi terguncang dan tidak mampu meyanggah respon itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Namun, Kirihara-senpai, keputusan akhir ada ditangan Saya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatapan tajam Erika menembus bola mata Kirihara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Memang benar bahwa pertempuran asli sangat berbeda daripada latihan tempur. Tidak ada yang salah dalam diri Kirihara-senpai yang tidak ingin tangan dan pedang Saya ternodai oleh darah. Namun, Saya bukanlah tipe perempuan yang begitu saja membiarkan kekasihnya berada dalam bahaya sendirian. Dia juga ingin bertarung bersama kekasih tercintanya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka dan Kirihara keduanya tersipu malu saat itu. Sikap malu mereka pasti muncul dari istilah &amp;quot;kekasih tercinta&amp;quot;. Namun, ini bukanlah waktu untuk menyatakan kasih sayang mereka, sehingga mereka berdua menahan perasaannya masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;......Oops, aku pikir aku telah mengatakan sesuatu yang seharusnya tidak ku katakan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Erika mulai sedikit malu, sehingga dia tidak mengatakan apapun tentang Kirihara dan Sayaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Aku pikir putaran ketiga akan berakhir ditengah-tengah. Kau berdua dapat berdiskusi bagaimana cara terbaik untuk melanjutkannya dari sini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika cepat-cepat meninggalkan area tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menenangkan diri, Sayaka dan Kirihara keduanya saling memandang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada cara untuk mengakses tampilan situasi melalui kamera pengawas, Masaki dan Kichijouji dari SMA Tiga tidak punya cara untuk mengetahui bahwa kekuatan musuh tidak terlalu besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah total kekuatan musuh termasuk kapal amphibi yang disamarkan sebagai kapal kargo besar (cukup banyak kendaraan untuk pasukan dart) dan pasukan asing yang menyusup sebelumnya. Juga, tujuan mereka adalah mengambilh alih sasaran target daripada invasi besar-besaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Apakah sudah berakhir......?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menyadari ini, Masaki mengungkapkan keheranannya bahwa serangan musuh telah hancur dan ini bukan karena dia adalah seorang battlemonger.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Tidak mungkin mengatakan jika ini sudah berakhir. Setelah semua, kita tidak memliki cara untuk mendapatkan informasi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gumaman Masaki untuk dirinya sendiri menerima respon dari Kichijouji, yang mendekatinya dari arah belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sekelilingnya, tidak ada orang lain kecuali Kichijouji. Tidak ada tanda-tanda dari sahabatnya yang lain, hanya ada darah yang meleleh dari tumpukan mayat didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Jadi kita harus mengambil kesempatan ini untuk melarikan diri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijou mengatakan hal ini dengan serius sambil mengamati Masaki yang menaruh kembali CAD model-pistolnya yang bersinar merah samar-samar kedalam saku dadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Kita sudah mengganti bannya. Masaki, ayo naik ke bis.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatakan demikian, dia berbalik untuk melihat siswa yang awalnya siap menghadapi musuh sudah bekumpul disekitar lokasi bis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ayo. Lebih cepat kita meninggalkan tempat ini, lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji mendesak Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yet, Masaki shook his head.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Masaki?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Aku akan menuju ke kantor cabang Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu terlalu beresiko!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matanya melotot, Kichijouji segera menyatakan ketidak-setujuannya pada kata-kata Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Pertama-tama, untuk apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki mengeluarkan ekspresi aneh saat dia menjawab sahabat baiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Untuk memperkuat mereka. Penyihir dari Asosiasi tidak mungkin bisa hanya duduk disana tanpa melakukan apa-apa. Mereka harus membentuk unit relawan dan bergabung dalam pertahanan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Jadi apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Karena aku adalah seorang &#039;Ichijou&#039;.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata yang terucapkan lembut itu menyebabkan Kichijouji menghisap napas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;......Jangan bilang, ini adalah karena apa yang terjadi sebelumnya? Tidak ada yang bermaksud apapun tentang hal itu. Hanya saja mereka tidak terbiasa dengan pemandangan itu, mereka tidak memandang Masaki sebagai......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Aku tidak akan repot-repot dengan hal sepele semacam itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki menampik kata-kata Kichijouji dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Saat pertama kali aku melangkah ke medan pertempuran, aku ingin muntah juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyuman kecil tampak pada wajah Masaki saat dia menambahkan, &amp;quot;Tapi aku tidak (muntah).&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji merasa bahwa ada perasaan kesepian yang berbeda di wajah Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Selain itu, tidak adanya pasokan yang memadai, petugas yang dapat dipercaya, dan mereka dilemparkan dalam medan perang tanpa persiapan mental apapun. Kondisi itu terlalu mengerikan untuk yang pertama kali ikut bertempur.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Tepat! Itulah mengapa semua orang menyatakan diri mereka seperti itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Aku sudah katakan bahwa bukan itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berusaha keras untuk membenarkan hal ini — Masaki merasa bahwa hal ini adalah &amp;quot;Pembenaran&amp;quot; — kalimat Kichijouji dipotong oleh Masaki lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Meskipun aku tidak sanggup menangani hal-hal tertentu, Sepuluh Master Klan mempunyai tanggung jawab terhadap Asosiasi Sihir. Sebagai seorang Ichijou, dan putra sulung, aku tidak bisa melarikan diri dan berpura-pura hal ini tidak ada hubungannya dengan ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki menepuk bahu Kichijouji dan maju ke arah yang berlawanan dari bis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_194.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Lalu aku akan ikut juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menangkap jeritan desakan Kichijouji, Masaki menghentikan langkah kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Aku adalah ahli strategi Masaki. Jika Masaki bergabung sebagai sukarelawan, maka begitu juga aku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;George, kamu harus menolong semua orang melarikan diri dengan aman.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki memiringkan kepalanya sedikit dan berbicara pada Kichijouji dengan perubahan wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Jalan ini masih medan perang dan tidak ada cara untuk mengatakan apa yang akan terjadi. Sejujurnya, jika aku harus khawatir apakah para guru dan senpai keluar dari sini dengan aman, aku tidak bisa berkonsentrasi pada pertempuran selanjutnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan hal ini, Masaki memalingkan wajahnya kedepan dan terus maju bersama Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;......Dimengerti, Masaki. Aku akan menanggung tanggung jawab untuk memastikan semua orang keluar dengan aman. Itu sebabnya, Masaki, kamu harus kembali tanpa terluka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamu adalah satu-satunya &amp;quot;komandan&amp;quot;. Dengan perasaan ini dalam hatinya, Kichijouji menerima perintah Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar kata-katanya, Masaki memegang punggung dan merangkulnya sebelum melangkah menuju medan perang sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;—Mereka disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama yang menemukan jejak musuh adalah Mikihiko.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jimat yang tersebar oleh angin mentransmisikan gambar musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tank Bipedal...... Mereka terlihat berbeda dari sebelumnya. Mereka bergerak seperti manusia.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Seperti manusia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kata-kata Mikihiko ini, Erika memiringkan kepalanya untuk beberapa alasan ketika mengenakan pelindung headphone. (untuk menghindari gangguan percakapan, mereka tidak menutupi telinganya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank Bipedal diciptakan untuk mengakses jalanan sempit dengan penopang tembakan yang menghadap keatas. Pada saat yang sama, kaki pendeknya yang dilengkapi dengan pijakan untuk menavigasi langkah dan puing-puing, tapi itu tidak pernah dirancang untuk berfungsi sebagai robot tempur. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diantara teknologi militer modern, setidaknya dalam pengetahuan Erika, tidak ada robot tempur yang bisa meniru gerakan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Kamu dapat melihatnya sekilas...... Disana!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sekarang bukan saatnya untuk mempertimbangkan hal-hal yang menyimpang dari kenyataan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didampingi suara Mikihiko, tank bipedal muncul dari belakang bangunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki pendek dengan pijakannya menyambung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuhnya agak memanjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai titik ini, semua fitur seragam dengan tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, lengan kanannya dilengkapi dengan gergaji dan lengan kirinya memiliki tumpukan driver dengan bubuk mesiu, peralatan keduanya adalah hal yang tidak mungkin dimiliki tank bipedal pada umumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika alat berat yang digunakan untuk mensterilkan hambatan dalam zona bencana diubah kedalam bentuk manusia, pasti akan terlihat seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, ada Howitzer yang dipasang pada bahu kanan dan senapan mesin berat pada bahu kirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Robot tempur!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seakan tidak percaya bahwa imajinasinya telah berubah menjadi kenyataan, suara Erika terbungkam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Sisinya, Miyuki mengarahkan tatapan seramnya pada pemandangan senjata gerak yang jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah tank bipedal (?) memasuki pandangannya, Miyuki melepaskan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada pertanyaan yang diperlukan. (tidak bahwa ini adalah makna asli ungkapan ini)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua tiga robot mesin dihentikan langkahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pergerakan mereka dibekukan, memaksa mereka untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta bahwa mereka tidak jatuh bergelimpangan menunjukkan keunggulan modul keseimbangan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kaki-kaki itu bukan satu-satunya yang dibekukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Miyuki bukahlah permainan anak-anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun dengan pengetahuan militer untuk mengendarai tank bipedal pasti mengenali embun beku berasal dari serangan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak perlu dikatakan, wanita muda berambut panjang dengan suasana hati dingin ini yang menghalangi jalur mereka adalah sumber sihir tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa dikatakan, baik senapan mesin maupun Howitzer melontarkan api.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukanlah seperti Sihir Pembekuan sederhana, dia juga mengaktifkan &amp;quot;Freeze Flame&amp;quot; — Sihir Miyuki yang tidak hanya membatasi pergerakan tetapi juga menangkal setiap peningkatan suhu panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa senjata tersebut tidak berfungsi, Leo segera melancarkan serangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memanggil waktu reaksi yang cepat ini dan mencium kemenangan dari sifat liarnya tidak akan salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_197.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata yang dia pegang ditangannya mirip dengan tongkat pendek dengan palu berkepala-kembar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panjang keseluruhan berukuran50 cm, pegangannya saja 30 cm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala palu yang menonjol di ujung depan adalah jauh lebih lebar daripada pegangannya dan sekitar 10 cm. Dari samping, itu tampak hampir seperti salib orang Latin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala palu mulai berdengung seperti motor dan membran hitam menyodok keluar dari kepala tongkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sangat, sangat tipis, transparan, membran hitam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara motor berhenti dan membran berubah menjadi pedang lurus dengan panjang 2 meter. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar-benar pipih, ini adalah pedang ultra tipis yang dapat dilihat dari samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah pedang rahasia Keluarga Chiba &amp;quot;Usuba Kagerou&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bertumpu pada perkuatan sihir untuk memperkuat kepipihannya itu, pedang tipis itu terdiri dari carbon nanotubes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usuba Kagerou adalah kedua nama dari teknik itu dan juga nama yang diberikan pada senjata khusus ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usuba Kagerou di tangan Leo berkilau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Carbon nanotubes ditenun menjadi piring ultra tipis yang tebalnya 5 nanometer, sehingga lebih tajam daripada pedang atau pisau cukur karena dengan mudah memotong plat baja yang dibekukan menjadi dua bagian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot didepan telah diiris secara diagonal. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua yang tersisa adalah garis pembelahan tipis yang nyaris tak terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetesan darah perlahan turun dari sana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini tidak hanya hasil dari pelatihan yang sangat intens dalam waktu singkat, ini juga mungkin dari serangan terakhir yang dibuat khusus untuk Leo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah mengejar Leo, tank bipedal hancur di pinggir jalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia selangkah dibelakang Leo yang keluar lebih dulu, dalam hal mengambil mangsa pertama, Erika adalah master-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menyesuaikan headsetnya dalam sekejap dan menggunakan lengan kirinya untuk memegang erat Orochimaru saat dia merubah posturnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat tangannya dipindahkan dari sarung ke gagang, sarung terbelah sepanjang bagian belakang pedang seperti dua halaman dari sebuah buku, menyingkapkan pedang raksasa didalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telapak tangannya mantap, Erika menggunakan ujung jari kanannya untuk menekan tombol tepat dibawah tepi pedang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, dia mengangkat pedang yang panjangnya 180 cm itu ke atas bahunya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, sihir sudah diaktifkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Odachi yang beratnya 10 Kg terbang di udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat bersamaan, sosok tubuh Erika menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya, dia menghilang dari penglihatan Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, suara gemuruh pecah terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini mirip dengan suara dari fasilitas pembuangan limbah barang rongsokan dimana logam yang sedang dihancurkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika mempertahankan postur mengayun odachi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Noda cairan merah pada pedang tidak diragukan lagi adalah darah pilot robot itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistematis Gravitasi•Sihir Pengendalian Inersia &amp;quot;Yamatsunami&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, ini meminimalisir inersia tubuh dan senjata sambil mendekati musuh dengan kecepatan tinggi. Pada dampak serangan, teknik pedang yang tersembunyi diperkuat perpindahan inersia dengan inersia senjata dan membentur sasaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nilai-nilai kesalahan inersia yang saling tumpang tindih dapat lebih ditingkatkan pergerakannya dari jarak jauh untuk mencapai maksimum 10 ton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecepatan yang diterima dari perpindahan inersia ditambah dengan berat yang diperoleh dari peningkatan inersia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kekuatan maksimum, Yamatsunami seperti seorang raksasa, 10 ton alat gilotin (alat pancung) menghantam dari ketinggian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot itu dipastikan tidak mungkin dapat menahan pukulan seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci untuk hal ini terletak pada kapan mengubah dari perpindahan inersia menjadi peningkatan inersia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, komponen yang diperlukan juga termasuk kemampuan untuk berlari cepat tanpa kehilangan satupun keseimbangan oleh karena hilangnya inersia dan kemampuan untuk memegang erat pedang serta mencegah bergoyang-goyang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, dan mungkin yang paling penting, reaksi kecepatan tinggi dan persepsi yang tidak akan digerogoti oleh hilangnya inersia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah komponen yang penting untuk Yamatsunami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika dilahirkan dengan &amp;quot;kecepatan&amp;quot; itu dan, dengan pelatihan yang keras selama berhari-hari yang tak terhitung jumlahnya, dia akhirnya memperoleh kemampuan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika melihat ke arah mangsa berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo sudah mendekati sasaran selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yamatsunami diaktifkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedetik kemudian, Leo melepaskan Usuba Kagerou dan menutupi telinganya sebelum menghancurkan tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain dari tim &amp;quot;pengawal&amp;quot; — yang merupakan tim &amp;quot;pertahanan&amp;quot; — juga terlibat dalam pertempuran dengan tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada sisi ini, Isori menanamkan dinding-dinding yang menghalangi osilasi tiga meter kedalam tanah sehingga Kanon dapat dengan bebas menggunakan sihirnya yang menggunakan tanah sebagai media sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Formasi&amp;quot; yang Isori sebar dibawah tanah juga dapat mendeteksi musuh di permukaan tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Permukaan dan bagian dalam tanah dilindungi dengan diagram, yang diciptakan dengan benang sutera, yang dibantu dengan sihir, yang pada dasarnya sebuah sihir penyusun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai seorang elit dari Keluarga Isori, yang berwenang pada Pengukiran Sihir, Isori Kei ahli dalam jenis sihir yang tidak bisa dilihat, mirip dengan formasi ritual yang digunakan dalam Sihir Kuno Mikihiko. Pada akhirnya, tidak peduli apakah itu sihir modern atau sihir kuno, mereka sedikit berbeda pada inti &amp;quot;sihir&amp;quot; -nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itu keduanya memenuhi peran yang sama, yang pada tingkat tertentu, hal tersebut masuk akal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Masuk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Isori mengatakan ini, Kanon mengeluarkan Rangkaian Aktivasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Isori dapat mencegahnya langsung ditempat, dia tidak bisa menggunakan sihir osilasi yang terlalu kuat ketika dia belum terbiasa dengan situasi di bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua tank bipedal muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak terbiasa dengan jenis persenjataan, Kanon tidak terlalu terkejut dengan bentuk-bentuk aneh mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa beban, dia mengeluarkan sihir yang sudah diatur sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jalan beraspal memberi jalan untuk debu halus untuk membentuk rawa dengan air yang menggenang dari sedikit osilasi di tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank-tank bipedal terperangkap sedalam panjang kepala karena kaki mereka terperangkap kedalam tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, kaki diletakkan pada lintasan medan berpasir atau basah seperti tanah terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, permukaan jalan yang dilumerkan dengan mudah menelan kaki yang lebih kecil itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah salah satu variasi sihir Keluarga Chiyoda &amp;quot;Mine Genesis&amp;quot;, &amp;quot;Oscillation Mine&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya adalah seperti yang bisa dilihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir pencairan tanah untuk menghalangi pergerakan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki-kaki robot itu berderit ketika mereka dilahap air lumpur sampai pasir lumpur memacetkan kaki-kaki tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik tertentu, kelembapannya diuapkan, menyebabkan permukaan jalan yang melumer (mencair) menjadi mengeras dengan kaki-kaki tank bipedal yang masih terjebak di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melumerkan tanah, Kanon menggunakan osilasi kelembapan untuk membuat mereka menguap. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang dikenal sebagai Oscillation Mine merujuk pada rantai proses yang pada akhirnya mengakibatkan proses pengerasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun objek berasal dari abad sebelumnya yang agak berbeda, bahan aspal jalan masih pada dasarnya terdiri dari beton. Meski begitu, tidak seperti dia yang menyebabkan reaksi pelumeran secara keseluruhan. Sebaliknya, dia hanya mengubah wujud pasir yang tenggelam dalam air. Meskipun menyebut ini pengerasan, pada kenyataannya ini hanyalah tindakan sementara, tetapi mengingat bahwa musuh saat ini tidak bisa bergerak, tindakan sementara ini sudah cukup untuk memberikan pukulan fatal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri pada sisi-sisi tank bipedal yang tidak bisa bergerak, Toshikazu dan Kirihara muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu menyerang dari langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mungkin pilot tank bipedal dapat bereaksi pada kecepatan tinggi semacam itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti burung elang yang turun dari langit, dia memotong miring kursi pilot robot itu dengan mulusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang rahasia &amp;quot;Tetsuzan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, &amp;quot;pedang&amp;quot; adalah satu-satunya konsep yang diatur didalam pedang dengan Rangkaian Sihir dari Sihir Sistematis-Gerak yang diatur untuk memandu gerakan pemotongan pedang. — Jika senjata tersebut bukanlah &amp;quot;Ikazuchimaru&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Ikazuchimaru digunakan untuk mengaktifkan &amp;quot;Tetsuzan&amp;quot;, tidak hanya pedang, tetapi ahli pedang juga termasuk kedalam sasaran sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama bahwa pedang ditetapkan sebagai sebuah konsep, &amp;quot;ahli pedang yang menguasai pedang&amp;quot; ditetapkan sebagai konsep pelengkap lainnya, sehingga mewujudkan kemungkinan serangan pada kecepatan tinggi dan memotong tanpa bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia mengayunkan pedang ke bawah, tubuhnya sudah tahu bagaimana untuk bergerak. Melalui ribuan, puluhan ribu, ratusan ribu gerakan dan latihan berulang-ulang, tindakan mencabik sudah terukir didalam seluruh tubuhnya pada saat dia belajar teknik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesepatakan secara umum menyatakan bahwa anak tertua dari Keluarga Chiba tidak berbakat seperti adikknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kenyataannya, Toshikazu percaya pada dirinya sendiri bahwa Naotsugu adalah orang (muda) yang berbakat hebat dan dia tidak lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Justru karena dia tidak jenius, dia mengandalkan pelatihan keras yang brutal pada orang lain untuk mendapatkan kemampuan untuk menggunakan teknik Ikazuchimaru Tetsuzan, &amp;quot;Lightning Tetsuzan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ini adalah teknik yang dibawa ke tingkat ekstrim logis, setelah dia memulai &amp;quot;Lightning Tetsuzan&amp;quot;, dia hanya bisa menindaklanjuti dengan gerakan. Inilah sebabnya mengapa dia memastikan tidak ada yang melihat dia berlatih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk alasan ini, banyak orang yang salah paham bahwa dia adalah orang yang malas sementara dia sebenarnya mendapatkan teknik pedang rahasia ini melalui ketekunannya yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank bipedal yang kursi pilotnya terbelah menjadi dua bagian akhirnya terdiam tak bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank bipedal lainnya membalikkan tubuhnya untuk menghadap Kirihara, yang sedang mendekat ketika tekanan pada air lumpur tersebut melemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia masih selangkah lebih jauh dari memasuki pertempuran jarak dekat.&lt;br /&gt;
Moncong senapan mesin mengarah ke Kirihara, tapi tidak ada peluru yang ditembakkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang Kirihara, sebuah kodachi (pedang kecil) datang untuk menyerang senapan mesin tersebut dan membenturkannya pada bahu tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara diagonal dibelakang Kirihara, Sayaka menyiapkan kodachi lain dan melemparkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Howitzer juga dikeluarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua kodachi kembali dari lemparan mereka tadi ke tangan Sayaka.&lt;br /&gt;
Pisau lempar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Sayaka tergabung di klub kendo di sekolah, ayahnya adalah penyihir yang menggunakan kenjutsu dalam pertempuran nyata. Dia mempelajari teknik kenjutsu dan pokok dasar kenjutsu dari ayahnya. Diantara pelajaran itu, bidang keahliannya terletak pada pisau lempar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam konfrontasi didepan, seorang wanita tidak bisa menghindari kelemahannya dan sementara itu ada di kekuatan pergelangan tangan. Sebagai contoh, Sonic Blade yang disukai oleh Kirihara sangat bergantung pada kekuatan pergelangan tangan. Hal itu terlalu sulit baginya untuk mengendalikan tachi menggunakan sihir dengan kemampuan teknik sihirnya. Namun pada teknik pisau lempar, tidak ada hubungannya dengan kekuatan pergelangan tangan sehingga selama dia bisa menyesuaikan sihirnya dengan pergerakan melempar. Dengan pemikiran ini, dia dilatih tanpa henti untuk bisa menggunakan sihir ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ada celah besar setelah pergerakan melempar awal, hal ini bukanlah sesuatu yang dia berani gunakan melawan musuh yang cepat tetapi akan berhasil jika melawan sesuatu yang besar, musuh yang lamban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa senjata api robot tersebut telah dihancurkan, Kirihara mengambil langkah terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah gergaji raksasa dikeluarkan dari kepalanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia sudah mengunci lintasan serangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuhnya secara alami mulai meluncur dan pedang Kirihara memotong kaki kiri tank bipedal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sonic blade.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir favoritnya dengan mudahnya memotong plat baja yang dirancang untuk menahan ranjau darat dan anti peluru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh tank bipedal tersungkur ke bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara memotong kursi pilot dibawah saat dia turun kebawah dan kemudian memutar dari samping untuk menancapkan pedangnya ke kursi pilot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perasaan yang terlintas ditangannya mengatakan bahwa dia menembus daging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Kirihara sedikit berkerut saat dia mencabut pedangnya  dan melompat jauh dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi diwajahnya jelas sekali tidak tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mencari puing-puing APC, Tatsuya memindahkan sebuah box sepanjang 30 cm dari kendaraan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Apakah ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
He memegang box itu didepan kamera saat dia mengajukan pertanyaan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Yes, itu dia. Taruh didepan alat analisa...... Yep, tampaknya memang itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah jawaban terpampang pada layar kamera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Itu adalah Alat Penguat Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Alat ini tampak seperti box normal.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Koneksi dan operasi benar-benar dilakukan melalui siklus ritual umpan balik, sehingga tidak ada stop kontak mekanik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain dari layar, Sanada terus menjelaskan pada Tatsuya, yang mengerutkan keningnya curiga pada box datar yang hanya memiliki pegangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Kau katakan bahwa sihir anti-fisik APC diperkuat dengan alat penguat ini, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanda: &amp;quot;Itu pasti masalahnya. Meskipun ini hanyalah spekulasi di pihak kita, tapi ini cocok.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada menyatakan persetujuannya terhadap spekulasi Yanagi dalam masalah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Lalu identitas musuh kita menjadi jelas. Nah, bagaimanapun tidak ada apapun penyebab lain yang mungkin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Meskipun ini tidak cukup dijadikan sebagai bukti, baik kita adalah polisi atau hakim. Meskipun bahkan jika kita tahu identitas mereka, rencana tindakan kita mungkin tidak akan berubah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain dari layar, kedua kapten tersebut berubah tersenyum jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia benar-benar tidak ingin berubah menjadi orang-orang itu, Tatsuya berpikir dengan sedikit ragu-ragu sebelum memverifikasi tugas perintah selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Lalu, apakah kita akan menenggelamkan kapal perang yang disamarkan milik Great Asian Alliance?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;menenggelamkan-nya dalam batas pelabuhan (dermaga) adalah ide buruk. Kita akan menyebabkan dampak pada fungsi pelabuhan yang terlalu berat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, dia menyadari kemungkinan itu. Dia hanya bercanda ketika dia menyebutkan menenggelamkan kapal, tapi itu tampaknya telah memicu jawaban yang lebih serius daripada yang diantipasi, maka Tatsuya sedikit menyesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Lalu apakah kita menjalankan tindakan pengambil-alihan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi menanyakan Kazama, yang menggantikan Sanada pada monitor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah bagaimana, dia merasa bahwa menaiki kapal musuh dengan kekuatan yang kecil sudah seperti menjadi insiden yang direncanakan sebelumnya, pikir Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu hanyalah saat ini yang dia ingat bahwa kenalannya itu — atasannya saat ini — tidak tahu arti sebuah lelucon, atau mungkin mereka adalah tipe orang yang telah terbiasa untuk mencapai hal-hal yang kebanyakan orang akan menganggap itu lelucon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Kita akan menyimpan rencana itu di akhir. Ada sekelompok tokoh masyarakat di daerah alun-alun sebelum stasiun bis yang menghubungi transportasi helikopter untuk mengevakuasi warga sipil. Setelah menyerahkan area tersebut pada unit Tsurumi, pergilah ke stasiun bis dan lakukan tindakan perlindungan saat evakuasi berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Yanagi, Tatsuya memberi hormat pada saat yang sama dan berpikir betapa beraninya tindakan tokoh-tokoh masyarakat itu terhadap keselamatan warga sipil tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika mereka mengevakuasi, mengingat membawa warga sipil yang belum dievakuasi bukanlah sikap terpuji, pikirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Juga, tokoh-tokoh masyarakat yang menghubungi helikopter  bernama Saegusa Mayumi dan Kitayama Shizuku. Jika mereka berdua memiliki permintaan ditempat, tolong lakukan yang terbaik untuk mengakomodir mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar nama-nama yang akrab itu di telinganya, Tatsuya nyaris tersedak tak tertahankan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hampir pada saat bersamaan, lokasi yang lainnya juga memastikan identitas musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun puing-puing yang Erika hancurkan adalah mayat musuh, Miyuki, Erika, Leo, dan Mikihiko berkerumun di depan tank bipedal lainnya yang tidak rusak kecuali kursi pilot yang diiris oleh Leo. Mikihiko adalah salah satu yang memanggil ketiganya kemari. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Dalam anggapan pada tank bipedal ini, aku tidak berpikir bahwa robot itu hanya digerakkan dengan mesin saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Dengan kata lain, mereka menerapkan semacam mantera?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tepat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukanlah sesuatu yang spesial bagi Miyuki untuk menggunakan nada yang lebih formal dengan anak laki-laki (ini tidak selalu terjadi, karena dia mungkin mengadopsi nada yang berbeda dalam situasi yang berbeda).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin karena alasan yang sama, Mikihiko tidak pernah berbicara santai disekitar Miyuki (dia selelau seperti ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Gerakan anggota badan dari ketiga robot itu sangat luar biasa mirip-manusia. Tubuh tank bipedal didominasi oleh kursi pilot dan memiliki terlalu banyak perbedaan struktural dibandingkan dengan tubuh manusia. Mereka tidak bisa meniru gerakan manusia bahkan jika mereka menginginkannya karena jika melakukannya akan kehilangan mobilitasnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Meski begitu, robot-robot ini masih menjelaskan gerakan &#039;terlalu&#039; mirip-hidup, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko mengangguk tanpa ragu-ragu pada pertanyaan Leo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Mobilitas mereka tidak hanya berasal dari piston, roda gigi, atau listrik. Aku percaya bahwa ada juga semacam kekuatan yang bekerja disini yang bisa menggerakkan anggota badan robot untuk meniru gerakan manusia.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Dengan kata lain, mereka menggunakan sihir? Sihir macam apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Mungkin Senshi Shihei Jutsu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Senshi Shihei Jutsu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika berbalik saat dia menanyakan nama yang asing di mulutnya ketika dia memiringkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Apakah itu sihir pelayan humanoid dari Sistem Onmyo? Aku mendengar itu awalnya berasal dari Daoist.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar jawaban Miyuki, Mikihiko tidak bisa membantu menjawab tapi mengangguk kagum. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Memang. Senshi Shihei Jutsu melibatkan memotong kertas menjadi bentuk manusia, kemudian memercikkan sihir diatasnya untuk mengubahnya menjadi tentara.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paruh kedua penjelasan itu untuk Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Dengan kata lain, musuh kita berasal dari Great Asian Alliance?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Erika melemparkan penjelasan sihir itu ke belakang kepalanya dan langsung mengumumkan identitas musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Bukankah kita sedang melompat ke kesimpulan disini? Sihir dari Sistem Onmyo mungkin juga mengisyaratkan ada pengkhianat didalamnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, aku berpikir ada peluang 80 sampai 90% bahwa yang Erika katakan pada jalur yang benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Leo menyatakan pertanyaan dengan hati-hati yang tampaknya tidak seperti dia yang biasanya, Mikihiko masih menggelengkan kepalanya dan menyatakan dukungannya pada opini Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Ini mungkin terdengar aneh, tapi Sihir Kuno juga merupakan sesuatu yang lazim pada titik tertentu...... Diantara mereka yang menekankan tradisi, terdapat keterampilan yang menikmati popularitas besar selama bertahun-tahun, dan ada juga keterampilan yang telah menjadi usang. Dalam 10 tahun terakhir, kamu tidak bisa menemukan shikigami dengan tubuh fisik yang sebenarnya (berwujud manusia), tidak peduli cabang Sihir Kuno apa yang kalian temui di negara ini. Di negara kita, Senshi Shihei Jutsu sudah dianggap usang sebagai sebuah sihir. Untuk memberikan gerakan jangkauan yang luas pada tank bipedal untuk menggunakan gergaji dan tumpukan pengendali, lebih banyak sihir yang digunakan lebih baik. Jika itu adalah aku, aku akan mengikat tumpukan pengendali dan gergaji bersamaan. Bahkan kami pengguna Sihir Kuno tidak begitu keras kepala untuk bersikeras menggunakan sihir yang sudah usang meskipun tahu bahwa energi yang digunakan terlalu boros didalam sihir itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Aku tidak berbicara siapa yang lebih keras kepala dan semua hal tentang itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mikihiko mempertimbangkan hal ini — atau setidaknya menjadi terlalu sadar, ekspresi Leo menjadi kaku saat dia melambaikan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Singkatnya, satu-satunya yang mengendalikan tank bipedal adalah penyihir dari Great Asian Alliance? OK, mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Ah, tidak, baiklah...... Aku rasa itulah penjelasannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko mungkin menyadari bahwa dia memproyeksikan kemarahannya dalam kata-katanya dan malu-malu menutup mulutnya. Namun, ekspresinya berubah cepat saat dia menjatuhkan bombshell lainnya ke tiga robot yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Eh? Kamu ingin Shibata-san pergi kesana?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menerima permintaan melalui pengeras suara di terminal transmisi, Mayumi tanpa sadar berteriak kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;......OK. Baiklah, Aku rasa kamu mempunyai tujuan tertentu...... Baik, aku mengerti. Tapi ayo kita pastikan terlebih dahulu bagaimana pendapatnya tentang masalah ini...... Ya, aku pikir mendengarkan darinya langsung akan lebih baik. Shibata-san.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi memindahkan terminal dari telinganya dan menyerahkannya pada Mizuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, ada apa......?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Kelompok Miyuki-chan ingin Shibata-san pergi kesana. Mereka telah menyiapkan penjelasan selengkapnya, jadi tolong dengarkan baik-baik sebelum membuat keputusan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, Mayumi dan Mizuki tidak terlalu sering bertemu. Makanya, ketika menerima terminal transmisi yang didampingi oleh sesuatu yang tertutup pada pengarahan misi, Mizuki hanya bisa pasrah dan hati-hati, tidak, lebih seperti ketakutan menerima terminal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Ah, Shibata-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Yoshida-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang dia tahu itu adalah Mikihiko di sisi lain, ekspresi Mizuki tenang beberapa derajat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Erika yang berada di sisi lain itu, tidak ada perkataan ketika dia akan mengatakan sesuatu yang memalukan itu sedangkan Mizuki masih terus cemas ketika berbicara dengan Miyuki tanpa alasan yang jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mengapa dia tenang di sekitar Mikihiko — Mizuki belum menemukan arti untuk hal ini sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Aku ingin meminjam kekuatan Shibata-san.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, nada Mikihiko sedikit cemas. — Sebenarnya, dia terlihat agak bersemangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Eh, kekuatan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Musuh menggunakan Sihir Kuno yang disebut Senshi Shihei Jutsu untuk memerintahkan pergerakan robot mereka. Sejak sihir mereka berbeda alam dengan sihir ku, aku mengalami kesulitan menangkap sihir musuh. Namun, dengan &#039;kedua mata&#039; Shibata-san, aku pikir bahwa kamu dapat lebih cepat membaca pergerakan musuh dan lebih cepat mengidentifikasi pusat lokasi sihir musuh daripada yang aku bisa. Setelah kamu menemukan pusatnya, aku bisa menggunakan sihir ku untuk menyingkirkan Senshi Shihei Jutsu musuh. Itulah mengapa aku berharap bahwa Shibata-san bisa kesini secepat yang kamu bisa. Tentu saja, ini akan berbahay, tapi aku akan sepenuhnya melindungi mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;—!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak bisa berkata-kata, wajah Mizuki berubah menjadi sepenuhnya merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sangat jelas mengerti bahwa tidak ada makna tersembunyi dalam ucapan Mikihiko itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Lihat, Mizuki. Yoshida-kun akan sepenuhnya melindungi mu, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;—!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;—!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah suara Miyuki terdengar di terminal, sebuah aura keheningan tampaknya telah berlalu. Otak mereka keduanya dibajiri dengan gambar-gambar wajah orang lain, dan dalam keheningan yang canggung itu membuat mereka terlihat serasi, waktu serasa berhenti. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;......Tentu saja, tidak hanya Yoshida-kun, tapi kami juga akan melindungi mu dengan kemampuan terbaik kami.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Momen keheningan dipulihkan ketika Miyuki memecah kesunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sengaja mendengar transmisi, Mayumi tidak bisa menolongnya tetapi berkomentar secara pribadi, &amp;quot;Miyuki-chan benar-benar seorang S......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Y-Ya! Kami semua akan melindungi mu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki menggangguk dengan lembut pada tangisan histeris Mikihiko yang tampaknya berbicara pada begitu banyak tingkatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Aku mengerti. Aku menuju kesana sekarang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melepaskan terminal dari telinganya, Mizuki menghela napas panjang dan menyerahkan terminal kembali ke Mayumi. Setelah itu, dia membungkuk ringan ke Mayumi sebelum pergi menuju ke &amp;quot;garis depan&amp;quot; dimana Mikihiko dan kawan-kawan berada.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran&amp;diff=385492</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Halaman Pendaftaran</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran&amp;diff=385492"/>
		<updated>2014-08-25T15:21:37Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: /* Volume 7 - Yokohama Disturbance Chapter (II) */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;silahkan daftarkan bab yang ingin anda terjemahkan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	&lt;br /&gt;
===Volume 1 - Enrollment Chapter (I) === &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::Preamble|SMA Magic adalah [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::Chapter 0 [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::Chapter 1 [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::Chapter 2 [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::Chapter 3 [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::Chapter 4 [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 5 [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Kata Penutup [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::The Late Great Favorite [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 2 - Enrollment Chapter (II) === &lt;br /&gt;
::Preamble|Casting Assistant Device [[user:Panjii|Panjii]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::Chapter 6 [[user:Panjii|Panjii]]&lt;br /&gt;
::Chapter 7 [[user:Panjii|Panjii]]&lt;br /&gt;
::Chapter 8 [[user:Panjii|Panjii]]&lt;br /&gt;
::Chapter 9 [[user:rahmat]] [[user:Natsumeyashi|Natsumeyashi]] - &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 10[[user:rahmat]]&lt;br /&gt;
::Chapter 11 [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 12 [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Afterword [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 3 - Nine Schools Competition Chapter (I) === &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::Background [[user:Isko|Isko]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 0  [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::Chapter 1  [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::Chapter 2  [[user:mizaki|mizaki]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 3  [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 4  [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 5  [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 6  [[user:mizaki|mizaki]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 7  [[user:mizaki|mizaki]]&lt;br /&gt;
::Afterword  [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 4 - Nine Schools Competition Chapter (II) === &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::Preamble   [[user:mizaki|mizaki]]&lt;br /&gt;
::Chapter 8  [[user:Akbarsanjaya|Akbarsanjaya]] &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 9 [[user:Akbarsanjaya|Akbarsanjaya]] &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 10 [[user:Akbarsanjaya|Akbarsanjaya]] &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 11 [[user:Akbarsanjaya|Akbarsanjaya]] &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 12 [[user:IgnatiusP|IgnatiusP]]&lt;br /&gt;
::Chapter 13 [[user:Finx|Finx]]&lt;br /&gt;
::Chapter 14 &lt;br /&gt;
::Afterword &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 5 - Summer Holiday Chapter === &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::Summer break|Summer Break  [[user:Toojiro|Toojiro]]&lt;br /&gt;
::The honour student&#039;s supplementary lesson [[user:Chess1st|Chess1st]]&lt;br /&gt;
::Amelia in Wonderland|Amelia in Wonderland [[user:Chess1st|Chess1st]] &lt;br /&gt;
::Friendship, trust and the dubious lolicon [[user:Chess1st|Chess1st]]&lt;br /&gt;
::Memories of summer [[user:Chess1st|Chess1st]]&lt;br /&gt;
::Presidential elections and the queen [[user:Akbarsanjaya|Akbarsanjaya]]&lt;br /&gt;
::Afterword&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 6 - Yokohama Disturbance Chapter (I) === &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::Ilustrasi Novel&lt;br /&gt;
::Chapter 1-&#039;&#039;&#039;Incomplete&#039;&#039;&#039; [http://baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Kyuudere kyuudere]&lt;br /&gt;
::Chapter 2- [http://baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Kyuudere kyuudere]&lt;br /&gt;
::Chapter 3- [http://baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Kyuudere kyuudere]&lt;br /&gt;
::Chapter 4- [http://baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Kyuudere kyuudere]&lt;br /&gt;
::Chapter 5- [http://baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Kyuudere kyuudere]&lt;br /&gt;
::Chapter 6- [http://baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Kyuudere kyuudere]&lt;br /&gt;
::Chapter 7- [http://baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Kyuudere kyuudere]&lt;br /&gt;
::Afterword- [http://baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Kyuudere kyuudere]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 7 - Yokohama Disturbance Chapter (II) === &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::Ilustrasi Novel&lt;br /&gt;
::Chapter 8 [http://baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Groum Groum] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 9 [http://baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Groum Groum]&lt;br /&gt;
::Chapter 10 [http://baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Groum Groum]&lt;br /&gt;
::Chapter 11 [http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Chris-kun Chris-kun]&#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 12 [http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Chris-kun Chris-kun]&#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 13 [http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Chris-kun Chris-kun]&#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Afterword&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 8 - Reminiscence Chapter === &lt;br /&gt;
&amp;lt;div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;float: left; margin-right: 70px; text-align:left;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::Background  [[user:Rarara97|Rarara97]] &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 1  [[user:Rarara97|Rarara97]] &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 2  [[user:Akbarsanjaya|Akbarsanjaya]]&lt;br /&gt;
::Chapter 3  [[user:Rarara97|Rarara97]] &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 4  [[user:Akbarsanjaya|Akbarsanjaya]]&#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 5  [[user:Rarara97|Rarara97]]&lt;br /&gt;
::Chapter 6  [[user:Rarara97|Rarara97]]&lt;br /&gt;
::Chapter 7  [[user:Rarara97|Rarara97]]&lt;br /&gt;
::Chapter 8  [[user:Rarara97|Rarara97]]&lt;br /&gt;
::Chapter 9  [[user:Rarara97|Rarara97]]&lt;br /&gt;
::Chapter 10  [[user:Rarara97|Rarara97]]&lt;br /&gt;
::Chapter 11  [[user:Rarara97|Rarara97]]&lt;br /&gt;
::Chapter 12  [[user:Rarara97|Rarara97]]&lt;br /&gt;
::Chapter 13  [[user:Rarara97|Rarara97]]&lt;br /&gt;
::Chapter 14  [[user:Rarara97|Rarara97]]&lt;br /&gt;
::Chapter 15  [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] &lt;br /&gt;
::Chapter 16  [[user:Rarara97|Rarara97]]&lt;br /&gt;
::Chapter 17  [[user:Rarara97|Rarara97]]&lt;br /&gt;
::Chapter 18  [[user:Rarara97|Rarara97]]&lt;br /&gt;
::Untouchable — The Nightmare of 2062  [[user:Henzaeroz|Henzaeroz]] &lt;br /&gt;
::Afterword&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 9 - Visitor Chapter (I)===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::Chapter 0 [[User:Fila|Fila]]  &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 1 [[User:Fila|Fila]]  &#039;&#039;&#039;proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 2 [[User:Fila|Fila]]&lt;br /&gt;
::Chapter 3 [[User:Fila|Fila]]&lt;br /&gt;
::Chapter 4 [[User:Fila|Fila]]&lt;br /&gt;
::Chapter 5 [[User:Fila|Fila]]&lt;br /&gt;
::Chapter 6 [[User:Fila|Fila]]&lt;br /&gt;
::Chapter 7 [[User:Fila|Fila]]&lt;br /&gt;
::Afterword&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 10 - Visitor Chapter (II)===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::Chapter 8 - [[User:Widyaaindrawan|KisaragiAiko]] ([[User talk:Widyaaindrawan|talk]]) 23:32, 1 August 2014 (CDT)&lt;br /&gt;
::Chapter 9 [http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Chris-kun Chris-kun]&lt;br /&gt;
::Chapter 10 [http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Chris-kun Chris-kun]&lt;br /&gt;
::Chapter 11 [http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Chris-kun Chris-kun]&lt;br /&gt;
::Chapter 12 [http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Chris-kun Chris-kun]&lt;br /&gt;
::Afterword &lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 11 - Visitor Chapter (III)===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::Chapter 13 [[User:Onemorenovelist|Onemorenovelist]] &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 14 [[User:Onemorenovelist|Onemorenovelist]]&lt;br /&gt;
::Chapter 15 [[User:Onemorenovelist|Onemorenovelist]]&lt;br /&gt;
::Chapter 16&lt;br /&gt;
::Chapter 17&lt;br /&gt;
::Epilogue&lt;br /&gt;
::The Ojou-sama&#039;s Magnificent(?) Day Off&lt;br /&gt;
::Afterword&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 12 - Double Seven ===&lt;br /&gt;
::Intoduction&lt;br /&gt;
::Prologue&lt;br /&gt;
::Chapter 1&lt;br /&gt;
::Chapter 2&lt;br /&gt;
::Chapter 3&lt;br /&gt;
::Chapter 4&lt;br /&gt;
::Chapter 5&lt;br /&gt;
::Chapter 6&lt;br /&gt;
::Chapter 7&lt;br /&gt;
::Chapter 8&lt;br /&gt;
::Chapter 9&lt;br /&gt;
::Chapter 10&lt;br /&gt;
::Chapter 11&lt;br /&gt;
::Chapter 12&lt;br /&gt;
::Chapter 13&lt;br /&gt;
::Chapter 14&lt;br /&gt;
::Chapter 15&lt;br /&gt;
::Chapter 16&lt;br /&gt;
::Epilogue&lt;br /&gt;
::Kata Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 13 -  Steeplechase Chapter ===&lt;br /&gt;
::The Ten Magician R&amp;amp;D Institutes [[user:Rarara97|Rarara97]] &#039;&#039;&#039;selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::Chapter 0&lt;br /&gt;
::Chapter 1&lt;br /&gt;
::Chapter 2&lt;br /&gt;
::Chapter 3&lt;br /&gt;
::Chapter 4&lt;br /&gt;
::Chapter 5&lt;br /&gt;
::Chapter 6&lt;br /&gt;
::Chapter 7&lt;br /&gt;
::Chapter 8&lt;br /&gt;
::Kata Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==&#039;&#039;Dengeki Bunko Magazine:&#039;&#039; Mahouka Koukou no Rettousei Ninendo  ==&lt;br /&gt;
Ninendo started appearing in Dengeki Bunko MAGAZINE (starting in Volume 28) and have yet to be published in a collected novel form. Tatsuya, Miyuki and their friends are now in their Sophomore year. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::Ninendo Part 1&lt;br /&gt;
::Ninendo Part 2&lt;br /&gt;
::Ninendo Part 3&lt;br /&gt;
::Ninendo Part 4&lt;br /&gt;
::Ninendo Part 5--(Chapter 14 &amp;amp; Chapter 15) &lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br/&amp;gt;&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Return to [[Mahouka_Koukou_no_Rettousei_Bahasa_Indonesia|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia)&amp;diff=385491</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia)&amp;diff=385491"/>
		<updated>2014-08-25T15:20:10Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: /* Jilid 7 - Yokohama Disturbance Chapter (II) */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Image:MKnR v01 cover.jpg|200px|thumb|Cover Mahouka Koukou no Rettousei Jilid 1]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Mahouka Koukou no Rettousei&#039;&#039;&#039;&#039;&#039; (魔法科高校の劣等生), diterjemahkan secara harafiah ke bahasa Inggris menjadi &#039;&#039;&amp;quot;The Poor Performing Student of a Magic High School&amp;quot;&#039;&#039;, juga secara resmi dikenal dengan &amp;quot;The Irregular at Magic High School&amp;quot;, adalah sebuah novel ringan Jepang karya Satou Tsutomu (佐島勤), yang diilustrasikan oleh Ishida Kana (石田可奈), diterbitkan oleh [http://en.wikipedia.org/wiki/ASCII_Media_Works ASCII Media Works] di bawah label [http://en.wikipedia.org/wiki/Dengeki_Bunko Dengeki Bunko]. Novel ini awalnya diserialisasi sebagai web novel di &amp;quot;[http://syosetu.com/ Let&#039;s Become a Novelist]&amp;quot; mulai dari 12 Oktober 2008. Novel ini kemudian menjadi web novel kedua setelah &amp;quot;[[Sword Art Online]]&amp;quot; yang dikomersialisasi dan diterbitkan oleh Dengeki pada Juli 2011. Sebuah adaptasi anime oleh Studio Madhouse diumumkan pada tanggal 6 Oktober 2013, dan anime saat ini ditayangkan pada April 5, 2014.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serial Mahouka Koukou no Rettousei juga tersedia dalam bahasa lain seperti berikut:&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei|English (English)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei ~Russian Version~|Русский (Russian)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei - Français|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Español)|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Italiano)|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei (tiếng Việt)|Tiếng Việt (Vietnamese)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei ~Brazilian Portuguese~|Português (Brazilian Portuguese)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei PL|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei Hungarian Version|Magyar (Hungarian)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
Sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukanlah hasil dari legenda ataupun dongeng, tapi sebaliknya telah menjadi sebuah teknologi dari kenyataan sejak waktu yang tidak diketahui oleh manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan supranatural menjadi teknologi yang sistematis lewat sihir, sedangkan sihir menjadi kemampuan teknis. Seorang &amp;quot;Pengguna Kekuatan Supranatural&amp;quot; menjadi seorang &amp;quot;Teknisi Sihir&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknisi Sihir (pendeknya, Penyihir) dibesarkan lewat  SMA Sihir dan Universitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah sebuah cerita tentang:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang kakak laki-laki tak sempurna dengan pencapaian rendah, yang payah dengan sihir tapi merupakan seorang murid teladan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang adik perempuan sempurna tanpa cacat dengan pencapaian tinggi, yang cakap dalam segala sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kedua bersaudara memasuki sebuah SMA Sihir,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selubung sebuah panggung pergolakan kehidupan sehari-hari terbuka——.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Halaman Pendaftaran|Pendaftaran]] ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Penerjemah diharapkan [[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Halaman Pendaftaran|mendaftarkan]] chapter mana saja yang akan dikerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Format Standar===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap Bab harus sesuai dengan ketentuan di Pedoman Format Umum&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|Format Umum/Pedoman Style]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei Bahasa Indonesia: Pedoman Nama dan Terminologi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Jika anda menyenangi serial ini, kunjungi kami di [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=6002 forum].&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Updates==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;25 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 7 Chapter 13 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;24 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 7 Chapter 12 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;22 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 7 Chapter 8 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;20 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 7 Chapter 11 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;13 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 3 Background selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;12 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 5 Presidential Elections and Queen selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;8 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 11 Chapter 13 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;2 July 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 9 Chapter 0 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;28 Juni 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 8 Chapter 3, Chapter 10, Chapter 12 selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;10 Juni 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 13 The Ten Magicians R&amp;amp;D Institutes selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;9 Juni 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 8 Background selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;2 Mei 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 8 Chapter 1 selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Update sebelumnya bisa ditemukan di [[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Updates|Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia) Updates page]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &#039;&#039;Mahouka Koukou no Rettousei&#039;&#039; oleh Satou Tsutomu==&lt;br /&gt;
	&lt;br /&gt;
===Jilid 1 - Enrollment Chapter (I) ([[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume1|Full Text]])===&lt;br /&gt;
[[File:MKnR v01 cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 1 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Preamble| SMA Sihir adalah ——]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 0|Chapter 0]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 1|Chapter 1]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 3|Chapter 3]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 The Late Great Favorite|The Late Great Favorite]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 2 - Enrollment Chapter (II)=== &lt;br /&gt;
[[File:Mahouka Koukou no Rettousei 02 000cov.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 2 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Preamble|Casting Assistant Device]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 9|Chapter 9]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 10|Chapter 10]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 12|Chapter 12]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 3 - Nine Schools Competition Chapter (I) ([[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume3|Full Text]])===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr v03 cover.jpeg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 3 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Background|Background]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 0|Chapter 0]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 6|Chapter 6]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 4 - Nine Schools Competition Chapter (II)=== &lt;br /&gt;
[[File:Mknr v04 cover .jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 4 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Preamble|Preamble]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 10|Chapter 10]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 12|Chapter 12]] &#039;&#039;&#039;(proses pengecekan 1/8)&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 5 - Summer Holiday Chapter=== &lt;br /&gt;
[[File:Mknr v05 cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 5 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Summer break|Summer Break]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 The honour student&#039;s supplementary lesson|The Honour Student&#039;s Supplementary Lesson]] &#039;&#039;&#039;Masih diproses&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Amelia in Wonderlan|Amelia in Wonderland]] &#039;&#039;&#039;Masih diproses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Friendship, trust and the dubious lolicon|Friendship, Trust and the Dubious Lolicon]] &#039;&#039;&#039;Masih diproses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Memories of summer|Memories of Summer]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Presidential elections and the queen|Presidential Elections and the Queen]] &#039;&#039;&#039;Belum Lengkap&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 6 - Yokohama Disturbance Chapter (I)=== &lt;br /&gt;
[[File:MKnR v06 000-Areal.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 6 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 1|Chapter 1]] &#039;&#039;&#039;Incomplete&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 7 - Yokohama Disturbance Chapter (II)=== &lt;br /&gt;
[[File:MKnR v07 000-Areal.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 7 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 8|Chapter 8]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 9|Chapter 9]] (1/8)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 10|Chapter 10]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 12|Chapter 12]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 13|Chapter 13]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 8 - Reminiscence Chapter=== &lt;br /&gt;
[[File:MKnR v08 000-0.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;float: left; margin-right: 70px; text-align:left;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 8 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Background|Background]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 3|Chapter 3]](butuh TLC)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 10|Chapter 10]]&#039;&#039;&#039;incomplete&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 12|Chapter 12]](butuh TLC)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 15|Chapter 15]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 16|Chapter 16]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 17|Chapter 17]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 18|Chapter 18]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Untouchable — The Nightmare of 2062|Untouchable — The Nightmare of 2062]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 9 - Visitor Chapter (I)===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr v9 000.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 9 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 0|Chapter 0]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 1|Chapter 1]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 7|Chapter 7]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Kata Penutup|Kata Penutup]] &lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 10 - Visitor Chapter (II)===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr_v10_00cov.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 10 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 9|Chapter 9]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 10|Chapter 10]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 11|Chapter 11]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 12|Chapter 12]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 11 - Visitor Chapter (III)===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr_v11_00cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 11 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 15|Chapter 15]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 16|Chapter 16]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 17|Chapter 17]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Epilogue|Epilogue]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 The Ojou-sama&#039;s Magnificent(?) Day Off|The Ojou-sama&#039;s Magnificent(?) Day Off]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 12 - Double Seven Chapter===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr v12 00cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 12 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Introduction|Introduction]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 10|Chapter 10]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 12|Chapter 12]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 15|Chapter 15]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 16|Chapter 16]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Epilogue|Epilogue]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 13 - Steeplechase Chapter===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 The Ten Magician R&amp;amp;D Institutes|The Ten Magician R&amp;amp;D Institutes]](butuh TLC)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 0|Chapter 0]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 6|Chapter 6]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==&#039;&#039;Dengeki Bunko Magazine:&#039;&#039; Mahouka Koukou no Rettousei Ninendo==&lt;br /&gt;
Ninendo started appearing in Dengeki Bunko MAGAZINE (starting in Volume 28) and have yet to be published in a collected novel form. Tatsuya, Miyuki and their friends are now in their Sophomore year. &lt;br /&gt;
::*[[Magazine Ninedo Illustrations|Magazine Illustrations]] &lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &#039;&#039;Gaiden: Mahouka Koukou no Shounen Shoujo&#039;&#039; oleh Satou Tsutomu==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Tinjauan Serial==&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（1）入学編&amp;lt;上&amp;gt; (10 Juli 2011 ISBN 978-4048705974)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（2）入学編&amp;lt;下&amp;gt; (10 Agustus, 2011 ISBN 978-4048705981)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（3）九校戦編&amp;lt;上&amp;gt; (10 November 2011 ISBN 978-4048709989)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（4）九校戦編&amp;lt;下&amp;gt; (10 Desember 2011 ISBN 978-4048709996)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（5）夏休み編＋１ (10 April 2012 ISBN 978-4-04-886522-7)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（6）横浜騒乱編〈上〉 (10 Juli 2012 ISBN 978-4-04-886700-9)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（7）横浜騒乱編〈下〉 (10 September 2012 ISBN 978-4-04-886701-6)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（8）追憶編  (10 Desember 2012 ISBN 978-4-04-891158-0)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（9）来訪者編&amp;lt;上&amp;gt; (10 Maret 2013 ISBN 978-4-04-891423-9)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（10）来訪者編&amp;lt;中&amp;gt; (7 Juni 2013 ISBN 978-4-04-891609-7)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（11）来訪者編&amp;lt;下&amp;gt; (10 Agustus 2013 ISBN 978-4-04-891610-3)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（12）ダブルセブン編 (10 Oktober 2013 ISBN 978-4-04-866003-7)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（13）「二学年度の部」九校戦編 (2014) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia)&amp;diff=385490</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia)&amp;diff=385490"/>
		<updated>2014-08-25T15:19:47Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: /* Updates */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Image:MKnR v01 cover.jpg|200px|thumb|Cover Mahouka Koukou no Rettousei Jilid 1]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Mahouka Koukou no Rettousei&#039;&#039;&#039;&#039;&#039; (魔法科高校の劣等生), diterjemahkan secara harafiah ke bahasa Inggris menjadi &#039;&#039;&amp;quot;The Poor Performing Student of a Magic High School&amp;quot;&#039;&#039;, juga secara resmi dikenal dengan &amp;quot;The Irregular at Magic High School&amp;quot;, adalah sebuah novel ringan Jepang karya Satou Tsutomu (佐島勤), yang diilustrasikan oleh Ishida Kana (石田可奈), diterbitkan oleh [http://en.wikipedia.org/wiki/ASCII_Media_Works ASCII Media Works] di bawah label [http://en.wikipedia.org/wiki/Dengeki_Bunko Dengeki Bunko]. Novel ini awalnya diserialisasi sebagai web novel di &amp;quot;[http://syosetu.com/ Let&#039;s Become a Novelist]&amp;quot; mulai dari 12 Oktober 2008. Novel ini kemudian menjadi web novel kedua setelah &amp;quot;[[Sword Art Online]]&amp;quot; yang dikomersialisasi dan diterbitkan oleh Dengeki pada Juli 2011. Sebuah adaptasi anime oleh Studio Madhouse diumumkan pada tanggal 6 Oktober 2013, dan anime saat ini ditayangkan pada April 5, 2014.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serial Mahouka Koukou no Rettousei juga tersedia dalam bahasa lain seperti berikut:&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei|English (English)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei ~Russian Version~|Русский (Russian)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei - Français|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Español)|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Italiano)|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei (tiếng Việt)|Tiếng Việt (Vietnamese)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei ~Brazilian Portuguese~|Português (Brazilian Portuguese)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei PL|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei Hungarian Version|Magyar (Hungarian)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
Sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukanlah hasil dari legenda ataupun dongeng, tapi sebaliknya telah menjadi sebuah teknologi dari kenyataan sejak waktu yang tidak diketahui oleh manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan supranatural menjadi teknologi yang sistematis lewat sihir, sedangkan sihir menjadi kemampuan teknis. Seorang &amp;quot;Pengguna Kekuatan Supranatural&amp;quot; menjadi seorang &amp;quot;Teknisi Sihir&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknisi Sihir (pendeknya, Penyihir) dibesarkan lewat  SMA Sihir dan Universitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah sebuah cerita tentang:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang kakak laki-laki tak sempurna dengan pencapaian rendah, yang payah dengan sihir tapi merupakan seorang murid teladan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang adik perempuan sempurna tanpa cacat dengan pencapaian tinggi, yang cakap dalam segala sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kedua bersaudara memasuki sebuah SMA Sihir,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selubung sebuah panggung pergolakan kehidupan sehari-hari terbuka——.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Halaman Pendaftaran|Pendaftaran]] ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Penerjemah diharapkan [[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Halaman Pendaftaran|mendaftarkan]] chapter mana saja yang akan dikerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Format Standar===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap Bab harus sesuai dengan ketentuan di Pedoman Format Umum&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|Format Umum/Pedoman Style]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei Bahasa Indonesia: Pedoman Nama dan Terminologi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Jika anda menyenangi serial ini, kunjungi kami di [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=6002 forum].&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Updates==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;25 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 7 Chapter 13 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;24 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 7 Chapter 12 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;22 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 7 Chapter 8 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;20 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 7 Chapter 11 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;13 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 3 Background selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;12 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 5 Presidential Elections and Queen selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;8 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 11 Chapter 13 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;2 July 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 9 Chapter 0 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;28 Juni 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 8 Chapter 3, Chapter 10, Chapter 12 selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;10 Juni 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 13 The Ten Magicians R&amp;amp;D Institutes selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;9 Juni 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 8 Background selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;2 Mei 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 8 Chapter 1 selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Update sebelumnya bisa ditemukan di [[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Updates|Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia) Updates page]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &#039;&#039;Mahouka Koukou no Rettousei&#039;&#039; oleh Satou Tsutomu==&lt;br /&gt;
	&lt;br /&gt;
===Jilid 1 - Enrollment Chapter (I) ([[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume1|Full Text]])===&lt;br /&gt;
[[File:MKnR v01 cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 1 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Preamble| SMA Sihir adalah ——]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 0|Chapter 0]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 1|Chapter 1]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 3|Chapter 3]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 The Late Great Favorite|The Late Great Favorite]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 2 - Enrollment Chapter (II)=== &lt;br /&gt;
[[File:Mahouka Koukou no Rettousei 02 000cov.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 2 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Preamble|Casting Assistant Device]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 9|Chapter 9]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 10|Chapter 10]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 12|Chapter 12]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 3 - Nine Schools Competition Chapter (I) ([[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume3|Full Text]])===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr v03 cover.jpeg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 3 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Background|Background]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 0|Chapter 0]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 6|Chapter 6]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 4 - Nine Schools Competition Chapter (II)=== &lt;br /&gt;
[[File:Mknr v04 cover .jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 4 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Preamble|Preamble]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 10|Chapter 10]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 12|Chapter 12]] &#039;&#039;&#039;(proses pengecekan 1/8)&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 5 - Summer Holiday Chapter=== &lt;br /&gt;
[[File:Mknr v05 cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 5 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Summer break|Summer Break]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 The honour student&#039;s supplementary lesson|The Honour Student&#039;s Supplementary Lesson]] &#039;&#039;&#039;Masih diproses&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Amelia in Wonderlan|Amelia in Wonderland]] &#039;&#039;&#039;Masih diproses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Friendship, trust and the dubious lolicon|Friendship, Trust and the Dubious Lolicon]] &#039;&#039;&#039;Masih diproses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Memories of summer|Memories of Summer]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Presidential elections and the queen|Presidential Elections and the Queen]] &#039;&#039;&#039;Belum Lengkap&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 6 - Yokohama Disturbance Chapter (I)=== &lt;br /&gt;
[[File:MKnR v06 000-Areal.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 6 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 1|Chapter 1]] &#039;&#039;&#039;Incomplete&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 7 - Yokohama Disturbance Chapter (II)=== &lt;br /&gt;
[[File:MKnR v07 000-Areal.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 7 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 8|Chapter 8]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 9|Chapter 9]] (1/8)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 10|Chapter 10]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 12|Chapter 12]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 13|Chapter 13]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 8 - Reminiscence Chapter=== &lt;br /&gt;
[[File:MKnR v08 000-0.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;float: left; margin-right: 70px; text-align:left;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 8 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Background|Background]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 3|Chapter 3]](butuh TLC)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 10|Chapter 10]]&#039;&#039;&#039;incomplete&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 12|Chapter 12]](butuh TLC)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 15|Chapter 15]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 16|Chapter 16]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 17|Chapter 17]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 18|Chapter 18]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Untouchable — The Nightmare of 2062|Untouchable — The Nightmare of 2062]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 9 - Visitor Chapter (I)===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr v9 000.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 9 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 0|Chapter 0]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 1|Chapter 1]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 7|Chapter 7]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Kata Penutup|Kata Penutup]] &lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 10 - Visitor Chapter (II)===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr_v10_00cov.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 10 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 9|Chapter 9]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 10|Chapter 10]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 11|Chapter 11]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 12|Chapter 12]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 11 - Visitor Chapter (III)===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr_v11_00cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 11 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 15|Chapter 15]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 16|Chapter 16]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 17|Chapter 17]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Epilogue|Epilogue]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 The Ojou-sama&#039;s Magnificent(?) Day Off|The Ojou-sama&#039;s Magnificent(?) Day Off]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 12 - Double Seven Chapter===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr v12 00cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 12 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Introduction|Introduction]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 10|Chapter 10]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 12|Chapter 12]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 15|Chapter 15]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 16|Chapter 16]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Epilogue|Epilogue]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 13 - Steeplechase Chapter===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 The Ten Magician R&amp;amp;D Institutes|The Ten Magician R&amp;amp;D Institutes]](butuh TLC)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 0|Chapter 0]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 6|Chapter 6]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==&#039;&#039;Dengeki Bunko Magazine:&#039;&#039; Mahouka Koukou no Rettousei Ninendo==&lt;br /&gt;
Ninendo started appearing in Dengeki Bunko MAGAZINE (starting in Volume 28) and have yet to be published in a collected novel form. Tatsuya, Miyuki and their friends are now in their Sophomore year. &lt;br /&gt;
::*[[Magazine Ninedo Illustrations|Magazine Illustrations]] &lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &#039;&#039;Gaiden: Mahouka Koukou no Shounen Shoujo&#039;&#039; oleh Satou Tsutomu==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Tinjauan Serial==&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（1）入学編&amp;lt;上&amp;gt; (10 Juli 2011 ISBN 978-4048705974)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（2）入学編&amp;lt;下&amp;gt; (10 Agustus, 2011 ISBN 978-4048705981)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（3）九校戦編&amp;lt;上&amp;gt; (10 November 2011 ISBN 978-4048709989)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（4）九校戦編&amp;lt;下&amp;gt; (10 Desember 2011 ISBN 978-4048709996)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（5）夏休み編＋１ (10 April 2012 ISBN 978-4-04-886522-7)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（6）横浜騒乱編〈上〉 (10 Juli 2012 ISBN 978-4-04-886700-9)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（7）横浜騒乱編〈下〉 (10 September 2012 ISBN 978-4-04-886701-6)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（8）追憶編  (10 Desember 2012 ISBN 978-4-04-891158-0)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（9）来訪者編&amp;lt;上&amp;gt; (10 Maret 2013 ISBN 978-4-04-891423-9)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（10）来訪者編&amp;lt;中&amp;gt; (7 Juni 2013 ISBN 978-4-04-891609-7)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（11）来訪者編&amp;lt;下&amp;gt; (10 Agustus 2013 ISBN 978-4-04-891610-3)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（12）ダブルセブン編 (10 Oktober 2013 ISBN 978-4-04-866003-7)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（13）「二学年度の部」九校戦編 (2014) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_13&amp;diff=385488</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 13</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_13&amp;diff=385488"/>
		<updated>2014-08-25T15:18:33Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Independent Magic-Equipped Battalion akhirnya mendeteksi penampakan kapal yang disamarkan yang dijadikan sebagai markas musuh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh menginvestasikan sekitar 20 Apc beroda besar, 60 tank bipedal, dan 800 personel tempur yang termasuk sejumlah besar Penyihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun jumlah ini tidak cukup untuk menaklukkan suatu wilayah, kekuatan ini lebih dari cukup untuk suatu pertempuran. Namun, mereka saat ini terperosok dalam situasi pemusnahan dimana semua APC dan tank bipedal dihancurkan dan kekalahan pasukan infanteri melebihi 70%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan di garis depan yang bertanggung jawab atas kekalahan total mereka adalah 40 orang unit terbang yang berseragam sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Insiden Yokohama mendekati babak akhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melengkapi perannya sebagai komandan pada para relawan, Katsuto menerima komunikasi dari cabang sisi Asosiasi Sihir. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas: &amp;quot;Kapal musuh meninggalkan tepi laut kita!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar laporan itu, dahi Katsuto sedikit berkerut untuk menggambarkan keterkejutannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Musuh seharusnya tidak bisa mundur lagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, tidak ada lagi pasukan musuh yang masih bertarung dimanapun tempatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Unik mereka bertarung beberapa saat yang lalu telah melarikan diri setelah meninggalkan barisan belakang dari arah belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan anggota yang bertahan dari barisan belakang telah menyerah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meksi begitu, mereka tidak mungkin bisa mengangkut semua pasukan yang tersisa dalam waktu yang sesingkat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seharusnya masih ada pasukan musuh yang tersisa di sepanjang garis pantai itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas: &amp;quot;Musuh tampaknya telah meninggalkan segala upaya untuk memulihkan kekuatan mereka yang tersisa. Haruskah kita beralih ke pembantaian?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas komunikasi, yang usianya kira-kira sama dengan Katsuto, menanyakan pertanyaan ini pada Katsuto dengan mata berbinar. Setelah sengit, pertempuran terus menerus dengan banyak kekalahan sekutu, semangat pembalasan dendam hanyalah yang diharapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikatakan itu, justru karena alasan inilah Katsuto menggelengkan kepalanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Itu bukan tanggung jawab kita. Kita tidak harus mengambil resiko yang tidak perlu, jadi serahkan sisanya pada JSDF.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Officer: &amp;quot;—Dimengerti!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mungkin tidak puas dengan jawaban itu, tapi dia mematuhi Penyihir dari Sepuluh Master Klan itu yang bertanggung jawab memimpin mereka ke kemenangan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari mulut pemuda itu, perintah itu dikeluarkan untuk semua unit relawan untuk menghentikan operasi tempur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Batalion dari Tsurumi datang dari arah utara, sedangkan unit dari Fujisawa akhirnya mendekat dari arah selatan. Dari arah barat, ada pasukan pertahanan dari Tsuchiya dengan unsur-unsur dari unit Fujisawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mampu mempertahankan tekanan yang diberikan dari semua tiga unit tersebut, musuh meninggalkan semua upaya untuk memulihkan unit amphibi dan mulai mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan berarti Yanagi pernah bermaksud untuk membiarkan kapal musuh yang panik mengangkar jangkar untuk melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Tinggalkan musuh yang belum melarikan diri pada skuad di belakang kita. Kita akan bertempur dengan kapal musuh dan menghancurkannya.!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu mungkin untuk menggunakan mobilitas Mobile Suit di udara untuk terbang diatas musuh yang tersisa di tanah dan naik ke kapal musuh untuk langsung menyerang interior kapal, Yanagi memilih untuk tidak menggunakan strategi itu karena resiko yang didapat dan membuang-buang waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan tentara bersenjatakan senapan yang diperkuat daya penetrasinya sebagai pendamping, dia menarik tentara bersenjatakan rudal kendali dengan ujung detonator gas terarah ke posisi tengah dan membantuk unit serangan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sesaat mereka hendak terbang, sebuah suara meminta dia untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kapten Yanagi, jangan meluncurkan serangan langsung pada kapal musuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Fujibayashi, apa yang terjadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi adalah salah satu yang menyeru hal itu melalui interkom.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kapal musuh menggunakan bahan bakar baterai hidrazin. Menenggelamkan kapal itu di teluk Tokyo akan berpengaruh negatif sangat parah pada kualitas air.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi sedikit mendecakkan lidahnya. Dia tidak bertanya mengapa dia tahu sesuatu seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menangkap berkas cahaya aliran elektron dan menggunakan sihir itu untuk men-kaku-kan target adalah salah satu taktik sihir favorit Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi mampu membedakan antara Pnyihir normal dan &amp;quot;Booster (manusia dopping)&amp;quot; hanya dengan membaca gelombang otak lemah dari hingga 1 km jaraknya. Dengan demikian, mengidentifikasi komposisi molekul pada tempat persediaan bahan bakar yang sangat besar tanpa adanya paparan radiasi tidak menimbulkan tantangan untuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Jadi apa yang akan kita lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mundur, Yanagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Komandan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Target transmisi tiba-tiba berubah, mendorong ledakan kejutan dari Yanagi. Hal ini tidak berasal dari perubahan pada perubahan target, namun untuk perintah itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jangan salah paham. Kita tidak mengakhiri pertempuran di sini. Serahkan pembersihan musuh yang tersisa pada unit dari Tsurumi dan Fujisawa, regu mu segera kembali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pasti berhasil untuk mengatur pikirannya saat menerima pesan tersebut, tapi kali ini tidak ada keraguan dalam suaranya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit menggunakan Mobile Suit untuk mencapai penerbangan yang sangat baik untuk menyerang markas besar musuh dengan cepat atau meluncurkan serangan kejutan pada arah belakang musuh, namun mereka tidak cocok untuk situasi pertempuran seperti pembersihan yang memerlukan tenaga manusia dan waktu yang sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, meskipun mereka meningkatkan efisiensi dengan mengumpulkan pasukan elit untuk hal ini, menggunakan sihir dalam jangka panjang akan mengakibatkan kelelahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi memberikan perintah pada pasukannya untuk kembali ke markas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyerahkan komando batalion ke Yanagi, Mayor Kazama memimpin Kapten Sanada, Letnan Fujibayashi, dan Tatsuya ke atap Bay Hills Tower.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proses pembersihan (menyingkirkan musuh terakhir yang tersisa dan mengembalikan zona tempur ke zona non-tempur) sebagian besar telah selesai. Meskipun ada kedipan cahaya yang tersebar dan bintik-bintik tembakan yang membentang pada pemandangan itu, segala sesuatunya terdiam senja. Berkenaan dengan terowongan yang runtuh dan tempat persembunyian bawah tanah yang kemudian terkubur, perkiraan awal berkeyakinan bahwa mereka akan mampu membuka rute ke tempat persembunyian besok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang di tempat persembunyian bawah tanah itu sebenarnya lebih nyaman daripada yang tinggal di tempat persembunyian sementara yang dibangun di permukaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, waktu menunjukkan pukul 6 di sore hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senja (sore) — Waktunya untuk iblis itu (beraksi).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kapal musuh berada di Sagaminada dan menuju ke selatan pada kecepatan 30 knots.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Letnan Fujibayashi meninjau perangkat observasi portabel yang dia bawa dan melaporkan hal ini kepada Kazama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Itu terletak di titik tengah antara Oshima dan Boso Peninsula. Tidak akan ada maslaah jika kita tenggelamkan kapal itu disana.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengangguk pada kata-kata Fujibayashi, Kazama berpaling ke Sanada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Lepaskan segel pada Third Eye.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menerima kartu kunci dari tangan Kazama, Sanada membuka segel pada koper besar di sampingnya dengan agak kurang hari-hati, bahkan senang, raut mukanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah sebuah koper yang buru-buru dikirim ke mereka dari markas pusat di Kasumiura. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci kompleks itu terdiri dari kunci kartu, pola verifikasi darah, password dan verifikasi suara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Kesia-siaan belaka, semuanya sia-sia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;[Password Dikonfirmasi]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Respon suara awalnya tidak diperlukan tapi kebetulan menjadi salah satu hobi Sanada, meskipun faktanya bahwa segel ini bukan lelucon sama sekali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalamnya, ada CAD khusus berbentuk senapan besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada secara pribadi memindahkan CAD itu, &amp;quot;Third Eye&amp;quot;, dan menyerahkannya pasa Tatsuya, yang masih mengenakan Mobile Suit dengan helm-nya yang masih terpasang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya menarik kabel dari gagang senapan itu dan menghubungkan-nya ke pergelangan tangannya. pulled out the cord from the gun stock and connected it to his right wrist. Sambungan itu akan berjalan melalui jaringan di bagian dalam Mobile Suit dan langsung menghubungkannya ke helm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Letnan Khusus Ooguro.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama memanggil nama alias Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Aktifkan Material Burst dan tenggelamkan kapal musuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Baik, Pak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah jejak kekhawatiran bercampur dalam suara Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terakhir kali dia menggunakan &amp;quot;Material Burst&amp;quot; dalam pertempuran 3 tahun yang lalu, keberhasilan sihir itu sendiri tidak dipertanyakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekhawatiran itu berasal hasrat-nya untuk mencoba sihir itu lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya berbalik menghadap arah selatan dan mengatur pegangan senapan itu ke bahunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Membuat sambungan dengan kamera observasi dalam stratosfer.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengamati pada perangkat observasi dalam bentuk notepad itu, Fujibayahsi melaporkan hal itu kepada Kazama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak perlu untuk menginformasikan Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu karena gambar dari sambungan muncul pada visor Tatsuya — gambar infra merah dari kapal musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah platform yang dilengkapi dengan kamera untuk melihat perbatasan negara yang berada di atas stratosfer Jepang mengirim gambar melalui antena Third Eye.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan gambar yang sama yang Fujibayashi lihat untuk verifikasi target, Tatsuya mulai mencari status eksternal kapal musuh dari dimensi informasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada tetesan air yang tak terhitung jumlahnya yang menyelimuti lambung kapal. Diantara tetesan air tersebut, dia memilih tetesan air yang melekat pada geladak kapal yang langsung diatas tabung bahan bakar hidrazin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perbesaran kamera tidak mampu mengidentifikasi setiap masing-masing tetesan, sehingga dia menggunakan sistem tambahan penargetan presisi jauh  Third Eye dan selesai membidik dengan mempersepsikan informasi tersebut secara visual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;&#039;&#039;&#039;Material Burst&#039;&#039;&#039;, diaktifkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya bergumam dan menekan pelatuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
kapal musuh yang berlayar ke arah selatan dari Sagaminada telah terbuai dalam rasa aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh 1: &amp;quot;Seperti yang diharapkan, militer Jepang tidak berusaha untuk mengejar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh 2: &amp;quot;Hmph...... Orang-orang itu tidak memiliki waktu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh 3: &amp;quot;Karena mereka takut pada tumpahan hidrazin?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh 4: &amp;quot;Ini adalah hal yang sama. Mereka hanya bisa menyaksikan saat musuhnya mundur ke tempat yang aman karena mereka masih terjebak pada kemunafikan seperti paham (keyakinan) keramah lingkungan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentunya tentara dari negara manapun akan menolak mengadopsi mentalitas mengalah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara mereka percaya bahwa mereka masih diamati dengan satelit buatan atau platform di stratosfer, mereka memiliki keyakinan bahwa mereka tidak lagi dalam bahaya serangan lebih lanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini sebenarnya tidak mendirikan kecerobohan pada bagian mereka. Secara umum, jika sesuatu terjadi maka serangan akan terjadi sekarang. Setidaknya, harus ada pengejaran dari kapal angkatan laut atau pesawat angkatan udara. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh 5: &amp;quot;......Ingat, kami akan membalas penghinaan ini lebih dalam.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih dari satu atau dua petugas musuh saat ini telah menyatakan serangan baru untuk diberikan dan bersumpah membalas dendam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, mereka baru saja melewati sebelah timur Oshima. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, alarm klakson (kapal) meraung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah alarm untuk fluktuasi gelombang psion, menunjukkan bahwa mereka sedang dibidik (sebagai target) oleh sistem penargetan tambahan CAD itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapten kapal: &amp;quot;Apa yang terjadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapten kapal harus meminta laporan situasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu wajar, mengingat bahwa tidak ada bahkan musuh yang bersembunyi dalam radius 10 Km.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kapten kapal yang disamarkan bahkan tidak mampu menyelesaikan kalimat pendek itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bola cahaya yang menyengat terlihat jelas pada geladak (kapal). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gelombang guncangan tercipta karena udara dengan cepat menjadi panas dan geladak meleleh menciptakan aliran uap logam, seketika melesak turun ke sesuatu yang mudah terbakar, yang termasuk hidrazin, saat bola api yang sangat besar melahap seluruh kapal. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Neraka peng-bumi-hangus-an yang lahir dari Material Burst dapat diverifikasi di puncak atap Bay Hills Tower melalui kamera pengamatan dari stratosfer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata pamungkas dalam Sihir Dekomposisi, &amp;quot;Material Burst&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang dapat menguraikan materi (benda) menjadi energi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan reaksi pemusnahan. Karena ini langsung menguraikan materi menjadi energi, tidak ada kehilangan energi dari tumbukan antara elektron dan positron (proton) yang akan terlihat dalam reaksi pemusnahan. Berdasarkan pada Formula Einstein, energi yang diciptakan adalah massa dikalikan dengan kecepatan cahaya kuadrat (E = m x c2).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Energi yang dilepaskan dari satu tetes air, 50 miligram materi yang dianggap kecil, setara dengan 1000 ton TNT.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu energi yang sangat panas yang segera dilepaskan dari ruang yang satu tetes air tersebut tempati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_313.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;......Dikonfirmasi ledakan pada lokasi kapal musuh. Konfimasi visual tidak dimungkinkan karena uap yang diciptakan dari ledakan, tapi kapal itu sesuai yang diharapkan akan tenggelam.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Kapal dikonfirmasi akan tenggelam. Adakah bahaya dari tsunami?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya membenarkan postur tubuhnya dan bertanya pada Fujibayashi saat dia membuat laporannya dari perangkat observasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jangan khawatir. Tidak ada tanda-tanda tsunami.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Kita mampu menembak 50 mg tetes air dari jarak sekitar 80 Kilometer...... &#039;Third Eye&#039; telah memenuhi tujuan rancangannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada melaporkan dengan gembira.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama diam-diam menggangguk pada laporan Sanada dan mengucapkan selamat pada Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Kerja yang sangat bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Ya, Pak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengangguk dalam menanggapi hormat Tatsuya ini, Kazama mengumumkan mengakhiri operasi tempur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duduk sendirian di kedai minuman, Zhou Gongjin menerima laporan bahwa kapal yang menyerang Yokohama telah ditenggelamkan. Dia menerima pemberitahuan resmi dari tuan-nya yang mempunyai deretan informasi dari seluruh dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Zhou Gongjin tersenyum tipis. Dia tidak melankolis tentang kematian mereka dengan cara apapun. Pada akhirnya, mereka hanya orang yang kebetulan memiliki leluhur yang sama yang tinggal di negara yang sama. Negara mereka tidak memberikan satu ons pun perlindungan, namun mereka masih memiliki nyali untuk menuntut orang lain bebas dari perbudakan dan menyediakan sumber daya bagi mereka seolah-olah itu adalah hal yang biasa. Dia tidak memiliki alasan untuk menahan kesan yang baik dari mereka, sama seperti dia tidak menanggung perasaan positif terhadap pemerintahan negara ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah hal yang sangat baik bahwa kekuatan negara ini telah melemah, pikir Zhou. Penurunan dalam kekuatan nasional menyiratkan kenaikan nilai ekonomi. Jika kekuatan nasional setiap negara menurun, kewajiban hukum juga akan melemah, yang akan memungkinkan dia lebih banyak bebas bergerak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, tujuannya adalah mengurangi kekuatan sihir negara ini dengan merenggut sejumlah besar Penyihir tempur pada kematian mereka di pertempuran, yang tampaknya telah berakhir dengan kegagalan. Namun, negara lainnya mengalami kerusakan parah. Selain itu, negara yang diperkirakan akan memobilisasi Penyihir Kelas Strategis mereka. Tuannya sudah menyusun segalanya. Dengan cara ini, negara ini pasti akan mengirimkan Penyihir Kelas Strategis milik mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pihak mana yang akan menang? Ataukah ini akan dijamin saling menghancurkan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Zhou dengan lembut menggoyangkan minuman anggur dalam gelasnya dan mengungkapkan senyuman jahat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pulang ke rumah, Miyuki menghabiskan malam sendirian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tidak jarang baginya untuk menjadi sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena latihan dengan Independent Magic-Equipped Battalion, ada saat-saat Tatsuya tidak ada di rumah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada waktu itu, dia pasti akan menerima sambungan (komunikasi) dari Tatsuya, dan hari ini tidak terkecuali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, Miyuki dan kakaknya akan selalu terhubung tidak peduli seberapa besar jaraknya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah konsep abstrak atau ideologi, kekuatan kakaknya selalu mengawasi sekelilingnya dan menjaganya terhadap semua ancaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti dia sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia menghentikan gangguannya terhadap kakaknya, pengawalan kakaknya tidak akan pernah berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya akan selalu secara sadar mengawasi Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kurangnya pilihan dalam hal ini, ide ini masih menyenangkan Miyuki.&lt;br /&gt;
