<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">
	<id>https://www.baka-tsuki.org/project/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=DarksLight21</id>
	<title>Baka-Tsuki - User contributions [en]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://www.baka-tsuki.org/project/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=DarksLight21"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Special:Contributions/DarksLight21"/>
	<updated>2026-04-30T23:21:36Z</updated>
	<subtitle>User contributions</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.1</generator>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:DarksLight21&amp;diff=545011</id>
		<title>User:DarksLight21</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:DarksLight21&amp;diff=545011"/>
		<updated>2018-09-10T10:49:34Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
==Proyek==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Current===&lt;br /&gt;
Jadi Teman itu Sulit ya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===MIA===&lt;br /&gt;
[http://www.kiminovel.com/p/clockwork-planet-ln-bahasa-indonesia.html Clockwork Planet]&lt;br /&gt;
[[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Rokujouma]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===RIP===&lt;br /&gt;
[[Absolute_Duo_(Indonesia)|AD]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kontak==&lt;br /&gt;
Facebook : [https://www.facebook.com/DarksLight21TL DarksLight21]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_4_Kata_Penutup&amp;diff=505278</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Kata Penutup</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_4_Kata_Penutup&amp;diff=505278"/>
		<updated>2016-10-27T13:18:41Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Kata Penutup==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lama tidak berjumpa, semuanya. Takehaya disini. Setahun telah berlalu sejak volume pertama dijual, dan sekarang volume keempat sudah dirilis. Karena volume yang ada sudah mulai menumpuk, ceritanya pun mulai berlanjut. Saat ini adalah saat yang penting. Aku akan tetap berusaha keras juga di masa mendatang, jadi tolong tetap dukung aku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku terus mengatakan kalau aku akan pindah, tapi aku akhirnya memutuskan dimana. Aku berencana pindah pada awal Maret. Tempatku tinggal saat ini agak susah bagiku untuk bekerja, jadi meskipun aku sedang sibuk aku tetap berencana untuk pindah. Mungkin itu lebih baik buatku, untuk kedepannya. Aku akan mulai dengan volume lima setelah aku selesai pindah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oh ya, aku juga diminta untuk menyebutkan ini di kata penutup, tapi, kelihatannya website HobbyJAPAN berencana mengumumkan informasi baru soal Rokujouma. Tapi, saat aku menulis kata penutup ini masih belum diputuskan kalau mereka akan melakukannya atau tidak. Meskipun mereka melakukannya,masih belum diputuskan apa yang akan mereka lakukan. Aku betul-betul menghargai kalau kalian melihatnya. Aku penasaran apa yang akan mereka lakukan...Hmmm...?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada banyak hal yang mau kutulis, tapi untuk saat ini aku cukupkan sampai disini. Karena hanya ada dua halaman untuk kata penutup ini, aku hampir kehabisan tempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, aku ingin berterima kasih kepada para penerbit yang telah bekerja keras, untuk ilustrator Poko-san yang mau mendengar permintaanku yang tidak masuk akal, teman-temanku yang selalu tersenyum dan mendengarkanku saat aku menceritakan hal-hal konyol, dan kepada semua orang yang membeli novel ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai kita bertemu lagi. Kuharap, di kata penutup volume lima yang kutulis di rumah baruku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Januari 2010,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Takehaya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_4_ Bab_6|Bab 6]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_5_Ilustrasi|Ilustrasi Jilid 5]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_4_Bab_6&amp;diff=505277</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 6</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_4_Bab_6&amp;diff=505277"/>
		<updated>2016-10-27T13:17:16Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Ksatria Biru Theiamillis==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Rabu, 11 November&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Festival budaya berlanjut selama dua hari dan berakhir tanpa adanya masalah. Tentu saja, ini termasuk drama yang dipentaskan klub drama, &#039;Sang Puteri Perak dan Sang Ksatria Biru&#039;. Drama itu menerima banyak pujian, terlebih bagi Harumi yang memerankan sang Puteri Perak. Karena itulah, diputuskan kalau mereka akan melanjutkannya tahun depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika dapat mengembalikan si kumbang Herkules ke pemiliknya dengan selamat. Tapi, kelihatannya Yurika menjadi sangat sayang dengan Hercules dan berpisah dengannya adalah hal yang berat bagi Yurika. Dia lalu menangisi itu selama beberapa menit setelahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clan tidak muncul di hadapan Koutarou dan yang lainnya lagi setelah pertarungan yang terjadi saat pesta. Meskipun mereka berjaga-jaga selama beberapa hari setelah itu, Blue Knight mendeteksi distorsi ruang yang berukuran besar. Menurut analisis Blue Knight, itu disebabkan oleh Hazy Moon yang meninggalkan Bumi. Kalau analisis Blue Knight benar, itu berarti Clan telah meninggalkan Bumi dan kembali ke Forthorthe.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan demikian, Koutarou dan yang lainnya kembali ke kehidupan mereka yang normal, dan pertarungan memperebutkan kamar yang kecil itu mungkin akan berlanjut, tapi anehnya Koutarou merasa kalau itu adalah yang terbaik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, tidak semuanya kembali menjadi normal. Tanpa ada seorang pun yang sadar, ada perubahan yang perlahan mulai terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamar 106 terdengar sunyi malam itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Koutarou berguling-guling kesana kemari saat dia tidur, dia tidak mendengkur maupun berbicara dalam tidurnya. Hal yang bisa terdengar hanyalah detik jarum jam dan suara nafas Koutarou selain suara yang dihasilkan saat dia menabarak sesuatu saat berguling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang lain pun juga tertidur di tempat mereka masing-masing: Sanae di langit-langit, dan Yurika di dalam lemari. Karena itulah, kamar 106 cukup hening sampai-sampai suara rumput yang tertiup angin pun bisa terdengar dari dalam kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam itu adalah malam musim gugur yang tenang. Biasanya, waktu akan berjalan dengan damai dengan ditemani suara detik jam dan nafas Koutarou, tapi tidak untuk hari ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat jarum jam menunjuk ke angka dua, dinding yang berada di bagian paling dalam kamar mulai berpendar. Hal yang terjadi kemudian adalah kaki yang melangkah dari balik dinding. Pemandangan itu tampak misterius, hampir seperti ada seseorang di sisi lain tembok itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kaki yang dibungkus oleh stocking itu telah mengetahui dimana ia berpijak, kaki itu kembali masuk ke dalam tembok yang berpendar itu. Setelahnya, seorang gadis yang mengenakan gaun putih bersih datang dari balik tembok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah keluar dari tembok, si gadis melihat ke arah kakinya. Setelah memastikan kalau yang dipijaknya adalah tatami, dia melemaskan pundaknya dengan wajah yang terlihat lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Yang Mulia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya, seorang gadis lain yang memakai seragam militer muncul dari tembok. Dia melakukan hal yang sama dengan gadis pertama dan melihat ke bawah untuk memastikan pijakannya sebelum memperlihatkan raut wajah lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak menyangka akan kuatir dengan posisi tidur hambaku sendiri...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mau bagaimana lagi, Yang Mulia. Kita tidak bisa menginjak Satomi-sama saat ini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, kedua gadis yang keluar dari tembok itu adalah Theia dan Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya tertawa kecil dan mendekati Koutarou yang sedang bersandar pada dinding. Namun, ada yang janggal pada mereka; saat itu mereka berdua memakai pakaian yang terlihat lebih mewah dibanding biasanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun gaun yang dikenakan Theia putih seperti biasanya, ada desain formal yang bisa terlihat pada gaun itu. Selain itu, dia memakai lebih banyak perhiasan dibanding biasanya, dan tiara yang ada di kepala Theia berhiaskan dengan permata yang kelihatannya bernilai milyaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seragam militer yang dipakai Ruth pun juga berbeda dibanding biasanya. Seragamnya saat itu punya warna elegan dengan dekorasi yang beragam; dengan memprioritaskan desain di atas mobilitas, dan memang diperuntukkan untuk upacara-upacara tertentu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang lebih aneh dibandingkan pakaiannya saat itu adalah dia membawa pedang di tangannya. Dia membawa pedang itu - yang mempunyai desain yang sama dengan pedang yang dirusak oleh Koutarou - dekat dengan dadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mereka mendekati Koutarou, mereka berbaris dan duduk di sebelah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia tidur tanpa peduli apa yang ada disekitarnya...dia bahkan tidak tahu apa yang akan terjadi..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, kita bisa melakukannya dengan berani pada siang hari&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agar mereka tidak membangunkan Koutarou maupun Sanae, mereka berbisik satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak mau itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menggelengkan kepalanya, yang diikuti dengan goyangan gaun dan perhiasannya. Pakaiannya yang mewah membuatnya lebih susah untuk bergerak di kamar yang kecil itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena keadaannya, ini adalah pertukaran yang bagus...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, oh Yang Mulia...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth membungkukkan badannya saat dia mencoba menahan tawanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diamlah, Koutarou akan bangun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Ya...kalau begitu mari selesaikan urusan kita&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, ayo kita lakukan...Ruth, berikan aku Saguratin&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini, Yang Mulia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth menghunus pedang yang dibawanya - pedang yang berharga bagi Theia, Saguratin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang itulah yang diberikan pada Theia saat kelahirannya, dan lambangnya, sebuah bunga emas, terukir pada pedang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menerima pedang itu dari Ruth, Theia berbalik menghadap Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mulai berbisik sambil tersenyum ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau telah melayaniku dengan luar biasa saat puteri kedua Clariossa muncul. Aku benar-benar berterima kasih untuk perbuatanmu yang telah melindungiku dari bahaya. Pada keadaan yang seharusnya, aku akan memberimu apapun yang akan kau minta, tapi karena kali ini aku sedang bepergian, aku tidak bisa melakukan hal itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Theia mengatakan itu, dia memegang pedangnya dengan kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, sebagai tanda terima kasihku, aku akan menganugerahkan padamu pangkat dan gelar seorang ksatria. Tapi, kau tidak akan terima jika aku memperlakukanmu sebagai hambaku. Itulah mengapa aku datang pada malam selarut ini hanya dengan Ruth sebagai satu-satunya saksi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia melanjutkan bisikannya dengan lembut, tapi dia merasa sedih karena sebenarnya dia ingin melakukan itu secara langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;......Maafkan aku, Koutarou. Aku tidak tahu cara lain untuk menyampaikan rasa terima kasihku. Kau bisa menertawakan diriku yang merupakan seorang puteri yang terlalu lama berada di istana jika kau mau. Aku tidak tahu cara lain untuk menjalani hidup hingga aku datang ke tempat ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menunjukkan senyumnya yang terlihat kesepian, dan dia dengan pelan mengarahkan bagian datar pedangnya pada pundak Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan bergerak sekarang, Koutarou. Kalau kau bergerak, aku mungkin akan menyakitimu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama pundak kanan, lalu pundak kiri; itulah urutan yang secara adat-istiadat dilakukan saat menganugerahkan gelar ksatria kepada seseorang di Forthorthe, lalu pangkat dan gelar ksatria pun diumumkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;.....Satomi Koutarou. Theiamillis Gre Forthorthe Mastil Sagurada von Forthorthe menganugerahkan kepadamu gelar dan pangkat ksatria dengan gelar &#039;Ksatria Biru Theiamillis&#039;&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth menyerahkan sarung pedang itu kepada Theia setelah menunggu Theia selesai menganugerahkan semua itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;....Yang Mulia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menerima sarung pedang itu dan dengan pelan menyarungkannya kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan sebagai tambahan, aku akan memberikan pedang ini kepadamu sebagai pengganti pedang yang telah kau patahkan. Aku akan menyimpannya untukmu, jadi beri tahu aku kapanpun kau membutuhkannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Theia mengatakan itu, dia menyerahkan pedang itu kepada Ruth. Setelah menerima pedang itu, Ruth memegangnya dengan rasa sayang yang begitu besar, karena saat itu dia sedang bahagia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun keadaan itu terlihat sepihak, Ruth senang saat Koutarou dan Theia telah membentuk ikatan tuan dan hamba, dengan pedang itu sebagai buktinya. Baginya, tidak ada yang lebih berharga dari itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kerja bagus, Yang Mulia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan itu, mereka telah melakukan semua yang harus mereka lakukan, dan karena itulah raut wajah mereka terlihat lebih cerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mmm, Mmm~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itulah, kelopak mata Koutarou mulai bergerak, yang mungkin disebabkan karena dia sadar kalau Theia dan Ruth ada disana, atau hanya kebetulan semata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mm~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou membuka matanya, dia memperhatikan kalau Theia ada didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Hm? Apa...udah waktunya buat latihan...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou beranggapan bahwa saat itu sudah waktunya untuk berlatih selagi setengah tertidur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tersenyum padanya dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan. Latihannya ditunda untuk waktu yang sedikit lama...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu...Huaaah, kalau gitu aku tidur lagi ya...bangunin kalau udah waktunya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, akan kubangunkan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou langsung tertidur kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dan Ruth telah melakukan semua yang harus mereka lakukan. Mereka tidak punya alasan lagi untuk berada di kamar itu, tapi keduanya tidak beranjak sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Istirahatlah, ksatriaku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat malam, Satomi-sama...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa bergerak sedikitpun, mereka hanya memandangi rekan pertama mereka - dengan artian yang sesungguhnya - yang telah mereka temukan di ujung jagad raya ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa hari setelah festival budaya berakhir, seorang murid pindahan tiba di SMA Kitsushouharukaze.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi ini klub cosplay...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Murid pindahan itu adalah seorang gadis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memang tempat yang bagus untuk menyembunyikan identitasmu. Yang bisa kukatakan cuma &#039;kerja bagus&#039;&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Umurnya 16 tahun, sama dengan Koutarou dan yang lainnya, dan dia juga murid kelas satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pikir dia cuma pengecut yang bodoh, tapi kelihatannya aku harus mengubah evaluasiku...itu, atau dia punya teman yang pintar...yang manapun, aku nggak boleh ceroboh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia menggumamkan hal itu, dia mengetuk pintu di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebentar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah jawaban bisa terdengar dari balik pintu. Dia lalu berkata kepada suara yang ada di balik pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Permisi, aku mau bergabung!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ketua! Ada yang mau gabung!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Beneran!? Yakin itu bukan klub lain yang mau jahil!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu saja, Yurika.....fufufu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan aslinya adalah Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia akan mengalahkannya dan mengambil alih titik kekuatan yang dilindungi Yurika untuk dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah salah satu dari musuh yang disebutkan ada oleh Yurika dengan penuh keras kepala - gadis penyihir jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_4_ Bab_5|Bab 5]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_4_Kata_Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_4_Bab_5&amp;diff=505276</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 5</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_4_Bab_5&amp;diff=505276"/>
		<updated>2016-10-27T13:15:33Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Di Pesta Dansa==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Minggu, 1 November&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmmm, kelihatannya lukamu benar-benar sudah sembuh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kan sudah kubilang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu hanya kata-katamu saja, aku tidak bisa percaya itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu minggu telah berlalu semenjak Koutarou mendapat luka di dahinya. Luka itu sudah sembuh dan tidak terlihat begitu jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lagipula, wajahmu memang milikmu, tapi di saat yang sama bukan milikmu. Besok adalah hari besarnya, tentu saja aku akan kuatir dengan wajahmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kamu kuatir sama Ksatria Biru, bukan aku, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu salah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak, itu emang kamu banget, Tulip&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufun ♪ ”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tertawa lepas dan mulai berjalan disebelah Koutarou dengan langkah-langkah kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Begitu, jadi si primitif benar-benar sudah sembuh...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Theia, keberadaan Koutarou dan sang Ksatria Biru sudah mulai bertumpuk. Ia sendiri mulai tidak yakin jika dia kuatir akan Koutarou atau sang Ksatria Biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang manapun juga, dengan begini festival budaya besok akan berjalan dengan lancar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey Tulip, kamu harusnya kuatir sama diri sendiri daripada festival budaya. Si Clan lagi ngincar kamu, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seminggu setelah insiden lampu itu, Theia terlibat dalam berbagai situasi berbahaya. Semuanya adalah serangan yang disamarkan sebagai kecelakaan. Terlebih lagi, tidak ada bukti yang ditinggalkan oleh si pelaku. Alasan kenapa dia tidak terluka adalah karena kemampuan atletiknya dan perlindungan oleh Koutarou dan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa? Kau kuatir denganku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, gitu deh. Kalau kamu sampai luka atau sekarat, aku bakal ngerasa ga enak. Lagian, Ruth bakal nangis kalau kamu sampai kenapa-kenapa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, aku tidak akan lari dan bersembunyi. Itu tidak cocok bagiku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou masih kuatir dengan serangan yang akan datang, tapi Theia sendiri justru tersenyum tanpa merasa takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kamu terus bilang begitu, lampu yang jatuh ke atas kamu bakal jadi masalah paling kecil yang pernah ada&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak apa-apa. Aku tidak sekedar ceroboh. Selama aku sadar kalau aku sedang melawan Clan, aku akan baik-baik saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menduga kalau Theia hanya sekedar keras kepala, tapi jawaban yang diperolehnya tidak terduga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Clan sudah memeriksa perilakuku sebelumnya, jadi dia tidak akan menggunakan serangan yang akan meninggalkan jejak apapun. Kalau dia melakukannya, akan terungkap jika dia terlibat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau sampai ada sesuatu yang terjadi pada Theia, akan ada investigasi untuk memeriksa jika Clan terlibat dalam hal itu. Selain Theia yang berada di Bumi untuk ujiannya, keberadaan Clan di Bumi yang tidak ada kepentingan sama sekali jelas mencurigakan. Jika bukti apapun yang menunjukkan keterlibatannya ditemukan, maka dia akan kehilangan haknya untuk naik takhta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa Theia yakin kalau Clan akan mempertimbangkan hal itu saat dia sedang mengganggu jalannya ujian milik Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu berarti, selama aku bertingkah dalam cara yang tidak pernah dilihat Clan sebelumnya, aku akan aman&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Alasan kenapa serangannya butuh waktu yang lama adalah karena investigasi yang dilakukannya dan persiapannya yang penuh hati-hati. Kalau kupikir-pikir, sudah dua bulan sejak dia datang ke Bumi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iya juga, kalau dipikir lagi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou akhirnya setuju dengan Theia. Sudah dua bulan sejak Ksatria Biru mendeteksi kapal luar angkasa yang tidak diketahui itu. Sementara itu, apa yang dilakukan oleh krunya? Tentu saja, mereka pasti sedang melakukan pengamatan untuk menyerang Theia. Setelah dia memikirkan hal itu, semuanya mulai masuk akal. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapal tempur Clan yang kurang daya tempurnya, sifatnya, berbagai masalah yang muncul yang terjadi setelah Theia diserang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menambahkan semua itu, Koutarou setuju bahwa hal itu memang seperti yang dikatakan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itulah kenapa jika aku pergi ke sekolah denganmu, tidak ada yang akan terjadi. Lagipula, sampai saat ini, aku tidak pernah pergi ke sekolah denganmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, tetep aja...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Koutarou masih merasa tidak enak, karena dia tidak tahu orang seperti apa Clan itu. Karena orang itu adalah orang yang tidak dikenalnya, Koutarou kuatir kalau Clan akan menyerang Theia dengan cara yang tidak terduga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Si primitif...kuatir denganku..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semenjak mereka bertemu, Koutarou menolak ide menjadi hamba Theia secara mentah-mentah. Tapi sekarang saat Theia sedang dalam bahaya, tentu saja Koutarou akan khawatir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dia tidak kuatir dengan tuan puteri Theiamillis, tapi aku secara pribadi. Bisa dikatakan, dia kuatir dengan Tulip...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Koutarou dan Theia tidak sedang dalam hubungan tuan dan pelayan, Koutarou merasa kuatir. Itu adalah hal yang pertama kalinya terjadi bagi Theia, yang lahir di kalangan bangsawan. Tapi, Theia tidak membenci hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kau memang kuatir, kalau begitu kenapa kau tidak melindungiku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tersenyum sambil mengatakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukankah itu tugas seorang ksatria, Ksatria Biru-sama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan anggap aku si Ksatria Biru kapanpun itu enak buatmu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti Theia yang memiliki raut wajah riang, Koutarou menurunkan pundaknya dan menghela nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu salah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat dia melakukan itu, Theia membuat raut wajah yang terlihat usil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak, itu emang kamu banget, Tulip&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufun ♪ ”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, raut wajah usilnya hanya terlihat selama beberapa saat, dan senyumnya riang pun kembali menghias wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau harus bekerja keras, karena sebagai ksatria, adalah suatu kehormatan untuk bisa melindungi seorang tuan puteri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tulip?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyumnya saat itu begitu indah, sampai-sampai Koutarou merasa ingin melilndunginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada malam sehari sebelum festival budaya, ada sebuah pesta yang diselenggarakan. Karena itulah klub drama menyelesaikan gladi bersih terakhir mereka sebelum malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kerja bagus, semuanya. Besok adalah hari-h-nya, jadi jangan berpesta terlalu lama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah si ketua menyatakan selesainya gladi bersih, semua orang di dalam gymnasium mulai terlihat bersemangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siiiip! Festival budaya bakal mulai!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cosplay cafe! Cosplay cafe!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, ngedenger cosplay cafe bikin aku inget ini: klub padus bikin butler cafe&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seriusan!? Tapi, kalau dipikir juga, mereka bisa pake pakaian yang biasa dipakai buat tampil&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tertarik sama rumah hantu tahunannya klub sains&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Latihan panjang dan berat yang mereka jalani akhirnya berakhir. Semua orang bersemangat mengikuti pesta malam ini dan fesival budaya keesokan harinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fiuh, akhirnya selesai juga...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou, yang sempat dimarahi oleh Theia di tengah-tengah gladi bersih, meregangkan badannya setelah si ketua klub mengakhiri gladi bersih hari ini. Saat dia melakukan itu, sendi-sendi badannya terdengar gemeretak. Meskipun zirahnya pas dengannya, tetap saja terasa ketat baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, pakai ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha, yang memakai kostum biarawati, menawarkan handuk kepada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Makasih, Kiriha-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, kuambilin ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae, yang memakai pakaian peri, terbang ke arah Kiriha dan mengambil handuknya. Bagi orang lain, hal itu akan terlihat seperti handuk yang terbang sendiri. Tapi, Sanae dengan lihai menghindari pandangan orang saat dia kembali kepada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Makasih, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hehehe~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou menerima handuk itu dari Sanae, dia mengelus kepala Sanae dengan lembut, dan jimat di sekitar leher Sanae pun berayun. Biasanya, sebuah jimat dan kostum peri tidak akan terlihat cocok dikenakan bersama, tapi Sanae tidak mempermasalahkan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Rasanya kayak hidup lagi, akhirnya bisa istirahat juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu kayak bapak-bapak aja...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji melewati Koutarou yang sedang mengelap wajahnya dengan handuk. Dia sudah melepas kostum prajuritnya dan menggantinya dengan seragam sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey, Mackenzie&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kou, jangan lupa, kamu tuh sang Ksatria Biru. Jadi, selama kamu masih pakai itu, paling nggak bertingkah kayak ksatria sungguhan dong&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diem deh! Si ketua bilang kan kalau udah selesai, jadi ya udah selesai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya sudahlah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji menghiraukan itu dan hanya tersenyum kecut saat Koutarou berteriak kearahnya. Sesaat setelahnya, dia mulai memeriksa zirah yang dipakai Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, kamu mulai kelihatan kayak Ksatria Biru. Armornya pas banget&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh iya dong. Kalau nggak, ajaran Tulip setelah selama itu bakal sia-sia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku denger-denger, lumayan berat ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iya lah. Baik yang ngomong maupun yang dengar bakal sama-sama nangis. Karena aku berhasil bertahan, aku yakin bakal baik-baik aja nanti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengenang kembali pengalaman menyakitkan yang dialaminya selama dua minggu lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sikap badannya yang dibetulkan, cara berjalannya yang diatur, caranya berbicara, sopan santun, cara bertarung dengan pedang - pengetahuan Theia untuk mendidik seorang ksatria ternyata cukup luas. Dan jika Koutarou sampai salah melakukan sesuatu, dia akan mendapati pedang bambu melayang ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya tempat dimana dia bisa beristirahat hanyalah toilet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Maafkan aku, Satomi-kun. Ini semua karena aku tidak bisa diandalkan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum dia sadar, Harumi sudah berdiri disebelahnya dan mendengar keluhan Koutarou. Setelahnya, Harumi merasa rendah diri dan langsung meminta maaf karena dia pikir itu adalah kesalahannya jika Koutarou tersiksa seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan salahmu kok, senpai. Lagian, aku yang menyarankan agar kamu yang dapat peran Puteri Perak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu ada benarnya...Tapi, kalau aku bisa lebih baik lagi, Matsudaira-san mungkin bisa tetap memerankan sang Ksatria Biru..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak mau dapet latihan yang bisa bikin Kou ngeluh kayak gitu, jadi nggak masalah buatku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski Kenji kecewa karena dia harus menyerahkan peran Ksatria Biru, setelah dia melihat bagaimana Koutarou terlihat setelah latihan khususnya, Kenji tidak menyesali hal itu. Tapi jika Kenji tetap memerankan Ksatria Biru, Theia mungkin tidak akan bertindak sejauh itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini semua karena Koutarou-lah yang mendapat peran itu, tapi yang mengetahui hal itu hanyalah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, kalau aku harus meranin Ksatria Biru selevel ini, aku harap aku punya banyak waktu. Koutarou mungkin yang terbaik kalau dia bisa ngelakuin ini dalam waktu sesingkat ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Aku nggak tahu itu ngejek atau memuji&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Idiot, ini aku memuji loh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Fufufu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi, yang sedari tadi melihat Koutarou dan Kenji mengeluarkan tawa kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Syukurlah...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutaoru mengehela lega setelah melihat Harumi yang mulai tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kau lakukan di tempat ini, Satomi Koutarou?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, rasa lega itu hanya bertahan sebentar saja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyelesaikan meetingnya dengan ketua klub, Theia datang berlari dan memegang lengan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudmu dengan &#039;Eh&#039;? Kau akan tinggal disini untuk latihan khusus!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eeeeeeeeh!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mencoba menyeret Koutarou ke arah panggung, tapi Koutarou yang ingin pergi ke pesta mencoba melawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tunggu Tulip! Aku mau ke pesta! Aku mau senang-senang sama yang lain!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak akan! Kalau kau punya waktu lebih untuk berpesta, aku akan membuatmu menggunakan waktu itu untuk belajar bagaimana bersikap layaknya ksatria! Masih terlalu cepat bagimu untuk penampilan pertamamu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggaaaaaak! Aku nggak mau dapet penampilan pertama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Theia mengabaikan perlawanannya dan tetap mengarah ke panggung sambil menyeret Koutarou dengan paksa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Turut berdukacita...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi melihat itu dengan gugup, sementara Kenji dengan girangnya mengucapkan salam perpisahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aaa~ah...Theia egois banget sih...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;TIdak perlu merasa seperti itu, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae, yang sudah siap untuk bermain dengan Koutarou, merengut. Kiriha, yang kebetulan melihat hal itu, dengan tenang berbicara dengan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou mungkin mengatakan itu, tapi nyatanya dia ingin berlatih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan mempertimbangkan perbedaan kekuatan antara Theia dan Koutarou, kalau dia benar-benar tidak ingin latihan, tidak mungkin dia tidak bisa kabur. Dia bahkan memakai zirah itu. Kalau dia benar-benar tidak mau, dia tidak akan diseret seperti itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Iya juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mulai merasa kesal setelah puas dengan penjelasan Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Koutarou biasanya ceroboh, tapi kadang-kadang bisa jadi baik...Kamu cuma perlu baik sama aku!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, perasaan Sanae saat itu sedang kacau, karena dia tahu itu adalah salah satu sisi baik Koutarou, lebih daripada orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Harumi selesai mengganti pakaiannya dan bersiap-siap untuk pulang, Koutarou dan Theia masih berlatih di atas panggung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Primitif, postur badanmu mulai turun! Jangan hanya terfokus pada pedangmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak gampang buat narik pedang sambil jaga badan tetap tegak, tahu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak mau mendengar alasanmu! Kalau kau punya waktu untuk mengeluh, betulkan pegangan pada pedangmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Theia yang penuh semangat sampai kepada Harumi, yang kebetulan berada di luar gymnasium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun..kamu masih latihan ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari itu sudah akan berakhir - saat itu, hari sudah malam. Karena pintu masuk ke gymnasium agak terpencil, daerah itu menjadi lebih gelap dibanding yang lain, dan Harumi berdiri sendirian di tempat yang sunyi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa mendengar suara yang riuh dari pesta yang diadakan di lapangan sekolah - suara komentator, suara musik, dan teriakan riang para murid - suara-suara itu bisa didengarnya dengan jelas, bahkan dari gymnasium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan sombong cuma karena aku nggak bisa melakukannya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jaga bicaramu! Apakah itu caranya kau berbicara kepada tuan puteri!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Harumi hanya mendengarkan suara Koutarou dan Theia - dia tidak memperhatikan suara-suara yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ingat ya, setelah semua ini selesai, kamu bakal menyesal, tuan puteri Theiamillis&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah lupa ♪ ”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan kamu, ayo kita ribut!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Satomi-kun...Theiamillis-san...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi telah datang untuk menolong Koutarou berlatih, namun saat dia sudah menyentuh pintu ruang gymnasium, tekadnya memudar. Dia menjadi gugup setelah mendengar suara Koutarou dan Theia yang sedang berdebat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tenanglah, primitif. Setelah drama esok hari telah selesai, aku akan membalasmu dengan sesuatu yang setimpal&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu udah bilang begitu, jangan sampai lupa ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja. Aku tidak selicik itu. Aku akan memberimu hadiah yang sepadan dengan perbuatanmu. Aku bersumpah atas namaku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, aku ngerti...jadi, tadi kita sampai mana?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Latihan Koutarou dan Theia benar-benar berbeda dengan latihan Koutarou dan Harumi. Koutarou saat itu terdengar bersemangat dan berbicara dengan Theia tanpa berpikir panjang. DIbandingkan dengan saat dia berbicara dengan Harumi, Koutarou akan selalu berhati-hati dan menjaga bicaranya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Satomi-kun memperlakukan Theiamillis-san seperti teman baik...tapi aku...betul-betul diperlakukan seperti tuan puteri..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi mengerti bahwa Koutarou betul-betul menghargai dan menyayanginya. Tapi saat dia melihat Koutarou dan Theia bersama-sama, Harumi selalu merasa jika dia berada selangkah atau dua langkah dibelakang mereka. Meskipun mereka berteman, dia merasa jika diperlakukan layaknya seorang pembeli&amp;lt;ref&amp;gt;Para pembeli di toko apapun di Jepang, baik restoran, supermarket dan semacamnya, akan selalu diperlakukan dengan sopan dan hormat oleh para petugas yang ada&amp;lt;/ref&amp;gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dulu saat aku bertemu dengannya di pantai...mungkin gadis yang bertengkar dengannya waktu itu adalah Theiamillis-san...?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi teringat saat dia berjumpa dengan Koutarou di pantai dan mulai merasa tidak enak. Di saat itu, Koutaoru sedang khawatir dengan perubahan hubungannya dengan seseorang. Jika seseorang itu adalah Theia...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kalau itu memang keadaannya...aku tidak punya kesempatan untuk menang...Satomi-kun tidak akan memperlakukanku seperti itu...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena rasa tidak enak itu, Harumi tidak bisa memberanikan dirinya untuk membuka pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wahahaha! Yang bener aja, Tulip! K-kamu kependekan buat jadi Puteri Perak! Wuahahahaha!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;D-Diam, primitif! Beraninya kau mengatakan itu kepada seorang gadis!? Dimana sopan santunmu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Maaf, ehehe, k-kalau begitu, silahkan pakai kardus ini. Hahahaha!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan kau, aku memperlakukanmu dengan baik dan ini yang kudapat!? Sepertinya aku harus mengajarimu sopan santun lagi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, Harumi tidak bisa membuka pintu ruang gymnasium, membalikkan badannya dan berjalan menuju lapangan sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apa yang harus kulakukan agar Satomi-kun memperlakukanku seperti itu...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, bahkan setelah mengikuti pesta, Harumi hanya bisa memikirkan apa yang telah dia dengarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Koutarou dan Theia masih berdebat di dalam gymnasium, Ruth dan Yurika telah kembali ke kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pulang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pula~ng&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun pestanya masih berlangsung, Ruth pulang lebih awal untuk menyiapkan makan malam, dan Yurika harus memberi makan Hercules.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat datang, Yurika-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hai, Ruth-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya saling menyapa saat mereka memasuki kamar yang kosong itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth, ini kuncinya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih. Aku akan menyimpannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka masuk, Yurika memberikan Ruth kunci kamar itu. Ruth adalah penghuni kamar 106 yang paling dipercaya, jadi dialah yang dipercaya dengan masalah keuangan dan juga kunci kamar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waktunya nonton TV&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika memasuki kamar yang redup itu dan langsung menuju TV. Melihat hal itu, Ruth menyalakan lampu dalam kamar sebelum kembali ke dapur. Saat Yurika menyalakan TV yang sudah tua itu, TV itu mengeluarkan suara melengking tinggi yang familiar. Karena TV itu hanya bisa menerima transmisi sinyal analog, gambar yang ditampilkan cukup buram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Syukurlah, masih sempat...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Yurika tidak memikirkan itu saat dia mulai memandangi layar TV. Acara yang ditunggu-tunggu olehnya adalah anime berjudul &#039;Magical Girl Love Love Heart&#039;. Meskipun menonton acara itu setiap minggunya telah menurunkan derajatnya sebagai gadis penyihir, Yurika tidak terlihat peduli sedikitpun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gawat, aku harus kasih makan Hercules-chan. Kan itu alasanku pulang cepat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika teringat kembali tujuan awalnya saat iklan mulai ditayangkan. Dia memalingkan pandangannya dari TV dan mendekati lemari. Di saat yang sama Yurika akan membuka pintu geser lemari, Ruth masuk ke dalam ruangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika-sama, apakah kau mau minum teh bersamaku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, aku mau! Aku keluarin cemilan ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika mengeluarkan sangkar serangga Hercules, makanannya dan sekantung kue beras dengan label diskon yang masih menempel di bungkusnya, dan meletakkan itu semua di atas meja teh. Di saat yang sama, Ruth masuk ke ruangan itu dengan membawa nampan berisi dua cangkir teh dan teko teh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nih, Ruth-san, pakai alas duduk yang ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih, Yurika-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan mereka memulai kegiatan mereka: Yurika memberi makan Hercules dan Ruth menuang teh ke dalam cangkir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Acara baru!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, kata-kata yang menarik perhatian Yurika muncul di TV. Dia menutup kaleng makanan Hercules sambil terus menonton TV.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berkat dukungan para penonton, acara kami akhirnya akan tayang kembali!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ha--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat setelahnya, sebuah kumbang besar muncul di layar TV. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanduk besar, punggung berwarna kuning dengan bintik hitam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun desainnya dibuat lebih imut untuk dijadikan anime, tidak diragukan lagi kalau yang tampil saat itu adalah kumbang Herkules.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Raja para kumbang, Kabutonga -- Second Impact! Pertarungan seru para kumbang akhirnya akan kembali! Hercules! Atlas! Caucasus! Dan semangat Jepang yang membara -- sang kumbang badak!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika, dengan wajah yang ketakutan, perlahan menoleh ke arah Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akankah kekuatan keluar sebagai pemenang? Ataukah teknik? Siapakah yang akan menang!? Dan jangan lewatkan sang legenda yang ikut bertarung!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth tetap tersenyum sembari terus menuangkan teh ke dalam cangkir - cangkir yang sudah penuh dengan teh dan sekarang tumpah membanjiri nampan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hiii!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika merasakan bahaya dari senyuman itu dan menggigil ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sang raja kumbang, Kabutonga -- Second Impact! Akan mengudara di channel ini pada 11 November, jam 06:30 malam!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmmm, jadi...Hercules-chan...adalah...kumbang...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hiiii!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;S-Satomi-san, tolong, tolong aku! Buruan pulang!! Tolong aku!! Aku nggak mau sendirian disini!!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika hanya bisa berteriak di dalam pikirannya, karena dia tidak bisa melakukan itu di dalam kenyataan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kumbang...Fufufufu, begitu, jadi itu yang namanya kumbang...ahahahaha...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth melepaskan tekonya - hampir seperti melemparnya - tapi ajaibnya teko itu mendarat dengan sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;R-Ruth-san...t-tolong tenang sedikit, ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tenang...aku cukup tenang...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth mengatakan itu dengan suara yang dingin dan datar sambil mulai mengayunkan tangan kanannya di depannya. Saat dia melakukan itu, sebuah cahaya kebiruan muncul dari gelangnya dan sebuah alat berbentuk silinder muncul di tangannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat itu dikirim dari kapal Ksatria Biru: sebuah pemukul lalat berukuran besar yang terbuat dari plastik berwarna hijau. [[Image:Rokujouma_V4_227.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hanya saja...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Ruth mulai menyala dengan kemarahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hiii!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dalam nama keluarga ksatria yang penuh kehormatan, Pardomshiha, aku tidak akan membiarkan seekor kumbang berada di hadapanku!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth akhirnya mengetahui kalau Hercules adalah seekor kumbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau akan mengutuk takdir yang membuatmu muncul dihadapanku, Hercules-chan!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth mengayunkan pemukul lalat itu dengan seluruh kekuatannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Rasakan penghakimanku!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaaaaaaa!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemukul lalat itu dengan cepat mengarah ke sangkar serangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaaak! Hercules-chaaaan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemukul lalat Ruth memukul udara dan menabrak dengan meja teh. Yurika berhasil mendorong sangkar itu tepat pada waktunya. Berkat itu, Hercules-chan selamat dari sergapan maut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haaaah...ahh..hah...h-hampir saja...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika-sama, kau seharusnya tidak melakukan itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;R-Ruth-san!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tidak bisa membiarkan kumbang itu tetap ada. Aku harus memusnahkan mereka semua, atau aku akan menjadi gila&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;J-Jangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika menggelengkan kepalanya dan berdiri sambil memeluk sangkar serangga itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau Hercules-chan mati, adiknya si wakil ketua bakal sedih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sedih selama kumbang itu hidup&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth mulai membidik sangkar serangga di tangan Yurika sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufufufufu...Satomi-sama menginginkanku, bukan sesuatu semacam kumbang....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Trauma yang dialami Ruth pada malam itu di pantai telah terukir di dalam hatinya. Sebagai seorang wanita, dia tidak bisa menerima begitu saja jika Koutarou menyukai kumbang lebih daripada dirinya. Karena itulah Ruth telah betul-betul kehilangan pengendalian dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth-san, kamu nyeremin!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Rasakan penghakimanku!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaaaaaaa!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemukul lalat itu datang menyerang kembali, dan Yurika dengan buru-buru menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita kabur, Hercules-chan!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika melesat keluar dari ruangan dalam dan mengarah ke pintu depan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si wakil ketua klub cosplay akan mengambil kembali Hercules pada hari terakhir festival budaya, jadi Yurika tidak bisa membiarkan Hercules menjadi gepeng sebelum hari itu tiba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu, Yurika-sama! Aku tidak berniat berkelahi denganmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu bilang begitu juga, tetep aja Hercules-chan bakal...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak apa-apa! Aku akan bertanggung jawab dan menguburnya sendiri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu nggak nggak apa-apa!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika tanpa ragu melompat keluar dari kamar 106. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah akrab dengan Hercules setelah merawatnya selama dua bulan, Yurika tidak bisa membiarkan Ruth mengambilnya begitu saja pada akhirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun latihan yang dijalani Koutarou dan Theia berawal dengan kacau, saat itu latihan sudah berjalan dengan serius. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesta yang berlangsung di lapangan sekolah sudah mencapai puncaknya, dan keributan yang ada sudah mulai mereda. Suara-suara yang terdengar yang berasal dari dalam gymnasium berasal dari Koutarou dan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Anda hanya bermain-main, tuan puteri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya tidak sedang bermain-main. Meskipun ini hanya festival panen desa, sebuah dansa tetaplah sebuah dansa. Sebagai gadis yang beranjak dewasa, saya pun tentu akan tertarik&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou sedang berakting sebagai Ksatria Biru dan Theia sebagai Puteri Perak. Setelah berlatih bersama selama dua minggu, mereka berdua terlihat kompak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkat semua latihan itu, Koutarou bisa bersikap layaknya seorang katria, dan karena Theia yang begitu mengagumi sang Puteri Perak, dia tidak kalah dari Harumi dengan menunjukkan aktingnya yang begitu memukau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Namun, terlalu bahaya bagi anda untuk pergi sendirian&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itulah sebabnya saya memintamu, yang memiliki gelar seorang ksatria, untuk menjadi pendampingku, Tuan Veltlion&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seperti yang diharapkan dari seorang tuan puteri, aku rasa...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menilai tinggi akting yang dilakukan Theia setelah berlatih bersamanya. Dibandingkan dengan Harumi, Theia tidak bisa meniru sisi Puteri Perak yang rapuh sebaik Harumi, karena sifat Theia yang begitu enerjik. Tapi, jika mengenai sopan santun, tentu saja Theia jauh lebih baik, dan dialognya cocok dengannya. Dengan begitu, jika dibandingkan, Theia lebih baik jika berakting sebagai Puteri Perak, sementara Harumi lebih baik jika memerankan Alaia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya hanyalah seorang ksatria dari daerah setempat, saya tidak layak mendapat kehormatan seperti itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, meskipun saya terlihat seperti ini, saya tumbuh dengan menjelajahi dataran dan pegunungan dari daerah utara Mastir. Saya masih bisa dipanggil sebagai seorang gadis desa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kerja bagus sudah berusaha sekeras ini...kau sudah menjadi layaknya Ksatria Biru...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia juga menilai tinggi akting yang dilakukan Koutarou. Dia masih perlu waktu menjadi ksatria dan aktor yang sesungguhnya, tapi dengan mempertimbangkan waktu dua minggu yang dijalaninya untuk berlatih, Koutarou sudah cukup berkembang untuk mendapat pujian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lagipula...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mengingat kembali hari dimana sebuah lampu jatuh dan akan menimpanya, dan juga penampilan Koutaruo saat dia melindunginya - Badannya dilengkapi zirah berwarna biru, dan dia memanggilnya tuan puteri. Saat Theia mengingat itu, sesuatu didalam dirinya berteriak jika orang dihadapannya adalah sang Ksatria Biru yang sesungguhnya. Itulah kenapa Theia merasa dia tidak perlu mengeluarkan keluhan sepele tentang kemampuan berakting Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyelesaikan latihan, mereka berdua berhenti bergerak. Saat mereka melakukan itu, Koutarou melakukan sikap siap. Setelah mereka menyelesaikan latihan mereka selama dua minggu ini, Theia akan selalu menilai kesalahan-kesalahan kecil Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmmm, baiklah, ini sudah cukup bagus&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, berlawanan dengan apa yang diharapkan Koutarou, Theia tidak mengatakan apapun. Dia hanya tersenyum sambil tetap diam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Yakin?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masih ada beberapa bagian yang aku keluhkan, tapi tidak ada yang bisa kuperbaiki sebelum drama dimulai besok. Jadi, untuk kali ini akan kubiarkan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uaaaaaah! S-Selesai juga!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou bersorak begitu mendengar itu. Dia akhirnya menyelesaikan latihan khususnya yang panjang dan menyakitkan selama dua minggu. Tapi, akhirnya hal itu berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong tenanglah sedikit. Sudah berapa kali kukatakan agar kau menjaga sikapmu selama memakai itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Maaf&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Yah, tidak apa-apa. Aku mengerti apa yang kau rasakan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia terlihat seperti akan mengeluh, tapi sesaat setelahnya dia kembali tersenyum. Dia merasa puas karena sudah menyelesaikan pekerjaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang, hal yang tersisa adalah menunggu drama pada esok hari. Sudah secepat ini waktu berlalu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Buatku rasanya kayak nggak ada akhirnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melemaskan pundaknya dan tersenyum sambil mengatakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufu, kau lemah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diamlah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti halnya Theia, Koutarou juga merasa puas dengan pencapaiannya dan tersenyum. Selama kurun waktu dua minggu, mereka berdua telah membangun sebuah ikatan.&lt;br /&gt;
		&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm? Ini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruang gymnasium menjadi sunyi ketika mereka berhenti berakting, dan karenanya, Theia bisa mendengar suara yang datang dari luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Musik dan lagunya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang didengar Theia saat itu adalah ballad dengan tempo yang pelan. Koutarou juga memperhatikan hal itu dan mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, mereka pasti udah mulai menari di pesta&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menari?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Udah jadi tradisi tahunan buat klub menari. Tentu aja, nggak ada orang yang benar-benar tahu gimana caranya menari, jadi mereka asal menari saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau saja bukan karena latihannya, Koutarou pasti sudah berada di pesta itu. Tapi, dia melewatkan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menari ya...Sekarang kalau kupikir-pikir kembali, sudah lama aku tidak berdansa...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mulai memegang ujung roknya dengan perlahan, dan mulai mengetukkan sepatunya mengikuti alunan musik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Theia masih tinggal di Forthorthe, dia pasti mengikuti pesta dansa secara rutin. Meskipun dia tidak bisa menurunkan kewaspadaannya selama di Forthorthe, pesta dansa adalah salah satu dari sedikit hal yang tidak dibencinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tulip?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia saat itu terlihat gembira, tapi di saat yang sama dia juga terlihat sedih. Melihat itu, Koutarou merasa kalau dia tidak bisa membiarkan Theia sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ah, gawat...Dia akhirnya bisa menyelesaikan latihan menyakitkan ini, dan...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ajari aku, Tulip&amp;quot;[[Image:Rokujouma_V4_237.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sadar kata-kata itu akan membuat latihannya akan menjadi lebih lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menghentikan ketukan kakinya dan mengangkat kepalanya tanpa bisa berkata-kata setelah mendengar kata-kata itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berdansa. Kamu sudah mengajariku tata krama, tapi kamu belum mengajariku berdansa. Mengetahui itu adalah hal penting untuk kaum atas, bukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia hanya memandangi Koutarou dengan penuh kagum, dan mulai tersipu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Ada benarnya juga, aku belum mengajarkanmu hal itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apakah itu demi diriku....? Benarkah...?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menekan kebingungan yang ada di dalam dirinya dan kembali melihat ke arah Koutarou. Saat dia melakukannya, Theia melihat raut wajah yang diidamkannya: wajah yang ceria dengan mata yang menjaga Theia dengan tenangnya. Seketika itu juga, keraguan yang dirasakan Theia berubah menjadi sebuah keyakinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bodoh....sadarlah dengan dirimu sendiri. Kau terlalu ambisius...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Theia berpikir seperti itu, dia tetap tersipu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya hanyalah seorang ksatria dari daerah setempat, saya tidak layak mendapat kehormatan seperti itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengucapkan sebuah kalimat dari naskah drama dan mengulurkan tangannya kepada Theia, dan Theia tersenyum sembari membalasnya dengan kalimatnya sendiri:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, meskipun saya terlihat seperti ini, saya tumbuh dengan menjelajahi dataran dan pegunungan dari daerah utara Mastir. Saya masih bisa dipanggil sebagai seorang gadis desa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka pun bergandengan tangan dan mulai bergerak mengikuti irama musik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Sanae, Kiriha, dan Shizuka tiba di gymnasium, Koutarou dan Theia sedang berada di tengah-tengah pelajaran dansa mereka. Karena mereka tidak mau mengganggu mereka berdua, mereka bertiga hanya menonton saja dari luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan menginjak kakiku! Kalau kau menginjaknya dengan zirah itu, kakiku akan hancur!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Maaf, ternyata gerakin kaki seperti ini lebih susah dari yang kupikir&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau terus begini, kakiku akan benar-benar remuk!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, boleh juga...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhenti mengatakan itu dan pelajari langkahnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Koutaoru dan Theia yang penuh semangat sampai ke pintu dimana ketiga gadis yang lain sedang menonton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kedua orang yang sedang berdansa itu, Sanae menghela nafas cukup panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kukira mereka bakal bosan latihan, ternyata lagi senang-senang gini toh. Kayaknya aku nggak perlu kuatir tadi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku nggak nyangka mereka bakal berdansa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka setuju dengan Sanae. Baginya, kelihatannya mereka sedang bersenang-senang meskipun saat itu perdebatan diantara mereka sedang berlangsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karama. Korama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, raut wajah Kiriha saat itu terlihat serius, berbeda dengan saat dia menikmati pesta di lapangan atau saat dia kuatir dengan latihan Koutarou dan Theia. Raut wajahnya saat itu seakan-akan sedang menghadapi sesuatu yang betul-betul berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Disini Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kiriha memanggil mereka, kedua haniwa itu muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ada seseorang yang masuk atau meninggalkan gym saat aku sedang pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Harumi-chan sempat mampir, tapi dia pergi tanpa sempat masuk Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, kalau begitu baiklah. Teruslah berjaga-jaga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengerti, Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo pergi Ho, Korama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha telah memerintahkan kedua haniwa miliknya untuk menjaga gymnasium, karena dia khawatir tentang orang yang mengincar Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha, kayaknya kamu terlalu cemas deh. Festival budaya tuh waktunya buat senang-senang, dia pasti nggak akan nyerang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seandainya memang itu yang terjadi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah kau membicarakan soal musuh Theia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Theia-dono telah diserang beberapa kali, jadi aku sedikit cemas&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha selalu berjaga-jaga setiap saat, tapi dia tetap tidak bisa menemukan musuh Theia maupun menemukan bukti yang berguna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Konflik antar keluarga ya...Nggak nyangka bakal kejadian didekatku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memang tidak terasa seperti itu, tapi Theia benar-benar seorang tuan puteri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bertiga melihat ke arah panggung, dimana pelajaran berdansa antara Koutarou dan Theia masih berlangsung. Keduanya, yang masih terus bertengkar sembari berdansa, tidak merasa berada dalam bahaya meskipun ada musuh yang sedang mengincar mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mungkin dia merasa yakin karena sudah mengetahui siapa musuhnya, atau karena berada dekat Koutarou membuatnya bisa bertingkah seperti itu...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uuuuh, semuanya, t-tolongin aku dooong!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat saat itu, Yurika sampai di gymnasium, dan masih memeluk erat sangkar serangga sambil mendekat ke arah Kiriha dan kedua gadis lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hercules-chan bakalan--!! Hercules-chan bakalan--!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika!? Apa yang terjadi!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga gadis itu terkejut dengan datangnya Yurika, yang mulai menjelaskan situasi yang dihadapinya sambil menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebenarnya, Ruth-san tahu kalau Hercules-chan itu kumbang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bertiga tahu tentang Yurika dan Hercules, dan juga seberapa bencinya Ruth terhadap kumbang. Jadi, dari sana, mereka bisa menerka apa yang terjadi, tapi mereka bertiga menunjukkan reaksi yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;D-Dasar tolol! Kenapa bisa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae memarahi Yurika dan mulai menangis. Karena dia suka binatang, tentu saja Sanae khawatir dengan Hercules.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wah, wah, padahal hampir saja...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka juga kuatir dengan Yurika dan Hercules, tapi tidak seperti Sanae. Tapi, dia lebih kuatir dengan pemilik asli Hercules, adik laki-laki si wakil ketua klub cosplay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Kiriha justru tersenyum. Karena dia selalu kuatir dengan Theia yang akan diserang, insiden kecil ini justru membuat pikirannya menjadi lebih tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mau gimana lagi! Itu nggak bisa dihindari! Pas kami lagi nonton TV, ada iklan soal acara baru soal kumbang yang muncul! Kalau kamu mau komplain, komplain sama yang buat anime, dong!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Idiot!! Itu gara-gara kamu seenaknya nonton anime!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Iklan anime itu muncul karena Yurika sedang menonton anime yang lain. Kalau saja dia tidak menonton acara itu, tragedi itu mungkin bisa terhindarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hiiiii! Maafkan aku!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang penting lagi, apa yang terjadi!? Mana Ruth!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth-san udah lepas kendali, dia bilang mau bikin Hercules ngerasain penghakimannya, lalu tadi ngejar aku!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semenjak dia kabur dari kamar 106, Yurika tidak berhenti berlari. Meskipun kemampuan atletiknya tidak bagus, karena nyawa Hercules saat itu sedang terancam, Yurika lari sampai ke tempat itu tanpa berhenti sedikitpun. Dan kerja kerasnya pun terbayarkan, karena dia bisa lolos dari Ruth saat sedang berlari ke tempat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sembunyiin aku dong! Tolong!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti. Kalau Ruth-san mampir kesini, aku bikin dia pergi ke tempat lain&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Makasiiiiih!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hercules akan dikembalikan dalam waktu dua hari. Dimulai dengan pesta hari ini, SMA Kitsushouharukaze akan menyelenggarakan festival budaya selama tiga hari. Yurika berencana melindungi Hercules dengan bersembunyi di sekolah selama sekolah masih dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, sebuah haniwa muncul di pintu masuk gymnasium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nee-san, Ruth-chan datang mendekat Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itulah yang mereka katakan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika, jangan bengong! Sana sembunyi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Baik!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika memaksa badannya yang kelelahan untuk berlari masuk ke dalam ruangan perlengkapan gymnasium di sebelah kiri panggung. Karena ruangan perlengkapan itu mengarah menuju panggung, ruangan itu menyimpan banyak bagian properti panggung untuk drama esok hari. Karena itulah ruangan itu menjadi tempat yang sempurna untuk bersembunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat setelah Yurika menutup pintu ruangan itu, Ruth mendarat tepat di depan gymnasium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haaaah, aaaah, hah....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti halnya Yurika, Ruth pun juga kelelahan. Meskipun mereka bertiga berjarak agak jauh darinya, Sanae dan kedua gadis yang lain bisa mendengar suara nafasnya yang terengah-engah. Tapi, Ruth tidak punya waktu untuk mengambil nafas. Dia memeriksa bagian luar gymnasium sambil memegang pemukul lalat yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;R-Ruth-san, kamu kesini juga?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey, Ruth, kamu ngapain bawa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka dan Sanae mencoba memanggil Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fuuuuuh, haaahh, fuuuu....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Ruth sama sekali tidak bereaksi terhadap suara mereka, dan tetap melangkah maju sambil bernafas dengan terengah-engah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hiii!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-serem&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemandangan yang hampir tampak tidak nyata dimana seorang gadis yang memakai celemek sambil memegang pemukul lalat besar, lengkap dengan raut wajahnya yang berbahaya dengan pandangan yang menusuk membuat Sanae dan Shizuka menggigil ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatannya dia benar-benar kehilangan kendali dirinya karena amarahnya. Dia bahkan tidak mendengar suara kita&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita bisa apa kalau dia sudah seperti ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-tamat sudah...Maafkan aku, Yurika-san, Hercules-chan..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Sanae dan Shizuka sudah menyerah untuk membujuk Ruth. Setelah meilhat Ruth dalam keadaan seperti itu, tidak ada diantara mereka yang merasa yakin kalau mereka bisa membujuknya untuk kembali normal. Hanya masalah waktu sampai Yurika dan Hercules jatuh ke tangan Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, tepat di saat itulah sesuatu yang tidak disangka-sangka justru terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk suatu alasan, tiba-tiba Ruth berhenti bergerak. Hal itu terjadi saat dia melihat ke arah panggung untuk mencari Yurika dan Hercules. Saat Ruth melakukan itu, dia melihat dua orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Yang...Mulia...Satomi...sama...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas panggung, Theia dan Koutarou berpegangan tangan dan dengan riangnya berdansa. Theia hebat dalam berdansa, tapi karena teman dansanya adalah Koutarou yang masih pemula, dansa mereka terlihat aneh. Kapanpun Koutarou membuat kesalahan, Theia akan memarahinya. Karena itulah dansa yang mereka lakukan saat itu tampak seperti tarian anak kecil yang tidak layak mendapat pujian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia sedang....berdansa dengan gembira...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Ruth tahu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tahu bahwa Theia menikmati tarian anak kecil itu dari lubuk hatinya yang paling dalam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena dia tumbuh bersama Theia dan menjadi dekat dengannya layaknya saudaranya sendiri, Ruth mengerti hal itu lebih dari siapapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mungkin menyukai pesta dansa, tapi Ruth sendiri tidak pernah melihatnya menikmati tarian itu sepenuh hatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun ruangan dansanya tampak jelek,  bandnya tidak bermain dengan kompak dan teman dansanya betul-betul seorang pemula, senyuman Theia saat itu terlihat memukau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Ruth, itu adalah pemandangan yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...H-Huh? Kenapa aku berada disini? Eh!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena pemandangan yang mengagumkan itu, Ruth kembali tersadar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa aku memegang pemukul lalat?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar, Ruth betul-betul lupa akan semua hal yang dia lakukan sebelum dia kehilangan kendali dirinya saat marah. Otaknya yang melakukan itu untuk melindunginya dari kenangan yang menyakitkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sedang menuangkan teh untuk Yurika-sama dan...huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia kembali sadar!? Siiip!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Syukurlah, kamu baik-baik saja, Ruth-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah...Shizuka-sama, apa maksudnya? Apa ada sesuatu yang terjadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth sama sekali tidak tahu apa yang sudah terjadi, dan melihat ke sekelilingnya dengan penuh kebingungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, eh, yah...Ruth-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Shizuka tidak begitu bisa menjelaskan semuanya, Ruth mencoba mengingat-ingat kembali apa yang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;E-Ehm...Aku tadi sedang menuang teh untuk Yurika-sama dan aku rasa ada sesuatu yang cukup dahsyat terjadi...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ada yang terjadi, Ruth. Jangan terlalu dipikirkan. Kami hanya mampir untuk melihat sejauh mana latihan Koutarou dan Theia berjalan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Kiriha memanggil Ruth seperti biasanya dengan rencana agar Ruth tidak mengingat apa yang sudah terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Latihan Satomi-sama...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kata-kata Kiriha, pandangan Ruth kembali mengarah ke atas panggung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Awas, kau terlalu bersemangat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mau dibilang begitu juga, susah juga buat ngatur kekuatannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lepaskan saja!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waaah, berhenti! Jangan dilepas!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebelum Ruth menyadarinya, yang dipikirkannya saat itu adalah begitu senangnya Koutarou dan Theia di atas panggung saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia...Satomi-sama...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sudah sewajarnya kalau aku sampai lupa diri saat aku melihat mereka berdua..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth melupakan usahanya untuk mengingat kembali hal itu dan dengan bahagia melihat ke arah panggung. Dia bahkan tidak peduli kenapa dia memegang pemukul lalat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, Yang Mulia, Satomi-sama, dansa kalian begitu indah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, hal yang bisa dia pikirkan hanyalah tuan puteri yang dikasihinya dan sang Ksatria Biru yang membuatnya tersenyum. Melihat itu, Sanae, Shizuka dan Kiriha menghela nafas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fiuuuuh, aku sempet nggak yakin sama apa yang bakal terjadi disana...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tepat buat Yurika buat lari kesini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia mungkin datang untuk meminta tolong Satomi Koutarou, karena dia tidak punya orang lain untuk bergantung. Tapi, kelihatannya itu justru berdampak baik&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga gadis itu melirik ke arah ruangan perlengkapan dimana Yurika bersembunyi dan kembali menghela nafas. Karena mereka sempat melihat kondisi Ruth yang mengejutkan itu, tentu saja mereka bertiga akan gugup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae-chan, kalau nanti ada kesempatan, tolong kasih tahu Nijino-san kalau semuanya baik-baik saja, oke?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke. Aku akan mengendap-endap saat Ruth nggak lihat dan bilang ke dia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu semuanya sedang baik-baik saja. Ruth telah kembali sadar dan tidak memperhatikan ketiga gadis yang sedang berbisik itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika dan Hercules bisa bertahan hidup untuk hari ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kak! Peringatan Bahaya Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka bisa tenang untuk beberapa saat, sesaat setelahnya, para haniwa yang berjaga di luar gymnasium muncul di dekat mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada distorsi ruang yang terdeteksi di dalam gym, Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berdasarkan ukurannya, sepertinya seseorang telah menyusup masuk ke gym, Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karama-chan, Korama-chan, apa maksudnya dengan menyusup!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf Ho-! Hanya ini yang bisa kami beri tahu dengan ketepatan deteksi kami, Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha meninggalkan para haniwa itu kepada Sanae dan dengan buru-buru berbalik ke arah panggung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia masih berdansa, dan Ruth masih berdiri di sebelah Kiriha menonton mereka berdua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang berarti!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang berhubungan dengan kamar 106 dan mempunyai kemampuan untuk mendistorsi ruang adalah Theia dan Ruth. Dan jika mereka berdua tidak sedang melakukannya, hanya satu kemungkinan yang tersisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Theia-dono! Koutarou! Musuhnya datang! Mereka akan menyerang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemungkinan yang tersisa hanyalah kapal luar angkasa misterius yang terdeteksi dua bulan lalu. Anak buah kapal itulah yang disebut Theia sebagai musuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha-san!? Dan kalian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemunculan Kiriha dan yang lainnya yang terlihat mendadak membuat Koutarou terkejut. Sampai sekarang, dia terfokus dengan dansanya sampai-sampai dia tidak memperhatikan mereka. Karena itulah, dia hanya terdiam tanpa melakukan apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Musuh!? Begitu, rupanya Clan ada disini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibandingkan dengan Koutarou, reaksi Theia cukup cepat. Karena dia punya kemampuan untuk berdansa, Theia sudah memperhatikan Kiriha dan yang lainnya sedari tadi. Karena itulah dia bisa bereaksi dengan cepat terhadap peringatan dari Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak kukira dia akan menyerang sekarang! Apa aku salah menduganya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Theia melihat ke sekelilingnya,dia bisa melihat seseorang di bawah panggung, dan di saat yang sama, orang itu mulai berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tepat sekali, Theiamillis-san!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, terdengar suara seseorang yang terdengar nyaring dan mengejek. Saat Koutarou melihat dari mana asal suara yang menggetarkan itu, dia melihat seorang gadis dengan rambut berwarna biru muda dan gaun berwarna hitam dan putih. Di wajahnya terdapat kacamata yang cukup antik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou pernah melihatnya pada saat gladi bersih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Clan, tidak kusangka kau akan datang menyerangku langsung seperti ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Cewek ini Clan!?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou betul-betul terkejut, sebagian alasannya karena baru kali itu dia melihat seorang bangsawan selain Theia. Alasan lain yang lebih mengejutkannya adalah karena dia pernah melihatnya sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itulah mengapa aku katakan kepadamu bahwa pikiranmu terlalu sederhana setiap kali kita bertemu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clan mengarahkan sebuah senjata ke arah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Senjata itu...!?&#039;&#039;[[Image:Rokujouma_V4_253.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Theia melihat senjata itu, dia kaget sekaligus menyadari segala sesuatunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, jadi begitu rupanya!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang saat itu dipegang Clan adalah meriam laser yang dibuatnya sendiri. Karena Clan adalah ilmuwan yang terkenal, meriam laser itu tidak begitu mengejutkan Theia. Justru fakta bahwa senjata itu dibuat dari benda-benda yang berasal dari Bumi, itulah yang mengejutkan Theia. Karena itulah, rupa senjata itu sangat berbeda dengan rupa senjata Forthorthe yang mempunyai banyak lengkungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku sudah dikerjai! Dia tidak menyerang selama dua bulan karena dia mengumpulkan suku cadang untuk senjata itu! Dan dia menyerang dengan menyamarkannya sebagai kecelakaan agar aku tidak bisa melacak pergerakannya!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clan sudah menipu Theia agar berpikir bahwa dia tidak akan menyerang langsung. Jika Clan menyerang menggunakan senjata dari Hazy Moon, sebuah catatan pasti akan terekam. Dan jika dia menggunakan suku cadang dari Forthorthe, hanya menjadi masalah waktu sebelum suku cadang itu bisa diidentifikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi apa yang terjadi jika dia menggunakan suku cadang dari Bumi untuk membuat senjata? Apakah Forthorthe bisa mengumpulkan cukup bukti untuk menuntut Clan di negara kecil ini yang berada di ujung luar angkasa?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawabannya: Tidak. Hal itu hampir tidak mungkin. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jika Clan memusnahkan senjatanya, tidak akan ada bukti yang tersisa. Itulah rencana Clan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, sudah terlambat bagimu untuk menyadarinya sekarang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara yang terdengar berbahaya mulai berdengung dari meriam laser milik Clan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, susah juga. Tingkat teknologi planet ini begitu rendah sampai-sampai aku butuh dua bulan untuk membuat ini. Dan ini juga hanya bisa mengeluarkan satu tembakan, sayang sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clan mengarahkan mulut senjatanya ke arah Theia dan tersenyum keji - senyuman yang ditunjukkan seseorang saat mereka yakin akan menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada yang salah...kenapa si Clan ini bisa percaya diri begitu...?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou merasa ada yang janggal saat mendengar percakapan antara Theia dan Clan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kalau apa yang dibilang Clan memang betul, kenapa dia disini waktu itu? Dia ngapain?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Clan mengatakan bahwa dia akan membunuh Theia dengan senjata yang dibuatnya di Bumi, Koutarou telah melihatnya di gymnasium beberapa hari yang lalu. Semuanya akan masuk akal jika dia berada di sana untuk mensabotase lampu panggung, tapi jika itu memang yang dilakukannya, apa alasannya untuk menyerang di tempat yang sama? Nyatanya, Koutarou, Kiriha dan yang lainnya berada tepat di tempat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Boleh juga! Kalau begitu aku hanya tinggal menembakmu saja!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum Koutarou bisa menyimpulkan segalanya, Theia mengarahkan gelangnya di hadapan wajahnya - gelang yang berhiaskan permata berwarna biru sebagai alat untuk mengendalikan Blue Knight dari jarak jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, ujung mulut Clan membentuk senyuman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dia ketawa!? Berarti--&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutaoru melihat senyuman yang mengerikan itu, dia menyimpulkan segalanya di saat yang sama dengan Theia yang berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Blue Knight, keluarkan anti-personnel pulse laser dan--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesimpulan yang didapat Koutarou adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di hari itu, Clan datang untuk memasang jebakan. Itulah saat Koutaoru melihatnya. Di saat yang sama, Clan merusak lampu itu untuk membuatnya jatuh. Itulah jaminan baginya, jika dia sempat terlihat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan Clan tertawa di saat ini, itu berarti...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhenti, Tulip!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mempercayai intuisinya dan menggenggam tangan Theia lalu menariknya sekuat mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;P-Primitif!? Jangan menggangguku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mencoba melepaskan tangannya - dia benar-benar terfokus pada Clan saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa lubang hitam sudah mulai muncul di atas pundak Theia. Sesaat setelahnya, senjatanya akan keluar dari lubang hitam itu. Melihat itu, Koutarou mulai panik dan berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Theia!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hanya memanggil namanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Koutarou!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itu sudah cukup untuk mengalihkan perhatiannya dari Clan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia mau kamu pakai senjatamu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, Clan--!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Theia masih ingin menyerang Clan, karena kepribadiannya, dan juga karena dia ingin melindungi Koutarou. Jika Clan menembakkan senjatanya, Koutarou yang berada di sebelah Theia tidak akan selamat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Theia! Percaya padaku! Aku ksatriamu, ingat!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Koutarou!?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat di saat dia mendengar suara Koutarou, Theia melemaskan badannya - tepat saat itu, Koutarou menariknya dan memeluknya, lalu membungkukkan badannya untuk melindungi Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat setelahnya, sebuah ledakan terjadi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lubang hitam yang biasanya akan mengeluarkan senjata justru meledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun jarak ledakannya tidak begitu besar, jika Theia tetap berada disana, tentu saja dia akan menderita luka parah. Karena Koutarou melindunginya, ledakan itu terhalangi oleh zirahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cih, dasar Ksatria Biru palsu, kau menggangguku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat ledakannya terhalangi, Clan mendecakkan lidahnya; dan karena Koutarou menghalangi prediksinya, Clan pun mulai marah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ledakan itu disebabkan oleh salah satu dari penemuan Clan. Alat itu dirancang agar saat Theia atau Ruth mencoba memanggil senjata mereka, ruang yang ada akan terdistorsi dan lubang hitam yang ada justru meledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang sudah diduga Koutarou, saat dia melihat Clan untuk pertama kali, saat itu Clan sedang memasang alat itu. Clan berencana menggunakan alatnya untuk membuat Theia meledakkan dirinya sendiri karena dia mengetahui kepribadian Theia - dia tahu jika dia menunjukkan kepada Theia senjata miliknya, Theia akan masuk ke dalam jebakannya.  Dengan melakukan itu, Clan tidak akan membunuhnya dengan tangannya sendiri, dan hal itu kemungkinan besar akan dianggap sebagai kecelakaan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa Clan menjalankan rencananya di gymnasium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak mungkin aku akan memaafkan seorang barbar dari sebuah planet terbelakang yang sudah menhalangi rencanaku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, rencananya yang sempurna sudah hancur oleh seseorang yang biasa-biasa saja. Karena itulah Clan mulai kehilangan ketenangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kamu nggak apa-apa kan, Theia...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah angin ledakan menghantamnya hingga jatuh, Koutarou melonggarkan pelukannya pada Theia. Saat dia melakukannya, Theia menengadah kepada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak apa-apa, kau sudah melindungiku! Jangan kuatir, rambutku hanya sedikit terbakar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia memegang rambutnya sendiri dan memperlihatkan ujung rambut indahnya yang sudah terbakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Darahnya...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Koutarou memperhatikan luka di tangan Theia saat dia memegang rambutnya. Saatdarah itu mengalir keluar dari lukanya, Koutarou mulai terbakar dengan amarah - amarah yang sama saat Sanae sedang dalam bahaya saat mereka ada di pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, kamu nggak apa-apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ho! Kami datang menolongmu, Koutarou Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan kami disini, kau tidak perlu kuatir Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae dan kedua haniwa datang menghampirinya. Karena mereka jauh lebih gesit dari yang lain, mereka sudah bergerak untuk melindungi Koutarou dan Theia. Setelah memperhatikan itu, Koutarou melepaskan Theia dan lalu berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;....Kalian lindungi sang puteri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa maksudnya itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Theia dan Sanae masih kebingungan, Koutarou berbalik dari hadapan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Artinya ya seperti itu. Saat ini, Thiea nggak bisa melindungi dirinya sendiri. Jadi, aku bergantung sama kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Theia mencoba memanggil senjatanya, ada kemungkinan akan terjadi ledakan lagi. Koutarou tidak tahu jika jebakan Clan akan menghasilkan ledakan lagi, tapi dia tidak mau mencobanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tunggu, Koutarou! Pergi bertarung sendirian itu tidak masuk akal! Aku akan--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Thiea dengan buru-buru berdiri dan mencoba mengikuti Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, tolong percayalah pada saya dan tunggulah. Medan pertarungan adalah tempat untuk para ksatria. Bahkan seorang puteri sekalipun tidak boleh mengusik tempat suci seperti itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia berhenti bergerak setelah mendengar kalimat Ksatria Biru yang diucapkan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tapi--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Theia membalasnya dengan kata-kata Puteri Perak, tapi bukannya Theia berniat melakukan itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia, seperti halnya sang Puteri Perak, mencoba menghentikan ksatria mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau anda tidak percaya kepada saya, kalau begitu siapakah yang akan percaya pada kemenangan saya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menggenggam gagang pedang pada pinggangnya dan menariknya dengan cara yang gagah - itulah gerakan yang telah dilatihnya berulang kali dengan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lagipula, saya adalah ksatria anda&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Begitu, jadi ini yang dirasakan si Ksatria Biru..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Koutarou akhirnya mengerti apa yang dirasakan Ksatria Biru saat dia akan pergi bertempur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Ksatria Biru-sama...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Theia melihat punggung Koutarou, dia akhirnya terduduk. Theia mengerti kalau Koutarou bukanlah ksatria dan dia hanya menirukan dialog dari naskah. Tapi anehnya, Theia tidak bisa membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ksatria...ku...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Koutarou menghilangkan keinginan Theia untuk berdebat dengannya dan menggantikan itu dengan harapan. Tidak ada alasan bahwa Koutarou akan menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu benar, dia adalah ksatriaku...jika aku tidak percaya padanya, siapa lagi yang akan percaya!?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Theia tidak memperdulikan itu dan hanya menaruh rasa percayanya pada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 7===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clan tertawa keras saat melihat Koutarou yang sudah menghunus pedangnya dan maju ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ohohohoho, kau tahu caranya membuatku tertawa! Aku tidak habis pikir kalau Ksatria Biru palsu dengan zirah tiruan akan berani melawanku! Kau bahkan tidak memiliki sarung tangan ajaib maupun Signaltin!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada empat benda ajaib yang muncul dalam legenda Ksatria Biru: Zirah yang dapat menahan semua serangan, sepatu yang dapat membuatnya terbang menembus langit, sarung tangan bernafaskan api yang dapat membuatnya membakar ribuan musuh, dan pedang suci Signaltin yang dapat menebas jalan menuju masa depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, Koutarou tidak memiliki bahkan satupun dari benda-benda itu. Semua yang dipakainya saat itu hanyalah tiruan. Zirahnya penuh dengan mesin, dan pedangnya tidaklah suci. Dengan bantuan zirahnya, dia bisa melompat sangat tinggi dan melindunginya sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tentu saja, kekuatannya tidak sebanding dengan yang ada di dalam legenda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Untuk puteri palsu sepertimu, ini sudah lebih dari cukup!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Koutarou tidak gentar sedikitpun dan membalas Clan dengan gagah pula&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Puteri palsu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benar! Seseorang yang hanya bisa menghalang-halangi orang lain tidak mungkin seorang tuan puteri yang sebenarnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mengatakan itu dan melihat Clan, Koutarou teringat pada pertama kali dia berjumpa dengan Theia - situasi waktu itu sama dengan saat ini. Namun, sekarang Theia sudah berubah; dia masih keras kepala, tapi tidak menghalang-halangi orang lain.  Dia mencoba menang dengan anggun, dengan cara yang cocok bagi seorang tuan puteri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan kau sudah menyakiti tuan puteriku! Seharusnya kau yang tahu cara membuatku tertawa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa-!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clan terhenyak mendengar semua itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cih, k-kurang ajar...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sesaat setelahnya raut wajahnya berubah marah, karena kata-kata yang diucapkan Koutarou, dan juga karena dia tidak bisa memaafkan dirinya yang sempat gentar sesaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beraninya kau berbicara seperti itu padaku, yang lahir dari keluarga Schweiger yang mulia!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau yang mulia hanya namamu saja, betapa dalamnya keluarga Schweiger telah jatuh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiiiii! Aku benar-benar tidak akan memaafkanmu! Akan kubuat kau tereduksi menjadi atom-atom kecil!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kegeraman Clan sekarang sudah terpusat pada Koutarou. Koutarou mengencangkan pegangannya pada gagang pedangnya dan menyiapkan dirinya setelah merasakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Semuanya udah berjalan sesuai rencana, sekarang, bagian susahnya...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat musuhmu marah dan membuat mereka hanya fokus kepadamu adalah trika lama dalam bertarung&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Koutarou merasa kalau Clan mirip dengan Theia, dia menyimpulkan kalau menghasutnya mungkin akan berhasil, tapi hasilnya lebih baik dibanding dugaannya. Apa yang membuat taktik menghasut itu berhasil adalah karena Clan dibandingkan dengan Theia, dan zirah Ksatria Biru Koutarou hanya membuat api kemarahan Clan bertambah besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Berdasarkan keadaannya, dia nggak akan pakai serangan yang mencolok kayak Theia. Yang berarti, aku perlu hati-hati sama meriam itu...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Clan betul-betul marah dan menggunakan kapal perangnya, Koutarou tahu dia tidak akan bertahan. Jadi, dia terfokus pada senjata yang dipegang Clan saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kuanggap kalau kena itu aku bakal tamat....kalau begitu--!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou memegang pedangnya dengan kedua tangannya dan maju menyerang Clan. Pada situasi itu, Clan yang memegang senjata jarak jauh jelas lebih unggul. Jika Koutarou tidak segera mendekat dan menghalangi Clan menggunakan senjatanya, Koutarou akan tetap dalam posisi terdesak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini dia! Kau pikir kau bisa mengenaiku dengan pedang tumpul itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, meskipun Koutarou maju menyerang, Clan tetap terlihat percaya diri. Dia hanya tetap berdiri dan memegang meriam lasernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kena kauuuuu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menyia-nyiakan kesempatannya, Koutarou mengayunkan pedangnya. Meskipun pedang itu adalah tiruan, karena kekuatannya dilipatgandakan oleh zirahnya, tentu saja pedang itu akan mempunyai daya serang yang cukup kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang itu seharusnya menghancurkan meriam lasernya, tapi sesuatu menghentikannya sebelum pedang itu mengenainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segi enam setengah transparan seperti yang digunakan oleh Theia dan Ruth sebagai perlindungan - itulah yang menghentikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, jadi kau juga punya itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segi enam itu adalah pelindung yang mendistorsi ruang sebagai suatu bentuk perlindungan, dan Koutarou tahu seberapa kuatnya benda itu. Terlebih lagi, pelindung itu adalah sesuatu yang dibuat Clan sendiri. Serangan yang setengah-setengah tidak akan bisa menembus perlindungan semacam itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kukuku, sudah terlambat bagimu untuk menyadarinya sekarang--Tunggu, apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang itu mengenai pelindungnya, tapi ekspresi Clan yang penuh percaya diri dan sombong berubah terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak mungkin! Ini seharusnya tidak mungkin terjadi!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clan dengan cepat melompat mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, Koutarou-lah yang kaget. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clan yang seharusnya di atas angin justru mundur, dan Koutarou tidak mengharapkan balasan seperti itu darinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, terus serang! Aku nggak tahu kenapa, tapi kelihatannya seranganmu ampuh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka sempat melihat ujung pedang Koutarou menembus pelindung Clan - hal yang sama dengan yang dilihat sang pemilik pelindung, itulah yang membuatnya mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi itu sebabnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar saran dari Shizuka, Koutarou mulai mengejar Clan. Panggung drama itu cukup besar, tapi bagi Koutarou yang kakinya diperkuat dengan zirah, dia tidak merasa seperti itu. Jarak antara Clan dan dirinya menjadi kecil dalam waktu singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan kabur!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clan berusaha membidik Koutarou, tapi karena meriam lasernya dibuat dengan bahan-bahan dari Bumi, meriamnya terlalu besar, dan Clan tidak bisa mengimbangi kecepatan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haaaaaaaah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang Koutarou kembali mengarah ke pelindung itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ternyata benar, pedangnya bisa memotong pelindung ini!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, Koutarou juga melihat ujung pedangnya telah masuk melewati pelindung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;L-Lagi!? Apa-apaan pedang itu!? Apa pedang itu punya kekuatan yang sebanding dengan SIgnaltin meskipun hanya tiruan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clan tidak bisa menyembunyikan rasa kagetnya; pedang itu telah menembus pelindungnya lebih dalam dibandingkan serangan pertama tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ini tidak mungkin! Makhluk purba dari planet terbelakang ini hanya dilengkapi dengan tiruan Ksatria Biru, tapi dia bisa memojokkanku!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia yang melihat perkembangan pertarungan itu lebih terkejut lagi dibandingkan dengan Clan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Cahaya dari pedang itu...pedang itu tidak dilengkapi dengan kekuatan seperti itu...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang yang sedang dipegang oleh Koutarou mulai memancarkan sinar putih yang redup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaaaa! P-Pelindungnya tidak akan bertahan kalau terus begini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haaaaaaah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Aku dikalahkan semudah ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya yang dipancarkan pedang itu bersinar semakin terang setiap kali Koutarou mengayunkan pedangnya. Dan dengan semakin terangnya cahaya itu, pelindung yang terpotong oleh pedang Koutarou pun semakin banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu, cahaya yang sama pas waktu itu...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae menyentuh jimat yang ada di lehernya saat melihat kemilau yang ada pada pedang Koutarou. Saat itu, jimat itu hanyalah jimat biasa, tapi dulu jimat itu juga bercahaya dengan cahaya yang sama dengan pedang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mungkinkah...engkau benar benar...Ksatria Biru...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Theia, yang ada di sebelah Sanae, kehilangan kata-kata melihat hal itu. Zirah berwarna biru dan pedang yang bercahaya - hal yang dilihatnya saat itu bagaikan sang Ksatria Biru yang sesungguhnya, membuat Theia tidak bisa melepaskan pandangannya dari Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clan kembali mengarahkan meriam lasernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kalau sudah begini, aku tidak bisa menghindar lagi! Aku harus mengenainya dengan meriam laser ini sementara dia sibuk menghancurkan pelindung ini!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clan akhirnya berhenti menghindari serangan Koutarou dan berencana menyerang Koutarou saat dia berhenti untuk menyerang pelindungnya. Pelindungnya mungkin akan hancur dalam satu serangan, tapi Clan mungkin bisa mengalahkan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sini lawan aku, Ksatria Biru palsu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, tentu saja, tanpa kamu minta pun aku akan kesana kok!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa mengetahui tujuan asli Clan, Koutarou pun mengejarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia memancingmu, Koutarou! Jangan ceroboh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia, yang memperhatikan jebakan itu, mencoba menghentikan Koutarou. Tapi terlambat, Koutarou tidak bisa berhaenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, ada orang lain yang menjawab peringatan dari Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serahkan padaku, Theia!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menjawabnya adalah Sanae yang berada didekatnya. Dia mengangkat kedua tangannya kearah Clan dan berteriak dengan suara keras:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jurus rahasia!! Sanae-chan Tulip -- Bagian dua!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, gaun Clan terangkat dan membungkus bagian atas badannya, persis seperti yang terjadi pada Theia dulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa!? Apa-apaan ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena terkejut, Clan hanya bisa terdiam karena serangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh...jadi dia pakai gambar kucing...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah yang dikatakan Shizuka saat dia melihat gambar pada celana dalam Clan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shizuka-sama! Sekarang bukan waktunya untuk itu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf, Ruth-san. Aku bisa apa kalau musuhnya punya pelindung seperti itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka, yang tidak terkalahkan dalam pertarungan jarak dekat, tidak punya kesempatan untuk menang melawan musuh yang mempunyai pelindung dan dalam area pertarungan yang luas. Karena itulah dia hanya bisa menonton pertarungan itu disebelah Ruth dan Theia yang tidak bisa memanggil senjata mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Buagus sekali, Sanae!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sementar Clan terdiam di tempatnya, Koutarou menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uwoooooooooh!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan momentum yang dimilikinya, kekuatan dari zirahnya dan juga pedang yang bercahaya dengan cahaya putih, Koutarou melancarkan serangan yang dahsyat ke arah Clan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelindung itu hanya bisa menahan serangan itu dalam sekejap saja - konverter energi pelindung itu sudah tidak kuat lagi dan alat pembuat pelindung yang terpasang pada punggung Clan pun meledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menghancurkan pelindung itu, pedang Koutarou melayang ke arah Clan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak mungkin! Tidak mungkin aku bisa kalah! Aku tidak percaya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau saja dia bisa melihat, Clan mungkin bisa mengalahkan Koutarou. Tapi, karena Sanae sudah menghalangi pandangannya, dia sudah kehilangan cara menghindari serangan Koutarou, yang serangannya juga mengenai laras meriam lasernya. Tidak seperti pelindungnya, meriam laser itu tidak memiliki perlindungan apapun dan terpotong menjadi setengahnya, dan bagian pangkal meriam itu pun meledak. Ujung rok Clan pun hancur karena ledakan dan membuatnya bebas dari kekangan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tidak kusangka, aku, yang dikenal sebagai bulan keluarga Schweiger, akan kalah dari manusia purba...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah terjatuh, Clan mencoba bangkit sambil menggertakkan giginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clan sangat percaya dengan rencananya: dia akan membuat Theia menggunakan senjatanya dengan menunjukkan kepadanya meriam laser yang dibuat olehnya di bumi, dan bahkan jika dia tidak menggunakan senjatanya, Clan akan mengalahkannya menggunakan meriam laser itu. Tapi, dengan munculnya seorang pria yang bahkan tidak pantas baginya untuk diperhitungkan, rencana Clan hancur seketika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menyerahlah, Clan atau apalah. Kamu sudah kalah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengarahkan pedangnya ke arah Clan dan menyarankan dirinya agar menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini semua salahmu, Ksatria Biru palsu! Seharusnya aku menyingkirkanmu dahulu! Kalau hanya dirimu saja, tidak akan masalah jika aku memakai senjata Hazy Moon!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti Theia dan Ruth, Clan tidak akan dituntut atas kejahatannya menyerang Koutarou, seorang penduduk di bagian luar angkasa yang belum berkembang. Kalau Clan menyerang Koutarou sebelum Theia menjadikan Koutarou sebagai rakyat Forthorthe, Theia tidak akan bisa berbuat apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mungkin aku sudah gagal membunuh Theiamillis-san, tapi kau! Aku benar-benar akan membunuhmu dengan tanganku sendiri! Kenyataan bahwa aku jatuh tersungkur seperti ini tidak bisa kuterima!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Clan tidak mau menyerah, dan hanya memelototi Koutarou dengan mata yang penuh kebencian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Masih mau lanjut ya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou! Tahan Clan sekarang juga! Dia berencana menyerangmu dengan senjata Hazy Moon!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sementara Koutaoru masih terkejut, Clan memanfaatkan kesempatan itu dan lari dari hadapan pedang Koutarou ke luar bangunan, lalu tertawa ke arah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ooooooohohohoho! Terlambat sudah, Theiamillis-san! Duduklah dan saksikanlah Ksatria Biru palsu itu hancur berkeping-keping!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lari, Koutarou! Jangan mati demi diriku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-kalaupun aku mau, kemana!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clan mengangkat gelangnya, yang mirip dengan milik Theia, ke depan wajahnya dan berbicara dengan suara yang lantang:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terlambat sudah! Hazy Moon! Gunakan senjata penghancur untuk membuat si Ksatria Biru palsu itu menjadi atom!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti yang kau inginkan, tuan puteri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah lubang hitam terbuka di pundak kanan Clan, dan sesaat kemudian, sebuah senjata yang besar akan muncul dari lubang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku menang, Ksatria Biru palsu! Kau bisa menyesali perbuatanmu melawan puteri kedua Forthorthe di alam sana!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clan dengan sombongnya berkata demikian. Dan seperti yang dikatakan Clan, jika Koutarou diam saja, dia akan terkena serangan dari Clan dan akan tereduksi menjadi atom.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waaaaah, m-matilah daku!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai panik dan lari kesana kemari, tanpa bisa berbuat apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, aku tidak yakin dengan hal itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam situasi yang tanpa harapan itu, Kiriha muncul dari sisi samping panggung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph, kau rupanya tidak sadar kalau kau sudah kalah! Memangnya apa yang bisa kau lakukan untuk bisa lepas dari situasi ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;....Ada peribahasa yang menarik di planet ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clan menjadi sangat tertarik, berlawanan dengan Kiriha yang terlalu tenang. Meskipun mereka sama-sama cerdas, kelakuan mereka saling berlawanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Peribahasa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha mengangguk dan mengangkat apa yang ada di tangannya ke atas kepalanya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;....&#039;Menepuk air didulang, terpercik ke muka sendiri&#039;&amp;quot;&amp;lt;ref&amp;gt;Artinya: Orang yang berbuat jahat akan menerima kembali kejahatannya sendiri&amp;lt;/ref&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Alat yang aku pasang!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang dipegang Kiriha di atas kepalanya adalah penghalang distorsi ruang yang digunakan Clan melawan Theia beberapa saat lalu. Alat itu masih aktif dan sekarang terarah ke arah Clan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;....Kau hampir menang, Bulan dari Schweiger atau apalah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena senjata yang dipanggil Clan berukuran besar, ledakannya tentu saja beberapa kali lebih besar dari yang terjadi pada Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 8===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah asap ledakan mulai menghilang, Clan tidak nampak di tempat itu sama sekali. Hanya bagian-bagian senjatanya yang tersisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi dia kabur...rencananya mungkin tidak seberapa, tapi dia hebat dalam hal berlari...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Theia-dono, apa kau yakin kita tidak usah mengejarnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak apa-apa. Dia memang hebat dalam hal kabur. Mengejarnya akan membuang-buang waktu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia hanya mengangkat bahunya ke arah Kiriha dan membuang serpihan-serpihan senjata Clan, yang berguling turun dari panggung dan berhenti setelah menabrak Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A, aku pikir aku bakal mati...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou saat itu berbaring di atas panggung dengan merentangkan tangan dan kakinya. Tenaganya habis setelah bergerak nonstop selama gladi bersih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena apa? Capek atau karena Clan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;D-Dua-duanya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hari ini terlalu banyak aksi...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou merasa ingin cepat-cepat pulang dan langsung tidur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu, aku lepaskan dulu zirah itu darimu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, Theia akan meledek Koutarou yang berada dalam keadaan itu, tapi kali ini dia bersikap baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kerja bagus untuk hari ini, Koutarou..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Theia merasa tidak pantas baginya untuk berteriak pada Koutarou hari ini, dan mendekatinya dengan senyuman lembut yang jarang terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tulip, maaf ganggu pas moodmu lagi bagus-&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Theia mendekat, Koutarou memanggilnya dengan wajah serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu rusak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bilang, itu rusak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Theia berjongkok, Koutarou menunjukkan kepadanya replika pedang Ksatria Biru. Pedang itu patah sekitar sepuluh sentimeter dari gagangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kayaknya patah pas aku nyerang sekuat tenaga tadi. Pas aku perhatiin, ternyata udah rusak. Maaf ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tahu Theia begitu menjaga dan menghargai semua yang berhubungan dengan Ksatria Biru, dan dia takut kalau Theia akan memarahinya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang adalah jiwa sang ksatria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou bisa membayangkan Theia sedang memarahinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu. Jadi pedangnya patah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, berlawanan dengan apa yang diharapkan Koutarou, Theia tidak marah. Sementara Koutarou memandanginya dengan tatapan heran, Theia memanggilnya sembari tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kau keheranan seperti itu? Fufufu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudnya? Kamu nggak marah? Biasanya kamu cerewet soal pedang itu jiwanya ksatria...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau bodoh!! Jadi, rupanya kau tidak mengerti juga apa yang aku bicarakan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menaikkan alisnya begitu mendengar kata-kata Koutarou, dan dia marah karena Koutarou tidak mengerti apa yang Theia berusaha katakan kepadanya, bukan karena Koutarou yang mematahkan pedang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pedang adalah jiwa sang ksatria karena sumpah yang ada di dalamnya! Apa yang tidak bisa hancur adalah sumpah itu sendiri, bukan pedangnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dengan semangat mengayunkan pedang yang rusak itu sembari memarahi Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itulah kenapa pedang ini belum rusak! Kenapa kau tidak bisa mengerti hal semudah itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sikap ksatria susah banget buat dimengerti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia hanya terdiam saat Koutarou mengeluh, dan mulai melotot pada Koutarou sambil berbicara dengan pelan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;....Baiklah kalau begitu. Kau akan terus berlatih sampai menjadi ksatria&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun nadanya pelan, amarah yang tersimpan di dalamnya lebih dari pada yang sebelumnya. Theia pun menyipitkan matanya dan melotot tajam ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ehhh!? Belon selesai!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memangnya bisa kubiarkan selesai begitu saja! Kalau aku membiarkanmu menjadi ksatria setengah matang, itu akan mencemarkan nama keluarga Mastir! Setidaknya, kita akan tetap berlatih sampai debutmu nanti!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak mau!! E-Enak aja!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gladi bersih dan pertarungan melawan Clan telah berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, nampaknya latihan Koutarou masih belum berakhir. Saat Koutarou dan yang lainnya mulai tenang, di dalam ruang perlengkapan, Clan - yang dikira semua orang sudah menghilang - mulai beraksi kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Theiamillis-san, dan si Ksatria Biru palsu itu...Kau membuat kesalahan besar kalau kalian berpikir aku akan mundur hanya karena hal seperti ini...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clan menyeret badannya yang terluka karena ledakan ke arah panggung. Meskipun badannya terluka parah, matanya masih terbakar oleh api kemarahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak terima, tidak mungkin aku bisa kalah! TIdak mungkin aku bisa kalah dari Theiamillis-san dan si Ksatria Biru palsu itu! Tidak mungkin aku bisa menerimanya!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang bisa menahan Clan agar dia tidak pingsan adalah penolaka kekalahannya yang begitu besar dari Theia. Kalau bukan karena itu, dia pasti sudah pingsan sedari tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fu, fufufu, &#039;Menepuk air didulang, terpercik ke muka sendiri&#039;, ya!? Kalau begitu, kalianlah yang akan terkena cipratan terakhirnya!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clan mengeluarkan sebuah kotak kecil dengan sebuah tombol. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak mau menggunakan ini sementara aku masih meneliti ini, tapi...karena sudah begini keadaannya, aku tidak punya pilihan lain...fufufu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang dipegang Clan saat itu adalah pengendali tipe bom baru menggunakan teknologi ruang-waktu yang dibuatnya sendiri. Meskipun kekuatannya tidak sama dengan bom yang sudah-sudah, bom itu bisa menghancurkan apapun di dalam jarak yang sudah ditentukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Selamat tinggal, Theiamillis-san. Senang bisa me--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Clan tidak bisa menekan tombol itu. Tepat di saat dia akan menekannya, sesuatu jatuh di atasnya dan membuatnya pingsan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan begitu, serangan terakhir Clan pun gagal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 9===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kurang lebih sudah 20 menit berlalu sejak Yurika bersembunyi di ruangan itu. Dia bisa mendengar keributan di luar, tapi dia lebih mementingkan krisisnya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;....Aku nggak kuat lagi...aku jatuh, jatuh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki dan tangan Yurika sudah mencapai batas kekuatannya semenjak beberapa saat lalu. Saat dia kabur ke ruangan perlengkapan, dia menduga kalau dia akan langsung ditemukan kalau dia bersembunyi sekenanya saja. Jadi, saat Yurika, yang tidak biasanya menggunakan otaknya, berpikir, dia mendapat ide untuk bersembunyi di ventilasi udara yang mengarah ke langit-langit. Sementara lokasinya untuk bersembunyi susah untuk ditemukan, ventilasi udara itu dibuat secara diagonal. Jadi, agar Yurika bisa bersembunyi di sana, dia harus menggunakan kekuatan badannya untuk menahan badannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Yurika masih memilih untuk bersembunyi di sana. Kalau dia bisa menghindar dari Ruth, dia bisa bersembunyi di ruang perlengkapan untuk waktu yang lama - ide yang cukup bagus untuk Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak bisa, aku nggak kuat lagi...a-aku jatuh~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Ruth tidak muncul, tidak peduli berapa lama Yurika menunggu. Tentu saja Yurika tidak berencana untuk turun sampai Ruth muncul. Sewaktu-waktu tikus akan berlari diatasnya, atau laba-laba akan berjalan di dekat tangannya, tapi Yurika tetap bertahan dan menunggu selama 20 menit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itulah pintu ruangan perlengkapan terbuka dan seorang gadis muncul. Yurika pun menggunakan segenap kekuatannya untuk bertahan karena yakin kalau itu adalah Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak mau menggunakan ini sementara aku masih meneliti ini, tapi...karena sudah begini keadaannya, aku tidak punya pilihan lain...fufufu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, gadis itu bukanlah Ruth. Saat Yurika menyadari itu, dia menjadi putus asa dan semua ketegangannya menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-Hercules-chan, pinjemin aku kekuatanmu!&amp;quot; [[Image:Rokujouma_V4_283.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa apapun baginya untuk bergantung, kaki dan tangan Yurika sudah mencapai batasnya, dan dia tidak punya cukup kekuatan untuk melepas satu tangannya dan menggunakan sihir. Tentu saja, saat dia menanyakan pertolongan kepada Hercules, dia tidak mendapat balasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak kuat lagi! Maafin aku, Hercules-chan! Maaf!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika akhirnya jatuh, dan yang bisa dilakukannya hanyalah memeluk sangkar serangga itu agar tidak hancur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lantai ruangan itu lebih empuk dari yang dibayangkan Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika telah menyiapkan dirinya kalau-kalau benturannya kuat, tapi hal itu tidak terjadi saat dia perlahan-lahan membuka kedua matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Syukurlah, Hercules-chan baik-baik saja...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal pertama yang bisa dilihatnya adalah sangkar serangga yang berisikan Hercules. Untungnya, sangkar itu selamat dari benturan dan tidak terlihat retak sama sekali. Hercules yang berada di dalamnya pun bergerak dengan penuh semangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mmm~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menghela nafas lega karena melihat Hercules yang baik-baik saja, Yuria menenangkan dirinya dan memperhatikan kalau dia duduk di atas sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;U-Uhm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kuatir kalau dia sudah merusak sesuatu seperti properti panggung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, yang diduduki oleh Yurika bukanlah properti panggung, tapi seorang gadis yang memakai gaun berwarna hitam dan putih. Saat dia sadar kalau dia duduk di atas seseorang, Yurika dengan buru-buru beranjak dari sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kya, t-tidaaak--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika hampir saja berteriak, tapi dia dengan cepat menutup mulutnya. Kalau dia berteriak disini, Ruth mungkin akan muncul; tapi kalau tidak, situasinya akan tetap kacau seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-A-Aku harus ngapain!? A-Aku nggak bisa ninggalin dia kayak begini, tapi aku juga nggak bisa manggil orang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika berlari kebingungan membentuk lingkaran sambil tetap memegang sangkar Hercules. Setelah melakukan itu selama beberapa saat, Yurika mengambil keputusan dan berhenti berlari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;O-Oke, mari kita anggap kalau ini nggak pernah terjadi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena dia kuatir kalau ada seseorang yang melihat kalau Yurika melukai seseorang, Yurika berencana menyembuhkan gadis itu menggunakan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini demi Hercules! Itu benar, aku melindungi mimpi pemilik Hercules! Ini adalah tugas bagi gadis penyihir!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis penyihir cinta dan keberanian ☆  Rainbow Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Datanglah, Angel Halo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa ada seseorang yang menyadarinya, Yurika memukul pingsan Clan dan lalu menyelamatkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_4_ Bab_4|Bab 4]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_4_Bab_6|Bab 6]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_4_Bab_4&amp;diff=505275</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 4</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_4_Bab_4&amp;diff=505275"/>
		<updated>2016-10-27T13:11:35Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Pergantian Pemeran dan Bayangan Alurnya==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Selasa, 20 Oktober&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan waktu kurang dari dua minggu sebelum dimulainya festival budaya, klub drama mulai menggelar gladi bersih di atas panggung setengah jadi di dalam gymnasium. Properti panggungnya sudah diletakkan di tempatnya, dan meskipun itu merupakan buatan Koutarou dan teman-temannya, anehnya, properti itu terlihat asli saat diterangi beragam cahaya lampu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, ini boleh juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku senang kita bisa selesai tepat waktu untuk gladi bersih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dan si ketua klub tersenyum saat mereka melihat panggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita kerja keras juga, bocah kelas satu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memang sih...tapi belum kelar semua...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang mereka berdua terdapat anggota klub drama, Koutarou, dan beberapa orang dari klub lain yang membantu mereka. Theia berbalik dan memanggil Koutarou dan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Izinkan aku untuk memuji kalian semua. Kalian telah bekerja dengan sangat baik&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia telah menolong Koutarou dan yang lainnya saat dia sedang senggang, jadi dia juga tahu kesulitan mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Biasanya aku bakal komplain, tapi kali ini aku biarin deh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tulip kayaknya tergila-gila sama si Ksatria Biru sampai dia mau ngalihin pandangannya, ya...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou telah mendengar dari Ruth kalau rasa suka Theia terhadap Ksatria Biru adalah karena pengaruh ibunya. Dia sendiri juga sudah melihat bagaimana kerja keras Theia untuk membuat drama tersebut menjadi nyata, dan dia menghargai itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth muncul saat Koutarou dan yang lainnya sedang berisitirahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih untuk kerja keras kalian, Satomi-sama, dan yang lainnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth datang dengan membawa banyak handuk di atas nampan. Itu adalah caranya berterimakasih kepada Koutarou dan juga yang lain atas kerja keras mereka membuat properti panggung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semuanya, silahkan ambil handuk ini untuk mengelap keringat kalian&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, Ruth-chan, perhatian banget&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Makasih! Udah banjir keringat nih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Perhatian ini bikin pikiran tenang ya. Coba cewek-cewek klubku bisa belajar hal kayak ini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para murid laki-laki yang bekerja membuat properti panggung menegepung Ruth dan mulai mengambil handuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, kok ngambil dua!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Emangnya nggak boleh!? Satu buat oleh-oleh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Curang woi! Aku juga mau!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, karena banyak yang mulai mengambil dua atau tiga handuk, jumlah handuknya berkurang dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, jangan begitu semuanya! Tolong satu orang satu handuk!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth mencoba mengambil alih keadaan, tapi tetap saja tidak membuahkan hasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, aku nggak kebagian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat saat Koutarou yang ada di paling belakang sampai, nampannya sudah kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ha~h, rasanya segerr...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nyerah aja deh, bocah kelas satu. Kita udah mendapat cintanya Ruth-chan sampai habis&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cih, aku terlalu lambat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey, Satomi. Nanti kukasih handukku kalau udah selesai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa juga yang mau itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Koutarou berteriak ke arah tim properti, Ruth menunjukkan raut wajah penuh penyesalan sambil memegang nampan yang kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku benar-benar minta maaf, Satomi-sama...Ah, betul juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, saat dia sedang meminta maaf, raut wajahnya berubah menjadi lebih cerah. Sambil merogoh sakunya dengan tangan kanan, dia memanggil Koutarou dengan ayunan tangan kirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama, tolong kesini sebentar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa, Ruth-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou mendekat, Ruth menyuruhnya maju lebih dekat lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong dekatkan wajahmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia tidak mengerti apa yang Ruth mau, karena tidak ada alasan baginya untuk menolak, Koutarou melakukan apa yang diminta Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong diam seperti itu, Satomi-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Ruth mengatakan itu kepada Koutarou, dia menarik keluar sebuah sapu tangan dari sakunya dan mulai mengelap keringat Koutarou - sapu tangannya mempunyai harum bagaikan bunga.&lt;br /&gt;
Karena itulah, setiap kali Ruth mengusapkan sapu tangannya ke wajah Koutarou, sapu tangannya menyerap keringat dan meninggalkan aroma bunga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth-san, nggak perlu repot-repot begini. Aku cuma perlu cuci muka, loh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, Satomi-sama. Ini terima kasihku untuk semua pertolonganmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth menggelengkan kepalanya sambil tersenyum dan terus menggerakkan sapu tangannya. Dan sebelum Koutarou bisa mengatakan hal lain, dia berbisik dengan suara yang hanya bisa didengar Koutarou:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Dan kau kelihatannya telah menunjukkan banyak perhatian juga, Satomi-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Ruth mengatakan itu, dia melirik ke arah Theia, yang saat itu masih memandangi panggung dengan ceria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kayaknya aku nggak bisa nyembunyiin apapun soal Tulip dari Ruth-san...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou melihat ke arah Theia dan tersenyum kecut, raut wajah Ruth bertambah cerah dan dia tersenyum lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waaah, bocah kelas satu! K-kau, hal enak apa yang kamu dapet!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan kamu! Nih, aku kasih handukku, jadi, tukeran tempat dong!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, mendadak tim properti mengepung mereka, dan senyuman indah itu hanya bertahan beberapa saat saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ksatria Biru, Layous Vatra Veltlion, seperti yang ditunjukkan namanya, memakai zirah berwarna biru. Tapi, zirah itu belum selesai dan Kenji sedang memakai jubah berwarna putih yang pernah digunakan dalam drama yang lain. Orang yang menangani bagian kostum kesulitan dengan membuat zirahnya, dan telah menyarankan untuk mewarnai jubah itu menjadi biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji, yang diberkahi dengan wajah tampan dan badan yang tinggi, nampak seperti aktor profesional saat ia melepas kacamatanya dan mengikat rambutnya. Karena alasan itulah, mereka sepakat mewarnai jubah itu menjadi biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan, aku tidak berpikir kalau mereka akan meracuni seluruh sungai hanya untuk menangkap seorang wanita! Itu tidak lebih dari tindakan pengecut! Aku benar-benar tidak akan memaafkan mereka! Darah mereka akan melumuri pedangku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masalahnya, seperti yang sudah diharapkan, adalah kemampuan aktingnya. Kenji masih seorang siswa SMA yang baru saja mengikuti klub drama selama setengah tahun, jelas saja jika aktingnya masih berantakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmmm, yah, standar lah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, si ketua klub drama tidak menganggap aktingnya yang berantakan sebagai masalah besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ken-chan udah latihan serius, dan aku tahu kalau dia udah betul-betul baca naskahny...Tampangnya juga ganteng, kalau aja dia tetap latihan kayak gini, aku yakin dia bakal bisa kok&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi ketua klub drama, akting Kenji sudah cukup memuaskan baginya untuk ditampilkan pada drama nanti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gimana menurutmu, Theiamillis-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmmm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Theia yang berada disebelahnya justru bermuka masam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ada yang salah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Parasnya cukup tampan, dan aktingnya cukup bagus. Kalau dia tetap berlatih seperti ini, akuk yakin hasilnya akan bagus. Tapi, aku masih merasa ada yang kurang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia melemaskan pundaknya - Dia tidak melihat adanya masalah yang betul-betul menonjol pada Kenji, tapi dia merasa ada sesuatu yang belum tepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku masih nggak ngerti....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu pula diriku. Tapi, karena kita tidak mengerti alasannya, mungkin masih bisa kita terima&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia berbalik melihat kearah panggung selagi mengatakan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku penasaran, kenapa aku masih merasa ini kurang tepat...Seperti melihat harimau dan orang bilang kalau itu adalah singa...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia memiringkan kepalanya sambil berpikir dalam-dalam. Saat isitirahat diantara jeda latihan, Koutarou muncul dari belakang panggung dengan mengenakan baju kerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Keren banget, Ksatria Putih-sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bikin eneg, Kou. Berhenti deh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku juga sih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau gitu, ngapain juga...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nyesel juga sih. Yang penting lagi, Mackenzie, jangan berdiri di tempat yang salah. Kamu berdiri agak jauh dari yang udah ditandain tuh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beneran?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iya. Nanti kuwarnain pake warna yang lebih mencolok deh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sip deh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Koutarou dan Kenji sedang berbicara, Koutarou mengganti selotip yang menandai posisi para pemain pada saat adegan berlangsung. Sampai saat itu, mereka masih menggunakan selotip hitam dan putih, tapi Koutarou akan menggantinya dengan selotip yang berwarna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat saat Theia melihat Kenji dan Koutarou, Theia teringat Koutarou pada kejadian beberapa hari yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong maafkan kekasaran hamba, Yang Mulia Theiamillis&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyuman yang lembut; kata-kata yang kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penampilan Koutarou membuat Theia lupa dengan Kenji, dan justru membuatnya merasa kalau Koutarou cocok dengan penampilan Ksatria Biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa, Theiamillis-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Ah, tidak, bukan apa-apa..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hanya bayanganku saja...Si primitif adalah aktor yang buruk. Dia tidak cocok dengan peran Ksatria Biru...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menggelenkan kepalanya dan mengusir ide itu dari kepalanya, tapi dia tetap tidak bisa melepaskan pandangannya dari Koutarou yang masih berada di atas panggung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke. Selanjutnya adalah penampilan sang Puteri Perak..akhirnya! Satomi-kun, bisa tolong panggilkan Sakuraba-san masuk?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, tunggu sebentar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ah..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou melompat kembali ke belakang panggung, Theia akhirnya sadar dengan tingkahnya yang masih memandangi Koutarou dengan penuh kekaguman dan merasa malu - darah mengalir ke kepalanya dan membuat wajahnya memerah, dia sendiri bahkan tidak percaya dengan perbuatannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;A-Apa yang terjadi denganku...?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia benar-benar kebingungan - dia seharusnya melihat penuh kagum ke arah Ksatria Biru, bukan ke arah Koutarou yang mengerjakan setting panggung. Bagi Theia, ini adalah impiannya yang menampilkan penampilan pertama sang Ksatria Biru diatas panggung. Tapi, untuk suatu hal, dia malah memandangi Koutarou. Sudah sewajarnya jika dia kebingungan dengan perasaannya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba-senpai akan tampil!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Mohon bantuannya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Koutarou kembali ke panggung, dan disebelahnya adalah Harumi yang menggunakan gaun putih bersih dan tiara keperakan di kepalanya. Gaun putih itu sangat cocok dengannya, dan tiara yang kontras dengan rambut hitamnya yang indah mewarnai dirinya. Ditambah dengan kehidupannya yang memang dari kalangan atas membuat gerakannnya begitu anggun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oooohh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melangkah ke atas panggung, banyak aktor dan staff yang tercengang dengan penampilannya. Saat itu, dia benar-benar bagaikan sang Puteri Perak dari dalam naskah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, banyak yang menolak saat Harumi akan memainkan peran itu, tapi saat ini, dengan penampilannya yang memukau, semuanya menjadi yakin kalau tidak ada orang lagi selain Harumi yang benar-benar pantas mendapat peran itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Satomi-kun...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, karena semua orang memandang ke arahnya, Harumi bersembunyi dibelakang badan Koutarou yang besar. Untuk menenangkannya, Koutarou memanggilnya seperti biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tenanglah, Sakuraba-senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi...aku benar-benar gugup kalau dilihat semuanya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semuanya melihatmu karena kamu cantik, senpai. Percayalah sama dirimu sendiri, senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meskipun kamu bilang begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi menunduk melihat tangan kanannya - tangannya yang terbalut sarung tangan berwarna putih bersih gemetaran disaat itu. Koutarou memegang tangannya dan memanggil Theia dan si ketua klub yang berada di depan panggung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ketua-san, Tulip, kita mulai dari adegan yang mana?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmmm, aku mau lihat kemampuannya dulu. Jadi, mungkin adegan dimana dia mau berpisah dengan si Ksatria Biru. Gimana denganmu, Theiamillis-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Tidak masalah denganku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Theia terdegar gemetaran - dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari tangan yang sedang dipegang Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti. Sakuraba-senpai, tolong kesini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Baik&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menarik tangan Harumi dan menuntunnya ke posisi pertamanya dari adegan yang dimaksud. Tepat disaat itu, tangannya berhenti gemetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tangan Satomi-kun...begitu hangat...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, Harumi pun menggenggam tangan Koutarou juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini posisimu. Adegan ini adalah adegan terbaik yang bisa kamu lakukan, dimana kamu akan berpisah dengan sang Ksatria Biru yang akan pergi bertarung. Yah, semuanya bakal baik-baik saja selama kamu melakukannya seperti biasa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melepaskan tangan Harumi setelah dia menuntunnya ke posisinya. Setelah dia melakukan itu, Harumi merasa pasrah kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berjuanglah, senpai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Koutarou yang telah membantunya berlatih tidak merasa kuatir sedikitpun. Bagi Koutarou, sudah cukup bagi Harumi untuk berakting sebagaimana halnya dia berlatih dengan Koutarou. Meskipun masih ada bagian yang bermasalah, masih ada banyak waktu baginya untuk berlatih - itulah kenapa Koutaoru tidak merasa kuatir dengan Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah meninggalkan Harumi di atas panggung, Koutarou memanggil Kenji yang ada di dekat situ.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong ya, Mackenzie. Di atas panggung nanti, cuma kamu yang bisa jadi tumpuan Sakuraba-senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu. Pasti aku dampingin kok&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memang ya, kalau soal cewek&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siap-siap bogem mentah ya, dasar sialan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wah, kabur dulu ah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berbicara kepada Kenji, Koutarou berbalik dari hadapan Kenji dan Harumi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, K-Kamu mau pergi, Satomi-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, iya lah. Kalau nggak, nanti nggak bisa mulai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Benar juga, tapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Harumi dengan putus asa memanggil Koutarou, dia dengan santainya melompat dari atas panggung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Berjuanglah, Sakuraba-senpai! Buat semuanya kaget sejadi-jadinya!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou benar-benar yakin dengan kemampuan akting Harumi. Itulah kenapa, meskipun dia kelihatan gugup, Koutarou tidak kuatir dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nah, mari kita mulai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Koutarou meninggalkan panggung, ketua klub memberi tanda dimulainya gladi bersih. Koutarou berjalan ke arah Theia dan si ketua klub dan melihat ke arah panggung bersama dengan mereka, bersaamaan dengan Kenji yang memulai dialognya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Yang Mulia Alaia, kelihatannya hanya sejauh ini hamba bisa bersama anda&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dialognya dapat terdengar lebih jelas, lebih lantang dan lebih mudah didengar dibandingkan dengan Koutarou yang melakukannya, dan Kenji menyelesaikannya tanpa terbata-bata sedikitpun maupun meleset satu kata. Dengan sikap berdirinya saat itu, Kenji benar-benar tampil layaknya seorang ksatria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Memang betul-betul deh, Mackenzie. Dia emang hebat dalam segala hal...dan berikutnya Sakuraba-senpai. Dia bakal maju selangkah sambil manggil nama Ksatria Biru&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou telah berlatih adegan ini dengan Harumi berulang kali, jadi dia sudah tahu apa yang  akan terjadi selanjutnya tanpa harus melihat naskahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi terlihat terkejut dan mulai maju selangkah - dia akan menghentikan sang Ksatria Biru yang akan mengucapkan salam perpisahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu dia, habis ini dia bakal bilang &#039;Layous-sama!?&#039; &#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengingat kembali suara Harumi saat itu - Harumi telah melatih dialog itu berulang kali, tentu saja tidak ada tanda-tanda akan terjadinya masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Harumi terlihat gugup. Kalimat yang ingin didengar Koutarou tidak muncul dari balik mulut Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, saya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi hanya bisa memandang Kenji dengan gugup tanpa bisa mengucapkan dialognya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku minta maaf, semuanya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi menunduk sedalam-dalamnya saat mengucapkan itu. Raut wajahnya terlihat murung, pertanda kalau dia benar-benar kecewa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku minta maaf karena sudah mengacaukan jalannya gladi bersih...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhrinya, Harumi tidak bisa berakting di atas panggung. Dia tidak bisa mengucapkan dialognya sementara badannya gemetaran, tapi hal itu tidak bisa dianggap sebagai akting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aneh...kamu kemarin bisa akting bagus loh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si ketua klub hanya bisa memiringkan kepalanya karena kebingungan. Itu karena dia sudah melihat Koutarou dan Harumi berlatih dan sudah bisa mengerti sedikit kemampuan akting Harumi. Tapi, Harumi saat itu tidak bisa berakting sebagaimana mestinya diatas panggung - itulah yang menurut si ketua klub aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mackenzie, ngaku deh. Tadi senpai kamu apain&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya nggak ku apa-apain! Baru ini aku bisa ngomong sama dia!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou juga kebingungan, karena dia lebih tahu daripada yang lain seberapa bagus akting Harumi - itulah kenapa dia pikir Harumi bukanlah alasan kenapa akting Harumi sendiri menjadi seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini gawat...Kalau peran sang Puteri Perak diganti, ini akan sangat memalukan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maafkan aku, Theiamillis-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi merasa semakin tertekan setelah mendengar kata-kata Theia - dia merasa ingin mengecil dan menghilang dari sana. Di saat itu, Koutarou maju diantara Theia dan Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu nggak perlu, Tulip! Aku tahu senpai bisa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi, yang akan menangis, kembali tenang karena kata-kata Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, nyatanya dia tidak bisa. Ini mungkin terdengar kejam, tapi kita memerlukan rencana cadangan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak apa-apa! Senpai cuma perlu terbiasa berdiri di atas panggung! Soalnya dia biasa latihan di lapangan atau ruang klub!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, apa yang harus kita lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu aja, kalau dia nggak terbiasa, ya tinggal dilatih! Kita bakal latih dia sampai dia bisa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia mengatakan itu, dia berjalan ke arah Kenji-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mackenzie, buka&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-lalu menyentuh kostumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lepasin aja kostumya! Aku bakal latihan sama senpai di atas panggung, jadi kalian latihan di tempat lain!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan penuh semangat, Koutarou mulai membuka paksa kostum yang dikenakan Kenji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, aku ngerti, jadi lepasin tanganmu! Jangan coba-coba lepasin bajuku disini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Theiamillis-san, gimana menurutmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Yah, mari kita biarkan mereka melakukannya. Saat ini dia tidak berguna sama sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Theia mengatakan itu, Koutarou melotot tajam ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan ngeremehin dia ya, Tulip. Kamu nggak tahu seberapa hebat Sakuraba-senpai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatapan tajam dan senyum penuh keyakinan Koutarou membuat Theia tidak bisa berkata-kata selama beberapa saat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Yang Mulia Alaia, kelihatannya hanya sejauh ini hamba bisa bersama anda&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Layous-sama!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, tolong larilah dengan adik anda. Hamba akan melawan musuh sebanyak yang hamba bisa. Di saat itu, tolong larilah sejauh yang anda bisa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, saya tidak bisa meninggalkanmu sendiri, Layous-sama! Andalah alasan kita bisa pergi sejauh ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou dan Harumi mulai berlatih, semua orang yang kebetulan ada disana tidak bisa melepaskan pandangan mereka dari mereka berdua. Hal yang mereka lihat dengan penuh perhatian tentu saja pada akting Harumi. Nyatanya, Koutarou yang mengucapkan dialognya dengan nada yang monoton hanya mengganggu akting Harumi, tapi para penonton yang ada tetap tidak bisa melepaskan pandangan mereka dari panggung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi, yang menyuarakan dialognya dengan penuh ekspresi, betul-betul menggambarkan perasaan putus asa sang Puteri Perak. Di sisi lain, Koutarou yang masih gagap dengan dialognya sendiri hanya menghilangkan gambaran sang Ksatria Biru yang tulus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berkat para rakyat negara inilah anda bisa pergi hingga sejauh ini. Jika bukan karena mereka, kita tidak akan pernah sampai ke tempat ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu tidak benar, Layous-sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka semua melakukannya karena mereka mencintai anda, Yang Mulia. Jadi, tolonglah, demi rakyat negara ini, dan demi anda sendiri, tolong larilah, puteri Alaia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu sebentar, Layous-sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya sedikit orang yang bisa menonton penampilan mereka berdua dengan tenang - si ketua klub dan Sanae, yang telah melihat mereka sebelumnya, dan Kiriha yang bisa mengerti dengan dalam perasaan seseorang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu dia, itu dia akting Sakuraba-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si ketua klub mengangguk berkali-kali dengan senang. Adegan yang selama ini dia idam-idamkan sedang terjadi di depan matanya sendiri. DIa pun yakin kalau dia telah membuat keputusan yang tepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau dilihat-lihat, Koutarou kelihatannya jelek dalam berakting&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan bilang begitu. Hanya Koutarou yang bisa membuat Sakuraba Harumi bisa berakting seperti ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di antara kerumunan penonton yang tertarik, hanya Sanae dan Kiriha yang bisa tetap tenang. Sanae yang selalu melihat Koutarou dan Harumi berlatih, dan Kiriha yang mengerti perasaan Harumi - bagi mereka berdua, adegan itu tidak begitu mengejutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wah, wah, boleh juga nih...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji, yang sudah berganti baju setelah kostumnya dicuri oleh Koutarou, menganggukkan kepalanya. Dia mulai mengerti alasan kenapa Harumi dipilih dan kenapa Koutaoru begitu keras kepala soal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau aku lihat kondisinya sekarang, ternyata memang...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kalau kita kesampingkan Kou, level akting Sakuraba-senpai jelas bukan di level anak SMA, ini...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berhasil memendam rasa kagetnya, Kenji nampak kagum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba-senpai dan Satomi-san emang hebat...Aku senang peranku adalah pantat kuda...Aku nggak bisa akting kayak gitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu, Yurika yang sedang memakai pakaian ketat berwarna coklat dan kostum bagian bokong kuda, melihat ke arah panggung dan menghela nafas lega. Dia merasa lega setelah melihat Harumi yang berada di atas panggung, meskipun sebelumnya dia sangat menginginkan peran Puteri Perak.&lt;br /&gt;
Kalaupun dia menjadi sang Puteri Perak, dia tidak akan bisa berakting sebagus Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia..ini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak mungkin...ini hampir terlihat seperti aslinya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang paling terkejut adalah dua orang dari Forthorthe: Theia dan Ruth, dengan Theia yang benar-benar terkejut selagi melihat kearah panggung dengan wajah keheranan. Sambil mengabaikan warna rambutnya, Puteri Perak yang diperankan Harumi benar-benar seperti apa yang diharapkan oleh Theia - puteri yang berwarna putih polos, yang terlihat rapuh dan santun, tapi juga mempunyai keteguhan yang kuat - imajinasi Theia menjadi layaknya kenyataan yang sekarang berada di atas panggung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang membuatnya lebih terkejut lagi adalah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou buruk dalam berakting dan mengucapkan semua dialognya dengan monoton, dan bukan tandingan Kenji yang sebelumnya sudah tampil lebih dulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat Koutarou mengucapkan dialognya, ada sesuatu didalam diri Theia yang mulai berteriak..kalau sang Ksatria Biru-lah yang saat itu berdiri dihadapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Harumi sudah bisa berakting dengan bagus kembali, si ketua klub mengisyaratkan untuk mengulang kembali gladi bersihnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, sesaat setelahnya, mereka berhenti lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhenti! Berhenti! Ada apa, Sakuraba-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Maafkan aku, akting memang tidak mungkin buatku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi kembali menjadi alasan kenapa gladi bersihnya berhenti. Dia sudah menunjukkan akting yang benar-benar memukau dengan Koutarou yang menjadi Ksatria Biru, tapi saat mereka mengganti Koutarou dengan orang lain, aktingnya menjadi buruk lagi. Hal itu sama bagi Kenji maupun yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ketua-san, kelihatannya memang harus orang lain yang harus memerankan sang Puteri Perak. Masih ada waktu kalau kita menggantinya sekarang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi menyarankan agar dirinya mundur dari peran itu karena merasa bertanggung jawab atas kegagalannya sendiri. Tapi, si ketua justru menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba-san, aku nggak bisa berpikir buat mengganti peran itu ke orang lain setelah melihat akting itu tadi. Bukan cuma aku, semuanya juga berpikiran sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, kalau begini terus, aku pasti akan mengganggu yang lain..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu dia masalahnya. Saat kamu berakting dengan Koutarou, aktingmu selalu bagus...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
TIdak ada diantara ketua klub drama maupun anggota klub yang mau mengganti peran Puteri Perak dengan orang lain. Karena itulah, mereka harus memecahkan masalah akting Harumi, dan saat itu mereka semua sedang menggaruk kepala mereka karena belum mendapat solusi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Semuanya, aku punya usul&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Kiriha yang saat itu sedang membantu, mengangkat tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kurano-san, kalau kamu punya ide, silahkan katakan. Jujur saja, aku nggak punya ide sama sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha mengangguk dan mulai berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba-senpai bisa berakting dengan baik dengan Koutarou-kun, jadi kenapa kita tidak kita lakukan itu terus dengan membuat Koutarou memerankan Ksatria Biru?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengganti pemeran Ksatria Biru dengan Koutarou?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata si ketua klub terbuka lebar begitu mendengar saran Kiriha, dan Kiriha kembali mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Menurut kalian, manakah yang lebih cepat: membuat Sakuraba-senpai terbiasa dengan Kenji-kun atau mengajari Koutarou cara berakting? Menurutku, akan lebih cepat kalau Koutarou belajar untuk berakting&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu..ada benarnya juga...Ken-chan, Theiamillis-san, bagaimana menurut kalian?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku rasa ada benarnya juga. Aku nggak mau nyerahin peranku, tapi kalau diantara memilih aku atau Sakuraba-senpai, jelas aja kalau aku bakal milih Sakuraba-senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji tidak menolak usulan itu. Setelah melihat Harumi yang merasa kesulitan, dia hanya bisa merasa kalau dirinya telah mem-bully Harumi. Jadi, daripada melanjutkan itu, akan lebih mudah baginya untuk membiarkan Koutarou bekerja keras untuk berlatih berakting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan Theiamillis-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mulai berpikir, tapi untuk sementara saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku rasa tidak ada pilihan lain. Meskipun aku tidak mau, dalam situasi ini, tidak ada pilihan lain kecuali menjadikan Koutarou sebagai Ksatria Biru&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada pilihan lain; tidak mau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menggunakan kata-kata itu karena sikap keras kepalanya. Tapi, sebenarnya dia sudah memikirkan untuk menjadikan Koutarou sebagai pemeran Ksatria Biru - tidak ada alasan sebenarnya bagi Theia untuk menolak pilihan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik, kalau begitu sudah diputuskan. Kita akan menjadikan Satomi-kun menjadi pemeran Ksatria Biru!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tunggu dulu! A-Aku yang jadi Ksatria Biru!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou terkejut begitu mendengar hal itu. Dia sempat yakin kalau Kenji atau Theia akan menolak hal itu, tapi mereka justru setuju - perkembangan yang tidak terduga itulah yang membuatnya kaget.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Sakuraba-san tidak mau melakukannya dengan orang lain kecuali kamu, jadi kalau begitu kami hanya tinggal menggunakanmu saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Serius nih!? Kalian tahu kan, aktingku payah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, jadi kamu sadar dengan aktingmu yang payah itu, Koutarou. Kalau begitu, aku akan ringkas saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tulip?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak usah kuatir&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Theia mulai terlihat berbinar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu tentang Ksatria Biru lebih baik dari semua orang. Aku akan mengubahmu menjadi Ksatria Biru yang hebat sebelum festival budaya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, seseorang diam-diam melirik ke arah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh...Tidak kusangka mereka mementaskan drama tentang Ksatria Biru ditempat seperti ini...Theiamillis-san pasti sedang bersenang-senang...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lirikan yang dingin itu terus mengawasi Theia. Pemiliknya sedang merasa kagum dengan Theia yang mementaskan drama yang bisa dikatakan sebagai jiwa dari Forthorthe di planet yang terbelakang seperti ini, dan lebih pentingnya lagi dengan manusia-manusia purba semacam ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu juga, situasi ini menguntungkan juga bagiku. Mungkin aku seharusnya mengatakan terima kasih daripada kagum denganmu, Theiamillis-san...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang melirik itu mulai tertawa dengan suara yang melengking dari seorang wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang itu adalah seorang gadis yang seumur dengan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan ini, kemenanganku sudah pasti...Sampai waktunya tiba, nikmati saja dramamu dengan penuh riang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis tertawa kembali sebelum mengalihkan lirikannya dari Theia dan berbalik arah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, Theiamillis-san, drama kecilmu tidak akan memiliki akhir yang bahagia...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang tertinggal dari dirinya adalah suara tawa, dan suara tawanya terdengar kejam dan suram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah diputuskan kalau Koutarou akan memerankan Ksatria Biru, hal pertama yang dilakukan Theia adalah membawanya ke anjungan kapal perangnya, kapal Ksatria Biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tulip, kamu ngapain bawa-bawa aku ke kapalmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semuanya dimulai dari penampilan. Kita mempunyai pakaian yang akan kau pakai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pakaian?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong kesini, Satomi-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berjalan bersebelahan dengan Theia sambil mengikuti Ruth yang sedang mengarahkannya. Saat itu mereka sedang berjalan menyeberangi anjungan yang luas itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu kamu bilang pakaian, tapi ini dek penerbangan kapal ini kan? Memangnya ada pakaian macam apa disini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mungkin ini adalah sesuatu yang tidak terduga bagi dirimu, tapi memang ada pakaian disini. Aku akan memberitahumu tentang detilnya setelah kau melihatnya. Sulit untuk menjelaskannya sebelum kau melihatnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia pun melanjutkan langkah mereka mengikuti Ruth, yang membawa mereka ke belakang anjungan - dimana tempat duduk komandan dan perlengkapan mengemudi kapal berada.&lt;br /&gt;
Perlengkapan yang diperlukan untuk benar-benar mengendalikan kapal Ksatria Biru berpusat pada tempat itu., sisanya hanya dipakai saat kapal Ksatria Biru berfungsi sebagai kapal komando.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Silahkan, Ruth&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, Yang Mulia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Ruth mendekati tempat duduk operator, dia menyentuh sesuatu yang ada di panel operasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang bakal terjadi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, tunggu dan lihatlah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama Theia mengatakan itu, sebuah lubang yang besar terbuka di lantai di dekat Koutarou dan yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Apa--?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dari lubang itu, seseorang setinggi dua meter muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang..?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan seseorang. Ini adalah sebuah baju zirah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baju zirah...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang Koutarou pikir adalah seorang manusia ternyata adalah sebuah baju zirah berwarna biru metal yang ditopang dengan beberapa lengan - layaknya sebuah pakaian yang digantung dengan sebuah gantungan baju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ingin kau memakai ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini? Yah, memang sih, zirah ini punya atmosfir kayak gitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibandingkan dengan desain interior kapal Ksatria Biru, armor itu nampak ketinggalan zaman. Desainnya mirip dengan desain zirah ksatria abad pertengahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebenarnya, ini dibuat sebagai tiruan dari zirah Ksatria Biru yang asli. Ibuku merancangnya berdasarkan dokumen-dokumen tua, jadi zirah ini cukup mirip dengan zirah yang asli&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi ini zirahnya Ksatria Biru...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai memeriksa zirah itu. Zirah biru itu nampak indah, dan saat dia mendekatkan wajahnya, dia bisa melihat pantulan wajahnya pada zirah itu. Zirah itu dibuat dengan banyak lengkungan, dan desainnya mempunyai kemiripan dengan senjata-senjata yang digunakan Theia. Meskipun zirah itu dirancang untuk melindungi badan, keindahannya bagaikan sebuah karya seni rupa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou merasa zirah itu memiliki keindahan yang sama layaknya sebuah katana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, kenapa zirah ini ada disini? Nggak cocok banget sama tempat ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Zirah yang nampak dari abad pertengahan itu memang tidak terlihat cocok dengan anjungan kapal Ksatria Biru yang futuristik, seperti meletakkan barang antik di dalam bangunan yang sangat modern.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu adalah hobiku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hobi!? Jadi, hobimu cuma naruh zirah ini disini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, bukan itu maksudku. Jelaskan kepadanya, Ruth&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth bergerak mendekati zirah itu sebelum melihat ke arah Koutarou dan memulai penjelasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebenarnya, zirah ini adalah salah satu perangkat untuk mengoperasikan kapal ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maksudnya, kayak setir buat kapal, begitu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tepat sekali. Bentuk kapal Ksatria Biru adalah seperti manusia, dan kapal ini bisa menggerakkan tangan dan kakinya dengan bebas. Itulah kegunaan zirah ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu...jadi, gimana cara pakainya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tertarik, Koutarou mulai mempelajari zirah itu dari berbagai sudut. Ruth tersenyum kecil saat melihat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang perlu dilakukan hanyalah mengenakan zirah ini dan bergerak. Zirah ini akan mendeteksi gerakan itu, dan kapal ini akan menirukannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, hebat juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum, perangkat itu bisa dikatakan sebagai master/slave controller, dimana sebuah alat mempunyai kontrol satu arah terhadap alat yang lainnya. Karena hanya dengan bergerak akan mempengaruhi pergerakan kapal Ksatria Biru, semua orang bisa menggerakkan badan kapal jika mengenakan zirah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dulu saat kau ada disini untuk kerja paruh waktu, kami berencana untuk membuatmu mengenakan ini dan bertarung. Untungnya, pada akhirnya, hal itu tidak diperlukan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, jadi itu tujuan aslinya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou pernah dibawa naik kapal Ksatria Biru untuk sebuah kerja paruh waktu beberapa waktu lalu saat Theia dan Ruth mendeteksi sebuah kapal tempur lain didekat bumi. Dengan jumlah orang yang sedikit, menggunakan Koutarou yang memang cakap dalam berkelahi lebih efisien dibandingkan dengan jika Theia atau Ruth yang mengenakan zirah itu dan melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, kali ini kita akan menggunakan zirah ini sebagai kostum&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth menyentuh pangkal lengan yang menopang zirah itu dan zirah itu jatuh dihadapannya bagaikan dua orang yang saling berhadapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, Tulip, kayaknya aku nggak bisa pakai zirah yang keliatannya berat ini deh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengetuk lempengan dada zirah itu, yang rasanya seperti benda  metal yang berat dan kuat. Saat dia kembali mengetuknya, suara yang menggema didalam zirah itu keluar dengan keras. Koutarou memperkirakan kalau berat zirahnya sekitar 10 kilogram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak apa-apa. Inti energi zirah ini akan membuatmu bergerak dengan leluasa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, kalau gitu sih nggak apa-apa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena zirah itu adalah bagian dari kapal tempur, zirah itu memiliki fungsi yang bisa membuatnya sebagai baju luar angkasa. Maka dari itu, jika zirah itu terlalu berat untuk dipakai bergerak, zirah itu tidak akan berguna. Karena itulah zirah itu memiliki inti energi yang membuat penggunanya bisa bergerak dengan bebas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama, tolong kesini. Kami akan mengatur zirahnya agar cocok denganmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kayaknya merepotkan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou mengikuti Ruth, dia berkomentar seperti itu kepada Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memang tidak dibuat secara khusus untuk seseorang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia hanya tersenyum meledek sambil mengangkat pundaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena zirah itu digunakan sebagai alat pengendali, tentu saja zirahnya bisa disesuaikan agar siapa saja bisa mengenakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama, tolong berdiri tegak seperti itu. Alat pengukurnya akan mengukur badanmu dan mengatur zirahnya setelahnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou membenarkan posisi badannya sesuai dengan yang diminta Ruth. Saat dia melakukannya, Ruth mengeluarkan sebuah alat seperti kamera kecil dan mengarahaknnya ke arah Koutarou - itulah alat yang disebutkan Ruth tadi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat itu mengeluarkan bunyi di tangan Ruth, pertanda bahwa pengukurannya sudah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Ruth mengintip ke dalam monitor kecil di alat itu, dia nampak terkejut dan menepuk dengan pelan alat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa, Ruth?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini...Zirahnya tidak mau memulai pengaturannya. Dia tetap pada pengatuaran awal, dan tidak berubah sama sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth kelihatan gelisah, karena meskipun dia sudah memulai pengukurannya, zirahnya tidak secara otomatis mengatur ukurannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ada yang bermasalah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, tidak ada laporan tentang itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth menduga kalau alat pengukuran itu rusak lalu menepuknya pelan kembali dan menyalakannya ulang. Tapi, dia tetap tidak menemukan kejanggalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Yang Mulia, aku akan mencobanya sekali lagi. Satomi-sama, tolong izinkan aku mencobanya sekali lagi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak masalah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth kembali mengarahkan alat itu ke arah Koutarou, dan Koutarou kembali berdiri tegak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan aku mulai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alat pengukuran itu mengeluarkan bunyi sekali lagi, namun hasilnya tetap sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aneh...alat ini berjalan dengan normal, tapi...tunggu, mungkinkah...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa, Ruth?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatannya alat ini memang tidak rusak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth mendekati zirah itu sekali lagi, lalu memindahkan lambang naga dan ksatria dan menekan tombol yang tersembunyi dibawahnya. Zirah itu mulai mengalirkan udara yang terkompres didalamnya dan mulai terbuka. Untuk bisa memakai zirah ini, zirahnya akan terbuka dan didalamnya dapat terlihat berbagai mesin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama, silahkan masuk ke sini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian dalam zirah itu mempunyai ruangan yang cukup untuk satu orang. DIdalamnya juga terdapat lapisan-lapisan pelindung agar yang mengenakannya dapat merasa nyaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku cuma perlu pakai aja kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Saat kau masuk, zirah ini akan secara otomatis menutup&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menuruti Ruth dan masuk ke ruangan yang tersedia oleh zirah itu. Saat dia melakukannya, Koutarou merasa kalau ukurannya pas. Sesaat kemudian, mesinnya mulai berjalan dan zirah itu menutup dan kembali ke bentuk asalnya. Dalam beberapa detik saja, Koutarou sudah mengenakan zirah biru itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu..jadi memang begitu rupanya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth melihat dengan takjub saat Koutarou mengenakan zirah itu tanpa masalah sama sekali dan mengangguk dengan puas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku penasaran, apa ini hanya kebetulan belaka...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa Ruth? Apa maksdunya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia yang melihat hal itu sebagai hal yang aneh memanggil Ruth. Di saat itu, Ruth yang masih memandangi Koutarou, kembali sadar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begini, Yang Mulia, aku pikir tadinya ada kesalahan, tapi kelihatannya Satomi-sama punya bentuk badan yang sama dengan sang legenda Ksatria Biru&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, Theia-lah yang takjub.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena itulah, alat pengukurnya tidak secara otomatis mengatur ukurannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Zirah itu dibuat sebagai tiruan milik Ksatria Biru. Karena itulah, ukuran awalnya didesain dengan ukuran sang Ksatria Biru sendiri. Dan dari semua kemungkinan, Koutarou kebetulan memiliki bentuk fisik yang sama persis, yang membuat zirahnya tidak mengatur ukurannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi begitu, jadi si primitif...ini kebetulan sekali..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia melihat kembali ke arah Koutarou dan membisu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou telah mendapat peran Ksatria Biru dan juga mempunyai bentuk fisik yang sama meskipun dari planet yang berbeda. Hal itu tampak seperti kebetulan yang tidak mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, bisa jadi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya...T-Tidak, apa yang kau bilang!? Itu tidak masuk akal! Manusia purba itu di planet terbelakang ini tidak mungkin adalah sang Ksatria Biru yang kedua! Ini hanya kebetulan semata!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semenjak kecil, Theia dan Ruth sudah mengagumi Ksatria Biru. Hanya dengan melihat seseorang dengan bentuk fisik yang sama dengannya sudah cukup untuk membuat mereka tertarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wow! Ini beneran! Rasanya enteng!? Tapi aneh juga, aku tahu lagi pakai zirah, tapi nggak berat sama sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Koutarou sendiri masih terlalu sibuk dengan rasa herannya dengan zirah itu dan tidak mendengar khayalan Theia dan Ruth. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal berikutnya yang menanti Koutarou setelah mengenakan zirah itu adalah hari-hari pelatihan disiplin ala Sparta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau bodoh! Itu salah! Sang Ksatria Biru tidak seperti itu! Jangan membungkuk! Berdiri tegap! Angkat kepalamu! Turunkan dagumu! Kenapa kamu bahkan tidak bisa berjalan dengan lurus!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;D-Dibilang begitu juga...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan gugupnya berjalan di ruangan besar itu sambil diteriaki oleh Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruangan itu adalah ruangan yang dipakai oleh Theia dan Ruth sehari-hari. Bagian dalamnya dirancang dengan desain yang antik, dan ruangan indah itu tidak terlihat seperti ruangan pada kapal tempur umumnya. Ruangan itu cukup besar, sampai-sampai beberapa kamar 106 bisa muat didalamnya. Ruangan itulah yang menunjukkan kalau Theia adalah seorang tuan puteri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita hanya punya kurang dari dua minggu sebelum festival budaya! Kita tidak punya waktu lagi! Aku akan membuatmu bersikap layaknya ksatria yang gagah dari Forthorthe pada hari ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak mungkin!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah tahu itu tidak mungkin! Tapi aku membutuhkanmu, ksatriaku, untuk bersikap demikian agar aku tidak mendapat malu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Koutarou tidak punya waktu untuk mengagumi ruangan itu. Dia terlalu sibuk berlatih untuk bersikap seperti kaum bangsawan sementara Theia terus berteriak kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngapain repot begini sih!? Bukanya kita perlu latihan apa yang perlu dipentasin aja!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau bodoh! Berakting datang dari hati! Kalau kau tidak tahu bagaimana para bangsawan bersikap, bagaimana mungkin kau bisa bersikap seperti mereka!? Aku akan membuat badan dan pikiranmu bersikap layaknya bangsawan! Kau akan menjadi Ksatria Biru milikku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tatapanmu aneh, Tulip!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan Tulip!! Panggil aku tuan puteri Theiamillis! Jangan terganggu dengan percakapan ini! Dan jangan goyangkan buku diatas kepalamu! Jalan lurus tanpa membuatnya bergoyang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapapun, tolong aku!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak akan ada yang menolong! Kau hanya punya dua pilihan! Menjadi Ksatria Biru, atau mati disini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahhh!! Si maniak Ksatria Biru mengejar!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia punya alasan kenapa dia melakukan semua ini - karena ini adalah Koutarou. Nyatanya, dia tidak akan meminta seperti ini dari Kenji. Kalau orang lain yang memerankan Ksatria Biru, Theia akan merasa baik-baik saja dengan level SMA. Tapi jika Koutarou yang memerankan Ksatria Biru, itu sudah menjadi hal lain baginya. Karena dia berniat menjadikan Koutarou sebagai hambanya, dia ingin agar Koutarou benar-benar bersikap selayaknya Ksatria Biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maniak, ya. Kau bisa menganggapnya begitu. Para gadis di Forthorthe sudah tergila-gila dengan Ksatria Biru selama lebih dari 2000 tahun! Kau harus memuaskan mereka!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waaaah! Enak aja!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan putus asa melanjutkan latihannya diiringi teriakan THeia. Entah baik atau buruk, perasaan mereka tersampaikan saat itu - apalagi Theia, yang selama ini hidup dengan terus menjaga perasaannya. Adalah hal yang langka bagi dirinya untuk menunjukkan emosinya kepada orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Fufufu, Yang Mulia dan Satomi-sama kelihatannya sedang bersenang-senang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth mengawasi mereka dengan pengertian itu. Dia betul-betul bahagia dengan Theia yang bisa meluapkan perasaannya sebanyak ini, dan juga merasa berterima kasih kepada Koutarou yang membuat semua itu bisa terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang Mulia bilang jika Satomi-sama bukanlah Ksatria Biru yang kedua, tapi...kalau aku memikirkannya dari sisi lain, Satomi-sama memang bukanlah Ksatria Biru yang kedua, tapi aku yakin bahwa dia adalah Ksatria Biru tuan puteri...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Ruth, hal yang penting baginya adalah bahwa Theia bisa tersenyum. Bahkan jika Ksatria Biru yang asli sekalipun muncul, Ruth tidak akan ragu untuk memilih Koutarou, karena bagi Theia dan Ruth, keberadaan Koutarou semakin menjadi lebih dan lebih penting dibandingkan sang Ksatria Biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Theia sedang melatih Koutarou untuk menjadi ksatria di dalam kapal Ksatria Biru, sebuah suasana yang damai bisa terasa di dalam kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika, Sanae, kalian ingin apa untuk makan malam?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, kalau Kiriha-san yang masak, aku mau sup miso babi sama tahu goreng!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika, bukannya itu apa yang bakal dimakan sama orang-orang tua ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang ada di kamar saat itu adalah Yurika, Sanae, Kiriha dan kedua haniwanya. Tanpa Koutarou, Theia, dan Ruth, kamar itu menjadi cukup sunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang tua..tapi, masakan khas Jepang buatan Kiriha-san enak kok&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku setuju kalau itu. Aku juga mau sama apa yang Yurika mau&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan menu makan yang sudah ditetapkan untuk hari itu, Kiriha kembali ke dapur. Sambil melihat ke belakangnya, Yurika teringat akan sesuatu dan menepuk tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh iya,aku harus kasih makan Hercules-chan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kita nggak cepet-cepet, Koutarou sama yang lain bakal pulang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika dan Sanae mendekati lemari - mereka berdua menjaga kumbang yang dipelihata Yurika. Biasanya, Koutarou akan bergabung juga, tapi belakangan ini dia tidak punya waktu untuk itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waktunya makan malam, Hercules-chan ♪ &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Yurika membuka lemari, sebuah sangkar plastik nampak dihadapan mereka berdua. Cahaya yang tiba-tiba masuk ke dalam lemari membuat si kumbang Herkules terkejut, dan bergerak dengan pelan untuk bersembunyi di bawah bayangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Makanannya hari ini apa, Yurika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku udah kasih buah kemarin, jadi hari ini kita kasih makanan yang biasanya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Roger&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika mengambil sangkar itu sementara Sanae mengambil kaleng makanan khusus untuk si kumbang dan kembali ke meja teh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maafin aku ya, selalu nyimpen kamu di tempat gelap, Hercules-chan, tapi ini semua biar kamu aman. Tahan sebentar lagi ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika, nih makanannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae membuka tutup kaleng makanan itu dan memberinya kepada Yurika - kaleng itu penuh dengan makanan khusus serangga dan mengeluarkan bau yang khas. Awalnya, Yurika selalu mengerutkan wajahnya kapanpun dia membuka itu, tapi sekarang dia sudah terbiasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Makasih. Ini dia makanannya datang, Hercules-chan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Yurika menuang makanan itu ke dalam sangkar, Hercules yang tadi bersembunyi di balik bayangan mulai muncul. Dia tahu kalau Yurika sudah menuang makanan ke dalam sangkarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak mengira kalau dia berhubungan sama Kanabun&amp;lt;ref&amp;gt;Kumbang khas Jepang dengan nama ilmiah &#039;&#039;&#039;Rhomborrhina japonica&#039;&#039;&#039;&amp;lt;/ref&amp;gt;&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, benaran!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bener, Koutarou juga bilang gitu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu..nggak nyangka kalau raja serangga punya kerabat yang biasa aja..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu kayak sadar kalau bapak dari idol terkenal cuma orang tua biasa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika dan Sanae memandangi sangkar itu. Saat mereka melakukannya, Hercules mengambil potongan makanan yang besar dan mulai makan. Karena nafsu makannya yang besar, dia langsung mengunyah makanan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dimakan tuh, dimakan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan nafsu makan kayak gitu, kamu pasti bakal tumbuh lebih gede&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika dan Sanae tersenyum melihat Hercules yang sedang makan, tapi tiba-tiba sebuah bayangan menutupi sangkar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tanduknya besar juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bayangan itu ternyata milik Ruth. Sebelum mereka sadar, dia sudah muncul di kamar itu dan memandangi sangkar itu dari sisi lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;R-Ruth-san!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth, kapan kamu...!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Yurika dan Sanae nampak ketakutan dengan kemunculan Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039; G-Gawat!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Habis sudah..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth memiliki dendam yang teramat sangat terhadap kumbang. Karena sudah melihat Hercules, Yurika dan Sanae menyiapkan diri mereka untuk situasi terburuk - bayangan tentang Ruth yang menghabisi Hercules sampai berkeping-keping muncul di dalam kepala mereka. Mereka percaya bahwa takdir yang kejam telah menunggu Hercules.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, apa nama serangga ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, berlawanan dengan bayangan mereka, Hercules tidak musnah. Ruth hanya melihat ke dalam sangkar itu dengan wajah penuh tanda tanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eeeeeh!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;R-Ruth, kamu nggak tahu ini apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya...Ini pertama kalinya aku melihat serangga ini..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ternyata Ruth tidak tahu seperti apa kumbang itu - itulah yang mengagetkan mereka berdua. Meskipun dia tahu namanya, Ruth sama sekali tidak tahu makhluk seperti apa kumbang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ada yang salah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;N-Nggak! Nggak sama sekali!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak kok!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya menggelengkan kepala mereka saat Ruth bertanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Untung sajaaaaaa!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Terima kasih, Tuhan!!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tetap menggelenkan kepala mereka, Yurika dan Sanae bersorak dalam hati mereka masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu, serangga jenis apa ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, ini adalah---&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika, yang menghela nafas lega, hampir saja menyebutkan kenyataannya, dan membuat Sanae memukul bagian belakang kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Adalah..apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia..uhm, Kanabun! Ini adalah spesies langka yang disebut sebagai raja serangga, dan namanya adalah Hercules-chan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae secara teknis tidak berbohong, tapi dia tidak menyebutkan bagian yang terpenting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kanabun...Hercules... Penampilannya memang terlihat gagah, cocok untuk nama raja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Ruth tidak memperhatikan itu, dan hanya melihat ke arah sangkar dengan penuh kagum. Setelah perhatian Ruth beralih dari Sanae, Sanae berbisik ke arah Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Hei, Yurika. Yang bener aja!? Nyawa Hercules-chan dalam bahaya, tahu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Maaf, aku nggak sengaja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika berulang kali meminta maaf kepada Sanae dengan suara pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wow, dia sedang makan! Aku rasa kalau dia sebesar ini, bahkan makanannya pasti besar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, Ruth tidak memperhatikan mereka dan masih memandangi Hercules dengan penuh ketertarikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;....Buruan pergi sana, Ruth...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Auuuu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Ruth tidak tahu kalau dia sedang melihat sebuah kumbang, Sanae dan Yurika hanya bisa menahan nafas mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 7===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waktu menuju festival saat ini tersisa kurang dari satu minggu. Saat ini, mereka tidak bisa menunggu kemampuan akting Koutarou untuk meningkat dan sekarang sedang melakukan gladi bersih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tinggal seminggu lagi....tinggal seminggu lagi, dan aku bakal bebas dari ini semua...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kamu baik-baik saja, Satomi-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena sudah menuruti semua ajaran Theia setelah selama ini, Koutarou tampak sangat kelelahan. Tapi, dia dengan cepat menyemangati dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gawat, aku nggak boleh bikin Sakuraba-senpai kuatir sama aku!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menyemangati dirinya dan tersenyum kepada Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak apa-apa kok, Sakuraba-senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, kalau begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesudah Harumi melihat senyuman Koutarou, dia merasa sedikit lega dan terus memandangi Koutarou  - bukan dengan pandangan kuatir, tapi pandangan kekaguman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Satomi-kun pasti sudah berlatih dengan sangat giat...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou memang kelelahan, tapi caranya bergerak sangat berbeda dibandingkan dengan seminggu lalu. Sikap badannya tegak dan cara berjalannya anggun. Setiap gerakannya terlihat terlatih dan indah. Penampilannya saat mengenakan zirah biru miliknya betul-betul memancarkan penampilan sang Ksatria Biru tanpa perlu berakting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Entah kenapa, aku merasa aneh...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah perasaan yang misterius menyelimuti Harumi yang saat itu mengenakan pakaian sang Puteri Perak dan berdiri dihaapan Koutarou yang mirip dengan Ksatria Biru. Untuk suatu alasan, dia merasa rindu akan sesuatu. Harumi juga merasa, dengan posisi mereka berdua yang berhadap-hadapan seperti ini dengan penampilan mereka saat itu, adalah sesuatu yang memang seharusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku rasa bahkan diriku sekalipun punya suatu keinginan romantis yang bahkan diriku tidak sadari...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi mengartikan perasaannya saat itu dengan artian sedemikian rupa sembari terus memandangi Koutarou. Hanya dengan melakukan itu dia sudah merasa bahagia. Tapi, di saat itu, ada satu orang lagi yang memandangi Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ampun, primitif, kau salah lagi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangan itu berasal dari Theia, yang telah melatih Koutarou bagaimana seorang ksatria bersikap. Tidak seperti Harumi, Theia merasa tidak puas dengan bagaimana Koutarou bersikap. Koutarou telah membuat beberapa kesalahan, dan hal itu membuat Theia kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Setelah kita pulang, kita akan langsung kembali latihan! Berapa kali harus kukatakan kepadamu agar kau mengerti!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mengencangkan pegangannya ke naskah yang dipegangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ngomong-ngomong, peran Theia dalam drama adalah sebagai adik Puteri Perak, sang Puteri Emas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, jadi begitu caranya kau melatih Koutarou dalam sopan santun dalam waktu yang sesingkat ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha tertawa dengan riangnya disebelah Theia. Biasanya, dia akan menangani bagian kostum, tapi karena kemampuannya untuk mengurus segala sesuatunya dengan baik, Kiriha juga baru saja mendapat peran hari ini. Perannya adalah biarawati yang melayani sebagai penasihat Puteri Perak. Karena kostum yang dipakainya, suara tawanya terdengar hangat dibandingkan biasanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia memang keras kepala kalau berhubungan dengan Ksatria Biru&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth juga tertawa dengan tawa yang sama dengan Kiriha. Kostum yang dipakainya mirip dengan kostum Koutarou - zirah yang dipakai dalam upacara yang telah diwariskan turun temurun dalam keluarga Pardomshiha. Ruth mendapat peran ksatria wanita yang bertugas melindungi sang Puteri Perak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia lebih mirip sama penguntit. Dia nempel terus sama Koutarou bahkan kalau dia pergi ke toilet atau kamar mandi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae tersenyum kecut sambil melemaskan pundaknya. Hari ini, dia sedang memakai pakaian peri. Dia membuat kostum itu sendiri beberapa tahun lalau untuk festival seni sekolah. Karena sudah dipakai saat festival seni sekolah, kualitasnya biasa saja, tapi saat dia terbang dia tampak seperti peri sungguhan. Sanae akan bergantung pada Koutarou seperti biasa dan menolongnya jika dia melupakan dialognya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jaga bicaramu! Aku tidak tahu bagaimana pria bertingkah didalam toilet!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, kamu tahu gimana mereka bertingkah di kamar mandi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka tersenyum riang saat dia memainkan kostum pelayannya. Desain kostumnya dirancang berdasarkan kostum pelayan Forthorthe, dan itu cocok dengan sifat Shizuka yang tenang dan teratur - perannya adalah sebagai pelayan Puteri Perak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja! Si primitif itu bahkan tidak tahu caranya masuk ke dalam bak mandi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Jadi itu kenapa Satomi-san bahagia banget pas dia masuk toilet...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika memandangi Koutarou dengan pandangan kasihan. Tapi, Yurika yang memakai pakaian coklat ketat dengan kostum bokong kuda adalah yang paling kasihan diantara mereka semua. Yurika juga memiliki beberapa peran lain selain menjadi bokong kuda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik semuanya, segera bersiap! Kita akan mulai gladi bersihnya dari adegan pertama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, si ketua klub memanggil semua orang dari atas panggung, pertanda bahwa pengaturan properti panggung sudah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Giliran kita nih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, tungguin dong!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae dengan cepat mengikuti Koutarou, dan Yurika sesaat setelahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adegan pertama mereka adalah saat sang Puteri Perak sedan dikejar oleh penjahat, dan diselamatkan oleh Ksatria Biru yang tiba-tiba lewat. Penghuni kamar 106 yang turut andil dalam adegan ini adalah sang Ksatria Biru, Koutarou, dan bokong kuda, Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku akan mulai dari sebelah sana, Satomi-kun. Sampai jumpa nanti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat mulai Harumi dan Koutarou berbeda, itulah kenapa Harumi mengatakan sampai jumpa kepada Koutarou dan mengarah ke bagian kiri panggung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke senpai, semoga berhasil!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat Harumi pergi dengan senyuman di wajahnya, seorang peri kecil dan sebuah bokong kuda muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku mohon bantuan kalian berdua ya, buat hari ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hiehehehehe!&amp;quot;&amp;lt;ref&amp;gt;Yurika langsung masuk peran dengan menyuarakan ringkikan kuda&amp;lt;/ref&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah bergabung dengan Koutarou, mereka berdua terlihat bersemangat. Yurika, yang punya peran Bandit A nantinya, terlihat lebih bersemangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, sekarang aku harus ngapain, Koutarou?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmmm..Mulai periksa aku salah dimana, baik akting atau dialognya. Kamu cuma perlu ngebantu dibagian dialog pas kita udah dekat festival budaya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, jadi aku cuma perlu inget bagianmu yang salah aja kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sudah mulai membaik dalam berakting, Koutarou masih memerlukan bantuan Sanae jika dia akan melakukan kesalahan. Sanae memang cocok untuk tugas itu, karena ingatannya yang bagus dan orang biasa tidak bisa melihatnya. Selain itu, dia juga memiliki beberapa pekerjaan spesial, diantaranya membuat mantel Koutarou bergerak saat ada adegan dengan angin yang kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika, kamu nggak bisa lihat depanmu, jadi awasi kakimu ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, aku udah latihan banyak kok!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou naik ke atas panggung setelah berbicara dengan mereka berdua dan menunggu sampai gilirannya untuk tampil terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat Koutarou mulai naik, seorang gadis menuruni tangga panggung dan berpapasan dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebelumnya apa ada cewek kayak dia?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berbalik dan melihat kearahnya. Gadis itu memiliki rambut kebiruan dan gaun berwarna hitam dan putih. Wajahnya dihiasi dengan kacamata yang terlihat antik. Koutarou hanya bisa merasa kalau dia belum pernah melihat gadis itu sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa, Satomi-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku baru aja ngeliat cewek yang sebelumnya  nggak pernah aku lihat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beneran?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika tidak bisa melihat gadis yang dimaksud karena kostumnya sendiri yang menghalangi pandangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kostumnya elegan, mungkin dia dapet peran bangsawan atau semacamnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, mungkin&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak pemain tambahan yang dibutuhkan dalam drama ini. Dengan banyaknya klub yang membantu, wajar jika Koutarou tidak mengenali semuanya. Koutarou pun mengangguk menyetujui kata-kata Sanae dan melihat kembali ke arah gadis yang dimaksud. Namun, dia tidak dapat melihatnya lagi. Gadis itu telah pergi entah kemana sementara Koutarou berbicara dengan Yurika dan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Udah pergi toh..ya sudahlah...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuatu tentang gadis itu mengganggu Koutarou, tapi Koutarou hanya menganggapnya sebagai pemain tambahan dan mengesampingkan hal itu - dia punya hal lain untuk dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, ayo kita lakukan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal terpenting yang Koutarou harus lakukan saat ini adalah memerankan sang Ksatria Biru dengan selayaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Siapa anda!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong tenanglah, tuan puteri Alaia. Saya hanyalah ksatria pengelana yang jauh dari kampung halaman, tapi saya tidak kehilangan kepercayaan saya terhadap keluarga kekaisaran&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akting Harumi dan Koutarou berlanjut di atas panggung. Akting mereka mengesankan, terlebih akting Harumi yang memukau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kamu memang hebat, Sakuraba-senpai...Kelihatannya memang tingkatannya berbeda, hampir kayak aslinya...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou adalah satu-satunya orang yang paling mengerti kehebatan Harumi. Mereka telah berlatih bersama semenjak mereka membaca berulang-ulang dialog mereka, jadi dia tahu seberapa serius dan tekun Harumi melakukan itu. Dan saat mereka berdua saling berhadapan, hal itu semakin terlihat jelas. Yang hanya dilakukan Koutarou hanyalah mengikuti arahan Harumi, dengan melakukan itu Koutarou bisa merasa seperti sang Ksatria Biru sesungguhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia masih mengacau saat mengucapkan dialognya, Koutarou bisa berakting tanpa ragu-ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Namun, menjadi sekutu kami saat kami sudah kehilangan posisi kami akan membuatmu sebagai musuh Forthorthe!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memang tepat seperti yang anda katakan, tuan puteri Alaia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Namun, saya tidak harus membuat harga diri, kepercayaan, dan yang terpenting rakyat Forthorthe sebagai musuh saya. Dan yang terpenting adalah bukanlah siapa musuh anda. Yang terpenting adalah siapa yang tidak akan menghianati anda&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Harumi tahu Koutarou bisa dipercaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kalau aku sedang bersama Satomi-kun, aku bisa melakukan ini..dan jantungku berdetak cepat..dengan perasaan seperti ini, aku yakin aku bisa melakukannya dengan baik!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Harumi biasanya pemalu, berdiri diatas panggung sudah cukup untuk membuatnya gugup. Tapi, dengan Koutarou disisinya, dia bisa melupakan kegugupannya dan berakting dengan baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan aku yakin, Satomi-kun akan melindungiku...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasa aman itu memberi Harumi kekuatan dan membuatnya berakting sebagus yang dia bisa - dan itu tetap berlanjut, bahkan dalam adegan tanpa Koutarou. Rasa percayanya terhadap Koutarou yang akan menolongnya telah memberinya kekuatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia...Satomi-sama dan Sakuraba-sama benar-benar hebat...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dan Ruth telah menyaksikan tingkatan akting yang lebih tinggi berulang-ulang kali di Forthorthe.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Latihan yang kau berikan pada Satomi-sama kelihatannya membuahkan hasil, Yang Mulia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..T-Tidak...ini...tidak seperti...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal akting, mereka memang masih jauh dari para profesional. Cara mereka menyampaikan dialognya masih buruk dan cara mereka bergerak masih kurang baik. Tapi bagi Theia, mereka terlihat seperti Ksatria Biru dan Puteri Perak yang sesungguhnya. Akting mereka memicu sesuatu yang membuat Theia merasa seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, tolong katakan kepadaku satu hal&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apapun yang anda minta&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lambang kekaisaran yang terukir pada lempeng dadamu. Penampilan anda, cara anda bergerak dan rasa percaya diri anda. Anda, tanpa saya ragukan lagi, adalah betul-betul seorang ksatria Forthorthe. Tapi...saya tidak mengingat pernah melihat lambang yang terukir pada pedang anda. Darimanakah anda berasal?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Dari waktu yang tak berujung dan jarak yang tak terhitung&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia hanya punya satu keluhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kenapa aku disini? Kenapa aku hanya bisa menonton saja? Kenapa--&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Apakah aku bukan sang puteri yang dilindungi oleh sang Ksatria Biru..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah keluhan kecil lolos dari bibir Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia telah mengagumi sang Ksatria Biru semenjak dia masih kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ingin menjadi tuan puteri yang layak bagi sang Ksatria Biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ingin bertemu ksatria yang luar biasa hebat, layaknya sang Ksatria Biru, dan mereka berdua akan bekerja sama melindungi ibunya, Elfaria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah yang dirasakan Theia, yang meluap-luap didalam dirinya saat itu. Apa yang mendukung perasaan itu adalah rasa kagumnya yang kuat kepada sang Ksatria Biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, rasa kagum itu muncul karena melihat Koutarou yang sedang berakting. Rasa itu mulai mengalir keluar saat dia menagkui kalau orang yang berada diatas panggung saat itu memang benar-benar sang Ksatria Biru. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada satu orang lagi yang terkejut seperti halnya Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tidak mungkin..Kata-kata itu, itu hal yang sama yang diucapkan seperti orang itu...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan orang itu adalah Kiriha. Senyumnya yang tenang, lembut dan penuh percaya diri tergantikan dengan raut wajah yang terkejut. Yang membuatnya terkejut adalah dialog yang dikatakan Koutarou diatas panggung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha telah mendengar kata-kata itu sebelumnya. [[Image:Rokujouma_V4_193.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa si Ksatria Biru mengatakan hal itu...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha dengan cepat membuka naskah yang dia dapat hari ini. Dia tidak salah mendengarnya; dialog itu memang salah satu dialog Ksatria Biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini..apa yang..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi yang kebingungan, dia merogoh saku bajunya dengan tangan kanannya dan menarik keluar sebuah kartu, yang merupakan kenangan dari cinta pertamanya yang diperolehnya sepuluh tahun lalu. Sambil melihat kartu itu, Kiriha mencoba mengingat masa lalunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Onii-chan, kamu datang dari mana?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm, susah buat dijelasin, tapi...bisa dibilang, dari waktu yang tak berujung dan jarak yang tak terhitung&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahahahaha, kamu gagal keren, Onii-chan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebenarnya, aku juga mikir hal yang sama sih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Kiriha masih kecil, dan waktu sudah berjalan cukup lama sejak saat itu, jadi dia hanya bisa mengingat secara samar-samar bagaimana rupa cinta pertamanya. Dia mungkin sudah mendengar namanya, tapi dia ingat hanya memanggilnya dengan sebutan Onii-chan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Kiriha betul-betul mengingatnya. Kiriha bertanya dari mana aslanya, dan dia menjawabnya &#039;dari waktu yang tak berujung dan dari jarak yang tak terhitung&#039;. Kalimat itu meninggalkan kesan yang mendalam baginya, bahkan dia bisa mengingatnya hingga saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apa ada alasan lain? Tidak, itu tidak...Tidak mungkin ada alasan kalimat itu diucapkan baik di Forthorthe maupun di Bumi...Yang berarti, itu adalah kebetulan, tapi..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha sadar bahwa hal itu kemungkinan besar hanyalah kebetulan. Setelah Kiriha meyakinkan dirinya, dia mulai mencari Theia, dan dengan cepat menemukannya. Rambutnya yang panjang keemasan dan gaunnya yang berwarna putih terlihat mencolok, dan dia sedang berdiri tepat di sebelah lampu yang besar dan melihat ke arah panggung dengan penuh fokus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kelihatannya Theia-dono punya rasa yang kuat terhadap drama ini, sama sepertiku...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan hal itu terjadi saat Kiriha mulai tersenyum kecil - lampu disebelah Theia mulai miring.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat lampu itu mulai miring, Kiriha berterak:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Theia-dono! Cepat lari dari sana! Lampunya akan--!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 8===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu itu jatuh tepat ke arah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Theia-dono! Cepat lari dari sana! Lampunya akan--!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Kiriha terdengar oleh Theia, tapi karena dia terlalu terfokus ke arah panggung, dia terkejut dan hanya terdiam disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia! Lampunya jatuh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama dengan teriakan Ruth, Theia berbalik ke arah lampu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa-!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu itu mulai jatuh dengan cepat dan jatuh ke arah Theia. Karena lampu itu lampu yang besar untuk menyinari panggung, Theia tentu akan mendapat luka serius jika sampai terkena lampu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sudah tidak sempat lagi!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mencoba menghindar, tapi karena lampunya suah berada tepat didepannya, dia sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaaa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang bisa dilakukannya adalah berteriak, menutup matanya dan menyiapkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang keras dan benturan yang kuat - Theia terlempar ke lantai ruang gymnasium, dan pingsan selama beberapa saat. Theia tidak tahu apa yang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia! Satomi-sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tersadar beberapa saat kemudian saat dia mendengar teriakan Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apa dia bilang Satomi-sama...?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Theia masih kebingungan kenapa Ruth memanggil nama Koutarou, dia bisa merasakan ada setetes air yang jatuh ke wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apa yang...?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia merasa kalau itu aneh, dan dia membuka matanya. Yang bisa dilihatnya adalah warna biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa..?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum dia mengingat apa itu, setetes air kembali jatuh ke wajahnya. Saat dia secara refleks melihat ke atas ke arah asal air itu jatuh, dia melihat wajah seseorang yang tidak diduganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Apakah dirimu terluka, tuan puteri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang mengenai wajahnya bukan air, melainkan darah orang itu. Setelah dia merasakan kehangatan dari darah itu, Theia teringat akan apa yang terjadi padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...K-Ksatria Biru-sama...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;D-Dia melindungiku...? Ksatria Biru-sama datang menyelamatkanku...?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena itu, Theia hanya bisa memandangi orang di hadapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, syukurlah, kelihatannya anda tidak terluka, tuan puteri Theiamillis&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang itu, Koutarou, telah menahan lampu yang jatuh dan melindungi Theia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kiriha berteriak, Koutarou kebetulan sedang melihat ke arah Theia. Itu karena arahan adegan saat itu, tapi berkat itu, dia bisa melihat lampu yang jatuh ke arah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tulip!!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan cepat, Koutarou melesat ke arah Theia mengandalkan refleknya. Dia tidak punya rencana ataupun peluang untuk berhasil; pikirannya saat itu adalah bahwa dia harus menyelamatkan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melompat dari panggung ke arah Theia, memeluknya dan di saat yang sama lampu itu menabrak badannya dan membuat suara benturan antara metal yang keras. Tapi, karena saat itu Koutarou sedang mengenakan zirah Ksatria Biru, dia bisa menahan benturan itu. Luka yang dialaminya hanyalah sayatan kecil di dahinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Apakah dirimu terluka, tuan puteri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah, Koutarou masih punya kesempatan untuk membuat candaan seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou bisa melindungi Theia karena dua hal yang cukup beruntung: yang pertama adalah karena dia sedang melihat ke arah Theia, dan yang kedua adalah karena dia sedang memakai zirah Ksatria Biru. Dia tidak akan bisa menyelamatkan Theia kalau dia tidak menyadari kejadian itu atau jika dia tidak memakai zirah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berhasil menyelamatkan Theia karena zirahnya meningkatkan kekuatan lompatannya dan lolos dari cedera karena perlindungan zirahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..K-Ksatria Biru-sama..?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, syukurlah, kelihatannya anda tidak terluka, tuan puteri Theiamillis&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yah, dia selamat..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Koutarou memastikan kalau Theia, yang sedang dipeluknya dengan kedua tangannya, baik-baik saja, dia menghela nafas lega. Yang dilakukannya selanjutnya adalah menggerakkan tangan kanannya untuk mendorong lampu yang ada di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan mudah mendorong lampu itu dari punggungnya. Saat lampu itu mengenai lantai, Koutarou yakin telah berhasil menyelamatkan Theia dari bahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fiuh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou kembali menghela lega dan berdiri sambil tetap memeluk Theia. Theia terlihat masih terkejut, dan hanya terdiam sambil menatap Koutarou setelah Koutarou berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tulip, kamu bisa berdiri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tulip. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat setelah Koutarou mengucapkan itu, Theia terhenyak dan kembali sadar. Dia lalu mengedipkan matanya beberapa kali sebelum melihat ke sekelilingnya, dan akhirnya mengerti keadaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Aku baik-baik saja, aku bisa berdiri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Theia berubah merah saat Koutarou mengguncangnya. Setelah sadar kalau Koutarou masih memeluknya, Theia bertambah malu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau gitu, aku lepas ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Koutarou melepas Theia, dia memperhatikan aliran darah di sepanjang pipi Koutarou. Sayatan di dahinya mengeluarkan darah yang mengalir ke pipinya, menuju dagu dan jatuh ke lantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ksatria Biru-sama terluka...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memperhatikan luka itu, Theia dengan tergesa-gesa merogoh sakunya dan mengeluarkan sapu tangan, lalu menjulurkan badannya dan mengarahkan sapu tangan itu ke dahi Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm? A-Ada apa, Tulip?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak sadar dengan lukanya sendiri, jadi dia tidak mengerti apa yang sedang dilakukan Theia. Koutarou justru melangkah mundur dari Theia dan menanyakan apa yang sedang dilakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tunggu, Ksatria Biru-sama, kepalamu terluka!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Luka...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou baru menyadari rasa sakit di dahinya setelah Theia memberitahunya. Dia lalu meletakkan tangannya di dahinya dan merasakan sesuatu yang hangat dan licin di ujung jarinya. Saat dia melakukan itu, Theia mendorong tangannya menjauh dan menyeka sapu tangan miliknya pada lukanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tenanglah, Tulip. Nggak masalah kok&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenyataan bahwa Ksatria Biru-sama terluka demi diriku adalah masalah bagiku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia keliru menganggap Koutarou sebagai Ksatria Biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tenanglah. Aku bukan Ksatria Biru yang asli&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menenangkan Theia karena menganggap itu muncul dari shock setelah insiden tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bukan Ksatria Biru yang asli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Theia mendengar kata-kata itu, dia berhenti bergerak sejanak. Dia mulai bergerak lagi setelahnya, tapi wajahnya berubah merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...M-Maaf. Kelihatannya aku panik sedikit&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu. Tapi itu tadi imut juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kebingungannya, Theia salah mengira Koutarou sebagai Ksatria Biru, dan karena itulah Koutarou bisa melihat sisi lain Theia yang mengejutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...S-Seharusnya aku akan memukulmu, tapi kali ini akan kumaafkan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih, tuan puteri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam situasi ini, Theia menjadi lebih tenang dibanding biasanya. Koutarou merasa dia tidak bisa meledeknya lebih jauh lagi dan benar-benar menyatakan terima kasihnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak...itu seharusnya kalimatku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menggelengkan kepalanya saat mengatakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus sekali, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kata-kata itu merupakan kata terima kasih, itu adalah kata-kata normal Theia yang berasal dari hatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Ya..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kali ini, Koutarou tidak mengeluhkan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama, mari kita pergi ke ruang UKS&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak apa-apa, ini kecil kok&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kepalamu terluka. Menyerahlah dan pergilah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kau tidak pergi, begitu pula denganku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, aku ngerti, ampun deh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia pergi keluar gymnasium dengan ditemani Ruth. Meskipun Koutarou, yang benci dengan rumah sakit dan ruang UKS mengeluh, dia akhirnya menyerah dan keluar dari gymnasium bersama dengan mereka berdua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Syukurlah, Satomi-kun baik-baik saja...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melihat mereka bertiga pergi, Harumi menghela nafas lega. Setelah tahu kalau Koutarou terluka, dia langsung panik sama seperti Theia. Tapi, setelah dia tahu kalau Koutarou baik-baik saja, Harumi bisa kembali tenang. Bukan hanya dia saja, tapi seluruh orang yang ada di gymnasium saat itu. Suasana yang tadinya tegang kembali pulih dan orang-orang bisa kembali tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, syukurlah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha mengangguk di sebelah Harumi. Tapi, tidak seperti orang-orang lain, raut wajah Kiriha nampak muram. Sayangnya, Harumi yang terlalu fokus terhadap Koutarou dan yang lainnya tidak memperhatikan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kenapa Kiriha? Wajahmu seram...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae yang kebetulan melayang didekatnya memperhatikan raut wajah Kiriha. Setelah melirik ke arah Sanae sekali, Kiriha menunjuk ke arah salah satu kaki dari lampu yang jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lihat ke sini, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa? Apa ada yang salah sama kaki lampu yang rusak ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha menunjuk ke arah salah satu kaki dari ketiga kaki lampu itu. Lampu itu terjatuh karena salah satu kakinya rusak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Coba lihat baik-baik permukaannya. Kerusakannya terlalu rapi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu benar. Ini hampir kayak--jangan-jangan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae terlihat terkejut setelah mengerti apa yang ditunjuk oleh Kiriha, dan Kiriha pun mengangguk ke arah Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Kelihatannya kita menghadapi masalah serius&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Theia pernah bilang kalau ada kapal luar angkasa misterius yang muncul, tapi...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapal luar angkasa misterius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu yang jatuh ke arah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki lampu yang kerusakannya terlalu rapi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesimpulan yang diambil Kiriha mengarah pada munculnya musuh baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_4_ Bab_3|Bab 3]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_4_Bab_5|Bab 5]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_4_Bab_3&amp;diff=505274</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_4_Bab_3&amp;diff=505274"/>
		<updated>2016-10-27T13:09:25Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Sang Puteri Perak==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kamis, 1 Oktober&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan, kalian semua!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fueeeeh! Sialan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Yurika sedang merajuk setelah hasil perlombaan naskah diumumkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kayak klub drama kacangan itu bakal ngerti karya hebatku sama Yurika!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Betul kata Satomi-san! Kayak kalian bakal ngerti!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Naskah mereka tereliminasi pada tahap pertama seleksi. Karena tidak puas dengan hasilnya, Koutarou dan Yurika tengah membuat kekacauan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Makan nih, Yurika! Kukasih mi instanku yang paling oke!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beneran nih!? Ini kan mi instan terkenal yang harganya 300 yen!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak apa-apa! Cuma kamu yang bisa ngerti karya hebatku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-saaaaan!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, keduanya mulai menyeruput mi instan di pojok ruang kelas. Itulah saat dimana mereka berdua mulai tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kou dan Yurika..mereka berdua benar-benar menjengkelkan..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat ke arah mereka berdua, Kenji hanya bisa menghela nafas. Baginya, sudah sewajarnya kalau Koutarou akan gagal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan bilang begitu, Mackenzie-kun. Mereka berdua udah berjuang keras loh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Drama yang ditulis Koutarou adalah tentang pertarungan merajut yang penuh semangat. Temanya yang terlalu sempit dan setting yang terlalu unik membuat para juri menyerah setelah membaca halaman kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Drama milik Yurika adalah tentang gadis penyihir, yang tidak dimengerti siapapun, dan kerja kerasnya yang tak terbayarkan. Meskipun bagian tentang perkembangan si gadis penyihir dianggap cukup bagus, latar yang absurd tentang si gadis penyihir justru menjadi pembalik keadaan dan para juri pun menyerah setelah membaca beberapa halaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Ini asin banget!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan menangis, Yurika! Kekalahan ini akan membuat kita semakin kuat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah! Satomi-saaaaaan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurikaaaaa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menghabiskan beberapa hari menulis naskah bersama-sama hanya untuk mendapati impian mereka dihancurkan begitu saja membuat mereka berdua mempunyai ikatan yang begitu kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Duuh, disini jadi agak sesak...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahahaha&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu hampir menang kan, Kasagi-san? Aku denger kamu hampir terpilih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Beneran? Makasih, Mackenzie-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka mengajukan naskah Sanae menggunakan namanya - secara harafiah, Sanae adalah penulis bayangan dari Shizuka. Umur Sanae sempat dipikirkan sebagai kekuarangan, tapi, mengherankannya naskah itu mendapat cukup banyak pujian dan lolos seleksi tahap pertama. Sayangnya, naskah itu tidak lolos seleksi tahap akhir, tapi para juri berharap banyak untuk sang pengarang di kesempatan mendatang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baguslah, Sanae-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ehehehe~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah Sanae sedang bergembira hari ini. Saat Ruth membisikkan itu, Sanae pun tambah senang karenanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu juga, baik aku dan Kasagi-san kalah, jadi kami tetap merasa malu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disebelah Shizuka adalah Kiriha, yang bahunya terkulai lemas, tapi tetap mengeluarkan senyum lembut yang selalu mempesona.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu nggak bener kok, Kurano-san!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Betul! Klub drama universitas Harukaze justru mau bikin drama itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman-teman sekelas Kiriha yang ada didekatnya mencoba menyemangatinya. Sudah sewajarnya kalau dia populer dengan teman-teman sekelasnya, baik itu pria maupun wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu juga, sebuah kekalahan tetaplah sebuah kekalahan. Mungkin aku harus bergabung dengan Satomi-san untuk makan mi..Fufufu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Naskah drama milik Kiriha memang betul-betul bagus. Dia menulis sebuah satire&amp;lt;ref&amp;gt;https://id.wikipedia.org/wiki/Satire&amp;lt;/ref&amp;gt; yang mendapat banyak pujian dari para juri. Namun, drama itu terlalu bagus untuk ditampilkan dalam festival budaya, karena tingkatan yang dibutuhkan drama itu jauh lebih tinggi dibandingkan yang saat itu dimiliki oleh klub drama SMA. Karena itulah, naskah milik Kiriha tidak lolos pada tahap seleksi terakhir. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, klub drama universitas Kitsushouharukaze mendengar rumor tentang naskah itu dan berencana menggunakannya dalam penampilan berikutnya, dan mereka saat ini sedang dalam tahap persiapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu karena kamu salah menilai permintaan mereka&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menyombongkan dirinya dengan penuh gaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebuah mobil tidak perlu cepat. Kau tidak memerlukan sebuah mobil balap yang hebat hanya untuk berbelanja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena merasa diejek oleh Theia, Koutarou pun marah kearahnya sambil tetap memegang mi yang dimakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sih nggak apa-apa, tapi nggak akan kubiarin kamu ngejek Yurika disaat yang bersamaan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fueeeeh! Makasih banget, Satomi-saaaan, itu aja cukup buat aku bertahan hidup!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu ngomong apa sih, Yurika, cuma kamu satu-satunya teman seperjuanganku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ohohoho, kalian para pecundang bisa duduk disana dan saling menjilat luka kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan sombong ya, dasar tuan puteri menyedihkan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hohohoho ♪ ”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Koutarou meledeknya dengan sebutan menyedihkan, Theia tidak terlihat peduli sedikitpun. Biasanya, dia akan membalas berteriak kearah Koutarou, tapi hari ini dia justru tersenyum penuh kemenangan. Itu karena dia tahu Koutarou mengatakan itu karena merasa sangat malu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Naskah yang terpilih adalah cerita cinta fantastis yang ditulis oleh Theia. Judulnya adalah &#039;Sang Puteri Perak dan Sang Ksatria Biru&#039;. Latar ceritanya berada pada abad pertengahan Eropa yang berdasarkan konflik antara keluarga kekaisaran di Forthorthe.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tokoh utamanya, Sang Puteri Perak, menjadi pusat dari konflik itu, dan sang pahlawan, Ksatria Biru, datang menyelamatkannya dari krisis yang dihadapinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Naskah itu cukup menghibur dan terpusat pada romansa dan pertarungannya, dan cerita itu sendiri adalah legenda yang terkenal di Kekaisaran Galaktik Forthorthe - Theia menuliskan naskah itu dengan interpretasinya sendiri. Dalam kata lain, rasa kagum Theia terhadap Ksatria Biru secara langsung mempengaruhi ceritanya, tapi cerita itu disukai oleh si manajer panggung, begitu pula dengan anggota klub lain. Ditambah lagi, kemampuan yang dibutuhkan tepat berada pada level klub drama SMA.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan itulah mengapa naskah Theia terpilih dan akan dipentaskan pada festival kebudayaan mendatang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena apa yang akan dipentaskan sudah terpilih, klub drama sekarang sudah bisa memulai persiapan mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Festival budaya di Kitsushouharukaze selalu diselenggarakan selama dua hari, dimulai pada tanggal 3 November, hari yang sama dengan Hari Kebudayaan &amp;lt;ref&amp;gt;Salah satu hari libur nasional di Jepang&amp;lt;/ref&amp;gt;. Dan karena sekarang sudah awal Oktober, mereka hanya punya waktu satu bulan untuk melakukan persiapan. Karena kurangnya waktu yang tersisa, klub drama sekarang menjalankan persiapan mereka dengan bersungguh-sungguh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih sudah datang, Theiamillis-san, ini sudah cukup membantu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan kuatir. Aku benar-benar mencurahkan segalanya untuk cerita ini, jadi aku akan membantu apapun yang bisa aku bantu agar drama ini dapat berjalan dengan sukses&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wah, kau sudah memulai audisi pemainnya. Luar biasa! Mari kita bekerja sama untuk ini, Theiamillis-san!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau bisa menyerahkan semuanya padaku! Mari kita buat ini menjadi pementasan terbaik yang pernah ada!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si manajer stage dan Theia betul-betul terlihat kompak karena sudah mengerjakan persiapan yang ada sejak kemarin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mackenzie, orang-orang bagian latar panggung nggak punya bahan yang cukup, jadi mereka perlu orang buat beliin bahan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, mereka perlu apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nih, daftarnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm, kalo cuma ini, cewek aja sih cukup. Kasagi-san, bisa minta tolong sebentar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa, Mackenzie-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisa nggak, kamu sama Ruth-san beliin apa yang ada di daftar ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisa. Perlu sekarang, kah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kou, gimana?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Perlu sekarang, Ibu Kos-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke deh, kalau gitu kami pergi sekarang ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan hanya Theia saja yang membantu persiapan itu. Koutarou, Shizuka, dan orang-orang yang  berhubungan dengan kamar 106 pun turut membantu. Mereka memutuskan untuk membantu klub drama yang sangat kekurangan waktu dan tenaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth-san, bisa tolong temenin aku belanja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, baik! Sebentar lagi aku akan ke sana, Shizuka-sama! Bisakah aku menyerahkan ini padamu, Kiriha-sama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, tidak masalah, serahkan saja padaku...Aku membawa para haniwa bersamaku, jadi aku akan baik-baik saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih. Aku akan segera kembali. Kalau begitu, aku pergi dulu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sampai jumpa nanti...Karama, Korama, tetap dalam keadaan tembus pandang. Tolong bantu aku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ho-! Mengerti, Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Giliran kami untuk tampil, Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anggota klub drama tidaklah banyak, klub itu berukuran sangat kecil hanya dengan delapan anggota. Karena itulah, ada banyak orang yang membantu mereka selain Koutarou dan yang lainnya. Beberapa klub yang beranggotakan cukup kecil seperti klub siaran dan klub alat musik tiup pun ikut membantu. Itulah kenapa saat itu ruangan klub drama terlihat dipenuhi oleh semangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proses audisi pemain berjalan lancar, dan beberapa orang sudah melatih dialog mereka dan memilih kostum mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kurano-san!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisa nggak bantuin aku ngebujuk cewek ini? Perannya udah diputusin dari kemarin, tapi dia tetep aja ngeluh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak mau jadi pantat kuda!! Paling nggak, kasih aku peran yang wajahku kelihatan dong! Paling nggak, aku jadi pohon dong!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, proses audisi saat itu menemui masalah besar. Mereka masih tidak bisa menemukan siapa yang bisa memerankan pahlawan wanita utama pada drama itu, sang Puteri Perak. Mereka telah melewati beberapa seleksi, tapi masih belum menemukan sesorang yang tepat untuk peran itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini gawat, Theiamillis-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jelas saja..sang Puteri Perak adalah pusat dari drama ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat persiapan drama terus berjalan, si ketua klub dan Theia saling melihat satu sama lain dan hanya bisa mengeluh bersamaan. Masalah terbesar yang mereka hadapi saat itu adalah mereka tidak punya seseorang yang bisa memerankan sang tokoh utama wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mungkin kita perlu Kurano-san buat ini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha, ya...kalau Ruth yang mendapat peran itu, itu justru lebih mirip dengan apa yang kubayangkan..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth-san udah sempurna buat si ksatria wanita, jadi aku nggak mau ganti perannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu..Itu dia masalahnya..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat Theia dan si ketua klub memiringkan kepala mereka mencari jawaban, Koutarou datang melewati mereka sambil membawa bagian panggung yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pri--, ah, bukan, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia membenarkan cara bicaranya - itu karena dia tidak bisa memanggil Koutarou dengan cara yang biasanya di depan para anggota klub drama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah pernah mengatakannya bukan? Masalah dengan sang tokoh utama wanita&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh iya, kamu bilang masih belum bisa mutusin...Memangnya cewek klub drama kenapa? Mereka lumayan imut&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melihat ke sekeliling ruangan saat dia mengatakan itu. Gadis-gadis yang bisa dia lihat semuanya cantik dan mereka terlihat bisa menjadi tuan puteri yang baik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Theia menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak semudah itu. Ada gambaran tampilan tentang siapa yang cocok memerankan itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut naskah Theia, sang Puteri Perak punya atmosfir yang rapuh dan lembut di sekelilingnya. Dia bertarung melawan penjahat yang berencana mengambil alih negaranya, jadi gambaran itu sangatlah penting. Tapi sayangnya, tidak ada seorang pun di klub drama maupun di kamar 106 yang memberikan tampilan seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah baik atau buruk, mereka semua adalah gadis-gadis yang penuh semangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tampilan ya...Nggak ada yang kepikiran nih...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak mengerti hal-hal yang lembut seperti itu; yang dia mengerti adalah kekuatan fisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kau menjadi hambaku, aku ingin kau setidaknya mengerti hal-hal yang seperti itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mau dibilang begitu juga...hei, jangan seenaknya bikin aku jadi hambamu ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selagi Koutarou membalas perkataan Theia sambil berteriak, Yurika yang masih memilih kostumnya mengganggu percakapan mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku! Aku aku! Aku mau! Aku mau meranin Puteri Perak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika saat itu sedang mengenakan celana ketat berwarna coklat, dan di atasnya adalah kostum dari bagian belakang kuda. Dan selagi dia masih mengenakan itu, Yurika mengangkat tangannya ke udara dan mengayunkannya, mencoba merayu Koutarou dan yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bener-bener nggak mau jadi pantat kuda!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou hanya menatap Yurika tanpa berkata apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Yurika terperanjat karena pelototan itu, Koutarou membalikkan badannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;....Tulip, aku rasa aku mengerti sekarang bagaimana pentingnya sebuah tampilan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benar bukan? Ini adalah bagian penting&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terpilih menjadi bagian belakang kuda daripada sang Puteri Perak; anehnya, Koutarou merasa itu adalah peran yang cocok bagi Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu maksudnyaaaaa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, tidak mungkin Yurika mau menerima hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu berisik...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tenang, Yurika&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak mau tenang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Peran Puteri Perak nggak mungkin buat kamu, tapi nanti aku coba bujuk Tulip biar kamu nggak jadi pantat kuda&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beneran?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iya, beneran. Percayalah pada teman seperjuanganmu, Yurika&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ngerti, Satomi-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, Yurika merasa tidak percaya pada Koutarou, tapi saat dia terus berbicara, raut wajah Yurika mulai tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, jadi begitulah, Tulip. Bisa nggak kamu pikirin sesuatu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, mau bagaimana lagi. Aku akan memikirkan perang dimana kau bisa melihat wajahnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beneran!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Syukur ya, Yurika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya! Aku akan berjuang keras!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika akhirnya tersenyum senang, tapi, dengan kostum yang dipakainya, hal itu terlihat cukup lucu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Peran Bandit A yang kejam masih kosong, apa kau mau peran itu, Yurika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukannya itu justru malah jadi masalah dengan tampilannya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak apa-apa! Aku mau! Untuk memenuhi harapan kalian, aku akan berjuang semampuku menjadi jahat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika, seharusnya kamu kuatir sama tampilanmu sendiri..&amp;quot;&lt;br /&gt;
Dan dengan begitu, dia yang mengaku sebagai gadis penyihir cinta dan keberanian mengambil peran Bandit A yang kejam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu menyelesaikan masalah Yurika, tapi, apa yang harus kita lakukan dengan Puteri Perak...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan itu, si ketua klub yang terdiam hingga saat itu mulai berpikir keras, dan begitu pula dengan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, Tulip, peran si Puteri Perak itu kayak gimana sih?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meskipun penampilannya lembut dan rapuh, dia adalah orang yang santun. Meskipun dia terus menderita, dia bisa kembali sebagai kaisar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cewek yang lembut, rapuh dan santun...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, Koutarou tahu seseorang yang pantas untuk peran itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mungkin...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, kamu tahu seseorang yang tepat!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata si ketua klub terbakar semangat setelah merasakan kalau Koutarou akan mendapat sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, sebenarnya--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat Koutarou akan menyebutkan nama orang itu, pintu ruang klub drama terbuka dan seorang gadis mengintip kedalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Permisi...Ah, Satomi-kun! Untunglah kamu disini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengintip ke dalam dengan wajah kuatir, tapi setelah melihat Koutarou, dia tersenyum dan masuk ke ruang klub.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sedang senggang, jadi aku mau tahu kalau aku bisa membantu-- Ada apa, Satomi-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan diam menatap Harumi dengan raut wajah serius yang membuat Harumi kebingungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ada yang salah denganku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi dengan malu-malu melihat kepada dirinya sendiri - sambil memegang ujung roknya dan memutarnya, dia mencoba melihat kalau ada yang salah dengan seragamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ketua-san!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Koutarou sekarang terbakar semangat dan dia berbalik menghadap si ketua klub drama, dan si ketua mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini dia orangnya! Dia bakalan pas! Ngepas sama tampilan perannya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;E-Eh!? Apa maksudnya pas dengan  tampilan perannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang baru saja memasuki ruangan klub drama adalah orang yang akan disebut oleh Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu, apa kamu mau menjadi tuan puteri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang itu tidak lain adalah Sakuraba Harumi. Dia rapuh dan lembut, dan juga santun. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Legenda Ksatria Biru terbagi menjadi dua bagian. Bagian yang pertama adalah tentang sang Puteri Perak yang kehilangan posisinya karena kudeta dan kabur menuju keluarga ksatria yang terkenal, Pardomshiha, selagi dilindungi oleh Ksatria Biru. Bagian keduanya adalah tentang sang Puteri Perak yang mengambil kembali negaranya setelah kabur menuju keluarga Pardomshiha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia meminjam kekuatan Ksatria Biru untuk mengumpulkan kembali prajurit pemberontak untuk membuat pasukan melawan penyihir kerajaan yang memanipulasi pasukan kudeta dan juga para pejabat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ada cinta yang bermekaran antara sang Puteri Perak dan sang Ksatria Biru pada bagian pertama saat mereka kabur, kisah ini sangat digemari para wanita Forthorthe. Dan karena bagian aksi di bagian kedua, seperti perang besar dan pertarungan dahsyat sang Ksatria Biru melawan naga, bagian ini terkadang menjadi fokus utamanya saat diadaptasi menjadi film.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skenario drama milik Theia, &#039;Sang Puteri Perak dan Sang Ksatria Biru&#039; berdasarkan pada bagian yang pertama. Ceritanya bermula saat sang Puteri Perak dan adik perempuannya, sang Puteri Emas, bertemu dengan sang Ksatria Biru. Ceritanya berakhir saat mereka sampai di wilayah Pardomshiha dan sang Ksatria Biru pergi untuk bertarung sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua adegan itu sangat populer di kalangan wanita Forthorthe.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;E-Em..&#039;Layous-sama, pergi ke medan pertempuran sendirian itu tidak masuk akal! Kau sudah cukup bertarung! Tolong lupakanlah kami dan larilah ke tempat yang aman!&#039;&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Harumi memenuhi halaman sekolah yang bermandikan matahari sore. Yang baru saja ia katakan adalah salah satu kalimat sang puteri dalam &#039;Sang Puteri Perak dan Sang Ksatria Biru&#039;. Saat itu, ia tengah berlatih di lapangan yang kosong itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada hari dimana ia pergi ke ruangan klub drama untuk menolong Koutarou, Harumi tidak bisa menolak permintaan si ketua klub dan akhirnya mendapat peran Puteri Perak. Tapi, ini adalah pertama kalinya dia berakting. Karena merasa tidak nyaman, dia menghabiskan beberapa hari ini berlatih sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm...Perasaan Alaia, sang Puteri Perak, yang dirasakan sekarang..aku tidak bisa terlalu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, tidak peduli seberapa banyak dia berlatih sendiri, Harumi masih tidak bisa merasakan perkembangan apapun. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi percaya kalau ini adalah drama yang luar biasa indah, tapi dia masihbelum bisa mengerti perasaan sang Puteri Perak. Harumi bukanlah warga Forthorthe yang telah mendengar kisah sang Puteri yang telah diceritakan berulang kali, ataupun memiliki kekaguman yang besar terhadap sang Ksatria Biru - dia juga tidak mengerti perasaan apa yang dimiliki sang Puteri Perak terhadap sang Ksatria Biru. Meskipun dia bisa membayangkannya sedikit, itu tidak cukup kalau Harumi ingin memerankan sang Puteri sepenuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini susah juga....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ksatria Biru, Layous Fatra Veltlion.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Puteri Perak, Alaia Kua Forthorthe.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetap saja, kedua orang itu adalah orang asing yang sama sekali tidak dikenal oleh Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmmm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat Harumi menutup buku naskahnya, suara seseorang terdengar menggema melewati lapangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Senpai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi langsung tahu suara milik siapa itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ternyata suara itu milik Koutarou yang baru saja keluar dari pintu darurat saat Harumi melihat ke arah dari mana suara itu berasal. Koutarou tersenyum saat Harumi melihatnya dan langsung berlari kearah Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ha...Ha...Hah..G-Gimana latihannya, senpai? Huh...Hah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berlari sekencang mungkin, Koutarou memanggil Harumi selagi terengah-engah. Setelah melihat hal itu, semua kebingungan yang ada di dalam Harumi seakan-akan sirna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Satomi-kun mirip anak kecil..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebingungan yang telah hilang itu berganti dengan rasa senang, dan Harumi tersenyum lebar saat menjawab pertanyaan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, sebenarnya, aku sedikit kesulitan. Aku masih tidak bisa membayangkan perasaan sang Puteri Perak...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah kuduga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengambil nafas, Koutarou menyetujui jawaban Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh ya? Maksudnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebenarnya, si ketua klub drama bilang kalau senpai kesulitan mendalami perannya,  jadi aku datang buat ngebantu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengatakan itu, Koutarou menunjukkan naskah drama di tangannya kepada Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu...jadi si ketua mengatakan itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kesulitan untuk mendalami perannya, Harumi telah membicarakannya dengan si ketua klub beberapa kali. Si ketua pun menyampaikan pesan itu kepada Koutarou, yang menyebabkan Koutarou muncul di saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Satomi-kun datang menolongku, dia tahu aku sedang kesulitan..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi merasa senang setelah mengetahui kejadian itu. Dia senang karena Koutarou datang menolongnya disaat dia sedang kesulitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Senpai, latihan adalah segalanya! Dulu, aku sempat kesulitan melakukan sikap &#039;&#039;batting&#039;&#039; yang bagus, jadi sampai aku merasa oke aku terus mengayunkan bat-nya. Maaf kalau aku pakai contoh dari olahraga, tapi aku ingin senpai terus berlatih sampai badanmu bisa mengingatnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi merasa semuanya akan berjalan lancar setelah ia melihat mata Koutarou yang begitu bersemangat ingin membantu dirinya. Meskipun tadinya ia sempat kuatir kalau ia tidak bisa belajar berakting hingga waktu pentas tiba, Harumi sekarang sudah melupakan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih, Satomi-kun. Kalau begitu, bagaimana kalau kita berlatih bersama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, serahkan saja padaku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aneh...Satomi-kun hanya datang untuk membantuku, tapi...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi merasa perubahan emosi pada dirinya sebagai hal yang aneh, dan hanya bisa tersenyum menerima hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, peran apa yang kamu dapat, Satomi-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku jadi Prajurit A. Ada adegan dimana aku ngomong sama Puteri Perak, jadi kita mulai aja dari situ&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Harumi berdiri berhadap-hadapan saat mereka membalik halaman naskah drama sembari diterangi matahari sore yang membuat bayangan panjang dari badan mereka berdua di atas lantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Percakapan Prajurit A dan sang Puteri Perak terjadi di bagian tengah cerita, saat Puteri Perak dan kelompoknya yang sedang menyamar berjalan melewati pos pemeriksaan. Sebenarnya, karakter Prajurit A cukup terkenal di Forthorthe. Meskipun namanya tidak diketahui, dia disukai warga Forthorthe sebagai warga negara yang setia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mari kita lihat..Ini dia. &#039;Hei kau! Gadis yang ada disana! Tidak ada yang boleh melewati tempat ini tanpa izin!&#039;&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou telah banyak berlatih, tapi dia mengucapkan kalimatnya dengan terbata-bata. Meskipun dia sendiri mengatakan kalau dia ingin membantu Harumi berlatih, kelihatannya Koutarou sendiri masih perlu banyak berlatih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Coba kita lihat lagi dari kalimat yang tadi sampai adegannya selesai. Nggak perlu langsung masuk ke perannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Harumi saling mengangguk dan mulai membaca naskah mereka masing-masing. Sambil membaca dialog  dan arahan penggung masing-masing, mereka menjalankan apa yang ada di dalam naskah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;&#039;Hei kau! Gadis yang ada disana! Tidak ada yang boleh melewati tempat ini tanpa izin!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adegannya dimulai dengan sebuah kalimat dari Prajurit A Koutarou saat sang Puteri Perak dan kelompoknya sedang melarikan diri dari pasukan kudeta. Dan saat sang Puteri Perak mencoba melewati pos pemeriksaan, dia dihentikan oleh Prajurit A yang menganggap sang Puteri mencurigakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya memiliki surat izin dalam tas ini. Silahkan anda periksa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah meloloskan diri tanpa membawa apapun kecuali apa yang dipakainya, sang Puteri Perak tidak mempunyai izin apapun. Dia telah menyiapkan dirinya untuk apa yang selanjutnya akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong tunjukkan...Hm? Berhenti bercanda! Tidak ada surat izin dalam tas ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Tolonglah, biarkanlah saya lewat..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tidak boleh pergi kemana-mana! Kau akan saya ta-- Tunggu, lambang itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, di saat itu Prajurit A memperhatikan lambang keluarga kekaisaran yang terukir di barang bawaan sang Puteri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Jadi begitu rupanya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyadari situasi yang ada, Prajurit A memutuskan untuk membiarkan sang Puteri lewat, meski dia mengetahui apa yang akan terjadi padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf, nona muda, ini salah saya. Anda memang punya surat izin&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, sayalah yang seharusnya minta maaf..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang, bergegaslah, ada orang-orang yang menanti dibelakang anda&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih...banyak...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan adegan itu berakhir dengan sang Puteri Perak melewati pos pemeriksaan dengan selamat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun ada banyak teori tentang apa yang terjadi dengan Prajurit A setelahnya, kisah prajurit yang gagah berani ini masih diceritakan hingga saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou dan Harumi selesai membaca dialog mereka, Koutarou mulai tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahahaha, aku memang nggak bagus ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengucapkan semua dialognya dengan gagap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, semua orang memang seperti itu untuk awalnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dibandingkan  denganku, kamu tadi bagus, senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Intonasi yang diucapkan Harumi mudah didengar, dan dia betul-betul menaruh perasaan di setiap dialog yang diucapkannya. Jadi, Koutarou tidak merasa kalau Harumi sedang kesulitan mendalami perannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau dipikir-pikir lagi...tadi memang terdengar lancar..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aneh, beberapa saat lalu aku belum mengerti perasaan sang Puteri Perak...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi kebingungan dengan semua itu, karena saat dia mulai berlatih lagi, kalimat-kalimat dialog sang Puteri Perak mengalir begitu saja kedalam kepalanya. Meskipun tidak ada yang berubah, dia mulai mengerti apa yang dirasakan oleh sang Puteri Perak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kalau begini, aku mungkin bisa melakukan adegan dengan sang Ksatria Biru lebih baik daripada sebelumnya..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi sempat khawatir tentang dialognya dengan sang Ksatria Biru. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, bisakah kita melakukan adegan lain selagi aku masih bisa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Boleh aja, yang mana?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di bagian akhir drama..em, saat sang Ksatiria Biru akan pergi bertarung sendirian..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, aku tahu, ini dia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi telah menandai halaman adegan itu, tapi Koutarou dengan tergesa-gesa membalik halaman naskahnya untuk menemukan adegan yang dimaksud.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adegan itu berada di akhir cerita, bertempat sedikit lebih jauh dari wilayah Pardomshiha, tapi sang Puteri Perak dan kelompoknya telah dikepung oleh pasukan kudeta. Adegan itulah saat dimana sang Ksatria Biru akan pergi bertarung sendirian untuk melindungi kedua puteri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah berlatih adegan ini beberapa kali, tapi tetap saja masih kurang bagus...jadi aku mau mencobanya lagi saat kamu masih bisa membantuku, Satomi-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ngerti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Koutarou masih kurang tanggap dalam urusan percintaan, dia masih mengerti kalau itu adalah adegan yang penting. Jika adegan setelah ini akan berfokus pada sang Ksatria Biru, adegan ini tentunya akan berfokus pada sang Puteri Perak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisakah kamu melakukan adegan sang Ksatria Biru, Satomi-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sang Ksatria Biru..?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku lakukan saja kayak yang dilakukan Mackenzie pas latihan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai mengingat-ingat gerakan badan Kenji saat latihan; Kenji-lah yang akan memerankan sang Ksatria Biru. Koutarou mengangguk ke arah Harumi setelah mendapat gambaran tentang sang Ksatria Biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke. Ayo kita mulai saja. Latihan itu yang penting jumlahnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, ayo&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua saling mengangguk dan saling berhadapan satu sama lain sambil memegang naskah di tangan mereka, dengan cahaya matahari sore yang kemerahan menyinari Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ah..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi hanya bisa memandangi pemandangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Yang Mulia Alaia, kelihatannya hanya sejauh ini hamba bisa bersama anda&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Layous-sama!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku yakin keadaan waktu itu sama seperti ini...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam adegan itu, sang Ksatria Biru sedang menghadap sang Puteri Perak, sementara matahari sore juga menyinarinya saat itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu, Koutarou bukan mengenakan baju zirah tapi seragamnya, dan dia tidak sedang memegang pedang tapi naskah drama. Tapi, yang dirasakan Harumi saat itu berbeda dari saat dia sedang berlatih sendiri. Berkat itulah dia bisa mengerti sedikit lebih baik lagi tentang perasaan sang Puteri Perak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan sang Puteri jatuh cinta dengan orang ini...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, sang Puteri Perak mulai merasa jatuh cinta terhadap sang Ksatria Biru. Kalau saja bukan karena kudeta yang terjadi, sang Puteri Perak tidak akan pernah bertemu dengan ksatria lokal itu. Pertemuan mereka adalah pertemuan ajaib yang terjadi saat sang Puteri sedang dilanda kesusahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, tolong larilah dengan adik anda. Hamba akan melawan musuh sebanyak yang hamba bisa. Di saat itu, tolong larilah sejauh yang anda bisa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, saya tidak bisa meninggalkanmu sendiri, Layous-sama! Andalah alasan kita bisa pergi sejauh ini!&amp;quot; [[Image:Rokujouma_V4_107.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kalau kupikir lagi, bisa dibilang kalau aku bertemu Koutarou saat aku juga kesusahan..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klub merajut saat itu sudah hampir bubar, karena tidak ada yang berniat bergabung untuk merajut dan satu-satunya yang berniat bergabung ingin berpacaran dengan Harumi. Di saat itulah Koutarou datang menyelamatkan Harumi di saat pria yang ingin bergabung itu sedang mengganggu Harumi. Setelahnya, Koutarou bergabung dengan klub merajut dan bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan merajutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, bagi Harumi, pertemuannya dengan Koutarou bagaikan mujizat ditengah musibah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku dan sang Puteri Perak mungkin tidak jauh berbeda...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mulai berpikir seperti itu, bayangan sang Puteri Perak dengan dirinya, begitu juga dengan bayangan sang Ksatria Biru dan Koutarou mulai bertumpuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berkat para rakyat negara inilah anda bisa pergi hingga sejauh ini. Jika bukan karena mereka, kita tidak akan pernah sampai ke tempat ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu tidak benar, Layous-sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Meskipun dia seorang tuan puteri, dia tidak jauh berbeda denganku. Dia mencintai seseorang dan ingin agar seseorang itu mencintainya juga. Tapi, dia tidak bisa mengatakan itu...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Harumi, bayangan dirinya telah benar-benar bertumpuk dengan milik sang Puteri Perak - seperti Harumi, dia mencintai seseorang, tapi tidak bisa mengatakannya. Sang puteri adalah seseorang yang lembut namun penakut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka semua melakukannya karena mereka mencintai anda, Yang Mulia. Jadi, tolonglah, demi rakyat negara ini, dan demi anda sendiri, tolong larilah, puteri Alaia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu sebentar, Layous-sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu tidak benar, Layous-sama! Sang Puteri Perak tidak runtuh karena ada dirimu disampingnya!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, perasaan Harumi dan sang Puteri pun mulai bergabung. Hanya beberapa saat lalu, Harumi tidak mengerti perasaan sang Puteri, tapi sekarang dia betul-betul tahu betapa menyakitkannya perasaan sang Puteri pada saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Layous-sama, pergi sendirian menuju medan pertempuran itu tidak masuk akal! Kau sudah cukup bertempur! Tolong lupakanlah kami dan larilah menuju tempat manapun yang aman!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Satomi-kun akan pergi...dia akan meninggalkanku sendiri..!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, air mata mulai mengalir membasahi pipi Harumi. Meskipun dia tidak akan bisa membaca naskah dengan air mata yang menghalanginya, Harumi tidak salah mengucapkan dialognya, karena saat ini dia tidak membutuhkan naskahnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi sudah membaca naskahnya dan mengulangi dialognya berkali-kali; dia sudah memahaminya dengan perasaan. Yang kurang dari dirinya saat itu adalah perasaan sang Puteri Perak, dan saat dia sudah mengerti perasaan sang Puteri, Harumi membawakan dialog sang Puteri seakan-akan dialog itu berasal dari dalam dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya ingin engkau hidup!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Harumi tidak bisa membedakan siapa yang ada didepannya, atau perasaan milik siapa yang saat itu sedang meluap-luap dari hatinya; dan terus mengalirkan perasaan itu kepada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu hebat, Sakuraba-senpai...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah latihan mereka selesai, Koutarou masih saja terkejut. Kata-kata Harumi, raut wajahnya yang nampak tidak memiliki harapan, dan air matanya membuat Koutarou terkagum-kagum. Hal itu sudah cukup untuk membuat Koutarou merasa malu hanya dengan membaca dialognya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Terima kasih, Satomi-kun..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi sendiri juga merasa terkejut. Dia saat itu sedang menghapus air matanya sambil merasa keheranan dengan perubahan pada dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku juga heran, tadinya aku tidak mengerti perasaan sang Puteri. Aku bingung kenapa aku bisa tiba-tiba melakukan ini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tidak bisa berkata kepada Koutarou kalau hal itu terjadi karena perasaannya yang bertumpuk dengan perasaan Alaia - hal itu akan sama saja dengan menyatakan cintanya kepada Koutarou. Yang bisa dilakukan Harumi saat itu hanyalah membalas seadanya sambil tersipu malu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba-senpai, mungkin sebenarnya kamu jago akting?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-itu tidak benar, Satomi-kun! A-Aku sebenarnya tidak mau!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi adalah orang yang pemalu dan takut berdiri dihadapan banyak orang. Dia tidak bisa menolak saat si ketua klub drama menawarkannya perna itu. Biasanya, Harumi tidak akan pernah membayangkan dirinya akan berdiri di atas panggung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Nggak usah malu-malu, Sakuraba-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, si ketua klub drama muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ketua-san, kamu disini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou memanggilnya, si ketua terlihat tersenyum puas dan mendekati mereka berdua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Sakuraba-san bilang kalau dia kesulitan mendalami perannya, jadi aku datang buat memeriksa latihannya. Tapi, kelihatannya rasa kuatirku tidak beralaskan apapun. Latihan itu tadi betul-betul hebat. Kelihatan bukan seperti akting sama sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si ketua klub drama terlihat gembira setelah menemukan permata yang belum terasah, saking gembiranya dia memegang kedua tangan Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong lanjutkan seperti itu, Sakuraba-san! Kalau kamu bisa beraktin seperti itu di setiap adegan, drama ini pasti akan sangat populer!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Itu tidak benar, aku masih perlu banyak berlatih...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tersipu malu dan menundukkan wajahnya setelah menerima pujian yang tidak diharapkannya sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah kubilang kan? Sakuraba-senpai memang hebat. Dia memang betul-betul seorang nona&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Satomi-kun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tidak terbiasa dipuji seperti itu, dan menerima pujian karena aktingnya yang baru saja dilakukannya hampir sama seperti memuji perasaannya terhadap Koutarou. Bagi dirinya, hal itu sangat memalukan, dan dia tidak sanggup mengangkat wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, aku bergantung padamu untuk tetap membantu Sakuraba-senpai seperti ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serahkan saja padaku, Satomi Koutarou. Aku akan mengubahnya menjadi tuan puteri yang anggun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...S-Satomi-kun...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan Harumi, tapi Koutarou-lah yang justru membusungkan dadanya dengan penuh percaya diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha keluar dari dapur dengan membawapiring yang berisi potongan timun. Saat ia masuk ke ruangan dalam, dia melihat ke sekelilingnya, dan setelah yakin kalau Ruth tidak ada disitu, dia memanggil Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika, aku masih punya timun sisa sarapan, apakah kau membutuhkannya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku perlu! Itu kesukaannya Hercules-chan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa para penghuni kamar 106 sadari, mereka semua sudah menamain kumbang Herkules itu dengan sebutan Hercules-chan. Yurika mengambil piring yang dipegang Kiriha dan mendekati lemari lalu membukanya; didalamnya terdapat Hercules yang berada di dalam sangkarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemarahan Ruth yang tidak wajar mengenai kumbang tidak kunjung sembuh, jadi mereka menyembunyikannya sejak kemarin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini makananmu, Hercules-chan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Yurika meletakkan timun itu ke dalam sangkar, si kumbang Herkules menggoyangkan badannya yang besar dan mulai bergerak. Karena sudah mengerti kalau ada makanan yang dimasukkan ke dalam sangkar, kumbang itu bergerak ke arah timun dengan pelan tapi pasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang kalau kupikir lagi, apa kamu punya cukup makanan buat Hercules-chan, Yurika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak masalah, Sanae-chan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kamu udah mau kehabisan, aku bisa beli beberapa habis kerja paruh waktu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku udah beli kemarin kok, jadi nggak apa-apa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, ya baguslah kalau begitu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Makasih ya, Satomi-san, Sanae-chan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou, yang memang menyukai kumbang, dan Sanae, yang menyukai semua makhluk hidup, mau sangat kooperatif saat berurusan dengan Hercules.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, Yurika melakukan aktifitasnya dan tidur di kamar bagian dalam sejak Hercules mengambil alih lemari darinya. Tapi, setelah hidup bersama, mereka berdua akhirnya mulai akur, dan tanpa diketahui Yurika, kepribadiannya mulai berkembang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jaketmu, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, makasih, Kiriha-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengenakan jaketnya dengan dibantu Kiriha - karena datangnya musim gugur, cuacanya mulai menjadi lebih dingin saat sore datang tepat saat Koutarou pulang dari kerja paruh waktunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kalian kayak udah nikah aja...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika hanya bisa melihat Kiriha yang membantu Koutarou - dengan tatapan yang terlihat merindukan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hatinya bener-bener udah dijajah! Koutarou bener-bener idiot! Harusnya cuma aku yang dia percaya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti Yurika, Sanae justru merasa kesal, karena tidak bisa menerima kalau Koutarou dan Kiriha terlihat akur. Namun, sebenarnya Sanae lebih merasa kuatir dibandingkan iri, karena dia sudah percaya sepenuhnya kepada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau aku nggak berbuat sesuatu, Koutarou bakal direbut Kiriha atau Theia dengan cara yang konyol!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae-chan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyemangati dirinya sendiri, Sanae meninggalkan Yurika dan pergi menuju stop kontak yang ada di dinding, lalu meggunakan poltergeist untuk membuat HP milik Koutarou melayang ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou! HPmu ketinggalan nih!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae lalu bergantung di punggung Koutarou seperti biasanya, dan meskipun tadinya dia sempat kesal, sekarang Sanae kembali tersenyum ceria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, makasih, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yap!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengambil HPnya yang melayang didepannya dan meletakkannya ke dalam saku jaketnya. Setelah berterimakasih kepada Sanae, Koutarou melihat senyumnya yang ceria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Puji aku lebih lagi, dasar sialan!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Koutarou, itulah arti senyuman yang dia lihat, jadi dia meletakkan tangannya di atas kepala Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hehehe&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hebat, hebat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou mengelus kepala Sanae, senyuman Sanae semakin melebar dan dia mengencangkan pelukannya di sekitar leher Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Sanae-chan selalu aja ngomong soal menang kalah...tapi aslinya dia mau bergantung sama Koutarou...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah yang terlihat bagi Yurika yang saat itu melihat Koutarou dan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mencapai kaki bukit dimana SMA Kitsushouharukaze dibangun, terlihat banyak pelajar yang sedang berjalan ke arah sekolah, meskipun hari itu adalah hari Minggu. Alasannya adalah karena ada banyak kegiatan klub yang dijalankan bahkan pada hari Minggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat pagi, Satomi-kun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, bocah kelas satu, setelah kerjaanmu selesai, mampir kesini ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diantara mereka adalah beberapa anggota klub drama. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyapa Koutarou, mereka langsung bergegas menaiki tanjakan menuju sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat pagi! Aku nanti mampir pas pulang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para anggota klub drama itu tidak berbalik menoleh setelah mendengar jawaban Koutarou, tapi justru semakin bergegas menaiki tanjakan dan menghilang dibalik tikungan. Melihat itu, Koutarou dan Sanae mulai tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kayaknya mereka telat datang rapat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kayaknya tuh. Tulip sama Ruth-san kan tadi berangkat pagi banget&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dan Ruth sudah lama tidak berada di kamar 106 semenjak mereka membuat rencana dengan klub drama. Koutarou dan yang lainnya akan bergabung dengan mereka berdua setelah menyelesaikan urusan mereka. Tapi, Theia, yang menulis naskah untuk drama, menjadi sangat bersemangat dan berpartisipasi secara penuh. Tentu saja, Ruth dengan setia mengikutinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kayaknya bakal kena marah Theia tuh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pasti lah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan pelan menaiki tanjakan itu, mengarah menuju kerja paruh waktunya di sebuah penggalian arkeologi. Tapi, tidak seperti anggota klub drama, dia tidak sedang terburu-buru karena dia masih punya banyak waktu sebelum pekerjaannya dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi makin dingin nih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena festival budayanya juga udah dekat, artinya November juga makin dekat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Festival budaya SMA Kitsushouharukaze akan diadakan tanggal 2 dan 3 November, dan karena saat itu sudah masuk pertengahan Oktober, pagi itu sudah menjadi lebih dingin dari biasanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm? Kalau kupikir lagi, Sanae, kamu bisa merasa kedinginan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae, yang tadi sempat menyebutkan masalah suhu, membuat Koutarou bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak sih, tapi aku bisa ngerasain lewat kamu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, gitu toh caranya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama saat seperti mereka makan, saat Sanae sedang bergantung di punggung Koutarou, dia bisa merasakan panas dan dingin. Dan karena saat ini Sanae sedang bergantung pada Koutarou, dia bisa merasakan perubahan musim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lagipula, belakangan ini kamu baik banget, Koutarou, jadi aku tahu gimana perasaanmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maksudnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebelumnya, kalau aku bergantung kayak gini, aku nggak bisa ngerasain atmosfirnya. Tapi, belakangan ini aku juga bisa ngerasain itu. Mungkin karena kamu udah lebih percaya sama aku sekarang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou pun juga merasa seperti itu, semenjak hari libur di musim panas itu; dia sudah berhenti menganggap Sanae sebagai pengganggu. Saat ini, dia menganggap Sanae sebagai teman, atau mungkin adik perempuannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Bukannya gara-gara kamu ngerasuki aku lebih sering, ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou belum cukup dewasa untuk mengakui hal itu. Karena merasa malu sudah ditebak oleh Sanae, Koutarou menyembunyikan perasaannya secara buru-buru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa sih kamu nggak bisa jujur bilang &#039;Aku cinta kamu, Sanae-chan!&#039; &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gueh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena marah, Sanae mulai mencekik Koutarou. Ditambah dia sudah melingkarkan tangannya di sekitar leher Koutarou sedari tadi, Koutarou tentu saja tidak bisa mencegah hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kamu sayang, kan tinggal bilang aja! Bisikin &#039;Aku cinta kamu&#039; yang manis dong! Peluk aku dengan sayang!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Sakit nih...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae sudah mendekati level pegulat profesional dan Koutarou hampir saja kehilangan kesadarannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, tepat sebelum Koutarou jatuh pingsan, Sanae melonggarkan cekikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh, Haaaaah, haaaaah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou akhirnya bisa bernafas lagi dan dia langsung mencari nafas dengan terburu-buru. Setelah melakukannya beberapa kali, Sanae berbisik ke telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, mereka lagi main baseball disana tuh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah bisa bernafas dengan normal, Koutarou menengadah dan mendengar suara yang familiar baginya - suara bat yang mengenai bola. Selain itu, dia bisa mendengar suara orang yang bersorak-sorak dan orang yang berlarian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang Sanae katakan, ada orang-orang yang sedang bermain baseball.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Klub baseball lagi ikut turnamen besar sekarang, jadi kapanpun mereka lagi nggak ada pertandingan, mereka pasti latihan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai mendaki tanjakan itu lagi selagi menggendong Sanae di pundaknya yang akhirnya sudah tenang kembali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berjalan sebentar, barisan pepohonan berganti dengan tembok batu dan pagar. Di sisi lain pagar itu adalah lahan SMA Harukaze, dan didalamnya terdapat murid-murid berseragam baseball yang sibuk berlari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memang beneran klub baseball&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini memang waktunya mereka buat tampil...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melihat ke arah klub baseball yang sedang berlatih selagi dia terus berjalan. Langkahnya melambat, karena keinginannya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Baseball ya...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak merasa bermasalah dengan klub merajut - kegiatannya menyenangkan dan dia bisa berteman baik dengan Harumi. Tapi, Koutarou masih menyukai baseball karena dia sudah bermain hingga SMP dan dia suka berlatih. Itulah kenapa dia masih merasa menyesal tidak bergabung dengan klub baseball.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melewati sebgaian lapangan sekolah dan meninggalkan klub baseball yang masih berlatih, Sanae berbisik kepada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berbalik ke arah Sanae, karena dia tidak tertarik dengan pemandangan klub sepak bola yang sedang berlatih di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo kita lakukan. Baseball, maksudnya. Mungkin kamu mulai jadi bawahan dulu, tapi bagus kan, kalau kamu bisa ngelakuin apa yang kamu mau!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Sanae membuat Koutarou terkejut, tapi Sanae terus melanjutkan bicaranya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bakal bantuin kerjaan rumah dan yang lainnya, jadi aku yakin kamu pasti bisa main baseball!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Makasih, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Sanae yang baik itu membuat Koutarou sangat bahagia dan dia mengelus kepala Sanae sebagai balasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, nggak apa-apa kok. Aku nggak akan main baseball. Kamu nggak usah kuatir&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou justru menggelengkan kepalanya sembari terus mengelus kepala Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa!? Kamu suka baseball kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau gitu, ya main aja!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Main baseball tuh butuh duit. Begitu juga, keadaan sekarang ini nggak mungkin kalau aku main baseball sama kerja paruh waktu. Kamu nggak bisa ngelakuin itu dengan iramamu sendiri, secara itu olahraga tim&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, makasih ya, Sanae. Makasih udah mau bilang begitu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou terus mengelus kepala Sanae sambil terus tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, raut wajah Sanae masih terlihat murung, dan dia menggigit bibirnya karena sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kalau aja aku bukan hantu...aku bisa kerja atau semacamnya...lalu...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah pertama kalinya dia menyesali dirinya yang seorang hantu sejak dia bertemu Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tiba-tiba berhenti dan menunjuk sesuatu didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukannya itu Tulip?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Sanae melihat ke arah yang ditunjuk Koutarou, dia bisa melihat seikal rambut keemasan. Kelihatannya Tulip terjatuh di depan gerbang sekolah. Anehnya, ada tas besar yang menutupi badannya. Karena itulah yang nampak dari badannya hanyalah kepalanya saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia lagi ngapain...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Siapa yang tahu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae betul-betul lupa tentang perasaannya yang kebingungan setelah melihat Theia dalam keadaan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey Tulip, kamu ngapain disitu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou memanggil Theia dan mulai berlari ke arahnya. Dan karena Sanae masih bergantung padanya, dia juga ikut terseret.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menolehkan kepalanya begitu mendengar suara Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ini permainan baru?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tentu saja bukan! Cepat tolong aku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kelihatannya dia baik-baik aja...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou bisa mengetahui kalau Theia baik-baik saja setelah mendengar nada bicaranya dan memperlambat larinya karena dia sempat kuatir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kura-kura?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tulip, kamu ngapain aja, bisa sampai kayak gitu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Sanae mendekati Theia dan memandangnya - Theia terjatuh tengkurap dengan tas besar di punggungnya, dan tas itu menutupi badan Theia yang kecil. Yang nampak keluar dari bawah tas itu hanya kepala, tangan dan kakinya, itulah kenapa dia menjadi mirip dengan kura-kura.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu tidak penting, cepat keluarkan aku!!&amp;quot;[[Image:Rokujouma_V4_125.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak mau. Aku bantuin setelah kamu cerita kejadian lucu apa yang terjadi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu Koutarou sedang tertarik dengan keadaan Theia dan hanya bisa memandangnya dengan penuh ketertarikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku menolak! Memangnya seorang tuan puteri dari Forthorthe akan mengatakan hal memalukan yang terjadi pada dirinya begitu saja!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, Theia tidak langsung menjawabnya. Wajahnya memerah dan dia memalingkan wajahnya dari Koutarou. Melihat hal itu, Koutarou berbalik dari hadapan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalo gitu, tungguin orang lain lewat aja ya, Tulip&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, tunggu!! Lebih baik aku mengatakannya padamu tentang keadaanku yang memalukan ini dibandingkan orang lain!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu dong dari tadi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Theia dengan paniknya memohon kepada Koutarou, Koutarou berbalik sambil tersenyum jahil dan berjongkok dihadapan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau ternyata kamu tolongin juga, kenapa nggak dari tadi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu nggak mau tahu, kenapa Tulip bisa kayak gini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iya juga sih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, apa yang terjadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou kembali tersenyum jahil dan bertanya kepada Theia. Melihat itu, Theia memalingkan wajahnya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sedang membantu memindahkan beberapa barang untuk set panggung....Karena ada banyak pakaian di dalamnya, aku pikir aku bisa membawanya, tapi ternyata aku jatuh! Itu saja!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menjelaskan apa yang dialaminya dengan suara pelan, tapi perlahan suaranya mengeras dan akhirnya dia berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tertawalah! Aku tahu kau ingin--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, sebelum Theia menyelesaikan kalimatnya, dia berbalik dan tidak bisa melihat Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-Huh? Primitif...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mulai mencari Koutarou di sekelilingnya, dan menemukannya telah berada dibelakangnya sedang memegang tas besar yang  dipikulnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae, bantuin ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, dorong disini kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yup&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;P-Primitif...? A-Apa yang kau...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tidak bisa mengerti apa yang Koutarou sedang lakukan dan hanya bisa memandanginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot; &#039;Apa yang aku lakukan?&#039; Jelas menolongmu lah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou membalasnya dengan heran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Bukan, aku mengerti itu, tapi, bukannya kau ingin menertawakanku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah alasan kenapa Theia kebingungan - sudah sewajarnya jika Koutarou menertawakannya setelah mendengar apa yang terjadi. Tapi, dia tidak tertawa sama sekali, tapi justru mencoba memindahkan tas besar itu dengan raut wajah serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tadinya sih gitu, tapi setelah mendengar ceritamu, aku berubah pikiran&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menghela nafas karena menyesal tentang apa yang direncanakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pikir kamu mau ngelakuin sesuatu yang aneh lagi, tapi ternyata kamu lagi ngebantu mereka. Itu bukan alasan buat ketawa, ya kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berkata seperti itu, Koutarou menggaruk kepalanya sambil tersipu malu dan berbalik dari hadapan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, eh...Iya..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tidak mempermasalahkan itu, tapi memikirkan apa yang baru saja Koutarou katakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Si primitif tidak menertawakan kegagalanku...?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia sempat yakin kalau Koutarou akan menertawakannya, dan dia kebingungan dengan reaksi Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae, ayo mulai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, ayo&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dorong!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ei!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Theia masih kebingungan, Koutarou dan Sanae bekerjasama untuk mengangkat tas itu dari punggungnya. Setelah bebas, Theia akhirnya bisa berdiri. Tapi, dia tidak melakukan itu, malahan terbaring telungkup di atas aspal dengan tatapan kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah tangan terjulur kehadapan Theia. Theia melirik ke arah tangan itu dan menengadahkan kepalanya dan melihat Koutarou yang tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Theia masih memandangi Koutarou dengan tatapan kosong, Koutarou tersenyum dan mulai bicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Apakah anda terluka, Yang Mulia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang diucapkannya barusan adalah dialog Ksatria Biru dari naskah drama Theia. Setelah berlatih bersama Harumi beberapa kali, Koutarou mengingat sebagian besar dialog Ksatria Biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah...Iya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar kalimat dari Ksatria Biru, Theia tidak bisa memalingkan wajahnya dari hadapan Koutarou - dia terus memandangi wajah Koutarou dan dengan gugup memegang tangannya.&lt;br /&gt;
Saat Theia melakukan itu, Koutarou menariknya bangkit dan kembali berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong maafkan kekasaran hamba, Yang Mulia Theiamillis&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;....Tinggal minta maaf beneran aja bisa, kan....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae hanya bisa heran melihat Koutarou dan menghela nafas yang dibuat-buat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Idiot, ya kali aku bisa ngelakuin hal memalukan kayak gitu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu emang nggak bisa jujur ya? Ampun deh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou ingin meminta maaf kepada Theia, tapi karena terlalu malu untuk mengucapkannya dengan kalimatnya sendiri, dia meminjam kalimat milik sang Ksatria Biru. Itulah satu-satunya cara menyembunyikan rasa malunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, cara itu justru menghasilkan sesuatu yang tidak terduga - kata-kata Koutarou barusan memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Ksatria Biru-sama...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm? Kamu kenapa, Tulip? Wajahmu aneh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia masih memandangi wajah Koutarou, dan karena merasa itu aneh, Koutarou balas memandangnya kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Ah! A-Aku baik-baik saja, K-Ksatria--maksudku, a-aku baik-baik saja, p-primitif!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lagakmu aneh. Kepalamu kebentur ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou curiga kalau Thiea mungkin terluka karena dia bertingkah aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Aku baik-baik saja, aku betul-betul baik-baik saja!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia justru berbalik dari hadapan Koutarou untuk menyembunyikan yang menjadi merah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beneran? Jangan maksa, tadi kamu manggul benda berat looh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah kukatakan, aku baik-baik saja!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia berbalik berteriak dengan punggungnya tetap menghadap Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tenanglah, Theiamillis. Dia bukanlah Ksatria Biru-sama, dia Koutarou...maksudku, si primitif! Kenapa kau begitu goyah! Semua baik-baik saja. Baik-baik saja!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, teriakan itu kelihatannya justru mengarah kepada dirinya sendiri, bukan kepada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_4_ Bab_2|Bab 2]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_4_Bab_4|Bab 4]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_(Indonesia):Jilid_5&amp;diff=505273</id>
		<title>Rokujouma (Indonesia):Jilid 5</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_(Indonesia):Jilid_5&amp;diff=505273"/>
		<updated>2016-10-27T13:06:24Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Ilustrasi|Ilustrasi}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 1|Rencana Besar Yurika}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 2|Musuh Yurika Muncul!}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 3|Salah Paham dan Disalahpahami}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 4|Yurika vs Maki}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 5|Keceriaan dan Kebahagiaan}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 6|Pertarungan dan Sihir}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 7|Gadis Penyihir ☆ Rainbow Yurika}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Kata Penutup|Kata Penutup}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma (Indonesia):Jilid 4|Jilid 4]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_4_Bab_2&amp;diff=505272</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 2</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_4_Bab_2&amp;diff=505272"/>
		<updated>2016-10-27T13:03:30Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Matsudaira Kenji sedang Kesulitan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kamis, 10 September&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matsudaira Kenji sedang kesulitan. Dan itu bukan karena sahabatnya yang kurang cerdas. Dia kuatir akan festival budaya yang akan diadakan 2 bulan dari sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, aku rasa aku taruh sekitar sini aja...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Drama klub yang diikutinya mempunyai tradisi untuk mengadakan drama saat festival budaya berlangsung.  Tentunya, mereka akan melakukan hal yang sama tahun ini, tapi mereka belum menentukan apa yang akan dipentaskan. Itu karena sang manajer panggung belum menemukan skenario yang mereka suka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau aja si ketua mau kasih keringanan sedikit..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si ketua klub adalah orang yang menjadi manajer panggung. Tapi, ketua klub saat itu dan si manajer panggung kurang puas dengan cerita-cerita setingkat murid SMA. Itulah kenapa si ketua sudah menolak semua skenario yang sudah ada, dan itulah kenapa sekarang klub drama sedang menyebarkan poster untuk meminta bantuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena keberadaannya yang berada di bagian bawah kepengurusan, Kenji menggunakan waktu istirahat makannya untuk menempelkan poster di sekeliling sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memangnya ada orang yang bisa nulis cerita bagus di sekolah ini? Kalaupun ada..memangnya mereka mau daftar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kenji dengan lesu menempel poster, sesosok orang yang dikenalnya lewat didekatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh? Kamu ngapain, Mackenzie?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang itu tidak lain adalah Koutarou, yang sedang memegang roti dan jus di tangannya. Dia baru saja kembali dari membeli makan siangnya di kantin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku lagi begini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ini? &#039;Dicari skenario&#039;?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yep. Klub drama masih nggak bisa memilih mereka mau mementaskan apa. Jadi, mereka mencoba mencari skenario dari luar klub&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu...Tapi, kalau kamu lagi bermasalah, tinggal bilang aja, Mackenzie. Nggak usah malu-malu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak mungkin kamu bisa menolong. Memangnya kamu kenal seseorang yang jago nulis skenario?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji sudah menyingkirkan Koutarou dari daftar kemungkinan yang ada, dengan segera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu baru saja mengatakan sesuatu yang nggak seharusnya, Mackenzie-kun. Tahun-tahun sebelumnya memang iya, tapi tahun ini beda. Kamu pikir kamu bisa lolos setelah bilang begitu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisa dong. Memang disebelah mananya dirimu aku bisa menemukan sesuatu seperti &#039;penulis&#039;?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, Kenji tidak bisa mempercayai Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau bodoh, Mackenzie. Tahun ini, aku mempunyai rekan yang luar biasa hebat bernama Sakuraba Harumi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Benar juga! Ada Sakuraba-senpai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat saat nama Sakuraba Harumi disebut, raut wajah Kenji berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji tahu kalau Harumi suka membaca buku. Kalau dia bertanya kepada Harumi, mungkin dia bisa mendapat naskah yang bagus. Meskipun tadinya dia meledek Koutarou, ada ide bagus yang muncul dari itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nanti aku tanya kalau dia punya ide&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong ya! Saat ini kita perlu meningkatkan kemungkinan mendapatkan naskah yang sebagus mungkin&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Tetep aja, kamu jahat loh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perubahan sikap Kenji yang begitu cepat, itulah yang membuat Koutaoru heran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, nggak usah dipikirin. Salahmu sendiri kamu bertingkah kayak biasanya. Aku bergantung padamu, Kou!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Kenji yang hanya menertawakan komplainnya, Koutaoru mulai merasa jengkel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, ya, baiklah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sialan kau Mackenzie, awas ya...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengangguk kepada Kenji sambil merencanakan sesuatu di dalam pikirannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada malam harinya, Koutarou berbicara kepada para penghuni kamar 106 setelah selesai menikmati makan malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semuanya, bolehkah aku, Satomi Koutarou, meminta sedikit waktu kalian?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou, yang berbicara dengan nada formal, membuat semuanya terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa ada yang salah, primitif!? Apakah kau memakan sesuatu yang aneh!? Haruskah kita membawamu ke peralatan medis di kapal Ksatria Biru?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, itu berlebihan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-san, kamu nggak boleh makan makanan yang kamu pungut dari tanah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karama, Korama, ambilkan obat perut&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengerti Ho~!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, tolong tunggu sebentar Ho~!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya yang tidak merasa kalau itu aneh adalah Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan begitu, semuanya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae menghela nafas dan mulai menjelaskan menggantikan Koutarou. Karena dia selalu berada disebelahnya, dia mendengar seluruh percakapan Koutarou dan Kenji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begini, temannya Koutarou, si Kacamata-kun...Mackenzie ya? Yah, klub drama yang diikutinya lagi mencari naskah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, jadi itu sebabnya Satomi-san jadi dramatis&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar, semuanya! Aku, Satomi Koutarou, ingin menolong teman baikku, Matsudaira Kenji, disaat dia membutuhkannya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melanjutkan bicaranya dengan nada yang terlewat dramatis dan gerakan badan yang berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, Sanae, apa yang ingin disampaikan oleh aktor murahan ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha bisa mengetahui kalau Koutarou sebenarnya mengincar hal lain. Sanae melemaskan pundaknya dan hanya tersenyum pahit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia kesal gara-gara dibilang dia dan akting nggak akan bisa nyambung dan kalau dia itu nggak guna&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, akhirnya aku mengerti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha mengangguk dan menyeruput sedikit tehnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, semuanya! Tolong pinjamkan kekuatan kalian kepadaku, Satomi Koutarou! Mari kita selamatkan klub drama dari krisis yang mereka hadapi bersama-sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia benar-benar idiot....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-san memang benar-benar keras kepala, ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, apa yang kau inginkan dari kami, Koutarou?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ingin kalian menulis sebuah naskah bersama denganku! Kalau kita menulis satu naskah per orang, kemungkinan salah satu dari kita terpilih akan meningkat secara drastis!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou membujuk mereka dengan suara yang terdengar gagah dan membentangkan poster yang didapatnya dari Kenji di atas meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Naskah dibatasi satu per orang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan batas waktunya adalah akhir bulan ini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menyelesaikan skenario di akhir bulan ini mungkin akan cukup susah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu nggak mungkin buatku~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa? Bukannya fantasi adalah spesialisasimu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan! Lagian, waktunya nggak cukup!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, tidak seperti yang Koutarou harapkan, tidak ada yang tertarik. Batas waktunya cukup singkat, dan peralatan yang tidak mereka kenal menghalangi usaha mereka. Tentu saja, Koutarou tidak berharap kalau para penghuni kamar 106 akan setuju begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah menyiapkan hadiah yang setimpal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja, aku mengerti situasi yang dihadapi semuanya. Itulah kenapa aku tidak akan meminta bantuan kalian tanpa memberi imbalan apapun. Pertama-tama, kalau kalian memutuskan untuk berpartisipasi, kalian akan menerima 5 poin tatami milikku. Dan bukan itu saja, jika naskah kalian terpilih, aku akan menghadiahi kalian dengan tambahan 20 poin&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mau! Aku mau ikutan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika langsung menerima tawaran itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya dengan berpartisipasi akan memberikannya 5 poin, dan memenangkan kontes itu akan memberikannya tambahan 20 poin. Ini bisa menjadi kesempatan yang dicari Yurika untuk membalikkan keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dalam keadaan terburuk, kau akan kehilangan 20 poin jika kami berempat akan berpartisipasi, dan tambahan 20 poin jika salah satu dari kami menang. Kau bisa kehilangan 40 poin secara langsung. Itu taruhan yang cukup besar, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha menurunkan cangkir tehnya dan tersenyum. Sulit untuk ditebak apakah dia tersenyum karena keheranan, ataukah karena dia sedang senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku hanya perlu menjadi pemenangnya, dan hanya kehilangan 20 poin saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau benar-benar idiot...Apakah memang sepadan menggunakan poin sebanyak itu hanya untuk sesuatu seperti itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibandingkan dengan Kiriha, raut wajah Theia lebih mudah dibaca. Dia kelihatan keheranan dan menghela nafas panjang. Tapi, bahkan dia sendiri pun tidak menyadari kekuatirannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tuan Puteri Theiamillis, ada beberapa hal dimana seorang pria tidak bisa mundur begitu saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia terdiam sesaat karena Koutarou yang menyebut namanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;T-Tuan Puteri Theiamillis...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah pertama kalinya Theia mendengar Koutarou memanggilnya Theiamillis. Bukannya dia tidak menyukainya, tapi ada sesuatu yang berbeda dengan itu. Theia merasa bingung dengan perasaannya saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou ingin pamer ke Kacamata-kun menggunakan jaringannya sendiri, daripada menggunakan Sakuraba Harumi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Raut wajah Theia berubah ketika nama Harumi disebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba Harumi...Begitu, jadi kalau kita tidak melakukannya..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dirinya yang sempat ragu-ragu langsung dipenuhi tekad yang kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, tolonglah, semuanya, pinjamkanlah kekuatan kalian kepada Satomi Koutarou ini! Dengan bantuan semuanya, kita bisa melancarkan serangan yang mematikan kepada musuh kita, Mackenzie!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, Koutarou lebih terdengar seperti politisi dibandingkan seorang aktor. Dan tentu saja, Yurika adalah orang pertama yang menjawab panggilan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mau! Aku mau bantu! Aku bakal dapet 25 poin kalau kepilih! 25! Kalaupun enggak, tetep dapet 5! Aku bakal melakukan apapun kalau bisa dapet poin lagi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kasus Yurika, poin adalah segalanya. Jika semuanya berjalan lancar, dia akan mendapat 25 poin, dan seburuk-buruknya dia masih akan mendapat lima. Itu saja sudah cukup bagi Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berencana mendapatkan cukup poin untuk merencanakan serangan balasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Baiklah, primitif. Aku berhutang padamu karena kau sudah bekerja padaku selama beberapa hari belakangan ini. Sudah sewajarnya kalau aku akan membantumu. Aku tidak ingin kau berpikir kalau Forthorthe akan melupakan hutangnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia pun setuju. Tapi, alasannya berbeda dengan Yurika. Poin bukanlah masalah baginya. Seperti halnya Koutarou sudah bekerja di kapal Ksatria Biru, pertukaran poin antara Koutarou dan Theia tidak berarti apa-apa baginya. Namun, adalah sesuatu yang tidak bisa dimaafkan bagi Theia jika hambanya sendiri sampai lari ke Harumi untuk meminta bantuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Si primitif adalah hambaku. Tidak akan kubiarkan Sakuraba Harumi bertindak sesukanya!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang mendorong Theia saat ini bukanlah hubungan antara tuan dan hambanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berenang dengan memakai baju renang yang dibelikan Koutarou di pantai, berlari bersama di festival olahraga dan bermain bersama di kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari-hari luar biasa yang dihabiskannya dengan Koutarou - hal itulah yang diinginkan Theia. Sayangnya, dia belum menyadari hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm, jadi Yurika dan Theia ikutan ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, apakah kau akan berpartisipasi juga, Sanae?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yep. Aku dan Koutarou lagi mengadakan gencatan senjata, jadi itu bisa jadi pilihan terbaik. Lagian, aku juga mau bantuin Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mengangguk dan tersenyum cerah sembari bermain-main dengan jimat yang menggantung di lehernya. Tidak seperti Theia, dia lebih jujur dengan perasaannya sendiri. Dia mengikuti perasaannya dan berencana membantu Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, aku tidak bisa tidak ikut berpartisipasi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, Kiriha adalah orang terakhir yang setuju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha, kamu ikutan juga?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tersenyum sambil meletakkan cangkirnya ke atas meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau aku tidak berpartisipasi, Theia-dono secara otomatis akan mendapat tempat pertama. Aku tidak cukup baik untuk membiarkan hal itu terjadi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Kiriha adalah pemimpin dalam hal jumlah poin tatami. Namun, karena ada perbedaan sejumlah tiga poin antara dirinya dengan Theia, jika ia tidak berpartisipasi dia akan kehilangan posisinya sebagai pemimpin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pilihan yang  bijak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, sejujurnya, berpartisipasi dalam hal ini kedengarannya menyenangkan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu mungkin benar bagimu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti biasanya, Kiriha terlihat menikmati situasi ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku berterima kasih atas bantuan kalian. Aku benar-benar senang kalian memberikan aku, Satomi Koutarou, sebuah kesempatan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou sedang bersemangat setelah semua penjajah memutuskan untuk berpartisipasi. Biasanya, dia tegas dengan mereka, tapi kali ini dia memberikan senyuman yang hangat untuk mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kukuku, tunggu saja, Mackenzie, akan kubalas kau!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menunjukkan seringainya saat dia menyebut nama Kenji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berarti, musim gugur ini menjadi kompetisi literatur&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth telah menyaksikan bagaimana situasi itu berkembang. Karena dia tidak suka bertarung, dia sangat senang saat semuanya bekerja meraih tujuan yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, berjuang keraslah, semuanya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth tersenyum saat dia menuang teh ke cangkir-cangkir yang kosong di atas meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat jam sudah menunjukkan pukul 9 malam, semua penjajah sudah kembali ke markas mereka masing-masing. Biasanya mereka akan berdiam di kamar 106 sedikit lebih lama lagi, tapi dari saat itu mereka akan mulai menulis naskah mereka mulai jam 9. Karena itulah, yang ada di kamar 106 tinggal Koutarou, Sanae, dan Yurika. Karena Yurika sudah masuk ke dalam lemari, hanya Koutarou dan Sanae yang masih ada di kamar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu mau nulis apa, Koutarou?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lagi kupikir nih. Kayaknya sih tentang klub yang penuh semangat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou sudah menyilangkan tangannya selama beberapa saat sambil memikirkan tentang apa yang akan ditulisnya. Dia masih belum punya ide yang bagus. Karena itulah, kertas didepannya masih berwarna putih bersih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm, memang kamu banget ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, kamu mau nulis apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou bertanya kepada Sanae untuk beristirahat sebentar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku? Aku mau nulis cerita papa mamaku yang kawin lari dan gimana itu bisa kejadian&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae sudah tahu apa yang akan ditulisnya. Dan tidak seperti Koutarou, wajahnya terlihat senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmmm, non fiksi ya...Eh tunggu, ortumu kawin lari!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yep&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae dengan santainya menyebutkan sesuatu yang sangat mengejutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebenarnya, mamaku adalah anak tunggal keluarga yang kaya banget, dan sebelum dia jadi alat dalam politik, dia kabur sama papa, teman kecilnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu..Jadi itu kenapa kamu begitu terobsesi sama kamar ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yap. Mama papa pasti bingung kalau aku nggak ada disini pas mereka balik&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah pertama kalinya Sanae menjelaskan situasinya kepada Koutarou. Alasan dia mau membicarakan itu kepada Koutarou adalah karena jimat yang menggantung di lehernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jadi Sanae punya keadaan kayak begitu..Kalau begitu, mungkin aku bisa membiarkannya tinggal selama yang dia mau..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menerima kata-kata Sanae sebagai kebenaran, meskipun setengah tahun lalu dia tidak mau mendengar Sanae. Alasan untuk itu sama seperti Sanae - seperti yang Harumi katakan saat libur musim panas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, kalau kamu masih belum dapet ide, boleh aku mulai nulis duluan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm? Maksudnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae adalah hantu, tapi dia punya kekuatan untuk menggerakkan pena. Itulah kenapa Koutarou tidak mengerti kenapa Sanae meminta izin kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bisa gerakkin pena kayak gini, tapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae membuat pena itu melayang ke udara. Pena itu melayang di depan Koutarou dan mulai berputar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Poltergeist ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yap. Tapi susah buat bikin gerakan yang sulit kayak gini. Tulisannya bakal jelek dan bikin aku cepet capek&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae menghentikan pergerakan pena itu untuk sementara dan mulai menulis di udara. Gerakan pena yang dihasilkannya terlihat kikuk. Seperti yang dikatakan Sanae, kemampuannya masih terlalu kasar. Itu sudah sewajarnya, karena biasanya hantu selalu membuat kekacauan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, aku pikir bakal lebih gampang kalau aku merasuki kamu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, begitu, kayaknya pernah denger deh. Penulis bayangan&amp;lt;ref&amp;gt;https://id.wikipedia.org/wiki/Penulis_bayangan&amp;lt;/ref&amp;gt;, ya kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yap. Aku juga pikir sesuatu kayak itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae sedang membicarakan &#039;&#039;automatic writing&#039;&#039;, yang juga dikenal sebagai &#039;&#039;psychography&#039;&#039;&amp;lt;ref&amp;gt;https://en.wikipedia.org/wiki/Automatic_writing&amp;lt;/ref&amp;gt;, bukan penulis bayangan. Tapi, hanya ada Koutarou dan Sanae di kamar 106 saat itu, jadi tidak ada orang yang bisa membetulkan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, boleh aja sih, kalau cuma itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beneran? Kalau gitu, habis aku udahan, aku pijat pundakmu yang kaku ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, janji ya, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yap!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae melompat ke punggung Koutarou dengan riangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hehehe&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae melingkarkan tangannya disekitar leher Koutarou dan meletakkan kepalanya di pundak kanan Koutarou. Raut wajahnya terlihat lebih cerah dibanding sebelumnya. Koutarou menjadi ragu kalau ini sudah cukup menyenangkan bagi Sanae, atau kesenangannya justru akan datang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;W-Wow, tanganku gerak sendiri!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Inilah kekuatan penulis bayangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak melakukan apapun, tapi tangannya mulai bergerak. Tangan kanannya mengambil pena yang tergeletak di meja teh dan mulai menulis di atas kertas didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Rasanya aneh juga tangan kananmu gerak sendiri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufu, keren kan?&amp;quot; [[Image:Rokujouma_V4_069.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Huruf-huruf mulai mengisi kertas sementara Koutarou masih kebingungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Keren sih, tapi huruf-hurufnya lebih bagus daripada biasanya, jadi agak aneh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau gitu, gimana kalau kamu ingat cara tanganmu gerak sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Boleh juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou mengangguk, tangan kanannya berhenti bergerak, dan Sanae hanya melihat ke arah Koutarou tanpa melakukan apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apa?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kebingungan, Koutarou melihat ke kertas dihadapannya, yang sudah mempunyai sebuah kalimat di atasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ngerti kok, ampun deh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah membacanya, Koutarou menghela pendek dan meletakkan tangan kirinya ke atas kepala Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus banget&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mulai mengelus kepala Sanae dengan tangan kirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ehehehe~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalimat yang tertulis sangat sederhana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Puji aku lebih lagi, dasar sialan!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Sanae sedang merasuki Koutarou, dia tidak yakin apakah dia sedang mengelusnya, atau Sanae sedang mengelus dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, nggak apa-apa loh kalau kamu lebih halus lagi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, di saat itu Koutarou sudah tidak peduli lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat di saat itu pintu geser dibelakang Koutarou terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Satomi-san!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutaoru dan Sanae berbalik, mereka melihat Yurika melompat keluar dari dalam lemari. Untuk suatu hal, air mata menghiasi wajahnya dan di tangannya terdapat sangkar serangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fueeeeeeh! Tolong aku, Satomi-san!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat dia mendarat di lantai, dia langsung menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Ada apa, Yurika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kamu nangis?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah saling melihat, Sanae dan Koutarou menanyakan Yurika apa yang salah. Saat mereka melakukannya, Yurika merangkak mendekati Koutarou sambil memeluk sangkar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Sebenernya, aku mau tidur, tapi Hercules-chan nggak mau berhenti berisik!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa yang peduli!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kamu bener-bener kuatir sama hal-hal yang nggak penting ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou marah terhadap Yurika  sementara Sanae keheranan karena mereka berdua sempat yakin bahwa hal yang dihadapi Yurika saat itu serius. Tapi, Yurika masih terus memohon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Ini penting! Kalau Hercules-chan bergerak sedikit aja, suara gerakannya sama kayak suara kecoa yang masuk ke lemari!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Koutarou dan Sanae tidak peduli, itu adalah hal yang penting bagi Yurika. Dia tidak bisa tidur karena suara yang dibuat Hercules semenjak insiden yang mengerikan dengan seekor kecoa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku takut tidur sama Hercules-chan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau gitu, taruh aja kotaknya diluar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi kalau sampai ketemu sama Ruth-san, selesai sudah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kayaknya dia bakal hancur sama Koutarou pas lagi tidur sebelum ketemu sama Ruth&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae, aku udah izinin kamu pakai aku buat jadi penulis bayangan, jadi, bisa nggak kamu percaya sama aku sedikit?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh..kalau gitu, lebih baik Ruth yang nemuin&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dua-duanya nggak boleh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika mendekati Koutarou dan Sanae, dan saat dia mendekati mereka dengan wajahnya yang masih menangis, mereka berdua secara langsung merasa gemetaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong lakukan sesuatu, Satomi-san!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Walau kamu bilang begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menyerah saja, lepasin Hercules-chan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak bisa! Adiknya si wakil ketua bakal nangis!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin karena merasakan bahaya dari Yurika, si kumbang Hercules menggoyangkan tanduk besarnya. Dan saat tanduknya bergesekan dengan serpihan kayu di dalam sangkarnya, suaranya mirip dengan suara kecoa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong aku, Satomi-san!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, oke. Tenang dulu, oke?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beneran? Kamu nggak akan ngeledek aku kayak biasanya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak akan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou benar-benar akan membantu Yurika. Dia tidak mau mengambil resiko Ruth yang meledak amarahnya karena melakukan sesuatu setengah-setengah. Itu karena dia tahu Ruth bisa menjadi semenyeramkan apa semenjak insiden kumbang pada liburan musim panas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, kamu mau ngapain, Koutarou? Kalau Yurika dan Hercules-chan ngga bisa sekamar, ngga ada tempat lagi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong, aku bergantung padamu, Satomi-san!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhentilah menangis dan ikutlah berpikir, Yurika!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fueeeeh! Satomi-san marah! Selesai sudah! Jangan apa-apain Hercules-chan! Kenapa kamu kejam banget, Satomi-san!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika menghadap sangkar serangga yang ada di atas meja teh selagi air mata mengalir membasahi pipinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini kejam banget, sungguh terlalu! Aku tahu kamu orangnya jahat, tapi aku nggak bayangin kalau kamu segini kejamnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tenanglah, Yurika!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semuanya tamaaaat!! Hercules-chan!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aaaaaaahh, ya ampuun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kalau sudah begini, aku nggak punya pilihan lain selain pergi dari kamar ini! T-Tapi kalau aku pergi, aku nggak bisa ngelindungin kamar ini! Ahh...Hercules-chan, aku harus apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah ide muncul di kepala Koutarou saat dia mendengarkan keluhan Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pergi dari kamar...? Itu dia! Hey, Yurika!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uuuuuhhh...a-ada apa? Apa rencanamu buat ngeledek aku lagi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou menggoyang bahu Yurika, dia berbalik untuk melihat ke arah Koutarou. Air mata masih saja mengalir keluar dari matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan gitu. Aku tahu gimana caranya ngelindungin Hercules&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh!? Beneran!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi saat dia mendengar kalau Koutarou mempunyai ide bagus, air matanya berhenti mengalir dan dia tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-san, aku tahu kamu memang orang baik!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku dari tadi mikir, keegoisan dan cepatnya kamu ganti emosi, Yurika, kamu hebat juga...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Sanae sedang terkagum-kagum, Yurika memandangi Koutarou dengan mata penuh harap. Kalau saja dia tidak sedang membawa sangkar itu, dia mungkin sudah menjabat tangan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yurika...kamu nggak apa-apa hidupmu seperti itu..?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Sanae punya pendapat yang sama, tapi mereka menahannya dan melanjutkan bicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Untuk awalnya, kita taruh Hercules di lemari&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, lalu aku ngapain?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu pergi tanpa pikir panjang lagi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaaaaaaak! Itu bercanda kan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan bikin ini tambah parah, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tapi, Koutarou...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu apa yang kamu rasain kok&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou juga ingin mengusir Yurika pergi, tapi dia adalah teman baik Harumi, jadi Koutarou tidak bisa melakukan itu. Dia juga punya satu alasan lagi untuk tidak mengusir Yurika pergi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Buat sekarang, tahan dulu ya, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;O-Oke...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae menahan dirinya saat Koutarou memintanya, karena dia juga tidak mau membuat Koutarou kerepotan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tersenyum padanya dan mengelus kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Koutarou...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat kemudian Koutarou berbalik dari Sanae, tapi Sanae tetap tidak bergerak. Malahan, dia menaruh tangannya ke kepalanya baru saja dielus dan melihat ke arah punggung Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ehehehe, bagus sekali...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu Sanae dipenuhi oleh perasaan yang hangat dan nyaman. Rasa itu sama saat Koutaoru datang menyelamatkannya saat dia ditangkap oleh para pemburu hantu. Dia lalu menggunakan tangannya yang lain untuk menggenggam jimatnya, sambil memandangi Koutarou dengan senyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika, taruh Hercules di dalam lemari, dan setelahnya kamu tinggal di kamar ini buat sementara waktu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Yurika mendengar kata-kata itu, dia terdiam membisu dan dengan gugup melihat ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Itu nggak apa-apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, nggak apa-apa sih. Meskipun jumlah poinmu setengah dari yang lainnya, kamu masih punya hak buat sebagian kamar ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Makasih bangeeeeeeeet!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika menunduk dan berterima kasih kepada Koutarou sebelum berbalik ke arah sangkar serangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Syukurlah, Hercules-chan! Kita nggak perlu pergi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kemudian berbicara dengan riangnya kepada Hercules yang ada di dalam kotak itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou punya satu alasan lagi kenapa dia tidak mengusir Yurika, dan itu adalah karena kumbang Hercules itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang kamu bisa kembali ke adiknya wakil ketua dengan selamat, Hercules-chan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gadis penyihir cinta dan keberanian ya...Pas kayak waktu Sanae ketangkep, kayaknya dia nggak punya cinta ataupun keberanian...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Hercules, dan karena bocah laki-laki pemilik asli Hercules. Koutarou ingin menolong Yurika karena dia tidak menyerah memperjuangkan si kumbang yang lemah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan setelah keributan kecil itu, waktu berjalan hingga tenggat waktu di akhir bulan tanpa masalah yang cukup berarti. Koutarou, Sanae dan Yurika menulis naskah mereka di kamar 106, sementara Theia menulisnya di kapal Ksatria Biru, dan Kiriha menulis naskahnya di markas rahasia bawah tanahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Naskah-naskah itu kemudian diserahkan ke klub drama melalui Kenji. Karena Sanae adalah hantu, Shizuka menuliskan namanya di naskah milik Sanae. Di saat itu, Yurika yang ahli dalam fantasi dan Kiriha yang mampu melakukan segalanya dengan baik adalah kandidat favorit yang naskahnya terpilih diantara penghuni kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, naskah yang terpilih ditulis oleh seseorang yang tidak pernah diharapkan oleh siapapun untuk menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_4_ Bab_1|Bab 1]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_4_Bab_3|Bab 3]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_4_Bab_1&amp;diff=505271</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_4_Bab_1&amp;diff=505271"/>