Saat itu, lagu dari telepon terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, lagu ini tidak akan berbunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
— Takdir memanggil —&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti uangkapan pepatah, lagu ini selalu memutuskan takdir saudaranya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia buru-buru bangkit berdiri, dan dengan ringan mempersiapkan dirinya sebelum berdiri di depan kamera dan menerima panggilan video itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Lama tidak berjumpa, Oba-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maya: &amp;quot;Aku minta maaf karena menelepon malam-malam, Miyuki.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Tidak, itu tidak masalah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengangkat kepalanya yang menunduk rendah, disana ada wanita yang elegan mengenakan gaun hitam pekat tersenyum hangat di sisi lain dari layar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara usia yang sebenarnya lebih dari 40, penampilannya memberi kesan dia berusia 30-an.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya gambar seperti ini, penampilannya yang sebenarnya adalah sama. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti kecantikan Miyuki yang menantang deskripsi, ini adlaah seorang wanita yang penuh pesona feminim dan kecantikan dewasanya yang mempesona.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah saudara kembar dari ibunya (dan kakaknya). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala dari Keluarga Yotsuba saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu Penyihir terkuat di dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yotsuba Maya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maya: &amp;quot;Begitukah......? Namun, hari ini adalah hari yang sangat sibuk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Maaf karena membuat bibi khawatir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah respon singkat itu, dia sekali lagi membungkuk anggun di depan kamera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maya menggangguk santai pada postur keponakannya itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maya: &amp;quot;Aku lebih nyaman sekarang bahwa aku telah melihat wajah mu. Nah, tidakkah ada sesuatu yang perlu dikhawatirkan karena Tatsuya bersamamu...... Omong-omong, dimana Tatsuya sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah tiba-tiba mengingat ini, atau mungkin dia hanya kebetulan mengarah pada pokok ini saat Maya membuat penyelidikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Miyuki tidak tertipu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sangat jelas mengerti bahwa ini adalah pertanyaan sejati bibinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Maafkan saya. Onii-sama masih harus menangani beberapa tugas pasca operasi dan belum kembali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maya: &amp;quot;Ah! Aku tidak percaya Tatsuya, meninggalkan adik kecilnya yang lucu, dimana dia telah lari menyia-nyiakan waktunya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Betapa pusingnya, Maya menekankan tangan ke wajahnya dan menggunakan gerakan berlebihan ini untuk menggambarkan kekagumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Saya malu bahwa kami telah membuat bibi khawatir. Saya tidak selalu tahu dimana Onii-sama pada waktu tertentu......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai perbandingan, Miyuki tetap dalam postur sempurna dan sikap hormatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Namun, Oba-sama, tidak perlu khawatir. Kekuatan Onii-sama selalu melindungi saya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maya: &amp;quot;Ah, itu benar. Miyuki, meskipun kamu telah membuka segel itu, Tatsuya tidak pernah bisa meninggalkan sumpahnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maya berkata sambil tersenyum kecil. Senyuman itu tampaknya untuk menegur Miyuki atas pembukaan segel yang membelenggu Tatsuya tanpa persetujuan Maya terlebih dahulu.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Memang, seperti yang anda katakan, Oba-sama. Tidak peduli kemana Onii-sama pergi, dia tidak akan pernah melepaskan tugasnya sebagai penjaga atas kehendaknya sendiri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mekipun demikian, sikap sungguh-sungguh Miyuki tidak memiliki celah untuk mengeksploitasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maya: &amp;quot;Mendengar yang kamu katakan itu pastinya menenangkan pikiranku. Oh ya, Kenapa tidak kalian berdua pulang ke rumah (Yotsuba) minggu depan. Sudah lama sejak aku melihat kalian berdua berhadapan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Saya kewalahan dengan undangan anda. Saya akan menyampaikan pesan ini kepada Onii-sama saat dia kembali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maya: &amp;quot;Saya berharap akan hal itu. Lalu, selamat malam, Miyuki.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Selamat malam, Oba-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tampilan layar menghilang dan Miyuki menghela napas dalam-dalam setelah memastikan jaringan (komunikasi) tersebut telah terputus sebelum ambruk ke sofa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berada di bawah tekanan yang besar setiap kali menghadapi bibinya. Untuk beberapa alasan, dia selalu memilih saat-saat kakaknya tidak ada — sebenarnya dia mungkin sengaja memilih waktu itu — untuk melakukan panggilan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah semuanya, ini adalah bibi mereka yang dia bicarakan disini. Dia harus memahami hal-hal di luar pemahaman Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, Miyuki tidak bisa untuk bertindak ceroboh di depan Maya. Setiap pernyataan yang tidak pantas di pihaknya akan mengakibatkan pembatasan lebih lanjut pada gerakan kakaknya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik membuka tirai dan menatap ke arah langit sebelah barat dimana kakaknya berada.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam rangka untuk menyelesaikan insiden ini sekali dan untuk selamanya, kakaknya mungkin mendampingi Kazama menuju (markas) Tsushima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya, itulah pesan yang Miyuki terima, dan Tatsuya tidak akan pernah bohong kepada Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hatinya mengatakan kepadanya bahwa hal ini diperlukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Miyuki, ketidak-senang-an nya lebih daripada Tatsuya yang sedang dibutuhkan oleh orang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi hari ini,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam ini,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hatinya rindu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan menginginkan Tatsuya untuk tinggal di sisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Miyuki sendirian di rumah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini jauh lebih sunyi dan sulit untuk menanggung beban kehidupan yang dia ambil semuanya sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Onii-sama......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memanggil kakaknya dalam pikirannya, dia dengan lembut memeluk dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah merasakan kehangatan yang tersisa dari pelukan lembut kakaknya sebelumnya, tangan Miyuki mengeratkan sekeliling tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
31 Oktober, 2095 AD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari ini adalah Halloween, tapi karena Tatsuya bukan orang Kristen, hari kelahiran tidak ada arti khusus baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, dia telah tiba di markas Tsushima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
35 tahun yang lalu, selama Perang Dunia Ketiga, yang merupakan periode yang penuh gejolak dimana perang yang tak terhitung jumlahnya berlangsung selama 20 tahun, pulau ini diserang oleh pasukan daerah otonom Great Asian Alliance dari Korea dan 70% dari penduduk dibantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasannya adalah bahwa mereka tidak ingin memberikan alasan apapun untuk memusuhi (wilayah) tetangga mereka, yang mengarah pada situasi dimana pulau pada perbatasan negara itu hilang karena meninggal dunia bahkan sedikitnya pasukan pertahanan.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentara Korea juga memiliki alasan mereka. Sederhananya, itu hanya bagaimana waktu itu berjalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun juga, 70% dari penduduk meninggal, 20% lainnya yang melarikan diri mengalami luka baik berat maupun ringan, dengan 10% sisanya tertangkap. Fakta sederhana dari hal ini adalah bahwa pulau itu telah ditangkap. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah reklamasi Tsushima, pemerintahan Jepang mengubah pulau ini menjadi sebuah benteng pertahanan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah markas garis depan dengan pangkalan militer skala besar dan dinding yang kokoh, lengkap dengan persenjataan “cutting edge” anti-pesawat dan anti-kapal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah markas Tsushima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Letnan Khusus, silahkan datang ke Ruang Perang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panggilan datang dari perangkat transmisi yang dia kenakan di telinga kirinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari atap, Tatsuya kembali ke dalam markas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat satu sisi laut dimana jejak Semenanjung Korea dapat terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Kamu disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Tatsuya memasuki ruangan dan masih mengenakan Mobile Suit dengan helm dilepas dan memberi hormat, Kazama kembali hormat dan memberi isyarat bagianya untuk duduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun beberapa orang memandang curiga padanya yang memakai seragam tempur berwarna hitam pekat dengan helm dan visor dilepas, Tatsuya tidak peduli sedikit pun dan duduk di kursi dekat sudut Ruang Perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedikit di belakang Tatsuya, Yanagi dan Sanada muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Seperti yang diharapkan,&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah semua orang berkumpul, Kazama mulai berbicara tanpa peringatan dini apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Tatsuya dan kawan-kawan sudah terbiasa dengan hal ini, banyak yang didalam markas tidak dapat menyembunyikan kebungungan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Armada musuh sedang mempersiapkan untuk peluncuran. Tolong perhatikan gambar ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah layar besar yang berukuran satu dinding penuh menyala dan menampilkan foto-foto yang diambil dari satelit.  Disana ada 10 kapal besar dengan dua kali lebih banyak kapal penghancur dan kapal torpedo yang siap untuk diluncurkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Foto ini diambil 5 menit yang lalu. Berdasarkan perkiraan ini, musuh akan meluncurkannya paling lambat 2 jam dari sekarang. Berdasarkan pada skala mobilisasi ini, bukannya serangan tunggal, tujuan mereka tampaknya untuk menguasai daerah Kyushu, Sanin, dan hokuriku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Letnan: &amp;quot;Apakah mereka benar-benar berencana pergi untuk berperang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengarkan kalimat Kazama, salah satu letnan muda angkat bicara. Berdasarkan usianya, dia pasti baru saja dipindahkan ke instalasi ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Aku percaya mereka selalu berperang dengan kita sejak 3 tahun yang lalu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Balasan sedikit mengejek itu berasal dari Yanagi dan bukan Kazama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merah merona karena malu, letnan yang menanyakan hal itu dengan cepat mundur ke belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Maafkan saya. Bawahan saya kurang dalam sopan santun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paling tidak, dia harus membiarkan pihak lain untuk menyelamatkan wajahnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Namun, kesimpulan yang seperti Kapten Yanagi katakan. Lupakan perjanjian damai, tidak ada bahwa gencatan senjata yang dinegosiasikan antara negara kita dan Great Asian Alliance. Melihat bahwa tidak ada pesan yang merinci mobilisasi armada mereka, itu akan aman untuk berasumsi bahwa mereka sedang mempersiapkan serangan terhadap negara kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama sekali lagi memberikan rincian tambahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut konvensi internasional, mobilisasi angkatan laut skala besar yang untuk tujuan non-militer diperlukan pemberitahuan bagi negara-negara dalam jangkauan navigasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama gencatan senjata, atau hanya ketika kedua belah pihak berhenti bertempur, setiap mobilisasi angkatan laut yang dirahasikan dengan motivasi yang tidak jelas dapat diartikan sebagai suatu negara yang bersiap-siap untuk memulai perseteruan sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suasana di ruang rapat menjadi tegang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Sementara musuh telah siap memobilisasi armada mereka, sayangnya, angkatan laut kita hanya mulai memobilisasi kemarin. Sekarang, kita dipaksa untuk menggunakan darat atau kekuatan basis-pesawat untuk menahan angkatan laut musuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suasana berkembang lebih berat (dari sebelumnya).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Sebuah pertempuran yang sulit tidak bisa di hindari.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang bisa mengumpulkan tanggapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Dengan demikian, dalam rangka untuk menerobos situasi saat ini, Independent Magic-Equipped Battalion akan menempatkan persenjataan sihir Kelas Strategis. Operasi pertempuran ini telah disetujui oleh Kepala Staf gabungan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Personil dari markas itu diuji Kazama dengan tatapan penasaran dan antipasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Selain itu, biarkan unit saya untuk rekuisisi Ruang Observasi Pertama. Selanjutnya, dengan asumsi bahwa serangan ini berhasil, maka pada saat yang sama......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penjelasan Kazama dilanjutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Tatsuya merasa bahwa tidak perlu baginya untuk terus mendengarkan.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Misinya adalah untuk memulai serangan sebagai &#039;Persenjataan sihir Kelas Strategis&#039;, tidak lebih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah meninjau data benteng ini dalam perjalanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruang Observasi Pertama adalah salah satu fasilitas yang menggunakan satelit ketinggian rendah untuk mengamati tepi laut musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan kenyataan itu sendiri, Tatsuya mengerti apa yang dilakukan disana dan apa yang dibutuhkan darinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti kemarin, Tatsuya mengenakan Mobile Suit, dengan &amp;quot;Third Eye&amp;quot; di tangan, saat dia berdiri di tengah Ruang Observasi Pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Layar di depannya memberikan gambar dari satelit dalam 3-Dimensi dan memungkinkan pengamatan formasi musuh dari sudut manapun. Berdasarkan spesifikasi Tatsuya, proyeksi saat ini adalah dari jarak 100 meter pada 30 meter di atas permukaan laut.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Letnan Khusus Ooguro, apa kamu siap?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada bertanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Persiapan selesai. Sambungan satelit dalam keadaan baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya menggunakan helm-nya untuk memodifikasi suaranya sebelum membalas perintah tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Material Burst, siap untuk ditembakkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seiring dengan suara Kazama itu. Tatsuya mengangkat &amp;quot;Third Eye&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelabuhan Angkatan Laut Zhènhai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Armada Great Asian Alliance berkumpul di sisi lain dari markas Geojedo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kapal perang pusat, bendera berkibar di angin pada apa yang seharusnya kapal induk.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membidik pada bendera itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan gambar 3-D dari satelit sebagai petunjuk, dia mulai mencari tubuh informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berat bendera tempur itu sekitar 1 Kg.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Persiapan selesai.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
He berbisik lembut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam keheningan ruangan, itu lebih dari cukup. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Material Burst, aktifkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Material Burst, mengaktifkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengulangi perintah Kazama itu, Tatsuya menarik pelatuk pada Third Eye.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari dalam markas Tsushima, seberang selat (laut), langsung ke Pelabuhan Angkatan Laut Zhènhai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Tatsuya mengubah 1 Kg materi langsung menjadi energi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuai dengan Formula Einstein, energi panas disamakan dengan sekitar 20,000,000 ton TNT.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Layar menjadi gelap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya berlebihan menyebabkan fitur keselamatan pada satelit untuk aktif. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah mereka tidak bisa melihat cakar neraka merobek melalui bumi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas kapal induk yang ditambatkan pada Pelabuhan Angkatan Laut Zhènhai, matahari tiba-tiba muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panas ini menantang setiap upaya lain untuk peralihan, tidak ada yang hidup untuk menyampaikan cerita ini pada generasi mendatang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suhu yang tinggi itu mengubah bagan penguapan logam lambung (kapal) menjadi uap logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Udara menggelembung dengan cepat melampaui kecepatan “mach”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di antara sinar inframerah, gelombang getaran, dan uap logam yang dipancarkan, fasilitas pelabuhan dan angkatan laut itu lenyap. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun di sekitarnya, baik itu pria atau benda, telah menguap. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang dan benda-benda yang sedikit lebih jauh dari baik ledakan maupun kebakaran berubah menjadi abu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Permukaan laut yang dipanggang oleh suhu terik, menyebabkan ledakan uap yang tak terhitung jumlahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Badai dan tsunami yang dihasilkan menelan markas Geojedo pada pantai seberang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau bukan karena Geojedo berfungsi sebagai tanggul, bahkan markas Tsushima dan Kyushu akan menderita kemurkaan dari tsunami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kehancuran ini tidak terbatas hanya untuk Pelabuhan Angkatan Laut Zhènhai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gelombang getaran menghantam fasilitas militer tetangga. Mungkin karunia tersembunyi, tidak ada kota sipil di dekat Pelabuhan Angkatan Laut Zhènhai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kobaran api yang besar itu berlalu, benar-benar tidak ada yang tersisa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pencitraan satelit pulih, semua orang di markas Tsushima menahan napas mereka tanpa kecuali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa petugas yang lebih muda lari ke toilet untuk muntah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang mampu mengejek mereka untuk kelemahan mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan anggota dari Independent Magic-Equipped Battalion tidak mampu menyembunyikan wajah pucat mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk pertama kalinya, mereka melihat dengan mata mereka sendiri apa arti yang sebenarnya dari Sihir Kelas Strategis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Situasi musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Kazama bertanya, Fujibayashi dengan panik menyapu matanya kembali ke perangkat pengamatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Armada musuh telah hancur...... Tidak, sepenuhnya dimusnahkan. Akankah kita menyerang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, pekerjaan akan menjadi tugas gampang sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Kazama menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Tidak perlu. Batalkan semua prosedur selanjutnya. Operasi ini berakhir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Semua unit, persiapkan diri untuk kembali!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada perintah Kazama itu, Yanagi memberikan perintah untuk mundur. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya meletakkan Third Eye di tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tersembunyi dibalik helm, matanya tidak pernah goyah sedikit pun. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pembakaran hangus Halloween.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejarawan masa depan akan melihat kembali hari ini dan menyebutnya seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah titik balik dalam sejarah militer, seperti itu adalah titik balik dalam sejarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah hari bahwa sihir terbukti telah melampaui persenjataan mekanik, nuklir, dan biologis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ditelanjangi sebelum semuanya adalah kebenaran bahwa sihir sendiri menentukan hasil antara kemenangan dan kekalahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah kebenaran yang dalam dari sejarah untuk ras yang dikenal Penyihir, dalam semua kemuliaan yang tinggi dan penderitaan paling kelam.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_13&amp;diff=385322</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 13</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_13&amp;diff=385322"/>
		<updated>2014-08-25T04:29:42Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Independent Magic-Equipped Battalion akhirnya mendeteksi penampakan kapal yang disamarkan yang dijadikan sebagai markas musuh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh menginvestasikan sekitar 20 Apc beroda besar, 60 tank bipedal, dan 800 personel tempur yang termasuk sejumlah besar Penyihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun jumlah ini tidak cukup untuk menaklukkan suatu wilayah, kekuatan ini lebih dari cukup untuk suatu pertempuran. Namun, mereka saat ini terperosok dalam situasi pemusnahan dimana semua APC dan tank bipedal dihancurkan dan kekalahan pasukan infanteri melebihi 70%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan di garis depan yang bertanggung jawab atas kekalahan total mereka adalah 40 orang unit terbang yang berseragam sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Insiden Yokohama mendekati babak akhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melengkapi perannya sebagai komandan pada para relawan, Katsuto menerima komunikasi dari cabang sisi Asosiasi Sihir. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas: &amp;quot;Kapal musuh meninggalkan tepi laut kita!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar laporan itu, dahi Katsuto sedikit berkerut untuk menggambarkan keterkejutannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Musuh seharusnya tidak bisa mundur lagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, tidak ada lagi pasukan musuh yang masih bertarung dimanapun tempatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Unik mereka bertarung beberapa saat yang lalu telah melarikan diri setelah meninggalkan barisan belakang dari arah belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan anggota yang bertahan dari barisan belakang telah menyerah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meksi begitu, mereka tidak mungkin bisa mengangkut semua pasukan yang tersisa dalam waktu yang sesingkat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seharusnya masih ada pasukan musuh yang tersisa di sepanjang garis pantai itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas: &amp;quot;Musuh tampaknya telah meninggalkan segala upaya untuk memulihkan kekuatan mereka yang tersisa. Haruskah kita beralih ke pembantaian?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas komunikasi, yang usianya kira-kira sama dengan Katsuto, menanyakan pertanyaan ini pada Katsuto dengan mata berbinar. Setelah sengit, pertempuran terus menerus dengan banyak kekalahan sekutu, semangat pembalasan dendam hanyalah yang diharapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikatakan itu, justru karena alasan inilah Katsuto menggelengkan kepalanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Itu bukan tanggung jawab kita. Kita tidak harus mengambil resiko yang tidak perlu, jadi serahkan sisanya pada JSDF.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Officer: &amp;quot;—Dimengerti!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mungkin tidak puas dengan jawaban itu, tapi dia mematuhi Penyihir dari Sepuluh Master Klan itu yang bertanggung jawab memimpin mereka ke kemenangan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari mulut pemuda itu, perintah itu dikeluarkan untuk semua unit relawan untuk menghentikan operasi tempur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Batalion dari Tsurumi datang dari arah utara, sedangkan unit dari Fujisawa akhirnya mendekat dari arah selatan. Dari arah barat, ada pasukan pertahanan dari Tsuchiya dengan unsur-unsur dari unit Fujisawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mampu mempertahankan tekanan yang diberikan dari semua tiga unit tersebut, musuh meninggalkan semua upaya untuk memulihkan unit amphibi dan mulai mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan berarti Yanagi pernah bermaksud untuk membiarkan kapal musuh yang panik mengangkar jangkar untuk melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Tinggalkan musuh yang belum melarikan diri pada skuad di belakang kita. Kita akan bertempur dengan kapal musuh dan menghancurkannya.!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu mungkin untuk menggunakan mobilitas Mobile Suit di udara untuk terbang diatas musuh yang tersisa di tanah dan naik ke kapal musuh untuk langsung menyerang interior kapal, Yanagi memilih untuk tidak menggunakan strategi itu karena resiko yang didapat dan membuang-buang waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan tentara bersenjatakan senapan yang diperkuat daya penetrasinya sebagai pendamping, dia menarik tentara bersenjatakan rudal kendali dengan ujung detonator gas terarah ke posisi tengah dan membantuk unit serangan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sesaat mereka hendak terbang, sebuah suara meminta dia untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kapten Yanagi, jangan meluncurkan serangan langsung pada kapal musuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Fujibayashi, apa yang terjadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi adalah salah satu yang menyeru hal itu melalui interkom.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kapal musuh menggunakan bahan bakar baterai hidrazin. Menenggelamkan kapal itu di teluk Tokyo akan berpengaruh negatif sangat parah pada kualitas air.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi sedikit mendecakkan lidahnya. Dia tidak bertanya mengapa dia tahu sesuatu seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menangkap berkas cahaya aliran elektron dan menggunakan sihir itu untuk men-kaku-kan target adalah salah satu taktik sihir favorit Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi mampu membedakan antara Pnyihir normal dan &amp;quot;Booster (manusia dopping)&amp;quot; hanya dengan membaca gelombang otak lemah dari hingga 1 km jaraknya. Dengan demikian, mengidentifikasi komposisi molekul pada tempat persediaan bahan bakar yang sangat besar tanpa adanya paparan radiasi tidak menimbulkan tantangan untuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Jadi apa yang akan kita lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mundur, Yanagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Komandan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Target transmisi tiba-tiba berubah, mendorong ledakan kejutan dari Yanagi. Hal ini tidak berasal dari perubahan pada perubahan target, namun untuk perintah itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jangan salah paham. Kita tidak mengakhiri pertempuran di sini. Serahkan pembersihan musuh yang tersisa pada unit dari Tsurumi dan Fujisawa, regu mu segera kembali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pasti berhasil untuk mengatur pikirannya saat menerima pesan tersebut, tapi kali ini tidak ada keraguan dalam suaranya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit menggunakan Mobile Suit untuk mencapai penerbangan yang sangat baik untuk menyerang markas besar musuh dengan cepat atau meluncurkan serangan kejutan pada arah belakang musuh, namun mereka tidak cocok untuk situasi pertempuran seperti pembersihan yang memerlukan tenaga manusia dan waktu yang sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, meskipun mereka meningkatkan efisiensi dengan mengumpulkan pasukan elit untuk hal ini, menggunakan sihir dalam jangka panjang akan mengakibatkan kelelahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi memberikan perintah pada pasukannya untuk kembali ke markas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyerahkan komando batalion ke Yanagi, Mayor Kazama memimpin Kapten Sanada, Letnan Fujibayashi, dan Tatsuya ke atap Bay Hills Tower.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proses pembersihan (menyingkirkan musuh terakhir yang tersisa dan mengembalikan zona tempur ke zona non-tempur) sebagian besar telah selesai. Meskipun ada kedipan cahaya yang tersebar dan bintik-bintik tembakan yang membentang pada pemandangan itu, segala sesuatunya terdiam senja. Berkenaan dengan terowongan yang runtuh dan tempat persembunyian bawah tanah yang kemudian terkubur, perkiraan awal berkeyakinan bahwa mereka akan mampu membuka rute ke tempat persembunyian besok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang di tempat persembunyian bawah tanah itu sebenarnya lebih nyaman daripada yang tinggal di tempat persembunyian sementara yang dibangun di permukaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, waktu menunjukkan pukul 6 di sore hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senja (sore) — Waktunya untuk iblis itu (beraksi).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kapal musuh berada di Sagaminada dan menuju ke selatan pada kecepatan 30 knots.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Letnan Fujibayashi meninjau perangkat observasi portabel yang dia bawa dan melaporkan hal ini kepada Kazama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Itu terletak di titik tengah antara Oshima dan Boso Peninsula. Tidak akan ada maslaah jika kita tenggelamkan kapal itu disana.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengangguk pada kata-kata Fujibayashi, Kazama berpaling ke Sanada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Lepaskan segel pada Third Eye.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menerima kartu kunci dari tangan Kazama, Sanada membuka segel pada koper besar di sampingnya dengan agak kurang hari-hati, bahkan senang, raut mukanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah sebuah koper yang buru-buru dikirim ke mereka dari markas pusat di Kasumiura. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci kompleks itu terdiri dari kunci kartu, pola verifikasi darah, password dan verifikasi suara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Kesia-siaan belaka, semuanya sia-sia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;[Password Dikonfirmasi]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Respon suara awalnya tidak diperlukan tapi kebetulan menjadi salah satu hobi Sanada, meskipun faktanya bahwa segel ini bukan lelucon sama sekali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalamnya, ada CAD khusus berbentuk senapan besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada secara pribadi memindahkan CAD itu, &amp;quot;Third Eye&amp;quot;, dan menyerahkannya pasa Tatsuya, yang masih mengenakan Mobile Suit dengan helm-nya yang masih terpasang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya menarik kabel dari gagang senapan itu dan menghubungkan-nya ke pergelangan tangannya. pulled out the cord from the gun stock and connected it to his right wrist. Sambungan itu akan berjalan melalui jaringan di bagian dalam Mobile Suit dan langsung menghubungkannya ke helm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Letnan Khusus Ooguro.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama memanggil nama alias Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Aktifkan Material Burst dan tenggelamkan kapal musuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Baik, Pak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah jejak kekhawatiran bercampur dalam suara Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terakhir kali dia menggunakan &amp;quot;Material Burst&amp;quot; dalam pertempuran 3 tahun yang lalu, keberhasilan sihir itu sendiri tidak dipertanyakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekhawatiran itu berasal hasrat-nya untuk mencoba sihir itu lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya berbalik menghadap arah selatan dan mengatur pegangan senapan itu ke bahunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Membuat sambungan dengan kamera observasi dalam stratosfer.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengamati pada perangkat observasi dalam bentuk notepad itu, Fujibayahsi melaporkan hal itu kepada Kazama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak perlu untuk menginformasikan Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu karena gambar dari sambungan muncul pada visor Tatsuya — gambar infra merah dari kapal musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah platform yang dilengkapi dengan kamera untuk melihat perbatasan negara yang berada di atas stratosfer Jepang mengirim gambar melalui antena Third Eye.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan gambar yang sama yang Fujibayashi lihat untuk verifikasi target, Tatsuya mulai mencari status eksternal kapal musuh dari dimensi informasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada tetesan air yang tak terhitung jumlahnya yang menyelimuti lambung kapal. Diantara tetesan air tersebut, dia memilih tetesan air yang melekat pada geladak kapal yang langsung diatas tabung bahan bakar hidrazin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perbesaran kamera tidak mampu mengidentifikasi setiap masing-masing tetesan, sehingga dia menggunakan sistem tambahan penargetan presisi jauh  Third Eye dan selesai membidik dengan mempersepsikan informasi tersebut secara visual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;&#039;&#039;&#039;Material Burst&#039;&#039;&#039;, diaktifkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya bergumam dan menekan pelatuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
kapal musuh yang berlayar ke arah selatan dari Sagaminada telah terbuai dalam rasa aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh 1: &amp;quot;Seperti yang diharapkan, militer Jepang tidak berusaha untuk mengejar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh 2: &amp;quot;Hmph...... Orang-orang itu tidak memiliki waktu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh 3: &amp;quot;Karena mereka takut pada tumpahan hidrazin?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh 4: &amp;quot;Ini adalah hal yang sama. Mereka hanya bisa menyaksikan saat musuhnya mundur ke tempat yang aman karena mereka masih terjebak pada kemunafikan seperti paham (keyakinan) keramah lingkungan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentunya tentara dari negara manapun akan menolak mengadopsi mentalitas mengalah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara mereka percaya bahwa mereka masih diamati dengan satelit buatan atau platform di stratosfer, mereka memiliki keyakinan bahwa mereka tidak lagi dalam bahaya serangan lebih lanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini sebenarnya tidak mendirikan kecerobohan pada bagian mereka. Secara umum, jika sesuatu terjadi maka serangan akan terjadi sekarang. Setidaknya, harus ada pengejaran dari kapal angkatan laut atau pesawat angkatan udara. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh 5: &amp;quot;......Ingat, kami akan membalas penghinaan ini lebih dalam.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih dari satu atau dua petugas musuh saat ini telah menyatakan serangan baru untuk diberikan dan bersumpah membalas dendam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, mereka baru saja melewati sebelah timur Oshima. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, alarm klakson (kapal) meraung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah alarm untuk fluktuasi gelombang psion, menunjukkan bahwa mereka sedang dibidik (sebagai target) oleh sistem penargetan tambahan CAD itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapten kapal: &amp;quot;Apa yang terjadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapten kapal harus meminta laporan situasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu wajar, mengingat bahwa tidak ada bahkan musuh yang bersembunyi dalam radius 10 Km.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kapten kapal yang disamarkan bahkan tidak mampu menyelesaikan kalimat pendek itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bola cahaya yang menyengat terlihat jelas pada geladak (kapal). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gelombang guncangan tercipta karena udara dengan cepat menjadi panas dan geladak meleleh menciptakan aliran uap logam, seketika melesak turun ke sesuatu yang mudah terbakar, yang termasuk hidrazin, saat bola api yang sangat besar melahap seluruh kapal. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Neraka peng-bumi-hangus-an yang lahir dari Material Burst dapat diverifikasi di puncak atap Bay Hills Tower melalui kamera pengamatan dari stratosfer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata pamungkas dalam Sihir Dekomposisi, &amp;quot;Material Burst&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang dapat menguraikan materi (benda) menjadi energi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan reaksi pemusnahan. Karena ini langsung menguraikan materi menjadi energi, tidak ada kehilangan energi dari tumbukan antara elektron dan positron (proton) yang akan terlihat dalam reaksi pemusnahan. Berdasarkan pada Formula Einstein, energi yang diciptakan adalah massa dikalikan dengan kecepatan cahaya kuadrat (E = m x c2).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Energi yang dilepaskan dari satu tetes air, 50 miligram materi yang dianggap kecil, setara dengan 1000 ton TNT.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu energi yang sangat panas yang segera dilepaskan dari ruang yang satu tetes air tersebut tempati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_313.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;......Dikonfirmasi ledakan pada lokasi kapal musuh. Konfimasi visual tidak dimungkinkan karena uap yang diciptakan dari ledakan, tapi kapal itu sesuai yang diharapkan akan tenggelam.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Kapal dikonfirmasi akan tenggelam. Adakah bahaya dari tsunami?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya membenarkan postur tubuhnya dan bertanya pada Fujibayashi saat dia membuat laporannya dari perangkat observasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jangan khawatir. Tidak ada tanda-tanda tsunami.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Kita mampu menembak 50 mg tetes air dari jarak sekitar 80 Kilometer...... &#039;Third Eye&#039; telah memenuhi tujuan rancangannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada melaporkan dengan gembira.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama diam-diam menggangguk pada laporan Sanada dan mengucapkan selamat pada Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Kerja yang sangat bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Ya, Pak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengangguk dalam menanggapi hormat Tatsuya ini, Kazama mengumumkan mengakhiri operasi tempur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_13&amp;diff=385278</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 13</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_13&amp;diff=385278"/>
		<updated>2014-08-25T01:55:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: Created page with &amp;quot;Independent Magic-Equipped Battalion akhirnya mendeteksi penampakan kapal yang disamarkan yang dijadikan sebagai markas musuh.   Musuh menginvestasikan sekitar 20 Apc beroda b...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Independent Magic-Equipped Battalion akhirnya mendeteksi penampakan kapal yang disamarkan yang dijadikan sebagai markas musuh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh menginvestasikan sekitar 20 Apc beroda besar, 60 tank bipedal, dan 800 personel tempur yang termasuk sejumlah besar Penyihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun jumlah ini tidak cukup untuk menaklukkan suatu wilayah, kekuatan ini lebih dari cukup untuk suatu pertempuran. Namun, mereka saat ini terperosok dalam situasi pemusnahan dimana semua APC dan tank bipedal dihancurkan dan kekalahan pasukan infanteri melebihi 70%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan di garis depan yang bertanggung jawab atas kekalahan total mereka adalah 40 orang unit terbang yang berseragam sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Insiden Yokohama mendekati babak akhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melengkapi perannya sebagai komandan pada para relawan, Katsuto menerima komunikasi dari cabang sisi Asosiasi Sihir. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas: &amp;quot;Kapal musuh meninggalkan tepi laut kita!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar laporan itu, dahi Katsuto sedikit berkerut untuk menggambarkan keterkejutannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Musuh seharusnya tidak bisa mundur lagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, tidak ada lagi pasukan musuh yang masih bertarung dimanapun tempatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Unik mereka bertarung beberapa saat yang lalu telah melarikan diri setelah meninggalkan barisan belakang dari arah belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan anggota yang bertahan dari barisan belakang telah menyerah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meksi begitu, mereka tidak mungkin bisa mengangkut semua pasukan yang tersisa dalam waktu yang sesingkat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seharusnya masih ada pasukan musuh yang tersisa di sepanjang garis pantai itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas: &amp;quot;Musuh tampaknya telah meninggalkan segala upaya untuk memulihkan kekuatan mereka yang tersisa. Haruskah kita beralih ke pembantaian?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas komunikasi, yang usianya kira-kira sama dengan Katsuto, menanyakan pertanyaan ini pada Katsuto dengan mata berbinar. Setelah sengit, pertempuran terus menerus dengan banyak kekalahan sekutu, semangat pembalasan dendam hanyalah yang diharapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikatakan itu, justru karena alasan inilah Katsuto menggelengkan kepalanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Itu bukan tanggung jawab kita. Kita tidak harus mengambil resiko yang tidak perlu, jadi serahkan sisanya pada JSDF.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Officer: &amp;quot;—Dimengerti!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mungkin tidak puas dengan jawaban itu, tapi dia mematuhi Penyihir dari Sepuluh Master Klan itu yang bertanggung jawab memimpin mereka ke kemenangan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari mulut pemuda itu, perintah itu dikeluarkan untuk semua unit relawan untuk menghentikan operasi tempur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Batalion dari Tsurumi datang dari arah utara, sedangkan unit dari Fujisawa akhirnya mendekat dari arah selatan. Dari arah barat, ada pasukan pertahanan dari Tsuchiya dengan unsur-unsur dari unit Fujisawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mampu mempertahankan tekanan yang diberikan dari semua tiga unit tersebut, musuh meninggalkan semua upaya untuk memulihkan unit amphibi dan mulai mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan berarti Yanagi pernah bermaksud untuk membiarkan kapal musuh yang panik mengangkar jangkar untuk melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Tinggalkan musuh yang belum melarikan diri pada skuad di belakang kita. Kita akan bertempur dengan kapal musuh dan menghancurkannya.!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu mungkin untuk menggunakan mobilitas Mobile Suit di udara untuk terbang diatas musuh yang tersisa di tanah dan naik ke kapal musuh untuk langsung menyerang interior kapal, Yanagi memilih untuk tidak menggunakan strategi itu karena resiko yang didapat dan membuang-buang waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan tentara bersenjatakan senapan yang diperkuat daya penetrasinya sebagai pendamping, dia menarik tentara bersenjatakan rudal kendali dengan ujung detonator gas terarah ke posisi tengah dan membantuk unit serangan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sesaat mereka hendak terbang, sebuah suara meminta dia untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kapten Yanagi, jangan meluncurkan serangan langsung pada kapal musuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Fujibayashi, apa yang terjadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi adalah salah satu yang menyeru hal itu melalui interkom.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kapal musuh menggunakan bahan bakar baterai hidrazin. Menenggelamkan kapal itu di teluk Tokyo akan berpengaruh negatif sangat parah pada kualitas air.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi sedikit mendecakkan lidahnya. Dia tidak bertanya mengapa dia tahu sesuatu seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menangkap berkas cahaya aliran elektron dan menggunakan sihir itu untuk men-kaku-kan target adalah salah satu taktik sihir favorit Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi mampu membedakan antara Pnyihir normal dan &amp;quot;Booster (manusia dopping)&amp;quot; hanya dengan membaca gelombang otak lemah dari hingga 1 km jaraknya. Dengan demikian, mengidentifikasi komposisi molekul pada tempat persediaan bahan bakar yang sangat besar tanpa adanya paparan radiasi tidak menimbulkan tantangan untuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Jadi apa yang akan kita lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mundur, Yanagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Komandan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Target transmisi tiba-tiba berubah, mendorong ledakan kejutan dari Yanagi. Hal ini tidak berasal dari perubahan pada perubahan target, namun untuk perintah itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jangan salah paham. Kita tidak mengakhiri pertempuran di sini. Serahkan pembersihan musuh yang tersisa pada unit dari Tsurumi dan Fujisawa, regu mu segera kembali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pasti berhasil untuk mengatur pikirannya saat menerima pesan tersebut, tapi kali ini tidak ada keraguan dalam suaranya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit menggunakan Mobile Suit untuk mencapai penerbangan yang sangat baik untuk menyerang markas besar musuh dengan cepat atau meluncurkan serangan kejutan pada arah belakang musuh, namun mereka tidak cocok untuk situasi pertempuran seperti pembersihan yang memerlukan tenaga manusia dan waktu yang sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, meskipun mereka meningkatkan efisiensi dengan mengumpulkan pasukan elit untuk hal ini, menggunakan sihir dalam jangka panjang akan mengakibatkan kelelahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi memberikan perintah pada pasukannya untuk kembali ke markas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia)&amp;diff=385142</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia)&amp;diff=385142"/>
		<updated>2014-08-24T11:05:08Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: /* Jilid 7 - Yokohama Disturbance Chapter (II) */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Image:MKnR v01 cover.jpg|200px|thumb|Cover Mahouka Koukou no Rettousei Jilid 1]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Mahouka Koukou no Rettousei&#039;&#039;&#039;&#039;&#039; (魔法科高校の劣等生), diterjemahkan secara harafiah ke bahasa Inggris menjadi &#039;&#039;&amp;quot;The Poor Performing Student of a Magic High School&amp;quot;&#039;&#039;, juga secara resmi dikenal dengan &amp;quot;The Irregular at Magic High School&amp;quot;, adalah sebuah novel ringan Jepang karya Satou Tsutomu (佐島勤), yang diilustrasikan oleh Ishida Kana (石田可奈), diterbitkan oleh [http://en.wikipedia.org/wiki/ASCII_Media_Works ASCII Media Works] di bawah label [http://en.wikipedia.org/wiki/Dengeki_Bunko Dengeki Bunko]. Novel ini awalnya diserialisasi sebagai web novel di &amp;quot;[http://syosetu.com/ Let&#039;s Become a Novelist]&amp;quot; mulai dari 12 Oktober 2008. Novel ini kemudian menjadi web novel kedua setelah &amp;quot;[[Sword Art Online]]&amp;quot; yang dikomersialisasi dan diterbitkan oleh Dengeki pada Juli 2011. Sebuah adaptasi anime oleh Studio Madhouse diumumkan pada tanggal 6 Oktober 2013, dan anime saat ini ditayangkan pada April 5, 2014.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serial Mahouka Koukou no Rettousei juga tersedia dalam bahasa lain seperti berikut:&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei|English (English)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei ~Russian Version~|Русский (Russian)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei - Français|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Español)|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Italiano)|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei (tiếng Việt)|Tiếng Việt (Vietnamese)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei ~Brazilian Portuguese~|Português (Brazilian Portuguese)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei PL|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei Hungarian Version|Magyar (Hungarian)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
Sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukanlah hasil dari legenda ataupun dongeng, tapi sebaliknya telah menjadi sebuah teknologi dari kenyataan sejak waktu yang tidak diketahui oleh manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan supranatural menjadi teknologi yang sistematis lewat sihir, sedangkan sihir menjadi kemampuan teknis. Seorang &amp;quot;Pengguna Kekuatan Supranatural&amp;quot; menjadi seorang &amp;quot;Teknisi Sihir&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknisi Sihir (pendeknya, Penyihir) dibesarkan lewat  SMA Sihir dan Universitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah sebuah cerita tentang:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang kakak laki-laki tak sempurna dengan pencapaian rendah, yang payah dengan sihir tapi merupakan seorang murid teladan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang adik perempuan sempurna tanpa cacat dengan pencapaian tinggi, yang cakap dalam segala sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kedua bersaudara memasuki sebuah SMA Sihir,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selubung sebuah panggung pergolakan kehidupan sehari-hari terbuka——.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Halaman Pendaftaran|Pendaftaran]] ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Penerjemah diharapkan [[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Halaman Pendaftaran|mendaftarkan]] chapter mana saja yang akan dikerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Format Standar===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap Bab harus sesuai dengan ketentuan di Pedoman Format Umum&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|Format Umum/Pedoman Style]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei Bahasa Indonesia: Pedoman Nama dan Terminologi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Jika anda menyenangi serial ini, kunjungi kami di [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=6002 forum].&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Updates==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;24 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 7 Chapter 12 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;22 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 7 Chapter 8 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;20 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 7 Chapter 11 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;13 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 3 Background selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;12 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 5 Presidential Elections and Queen selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;8 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 11 Chapter 13 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;2 July 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 9 Chapter 0 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;28 Juni 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 8 Chapter 3, Chapter 10, Chapter 12 selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;10 Juni 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 13 The Ten Magicians R&amp;amp;D Institutes selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;9 Juni 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 8 Background selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;2 Mei 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 8 Chapter 1 selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Update sebelumnya bisa ditemukan di [[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Updates|Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia) Updates page]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &#039;&#039;Mahouka Koukou no Rettousei&#039;&#039; oleh Satou Tsutomu==&lt;br /&gt;
	&lt;br /&gt;
===Jilid 1 - Enrollment Chapter (I) ([[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume1|Full Text]])===&lt;br /&gt;
[[File:MKnR v01 cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 1 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Preamble| SMA Sihir adalah ——]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 0|Chapter 0]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 1|Chapter 1]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 3|Chapter 3]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 The Late Great Favorite|The Late Great Favorite]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 2 - Enrollment Chapter (II)=== &lt;br /&gt;
[[File:Mahouka Koukou no Rettousei 02 000cov.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 2 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Preamble|Casting Assistant Device]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 9|Chapter 9]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 10|Chapter 10]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 12|Chapter 12]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 3 - Nine Schools Competition Chapter (I) ([[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume3|Full Text]])===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr v03 cover.jpeg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 3 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Background|Background]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 0|Chapter 0]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 6|Chapter 6]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 4 - Nine Schools Competition Chapter (II)=== &lt;br /&gt;
[[File:Mknr v04 cover .jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 4 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Preamble|Preamble]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 10|Chapter 10]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 12|Chapter 12]] &#039;&#039;&#039;(proses pengecekan 1/8)&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 5 - Summer Holiday Chapter=== &lt;br /&gt;
[[File:Mknr v05 cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 5 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Summer break|Summer Break]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 The honour student&#039;s supplementary lesson|The Honour Student&#039;s Supplementary Lesson]] &#039;&#039;&#039;Masih diproses&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Amelia in Wonderlan|Amelia in Wonderland]] &#039;&#039;&#039;Masih diproses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Friendship, trust and the dubious lolicon|Friendship, Trust and the Dubious Lolicon]] &#039;&#039;&#039;Masih diproses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Memories of summer|Memories of Summer]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Presidential elections and the queen|Presidential Elections and the Queen]] &#039;&#039;&#039;Belum Lengkap&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 6 - Yokohama Disturbance Chapter (I)=== &lt;br /&gt;
[[File:MKnR v06 000-Areal.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 6 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 1|Chapter 1]] &#039;&#039;&#039;Incomplete&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 7 - Yokohama Disturbance Chapter (II)=== &lt;br /&gt;
[[File:MKnR v07 000-Areal.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 7 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 8|Chapter 8]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 9|Chapter 9]] (1/8)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 10|Chapter 10]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 12|Chapter 12]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 13|Chapter 13]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 8 - Reminiscence Chapter=== &lt;br /&gt;
[[File:MKnR v08 000-0.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;float: left; margin-right: 70px; text-align:left;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 8 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Background|Background]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 3|Chapter 3]](butuh TLC)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 10|Chapter 10]]&#039;&#039;&#039;incomplete&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 12|Chapter 12]](butuh TLC)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 15|Chapter 15]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 16|Chapter 16]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 17|Chapter 17]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 18|Chapter 18]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Untouchable — The Nightmare of 2062|Untouchable — The Nightmare of 2062]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 9 - Visitor Chapter (I)===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr v9 000.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 9 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 0|Chapter 0]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 1|Chapter 1]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 7|Chapter 7]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Kata Penutup|Kata Penutup]] &lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 10 - Visitor Chapter (II)===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr_v10_00cov.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 10 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 9|Chapter 9]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 10|Chapter 10]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 11|Chapter 11]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 12|Chapter 12]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 11 - Visitor Chapter (III)===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr_v11_00cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 11 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 15|Chapter 15]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 16|Chapter 16]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 17|Chapter 17]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Epilogue|Epilogue]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 The Ojou-sama&#039;s Magnificent(?) Day Off|The Ojou-sama&#039;s Magnificent(?) Day Off]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 12 - Double Seven Chapter===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr v12 00cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 12 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Introduction|Introduction]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 10|Chapter 10]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 12|Chapter 12]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 15|Chapter 15]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 16|Chapter 16]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Epilogue|Epilogue]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 13 - Steeplechase Chapter===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 The Ten Magician R&amp;amp;D Institutes|The Ten Magician R&amp;amp;D Institutes]](butuh TLC)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 0|Chapter 0]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 6|Chapter 6]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==&#039;&#039;Dengeki Bunko Magazine:&#039;&#039; Mahouka Koukou no Rettousei Ninendo==&lt;br /&gt;
Ninendo started appearing in Dengeki Bunko MAGAZINE (starting in Volume 28) and have yet to be published in a collected novel form. Tatsuya, Miyuki and their friends are now in their Sophomore year. &lt;br /&gt;
::*[[Magazine Ninedo Illustrations|Magazine Illustrations]] &lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &#039;&#039;Gaiden: Mahouka Koukou no Shounen Shoujo&#039;&#039; oleh Satou Tsutomu==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Tinjauan Serial==&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（1）入学編&amp;lt;上&amp;gt; (10 Juli 2011 ISBN 978-4048705974)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（2）入学編&amp;lt;下&amp;gt; (10 Agustus, 2011 ISBN 978-4048705981)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（3）九校戦編&amp;lt;上&amp;gt; (10 November 2011 ISBN 978-4048709989)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（4）九校戦編&amp;lt;下&amp;gt; (10 Desember 2011 ISBN 978-4048709996)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（5）夏休み編＋１ (10 April 2012 ISBN 978-4-04-886522-7)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（6）横浜騒乱編〈上〉 (10 Juli 2012 ISBN 978-4-04-886700-9)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（7）横浜騒乱編〈下〉 (10 September 2012 ISBN 978-4-04-886701-6)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（8）追憶編  (10 Desember 2012 ISBN 978-4-04-891158-0)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（9）来訪者編&amp;lt;上&amp;gt; (10 Maret 2013 ISBN 978-4-04-891423-9)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（10）来訪者編&amp;lt;中&amp;gt; (7 Juni 2013 ISBN 978-4-04-891609-7)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（11）来訪者編&amp;lt;下&amp;gt; (10 Agustus 2013 ISBN 978-4-04-891610-3)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（12）ダブルセブン編 (10 Oktober 2013 ISBN 978-4-04-866003-7)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（13）「二学年度の部」九校戦編 (2014) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia)&amp;diff=385141</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia)&amp;diff=385141"/>
		<updated>2014-08-24T11:04:07Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: /* Updates */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Image:MKnR v01 cover.jpg|200px|thumb|Cover Mahouka Koukou no Rettousei Jilid 1]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Mahouka Koukou no Rettousei&#039;&#039;&#039;&#039;&#039; (魔法科高校の劣等生), diterjemahkan secara harafiah ke bahasa Inggris menjadi &#039;&#039;&amp;quot;The Poor Performing Student of a Magic High School&amp;quot;&#039;&#039;, juga secara resmi dikenal dengan &amp;quot;The Irregular at Magic High School&amp;quot;, adalah sebuah novel ringan Jepang karya Satou Tsutomu (佐島勤), yang diilustrasikan oleh Ishida Kana (石田可奈), diterbitkan oleh [http://en.wikipedia.org/wiki/ASCII_Media_Works ASCII Media Works] di bawah label [http://en.wikipedia.org/wiki/Dengeki_Bunko Dengeki Bunko]. Novel ini awalnya diserialisasi sebagai web novel di &amp;quot;[http://syosetu.com/ Let&#039;s Become a Novelist]&amp;quot; mulai dari 12 Oktober 2008. Novel ini kemudian menjadi web novel kedua setelah &amp;quot;[[Sword Art Online]]&amp;quot; yang dikomersialisasi dan diterbitkan oleh Dengeki pada Juli 2011. Sebuah adaptasi anime oleh Studio Madhouse diumumkan pada tanggal 6 Oktober 2013, dan anime saat ini ditayangkan pada April 5, 2014.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serial Mahouka Koukou no Rettousei juga tersedia dalam bahasa lain seperti berikut:&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei|English (English)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei ~Russian Version~|Русский (Russian)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei - Français|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Español)|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Italiano)|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei (tiếng Việt)|Tiếng Việt (Vietnamese)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei ~Brazilian Portuguese~|Português (Brazilian Portuguese)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei PL|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei Hungarian Version|Magyar (Hungarian)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
Sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukanlah hasil dari legenda ataupun dongeng, tapi sebaliknya telah menjadi sebuah teknologi dari kenyataan sejak waktu yang tidak diketahui oleh manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan supranatural menjadi teknologi yang sistematis lewat sihir, sedangkan sihir menjadi kemampuan teknis. Seorang &amp;quot;Pengguna Kekuatan Supranatural&amp;quot; menjadi seorang &amp;quot;Teknisi Sihir&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknisi Sihir (pendeknya, Penyihir) dibesarkan lewat  SMA Sihir dan Universitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah sebuah cerita tentang:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang kakak laki-laki tak sempurna dengan pencapaian rendah, yang payah dengan sihir tapi merupakan seorang murid teladan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang adik perempuan sempurna tanpa cacat dengan pencapaian tinggi, yang cakap dalam segala sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kedua bersaudara memasuki sebuah SMA Sihir,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selubung sebuah panggung pergolakan kehidupan sehari-hari terbuka——.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Halaman Pendaftaran|Pendaftaran]] ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Penerjemah diharapkan [[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Halaman Pendaftaran|mendaftarkan]] chapter mana saja yang akan dikerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Format Standar===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap Bab harus sesuai dengan ketentuan di Pedoman Format Umum&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|Format Umum/Pedoman Style]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei Bahasa Indonesia: Pedoman Nama dan Terminologi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Jika anda menyenangi serial ini, kunjungi kami di [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=6002 forum].&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Updates==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;24 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 7 Chapter 12 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;22 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 7 Chapter 8 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;20 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 7 Chapter 11 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;13 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 3 Background selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;12 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 5 Presidential Elections and Queen selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;8 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 11 Chapter 13 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;2 July 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 9 Chapter 0 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;28 Juni 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 8 Chapter 3, Chapter 10, Chapter 12 selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;10 Juni 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 13 The Ten Magicians R&amp;amp;D Institutes selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;9 Juni 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 8 Background selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;2 Mei 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 8 Chapter 1 selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Update sebelumnya bisa ditemukan di [[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Updates|Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia) Updates page]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &#039;&#039;Mahouka Koukou no Rettousei&#039;&#039; oleh Satou Tsutomu==&lt;br /&gt;
	&lt;br /&gt;
===Jilid 1 - Enrollment Chapter (I) ([[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume1|Full Text]])===&lt;br /&gt;
[[File:MKnR v01 cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 1 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Preamble| SMA Sihir adalah ——]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 0|Chapter 0]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 1|Chapter 1]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 3|Chapter 3]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 The Late Great Favorite|The Late Great Favorite]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 2 - Enrollment Chapter (II)=== &lt;br /&gt;
[[File:Mahouka Koukou no Rettousei 02 000cov.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 2 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Preamble|Casting Assistant Device]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 9|Chapter 9]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 10|Chapter 10]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 12|Chapter 12]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 3 - Nine Schools Competition Chapter (I) ([[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume3|Full Text]])===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr v03 cover.jpeg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 3 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Background|Background]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 0|Chapter 0]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 6|Chapter 6]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 4 - Nine Schools Competition Chapter (II)=== &lt;br /&gt;
[[File:Mknr v04 cover .jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 4 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Preamble|Preamble]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 10|Chapter 10]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 12|Chapter 12]] &#039;&#039;&#039;(proses pengecekan 1/8)&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 5 - Summer Holiday Chapter=== &lt;br /&gt;
[[File:Mknr v05 cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 5 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Summer break|Summer Break]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 The honour student&#039;s supplementary lesson|The Honour Student&#039;s Supplementary Lesson]] &#039;&#039;&#039;Masih diproses&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Amelia in Wonderlan|Amelia in Wonderland]] &#039;&#039;&#039;Masih diproses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Friendship, trust and the dubious lolicon|Friendship, Trust and the Dubious Lolicon]] &#039;&#039;&#039;Masih diproses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Memories of summer|Memories of Summer]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Presidential elections and the queen|Presidential Elections and the Queen]] &#039;&#039;&#039;Belum Lengkap&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 6 - Yokohama Disturbance Chapter (I)=== &lt;br /&gt;
[[File:MKnR v06 000-Areal.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 6 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 1|Chapter 1]] &#039;&#039;&#039;Incomplete&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 7 - Yokohama Disturbance Chapter (II)=== &lt;br /&gt;
[[File:MKnR v07 000-Areal.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 7 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 8|Chapter 8]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 9|Chapter 9]] (1/8)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 10|Chapter 10]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 12|Chapter 12]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 13|Chapter 13]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 8 - Reminiscence Chapter=== &lt;br /&gt;
[[File:MKnR v08 000-0.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;float: left; margin-right: 70px; text-align:left;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 8 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Background|Background]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 3|Chapter 3]](butuh TLC)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 10|Chapter 10]]&#039;&#039;&#039;incomplete&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 12|Chapter 12]](butuh TLC)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 15|Chapter 15]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 16|Chapter 16]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 17|Chapter 17]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 18|Chapter 18]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Untouchable — The Nightmare of 2062|Untouchable — The Nightmare of 2062]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 9 - Visitor Chapter (I)===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr v9 000.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 9 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 0|Chapter 0]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 1|Chapter 1]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 7|Chapter 7]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Kata Penutup|Kata Penutup]] &lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 10 - Visitor Chapter (II)===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr_v10_00cov.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 10 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 9|Chapter 9]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 10|Chapter 10]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 11|Chapter 11]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 12|Chapter 12]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 11 - Visitor Chapter (III)===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr_v11_00cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 11 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 15|Chapter 15]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 16|Chapter 16]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 17|Chapter 17]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Epilogue|Epilogue]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 The Ojou-sama&#039;s Magnificent(?) Day Off|The Ojou-sama&#039;s Magnificent(?) Day Off]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 12 - Double Seven Chapter===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr v12 00cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 12 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Introduction|Introduction]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 10|Chapter 10]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 12|Chapter 12]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 15|Chapter 15]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 16|Chapter 16]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Epilogue|Epilogue]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 13 - Steeplechase Chapter===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 The Ten Magician R&amp;amp;D Institutes|The Ten Magician R&amp;amp;D Institutes]](butuh TLC)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 0|Chapter 0]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 6|Chapter 6]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==&#039;&#039;Dengeki Bunko Magazine:&#039;&#039; Mahouka Koukou no Rettousei Ninendo==&lt;br /&gt;
Ninendo started appearing in Dengeki Bunko MAGAZINE (starting in Volume 28) and have yet to be published in a collected novel form. Tatsuya, Miyuki and their friends are now in their Sophomore year. &lt;br /&gt;
::*[[Magazine Ninedo Illustrations|Magazine Illustrations]] &lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &#039;&#039;Gaiden: Mahouka Koukou no Shounen Shoujo&#039;&#039; oleh Satou Tsutomu==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Tinjauan Serial==&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（1）入学編&amp;lt;上&amp;gt; (10 Juli 2011 ISBN 978-4048705974)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（2）入学編&amp;lt;下&amp;gt; (10 Agustus, 2011 ISBN 978-4048705981)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（3）九校戦編&amp;lt;上&amp;gt; (10 November 2011 ISBN 978-4048709989)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（4）九校戦編&amp;lt;下&amp;gt; (10 Desember 2011 ISBN 978-4048709996)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（5）夏休み編＋１ (10 April 2012 ISBN 978-4-04-886522-7)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（6）横浜騒乱編〈上〉 (10 Juli 2012 ISBN 978-4-04-886700-9)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（7）横浜騒乱編〈下〉 (10 September 2012 ISBN 978-4-04-886701-6)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（8）追憶編  (10 Desember 2012 ISBN 978-4-04-891158-0)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（9）来訪者編&amp;lt;上&amp;gt; (10 Maret 2013 ISBN 978-4-04-891423-9)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（10）来訪者編&amp;lt;中&amp;gt; (7 Juni 2013 ISBN 978-4-04-891609-7)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（11）来訪者編&amp;lt;下&amp;gt; (10 Agustus 2013 ISBN 978-4-04-891610-3)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（12）ダブルセブン編 (10 Oktober 2013 ISBN 978-4-04-866003-7)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（13）「二学年度の部」九校戦編 (2014) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_12&amp;diff=384750</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 12</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_12&amp;diff=384750"/>
		<updated>2014-08-23T05:25:57Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada 4:30 PM waktu setempat, situasi pertempuran mulai berbalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, penyerangan tentara musuh tidak pernah merencanakan untuk terjebak dalam pertarungan yang panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya ada satu kapal perang dalam bentuk sebuah kapal kargo yang disamarkan; mereka tidak bekerja sangat erat dengan para prajurit yang telah menyusup sebelumnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan awal serangan kejutan adalah Kompetisi Tesis SMA Sihir Nasional, namun karena fakta bahwa pasukan musuh tidak cukup untuk melakukannya, hanya menyebabkan kerusakan sebagian pada bangunan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, mereka awalnya hanya mengantisipasi pada perlawanan polisi saat mereka memegang kendali atas tujuan utama mereka dan penculikan warga sipil, maka mereka hanya mengeluarkan serangan kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sebagian besar kesalahan perhitungan itu berasal dari kenyataan bahwa Asosiasi Sihir mengatur para relawan untuk pertahanan lebih cepat dari yang mereka bayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, itu juga berkat reaksi cepat dari JSDF. Satu jam setelah mobilisasi, satu batalion bala bantuan telah dikerahkan untuk melindungi warga sipil yang menyelamatkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena musuh yang didekatnya mulai mundur, pertempuran berubah menjadi patroli penjagaan-perdamaian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain memverifikasi identitas warga sipil yang dievakuasi, situasi membaik dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, laki-laki dan perempuan muda terjebak dalam pusat pusaran yang tidak memiliki firasat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_215.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Kurosawa-san? ...Ya, OK. ...Ya, terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berbicara dengan seseorang, yang pastinya adalah kepala pelayan dari rumahnya (Keluarga Kitayama), Shizuku melepaskan media transmisi dari telinganya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara bersamaan, suara mesin helikopter bisa terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Saegusa-senpai, helikopternya akan segera sampai disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar laporan Shizuku, Mayumi mengangkat wajahnya dari pesan terminal yang dia tatap dengan ekspresi muram dan mengeluarkan senyum dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku mengerti. Kitayama-san, kamu pergi duluan dan bawa perempuan beserta anak-anak terlebih dahulu. Inagaki-san, tolong temani dia dan berikan bantuanmu untuk Kitayama-san di atas. Juga, Inagaki-san, maukah kamu mengkoordinasikan dan mengarahkan orang-orang yang belum dievakuasi? Ichihara dan aku juga akan turun tangan. Mitsui-san, tolong pantau lingkungan sekitar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cekatan memberikan serangkaian instruksi, dia diam-diam menghela napas kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warga sipil yang rewel yang sedang dievakuasi perlahan-lahan pasti akan senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada banyak orang yang menolak keras pada orang-orang yang memiliki anak mendahului proses evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejauh ini, mereka tidak menemukan siapapun yang memulai skenario ini karena mereka takut bahwa mereka tidak bisa naik ke helikopter tepat waktu, tapi jika helikopter terlambat datang, maka ketegangan dan kecemasan pasti akan meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, dua helikopter tiba pada saat bersamaan akan menjadi ideal, tapi dia tidak bisa mengatakan helikopter yang tiba duluan hanya menunggu sebentar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Apa yang kamu lakukan membuang-buang waktu disini? Seriuslah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pertama-tama Mayumi harus bergulat dengan kecemasannya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komandan serangan invasi tidak peduli untuk menyembunyikan wajah muramnya pada situasi yang terus memburuk dari pertempuran ini. Agar berhasil, operasi ini memanggil kapal tunggal untuk menyerang bangsa musuh, mencapai semua tujuan, dan penarikan (mundur) sebelum musuh merespon. Berdasarkan desain ini, fase pertama dari misi ini sudah berhasil dilaksanakan. Sementara waktu respon musuh yang cepat itu masih berada dalam parameter yang telah diprediksikan. Kekuatan perlawanan warga sipil melampaui semua prediksi. Berdasarkan rencana awal, mereka seharusnya sudah beralih ke fase penarikan, tapi sementara mereka terjebak dalam pertempuran dengan para relawan, pengepungan musuh sudah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rute sepanjang garis pantai ke arah utara telah dipalang oleh pasukan yang datang dari unit Tsurumi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang sudah tidak mungkin untuk mengejar warga sipil yang menyelamatkan diri melalui laut dan mengambil sandera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas musuh: &amp;quot;Kehilangan kontak dengan semua drone pengamat.!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah laporan bawahannya, Komandan tak berkutik tetapi menggigit bibirnya. Bahkan drone yang terakhir telah ditembak jatuh. Sekarang, dia hanya bisa mengeluarkan perintah dengan mata-mata yang dia miliki di genggamannya. Dia menghujat secara mental pada Chen Xiangshan, yang saat ini didalam formasi musuh dan masih belum mengirimkan sinyal, sebelum memerintahkan pasukan yang berada di utara untuk mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, ke arah pedalaman — di alun-alun di depan stasiun bis yang sedang menunggu kedatangan helikopter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC beroda yang berbelok di persimpangan tergelincir dan terguling (seperti roda).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Road Extension&amp;quot; milik Isori berhasil mematahkan suspensi kendaraan tersebut dan menyebabkan APC terguling, hanya bisa berhenti setelah terguling (seperti roda)  bertabrakan dengan lampu lalu lintas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Serahkan padaku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena mereka berada di luar perimeter garis pertahanan, Kanon tidak lagi harus khawatir tentang siswa-siswi di tempat persembunyian bawah tanah, jadi dia dapat mengaktifkan &amp;quot;Mine Genesis&amp;quot; milik Keluarga Chiyoda yang sangat-tersohor dengan bebas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah getaran yang sangat besar muncul dari bawah APC seolah-olah mengabaikan alat peredam guncangan yang menempel di setiap roda. Gelombang getaran menyebar ke seluruh interior kendaraan dan menyebabkan kerusakan yang tak terhitung. Pasukan robot yang diluar APC selamat, tapi bagian dalamnya sangat berantakan. Berkat getaran yang dikirim ke otak dan kanal semisirkular, pilot robot itu pastinya mengalami gegar otak sehingga tak sadarkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru dari senjata meriam otomatis melubangi dinding bangunan yang dua dari mereka bersembunyi. Itu adalah tembakan pembalasan dari APC yang memimpin kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori memeluk Kanon yang berteriak ke dadanya dan melindunginya dengan tubuhnya sementara dia menahan balik medan momentum sepanjang dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengambil keuntungan dari celah yang tercipta oleh dampak pantulan peluru APC, Mari mengaktifkan sihir yang merendahkan kepadatan oksigen dari tempat persembunyiannya di sisi lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, untuk bertahan melawan senjata BC, sistem penyaringan udara yang sangat baik didalam kendaraan menangkal perubahan itu, sehingga sihirnya tidak memberikan efek nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggigit lidahnya, Mari melepaskan sihir itu yang menganggu Eidos kepadatan oksigen  dan sebaliknya meningkatkan suhu udara sekitar Howitzer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Howitzer langsung terbakar, dan kemudian meledak yang juga menghancurkan meriam otomatis didekatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa APC telah kehilangan semua kemampuan tempurnya, Kirihara maju menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot baja ditembus dengan mudahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sonic Blade menusuk ke kursi pilot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu kargo belakang dibuka dan tentara bersenjatakan senapan muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah petir datang dari atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, pedang Kirihara menyayat tenggorokan prajurit yang lengan kanannya tersambar petir itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Mibu, kau baik-baik saja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka adalah salah satu yang menembak bahu kanan para prajurit yang membidik Kirihara. Sayaka bersikeras bahwa &amp;quot;dia akan ikut apapun yang terjadi&amp;quot; (itu saja sudah cukup untuk membuat Kirihara bimbang), yang Kirihara perhatikan kondisi bahwa &amp;quot;dia tidak menggunakan teknik pedangnya untuk membunuh siapapun&amp;quot;. Hanya ketika dia diijinkan untuk menggunakan pedang melawan sasaran bukan-manusia atau pada kasus dimana dia diserang untuk membela diri melawan manusia lainnya; semua situasi yang lainnya dilarang kerang. Untuk ini, selain kodachi-nya, Sayaka juga dipersenjatai dengan alat panah mekanis kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku baik-baik saja. Ini adalah medan pertempuran, dan aku sudah membuat keputusanku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Sayaka sedikit pucat, tapi jawabannya tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, tanah mulai bergetar lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, itu adalah kedatangan tank bipedal yang selamat dari sihir Kanon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kendaraan musuh mundur untuk mengurangi dampak kerusakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waspada terhadap serangan berikutnya dari Howitzer, mereka terpaksa berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan perkembangan formasi musuh mengunci pandangan mereka pada kelompok Kanon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan gangguan Miyuki tidak membiarkan setiap sihir musuh muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan mereka diperkuat oleh Boosters.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC yang dibekukan berada dibawah serangan dari &amp;quot;Usuba Kagerou&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panjang pedang ultra tipis yang terbuat dari carbon nanotubes yang diinjeksikan kedalam kepala palu tersebut dapat bertambah hingga 20 meter. Dengan kata lain, Leo sedang memegang sebuah pedang yang dapat memanjang hingga 20 meter nantinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, semakin panjang pedang itu, semakin besar pula kesulitannya untuk mempertahankan Perkuatan Sihir itu. Walaupun begitu, Leo dengan mudahnya membentuk pisau sepanjang 10 meter dan membelah APC dari samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Musuh berada disisi kanan! Pusatnya diposisi yang sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki adalah orang pertama yang menangkap sinyal dari tank bipedal musuh yang berputar arah sementara Mikihiko menyiapkan sihir untuk menghancurkan komando musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah tank bipedal belari lurus ke dalam dinding yang tak terlihat, kedua lengannya tersangkut kebawah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, Erika menghantamnya dengan kecepatan yang tidak bisa dilihat mata.&lt;br /&gt;
Yamatsunami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang besar Orochimaru menghancurkan persenjataan mekanik itu yang dua kali tingginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki dan Mikihiko melancarkan tembakan perlindungan, yang diikuti Leo dan Erika untuk menjatuhkan kendaraan musuh itu satu per satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Mizuki.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kekuatan musuh dituntaskan untuk sementara waktu, Mizuki menoleh ketika seseorang tiba-tiba memanggil namanya, hanya menemukan Miyuki yang menanyakan tentang apa yang kelompok lainnya lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Bagaimana kondisi di pihak Chiyoda-senpai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki tidak tahu tentang bala bantuan yang menuju ke arah Mari, Mizuki juga tidak menyebutkan hal ini. (Dia tidak pernah punya waktu luang untuk melakukannya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Hm... Masih belum berubah. Mereka masih terjebak dalam pertempuran.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tim para senior mengambil posisi pertahanan sedikit didepan mereka. Ini adalah posisi kedua dari dua posisi penting menuju stasiun bis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ada apa, Miyuki? Mengapa kamu berpikir tentang hal itu pada saat ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Miyuki sedikit cemberut ketika dia berbicara kepada Mizuki, Erika bertanya dengan memegang Orochimaru diatas bahunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Tidakkah kau berpikir ini sedikit aneh? Mengapa musuh secara spesifik datang ke area kita?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika juha mengerutkan keningnya pada pertanyaan Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Jika mereka ingin menuju stasiun bis, bukankah mereka harus melewati lokasi kita?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua lokasi dimana senior dan siswa tahun pertama menggali berdasarkan estimasi Suzune menggunakan peta setempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Miyuki belum bisa menerima jawaban Mizuki pada pandangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Itu mungkin dibawah asumsi bahwa musuh maju sepanjang jalan-jalan yang terbuka. Musuh setidaknya dilengkapi dengan alat komunikasi. Kita hanya mempunyai 10 orang yang dianggap remeh pada pertahanan; musuh dapat dengan mudah menghindari kita dengan diam-diam maju melalui area kita yang sama sekali tidak memiliki satupun pertahanan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;...Mereka harus diblokir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Erika mendorong ekspresi wajah Mizuki yang mengatakan &amp;quot;Aku tidak mengerti apa yang kamu bicarakan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Mereka datang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dengan peringatan Mikihiko bahwa musuh baru telah datang, spekulasi mereka terpaksa ditahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helikopter bermesin ganda yang dikemudikan oleh Kurosawa — pelayan wanita ini tampaknya mengerti bagaimana untuk mengemudikan helikopter disamping untuk mengambil kemudi kapal — muncul diatas dan siap untuk menurunkan ketinggian helikopter tersebut, sebuah insiden terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, sebuah awan hitam muncul dan berputar di udara. Tanpa peringatan, kawanan belalang musiman datang meluncur turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika mereka hanyalah belalang, terbang kedalam instrumen helikopter sangat berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, waktu yang tidak alami ini mengisyaratkan asal supranatural mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentang untuk menyambut helikopter, Shizuku segera membuat keputusan untuk menarik keluar CAD-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah CAD model-pistol berwarna perak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Kompetisi Sembilan Sekolah, dia membeli Silver Series generasi kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didalamnya, dia telah meng-install &amp;quot;Phonon Mazer&amp;quot; dibawah Loopcast System.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengarahkannya ke langit, dia menarik pelatuk berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinar suara memotong sayap belalang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Itu, terlalu banyak...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kawanan belalang tidak terbakar sampai mati, hanya menghilang setelah terbakar, tapi itu hanya sebagian dari seluruh kawanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun berulang kali Phonon Mazer menyerang dengan cepat belalang yang mendekat, kawanan tersebut terus mendekati helikopter yang sedang mencoba mendarat.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka melihat ini juga, tapi karena sihirnya tidak cocok untuk musuh tersebut (kawanan belalang), dia menahan diri takut bahwa sihirnya mungkin akan mengganggu sihir milik Shizuku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat seperti kawanan belalang yang hendak menelan helikopter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_225.jpg|thumb|Caption text]] &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sebuah badai pembasmian menyapu kawanan tersebut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti mimpi, awan hitam belalang kehilangan kohesi dan dengan cepat menghilang saat warna mereka menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka dan Shizuku keduanya menatap ke langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlambat setengah langkah mendeteksi anomali tersebut, Mayumi dan Suzune juga menyapu tatapan mereka ke langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, sesosok berwarna hitam melayang diatas udara dengan CAD berwarna perak di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka / Shizuku: &amp;quot;Tatsuya...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada cara untuk mengetahui apakah Shizuku atau Honoka yang mengatakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak personil tempur yang menggunakan seragam berwarna hitam muncul dan membentuk barisan perlindungan di sekitar helikopter.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helikopter kargo mulai mendarat lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Berhasil menyingkirkan serangan segerombolan musuh kimiawi; dimulai pendampingan untuk pendaratan helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Biarkan personil lainnya untuk pendampingan. Letnan Khusus, buru penyihir musuh dan basmi mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menerima perintah Yanagi ini, Tatsuya mengaktifkan &amp;quot;matanya&amp;quot; digunakan untuk menemukan Penyihir yang mengirimkan kawanan belalang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia menghantamnya, dia tidak bertujuan untuk menguraikan setiap ekor tubuh belalang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sasaran sihirnya ditujukan pada Rangkaian Sihir yang membentuk kongregasi kimiawi setiap belalang.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah membusuk, sihir yang menahan kongregasi kimiawi bersama-sama, belalang melebur kembali menjadi psion.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama proses ini, dia juga menangkap jejak dimana Rangkaian Sihir itu berasal.&lt;br /&gt;
Pada jarak ini dan mempertimbangkan waktu yang sudah dihabiskan, bahkan sambil terus mempertahankan Sihir Tipe-Terbang, menyelesaikan misi S&amp;amp;D ini seperti sepotong kue.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Disana, kah?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia bisa mengeluarkan mereka dari sini, menggunakan sihir dalam jangkauan pandangan secara signifikan lebih mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya terbang menuju langit diatas Penyihir yang sedang melarikan diri itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memegang senjata kaliber besar berwarna perak — CAD model-senjata — prajurit berpakaian serba hitam terbang seperti komet menuju gedung-gedung pencakar langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit lainnya membawa senapan membentuk lingkaran di langit saat helikopter turun ditengah alun-alun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sosok berseragam hitam pekat dengan sosok yang sepenuhnya disamarkan memberikan kesan bahwa mereka adalah pertanda bencana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, terlepas dari apakah itu Honoka atau Shizuku, Mayumi atau Suzune, tidak satupun dari mereka merasa gelisah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inagaki: &amp;quot;Siapa mereka?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inagaki berjalan mendekat dan bertanya dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Kawan-kawan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menjawab singkat sambil tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bisa dikatakan sebagai kawan-kawan Tatsuya, kawan Fujibayashi, atau unit dari JSDF.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi tidak paham dengan rinciannya, tapi itu cukup. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika warga sipil sedang menaiki helikopter, mereka dengan hati-hati menjaga ketat wilayah tersebut dari atas ketinggian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya mereka telah terbang terus-menerus selama 10 menit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, tidak ada tanda-tanda kelelahan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semuanya pastinya adalah Penyihir Kelas Tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernah ada semacam rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JSDF memilih Penyihir kuat dari bidang khusus dan membentuk unit eksperimen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peringkat masing-masing dari mereka tidak ada yang istimewa, tetapi sekali dalam pertempuran, mereka adalah unit penyihir tempur yang mampu melakukan pembunuhan massal yang tak terbayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berpikir sepanjang jalur tersebut, mereka memenuhi kriteria sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mereka adalah bala bantuan yang dapat diandalkan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menambahkan hal ini saat dia melihat helikopter mengangkut warga sipil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helicopter dengan Shizuku dan Inagaki berhasil terbang kembali dan setelah mencapai ketinggian yang aman dari tembakan musuh, unit terbang dari Independent Magic-Equipped Battalion waspada menyebar menuju gedung pencakar langit di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warga sipil yang tersisa dijaga secara luas sekarang. JSDF bersikap waspada, dan meskipun itu adalah makna dari pertanda tersebut karena wajah mereka tak bisa dilihat, setidaknya itu lebih baik daripada meninggalkan semuanya pada anak-anak. Adapun perasaan mereka saat ini, ada sedikit tujuan dalam mendesak apapun lebih jauh dari mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mereka akhirnya datang kesini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada lagi bahaya dari kepanikan yang mengendap berkat bala bantuan itu, tapi Mayumi ingin sekali melarikan diri dari tekanan yang diberikan oleh warga sipil, sehingga tidak ada yang palsu tentang penggunaan kata &amp;quot;akhirnya&amp;quot; untuk menggambarkan suasana hatinya ketika perburuan panjang terhadap suara mesin yang datang ke telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah helikopter militer bermesin ganda telah tiba..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah model yang lebih besar daripada helikopter normal yang Shizuku panggil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan cara ini, warga sipil yang tersisa semuanya bisa dibawa diatas helikopter tanpa ada kesulitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, helikopter tersebut tidak datang sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada helikopter tempur lain yang mengawalnya..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nakura: &amp;quot;Mayumi Ojou-sama, kamu aman?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara pengawalnya Nakura terdengar melalui alat transmisi yang terselip di telinganya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku baik-baik saja, Nakura. Dimana kamu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nakura: &amp;quot;Aku di dalam helikopter tempur. Tuan besar memerintahkan Ojou-sama juga untuk naik ke helikopter ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;—Aku mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi sudah menyerah pada pertanyaan untuk &amp;quot;bertahan dibelakang&amp;quot;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, Nakura lebih baik di dekat perempat pertempuran juga. Meski begitu, dia tidak bisa hanya menyerang helikopter yang datang untuk menyelamatkan mereka, maka dia telah meninggalkan semua ide perlawanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pokoknya, tolong percepat proses pengangkutannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengakhiri transmisi, dia membuat permintaan untuk Suzune.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menanggapi, Suzune mengalihkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Jangan bergerak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria muda mencengkram leher Suzune dari arah belakang sementara pisau berkilauan muncul di tangannya yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun senapan-senapan di gedung pencakar langit membidik pria tersebut, pria lainnya bergegas muncul didepan pria tersebut sambil memegang granat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;...Aku mengerti, jadi inilah rencananya selama ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang diam-diam berbicara adalah orang yang sedang diancam oleh pisau, Suzune.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Kamu tentunya berpikir cepat pada langkahmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kemantapan itu yang memperingatkannya sesuatu yang serba salah, pasukan musuh yang berpura-pura menjadi salah satu dari warga sipil yang menyelamatkan diri masih mengiyakan kata-kata Suzune tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Unit-unit mekanik tadi menggambarkan kekuatan serang kami sehingga kamu bisa memastikan sasaran saat jumlah orang yang menyelamatkan diri berkurang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Kami tidak pernah berencana membiarkan mereka menyelamatkan diri di tempat pertama, tapi bahkan jika mereka melakukannya, itu tidak akan berdampak pada misi sedikit pun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune berbicara seolah-olah benar-benar mengabaikan bahaya, sedangkan pria tersebut juga tampaknya terpengaruh oleh hal ini dan menjawab kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Kamu memilih ku sebagai sasaran karena sebagai energi sumber yang terpercaya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Tidak hanya itu. Beberapa dari kami ditangkap dalam pertempuran ini, dan kamu adalah sandera yang diperlukan untuk pembebasan mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku tidak begitu berharga untuk tawar-menawar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Aku tidak yakin tentang hal itu—Aku pikir aku katakan jangan bergerak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyadari bahwa Mayumi mengoperasikan CAD-nya dari belakang punggungnya, pria itu mengayunkan pisau di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menyerah dan mengangkat tangannya ke atas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Jika kamu jadi sandera, tidak mungkin Keluarga Saegusa akan mengabaikan mu. Dibandingkan mengambil putri mereka sebagai sandera, mengambil sahabat putrinya sebagai sandera jauh lebih efektif.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Itu benar, karena Mayumi adalah orang yang naif.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengapa dia melihat ku dengan tatapan kritis; meskipun bagaimana tidak masuk akal-nya kata-kata itu, Mayumi tidak bisa ikut campur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin dia menjadi &amp;quot;naif&amp;quot;, tapi tentu saja tidak untuk tingkat yang layak untuk cacian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Selanjutnya, kamu akan menculik saya ke negara asal anda, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Tapi seharusnya anda tidak melakukan pertukaran terlebih dahulu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Itu... Kau! Apa yang telah kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria itu akhirnya menyadari dia berkata terlalu jauh. Sementara dia memang memiliki sandera di tangannya, bahkan dia tidak bisa percaya bahwa dia hanya membuka mulutnya terlalu lama sementara dia dikelilingi oleh musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Kemampuan tempur anda tidak terlalu buruk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune dengan mudah menyingkirkan tangan yang memegang pisau itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Tapi pemilihan sasaran anda sangat buruk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dengan tangkas dapat bebas dari lengan yang mencengkram lehernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku tidak ada spesial ketika mengeluarkan sihir dengan CAD, tapi sihirku tanpa media bahwa melampaui Mayumi dan Juumonji-kun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia beralih ke pria yang memegang granat dan mencabut granat dari tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku bisa membuat otot dan sistem saraf anda mati rasa. Untuk sementara, tubuh anda tidak akan bisa bergerak dengan bebas.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti katanya, tidak peduli bagaimana mereka mencoba untuk menggerakkan ototnya, tangan dan kaki mereka tidak mampu bergerak secara sadar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Sihir yang secara langsung mengganggu tubuh manusia pernah dilarang. Sifat sihir ini pada dasarnya merupakan bentuk eksperimen manusia, maka hal itu dilarang di masyarakat luas. Kelemahannya adalah bahwa sihir ini memerlukan sejumlah waktu untuk mengaktifkannya, tapi perbincangan tanpa henti dengan anda pastinya merupakan bantuan yang besar. Oh ya, berbicara tentang, perbincangan bertele-tele anda tidak ada hubungannya dengan sihir. Anda sangat ceroboh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune mengatakan hal ini dengan senyuman mengerikan di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan musuh di sisi cabang Asosiasi Sihir cukup intensif. Mencapai batas serangan mereka, kekuatan prajurit musuh meningkatkan serangan mereka untuk mendapatkan kemenangan yang krusial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi cabang, Katsuto terus sengaja mendengarkan laporan yang masuk. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JSDF mulai melancarkan serangan balik mereka dari Sakuragi-chō, tapi para relawan yang dibentuk oleh Magic Association hampir tidak menahan musuh pada Jalan China (mungkin Pecinan) di Ishikawamachi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;—Apakah anda menyiapkan seragam tempur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pertanyaan Katsuto ini, karyawan wanita tampak terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karyawan: &amp;quot;Apakah anda bermaksud menyerang sendirian? Anda tidak bisa melakukan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Anda telah menyiapkan seragam tempur, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tekad Katsuto diikuti pertanyaan itu mengintimidasi karyawan wanita itu sehingga hanya bisa mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karyawan: &amp;quot;Tapi, kamu adalah pewaris Keluarga Juumonji...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Tolong tunjukkan jalannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto memotong kata-kata gagap bicara wanita itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelayan wanita itu mengangkat kakinya dengan kaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keturunan lain dari Sepuluh Master Klan bergabung dengan para relawan di China Street. Di tengah musuh yang berlari kesana kemari, seseorang melewati mereka disertai dengan “bunga merah yang bermekaran” (percikan darah yang membasahi sebagian besar tubuh orang tersebut) dan membuat kontak dengan unit pertempuran yang melawan pasukan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peralatan pelindung yang dia kenakan diperoleh dari salah satu yang terluka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menekan tanpa berlindung, tangan kirinya memegang erat CAD berwarna merah menyala saat Masaki terengah-engah keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah kelelahan yang disebabkan penggunaan berulang-ulang sihir Rupture.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, serangan musuh beralih dari robot menjadi sihir, menyebabkan kelelahan terjadi lebih cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Phantom maju dalam gelombang pertempuran. Mereka disebut phantom karena mereka tidak mempunyai tubuh asli dan mereka adalah ilusi yang diciptakan oleh Sihir Kuno.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki tidak menggunakan CAD spesialisasi di tangan kirinya dan mengoperasikan CAD biasa di pergelangan tangan kirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan gangguan meluas ke arah luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya dengan boneka yang terbuat dari kayu yang tertinggal, ilusi phantom menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam rangka menciptakan kekuatan gangguan secara luas dab menghilangkan semua phantom, hal ini menghabiskan banyak cadangan energi Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir &amp;quot;Rupture&amp;quot;-nya digunakan untuk menguapkan cairan dalam tubuh sasaran. Jika sasaran tidak mengandung cairan di dalam tubuhnya, maka sihir itu tidak akan berpengaruh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Respon musuh dangat cepat. Melihat kekuatan pertama tank bipedal jatuh dibawah serangan dari Rupture, mereka segera melemparkan unit phantom ke medan pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melawan ilusi yang diciptakan oleh Sihir Kuno yang tidak memiliki tubuh fisik, sihir Rupture tidak berguna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tanpa tubuh fisik, ilusi masih memiliki kekuatan serangan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bekerja dalam cara yang sama seperti hipnosis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manusia yang dipotong oleh ilusi akan mati dari bekas darah yang muncul pada tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Penyihir yang menerapkan Data Fortifikasi pada diri mereka bisa menangkal serangan phantom, para relawan yang bukan Penyihir sangat tidak beruntung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bercampur dengan para relawan, Masaki hanya bisa terus bentrok melawan phantom sementara sihir spesialisasi-nya disegel, sambil putus asa mencari lokasi Penyihir musuh berada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi helikopter kargo, pengangkutan warga sipil sudah selesai dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Rin-chan, ini semua terserah kamu sekarang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Mayumi, jangan memaksakan diri terlalu keras.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helicopter berangkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para prajurit berseragam hitam mengawal helikopter ke udara dan terbang beriringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melihat helikopter mencapai ketinggian yang aman, prajurit terbang menuju pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ayo kita pergi juga. Ayo kita cari Miyuki dan kelompok Mari dan pergi dari sini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nakura: &amp;quot;—Mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nakura tampak seperti ada sesuatu yang ingin dikatakan setelah mendengar perintah Mayumi, tapi akhirnya memilih untuk hormat menundukkan kepalanya dan kembali ke kursi co-pilot helikopter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helikopter tempur yang Mayumi dan Honoka tumpangi mulai naik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang jalan, Mayumi melihat salah satu tentara prajurit yang menatap mereka pergi dari atas salah satu gedung pencakar langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tangan kanan nya, dia memegang CAD spesialisasi berwarna perak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka menghadap ke arah lain, sehingga dia tidak melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di helicopter, Mayumi menjulurkan lidahnya pada prajurit tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di balik topeng abu-abunya, Tatsuya secara jelas memandang Mayumi yang membuat mimik wajah lucu padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Dasar orang yang ceria.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diluar itu, Tatsuya tidak memiliki pikiran lain pada sukjek tersebut (Mayumi).&lt;br /&gt;
(Omong-omong, jadi Ichihara-senpai dulu adalah &amp;quot;Ichihana&amp;quot;, eh.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang Suzune gunakan adalah alasan lain mengapa nama Ichihana telah dilucuti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir itu mengandalkan banyak pada kualitas bawaan alami Keluarga Ichihana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang secara langsung mengganggu tubuh manusia dilarang pada saat itu, sehingga selain alasan medis, penggunaan sihir semacam itu sangat dibatasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia tidak tahu apakah Suzune menyadari semua rincian tersebut, kenyataan dari masalah ini adalah bahwa dia mewarisi garis keturunan Ichihana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Tatsuya juga berpikir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika itu masalahnya, maka sihir ku tidak akan menghasilkan sesuatu sehingga begitu mudahnya melucuti nomor (keluarga) ku.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alih-alih tertawa kecut, dia diam-diam merenungkan hal ini dalam privasi pikirannya. Tatsuya mengaktifkan perangkat transmisi pada helmnya.&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Saegusa Mayumi-san telah naik ke helikopter dan sedang terbang menuju pantai. Dia berharap untuk bertemu dengan teman-temannya dan adik kelas sebelum evakuasi dari area tersebut.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Dimengerti. Setelah memverifikasi bahwa VIP telah pergi dari zona tempur, kembali ke unit utama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi hal itu akhirnya mulai, pikir Tatsuya, setelah dia memotong umpan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi tidak mungkin mengatajan itu, tapi serangan balik segera dimulai bahkan jika dia tidak melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan demikian, prioritas utama adalah memastikan bahwa kelompok Mayumi melarikan diri dengan aman. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri di atap, Tatsuya mengarahkan CAD-nya ke bawah dan langsung menarik pelatuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu sudut bangunan meledak terbakar sebelum tiba-tiba menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain peluncur roket kendali yang jatuh ke tanah, tidak ada yang tersisa lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata modern tidak akan meledak karena dampak sepele seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Insiden yang sama terjadi sebanyak 5 kali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memerika kembali bahwa tidak ada orang lain yang membidik helikopter, Tatsuya menoleh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya menemukan seorang pria yang memegang sebuah pedang berdiri disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;—Siapakah kau?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaan itu datang dari seseorang di hadapannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk dapat naik kesini — dan tidak menggunakan metode orthodox saat itu sejak dia melakukan tindakan pendekatan aneh dengan melompat antara dinding gedung pencakar langit. Dia pasti seorang yang cukup terampil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Letnan Khusus JSDF 101 Independent Magic-Equipped Battalion, Ooguro Ryuuya.&amp;quot; (nb. Asli merinding denger nama-nya)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria itu — Inspektur Chiba Toshikazu, tidak mengharapkan Tatsuya untuk berterus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawaban tiba-tiba Tatsuya bersamaan dengan indikasi unit yang tak terdengar itu menyebabkan sikap Toshikazu sedikit goyah.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya dengan ringan turun dari atap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daripada melompat ke arah Toshikazu, dia lebih suka terbang turun dari gedung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan kiri Tatsuya mengetuk sabuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuhnya dibebaskan dari kontrol gravitasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya melayang tinggi menuju ketinggian dimana peluru tidak bisa mencapainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para relawan dari Asosiasi Sihir terpaksa mundur selangkah demi selangkah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Unit amphibi musuh itu secara jelas merupakan kekuatan utama mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Unit yang maju ke utara adalah unit campuran dari APC dan tank bipedal meskipun kekuatan utama dari APC, tetapi kekuatan musuh yang menyerang cabang Asosiasi Sihir terdiri dari tank bipedal yang dirancang khusus untuk pertempuran jarak dekat bersama dengan beberapa Penyihir disisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Binatang buas yang tampak seperti anjing berubah menjadi bom api. Mereka adalah kongregasi kimiawi yang diciptakan dengan Sihir Kuno untuk meniru monster yang disebut &amp;quot;Wazawaito&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya ketika mereka berpikir bahwa itu semua nyata, burung berkaki satu mirip-bangau menebarkan abu berapi dan menghilang. Mereka adalah kongregasi kimiawi yang juga dibentuk dengan Sihir Kuno yang meniru bentuk monster yang disebut  &amp;quot;Hitzukata&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Kuno dari daratan menyerbu para relawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh yang tidak lagi tentara dari &amp;quot;kebangsaan yang tidak diketahui&amp;quot;. Mengabaikan semua kepura-puraan pada penyembunyian identitas mereka, mereka menerapkan sihir yang unik dan tank bipedal dengan pertahanan ajaib untuk menghancurkan formasi unit relawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyihir dari Asosiasi Sihir dengan cepat membalas dengan sihir modern yang sangat cepat untuk mengeluarkannya dengan efek seketika, tapi mereka hanya tidak bisa menangani jumlah musuh yang sangat besar.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan, mundur!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mundur dan bangun kembali garis pertahanan yang baru!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedengarannya seperti semangat mereka belum hancur, tapi dalam menghadapi kekuatan semacam itu, satu-satunya yang bisa mengatakan itu adalah salah satu yang mundur kedalam garis perlindungan yang baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan mundur!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, raungan menghancurkan ketakutan para relawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para burung kongregasi kimiawi yang memuntahkan api dihancurkan ke tanah dan lenyap menjadi abu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah mereka telah dihantam oleh palu raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bangunlah, kamu yang menggunakan sihir. Lindungilah tanah air kita dari kejatuhan kedalam cengkraman penjajah yang hina ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dihadapan para relawan, sesosok besar berjalan didepan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah Katsuto, sepenuhnya dilapisi peralatan pelindung baja dan helm seperti samurai kuno.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto mengangkat lengannya dan mengayunkannya ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun ayunannya tidak dibuat dengan kekuatan besar,&lt;br /&gt;
Tapi pada saat bersamaan saat ayunannya, salah satu tank bipedal musuh hancur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Implikasi dari tindakan ini secara terang-terangan jelas dalam mata setiap orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang sama terjadi sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persenjataan mekanik dengan pertahanan yang dibentengi dengan sihir dihancurkan seperti mainan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah gemuruh terdengar di sekelilingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
itu adalah teriakan kemenangan dari para relawan yang sebelumnya dalam posisi inferior.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto menyembunyikan perasaan malu yang mendalam di lubang hatinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak cukup kekanak-kanakan untuk percaya pada keadilan mutlak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga tidak hanya mencari keuntungan pribadi seperti orang dewasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia sangat paham pada peran yang diberikan kepadanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh tidak butuh waktu lama untuk memulihkan akal mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sangat tidak paham pada apa yang sebenarnya Katsuto lakukan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, bahkan sangat membosankan jika mereka tahu bahwa Katsuto lah yang meluncurkan serangan sihir itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank-tank bipedal membidik senjata mereka pada Katsuto dengan memutarkan pijakannya. Tidak satu, tapi tiga tank menyerang sebagai satu unit. Rupanya, musuh tidak lebih dari tentara tidak berkompeten yang hanya bisa mengandalkan peralatan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, hasilnya adalah bahwa tidak satu pun dari tiga tank bipedal yang bisa maju 1 meter, dan tidak pula mereka menembakkan satu peluru. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya hal yang yang Katsuto lakukan adalah hanya menjangkau dengan telapak tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu saja sudah cukup membuat tank bipedal menjadi rongsokan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Penghalang Multi-Lapisan &amp;quot;Phalanx&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir ini tidak hanya digunakan untuk memblokir serangan musuh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nilainya terletak pada kemampuannya untuk memusnahkan musuh dan sihir itu ada untuk tujuan (kejadian) ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keajaiban dibalik Phalanx terletak dalam pembangunan penghalang berlipat ganda, bahkan jika penghalang awal goyah, penghalang satu yang dibelakangnya akan menggantikannya, berlangsung terus-menerus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penghalang berada dalam gerakan konstan dalam batas-batas yang ditetapkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penghalang tersebut tidak diatur di depan diri sendiri, tapi puluhan penghalang yang dikirim menabrak musuh dengan kecepatan tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah penggunaan yang benar dari Phalanx pada penyerangan. Serangan penghalang yang yang memiliki fungsi tunggal yang kebal terhadap semua serangan bahkan bisa menyebar kedalam sihir orang lain. Sihir penghalang yang menetapkan materi sebagai sasaran memiliki kekuatan gangguan yang hanya dianulir sihir lain untuk keberadaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terdapat kelemahan bahwa jangkauan tembakannya yang terbatas dan hanya bisa melawan fenomena yang ada, sihir ini yang mengkombinasikan penyerangan musuh, anti-objek, dan sifat anti-sihir memiliki aplikasi yang kuat dalam kelompok pertempuran pada jarak dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara pertahanan, ada penghalang berlipat ganda yang didirikan secara bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara penyerangan, penghalang berlipat ganda dengan karakteristik tunggal bisa ditembakkan secara berturut-turut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuai namanya &amp;quot;Phalanx&amp;quot;, ini adalah sihir yang mengkombinasikan penyerangan dan pertahanan bersama-sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Api dan petir datang menubruk Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan Sihir Kuno yang harus melalui berbagai prosedur dan tidak bisa mempengaruhi Eidos tanpa perubahan fenomena fisik adalah lawan termudah untuk Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di udara, dia mendirikan penghalang anti panas dan petir untuk melindungi dirinya dan para relawan di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seiring dengan tentara yang mengawal didepan, dia melemparkan para penyihir musuh ke atas berterbangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Munculnya satu orang benar-benar membalikkan situasi pertempuran disekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelah terus-menerus karena harus berurusan dengan serangan phantom, Masaki berubah pikiran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_244.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berhenti berburu penyihir musuh dan memutuskan untuk membantai semua musuh di sekelilingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai saat ini, dia takut menyeret warga sipil kedalam baku tembak sehingga dia mengandalkan sihir yang menargetkan musuh tunggal, tapi jika situasinya terus berkembang ke arah itu, semakin banyak warga sipil yang akan menderita. — Dia tidak menyangkal bahwa dia akan marah sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki mengatur daerah dimana keberadaan musuh paling banyak berkumpul di tiga regu manusia sebagai lokasi eksekusi berbentuk persegi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masing-masing sisi berukuran 15 meter. Hanya dalam kasus, dia membuat zona penyangga 2 meter (sampai sekarang, tidak ada tanda bahwa musuk secara paksa memasuki bangunan didekatnya).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengoperasikan CAD pada pergelangan tangan kirinya dan mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak terkait dengan hambatan fisik, ini adalah kekuatan yang melahap persembunyian untuk mengubah fenomena.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berangsur-angsur perubahan awal terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentara musuh hanya akan merasakan sedikit peningkatan panas tubuh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ini akan dengan cepat berubah menjadi nyeri terbakar panas yang menyebabkan korban berguling-guling di lantai. 30 detik kemudian, matanya akan berubah keruh dan mereka akan menjadi mayat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah Sihir Panas yang mengandalkan osilasi molekul cairan, &amp;quot;Kyokan Jigoku&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyihir dari Keluarga Ichijou spesialis dalam Sihir Tipe-Dispersal yang menguapkan cairan, tetapi secara pasti itu tidak berarti mereka tidak bisa menggunakan sihir lainnya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan permintaan maaf kepada temannya, Masaki sebenarnya diduga kebenaran dari &amp;quot;Hipotesis Kode Kardinal&amp;quot;. Jika Four Great System dan Sihir Eight Major Type saling berhubungan secara sempurna, maka tidakkah mereka berwujud sama oleh alam? Ini adalah gumamannya dan bukan lah teori logis. Dia merasa bahwa menggunakan sistem untuk mengkategorikan sihir hanyalah masalah kenyamanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, sihir yang Masaki gunakan, &amp;quot;Kyokan Jigoku&amp;quot;, dapat dideskripsikan sebagai versi inferior dari sihir &amp;quot;Rupture&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibandingkan dengan &amp;quot;Rupture&amp;quot; yang dapat menguapkan cairan dengan seketika, &amp;quot;Kyokan Jigoku&amp;quot; membutuhkan waktu (tidak lebih dari 30 detik untuk satu menit penuh) untuk menaikkan suhu cairan. Dengan membayar harga dalam kekuatan tembak yang tipis, sihir ini memperluas jangkauan dari &amp;quot;objek sasaran&amp;quot; sampai &amp;quot;wilayah yang luas&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didalam kawah yang dipanggil neraka — tak perlu dikatakan, ini adalah perumpamaan — keadaan yang cepat tidak stabil menyebar ke seluruh area berbentuk persegi itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyokan Jigoku&amp;quot; adalah sihir yang secara langsung memperngaruhi tubuh manusia dalam wilayah yang ditargetkan. Dengan demikian, itu sangat sulit untuk mempengaruhi penyihir yang menerapkan Data Fortification untuk diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, itu juga berarti bahwa penyihir adalah satu-satunya orang yang bisa bertahan di lokasi eksekusi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ketemu kau!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana ada banyak musuh, tapi naluri Masaki mengatakannya bahwa penyihir ini adalah salsh satu yang bertanggung jawab atas sihir ilusi tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dipaksa keluar dari balik gedung dan lari kedalam &amp;quot;lokasi eksekusi&amp;quot; yang tiba-tiba terbuka lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata menunjuk ke arahnya dihentikan oleh tembakan perlindungan sekutu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lagi, dia mengangkat model-pistol CAD Khusus pada penyihir yang berusaha melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik pelatuk sebelum orang lain memiliki kesempatan untuk berbalik arah.&lt;br /&gt;
Sebuah bunga merah mekar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki menyingkirkan penyihir musuh sebelum dia bahkan sempat menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petir kecil menari secara liar di seberang jalan saat tembakan musuh berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki dan kawan-kawan masih menghadapi perlawanan sporadis dari musuh, tapi mereka tidak lagi melihat apapun tank bipedal atau APC datang untuk memperkuat musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sihir petir Mikihiko melemahkan infantri musuh, mereka berlima berkumpul di tempat persembunyian di salah satu gedung besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Saegusa-senpai tampaknya akan datang dengan helikopter untuk menjemput kita. Berbeda dengan yang digunakan untuk warga sipil, heikopter ini khusus disediakan untuk evakuasi kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menerima sambungan dari Mayumi, Miyuki menyampaikan rinciannya ke semua siswa yang disana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;seperti yang diharapkan dari Saegusa, betapa murah hati.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika bergerak ke arah yang agak aneh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Aku pikir ini tidak ada hubungannya dengan kemurahan hati... Ini pasti karena para senior dapat melarikan dengan aman.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Meski begitu, itu adalah sesuatu yang layak diucapkan terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Memang. Berkat itu, kita juga mempunyai kesempatan untuk mengungsi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko, Leo, dan Mizuki hanya bisa bercakap begitu santai karena serangan musuh sudah mereda. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ah, apakah itu mereka?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tanpa Erika menunjukkan hal ini, suara khas dari baling-baling bisa didengar. Awalnya, mereka memilih lokasi yang tidak akan membutuhkan waktu yang lama untuk mencapainya. Selain waktu yang dihabiskan untuk melayang dan pengaturan mendarat, ini adalah jarak yang diabaikan untuk helikopter. Namun setelah beberapa saat berlalu, helikopter masih belum tiba. Dengan jelas, suara bising terdengar turun dari atas, tetapi tidak ada tanda-tanda helikopter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki menerima ping (BBM kali ya hehe....) yang menunjukkan bahwa pesan baru telah diterima, jadi dia memasangkan penerima transmisi ke telinganya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Miyuki? Maafkan aku, tapi area tersebut terlalu sempit untuk mendarat. Kami akan menurunkan tali untuk mu, jadi bisakah kamu memberitahukan mereka?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum dia bisa menjawab, lima tali turun kebawah dari atas mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemeriksaan lebih dekat, titik tertinggi dari tali menunjukkan tanda panas yang melayang bolak-balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;...Talinya tidak terlihat, tidak, lebih seperti kamuflase optik. Bagus sekali, Honoka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergumam pada dirinya sendiri, Miyuki meraih tali itu dan menempatkan satu kaki selangkah dibagian bawah tali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Empat yang lainnya buru-buru mengikuti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah naik helikopter, semua orang berlima tadi kecuali Miyuki, yang sudah tahu tentang itu dari awal, akhirnya menyadari apa yang Honoka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka memproyeksikan gambar dari langit menggunakan layar hemispherical dan begitu sangat terfokus yang bahkan dia tidak bisa menyisakan energi untuk berbicara. Jika ini bukan langit dan pemandangannya berubah lebih dinamis, pasti ada cara dia bisa melakukan kamuflase optik saat bergerak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Meski begitu, sihir ini dapat juga digunakan saat mengatur penyergapan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Serius, berusaha mempertahankan suatu proses yang rumit bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan dengan sedikit imitasi disana-sini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Bahkan Miyuki tidak bisa melakukannya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hanya bisa melakukan yang terbaik untuk mengabaikan suara-suara perbicangan teman-temannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Kita hampir sampai, tapi jika kamu merasa lelah, tidak apa-apa untuk melepaskannya juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Aku baik-baik saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah semua yang Honoka bisa lakukan untuk mengumpulkan respon terhadap dorongan Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ketika tiba saatnya untuk mengangkut kelompok Mari, situasi tidak bisa berjalan sesuai rencana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin lebih akurat untuk mengatakan bahwa musuh terlibat dalam perjuangan nekat terakhir mereka. Menyaksikan adegan yang berkembang dari ketinggian, Mayumi dan lainnya dapat melihat bahwa pusat pertempuran telah berpindah ke area sekitar China Street dan musuh-musuh yang berada di area terdekatnya sudah hampir seluruhnya dibasmi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, regu Mari yang berjumlah 5 orang masih dibawah serangan kemurkaan yang terutaa berasal dari senapan dan peluncur granat dari unit infantri musuh yang bercampur dengan penyihir didalamnya. Tidak mengetahui bahwa Toshikazu sedang menahan semua serangan dari arah belakang sendirian, Mayumi dan kawan-kawan tidak gentar walaupun jumlah mereka terbatas dan segera memberikan perlindungan untuk lima orang tersebut dibawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koreksi, &amp;quot;Mayumi dan kawan-kawan&amp;quot; akan menjadi istilah yang salah, karena Mayumi adalah satu-satunya yang melepaskan dukungan sihir dari helikopter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hujan es turun menghampiri tentara musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daripada buliran es kecil, butiran es kering menghujani dengan kecepatan supersonik untuk menembus pelindung baja, fenomena yang benar-benar tidak mungkin di alam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah &amp;quot;Magic Shooter&amp;quot; menggunakan es kering sebagai peluru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baku tembak dari peluru datang dari segala macam sudut yang berbeda untuk menyerang kepala, punggung, dan pinggang tentara musuh. Mereka jatuh tersungkur bahwa tanpa tahu dari mana sihir itu berasal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan pesawat untuk lokasi tembakan dan dibantu dengan keuntungan bahwa serangan berasal dari arah yang tidak diketahui, sihir Mayumi menyelesaikan pertempuran ini kurang lebih 5 menit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Maaf untuk menunggu, Mari. Kita akan menurunkan tali, jadi raihlah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Ah, terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan tembakan yang sangat besar — dia tidak yakin apakah ini adalah cara yang tepat untuk melakukannya — bahwa Mayumi dengan mudah menekan serangan musuh, yang membuat jengkel Mari entah kenapa saat dia memanggil siswa-siswi Tahun ke-2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori dan Kanon, Kirihara dan Sayaka berlari kedepan berpasangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka lupa untuk waspada terhadap sekitarnya, tapi ini adalah serangan yang sulit untuk mengeletakkannya di pintu mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai sekaran, mereka bertekuk lutut di dalam pusaran pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, helikopter diatas telah melepaskan kamuflase optik-nya, memberikan rasa aman yang menenangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali, nilai sebenarnya dari pasukan musuh yang ditunjukkan disini ketika melakukan serangan mendadak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Awas!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teriakan itu berasal dari Mari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang pertama mendengar ini dan bergerak adalah Kirihara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berlari menuju Sayaka, dia memutarkan pedangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dalam keadaan kalut, mengaktifkan Sonic Blade secara ajaib membelokkan peluru yang ditembakkan ke arah dada, yang hanya melindungi tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kakinya tersambar oleh peluru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki kanan dibawah paha itu terkoyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Kirihara-kun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Kei!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Isori mendorong Kanon jatuh kebawah dan melindunginya dengan tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Darah segar mengalir di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Luka itu disebabkan oleh pecahan peluru granat — itu tampaknya cedera fatal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Kei! Kei!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Kirihara-kun! Bertahanlah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua gadis tersebut menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari mengeluarkan sihir melawan musuh yang meluncurkan serangan mendadak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sihirnya tenggelam dalam kekuatan gangguan yang sangat kuat yang menutupi tempat kejadian dan digagalkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
She panik melihat ke samping — dan tatapannya pada sumber gangguan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, yang melompat turun dari helikopter adalah Miyuki, mendarat ringan di tanah seolah-olah sepenuhnya bebas dari batas-batas gravitasi. Tanpa rasa takut, dia mengangkat tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki telah kehilangan amarah-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baginya, Isori dan Kirihara tidak lebih dari kenalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, menggunakan cara yang hina untuk menyakiti orang-orang yang dia kenal sudah cukup untuk menyalakan api kemurkaan didalam dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kemarahannya, otaknya masih tetap tenang seperti biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia melompat ke bawah dengan refleks, dia memiliki pemahaman yang sempurna pada gravitasi yang menariknya ke bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak perlu untuk menggunakan CAD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dengan wilayah sihirnya yang dirilis, satu-satunya hal yang dia butuhkan untuk pertimbangan adalah bagaimana membangun sihir favorit-nya yang unik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki tidak hanya menyegel kekuatan Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menyegel kekuatan Tatsuya, Miyuki menghabiskan separuh sihir miliknya pada kakaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta bahwa sihir Miyuki kehilangan kontrol adalah efek samping dari menyegel sihir kakaknya..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dengan kekuatan Tatsuya yang dilepaskan, kekuatan pribadi Miyuki juga telah dilepaskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga Yotsuba tidak memiliki julukan khusus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena setiap individu memliki kemampuan unik yang tidak bisa dikategorikan, meskipun tidak ada yang menyimpang dari prinsip bahwa &amp;quot;sihir diwariskan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibu Miyuki memiliki Sihir Sistematik Eksternal unik yang dapat menganggu komposisi mental orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan demikian, tidak akan mengherankan jika putrinya mewarisi semacam sihir intervensi (yang dapat mengganggu) mental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, dia bisa menjadi limiter Tatsuya ini justru karena dia memiliki sihir intervensi mental tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang — Sihir Pembekuan-nya, yang awalnya berasal dari itu, adalah manifestasi sihir pengganggu bawaannya dengan dunia fisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
She mengulurkan tangan kanannya keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan tindakan ini saja, dunia membeku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
seolah-olah dunia yang berpusat disekitar Miyuki telah membeku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Permukaan jalan dan dinding bangunan tidak tertutup es. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang dibekukan adalah dunia kesadaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang berubah dari Mari, Kanon, Sayaka, serta Kirihara dan Isori yang menderita luka parah ketika mereka menyingkirkan dinding itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tentara musuh yang membidik senjatanya atau bersiap-siap untuk melemparkan granat, terlepas dari apakah mereka pasukan biasa atau gerilyawan, semua berdiri disana kaku tanpa bisa bergerak sedikit pun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak membeku, hanya diberhentikan di tempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daripada tubuh fisik mereka membeku, lebih baik pikiran mereka yang dibekukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Pengganggu Sistematik Eksternal &amp;quot;&#039;&#039;&#039;Cocytus&#039;&#039;&#039;&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran yang beku tidak akan pernah terbangun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran yang membeku tidak bisa memahami kematian. Tidak ada cara untuk bahkan memberitahu tubuh yang mati itu adalah mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh yang terikat oleh pikiran beku mereka bahkan tidak bisa mati. Mereka hanya bisa jatuh seperti deretan patung, selamanya terjebak dalam postur sebelum tubuhnya membeku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang bisa menjelaskan apa yang Miyuki lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi semua melihat pemandangan dunia yang beku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Naluri semua orang memberitahukan mereka bahwa Miyuki melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tanpa kata-kata, mereka dapat merasakan teror penghancur-pikiran itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki berpaling ke satu sisi sebelum menatap ke langit dan merundukkan kepalanya sekali lagi dengan tanda senyuman kesepian berkepanjangan di wajahnya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia segera mengangkat kepalanya dan berseru sambil melambaikan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Onii-sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat di depan matanya, semua orang selain Isori dan Kirihara dapat melihat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, sesosok prajurit berseragam serba hitam turun ke permukaan tanah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendarat didekat Miyuki dan melepaskan visor pelindung dan kacamatanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya berlari ke samping Isori dengan ekspresi muram di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Onii-sama, tolong!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisinya, Miyuki meraih tangan kanan Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya menggangguk dan mengeluarkan CAD di sisi kiri pinggang-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Apa yang kamu lakukan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan mengarahkan CAD peraknya pada Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada waktu untuk menghentikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya hal yang dapat Kanon lakukan adalah berteriak padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik pelatuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada refleks, Kanon menutup matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;[Memulai Pelacakan Eidos Retroaktif]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi Tatsuya tidak berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;[......Konfirmasi Titik Restorasi]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waktu yang dibutuhkan sihir ini adalah luar biasa sangat singkat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun selama waktu yang seketika ini, Miyuki mengetahui bahwa kakaknya menderita sakit yang tak terbayangkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Miyuki dengan cetakan melihat tetesan keringat yang mengalir di wajah Tatsuya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa disadari, Miyuki mengalihkan tatapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, dalam bidang mesin biologis mengeluarkan sihir yang Tatsuya wujudkan, tidak ada jejak dari informasi tidak relevan yang tercermin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;[Restorasi Dimulai]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir lainnya yang dapat Tatsuta gunakan dengan bebas, &amp;quot;Regrowth&amp;quot;, diaktifkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mundur kembali ke kondisi tubuh awalnya melalui perubahan didalam Eidos dan dalam sekejap mendapatkan kondisi sebelum terjadi cedera dan lalu menyalin-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menyalin informasi itu melalui Rangkaian Sihir dan menerapkannya ke Eidos.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perihal yang disertai dengan informasi,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan informasi dapat mengubah perihal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuai dengan aturan dasar sihir, daging yang terluka mulai berubah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah regenerasi kembali ke keadaan belum terluka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daripada penyembuhan cedera, kebenaran yang disebut cedera sudah dihapuskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan restoratif dunia sama halnya dengan perubahan yang keluar dari daging Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pecahan peluru itu &amp;quot;dilahap&amp;quot; oleh tubuh Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pecahan peluru dalam tubuh Isori menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukannya mengurai, mereka (pecahan peluru) entah bagaimana jatuh di sisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh Isori tampak bersinar dengan cahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Detik berikutnya, bahkan tidak ada bekas luka di tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya itu, bahkan noda darah dibajunya memudar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;[Restorasi Selesai]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam keadaan tidak terluka oleh pecahan peluru apapun, daging dan tubuh Isori distabilkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya bahkan tidak punya waktu untuk mengkonfirmasi hasil dari &amp;quot;&#039;&#039;&#039;Regrowth&#039;&#039;&#039;&amp;quot; pada Isori sebelum beralih ke Kirihara dan menarik pelatuk pada CAD-nya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbicara secara visual, hal ini bahkan lebih dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kaki dan pahanya menyambung kembali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh Kirihara juga mulai bersinar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikutnya, seorang pemuda (Kirihara) dengan keempat anggota badannya terbaring disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya mengembalikan CAD ke pinggang kirinya dan tanpa kata memeluk Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua lengannya merangkul Miyuki yang berkaca-kaca, Tatsuya dengan lembut membisikkan sesuatu di telingannya sebelum melepaskannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melangkah kembali, dia mengenakan visor pelindung dan menarik kebawah kacamatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kembali ke bentuk yang sepenuhnya serba hitam, Tatsuya menekan tombol pada sabuknya dan kembali terbang ke langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki hanya bisa mengikutinya dengan tatapan kosong. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata kakaknya &amp;quot;Kerja bagus&amp;quot; terus bergema di telinganya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengenakan ekspresi skeptis, Isori mulai memeriksa tubuhnya sendiri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar-benar terkejut saat dia melihat tubuh kekasihnya, Kanon tiba-tiba menangis dan memeluk Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Kirihara sedikit memiringkan kepalanya saat dia berulang kali berganti-ganti antara melompat dengan satu kaki dan berdiri dengan satu kaki dengan Sayaka yang tersenyum di balik air matanya saat dia melihatnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki menoleh saat dia mendengar langkah kaki ringan di belakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di belakangnya berdiri Erika, yang melompat turun dari helikopter dan masih memegang odachi yang lebih tinggi darinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Kerja bagus. Sihir itu sangat luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Erika memulai percakapan seperi biasa, Miyuki mengeluarkan senyuman pada responnya. — Sebuah yang bernada semacam ketakutan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;...Sebelum Onii-sama, bahkan Thanatos harus membungkuk. Tapi sihir itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Hm? Tidak, Aku tahu sihir Tatsuya menakjubkan juga, tapi aku berbicara tentang sihir Miyuki. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang diharapkan dari Miyuki, sihir yang hanya mengincar dan menyerang musuh, cukup mengagumkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi Erika bukanlah sebuah tipuan, juga bukan serangan dengan cara apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hanya memuji kemampuan luar biasa Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada tan-tanda horor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;—Terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki juga menjawab dengan biasa, respon yang alami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dipukul mundur dari arah utara yang menghadap salah satu bukit cabang sisi Asosiasi Sihir, pasukan invasi memutar arah untuk meluncurkan serangan terakhir mereka dari arah selatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah benar-benar mengabaikan ide mengambil sandera. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, mereka tidak memiliki pasukan untuk menduduki daerah selama pertempuran berlangsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tingkat saat ini, satu-satunya hal yang mereka bisa lakukan adalah mundur dengan tangan kosong. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paling tidak, pasukan invasi memutuskan bahwa mereka perlu merebut dokumen yang berkaitan dengan sihir modern yang disimpan di cabang sisi Asosiasi Sihir dan membunuh penyihir sebanyak mungkin untuk mengurangi persediaan kekuatan di negara ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memperoleh waktu yang tepat untuk mundur sangat sulit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergerak mundur cukup sulit setelah memenangkan sebuah keuntungan, tetapi tanpa ada tanda-tanda yang jelas dari kekalahan yang akan terjadi, mereka tidak bisa begitu saja meninggalkan medan pertempuran tanpa menunjukkan sesuatu untuk diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka akan menumpulkan serangan musuh kemudian menyerang balik saat mereka bergerak mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Taktik ini menempatkan semua momentum di sisi mereka dengan kuat, kapten unit melakukan gerakan startegis yang terpercaya ini, maka semangat mereka masih tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan bergerak (mobile) yang hanya terdiri dari APC dan tank bipedal belum menemukan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Operasi ini dirancang berdasarkan asumsi bahwa serangan pertahanan kekurangan mobilitas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapten yang menaiki APC percaya penilaian itu benar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat pada saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentara pengawal yang memasukkan setengah tubuhnya di belakang APC mengangkat kepalanya ketika dia melihat bayangan hitam yang terbang di atasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tentara itu tidak bisa melihat identitas bayangan hitam itu sebelum peluru yang ditembakkan dari langit mengenai-nya di kepala. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah komunikasi yang panik diantara kendaraan-kendaraan invasi, semua senjata mereka diarahkan ke langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Unit berseragam hitam turun dengan cepat dari langit saat mengejek respon remeh mereka — Detasemen terbang dari Independent Magic-Equipped Battalion turun ke atap gedung pencakar langit disebelah sisi jalan dan mulai menembak dari atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru senapan mendominasi dengan peningkatan penetrasi yang turun seperti hujan dan menembus tank bipedal yang pertahanan sihirnya sudah tercabik-cabik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ledakan terkonsentrasi dari granat juga menanggalkan roda pada APC dan membakar pecahan peluru yang memicu bahan bakar menjadi kobaran api yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan berarti bahwa pasukan musuh tidak memberikan perlawanan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam otomatis berat menembak sepanjang dinding dan menjatuhkan prajurit terbang yang bersembunyi di tempat penembakan mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, daya tembak dari unit berseragam hitam tidak pernah mengendur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gulungan api menari-nari di reruntuhan, tetapi di atas atap yang berlubang, tembakan yang datang hanya di intensifkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentara invasi di dalam APC dan tank bipedal sekarang mengetahui teror dari pertarungan dengan monster yang abadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera, mereka memiliki kesempatan untuk kemampuan unik ini beraksi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu dari prajurit terbang tertembak dan jatuh di pinggir jalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berhasil menghindari kematian seketika berkat sifat anti peluru dari baju baja hitam tersebut, tetapi dia mendapatkan cedera yang tak bisa disangkal.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, seorang iblis hitam yang memegang dua CAD berwarna perak turun disamping tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu CAD di tangan kirinya diarahkan ke prajurit tersebut dan luka prajurit itu menghilang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
CAD di tangan kanannya membidik ke salah satu tank bipedal mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara gemuruh menyelimuti pensenjataan yang terlindung dalam pelindung baja, kemudian seluruh senjata mobile yang tingginya 3,5 meter memudar menjadi abu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;...Mahesvara![3]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah jeritan ketakutan mengoyak seluruh alat komunikasi radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa mencoba lari ketakutan sementara yang lain memilih untuk melawan rasa ketakutannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua dorongan yang sepenuhnya bertentangan itu menghancurkan setiap keteraturan dalam pasukan invasi.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah kepanikan, satu-satunya akhir yang menanti mereka adalah pembantaian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Geladak kapal amphibi yang disamarkan, yang juga diketahui sebagaii pusat komando pasukan invasi, diselimuti oleh suasana hening dan berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kekuatan pasukan mobile telah sepenuhnya dihancurkan...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ahli taktik baru saja selesai memberikan laporan lengkap kepada kapten yang menatapnya, tapi dia masih memenuhi tugasnya sebagai penasihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;berdasarkan laporan yang kami terima, sebuah unit udara yang menggunakan Sihir Terbang menyerang dan menghancurkan seluruh kekuatan kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Juga, ada laporan yang belum di konfirmasi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Komunikasi dari pasukan mobile menyebutkan &#039;Mahesvara&#039;.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kamu mengatakan &#039;Mahesvara&#039;!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih dari setengah kru di geladak mebelalakkan mata mereka begitu lebar yang mustahil tidak ada dari (mata) mereka yang  keluar dari rongganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada prajurit dalam serangan musuh yang berpartisipasi dalam pertempuran 3 tahun yang lalu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Apa terjadi sesuatu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu anggota staf yang tersisa menanyakan ahli taktik tersebut yang membuat laporan disamping petugas komando.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;—Bohong!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, salah satu yang menjawab adalah kapten itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiga tahun yang lalu, seorang iblis yang tak dikenal menghancurkan mereka di Okinawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di antara tentara yang kembali melalui pertukaran tahanan, tidak ada yang berani mengucapkan gelar julukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Eselon tertinggi militer Great Asian Alliance secara resmi menolak keberadaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka melarang para tentara untuk menyebutkan nama itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah mimpi buruk yang lebih baik dikubur dalam-dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tidak peduli bagaimana mereka menyangkal-nya dengan bibir mereka, mimpi buruk itu telah menjadi kenyataan dan mengeluarkan taringnya pada mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_12&amp;diff=384448</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 12</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_12&amp;diff=384448"/>
		<updated>2014-08-22T10:50:41Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada 4:30 PM waktu setempat, situasi pertempuran mulai berbalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, penyerangan tentara musuh tidak pernah merencanakan untuk terjebak dalam pertarungan yang panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya ada satu kapal perang dalam bentuk sebuah kapal kargo yang disamarkan; mereka tidak bekerja sangat erat dengan para prajurit yang telah menyusup sebelumnya. Tujuan awal serangan kejutan adalah Kompetisi Tesis SMA Sihir Nasional, namun karena fakta bahwa pasukan musuh tidak cukup untuk melakukannya, hanya menyebabkan kerusakan sebagian pada bangunan. Meski begitu, mereka awalnya hanya mengantisipasi pada perlawanan polisi saat mereka memegang kendali atas tujuan utama mereka dan penculikan warga sipil, maka mereka hanya mengeluarkan serangan kecil. Namun, sebagian besar kesalahan perhitungan itu berasal dari kenyataan bahwa Asosiasi Sihir mengatur para relawan untuk pertahanan lebih cepat dari yang mereka bayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, itu juga berkat reaksi cepat dari JSDF. Satu jam setelah mobilisasi, satu batalion bala bantuan telah dikerahkan untuk melindungi warga sipil yang menyelamatkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena musuh yang didekatnya mulai mundur, pertempuran berubah menjadi patroli penjagaan-perdamaian. Selain memverifikasi identitas warga sipil yang dievakuasi, situasi membaik dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, laki-laki dan perempuan muda terjebak dalam pusat pusaran yang tidak memiliki firasat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_215.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Kurosawa-san? ...Ya, OK. ...Ya, terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berbicara dengan seseorang, yang pastinya adalah kepala pelayan dari rumahnya (Keluarga Kitayama), Shizuku melepaskan media transmisi dari telinganya. Secara bersamaan, suara mesin helikopter bisa terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Saegusa-senpai, helikopternya akan segera sampai disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar laporan Shizuku, Mayumi mengangkat wajahnya dari pesan terminal yang dia tatap dengan ekspresi muram dan mengeluarkan senyum dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku mengerti. Kitayama-san, kamu pergi duluan dan bawa perempuan beserta anak-anak terlebih dahulu. Inagaki-san, tolong temani dia dan berikan bantuanmu untuk Kitayama-san di atas. Juga, Inagaki-san, maukah kamu mengkoordinasikan dan mengarahkan orang-orang yang belum dievakuasi? Ichihara dan aku juga akan turun tangan. Mitsui-san, tolong pantau lingkungan sekitar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cekatan memberikan serangkaian instruksi, dia diam-diam menghela napas kecil. Warga sipil yang rewel yang sedang dievakuasi perlahan-lahan pasti akan senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada banyak orang yang menolak keras pada orang-orang yang memiliki anak mendahului proses evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejauh ini, mereka tidak menemukan siapapun yang memulai skenario ini karena mereka takut bahwa mereka tidak bisa naik ke helikopter tepat waktu, tapi jika helikopter terlambat datang, maka ketegangan dan kecemasan pasti akan meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, dua helikopter tiba pada saat bersamaan akan menjadi ideal, tapi dia tidak bisa mengatakan helikopter yang tiba duluan hanya menunggu sebentar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Apa yang kamu lakukan membuang-buang waktu disini? Seriuslah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pertama-tama Mayumi harus bergulat dengan kecemasannya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komandan serangan invasi tidak peduli untuk menyembunyikan wajah muramnya pada situasi yang terus memburuk dari pertempuran ini. Agar berhasil, operasi ini memanggil kapal tunggal untuk menyerang bangsa musuh, mencapai semua tujuan, dan penarikan (mundur) sebelum musuh merespon. Berdasarkan desain ini, fase pertama dari misi ini sudah berhasil dilaksanakan. Sementara waktu respon musuh yang cepat itu masih berada dalam parameter yang telah diprediksikan. Kekuatan perlawanan warga sipil melampaui semua prediksi. Berdasarkan rencana awal, mereka seharusnya sudah beralih ke fase penarikan, tapi sementara mereka terjebak dalam pertempuran dengan para relawan, pengepungan musuh sudah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rute sepanjang garis pantai ke arah utara telah dipalang oleh pasukan yang datang dari unit Tsurumi. Sekarang sudah tidak mungkin untuk mengejar warga sipil yang menyelamatkan diri melalui laut dan mengambil sandera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas musuh: &amp;quot;Kehilangan kontak dengan semua drone pengamat.!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah laporan bawahannya, Komandan tak berkutik tetapi menggigit bibirnya. Bahkan drone yang terakhir telah ditembak jatuh. Sekarang, dia hanya bisa mengeluarkan perintah dengan mata-mata yang dia miliki di genggamannya. Dia menghujat secara mental pada Chen Xiangshan, yang saat ini didalam formasi musuh dan masih belum mengirimkan sinyal, sebelum memerintahkan pasukan yang berada di utara untuk mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, ke arah pedalaman — di alun-alun di depan stasiun bis yang sedang menunggu kedatangan helikopter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC beroda yang berbelok di persimpangan tergelincir dan terguling (seperti roda).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Road Extension&amp;quot; milik Isori berhasil mematahkan suspensi kendaraan tersebut dan menyebabkan APC terguling, hanya bisa berhenti setelah terguling (seperti roda)  bertabrakan dengan lampu lalu lintas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Serahkan padaku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena mereka berada di luar perimeter garis pertahanan, Kanon tidak lagi harus khawatir tentang siswa-siswi di tempat persembunyian bawah tanah, jadi dia dapat mengaktifkan &amp;quot;Mine Genesis&amp;quot; milik Keluarga Chiyoda yang sangat-tersohor dengan bebas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah getaran yang sangat besar muncul dari bawah APC seolah-olah mengabaikan alat peredam guncangan yang menempel di setiap roda. Gelombang getaran menyebar ke seluruh interior kendaraan dan menyebabkan kerusakan yang tak terhitung. Pasukan robot yang diluar APC selamat, tapi bagian dalamnya sangat berantakan. Berkat getaran yang dikirim ke otak dan kanal semisirkular, pilot robot itu pastinya mengalami gegar otak sehingga tak sadarkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru dari senjata meriam otomatis melubangi dinding bangunan yang dua dari mereka bersembunyi. Itu adalah tembakan pembalasan dari APC yang memimpin kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori memeluk Kanon yang berteriak ke dadanya dan melindunginya dengan tubuhnya sementara dia menahan balik medan momentum sepanjang dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengambil keuntungan dari celah yang tercipta oleh dampak pantulan peluru APC, Mari mengaktifkan sihir yang merendahkan kepadatan oksigen dari tempat persembunyiannya di sisi lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, untuk bertahan melawan senjata BC, sistem penyaringan udara yang sangat baik didalam kendaraan menangkal perubahan itu, sehingga sihirnya tidak memberikan efek nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggigit lidahnya, Mari melepaskan sihir itu yang menganggu Eidos kepadatan oksigen  dan sebaliknya meningkatkan suhu udara sekitar Howitzer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Howitzer langsung terbakar, dan kemudian meledak yang juga menghancurkan meriam otomatis didekatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa APC telah kehilangan semua kemampuan tempurnya, Kirihara maju menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot baja ditembus dengan mudahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sonic Blade menusuk ke kursi pilot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu kargo belakang dibuka dan tentara bersenjatakan senapan muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah petir datang dari atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, pedang Kirihara menyayat tenggorokan prajurit yang lengan kanannya tersambar petir itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Mibu, kau baik-baik saja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka adalah salah satu yang menembak bahu kanan para prajurit yang membidik Kirihara. Sayaka bersikeras bahwa &amp;quot;dia akan ikut apapun yang terjadi&amp;quot; (itu saja sudah cukup untuk membuat Kirihara bimbang), yang Kirihara perhatikan kondisi bahwa &amp;quot;dia tidak menggunakan teknik pedangnya untuk membunuh siapapun&amp;quot;. Hanya ketika dia diijinkan untuk menggunakan pedang melawan sasaran bukan-manusia atau pada kasus dimana dia diserang untuk membela diri melawan manusia lainnya; semua situasi yang lainnya dilarang kerang. Untuk ini, selain kodachi-nya, Sayaka juga dipersenjatai dengan alat panah mekanis kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku baik-baik saja. Ini adalah medan pertempuran, dan aku sudah membuat keputusanku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Sayaka sedikit pucat, tapi jawabannya tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, tanah mulai bergetar lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, itu adalah kedatangan tank bipedal yang selamat dari sihir Kanon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kendaraan musuh mundur untuk mengurangi dampak kerusakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waspada terhadap serangan berikutnya dari Howitzer, mereka terpaksa berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan perkembangan formasi musuh mengunci pandangan mereka pada kelompok Kanon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan gangguan Miyuki tidak membiarkan setiap sihir musuh muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan mereka diperkuat oleh Boosters.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC yang dibekukan berada dibawah serangan dari &amp;quot;Usuba Kagerou&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panjang pedang ultra tipis yang terbuat dari carbon nanotubes yang diinjeksikan kedalam kepala palu tersebut dapat bertambah hingga 20 meter. Dengan kata lain, Leo sedang memegang sebuah pedang yang dapat memanjang hingga 20 meter nantinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, semakin panjang pedang itu, semakin besar pula kesulitannya untuk mempertahankan Perkuatan Sihir itu. Walaupun begitu, Leo dengan mudahnya membentuk pisau sepanjang 10 meter dan membelah APC dari samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Musuh berada disisi kanan! Pusatnya diposisi yang sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki adalah orang pertama yang menangkap sinyal dari tank bipedal musuh yang berputar arah sementara Mikihiko menyiapkan sihir untuk menghancurkan komando musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah tank bipedal belari lurus ke dalam dinding yang tak terlihat, kedua lengannya tersangkut kebawah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, Erika menghantamnya dengan kecepatan yang tidak bisa dilihat mata.&lt;br /&gt;
Yamatsunami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang besar Orochimaru menghancurkan persenjataan mekanik itu yang dua kali tingginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki dan Mikihiko melancarkan tembakan perlindungan, yang diikuti Leo dan Erika untuk menjatuhkan kendaraan musuh itu satu per satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Mizuki.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kekuatan musuh dituntaskan untuk sementara waktu, Mizuki menoleh ketika seseorang tiba-tiba memanggil namanya, hanya menemukan Miyuki yang menanyakan tentang apa yang kelompok lainnya lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Bagaimana kondisi di pihak Chiyoda-senpai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki tidak tahu tentang bala bantuan yang menuju ke arah Mari, Mizuki juga tidak menyebutkan hal ini. (Dia tidak pernah punya waktu luang untuk melakukannya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Hm... Masih belum berubah. Mereka masih terjebak dalam pertempuran.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tim para senior mengambil posisi pertahanan sedikit didepan mereka. Ini adalah posisi kedua dari dua posisi penting menuju stasiun bis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ada apa, Miyuki? Mengapa kamu berpikir tentang hal itu pada saat ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Miyuki sedikit cemberut ketika dia berbicara kepada Mizuki, Erika bertanya dengan memegang Orochimaru diatas bahunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Tidakkah kau berpikir ini sedikit aneh? Mengapa musuh secara spesifik datang ke area kita?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika juha mengerutkan keningnya pada pertanyaan Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Jika mereka ingin menuju stasiun bis, bukankah mereka harus melewati lokasi kita?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua lokasi dimana senior dan siswa tahun pertama menggali berdasarkan estimasi Suzune menggunakan peta setempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Miyuki belum bisa menerima jawaban Mizuki pada pandangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Itu mungkin dibawah asumsi bahwa musuh maju sepanjang jalan-jalan yang terbuka. Musuh setidaknya dilengkapi dengan alat komunikasi. Kita hanya mempunyai 10 orang yang dianggap remeh pada pertahanan; musuh dapat dengan mudah menghindari kita dengan diam-diam maju melalui area kita yang sama sekali tidak memiliki satupun pertahanan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;...Mereka harus diblokir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Erika mendorong ekspresi wajah Mizuki yang mengatakan &amp;quot;Aku tidak mengerti apa yang kamu bicarakan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Mereka datang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dengan peringatan Mikihiko bahwa musuh baru telah datang, spekulasi mereka terpaksa ditahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helikopter bermesin ganda yang dikemudikan oleh Kurosawa — pelayan wanita ini tampaknya mengerti bagaimana untuk mengemudikan helikopter disamping untuk mengambil kemudi kapal — muncul diatas dan siap untuk menurunkan ketinggian helikopter tersebut, sebuah insiden terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, sebuah awan hitam muncul dan berputar di udara. Tanpa peringatan, kawanan belalang musiman datang meluncur turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika mereka hanyalah belalang, terbang kedalam instrumen helikopter sangat berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, waktu yang tidak alami ini mengisyaratkan asal supranatural mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentang untuk menyambut helikopter, Shizuku segera membuat keputusan untuk menarik keluar CAD-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah CAD model-pistol berwarna perak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Kompetisi Sembilan Sekolah, dia membeli Silver Series generasi kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didalamnya, dia telah meng-install &amp;quot;Phonon Mazer&amp;quot; dibawah Loopcast System.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengarahkannya ke langit, dia menarik pelatuk berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinar suara memotong sayap belalang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Itu, terlalu banyak...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kawanan belalang tidak terbakar sampai mati, hanya menghilang setelah terbakar, tapi itu hanya sebagian dari seluruh kawanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun berulang kali Phonon Mazer menyerang dengan cepat belalang yang mendekat, kawanan tersebut terus mendekati helikopter yang sedang mencoba mendarat.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka melihat ini juga, tapi karena sihirnya tidak cocok untuk musuh tersebut (kawanan belalang), dia menahan diri takut bahwa sihirnya mungkin akan mengganggu sihir milik Shizuku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat seperti kawanan belalang yang hendak menelan helikopter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_225.jpg|thumb|Caption text]] &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sebuah badai pembasmian menyapu kawanan tersebut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti mimpi, awan hitam belalang kehilangan kohesi dan dengan cepat menghilang saat warna mereka menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka dan Shizuku keduanya menatap ke langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlambat setengah langkah mendeteksi anomali tersebut, Mayumi dan Suzune juga menyapu tatapan mereka ke langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, sesosok berwarna hitam melayang diatas udara dengan CAD berwarna perak di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka / Shizuku: &amp;quot;Tatsuya...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada cara untuk mengetahui apakah Shizuku atau Honoka yang mengatakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak personil tempur yang menggunakan seragam berwarna hitam muncul dan membentuk barisan perlindungan di sekitar helikopter.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helikopter kargo mulai mendarat lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Berhasil menyingkirkan serangan segerombolan musuh kimiawi; dimulai pendampingan untuk pendaratan helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Biarkan personil lainnya untuk pendampingan. Letnan Khusus, buru penyihir musuh dan basmi mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menerima perintah Yanagi ini, Tatsuya mengaktifkan &amp;quot;matanya&amp;quot; digunakan untuk menemukan Penyihir yang mengirimkan kawanan belalang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia menghantamnya, dia tidak bertujuan untuk menguraikan setiap ekor tubuh belalang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sasaran sihirnya ditujukan pada Rangkaian Sihir yang membentuk kongregasi kimiawi setiap belalang.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah membusuk, sihir yang menahan kongregasi kimiawi bersama-sama, belalang melebur kembali menjadi psion.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama proses ini, dia juga menangkap jejak dimana Rangkaian Sihir itu berasal.&lt;br /&gt;
Pada jarak ini dan mempertimbangkan waktu yang sudah dihabiskan, bahkan sambil terus mempertahankan Sihir Tipe-Terbang, menyelesaikan misi S&amp;amp;D ini seperti sepotong kue.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Disana, kah?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia bisa mengeluarkan mereka dari sini, menggunakan sihir dalam jangkauan pandangan secara signifikan lebih mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya terbang menuju langit diatas Penyihir yang sedang melarikan diri itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memegang senjata kaliber besar berwarna perak — CAD model-senjata — prajurit berpakaian serba hitam terbang seperti komet menuju gedung-gedung pencakar langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit lainnya membawa senapan membentuk lingkaran di langit saat helikopter turun ditengah alun-alun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sosok berseragam hitam pekat dengan sosok yang sepenuhnya disamarkan memberikan kesan bahwa mereka adalah pertanda bencana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, terlepas dari apakah itu Honoka atau Shizuku, Mayumi atau Suzune, tidak satupun dari mereka merasa gelisah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inagaki: &amp;quot;Siapa mereka?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inagaki berjalan mendekat dan bertanya dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Kawan-kawan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menjawab singkat sambil tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bisa dikatakan sebagai kawan-kawan Tatsuya, kawan Fujibayashi, atau unit dari JSDF.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi tidak paham dengan rinciannya, tapi itu cukup. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika warga sipil sedang menaiki helikopter, mereka dengan hati-hati menjaga ketat wilayah tersebut dari atas ketinggian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya mereka telah terbang terus-menerus selama 10 menit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, tidak ada tanda-tanda kelelahan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semuanya pastinya adalah Penyihir Kelas Tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernah ada semacam rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JSDF memilih Penyihir kuat dari bidang khusus dan membentuk unit eksperimen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peringkat masing-masing dari mereka tidak ada yang istimewa, tetapi sekali dalam pertempuran, mereka adalah unit penyihir tempur yang mampu melakukan pembunuhan massal yang tak terbayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berpikir sepanjang jalur tersebut, mereka memenuhi kriteria sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mereka adalah bala bantuan yang dapat diandalkan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menambahkan hal ini saat dia melihat helikopter mengangkut warga sipil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helicopter dengan Shizuku dan Inagaki berhasil terbang kembali dan setelah mencapai ketinggian yang aman dari tembakan musuh, unit terbang dari Independent Magic-Equipped Battalion waspada menyebar menuju gedung pencakar langit di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warga sipil yang tersisa dijaga secara luas sekarang. JSDF bersikap waspada, dan meskipun itu adalah makna dari pertanda tersebut karena wajah mereka tak bisa dilihat, setidaknya itu lebih baik daripada meninggalkan semuanya pada anak-anak. Adapun perasaan mereka saat ini, ada sedikit tujuan dalam mendesak apapun lebih jauh dari mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mereka akhirnya datang kesini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada lagi bahaya dari kepanikan yang mengendap berkat bala bantuan itu, tapi Mayumi ingin sekali melarikan diri dari tekanan yang diberikan oleh warga sipil, sehingga tidak ada yang palsu tentang penggunaan kata &amp;quot;akhirnya&amp;quot; untuk menggambarkan suasana hatinya ketika perburuan panjang terhadap suara mesin yang datang ke telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah helikopter militer bermesin ganda telah tiba..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah model yang lebih besar daripada helikopter normal yang Shizuku panggil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan cara ini, warga sipil yang tersisa semuanya bisa dibawa diatas helikopter tanpa ada kesulitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, helikopter tersebut tidak datang sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada helikopter tempur lain yang mengawalnya..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nakura: &amp;quot;Mayumi Ojou-sama, kamu aman?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara pengawalnya Nakura terdengar melalui alat transmisi yang terselip di telinganya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku baik-baik saja, Nakura. Dimana kamu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nakura: &amp;quot;Aku di dalam helikopter tempur. Tuan besar memerintahkan Ojou-sama juga untuk naik ke helikopter ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;—Aku mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi sudah menyerah pada pertanyaan untuk &amp;quot;bertahan dibelakang&amp;quot;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, Nakura lebih baik di dekat perempat pertempuran juga. Meski begitu, dia tidak bisa hanya menyerang helikopter yang datang untuk menyelamatkan mereka, maka dia telah meninggalkan semua ide perlawanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pokoknya, tolong percepat proses pengangkutannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengakhiri transmisi, dia membuat permintaan untuk Suzune.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menanggapi, Suzune mengalihkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Jangan bergerak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria muda mencengkram leher Suzune dari arah belakang sementara pisau berkilauan muncul di tangannya yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun senapan-senapan di gedung pencakar langit membidik pria tersebut, pria lainnya bergegas muncul didepan pria tersebut sambil memegang granat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;...Aku mengerti, jadi inilah rencananya selama ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang diam-diam berbicara adalah orang yang sedang diancam oleh pisau, Suzune.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Kamu tentunya berpikir cepat pada langkahmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kemantapan itu yang memperingatkannya sesuatu yang serba salah, pasukan musuh yang berpura-pura menjadi salah satu dari warga sipil yang menyelamatkan diri masih mengiyakan kata-kata Suzune tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Unit-unit mekanik tadi menggambarkan kekuatan serang kami sehingga kamu bisa memastikan sasaran saat jumlah orang yang menyelamatkan diri berkurang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Kami tidak pernah berencana membiarkan mereka menyelamatkan diri di tempat pertama, tapi bahkan jika mereka melakukannya, itu tidak akan berdampak pada misi sedikit pun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune berbicara seolah-olah benar-benar mengabaikan bahaya, sedangkan pria tersebut juga tampaknya terpengaruh oleh hal ini dan menjawab kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Kamu memilih ku sebagai sasaran karena sebagai energi sumber yang terpercaya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Tidak hanya itu. Beberapa dari kami ditangkap dalam pertempuran ini, dan kamu adalah sandera yang diperlukan untuk pembebasan mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku tidak begitu berharga untuk tawar-menawar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Aku tidak yakin tentang hal itu—Aku pikir aku katakan jangan bergerak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyadari bahwa Mayumi mengoperasikan CAD-nya dari belakang punggungnya, pria itu mengayunkan pisau di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menyerah dan mengangkat tangannya ke atas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Jika kamu jadi sandera, tidak mungkin Keluarga Saegusa akan mengabaikan mu. Dibandingkan mengambil putri mereka sebagai sandera, mengambil sahabat putrinya sebagai sandera jauh lebih efektif.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Itu benar, karena Mayumi adalah orang yang naif.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengapa dia melihat ku dengan tatapan kritis; meskipun bagaimana tidak masuk akal-nya kata-kata itu, Mayumi tidak bisa ikut campur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin dia menjadi &amp;quot;naif&amp;quot;, tapi tentu saja tidak untuk tingkat yang layak untuk cacian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Selanjutnya, kamu akan menculik saya ke negara asal anda, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Tapi seharusnya anda tidak melakukan pertukaran terlebih dahulu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Itu... Kau! Apa yang telah kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria itu akhirnya menyadari dia berkata terlalu jauh. Sementara dia memang memiliki sandera di tangannya, bahkan dia tidak bisa percaya bahwa dia hanya membuka mulutnya terlalu lama sementara dia dikelilingi oleh musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Kemampuan tempur anda tidak terlalu buruk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune dengan mudah menyingkirkan tangan yang memegang pisau itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Tapi pemilihan sasaran anda sangat buruk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dengan tangkas dapat bebas dari lengan yang mencengkram lehernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku tidak ada spesial ketika mengeluarkan sihir dengan CAD, tapi sihirku tanpa media bahwa melampaui Mayumi dan Juumonji-kun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia beralih ke pria yang memegang granat dan mencabut granat dari tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku bisa membuat otot dan sistem saraf anda mati rasa. Untuk sementara, tubuh anda tidak akan bisa bergerak dengan bebas.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti katanya, tidak peduli bagaimana mereka mencoba untuk menggerakkan ototnya, tangan dan kaki mereka tidak mampu bergerak secara sadar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Sihir yang secara langsung mengganggu tubuh manusia pernah dilarang. Sifat sihir ini pada dasarnya merupakan bentuk eksperimen manusia, maka hal itu dilarang di masyarakat luas. Kelemahannya adalah bahwa sihir ini memerlukan sejumlah waktu untuk mengaktifkannya, tapi perbincangan tanpa henti dengan anda pastinya merupakan bantuan yang besar. Oh ya, berbicara tentang, perbincangan bertele-tele anda tidak ada hubungannya dengan sihir. Anda sangat ceroboh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune mengatakan hal ini dengan senyuman mengerikan di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan musuh di sisi cabang Asosiasi Sihir cukup intensif. Mencapai batas serangan mereka, kekuatan prajurit musuh meningkatkan serangan mereka untuk mendapatkan kemenangan yang krusial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi cabang, Katsuto terus sengaja mendengarkan laporan yang masuk. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JSDF mulai melancarkan serangan balik mereka dari Sakuragi-chō, tapi para relawan yang dibentuk oleh Magic Association hampir tidak menahan musuh pada Jalan China (mungkin Pecinan) di Ishikawamachi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;—Apakah anda menyiapkan seragam tempur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pertanyaan Katsuto ini, karyawan wanita tampak terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karyawan: &amp;quot;Apakah anda bermaksud menyerang sendirian? Anda tidak bisa melakukan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Anda telah menyiapkan seragam tempur, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tekad Katsuto diikuti pertanyaan itu mengintimidasi karyawan wanita itu sehingga hanya bisa mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karyawan: &amp;quot;Tapi, kamu adalah pewaris Keluarga Juumonji...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Tolong tunjukkan jalannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto memotong kata-kata gagap bicara wanita itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelayan wanita itu mengangkat kakinya dengan kaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keturunan lain dari Sepuluh Master Klan bergabung dengan para relawan di China Street. Di tengah musuh yang berlari kesana kemari, seseorang melewati mereka disertai dengan “bunga merah yang bermekaran” (percikan darah yang membasahi sebagian besar tubuh orang tersebut) dan membuat kontak dengan unit pertempuran yang melawan pasukan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peralatan pelindung yang dia kenakan diperoleh dari salah satu yang terluka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menekan tanpa berlindung, tangan kirinya memegang erat CAD berwarna merah menyala saat Masaki terengah-engah keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah kelelahan yang disebabkan penggunaan berulang-ulang sihir Rupture.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, serangan musuh beralih dari robot menjadi sihir, menyebabkan kelelahan terjadi lebih cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Phantom maju dalam gelombang pertempuran. Mereka disebut phantom karena mereka tidak mempunyai tubuh asli dan mereka adalah ilusi yang diciptakan oleh Sihir Kuno.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki tidak menggunakan CAD spesialisasi di tangan kirinya dan mengoperasikan CAD biasa di pergelangan tangan kirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan gangguan meluas ke arah luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya dengan boneka yang terbuat dari kayu yang tertinggal, ilusi phantom menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam rangka menciptakan kekuatan gangguan secara luas dab menghilangkan semua phantom, hal ini menghabiskan banyak cadangan energi Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir &amp;quot;Rupture&amp;quot;-nya digunakan untuk menguapkan cairan dalam tubuh sasaran. Jika sasaran tidak mengandung cairan di dalam tubuhnya, maka sihir itu tidak akan berpengaruh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Respon musuh dangat cepat. Melihat kekuatan pertama tank bipedal jatuh dibawah serangan dari Rupture, mereka segera melemparkan unit phantom ke medan pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melawan ilusi yang diciptakan oleh Sihir Kuno yang tidak memiliki tubuh fisik, sihir Rupture tidak berguna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tanpa tubuh fisik, ilusi masih memiliki kekuatan serangan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bekerja dalam cara yang sama seperti hipnosis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manusia yang dipotong oleh ilusi akan mati dari bekas darah yang muncul pada tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Penyihir yang menerapkan Data Fortifikasi pada diri mereka bisa menangkal serangan phantom, para relawan yang bukan Penyihir sangat tidak beruntung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bercampur dengan para relawan, Masaki hanya bisa terus bentrok melawan phantom sementara sihir spesialisasi-nya disegel, sambil putus asa mencari lokasi Penyihir musuh berada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi helikopter kargo, pengangkutan warga sipil sudah selesai dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Rin-chan, ini semua terserah kamu sekarang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Mayumi, jangan memaksakan diri terlalu keras.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helicopter berangkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para prajurit berseragam hitam mengawal helikopter ke udara dan terbang beriringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melihat helikopter mencapai ketinggian yang aman, prajurit terbang menuju pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ayo kita pergi juga. Ayo kita cari Miyuki dan kelompok Mari dan pergi dari sini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nakura: &amp;quot;—Mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nakura tampak seperti ada sesuatu yang ingin dikatakan setelah mendengar perintah Mayumi, tapi akhirnya memilih untuk hormat menundukkan kepalanya dan kembali ke kursi co-pilot helikopter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helikopter tempur yang Mayumi dan Honoka tumpangi mulai naik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang jalan, Mayumi melihat salah satu tentara prajurit yang menatap mereka pergi dari atas salah satu gedung pencakar langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tangan kanan nya, dia memegang CAD spesialisasi berwarna perak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka menghadap ke arah lain, sehingga dia tidak melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di helicopter, Mayumi menjulurkan lidahnya pada prajurit tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di balik topeng abu-abunya, Tatsuya secara jelas memandang Mayumi yang membuat mimik wajah lucu padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Dasar orang yang ceria.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diluar itu, Tatsuya tidak memiliki pikiran lain pada sukjek tersebut (Mayumi).&lt;br /&gt;
(Omong-omong, jadi Ichihara-senpai dulu adalah &amp;quot;Ichihana&amp;quot;, eh.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang Suzune gunakan adalah alasan lain mengapa nama Ichihana telah dilucuti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir itu mengandalkan banyak pada kualitas bawaan alami Keluarga Ichihana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang secara langsung mengganggu tubuh manusia dilarang pada saat itu, sehingga selain alasan medis, penggunaan sihir semacam itu sangat dibatasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia tidak tahu apakah Suzune menyadari semua rincian tersebut, kenyataan dari masalah ini adalah bahwa dia mewarisi garis keturunan Ichihana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Tatsuya juga berpikir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika itu masalahnya, maka sihir ku tidak akan menghasilkan sesuatu sehingga begitu mudahnya melucuti nomor (keluarga) ku.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alih-alih tertawa kecut, dia diam-diam merenungkan hal ini dalam privasi pikirannya. Tatsuya mengaktifkan perangkat transmisi pada helmnya.&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Saegusa Mayumi-san telah naik ke helikopter dan sedang terbang menuju pantai. Dia berharap untuk bertemu dengan teman-temannya dan adik kelas sebelum evakuasi dari area tersebut.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Dimengerti. Setelah memverifikasi bahwa VIP telah pergi dari zona tempur, kembali ke unit utama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi hal itu akhirnya mulai, pikir Tatsuya, setelah dia memotong umpan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi tidak mungkin mengatajan itu, tapi serangan balik segera dimulai bahkan jika dia tidak melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan demikian, prioritas utama adalah memastikan bahwa kelompok Mayumi melarikan diri dengan aman. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri di atap, Tatsuya mengarahkan CAD-nya ke bawah dan langsung menarik pelatuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu sudut bangunan meledak terbakar sebelum tiba-tiba menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain peluncur roket kendali yang jatuh ke tanah, tidak ada yang tersisa lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata modern tidak akan meledak karena dampak sepele seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Insiden yang sama terjadi sebanyak 5 kali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memerika kembali bahwa tidak ada orang lain yang membidik helikopter, Tatsuya menoleh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya menemukan seorang pria yang memegang sebuah pedang berdiri disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;—Siapakah kau?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaan itu datang dari seseorang di hadapannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk dapat naik kesini — dan tidak menggunakan metode orthodox saat itu sejak dia melakukan tindakan pendekatan aneh dengan melompat antara dinding gedung pencakar langit. Dia pasti seorang yang cukup terampil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Letnan Khusus JSDF 101 Independent Magic-Equipped Battalion, Ooguro Ryuuya.&amp;quot; (nb. Asli merinding denger nama-nya)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria itu — Inspektur Chiba Toshikazu, tidak mengharapkan Tatsuya untuk berterus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawaban tiba-tiba Tatsuya bersamaan dengan indikasi unit yang tak terdengar itu menyebabkan sikap Toshikazu sedikit goyah.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya dengan ringan turun dari atap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daripada melompat ke arah Toshikazu, dia lebih suka terbang turun dari gedung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan kiri Tatsuya mengetuk sabuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuhnya dibebaskan dari kontrol gravitasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya melayang tinggi menuju ketinggian dimana peluru tidak bisa mencapainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para relawan dari Asosiasi Sihir terpaksa mundur selangkah demi selangkah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Unit amphibi musuh itu secara jelas merupakan kekuatan utama mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Unit yang maju ke utara adalah unit campuran dari APC dan tank bipedal meskipun kekuatan utama dari APC, tetapi kekuatan musuh yang menyerang cabang Asosiasi Sihir terdiri dari tank bipedal yang dirancang khusus untuk pertempuran jarak dekat bersama dengan beberapa Penyihir disisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Binatang buas yang tampak seperti anjing berubah menjadi bom api. Mereka adalah kongregasi kimiawi yang diciptakan dengan Sihir Kuno untuk meniru monster yang disebut &amp;quot;Wazawaito&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya ketika mereka berpikir bahwa itu semua nyata, burung berkaki satu mirip-bangau menebarkan abu berapi dan menghilang. Mereka adalah kongregasi kimiawi yang juga dibentuk dengan Sihir Kuno yang meniru bentuk monster yang disebut  &amp;quot;Hitzukata&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Kuno dari daratan menyerbu para relawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh yang tidak lagi tentara dari &amp;quot;kebangsaan yang tidak diketahui&amp;quot;. Mengabaikan semua kepura-puraan pada penyembunyian identitas mereka, mereka menerapkan sihir yang unik dan tank bipedal dengan pertahanan ajaib untuk menghancurkan formasi unit relawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyihir dari Asosiasi Sihir dengan cepat membalas dengan sihir modern yang sangat cepat untuk mengeluarkannya dengan efek seketika, tapi mereka hanya tidak bisa menangani jumlah musuh yang sangat besar.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan, mundur!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mundur dan bangun kembali garis pertahanan yang baru!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedengarannya seperti semangat mereka belum hancur, tapi dalam menghadapi kekuatan semacam itu, satu-satunya yang bisa mengatakan itu adalah salah satu yang mundur kedalam garis perlindungan yang baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan mundur!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, raungan menghancurkan ketakutan para relawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para burung kongregasi kimiawi yang memuntahkan api dihancurkan ke tanah dan lenyap menjadi abu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah mereka telah dihantam oleh palu raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bangunlah, kamu yang menggunakan sihir. Lindungilah tanah air kita dari kejatuhan kedalam cengkraman penjajah yang hina ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dihadapan para relawan, sesosok besar berjalan didepan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah Katsuto, sepenuhnya dilapisi peralatan pelindung baja dan helm seperti samurai kuno.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto mengangkat lengannya dan mengayunkannya ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun ayunannya tidak dibuat dengan kekuatan besar,&lt;br /&gt;