		<updated>2016-10-27T13:02:30Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Clan dan Hercules==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Rabu, 2 September&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bintang yang bersinar di dalam hitamnya galaksi nampak sebagai pantulan di mata Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu Clan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah yang digumamkan Theia saat dia memandang ke layar di dalam anjungan Blue Knight.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak berbicara dengan keras, tapi karena ada sedikit orang di anjungan, suaranya terdengar oleh semua orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya empat orang yang ada di anjungan raksasa Blue Knight di saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang itu adalah awak kapal Blue Knight: Theia dan Ruth, juga Koutarou, yang bekerjasama sebagai kerja paruh waktu, dan Sanae, yang ikut serta dengan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Clan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Sanae tidak tahu apa arti dari kata &#039;Clan&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat keduanya mulai tampak bingung, Ruth akhirnya mulai menjelaskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Clan adalah nama dari seseorang. Itu adalah nama panggilan dari Clariossa Daora Forthorthe. Yang Mulia Clariossa adalah tuan puteri kedua dari Kekaisaran Galaktik Forthorthe&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar sepuluh hari lalu, Blue Knight mendeteksi adanya celah ruang waktu di dekat kapal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu disimpulkan sebagai kapal luar angkasa Forthorthe lainnya, tapi mereka tidak bisa menemukan kapal itu setelah selama ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah saat dimana Theia menggumamkan nama Clan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, bagaimana kamu bisa tahu kalau itu dia, Tulip? Kamu nggak punya petunjuk sama sekali, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak punya petunjuk sendiri sudah menjadi sebuah petunjuk. Blue Knight adalah kapal perang kelas bangsawan, tidak banyak kapal luar angkasa yang tidak bisa dideteksi oleh kapal ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah menjadi hal yang lazim bagi kapal tempur bangsawan untuk menjadi kapal pemimpin dimulai dari kapal Blue Knight milik Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kapal tempur bangsawan yang menjadi kapal pemimpin, semangat juang  para tentara pun akan meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah kapal tempur bangsawan unggul dalam operasi pencarian dan perang informasi, akan sangat memalukan jika sebuah kapal pemimpin tidak sadar dengan keadaan disekelilingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya ada beberapa kapal saja yang mampu menghindari pencarian dari Blue Knight.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diantara mereka, aku hanya bisa memikirkan satu kapal saja yang akan berurusan denganku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan itu...si Clan ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Kapal pribadi Yang Mulia Clan, Hazy Moon, memiliki sistem kamuflase yang sangat canggih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, kamuflase itu apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gampangnya sih, bagus buat main petak umpet&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou juga tidak begitu mengerti tentang kamuflase, tapi dia sudah pernah melihatnya dalam film, jadi dia mencoba menjelaskannya kepada Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh. Kalau begitu hampir sama denganku, dong&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Teknologi kamuflase pada kapal Clan adalah sesuatu yang dibuatnya sendiri, jadi cukup merepotkan untuk berurusan dengannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia bikin sendiri? Padahal dia tuan putri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou terbelalak kaget begitu mendengar hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar, Satomi-sama. Yang Mulia Clan punya pengetahuan yang cukup dalam mengenai teknologi. Mengatur dan mengubah ulang kapalnya sendiri sudah seperti permainan baginya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu...Memang banyak orang hebat ya, di dunia ini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou benar-benar terkesan dengan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kemampuan berpikirnya yang tidak seberapa, Koutarou tidak akan bisa mengatur ulang sebuah kapal ataupun membuat sebuah teknologi baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Dia tidak hebat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Koutarou membuat Theia kesal dan Theia pun merengut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang bisa dilakukannya hanya berlari dan bersembunyi. Itu tidak cocok bagi kaum bangsawan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mulai mengkritik Clan sambil tetap merengut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kamu semarah itu, Tulip?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak marah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak, kamu memang marah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bilang aku tidak marah! Tahan bicaramu, primitif!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia merasa tidak puas karena Koutarou memuji Clan, sementara dia sendiri tidak pernah dipuji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, Koutarou tidak mengerti hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau memang benar-benar tidak sopan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou hanya bisa memandang Theia dengan kebingungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth memanggil Koutarou dengan suara pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Satomi-sama, Satomi-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou pun menjawab Ruth dengan suara pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth mendekat ke arah Koutarou dan berbisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak ingin Theia mendengarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Sebenarnya, ada banyak konflik diantata Theia-sama dan Clan-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, jadi begitu rupanya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sementara Theia-sama adalah orang yang sangat aktif, Clan-sama adalah tipe orang yang lebih suka mempelajari hal-hal yang informatif, dan mereka berdua akan sering bertengkar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga Mastir, keluarga asal Theia dan keluarga Schweiger, keluarga asal Clan, adalah keluarga yang sudah cukup lama dikenal bermusuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga Mastir dikenal sebagai keluarga yang melahrikan banyak pemimpin yang luar biasa di momen-momen penting pada sejarah Forthorthe, dan keluarga Schweiger melahirkan pemimpin yang paling banyak diantara semua keluarga kekaisaran lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah, kedua buah keluarga tersebut sangat bangga bisa menopang Forthorthe.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dan Clan, yang memiliki kepribadian berbeda, hanya membuat api pertikaian kedua keluarga itu lebih besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan keduanya masih akan bersaing antara yang satu dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, Theia nggak bisa kalah dari dia ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak pernah berpikir kalau ada tuan putri yang mau &#039;mengotori tangannya sendiri&#039;&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dalam kasus milik Theia-sama, alasannya bukan hanya itu saja...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth tersenyum kecut sambil menunjukkan wajah murung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou bisa mengerti sedikit perasaan Ruth setelah melihat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada banyak hal dimana kau tidak bisa kalah kalau kau ingin melindungi ibumu...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka adalah musuh yang telah ditakdirkan, Theia pasti ingin menghindari perkelahian  yang tidak perlu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, jika dia tidak membuktikan kalau dia adalah kandidat yang tepat untuk naik takhta, dia hanya akan menjadi penghalang dari kaisar saat ini, yakni ibunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tidak mau menjadi tuan putri yang bisa dipergunakan oleh pihak militer, demi ibunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar keadaan yang dijelaskan oleh Ruth di masa lalu, Koutarou benar-benar mengerti hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang sedang kalian bertiga bisikkan?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak bisa mengatakan begitu saja kalau mereka sedang membicarakan hubungan Theia dan Clan, jadi dia memutuskan untuk mengganti topiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ini cowok puber, kau tahu. Jelas saja aku penasaran kalau si Clan ini cantik apa nggak. Tapi Ruth-san nggak mau bilang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Satomi-sama, a-apa yang kau!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia terperanjat dan Ruth mulai panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, gimana, Tulip!? Apa si Clan ini imut? Apa dia seksi abis!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia kehabisan kesabaran dan berlari kearah Koutarou sambil berteriak setelah mendengar kata-kata Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Sialan kau, primitif!! AKan kuberi kau pelajaran! B-Beraninya kau menanyakan aku sesuatu seperti itu! Bagaimana bisa kau bertanya jika dia lebih imut dibandingkan denganku, yang dikenal sebagai bunga emas keluarga Mastir!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi kepribadiannya berkebalikan denganmu kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Koutarou seperti mengharap akan sesuatu saat dia berhadapan dengan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu hanya membuat Theia berteriak lebih keras kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kau tidak loyal, penghianat--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kamu lebih kalem sedikit, kamu bakal lebih imut juga loh, dan aku punya harapan gede buat seseorang yang sifatnya beda jauh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, kata-kata Koutarou selanjutnya menghilangkan semua amarah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku akan jadi imut kalau aku lebih kalem...?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tidak bisa begitu saja menghiraukan kata-kata yang disebutkan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Si primitif pikir..aku...imut?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jantung Theia mulai berdegup kencang dan wajahnya mulai memerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deru nafas mengalir keluar dari mulutnya, bukan kata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Raut wajahnya yang tadinya terlihat marah berubah menjadi penuh harap saat dia melihat ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, gimana, Tulip? Apa si Clan ini imut?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, sesaat setelahnya, harapan itu berubah sekali lagi menjadi amarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, Koutarou lebih tertarik dengan Clan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia sempat merasa bahagia karena disebut imut, tapi sekarang dia jauh lebih marah dari sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan kubunuh kau! Diam di tempat, primitif! Akan kucincang habis dirimu sekarang juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wow! Ini dia datang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan Theia yang tiba-tiba menyerangnya, Koutarou pun mulai lari untuk menyelamatkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kurang ajar kau, beraninya kau memainkan perasaanku berulang kali! Berhenti berlari, primitif! Akan kucincang habis dirimu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Buodoh! Siapa juga yang mau berhenti setelah dengar yang kayak gitu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou membalik badannya dari hadapan Theia dan lari dengan sekuat tenaga, dengan Theia yang mengejar dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haaah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia! Tolong berhenti, Yang Mulia!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia berlari melewati Sanae yang keheranan dan Ruth yang sedang panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruangan tempat mereka berlari, yaitu anjungan kapal, memang cukup luas untuk mereka berlari kesana kemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu juga bodoh, Koutarou..Kalau kamu terus begitu, Theia bakal benar-benar membunuhmu nanti..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mengerti kalau Koutarou mengubah topik pembicaraannya seperti itu karena Koutarou tidak ingin Theia tahu tentang apa yang dia dengar dari Ruth, jadi Sanae juga merasa kalau hal itu tidak bisa dielakkan lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka berdua keras kepala sekali soal hal-hal aneh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth juga merasakan hal yang sama dengan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, bagi Ruth, dia tidak hanya mengerti apa yang dipikirkan Koutarou, tapi juga perasaan dan kepribadian Theia, dan entah kenapa Ruth merasa senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Terima kasih sudah menjaga Yang Mulia, Satomi-sama...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth mengawasi Koutarou dan Ruth yang masih berlari dengan wajah penuh kelembutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua tidak berhenti berlari sampai beberapa saat kemudian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia terbaring di lantai kelelahan setelah berlari sekuat tenaga beberapa saat lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Akan kulepaskan kau..u-untuk hari ini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;N-Nggak usah...repot-repot..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan...berkomentar...p-primitif...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu...juga...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua berbaring bersebelahan dan hanya bisa berdebat seperti itu karena kelelahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, melihat mereka yang berdebat seperti ini hanya memberi kesan kalau mereka terlihat sangat akur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, Satomi-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini membuat Ruth bahagia dan tersenyum senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian berdua benar-benar bodoh...Nggak perlu sampai segitunya kan...ampun deh..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae masih keheranan dan dia hanya bisa menghela nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae, ada beberapa hal bagi pria dimana dia membiarkan dirinya kalah begitu saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Kalah bukanlah pilihan bagi seorang tuan puteri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisa nggak kalian berdua pilih antara kalian itu akur apa nggak?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mengeluh lagi saat mereka berdua membalas perkataannya secara serempak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth menggantikan Sanae dan mulai bicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngomong-ngomong, Yang Mulia, ini sudah hari kesepuluh dari pencarian, jadi aku pikir sudah waktunya kita menyerah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Ya. Itu benar...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mengangguk dan berdiri. Sementara Sanae, yang kuatir, menanyakan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak apa-apa nih, kalau kalian berhenti? Kalian masih belum tahu kan, si Clan ini datang untuk apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, aku tahu apa yang diincarnya. Dia pasti ingin mengganggu jalannya ujianku. Ujian miliknya perlu menunggu gerhana matahari. Jadi, dia pasti datang kesini untuk menggangguku selagi dia menunggu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agar Clan bisa mendapat hak untuk naik takhta, ujian bagi Clan adalah untuk menjalankan tiga upacara sebagai ujian kepercayaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah menjalankan dua dari ketiga upacara itu, tapi upacara ketiga perlu menunggu datangnya gerhana matahari, jadi dia tidak punya pilihan lain selain menunggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih ada beberapa waktu sebelum gerhana matahari terjadi di planet asal Forthorthe.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, Theia menyimpulkan kalau Clan menggunakan waktu luangnya untuk mengganggunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, kalau memang itu seperti yang kamu pikirkan, apa dia nggak pakai kapalnya buat menyerangmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou bangun dan melihat ke arah Theia dengan pandangan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia memutuskan untuk melupakan keributan yang sebelumnya dan menjawab pertanyaan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu yang aku pikirkan sebelumnya, tapi 10 hari sudah berlalu. Kalau dia berencana menyerang, dia pasti sudah melakukannya sejak sebelumnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selain itu, Satomi-sama, akan ada bukti yang tertinggal jika ada dua kapal yang saling serang. Dengan mempertimbangkan itu, hanya ada resiko kecil yang muncul dari serangan kapal miliknya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, kalau dia memang idiot, dia pasti sudah menyerang sejak sebelumnya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. DIa pasti sedang bersembunyi entah dimana dan sedang merencanakan sesuatu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clan kuatir akan adanya bukti yang tertinggal jika dia menggunakan kapal perangnya, itulah kenapa dia tidak menyerang selama sepuluh hari ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau dia memang seorang yang idiot, dia pasti sudah menyerang, dan karena dia tidak menyerang, tidak ada cara untuk menemukan kapal berkamuflase tingkat tinggi miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah alasan Theia menghentikan pencariannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan aku tidak bisa memikirkan alasan lain kenapa Clan tidak menggunakan kapal perangnya, Hazy Moon, untuk menyerang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu karena Hazy Moon lemah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maksudnya, lebih lemah daripada Blue Knight?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapal Blue Knight lebih lemah dari kapal perang lain pada umumnya karena strukturnya yang rumit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku merasa sedikit tersinggung dengan caramu menyampaikan itu, tapi iya, itu benar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama, itu karena talenta Yang Mulia Clan. Karena dia memodifikasi kapalnya dengan perlengkapan yang dibuatnya sendiri, kemampuan dasar kapal miliknya jauh lebih rendah dibandingkan kapal yang lain&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ada batas untuk daya yang digunakan, setiap perlengkapan yang ditambahkan Clan ke kapalnya hanya mengurangi kemampuan dasar kapal miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti halnya kemampuan kapal Blue Knight berkurang karena bentuknya yang rumit, kemampuan Hazy Moon juga berkurang karena banyaknya perlengkapan tambahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, itu artinya, kecuali si Clan ini benar-benar bodoh, dia nggak akan menyerang terang-terangan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Clan itu sangat licik, dia tidak suka bertarung langsung. Jadi, kemungkinannya kecil sekali hal itu terjadi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Sangat licik...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa mukamu seperti itu, Primitif?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menunjukkan raut wajah kecewa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku dengar dia itu kebalikan dirimu, jadinya aku  berharap kalau dia lebih anggun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan sekarang aku barusan dengar kalau dia licik banget, kejutannya lebih besar dari yang kukira....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau masih menyinggung hal itu!? Dasar penghianat!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&amp;quot;Wow!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Amarah Theia bangkit kembali setelah reda sejenak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua tangannya meraih Koutarou dan mulai mencekiknya, seperti halnya Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Sialan kamu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan benar-benar mengajarkanmu siapa tuanmu hari ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia kembali bertengkar, tapi Ruth hanya memandang dengan tenang ke arah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memandangnya seperti mereka sedang bermain-main.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena itulah, pekerjaan paruh waktu yang kami tawarkan kepadamu berakhir hari ini, Satomi-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh? Udahan ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melihat ke arah Ruth sembari menahan Theia, dan Ruth pun mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Aku pikir sudah tidak ada alasan lagi bagimu untuk berjaga disini, Satomi-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh ya, aku jadi ingat, kenapa aku perlu ada disini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou telah berada di kapal Blue Knight bersama Theia dan Ruth dalam beberapa hari ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah pekerjaan paruh waktu yang mereka tawarkan kepada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Koutarou masih tidak tahu kenapa dia harus berada di kapal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;L-Lepaskan aku, Primitif! Dan Ruth, jangan hanya berdiri disana dan tersenyum, lakukan sesuatu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Theia sedang meronta-ronta untuk melepaskan dirinya, Koutarou menegur Theia layaknya adiknya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu dulu, Tulip. Aku sedang bicara serius dengan Ruth-san sekarang. Aku akan bermain bersamamu nanti ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak mau bermain!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, kalau gitu, nanti main sama aku ya, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau meremehkanku lagi! Bermainlah denganku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth mulai menjelaskan sambil tersenyum sementara keributan itu terus berlanjut; dia sudah mulai terbiasa dengan hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kapal Blue Knight ini berbentuk seperti manusia, jadi akan lebih baik jika seseorang yang bagus dalam hal berkelahi seperti Satomi-sama yang mengendalikannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm...Yah, Koutarou memang cepat kalau urusan mulai berantem&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Aku tidak bisa mengendalikannya, meskipun aku adalah seorang petugas keamanan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, begitu rupanya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawaban itu membuat Koutarou puas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa tidak masalah jika pembayarannya dilakukan dengan poin tatami daripada uang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, nggak apa-apa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu apa-apa buatku!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Theia pun tetap penuh semangat pada hari ini juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hehehe, aku dapet poin tatami 5 sentimeter tanpa melakukan apapun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kau tidak mengerti ya, Primitif?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia saat itu sedang duduk di depan TV.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya sedang memencet tombol-tombol kontroller game di tangan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah menjadi kebiasaan bagi mereka untuk bermain sambil bertanding di dalam game.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-a-k-s-u-d-nya, adalah, wow, hampir saja. Bisa pelan sedikit? Aku baru memainkan ini untuk pertama kalinya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti...jadi, apa yang nggak aku mengerti?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada akhirnya, aku tidak hanya membutuhkan kamar ini, tapi juga loyalitasmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terus kenapa...wow!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah, jangan lengah ya...Jadi, kehilangan beberapa poin karena dirimu tidak akan mempengaruhiku sedikitpun. Tidak ada gunanya mengumpulkan semua poin itu jika kau tidak mau bersumpah setia kepadaku, tapi jika aku bisa membuatmu bersumpah setia kepadaku, kau juga pasti akan menyerahkan semua poinmu kepadaku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agar Theia bisa mendapat hak untuk naik takhta, dia tidak hanya harus menginvasi kamar itu, tapi juga harus membujuk Koutarou, sang pemilik kamar, untuk bersumpah setia kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada gunanya mendapatkan kekuasaan atas kamar itu tanpa loyalitas Koutarou, tapi, membuat Koutarou bersumpah setia kepadanya akan memberikannya poin dalam jumlah besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, meskipun Koutarou dan Theia bertukar poin, mempunyai poin lebih sedikit tidak akan berpengaruh bagi Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terus kenapa? Aku kerja tanpa dibayar!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karakter yang sedang dikendalikan Koutarou meledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena terkejut, Koutarou kehilangan poin karena Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu tidak benar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tersenyum dengan bangga sambil menggoyangkan kontrollernya setelah memenangkan permainan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah sewajarnya bagi seorang tuan untuk memberikan suatu wilayah bagi bawahannya setelah ia menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. Tidak perlu dipikirkan sebagai kerja tanpa bayaran. Ini adalah sesuatu yang normal diantara kita, lagipula kita adalah tuan dan hamba. Kau seharusnya bangga dengan tindakanmu daripada menyesalinya. Banggalah, rakyatku, Satomi Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang bener aja! Itu lebih buruk daripada kerja gratisan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus sekali, akhirnya kau menyadari kalau kau adalah rakyatku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak pernah ingat jadi rakyatmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak usah malu. Kenyataan adalah kenyataan. Aku senang dengan kontribusimu dan kenyataan kalau kau menerima hadiahku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou terkejut setelah melakukan tepat seperti apa yang Theia ingin dia lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ingin kau bekerja lebih giat lagi di masa depan bagi diriku dan bagi keluarga kekaisaran. Aku berharap padamu, Satomi Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak mauuuuu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berteriak sekuat tenaganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Satomi-san, Satomi-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang menarik lengan baju Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-san, aku mau ngomongin sesuatu nih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurikalah yang tadi menarik lengan baju Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bergantung kepada lengan baju itu dengan wajah memohon maaf.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melihat itu, Koutarou menjadi lebih tenang sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa, Yurika, kami akhirnya sedang memperat hubungan antara tuan dan hamba...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Enak aja!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia yang tadinya sedang bersemangat menjadi murung sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebalikannya, Koutarou merasa lega saat dia berbalik menghadap Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, ada apa Yurika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Em...Sebenarnya ada temanku yang minta tolong buat jagain hewan piaraannya sementara mereka lagi pindahan, aku udah terima hewannya...tapi, nggak apa-apa kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hewan piaraan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, Koutarou akan berteriak ke arah Yurika dan mengatakan kalau dia tidak boleh membawa hewan, tapi dia berhutang kepada Yurika karena sudah menyela Theia, jadi dia memutuskan untuk mendengar detailnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hewan macam apa? Kalau reptil kecil yang ngga bikin ribut, Ibu Kos-san nggak akan ngelarang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak usah kuatir soal suara&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Piaraan!? Jenisnya apa, Yurika!? Tunjukin! Tunjukin dong! Imut nggak!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Sanae berbinar-binar setelah mendengar kata &amp;quot;hewan piaraan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melepaskan dirinya dari punggung Koutarou dan mendekati Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia melempar kontrollernya dan mendekati meja teh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika, coba tunjukkan ke kami&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Em...Sebenarnya...Ini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika dengan malu-malu mengeluarkan sebuah kotak plastik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kotak itu ternyata kurungan transparan seukuran 30 sentimeter dengan penutup berwarna hijau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Ini-!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika, kamu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun tadinya situasi itu bisa diterima, Koutarou dan Sanae hanya bisa melongo melihat apa yang ada di dalam kotak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Auuuuu, maafkan aku!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan seperti sudah menduga reaksi itu, Yurika sudah hampir menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa nama dari makhluk yang kekar dan berani ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya Theia si alien yang terlihat kebingungan saat dia melihat ke dalam kotak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kamu buodoh, Yurika!! Kamu ngerti kan apa yang terjadi kalau kamu bawa makhluk itu ke kamar ini sekarang ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ngerti! Aku beneran ngerti! Tapi semua anggota klub cosplay udah bawa masing-masing satu! Aku nggak bisa bilang kalau aku nggak mau!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Temannya yang sedang pindahan ternyata adalah si ketua klub cosplay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ayahnya akhirnya membeli rumah, dan karena mereka sedang pindahan dari apartemen ke rumah mereka yang baru, dia mempercayakan peliharaannya kepada anggota-anggota klub yang dipercayainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika, kenapa kamu pilih ini!? Pasti ada piaraan lain yang bisa kamu pilih kan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku juga mau ikan mas atau hamster! Tapi setelah aku selesai dari pelajaran tambahan, tinggal itu yang tersisa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika melontarkan alasannya sambil menangis selagi Koutarou dan Sanae membentaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Yurika masih memandan ke arah kotak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah makhluk ini berbahaya? Memang, dia memiliki badan yang mirip dengan metal dan tanduk yang kelihatannya kuat, tapi..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Koutarou dan Sanae tidak mendengarkan Theia, mereka masih sibuk memarahi Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebenarnya, Theia-dono&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Kiriha yang berada di dekat mereka dan sedang meminum tehnya, menjawab pertanyaan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah kumbang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar nama itu, Theia kehilangan ketenangannya dalam sekejap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kumbang Herkules, dengan nama ilmiahnya &#039;&#039;Dynastes hercules&#039;&#039;, adalah kumbang yang paling besar diantara kumbang tanduk yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua tanduknya yang besar dapat menghancurkan musuh semacam apapun, dan cangkangnya yang kuat melindungi badannya dari segala macam bahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Raja serangga ini adalah incaran dari semua anak laki-laki di Jepang. [[Image:Rokujouma_V4_031.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah kumbang!? T-Tidak mungkin! Yurika! Kau tahu apa artinya ini bukan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu! Aku tahu betul apa artinya! Tapi, aku nggak punya pilihan lain! Karena anggota klub cosplay yang lain meninggalkan piaraan yang paling gampang buat diurus buatku, aku nggak bisa nolak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibandingkan ikan tropis yang membutuhkan suhu yang sesuai dan hal-hal sejenisnya, kumbang di musim panas lebih mudah untuk diurus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebaikan para anggota klub cosplay bagi Yurika justru berdampak sebaliknya bagi Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang harus kita lakukan, primitif!? Sesuatu yang buruk akan terjadi jika Ruth melihat kumbang ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si raja serangga adalah makhluk paling lemah di kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya dengan berada di kamar itu saja sudah membuat keberadaannya terancam, yang dikarenakan kebencian Ruthkania Nye Paromshiha terhadap kumbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mood Ruth-san udah kembali normal, tapi ini bakal bikin dia marah lagi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau saja Hercules-chan hanya sekedar mitos...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak boleh! Ini piaraan punya adiknya wakil ketua!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Yurika! Buang itu sekarang juga! Lepasin dia! Itu yang terbaik buat semuanya, buat kita dan juga serangga itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;N-Nggak bisa! Nanti kalau si adik sedih, gimana!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau hanya perasaan saja yang penting baginya, buang sekarang juga! Nyawa kita dipertaruhkan disini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekacauan pun hadir di kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semenjak liburan di pemandian air panas, Ruth menjadi trauma dengan kumbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan trauma itu muncul adalah karena igauan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia sedang bermimpi sedang menangkap kumbang, Koutarou memeluk Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak saat itu, Ruth melampiaskan rasa frustasinya pada Koutarou dan memendam dendam yang sangat terhadap kumbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, dia memaafkan Koutarou sebelum akhir liburan musim panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi jika dia sampai melihat Hercules, trauma itu akan kembali. Tentu saja tidak ada yang mau hal itu terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka semua tahu Ruth bisa menjadi semenyeramkan apa. Maka dari itulah semuanya yakin kalau Ruth dan Hercules sampai bertemu, itu hanya akan membawa malapetaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kumbang ya...Dulu aku juga pernah menangkap dan bermain dengan mereka saat aku dulu masih kecil...fufufu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya Kiriha yang sedang menyeruput tehnya yang masih terlihat tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tenanglah, Tulip! Kita nggak bisa ngapa-ngapain kalau terus panik!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kalau begitu, apa yang harus kita lakukan, primitif!? Kau pikir kita bisa menyembunyikannya dari Ruth untuk seberapa lama!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth lagi ngapain sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia masih berada di kapal Blue Knight! Dia sedang menganalisa data hari ini di anjungan! Dia akan segera--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-san, dindingnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, dinding ruangan yang paling dalam mulai bersinar. Itu adalah tanda bahwa sebuah gerbang antara kamar 106 dan kapal Blue Knight akan terbuka. Setelah sinar itu mulai stabil, Ruth akan muncul di kamar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;G-Gawat! Tulip!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan buru-buru berdiri dan meraih Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya! Ambil ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mengambil sangkar Hercules dan dengan tangkas mengopernya ke Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Sanae dengan cepatnya membuka pintu geser ke arah lemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semoga sempat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou langsung menuju ke lemari dan meletakkan sangkar itu ke dalam lemari. Lalu dia menyembunyikannya di bawah selimut Yurika dan membanting pintu geser itu sekuat tenaganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku kembali!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou membanting pintu itu tepat saat Ruth memasuki ruangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh? Ada apa, semuanya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth disambut dengan pemandangan yang aneh saat dia kembali ke kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika menatapnya dengan tatapan kosong, Theia berbaring tengkurap di atas meja teh dengan tangannya yang terjulur, dan Koutarou dan Sanae yang berdiri menghadap lemari. Satu-satunya yang normal disitu adalah Kiriha yang sedang menyeruput tehnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tidak, tidak ada apa-apa! Benar bukan, primitif!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya! Bukan apa-apa kok, Ruth-san!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dan Koutarou hanya bisa tertawa dengan tertahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya! Nggak ada apa-apa! Nggak ada ku--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Buodoh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mengayunkan tinjunya ke arah Yurika, yang hampir menyebutkan sesuatu yang tabu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Au, sakit tahu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan apa-apa kok!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Begitu kah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semuanya baik-baik saja, Ruth&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth hanya bisa mengangguk mendengar kata-kata Kiriha, meskipun suasana ruangan itu masih aneh. Dia merasa tidak perlu untuk mencari tahu lebih dalam lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, aku akan mulai memasak makan malam&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Silahkan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth kembali tersenyum seperti biasanya dan melangkah ke arah dapur. Setelah ia pergi, Koutarou dan yang lainnya jatuh lemas dengan perlahan ke atas lantai dan mulai berbisik agar Ruth tidak mendengar mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-Hampir aja...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pikir jantungku akan berhenti...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Maaf semuanya...ini semua...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mukul kamu terlalu keras, maaf, Yurika&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak, kamu menyelamatkanku, Sanae-chan..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu mereka semua tersenyum, karena mereka berhasil menghindari suatu krisis lewat kerjasama. Mereka berempat pun merasakan rasa kesatuan yang sangat kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semuanya, kalian ingin apa untuk sup misonya? Tahu atau-- Eh, apa yang sedang kalian lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth kembali dari dapur untuk menanyakan kepada mereka apa bahan yang akan ditambahkan ke sup miso. Di saat itu, gerakan dan raut wajah Koutarou dan yang lainnya terhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Halo?&amp;quot;&amp;lt;ref&amp;gt;&#039;Everybody?&#039;, tapi karena kalau diterjemahkan ke &#039;Semuanya?&#039; atau &#039;Hadirin?&#039; dirasa kurang cocok...&amp;lt;/ref&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Badan Theia menegang agar sesuai dengan raut wajah mereka saat itu, dan Ruth sekali lagi menatap mereka dengan kebingungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth, aku pilih tahu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, ya. Apakah kalian semua setuju dengan itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, berkat kata-kata Kiriha, perhatian Ruth beralih kembali ke bahan-bahan sup miso.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Ya! Itu boleh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku setuju dengan itu, Ruth-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selama itu enak, aku mau&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selama itu bisa dimakan, aku mau&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah. Aku akan memasaknya, tolong tunggu sebentar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth kembali ke dapur dengan senyum saat semuanya setuju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fiuh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ampun..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hampir saja...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maafin aku, maafin aku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm? Teh ini enak. Aku harus beli ini lebih banyak lagi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkat kerjasama Koutaoru dan yang lainnya, rahasia tentang kumbang itu terjaga dengan aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rolet di atas meja teh itu mengeluarkan suara yang keras. Rolet itu adalah bagian dari permaianan papan yang terkenal bernama &#039;Kemunduran Hidup&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah permainan sederhana dimana para pemain menjalankan pionnya sejauh kotak yang ditunjuk papan rolet. Setelah mencapai kotak tujuannya, pemain itu harus menjalankan apa yang tertulis di kotak itu. Meskipun sederhana, ternyata permainan itu memiliki makna yang dalam dan menjadi permainan yang paling laris.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat rolet itu berhenti, Sanae yang saat itu melayang di atasnya mengintip ke papan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Empat, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, tu, wa, ga, pat...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menjalankan pionnya sejauh empat kotak dan membaca apa yang ada di kotak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mari kita lihat...&#039;Kamu bertemu teman masa kecilmu dan tiba-tiba menikahinya. Pemain lain memberimu masing-masing 500 poin sebagai hadiah pernikahan&#039;.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu orang kantoran dan kamu menikah sama teman masa kecilmu. Hidupmu biasa banget&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diem aja deh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou membalas sindiran Sanae sembari menerima 500 poin dari pemain lainnya. Selain Koutarou, ada enam orang lain yang ikut bermain: Sanae, Theia, Kiriha, Yurika, Ruth, dan Shizuka.&lt;br /&gt;
Dengan itu, Koutarou memperoleh 3000 poin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah salah satu permainan yang mereka gunakan untuk menentukan kepemilikan kamar, tapi hanya menonton saja akan membosankan. Jadi, Ruth dan Shizuka pun ikut bermain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini, pengantinmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan dilempar dong&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou meletakkan pion merah muda yang dilemparkan Theia kepadanya ke pionnya sendiri. Pion-pion pada permainan ini memiliki bentuk seperti rumah, dan dengan keluarga si pemain yang semakin besar, jumlah orang di dalam rumah itu pun juga bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hidup bersama hanya dengan pasangannya saja di rumah yang kecil mungkin memang cocok buat Satomi-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudnya, Ibu Kos-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena, sekarang, kamu tinggal bareng-bareng beberapa cewek di kamar yang kecil kan? Itu kan jauh berbeda&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, benar juga. Aku memang pengen hidup tenang...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae-chan, Satomi-san kayak orang tua ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Kadang-kadang dia suka bertingkah kayak orang tua&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika dan Sanae menatap Koutarou dengan senyum jahil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diem aja deh!&amp;quot;&amp;lt;ref&amp;gt;Sama dengan &#039;Diem aja deh!&#039; beberapa kalimat sebelumnya, karena kata-kata yang dipakai juga persis sama: &#039;Shut it, leave me be!&#039;&amp;lt;/ref&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou meneriaki mereka berdua dan menghadap Kiriha yang duduk disebelahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, Kiriha-san, giliranmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, kalau begitu aku juga akan menjalani kehidupan yang biasa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha mengangguk ke arah Koutarou dan meraih papan rolet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha-sama adalah wanita karir, jadi aku tidak percaya kalau hidupnya akan biasa saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha tersenyum sedih ke arah Ruth yang duduk disebelahnya saat dia memutar rolet itu. Di permainan itu, Kiriha membuka sebuah perusahaan dan sedang menjalani kehidupan wanita karir yang terampil. Ruth tertawa kecil saat Kiriha berkata itu biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hidup seperti apapun bisa dibilang &#039;biasa&#039; saat kau adalah pemimpin dari kerajaan bawah tanah yang berencana menginvasi permukaan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar, tapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku adalah artis yang sangat populer. Betul-betul hidup yang luar biasa. Bahkan dalam permainan sekalipun, pesonaku muncul dengan sendirinya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Pekerjaan apapun pasti bakal luar biasa kalau kamu yang kerja, Tulip&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pikir juga gitu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudmu dengan hal itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kamu jadi pekerja kantoran, perusahaannya bakal bangkrut. Kalau kamu jadi dokter, rumah sakitnya bakal nggak dipercaya. Kalau kamu jadi guru, insiden mengerikan bakal kejadian...betul-betul luar biasa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yep&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Sialan kau, primitif! Kenapa kau selalu meledekku!? Kenapa kau tidak bisa bilang &#039;Itu benar, Yang Mulia&#039; begitu saja!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar, Yang Mulia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhenti bercanda!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Theia hendak berdiri, Yurika yang duduk disebelahnya mulai bergumam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seandainya aku bisa kayak gitu...aku cuma jadi pengangguran. Gara-gara kado pernikahan buat Satomi-san, aku cuma punya 2000 poin. Kalau gini, aku nggak yakin bakal tahan di musim dingin...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-Hidupmu juga luar biasa, dalam artian lain&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkat pengakuan Yurika yang menyedihkan, Theia kembali tenang dan duduk kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nijino-san, gimana bisa kamu jadi begitu, padahal awalnya kamu kaya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu benar-benar nggak punya keberuntungan..hidupmu betul-betul kacau&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di awal permainan, Yurika adalah anak perempuan seorang milyarder.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, sebelum ia sadar, bisnis milik orang tuanya bangkrut dan sisa tabungan mereka habis di pasar saham.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa bedanya dengan hidupnya saat ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Yang Mulia! Itu berlebihan....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Ya...Nggak jauh beda..Hidupku nggak ada yang spesial, permainan maupun nyata...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Yurika secara paksa menumpang tinggal di kamar 106. Meskipun dia mendapat kumbang Hercules sebagai teman sekamar, kehidupannya sebagai seorang gadis cukup merana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Lima, enam, tujuh, delapan. Mari kita lihat...&#039;Harga nilai yen menguat. Kau mendapat 20 poin untuk setiap saham yang kau punya&#039;...Aku punya 100.000 saham jadi...Koutarou, bisa ambilkan aku  2.000.000 dari bank?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini dia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Keuntungan dari saham itu sendiri harganya 1000 kali lipat daripada semua milik Yurika...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka yang punya duit selalu punya cara buat dapat lebih...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae dan Shizuka tertawa, tapi Yurika tidak bisa melakukan itu. Malahan, air mata mulia bercucuran melewati wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak adil~ Memangnya gadis penyihir nggak perlu duit!? *hik hik*&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memandang Yurika selama beberapa saat, Kiriha memegang beberapa lembar uang dalam jumlah besar dan menyerahkannya kepada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha-san, apa maksudnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku mau berinvestasi ke dalam bagian kesejahteraan milik perusahaan, jadi tolong letakkan itu di dalam bank. Semua orang butuh bantuan untuk bisa bebas dari reses ekonomi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kebaikan kayak gitu malah bikin tambah sakit...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika adalah orang selanjutnya yang memutar rolet, tapi dia melupakan hal itu. Air mata terus mengalir membasahi wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae, ambilin tutup kotaknya dong&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae menuruti perintah Koutarou dan memberinya tutup kotak &#039;Kemunduran Hidup&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Makasih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia menerima tutupnya, Koutarou kembali mengecek isi kotak permainan itu sebelum menutupnya. Dengan itu, mereka telah beberes setelah selesai bermain. Mereka menggunakan permainan ini untuk memperebutkan poin tatami menggantikan permainan kartu yang biasanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkecuali Yurika yang menjadi pengangguran di bagian awal permainan, permainannya berlanjut hingga akhir. Theia menjadi artis populer yang memproduksi banyak sekali album yang laris, Kiriha sukses dalam berinvestasi di bidang manajemen dan kesejahteraan - yang berlanjut dengan baik, dan Sanae menjadi pemain baseball yang selalu mencetak home run. Pertarungan sengit mereka bertiga berlanjut hingga saat-saat terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, di saat terakhir, Ruth menemukan daerah pengeboran minyak dan membuat keadaan berbalik drastis dan meraih peringkat pertama. Di tempat kedua adalah Sanae, ketiga Kiriha, keempat Theia dan Koutarou mendapat peringkat kelima. Koutarou sempat berganti pekerjaan menjadi petualang untuk bisa menjadi lebih sukses, tapi dia pun gagal hanya untuk mencapai setingkat Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka yang hidup dengan sederhana dan bahagia mendapat peringkat keenam, dan Yurika berada di peringkat terakhir setelah gagal memanfaatkan kesempatan terakhirnya. Hal terakhir yang dimiliki Yurika adalah hutang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan mengecualikan diriku dan Shizuka-sama yang tidak mengambil bagian dalam permainan poin tatami, peringkatnya menjadi: Sanae-sama, Kiriha-sama, Yang Mulia, Satomi-sama, dan akhirnya Yurika-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengkonfirmasi peringkat semuanya, Ruth memperbaharui papan nilai yang menggantung di dinding. Karena ada lima yang bertanding, yang berada di peringkat ketiga tidak akan mengalami perubahan poin, lima poin berpindah dari peringkat keempat ke peringkat kedua, dan sepuluh poin berpindah dari peringkat terakhir ke peringkat satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah papan nilai itu diperbaharui, perubahan peringkatnya bisa terlihat. Theia, yang berada di peringkat satu selama beberapa hari ini, akhirnya disalip oleh Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akhirnya Kiriha-san kembali ke peringkat satu&amp;quot;[[Image:Rokujouma_V4_047.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uh, aku benar-benar tidak bisa meremehkanmu, Kiriha! Aku tidak habis pikir kalau kekaisaran Forthorthe akan tertinggal!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau dan aku bersaing cukup seimbang, Theia-dono. Tidak peduli siapa yang lebih baik, kita memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Nyatanya, aku ingin sekali memiliki bawahan seperti dirimu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berada di peringkat ketiga, tepat dibawah mereka berdua. Poin yang didapatkannya pada festival olahraga membuatnya bisa mempertahankan peringkatnya. Sanae berada di tempat keempat dengan alasan yang sama, dengan poin yang lebih sedikit dibandingkan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Satomi-kun, kamu mulai kehilangan poin loh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bakal membalasnya mulai sekarang kok, Ibu Kos-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lakukanlah yang terbaik, Satomi-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya! Nggak kayak Yurika, aku sama Koutarou masih bisa naik menuju puncak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika berada di tempat paling bawah. Setelah berulang kali kalah, poin yang didapatkannya dari festival olahraga sudah lama hilang. Meskipun tadinya dia memiliki banyak poin, saat ini dia bahkan tidak punya setengah dari poin yang lain. Jika terus seperti ini, Yurika akan kehilangan poin miliknya sebelum liburan musim dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Sanae-chan, maksudnya &#039;nggak kayak Yurika&#039; berarti aku nggak punya kesempatan lagi!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yep. Kalau aku jadi kamu, aku bakal cepat-cepat nyerah. Kamu bahkan nggak punya setengah dari poin kami&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu nggak betul! Kamu masih bisa kembali!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak mungkin, tidak ada cara lain&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak perlu sekejam itu, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika punya caranya sendiri untuk bertarung. Dan dia punya alasannya sendiri untuk tidak menyerah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha-san! Aku tahu kamu orang baik dari pertama kita berjumpa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Air mata penuh terima kasih mengalir di wajah Yurika saat dia menjabat tangan Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meskipun dia orang yang cukup normal, tidak seperti kita, sudah cukup hebat dia bisa bertanding dengan kita&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kiriha-san!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Betul juga. Maaf, Yurika&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha-san, kamu juga!? Uuh...ini kejam, ini sungguh terlalu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak peru menangis, Yurika. Meskipun musuh yang kamu bicarakan nantinya betul-betul muncul, kami akan baik-baik saja. Kami akan menangani mereka sebelum ada bahaya yang muncul. Kau bisa menyerahkan pertarungannya kepada kami dan pergi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaaaaak! Kalian nggak ada yang ngerti!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika, kamu agak berlebihan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hueeeeee! Hercules-chan! Semuanya ngejek aku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Air mata kebahagiaan Yurika berubah menjadi air mata kesedihan. Tapi, tidak ada seorangpun di kamar itu yang betul-betul mengerti alasan dibalik semua itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_4_Ilustrasi|Ilustasi Jilid 4]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_4_Bab_2|Bab 2]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_(Indonesia):Jilid_5&amp;diff=505270</id>
		<title>Rokujouma (Indonesia):Jilid 5</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_(Indonesia):Jilid_5&amp;diff=505270"/>
		<updated>2016-10-27T13:00:41Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: Created page with &amp;quot;{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Ilustrasi|Ilustrasi}} {{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 1|Rencana Besar Yurika}} {{:Rokujouma no Shin...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Ilustrasi|Ilustrasi}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 1|Rencana Besar Yurika}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 2|Musuh Yurika Muncul!}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 3|Salah Paham dan Disalahpahami}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 4|Yurika vs Maki}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 5|Keceriaan dan Kebahagiaan}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 6|Pertarungan dan Sihir}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 7|Gadis Penyihir ☆ Rainbow Yurika}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Kata Penutup|Kata Penutup}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma (Indonesia):Jilid 4|Jilid 4]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_3_Kata_Penutup&amp;diff=505269</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Kata Penutup</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_3_Kata_Penutup&amp;diff=505269"/>
		<updated>2016-10-27T12:58:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Kata Penutup==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lama tidak berjumpa semuanya, ini Takehaya. Kali ini, aku akhirnya bisa menerbitkan Volume 3 dengan selamat. Awalnya aku tidak yakin kalau volume ketiga ini akan diterbitkan, jadi setelah melewati cobaan pertama itu membuatku senang. Ini semua berkat dukungan kalian para pembaca. Aku akan meminjam halaman ini untuk berterima kasih kepada kalian semua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau kita bicara soal dukungan, aku menerima surat penggemar setelah volume kedua beredar. Dan itu bukan e-mail, tapi surat asli. Aku dapat beberapa e-mail setiap saat, tapi ini pertama kalinya aku benar-benar menerima surat dan aku terharu. Ngomong-ngomong, suratnya dikirim dari daerah selatan dan itu membuatku sadar kalau novelku dijual dalam skala nasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku punya sedikit lebih banyak ruangan untuk kata penutup kali ini, jadi aku akan membicarakan sedikit isi dari novel ini. Koutarou dan yang lainnya pergi ke pantai saat libur musim panas. Dan tentu saja mereka akan membuat keributan, tapi kali ini hal itu tidak berakhir begitu saja. Keributan itu terbangun dalam cara yang tidak terduga dan mengguncang hubungan Koutarou dan yang lainnya. Sanae kali ini menjadi bintang utamanya dan kita akhirnya bisa melihat kapal Ksatria Biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ilustrasi sebenarnya dari kapal Ksatria Biru akan dimuat di volume selanjutnya, tapi Poko-san sedang bekerja keras, jadi jangan terlalu banyak berharap. Tapi bisa jadi itu malah membuat Poko-san lebih pusing lagi, LOL. Dan aku punya dua pesan pribadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang pertama adalah tentang anak dari temanku yang baru saja lahir yang aku tulis di kata penutup volume sebelumnya. Dia lahir dengan selamat, selamat ya. Tapi karena aku iri dengan kebahagiaannya, aku tidak akan bilang langsung kepada orangnya, aku akan menulisnya disini. Kalau senang, bagi-bagi dong, sialan. Anak istrimu baik-baik aja kan, sialan? Kok rasanya aku kalah ya, LOL.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan untuk pesan kedua, aku berencana untuk pindah di akhir tahun nanti. Tempatku tinggal saat ini kurang nyaman, jadi aku berniat untuk pindah ke tempat yang nyaman buatku untuk menulis. Karena itulah, kontak pribadiku akan berubah, jadi bagi mereka yang punya kepentingan denganku bisa tolong diingat akan hal ini. Aku akan menyelesaikan pindahanku dengan cepat agar pekerjaanku tidak terganggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya, aku ingin berterima kasih kepada pihak penerbit, Poko-san selaku ilustrator, teman-temanku yang memberiku saran dan kepada semua orang yang sudah membeli novel ini. Aku akan mencurahkan semua yang aku bisa untuk bisa menjawab ekspektasi semua orang di masa yang akan datang. Aku akan mencukupkan ini sampai disini. Ini akan menjadi volume terakhir di tahun ini, tapi, tolong tetap dukung aku untuk tahun depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oktober 2009,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Takehaya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_6|Bab 6]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_4_Ilustrasi|Ilustrasi Jilid 4]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_6&amp;diff=505268</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 6</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_6&amp;diff=505268"/>
		<updated>2016-10-27T12:57:55Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Ruang Bawah Tanah dan Harta Karun==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Sabtu, 22 Agustus&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepuluh hari sudah berlalu sejak kejadian di pemandian air panas dan sekarang sudah mendekati akhir bulan Agustus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu masih dalam masa liburan musim panas, tapi Koutarou dan Harumi sudah memutuskan untuk menggunakan hari ini untuk kegiatan klub.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, mereka tidak serta merta pergi ke sekolah, namun menggunakan ruang belajar di sebuah perpustakaan yang berada dekat dari rumah mereka berdua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama seseorang sudah memesan dari jauh-jauh hari, orang itu bisa meminjam ruangan itu untuk dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah, meski ruangan itu tidak cukup besar, ruangan itu cukup bagi klub merajut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Dan kami akhirnya bisa berbaikan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, baguslah kalau begitu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini semua berkat saranmu, Sakuraba-senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou selesai menjelaskan kejadian yang terjadi padanya dan Sanae, dan membungkuk dengan sungguh-sungguh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menelepon Harumi segera setelah kembali dari pantai dan memberi tahu hasilnya, tapi Koutarou merasa dia perlu berterima kasih kepada Harumi secara langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Koutarou tidak menyebutkan bagian dimana Sanae sebenarnya adalah hantu atau kalau Sanae sempat diculik oleh para pemburu hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu hanya akan membuat Harumi bingung, dan itu bukanlah bagian yang penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae yang berada di sebelah Koutarou juga membungkukkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae tetap ikut dengan Koutarou untuk menyatakan terima kasihnya meskipun dia sadar kalau Harumi tidak bisa melihat maupun mendengarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;U-Um, hargai temanmu lebih dari ini, ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi hanya bisa menunduk memandang tangannya yang sibuk merajut karena malu dengan Koutarou yang dengan sungguh-sungguh berterima kasih di hadapannya langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi telah memutuskan akan mencoba teknik merajut baru hari itu, tapi karena rasa malunya, dia kembali menggunakan teknik yang lama tanpa disadarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, tentu saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah merasa puas karena sudah mencapai tujuannya untuk hari itu, Koutarou mulai menggerakkan jarum rajutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai mahir merajut dan sekarang sedang merajut syal untuk musim dingin mendatang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia bilang kita teman&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Sanae memperlambat laju merajutnya sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae tidak berdiri, tapi justru bergelantung di leher Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Posisi itu membuat Koutarou kesulitan menggerakkan jarum rajutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita nggak seperti itu, iya kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;.....Kalau begitu, turun. Susah ngerajutnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou membisikkan keluhannya agar Harumi tidak mendengarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, Harumi kelihatannya sibuk merajut, jadi dia tidak memperhatikan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Enggak mau ♪  ” [[Image:Rokujouma_V3_297.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Yang bener aja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita &#039;kan musuh, ya pasti aku bakal ganggu kamu dong ♪  ”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayolah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae menolak mendengar keluhan Koutarou sambil tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah bertingkah seperti ini sejak beberapa waktu lalu dan kadang-kadang dia membuat Koutarou kewalahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkat peristiwa di pemandian air panas, Sanae mengerti kalau Koutarou bukan hanya sekedar musuh baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tadinya mereka adalah musuh saat menyangkut masalah kamar 106, tapi selain hal itu Sanae sadar kalau Koutarou tidak membencinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Sanae sekarang sudah kembali menjadi dirinya yang ceria dan penuh semangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia malah lebih terbuka di sekitar Koutarou dan lebih bersemangat daripada sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, Sanae akan sering menghabiskan waktunya dengan Koutarou, tapi semenjak kejadian di pemandian air panas, dia sekarang akan selalu bersama Koutarou selama tidak ada alasan khusus yang mengharuskannya tidak bersama Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia akan menggoda dan mengganggu Koutarou dari waktu ke waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengganggu Koutarou saat merajut adalah salah satu gangguan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Sanae tidak akan mengganggu Koutarou tanpa alasan, dia akan berhenti kalau situasinya memang serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dulunya dia tidak bisa menyadari saat situasinya serius, itulah perubahan besar yang dialaminya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Koutarou tidak menyadari perubahan ini karena dia masih diganggu, hanya masalah yang menganggunya yang telah berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyelesaikan kegiatan klub mereka, Koutaoru dan Sanae kembali ke rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat mereka sampai di kamar 106, Theia melompat keluar dari dalam kamar dengan wajah pucat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waktumu tepat sekali untuk kembali ke rumah, Primitif!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa? Apa ada sesuatu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai merasa cemas saat dia melihat wajah serius Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau sudah mengatakan sesuatu kepada Yurika! Dia menolak untuk meninggalkan controller gamenya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa-apaan, ternyata cuma begitu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudmu &#039;ternyata cuma begitu&#039;!? Ksatria Biru milikku sudah mau memasuki pertarungan penentu terakhir! Tapi Yurika tidak mau bergantian denganku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa juga Yurika mau main game?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa yang tahu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu tidak penting, cepatlah masuk! Pertarungan terakhirnya akan segera mulai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, oke...Kalian semua egois sekali, ampun deh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku juga mau main. Koutarou, ayo berantem&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak! Aku dulu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dengan tidak sabar menghentakkan kakinya di lantai saat Koutarou melepaskan sepatunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita akan menyelesaikan itu hari ini tidak peduli bagaimana! Beraninya boss itu dengan santainya minum teh dengan bawahannya!? Dia mengejekku dan Ksatria Biru!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ngerti, tenang dulu, Tulip!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang bodoh macam apa yang bisa tenang sebelum pertarungan yang menentukan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Penyakit ini makin parah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah selesai melepas sepatunya, Koutarou diseret oleh Theia menuju bagian dalam kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waaaah! Dimana mereka~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat masuk ke bagian dalam kamar, suka atau tidak, Koutarou langsung memperhatikan Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang menangis sambil duduk di depan TV.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia menatap ke layar TV sambil bersusah payah menggerakkan controller game.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayolah, katakan sesuatu, Primitif!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;O-Oke&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou, yang sempat terkejut melihat Yurika yang menangis sambil bermain game, mengangguk ke arah Theia dan duduk di samping Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey Yurika, kalau memang separah itu sampai bikin kamu nangis, mending berhenti aja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Salah, aku bukannya nangis gara-gara keadaannya parah~!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika menghentikan sejenak permainannya dan menghadap Koutarou sembari menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kalau gitu, kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak bisa nemuin mereka~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika menunjuk ke arah TV selagi air mata mengalir di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di layar itu, tampak layar status dari game yang selalu dimainkan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa yang nggak bisa kamu temuin?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika, Yurika A sama Yurika B~! Theia-chan nggak mau ambil badan mereka dari dungeon~!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou hanya bisa menghela nafas setelah mengerti situasi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia memberi nama karakter gamenya dari para penghuni kamar 106, karena memikirkan nama adalah hal yang cukup merepotkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya itu saja seharusnya tidak masalah, tapi Theia sudah menyerah untuk menyelamatkan beberapa karakter yang telah gugur dan justru membiarkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena menolong karakter yang sudah gugur juga merepotkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memperhatikan situasi itu, Yurika mencoba menyelamatkan karakter yang namanya sama dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku rasa kau tidak bisa diam begitu saja melihat karakter yang punya nama sama denganmu mati dan terbaring begitu saja didalam sebuah gua&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini salahmu, Tulip&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;R-Ruth, tolong isi kembali tehku. Dan tolong ambilkan juga untuk si Primitf dan yang lainnya juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mengalihkan pandangannya saat topiknya tidak menguntungkan lagi baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku akan segera menyiapkannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey, Tulip&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kiriha, cemilan ini enak juga. Namanya apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cemilan itu namanya kue beras&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu. T-Teksturnya cukup unik juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia berpura-pura tidak bisa mendengar Koutarou dan mulai memakan cemilan teh yang sudah disiapkan Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memangnya kamu bocah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Mau bagaimana lagi? Mereka adalah pengorbanan yang perlu untuk sesuatu yang lebih baik&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou hanya bisa kagum melihat Theia yang dengan susah payah membuat alasan selagi menggerogoti kue beras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngaku deh, pasti kamu pikir bakal repot buat mencari Yurika&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya...Tunggu, itu salah! Bukan itu yang aku pikirkan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waaaaah! Kamu jahat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan bikin ini jadi lebih merepotkan lagi, Sanae...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa, memangnya masalah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae tersenyum selagi dia membuat lebih banyak masalah untuk Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lebih penting lagi, buruan makan cemilan itu juga, Koutarou! Kalau kamu nggak makan, aku nggak akan bisa ngerasain kue beras itu juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae yang masih bergelantung di punggung Koutarou, meraih meja teh, mengambil sebuah kue dan mendorongnya menuju mulut Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Oke, oke, aku ngerti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan enggan membuka mulutnya saat Sanae memasukkan cemilan itu ke mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama dan Sanae-sama memang akur ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth datang sambil membawa teh dan tersenyum saat melihat Sanae yang memeluk punggung Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou terlihat agak kesal, karena dialah yang selama ini membawa Sanae kesana kemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nah nah, kita udah tahu kok, kalau kamu sebenarnya senang~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae terus memeluk punggung Koutarou dan mencolek pipinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hehe, kamu nggak mau jujur ya~, Koutarou-chan. Sudah bukan rahasia lagi loh~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Koutarou terlihat kesal, Sanae terus saja tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia yakin kalau Koutarou hanya menyembunyikan rasa malunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm~~ Fufufu~~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae dengan riangnya bergantung ke punggung Koutarou dan terkadang dia akan memandang ke arah tangannya sendiri, yang sedang menggenggam jimat dengan jahitan bertuliskan &#039;Keselamatan Keluarga&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jimat ini nggak meledak, jadi aku sudah tahu bagaimana perasaanmu sebenarnya. Aku nggak akan percaya kalau kamu bilang nggak suka entah berapa banyak!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kamu nggak berhenti, aku bakal marah loh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm hmm, itu nggak akan mempan buatku~♪  ”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae, yang masih tidak mau mendengar peringatan itu, menempelkan badannya ke bada Koutarou dan percaya kalau itu akan membuat Koutarou senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Kelihatannya kamu nggak akan percaya sampai kamu kena batunya dulu ya, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou, yang sudah mulai kesal, merogoh sakunya dan mengeluarkan sebuah jimat dan mengarahkannya ke arah Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Coba aja. Itu nggak akan mempan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae tidak gentar meskipun sudah melihat jimat baru itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jimat di tangan Sanae tidak meledak, jadi jimat baru ini pun pasti tidak akan meledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae sudah tidak punya alasan lagi untuk takut kepada jimat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;....Makan nih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, meskipun Koutarou mendekatkan jimat itu ke wajah Sanae, Sanae tetap tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebuah suara ledakan yang cukup keras pun terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aduh!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya, Sanae terhempas ke belakang selagi masih tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, kamu udah ngerti sekarang, Sanae?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kenapa!? Bukannya jimatnya udah nggak berpengaruh lagi!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae bangkit berdiri saat asap masih mengepul dari wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia lalu membandingkan jimat yang dipegangnya dengan jimat yang dipegang Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Keadilan selalu menang! Biarlah ini jadi pelajaran buatmu, Sanae!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae sedang memegang jimat &#039;Keselamatan Keluarga&#039; di tangannya, sedangkan Koutarou memegang jimat &#039;Pergilah roh jahat&#039; di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;J-Jangan-jangan..!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah teori muncul di kepala Sanae saat melihat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Koutarou menerima aku sebagai semacam keluarga, tapi dia masih menganggapku roh jahat!? Jadi itu kenapa &#039;Keselamatan Keluarga&#039; nggak meledak, tapi &#039;Pergilah roh jahat&#039; meledak!?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae merasa teorinya benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Arrrrgggghhh!! Kenapa kamu selalu begitu sih!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wow!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae melompat dan menerkam Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wah wah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus sekali, kalian begitu akur&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mulai mencekik Koutarou untuk pertama kalinya setelah sepuluh hari ini, sambil ditonton oleh Ruth dan Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang aku kesal! Akan kubuat kamu menyesal!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Sialan kamu, S-Sanaeeeeee!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan begitu, hubungan Koutarou dan Sanae kembali normal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkadang tertawa bersama, di saat lain saling memarahi satu sama lain dan bertengkar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah bagaimana keduanya bertingkah bersama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;J-Jangan pikir semuanya bakal terjadi sesuai keinginanmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kamu nggak bisa bilang &#039;Sanae-chan, kamu imut banget&#039;!? Dasar pelit!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya satu hal yang benar-benar berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jimat kecil yang menggantung di leher Sanae, itulah perubahannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jimat itu bertuliskan &#039;Keselamatan Keluarga&#039; dan sekarang menjadi milik Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat keributan itu terus berlanjut di kamar 106 seperti biasanya, ada hal yang tidak biasa terjadi di anjungan Blue Knight.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah alarm tiba-tiba berbunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara alarm itu menggema di anjungan yang luas itu dan anjungan yang tadinya sunyi sekarang dipenuhi dengan suara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alarm itu adalah alarm peringatan bahaya yang pertama kali berbunyi setelah beberapa bulan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebuah celah berukuran sedang terdeteksi di ruang waktu. 95% kemungkinan titik warp out&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Layar-layar di anjungan dengan segera menyala dan menampilkan informasi yang berhubungan dengan itu, antara lain posisi relatif Bumi, bulan dan matahari dan juga lokasi persis dari Blue Knight.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Layar itu juga menunjukkan beberapa grafik dan tabel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menghitung massa distorsi ruang. Bahaya. Kemungkinan 90% muncul kapal perang kelas bangsawan. Ini adalah keadaan darurat, tuan puteri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Blue Knight menggunakan tabel, grafik dan angka-angka yang ada untuk menyimpulkan bahwa ada kapal luar angkasa baru yang baru saja memasuki ruang angkasa dekat Blue Knight.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_5|Bab 5]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_3_Kata_Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_5&amp;diff=505267</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 5</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_5&amp;diff=505267"/>
		<updated>2016-10-27T12:55:32Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Pemberontakan Persatuan Buruh==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Selasa, 12 Agustus&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu yang ditarik oleh Koutarou mengeluarkan suara berderit yang keras saat dia membukanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bau rumah yang sudah tua itu pun keluar dan tercium oleh mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, para haniwa, apa kalian yakin ini tempatnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak salah lagi Ho! Kami mendeteksi gerombolan hantu Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan kami bisa mencium energi spiritual Sanae-chan Ho! Dia ada di dekat sini Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan yang lainnya sampai di sebuah rumah besar bergaya barat di sudut wilayah villa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rumah itu terlihat mencolok dibandingkan villa-villa yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dinding luarnya terlihat mau runtuh, jendelanya rusak, banyak retakan di temboknya dan ilalang menutupi banyak bagian luar rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Desainnya sendiri membuatnya mencolok, tapi keadaannya yang sudah parah hanya membuat area disekitarnya terlihat jelek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena saat itu matahari sudah mau terbenam, rumah itu tampak seperti rumah yang ada di dalam film horror.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selain hantu, aku bisa melihat pertanda kalau ada orang di dalam sini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka mengintip melalui pintu dan melihat sekelilingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu bisa tahu? Aku tidak merasa begitu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melihat ke sekelilingnya juga, tapi tidak melihat tanda-tanda apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, lihat kesini, Satomi-kun. Jejak kaki yang masih baru&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, kamu benar...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jejak kaki bisa dilihat di lorong yang dipenuhi debu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak mengerti apa yang dimaksud Shizuka dengan pertanda, tapi dia tahu kalau jejak kaki itu masih baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jejak kaki yang sudah lama pasti akan tertutup debu dan membuat gambaran jejaknya buram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Rumah tua yang ditinggalkan dan tidak didatangi oleh siapapun, gerombolan hantu, tanda-tanda keberadaan Sanae dan tanda-tanda orang yang baru saja masuk...tidak salah lagi. Ini tempatnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah merangkum semua informasi yang ada, Kiriha membuat pernyataan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Koutarou setuju dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masalahnya adalah jika para orang mesum itu sudah menyadari kedatangan kita atau belum, dan jika ada jebakan yang sudah disiapkan untuk kita&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau terlalu kuatir, Ruth. Kalau ada jebakan, kita hanya tinggal meledakkannya saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tersenyum licik, Theia berjalan melewati Koutaoru dan Shizuka dan masuk ke dalam rumah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak peduli dengan jebakan apapun saat dia dengan berani melangkah maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu bahaya, Tulip, kita tidak tahu apa yang akan mereka lakukan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu berlaku buat semuanya. Lagipula, bertahan tidak cocok bagiku. Menahan musuh dan maju adalah mottoku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tetap saja, itu ceroboh namanya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau itu yang kau pikirkan, maka lindungilah diriku. Itulah tugasmu sebagai pengikutku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, aku mengerti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, Koutarou akan berteriak kembali kepada Theia, tapi kali ini dia memilih untuk patuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufu, kelihatannya kau sudah menyadari posisimu sebagai pengikutku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan kubiarkan kali ini, dan hanya kali ini saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Theia melihat kearahnya dengan gembira, Koutarou mencari sesuatu yang bisa dia gunakan sebagai senjata didalam tas yang berisi benda-benda pusaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou memilih tongkat dengan label yang bertuliskan &#039;Edisi terbatas, Dahan pohon suci - Tongkat Cypress&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satu lagi senjata yang cocok untuk kaum barbar...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seenggaknya aku nggak pakai kapal tempur luar angkasa setiap saat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di pundak Theia sudah ada lubang hitam dan ada senjata berukuran besar yang muncul dari dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua senjata itu terpasang di kapal tempur luar angkasa Ksatria Biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku harap ini tidak berubah menjadi pertarungan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan situasi seperti itu, Ruth juga menyiapkan senjata, seperti halnya Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak menggunakan senjata api, tapi pedang besar dan perisai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Ruth berasal dari keluarga ksatria, kemampuannya dengan senjata itu cukup bagus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang dan perisai yang dipakainya juga sudah ditingkatkan dengan perkembangan yang ada dalam sains dan kekuatannya juga tidak kalah dari senjata milik Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karama, Korama, hentikan mode sinkron dan bersiaplah untuk bertempur&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengerti Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mulai mengisi senjata energi spiritual Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha memerintahkan para haniwa miliknya untuk bersiap untuk bertempur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak memakai senjata, tapi berkat kemampuan tempur haniwa miliknya, dia tidak harus memegang senjata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, karena dia terlihat terlalu terbuka untuk diserang, Koutarou membagi isi tas miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha-san, pakailah salah satu dari ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih Koutarou. Kalau begitu, aku akan ambil ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha tersenyum dan mengambil sebuagh Tamagushi.&amp;lt;ref&amp;gt;Sebuah alat yang dipakai dalam ritual agama Shinto. Alat &#039;Pemberi Jiwa&#039; milik Doraemon mirip dengan benda ini&amp;lt;/ref&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lengkap dengan pakaiannya, saat Kiriha memegang alat itu, orang yang melihatnya akan menganggap dia sebagai pendeta kuil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anehnya, hal itu tidak seperti cosplay seperti Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa jadi karena kepribadian Kiriha yang tenang yang membuatnya seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Setelah kalian semua siap, ikuti aku! Pertempurannya akan segera dimulai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tulip, bisa jadi kita nggak akan bertempur&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau terlalu naif, Primitif! Orang mesum itu akan kuhancurkan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Hmmm. Yah, baiklah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan yang lainnya mengikuti Theia masuk ke dalam rumah besar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka selalu melakukan sesuatu dengan cara mereka sendiri, kali ini mereka semua berkumpul dengan satu tujuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka pertama kali bertemu, hal ini tidak mungkin akan terjadi, tapi saat ini mereka tidak memikirkan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata di atas pundak Theia menembak bertubi-tubi mengenai sasarannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memanggil senjata kaliber besar yang menembak dengan cepat dari Ksatria Biru dan peluru yang tak terhitung jumlahnya melesat menuju sasarannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sasarannya adalah baju zirah dan boneka-boneka yang ada di dalam rumah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda-benda itu dilubangi oleh hujan peluru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph, terlalu mudah. Aku berharap lebih dari baju zirah dan boneka yang bisa bergerak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan begitu, Tulip. Senjatamu yang terlalu kuat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tidak menembak benda-benda itu untuk mengobati rasa bosannya atau hal semacam itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou dan yang lainnya sedang menjelajah rumah itu, benda-benda itu tiba-tiba menjadi hidup dan menyerang mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sebelum mereka bisa mendekat, benda-benda itu hancur lebur oleh kekuatan senjata Theia yag terlalu kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ampun...apa yang akan kamu lakukan kalau ada orang didalamnya..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melihat baju zirah ksatria dan boneka beruang yang sudah hancur, Koutarou hanya bisa menggigil ngeri memikirkan jika seandainya ada orang di dalam benda-benda itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau memang itu terjadi, anggap saja kecelakaan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Theia tidak terlihat peduli, dan itu membuat Koutarou kagum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang bener aja!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak perlu sebahagia itu, Primitif. Apa kau begitu senang melihat keagungan diriku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jauuuh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak apa-apa, Satomi-sama. Aku sudah berjaga-jaga memindai adanya tanda-tanda kehidupan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, benarkah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berhenti bergerak setelah mendengar kata-kata Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Senjataku dikendalikan oleh data yang dikirimkan Ruth sebelum menyerang agar tidak sampai menyerang manusia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serius!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja aku serius!...Memangnya kau pikir aku ini apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang yang mencoba membunuhku hampir setiap harinya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngomong-ngomong, Kiriha, bagaimana keadaan Sanae? Karena mereka menyerang, apa ini artinya kita sudah dekat?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mengganti topik pembicaraan saat arah pembicaraannya mulai membuat Koutarou unggul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan dia nggak dengar...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth berbisik ke Koutarou yang mulai kesal dengan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong percayalah dengan Yang Mulia untuk hari ini. Meskipun ini sulit dipercaya, Yang Mulia sebenarnya kuatir dengan Sanae-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Baiklah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Ruth yang memintanya untuk melakukan itu, Koutarou akhirnya meredam kekesalannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya dia mengerti apa yang saat ini Theia rasakan, kalau tidak, Theia tentu saja tidak akan menolong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karama, Korama, bagaimana situasinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ho-, Kelihatannya dia ada di bawah tanah Ho-! Aku bisa merasakan ada gua yang besar di bawah Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada tangga yang mengarah ke bawah di depan sana Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bawah tanah ya..Tempat yang tepat untuk penjahat kelas teri berkeliaran&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ouch, rasanya benar sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha hanya bisa tersenyum kecut mendengar kata-kata Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena dia sendiri datang dari bawah tanah, kata-kata Theia berlaku juga untuk Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Itu hanya perumpamaan! Aku tidak bermaksud menghina rumahmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kukuku, Tulip mulai panik...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutaoru merasa senang melihat Theia yang berusaha membuat alasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemburu hantu sedang mengawasi Koutarou dan keempat gadis yang bersamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, hanya bagian lantai dasar rumah saja yang hancur, bagian ruang bawah tanahnya telah dibersihkan dan dirawat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka menggunakan bagian luar rumah yang hancur sebagai kamuflase markas mereka yang berada di bagian bawah tanah rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ukuran markas bawah tanah mereka kurang lebih 25 meter baik panjang maupun lebarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan tinggi ruangan yang mencapai lima meter, markas mereka sangat luas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan kenapa ruangan itu sangat luas adalah karena ruangan itu dulunya adalah ruang bermain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meja biliar, meja roulette&amp;lt;ref&amp;gt;Gambar: https://en.wikipedia.org/wiki/Roulette&amp;lt;/ref&amp;gt;  dan sebagainya masih ada di ruangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Barang-barang milik para pemburu hantu itu juga berada di tempat yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Barang-barang itu adlah alat-alat yang mereka perlukan untuk bekerja dan juga alat untuk bertahan hidup mereka, seperti tempat tidur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diantara barang-barang itu terdapat monitor yang menunjukkan hasil tangkapan kamera tersembunyi yang ada di dalam rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Total monitor itu berjumlah tiga buah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan mengganti saluran dari kamera, mereka bisa mengawasi seluruh bagian rumah yang sudah kosong itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan yang lainnya saat itu sedang ditampilkan di monitor saat mereka sedang menghancurkan semua yang menghalangi jalan mereka sembari berjalan masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kakak, ini gawat! Kelihatannya para penyusup itu tahu jalan masuk ke markas bawah tanah kita!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu pemburu hantu, yang mengawasi perkembangan kejadian di layar monitor, berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan pemburu hantu kedua, yang tadinya bersantai-santai di atas sofa, dengan cepat pergi ke sisi pemburu hantu yang pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang terjadi dengan mereka yang tugas jaga!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, kelihatannya mereka dihancurkan sama cewek yang paling kecil! Zirah maupun boneka nggak akan bisa menghentikan dia!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Roh-roh jahat telah merasuki zirah dan boneka-boneka dan bergerak satu demi satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu mirip dengan serangan poltergeist Sanae, mereka akan bergerak dan menyerang bersamaan dengan zirah itu, sama seperti bagaimana Sanae melempar ensiklopedia kearah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, baju zirah dan boneka yang menjadi senjata itu akan hancur berkeping-keping oleh Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, hantu-hantu rendahan itu tidak bisa berbuat apa-apa lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh ya, nggak kayak kita, mereka bagus dalam serangan fisik...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini gawat, kalau terus begini, mereka bakal sampai kesini! Kita harus apa, Kakak!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tenanglah, Hachi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si Kakak memukul kepala Hachi yang berlarian kesana kemari karena panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terus, terus kita harus apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hachi akhirnya berhenti dan memandang ke arah kakaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita tidak perlu melawan mereka dengan cara mereka. Itulah kenapa kita sudah bersiap untuk keadaan semacam ini. Di antara roh jahat, pasti ada yang bisa melawan orang secara langsung, iya kan? Kita akan menyuruh roh-roh itu maju dan membuat para penyusup itu pergi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, roh-roh yang gajinya gede ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memangnya kau pikir kenapa kita menyewa mereka?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah kuduga, Kakak! Aku sampai lupa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada juga senjata yang kita siapkan kemarin kan? Siapkan itu juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke! Aku ambil sekarang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hachi langsung lari ke ruangan lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruangan di samping mereka adalah ruangan tempat berkumpulnya para roh jahat yang disewa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi ada satu yang melihat ke arah monitor. [[Image:Rokujouma_V3_221.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou....kamu datang menolongku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah Sanae yang sudah ditangkap oleh para pemburu hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia masih terperangkap di dalam tempat penyimpanan transparan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemburu itu membawa Sanae lengkap dengan tempat penyimpanannya ke markas mereka, dan sedang menunggu rekan bisnis mereka datang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae diletakkan di pojok ruangan, dan dari posisi itu dia bisa melihat ke arah monitor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae, yang hanya bisa berharap, telah memandang layar monitor dalam waktu yang cukup lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou...itu benar-benar Koutarou...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou nampak di layar monitor, jantung Sanae hampir berhenti berdetak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia adalah hantu dan tidak punya jantung, sampai seperti itulah dia terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan di saat yang sama, dia merasa lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah merasa was-was selama itu, rasa lega itu membuat lutut Sanae lemah dan dia jatuh terduduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Bodohnya aku! Bukannya aku sudah memutuskan untuk nggak baikan sama Koutarou!? Kenapa aku malah ngerasa lega!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae menggelengkan kepalanya untuk menghilangkan rasa lega yang dirasakannya, tapi hal itu tidak semudah yang dipikirkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae sudah memutuskan untuk memperlakukan Koutarou sebagai musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tekadnya semakin diperkuat saat rasa frustasinya, karena ditangkap oleh para pemburu hantu, bercampur ke dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, tekadnya mulai runtuh setelah dia melihat Koutaoru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berharap, mungkin, mungkin saja...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia tahu kalau hanya berharap saja hanya akan membuat dirinya semakin sakit hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudnya ini, Koutarou!? Kalau kamu menganggapku musuh, tinggalkan aku! Kenapa kamu datang kesini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae merasa sangat kebingungan, dan karenanya dia tidak bisa melepaskan pandangannya dari Koutarou yang masih berada di dalam layar monitor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini dia, ruang bawah tanah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menendang pintu ruang bawah tanah hingga terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan momentum dari arah larinya yang menuruni tangga untuk menendang pintu, pintu itu pun terbuka dan menghantam dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pintu ruang bawah tanah yang terbuka, Koutarou dan yang lainnya melesat masuk ke dalam ruangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu dia! Itu Sanae!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat saat mereka memasuki ruang bawah tanah, Koutarou menemukan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berada di sudut ruangan yang jauh dari mereka dan masih terperangkap di dalam tempat penyimpanan berbentuk silinder itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae! Apa kamu baik-baik saja!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berteriak kearah Sanae, dan Sanae membalasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kamu datang!? Aku nggak pernah memintamu buat menolongku! Aku tahu kamu menganggapku sebagai pengganggu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang bukan saatnya ngebahas itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou heran dengan Sanae yang tidak menghiraukan situasi mereka saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Koutaoru juga lega mendengar suara Sanae yang penuh semangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan yang lainnya masih menganggap para pemburu hantu itu sebagai orang mesum, jadi mereka khawatir kalau para pemburu itu sudah melakukan sesuatu yang buruk pada Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf sudah mengganggu reuni kalian yang mengharukan, penyusup&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, pembicaraan antara Koutarou dan Sanae terhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemburu hantu berdiri di antara Koutarou dan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hantu ini adalah milik kami! Jadi, pulanglah sebelum kalian terluka!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar! Pulang saja! Sudah waktunya para bocah untuk tidur!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka membusungkan dada mereka dan dengan gagah menantang Koutarou dan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dasar penjahat teri kurang ajar! Kalau kalian bisa berkata-kata seperti itu, aku harap kalian sudah siap dengan ganjarannya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kembalikan Sanae-chan, dasar mesum!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dan Shizuka melotot ke arah pemburu hantu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, kedua pemburu itu masih tersenyum licik dan menunjukkan kepercayaan diri mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Penjahat kelas teri? Orang mesum? Kalian ngomongin siapa? Bukannya itu kalian?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar! Kami belum melakukan sesuatu yang salah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata itu membuat Koutarou marah dan dia berteriak kepada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa!? Kalian berani ngomong begitu setelah menculik Sanae!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memangnya kami salah apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae hampir diraba-raba beberapa kali dan untuk melengkapi itu, dia diculik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun begitu, para pemburu hantu itu menuduh Koutarou dan yang lainnya sebagai penjahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini tidak hanya membuat Koutarou marah, tapi juga Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, para pemburu hantu itu terus meledek Koutarou dan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tetap saja, kami mematuhi hukum. Tidak ada hukum yang melarang penangkapan hantu, iya kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan ini adalah markas kami! Kami membelinya! Tapi, kalian main masuk saja seenaknya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selain itu, memangnya hantu itu teriak-teriak minta tolong? Nggak kan? Kalian datang meski nggak ada yang minta kalian buat datang. Ini namanya kalian masuk tanpa izin!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong kami! Polisi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, dalam situasi ini, kami berada di bawah payung hukum! Lebih lagi, kami adalah pembela kebenaran!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ugh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hukum yang melarang penangkapan hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, Sanae juga tidak meminta tolong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan selain itu, mereka juga masuk tanpa izin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemburu hantu itu punya pernyataan yang mendukung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karenanya, Koutaoru dan Ruth tidak bisa membantah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dan Shizuka pun tidak bisa membalas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan untuk membuat Koutarou dan yang lainnya semakin kesal, para pemburu hantu itu  tersenyum licik dan tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, kalau begitu kesalahan kalian hanya dalam hal membuat kami sebagai musuh kalian&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya yang bertingkah berbeda hanyalah Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa!? Apa maksudnya itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Biar aku jelaskan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyum Kiriha yang biasanya menghilang dan timbul kerutan di dahinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matanya tampak sipit saat dia memandang tajam para pemburu hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan nada yang dingin, Kiriha berkata seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami adalah penjajah. Kami tidak pernah mematuhi hukum sejak awal. Penjahat? Itu memang cocok bagi kami! Kami bertingkah sesuka hati kami. Memangnya kami peduli dengan keadaan kalian! Kami akan mengambil kembali Sanae, wahai para pembela kebenaran!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha saat itu sedang marah, lebih tepatnya terbakar api kemarahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangannya yang tajam seakan bisa membakar musuhnya saat itu juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kiriha-san...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah empat bulan sejak dia datang ke kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi baru kali ini Koutaoru melihat Kiriha benar-benar marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae-chan adalah teman kami Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meskipun dia tidak mau, kami akan membawanya pulang Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para haniwa maju kedepan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti ekspresi normal dan datar mereka yang biasanya, ekspresi yang mereka tunjukkan saat ini adalah kemarahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar juga. Aku sudah lupa rupanya. Aku tidak pernah peduli dengan hukum planet ini dari awal!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia memperoleh kembali ambisinya, menyiapkan senjatanya dan menunjukkan senyuman yang mirip dengan binatang buas yang sedang memburu mangsanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan kalian akan menyesal sudah menyombongkan diri di harapanku! Namaku adalah Theiamillis Gre Forthorthe! Jangan berani kalian lupakan itu, bahkan mati sekalipun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Empat bulan lalu, niat jahat itu diarahkan ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, aku akan maju sekarang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan empat bulan lalu, Ruth yang menghentikan Theia, mempersenjatai dirinya sendiri dan maju untuk melindungi Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menyentuh penyewa kamar kosku adalah hal terakhir yang bisa kalian lakukan! Ibu Kos dan penyewa kos sudah seperti keluarga! Tidak peduli itu manusia maupun hantu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Empat bulan lalu, Shizuka telah melarang Koutarou dan yang lainnya untuk bertarung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekarang, Shizuka sendiri sudah siap untuk bertarung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengepalkan tinjunya dan mengambil ancang-ancang sambil menghentakkan kakinya untuk merasakan keadaan lantai ruang bawah tanah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan yang terakhir adalah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa!? Bukannya aku minta tolong padamu sih!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti! Aku tidak akan memaksa membawamu pulang ke rumah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, setelah aku berhasil memukul orang-orang mesum ini aku ingin bicara denganmu! Seenggaknya tolong dengarkan aku! Setelahnya, terserah kamu mau apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae tidak menjawab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak menjawab, tapi dia menggerakkan kepalanya sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu sudah cukup bagi Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, mari kita mulai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou biasanya cepat dalam hal memulai keributan dan selama dia sudah yakin, tidak masalah baginya jika dia berada dalam pihak yang salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menyiapkan dahan di tangannya dengan posisi yang sama saat dia sedang bermain baseball dulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Begitu, ini memang seperti yang dikatakan senpai...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai berpikir sambil menggunakan dahan ditangannya sebagai tongkat pemukul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak biasanya dia bersemangat seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak akan merasa seperti ini hanya karena berhadapan dengan musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Enaknya kalian, kalian bakal pergi wisata&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa!? Apa maksudnya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hari ini aku dalam kondisi terbaik! Aku akan mengirim kalian berwisata ke bulan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou merasa seperti Babe Ruth&amp;lt;ref&amp;gt;https://id.wikipedia.org/wiki/Babe_Ruth&amp;lt;/ref&amp;gt; setelah mencetak home run dengan ketiga base terisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang memulai pertarungan itu tentu saja Theia yang kesabarannya paling pendek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka yang menang adalah mereka yang bergerak lebih dahulu! Ksatria Biru, gunakan misil jarak dekat! Jangan lukai Sanae--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wahaha, apa kalian lupa dimana kalian sekarang!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum Theia meluncurkan misilnya, sebuah lubang terbuka persisdi bawah kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah lubang jebakan yang sudah disiapkan sebelumnya oleh para pemburu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tidak bisa menghindari jebakan yang tiba-tiba terbuka dan jatuh ke dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waaaaaaah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Idiot, kalian pikir kami tidak siap!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Idiot, Idiot&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-berhenti bercanda!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tulip, kamu baik-baik saja!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth dengan cepat berbalik ke arah Theia, dan Koutarou yang berdiri disebelah Theia mengintip ke dalam lubang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha dan Shizuka masih menghadap ke arah musuh, tapi waktu menyerang mereka sedikit terlambat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah pasukan, serang mereka!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku jadi lapar nih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita bakal dibayar, ya kan...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini jebakan yang biasa, menjanjikan sesuatu buat dapat tenaga kerja gratisan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu lapar gara-gara kamu terus mikir kayak gitu. Obsesi kita bakal bocor kalau terus begitu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhenti bicara dan pergilah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemburu tidak menyia-nyiakan kesempatan mereka dan mulai menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan mereka adalah gerombolan hantu yang sama dengan yang menangkap Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, kali ini jumlah mereka dua kali lebih banyak dari yang sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Roh-roh jahat denagn berbagai ukuran berhamburan keluar dari ruangan yang lain dan mengarah menuju Koutarou dan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka disini! Buruan keluar dari situ, Tulip!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, tangan anda!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Maaf!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menggenggam tangan Koutarou dan Ruth dan mereka menariknya keluar dari lubang jebakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi saat mereka melakukan ini, pertahanan mereka benar-benar terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Roh-roh jahat tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan terbang menuju Koutaoru, Ruth, dan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke semuanya, aku akan menyerang mereka! Pinjamkan kekuatan kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia sombong banget cuma karena dia bisa nyerang orang langsung&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku dengar gajinya juga lumayan tinggi, dia pasti suka nyombong&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sssstt, nanti dia denger loh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Ruth memunggungi para roh jahat dan Theia masih bergantung pada mereka berdua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan posisi seperti itu, mereka seperti mengundang para roh jahat untuk menyerang mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, tolong cepatlah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah berusaha secepat yang aku bisa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waaaah, kita bakalan kena!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan yang lainnya memperhatikan kalau para roh jahat sudah mulai menyerang, tapi mereka tidak bisa menjatuhkan Theia kembali ke dalam lubang jebakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau mereka melakukan itu, Theia akan menjadi sasaran empuk bagi para roh jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena itulah mereka bertiga saat ini berada dalam bahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan lupakan kami!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serahkan pada kami, Satomi-kun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha dan Shizuka muncul da menyelamatkan Koutarou, Theia dan Ruth dari bahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha menggunakan haniwa miliknya untuk bertahan sementara Shizuka memukul satu demi satu para roh jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya cukup handal dalam melawan hantu, jadi mereka tidak terpukul mundur. Tapi karena jumlah hantu yang cukup banyak, perkelahiannya menjadi maju dan mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika saja ruangan itu lebih kecil, Shizuka bisa memukul para hantu itu dengan lebih efisien lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi karena ruangan itu cukup besar dan langit-langitnya yang tinggi, para hantu jauh lebih unggul daripada Shizuka yang sama sekali tidak bersenjata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tulip, sekarang kesempatan kita!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kiriha dan Shizuka sibuk mengulur waktu, Theia mengeluarkan dirinya dari lubang jebakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Ruth memperhatikan para pemburu hantu saat sedang memperhatikan keadaan disekelilingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kena kalian!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Makan nih!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengendap-endap dibelakang Koutarou dan yang lainnya lalu masing-masing melempar bola kecil sementara Koutarou dan yang lainnya masih fokus ke arah roh-roh jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia! Satomi-sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau Ruth tidak memperhatikan, mereka bertiga akan terkena bola itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Woah!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, karena Ruth mendorong mereka berdua menjauh, hanya dialah yang terkena bola itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bola itu mengenai kepala dan pundaknya dan membuat suara benturan kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth-san!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau baik-baik saja, Ruth!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Koutarou dan Theia memucat saat mereka melihat Ruth yang terkena bola itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Ruth sendiri hanya bisa memiringkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bola-bola itu tidak menyakitinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bingung karena sudah yakin kalau bola-bola itu berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kelihatannya aku baik-baik saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Untunglah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah!? Tapi, kenapa? Aku pikir itu adalah serangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang mereka lakukan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memeriksa bahwa Ruth baik-baik saja, Koutarou dan Theia menghela nafas lega dan merasa bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sayang sekali, cuma kena satu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi itu sudah lebih dari cukup! Wahahahaha!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wahahahahaha!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemburu hantu itu menyombongkan kemenangan mereka, dan membuat Koutarou dan yang lain semakin bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, alasan untuk hal itu segera muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, a-apa!? Satomi-sama, awas!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou segera bergerak begitu mendengar peringatan dari Ruth, dan sesaat setelahnya sebuah pedang besar mengayun jatuh ke tempat dimana Koutarou tadinya berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Padatan besi pedang itu dengan mudah menghancurkan lantai semen ruangan itu, membuat bagian tajam pedang itu terkubur di lantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau saja pedang itu mengenai Koutarou, tentu saja jadinya akan buruk sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah!? Aku pasti mati kalau tadi kena itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan itu membuat Koutarou terkejut, tapi saat dia melihat siapa yang menyerangnya, dia hanya bisa menganga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong pergi dari sini, Yang Mulia, Satomi-sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth-san!? Kenapa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau sudah gila, Ruth!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menyerang Koutarou tidak lain adalah Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat ini dia sedang menyiapkan serangan lain sembari menarik pedangnya dari lantai dan dengan beraninya memasang kuda-kuda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, tidak seperti penampilannya yang gagah, Ruth mau menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Badanku bergerak dengan sendirinya! Aku tidak ingin menyerang kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan sendirinya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Mungkinkah ini karena bola-bola aneh itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang terpikirkan oleh Koutarou saat itu adalah bola-bola aneh yang tadi dilempar ke arah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benar sekali!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat sudah berhasil menebaknya, mas! Sebuah roh jahat sudah terbungkus dalam setiap bola itu! Dan kalau mereka mengenai seseorang, mereka akan merasuki orang itu dan akan melakukan apapun yang mereka mau!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan, kalian melakukan hal jahat dengan cara yang paling membosankan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth telah dirasuki oleh roh jahat setelah terkena bola dan dipaksa melawan Koutarou dan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selain itu, kalian mengenai Ruth! Kenapa kalian nggak mengenai Tulip, dasar idiot!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau marah tentang hal yang salah, Primitif!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aku nggak bisa mukul Ruth-san!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa!? Jadi tidak apa-apa bagimu untuk memukulku!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iya lah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nah nah, kalau kalian nggak lari, dia bakal potong-potong kalian loh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Koutarou dan Theia sibuk beradu mulut, Ruth mengayunkan pedang besarnya untuk memotong mereka berdua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaaaaa! Saklar lapisan energi pedangnya menyala!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah cahaya kehijauan yang tipis bersinar dari pedang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang itu sudah dirancang agar kekuatan penghancurnya meningkat saat lapisan energinya aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini bahaya! Primitif, jadilah perisaiku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Enak aja! Memangnya aku bisa menahan itu dengan menjadi perisaimu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang bilang, rakyat adalah perisai negara!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak gitu juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lariiiiii!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth mengayunkan pedangnya sembari menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia menghindar tepat pada waktunya, berkat Ruth yang dengan susah payah mencoba mengubah jalur ayunan pedangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, cahaya disekitar pedang itu melewati tongkat milik Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan hanya dengan itu, bagian atas tongkat itu terpotong dengan rapi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memotong tongkat milik Koutarou, pedang Ruth terkubur di tanah sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan pedangnya terkubur jauh lebih dalam dari sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan penghancur dari pedang yang terbungkus lapisan energi sudah tidak bisa dibandingkan lagi dengan sesaat yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kuat banget..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menggigil ketakutan saat dia melempar tongkatnya yang sudah hancur menjadi setengahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;R-Ruth tidak punya belas kasih sama sekali..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dengan cepat berdiri setelah menghindari dari serangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kamu yakin dia nggak menyimpan dendam cuma karena kamu keterlaluan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja tidak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lebih penting lagi, kita nggak bisa melakukan apa-apa, Tulip?! Kalau terus begini, kita yang bakal mati!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia tidak punya pilihan lain kecuali lari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak bisa menyerang Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, untuk menghindari serangan RUth, mereka berlari mengelilingi lubang jebakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maafkan aku! Aku benar-benar minta maaf!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Ruth mulai mengejar mereka dengan cara yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah menangis sejak tadi selagi mengejar mereka berdua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika orang lain melihatnya, hal ini pasti akan terlihat seperti sebuah adegan komedi; tapi bagi mereka yang terlibat, ini adalah hal yang bisa melibatkan nyawa mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mungkin bisa membuatnya tak sadarkan diri dengan senjata yang tidak mematikan, tapi baju zirah dan boneka-boneka yang lain akan menyerangnya jika dia sedang pingsan! Dia lebih aman sekarang daripada tadi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kalau gitu, bagaimana dengan senjatanya!? Dia dapat itu dari kapalmu, iya kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau aku mematikan fungsi transfer Ksatria Biru, dia tidak akan bisa menggunakan senjatanya, tapi kalau begitu aku pun tidak akan bisa menggunakan senjataku juga! Kita akan menjadi lemah nantinya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lakukan sekarang juga! Lebih baik begitu daripada nggak melakukan apapun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, Theia mendengarkan saran Koutarou, karena dia juga ingin melakukan sesuatu terhadap situasi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ksatria Biru, jalankan penghentian darurat untuk sistem transfer senjata!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti yang kau inginkan, tuan puteri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata Theia dan Ruth menghilang setelah gelang milik Theia menjawab perintahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu tidak berpengaruh bagi Theia yang sudah siap, tapi Ruth kehilangan keseimbangan setelah pedangnya yang besar dan perisainya tiba-tiba menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kuserahkan musuh-musuh itu kepadamu, Primitif! Aku akan menangkap Ruth!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia berbalik dan berlari ke arah Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengerti!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mematuhi perintah Theia dan lari ke arah pemburu hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kakak, dia kesini! Gawat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tenang, cuma satu kok! Kita nggak akan kalah dua lawan satu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah pertarungan yang sengit pun terjadi: Theia vs Ruth dan Koutarou vs pemburu hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selagi Koutarou dan Theia memulai adu tinju dengan lawan mereka masing-masing, sebuah keributan yang aneh sedang terjadi dimana Shizuka dan Kiriha sedang melawan gerombolan hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa-apaan cewek ini!? Dia bisa ngenain kita pake tangan kosong!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa-apaan juga haniwa itu!? Kita nggak bisa gerak gara-gara sinar kuning punya mereka!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak ada yang bilang musuh kita bakal sekuat ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Betul! Kalau kita bakal ngelawan yang sekuat ini, aku mau gaji yang lebih gede!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhenti mengeluh dan bertarunglah, kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku yakin kamu nggak apa-apa, gajimu kan udah gede&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa!? Coba bilang sekali lagi!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para roh jahat rupanya sedang berselisih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kekuatan Shizuka dan Kiriha yang sangat kuat, sebagian besar para roh jahat mulai ragu untuk menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para roh jahat yang digaji rendah tidak punya alasan untuk mempertaruhkan nyawa(?) mereka dalam pertarungan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa itu..?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatannya pihak manajemen menengahnya sedang berdebat dengan para karyawan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka dan Kiriha keheranan dengan para roh jahat yang menghentikan serangan mereka dan mulai berdebat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka punya kesempatan untuk menyerang dalam situasi ini, tapi situasi itu bahkan terlalu menggelikan dan tidak ada diantara mereka berdua yang ingin menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Musuhnya cuma kelihatan kuat, kamunya aja yang nggak serius!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu bodoh ya!? Cuma dengan melihat, mereka itu benar-benar kuat! Cewek-cewek itu nggak akan menjadi lemah cuma karena kamu atau ilmu kejiwaanmu yang kayak sampah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, kamu cuma anjingnya para pemburu! Kamu udah dibeli dengan gaji tinggi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa!? Jangan lupa sama kelalaianmu ya! Kamu pikir udah berapa kali aku ngelindungin kamu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pergi sana! Kita nggak akan maju-maju kalau cuma ngomong sama kamu! Kita bakal ngomong langsung sama para pemburu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya! Perjuangan kami bakal berlanjut sampai kami dapat kenaikan 50%!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serahkan negosiasinya sama aku. Dulu aku karyawan di bagian persatuan buruh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beneran!? Boleh banget tuh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aku dipecat gara-gara transaksi ilegal. Hidupku mulai hancur dari sana...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beneran!? Boleh banget tuh, dalam artian lain!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-Hei, kalian, berhenti! Kalian mau melawan boss kalian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cara pikir seperti itu nggak akan mempan dengan kami. Kami akan menggunakan apapun yang kami punya, itulah cara kami&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kalau dipikir-pikir juga, aku juga nggak ada kewajiban apa-apa sih, sama para pemburu hantu itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kamu nggak minta naik gaji juga?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Boleh juga...pertarungan kayak gini nggak ada untungnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan itu, para roh jahat bersatu dengan tujuan mendapat kenaikan gaji, dan mereka mendekati para pemburu hantu yang sedang bertarung dengan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf, bocah, tunggu sampai kami selesai bicara ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wah!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para roh jahat mendorong Koutarou ke arah samping dan berhadapan dengan para pemburu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berguling ke arah Theia dan Ruth yang saling menjerat setelah kehilangan keseimbangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Siapa yang tahu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana dengan kalian berdua?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti yang kau lihat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia berhasil menahan Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dengan mudahnya melampaui Ruth dalam hal kekuatan badan, dan saat pertarungannya menjadi pertarungan jarak dekat, dia tidak takut kalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku benar-benar mohon ampun, Yang Mulia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth memohon ampun kepada Theia selagi mencoba lepas dari Theia yang masih menahannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak apa-apa. Lagipula, ini bukan salahmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, masalahnya tinggal disebelah sana...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan permasalahan Theia dan Ruth yang selesai untuk sementara, Koutarou melihat kembali ke arah para roh jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami dengan tegas menolak ketidakadilan kondisi bekerja kami!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Naikkan gaji kami!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Naikkan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka minta kenaikan gaji!? Mereka udah belajar sesuatu yang nggak berguna! Kita mengumpulkan terlalu banyak roh jahat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kakak! Roh-roh jahat itu mulai bikin aku takut!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para roh jahat mulai menyuarakan tuntutan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemburu hantu kebingungan karena tiba-tiba dikelilingi oleh mereka yang semestinya adalah rekan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka dan Kiriha datang ke arah Koutarou dan yang lainnya, dan melaporkan apa yang mereka dengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ibu Kos-san, disana ada apa sih?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka lagi ribut sendiri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatannya begitu. Mereka mengatakan sesuatu seperti resiko yang terlalu besar untuk upah mereka&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatannya persatuan buruh akhirnya maju untuk meningkatkan taraf hidup mereka&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Persatuan buruh!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semenatara Koutarou mengabari mereka tentang situasi itu, negosiasi para roh jahat hampir mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian pikir kalian bisa dapat buruh dengan gaji rendah cuma karena kita saat ini lagi masa reses&amp;lt;ref&amp;gt; Resesi Ekonomi. https://id.wikipedia.org/wiki/Resesi&amp;lt;/ref&amp;gt; kan? Nggak mempan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu, bukan itu maksud kami!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, kenapa nggak bilang kalau musuh kami sekuat itu!? Kami nggak dibayar buat ngelawan musuh sekuat itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Itu...kebetulan aja mereka memang kuat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para roh jahat saat itu sedang dalam  posisi unggul. Tanpa bantuan dari para roh jahat, para pemburu hantu tidak akan punya kesempatan melawan Koutarou dan yang lainnya, jadi mereka tidak punya apa-apa untuk dijadikan tumpuan dari awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami juga sudah tahu! Kalian bisa menjual cewek itu seharga 300 juta yen!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana kalau kalian memberikan sebagian dari itu kepada kami!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yaa! Aku lapar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ngerti kondisi kalian! Tapi, aku nggak bisa memberi kalian duit sekarang juga! Kalau kita nggak melawan orang-orang itu dan menjual cewek itu, kami nggak bisa naikin gaji kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak bertanggung jawab banget! Yang bener aja! Jadi gini sikap kalian sebagai boss!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu dulu! Setelah kami menjual cewek itu, kami bakal membari kalian gaji kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa yang mau dengar itu!? Kalian mau memberi bagian kami sekarang atau nggak!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaannya bukan tentang memberi atau tidak, karena para pemburu hantu itu sudah menghabiskan seluruh uang mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, mereka tidak bisa memberi para roh jahat apa yang mereka mau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Tuan-tuan. Aku sudah berpikir sejak tadi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, sebuah roh jahat menghentikan rekan-rekannya yang sangat bersemangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Roh itu adalah roh wanita jahat berambut panjang yang mengenakan seragam pelayan klub malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa!? Ini masih membahas hal penting!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu itu. Itu sebabnya aku menghentikan kalian. Apakah kalian mau dibutakan dengan diiming-imingi uang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diiming-imingi uang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menunjuk ke arah Sanae dengan kipas bulu yang dipegangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pikirkan mana yang lebih baik, menunggu cewek itu dijual lalu kalian dibayar atau memakannya sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Uhm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para roh jahat memusatkan perhatian mereka pada Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Aku!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae menunjuk kearah dirinya sendiri dengan bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lihatlahe ke arah energi spiritual yang padat, bodoh dan stabil itu. Dia seakan-akan bisa menjadi benda hidup setiap saat. Aku lebih memilih makan gadis itu daripada dibayar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Itu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tahu? Kau pintar juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku setuju dengannya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku juga sepakat dengan ide itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-Hei, kalian, apa yang kalian lakukan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian tidak bisa memakan dia!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemburu mulai panik saat para roh jahat melihat ke arah Sanae dengan penuh hasrat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae gemetaran saat dia dihujani tatapan tajam para roh jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengerti kalau mereka serius ingin memakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini benar-benar gawat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou memperhatikan perubahan situasi yang terjadi dan memasukkan tangannya ke dalam kantong yang dibawanya untuk mencari senjata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka berniat memakan Sanae!? Memangnya akan kubiarkan begitu saja!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu, kalian! Jangan sentuh dia! Kalau kalian lakukan itu, kalian nggak akan dibayar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami sudah tidak peduli lagi! Kami mau makan itu dan mendapat kekuatan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Badan si roh jahat wanita mulai membengkak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu disebabkan oleh para roh jahat yang bergabung dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan setelah menyerap roh-roh jahat yang lain, roh jahat wanita raksasa itu tersenyum licik sembari memandang rendah para pemburu hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhenti! Harta karun itu bernilai 300 juta yen!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;300 juta yen? Itu cuma kembalian dibandingkan energi spiritual cewek ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhenti! Kalau kau menyentuhnya, kami akan membasmi kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya! Kami akan membasmi kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hahaha, coba saja, kalian pemburu hantu amatir! Tanpa kekuatan kami, kalian tidak bisa bertarung, dan kalian pikir kalian bisa melawan kami!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para roh jahat sudah bergabung dengan tujuan memakan Sanae dan sekarang punya kekuatan yang cukup besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, sebuah ayunan dari tangan raksasa itu sudah cukup untuk membuat para pemburu hantu melayang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Agh...K-Kakak...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;U-Ugh..t-tak kusangka akan begini jadinya...kami terlalu bergantung pada roh jahat..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemburu hantu sudah dibutakan oleh hasrat mereka dan mereka tidak melihat ke arah kenyataan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka akhirnya mengetahui alasan kegagalan mereka, tapi itu sudah terlambat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka terlempar ke dinding ruangan dan kehilangan kesadaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selanjutnya adalah giliranmu, kucing kecil&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tidak, jangan dekati aku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Target selanjutnya para roh jahat adalah Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mulai merangkak mundur karena ketakutan, tapi punggungnya dengan cepat menyentuh dinding tempat penyimpanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mulai menggelengkan kepalanya karena tidak bisa mundur lebih jauh lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak perlu takut. Jadilah satu denganku. Kamu tidak punya tempat untuk pulang, iya kan? Denganku, kau tidak akan merasa sendiri lagi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ada tempat untuk pulang--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata itu memasuki Sanae lewat lubang dihatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli seberapa lama dia menunggu orang tuanya, mereka tidak muncul juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan bahkan Koutarou, yang hampir dia percaya, adalah musuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kalau aku pergi bersama mereka, aku nggak akan merasa sendiri lagi...?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae merasa kesepian karena terus sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia ketakutan karena dia akan ditinggal sendiri lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Godaan ini mengguncang Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Bukalah pikiranmu dan terimalah aku. Kalau kau melakukan itu, kau tidak akan punya sesuatu lagi untuk ditakuti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Roh jahat itu terus memancing Sanae dengan suara yang lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya cara untuk menyerap hantu lain adalah dengan memanfaatkan lubang di hati mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau Sanae menolak, kekuatannya akan melindungi dirinya dan akan banyak energi spiritual terbuang cuma-cuma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pikiranku--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan si roh jahat raksasa menutupi seluruh tempat penyimpanan itu untuk bisa menyerap Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tempat penyimpanan itu dengan mudahnya mulai retak, dan saat roh jahat itu secara perlahan meningkatkan kekuatannya, retakan itu bertambah besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Roh jahat itu tidak menghancurkan tempat penyimpanan itu secara langsung karena dia kuatir Sanae akan merasa waspada dan akan menghilangkan kesempatan mereka untuk menyerapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, jeda sesaat itu mengubah takdir Sanae secara drastis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanaeeeeeee!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat di saat Sanae mendengar suara itu, dia kembali hidup dan pulih setelah menyerah dari hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang didengarnya adalah suara Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menarik sebuah pedang pendek dari tasnya dan berlari menuju si roh jahat dan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cih, kau berusaha mengangguku, bocah!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lubang di hati Sanae mulai menutup saat Koutarou muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah mereka tidak bisa menyerap Sanae dengan efisien.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini membuat si roh jahat marah dan dia membuat seringai untuk mengancam Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat itu, Sanae menjadi semakin takut dan membuatnya betul-betul menolak roh jahat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaaaaaa!! Tidaaaaaaak!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae sudah tidak mau lagi diserap oleh para roh jahat, dan dia mulai berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunngu, Sanae, aku akan menyelamatkanmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai berlari menyerang ke arah roh jahat dengan pedang pendeknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teriakan Sanae membuatnya lebih bersemangat lagi dan Koutarou menggenggam pedangnya lebih erat lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang bisa kau lakukan dengan sebuah pedang!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lihat saja! Efeknya sebentar, tapi kelihatannya bahaya banget buatmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang yang dipegang Koutarou adalah pedang anti iblis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Pedang suci 30 detik - apalah-calibur&#039; - mengesampingkan fakta bahwa pedang itu diproduksi secara masal dengan waktu pemakaian yang sangat pendek, kekuatannya cukup besar untuk menandingi pedang anti iblis yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang itu rupanya produk yang revolusioner.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sial, rupanya pedang pengusir iblis!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Roh jahat itu melepaskan tempat penyimpanan yang dipegangnya setelah merasakan bahaya yang muncul dari pedang itu dan mulai menyerang Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Woah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhenti bergerak-gerak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, tidak peduli seberapa banyak roh jahat itu mengayunkan tangannya, dia tidak bisa mengenai Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan gesit menghindari tangan raksasa itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sepertinya bergabung membuat kalian lebih lambat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hentikan ocehanmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang dikatakan Koutarou, setelah bertambah besar, pergerakan roh jahat itu semakin lambat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan roh jahat itu kelihatannya tidak terbiasa menggunakan tubuhnya yang tergabung dengan banyak roh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia bisa membasmi para pemburu hantu dengan serangan kejutan, serangan itu tidak mempan terhadap Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini kemenanganku, raksasa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-Hentikan, jangan pedangnya!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Makan ini!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menghindari serangan roh jahat yang kesekian kalinya, Koutarou membungkukkan badannya dan meluncurkan badannya ke arah roh jahat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaaaaaa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhasil kah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa perlawanan apapun, pedang itu menembus melewati badan roh jahat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah si roh jahat mulai terlihat kesakitan dan dia mengeluarkan teriakan penderitaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aaaaaaaaah...eh, huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itu untuk sebentar saja, dan raut muka si roh jahat berubah menjadi kebingungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, dia tidak merasa kesakitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ini? Ini nggak sakit, bocah. Apa-apaan ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si roh jahat yang kebingungan justru bertanya kepada Koutarou dan lupa untuk bertarung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat itu, Koutarou juga melihat ke arah pedangnya dan lupa untuk bertarung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia memperhatikan sebuah tulisan di sebuah label yang menggantung di gagang pedang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Dikembalikan karena cacat&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Barang rusak!? Yang bener aja!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Harusnya aku yang bilang itu! Aku pikir aku akan mati!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak, kamu kan udah mati&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diam, bocah!...Eh!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si roh jahat adalah yang pertama sadar dengan situasi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengayunkan lengannya yang besar ke arah Koutaoru yang berhenti bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Woah!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan kesusahan mencoba mengelak, tapi dia tidak bisa benar-benar menghindar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berhasil menghindari serangan langsung dari tangan itu, tapi tidak dari kipas yang dipegang tangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou terjatuh ke lantai setelah terkena langsung serangan dari kipas yang dipegang roh jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karama, Korama, pusatkan perhatian kalian ke sekitar Koutarou!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengerti Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutaoru, kami segera ke sana Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka dan Kiriha datang berlari ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan untuk melindungi mereka bertiga, para haniwa berdiri melawan roh jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, kamu nggak apa-apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-au&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berusaha sebisanya agar tidak jatuh pingsan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berusaha berdiri setelah melihat Shizuka dan Kiriha yang kuatir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, mereka berdua justru menahannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan paksa dirimu, Koutarou. Tetaplah berbaring!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou masih berusaha bangun, tapi mereka berdua tetap menahannya di lantai dan menggelengkan kepala mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serahkan saja ini kepada kami!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya! Aku dan Kurano-san akan membasmi hantu itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melemaskan badannya setelah mendengar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tahu kalau mereka berdua lebih kuat darinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka pasti bisa membasmi roh jahat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena Koutaoru yakin dengan hal itu, dia mematuhi kata-kata mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah kalian yakin dengan kata-kata itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Roh jahat itu tertawa ke arah Koutarou dan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan pikir aku selemah yang tadi, ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou, Shizuka dan Kiriha melihat ke arah roh jahat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, Koutarou!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang mereka lihat adalah Sanae yang tenggelam ke dalam badan roh jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Shizuka dan Kiriha sedang sibuk mengurus Koutarou, si roh jahat telah menghancurkan tempat penyimpanan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Sanae!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae-chan!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aaaaaah, berhenti! T-Tolong---&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak lama kemudian, Sanae benar-benar tenggelam ke badan roh jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahahahaha! Aku bisa merasakannya! Aku bisa merasakannya!! Kekuatan yang luar biasa besarnya mengalir ke dalamku!! Berapa banyak kekuatan yang cewek ini punya!? Harusnya aku nggak buang-buang waktu dari tadi untuk meyakinkannya dan langsung melakukan ini dari awal!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae berusaha melawan, tapi kekuatan yang diserap roh jahat dari dirinya sangat besar, dan roh jahat itu tumbuh semakin kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Roh jahat yang tadinya terlihat tembus pandang mulai terlihat makin jelas, seakan-akan mereka mulai menjadi benda padat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Badannya tumbuh semakin besar, cukup besar sampai-sampai mereka bisa menyundulkan kepala mereka ke langit-langit setinggi lima meter itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aaaaaaah, kyaaaaaaaaaaaaaa!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan semakin besar dan kuatnya si roh jahat, jeritan kesakitan Sanae pun semakin keras dan menggema di seluruh penjuru ruangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhenti! Hentikan ini!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lagi! Beri aku kekuatan lebih! Kau akan menjadi bagianku dan kita akan hidup bersama selamanya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, tidak seperti si roh jahat, badan Sanae mulai menjadi tembus pandang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Badan Sanae biasanya terlihat cukup padat, tapi saat ini keadaannya tidak seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang melihatnya saat ini akan langsung berkata kalau dia adalah hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bahaya! Kalau terus seperti ini, Sanae tidak akan bisa bertahan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo maju, Kurano-san! Kita harus menyelamatkan Sanae-chan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha dan Shizuka maju ke arah roh jahat setelah merasakan kalau Sanae dalam bahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan susah payah berdiri saat mereka melihat ke belakang mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku nggak punya waktu buat berbaring. Aku harus...melakukan sesuatu...atau Sanae bakalan...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, badannya yang terluka tidak mau mendengarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri saja sudah membuatnya pusing dan hampir membuatnya pingsan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaaaaaaaaak! Koutarou, Koutarou!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sa..nae!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, teriakan Sanae kelihatannya memberikan Koutarou kekuatan super.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aaaaaaaaaaaahhh!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berdiri setelah menyemangati dirinya sendiri dengan teriakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak peduli jika badannya sedang kesakitan atau pandangannya yang buram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia menggelengkan kepalanya beberapa kali untuk menjernihkan pikirannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kerja bagus untuk bisa berdiri, itulah yang mau aku katakan, tapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si roh jahat memasang senyum jahat sambil melihat ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyum itu mirip dengan apa yang biasa dilakukan Sanae dan Theia, tapi Koutarou merasa senyuman itu punya arti yang berbeda dari senyuman milik mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu terlambat sedikit&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Roh jahat itu melemparkan sesuatu ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ibu Kos-san!? Kiriha-san!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang dilempar ternyata adalah Shizuka dan Kiriha yang sudah terluka dan jatuh pingsan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama Koutarou berusaha bangkit, dalam waktu sesingkat itu si roh jahat sudah mengalahkan mereka berdua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan yang diserap roh jahat dari Sanae ternyata sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, apa yang akan kamu sendiri lakukan, bocah? Kau bahkan tidak punya senjata&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka dan Kiriha sudah tak sadarkan diri, para haniwa pun tidak bergerak sama sekali, Theia masih sibuk mengurus Ruth dan Koutarou telah meninggalkan tas yang berisi senjatanya entah dimana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang Koutaoru punya saat itu hanyalah jimat yang biasanya dia pakai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak banyak sih. Aku bakal melakukan hal yang sama. Akan kubasmi kau!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menggenggam jimat di setiap tangannya dan memasang kuda-kuda dengan badannya yang sudah gemetaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau pikir kau bisa mengalahkanku dengan keadaan seperti itu!? Wahahaha, kau lucu sekali, bocah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Larilah, Primitif! Kau akan terbunuh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama, jangan lakukakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dan Ruth meneriakkan itu, tapi suara mereka tidak sampai kepada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah menjadi prinsipku untuk menyelesaikan pertarungan yang aku mulai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tunggulah Sanae, aku akan mengeluarkanmu dari sana...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa mempedulikan badannya yang gemetaran atau situasinya yang tidak bagus, sebuah api terlihat membara di mata Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia dibuat terpojok dengan dua serangan, Koutarou masih seperti Babe Ruth hari ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, kalau begitu matilah! Untuk menghargai keberanianmu, kau akan kujadikan korban pertama dari kekuatan baruku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si roh jahat tertawa layaknya orang gila dan maju menyerang Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berencana memotong kepala Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Aku pasti akan membasmi dirimu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengenggam jimatnya dengan kuat dan mengayunkan tinjunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tahu meskipun dia melakukan itu, dia tidak akan bisa meraih roh jahat itu, tapi dia tidak bisa berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, jangan mati, Koutarou! Koutarouuuuu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena sampai saat ini, Sanae masih menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah menangis sejak dia bertengkar dengan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa meskipun Koutarou tahu akan hal itu, dia tidak bisa berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun tidak mungkin bagi Koutarou untuk menang, dia tidak bisa berbalik begitu saja dari hadapan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu, Sanae lebih penting daripada si roh jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahyahyahyahyah, Gyahahahaha, matilaaaah!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si roh jahat mendekati Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengulurkan kedua tangannya dan mencoba meraih leher Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutaro tidak bisa menghindari serangan itu dengan gerakannya yang lambat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau saja si roh melakukan itu beberapa detik lebih cepat, Koutarou mungkin sudah kehilangan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Guaaah!? A-Apa yang...!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tangan si roh jahat tidak mencapai Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Yurika mencapai rumah besar bergaya barat itu, beberapa menit telah berlalu sebelum Koutarou dan yang lainnya masuk ke ruang bawah tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah bersusah payah kabur dari klub cosplay dan menggunakan sihir pelacak untuk mengejar Koutarou dan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa yang harus kulakukan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, dia terdiam begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemandangan mengerikan dari rumah itu di malam hari membuatnya ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rumah itu sudah porak-poranda, dan dia tahu ada banyak hantu di dalam sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia bisa mendengar teriakan yang berasal dari dalam rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika si penakut tidak berani untuk masuk ke rumah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Mungkin aku pulang saja...Satomi-san juga bilang aku tidak usah maksain diri...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berdiri di depan rumah itu selama beberapa saat, Yurika akhirnya berbalik arah dari depan rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo lakukan itu! Nggak bagus kalau aku memaksakan diri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah yang dikatakannya saat dia menuju ke gerbang depan rumah yang mengarah ke luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia lebih memilih pulang, memasukkan dirinya ke dalam futon dan langsung tidur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Tapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dia berhenti bergerak saat dia sampai ke gerbang rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa melangkahkan kakinya keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;.....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan terdiam, dia menolehkan kepalanya ke arah rumah menakutkan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika benar-benar ingin kabur dari sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, sesuatu didalam dirinya bertanya kalau itu adalah pilihan yang benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa benar kalau aku balik sendiri...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika teringat dengan apa yang dikatakan Harumi kepadanya saat festival olahraga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Meskipun nggak ada yang melihat, kamu sendiri masih. Kalau kamu menyerah sekarang, nanti kamu bakal kalah sama dirimu sendiri juga. Dan kalau aku kalah sama diriku sendiri, senpai pasti bakal sedih...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku merasa kalau aku balik sekarang bukan ide yang bagus...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyiapkan dirinya, Yurika pun berbalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil memegang tongkat yang besar, dia berulang kali menarik nafas untuk menenangkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan aku merasa ada orang yang minta tolong...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Sanae sedang berteriak meminta tolong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Yurika tidak bisa mendengar itu dari luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia tidak bisa mendengarnya, entah bagaimana dia bisa merasakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh iya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika mendapat ide bagus sesaat setelah dia menyiapkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku takut ngelawan hantu, jadi gimana kalau aku pakai sihir ukuran besar dari sini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ketakutan untuk memasuki rumah itu, tapi dia tidak bisa meninggalkan Koutarou dan yang lainnya begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam keadaan itu, dia bisa menggunakan sihir dari luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah sesuatu yang bisa dilakukan Yurika yang penakut dan dirinya yang bertugas sebagai gadis penyihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini dia! Angel Halo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memilih apa yang harus dia lakukan, dia mengayunkan tongkat sihirnya naik dan turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bind Undead - Modifier - Huge Area Effect - End - Casting Time Four Times!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang digunakan Yurika adalah sihir untuk mengikat hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Sanae ada bersama mereka, Yurika tidak bisa menggunakan sihir yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk bisa menghemat pemakaian sihirnya dan meningkatkan area efektifnya, Yurika meningkatkan waktu yang dibutuhkan sihir itu untuk bekerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah sihirnya tidak segera bekerja dan baru mulai aktif beberapa detik kemudian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah cahaya keunguan keluar dari tongkatnya dan mewarnai langit malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya itu memanjang ke penjuru rumah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena waktu yang dibutuhkan oleh sihir itu untuk bekerja, cahaya keunguan itu melingkupi seluruh rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke! Rencananya sukses! Yurika semangat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika menyemangati dirinya sendiri selagi melihat cahaya yang melingkupi keseluruhan rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak biasanya dia membantu seperti itu, tapi sayangnya tidak ada orang di saat itu yang bisa memujinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, itu dia! Ketua, aku menemukannya! Yurika diam-diam bercosplay di tempat seperti ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Yurika, meski kamu bilang kamu benci itu, kamu pasti semangat banget buat pergi ke Comiha...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang ada disana saat itu adalah musuh alaminya, anggota klub cosplay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat cahaya itu menyebar ke ruang bawah tanah, cahaya itu berwarna keunguan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi saat cahaya itu menjadi lebih terang, warnanya berubah menjadi putih bersih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau saja Yurika ada disana, dia mungkin akan mengatakan kalau itu adalah hal yang sama yang terjadi saat festival olahraga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, dia saat itu tidak ada disana dan tidak ada seorang pun di ruangan itu yang mengerti makna dibalik cahaya itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gaaaaaaaaaaaaaah! Apa-apaan cahaya ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun cahaya itu menyinari semuanya dengan rata, satu-satunya yang mulai menjerit kesakitan hanyalah si roh jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang digunakan Yurika seharusnya hanya untuk mengikat mereka yang sudah mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi saat cahayanya berubah dari ungu menjadi putih, cahaya itu mulai membakar badan si roh jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang terjadi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou hanya bisa terkejut melihat si roh jahat yang menjerit kesakitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hilang! Kekuatanku mulai hilang! Ahhhhh, kenapa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat si roh jahat terbakar oleh cahaya putih itu, dia mulai mengecil dan di saat yang sama badannya yang terlihat padat mulai terlihat semakin transparan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak mengerti apa yang sedang terjadi, tapi dia mengerti kalau si roh jahat mulai melemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Primitif, ada apa dengan tanganmu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tanganku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou memperhatikan tangannya yang ditunjuk oleh Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangannya mulai bercahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya itu adalah cahaya yang sama yang sedang melingkupi ruangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jimatnya mulai bersinar...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou membuka tangannya, cahayanya semakin terang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jimat yang bersinar di tangannya adalah &#039;Keselamatan Keluarga&#039; dan &#039;Pergilah roh jahat&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia, yang saat itu sedang memperhatikan situasi saat itu, mengerti bagaimana cara menggunakan cahaya itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidakkah kau mengerti, Primitf!? Gunakan sebagai senjata!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak masalah antara kau melemparnya atau memukul menggunakan mereka! Gunakan mereka seperti bagaimana kau menggunakannya melawan Sanae!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Baik!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau cahaya yang saat itu memenuhi ruangan bisa menyakiti si roh jahat, kemungkinan kalau jimat itu bisa melakukan hal yang sama cukup tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun jimat itu nantinya tidak bisa melakukan hal yang sama, karena roh jahat itu sudah menjadi lemah, jimat biasa masih bisa mempengaruhi roh jahat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyadari itu, Koutarou kembali menggenggam jimatnya sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini dia! Biarkan aku membalas semua yang sudah kau lakukan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Guaaaaaah! J-jangan mendekat! Jangan sentuh aku!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si roh jahat sudah mengecil menjadi setengah dari ukurannya semula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena cahaya itu, dia tidak bisa menggerakkan apapun kecuali mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat roh jahat itu mulai menjadi tembus pandang, Sanae bisa terlihat didalamnya sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae! Kamu bisa mendengarku, Sanae!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...K-Kouta...rou?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berlari ke arah roh jahat sambil berteriak ke arah Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Sanae membalasnya dengan suara yang lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu saja, Sanae! Kali ini, aku akan mengeluarkanmu dari sana!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anehnya, Sanae tidak menderita sedikitpun dari cahaya putih itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat si roh jahat semakin lemah, Sanae justru mulai terlihat makin segar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetap saja itu tidak mengubah fakta kalau dia sudah menjadi lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang bisa dilakukan Sanae saat itu hanyalah memanggil Koutarou dari dalam badan si roh jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan mendekat! Tolong berhenti! Aku sudah salah!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si roh jahat mulai memohon kepada Koutarou yang tinjunya saat itu bercahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sikap arogan yang sebelumnya ditunjukkan oleh si roh jahat sudah menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak mau terluka! Maafkan aku! Tak bisakah kau melepaskanku?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memangnya kamu ngelakuin itu pas Sanae memohon begitu!? Memangnya kamu ngelepasin dia!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Koutarou tidak peduli dengan itu sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyakiti Sanae, si roh jahat sekarang memohon ampun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sikap egoisnya hanya membuat Koutarou semakin marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan mengembalikannya! Jadi, tolong maafkan aku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, aku nggak akan mau memaafkanmu! Kamu udah menyakiti Sanae dan yang lainnya! Kamu bisa menyesalinya di seberang sana nanti!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jimat di tangan Koutarou bersinar lebih kuat seakan-akan menjawab kemarahan Koutarou saat itu, melihatnya saja akan membuat sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini buat semuanya!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil meneriakkan itu, Koutarou mengayunkan tinju kirinya ke arah si roh jahat tepat di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama, cahaya di tangan kirinya menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan yang terkumpul di jimat itu sudah terpakai. [[Image:Rokujouma_V3_271.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si roh jahat terhengkang setelah menerima pukulan yang tanpa ampun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia tidak bisa berteriak setelah mukanya terkena tinju itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelahnya, si roh jahat langsung mengecil menjadi seukuran sama dengan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan ini--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan kanan Koutarou mulai bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berdiri layaknya seorang pelempar bola baseball; dia berniat untuk membasmi si roh jahat dengan melempar jimat kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hiiiiiiiiiiii! Berhenti! Maafkan aku! Aku tidak bisa menyeberang selama masih punya dendam!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;--karena sudah membuat Sanae menangis!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan kanan Koutarou yang sudah terlatih pun terayun keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lemparan yang sudah dilatihnya sejak lama dengan cepat mendekati si roh jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gyaaaaaaaaaaaaaaa!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat di saat jimat itu menyentuh roh jahat, badan roh itu mulai menghilang tepat dari mana jimat itu menyentuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jimat itu menembus kipas yang dipegang roh jahat itu untuk melindungi dirinya, menuju tangan yang memegang kipas itu, menembus tangan dan menuju lengan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat jimat itu menyentuh badan si roh jahat, badan itu meletus layaknya balon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak tahan menghadapi cahaya itu, roh jahat itu akhirnya menyeberang ke alam baka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan menghilangnya roh jahat, Sanae jatuh ke atas lantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun sudah terbebas, Sanae sudah cukup lemah dan tidak bisa bergerak saat dia terbaring saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Auauauauau...Ah, itu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan Sanae dalam keadaan seperti itu, bahaya lain mulai mendekatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jimat yang tadi sudah membasmi roh jahat mulai jatuh keatasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun jimat itu sudah membasmi roh jahat, jimat itu tidak kehilangan cahayanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dibalik cahaya itu, Sanae bisa melihat sebuah tas biru dengan jahitan emas yang Koutarou biasa lempar kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Aku nggak bisa!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, terkena jimat itu akan membuat Sanae terbakar sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat itu Sanae sedang dalam keadaan lemah dan cahaya yang membasmi roh jahat itu masih ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae menutup matanya erat-erat saat dia sadar kalau dia juga akan terpaksa menyeberang ke alam baka juga di saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ketakutan melihat badannya sendiri akan menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, keadaan tidak berlanjut seperti yang dibayangkan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jimat itu memantul dari dadanya dan mendarat di mukanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sadar kalau dia tidak menyeberang, Sanae dengan perlahan membuka mata kanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tepat di depan matanya terdapat jimat yang masih berpendar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hiiii!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membuka kedua matanya dan menahan nafasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, cahaya putih itu tidak menyakitinya, dan jimat itu tidak meledak seperti biasanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kenapa...? Bukannya cahaya ini bisa membuat hantu menyebarang ke alam sana?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang terjadi justru bagian badannya yang menyentuh jimat itu merasakan ada sesuatu yang hangat masuk ke dalam badannya dan menyembuhkan badannya yang lemah sedikit demi sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan kenapa ini nggak meledak...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mulai sembuh, Sanae bangkit dan jimat di wajahnya mulai berguling turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae menangkap jimat itu dengan kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mulai hilang...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seakan merasakan kalau Sanae sudah sembuh, cahaya putih itu mulai menghilang dan meninggalkan jimat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kenapa....&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya yang memaksa si roh jahat untuk menyeberang telah menyembuhkannya dan jimat yang akan meledak jika menyentuh dirinya sekarang berada di atas tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Situasi itu membuat Sanae bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membalik jimat itu untuk mencari jawabannya dan membaca huruf yang dijahitkan di bagian depan jimat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keselamatan....Keluarga..?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang dijahitkan di bagian depan jimat itu adalah kata-kata Keselamatan Keluarga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu baik-baik saja, Sanae?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebelum arti dari kata-kata itu masuk ke dalam dirinya, seseorang memanggil namanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae dengan cepat menoleh dari mana asal suara itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, ternyata kamu sudah se-semangat ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara itu ternyata berasal dari Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menyeret badannya yang penuh luka ke arah Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi setelah dia tahu kalau Sanae baik-baik saja, dia berhenti dan tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, kamu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kamu luka parah, dan bertarung habis-habisan...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keadaan Koutarou saat itu dan kata-kata di jimat itu masuk ke dalam Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Untuk...diriku...meskipun aku musuhmu...untuk, diriku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Air mata mulai mengalir keluar dari mata Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia sendiri tidak sadar kalau dia sedang menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mendekap erat jimat itu ke arah dadanya dan hanya memandang ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku mengerti sekarang. Aku paham...apa yang kau pikirkan tentang diriku, Koutarou...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jimat itu tidak menyakiti Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keadaan Koutarou yang terluka parah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tindakan Koutarou menyampaikan tujuannya lebih dari yang bisa diperbuat kata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kenapa Sanae!? Kamu luka!? Atau si roh jahat udah berbuat sesuatu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mendekati Sanae karena kaget melihat Sanae yang mulai menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia lupa dengan kesakitan yang dideritanya saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-bukan..apa-apa..Lagian, kamu yang udah ngelakuin sesuatu buatku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae akhirnya sadar kalau dia sedang menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia tidak berpikir untuk menghentikan tangisannya maupun menghapus air matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia justru membiarkan perasaannya saat itu mengalir keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu bilang kamu mau ngomongin sesuatu denganku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh iya, benar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendekati Sanae, Koutarou berhenti sebentar untuk berpikir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Em, tadi aku mau bicara apa sama Sanae?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Koutarou tidak tahu apa yang mau dibicarakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlalu banyak hal yang sudah terjadi dan kepalanya sudah kelelahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf, aku lupa gara-gara semua ini. Aku bakal ingat setelah udah agak tenang, jadi ayo kita pulang dulu, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu benar-benar idiot...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kamu bahkan bilang nggak akan paksa aku buat pulang...Apa maksudnya ayo kita pulang dulu..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae merengut didalam hatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak punya alasan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aku maafkan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae tidak sedang sekesal nada bicaranya saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu sudah datang menyelamatkanku kok&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan, Koutarou...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae dengan menepuk kedua tangannya dengan keras, dan didalamnya terdapat jimat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima...kasih...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matanya masih merah dan air matanya masih mengalir, tapi dia menunjukkan senyum riangnya yang sempat hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada dua buah bayangan yang berusaha kabur saat Koutarou dan Sanae sedang berbaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, kelihatannya semua berakhir baik&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau akhirannya seperti itu, rasanya bakal nggak enak. Dengan begini, kita bisa kabur dan bisa tenang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka adalah dalang dibalik semua ini, para pemburu hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mencoba kabur sementara Koutarou dan yang lainnya tidak memperhatikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, mereka berhasil dari ruang bawah tanah selagi semuanya sedang fokus pada Koutarou dan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita berhasil!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo buruan kabur!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, saat keduanya sedang bersorak gembira, seseorang berdiri menghalangi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Dan kemana kalian berencana pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ternyata Kiriha dan kedua haniwanya yang berdiri saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara semuanya sedang fokus ke arah Koutarou dan Sanae, dia tidak melewatkan pergerakan kedua pemburu hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wuasem!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Mereka udah nemuin kita!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tolong, lepasin kami!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita cuma mau dilepasin aja!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemburu hantu itu membuang harga dirinya dan sujud di depan Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tenanglah. Aku tidak mau menyakiti kalian&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, tapi sebenarnya aku ingin memukul kalian, jadi kalau kalian berusaha kabur, aku tidak akan segan-segan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami nggak akan kabur, nona!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami nggak akan kabur!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya duduk sembari dipelototi oleh Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak peduli kalau lantainya saat itu penuh dengan debu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, apa yang bisa kami bantu, nona?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian bilang kalau kalian berniat menjual Sanae, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar, nona manis. Hantu kayak gitu bener-bener langka, jadi harganya pasti bakal tinggi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya! Kami rencana mau menjualnya seharga 300 juta!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemburu hantu itu menjelaskan situasi mereka kepada Kiriha setelah benar-benar menerima kekalahan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi mereka, harga diri tidak sepadan dengan nyawa mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, aku akan membeli Sanae dengan 300 juta milikku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eeeeeeeh!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beneran!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemburu hantu itu terkejut dengan tawaran yang tidak terduga itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;300 juta itu, beneran 300 juta!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemburu hantu itu tidak bisa percaya dengan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mempertanyakan kewarasan Kiriha saat dia menawarkan kepada mereka 300 juta dalam situasi ini, dimana bukan hal aneh bagi mereka untuk semestinya terbunuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Kiriha dengan tenang menganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Raut wajah si kakak pemburu berubah setelah melihat Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;....Kelihatannya kau punya alasan tersendiri, nona&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Tentu saja aku tidak mau kalian kembali menyerang kami, tapi ada hal lain yang kuinginkan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan itu adalah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;informasi. Aku ingin kalian memberikan aku semua informasi yang kalian punya mengenai Sanae. Itu syarat dari kesepakatan ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;....Kamu mengerikan juga, nona...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak memilih-milih cara saat itu sudah berhubungan dengan targetnya, dia bahkan akan bekerja sama dengan musuhnya dan membayarnya tanpa bertanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dia bilang kalau dia penjajah, tapi...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keringat dingin para pemburu hantu tidak bisa berhenti mengalir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka baru saja menyadari betapa berbahayanya orang yang mereka hadapi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang berbahaya dari dirinya bukan hanya senjata yang digunakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku mengerti. Kami akan melakukan seperti yang kau perintahkan, nona&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami akan melakukannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat wanita ini menjadi musuh bukanlah hal yang bagus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak butuh waktu lama bagi para pemburu hantu untuk menyadari hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_4|Bab 4]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_6|Bab 6]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_(Indonesia):Jilid_4&amp;diff=505266</id>
		<title>Rokujouma (Indonesia):Jilid 4</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_(Indonesia):Jilid_4&amp;diff=505266"/>
		<updated>2016-10-27T12:55:06Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Ilustrasi|Ilustrasi}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 1|Clan dan Herkules}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 2|Matsudaira Kenji sedang Kesulitan}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 3|Putri Perak}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 4|Pergantian Pemeran dan Bayangan Alurnya}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 5|Di Pesta Dansa}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 6|Ksatria Biru Theiamillis}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Kata Penutup|Kata Penutup}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma (Indonesia):Jilid 3|Jilid 3]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma (Indonesia):Jilid 5|Jilid 5]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=505265</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=505265"/>
		<updated>2016-10-27T12:53:00Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: /* Jilid 6 (Teks Utuh) */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Status|Active}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|286px|thumb|Jilid 1 Cover]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;b&amp;gt;Rokujouma no Shinryakusha!?&amp;lt;/b&amp;gt; adalah serial  novel ringan yang ditulis oleh Takehaya dan dilustrasikan oleh Poco. Saat ini, serial ini (Agustus 2016) memiliki 23 jilid utama, dan 2 jilid sampingan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rokujouma no Shinryakusha!? juga tersedia dalam bahasa lain seperti berikut:&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma_no_Shinryakusha!?|Bahasa Inggris (English)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia memasuki masa SMA, Satomi Koutarou memulai kehidupan mandirinya di sebuah apartemen dengan biaya sewa hanya 5000 yen per bulan, biaya yang sangat amat murah bahkan untuk apartemen kecil ini. Ada alasannya: apartemen itu rupanya dihantui oleh seorang hantu manis yang mengusir penyewa sebelumnya. Selanjutnya, bukan hanya ada hantu yang mencoba mengusirnya dari rumah barunya, tapi gadis penyihir dan karakter wanita unik lainnya mengubah apartemen kecil ini menjadi semacam medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pembaharuan==&lt;br /&gt;
*27 Februari 2016 - &#039;&#039;&#039;Jilid 1 selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*11 April 2016 - &#039;&#039;&#039;Jilid 2 selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*14 Mei 2016 - &#039;&#039;&#039;Approved as Full Project&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*30 Mei 2016 - &#039;&#039;&#039;Jilid 3 selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*18 Juli 2016 - &#039;&#039;&#039;Jilid 4 selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*17 September 2016 - &#039;&#039;&#039;Jilid 7 selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*21 September 2016 - &#039;&#039;&#039;Jilid 5 selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*26 September 2016 - &#039;&#039;&#039;Prolog 4 Musim selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*18 Oktober 2016 - &#039;&#039;&#039;Jilid 6 Bab 1 selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*27 Oktober 2016 - &#039;&#039;&#039;Jilid 6 Bab 2 selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Formalitas==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Registrasi===&lt;br /&gt;
Bagi yang tertarik untuk berkontribusi diminta untuk sebelumnya menghubungi seorang manajer proyek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Penerjemah diharapkan untuk [[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Halaman_Pendaftaran|Mendaftarkan]] bab mana yang mereka kerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Standar Format===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap bab (setelah disunting) harus memenuhi standar format.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kalau kamu menikmati seri ini silahkan mengunjungi  [https://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=10941 Umpan Balik]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &amp;quot;&#039;&#039;[http://en.wikipedia.org/wiki/Invaders_of_the_Rokujy%C5%8Dma!%3F Rokujouma no Shinryakusha!?]&#039;&#039;&amp;quot; oleh Takehaya==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Serial ini juga diterjemahkan di [http://www.kiminovel.blogspot.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html KimiNovel].&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 1===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-1.html Menyiapkan Tempat Tinggal]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-2.html Kerja Paruh Waktu]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/06/rokujouma-jilid-1-bab-3.html Memulai Invasi]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/10/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-4.html Hmm... Memulai Invasi?]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/10/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-5-bagian-1.html Memulai Invasi❤]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/01/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-6.html Memulai Invasi☠]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/02/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-7.html Tidak Ada Semangat Kerjasama!]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/02/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-8.html Ada Semangat Kerjasama]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/02/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-kata.html Kata Penutup]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 2 ([[Rokujouma_(Indonesia):Jilid_2|Teks Utuh]])===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_2.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 1|Satu Hari dalam Kamar 106]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 2|Satu Hari untuk Para Penjajah]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 3|Latihan dan Rasa Menjaga Jarak]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 4|Penjajah Festival Sekolah!?]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 5|Pemenang, Pecundang dan Waktu Tambahan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 3 ([[Rokujouma_(Indonesia):Jilid_3|Teks Utuh]])===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_3.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 1|Permainan dan Undian]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 2|Konspirasi Pantai]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 3|Kartu dan Kumbang Langka]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 4|Krisis Sanae]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 5|Pemberontakan Persatuan Buruh]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 6|Ruang Bawah Tanah dan Harta Karun]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 4 ([[Rokujouma_(Indonesia):Jilid_4|Teks Utuh]])===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_4.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 1|Clan dan Herkules]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 2|Matsudaira Kenji sedang Kesulitan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 3|Putri Perak]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 4|Pergantian Pemeran dan Bayangan Alurnya]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 5|Di Pesta Dansa]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 6|Ksatria Biru Theiamillis]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 5 ([[Rokujouma_(Indonesia):Jilid_5|Teks Utuh]])===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_5.png|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 1|Rencana Besar Yurika]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 2|Musuh Yurika Muncul!]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 3|Salah Paham dan Disalahpahami]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 4|Yurika vs Maki]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 5|Keceriaan dan Kebahagiaan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 6|Pertarungan dan Sihir]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 7|Gadis Penyihir ☆ Rainbow Yurika]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 6===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_6.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 6 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 6 Bab 1|Tanda-Tanda Faksi Radikal]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 6 Bab 2|Syal dan Kerja Paruh Waktu]]&lt;br /&gt;
*Maksud Dibalik Invasi&lt;br /&gt;
*Kenangan (Bagian 1)&lt;br /&gt;
*Kenangan (Bagian 2)&lt;br /&gt;
*Kurano Kiriha&lt;br /&gt;
*Roller Coaster&lt;br /&gt;
*Kata Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 7===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_7.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 7 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/03/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-1.html Santa Dan Harumi]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/03/rokujouma-no-shinryakusha-bab-2-ln.html Kondisi Natal Semua Orang]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/04/rokujouma-no-shinryakusha-bab-3-ln.html Medan Pertempuran Pencarian Kerja dan Merasa Seperti Seorang Tuan Putri]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-4.html Malam Natal]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/06/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-5.html Raja Naga Api dan Putri Perak]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/07/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-6.html Ksatria Ideal]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/07/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-7.html Jawaban Dan Doa]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/08/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-8.html Janji]&lt;br /&gt;
*Kata Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 7.5===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_7.5.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cerita Sampingan Ksatria Biru dan Putri Perak Bagian 1&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 8===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_8.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 8.5===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_8.5.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cerita Sampingan Ksatria Biru dan Putri Perak Bagian 2&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 9===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_9.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 10===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_10.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 11===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_11.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 12===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_12.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 13===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_13.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 14===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_14.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 15===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_15.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 16===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_16.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 17===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_17.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 18===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_18.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 19===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_19.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 20===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_20.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 21===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_21.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 22 ===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_22.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 23 ===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_23.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Cerita Sampingan dan Cerita Pendek==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Empat Musim ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Volume bonus/sampingan yang ada dalam satu bundel dengan DVD anime&#039;&#039; &lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Shunkashuutou_cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_Empat_Musim_(Indonesia):_Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_Empat_Musim_(Indonesia):_Bab_1|Prolog]]&lt;br /&gt;
*Musim Semi&lt;br /&gt;
*Musim Panas&lt;br /&gt;
*Musim Gugur&lt;br /&gt;
*Musim Dingin&lt;br /&gt;
*Epilog&lt;br /&gt;
*Kata Penutup&lt;br /&gt;
*Bonus&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Keadaan Merajut Harumi ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bonus cerita pendek dari Tora no Ana yang ada dalam satu bundel dengan volume 13&#039;&#039;&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Harumi%E2%80%99s_Knitting_Circumstances_Cover.png|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
*Keadaan Merajut Harumi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
*Pengawas Proyek:&lt;br /&gt;
*Manager Proyek: [[user:DarksLight21|DarksLight21]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Aktif====&lt;br /&gt;
* [[user:Ecchi-sama|Ecchi-sama]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Tidak Aktif====&lt;br /&gt;
* [[user:DarksLight21|DarksLight21]] di [http://www.kiminovel.com KimiNovel]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Proyek ini membutuhkan penyunting&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Tinjauan Serial==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ (29 Februari 2009, ISBN 978-4-8942-5833-4)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 2 (1 Juli 2009, ISBN 978-4-8942-5900-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 3 (31 Oktober 2009, ISBN 978-4-8942-5956-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 4 (1 Maret 2010, ISBN 978-4-7986-0007-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 5 (1 Juni 2010, ISBN 978-4-7986-0067-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 6 (1 Oktober 2010, ISBN 978-4-7986-0123-6)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7 (1 Februari 2011, ISBN 978-4-7986-0181-6)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7.5 (28 April 2011, ISBN 978-4-7986-0224-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8 (29 Juli 2011, ISBN 978-4-7986-0263-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8.5 (29 Oktober 2011, ISBN 978-4-7986-0307-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 9 (29 Februari 2012, ISBN 978-4-7986-0355-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 10 (31 Mei 2012, ISBN 978-4-7986-0411-4)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 11 (29 September 2012, ISBN 978-4-7986-0474-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 12 (31 Januari 2013, ISBN 978-4-7986-0537-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 13 (27 April 2013, ISBN 978-4-7986-0598-2)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 14 (31 Agustus 2013, ISBN 978-4-7986-0665-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 15 (28 Februari 2014, ISBN 978-4-7986-0764-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 16 (1 Juli 2014, ISBN 978-4-7986-0836-5)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 17 (1 Oktober 2014, ISBN 978-4-7986-0893-8)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 18 (31 Januari 2015, ISBN 978-4-7986-0955-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 19 (1 Juni 2015, ISBN 978-4-7986-1026-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 20 (1 September 2015, ISBN 978-4-7986-1071-9) &lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 21 (29 Desember 2015, ISBN 978-4-7986-1150-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 22 (29 April 2016, ISBN 978-4-7986-1223-2)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 23 (3 Agustus 2016, ISBN 978-4-7986-1268-3)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]   &lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=505264</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=505264"/>
		<updated>2016-10-27T12:52:25Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Status|Active}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|286px|thumb|Jilid 1 Cover]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;b&amp;gt;Rokujouma no Shinryakusha!?&amp;lt;/b&amp;gt; adalah serial  novel ringan yang ditulis oleh Takehaya dan dilustrasikan oleh Poco. Saat ini, serial ini (Agustus 2016) memiliki 23 jilid utama, dan 2 jilid sampingan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rokujouma no Shinryakusha!? juga tersedia dalam bahasa lain seperti berikut:&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma_no_Shinryakusha!?|Bahasa Inggris (English)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia memasuki masa SMA, Satomi Koutarou memulai kehidupan mandirinya di sebuah apartemen dengan biaya sewa hanya 5000 yen per bulan, biaya yang sangat amat murah bahkan untuk apartemen kecil ini. Ada alasannya: apartemen itu rupanya dihantui oleh seorang hantu manis yang mengusir penyewa sebelumnya. Selanjutnya, bukan hanya ada hantu yang mencoba mengusirnya dari rumah barunya, tapi gadis penyihir dan karakter wanita unik lainnya mengubah apartemen kecil ini menjadi semacam medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pembaharuan==&lt;br /&gt;
*27 Februari 2016 - &#039;&#039;&#039;Jilid 1 selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*11 April 2016 - &#039;&#039;&#039;Jilid 2 selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*14 Mei 2016 - &#039;&#039;&#039;Approved as Full Project&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*30 Mei 2016 - &#039;&#039;&#039;Jilid 3 selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*18 Juli 2016 - &#039;&#039;&#039;Jilid 4 selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*17 September 2016 - &#039;&#039;&#039;Jilid 7 selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*21 September 2016 - &#039;&#039;&#039;Jilid 5 selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*26 September 2016 - &#039;&#039;&#039;Prolog 4 Musim selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*18 Oktober 2016 - &#039;&#039;&#039;Jilid 6 Bab 1 selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*27 Oktober 2016 - &#039;&#039;&#039;Jilid 6 Bab 2 selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Formalitas==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Registrasi===&lt;br /&gt;
Bagi yang tertarik untuk berkontribusi diminta untuk sebelumnya menghubungi seorang manajer proyek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Penerjemah diharapkan untuk [[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Halaman_Pendaftaran|Mendaftarkan]] bab mana yang mereka kerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Standar Format===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap bab (setelah disunting) harus memenuhi standar format.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kalau kamu menikmati seri ini silahkan mengunjungi  [https://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=10941 Umpan Balik]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &amp;quot;&#039;&#039;[http://en.wikipedia.org/wiki/Invaders_of_the_Rokujy%C5%8Dma!%3F Rokujouma no Shinryakusha!?]&#039;&#039;&amp;quot; oleh Takehaya==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Serial ini juga diterjemahkan di [http://www.kiminovel.blogspot.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html KimiNovel].&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 1===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-1.html Menyiapkan Tempat Tinggal]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-2.html Kerja Paruh Waktu]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/06/rokujouma-jilid-1-bab-3.html Memulai Invasi]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/10/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-4.html Hmm... Memulai Invasi?]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/10/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-5-bagian-1.html Memulai Invasi❤]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/01/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-6.html Memulai Invasi☠]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/02/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-7.html Tidak Ada Semangat Kerjasama!]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/02/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-8.html Ada Semangat Kerjasama]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/02/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-kata.html Kata Penutup]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 2 ([[Rokujouma_(Indonesia):Jilid_2|Teks Utuh]])===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_2.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 1|Satu Hari dalam Kamar 106]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 2|Satu Hari untuk Para Penjajah]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 3|Latihan dan Rasa Menjaga Jarak]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 4|Penjajah Festival Sekolah!?]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 5|Pemenang, Pecundang dan Waktu Tambahan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 3 ([[Rokujouma_(Indonesia):Jilid_3|Teks Utuh]])===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_3.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 1|Permainan dan Undian]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 2|Konspirasi Pantai]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 3|Kartu dan Kumbang Langka]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 4|Krisis Sanae]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 5|Pemberontakan Persatuan Buruh]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 6|Ruang Bawah Tanah dan Harta Karun]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 4 ([[Rokujouma_(Indonesia):Jilid_4|Teks Utuh]])===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_4.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 1|Clan dan Herkules]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 2|Matsudaira Kenji sedang Kesulitan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 3|Putri Perak]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 4|Pergantian Pemeran dan Bayangan Alurnya]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 5|Di Pesta Dansa]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 6|Ksatria Biru Theiamillis]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 5 ([[Rokujouma_(Indonesia):Jilid_5|Teks Utuh]])===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_5.png|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 1|Rencana Besar Yurika]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 2|Musuh Yurika Muncul!]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 3|Salah Paham dan Disalahpahami]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 4|Yurika vs Maki]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 5|Keceriaan dan Kebahagiaan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 6|Pertarungan dan Sihir]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 7|Gadis Penyihir ☆ Rainbow Yurika]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 6 ([[Rokujouma_(Indonesia):Jilid_6|Teks Utuh]])===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_6.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 6 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 6 Bab 1|Tanda-Tanda Faksi Radikal]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 6 Bab 2|Syal dan Kerja Paruh Waktu]]&lt;br /&gt;
*Maksud Dibalik Invasi&lt;br /&gt;
*Kenangan (Bagian 1)&lt;br /&gt;
*Kenangan (Bagian 2)&lt;br /&gt;
*Kurano Kiriha&lt;br /&gt;
*Roller Coaster&lt;br /&gt;
*Kata Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 7===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_7.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 7 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/03/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-1.html Santa Dan Harumi]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/03/rokujouma-no-shinryakusha-bab-2-ln.html Kondisi Natal Semua Orang]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/04/rokujouma-no-shinryakusha-bab-3-ln.html Medan Pertempuran Pencarian Kerja dan Merasa Seperti Seorang Tuan Putri]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-4.html Malam Natal]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/06/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-5.html Raja Naga Api dan Putri Perak]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/07/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-6.html Ksatria Ideal]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/07/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-7.html Jawaban Dan Doa]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/08/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-8.html Janji]&lt;br /&gt;
*Kata Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 7.5===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_7.5.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cerita Sampingan Ksatria Biru dan Putri Perak Bagian 1&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 8===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_8.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 8.5===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_8.5.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cerita Sampingan Ksatria Biru dan Putri Perak Bagian 2&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 9===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_9.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 10===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_10.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 11===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_11.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 12===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_12.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 13===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_13.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 14===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_14.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 15===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_15.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 16===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_16.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 17===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_17.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 18===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_18.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 19===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_19.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 20===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_20.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 21===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_21.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 22 ===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_22.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 23 ===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_23.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Cerita Sampingan dan Cerita Pendek==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Empat Musim ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Volume bonus/sampingan yang ada dalam satu bundel dengan DVD anime&#039;&#039; &lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Shunkashuutou_cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_Empat_Musim_(Indonesia):_Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_Empat_Musim_(Indonesia):_Bab_1|Prolog]]&lt;br /&gt;
*Musim Semi&lt;br /&gt;
*Musim Panas&lt;br /&gt;
*Musim Gugur&lt;br /&gt;
*Musim Dingin&lt;br /&gt;
*Epilog&lt;br /&gt;
*Kata Penutup&lt;br /&gt;
*Bonus&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Keadaan Merajut Harumi ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bonus cerita pendek dari Tora no Ana yang ada dalam satu bundel dengan volume 13&#039;&#039;&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Harumi%E2%80%99s_Knitting_Circumstances_Cover.png|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
*Keadaan Merajut Harumi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
*Pengawas Proyek:&lt;br /&gt;
*Manager Proyek: [[user:DarksLight21|DarksLight21]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Aktif====&lt;br /&gt;
* [[user:Ecchi-sama|Ecchi-sama]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Tidak Aktif====&lt;br /&gt;
* [[user:DarksLight21|DarksLight21]] di [http://www.kiminovel.com KimiNovel]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Proyek ini membutuhkan penyunting&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Tinjauan Serial==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ (29 Februari 2009, ISBN 978-4-8942-5833-4)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 2 (1 Juli 2009, ISBN 978-4-8942-5900-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 3 (31 Oktober 2009, ISBN 978-4-8942-5956-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 4 (1 Maret 2010, ISBN 978-4-7986-0007-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 5 (1 Juni 2010, ISBN 978-4-7986-0067-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 6 (1 Oktober 2010, ISBN 978-4-7986-0123-6)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7 (1 Februari 2011, ISBN 978-4-7986-0181-6)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7.5 (28 April 2011, ISBN 978-4-7986-0224-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8 (29 Juli 2011, ISBN 978-4-7986-0263-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8.5 (29 Oktober 2011, ISBN 978-4-7986-0307-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 9 (29 Februari 2012, ISBN 978-4-7986-0355-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 10 (31 Mei 2012, ISBN 978-4-7986-0411-4)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 11 (29 September 2012, ISBN 978-4-7986-0474-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 12 (31 Januari 2013, ISBN 978-4-7986-0537-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 13 (27 April 2013, ISBN 978-4-7986-0598-2)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 14 (31 Agustus 2013, ISBN 978-4-7986-0665-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 15 (28 Februari 2014, ISBN 978-4-7986-0764-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 16 (1 Juli 2014, ISBN 978-4-7986-0836-5)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 17 (1 Oktober 2014, ISBN 978-4-7986-0893-8)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 18 (31 Januari 2015, ISBN 978-4-7986-0955-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 19 (1 Juni 2015, ISBN 978-4-7986-1026-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 20 (1 September 2015, ISBN 978-4-7986-1071-9) &lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 21 (29 Desember 2015, ISBN 978-4-7986-1150-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 22 (29 April 2016, ISBN 978-4-7986-1223-2)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 23 (3 Agustus 2016, ISBN 978-4-7986-1268-3)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]   &lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_4&amp;diff=505263</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 4</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_4&amp;diff=505263"/>
		<updated>2016-10-27T12:51:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Krisis Sanae==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Selasa, 12 Agustus&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keesokan harinya, cuaca hari itu terlihat cerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan yang lainnya berencana menghabiskan hari kedua mereka di pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika, kamu ngapain?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ssttt, Ssttt&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou baru saja kembali dari membeli yakisoba&amp;lt;ref&amp;gt;Salah satu jenis mi khas Jepang&amp;lt;/ref&amp;gt; saat dia melihat Yurika dengan gugup memantau keadaan sekelilingnya dan bersembunyi selagi bergerak kesana kemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Apa kamu lagi berkhayal kalau para gadis penyihir musuhmu akan menyerang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu salah! Aku tidak mau para anggota CosKlub menemukanku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutaruo berasumsi kalau itu adalah sebagian dari melakukan cosplay, tapi Yurika hanya ingin kabur dari Klub Cosplay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika bertingkah mencurigakan untuk menghindari pandangan mata para anggota Klub Cosplay yang sedang bermain jauh di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;CosKlub mencoba menangkapku agar mereka bisa menyeretku ke Comiha lusa nanti!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kamu nggak pergi aja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan begitu, kamar 106 akan menjadi lebih damai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak mau&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lagian, kamu punya teman di Comiha kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak! Kenapa kamu terus mengejekku seperti ini, Satomi-san?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dasar bodoh, kalau kamu terus teriak, mereka bakal menemukanmu loh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;O-Oh iya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika menuju ke arah bebatuan untuk bersembunyi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rencana Yurika adalah untuk terus bersembunyi sampai klub cosplay menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kamu nggak bisa jujur ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil melihat Yurika pergi, Koutarou membuka kotak yakisoba yang baru saja dia beli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aroma yakisoba mengalir keluar saat kotak plastik pembungkusnya yang tipis terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah jauh-jauh datang ke sini, mana mungkin aku pulang sebelum makan ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yakisoba itu mengisi mulut Koutarou, lengkap dengan rasanya yang kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena berenang di laut, yakisoba dari kios jajanan di pantai punya rasa yang lebih kuat sebagai pengganti kemampuan merasakan makanan yang menghilang sehabis berenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu mau merasakan ini juga, Sanae?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menikmati rasa yakisoba itu, Koutarou berhenti makan sejenak dan memijat pundaknya sambil melihat ke arah Sanae yang duduk agak jauh darinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae melihat ke arah pasir selagi menjawab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bahkan tidak melirik ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Nggak berhasil ya...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou merasa kecewa setelah mendengar jawaban Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, Koutarou membeli yakisoba karena dia ingin berbicara kepada Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae sudah bertingkah aneh sejak pagi ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae sedang melamun dengan muka muram tanpa melakukan apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau itulah yang Koutarou pikirkan, tapi sebenarnya dia selalu memandang ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi saat Koutarou memperhatikan itu, Sanae dengan  cepat melihat ke arah lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan muramnya Sanae, yang biasanya selalu riang gembira, suasana disekitar Kouarou dan yang lainnya menjadi kacau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkat klub cosplay yang tidak tahu apapun soal Sanae, suasananya tidak menjadi sekacau yang semestinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa sih? Kamu udah begini sejak tadi pagi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;TInggalkan aku...Kenapa kamu peduli sih? Kita kan musuh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mengatakan itu sambil cemberut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meski kamu bilang kita musuh, kalau wajahmu begitu terus--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah kubilang, tinggalkan aku sendiri! Jangan ganggu aku! Bukannya aneh kalau sebagai musuh kita malah akrab!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae berteriak ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matanya mulai berlinang dengan air mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sanae...kamu...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou lebih terkejut dengan kemarahan dan kesedihan Sanae dibanding kata-kata yang diucapkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Sanae dengan putus asa mengharap akan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Koutarou tidak tahu apa yang diharapkan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa membayangkan apa yang sedang dibayangkan Sanae saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Koutarou terdiam dan tidak bisa berkata apapun, Sanae berdiri dan berbalik memunggungi Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat itu, Koutarou akhirnya mulai berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tunggu, Sanae, permbicaraan kita belum--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Udah selesai! Kalau kamu nggak mau pergi, biar aku yang pergi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi akhirnya, Sanae tidak mau meninggalkan Koutarou dan langsung pergi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena bisa menembus melewati orang, Sanae dengan cepat membuat jarak yang besar antara dirinya dengan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa dengan Sanae..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan yakisoba yang masih ada di tangannya, Koutarou hanya bisa menghela nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa mengerti kenapa Sanae begitu murung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya alasan yang bisa dia pikirkan adalah pembicaraan mereka semalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kata-kata yang mereka ucapkan hanyalah konfirmasi kalau mereka adalah musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Koutarou dan Sanae sedang mengadakan gencatan senjata, hal itu tidak mengubah kenyataan bahwa mereka adalah musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua sadar kalau mereka perlu mengusir satu sama lain pada akhrinya, jadi Koutarou tidak berpikir kalau kenyataan itu akan menyakiti Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, kalian udah berbaikan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku gagal, Ibu Kos-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka mengangguk sambil mendekati Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dan yang lainnya ada di belakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka juga khawatir dengan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang membuat Sanae marah..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia melihat ke arah Sanae pergi dan menghela kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae-sama kelihatannya hanya sedikit marah dan lebih terlihat kalau dia menangis&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku juga merasakan hal yang sama. Lebih baik kamu cepat-cepat bertindak, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Dengan Sanae seperti itu, aku tidak merasa enak untuk menyelesaikan masalah kamar 106&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Walau kalian bilang begitu juga...aku nggak tahu harus apa....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti para gadis, Koutarou juga melihat ke arah perginya Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou merasa tidak enak semenjak senyuman Sanae menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berusaha melakukan sesuatu soal itu, tapi dia tidak bisa menemukan jawaban yang tepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Argh! Aku menyerah mikirin ini! Hanya berpikir nggak akan menyelesaikan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou, yang memang bukan tipe pemikir, berhenti melakukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ibu Kos-san, aku akan mencari Sanae. Sampai ketemu nanti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bertindak sebelum berpikir..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah moto Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, sampai ketemu nanti, Satomi-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou meninggalkan barang-barangnya dan langsung mencari Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai mencari Sanae dengan pergi ke arah Sanae juga pergi, sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berhasil melewati banyaknya orang yang ada di pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mencari selama beberapa saat, orang-orang yang berada di sekitar Koutarou mulai berkurang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depannya adalah area yang berbatu yang tidak diperbolehkan untuk berenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ampun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menghela lega setelah berhasil lepas dari pantai yang ramai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pijakan di area berbatu itu buruk, tapi mudah untuk dilewati karena sedikit sekali orang yang ada di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada seseorang yang memanggil Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou melihat ke arah sumber suara itu, dia melihat sebuah payung yang dikenalnya berada di atas pemecah ombak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ternyata Harumi yang telah memanggilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba-senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou membalas melambai ke arah Haruna saat dia memanjat ke atas pemecah ombak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Halo, Satomi-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou kehabisan nafas setelah memanjat pemecah ombak, dan Harumi menyambutnya dengan senyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi sedang memakai gaun musim panas berwarna biru dan memegang payung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-Halo, Sakuraba-senpai. Aku tahu ini mendadak, tapi Sa--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tahu ini mendadak, tapi Sanae menghilang. Apakah kamu sempat melihatnya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou hampir mengatakan hal itu, tapi mulutnya berhenti di tengah kalimat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tidak bisa melihat Sanae, jadi mengatakan hal itu hanya akan membuatnya bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang bisa melihat Sanae, untuk suatu alasan, hanya mereka yang mempunyai hubungan dengan kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, nggak. Aku cuma penasaran kenapa kamu ada di tempat yang sepi seperti ini, Sakuraba-senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebenarnya, villaku ada di dekat sini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tidak memikirkan kenapa Koutarou mengganti pertanyaannya di tengah jalan saat dia tersenyum dan menunjuk ke arah jalan gunung di belakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa rumah besar berderet di jalan gunung yang ditunjuk oleh Harumi, dan salah satu rumah itu adalah rumah yang ditempati Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu&amp;quot;[[Image:Rokujouma_V3_165.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana denganmu, Satomi-kun? Kenapa kamu berada di tempat seperti ini juga?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
	&lt;br /&gt;
Saat Harumi bertanya seperti itu, Koutarou menjadi ragu antara harus mengatakan masalahnya kepada Harumi atau tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, akhirnya Koutarou memutuskan untuk mengatakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan tidak menyebutkan kalau Sanae adalah hantu, tidak ada salahnya mengatakan masalah yang dihadapinya kepada Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebenarnya, aku sempat bertengkar dengan salah satu teman yang datang ke pantai denganku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Astaga...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Harumi terbelalak karena kaget dan mukanya terlihat khawatir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, saat ini aku sedang mencarinya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Harumi dengan sedih menundukkan wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasakan perasaan cemas Koutarou dan ikut khawatir terhadap seseorang yang tidak dia kenal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, kalau aku boleh tahu, bisakah kamu katakan kenapa kalian bertengkar? Mungkin aku bisa membantu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba-senpai..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menerima tawaran Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasa Harumi punya solusi untuk masalah yang dihadapinya saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, sebenarnya aku nggak tahu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu nggak tahu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku punya firasat, tapi aku nggak tahu kalau memang itu penyebabnya..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan itu adalah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pas aku bilang dengan keras kenyataan kalau kami memang nggak bisa akur, itu kelihatannya yang membuat dia sakit hati&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengganti kata &#039;musuh&#039; dengan &#039;tidak akur&#039;, yang dianggapnya perlu agar Harumi bisa mengerti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenyataannya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, itulah hubungan yang kami jalani selama ini, dan sampai sekarang kami suka berdebat soal itu. Jadi aku rasa bukan itu masalahnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari awalnya, Koutarou dan Sanae adalah musuh dan mereka memang tidak akur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena mereka adalah musuh, sudah pasti mereka akan saling mengganggu dan mengejek satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Koutarou tidak berpikir kalau itu tidak akan menyakiti Sanae secara tiba-tiba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu...bisa jadi dia memang sakit hati&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Harumi tidak berpikir seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendapat jawabannya setelah mendengar penjelasan dari Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu mengerti!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya..mungkin...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tersenyum kecil dan mulai menjelaskan layaknya seorang ibu yang sedang menasihati anaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita berdua adalah anggota klub yang sama, bukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, kamu selalu membantuku setiap saat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, aku juga bisa mengatakan itu seperti ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi berhenti berbicara dan menatap lurus ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kita berdua adalah orang asing yang kebetulan berada di dalam klub yang sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Harumi mengatakan itu, Koutarou merasa bahwa kata-kata itu terdengar dingin dan kejam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membenci perkataan yang diucapkan Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cara lain untuk mengatakannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi kembali tersenyum hangat, dan di saat yang sama, kata-katanya kembali terdengar hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kamu berkata seperti itu disaat kita baru pertama kali bertemu, aku tidak akan ambil pusing soal itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi meletakkan kedua tangannya di depan dadanya dan tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi saat ini, kalau aku mendengar hal yang sama, tentu saja aku akan sedih. Kalau kamu bilang kita adalah sesama orang asing, meskipun itu adalah kenyataannya, aku akan sangat sedih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Meskipun itu adalah kenyataannya...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata itu menggema di dalam kepala Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana denganmu, Satomi-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku sependapat. Kalau kamu bilang kita adalah seama orang asing, aku akan kaget&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menyetujui perkataan Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku rasa itu adalah hal yang sama untuk temanmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi melihat ke arah laut dan matanya terlihat sedih saat mengatakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi mencoba merasakan perasaan orang lain hampir seperti dirinya sendiri yang merasa disakiti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu itu kenyataannya. Pada awalnya, aku merasa seperti itu. Tapi, seiring berjalannya waktu, perasaan itu pun juga berubah. Aku benci tetap berpikir seperti itu. Pasti ada sesuatu yang lain. AKu ingin hal yang lain itu. Bukankah itu hal yang sama yang dipikirkan temanmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah sesuatu yang tidak terpikirkan oleh Koutarou.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Dia tidak menyangka kalau ada sesuatu di dalam Sanae yang berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, kamu mengatakan kenyataannya kepada temanmu, Satomi-kun. Aku rasa itu sama saja dengan mengatakan kalau kita adalah sesama orang asing&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Koutarou teringat kata-kata yang diucapkan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah kubilang, tinggalkan aku sendiri! Jangan ganggu aku! Bukannya aneh kalau sebagai musuh kita malah akrab!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apa Sanae benci dengan pemikiran kalau kita hanya musuh? Tapi aku bilang kepadanya kalau kita memang musuh. Jadi karena itukah dia jadi sakit hati dan langsung pergi?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku yakin temanmu berpikir kalau itu menyedihkan. Karena aku juga ingin Satomi-kun untuk menganggapku sebagai teman. Aku tidak mau mendengarmu mengatakan kalau kita hanyalah orang asing..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi itu...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Harumi menjelaskan apa yang Sanae lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou merasa bahwa Harumi betul-betul benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, apa yang harus kulakukan, senpai? Apa yang harus kukatakan agar dia memaafkanku!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah tidak ada lagi waktu untuk ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou yakin bahwa Sanae merasa sakit hati karena itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, Koutarou mencari jawabannya dari Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasa Harumi akan memberikan jawaban yang dibutuhkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku rasa kamu sudah mengetahui jawabannya , Satomi-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tersenyum hangat dan membuat Koutarou tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, kamu tidak merasa sama seperti sebelumnya, bukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka pertama kali bertemu, Koutarou hanya menganggap Sanae sebagai musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahwa Sanae adalah roh jahat yang merasuki kamarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, dalam beberapa bulan ini, perasaan itu berubah sedikit demi sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Memang betul kalau kami masih bermusuhan, tapi bukan itu saja. Kalau memang situasi kami tetap seperti itu, nggak mungkin ada gencatan senjata. Dan dia tidak akan merasuki diriku begitu saja. Dan karena dia nggak mengerti, dia--&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti! Terima kasih banyak, Sakuraba-senpai! Aku akan pergi sekarang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku harap kalian cepat berbaikan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai berlari setelah menemukan jawabannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bahkan tidak melihat ke arah Harumi yang mengangguk ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia langsung berlari begitu saja setelah menemukan apa yang harus dilakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah salah satu sifat baik Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Harumi terlihat sedih saat dia melihat Koutarou pergi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Caranya melihat Koutarou bukanlah dari cara pandang seorang kakak kelas yang melihat adik kelasnya berlari untuk berbaikan dengan temannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat dia tidak bisa melihat Koutarou lagi, Harumi menghela nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku ingin kamu menganggapku  sebagai teman, ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi ingin Koutarou menganggapnya sebagai teman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah kebenaran yang tidak dapat disangkal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi sudah merasa seperti itu sejak lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi saat ini, bukan itu saja yang ingin dirasakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasti ada sesuatu yang lain juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ingin hal itu ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu hari nanti, Harumi mulai merasakan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku...pengecut..dan.. pembohong...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DIa tidak bisa melakukan hal yang sama yang dikatakannya kepada Koutarou untuk dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kenyataan itu menyedihkan dan menyakitkan baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou dan Harumi berpisah, Sanae duduk sendirian di suatu tebing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ada di sisi lain pantai, di sebuah tebing kecil yang dikelilingi oleh bebatuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun tempat itu hanyalah sebuah tebing kecil, pemandangan yang ada di sana sungguh indah, memperlihatkan laut dari atas tebing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutaruo bodoh...kamu nggak tahu perasaanku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Sanae yang saat itu sedang sendirian dan memeluk kakinya, tidak menikmati pemandangan indah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga tidak memperhatikan suara burung camar dan debur ombak yang menabrak tebing itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, kenapa aku merasa sendirian dan sedih...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae sedang memikirkan dirinya sendiri dan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dan Koutarou adalah musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berdebat dengan Koutarou, dia bisa mengingat itu dengan jelas, tapi untuk suatu alasan Sanae merasakan rasa kesepian dan kesedihan yang sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meskipun aku ingin mengusirnya saat kita pertama kali bertemu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka seharusnya bermusuhan, tanpa Sanae sadari, berpikir seperti itu menyakitkan baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae tidak percaya kalau dia merasa seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan yang sebenarnya kalau mereka adalah musuh tidak terasa nyata bagi dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae bingung dengan perasaannya yang berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat dia masih bingung, Sanae mengarahkan semua itu kepada Koutarou dan lari dari Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae tahu kalau Koutarou tidak berbuat salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajar bagi Koutarou untuk menganggap Sanae sebagai pengganggu dan roh jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, Sanae terkena batunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia mengerti, dia tidak bisa menahan perasaannya saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan lebih baik kalau aku bisa kembali ke keadaan sebelum aku bertemu Koutarou...Dia...memang musuh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kesedihan, kesepian dan hancur oleh perasaannya sendiri membuat Sanae terlihat kecil saat dia memeluk kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kembali menghela nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tidak peduli seberapa banyak dia menghela nafas, perasaannya tidak kembali ke keadaan yang semula sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat Sanae terus melakukan itu, ada seorang gadis lain yang juga menghela nafas, tidak terlalu jauh dari Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu adalah Nijino Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang mengejarku...hilang!? Syukurlah, aku akhirnya bebas~!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti Sanae, Yurika menghela nafas karena merasa lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika datang ke tempat itu untuk bisa lepas dari para pengejarnya, anggota klub cosplay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau dia sampai tertangkap, dia akan terpaksa ikut dalam acara pada lusa nanti, dan dia merasa lega karena bisa lolos.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak mau ikut event itu. Kalau aku ikut itu, Satomi-san akan--Eh, bukannya itu Sanae-chan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika menemukan Sanae duduk di atas tebing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang dia lakukan di tempat seperti itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena bersusah payah lari kesana kemari sepanjang pagi, Yurika tidak memperhatikan situasi Koutarou dan Sanae yang sedang kritis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa dia kebingungan saat melihat Sanae yang sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam pikirannya, Sanae yang berada di dekat Koutarou adalah hal yang wajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, mari kita lihat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika tidak punya hal lain untuk dilakukan, dan dia tidak mau kembali dan tertangkap oleh klub cosplay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia takut dengan hantu, Yurika mulai terbiasa dengan Sanae dan tidak punya alasan untuk membencinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah, Yurika mulai mendekati tebing itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mulai mendekati Sanae, Yurika memperhatikan ada orang lain yang mendekati Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;G-Gawat! Itu mungkin anggota klub cosplay!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika berpikir kalau klub cosplay sudah melacak jejaknya, jadi dia berhenti bergerak dan bersembunyi di dekat batu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kakak, ini kesempatan yang tepat! K-Kita bakalan kaya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tenang, Hachi. Bahkan kesempatan emas akan hilang kalau kita tidak hati-hati:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Sudah kuduga, kakak memang hebat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mungkin agak keren banget&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Yurika tidak perlu takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang mendekati Sanae adalah para pemburu hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah gagal sebanyak tiga kali, mereka menunggu Sanae menjadi sendirian dan sekarang mereka mulai bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lawan kita sedang sendirian, dan kita sudah betul-betul bersiap. Kalau kita gagal disini, kita hanya akan jadi bahan tertawaan. Aku akan bergantung padamu, Hachi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengerti!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara mereka menunggu Sanae menjadi sendirian, mereka sudah benar-benar mempersiapkan segala sesuatunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlengkapan dan rencana mereka sudah sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yakin kali ini semuanya akan berjalan lancar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bersiap di tempatmu, Hachi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siap!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya mendekat ke arah Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae baru memperhatikan krisis yang dihadapinya saat sesuatu berwarna putih menghalangi penglihatannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asap putih mengelilingi Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asap itu berasal dari bom asap yang dibuat oleh para pemburu hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena mereka menggunakan dahan pohon suci sebagai bahan bom asap, asapnya mampu membuat hantu menjadi buta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot; *uhuk* *uhuk* A-Apa ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi karena mereka masih berada di dekat pantai, asapnya dengan cepat menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Sanae kembali bisa melihat, para pemburu hantu itu sudah menjalankan serangan mereka berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mati sekalipun, aku nggak bisa lepas dari rantai ekonomi bebas&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mau gimana lagi. Uang yang udah dirasuki terlalu sedap buat dilepasin gitu aja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yap. Kita harus berjuang keras. Aku mau mengisi perutku dengan sesuatu yang enak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sempat makan uang dolar beberapa hari lalu, rasanya maknyus banget. Aku pengen banget bayaranku nanti dalam uang dolar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Sanae dibutakan oleh bom asap, dia sudah dikepung oleh beberapa hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Siapa orang-orang ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah hantu-hantu itu sekitar 20 yang mengelilingi Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jenis kelamin, umur dan pakaian mereka semua berbeda, tidak ada hal diantara mereka yang serupa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hampir seperti kerumunan orang yang diubah menjadi hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maju, roh jahat! Dapatkan gajimu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sebenarnya adalah roh jahat yang dibayar dengan gaji kecil yang dipanggil oleh para pemburu hantu untuk membantu menangkap Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hantu-hantu itu adalah senjata pamungkas yang dimiliki oleh para pemburu hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak, yang paling enak itu uang dari negara yang lagi kena hiperinflasi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wow, jadi ngiler nih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekali kamu coba makan itu, kamu nggak bakal mau makan uang dari negara yang ekonominya lagi stabil&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gitu ya...Tapi buatku negara yang ekonominya stabil punya rasa tersendiri. Kayak, gagal di pasar saham atau penghargaan buat perempuan. Itu sih yang aku suka&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Rasa yang lagi berkembang...dari deskripsimu, aku jadi pengen nyoba itu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhenti berbicara dan majulah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Okeeeee&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sementara Sanae kebingungan dengan situasinya saat itu, para hantu menyerangnya dari segala arah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaaaaa! Tidaaak! Idiot! Mesum! Kotor! Kalian pegang-pegang dimana itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku rasa aku lagi melakukan sesuatu yang jahat banget deh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, dia cuma gadis kecil&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukannya kita memang lagi ngelakuin sesuatu yang jahat?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak usah dipikirin, kita kan emang roh jahat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iya juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae dengan mudahnya tertangkap oleh roh-roh jahat setelah betul-betul terkepung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka memegang tangan dan kakinya dan Sanae tidak bisa bergerak lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat Sanae tidak bisa bergerak, para pemburu hantu mendekatinya dengan jaring serangga mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatannya semua berjalan lancar, Kakak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kita serius, ini hal mudah buat kita!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Percobaan keempat mereka berjalan sesuai rencana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi ada seseorang yang memperhatikan Sanae yang saat itu sedang kesulitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang itu adalah Yurika, yang salah menganggap para pemburu hantu sebagai para anggota klub cosplay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Sanae-chan kena..!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar keributan  itu dan memutuskan kalau itu bukan pengejarnya, Yurika mengintip dari balik batu dan menyaksikan sesuatu yang luar biasa di atas tebing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;L-Lepaskan aku! Aku bilang lepaskan aku!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak sekali hantu mengepung Sanae dan membatasi ruang geraknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dengan susah payah mencoba melepaskan dirinya, tapi para hantu yang mengepungnya terlalu kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selesai sudah! Kau akan tertangkap oleh kami dan akan kami jual!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kalian maksud dengan menjualku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak pernah melihat hantu dengan energi spiritual sebanyak dirimu yang bisa mempertahankan kestabilan wujudmu. Sesuatu sepertimu akan bernilai tinggi dari mereka yang punya minat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukannya kalian hanya orang mesum!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Setelah kami melakukan semua ini, kamu masih mengatakan itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami adalah pemburu hantu! Para pemburu bayaran yang khusus memburu dan menangkap hantu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pemburu hantu!? Nggak mungkin, itu seperti sesuatu dari anime, mana mungkin ada--&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, Yurika tidak percaya kalau pemburu hantu benar-benar ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, dia menghentikan pemikiran itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Nggak aneh kalau mereka ada. Lagian, gadis penyihir juga ada, jadi itu juga bukan hal aneh. Dan nggak kayak Satomi-kun, aku percaya sama orang lain&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika percaya kepada mereka lebih karena rasa bencinya kepada Koutarou yang tidak percaya kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-T-T-Tapi apa yang harus kulakukan!? Aku harus menyelamatkan Sanae-chan! Tapi, hantunya banyak banget! A-A-Aku nggak tahu harus ngapain!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika tidak tahu bagaimana menghadapi situasi itu meski dia percaya semuanya akan baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ingin menyelamatkan Sanae, tapi dia sangat membenci hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya dengan melihat hantu, Yurika akan gemetaran dan tidak bisa bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tapi, kalau aku diam saja, Sanae-chan akan...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaaaaa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Yurika masih memikirkan apa yang harus dilakukannya, Sanae sudah terjerat jaring penangkap dari para pemburu hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaaaak, tolong aku! Seseorang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudahlah, tidak akan ada yang datang menolongmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Teman-temanmu jauh di sana dan sedang bermain. Nggak mungkin ada orang yang mendengarmu dekat sini. Menyerahlah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak mau! Aku nggak mau dijual!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Sanae akhirnya membuat Yurika mulai bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Aku harus menyelamatkannya! Aku takut sama hantu, tapi aku nggak boleh takut! Karena Sakuraba-senpai pasti akan menyelamatkan dia!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika mengumpulkan segenap keberaniannya dan mulai menggerakkan  badannya yang gemetaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia teringat kata-kata Harumi saat lomba marathon halang rintang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku nggak bisa kalah dengan diriku sendiri! Aku harus jadi lebih kuat, seperti Sakuraba-senpai!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, aku bisa melakukannya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
AKhirnya, rasa gemetarannya berhenti dan badannya akhirnya bisa bergerak dengan  bebas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku akan memanggil Angel Halo, berubah kostum dan menyelamatkan Sanae-chan!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika mulai memusatkan pikirannya sembari mengangkat tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inilah cara dia memanggil tongkat sihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Datanglah! Angel--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ketemu, Yurika-cha~n!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ketua, aku menemukannya! Yurika ada disini!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, halangan yang tidak terduga muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka adalah klub cosplay yang sedari tadi mengejar Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Amankan target!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah si ketua memberikan perintah, kelima anggota klub itu melompat ke arah Yurika secara bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;G-Gawat!? D-Di saat sepenting ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika dengan cepat menyiapkan dirinya, tapi terlambat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebebasannya terenggut darinya, sama seperti Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, ayo kita bawa dia kembali ke hotel! Kita harus segera menyiapkan kostum kita!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Membawa kostum cadangan ternyata keputusan yang tepat, ketua!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu, tunggu, Sanae-chan...Sanae-chan lagi diculik!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae-chan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Yurika dengan susah payah memohon kepada mereka, para anggota klub cosplay berhenti sejenak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka melihat ke sekitar mereka untuk mencari gadis yang dipanggil Yurika dengan sebutan &#039;Sanae-chan&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, yang mereka lihat hanyalah dua pria mencurigakan yang membawa jaring penangkap serangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak bisa melihat roh-roh jahat disebelah kedua orang itu, ataupun Sanae yang ada di dalam jaring itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak ada orang disini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada! Kalian nggak bisa melihat orang-orang yang menangkap cewek di dekat tebing!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu semuanya, lihat! Mereka orang mesum yang kemarin!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uwa, serem..ayo pergi, kita nggak mau sampai berurusan dengan mereka. Dan pastikan kita membawa Yurika dengan kita!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Okeee!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anggota klub cosplay yang mematuhi perintah ketuanya dengan cepat mengikat Yurika dengan tali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu sebentar, kalau kita nggak menyelamatkan Sanae-chan, bakal ada sesuatu yang buruk terjadi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi dia nggak ada di sekitar sini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Yurika dengan susah payah memohon, para anggota klub cosplay tidak mendengarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, mereka selesai mengikat Yurika dan membekapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmmm, Mmmmh! HmmmmmHH!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, sudah tidak ada lagi yang bisa dilakukan Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengikat Yurika ke sebuah tongkat panjang dan membawanya, persis seperti orang jaman dahulu membawa hasil binatang buruannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hhhmmmmhhhmm!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bertahanlah, Yurika-chan. Nanti akan kami lepaskan talinya dan akan mengganti bajumu dengan kostum yang sudah kami siapkan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmmmmm!! Mmmhhmm!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat Yurika dibawa menjauh, Sanae kembali tertinggal sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Keluarkan aku dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae sudah dimasukkan ke dalam sebuah tempat penyimpanan misterius yang transparan setelah dilepaskan dari jaring penangkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat penyimpanan itu berbentuk silinder, dengan diameter sekitar 50 sentimeter dan setinggi dua meter, yang dibuat dari semacam kaca transparan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyimpanan itu cukup kuat, dan tidak bergoyang sedikitpun meski Sanae memukulnya sekuat tenaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, Sanae tidak bisa menembus tempat penyimpanan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah alat yang datang sepaket dengan jaring penangkap hantu, sebuah tempat penyimpanan yang berfungsi sebagai alat untuk membawa hantu yang sudah ditangkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menyerah sajalah. Kau sudah tertangkap&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebentar lagi kau akan kami jual&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak mau, aku nggak mau! Koutarou! Koutarou!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat harapan seperti menghilang dari Sanae, hanya nama Koutarou yang keluar dari mulut Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae, yang terus memukul tempat penyimpanan itu dari dalam, terus memanggil Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong aku, Koutarou!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, teriakannya yang putus asa tidak sampai kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Sanae sedang diculik, Koutarou sedang menuju ke tempat Sanae berada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau saja dia lebih cepat sedikit, dia bisa mendengar teriakan Sanae yang sedang dibawa pergi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, suaranya tidak mencapai Koutarou karena jarak yang tinggal sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun , itu bukan berarti semuanya sudah berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, rupanya Satomi-kun. Aneh sekali kita bertemu disini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wah, ternyata CosKlub. Kenapa kalian ada disini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou sedang menuju ke arah dimana Sanae sedang diculik, dia bertemu klub cosplay yang sedang dalam perjalanan pulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lihat, lihat Koutarou-kun, kami berhasil menangkapnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm! Mhh, Hmmmmhh!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Yurika!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasil tangkapan mereka tidak lain adalah Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia digotong menggunakan sebuah tongkat panjang, seakan-akan dia akan dipanggang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou kaget dengan pemandangan dihadapannya yang cocok dengan Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Begitu, akhirnya Yurika tertangkap juga ya....istirahatlah dengan tenang...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Koutarou ingat Yurika sedang lari dari kejaran anggota klub cosplay dan langsung mengambil sikap doa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmmm, Mmhhm! Hm, Mhhhm!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, Yurika masih berusaha untuk melepaskan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia meneriakkan sesuatu sembari menggoyangkan badannya dengan liar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaa, Yurika-chan, bahaya kalau kamu terus bergoyang seperti itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tenanglah Yurika-chan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Yurika yang terus bergoyang untuk melepaskan diri, para anggota klub cosplay pun mulai terhuyung-huyung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terus menggoyangkan badannya, meskipun para anggota klub cosplay sudah mengingatkannya untuk diam, tapi dia tetap menggoyangkan badannya lebih kencang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mhhm, Hmmmmm, Mhhh!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika menatap ke arah Koutarou dengan tatapan serius dan dia dengan susah payah menggerakkan mulutnya dan menggigit tali pengikat mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mh, Mhmmmm! Hmmm!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apakah dia berusaha mengatakan sesuatu?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena merasakan ada yang aneh dengan  tingkah Yurika, Koutarou mencoba memperhatikan Yurika lebih dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Yurika saat itu tidak mengeluarkan tatapan penuh dendam, dan bukan juga tatapan seseorang yang meminta pertolongan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang mencoba menarik perhatian Koutarou dengan tatapan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada apa dengan Yurika...? Nggak biasanya dia begitu...?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Yurika tidak bertingkah seperti biasanya, Koutarou jadi ingin berbicara dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga punya sesuatu untuk ditanyakan kepaddanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Permisi, bisakah aku bicara sebentar berdua dengan Yurika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmmm!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou mengatakan itu, mata Yurika berbinar-binar. [[Image:Rokujouma_V3_189.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sudah kuduga, ada sesuatu yang terjadi..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Yurika yang bertingkah seperti itu, Koutarou merasakan ada sesuatu yang buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berdua saja? Apa ada sesuatu yang penting?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisa dibilang begitu. Ini hal yang sangat penting yang hanya bisa dibicarakan olehku dan Yurika soal teman kami&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak hanya ingin mendengar cerita Yurika, tapi dia juga ingin mengetahui keberadaan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, kalau ada klub cosplay yang mendengar semua itu, semua akan menjadi masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, Koutarou memutuskan untuk tidak mengatakan yang sebenarnya kepada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmmm! Mh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui apa yang akan dilakukan Koutarou, Yurika pun menganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat hal itu, si ketua klub cosplay ikut mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti. Tapi, jangan biarkan dia kabur ya? Susah sekali menangkapnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semuanya, turunkan Yurika sebentar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiiik!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klub cosplay menurunkan Yurika dan meninggalkannya sendirian dengan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dirasa cukup jauh, Koutarou berjongkok dekat Yurika dan melepaskan penyumpal mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kulepas ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Koutarou melepaskan tali yang mengikat Yurika, akhirnya dia membuka mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-S-Satomi-san! Satomi-san diculik dan ada banyak Sanae-chan dan roh jahat yang mesum!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, kata-kata yang diucapkannya berantakan, dan Koutarou tidak mengerti apa yang Yurika katakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tenang dulu. Coba ngomong pelan-pelan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak ada waktu buat tenang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tarik nafas dulu deh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;O-Okeee!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika, menyetujui saran Koutarou, menarik nafas dalam-dalam dan mulai tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, apa yang terjadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang-orang mesum yang kemarin  menculik Sanae-chan, Satomi-san!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa!? Serius!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya! Kelihatannya tujuan mereka yang asli adalah Sanae-chan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi dia bisa ditangkap meskipun bisa menembus dinding!? Dia tuh hantu, gimana!? Dia diculik!? Gimana bisa Sanae!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, Koutarou yang tidak bisa bicara dengan benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou yang menyesal karena sudah menyakiti Sanae sudah pergi mencarinya kesana kemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sekarang, dia sudah ditangkap oleh para orang mesum itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah, Koutarou menjadi bingung seperti Yurika sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong tenanglah, Satomi-san! Bicara yang lancar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Maaf&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou langsung mencoba mengambil nafas dalam beberapa kali dan mengulangi pertanyaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, Sanae kan hantu! Bagaimana bisa dia ditangkap!? Dia bisa menembus dinding kan!? Bagaimana bisa mereka menculiknya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Banyak hantu aneh yang mengepungnya, terus mereka menangkap Sanae pakai jaring serangga! Tali jaringnya pasti bukan tali biasa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi kenapa Sanae!? Siapa sih orang-orang itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka bilang kalau mereka pemburu hantu! Dan mereka bakal menjual Sanae-chan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menjual Sanae!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Koutarou teringat serangan dadakan yang dilakukan orang-orang mesum itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia benar, mas! Kami hanya mau menangkap cewek kecil sebelumnya biar bisa kami jual!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong percaya dengan kami! Kami tidak tertarik dengan cewek normal!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Ini cuma salah paham! Kami bukan mau mengintip! Kami tidak tertarik dengan tubuh normal kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar! Kami hanya mau mengurung gadis kecil itu dan menyeruput yang manis-manis darinya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua orang itu sudah mencoba menjelaskan diri mereka seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Koutarou dan yang lainnya salah mengartikan hal itu dan menganggap mereka orang mesum, tapi kenyatannya tidak seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan, jadi maksdunya begitu ya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, itu bukan kesalahan Koutarou dan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapa yang akan percaya kalau ada orang yang mencari nafkah dari menjual hantu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah pemikiran yang sama dibalik ketidakpercayaan Koutarou dan yang lainnya terhadap Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu nggak bohong kan, Yurika!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, meskipun dia hampir percaya dengan Yurika, Koutarou tetap mencoba memastikan semuanya dengan bertanya kembali kepada Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak bisa percaya begitu saja kalau pemburu hantu itu benar-benar ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sudah tinggal bersama seorang hantu untuk sementara waktu, kenyataan itu tidak akan berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja! Kamu sudah nggak percaya kalau aku adalah gadis penyihir, mana mungkin aku menghancurkan kredibilitasku lebih hancur lagi dengan berbohong soal ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar jawaban Yurika, Koutarou akhirnya mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mana mungkin aku menghancurkan kredibilitasku lebih hancur lagi dengan berbohong soal ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata itulah yang meyakinkan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kamu benar. Maaf aku sudah nggak yakin denganmu, Yurika&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou membungkuk penuh hormat ke arah Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Koutarou terlihat serius, dan dia meminta maaf setulus-tulusnya dari lubuk hatinya yang paling dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak apa-apa, tapi kok ada yang bikin aku kesal ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena Koutarou percaya dengan adanya pemburu hantu, tapi tidak dengan adanya Yurika sebagai gadis penyihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku jadi mengerti kenapa Sanae-chan suka marah!! Ahhh,  ya ampun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika berteriak dengan penuh kekesalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawaban dari Koutarou membuat Yurika benar-benar kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, Yurika, kamu tahu kemana mereka pergi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh!?..N-Nggak, aku cuma tahu kalau dia dibawa sama para pemburu hantu itu. Setelahnya, aku ditangkap, diikat, dan dibawa pergi..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika masih terikat dan berguling-guling di tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gerombolan hantu...? Itu dia! Yurika, kamu yakin kalau mereka bawa banyak hantu, ya kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, apa kamu punya ide bagus?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisa jadi! Aku akan pergi sekarang Yurika! Terima kasih buat infonya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan itu, Koutarou pun berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, tunggu, Satomi-san!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sampai jumpa! Aku akan menyelamatkan Sanae!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou pun mulai berlari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuannya tentu saja untuk menyelamatkan Sanae yang sudah diculik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau dia tidak bisa menyelamatkan Sanae, dia tidak akan bisa bicara dengan Sanae lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bertahanlah, Sanae! Aku akan menyelamatkanmu!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Sanae sedang diculik, kata-katanya tidak sampai kepada Koutaoru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, berkat Yurika, kata-kata Sanae akhirnya sampai kepada Koutaoru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu! Jangan cuma tolong Sanae-chan, aku juga dong! Tolonglah aku! Aku pasti berguna!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan maksa deh. Kamu benci hantu kan?  Perasaan dan informasimu sudah cukup bagiku! Terima kasih, Yurika! Aku pasti akan membalasnya suatu saat nanti!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutaoru pergi setelah tersenyum halus kepada Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou benar-benar bersyukur, meskipun Yurika adalah seorang cosplayer, Koutarou betul-betul bersyukur dengan Yurika yang berani menawarkan bantuannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa Koutarou tidak ingin dia sampai terlibat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu salah! Bukan itu maksudku! Balas budiku sekarang! Jangan tinggalkan aku, Satomi-saaaan!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teriakan Yurika yang terdengar menyedihkan bergema di dearah bebatuan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yuuuurika-chaaaan~ Apa kamu sudah selesai ngomong dengan Satomi-kun~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaaaaaaaak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkat Yurika, suara Sanae sampai kepada Koutarou, tapi suara Yurika sendiri kali ini pun tidak sampai kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou, yang berlari ke kamarnya di penginapan, mulai mencari-cari barang-barang di dalam tasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena saat itu sudah sore, Theia, Kiriha, Shizuka, dan Ruth sudah kembali ke kamar itu juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Koutarou tidak menoleh sedikitpun ke arah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ingat aku bawa itu buat jaga-jaga! Seharusnya ada di...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para gadis yang ada di ruangan itu kebingungan dan saling melihat ke arah satu sama lain setelah melihat Koutarou yang muncul tiba-tiba dan langsung melakukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai perwakilan para gadis, Shizuka mulai berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, apa ada yang salah? Apa kamu sudah berbicara dengan Sanae-chan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, begini, Ibu Kos-san, Sanae-chan diculik sama orang mesum yang kemarin!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menjawab Shizuka sambil terus merogoh tasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oleh orang-orang itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu benar, Koutarou!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata mereka terbelalak lebar karena terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka pun langsung mengelilingi Koutarou dan meminta penjelasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, nggak salah lagi! Yurika melihat mereka menculik Sanae! Mereka pemburu hantu atau semacamnya! Orang-orang mesum itu sudah mengincar Sanae dari awal!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika? Apakah kamu yakin dia tidak berbohong?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan Yurika sebagai sumber informasi bagi mereka, Kiriha mengatakan itu tanpa basa-basi lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika tidak bisa dipercaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatannya nggak seperti itu, dan nggak ada alasan buat dia berbohong saat dia sudah nggak bisa dipercaya lagi, ya kan? Kalau dia memang mau membohongi kita, pasti ceritanya lebih bagus lagi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kelihatannya benar. Tidak peduli seberapa idiotnya dia, dia tidak akan melakukan sesuatu yang akan membuatnya semakin menderita&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, itu sedikit...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena Yurika memang tidak bisa dipercaya, semuanya akhirnya setuju dengan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Yurika yang mencoba melindungi Yurika merasakan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ketemu! Selama aku punya ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Koutarou menemukan barang yang sedari tadi dicarinya di dalam tas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu adalah tas belanja dari sebuah department store terkenal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggenggam tas itu dengan kuat dan berdiri tegap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para gadis yang melihatnya seperti itu hanya bisa mundur selangkah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum para gadis bisa mengembalikan posisi badan mereka, Koutarou sudah melesat keluar kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan mengambil kembali Sanae!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebelum para gadis bisa menjawab, dia sudah meninggalkan kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, tunggu, Satomi-kun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth, ayo kita berangkat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti yang kau inginkan, tuan puteri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karama, Korama, ikuti aku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah menunggu ini Ho~!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo kita selamatkan Sanae-chan Ho~!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para gadis berlari keluar kamar dan sedikit tertinggal di belakang Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isi dari tas belanja yang dibawa oleh Koutarou berisi beberapa benda-benda mistis yang diberikan Shizuka kepadanya di hari pertama sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou membawa jimat-jimat seperti ini untuk berjaga-jaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ini mungkin sebagian alasan kenapa Sanae begitu sakit hati...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou memikirkan itu selagi merogoh tas yang dibawanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam hatinya, dia merasa bahwa Sanae tidak begitu berbahaya sampai dia harus membawa benda-benda mistis dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau Koutarou memang percaya bahwa Sanae berbahaya, dia tidak akan membiarkan Sanae merasukinya setiap hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membawa benda-benda mistis itu dengannya hanya karena Sanae adalah musuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar penjelasan dari Harumi, Koutarou akhirnya mengerti sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae pasti sakit hati setelah melihat isi tas ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi sekarang aku lega karena membawa semua ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengeluarkan salah satu benda mistis yang ada di dalam tasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda itu adalah sebuah alat yang mirip radio yang dibungkus plastik murahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan &#039;Alat pendeteksi hantu - Bagi mereka yang mencari, 2006&#039; tertulis di plastik pembungkusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pasti bisa menemukan Sanae dengan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Bagi mereka yang mencari&#039; ini adalah alat pendeteksi hantu yang dibuat tiga tahun lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun itu adalah model lama yang sudah hampir kadaluarsa yang diperoleh Shizuka dari temannya, itu adalah benda yang sangat populer dalam dunia gaib.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, perusahaan yang memproduksi barang itu adalah perusahaan yang sama yang memproduksi jaring penangkap yang digunakan kedua pemburu hantu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berencana menggunakan &#039;Bagi mereka yang mencari, 2006&#039; untuk menemukan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, alat itu tidak bisa membedakan satu hantu dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkat info dari Yurika kalau kedua pria itu membawa gerombolan hantu bersama mereka, Koutarou berencana melacak gerombolan hantu itu dan menemukan Sanae bersama mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Mari kita lihat. Nyalakan dupanya dan letakkan di bagian tengah atas mesin ini. Dupa ini berfungsi sebagai antena. Tolong pastikan anda menggunaka dupa yang sepaket dengan alat ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutaoru membaca petunjuk penggunaan &#039;Bagi mereka yang mencari, 2006&#039; dan bersiap menggunakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang diharapkan dari alat yang populer di pasaran, bahkan pemula seperti Koutaoru bisa menyelesaikan persiapannya dengan mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang yang dilakukannya hanyalah tinggal menekan tombol mulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutaoru menelan ludahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau ini gagal, dia akan kehilangan satu-satunya petunjuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai gugup dan semakin menjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia menggerakkan jarinya dengan pelan ke tombol mulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semoga berhasil...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou mencapai tombol itu, dia menyiapkan dirinya, berdoa dan menekan tombolnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat berikutnya, alat itu mengeluarkan suara yang keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Bagi mereka yang mencari, 2006&#039; membuat sebuah ledakan kecil di tangan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot; *uhuk* *uhuk* Alatnya meledak!? *uhuk* *uhuk*&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou terbatuk-batuk karena menghirup asap dari ledakan alat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, ledakannya tidak begitu besar dan Koutarou tidak terluka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, alat &#039;Bagi mereka yang mencari, 2006&#039; itu terbakar dan hancur sebagian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kenapa alatnya meledak!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menarik nafas dalam-dalam dan menyuarakan keraguannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak berharap mendapat jawaban atas pertanyaannya, tapi ternyata dia mendapat jawabannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatannya osilator energi spiritualnya rusak Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Osilator yang rapuh itu tidak bisa menangani energi spiritual setelah termakan usia, Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Itu karena kamu berusaha menggunakannya meskipun alatnya sudah usang, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha-san...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang memberikan Koutarou jawaban adalah Kiriha dan kedua Haniwa miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengambil &#039;Bagi mereka yang mencari, 2006&#039; dan mendekati Koutarou dengan senyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf, Satomi-kun. Gara-gara aku memberimu peralatan tua yang sudah mau hancur..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibelakang Kiriha, tampak Shizuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat ke arah &#039;Bagi mereka yang mencari, 2006&#039; dan Koutarou, dan merasa menyesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bahkan Ibu Kos-san...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kenapa mereka berdua...?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak mengerti alasan kenapa Kiriha dan Shizuka datang, dan melihat ke arah mereka dengan tatapan kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, apa yang akan kamu lakukan sekarang, Koutarou? Apakah kamu masih akan mencari Sanae?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menemukan hantu dengan teknologi kami memang tidak mungkin. Kita perlu menggunakan metode yang berbeda&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bahkan Tulip dan Ruth-san!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Koutarou terbelalak lebar karena kaget.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan kuatir. Serahkan semuanya padaku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kurano-san, kamu punya ide?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tunggu, apa kalian semua mau membantuku!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menjadi kebingungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bingung dengan kenyataan bahwa mereka berencana menolong Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar, Satomi-kun. Sanae-chan sudah seperti adik perempuanmu, jadi tentu saja kita harus menolongnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu. Karena kamu sudah kehilangan satu-satunya petunjukmu, ini adalah kesempatan yang bagus bagi kami untuk membuatmu berhutang satu atau dua hal kepada kami. Bagaimana mungkin aku tidak menggunakan kesempatan ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada akhirnya, kau akan menjadi pengikutku. Kau tidak punya kebebasan untuk melompat ke dalam bahaya begitu saja. Kalau kau mati, masa depanku akan hilang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku hanya...kalau kamu menginginkannya, aku akan menolongmu sebisaku, Satomi-sama..O-Oh iya, aku harus membalasmu soal baju renang itu! Untuk baju renang itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempatnya punya alasan yang berbeda, tapi mereka semua berencana menolong Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih! Tolong bantu aku, semuanya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, Koutarou mungkin akan menolak, tapi sekarang dia tanpa pikir panjang menyetujui tawaran mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam situasi ini, Koutarou tidak punya pilihan lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serahkan padaku, Satomi-kun! Aku tidak akan memaafkan para orang mesum spesialis hantu itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka bergaya sambil menggulung lengan bajunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terlihat sudah siap untuk beraksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisakah kau janjikan aku ini, Koutarou? Sekembalinya kita dari sini, kau akan membelikanku baju renang juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha menunjukkan senyumnya yang jahil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Koutarou memperhatikan bahwa matanya terlihat lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kukuku, lihat saja, Primitif. Mereka akan menyesal sudah menjadikan diriku sebagai musuh mereka! Dan kau akan mengetahui seberapa hebatnya diriku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tersenyum layaknya hewan buas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Koutarou tahu bahwa Theia tidak sekejam yang dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya dia merasa khawatir dengan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serahkan padaku, Satomi-sama! Aku akan membantumu sebisaku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak merasa aneh dengan Ruth yang berusaha membantu, tapi pada kenyataannya dia punya alasan lain untuk membantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, Kiriha-san, kamu sepertinya punya ide..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengatakan itu terburu-buru, karena dia tidak punya waktu untuk mengatakan terima kasih kepada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Karama, Korama, kuserahkan kepada kalian&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kiriha mengangguk, kedua haniwa itu mendekati Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, kami akan memindai alat itu dan menirunya Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian bisa melakukan itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serahkan pada kami Ho! Dibandingkan dengan kami, mesin itu jauh lebih simpel, jadi meniru sirkuit spiritualnya mudah Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, tolong!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memulai memindai Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menuruti permintaan Koutarou, kedua haniwa itu melihat kearah &#039;Bagi mereka yang mencari, 2006&#039; di tangan Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata mereka yang kosong memancarkan sinar merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinar itu adalah sinar untuk pemindaian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan menggabungkan sains modern dengan energi spiritual, kedua haniwa itu mulai bekerja dengan teori unik mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou selalu merasa kalau mereka mencurigakan, tapi kali ini dia hanya bisa percaya kepada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pemindaian selesai Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami sudah selesai bersiap Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat setelahnya mereka berbalik ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinar merah yang keluar dari mata mereka sudah menghilang dan mereka kembali ke sosok normal mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, apakah kita akan meningkatkan kinerja fungsinya Ho?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meningkatkan kinerjanya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mudah sekali untuk menirunya Ho. Setelah melacak sirkuitnya, kami bisa menguatkannya Ho! Kami memang hebat Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dalam estimasi kami, kami bisa meningkatkan kinerja fungsinya sampai 168% Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu tolong lakukan! Aku ingin segera menemukan Sanae!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu mari kita mulai Ho! Aku akan menjadi detektornya Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu aku yang akan menjadi penguatnya Ho! Mengaktifkan mode sinkron untuk penghubungan Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua haniwa itu mulai bergerak, dengan menjadi satu, mereka bisa berfungsi sebagai suatu mesin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengatur peningkatan kinerja ke 168% Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memulai emulasi Ho! Mengaktifkan sirkuit pendeteksi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kedua haniwa itu mulai mereplika fungsi dari &#039;Bagi mereka yang mencari, 2006&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah, ledakan yang diperkuat sebesar 168% terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu adalah replika yang betul-betul hebat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kalian buodoh!? Kalian nggak semestinya meniru semuanya kan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou terbakar disana-sini karena terkena ledakan lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, amarah Koutarou membakar lebih hebat dari api ledakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf Ho! Kami lupa memperbaiki bagian yang rusak Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami tidak bermaksud buruk Ho! Kami akan mengulanginya Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan begitu, meskipun sedikit tertunda, Koutarou dan yang lainnya mulai bergerak menyelamatkan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_3|Bab 3]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_5|Bab 5]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_4&amp;diff=505262</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_4&amp;diff=505262"/>
		<updated>2016-10-27T12:49:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: DarksLight21 moved page Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 to Rokujouma (Indonesia):Jilid 4&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;#REDIRECT [[Rokujouma (Indonesia):Jilid 4]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_(Indonesia):Jilid_4&amp;diff=505261</id>
		<title>Rokujouma (Indonesia):Jilid 4</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_(Indonesia):Jilid_4&amp;diff=505261"/>
		<updated>2016-10-27T12:49:51Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: DarksLight21 moved page Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 to Rokujouma (Indonesia):Jilid 4&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 1}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 2}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 3}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 4}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 5}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 6}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Kata Penutup}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_3&amp;diff=505260</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_3&amp;diff=505260"/>