Tapi pada saat bersamaan saat ayunannya, salah satu tank bipedal musuh hancur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Implikasi dari tindakan ini secara terang-terangan jelas dalam mata setiap orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang sama terjadi sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persenjataan mekanik dengan pertahanan yang dibentengi dengan sihir dihancurkan seperti mainan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah gemuruh terdengar di sekelilingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
itu adalah teriakan kemenangan dari para relawan yang sebelumnya dalam posisi inferior.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto menyembunyikan perasaan malu yang mendalam di lubang hatinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak cukup kekanak-kanakan untuk percaya pada keadilan mutlak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga tidak hanya mencari keuntungan pribadi seperti orang dewasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia sangat paham pada peran yang diberikan kepadanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh tidak butuh waktu lama untuk memulihkan akal mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sangat tidak paham pada apa yang sebenarnya Katsuto lakukan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, bahkan sangat membosankan jika mereka tahu bahwa Katsuto lah yang meluncurkan serangan sihir itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank-tank bipedal membidik senjata mereka pada Katsuto dengan memutarkan pijakannya. Tidak satu, tapi tiga tank menyerang sebagai satu unit. Rupanya, musuh tidak lebih dari tentara tidak berkompeten yang hanya bisa mengandalkan peralatan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, hasilnya adalah bahwa tidak satu pun dari tiga tank bipedal yang bisa maju 1 meter, dan tidak pula mereka menembakkan satu peluru. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya hal yang yang Katsuto lakukan adalah hanya menjangkau dengan telapak tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu saja sudah cukup membuat tank bipedal menjadi rongsokan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Penghalang Multi-Lapisan &amp;quot;Phalanx&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir ini tidak hanya digunakan untuk memblokir serangan musuh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nilainya terletak pada kemampuannya untuk memusnahkan musuh dan sihir itu ada untuk tujuan (kejadian) ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keajaiban dibalik Phalanx terletak dalam pembangunan penghalang berlipat ganda, bahkan jika penghalang awal goyah, penghalang satu yang dibelakangnya akan menggantikannya, berlangsung terus-menerus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penghalang berada dalam gerakan konstan dalam batas-batas yang ditetapkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penghalang tersebut tidak diatur di depan diri sendiri, tapi puluhan penghalang yang dikirim menabrak musuh dengan kecepatan tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah penggunaan yang benar dari Phalanx pada penyerangan. Serangan penghalang yang yang memiliki fungsi tunggal yang kebal terhadap semua serangan bahkan bisa menyebar kedalam sihir orang lain. Sihir penghalang yang menetapkan materi sebagai sasaran memiliki kekuatan gangguan yang hanya dianulir sihir lain untuk keberadaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terdapat kelemahan bahwa jangkauan tembakannya yang terbatas dan hanya bisa melawan fenomena yang ada, sihir ini yang mengkombinasikan penyerangan musuh, anti-objek, dan sifat anti-sihir memiliki aplikasi yang kuat dalam kelompok pertempuran pada jarak dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara pertahanan, ada penghalang berlipat ganda yang didirikan secara bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara penyerangan, penghalang berlipat ganda dengan karakteristik tunggal bisa ditembakkan secara berturut-turut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuai namanya &amp;quot;Phalanx&amp;quot;, ini adalah sihir yang mengkombinasikan penyerangan dan pertahanan bersama-sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Api dan petir datang menubruk Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan Sihir Kuno yang harus melalui berbagai prosedur dan tidak bisa mempengaruhi Eidos tanpa perubahan fenomena fisik adalah lawan termudah untuk Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di udara, dia mendirikan penghalang anti panas dan petir untuk melindungi dirinya dan para relawan di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seiring dengan tentara yang mengawal didepan, dia melemparkan para penyihir musuh ke atas berterbangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Munculnya satu orang benar-benar membalikkan situasi pertempuran disekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelah terus-menerus karena harus berurusan dengan serangan phantom, Masaki berubah pikiran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_244.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berhenti berburu penyihir musuh dan memutuskan untuk membantai semua musuh di sekelilingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai saat ini, dia takut menyeret warga sipil kedalam baku tembak sehingga dia mengandalkan sihir yang menargetkan musuh tunggal, tapi jika situasinya terus berkembang ke arah itu, semakin banyak warga sipil yang akan menderita. — Dia tidak menyangkal bahwa dia akan marah sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki mengatur daerah dimana keberadaan musuh paling banyak berkumpul di tiga regu manusia sebagai lokasi eksekusi berbentuk persegi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masing-masing sisi berukuran 15 meter. Hanya dalam kasus, dia membuat zona penyangga 2 meter (sampai sekarang, tidak ada tanda bahwa musuk secara paksa memasuki bangunan didekatnya).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengoperasikan CAD pada pergelangan tangan kirinya dan mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak terkait dengan hambatan fisik, ini adalah kekuatan yang melahap persembunyian untuk mengubah fenomena.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berangsur-angsur perubahan awal terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentara musuh hanya akan merasakan sedikit peningkatan panas tubuh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ini akan dengan cepat berubah menjadi nyeri terbakar panas yang menyebabkan korban berguling-guling di lantai. 30 detik kemudian, matanya akan berubah keruh dan mereka akan menjadi mayat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah Sihir Panas yang mengandalkan osilasi molekul cairan, &amp;quot;Kyokan Jigoku&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyihir dari Keluarga Ichijou spesialis dalam Sihir Tipe-Dispersal yang menguapkan cairan, tetapi secara pasti itu tidak berarti mereka tidak bisa menggunakan sihir lainnya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan permintaan maaf kepada temannya, Masaki sebenarnya diduga kebenaran dari &amp;quot;Hipotesis Kode Kardinal&amp;quot;. Jika Four Great System dan Sihir Eight Major Type saling berhubungan secara sempurna, maka tidakkah mereka berwujud sama oleh alam? Ini adalah gumamannya dan bukan lah teori logis. Dia merasa bahwa menggunakan sistem untuk mengkategorikan sihir hanyalah masalah kenyamanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, sihir yang Masaki gunakan, &amp;quot;Kyokan Jigoku&amp;quot;, dapat dideskripsikan sebagai versi inferior dari sihir &amp;quot;Rupture&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibandingkan dengan &amp;quot;Rupture&amp;quot; yang dapat menguapkan cairan dengan seketika, &amp;quot;Kyokan Jigoku&amp;quot; membutuhkan waktu (tidak lebih dari 30 detik untuk satu menit penuh) untuk menaikkan suhu cairan. Dengan membayar harga dalam kekuatan tembak yang tipis, sihir ini memperluas jangkauan dari &amp;quot;objek sasaran&amp;quot; sampai &amp;quot;wilayah yang luas&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didalam kawah yang dipanggil neraka — tak perlu dikatakan, ini adalah perumpamaan — keadaan yang cepat tidak stabil menyebar ke seluruh area berbentuk persegi itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyokan Jigoku&amp;quot; adalah sihir yang secara langsung memperngaruhi tubuh manusia dalam wilayah yang ditargetkan. Dengan demikian, itu sangat sulit untuk mempengaruhi penyihir yang menerapkan Data Fortification untuk diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, itu juga berarti bahwa penyihir adalah satu-satunya orang yang bisa bertahan di lokasi eksekusi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ketemu kau!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana ada banyak musuh, tapi naluri Masaki mengatakannya bahwa penyihir ini adalah salsh satu yang bertanggung jawab atas sihir ilusi tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dipaksa keluar dari balik gedung dan lari kedalam &amp;quot;lokasi eksekusi&amp;quot; yang tiba-tiba terbuka lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata menunjuk ke arahnya dihentikan oleh tembakan perlindungan sekutu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lagi, dia mengangkat model-pistol CAD Khusus pada penyihir yang berusaha melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik pelatuk sebelum orang lain memiliki kesempatan untuk berbalik arah.&lt;br /&gt;
Sebuah bunga merah mekar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki menyingkirkan penyihir musuh sebelum dia bahkan sempat menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petir kecil menari secara liar di seberang jalan saat tembakan musuh berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki dan kawan-kawan masih menghadapi perlawanan sporadis dari musuh, tapi mereka tidak lagi melihat apapun tank bipedal atau APC datang untuk memperkuat musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sihir petir Mikihiko melemahkan infantri musuh, mereka berlima berkumpul di tempat persembunyian di salah satu gedung besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Saegusa-senpai tampaknya akan datang dengan helikopter untuk menjemput kita. Berbeda dengan yang digunakan untuk warga sipil, heikopter ini khusus disediakan untuk evakuasi kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menerima sambungan dari Mayumi, Miyuki menyampaikan rinciannya ke semua siswa yang disana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;seperti yang diharapkan dari Saegusa, betapa murah hati.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika bergerak ke arah yang agak aneh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Aku pikir ini tidak ada hubungannya dengan kemurahan hati... Ini pasti karena para senior dapat melarikan dengan aman.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Meski begitu, itu adalah sesuatu yang layak diucapkan terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Memang. Berkat itu, kita juga mempunyai kesempatan untuk mengungsi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko, Leo, dan Mizuki hanya bisa bercakap begitu santai karena serangan musuh sudah mereda. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ah, apakah itu mereka?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tanpa Erika menunjukkan hal ini, suara khas dari baling-baling bisa didengar. Awalnya, mereka memilih lokasi yang tidak akan membutuhkan waktu yang lama untuk mencapainya. Selain waktu yang dihabiskan untuk melayang dan pengaturan mendarat, ini adalah jarak yang diabaikan untuk helikopter. Namun setelah beberapa saat berlalu, helikopter masih belum tiba. Dengan jelas, suara bising terdengar turun dari atas, tetapi tidak ada tanda-tanda helikopter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki menerima ping (BBM kali ya hehe....) yang menunjukkan bahwa pesan baru telah diterima, jadi dia memasangkan penerima transmisi ke telinganya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Miyuki? Maafkan aku, tapi area tersebut terlalu sempit untuk mendarat. Kami akan menurunkan tali untuk mu, jadi bisakah kamu memberitahukan mereka?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum dia bisa menjawab, lima tali turun kebawah dari atas mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemeriksaan lebih dekat, titik tertinggi dari tali menunjukkan tanda panas yang melayang bolak-balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;...Talinya tidak terlihat, tidak, lebih seperti kamuflase optik. Bagus sekali, Honoka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergumam pada dirinya sendiri, Miyuki meraih tali itu dan menempatkan satu kaki selangkah dibagian bawah tali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Empat yang lainnya buru-buru mengikuti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah naik helikopter, semua orang berlima tadi kecuali Miyuki, yang sudah tahu tentang itu dari awal, akhirnya menyadari apa yang Honoka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka memproyeksikan gambar dari langit menggunakan layar hemispherical dan begitu sangat terfokus yang bahkan dia tidak bisa menyisakan energi untuk berbicara. Jika ini bukan langit dan pemandangannya berubah lebih dinamis, pasti ada cara dia bisa melakukan kamuflase optik saat bergerak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Meski begitu, sihir ini dapat juga digunakan saat mengatur penyergapan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Serius, berusaha mempertahankan suatu proses yang rumit bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan dengan sedikit imitasi disana-sini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Bahkan Miyuki tidak bisa melakukannya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hanya bisa melakukan yang terbaik untuk mengabaikan suara-suara perbicangan teman-temannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Kita hampir sampai, tapi jika kamu merasa lelah, tidak apa-apa untuk melepaskannya juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Aku baik-baik saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah semua yang Honoka bisa lakukan untuk mengumpulkan respon terhadap dorongan Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ketika tiba saatnya untuk mengangkut kelompok Mari, situasi tidak bisa berjalan sesuai rencana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin lebih akurat untuk mengatakan bahwa musuh terlibat dalam perjuangan nekat terakhir mereka. Menyaksikan adegan yang berkembang dari ketinggian, Mayumi dan lainnya dapat melihat bahwa pusat pertempuran telah berpindah ke area sekitar China Street dan musuh-musuh yang berada di area terdekatnya sudah hampir seluruhnya dibasmi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, regu Mari yang berjumlah 5 orang masih dibawah serangan kemurkaan yang terutaa berasal dari senapan dan peluncur granat dari unit infantri musuh yang bercampur dengan penyihir didalamnya. Tidak mengetahui bahwa Toshikazu sedang menahan semua serangan dari arah belakang sendirian, Mayumi dan kawan-kawan tidak gentar walaupun jumlah mereka terbatas dan segera memberikan perlindungan untuk lima orang tersebut dibawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koreksi, &amp;quot;Mayumi dan kawan-kawan&amp;quot; akan menjadi istilah yang salah, karena Mayumi adalah satu-satunya yang melepaskan dukungan sihir dari helikopter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hujan es turun menghampiri tentara musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daripada buliran es kecil, butiran es kering menghujani dengan kecepatan supersonik untuk menembus pelindung baja, fenomena yang benar-benar tidak mungkin di alam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah &amp;quot;Magic Shooter&amp;quot; menggunakan es kering sebagai peluru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baku tembak dari peluru datang dari segala macam sudut yang berbeda untuk menyerang kepala, punggung, dan pinggang tentara musuh. Mereka jatuh tersungkur bahwa tanpa tahu dari mana sihir itu berasal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan pesawat untuk lokasi tembakan dan dibantu dengan keuntungan bahwa serangan berasal dari arah yang tidak diketahui, sihir Mayumi menyelesaikan pertempuran ini kurang lebih 5 menit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Maaf untuk menunggu, Mari. Kita akan menurunkan tali, jadi raihlah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Ah, terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan tembakan yang sangat besar — dia tidak yakin apakah ini adalah cara yang tepat untuk melakukannya — bahwa Mayumi dengan mudah menekan serangan musuh, yang membuat jengkel Mari entah kenapa saat dia memanggil siswa-siswi Tahun ke-2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori dan Kanon, Kirihara dan Sayaka berlari kedepan berpasangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka lupa untuk waspada terhadap sekitarnya, tapi ini adalah serangan yang sulit untuk mengeletakkannya di pintu mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai sekaran, mereka bertekuk lutut di dalam pusaran pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, helikopter diatas telah melepaskan kamuflase optik-nya, memberikan rasa aman yang menenangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali, nilai sebenarnya dari pasukan musuh yang ditunjukkan disini ketika melakukan serangan mendadak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Awas!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teriakan itu berasal dari Mari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang pertama mendengar ini dan bergerak adalah Kirihara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berlari menuju Sayaka, dia memutarkan pedangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dalam keadaan kalut, mengaktifkan Sonic Blade secara ajaib membelokkan peluru yang ditembakkan ke arah dada, yang hanya melindungi tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kakinya tersambar oleh peluru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki kanan dibawah paha itu terkoyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Kirihara-kun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Kei!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Isori mendorong Kanon jatuh kebawah dan melindunginya dengan tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Darah segar mengalir di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Luka itu disebabkan oleh pecahan peluru granat — itu tampaknya cedera fatal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Kei! Kei!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Kirihara-kun! Bertahanlah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua gadis tersebut menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari mengeluarkan sihir melawan musuh yang meluncurkan serangan mendadak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sihirnya tenggelam dalam kekuatan gangguan yang sangat kuat yang menutupi tempat kejadian dan digagalkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
She panik melihat ke samping — dan tatapannya pada sumber gangguan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, yang melompat turun dari helikopter adalah Miyuki, mendarat ringan di tanah seolah-olah sepenuhnya bebas dari batas-batas gravitasi. Tanpa rasa takut, dia mengangkat tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki telah kehilangan amarah-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baginya, Isori dan Kirihara tidak lebih dari kenalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, menggunakan cara yang hina untuk menyakiti orang-orang yang dia kenal sudah cukup untuk menyalakan api kemurkaan didalam dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kemarahannya, otaknya masih tetap tenang seperti biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia melompat ke bawah dengan refleks, dia memiliki pemahaman yang sempurna pada gravitasi yang menariknya ke bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak perlu untuk menggunakan CAD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dengan wilayah sihirnya yang dirilis, satu-satunya hal yang dia butuhkan untuk pertimbangan adalah bagaimana membangun sihir favorit-nya yang unik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki tidak hanya menyegel kekuatan Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menyegel kekuatan Tatsuya, Miyuki menghabiskan separuh sihir miliknya pada kakaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta bahwa sihir Miyuki kehilangan kontrol adalah efek samping dari menyegel sihir kakaknya..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dengan kekuatan Tatsuya yang dilepaskan, kekuatan pribadi Miyuki juga telah dilepaskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga Yotsuba tidak memiliki julukan khusus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena setiap individu memliki kemampuan unik yang tidak bisa dikategorikan, meskipun tidak ada yang menyimpang dari prinsip bahwa &amp;quot;sihir diwariskan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibu Miyuki memiliki Sihir Sistematik Eksternal unik yang dapat menganggu komposisi mental orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan demikian, tidak akan mengherankan jika putrinya mewarisi semacam sihir intervensi (yang dapat mengganggu) mental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, dia bisa menjadi limiter Tatsuya ini justru karena dia memiliki sihir intervensi mental tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang — Sihir Pembekuan-nya, yang awalnya berasal dari itu, adalah manifestasi sihir pengganggu bawaannya dengan dunia fisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
She mengulurkan tangan kanannya keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan tindakan ini saja, dunia membeku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
seolah-olah dunia yang berpusat disekitar Miyuki telah membeku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Permukaan jalan dan dinding bangunan tidak tertutup es. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang dibekukan adalah dunia kesadaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang berubah dari Mari, Kanon, Sayaka, serta Kirihara dan Isori yang menderita luka parah ketika mereka menyingkirkan dinding itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tentara musuh yang membidik senjatanya atau bersiap-siap untuk melemparkan granat, terlepas dari apakah mereka pasukan biasa atau gerilyawan, semua berdiri disana kaku tanpa bisa bergerak sedikit pun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak membeku, hanya diberhentikan di tempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daripada tubuh fisik mereka membeku, lebih baik pikiran mereka yang dibekukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Pengganggu Sistematik Eksternal &amp;quot;&#039;&#039;&#039;Cocytus&#039;&#039;&#039;&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran yang beku tidak akan pernah terbangun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran yang membeku tidak bisa memahami kematian. Tidak ada cara untuk bahkan memberitahu tubuh yang mati itu adalah mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh yang terikat oleh pikiran beku mereka bahkan tidak bisa mati. Mereka hanya bisa jatuh seperti deretan patung, selamanya terjebak dalam postur sebelum tubuhnya membeku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang bisa menjelaskan apa yang Miyuki lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi semua melihat pemandangan dunia yang beku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Naluri semua orang memberitahukan mereka bahwa Miyuki melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tanpa kata-kata, mereka dapat merasakan teror penghancur-pikiran itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki berpaling ke satu sisi sebelum menatap ke langit dan merundukkan kepalanya sekali lagi dengan tanda senyuman kesepian berkepanjangan di wajahnya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia segera mengangkat kepalanya dan berseru sambil melambaikan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Onii-sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat di depan matanya, semua orang selain Isori dan Kirihara dapat melihat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, sesosok prajurit berseragam serba hitam turun ke permukaan tanah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendarat didekat Miyuki dan melepaskan visor pelindung dan kacamatanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya berlari ke samping Isori dengan ekspresi muram di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Onii-sama, tolong!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisinya, Miyuki meraih tangan kanan Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya menggangguk dan mengeluarkan CAD di sisi kiri pinggang-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Apa yang kamu lakukan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan mengarahkan CAD peraknya pada Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada waktu untuk menghentikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya hal yang dapat Kanon lakukan adalah berteriak padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik pelatuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada refleks, Kanon menutup matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;[Memulai Pelacakan Eidos Retroaktif]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi Tatsuya tidak berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;[......Konfirmasi Titik Restorasi]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waktu yang dibutuhkan sihir ini adalah luar biasa sangat singkat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun selama waktu yang seketika ini, Miyuki mengetahui bahwa kakaknya menderita sakit yang tak terbayangkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Miyuki dengan cetakan melihat tetesan keringat yang mengalir di wajah Tatsuya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa disadari, Miyuki mengalihkan tatapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, dalam bidang mesin biologis mengeluarkan sihir yang Tatsuya wujudkan, tidak ada jejak dari informasi tidak relevan yang tercermin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;[Restorasi Dimulai]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir lainnya yang dapat Tatsuta gunakan dengan bebas, &amp;quot;Regrowth&amp;quot;, diaktifkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mundur kembali ke kondisi tubuh awalnya melalui perubahan didalam Eidos dan dalam sekejap mendapatkan kondisi sebelum terjadi cedera dan lalu menyalin-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menyalin informasi itu melalui Rangkaian Sihir dan menerapkannya ke Eidos.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perihal yang disertai dengan informasi,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan informasi dapat mengubah perihal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuai dengan aturan dasar sihir, daging yang terluka mulai berubah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah regenerasi kembali ke keadaan belum terluka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daripada penyembuhan cedera, kebenaran yang disebut cedera sudah dihapuskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan restoratif dunia sama halnya dengan perubahan yang keluar dari daging Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pecahan peluru itu &amp;quot;dilahap&amp;quot; oleh tubuh Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pecahan peluru dalam tubuh Isori menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukannya mengurai, mereka (pecahan peluru) entah bagaimana jatuh di sisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh Isori tampak bersinar dengan cahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Detik berikutnya, bahkan tidak ada bekas luka di tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya itu, bahkan noda darah dibajunya memudar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;[Restorasi Selesai]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam keadaan tidak terluka oleh pecahan peluru apapun, daging dan tubuh Isori distabilkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya bahkan tidak punya waktu untuk mengkonfirmasi hasil dari &amp;quot;Regrowth&amp;quot; pada Isori sebelum beralih ke Kirihara dan menarik pelatuk pada CAD-nya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbicara secara visual, hal ini bahkan lebih dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kaki dan pahanya menyambung kembali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh Kirihara juga mulai bersinar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikutnya, seorang pemuda (Kirihara) dengan keempat anggota badannya terbaring disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya mengembalikan CAD ke pinggang kirinya dan tanpa kata memeluk Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua lengannya merangkul Miyuki yang berkaca-kaca, Tatsuya dengan lembut membisikkan sesuatu di telingannya sebelum melepaskannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melangkah kembali, dia mengenakan visor pelindung dan menarik kebawah kacamatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kembali ke bentuk yang sepenuhnya serba hitam, Tatsuya menekan tombol pada sabuknya dan kembali terbang ke langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki hanya bisa mengikutinya dengan tatapan kosong. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata kakaknya &amp;quot;Kerja bagus&amp;quot; terus bergema di telinganya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengenakan ekspresi skeptis, Isori mulai memeriksa tubuhnya sendiri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar-benar terkejut saat dia melihat tubuh kekasihnya, Kanon tiba-tiba menangis dan memeluk Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Kirihara sedikit memiringkan kepalanya saat dia berulang kali berganti-ganti antara melompat dengan satu kaki dan berdiri dengan satu kaki dengan Sayaka yang tersenyum di balik air matanya saat dia melihatnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki menoleh saat dia mendengar langkah kaki ringan di belakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di belakangnya berdiri Erika, yang melompat turun dari helikopter dan masih memegang odachi yang lebih tinggi darinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Kerja bagus. Sihir itu sangat luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Erika memulai percakapan seperi biasa, Miyuki mengeluarkan senyuman pada responnya. — Sebuah yang bernada semacam ketakutan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;...Sebelum Onii-sama, bahkan Thanatos harus membungkuk. Tapi sihir itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Hm? Tidak, Aku tahu sihir Tatsuya menakjubkan juga, tapi aku berbicara tentang sihir Miyuki. Seperti yang diharapkan dari Miyuki, sihir yang hanya mengincar dan menyerang musuh, cukup mengagumkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi Erika bukanlah sebuah tipuan, juga bukan serangan dengan cara apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hanya memuji kemampuan luar biasa Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada tan-tanda horor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;—Terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki juga menjawab dengan biasa, respon yang alami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dipukul mundur dari arah utara yang menghadap salah satu bukit cabang sisi Asosiasi Sihir, pasukan invasi memutar arah untuk meluncurkan serangan terakhir mereka dari arah selatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah benar-benar mengabaikan ide mengambil sandera. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, mereka tidak memiliki pasukan untuk menduduki daerah selama pertempuran berlangsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tingkat saat ini, satu-satunya hal yang mereka bisa lakukan adalah mundur dengan tangan kosong. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paling tidak, pasukan invasi memutuskan bahwa mereka perlu merebut dokumen yang berkaitan dengan sihir modern yang disimpan di cabang sisi Asosiasi Sihir dan membunuh penyihir sebanyak mungkin untuk mengurangi persediaan kekuatan di negara ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memperoleh waktu yang tepat untuk mundur sangat sulit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergerak mundur cukup sulit setelah memenangkan sebuah keuntungan, tetapi tanpa ada tanda-tanda yang jelas dari kekalahan yang akan terjadi, mereka tidak bisa begitu saja meninggalkan medan pertempuran tanpa menunjukkan sesuatu untuk diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka akan menumpulkan serangan musuh kemudian menyerang balik saat mereka bergerak mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Taktik ini menempatkan semua momentum di sisi mereka dengan kuat, kapten unit melakukan gerakan startegis yang terpercaya ini, maka semangat mereka masih tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan bergerak (mobile) yang hanya terdiri dari APC dan tank bipedal belum menemukan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Operasi ini dirancang berdasarkan asumsi bahwa serangan pertahanan kekurangan mobilitas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapten yang menaiki APC percaya penilaian itu benar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat pada saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentara pengawal yang memasukkan setengah tubuhnya di belakang APC mengangkat kepalanya ketika dia melihat bayangan hitam yang terbang di atasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tentara itu tidak bisa melihat identitas bayangan hitam itu sebelum peluru yang ditembakkan dari langit mengenai-nya di kepala. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah komunikasi yang panik diantara kendaraan-kendaraan invasi, semua senjata mereka diarahkan ke langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Unit berseragam hitam turun dengan cepat dari langit saat mengejek respon remeh mereka — Detasemen terbang dari Independent Magic-Equipped Battalion turun ke atap gedung pencakar langit disebelah sisi jalan dan mulai menembak dari atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru senapan mendominasi dengan peningkatan penetrasi yang turun seperti hujan dan menembus tank bipedal yang pertahanan sihirnya sudah tercabik-cabik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ledakan terkonsentrasi dari granat juga menanggalkan roda pada APC dan membakar pecahan peluru yang memicu bahan bakar menjadi kobaran api yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan berarti bahwa pasukan musuh tidak memberikan perlawanan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam otomatis berat menembak sepanjang dinding dan menjatuhkan prajurit terbang yang bersembunyi di tempat penembakan mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, daya tembak dari unit berseragam hitam tidak pernah mengendur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gulungan api menari-nari di reruntuhan, tetapi di atas atap yang berlubang, tembakan yang datang hanya di intensifkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentara invasi di dalam APC dan tank bipedal sekarang mengetahui teror dari pertarungan dengan monster yang abadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera, mereka memiliki kesempatan untuk kemampuan unik ini beraksi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu dari prajurit terbang tertembak dan jatuh di pinggir jalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berhasil menghindari kematian seketika berkat sifat anti peluru dari baju baja hitam tersebut, tetapi dia mendapatkan cedera yang tak bisa disangkal.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, seorang iblis hitam yang memegang dua CAD berwarna perak turun disamping tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu CAD di tangan kirinya diarahkan ke prajurit tersebut dan luka prajurit itu menghilang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
CAD di tangan kanannya membidik ke salah satu tank bipedal mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara gemuruh menyelimuti pensenjataan yang terlindung dalam pelindung baja, kemudian seluruh senjata mobile yang tingginya 3,5 meter memudar menjadi abu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;...Mahesvara![3]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah jeritan ketakutan mengoyak seluruh alat komunikasi radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa mencoba lari ketakutan sementara yang lain memilih untuk melawan rasa ketakutannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua dorongan yang sepenuhnya bertentangan itu menghancurkan setiap keteraturan dalam pasukan invasi.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah kepanikan, satu-satunya akhir yang menanti mereka adalah pembantaian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Geladak kapal amphibi yang disamarkan, yang juga diketahui sebagaii pusat komando pasukan invasi, diselimuti oleh suasana hening dan berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kekuatan pasukan mobile telah sepenuhnya dihancurkan...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ahli taktik baru saja selesai memberikan laporan lengkap kepada kapten yang menatapnya, tapi dia masih memenuhi tugasnya sebagai penasihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;berdasarkan laporan yang kami terima, sebuah unit udara yang menggunakan Sihir Terbang menyerang dan menghancurkan seluruh kekuatan kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Juga, ada laporan yang belum di konfirmasi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Komunikasi dari pasukan mobile menyebutkan &#039;Mahesvara&#039;.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kamu mengatakan &#039;Mahesvara&#039;!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih dari setengah kru di geladak mebelalakkan mata mereka begitu lebar yang mustahil tidak ada dari (mata) mereka yang  keluar dari rongganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada prajurit dalam serangan musuh yang berpartisipasi dalam pertempuran 3 tahun yang lalu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Apa terjadi sesuatu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu anggota staf yang tersisa menanyakan ahli taktik tersebut yang membuat laporan disamping petugas komando.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;—Bohong!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, salah satu yang menjawab adalah kapten itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiga tahun yang lalu, seorang iblis yang tak dikenal menghancurkan mereka di Okinawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di antara tentara yang kembali melalui pertukaran tahanan, tidak ada yang berani mengucapkan gelar julukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Eselon tertinggi militer Great Asian Alliance secara resmi menolak keberadaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka melarang para tentara untuk menyebutkan nama itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah mimpi buruk yang lebih baik dikubur dalam-dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tidak peduli bagaimana mereka menyangkal-nya dengan bibir mereka, mimpi buruk itu telah menjadi kenyataan dan mengeluarkan taringnya pada mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_12&amp;diff=384445</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 12</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_12&amp;diff=384445"/>
		<updated>2014-08-22T10:38:55Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada 4:30 PM waktu setempat, situasi pertempuran mulai berbalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, penyerangan tentara musuh tidak pernah merencanakan untuk terjebak dalam pertarungan yang panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya ada satu kapal perang dalam bentuk sebuah kapal kargo yang disamarkan; mereka tidak bekerja sangat erat dengan para prajurit yang telah menyusup sebelumnya. Tujuan awal serangan kejutan adalah Kompetisi Tesis SMA Sihir Nasional, namun karena fakta bahwa pasukan musuh tidak cukup untuk melakukannya, hanya menyebabkan kerusakan sebagian pada bangunan. Meski begitu, mereka awalnya hanya mengantisipasi pada perlawanan polisi saat mereka memegang kendali atas tujuan utama mereka dan penculikan warga sipil, maka mereka hanya mengeluarkan serangan kecil. Namun, sebagian besar kesalahan perhitungan itu berasal dari kenyataan bahwa Asosiasi Sihir mengatur para relawan untuk pertahanan lebih cepat dari yang mereka bayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, itu juga berkat reaksi cepat dari JSDF. Satu jam setelah mobilisasi, satu batalion bala bantuan telah dikerahkan untuk melindungi warga sipil yang menyelamatkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena musuh yang didekatnya mulai mundur, pertempuran berubah menjadi patroli penjagaan-perdamaian. Selain memverifikasi identitas warga sipil yang dievakuasi, situasi membaik dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, laki-laki dan perempuan muda terjebak dalam pusat pusaran yang tidak memiliki firasat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_215.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Kurosawa-san? ...Ya, OK. ...Ya, terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berbicara dengan seseorang, yang pastinya adalah kepala pelayan dari rumahnya (Keluarga Kitayama), Shizuku melepaskan media transmisi dari telinganya. Secara bersamaan, suara mesin helikopter bisa terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Saegusa-senpai, helikopternya akan segera sampai disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar laporan Shizuku, Mayumi mengangkat wajahnya dari pesan terminal yang dia tatap dengan ekspresi muram dan mengeluarkan senyum dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku mengerti. Kitayama-san, kamu pergi duluan dan bawa perempuan beserta anak-anak terlebih dahulu. Inagaki-san, tolong temani dia dan berikan bantuanmu untuk Kitayama-san di atas. Juga, Inagaki-san, maukah kamu mengkoordinasikan dan mengarahkan orang-orang yang belum dievakuasi? Ichihara dan aku juga akan turun tangan. Mitsui-san, tolong pantau lingkungan sekitar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cekatan memberikan serangkaian instruksi, dia diam-diam menghela napas kecil. Warga sipil yang rewel yang sedang dievakuasi perlahan-lahan pasti akan senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada banyak orang yang menolak keras pada orang-orang yang memiliki anak mendahului proses evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejauh ini, mereka tidak menemukan siapapun yang memulai skenario ini karena mereka takut bahwa mereka tidak bisa naik ke helikopter tepat waktu, tapi jika helikopter terlambat datang, maka ketegangan dan kecemasan pasti akan meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, dua helikopter tiba pada saat bersamaan akan menjadi ideal, tapi dia tidak bisa mengatakan helikopter yang tiba duluan hanya menunggu sebentar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Apa yang kamu lakukan membuang-buang waktu disini? Seriuslah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pertama-tama Mayumi harus bergulat dengan kecemasannya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komandan serangan invasi tidak peduli untuk menyembunyikan wajah muramnya pada situasi yang terus memburuk dari pertempuran ini. Agar berhasil, operasi ini memanggil kapal tunggal untuk menyerang bangsa musuh, mencapai semua tujuan, dan penarikan (mundur) sebelum musuh merespon. Berdasarkan desain ini, fase pertama dari misi ini sudah berhasil dilaksanakan. Sementara waktu respon musuh yang cepat itu masih berada dalam parameter yang telah diprediksikan. Kekuatan perlawanan warga sipil melampaui semua prediksi. Berdasarkan rencana awal, mereka seharusnya sudah beralih ke fase penarikan, tapi sementara mereka terjebak dalam pertempuran dengan para relawan, pengepungan musuh sudah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rute sepanjang garis pantai ke arah utara telah dipalang oleh pasukan yang datang dari unit Tsurumi. Sekarang sudah tidak mungkin untuk mengejar warga sipil yang menyelamatkan diri melalui laut dan mengambil sandera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas musuh: &amp;quot;Kehilangan kontak dengan semua drone pengamat.!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah laporan bawahannya, Komandan tak berkutik tetapi menggigit bibirnya. Bahkan drone yang terakhir telah ditembak jatuh. Sekarang, dia hanya bisa mengeluarkan perintah dengan mata-mata yang dia miliki di genggamannya. Dia menghujat secara mental pada Chen Xiangshan, yang saat ini didalam formasi musuh dan masih belum mengirimkan sinyal, sebelum memerintahkan pasukan yang berada di utara untuk mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, ke arah pedalaman — di alun-alun di depan stasiun bis yang sedang menunggu kedatangan helikopter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC beroda yang berbelok di persimpangan tergelincir dan terguling (seperti roda).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Road Extension&amp;quot; milik Isori berhasil mematahkan suspensi kendaraan tersebut dan menyebabkan APC terguling, hanya bisa berhenti setelah terguling (seperti roda)  bertabrakan dengan lampu lalu lintas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Serahkan padaku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena mereka berada di luar perimeter garis pertahanan, Kanon tidak lagi harus khawatir tentang siswa-siswi di tempat persembunyian bawah tanah, jadi dia dapat mengaktifkan &amp;quot;Mine Genesis&amp;quot; milik Keluarga Chiyoda yang sangat-tersohor dengan bebas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah getaran yang sangat besar muncul dari bawah APC seolah-olah mengabaikan alat peredam guncangan yang menempel di setiap roda. Gelombang getaran menyebar ke seluruh interior kendaraan dan menyebabkan kerusakan yang tak terhitung. Pasukan robot yang diluar APC selamat, tapi bagian dalamnya sangat berantakan. Berkat getaran yang dikirim ke otak dan kanal semisirkular, pilot robot itu pastinya mengalami gegar otak sehingga tak sadarkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru dari senjata meriam otomatis melubangi dinding bangunan yang dua dari mereka bersembunyi. Itu adalah tembakan pembalasan dari APC yang memimpin kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori memeluk Kanon yang berteriak ke dadanya dan melindunginya dengan tubuhnya sementara dia menahan balik medan momentum sepanjang dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengambil keuntungan dari celah yang tercipta oleh dampak pantulan peluru APC, Mari mengaktifkan sihir yang merendahkan kepadatan oksigen dari tempat persembunyiannya di sisi lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, untuk bertahan melawan senjata BC, sistem penyaringan udara yang sangat baik didalam kendaraan menangkal perubahan itu, sehingga sihirnya tidak memberikan efek nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggigit lidahnya, Mari melepaskan sihir itu yang menganggu Eidos kepadatan oksigen  dan sebaliknya meningkatkan suhu udara sekitar Howitzer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Howitzer langsung terbakar, dan kemudian meledak yang juga menghancurkan meriam otomatis didekatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa APC telah kehilangan semua kemampuan tempurnya, Kirihara maju menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot baja ditembus dengan mudahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sonic Blade menusuk ke kursi pilot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu kargo belakang dibuka dan tentara bersenjatakan senapan muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah petir datang dari atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, pedang Kirihara menyayat tenggorokan prajurit yang lengan kanannya tersambar petir itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Mibu, kau baik-baik saja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka adalah salah satu yang menembak bahu kanan para prajurit yang membidik Kirihara. Sayaka bersikeras bahwa &amp;quot;dia akan ikut apapun yang terjadi&amp;quot; (itu saja sudah cukup untuk membuat Kirihara bimbang), yang Kirihara perhatikan kondisi bahwa &amp;quot;dia tidak menggunakan teknik pedangnya untuk membunuh siapapun&amp;quot;. Hanya ketika dia diijinkan untuk menggunakan pedang melawan sasaran bukan-manusia atau pada kasus dimana dia diserang untuk membela diri melawan manusia lainnya; semua situasi yang lainnya dilarang kerang. Untuk ini, selain kodachi-nya, Sayaka juga dipersenjatai dengan alat panah mekanis kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku baik-baik saja. Ini adalah medan pertempuran, dan aku sudah membuat keputusanku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Sayaka sedikit pucat, tapi jawabannya tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, tanah mulai bergetar lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, itu adalah kedatangan tank bipedal yang selamat dari sihir Kanon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kendaraan musuh mundur untuk mengurangi dampak kerusakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waspada terhadap serangan berikutnya dari Howitzer, mereka terpaksa berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan perkembangan formasi musuh mengunci pandangan mereka pada kelompok Kanon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan gangguan Miyuki tidak membiarkan setiap sihir musuh muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan mereka diperkuat oleh Boosters.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC yang dibekukan berada dibawah serangan dari &amp;quot;Usuba Kagerou&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panjang pedang ultra tipis yang terbuat dari carbon nanotubes yang diinjeksikan kedalam kepala palu tersebut dapat bertambah hingga 20 meter. Dengan kata lain, Leo sedang memegang sebuah pedang yang dapat memanjang hingga 20 meter nantinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, semakin panjang pedang itu, semakin besar pula kesulitannya untuk mempertahankan Perkuatan Sihir itu. Walaupun begitu, Leo dengan mudahnya membentuk pisau sepanjang 10 meter dan membelah APC dari samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Musuh berada disisi kanan! Pusatnya diposisi yang sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki adalah orang pertama yang menangkap sinyal dari tank bipedal musuh yang berputar arah sementara Mikihiko menyiapkan sihir untuk menghancurkan komando musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah tank bipedal belari lurus ke dalam dinding yang tak terlihat, kedua lengannya tersangkut kebawah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, Erika menghantamnya dengan kecepatan yang tidak bisa dilihat mata.&lt;br /&gt;
Yamatsunami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang besar Orochimaru menghancurkan persenjataan mekanik itu yang dua kali tingginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki dan Mikihiko melancarkan tembakan perlindungan, yang diikuti Leo dan Erika untuk menjatuhkan kendaraan musuh itu satu per satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Mizuki.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kekuatan musuh dituntaskan untuk sementara waktu, Mizuki menoleh ketika seseorang tiba-tiba memanggil namanya, hanya menemukan Miyuki yang menanyakan tentang apa yang kelompok lainnya lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Bagaimana kondisi di pihak Chiyoda-senpai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki tidak tahu tentang bala bantuan yang menuju ke arah Mari, Mizuki juga tidak menyebutkan hal ini. (Dia tidak pernah punya waktu luang untuk melakukannya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Hm... Masih belum berubah. Mereka masih terjebak dalam pertempuran.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tim para senior mengambil posisi pertahanan sedikit didepan mereka. Ini adalah posisi kedua dari dua posisi penting menuju stasiun bis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ada apa, Miyuki? Mengapa kamu berpikir tentang hal itu pada saat ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Miyuki sedikit cemberut ketika dia berbicara kepada Mizuki, Erika bertanya dengan memegang Orochimaru diatas bahunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Tidakkah kau berpikir ini sedikit aneh? Mengapa musuh secara spesifik datang ke area kita?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika juha mengerutkan keningnya pada pertanyaan Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Jika mereka ingin menuju stasiun bis, bukankah mereka harus melewati lokasi kita?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua lokasi dimana senior dan siswa tahun pertama menggali berdasarkan estimasi Suzune menggunakan peta setempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Miyuki belum bisa menerima jawaban Mizuki pada pandangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Itu mungkin dibawah asumsi bahwa musuh maju sepanjang jalan-jalan yang terbuka. Musuh setidaknya dilengkapi dengan alat komunikasi. Kita hanya mempunyai 10 orang yang dianggap remeh pada pertahanan; musuh dapat dengan mudah menghindari kita dengan diam-diam maju melalui area kita yang sama sekali tidak memiliki satupun pertahanan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;...Mereka harus diblokir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Erika mendorong ekspresi wajah Mizuki yang mengatakan &amp;quot;Aku tidak mengerti apa yang kamu bicarakan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Mereka datang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dengan peringatan Mikihiko bahwa musuh baru telah datang, spekulasi mereka terpaksa ditahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helikopter bermesin ganda yang dikemudikan oleh Kurosawa — pelayan wanita ini tampaknya mengerti bagaimana untuk mengemudikan helikopter disamping untuk mengambil kemudi kapal — muncul diatas dan siap untuk menurunkan ketinggian helikopter tersebut, sebuah insiden terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, sebuah awan hitam muncul dan berputar di udara. Tanpa peringatan, kawanan belalang musiman datang meluncur turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika mereka hanyalah belalang, terbang kedalam instrumen helikopter sangat berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, waktu yang tidak alami ini mengisyaratkan asal supranatural mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentang untuk menyambut helikopter, Shizuku segera membuat keputusan untuk menarik keluar CAD-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah CAD model-pistol berwarna perak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Kompetisi Sembilan Sekolah, dia membeli Silver Series generasi kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didalamnya, dia telah meng-install &amp;quot;Phonon Mazer&amp;quot; dibawah Loopcast System.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengarahkannya ke langit, dia menarik pelatuk berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinar suara memotong sayap belalang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Itu, terlalu banyak...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kawanan belalang tidak terbakar sampai mati, hanya menghilang setelah terbakar, tapi itu hanya sebagian dari seluruh kawanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun berulang kali Phonon Mazer menyerang dengan cepat belalang yang mendekat, kawanan tersebut terus mendekati helikopter yang sedang mencoba mendarat.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka melihat ini juga, tapi karena sihirnya tidak cocok untuk musuh tersebut (kawanan belalang), dia menahan diri takut bahwa sihirnya mungkin akan mengganggu sihir milik Shizuku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat seperti kawanan belalang yang hendak menelan helikopter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_225.jpg|thumb|Caption text]] &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sebuah badai pembasmian menyapu kawanan tersebut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti mimpi, awan hitam belalang kehilangan kohesi dan dengan cepat menghilang saat warna mereka menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka dan Shizuku keduanya menatap ke langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlambat setengah langkah mendeteksi anomali tersebut, Mayumi dan Suzune juga menyapu tatapan mereka ke langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, sesosok berwarna hitam melayang diatas udara dengan CAD berwarna perak di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka / Shizuku: &amp;quot;Tatsuya...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada cara untuk mengetahui apakah Shizuku atau Honoka yang mengatakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak personil tempur yang menggunakan seragam berwarna hitam muncul dan membentuk barisan perlindungan di sekitar helikopter.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helikopter kargo mulai mendarat lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Berhasil menyingkirkan serangan segerombolan musuh kimiawi; dimulai pendampingan untuk pendaratan helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Biarkan personil lainnya untuk pendampingan. Letnan Khusus, buru penyihir musuh dan basmi mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menerima perintah Yanagi ini, Tatsuya mengaktifkan &amp;quot;matanya&amp;quot; digunakan untuk menemukan Penyihir yang mengirimkan kawanan belalang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia menghantamnya, dia tidak bertujuan untuk menguraikan setiap ekor tubuh belalang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sasaran sihirnya ditujukan pada Rangkaian Sihir yang membentuk kongregasi kimiawi setiap belalang.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah membusuk, sihir yang menahan kongregasi kimiawi bersama-sama, belalang melebur kembali menjadi psion.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama proses ini, dia juga menangkap jejak dimana Rangkaian Sihir itu berasal.&lt;br /&gt;
Pada jarak ini dan mempertimbangkan waktu yang sudah dihabiskan, bahkan sambil terus mempertahankan Sihir Tipe-Terbang, menyelesaikan misi S&amp;amp;D ini seperti sepotong kue.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Disana, kah?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia bisa mengeluarkan mereka dari sini, menggunakan sihir dalam jangkauan pandangan secara signifikan lebih mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya terbang menuju langit diatas Penyihir yang sedang melarikan diri itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memegang senjata kaliber besar berwarna perak — CAD model-senjata — prajurit berpakaian serba hitam terbang seperti komet menuju gedung-gedung pencakar langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit lainnya membawa senapan membentuk lingkaran di langit saat helikopter turun ditengah alun-alun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sosok berseragam hitam pekat dengan sosok yang sepenuhnya disamarkan memberikan kesan bahwa mereka adalah pertanda bencana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, terlepas dari apakah itu Honoka atau Shizuku, Mayumi atau Suzune, tidak satupun dari mereka merasa gelisah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inagaki: &amp;quot;Siapa mereka?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inagaki berjalan mendekat dan bertanya dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Kawan-kawan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menjawab singkat sambil tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bisa dikatakan sebagai kawan-kawan Tatsuya, kawan Fujibayashi, atau unit dari JSDF.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi tidak paham dengan rinciannya, tapi itu cukup. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika warga sipil sedang menaiki helikopter, mereka dengan hati-hati menjaga ketat wilayah tersebut dari atas ketinggian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya mereka telah terbang terus-menerus selama 10 menit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, tidak ada tanda-tanda kelelahan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semuanya pastinya adalah Penyihir Kelas Tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernah ada semacam rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JSDF memilih Penyihir kuat dari bidang khusus dan membentuk unit eksperimen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peringkat masing-masing dari mereka tidak ada yang istimewa, tetapi sekali dalam pertempuran, mereka adalah unit penyihir tempur yang mampu melakukan pembunuhan massal yang tak terbayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berpikir sepanjang jalur tersebut, mereka memenuhi kriteria sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mereka adalah bala bantuan yang dapat diandalkan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menambahkan hal ini saat dia melihat helikopter mengangkut warga sipil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helicopter dengan Shizuku dan Inagaki berhasil terbang kembali dan setelah mencapai ketinggian yang aman dari tembakan musuh, unit terbang dari Independent Magic-Equipped Battalion waspada menyebar menuju gedung pencakar langit di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warga sipil yang tersisa dijaga secara luas sekarang. JSDF bersikap waspada, dan meskipun itu adalah makna dari pertanda tersebut karena wajah mereka tak bisa dilihat, setidaknya itu lebih baik daripada meninggalkan semuanya pada anak-anak. Adapun perasaan mereka saat ini, ada sedikit tujuan dalam mendesak apapun lebih jauh dari mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mereka akhirnya datang kesini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada lagi bahaya dari kepanikan yang mengendap berkat bala bantuan itu, tapi Mayumi ingin sekali melarikan diri dari tekanan yang diberikan oleh warga sipil, sehingga tidak ada yang palsu tentang penggunaan kata &amp;quot;akhirnya&amp;quot; untuk menggambarkan suasana hatinya ketika perburuan panjang terhadap suara mesin yang datang ke telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah helikopter militer bermesin ganda telah tiba..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah model yang lebih besar daripada helikopter normal yang Shizuku panggil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan cara ini, warga sipil yang tersisa semuanya bisa dibawa diatas helikopter tanpa ada kesulitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, helikopter tersebut tidak datang sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada helikopter tempur lain yang mengawalnya..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nakura: &amp;quot;Mayumi Ojou-sama, kamu aman?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara pengawalnya Nakura terdengar melalui alat transmisi yang terselip di telinganya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku baik-baik saja, Nakura. Dimana kamu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nakura: &amp;quot;Aku di dalam helikopter tempur. Tuan besar memerintahkan Ojou-sama juga untuk naik ke helikopter ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;—Aku mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi sudah menyerah pada pertanyaan untuk &amp;quot;bertahan dibelakang&amp;quot;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, Nakura lebih baik di dekat perempat pertempuran juga. Meski begitu, dia tidak bisa hanya menyerang helikopter yang datang untuk menyelamatkan mereka, maka dia telah meninggalkan semua ide perlawanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pokoknya, tolong percepat proses pengangkutannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengakhiri transmisi, dia membuat permintaan untuk Suzune.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menanggapi, Suzune mengalihkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Jangan bergerak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria muda mencengkram leher Suzune dari arah belakang sementara pisau berkilauan muncul di tangannya yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun senapan-senapan di gedung pencakar langit membidik pria tersebut, pria lainnya bergegas muncul didepan pria tersebut sambil memegang granat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;...Aku mengerti, jadi inilah rencananya selama ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang diam-diam berbicara adalah orang yang sedang diancam oleh pisau, Suzune.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Kamu tentunya berpikir cepat pada langkahmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kemantapan itu yang memperingatkannya sesuatu yang serba salah, pasukan musuh yang berpura-pura menjadi salah satu dari warga sipil yang menyelamatkan diri masih mengiyakan kata-kata Suzune tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Unit-unit mekanik tadi menggambarkan kekuatan serang kami sehingga kamu bisa memastikan sasaran saat jumlah orang yang menyelamatkan diri berkurang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Kami tidak pernah berencana membiarkan mereka menyelamatkan diri di tempat pertama, tapi bahkan jika mereka melakukannya, itu tidak akan berdampak pada misi sedikit pun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune berbicara seolah-olah benar-benar mengabaikan bahaya, sedangkan pria tersebut juga tampaknya terpengaruh oleh hal ini dan menjawab kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Kamu memilih ku sebagai sasaran karena sebagai energi sumber yang terpercaya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Tidak hanya itu. Beberapa dari kami ditangkap dalam pertempuran ini, dan kamu adalah sandera yang diperlukan untuk pembebasan mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku tidak begitu berharga untuk tawar-menawar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Aku tidak yakin tentang hal itu—Aku pikir aku katakan jangan bergerak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyadari bahwa Mayumi mengoperasikan CAD-nya dari belakang punggungnya, pria itu mengayunkan pisau di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menyerah dan mengangkat tangannya ke atas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Jika kamu jadi sandera, tidak mungkin Keluarga Saegusa akan mengabaikan mu. Dibandingkan mengambil putri mereka sebagai sandera, mengambil sahabat putrinya sebagai sandera jauh lebih efektif.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Itu benar, karena Mayumi adalah orang yang naif.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengapa dia melihat ku dengan tatapan kritis; meskipun bagaimana tidak masuk akal-nya kata-kata itu, Mayumi tidak bisa ikut campur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin dia menjadi &amp;quot;naif&amp;quot;, tapi tentu saja tidak untuk tingkat yang layak untuk cacian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Selanjutnya, kamu akan menculik saya ke negara asal anda, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Tapi seharusnya anda tidak melakukan pertukaran terlebih dahulu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Itu... Kau! Apa yang telah kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria itu akhirnya menyadari dia berkata terlalu jauh. Sementara dia memang memiliki sandera di tangannya, bahkan dia tidak bisa percaya bahwa dia hanya membuka mulutnya terlalu lama sementara dia dikelilingi oleh musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Kemampuan tempur anda tidak terlalu buruk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune dengan mudah menyingkirkan tangan yang memegang pisau itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Tapi pemilihan sasaran anda sangat buruk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dengan tangkas dapat bebas dari lengan yang mencengkram lehernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku tidak ada spesial ketika mengeluarkan sihir dengan CAD, tapi sihirku tanpa media bahwa melampaui Mayumi dan Juumonji-kun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia beralih ke pria yang memegang granat dan mencabut granat dari tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku bisa membuat otot dan sistem saraf anda mati rasa. Untuk sementara, tubuh anda tidak akan bisa bergerak dengan bebas.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti katanya, tidak peduli bagaimana mereka mencoba untuk menggerakkan ototnya, tangan dan kaki mereka tidak mampu bergerak secara sadar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Sihir yang secara langsung mengganggu tubuh manusia pernah dilarang. Sifat sihir ini pada dasarnya merupakan bentuk eksperimen manusia, maka hal itu dilarang di masyarakat luas. Kelemahannya adalah bahwa sihir ini memerlukan sejumlah waktu untuk mengaktifkannya, tapi perbincangan tanpa henti dengan anda pastinya merupakan bantuan yang besar. Oh ya, berbicara tentang, perbincangan bertele-tele anda tidak ada hubungannya dengan sihir. Anda sangat ceroboh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune mengatakan hal ini dengan senyuman mengerikan di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan musuh di sisi cabang Asosiasi Sihir cukup intensif. Mencapai batas serangan mereka, kekuatan prajurit musuh meningkatkan serangan mereka untuk mendapatkan kemenangan yang krusial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi cabang, Katsuto terus sengaja mendengarkan laporan yang masuk. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JSDF mulai melancarkan serangan balik mereka dari Sakuragi-chō, tapi para relawan yang dibentuk oleh Magic Association hampir tidak menahan musuh pada Jalan China (mungkin Pecinan) di Ishikawamachi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;—Apakah anda menyiapkan seragam tempur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pertanyaan Katsuto ini, karyawan wanita tampak terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karyawan: &amp;quot;Apakah anda bermaksud menyerang sendirian? Anda tidak bisa melakukan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Anda telah menyiapkan seragam tempur, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tekad Katsuto diikuti pertanyaan itu mengintimidasi karyawan wanita itu sehingga hanya bisa mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karyawan: &amp;quot;Tapi, kamu adalah pewaris Keluarga Juumonji...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Tolong tunjukkan jalannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto memotong kata-kata gagap bicara wanita itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelayan wanita itu mengangkat kakinya dengan kaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keturunan lain dari Sepuluh Master Klan bergabung dengan para relawan di China Street. Di tengah musuh yang berlari kesana kemari, seseorang melewati mereka disertai dengan “bunga merah yang bermekaran” (percikan darah yang membasahi sebagian besar tubuh orang tersebut) dan membuat kontak dengan unit pertempuran yang melawan pasukan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peralatan pelindung yang dia kenakan diperoleh dari salah satu yang terluka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menekan tanpa berlindung, tangan kirinya memegang erat CAD berwarna merah menyala saat Masaki terengah-engah keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah kelelahan yang disebabkan penggunaan berulang-ulang sihir Rupture.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, serangan musuh beralih dari robot menjadi sihir, menyebabkan kelelahan terjadi lebih cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Phantom maju dalam gelombang pertempuran. Mereka disebut phantom karena mereka tidak mempunyai tubuh asli dan mereka adalah ilusi yang diciptakan oleh Sihir Kuno.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki tidak menggunakan CAD spesialisasi di tangan kirinya dan mengoperasikan CAD biasa di pergelangan tangan kirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan gangguan meluas ke arah luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya dengan boneka yang terbuat dari kayu yang tertinggal, ilusi phantom menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam rangka menciptakan kekuatan gangguan secara luas dab menghilangkan semua phantom, hal ini menghabiskan banyak cadangan energi Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir &amp;quot;Rupture&amp;quot;-nya digunakan untuk menguapkan cairan dalam tubuh sasaran. Jika sasaran tidak mengandung cairan di dalam tubuhnya, maka sihir itu tidak akan berpengaruh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Respon musuh dangat cepat. Melihat kekuatan pertama tank bipedal jatuh dibawah serangan dari Rupture, mereka segera melemparkan unit phantom ke medan pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melawan ilusi yang diciptakan oleh Sihir Kuno yang tidak memiliki tubuh fisik, sihir Rupture tidak berguna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tanpa tubuh fisik, ilusi masih memiliki kekuatan serangan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bekerja dalam cara yang sama seperti hipnosis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manusia yang dipotong oleh ilusi akan mati dari bekas darah yang muncul pada tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Penyihir yang menerapkan Data Fortifikasi pada diri mereka bisa menangkal serangan phantom, para relawan yang bukan Penyihir sangat tidak beruntung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bercampur dengan para relawan, Masaki hanya bisa terus bentrok melawan phantom sementara sihir spesialisasi-nya disegel, sambil putus asa mencari lokasi Penyihir musuh berada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi helikopter kargo, pengangkutan warga sipil sudah selesai dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Rin-chan, ini semua terserah kamu sekarang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Mayumi, jangan memaksakan diri terlalu keras.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helicopter berangkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para prajurit berseragam hitam mengawal helikopter ke udara dan terbang beriringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melihat helikopter mencapai ketinggian yang aman, prajurit terbang menuju pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ayo kita pergi juga. Ayo kita cari Miyuki dan kelompok Mari dan pergi dari sini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nakura: &amp;quot;—Mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nakura tampak seperti ada sesuatu yang ingin dikatakan setelah mendengar perintah Mayumi, tapi akhirnya memilih untuk hormat menundukkan kepalanya dan kembali ke kursi co-pilot helikopter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helikopter tempur yang Mayumi dan Honoka tumpangi mulai naik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang jalan, Mayumi melihat salah satu tentara prajurit yang menatap mereka pergi dari atas salah satu gedung pencakar langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tangan kanan nya, dia memegang CAD spesialisasi berwarna perak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka menghadap ke arah lain, sehingga dia tidak melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di helicopter, Mayumi menjulurkan lidahnya pada prajurit tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di balik topeng abu-abunya, Tatsuya secara jelas memandang Mayumi yang membuat mimik wajah lucu padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(...Dasar orang yang ceria.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diluar itu, Tatsuya tidak memiliki pikiran lain pada sukjek tersebut (Mayumi).&lt;br /&gt;
(Omong-omong, jadi Ichihara-senpai dulu adalah &amp;quot;Ichihana&amp;quot;, eh.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang Suzune gunakan adalah alasan lain mengapa nama Ichihana telah dilucuti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir itu mengandalkan banyak pada kualitas bawaan alami Keluarga Ichihana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang secara langsung mengganggu tubuh manusia dilarang pada saat itu, sehingga selain alasan medis, penggunaan sihir semacam itu sangat dibatasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia tidak tahu apakah Suzune menyadari semua rincian tersebut, kenyataan dari masalah ini adalah bahwa dia mewarisi garis keturunan Ichihana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Tatsuya juga berpikir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika itu masalahnya, maka sihir ku tidak akan menghasilkan sesuatu sehingga begitu mudahnya melucuti nomor (keluarga) ku.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alih-alih tertawa kecut, dia diam-diam merenungkan hal ini dalam privasi pikirannya. Tatsuya mengaktifkan perangkat transmisi pada helmnya.&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Saegusa Mayumi-san telah naik ke helikopter dan sedang terbang menuju pantai. Dia berharap untuk bertemu dengan teman-temannya dan adik kelas sebelum evakuasi dari area tersebut.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Dimengerti. Setelah memverifikasi bahwa VIP telah pergi dari zona tempur, kembali ke unit utama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi hal itu akhirnya mulai, pikir Tatsuya, setelah dia memotong umpan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi tidak mungkin mengatajan itu, tapi serangan balik segera dimulai bahkan jika dia tidak melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan demikian, prioritas utama adalah memastikan bahwa kelompok Mayumi melarikan diri dengan aman. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri di atap, Tatsuya mengarahkan CAD-nya ke bawah dan langsung menarik pelatuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu sudut bangunan meledak terbakar sebelum tiba-tiba menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain peluncur roket kendali yang jatuh ke tanah, tidak ada yang tersisa lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata modern tidak akan meledak karena dampak sepele seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Insiden yang sama terjadi sebanyak 5 kali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memerika kembali bahwa tidak ada orang lain yang membidik helikopter, Tatsuya menoleh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya menemukan seorang pria yang memegang sebuah pedang berdiri disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;—Siapakah kau?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaan itu datang dari seseorang di hadapannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk dapat naik kesini — dan tidak menggunakan metode orthodox saat itu sejak dia melakukan tindakan pendekatan aneh dengan melompat antara dinding gedung pencakar langit. Dia pasti seorang yang cukup terampil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Letnan Khusus JSDF 101 Independent Magic-Equipped Battalion, Ooguro Ryuuya.&amp;quot; (nb. Asli merinding denger nama-nya)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria itu — Inspektur Chiba Toshikazu, tidak mengharapkan Tatsuya untuk berterus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawaban tiba-tiba Tatsuya bersamaan dengan indikasi unit yang tak terdengar itu menyebabkan sikap Toshikazu sedikit goyah.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya dengan ringan turun dari atap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daripada melompat ke arah Toshikazu, dia lebih suka terbang turun dari gedung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan kiri Tatsuya mengetuk sabuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuhnya dibebaskan dari kontrol gravitasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya melayang tinggi menuju ketinggian dimana peluru tidak bisa mencapainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para relawan dari Asosiasi Sihir terpaksa mundur selangkah demi selangkah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Unit amphibi musuh itu secara jelas merupakan kekuatan utama mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Unit yang maju ke utara adalah unit campuran dari APC dan tank bipedal meskipun kekuatan utama dari APC, tetapi kekuatan musuh yang menyerang cabang Asosiasi Sihir terdiri dari tank bipedal yang dirancang khusus untuk pertempuran jarak dekat bersama dengan beberapa Penyihir disisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Binatang buas yang tampak seperti anjing berubah menjadi bom api. Mereka adalah kongregasi kimiawi yang diciptakan dengan Sihir Kuno untuk meniru monster yang disebut &amp;quot;Wazawaito&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya ketika mereka berpikir bahwa itu semua nyata, burung berkaki satu mirip-bangau menebarkan abu berapi dan menghilang. Mereka adalah kongregasi kimiawi yang juga dibentuk dengan Sihir Kuno yang meniru bentuk monster yang disebut  &amp;quot;Hitzukata&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Kuno dari daratan menyerbu para relawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh yang tidak lagi tentara dari &amp;quot;kebangsaan yang tidak diketahui&amp;quot;. Mengabaikan semua kepura-puraan pada penyembunyian identitas mereka, mereka menerapkan sihir yang unik dan tank bipedal dengan pertahanan ajaib untuk menghancurkan formasi unit relawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyihir dari Asosiasi Sihir dengan cepat membalas dengan sihir modern yang sangat cepat untuk mengeluarkannya dengan efek seketika, tapi mereka hanya tidak bisa menangani jumlah musuh yang sangat besar.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan, mundur!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mundur dan bangun kembali garis pertahanan yang baru!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedengarannya seperti semangat mereka belum hancur, tapi dalam menghadapi kekuatan semacam itu, satu-satunya yang bisa mengatakan itu adalah salah satu yang mundur kedalam garis perlindungan yang baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan mundur!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, raungan menghancurkan ketakutan para relawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para burung kongregasi kimiawi yang memuntahkan api dihancurkan ke tanah dan lenyap menjadi abu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah mereka telah dihantam oleh palu raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bangunlah, kamu yang menggunakan sihir. Lindungilah tanah air kita dari kejatuhan kedalam cengkraman penjajah yang hina ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dihadapan para relawan, sesosok besar berjalan didepan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah Katsuto, sepenuhnya dilapisi peralatan pelindung baja dan helm seperti samurai kuno.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto mengangkat lengannya dan mengayunkannya ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun ayunannya tidak dibuat dengan kekuatan besar,&lt;br /&gt;
Tapi pada saat bersamaan saat ayunannya, salah satu tank bipedal musuh hancur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Implikasi dari tindakan ini secara terang-terangan jelas dalam mata setiap orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang sama terjadi sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persenjataan mekanik dengan pertahanan yang dibentengi dengan sihir dihancurkan seperti mainan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah gemuruh terdengar di sekelilingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
itu adalah teriakan kemenangan dari para relawan yang sebelumnya dalam posisi inferior.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto menyembunyikan perasaan malu yang mendalam di lubang hatinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak cukup kekanak-kanakan untuk percaya pada keadilan mutlak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga tidak hanya mencari keuntungan pribadi seperti orang dewasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia sangat paham pada peran yang diberikan kepadanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh tidak butuh waktu lama untuk memulihkan akal mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sangat tidak paham pada apa yang sebenarnya Katsuto lakukan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, bahkan sangat membosankan jika mereka tahu bahwa Katsuto lah yang meluncurkan serangan sihir itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank-tank bipedal membidik senjata mereka pada Katsuto dengan memutarkan pijakannya. Tidak satu, tapi tiga tank menyerang sebagai satu unit. Rupanya, musuh tidak lebih dari tentara tidak berkompeten yang hanya bisa mengandalkan peralatan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, hasilnya adalah bahwa tidak satu pun dari tiga tank bipedal yang bisa maju 1 meter, dan tidak pula mereka menembakkan satu peluru. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya hal yang yang Katsuto lakukan adalah hanya menjangkau dengan telapak tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu saja sudah cukup membuat tank bipedal menjadi rongsokan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Penghalang Multi-Lapisan &amp;quot;Phalanx&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir ini tidak hanya digunakan untuk memblokir serangan musuh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nilainya terletak pada kemampuannya untuk memusnahkan musuh dan sihir itu ada untuk tujuan (kejadian) ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keajaiban dibalik Phalanx terletak dalam pembangunan penghalang berlipat ganda, bahkan jika penghalang awal goyah, penghalang satu yang dibelakangnya akan menggantikannya, berlangsung terus-menerus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penghalang berada dalam gerakan konstan dalam batas-batas yang ditetapkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penghalang tersebut tidak diatur di depan diri sendiri, tapi puluhan penghalang yang dikirim menabrak musuh dengan kecepatan tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah penggunaan yang benar dari Phalanx pada penyerangan. Serangan penghalang yang yang memiliki fungsi tunggal yang kebal terhadap semua serangan bahkan bisa menyebar kedalam sihir orang lain. Sihir penghalang yang menetapkan materi sebagai sasaran memiliki kekuatan gangguan yang hanya dianulir sihir lain untuk keberadaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terdapat kelemahan bahwa jangkauan tembakannya yang terbatas dan hanya bisa melawan fenomena yang ada, sihir ini yang mengkombinasikan penyerangan musuh, anti-objek, dan sifat anti-sihir memiliki aplikasi yang kuat dalam kelompok pertempuran pada jarak dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara pertahanan, ada penghalang berlipat ganda yang didirikan secara bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara penyerangan, penghalang berlipat ganda dengan karakteristik tunggal bisa ditembakkan secara berturut-turut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuai namanya &amp;quot;Phalanx&amp;quot;, ini adalah sihir yang mengkombinasikan penyerangan dan pertahanan bersama-sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Api dan petir datang menubruk Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan Sihir Kuno yang harus melalui berbagai prosedur dan tidak bisa mempengaruhi Eidos tanpa perubahan fenomena fisik adalah lawan termudah untuk Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di udara, dia mendirikan penghalang anti panas dan petir untuk melindungi dirinya dan para relawan di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seiring dengan tentara yang mengawal didepan, dia melemparkan para penyihir musuh ke atas berterbangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Munculnya satu orang benar-benar membalikkan situasi pertempuran disekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelah terus-menerus karena harus berurusan dengan serangan phantom, Masaki berubah pikiran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_244.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berhenti berburu penyihir musuh dan memutuskan untuk membantai semua musuh di sekelilingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai saat ini, dia takut menyeret warga sipil kedalam baku tembak sehingga dia mengandalkan sihir yang menargetkan musuh tunggal, tapi jika situasinya terus berkembang ke arah itu, semakin banyak warga sipil yang akan menderita. — Dia tidak menyangkal bahwa dia akan marah sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki mengatur daerah dimana keberadaan musuh paling banyak berkumpul di tiga regu manusia sebagai lokasi eksekusi berbentuk persegi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masing-masing sisi berukuran 15 meter. Hanya dalam kasus, dia membuat zona penyangga 2 meter (sampai sekarang, tidak ada tanda bahwa musuk secara paksa memasuki bangunan didekatnya).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengoperasikan CAD pada pergelangan tangan kirinya dan mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak terkait dengan hambatan fisik, ini adalah kekuatan yang melahap persembunyian untuk mengubah fenomena.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berangsur-angsur perubahan awal terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentara musuh hanya akan merasakan sedikit peningkatan panas tubuh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ini akan dengan cepat berubah menjadi nyeri terbakar panas yang menyebabkan korban berguling-guling di lantai. 30 detik kemudian, matanya akan berubah keruh dan mereka akan menjadi mayat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah Sihir Panas yang mengandalkan osilasi molekul cairan, &amp;quot;Kyokan Jigoku&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyihir dari Keluarga Ichijou spesialis dalam Sihir Tipe-Dispersal yang menguapkan cairan, tetapi secara pasti itu tidak berarti mereka tidak bisa menggunakan sihir lainnya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan permintaan maaf kepada temannya, Masaki sebenarnya diduga kebenaran dari &amp;quot;Hipotesis Kode Kardinal&amp;quot;. Jika Four Great System dan Sihir Eight Major Type saling berhubungan secara sempurna, maka tidakkah mereka berwujud sama oleh alam? Ini adalah gumamannya dan bukan lah teori logis. Dia merasa bahwa menggunakan sistem untuk mengkategorikan sihir hanyalah masalah kenyamanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, sihir yang Masaki gunakan, &amp;quot;Kyokan Jigoku&amp;quot;, dapat dideskripsikan sebagai versi inferior dari sihir &amp;quot;Rupture&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibandingkan dengan &amp;quot;Rupture&amp;quot; yang dapat menguapkan cairan dengan seketika, &amp;quot;Kyokan Jigoku&amp;quot; membutuhkan waktu (tidak lebih dari 30 detik untuk satu menit penuh) untuk menaikkan suhu cairan. Dengan membayar harga dalam kekuatan tembak yang tipis, sihir ini memperluas jangkauan dari &amp;quot;objek sasaran&amp;quot; sampai &amp;quot;wilayah yang luas&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didalam kawah yang dipanggil neraka — tak perlu dikatakan, ini adalah perumpamaan — keadaan yang cepat tidak stabil menyebar ke seluruh area berbentuk persegi itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyokan Jigoku&amp;quot; adalah sihir yang secara langsung memperngaruhi tubuh manusia dalam wilayah yang ditargetkan. Dengan demikian, itu sangat sulit untuk mempengaruhi penyihir yang menerapkan Data Fortification untuk diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, itu juga berarti bahwa penyihir adalah satu-satunya orang yang bisa bertahan di lokasi eksekusi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Ketemu kau!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana ada banyak musuh, tapi naluri Masaki mengatakannya bahwa penyihir ini adalah salsh satu yang bertanggung jawab atas sihir ilusi tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dipaksa keluar dari balik gedung dan lari kedalam &amp;quot;lokasi eksekusi&amp;quot; yang tiba-tiba terbuka lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata menunjuk ke arahnya dihentikan oleh tembakan perlindungan sekutu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lagi, dia mengangkat model-pistol CAD Khusus pada penyihir yang berusaha melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik pelatuk sebelum orang lain memiliki kesempatan untuk berbalik arah.&lt;br /&gt;
Sebuah bunga merah mekar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki menyingkirkan penyihir musuh sebelum dia bahkan sempat menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petir kecil menari secara liar di seberang jalan saat tembakan musuh berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki dan kawan-kawan masih menghadapi perlawanan sporadis dari musuh, tapi mereka tidak lagi melihat apapun tank bipedal atau APC datang untuk memperkuat musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sihir petir Mikihiko melemahkan infantri musuh, mereka berlima berkumpul di tempat persembunyian di salah satu gedung besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Saegusa-senpai tampaknya akan datang dengan helikopter untuk menjemput kita. Berbeda dengan yang digunakan untuk warga sipil, heikopter ini khusus disediakan untuk evakuasi kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menerima sambungan dari Mayumi, Miyuki menyampaikan rinciannya ke semua siswa yang disana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;seperti yang diharapkan dari Saegusa, betapa murah hati.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika bergerak ke arah yang agak aneh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Aku pikir ini tidak ada hubungannya dengan kemurahan hati... Ini pasti karena para senior dapat melarikan dengan aman.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Meski begitu, itu adalah sesuatu yang layak diucapkan terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Memang. Berkat itu, kita juga mempunyai kesempatan untuk mengungsi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko, Leo, dan Mizuki hanya bisa bercakap begitu santai karena serangan musuh sudah mereda. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ah, apakah itu mereka?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tanpa Erika menunjukkan hal ini, suara khas dari baling-baling bisa didengar. Awalnya, mereka memilih lokasi yang tidak akan membutuhkan waktu yang lama untuk mencapainya. Selain waktu yang dihabiskan untuk melayang dan pengaturan mendarat, ini adalah jarak yang diabaikan untuk helikopter. Namun setelah beberapa saat berlalu, helikopter masih belum tiba. Dengan jelas, suara bising terdengar turun dari atas, tetapi tidak ada tanda-tanda helikopter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki menerima ping (BBM kali ya hehe....) yang menunjukkan bahwa pesan baru telah diterima, jadi dia memasangkan penerima transmisi ke telinganya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Miyuki? Maafkan aku, tapi area tersebut terlalu sempit untuk mendarat. Kami akan menurunkan tali untuk mu, jadi bisakah kamu memberitahukan mereka?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum dia bisa menjawab, lima tali turun kebawah dari atas mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemeriksaan lebih dekat, titik tertinggi dari tali menunjukkan tanda panas yang melayang bolak-balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;...Talinya tidak terlihat, tidak, lebih seperti kamuflase optik. Bagus sekali, Honoka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergumam pada dirinya sendiri, Miyuki meraih tali itu dan menempatkan satu kaki selangkah dibagian bawah tali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Empat yang lainnya buru-buru mengikuti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah naik helikopter, semua orang berlima tadi kecuali Miyuki, yang sudah tahu tentang itu dari awal, akhirnya menyadari apa yang Honoka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka memproyeksikan gambar dari langit menggunakan layar hemispherical dan begitu sangat terfokus yang bahkan dia tidak bisa menyisakan energi untuk berbicara. Jika ini bukan langit dan pemandangannya berubah lebih dinamis, pasti ada cara dia bisa melakukan kamuflase optik saat bergerak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Meski begitu, sihir ini dapat juga digunakan saat mengatur penyergapan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Serius, berusaha mempertahankan suatu proses yang rumit bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan dengan sedikit imitasi disana-sini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Bahkan Miyuki tidak bisa melakukannya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hanya bisa melakukan yang terbaik untuk mengabaikan suara-suara perbicangan teman-temannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Kita hampir sampai, tapi jika kamu merasa lelah, tidak apa-apa untuk melepaskannya juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Aku baik-baik saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah semua yang Honoka bisa lakukan untuk mengumpulkan respon terhadap dorongan Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ketika tiba saatnya untuk mengangkut kelompok Mari, situasi tidak bisa berjalan sesuai rencana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin lebih akurat untuk mengatakan bahwa musuh terlibat dalam perjuangan nekat terakhir mereka. Menyaksikan adegan yang berkembang dari ketinggian, Mayumi dan lainnya dapat melihat bahwa pusat pertempuran telah berpindah ke area sekitar China Street dan musuh-musuh yang berada di area terdekatnya sudah hampir seluruhnya dibasmi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, regu Mari yang berjumlah 5 orang masih dibawah serangan kemurkaan yang terutaa berasal dari senapan dan peluncur granat dari unit infantri musuh yang bercampur dengan penyihir didalamnya. Tidak mengetahui bahwa Toshikazu sedang menahan semua serangan dari arah belakang sendirian, Mayumi dan kawan-kawan tidak gentar walaupun jumlah mereka terbatas dan segera memberikan perlindungan untuk lima orang tersebut dibawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koreksi, &amp;quot;Mayumi dan kawan-kawan&amp;quot; akan menjadi istilah yang salah, karena Mayumi adalah satu-satunya yang melepaskan dukungan sihir dari helikopter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hujan es turun menghampiri tentara musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daripada buliran es kecil, butiran es kering menghujani dengan kecepatan supersonik untuk menembus pelindung baja, fenomena yang benar-benar tidak mungkin di alam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah &amp;quot;Magic Shooter&amp;quot; menggunakan es kering sebagai peluru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baku tembak dari peluru datang dari segala macam sudut yang berbeda untuk menyerang kepala, punggung, dan pinggang tentara musuh. Mereka jatuh tersungkur bahwa tanpa tahu dari mana sihir itu berasal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan pesawat untuk lokasi tembakan dan dibantu dengan keuntungan bahwa serangan berasal dari arah yang tidak diketahui, sihir Mayumi menyelesaikan pertempuran ini kurang lebih 5 menit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Maaf untuk menunggu, Mari. Kita akan menurunkan tali, jadi raihlah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Ah, terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan tembakan yang sangat besar — dia tidak yakin apakah ini adalah cara yang tepat untuk melakukannya — bahwa Mayumi dengan mudah menekan serangan musuh, yang membuat jengkel Mari entah kenapa saat dia memanggil siswa-siswi Tahun ke-2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori dan Kanon, Kirihara dan Sayaka berlari kedepan berpasangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka lupa untuk waspada terhadap sekitarnya, tapi ini adalah serangan yang sulit untuk mengeletakkannya di pintu mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai sekaran, mereka bertekuk lutut di dalam pusaran pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, helikopter diatas telah melepaskan kamuflase optik-nya, memberikan rasa aman yang menenangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali, nilai sebenarnya dari pasukan musuh yang ditunjukkan disini ketika melakukan serangan mendadak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Awas!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teriakan itu berasal dari Mari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang pertama mendengar ini dan bergerak adalah Kirihara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berlari menuju Sayaka, dia memutarkan pedangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dalam keadaan kalut, mengaktifkan Sonic Blade secara ajaib membelokkan peluru yang ditembakkan ke arah dada, yang hanya melindungi tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kakinya tersambar oleh peluru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki kanan dibawah paha itu terkoyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Kirihara-kun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Kei!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Isori mendorong Kanon jatuh kebawah dan melindunginya dengan tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Darah segar mengalir di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Luka itu disebabkan oleh pecahan peluru granat — itu tampaknya cedera fatal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Kei! Kei!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Kirihara-kun! Bertahanlah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua gadis tersebut menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari mengeluarkan sihir melawan musuh yang meluncurkan serangan mendadak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sihirnya tenggelam dalam kekuatan gangguan yang sangat kuat yang menutupi tempat kejadian dan digagalkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