		<updated>2016-10-27T12:49:13Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Kartu dan Kumbang Langka==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Senin, 11 Agustus&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah betul-betul menikmati semangka, Koutarou, para penjajah, Harumi, Shizuka dan anggota klub cosplay bermain sampai sore.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sewaktu mereka sampai ke penginapan, mereka semua sudah kelelahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, Koutarou dan yang lainnya pergi ke pemandian air panas untuk menyegarkan badan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahhhh~ Rasanya kayak hidup lagi~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou masuk ke dalam kolam air panas, dia merasa rasa lelahnya hilang begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, kulitnya yang terjemur matahari terasa tersengat saat dia masuk ke dalam kolam air panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itu bukan rasa sakit yang tajam, melainkan salah satu faktor pemulihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamarnya kecil, tapi pemandiannya besar juga...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemandiannya dipisah antara untuk wanita dan pria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, Koutarou masuk ke kolam air panas yang berbeda dengan para gadis dan karena tidak ada tamu yang lainnya, dia seakan-akan masuk ke dalam bak mandi yang sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena keadaan sekitar Koutarou selalu berisik, kolam air panas yang besar dan tenang itu adalah hal yang dia butuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hari ini asyik juga...selain dari munculnya orang mesum itu, kita bermain lumayan lama juga..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengingat kejadian hari ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengusir para orang mesum(?), Koutarou dan yang lainnya, sejumlah 14 orang, bermain bersama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya berenang, mereka bermain voli pantai dan memasak barbeque.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan senpai bisa akrab dengan semuanya, bagus bagus&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Harumi tidak ikut berenang karena badannya yang lemah, dia, Yurika, Ruth dan anggota klub cosplay, dalam kata lain orang-orang yang tidak terlalu bisa berolahraga, bermain di pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia juga bergabung dengan Koutarou untuk bermain voli pantai meskipun hanya sebentar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang penting adalah bersenang-senangnya...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan hal itulah yang membuat Koutarou paling senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah, meskipun Harumi telah kembali ke villanya, Koutarou masih merasa senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara para gadis dari kamar 106 bisa di dengar dari kolam wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun suara itu terdengar lewat dinding dan Koutarou tidak bisa mendengarnya dengan jelas, mereka semua kelihatannya sedang membahas sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, apa mereka lagi asyik bercanda ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, Koutarou akan marah dan berteriak kepada mereka untuk tidak membuat masalah bagi tamu yang lain, tapi tidak kali ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa mendengar para gadis berbicara dengan tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka semua sudah bermain sepanjang hari dan sedang kelelahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian semua, jangan kelewatan ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat Koutarou sedang menyelam di dalam kolam, dia pun mulai tidur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Koutarou tertidur di kolam pria, sebuah topik spesial yang sedang dibahas dapat terdengar dari kolam wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di kolam wanita, hanya para gadis dari kamar 106 yang ada disana, selain itu, Koutarou yang selalu bersama mereka berada di kolam pria di sebelah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah, topiknya berlanjut ke arah sesuatu yang biasanya tidak mereka bicarakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Topik pertama mereka adalah keluhan soal Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya dia cepat tanggap, tidak menahan apapun, tapi sewaktu-waktu dia akan melakukan sesuatu yang benar-benar bodoh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak puas dengan itu, mereka semua sedang menceritakan pengalaman masa lalu mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Itulah kenapa sebabnya. Sebenarnya, aku tidak terlalu ingin naik takhta. Selama aku bisa melindungi ibuku, aku tidak perlu menjadi kaisar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Topik selanjutnya bercabang dari sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena perlawanan Koutarou yang tidak diduga-dua, invasi para gadis tidak berjalan sesuai yang diharapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah empat bulan sejak mereka datang ke kamar 106, maka dari itulah semuanya menjadi panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tidak ada yang mau menyerah, dan itu semua karena mereka punya alasan untuk tidak mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi pembicaraan mereka dengan alaminya mengarah ke topik itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, untuk melindungi ibuku, yang menjadi kaisar saat ini, menjadi tuan puteri saja tidak cukup. Aku harus menunjukkan bahwa aku memang pantas menjadi kaisar, atau rakyat tidak akan setuju dengan tindakanku. Dari sana, aku hanya akan diserap oleh organisasi militer yang sudah sangat terstruktur&amp;quot;[[Image:Rokujouma_V3_123.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, kamu mau menguasai kamar 106 bukan karena mau jadi kaisar, tapi buat melindungi ibumu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anehnya, Sanae mendengarkan Theia dengan serius tanpa mengejeknya sekalipun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Jadi, aku pasti tidak akan mundur&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmmm, jadi kamu sama sepertiku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti dirimu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Theia sendiri juga terlihat serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak ingin bermain-main dengan tujuannya saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat badannya yang kecil berendam di dalam air, dia mengarahkan telinganya ke arah Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, sepertiku. Aku harus menunggu papa dan mamaku di kamar 106&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae duduk di pinggir kolam air panas dan mulai berbicara sambil menendang-nendang ke arah kolam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, karena dia adalah hantu, dia tidak bisa membuat airnya bergerak, kakinya mengayun seakan-akan tidak ada air disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Papa dan mamaku pasti cemas kalau aku nggak ada disana pas mereka kembali, ya kan? Makanya, aku ngga boleh kalah. Tempat itu adalah rumahku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, jadi kamu melakukannya demi orang tuamu juga..Kalau begitu kamu tidak bisa menyerah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menunujukkan ekspresi yang tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi kasarnya yang biasa tidak terlihat saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta bahwa Theia juga kelelahan mungkin adalah salah satu alasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah Sanae melupakan antipati yang mulai dia rasakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kalau begitu, aku juga nggak bisa menyerah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu cuma berbohong~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia terkejut dan Sanae dengan cepat membantahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak bohong! Aku juga punya alasan yang kuat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika biasanya akan menyerah, tapi karena atmosfirnya yang serius, tingkahnya tidak berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan semangat, dia menggenggam handuk yang tadinya ia mainkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku jadi tertarik. BIsakah kau ceritakan, Yurika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat di sebelahnya, Kiriha tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dadanya yang terbebas dari gaya gravitasi terlihat lebih besar dari biasanya setelah dia masuk ke kolam air panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat Kiriha menyembunyikannya di balik handuk, ia menunjukkan ekspresi yang kalem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika kebingungan karena ia mendapat dukungan yang tidak terduga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, dia dengan cepat kembali sadar dan menjelaskan situasi yang dihadapinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebenarnya, aku adalah gadis penyihir sebagai pengganti dari orang yang sudah menyelamatkan nyawaku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menyelamatkan nyawamu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka, yang berada di depan Yurika, nampak terheran-heran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang menata rambutnya, jadi orang bisa salah mengira dirinya sebagai orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan rambutnya yang panjang bergoyang saat dia memiringkan kepalanya karena bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka masih tidak yakin bagaimana seseorang bisa berhutang nyawa kepada seorang cosplayer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Saat aku dalam bahaya, orang itu menyelamatkanku. Tapi sebagai gantinya, dia terluka parah..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika menunduk dengan wajah sedih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasa bertanggung jawab atas luka yang didapat orang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, apakah itu sebabnya kamu menjadi gadis penyihir sebagai pengganti orang itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itulah kenapa aku akan menjaga kedamaian di bumi. Aku akan merindukan keluargaku, tapi ini adalah sesuatu yang harus kulakukan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudnya kamu akan  merindukan keluargamu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau seorang gadis penyihir tinggal di rumah, mereka akan menyebabkan masalah bagi keluarga mereka. Itulah kenapa aku pergi sebelum keluargaku terkena masalah. Orang yang menolongku juga bertarung sendirian&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh..itu tekad yang sangat hebat..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebelum menyebabkan masalah dirumah sebagai seorang cosplayer, dia mencoba untuk menjadi mandiri...Dan dia mulai menjadi cosplayer untuk membalas kebaikan yang orang lakukan untuknya. Aku pikir dia tidak berguna, tapi kelihatannya dia punya nyali..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Sanae yang selalu berkomentar secara negatif kepada Yurika pun mulai menunjukkan sedikit rasa hormatnya kepada Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu rupanya, alasan yang memang cocok dengan dirimu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia merasakan hal yang sama, tapi dia dengan tenang menerima alasan dari Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan setelah mengangguk ke arah Yurika, Theia berbalik ke arah Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, untuk alasan apa kau naik ke permukaan, Kiriha?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku rasa aku sudah mengatakannya sebelumnya. Aku disini untuk mengambil kembali apa yang telah dicuri. Itu saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tidak puas dengan jawaban Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Setelah menghabiskan beberapa ratus tahun di bawah tanah, pastinya ada suatu alasan kenapa kalian tiba-tiba berencana menjalankan invasi ke parmukaan tanah, benar? Kenapa kalian memilih saat ini untuk melakukannya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kejamnya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha tersenyum kecut dan dia menyerah untuk menyembunyikan alasannya setelah Theia melotot ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Saat para penduduk permukaan terus berkembang, kami, Orang Bumi, mulai kehilangan jumlah penduduk kami&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Penduduk kalian?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena kagum dengan permukaan yang semakin modern, penduduk kami mulai melakukan emigrasi dan di saat yang sama, sumber daya di bawah tanah mulai habis. Saat kami menghitung turunnya laju populasi dan berkurangnya sumber daya yang ada, akan menjadi mustahil bagi kami untuk terus hidup di bawah tanah dalam beberapa generasi yang akan datang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dulunya, klan dari Kiriha mempunyai teknologi dan sains yang lebih maju dibandingkan para penduduk permukaan bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kebanyakan penduduk bawah tanah bangga dengan itu, jadi hampir tidak ada yang pergi ke permukaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, dengan penduduk permukaan mulai mengalami modernisasi dalam skala besar, kehidupan di bawah tanah mulai kehilangan daya tariknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan terbesarnya adalah dari segi budaya, dimulai dari seni dan musik yang mulai berkembang dengan saat pesat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semakin banyak penduduk bawah tanah yang pergi ke permukaan dan tidak pernah kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan sumber daya yang semakin berkurang, emigrasi yang terjadi semakin cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, kami tidak bisa duduk diam menunggu kepunahan kami. Dan itulah kenapa aku memutuskan untuk pergi ke permukaan. Satu-satunya pilihan yang kami miliki adalah pergi ke permukaan, membuat markas dan berusaha untuk makmur kembali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, pemerintah di permukaan tidak akan membiarkan hal itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Setelah dipaksa untuk hidup di bawah tanah oleh para penduduk permukaan, hal itu akan terdengar seperti alasan yang egois bagi kami&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak benar-benar mengerti, tapi kalau kamu tidak melakukan invasi, penduduk kalian akan kehilangan tempat tinggal?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, secara garis besar, itu sudah benar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berlawanan dengan situasi serius saat itu, Kiriha justru tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, Kiriha-san, kamu kelihatannya menikmati saat-saat ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meskipun klanku akan punah kalau terus begini, hal ini bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan hanya oleh generasiku. Kami tidak bisa menyerah apapun yang terjadi, tapi di sisi lain, kami tidak bisa melakukan semuanya secara paksa dan menyebabkan sesuatu yang tidak bisa diperbaiki. Karena jumlah penduduk kami yang sedikit, kami hanya punya satu kesempatan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu rupanya. Jadi, invasi yang berjalan dengan pelan, hati-hati namun pasti dalam jangka waktu yang lama memang diperlukan. Aku asumsikan kalau dirimu sedang membuat pondasi untuk melakukan hal itu, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tepat sekai, Theia-dono&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klan dari Kiriha adalah minoritas; ketakutan terbesar mereka adalah dicap sebagai teroris oleh para penduduk permukaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau hal itu sampai terjadi, mereka akan mengalami hal yang sama yang dialami oleh kaum minoritas di berbagai belahan bumi yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, dalam beberapa generasi yang akan datang, jika mereka tidak berhasil membuat suatu markas di permukaan, nasib mereka akan berakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, bagi Kiriha yang memimpin jalannya invasi, hal yang paling penting baginya adalah invasi yang terlihat biasa, aman namun pasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau mereka bergantung kepada kekuatan, mereka tidak akan bisa menghindari kepunahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam beberapa hal, situasinya mirip dengan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau invasi yang dijalankan tidak mendapat dukungan dari penduduk, mereka tidak akan bertahan hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu juga, memang benar kalau aku menikmati saat-saat ini sejak aku datang ke permukaan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah ada sesuatu yang ingin kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha mengangguk saat Shizuka menanyakan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah lama ingin naik roller coaster&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Roller coaster!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semuanya kaget mendengar hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebenarnya, aku pernah pergi ke permukaan saat masih kecil dulu, tapi aku tidak bisa naik wahana itu karena terlalu pendek&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha mulai bernostalgia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi itu sebabnya kamu ingin naik itu? Seleramu bagus juga untuk penduduk bawah tanah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kau mengatakan itu kepada ayahku, dia akan marah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kiriha mengatakan hal itu, bahunya tertunduk lemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keinginan untuk pergi ke permukaan adalah salah satu alasan dari berkurangnya penduduk klan Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa hal semacam anak perempuan dari kepala klan ingin naik roller coaster adalah hal yang menggelikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau dilihat dari luar, kelihatannya semua penjajah kamar 106 memiliki masalah keluarga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah terdiam selama itu, Ruth mendapat kesimpulan seperti itu dan Shizuka dengan cepat setuju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada benarnya juga...Lagipula, aku ingin merawat Rumah Corona yang ditinggalkan oleh orang tuaku kepadaku, dan Satomi-kun juga tinggal di kamar 106 karena dia nggak mau bikin masalah apapun dengan bapaknya. Jadi kami juga sama seperti yang lain&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai sebuah kebetulan yang misterius, semuanya terlahir dengan kondisi keluarga yang seperti itu, dan itulah kenapa mereka dapat mengerti satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahwa mereka sendiri atau yang lainnya tidak akan menyerah begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertarungan mereka memperebutkan kamar 106 akan terus berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cukup bermasalah juga ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak masalah. Aku pasti akan menang nantinya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Aku juga nggak mau kalah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak mengerti kenapa Yurika belum kalah juga. Nggak peduli bagaimana aku melihatnya, dia nggak begitu hebat, tapi..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu jahat banget~!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;N-Nah, Nijino-san, orang bilang keberuntungan itu juga suatu kemampuan loh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan bilang seakan-akan aku masih bertahan hanya karena aku beruntung!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara-suara yang terdengar ceria dapat terdengar dari tempat mandi wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka semua adalah musuh, dan mereka masih akan bertarung, tapi anehnya mereka semua tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin hal itu terjadi karena mereka tahu bahwa jauh di dalam lubuk hati mereka masing-masing, mereka adalah musuh sekaligus teman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Ayo Hachi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iya, Kakak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan di saat itulah para pemburu hantu mencoba menjalankan rencana kedua mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm....? E-Eh? Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou terbangun dari tidurnya setelah dia mendengar keributan dari tempat mandi wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaaaaaaaaaaaaak, o-orang mesum! Tukang intip!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dasar kalian manusia sialan! Beraninya kalian datang kesini untuk menodai tubuhku yang anggun!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Mereka mau menyentuhnya!! Mereka mau meraba dadaku!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karama, Korama, lindungi Ruth! Ruth, kesini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisakah kalian menghentikan ini!? Apa kalian tukang untit!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahhhh, cukup sudah!! Pas kita lagi seru-serunya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou bisa mendengar suara keenam gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan untuk suatu alasan mereka terdengar marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang terjadi disana?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak tahu apa yang terjadi karena baru saja bangun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Ini cuma salah paham! Kami bukan mau mengintip! Kami tidak tertarik dengan tubuh normal kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar! Kami hanya mau mengurung gadis kecil itu dan menyeruput yang manis-manis darinya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang terdengar akrab dari beberapa pria bisa di dengar dari sebelah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, karena masih pusing, Koutarou tidak bisa mengenali pemilik suara itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Arrggghh!!! S-Shizuka, b-bisakah aku menghancurkan mereka!? Aku tidak bisa memaafkan mereka setelah mengatakan hal itu kepadaku!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak apa-apa! Buat kali ini spesial! Melepaskan para kriminal itu memang salah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ksatria Biru!! Bawa keluar meriam sinar kepadatan tinggi!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karama, Korama, buatlah area penguatan energi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dimengerti Ho-! Ayo, Korama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang waktunya untuk formasi paling hebat Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waaaaaah, tamat sudah!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kakak! Kakaaaak!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Matilah, dasar mesum!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kilatan cahaya dapat terlihat dari tempat mandi wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Woah!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat setelahnya, dua pria yang tebakar hangus melayang dari tempat mandi wanita dan mendarat tepat di depan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian yang dari pantai tadi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mengelap air yang terciprat ke mukanya, Koutarou akhirnya mengingat para pria yang ada di hadapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka adalah orang-orang mesum yang mencoba menangkap Theia di pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kalian...meski tadi sudah dipukul babak belur..kalian berani juga, aku salut dengan itu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak bisa tidak kagum dengan tekad mereka, meskipun dia harus mengesampingkan tujuan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Mas, ada apa dengan para cewek yang bersama mas...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku juga ada masalah dengan mereka sih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Begitu ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itulah akhir dari keberanian mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kembali dipukul habis-habisan oleh para gadis, mereka tidak bisa berbuat apa-apa lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Glub glub glub&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semoga kalian tenang di alam sana...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menyaksikan saat kedua pria itu tenggelam ke dasar kolam air panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ampun, sudah larut begini rupanya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou meninggalkan pemandian pria beberapa saat setelah para gadis meninggalkan pemandian wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena dialah satu-satunya yang berada di pemandian pria, butuh waktu baginya untuk mengeluarkan para pemburu hantu dari dasar kolam air panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku kembali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah seharusnya para gadis sudah berada di kamar sebelum dia datang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi setelah dia membuka pintu kamar, tidak ada suara yang terdengar. Anehnya, kamar itu sunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aneh, mereka seharusnya sudah disini sekarang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou memiringkan kepalanya, melepas sandalnya dan masuk ke kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat datang, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha adalah satu-satunya yang berada di kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampunya mati dan kamar itu dalam keadaan gelap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu, Kiriha disinari oleh cahaya redup yang datang lewat jendela.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha duduk disebelah kusen jendela dan memandang keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yukata yang dipakainya dan rambutnya yang hitam berkibar oleh angin yang datang lewat jendela.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DIa sedang melihat ke arah laut di malam hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia melihat ke arah laut di malam hari, yang dilihatnya bukanlah warna hitam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laut saat itu disinari oleh bintang dan sinar bulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Oh, jadi itu sebabnya lampunya mati...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika lampu kamar itu menyala, dia tidak akan bisa melihat permukaan air yang samar-samar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Postur tubuh Kiriha yang sedang melihat laut anehnya terlihat lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia terlihat lebih lembut lagi saat dia menunduk dan melihat ke arah tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha sedang memegang sebuah kartu yang tua dari sebuah permainan kartu yang sudah lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kartu itu sebelumnya punya kilauan layaknya besi, waktu telah memakannya dan kartu itu hanya bisa memantulkan sedikit sinar bulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di kartu itu terdapat sesuatu yang ditulis menggunakan spidol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat Kiriha menyentuh tulisan itu, senyumnya bertambah cerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dia pasti punya kenangan yang penting tentang kartu itu..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Raut wajah Kiriha, gerakan halus dari ujung jarinya dan tatapannya yang bersungguh-sungguh membuat Koutarou percaya bahwa Kiriha sedang mengenang sesuatu tentang kartu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou sendiri juga memiliki beberapa barang yang memiliki kenangan penting baginya, jadi dia juga mengerti perasaan Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada apa denganku? Hanya dengan melihatnya, aku merasa lega...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou sudah melihat senyuman Kiriha setiap harinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha pasti akan tersenyum dengan maksud tertentu kepada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, senyum yang Koutarou lihat saat ini berbeda dengan senyuman manapun yang sudah Kiriha tunjukkan kepadanya selama ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anehnya, senyuman itu masuk ke dalam lubuk hati Koutarou yang paling dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan untuk suatu alasan, Koutarou merasa lebih tenang di dekat Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa Koutarou? Kenapa kamu terdiam di sana?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha memecah kesunyian saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat ke arah Koutarou dan tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyuman yang ia tunjukkan sama persis dengan senyuman yang ia tunjukkan sewaktu melihat kartu yang dipegangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, e-em...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak bisa berkata begitu saja kalau dia sedang memandang ke arah Kiriha dengan penuh kagum dan segera mencari alasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya dia mendapat alasan mengenai apa yang sedang Kiriha pegang saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu kelihatannya menjaga kartu itu untuk waktu yang sangat lama, jadi aku penasaran saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini tidak cocok denganku, betul bukan? Aku sadar akan hal itu, tapi aku tetap tidak bisa berpisah dengan ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kiriha mengatakan itu, dia menunduk sembari melihat kartu di tangannya dan tersenyum kecut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Koutarou menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu nggak harus berpisah dengan itu. Itu adalah sesuatu yang berharga bagimu, ya kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Koutarou?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha melihat Koutarou dengan curiga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kebingungan dengan kata-kata Koutarou saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa, Kiriha-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sempat berpikir kalau dirimu akan tertawa saat melihat aku yang memiliki sesuatu seperti ini. Itulah yang membuatku kaget&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak peduli siapapun dirimu, Kiriha-san, aku tidak punya niatan untuk menertawakan kenangan orang lain. Lagipula, aku juga punya barang seperti itu yang kusembunyikan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou sedang bercanda saat senyum Kiriha muncul kembali, senyuman misterius itulah yang muncul dan kembali masuk ke dalam lubuk hati Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Terima kasih, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu nggak akan dapat apa-apa dari bilang &#039;terima kasih&#039; kepadaku loh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou mengatakan itu untuk menyembunyikan rasa malunya, Kiriha menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak apa-apa. Aku sudah mendapat cukup banyak hal darimu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-Hei...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menjadi kebingungan saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada yang berbeda dengan Kiriha di saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa dibilang kalau Kiriha punya semangat murni yang bisa dilihat siapapun, atmosfir yang tampak disekitarnya terlihat berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Koutarou menyukai hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia tahu kalau dia tidak bisa lengah disekitar Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mendapat kartu ini dari orang yang aku cintai sudah dari lama sekali. Dan aku belum pernah menjumpainya lagi..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kamu ingin melihatnya lagi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku ingin melihatnya lagi..Tapi aku tidak tahu apa yang akan kulakukan kalau kami bertemu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya Kiriha akan merencanakan sesuatu dan menggunakan kebohongan, tapi, menggunakan kenangannya sendiri sebagai senjata belum pernah dilakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini berarti bahwa inilah pertama kalinya Kiriha menunjukkan kepada Koutarou sedikit dari jati dirinya yang asli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha menunjukkan rasa terima kasihnya kepada Koutarou karena tidak menertawakan kartu yang dipegangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apa dia mencoba menjebakku lagi? Nggak, kelihatannya nggak tapi...Nggak, nggak, kita bicara soal Kiriha-san. Aku nggak boleh lengah. Tapi, apa matanya terlihat seperti pembohong?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Koutarou tidak mengerti apa yang Kiriha lakukan saat itu dan kebingungan dengan pengakuannnya yang mendadak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, itu mereka! Koutarou, Kiriha, buruan ke sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou kaget dengan kemunculan Sanae yang tiba-tiba, dan jantungnya seakan-akan berhenti berdetak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah baik atau buruk, yang ada di kepala Koutarou saat itu adalah Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;C-Cuma Sanae rupanya..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa, Koutarou? Wajahmu aneh. Menjijikkan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-TInggalkan aku sendiri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku sedang lengah rupanya, benar juga, karena pergi ke pantai, aku merasa sedikit terbuka..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia benar-benar kaget dengan kemunculan Sanae, hal itu membuat Koutarou kembali fokus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, ada tenis meja di sebelah sana, jadi buruan datang! Kita lagi ngadain lomba!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh ho, boleh juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae dan yang lainnya belum kembali karena mereka menemukan tenis meja ditengah perjalanan kembali ke kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah, Kiriha yang sedang merenung kembali sendirian ke kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo, Sanae!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yap, yap, kapten!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar kata tenis meja, Koutarou yang menyukai olahraga dengan senangnya menyeret Sanae dengannya dan berlari keluar kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, Kiriha kembali menjadi satu-satunya orang di kamar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aneh, kenapa aku mengatakan itu semua kepada Koutarou...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha terkejut karena dia sadar sudah membuka sedikit jati dirinya yang asli kepada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia senang karena Koutarou tidak menertawakan kartu miliknya, dalam pertarungan memperebutkan kamar 106, membuka jati dirinya sendiri hanya akan menjadi kelemahan baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, hal itu tidak membuatnya berhenti berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha merasa kalau dia ingin Koutarou tahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aneh juga, rasanya seperti situasi kami sedang terbalik..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha pasti akan mencoba membaca pikiran Koutarou kapanpun dia bisa untuk bisa merebut kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, hal yang terjadi justru sebaliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seorang ahli strategis yang lebih hebat dari ahli strategis yang lain..Fufufufu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia berkata seperti itu, Kiriha tidak menyesali keputusannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan yang lainnya tidur setelah lewat tengah malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, mereka akan begadang sedikit lebih lama, tapi saat itu semuanya sedang kelelahan setelah bermain sepanjang hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, mereka masih punya dua hari lagi untuk bermain di pantai, jadi mereka memilih untuk tidur daripada memaksakan badan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, bagi tujuh orang untuk tidur bersama di kamar seluas enam tatami bukanlah hal yang mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan hanya masalah kurangnya ruangan, sempit dan panasnya kamar juga menjadi masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, Sanae tidur di langit-langit, dan Yurika yang kalah dalam batu-gunting-kertas tidur di dalam sleeping bag, jadi untuk sementara masalahnya sudah terselesaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, hal itu tidak mengatasi masalah panasnya kamar. Untungnya, karena dekat dengan laut, pada saat jam sudah menunjukkan pukul satu dini hari, suhu kamar akhirnya menjadi cocok untuk tidur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat jam menunjukkan pukul 2 dini hari, semuanya sudah tertidur lelap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi masalah sebenarnya mengenai tidur baru saja akan dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Hm..H-Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth adalah orang pertama yang memperhatikan apa yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia berusaha bergerak, badannya tidak bisa digerakkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasa ada sesuatu yang hangat yang membungkus seluruh badannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fuh...Fuh..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hembusan nafas yang tidak berasal dari Ruth menyentuh pipinya berulang kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebuah aroma sabun yang tidak dikenal oleh Ruth tercium olehnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku penasaran...apa ini...?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth tidak tahu apa yang membungkus seluruh badannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi saat hembusan nafas yang hangat menyentuh pipinya, Ruth menjadi lengah dan merasakan rasa bebas yang cukup aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Ruth mempercayakan dirinya kepada kehangatan yang kuat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini punyaku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara pria dapat terdengar dekat telinga Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sesuatu yang membungkus tubuh Ruth mengencangkan bungkusannya dan Ruth malah merasa semakin aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Suara pria...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, setelah menyadarinya, Ruth dengan cepat bangun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal pertama yang dilihat Ruth setelah bangun dari tidurnya adalah sosok seorang pria yang berada di atas badannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang mesum yang ditemuinya di pantai dan pemandian air panas muncul di pikirannya dan Ruth mulai merasa tegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;A-Aku sedang d-diserang lagi...!?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth tidak bisa berkata apapun karena kaget dan takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa berteriak, dan dia tidak bisa berbuat apapun kecuali memandang wajah siapapun yang berada di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itulah seberkas cahaya yang redup datang melalui jendela dan menyinari wajah orang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah, Ruth bisa mengenali orang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Eh? S-Satomi-sama!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah itu ternyata milik Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Ruth berhasil mengenalnya, ketegangan Ruth menghilang seketika itu juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, rupanya dirimu, Satomi-sama...Tolong jangan kejutkan aku seperti itu...ya ampun..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth menghela nafas lega saat nafas milik Koutarou terasa di pipinya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan rasa aman yang sebelumnya dirasakan Ruth pun kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth terdiam sesaat menikmati saat-saat itu sampai akhirnya dia menyadari keadaan yang dialaminya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Eh? Jadi ini Satomi-sama!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Ruth kembali menyadari hal itu, Ruth kembali merasa tegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DI saat yang sama, pikiran Ruth menjadi kosong, dan dia tidak bisa berpikir dengan jernih lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Satomi-sama me-menginkanku..menginginkan..ahhh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth merasakan rasa takut yang sama dengan saat dia berhadapan dengan para orang mesum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasakan rasa kaget dan malu yang luar biasa, yang bercampur dengan sedikit perasaan senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-A-A-Apa yang harus aku lakukan!? A-Aku belum siap! Satomi-sama, ini terlalu mendadak!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak akan kuserahkan ke siapapun juga...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kata-kata itu keluar dari mulut Koutaruo, kepanikan dan ketegangan Ruth semakin meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;F-Fuaaaaah!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, badan Ruth menjadi lemas seutuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kalau dirimu berkata seperti itu, aku...!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Situasi saat itu adalah situasi yang tidak bisa dihadapi oleh Ruth yang berasal dari keluarga bangsawan dan dibesarkan di dalam lingkungan yang hanya dipenuhi oleh perempuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika yang saat itu melakukan hal itu kepadanya adalah orang yang dibenci Ruth, mungkin dia akan baik-baik saja, tapi lain halnya jika Koutarou yang melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Koutaoru mendekatkan wajahnya dengan wajah Ruth, dan intuisi Ruth berkata bahwa Koutarou akan menciumnya. [[Image:Rokujouma_V3_147.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Ruth kembali teringat saat dia membayangkan mencium punggung Koutarou di tenda undian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Ini...Kalau terus begini aku...akan..!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ini tidak apa-apa kan!? Aku memang diinginkan dan dipeluk saat ini, jadi aku tidak bisa kabur. Ini bukan khayalan dan keegoisanku semata, bukan!?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth akhirnya menyerah, mengangkat wajahnya dan menutup matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Syukurlah...Ternyata hanya kesalahpahamanku saja..Aku pikir dia tidak peduli saat aku sedang memakai baju renang...dia benar-benar melihatku layaknya wanita..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku yang nemuin pohon ini duluan, Mackenzie. Kalau kamu mau dapat kumbang, cari pohon lain...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sayangnya, Koutarou tidak melihat Ruth sebagai wanita, tapi sebagai pohon besar dengan banyak kumbang yang hinggap di pohon itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, pikiran Ruth kembali kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Nggak akan aku kasih satu pun buat kamu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;D-Dia hanya bermimpi...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth akhirnya mengerti sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidur dengan posisi yang benar-benar buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia akan selalu berguling-guling dalam tidurnya, sampai-sampai Ruth selalu menginjaknya setiap pagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, Ruth kebetulan berada di jalur bergulingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou hanya memeluk Ruth karena dia pikir Ruth adalah sebuah pohon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku menang tahun ini, Mackenzie..Guhehehehe..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia bukan menginginkanku, tapi kumbang...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jantung Ruth yang berdetak kencanng, perasaannya yang ingin untuk diinginkan dan rasa percaya bahwa dia akan dicium hanya sebuah kesalahpahaman Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan terlalu kejam untuk Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tidaaaaaaak! Ini tidak mungkiiin!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth mulai meronta-ronta untuk bisa lepas dari kenyataan yang kejam dan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dengan susah payah mendorong dada Koutarou dan mulai berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;G-Gempa bumi...ini gawat...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaaaaaaaaaaaaaaak!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou salah mengira saat itu sebagai gempa bumi dan memeluk Ruth semakin erat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Ruth tidak berhenti hanya karena hal itu dan Koutarou berguling kesana kemari selagi tetap memeluk Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaaa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gue&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaaaa, s-siapa yang menyentuh dadaku!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa, apa yang terjadi!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan semangatnya berguling bersama-sama Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka melindas Yurika, menyentuh dada Shizuka, dan menginjak wajah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang aman dari kejadian itu hanya Kiriha yang sudah menyadari kekacauan itu sejak awal dan Sanae yang tidur di langit-langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ok, ayo Hachi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik, Kakak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, dasar kamu mesum!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Matilah!! Kau akan membayarnya dengan jiwamu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama, kau idiot!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemburu hantu berniat untuk menyelinap masuk ke kamar saat semuanya sedang tertidur, tapi saat mereka mencoba masuk lewat jendela, mereka terkena peluru yang tersasar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...H-Hachi...a-apa yang, barusan terjadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Siapa tahu? Tapi kita tahu sesuatu, Kakak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita harus nunggu sampai hantu itu sendirian..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Itu juga yang kupikirkan..kalau terus begini, kita bakal mati...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua orang itu terlempar ke dasar penginapan dan pingsan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan itu, usaha mereka yang ketiga berakhir dengan kegagalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kamu lakukan, Satomi-kun? Cobalah sadar. Kamu pikir ini jam berapa, ya ampun...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku benar-benar minta maaf. Aku tidak punya alasan apapun. Aku benar-benar lupa dengan posisi tidurku yang jelek&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu sudah pukul 02:30 dini hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam kamar yang menyala itu, Koutarou sedang meminta maaf berulang kali kepada para gadis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lagipula, mimpi macam apa yang bisa membuatmu berguling melewati penjuru kamar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku dan Mackenzie lagi berburu kumbang tepat saat ada gempa bumi. Aku pegangan di pohon dengan sekuat tenaga, tapi kelihatannya saat itulah aku mulai berguling-guling&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Getarannya muncul gara-gara kamu berguling kesana kemari. Kamu memang benar-benar idiot...Lagipula, kamu seumur ini masih berburu kumbang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meski kamu bilang begitu, ada kumbang yang besar, lebih dari delapan senti. Sebagai pria jepang, aku ngga bisa--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama, cukup dengan kumbangnya! Aku merasa muak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Maaf&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua gadis saat itu sedang marah, tapi Ruth yang berguling-guling dengan Koutarou yang paling marah saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth yang sangat marah saat itu membuat sikap tenangnya yang biasanya nampak hanya bagaikan mimpi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang tidak marah saat itu hanyalah Kiriha yang tidak terlibat dan Yurika yang pingsan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey, Primitif&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Thiea menarik baju Koutarou dan berbisik kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kamu lakukan kepada Ruth? Amarahnya tidak normal. Apa kamu yakin yang kamu lakukan kepadanya hanya memeluknya dan berguling-guling?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, kelihatannya sih itu saja, tapi..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, Koutarou tidak tahu kenapa Ruth sangat marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang Koutaoru lakukan hanyalah berburu kumbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm. Ini aneh...Ini pertama kalinya Ruth semarah itu kepada orang lain selain aku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini gawat..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saat Ruth seperti itu, lebih baik kamu membiarkannya sendiri. Butuh waktu satu minggu baginya untuk bisa tenang kembali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia! Satomi-sama! Apa yang sedang kalian bisikkan satu sama lain!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Ruth saat itu terbakar dengan api kemarahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Bukan apa-apa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Bukan apa-apa, bukan apa-apa kok&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutaoru dan Theia langsung mundur dan berhenti berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Jangan seret aku bersamamu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan egois. Kamu yang mulai berbicara denganku duluan, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah kalian berdua mendengarkanku!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mengerti perasaan Koutarou dan yang lainnya lebih baik daripada orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena dialah yang paling dekat dengan Koutarou dan fakta bahwa dia adalah seorang hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mengerti betul bagaimana perasaan Koutarou dan yang lain terhadap yang lainnya, lebih daripada orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Theia dan Ruth tertarik dengan Koutarou...Aku harus melakukan sesuatu dengan cepat atau Koutarou akan lebih cepat akrab dengan mereka daripada denganku..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa, Sanae? Wajahmu lucu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Koutarou!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran Sanae terhenti karena Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf, kamu marah juga kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Aku nggak benar-benar marah. Aku bukan korban kok&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Terus kenapa wajahmu begitu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kamu peduli denganku!? Kita &#039;kan musuh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kita &#039;kan musuh...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae kaget dengan kata-katanya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Sanae memang musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, satu dari mereka pasti akan pergi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataany yang jelas itu membebani perasaan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibandingkan dengan mereka, Koutarou dan Theia bukan benar-benar musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia memang mengincar kamar 106, tapi pada akhirnya dia mencoba membuat Koutarou menjadi sekutunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia harus mengusi Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae tahu itu dari awal, tapi saat ini Sanae tidak bisa menerima kenyataan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, betul sih kalau kita itu musuh. Persis seperti yang kamu bilang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menurunkan pundaknya dan percakapan pun terhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039; &#039;Betul sih kalau kita itu musuh&#039;...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Koutarou menusuk perasaan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Sanae tahu balasan seperti apa yang akan Koutarou berikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetap saja, hal itu mengejutkan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku...nggak bisa...Aku..mulai...gila...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataan yang dia sadari betul, dan rasa tidak enak yang semakin tumbuh hari demi harinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menderita karena semua itu, senyuman polos di wajah Sanae menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_2|Bab 2]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_4|Bab 4]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_(Indonesia):Jilid_3&amp;diff=505259</id>
		<title>Rokujouma (Indonesia):Jilid 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_(Indonesia):Jilid_3&amp;diff=505259"/>
		<updated>2016-10-27T12:48:02Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Ilustrasi|Ilustrasi}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 1|Permainan dan Undian}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 2|Konspirasi Pantai}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 3|Kartu dan Kumbang Langka}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 4|Krisis Sanae}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 5|Pemberontakan Persatuan Buruh}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 6|Ruang Bawah Tanah dan Harta Karun}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Kata Penutup|Kata Penutup}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma (Indonesia):Jilid 2|Jilid 2]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma (Indonesia):Jilid 4|Jilid 4]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_2&amp;diff=505258</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 2</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_2&amp;diff=505258"/>
		<updated>2016-10-27T12:46:53Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Konspirasi Pantai==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Senin, 11 Agustus&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dan Ruth datang ke Bumi dengan kapal tempur luar angkasa yang mereka sebut Ksatria Biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ksatria Biru butuh beberapa tahun untuk dibangun dan diberikan kepada Theia sebagai kapal pribadinya untuk membantu Theia menghadapi ujiannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mereka mencapai Bumi, kapal itu ada di orbit sejak saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapal sepanjang satu kilometer itu mempunyai fitur yang bisa langsung digambarkan hanya dengan melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lambung kapalnya yang berwarna biru langit mempunyai bentuk seperti manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan warna dan desain seperti itu, nama Ksatria Biru memang cocok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Besarnyaim!! Besar banget!! Kamu bisa memasukkan banyak kamar 106 di dalam sini! Tulip, berapa banyak tatami yang bisa muat disini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Primitif, apakah tidak ada hal lain yang bisa membuatmu terkejut!? &#039;Jadi inikah Ksatria Biru yang dikatakan selalu dibicarakan oleh Theia-sama&#039; atau &#039;Seperti yang diharapkan dari Theia-sama, anda mengepalai kapal yang benar-benar hebat!&#039;, tidak bisakah kau bisa mengatakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan yang lainnya berada di anjungan Ksatria Biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sedang dalam perjalanan ke penginapan dan pemandian air panas, dan mereka sudah memakai pakaian musim panas mereka dan membawa keperluan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama, anjungan ini dapat memuat 500 tikar tatami~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anjungan itu bertempat di kepala Ksatria Biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi karena itu adalah kepala dari raksasa sebesar satu kilometer, tentu saja ukurannya sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth, kau tidak perlu mengatakan hal itu kepada mereka! Yang lebih penting lagi, kenapa kamu kelihatan senang!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;500!? Tulip, kalau kamu punya tempat sebesar ini, kenapa kamu masih mau menjajah kamar 106!? Ini nggak adil!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah kukatakan kepadamu, ini untuk membantu ujianku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di anjungan yang besar itu, suara Koutarou dan Theia menggema.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anjungan itu mempunyai panjang dan lebar sekitar 30 meter, dan dibuat dari bahan berwarna putih yang indah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam ruangan yang besar itu terdapat kursi untuk operator, pengemudi dan yang lainnya. Ruangan itu terlihat seperti pusat kendali militer yang biasa terlihat dalam film.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan, kalau kamu memang seorang tuan puteri, kenapa nggak tinggal saja di rumah gede ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kamu mengerti bahwa aku adalah seorang tuan puteri, jaga bicaramu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Enak saja!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu aku juga menolak! Aku akan tinggal di dalam kamar itu meskipun aku masih punya rasa dendam!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdengar suara keras saat kepala Koutarou dan Theia beradu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Situasi saat itu memang serius, tapi untuk Koutarou dan Theia hal itu sudah biasa, jadi tidak ada yang mempedulikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm, jadi sisi lain dari tembok yang bersinar dengan mencurigakan itu seperti ini rupanaya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu itu gerbang transfer, tapi tidak kusangka kita ada di orbit..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau mereka menggunakan tembok yang bersinar biru yang digunakan Theia dan Ruth untuk berpergian antara kamar 106 dan Ksatrai Biru, mereka bisa pergi ke penginapan lebih cepat dibandingkan dengan naik kereta atau bis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eeeh!? Kita di luar angkasa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi kalau kita memang di luar angkasa, kenapa kita tidak melayan atau berenang di udara?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu karena ada gravitasi buatan. Kami menggunakan energi dari Ksatria Biru untuk membuat gravitasi buatan ke arah bawah anjungan. Kita bisa menonaktifkannya kalau kalian mau&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita akan lakukan itu lain kali. Aku merasa kalau rambut atau bajuku akan jadi berantakan nantinya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah. Kalau begitu, silahkan duduk sebentar. Aku akan mengganti gerbangnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Ruth mengatakan itu, dia mengatur panel operator untuk mengganti gerbangnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknologi yang digunakan Theia dan Ruth untuk berpergian lewat gerbang dan memanggil senjata adalah teknologi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, mengatur sebuah gerbang dan memanggil senjata akan membutuhkan durasi waktu yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi bagi manusia untuk bisa melewati gerbang itu, kualitas keselamatan yang tinggi diperlukan untuk itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah senjata bisa dibuat ulang, tapi hal yang sama tidak bisa diterapkan untuk manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa dibutuhkan waktu untuk membuka gerbang ke tempat lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi setelah gerbang itu terbuka, seseorang bisa berpergian dengan bebas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebentar lagi kita akan membuka gerbang yang dekat dengan penginapannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, kerja bagus&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyelesaikan persiapannya, Ruth kembali saat Theia mengucapkan terima kasihnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth tersenyum dan duduk di sebelah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan yang lainnya sedang duduk di kursi yang dimaksudkan untuk rapat strategi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya kursi itu ditujukan untuk komandan, kapten dan para staff untuk mendiskusikan strategi selagi mereka membaca bintang dan data musuh, tapi sekarang itu menjadi tempat bagi para gadis untuk berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada ketegangan di sana dan cemilan menggantikan monitor yang menampilkan data.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, haniwa milik Kiriha telah membuat teh dan menyajikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika para pejabat militer Forthorthe melihat hal itu, mereka pasti akan menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngomong-ngomong, Theia-dono, aku punya pertanyaan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menunggu Ruth untuk duduk, Kiriha berhenti memakan manjuunya&amp;lt;ref&amp;gt;Makanan khas Jepang, mirip bakpia. http://blog-imgs-42-origin.fc2.com/m/i/a/miasletters/manjuu.jpg&amp;lt;/ref&amp;gt; dan mulai bicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah tidak apa-apa untuk sebuah kapal tempur, atau sebuah struktur yang besar untuk bertempur memiliki desain seperti manusia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaan Kiriha memang sederhana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semakin rumit bentuk dari suatu struktur yang besar, maka integritas strukturnya akan semakin rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanaya, semakin besar ukuran sesuatu, desainnya akan semakin simpel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Ksatria Biru sepanjang satu kilometer itu mempunyai bentuk layaknya manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bisa dikatakan sebagai kelemahan yang besar bagi sebuah senjata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pertanyaan yang bagus. Kau memang benar. Bentuk seperti ini memang bukan apa-apa selain kelemahan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, Yang Mulia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth mengambil alih untuk penjelasan lebih rinci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun penampilannya seperti itu, Ruth adalah seorang petugas militer, dia lebih tahu tentang kapal itu dibandingkan dengan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dasarnya, penampilan seperti ini adalah suatu kelemahan. Integritas strukturnya hanya cukup untuk menopang persendiannya, dan hampir tidak mungkin untuk bergerak selama bertempur&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi kapal ini kekurangan kalsium&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae memukul meja saat mendengar penjelasan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae-chan, aku rasa bukan itu masalahnya disini..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, peradaban kami berhasil dalam mengendalikan grafitasi sekitar 150 tahun lalu. Karena itu, kekuatan kapal ini tidak begitu penting, tapi, apa yang penting adalah hasil keluaran dari generatornya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, dengan menggunakan pelindung dari energi dan mengontrol massa inertia &amp;lt;ref&amp;gt;Kemampuan benda untuk berputar pada porosnya&amp;lt;/ref&amp;gt; dari kapal ini, bentuk dari kapal ini tidak akan begitu berpengaruh. Terlebih lagi, struktur fisik kapal ini tidak akan bisa menghalangi senjata dengan kekuatan seperti itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemajuan ilmiah Forthorthe telah mencapai tingkatan dimana mereka bisa mengatur berat dari suatu benda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi saat kapal itu terkena serangan, dia akan menjadi lebih berat. Untuk bergerak, dia akan menjadi lebih ringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, senjata milik Forthorthe sangat kuat, pelindung biasa tidak akan bisa menghalangi serangan yang datang dari senjata itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli seberapa kuat lempengan metal yang dibuat, itu tidak akan bisa melindungi serangan dari meriam laser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, sesuatu selain lambung kapal dibutuhkan untuk perlindungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi yang penting bukanlah bentuk kapalnya, tapi jumlah energi yang tersedia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasil keluaran generator adalah faktor yang menentukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu bisa mengganti kekurangan kalsiumnya dengan keberanian&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uhm, aku rasa itu agak salah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngomong-ngomong, karena kapal ini berbentuk manusia, ukuran generatornya sedikit lebih kecil. Luas permukaannya lebih besar dan efisiensi dari medan gayanya bukan yang terbaik. DIbandingkan dengan kapal milik puteri yang lain, kapal ini bisa dibilang lebih lemah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ukuran generator itu sendiri memainkan peranan lebih besar daripada hasil keluaran generator yang sebenarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi karena Ksatria Biru berbentuk manusia, generatornya lebih kecil dibandingkan kapal lain yang ukurannya sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, aku tidak bisa mengutamakan efisiensi begitu saja dan terbang dengan kapal berbentuk bulat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Theia terlihat muak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kesal karena bentuk yang dianggapnya ideal tidak menghasilkan kekuatan ideal yang diinginkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mencoba mengoptimalkan bentuk kapal untuk memuat generator sebesar yang memungkinkan akan menjadikan bentuk kapalnya bulat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai contoh, luas permukannya semakin kecil, membuat kapal itu cocok untuk pertahanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Theia tidak mau terbang dengan kapal seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berarti, masalahnya ada pada keindahan kapalnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benar sekali. Itu juga akan meninggalkan kesan saat menarik perhatian rakyat saat upacara&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Aku rasa kapal berbentuk bulat itu imut&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika membuat bentuk bulat dengan ujung jarinya dan mengutarakan pendapatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Theia menaikkan alisnya saat mendengar hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika, jangan kelompokkan aku dengan seseorang sepertimu! Aku tidak mau kapal perang yang jelek seperti itu! Para puteri yang lain akan tertawa kepadaku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tapi, tapi, bukankan kapal yang bulat lebih baik daripada kalah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan bandingkan aku dengan pecundang sepertimu! Lagipula, Ksatria Biru melindungi kapal ini. AKu tidak akan kalah tidak peduli siapapun yang aku lawan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..P-Pecun,dang? Ahhh~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkejut dengan beratnya kata-kata itu, Yurika kehilangan kekuatannya dan jatuh ke atas meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu itu, tapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika cukup mengerti kalau dia mengeluarkan aura dari seorang pecundang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, hidup setelah mengakui hal itu adalah hal yang kejam dan menyakitkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Air mata Yurika terus mengalir tanpa henti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bukan Yurika, tapi aku pikir kapal luar angkasa yang bulat memang cocok untukmu, Tulip&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menyilangkan tangannya dan mengangguk sambil mengacuhkan Yurika yang terus menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diam, Primitif! Apa kau mau kulempar dari ruangan ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku rasa kapal seperti itu akan kehilangan ujung tanduknya&amp;quot;&amp;lt;ref&amp;gt;..it would take the edge off..bisa diartikan kehilangan ujung(edge), atau bisa berarti kekuatannya (losing edge).  Dualisme makna..&amp;lt;/ref&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau ingin bertengkar denganku dengan bertingkah sok pintar seperti itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, tolong tenanglah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth dengan susah payah mencoba menahan Theia, yang kelihatannya akan melompat ke arah Koutarou dan menggigitnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, kata-kata Koutarou selanjutnya membuat Theia lepas kendali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lagian, nggak baik memberi anak-anak mainan yang tajam-tajam.&amp;lt;ref&amp;gt;Referensi ke lawakan dualisme soal &#039;edge&#039;&amp;lt;/ref&amp;gt;Bahaya kalau sampai tertelan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan kubunuh kau!! Tetap duduk di sana, Primitif, akan kupukul kau sampai mati!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waaah! Dia datang!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berasumsi dia akan aman selama Ruth menahan Theia, tapi tidak disangka, Theia datang melayang ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia, yang meloncat dari atas meja, melayang turun ke arah Koutarou layaknya burung pemangsa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bakal mati!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, tolong tenanglah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, jangan ke sini! Kalau kamu mau berantem, lakukan di sebelah sana!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau sudah begini, mau bagaimana lagi! Jurus rahasia: Yurika Shield!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaaa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara dari sesuatu yang terkena serang dapat terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, maaf:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...K-Kamu jahat..ugh..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nijino-san!? Nijino-san, kamu baik-baik saja!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;N-Nggak..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku takkan melupakan pengorbananmu, Yurika&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Koutarou, kamu kadang-kadang jahat juga ya..Yah, karena yang kena Yurika, tidak masalah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitukah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mmm, dorayaki&amp;lt;ref&amp;gt;Makanan favorit Doraemon. Mirip burger, tapi dengan isi selai kacang merah&amp;lt;/ref&amp;gt; ini enak juga. Yurika, kamu mau coba?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apapun yang kumakan sekarang akan berasa seperti darah..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anjungan kapal itu sedang dalam kekacauan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah, tidak ada yang menyadari kalau gerbangnya sudah bisa mereka lewati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penginapan yang akan ditempati oleh Koutarou dan yang lainnya adalah penginapan yang tua, yang sudah didirikan sejak lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, sejak gelembung ekonomi&amp;lt;ref&amp;gt;Terjadi di Jepang tahun 1980an. https://id.wikipedia.org/wiki/Gelembung_ekonomi&amp;lt;/ref&amp;gt; terjadi, pengunjung yang ada banyak yang beralih ke hotel resort dan penginapan itu mulai terhenti aktifitasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemburu hantu mengambil kesempatan yang muncul dari situasi penginapan itu .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka menjanjikan penginapan itu hadiah yang besar sebagai imbalan atas kerja samanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada hari itu, para pemburu hantu itu berpakaian sebagai petugas dan berdiri di pintu masuk menggantikan petugas yang asli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan mereka menyambut kedatangan Koutarou dan yang lainnya dengan senyuman yang aneh sambil memainkan jarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian sudah datang dari jauh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat datang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria yang tinggi kurus dan pria yang pendek dan gemuk itu sama-sama mencurigakan, tapi menginap di penginapan bagi Koutarou dan yang lainnya adalah hal yang tidak biasa bagi mereka, jadi Koutarou dan yang lainnya tidak memperhatikan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian dari rombongan Satomi, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benar. Kami akan menginap disini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Shizuka pergi ke meja resepsionis dan menyalami kedua orang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah. Sekarang, bisakah seorang perwakilan mengisi buku tamu ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Untuk para tamu yang lain, mohon ikuti saya. Saya akan membawa kalian ke kamar kalian&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiiiiik&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kedua orang itu mulai bekerja, tidak ada yang aneh dari mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat setelahnya, Koutarou dan yang lain dibawa menuju kamar mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka kena, mereka kena&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semua sesuai rencana, ayo kita lakukan, Hachi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya!&amp;quot;[[Image:Rokujouma_V3_077.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah membawa para tamu ke kamarnya, kedua pemburu hantu itu saling menyeringai ke arah masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai saat itu, semuanya berjalan sesuai rencana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jika semuanya berlanjut sesuai rencana, mereka akan segera mendapat uang yang sangat banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;300 juta yen itu akan jadi milik kita. Ayo kita lakukan, Hachi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yeah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata mereka dipenuhi sinar harapan akan masa depan dan keserakahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak menyadari rencana kedua orang itu, Koutarou dan yang lain kebingungan dengan kamar mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kecil...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, apa kita akan benar-benar menginap di sini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatannya begitu, tapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah kamarku lebih besar dari ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shizuka, ini kelihatannya kecil karena perabotannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah selesai mengukurnya Ho-! Ukuran kamar ini tidak berbeda dengan kamar 106 Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, kelihatannya lebih kecil&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu karena Yurika tidak berada di lemari&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengurangi sejumlah itu, kamar ini luasnya lima setengah tatami Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak mau tidur di lemari setelah jauh-jauh kesini!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan yang lainnya kebingungan dengan ukuran kamar mereka yang kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat diuku, luasnya sama dengan bagian dalam kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan tujuh orang dengan barang bawaannya dan dua buah haniwa, kamar itu terasa lebih kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan setelah merasakan luasnya anjungan Ksatria Biru, kamar itu terasa lebih kecil lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukannya ini kelihatan murah untuk hadiah utama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;TV LCD sebagai hadiah kedua kelihatannya lebih mahal dari ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Penginapan ini punya atmosfir pedesaan yang kuat~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mulai mengerti kenapa penginapan ini hampir tutup&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau ternyata jadinya seperti ini, aku tidak yakin kenapa kita datang kesini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semuanya mulai mengutarakan ketidakpuasan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berpikir kalau mereka bisa merasakan kamar yang cukup luas untuk sementara waktu, tapi ternyata mereka dipaksa untuk menikmati kamar yang lebih kecil dari biasanya. Wajar bagi mereka untuk merasa seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf semuanya. Meskipun aku sudah mengundang kalian semua..Kalau saja aku tahu kamarnya seperti ini, aku akan pergi berdua saja dengan Yang Mulia...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth merasa bertanggung jawab atas apa yang telah terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dialah yang telah memenangkan undian dan mengundang mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahunya menurun saat dia menundukkan kepalanya dengan wajah penuh maaf.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Itu bukan salahmu, Ruth-san! Kalau kita nggak datang ke sini, kita nggak akan bisa main ke pantai, jadi kami senang sekali, ya kan, Tulip!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Itu benar, Ruth! Ini tidak semerepotkan yang kau bayangkan, dan karena tempat ini dekat dengan pantai, penginapan ini hebat sekali!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia yang biasanya bertengkar bekerja sama untuk menyemangati Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Apa itu benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tentu saja! Ya kan, Tulip? Aku nggak sabar buat berenang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Ya! Aku akan mengajarkanmu bagaimana caranya berenang dengan elegan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu semua baik-baik saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
	&lt;br /&gt;
Ekspresi Ruth terlihat kembali ceria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat itu, Koutarou dan Theia hampir menghela nafas lega saat Sanae menyela mereka dengan mengatakan sesuatu yang aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi Koutarou, kamar ini sudah ada tamu duluan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tamu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou memiringkan kepalanya dengan bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penginapan itu kelihatannya tidak membuat kesalahan dengan mencatat pemesanan ganda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kalau hal itu memang terjadi, mereka harus berpindah kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, Koutarou menanyakan Sanae untuk informasi lebih lanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm, energi spiritualnya terlalu lemah untuk bisa kudeteksi, tapi aku bisa merasakan jejak dari leher yang tercekik, jadi kemungkinan itu adalah hantu dari seseorang yang dibunuh atau bunuh diri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mengernyitkan alisnya saat dia melihat ke langit-langit, terlihat seperti orang dengan rabun jauh yang mencoba melihat sesuatu yang jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-H-Hantu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika dengan cepat bereaksi dengan perkataan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gemetar karena ketakutan, Yurika melempar barang bawaannya dan lari ke arah lemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaaaaaak! Jangan hantuuuuu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika melempar futon&amp;lt;ref&amp;gt;Semacam kasur yang digelar di atas lantai. Orang Jepang suka memakainya untuk tidur dibanding kasur biasa&amp;lt;/ref&amp;gt; di dalamnya keluar dan langsung melompat masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menutup pintu lemari dengan sekuat tenaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ampun, Yurika, tenanglah! Hawa keberadaannya lemah, jadi dia nggak akan membuat suara!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaaaaak! Aku benci kalau ada hantu di sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu selalu bersamaku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu karena aku lupa kalau kamu itu hantu! Tidaaaaaaak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bujukan Sanae gagal dan Yurika gemetar ketakutan didalam lemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak berhasil. Dia pasti benar-benar ketakutan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Shizuka mencoba pintu lemarinya, Yurika dengan sekuat tenaga menahan pintunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka lebih kuat dari Yurika, jadi dia bisa memaksa pintunya untuk terbuka. Tapi jika dia melakukan itu, pintunya akan rusak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika-sama...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Raut wajah Ruth mulai suram kembali. Koutaou yang memperhatikan itu dengan cepat menggenggam tangan Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nah, ayo kita berenang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Satomi-sama!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia benar, dia benar! Itulah kenapa kita datang ke tempat ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menggenggam tangan Ruth yang satu lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama, Yang Mulia, kenapa kalian tiba-tiba melakukan ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ingin cepat-cepat melihatmu memakai pakaian renang! Aku yakin kamu bakal kelihatan imut!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia tidak sebanding denganku, tapi Ruth memang imut!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia dengan paksa menyeret Ruth ke arah pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sih nggak apa-apa nggak melihat pakaian renangnya Tulip&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan kubunuh kau, Primitif. Sekarang bukan saatnya, tapi aku akan benar-benar membunuhmu nanti! Jangan lupa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku lupa~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Yang Mulia? Satomi-sama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat keduanya melanjutkan perdebatan aneh mereka, mereka bekerja sama sambil membawa Ruth dengan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, tunggu Koutarou! Aku juga ikut!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Semuanya, tunggu! Bagaimana dengan Nijino-san!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae dengan cepat mengikuti Koutarou, tapi Shizuka bingung dengan apa yang harus mereka lakukan terhadap Yurika yang masih di dalam lemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak apa-apa. Dia akan keluar setelah dia menenangkan dirinya, dia bukan anak-anak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan kuatir. Aku akan meninggalkan Karama dan Korama disini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, aku serahkan pada kalian, Karama-chan, Korama-chan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serahkan kepada kami Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka mengubah pikirannya setelah Kiriha membujuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka juga adalah seorang gadis dalam masa remajanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja dia ingin bermain di pantai dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan Karama dan Korama yang berjaga di kamar itu, mereka tidak akan meninggalkan Yurika sendiri tanpa bertanggung jawab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, Nijino-san, kami akan pergi ke--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;J-J-Jangan tinggalkan aku sendiri! Aku nggak mau sendirian di kamar berhantu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi setelah Shizuka mengubah pikirannya, Yurika melompat keluar dari lemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih gemetar ketakutan, Yurika melihat ke sekeliling kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-san, tunggu! Satomi-san!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika mengambil perlengkapan berenangnya dan dengan cepat mengejar Koutarou dan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah..um..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tiba-tiba menjadi yang tertinggal, Shizuka hanya bisa menghela nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Shizuka hanya bisa merasa takjub dengan ketidakgunaan Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Shizuka, ayo kita pergi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka tersenyum ke arah Kiriha yang sama-sama takjub seperti dia dan menyusul yang lainnya bersama-sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal pertama yang dilakukan Koutarou saat dia tiba di pantai adalah menyeka keringat di dahinya dengan handuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memasuki pertengahan musim panas, matahari bersinar dengan sangat teriknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah, suhu saat itu benar-benar tinggi dan pasir yang panas membakar kaki Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Panas, panas&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu, Koutarou sedang bersiap-siap di pantai sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggelar selembar kain dan memasang payung pantai sambil berjinjit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti para gadis, Koutarou selesai mengganti pakaiannya dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, karena bosan, Koutarou memulai persiapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, kelihatannya udah cukup bagus&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, ternyata Satomi-kun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Koutarou selesai, dia mendengar seseorang memanggilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, dimana!? Ah, kau benar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Halo, Koutarou-kun!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kebetulan sekali, Satomi-kun, kamu datang kesini buat bermain juga!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis-gadis dengan pakaian renang datang berlarian ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada sejumlah enam orang gadis yang datang, mereka adalah anggota klub cosplay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hai semuanya. Itu benar. Temanku kebetulan menang beberapa tiket ke penginapan dekat sini, jadi kami datang ke sini buat main&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah..Kita benar-benar terikat dengan takdir ya, Satomi-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahahaha, yang benar saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sih nggak apa-apa kalau kamu jadi pacarku, Koutarou-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku juga! Aku juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Punya pacar cosplayer kelihatannya bakal butuh banyak duit, aku jadi kuatir..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uh, Koutarou-kun memang hebat, itu tepat sasaran&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun hidup sendiri sih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau aku jadi orang kaya dan kamu tetap merasa seperti itu, aku akan bilang &#039;ya&#039; untuk itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cowok yang bikin cewek menunggu nggak akan populer loh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan anggota klub cosplay tertawa bersama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngomong-ngomong, kenapa klub cosplay ada disini? Apa kalian juga mau main?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah tertawa untuk beberapa saat, Koutarou menanyakan apa yang ada di pikirannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Setengahnya adalah kegiatan klub, dan setengahnya lagi untuk bermain. Sebenarnya, Comiha tinggal tiga hari dari hari ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau dipikir-pikir lagi, kamu bilang sesuatu seperti itu juga bulan lalu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anggota klub cosplay sedang membuat persiapan untuk melakukan cosplay di event itu dan Koutarou sering dipanggil oleh mereka untuk memberi mereka pendapat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa Koutarou yang hanya punya baseball di kepalanya bisa mengetahui hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itulah kenapa kami tinggal di htel yang dekat dengan lokasi event nanti, dan menikmati indahnya pantai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, itu memang rencana yang bagus&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya kan? Lagipula, kita bisa bertemu Sakuraba-san disini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba-senpai, kau bilang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nama yang tidak disangka-sangka muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sakuraba Harumi, dia adalah ketua klub merajut yang diikuti oleh Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou memiringkan kepalanya dengan wajah kebingungan saat ketua klub cosplay menjelaskan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebenarnya, Sakuraba-san punya villa dekat sini. Saat aku berbicara dengannya bulan lalu, kami sempat berbicara soal libur musim panas. Dia bilang kalau dia akan berlibur disini, jadi kami pikir itu adalah ide yang bagus dan melakukan hal yang sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, terima kasih sudah menjaga Sakuraba-senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar penjelasan itu, Koutarou dengan pelan membungkukkan badannya ke arah anggota klub cosplay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Enaknya...aku juga mau diperlakukan dengan penuh perhatian sama adik kelas seperti itu juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mari letakkan harapan kita pada Yurika-chan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Tidak ada harapan disana&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak Harumi dan Yurika menang di festival olahraga, anggota klub cosplay sudah sering berinteraksi dengan Harumi juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan terbesarnya adalah karena Harumi menghubungkan Koutarou dan Yurika, alasan lainnya adalah karena mereka memperhatikan kalau Harumi selalu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah, mereka terkadang memulai percakapan dengan Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saat aku bertemu dengannya tadi, dia bilang dia akan kesini nanti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih sudah menjaga Yurika dan Senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak apa-apa. Sakuraba-san itu imut, semoga kita bisa mengajaknya masuk ke CosKlub~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahahaha&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;CosKlub dan klub merajut sama-sama kecil kan? Manusia harus menggunakan kesempatan yang telah diberikan dengan efektif&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, kalau waktunya tiba nanti, kalian akan bergabung dengan kami?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan yang lainnya mulai tertawa sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngomong-ngomong, ketua, apa sebaiknya kita juga pindah kesini juga? Kalau kita mau bermain, semakin banyak orangnya, semakin baik&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Ide bagus, wakil ketua&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian baik sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengangguk ke arah wakil ketua, si ketua menoleh ke arah Koutarou lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, dengan itu, kami akan pergi lebih dulu. Kami harus mengambil barang bawaan kami&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, aku tunggu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik semuanya, ayo berangkat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Okeeee&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan anggota klub cosplay pergi dengan semangat seperti saat mereka tiba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa saat setelah Koutarou dan klub cosplay berpisah, para gadis dari kamar 106 selesai berganti pakaian dan tiba di pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wow...apa-apaan cewek-cewek ini..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa mereka model?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mungkin ada acara pemotretan atau semacamnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wow, dada cewek itu gede juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang pendek itu juga gede...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka muncul, setiap pria di pantai itu melihat ke arah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para wanita yang lain melotot ke arah mereka mengikuti para pria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey Koutarou, maaf membuatmu menunggu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, kau sudah selesai dengan persiapannya? Terima kasih~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mmm, kerja bagus untuk seorang primitif&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Maaf membuatmu menunggu, S-Satomi-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tenanglah sedikit, Ruth&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-san, kamu tidak tahu kemana hilangnya pakaian dalamku kan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam penampilan, mereka semua terlihat menawan, wajar jika semua orang di pantai melihat ke arah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi selain Ruth, tidak ada yang mempedulikan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bukan tipe orang yang peduli dengan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth adalah satu-satunya yang kuatir dengan tatapan mata yang diperolehnya saat dia dengan gugup berjalan menyusuri pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana, Koutarou!? Apakah kau jatuh cinta dengan keimutan luar biasa Sanae-chan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngomong-ngomong Kurano-san, dadamu besar sekali..seperti mau tumpah dari baju renang..aku iri..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shizuka, punya dada besar tidak sebagus yang terlihat. Tidak banyak baju yang cocok untuk badan seperti ini dan aku mendapat banyak perhatian yang tidak perlu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang kalau dipikir-pikir lagi, semua orang melihat ke sini~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu karena mereka tertarik dengan keanggunan kita. Bagus sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Satomi-sama, tolong aku! S-Semua orang melihat ke sini!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Ruth berusaha kabur dari pandangan orang-orang, kelima gadis sisanya mendekati Koutarou sambil memamerkan pakaian renang mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain Ruth, kelimanya punya berbagai alasan untuk mengharapkan Koutarou untuk terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana? Apakah kamu senang, Satomi-kun? Kamu adalah target rasa iri dari semua orang di pantai, dan kamu punya enam orang cewek untuk dirimu sendiri! --Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, rencana mereka dengan indahnya runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat semua pria memandang ke arah mereka, hanya Koutarou yang menoleh ke arah lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, kalau kamu punya villa yang besar, kamu pasti nona golongan atas ya, Senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Satomi-kun, n-nona...itu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kamu punya villa yang lebih besar dari rumahku dulu, kamu pasti akan dipanggil nona. Lagipula, pakaianmu cocok&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Ini..karena..!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou sedang memandangi Sakuraba Harumi yang sedang memakai gaun musim panas dan membawa payung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi memakai apa yang biasa dipakai oleh golongan atas dan meskipun cuacanya panas, atmosfir dari dirinya terlihat sejuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu kelihatan cantik, wahai nona. Nahahahahaha&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Satomi-kun, kamu jahat...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun atmosfirnya sejuk, pipi Harumi mulai memanas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Sialan kau Koutarou...Kau benar-benar mengacuhkan kami!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba-senpai!? Kenapa kau disini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan kau lagi, Sakuraba Harumi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau tidak salah, cewek itu ada di klub--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba Harumi. Dia ada di kelas 2-A dan ketua dari klub merajut. Selain teman terdekatnya, Matsudaira Kenji, dia adalah orang terdekat kedua dari Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena perkembangan yang tidak diduga ini, kelima gadis itu menjadi sangat kesal terhadap Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam situasi ini, hal itu adalah rasa kesal yang tidak adil, tapi kelimanya tidak peduli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama, tolong jangan melihat ke arah lain dan selamatkan aku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi saat itu Ruth masih saja lari dari pandangan ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou bodoh!! Kepala batu! Kembalikan rasa kuatir kami!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uwah!? A-Apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae melempar dirinya ke arah Koutarou dan memukulnya jatuh ke atas pasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebelum Koutaoru merasakan panasnya pasir pantai yang membakarnya, Sanae dan Theia menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kubur dia! Pemberontak ini lebih baik tenggelam oleh ombak!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak akan bilang kamu harus bersemangat, tapi setidaknya lihat kami! Paling tidak, beri kami respon standar! Tersenyumlah dan bilanglah &#039;baju renang barumu imut juga&#039;!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahhh! A-Apaaa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kaget, Theia berhasil memojokkan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Sanae mulai menumpuk pasir ke atas Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Memangnya Tulip bisa menahanku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, ah, wah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena badan Theia yang kecil, Koutarou dengan paksa mulai berdiri sementara Theia masih berusaha menahannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Takkan kubiarkan, Satomi-kun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ibu Kos-san!?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae, biar aku bantu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika, kami gali lubangnya! Kamu bisa menggali liang kubur dengan bagus kan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fueeeeeh, aku nggak mau!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan membantu juga. Karama, Korama, mulai menggali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengerti Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serahkan pada kami Ho-! Menggali adalah keahlian kami!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi karena banyak yang mulai berpartisipasi, Koutarou mulai kewalahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau akan belajar apa yang terjadi kalau kau menyakiti harga diri seorang gadis&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Au, auauauauau, I-Ibu Kos-san, jangan girang begitu pas lagi mengunci lenganku dong!&amp;quot;[[Image:Rokujouma_V3_093.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sembari menggumam, Shizuka meraih kaki Koutarou dan menahannya di tempat dengan cara mengunci sendinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus sekali Shizuka! Kau mendapat pujianku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mungkin aku akan tambah sedikit lagi, ei~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya Shizuka tidak begitu marah dengan Koutaruo, tapi dia bergabung karena itu kelihatannya menyenangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena mereka datang ke sini untuk bermain, Shizuka ingin bersenang-senang sepuasnya sebelum pulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Owowowowow, sakit! Sakit!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan susah payah meronta-ronta dan mencoba untuk kabur, tapi dia tidak bisa menandingi Shizuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sementara Theia dan Shizuka menahan Koutarou, yang lainnya sudah menggali lubang yang cukup besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Satomi-kun sedang dikubur..apa yang harus kulakukan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mohon maaf, Yang Mulia, ada baiknya kalian tidak terlalu keras...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi dan Ruth mencoba menghentikan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Harumi masih kaget dengan kejadian yang mendadak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, pada nyatanya hanya Ruth yang mencoba menghentikan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth-san?! Tolong aku, Ruth-san!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Ruth adalah satu-satunya harapan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan putus asa memanggilnya untuk menolongnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama, tunggulah sebentar! Aku akan segera--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth! Untuk apa kau datang ke tempat ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi saat Theia membentaknya, Ruth menjadi terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya saat-saat seperti inilah Theia menggertak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mengambil inisiatif melawan Ruth yang cenderung labil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Yah..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ingatlah apa yang sedang kau pakai! Apa yang kau rasakan saat kau memilih itu!? Dan apa yang kau rasakan saat kau memakainya hari ini!? Dan dengan itu, apakah kau masih mau memaafkan pengikut bodoh ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Apa yang aku pakai--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth berhenti sesaat setelah mencerna apa yang dikatakan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia melihat ke arah pakaian renang milik Theia dan miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun pakaian itu tidak mahal, pakaian itu imut dan cocok dengan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pakaian renang itu adalah yang dibelikan Koutarou kepada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia tidak perlu memujiku! Aku tidak apa-apa dengan dia hanya melirik sedikit! Tapi tidak, apa yang si bodoh ini lakukan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perasaan yang dirasakan Ruth saat dia membeli pakaian renang itu, dan hari-hari yang dia habiskan untuk menunggu saatnya untuk memakai pakaian itu muncul di pikirannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dari semua itu, perasaan yang muncul saat Ruth memakai pakaian renang itu muncul kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak akan memaafkannya! Kalau begini, harga diriku sebagai seorang wanita tidak akan memaafkannya! Bagaimana denganmu, Ruth!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan hal terakhir yang diingatnya adalah Koutarou tidak melihat ke arahnya ataupun Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou sedang berbicara kepada wanita lain tanpa sekalipun melirik ke arah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Koutarou yang membelikan mereka pakaian itu, setidaknya dia memiliki sedikit rasa penasaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku...!!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tiba-tiba, sesuatu didalam diri Ruth terputus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Mari kita kubur dia, Yang Mulia, dari atas hingga bawah. Tidak, hanya menguburnya saja itu masih terlalu baik. Untuk memastikan dia tidak bisa merangkak keluar, mari kita ikat tangan dan kakinya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth melihat ke arah Koutarou dengan api di matanya, seakan-akan kemarahan Theia telah mengambil alih dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus sekali Ruth! Akan aku serahkan padamu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti yang kau inginkan, tuan puteri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Ruth dengan ceria bergabung untuk mengubur Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth dengan cepat mengikat kaki dan tangannya dengan tali dan mengurangi ruang geraknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth tidak menunjukkan keraguan maupun belas kasihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waaa, Ruth-san juga!? Apa aku sudah melakukan sesuatu yang menyinggungmu, Ruth-san!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terkadang tidak melakukan apapun adalah kejahatan! Ada batasan untuk seberapa baik kau bisa bertingkah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kenapaaaaaa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan putus asa mencoba melepaskan ikatannya, tapi melawan keenam gadis yang sedang bersatu menguburnya, dia tidak bisa menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, Koutarou terkubur di pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ombak yang datang sampai ke wajah Koutarou dengan pelan mengalir kembali menuju laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena sedang pasang, ombaknya perlahan-lahan mendekat ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan badannya yang berada di dalam pasir, hal yang bisa dilakukan oleh Koutarou hanyalah menggerakkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak bisa bergerak, Koutarou hanya bisa menarik kepalanya menjauh dari ombak yang datang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kenapa jadi begini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak bisa memikirkan alasan apapun untuk kenapa dia dikubur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Koutarou, setelah dia selesai menyiapkan semuanya, dia berbicara  dengan Harumi seperti biasanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Atau aku melakukan sesuatu sebelum itu...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou benar-benar kebingungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Koutarou yang tidak terbiasa berada dekat dengan wanita, dia tidak bisa mengerti perasaan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka tidak sedang jatuh cinta, mereka ingin orang-orang yang ada di dekat mereka untuk setidaknya menunjukkan ketertarikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku nggak ngerti..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan selagi Koutarou memiringkan kepalanya, sebuah bayangan menutupi dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba-senpai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bayangan yang menutupinya adalah bayangan dari payung milik Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendekati Koutarou tanpa disadari Koutarou dan melindunginya dari sinar matahari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pas sekali Senpai! Tolong aku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;....Hmm..apa yang harus aku lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi berjongkok di sebelah Koutarou dan tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan goda aku dan tolonglah aku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi kalau aku mengeluarkanmu, kamu akan lari entah kemana...Kalau kamu mau berbicara denganku sebentar saja, aku mungkin akan mengeluarkanmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Senpai, kau menggodaku lebih banyak dari biasanya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufu, mungkin karena kita sedang berada di pinggir pantai, aku sedang bersemangat hari ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, jelas saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyum Harumi terlihat lebih cerah dari biasanya, yang mungkin karena cerahnya matahari siang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pertemanannya dengan Yurika mungkin memang hal yang baik..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou merasa tingkah laku Harumi saat ini adalah hal yang baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi ada yang merasa bahwa saat Koutarou dan Harumi sedang berbincang itu adalah hal yang buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Terkutuk kau Sakuraba Harumi, seberapa hebatkah dirimu?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan apa yang Koutarou pikirkan!? Terjebak oleh gombalan cewek itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, apa yang harus kita lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hanya menguburnya ternyata terlalu naif bagi kita! Si Primitif itu perlu hukuman yang lebih berat lagi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia, Ruth dan Sanae jelas-jelas marah besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, apa yang akan kita lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Shizuka sedang menikmati situasi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang menikmati rasa dari kebebasan setelah datang ke pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Ayo bermain belah semangka!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Kiriha yang mengusulkan itu, tidak jelas apakah dia bercanda atau serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bertingkah seperti biasanya dan menunjukkan semangka besar yang dia bawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, kelihatannya boleh juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku penasaran apa yang akan terbelah duluan, semangkanya atau kepala Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha tersenyum saat dia mengatakan itu dan menarik sebuah pedang kayu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo kita lakukan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak tahu apa yang akan kita lakukan, tapi ayo kita lakukan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, ayo berhenti, aku merasa kasihan dengan Sakuraba-senpai~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika mencoba menghentikan yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Koutarou dikubur, Yurika memperhatikan Harumi dan tetap diam agar Yurika tidak mengganggu mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ada yang meminta pendapatmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hiiiih! Lari! Sakuraba-senpai, lari!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi pada akhirnya, justru Yurika yang lari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kalah dari kekuatan Theia dan mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak berusaha untuk tetap tegar memang persis seperti gadis penyihir kita semua, Rainbow Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Koutaroru dan Harumi tidak sadar dengan konspirasi yang sedang berjalan saat mereka dengan cerianya berbincang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, kamu keringatan. Pasti panas di dalam pasir itu ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, nggak apa-apa. Nanti sapu tanganmu kotor&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi mengambil sapu tangan dari kantungnya dan dengan lembut menyeka keringat di dahi Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nah, sekarang kamu sudah bersih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Senpai..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, aku jadi seperti ibumu, Satomi-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou terganggu dengan sapu tangan yang tadinya harum menjadi tidak lagi karena keringatnya, tapi Harumi tidak mempermasalahkan itu sama sekali.&lt;br /&gt;
	&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba-senpai~ Ayo bermain belah semangka bersama-sama~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia, yang sedang memegang semangka besar, mendekati mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena badannya yang kecil, semangka itu menutupi setengah badan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkejut karena ada seseorang yang memanggilnya, Harumi kehilangan kata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia biasanya tidak begitu bisa berkomunikasi dengan orang asing, dan dia menjadi kurang waspada saat dekat dengan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa dia menjadi lebih terkejut dibandingkan biasanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba-senpai~ Ayo kita buat kenangan musim panas yang indah bersama-sama~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Ayo&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi langsung mengangguk mengikuti intuisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa itu? Tulip ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak bisa memutar badannya, Koutarou tidak bisa menoleh untuk melihat ke arah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou hanya bisa menebak suaranya, dan karena Theia tidak berbicara seperti biasanya, Koutarou menjadi tidak yakin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Tepat sekali. Ini aku, Primitif&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Theia berbicara kepadanya, dia menaruh semangka itu tepat disebelah kepala Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itu, Koutarou bisa merasakan seberapa besar dan berat semangka itu dari getaran yang dihasilkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semangka itu kira-kira tiga kali lebih besar dari kepala Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan wajah Theia mengintip keluar dari balik semangka itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mendekat ke telinga Koutarou dan berbisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kukuku, aku juga akan menyertakanmu dalam membuat kenangan bersama kami&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang akan kau lakukan, Tulip!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, bukan apa-apa, hanya membelah semangka. Kami hanya akan membelahnya dengan sekali tebas, kukukukuku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tertawa saat dia bicara dengan Koutarou sambil memastikan kalau Harumi tidak melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tersenyum dengan lebih jahat daripada sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou terlibat dengan konspirasi itu, sebuah konspirasi lain akan dimulai tidak jauh dari mereka saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kakak, kelihatannya mereka bermain belah semangka&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus, sekarang semua perhatian mereka akan terfokus ke semangkanya. Sekarang kesempatan kita menangkap target kita&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kita akan melakukannya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya iyalah. Kalau nggak, kita mau tidur dimana?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iya sih, kita udah memakai semua uang kita sih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelaku utama pemimipin konspirasi itu tidak lain adalah para pemburu hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengawasi Koutarou dan yang lainnya lewat teropong dari balik bebatuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kita berhasil menjual hantu itu, kita bakal kaya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita bisa beli TV sama sepeda&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Ikuti aku, Hachi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang akan kita lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jalannya agak berbelok, tapi kita akan mendekati mereka dari laut. Dengan begitu, mereka tidak akan memperhatikan kita, dan kalaupun mereka tahu, kita bisa menyembunyikan perlengkapan kita di dalam laut dan mereka tidak akan mencurigai apapun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kakak memang hebat! Meskipun pemburu hantu selalu berbuat benar, Kakak selalu bisa membuatnya menjadi kelihatan jahat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diamlah Hachi! Aku masih pahlawan kebenaran! Aku tidak salah, salahkanlah kemiskinan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya membawa peralatan dan mesin mencurigakan mereka dan melompat ke laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan mereka adalah menangkap Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ei!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi gagal untuk yang ketiga kalinya setelah mengayunkan pedang kayu itu dengan sekuat tenaganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai sekarang dia sudah mengenai sesuatu yang keras dan serangannya memantul kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sekarang dia mengenai sesuatu yang lunak dan ujung pedangnya seperti memasuki sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia tidak mendengar teriakan Koutarou lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu berhasil, Yurika-senpai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai gantinya, Yurika berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar itu, Harumi dengan cepat melepas penutup matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, Satomi-kun! Apa kamu baik-baik saja!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi telah mengenai kepala Koutarou tiga kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou sudah bilang agar jangan memikirkan itu, tapi tentu saja Harumi akan tetap kuatir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa saat Harumi melepas penutup matanya, dia langsung mencari Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, enaknya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Koutarou berada di depannya dan sedang memakan semangka yang sudah terbelah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou terlalu menikmati semangka itu sampai-sampai dia tidak memperhatikan Harumi yang cemas terhadapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Syukurlah..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia atau Sanae mungkin akan marah, tapi lain halnya untuk Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Koutarou yang makan semangka dengan penuh semangat, Harumi bernafas lega dan langsung duduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kamu ma...haup...makan...haup..juga, senpai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Setelah aku agak tenang, aku akan makan juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tch, dia berhasil...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nyahaha, Harumi terlalu lemah buat ngebelah kepala Koutarou jadi dua&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dan Sanae menghampiri mereka dengan kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memakan sebagian semangka itu, Koutarou mengeluh kepada keduanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah selesai kan? Keluarkan aku dari sini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi keduanya menggelengkan kepala mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku menolak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Habis ini giliran Shizuka&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melotot ke arah Theia dan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau Shizuka, yang dikenal dengan kemampuan bertarungnya, yang akan memegan pedang kayu selanjutnya, Koutarou tidak yakin apa yang akan terjadi dengan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hiyaaaaa!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagipula, Shizuka kelihatan bersemangat saat mengayunkan pedang kayu itu ke arah laut berkali-kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecepatan dan tekanan darinya tidak normal, semua orang tahu kalau Koutarou dalam bahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Satomi-kun, aku akan menyelamatkanmu sekarang!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Harumi tahu dan dia mulai menggali untuk menyelamatkan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi seseorang menghalanginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba-senpai, tolong ke sini~ Kamu nanti menghalangi belah semangka selanjutnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kya!? Tapi, Satomi-kun masih..!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak apa-apa, Sakuraba-senpai. Serahkan Satomi-san kepada kami&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bahkan kamu juga, Nijino-san!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dan Yurika menyeret Harumi menjauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengesampingkan Theia, Yurika bekerja sama dengannya bukan karena dia takut dengan Theia, tapi karena dia ingin Harumi menjauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai gantinya, Kiriha datang dan mengambil semangka yang sudah terbelah sementara Ruth meletakkan yang baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gawat, aku harus berbuat sesuatu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan panik, Koutarou mencoba untuk keluar dari pasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, karena Harumi sempat menggali, Koutarou berhasil mengeluarkan tangannya dari pasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siiip!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sayang sekali!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong tunggu disana, Satomi-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waaah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Sanae dan Ruth menguburnya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong hentikan ini, Sanae!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak mau♪ ”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan kenapa kamu marah sih, Ruth-san!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa aku harus mengatakannya kepadamu!? Jangan buat aku tertawa! Penghianatan seperti itu pantas dihukum mati!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menyerahlah, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kamu maksud dengan penghianatan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Sanae dan Ruth mengubur kembali Koutarou, Theia dan Yurika menyeret Harumi menjauh, Shizuka dengan riangnya mengayunkan pedang kayu dan Kiriha tersenyum sambil memakan semangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semuanya terfokus pada apa yang mereka masing-masing lakukan sampai mereka tidak memperhatikan sekeliling mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kau bisa bilang kalau mereka menikmati saat-saat itu di pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang, Hachi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan itulah saat dimana para pemburu hantu menjalankan rencana mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Muncul dari dalam laut, mereka mendekati Koutarou dan yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka masing-masing memegang jaring penangkap serangga di tangannya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah alat untuk menangkap hantu. Mereka sangat hebar dalam menangkap hantu layaknya seseorang menangkap serangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mulai bersiap dan lari ke arah Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmmm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou yang dikubur dalam pasir lagi adalah orang pertama yang memperhatikan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Koutarou tidak membayangkan mereka akan menangkap Sanae dengan jaring serangga itu, jadi awalnya Koutarou hanya melihat mereka sebagai orang aneh yang sedang berkeliaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu saja, akan kami tangkap kau sekarang, kucing manis!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uang! Kami akan membuat video dan meraup banyak uang! Uang! Kami akan menjualnya dan meraup lebih banyak lagi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi saat mereka mulai mendekat, Koutarou mulai mendengar hal-hal aneh yang mereka bicarakan dan mulai kuatir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan selagi semangat pemburu hantu meningkat, begitu juga dengan rasa kuatir Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei semuanya, ada yang datang dari belakan kalian. Tenanglah sedikit&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada orang selain Koutarou yang memperhatikan kedua orang itu..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi Koutarou berusaha memberitahu para gadis di dekatnya, tapi satu-satunya yang percaya dengannya hanya Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitu mendengar kata-kata Koutarou, Harumi menoleh ke belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia melihat dua orang yang mencurigakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Harumi melihat mereka, badannya menegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka terlihat seperti orang mesum, tipe orang yang paling ditakuti oleh Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak akan tertipu ♪ ”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau terlalu simpel, Primitif! Kalau kamu mau berbohong, setidaknya buatlah sesuatu yang lebih bagus!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita harus menghukumnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Sanae, Theia dan Ruth, yang ada di sebelah Harumi, beranggapan kalau Koutarou hanya mencoba untuk kabur dan tidak percaya sama sekali kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di antara mereka, hanya Yurika yang juga menoleh setelah melihat raut wajah Harumi yang berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku penasaran siapa mereka...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Yurika yang berpikiran simpel tidak berpikir kalau para pemburu hantu itu berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Awas, Koutarou!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semuanya! Ada yang mendatangi kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedikit jauh dari mereka, Kiriha dan Shizuka memperhatikan para pemburu hantu yang mendekati Koutarou dan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi karena mereka sedang lengah, yang bisa mereka lakukan hanya berteriak kepada yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ada yang terjadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Theia, Sanae dan Ruth akhirnya membalikkan badan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kena kauuu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo, malaikat kecilku!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi di saat itu pada pemburu hantu mengayunkan jaring mereka sekuat tenaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaaa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi untuk bisa kabur dari jaring yang datang dari atas, Sanae dengan cepat bersembunyi di dalam pasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae sudah terbiasa dengan serangan dadakan karena terbiasa berkelahi dengan Koutarou sehari-hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Sanae berhasil menghindar, Harumi dan Ruth yang tertangkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak bisa mengelak, jaring itu mengenai kepala mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita berhasil, Hachi! Menangkap satu cewek bukan masalah buatku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku menangkapnya juga! Sekarang kita bisa berbuat apapun yang kita mau!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemburu hantu itu pun senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang ada di pikiran mereka saat itu adalah kehidupan mewah yang akan mereka jalani setelah menjual Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka akan mendapat banyak minuman keras sampai bisa berenang di dalamnya, dan mendapat TV dan sepeda baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masa depan yang mereka bayangkan kelihatan cerah...setidaknya itulah yang mereka pikirkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey Hachi, apa maksudmu &#039;aku menangkapnya juga&#039;?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kakak, akulah yang menangkapnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu mereka sadar kalau mereka masing-masing menangkap satu hantu(?).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi yang mereka targetkan adalah satu hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm? Apa maksudnya ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kakak, hantu ini kelihatan seperti manusia buatku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini juga. Hei Hachi, kita meleset dari target kita!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sial! Kita salah tangkap!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka menyadari kesalahan mereka, mereka sudah sangat terlambat karena Sanae sudah lama pergi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tidaaaaak! Tolong aku, Satomi-kuun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Mesum!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih buruk lagi, gadis yang mereka tangkap mulai berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua orang mencurigakan yang muncul dari laut itu berhasil menangkap kedua gadis yang sedang duduk di atas pasir dengan jaring.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata mereka terlihat penuh dengan semangat, mereka bernafas dengan terengah-engah dan air menetes dari badan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka adalah gambaran sesungguhnya dari orang mesum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa-apaan yang kalian lakukan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan paksa melompat keluar dari pasir begitu mendengar Harumi dan Ruth berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki dan tangan Koutarou telah diikat oleh Ruth, tapi setelah memaksa untuk keluar dari pasir, tali itu terpotong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah kekuatan super manusia yang keluar dalam situasi antara hidup dan mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Senpai dan Ruth menangis!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah bebas dari dalam pasir, Koutarou melotot ke arah para pemburu hantu dengan amarah yang besar di matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemburu hantu itu melepaskan jaring mereka dan mulai membuat alasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tunggu sebentar mas! Kami bukan mau menangkap mereka!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Betul! Yang kami kejar berbeda, cewek yang kecil tadi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia benar, mas! Kami hanya mau menangkap cewek kecil sebelumnya biar bisa kami jual!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong percaya dengan kami! Kami tidak tertarik dengan cewek normal!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi alasan mereka hanya membuat Koutarou semakin marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;J-Jadi, kalian nggak hanya mesum, tapi juga mengincar cewek kecil semacam Theia!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak berpikir kalau kedua orang itu mengincar Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena dia berpikir kalau mereka tidak bisa melihat Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tidak hanya Koutarou, para gadis lain pun memikirkan hal yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;J-Jadi mereka mengincarku!? Sudah kuduga, meskipun aku berbaur dengan rakyat jelata, aura bangsawanku masih saja membuatku terlihat di antara yang lain!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai hasilnya, tidak ada yang berpikir kalau mereka mengincar orang lain selain Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua berencana menculik gadis-gadis kecil dan melakukan hal-hal yang aneh-aneh dengan mereka, para orang mesum tak termaafkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dasar kalian para mesum brengsek! Aku nggak peduli siapa yang kalian incar! Aku udah repot dengan Yurika sebagai satu-satunya yang mesum!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Satomi-san, paling nggak, bilang kalau itu cosplay! Mesum itu berlebihan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou mengatakan perasaannya yang sejujurnya, air mata mulai membasahi wajah Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Begitu...jadi menurut Satomi-san, aku hanya orang mesum...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendapat pukulan berat dari sumber yang tidak seharunsya, Yurika roboh dan mulai menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mulai membenci semuanya...Mungkin aku harus pulang sesekali..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tenanglah mas! Kami cuma butuh cewek itu buat keamanan lingkungan dan buat mencari nafkah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia benar, kami tidak punya niatan lain!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian mencari nafkah dari itu!? Dasar penjahat kelas kakap! Dan kalian juga berani membuat Sakuraba-senpai dan Ruth-san menangis!? Akan kutendang kalian ke laut dan aku buat kalian menjadi makanan ikan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mendekat ke arah para pemburu hantu itu dengan amarah yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama, para pemburu hantu itu mulai melangkah mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sesaat setelahnya mereka tidak bisa mundur lebih jauh lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian mau kemana!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh? Dari belakang juga!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka berdiri di belakang mereka dengan pedang kayu ditangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dahinya mengerut, pembuluh darahnya menonjol dan matanya penuh dengan kebencian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gawat! Ayo kita kabur, Hachi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;N-Nggak bisa, Kakak! Kita udah terkepung!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain Yurika, Harumi dan Ruth, para gadis yang lain sudah mengelilingi para pemburu hantu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menggenggam tinjunya, Shizuka menggenggam erat pedang kayunya, Theia memanggil meriam laser dari Ksatria Biru dan Kiriha memerintahkan kedua haniwa untuk menyerang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Sanae muncul dari dalam pasir, membuat semangka yang sudah terbelah menjadi melayang dan mulai mengarahkannya ke kedua orang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa Satomi-kun? Apa yang terjadi!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekutu Koutarou yang lain pun bermunculan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka adalah keenam anggota klub cosplay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka membawa barang bawaan mereka setelah berencana untuk bergabung dengan Koutarou dan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebenarnya, ada orang mesum yang muncul! Jaga jarak kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang mesum!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka suka muncul kadang-kadang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak bisa dimaafkan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Musuh wanita&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar situasi itu, mereka justru ikut mengepung para pemburu hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keenam orang itu menggenggam botol minum plastik dan termos besi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau memang mereka harus bertindak, mereka bisa melempar benda-benda itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada orang mesum&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beneran?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, cewek-cewek itu imut sih..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bener-bener ngga percaya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, orang-orang lain di pantai mulai memelototi para pemburu hantu itu dan mulai mengelilingi mereka agar mereka tidak bisa kabur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah tidak ada kemungkinan lagi bagi para pemburu hantu untuk mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-tidak mungkin..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tamat sudah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya akhirnya menyerah mencoba untuk membujuk orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan seperti Yurika, mereka mulai menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngomong-ngomong, kami tadi sedang main belah semangkam tapi..kalian mau ikut?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, senyum manis Shizuka meninggalkan kesan mendalam bagi para pemburu hantu itu dengan kenangan musim panas yang tak terlupakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_1|Bab 1]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_3|Bab 3]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_3&amp;diff=505257</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_3&amp;diff=505257"/>
		<updated>2016-10-27T12:43:58Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: DarksLight21 moved page Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 to Rokujouma (Indonesia):Jilid 3&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;#REDIRECT [[Rokujouma (Indonesia):Jilid 3]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_(Indonesia):Jilid_3&amp;diff=505256</id>
		<title>Rokujouma (Indonesia):Jilid 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_(Indonesia):Jilid_3&amp;diff=505256"/>
		<updated>2016-10-27T12:43:57Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: DarksLight21 moved page Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 to Rokujouma (Indonesia):Jilid 3&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 1}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 2}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 3}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 4}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 5}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 6}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Kata Penutup}}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_(Indonesia):Jilid_2&amp;diff=505255</id>
		<title>Rokujouma (Indonesia):Jilid 2</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_(Indonesia):Jilid_2&amp;diff=505255"/>
		<updated>2016-10-27T12:43:44Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: /* Catatan Penerjemah dan Referensi */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Ilustrasi|Ilustrasi}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 1|Satu Hari dalam Kamar 106}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 2|Satu Hari untuk Para Penjajah}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 3|Latihan dan Rasa Menjaga Jarak}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 4|Penjajah Festival Sekolah!?}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 5|Pemenang, Pecundang dan Waktu Tambahan}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Kata Penutup|Kata Penutup}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma (Indonesia):Jilid 3|Jilid 3]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_1&amp;diff=505254</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_1&amp;diff=505254"/>
		<updated>2016-10-27T12:42:29Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Permainan dan Undian==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Jumat, 10 Juli&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memasuki bulan Juli, Koutarou dan penghuni kamar 106 yang lain bisa merasakan datangnya musim panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara jangkrik bisa terdengar dari luar saat sinar matahari yang kuat masuk ke dalam kamar dan meningkatkan suhunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suhunya bahkan lebih tinggi dengan tujuh orang yang berkumpul di kamar kecil seluas enam tatami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waaa! Ksatria Biru matiiii!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, kalau kamu terus berusaha menjelajah dungeon lebih dalam, itu bakal terjadi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beritahu aku, Primitif! Bagaimana caranya aku bisa menyelamatkan Ksatria Biru!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Buat regu penolong dan pergi ke tempat dia mati&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik, akan aku coba itu! Tetaplah disini dan bantu aku, Primitif!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, tenanglah. Itu cuma game&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mana mungkin aku bisa tenang! Ksatria Biru milikku mati, kau tahu!? Ahh, menjadi malas dan memanggil si penyihir Yurika berefek  sebaliknya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan sembarangan nuduh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suhu kamar itu bahkan lebih tinggi lagi karena konsol game lama yang terhubung ke TV.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou membujuk orang tuanya untuk membelikannya konsol game saat dia masih kecil agar dia bisa mengikuti perkembangan jaman dan dia menjadi terpikat dengan konsol itu sampai-sampai dia membawanya ke kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat Ruth menemukan itu saat membersihkan lemari, hal itu mengarah ke situasi saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu butuh anggota yang pas buat misi pertolongan, jadi tinggalin yang levelnya kecil. Kamu juga ngga perlu pencuri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu bagaimana dengan perlengkapannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wajar buat regu penolong buat kesasar, jadi pakai perlengkapan yang paling bagus&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu ya, kalau begitu ayo berangkat!&amp;quot; [[Image:Rokujouma_V3_009.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tertarik dengan konsol itu karena dia berasal dari planet yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terkejut saat pertama kali melihatnya, tapi sesudah dia memegang kontroller game, dia bertingkah layaknya seorang bocah bermain video game untuk pertama kalinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak itu, Theia selalu meminta Koutarou menemaninya saat dia berpetualang dalam game.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Buat Theia tertarik sama game setua ini tuh..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae kagum dengan kelakuan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Sanae melihat Theia memegang kontroller, dia menatap Theia dengan dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufu. Tuan Puteri memang suka kompetisi. Sebenarnya, dia suka sebagain besar game, tapi untuk kali ini spesial&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Ruth dan Kiriha menonton Theia dengan hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya sedang duduk di meja teh sambil meminum teh sembari menonton Koutarou dan Theia bermain game.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebenarnya, saat tuan puteri masih di sekolah dulu, dia melakukan penelitian pada sejarah komputer. Itulah kenapa tuan puteri punya rasa suka yang khusus untuk game -game lama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seumuran dia...melakukan penelitian?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka tampak terkejut dengan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak sedang melakukan apa-apa, Shizuka bergabung dengan Ruth dan Kiriha untuk minum teh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Keluarga bangsawan Forthorthe selalu dianjurkan untuk belajar literatur dan seni militer. Jadi, sudah suatu tradisi untuk menyelesaikan proyek penelitian di universitas sebelum memulai ujian mereka&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi maksudmu, itu budaya Forthorthe...Selalu ada budaya yang keras kemanapun kamu pergi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha menyeruput tehnya sambil tersenyum pahit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha punya pendapatnya sendiri tentang budaya, tapi dia memilih untuk tidak menyampaikannya, dan Ruth tidak memperhatikan perubahan kecil pada ekspresi Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi tuan puteri susah juga ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka menyeruput tehnya sambil memandang kagum ke arah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di ruangan yang hangat itu, teh yang dingin memuaskan rasa haus Shizuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di antara banyaknya sejarah mengenai komputer, yang mulia memilih untuk fokus ke video game&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa maksud dari menggunakan komputer untuk bermain?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan titik awal itu dan mengikuti perkembangannya, Theia menganalisa situasi video game saat ini dan memprediksikan perkembangannya di masa depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penelitian milik Theia dimulai dari menjelaskan sebuah game dan berakhir dengan mendiskusikan teori media.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penelitiannnya yang begitu luas mendapat banyak sanjungan di universitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sejarah Forthorthe sudah lebih dari 2000 tahun, jadi game terlama yang masih ada akan lebih canggih dibandingkan game di bumi. Itulah kenapa game lama dari planet ini menjadi hampir seperti harta karun bagi yang mulia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, jadi Theia-dono tidak hanya menyukai game sebagai hobi, tapi juga karena penelitiannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tepat sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haaah..Untung saja aku tidak lahir sebagai tuan puteri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kiriha, Ruth dan Shizuka asyik mengobrol, petualangan Theia dan Koutaru berlanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, Tulip. Yurika B mau mati tuh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak masalah. Tinggalkan saja dia. Aku tidak punya potion untuknya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, baiklah kalau begitu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak baik!! Tolong sembuhkan  dia!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku menolak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapaaaa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika telah bergabung dalam petualangan Theia dan Koutarou sebelum ada yang menyadarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiganya sedang meributkan apa yang sebaiknya mereka lakukan selagi memandang ke arah TV.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu juga, Koutarou, udah SMA, masih aja begini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae melihat kagum ke arah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Sanae tidak senang merasa ditinggalkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun dia belum cukup dewasa untuk jujur dan bergabung dengan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku cukup suka melihat yang mulia dan Satomi-sama akur seperti itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka berdua masih bocah, haaah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae tidak bisa bergabung dengan mereka walaupun dia ingin, karena itulah Sanae sedari tadi melototi punggung Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae adalah yang paling kekanakan diantara mereka meskipun dia mengatakan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seorang penyihir tanpa mana itu tidak berguna, seperti dirimu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia bakal berguna! Istirahatlah di penginapan dan isi lagi mananya,ya? Dan aku nggak nggak berguna! Aku beneran gadis penyihir!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gadis penyihir, ya..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika dengan putus asa memohon kepada Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa--:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kamu nggak menghadapi kenyataan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menoleh dari TV ke arah Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika kaget dan membantah saat Koutarou memandang dingin ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenyataannya!? Aku beneran gadis penyihir!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah bulan Juli dan musuh yang kamu bicarakan masih belum kelihatan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka bakal datang! Mereka pasti bakal muncul!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merasakan ketulusan dari Yurika yang putus asa, Koutarou mengingat sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Apa itu berkaitan dengan Comiha bulan depan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jaringan Comic Heart, atau biasa disebut Comiha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah event yang berkaitan dengan manga yang akan digelar bulan depan, event terbesar bagi dunia cosplay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menyimpulkan kalau Yurika sedang putus asa karena Yurika dan teman-teman cosplaynya akan bertarung di event itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak ada hubungannya dengan itu! Kenapa selalu mengarah ke cosplay sih!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena itu memang cosplay, dilihat dari arah manapun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae menyerobot masuk, sambil memandang penuh kasihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;J-Jangan melihatku dengan kasihan seperti itu dong!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu karena aku memang kasihan denganmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, tunggu sebentar, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika, kamu nggak akan mau mengakuinya kalau kita melakukan ini seperti biasanya. Sudah waktunya kamu mengerti itu juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mengatakan itu, Koutarou merogoh saku bajunya dan mulai mencari sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa? Apa yang terjadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tertarik, Theia membuang kontrollernya dan mendekati meja teh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, ketemu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menarik keluar dua foto dari kantong bajunya dan meletakkannya di atas meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keenam orang lainnya - Yurika, Sanae, Ruth, Theia, Shizuka dan Kiriha langsung berusaha melihat ke foto itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, itu fotoku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan gadis itu- siapa namanya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu Sakuraba-sama, dia yang memenangkan festival olahraga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Festival olahraga...aku jadi ingat hal memalukan yang menyakitkan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Foto ini diambil cukup bagus juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, ada apa dengan kedua foto ini, Koutarou?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menunjukkan kepada mereka foto Yurika dan Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menunjuk ke kedua foto itu dan mulai bicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mari kita andaikan dari kedua gadis ini, satu adalah gadis penyihir&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik, lalu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bukan cuma &#039;andaikan&#039;! Aku beneran gadis penyihir!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tenanglah, coba buka pikiranmu sebentar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku nggak bisa setuju, tapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika tidak bisa sependapat dengan Koutarou, tapi dia dengan enggan mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Yurika mundur, Koutarou melanjutkan bicaranya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mari kita anggap dari kedua ini, satu adalah gadis penyihir dan satu lagi cewek normal. Dengan itu, aku punya pertanyaan buat kalian semua: siapa yang kalian pikir adalah gadis penyihir?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain Yurika, kelima gadis itu menunujuk salah satu foto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gadis inilah yang kau harapkan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dari data pribadi, aku bisa bilang kalau mentalnya kuat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak enak mengakuinya, tapi dari kedua orang ini, pasti inilah yang asli&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku merasa kalau orang ini punya aura misterius di sekitarnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maafkan aku, Nijino-san...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelimanya menunjuk ke foto Harumi tanpa ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ugu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malahan, justru Yurika yang kelihatan ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-ini nggak adil&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau saja Harumi tidak ada dalam pilihan, Yurika akan langsung menunjuk dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Yurika mengagumi Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia terlibat, Yurika tidak dapat memilih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku rasa d-dia juga adalah g-gadis penyihir...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari Yurika yang gemetaran menunjuk ke foto Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya bergetar seperti jarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan raut mukanya tidak enak dipandang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika juga berpikir kalau Harumi lebih cocok sebagai gadis penyihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, dia dengan sedih menunjuk ke Harumi daripada dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kamu mengerti sekarang, Yurika? Apakah kamu bisa memakai sihir atau nggak itu nggak penting&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu...Walau aku tahu aku nggak cocok buat pekerjaaan ini..Kalau saja musuhnya muncul...Kalau saja kamu bisa melihatku bertarung...Dengan itu kamu bakal percaya..Cepatlah menyerang, Darkness Rainbow..Cepatlah ganggu kedamaian dan tolong aku..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Air mata mengalir di pipi Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku percaya dengan cinta dan keberanian~ Apa yang penting adalah ikatan yang kau buat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika mulai menggumam sebuah lagu dan menghilang ke dalam lemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku tahu ini aneh tapi...Satomi-kun, bukannya sudah saatnya kamu percaya dengannya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara isak tangis dapat didengar dari dalam lemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka hanya bisa merasa kasihan pada Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatannya buruk kalau dia sampai berharap musuhnya datang dan mengganggu kedamaian, iya kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, dia sendiri memanggil dirinya gadis penyihir cinta dan keberanian..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tidak akan pernah berharap musuhnya akan muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masalah aslinya berada pada kepribadian Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bertindak layaknya pahlawan kebenaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngomong-ngomong, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berhenti bergerak mengambil foto dari meja saat dipanggil oleh Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dari mana kamu dapat foto itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Memangnya kenapa?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan cepat menyimpan foto-foto itu di sakunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja kenapa-kenapa! Kamu dapat foto Yurika dari CosKlub, tapi dari mana kamu dapat foto Harumi!? Dasar mesum!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Itu bukan tujuanku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, katakan! Kapan kamu ambil foto itu!? Kamu nggak pernah mengambil fotoku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae memegang leher Koutarou seperti biasanya karena kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kalaupun aku memfoto dirimu, hasilnya bakal berubah jadi foto hantu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tetap saja nggak adil!! Ini memalukan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Berhenti, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Foto aku, sialan!! Malahan, jujurlah dan bilang &#039;Kamu imut, Sanae, ayo kita coba pose yang lebih seksi&#039;!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak usah kepedean!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk melawan Sanae, Koutarou membawa tinjunya ke arah muka Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tangannya ada jimat &#039;Pergilah roh jahat&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah, kayak aku bakal kena lagi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Sanae mengerakkan kepalanya kesana kemari layaknya petinju, menghindari pukulan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Sialan kau!:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena dia sedang dicekik, Koutarou bergerak lebih pelan dari biasanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena dia menggunakan jimat untuk memukul mundur Sanae beberapa kali sebelumnya, Sanae akhirnya paham.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wah, kalian akur sekali, Satomi-kun, Sanae-chan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian kelihatan sepert saudara. Karena aku anak tunggal, aku jadi iri melihatnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka dan Ruth menonton mereka sambil tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Shizuka tegas soal bertengkar di dalam kamar, untuk kali ini dia membiarkan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini tidak dianggap sebagai bertarung menurut Shizuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph, mereka berdua masih berumur mental sama. Mereka berdua masih kekanak-kanakan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia merasa tidak puas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mengatakan kata-kata itu, Theia mengambil kembali kontroller game, tapi raut wajahnya tidak segembira sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Begitu, kelihatannya ini cukup rumit&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha tersenyum sambil memperhatikan Theia dan Sanae bergantian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meninggalkan Koutarou di tengah mereka, hasrat dari Theia dan Sanae kelihatan bertabrakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha bisa merasakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nyahahahaha! Menyakiti perasaan seorang gadis adalah sebuah dosa! Sebagai hukuman, akan kubuat kau pingsan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;E-Enak saja!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara &#039;boom&#039; yang besar terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, posisi Koutarou lebih unggul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak memegang jimatnya di tangan kanan, tapi di tangan kirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena terlalu fokus dengan tangan kanan Koutarou, Sanae dengan mudahnya terpukul mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Keselamatan Keluarga&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jimat yang membuat Sanae terpuku mundur disulam dengan benang emas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hehe, jangan pikir aku akan selalu pakai cara yang sama, dasar bodoh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Sialan, pakai dua, nggak adil..ugh..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan asap yang muncul dari kepalanya, Sanae pingsan di atas tikar tatami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih, nenek!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak memperhatikan Sanae dan malah memandang jimat di tangannya sambil berterima kasih kepada neneknya yang ada di desa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, sudah waktunya aku pergi belanja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesudah Shizuka menonton Koutarou dan Sanae bermain, dia menyelesaikan meminum tehnya dan berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ini adalah kejadian sehari-hari, Shizuka tidak merasa cemas soal Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, mari pergi bersama-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth juga berdiri, dan dengan cepat mengambil dompet Koutarou disebelah telepon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth adalah yang bertugas mengawasi keuangan di kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini karena Koutarou mempercayai Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kalian mau pergi belanja, Ibu Kos-san, Ruth-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, jam diskon supermarket di dekat stasiun sudah mau mulai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan melakukan yang terbaik agar tidak kalah dengan ibu-ibu sekitar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Shizuka dan Ruth yang berdiri, Koutarou pun ikut berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bantu bawa belanjaannya. Aku juga nggak ada kegiatan sih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tunggu sebentar, primitif! Kamu berencana meninggalkan tuanmu yang sedang berpetualang untuk pergi belanja!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebingungan, Theia menggoyangkan kontrollernya dan memberhentikan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Koutarou dengan tenang menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf Tulip. Kita lanjutkan setelah aku pulang. Kamu nggak bisa hidup cuma dari bermain game saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;....Uuuhh~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia melihat Koutarou dengan rasa tidak puas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukan tatapan tajamnya yang biasa, tapi saat ini artinya lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kamu yakin, Satomi-sama? Aku bisa membawanya sendiri...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth memperhatikan keadaan tuannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia mencoba membujuk Koutarou untuk tetap di dalam kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak bisa. Kalau bapakku tahu aku menyerahkan semua pekerjaan rumah ke seorang cewek, aku bakal kena marah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Koutarou tidak mau memaksakan semua pekerjaan rumah kepada Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui kalau Koutarou tidak akan merubah pendapatnya, Theia membalikkan badannya dari arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan soal itu kok..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, apa kamu mau pergi belanja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ikut! Aku mau makan takoyaki!&amp;quot;&amp;lt;ref&amp;gt;Snack berbentuk bola dari tepung dan gurita&amp;lt;/ref&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth masih mencoba membujuk Koutarou, tapi menyerah setelah Sanae masuk dalam percakapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke kalau gitu, ayo berangkat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Oke&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Takoyaki~ Takoyaki!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang ada di kepalamu cuma makanan ya, Sanae?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak apa-apa, aku masih dalam masa pertumbuhan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak, kamu sudah mati&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan Shizuka yang memimpin, Koutaoru dan Sanae meninggalkan kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth memanggil Theia yang masih bermain sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan berangkat sekarang, Yang Mulia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menjawab pendek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth penasaran raut muka seperti apa yang ada di wajah Theia saat ini, tapi dia tidak bisa mengetahuinya dengan Theia yang membelakanginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang Mulia...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth mundur dan pergi dari kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang ada di kamar sekarang hanya Theia dan Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sementara, suara yang berada di kamar berasal dari game yang dimainkan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10 menit setelah Koutarou dan yang lainnya pergi, Kiriha akhirnya berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Apakah tidak apa-apa kamu tidak pergi bersama mereka, Theia-dono?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan Theia berhenti bergerak setelah mendengar pertanyaan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph, kenapa aku harus melakukan itu!? Aku sibuk bermain game!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu. Kalau begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu bukan urusanmu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia berteriak ke arah Kiriha dan melanjutkan bermain game.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan seperti yang dia katakan, tangannya sibuk menggerakkan kontroller yang menggerakkan karakternya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Theia tidak terlihat seperti menikmati permainannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak nyangka Tulip suka video game&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia cuma anak-anak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, ya, Sanae-chan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan yang lain sedang berjalan di pasar sembari berbicara tentang Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sudah selesai berbelanja dan Koutarou membawa sebagian besar belanjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, mereka berniat menggunakan tiket undian yang mereka dapat dari kasir supermarket dan sedang menuju area luar pasar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasar ini menghubungkan kota Kisshou dan kota Harukaze, dan lingkungan sekitarnya sudah mulai bangkit kembali karena jalanan yang baru selesai dibangun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk bisa mendapatkan pembeli, pasar itu sedang mengadakan undian berhadiah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Rasa suka yang mulia untuk video game sebagian besar berasal dari ibu yang mulia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ibunya...Theia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, saat ibu yang mulia, yang sekarang masih menjadi kaisar, Elfaria-sama, masih menjadi mahasiswa, proyek penelitiannya adalah tentang arkeologi. Karena pengaruhnya, Theia-sama tertarik dengan komputer di masa lalu dan memulai studinya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan mempelajari tema penelitian milik ibunya dari awal, Theia menghabiskan banyak waktu saat kecil dengan bermain komputer, dan dengan alaminya tema penelitiannya berhubungan dengan sejarah komputer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknologi komputer akan selalu disebut dari waktu ke waktu dalam proyek penelitian ibunya, dan Theia sendiri dapat menggunakan komputer dengan luwes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, memilih game sebagai temanya itu karena hobinya Theia-chan, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, itu betul&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, dia suka kompetisi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan diantara sekian banyaknya sejarah komputer, Theia tertarik dengan software game.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena dia adalah tipe orang yang cepat panas, ini alami untuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou sendiri adalah orang yang sama, jadi dia mengerti perasaan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, itu juga alasan untuk kegelisahannya. Theia-sama yang asli adalah orang yang pemalu tapi lemah lembut&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata selanjutnya yang diucapkan oleh Ruth membuat Koutarou terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dia pemalu tapi lemah lembut?&#039;&#039; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Koutarou, Theia terlihat seperti gadis yang arogan dan egois.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Ruth berkata sebaliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Dengan sistem dari Forthorthe untuk memilih seorang penerus dengan cara ini, selalu ada konflik di dalam keluarga kekaisaran sejak jaman dahulu. Legenda Ksatria Biru juga adalah hasil dari konflik itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth melanjutkan bicaranya dengan serius dan muka yang suram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou percaya bahwa Ruth berkata yang sebenarnya saat melihat mukanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang mulia adalah anak tunggal dari kaisar saat ini, tapi sebagai tuan puteri ketujuh, dia punya banyak musuh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjadi anak kaisar bukan berarti mereka sudah pasti menjadi penerus takhta kekaisaran. Tapi, semua yang lahir dalam keluarga kekaisaran diberi kesempatan untuk menjadi kaisar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka hanya harus menyelesaikan ujian mereka sebelum yang lain selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah, keluarga kekaisaran punya rasa persaingan yang kuat antara yang satu dengan yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selain itu, karena tidak bisa berpihak dengan kaum konservatif dan tidak bisa berkompromi dengan pihak militer, selalu saja ada rumor yang beredar mengenai Yang Mulia Elfaria&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ibunya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Inilah kenapa yang mulia selalu menyombongkan kemampuannya sejak dari kecil, untuk melindungi dirinya sendiri dan ibunya. Dia tidak bisa kalah, baik dalam game maupun bertarung&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena dia adalah satu-satunya orang yang menjaga Theia sambil bertarung setiap harinya, kata-kata Ruth terdengar berat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kalau itu benar, Theia melindungi segala miliknya menggunakan kekuatan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou merasa dia bisa mengerti Theia sedikit setelah mendegar penjelasan dari Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia mungkin menamai kapal perang pribadinya sebagai Ksatria Biru untuk alasan yang sama. Dia mungkin ingin melindungi ibunya, seperti Ksatria Biru dalam legenda&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ksatria Biru ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah nama yang selalu Theia katakan saat dia mengeluarkan senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan itu adalah alasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku penasaran, apa tadi lebih baik aku tetap di kamar dan menemaninya bermain daripada pergi belanja...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemikiran itu tiba-tiba muncul di kepala Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ingat kalau Theia memanggil pahlawan dalam game itu sebagai Ksatria Biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, sesaat setelahnya, dia menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak, tidak, apa yang aku pikirkan, merasa kasihan!? Aku harus mengusirnya keluar! Aku nggak peduli dengan perasaannya! Ngapain aku harus akur dengannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou kebingungan dengan perasaannya sendiri, Ruth tersenyum kearahnya, dan saat matahari sore menyinari wajah Ruth, raut mukanya meninggalkan kesan yang hangat dan lemah lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi yang mulia sudah mulai berubah sedikit sejak datang ke planet ini. Dan dari waktu ke waktu, dia bertingkah layaknya gadis seusianya. Ini semua berkat Satomi-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Aku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou terlihat bingung saat Ruth tersenyum dan mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama tidak tertarik dengan Forthorthe. Dengan itu, kamu tidak punya alasan untuk bertarung, jadi dia tidak perlu kuatir soal usaha pembunuhan. Satomi-sama adalah orang pertama yang Yang Mulia temui dan bisa dipercaya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku tidak peduli dengan status maupun posisinya, tapi kalau sudah berhubungan dengan kamar 106, lain lagi ceritanya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Koutarou, Theia mungkin mau punya seseorang yang bisa diajak bertengkar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae yang sedari tadi diam akhirnya bicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi di saat yang sama, dia merasa kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku rasa itu seperti yang dikatakan Sanae-sama. Yang Mulia tidak pernah punya seseorang yang sejajar dengannya yang bisa diajak bertengkar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Seseorang yang bisa diajak bertengkar, kalau itu aku bisa mengerti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam situasi bagi Koutarou, itu sama seperti dengan adanya Kenji di dalam hidupnya atau tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mempunyai seseorang yang bisa diajak bertengkar mengubah apa yang dia miliki dalam hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itulah kenapa aku ingin Satomi-sama untuk terus melindungi kamar 106&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou kaget dengan apa yang dikatakan Ruth sebelumnya, tapi kali ini dia sampai tidak bisa berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata itu terdengar tidak cocok untuk seseorang yang semestinya berada di pihak Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini tidak hanya mengejutkan Koutarou dan Sanae, tapi juga Shizuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa, Ruth-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulut Koutarou dan Sanae menganga lebar, jadi Shizuka yang menanyakan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth tersenyum kecil dan mulai menjelaskan maksudnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika Yang Mulia berhasil mengambil alih kamar 106, itu berarti dia harus kembali ke Forthorthe. Dan dia harus kembali ke kehidupan dimana dia harus waspada setiap saat. Sebelum itu terjadi, aku ingin yang mulia untuk hidup sebagaimana gadis normal hidup untuk sedikit lebih lama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bukanlah kata-kata yang berasal dari seorang pengikut Theia, tapi dari teman masa kecilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah yang diharapkan Ruth dari lubuk hatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth ingin agar Theia bahagia lebih daripada dia menginginkan Theia menjadi kaisar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmmm, kamu punya tanggung jawab besar nih, Satomi-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka tersenyum dan menepuk pundak Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kamu kalah, Theia bakal pulang, jadi tetaplah berjuang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku juga nggak berniat kalah kok. Kamar itu punyaku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar situasi Theia dari Ruth, pemikiran untuk kalah sempat muncul di kepala Koutarou, tapi setelah mendengar maksud dari Ruth, dia merasakan hal yang sebaliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Nggak apa-apa kalau terus begini! Kamar itu punyaku!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang Ruth bilang, Koutarou yang masih berjuang untuk bertahan adalah yang terbaik untuk Theia, jadi dia tidak punya alasan untuk ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak apa-apa bagi mereka dengan situasi yang berjalan tetap seperti ini, dengan begitu hasil akhirnya akan membuat semuanya bahagia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus sekali, Satomi-kun! Aku akan mendukungmu dari balik layar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufufufu, Nyahahahahaha! itu betul, ada yang salah denganku! Bahkan berpikir untuk kalah nggak cocok buatku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou memutuskan apa yang akan dia lakukan, dia kembali mendapatkan motivasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Tolong terus perlakukan Yang Mulia dengan normal, Satomi-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth dengan gemulai membungkuk ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat dia mengangkat kepalanya, ada bekas air mata yang bisa terlihat di matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Air mata itu bersinar kejinggaan, diwarnai matahari sore. Hal itu meninggalkan kesan mendalam bagi Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah lambang rasa terima kasihnya kepada Koutarou, dan perasaan lega mengetahui bahwa teman masa kecilnya masih bisa menghabiskan waktu sedikit lebih lama dalam kedamaian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia tetap kubantai habis-habisan loh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, silahkan saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dia benar-benar cantik..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou secara tidak sadar mengagumi Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena Ruth bisa tersenyum seperti ini, Koutarou merasa dia membuat pilihan yang benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou...kamu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae adalah yang satu-satunya yang memiliki raut muka yang suram diantara mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena dia bisa merasakan perubahan yang terjadi pada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae merasa itu adalah hal yang aneh untuk beberapa waktu ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia tidak akan pernah bermain game bersama saat mereka pertama kali bertemu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi di akhir festival olahraga saat mereka kabur dari Shizuka dan Kenji, mereka berakhir seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan melihat ke arah keduanya, Sanae hanya bisa merasa cemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa denganku..ini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hati Sanae pedih karenanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, rasa sakit itu tidak terasa, tapi semakin hari, rasa sakit itu semakin menguat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat dia merasakan perubahan yang terjadi pada Koutarou saat ini, rasa sakitnya menjadi seperti kalau jantungnya tertusuk pisau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari hari dia mulai merasakan sakit itu, Sanae benci terkena pukul oleh jimat milik Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasa ditolak saat dia terhempas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia teringat kalau Koutarou hanya menganggapnya sebagai hantu yang menggentayangi kamar miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Sanae tahu kalau itu kenyataannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Apa masalahnya kalau Koutarou pikir aku adalah hantu jahat? Aku sudah mengusir yang lain dengan cara yang sama sampai sekarang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae berbicara dengan dirinya sendiri, tapi tidak peduli seberapa banyak dia mengucapkan hal yang sama, dia tidak merasa semakin baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu dia. Sebelah sana, Ruth-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, Satomi-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou dan yang lainnya sampai ke tenda undian, mereka mendapati kalau tidak ada orang lain disana selain yang menjaga tenda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah tidak ada antrian untuk menarik undian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmmm, bukan yang jenis menarik, tapi yang jenis memutar ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada hadiah dari urutan kesatu sampai kelima&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Undian di tenda itu menggunakan kotak kayu berbentuk roda yang diputar dan nantinya mengeluarkan kelereng.&amp;lt;ref&amp;gt;http://item.shopping.c.yimg.jp/i/l/ibepara_y297-13-clear500&amp;lt;/ref&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lima jenis kelereng bisa keluar: emas, perak, perunggu, putih dan merah, dan mereka mewakili hadiahnya masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Emas adalah hadiah pertama, tiket untuk pemandian air panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perak adalah hadiah kedua, sebuah TV LCD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perunggu adalah hadiah ketiga, sebuah sepeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Putih adalah hadiah keempat, satu set buah kalengan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan merah adalah hadiah tambahan, sekotak tisu ukuran kantong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hadiahnya lumayan mewah juga buat undian di pasar...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat datang! Apakah anda disini untuk menarik undian?