She panik melihat ke samping — dan tatapannya pada sumber gangguan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, yang melompat turun dari helikopter adalah Miyuki, mendarat ringan di tanah seolah-olah sepenuhnya bebas dari batas-batas gravitasi. Tanpa rasa takut, dia mengangkat tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki telah kehilangan amarah-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baginya, Isori dan Kirihara tidak lebih dari kenalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, menggunakan cara yang hina untuk menyakiti orang-orang yang dia kenal sudah cukup untuk menyalakan api kemurkaan didalam dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kemarahannya, otaknya masih tetap tenang seperti biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia melompat ke bawah dengan refleks, dia memiliki pemahaman yang sempurna pada gravitasi yang menariknya ke bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak perlu untuk menggunakan CAD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dengan wilayah sihirnya yang dirilis, satu-satunya hal yang dia butuhkan untuk pertimbangan adalah bagaimana membangun sihir favorit-nya yang unik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki tidak hanya menyegel kekuatan Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menyegel kekuatan Tatsuya, Miyuki menghabiskan separuh sihir miliknya pada kakaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta bahwa sihir Miyuki kehilangan kontrol adalah efek samping dari menyegel sihir kakaknya..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dengan kekuatan Tatsuya yang dilepaskan, kekuatan pribadi Miyuki juga telah dilepaskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga Yotsuba tidak memiliki julukan khusus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena setiap individu memliki kemampuan unik yang tidak bisa dikategorikan, meskipun tidak ada yang menyimpang dari prinsip bahwa &amp;quot;sihir diwariskan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibu Miyuki memiliki Sihir Sistematik Eksternal unik yang dapat menganggu komposisi mental orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan demikian, tidak akan mengherankan jika putrinya mewarisi semacam sihir intervensi (yang dapat mengganggu) mental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, dia bisa menjadi limiter Tatsuya ini justru karena dia memiliki sihir intervensi mental tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang — Sihir Pembekuan-nya, yang awalnya berasal dari itu, adalah manifestasi sihir pengganggu bawaannya dengan dunia fisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
She mengulurkan tangan kanannya keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan tindakan ini saja, dunia membeku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
seolah-olah dunia yang berpusat disekitar Miyuki telah membeku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Permukaan jalan dan dinding bangunan tidak tertutup es. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang dibekukan adalah dunia kesadaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang berubah dari Mari, Kanon, Sayaka, serta Kirihara dan Isori yang menderita luka parah ketika mereka menyingkirkan dinding itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tentara musuh yang membidik senjatanya atau bersiap-siap untuk melemparkan granat, terlepas dari apakah mereka pasukan biasa atau gerilyawan, semua berdiri disana kaku tanpa bisa bergerak sedikit pun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak membeku, hanya diberhentikan di tempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daripada tubuh fisik mereka membeku, lebih baik pikiran mereka yang dibekukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Pengganggu Sistematik Eksternal &amp;quot;Cocytus&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran yang beku tidak akan pernah terbangun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran yang membeku tidak bisa memahami kematian. Tidak ada cara untuk bahkan memberitahu tubuh yang mati itu adalah mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh yang terikat oleh pikiran beku mereka bahkan tidak bisa mati. Mereka hanya bisa jatuh seperti deretan patung, selamanya terjebak dalam postur sebelum tubuhnya membeku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang bisa menjelaskan apa yang Miyuki lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi semua melihat pemandangan dunia yang beku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Naluri semua orang memberitahukan mereka bahwa Miyuki melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tanpa kata-kata, mereka dapat merasakan teror penghancur-pikiran itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki berpaling ke satu sisi sebelum menatap ke langit dan merundukkan kepalanya sekali lagi dengan tanda senyuman kesepian berkepanjangan di wajahnya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia segera mengangkat kepalanya dan berseru sambil melambaikan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Onii-sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat di depan matanya, semua orang selain Isori dan Kirihara dapat melihat ini.&lt;br /&gt;
Disana, sesosok prajurit berseragam serba hitam turun ke permukaan tanah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendarat didekat Miyuki dan melepaskan visor pelindung dan kacamatanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya berlari ke samping Isori dengan ekspresi muram di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Onii-sama, tolong!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisinya, Miyuki meraih tangan kanan Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya menggangguk dan mengeluarkan CAD di sisi kiri pinggang-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Apa yang kamu lakukan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan mengarahkan CAD peraknya pada Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada waktu untuk menghentikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya hal yang dapat Kanon lakukan adalah berteriak padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menarik pelatuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada refleks, Kanon menutup matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[Memulai Pelacakan Eidos Retroaktif]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi Tatsuya tidak berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[......Konfirmasi Titik Restorasi]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waktu yang dibutuhkan sihir ini adalah luar biasa sangat singkat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun selama waktu yang seketika ini, Miyuki mengetahui bahwa kakaknya menderita sakit yang tak terbayangkan. Mata Miyuki dengan cetakan melihat tetesan keringat yang mengalir di wajah Tatsuya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa disadari, Miyuki mengalihkan tatapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, dalam bidang mesin biologis mengeluarkan sihir yang Tatsuya wujudkan, tidak ada jejak dari informasi tidak relevan yang tercermin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[Restorasi Dimulai]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir lainnya yang dapat Tatsuta gunakan dengan bebas, &amp;quot;Regrowth&amp;quot;, diaktifkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mundur kembali ke kondisi tubuh awalnya melalui perubahan didalam Eidos dan dalam sekejap mendapatkan kondisi sebelum terjadi cedera dan lalu menyalin-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menyalin informasi itu melalui Rangkaian Sihir dan menerapkannya ke Eidos.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perihal yang disertai dengan informasi,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan informasi dapat mengubah perihal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuai dengan aturan dasar sihir, daging yang terluka mulai berubah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah regenerasi kembali ke keadaan belum terluka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daripada penyembuhan cedera, kebenaran yang disebut cedera sudah dihapuskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan restoratif dunia sama halnya dengan perubahan yang keluar dari daging Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pecahan peluru itu &amp;quot;dilahap&amp;quot; oleh tubuh Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pecahan peluru dalam tubuh Isori menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukannya mengurai, mereka (pecahan peluru) entah bagaimana jatuh di sisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh Isori tampak bersinar dengan cahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Detik berikutnya, bahkan tidak ada bekas luka di tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya itu, bahkan noda darah dibajunya memudar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[Restorasi Selesai]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam keadaan tidak terluka oleh pecahan peluru apapun, daging dan tubuh Isori distabilkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya bahkan tidak punya waktu untuk mengkonfirmasi hasil dari &amp;quot;Regrowth&amp;quot; pada Isori sebelum beralih ke Kirihara dan menarik pelatuk pada CAD-nya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbicara secara visual, hal ini bahkan lebih dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kaki dan pahanya menyambung kembali. Tubuh Kirihara juga mulai bersinar.&lt;br /&gt;
Berikutnya, seorang pemuda (Kirihara) dengan keempat anggota badannya terbaring disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya mengembalikan CAD ke pinggang kirinya dan tanpa kata memeluk Miyuki.&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua lengannya merangkul Miyuki yang berkaca-kaca, Tatsuya dengan lembut membisikkan sesuatu di telingannya sebelum melepaskannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melangkah kembali, dia mengenakan visor pelindung dan menarik kebawah kacamatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kembali ke bentuk yang sepenuhnya serba hitam, Tatsuya menekan tombol pada sabuknya dan kembali terbang ke langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki hanya bisa mengikutinya dengan tatapan kosong. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata kakaknya &amp;quot;Kerja bagus&amp;quot; terus bergema di telinganya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengenakan ekspresi skeptis, Isori mulai memeriksa tubuhnya sendiri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar-benar terkejut saat dia melihat tubuh kekasihnya, Kanon tiba-tiba menangis dan memeluk Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Kirihara sedikit memiringkan kepalanya saat dia berulang kali berganti-ganti antara melompat dengan satu kaki dan berdiri dengan satu kaki dengan Sayaka yang tersenyum di balik air matanya saat dia melihatnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki menoleh saat dia mendengar langkah kaki ringan di belakangnya. Di belakangnya berdiri Erika, yang melompat turun dari helikopter dan masih memegang odachi yang lebih tinggi darinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Kerja bagus. Sihir itu sangat luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Erika memulai percakapan seperi biasa, Miyuki mengeluarkan senyuman pada responnya. — Sebuah yang bernada semacam ketakutan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;...Sebelum Onii-sama, bahkan Thanatos harus membungkuk. Tapi sihir itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Hm? Tidak, Aku tahu sihir Tatsuya menakjubkan juga, tapi aku berbicara tentang sihir Miyuki. Seperti yang diharapkan dari Miyuki, sihir yang hanya mengincar dan menyerang musuh, cukup mengagumkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi Erika bukanlah sebuah tipuan, juga bukan serangan dengan cara apapun.&lt;br /&gt;
Dia hanya memuji kemampuan luar biasa Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada tan-tanda horor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;—Terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki juga menjawab dengan biasa, respon yang alami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dipukul mundur dari arah utara yang menghadap salah satu bukit cabang sisi Asosiasi Sihir, pasukan invasi memutar arah untuk meluncurkan serangan terakhir mereka dari arah selatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah benar-benar mengabaikan ide mengambil sandera. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat iini, mereka tidak memiliki pasukan untuk menduduki daerah selama pertempuran berlangsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tingkat saat ini, satu-satunya hal yang mereka bisa lakukan adalah mundur dengan tangan kosong. Paling tidak, pasukan invasi memutuskan bahwa mereka perlu merebut dokumen yang berkaitan dengan sihir modern yang disimpan di cabang sisi Asosiasi Sihir dan membunuh penyihir sebanyak mungkin untuk mengurangi persediaan kekuatan di negara ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memperoleh waktu yang tepat untuk mundur sangat sulit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergerak mundur cukup sulit setelah memenangkan sebuah keuntungan, tetapi tanpa ada tanda-tanda yang jelas dari kekalahan yang akan terjadi, mereka tidak bisa begitu saja meninggalkan medan pertempuran tanpa menunjukkan sesuatu untuk diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka akan menumpulkan serangan musuh kemudian menyerang balik saat mereka bergerak mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Taktik ini menempatkan semua momentum di sisi mereka dengan kuat, kapten unit melakukan gerakan startegis yang terpercaya ini, maka semangat mereka masih tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan bergerak (mobile) yang hanya terdiri dari APC dan tank bipedal belum menemukan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Operasi ini dirancang berdasarkan asumsi bahwa serangan pertahanan kekurangan mobilitas. Kapten yang menaiki APC percaya penilaian itu benar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat pada saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentara pengawal yang memasukkan setengah tubuhnya di belakang APC mengangkat kepalanya ketika dia melihat bayangan hitam yang terbang di atasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tentara itu tidak bisa melihat identitas bayangan hitam itu sebelum peluru yang ditembakkan dari langit mengenai-nya di kepala. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah komunikasi yang panik diantara kendaraan-kendaraan invasi, semua senjata mereka diarahkan ke langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Unit berseragam hitam turun dengan cepat dari langit saat mengejek respon remeh mereka — Detasemen terbang dari Independent Magic-Equipped Battalion turun ke atap gedung pencakar langit disebelah sisi jalan dan mulai menembak dari atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru senapan mendominasi dengan peningkatan penetrasi yang turun seperti hujan dan menembus tank bipedal yang pertahanan sihirnya sudah tercabik-cabik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ledakan terkonsentrasi dari granat juga menanggalkan roda pada APC dan membakar pecahan peluru yang memicu bahan bakar menjadi kobaran api yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan berarti bahwa pasukan musuh tidak memberikan perlawanan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meriam otomatis berat menembak sepanjang dinding dan menjatuhkan prajurit terbang yang bersembunyi di tempat penembakan mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, daya tembak dari unit berseragam hitam tidak pernah mengendur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gulungan api menari-nari di reruntuhan, tetapi di atas atap yang berlubang, tembakan yang datang hanya di intensifkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentara invasi di dalam APC dan tank bipedal sekarang mengetahui teror dari pertarungan dengan monster yang abadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera, mereka memiliki kesempatan untuk kemampuan unik ini beraksi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu dari prajurit terbang tertembak dan jatuh di pinggir jalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berhasil menghindari kematian seketika berkat sifat anti peluru dari baju baja hitam tersebut, tetapi dia mendapatkan cedera yang tak bisa disangkal.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, seorang iblis hitam yang memegang dua CAD berwarna perak turun disamping tubuhnya. Salah satu CAD di tangan kirinya diarahkan ke prajurit tersebut dan luka prajurit itu menghilang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
CAD di tangan kanannya membidik ke salah satu tank bipedal mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara gemuruh menyelimuti pensenjataan yang terlindung dalam pelindung baja, kemudian seluruh senjata mobile yang tingginya 3,5 meter memudar menjadi abu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;...Mahesvara![3]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah jeritan ketakutan mengoyak seluruh alat komunikasi radio.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa mencoba lari ketakutan sementara yang lain memilih untuk melawan rasa ketakutannya. Kedua dorongan yang sepenuhnya bertentangan itu menghancurkan setiap keteraturan dalam pasukan invasi.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah kepanikan, satu-satunya akhir yang menanti mereka adalah pembantaian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Geladak kapal amphibi yang disamarkan, yang juga diketahui sebagaii pusat komando pasukan invasi, diselimuti oleh suasana hening dan berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kekuatan pasukan mobile telah sepenuhnya dihancurkan...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ahli taktik baru saja selesai memberikan laporan lengkap kepada kapten yang menatapnya, tapi dia masih memenuhi tugasnya sebagai penasihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;berdasarkan laporan yang kami terima, sebuah unit udara yang menggunakan Sihir Terbang menyerang dan menghancurkan seluruh kekuatan kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Juga, ada laporan yang belum di konfirmasi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Komunikasi dari pasukan mobile menyebutkan &#039;Mahesvara&#039;.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kamu mengatakan &#039;Mahesvara&#039;!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih dari setengah kru di geladak mebelalakkan mata mereka begitu lebar yang mustahil tidak ada dari (mata) mereka yang  keluar dari rongganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada prajurit dalam serangan musuh yang berpartisipasi dalam pertempuran 3 tahun yang lalu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Apa terjadi sesuatu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu anggota staf yang tersisa menanyakan ahli taktik tersebut yang membuat laporan disamping petugas komando.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;—Bohong!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, salah satu yang menjawab adalah kapten itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiga tahun yang lalu, seorang iblis yang tak dikenal menghancurkan mereka di Okinawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di antara tentara yang kembali melalui pertukaran tahanan, tidak ada yang berani mengucapkan gelar julukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Eselon tertinggi militer Great Asian Alliance secara resmi menolak keberadaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka melarang para tentara untuk menyebutkan nama itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah mimpi buruk yang lebih baik dikubur dalam-dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tidak peduli bagaimana mereka menyangkal-nya dengan bibir mereka, mimpi buruk itu telah menjadi kenyataan dan mengeluarkan taringnya pada mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_12&amp;diff=384128</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 12</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_12&amp;diff=384128"/>
		<updated>2014-08-21T10:24:07Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada 4:30 PM waktu setempat, situasi pertempuran mulai berbalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, penyerangan tentara musuh tidak pernah merencanakan untuk terjebak dalam pertarungan yang panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya ada satu kapal perang dalam bentuk sebuah kapal kargo yang disamarkan; mereka tidak bekerja sangat erat dengan para prajurit yang telah menyusup sebelumnya. Tujuan awal serangan kejutan adalah Kompetisi Tesis SMA Sihir Nasional, namun karena fakta bahwa pasukan musuh tidak cukup untuk melakukannya, hanya menyebabkan kerusakan sebagian pada bangunan. Meski begitu, mereka awalnya hanya mengantisipasi pada perlawanan polisi saat mereka memegang kendali atas tujuan utama mereka dan penculikan warga sipil, maka mereka hanya mengeluarkan serangan kecil. Namun, sebagian besar kesalahan perhitungan itu berasal dari kenyataan bahwa Asosiasi Sihir mengatur para relawan untuk pertahanan lebih cepat dari yang mereka bayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, itu juga berkat reaksi cepat dari JSDF. Satu jam setelah mobilisasi, satu batalion bala bantuan telah dikerahkan untuk melindungi warga sipil yang menyelamatkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena musuh yang didekatnya mulai mundur, pertempuran berubah menjadi patroli penjagaan-perdamaian. Selain memverifikasi identitas warga sipil yang dievakuasi, situasi membaik dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, laki-laki dan perempuan muda terjebak dalam pusat pusaran yang tidak memiliki firasat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_215.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Kurosawa-san? ...Ya, OK. ...Ya, terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berbicara dengan seseorang, yang pastinya adalah kepala pelayan dari rumahnya (Keluarga Kitayama), Shizuku melepaskan media transmisi dari telinganya. Secara bersamaan, suara mesin helikopter bisa terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Saegusa-senpai, helikopternya akan segera sampai disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar laporan Shizuku, Mayumi mengangkat wajahnya dari pesan terminal yang dia tatap dengan ekspresi muram dan mengeluarkan senyum dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku mengerti. Kitayama-san, kamu pergi duluan dan bawa perempuan beserta anak-anak terlebih dahulu. Inagaki-san, tolong temani dia dan berikan bantuanmu untuk Kitayama-san di atas. Juga, Inagaki-san, maukah kamu mengkoordinasikan dan mengarahkan orang-orang yang belum dievakuasi? Ichihara dan aku juga akan turun tangan. Mitsui-san, tolong pantau lingkungan sekitar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cekatan memberikan serangkaian instruksi, dia diam-diam menghela napas kecil. Warga sipil yang rewel yang sedang dievakuasi perlahan-lahan pasti akan senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada banyak orang yang menolak keras pada orang-orang yang memiliki anak mendahului proses evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejauh ini, mereka tidak menemukan siapapun yang memulai skenario ini karena mereka takut bahwa mereka tidak bisa naik ke helikopter tepat waktu, tapi jika helikopter terlambat datang, maka ketegangan dan kecemasan pasti akan meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, dua helikopter tiba pada saat bersamaan akan menjadi ideal, tapi dia tidak bisa mengatakan helikopter yang tiba duluan hanya menunggu sebentar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Apa yang kamu lakukan membuang-buang waktu disini? Seriuslah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pertama-tama Mayumi harus bergulat dengan kecemasannya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komandan serangan invasi tidak peduli untuk menyembunyikan wajah muramnya pada situasi yang terus memburuk dari pertempuran ini. Agar berhasil, operasi ini memanggil kapal tunggal untuk menyerang bangsa musuh, mencapai semua tujuan, dan penarikan (mundur) sebelum musuh merespon. Berdasarkan desain ini, fase pertama dari misi ini sudah berhasil dilaksanakan. Sementara waktu respon musuh yang cepat itu masih berada dalam parameter yang telah diprediksikan. Kekuatan perlawanan warga sipil melampaui semua prediksi. Berdasarkan rencana awal, mereka seharusnya sudah beralih ke fase penarikan, tapi sementara mereka terjebak dalam pertempuran dengan para relawan, pengepungan musuh sudah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rute sepanjang garis pantai ke arah utara telah dipalang oleh pasukan yang datang dari unit Tsurumi. Sekarang sudah tidak mungkin untuk mengejar warga sipil yang menyelamatkan diri melalui laut dan mengambil sandera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas musuh: &amp;quot;Kehilangan kontak dengan semua drone pengamat.!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah laporan bawahannya, Komandan tak berkutik tetapi menggigit bibirnya. Bahkan drone yang terakhir telah ditembak jatuh. Sekarang, dia hanya bisa mengeluarkan perintah dengan mata-mata yang dia miliki di genggamannya. Dia menghujat secara mental pada Chen Xiangshan, yang saat ini didalam formasi musuh dan masih belum mengirimkan sinyal, sebelum memerintahkan pasukan yang berada di utara untuk mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, ke arah pedalaman — di alun-alun di depan stasiun bis yang sedang menunggu kedatangan helikopter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC beroda yang berbelok di persimpangan tergelincir dan terguling (seperti roda).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Road Extension&amp;quot; milik Isori berhasil mematahkan suspensi kendaraan tersebut dan menyebabkan APC terguling, hanya bisa berhenti setelah terguling (seperti roda)  bertabrakan dengan lampu lalu lintas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Serahkan padaku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena mereka berada di luar perimeter garis pertahanan, Kanon tidak lagi harus khawatir tentang siswa-siswi di tempat persembunyian bawah tanah, jadi dia dapat mengaktifkan &amp;quot;Mine Genesis&amp;quot; milik Keluarga Chiyoda yang sangat-tersohor dengan bebas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah getaran yang sangat besar muncul dari bawah APC seolah-olah mengabaikan alat peredam guncangan yang menempel di setiap roda. Gelombang getaran menyebar ke seluruh interior kendaraan dan menyebabkan kerusakan yang tak terhitung. Pasukan robot yang diluar APC selamat, tapi bagian dalamnya sangat berantakan. Berkat getaran yang dikirim ke otak dan kanal semisirkular, pilot robot itu pastinya mengalami gegar otak sehingga tak sadarkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru dari senjata meriam otomatis melubangi dinding bangunan yang dua dari mereka bersembunyi. Itu adalah tembakan pembalasan dari APC yang memimpin kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori memeluk Kanon yang berteriak ke dadanya dan melindunginya dengan tubuhnya sementara dia menahan balik medan momentum sepanjang dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengambil keuntungan dari celah yang tercipta oleh dampak pantulan peluru APC, Mari mengaktifkan sihir yang merendahkan kepadatan oksigen dari tempat persembunyiannya di sisi lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, untuk bertahan melawan senjata BC, sistem penyaringan udara yang sangat baik didalam kendaraan menangkal perubahan itu, sehingga sihirnya tidak memberikan efek nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggigit lidahnya, Mari melepaskan sihir itu yang menganggu Eidos kepadatan oksigen  dan sebaliknya meningkatkan suhu udara sekitar Howitzer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Howitzer langsung terbakar, dan kemudian meledak yang juga menghancurkan meriam otomatis didekatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa APC telah kehilangan semua kemampuan tempurnya, Kirihara maju menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot baja ditembus dengan mudahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sonic Blade menusuk ke kursi pilot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu kargo belakang dibuka dan tentara bersenjatakan senapan muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah petir datang dari atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, pedang Kirihara menyayat tenggorokan prajurit yang lengan kanannya tersambar petir itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Mibu, kau baik-baik saja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka adalah salah satu yang menembak bahu kanan para prajurit yang membidik Kirihara. Sayaka bersikeras bahwa &amp;quot;dia akan ikut apapun yang terjadi&amp;quot; (itu saja sudah cukup untuk membuat Kirihara bimbang), yang Kirihara perhatikan kondisi bahwa &amp;quot;dia tidak menggunakan teknik pedangnya untuk membunuh siapapun&amp;quot;. Hanya ketika dia diijinkan untuk menggunakan pedang melawan sasaran bukan-manusia atau pada kasus dimana dia diserang untuk membela diri melawan manusia lainnya; semua situasi yang lainnya dilarang kerang. Untuk ini, selain kodachi-nya, Sayaka juga dipersenjatai dengan alat panah mekanis kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku baik-baik saja. Ini adalah medan pertempuran, dan aku sudah membuat keputusanku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Sayaka sedikit pucat, tapi jawabannya tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, tanah mulai bergetar lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, itu adalah kedatangan tank bipedal yang selamat dari sihir Kanon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kendaraan musuh mundur untuk mengurangi dampak kerusakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waspada terhadap serangan berikutnya dari Howitzer, mereka terpaksa berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan perkembangan formasi musuh mengunci pandangan mereka pada kelompok Kanon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan gangguan Miyuki tidak membiarkan setiap sihir musuh muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan mereka diperkuat oleh Boosters.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC yang dibekukan berada dibawah serangan dari &amp;quot;Usuba Kagerou&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panjang pedang ultra tipis yang terbuat dari carbon nanotubes yang diinjeksikan kedalam kepala palu tersebut dapat bertambah hingga 20 meter. Dengan kata lain, Leo sedang memegang sebuah pedang yang dapat memanjang hingga 20 meter nantinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, semakin panjang pedang itu, semakin besar pula kesulitannya untuk mempertahankan Perkuatan Sihir itu. Walaupun begitu, Leo dengan mudahnya membentuk pisau sepanjang 10 meter dan membelah APC dari samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Musuh berada disisi kanan! Pusatnya diposisi yang sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki adalah orang pertama yang menangkap sinyal dari tank bipedal musuh yang berputar arah sementara Mikihiko menyiapkan sihir untuk menghancurkan komando musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah tank bipedal belari lurus ke dalam dinding yang tak terlihat, kedua lengannya tersangkut kebawah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, Erika menghantamnya dengan kecepatan yang tidak bisa dilihat mata.&lt;br /&gt;
Yamatsunami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang besar Orochimaru menghancurkan persenjataan mekanik itu yang dua kali tingginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki dan Mikihiko melancarkan tembakan perlindungan, yang diikuti Leo dan Erika untuk menjatuhkan kendaraan musuh itu satu per satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Mizuki.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kekuatan musuh dituntaskan untuk sementara waktu, Mizuki menoleh ketika seseorang tiba-tiba memanggil namanya, hanya menemukan Miyuki yang menanyakan tentang apa yang kelompok lainnya lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Bagaimana kondisi di pihak Chiyoda-senpai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki tidak tahu tentang bala bantuan yang menuju ke arah Mari, Mizuki juga tidak menyebutkan hal ini. (Dia tidak pernah punya waktu luang untuk melakukannya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Hm... Masih belum berubah. Mereka masih terjebak dalam pertempuran.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tim para senior mengambil posisi pertahanan sedikit didepan mereka. Ini adalah posisi kedua dari dua posisi penting menuju stasiun bis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ada apa, Miyuki? Mengapa kamu berpikir tentang hal itu pada saat ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Miyuki sedikit cemberut ketika dia berbicara kepada Mizuki, Erika bertanya dengan memegang Orochimaru diatas bahunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Tidakkah kau berpikir ini sedikit aneh? Mengapa musuh secara spesifik datang ke area kita?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika juha mengerutkan keningnya pada pertanyaan Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Jika mereka ingin menuju stasiun bis, bukankah mereka harus melewati lokasi kita?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua lokasi dimana senior dan siswa tahun pertama menggali berdasarkan estimasi Suzune menggunakan peta setempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Miyuki belum bisa menerima jawaban Mizuki pada pandangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Itu mungkin dibawah asumsi bahwa musuh maju sepanjang jalan-jalan yang terbuka. Musuh setidaknya dilengkapi dengan alat komunikasi. Kita hanya mempunyai 10 orang yang dianggap remeh pada pertahanan; musuh dapat dengan mudah menghindari kita dengan diam-diam maju melalui area kita yang sama sekali tidak memiliki satupun pertahanan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;...Mereka harus diblokir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Erika mendorong ekspresi wajah Mizuki yang mengatakan &amp;quot;Aku tidak mengerti apa yang kamu bicarakan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Mereka datang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dengan peringatan Mikihiko bahwa musuh baru telah datang, spekulasi mereka terpaksa ditahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helikopter bermesin ganda yang dikemudikan oleh Kurosawa — pelayan wanita ini tampaknya mengerti bagaimana untuk mengemudikan helikopter disamping untuk mengambil kemudi kapal — muncul diatas dan siap untuk menurunkan ketinggian helikopter tersebut, sebuah insiden terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, sebuah awan hitam muncul dan berputar di udara. Tanpa peringatan, kawanan belalang musiman datang meluncur turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika mereka hanyalah belalang, terbang kedalam instrumen helikopter sangat berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, waktu yang tidak alami ini mengisyaratkan asal supranatural mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentang untuk menyambut helikopter, Shizuku segera membuat keputusan untuk menarik keluar CAD-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah CAD model-pistol berwarna perak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Kompetisi Sembilan Sekolah, dia membeli Silver Series generasi kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didalamnya, dia telah meng-install &amp;quot;Phonon Mazer&amp;quot; dibawah Loopcast System.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengarahkannya ke langit, dia menarik pelatuk berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinar suara memotong sayap belalang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Itu, terlalu banyak...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kawanan belalang tidak terbakar sampai mati, hanya menghilang setelah terbakar, tapi itu hanya sebagian dari seluruh kawanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun berulang kali Phonon Mazer menyerang dengan cepat belalang yang mendekat, kawanan tersebut terus mendekati helikopter yang sedang mencoba mendarat.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka melihat ini juga, tapi karena sihirnya tidak cocok untuk musuh tersebut (kawanan belalang), dia menahan diri takut bahwa sihirnya mungkin akan mengganggu sihir milik Shizuku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat seperti kawanan belalang yang hendak menelan helikopter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_225.jpg|thumb|Caption text]] &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sebuah badai pembasmian menyapu kawanan tersebut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti mimpi, awan hitam belalang kehilangan kohesi dan dengan cepat menghilang saat warna mereka menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka dan Shizuku keduanya menatap ke langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlambat setengah langkah mendeteksi anomali tersebut, Mayumi dan Suzune juga menyapu tatapan mereka ke langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, sesosok berwarna hitam melayang diatas udara dengan CAD berwarna perak di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka / Shizuku: &amp;quot;Tatsuya...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada cara untuk mengetahui apakah Shizuku atau Honoka yang mengatakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak personil tempur yang menggunakan seragam berwarna hitam muncul dan membentuk barisan perlindungan di sekitar helikopter.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helikopter kargo mulai mendarat lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Berhasil menyingkirkan serangan segerombolan musuh kimiawi; dimulai pendampingan untuk pendaratan helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Biarkan personil lainnya untuk pendampingan. Letnan Khusus, buru penyihir musuh dan basmi mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menerima perintah Yanagi ini, Tatsuya mengaktifkan &amp;quot;matanya&amp;quot; digunakan untuk menemukan Penyihir yang mengirimkan kawanan belalang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia menghantamnya, dia tidak bertujuan untuk menguraikan setiap ekor tubuh belalang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sasaran sihirnya ditujukan pada Rangkaian Sihir yang membentuk kongregasi kimiawi setiap belalang.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah membusuk, sihir yang menahan kongregasi kimiawi bersama-sama, belalang melebur kembali menjadi psion.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama proses ini, dia juga menangkap jejak dimana Rangkaian Sihir itu berasal.&lt;br /&gt;
Pada jarak ini dan mempertimbangkan waktu yang sudah dihabiskan, bahkan sambil terus mempertahankan Sihir Tipe-Terbang, menyelesaikan misi S&amp;amp;D ini seperti sepotong kue.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Disana, kah?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia bisa mengeluarkan mereka dari sini, menggunakan sihir dalam jangkauan pandangan secara signifikan lebih mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya terbang menuju langit diatas Penyihir yang sedang melarikan diri itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memegang senjata kaliber besar berwarna perak — CAD model-senjata — prajurit berpakaian serba hitam terbang seperti komet menuju gedung-gedung pencakar langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit lainnya membawa senapan membentuk lingkaran di langit saat helikopter turun ditengah alun-alun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sosok berseragam hitam pekat dengan sosok yang sepenuhnya disamarkan memberikan kesan bahwa mereka adalah pertanda bencana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, terlepas dari apakah itu Honoka atau Shizuku, Mayumi atau Suzune, tidak satupun dari mereka merasa gelisah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inagaki: &amp;quot;Siapa mereka?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inagaki berjalan mendekat dan bertanya dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Kawan-kawan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menjawab singkat sambil tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bisa dikatakan sebagai kawan-kawan Tatsuya, kawan Fujibayashi, atau unit dari JSDF.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi tidak paham dengan rinciannya, tapi itu cukup. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika warga sipil sedang menaiki helikopter, mereka dengan hati-hati menjaga ketat wilayah tersebut dari atas ketinggian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya mereka telah terbang terus-menerus selama 10 menit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, tidak ada tanda-tanda kelelahan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semuanya pastinya adalah Penyihir Kelas Tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernah ada semacam rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JSDF memilih Penyihir kuat dari bidang khusus dan membentuk unit eksperimen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peringkat masing-masing dari mereka tidak ada yang istimewa, tetapi sekali dalam pertempuran, mereka adalah unit penyihir tempur yang mampu melakukan pembunuhan massal yang tak terbayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berpikir sepanjang jalur tersebut, mereka memenuhi kriteria sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mereka adalah bala bantuan yang dapat diandalkan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menambahkan hal ini saat dia melihat helikopter mengangkut warga sipil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helicopter dengan Shizuku dan Inagaki berhasil terbang kembali dan setelah mencapai ketinggian yang aman dari tembakan musuh, unit terbang dari Independent Magic-Equipped Battalion waspada menyebar menuju gedung pencakar langit di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warga sipil yang tersisa dijaga secara luas sekarang. JSDF bersikap waspada, dan meskipun itu adalah makna dari pertanda tersebut karena wajah mereka tak bisa dilihat, setidaknya itu lebih baik daripada meninggalkan semuanya pada anak-anak. Adapun perasaan mereka saat ini, ada sedikit tujuan dalam mendesak apapun lebih jauh dari mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mereka akhirnya datang kesini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada lagi bahaya dari kepanikan yang mengendap berkat bala bantuan itu, tapi Mayumi ingin sekali melarikan diri dari tekanan yang diberikan oleh warga sipil, sehingga tidak ada yang palsu tentang penggunaan kata &amp;quot;akhirnya&amp;quot; untuk menggambarkan suasana hatinya ketika perburuan panjang terhadap suara mesin yang datang ke telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah helikopter militer bermesin ganda telah tiba..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah model yang lebih besar daripada helikopter normal yang Shizuku panggil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan cara ini, warga sipil yang tersisa semuanya bisa dibawa diatas helikopter tanpa ada kesulitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, helikopter tersebut tidak datang sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada helikopter tempur lain yang mengawalnya..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nakura: &amp;quot;Mayumi Ojou-sama, kamu aman?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara pengawalnya Nakura terdengar melalui alat transmisi yang terselip di telinganya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku baik-baik saja, Nakura. Dimana kamu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nakura: &amp;quot;Aku di dalam helikopter tempur. Tuan besar memerintahkan Ojou-sama juga untuk naik ke helikopter ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;—Aku mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi sudah menyerah pada pertanyaan untuk &amp;quot;bertahan dibelakang&amp;quot;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, Nakura lebih baik di dekat perempat pertempuran juga. Meski begitu, dia tidak bisa hanya menyerang helikopter yang datang untuk menyelamatkan mereka, maka dia telah meninggalkan semua ide perlawanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pokoknya, tolong percepat proses pengangkutannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengakhiri transmisi, dia membuat permintaan untuk Suzune.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menanggapi, Suzune mengalihkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Jangan bergerak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria muda mencengkram leher Suzune dari arah belakang sementara pisau berkilauan muncul di tangannya yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun senapan-senapan di gedung pencakar langit membidik pria tersebut, pria lainnya bergegas muncul didepan pria tersebut sambil memegang granat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;...Aku mengerti, jadi inilah rencananya selama ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang diam-diam berbicara adalah orang yang sedang diancam oleh pisau, Suzune.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Kamu tentunya berpikir cepat pada langkahmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kemantapan itu yang memperingatkannya sesuatu yang serba salah, pasukan musuh yang berpura-pura menjadi salah satu dari warga sipil yang menyelamatkan diri masih mengiyakan kata-kata Suzune tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Unit-unit mekanik tadi menggambarkan kekuatan serang kami sehingga kamu bisa memastikan sasaran saat jumlah orang yang menyelamatkan diri berkurang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Kami tidak pernah berencana membiarkan mereka menyelamatkan diri di tempat pertama, tapi bahkan jika mereka melakukannya, itu tidak akan berdampak pada misi sedikit pun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune berbicara seolah-olah benar-benar mengabaikan bahaya, sedangkan pria tersebut juga tampaknya terpengaruh oleh hal ini dan menjawab kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Kamu memilih ku sebagai sasaran karena sebagai energi sumber yang terpercaya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Tidak hanya itu. Beberapa dari kami ditangkap dalam pertempuran ini, dan kamu adalah sandera yang diperlukan untuk pembebasan mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku tidak begitu berharga untuk tawar-menawar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Aku tidak yakin tentang hal itu—Aku pikir aku katakan jangan bergerak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyadari bahwa Mayumi mengoperasikan CAD-nya dari belakang punggungnya, pria itu mengayunkan pisau di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menyerah dan mengangkat tangannya ke atas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Jika kamu jadi sandera, tidak mungkin Keluarga Saegusa akan mengabaikan mu. Dibandingkan mengambil putri mereka sebagai sandera, mengambil sahabat putrinya sebagai sandera jauh lebih efektif.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Itu benar, karena Mayumi adalah orang yang naif.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengapa dia melihat ku dengan tatapan kritis; meskipun bagaimana tidak masuk akal-nya kata-kata itu, Mayumi tidak bisa ikut campur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin dia menjadi &amp;quot;naif&amp;quot;, tapi tentu saja tidak untuk tingkat yang layak untuk cacian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Selanjutnya, kamu akan menculik saya ke negara asal anda, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Tapi seharusnya anda tidak melakukan pertukaran terlebih dahulu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Itu... Kau! Apa yang telah kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria itu akhirnya menyadari dia berkata terlalu jauh. Sementara dia memang memiliki sandera di tangannya, bahkan dia tidak bisa percaya bahwa dia hanya membuka mulutnya terlalu lama sementara dia dikelilingi oleh musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Kemampuan tempur anda tidak terlalu buruk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune dengan mudah menyingkirkan tangan yang memegang pisau itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Tapi pemilihan sasaran anda sangat buruk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dengan tangkas dapat bebas dari lengan yang mencengkram lehernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku tidak ada spesial ketika mengeluarkan sihir dengan CAD, tapi sihirku tanpa media bahwa melampaui Mayumi dan Juumonji-kun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia beralih ke pria yang memegang granat dan mencabut granat dari tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku bisa membuat otot dan sistem saraf anda mati rasa. Untuk sementara, tubuh anda tidak akan bisa bergerak dengan bebas.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti katanya, tidak peduli bagaimana mereka mencoba untuk menggerakkan ototnya, tangan dan kaki mereka tidak mampu bergerak secara sadar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Sihir yang secara langsung mengganggu tubuh manusia pernah dilarang. Sifat sihir ini pada dasarnya merupakan bentuk eksperimen manusia, maka hal itu dilarang di masyarakat luas. Kelemahannya adalah bahwa sihir ini memerlukan sejumlah waktu untuk mengaktifkannya, tapi perbincangan tanpa henti dengan anda pastinya merupakan bantuan yang besar. Oh ya, berbicara tentang, perbincangan bertele-tele anda tidak ada hubungannya dengan sihir. Anda sangat ceroboh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune mengatakan hal ini dengan senyuman mengerikan di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan musuh di sisi cabang Asosiasi Sihir cukup intensif. Mencapai batas serangan mereka, kekuatan prajurit musuh meningkatkan serangan mereka untuk mendapatkan kemenangan yang krusial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi cabang, Katsuto terus sengaja mendengarkan laporan yang masuk. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JSDF mulai melancarkan serangan balik mereka dari Sakuragi-chō, tapi para relawan yang dibentuk oleh Magic Association hampir tidak menahan musuh pada Jalan China (mungkin Pecinan) di Ishikawamachi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;—Apakah anda menyiapkan seragam tempur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pertanyaan Katsuto ini, karyawan wanita tampak terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karyawan: &amp;quot;Apakah anda bermaksud menyerang sendirian? Anda tidak bisa melakukan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Anda telah menyiapkan seragam tempur, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tekad Katsuto diikuti pertanyaan itu mengintimidasi karyawan wanita itu sehingga hanya bisa mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karyawan: &amp;quot;Tapi, kamu adalah pewaris Keluarga Juumonji...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Tolong tunjukkan jalannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto memotong kata-kata gagap bicara wanita itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelayan wanita itu mengangkat kakinya dengan kaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=384127</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=384127"/>
		<updated>2014-08-21T10:20:21Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko (Fujibayashi).&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_161.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MrA: &amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di garasi parkir yang disediakan untuk mobil besar dan kendaraan khusus dimana siswa-siswa SMA Tiga terlibat dalam pertempuran yang tak tentu, kira-kira setengah dari mereka tidak bisa bergabung dalam pertarungan. — Karena mereka sedang mengosongkan isi perut mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senpai: &amp;quot;Ichijou, bisakah kamu mundur sedikit!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ichijou: &amp;quot;Kamu juga senpai, tolong mundur.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelakunya adalah Masaki, bukan teguran itu yang dia pedulikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menodongkan model-pistol CAD spesialisasi yang ternoda oleh darah pasukan gerilya musuh yang tak diketahui kewarganegaraannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bunga darah merah mekar, dan terpercik jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oomph, suara orang lain yang menutup mulutnya membisikkan ke telinga Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap kali dia membunuh seseorang, baik moral teman-temannya dan musuh sedikit turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika ini cukup untuk menakuti mu, kamu seharusnya tidak pernah turun ke medan peperangan di barisan depan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlepas dari bagaimana mata-mata (temannya) merasakannya atau kata-kata apa yang ditujukan langsung padanya, Masaki mengabaikan mereka semua dengan dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangannya benar. Kebenaran tak bisa dibantah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun — berapa banyak tentara yang dengan tenang bisa menyaksikan tubuh manusia pecah dan darah (lebih seperti sel darah merah) berhamburan layaknya debu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik rahasia Keluarga Klan Ichijou, &amp;quot;Rupture&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang mampu menguapkan cairan dengan seketika dalam objek fisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika digunakan pada manusia, darah akan menguap dan selanjutnya tekanan darah akan merobek otot dan kulit. Sel darah merah yang merupakan mayoritas dari komposisi darah, maka akan menyebar ke luar seperti bunga merah yang sedang mekar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain kalangan tertentu, teman sekelas dan para seniornya baru pertama kali mengerti arti dari julukannya sebagai &amp;quot;Crimson&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tempat yang lain, yang merupakan pusat komando terletak di geladak kapal amphibi tersembunyi yang berhasil meluncurkan serangan kejutan mereka, daerah itu tertutupi atmosfer yang sangat berbeda daripada salah satu yang sepenuhnya berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Kita kehilangan komunikasi dengan unit yang dikirim ke tempat persembunyian bawah tanah. Dan juga tidak ada jawaban dari tank bipedal.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas unit komando (CO), yang juga merupakan kapten kapal amphibi yang tersembunyi, menampilkan wajah masamnya ketika dia menerima laporan petugas sinyal komunikasi.  Rencana awalnya  disebut operasi menyusup untuk mengambil sandera sebelum dia menempatkan anggota pasukan mekanis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kerugian dari operasi preman ini sangat melebihi perkiraan awal. Hal ini terutama berlaku untuk regu yang dikirim ke pusat konferensi internasional dan garasi parkir kendaraan besar, dimana korban-korban berbobot besar. Kapten menilai strategi ini yang disebut tipuan mereka untuk membiarkan operasi berjalan, melakukan sebagian besar pekerjaan dengan penuh penyesalan, yang dibutuhkan sedikit pengulangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapten: &amp;quot;Biarkan pasukan mekanis untuk mendarat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memberi perintah untuk meluncurkan tank bipedal dan APC yang diproduksi di negara mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;......Jadi? Mengapa Toshi-nii disini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di pojok alun-alun sebelum stasiun, Chiba bersaudara bertemu pada reuni yang sangat-tidak-hangat (tidak harmonis) (?) adegan. (Saudara tertua sangat senang, jadi mungkin dikatakan reuni tidaklah salah.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun mengapa mereka berada di &amp;quot;pojok&amp;quot;, itu karena Erika maupun Toshikazu yang ahli dalam membersihkan puing-puing &#039;tank bipedal&#039;, sedang menginterogasi pilot yang ditangkap, atau mensterilkan area sehingga helikopter dapat mendarat. — Meskipun dikatakan bahwa Inspektur Toshikazu yang saat ini masih aktif &amp;quot;tidak kompeten dalam proses interogasi&amp;quot; adalah masalah nyata yang dimilikinya sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, itulah alasan mengapa mereka berdua berkeliaran (menjaga kehormatan mereka, Kirihara dan Sayaka juga melakukan hal yang sama).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setidaknya Toshikazu tidak keberatan bahwa sebenarnya dia tidak berkontribusi banyak pada situasi ini — Inagaki juga — jadi dia menikmati percakapan yang kaku ini dengan adik kecilnya, yang berdiri disana dengan kedua tangannya di pinggang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Kenyataan bahwa kamu menanyakan ku, itulah mengapa sepenuhnya menyedihkan ku. Apakah ada sesuatu yang aneh dengan kakak yang baik hati ini ingin membantu adik kecilnya yang tersayang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Baik hati!? Kamu terlalu bernyali mengatakan kata-kata munafik itu......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Hey, hey, Erika, seorang gadis muda seharusnya tidak menggunakan istilah seperti &#039;bernyali&#039;.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Kau! Dan sekarang kamu berani berbicara padaku seperti aku semacam Ojou-sama. Apakah kau bahkan memiliki hak!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Ah, betapa mengerikannya...... Sudah jelas bahwa aku mencintai adik kecilku yang tersayang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin Toshikazu sudah kelewatan dalam kepura-puraannya yang konyol, tetapi semangat Erika cepat turun. Melihat perubahan ekspresi adiknya ke salah satu yang sedang mengamatinya dengan tatapan dingin, Toshikazu mendesah seolah bosan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Setidaknya kedatangan ku untuk membantu adalah kebenaran yang sesungguhnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu mengatakan ini dengan ekspresi bosan dan nada malas, tapi setelah melihat adiknya yang mencibir ke arahnya, tiba-tiba dia mengeluarkan senyuman nakal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Apakah itu sikap yang benar, Erika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Apa maksudmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi Erika sedikit layu. Orang lain lebih kuat, itulah kesannya — Perasaan tidak nyaman yang dia tidak tahu bagaimana menanganinya semenjak masa-masa usia dini-nya dan bukanlah sesuatu yang dengan mudah dihapuskan.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tshikazu: &amp;quot;Aku membawa sesuatu yang bagus untuk mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Sesuatu yang bagus? Aku tidak menginginkan hal semacam itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, Erika masih bertahan — keras kepala dan menolak untuk menyerah. Chiba Toshikazu adalah salah satu dari dua orang yang Erika tidak akan pernah menyerah darinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya hal ini yang Toshikazu setujui, ini adalah sesuatu juga yang adiknya selalu impikan semenjak masa kecilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Jangan seperti itu. Hari ini, ini adalah sesuatu yang benar-benar kamu sangat butuhkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Toshikazu, &amp;quot;Erika kecil&amp;quot; adalah adik kecil lucu yang semua orang ingin goda/ ganggu/ usik. Sekarang, dia berdiri jauh lebih kuat dan lebih manis dari sebelumnya. &amp;quot;Mari kita akhiri ini disini,&amp;quot; dia mengatakan dengan pikiran nakal yang terlintas di kepalanya saat dia mengeluarkan sesuatu yang panjang, objek melengkung dari truk kargo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat sekilas, Erika kehilangan kata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melepaskan sarungnya yang tipis, Toshikazu menyerahkan odachi (pedang) pada Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panjang keseluruhan 180 cm dan bahkan lebih panjang dari tinggi badan Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya saja panjang pisau adalah 140 cm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi seorang tachi lengkungan itu terlalu pendek, membuatnya sebuah bentuk yang tidak alami—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Orochimaru? Mengapa itu ada disini......?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Mengapa? Pertanyaan yang konyol, Erika. Orochimaru adalah pedang yang ditempa menggunakan &#039;Yamatsunami&#039;, dan kamulah satu-satunya orang yang dapat melakukan &#039;Yamatsunami&#039;. Baik ayah kita maupun Naotsugu dapat menggunakan &#039;Yamatsunami&#039;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dapat menirunya, satu-satunya yang benar-benar bisa menggunakannya hanyalah kamu. Dengan kata lain, Orochimaru ada untuk mu, untuk memegangnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan Erika gemetar saat dia menerima odachi tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mencengkeram erat beban ini yang cukup membuatnya sempoyongan dan akhirnya berhenti gemetar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga Chiba menempa senjata terkuat. Sama seperti Ikazuchimaru, ini adalah puncak dari pensenjataan jenis-pedang yang ditempa oleh Keluarga Chiba, senjata rahasia yang merupakan sumber kebanggaan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan untuk sesaat, diberikan kebebasan memegang pedang ini adalah sesuatu hal yang bahkan tidak pernah Erika mimpikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Kamu tampak senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar suara kakaknya, keras kepalanya bangkit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlawanan sebelumnya yang dia tujukan pada kakaknya telah menghilang. Seluruh tubuh Erika difokuskan pada Orochimaru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia harus mengatakan mengapa, itu karena pedang ini—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Apakah kamu segembira itu untuk memegang pedang tercinta yang kamu lihat sebagai keberadaan dari dirimu sendiri, Erika? Hm...... Jadi itu yang terjadi. Tak masalah apa yang ayah kita atau Naotsugu pikirkan, Erika, kamu adalah benar-benar anak perempuan dari Keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;......Hmph! Aku akan katakan terima kasih untuk saat ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Itulah mengapa seorang gadis muda tidak seharusnya begitu kasar.......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menunggu Toshikazu untuk menyelesaikan kata-katanya, Erika berbalik dan pergi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Erika berjingkrak pergi dengan Orochimaru di genggamannya,  Toshikazu tersenyum gembira pada sikap adiknya yang mudah dipahami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Apakah kamu mempunyai informasi baru?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian atas tubuhnya terjebak di dalam kursi pilot tank bipedal, Isori mendengar suara dari arah belakangnya, sehingga dia menarik dirinya keluar dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Tidak. Aku sangat tidak ahli dengan senjata dan aku pikir ini adalah model yang lebih tua yang dibeli di pasar barang bekas. Tidak ada cara untuk mengidentifikasi kewarganegaraannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ada pasar barang bekas untuk senjata?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat ekspresi terkejut di wajah Mayumi saat dia menanyakan pertanyaan ini, Isori tersenyum dan mengganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Bahkan ada pasar barang bekas untuk jet tempur. Dalam konflik skala kecil, senjata-senjata dari Perang Dunia terakhir masih dibutuhkan layanannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hmph~, meskipun Mayumi tersenyum lembut kagum, Isori merasakan aura yang agak jengkel disampingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, dia bisa mengatakan siapa itu tanpa repot-repot untuk melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori mengekang ekspresinya dan sekali lagi melirik Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Secara umum, senjata-senjata yang dibeli dari pasar barang bekas di negara-negara sekutu, cenderung lebih murah. Mengingat bahwa tank bipedal diproduksi di Eropa Timur, kemungkinan bahwa orang-orang ini adalah operasi dari Great Asian Alliance, cukup tinggi...... Namun untuk mendapatkan motif mereka, kita masih perlu informasi dari pilot.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Tapi, akankah dia menyerah begitu saja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Itu tergantung kemampuan Mari.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengangkat bahunya pada pertanyaan Kanon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Lalu aku akan pergi untuk mensterilkan daerah ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menonton Isori menggangguk kecil dan berdampingan dengan Kanon didekatnya, Mayumi berjalan menuju tempat Mari yang sedang melakukan interogasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain sedikit lecet di wajah mereka, dua pilot yang terikat menunjukkan tanda-tanda cedera luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inagaki sedang menanyai salah satu dari mereka sementara Mari menangani yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Bagaimana hasilnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mendekati Mari dan menanyakan tentang situasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Diam. Jika aku tahu ini akan terjadi, aku akan membawa parfum yang lebih kuat......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak memperoleh hasil yang memuaskan, Mari mulai sedikit cemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tidak ada yang bisa kita lakukan tentang hal itu. Kondisi kita untuk menginterogasi Sekimoto hari ini adalah bahwa penggunaan semua bahan kimia dilarang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Publik mengakuinya sebagai spesialis tempur anti-personil, Mari unggul tidak hanya dalam sihir dan ilmu pedang, tetapi juga senjata yang lebih kecil dan bahkan senjata kimia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu taktik kesukaannya adalah memanipulasi aliran udara untuk memasukkan feromon ke dalam hidung musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perempuan jahat ini juga membawa parfum tersembunyi pada dirinya yang dapat secara langsung mempengaruhi status mental lawannya (yang merupakan kejahatan praktis).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dia menggunakan bahan kimia ini pada lawannya yang terikat dengan cara diam-diam, tapi tidak berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Yah, selalu ada penyiksaan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Tunggu, apa pun yang kita......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar Mari mengucapkan ungkapan berbahaya itu, Mayumi buru-buru menghentikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tenang. Aku yakin bahwa aku hanya akan menyebabkan rasa sakit dan penderitaan tanpa meninggalkan luka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Bukan itu yang aku bicarakan! ......Mari, mengapa kamu tidak istirahat?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;......Itu benar, aku akan istirahat sejenak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia harus menyadari bahwa dia terlalu tegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari melambaikan tangannya pada Mayumi dan bergerak ke arah dimana Suzune duduk di bangku dengan peta yang membentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan lantai dimana Suzune duduk di bangku (tentu saja tertutup), sebuah rincian peta yang rumit sedang diproyeksikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menggunakan terminal untuk membuka peta sementara Honoka membiaskan cahaya untuk memproyeksikan peta tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah rincian peta dari garis pantai setempat dimana mereka membentang dari Sakuragi-chō sampai Sangechō.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, proyeksi lainnya menunjukkan jumlah kapal baru, kerumunan orang dan pemandangan jalan-jalan setempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Ho, betapa mengesankan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Ah, Watanabe-senpai.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proyeksi peta di tanah sedikit  bergetar, tapi dengan cepat gambarnya jelas kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adegan jalanan yang tumpang tindih dan dicocokkan peta dengan sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune mengangkat jari-jemarinya diatas keyborad terminal tipe-notebook itu.  Setelah menekan tombol konfirmasi terakhir, Suzune mengangkat kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Apakah kamu mempelajari sesuatu yang baru?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Sayangnya, tidak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari menggelengkan kepalanya dengan masam pada pertanyaan Suzune, tapi dengan cepat wajahnya berubah menjadi ekspresi ketertarikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Sepertinya kalian mendapatkan beberapa hasil.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Ah. Berterima kasihlah pada Mitsui, kita memiliki penghayatan yang baik pada arah dan serangan musuh...... Mitsui, itu sudah cukup.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pujian Suzune, Honoka tersenyum malu sambil mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, peta di tanah menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Bahkan jika itu adalah sihir mengendalikan-cahaya, tidakkah cukup langka untuk terlihat seperti tingkatan kontrol yang biasanya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku tidak bisa mengingat siapa saja yang bisa menggunakan pembiasan cahaya untuk menciptakan gambar jelas yang menyaingi tinggi rendahnya pengamatan drone. Sepertinya ini adalah tipe sihir yang berbeda dari rata-rata sihir pembiasan cahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pujian kecil Suzune menyebabkan wajah Honoka sangat memerah (malu).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Bagaimana bisa...... dibandingkan Tatsuya dan Miyuki, sihir ku tidak ada yang spesial......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tidak perlu menjadi begitu rendah hati, Mitsui. Memang benar bahwa keduanya memiliki sihir yang kuat, tetapi berdasarkan situasi, ada kalanya kecerdasan dapat mengontrol medan peperangan bahkan melebihi senjata.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Demikian juga Mitsui. Kemampuan untuk mengamati dan memahami situasi adalah aset yang luar biasa. Sejak kita terputus dari pengamatan drone dan sistem kamera jalanan, kontribusi dari sihirmu sangat bermanfaat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Terima kasih banyak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Honoka membungkuk rendah dengan seluruh wajahnya memerah, dua siswa tahun ke-3 itu tersenyum lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baru-baru ini, mereka telah melihat terlalu banyak kecanggungan (?) adik tingkatan, jadi kadang-kadang menangkap sekilas dari reaksi yang tidak bersalah tersebut, agaknya membuat nyaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam rangka dari pusat konferensi internasional menuju ke markas cabang Asosiasi Sihir di Yokohama Bay Hills Tower, mengambil rute sepanjang pantai akan lebih cepat, tapi mengambil rute pedalaman ini tidak banyak jalan memutar balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan utama musuh adalah pasukan amphibi yang diluncurkan dari kapal tempur yang kebangsaannya tidak diketahui. Saat ini, pasukan mereka yang telah menyusup ke kota juga aktif di sepanjang pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Katsuto menggelengkan kepalanya ketika bertanya &amp;quot;Haruskah kita mengambil jalanan berkelok?&amp;quot; Bukan naik dan turun, tapi belok kiri dan kanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, kendaraan militer yang Katsuto tumpangi menghadapi baku tembak di sepanjang pantai saat bergerak menuju  Bay Hills Tower melalui kemungkinan rute yang terpendek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dekat Bay Hills Tower — sebenarnya semakin dekat mereka sampai ke Hillside Docks — senjata-senjata berat muncul diantara musuh. Demikian juga, jumlah persenjataan mekanis (tank bipedal) juga meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sersan Taetoka: &amp;quot;Daripada mengatakan pasukan musuh terkonsentrasi disini, akan lebih akurat untuk mengatakan bahwa mereka sedang dalam proses menyebarkan kekuatannya keluar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duduk di kursi penumpang, Sersan Tateoka melanjutkan penjelasan situasi ini pada Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto menggangguk tanpa berkata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan dia tidak mengatakan apa-apa bukan karena dia memandang rendah petugas yang berpangkat rendah, melainkan karena dia sedang menempatkan konsentrasinya pada sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya, pada sisi persimpangan di depan, sekelompok kecil musuh yang membawa peluncur roket di bahunya muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bukan tentara yang berpakaian preman. Meskipun mereka tidak memakai emblem untuk mengidentifikasikan kewarganegaraan mereka, mereka semua mengenakan seragam tempur militer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini pastilah kekuatan serangan amphibi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad tersebut membidik kendaraan Katsuto berada dan menembakkan empat peluru kendali anti-tank.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini praktis menunjukkan jangkauan jarak dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dibidik rudal dengan kecepatan awal yang lebih lambat, tidak akan mungkin semua kendaraan perang bisa menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Kopral Otowa mengendalikan roda agar tidak goyah dan Sersan Tateoka melepaskan kaca depan di sisi penumpang dan meletakkan senapan otomatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rudal kendali meledak di udara, lima meter di depan kendaraan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Api dari ledakan menyelimuti penghalang yang mengelilingi kendaran.&lt;br /&gt;
Peluru ditembakkan dari dalam kendaraan untuk membalas serangan pasukan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan dari luar tidak dapat menembus bagian dalam kendaraan, sebaliknya serangan dari bagian dalam kendaraan dilancarkan tanpa hambatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak perlu dikatakan, bahwa penghalang transparan ini adalah hasil sihir Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatur dirinya sendiri sebagai pusat dari ruang hemisphere, dia mengubah struktur hemisphere untuk menolak kalor yang melebihi tingkat tertentu dan setiap molekul yang lebih besar dari oksigen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat kendaraan bergerak dalam kecepatan tinggi, sihir penghalang Katsuto tidak pernah goyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama perjalanan yang singkat ini, secara pribadi bawahan Fujibayashi memahami arti dari julukannya sebagai &amp;quot;Iron Wall&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Independent Magic-Equipped Battalion dirancang sebagai sebuah &amp;quot;batalion&amp;quot;, jumlah nya setara dengan dua perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya untuk misi ini — yang semula untuk menguji senjata teknologi sihir — mereka hanya mengerahkan 50 orang. Dua truk trailer lapis baja besar kebetulan membawa sejumlah peralatan baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;—Bagaimana, Letnan Khusus?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Seperti yang saya harapkan. Sangat impresif.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri di depan rak dipenuhi dengan perlengkapan pelindung yang tidak akan terlihat sebagai kesatria, Sanada tidak membantu tetapi mengangguk puas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Perhitungannya seharusnya sempurna. Cepat ganti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada mendesak Tatsuya untuk menanggalkan semua pakaian yang dia kenakan. Meskipun ada prajurit wanita di trailer itu, tak satu pun dari mereka menaruh perhatian pada hal itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tingkat tertentu, semua tentara di Independent Magic-Equipped Battalion dipandang sebagai tikus laboratorium, sehingga pemeriksaan tubuh keseluruhan bukanlah sesuatu yang luar biasa. Tidak hanya tentara laki-laki akan melihat tentara wanita telanjang, sebaliknya juga terjadi. Tidak mungkin ada seseorang yang malu pada hal semacam itu akan mampu bertahan menggunakan seragam ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya mengenakan pakaian khusus itu dengan cekatan dan segera mengenakan pakaian hitam — Mobile suit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengikat sabuk, dia menekan setiap tombol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatur CAD di salah satu sarung kulit pada sabuk, dia akhirnya memakai helm seperti-pelindung wajah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Tidak ada masalah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Memang, semua error berada dalam batas yang dapat diterima.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Tatsuya datang melalui speaker yang dipasang didalam trailer.  Mendeteksi bahwa transmisi otomatis diaktifkan, tatsuya memanipulasi helm dan tampilan pelindung wajahnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Anti peluru, anti panas, anti getaran dan juga anti terhadap senjata biologis dan kimia dan sistem pendukung gerak sederhana telah ditambahkan kedalam desain sesuai permintaan. Tentu saja, Peralatan Terbang juga telah ditempel pada sabuk. Ketika digabungkan dengan fungsi anti getaran, kamu dapat sepenuhnya melayang ketika sedang menembak, jadi kamu juga dapat menembak di udara.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Sempurna. Kinerja ini jauh melebihi desain ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Tidak, aku juga menikmati diriku sendiri untuk curahan hatiku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada dan Tatsuya berjabat tangan. Sementara ini terjadi, Kazama akhirnya tiba memimpin dua tentara lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Sanada, kau sudah selesai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menatap tanpa kata pada bawahan yang memberinya hormat, Kazama mengalihkan pandangannya pada Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Kalau begitu, efektifkan segera, Letnan Khusus bertugas bertemu dengan unit Yanagi. Sekarang unit Yanagi sedang baku tembak dengan unit musuh yang sedang mendekati jembatan penghubung ke Mizuho Wharf.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Lokasi Kapten Yanagi ditampilkan pada visor pelindung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengembalikkan visor ke tempat semula, Tatsuya memverifikasi lokasi dari unit Yanagi dan melangkah keluar dari trailer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menggunakan jalanan, Tatsuya melompat dari trailer dan menekan tombol di pinggangnya sebelum percepatan dibawahnya menghilang. Itu adalah tombol untuk menggunakan CAD dengan Sihir Tipe-Terbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ringan menginjak tanah, Tatsuya melayang tinggi melalui langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penjajah yang tak teridentifikasi terdiri dari unit mekanis yang mendarat pada Hillside Wharf dibagi menjadi dua kelompok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu menuju Asosiasi Sihir yang berlokasi dekat teluk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lainnya berbaris disepanjang pesisir pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang menuju ke utara tidak berencana untuk bertemu dengan ketidaktentuan terjebak dalam pertarungan dengan SMA Tiga, tapi pergi ke arah yang berlawanan dan bersiap-siap untuk mengejar dan menangkap warga sipil yang berusaha melarikan diri melalui laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Independent Magic-Equipped Battalion sudah mengendalikan instruksi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah serangan regu yang menitik-beratkan mobilitas dengan 6 APC.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri di depan dua baris APC yang menguasai jembatan, Kapten Yanagi mengejek dibalik pelindung wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah model penyihir tempur anti-personil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia unggul dalam membaca pola gerakan musuh, pencampuran kemampuan fisik dan sihir umpan, memperkuat atau membalikkan serangan musuh dalam pertempuran jarak dekat. Hampir tidak ada yang bisa ia lakukan terhadap pelindung lapis baja ini — sampai dia bergabung dalam Independent Magic-Equipped Battalion.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena CO dari Independent Magic-Equipped Battalion adalah seorang pengguna Sihir Kuno, sebagian besar pasukan di batalion 101 juga pengguna Sihir Kuno, dengan Yanagi menjadi salah satu model pengguna Sihir Kuno.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi, yang mampu menggunakan sihir ketika di tengah pembajakan dan pembantaian, telah menerima teknik yang digunakan gerakan tubuhnya dan &amp;quot;bentuk&amp;quot; untuk menggantikan segel pengikat dan yang ditakuti karena dia tidak pernah meninggalkan pembukaan bahkan saat mengoperasikan CAD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, bahkan ia terpaksa mengakui sedikit manfaat sihir berskala besar pada CAD khusus yang bisa menggulingkan benda berat yang beratnya puluhan ton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia menggunakan sege untuk menggantikan ritual yang diperlukan untuk mengaktifkan sihir pada skala ini, persyaratan minimal adalah setidaknya 5 detik. Terus terang itu tidak mungkin dengan musuh yang sudah berada tepat diatasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Betapa tidak menyenangkan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun secara mental dia mengeluh, mulutnya masih menampilkan senyuman kecut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyeringai jahat dibalik pelindung wajahnya, Yanagi melompat dari persembunyian secara lansung di depan deretan APC.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baju pelindung berwarna hitam pekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria berdiri disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin karena mereka ragu-ragu saat melihat musuh yang tak terduga ini, benteng APC tidak segera melontarkan api. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika hanya ada satu tentara, hal itu mungkin yang telah mereka rencanakan untuk menggiling orang itu ke bawah roda-roda mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perbedaan kekuatan pertahanan antara APC dan orang berbaju baja itu (Yanagi) terlalu besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi tidak pernah merencanakan untuk duduk didepan meriam musuh untuk waktu yang lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menggenggam senapan yang dipasang bayonet — pemicu CAD, dia memverifikasi bahwa sihir itu diaktivasi sebelum meringkuk di belakang tempat persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, sebingkah tanah terbang di udara lurus kedepan seperti jika seseorang memotong garis lurus melalui tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejalan dengan hal ini, roda-roda dari APC melayang diatas tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Getaran bumi menebarkan serangkaian rintihan yang merupakan hasil sihir Yanagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC yang hilang keseimbangannya menabrak kendaraan disampingnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengamatan yang cermat mengungkapkan bahwa semua kendaraan yang terbalik ke arah timur menghancurkan kendaraan lainnya yang terbalik ke arah barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Tipe-Gravitasi &amp;quot;Thousand Tatami&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan memotong gravitasi bumi sepanjang sumbu utara-selatan, hal ini menyebabkan objek untuk miring dari timur ke barat karena revolusi bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawah dari APC, &amp;quot;bagian perut&amp;quot;, yang menghadap ke atas dan dikejutkan dengan hujan peluru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara praktis pada saat yang sama bahwa Yanagi mengaktifasi sihirnya, regu yang berterbangan di langit melepaskan tembakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persenjataan yang terintegrasi CAD dalam bentuk senapan menembak aliran peluru dengan peningkatan penetrasi yang dengan mudah melubangi bagian bawah perut APC yang dilindungi lapisan baja yang dirancang untuk menahan pertambangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah tanki bahan bakar terkena serangan, api meletus dari bagian bawah kendaraan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok barat yang tampaknya menjadi deretan kendaraan lapis baja dialihkan tanpa cedera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh pasti memiliki penyihir yang ahli dalam &amp;quot;Menangkal&amp;quot; sihir di atas APC untuk pertahanan ekstra.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kemampuan untuk menciptakan sebuah penghalang yang cukup kuat untuk menahan sebuah benda yang beratnya puluhan ton, dampak dari senjata yang normal akan sepenuhnya tidak berarti. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah apakah ada penyihir yang sangat kuat di pihak musuh, atau mereka menggunakan semacam alat penguat sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hujan peluru turun dari langit lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan gangguan dari tembakan diperkuat dan sihir tangkisan peluru digagalkan satu sama lain, menyebabkan sihir keduanya gagal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anti-baju baja menyerang APC, tetapi tidak dapat sepenuhnya menembus pertahanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benteng meriam otomatis pada APC menyemburkan udara dengan putaran peluru kaliber besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua tentara terkena serangan dan tersungkur ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkat sifat anti peluru pada baju pelindung baja, setidaknya tubuh fisik mereka tidak menderita luka parah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengambil keuntungan situasi dari bersembunyi, Yanagi sekali lagi terbang di depan musuh dan terus menerus menyerang otak serangan musuh sebanyak tiga kali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Thousand Tatami&amp;quot; milik Yanagi merupakan sihir yang membelah gravitasi bumi dan itu bukan sesuatu yang langsung mengubah target Eidos. Dengan demikian, sihir penghilangan gravitasi sepenuhnya mengabaikan sihir pertahanan sekitar kendaraan saat itu diaktifkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC musuh mulai miring ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Goncangan rotasi menyebabkan penghalang sihir disekitar APC pecah. Setelah serangan peluru ditembak dari langit, menyerang pelindung baja pada bagian bawah, tiga APC yang tersisa juga dilahap oleh bola api.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecepatan untuk Sihir Tipe-Terbang tergantung pada kebiasaan penyihir dan latihan dengan sihir ini. Tatsuya, yang mendesain sihir ini, mungkin lebih paham dibandingkan orang lain. Berdasarkan pada kecepatan terbangnya sekarang, dia dapat melintasi jarak antara trailer yang berfungsi sebagai markas dan unit Yanagi dalam waktu yang singkat.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemandangan terbang. Ketika Tatsuta melakukan usaha terbaiknya untuk melatih pergerakan penglihatannya selama pelatihan tempur, mencoba melakukannya sambil terbang adalah sesuatu hal yang tidak pernah ada manusia yang mampu melakukannya. Dengan kondisi tersebut, dia tidak dapat melebih-lebihkan kemampuan fisiknya sendiri. Dengan demikian, selama dengan mata telanjang, dia menggunakan Elemental Sight sebagai radar untuk mencari penghalan di udara dengan kesadarannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sepenuhnya bergantung pada itu untuk menemukan hal-hal tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obyek terbang kecil yang hanya berukuran 1 meter panjangnya. Berwarna hitam pekat, mirip burung mesin terbang yang tidak diragukan lagi drone tanpa awak. Drone tersebut sekarang berada di area target — dimana unit Yanagi sedang dalam pertempuran — dan berputar diatas langit. Untuk menghindari terdeteksi oleh sensor sihir drone itu, Tatsuya terbang jauh diatas drone, mengeluarkan CAD dengan tangan kanannya, dan melepaskan Sihir Tipe-Terbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti itu, dia menjatuhkan diri ke bawah. Tepat sebelum dia melakukan kontak dengan drone tersebut, Tatsuya mengaktifkan Sihir Dekomposisi &amp;quot;Mist Dispersal&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Drone tanpa awak tersebut langsung hancur menjadi debu dan tertiup di udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lagi mengaktifkan Sihir Tipe-Terbang, Tatsuya bersiap untuk mendarat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba kehilangan kontak gambar dari drone tanpa awak yang tumbang membuat pusat pangkalan musuh menjadi kacau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun mesin yang dihentikan transmisi itu bukanlah satu-satunya, tapi drone yang sangat mahal itu tidak terselamatkan. Tak diragukan lagi, mereka telah kehilangan &amp;quot;mata-mata&amp;quot; berharga mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara mereka tampaknya telah berhasil meluncurkan serangan kejutan pada negara musuh, sebaliknya bahwa mereka juga terpojok dalam wilayah musuh. Kehilangan salah satu cara untuk memastikan kondisi medan peperangan memberikan tekanan yang cukup besar pada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Tatsuya bertemu dengan Yanagi, pertempuran awal sudah mereda dan Yanagi sedang dalam proses perawatan medis untuk lukanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Letnan Khusus, sangat tepat waktu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum Tatsuya bicara, Yanagi mengetahui sosoknya dan segera memanggilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memberi hormat pada Yanagi, Tatsuya menyapu pandangannya pada yang terluka yang baju pelindung bajanya sudah dilepas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Kami sudah menyingkirkan amunisinya. Sisanya terserah anda.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melepas helmnya, wajah Yanagi yang tersingkap tidak membunyikan ekspresi apapun, namun matanya menyembunyikan emosinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya memberikan jawaban tegas yang menyangkal kesalahan Yanagi sebagai ketidak-perluan ketika mengeluarkan CAD berwarna perak dari pinggang kirinya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erangan dari yang terluka segera berhenti. Ditempat itu, Yanagi dapat mendengar Tatsuya menggertakkan giginya dibalik bibir yang tertutup itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendapatkan gambaran pasukan musuh berkat sihir Honoka, Suzune merasa bahwa serangan musuh berkurang dari yang dia bayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;— Tidakkah kau berpikir bahwa garis pertempuran terlalu membentang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Sekarang, apa yang dulu dikenal sebagai garis pertempuran yang telah berakhir untuk bangkit.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menjawab pertanyaan Mari tanpa ragu-ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Konflik masih terjadi di area pedalaman. Menggunakan pasukan gerilyawan yang menyusup untuk menguasai transportasi dan komunikasi sementara pasukan amphibi berjalan terus untuk menyerang sasaran.......Aku pikir itu adalah rencana dasar dari penyerangan tentara musuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Jika Rin-chan berkata demikian, maka yang harus itu...... Lalu, apa tujuan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya Mayumi yang memiringkan kepalanya dalam perbincangan itu, bahkan Suzune merenung tentang hal ini juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;......Sesuai prediksi Mayumi, salah satu tujuan mereka pasti menyerang Asosiasi Sihir cabang Kantou, ya tentu saja. Tujuan lainnya mungkin ditujukan pada warga sipil yang mencoba melarikan diri melalui laut, mungkin yang ada di pikirin musuh adalah mengambil sandera.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Sandera?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku ragu mereka mencoba membantai warga sipil. Jika itu masalahnya, mereka pasti sudah mengirimkan rudal daripada mendaratkan kapal. Pertukaran sandera, tebusan..........Tujuan akhirnya masih belum jelas.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Jadi itu berarti disana sedikit berbahaya ketika tiba-tiba dibombardir dengan tembakan meriam atau rudal kendali, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menyebutkan hal ini dengan lantang saat dia menyaksikan banyak kerumunan warga sipil yang berkumpul di dekat lobi dekat loket tiket stasiun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Sebelumnya, Kyouko mengatakan bahwa bala bantuan dari Tsurumi hampir tiba disini. Pengambilan rute menjadi pertimbangan, kita harus melindungi warga sipil yang dekat Mizuho Wharf dan kemudian mengeluarkan kekuatan yang tersisa untuk menyingkirkan musuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Setuju. Aku juga berpikir begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menganggukkan kepalanya pada prediksi Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;jika tujuan musuh adalah mengambil sandera, mereka pasti akan datang ke sini, dimana pertahanan disini lebih lemah........Aku akan — sebenarnya, ayo kita membantu pihak Kanon terlebih dahulu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Memang..... Walaupun jumlah mereka sedikit, pihak lainnya memiliki Miyuki bersama mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengungkapkan kesepakatannya untuk rencana penempatan Mari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Ah~, Sihir Pembekuan gadis itu mungkin memenuhi syarat untuk level pertempuran.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi dan Mari saling tersenyum kecil. Mereka mungkin memikirkan &amp;quot;bersaudara yang itu......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;......Namun, Mari, jangan memaksakan diri terlalu keras. Ini bukanlah hal yang baik bagimu untuk menghadapi serangan pasukan mekanis.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Aku mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyaksikan sosok Mari saat dia berjalan pergi, Honoka yang sebelumnya diam berdiri di dekatnya dengan penuh rasa takut, memberanikan diri berbicara dengan Mayumi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Uh, haruskah aku bergabung dalam pertahanan? Jika tidak di garis depan, aku masih sanggup memberikan dukungan digaris belakang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka pasti telah mengumpulkan semua keberaniannya untuk mengatakan itu. Mayumi tersenyum dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mitsui perlu berada disni untuk membantu ketika helikopter datang. Juga, misi Miyuki-chan dan Kanon-chan bukan untuk bertahan tetapi untuk menjaga keselamatan warga sipil. Kita bukanlah penyihir spesialis pertempuran, jadi tidak perlu untuk menanggung resiko pertempuran atau mencari pertempuran sama sekali. Sebaliknya, kita harus mempertimbangkan cara untuk melarikan diri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi memperingatkannya dengan nada yang sedikit nakal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi setengah dari Honoka yakin bahwa Miyuki dan Erika tidak akan pernah melarikan diri dari pertarungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbalik menatap gelisah pada Shizuku hanya untuk menemukan tampilan yang tercermin dalam mata sahabat tersayangnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tim pengawal&amp;quot; Mayumi berbicara — yang benar-benar &amp;quot;tim pertahanan&amp;quot; — telah dibagi menjadi dua kelompok untuk mempertahankan dua akses rute seperi yang Suzune prediksikan. Saat mereka akan mencapai titik dimana tidak ada kata kembali, Kirihara tiba-tiba beralih ke Sayaka dan membuka mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Mibu...... Aku pikir kau harus berada dibagian belakang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Kirihara mendorong Sayaka berubah menjadi ekspresi terkejut pada nya yang dibarengi teriakan &amp;quot;Mengapa kau mengatakan hal ini sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Kirihara-kun, aku juga ahli pedang. Aku telah memutuskan untuk berdiri di tengah medan peperangan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Jangan pergi terlalu jauh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Kirihara akhirnya meledak. Itu sudah cukup untuk menyebabkan Sayaka hanya berdiri dengan mata melotot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Jangan bicara tentang &#039;memutuskan&#039; sangat sembrono!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;......Kirihara-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Kirihara-senpai...... Mengapa kau begitu marah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka dan Erika, yang menyaksikan adegan ini dengan rasa takjub, keduanya bertanya pada saat yang sama. Setelah menghela napas, Kirihara sedikit tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Aku...... tidak ingin pedang Mibu ternodai oleh darah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia heran dengan kata-kata yang tak terduga ini, Sayaka tidak bisa medukung tetapi menyusun sanggahannya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Tapi...... pedang dimaksudkan untuk menjadi......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Aku mengerti hal semacam itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
—Kirihara memotong apa yang dia ingin katakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Pedang adalah peralatan laki-laki yang digunakan untuk berperang satu sama lain dan, tidak seperti tombak dan panah, pedang adalah senjata pertama yang diciptakan untuk memotong manusia. Jadi, belum tentu salah untuk mengatakan bahwa tangan seorang ahli pedang itu harus ternodai oleh darah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara membenarkan kata-kata Sayaka. Setelah itu, dia menyebutkan  &amp;quot;hukum&amp;quot; yang lebih tinggi untuk menyangkalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Namun, kendo adalah sesuatu yang tidak pernah memerlukan senjata asli untuk menentukan sebuah kemenangan. Apakah ini benar-benar hal yang baik untuk meningkatkan kemampuan dari aktivitas atletik menjadi keterampilan untuk membunuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai Kirihara sepenuhnya tenang, terlepas dari apakah itu Sayaka atau Erika, keduanya hanya bisa mendengarkannya tanpa bisa berkata-kata saat dia meneruskannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Aku...... di sekolah menengah, aku selalu berpikir bahwa teknik pedang Mibu luar biasa. Tekniknya terlihat anggun dan kuda-kudanya sangat indah. Tidak ada aura kejahatan didalamnya dan itu adalah semata-mata untuk melatih dirinya pada seni kenjutsu...... Tidak, itu adalah kendo. Aku sepenuhnya tidak sanggup memegang seperti pedang yang menakjubkan itu. Pada saat itu, ah, aku berharap — bahwa pedangnya akan selamanya mempertahankan keindahan itu dan terus bersinar dengan kilau cemerlang. Jadi...... Nah, ach, serius, bagaimana bisa aku mengatakan hal ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Aku mengerti, senpai.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Kirihara menutup wajahnya tidak tahu bagaimana cara untuk melanjutkannya, Erika berbicara dengan nada yang berbed dari sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Pada pertandingan mu selama minggu perekrutan, Aku melihat pedang Sayaka berkembang ke arah yang benar, tapi aku kira pemikiran Kirihara-senpai sebaliknya. Gagasan bahwa pedang sepenuhnya berbeda dari kendo — mungkin karena aku berbeda dari senpai dalam arti aku lebih terbiasa menggunakan pedang untuk membunuh orang, karena aku tidak berpikir seperti itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Erika-chan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nada nerat Erika menyebabkan Sayaka tambah sedikit khawatir. Di sisi lain, Kirihara berdiri disana dalam kondisi terguncang dan tidak mampu meyanggah respon itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Namun, Kirihara-senpai, keputusan akhir ada ditangan Saya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatapan tajam Erika menembus bola mata Kirihara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Memang benar bahwa pertempuran asli sangat berbeda daripada latihan tempur. Tidak ada yang salah dalam diri Kirihara-senpai yang tidak ingin tangan dan pedang Saya ternodai oleh darah. Namun, Saya bukanlah tipe perempuan yang begitu saja membiarkan kekasihnya berada dalam bahaya sendirian. Dia juga ingin bertarung bersama kekasih tercintanya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka dan Kirihara keduanya tersipu malu saat itu. Sikap malu mereka pasti muncul dari istilah &amp;quot;kekasih tercinta&amp;quot;. Namun, ini bukanlah waktu untuk menyatakan kasih sayang mereka, sehingga mereka berdua menahan perasaannya masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;......Oops, aku pikir aku telah mengatakan sesuatu yang seharusnya tidak ku katakan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Erika mulai sedikit malu, sehingga dia tidak mengatakan apapun tentang Kirihara dan Sayaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Aku pikir putaran ketiga akan berakhir ditengah-tengah. Kau berdua dapat berdiskusi bagaimana cara terbaik untuk melanjutkannya dari sini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika cepat-cepat meninggalkan area tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menenangkan diri, Sayaka dan Kirihara keduanya saling memandang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada cara untuk mengakses tampilan situasi melalui kamera pengawas, Masaki dan Kichijouji dari SMA Tiga tidak punya cara untuk mengetahui bahwa kekuatan musuh tidak terlalu besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah total kekuatan musuh termasuk kapal amphibi yang disamarkan sebagai kapal kargo besar (cukup banyak kendaraan untuk pasukan dart) dan pasukan asing yang menyusup sebelumnya. Juga, tujuan mereka adalah mengambilh alih sasaran target daripada invasi besar-besaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Apakah sudah berakhir......?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menyadari ini, Masaki mengungkapkan keheranannya bahwa serangan musuh telah hancur dan ini bukan karena dia adalah seorang battlemonger.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Tidak mungkin mengatakan jika ini sudah berakhir. Setelah semua, kita tidak memliki cara untuk mendapatkan informasi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gumaman Masaki untuk dirinya sendiri menerima respon dari Kichijouji, yang mendekatinya dari arah belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sekelilingnya, tidak ada orang lain kecuali Kichijouji. Tidak ada tanda-tanda dari sahabatnya yang lain, hanya ada darah yang meleleh dari tumpukan mayat didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Jadi kita harus mengambil kesempatan ini untuk melarikan diri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijou mengatakan hal ini dengan serius sambil mengamati Masaki yang menaruh kembali CAD model-pistolnya yang bersinar merah samar-samar kedalam saku dadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Kita sudah mengganti bannya. Masaki, ayo naik ke bis.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatakan demikian, dia berbalik untuk melihat siswa yang awalnya siap menghadapi musuh sudah bekumpul disekitar lokasi bis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ayo. Lebih cepat kita meninggalkan tempat ini, lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji mendesak Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yet, Masaki shook his head.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Masaki?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Aku akan menuju ke kantor cabang Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu terlalu beresiko!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matanya melotot, Kichijouji segera menyatakan ketidak-setujuannya pada kata-kata Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Pertama-tama, untuk apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki mengeluarkan ekspresi aneh saat dia menjawab sahabat baiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Untuk memperkuat mereka. Penyihir dari Asosiasi tidak mungkin bisa hanya duduk disana tanpa melakukan apa-apa. Mereka harus membentuk unit relawan dan bergabung dalam pertahanan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Jadi apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Karena aku adalah seorang &#039;Ichijou&#039;.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata yang terucapkan lembut itu menyebabkan Kichijouji menghisap napas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;......Jangan bilang, ini adalah karena apa yang terjadi sebelumnya? Tidak ada yang bermaksud apapun tentang hal itu. Hanya saja mereka tidak terbiasa dengan pemandangan itu, mereka tidak memandang Masaki sebagai......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Aku tidak akan repot-repot dengan hal sepele semacam itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki menampik kata-kata Kichijouji dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Saat pertama kali aku melangkah ke medan pertempuran, aku ingin muntah juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyuman kecil tampak pada wajah Masaki saat dia menambahkan, &amp;quot;Tapi aku tidak (muntah).&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji merasa bahwa ada perasaan kesepian yang berbeda di wajah Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Selain itu, tidak adanya pasokan yang memadai, petugas yang dapat dipercaya, dan mereka dilemparkan dalam medan perang tanpa persiapan mental apapun. Kondisi itu terlalu mengerikan untuk yang pertama kali ikut bertempur.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Tepat! Itulah mengapa semua orang menyatakan diri mereka seperti itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Aku sudah katakan bahwa bukan itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berusaha keras untuk membenarkan hal ini — Masaki merasa bahwa hal ini adalah &amp;quot;Pembenaran&amp;quot; — kalimat Kichijouji dipotong oleh Masaki lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Meskipun aku tidak sanggup menangani hal-hal tertentu, Sepuluh Master Klan mempunyai tanggung jawab terhadap Asosiasi Sihir. Sebagai seorang Ichijou, dan putra sulung, aku tidak bisa melarikan diri dan berpura-pura hal ini tidak ada hubungannya dengan ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki menepuk bahu Kichijouji dan maju ke arah yang berlawanan dari bis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_194.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Lalu aku akan ikut juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menangkap jeritan desakan Kichijouji, Masaki menghentikan langkah kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Aku adalah ahli strategi Masaki. Jika Masaki bergabung sebagai sukarelawan, maka begitu juga aku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;George, kamu harus menolong semua orang melarikan diri dengan aman.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki memiringkan kepalanya sedikit dan berbicara pada Kichijouji dengan perubahan wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Jalan ini masih medan perang dan tidak ada cara untuk mengatakan apa yang akan terjadi. Sejujurnya, jika aku harus khawatir apakah para guru dan senpai keluar dari sini dengan aman, aku tidak bisa berkonsentrasi pada pertempuran selanjutnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan hal ini, Masaki memalingkan wajahnya kedepan dan terus maju bersama Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;......Dimengerti, Masaki. Aku akan menanggung tanggung jawab untuk memastikan semua orang keluar dengan aman. Itu sebabnya, Masaki, kamu harus kembali tanpa terluka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamu adalah satu-satunya &amp;quot;komandan&amp;quot;. Dengan perasaan ini dalam hatinya, Kichijouji menerima perintah Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar kata-katanya, Masaki memegang punggung dan merangkulnya sebelum melangkah menuju medan perang sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;—Mereka disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama yang menemukan jejak musuh adalah Mikihiko.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jimat yang tersebar oleh angin mentransmisikan gambar musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tank Bipedal...... Mereka terlihat berbeda dari sebelumnya. Mereka bergerak seperti manusia.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Seperti manusia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kata-kata Mikihiko ini, Erika memiringkan kepalanya untuk beberapa alasan ketika mengenakan pelindung headphone. (untuk menghindari gangguan percakapan, mereka tidak menutupi telinganya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank Bipedal diciptakan untuk mengakses jalanan sempit dengan penopang tembakan yang menghadap keatas. Pada saat yang sama, kaki pendeknya yang dilengkapi dengan pijakan untuk menavigasi langkah dan puing-puing, tapi itu tidak pernah dirancang untuk berfungsi sebagai robot tempur. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diantara teknologi militer modern, setidaknya dalam pengetahuan Erika, tidak ada robot tempur yang bisa meniru gerakan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Kamu dapat melihatnya sekilas...... Disana!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sekarang bukan saatnya untuk mempertimbangkan hal-hal yang menyimpang dari kenyataan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didampingi suara Mikihiko, tank bipedal muncul dari belakang bangunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki pendek dengan pijakannya menyambung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuhnya agak memanjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai titik ini, semua fitur seragam dengan tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, lengan kanannya dilengkapi dengan gergaji dan lengan kirinya memiliki tumpukan driver dengan bubuk mesiu, peralatan keduanya adalah hal yang tidak mungkin dimiliki tank bipedal pada umumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika alat berat yang digunakan untuk mensterilkan hambatan dalam zona bencana diubah kedalam bentuk manusia, pasti akan terlihat seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, ada Howitzer yang dipasang pada bahu kanan dan senapan mesin berat pada bahu kirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Robot tempur!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seakan tidak percaya bahwa imajinasinya telah berubah menjadi kenyataan, suara Erika terbungkam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Sisinya, Miyuki mengarahkan tatapan seramnya pada pemandangan senjata gerak yang jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah tank bipedal (?) memasuki pandangannya, Miyuki melepaskan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada pertanyaan yang diperlukan. (tidak bahwa ini adalah makna asli ungkapan ini)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua tiga robot mesin dihentikan langkahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pergerakan mereka dibekukan, memaksa mereka untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta bahwa mereka tidak jatuh bergelimpangan menunjukkan keunggulan modul keseimbangan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kaki-kaki itu bukan satu-satunya yang dibekukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Miyuki bukahlah permainan anak-anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun dengan pengetahuan militer untuk mengendarai tank bipedal pasti mengenali embun beku berasal dari serangan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak perlu dikatakan, wanita muda berambut panjang dengan suasana hati dingin ini yang menghalangi jalur mereka adalah sumber sihir tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa dikatakan, baik senapan mesin maupun Howitzer melontarkan api.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukanlah seperti Sihir Pembekuan sederhana, dia juga mengaktifkan &amp;quot;Freeze Flame&amp;quot; — Sihir Miyuki yang tidak hanya membatasi pergerakan tetapi juga menangkal setiap peningkatan suhu panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa senjata tersebut tidak berfungsi, Leo segera melancarkan serangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memanggil waktu reaksi yang cepat ini dan mencium kemenangan dari sifat liarnya tidak akan salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:MKnR_v07_197.jpg|thumb|Caption text]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata yang dia pegang ditangannya mirip dengan tongkat pendek dengan palu berkepala-kembar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panjang keseluruhan berukuran50 cm, pegangannya saja 30 cm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala palu yang menonjol di ujung depan adalah jauh lebih lebar daripada pegangannya dan sekitar 10 cm. Dari samping, itu tampak hampir seperti salib orang Latin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala palu mulai berdengung seperti motor dan membran hitam menyodok keluar dari kepala tongkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sangat, sangat tipis, transparan, membran hitam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara motor berhenti dan membran berubah menjadi pedang lurus dengan panjang 2 meter. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar-benar pipih, ini adalah pedang ultra tipis yang dapat dilihat dari samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah pedang rahasia Keluarga Chiba &amp;quot;Usuba Kagerou&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bertumpu pada perkuatan sihir untuk memperkuat kepipihannya itu, pedang tipis itu terdiri dari carbon nanotubes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usuba Kagerou adalah kedua nama dari teknik itu dan juga nama yang diberikan pada senjata khusus ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usuba Kagerou di tangan Leo berkilau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Carbon nanotubes ditenun menjadi piring ultra tipis yang tebalnya 5 nanometer, sehingga lebih tajam daripada pedang atau pisau cukur karena dengan mudah memotong plat baja yang dibekukan menjadi dua bagian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot didepan telah diiris secara diagonal. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua yang tersisa adalah garis pembelahan tipis yang nyaris tak terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetesan darah perlahan turun dari sana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini tidak hanya hasil dari pelatihan yang sangat intens dalam waktu singkat, ini juga mungkin dari serangan terakhir yang dibuat khusus untuk Leo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah mengejar Leo, tank bipedal hancur di pinggir jalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia selangkah dibelakang Leo yang keluar lebih dulu, dalam hal mengambil mangsa pertama, Erika adalah master-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menyesuaikan headsetnya dalam sekejap dan menggunakan lengan kirinya untuk memegang erat Orochimaru saat dia merubah posturnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat tangannya dipindahkan dari sarung ke gagang, sarung terbelah sepanjang bagian belakang pedang seperti dua halaman dari sebuah buku, menyingkapkan pedang raksasa didalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telapak tangannya mantap, Erika menggunakan ujung jari kanannya untuk menekan tombol tepat dibawah tepi pedang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, dia mengangkat pedang yang panjangnya 180 cm itu ke atas bahunya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, sihir sudah diaktifkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Odachi yang beratnya 10 Kg terbang di udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat bersamaan, sosok tubuh Erika menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya, dia menghilang dari penglihatan Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, suara gemuruh pecah terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini mirip dengan suara dari fasilitas pembuangan limbah barang rongsokan dimana logam yang sedang dihancurkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika mempertahankan postur mengayun odachi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Noda cairan merah pada pedang tidak diragukan lagi adalah darah pilot robot itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistematis Gravitasi•Sihir Pengendalian Inersia &amp;quot;Yamatsunami&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, ini meminimalisir inersia tubuh dan senjata sambil mendekati musuh dengan kecepatan tinggi. Pada dampak serangan, teknik pedang yang tersembunyi diperkuat perpindahan inersia dengan inersia senjata dan membentur sasaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nilai-nilai kesalahan inersia yang saling tumpang tindih dapat lebih ditingkatkan pergerakannya dari jarak jauh untuk mencapai maksimum 10 ton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecepatan yang diterima dari perpindahan inersia ditambah dengan berat yang diperoleh dari peningkatan inersia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kekuatan maksimum, Yamatsunami seperti seorang raksasa, 10 ton alat gilotin (alat pancung) menghantam dari ketinggian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot itu dipastikan tidak mungkin dapat menahan pukulan seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci untuk hal ini terletak pada kapan mengubah dari perpindahan inersia menjadi peningkatan inersia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, komponen yang diperlukan juga termasuk kemampuan untuk berlari cepat tanpa kehilangan satupun keseimbangan oleh karena hilangnya inersia dan kemampuan untuk memegang erat pedang serta mencegah bergoyang-goyang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, dan mungkin yang paling penting, reaksi kecepatan tinggi dan persepsi yang tidak akan digerogoti oleh hilangnya inersia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah komponen yang penting untuk Yamatsunami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika dilahirkan dengan &amp;quot;kecepatan&amp;quot; itu dan, dengan pelatihan yang keras selama berhari-hari yang tak terhitung jumlahnya, dia akhirnya memperoleh kemampuan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika melihat ke arah mangsa berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo sudah mendekati sasaran selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yamatsunami diaktifkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedetik kemudian, Leo melepaskan Usuba Kagerou dan menutupi telinganya sebelum menghancurkan tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain dari tim &amp;quot;pengawal&amp;quot; — yang merupakan tim &amp;quot;pertahanan&amp;quot; — juga terlibat dalam pertempuran dengan tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada sisi ini, Isori menanamkan dinding-dinding yang menghalangi osilasi tiga meter kedalam tanah sehingga Kanon dapat dengan bebas menggunakan sihirnya yang menggunakan tanah sebagai media sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Formasi&amp;quot; yang Isori sebar dibawah tanah juga dapat mendeteksi musuh di permukaan tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Permukaan dan bagian dalam tanah dilindungi dengan diagram, yang diciptakan dengan benang sutera, yang dibantu dengan sihir, yang pada dasarnya sebuah sihir penyusun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai seorang elit dari Keluarga Isori, yang berwenang pada Pengukiran Sihir, Isori Kei ahli dalam jenis sihir yang tidak bisa dilihat, mirip dengan formasi ritual yang digunakan dalam Sihir Kuno Mikihiko. Pada akhirnya, tidak peduli apakah itu sihir modern atau sihir kuno, mereka sedikit berbeda pada inti &amp;quot;sihir&amp;quot; -nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itu keduanya memenuhi peran yang sama, yang pada tingkat tertentu, hal tersebut masuk akal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Masuk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Isori mengatakan ini, Kanon mengeluarkan Rangkaian Aktivasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Isori dapat mencegahnya langsung ditempat, dia tidak bisa menggunakan sihir osilasi yang terlalu kuat ketika dia belum terbiasa dengan situasi di bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua tank bipedal muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak terbiasa dengan jenis persenjataan, Kanon tidak terlalu terkejut dengan bentuk-bentuk aneh mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa beban, dia mengeluarkan sihir yang sudah diatur sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jalan beraspal memberi jalan untuk debu halus untuk membentuk rawa dengan air yang menggenang dari sedikit osilasi di tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank-tank bipedal terperangkap sedalam panjang kepala karena kaki mereka terperangkap kedalam tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, kaki diletakkan pada lintasan medan berpasir atau basah seperti tanah terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, permukaan jalan yang dilumerkan dengan mudah menelan kaki yang lebih kecil itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah salah satu variasi sihir Keluarga Chiyoda &amp;quot;Mine Genesis&amp;quot;, &amp;quot;Oscillation Mine&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya adalah seperti yang bisa dilihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir pencairan tanah untuk menghalangi pergerakan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki-kaki robot itu berderit ketika mereka dilahap air lumpur sampai pasir lumpur memacetkan kaki-kaki tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik tertentu, kelembapannya diuapkan, menyebabkan permukaan jalan yang melumer (mencair) menjadi mengeras dengan kaki-kaki tank bipedal yang masih terjebak di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melumerkan tanah, Kanon menggunakan osilasi kelembapan untuk membuat mereka menguap. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang dikenal sebagai Oscillation Mine merujuk pada rantai proses yang pada akhirnya mengakibatkan proses pengerasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun objek berasal dari abad sebelumnya yang agak berbeda, bahan aspal jalan masih pada dasarnya terdiri dari beton. Meski begitu, tidak seperti dia yang menyebabkan reaksi pelumeran secara keseluruhan. Sebaliknya, dia hanya mengubah wujud pasir yang tenggelam dalam air. Meskipun menyebut ini pengerasan, pada kenyataannya ini hanyalah tindakan sementara, tetapi mengingat bahwa musuh saat ini tidak bisa bergerak, tindakan sementara ini sudah cukup untuk memberikan pukulan fatal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri pada sisi-sisi tank bipedal yang tidak bisa bergerak, Toshikazu dan Kirihara muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu menyerang dari langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mungkin pilot tank bipedal dapat bereaksi pada kecepatan tinggi semacam itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti burung elang yang turun dari langit, dia memotong miring kursi pilot robot itu dengan mulusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang rahasia &amp;quot;Tetsuzan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, &amp;quot;pedang&amp;quot; adalah satu-satunya konsep yang diatur didalam pedang dengan Rangkaian Sihir dari Sihir Sistematis-Gerak yang diatur untuk memandu gerakan pemotongan pedang. — Jika senjata tersebut bukanlah &amp;quot;Ikazuchimaru&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Ikazuchimaru digunakan untuk mengaktifkan &amp;quot;Tetsuzan&amp;quot;, tidak hanya pedang, tetapi ahli pedang juga termasuk kedalam sasaran sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama bahwa pedang ditetapkan sebagai sebuah konsep, &amp;quot;ahli pedang yang menguasai pedang&amp;quot; ditetapkan sebagai konsep pelengkap lainnya, sehingga mewujudkan kemungkinan serangan pada kecepatan tinggi dan memotong tanpa bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia mengayunkan pedang ke bawah, tubuhnya sudah tahu bagaimana untuk bergerak. Melalui ribuan, puluhan ribu, ratusan ribu gerakan dan latihan berulang-ulang, tindakan mencabik sudah terukir didalam seluruh tubuhnya pada saat dia belajar teknik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesepatakan secara umum menyatakan bahwa anak tertua dari Keluarga Chiba tidak berbakat seperti adikknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kenyataannya, Toshikazu percaya pada dirinya sendiri bahwa Naotsugu adalah orang (muda) yang berbakat hebat dan dia tidak lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Justru karena dia tidak jenius, dia mengandalkan pelatihan keras yang brutal pada orang lain untuk mendapatkan kemampuan untuk menggunakan teknik Ikazuchimaru Tetsuzan, &amp;quot;Lightning Tetsuzan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ini adalah teknik yang dibawa ke tingkat ekstrim logis, setelah dia memulai &amp;quot;Lightning Tetsuzan&amp;quot;, dia hanya bisa menindaklanjuti dengan gerakan. Inilah sebabnya mengapa dia memastikan tidak ada yang melihat dia berlatih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk alasan ini, banyak orang yang salah paham bahwa dia adalah orang yang malas sementara dia sebenarnya mendapatkan teknik pedang rahasia ini melalui ketekunannya yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank bipedal yang kursi pilotnya terbelah menjadi dua bagian akhirnya terdiam tak bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank bipedal lainnya membalikkan tubuhnya untuk menghadap Kirihara, yang sedang mendekat ketika tekanan pada air lumpur tersebut melemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia masih selangkah lebih jauh dari memasuki pertempuran jarak dekat.&lt;br /&gt;
Moncong senapan mesin mengarah ke Kirihara, tapi tidak ada peluru yang ditembakkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang Kirihara, sebuah kodachi (pedang kecil) datang untuk menyerang senapan mesin tersebut dan membenturkannya pada bahu tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara diagonal dibelakang Kirihara, Sayaka menyiapkan kodachi lain dan melemparkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Howitzer juga dikeluarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua kodachi kembali dari lemparan mereka tadi ke tangan Sayaka.&lt;br /&gt;
Pisau lempar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Sayaka tergabung di klub kendo di sekolah, ayahnya adalah penyihir yang menggunakan kenjutsu dalam pertempuran nyata. Dia mempelajari teknik kenjutsu dan pokok dasar kenjutsu dari ayahnya. Diantara pelajaran itu, bidang keahliannya terletak pada pisau lempar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam konfrontasi didepan, seorang wanita tidak bisa menghindari kelemahannya dan sementara itu ada di kekuatan pergelangan tangan. Sebagai contoh, Sonic Blade yang disukai oleh Kirihara sangat bergantung pada kekuatan pergelangan tangan. Hal itu terlalu sulit baginya untuk mengendalikan tachi menggunakan sihir dengan kemampuan teknik sihirnya. Namun pada teknik pisau lempar, tidak ada hubungannya dengan kekuatan pergelangan tangan sehingga selama dia bisa menyesuaikan sihirnya dengan pergerakan melempar. Dengan pemikiran ini, dia dilatih tanpa henti untuk bisa menggunakan sihir ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ada celah besar setelah pergerakan melempar awal, hal ini bukanlah sesuatu yang dia berani gunakan melawan musuh yang cepat tetapi akan berhasil jika melawan sesuatu yang besar, musuh yang lamban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa senjata api robot tersebut telah dihancurkan, Kirihara mengambil langkah terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah gergaji raksasa dikeluarkan dari kepalanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia sudah mengunci lintasan serangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuhnya secara alami mulai meluncur dan pedang Kirihara memotong kaki kiri tank bipedal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sonic blade.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir favoritnya dengan mudahnya memotong plat baja yang dirancang untuk menahan ranjau darat dan anti peluru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh tank bipedal tersungkur ke bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara memotong kursi pilot dibawah saat dia turun kebawah dan kemudian memutar dari samping untuk menancapkan pedangnya ke kursi pilot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perasaan yang terlintas ditangannya mengatakan bahwa dia menembus daging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Kirihara sedikit berkerut saat dia mencabut pedangnya  dan melompat jauh dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi diwajahnya jelas sekali tidak tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mencari puing-puing APC, Tatsuya memindahkan sebuah box sepanjang 30 cm dari kendaraan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Apakah ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
He memegang box itu didepan kamera saat dia mengajukan pertanyaan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Yes, itu dia. Taruh didepan alat analisa...... Yep, tampaknya memang itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah jawaban terpampang pada layar kamera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Itu adalah Alat Penguat Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Alat ini tampak seperti box normal.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Koneksi dan operasi benar-benar dilakukan melalui siklus ritual umpan balik, sehingga tidak ada stop kontak mekanik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain dari layar, Sanada terus menjelaskan pada Tatsuya, yang mengerutkan keningnya curiga pada box datar yang hanya memiliki pegangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Kau katakan bahwa sihir anti-fisik APC diperkuat dengan alat penguat ini, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanda: &amp;quot;Itu pasti masalahnya. Meskipun ini hanyalah spekulasi di pihak kita, tapi ini cocok.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada menyatakan persetujuannya terhadap spekulasi Yanagi dalam masalah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Lalu identitas musuh kita menjadi jelas. Nah, bagaimanapun tidak ada apapun penyebab lain yang mungkin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Meskipun ini tidak cukup dijadikan sebagai bukti, baik kita adalah polisi atau hakim. Meskipun bahkan jika kita tahu identitas mereka, rencana tindakan kita mungkin tidak akan berubah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain dari layar, kedua kapten tersebut berubah tersenyum jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia benar-benar tidak ingin berubah menjadi orang-orang itu, Tatsuya berpikir dengan sedikit ragu-ragu sebelum memverifikasi tugas perintah selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Lalu, apakah kita akan menenggelamkan kapal perang yang disamarkan milik Great Asian Alliance?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;menenggelamkan-nya dalam batas pelabuhan (dermaga) adalah ide buruk. Kita akan menyebabkan dampak pada fungsi pelabuhan yang terlalu berat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, dia menyadari kemungkinan itu. Dia hanya bercanda ketika dia menyebutkan menenggelamkan kapal, tapi itu tampaknya telah memicu jawaban yang lebih serius daripada yang diantipasi, maka Tatsuya sedikit menyesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Lalu apakah kita menjalankan tindakan pengambil-alihan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi menanyakan Kazama, yang menggantikan Sanada pada monitor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah bagaimana, dia merasa bahwa menaiki kapal musuh dengan kekuatan yang kecil sudah seperti menjadi insiden yang direncanakan sebelumnya, pikir Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu hanyalah saat ini yang dia ingat bahwa kenalannya itu — atasannya saat ini — tidak tahu arti sebuah lelucon, atau mungkin mereka adalah tipe orang yang telah terbiasa untuk mencapai hal-hal yang kebanyakan orang akan menganggap itu lelucon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Kita akan menyimpan rencana itu di akhir. Ada sekelompok tokoh masyarakat di daerah alun-alun sebelum stasiun bis yang menghubungi transportasi helikopter untuk mengevakuasi warga sipil. Setelah menyerahkan area tersebut pada unit Tsurumi, pergilah ke stasiun bis dan lakukan tindakan perlindungan saat evakuasi berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Yanagi, Tatsuya memberi hormat pada saat yang sama dan berpikir betapa beraninya tindakan tokoh-tokoh masyarakat itu terhadap keselamatan warga sipil tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika mereka mengevakuasi, mengingat membawa warga sipil yang belum dievakuasi bukanlah sikap terpuji, pikirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Juga, tokoh-tokoh masyarakat yang menghubungi helikopter  bernama Saegusa Mayumi dan Kitayama Shizuku. Jika mereka berdua memiliki permintaan ditempat, tolong lakukan yang terbaik untuk mengakomodir mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar nama-nama yang akrab itu di telinganya, Tatsuya nyaris tersedak tak tertahankan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hampir pada saat bersamaan, lokasi yang lainnya juga memastikan identitas musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun puing-puing yang Erika hancurkan adalah mayat musuh, Miyuki, Erika, Leo, dan Mikihiko berkerumun di depan tank bipedal lainnya yang tidak rusak kecuali kursi pilot yang diiris oleh Leo. Mikihiko adalah salah satu yang memanggil ketiganya kemari. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Dalam anggapan pada tank bipedal ini, aku tidak berpikir bahwa robot itu hanya digerakkan dengan mesin saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Dengan kata lain, mereka menerapkan semacam mantera?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tepat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukanlah sesuatu yang spesial bagi Miyuki untuk menggunakan nada yang lebih formal dengan anak laki-laki (ini tidak selalu terjadi, karena dia mungkin mengadopsi nada yang berbeda dalam situasi yang berbeda).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin karena alasan yang sama, Mikihiko tidak pernah berbicara santai disekitar Miyuki (dia selelau seperti ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Gerakan anggota badan dari ketiga robot itu sangat luar biasa mirip-manusia. Tubuh tank bipedal didominasi oleh kursi pilot dan memiliki terlalu banyak perbedaan struktural dibandingkan dengan tubuh manusia. Mereka tidak bisa meniru gerakan manusia bahkan jika mereka menginginkannya karena jika melakukannya akan kehilangan mobilitasnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Meski begitu, robot-robot ini masih menjelaskan gerakan &#039;terlalu&#039; mirip-hidup, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko mengangguk tanpa ragu-ragu pada pertanyaan Leo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Mobilitas mereka tidak hanya berasal dari piston, roda gigi, atau listrik. Aku percaya bahwa ada juga semacam kekuatan yang bekerja disini yang bisa menggerakkan anggota badan robot untuk meniru gerakan manusia.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Dengan kata lain, mereka menggunakan sihir? Sihir macam apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Mungkin Senshi Shihei Jutsu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Senshi Shihei Jutsu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika berbalik saat dia menanyakan nama yang asing di mulutnya ketika dia memiringkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Apakah itu sihir pelayan humanoid dari Sistem Onmyo? Aku mendengar itu awalnya berasal dari Daoist.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar jawaban Miyuki, Mikihiko tidak bisa membantu menjawab tapi mengangguk kagum. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Memang. Senshi Shihei Jutsu melibatkan memotong kertas menjadi bentuk manusia, kemudian memercikkan sihir diatasnya untuk mengubahnya menjadi tentara.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paruh kedua penjelasan itu untuk Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Dengan kata lain, musuh kita berasal dari Great Asian Alliance?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Erika melemparkan penjelasan sihir itu ke belakang kepalanya dan langsung mengumumkan identitas musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Bukankah kita sedang melompat ke kesimpulan disini? Sihir dari Sistem Onmyo mungkin juga mengisyaratkan ada pengkhianat didalamnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, aku berpikir ada peluang 80 sampai 90% bahwa yang Erika katakan pada jalur yang benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Leo menyatakan pertanyaan dengan hati-hati yang tampaknya tidak seperti dia yang biasanya, Mikihiko masih menggelengkan kepalanya dan menyatakan dukungannya pada opini Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Ini mungkin terdengar aneh, tapi Sihir Kuno juga merupakan sesuatu yang lazim pada titik tertentu...... Diantara mereka yang menekankan tradisi, terdapat keterampilan yang menikmati popularitas besar selama bertahun-tahun, dan ada juga keterampilan yang telah menjadi usang. Dalam 10 tahun terakhir, kamu tidak bisa menemukan shikigami dengan tubuh fisik yang sebenarnya (berwujud manusia), tidak peduli cabang Sihir Kuno apa yang kalian temui di negara ini. Di negara kita, Senshi Shihei Jutsu sudah dianggap usang sebagai sebuah sihir. Untuk memberikan gerakan jangkauan yang luas pada tank bipedal untuk menggunakan gergaji dan tumpukan pengendali, lebih banyak sihir yang digunakan lebih baik. Jika itu adalah aku, aku akan mengikat tumpukan pengendali dan gergaji bersamaan. Bahkan kami pengguna Sihir Kuno tidak begitu keras kepala untuk bersikeras menggunakan sihir yang sudah usang meskipun tahu bahwa energi yang digunakan terlalu boros didalam sihir itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Aku tidak berbicara siapa yang lebih keras kepala dan semua hal tentang itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mikihiko mempertimbangkan hal ini — atau setidaknya menjadi terlalu sadar, ekspresi Leo menjadi kaku saat dia melambaikan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Singkatnya, satu-satunya yang mengendalikan tank bipedal adalah penyihir dari Great Asian Alliance? OK, mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Ah, tidak, baiklah...... Aku rasa itulah penjelasannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko mungkin menyadari bahwa dia memproyeksikan kemarahannya dalam kata-katanya dan malu-malu menutup mulutnya. Namun, ekspresinya berubah cepat saat dia menjatuhkan bombshell lainnya ke tiga robot yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Eh? Kamu ingin Shibata-san pergi kesana?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menerima permintaan melalui pengeras suara di terminal transmisi, Mayumi tanpa sadar berteriak kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;......OK. Baiklah, Aku rasa kamu mempunyai tujuan tertentu...... Baik, aku mengerti. Tapi ayo kita pastikan terlebih dahulu bagaimana pendapatnya tentang masalah ini...... Ya, aku pikir mendengarkan darinya langsung akan lebih baik. Shibata-san.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi memindahkan terminal dari telinganya dan menyerahkannya pada Mizuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, ada apa......?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Kelompok Miyuki-chan ingin Shibata-san pergi kesana. Mereka telah menyiapkan penjelasan selengkapnya, jadi tolong dengarkan baik-baik sebelum membuat keputusan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, Mayumi dan Mizuki tidak terlalu sering bertemu. Makanya, ketika menerima terminal transmisi yang didampingi oleh sesuatu yang tertutup pada pengarahan misi, Mizuki hanya bisa pasrah dan hati-hati, tidak, lebih seperti ketakutan menerima terminal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Ah, Shibata-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Yoshida-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang dia tahu itu adalah Mikihiko di sisi lain, ekspresi Mizuki tenang beberapa derajat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Erika yang berada di sisi lain itu, tidak ada perkataan ketika dia akan mengatakan sesuatu yang memalukan itu sedangkan Mizuki masih terus cemas ketika berbicara dengan Miyuki tanpa alasan yang jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mengapa dia tenang di sekitar Mikihiko — Mizuki belum menemukan arti untuk hal ini sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Aku ingin meminjam kekuatan Shibata-san.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, nada Mikihiko sedikit cemas. — Sebenarnya, dia terlihat agak bersemangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Eh, kekuatan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Musuh menggunakan Sihir Kuno yang disebut Senshi Shihei Jutsu untuk memerintahkan pergerakan robot mereka. Sejak sihir mereka berbeda alam dengan sihir ku, aku mengalami kesulitan menangkap sihir musuh. Namun, dengan &#039;kedua mata&#039; Shibata-san, aku pikir bahwa kamu dapat lebih cepat membaca pergerakan musuh dan lebih cepat mengidentifikasi pusat lokasi sihir musuh daripada yang aku bisa. Setelah kamu menemukan pusatnya, aku bisa menggunakan sihir ku untuk menyingkirkan Senshi Shihei Jutsu musuh. Itulah mengapa aku berharap bahwa Shibata-san bisa kesini secepat yang kamu bisa. Tentu saja, ini akan berbahay, tapi aku akan sepenuhnya melindungi mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;—!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak bisa berkata-kata, wajah Mizuki berubah menjadi sepenuhnya merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sangat jelas mengerti bahwa tidak ada makna tersembunyi dalam ucapan Mikihiko itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Lihat, Mizuki. Yoshida-kun akan sepenuhnya melindungi mu, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;—!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;—!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah suara Miyuki terdengar di terminal, sebuah aura keheningan tampaknya telah berlalu. Otak mereka keduanya dibajiri dengan gambar-gambar wajah orang lain, dan dalam keheningan yang canggung itu membuat mereka terlihat serasi, waktu serasa berhenti. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;......Tentu saja, tidak hanya Yoshida-kun, tapi kami juga akan melindungi mu dengan kemampuan terbaik kami.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Momen keheningan dipulihkan ketika Miyuki memecah kesunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sengaja mendengar transmisi, Mayumi tidak bisa menolongnya tetapi berkomentar secara pribadi, &amp;quot;Miyuki-chan benar-benar seorang S......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Y-Ya! Kami semua akan melindungi mu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki menggangguk dengan lembut pada tangisan histeris Mikihiko yang tampaknya berbicara pada begitu banyak tingkatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Aku mengerti. Aku menuju kesana sekarang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melepaskan terminal dari telinganya, Mizuki menghela napas panjang dan menyerahkan terminal kembali ke Mayumi. Setelah itu, dia membungkuk ringan ke Mayumi sebelum pergi menuju ke &amp;quot;garis depan&amp;quot; dimana Mikihiko dan kawan-kawan berada.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_12&amp;diff=384123</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 12</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_12&amp;diff=384123"/>
		<updated>2014-08-21T10:07:49Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: Created page with &amp;quot;Pada 4:30 PM waktu setempat, situasi pertempuran mulai berbalik.  Awalnya, penyerangan tentara musuh tidak pernah merencanakan untuk terjebak dalam pertarungan yang panjang.  ...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pada 4:30 PM waktu setempat, situasi pertempuran mulai berbalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, penyerangan tentara musuh tidak pernah merencanakan untuk terjebak dalam pertarungan yang panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya ada satu kapal perang dalam bentuk sebuah kapal kargo yang disamarkan; mereka tidak bekerja sangat erat dengan para prajurit yang telah menyusup sebelumnya. Tujuan awal serangan kejutan adalah Kompetisi Tesis SMA Sihir Nasional, namun karena fakta bahwa pasukan musuh tidak cukup untuk melakukannya, hanya menyebabkan kerusakan sebagian pada bangunan. Meski begitu, mereka awalnya hanya mengantisipasi pada perlawanan polisi saat mereka memegang kendali atas tujuan utama mereka dan penculikan warga sipil, maka mereka hanya mengeluarkan serangan kecil. Namun, sebagian besar kesalahan perhitungan itu berasal dari kenyataan bahwa Asosiasi Sihir mengatur para relawan untuk pertahanan lebih cepat dari yang mereka bayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, itu juga berkat reaksi cepat dari JSDF. Satu jam setelah mobilisasi, satu batalion bala bantuan telah dikerahkan untuk melindungi warga sipil yang menyelamatkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena musuh yang didekatnya mulai mundur, pertempuran berubah menjadi patroli penjagaan-perdamaian. Selain memverifikasi identitas warga sipil yang dievakuasi, situasi membaik dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, laki-laki dan perempuan muda terjebak dalam pusat pusaran yang tidak memiliki firasat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Kurosawa-san? ...Ya, OK. ...Ya, terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berbicara dengan seseorang, yang pastinya adalah kepala pelayan dari rumahnya (Keluarga Kitayama), Shizuku melepaskan media transmisi dari telinganya. Secara bersamaan, suara mesin helikopter bisa terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Saegusa-senpai, helikopternya akan segera sampai disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar laporan Shizuku, Mayumi mengangkat wajahnya dari pesan terminal yang dia tatap dengan ekspresi muram dan mengeluarkan senyum dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku mengerti. Kitayama-san, kamu pergi duluan dan bawa perempuan beserta anak-anak terlebih dahulu. Inagaki-san, tolong temani dia dan berikan bantuanmu untuk Kitayama-san di atas. Juga, Inagaki-san, maukah kamu mengkoordinasikan dan mengarahkan orang-orang yang belum dievakuasi? Ichihara dan aku juga akan turun tangan. Mitsui-san, tolong pantau lingkungan sekitar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cekatan memberikan serangkaian instruksi, dia diam-diam menghela napas kecil. Warga sipil yang rewel yang sedang dievakuasi perlahan-lahan pasti akan senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada banyak orang yang menolak keras pada orang-orang yang memiliki anak mendahului proses evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejauh ini, mereka tidak menemukan siapapun yang memulai skenario ini karena mereka takut bahwa mereka tidak bisa naik ke helikopter tepat waktu, tapi jika helikopter terlambat datang, maka ketegangan dan kecemasan pasti akan meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, dua helikopter tiba pada saat bersamaan akan menjadi ideal, tapi dia tidak bisa mengatakan helikopter yang tiba duluan hanya menunggu sebentar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Apa yang kamu lakukan membuang-buang waktu disini? Seriuslah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pertama-tama Mayumi harus bergulat dengan kecemasannya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komandan serangan invasi tidak peduli untuk menyembunyikan wajah muramnya pada situasi yang terus memburuk dari pertempuran ini. Agar berhasil, operasi ini memanggil kapal tunggal untuk menyerang bangsa musuh, mencapai semua tujuan, dan penarikan (mundur) sebelum musuh merespon. Berdasarkan desain ini, fase pertama dari misi ini sudah berhasil dilaksanakan. Sementara waktu respon musuh yang cepat itu masih berada dalam parameter yang telah diprediksikan. Kekuatan perlawanan warga sipil melampaui semua prediksi. Berdasarkan rencana awal, mereka seharusnya sudah beralih ke fase penarikan, tapi sementara mereka terjebak dalam pertempuran dengan para relawan, pengepungan musuh sudah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rute sepanjang garis pantai ke arah utara telah dipalang oleh pasukan yang datang dari unit Tsurumi. Sekarang sudah tidak mungkin untuk mengejar warga sipil yang menyelamatkan diri melalui laut dan mengambil sandera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas musuh: &amp;quot;Kehilangan kontak dengan semua drone pengamat.!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah laporan bawahannya, Komandan tak berkutik tetapi menggigit bibirnya. Bahkan drone yang terakhir telah ditembak jatuh. Sekarang, dia hanya bisa mengeluarkan perintah dengan mata-mata yang dia miliki di genggamannya. Dia menghujat secara mental pada Chen Xiangshan, yang saat ini didalam formasi musuh dan masih belum mengirimkan sinyal, sebelum memerintahkan pasukan yang berada di utara untuk mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, ke arah pedalaman — di alun-alun di depan stasiun bis yang sedang menunggu kedatangan helikopter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC beroda yang berbelok di persimpangan tergelincir dan terguling (seperti roda).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Road Extension&amp;quot; milik Isori berhasil mematahkan suspensi kendaraan tersebut dan menyebabkan APC terguling, hanya bisa berhenti setelah terguling (seperti roda)  bertabrakan dengan lampu lalu lintas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Serahkan padaku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena mereka berada di luar perimeter garis pertahanan, Kanon tidak lagi harus khawatir tentang siswa-siswi di tempat persembunyian bawah tanah, jadi dia dapat mengaktifkan &amp;quot;Mine Genesis&amp;quot; milik Keluarga Chiyoda yang sangat-tersohor dengan bebas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah getaran yang sangat besar muncul dari bawah APC seolah-olah mengabaikan alat peredam guncangan yang menempel di setiap roda. Gelombang getaran menyebar ke seluruh interior kendaraan dan menyebabkan kerusakan yang tak terhitung. Pasukan robot yang diluar APC selamat, tapi bagian dalamnya sangat berantakan. Berkat getaran yang dikirim ke otak dan kanal semisirkular, pilot robot itu pastinya mengalami gegar otak sehingga tak sadarkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru dari senjata meriam otomatis melubangi dinding bangunan yang dua dari mereka bersembunyi. Itu adalah tembakan pembalasan dari APC yang memimpin kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori memeluk Kanon yang berteriak ke dadanya dan melindunginya dengan tubuhnya sementara dia menahan balik medan momentum sepanjang dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengambil keuntungan dari celah yang tercipta oleh dampak pantulan peluru APC, Mari mengaktifkan sihir yang merendahkan kepadatan oksigen dari tempat persembunyiannya di sisi lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, untuk bertahan melawan senjata BC, sistem penyaringan udara yang sangat baik didalam kendaraan menangkal perubahan itu, sehingga sihirnya tidak memberikan efek nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggigit lidahnya, Mari melepaskan sihir itu yang menganggu Eidos kepadatan oksigen  dan sebaliknya meningkatkan suhu udara sekitar Howitzer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Howitzer langsung terbakar, dan kemudian meledak yang juga menghancurkan meriam otomatis didekatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa APC telah kehilangan semua kemampuan tempurnya, Kirihara maju menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot baja ditembus dengan mudahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sonic Blade menusuk ke kursi pilot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu kargo belakang dibuka dan tentara bersenjatakan senapan muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah petir datang dari atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, pedang Kirihara menyayat tenggorokan prajurit yang lengan kanannya tersambar petir itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Mibu, kau baik-baik saja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka adalah salah satu yang menembak bahu kanan para prajurit yang membidik Kirihara. Sayaka bersikeras bahwa &amp;quot;dia akan ikut apapun yang terjadi&amp;quot; (itu saja sudah cukup untuk membuat Kirihara bimbang), yang Kirihara perhatikan kondisi bahwa &amp;quot;dia tidak menggunakan teknik pedangnya untuk membunuh siapapun&amp;quot;. Hanya ketika dia diijinkan untuk menggunakan pedang melawan sasaran bukan-manusia atau pada kasus dimana dia diserang untuk membela diri melawan manusia lainnya; semua situasi yang lainnya dilarang kerang. Untuk ini, selain kodachi-nya, Sayaka juga dipersenjatai dengan alat panah mekanis kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku baik-baik saja. Ini adalah medan pertempuran, dan aku sudah membuat keputusanku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Sayaka sedikit pucat, tapi jawabannya tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, tanah mulai bergetar lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, itu adalah kedatangan tank bipedal yang selamat dari sihir Kanon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kendaraan musuh mundur untuk mengurangi dampak kerusakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waspada terhadap serangan berikutnya dari Howitzer, mereka terpaksa berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan perkembangan formasi musuh mengunci pandangan mereka pada kelompok Kanon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan gangguan Miyuki tidak membiarkan setiap sihir musuh muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan mereka diperkuat oleh Boosters.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC yang dibekukan berada dibawah serangan dari &amp;quot;Usuba Kagerou&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panjang pedang ultra tipis yang terbuat dari carbon nanotubes yang diinjeksikan kedalam kepala palu tersebut dapat bertambah hingga 20 meter. Dengan kata lain, Leo sedang memegang sebuah pedang yang dapat memanjang hingga 20 meter nantinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, semakin panjang pedang itu, semakin besar pula kesulitannya untuk mempertahankan Perkuatan Sihir itu. Walaupun begitu, Leo dengan mudahnya membentuk pisau sepanjang 10 meter dan membelah APC dari samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Musuh berada disisi kanan! Pusatnya diposisi yang sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki adalah orang pertama yang menangkap sinyal dari tank bipedal musuh yang berputar arah sementara Mikihiko menyiapkan sihir untuk menghancurkan komando musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah tank bipedal belari lurus ke dalam dinding yang tak terlihat, kedua lengannya tersangkut kebawah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, Erika menghantamnya dengan kecepatan yang tidak bisa dilihat mata.&lt;br /&gt;
Yamatsunami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang besar Orochimaru menghancurkan persenjataan mekanik itu yang dua kali tingginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki dan Mikihiko melancarkan tembakan perlindungan, yang diikuti Leo dan Erika untuk menjatuhkan kendaraan musuh itu satu per satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Mizuki.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kekuatan musuh dituntaskan untuk sementara waktu, Mizuki menoleh ketika seseorang tiba-tiba memanggil namanya, hanya menemukan Miyuki yang menanyakan tentang apa yang kelompok lainnya lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Bagaimana kondisi di pihak Chiyoda-senpai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki tidak tahu tentang bala bantuan yang menuju ke arah Mari, Mizuki juga tidak menyebutkan hal ini. (Dia tidak pernah punya waktu luang untuk melakukannya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Hm... Masih belum berubah. Mereka masih terjebak dalam pertempuran.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tim para senior mengambil posisi pertahanan sedikit didepan mereka. Ini adalah posisi kedua dari dua posisi penting menuju stasiun bis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ada apa, Miyuki? Mengapa kamu berpikir tentang hal itu pada saat ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Miyuki sedikit cemberut ketika dia berbicara kepada Mizuki, Erika bertanya dengan memegang Orochimaru diatas bahunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Tidakkah kau berpikir ini sedikit aneh? Mengapa musuh secara spesifik datang ke area kita?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika juha mengerutkan keningnya pada pertanyaan Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Jika mereka ingin menuju stasiun bis, bukankah mereka harus melewati lokasi kita?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua lokasi dimana senior dan siswa tahun pertama menggali berdasarkan estimasi Suzune menggunakan peta setempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Miyuki belum bisa menerima jawaban Mizuki pada pandangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Itu mungkin dibawah asumsi bahwa musuh maju sepanjang jalan-jalan yang terbuka. Musuh setidaknya dilengkapi dengan alat komunikasi. Kita hanya mempunyai 10 orang yang dianggap remeh pada pertahanan; musuh dapat dengan mudah menghindari kita dengan diam-diam maju melalui area kita yang sama sekali tidak memiliki satupun pertahanan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;...Mereka harus diblokir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Erika mendorong ekspresi wajah Mizuki yang mengatakan &amp;quot;Aku tidak mengerti apa yang kamu bicarakan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Mereka datang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dengan peringatan Mikihiko bahwa musuh baru telah datang, spekulasi mereka terpaksa ditahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helikopter bermesin ganda yang dikemudikan oleh Kurosawa — pelayan wanita ini tampaknya mengerti bagaimana untuk mengemudikan helikopter disamping untuk mengambil kemudi kapal — muncul diatas dan siap untuk menurunkan ketinggian helikopter tersebut, sebuah insiden terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, sebuah awan hitam muncul dan berputar di udara. Tanpa peringatan, kawanan belalang musiman datang meluncur turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika mereka hanyalah belalang, terbang kedalam instrumen helikopter sangat berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, waktu yang tidak alami ini mengisyaratkan asal supranatural mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentang untuk menyambut helikopter, Shizuku segera membuat keputusan untuk menarik keluar CAD-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah CAD model-pistol berwarna perak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Kompetisi Sembilan Sekolah, dia membeli Silver Series generasi kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didalamnya, dia telah meng-install &amp;quot;Phonon Mazer&amp;quot; dibawah Loopcast System.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengarahkannya ke langit, dia menarik pelatuk berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinar suara memotong sayap belalang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Itu, terlalu banyak...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kawanan belalang tidak terbakar sampai mati, hanya menghilang setelah terbakar, tapi itu hanya sebagian dari seluruh kawanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun berulang kali Phonon Mazer menyerang dengan cepat belalang yang mendekat, kawanan tersebut terus mendekati helikopter yang sedang mencoba mendarat.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka melihat ini juga, tapi karena sihirnya tidak cocok untuk musuh tersebut (kawanan belalang), dia menahan diri takut bahwa sihirnya mungkin akan mengganggu sihir milik Shizuku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat seperti kawanan belalang yang hendak menelan helikopter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sebuah badai pembasmian menyapu kawanan tersebut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti mimpi, awan hitam belalang kehilangan kohesi dan dengan cepat menghilang saat warna mereka menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka dan Shizuku keduanya menatap ke langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlambat setengah langkah mendeteksi anomali tersebut, Mayumi dan Suzune juga menyapu tatapan mereka ke langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, sesosok berwarna hitam melayang diatas udara dengan CAD berwarna perak di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka / Shizuku: &amp;quot;Tatsuya...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada cara untuk mengetahui apakah Shizuku atau Honoka yang mengatakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak personil tempur yang menggunakan seragam berwarna hitam muncul dan membentuk barisan perlindungan di sekitar helikopter.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helikopter kargo mulai mendarat lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Berhasil menyingkirkan serangan segerombolan musuh kimiawi; dimulai pendampingan untuk pendaratan helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Biarkan personil lainnya untuk pendampingan. Letnan Khusus, buru penyihir musuh dan basmi mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menerima perintah Yanagi ini, Tatsuya mengaktifkan &amp;quot;matanya&amp;quot; digunakan untuk menemukan Penyihir yang mengirimkan kawanan belalang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia menghantamnya, dia tidak bertujuan untuk menguraikan setiap ekor tubuh belalang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sasaran sihirnya ditujukan pada Rangkaian Sihir yang membentuk kongregasi kimiawi setiap belalang.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah membusuk, sihir yang menahan kongregasi kimiawi bersama-sama, belalang melebur kembali menjadi psion.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama proses ini, dia juga menangkap jejak dimana Rangkaian Sihir itu berasal.&lt;br /&gt;
Pada jarak ini dan mempertimbangkan waktu yang sudah dihabiskan, bahkan sambil terus mempertahankan Sihir Tipe-Terbang, menyelesaikan misi S&amp;amp;D ini seperti sepotong kue.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Disana, kah?)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia bisa mengeluarkan mereka dari sini, menggunakan sihir dalam jangkauan pandangan secara signifikan lebih mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya terbang menuju langit diatas Penyihir yang sedang melarikan diri itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memegang senjata kaliber besar berwarna perak — CAD model-senjata — prajurit berpakaian serba hitam terbang seperti komet menuju gedung-gedung pencakar langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit lainnya membawa senapan membentuk lingkaran di langit saat helikopter turun ditengah alun-alun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sosok berseragam hitam pekat dengan sosok yang sepenuhnya disamarkan memberikan kesan bahwa mereka adalah pertanda bencana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, terlepas dari apakah itu Honoka atau Shizuku, Mayumi atau Suzune, tidak satupun dari mereka merasa gelisah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inagaki: &amp;quot;Siapa mereka?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inagaki berjalan mendekat dan bertanya dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Kawan-kawan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menjawab singkat sambil tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bisa dikatakan sebagai kawan-kawan Tatsuya, kawan Fujibayashi, atau unit dari JSDF.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi tidak paham dengan rinciannya, tapi itu cukup. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika warga sipil sedang menaiki helikopter, mereka dengan hati-hati menjaga ketat wilayah tersebut dari atas ketinggian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya mereka telah terbang terus-menerus selama 10 menit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, tidak ada tanda-tanda kelelahan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semuanya pastinya adalah Penyihir Kelas Tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernah ada semacam rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JSDF memilih Penyihir kuat dari bidang khusus dan membentuk unit eksperimen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peringkat masing-masing dari mereka tidak ada yang istimewa, tetapi sekali dalam pertempuran, mereka adalah unit penyihir tempur yang mampu melakukan pembunuhan massal yang tak terbayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berpikir sepanjang jalur tersebut, mereka memenuhi kriteria sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mereka adalah bala bantuan yang dapat diandalkan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menambahkan hal ini saat dia melihat helikopter mengangkut warga sipil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helicopter dengan Shizuku dan Inagaki berhasil terbang kembali dan setelah mencapai ketinggian yang aman dari tembakan musuh, unit terbang dari Independent Magic-Equipped Battalion waspada menyebar menuju gedung pencakar langit di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warga sipil yang tersisa dijaga secara luas sekarang. JSDF bersikap waspada, dan meskipun itu adalah makna dari pertanda tersebut karena wajah mereka tak bisa dilihat, setidaknya itu lebih baik daripada meninggalkan semuanya pada anak-anak. Adapun perasaan mereka saat ini, ada sedikit tujuan dalam mendesak apapun lebih jauh dari mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mereka akhirnya datang kesini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada lagi bahaya dari kepanikan yang mengendap berkat bala bantuan itu, tapi Mayumi ingin sekali melarikan diri dari tekanan yang diberikan oleh warga sipil, sehingga tidak ada yang palsu tentang penggunaan kata &amp;quot;akhirnya&amp;quot; untuk menggambarkan suasana hatinya ketika perburuan panjang terhadap suara mesin yang datang ke telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah helikopter militer bermesin ganda telah tiba..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah model yang lebih besar daripada helikopter normal yang Shizuku panggil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan cara ini, warga sipil yang tersisa semuanya bisa dibawa diatas helikopter tanpa ada kesulitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, helikopter tersebut tidak datang sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada helikopter tempur lain yang mengawalnya..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nakura: &amp;quot;Mayumi Ojou-sama, kamu aman?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara pengawalnya Nakura terdengar melalui alat transmisi yang terselip di telinganya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku baik-baik saja, Nakura. Dimana kamu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nakura: &amp;quot;Aku di dalam helikopter tempur. Tuan besar memerintahkan Ojou-sama juga untuk naik ke helikopter ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;—Aku mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi sudah menyerah pada pertanyaan untuk &amp;quot;bertahan dibelakang&amp;quot;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, Nakura lebih baik di dekat perempat pertempuran juga. Meski begitu, dia tidak bisa hanya menyerang helikopter yang datang untuk menyelamatkan mereka, maka dia telah meninggalkan semua ide perlawanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pokoknya, tolong percepat proses pengangkutannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengakhiri transmisi, dia membuat permintaan untuk Suzune.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menanggapi, Suzune mengalihkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Jangan bergerak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria muda mencengkram leher Suzune dari arah belakang sementara pisau berkilauan muncul di tangannya yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun senapan-senapan di gedung pencakar langit membidik pria tersebut, pria lainnya bergegas muncul didepan pria tersebut sambil memegang granat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;...Aku mengerti, jadi inilah rencananya selama ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang diam-diam berbicara adalah orang yang sedang diancam oleh pisau, Suzune.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Kamu tentunya berpikir cepat pada langkahmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kemantapan itu yang memperingatkannya sesuatu yang serba salah, pasukan musuh yang berpura-pura menjadi salah satu dari warga sipil yang menyelamatkan diri masih mengiyakan kata-kata Suzune tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Unit-unit mekanik tadi menggambarkan kekuatan serang kami sehingga kamu bisa memastikan sasaran saat jumlah orang yang menyelamatkan diri berkurang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Kami tidak pernah berencana membiarkan mereka menyelamatkan diri di tempat pertama, tapi bahkan jika mereka melakukannya, itu tidak akan berdampak pada misi sedikit pun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune berbicara seolah-olah benar-benar mengabaikan bahaya, sedangkan pria tersebut juga tampaknya terpengaruh oleh hal ini dan menjawab kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Kamu memilih ku sebagai sasaran karena sebagai energi sumber yang terpercaya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Tidak hanya itu. Beberapa dari kami ditangkap dalam pertempuran ini, dan kamu adalah sandera yang diperlukan untuk pembebasan mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku tidak begitu berharga untuk tawar-menawar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Aku tidak yakin tentang hal itu—Aku pikir aku katakan jangan bergerak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyadari bahwa Mayumi mengoperasikan CAD-nya dari belakang punggungnya, pria itu mengayunkan pisau di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menyerah dan mengangkat tangannya ke atas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Jika kamu jadi sandera, tidak mungkin Keluarga Saegusa akan mengabaikan mu. Dibandingkan mengambil putri mereka sebagai sandera, mengambil sahabat putrinya sebagai sandera jauh lebih efektif.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Itu benar, karena Mayumi adalah orang yang naif.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengapa dia melihat ku dengan tatapan kritis; meskipun bagaimana tidak masuk akal-nya kata-kata itu, Mayumi tidak bisa ikut campur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin dia menjadi &amp;quot;naif&amp;quot;, tapi tentu saja tidak untuk tingkat yang layak untuk cacian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Selanjutnya, kamu akan menculik saya ke negara asal anda, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Tapi seharusnya anda tidak melakukan pertukaran terlebih dahulu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Itu... Kau! Apa yang telah kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria itu akhirnya menyadari dia berkata terlalu jauh. Sementara dia memang memiliki sandera di tangannya, bahkan dia tidak bisa percaya bahwa dia hanya membuka mulutnya terlalu lama sementara dia dikelilingi oleh musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Kemampuan tempur anda tidak terlalu buruk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune dengan mudah menyingkirkan tangan yang memegang pisau itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Tapi pemilihan sasaran anda sangat buruk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dengan tangkas dapat bebas dari lengan yang mencengkram lehernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku tidak ada spesial ketika mengeluarkan sihir dengan CAD, tapi sihirku tanpa media bahwa melampaui Mayumi dan Juumonji-kun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia beralih ke pria yang memegang granat dan mencabut granat dari tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku bisa membuat otot dan sistem saraf anda mati rasa. Untuk sementara, tubuh anda tidak akan bisa bergerak dengan bebas.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti katanya, tidak peduli bagaimana mereka mencoba untuk menggerakkan ototnya, tangan dan kaki mereka tidak mampu bergerak secara sadar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Sihir yang secara langsung mengganggu tubuh manusia pernah dilarang. Sifat sihir ini pada dasarnya merupakan bentuk eksperimen manusia, maka hal itu dilarang di masyarakat luas. Kelemahannya adalah bahwa sihir ini memerlukan sejumlah waktu untuk mengaktifkannya, tapi perbincangan tanpa henti dengan anda pastinya merupakan bantuan yang besar. Oh ya, berbicara tentang, perbincangan bertele-tele anda tidak ada hubungannya dengan sihir. Anda sangat ceroboh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune mengatakan hal ini dengan senyuman mengerikan di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan musuh di sisi cabang Asosiasi Sihir cukup intensif. Mencapai batas serangan mereka, kekuatan prajurit musuh meningkatkan serangan mereka untuk mendapatkan kemenangan yang krusial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi cabang, Katsuto terus sengaja mendengarkan laporan yang masuk. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JSDF mulai melancarkan serangan balik mereka dari Sakuragi-chō, tapi para relawan yang dibentuk oleh Magic Association hampir tidak menahan musuh pada Jalan China (mungkin Pecinan) di Ishikawamachi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;—Apakah anda menyiapkan seragam tempur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pertanyaan Katsuto ini, karyawan wanita tampak terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karyawan: &amp;quot;Apakah anda bermaksud menyerang sendirian? Anda tidak bisa melakukan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Anda telah menyiapkan seragam tempur, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tekad Katsuto diikuti pertanyaan itu mengintimidasi karyawan wanita itu sehingga hanya bisa mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karyawan: &amp;quot;Tapi, kamu adalah pewaris Keluarga Juumonji...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Tolong tunjukkan jalannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto memotong kata-kata gagap bicara wanita itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelayan wanita itu mengangkat kakinya dengan kaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia)&amp;diff=383759</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia)&amp;diff=383759"/>
		<updated>2014-08-20T02:43:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: /* Jilid 7 - Yokohama Disturbance Chapter (II) */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Image:MKnR v01 cover.jpg|200px|thumb|Cover Mahouka Koukou no Rettousei Jilid 1]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Mahouka Koukou no Rettousei&#039;&#039;&#039;&#039;&#039; (魔法科高校の劣等生), diterjemahkan secara harafiah ke bahasa Inggris menjadi &#039;&#039;&amp;quot;The Poor Performing Student of a Magic High School&amp;quot;&#039;&#039;, juga secara resmi dikenal dengan &amp;quot;The Irregular at Magic High School&amp;quot;, adalah sebuah novel ringan Jepang karya Satou Tsutomu (佐島勤), yang diilustrasikan oleh Ishida Kana (石田可奈), diterbitkan oleh [http://en.wikipedia.org/wiki/ASCII_Media_Works ASCII Media Works] di bawah label [http://en.wikipedia.org/wiki/Dengeki_Bunko Dengeki Bunko]. Novel ini awalnya diserialisasi sebagai web novel di &amp;quot;[http://syosetu.com/ Let&#039;s Become a Novelist]&amp;quot; mulai dari 12 Oktober 2008. Novel ini kemudian menjadi web novel kedua setelah &amp;quot;[[Sword Art Online]]&amp;quot; yang dikomersialisasi dan diterbitkan oleh Dengeki pada Juli 2011. Sebuah adaptasi anime oleh Studio Madhouse diumumkan pada tanggal 6 Oktober 2013, dan anime saat ini ditayangkan pada April 5, 2014.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serial Mahouka Koukou no Rettousei juga tersedia dalam bahasa lain seperti berikut:&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei|English (English)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei ~Russian Version~|Русский (Russian)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei - Français|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Español)|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Italiano)|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei (tiếng Việt)|Tiếng Việt (Vietnamese)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei ~Brazilian Portuguese~|Português (Brazilian Portuguese)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei PL|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei Hungarian Version|Magyar (Hungarian)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
Sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukanlah hasil dari legenda ataupun dongeng, tapi sebaliknya telah menjadi sebuah teknologi dari kenyataan sejak waktu yang tidak diketahui oleh manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan supranatural menjadi teknologi yang sistematis lewat sihir, sedangkan sihir menjadi kemampuan teknis. Seorang &amp;quot;Pengguna Kekuatan Supranatural&amp;quot; menjadi seorang &amp;quot;Teknisi Sihir&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknisi Sihir (pendeknya, Penyihir) dibesarkan lewat  SMA Sihir dan Universitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah sebuah cerita tentang:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang kakak laki-laki tak sempurna dengan pencapaian rendah, yang payah dengan sihir tapi merupakan seorang murid teladan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang adik perempuan sempurna tanpa cacat dengan pencapaian tinggi, yang cakap dalam segala sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kedua bersaudara memasuki sebuah SMA Sihir,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selubung sebuah panggung pergolakan kehidupan sehari-hari terbuka——.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Halaman Pendaftaran|Pendaftaran]] ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Penerjemah diharapkan [[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Halaman Pendaftaran|mendaftarkan]] chapter mana saja yang akan dikerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Format Standar===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap Bab harus sesuai dengan ketentuan di Pedoman Format Umum&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|Format Umum/Pedoman Style]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei Bahasa Indonesia: Pedoman Nama dan Terminologi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Jika anda menyenangi serial ini, kunjungi kami di [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=6002 forum].&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Updates==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;20 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 7 Chapter 11 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;13 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 3 Background selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;12 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 5 Presidential Elections and Queen selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;8 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 11 Chapter 13 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;2 July 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 9 Chapter 0 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;28 Juni 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 8 Chapter 3, Chapter 10, Chapter 12 selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;10 Juni 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 13 The Ten Magicians R&amp;amp;D Institutes selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;9 Juni 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 8 Background selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;2 Mei 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 8 Chapter 1 selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Update sebelumnya bisa ditemukan di [[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Updates|Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia) Updates page]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &#039;&#039;Mahouka Koukou no Rettousei&#039;&#039; oleh Satou Tsutomu==&lt;br /&gt;
	&lt;br /&gt;
===Jilid 1 - Enrollment Chapter (I) ([[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume1|Full Text]])===&lt;br /&gt;
[[File:MKnR v01 cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 1 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Preamble| SMA Sihir adalah ——]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 0|Chapter 0]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 1|Chapter 1]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 3|Chapter 3]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 The Late Great Favorite|The Late Great Favorite]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 2 - Enrollment Chapter (II)=== &lt;br /&gt;
[[File:Mahouka Koukou no Rettousei 02 000cov.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 2 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Preamble|Casting Assistant Device]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 9|Chapter 9]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 10|Chapter 10]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 12|Chapter 12]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 3 - Nine Schools Competition Chapter (I) ([[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume3|Full Text]])===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr v03 cover.jpeg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 3 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Background|Background]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 0|Chapter 0]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 6|Chapter 6]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 4 - Nine Schools Competition Chapter (II)=== &lt;br /&gt;
[[File:Mknr v04 cover .jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 4 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Preamble|Preamble]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 10|Chapter 10]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 12|Chapter 12]] &#039;&#039;&#039;(proses pengecekan 1/8)&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 5 - Summer Holiday Chapter=== &lt;br /&gt;
[[File:Mknr v05 cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 5 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Summer break|Summer Break]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 The honour student&#039;s supplementary lesson|The Honour Student&#039;s Supplementary Lesson]] &#039;&#039;&#039;Masih diproses&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Amelia in Wonderlan|Amelia in Wonderland]] &#039;&#039;&#039;Masih diproses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Friendship, trust and the dubious lolicon|Friendship, Trust and the Dubious Lolicon]] &#039;&#039;&#039;Masih diproses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Memories of summer|Memories of Summer]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Presidential elections and the queen|Presidential Elections and the Queen]] &#039;&#039;&#039;Belum Lengkap&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 6 - Yokohama Disturbance Chapter (I)=== &lt;br /&gt;
[[File:MKnR v06 000-Areal.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 6 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 1|Chapter 1]] &#039;&#039;&#039;Incomplete&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 7 - Yokohama Disturbance Chapter (II)=== &lt;br /&gt;
[[File:MKnR v07 000-Areal.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 7 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 8|Chapter 8]] (4/5)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 10|Chapter 10]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 12|Chapter 12]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 13|Chapter 13]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 8 - Reminiscence Chapter=== &lt;br /&gt;
[[File:MKnR v08 000-0.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;float: left; margin-right: 70px; text-align:left;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 8 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Background|Background]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 3|Chapter 3]](butuh TLC)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 10|Chapter 10]]&#039;&#039;&#039;incomplete&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 12|Chapter 12]](butuh TLC)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 15|Chapter 15]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 16|Chapter 16]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 17|Chapter 17]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 18|Chapter 18]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Untouchable — The Nightmare of 2062|Untouchable — The Nightmare of 2062]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 9 - Visitor Chapter (I)===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr v9 000.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 9 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 0|Chapter 0]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 1|Chapter 1]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 7|Chapter 7]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Kata Penutup|Kata Penutup]] &lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 10 - Visitor Chapter (II)===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr_v10_00cov.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 10 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 9|Chapter 9]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 10|Chapter 10]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 11|Chapter 11]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 12|Chapter 12]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 11 - Visitor Chapter (III)===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr_v11_00cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 11 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 15|Chapter 15]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 16|Chapter 16]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 17|Chapter 17]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Epilogue|Epilogue]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 The Ojou-sama&#039;s Magnificent(?) Day Off|The Ojou-sama&#039;s Magnificent(?) Day Off]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 12 - Double Seven Chapter===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr v12 00cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 12 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Introduction|Introduction]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 10|Chapter 10]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 12|Chapter 12]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 15|Chapter 15]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 16|Chapter 16]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Epilogue|Epilogue]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 13 - Steeplechase Chapter===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 The Ten Magician R&amp;amp;D Institutes|The Ten Magician R&amp;amp;D Institutes]](butuh TLC)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 0|Chapter 0]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 6|Chapter 6]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==&#039;&#039;Dengeki Bunko Magazine:&#039;&#039; Mahouka Koukou no Rettousei Ninendo==&lt;br /&gt;
Ninendo started appearing in Dengeki Bunko MAGAZINE (starting in Volume 28) and have yet to be published in a collected novel form. Tatsuya, Miyuki and their friends are now in their Sophomore year. &lt;br /&gt;
::*[[Magazine Ninedo Illustrations|Magazine Illustrations]] &lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &#039;&#039;Gaiden: Mahouka Koukou no Shounen Shoujo&#039;&#039; oleh Satou Tsutomu==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Tinjauan Serial==&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（1）入学編&amp;lt;上&amp;gt; (10 Juli 2011 ISBN 978-4048705974)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（2）入学編&amp;lt;下&amp;gt; (10 Agustus, 2011 ISBN 978-4048705981)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（3）九校戦編&amp;lt;上&amp;gt; (10 November 2011 ISBN 978-4048709989)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（4）九校戦編&amp;lt;下&amp;gt; (10 Desember 2011 ISBN 978-4048709996)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（5）夏休み編＋１ (10 April 2012 ISBN 978-4-04-886522-7)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（6）横浜騒乱編〈上〉 (10 Juli 2012 ISBN 978-4-04-886700-9)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（7）横浜騒乱編〈下〉 (10 September 2012 ISBN 978-4-04-886701-6)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（8）追憶編  (10 Desember 2012 ISBN 978-4-04-891158-0)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（9）来訪者編&amp;lt;上&amp;gt; (10 Maret 2013 ISBN 978-4-04-891423-9)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（10）来訪者編&amp;lt;中&amp;gt; (7 Juni 2013 ISBN 978-4-04-891609-7)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（11）来訪者編&amp;lt;下&amp;gt; (10 Agustus 2013 ISBN 978-4-04-891610-3)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（12）ダブルセブン編 (10 Oktober 2013 ISBN 978-4-04-866003-7)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（13）「二学年度の部」九校戦編 (2014) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia)&amp;diff=383758</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia)&amp;diff=383758"/>
		<updated>2014-08-20T02:42:36Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: /* Updates */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Image:MKnR v01 cover.jpg|200px|thumb|Cover Mahouka Koukou no Rettousei Jilid 1]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Mahouka Koukou no Rettousei&#039;&#039;&#039;&#039;&#039; (魔法科高校の劣等生), diterjemahkan secara harafiah ke bahasa Inggris menjadi &#039;&#039;&amp;quot;The Poor Performing Student of a Magic High School&amp;quot;&#039;&#039;, juga secara resmi dikenal dengan &amp;quot;The Irregular at Magic High School&amp;quot;, adalah sebuah novel ringan Jepang karya Satou Tsutomu (佐島勤), yang diilustrasikan oleh Ishida Kana (石田可奈), diterbitkan oleh [http://en.wikipedia.org/wiki/ASCII_Media_Works ASCII Media Works] di bawah label [http://en.wikipedia.org/wiki/Dengeki_Bunko Dengeki Bunko]. Novel ini awalnya diserialisasi sebagai web novel di &amp;quot;[http://syosetu.com/ Let&#039;s Become a Novelist]&amp;quot; mulai dari 12 Oktober 2008. Novel ini kemudian menjadi web novel kedua setelah &amp;quot;[[Sword Art Online]]&amp;quot; yang dikomersialisasi dan diterbitkan oleh Dengeki pada Juli 2011. Sebuah adaptasi anime oleh Studio Madhouse diumumkan pada tanggal 6 Oktober 2013, dan anime saat ini ditayangkan pada April 5, 2014.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serial Mahouka Koukou no Rettousei juga tersedia dalam bahasa lain seperti berikut:&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei|English (English)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei ~Russian Version~|Русский (Russian)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei - Français|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Español)|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Italiano)|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei (tiếng Việt)|Tiếng Việt (Vietnamese)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei ~Brazilian Portuguese~|Português (Brazilian Portuguese)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei PL|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei Hungarian Version|Magyar (Hungarian)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
Sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukanlah hasil dari legenda ataupun dongeng, tapi sebaliknya telah menjadi sebuah teknologi dari kenyataan sejak waktu yang tidak diketahui oleh manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan supranatural menjadi teknologi yang sistematis lewat sihir, sedangkan sihir menjadi kemampuan teknis. Seorang &amp;quot;Pengguna Kekuatan Supranatural&amp;quot; menjadi seorang &amp;quot;Teknisi Sihir&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknisi Sihir (pendeknya, Penyihir) dibesarkan lewat  SMA Sihir dan Universitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah sebuah cerita tentang:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang kakak laki-laki tak sempurna dengan pencapaian rendah, yang payah dengan sihir tapi merupakan seorang murid teladan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang adik perempuan sempurna tanpa cacat dengan pencapaian tinggi, yang cakap dalam segala sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kedua bersaudara memasuki sebuah SMA Sihir,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selubung sebuah panggung pergolakan kehidupan sehari-hari terbuka——.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Halaman Pendaftaran|Pendaftaran]] ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Penerjemah diharapkan [[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Halaman Pendaftaran|mendaftarkan]] chapter mana saja yang akan dikerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Format Standar===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap Bab harus sesuai dengan ketentuan di Pedoman Format Umum&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|Format Umum/Pedoman Style]]&lt;br /&gt;
*[[Mahouka Koukou no Rettousei Bahasa Indonesia: Pedoman Nama dan Terminologi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Jika anda menyenangi serial ini, kunjungi kami di [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=6002 forum].&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Updates==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;20 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 7 Chapter 11 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;13 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 3 Background selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;12 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 5 Presidential Elections and Queen selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;8 Agustus 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 11 Chapter 13 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;2 July 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 9 Chapter 0 selesai&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;28 Juni 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 8 Chapter 3, Chapter 10, Chapter 12 selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;10 Juni 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 13 The Ten Magicians R&amp;amp;D Institutes selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;9 Juni 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 8 Background selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;2 Mei 2014&#039;&#039;&#039; - Volume 8 Chapter 1 selesai(butuh TLC)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Update sebelumnya bisa ditemukan di [[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Updates|Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia) Updates page]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &#039;&#039;Mahouka Koukou no Rettousei&#039;&#039; oleh Satou Tsutomu==&lt;br /&gt;
	&lt;br /&gt;
===Jilid 1 - Enrollment Chapter (I) ([[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume1|Full Text]])===&lt;br /&gt;
[[File:MKnR v01 cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 1 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Preamble| SMA Sihir adalah ——]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 0|Chapter 0]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 1|Chapter 1]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 3|Chapter 3]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 1 The Late Great Favorite|The Late Great Favorite]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 2 - Enrollment Chapter (II)=== &lt;br /&gt;
[[File:Mahouka Koukou no Rettousei 02 000cov.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 2 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Preamble|Casting Assistant Device]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 9|Chapter 9]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 10|Chapter 10]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Chapter 12|Chapter 12]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 2 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 3 - Nine Schools Competition Chapter (I) ([[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume3|Full Text]])===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr v03 cover.jpeg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 3 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Background|Background]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 0|Chapter 0]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 6|Chapter 6]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 3 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 4 - Nine Schools Competition Chapter (II)=== &lt;br /&gt;
[[File:Mknr v04 cover .jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 4 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Preamble|Preamble]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 10|Chapter 10]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 12|Chapter 12]] &#039;&#039;&#039;(proses pengecekan 1/8)&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 4 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 5 - Summer Holiday Chapter=== &lt;br /&gt;
[[File:Mknr v05 cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 5 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Summer break|Summer Break]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 The honour student&#039;s supplementary lesson|The Honour Student&#039;s Supplementary Lesson]] &#039;&#039;&#039;Masih diproses&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Amelia in Wonderlan|Amelia in Wonderland]] &#039;&#039;&#039;Masih diproses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Friendship, trust and the dubious lolicon|Friendship, Trust and the Dubious Lolicon]] &#039;&#039;&#039;Masih diproses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Memories of summer|Memories of Summer]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Presidential elections and the queen|Presidential Elections and the Queen]] &#039;&#039;&#039;Belum Lengkap&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 5 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 6 - Yokohama Disturbance Chapter (I)=== &lt;br /&gt;
[[File:MKnR v06 000-Areal.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 6 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 1|Chapter 1]] &#039;&#039;&#039;Incomplete&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 6 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 7 - Yokohama Disturbance Chapter (II)=== &lt;br /&gt;
[[File:MKnR v07 000-Areal.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 7 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 8|Chapter 8]] (4/5)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 10|Chapter 10]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11|Chapter 11]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 12|Chapter 12]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 13|Chapter 13]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 8 - Reminiscence Chapter=== &lt;br /&gt;
[[File:MKnR v08 000-0.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;float: left; margin-right: 70px; text-align:left;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 8 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Background|Background]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 3|Chapter 3]](butuh TLC)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 10|Chapter 10]]&#039;&#039;&#039;incomplete&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 12|Chapter 12]](butuh TLC)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 15|Chapter 15]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 16|Chapter 16]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 17|Chapter 17]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Chapter 18|Chapter 18]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Untouchable — The Nightmare of 2062|Untouchable — The Nightmare of 2062]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 8 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 9 - Visitor Chapter (I)===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr v9 000.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 9 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 0|Chapter 0]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 1|Chapter 1]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Chapter 7|Chapter 7]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 9 Kata Penutup|Kata Penutup]] &lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 10 - Visitor Chapter (II)===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr_v10_00cov.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 10 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 9|Chapter 9]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 10|Chapter 10]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 11|Chapter 11]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Chapter 12|Chapter 12]] &#039;&#039;&#039;Proses&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 10 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 11 - Visitor Chapter (III)===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr_v11_00cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei: Volume 11 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 15|Chapter 15]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 16|Chapter 16]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Chapter 17|Chapter 17]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Epilogue|Epilogue]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 The Ojou-sama&#039;s Magnificent(?) Day Off|The Ojou-sama&#039;s Magnificent(?) Day Off]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 11 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 12 - Double Seven Chapter===&lt;br /&gt;
[[File:Mknr v12 00cover.jpg|thumb|x200px]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei:Volume 12 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Introduction|Introduction]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 6|Chapter 6]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 9|Chapter 9]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 10|Chapter 10]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 11|Chapter 11]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 12|Chapter 12]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 13|Chapter 13]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 14|Chapter 14]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 15|Chapter 15]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Chapter 16|Chapter 16]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Epilogue|Epilogue]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 12 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 13 - Steeplechase Chapter===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Illustrations|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 The Ten Magician R&amp;amp;D Institutes|The Ten Magician R&amp;amp;D Institutes]](butuh TLC)&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 0|Chapter 0]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 1|Chapter 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 2|Chapter 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 3|Chapter 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 4|Chapter 4]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 5|Chapter 5]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 6|Chapter 6]] &lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 7|Chapter 7]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Chapter 8|Chapter 8]]&lt;br /&gt;
::*[[Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 13 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==&#039;&#039;Dengeki Bunko Magazine:&#039;&#039; Mahouka Koukou no Rettousei Ninendo==&lt;br /&gt;
Ninendo started appearing in Dengeki Bunko MAGAZINE (starting in Volume 28) and have yet to be published in a collected novel form. Tatsuya, Miyuki and their friends are now in their Sophomore year. &lt;br /&gt;
::*[[Magazine Ninedo Illustrations|Magazine Illustrations]] &lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &#039;&#039;Gaiden: Mahouka Koukou no Shounen Shoujo&#039;&#039; oleh Satou Tsutomu==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Tinjauan Serial==&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（1）入学編&amp;lt;上&amp;gt; (10 Juli 2011 ISBN 978-4048705974)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（2）入学編&amp;lt;下&amp;gt; (10 Agustus, 2011 ISBN 978-4048705981)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（3）九校戦編&amp;lt;上&amp;gt; (10 November 2011 ISBN 978-4048709989)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（4）九校戦編&amp;lt;下&amp;gt; (10 Desember 2011 ISBN 978-4048709996)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（5）夏休み編＋１ (10 April 2012 ISBN 978-4-04-886522-7)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（6）横浜騒乱編〈上〉 (10 Juli 2012 ISBN 978-4-04-886700-9)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（7）横浜騒乱編〈下〉 (10 September 2012 ISBN 978-4-04-886701-6)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（8）追憶編  (10 Desember 2012 ISBN 978-4-04-891158-0)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（9）来訪者編&amp;lt;上&amp;gt; (10 Maret 2013 ISBN 978-4-04-891423-9)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（10）来訪者編&amp;lt;中&amp;gt; (7 Juni 2013 ISBN 978-4-04-891609-7)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（11）来訪者編&amp;lt;下&amp;gt; (10 Agustus 2013 ISBN 978-4-04-891610-3)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（12）ダブルセブン編 (10 Oktober 2013 ISBN 978-4-04-866003-7)&lt;br /&gt;
*魔法科高校の劣等生（13）「二学年度の部」九校戦編 (2014) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Light novel (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=383757</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=383757"/>
		<updated>2014-08-20T02:35:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko (Fujibayashi).&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;gallery&amp;gt; &amp;lt;right&amp;gt;&lt;br /&gt;
File:MKnR_v07_161.jpg&lt;br /&gt;