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penjaga yang bertugas adalah orang yang terlihat ramah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Happi&amp;lt;ref&amp;gt;Semacam jubah,biasanya dipakai saat festival. http://www.jlifeinternational.com/apparel/happi/Images/matsuricoat.jpg&amp;lt;/ref&amp;gt; berwarna merah yang dipakainya terlihat mencolok dan memberi kesan yang tidak rapi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, itu benar. Tapi bukan aku yang bakal narik..Silahkan, Ruth-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengenggam tangan Ruth saat dia melihat ke sekeliling tenda dan menariknya ke depan kotak undian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Satomi-sama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena kita udah di sini, kenapa kamu nggak coba, Ruth-san? Kesempatanmu buat mencoba nggak sebanyak kami&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...U-Uhm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth kebingungan setelah diseret ke depan kotak undian secara mendadak, tapi dia lebih bingung lagi karena Koutarou menggenggam tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth masih terlalu sadar dengan keberadaan Koutarou dan tidak bisa berhenti tersipu malu sejak dia menangis didepan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa cewek ini pacar anda? Saya iri anda punya pacar yang imut seperti ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benar sekali. Aku juga nggak akan nolak kalau dia pacarku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatannya nggak semudah itu ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nahahaha, tepat sekali!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenyataan memang keras ya? Wahahaha!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan petugas itu tertawa keras, tapi Ruth sekarang berada tidak dalam keadaan dimana dia bisa tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth terlahir dalam keluarga bangsawan dan menghabiskan sebagian besar waktunya dalam sekolah kedinasan khusus wanita, jadi dia tidak terbiasa dalam berhadapan dengan pria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tentu saja pertama kalinya seorang pria menggenggam tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth, yang wajahnya bersemu merah, menjadi tegang dan menatap ke arah Koutarou di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth-san, apa ada masalah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menoleh kembali ke arah Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah, mereka sekarang saling memandang dalam jarak dekat, dan Ruth merasa semakin terpojok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kalau aku maju sedikit lebih lagi..jadi lebih dekat..untuk..b-berciuman..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Ruth, yang kepalanya hampir meledak, mulai berpikiran yang aneh-aneh, Shizuka yang berada di dekat mereka melepaskan tangan Ruth dari genggaman Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, kamu nggak lihat kalau Ruth lagi panik!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;..Ah..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, kepala Ruth mulai mendingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu nggak bisa seenaknya megang tangan cewek kayak gitu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, m-maaf. Aku jadi bertingkah  seperti biasanya seperti dekat Mackenzie&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;U-Undian, ya, aku masih harus menarik undian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Ruth mulai tenang, dia hanya bisa mengingat apa saja pikiran memalukan yang baru saja dia bayangkan beberapa saat lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia mulai kepanasan lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey nona, karena kamu punya tiga tiket, kamu bisa narik sebanyak tiga kali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth mulai memutar roda undian sekuat tenaga meski pikirannya masih belum jernih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Umumnya, kelerengnya akan jatuh satu persatu, tapi karena rodanya bergerak terlalu cepat, tiga kelereng justru keluar bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warna kelereng yang keluar adalah emas, perak dan perunggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamaaaaaaaat! Hadiah pertama, kedua, dan ketiga! Tripel menang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara pria itu dan lonceng yang dia pegang berbunyi ke seluruh pelosok pasar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga kelereng itu benar-benar hadiah yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-Hebat! Apa ini yang orang bilang keberuntungan pemula!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sapu bersih tiga hadiah utama!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth, kamu benar-benar hebat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena situasi yang tidak terpikirkan ini, Koutarou, Shizuka dan Sanae langsung membanjiri Ruth dengan pujian dan tepuk tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;L-Lagi! Aku menarik undiannya tiga kali!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Ruth tetap terus memutar rodanya, lupa kalau undiannya sudah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah keramaian di tenda undian sudah mereda dan Koutarou dan yang lainnya sudah meninggalkan area pasar, petugas kasir di supermarket lari kesana untuk suatu alasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kakak, bagaimana hasilnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si petugas kasir banjir oleh keringat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas kasir yang gendut itu kehabisan nafas karena berlari dari supermarket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey Hachi! Gembiralah, semuanya berjalan sesuai rencana!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si petugas undian menyambut si petugas kasir dengan senyuman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat si petugas kasir yang gendut berdiri di depan si petugas undian yang kurus, penampilan mereka kelihatan berlainan, membuat si petugas undian lebih kurus lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, tiketnya sudah sampai di tangan mereka ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar, sekarang yang kita lakukan hanya menunggu mereka masuk ke dalam jebakan kita!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti yang diharapkan darimu, Kakak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si petugas kasir dan si petugas undian ternyata sudah saling mengenal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan mereka kelihatan gembira karena berhasil mencapai sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, mereka bisa mendapat TV LCD dan sepedanya itu salah perhitungan..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eeeeeeh!? Mereka dapat itu juga!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah kubliang salah perhitungan. Cewek yang tadi narik undian terlalu beruntung&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak percaya..TV sama sepeda itu mestinya jadi milik kita setelah undian palsu ini.. Karena ini undian palsu, harusnya nggak apa-apa kalau kita mengisi kotaknya dengan kelereng merah aja dan satu kelereng emas..:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini tentang realita! Kalau tidak ada hadiah yang ditampilkan di undian, tidak akan ada yang menanggapinya dengan serius!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak bisa nonton TV memakai realita! Naik sepeda juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa juga yang menyangka mereka juga dapat kelereng perak dan perunggu dari 100 kelereng...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku rasa memang ada orang-orang yang diberkahi oleh Tuhan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya saling memandangi satu sama lain dan sama-sama menundukkan kepala dan bahu mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, si petugas undian dengan cepat menggelengkan kepalanya dan menyemangati dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menepuk pundak si petugas kasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan sedih, Hachi! Ini bukan apa-apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi kak! TVnya! Sepedanya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kamu lupa? Saat rencana &#039;Itu laut! Yahoo! Operasi menangkap hantu&#039;nya berhasil, kita bisa beli TV dan sepeda sebanyak yang kita mau&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Itu benar! Itu juga sebabnya kita membuat undian palsu ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Anggap saja itu sebagai pengorbanan buat hal yang lebih besar! Nasi sudah menjadi bubur!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kakak benar! Ini bukan waktunya untuk sedih!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Undian itu dibuat untuk menyerahkan tiket ke pemandian air panas kepada Koutarou dan yang lainnya. Undian itu sendiri palsu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengawasi pola kehidupan mereka, kedua orang itu mengambil pekerjaan sampingan di supermarket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu mereka akan menunggu Koutarou dan yang lainnya untuk berbelanja da menyerahkan tiket undian palsu kepada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya, roda undian itu sendiri sudah diatur untuk memberi Koutarou hadiah utamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu semua adalah rencana kedua orang itu agar Koutarou dan yang lainnya pergi ke pemandian air panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kukuku, dan kalau dia memang &#039;terikat&#039; di rumah, dia pasti akan ditinggal di rumah sendirian. Dan kalaupun dia juga bisa berpergian, kita punya banyak jebakan di penginapan itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu jahat juga, Kakak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan mereka adalah untuk menangkap Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau Sanae mengikuti mereka ke pemandian air panas, mereka akan memasang jebakan untuk menangkap Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kalau Sanae tidak ikut, mereka tinggal menangkapnya saat tidak ada orang di rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan cara manapun, kedua orang itu bisa mengatur tempat dan waktu untuk menangkap Sanae, memberikan mereka peluang lebih besar untuk menangkapnya daripada hanya mencoba menangkapnya tanpa rencana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita akan tangkap hantu yang padat dan stabil itu dan ucapkan &#039;Dadah&#039; pada kemiskinan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita akan lulus dari membasmi hantu kelas teri dan masuk kelas atas!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan setelah menangkap Sanae, mereka akan menjualnya dengan harga yang tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hip hip, horeee&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka adalah pemburu hantu, orang-orang profesional di bidang pembasmian hantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf telah mengganggu kalian yang sedang merayakan sesuatu, tapi aku punya berita penting untuk disampaikan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou dan yang lainnya sedang merayakan hasil undian itu, Kiriha muncul di depan mereka dengan wajah serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika pingsan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka masuk ke kamar 106, Yurika sudah terbaring karena pingsan di tengah kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waaaah, Yurikaaaa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan tergesa-gesa masuk ke kamar setelah melihat Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia masuk ke lemari dengan suhu kamar setinggi ini, dan kelihatannya itu berlebihan baginya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika pingsan karena dia mengurung dirinya di dalam lemari dalam cuaca yang sangat panas ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun saat itu masih awal Juli, sinar matahari yang kuat bersinar terus-menerus ke dalam kamar, mengubahnya menjadi sauna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa dia bodoh? Harusnya dia tahu apa yang akan terjadi kalau dia mau mikir sebentar saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku penasaran kenapa Nijino-san nggak mau keluar meskipun kepanasan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae keheranan dan Shizuka memiringkan kepalanya karena kebingungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya benar-benar lupa kalau Yurika mengurung dirinya karena depresi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bertahanlah, Yurika!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Shatomi-shan...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou menggoyangkan bahu Yurika, Yurika membuka matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika terlihat banjir oleh keringat, dan poninya menempel di wajahnya, menghalangi pandangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menjulurkan tangannya dan menyibak poni Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Maaff...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kamu selalu begini sih?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku baik-baik sajah. Tinggalkhan akuh shendiri. Aku bakal shehat lagih kok&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mana bisa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou membaringkan Yurika dan mulai bersiap-siap merawatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengeluarkan beberapa handuk dari lemari, mengisi baskom dengan air dan es danmengambil botol air minum dari kulkas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika memperhatikan semua gerak-gerik Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika, apa kepalamu sakit? Atau ada yang lain yang sakit?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou menyeka wajah Yurika dengan handuk yang dingin dan basah dari baskom, dia melihat Yurika dengan penuh cemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak, akuh baik-baik sajah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gimana kalau kamu minum dulu? Haus nggak?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nanti akuh minum..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu..istirahat dulu, Yurika&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iyah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika tidak bisa berbicara dengan benar, tapi dia jawabannya jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat itu, Koutarou menghela nafas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Untuk shuatu alashan, Shatomi-shan bener-bener baik...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran itu muncul di kepala Yurika saat dia melihat Koutarou tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku nggak bisah membuat dia percaya sama sihir kayak biasanyah, tapi rasanyah dia memperlakukanku lebih baik dari sebelumnyah...apa itu cuma khayalanku ajah?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyatannya, itu bukanlah khayalan Yurika, tapi kenyataan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou memang berusaha merawat Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan lakukan hal yang nggak-nggak dan bikin Sakuraba-senpai cemas&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah...aku ngerti...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou telah mengubah caranya berinteraksi dengan Yurika sejak festival olahraga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena secara tidak disangka Yurika berteman dengan Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau dia hanya cosplayer yang suka mencari keributan, Koutarou pasti akan membiarkannya begitu saja. Tapi karena Yurika adalah teman dari Harumi, Koutarou tidak bisa melakukan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena jika ada sesuatu yang terjadi pada Yurika, Harumi pasti akan cemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, Koutarou mengesampingkan masalah gadis penyihir milik Yurika dan memperlakukannya sebagai teman Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa Koutarou akan merawat Yurika jika dia sakit, dan kalau Yurika kelaparan, Koutarou akan memberinya makan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu memang bukan sepenuhnya untuk Yurika sendiri, tapi sebagai hasilnya Koutarou memperlakukan Yurika lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu meman benar-benar...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutaoru mengambil kipas angin didekatnya dan mulai mengipasi Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf, kamu jadinyah membuang waktumuh buat akuh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika tersenyum kecil saat angin semilir mengalir ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat itu, Koutarou yakin kalau Yurika sudah membaik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth mendekati keduanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa Yurika-sama baik-baik saja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai orang yang santun, Ruth kuatir dengan Yurika yang dapat dikatakan telah menghancurkan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku rasa dia baik-baik saja. Dia cukup tangguh kok&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf syudah membuatmu kuatir~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;TIdak, aku senang kamu baik-baik saja. Kita tidak akan bisa merayakan menang undian kalau kamu sakit&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth tersenyum saat dia mengeluarkan tiket dari kantongnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Ruth masuk ke dalam kamar, Theia melepaskan kontrollernya dan mengarah ke Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, saat kami pergi berbelanja, kami mendapat beberapa tiket undian dan memenangkan tiket pemandian air panas&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Undian?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena dia dibesarkan sebagai tuan puteri, Theia tidak tahu apa itu undian dan melihat ke arah Koutarou disampingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu promo buat menarik pembeli ke supermarket, dan para pembeli punya kesempatan buat memenangkan hadiah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth menyerahkan tiket-tiket itu ke Theia dan Theia melihat ke tiket-tiket itu dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh ya, apakah kalian semua mau pergi bersama-sama ke pemandian air panas?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth tersenyum dan bertanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kamu nggak apa-apa kalau kita ikut, Ruth-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Shizuka menanyakan hal itu, Ruth langsung mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tiketnya cukup untuk enam orang, aku dan Yang Mulia saja berarti hanya berdua. Lagipula, liburan akan lebih menyenangkan dengan banyak orang, dan kami masih belum terbiasa dengan kehidupan di Bumi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu akan membawa mereka bersama kita!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mengalihkan pandangannya dari tiket di tangannya dan memandang ke arah Ruth dengan heran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Aku pikir ada baiknya kita meninggalkan sejenak pertarungan kita dan berlibur sebentar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah jawaban Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia memandang ke arah Ruth untuk sementar waktu sebelum dia melihat ke arah orang-orang lain di kamar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth, Sanae, Shizuka, Yurika, Kiriha dan saat dia melihat ke arah Koutarou, dia tersipu dan mengalihkan wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...I-Itu tiket yang kamu menangkan. Silahkan kamu gunakan sesuka hatimu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih, Yang Mulia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berterima kasih kepada Theia, Ruth bertanya kepada Koutarou dan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, bagaimana dengan kalian? Apakah kalian mau ikut dengan kami ke pemandian air panas?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, aku dengan senang akan ikut♪ ”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ikut! Ikut! Aku mau loncat ke kolam air panasnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak menolak. Sudah lama aku tidak liburan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka, Sanae dan Kiriha langsung setuju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apah enggak apa-apa kalau akuh ikut jugah~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih terbaring, Yurika dengan kuatir mengangkat tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika yang terasingkan setiap harinya, hanya bisa bertanya seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak mungkin kan? Tiketnya kan cuma buat enam orang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Sanae mengatakan itu, dia mulai menghitung jumlah orang di dalam kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae, Koutarou, Ruth, Theia, Shizuka dan Kiriha berjumlah tepat enam orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada tempat lagi untuk Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ituh..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar jawaban Sanae, air mata mulai mengalir di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadih maksudmuh gadish penyihir nggak bisah pergi ke pemandian air panash? Ugh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, semua beres kalau aku nggak ikut. Kalian para cewek saja yang liburan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Shatomi-shan, kamu serius!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaget dengan kata-kata Koutarou, Yurika melompat bangun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akuh shelalu tahu kamu orang baik dari pertamah kitah ketemuh!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Yurika berbinar-binar saat dia menggenggam tangan Koutarou dan menyalaminya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu benar-benar egois..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eeehh!? Kenapa kita nggak bisa ninggalin Yurika!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jelas nggak bisa. Perhatikan, disini disebutkan kalau kita cuma dapat satu kamar. Aku nggak mungkin tidur sekamar sama lima cewek&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia benar. Satomi-kun, kamu pengertian juga..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tiket itu ada tulisan kecil yang menyebutkan kalau keenam orang itu akan menempati kamar yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Baiklah, aku punya sesuatu untuk dikatakan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Kiriha yang sedari tadi berpikir mulai berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak melihat adanya masalah jika kita semua pergi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, Kiriha-san, tiketnya hanya cukup buat enam orang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu. Itu sebabnya hanya kita berenam yang menjadi tamu penginapan. Aku, Koutarou, Theia-dono, Ruth, Shizuka dan Yurika. Jumlahnya tepat enam orang. Tidak masalah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tunggu dulu! Aku gimana!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku rasa pihak penginapan tidak bisa menarik uang dari hantu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada tujuh orang di kamar itu, tapi nyatanya hanya enam orang yang memerlukan tiket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahahahaha, b-benar juga, aku hantu. Aku benar-benar lupa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus sekali, Satomi-sama. Sekarang kita semua bisa pergi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth tersenyum ke arah Koutarou, tapi Koutarou menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth-san, aku benar-benar nggak bisa ikut. Kalian semua itu cewek&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memangnya apa masalahnya? Tidak akan jauh berbeda dengan apa yang kita selalu lakukan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pasti bermasalah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, hanya Koutaoru dan Yurika yang tidur di kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Yurika tidur di lemari, jadi secara teknisnya, mereka tidak berada di kamar yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tenang saja, Satomi-kun. Kita hanya berbagi kamar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ibu Kos-san, kamu juga!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat kedua orang yang masih memiliki akal sehat malah mempunyai ide seperti itu, Koutarou mulai panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah kamu pikir kamu bisa melakukan hal yang tidak-tidak kepada kami dan terus hidup, Satomi-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ugh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Koutarou mencoba melakukan sesuatu kepada Kiriha, Theia, Ruth atau Shizuka, Koutarou mungkin tidak akan bertahan hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Sanae sudah pasti tidak mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berarti, hanya tinggal si cosplayer Yurika, tapi Koutarou tidak ingin  melakukan hal apapun kepadanya untuk beberapa alasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan meskipun dia melakukannya, kelima orang yang lain pasti akan menghajarnya habis-habisan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Itu benar, tapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya kan? Kalau begitu sudah diputuskan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou sadar dia tidak bisa berdebat dengan Shizuka lebih jauh lagi karena Shizuka dengan paksa mengakhiri diskusi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, Ibu Kos-san, tunggu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo kita nikmati libur musim panas kita di pantai dan pemandian air panas! Untung saja aku baru beli pakaian renang baru beberapa hari lalu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Shizuka berbinar-binar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth memiringkan kepalanya karena bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Kiriha mulai menjelaskan, karena saat itu Shizuka sedang berkhayal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Penginapan yang akan kita tempati nanti berlokasi di dekat pantai. Begitu keluar dari penginapan, kita akan mencapai pantai dalam kurang dari tiga menit. Itu adalah salah satu dari fasilitas mereka&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berenang di laut..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba raut wajah Ruth menjadi suram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa, Ruth-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama..ah, tidak. Bukan hal yang penting, aku hanya tidak punya pakaian renang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak masalah! Aku punya beberapa potong yang nggak pernah dipakai, nanti aku pinjamkan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, masalahnya sudah selesai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih banyak, Shizuka-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan masalahnya terselesaikan, Ruth menunduk ke arah Shizuka&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi untuk beberapa alasan, raut wajah Ruth tidak terlihat berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou biasanya tidak pernah memperhatikan hal semacam ini, tapi kali ini, dia menyadarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku rasa Ruth-san menginginkan pakaian renangnya sendiri. Dia kan cewek..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan bahkan dengan tingkat kejadian yang lebih langka lagi, Koutarou ingin melakukan sesuatu tentang hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ingin menunjukkan rasa terima kasihnya kepada Ruth yang selalu menolongnya setiap hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penjelasan mengenai situasi keluarga Forthorthe juga memainkan peran besar dalam keinginan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth-san, aku akan membelikanmu pakaian renang baru&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan biaya kos yang murah seharga 5000 yen, Koutarou masih punya kesempatan untuk hidup mewah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membelikan pakaian renang untuk Ruth tidak berdampak begitu besar bagi keuangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth menatap ke arah Koutarou dan mencoba memahami tujuan dibalik kata-katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ingin melihat Ruth-san memakai pakaian renang yang seksi dan menatap badannya terus menerus&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Menatap..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pipi Ruth langsung memerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama, dia teringat khayalannya mencium Koutarou, dan rasa malunya bertambah besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu pikir kamu bisa lolos setelah mengatakan hal itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja! Itu sudah tugas seorang pria!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Ruth memperhatikan kalau mata Koutarou tidak menunjukkan keinginan apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Satomi-sama..Apa kau mengatakan itu semua dengan sengaja demi diriku..?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Ruth menyadari hal itu, rasa malunya menghilang dan berganti dengan perasaan bahagia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku merasa kamu akan mencuri poinku kalau aku melihat dirimu yang pakai pakaian renang, tapi Ruth berbeda! Aku akan menatap badannya dengan penuh hasrat sebagaimana pria muda pada umumnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;E-Em...kalau kamu tidak apa-apa dengan badanku yang biasa..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth tersenyum setelah tertembus dengan perasaan yang menyenangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah hal yang tidak biasa untuk Ruth, tapi dia ingin bergantung kepada kebaikan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi..tolong belikan aku pakaian renang..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, Eh, Ehh!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berbicara seperti itu agar Ruth setuju tanpa harus merasa tidak enak dengan Koutarou, tapi Ruth tidak merasa jijik dengan yang dikatakan Koutarou dan langsung menyetujui tawarannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufu. Mengejutkan sekali kamu punya sisi seperti itu, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah kuduga, Satomi-kun, kamu memang betul-betul pria Jepang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha, dengan kemampuan pengamatannya yang tajam dan Shizuka, yang ingat dengan pembicaraan mereka sebelum undian, mengerti tujuan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku hanya--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;TIdak apa-apa, kami tahu kamu malu! Ruth-san, ayo pergi belanja besok pagi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ya ampun..lain kali aku harus melakukannya dengan lebih lihai&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan tujuan aslinya terbongkar oleh Kiriha dan Shizuka, Koutarou hanya bisa menghela nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah hal yang lebih memalukan bagi Koutarou karena tujuan aslinya ketahuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, um...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Koutarou memperhatikan Theia yang bermain dengan jarinya sendiri dan menatap ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa, Tulip?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou bertanya kepadanya, pipi Theia memerah dan dia hanya bisa berbisik kepada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;U-Um..Aku..tidak punya...pakaian renang...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ah, iya juga&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau Ruth tidak punya pakaian renang, tentu saja Theia juga tidak punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu. Sayang sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa jam lalu, itulah yang pasti akan Koutarou katakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, bukan itu yang ia katakan sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia melihat kearah Koutarou dengan penuh malu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui Theia bertingkah seperti itu, Ruth melihat ke arah Koutarou sekan mengharapkan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dari semua itu, melihat ke arah layar TV dibelakang Theia adalah kesalahan besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang terlihat di layar itu adalah menu status karakter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu karakternya, &#039;Yurika B&#039; punya satu baris nyawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia masih kehabisan mana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah menu status yang sama saat Koutarou dan yang lainnya pergi berbelanja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jadi Tulip nggak lanjut main sejak dari tadi..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyadari itu, Koutarou tidak bisa menolaknya begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...K-Kalau begitu, kalau kamu bisa menyelamatkan Ksatria Biru sebelum besok, nanti akan aku belikan juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti gadis normal pada umumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata yang diucapkan Ruth saat mereka berbelanja menggema di dalam kepala Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kenapa kamu hanya mendiskriminasi diriku saja!? Kamu tidak memberikan syarat kepada Ruth seperti itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu karena kamu selalu ingin semuanya sesuai keinginanmu sendiri! Atau kamu nggak yakin bisa menyelamatkan Ksatira Biru?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Koutarou menggoda Theia seperti itu adalah caranya menyembunyikan rasa malunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kau bicarakan!? Aku akan menyelamatkan Ksatria Biru sekarang juga dan akan aku buat kau menyesa telah menantangku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Theia tetap bertingkah sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dengan semangat kembali menghadap layar TV dan mengambil kontrollernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aneh..ada yang salah denganku..kenapa aku bilang kalau aku akan membelikan Tulip pakaian renang...?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou kebingungan dengan situasinya saat ini, tapi dia merasa harus melakukan ini sembari memandangi punggung Theia yang kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena inilah pertama kalinga Koutarou melihat Theia sebagai gadis, tapi Koutarou sendiri tidak bisa menyadari hal itu dan akhirnya kebingungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama...Yang Mulia...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat ke arah keduanya, Ruth merasa terharu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika saja kedua orang itu bisa menjadi tuan dan pelayan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth yang sudah bersama Theia sejak lama hanya bisa merasa seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Sayang shekali..kalau aku tahu bakal beginih jadinyah, harusnyah aku bawah baju renang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku nggak akan membeikanmu, apapun yang terjadi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hauuuuu, i-itu nggak adil.....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Primitif! Cepatlah datang kemari dan saksikan keberanian tuanmu dari dekat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;jujur saja dan bilanglah &#039;tolong&#039;..ya ampun..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
TIdak sadar dengan perasaan Ruth, Kouraou dan Theia duduk di depan TV dan berdebat selagi melanjutlan game mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pendiri Forthorthe, dewi dari sang fajar, tolong jagalah masa depan Yang Mulia..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth terendam oleh emosinya yang meluap-luap dan tidak bisa berbuat apa-apa saat melihat ke arah punggung Koutarou dan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan ada satu orang lagi yang emosinya meluap-luap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang itu adalah Sanae, tapi emosi yang dirasakannya berbeda dengan Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Koutarou benar-benar...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou, Theia dan Ruth; melihat ketiga orang itu Sanae merasakan rasa tidak enak yang amat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae merasa dia harus melakukan sesuatu, tapi dia tidak tahu bagaimana caranya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apa yang terjadi denganku..?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, seperti Ruth, Sanae tidak bisa berbuat apa-apa selagi melihat ke arah Koutarou dan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_3_Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_3_Bab_2|Bab 2]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_(Indonesia):Jilid_2&amp;diff=505253</id>
		<title>Rokujouma (Indonesia):Jilid 2</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_(Indonesia):Jilid_2&amp;diff=505253"/>
		<updated>2016-10-27T12:39:42Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: Created page with &amp;quot;{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Ilustrasi|Ilustrasi}} {{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 1|Satu Hari dalam Kamar 106}} {{:Rokujouma no...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Ilustrasi|Ilustrasi}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 1|Satu Hari dalam Kamar 106}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 2|Satu Hari untuk Para Penjajah}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 3|Latihan dan Rasa Menjaga Jarak}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 4|Penjajah Festival Sekolah!?}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 5|Pemenang, Pecundang dan Waktu Tambahan}}&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Kata Penutup|Kata Penutup}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma(Indonesia):Jilid 3|Jilid 3]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_1&amp;diff=505252</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_1&amp;diff=505252"/>
		<updated>2016-10-27T12:39:22Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Satu Hari dalam Kamar 106==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Jumat, 24 April&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemampuan Satomi Koutarou untuk bangun tidur benar-benar mengerikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak terkecuali hari ini;meskipun matahari sudah menyinari wajahnya, ia tetap tertidur pulas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulutnya menganga lebar saat ia mendengkur sekeras kompresor kulkas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya matahari pagi mengganggunya dan ia pun menggeliat, bagaimanapun saat dia persis di sebelah dinding dia hanya bisa berputar setengah sebelum menabraknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya Koutarou menggelar kasurnya di tengah ruangan,tapi ia berguling-guling dalam tidurnya. Sebelum ia sadar,dia sudah menggelinding ke pojok ruangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, karena itulah sinar matahari tidak menyinarinya lagi dan ia kembali tertidur lelap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang sudah pukul 6 pagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mentari pagi di luar jendela bersinar cerah dan langit biru yang luas  membentangi cakrawala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang sudah penghujung April dan suhu udara pun mulai menghangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuka jendela akan membawa masuk udara segar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun,yang terbuka pertama kali di kamar 106 Rumah Korona bukanlah jendela.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara yang kecil,tatami yang terdekat dengan pintu masuk terangkat sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tas plastik di atasnya mulai bergoyang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalamnya beberapa bungkus mi instan bisa dilihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,tas plastik itu berhenti bergoyang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat kemudian, tikar itu terangkat dan seorang gadis muncul dari bawahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Aku sudah memberitahunya untuk meletakkannya agak jauh..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena gadis itu mengangkat tataminya, mi instannya tumpah dari tas plastik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu melihatnya dan mengeluh. Dia pun naik ke kamar 106 dengan rambut hitam panjangnya yang mengayun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nama gadis itu adalah Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pakaiannya menyerupai kimono dan seragam gadis kuil,matanya yang sipit mengesankan mereka yang melihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah salah satu gadis yang berusaha mengambil alih kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey Ho-, Hey Ho-&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ho-,Ho-,Hohoho&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua haniwa setinggi 30 sentimeter mengikuti Kiriha dari bawah tatami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama Kiriha memasang kembali tatami, salah satu dinding mulai bersinar, dan seorang gadis lain muncul di kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu berambut pendek dan berpenampilan rapi dengan bajunya yang menyerupai seragam militer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namanya adalah Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah makhluk luar angkasa yang datang ke planet ini dari jarak 10 tahun cahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaaa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth masuk ke ruangan dan menjerit.[[Image:Rokujouma_V2_011.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan karena dia jatuh, tapi karena dimana dia muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf,Satomi-sama!! Aku segera minggir!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth muncul tepat di atas Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kakinya yang terbungkus stocking menginjak tepat di muka Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dinding yang bersinar itu berfungsi sebagai penghubung antara kapal luar angkasa Theia dan kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat berjalan melewatinya, seseorang akan berpindah secara instan ke kapal luar angkasa yang mengorbit dekat Bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,tidak seperti pintu, tidak ada cara mengetahui apa yang ada dibaliknya sampai orang tersebut melewatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karenanya, Ruth secara tidak sengaja menginjak wajah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku benar-benar minta maaf karena menginjakmu setiap pagi,Satomi-sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth cepat-cepat menyingkir dan meminta maaf.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,Koutarou tidak merespon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sa-Satomi-sama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Betul-betul deh,Satomi Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua gadis itu memandang Koutarou; Ruth kaget sedangkan Kiriha berdecak kagum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou masih tertidur lelap dan mendengkur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terinjak, Koutarou tidak menunjukkan tanda-tanda akan bangun, hampir seperti tidak terjadi apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan munculnya Kiriha dan Ruth,ruangan itu pun mulai hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengesampingkan identitas mereka, sekarang mereka sudah memakai celemek dan terlihat sebagaimana gadis seumuran mereka bertingkah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha-sama,apa yang harus kulakukan dengan sayuran panjang  dan ramping ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita akan menambahkan bawang ke sup misonya,jadi potong sayur itu bulat-bulat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke,aku mengerti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha memegang sendok sup di depan kompor dan Ruth mengambil pisau di depan bak cuci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya sedang membuat sarapan bersama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,Ruth tidak terbiasa memasak makanan Bumi,jadi Kiriha yang membuatnya sedangkan Ruth membantu Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua memasak bersama seperti teman akrab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak banyak yang tahu kalau mereka berdua sebenarnya adalah musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selaaaaaaamat paaagiiiiiiiiiii!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan salah satu dari sedikit yang tahu hubungan mereka berdua pun muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah seorang gadis SD dengan gaun musim panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat pagi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat pagi,Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nnn...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu menggosok matanya yang masih mengantuk sembari muncul dari langit-langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mengangkat tikar atau membuat dinding bersinar,tapi benar-benar muncul menembus langit-langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namanya adalah Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah hantu yang tinggal di kamar 106..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sarapan hari ini apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nasi dan sup miso, dan ikan yang dibeli kemarin...Kiriha-sama,apa nama ikannya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Salmon, dan ada sosis yang tidak muat masuk ke kotak bekal&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,Kiriha dan Ruth sama sekali tidak terkejut dengan cara Sanae muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bertingkah sebagaimana orang berbicara dengan temannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua sudah terbiasa dengan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa bentuknya seperti gurita?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebaik yang bisa seorang gadis buat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia bohong. Kiriha berbohong dengan wajah datar..Oh ya, aku hampir lupa. Boleh aku cicip!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Silahkan. Nanti akan aku berikan ke Koutarou kok.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yes!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kiriha mengizinkannya, Sanae terlihat senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae, yang masih muda, terlihat sangat kekanakan saat dia kegirangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,untuk suatu alasan,dia tidak menyentuh sosisnya tapi langsung menuju ke ruangan dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bangun Koutarou! Hey!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nnn...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah masuk,Sanae langsung berusaha membangunkan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia butuh Koutarou untuk merasakan makanan, karena dia adalah hantu dan tidak bisa makan sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agar dia bisa merasakan makanan,dia harus merasuki seseorang dan berbagi indra perasa dengan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan yang dia rasuki tidak lain adalah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae dan Koutarou mengadakan gencatan senjata,sebagai gantinya Sanae boleh merasuki Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cepatlah bangun! Guritanya keburu dingin!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nnn..Aku nggak bisa makan lebih banyak lagi..mhm..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak akan aku biarkan hanya kamu yang makan enak!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,Koutarou masih belum mau bangun setelah diguncang-guncang dan diteriaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya Koutarou sedang bermimpi memakan sesuatu,dan ini membuat Sanae lebih kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hehehe, Mackenzie, kamu yang bayar ya...mm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kamu selalu menolak keberadaan hantu!! Aku nggak akan minta kamu buat kaget,tapi paling nggak dengerin suaraku!! Kalau kamu terguncang buka matamu!! Bilang &#039;Selamat pagi, malaikatku&#039; ke Sanae yang manis ini!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan menangis karena hal seperti itu..kasihan sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapapun pasti menangis!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou,yang masih belum terlihat akan bangun, mengejutkan Sanae dan membuatnya lebih kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Kalau begitu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae,yang sudah mulai menangis, membuat fenomena Poltergeist dan mengangkat sebuah ensiklopedia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lihat saja, kalau kamu pikir gadis ini hanya diam saja, kau salah besar!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae menunjukkan senyum jahat saat mengatakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kemudian memutar ensiklopedianya,berencana untuk menghujam kepala Koutarou dengan ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,saat Sanae hendak melakukannya, dindingnya mulai bercahaya, dengan cara yang sama saat Ruth muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang berbeda adalah orang yang muncul berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal sisanya tetap sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis yang muncul dari dinding itu sedikit lebih tua dari Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memiliki rambut kuning keemasan yang indah, gaun putih dan mata biru gelap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namanya adalah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah tuan putri luar angkasa,dan Ruth adalah pelayannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Guaaaaaaah!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak sadar kau ada disini,Primitif&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan seperti Ruth, dia menginjak wajah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,tidak seperti Ruth, dia tidak berusaha untuk menghindari Koutarou,dan dia juga memakai sepatu hak tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ujung hak sepatunya menusuk kepala Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Auauauauauau!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu tidak belajar ya? Kenapa kau tetap tidur disana?..Inilah sebabnya kau hanya seorang Primitif&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Theia mengatakannya,dia mengangkat kakinya dari wajah Koutarou dan menginjak tatami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ujung gaunnya berkibar dengan cara yang anggun, tapi Koutarou tidak peduli dengan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau idiot, Tulip!! Sudah berapa kali kubilang!! Jangan menginjak orang!! Dan jangan pakai sepatu di dalam sini!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memar merah nampak di dahi Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena berat Theia difokuskan ke hak sepatunya, Koutarou pun akhirnya terbangun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau berani memanggilku idiot lagi, Primitif?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan aku bilang sebanyak mungkin, dasar idiot!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beraninya kau bertindak lancang dihadapan tuanmu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia beradu kepala dan saling memaki satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kau hanya mempermaslahkan aku!? Aku yakin bukan hanya aku saja yang menginjak dirimu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku benar-benar minta maaf,Satomi-sama. Aku menyesal sudah menginjak dirimu berulang kali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth masuk dan membungkuk penuh sesal ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngga,Ruth ngga perlu minta maaf. Angkatlah kepalamu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak punya niat untuk mengeluh kepada Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang salah adalah Tulip&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Primitif! Kenapa hanya Ruth yang kamu maafkan? Ini salah! Kenapa kamu lebih memihak Ruth?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Theia memerah dan ia menghentakkan kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan hak sepatunya merobek tatami berulang-ulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya jelaslah,dasar putri bodoh! Bagaimana kalau kau sentuh dadamu dan tanyakan dirimu sendiri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dada..?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia memandang kosong dadanya,dan lalu melirik ke arah dada Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Yang Mulia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya,Ruth tersipu malu dan menutupi dadanya dengan tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Dada..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Amarahnya yang sempat hilang dengan pandangan kosong mulai muncul kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi kau memaafkannya hanya karena dadanya besar?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mulai tidak peduli dengan sekitarnya saat dia berteriak marah kepada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan begitu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, yang cuma peduli sama dada; kau bahkan nggak tahu kalau dia punya atau enggak. Yang lebih penting lagi, cicip makanan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau mau berkelahi denganku ya?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan, Yang Mulia!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan begitu, keributan terjadi pagi itu di dalam kamar kecil itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Mm, rasanya enak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,Kiriha yang masih ada di dapur tidak terlihat peduli;malahan dia mencicipi sup misonya dan terlihat puas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kali ini akan kutunjukkan siapa tuanmu sesungguhnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Coba saja,Tulip! Tempatmu seharusnya di padang bunga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mau sebanyak apa kau mencemooh tuanmu sebelum kau puas?! Kau manusia purba!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian berdua,tolong hentikan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tes cicip! Tes cicip!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satu lagi hari yang damai...atau tidak..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha tidak terlihat cemas, ini adalah hal yang biasa di kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nah,mari makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sarapan disajikan, Sanae melompat ke punggung Koutarou dan memeluk lehernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Sanae, inilah yang diperlukannya untuk merasuki seseorang. Sekilas nampak seperti seorang anak yang digendong bapaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cepatlah makan,Koutarou!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski Sanae ingin Koutarou cepat-cepat makan, Koutarou sendiri tidak melihat makanannya, tapi melotot jauh ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang duduk di seberang meja tidak lain adalah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia balas melotot ke arah Koutarou. Keduanya sudah melakukan ini cukup lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain memar di dahinya, terlihat bekas-bekas cakaran dan gigitan pada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia, di sisi lain, memiliki memar di dekat matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah luka bekas perkelahian yang baru saja terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, makanannya akan segera dingin kalau anda tetap melakukan hal ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Harusnya itu yang kau katakan kepada si Primitif! Apa yang salah dengan mendisiplinkan orang bodoh yang mencoba menantang tuannya?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth duduk diantara keduanya,berusaha sekuat tenaga untuk membuat mereka berdamai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Heh, kau memanggil seseorang bodoh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph, dasar makhluk rendahan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, keduanya tetap tidak mau berdamai dan malah mendongkol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski keduanya tidak bisa akur, sifat keras kepala mereka juga sama kerasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimanapun, Yang Mulia, anda adalah orang yang memicunya dahulu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak peduli. Seorang hamba seharusnya tidak peduli dengan keadaannya dan harusnya malah menghormatiku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa yang kau panggil &#039;hamba&#039;?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dewasalah,kalian berdua..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah dewasa. Tuliplah yang salah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya mengalihkan pandangan dan mulai berdebat secara tidak langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini karena mereka mengakui satu sama lain sebagai lawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;TIdak bisa begitu,Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melihat Kiriha tersenyum masam di sudut pandangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha duduk di seberang Ruth,di antara Theia dan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka duduk mengelilingi meja dengan urutan: &lt;br /&gt;
Koutarou dan Sanae, Ruth, Theia, Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Belakangan, mereka dengan alaminya duduk seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou pun menghadapkan wajahnya ke arah Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenji dan Shizuka akan khawatir kalau kau membuat wajah seram seperti itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi,Tulip-&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cukup&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mencoba membantah,tapi Kiriha menghentikannya dengan meletakkan jarinya didepan bibir Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha tersenyum ke arah Koutarou sembari merunduk kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak suka Koutarou yang seperti itu, aku lebih suka saat kau tersenyum&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ujung jarinya yang lembut dan hangat menyentuh bibirnya seperti sebuah ciuman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyumnya yang indah dan pandangan matanya yang tenang membuat Koutarou terhenyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengar, Koutarou, tidak apa-apa kau membuat ekspresi seperti itu saat diperlukan, tapi bukan berarti kau bisa menunjukkannya kepada mereka yang tidak bersangkutan. Kenji, Shizuka dan bahkan aku akan sedih. Kau tidak bisa menunjukkan amarahmu kepada mereka yang kau sayangi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhentilah marah, Koutarou. Ini demi diriku dan dirimu juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha dengan tenang memperingatkan Koutarou, dan amarahnya pun reda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou marah kepada Theia karena keegoisannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah hal yang egois juga saat dia marah kepada orang lain selain Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou sadar saat dia melihat senyuman Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu sebentaaaaaar. Aku diam saja dan apa yang aku dengar?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou akan mengangguk ke arah Kiriha, Sanae yang masih memeluk Koutarou berteriak ke arah mereka berdua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mengencangkan pelukannya di leher Koutarou seakan-akan mencekiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha! Jangan bertingkah kayak kamu bukan musuh Koutarou! Wajar kalau dia teriak ke arahmu, karena kamu juga berencana mengambil alih kamar ini! Jangan coba-coba bersikap normal kayak kamu nggak ada hubungannya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, kamu tegas sekali, Sanae..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan Koutarou! Kamu kenapa sih? Dia cuma bikin kamu lengah supaya dia bisa mengambil alih kamar ini! Ini yang biasa dia lakukan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Maaf, itu reflex..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan cuma bilang itu reflex! Yang benar saja, Koutarou! Sudah berapa kali kau hampir terjebak triknya belakangan ini?! Kamu pikir apa yang bakal terjadi kalau aku lagi ngga ada?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku memang salah, jadi tolong tenang, ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Apa kamu benar-benar mengaku kalau kamu salah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou meminta maaf, suara dan cekikan Sanae pun menurun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, tentu saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kamu punya kata-kata syukur kepada hantu cantik yang terus menolongmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih karena kau selalu menjagaku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou benar-benar berterima kasih kepada Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan kenapa dia belum tertipu oleh Kiriha dan masih punya tempat tinggal adalah karena Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau bukan karena gencatan senjata dengan Sanae,dia sudah pasti tertipu sejak lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus,sekarang ayo makan. Aku sudah lapar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senang dengan jawaban dari Koutarou, Sanae menunjuk ke arah meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DI atas meja tersedia nasi, sup miso, salmon dan sosis yang dipotong membentuk gurita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah sarapan yang sudah ditunggu Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik, ayo makan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, ambil sosisnya dulu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou mengambil sumpit, suara Sanae kembali normal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya persis seperti rupanya, polos dan ceria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Tunggu dulu,Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumpitnya berhenti tepat sebelum mengambil sosis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Em,bukan apa-apa..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kamu sudah takluk oleh masakannya Kiriha...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menjaga dirinya agar tidak keceplosan mengatakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh? Kalau begitu, buruan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, oke&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, kenapa aku ngga mau mengatakannya?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou sendiri bingung kenapa dia tidak mengatakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, sudah hampir saatnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah kalau begitu, mari kita pergi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth, yang sudah selesai mencuci piring, kembali ke ruang tengah dan mengatakan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia, yang sedang memainkan cangkirnya, meletakkannya kembali ke meja dan berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu bagian rok dari gaunnya membentang dan menutupi sebagian ruangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di ruangan sekecil ini, gaunnya adalah penghalang baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan begitu, semuanya, sampai jumpa nanti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan terlambat, Primitif&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ngga akan terlambat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baguslah kalau begitu. Kegagalan seorang hamba adalah kegagalan tuannya. Sepertinya kau sadar kalau kau adalah hambaku. Bagus sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dan Ruth kembali ke sisi lain dinding yang bersinar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka kembali ke kapal luar angkasa untuk berganti pakaian, setelahnya mereka mengambil rute sendiri untuk pergi ke sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Dia tetap saja mengatakan hal-hal yang egois..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gadis itu semangat banget buat bikin kamu jadi pelayannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Sanae,yang minum teh di dekat meja, memandang dinding yang bersinar dan menghela nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha, yang duduk di sebelah mereka, tersenyum masam dan menurunkan bahunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu adalah hal yang harus dia lakukan untuk naik tahta. Dia tidak bisa mundur. Tentu saja, aku pun tidak bisa mundur. Dengan begitu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha menunggu Koutarou menghabiskan tehnya dan membawa cangkirnya ke tempat cuci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama kedua haniwa mengangkat tatami terdekat ke pintu depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawahnya terdapat terowongan yang mengarah ke markas rahasia Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya itu hanya lubang di tanah,namun sebelum ada yang menyadarinya lubang itu sudah disemen dan diberi keramik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua haniwa itulah yang mengerjakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan pamit juga. Sampai ketemu di ruang kelas nanti, Koutarou, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti Theia dan Ruth, Kiriha akan pergi ke SMA Harukaze menggunakan rute lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baik Kiriha dan Theia tidak ingin menimbulkan keributan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya,sampai jumpa nan-&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Stoooooop!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pukulan Sanae mengenai kepala Koutarou saat ia hampir membalas salam dari Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu lagi ditipu! Nggak usah dibalas salamnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;O-oke&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gawat,aku benar-benar terseret kebaikannya Kiriha&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou memperingatkan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou hampir mengikuti tingkah normalnya Kiriha. Namun, semua yang Kiriha ucapkan adalah perangkap untuk melemahkan kewaspadaan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Koutarou terperangkap kebaikannya, bisa jadi saat dia bangun esok hari kamarnya sudah dipakai untuk kepentingan invasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, jadi kau takkan percaya kalau aku mempunyai rasa kepada Koutarou?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang bener aja! Mana ada kata &#039;romansa&#039; di dirimu?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, apa kau merasakan hal yang sama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyum Kiriha menghilang bersamaan dengan wajahnya yang menunduk sedih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha meletakkan tangannya didepan dadanya dan berbisik kepada Koutarou dengan lembut&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ugh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dihadapkan dengan matanya yang sendu dan suaranya yang manis,Koutarou secara tak sadar menelan ludahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia tahu Kiriha adalah musuhnya, Koutarou tetaplah seorang remaja dalam masa puber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kiriha bertingkah seperti itu,wajar saja jika Koutarou mulai goyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou! Sadar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Ya,m-maaf Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gawat,meskipun udah tahu, tetap saja kejadian...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan Kiriha semakin susah dihadapi tiap harinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini karena Kiriha mulai mengenal Koutarou,dan Kiriha mulai mengubah taktiknya sedikt demi sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, gagal lagi ya...sampai jumpa nanti,Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha menghilang ke dalam terowongan sembari meninggalkan senyuman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua haniwa itu pun ikut masuk,dan akhirnya tataminya dikembalikan seperti semula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Ini bahaya buat jantungku..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jantung Koutarou berdebar kencang saat dia memandangi tatami yang dimasuki Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot; Wanita itu memang godaan paling besar..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu Sanae mengerutkan wajahnya dan menghela nafas panjang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae,ayo berangkat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu sebentar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou sudah mengganti bajunya dengan seragam dan bersiap pergi ke sekolah. Sementara, Sanae sedang berusaha memakai seragamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syal di lehernya terlihat bengkok,sebagian jaketnya terselip di rok,dan celana dalamnya tersembul keluar.[[Image:Rokujouma_V2_033.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Sanae hanya memakai sebelah kaos kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngga bisa lebih baik lagi...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Maaf..ehehehe&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae tersipu malu saat dia memakai kaos kakinya yang sebelah satunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menarik jaket Sane yang terselip dari roknya,dan membetulkan syalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Trima kasih, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngga masalah, tapi buat apa kamu pake seragam?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatan imut, ya kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah selesai berbenah, Sanae berputar sekali di depan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ukuran seragamnya sedikit lebih besar dari badannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, itu justru menambah keimutannya,dan Koutarou setuju kalau Sanae terlihat imut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, tapi aku lebih penasaran kenapa hantu ganti baju. Lebih pentingnya,darimana kamu dapat seragam yang bisa dipakai hantu, aku benar-benar ingin tahu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini nggak masalah karena aku perempuan. Kalau kamu kepikiran hal sepele itu terus, lama-lama bakal botak loh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak yakin kalau itu hanya hal sepele..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou secara tidak sadar memandangi seragam Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai balasan, Sanae memegang ujung roknya dan memberinya hormat.&amp;lt;ref&amp;gt;Cara hormat yang diperagakan Sanae adalah dengan memegang sisi-sisi roknya dengan kedua tangan dan membungkuk. Kalau mau gambaran lebih...kayak bagaimana seorang lady memberi salam ke gentleman era 1800an..&amp;lt;/ref&amp;gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memang hal sepele kok. Hantu di film-film ganti kostum antar adegan setiap saat kok. Itu memang yang dilakukan hantu! Ah, sang tokoh wanita yang tragis, Sanae-chan..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena kamu bilang begitu..si pria misterius bertopeng hoki mengganti senjatanya antar adegan juga. Dari gergaji mesin ke machete ke kapak..dari mana dia dapat senjata itu..&amp;quot;&amp;lt;ref&amp;gt;https://en.wikipedia.org/wiki/Jason_Voorhees&amp;lt;/ref&amp;gt;  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan dibandingin sama itu! Kamu selalu begitu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mencekik leher Koutarou dengan kesalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bel pintu berbunyi, dan Sanae melepaskan pegangannya dari leher Koutarou dan melompat ke punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey Kou, udah bangun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kuuun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara dari teman Koutarou, Kenji dan Shizuka, terdengar dari balik pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah bangun. Tunggu sebentar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menuju pintu dengan membawa tas yang terletak didekatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae, nggak ada yang kelupaan kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak ada&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mematikan lampu-lampu dan menuju ke pintu dengan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu sendiri, Koutarou?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou yang tengah memakai sepatunya tiba-tiba berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm, rasanya ada yang kelupaan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa? Apa yang kelupaan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak tahu deh. Yah, kalau pun nggak bisa segera teringat, mungkin cuma hal sepele..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, ayo berangkat, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yeah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menangguk ke arah Sanae dan melanjutkan memakai sepatunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan sampai kelupaan buat menyamar biar ngga keliatan sama Ibu Kos-san ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siap kapten~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan yang lain sudah beranjak dari kamar 106, dan bunyi yang tersisa hanyalah detik jarum jam dan kulkas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, suara burung-burung dan mobil dari luar juga bisa terdengar dari dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, saat waktu terus berjalan, suara-suara dari luar mulai bertambah keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jam sibuk dimulai dan kerumunan orang mulai terlihat di stasiun-stasiun. Banyak mobil dan sepeda mulai beranjak ke tempat kerja atau sekolahnya masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seiring berjalannya waktu untuk mulai sekolah, suara peluit anak-anak TK bisa terdengar dari dalam kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah 30 menit, suara-suara itu berhenti. Kesunyian memenuhi kamar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu sebuah suara terdengar dari dalam kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara itu berasal dari dalam lemari baju.&amp;lt;ref&amp;gt;Lemari baju disini adalah lemari yang sama yang dipakai Doraemon untuk tidur&amp;lt;/ref&amp;gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah hening sesaat, pintu lemari itu terbuka dengan keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku telaaaaaaat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang gadis terlihat duduk di bagian atas lemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawah lemari berisi barang-barang milik Koutarou, tapi untuk suatu hal bagian atasnya berisi gadis yang sedang duduk di atas kasur sembari menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ke-Kenapa enggak ada yang bangunin aku?! Semuanya juga udah berangkat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nama gadis itu adalah Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DIa adalah cosplayer yang sudah dikenal Koutarou dan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou, yang merasa melupakan sesuatu, merujuk ke Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini bakal jadi hari ke 10 aku telat! Pasti nanti bakal kena marah guru! Mereka semua jahat! Mereka tahu aku sering bolos dan tetap ninggalin aku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika buru-buru memakai seragamnya selagi di dalam lemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak laci-laci kecil terlihat di bagian atas lemari, yang berisikan barang-barang milik Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun bagian dalam lemari sangat sempit, nampaknya tidak berpengaruh untuk Yurika yang dapat mengganti bajunya dengan lihai didalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang mengejutkan, Yurika memakai bagian atas lemari itu sebagai kamar miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, aku sudah selesai ganti! Kalau enggak buru-buru, aku bakal telat buat pelajaran pertama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah selesai berganti baju, Yurika mengambil tasnya dan melompat keluar lemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang aneh terdengar saat dia mendarat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar suara itu, Yurika melihat ke bawah dan dia melihat tas plastik putih di bawah kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ng-Nggak mungkin...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melihat tas itu, Yurika tersentak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun sedang terburu-buru, Yurika yang nampak terkejut dengan pelan mengangkat kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika isi tas itu berisi apapun yang ada di pikiran Yurika, itu akan menjadi masalah yang lebih serius dibandingkan terlambat sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ti-Tidaaaaaaaaaaaak!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang ada di bawah Yurika adalah hal yang ditakutinya: tas plastik miliknya yang berisi mi instan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mendarat dari lemari, kakinya menghancurkan sebagian besar mi instan miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa bisa ada disini? Kemarin aku taruh di situ deh! Kenapa bisa kayak begini?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika langsung panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena resesi ekonomi, harga mi instan melambung tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harga termurah yang ada adalah 98 yen di saat-saat tertentu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika telah menghancurkan makanan penting itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia telah menginjak dan menghancurkan enam bungkus mi instan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanan seharga dua hari telah hancur dalam satu injakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisa dimakan nggak ya, kalau aku kumpulin semua?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kerusakan mental yang Yurika alami sangat besar dan dia berhenti bergerak setelah dia membungkuk  dan menatapi mi instannya yang hancur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Enggak, kamu nggak boleh begini, Yurika! Ngumpulin sisanya buat dimakan itu..Lagian, itu nggak bagus buat badan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat dia berpikir untuk memakannya, tapi harga dirinya berhasil menghalangi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dengan situasi ekonomi seperti ini dan rasa sukanya pada mi instan, harga dirinya pun mulai runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, aku harus pungut sisanya! Kalau aku nggak makan buat dua hari..tapi...kalau aku pungut dan makan sisanya, harga diriku sebagai manusia..tapi..nggak makan buat dua hari..DUA HARI!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika pun ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia mengambil mi instan itu dari lantai, dia ragu antara memakannya atau membuangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu memang pilihan yang simpel, tapi bagi Yurika hal itu sangat penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah konflik batin berkecamuk hebat di dalam pikiran Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akankah dia membuang makanan yang dibutuhkannya untuk hidup, atau harga dirinya sebagai manusia?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika sedang menghadapi pilihan yang penting menyangkut kemanusiaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Tapi kalau aku buang harga  diriku perutku bisa terisi! Ya, Yurika! Kamu nggak bisa hidup dari harga diri! Kamu harus isi perutmu dulu! Kamu harus bertahan hidup, kalau enggak harga dirimu nggak bisa tertolong!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, Yurika membuang harga dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa begitu saja membuang mi instannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa melupakan rasanya yang sintetis dan tekstur dari mi instan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku harus menghargai hidupku! Aku harus mencapai tujuanku sebagai gadis penyihir! Aku harus mengajarkan anak-anak berbagai hal yang penting!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika dengan cepat menjalankan rencananya dan memungut mi instan yang sudah hancur ke dalam tas plastik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak akan sempat hadir ke jam pelajaran kedua hari ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau begini terus, dia tidak akan bisa naik kelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika semangat! Yurika semangat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya satu hal yang penting bagi Yurika saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia harus mengumpulkan makanannya; itu adalah hal terpenting baginya setelah nyawanya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak memikirkan hal yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah tugas gadis penyihir! Tugas penting! Mau bagaimana lagi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika adalah seseorang yang menyatakan dirinya adalah penyihir cinta dan keberanian, Rainbow Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang yakin kalau Yurika hanyalah cosplayer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Yurika berangkat ke sekolah, sekali lagi ruangan itu menjadi sunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar saat ini, suasana damai berada di kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari waktu ke waktu, suara-suara ibu rumah tangga yang pergi berbelanja dapat terdengar, dan kadang-kadang suara truk yang lewat juga terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi umumnya, keadaan Rumah Korona sunyi, dan terus berlanjut sampai siang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pukul 2 siang, anak-anak yang berjalan pulang terlihat melewati Rumah Korona.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berjalan pulang, mereka berjalan sambil memainkan sesuatu, atau membicarakan apa yang tayang di TV kemarin, atau bagaimana puding yang mereka makan itu rasanya enak; pembicaraan mereka masuk satu demi satu ke dalam kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seiring berjalannya waktu, usia mereka yang melewati Rumah Korona pun bertambah, dan suara anak-anak yang bermain di taman pun dapat terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itulah orang-orang mulai kembali ke kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pulaaaaaang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang pertama tiba adalah Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya menggema di dalam ruangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DIa berdiri di depan pintu sambil memegang tas belanjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti keempat gadis lainnya, Koutarou memepercayakan masalah belanja kepada Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth membawa bahan-bahan makanan yang diinginkan Koutarou dan yang lainnya untuk dimasak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh? Apa ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Ruth menaruh belanjaannya ke kulkas, dia memperhatikan tas plastik dekat bak cuci piring.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengintip ke dalamnya danmelihat bungkusan mi instan yang rusak dan mi instan yang sudah hancur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatannya seperti sampah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain bungkusan mi instan dan mi instan itu sendiri,banyak sekali debu di dalam tas itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth tahu kalau mi itu makanan, tapi tidak akan ada orang yang mau makan makanan yang sudah tercampur sampah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan meskipun Ruth merasa sayang, dia membuang tas itu ke tempat sampah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga menyortir sampahnya sembari membuangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nah, selanjutnya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah ia selesai membuang sampah, Ruth mencuci tangannya dan kembali membereskan belanjaannya di kulkas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski awalnya dia merasa bingung bagaimana harus bersikap di Bumi, sekarang dia sudah tidak ragu lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini karena dia sudah berada di Bumi selama setengah bulan, dan kepribadiannya pun menjadi faktor pembantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski dia berada di posisi petugas pelindung, Ruth sangat terampil dalam urusan rumah tangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Ruth selesai membereskan belanjaannya, dua orang lagi tiba di kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimanapun juga, bermain kartu setiap saat akan membosankan. Bagaimana jika kita menggunakan festival olahraga bulan depan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti yang kau katakan, Theia-dono, bermain kartu setiap saat memang membosankan. Tapi, festival olahraga akan menjadi suatu tantangan di bagian stamina&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua sosok tampak saat pintu terbuka: Kiriha dan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya sedang membicarakan festival olahraga yang akan diadakan bulan Mei.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Misalnya saja, ada marathon halang rintang untuk klub,bukan? Kita bisa bertanding secara adil dengan cara itu, benar?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, dengan cara itu bisa saja...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat datang kembali Yang Mulia, Kiriha-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh,aku kembali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth menyambut mereka sembari menutup kulkas. Theia dan Kiriha masuk seakan-akan itu adalah kamar mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, sepatu anda! Sepatu anda!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia sudah menginjak tikar dalam kamar meskipun masih memakai sepatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia buru-buru kembali ke pintu masuk dan melepasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Negara ini punya kebiasaan yang aneh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Engkau tidak perlu menyebutnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Si Primitif itu adalah hambaku, jadi semestinya dia harus menghargai budayaku dibanding budayanya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah suatu tata krama untuk menghargai budaya suatu bangsa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menyuarakan komplainnya tentang harus melepas sepatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou akan marah kapanpun Theia lupa melepas sepatunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tadinya Theia keras kepala dan mungkin akan menolak melepas sepatunya kalau saja Koutarou tidak benar-benar marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu sudah bukan masalah lagi. Kiriha,  aku berpikir untuk mengusulkan apa yang kita bicarakan kepada Koutarou. Bagaimana menurutmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak masalah bagiku. Aku akan mendukung usulmu, Theia-dono&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha dengan patuh menyetujui saran Theia,karena Kiriha sendiri memiliki rencana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka nantinya bertanding di festival olahraga, Theia yang secara fisik lebih lemah akan kurang unggul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia juga tidak terbiasa dengan olahraga di Bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena Sanae adalah hantu, kompetisinya hanya akan berfokus kepada Kiriha dan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Begitu juga, siapa tahu apa yang dia pikirkan..aku tidak boleh lengah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Theia tersenyum penuh keyakinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat senyum itu membuat Kiriha was-was.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebuah rencana mulai terbentuk di pikiran Kiriha. Dia harus mulai bersiap-siap dan berjaga-jaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kiriha dan yang lainnya tengah berbicara, pintu depan terbuka. Satu orang lagi muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pulaaaaang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat datang, Yurika-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pulang, Ruth-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika telah kembali pulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk suatu alasan, Yurika menghela napas di depan pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Apakah ada sesuatu yang terjadi, Yurika-sama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu..ada guru yang marah gara-gara aku keseringan telat..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitukah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika menghela napas karena dia terkena teguran gurunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pulang sekolah, Yurika ditegur dan sekarang depresi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semangatlah, Yurika-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Trima kasih, Ruth-san. Kau benar, aku nggak boleh terus depresi! Yurika, semangat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah disemnagati oleh Ruth, Yurika pulih sedikit dan tersenyum kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sesaat setelahnya, Yurika menatap bak cuci piring dengan wajah terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ada yang salah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ru-Ruth-san, bu-bukannya tadi ada tas plastik di sini?! Tas plastik putih besar dari supermarket?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika mulai panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika meninggalkan tas plastiknya di dekat bak cuci piring tadi pagi.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berencana memakan isi tas itu sepulang sekolah, tapi sekarang tas itu sudah tidak berada di tempatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, kalau kau berbicara soal sampah itu, tadi sudah kubuang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di-dibuang?! Sudah kamu buang?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iya..Apa ada masalah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;AAAAAAAAAAAAAAAA!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika tidak menjawab Ruth, sudah bukan saatnya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia buru-buru melepas sepatunya dan berlari ke tempat sampah dekat bak cuci piring.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kumohon,semoga masih bisa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika memohon dengan sangat saat dia membuka tutup tempat sampah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika-sama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh.....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, realita memang kejam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth sudah membuka tas plastiknya dan menyortir isinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bungkus mi yang mudah terbakar sudah disatukan dengan sampah mudah terbakar lainnya sementara mi instannya sendiri sudah dibuang bersama sampah yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ke-kenapa bisa begini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada masalah apa, Yurika-sama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mi instannya sudah bercampur dengan sampah yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di titik ini, bahkan Yurika sekalipun tidak akan berpikir untuk memakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;AAAAAAAAaaaaaa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika benar-benar terpukul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan rasa lapar yang luar biasa juga menyerangnya detik itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kehilangan apa yang harusnya akan dia makan, rasa laparnya justru bangkit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah nggak ada harapan buat dibenerin..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Air mata mengalir di pipi Yurika disaat perutnya berbunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya bahkan cukup keras untuk didengar Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa...Kenapa hal ini selalu terjadi denganku..Aku sudah bekerja sekeras mungkin..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika-sama, ada apa? Yurika-sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika sudah tidak bisa mendengar suara Ruth lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika menangis sembari menatapi lantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
AIr matanya yang mengalir melewati pipi jatuh ke lantai membentuk pola.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah-tengahnya sepotong mi instan mengambang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui hal itu, Yurika buru-buru mengambilnya dari air matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia! Kiriha-sama! Yurika-sama...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa, apa ada sesuatu yang terjadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dipanggil oleh Ruth, Theia dan Kiriha melihat ke arah dapur, tapi Yurika masih melihat ke arah lantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini saja...? Aku harus hidup selama dua hari hanya dengan sepotong kecil ini saja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perut Yurika berbunyi keras saat dirinya menatap potongan kecil mi instan di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di kamar 106, bermain kartu setelah makan malam adalah hal yang wajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, itu bukan permainan untuk bersenang-senang; itu adalah pertarungan untuk memperebutkan kamar tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di kamar 106, ada 6 tikar tatami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu dari tatami tersebut sudah ditutupi perabotan, menyisakan lima tikar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah orang yang memperebutkan kamar itu juga berjumlah lima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, setiap orang memiliki satu bagian tikar tatami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menguasai tatami bagian tengah; saat meja tehnya tidak diletakkan disitu, disanalah dia biasa duduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou juga menggelar kasurnya disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi selatan, tikar tatami dekat jendela dimiliki oleh Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah tempatnya, tapi karena Sanae biasanya berada di punggung Koutarou, dia jarang dijumpai disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,saat meja teh diletakkan di tengah ruangan, Koutarou duduk di tatami dekat jendela, dan di saat itulah Sanae bisa dijumpai disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tikar tatami milik Kiriha adalah yang paling dekat dengan dapur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terowongan menuju bawah tanah juga terdapat di bawah tatami itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bisa menjadi tempat tinggal yang aneh, tapi setelah masuk terowongan Kiriha akan langsung masuk ke markas rahasianya, jadi dia tidak merasa tidak nyaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatami milik Yurika bersebelahan dengan milik Kiriha, dan posisinya berada di depan lemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika mulai hidup di dalam lemari sebelum ada yang sadar dan secara alami tatami itu menjadi miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, karena dia lemah terhadap tekanan, Yurika terkadang membiarkan yang lain masuk dan menderita karenanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatami milik Theia berada di bagian belakang kamar, di depan dinding yang bersinar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kadang-kadang meletakkan meja kecil dan kursi untuk minum teh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena gaunnya yang besar, kadang-kadang gaunnya masuk ke tatami yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang paling sering menerobos tatami Yurika adalah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap tikar dikonversi menjadi 180 poin, dan kontrol dihitung dari poin itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu poin berarti satu sentimeter, dan 180 poin berarti 180 sentimeter, yang berarti satu tikar tatami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan menggunakan permainan kartu, mereka bertarung memperebutkan poin itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang berarti bahwa menang akan memperluas wilayah pemenang.[[Image:Rokujouma_V2_053.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Normalnya ada lima permainan dalam sehari, dan tiap orang bisa memilih permainannya masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini terus diulang sampai seseorang memiliki kelima tatami, atau 900 poin, yang berarti mereka benar-benar mengambil alih kamar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah cara mereka bertarung setelah menandatangani Perjanjian Korona.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Yurika adalah satu-satunya yang kalah, poinnya jatuh di bawah 160.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempat orang yang lain tetap menjaga banyak poin yang mereka miliki di sekitar 180 poin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia kadang-kadang menginvasi wilayah Yurika karena hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau terus begini, Yurika akan segera didepak keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti biasanya, mereka berencana memainkan lima permainan juga hari ini, namun tidak ada tanda-tanda permainan akan dimulai meskipun kelimanya sudah berkumpul di sekeliling meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha-san, ada apa dengan Yurika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, sepertinya dia baru saja kehilangan jatah makan selama dua hari&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi itu sebabnya dia bertingkah kayak gitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan yang lain belum memulai permainannya karena Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahahaha~ Ufufufu~ Semangat~ Yurika Semangat~ Aku suka mi instan~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika, dengan tatapan yang kosong, tertawa dan menyanyikan lirik lagu yang aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou dan Sanae kembali dari kerja paruh waktunya Koutarou, Yurika sudah seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak bisa mengizinkan Yurika ikut bermain bersama mereka dengan keadaan seperti itu, jadi permainannya pun dibatalkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, apa yang sedang dia genggam erat?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu adalah potongan kecil mi instan miliknya yang tersisa. Kelihatannya semua mi instan kecuali bagian kecil itu telah terbuang sia-sia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semangat~ Yurika Semangat~ Aku adalah gadis penyihir~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama, sebenarnya, akulah yang salah mengira kalau makanan milik Yurika adalah sampah dan membuangnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi Ruth terlihat muram saat dia melihat ke arah Yurika yang sedang dalam keadaan menyedihkan sembari menjelaskan situasinya kepada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mi-mi tersebut tadinya terkumpul menjadi satu dengan bungkusnya yang hancur dan juga debu, jadi aku tadi yakin kalau itu adalah sampah..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth, yang merasa bertanggun jawab untuk insiden ini, menunjukkan ekspresi penyesalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu..baiklah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar penjelasan dari Ruth, Koutarou dengan cepat memutuskan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika kejadiannya hanya menyangkut Yurika saja, Koutarou akan tinggal diam. Tapi karena Ruth juga terlibat, situasinya menjadi berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berencana menyelesaikan situasi itu secepat mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang akan kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu dan lihatlah...hei Yurika&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku percaya pada cinta dan keberanian~ Hal yang paling penting adalah hidup dan ikatan~ Aku cinta semuanya~ Banyak makanan~ B-Banyak  makanan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uuuu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Yurika tidak mendengar Koutarou sama sekali, tapi malah mulai menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika membuat dirinya sendiri bertambah depresi dengan lirik lagu yang ia sendiri nyanyikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak makanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Yurika, lirik itu terlalu menyakitkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang karena sudah begini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia terkejut saat Yurika mulai menangis, Koutarou tidak ingin meninggalkan Yurika seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai mendekati Yurika lagi dan mencuri potongan kecil mi instan dari tangan Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aaah!? Kembaliin!! Tolong kembaliin!! Cuma itu makanan yang aku punya sampai besok malam!!?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, Yurika akhirnya mulai memperhatikan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena dia kehilangan potongan makanan terakhirnya, Yurika mulai panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey Yurika, kamu lebih milih makan makanan normal dibanding ini kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kata-kata Koutarou, Yurika berhenti bergerak dan perutnya mulai berbunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perutnya mengatakan hal yang sebenarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Itu mimpi yang jadi kenyataan buatku, ta-tapi kamu nggak berencana ngambil ato minta beberapa poin dariku sebagai gantinya kan?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Inginnya sih, tapi karena ini bukan tentang dirimu saja, jadi akan aku abaikan untuk dua hari ke depan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Be-Beneran?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama! Terima kasih banyak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika dan Ruth tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oooooh, Satomi-san, aku tahu kamu emang orang baik dari pertama kali kita ketemu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan buat aku ketawa..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika mulai menangis bahagia saat dia memegan tangan Koutarou dan menyalaminya terus-terusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat tingkah Yurika, Sanae yang bergelantung di punggung Koutarou menghela nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari di mana mereka bertemu, Sanae memanggil Koutarou orang yang jahat dan penindas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku nggak pernah berpikir kalau bakal jadi begini tadinya...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Sanae berpikir seperti itu, dia mengencangkan pelukannya ke Koutarou sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih sudah menjaga kami, Satomi-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahaha, aku lebih memilih memberi makan Yurika selama dua hari daripada melihatmu murung&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manusia tidak akan mati karena tidak makan dua hari, itu lebih terdengar seperti diet yang sulit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun karena Ruth tadinya berwajah murung, Koutarou tidak bisa membiarkannya begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh....Terima kasih banyak, Satomi-sama...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth tersenyum selagi tersipu-sipu dan membungkuk dalam-dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kata-kata terima kasih dari Ruth, Koutarou merasa kikuk dan bahagia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong angkat kepalamu, Ruth-san. Ini bukan masalah besar kok&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, ini bukan masalah besar atau kecil jika ini membuat orang bisa bertahan hidup, Satomi-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey Primitif&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, pandangan tajam Theia menembus Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini sama seperti tadi pagi, tapi kenapa perilakumu berbeda dalam menanggapi aku dan Ruth? Ini seperti kamu bersedia melayani Ruth!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia, dengan kesalnya, menggigit bibirnya dan menggembungkan pipinya saat dia melototi Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk orang awam, Theia mungkin terlihat imut, tapi dia sedang benar-benar marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hhh,aku kira kamu mau ngomong apa...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa?! Kalau begitu coba jelaskan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemarahan Theia semakin menjadi saat Koutarou menghela nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengabaikan teriakan Theia dan menunjuk Sanae, Theia, Yurika dan Kiriha secara berurutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang aneh, orang aneh, orang aneh banget, dan orang aneh. Ada empat orang aneh di ruangan ini. Tentu saja aku ingin menjaga orang normal lainnya dengan penuh perhatian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Omong kosong apa itu?! Kenapa aku jadi orang aneh?! Aku adalah tuanmu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa yang kau panggil &#039;tuan&#039;?! Lihat kesulitan yang harus dihadapi Ruth!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Itu bukan apa-apa..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengar, Primitif. Ruth sendiri bilang itu bukan apa-apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang yang sopan kayak Ruth nggak akan bilang dia menderita persis di depan penyebabnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku betul-betul tidak merasa kesulitan! Sungguh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia membuat keributan dengan Ruth, di sisi mereka, yang juga mulai panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perilaku Ruth sudah mengatakan apa yang sebenarnya dia rasakan, tapi Koutarou dan Theia terlalu sibuk untuk memperhatikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph, itu tidak masalah. TIdak peduli apapun yang kau pikirkan,sepanjang aku mengambil alih ruangan ini, aku akan mengendalikan dirimu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memangnya sesimpel itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan aku buat simpel! Itulah kekuatan bangsawan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan aku tolak mentah-mentah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou dan Theia salain melotot satu sama lain, Kiriha yang selama ini diam saja mulai angkat bicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentang itu, Koutarou, kami punya usulan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Usulan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou mulai kalem, ia melihat ke arah Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Kau dan aku punya banyak sekali semangat untuk bertanding, tapi, hanya bermain kartu saja sepanjang hari membuat kita cepat bosan. Dengan pertimbangan itu, kami punya ide untuk pertandingan yang berbeda. Tentu saja, jumpah poin yang dimainkan akan lebih tinggi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, ada lari marathon halang rintang untuk klub di festival olahraga mendatang, bukan? Kita akan berpartisipasi dan bertanding menggunakan itu. Hanya bermain kartu sepanjang hari membosankan, bukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha mulai menjelaskan dan Theia ikut melanjutkan. Theia sudah lebih tenang dan sekarang kembali normal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku hanya perlu memenangkan lomba ini dan menunjukkan kepada si Primitif itu superioritasku.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah yang direncanakan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kedengarannya menarik. Keteganannya pasti lebih besar dengan pertandingan spesial seperti itu. Aku setuju&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan cepat menyetujui usulan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou, yang telah menjadi juara di festival olahraga sebelumnya, tidak punya alasan untuk menolak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hehehe, akan kubuat kau menyesal menantangku dalam pertandingan olahraga, Tulip...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tersenyum penuh percaya diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku juga setuju&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika, yang biasanya akan merajuk kalau ada masalah yang diselesaikan tanpa partisipasi dirinya, dengan sendirinya setuju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu dulu. Aku gimana? Aku ngga bisa ikut festival olahraga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, saat itulah Sanae si hantu angkat bicara; dia tidak bisa berpartisipasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak apa-apa. Kami sudah memikirkan tentang dirimu. Kau bisa memilih salah seorang dari kami dan mendapat peringkat yang sama dengan orang yang kau pilih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memilih? Maksudnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Contoh, anggap saja kau memilihku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Enak saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu, ini hanya contoh. Anggaplah aku dapat juara dua. Berarti, Sanae nantinya juga juara dua. Bisa dibilang ada dua orang yang mendapat juara dua&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang berarti juara ketiga menjadi juara empat, dan juara lima menjadi juara enam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudahnya, Sanae akan mendapat peringkat yang sama dengan orang yang dipilihnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, jadi kami akan berada dalam situasi yang sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Betul sekali. Meskipun dengan cara ini kemampuanmu akan diabaikan dan kau akan mengalami sedikit kerugian. Itulah sebabnya jikalau kau tidak memilih siapapun juga, kau akan mendapat juara ketiga. SIlahkan pilih cara yang menurutmu paling baik&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ada lima orang yang bertanding, menjadi juara ketiga berarti tidak akan kehilangan poin. Dalam kata lain, Sanae bisa memilih untuk tidak ikut bertanding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih bergantung di punggung Koutarou, Sanae bertopang dagu dan berpikir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak bisa nggak ikut tanding, rasanya pasti membosankan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae melihat ke arah Kiriha, Theia dan Yurika secara berurutan dan akhirnya melihat Koutarou yang berada di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, sudah kuputuskan! Koutarou, aku memilihmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm? Kamu yakin?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meskipun banyak halang rintang, intinya itu tetap marathon kan? Dan kamu kelihatannya yang punya paling banyak stamina. Lagian, kita juga sedang mengadakan gencatan senjata kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu. Aku nggak akan bikin kamu menyesal memilihku, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nyahaha, mohon bantuannya ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae tersenyum dan mengangguk pada Koutarou sembari menaruh tangannya kembali untuk memeluk leher Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik, dengan begitu sudah diputuskan! Untuk pertandingan spesial kita akan ikut serta dalam lomba marathon halang rintang untuk klub!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan itu, Koutarou dan yang lainnya akan melakukan pertandingan spesial dalam event festival olahraga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_2_Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
|Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
|Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_2|Bab 2]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_2_Kata_Penutup&amp;diff=505250</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Kata Penutup</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_2_Kata_Penutup&amp;diff=505250"/>
		<updated>2016-10-27T12:36:49Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Kata Penutup==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lama tidak berjumpa, Takehaya disini. Sudah empat bulan sejak volume pertama, dan sekarang aku sudah menyelesaikan volume kedua. Ini karena para pembaca yang sudah membeli volume pertama. Jadi, aku akan mulai dengan berterima kasih kepada semuanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, sekarang aku akan memperkenalkan beberapa elemen novel ini. Para penjajah tidak puas hanya dengan kamar 106, dan mereka mulai menginvasi oasis milik Koutarou, SMA Kitsushouharukaze. Menggunakan segala macam cara, akankah mereka melibatkan keseluruhan sekolah?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, saat aku sedang menulis kata penutup ini aku mendapat telepon dari temanku yang baru saja menikah. Dia bilang anaknya akan lahir bulan September ini. Ini sempat membuatku malu, jadi aku memutuskan untuk menulisnya disini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dasar sialan, kau pikir siapa dirimu sampai bisa bahagia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kau membuatku iri, dasar sialan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kau memberitahuku, tahu kalau aku masih single, ya kan, sialan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebaiknya kau mengirimkanku foto bayimu nanti, dasar sialan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, serius. Selamat! &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ngomong-ngomong, halamannya hampir kehabisan tempat, jadi cukup segitu saja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya, aku ingin berterima kasih kepada para penerbit, kepada sang ilustrator Poko-san, teman-temanku yang memberiku saran dan kepada semua orang yang sudah membeli novel ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai bertemu lagi,  dengan penuh harap di kata penutup volume ketiga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juni,2009.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Takehaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_5|Bab 5]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_3_Ilustrasi|Ilustrasi Jilid 3]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_5&amp;diff=505249</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 5</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_5&amp;diff=505249"/>
		<updated>2016-10-27T12:36:26Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Pemenang, Pecundang, dan Waktu Tambahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Minggu, 10 Mei.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;E-Eh..?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou bangun tepat saat upacara kemenangan untuk lomba marathon halang rintang dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah beberapa saat berlalu semenjak Koutarou pingsan dan pemandangan sekitar sudah diwarnai oleh matahari sore.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu akhirnya bangun juga..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depannya terlihat Sanae yang masih kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mulai kesal saat dia menunggu Koutarou bangun semenjak Koutarou pingsan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae..Eh, tunggu, apa yang terjadi dengan lombanya!? Dimana aku!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melompat dan melihat ke sekelilingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berada di tenda P3K tepat di sebelah tenda panitia festival olahraga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun tenda itu tidak mempunyai perlengkapan medis yang lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam tenda P3K itu hanya terdapat tas tidur berwarna biru untuk peserta yang mengalami kecelakaan saat lomba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain Koutarou, ada dua orang lagi yang berbaring di tenda itu, Theia dan Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panitia yang menjaga tenda itu semuanya berada di luar, di tantangan kedelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lombanya udah selesai dari tadi. Kamu pingsan dan mundur pas sebelum tantangan kesepuluh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kalau begitu siapa yang menang!? Theia!? Kiriha-san!? Siapa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menunjuk ke kedua orang itu dan menanyakan hasil lomba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bertanya soal hasil lomba marathon, tapi peringkat dari penghuni kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan mereka. Kita dan Yurika&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar jawaban Sanae membuat Koutarou tercengang; dia tidak menyangka hasilnya akan seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku, Sanae dan Yurika menang..? Tapi aku mundur dari lomba!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa maksudnya!? Gimana bisa aku dan Yurika menang!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebingungan, Koutarou mengguncang bahu Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-T-Tenang dulu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gimana aku bisa tenang!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou terus mengguncang Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mencoba sebisanya untuk menjawaw Koutarou setelah menyerah untuk kabur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Theia dan Kiriha gugur setelah adu tinju. Meskipun mereka dapat penghargaan spesial, mereka tetap dianggap mundur. Setelah itu, Harumi dan Yurika seri, jadi kamu, aku dan Yurika akan mengambil poin dari Theia dan Kiriha&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tunggu, Sanae! Itu berarti Sakuraba-senpai dan Yurika menang!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaget, Koutarou berhenti mengguncang Sanae sesaat sebelum mengguncangnya lebih keras dari sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak percaya kalau Harumi dan Yurika menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Heeeeeee-eeiii, K-Koooouuutaaroooouuuu, beeeeeerrrheeeeentiiiii...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudmu!? Jelaskan sekarang!&amp;quot;&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau mau aku jelasin, berhenti mengguncangku sekarang, dasar bodoh!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kotak P3K jatuh ke kepala Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah ulah poltergeist Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Au!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ujung kotak P3K itu mengenai kepala Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena benturan itu, Koutarou melepaskan tangannya dari Sanae dan memegang kepalanya yang kesakitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fiuh, dasar..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan keterlaluan gitu dong..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu yang keterlaluan! Bener-bener...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae melayang menjauh setelah lepas dari Koutarou, berkacak pinggang sambil merengut ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, setelahnya Sanae menjelaskan situasinya secara detail.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, sebagian besar peserta yang di depan jadi melambat gara-gara ranjau itu kan? Sebagian malah harus mundur&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di saat itu, Harumi dan Yurika menyusul dan menang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkat ladang ranjau di tantangan kedelapan, sebagian besar peserta terpaksa merangkak untuk terus maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak yang mencoba menyeberangi tantangan itu dengan buru-buru, tapi sebagian besar gagal dan akhirnya mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat saat Harumi dan Yurika sampai disana, sebagian besar ranjau sudah diledakkan dan mereka bisa menyeberang tanpa masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai hasilnya, ladang ranjau itu menjadi bantuan besar untuk mereka berdua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tapi, mereka berdua bisa menang meski mulainya dari posisi paling belakang, itu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Daripada nggak yakin dengan kataku barusan, kenapa kamu nggak lihat upacara penyerahan hadiahnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae menunjuk ke arah luar tenda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibalik itu ada podium dengan banyak sekali orang yang mengelilinginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk bisa melihat itu, Koutarou keluar dari tenda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang dikatakan Sanae, yang berdiri di atas podium adalah Harumi dan Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan pemenangnya adalah klub merajut dan klub cosplay! Meskipun mereka berasal klub budaya!&lt;br /&gt;
Selamat, kalian luar biasa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara kepala sekolah yang heboh dapat terdengar lewat speaker.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi dan Yurika terlihat tersipu malu mendapat pujian dan sorakan dari orang-orang disekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena mereka berdua introvert, mereka tidak terbiasa dengan hal semacam ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi saat mereka mendapat piala dari kepala sekolah, mereka tersenyum sambil melihat ke arah satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Mereka benar-benar menang..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah kubilang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak percaya..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semua orang juga bilang begitu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahu Sanae turun saat dia mengatakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kepala sekolah memberi selamat kepada harumi dan Yurika di atas podium, tidak masalah seberapa kecil Koutarou percaya akan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua benar-benar menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Ya sudahlah, paling nggak semuanya sesuai rencana&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi berdiri di atas podium dan Koutarou menang melawan penjajah lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku penasaran, apakah Tuhan memperhatikan usaha Sakuraba-senpai..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou berpikir seperti itu, dia merasa yakin untuk suatu alasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sembari tersenyum kecil, Koutarou memandang ke arah Harumi dan Yurika yang berada di atas podium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengangkat piala mereka sambil tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..S-Semua nggak sesuai rencana..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ibu Kos-san!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka tiba-tiba menyela Koutarou yang sedang melihat ke podium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh badannya hitam legam dan rambutnya menjadi afro.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dimana si idiot yang menanam ranjau di tantangan kedelapan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan kenapa Shizuka terlihat seperti itu tentu saja karena dia terkena beberapa ledakan di tantangan kedelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun! Tidak ada untungnya kau menyembunyikan itu dariku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Badannya gemetaran dan matanya terbakar api amarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka benar-benar marah besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;D-Disana! Dia lagi tidur di tenda P3K!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kewalahan dengan kehadiran Shizuka, Koutarou langsung mengatakan kepadanya tempat Theia berada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak yakin bisa menyembunyikan hal itu dari Shizuka, meskipun dia sendiri tidak punya alasan untuk menyembunyikan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi dia disanaaaa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka menggertakkan tinjunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dia bakal mati. Theia bakal mati..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou merasa umur Theia berkurang untuk setiap kali Shizuka menggertakkan tinjunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka meninggalkan Koutarou dan langsung menuju tenda P3K.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maafkan aku, Tulip&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia tahu kalau Theia dalam bahaya, Koutarou tidak bisa bergerak sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou merasa begitu takut dengan Shizuka, dan dia sendiri masih marah dengan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, aku tidak akan memaafkanmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou sedang meminta maaf ke arah tenda P3K, ada orang lain yang menghampirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mackenzie?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan hanya aku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji muncul di depan Koutarou dengan tiga pria besar disampingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji kelihatan mirip dengan Shizuka, tuxedonya yang putih dan wajahnya sudah hitam legam, dan rambutnya berantakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey, bocah kelas satu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sangat ingin bertemu denganmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga pria disamping Kenji adalah murid dari klub rugby, klub judo dan klub sumo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka juga hitam legam dan hanya bisa dibedakan lewat seragam khas yang mereka pakai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begini, Kou. Para senpai ini ingin bicara denganmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji menyeringai selagi dia membersihkan kacamatanya dengan sapu tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ugh...A-Apa yang bisa kubantu, senpai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Nggak mungkin...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasa menggigil mengalir di punggung Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan Kenji berada di sebelah ketiga pria itu, hanya ada satu hal yang mereka mau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami ingin berterima kasih untuk apa yang kau lakukan di garis start&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena kami sudah berterima kasih kepada si kacamata yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan itu, nggak adil rasanya kalau kami nggak memberi terima kasih padamu juga, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah kuduga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai panik dengan perkembangan kejadian yang mendadak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mackenzie dan orang-orang itu bekerja sama...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan kenapa Kenji dan ketiga orang itu bekerja sama adalah karena ladang ranjau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk bisa lolos, mereka tidak punya pilihan selain bekerja sama, dan pada akhirnya mereka berempat punya rasa solidaritas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Selamatkan aku, Primitif! Gunakan apapun yang kau punya untuk melindungiku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tulip!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Theia melompat ke arah Koutarou sambil menangis/&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menangkap badan kecil Theia meskipun ia terkejut dengan kejadian itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia terlihat ketakutan dan saat Koutarou meletakkannya ke atas tanah, dia dengan cepat bersembunyi di belakang Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;D-Dia datang! Shizuka datang! Bersiaplah untuk bertarung, Koutaruo! Hidupku dalam bahaya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka keluar dari tenda tepat saat Koutarou melihat ke arah tenda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matanya masih terbakar amarah dan dia mendekati Koutaruo dan Theia, selangkah demi selangkah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu...Satomi-kun, pada akhirnya kau melindunginya ..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa-apaan dengan tekanan ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangan mata Shizuka semakin tajam, dan menyimpan ancaman yang besar ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia bersembunyi di belakang Koutarou atas inisiatifnya sendiri, tapi karena itu, Shizuka sekarang menganggap Koutarou sebagai musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maju dan bertarunglah, Primitif! Aku akan membuatmu menjadi bangsawan! Jadi, matilah untukku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Enak saja! Jangan libatkan aku dalam hal ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak! Aku tidak mau menderita sendirian! Sudah sewajarnya bagi seorang pengikut untuk hidup dan mati dengan tuannya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bukan pengikutmu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di saat ini, sudah bukan masalah lagi kalau kau pengikutku atau bukan! Mari menderita bersama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Sialan kau, Tulip!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ooohohoho♪  ”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutaruo dan Theia benar-benar putus asa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tahu seberapa menyeramkannya Shizuka saat dia sedang marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka punya peluang menang lebih besar jika berhadapan dengan tank.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi Koutarou tidak mau terlibat bagaimanapun caranya, dan Theia tidak ingin ditinggal menderita sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Seperti yang kalian lihat, beginilah keadannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, aku mengerti sekarang, kacamata. Tolong maafkan aku yang sudah menyalahkanmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan kau, kenapa kau berpura-pura nggak populer!! Itu menyakiti harga diriku lebih daripada apapun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga pria itu merasa mereka punya hubungan yang spesial dan memasang kuda-kuda saat mereka melihat Koutarou dan Theia berdebat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka juga mengakui Koutarou dan Theia sebagai musuh dan mulai mendekat, selangkah demi selangkah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami sudah memperlakukanmu dengan tidak adil, kacamata. Kami akan membiarkanmu memukuli kami sesukamu nanti. Tapi sekarang, kami akan menghukum manusia biadab itu dahulu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan kubantu kalian&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus sekali, bocah kacamata! Ternyata masih ada orang sepertimu di antara orang-orang keren!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saat ini kita semua hitam legam, keren atau tidak, itu bukan masalah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu betul-betul benar, kacamata. Aku suka gayamu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapkan dirimu, Satomi-kun, Theia-san! Kami akan membalas semua yang sudah kalian lemparkan kepada kami!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji, Shizuka dan ketiga pria besar itu mendekati Koutarou dan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjelaskan sesuatunya kepada mereka tidak akan bekerja sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jadi begini akhirnya..kelihatannya aku nggak punya pilihan lain!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan kelima orang itu, Koutarou akhirnya memutuskan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo kabur, Tulip!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menarik tangan Theia dan mulai berlari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kou! Tunggu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kejar mereka! Jangan biarkan mereka kabur!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mackenzie-kun, potong jalur kabur mereka!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja kelima orang itu mengejar mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Primitif, jadilah umpan demi diriku! Sebagai gantinya, aku berjanji tidak akan menginjakmu mulai besok!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Enak saja, aku nggak peduli kalaupun kamu injak, kamu saja yang jadi umpan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Marathon halang rintang memasuki perpanjangan waktu dengan Koutarou dan Theia berlari dari kejaran lima orang dibelakang mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dasar idiot...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan bilang itu. Theia-dono sudah berusaha mempertimbangkan Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae dan Kiriha berdiri di depan tenda P3K, dan mereka melihat Koutarou dan yang lainnya berlari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mempertimbangkan Koutarou? Bohong&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ada yang terluka maupun terbunuh, betul?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Betul sih, tapi...tentu saja Shizuka bakal marah kalau Theia memakai sesuatu seperti itu. Kenapa dia nggak mengerti juga...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tuan puteri itu benci kekalahan. Dia melakukannya meski tahu itu akan terjadi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ranjau yang digunakan Theia dirancang untuk menggunakan sinar yang terang dan gelombang kejut untuk membuat korbannya lumpuh, jadi jarang sekali ada korban yang benar-benar terluka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Luka bakar kecil dan rambut afro, setidaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat Yurika melewati tantangan kedelapan, dia menggunakan sihir penyembuh, mengurangi jumlah korban lebih banyak lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, tidak ada yang tahu kalau Yurika membantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan sok suci. Aku tahu. Mereka yang rubuh di awal lomba itu ulahmu kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak tahu apa yang kamu bicarakan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan situasinya, Sanae merasa Kiriha berlari di depan adalah hal yang mencurigakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Kiriha menepis tuduhan itu dengan senyuman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada bukti yang tersisa dalam kasusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Sudah kuduga, kamu memang yang paling rumit&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jahat sekali. Aku hanya ingin menjadi kekasih Koutarou. Bersama, kami bisa membuat keluarga yang bahagia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dasar pembohong, itu bukan apa yang kamu pikirkan...Ya ampun, semua orang kenapa sih..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari ini, Sanae terlihat sebagai yang paling normal, sisanya bertingkah aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, itu benar sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku harap kau mengerti apa yang kucemaskan...ampun deh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia berlari di depan Sanae saat dia sedang merajuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-Hei, primitif! Sebenarnya aku masih punya satu ranjau lagi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan, Tulip! Kalau kamu pakai itu, kamu akan benar-benar dibunuh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi kita akan tertangkap kalau begitu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangaaaan! Pikirkan lagi!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kenapa cuma Koutarou yang bersenang-senang sih!?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae kesal karena merasa ditinggalkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lihat ini! Aku nggak percaya! Aku nggak pernah melihat hantu sepadat dan sestabil ini!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kamu pikir kita bisa menjualnya dengan harga tinggi kalau kita bisa menangkapnya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berada di pojok lapangan sekolah, menunjuk ke sebuah alat aneh yang berbentuk seperti pengukur kecepatan ke arah Sanae dan mengukur sejumlah angka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan mereka melompat kegirangan melihat hasil pengukuran itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yes! Kita akan menjadi miliarder! Kita bisa kabur dari kemiskinan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita berhasil melakukannya, Kakak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah membuntuti Sanae sejak mereka mengetahui keberadaan Sanae beberapa hari lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangan yang dirasakan Koutarou hari ini bukan pandangan seseorang yang mengawasinya, tapi pandangan mereka yang mengawasi Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_4|Bab 4]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_2_Kata_Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_5&amp;diff=505248</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 5</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_5&amp;diff=505248"/>
		<updated>2016-10-27T12:35:46Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Pemenang, Pecundang, dan Waktu Tambahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Minggu, 10 Mei.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;E-Eh..?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou bangun tepat saat upacara kemenangan untuk lomba marathon halang rintang dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah beberapa saat berlalu semenjak Koutarou pingsan dan pemandangan sekitar sudah diwarnai oleh matahari sore.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu akhirnya bangun juga..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depannya terlihat Sanae yang masih kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mulai kesal saat dia menunggu Koutarou bangun semenjak Koutarou pingsan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae..Eh, tunggu, apa yang terjadi dengan lombanya!? Dimana aku!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melompat dan melihat ke sekelilingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berada di tenda P3K tepat di sebelah tenda panitia festival olahraga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun tenda itu tidak mempunyai perlengkapan medis yang lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam tenda P3K itu hanya terdapat tas tidur berwarna biru untuk peserta yang mengalami kecelakaan saat lomba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain Koutarou, ada dua orang lagi yang berbaring di tenda itu, Theia dan Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panitia yang menjaga tenda itu semuanya berada di luar, di tantangan kedelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lombanya udah selesai dari tadi. Kamu pingsan dan mundur pas sebelum tantangan kesepuluh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kalau begitu siapa yang menang!? Theia!? Kiriha-san!? Siapa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menunjuk ke kedua orang itu dan menanyakan hasil lomba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bertanya soal hasil lomba marathon, tapi peringkat dari penghuni kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan mereka. Kita dan Yurika&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar jawaban Sanae membuat Koutarou tercengang; dia tidak menyangka hasilnya akan seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku, Sanae dan Yurika menang..? Tapi aku mundur dari lomba!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa maksudnya!? Gimana bisa aku dan Yurika menang!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebingungan, Koutarou mengguncang bahu Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-T-Tenang dulu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gimana aku bisa tenang!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou terus mengguncang Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mencoba sebisanya untuk menjawaw Koutarou setelah menyerah untuk kabur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Theia dan Kiriha gugur setelah adu tinju. Meskipun mereka dapat penghargaan spesial, mereka tetap dianggap mundur. Setelah itu, Harumi dan Yurika seri, jadi kamu, aku dan Yurika akan mengambil poin dari Theia dan Kiriha&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tunggu, Sanae! Itu berarti Sakuraba-senpai dan Yurika menang!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaget, Koutarou berhenti mengguncang Sanae sesaat sebelum mengguncangnya lebih keras dari sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak percaya kalau Harumi dan Yurika menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Heeeeeee-eeiii, K-Koooouuutaaroooouuuu, beeeeeerrrheeeeentiiiii...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudmu!? Jelaskan sekarang!&amp;quot;&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau mau aku jelasin, berhenti mengguncangku sekarang, dasar bodoh!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kotak P3K jatuh ke kepala Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah ulah poltergeist Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Au!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ujung kotak P3K itu mengenai kepala Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena benturan itu, Koutarou melepaskan tangannya dari Sanae dan memegang kepalanya yang kesakitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fiuh, dasar..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan keterlaluan gitu dong..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu yang keterlaluan! Bener-bener...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae melayang menjauh setelah lepas dari Koutarou, berkacak pinggang sambil merengut ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, setelahnya Sanae menjelaskan situasinya secara detail.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, sebagian besar peserta yang di depan jadi melambat gara-gara ranjau itu kan? Sebagian malah harus mundur&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di saat itu, Harumi dan Yurika menyusul dan menang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkat ladang ranjau di tantangan kedelapan, sebagian besar peserta terpaksa merangkak untuk terus maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak yang mencoba menyeberangi tantangan itu dengan buru-buru, tapi sebagian besar gagal dan akhirnya mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat saat Harumi dan Yurika sampai disana, sebagian besar ranjau sudah diledakkan dan mereka bisa menyeberang tanpa masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai hasilnya, ladang ranjau itu menjadi bantuan besar untuk mereka berdua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tapi, mereka berdua bisa menang meski mulainya dari posisi paling belakang, itu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Daripada nggak yakin dengan kataku barusan, kenapa kamu nggak lihat upacara penyerahan hadiahnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae menunjuk ke arah luar tenda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibalik itu ada podium dengan banyak sekali orang yang mengelilinginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk bisa melihat itu, Koutarou keluar dari tenda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang dikatakan Sanae, yang berdiri di atas podium adalah Harumi dan Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan pemenangnya adalah klub merajut dan klub cosplay! Meskipun mereka berasal klub budaya!&lt;br /&gt;
Selamat, kalian luar biasa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara kepala sekolah yang heboh dapat terdengar lewat speaker.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi dan Yurika terlihat tersipu malu mendapat pujian dan sorakan dari orang-orang disekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena mereka berdua introvert, mereka tidak terbiasa dengan hal semacam ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi saat mereka mendapat piala dari kepala sekolah, mereka tersenyum sambil melihat ke arah satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Mereka benar-benar menang..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah kubilang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak percaya..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semua orang juga bilang begitu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahu Sanae turun saat dia mengatakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kepala sekolah memberi selamat kepada harumi dan Yurika di atas podium, tidak masalah seberapa kecil Koutarou percaya akan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua benar-benar menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Ya sudahlah, paling nggak semuanya sesuai rencana&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi berdiri di atas podium dan Koutarou menang melawan penjajah lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku penasaran, apakah Tuhan memperhatikan usaha Sakuraba-senpai..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou berpikir seperti itu, dia merasa yakin untuk suatu alasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sembari tersenyum kecil, Koutarou memandang ke arah Harumi dan Yurika yang berada di atas podium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengangkat piala mereka sambil tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..S-Semua nggak sesuai rencana..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ibu Kos-san!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka tiba-tiba menyela Koutarou yang sedang melihat ke podium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh badannya hitam legam dan rambutnya menjadi afro.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dimana si idiot yang menanam ranjau di tantangan kedelapan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan kenapa Shizuka terlihat seperti itu tentu saja karena dia terkena beberapa ledakan di tantangan kedelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun! Tidak ada untungnya kau menyembunyikan itu dariku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Badannya gemetaran dan matanya terbakar api amarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka benar-benar marah besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;D-Disana! Dia lagi tidur di tenda P3K!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kewalahan dengan kehadiran Shizuka, Koutarou langsung mengatakan kepadanya tempat Theia berada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak yakin bisa menyembunyikan hal itu dari Shizuka, meskipun dia sendiri tidak punya alasan untuk menyembunyikan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi dia disanaaaa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka menggertakkan tinjunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dia bakal mati. Theia bakal mati..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou merasa umur Theia berkurang untuk setiap kali Shizuka menggertakkan tinjunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka meninggalkan Koutarou dan langsung menuju tenda P3K.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maafkan aku, Tulip&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia tahu kalau Theia dalam bahaya, Koutarou tidak bisa bergerak sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou merasa begitu takut dengan Shizuka, dan dia sendiri masih marah dengan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, aku tidak akan memaafkanmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou sedang meminta maaf ke arah tenda P3K, ada orang lain yang menghampirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mackenzie?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan hanya aku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji muncul di depan Koutarou dengan tiga pria besar disampingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji kelihatan mirip dengan Shizuka, tuxedonya yang putih dan wajahnya sudah hitam legam, dan rambutnya berantakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey, bocah kelas satu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sangat ingin bertemu denganmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga pria disamping Kenji adalah murid dari klub rugby, klub judo dan klub sumo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka juga hitam legam dan hanya bisa dibedakan lewat seragam khas yang mereka pakai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begini, Kou. Para senpai ini ingin bicara denganmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji menyeringai selagi dia membersihkan kacamatanya dengan sapu tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ugh...A-Apa yang bisa kubantu, senpai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Nggak mungkin...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasa menggigil mengalir di punggung Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan Kenji berada di sebelah ketiga pria itu, hanya ada satu hal yang mereka mau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami ingin berterima kasih untuk apa yang kau lakukan di garis start&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena kami sudah berterima kasih kepada si kacamata yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan itu, nggak adil rasanya kalau kami nggak memberi terima kasih padamu juga, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah kuduga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai panik dengan perkembangan kejadian yang mendadak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mackenzie dan orang-orang itu bekerja sama...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan kenapa Kenji dan ketiga orang itu bekerja sama adalah karena ladang ranjau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk bisa lolos, mereka tidak punya pilihan selain bekerja sama, dan pada akhirnya mereka berempat punya rasa solidaritas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Selamatkan aku, Primitif! Gunakan apapun yang kau punya untuk melindungiku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tulip!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Theia melompat ke arah Koutarou sambil menangis/&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menangkap badan kecil Theia meskipun ia terkejut dengan kejadian itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia terlihat ketakutan dan saat Koutarou meletakkannya ke atas tanah, dia dengan cepat bersembunyi di belakang Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;D-Dia datang! Shizuka datang! Bersiaplah untuk bertarung, Koutaruo! Hidupku dalam bahaya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka keluar dari tenda tepat saat Koutarou melihat ke arah tenda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matanya masih terbakar amarah dan dia mendekati Koutaruo dan Theia, selangkah demi selangkah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu...Satomi-kun, pada akhirnya kau melindunginya ..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa-apaan dengan tekanan ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangan mata Shizuka semakin tajam, dan menyimpan ancaman yang besar ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia bersembunyi di belakang Koutarou atas inisiatifnya sendiri, tapi karena itu, Shizuka sekarang menganggap Koutarou sebagai musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maju dan bertarunglah, Primitif! Aku akan membuatmu menjadi bangsawan! Jadi, matilah untukku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Enak saja! Jangan libatkan aku dalam hal ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak! Aku tidak mau menderita sendirian! Sudah sewajarnya bagi seorang pengikut untuk hidup dan mati dengan tuannya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bukan pengikutmu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di saat ini, sudah bukan masalah lagi kalau kau pengikutku atau bukan! Mari menderita bersama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Sialan kau, Tulip!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ooohohoho♪  ”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutaruo dan Theia benar-benar putus asa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tahu seberapa menyeramkannya Shizuka saat dia sedang marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka punya peluang menang lebih besar jika berhadapan dengan tank.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi Koutarou tidak mau terlibat bagaimanapun caranya, dan Theia tidak ingin ditinggal menderita sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Seperti yang kalian lihat, beginilah keadannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, aku mengerti sekarang, kacamata. Tolong maafkan aku yang sudah menyalahkanmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan kau, kenapa kau berpura-pura nggak populer!! Itu menyakiti harga diriku lebih daripada apapun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga pria itu merasa mereka punya hubungan yang spesial dan memasang kuda-kuda saat mereka melihat Koutarou dan Theia berdebat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka juga mengakui Koutarou dan Theia sebagai musuh dan mulai mendekat, selangkah demi selangkah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami sudah memperlakukanmu dengan tidak adil, kacamata. Kami akan membiarkanmu memukuli kami sesukamu nanti. Tapi sekarang, kami akan menghukum manusia biadab itu dahulu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan kubantu kalian&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus sekali, bocah kacamata! Ternyata masih ada orang sepertimu di antara orang-orang keren!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saat ini kita semua hitam legam, keren atau tidak, itu bukan masalah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu betul-betul benar, kacamata. Aku suka gayamu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapkan dirimu, Satomi-kun, Theia-san! Kami akan membalas semua yang sudah kalian lemparkan kepada kami!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji, Shizuka dan ketiga pria besar itu mendekati Koutarou dan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjelaskan sesuatunya kepada mereka tidak akan bekerja sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jadi begini akhirnya..kelihatannya aku nggak punya pilihan lain!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan kelima orang itu, Koutarou akhirnya memutuskan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo kabur, Tulip!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menarik tangan Theia dan mulai berlari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kou! Tunggu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kejar mereka! Jangan biarkan mereka kabur!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mackenzie-kun, potong jalur kabur mereka!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja kelima orang itu mengejar mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Primitif, jadilah umpan demi diriku! Sebagai gantinya, aku berjanji tidak akan menginjakmu mulai besok!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Enak saja, aku nggak peduli kalaupun kamu injak, kamu saja yang jadi umpan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Marathon halang rintang memasuki perpanjangan waktu dengan Koutarou dan Theia berlari dari kejaran lima orang dibelakang mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dasar idiot...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan bilang itu. Theia-dono sudah berusaha mempertimbangkan Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae dan Kiriha berdiri di depan tenda P3K, dan mereka melihat Koutarou dan yang lainnya berlari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mempertimbangkan Koutarou? Bohong&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ada yang terluka maupun terbunuh, betul?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Betul sih, tapi...tentu saja Shizuka bakal marah kalau Theia memakai sesuatu seperti itu. Kenapa dia nggak mengerti juga...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tuan puteri itu benci kekalahan. Dia melakukannya meski tahu itu akan terjadi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ranjau yang digunakan Theia dirancang untuk menggunakan sinar yang terang dan gelombang kejut untuk membuat korbannya lumpuh, jadi jarang sekali ada korban yang benar-benar terluka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Luka bakar kecil dan rambut afro, setidaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat Yurika melewati tantangan kedelapan, dia menggunakan sihir penyembuh, mengurangi jumlah korban lebih banyak lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, tidak ada yang tahu kalau Yurika membantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan sok suci. Aku tahu. Mereka yang rubuh di awal lomba itu ulahmu kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak tahu apa yang kamu bicarakan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan situasinya, Sanae merasa Kiriha berlari di depan adalah hal yang mencurigakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Kiriha menepis tuduhan itu dengan senyuman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada bukti yang tersisa dalam kasusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Sudah kuduga, kamu memang yang paling rumit&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jahat sekali. Aku hanya ingin menjadi kekasih Koutarou. Bersama, kami bisa membuat keluarga yang bahagia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dasar pembohong, itu bukan apa yang kamu pikirkan...Ya ampun, semua orang kenapa sih..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari ini, Sanae terlihat sebagai yang paling normal, sisanya bertingkah aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, itu benar sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku harap kau mengerti apa yang kucemaskan...ampun deh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia berlari di depan Sanae saat dia sedang merajuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-Hei, primitif! Sebenarnya aku masih punya satu ranjau lagi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan, Tulip! Kalau kamu pakai itu, kamu akan benar-benar dibunuh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi kita akan tertangkap kalau begitu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangaaaan! Pikirkan lagi!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kenapa cuma Koutarou yang bersenang-senang sih!?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae kesal karena merasa ditinggalkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lihat ini! Aku nggak percaya! Aku nggak pernah melihat hantu sepadat dan sestabil ini!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kamu pikir kita bisa menjualnya dengan harga tinggi kalau kita bisa menangkapnya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berada di pojok lapangan sekolah, menunjuk ke sebuah alat aneh yang berbentuk seperti pengukur kecepatan ke arah Sanae dan mengukur sejumlah angka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan mereka melompat kegirangan melihat hasil pengukuran itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yes! Kita akan menjadi miliarder! Kita bisa kabur dari kemiskinan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita berhasil melakukannya, Kakak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah membuntuti Sanae sejak mereka mengetahui keberadaan Sanae beberapa hari lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangan yang dirasakan Koutarou hari ini bukan pandangan seseorang yang mengawasinya, tapi pandangan mereka yang mengawasi Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_4|Bab 4]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_2_Kata_Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_4&amp;diff=505247</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 4</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_4&amp;diff=505247"/>
		<updated>2016-10-27T12:35:04Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Penjajah Festival Olahraga!?==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Minggu, 10 Mei.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari itu adalah hari dimulainya festival olahraga. Matahari bersinar dengan cerahnya di atas lapangan dan tidak ada awan sedikitpun di langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatannya keputusan yang benar untuk datang ke sini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Halaman sekolah  memang lebih tenang, dan nggak banyak debu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Harumi berada di halaman sekolah.&amp;lt;ref&amp;gt;Halaman sekolah(courtyard) disini lebih mirip taman yang dikelilingi tembok gedung sekolah.&amp;lt;/ref&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Permainan untuk jam pagi telah berakhir dan mereka mengarah ke sana untuk makan siang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lapangan sekolah penuh dengan orang-orang dan banyak debu yang berterbangan ditiup angin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa mereka bergegas pergi dari lapangan sekolah dan datang ke sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebenarnya, aku malu mengeluarkan bekalku di depan orang banyak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak usah malu. Itu kelihatannya enak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi menutupi wajahnya dengan kain pembungkus kotak bekal miliknya dan dia mencuri pandang ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi menyiapkan bekalnya hari ini untuk dimakan mereka berdua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia biasanya membiarkan ibunya yang membuatkan, tapi untuk festival olahraga kali ini dia bersemangat untuk membuat bekalnya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Nggak kelihatan seperti yang dibuat oleh orang yang baru pertama kali masak:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Syukurlah..Aku sedikit kuatir&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar jawaban Koutarou, Harumi menyingkirkan kain yang menutupi wajahnya dan menghela nafas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kuatir akan mengecewakan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak usah kuatir. Kelihatannya dimasak dengan baik&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi..aku rasa aku nggak akan membantu banyak di lomba marathon halang rintang nanti, jadi paling nggak aku bisa membuatkanmu sesuatu buat dimakan..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Senpai, kamu terlalu kuatir. Cowok itu simpel, mereka pasti senang dibuatkan bekal makan dari cewek, nggak peduli seberapa bagus bekalnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tapi aku benar-benar kuatir soal rasanya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pasti susah jadi cewek..Yah, selamat makan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berhenti bicara dan mulai makan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah berjuang keras sejak pagi dan sekarang dia lapar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lima pita biru terlihat berjajar di baju olahraga Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pita-pita itu menunjukkan peringkat, dan biru berarti peringkat satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou memenangkan peringkat satu di kelima lomba yang dia ikuti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karenanya, dia menggunakan banyak stamina dan sekarang kelaparan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Rasanya...enak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tersenyum ceria mendengar kata-kata Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanannya tidak hanya terlihat bagus, rasanya pun ternyata enak. Harumi merasa bahagia &lt;br /&gt;
sampai-sampai dia mau menari saat itu juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyatanya, bekal buatannya memang benar-benar bagus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Omelet, hamburger dan sosis yang dimasaknya ditambah beberapa makanan tambahan mungkin terlihat biasa, tapi bekal itu dibuat dengan penuh perhatian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya juga patut dipuji, bekal itu bisa dibilang sangat bagus untuk seorang pemula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou, yang tumbuh besar sebagai seorang piatu dan memasak untuk dirinya sendiri, mengerti betul-betul akan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apa yang bisa kukatakan..memiliki seseorang yang mau memasak untukmu tanpa alasan tertentu adalah hal yang indah&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah yang dirasakan Koutarou saat dia memakan bekal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kehilangan ibunya saat dia masih kecil, adalah hal yang langka bagi seseorang untuk memasak bagi Koutarou tanpa alasan tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Belakangan Kiriha yang memasak, tapi itu karena dia berencana mengambil alih kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah ada yang nggak kamu suka?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak juga...nggak ada yang nggak aku suka sih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, Koutarou tidak bisa memikirkan apapun, tapi dia cepat-cepat diam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Harumi mulai gugup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang salah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak cukup&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apanya yang nggak cukup?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rasanya? Waktu yang dibutuhkan? Atau pengalamanku?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tidak bisa apa-apa kecuali merasa kuatir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jumlahnya. Kalu ternyata bekalnya seenak ini, aku bisa makan tiga kali lipat porsi ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;J-Jumlahnya...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendapat balasan yang tidak semestinya, Harumi melamun sesaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, ada lebih banyak lomba lagi siang nanti, jadi porsi ini mungkin pas. Kalau aku makan sampai kenyang, akan susah buat bergerak nantinya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lain kali, tolong bikin lebih banyak pas aku nggak akan banyak bergerak ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lain kali...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai menggerakkan sumpitnya sambil tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat itu, Harumi juga mulai tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lain kali..Lain kali, dia mau..makan lebih banyak lagi..dia suka bekalnya..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi terlihat sangat bahagia, kata-kata tidak cukup untuk menggambarkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jadi ini rasanya punya teman..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak kecil Harumi sering sakit-sakitan dan harus selalu keluar masuk rumah sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski anak-anak dan perawat di rumah sakit sudah menjadi temannya, dia tidak punya teman seumurannya; Koutarou adalah teman sebaya pertamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu sudah cukup untuk membuat Harumi menangis bahagia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa, Senpai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou yang sedang makan melirik ke arah Harumi yang tiba-tiba terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia melihat Harumi yang pipinya memerah dan matanya sembab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai panik saat dia melihat Harumi yang kelihatannya akan menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kamu baik-baik saja!? A-Apa aku ngomong sesuatu yang salah!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak bisa mengerti perasaan Harumi saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak kecil, Koutarou, dengan Kenji, sudah punya banyak teman, jadi dia tidak mengerti betul perasaan Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa dia merasa sudah berbuat salah dan mulai panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak apa-apa..mataku kelilipan..aku cuci muka dulu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi menundukkan wajahnya untuk menghindari lirikan Koutarou dan buru-buru berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi bisa mendengar jantungnya berdetak cepat, dan kuatir kalau-kalau Koutarou bisa mendengarnya juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kalau aku nggak tenang, aku bisa bilang sesuatu yang bisa membuat masalah dengan Satomi-kun...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi lari dari halaman sekolah dengan jantung berdetak cepat dan kepala pusing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Senpai...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou yang ditinggal sendiri tidak mengerti apa yang benar-benar terjadi dan hanya bisa memiringkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Sanae yang bergantung di punggung Koutarou dapat mengerti sedikit perasaan Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Itu cukup bikin aku kesal&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mulai mencekek leher Koutarou untuk balas dendam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah bergantung di leher Koutarou untuk ikut merasakan makan siang Koutarou, mencekek lehernya dari posisi itu adalah hal yang mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, Ehhhkkk!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan! Ahhh! Itu benar-benar bikin aku kesal!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kamu kenapa sih, tiba-tiba begitu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pikirkan situasimu sekarang daripada terbawa suasana! Kalau kamu nggak menang hari ini, kamu nggak tahu apa yang akan terjadi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sa-Sanae, j-jangan pikir trik yang sama bakal bekerja dua kali!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berusaha menjaga kesadarannya dan merogoh kantong kanan celananya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia mendekatkan apa yang dia berhasil rogoh ke arah Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gyaah!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, ada ledakan kecil yang terjadi dan memukul Sanae mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mantap! Terima kasih, nenek!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menggenggeam jimat kecil yang dihiasi benang emas di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, benda itu punya cukup kekuatan untuk melawan hantu seperti Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlindungan Keluarga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata dari emas itu berkilau dengan indahnya diterpa cahaya matahari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu ngapain sih!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae kembali dengan tangan kanannya memegan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melayang didepan Koutarou dan mulai menggerutu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu kalimatku! Kamu selalu mencoba mencekikku tanpa alasan jelas! Cobalah jadi seseorang yang pingsan tanpa alasan jelas!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan merengek soal itu! Kamu cowok, buat apa marah hanya karena hal itu!? Bukannya normal buat hantu buat bikin orang kesakitan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu jangan kesal kalau orang mencoba melawan! Dasar roh jahat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa katamu!? Kamu nggak bisa memanggil orang seimut aku sebagai roh jahat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dahi keduanya bertubrukan dan menghasilkan suara keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelihatannya pertengkaran mereka akan semakin menjadi saat orang ketiga muncul diantara mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatannya kamu cukup hebat, Koutarou&amp;quot;[[Image:Rokujouma_V2_155.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ternyata Kiriha yang muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan rambutnya yang panjang berkibar tertiup angin, tanpa suara Kiriha telah mendekat ke arah Koutarou dan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu sendiri juga kelihatan hebat, Kiriha-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa pita terpasang di bagian dada Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiga pita biru dan dua pita kuning, lebih tepatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha mendapat peringkat satu di tiga lomba dan peringkat dua di dua lomba sisanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu ngapain melihat ke arah dadanya, Koutarou!? Dasar mesum!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Salah! Coba lihat dulu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngapain aku liat dada orang lain!? Apa kamu mau bilang kalau bra-nya kelihatan, begitu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya nggak lah! Pitanya! Aku lagi melihat peringkatnya Kiriha!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku yakin kamu akan memberi nilai 100 untuk dadanya Kiriha&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Coba dengerin aku dulu, hantu bodoh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa-apaan, aku juga punya harga diri, tahu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa harga diri hantu se-transparan itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Sanae mulai bertengkar lagi, dan di saat itu ada orang lain yang muncul di halaman sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus juga dirimu masih penuh semangat, Primitif. Tidak akan ada artinya membuatmu merangkak di tanah jika kamu tidak sesemangat itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Giliran Theia dan Ruth yang muncul, dan dibelakang mereka adalah pria-pria garang yang dipimpin oleh Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia punya empat pita di dadanya, semua berwarna biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyatanya, Theia sudah ikut enam lomba sejak pagi ini, tapi dia membuang semua pita di bawah peringkat satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tim cheerleader yang membantu dan bersorak untuk Theia sudah basah oleh keringat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Ruth punya dua pita, kuning dan hijau, yang berarti peringkat dua dan tiga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diam, Tulip! Aku sedang sibuk!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Betul! Nggak ada tempat buatmu di sini, dada terjal!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia tidak melirik sedikitpun ke arah Theia dan tetap saling melotot satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Theia tidak tahan lebih lama lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah cukup baginya bahwa Koutarou tidak menghargai Theia sedikitpun, tapi di saat yang sama, Sanae sudah menyinggung hal yang paling dibencinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhrinya, Theia hilang kendali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian mau cari gara-gara ya, para anjing kampung!? Akan kubuat kalian menjadi abu sekarang juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan, Yang Mulia!!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan dengan Ruth yang mencoba menghentikannya, Theia tetap tidak mau tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia beranjak ke arah Koutarou dan Sanae dan ikut bertengkar dengan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Coba saja kalau kamu bisa, Tulip!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan kubuat kalian menjadi abu setelah memperbaiki karakter busuk kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei! Dengarkan aku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat ketiganya mulai ribut kembali, pertengkaran jarak dekat pun tak terelakkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, Satomi-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Biarkan mereka, Ruth. Mereka tidak saling membenci sebesar yang mereka bilang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong berhenti bilang hal semacam itu, Kiriha-san! Tentu saja aku benci hal ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kau maksud dengan &#039;hal semacam itu&#039;!? Panggil aku Yang Mulia Theia, dasar Primitif!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tarik itu kembali, Koutarou! Gimana bisa kamu bilan g orang secantik aku &#039;hal semacam itu&#039;?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Buat apa, dasar idiot!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keributan mereka semakin memanas sejalan dengan saling melempar ejekan satu sama lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun♪&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haloooo♪&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seruan ramah itu membuat Koutarou tenang sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara itu berasal dari keenam gadis anggota klub cosplay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertengkaran antara Koutarou, Sanae dan Theia terhenti oleh kemunculan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatannya kau sedang bersenang-senang, Koutarou-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sedang mendorong ketua mereka yang ada di dalam gerobak dan mendekati Koutarou dan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para anggota klub cosplay tidak sedang bercosplay, mereka memakai pakaian olahraga yang biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengikuti aturan dan tidak akan memakai cosplay sampai mereka mendapat izin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apa yang sedang mereka lakukan?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang membuat Koutarou penasaran adalah gerobak yang dipakai para anggota klub cosplay untuk membawa ketua mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalamnya terdapat karung seukuran satu meter yang terlihat menggeliat kesana kemari/&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelihatannya karung itu berisi makhluk hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hello&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Halo, Satomi-kun. Dan halo juga untuk teman-temanmu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si ketua tersenyum dan memberi salam kepada semuanya, dan kesepuluh gadis lainnya pun mengikuti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tim cheerleader Theia berdiri paling menonjol, tapi mereka tetap diam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat para gadis selesai memberi salam, si ketua klub cosplay memanggil Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau bisa menantikan hal bagus di marathon nanti, Koutarou-kun. Kostum hari ini adalah yang paling luar biasa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami begadang semalaman untuk membuatnya, loh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Aku sampai lupa sudah seberapa banyak tangan kami tertusuk jarum&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Itu cuma kamu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat para gadis itu berbicara, karung itu tetap bergerak kesana kemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!....!...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yah, apa masalahnya...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou penasaran dengan isi karung itu, tapi dia memilih untuk tetap diam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itulah Harumi kembali ke halaman sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang ada banyak orang di sekeliling Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekarang ada lebih dari 20 orang di halaman sekolah, Harumi hanya mengenal sedikit diantaranya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, kamu cukup imut juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, b-berhenti! Jangan sentuh aku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mau bergabung dengan klub kami?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak! Aku nggak mau bergabung dengan klub mencurigakan kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sayang sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, bagaimana dengan kalian berdua?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau Theia-sama tidak ingin bergabung, maka aku harus menolak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah bergabung dengan tim atletik, jadi aku tidak bisa, Senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tulip, kamu bergabung dengan tim cheerleader?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Tidak sepertimu, orang-orang ini punya loyalitas yang tidak tergoyahkan bagiku. Benar bukan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terpujilah tuan puteri! Terpujilah tuan puteri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka sudah dicuci otak...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, sepertinya tim cheerleader yang asli sudah tidak ada lagi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semuanya sedang asyik berbicara dan tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan bahkan Koutarou membuat ekspresi yang tidak pernah dilihat Harumi sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku...tidak mungkin bisa mendekati mereka...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi terdiam di tempatnya, jantungnya yang berdetak kencang sudah kembali tenang dan perasaannya yang berbunga-bunga telah berganti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi sadar dia hanya tahu sedikit tentang Koutarou sebenarnya, dan itu membuatnya sedih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun tidak benar-benar tahu kalau aku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tidak bisa bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa berbaur begitu saja dengan kerumunan yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terpisah hanya sejarak 20 meter bagaikan jarak yang sangat jauh bagi Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, beberapa kembang api terlihat meledak di langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun hari masih siang, saat ada banyak kembang api yang ditembakkan di saat yang bersamaan, tentu saja mereka akan menjadi perhatian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah tanda bahwa lomba marathon halang rintang akan segera dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lomba marathon itu terdiri dari jalur sepanjang 5 kilometer dan tantangan sebanyak 10 tantangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena lomba ini juga diikuti baik pria dan wanita, untuk para wanita diberikan tantangan yang lebih mudah sebagai kelonggaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena tantangannya tidak hanya terpusat pada tantangan secara fisik saja, pemenangnya selalu berganti setiap tahunnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SMA Kitsushouharukaze mempunyai banyak klub, dan karena banyak klub yang berpartisipasi, lomba marathon ini menjadi event utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, saat yang sudah kutungg-tunggu akhirnya datang juga...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou meregangkan tangannya selagi melihat ke sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada lebih dari 100 orang yang berkumpul di garis start.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SMA Harukaze&amp;lt;ref&amp;gt;Kadang-kadang SMA Kitsushouharukaze disingkat menjadi SMA Harukaze&amp;lt;/ref&amp;gt;  punya lebih dari 50 klub dengan jumlah anggota yang bervariasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan banyak sekali klub yang ikut lomba ini, tentu saja akan ada orang sebanyak ini yang terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seragam yang dipakai pun beragam, dengan mayoritas seragam yang dipakai adalah seragam khas dari tiap klub.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sisanya terdriri dari klub budaya yang memakai seragam olahraga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kou, kamu kelihatannya percaya diri banget&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatan ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah lama menjadi temanmu loh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti yang kuharapkan dari rekanku Mackenzie!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seselesainya pemanasan, Koutarou memukul punggung Kenji dengan tangannya yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Owowow&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kemenangan hari ini akan berpihak kepadaku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan naif. Kamu nggak pintar-pintar banget, nggak mungkin kamu menang. Aku nggak yakin kamu bisa mengalahkanku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu kata-kata yang cukup besar. Kalau begitu, kau mau bertaruh, Mackenzie?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Boleh. Siapapun dari kita yang pertama mencapai finish duluan, menang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang kalah harus traktir makan sekali, oke?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji menyeringai, dia yakin dengan caranya berlari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou memang unggul dalam kekuatan fisik, tapi Kenji punya kelincahan dan kepintaran sebagai senjatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa Kenji bertaruh kalau dia bisa menang melawan Koutarou dalam lomba ini, yang menguji kekuatan peserta secara keseluruhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah, kau membuat keputusan bodoh, Kou. Aku harap kau sudah siap membelikanku makanan yang spesial&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak mau dengar kau memanggilku bodoh saat kau sendiri memakai sesuatu seperti itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diamlah. Aku ada di klub drama, jadi mau bagaimana lagi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji tidak memakai pakaian olahraga, tapi tuxedo putih dan mawar merah yang berada di dadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah kostum panggung yang dimilliki klub drama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, kelihatannya kalian berdua sedang melakukan sesuatu yang menarik&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ibu Kos-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat keduanya selesai mengobrol, Shizuka muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka telah diminta oleh klub memasak untuk ikut marathon, dan dia memakai celemek yang menutupi pakaian olahraganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka jadi terlihat aneh, bahkan menyaingi Kenji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bolehkah aku ikut dalam taruhan yang kalian bilang tadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kasagi-san juga? Kami cukup yakin dalam hal ini loh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku juga mau ikut karena aku juga yakin dengan diriku sendiri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji berusaha menyingkirkan Shizuka, tapi Koutarou berkata lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu masalah buatmu, Mackenzie? Biarkan Ibu Kos-san ikutan juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, boleh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yap&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lagipula, aku juga nggak tahu kalau aku bisa menang melawan Ibu Kos-san atau nggak..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti Kenji, Koutarou sadar betul seberapa kuat Shizuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tahu Shizuka tidak akan tertinggal jauh dalam lomba ini setelah dia bisa memukul jatuh empat orang penjajah dengan tangan kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka juga sepintar Kenji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu kita tambah Kasagi-san ke dalam taruhan antar tiga orang ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak akan kalah loh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Silahkan saja, Ibu Kos-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Fufufu, dengan ini, Mackenzie akan beli dua porsi makanan..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Shizuka ikut berpartisipasi dalam taruhan mereka, bangku penonton dekat garis start mulai bersorak menyemangati Kenji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenji-kun! Kamu keren banget!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Rosenchevalier-sama! Lihat ke sini dong!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa blitz kamera pun muncul setelahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka adalah penggemar Kenji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji sudah punya penggemar sejak dari SMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Silahkan lambaikan tanganmu, Rosenchevalier-sama. Fansmu memanggilmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diam deh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou-kun! Arahin ksatrianya ke sini dong!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, oke&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-Hey!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou memegang kepala Kenji dan secara paksa memutarnya ke arah bangku penonton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan blitz kamera mulai bermunculan lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak usah malu. Kamu cuma bikin para cowok sekitarmu kesal aja kok, termasuk aku tentunya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisa berhenti sekarang, Kou!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh ya, maaf, cewek itu bakal sedih, tentunya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persis di sebelah Kenji, ada seorang gadis yang memakai gaun merah tua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah anggota klub drama, dan pakaian yang dipakainya juga dari sebuah drama yang sudah lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari ini mereka bermain sebagai Gadis Merah Tua dan Sang Rosenchevalier.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf, akulah yang mengundang Matsudaira-san untuk bergabung dengan klub. Aku rasa dia tidak punya keinginan untuk berpacaran denganku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau salah, nona! Kau sudah tertipu olehnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si gadis merah tua berusaha melindungi Kenji, tapi dia mulai goyah saat berhadapan dengan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan kubunuh kau, sialan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaaa, tolong aku, Sakuraba-senpai! Mackenzie membullyku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Satomi-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kenji mulai marah, Koutarou tertawa dan bersembunyi di belakang Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;H-Halo, Sakuraba-senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Halo, Matsudaira-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Harumi dan Kenji saling berhadapan, entah kenapa mereka sama-sama tersipu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uhm...Eh..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau curang, Koutarou!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun waktu telah berjalan dan mereka sudah mulai saling kenal, Harumi masih merasa kurang nyaman berada dekat Kenji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menjadi penyebab kenapa Harumi mendadak diam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji tahu apa yang Harumi rasakan dan tidak mau mengucapkan hal-hal yang salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Senpai, mumpung lagi saatnya, sapalah juga anggota klub drama di sebelah Mackenzie dan Ibu Kos-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Ya! Halo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Halo, Sakuraba-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Halo, Sakuraba-senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi membungkuk ke arah Gadis Merah Tua dan Shizuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Mari berjuang keras untuk lomba nanti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku kuatir kalau aku bisa sampai garis finish dengan kostum ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahaha, gaun itu bagus sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah selesai saling sapa, suasana di sekitar Harumi pun mulai tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu kenapa melotot begitu, Mackenzie?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou memperhatikan Kenji yang melotot tajam ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kou, kamu nggak bisa pakai cara yang lebih mudah ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu ngomong soal apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Aku menyerah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji menurunkan pundaknya dan menggaruk kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena sudah kenal Koutarou cukup lama, Kenji mengerti kalau Koutarou menarik Harumi secara paksa ke dalam grup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat dia menghela kecil, Harumi kembali menyapanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku minta maaf soal sebelumnya, Sakuraba-senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;N-Nggak apa-apa kok&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba-senpai, seperti yang dibilang Satomi-kun, Mackenzie-kun sepertinya memang lihai dalam berburu cewek, jadi hati-hati ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..B-Benarkah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu bohong, udah jelas itu bohong!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Semoga beruntng, Sakuraba-senpai&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berpaling dari mereka dan melihat ke arah garis start.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan seperti sebelumnya, ada banyak orang disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kelihatannya nggak akan menang mudah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada orang yang kelihatan besar dan kuat, dan juga orang yang kelihatan kecil dan lincah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk bisa membuat Harumi naik ke podium juara, Koutarou harus bisa menyelesaikan semua tantangan yang ada dan mencapai finish sebelum ada yang bisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke! Ayo kita lakukan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai menyemangati dirinya sendiri agar dia tidak lengah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Sanae yang terbang di dekat Koutarou bergantung di lehernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Sanae meletakkan tangannya yang langsing di sekeliling leher Koutarou sembari tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu tahu? Nggak kusangka kamu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan apa-apa. Nyahaha&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, Sanae tidak mengatakan apapun dan hanya tersenyum lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Koutarou tidak bisa melihatnya karena Sanae bergantung di belakangnya, dan Sanae sendiri juga tidak sadar akan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hm?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae memperhatikan apa yang sedang dilihat Koutarou; dua orang anggota klub baseball lengkap dengan seragamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Koutarou, boleh aku tanya sesuatu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kamu terus kepikiran soal itu, kenapa kamu nggak mulai main baseball?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou kaget dan menoleh ke arah Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sudah kuduga...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae memperhatikan Koutarou yang terkejut dan mulai ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu selalu merhatiin klub baseball kapanpun ada kesempatan. Aku tahu itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Oh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou memalingkan matanya dari Sanae dan melihat kembali ke arah anggota klub baseball.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasa tidak perlu menyembunyikan perasaannya dan mulai berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku suka baseball. Itu bukan jenis olahraga yang kamu bisa lakukan kalau hidup sendiri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou terlihat kesepian selagi mengenang sesuatu, dan melihat hal itu, sebuah ide muncul di kepala Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kalau aku bisa bantu beberes kamar, Koutarou mungkin bisa main baseball...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memasak, mencuci, membersihkan kamar, menyiapkan bak mandi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau Sanae mengambil alih pekerjaan rumah tangga yang dilakukan Koutarou setiap harinya, Koutarou mungkin punya waktu luang yang dia butuhkan untuk bermain baseball.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah ide yang muncul di kepala Sanae, tapi dia dengan cepat menolaknya dan mulai panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa-apaan yang baru saja aku pikirkan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku harus mengusirnya! Aku harus mengusir Koutarou dari kamar itu apapun caranya! Kenapa aku tiba-tiba berpikir untuk membantunya mengurus kamar!?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae kebingungan dengan perasaannya sendiri; dia tidak percaya dia mau membantu seseorang yang harusnya dia usir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan apa yang membuat Sanae ragu adalah bahwa dia tidak merasa muak untuk membantu Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan apa-apa! Bukan apa-apa! Lupakan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou dengan cemas memanggilnya, Sanae bahkan merasa lebih bingung lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apa yang baru saja kulakukan!?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Sanae merasa lebih bingung daripada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Theia juga berada di tengah kerumunan di garis start.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berdiri di depan tim cheerleader dan sedang berpidato.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian semua, kalian sudah berjuang dengan sangat bagus hingga hari ini! Meskipun hanya ada satu diantara kalian yang akan ikut lomba denganku hari ini, itu adalah karena hasil latihan kalian! Bersoraklah untukku seperti kalian ikut berlomba denganku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia memakai ban lengan kapten tim cheerleader di tangannya, dengan kedua tangannya di pahanya sembari berdiri tegap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, badan kecil Theia tersembunyi oleh kerumunan orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kerumunan itu tidak bisa menyembunyikan suaranya yang lantang dan suaranya mencapai anggota tim cheerleader yang berdiri tegak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terpujilah tuan puteri! Terpujilah tuan puteri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara keras para pria itu terdengar sepanjang garis start dan mengguncang tanah disekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Masalahnya bukan siapa yang menemaniku! Masalahnya adalah apakah aku menang atau tidak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Untuk kemenangan Yang Mulia Theiamillis!! Terpujilah keluarga kekaisaran Forthorthe!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Moral tim cheerleader itu sedang berada di puncak. Latihan keras yang mereka jalani hingga hari ini menguatkan rasa kesatuan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan mereka adalah kemenangan Theia, bukan mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah mereka bertahan dalam latihan keras itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Theia menyuruh mereka untuk mati, mereka mungkin akan melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah loyalitas yang dicari oleh Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semoga beruntung, Yang Mulia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, serahkan padaku, Ruth. Aku pasti akan menang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth bukan orang yang akan menemani Theia, tapi anggota tim cheerleader yang terkuat dan tercepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karenanya, Ruth ada bersama dengan sisa tim cheerleader di bangku penonton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, sudah hampir saatnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, mari kita pergi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terpujilah tuan puteri! Terpujilah tuan puteri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mari kita lihat apa yang kau punya, Kurano Kiriha...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia pergi ke arah garis start selagi menyeringai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Kiriha sudah berada di garis start.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena mereka akan bertanding, dia tidak akan kalah jika mulai dari paling depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lombanya akan segera mulai, Kiri-chan. Ayo kita berjuang sekeras mungkin&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja, Takahashi-senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Karama, bagaimana keadaannya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semuanya sudah dalam posisi, Korama sudah mengeceknya dari atas&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha berbisik, dan sebuah jawaban juga dibisikkan ke telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah haniwa yang tertutup kamuflase melayang di dekat Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatannya tidak ada penghianat Ho-. Serahkan sisanya pada kami Ho-&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, kuserahkan pada kalian&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dimengerti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sekarang, aku hanya perlu menunggu lombanya dimulai..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melakukan pengecekan terakhir, Kiriha terlihat tersenyum kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Takahashi yang berada di sebelahnya memperhatikan senyum itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiri-chan, kamu kenapa senyum?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebenarnya, aku membuat taruhan dengan temanku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski terkejut, Kiriha membalas dan tersenyum dengan wajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Taruhan!? Dengan cowok!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang jadi taruhannya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang kalah harus menyerahkan sesuatu yang berharga kepada yang menang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha menyebutkan sebagian kebenarannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha membuat taruhan dengan Koutarou dan penjajah yang lain, dan yang kalah harus menyerahkan sebagaian wilayah tataminya kepada yang menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaa! Berani banget! Tapi bukannya hasilnya sama, nggak peduli siapa yang menang!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Takahashi tidak tahu kalau Kiriha sedang bertarung memperebutkan wilayah dan menjadi salah paham.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbicara soal salah paham, klub cosplay yang berada di belakang telah membuat kesalahpahaman yang sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari keenam anggota, bahkan lima orang yang tidak ikut lomba pun sedang bercosplay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari ini semuanya memakai seragam pelayan yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya yang memiliki desain berbeda adalah si ketua yang memakai ban lengan dan bando.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memakai kostum kepala pelayan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melihat arlojinya, dia memanggil wakil ketua disebelahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lombanya akan segera dimulai. Wakil ketua, tolong segera persiapkan Yurika&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik, akan segera saya lakukan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika dan si ketua adalah dua orang yang mewakili klub cosplay dalam lomba marathon halang rintang nanti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam rangka mendidik anggota baru mereka, Yurika dan si ketua berpartisipasi dalam lomba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, anehnya, Yurika tidak terlihat dimanapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semuanya, bawa Yurika kesini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Okeee&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat si wakil ketua memberi sinyal kepada anggota lainnya, mereka membawa sebuah gerobak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gerobak itu berisi karung yang sempat Koutarou perhatikan sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, tidak seperti saat makan siang, karung itu tidak bergerak sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan sekarang, buka karung itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Okeee&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para anggota klub membuka ikatan tali karung dan membalik karung itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Yurika yang sudah memakai kostum pelayan jatuh keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulutnya disumpal dan kaki tangannya diikat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika, yang tidak mau bercosplay, dipaksa memakai pakaian pelayan dan ditahan hingga saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan para anggota klub dengan cepat membuka ikatannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uuuuhh..A-Aku akhirnya bebas...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terbebas, Yurika tumbang ke atas tanah dan tidak bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggulungkan badannya saat dia mulai menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kenapa aku harus mengalami hal ini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang mau mendengarkan Yurika saat dia bilang dia benci cosplay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang telah salah paham bahwa Yurika suka cosplay tapi tidak mau mengakuinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku sudah nggak bisa menikah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu kelihatan cantik, Yurika-chan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berjuanglah buat hari ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menjadi pengantin itu sudah kuno! Kamu akan dipekerjakan secara permanen oleh klub cosplay mulai dari sekarang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak mauuuu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain Yurika, klub cosplay terlihat sangat antusias terlebih si ketua, yang matanya berbinar-binar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisakah kau berhenti melakukan itu, Yurika-chan? Dandananmu akan rusak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SI ketua menyeka air mata Yurika dan mengeluarkan peralatan make-up miliknya untuk memperbaiki dandanan Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun belum bisa dibilang profesional, si ketua cukup lihai dalam hal itu. Yurika pun nampak lebih cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo kita buat Koutarou-kun terkejut saat lomba nanti, oke?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak mau bikin dia kaget dengan kostum ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti biasanya, tidak ada yang mendengarkan Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ironisnya, dia terlihat lebih cantik dari semuanya, selagi dia terus menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang kepala sekolah terlihat naik ke podium di dekat garis start.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah tugas sang kepala sekolah untuk memberi sinyal mulainya lomba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para peserta lomba yang berada di garis start memperhatikan sang kepala sekolah yang menaiki tangga podium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lapangan sekolah pun menjadi sunyi, dan semua orang dengan gugup menunggu lombanya dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang kepala sekolah mengangkat pistol aba-aba ke arah langit dan suara komentator terdengar dari speaker.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bersedia. Siap...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengikuti aba-aba komentator, sang kepala sekolah pun menarik pelatuk pistol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pistol itu membuat suara keras yang terdengar ke seluruh penjuru lapangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan lapangan yang tadinya sunyi senyap mendadak mengeluarkan teriakan yang riuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang sudah diharapkan semua orang, suasana lomba utama pun meningkat drastis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini dia, Kiri-chan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, Takahashi-senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua anggota klub atletik wanita melesat memimpin di depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan langkah yang indah, mereka melaju semakin cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah sikap start yang indah yang hanya bisa dilakukan tim atletik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita ketinggalan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan, kejar mereka!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan biarkan tim atletik wanita memimpin!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat yang lain berusaha mengikuti tim atletik wanita, sesuatu yang tidak diharapkan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa klub yang ada di depan berjatuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelihatannya kaki mereka saling tersangkut satu sama lain karena kebingungan di awal lomba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Au, jangan injak kakiku, minggir dong!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Auauauau, sakit!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu kakiku! Jangan dibengkokin!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey, jangan sentuh yang macam-macam ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Grup yang ada di depan rubuh dan keributan besar terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang tidak terlibat keributan tidak bisa maju karena masih banyak yang jatuh dan benyak yang tertahan di garis start.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Asyik! Aku nggak tahu apa yang terjadi, tapi ini kesempatan kita, Kiri-chan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, senpai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah kesempatan besar untuk tim atletik wanita&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melesat cepat sebagai pemimpin ditambah grup yang berada di depan sedang runtuh, tim atletik wanita dengan cepat meninggalkan peserta yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha dan Takahashi lari beriringan dan dengan cepat berbelok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah setengah putaran mengelilingi lapangan sekolah, jalurnya mengarah keluar sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya sudah berlari setengah putaran sebelum keributan di garis start mereda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum mereka melewati gerbang sekolah, Kiriha menengok ke arah garis start dan tersenyum sesaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha dengan cepat berlari melewati gerbang sekolah dan menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita dikerjai! Dasar Kiriha, dia pasti sudah merencanakan hal ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diiringi suara nyaring Theia, seorang pria besar dengan seragam model lama berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan di bawah pria itu terlihat Theia yang sedang kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia juga terlibat dalam insiden itu, tapi dia tidak terluka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kecelakaan itu terjadi, rekan setimnya melindunginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah dia merayu mereka atau menyuap mereka...cara yang manapun, aku tetap kena! Sialan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia berasumsi kalau kericuhan ini adalah salah satu strategi Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kericuhan itu terjadi sesaat setelah tim atletik wanita melesat memimpin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tidak percaya kalau itu hanya sebuah kebetulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah kuduga, aku tidak boleh lengah di dekat wanita itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti dugaan Theia, kericuhan ini memang salah satu strategi Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha sudah menyuap beberapa klub yang cukup kuat dan membuat kericuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan menyuap mereka, Kiriha mengurangi jumlah lawannya dan sekaligus mendapat jarak memimpin yang cukup jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lempar, kena dua burung. Itu adalah taktik Kiriha yang sangat bagus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak akan kubiarkan semuanya berjalan sesuai rencana wanita itu! Lempar aku ke depan sana!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terpujilah tuan puteri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si pria besar mulai bergerak saat dia mendengar perintah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dengan mudahnya mengangkat Theia dan melemparnya layakanya bola basket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah aksi yang hanya bisa dilakukan karena kekuatan si pria dan badan Theia yang kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan pergi dahulu! Temui aku nanti!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terpujilah tuan puteri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dilempar, Theia melayang melewati grup yang masih rubuh di tanah dan mendarat dengan kedua kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia mulai berlari tanpa menoleh ke belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia berlari cukup cepat dengan badannya yang kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa kamu nggak apa-apa, Sakuraba-senpai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih, Satomi-kun. Apa yang terjadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak tahu. Kelihatannya grup depan tiba-tiba jatuh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah tertinggal beberapa detik dari Theia, Koutarou mengangkat Harumi dan membawanya dengan kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat grup depan rubuh, Koutarou dan Harumi berada di tengah-tengah grup itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka terperangkap di antara grup depan dan orang-orang yang mendesak maju dari belakang. Mereka baru saja bebas dan mulai melihat sekeliling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Koutarou melihat Theia berlari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah selesai melewati jalur lapangan, Theia mengarah ke gerbang sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gawat, kita ketinggalan!!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melihat ke grup depan yang masih ricuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ya..kalaupun aku mencoba lewat sana..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelihatannya kericuhan di depan tidak akan reda untuk sementara waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi di saat yang sama, Koutarou tahu kalau Kiriha dan Theia memimpin di depan sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, sebelah sana! Tiga orang itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae yang bergantung pada Koutarou menunjuk ke arah depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melihat tiga pria yang cukup kuat yang sedang berusaha berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klub rugby, klub sumo dan klub judo. Mereka semua memakai seragam khasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang kesempatan kita!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou melihat mereka, dia mulai berlari.[[Image:Rokujouma_V2_185.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo pergi, Sakuraba-senpai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berlari ke arah tiga orang itu, meningkatkan kecepatannya sebelum mendengar support dari Harumi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pegangan, Sakuraba-senpai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaaaaaa!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lompaaaaaat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Koutarou melangkah di atas klub rugby, klub judo dan klub sumo sebelum melompat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bertiga menjadi batu loncatan tepat sebelum mereka berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf!! Permisi!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa yang menginjakku!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku jadi batu loncat!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039;&amp;lt;ref&amp;gt;&amp;quot;Gottsan desu&amp;quot;, singkatan dari &amp;quot;Gochisou san desu&amp;quot; (Selamat makan) yang digunakan oleh atlit sumo yang lebih banyak bicara dengan badan daripada mulut&amp;lt;/ref&amp;gt; makan!?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Harumi melayang sesaat saat mereka melintas di atas grup depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aksi yang tiba-tiba itu, Harumi dengan sekuat tenaga berpegangan pada Koutarou agar tidak jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua kaki Koutarou dengan kuat menapak lapangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berat mereka berdua mencapai lebih dari 100 kilogram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karenanya, terdengar suara yang cukup keras saat keduanya menyentuh tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu baik-baik saja, Sakuraba-senpai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum Harumi pulih dari shock setelah mendarat, Koutarou langsung berlari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu kalimatku! Apa kamu baik-baik saja, Satomi-kun!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak apa-apa! Aku sudah cukup latihan kok!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pulih dari shock, Harumi kuatir soal badan Koutarou, tapi Koutarou sendiri tersenyum penuh percaya diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou, yang pernah menjadi penangkap sampai lulus SMP, pernah memakai perlengkapan pelindung yang cukup berat termasuk sarung tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk bisa melatih kemampuannya untuk bergerak, dia berlatih sembari memakai perlengkapannya atau berlari menarik ban. Badan bagian bawahnya menjadi kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Benarkah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong simpan kalimat itu sampai kamu bertambah gemuk, Sakuraba-senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tersenyum saat dia berlari mengelilingi lapangan sambil membawa Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dia kelihatan baik-baik saja...Kau hebat, Satomi-kun..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlahir dengan badan yang lemah, Harumi terkejut dengan kekuatan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Oh?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Harumi mulai tenang, tiba-tiba dia merasakan sesuatu yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kericuhan di garis start masih berlanjut, tidak banyak orang yang sudah mulai berlari dan para penonton menyaksikan mereka berdua yang sedang berlari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begini, Satomi-k--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mau membalas pertanyaan Koutarou, Harumi menyadari apa yang janggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Senpai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, Ahhh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi kehilangan kata-kata dan matanya terbuka lebar karena kaget.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou terlihat terlalu dekat. Harumi bisa merasakan nafas Koutarou di pipinya. Dia bisa merasakan tangan Koutarou di punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tangan Harumi sendiri berada di leher Koutarou, memeluknya selagi badannya mulai tegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, Senpai, tolong jaga badanmu tetap tegang begitu ya, lariku jadi lebih gampang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uh...S-Satomi-kun? Ehh!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melesat lebih kencang, menghiraukan kebingungan Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Harumi bertambah tegang dan badannya menjadi kaku, itu membuat Koutarou lebih mudah untuk menyeimbangkan diri dan menambah kecepatan larinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama, Koutarou menguatkan pegangannya dan membawa Harumi lebih dekat ke badannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena itu, Harumi menjadi semakin tegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Turunkan aku! Aku bisa lari sendiri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak apa-apa, kita bisa memimpin sedikit lebih jauh dengan ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tersipu malu, Harumi berusaha turun dari gendongan Koutarou, tapi Koutarou menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan lebih cepat jika Koutarou membawa Harumi untuk sementara waktu dibandingkan jika Harumi berlari sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou ingin Harumi menyelesaikan lomba, jadi dia berencana membawa Harumi sejauh mungkin seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Ini menggangguku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memangnya kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tidak bisa menjawab, dan wajahnya semakin memerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa bilang kalau dibawa seperti ini memalukan baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih lagi, dia tidak menolak situasinya saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi menundukkan wajahnya, jantungnya mulai berdetak cepat dan dia mulai pusing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi mulai kesulitan bernafas. Mungkin akan lebih mudah baginya jika dia berlari sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tetap pegangan erat seperti itu, ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Uhm..Permisi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Bukan apa-apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti biasa, Koutarou tidak memperhatikan keadaan Harumi dan terus berlari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak ada orang lain yang berlari, penonton pun mulai memperhatikan Koutarou dan Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah,Ahh..Auu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi memutuskan untuk tidak memperhatikan pandangan yang mengarah ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika tidak, Harumi merasa jantungnya bisa meledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, kondisiku top sekali hari ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Aku rasa aku mau pingsan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang memperhatikan Koutarou menggendong Harumi sepanjang lapangan dan saat mereka melewati gerbang sekolah, mengikuti jalur lomba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou sudah meninggalkan lapangan, keributan di garis start mulai mereda dan para peserta lomba mulai meninggalkan garis start.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan, bocah kelas satu itu nggak akan kubiarkan begitu aja!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau mau membalasnya, klub judo!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mau banget! Gimana dengan kalian, klub rugby dan klub sumo?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak usah ditanya! Aku juga mau!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku jengkel gara-gara dia menginjakku, tapi yang bikin lebih jengkel lagi adalah dia pergi bareng-bareng cewek!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Betul! Nggak bisa dimaafin! Aku cemburu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara beberapa bergulat dengan emosinya masing-masing, sebagian besar peserta sudah meninggalkan garis start.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, ada satu peserta yang belum mulai sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uh...Uuuuuu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang itu terbaring di tanah menatap langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rekan orang itu sudah menghilan di dalam kerumunan, dan sekarang dia tinggal sendirian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kenapa ini selalu terjadi padaku..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memakai gaun pendek berwarna hitam dengan celemek yang menutupinya dan juga bando putih, pakaian yang semestinya terlihat indah sekarang kotor dengan tanah dan bekas injakan sepatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada jejak sepatu yang terlihat di mukanya juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terjatuh di kericuhan yang telah terjadi dan peserta lain menginjak-injaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, aku harus pergi, atau aku akan kehilangan poin lebih banyak lagi..uuu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang itu perlahan-lahan berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berdiri, dia berusaha membersihkan debu dari bajunya, tapi bekas injakan sepatu yang ada tidak mau menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Semangat! Y-Yurika semangat! Semangat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nama orang itu adalah Nijino Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DIa adalah gadis yang dikenal dengan hobi cosplaynya yang berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, Yurika menyeret badannya maju dan mulai lari dengan gemetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Paling nggak, aku ingin menunjukkan ini pada seseorang sebelum jadi kotor..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai beberapa saat lalu, dia hampir menangis karena dipaksa memakai pakaian itu dan didandani, tapi sekarang karena pakaiannya sudah kotor, Yurika berubah pikiran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, bahkan air mata Yurika tampak seperti candaan dengan jejak sepatu di mukanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rintangan pertama berada pada jarak 500 meter dari garis start.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berlari setengah dari jalur lari sepanjang 400 meter dan keluar dari sekolah, ini berarti rintangan pertama berada pada jarak kurang lebih 300 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rintangan itu berada dekat taman bermain dekat sebuah bukit kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melewati rintangan pertama, jalur marathon berlanjut ke trotoar yang mengarah ke wilayah pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jalurnya berlanjut mengikuti jalan sepanjang pantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan ada beberapa rintangan yang ditempatkan di beberapa taman dan area istirahat di sepanjang jalan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mencapai rintangan pertama tepat saat Theia berhasil melewatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menunjukkan senyum yang mengejek saat dia melanjutkan larinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hahaha, kau akhirnya disini, Primitif! Kalau kau terus begini, kau tidak akan punya peluang untuk mengalahkanku! Kau sebaiknya menyerah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diam, Tulip! Mana mungkin aku kalah darimu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau banyak omong juga! Aku ingin sekali menceramahimu, tapi sekarang bukan saatnya! Aku harus mengejar Kiriha!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia berkata seperti itu dan mulai berlari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia mulai berlari, dia tidak menengok ke arah Koutarou lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sial, Kiriha udah jauh di depan!? Senpai-&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menaruh Harumi kembali dan mendekati rintangan pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Harumi mengikuti di belakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae, yang sedari tadi mengikuti Koutarou, melihat ke arah Theia sejenak sebelum mengikuti Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rintangan di taman bermain itu adalah soal matematika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa meja yang sudah disiapkan di taman bermain itu, dan para peserta harus menyelesaikan 10 soal matematika yang cukup mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan mereka tidak boleh melanjutkan larinya sampai mereka berhasil menyelesaikan soal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pilihan untuk menyerah juga ada, tapi dalam kasus itu para peserta harus menunggu sebanyak satu menit untuk setiap soal yang tidak bisa mereka selesaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah aturan untuk mencegah para peserta terjebak di satu rintangan terlalu lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh, aku nggak ngerti. Tolong aku, Kiri-chan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah ada seseorang yang berada di dekat meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang itu adalah rekan dari Kiriha, Takahashi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena dia kurang pintar, dia sudah ditinggal duluan oleh Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dengan susah payah mengerjakan soal-soal itu, tapi sejauh ini dia baru mengerjakan setengahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau keadaannya terus seperti ini, dia mungkin terpaksa menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou duduk di kursi didekat Takahashi, mengambil pensil dan mulai mengerjakan soal yang ada, dan Harumi melakukan hal yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo Koutarou, jangan bengong, buruan kerjakan! Theia udah pergi duluan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mari kita lihat.. 5682 + 7940 adalah..? Waduh, susahnya..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua soal-soal yang ada berada pada level SD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, angka yang dipakai cukup besar, membuat soal-soal itu susah untuk dikerjakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sial, aku harap aku bawa kalkulator...2 lalu 4 dan 8 lalu bawa 1 ditambah 9 dan 6 dan 1...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou buruk dalam hal berhitung jadi dia dengan pelan menghitung menggunakan jarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu gampang! Buruan selesaikan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan tiba-tiba memanggilku, aku nanti lupa sudah sampai mana&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ampun...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae melayang di depan Koutarou, menyilangkan tangannya dan menggembungkan pipinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mulai kesal karena Koutarou tidak bisa mengerjakan soal yang dianggapnya mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Poin yang didapat Sanae nantinya bergantung pada kesuksesan Koutarou, jadi Sanae berharap cemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, selanjutnya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat Koutarou muai mnegerjakan soal ketiga, Harumi yang ada disebeahnya meletakkan pensilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku selesai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, kamu sudah selesai!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, bagaimana denganmu, Satomi-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku masih harus mengerjakan beberapa soal lagi. Duluan saja, Senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi mengintip ke arah soal milik Koutarou; dia tidak bisa meninggalkan Koutarou begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou memperhatikan itu dan tersenyum saat memanggil Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pergi duluan saja tanpa aku. Aku akan segera menyusul&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu akan menyelesaikan lombanya kan, Sakuraba-senpai? Kalau kamu terlalu cemas denganku, kamu tidak akan bisa menyelesaikannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Harumi masih ragu, saat Koutarou menyinggung soal menyelesaikan lomba Harumi pun menganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti. Aku akan pergi duluan. Sebagai gantinya, tolong janjikan aku satu hal&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau aku terjebak, tinggalkan aku juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti, aku janji&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tanpa ragu menyetujui hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou ingin Harumi berlari dengan iramanya sendiri dan menaruhnya di podium juara, untuk melakukannya Koutarou harus meninggalkan Harumi juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Harumi harus berlari sesuai dengan irama Koutarou, dia akan jatuh pingsan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya nanti mereka akan berlari sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu sampai ketemu nanti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo kita selesaikan ini, Senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, Satomi-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tersenyum sembari menyerahkan hasil jawabannya ke panitia lomba yang bertugas di rintangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Senpai...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyum milik Harumi terlihat lebih positif dan kuat dari sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat senyum itu, Koutarou semakin ingin menaruh Harumi di podium juara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karenanya dia harus menyusul Theia dan Kiriha bagaimanapun caranya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, apa itu tadi pacarmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Takahashi yang duduk di sebelah Koutarou menarik baju olahraganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahaha, seandainya saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tersenyum kering dan menurunkan pundaknya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kau nggak bisa lihat orang yang seperti itu lagi hari-hari ini. Tembak dia selagi sempat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Inginnya sih, tapi aku merasa sayang kalau senpai terjebak dengan orang yang kasar semacam diriku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahaha, aku juga sudah jarang melihat orang semacam dirimu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Takahashi tertawa dan melanjutkan mengerjakan soal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou mulai mengerjakan soal terakhir, Sanae yang sedari tadi diam akhirnya angkat bicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu benar-benar bodoh, kau tahu?&amp;quot; &amp;quot;Diam saja!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kamu perlu banyak waktu buat soal begini sih? Ampun deh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae merajuk saat beberapa peserta lomba mulai tiba di rintangan pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou masih berkutat dengan soal terakhirnya, banyak peserta lain yang sampai, dan beberapa malah sudah selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Takahashi dari tim atletik wanita baru saja menyelesaikan soal miliknya beberapa saat lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pergi duluan, Satomi-kun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uwahahaha, aku akan pergi duluan, Kou! Makanan itu akan jadi milikku sekarang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum Koutarou berhasil menyelesaikan soal terakhirnya, Shizuka dan Kenji sudah selesai duluan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka sampai setelah Koutarou, karena mereka tidak kesulitan dalam berhitung, mereka dengan cepat menyelesaikan soal mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian berdua udah selesai!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu cuma kelewat lambat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sampai jumpa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uwah, Kasagi-san, tunggu aku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ampun, aku kasih tahu jawabannya deh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mulai panik saat Kenji dan Shizuka pergi dan dia berusaha memberi tahu Koutarou jawabannya, tapi Koutarou dengan cepat menutup mulut Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmmpfpfhm!! Hmppfhmhfmp!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Memangnya kenapa sih!? Kalau terus begini kita akan kalah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae berusaha memprotes lewat tatapan matanya, tapi Koutarou dengan tenang menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan. Ini bukan hanya tentang kita&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau ini hanya pertandingan antara Koutarou dan para penjajah, dia mungkin akan mendengarkan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Koutarou ingin Harumi menang dan dia tidak mau melakukannya dengan cara curang. Harumi tidak akan puas dengan itu juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di samping itu, ada juga taruhan dengan Kenji dan Shizuka/&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa membiarkan Sanae membantunya begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Sanae mendengar jawaban Koutarou, dia menarik tangan Koutarou dari mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, buruan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iya, iya, aku jangan diburu-buru&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melanjutkan mengerjakan soal terakhirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ampun deh, kamu nggak hanya bodoh, tapi juga keras kepala!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae berteriak mengatakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi...teman adalah hal yang indah..&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, Sanae iri dengan hubungan yang dimiliki Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau bisa melakukannya Koutaro! Ada kurang dari sepuluh orang di depanmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melesat dengan Sanae yang menyemangatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jalan yang dilewati Koutarou punya jalur hijau&amp;lt;ref&amp;gt;Lahan di tepi atau tengah jalan yang diisi dengan berbagai tanaman. Biasanya terdapat di jalan tol&amp;lt;/ref&amp;gt; disisi-sisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, jalur itu selalu dibersihkan dan memberi suasana yang indah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar saat ini di bulan Mei, matahari bersinar sangat cerah dan suhunya cukup tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, angin sejuk dari laut menyapu hal itu. Saat Koutarou sedang berlari, dia tidak merasa begitu kepanasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kita terus berlari seperti ini, mungkin kita bisa menang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Alangkah indahnya kalau memang seperti itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tertinggal di belakang karena rintangan pertama. Setelahnya, semua berjalan dengan lancar. Tapi..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rintangan kedua adalah melempar bola dengan jarak tertentu dan rintangan ketiga adalah membawa bola ping-pong dengan sendok. Koutarou berhasil melewatinya dalam sekali coba dan perlahan mulai menyusul perserta lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, lihat! Itu Theia! Kita berhasil menyusul!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus, kita akan balap dia di rintangan berikutnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tepat sebelum rintangan keempat, Koutarou berhasil menyusul Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia juga berlari dengan lancar, tapi dia sempat terhalang di rintangan ketiga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyatannya, karena kehidupannya sebagai seorang tuan puteri, dia agak kikuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena dia sendiri adalah seorang alien, dia cukup buruk dalam lomba yang belum pernah dia ikuti sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu kau, Primitif? Cih, untuk bisa melihatmu menyusul!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wahahaha, sebaiknya kau menyerah kalau kau tidak punya kaki yang panjang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memperhatikan datangnya Koutarou, Theia mempercepat larinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou juga mempercepat larinya dan mengejar Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan rintangan keempat ada di depan mereka, mereka pun dengan cepat berlari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meskipun kau adalah hambaku, kau selalu seperti ini! Kenapa kau begitu keras kepadaku!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena aku nggak mau jadi pelayanmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kau tidak mau belajar dari tim cheerleader, kau pelayan bodoh! Mereka menjadi budakku setelah dirimu tapi mereka sudah berdedikasi lebih dulu kepadaku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku menolak, dasar putri manja!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apaaaa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian berdua nggak pernah berubah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak mungkin aku berubah! Aku dan Koutarou sedang membahas hal penting!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah momen penting! Akan kuubah kepribadian si idiot ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun keduanya saling menyalahkan, saat Sanae mengeluh ke arah mereka, mereka membalas secara serempak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Bukannya lebih gampang berlari kalau kalian berdua diam?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana bisa aku berlari kalau aku membuang harga diriku!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar! Bagaimana bisa aku membiarkan si idiot ini terus bicara!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kalian berdua benar-benar...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bukannya mereka berdua kelihatannya akur banget?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau Sanae mengatakan hal itu, mereka berdua akan segera membantahnya, tapi Sanae hanya bisa merasa seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wahahaha, aku yang menang, Tulip!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka mencapai taman bola tempat rintangan keempat berada, Koutarou menyerukan kemenangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu tadi!? Ini masih bisa berubah!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, ini kemenanganku! Kelihatannya takdir berpihak kepadaku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada alasan Koutarou menyerukan kemenangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rintangan keempat adalah adu cepat makan roti isi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah rintangan yang berpihak pada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Perut Koutarou memang tidak ada ujungnya. Ini sih gampang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi ini lomba untuk rakyat jelata yang hina!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diam!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau budakku, benar!? Tolong makan dengan sopan! Kalau kau langsung melahap makanan itu begitu saja, itu akan membuatku malu! Aku bahkan bisa menunggu di sini kalau kau mau!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu bukan urusanmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka mencapai taman, Koutarou dan Theia masing-masing mendapat roti isi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibandingkan dengan Koutarou, roti mliki Theia terlihat lebih kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah kompensasi untuk peserta wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh, jangan langsung dilahap begitu saja! Makan kecil-kecil dan dengan sopan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau bodoh!? Masa&#039; aku harus membuang waktu untuk hal itu di tengah lomba seperti ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengacuhkan keluhan Theia dan langsung melahap roti miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waaa!! Pikirkan posisiku untuk sesaat, Primitif!! Aku malu memiliki budak sepertimu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Memangnya aku peduli!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat Koutarou mengunyah roti dimulutnya, ada suara lain memangginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun!&amp;quot; &amp;quot;Saku..haup..ba-...hap..pai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara itu berasal dari Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merobek rotinya kecil-kecil dan memakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti itu, dengan anggun mengunyah seperti itu adalah bagaimana kaum bangsawan-- Hey, aku belum selesai berbicara denganmu, Primitif!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Se...haup..ai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uh, wanita itu lagi!? Terkutuk kau, Sakuraba Harumi! Pria itu adalah budakku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dengan kesal menghentakkan kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak usah cemburu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa yang kau bilang cemburu! Si Primitif itu adalah milikku! Jelas aku marah kalau ada orang lain yang mengambilnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itulah yang orang bilang cemburu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau salah!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia, yang terlalu kesal sampai-sampai mukanya memerah, memgang rotinya terlalu keras dan meremasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak memperhatikan perasaan Theia, Koutarou berlari ke arah Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menelan roti yang tadi dikunyahnya dan mulai berbicara dengan Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Senpai, kelihatannya kamu sedang berjuang keras&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sempat kesusahan di tantangan melempar bola, tapi aku sudah berjuang sejauh ini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun badan Harumi lemah, dia bisa melewati tantangan ketiga tanpa masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecepatannya menyelesaikan tantangan itu menutupi larinya yang lambat dan Harumi sudah sampai di tantangan keempat sebelum Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aku nggak begitu bagus di tantangan ini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, kelihatannya kamu kurang cocok dengan hal seperti ini, Senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun situasinya sempat berjalan mulus bagi Harumi, tapi tantangan makan cepat telah menghentikannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain mempunyai badan yang lemah dan lambat dalam makan, dia tidak merasa lapar setelah berlari selama itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karenanya, meskipun sudah sampai di tantangan keempat beberapa saat lalu, rotinya masih tersisa setengah bagian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana denganmu, Satomi-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku baru saja selesai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cowok memang hebat...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cuma ini keahlianku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufu, aku agak iri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tersenyum kecil dan menunjukkan rotinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, jangan pikirkan aku dan lanjutkan lombanya. Aku masih akan lama disini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu adalah janji kita, Satomi-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu betul. Aku harus membiarkan Senpai berlari dengan iramanya sendiri...Kalau aku membuatnya terburu-buru, dia mungkin tidak akan sampai finish...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti, Senpai. Cepat susul aku ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku janji&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi mengangguk kuat dan melanjutkan memakan rotinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu aku pergi dulu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semoga beruntung, Satomi-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau juga, Senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan tinggalkan aku, Primitif!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou meninggalkan Harumi dan berlari menuju tantangan berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 7===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tidak beranjak dari tantangan keempat beberapa menit setelah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama waktu itu, beberapa peserta telah melewatinya dan dia tertinggal jauh di belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah kuduga ini akan terjadi..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski telah berlari di jalur marathon, beberapa peserta juga kembali melewatinya; di saat Harumi telah menyelesaikan tantangan kelima dia berada di peringkat terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, aku sudah janji dengan Satomi-kun kalau aku akan menyelesaikan ini, jadi aku harus terus berjuang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Harumi masih terlihat ceria dan tersenyum sembari berlari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tinggal setengah bagian lagi, aku bisa melakukannya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Satomi-kun akan menungguku di garis finish!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anggota terbaru klub merajut menunggu Harumi di garis finish.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan hal itu di pikirannya, Harumi pun terus berlari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uuu, aku nggak bisa lari lagi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti Harumi, orang disebelahnya terlihat seperti akan mau menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mukanya terlihat suram, badannya gemetaran dan langkahnya berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun sama-sama berada di peringkat terakhir, mereka terlihat sangat berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Menyerah, iya juga, aku bisa menyerah dan ini semua akan selesai..! Tapi kalau aku menyerah, tatamiku akan...! Tapi aku sudah nggak sempat mengejar lagi sekarang!  Aku bisa menyerah sekarang dan istirahat kan? Aku sudah berjuang sekeras mungkin...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang ini hanya mengalami kemalangan sejak garis start.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terjatuh dan peserta lainnya menginjaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kebingungan dengan soal berhitung di tantangan pertama. Di tantangan kedua, dia membuat rekor paling bawah sejauh dua meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tantangan ketiga, dia menjatuhkan bola ping-pongnya lima kali. Di tantangan keempat, dia menjatuhkan rotinya yang akhirnya kotor dengan tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tantangan kelima, yaitu lompat galah, dia gagal mendarat dan jatuh dengan muka lebih dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini sudah batasku...aku kepanasan...Aha, Ahahaha&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namanya adalah Nijino Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah orang yang mengaku sebagai gadis penyihir yang bertarung sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika begitu gemetaran sampai-sampai dia tidak bisa lari dengan arah yang lurus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keringatnya membuat dandanannya berantakan dan kostum pelayannya sudah kotor oleh tanah. Tidak ada bekas kecantikan yang nampak lagi pada dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah mencapai batasnya, baik fisik maupun mental. Yurika terlihat seakan-akan jatuh pingsan saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak bisa..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bertahanlah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Yurika akan jatuh, Harumi dengan halus menahannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Terima kasih banyak. N-Nggak apa-apa kok, aku menyerah saja disini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong jangan menyerah, kamu sudah melewati setengah dari jalurnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi berusaha menyemangati Yurika selagi menahannya agar tidak jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tidak bisa meninggalkan Yurika yang sama-sama berada di peringkat terakhir dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak bisa menang, nggak ada yang melihatku dan nggak ada yang bakal memujiku..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan. Kalau kamu menyerah disini, kamu akan kalah dengan dirimu sendiri. Meskipun nggak ada yang melihatmu, kamu masih melihat ke dirimu sendiri. Lagipula, aku disini denganmu. Kalau kamu berhenti, aku akan sedih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar kata-kata yang kuat dan baik itu, Yurika mulai melihat secercah harapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berusaha sekian lama tanpa ada yang mendengarnya, suara lembut Harumi betul-betul mempengaruhinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang, berdirilah! Kalau kamu menyerah disini, kamu akan kalah dengan dirimu sendiri di masa depan juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku akan kalah dengan diriku lagi...Itu nggak boleh terjadi!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika menggigit bibirnya dan mulai mengerahkan kekuatannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Badannya mulai terasa ringan saat Yurika melakukan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku...!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah rasa yang misterius bagi Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tidak menggunakan sihir tapi kekuatan mengalir kembali ke Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bertahanlah, kuatkan kakimu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika bisa memulihkan dirinya berkat Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski sebelumnya dia telah menyerah untuk terus berlari, Yurika merasa sekarang dia bisa kembali berjuang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Em, terima kasih banyak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika membungkuk dengan sungguh kepada Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia benar-benar berterima kasih dari lubuk hatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia masih bisa melanjutkan lomba karena Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak apa-apa, saat kita ada dalam masalah kita harus saling membantu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Harumi yang berbadan lemah, ini adalah hal wajar baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tahu seberapa sakit hal itu, lebih dari siapapun, dan itulah sebabnya dia tidak bisa meninggalkan Yurika sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dia kuat banget..dia mungkin beberapa kali lebih kuat dari aku&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah yang dirasakan Yurika saat dia melihat Harumi tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Harumi tidak memliki kekuatan apapun, Yurika merasa dia akan kalah melawan Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Yurika mengagumi Harumi karena itu. Yurika ingin menjadi seperti Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku Sakuraba Harumi. Kamu sendiri?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Yurika! Nijino Yurika!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka sempat saling melewati satu sama lain, ini adalah pertama kalinya mereka benar-benar bertemu secara langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 8===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Harumi dan Yurika bertemu, grup paling depan sudah mencapai tantangan kedelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang pertama mencapainya adalah Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berhasil menjaga peringkat terdepannya yang dia peroleh dari awal lomba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lomba ini cocok untuknya yang bisa melakukan segala sesuatunya dengan baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tantangan kedelapan adalah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi saat Kiriha melihat ke sekitar tantangan kedelapan, beberapa peserta terlihat menyusulnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu dia! Cewek itu yang mimpin!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita akhirnya nyusul!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gawat, mereka akhirnya menyusul..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha sudah kehilangan tenaga sejak awal lomba dan kecepatannya menurun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa peserta yang punya stamina lebih bisa menyusulnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa klub yang berpusat pada stamina seperti klub sepak bola dan klub atletik pria mulai bermunculan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, itu Kurano-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kurano-san? Ah, betul&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka dan Kenji ada diantara para peserta yang menyusul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya terlihat berjuang cukup keras. Kostum drama Kenji dan celemek Shizuka terlihat kotor dengan tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya lari ke arah Kiriha dengan senyuman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat datang, kalian berdua&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akhirnya kami menyusulmu, Kurano-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak pernah berpikir bakal hampir kalah oleh cewek..Kurano-san dan Kasagi-san, kalian berdua memang hebat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji terlihat terkesan dengan dua gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji merasa yakin dengan staminanya karena dulu dia juga ikut klub baseball dengan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, dua teman gadis sekelasnya berlari didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufu, yah, kamu juga berhasil menyusul&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha tersenyum kepada Kenji, tapi sebenarnya Kiriha merasa lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sudah kuduga, Kasagi Shizuka bukan orang biasa...Aku senang dia bukan lawanku...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak sadar dengan bagaimana Kiriha memandangnya, Shizuka dengan ceria melihat ke arah tantangan kedelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di pertengahan jalur lomba, arahnya berbelok mengarah kembali ke sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, tantangan kedelapan bertempat di tanah kosong di dekat sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi tantangan kedelapan adalah papan titian..kelihatannya cukup panjang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada lima papan yang panjang di tantangan kedelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papan-papan itu rata-rata panjangnya 30 meter, dan dibuat secara khusus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari sini, para peserta harus memilih satu papan untuk dilewati, tapi pilihan itu juga cukup sulit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelima papan itu punya ketebalan yang bervariasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papan yang ditengan punya ketebalan yang biasa, dan ada dua papan yang punya ketebalan lebih tipis dan dua papan yang lebih tebal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak perlu ditanyakan lagi kalau papan yang lebih tipis akan lebih susah untuk dilewati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, memilih papan untuk dilewati tidak semudah memilih papan yang tebal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tergantung ketebalan papannya, jalannya terlihat bercabang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semakin tebal papannya, jalannya semakin panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika peserta jatuh dari papan, mereka akan terkena bubuk putih dan dengan papan yang lebih tebal mereka harus mengulang dengan jarak yang cukup jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi memilih papan titian yang tepat menjadi hal yang penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akankah para peserta memilih papan yang tipis untuk menjadi yang terdepan atau bermain aman dengan memilih papan tebal?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah pilihan penting yang akan menentukan jalannya lomba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bingung..Mackenzie-kun, papan mana yang akan kau pilih?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm..aku akan ambil yang tengah. Nggak terlalu susah dan nggak terlalu panjang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu cukup hati-hati juga, Matsudaira-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kenji tertawa karena malu, ada suara keras yang terdengar dari jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendenga suara itu, ketiga orang itu bergerak ke arah papan titian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kamu justru bersumpah setia kepada wanita lemah itu dan bukan denganku!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu karena hatimu kecil! Gimana kalau kamu coba belajar kesadaran diri, Tulip!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa!? Coba bilang itu sekali lagi, budak bodoh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan kubilang sebanyak mungkin! Badanmu, dadamu, dan hatimu memang kecil! Dasar putri nggak guna!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ukuran badanku dan dadaku tidak ada hubungannya dengan hal itu! Tarik kembali ejekan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf sekali, tuan puteri tidak berguna! Hal yang kecil dari dirimu hanya hatimu! Puas!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu tidak sungguh-sungguh mengatakannya! Itu tidak terdengar seperti maaf sama sekali!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja tidak! Memangnya aku mau minta maaf!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau..Kau berani bicara seperti itu, budak tak berguna! Terima ini! Dan itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Au, auauau! Mau berantem!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia terlihat berlari sambil saling berteriak ke arah satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae ada di dekat mereka, tapi Kenji dan Shizuka tidak bisa melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia saling menabrakkan bahunya dan saling menendang selagi mereka berlari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mungkin bisa berlari lebih cepat kalau mereka tidak melakukan itu, tapi mereka tetap keras kepala dan tetap melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski mereka tetap melanjutkan hal itu, kecepatan lari mereka cukup cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan adanya musuh disebelah masing-masing, mereka saling menolak untuk kalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kou!? Si bodoh itu sudah menyusul! Dan Theia-san juga bersamanya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm..seperti yang sudah kuduga dari Satomi-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hal yang dia punya memang cuma kekuatan dan stamina..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melihat Koutarou, Kenji berubah pikiran soal papan yang akan dia pilih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Koutarou itu nekat, dia pasti akan pilih papan yang paling tipis! Jadi aku akan pilih yang sedikit lebih tebal dari itu! Cukup sudah bermain aman!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji yang berniat mengambil papan yang di tengah tidak jadi bermain aman karena Koutarou sudah mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia lalu memilih papan disebelahnya dan menyeberanginya secepat mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku duluan ya, Mackenzie-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kasagi-san!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Shizuka sudah loncat ke papan itu sebelum dia sempat naik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka juga memikirkan hal yang sama dengan Kenji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji dengan cepat ikut di belakang Shizuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Kiriha berpikir lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Daripada menyeberangi papan yang sudah ada orang lain di atasnya, aku akan pilih yang bisa langsung aku seberangi! Dengan tidak ada penghalang di jalurku aku bisa membayar waktu yang hilang nanti! Meskipun nanti tidak sempat, masih ada tantangan kesembilan dan kesepuluh!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha mulai menyeberangi papan tengah yang tadinya akan dipilih Kenji dan Shizuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika Kenji dan Shizuka mempercepat langkahnya, mereka tidak bisa melewati orang didepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah alasan Kiriha memilih papan yang tengah, karena tidak ada orang yang melewatinya sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha berniat berlari menyeberangi papan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papannya memang lebih panjang, tapi dia sudah menduga kalau dia bisa menyeberanginya jika tidak ada orang lain di atasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wah, papan titian! Ini pasti susah buatmu karena kamu nggak bisa jaga keseimbangan, Theia!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tetaplah menggonggong, Primitif! Akan kutunjukkan perbedaan diantara kita!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia sampai di tantangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan seperti yang sudah diperkirakan oleh Kenji, Koutarou memilih papan yang paling tipis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou bukanlah orang yang suka bermain trik sepele dan langsung mengincar jalan yang paling pendek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cepat seberangi, Koutarou! Kita udah dekat garis finish!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serahkan padaku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan situasi itu, kelihatannya Theia akan mengikuti Koutarou, tapi Theia malah memilih papan yang paling tebal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Theia pergi ke arah sana&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kau benar. Kau penakut juga, putri tulip!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Koutarou sedang memanas-manasinya, Theia tidak sedikitpun terlihat marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kukuku, cepat tapi tidak terburu-buru. Itulah kata bijak yang selalu kuyakini. Ketidaksabaran bukanlah hal yang cocok untuk bangsawan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tersenyum saat dia mulai menyeberangi papan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ketebalan papannya, tidak ada peluang dia akan kehilangan keseimbangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Theia bisa bergerak beberapa kali lebih cepat daripada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di antara mereka, yang pertama kali sampai di titik tengah adalah Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di posisi berikutnya adalah Theia, Shizuka, dan Kenji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou adalah yang terakhir di antara kelima orang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menyusul belakangan dan papan yang tipis membuatnya susah untuk dilewati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 9===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan meskipun itu hanyalah masalah simpel soal menyeberangi papan titian, serangan tidak terduga tiba-tiba terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu mereka! Itu para pemimpinnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita akhirnya menyusul! Sekarang dimana anak kelas satu sialan itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah ketiga kakak kelas yang diinjak oleh Koutarou di garis start.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klub rugby, klub judo dan klub sumo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang terbakar oleh amarah mencapai area papan titian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uwa, mereka disini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merasakan hawa berbahaya dibelakangnya, Koutarou menengok ke belakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski Koutarou mudah lupa, dia dengan jelas mengingat seragam khas yang dia gunakan sebagai batu loncatan di awal lomba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, itu mereka bertiga! Kelihatannya mereka mencarimu! Apa yang akan kita lakukan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meski kamu bilang begitu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gawat!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menundukkan wajahnya dan menegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berharap bisa melewati tantangan itu sebelum ketiga orang itu menemukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sial! Dimana bocah itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu nggak ingat, klub rugby!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cuma sebentar sih, jadi kurang ingat...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi ketiga orang itu lebih pelupa lagi dibanding Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada diantara mereka yang mengingat wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus! Keberuntungan berpihak pada kita!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Beruntung!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Sanae bersorak, Koutarou juga turut senang dalam hatinya selagi dia menyeberangi papan titian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm? Ada apa, klub sumo?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa? Dia sedang bersama-sama cewek waktu itu? Betul juga, untung saja klub sumo tidak mengakui wanita! Kau memperhatikan hal yang bagus!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Klub rugby! Disana! Yang sedang bersama-sama dengan cewek cuma dia! Kita akhirnya menemukannya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kerja bagus! Saatnya balas dendam!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga orang itu memfokuskan pandangan mereka pada seorang siswa pria di atas papan titian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mackenzie-kun, ada sesuatu yang aneh terjadi di belakang kita&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, orang yang mereka jadikan target adalah Kenji yang sedang bersama Shizuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Heeey! Bocah kelas satu! Beraninya kamu memakai kami sebagai batu loncatan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan dengan seorang cewek! Aku iri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanah bergetar saat ketiga pria besar itu maju ke arah papan titian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa murid yang berniat menyeberangi papan segera menyingkir dari dekat mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tidak bisa lari lagi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kenapa!? Apa yang sedang terjadi!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji, yang tidak mengetahui situasinya sama sekali, memiringkan kepalanya saat papan titiannya mulai bergetar saat ketiga pria itu mendekatinya.[[Image:Rokujouma_V2_225.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kenapa mereka marah banget!? Dan kenapa mereka menuju ke arahku!?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka salah mengira Kenji sebagai Koutarou, jadi Kenji tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu pura-pura lupa ya!? Jangan bilang kamu lupa sudah menginjak kami di garis start!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu saja sudah cukup untuk menghukummu, tapi kamu ini kenapa sih!? Kamu bahkan pergi dengan seorang cewek manis! Aku iri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian salah! Aku tidak menginjak kalian sama sekali!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau satu-satunya yang sedang sama cewek! Kamu nggak bisa bohong!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Betul! Kenalin kami dong, dasar sialan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji dengan payah mencoba membujuk ketiga orang dibelakangnya, tapi mereka tidak mau mendengarnya sama sekali. Mereka dengan cepat mendekat kearah Kenji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Mereka disini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyahaha, berhenti menyentuhku di tempat yang aneh-aneh. Mackenzie-kun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Maaf!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji mencoba berlari, tapi dengan Shizuka di depannya, dia terjebak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan kau bocah kelas satu! Hal yang bikin iri apa yang lagi kau lakukan di situasi ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cukup sudah! Kenapa perlakuannya berbeda, hanya karena kamu lebih ganteng!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk ketiga pria itu, menangkap Kenji menjadi prioritas lebih besar daripada memenangkan lomba, jadi mereka merasa tidak masalah untuk jatuh dari papan titian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa mereka menyeberang lebih cepat daripada Kenji dan Shizuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan keadaan seperti ini, hanya masalah waktu sampai mereka menangkap Kenji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ampun, maaf, Makenzie&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou melihat ke arah ketiga pria itu, ia membentuk sikap doa&amp;lt;ref&amp;gt;https://in.pinterest.com/pin/43910165088600052/&amp;lt;/ref&amp;gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Koutarou, kau benar-benar licik&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memang ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, begitu rupanya! Ini semua salahmu kan, Kou!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Koutarou yang bersikap seperti itu, Kenji akhirnya menyadari sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga pria dibelakangnya mengejar tim pria-wanita yang mendapat start awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tim yang cocok dengan kriteria itu hanya Koutarou dan Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan coba-coba menyeret orang yang tidak bersalah, Mackenzie-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wah wah, kamu lancang ya..bukannya kamu juga yang menyeret mereka..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini dan itu adalah hal yang berbeda. Tentunya kamu tidak mau kalah kan, Sanae-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Betul juga...kalau kupikir lagi, kamu memang orang yang jahat...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memang ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae menatap Koutarou dengan dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Koutarou mengacuhkan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia benar! Jangan bikin sakit mata, bocah kelas satu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian salah! Orang itu, Kou, adalah pelaku sebenarnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bocah itu sendirian, dan nggak populer sejauh kita lihat! Kau pembohong yang buruk!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Kenji sudah berusaha membujuk mereka, ketiga pria itu tidak juga mengalihkan matanya dari Kenji dan mereka sudah sangat dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Kenji akhirnya memutuskan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kalau terus begini, aku bakal tertangkap dan akan jatuh dari sini. Itulah kenapa aku akan membawamu juga, Kou!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang mau kamu lakukan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat berikutnya Kenji melpompat dari papan  dan mencoba menendang Koutarou yang berada disebelahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah usaha Kenji untuk membalikkan keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daripada dilempar oelh ketiga orang dibelakangnya, dia lebih memilih untuk menendang Koutarou jatuh dan lanjut berlari dari ketiga orang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski dia mungkin kalah dari Shizuka, selama dia tidak kalah dari Koutarou, itu tidak menjadi masalah baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah rencana terbaik yang berhasil dia buat dalam situasi ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Makan ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Awas Koutarou!! Menghindar!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena mereka sudah berteman sejak kecil, berkelahi adalah hal yang biasa bagi Koutarou dan Kenji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah alasan kenapa saat Kenji melompat, Koutarou sudah siap untuk membalasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku ada di atas papan titian dengan pijakan yang lemah, musuhku datang dengan tendangan melayang, aku tidak bisa menghadangnya!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, bagaimana kalau aku melakukan ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengayunkan tangan kanannya dan mengenai kaki Kenji yang paling depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aahhhh!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah, arahan Kenji menjadi meleset dan dia jatuh ke atas matras yang ditaburi bubuk putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uwaahh!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menangkis serangan Kenji, Koutarou kehilangan keseimbangan dan dengan buru-buru menayunkan tangannya untuk menjaga keseimbangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan pikir kau sudah menang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, sesaat sebelum Kenji jatuh ke atas matras dia menjulurkan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji berencana meraih tangan Koutarou yang masih mengayun dan membawanya jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, awas tanganmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sial kau, Mackenzie!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wahahaha, Kou, akan kubawa kau jatuh ber--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat sebelum Kenji meraih Koutarou, kakinya menyentuh matras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itu bukan masalah baginya, selama dia bisa menggapai tangan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rencana Kenji benar-benar sempurna. Kecepatannya mengambil keputusan saat terpojok, tendangan melayang dan bahkan meraih tangan Koutarou disaat-saat terakhir semuanya berjalan sesuai rencananya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau itu memang situasi normal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
BOOM&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, tidak peduli seberapa hebat Kenji tadinya, dia tidak punya peluang menang melawan ledakan yang tiba-tiba terjadi di bawah kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ledakan kecil itu, Kenji menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Koutarou, yang hampir kehilangan keseimbangannya, dengan beruntung terdorong oleh getaran yang terjadi dan badannya kembali seimbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa!? Apa-apaan itu tadi!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia sudah kembali seimbang di atas papan titian, Koutarou masih kaget dengan ledakan yang baru saja terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-a-apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, kamu baik-baik saja!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, bagaimana dengan  Mackenzie-kun!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, Koutarou bukan satu-satunya yang kaget.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae, Kiriha dan Shizuka juga sama-sama terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Kenji, yang terkena ledakan, tidak punya waktu untuk kaget saat dia berguling-guling di atas matras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya sedikit orang yang terkejut dengan kejadian itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey, si bocah klub drama yang sama cewek itu baru saja meledak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa!? Orang yang bisa kau temui di klub malam itu balu saja meledak!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau dengar!? Si buaya darat berkacamata sialan itu baru saja meledakkan dirinya sendiri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa? Dia gagal ngegombal cewek!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;itu yang mau aku dengar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa pria di tantangan itu bersorak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Horee, horee, horeee!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan mereka bersorak penuh syukur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ohohohohohoo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada satu orang lagi yang tidak terkejut dengan situasi ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sungguh menakutkan, inilah kenapa orang barbar di ujung jagad raya betul-betul menakutkan! Bagi mereka untuk menanam ranjau darat di festival olahraga, sungguh menakutkan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang tertawa denga keras di papan titian paling ujung tidak lain dan tidak bukan adalah tuan puteri ketujuh dari Kekaisaran Suci Galaktik Forthorthe, Theiamillis Gre Forthorthe.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ranjau darat!? Jadi maksudmu, ini adalah ulahmu, Tulip!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar suara tawanya yang nyaring, Koutarou yakin bahwa Tulip adalah pelaku yang menananm ranjau darat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ohohoho! Aku tidak tahu apa yang kau bicarakan, jangan sembarangan menuduh orang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Theia pura-pura tidak tahu apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak ada bukti yang mengarah kepadanya, Theia yakin dirinya tidak akan tertangkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhenti berbohong! Orang yang akan melakukan hal se-menjengkelkan ini hanya kamu dan Sanae!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu dulu! Kenapa aku juga diikutkan!? Tarik itu kembali dan bilang kalau kau mempercayaiku lebih dari apapun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tenanglah, itu cuma perumpamaan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikelompokkan dengan Theia membuat Sanae marah, dan dia mulai menggoyang-goyangkan kepala Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Koutarou masih berada di atas papan titian, dia berusaha keras agar tidak jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, sebuah lagu asing yang terkenal mulai terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber lagu itu berasal dari handphone di kantong Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah soundtrack dari film agen rahasia yang terkenal&amp;lt;ref&amp;gt;Kemungkinan besar James Bond.https://www.youtube.com/watch?v=1qLl1MilV18&amp;lt;/ref&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou telah mengatur lagu itu sebagai nada dering handphonenya jika dia mendapat panggilan dari Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu harus berhenti menganggapku sebagai pengganggu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tunggu, aku dapat telepon dari Ruth&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu pikir aku bakalan tertipu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong tertipulah dulu sekarang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Sanae terus menggoyang-goyangkan dirinya, Koutarou mengambil handphonenya dan menjawab teleponnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;R-Ruth-san!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Ruth yang tergesa-gesa dapat terdengar dari handphone.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bicara dengan gugup dan terbata-bata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sial! Apa Ruth berhasil menyusul!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merasa bahwa Ruth sedang menelepon Koutarou, senyum percaya diri Theia menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku punya berita buruk, Satomi-sama! 128 buah ranjau darat menghilang dari gudang sen-&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ksatria Biru, jalankan penghalangan area skala luas! Matikan semua komunikasi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti yang kau inginkan, tuan puteri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, suara Ruth tiba-tiba menghilang di tengah pembicaraan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth-san, ada apa dengan ranjaunya!? Ruth-san!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan kebingungan memanggil Ruth berulang kali, tapi panggilannya terbalas dengan nada beep.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mencoba memanggil Ruth kembali, tapi dia tetap tidak bisa terhubung dengan Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Layar handphonenya menampilkan pesan &#039;tidak ada sinyal&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ada sinyal!? Nggak mungkin, gimana bisa...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pasti Theia! Dia berbuat sesuatu lagi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sial, Tulip! Apa maksudnya ini!? Apa yang dia maksud dengan 128 buah ranjau!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sungguh mengerikan...kalau benar ada 128 buah ranjau darat dikubur disini, tidak akan ada yang bisa kabur. Terorisme memang benar-benar mengerikan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau sialan, memangnya kau bisa pura-pura tidak tahu apa-apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, aku rasa kamu nggak punya hak bicara begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menggertakkan giginya, tapi Theia tetap tersenyum yakin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan situasinya, sudah jelas kalau Theia adalah pelakunya, tapi tidak ada bukti yang mengarah kepada Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang akan kau lakukan sekarang, Primitif! Apa kau akan berani melangkah dengan mengetahui adanya ranjau dibawah kakimu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau brengsek...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menyombongkan kemenangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang Theia bilang, karena sudah tahu mereka akan jatuh ke ladang ranjau, para peserta tidak ada yang bisa maju dengan berani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah fakta yang tidak terbantahkan untuk mereka yang maju semakin cepat dan untuk mereka yang ada di papan tipis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua peserta berhenti bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tuan puteri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, akhirnya kau menyusul juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rekan Theia, anggota tim cheerleader pria, sampai di tantangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cepatlah datang ke sisiku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terpujilah tuan puteri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anggota tim cheerleader itu mulai menyeberangi papan titian yang paling tebal tanpa ragu lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan caranya melangkah tidak menunjukkan tanda-tanda kalau dia berhati-hati dengan ranjau dibawahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langkahnya begitu kuat tanpa keraguan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti! Theia-dono, tidak ada ranjau di bawah papan itu kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha menunjuk ke papan yang diseberangi Theia dan berseru demikian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi itu kenapa dia pilih papan yang paling tebal!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi jebakannya seperti itu!? Itu curang, Tulip!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ohohoho! Tolong berhenti menuduhku! Aku dan tim cheerleader hanya menyeberangi papan ini dengan semangat yang tak mudah hancur, keberanian tak tergoyahkan, dan loyalitas yang absolut! Kau bisa tetap berada di tempatmu dan menyesali kelemahanmu sendiri selama mungkin!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menyombongkan dirinya saat dia berkumpul dengan rekan setimnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo maju! Kau dan aku akan masuk garis finish sebagai peringkat satu dan kedua!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terpujilah tuan puteri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia telah mengambil 128 buah ranjau darat dari gudang senjata Ksatria Biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ranjau-ranjau itu dikubur disini kemarin malam oleh tim cheerleader.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jalan yang paling aman hanya dengan melewati papan yang paling tebal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jalan yang lain sudah dilengkapi dengan ranjau darat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kau terlalu naif, Primitif dan Kiriha! Apakah kau berpikir aku akan jatuh ke perangkap kalian tanpa rencana!?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ranjau-ranjau darat itu berfungsi sebagai rencana balasan untuk gerakan mencurigakan dari Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei! Kelihatannya tidak ada ranjau yang dikubur dibawah papan yang itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, kita hanya perlu menyeberangi papan itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu dia! Ayo maju!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seberangi itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, ada sesuatu yang tidak direncanakan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat peserta yang lain menyadari kalau papan titian yang lain adalah pilihan yang buruk, mereka mulai menyeberangi papan yang diseberangi Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;W-Wa, t-tidak bisakah kalian menyeberang dengan lebih pelan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tuan puteri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ada banyak orang yang mulai menyeberang, papan titian itu mulai bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini menyebabkan masalah bagi anggota tim cheerleader yang berbadan besar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak bisa mengontrol keseimbangan badannya, dia mulai goyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei, jaga keseimbanganmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi! Tuan-- Uwaaa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;L-Lepaskan aku, bodoh! Ahhh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan anggota tim cheerleader itu jatuh bersama dengan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anggota tim cheerleader itu dan Theia menjadi putih setelah terjatuh karena bubuk putih di atas matras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia bangun dengan kebingungan dan memegang baju si anggota cheerleader itu sembari berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dasar idiot! Kenapa kau membawaku jatuh bersamamu!? Kalau kau jatuh, jatuhlah sendi--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
BOOM&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Theia tidak sempat menyelesaikan memarahi rekannya karena ada ranjau yang meledak dibawahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kenapa..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlempar karena ledakan ranjau, Theia dan rekannya berguling-guling di atas matras dan menjadi putih sekali lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah kukatakan untuk membuat papan paling ujung tidak dipasang ranjau..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tuan puteri, aku mengira papan yang kau maksud adalah papan untuk mereka yang cacat..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di lomba marathon halang rintang ini, ada  klub yang berpartisipasi dalam bekerja secara suka rela.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, murid yang terluka dan menggunakan kursi roda juga berpartisipasi sebagai peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karenanya, ada papan titian yang khusus yang dipisah dari papan yang lain untuk para peserta itu, dan tim cheerleader tidak menanam satupun ranjau disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini karena Theia memerintahkan mereka untuk tidak menanam ranjau di papan titian yang paling kanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar itu, para anggota tim cheerleader tersentuh dengan kebaikan Theia, tapi sayangnya itu bukan tujuan asli Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau bo-doh..Kelihatannya loyalitas...dan keberanian membawa...hasil yang tidak memuaskan..ugh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku benar-benar, minta...ugh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uwaaa, ada bom yang dikubur dibawah sini juga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Balik! Lari!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan dorong-dorong! Berhenti dong! Aku mau jatuh!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ranjaunya, ranjaunya bakal..!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para peserta yang tersisa mulai panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berpikir papan yang paling tebal adalah yang paling aman dan semuanya mulai menyeberang di saat yang sama, tapi bahkan papan ini pun tidak aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para peserta tidak bisa lari kemanapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya Koutarou dan yang lain, tapi semua peserta sekarang berhenti di atas papan titian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, dengan banyak orang yang saling mendorong, hal itu tidak terjadi lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waaaaa! Aku nggak kuat lagi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaaaaaaa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ibuuuuuuuuuu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa peserta jatuh dari papan, dan melihat ke arah yang jatuh, peserta yang lain kehilangan keseimbangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa! Apakah ini hukuman tuhan untukku karena aku terlalu cantik!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku rasa itu hal yang sama untuk cowok jelek dimanapun mereka berada!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Met&#039; makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa kilatan cahaya dan ledakan bisa terlihat dan terdengar di tantangan kedelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Situasi itu hanya bisa digambarkan sebagai medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang bisa disyukuri adalah bahwa ranjau-ranjau itu tidak betul-betul menyakiti siapapun, tapi untuk mereka yang terkena ledakan, fakta itu tidak membantu sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 10===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun ada keributan besar di tantangan kedelapan, hal itu tidak menjadi masalah untuk Harumi dan Yurika yang baru saja melewati tantangan keenam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka masih berada dalam jarak satu kilometer dari tantangan kedelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Woah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kamu baik-baik saja, Nijino-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku baik-baik saja, Sakuraba-senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jalurnya masih panjang, jadi bertahanlah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, terima kasih banyak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka saling menyemangati satu sama lain selagi mereka menyeret badan mereka yang berat dan kelelahan menuju garis finish.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua gadis yang sedang berlari di jalan membuat suatu atmosfir yang terlihat tenang, betul-betul berlainan dengan keadaan di tantangan kedelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya terlihat sangat akur. Harumi, yang biasanya tertutup, tidak masalah berada dekat dengan Yurika untuk suatu alasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasannya mungkin karena saat dia bertemu Yurika, dia sedang berjuang sekeras mungkin. Yurika yang punya sifat kekanak-kanakan dan fakta bahwa mereka berpartisipasi di lomba yang sama membuat semuanya terlihat baik dan membuat Harumi terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena Harumi benar-benar mendengarkannya, Yurika pun menyukainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kata lain, kelihatannya mereka bisa menjadi teman baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua merasa kalau mereka berlari dengan irama yang sama sampai finish adalah hal yang baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba-senpai, kenapa kamu berjuang sekeras ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh, hah, sebenarnya, aku sudah berjanji dengan teman satu klubku kalau aku akan menyelesaikannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi kelihatan terengah-engah saat dia menjawab pertanyaan Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kata-katanya terdengar terbata-bata karena nafasnya yang terengah-engah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelihatannya Harumi hampir mencapai batasnya, tapi Harumi tetap tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itulah kenapa, aku mau, mencapai finish. Itu adalah janji, yang berharga, dengan temanku..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi hanya punya sedikit orang yang bisa dia panggil teman karena saat masih kecil dia sering sekali tidak masuk sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa Koutarou memiliki arti yang spesial baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun janji untuk mencapai finish tidak memiliki arti yang seberapa besar untuk Koutarou, bagi Harumi sendiri itu adalah sebuah janji yang sangat penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Teman...Orang seperti apa dia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak sadar kalau orang yang dimaksud adalah Koutarou, Yurika bertanya pada Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, kata-kata Harumi berhenti dan kakinya berhenti bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika, yang berlari dengan wajar, melangkah sedikit didepan Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba-senpai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Yurika berhenti dan menoleh ke belakang, badan Harumi mulai miring.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Harumi terlihat pucat dan bola matanya bergetar, seakan-akan dia mencoba mengatakan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Harumi tidak mengatakan apapun dan hanya melihat ke arah Yurika dengan tatapan penuh maaf dan jatuh ke atas jalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Sakuraba-senpai!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Harumi tidak jatuh dengan keras ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika tanpa terduga bergerak cepat untuk menangkap Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bertahanlah, Sakuraba-senpai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...N-Nijino-san...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Darah berhenti mengalir ke wajahnya, bibirnya berubah warna menjadi ungu dan kaki juga tangannya menjadi dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun itu bukan hal yang tidak mungkin, marathon sejauh lima kilometer mungkin terlalu berlebihan untuk Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun sudah berlatih sedikit, badan Harumi berteriak keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum dia bertemu Koutarou, Harumi mungkin sudah menyerah di tengah jalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Harumi sudah berjuang sekeras mungkin, untuk menepati janjinya dengan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ma,af...aku punya, badan yang lemah..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tunggu sebentar, aku akan segera mencari bantuan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku harus cepat-cepat, atau akan ada sesuatu yang buruk terjadi!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika mengerti kalau kondisi Harumi jauh dari kata baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajahnya pucat dan nafasnya berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan meskipun suhu badannya menurun, jantungnya berdetak cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika, yang sedang panik, melihat ke sekelilingnya, tapi tidak ada seorang pun disekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika mencoba berdiri dan mencari bantuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menghentikannya adalah suara lemah Harumi dan tangannya yang dingin yang memegang erat tangan Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Niji,no-san...Maaf aku tidak, bisa bersamamu...sampai akhir..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata-kata terakhir itu, Harumi kehilangan kesadaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan dingin yang tadinya memegang erat Yurika dengan pelan mulai lepas dan jatuh ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba-senpai! Sakuraba-senpai!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski Yurika dengan cemas memanggil Harumi, dia tidak kunjung sadar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ini gawat! Sudah tidak ada waktu lagi! Kalau begini!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika dengan lembut menaruh Harumi di atas jalan dan berdiri dengan wajah penuh keyakinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menjulurkan tangan kanannya dan berteriak:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Datanglah! Angel Halo!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebuah bola biru bercahaya muncul di depan tangan kanan Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat bola biru bercahaya itu menghilang, sebuah tongkat penuh hiasan melayang sebagai gantinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Yurika meraih tongkat itu, dia memegangnya dengan kedua tangan dan mulai fokus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selanjutnya...Costume Change -- Modifier Quicken -- End -- Permanent!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mengangkat tongkatnya ke atas kepaanya, sebuah cahaya biru menutupi badannya, dan bajunya secara spontan berganti menjadi yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari baju pelayan menjadi baju gadis penyihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah pakaian yang Yurika pakai saat dia pertama kali muncul di kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu sebentar, Sakuraba-senpai. Gadis penyihir ini, Rainbow Yurika akan menyelamatkanmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengganti pakaiannya dia menggenggam tongkatnya dan kembali berkonsentrasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, dia mengarahkan ujung tongkatnya ke dada Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Harumi tertutup dan dia tidak bergerak sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak sadar dengan apa yang terjadi di sekelilingnya karena kehilangan kesadaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Remove Disease -- Modifier Maximus!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Yurika berteriak, cahaya biru dari tongkatnya menyelimuti badan Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Yurika menggunakan sihir, ada tujuh jenis cahaya yang bisa muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya biru muncul saat Yurika berusaha memanggil sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua tiga mantra yang dia gunakan hari ini memiliki cahaya biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah gadis penyihir, Rainbow Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang gadis penyihir mampu menggunakan ketujuh warna pelangi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, tidak ada seorang pun yang melihatnya berjuang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, di saat ini, Yurika tidak peduli dengan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang paling dia cemaskan saat itu adalah menyelamatkan Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bangunlah, Harumi-senpai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika memegang tongkatnya lebih erat saat dia berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan cahaya biru itu menjadi semakin terang dan membungkus Harumi dalam beberapa lapisan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika dengan susah payah berusaha membuat Harumi bangun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu ingin mencapai finish, ya kan!? Kamu sudah berjanji dengan temanmu, ya kan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Harumi tidak menunjukkan tanda-tanda akan bangun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi terlahir dengan penyakit yang diidapnya, itu bukanlah tugas yang mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit itu bukanlah sesuatu yang bisa disembuhkan begitu saja, bahkan menggunakan sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan berlari bersamamu! Jadi, tolonglah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika tetap memanggil Harumi dengan suara keras meskipun situasinya tetap seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi adalah orang yang mengajarkannya bagaimana untuk tidak menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
TIba-tiba, sesuatu yang tidak terduga terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya yang mengalir dari tongkat Yurika mulai berubah, seakan-akan menjawab permohonan Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh!? A-Apa ini!? Aku tidak pernah tahu soal sihir putih!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya itu berubah dari biru menjadi putih bersih sebelum dia menyadarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan cahaya itu bersinar lebih terang dari sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peristiwa itu terlihat seperti ada matahari kecil yang muncul, dan cahaya putih itu menyelimuti Harumi dan Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kenapa!? Bahkan lukaku juga!? Dan rasa sakitnya juga menghilang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekuatan sihir yang digunakan Yurika pada Harumi meningkat dan mulai bereaksi tidak hanya pada Harumi, tapi juga Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika punya beberapa luka karena terinjak, tapi saat dia diselimuti cahaya itu, lukanya menghilang seakan-akan tidak pernah ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan kelelahan yang membuat badannya berat pun menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, cahaya itu berubah menjadi pilar yang memanjang ke langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Yurika bediri di tengah pilar dengan wajah datar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kekuatan apa ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihir yang Yurika gunakan untuk Harumi hanya dimaksudkan untuk menyembuhkan satu orang dari penyakitnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sihit itu tidak punya kekuatan untuk bekerja pada banyak orang, dan juga tidak menyembuhkan luka mereka maupun menghilangkan kelelahan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah mantra yang betul-betul lain, selain itu efeknya juga tidak normal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mungkinkah ini kekuatan yang ada di kamar 106!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika tidak yakin dengan sumber kekuatan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia tahu satu hal yang pasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, alasannya tidak penting! Dengan kekuatan sebesar ini aku bisa menyelamatkan Sakuraba-senpai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Harumi yang terlihat kesakitan pun menghilang dan (warna?) wajahnya pun kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suhu badannya yang rendah kembali normal. Detak jantung dan nafasnya pun mulai stabil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang penting bagi Yurika adalah bahwa Harumi baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hal lain yang penting bagi Yurika di saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 11===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Sialan! Aku nggak bisa, kalah disini! Aku h-harus, membuat senpai naik podium!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bertahanlah Koutarou, kamu hampir sampai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekembalinya ke lapangan sekolah, sekujur badan Koutarou dipenuhi luka-luka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak bisa berjalan lurus dan hanya tinggal masalah waktu hingga dia pingsan dan terjatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggunakan dahan pohon yang dia ambil di tengah jalan sebagai tongkat berjalan dan hampir menyeret badannya melewati gerbang sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia masuk ke lapangan, penonton yang ada di bangku penonton pun berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia berjuang dengan susah payah, saat ini dia ada di posisi pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun marathon halang rintang sendiri adalah lomba tahunan, klub merajut tidak pernah meraih posisi pertama sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, suasana yang dapat dirasakan di bangku penonton begitu meriah dan penuh antisipasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, bahkan sorak-sorai dari penonton tidak sampai ke telinga Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tinggal sedikit lagi, finishnya udah dekat...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lihat, itu tantangan kesepuluh! Cuma 30 meter lagi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang sampai kepada Koutarou yang sudah kelelahan hanyalah suara Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou bergantung pada suara itu selagi menyeret kakinya maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan kenapa Koutarou bisa seperti ini adalah karena ranjau di tantangan kedelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tantangan kesembilan hanya memperburuk keadaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Koutarou tidak jatuh pingsan karena dia ingin Harumi menang dan karena Sanae tetap menyemangatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau bukan karena kedua hal itu, dia mungkin sudah jatuh pingsan sejak tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kamu melakukan tantangan itu, kamu bakal selesai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selesai? A-Aku sudah selesai!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Koutarou membuat kesalahan besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mendengar sebagaian dari apa yang Sanae katakan kepadanya, dan berpikir kalau Sanae berkata &amp;quot;Kau sudah selesai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waa, Koutarou, tidak! Kamu nggak bisa berhenti sekarang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akhirnya selesai...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, kesalahan kecil ini tidak akan menimbulkan masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi untuk Koutarou yang sudah sampai batasnya, setelah dia kehilangan semangatnya, tidak ada cara untuk membalikkan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Badan Koutarou pun mulai berhenti dan dia dengan pelan terjatuh dengan senyum puas di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku berhasil!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Belum! Dengarkan aku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uhehehehe, nggak usah memujiku sampai segitunya, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan begitu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teriakan Sanae menjadi sia-sia saat Koutarou menutup matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kelelahan, Koutarou kehilangan kesadarannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Zzzzz....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou terlihat lega setelah ia mulai tertidur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Raut wajahnya terlihat layaknya seseorang yang sudah selesai mengemban tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kamu tidur sambil tersenyum puas begitu!? Tatamiku bagaimana!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi untuk Sanae, ekspresi lega Koutarou dan senyum puasnya tidak mengenakkan baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutaru yang mendominasi posisi pertama jatuh, lapangan sekolah pun menjadi ricuh, dan si komentator meneriakkan komentarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, ini kelihatannya akan menjadi masalah besar! Perwakilan klub merajut, Satomi Koutarou, gugur sebelum tantangan kesepuluh! Panitia yang paling dekat sedang berusaha membangunkannya! Kelihatannya, dia benar-benar pulas!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebelum si gadis komentator menyelesaikan komentarnya, penonton mulai ribut kembali saat peserta dengan posisi kedua dan ketiga masuk ke lapangan sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Rupanya kau disana, Sanae! Koutarou...Aha, setelah datang sejauh ini, dia jatuh pingsan! Tidak apa-apa, sebagai pengikutku, saat aku menang, kau juga akan kuberi hadiah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang berarti, pemenang di antara kita berdua akan menjadi pemenang lomba//&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dan Kiriha masuk ke lapangan sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari situasi saat itu, terlihat bahwa ada jarak yang cukup besar antara mereka dan peserta yang lainnya, karena tidak terlihat ada orang lain yang menyusul di belakang mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka memasuki lapangan, sorak-sorai dapat terdengar dari bangku penonton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kurano-san! Kamu pasti bisa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha-chan! Menangkan ini dan dapatkan uang buat festival budaya nanti!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terpujilah tuan puteri! Terpujilah tuan puteri! Kemenangan untuk Yang Mulia Theiamillis! Terpujilah keluarga kekaisaran Forthorthe!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, seperti Koutarou, mereka berdua kelihatan sangat lelah dan tidak bisa membalas sorak-sorai itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekujur tubuh mereka dipenuhi bubuk putih dan seragam mereka terbakar di sana-sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua sempat jatuh dari papan titian/&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelahnya, mereka sempat bertarung dan kehilangan stamina. Saat mereka masuk lapangan sekolah, mereka sudah hampir tidak bisa bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setetes keringat mengalir turun melewati bubuk putih itu setiap kali mereka melangkah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Balapan ini cukup dramatis, tapi kelihatannya kita harus menyelesaikannya sekarang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu juga adalah niatku dari awal. Mari kita selesaikan ini, Theia-dono&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tetap menyeret kaki mereka maju dan berlari meski sudah sangat kelelahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatami kamar 106 bergantung pada lomba ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berdua mendekati Koutarou, mereka memanggil Sanae yang berada di dekatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae, apa Koutarou baik-baik saja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, dia cuma tidur&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, baguslah kalau begitu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kukuku, kelihatannya kau memilih rekan yang salah, Sanae!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diam, tinggalkan aku sendiri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku rasa itu yang akan aku lakukan, fuhahahahahaha&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berlari melewati Koutarou dan mencapai tantangan kesepuluh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat datang kembali nona, dan selamat datang ke pemberhentian terakhir, tantangan kesepuluh~♪  &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang memberi salam kepada Theia dan Kiriha tidak lain adalah kelima anggota klub cosplay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan mereka berbicara dengan serempak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain Yurika dan si ketua klub, kelima anggota klub cosplay yang tidak ikut dalam lomba menjadi panitia yang menjaga tantangan kesepuluh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, mereka memakai seragam pelayan dan ban lengan yang bertuliskan &#039;staff&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak punya waktu untuk bermain! Apa yang harus kulakukan disini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak usah buru-buru&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si wakil ketua yang menjadi penanggung jawab di tantangan itu mendekati mereka dengan sebuah kotak yang dihiasi dengan pita dan bunga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa dengan kotak ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku senang kau bertanya. Untuk tantangan kesepuluh, tantangannya adalah lomba meminjam barang. Silahkan ambil secarik kertas dari kotak ini dan pinjamlah barang yang tertulis di kertasi itu dari seseorang di lapangan ini. Setelah kau meminjamnya, larilah menuju garis finish&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dengan cepat memasukkan tangannya ke dalam lubang yang ada di atas kotak yang diikuti oleh Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat mereka menarik tangan mereka, di tangan mereka masing-masing terdapat kertas yang sudah terlipat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, silahkan kalian membaca isinya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengikuti arahan dari si wakil ketua, mereka berdua membaca kertas yang mereka pegang secara bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Mungkinkah ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau mengatakan kepadaku untuk membawa benda ini!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya nampak terkejut dan saat mereka saling memperhatikan satu sama lain, mereka saling mengintip isi kertas lawannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufufufufufufu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hahahahahahaha&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengintip isi dari kertas lawan mereka, mereka mulai tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun mereka tertawa, pandangan mata mereka terlihat saling melotot tajam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan mereka mengepalkan tangan mereka sambil memasang kuda-kuda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelihatannya mereka akan mulai berkelahi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah kuduga akan seperti ini...jalan menju invasi memang dipenuhi dengan darah..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah benda yang tertulis di kertas Kiriha:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pinjam bra ukuran A atau lebih kecil&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah, silahkan saja, Kurano Kiriha!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan inilah yang tertulis di kertas Theia:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pinjam bra ukuran D atau lebih besar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha terlihat kecewa dan Theia terlihat senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun perasaan mereka berbeda saat itu, apa yang akan mereka lakukan selanjutnya sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang mereka perlukan ada di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sama-sama berniat memukul jatuh yang lain dan mengambil apa yang mereka perlukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi dan Yurika melewati peserta lomba yang lain setelah mulai berlari beberapa saat yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu terjadi karena sebagian besar peserta yang mundur di tantangan kedelapan, dan juga karena mereka lari lebih cepat dari sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku penasaran apa yang terjadi denganku...Tidak hanya aku merasa lebih baik, tapi aku berlari lebih cepat daripada sebelum aku pingsan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu nggak usah kuatir, Sakuraba-senpai. Lain ceritanya kalau kamu nggak enak badan, tapi sekarang kamu udah baikan kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Harumi sadar kembali, keduanya, untuk suatu alasan, berlari lebih cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tidak peduli seberapa cepat mereka berlari, mereka tidak terengah-engah atau merasa capek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun pasti merasa itu aneh, apalagi Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, aku benar-benar penasaran...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, bayangkan kalau itu sihir dariku. Aku tidak memakai ini hanya untuk pamer loh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nijino-san...Fufufu, aku rasa aku akan melakukan itu. Dengan begitu jadi lebih menarik kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyum kembali ke bibir Harumi karena kata-kata ceria dari Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun tidak ada hal yang bernama sihir, akan lebih menarik seandainya hal itu benar-benar ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar kata-kata Yurika, hal itulah yang berada di kepala Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya! Aku adalah gadis penyihir cinta dan keberanian dan mimpi dan harapan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kesehatan mental Harumi yang juga kembali pulih, Yurika pun turut merasa senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai gantinya, Harumi menjadi yakin bahwa Yurika adalah seorang cosplayer, tapi Yurika tidak berniat membetulkan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun tidak ada seorang pun yang percaya dengan Yurika saat dia berbicara tentang sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ini bukan sihir, ini karena kerja keras Sakuraba-senpai&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyatannya, itu terjadi karena sihir putih yang digunakan Yurika, tapi kalau dia meyakinkan Harumi tentang itu, itu akan sama seperti membantah semua kerja keras Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa Yurika bersikeras bahwa itu adalah keberuntungan dari hasil kerja keras Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku nggak apa-apa dicap sebagai cosplay kalau perlu...Aku hanya ingin Sakuraba-senpai percaya dengan dirinya sendiri&#039;&#039;[[Image:Rokujouma_V2_261.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika sempat membenci marathon halang rintang ini beberapa saat lalu, tapi sekarang dia kelihatan bersenang-senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;L-Lihat, Nijino-san, kita bisa melihat gerbang sekolah dari sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu benar! Kita sudah hampir sampai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Garis finish yang mereka berdua coba raih dengan susah payah sekarang sudah sangat dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Guah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Guha!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Harumi dan Yurika lari melewati gerbang sekolah, tinju Theia dan Kiriha terlihat mendarat di muka lawan mereka masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu dia! Saat Kurano mencoba memukul sebelah kanan, Theia langsung membalas balik, tapi Kurano memperbaiki arahnya dan mengenai targetnya! Mereka saling mengenai lawannya dengan pukulan berat dan saling menjatuhkan satu sama lain!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tinju mereka bertubrukan dengan pipi yang lain, dan mereka berhenti bergerak dengan posisi itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mari kita dengarkan penjelasan dari pembimbing klub tinju, Tange-sensei! Sensei, bagaimana menurut anda?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hampir, sedikit lagi! Kalau saja Theia bisa mengenai sedikit lebih lagi, hasilnya akan berbeda! Ini bukan salahnya! Jika saja ia bisa mengenai sedikit lebih lagi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang terdengar penuh semangat menjelaskan kejadian yang terjadi di lapangan sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Theia dan Kiriha tetap diam, tapi akhirnya mereka kehabisan tenaga dan rubuh di saat yang bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka berdua sudah jatuh!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus sekali Theia!! Pertandingannya mungkin seri, tapi dalam tinju kau adalah pemenangnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Murid yang berada di bangku penonton berdiri sembari bersorak dan bertepuk tangan mengguncang lapangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, hal itu tidak mencapai Theia maupun Kiriha karena mereka sudah saling membuat yang lain jatuh pingsan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tinju..?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa tantangan kesepuluhnya adalah bela diri!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi dan Yurika dengan gugup lari melewati Theia dan Kiriha yang pingsan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua tidak suka berkelahi, jadi tantangan kesepuluh ini membuat mereka takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Satomi-kun!? Bahkan Satomi-kun juga!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Siapa yang melakukan ini padanya!? Aku nggak mau berantem!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou pingsan di sebelah Theia; melihat itu membuat Harumi dan Yurika semakin takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini bukan tantangan semacam itu kok&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...B-Benarkah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Sanae yang bersama Koutarou mengatakan itu, Yurika bernafas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou pingsan karena kecapekan. Dan mereka berdua cuma berantem kok&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, untunglah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, Yurika ketakutan dengan Sanae, tapi sekarang dia sedang kaget dengan hal yang lain untuk memperhatikan itu dan menunjukkan senyum yang besar kepada Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Sanae masih merasa kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kesal karena Koutarou yang masih belum bangun juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nijino-san, kamu bicara sama siapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;B-Bukan siapa-siapa! Aku cuma ngomong sendiri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tidak bisa melihat Sanae, dan tentu saja suara Sanae tidak sampai kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa saat Yurika, yang memakai kostum itu, berbicara kepada Sanae terlihat aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu. Baiklah..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi langsung menghela nafas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau hanya cosplay, itu bisa ditutupi hanya dengan menyebutnya hobi. Tapi jika dia berbicara kepada seseorang saat tidak ada orang lain di dekatnya, itu cukup menyeramkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa Harumi merasa lega saat dia mendengar Yurika berbicara kepada dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat datang kembali, nona&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat setelahnya Harumi dan Yurika sampai di tantangan kesepuluh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tentu saja, klub cosplaylah yang menyambut mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wakil ketua!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu akhirnya disini, Yurika-chan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Emm, tantangan kesepuluhnya apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lomba meminjam barang! Cepatlah ambil undian kalian! Ada beberapa yang sudah duluan, tapi kalau kamu gerak cepat, kamu masih bisa menang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si wakil ketua menjelaskan dengan cepat dan membawa kotak undian ke arah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klub cosplay sangat ingin Yurika menang, itulah kenapa mereka memaksanya untuk cepat-cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu, Yurika dan Harumi ada di posisi ketujuh dan kedelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski, dengan Koutarou, Theia dan Yurika pingsan mereka berada di urutan keempat dan kelima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang berarti, ada tiga orang lagi di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga orang itu masuk ke bangku penonton untuk mencari yang harus mereka pinjam, jadi kalau Harumi dan Yurika bisa bergerak cepat, mereka masih bisa menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sakuraba-senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika dan Harumi memasukkan tangan mereka ke dalam kotak dan menarik kertas secara bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti Theia dan Kiriha, mereka melakukannya dengan tenang, mereka juga tidak ada niatan untuk memukul mundur yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Auu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka membuka kertasnya, wajah Harumi kelihatan berbinar, tapi wajah Yurika berubah sedih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bisa bawa ini. Apa yang kamu dapat, Nijino-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku dapat ini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya saling memperlihatkan kertas mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi mendapat &#039;adik kelas di klubmu&#039; di kertasnya dan Yurika mendapat &#039;seorang teman&#039; di kertasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik, ayo pergi, Nijino-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Auu..Pergilah duluan, Sakuraba-senpai. Aku akan mundur disini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika menurunkan bahunya dengan wajah sedih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matanya suram dan dia menghela nafas panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku masih belum punya teman&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi hanya perlu membawa Koutarou dengan dirinya, jadi dia tidak punya masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, menemukan seorang teman di kota dimana Yurika baru saja pindah adalah sesuatu yang terlalu besar untuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, silahkan pergi duluan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semua akan baik-baik saja, Yurika-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Harumi tetap tersenyum, dan bicara dengan lembut kepada Yurika:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Temanmu ada disini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah diriku tidak cukup?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tidak, bukan apa-apa! S-Suatu kehormatan bagiku, Sakuraba-senpai!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika langsung tersenyum dan menangguk berkali-kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menangis bahagia, menunjukkan betapa berartinya hal itu baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, aku ingin kamu melakukan sesuatu untukku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sesuatu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika menatap Harumi dengan bingung dan mengejapkan matanya beberapa kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat hal itu, Harumi dengan gembira mengedip ke arah Yurika dan mengelurkan senyuman yang jarang dilihat orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisakah kau membantuku membawa Satomi-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tentu saja! Selama yang kamu mau!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih, Nijino-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, seharusnya aku yang berterima kasih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan selagi mereka tertawa senang, mereka berlari ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_3|Bab 3]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_5|Bab 5]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_3&amp;diff=505246</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_3&amp;diff=505246"/>