&amp;lt;/right&amp;gt; &amp;lt;/gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MrA: &amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di garasi parkir yang disediakan untuk mobil besar dan kendaraan khusus dimana siswa-siswa SMA Tiga terlibat dalam pertempuran yang tak tentu, kira-kira setengah dari mereka tidak bisa bergabung dalam pertarungan. — Karena mereka sedang mengosongkan isi perut mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senpai: &amp;quot;Ichijou, bisakah kamu mundur sedikit!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ichijou: &amp;quot;Kamu juga senpai, tolong mundur.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelakunya adalah Masaki, bukan teguran itu yang dia pedulikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menodongkan model-pistol CAD spesialisasi yang ternoda oleh darah pasukan gerilya musuh yang tak diketahui kewarganegaraannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bunga darah merah mekar, dan terpercik jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oomph, suara orang lain yang menutup mulutnya membisikkan ke telinga Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap kali dia membunuh seseorang, baik moral teman-temannya dan musuh sedikit turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika ini cukup untuk menakuti mu, kamu seharusnya tidak pernah turun ke medan peperangan di barisan depan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlepas dari bagaimana mata-mata (temannya) merasakannya atau kata-kata apa yang ditujukan langsung padanya, Masaki mengabaikan mereka semua dengan dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangannya benar. Kebenaran tak bisa dibantah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun — berapa banyak tentara yang dengan tenang bisa menyaksikan tubuh manusia pecah dan darah (lebih seperti sel darah merah) berhamburan layaknya debu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik rahasia Keluarga Klan Ichijou, &amp;quot;Rupture&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang mampu menguapkan cairan dengan seketika dalam objek fisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika digunakan pada manusia, darah akan menguap dan selanjutnya tekanan darah akan merobek otot dan kulit. Sel darah merah yang merupakan mayoritas dari komposisi darah, maka akan menyebar ke luar seperti bunga merah yang sedang mekar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain kalangan tertentu, teman sekelas dan para seniornya baru pertama kali mengerti arti dari julukannya sebagai &amp;quot;Crimson&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tempat yang lain, yang merupakan pusat komando terletak di geladak kapal amphibi tersembunyi yang berhasil meluncurkan serangan kejutan mereka, daerah itu tertutupi atmosfer yang sangat berbeda daripada salah satu yang sepenuhnya berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Kita kehilangan komunikasi dengan unit yang dikirim ke tempat persembunyian bawah tanah. Dan juga tidak ada jawaban dari tank bipedal.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas unit komando (CO), yang juga merupakan kapten kapal amphibi yang tersembunyi, menampilkan wajah masamnya ketika dia menerima laporan petugas sinyal komunikasi.  Rencana awalnya  disebut operasi menyusup untuk mengambil sandera sebelum dia menempatkan anggota pasukan mekanis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kerugian dari operasi preman ini sangat melebihi perkiraan awal. Hal ini terutama berlaku untuk regu yang dikirim ke pusat konferensi internasional dan garasi parkir kendaraan besar, dimana korban-korban berbobot besar. Kapten menilai strategi ini yang disebut tipuan mereka untuk membiarkan operasi berjalan, melakukan sebagian besar pekerjaan dengan penuh penyesalan, yang dibutuhkan sedikit pengulangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapten: &amp;quot;Biarkan pasukan mekanis untuk mendarat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memberi perintah untuk meluncurkan tank bipedal dan APC yang diproduksi di negara mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;......Jadi? Mengapa Toshi-nii disini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di pojok alun-alun sebelum stasiun, Chiba bersaudara bertemu pada reuni yang sangat-tidak-hangat (tidak harmonis) (?) adegan. (Saudara tertua sangat senang, jadi mungkin dikatakan reuni tidaklah salah.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun mengapa mereka berada di &amp;quot;pojok&amp;quot;, itu karena Erika maupun Toshikazu yang ahli dalam membersihkan puing-puing &#039;tank bipedal&#039;, sedang menginterogasi pilot yang ditangkap, atau mensterilkan area sehingga helikopter dapat mendarat. — Meskipun dikatakan bahwa Inspektur Toshikazu yang saat ini masih aktif &amp;quot;tidak kompeten dalam proses interogasi&amp;quot; adalah masalah nyata yang dimilikinya sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, itulah alasan mengapa mereka berdua berkeliaran (menjaga kehormatan mereka, Kirihara dan Sayaka juga melakukan hal yang sama).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setidaknya Toshikazu tidak keberatan bahwa sebenarnya dia tidak berkontribusi banyak pada situasi ini — Inagaki juga — jadi dia menikmati percakapan yang kaku ini dengan adik kecilnya, yang berdiri disana dengan kedua tangannya di pinggang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Kenyataan bahwa kamu menanyakan ku, itulah mengapa sepenuhnya menyedihkan ku. Apakah ada sesuatu yang aneh dengan kakak yang baik hati ini ingin membantu adik kecilnya yang tersayang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Baik hati!? Kamu terlalu bernyali mengatakan kata-kata munafik itu......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Hey, hey, Erika, seorang gadis muda seharusnya tidak menggunakan istilah seperti &#039;bernyali&#039;.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Kau! Dan sekarang kamu berani berbicara padaku seperti aku semacam Ojou-sama. Apakah kau bahkan memiliki hak!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Ah, betapa mengerikannya...... Sudah jelas bahwa aku mencintai adik kecilku yang tersayang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin Toshikazu sudah kelewatan dalam kepura-puraannya yang konyol, tetapi semangat Erika cepat turun. Melihat perubahan ekspresi adiknya ke salah satu yang sedang mengamatinya dengan tatapan dingin, Toshikazu mendesah seolah bosan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Setidaknya kedatangan ku untuk membantu adalah kebenaran yang sesungguhnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu mengatakan ini dengan ekspresi bosan dan nada malas, tapi setelah melihat adiknya yang mencibir ke arahnya, tiba-tiba dia mengeluarkan senyuman nakal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Apakah itu sikap yang benar, Erika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Apa maksudmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi Erika sedikit layu. Orang lain lebih kuat, itulah kesannya — Perasaan tidak nyaman yang dia tidak tahu bagaimana menanganinya semenjak masa-masa usia dini-nya dan bukanlah sesuatu yang dengan mudah dihapuskan.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tshikazu: &amp;quot;Aku membawa sesuatu yang bagus untuk mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Sesuatu yang bagus? Aku tidak menginginkan hal semacam itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, Erika masih bertahan — keras kepala dan menolak untuk menyerah. Chiba Toshikazu adalah salah satu dari dua orang yang Erika tidak akan pernah menyerah darinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya hal ini yang Toshikazu setujui, ini adalah sesuatu juga yang adiknya selalu impikan semenjak masa kecilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Jangan seperti itu. Hari ini, ini adalah sesuatu yang benar-benar kamu sangat butuhkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Toshikazu, &amp;quot;Erika kecil&amp;quot; adalah adik kecil lucu yang semua orang ingin goda/ ganggu/ usik. Sekarang, dia berdiri jauh lebih kuat dan lebih manis dari sebelumnya. &amp;quot;Mari kita akhiri ini disini,&amp;quot; dia mengatakan dengan pikiran nakal yang terlintas di kepalanya saat dia mengeluarkan sesuatu yang panjang, objek melengkung dari truk kargo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat sekilas, Erika kehilangan kata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melepaskan sarungnya yang tipis, Toshikazu menyerahkan odachi (pedang) pada Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panjang keseluruhan 180 cm dan bahkan lebih panjang dari tinggi badan Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya saja panjang pisau adalah 140 cm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi seorang tachi lengkungan itu terlalu pendek, membuatnya sebuah bentuk yang tidak alami—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Orochimaru? Mengapa itu ada disini......?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Mengapa? Pertanyaan yang konyol, Erika. Orochimaru adalah pedang yang ditempa menggunakan &#039;Yamatsunami&#039;, dan kamulah satu-satunya orang yang dapat melakukan &#039;Yamatsunami&#039;. Baik ayah kita maupun Naotsugu dapat menggunakan &#039;Yamatsunami&#039;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dapat menirunya, satu-satunya yang benar-benar bisa menggunakannya hanyalah kamu. Dengan kata lain, Orochimaru ada untuk mu, untuk memegangnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan Erika gemetar saat dia menerima odachi tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mencengkeram erat beban ini yang cukup membuatnya sempoyongan dan akhirnya berhenti gemetar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga Chiba menempa senjata terkuat. Sama seperti Ikazuchimaru, ini adalah puncak dari pensenjataan jenis-pedang yang ditempa oleh Keluarga Chiba, senjata rahasia yang merupakan sumber kebanggaan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan untuk sesaat, diberikan kebebasan memegang pedang ini adalah sesuatu hal yang bahkan tidak pernah Erika mimpikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Kamu tampak senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar suara kakaknya, keras kepalanya bangkit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlawanan sebelumnya yang dia tujukan pada kakaknya telah menghilang. Seluruh tubuh Erika difokuskan pada Orochimaru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia harus mengatakan mengapa, itu karena pedang ini—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Apakah kamu segembira itu untuk memegang pedang tercinta yang kamu lihat sebagai keberadaan dari dirimu sendiri, Erika? Hm...... Jadi itu yang terjadi. Tak masalah apa yang ayah kita atau Naotsugu pikirkan, Erika, kamu adalah benar-benar anak perempuan dari Keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;......Hmph! Aku akan katakan terima kasih untuk saat ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Itulah mengapa seorang gadis muda tidak seharusnya begitu kasar.......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menunggu Toshikazu untuk menyelesaikan kata-katanya, Erika berbalik dan pergi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Erika berjingkrak pergi dengan Orochimaru di genggamannya,  Toshikazu tersenyum gembira pada sikap adiknya yang mudah dipahami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Apakah kamu mempunyai informasi baru?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian atas tubuhnya terjebak di dalam kursi pilot tank bipedal, Isori mendengar suara dari arah belakangnya, sehingga dia menarik dirinya keluar dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Tidak. Aku sangat tidak ahli dengan senjata dan aku pikir ini adalah model yang lebih tua yang dibeli di pasar barang bekas. Tidak ada cara untuk mengidentifikasi kewarganegaraannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ada pasar barang bekas untuk senjata?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat ekspresi terkejut di wajah Mayumi saat dia menanyakan pertanyaan ini, Isori tersenyum dan mengganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Bahkan ada pasar barang bekas untuk jet tempur. Dalam konflik skala kecil, senjata-senjata dari Perang Dunia terakhir masih dibutuhkan layanannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hmph~, meskipun Mayumi tersenyum lembut kagum, Isori merasakan aura yang agak jengkel disampingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, dia bisa mengatakan siapa itu tanpa repot-repot untuk melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori mengekang ekspresinya dan sekali lagi melirik Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Secara umum, senjata-senjata yang dibeli dari pasar barang bekas di negara-negara sekutu, cenderung lebih murah. Mengingat bahwa tank bipedal diproduksi di Eropa Timur, kemungkinan bahwa orang-orang ini adalah operasi dari Great Asian Alliance, cukup tinggi...... Namun untuk mendapatkan motif mereka, kita masih perlu informasi dari pilot.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Tapi, akankah dia menyerah begitu saja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Itu tergantung kemampuan Mari.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengangkat bahunya pada pertanyaan Kanon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Lalu aku akan pergi untuk mensterilkan daerah ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menonton Isori menggangguk kecil dan berdampingan dengan Kanon didekatnya, Mayumi berjalan menuju tempat Mari yang sedang melakukan interogasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain sedikit lecet di wajah mereka, dua pilot yang terikat menunjukkan tanda-tanda cedera luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inagaki sedang menanyai salah satu dari mereka sementara Mari menangani yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Bagaimana hasilnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mendekati Mari dan menanyakan tentang situasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Diam. Jika aku tahu ini akan terjadi, aku akan membawa parfum yang lebih kuat......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak memperoleh hasil yang memuaskan, Mari mulai sedikit cemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tidak ada yang bisa kita lakukan tentang hal itu. Kondisi kita untuk menginterogasi Sekimoto hari ini adalah bahwa penggunaan semua bahan kimia dilarang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Publik mengakuinya sebagai spesialis tempur anti-personil, Mari unggul tidak hanya dalam sihir dan ilmu pedang, tetapi juga senjata yang lebih kecil dan bahkan senjata kimia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu taktik kesukaannya adalah memanipulasi aliran udara untuk memasukkan feromon ke dalam hidung musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perempuan jahat ini juga membawa parfum tersembunyi pada dirinya yang dapat secara langsung mempengaruhi status mental lawannya (yang merupakan kejahatan praktis).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dia menggunakan bahan kimia ini pada lawannya yang terikat dengan cara diam-diam, tapi tidak berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Yah, selalu ada penyiksaan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Tunggu, apa pun yang kita......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar Mari mengucapkan ungkapan berbahaya itu, Mayumi buru-buru menghentikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tenang. Aku yakin bahwa aku hanya akan menyebabkan rasa sakit dan penderitaan tanpa meninggalkan luka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Bukan itu yang aku bicarakan! ......Mari, mengapa kamu tidak istirahat?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;......Itu benar, aku akan istirahat sejenak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia harus menyadari bahwa dia terlalu tegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari melambaikan tangannya pada Mayumi dan bergerak ke arah dimana Suzune duduk di bangku dengan peta yang membentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan lantai dimana Suzune duduk di bangku (tentu saja tertutup), sebuah rincian peta yang rumit sedang diproyeksikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menggunakan terminal untuk membuka peta sementara Honoka membiaskan cahaya untuk memproyeksikan peta tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah rincian peta dari garis pantai setempat dimana mereka membentang dari Sakuragi-chō sampai Sangechō.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, proyeksi lainnya menunjukkan jumlah kapal baru, kerumunan orang dan pemandangan jalan-jalan setempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Ho, betapa mengesankan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Ah, Watanabe-senpai.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proyeksi peta di tanah sedikit  bergetar, tapi dengan cepat gambarnya jelas kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adegan jalanan yang tumpang tindih dan dicocokkan peta dengan sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune mengangkat jari-jemarinya diatas keyborad terminal tipe-notebook itu.  Setelah menekan tombol konfirmasi terakhir, Suzune mengangkat kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Apakah kamu mempelajari sesuatu yang baru?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Sayangnya, tidak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari menggelengkan kepalanya dengan masam pada pertanyaan Suzune, tapi dengan cepat wajahnya berubah menjadi ekspresi ketertarikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Sepertinya kalian mendapatkan beberapa hasil.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Ah. Berterima kasihlah pada Mitsui, kita memiliki penghayatan yang baik pada arah dan serangan musuh...... Mitsui, itu sudah cukup.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pujian Suzune, Honoka tersenyum malu sambil mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, peta di tanah menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Bahkan jika itu adalah sihir mengendalikan-cahaya, tidakkah cukup langka untuk terlihat seperti tingkatan kontrol yang biasanya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku tidak bisa mengingat siapa saja yang bisa menggunakan pembiasan cahaya untuk menciptakan gambar jelas yang menyaingi tinggi rendahnya pengamatan drone. Sepertinya ini adalah tipe sihir yang berbeda dari rata-rata sihir pembiasan cahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pujian kecil Suzune menyebabkan wajah Honoka sangat memerah (malu).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Bagaimana bisa...... dibandingkan Tatsuya dan Miyuki, sihir ku tidak ada yang spesial......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tidak perlu menjadi begitu rendah hati, Mitsui. Memang benar bahwa keduanya memiliki sihir yang kuat, tetapi berdasarkan situasi, ada kalanya kecerdasan dapat mengontrol medan peperangan bahkan melebihi senjata.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Demikian juga Mitsui. Kemampuan untuk mengamati dan memahami situasi adalah aset yang luar biasa. Sejak kita terputus dari pengamatan drone dan sistem kamera jalanan, kontribusi dari sihirmu sangat bermanfaat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Terima kasih banyak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Honoka membungkuk rendah dengan seluruh wajahnya memerah, dua siswa tahun ke-3 itu tersenyum lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baru-baru ini, mereka telah melihat terlalu banyak kecanggungan (?) adik tingkatan, jadi kadang-kadang menangkap sekilas dari reaksi yang tidak bersalah tersebut, agaknya membuat nyaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam rangka dari pusat konferensi internasional menuju ke markas cabang Asosiasi Sihir di Yokohama Bay Hills Tower, mengambil rute sepanjang pantai akan lebih cepat, tapi mengambil rute pedalaman ini tidak banyak jalan memutar balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan utama musuh adalah pasukan amphibi yang diluncurkan dari kapal tempur yang kebangsaannya tidak diketahui. Saat ini, pasukan mereka yang telah menyusup ke kota juga aktif di sepanjang pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Katsuto menggelengkan kepalanya ketika bertanya &amp;quot;Haruskah kita mengambil jalanan berkelok?&amp;quot; Bukan naik dan turun, tapi belok kiri dan kanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, kendaraan militer yang Katsuto tumpangi menghadapi baku tembak di sepanjang pantai saat bergerak menuju  Bay Hills Tower melalui kemungkinan rute yang terpendek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dekat Bay Hills Tower — sebenarnya semakin dekat mereka sampai ke Hillside Docks — senjata-senjata berat muncul diantara musuh. Demikian juga, jumlah persenjataan mekanis (tank bipedal) juga meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sersan Taetoka: &amp;quot;Daripada mengatakan pasukan musuh terkonsentrasi disini, akan lebih akurat untuk mengatakan bahwa mereka sedang dalam proses menyebarkan kekuatannya keluar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duduk di kursi penumpang, Sersan Tateoka melanjutkan penjelasan situasi ini pada Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto menggangguk tanpa berkata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan dia tidak mengatakan apa-apa bukan karena dia memandang rendah petugas yang berpangkat rendah, melainkan karena dia sedang menempatkan konsentrasinya pada sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya, pada sisi persimpangan di depan, sekelompok kecil musuh yang membawa peluncur roket di bahunya muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bukan tentara yang berpakaian preman. Meskipun mereka tidak memakai emblem untuk mengidentifikasikan kewarganegaraan mereka, mereka semua mengenakan seragam tempur militer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini pastilah kekuatan serangan amphibi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad tersebut membidik kendaraan Katsuto berada dan menembakkan empat peluru kendali anti-tank.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini praktis menunjukkan jangkauan jarak dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dibidik rudal dengan kecepatan awal yang lebih lambat, tidak akan mungkin semua kendaraan perang bisa menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Kopral Otowa mengendalikan roda agar tidak goyah dan Sersan Tateoka melepaskan kaca depan di sisi penumpang dan meletakkan senapan otomatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rudal kendali meledak di udara, lima meter di depan kendaraan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Api dari ledakan menyelimuti penghalang yang mengelilingi kendaran.&lt;br /&gt;
Peluru ditembakkan dari dalam kendaraan untuk membalas serangan pasukan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan dari luar tidak dapat menembus bagian dalam kendaraan, sebaliknya serangan dari bagian dalam kendaraan dilancarkan tanpa hambatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak perlu dikatakan, bahwa penghalang transparan ini adalah hasil sihir Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatur dirinya sendiri sebagai pusat dari ruang hemisphere, dia mengubah struktur hemisphere untuk menolak kalor yang melebihi tingkat tertentu dan setiap molekul yang lebih besar dari oksigen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat kendaraan bergerak dalam kecepatan tinggi, sihir penghalang Katsuto tidak pernah goyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama perjalanan yang singkat ini, secara pribadi bawahan Fujibayashi memahami arti dari julukannya sebagai &amp;quot;Iron Wall&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Independent Magic-Equipped Battalion dirancang sebagai sebuah &amp;quot;batalion&amp;quot;, jumlah nya setara dengan dua perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya untuk misi ini — yang semula untuk menguji senjata teknologi sihir — mereka hanya mengerahkan 50 orang. Dua truk trailer lapis baja besar kebetulan membawa sejumlah peralatan baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;—Bagaimana, Letnan Khusus?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Seperti yang saya harapkan. Sangat impresif.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri di depan rak dipenuhi dengan perlengkapan pelindung yang tidak akan terlihat sebagai kesatria, Sanada tidak membantu tetapi mengangguk puas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Perhitungannya seharusnya sempurna. Cepat ganti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada mendesak Tatsuya untuk menanggalkan semua pakaian yang dia kenakan. Meskipun ada prajurit wanita di trailer itu, tak satu pun dari mereka menaruh perhatian pada hal itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tingkat tertentu, semua tentara di Independent Magic-Equipped Battalion dipandang sebagai tikus laboratorium, sehingga pemeriksaan tubuh keseluruhan bukanlah sesuatu yang luar biasa. Tidak hanya tentara laki-laki akan melihat tentara wanita telanjang, sebaliknya juga terjadi. Tidak mungkin ada seseorang yang malu pada hal semacam itu akan mampu bertahan menggunakan seragam ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya mengenakan pakaian khusus itu dengan cekatan dan segera mengenakan pakaian hitam — Mobile suit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengikat sabuk, dia menekan setiap tombol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatur CAD di salah satu sarung kulit pada sabuk, dia akhirnya memakai helm seperti-pelindung wajah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Tidak ada masalah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Memang, semua error berada dalam batas yang dapat diterima.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Tatsuya datang melalui speaker yang dipasang didalam trailer.  Mendeteksi bahwa transmisi otomatis diaktifkan, tatsuya memanipulasi helm dan tampilan pelindung wajahnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Anti peluru, anti panas, anti getaran dan juga anti terhadap senjata biologis dan kimia dan sistem pendukung gerak sederhana telah ditambahkan kedalam desain sesuai permintaan. Tentu saja, Peralatan Terbang juga telah ditempel pada sabuk. Ketika digabungkan dengan fungsi anti getaran, kamu dapat sepenuhnya melayang ketika sedang menembak, jadi kamu juga dapat menembak di udara.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Sempurna. Kinerja ini jauh melebihi desain ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Tidak, aku juga menikmati diriku sendiri untuk curahan hatiku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada dan Tatsuya berjabat tangan. Sementara ini terjadi, Kazama akhirnya tiba memimpin dua tentara lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Sanada, kau sudah selesai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menatap tanpa kata pada bawahan yang memberinya hormat, Kazama mengalihkan pandangannya pada Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Kalau begitu, efektifkan segera, Letnan Khusus bertugas bertemu dengan unit Yanagi. Sekarang unit Yanagi sedang baku tembak dengan unit musuh yang sedang mendekati jembatan penghubung ke Mizuho Wharf.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Lokasi Kapten Yanagi ditampilkan pada visor pelindung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengembalikkan visor ke tempat semula, Tatsuya memverifikasi lokasi dari unit Yanagi dan melangkah keluar dari trailer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menggunakan jalanan, Tatsuya melompat dari trailer dan menekan tombol di pinggangnya sebelum percepatan dibawahnya menghilang. Itu adalah tombol untuk menggunakan CAD dengan Sihir Tipe-Terbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ringan menginjak tanah, Tatsuya melayang tinggi melalui langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penjajah yang tak teridentifikasi terdiri dari unit mekanis yang mendarat pada Hillside Wharf dibagi menjadi dua kelompok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu menuju Asosiasi Sihir yang berlokasi dekat teluk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lainnya berbaris disepanjang pesisir pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang menuju ke utara tidak berencana untuk bertemu dengan ketidaktentuan terjebak dalam pertarungan dengan SMA Tiga, tapi pergi ke arah yang berlawanan dan bersiap-siap untuk mengejar dan menangkap warga sipil yang berusaha melarikan diri melalui laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Independent Magic-Equipped Battalion sudah mengendalikan instruksi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah serangan regu yang menitik-beratkan mobilitas dengan 6 APC.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri di depan dua baris APC yang menguasai jembatan, Kapten Yanagi mengejek dibalik pelindung wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah model penyihir tempur anti-personil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia unggul dalam membaca pola gerakan musuh, pencampuran kemampuan fisik dan sihir umpan, memperkuat atau membalikkan serangan musuh dalam pertempuran jarak dekat. Hampir tidak ada yang bisa ia lakukan terhadap pelindung lapis baja ini — sampai dia bergabung dalam Independent Magic-Equipped Battalion.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena CO dari Independent Magic-Equipped Battalion adalah seorang pengguna Sihir Kuno, sebagian besar pasukan di batalion 101 juga pengguna Sihir Kuno, dengan Yanagi menjadi salah satu model pengguna Sihir Kuno.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi, yang mampu menggunakan sihir ketika di tengah pembajakan dan pembantaian, telah menerima teknik yang digunakan gerakan tubuhnya dan &amp;quot;bentuk&amp;quot; untuk menggantikan segel pengikat dan yang ditakuti karena dia tidak pernah meninggalkan pembukaan bahkan saat mengoperasikan CAD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, bahkan ia terpaksa mengakui sedikit manfaat sihir berskala besar pada CAD khusus yang bisa menggulingkan benda berat yang beratnya puluhan ton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia menggunakan sege untuk menggantikan ritual yang diperlukan untuk mengaktifkan sihir pada skala ini, persyaratan minimal adalah setidaknya 5 detik. Terus terang itu tidak mungkin dengan musuh yang sudah berada tepat diatasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Betapa tidak menyenangkan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun secara mental dia mengeluh, mulutnya masih menampilkan senyuman kecut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyeringai jahat dibalik pelindung wajahnya, Yanagi melompat dari persembunyian secara lansung di depan deretan APC.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baju pelindung berwarna hitam pekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria berdiri disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin karena mereka ragu-ragu saat melihat musuh yang tak terduga ini, benteng APC tidak segera melontarkan api. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika hanya ada satu tentara, hal itu mungkin yang telah mereka rencanakan untuk menggiling orang itu ke bawah roda-roda mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perbedaan kekuatan pertahanan antara APC dan orang berbaju baja itu (Yanagi) terlalu besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi tidak pernah merencanakan untuk duduk didepan meriam musuh untuk waktu yang lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menggenggam senapan yang dipasang bayonet — pemicu CAD, dia memverifikasi bahwa sihir itu diaktivasi sebelum meringkuk di belakang tempat persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, sebingkah tanah terbang di udara lurus kedepan seperti jika seseorang memotong garis lurus melalui tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejalan dengan hal ini, roda-roda dari APC melayang diatas tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Getaran bumi menebarkan serangkaian rintihan yang merupakan hasil sihir Yanagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC yang hilang keseimbangannya menabrak kendaraan disampingnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengamatan yang cermat mengungkapkan bahwa semua kendaraan yang terbalik ke arah timur menghancurkan kendaraan lainnya yang terbalik ke arah barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Tipe-Gravitasi &amp;quot;Thousand Tatami&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan memotong gravitasi bumi sepanjang sumbu utara-selatan, hal ini menyebabkan objek untuk miring dari timur ke barat karena revolusi bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawah dari APC, &amp;quot;bagian perut&amp;quot;, yang menghadap ke atas dan dikejutkan dengan hujan peluru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara praktis pada saat yang sama bahwa Yanagi mengaktifasi sihirnya, regu yang berterbangan di langit melepaskan tembakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persenjataan yang terintegrasi CAD dalam bentuk senapan menembak aliran peluru dengan peningkatan penetrasi yang dengan mudah melubangi bagian bawah perut APC yang dilindungi lapisan baja yang dirancang untuk menahan pertambangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah tanki bahan bakar terkena serangan, api meletus dari bagian bawah kendaraan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok barat yang tampaknya menjadi deretan kendaraan lapis baja dialihkan tanpa cedera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh pasti memiliki penyihir yang ahli dalam &amp;quot;Menangkal&amp;quot; sihir di atas APC untuk pertahanan ekstra.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kemampuan untuk menciptakan sebuah penghalang yang cukup kuat untuk menahan sebuah benda yang beratnya puluhan ton, dampak dari senjata yang normal akan sepenuhnya tidak berarti. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah apakah ada penyihir yang sangat kuat di pihak musuh, atau mereka menggunakan semacam alat penguat sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hujan peluru turun dari langit lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan gangguan dari tembakan diperkuat dan sihir tangkisan peluru digagalkan satu sama lain, menyebabkan sihir keduanya gagal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anti-baju baja menyerang APC, tetapi tidak dapat sepenuhnya menembus pertahanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benteng meriam otomatis pada APC menyemburkan udara dengan putaran peluru kaliber besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua tentara terkena serangan dan tersungkur ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkat sifat anti peluru pada baju pelindung baja, setidaknya tubuh fisik mereka tidak menderita luka parah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengambil keuntungan situasi dari bersembunyi, Yanagi sekali lagi terbang di depan musuh dan terus menerus menyerang otak serangan musuh sebanyak tiga kali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Thousand Tatami&amp;quot; milik Yanagi merupakan sihir yang membelah gravitasi bumi dan itu bukan sesuatu yang langsung mengubah target Eidos. Dengan demikian, sihir penghilangan gravitasi sepenuhnya mengabaikan sihir pertahanan sekitar kendaraan saat itu diaktifkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APC musuh mulai miring ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Goncangan rotasi menyebabkan penghalang sihir disekitar APC pecah. Setelah serangan peluru ditembak dari langit, menyerang pelindung baja pada bagian bawah, tiga APC yang tersisa juga dilahap oleh bola api.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecepatan untuk Sihir Tipe-Terbang tergantung pada kebiasaan penyihir dan latihan dengan sihir ini. Tatsuya, yang mendesain sihir ini, mungkin lebih paham dibandingkan orang lain. Berdasarkan pada kecepatan terbangnya sekarang, dia dapat melintasi jarak antara trailer yang berfungsi sebagai markas dan unit Yanagi dalam waktu yang singkat.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemandangan terbang. Ketika Tatsuta melakukan usaha terbaiknya untuk melatih pergerakan penglihatannya selama pelatihan tempur, mencoba melakukannya sambil terbang adalah sesuatu hal yang tidak pernah ada manusia yang mampu melakukannya. Dengan kondisi tersebut, dia tidak dapat melebih-lebihkan kemampuan fisiknya sendiri. Dengan demikian, selama dengan mata telanjang, dia menggunakan Elemental Sight sebagai radar untuk mencari penghalan di udara dengan kesadarannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sepenuhnya bergantung pada itu untuk menemukan hal-hal tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obyek terbang kecil yang hanya berukuran 1 meter panjangnya. Berwarna hitam pekat, mirip burung mesin terbang yang tidak diragukan lagi drone tanpa awak. Drone tersebut sekarang berada di area target — dimana unit Yanagi sedang dalam pertempuran — dan berputar diatas langit. Untuk menghindari terdeteksi oleh sensor sihir drone itu, Tatsuya terbang jauh diatas drone, mengeluarkan CAD dengan tangan kanannya, dan melepaskan Sihir Tipe-Terbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti itu, dia menjatuhkan diri ke bawah. Tepat sebelum dia melakukan kontak dengan drone tersebut, Tatsuya mengaktifkan Sihir Dekomposisi &amp;quot;Mist Dispersal&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Drone tanpa awak tersebut langsung hancur menjadi debu dan tertiup di udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lagi mengaktifkan Sihir Tipe-Terbang, Tatsuya bersiap untuk mendarat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba kehilangan kontak gambar dari drone tanpa awak yang tumbang membuat pusat pangkalan musuh menjadi kacau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun mesin yang dihentikan transmisi itu bukanlah satu-satunya, tapi drone yang sangat mahal itu tidak terselamatkan. Tak diragukan lagi, mereka telah kehilangan &amp;quot;mata-mata&amp;quot; berharga mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara mereka tampaknya telah berhasil meluncurkan serangan kejutan pada negara musuh, sebaliknya bahwa mereka juga terpojok dalam wilayah musuh. Kehilangan salah satu cara untuk memastikan kondisi medan peperangan memberikan tekanan yang cukup besar pada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Tatsuya bertemu dengan Yanagi, pertempuran awal sudah mereda dan Yanagi sedang dalam proses perawatan medis untuk lukanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Letnan Khusus, sangat tepat waktu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum Tatsuya bicara, Yanagi mengetahui sosoknya dan segera memanggilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memberi hormat pada Yanagi, Tatsuya menyapu pandangannya pada yang terluka yang baju pelindung bajanya sudah dilepas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Kami sudah menyingkirkan amunisinya. Sisanya terserah anda.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melepas helmnya, wajah Yanagi yang tersingkap tidak membunyikan ekspresi apapun, namun matanya menyembunyikan emosinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya memberikan jawaban tegas yang menyangkal kesalahan Yanagi sebagai ketidak-perluan ketika mengeluarkan CAD berwarna perak dari pinggang kirinya.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erangan dari yang terluka segera berhenti. Ditempat itu, Yanagi dapat mendengar Tatsuya menggertakkan giginya dibalik bibir yang tertutup itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendapatkan gambaran pasukan musuh berkat sihir Honoka, Suzune merasa bahwa serangan musuh berkurang dari yang dia bayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;— Tidakkah kau berpikir bahwa garis pertempuran terlalu membentang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Sekarang, apa yang dulu dikenal sebagai garis pertempuran yang telah berakhir untuk bangkit.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menjawab pertanyaan Mari tanpa ragu-ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Konflik masih terjadi di area pedalaman. Menggunakan pasukan gerilyawan yang menyusup untuk menguasai transportasi dan komunikasi sementara pasukan amphibi berjalan terus untuk menyerang sasaran.......Aku pikir itu adalah rencana dasar dari penyerangan tentara musuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Jika Rin-chan berkata demikian, maka yang harus itu...... Lalu, apa tujuan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya Mayumi yang memiringkan kepalanya dalam perbincangan itu, bahkan Suzune merenung tentang hal ini juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;......Sesuai prediksi Mayumi, salah satu tujuan mereka pasti menyerang Asosiasi Sihir cabang Kantou, ya tentu saja. Tujuan lainnya mungkin ditujukan pada warga sipil yang mencoba melarikan diri melalui laut, mungkin yang ada di pikirin musuh adalah mengambil sandera.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Sandera?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Aku ragu mereka mencoba membantai warga sipil. Jika itu masalahnya, mereka pasti sudah mengirimkan rudal daripada mendaratkan kapal. Pertukaran sandera, tebusan..........Tujuan akhirnya masih belum jelas.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Jadi itu berarti disana sedikit berbahaya ketika tiba-tiba dibombardir dengan tembakan meriam atau rudal kendali, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menyebutkan hal ini dengan lantang saat dia menyaksikan banyak kerumunan warga sipil yang berkumpul di dekat lobi dekat loket tiket stasiun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Sebelumnya, Kyouko mengatakan bahwa bala bantuan dari Tsurumi hampir tiba disini. Pengambilan rute menjadi pertimbangan, kita harus melindungi warga sipil yang dekat Mizuho Wharf dan kemudian mengeluarkan kekuatan yang tersisa untuk menyingkirkan musuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Setuju. Aku juga berpikir begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menganggukkan kepalanya pada prediksi Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;jika tujuan musuh adalah mengambil sandera, mereka pasti akan datang ke sini, dimana pertahanan disini lebih lemah........Aku akan — sebenarnya, ayo kita membantu pihak Kanon terlebih dahulu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Memang..... Walaupun jumlah mereka sedikit, pihak lainnya memiliki Miyuki bersama mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengungkapkan kesepakatannya untuk rencana penempatan Mari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Ah~, Sihir Pembekuan gadis itu mungkin memenuhi syarat untuk level pertempuran.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi dan Mari saling tersenyum kecil. Mereka mungkin memikirkan &amp;quot;bersaudara yang itu......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;......Namun, Mari, jangan memaksakan diri terlalu keras. Ini bukanlah hal yang baik bagimu untuk menghadapi serangan pasukan mekanis.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Aku mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyaksikan sosok Mari saat dia berjalan pergi, Honoka yang sebelumnya diam berdiri di dekatnya dengan penuh rasa takut, memberanikan diri berbicara dengan Mayumi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Uh, haruskah aku bergabung dalam pertahanan? Jika tidak di garis depan, aku masih sanggup memberikan dukungan digaris belakang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka pasti telah mengumpulkan semua keberaniannya untuk mengatakan itu. Mayumi tersenyum dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mitsui perlu berada disni untuk membantu ketika helikopter datang. Juga, misi Miyuki-chan dan Kanon-chan bukan untuk bertahan tetapi untuk menjaga keselamatan warga sipil. Kita bukanlah penyihir spesialis pertempuran, jadi tidak perlu untuk menanggung resiko pertempuran atau mencari pertempuran sama sekali. Sebaliknya, kita harus mempertimbangkan cara untuk melarikan diri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi memperingatkannya dengan nada yang sedikit nakal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi setengah dari Honoka yakin bahwa Miyuki dan Erika tidak akan pernah melarikan diri dari pertarungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbalik menatap gelisah pada Shizuku hanya untuk menemukan tampilan yang tercermin dalam mata sahabat tersayangnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tim pengawal&amp;quot; Mayumi berbicara — yang benar-benar &amp;quot;tim pertahanan&amp;quot; — telah dibagi menjadi dua kelompok untuk mempertahankan dua akses rute seperi yang Suzune prediksikan. Saat mereka akan mencapai titik dimana tidak ada kata kembali, Kirihara tiba-tiba beralih ke Sayaka dan membuka mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Mibu...... Aku pikir kau harus berada dibagian belakang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Kirihara mendorong Sayaka berubah menjadi ekspresi terkejut pada nya yang dibarengi teriakan &amp;quot;Mengapa kau mengatakan hal ini sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Kirihara-kun, aku juga ahli pedang. Aku telah memutuskan untuk berdiri di tengah medan peperangan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Jangan pergi terlalu jauh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Kirihara akhirnya meledak. Itu sudah cukup untuk menyebabkan Sayaka hanya berdiri dengan mata melotot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Jangan bicara tentang &#039;memutuskan&#039; sangat sembrono!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;......Kirihara-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Kirihara-senpai...... Mengapa kau begitu marah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka dan Erika, yang menyaksikan adegan ini dengan rasa takjub, keduanya bertanya pada saat yang sama. Setelah menghela napas, Kirihara sedikit tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Aku...... tidak ingin pedang Mibu ternodai oleh darah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia heran dengan kata-kata yang tak terduga ini, Sayaka tidak bisa medukung tetapi menyusun sanggahannya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Tapi...... pedang dimaksudkan untuk menjadi......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Aku mengerti hal semacam itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
—Kirihara memotong apa yang dia ingin katakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Pedang adalah peralatan laki-laki yang digunakan untuk berperang satu sama lain dan, tidak seperti tombak dan panah, pedang adalah senjata pertama yang diciptakan untuk memotong manusia. Jadi, belum tentu salah untuk mengatakan bahwa tangan seorang ahli pedang itu harus ternodai oleh darah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara membenarkan kata-kata Sayaka. Setelah itu, dia menyebutkan  &amp;quot;hukum&amp;quot; yang lebih tinggi untuk menyangkalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Namun, kendo adalah sesuatu yang tidak pernah memerlukan senjata asli untuk menentukan sebuah kemenangan. Apakah ini benar-benar hal yang baik untuk meningkatkan kemampuan dari aktivitas atletik menjadi keterampilan untuk membunuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai Kirihara sepenuhnya tenang, terlepas dari apakah itu Sayaka atau Erika, keduanya hanya bisa mendengarkannya tanpa bisa berkata-kata saat dia meneruskannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara: &amp;quot;Aku...... di sekolah menengah, aku selalu berpikir bahwa teknik pedang Mibu luar biasa. Tekniknya terlihat anggun dan kuda-kudanya sangat indah. Tidak ada aura kejahatan didalamnya dan itu adalah semata-mata untuk melatih dirinya pada seni kenjutsu...... Tidak, itu adalah kendo. Aku sepenuhnya tidak sanggup memegang seperti pedang yang menakjubkan itu. Pada saat itu, ah, aku berharap — bahwa pedangnya akan selamanya mempertahankan keindahan itu dan terus bersinar dengan kilau cemerlang. Jadi...... Nah, ach, serius, bagaimana bisa aku mengatakan hal ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Aku mengerti, senpai.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Kirihara menutup wajahnya tidak tahu bagaimana cara untuk melanjutkannya, Erika berbicara dengan nada yang berbed dari sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Pada pertandingan mu selama minggu perekrutan, Aku melihat pedang Sayaka berkembang ke arah yang benar, tapi aku kira pemikiran Kirihara-senpai sebaliknya. Gagasan bahwa pedang sepenuhnya berbeda dari kendo — mungkin karena aku berbeda dari senpai dalam arti aku lebih terbiasa menggunakan pedang untuk membunuh orang, karena aku tidak berpikir seperti itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Erika-chan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nada nerat Erika menyebabkan Sayaka tambah sedikit khawatir. Di sisi lain, Kirihara berdiri disana dalam kondisi terguncang dan tidak mampu meyanggah respon itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Namun, Kirihara-senpai, keputusan akhir ada ditangan Saya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatapan tajam Erika menembus bola mata Kirihara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Memang benar bahwa pertempuran asli sangat berbeda daripada latihan tempur. Tidak ada yang salah dalam diri Kirihara-senpai yang tidak ingin tangan dan pedang Saya ternodai oleh darah. Namun, Saya bukanlah tipe perempuan yang begitu saja membiarkan kekasihnya berada dalam bahaya sendirian. Dia juga ingin bertarung bersama kekasih tercintanya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka dan Kirihara keduanya tersipu malu saat itu. Sikap malu mereka pasti muncul dari istilah &amp;quot;kekasih tercinta&amp;quot;. Namun, ini bukanlah waktu untuk menyatakan kasih sayang mereka, sehingga mereka berdua menahan perasaannya masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;......Oops, aku pikir aku telah mengatakan sesuatu yang seharusnya tidak ku katakan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Erika mulai sedikit malu, sehingga dia tidak mengatakan apapun tentang Kirihara dan Sayaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Aku pikir putaran ketiga akan berakhir ditengah-tengah. Kau berdua dapat berdiskusi bagaimana cara terbaik untuk melanjutkannya dari sini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika cepat-cepat meninggalkan area tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menenangkan diri, Sayaka dan Kirihara keduanya saling memandang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada cara untuk mengakses tampilan situasi melalui kamera pengawas, Masaki dan Kichijouji dari SMA Tiga tidak punya cara untuk mengetahui bahwa kekuatan musuh tidak terlalu besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah total kekuatan musuh termasuk kapal amphibi yang disamarkan sebagai kapal kargo besar (cukup banyak kendaraan untuk pasukan dart) dan pasukan asing yang menyusup sebelumnya. Juga, tujuan mereka adalah mengambilh alih sasaran target daripada invasi besar-besaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Apakah sudah berakhir......?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menyadari ini, Masaki mengungkapkan keheranannya bahwa serangan musuh telah hancur dan ini bukan karena dia adalah seorang battlemonger.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Tidak mungkin mengatakan jika ini sudah berakhir. Setelah semua, kita tidak memliki cara untuk mendapatkan informasi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gumaman Masaki untuk dirinya sendiri menerima respon dari Kichijouji, yang mendekatinya dari arah belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sekelilingnya, tidak ada orang lain kecuali Kichijouji. Tidak ada tanda-tanda dari sahabatnya yang lain, hanya ada darah yang meleleh dari tumpukan mayat didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Jadi kita harus mengambil kesempatan ini untuk melarikan diri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijou mengatakan hal ini dengan serius sambil mengamati Masaki yang menaruh kembali CAD model-pistolnya yang bersinar merah samar-samar kedalam saku dadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Kita sudah mengganti bannya. Masaki, ayo naik ke bis.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatakan demikian, dia berbalik untuk melihat siswa yang awalnya siap menghadapi musuh sudah bekumpul disekitar lokasi bis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ayo. Lebih cepat kita meninggalkan tempat ini, lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji mendesak Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yet, Masaki shook his head.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Masaki?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Aku akan menuju ke kantor cabang Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu terlalu beresiko!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matanya melotot, Kichijouji segera menyatakan ketidak-setujuannya pada kata-kata Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Pertama-tama, untuk apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki mengeluarkan ekspresi aneh saat dia menjawab sahabat baiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Untuk memperkuat mereka. Penyihir dari Asosiasi tidak mungkin bisa hanya duduk disana tanpa melakukan apa-apa. Mereka harus membentuk unit relawan dan bergabung dalam pertahanan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Jadi apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Karena aku adalah seorang &#039;Ichijou&#039;.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata yang terucapkan lembut itu menyebabkan Kichijouji menghisap napas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;......Jangan bilang, ini adalah karena apa yang terjadi sebelumnya? Tidak ada yang bermaksud apapun tentang hal itu. Hanya saja mereka tidak terbiasa dengan pemandangan itu, mereka tidak memandang Masaki sebagai......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Aku tidak akan repot-repot dengan hal sepele semacam itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki menampik kata-kata Kichijouji dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Saat pertama kali aku melangkah ke medan pertempuran, aku ingin muntah juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyuman kecil tampak pada wajah Masaki saat dia menambahkan, &amp;quot;Tapi aku tidak (muntah).&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji merasa bahwa ada perasaan kesepian yang berbeda di wajah Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Selain itu, tidak adanya pasokan yang memadai, petugas yang dapat dipercaya, dan mereka dilemparkan dalam medan perang tanpa persiapan mental apapun. Kondisi itu terlalu mengerikan untuk yang pertama kali ikut bertempur.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Tepat! Itulah mengapa semua orang menyatakan diri mereka seperti itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Aku sudah katakan bahwa bukan itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berusaha keras untuk membenarkan hal ini — Masaki merasa bahwa hal ini adalah &amp;quot;Pembenaran&amp;quot; — kalimat Kichijouji dipotong oleh Masaki lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Meskipun aku tidak sanggup menangani hal-hal tertentu, Sepuluh Master Klan mempunyai tanggung jawab terhadap Asosiasi Sihir. Sebagai seorang Ichijou, dan putra sulung, aku tidak bisa melarikan diri dan berpura-pura hal ini tidak ada hubungannya dengan ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki menepuk bahu Kichijouji dan maju ke arah yang berlawanan dari bis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
File:MKnR_v07_194.jpg&lt;br /&gt;
&amp;lt;/gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Lalu aku akan ikut juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menangkap jeritan desakan Kichijouji, Masaki menghentikan langkah kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Aku adalah ahli strategi Masaki. Jika Masaki bergabung sebagai sukarelawan, maka begitu juga aku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;George, kamu harus menolong semua orang melarikan diri dengan aman.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki memiringkan kepalanya sedikit dan berbicara pada Kichijouji dengan perubahan wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Jalan ini masih medan perang dan tidak ada cara untuk mengatakan apa yang akan terjadi. Sejujurnya, jika aku harus khawatir apakah para guru dan senpai keluar dari sini dengan aman, aku tidak bisa berkonsentrasi pada pertempuran selanjutnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan hal ini, Masaki memalingkan wajahnya kedepan dan terus maju bersama Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;......Dimengerti, Masaki. Aku akan menanggung tanggung jawab untuk memastikan semua orang keluar dengan aman. Itu sebabnya, Masaki, kamu harus kembali tanpa terluka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamu adalah satu-satunya &amp;quot;komandan&amp;quot;. Dengan perasaan ini dalam hatinya, Kichijouji menerima perintah Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar kata-katanya, Masaki memegang punggung dan merangkulnya sebelum melangkah menuju medan perang sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;—Mereka disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama yang menemukan jejak musuh adalah Mikihiko.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jimat yang tersebar oleh angin mentransmisikan gambar musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tank Bipedal...... Mereka terlihat berbeda dari sebelumnya. Mereka bergerak seperti manusia.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Seperti manusia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kata-kata Mikihiko ini, Erika memiringkan kepalanya untuk beberapa alasan ketika mengenakan pelindung headphone. (untuk menghindari gangguan percakapan, mereka tidak menutupi telinganya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank Bipedal diciptakan untuk mengakses jalanan sempit dengan penopang tembakan yang menghadap keatas. Pada saat yang sama, kaki pendeknya yang dilengkapi dengan pijakan untuk menavigasi langkah dan puing-puing, tapi itu tidak pernah dirancang untuk berfungsi sebagai robot tempur. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diantara teknologi militer modern, setidaknya dalam pengetahuan Erika, tidak ada robot tempur yang bisa meniru gerakan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Kamu dapat melihatnya sekilas...... Disana!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sekarang bukan saatnya untuk mempertimbangkan hal-hal yang menyimpang dari kenyataan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didampingi suara Mikihiko, tank bipedal muncul dari belakang bangunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki pendek dengan pijakannya menyambung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuhnya agak memanjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai titik ini, semua fitur seragam dengan tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, lengan kanannya dilengkapi dengan gergaji dan lengan kirinya memiliki tumpukan driver dengan bubuk mesiu, peralatan keduanya adalah hal yang tidak mungkin dimiliki tank bipedal pada umumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika alat berat yang digunakan untuk mensterilkan hambatan dalam zona bencana diubah kedalam bentuk manusia, pasti akan terlihat seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, ada Howitzer yang dipasang pada bahu kanan dan senapan mesin berat pada bahu kirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Robot tempur!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seakan tidak percaya bahwa imajinasinya telah berubah menjadi kenyataan, suara Erika terbungkam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Sisinya, Miyuki mengarahkan tatapan seramnya pada pemandangan senjata gerak yang jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah tank bipedal (?) memasuki pandangannya, Miyuki melepaskan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada pertanyaan yang diperlukan. (tidak bahwa ini adalah makna asli ungkapan ini)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua tiga robot mesin dihentikan langkahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pergerakan mereka dibekukan, memaksa mereka untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta bahwa mereka tidak jatuh bergelimpangan menunjukkan keunggulan modul keseimbangan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kaki-kaki itu bukan satu-satunya yang dibekukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir Miyuki bukahlah permainan anak-anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun dengan pengetahuan militer untuk mengendarai tank bipedal pasti mengenali embun beku berasal dari serangan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak perlu dikatakan, wanita muda berambut panjang dengan suasana hati dingin ini yang menghalangi jalur mereka adalah sumber sihir tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa dikatakan, baik senapan mesin maupun Howitzer melontarkan api.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukanlah seperti Sihir Pembekuan sederhana, dia juga mengaktifkan &amp;quot;Freeze Flame&amp;quot; — Sihir Miyuki yang tidak hanya membatasi pergerakan tetapi juga menangkal setiap peningkatan suhu panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa senjata tersebut tidak berfungsi, Leo segera melancarkan serangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memanggil waktu reaksi yang cepat ini dan mencium kemenangan dari sifat liarnya tidak akan salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
File:MKnR_v07_197.jpg&lt;br /&gt;
&amp;lt;/gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata yang dia pegang ditangannya mirip dengan tongkat pendek dengan palu berkepala-kembar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panjang keseluruhan berukuran50 cm, pegangannya saja 30 cm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala palu yang menonjol di ujung depan adalah jauh lebih lebar daripada pegangannya dan sekitar 10 cm. Dari samping, itu tampak hampir seperti salib orang Latin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala palu mulai berdengung seperti motor dan membran hitam menyodok keluar dari kepala tongkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sangat, sangat tipis, transparan, membran hitam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara motor berhenti dan membran berubah menjadi pedang lurus dengan panjang 2 meter. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar-benar pipih, ini adalah pedang ultra tipis yang dapat dilihat dari samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah pedang rahasia Keluarga Chiba &amp;quot;Usuba Kagerou&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bertumpu pada perkuatan sihir untuk memperkuat kepipihannya itu, pedang tipis itu terdiri dari carbon nanotubes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usuba Kagerou adalah kedua nama dari teknik itu dan juga nama yang diberikan pada senjata khusus ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usuba Kagerou di tangan Leo berkilau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Carbon nanotubes ditenun menjadi piring ultra tipis yang tebalnya 5 nanometer, sehingga lebih tajam daripada pedang atau pisau cukur karena dengan mudah memotong plat baja yang dibekukan menjadi dua bagian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot didepan telah diiris secara diagonal. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua yang tersisa adalah garis pembelahan tipis yang nyaris tak terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetesan darah perlahan turun dari sana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini tidak hanya hasil dari pelatihan yang sangat intens dalam waktu singkat, ini juga mungkin dari serangan terakhir yang dibuat khusus untuk Leo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah mengejar Leo, tank bipedal hancur di pinggir jalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia selangkah dibelakang Leo yang keluar lebih dulu, dalam hal mengambil mangsa pertama, Erika adalah master-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menyesuaikan headsetnya dalam sekejap dan menggunakan lengan kirinya untuk memegang erat Orochimaru saat dia merubah posturnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat tangannya dipindahkan dari sarung ke gagang, sarung terbelah sepanjang bagian belakang pedang seperti dua halaman dari sebuah buku, menyingkapkan pedang raksasa didalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telapak tangannya mantap, Erika menggunakan ujung jari kanannya untuk menekan tombol tepat dibawah tepi pedang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, dia mengangkat pedang yang panjangnya 180 cm itu ke atas bahunya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, sihir sudah diaktifkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Odachi yang beratnya 10 Kg terbang di udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat bersamaan, sosok tubuh Erika menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya, dia menghilang dari penglihatan Miyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, suara gemuruh pecah terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini mirip dengan suara dari fasilitas pembuangan limbah barang rongsokan dimana logam yang sedang dihancurkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika mempertahankan postur mengayun odachi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Noda cairan merah pada pedang tidak diragukan lagi adalah darah pilot robot itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistematis Gravitasi•Sihir Pengendalian Inersia &amp;quot;Yamatsunami&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, ini meminimalisir inersia tubuh dan senjata sambil mendekati musuh dengan kecepatan tinggi. Pada dampak serangan, teknik pedang yang tersembunyi diperkuat perpindahan inersia dengan inersia senjata dan membentur sasaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nilai-nilai kesalahan inersia yang saling tumpang tindih dapat lebih ditingkatkan pergerakannya dari jarak jauh untuk mencapai maksimum 10 ton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecepatan yang diterima dari perpindahan inersia ditambah dengan berat yang diperoleh dari peningkatan inersia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kekuatan maksimum, Yamatsunami seperti seorang raksasa, 10 ton alat gilotin (alat pancung) menghantam dari ketinggian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot itu dipastikan tidak mungkin dapat menahan pukulan seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci untuk hal ini terletak pada kapan mengubah dari perpindahan inersia menjadi peningkatan inersia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, komponen yang diperlukan juga termasuk kemampuan untuk berlari cepat tanpa kehilangan satupun keseimbangan oleh karena hilangnya inersia dan kemampuan untuk memegang erat pedang serta mencegah bergoyang-goyang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, dan mungkin yang paling penting, reaksi kecepatan tinggi dan persepsi yang tidak akan digerogoti oleh hilangnya inersia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah komponen yang penting untuk Yamatsunami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika dilahirkan dengan &amp;quot;kecepatan&amp;quot; itu dan, dengan pelatihan yang keras selama berhari-hari yang tak terhitung jumlahnya, dia akhirnya memperoleh kemampuan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika melihat ke arah mangsa berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo sudah mendekati sasaran selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yamatsunami diaktifkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedetik kemudian, Leo melepaskan Usuba Kagerou dan menutupi telinganya sebelum menghancurkan tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain dari tim &amp;quot;pengawal&amp;quot; — yang merupakan tim &amp;quot;pertahanan&amp;quot; — juga terlibat dalam pertempuran dengan tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada sisi ini, Isori menanamkan dinding-dinding yang menghalangi osilasi tiga meter kedalam tanah sehingga Kanon dapat dengan bebas menggunakan sihirnya yang menggunakan tanah sebagai media sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Formasi&amp;quot; yang Isori sebar dibawah tanah juga dapat mendeteksi musuh di permukaan tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Permukaan dan bagian dalam tanah dilindungi dengan diagram, yang diciptakan dengan benang sutera, yang dibantu dengan sihir, yang pada dasarnya sebuah sihir penyusun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai seorang elit dari Keluarga Isori, yang berwenang pada Pengukiran Sihir, Isori Kei ahli dalam jenis sihir yang tidak bisa dilihat, mirip dengan formasi ritual yang digunakan dalam Sihir Kuno Mikihiko. Pada akhirnya, tidak peduli apakah itu sihir modern atau sihir kuno, mereka sedikit berbeda pada inti &amp;quot;sihir&amp;quot; -nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itu keduanya memenuhi peran yang sama, yang pada tingkat tertentu, hal tersebut masuk akal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Masuk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Isori mengatakan ini, Kanon mengeluarkan Rangkaian Aktivasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Isori dapat mencegahnya langsung ditempat, dia tidak bisa menggunakan sihir osilasi yang terlalu kuat ketika dia belum terbiasa dengan situasi di bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua tank bipedal muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak terbiasa dengan jenis persenjataan, Kanon tidak terlalu terkejut dengan bentuk-bentuk aneh mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa beban, dia mengeluarkan sihir yang sudah diatur sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jalan beraspal memberi jalan untuk debu halus untuk membentuk rawa dengan air yang menggenang dari sedikit osilasi di tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank-tank bipedal terperangkap sedalam panjang kepala karena kaki mereka terperangkap kedalam tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, kaki diletakkan pada lintasan medan berpasir atau basah seperti tanah terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, permukaan jalan yang dilumerkan dengan mudah menelan kaki yang lebih kecil itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah salah satu variasi sihir Keluarga Chiyoda &amp;quot;Mine Genesis&amp;quot;, &amp;quot;Oscillation Mine&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya adalah seperti yang bisa dilihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir pencairan tanah untuk menghalangi pergerakan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki-kaki robot itu berderit ketika mereka dilahap air lumpur sampai pasir lumpur memacetkan kaki-kaki tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik tertentu, kelembapannya diuapkan, menyebabkan permukaan jalan yang melumer (mencair) menjadi mengeras dengan kaki-kaki tank bipedal yang masih terjebak di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melumerkan tanah, Kanon menggunakan osilasi kelembapan untuk membuat mereka menguap. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang dikenal sebagai Oscillation Mine merujuk pada rantai proses yang pada akhirnya mengakibatkan proses pengerasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun objek berasal dari abad sebelumnya yang agak berbeda, bahan aspal jalan masih pada dasarnya terdiri dari beton. Meski begitu, tidak seperti dia yang menyebabkan reaksi pelumeran secara keseluruhan. Sebaliknya, dia hanya mengubah wujud pasir yang tenggelam dalam air. Meskipun menyebut ini pengerasan, pada kenyataannya ini hanyalah tindakan sementara, tetapi mengingat bahwa musuh saat ini tidak bisa bergerak, tindakan sementara ini sudah cukup untuk memberikan pukulan fatal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri pada sisi-sisi tank bipedal yang tidak bisa bergerak, Toshikazu dan Kirihara muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu menyerang dari langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mungkin pilot tank bipedal dapat bereaksi pada kecepatan tinggi semacam itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti burung elang yang turun dari langit, dia memotong miring kursi pilot robot itu dengan mulusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang rahasia &amp;quot;Tetsuzan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, &amp;quot;pedang&amp;quot; adalah satu-satunya konsep yang diatur didalam pedang dengan Rangkaian Sihir dari Sihir Sistematis-Gerak yang diatur untuk memandu gerakan pemotongan pedang. — Jika senjata tersebut bukanlah &amp;quot;Ikazuchimaru&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Ikazuchimaru digunakan untuk mengaktifkan &amp;quot;Tetsuzan&amp;quot;, tidak hanya pedang, tetapi ahli pedang juga termasuk kedalam sasaran sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama bahwa pedang ditetapkan sebagai sebuah konsep, &amp;quot;ahli pedang yang menguasai pedang&amp;quot; ditetapkan sebagai konsep pelengkap lainnya, sehingga mewujudkan kemungkinan serangan pada kecepatan tinggi dan memotong tanpa bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia mengayunkan pedang ke bawah, tubuhnya sudah tahu bagaimana untuk bergerak. Melalui ribuan, puluhan ribu, ratusan ribu gerakan dan latihan berulang-ulang, tindakan mencabik sudah terukir didalam seluruh tubuhnya pada saat dia belajar teknik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesepatakan secara umum menyatakan bahwa anak tertua dari Keluarga Chiba tidak berbakat seperti adikknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kenyataannya, Toshikazu percaya pada dirinya sendiri bahwa Naotsugu adalah orang (muda) yang berbakat hebat dan dia tidak lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Justru karena dia tidak jenius, dia mengandalkan pelatihan keras yang brutal pada orang lain untuk mendapatkan kemampuan untuk menggunakan teknik Ikazuchimaru Tetsuzan, &amp;quot;Lightning Tetsuzan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ini adalah teknik yang dibawa ke tingkat ekstrim logis, setelah dia memulai &amp;quot;Lightning Tetsuzan&amp;quot;, dia hanya bisa menindaklanjuti dengan gerakan. Inilah sebabnya mengapa dia memastikan tidak ada yang melihat dia berlatih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk alasan ini, banyak orang yang salah paham bahwa dia adalah orang yang malas sementara dia sebenarnya mendapatkan teknik pedang rahasia ini melalui ketekunannya yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank bipedal yang kursi pilotnya terbelah menjadi dua bagian akhirnya terdiam tak bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tank bipedal lainnya membalikkan tubuhnya untuk menghadap Kirihara, yang sedang mendekat ketika tekanan pada air lumpur tersebut melemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia masih selangkah lebih jauh dari memasuki pertempuran jarak dekat.&lt;br /&gt;
Moncong senapan mesin mengarah ke Kirihara, tapi tidak ada peluru yang ditembakkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang Kirihara, sebuah kodachi (pedang kecil) datang untuk menyerang senapan mesin tersebut dan membenturkannya pada bahu tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara diagonal dibelakang Kirihara, Sayaka menyiapkan kodachi lain dan melemparkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Howitzer juga dikeluarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua kodachi kembali dari lemparan mereka tadi ke tangan Sayaka.&lt;br /&gt;
Pisau lempar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Sayaka tergabung di klub kendo di sekolah, ayahnya adalah penyihir yang menggunakan kenjutsu dalam pertempuran nyata. Dia mempelajari teknik kenjutsu dan pokok dasar kenjutsu dari ayahnya. Diantara pelajaran itu, bidang keahliannya terletak pada pisau lempar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam konfrontasi didepan, seorang wanita tidak bisa menghindari kelemahannya dan sementara itu ada di kekuatan pergelangan tangan. Sebagai contoh, Sonic Blade yang disukai oleh Kirihara sangat bergantung pada kekuatan pergelangan tangan. Hal itu terlalu sulit baginya untuk mengendalikan tachi menggunakan sihir dengan kemampuan teknik sihirnya. Namun pada teknik pisau lempar, tidak ada hubungannya dengan kekuatan pergelangan tangan sehingga selama dia bisa menyesuaikan sihirnya dengan pergerakan melempar. Dengan pemikiran ini, dia dilatih tanpa henti untuk bisa menggunakan sihir ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ada celah besar setelah pergerakan melempar awal, hal ini bukanlah sesuatu yang dia berani gunakan melawan musuh yang cepat tetapi akan berhasil jika melawan sesuatu yang besar, musuh yang lamban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa senjata api robot tersebut telah dihancurkan, Kirihara mengambil langkah terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah gergaji raksasa dikeluarkan dari kepalanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia sudah mengunci lintasan serangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuhnya secara alami mulai meluncur dan pedang Kirihara memotong kaki kiri tank bipedal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sonic blade.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir favoritnya dengan mudahnya memotong plat baja yang dirancang untuk menahan ranjau darat dan anti peluru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh tank bipedal tersungkur ke bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirihara memotong kursi pilot dibawah saat dia turun kebawah dan kemudian memutar dari samping untuk menancapkan pedangnya ke kursi pilot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perasaan yang terlintas ditangannya mengatakan bahwa dia menembus daging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Kirihara sedikit berkerut saat dia mencabut pedangnya  dan melompat jauh dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi diwajahnya jelas sekali tidak tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mencari puing-puing APC, Tatsuya memindahkan sebuah box sepanjang 30 cm dari kendaraan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Apakah ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
He memegang box itu didepan kamera saat dia mengajukan pertanyaan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Yes, itu dia. Taruh didepan alat analisa...... Yep, tampaknya memang itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah jawaban terpampang pada layar kamera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Itu adalah Alat Penguat Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Alat ini tampak seperti box normal.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Koneksi dan operasi benar-benar dilakukan melalui siklus ritual umpan balik, sehingga tidak ada stop kontak mekanik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain dari layar, Sanada terus menjelaskan pada Tatsuya, yang mengerutkan keningnya curiga pada box datar yang hanya memiliki pegangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Kau katakan bahwa sihir anti-fisik APC diperkuat dengan alat penguat ini, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanda: &amp;quot;Itu pasti masalahnya. Meskipun ini hanyalah spekulasi di pihak kita, tapi ini cocok.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada menyatakan persetujuannya terhadap spekulasi Yanagi dalam masalah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Lalu identitas musuh kita menjadi jelas. Nah, bagaimanapun tidak ada apapun penyebab lain yang mungkin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Meskipun ini tidak cukup dijadikan sebagai bukti, baik kita adalah polisi atau hakim. Meskipun bahkan jika kita tahu identitas mereka, rencana tindakan kita mungkin tidak akan berubah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain dari layar, kedua kapten tersebut berubah tersenyum jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia benar-benar tidak ingin berubah menjadi orang-orang itu, Tatsuya berpikir dengan sedikit ragu-ragu sebelum memverifikasi tugas perintah selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Lalu, apakah kita akan menenggelamkan kapal perang yang disamarkan milik Great Asian Alliance?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;menenggelamkan-nya dalam batas pelabuhan (dermaga) adalah ide buruk. Kita akan menyebabkan dampak pada fungsi pelabuhan yang terlalu berat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, dia menyadari kemungkinan itu. Dia hanya bercanda ketika dia menyebutkan menenggelamkan kapal, tapi itu tampaknya telah memicu jawaban yang lebih serius daripada yang diantipasi, maka Tatsuya sedikit menyesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Lalu apakah kita menjalankan tindakan pengambil-alihan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi menanyakan Kazama, yang menggantikan Sanada pada monitor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah bagaimana, dia merasa bahwa menaiki kapal musuh dengan kekuatan yang kecil sudah seperti menjadi insiden yang direncanakan sebelumnya, pikir Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu hanyalah saat ini yang dia ingat bahwa kenalannya itu — atasannya saat ini — tidak tahu arti sebuah lelucon, atau mungkin mereka adalah tipe orang yang telah terbiasa untuk mencapai hal-hal yang kebanyakan orang akan menganggap itu lelucon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Kita akan menyimpan rencana itu di akhir. Ada sekelompok tokoh masyarakat di daerah alun-alun sebelum stasiun bis yang menghubungi transportasi helikopter untuk mengevakuasi warga sipil. Setelah menyerahkan area tersebut pada unit Tsurumi, pergilah ke stasiun bis dan lakukan tindakan perlindungan saat evakuasi berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yanagi: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Yanagi, Tatsuya memberi hormat pada saat yang sama dan berpikir betapa beraninya tindakan tokoh-tokoh masyarakat itu terhadap keselamatan warga sipil tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika mereka mengevakuasi, mengingat membawa warga sipil yang belum dievakuasi bukanlah sikap terpuji, pikirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Juga, tokoh-tokoh masyarakat yang menghubungi helikopter  bernama Saegusa Mayumi dan Kitayama Shizuku. Jika mereka berdua memiliki permintaan ditempat, tolong lakukan yang terbaik untuk mengakomodir mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar nama-nama yang akrab itu di telinganya, Tatsuya nyaris tersedak tak tertahankan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hampir pada saat bersamaan, lokasi yang lainnya juga memastikan identitas musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun puing-puing yang Erika hancurkan adalah mayat musuh, Miyuki, Erika, Leo, dan Mikihiko berkerumun di depan tank bipedal lainnya yang tidak rusak kecuali kursi pilot yang diiris oleh Leo. Mikihiko adalah salah satu yang memanggil ketiganya kemari. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Dalam anggapan pada tank bipedal ini, aku tidak berpikir bahwa robot itu hanya digerakkan dengan mesin saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Dengan kata lain, mereka menerapkan semacam mantera?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tepat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukanlah sesuatu yang spesial bagi Miyuki untuk menggunakan nada yang lebih formal dengan anak laki-laki (ini tidak selalu terjadi, karena dia mungkin mengadopsi nada yang berbeda dalam situasi yang berbeda).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin karena alasan yang sama, Mikihiko tidak pernah berbicara santai disekitar Miyuki (dia selelau seperti ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Gerakan anggota badan dari ketiga robot itu sangat luar biasa mirip-manusia. Tubuh tank bipedal didominasi oleh kursi pilot dan memiliki terlalu banyak perbedaan struktural dibandingkan dengan tubuh manusia. Mereka tidak bisa meniru gerakan manusia bahkan jika mereka menginginkannya karena jika melakukannya akan kehilangan mobilitasnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Meski begitu, robot-robot ini masih menjelaskan gerakan &#039;terlalu&#039; mirip-hidup, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko mengangguk tanpa ragu-ragu pada pertanyaan Leo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Mobilitas mereka tidak hanya berasal dari piston, roda gigi, atau listrik. Aku percaya bahwa ada juga semacam kekuatan yang bekerja disini yang bisa menggerakkan anggota badan robot untuk meniru gerakan manusia.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Dengan kata lain, mereka menggunakan sihir? Sihir macam apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Mungkin Senshi Shihei Jutsu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Senshi Shihei Jutsu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika berbalik saat dia menanyakan nama yang asing di mulutnya ketika dia memiringkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Apakah itu sihir pelayan humanoid dari Sistem Onmyo? Aku mendengar itu awalnya berasal dari Daoist.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar jawaban Miyuki, Mikihiko tidak bisa membantu menjawab tapi mengangguk kagum. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Memang. Senshi Shihei Jutsu melibatkan memotong kertas menjadi bentuk manusia, kemudian memercikkan sihir diatasnya untuk mengubahnya menjadi tentara.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paruh kedua penjelasan itu untuk Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Dengan kata lain, musuh kita berasal dari Great Asian Alliance?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Erika melemparkan penjelasan sihir itu ke belakang kepalanya dan langsung mengumumkan identitas musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Bukankah kita sedang melompat ke kesimpulan disini? Sihir dari Sistem Onmyo mungkin juga mengisyaratkan ada pengkhianat didalamnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, aku berpikir ada peluang 80 sampai 90% bahwa yang Erika katakan pada jalur yang benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Leo menyatakan pertanyaan dengan hati-hati yang tampaknya tidak seperti dia yang biasanya, Mikihiko masih menggelengkan kepalanya dan menyatakan dukungannya pada opini Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Ini mungkin terdengar aneh, tapi Sihir Kuno juga merupakan sesuatu yang lazim pada titik tertentu...... Diantara mereka yang menekankan tradisi, terdapat keterampilan yang menikmati popularitas besar selama bertahun-tahun, dan ada juga keterampilan yang telah menjadi usang. Dalam 10 tahun terakhir, kamu tidak bisa menemukan shikigami dengan tubuh fisik yang sebenarnya (berwujud manusia), tidak peduli cabang Sihir Kuno apa yang kalian temui di negara ini. Di negara kita, Senshi Shihei Jutsu sudah dianggap usang sebagai sebuah sihir. Untuk memberikan gerakan jangkauan yang luas pada tank bipedal untuk menggunakan gergaji dan tumpukan pengendali, lebih banyak sihir yang digunakan lebih baik. Jika itu adalah aku, aku akan mengikat tumpukan pengendali dan gergaji bersamaan. Bahkan kami pengguna Sihir Kuno tidak begitu keras kepala untuk bersikeras menggunakan sihir yang sudah usang meskipun tahu bahwa energi yang digunakan terlalu boros didalam sihir itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Aku tidak berbicara siapa yang lebih keras kepala dan semua hal tentang itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mikihiko mempertimbangkan hal ini — atau setidaknya menjadi terlalu sadar, ekspresi Leo menjadi kaku saat dia melambaikan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Singkatnya, satu-satunya yang mengendalikan tank bipedal adalah penyihir dari Great Asian Alliance? OK, mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Ah, tidak, baiklah...... Aku rasa itulah penjelasannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko mungkin menyadari bahwa dia memproyeksikan kemarahannya dalam kata-katanya dan malu-malu menutup mulutnya. Namun, ekspresinya berubah cepat saat dia menjatuhkan bombshell lainnya ke tiga robot yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Eh? Kamu ingin Shibata-san pergi kesana?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menerima permintaan melalui pengeras suara di terminal transmisi, Mayumi tanpa sadar berteriak kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;......OK. Baiklah, Aku rasa kamu mempunyai tujuan tertentu...... Baik, aku mengerti. Tapi ayo kita pastikan terlebih dahulu bagaimana pendapatnya tentang masalah ini...... Ya, aku pikir mendengarkan darinya langsung akan lebih baik. Shibata-san.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi memindahkan terminal dari telinganya dan menyerahkannya pada Mizuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, ada apa......?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Kelompok Miyuki-chan ingin Shibata-san pergi kesana. Mereka telah menyiapkan penjelasan selengkapnya, jadi tolong dengarkan baik-baik sebelum membuat keputusan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, Mayumi dan Mizuki tidak terlalu sering bertemu. Makanya, ketika menerima terminal transmisi yang didampingi oleh sesuatu yang tertutup pada pengarahan misi, Mizuki hanya bisa pasrah dan hati-hati, tidak, lebih seperti ketakutan menerima terminal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Ah, Shibata-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Yoshida-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang dia tahu itu adalah Mikihiko di sisi lain, ekspresi Mizuki tenang beberapa derajat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Erika yang berada di sisi lain itu, tidak ada perkataan ketika dia akan mengatakan sesuatu yang memalukan itu sedangkan Mizuki masih terus cemas ketika berbicara dengan Miyuki tanpa alasan yang jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mengapa dia tenang di sekitar Mikihiko — Mizuki belum menemukan arti untuk hal ini sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Aku ingin meminjam kekuatan Shibata-san.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, nada Mikihiko sedikit cemas. — Sebenarnya, dia terlihat agak bersemangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Eh, kekuatan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Musuh menggunakan Sihir Kuno yang disebut Senshi Shihei Jutsu untuk memerintahkan pergerakan robot mereka. Sejak sihir mereka berbeda alam dengan sihir ku, aku mengalami kesulitan menangkap sihir musuh. Namun, dengan &#039;kedua mata&#039; Shibata-san, aku pikir bahwa kamu dapat lebih cepat membaca pergerakan musuh dan lebih cepat mengidentifikasi pusat lokasi sihir musuh daripada yang aku bisa. Setelah kamu menemukan pusatnya, aku bisa menggunakan sihir ku untuk menyingkirkan Senshi Shihei Jutsu musuh. Itulah mengapa aku berharap bahwa Shibata-san bisa kesini secepat yang kamu bisa. Tentu saja, ini akan berbahay, tapi aku akan sepenuhnya melindungi mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;—!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak bisa berkata-kata, wajah Mizuki berubah menjadi sepenuhnya merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sangat jelas mengerti bahwa tidak ada makna tersembunyi dalam ucapan Mikihiko itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Lihat, Mizuki. Yoshida-kun akan sepenuhnya melindungi mu, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;—!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;—!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah suara Miyuki terdengar di terminal, sebuah aura keheningan tampaknya telah berlalu. Otak mereka keduanya dibajiri dengan gambar-gambar wajah orang lain, dan dalam keheningan yang canggung itu membuat mereka terlihat serasi, waktu serasa berhenti. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;......Tentu saja, tidak hanya Yoshida-kun, tapi kami juga akan melindungi mu dengan kemampuan terbaik kami.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Momen keheningan dipulihkan ketika Miyuki memecah kesunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sengaja mendengar transmisi, Mayumi tidak bisa menolongnya tetapi berkomentar secara pribadi, &amp;quot;Miyuki-chan benar-benar seorang S......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Y-Ya! Kami semua akan melindungi mu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki menggangguk dengan lembut pada tangisan histeris Mikihiko yang tampaknya berbicara pada begitu banyak tingkatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Aku mengerti. Aku menuju kesana sekarang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melepaskan terminal dari telinganya, Mizuki menghela napas panjang dan menyerahkan terminal kembali ke Mayumi. Setelah itu, dia membungkuk ringan ke Mayumi sebelum pergi menuju ke &amp;quot;garis depan&amp;quot; dimana Mikihiko dan kawan-kawan berada.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=383274</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=383274"/>
		<updated>2014-08-18T23:01:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko (Fujibayashi).&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;gallery&amp;gt; &amp;lt;right&amp;gt;&lt;br /&gt;
File:MKnR_v07_161.jpg&lt;br /&gt;
&amp;lt;/right&amp;gt; &amp;lt;/gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MrA: &amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di garasi parkir yang disediakan untuk mobil besar dan kendaraan khusus dimana siswa-siswa SMA Tiga terlibat dalam pertempuran yang tak tentu, kira-kira setengah dari mereka tidak bisa bergabung dalam pertarungan. — Karena mereka sedang mengosongkan isi perut mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senpai: &amp;quot;Ichijou, bisakah kamu mundur sedikit!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ichijou: &amp;quot;Kamu juga senpai, tolong mundur.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelakunya adalah Masaki, bukan teguran itu yang dia pedulikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menodongkan model-pistol CAD spesialisasi yang ternoda oleh darah pasukan gerilya musuh yang tak diketahui kewarganegaraannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bunga darah merah mekar, dan terpercik jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oomph, suara orang lain yang menutup mulutnya membisikkan ke telinga Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap kali dia membunuh seseorang, baik moral teman-temannya dan musuh sedikit turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika ini cukup untuk menakuti mu, kamu seharusnya tidak pernah turun ke medan peperangan di barisan depan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlepas dari bagaimana mata-mata (temannya) merasakannya atau kata-kata apa yang ditujukan langsung padanya, Masaki mengabaikan mereka semua dengan dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangannya benar. Kebenaran tak bisa dibantah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun — berapa banyak tentara yang dengan tenang bisa menyaksikan tubuh manusia pecah dan darah (lebih seperti sel darah merah) berhamburan layaknya debu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik rahasia Keluarga Klan Ichijou, &amp;quot;Rupture&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang mampu menguapkan cairan dengan seketika dalam objek fisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika digunakan pada manusia, darah akan menguap dan selanjutnya tekanan darah akan merobek otot dan kulit. Sel darah merah yang merupakan mayoritas dari komposisi darah, maka akan menyebar ke luar seperti bunga merah yang sedang mekar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain kalangan tertentu, teman sekelas dan para seniornya baru pertama kali mengerti arti dari julukannya sebagai &amp;quot;Crimson&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tempat yang lain, yang merupakan pusat komando terletak di geladak kapal amphibi tersembunyi yang berhasil meluncurkan serangan kejutan mereka, daerah itu tertutupi atmosfer yang sangat berbeda daripada salah satu yang sepenuhnya berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Kita kehilangan komunikasi dengan unit yang dikirim ke tempat persembunyian bawah tanah. Dan juga tidak ada jawaban dari tank bipedal.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas unit komando (CO), yang juga merupakan kapten kapal amphibi yang tersembunyi, menampilkan wajah masamnya ketika dia menerima laporan petugas sinyal komunikasi.  Rencana awalnya  disebut operasi menyusup untuk mengambil sandera sebelum dia menempatkan anggota pasukan mekanis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kerugian dari operasi preman ini sangat melebihi perkiraan awal. Hal ini terutama berlaku untuk regu yang dikirim ke pusat konferensi internasional dan garasi parkir kendaraan besar, dimana korban-korban berbobot besar. Kapten menilai strategi ini yang disebut tipuan mereka untuk membiarkan operasi berjalan, melakukan sebagian besar pekerjaan dengan penuh penyesalan, yang dibutuhkan sedikit pengulangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapten: &amp;quot;Biarkan pasukan mekanis untuk mendarat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memberi perintah untuk meluncurkan tank bipedal dan APC yang diproduksi di negara mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;......Jadi? Mengapa Toshi-nii disini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di pojok alun-alun sebelum stasiun, Chiba bersaudara bertemu pada reuni yang sangat-tidak-hangat (tidak harmonis) (?) adegan. (Saudara tertua sangat senang, jadi mungkin dikatakan reuni tidaklah salah.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun mengapa mereka berada di &amp;quot;pojok&amp;quot;, itu karena Erika maupun Toshikazu yang ahli dalam membersihkan puing-puing &#039;tank bipedal&#039;, sedang menginterogasi pilot yang ditangkap, atau mensterilkan area sehingga helikopter dapat mendarat. — Meskipun dikatakan bahwa Inspektur Toshikazu yang saat ini masih aktif &amp;quot;tidak kompeten dalam proses interogasi&amp;quot; adalah masalah nyata yang dimilikinya sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, itulah alasan mengapa mereka berdua berkeliaran (menjaga kehormatan mereka, Kirihara dan Sayaka juga melakukan hal yang sama).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setidaknya Toshikazu tidak keberatan bahwa sebenarnya dia tidak berkontribusi banyak pada situasi ini — Inagaki juga — jadi dia menikmati percakapan yang kaku ini dengan adik kecilnya, yang berdiri disana dengan kedua tangannya di pinggang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Kenyataan bahwa kamu menanyakan ku, itulah mengapa sepenuhnya menyedihkan ku. Apakah ada sesuatu yang aneh dengan kakak yang baik hati ini ingin membantu adik kecilnya yang tersayang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Baik hati!? Kamu terlalu bernyali mengatakan kata-kata munafik itu......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Hey, hey, Erika, seorang gadis muda seharusnya tidak menggunakan istilah seperti &#039;bernyali&#039;.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Kau! Dan sekarang kamu berani berbicara padaku seperti aku semacam Ojou-sama. Apakah kau bahkan memiliki hak!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Ah, betapa mengerikannya...... Sudah jelas bahwa aku mencintai adik kecilku yang tersayang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin Toshikazu sudah kelewatan dalam kepura-puraannya yang konyol, tetapi semangat Erika cepat turun. Melihat perubahan ekspresi adiknya ke salah satu yang sedang mengamatinya dengan tatapan dingin, Toshikazu mendesah seolah bosan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Setidaknya kedatangan ku untuk membantu adalah kebenaran yang sesungguhnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu mengatakan ini dengan ekspresi bosan dan nada malas, tapi setelah melihat adiknya yang mencibir ke arahnya, tiba-tiba dia mengeluarkan senyuman nakal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Apakah itu sikap yang benar, Erika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Apa maksudmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi Erika sedikit layu. Orang lain lebih kuat, itulah kesannya — Perasaan tidak nyaman yang dia tidak tahu bagaimana menanganinya semenjak masa-masa usia dini-nya dan bukanlah sesuatu yang dengan mudah dihapuskan.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tshikazu: &amp;quot;Aku membawa sesuatu yang bagus untuk mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Sesuatu yang bagus? Aku tidak menginginkan hal semacam itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, Erika masih bertahan — keras kepala dan menolak untuk menyerah. Chiba Toshikazu adalah salah satu dari dua orang yang Erika tidak akan pernah menyerah darinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya hal ini yang Toshikazu setujui, ini adalah sesuatu juga yang adiknya selalu impikan semenjak masa kecilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Jangan seperti itu. Hari ini, ini adalah sesuatu yang benar-benar kamu sangat butuhkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Toshikazu, &amp;quot;Erika kecil&amp;quot; adalah adik kecil lucu yang semua orang ingin goda/ ganggu/ usik. Sekarang, dia berdiri jauh lebih kuat dan lebih manis dari sebelumnya. &amp;quot;Mari kita akhiri ini disini,&amp;quot; dia mengatakan dengan pikiran nakal yang terlintas di kepalanya saat dia mengeluarkan sesuatu yang panjang, objek melengkung dari truk kargo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat sekilas, Erika kehilangan kata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melepaskan sarungnya yang tipis, Toshikazu menyerahkan odachi (pedang) pada Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panjang keseluruhan 180 cm dan bahkan lebih panjang dari tinggi badan Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya saja panjang pisau adalah 140 cm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi seorang tachi lengkungan itu terlalu pendek, membuatnya sebuah bentuk yang tidak alami—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Orochimaru? Mengapa itu ada disini......?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Mengapa? Pertanyaan yang konyol, Erika. Orochimaru adalah pedang yang ditempa menggunakan &#039;Yamatsunami&#039;, dan kamulah satu-satunya orang yang dapat melakukan &#039;Yamatsunami&#039;. Baik ayah kita maupun Naotsugu dapat menggunakan &#039;Yamatsunami&#039;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dapat menirunya, satu-satunya yang benar-benar bisa menggunakannya hanyalah kamu. Dengan kata lain, Orochimaru ada untuk mu, untuk memegangnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan Erika gemetar saat dia menerima odachi tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mencengkeram erat beban ini yang cukup membuatnya sempoyongan dan akhirnya berhenti gemetar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga Chiba menempa senjata terkuat. Sama seperti Ikazuchimaru, ini adalah puncak dari pensenjataan jenis-pedang yang ditempa oleh Keluarga Chiba, senjata rahasia yang merupakan sumber kebanggaan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan untuk sesaat, diberikan kebebasan memegang pedang ini adalah sesuatu hal yang bahkan tidak pernah Erika mimpikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Kamu tampak senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar suara kakaknya, keras kepalanya bangkit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlawanan sebelumnya yang dia tujukan pada kakaknya telah menghilang. Seluruh tubuh Erika difokuskan pada Orochimaru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia harus mengatakan mengapa, itu karena pedang ini—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Apakah kamu segembira itu untuk memegang pedang tercinta yang kamu lihat sebagai keberadaan dari dirimu sendiri, Erika? Hm...... Jadi itu yang terjadi. Tak masalah apa yang ayah kita atau Naotsugu pikirkan, Erika, kamu adalah benar-benar anak perempuan dari Keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;......Hmph! Aku akan katakan terima kasih untuk saat ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Itulah mengapa seorang gadis muda tidak seharusnya begitu kasar.......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menunggu Toshikazu untuk menyelesaikan kata-katanya, Erika berbalik dan pergi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Erika berjingkrak pergi dengan Orochimaru di genggamannya,  Toshikazu tersenyum gembira pada sikap adiknya yang mudah dipahami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Apakah kamu mempunyai informasi baru?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian atas tubuhnya terjebak di dalam kursi pilot tank bipedal, Isori mendengar suara dari arah belakangnya, sehingga dia menarik dirinya keluar dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Tidak. Aku sangat tidak ahli dengan senjata dan aku pikir ini adalah model yang lebih tua yang dibeli di pasar barang bekas. Tidak ada cara untuk mengidentifikasi kewarganegaraannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ada pasar barang bekas untuk senjata?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat ekspresi terkejut di wajah Mayumi saat dia menanyakan pertanyaan ini, Isori tersenyum dan mengganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Bahkan ada pasar barang bekas untuk jet tempur. Dalam konflik skala kecil, senjata-senjata dari Perang Dunia terakhir masih dibutuhkan layanannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hmph~, meskipun Mayumi tersenyum lembut kagum, Isori merasakan aura yang agak jengkel disampingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, dia bisa mengatakan siapa itu tanpa repot-repot untuk melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori mengekang ekspresinya dan sekali lagi melirik Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Secara umum, senjata-senjata yang dibeli dari pasar barang bekas di negara-negara sekutu, cenderung lebih murah. Mengingat bahwa tank bipedal diproduksi di Eropa Timur, kemungkinan bahwa orang-orang ini adalah operasi dari Great Asian Alliance, cukup tinggi...... Namun untuk mendapatkan motif mereka, kita masih perlu informasi dari pilot.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Tapi, akankah dia menyerah begitu saja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Itu tergantung kemampuan Mari.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengangkat bahunya pada pertanyaan Kanon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Lalu aku akan pergi untuk mensterilkan daerah ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menonton Isori menggangguk kecil dan berdampingan dengan Kanon didekatnya, Mayumi berjalan menuju tempat Mari yang sedang melakukan interogasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain sedikit lecet di wajah mereka, dua pilot yang terikat menunjukkan tanda-tanda cedera luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inagaki sedang menanyai salah satu dari mereka sementara Mari menangani yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Bagaimana hasilnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mendekati Mari dan menanyakan tentang situasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Diam. Jika aku tahu ini akan terjadi, aku akan membawa parfum yang lebih kuat......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak memperoleh hasil yang memuaskan, Mari mulai sedikit cemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tidak ada yang bisa kita lakukan tentang hal itu. Kondisi kita untuk menginterogasi Sekimoto hari ini adalah bahwa penggunaan semua bahan kimia dilarang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Publik mengakuinya sebagai spesialis tempur anti-personil, Mari unggul tidak hanya dalam sihir dan ilmu pedang, tetapi juga senjata yang lebih kecil dan bahkan senjata kimia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu taktik kesukaannya adalah memanipulasi aliran udara untuk memasukkan feromon ke dalam hidung musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perempuan jahat ini juga membawa parfum tersembunyi pada dirinya yang dapat secara langsung mempengaruhi status mental lawannya (yang merupakan kejahatan praktis).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dia menggunakan bahan kimia ini pada lawannya yang terikat dengan cara diam-diam, tapi tidak berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Yah, selalu ada penyiksaan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Tunggu, apa pun yang kita......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar Mari mengucapkan ungkapan berbahaya itu, Mayumi buru-buru menghentikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tenang. Aku yakin bahwa aku hanya akan menyebabkan rasa sakit dan penderitaan tanpa meninggalkan luka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Bukan itu yang aku bicarakan! ......Mari, mengapa kamu tidak istirahat?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;......Itu benar, aku akan istirahat sejenak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia harus menyadari bahwa dia terlalu tegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari melambaikan tangannya pada Mayumi dan bergerak ke arah dimana Suzune duduk di bangku dengan peta yang membentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan lantai dimana Suzune duduk di bangku (tentu saja tertutup), sebuah rincian peta yang rumit sedang diproyeksikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menggunakan terminal untuk membuka peta sementara Honoka membiaskan cahaya untuk memproyeksikan peta tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah rincian peta dari garis pantai setempat dimana mereka membentang dari Sakuragi-chō sampai Sangechō.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, proyeksi lainnya menunjukkan jumlah kapal baru, kerumunan orang dan pemandangan jalan-jalan setempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Ho, betapa mengesankan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Ah, Watanabe-senpai.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proyeksi peta di tanah sedikit  bergetar, tapi dengan cepat gambarnya jelas kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adegan jalanan yang tumpang tindih dan dicocokkan peta dengan sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune mengangkat jari-jemarinya diatas keyborad terminal tipe-notebook itu.  Setelah menekan tombol konfirmasi terakhir, Suzune mengangkat kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Apakah kamu mempelajari sesuatu yang baru?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Sayangnya, tidak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari menggelengkan kepalanya dengan masam pada pertanyaan Suzune, tapi dengan cepat wajahnya berubah menjadi ekspresi ketertarikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Sepertinya kalian mendapatkan beberapa hasil.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Ah. Berterima kasihlah pada Mitsui, kita memiliki penghayatan yang baik pada arah dan serangan musuh...... Mitsui, itu sudah cukup.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pujian Suzune, Honoka tersenyum malu sambil mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, peta di tanah menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Bahkan jika itu adalah sihir mengendalikan-cahaya, tidakkah cukup langka untuk terlihat seperti tingkatan kontrol yang biasanya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku tidak bisa mengingat siapa saja yang bisa menggunakan pembiasan cahaya untuk menciptakan gambar jelas yang menyaingi tinggi rendahnya pengamatan drone. Sepertinya ini adalah tipe sihir yang berbeda dari rata-rata sihir pembiasan cahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pujian kecil Suzune menyebabkan wajah Honoka sangat memerah (malu).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Bagaimana bisa...... dibandingkan Tatsuya dan Miyuki, sihir ku tidak ada yang spesial......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tidak perlu menjadi begitu rendah hati, Mitsui. Memang benar bahwa keduanya memiliki sihir yang kuat, tetapi berdasarkan situasi, ada kalanya kecerdasan dapat mengontrol medan peperangan bahkan melebihi senjata.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Demikian juga Mitsui. Kemampuan untuk mengamati dan memahami situasi adalah aset yang luar biasa. Sejak kita terputus dari pengamatan drone dan sistem kamera jalanan, kontribusi dari sihirmu sangat bermanfaat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Terima kasih banyak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Honoka membungkuk rendah dengan seluruh wajahnya memerah, dua siswa tahun ke-3 itu tersenyum lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baru-baru ini, mereka telah melihat terlalu banyak kecanggungan (?) adik tingkatan, jadi kadang-kadang menangkap sekilas dari reaksi yang tidak bersalah tersebut, agaknya membuat nyaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam rangka dari pusat konferensi internasional menuju ke markas cabang Asosiasi Sihir di Yokohama Bay Hills Tower, mengambil rute sepanjang pantai akan lebih cepat, tapi mengambil rute pedalaman ini tidak banyak jalan memutar balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan utama musuh adalah pasukan amphibi yang diluncurkan dari kapal tempur yang kebangsaannya tidak diketahui. Saat ini, pasukan mereka yang telah menyusup ke kota juga aktif di sepanjang pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Katsuto menggelengkan kepalanya ketika bertanya &amp;quot;Haruskah kita mengambil jalanan berkelok?&amp;quot; Bukan naik dan turun, tapi belok kiri dan kanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, kendaraan militer yang Katsuto tumpangi menghadapi baku tembak di sepanjang pantai saat bergerak menuju  Bay Hills Tower melalui kemungkinan rute yang terpendek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dekat Bay Hills Tower — sebenarnya semakin dekat mereka sampai ke Hillside Docks — senjata-senjata berat muncul diantara musuh. Demikian juga, jumlah persenjataan mekanis (tank bipedal) juga meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sersan Taetoka: &amp;quot;Daripada mengatakan pasukan musuh terkonsentrasi disini, akan lebih akurat untuk mengatakan bahwa mereka sedang dalam proses menyebarkan kekuatannya keluar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duduk di kursi penumpang, Sersan Tateoka melanjutkan penjelasan situasi ini pada Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto menggangguk tanpa berkata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan dia tidak mengatakan apa-apa bukan karena dia memandang rendah petugas yang berpangkat rendah, melainkan karena dia sedang menempatkan konsentrasinya pada sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya, pada sisi persimpangan di depan, sekelompok kecil musuh yang membawa peluncur roket di bahunya muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bukan tentara yang berpakaian preman. Meskipun mereka tidak memakai emblem untuk mengidentifikasikan kewarganegaraan mereka, mereka semua mengenakan seragam tempur militer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini pastilah kekuatan serangan amphibi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad tersebut membidik kendaraan Katsuto berada dan menembakkan empat peluru kendali anti-tank.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini praktis menunjukkan jangkauan jarak dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dibidik rudal dengan kecepatan awal yang lebih lambat, tidak akan mungkin semua kendaraan perang bisa menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Kopral Otowa mengendalikan roda agar tidak goyah dan Sersan Tateoka melepaskan kaca depan di sisi penumpang dan meletakkan senapan otomatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rudal kendali meledak di udara, lima meter di depan kendaraan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Api dari ledakan menyelimuti penghalang yang mengelilingi kendaran.&lt;br /&gt;
Peluru ditembakkan dari dalam kendaraan untuk membalas serangan pasukan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan dari luar tidak dapat menembus bagian dalam kendaraan, sebaliknya serangan dari bagian dalam kendaraan dilancarkan tanpa hambatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak perlu dikatakan, bahwa penghalang transparan ini adalah hasil sihir Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatur dirinya sendiri sebagai pusat dari ruang hemisphere, dia mengubah struktur hemisphere untuk menolak kalor yang melebihi tingkat tertentu dan setiap molekul yang lebih besar dari oksigen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat kendaraan bergerak dalam kecepatan tinggi, sihir penghalang Katsuto tidak pernah goyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama perjalanan yang singkat ini, secara pribadi bawahan Fujibayashi memahami arti dari julukannya sebagai &amp;quot;Iron Wall&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Independent Magic-Equipped Battalion dirancang sebagai sebuah &amp;quot;batalion&amp;quot;, jumlah nya setara dengan dua perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya untuk misi ini — yang semula untuk menguji senjata teknologi sihir — mereka hanya mengerahkan 50 orang. Dua truk trailer lapis baja besar kebetulan membawa sejumlah peralatan baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;—Bagaimana, Letnan Khusus?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Seperti yang saya harapkan. Sangat impresif.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri di depan rak dipenuhi dengan perlengkapan pelindung yang tidak akan terlihat sebagai kesatria, Sanada tidak membantu tetapi mengangguk puas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Perhitungannya seharusnya sempurna. Cepat ganti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada mendesak Tatsuya untuk menanggalkan semua pakaian yang dia kenakan. Meskipun ada prajurit wanita di trailer itu, tak satu pun dari mereka menaruh perhatian pada hal itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tingkat tertentu, semua tentara di Independent Magic-Equipped Battalion dipandang sebagai tikus laboratorium, sehingga pemeriksaan tubuh keseluruhan bukanlah sesuatu yang luar biasa. Tidak hanya tentara laki-laki akan melihat tentara wanita telanjang, sebaliknya juga terjadi. Tidak mungkin ada seseorang yang malu pada hal semacam itu akan mampu bertahan menggunakan seragam ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya mengenakan pakaian khusus itu dengan cekatan dan segera mengenakan pakaian hitam — Mobile suit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengikat sabuk, dia menekan setiap tombol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatur CAD di salah satu sarung kulit pada sabuk, dia akhirnya memakai helm seperti-pelindung wajah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Tidak ada masalah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Memang, semua error berada dalam batas yang dapat diterima.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Tatsuya datang melalui speaker yang dipasang didalam trailer.  Mendeteksi bahwa transmisi otomatis diaktifkan, tatsuya memanipulasi helm dan tampilan pelindung wajahnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Anti peluru, anti panas, anti getaran dan juga anti terhadap senjata biologis dan kimia dan sistem pendukung gerak sederhana telah ditambahkan kedalam desain sesuai permintaan. Tentu saja, Peralatan Terbang juga telah ditempel pada sabuk. Ketika digabungkan dengan fungsi anti getaran, kamu dapat sepenuhnya melayang ketika sedang menembak, jadi kamu juga dapat menembak di udara.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Sempurna. Kinerja ini jauh melebihi desain ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Tidak, aku juga menikmati diriku sendiri untuk curahan hatiku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada dan Tatsuya berjabat tangan. Sementara ini terjadi, Kazama akhirnya tiba memimpin dua tentara lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Sanada, kau sudah selesai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menatap tanpa kata pada bawahan yang memberinya hormat, Kazama mengalihkan pandangannya pada Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Kalau begitu, efektifkan segera, Letnan Khusus bertugas bertemu dengan unit Yanagi. Sekarang unit Yanagi sedang baku tembak dengan unit musuh yang sedang mendekati jembatan penghubung ke Mizuho Wharf.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Lokasi Kapten Yanagi ditampilkan pada visor pelindung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengembalikkan visor ke tempat semula, Tatsuya memverifikasi lokasi dari unit Yanagi dan melangkah keluar dari trailer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menggunakan jalanan, Tatsuya melompat dari trailer dan menekan tombol di pinggangnya sebelum percepatan dibawahnya menghilang. Itu adalah tombol untuk menggunakan CAD dengan Sihir Tipe-Terbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ringan menginjak tanah, Tatsuya melayang tinggi melalui langit.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=383273</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=383273"/>
		<updated>2014-08-18T22:53:07Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko (Fujibayashi).&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;gallery&amp;gt; &amp;lt;right&amp;gt;&lt;br /&gt;
File:MKnR_v07_161.jpg&lt;br /&gt;
&amp;lt;/right&amp;gt; &amp;lt;/gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MrA: &amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di garasi parkir yang disediakan untuk mobil besar dan kendaraan khusus dimana siswa-siswa SMA Tiga terlibat dalam pertempuran yang tak tentu, kira-kira setengah dari mereka tidak bisa bergabung dalam pertarungan. — Karena mereka sedang mengosongkan isi perut mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senpai: &amp;quot;Ichijou, bisakah kamu mundur sedikit!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ichijou: &amp;quot;Kamu juga senpai, tolong mundur.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelakunya adalah Masaki, bukan teguran itu yang dia pedulikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menodongkan model-pistol CAD spesialisasi yang ternoda oleh darah pasukan gerilya musuh yang tak diketahui kewarganegaraannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bunga darah merah mekar, dan terpercik jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oomph, suara orang lain yang menutup mulutnya membisikkan ke telinga Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap kali dia membunuh seseorang, baik moral teman-temannya dan musuh sedikit turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika ini cukup untuk menakuti mu, kamu seharusnya tidak pernah turun ke medan peperangan di barisan depan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlepas dari bagaimana mata-mata (temannya) merasakannya atau kata-kata apa yang ditujukan langsung padanya, Masaki mengabaikan mereka semua dengan dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangannya benar. Kebenaran tak bisa dibantah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun — berapa banyak tentara yang dengan tenang bisa menyaksikan tubuh manusia pecah dan darah (lebih seperti sel darah merah) berhamburan layaknya debu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik rahasia Keluarga Klan Ichijou, &amp;quot;Rupture&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang mampu menguapkan cairan dengan seketika dalam objek fisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika digunakan pada manusia, darah akan menguap dan selanjutnya tekanan darah akan merobek otot dan kulit. Sel darah merah yang merupakan mayoritas dari komposisi darah, maka akan menyebar ke luar seperti bunga merah yang sedang mekar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain kalangan tertentu, teman sekelas dan para seniornya baru pertama kali mengerti arti dari julukannya sebagai &amp;quot;Crimson&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Independent Magic-Equipped Battalion dirancang sebagai sebuah &amp;quot;batalion&amp;quot;, jumlah nya setara dengan dua perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya untuk misi ini — yang semula untuk menguji senjata teknologi sihir — mereka hanya mengerahkan 50 orang. Dua truk trailer lapis baja besar kebetulan membawa sejumlah peralatan baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;—Bagaimana, Letnan Khusus?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Seperti yang saya harapkan. Sangat impresif.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri di depan rak dipenuhi dengan perlengkapan pelindung yang tidak akan terlihat sebagai kesatria, Sanada tidak membantu tetapi mengangguk puas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Perhitungannya seharusnya sempurna. Cepat ganti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada mendesak Tatsuya untuk menanggalkan semua pakaian yang dia kenakan. Meskipun ada prajurit wanita di trailer itu, tak satu pun dari mereka menaruh perhatian pada hal itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tingkat tertentu, semua tentara di Independent Magic-Equipped Battalion dipandang sebagai tikus laboratorium, sehingga pemeriksaan tubuh keseluruhan bukanlah sesuatu yang luar biasa. Tidak hanya tentara laki-laki akan melihat tentara wanita telanjang, sebaliknya juga terjadi. Tidak mungkin ada seseorang yang malu pada hal semacam itu akan mampu bertahan menggunakan seragam ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya mengenakan pakaian khusus itu dengan cekatan dan segera mengenakan pakaian hitam — Mobile suit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengikat sabuk, dia menekan setiap tombol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatur CAD di salah satu sarung kulit pada sabuk, dia akhirnya memakai helm seperti-pelindung wajah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Tidak ada masalah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Memang, semua error berada dalam batas yang dapat diterima.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Tatsuya datang melalui speaker yang dipasang didalam trailer.  Mendeteksi bahwa transmisi otomatis diaktifkan, tatsuya memanipulasi helm dan tampilan pelindung wajahnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Anti peluru, anti panas, anti getaran dan juga anti terhadap senjata biologis dan kimia dan sistem pendukung gerak sederhana telah ditambahkan kedalam desain sesuai permintaan. Tentu saja, Peralatan Terbang juga telah ditempel pada sabuk. Ketika digabungkan dengan fungsi anti getaran, kamu dapat sepenuhnya melayang ketika sedang menembak, jadi kamu juga dapat menembak di udara.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Sempurna. Kinerja ini jauh melebihi desain ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Tidak, aku juga menikmati diriku sendiri untuk curahan hatiku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada dan Tatsuya berjabat tangan. Sementara ini terjadi, Kazama akhirnya tiba memimpin dua tentara lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Sanada, kau sudah selesai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menatap tanpa kata pada bawahan yang memberinya hormat, Kazama mengalihkan pandangannya pada Tatsuya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kazama: &amp;quot;Kalau begitu, efektifkan segera, Letnan Khusus bertugas bertemu dengan unit Yanagi. Sekarang unit Yanagi sedang baku tembak dengan unit musuh yang sedang mendekati jembatan penghubung ke Mizuho Wharf.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanada: &amp;quot;Lokasi Kapten Yanagi ditampilkan pada visor pelindung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatsuya: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengembalikkan visor ke tempat semula, Tatsuya memverifikasi lokasi dari unit Yanagi dan melangkah keluar dari trailer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menggunakan jalanan, Tatsuya melompat dari trailer dan menekan tombol di pinggangnya sebelum percepatan dibawahnya menghilang. Itu adalah tombol untuk menggunakan CAD dengan Sihir Tipe-Terbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ringan menginjak tanah, Tatsuya melayang tinggi melalui langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=383269</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=383269"/>
		<updated>2014-08-18T22:37:29Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko (Fujibayashi).&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;gallery&amp;gt; &amp;lt;right&amp;gt;&lt;br /&gt;
File:MKnR_v07_161.jpg&lt;br /&gt;
&amp;lt;/right&amp;gt; &amp;lt;/gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MrA: &amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di garasi parkir yang disediakan untuk mobil besar dan kendaraan khusus dimana siswa-siswa SMA Tiga terlibat dalam pertempuran yang tak tentu, kira-kira setengah dari mereka tidak bisa bergabung dalam pertarungan. — Karena mereka sedang mengosongkan isi perut mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senpai: &amp;quot;Ichijou, bisakah kamu mundur sedikit!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ichijou: &amp;quot;Kamu juga senpai, tolong mundur.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelakunya adalah Masaki, bukan teguran itu yang dia pedulikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menodongkan model-pistol CAD spesialisasi yang ternoda oleh darah pasukan gerilya musuh yang tak diketahui kewarganegaraannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bunga darah merah mekar, dan terpercik jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oomph, suara orang lain yang menutup mulutnya membisikkan ke telinga Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap kali dia membunuh seseorang, baik moral teman-temannya dan musuh sedikit turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika ini cukup untuk menakuti mu, kamu seharusnya tidak pernah turun ke medan peperangan di barisan depan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlepas dari bagaimana mata-mata (temannya) merasakannya atau kata-kata apa yang ditujukan langsung padanya, Masaki mengabaikan mereka semua dengan dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangannya benar. Kebenaran tak bisa dibantah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun — berapa banyak tentara yang dengan tenang bisa menyaksikan tubuh manusia pecah dan darah (lebih seperti sel darah merah) berhamburan layaknya debu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik rahasia Keluarga Klan Ichijou, &amp;quot;Rupture&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang mampu menguapkan cairan dengan seketika dalam objek fisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika digunakan pada manusia, darah akan menguap dan selanjutnya tekanan darah akan merobek otot dan kulit. Sel darah merah yang merupakan mayoritas dari komposisi darah, maka akan menyebar ke luar seperti bunga merah yang sedang mekar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain kalangan tertentu, teman sekelas dan para seniornya baru pertama kali mengerti arti dari julukannya sebagai &amp;quot;Crimson&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Apakah kamu mempunyai informasi baru?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian atas tubuhnya terjebak di dalam kursi pilot tank bipedal, Isori mendengar suara dari arah belakangnya, sehingga dia menarik dirinya keluar dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Tidak. Aku sangat tidak ahli dengan senjata dan aku pikir ini adalah model yang lebih tua yang dibeli di pasar barang bekas. Tidak ada cara untuk mengidentifikasi kewarganegaraannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ada pasar barang bekas untuk senjata?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat ekspresi terkejut di wajah Mayumi saat dia menanyakan pertanyaan ini, Isori tersenyum dan mengganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Bahkan ada pasar barang bekas untuk jet tempur. Dalam konflik skala kecil, senjata-senjata dari Perang Dunia terakhir masih dibutuhkan layanannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hmph~, meskipun Mayumi tersenyum lembut kagum, Isori merasakan aura yang agak jengkel disampingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, dia bisa mengatakan siapa itu tanpa repot-repot untuk melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori mengekang ekspresinya dan sekali lagi melirik Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Secara umum, senjata-senjata yang dibeli dari pasar barang bekas di negara-negara sekutu, cenderung lebih murah. Mengingat bahwa tank bipedal diproduksi di Eropa Timur, kemungkinan bahwa orang-orang ini adalah operasi dari Great Asian Alliance, cukup tinggi...... Namun untuk mendapatkan motif mereka, kita masih perlu informasi dari pilot.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Tapi, akankah dia menyerah begitu saja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Itu tergantung kemampuan Mari.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengangkat bahunya pada pertanyaan Kanon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Lalu aku akan pergi untuk mensterilkan daerah ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menonton Isori menggangguk kecil dan berdampingan dengan Kanon didekatnya, Mayumi berjalan menuju tempat Mari yang sedang melakukan interogasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain sedikit lecet di wajah mereka, dua pilot yang terikat menunjukkan tanda-tanda cedera luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inagaki sedang menanyai salah satu dari mereka sementara Mari menangani yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Bagaimana hasilnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mendekati Mari dan menanyakan tentang situasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Diam. Jika aku tahu ini akan terjadi, aku akan membawa parfum yang lebih kuat......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak memperoleh hasil yang memuaskan, Mari mulai sedikit cemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tidak ada yang bisa kita lakukan tentang hal itu. Kondisi kita untuk menginterogasi Sekimoto hari ini adalah bahwa penggunaan semua bahan kimia dilarang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Publik mengakuinya sebagai spesialis tempur anti-personil, Mari unggul tidak hanya dalam sihir dan ilmu pedang, tetapi juga senjata yang lebih kecil dan bahkan senjata kimia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu taktik kesukaannya adalah memanipulasi aliran udara untuk memasukkan feromon ke dalam hidung musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perempuan jahat ini juga membawa parfum tersembunyi pada dirinya yang dapat secara langsung mempengaruhi status mental lawannya (yang merupakan kejahatan praktis).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, dia menggunakan bahan kimia ini pada lawannya yang terikat dengan cara diam-diam, tapi tidak berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Yah, selalu ada penyiksaan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Tunggu, apa pun yang kita......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar Mari mengucapkan ungkapan berbahaya itu, Mayumi buru-buru menghentikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tenang. Aku yakin bahwa aku hanya akan menyebabkan rasa sakit dan penderitaan tanpa meninggalkan luka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Bukan itu yang aku bicarakan! ......Mari, mengapa kamu tidak istirahat?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;......Itu benar, aku akan istirahat sejenak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia harus menyadari bahwa dia terlalu tegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari melambaikan tangannya pada Mayumi dan bergerak ke arah dimana Suzune duduk di bangku dengan peta yang membentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan lantai dimana Suzune duduk di bangku (tentu saja tertutup), sebuah rincian peta yang rumit sedang diproyeksikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune menggunakan terminal untuk membuka peta sementara Honoka membiaskan cahaya untuk memproyeksikan peta tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah rincian peta dari garis pantai setempat dimana mereka membentang dari Sakuragi-chō sampai Sangechō.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disana, proyeksi lainnya menunjukkan jumlah kapal baru, kerumunan orang dan pemandangan jalan-jalan setempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Ho, betapa mengesankan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Ah, Watanabe-senpai.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proyeksi peta di tanah sedikit  bergetar, tapi dengan cepat gambarnya jelas kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adegan jalanan yang tumpang tindih dan dicocokkan peta dengan sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune mengangkat jari-jemarinya diatas keyborad terminal tipe-notebook itu.  Setelah menekan tombol konfirmasi terakhir, Suzune mengangkat kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Apakah kamu mempelajari sesuatu yang baru?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Sayangnya, tidak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari menggelengkan kepalanya dengan masam pada pertanyaan Suzune, tapi dengan cepat wajahnya berubah menjadi ekspresi ketertarikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Sepertinya kalian mendapatkan beberapa hasil.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Ah. Berterima kasihlah pada Mitsui, kita memiliki penghayatan yang baik pada arah dan serangan musuh...... Mitsui, itu sudah cukup.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pujian Suzune, Honoka tersenyum malu sambil mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, peta di tanah menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Bahkan jika itu adalah sihir mengendalikan-cahaya, tidakkah cukup langka untuk terlihat seperti tingkatan kontrol yang biasanya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku tidak bisa mengingat siapa saja yang bisa menggunakan pembiasan cahaya untuk menciptakan gambar jelas yang menyaingi tinggi rendahnya pengamatan drone. Sepertinya ini adalah tipe sihir yang berbeda dari rata-rata sihir pembiasan cahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pujian kecil Suzune menyebabkan wajah Honoka sangat memerah (malu).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Bagaimana bisa...... dibandingkan Tatsuya dan Miyuki, sihir ku tidak ada yang spesial......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tidak perlu menjadi begitu rendah hati, Mitsui. Memang benar bahwa keduanya memiliki sihir yang kuat, tetapi berdasarkan situasi, ada kalanya kecerdasan dapat mengontrol medan peperangan bahkan melebihi senjata.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Demikian juga Mitsui. Kemampuan untuk mengamati dan memahami situasi adalah aset yang luar biasa. Sejak kita terputus dari pengamatan drone dan sistem kamera jalanan, kontribusi dari sihirmu sangat bermanfaat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honoka: &amp;quot;Terima kasih banyak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Honoka membungkuk rendah dengan seluruh wajahnya memerah, dua siswa tahun ke-3 itu tersenyum lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baru-baru ini, mereka telah melihat terlalu banyak kecanggungan (?) adik tingkatan, jadi kadang-kadang menangkap sekilas dari reaksi yang tidak bersalah tersebut, agaknya membuat nyaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam rangka dari pusat konferensi internasional menuju ke markas cabgn Asosiasi Sihir di Yokohama Bay Hills Tower, mengambil rute sepanjang pantai akan lebih cepat, tapi mengambil rute pedalaman ini tidak banyak jalan memutar balik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan utama musuh adalah pasukan amphibi yang diluncurkan dari kapal tempur yang kebangsaannya tidak diketahui. Saat ini, pasukan mereka yang telah menyusup ke kota juga aktif di sepanjang pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Katsuto menggelengkan kepalanya ketika bertanya &amp;quot;Haruskah kita mengambil jalanan berkelok?&amp;quot; Bukan naik dan turun, tapi belok kiri dan kanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, kendaraan militer yang Katsuto tumpangi menghadapi baku tembak di sepanjang pantai saat bergerak menuju  Bay Hills Tower melalui kemungkinan rute yang terpendek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dekat Bay Hills Tower — sebenarnya semakin dekat mereka sampai ke Hillside Docks — senjata-senjata berat muncul diantara musuh. Demikian juga, jumlah persenjataan mekanis (tank bipedal) juga meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sersan Taetoka: &amp;quot;Daripada mengatakan pasukan musuh terkonsentrasi disini, akan lebih akurat untuk mengatakan bahwa mereka sedang dalam proses menyebarkan kekuatannya keluar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duduk di kursi penumpang, Sersan Tateoka melanjutkan penjelasan situasi ini pada Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto menggangguk tanpa berkata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan dia tidak mengatakan apa-apa bukan karena dia memandang rendah petugas yang berpangkat rendah, melainkan karena dia sedang menempatkan konsentrasinya pada sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya, pada sisi persimpangan di depan, sekelompok kecil musuh yang membawa peluncur roket di bahunya muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bukan tentara yang berpakaian preman. Meskipun mereka tidak memakai emblem untuk mengidentifikasikan kewarganegaraan mereka, mereka semua mengenakan seragam tempur militer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini pastilah kekuatan serangan amphibi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad tersebut membidik kendaraan Katsuto berada dan menembakkan empat peluru kendali anti-tank.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini praktis menunjukkan jangkauan jarak dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dibidik rudal dengan kecepatan awal yang lebih lambat, tidak akan mungkin semua kendaraan perang bisa menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Kopral Otowa mengendalikan roda agar tidak goyah dan Sersan Tateoka melepaskan kaca depan di sisi penumpang dan meletakkan senapan otomatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rudal kendali meledak di udara, lima meter di depan kendaraan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Api dari ledakan menyelimuti penghalang yang mengelilingi kendaran.&lt;br /&gt;
Peluru ditembakkan dari dalam kendaraan untuk membalas serangan pasukan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan dari luar tidak dapat menembus bagian dalam kendaraan, sebaliknya serangan dari bagian dalam kendaraan dilancarkan tanpa hambatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak perlu dikatakan, bahwa penghalang transparan ini adalah hasil sihir Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatur dirinya sendiri sebagai pusat dari ruang hemisphere, dia mengubah struktur hemisphere untuk menolak kalor yang melebihi tingkat tertentu dan setiap molekul yang lebih besar dari oksigen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat kendaraan bergerak dalam kecepatan tinggi, sihir penghalang Katsuto tidak pernah goyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama perjalanan yang singkat ini, secara pribadi bawahan Fujibayashi memahami arti dari julukannya sebagai &amp;quot;Iron Wall&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=383265</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=383265"/>
		<updated>2014-08-18T22:26:44Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko (Fujibayashi).&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;gallery&amp;gt; &amp;lt;right&amp;gt;&lt;br /&gt;
File:MKnR_v07_161.jpg&lt;br /&gt;
&amp;lt;/right&amp;gt; &amp;lt;/gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MrA: &amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di garasi parkir yang disediakan untuk mobil besar dan kendaraan khusus dimana siswa-siswa SMA Tiga terlibat dalam pertempuran yang tak tentu, kira-kira setengah dari mereka tidak bisa bergabung dalam pertarungan. — Karena mereka sedang mengosongkan isi perut mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senpai: &amp;quot;Ichijou, bisakah kamu mundur sedikit!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ichijou: &amp;quot;Kamu juga senpai, tolong mundur.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelakunya adalah Masaki, bukan teguran itu yang dia pedulikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menodongkan model-pistol CAD spesialisasi yang ternoda oleh darah pasukan gerilya musuh yang tak diketahui kewarganegaraannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bunga darah merah mekar, dan terpercik jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oomph, suara orang lain yang menutup mulutnya membisikkan ke telinga Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap kali dia membunuh seseorang, baik moral teman-temannya dan musuh sedikit turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika ini cukup untuk menakuti mu, kamu seharusnya tidak pernah turun ke medan peperangan di barisan depan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlepas dari bagaimana mata-mata (temannya) merasakannya atau kata-kata apa yang ditujukan langsung padanya, Masaki mengabaikan mereka semua dengan dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangannya benar. Kebenaran tak bisa dibantah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun — berapa banyak tentara yang dengan tenang bisa menyaksikan tubuh manusia pecah dan darah (lebih seperti sel darah merah) berhamburan layaknya debu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik rahasia Keluarga Klan Ichijou, &amp;quot;Rupture&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang mampu menguapkan cairan dengan seketika dalam objek fisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika digunakan pada manusia, darah akan menguap dan selanjutnya tekanan darah akan merobek otot dan kulit. Sel darah merah yang merupakan mayoritas dari komposisi darah, maka akan menyebar ke luar seperti bunga merah yang sedang mekar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain kalangan tertentu, teman sekelas dan para seniornya baru pertama kali mengerti arti dari julukannya sebagai &amp;quot;Crimson&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tempat yang lain, yang merupakan pusat komando terletak di geladak kapal amphibi tersembunyi yang berhasil meluncurkan serangan kejutan mereka, daerah itu tertutupi atmosfer yang sangat berbeda daripada salah satu yang sepenuhnya berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh: &amp;quot;Kita kehilangan komunikasi dengan unit yang dikirim ke tempat persembunyian bawah tanah. Dan juga tidak ada jawaban dari tank bipedal.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas unit komando (CO), yang juga merupakan kapten kapal amphibi yang tersembunyi, menampilkan wajah masamnya ketika dia menerima laporan petugas sinyal komunikasi.  Rencana awalnya  disebut operasi menyusup untuk mengambil sandera sebelum dia menempatkan anggota pasukan mekanis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kerugian dari operasi preman ini sangat melebihi perkiraan awal. Hal ini terutama berlaku untuk regu yang dikirim ke pusat konferensi internasional dan garasi parkir kendaraan besar, dimana korban-korban berbobot besar. Kapten menilai strategi ini yang disebut tipuan mereka untuk membiarkan operasi berjalan, melakukan sebagian besar pekerjaan dengan penuh penyesalan, yang dibutuhkan sedikit pengulangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapten: &amp;quot;Biarkan pasukan mekanis untuk mendarat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memberi perintah untuk meluncurkan tank bipedal dan APC yang diproduksi di negara mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;......Jadi? Mengapa Toshi-nii disini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di pojok alun-alun sebelum stasiun, Chiba bersaudara bertemu pada reuni yang sangat-tidak-hangat (tidak harmonis) (?) adegan. (Saudara tertua sangat senang, jadi mungkin dikatakan reuni tidaklah salah.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun mengapa mereka berada di &amp;quot;pojok&amp;quot;, itu karena Erika maupun Toshikazu yang ahli dalam membersihkan puing-puing &#039;tank bipedal&#039;, sedang menginterogasi pilot yang ditangkap, atau mensterilkan area sehingga helikopter dapat mendarat. — Meskipun dikatakan bahwa Inspektur Toshikazu yang saat ini masih aktif &amp;quot;tidak kompeten dalam proses interogasi&amp;quot; adalah masalah nyata yang dimilikinya sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, itulah alasan mengapa mereka berdua berkeliaran (menjaga kehormatan mereka, Kirihara dan Sayaka juga melakukan hal yang sama).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setidaknya Toshikazu tidak keberatan bahwa sebenarnya dia tidak berkontribusi banyak pada situasi ini — Inagaki juga — jadi dia menikmati percakapan yang kaku ini dengan adik kecilnya, yang berdiri disana dengan kedua tangannya di pinggang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Kenyataan bahwa kamu menanyakan ku, itulah mengapa sepenuhnya menyedihkan ku. Apakah ada sesuatu yang aneh dengan kakak yang baik hati ini ingin membantu adik kecilnya yang tersayang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Baik hati!? Kamu terlalu bernyali mengatakan kata-kata munafik itu......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Hey, hey, Erika, seorang gadis muda seharusnya tidak menggunakan istilah seperti &#039;bernyali&#039;.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Kau! Dan sekarang kamu berani berbicara padaku seperti aku semacam Ojou-sama. Apakah kau bahkan memiliki hak!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Ah, betapa mengerikannya...... Sudah jelas bahwa aku mencintai adik kecilku yang tersayang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin Toshikazu sudah kelewatan dalam kepura-puraannya yang konyol, tetapi semangat Erika cepat turun. Melihat perubahan ekspresi adiknya ke salah satu yang sedang mengamatinya dengan tatapan dingin, Toshikazu mendesah seolah bosan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Setidaknya kedatangan ku untuk membantu adalah kebenaran yang sesungguhnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu mengatakan ini dengan ekspresi bosan dan nada malas, tapi setelah melihat adiknya yang mencibir ke arahnya, tiba-tiba dia mengeluarkan senyuman nakal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Apakah itu sikap yang benar, Erika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Apa maksudmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi Erika sedikit layu. Orang lain lebih kuat, itulah kesannya — Perasaan tidak nyaman yang dia tidak tahu bagaimana menanganinya semenjak masa-masa usia dini-nya dan bukanlah sesuatu yang dengan mudah dihapuskan.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tshikazu: &amp;quot;Aku membawa sesuatu yang bagus untuk mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Sesuatu yang bagus? Aku tidak menginginkan hal semacam itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, Erika masih bertahan — keras kepala dan menolak untuk menyerah. Chiba Toshikazu adalah salah satu dari dua orang yang Erika tidak akan pernah menyerah darinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya hal ini yang Toshikazu setujui, ini adalah sesuatu juga yang adiknya selalu impikan semenjak masa kecilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Jangan seperti itu. Hari ini, ini adalah sesuatu yang benar-benar kamu sangat butuhkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Toshikazu, &amp;quot;Erika kecil&amp;quot; adalah adik kecil lucu yang semua orang ingin goda/ ganggu/ usik. Sekarang, dia berdiri jauh lebih kuat dan lebih manis dari sebelumnya. &amp;quot;Mari kita akhiri ini disini,&amp;quot; dia mengatakan dengan pikiran nakal yang terlintas di kepalanya saat dia mengeluarkan sesuatu yang panjang, objek melengkung dari truk kargo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat sekilas, Erika kehilangan kata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melepaskan sarungnya yang tipis, Toshikazu menyerahkan odachi (pedang) pada Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panjang keseluruhan 180 cm dan bahkan lebih panjang dari tinggi badan Erika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya saja panjang pisau adalah 140 cm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi seorang tachi lengkungan itu terlalu pendek, membuatnya sebuah bentuk yang tidak alami—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Orochimaru? Mengapa itu ada disini......?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Mengapa? Pertanyaan yang konyol, Erika. Orochimaru adalah pedang yang ditempa menggunakan &#039;Yamatsunami&#039;, dan kamulah satu-satunya orang yang dapat melakukan &#039;Yamatsunami&#039;. Baik ayah kita maupun Naotsugu dapat menggunakan &#039;Yamatsunami&#039;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dapat menirunya, satu-satunya yang benar-benar bisa menggunakannya hanyalah kamu. Dengan kata lain, Orochimaru ada untuk mu, untuk memegangnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan Erika gemetar saat dia menerima odachi tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mencengkeram erat beban ini yang cukup membuatnya sempoyongan dan akhirnya berhenti gemetar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga Chiba menempa senjata terkuat. Sama seperti Ikazuchimaru, ini adalah puncak dari pensenjataan jenis-pedang yang ditempa oleh Keluarga Chiba, senjata rahasia yang merupakan sumber kebanggaan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan untuk sesaat, diberikan kebebasan memegang pedang ini adalah sesuatu hal yang bahkan tidak pernah Erika mimpikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Kamu tampak senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar suara kakaknya, keras kepalanya bangkit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlawanan sebelumnya yang dia tujukan pada kakaknya telah menghilang. Seluruh tubuh Erika difokuskan pada Orochimaru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia harus mengatakan mengapa, itu karena pedang ini—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Apakah kamu segembira itu untuk memegang pedang tercinta yang kamu lihat sebagai keberadaan dari dirimu sendiri, Erika? Hm...... Jadi itu yang terjadi. Tak masalah apa yang ayah kita atau Naotsugu pikirkan, Erika, kamu adalah benar-benar anak perempuan dari Keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;......Hmph! Aku akan katakan terima kasih untuk saat ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toshikazu: &amp;quot;Itulah mengapa seorang gadis muda tidak seharusnya begitu kasar.......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menunggu Toshikazu untuk menyelesaikan kata-katanya, Erika berbalik dan pergi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Erika berjingkrak pergi dengan Orochimaru di genggamannya,  Toshikazu tersenyum gembira pada sikap adiknya yang mudah dipahami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=383260</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=383260"/>
		<updated>2014-08-18T22:23:05Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko (Fujibayashi).&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;gallery&amp;gt; &amp;lt;right&amp;gt;&lt;br /&gt;
File:MKnR_v07_161.jpg&lt;br /&gt;
&amp;lt;/right&amp;gt; &amp;lt;/gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MrA: &amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di garasi parkir yang disediakan untuk mobil besar dan kendaraan khusus dimana siswa-siswa SMA Tiga terlibat dalam pertempuran yang tak tentu, kira-kira setengah dari mereka tidak bisa bergabung dalam pertarungan. — Karena mereka sedang mengosongkan isi perut mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senpai: &amp;quot;Ichijou, bisakah kamu mundur sedikit!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ichijou: &amp;quot;Kamu juga senpai, tolong mundur.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelakunya adalah Masaki, bukan teguran itu yang dia pedulikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menodongkan model-pistol CAD spesialisasi yang ternoda oleh darah pasukan gerilya musuh yang tak diketahui kewarganegaraannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bunga darah merah mekar, dan terpercik jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oomph, suara orang lain yang menutup mulutnya membisikkan ke telinga Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap kali dia membunuh seseorang, baik moral teman-temannya dan musuh sedikit turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Jika ini cukup untuk menakuti mu, kamu seharusnya tidak pernah turun ke medan peperangan di barisan depan.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlepas dari bagaimana mata-mata (temannya) merasakannya atau kata-kata apa yang ditujukan langsung padanya, Masaki mengabaikan mereka semua dengan dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangannya benar. Kebenaran tak bisa dibantah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun — berapa banyak tentara yang dengan tenang bisa menyaksikan tubuh manusia pecah dan darah (lebih seperti sel darah merah) berhamburan layaknya debu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik rahasia Keluarga Klan Ichijou, &amp;quot;Rupture&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang mampu menguapkan cairan dengan seketika dalam objek fisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika digunakan pada manusia, darah akan menguap dan selanjutnya tekanan darah akan merobek otot dan kulit. Sel darah merah yang merupakan mayoritas dari komposisi darah, maka akan menyebar ke luar seperti bunga merah yang sedang mekar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain kalangan tertentu, teman sekelas dan para seniornya baru pertama kali mengerti arti dari julukannya sebagai &amp;quot;Crimson&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382715</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382715"/>
		<updated>2014-08-17T10:19:19Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko (Fujibayashi).&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;gallery&amp;gt; &amp;lt;right&amp;gt;&lt;br /&gt;
File:MKnR_v07_161.jpg&lt;br /&gt;
&amp;lt;/right&amp;gt; &amp;lt;/gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MrA: &amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382599</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382599"/>
		<updated>2014-08-17T02:54:11Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;gallery&amp;gt; &amp;lt;right&amp;gt;&lt;br /&gt;
File:MKnR_v07_161.jpg&lt;br /&gt;
&amp;lt;/right&amp;gt; &amp;lt;/gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MrA: &amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382597</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382597"/>
		<updated>2014-08-17T02:53:00Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;right&amp;gt;&amp;lt;gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
File:MKnR_v07_161.jpg&lt;br /&gt;
&amp;lt;/gallery&amp;gt;&amp;lt;/right&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MrA: &amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382593</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382593"/>
		<updated>2014-08-17T02:51:51Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &lt;br /&gt;
&amp;lt;gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
File:MKnR_v07_161.jpg&lt;br /&gt;
&amp;lt;/gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MrA: &amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382591</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382591"/>
		<updated>2014-08-17T02:50:29Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:MKnR_v07_161.jpg&lt;br /&gt;
&amp;lt;/gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MrA: &amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382586</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382586"/>
		<updated>2014-08-17T02:48:02Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &lt;br /&gt;
&amp;lt;gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
File:http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:MKnR_v07_161.jpg&lt;br /&gt;
&amp;lt;/gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MrA: &amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382585</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382585"/>
		<updated>2014-08-17T02:45:58Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &lt;br /&gt;
&amp;lt;gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
File:http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:MKnR_v07_161.jpg|Caption1&lt;br /&gt;
&amp;lt;/gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:MKnR_v07_161.jpg&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382572</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382572"/>
		<updated>2014-08-17T02:16:10Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:MKnR_v07_161.jpg&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382571</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382571"/>
		<updated>2014-08-17T02:13:30Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr.A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:MKnR_v07_161.jpg&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                            ◊ ◊ ◊&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382570</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382570"/>
		<updated>2014-08-17T02:11:14Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mr.A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mr. B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mr. C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:MKnR_v07_161.jpg&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
◊ ◊ ◊&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382569</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382569"/>
		<updated>2014-08-17T02:08:14Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan baja, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382565</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382565"/>
		<updated>2014-08-17T02:01:24Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri disamping Kanon saat dia bengong, Fujibayashi memberikan pujiannya sambil tersenyum kecil. Mayumi merasa sedikit malu sedangkan Miyuki hanya tersenyum saat keduanya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;......Kelompok yang pergi melalui terowongan bawah tanah sepertinya baik-baik saja. Tidak ada jejak seseorang yang tertimbun dibawah puing-puing runtuhan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko adalah salah satu yang melaporkan hal tersebut. Setelah menutup matanya dan menampakkan ekspresi yang mengindikasikan sebagian pikirannya berada di tempat lain, dia telah mengirimkan salah satu dari 5 inderanya dengan sihir roh untuk menginvestigasi hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Jadi begitu ya. Karena seseorang dari keluarga Yoshida mengatakan hal itu, pastilah itu kebenarannya. Kerja bagus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Tidak, itu bukanlah sesuatu yang patut dipuji.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pujian Fujibayashi, Mikihiko buru-buru membuka mata dan membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Looks like all the members who delighted in poking fun at innocent teenagers had gathered together.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;—Jadi, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika adalah salah satu yang menanyakan tindakan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat bahwa Fujibayashi tidak gentar sedikitpun pada situasi perang ini, dia benar-benar telah matang sebagai orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Melihat keunggulan tank bipedal sejauh ini, situasi akan memburuk lebih dari yang kita bayangkan. Berdasarkan sudut pandang ku, aku menyarankan evakuasi ke markas di Nogeyama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Tetapi bukankah itu adalah salah satu target utama penyerangan musuh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Mari, saat ini setiap penyerangan musuh tidak akan membedakan antara pasukan perang dan warga sipil. Bahaya tidak akan berkurang sedikit pun bahkan jika kamu berpisah dari kelompok militer. Lebih baik, dapat aku katakan ini bahkan akan lebih berbahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi menolak argumen Mari dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Lalu, Saegusa-senpai, haruskah kita pergi ke Nogeyama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori menanyakan pertanyaan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, Mayumi menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku berencana menghubungi transportasi helikopter untuk mengangkut warga sipil yang belum dievakuasi, secepatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Mayumi mengatakan ini, pandangannya teralihkan ke arah depan stasiun. Disana, menatap ke pintu masuk dalam keputus-asaan, terdapat warga sipil yang tak terhitung jumlah hanya berdiri disana, dan jumlahnya terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Pertama, puing-puing reruntuhan harus disingkirkan untuk menjamin area pendaratan aman. Aku berencana bertahan disini sampai helikopter datang. Mari, bawa dan evakuasi semua orang  bersama Kyoko.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;Apa yang kau katakan!? Kamu ingin tetap disini sendirian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanggapan yang sepenuhnya tak diharapkan ini, tentu saja Mari mengalami reaksi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang jawaban Mayumi mantap (teguh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;ini adalah tanggung jawab orang-orang yang menyandang nama Sepuluh Master Klan, Mari. Kami bersyukur atas segala macam hak istimewa yang diberikan atas nama Sepuluh Master Klan. Walaupun negara ini secara resmi tidak menganut aristokrasi, pada kenyataannya, kami sebagai Sepuluh Master Klan memperoleh kebebasan hukum. Sebagai harga untuk hak istimewa ini, kami diharuskan untuk mengkontribusikan kekuatan kami selama kejadian ini berlangsung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari: &amp;quot;—Maka aku juga ikut bertahan disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketegasan tertanam dalam kata-kata Mayumi — atau mungkin ini adalah bentuk kepasrahan. Sekarang salah satu yang mendukung Mari adalah Isori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Aku juga, adalah anggota Seratus Keluarga Klan yang diberi mandat dari pemerintah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Jika Kei bertahan, maka aku juga! Aku juga anggota dari Seratus Keluarga Klan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Lalu, aku juga. Terakhir kali, Aku adalah anak keluarga Chiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Begitu pun. Onii-sama terlibat dalam pertempuran, aku tidak bisa diam dan tidak melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa A: &amp;quot;A-Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuku: &amp;quot;Aku akan menghubungi ayahku untuk mengurus masalah helikopter.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leo: &amp;quot;Aku bukan anggota Sepuluh Master Klan atau Seratus Keluarga Klan...... tetapi ketika gadis-gadis dari tingkatan yang lebih rendah ikut bertahan, bagaimana bisa aku menyelinap pergi dengan sebuah ekor diantara kakiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa B: &amp;quot;Aku juga. Aku percaya diri pada bakat ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayaka: &amp;quot;Aku juga akan ikut bertahan. Walaupun aku tidak seperti Erika-chan, Kirihara-kun, atau seseorang yang kuat, ijinkan aku menggunakan amendemen ku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mikihiko: &amp;quot;Keluarga Yoshida bukan anggota Seratus Keluarga Klan...... But we are also recipients of preferential treatment.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizuki: &amp;quot;Ya, aku tidak mempunyai kekuatan, tetapi setidaknya aku dapat menjadi &#039;indera penglihatan&#039; semua orang .......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa C: &amp;quot;......Semua underclassmen ingin ikut bertahan, bagaimana bisa kita hanya melarikan diri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suzune: &amp;quot;Memang. Aku khawatir meninggalkan Mayumi sendirian. Mungkin ada sesuatu hal yang tak Mayumi harapkan, ingin diabaikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Aku katakan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah komentar Suzune, akhirnya Mayumi menyampaikan protesnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Menyatakan...... aku rasa semua orang disini adalah idiot juga......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan tipuan. Ini adalah keluhan yang secara jujur Mayumi ungkapkan dalam &amp;quot;keputus-asaan&amp;quot;, wajah cantiknya dipenuhi dengan kepasrahan saat dia menoleh ke Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Seperti yang kau dengar. Serius, semua anak-anak ku sengaja durhaka .......... Aku meminta maaf tidak bisa mengambil tawaran mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Mayumi menunduk meminta maaf dan kelompok di belakangnya mengalihkan mata mereka seperti penjahat, wajah Fujibayashi tampak sangat serius, tapi dalam batin dia mengetahui hal ini menjadi sangat menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tidak, mereka sangat bisa diandalkan. Ijinkan aku untuk meninggalkan beberapa bawahan ku disini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Tidak, itu tidak perlu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tersebut tidak datang dari kelompok siswa SMA Pertama tetapi malahan datang dari belakang Fujibayashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. A: &amp;quot;Inspektur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Toshi-nii?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua nama yang berbeda untuk orang yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba beralih menghadap Fujibayashi, yang dimaksudnya sebagai &amp;quot;Inspektur&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Seperti tugas militer untuk mengusir penjajah, ini adalah tugas polisi untuk melindungi warga sipil. Kami akan bertahan disini. Fujibayashi...... Ahem, Letnan Fujibayashi, tolong atur pertemuan (waktu dan tempat) dengan unit mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:MKnR_v07_161.jpg&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti. Inspektur Chiba, Aku serahkan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk yang luar biasa ini dikaitkan dengan deklarasi yang selayaknya dramatis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Fujibayashi bahkan tidak bereaksi pada hal ini saat dia dipuji dengan kerennya dan dikesampingkan dengan cepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inspektur Chiba: &amp;quot;Hm......Sungguh wanita yang luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erika: &amp;quot;Ha, mimpi sana. Dia bukan tipe wanita yang bisa takluk dalam pelukan Toshi-nii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, kata-kata yang dia gumamkan pada dirinya sendiri diremukkan tanpa ampun oleh tanggapan adiknya, menyebabkan Inspektur Chiba benar-benar hanya bisa berdiri &amp;quot;tercengang&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                              ◊ ◊ ◊&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382564</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382564"/>
		<updated>2014-08-17T01:57:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-size: 200%;&amp;quot;&amp;gt;◊ ◊ ◊&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah bimbingan bawahan Fujibayashi, kelompok Mayumi telah tiba di alun-alun sebelum stasiun yang menuju ke tempat persembunyian bawah tanah dan terkejut tanpa bisa berkata-kata atas pemandangan mengerikan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382083</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382083"/>
		<updated>2014-08-15T13:52:34Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                 ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                   ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh alun-alun telah runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas, ada blok baja raksasa sedang berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Tank bipedal...... Dari mana mereka mendapatkannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini tampaknya menjadi musuh yang tak terduga oleh Fujibayashi, kalau dilihat dari nada suaranya yang terheran-heran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah robot humanoid yang bisa berjalan, lapisan luarnya dilindungi plat lapis baja yang terbuat dari paduan logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawahnya pendek, kakinya pendek yang dilengkapi pijakan dan perangkat berjalan sementara tubuhnya berbentuk seperti mobil kecil dengan kursi tunggal dan dilengkapi dengan segala macam senjata. Robot itu juga mempunyai dua lengan mekanik yang panjang, tetapi tidak memiliki kepala.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robot tersebut memiliki tinggi total 3,5 meter, tinggi bahu sekitar 3 meter, lebar 2,5 meter dan panjang 2,5 meter. Senjata ini awalnya dikembangkan oleh Eropa Timur untuk memusnahkan pasukan infanteri di area perkotaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jumlah mereka ada 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilengkapi dengan pilot, berat total adalah sekitar 8 ton. Bahkan, jika robot-robot itu ada disana (saat peristiwa runtuhnya alun-alun), hal ini sangat tidak mungkin bahwa mereka dapat meruntuhkan jalanan beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat perlindungan bawah tanah atau mungkin terowongan harus mengalami serangan dari tank bipedal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Rasakan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isori: &amp;quot;Kanon, menggunakan &#039;Mine Genesis&#039; akan menimbulkan lebih banyak kekacauan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Kanon marah dan siap melepaskan sihirnya, tetapi dihentikan oleh Isori dengan meraih pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi dibawah tanah yang tidak tentu, ada kemungkinan yang tinggi bahwa menggunakan sihir osilasi getaran mungkin akan lebih memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanon: &amp;quot;Aku takkan menggunakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengibaskan tangan Isori, Kanon sedang mengaktifkan sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secepatnya dia membidik targetnya,&lt;br /&gt;
—tak hanya ditembak sampai hancur, robot-robot itu juga terselimuti oleh es putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miyuki: &amp;quot;Ah......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Mayumi dan Miyuki. Kami bahkan tidak punya waktu untuk melakukan apa-apa.&amp;quot;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382068</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382068"/>
		<updated>2014-08-15T12:32:08Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat persembunyian melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir tempat persembunyian dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                 ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat persembunyian bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam tempat persembunyian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat persembunyian untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk tempat persembunyian dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu tempat persembunyian yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong persembunyian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                   ◊ ◊ ◊&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Chris-kun&amp;diff=382061</id>
		<title>User:Chris-kun</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Chris-kun&amp;diff=382061"/>
		<updated>2014-08-15T12:08:38Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;私は本当に水泳が好き&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
会えてうれしいよ...........&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Chris-kun&amp;diff=382058</id>
		<title>User:Chris-kun</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Chris-kun&amp;diff=382058"/>
		<updated>2014-08-15T12:06:41Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;私は本当に水泳が好き&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382055</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=382055"/>
		<updated>2014-08-15T12:01:54Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat penampungan melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir penampungan dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                 ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat penampungan bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam penampungan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat penampungan untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk penampungan dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu penampungan yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong penampungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan, hal ini dapat membangunkannya dari mimpi buruk ini .......... Azusa sendiri berdoa semoga begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaris terkubur hidup-hidup selama 11 jam, Hirakawa menghela napas lega di dekat langit-langit yang dilindungi lapisan baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya memiliki waktu luang untuk membenarkan posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu rekor mengatur tindakan refleks? Hirakawa pikir saat dia tenggelam dalam kepanikan. Alasan mengapa dia berhasil sepertinya karena sebenarnya dia tidak panik melainkan terpengaruh oleh sesuatu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, anggota tubuhnya bereaksi terlebih dahulu sebelum dia mencoba melompat dari pemuda yang memeluknya. Terlalu malu untuk mengangkat kepalanya, tetapi pada saat yang sama, dia penasaran seperti apa rupa/ wajah pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia terus menundukkan kepalanya sementara secara diam-diam melirik wajah pemuda tersebut, tetapi tindakan yang mencurigakan ini tampaknya tidak mengganggu pikiran pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Apa kau baik-baik saja? Silahkan duluan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang mempedulikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Hirakawa, hal ini terlihat seperti keabadian semenjak dia mendengar seseorang yang mengatakan hal semacam itu. Antara mengambil keuntungan orang lain dan terlihat sebagai &amp;quot;kolaborator&amp;quot;, tidak ada rasa saling peduli. Setelah misinya gagal dan penangkapannya yang berikutnya, segala sesuatu yang dia dengar terdengar seperi omelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pemuda ini menyatakan rasa khawatir pada kondisinya.........Untuk beberapa alasan, ini adalah perasaan yang dia punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Ah, tunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa pergi melalui pintu — dan tanpa sadar memegang seseorang yang memperhatikannya dan membawanya menuju kemari — baju pemuda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hirakawa: &amp;quot;Baiklah...... Terima kasih......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, kata-kata itu yang dapat dia ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tomitsuka: &amp;quot;Hm? Sama-sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pemuda tersebut (pada saat ini, Hirakawa belum menyadari nama Tomitsuka) mendengar kata-katanya, Hirakawa merasa sangat gembira. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                   ◊ ◊ ◊&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=381897</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=381897"/>
		<updated>2014-08-14T23:16:31Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat penampungan melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir penampungan dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                 ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat penampungan bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam penampungan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat penampungan untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk penampungan dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berseru kepada siswa, dosen dan yang lainnya yang masih tergeletak di lantai dan mendesak mereka untuk segera melarikan diri melalui pintu penampungan yang telah dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuka pergi untuk menangani korban yang terluka, sehingga Hirakawa ditinggalkan seorang diri dalam kelompok yang berjumlah 60 orang dan dia hanya bisa jongkok tanpa bahkan mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar, langit-langit itu runtuh. Dinding juga hancur. Jika itu terjadi, mengapa dia tidak terkubur hidup-hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan membuka matanya dengan ragu-ragu, Hirakawa terkejut pada pemandangan yang terjadi di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baja dan beton bercampur bersama-sama seperti mainan membentuk sebuah kubah dengan sebuah celah kecil. Kemungkinan yang mustahil ini menyebabkan Hirakawa hanya bisa bengong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Apa yang kau lihat!? Bergegaslah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menegur, seseorang meraih tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersentak kaget panik dan secara refleks dia mencoba melepaskan genggaman tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tangan yang memegang Hirakawa terasa hangat tanpa rasa sakit dan kekuatan genggamannya cukup kuat untuk menolak melepaskan pegangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mr. X: &amp;quot;Ayo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memikirkan penolakan refleksifnya, tangan yang menarik tangannya bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka, tidak ada suara atau keberadaan manusia. Sementara dia bengong, dia adalah satu-satunya yang tertinggal dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan, cahaya lemah menerangi jalan didepan, mungkin ini disebabkan oleh orang-orang yang telah melarikan diri dari reruntuhan dan menyalakan lampu senter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, otak Hirakawa bahkan tidak berfungsi. Dia hanya dibimbing oleh tangannya dan berlari secepat mungkin meskipun posturnya membungkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya di ujung terowongan semakin terang sampai akhirnya mereka melihat pintu keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang tidak spesifik terdengar telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dari puing-puing tidak mampu lagi menopang beban dan mulai mengalami keretakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bencana terjadi dalam gerakan lambat di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pemuda sentak menarik Hirakawa, meng-apit tangan Hirakawa ke dadanya sementara tangan kanannya meng-apit sisi kanan pinggangnya. Tiba-tiba, Hirakawa mamperhatikan bahwa tubuhnya sedang ditarik bersama dengan barang bawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan di depannya memegang erat-erat, Hirakawa sadar bahwa tangannya di apit ke dada oleh orang yang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Hirakawa menyadari bahwa hal ini adalah pergerakan inersia yang disebabkan akselerasi darurat, mereka telah lolos dari reruntuhan puing-puing yang jatuh pada lorong penampungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat melihat Tomitsuka berhasil menyelamatkan seorangf gadis muda yang belum menyelamatkan diri, Azusa akhirnya menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah melihat wajah gadis muda, tiba-tiba hatinya disambar rasa amarah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Adik termuda Hirakawa-senpai......)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai anggota Tim Teknisi untuk Kompetisi 9 Sekolah, Azusa memiliki hubungan dekat dengan Hirakawa Koharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbudaya dan santun, Hirakawa adalah upperclassman yang Azusa kenal dengan baik, dan pada saat yang sama, dia adalah senpai yang unggul dalam bidang teknis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Azusa pertama kali mendengar bahwa adiknya berusaha melakukan sabotase pada pekerjaan perwakilan tim, Azusa awalnya menduga bahwa ia telah salah sangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum pernah bertemu dengan adiknya secara langsung, tetapi berdasarkan pemahaman yang didapat dari percakapan santai, Azusa tidak percaya jika dia adalah seorang gadis yang melakukan hal semacam itu.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Oleh karena itu dia dihantam dua kali lipat atas hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kepanikannya melepaskan diri dari pemuda yang membawanya dari pelukannya dan menjatuhkan kepalanya karena malu, sementara melirik ke pemuda tersebut, dia tampak seperti underclassman biasa lainnya.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=381764</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=381764"/>
		<updated>2014-08-14T16:33:35Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan dosen (termasuk orang luar) berujung ke tempat penampungan melalui terowongan bawah tanah dan pasukan gerilyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir penampungan dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan dosen yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                 ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, dosen dan individu terkait lainnya, mencapai tempat penampungan bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam penampungan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para dosen juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat penampungan untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk penampungan dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=381509</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=381509"/>
		<updated>2014-08-14T03:51:27Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan fakultas (termasuk orang luar) berujung ke tempat penampungan melalui terowongan bawah tanah dan geriyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir penampungan dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan fakultas yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                 ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok yang dipimpin Azusa yang termasuk siswa SMA Pertama, fakultas dan individu terkait lainnya, mencapai tempat penampungan bawah tanah sedikit lebih lambat dari sekolah lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan keterlambatan mereka karena jumlah orang yang mereka evakuasi lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berjumlah lebih dari 60 orang. Biasanya, tidak sebanyak ini. Namun mereka mencoba untuk mengevakuasi semua orang ke lokasi tertentu tanpa meninggalkan seseorangpun, tentu saja diperlukan usaha yang ekstra, dan ditambah bahwa mereka harus melawan serangan musuh sepanjang jalan, jumlah yang banyak tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu masuk utama yang memungkinkan akses keluar selama krisis telah ditutup dari kedatangan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci harus dilepaskan oleh pengungsi sesudah berada di dalam penampungan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara pintu dibuka, Hattori dan Sawaki mengawasi para pejalan kaki di alun-alun (area bawah tanah dibangun sebagai alun-alun) sebelum pintu masuk utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pihak fakultas juga memenuhi kewajiban mereka sebagai orang yang lebih dewasa. Asuka menangani korban cedera, Haruka menenangkan siswa yang cemas, sedangkan Tsudzura bersama dengan Tomitsuka mengawasi dengan waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanya, mungkin inilah alasannya — mengapa Tsudzura menemukan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tsudzura: &amp;quot;Semuanya, tiarap dan lindungi kepala kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada suara aneh yang datang dari langit-langit lorong bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beton berderit dan bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu-lampu padam, terowongan berubah menjadi kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Retakan muncul di seluruh langit-langit dan dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua ini terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa yang menjerit ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang menunduk dan berusaha berlindung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lain berusaha menahan runtuhan logam, beton dan debu dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, tidak peduli kekuatan apa yang menyebabkan hal ini, runtuhnya terowongan tak dapat dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Azusa menggunakan terminal yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan orang-orang di tempat penampungan untuk menyuruh mereka bergegas dan membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar peringatan Tsudzura, dia tidak dapat membantunya melainkan memalingkan wajahnya, dan sekarang dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tragedi yang terbentang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak ada waktu untuk menutup matanya saat langit-langit melengkung dan dinding mulai mengelupas.&lt;br /&gt;
Dia tidak khawatir tentang terperangkap dalam reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sedang berdiri di luar pintu, pintu masuk penampungan dilindungi dengan lapisan campuran logam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi siswa lainnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa: &amp;quot;......Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah reruntuhan ditangani, dia menggunakan lampu yang tersisa runtuhan lorong untuk menyisir reruntuhan terowongan, tapi matanya tidak meluapkan air mata kesakitan. Sebaliknya, suara terkejut karena pemandangan yang tak terduga ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak satu pun siswa SMA Pertama dikubur hidup-hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Runtuhan beton membentuk seperti layaknya sebuah kubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan macam apa yang memungkinkan runtuhan beton yang besar untuk tersusun secara sempurna menjadi kubah yang memberikan ruang untuk setengah tinggi seseorang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini bukanlah murni kebetulan semata......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan bahwa fenomena ini terjadi secara alami adalah 0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(......Aku mengerti, ini adalah Polyhedra Handle! Itu adalah sihir Tsudzura-sensei!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Polyhedra Handle&amp;quot; yang dia ucapkan tidak mengacu pada perintah yang digunakan untuk menggambarkan proyeksi 3-D, tapi sihir yang membelah objek fisik menjadi berbentuk prisma kuadrat dan piramid, dan memanipulasinya untuk membentuk proyeksi sederhana untuk membentuk variasi bangunan skala besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir modern kurang unggul dalam memanipulasi satu aspek dari suatu objek. Dalam rangka menghentikan reruntuhan, pendekatan khas dilakukan untuk mengatur seluruh bagian lorong bawah tanah sebagai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Polyhedra Handle memisahkan satu objek menjadi beberapa komponen dan berusaha untuk mengubah salah satu kompenen untuk mempengaruhi seluruh komponen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, hal ini membutuhkan kemampuan untuk memisahkan satu objek menjadi beberapa potongan kecil. &lt;br /&gt;
Sebaliknya, penyihir dapat menciptakan keajaiban ketika hal itu terlihat mustahil. — seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya pemahaman bahwa lorong bawah tanah tidak dapat menopang berat berlebihan dan sebentar lagi runtuh, Tsudzura menggunakan tekanan pasir untuk membentuk kubah dan mengontrol dampak dari puing-puing yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, pada akhirnya ini hanyalah kubah beton yang bersifat sementara dan kurang kokoh dibandingkan batu alam.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa: &amp;quot;Semuanya, cepatlah pergi dari sini!&amp;quot;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=381457</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=381457"/>
		<updated>2014-08-14T00:34:27Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan fakultas (termasuk orang luar) berujung ke tempat penampungan melalui terowongan bawah tanah dan geriyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir penampungan dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam hatinya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan fakultas yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                 ◊ ◊ ◊&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=381158</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=381158"/>
		<updated>2014-08-13T11:55:57Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan fakultas (termasuk orang luar) berujung ke tempat penampungan melalui terowongan bawah tanah dan geriyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir penampungan dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam perutnya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan fakultas yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                 ◊ ◊ ◊&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=381157</id>
		<title>Mahouka Koukou no Rettousei (Indonesia):Volume 7 Chapter 11</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Mahouka_Koukou_no_Rettousei_(Indonesia):Volume_7_Chapter_11&amp;diff=381157"/>
		<updated>2014-08-13T11:54:34Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Chris-kun: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Konflik antara kelompok siswa SMA Pertama dan fakultas (termasuk orang luar) berujung ke tempat penampungan melalui terowongan bawah tanah dan geriyawan bersenjata dalam terowongan mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total pengungsi mencapai hampir 60 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak serangan yang datang setelah presentasi SMA Pertama dimulai hingga selesai, jumlah siswa-siswi yang datang untuk mendukung mereka, telah mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
Secara mental, Azusa sangat menyesalkan kejadian ini, tetapi sebagai Presiden Dewan Siswa, dia harus berani menghadapinya apa pun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didepan mereka terdengar suara tembakan dan teriakan menjerit.&lt;br /&gt;
Itu adalah suara Sawaki yang mengalahkan pasukan musuh bersenjata api di barisan depan. &lt;br /&gt;
Dengan upaya gabungan semua orang, senjata utama seperti senjata api dan pistol semi-otomatis telah berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa juga menggunakan sihir untuk memadatkan udara sekitar untuk menciptakan ledakan yang melumpuhkan 2 pasukan musuh beserta senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya terbentang di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terowongan ini bukanlah sebuah lubang yang digali pada abad sebelumnya. Ada banyak lampu yang menerangi jalan sepanjang terowongan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepanjang lorong bawah tanah, beberapa kekacauan tergambar sepanjang jalan.&lt;br /&gt;
Umumnya, dia akan mencoba menghindari untuk melihat pemandangan tragis ini. Namun, tugasnya sebagai perwakilan siswa, Azusa terpaksa menahan rasa takutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mempunyai pengalaman dalam keterampilan sihir tempur atau perintah skuad taktis.&lt;br /&gt;
Bahkan jika dia tidak mengatakan apapun, pihak keamanan yang dipilih dari Grup Aktivitas Klub dan Dewan Kedisiplinan tidak akan membiarkan pasukan musuh mendekati kelompok mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Azusa berjuang menahan cairan lambung yang meningkat di tenggorokannya dan dilihatnya Hattori dan Sawaki datang untuk mengusir pasukan musuh. Yang bisa dilakukan A-chan adalah menonton mereka, sesuai dengan tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya karena jumlah musuh yang sedikit, untungnya tidak ada korban jiwa di pihak mereka.&lt;br /&gt;
Namun, penyihir tidak abadi.&lt;br /&gt;
Mereka akan berdarah jika dipotong, mati jika ditembak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertahanan sihir tidak kebal. Jika energi kinetik peluru melampaui kemampuan sihir untuk mengubah Eidos, maka penghalang sihir dapat ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengalami semacam resiko karena sebagai barisan perisai hidup kita. Dia percaya bahwa mengalihkan perhatiannya dari kawan-kawannya yang sedang melindungi orang-orang termasuk dirinya, yang tidak kompeten dalam pertempuran, akan menjadikan sebuah pengkhianatan tertinggi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan seksama, Azusa mengamati Sawaki saat ia (Sawaki) menggunakan kepalan tangan dan kakinya untuk melumpuhkan pasukan musuh yang menyerbu dari segala arah, serta Hattori yang berdiri dibelakangnya untuk memberikan tembakan perlindungan dengan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasukan musuh yang keluar dari perlindungannya juga dihancurkan oleh Sawaki dengan mudahnya. &lt;br /&gt;
Musuh mereka adalah Asosiasi Asia-Timur, sehingga sulit membedakan kontur wajah mereka dengan warga sipil biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang memegang senjata api besar seperti senapan militer dapat segera diidentifikasi sebagai musuh, namun pasukan musuh yang mengintai didepan dengan pisau tempur yang tersembunyi sulit untuk membedakannya dari rata-rata warga sipil. Oleh karena itu, Sawaki mengabaikan segala sesuatu dan hal yang membedakan musuh dan warga sipil.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memperkuat pertahanannya dan menghajar siapa saja yang mengangkat tangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
Dia hanya dapat mengandalkan strategi kasar ini karena untuk memperkokoh pertahanan superlatifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konvergensi gerak-Tipe kombinasi”Air Armor&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama mengatur 3-5 centimeter udara di sekitar tubuhnya sebagai target, dia merubah permukaan kulitnya menjadi lebih halus dan menurunkan sudut penetrasi fisik sehingga ia bisa menghindari peluru berkecepatan tinggi dengan mass rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan semata-mata keterampilan sihir atau fisik, tetapi kombinasi dari dua hal dimana menghasilkan kecepatan dan teknik yang diperlukan untuk melancarkan strategi bunuh diir praktis ini.&lt;br /&gt;
Musuh yang baru muncul mengayunkan pedang kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berulang kali mengaktifkan sihir, Sawaki menggunakan sihir percepatan diri pada dirinya.&lt;br /&gt;
Kecepatan tinjunya mendekati kecepatan sonik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelilingi oleh udara yang dipadatkan, tinjunya memecahkan hambatan suara.&lt;br /&gt;
Disertai ledakan, pasukan musuh terpental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik mematikan ini berhasil menghambat musuh-musuh yang baru muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tidak berpengaruh pada ancaman yang muncul berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti stamina fisik yang terbatas, kekuatan mental manusia juga terbatas. Pukulan Sawaki menyebabkan pasukan-pasukan musuh berbenturan satu sama lain dibelakangnya, memaksa mereka berbenturan dengan dinding dan jatuh tersungkur di tanah. Melihat hal ini, semngat para musuh akhirnya mulai runtuh.&lt;br /&gt;
Saat Sawaki melepaskan pertahanan sihirnya, teman sekelas yang marah meluncurkan bola-bola uap listrik pada musuh yang melarikan diri..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skuad Fujibayashi memiliki dua kendaraaan tempur militer (nb: seperti humvee hummer) dan ada delapan orang termasuk Fujibayashi. Meskipun unit ini cukup kecil untuk dinilai sebagai sebuah unit, tapi setiap anggota unit terlihat sangat kompeten. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Mayumi, maafkan aku...... aku tidak bisa menampung semua orang di dalam kendaraan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi menyesal, Fujibayashi memberitahukan Mayumi, yang tampaknya terpesona dengan aura tempur yang kuat pada setiap anggota unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Ah, tidak, awalnya kita memutuskan untuk mengevakuasi dengan berjalan kaki......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Benarkah. Tetapi bukankah itu terlalu jauh, dan dimana kamu berencana untuk mengevakuasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbicara kepada Mayumi dan tidak pada Katsuto karena mereka adalah kenalan lama, tetapi Mayumi sungguh-sungguh berharap bahwa dia juga mendiskusikan hal ini dengan Katsuto. Pada kondisi tersebut, Katsuto pasti takkan ragu-ragu menjawab pertanyaannya dibandingkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Unit dari regu Tsuchiya menggunakan Nogeyama sebagai pos unit dan terlibat dalam sweeping pasukan gerilya musuh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kami masih belum bisa memastikan apakah kapal yang disamarkan di dermaga bukit sudah merapat, tetapi mereka akan segera mungkin membongkar kekuatan serangan mekanis. Dengan cara ini, garis pantai akan berubah menjadi pusat medan perang, jadi aku sarankan kamu mengevakuasi ke dalam kota.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi: &amp;quot;Lalu......sesuai yang kita rencanakan, aku berpikir penampungan dekat stasiun mungkin akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayumi mengatakannya dengan sedikit bingung saat ia melirik Katsuto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Setuju. Itu akan lebih baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Katsuto menggangguk setuju, Mayumi terlihat lega.&lt;br /&gt;
Saat ini, Fujibayashi tersenyum kecil, tapi hal ini tidak terdeteksi, bahkan oleh Mayumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemudian kami akan memberikan perlindungan dengan mobil didepan, jadi kami hanya mengikuti sesuai dengan kecepatan mu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan ini, Fujibayashi mendekati salah satu kendaraan dengan Mayumi dan Mari yang tepat dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Letnan Fujibayashi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Katsuto tidak bergerak dan memanggil Fujibayashi dari belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi tidak menunda dan segera menoleh.&lt;br /&gt;
Seolah-olah ia diharapkan akan dipanggil untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;aku tahu ini adalah permintaan yang agak keras kepala, tapi bisakah Anda meminjamkan saya sebuah mobil?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gila, semua siswa SMA Pertama pikir ketika mereka mendengar hal itu. Hanya ada 2 mobil. Juga, mobil-mobil tersebut tidak hanya mengangkut orang tapi juga menyimpan amunisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Kemana kamu akan pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bukan waktunya untuk melakukan tindakan independen. Namun, Fujibayashi tidak segera menolak permintaan Katsuto dan menanyakan alasannya untuk tindakan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katsuto: &amp;quot;Untuk cabang Asosiasi Sihir. Meskipun saya hanya seorang pengganti, saya masih seorang wakil dari Konferensi Master Klan dan harus memenuhi tanggung jawa saya sebagai anggota Asosiasi Sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara dari dalam perutnya. Tidak seperti anak-anak muda yang berpikiran pendek dengan fantasi heroik, suaranya adalah suara seseorang yang memutuskan untuk menanggung bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Dimengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi menjawab terus terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Sersan Tateoka, Kopral Otowa. Dampingi Juumonji ke Asosiasi Sihir cabang Kanto.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memperhatikan kebingungan Katsuto, dia menyuruh dua bawahannya dan meminjamkannya mobil. Selanjutnya, ia mengangkat suaranya terhadap Mayumi dan yang lainnya saat mereka berdiri disamping kendaraan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fujibayashi: &amp;quot;Cepat, masuk. Kami tidak bisa membiarkan kalian membuang-buang waktu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                ◊ ◊ ◊&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wakil dan pendukung dari SMA Tiga terpilih menggunakan bis yang mengangkut mereka untuk evakuasi. &lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mengapa jauh sekali......&amp;quot;&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Itu hanya bagaimana jalan tersebut dirancang, apa yang dapat kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Bus itu menunggu didalam garasi parkir yang disediakan untuk kendaraan besar yang jauh dari ruang konferensi. Mendengar keluhan Masaki, Kichijouji memarahinya dengan serius.&lt;br /&gt;
Kenyataan bahwa mereka memutuskan untuk tidak menginap dan mengarahkan supir untuk menunggu di stasiun sebelumnya, layak didukung. &lt;br /&gt;
Jarak itu sedikit lebih dekat daripada menuju dermaga dimana kapal evakuasi berada, sehingga Kichijouji merasa bahwa mengeluh tentang hal semacam ini akan mengundang pembalasan kelak.&lt;br /&gt;
Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa sisi selatan garasi parkir secara signifikan lebih dekat ke dermaga dimana kapal musuh yang disembunyikan merapat. Namun, semangat militansi siswa SMA Tiga mendorong satu sama lain dengan ide-ide “lumatkan penjajah berbahaya” seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
Rupanya, mereka marah bahwa mereka telah diserang (?) sebelumnya diatas panggung.&lt;br /&gt;
Sorakan yang terlalu optimis ini hanya memperdalam kegelisahan Kichijouji.&lt;br /&gt;
Meskipun mereka dikenal sebagai militan SMA Tiga, satu-satunya siswa dengan pengalaman pertempuran nyata adalah siswa-siswa yang berbakat dengan Masaki pada ujungnya.&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memiliki pengalaman &amp;quot;pertempuran nyata&amp;quot;, dan fakultas yang memimpin tim ini semuanya khusus dalam penelitian.&lt;br /&gt;
Di dunia ini, jika ada sesuatu yang bisa salah, itu akan terjadi.&lt;br /&gt;
Di tengah abad sebelumnya, seorang laki-laki diciptakan dengan hukum yang agak tidak menyenangkan, dimana Kichijouji memutuskan menerapkannya pada situasi sekarang (nyatanya, hukum menjadi sebuah mainstream di paruh kedua abad ini).&lt;br /&gt;
Sama seperti mereka memasuki garasi parkir dan bus besar tampak terlihat. &lt;br /&gt;
—Bus mengalami beberapa serangan langsung dari peluncur roket.&lt;br /&gt;
Untungnya, dampak utama — mungkin satu-satunya keberuntungan dalam penyamaran — berada dekat belakang kendaraan, sehingga pengemudi yang panik dapat melarikan diri sebelum terperangkap dalam ledakan.&lt;br /&gt;
Bodi kendaraan dilindungi dengan plat tahan panas dan guncangan yang juga digunakan untuk melapisi kendaraan militer, jadi ketika jendela pecah dan beberapa bagian terbakar, bodi kendaraan tetap baik-baik saja.&lt;br /&gt;
Kecuali ban, yang benar-benar robek. &lt;br /&gt;
Masaki: &amp;quot;Mereka bajingan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sebelah Kichijouji, Masaki marah.&lt;br /&gt;
Untuk menenangkannya, Kichijouji memindahkan gigi perseneling.&lt;br /&gt;
Jika mereka mengganti ban, mereka tidak akan membiarkan musuh mendekat selama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;
Dia memutuskan untuk membiarkan teman baiknya melampiaskan sedikit amarahnya.&lt;br /&gt;
Kichijouji beralih dari sisi Masaki dan bergerak ke arah guru yang memimpin grup ini.  &lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Sensei.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Kichijouji, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Dengan suara sedikit gemetar, itu cukup mengesankan bahwa orang itu berhasil menenangkan diri.&lt;br /&gt;
Jika dia tidak yakin pada kekuatan luas biasa temannya, dia juga mungkin berada dalam kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Serahkan musuh pada Masaki; ayo kita mempersiapkan diri untuk mengganti bannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;Tapi, bahkan jika kamu mengatakan mempersiapkan......&amp;quot;&lt;br /&gt;
Kichijouji: &amp;quot;Ini adalah sebuah garasi parkir yang dirancang untuk kendaraan besar dan mobil khusus. Saya percaya pasti terdapat peralatan pemeliharaan mekanik dan ban cadangan juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sensei: &amp;quot;K-Kamu benar! OK, semua orang yang tidak ada hubungannya membantu Kichijouji mencari ban cadangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Menyuruh semua orang yang tidak berkepentingan untuk bergabung adalah karena tidak ada orang lain yang dapat berurusan dengan musuh selain Masaki.&lt;br /&gt;
Tidak ada hubungannya sebagai murid tahun 1, Kichijouji secara alami mengendalikan inisiatif disini yang diberikan statusnya sebagai individu yang paling tenang. Siswa-siswa SMA Tiga, terlepas dari apakah mereka adalah teman sekelas atau kakak kelas, bergerak bersama dengan guru sesuai instruksi Kichijouji untuk mempersiapkan evakuasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                                                 ◊ ◊ ◊&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Chris-kun</name></author>
	</entry>
</feed>