		<updated>2016-10-27T12:34:25Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Latihan dan Rasa Menjaga Jarak==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Jumat, 1 Mei.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat bulan Mei datang banyak klub di SMA Kitsushouharukaze yang mulai berlatih untuk marathon halang rintang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya ada banyak klub di sekolah itu, dan semakin kuat suatu klub, semakin kuat pengaruh mereka di dalam sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa event dimana klub bisa bertanding satu sama lain mengundang banyak perhatian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karenanya, ada banyak orang dan klub yang terlihat di lapangan sekolah untuk latihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klub atletik wanita yang diikuti Kiriha adalah salah satu klub yang sedang berlatih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sedang mengukur waktu balapan jarak jauh  sepanjang 5 kilometer, untuk memilih siapa yang akan ikut lomba nantinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah, hah, hah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha berlari di jalur lari itu dengan cara dan nafas yang teratur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara berlarinya yang indah dan langkahnya yang teratur terlihat mencolok, bahkan untuk klub atletik wanita. Kiriha berlari dari start menuju finish dengan kondisi yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Kiriha berada di peringkat ketiga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada dua gadis yang berlari di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha memang lincah, tapi karena perbedaan jumlah latihan dia masih kurang dalam hal stamina dan pengalaman. Badannya yang feminim juga kurang cocok untuk lomba jarak jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan hal itu, Kiriha masih berjuang keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiri-chan, semangat~!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah, hah, hah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan sorakan dari salah seorang gadis yang telah melewati finish lebih dulu, Kiriha berlari melewati finish, masih di peringkat ketiga. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para anggota dari klub atletik wanita pun melewati garis finish satu demi satu mengikuti Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu lumayan cepat, Kurano-san. Nggak bisa dipercaya kalau kamu anak kelas satu yang masih nggak ada pengalaman lari&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, jangan bandingin Kiri-chan-ku dengan anak-anak normal dari kelas satu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Terima kasih banyak. Fuh, fuh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melewati garis finish dan selagi Kiriha mengambil nafas, kedua anak kelas tiga yang sudah finish lebih dulu mendekati Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa jadinya kamu yang besar kepala gitu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiri-chan dan aku sudah terikat oleh takdir, hanya itu yang kubutuhkan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Kiriha masih terengah-engah, kedua kakak kelasnya yang sudah finish lebih dulu tidak terlihat kelelahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya pernah mengikuti lomba marathon, jadi lima kilometer bukan apa-apa bagi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi kamu nggak adil deh, Kiri-chan..Kamu cantik, dadamu gede, kamu pintar dan juga cepat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tapi aku tidak bisa dibandingkan dengan kalian, Senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaaan, bahkan kepribadianmu pun cantik&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisakah kamu berhenti, kita sedang serius disini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaaaaaf, Kiri-chan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tidak apa-apa..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak kelas tiga yang bersemangat itu dipanggil Takahashi, dan yang lebih serius dipanggil Kawashima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah yang tertulis di bagian dada seragam olahraga mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, Kawashima juga ketua dari klub atletik wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot; Tapi, dengan begini kita punya perwakilan untuk marathon halang rintang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiri-chan dan aku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, aku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun itu terjadi sesuai rencananya, Kiriha sedikit terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Dari dulu kita selalu memilih yang paling pintar dan yang paling fit sebagai perwakilan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang berarti, aku dan kamu, Kiri-chan. Bahkan kepalaku ngga begitu pintar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan sombong soal itu, tolong..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kawashima kagum dengan keacuhan Takahashi, dan Kiriha bertanya kepada keduanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngomong-ngomong, Senpai. Halangan macam apa saja yang berada di lomba nanti?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kawa-chan, tolong jelaskan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ampun, kamu selalu seperti itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kawashima menghela nafas saat Takahashi dengan mudahnya menyerah untuk menjelaskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan setelahnya, dia mulai menjelaskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begini, Kurano-san, total halangannya ada sepuluh. Dulu ada halangan seperti lomba makan kare sampai membaca kanji, juga halangan yang umum di festival olahraga. Halangannya selalu berganti setiap tahun, jadi kami tidak tahu halangan macam apa yang ada tahun ini. Itulah kenapa--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Idiot kayak aku nggak bisa menang sendiri. Kalau ada halangan membaca tulisan bahasa Inggris atau kanji muncul, aku pasti kalah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah kubilang jangan besar kepala soal itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tehehe, maaf&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Marathon halang rintang untuk klub terdiri dari jalur sepanjang lima kilometer dengan 10 halangan di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang berarti, dalam 400-500 meter akan ada halangan baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Halangannya muncul dalam berbagai bentuk: ada yang memerlukan kekuatan fisik, ada yang memerlukan kelincahan, dan ada yang memerlukan akal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tolak peluru,&amp;lt;ref&amp;gt;https://id.wikipedia.org/wiki/Tolak_peluru&amp;lt;/ref&amp;gt; balap sendok, kuis dan semacamnya adalah halangan yang cukup populer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada batasan yang dipasang tergantung keberhasilan atau kegagalan dalam mengahadapi halangan. Hanya mengandalkan kecepatan tidak cukup untuk memenangkan lomba ini. Itulah yang membuat event ini cukup sulit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para klub punya berbagai strategi untuk event itu: mulai dari mengirimkan peserta yang kemampuannya cukup seimbang hingga mengirimkan peserta yang cepat untuk mengimbangi bagian akal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Strategi yang digunakan oleh klub atletik wanita adalah mengirimkan mereka yang paling fit dan yang paling pintar sebagai pasangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, aku mengerti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo berjuang semampu kita, Kiri-chan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, Takahashi-senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kuserahkan kepada kalian berdua ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha memperlihatkan senyumnya yang cerah, tapi di sisi lain dia merasa puas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Semua berjalan sesuai yang kuiinginkan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Takahashi adalah yang tercepat di klub, dan ukuran badannya cukup kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sangat cocok dengan gambaran partner yang ada di pikiran Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sekarang yang tersisa adalah&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha mengisyaratkan sesuatu dengan tangannya dengan cara yang tersembunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ho-, Apakah kau memanggil kami, Kakak Ho-?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa Ho?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua haniwa bernama Karama dan Korama dengan segera menyahut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka menggunakan sistem tembus pandang di tubuh mereka untuk menyembunyikan diri mereka selama mengikuti Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah terpilih menjadi perwakilan sesuai rencana. Aku ingin kalian berdua untuk fokus mengumpulkan informasi tentang halangan apapun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dimengerti Ho-&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan segera kami kerjakan Ho-&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Catat semua orang di lapangan yang lebih fit dariku. Dan jangan lupa untuk mengambil data tentang fisik mereka&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ho-, Serahkan pada kami Ho-&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kakak bisa latihan dengan tenang Ho-&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus. Dan setelah kalian melakukan itu, aku ingin kalian menyiapkan sejumlah uang. Kita masih punya emas yang tadinya akan kuserahkan kepada Koutarou, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hoho- Dimengerti Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siap Ho! Akan kubawakan Ho-&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat setelahnya, keberadaan kedua haniwa itu terasa menjauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat Kiriha merasakannya dia tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kau berpikir aku bermain sesuai aturan, kau salah, Theia-dono&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha menunjukkan senyumnya yang berani dan penuh percaya diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia yakin tidak akan kalah dari Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang sedang kamu lakukan, Kiri-chan? Latihannya mau dimulai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf, aku akan segera ke sana!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha kembali berakting sebagai murid teladan dan berlari menuju rekan setimnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Theia juga sedang bersiap untuk festival olahraga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berteriak ke arah tim cheerleader yang sudah diambil alihnya secara mutlak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Belatung, apa kemampuan kalian?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kesatuan! Sorakan! Kemenangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa majikan kalian!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terpujilah tuan puteri! Terpujilah tuan puteri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mana suara kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terpujilah tuan puteri! Terpujilah tuan puteri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat anggota tim cheerleader bersorak membalas Theia, mereka berbaris dengan formasi mengelilingi pondok susun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia berada di belakang formasi, mengayunkan sebilah pedang bambu dan mendorong mereka maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maukah kalian mati untukku!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti yang kau inginkan, tuan puteri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serahkan jiwa dan rekan kalian untukku! Curahkan hidup kalian untuk kemenangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei Ho! Hei Ho! Hei Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemandangan yang terdiri dari pria-pria berbadan kekar berseragam hitam legam yang diatur oleh seorang gadis berpakaian olahraga terlihat layaknya ilusi, namun mereka sedang serius melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun orang-orang yang melawan telah disingkirkan oleh Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus! Sekarang bernyanyilah, kalian para belatung! Ikuti aku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satu, dua, tiga, ya! Kami adalah tim cheerleader yang hebat♪&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot; Kami adalah tim cheerleader yang hebat♪&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang mengikuti nada tinggi Theia adalah suara nada rendah para pria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara mereka terbawa oleh angin dan menyebar ke seluruh penjuru lapangan sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Percaya pada rekanmu dan lindungi tuan puterimu♪&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Percaya pada rekanmu dan lindungi tuan puterimu♪&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sangat hebat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sangat hebat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sangat hebat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sangat hebat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami &#039;kan bekerja hingga kami lelah♪&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami &#039;kan bekerja hingga kami lelah♪&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Theia dan tim cheerleader baru itu baru saja menyelesaikan lagu pertama mereka, gelang milik Theia berbunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu pertanda adanya pesan dari Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Oh, itu Ruth..Baru saja akan ke bagian bagusnya...Hey, kalian semua tetap berbaris seperti itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terpujilah tuan puteri! Terpujilah tuan puteri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia memerintahkan para pria itu sedemikian rupa dan mereka melanjutkan berbaris dan bersorak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat mereka menghilang di balik gedung sekolah, Theia memerintahkan gelangnya untuk berkomunikasi dengan Ruth dengan sedikit kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ksatria Biru, hubungkan dengan Ruth&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti yang kau inginkan, tuan puteri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ruth, ini aku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa, apa ada sesuatu yang terjadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara serius Ruth bisa terdengar dari gelang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya tidak memiliki nada tenang yang biasanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dengan cepat menangkap perilaku Ruth dan ekspresi kesalnya menghilang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku menemukan dua benda terbang yang tidak teridentifikasi di atas SMA Kitsushouharukaze&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benda terbang tidak teridentifikasi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Tapi mereka bersembunyi menggunakan kamuflase suhu optik elektromagnetis, jadi butuh waktu sebelum aku menemukan mereka . Mereka kelihatannya sedang mengumpulkan informasi dari lapangan sekolah dari jarak sekitar 100 meter di langit&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengumpulkan informasi...Apa kamu punya dugaan siapa pelakunya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku punya dugaan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Coba jelaskan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saat komputer utama Ksatria Biru menganalisa sedikit kebocoran energi dari kamuflase mereka, dapat diperhitungkan bahwa 63% itu adalah kedua haniwa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haniwa..Aku tidak tahu apa yang sedang dia selidiki tapi..apa yang kau rencanakan untuk festival olahraga, Kiriha?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan latihan pertamanya terganggu, Theia yang kesal setelah mengetahui pergerakan lawannya,  melihat ke arah langit dengan penuh senyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyuman dari seekor binatang buas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak akan kubiarkan Kiriha berbuat sesukanya..Ksatria Biru, halangi area di atas lapangan sekolah. Kirimkan kapal penyerang tanpa awak dan hancurkan kedua benda melayang itu saat kau menemukannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti yang kau inginkan, tuan puteri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, bertarung dengan Kiriha-sama bertentangan dengan hasil konvensi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth membicarakan soal Konvensi Korona yang ditandatangani oleh Theia dan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalamnya, salah satu ayatnya dengan jelas menyatakan bahwa bertarung diluar kamar 106 dilarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sementara Ruth kuatir akan campur tangan Shizuka, senyum Theia tidak memudar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kukuku, kalau itu memang milik Kiriha, maka sikapku memang berarti bertentangan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, itu adalah benda terbang tak teridentifikasi. Tidak pasti bahwa mereka adalah milik Kiriha. Mengganggu jalannya seseorang yang berusaha mengintip tidak termasuk sebagai bertarung melawan Kiriha&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah anda berpura-pura tidak peduli?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;63% itu menyelamatkanku, Kurano Kiriha! Wahahahaha!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan identitas dari benda terbang itu tidak betul-betul pasti, Theia berencana untuk berpura-pura cuek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Theia memang bertarung melawan Kiriha, itu akan melanggar hasil konvensi, tapi itu tidak akan dianggap jika melawan seorang pengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia akan mengklaim tidak mengetahui jika itu Kiriha tapi jika itu adalah seorang pengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong hentikan, Yang Mulia! Jika kau berbuat seperti itu, entah apa yang akan--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sepertinya kau merencanakan sesuatu, tapi itu berakhir di sini, Kurano Kiriha! TIdak akan kubiarkan semua berjalan sesuai rencanamu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun suara Ruth tidak mencapai Theia yang sedang kegirangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menyaksikan saat sebuah kapal penyerang tanpa awak keluar dari lubang hitam di udara dan tersenyum gembira.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapal penyerang milik Theia berukuran sepanjang 1 meter dan bentuknya mirip pesawat terbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kapal penyerang tanpa awak itu lebih cepat dari yang dibayangkan, dan kapal itu terus mengelak dari serangan listrik Korama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cepatnya Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Korama sedang terkejut, kapal penyerang itu membuka salah satu sisinya untuk serangan laser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui hal itu, Karama dengan cepat menuju ke posisi antara Korama dan kapal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan kapal itu terhalang oleh pelindung ether kuning milik Karama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau baik-baik saja, Korama!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karama! Kau menyelamatkanku Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hati-hati Ho! Jangan menuju ke posisi dimana dia bisa menyerang habis-habisan Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapal penyerang itu hanya bisa menyerang dengan laser karena dia tidak bisa menggunakan misil atau peluru atau senjata lain yang bisa meninggalkan jejak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kapal itu tidak bisa merusak lingkungan sekitarnya, jadi dia mengurangi kekuatannya dan hanya menembak lasernya saat sejajar dengan tanah atau saat menukik ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Theia tidak memerintahkan kapal serangnya untuk memikirkan hal-hal itu, kedua haniwa itu akan kesulitan menghadapi serangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita tidak bisa kalah dari mesin tanpa jiwa Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita akan tunjukkan keberanian kita Ho!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua haniwa itu menggunakan listrik dan api dan berhadapan dengan kapal serang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertarungan di atas SMA Harukaze akan mencapai puncaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tidak ada seorang murid pun yang sadar dengan pertarungan yang terjadi di atas mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang melihat ke arah langit hanya dua orang yang terlibat, Kiriha dan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pandangan para murid mengarah ke keributan yang terjadi di lapangan sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaaaak, aku nggak mau lepas baju, aku bener-bener nggak mau!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semua akan baik-baik saja, tenang saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika-san, kau tidak bisa lari kemanapun, jadi kenapa tidak menyerah saja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di pusat keributan itu adalah gadis yang setengah menangis dalam seragamnya dan enam gadis lain yang mengejarnya dengan pakaian penuh warna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami akhirnya mendapatkan izin untuk memakai pakaian ini, jadi kau tidak bisa menjadi satu-satunya yang memakai seragam, Yurika-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, terima kasih! Memakai itu sama saja dengan nggak memakai apa-apa! Aku menolak! Lagian, aku nggak ingat kalau akau bergabung dengan klub cosplay!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketujuh gadis itu adalah Nijino Yurika dan anggota klub cosplay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah hal yang wajar bagi klub untuk punya seragam khusus untuk marathon halang rintang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk klub cosplay seragam itu tentu saja pakaian cosplay, namun teknisnya itu bukan pakaian seragam, jadi mereka tidak bisa menggunakannya sampai mendapat izin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa hari ini adalah hari pertama mereka bisa latihan dengan kostum mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayolah Yurika-chan. Tapi kalau kau nggak terlalu suka, kau bisa memakai kostummu sendiri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi itu seragam, bukan benar-benar cosplay..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah? Seragam kosplay cafe dimana? Jahitannya bagus sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, bahannya juga bukan dari polyester atau nilon, aku iri banget~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah aku bilang kalian salah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klub cosplay sedang berusaha membuat Yurika memakai kostumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kostumnya dibuat khusus oleh para anggota klub untuk Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Yurika tidak mau memakainya dan kabur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun karena Yurika tidak punya banyak stamina, dia tidak bisa kabur dari mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tolong lepaskan aku, aku nggak seperti itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kelelahan berlari, Yurika akhirnya terpojok di pagar sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keenam gadis lainnya mendekati Yurika saat dia mencoba mencari jalan keluar, tapi Yurika tidak menemukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kenapa aku selalu begini!? Ini bukan cosplay! Aku sudah berusaha keras dan tetap saja tidak ada yang mau mendengarku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak apa-apa. Kau tidak perlu mengkhawatirkan apapun, Yurika-chan. Tenangkan pikiranmu dan serahkan sisanya pada kami&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tidaaaaaaak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tangkap dia!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, tidak ada yang mendengarkan Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ketua klub cosplay meneriakkan itu, kelima anggota klub menangkap Yurika di saat yang bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;L-Lepaskan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang benar saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami sudah menangkapmu, nggak mungkin kami lepaskan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kostum yang dipaksa untuk dipakaikan ke Yurika kadang-kadang cukup ekstrim, dan meskipun dia sudah berusaha kabur sekuat tenaga, dia tetap tertangkap, lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bawa dia ke ruang loker dan ganti bajunya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siap, ketua!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah kubilang aku nggak mauuu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kaki Yurika benar-benar panjang jadi aku pikir gaun china yang panjang ini cukup bagus&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, aku pikir kita tidak bisa membuang gadis penyihir begitu saja. Apalagi kalau kita memikirkan keinginannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tunggu sebentaaaar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempat anggota klub cosplay meninggalkan ketua dan wakil ketua mereka dan membawa Yurika pergi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm..gadis penyihir..gaun china&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si ketua mengikuti kelima gadis itu dengan ekspresi tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si wakil ketua yang mengikutinya justru memasang wajah kuatir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ada masalah, ketua?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku hanya memikirkan apa yang bisa kita pakaikan ke Yurika-san agar Satomi-kun senang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si ketua tersipu malu dan menngoyangkan badannya sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu cinta!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat si ketua menyebutkan Satomi-kun mata si wakil ketua juga mulai berbinar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu karena cinta yang Satomi-kun tunjukkan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau benar. Mulai dari sekarang kita tidak hanya bercosplay berdasarkan apa yang kita mau tapi juga mengambil opini dari orang lain. Mungkin kita juga bisa menemukan orang lain yang bisa mengerti kita seperti Satomi-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu bagaimana kalau kita lakukan dari hal yang paling dasar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya..Sudah diputuskan! Mari kita buat Yurika-san memakai seragam maid!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Okaaay&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaaaaaaaaak!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika mulai berusaha melepaskan dirinya secara paksa, tapi dia tidak punya cukup tenaga untuk melepaskan dirinya dari empat gadis. Jadi, yang dia bisa lakukan hanyalah menggoyangkan badannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si ketua dan wakilnya mengikuti kelima gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klub cosplay sedang dalam suasana yang gembira setelah menangkap Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm? Apakah kalian juga mau berlatih?&amp;quot;&lt;br /&gt;
	&lt;br /&gt;
Koutarou dan Harumi terlihat melintas memakai pakaian olahraga dan berniat berlatih untuk marathon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, itu Satomi-kun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wah, halo Koutarou-kun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para anggota cosplay klub pun melambai sambil tersenyum ke arah Koutarou satu-persatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya mereka akan mengelilingi Koutarou, tapi kali ini mengganti baju Yurika memiliki prioritas lebih tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hehe, kami akan mengganti bajunya Yurika. Kami akan mulai berlatih setelahnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, semoga berhasil&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T-Tolong aku Satomi-san! Aku mau ditelanjangi dan dipakaikan baju aneh!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika sudah terpojokkan dan sedang berusaha meminta bantuan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si ketua yang sedang tersenyum berjalan menghalangi pandangan Koutarou yang sedang terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ampun Yurika-san, walaupun itu Satomi-kun yang ada di situ, kamu nggak perlu malu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa Yurika selalu seperti itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, dia cukup pemalu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si ketua tersenyum seakan tidak ada yang salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat senyuman itu, Koutarou merasa lebih khawatir dengan masalah yang dia berikan ke klub cosplay dibandingkan dengan Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf, kelihatannya aku membuat kalian kerepotan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak apa-apa. Ini juga untuk Satomi-kun..Tunggu saja, kau akan kagum saat kami sudah selesai mendandani Yurika&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si ketua mengedip ke arah Koutarou dan pergi bersama anggota klub lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, tunggu! Selamatkan aku, Satomi-san!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja mereka membawa Yurika bersama mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika berteriak minta tolong, tapi Koutarou tidak menunjukkan tanda-tanda akan menolong dan Yurika diseret menjauh oleh klub cosplay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ampun, dia bikin banyak banget masalah..dia malu banget soal hal-hal yang aneh..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menghela pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi yang sedari tadi melihat peristiwa itu menarik ujung baju Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, cewek tadi minta tolong loh. Nggak apa-apa dibiarin kayak gitu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, dia cuma menutupi malunya kok&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu menutupi malunya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi benar-benar kaget.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia suka cosplay, tapi nggak mau jujur sama dirinya sendiri. Dia sedang menikmati keadannya saat ini, Senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Harumi mengangguk ke arah Koutarou, dia melihat ke arah Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Menutupi rasa malunya...Itu benar, aku juga sama...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi sempat merasa was-was saat Koutarou bergabung dengan klub merajut dan saat dia menyadari kalau Koutarou serius soal belajar merajut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Memang memalukan, tapi menemukan orang yang punya hobi sama denganmu benar-benar suatu karunia&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tersenyum kecil sembari memandang ke arah punggung anggota klub cosplay yang mulai menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat anggota klub cosplay memasuki gedung klub, Harumi bergumam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, hobinya unik juga...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi mengerti perasaan Yurika tapi tidak dengan hobinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melihat ke arah Harumi dan menurunkan pundaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akupun nggak begitu mengerti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku merasa agak baikan setelah mendengar itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tersenyum lebar dan menunjukkan rasa leganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak punya hobi ekstrim seperti itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu. Aku sebenarnya agak khawatir, apa yang akan kulakukan kalau Satomi-kun bilang dia suka pakai baju seperti itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau aku memang bilang begitu, apa yang akan kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan merasa kesulitan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahaha, tenang saja. Aku nggak akan bilang sesuatu seperti itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melihat ke lapangan sekolah selagi tertawa keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat banyak murid yang berlatih untuk festival olahraga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kami harus berjuang keras. Lagipula, cewek-cewek itu juga mau latihan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo kita pergi, Senpai. Kita juga harus latihan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...T-Tapi kalo kita cuma berduaan, aku nggak masalah sama apa yang kamu pakai..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menyarankan mereka mulai berlatih, tapi untuk suatu alasan pipi Harumi memerah dan dia membisikkan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ada, Senpai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;N-Nggak ada apa-apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou melihat ke arahnya, wajah Harumi semakin memerah dan dia mulai berjalan cepat seakan-akan kabur dari Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Ayo latihan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku penasaran ada apa...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou merasa ada yang salah dan mengejar Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou duduk dengan kaki terbuka dan membungkukkan badannya, Harumi yang duduk disebelahnya melihat penuh rasa kagum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi juga sedang melakukan pemanasan, tapi dia tidak bisa membungkukkan badannya sampai setengah dari yang diperagakan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, badanmu lumayan lentur&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu karena aku main baseball saat SMP&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baseball?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baseball dan kelenturan tidak terlihat menyatu di pikiran Harumi, dan dia memiringkan kepalanya karena kebingungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat Koutarou menyandarkan badannya dia memanggil Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku selalu menjadi penangkap. Apa kau tahu kalau kau nggak bisa menjadi penangkap kalau badanmu nggak lentur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai berpose sebagai penangkap dan menunjukkan Harumi beberapa gerakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peregangan sehabis bola salah, memblokir home base, mengoper bola ke base kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang penangkap menggunakan keseluruhan badannya dan secara konstan akan bergerak naik atau turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi mengangguk setelah melihat contoh dari Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baseball punya beberapa bagian yang mirip dengan senam ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu pertama kalinya ada yang bicara seperti itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku jarang menggerakkan badanku, jadi badanku kaku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu mari kita coba&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti ini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi mengeluarkan suara yang imut saat dia membungkukkan badannya ke depan, dan meregangkan tangannya sejauh yang dia bisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, seperti yang dia bilang, badan Harumi berhenti bergerak setelah mendekati 45 derajat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hanya sejauh itu yang kamu bisa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku punya ide. Nggak apa-apa kalau aku dorong kan, Senpai?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou buru-buru pindah ke belakang Harumi, tidak memperhatikan Harumi yang mendadak gugup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak apa-apa...kamu nggak harus..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tenang saja, nggak akan sakit kok..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi mulai panik, tapi Koutarou mengabaikannya dan menaruh tangannya di punggung Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, Harumi yang sedang menggeliat tiba-tiba berhenti bergerak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan wajahnya berubah merah seperti tomat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku dorong ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;O-O-O-O-Oke!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi benar-benar kebingungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi yang biasanya sendirian sepanjang waktu menjadi gugup hanya karena berlatih bersama seseorang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ditambah lagi, seorang pria menyentuh badannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kenapa aku segugup ini...tapi...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun sedang kebingungan, dia tidak merasa sungkan karena disentuh Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Normalnya, Harumi akan merasa takut jika seorang pria menyentuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, dia tidak merasa ketakutan meskipun tangan besar milik Koutarou menyentuh punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Justru dia merasa hangat dan aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Jadi kalian bukan sepasang kekasih, tapi kau tertarik padanya, ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ah...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi teringat kata-kata seorang gadis yang dia kenal saat di rumah sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kita bukan sepasang kekasih, tapi aku...tertarik...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mengingat kata-kata itu dia menjadi lebih gugup dan menggerakkan badannya lebih lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahaha, badanmu benar-benar kaku, Senpai. Kelihatannya ini batasmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Koutarou hanya tertawa biasa, tanpa menyadari perasaan Harumi saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka mulai latihan lari, dibandingkan dengan kekakuan badannya, stamina Harumi yang sedikit nampak lebih jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi sudah berjuang sebisanya, tapi karena badannya yang lemah, kurangnya latihan dan kapasitas paru-parunya yang sedikit dia tidak bisa berlari bahkan setengah dari kecepatan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karenanya, Harumi tertinggal jauh dari Koutarou tepat saat mulai latihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou bisa berlari lebih dari dua putaran sepanjang jalur 400 meter itu untuk setiap putaran yang dilalui Harumi. [[Image:Rokujouma_V2_135.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mendekat ke arah Harumi yang berlari didepannya, karena dia akan melewati Harumi lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, apa nggak apa-apa setim sama cewek itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajar bagi Sanae untuk merasa cemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak apa-apa. Aku akan berjuang keras buat kita&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu bakal kalah deh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae terbang ke dekat Koutarou dengan wajah kuatir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae sudah mengelilingi jalur lari dengan Koutarou dengan cara itu sejak awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae sudah bergantung pada Koutarou, jadi haknya untuk kamar 106 bergantung kepada peringkat klub merajut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia butuh klub merajut untuk memenangkan marathon halang rintang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita akan menang. Aslinya, aku ingin Senpai menang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak ada alasan sih. Aku rasa cuma sebagai rasa terima kasih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya Koutarou hanya ingin Harumi untuk ikut lomba, tapi sekarang dia ingin Harumi berada di podium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou merasa itu adalah tugasnya saat dia melihat Harumi yang berjuang keras dengan kondisinya yang seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm...Yah, bagaimanapun juga, kamu harus menang ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serahkan padaku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae tidak tahu apa yang Koutarou pikirkan, tapi dia bisa merasakan hasratnya jadi Sanae memilih untuk tidak menanyakan keputusannya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tiba-tiba berhenti berlari dan Sanae pun juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa murid berlari melewati mereka setelah mereka berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak, aku cuma ngerasa ada yang mengawasi kita lagi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melihat ke sekelilingnya, tapi tidak menemukan siapa yang sedang mengawasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukannya itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melihat ke arah yang ditunjuk Sanae dan melihat Theia, Ruth dan Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sedang mengelap keringat mereka dengan handuk dan minum dari botol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ketiganya memperhatikan Koutarou yang melihat ke arah mereka, Ruth membungkuk pelan, Kiriha tersenyum dan Theia dengan cemberut menoleh ke arah lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, jadi mereka yang tadi mengawasi..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan puas Koutarou merilekskan pundaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan ke sana sebentar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae meninggalkan Koutarou dan pergi ke arah tiga orang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama, Harumi datang berlari seakan menggantikan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah, hah, hah, S-Satomi-kun, tadi kamu ngomong sama siapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelihatannya dia mendengar pembicaraan Koutarou dengan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, ya, aku tadi ngomong sendiri. Tadi aku sedang memikirkan strategi untuk festival olahraga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah, hah, M-Maaf, aku nggak begitu atletis..jadi aku cuma menghalangimu saja...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar penjelasan Koutarou, Harumi terlihat murung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mekskipun susah mendengarnya karena nafasnya yang terengah-engah, Harumi berbicara dengan nada penuh penyesalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak apa-apa, Senpai. Karena kamu juga ikut, nikmati saja selagi kamu berusaha ke garis finish. Orang bilang lebih penting untuk ikut, katanya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah, hah...Ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tersenyum setelah disemangati oleh Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu akhirnya bersemangat juga, jadi bersenang-senanglah. Lagipula, aku juga sudah bilang kalau kamu bisa mundur setelah lombanya mulai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Biar begitu aku..uh..nggak mau menghalangimu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tersenyum malu selagi masih terengah-engah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan keinginan Koutarou untuk menaruh Harumi di podium semakin kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya, marathon halang rintang untuk klub adalah event tim, jadi yang pertama melewati garis finish yang dicatat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa Harumi bisa bertanding dengan caranya sendiri sementara Koutarou berjuang sekuat mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku pasti akan membuatnya menang!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di suatu waktu, membuat Harumi menang menjadi lebih penting dibanding pertandingan melawan para penjajah bagi Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa dengan gadis itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Koutarou mulai berlari dengan Harumi, Theia dengan kesal mengigit bibirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melihat Koutarou menyamakan kecepatannya dengan Harumi dan tersenyum, Theia merasa lebih kesal lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia adalah ketua klub yang diikuti Koutarou. Namanya adalah Sakuraba Harumi dari kelas 2-A&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha yang berdiri disebelah Theia menjelaskan siapa Harumi kepada Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha sudah menyelidik orang-orang disekitar Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gadis itu mungkin akan menjadi penghalang bagi Koutarou untuk menyerahkan kamarnya...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha juga mulai tertarik kepada Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan perilaku Koutarou, beberapa alasan kenapa pendekatan mesra dari Kiriha mulai tidak berhasil mempengaruhi Koutarou adalah karena Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga adalah alasan kenapa Kiriha mulai mengurangi pendekatan mesranya dan bertarung secara adil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dalam kata lain, Harumi adalah tuan puteri bagi Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah yang dikatakan Sanae saat dia mendatangi Theia dan yang lain. Kata-katanya terasa lebih agresif dari biasanya, yang mungkin karena festival olahraga mendatang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mungkin berencana membuat mereka tertekan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memangnya kenapa!? Apa itu berarti Koutarou bersumpah setia kepada wanita itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya mungkin...bisa jadi seperti itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana mungkin!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Sanae membuat Theia jengkel, dan Sanae diam-diam merasa puas dengan keberhasilan rencananya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tidak menunjukkan pertanda kalau dia mengetahui rencana Sanae dan tetap merasa jengkel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagian apa dari wanita itu yang lebih menarik dariku!? Dasar bodoh, dia bersumpah setia pada orang yang salah!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tidak bisa bertahan lebih lama lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang semestinya bersumpah setia kepadanya telah melakukannya kepada seorang gadis jelata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlebih lagi, gadis itu lemah dan tidak punya kekuatan apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu memukul harga diri Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tadinya yakin betul dengan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sudah yakin dengan rupa badannya, dengan posisinya sebagai tuan puteri ketujuh, dan juga dengan kekuatan mentalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia percaya kalau dia lebih hebat dari Harumi dalam segala hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, Koutarou telah memilih si lemah Harumi daripada Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Koutarou sama sekali tidak menghargai Theia. Theia tentu saja tidak bisa menerimanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini tidak berhubungan dengan logika atau nalar sama sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudnya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ini tidak berhubungan dengan logika atau nalar sama sekali!?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata itu membuat Theia semakin jengkel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Meskipun si primitif tahu perbedaan yang tidak bisa diukur antara aku dan gadis itu, Koutarou tetap memilih dia!?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu tidak mungkin! Hal seperti itu tidak mungkin terjadi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia tidak bisa menerimanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk bisa berdiri diatas yang lain, dibutuhkan akal, kekuatan dan keberanian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga kekaisaran Forthothe telah berjaya selama 1000 tahun dengan pemikiran itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah Theia tidak bisa mengakuinya apapun alasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth tersenyum dan melihat kearah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, aku tidak mengikutimu berdasarkan nalar juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth meletakkan tangannya di depan dadanya dan tersenyum halus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia selalu menjaga Theia layaknya seorang kakak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akal, kekuatan maupun keberanian bukan hal yang penting bagi Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Untuk Ruth, itu spesial! Keluarga Pardomshiha telah melayani keluarga kekaisaran Forthorthe sejak sebelum berdirinya kekaisaran kita!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar jawaban Theia, Ruth merasa senang dan sedih di saat yang bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia yang masih muda tidak mengerti dengan benar perasaan Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth mungkin akan tetap bersumpah setia kepada Theia meskipun dia tidak lahir dalam keluarga Pardomshiha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi jika Theia mengakuinya, akan sama saja halnya seperti Koutarou tidak menrima Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia yang berjiwa muda dan memiliki harga diri tinggi tidak bisa melakukannya begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terkutuk kau, Primitif. Kau selalu bisa menemukan cara untuk membuatku jengkel!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Theia dengan kesal mengigit bibirnya sembari melotot ke arah Koutarou dan Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_2|Bab 2]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_4|Bab 4]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:DarksLight21&amp;diff=505245</id>
		<title>User:DarksLight21</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:DarksLight21&amp;diff=505245"/>
		<updated>2016-10-27T12:11:18Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Aktif di [http://www.kiminovel.com KimiNovel] dan [http://darkslight21.blogspot.co.id/ Blog]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Proyek==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Current===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.kiminovel.com/p/clockwork-planet-ln-bahasa-indonesia.html Clopla]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===MIA===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Rokujouma]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===RIP===&lt;br /&gt;
[[Absolute_Duo_(Indonesia)|AD]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kontak==&lt;br /&gt;
Facebook : [https://www.facebook.com/DarksLight21TL DarksLight21]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=502094</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=502094"/>
		<updated>2016-09-17T11:35:35Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: /* Staf Proyek */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Status|Active}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|286px|thumb|Jilid 1 Cover]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;b&amp;gt;Rokujouma no Shinryakusha!?&amp;lt;/b&amp;gt; adalah serial  novel ringan yang ditulis oleh Takehaya dan dilustrasikan oleh Poco. Saat ini, serial ini (Agustus 2016) memiliki 23 jilid utama, dan 2 jilid sampingan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rokujouma no Shinryakusha!? juga tersedia dalam bahasa lain seperti berikut:&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma_no_Shinryakusha!?|Bahasa Inggris (English)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia memasuki masa SMA, Satomi Koutarou memulai kehidupan mandirinya di sebuah apartemen dengan biaya sewa hanya 5000 yen per bulan, biaya yang sangat amat murah bahkan untuk apartemen kecil ini. Ada alasannya: apartemen itu rupanya dihantui oleh seorang hantu manis yang mengusir penyewa sebelumnya. Selanjutnya, bukan hanya ada hantu yang mencoba mengusirnya dari rumah barunya, tapi gadis penyihir dan karakter wanita unik lainnya mengubah apartemen kecil ini menjadi semacam medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pembaharuan==&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Updates}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Semua pembaharuan&#039;&#039;&#039; dapat dilihat dalam &#039;&#039;&#039;[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Updates |Arsip]]&#039;&#039;&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Formalitas==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Registrasi===&lt;br /&gt;
Bagi yang tertarik untuk berkontribusi diminta untuk sebelumnya menghubungi seorang manajer proyek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Penerjemah diharapkan untuk [[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Halaman_Pendaftaran|Mendaftarkan]] bab mana yang mereka kerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Standar Format===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap bab (setelah disunting) harus memenuhi standar format.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kalau kamu menikmati seri ini silahkan mengunjungi  [https://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=10941 Umpan Balik]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &amp;quot;&#039;&#039;[http://en.wikipedia.org/wiki/Invaders_of_the_Rokujy%C5%8Dma!%3F Rokujouma no Shinryakusha!?]&#039;&#039;&amp;quot; oleh Takehaya==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Serial ini juga diterjemahkan di [http://www.kiminovel.blogspot.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html KimiNovel].&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 1===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-1.html Menyiapkan Tempat Tinggal]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-2.html Kerja Paruh Waktu]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/06/rokujouma-jilid-1-bab-3.html Memulai Invasi]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/10/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-4.html Hmm... Memulai Invasi?]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/10/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-5-bagian-1.html Memulai Invasi❤]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/01/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-6.html Memulai Invasi☠]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/02/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-7.html Tidak Ada Semangat Kerjasama!]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/02/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-8.html Ada Semangat Kerjasama]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/02/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-kata.html Kata Penutup]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 2===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_2.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 1|Satu Hari dalam Kamar 106]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 2|Satu Hari untuk Para Penjajah]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 3|Latihan dan Rasa Menjaga Jarak]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 4|Penjajah Festival Sekolah!?]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 5|Pemenang, Pecundang dan Waktu Tambahan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 3===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_3.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 1|Permainan dan Undian]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 2|Konspirasi Pantai]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 3|Kartu dan Kumbang Langka]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 4|Krisis Sanae]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 5|Pemberontakan Persatuan Buruh]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 6|Ruang Bawah Tanah dan Harta Karun]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 4===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_4.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 1|Clan dan Herkules]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 2|Matsudaira Kenji sedang Kesulitan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 3|Putri Perak]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 4|Pergantian Pemeran dan Bayangan Alurnya]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 5|Di Pesta Dansa]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 6|Ksatria Biru Theiamillis]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 5===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_5.png|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 1|Rencana Besar Yurika]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 2|Musuh Yurika Muncul!]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 3|Salah Paham dan Disalahpahami]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 4|Yurika vs Maki]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 5 Bab 5|Keceriaan dan Kebahagiaan]]&lt;br /&gt;
*Pertarungan dan Sihir&lt;br /&gt;
*Gadis Penyihir ☆ Rainbow Yurika&lt;br /&gt;
*Kata Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 6===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_6.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 6 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*Tanda-Tanda Faksi Radikal&lt;br /&gt;
*Syal dan Kerja Paruh Waktu&lt;br /&gt;
*Maksud Dibalik Invasi&lt;br /&gt;
*Kenangan (Bagian 1)&lt;br /&gt;
*Kenangan (Bagian 2)&lt;br /&gt;
*Kurano Kiriha&lt;br /&gt;
*Roller Coaster&lt;br /&gt;
*Kata Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 7===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_7.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 7 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/03/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-1.html Santa Dan Harumi]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/03/rokujouma-no-shinryakusha-bab-2-ln.html Kondisi Natal Semua Orang]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/04/rokujouma-no-shinryakusha-bab-3-ln.html Medan Pertempuran Pencarian Kerja dan Merasa Seperti Seorang Tuan Putri]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-4.html Malam Natal]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/06/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-5.html Raja Naga Api dan Putri Perak]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/07/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-6.html Ksatria Ideal]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/07/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-7.html Jawaban Dan Doa]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.net/2016/08/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-8.html Janji]&lt;br /&gt;
*Kata Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 7.5===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_7.5.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cerita Sampingan Ksatria Biru dan Putri Perak Bagian 1&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 8===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_8.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 8.5===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_8.5.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cerita Sampingan Ksatria Biru dan Putri Perak Bagian 2&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 9===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_9.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 10===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_10.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 11===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_11.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 12===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_12.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 13===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_13.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 14===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_14.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 15===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_15.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 16===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_16.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 17===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_17.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 18===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_18.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 19===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_19.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 20===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_20.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 21===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_21.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 22 ===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_22.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 23 ===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_23.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Cerita Sampingan dan Cerita Pendek==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Empat Musim ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Volume bonus/sampingan yang ada dalam satu bundel dengan DVD anime&#039;&#039; &lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Shunkashuutou_cover.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
*Prolog&lt;br /&gt;
*Musim Semi&lt;br /&gt;
*Musim Panas&lt;br /&gt;
*Musim Gugur&lt;br /&gt;
*Musim Dingin&lt;br /&gt;
*Epilog&lt;br /&gt;
*Kata Penutup&lt;br /&gt;
*Bonus&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Keadaan Merajut Harumi ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bonus cerita pendek dari Tora no Ana yang ada dalam satu bundel dengan volume 13&#039;&#039;&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Harumi%E2%80%99s_Knitting_Circumstances_Cover.png|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
*Keadaan Merajut Harumi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
*Pengawas Proyek:&lt;br /&gt;
*Manager Proyek: [[user:DarksLight21|DarksLight21]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Aktif====&lt;br /&gt;
* [[user:Ecchi-sama|Ecchi-sama]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Tidak Aktif====&lt;br /&gt;
* [[user:DarksLight21|DarksLight21]] di [http://www.kiminovel.com KimiNovel]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Proyek ini membutuhkan penyunting&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Tinjauan Serial==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ (29 Februari 2009, ISBN 978-4-8942-5833-4)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 2 (1 Juli 2009, ISBN 978-4-8942-5900-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 3 (31 Oktober 2009, ISBN 978-4-8942-5956-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 4 (1 Maret 2010, ISBN 978-4-7986-0007-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 5 (1 Juni 2010, ISBN 978-4-7986-0067-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 6 (1 Oktober 2010, ISBN 978-4-7986-0123-6)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7 (1 Februari 2011, ISBN 978-4-7986-0181-6)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7.5 (28 April 2011, ISBN 978-4-7986-0224-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8 (29 Juli 2011, ISBN 978-4-7986-0263-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8.5 (29 Oktober 2011, ISBN 978-4-7986-0307-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 9 (29 Februari 2012, ISBN 978-4-7986-0355-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 10 (31 Mei 2012, ISBN 978-4-7986-0411-4)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 11 (29 September 2012, ISBN 978-4-7986-0474-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 12 (31 Januari 2013, ISBN 978-4-7986-0537-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 13 (27 April 2013, ISBN 978-4-7986-0598-2)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 14 (31 Agustus 2013, ISBN 978-4-7986-0665-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 15 (28 Februari 2014, ISBN 978-4-7986-0764-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 16 (1 Juli 2014, ISBN 978-4-7986-0836-5)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 17 (1 Oktober 2014, ISBN 978-4-7986-0893-8)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 18 (31 Januari 2015, ISBN 978-4-7986-0955-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 19 (1 Juni 2015, ISBN 978-4-7986-1026-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 20 (1 September 2015, ISBN 978-4-7986-1071-9) &lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 21 (29 Desember 2015, ISBN 978-4-7986-1150-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 22 (29 April 2016, ISBN 978-4-7986-1223-2)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 23 (3 Agustus 2016, ISBN 978-4-7986-1268-3)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]   &lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=494781</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=494781"/>
		<updated>2016-06-29T14:32:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Status|Active}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|286px|thumb|Jilid 1 Cover]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;b&amp;gt;Rokujouma no Shinryakusha!?&amp;lt;/b&amp;gt; adalah serial  novel ringan yang ditulis oleh Takehaya dan dilustrasikan oleh Poco. Saat ini, serial ini (Desember 2015) memiliki 21 jilid utama, dan 2 jilid sampingan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rokujouma no Shinryakusha!? juga tersedia dalam bahasa lain seperti berikut:&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma_no_Shinryakusha!?|Bahasa Inggris (English)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia memasuki masa SMA, Satomi Koutaro memulai kehidupan mandirinya di sebuah apartemen dengan biaya sewa hanya 5000 yen per bulan, biaya yang sangat amat murah bahkan untuk apartemen kecil ini. Ada alasannya: apartemen itu rupanya dihantui oleh seorang hantu manis yang mengusir penyewa sebelumnya. Selanjutnya, bukan hanya ada hantu yang mencoba mengusirnya dari rumah barunya, tapi gadis penyihir dan karakter wanita unik lainnya mengubah apartemen kecil ini menjadi semacam medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pembaharuan==&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Updates}}&#039;&#039;&#039;Semua pembaharuan&#039;&#039;&#039; dapat dilihat dalam &#039;&#039;&#039;[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Updates |Arsip]]&#039;&#039;&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Formalitas==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Registrasi===&lt;br /&gt;
Bagi yang tertarik untuk berkontribusi diminta untuk sebelumnya menghubungi seorang manajer proyek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Penerjemah diharapkan untuk [[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Halaman_Pendaftaran|Mendaftarkan]] bab mana yang mereka kerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Standar Format===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap bab (setelah disunting) harus memenuhi standar format.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kalau kamu menikmati seri ini silahkan mengunjungi  [https://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=10941 Umpan Balik]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &amp;quot;&#039;&#039;[http://en.wikipedia.org/wiki/Invaders_of_the_Rokujy%C5%8Dma!%3F Rokujouma no Shinryakusha!?]&#039;&#039;&amp;quot; oleh Takehaya==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Serial ini juga diterjemahkan di [http://www.kiminovel.blogspot.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html KimiNovel].&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 1===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-1.html Menyiapkan Tempat Tinggal]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-2.html Kerja Paruh Waktu]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/06/rokujouma-jilid-1-bab-3.html Memulai Invasi]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/10/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-4.html Hmm... Memulai Invasi?]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2015/10/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-5-bagian-1.html Memulai Invasi❤]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/01/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-6.html Memulai Invasi☠]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/02/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-7.html Tidak Ada Semangat Kerjasama!]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/02/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-8.html Ada Semangat Kerjasama]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/02/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-kata.html Kata Penutup]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 2===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_2.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 1|Satu Hari dalam Kamar 106]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 2|Satu Hari untuk Para Penjajah]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 3|Latihan dan Rasa Menjaga Jarak]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 4|Penjajah Festival Sekolah!?]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 5|Pemenang, Pecundang dan Waktu Tambahan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 3===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_3.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 1|Permainan dan Undian]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 2|Konspirasi Pantai]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 3|Kartu dan Kumbang Langka]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 4|Krisis Sanae]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 5|Pemberontakan Persatuan Buruh]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 6|Ruang Bawah Tanah dan Harta Karun]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 4===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_4.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 1|Clan dan Herkules]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 2|Matsudaira Kenji sedang Kesulitan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 3|Putri Perak]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 4|Pergantian Pemeran dan Bayangan Alurnya]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 5|Di Pesta Dansa]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 6|Ksatria Biru Theiamillis]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 5===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_5.png|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
*Rencana Besar Yurika&lt;br /&gt;
*Musuh Yurika Muncul!&lt;br /&gt;
*Salah Paham dan Disalahpahami&lt;br /&gt;
*Yurika vs Maki&lt;br /&gt;
*Cuaca Cerah dan Pelangi&lt;br /&gt;
*Pertarungan dan Sihir&lt;br /&gt;
*Gadis Penyihir ☆ Rainbow Yurika&lt;br /&gt;
*Kata Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 6===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_6.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
*Tanda-Tanda Faksi Radikal&lt;br /&gt;
*Syal dan Kerja Paruh Waktu&lt;br /&gt;
*Maksud Dibalik Invasi&lt;br /&gt;
*Kenangan (Bagian 1)&lt;br /&gt;
*Kenangan (Bagian 2)&lt;br /&gt;
*Kurano Kiriha&lt;br /&gt;
*Roller Coaster&lt;br /&gt;
*Kata Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 7===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_7.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/03/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-1.html Santa Dan Harumi]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/03/rokujouma-no-shinryakusha-bab-2-ln.html Kondisi Natal Semua Orang]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/04/rokujouma-no-shinryakusha-bab-3-ln.html Medan Pertempuran Pencarian Kerja Dan Merasa Seperti Seorang Tuan Putri]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-4.html Christmas Eve]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.blogspot.com/2016/06/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-7-bab-5.html Raja Naga Api dan Putri Perak]&lt;br /&gt;
*Ksatria Ideal&lt;br /&gt;
*Jawaban Dan Doa&lt;br /&gt;
*Janji&lt;br /&gt;
*Kata Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 7.5===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_7.5.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cerita Sampingan Ksatria Biru dan Putri Perak Bagian 1&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 8===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_8.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 8.5===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_8.5.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cerita Sampingan Ksatria Biru dan Putri Perak Bagian 2&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 9===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_9.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 10===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_10.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 11===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_11.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 12===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_12.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 13===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_13.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 14===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_14.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 15===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_15.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 16===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_16.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 17===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_17.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 18===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_18.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 19===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_19.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 20===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_20.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 21===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_21.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
*Pengawas Proyek:&lt;br /&gt;
*Manager Proyek: [[user:DarksLight21|DarksLight21]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Aktif====&lt;br /&gt;
* [[user:DarksLight21|DarksLight21]] di [http://www.kiminovel.com KimiNovel]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[user:Ecchi-sama|Ecchi-sama]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Proyek ini membutuhkan penyunting&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Tinjauan Serial==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ (29 Februari 2009, ISBN 978-4-8942-5833-4)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 2 (1 Juli 2009, ISBN 978-4-8942-5900-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 3 (31 Oktober 2009, ISBN 978-4-8942-5956-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 4 (1 Maret 2010, ISBN 978-4-7986-0007-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 5 (1 Juni 2010, ISBN 978-4-7986-0067-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 6 (1 Oktober 2010, ISBN 978-4-7986-0123-6)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7 (1 Februari 2011, ISBN 978-4-7986-0181-6)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7.5 (28 April 2011, ISBN 978-4-7986-0224-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8 (29 Juli 2011, ISBN 978-4-7986-0263-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8.5 (29 Oktober 2011, ISBN 978-4-7986-0307-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 9 (29 Februari 2012, ISBN 978-4-7986-0355-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 10 (31 Mei 2012, ISBN 978-4-7986-0411-4)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 11 (29 September 2012, ISBN 978-4-7986-0474-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 12 (31 Januari 2013, ISBN 978-4-7986-0537-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 13 (27 April 2013, ISBN 978-4-7986-0598-2)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 14 (31 Agustus 2013, ISBN 978-4-7986-0665-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 15 (28 Februari 2014, ISBN 978-4-7986-0764-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 16 (1 Juli 2014, ISBN 978-4-7986-0836-5)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 17 (1 Oktober 2014, ISBN 978-4-7986-0893-8)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 18 (31 Januari 2015, ISBN 978-4-7986-0955-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 19 (1 Juni 2015, ISBN 978-4-7986-1026-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 20 (1 September 2015, ISBN 978-4-7986-1071-9) &lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 21 (29 Desember 2015, ISBN 978-4-7986-1150-1)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Teaser (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]   &lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User_talk:DarksLight21&amp;diff=486838</id>
		<title>User talk:DarksLight21</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User_talk:DarksLight21&amp;diff=486838"/>
		<updated>2016-04-12T12:16:22Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: Replaced content with &amp;quot;==Indonesia== Bagi yang berbahasa Indonesia dapat menulis pesan di bagian ini DarksLight21 (talk) 09:06, 22 March 2015...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Indonesia==&lt;br /&gt;
Bagi yang berbahasa Indonesia dapat menulis pesan di bagian ini [[User:DarksLight21|DarksLight21]] ([[User talk:DarksLight21#top|talk]]) 09:06, 22 March 2015 (CDT)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==English==&lt;br /&gt;
For anyone with English language, you can leave message below [[User:DarksLight21|DarksLight21]] ([[User talk:DarksLight21#top|talk]]) 09:06, 22 March 2015 (CDT)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:DarksLight21&amp;diff=486837</id>
		<title>User:DarksLight21</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:DarksLight21&amp;diff=486837"/>
		<updated>2016-04-12T12:11:35Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: /* Current */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Aktif di [http://www.kiminovel.com KimiNovel] dan [http://darkslight21.blogspot.co.id/ Blog]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Proyek==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Current===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Rokujouma]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.kiminovel.com/p/clockwork-planet-ln-bahasa-indonesia.html Clopla]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===RIP===&lt;br /&gt;
[[Absolute_Duo_(Indonesia)|AD]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kontak==&lt;br /&gt;
Facebook : [https://www.facebook.com/DarksLight21TL DarksLight21]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=483923</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=483923"/>
		<updated>2016-03-21T05:11:38Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Teaser|Indonesian}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|286px|thumb|Jilid 1 Cover]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;b&amp;gt;Rokujouma no Shinryakusha!?&amp;lt;/b&amp;gt; adalah serial  novel ringan yang ditulis oleh Takehaya dan dilustrasikan oleh Poco. Saat ini, serial ini (Desember 2015) memiliki 21 jilid utama, dan 2 jilid sampingan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rokujouma no Shinryakusha!? juga tersedia dalam bahasa lain seperti berikut:&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma_no_Shinryakusha!?|Bahasa Inggris (English)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia memasuki masa SMA, Satomi Koutaro memulai kehidupan mandirinya di sebuah apartemen dengan biaya sewa hanya 5000 yen per bulan, biaya yang sangat amat murah bahkan untuk apartemen kecil ini. Ada alasannya: apartemen itu rupanya dihantui oleh seorang hantu manis yang mengusir penyewa sebelumnya. Selanjutnya, bukan hanya ada hantu yang mencoba mengusirnya dari rumah barunya, tapi gadis penyihir dan karakter wanita unik lainnya mengubah apartemen kecil ini menjadi semacam medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pembaharuan==&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Updates}}&#039;&#039;&#039;Semua pembaharuan&#039;&#039;&#039; dapat dilihat dalam &#039;&#039;&#039;[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Updates |Arsip]]&#039;&#039;&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Formalitas==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Registrasi===&lt;br /&gt;
Bagi yang tertarik untuk berkontribusi diminta untuk sebelumnya menghubungi seorang manajer proyek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Penerjemah diharapkan untuk [[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Halaman_Pendaftaran|Mendaftarkan]] bab mana yang mereka kerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Standar Format===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap bab (setelah disunting) harus memenuhi standar format.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kalau kamu menikmati seri ini silahkan mengunjungi  [https://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=10941 Umpan Balik]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &amp;quot;&#039;&#039;[http://en.wikipedia.org/wiki/Invaders_of_the_Rokujy%C5%8Dma!%3F Rokujouma no Shinryakusha!?]&#039;&#039;&amp;quot; oleh Takehaya==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Serial ini juga diterjemahkan di [http://www.kiminovel.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html KimiNovel].&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 1===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-1.html Menyiapkan Tempat Tinggal]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-2.html Kerja Paruh Waktu]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/2015/06/rokujouma-jilid-1-bab-3.html Memulai Invasi]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/2015/10/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-4.html Hmm... Memulai Invasi?]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/2015/10/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-5-bagian-1.html Memulai Invasi❤]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/2016/01/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-6.html Memulai Invasi☠]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/2016/02/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-7.html Tidak Ada Semangat Kerjasama!]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/2016/02/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-8.html Ada Semangat Kerjasama]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/2016/02/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-kata.html Kata Penutup]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 2===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_2.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 1|Satu Hari dalam Kamar 106]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 2|Satu Hari untuk Para Penjajah]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 3|Latihan dan Rasa Menjaga Jarak]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 4|Penjajah Festival Sekolah!?]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 5|Pemenang, Pecundang dan Waktu Tambahan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 3===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_3.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 1|Permainan dan Lotere]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 2|Konspirasi Pantai]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 3|Kartu dan Kumbang Langka]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 4|Krisis Sanae]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 5|Pemberontakan Persatuan Buruh]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 6|Ruang Bawah Tanah dan Harta Karun]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 4===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_4.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 1|Clan dan Herkules]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 2|Matsudaira Kenji sedang Kesulitan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 3|Putri Perak]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 4|Pergantian Pemeran dan Bayangan Alurnya]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 5|Di Pesta Dansa]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 6|Ksatria Biru Theiamillis]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 5===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_5.png|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
*Rencana Besar Yurika&lt;br /&gt;
*Musuh Yurika Muncul!&lt;br /&gt;
*Salah Paham dan Disalahpahami&lt;br /&gt;
*Yurika vs Maki&lt;br /&gt;
*Cuaca Cerah dan Pelangi&lt;br /&gt;
*Pertarungan dan Sihir&lt;br /&gt;
*Gadis Penyihir ☆ Rainbow Yurika&lt;br /&gt;
*Kata Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 6===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_6.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
*Tanda-Tanda Faksi Radikal&lt;br /&gt;
*Syal dan Kerja Paruh Waktu&lt;br /&gt;
*Maksud Dibalik Invasi&lt;br /&gt;
*Kenangan (Bagian 1)&lt;br /&gt;
*Kenangan (Bagian 2)&lt;br /&gt;
*Kurano Kiriha&lt;br /&gt;
*Roller Coaster&lt;br /&gt;
*Kata Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
*Pengawas Proyek:&lt;br /&gt;
*Manager Proyek: [[user:DarksLight21|DarksLight21]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Aktif====&lt;br /&gt;
* [[user:DarksLight21|DarksLight21]] di [http://www.kiminovel.com KimiNovel]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[user:Ecchi-sama|Ecchi-sama]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Proyek ini membutuhkan penyunting&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Tinjauan Serial==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ (29 Februari 2009, ISBN 978-4-8942-5833-4)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 2 (1 Juli 2009, ISBN 978-4-8942-5900-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 3 (31 Oktober 2009, ISBN 978-4-8942-5956-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 4 (1 Maret 2010, ISBN 978-4-7986-0007-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 5 (1 Juni 2010, ISBN 978-4-7986-0067-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 6 (1 Oktober 2010, ISBN 978-4-7986-0123-6)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7 (1 Februari 2011, ISBN 978-4-7986-0181-6)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7.5 (28 April 2011, ISBN 978-4-7986-0224-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8 (29 Juli 2011, ISBN 978-4-7986-0263-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8.5 (29 Oktober 2011, ISBN 978-4-7986-0307-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 9 (29 Februari 2012, ISBN 978-4-7986-0355-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 10 (31 Mei 2012, ISBN 978-4-7986-0411-4)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 11 (29 September 2012, ISBN 978-4-7986-0474-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 12 (31 Januari 2013, ISBN 978-4-7986-0537-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 13 (27 April 2013, ISBN 978-4-7986-0598-2)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 14 (31 Agustus 2013, ISBN 978-4-7986-0665-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 15 (28 Februari 2014, ISBN 978-4-7986-0764-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 16 (1 Juli 2014, ISBN 978-4-7986-0836-5)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 17 (1 Oktober 2014, ISBN 978-4-7986-0893-8)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 18 (31 Januari 2015, ISBN 978-4-7986-0955-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 19 (1 Juni 2015, ISBN 978-4-7986-1026-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 20 (1 September 2015, ISBN 978-4-7986-1071-9) &lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 21 (29 Desember 2015, ISBN 978-4-7986-1150-1)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Teaser (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]   &lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_2&amp;diff=483922</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 2</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_2&amp;diff=483922"/>
		<updated>2016-03-21T04:57:20Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Satu Hari untuk Para Penjajah==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Senin, 27 April.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah setengah bulan berjalan sejak keempat penjajah masuk secara paksa ke kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama itu, mereka memperebutkan kamar itu dengan bermain kartu dengan kondisi poin yang datang dan pergi. Namun Koutarou merasa permainan saja tidak cukup untuk meyelesaikan masalahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang menggunakan setiap sel dalam kepalanya yang kurang cerdik untuk menyusun rencana balasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa dia mendatangi klub cosplay  SMA Kitsushouharukaze.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja tujuannya adalah untuk menghadapi para penjajah tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Dan seperti itu, dia bercosplay tanpa memperhatikan situasi maupun tempatnya. Itulah kenapa aku ingin kalian mengajarinya arti sesungguhnya dari cosplay&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou sedang  duduk belakang meja rapat dan berbicara dengan enam orang gadis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keenam gadis tersebut adalah ketua klub cosplay dan kelima anggotanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klub cosplay itu hanya punya wanita sebagai anggota dan, seperti klub merajut, mereka adalah klub yang lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menjelaskan situasinya saat berkunjung ke klub cosplay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahwa dia punya kenalan seorang cosplayer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan bahwa si cosplayer ini bercosplay tanpa melihat waktu, tempat dan suasana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan inilah foto orangnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menjelaskan sebagian besar situasinya, Koutarou mengeluarkan selembar foto dan menaruhnya di atas meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketua klub yang duduk diseberang Koutarou mengambil foto itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu. Jadi gadis ini..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Foto itu menunjukkan Yurika yang sedang memakai kostum penyihirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Imut juga. Apa ini kostum gadis penyihir?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kualitas bajunya kelihatan cukup tinggi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Penasaran, apa itu dibuat sendiri? Dibuat sendiri atau nggak, harganya pasti lumayan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lihat tongkatnya! Kualitasnya tinggi banget!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Paling nggak, dia emang bener-bener niat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para anggota klub berkumpul melihat foto itu dan berkomentar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kita membiarkannya seperti ini dia akan menimbulkan masalah untuk kalian semua. Jika dia berkeliling dengan memakai kostum ini, orang akan mencurigai salah satu dari kalian...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, itulah yang akan mereka pikir..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata ketua klub yang menundukkan wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Waduh, apakah dia marah?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah hal yang jelas bahwa Yurika akan membuat masalah bagi klub ini entah sekarang atau nanti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang akan kau lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ketua!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anggota yang lain memperhatikan perilaku ketua mereka dan melihat dengan gugup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi bagaimana? Akankah kau melakukannya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou mengatakannya, setetes air mata mengalir dari wajah ketua klub dan jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Air mata itu jatuh ke atas foto Yurika, membelokkan alur luar foto itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat itu, Koutarou berpikir bahwa negosiasi telah gagal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fu, fufufu, fufufufu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahu si ketua bergetar saat dia tertawa dengan suara kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan suara tawanya berangsur membesar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahahahaha!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat wajahnya terangkat, si ketua menunjukkan senyum yang lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana bisa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si ketua menangis dalam tawanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak mengerti arti dari tingkah laku si ketua dan Koutarou terlihat bingung dengan senyumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ketua, bagaimana dengan permintaannya!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus! Betul-betul bagus! Hari ini adalah hari yang sangat indah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si ketua dengan semangat menghentakkan kedua tangannya ke meja dan menendang kursinya saat dia berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi apa kau akan menerimanya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja! Ini adalah cinta, cinta yang amat dalam! Satomi-kun tidak akan membuat permintaan ini tanpa mengerti perilaku dari cosplayer dan memiliki cinta yang kuat untuk itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, Ketua!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian semua mengerti, kan!? Kalau kita tidak menjawab cintanya Koutarou, bagaimana kita bisa memanggil diri kita cosplayer! Mari kita gabungkan kekuatan kita dan ubah gadis ini, Yurika-san, menjadi cosplayer kelas atas!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;CosKluuub!&amp;quot;&amp;lt;ref&amp;gt;Singkatan dari Cosplay Klub&amp;lt;/ref&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelima anggota itu menjawab ketua mereka dengan harmonis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua anggota klub itu terlihat sangat bersemangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Em...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sempat terkejut dengan perkembangan situasi itu, Koutarou akhirnya mulai kalem kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Dalam kata lain, kau akan melakukannya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, M-maaf Satomi-kun, kami agak kelewatan..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pipi si ketua terlihat memerah karena malu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak tahu kalau ini hanya iseng, tapi ada yang mulai menjelek-jelekkan cosplay belakangan ini..Selain itu, kami juga harus menghadapi kritikan dan ejekan dari orang-orang..Itulah sebabnya kami sangat senang ketika ada orang normal sepertimu yang mengerti..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah si ketua masih terlihat merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anggota yang lain juga menunjukkan hal serupa, beberapa menggaruk hidungnya dan yang lain menggaruk kepalanya; mereka menunjukkan rasa malunya dengan cara yang berlainan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka melihat ke arah Koutarou dengan rasa bersahabat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Begitu, rupanya mereka juga sedang kesusahan...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou bersimpati dengan para gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klub merajut dan klub cosplay memiliki hal yang sama dalam artian sama-sama terisolir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih banyak, semuanya. Aku tidak akan melupakan hal ini. Jika kau nantinya menghadapi masalah tolong beritahu aku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou datang kesana sebagai pencegahan untuk para penjajah, tapi perasaannya untuk menggunakan CosKlub telah menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berpikir kalau berkonsultasi dengan mereka jauh-jauh hari sebelumnya adalah hal yang bagus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan sangat bahaya nantinya jika Yurika menyebabkan masalah untuk CosKlub.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, bisa aku minta tolong, Satomi-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, apa yang bisa kubantu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Em...bisakah kau datang ke sini sekali-kali?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si ketua menyatukan tangannya dan memasang wajah penuh mohon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak masalah..tapi kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Soalnya, klub kami hanya punya cewek di dalamnya, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si ketua menunjuk ke arah anggota di sisi-sisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami ingin mendengar pendapat dari cowok soal desain..tapi susah buat bertanya ke cowok normal..lebih gampang bertanya ke Satomi-kun yang nggak punya pikiran aneh atau buruk..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara si ketua terdengar mengecil dan mengecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan akhirnya suara itu menghilang dan si ketua melihat ke arah Koutarou dengan gugup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti. Karena kalian sudah mendengarkan permintaanku, aku nggak ada alasan untuk menolak. Aku ingin bekerja sama dengan kalian&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar penjelasan dari si ketua, Koutarou menganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Koutarou  meminta tolong kepada mereka soal Yurika, ini seperti perjanjian yang adil untuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih, Satomi-kun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, langsung saja, Ketua!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, sekarang juga!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja, Satomi-kun! Nggak lama kok!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar balasan dari Koutarou, para gadis itu pun langsung beraksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengambil kostum-kostum dari dalam lemari dan berlarian kesana kemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka terlihat sangat senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Okelah kalau begitu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou, yang sempat terkejut, dengan cepat menenangkan dirinya sembari membetulkan posisi duduknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, aku pergi dulu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih, Satomi-kun. Percayakan Yurika-san kepada kami&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Silahkan datang kembali, Satomi-kuuun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu salah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh,ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satu,dua..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sampai jumpa Tuan! Kami akan menunggu anda datang kembali!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahaha, kalau begitu, sampai jumpa nanti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou meninggalkan ruangan klub itu sembari diantar oleh senyuman dan suara dari CosKlub.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koridor tanpa jendela itu terlihat redup dan dingin, berlawanan dengan ruangan CosKlub.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka hebat juga. Bercosplay harusnya diatur kayak gitu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para anggota CosKlub tidak akan pergi ke tempat lain tanpa izin selama bercosplay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak akan berjalan di koridor selama masih memakai kostumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat pergi ke toilet mereka memastikan untuk mengganti kostumnya dulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku benar-benar setuju&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tiba-tiba, Sanae yang dari tadi diam agar tidak mengganggu Koutarou akhirnya mulai bicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae bergantung di punggung Koutarou dengan tangannya melingkari leher Koutarou dan mencolek pipi Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Licik juga kamu, ngejual Yurika ke CosKlub&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tadinya rencanaku sih gitu. Tapi setelah ngomong sama mereka, aku ngerasa ngomong ke mereka itu ide yang bagus&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beri dan terima?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti itulah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Bukannya gara-gara kamu seneng sama kostum maid?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan!..Yah,aku juga ngga benci sih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau kamu bilang begitu..Dengan begini lawanmu berkurang satu kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hehehe, itu baru satu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tersenyum licik dan tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau Yurika masuk ke Klub Cosplay, dia tidak akan membutuhkan kamar 106 lagi sebagai tempat beraktingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah tujuan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengesampingkan Klub Cosplay, berkurangnya satu penjajah pantas untuk dirayakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Kau betul-betul licik, kau tahu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah,masa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Sanae keluar dari bangunan klub selagi bicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan itu, negosiasi antara Koutarou dan Klub Cosplay berakhir dengan damai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka meninggalkan bangunan klub menuju ruang kelas karena istirahat siang akan segera selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ngomong-ngomong, meskipun Sanae melayang di udara, tidak ada satupun murid yang ribut karenanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya mereka yang tinggal di kamar 106 yang dapat melihat Sanae di sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengecualian untuk Shizuka; dia dapat melihat Sanae di Rumah Korona dan kalau Sanae tidak menyembunyikan keberadaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Kenji dan Shizuka, hanya Koutarou yang terlihat kembali ke dalam kelas karena Sanae menyembunyikan keberadaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat datang kembali, Satomi-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tadi kamu kemana, Kou?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ada urusan di bangunan klub&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Urusan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku pergi ke salah satu klub dan berbicara soal Yurika&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Soal Nijino-san? Klub macam apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena nama Yurika disebut, Kenji membetulkan kacamatanya dan mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hubungan Kenji dan Yurika belakangan ini meningkat karena Yurika duduk disebelahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji, yang biasanya memperhatikan temannya yang lain, tidak bisa membiarkan Yurika begitu saja. Dia merasa bahaya untuk meninggalkan Yurika sendiri, lebih dari pada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak bisa bilang, bahkan ke kamu. Ini soal hobi pribadinya Yurika&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm...baiklah kalo gitu. Lebih penting lagi, Kou, dimana kamu ketemu empat oran g itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Empat orang apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan belagak bego. Yang aku maksud ya Nijino-san, Kurano-san, Ruth sama Theia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, mereka rupanya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak berlagak bodoh, karena termasuk Ruth ada lima penjajah. Jadi adalah aneh baginya kalau yang disebut hanya empat orang saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji tidak tahu soal Sanae, ini hanya salah paham saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian udah pernah ketemu sebelum mereka pindah ke sini kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku pernah ketemu mereka pas lagi belanja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Belanja..?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji memiringkan kepalanya, dia biasanya menghabiskan banyak waktu bersama Koutarou tapi tidak pernah mengingat pernah bertemu dengan salah satu dari keempat orang itu saat berbelanja bersama Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kenapa Kenji merasa ada yang aneh dengan penjelasan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pas belanja yang kapan--&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gi-gimanapun, empat cewek itu betul-betul menarik ya, Mackenzie-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh? Iya juga. Bisa dibilang mereka beragam banget..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah merasakan kemana arah pembicaraan tadi, Shizuka, yang sudah mengetahui keadaannya, mengalihkan perhatian Kenji ke arah lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji tidak berniat mencari tahu lebih dan dengan patuh membalas topik yang dibicarakan Shizuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fiuuhh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hampir saja. Terima kasih, Ibu Kos-san&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat perhatian Kenji berpindah ke Shizuka, Koutarou menghela nafas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shizuka tersenyum saat pandangannya bertemu Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam situasi saat ini, Shizuka adalah salah satu dari rekan seperjuangan Koutarou dan akan membantunya baik sekarang maupun nanti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mackenzie-kun, dari empat cewek itu, tipemu yang mana?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku tertarik soalnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau Mackenzie pasti cewek di klub drama itu,ya kan? Dia bahkan ikut klub drama cuma buat ngejar cewek itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Enak aja. Aku diajak sama kenalanku buat ngimbangin jumlah anggotanya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji mengeluh saat Koutarou berkomentar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu sudah sempat disinggung beberapa kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau gitu, kasih tahu dong Mackenzie-kun! Temenku selalu tanya tipemu yang kayak apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm...dari empat cewek itu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji melihat ke arah empat gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou pun ikut melihat ke arah itu juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain Sanae, keempat gadis yang dimaksud sedang berkumpul dan berbincang-bincang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa murid disamping keempatnya dan keempatnya sedang berbincang dengan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka pertama hadir mereka terlihat menonjol, tapi sekarang mereka sudah becampur menjadi bagian kelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kamu lagi pacaran sama seseorang, Kurano-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan gitu. Kalian para cowok selalu begitu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian juga tertarik kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, tidak apa-apa. Aku tidak sedang berpacaran dengan siapapun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke!! Aku! Aku! Aku mau!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dasar bodoh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi sudah ada seseorang yang aku pilih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, beneran? Siapa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahaha, itu rahasia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha terkenal di kelas sebagai murid teladan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha tidak akan bertingkah berbeda dengan dirinya yang biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia termasuk aktif dan cepat tanggap, baik kepada semua orang dan karenanya banyak yang tertarik kepada Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataannya, sebagian besar murid-murid disekitar para penjajah adalah teman dan kenalan Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akting Kiriha memang bagus, tapi untuk Koutarou yang sudah tahu sosok aslinya hanya bisa merasa kasihan kepada mereka yang berada dekat Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, tinggal lima menit! Dan masih ada enam soal, ngga bakal sempat! Uhm..Eh..! Fuuuee!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika-san, apa kamu mau nyontek PR-ku lagi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beneran!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau aku dibeliin jus&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Nggak apa-apa, aku kerjain sendiri aja..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibandingkan dengan Kiriha, Yurika terkenal tidak berguna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika tidak bisa tenang dan perilakunya mencurigakan. Dia kadang gagal dalam kuis dan sering terlambat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melupakan PR-nya adalah hal yang biasa dan sekarang dia sedang berusaha keras mengerjakan PR matematikanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika dan Kiriha kadang terlihat bersama, ini hanya meningkatkan ketidak bergunaannya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, orang yang dipermasalahkan tidak menyadarinya sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku kurang suka dengan musik rock&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, musik jenis apa yang kamu dengar, Theia-chan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Normalnya musik klasik. Tapi aku juga tertarik dengan enka.&amp;lt;ref&amp;gt;Genre musik khas Jepang. Hampir mirip dengan ballad dan blues.&amp;lt;/ref&amp;gt; Lagu hit terkenal tahun lalu &#039;Drum Api Festival&#039; benar-benar membuatku takjub&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar-benar lagu hit di dunia enka, ya kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kerennya...memang benar-benar seorang tuan putri..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang paling menyolok dari keempatnya adalah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti Kiriha, Theia tetap bertingkah sebagaimana biasanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun dia tidak bisa memanggil dirinya sendiri putri luar angkasa, jadi dia mengganti latar belakangnya menjadi murid internasional dari Eropa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bilang dia adalah tuan putri dari kerajaan dimana monarki masih berkuasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mesin penerjemah yang digunakannya memiliki kemampuan untuk menambah topik, jadi Theia tidak memiliki banyak masalah dalam percakapan sehari-hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah dia diterima dikelas sebagai tuan putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, apakah Ruth-chan membuatkanmu bekal makan siang juga?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Tapi aku masih mempelajari makanan yang dimakan oleh penduduk negeri ini&amp;quot;[[Image:Rokujouma_V2_081.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hebatnya. Seandainya aku bisa masak...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian iri ya? Ruth adalah teman masa kecilku, ya kan?&amp;quot; &amp;quot;Ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DIbandingkan dengan ketiga gadis lain yang memiliki keunikannya masing-masing, Ruth terlihat kurang mencolok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth tidak berbicara di luar topik dan diluar bentuk badannya dia tidak memiliki kekurangan apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia selalu berada di balik layar, tersenyum di samping Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, banyak juga yang tertarik dengan kepribadiannya yang sedang-sedang saja, dan Ruth juga populer secara rahasia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski tidak bisa dibandingkan dengan ketiga gadis yang lain, dia masih terlihat mencolok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan berlagak merenung, Mackenzie. Dari keempat cewek itu kamu pasti milih Yurika&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tersenyum dan memanggil ke arah Kenji yang sedang berpikir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan seenaknya milih sendiri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ooooh tidak. Aku benar. Kamu emang selalu kayak gitu. Kamu selalu tertarik sama cewek yang terlalu bahaya buat ditinggal sendiri&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hahaha, itu bener ya, Mackenzie-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya enggak lah, Kasagi-san. Kou cuma bercanda&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenji buru-buru menepisnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, siapa dong?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun saat Koutarou mendesak lebih jauh, Kenji malah terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nah kan. Memang Yurika&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Salah! Cuma kebetulan aja!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau dipikir-pikir lagi, Satomi-kun juga terlalu bahaya buat ditinggal sendiri. Itu emang bener-bener tipemu ya, Mackenzie-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong jangan bilang yang seram-seram kayak gitu, Kasagi-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, nggak usah malu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu diem aja! Bukan kayak gitu, Kasagi-san...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah membentak Koutarou, Kenji buru-buru mencoba menjelaskan kepada Shizuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat tertentu, Sanae yang tadinya melayang di dekat mereka mulai menempel ke punggung Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey Koutarou, kamu sendiri gimana?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dari kita berlima, tipemu yang mana?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae bergantung di Koutarou dan berbisik ke telinganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Koutarou pun membalas berbisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Dalam situasi kayak begini, udah jelas kan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maksudnya aku!? Aku selalu bersamamu dan aku polos, penuh energi dan berani. Si hantu cantik Sanae-chan!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Sanae berbinar penuh harap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Koutarou menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya tentu aja bukan. Aku pilih Ruth-san. Di antara kalian berlima itu nggak bisa dibilang ada kontes&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Koutarou yang kesusahan setiap harinya, pilihan baginya hanya Ruth, yang tidak ikut bertanding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang bener aja! Yang paling imut pasti aku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gueh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mengencangkan pelukannya di leher Koutarou dan mencekiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku selalu disampingmu, nggak bisakah kamu bilang sesuatu kayak di lawakan cinta kayak jantungmu berdebar-debar dan kamu pikir aku imut!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;N-Nggak, aku nggak ngerasa begitu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bahkan ngedukung kamu buat festival olahraga!!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan penuh semangat, Sanae mengencangkan pelukannya di leher Koutarou lebih lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;L-Lagian, akhirnya nanti kamu juga bakal ngusir aku dari kamar itu kan..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aku pikir itu nggak adil!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan beban di lehernya, Koutarou merasa bahwa dia akan pingsan. Tapi untuk orang lain, Koutarou terlihat seperti duduk biasa di kursinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya keempat penjajah, hubungan aneh Koutarou dan Sanae pun sudah menjadi bagian dari kelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepulang sekolah, Kiriha pergi sendirian ke bangunan klub.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Untuk bisa mengikuti marathon halang rintang untuk klub, aku perlu bergabung ke salah satu klub juga, tapi..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan Kiriha tentu saja adalah untuk mengikuti festival olahraga bulan depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Event yang akan mereka ikuti adalah marathon halang rintang untuk klub.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan seperti yang dijelaskan oleh namanya, dua orang perwakilan dari tiap klub akan berpartisipasi dan berlomba dalam grup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karenanya, mereka perlu bergabung dalam suatu klub dan terpilih sebagai salah seorang perwakilan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nah..Aku harus masuk klub apa..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha berdiri di pintu masuk bangunan klub dan melihat papan petunjuk arah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di papan itu terdapat daftar nama klub.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha melihat daftar itu dan memikirkan rencananya untuk marathon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena ada dua orang yang berpartisipasi, jika aku nantinya mengalami masalah, partnerku harus bisa diandalkan. Yang berarti, hal yang kubutuhkan pertama adalah kaki yang cepat. Karena ini adalah marathon, sudah pasti klub olahraga adalah pilihan mutlak. Bergantung pada kemampuan klub budaya adalah pilihan yang salah. Dan karena ini adalah lomba rintangan,memiliki badan kecil menjadi keuntungan. Klub pertama yang muncul di pikiran adalah...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kiriha mengumpulkan idenya, nama sebuah klub muncul di pandangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Klub atletik wanita&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah senyum muncul di wajah Kiriha yang menyebut nama klub itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klub atletik wanita..boleh juga. Sekarang  yang kubutuhkan adalah terpilih menjadi salah satu partisipan, aku harus mencoba menjelaskannya. Tapi jika tidak bisa, aku bisa berpindah ke klub yang lain. Aku masih punya waktu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karama, Korama, kalian disini, benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami disini Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang ada disitu hanya Kiriha, tapi suara haniwa pelayannya bisa didengar entah dari mana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengikuti Kiriha secara rahasia menggunakan alat pelindung di dalam tubuh mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Rekam pembicaraan di tempat aku menuju. Aku perlu menganalisa karakter setiap orang dan hubungan mereka, jadi semakin banyak yang kalian rekam, semakin baik&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengerti Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami akan lakukan yang terbaik Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha tadinya berencana memaksa masuk ke klub ateltik wanita dengan cara yang sama dia lakukan kepada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia akan memeriksa karakter setiap anggota klub itu dan dengan lihai mengarahkan mereka untuk memilihnya menjadi salah satu partisipan marathon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha mengangguk kepada kedua haniwa itu dan masuk ke dalam bangunan klub.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaaaak!&amp;quot; Aku tidak mau bergabung dengan klub cosplay! Sudah kubilang ini bukan cosplay!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cewek ini ngelawan lebih keras dari yang aku pikir&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini demi kepentingan Satomi-kun juga. Jangan pedulikan dia dan bawa dia masuk&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaaaaaak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kiriha melewati pintu masuk, dia berpapasan dengan grup yang aneh. Namun, dia tidak menghiraukan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang dipikirannya sekarang adalah membuat klub atletik wanita memilihnya menjadi partisipan lomba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, aku penasaran bagaimana dengan yang lainnya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha tersenyum penuh keyakinan dan pergi ke arah ruang klub atletik wanita, dengan kedua haniwanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kiriha berusaha bergabung dengan klub ateltik wanita, seorang penjajah lain mencoba bergabung dengan suatu klub.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, dia bergabung dengan klub atletik wanita&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Baru saja dipastikan bahwa dia baru saja masuk ruang klub itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kerja bagus, Ruth. Tetap pantau terus keadaannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dimengerti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara &#039;beep&#039;, suara Ruth yang terdengar dari gelang Theia pun terputus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gelang milik Theia yang terpasang di tangan kanannya punya beberapa fungsi lain selain memanggil senjata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komunikasi adalah salah satunya; Theia bisa berkomunikasi dengan Ruth kapanpun dia mau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menerima laporan dari Ruth, Theia menaruh kedua tangannya di pinggangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kukuku, jadi Kiriha bergabung dengan klub atletik wanita...itu memang hal yang semestinya untuk situasi semacam ini...namun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia membuka matanya dan melihat ke arah bangunan di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Theia melakukannya, bangunan itu terlihat sangat besar. Namun kenyataannya, itu hanya karena ukuran badannya yang kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kompetisi itu tentang kekuatan organisasional dan gabungan kekuatan! Aku akan menyerahkan kekuatan fisik kepada bawahanku! Kau memilih klub yang salah, orang bumi! Kukuku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bangunan di depannya adalah bangunan klub juga, tapi berbeda dengan bangunan klub biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah pondok yang disusun dan digunakan oleh klub cheerleading pria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena mereka membuat banyak suara saat latihan, mereka ada di bangunan yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kucari adalah kesatuan dan loyaitas yang total! Akan kubuat kalian mati demi diriku, tim cheerleader pria!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo! Ayo! Ha-ru-ka-ze!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo, ayo, Harukaze! Ayo, ayo , Harukaze!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Theia tertawa keras, suara keras dari para pria yang digabungkan dengan tabuhan drum yang keras dari dalam pondok itu menggetarkan tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus, sangat bagus! Memang cocok untuk pasukanku! Siapkan diri kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayo, ayo, Harukaze! Ayo, ayo, Harukaze!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara drum dan pria yang keras mengaum jelas; terlihat seperti akan mendorong badan Theia jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun hal itu tidak membuatnya takut, dia berjalan dengan pandangan yang teguh dan mengetuk pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Salam!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa? Kami sedang sibuk latihan. Kalau kau punya urusan dengan kami, kembalilah nanti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah Theia mengetuk pintu, pintu itu pun terbuka dan seorang pria dengan tampang kasar muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seragam yang dia pakai terlihat klasik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hem kemeja dan celananya lebih panjang dan punya banyak sulaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia punya ban lengan di lengan kirinya yang bertuliskan &#039;ketua&#039;. Dia adalah pemimpin klub ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan hal yang paling menonjol darinya adalah sosoknya yang sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terlihat seperti akan tersangkut di pintu, dan jika dibandingkan dengan Theia, dia terlihat seperti raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu tidak akan terjadi. Mulai dari hari ini, aku akan menjadi pemimpin klub ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berhadapan dengan sosok sebesar itu, senyum Theia tidak menghilang sedikitpun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyumnya yang penuh percaya diri memang cocok dengannya yang bersosok pemimpin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Theia menunjuk ke arah pria raksasa di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serahkan kepemimpinan tim cheerleader kepadaku sekarang juga dan semua anggota harus mematuhi setiap perintahku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa!? Kau pikir kau bisa melukai harga diri tim kami dengan badan kecilmu itu!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus sekali! Bagaimanapun, aku tidak akan melepaskanmu begitu saja! Aku akan mendidikmu dengan tegas dan membuatmu menyesal telah memanggil tuanmu dengan sebutan kecil!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Omong kosong! Jangan kelewat ge-er, cebol! Tim, bersiap! Jangan sungkan-sungkan biar pun dia cuma cewek kecil! Dia sudah menghina tim kita!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para anggota tim berlari keluar ruang klub setelah dipanggil oleh ketua mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka semua berbadan besar dan saat mereka mengepung Theia, dia sudah tidak bisa dilihat lagi dari luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus sekali! Itulah sikap yang kuharapkan dari hamba-hambaku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cukup basa-basinya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan pikir kau bisa keluar dari sini hidup-hidup!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para anggota tim itu pun mulai marah dan mengancam Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Situasi itu terlihat seperti kerumunan binatang buas yang berburu kelinci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja aku akan keluar dari sini hidup-hidup! Itulah yang kau sebut kemenangan! Bersiaplah untuk putri ketujuh dari Kekaisaran Suci Galaktik Forthorthe, Theiamillis Gre Forthorthe!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, binatang paling buas disini adalah si kelinci kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar satu jam kemudian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sosok Theia bisa dilihat di dalam pondok susun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dengan tenang duduk di atas kursi elegan di bagian terdalam bangunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan di lengan kirinya terpasang ban lengan ketua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai tambahan, awalnya bendera SMA Kitsushouharukaze terpasang di belakangnya, tapi bendera itu sudah diganti dengan bendera yang mempunyai lambang yang sama dengan gelangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lambang dari kerajaan Forthorthe.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tim cheerleader terlihat berjejer di hadapan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anehnya, mereka semua mempunyai luka dengan ukuran yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain memar dan keseleo, ada luka bakar, tonjolan biru, dan beberapa malah terbakar rambutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mereka yang bersemangat baja bukanlah tipe orang yang menangisi hal itu,dan mereka berdiri dengan badan tegap dan penuh percaya diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepuluh pria yang memakai seragam hitam itu meninggalkan kesan yang kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berbaris layaknya tentara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengecualian untuk orang yang tadinya memakai ban lengan kapten, dia terluka parah dan terbaring lemas di sudut ruangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaaaaak, aku nggak mau pakai itu dan ikut festival olahraga! Maafkan aku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menyerahlah, Yurika-chan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara-suara dari luar bisa didengar dari dalam pondok itu, tapi para pria didalamnya tidak menghiraukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia melakukan hal yang sama dan tersenyum puas selagi memandangi anggota tim cheerleader yang berbaris rapi dan berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menaruh tangannya di pinggang selagi berpidato secara terhormat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengarlah, mulai dari saat ini tim cheerleader akan terlahir kembali! Kalian tidak akan bersorak untuk sesuatu yang samar seperti sekolah! Mulai dari saat ini, kalian semua adalah tim cheerleader kekaisaran, dan hanya akan bersorak untukku! Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah panjang kekaisaran Forthorthe bahwa seorang anggota kekaisaran memiliki sebuah tim cheerleader langsung! Aku ingin kalian betul-betul sadar dengan hal itu dan kalian harus menjalaninya dengan segenap hati dan jiwa kalian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terpujilah tuan puteri! Terpujilah tuan puteri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai balasan dari pidato Theia, kesepuluh pria itu pun berseru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara mereka yang kuat yang telah dilatih setiap harinya mengguncang bangunan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, itu sudah tidak bisa dibilang lagi sebagai sorakan tapi lebih sebagai bukti kesetiaan kepada Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Agungkan dan pujilah namaku yang mulia! Kekalahan tidak diizinkan di Forthorthe! Jangan lupa, Forthorthe adalah kata lain dari kemenangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kemenangan bagi yang mulia Theiamillis! Terpujilah keluarga kekaisaran Forthorthe!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia telah menaklukkan tim cheerleader dengan kekuatan militer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara Kiriha yang mengarah ke pengambilalihan secara pelan-pelan tidak cocok untuk Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Theia mengambil alih sebagai pemimpin tim cheerleader, dia merubah strukturnya secara radikal. Dia membuat tim itu sebagai tim cheerleader yang ada hanya untuknya.[[Image:Rokujouma_V2_095.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia bermaksud mengikuti festival olahraga dengan tim cheerleader barunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lawanlah musuh keluarga kekaisaran! Terlukalah untukku! Disiplin dan kepercayaan penuh totalitas pada rekanmu, dan bersumpah setia kepadaku akan membawa kita kepada kemenangan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terpujilah tuan puteri! Terpujilah tuan puteri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kukuku, apa yang akan kau lakukan sekarang, Primitif!? Karena sekarang aku sudah mendapat pasukan yang tak terkalahkan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia, yang sedang gembira, memikirkan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lihat saja, Primitif. Akan kutunjukkan kepadamu seberapa kuatnya loyalitas dan kesatuan!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia belum menyadarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian alasan kenapa dia mengambil alih tim cheerleader adalah untuk membalas Koutarou yang tidak mau bersumpah setia kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 5===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou sedang merajut di ruang klub merajut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bahkan tidak sadar dengan perkembangan invasi dari Kiriha dan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataannya, dia benar-benar lupa dengan kehidupan normalnya yang sangat kacau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou sedang merajut bersama Harumi sepulang sekolah, dia merasakan suatu kepuasan yang mirip saat dia sedang tidur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kun, hasil rajutanmu tambah bagus&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Kamu sudah nggak ragu lagi saat sudah mulai merajut&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hahaha, aku hanya menggunakan cara yang sama sejak memulai, aku rasa aku sudah mulai nggak kikuk lagi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou yang tidak sadar dengan kemajuannya baru sadar setelah diberi tahu oleh Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang Harumi bilang, dia sudah tidak ragu lagi saat memulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hasil rajutannya semakin panjang...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berhenti menggerakkan jarumnya dan melihat hasil kerjanya untuk hari ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasil rajutannya sudah sepanjang 30 sentimeter, dan kalau dia tetap bekerja seperti ini, dia bisa menyelesaikan sebuah selendang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bagian yang ini hasilnya agak jelek...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian awal rajutannya terlihat berantakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian itu terlihat kusut disana-sini, dan hasilnya kurang rapi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dalam 10 dan 20 sentimeter kemudian, kualitasnya pun meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou masih tidak bisa menandingi Harumi, tapi ada perbedaan antara saat dia mulai pertama kali dulu dan sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sekarang kalau dilihat-lihat lagi, hasilnya semakin rapi&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kualitas hasil rajutan bisa diketahui hanya dengan melihat, Koutarou bisa melihat perkembangan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Kau betul-betul bekerja keras untuk itu ya, Satomi-kun&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou menoleh, dia melihat Harumi yang memeriksa hasil kerjanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Melihat hasil rajutanmu, aku bisa tahu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pelan dan lembut, Harumi menepuk hasil kerja Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu pasti suka merajut ya, Senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi menyentuh lembut rajutan itu dengan ujung jarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat itu, Koutarou mengerti seberapa suka Harumi merajut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi tersipu sedikit dan menundukkan wajahnya saat Koutarou berkomentar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku menyukainya. Itulah kenapa...kau tahu..saat Satomi-kun mengerjakannya dengan penuh semangat itu membuatku bahagia..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu aku harus bisa mencapai harapanmu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tersenyum ke arah Harumi dan mulai merajut lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai menikmati merajut, bahkan ketika dia meninggalkan alasan awalnya untuk mulai merajut&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan lebih menyukainya lagi karena tahu bahwa dia mulai berkembang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;N-Nggak usah buru-buru..Ayo ngobrol lebih lama la-&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;N-Nggak apa-apa, nggak apa-apa kok&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou kembali menoleh, karena suatu alasan muka Harumi memerah dan Harumi mulai merajut selagi tersipu-sipu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pola yang dirajutnya terlihat kasar dan tidak rata, bahkan Koutarou tidak melihat ketenangan Harumi yang biasanya saat sedang merajut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada apa dengannya?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melihat ke arah Harumi dan memiringkan kepalanya saat Koutarou berhenti merajut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelahnya, wajah Harumi semakin memerah dan pola yang dihasilkannya semakin kacau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong berhenti melepas bajuku! Aku bisa ganti baju sendiri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tenang saja, semua akan baik-baik saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong berhenti bergerak dan tetap diam. Ini supaya kami bisa mengukur ukuran kostum yang akan kamu pakai untuk marathon halang rintang di festival olahraga nanti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak mauuuuuu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ah, aku benar-benar lupa!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar suara dari luar, Koutarou mengingat sesuatu  yang dia lupakan dan memanggil Harumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngomong-ngomong, Senpai, aku punya sesuatu untuk dibicarakan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Ya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi membetulkan posisi badannya seakan-akan terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski Koutarou menganggapnya aneh dia terus berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah kau mau ikut lomba marathon halang rintang untuk klub denganku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Marathon halang rintang...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Harumi mengulang kata-kata itu, dia kembali normal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat kemudian alisnya mengkerut dan wajahnya terlihat sedih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, aku nggak cocok dengan olahraga jadi...aku mungkin nanti malah menghalangimu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak apa-apa, itu bukan masalah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menggelengkan kepalanya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bertaruh dengan beberapa temanku soal lomba itu. Yang pertama sampai finish bisa menyuruh-nyuruh yang lain. Tapi lomba itu butuh grup dari dua orang, jadi aku tidak bisa ikut sendirian&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan temanmu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lagipula, meskipun mulainya sebagai grup, hanya hasil terbaik yang dicatat. Jadi, jika kamu mundur tepat setelah lombanya mulai itu nggak masalah, aku hanya ingin kamu ikut lombanya saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Marathon halang rintang untuk klub membutuhkan dua orang perwakilan dari tiap klub.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dari kedua orang tersebut, hanya hasil terbaiklah yang dicatat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kata lain, jika Koutarou mencoba ikut sendirian dia akan ditolak. Tapi jika Harumi mundur saat start, itu tidak menjadi masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dipikir-pikir juga, itu adalah salah satu aturannya..aku mengerti. Kalau begitu keadaannya, aku mau ikut&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih banyak, Senpai&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, ini bukan apa-apa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, Harumi menerima tawaran Koutarou dengan senyuman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harumi sempat ragu karena dia mungkin hanya akan menghalangi Koutarou. Tapi itu bukan masalah lagi karena Harumi bisa mundur di saat lomba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Sanae tidak beranjak pulang dari SMA Harukaze sampai pukul 16:30.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kegiatan dan anggota klub merajut betul-betul datar~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pergi saja kalau begitu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, pada saat itu adalah jam paling cepat bagi kegiatan klub untuk selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena Harumi harus pergi ke rumah sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapanpun Harumi pergi ke rumah sakit, mereka akan selesai lebih awal atau justru tidak ada kegiatan klub sama sekali hari itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi apa nggak apa-apa setim sama cewek lemah itu? Kalau kamu mundur kita bakal dapet peringkat terakhir loh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu nggak masalah asal aku menang. Fufufu. Untungnya, dulu aku pernah jadi juara pas festival olahraga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Perasaanku jadi nggak enak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Sanae sedang bercanda saat keduanya lewat gerbang sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang lain tidak bisa melihat Sanae, jadi saat Koutarou berada di tempat ramai dia akan diam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan saat Koutarou melewati gerbang depan sekolah, dia tidak mengucapkan sepatah kata pun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mengerti akan hal itu dan tidak mempermasalahkannya, dan setelah mereka melewati area yang ramai mereka mulai berbicara lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan main-main, Koutarou. Kali ini kita senasib&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serahkan saja padaku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku benar-benar kuatir..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;LIhat saja. Aku akan mulai latihan besok, jangan kaget sama kemampuanku ya, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semoga saja benar begitu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu Koutarou berhenti berbicara,bukan karena ada orang disekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu Koutarou sedang berjalan sepanjang pagar lapangan sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang lagi kamu lihat?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm? Oh, hanya sesuatu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou sedang melihat klub baseball yang sedang berlatih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lapangannya dilengkapi dengan lampu untuk malam hari, jadi mereka akan tetap berlatih hingga larut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Latihan mereka baru saja akan dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Klub baseball ya..dulu kamu di klub baseball juga kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm? Ya, aku dulu di klub baseball sampai lulus SMP&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu punya banyak barang-barang kayak gitu di kamar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae teringat hari dimana dia bertemu Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu, ada bola baseball, tongkat pemukul, dan sarung tangan penangkap yang bertebaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae juga sempat dikejar oleh Koutarou yang memegan tongkat baseball.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang aku sudah nyaman di klub merajut&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu karena senpai itu adalah tipemu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lebih daripada kalian, tentunya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa-apaan itu~ Nggak perlu sampai segitunya kan~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae menggembungkan pipinya begitu mendengar balasan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tersenyum sinis saat melihat Sanae, dan saat dia mau mengatakan sesuatu Koutarou buru-buru menoleh ke arah belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa? Ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tingkah Koutarou yang tiba-tiba, Sanae pun terkejut dan pipinya kembali normal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ngerasa kayak ada yang ngawasin..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak ada siapa-siapa disini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pasti cuma perasaanku saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wah, kelewat percaya diri nih. Gawat, ini yang mereka bilang awal dari seorang yang narsis&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;jangan samakan aku dengan Mackenzie&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh? Si kacamata itu narsis&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yep. Cukup narsis untuk masuk ke klub drama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm..Jadi dia suka apa yang dia lihat ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benar kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah baik atau tidak, Sanae sudah lupa akan kekesalannya tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada dari mereka yang sadar akan hal itu saat percakapan mereka dengan tenang berlanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngomong-ngomong, mungkin itu orang yang bakal senang ketemu aku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang benar aja. Mana mungkin&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm? Apa itu tadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan apa-apa~ Berhentilah merhatiin hal-hal aneh dan tetaplah berjalan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya,ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah keduanya melewati beberapa perempatan, sebuah bayangan dengan gemetar keluar dari balik gang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;S-Satomi-saaan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menghampiri mereka tidak lain adalah Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penampilan Yurika bisa dibilang aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terlihat kelelahan dan ada bekas air mata di pipinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pakaiannya terlihat kusut, syalnya miring, beberapa kancing yang tidak terkancing, dan pakaian dalamnya menyembul. Betul-betul terlihat berantakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong aku, Satomi-san. Ada klub aneh yang mengejar dan menggangguku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika memegang seragam Koutarou dan melihat kearahnya dengan air mata yang berlinang. Yurika berusaha mendapat perhatiannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka melepas bajuku, mengukurku dan memakaikan pakaian aneh, aku udah nggak tahan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-Kelihatannya gawat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku rasa semua klub sedang kesulitan, aha, ahahaha&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klub yang mengejar Yurika tak lain adalah klub cosplay yang Koutarou kunjungi sebelumnya. Namun, Koutarou tidak bisa mengatakan hal itu pada Yurika, jadi dia hanya bisa tersenyum palsu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka bilang kalau mereka bakal ngukur dalemanku besok!! Aku nggak mau nunjukin diriku seutuhnya kecuali buat orang yang aku cinta!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aha, ahahaha&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nyaha, nyahahaha&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Yurika menjelaskan situasinya yang gawat, Koutarou dan Sanae hanya bisa berpura-pura tidak tahu apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jadi itu tadi Yurika rupanya...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan munculnya Yurika, Koutarou akhirnya mengetahui pandangan yang dia rasakan sesaat lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, tidak seperti Koutarou, Yurika berada dalam situasi yang bahkan dia tak mengerti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_1|Bab 1]]&lt;br /&gt;
| Ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_3|Bab 3]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=483921</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=483921"/>
		<updated>2016-03-21T04:53:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: /* Tinjauan Serial */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Teaser|Indonesian}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|286px|thumb|Jilid 1 Cover]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;b&amp;gt;Rokujouma no Shinryakusha!?&amp;lt;/b&amp;gt; adalah serial  novel ringan yang ditulis oleh Takehaya dan dilustrasikan oleh Poco. Saat ini, serial ini (Desember 2015) memiliki 21 jilid utama, dan 2 jilid sampingan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rokujouma no Shinryakusha!? juga tersedia dalam bahasa lain seperti berikut:&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma_no_Shinryakusha!?|Bahasa Inggris (English)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia memasuki masa SMA, Satomi Koutaro memulai kehidupan mandirinya di sebuah apartemen dengan biaya sewa hanya 5000 yen per bulan, biaya yang sangat amat murah bahkan untuk apartemen kecil ini. Ada alasannya: apartemen itu rupanya dihantui oleh seorang hantu manis yang mengusir penyewa sebelumnya. Selanjutnya, bukan hanya ada hantu yang mencoba mengusirnya dari rumah barunya, tapi gadis penyihir dan karakter wanita unik lainnya mengubah apartemen kecil ini menjadi semacam medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pembaharuan==&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Updates}}&#039;&#039;&#039;Semua pembaharuan&#039;&#039;&#039; dapat dilihat dalam &#039;&#039;&#039;[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Updates |Arsip]]&#039;&#039;&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Formalitas==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Registrasi===&lt;br /&gt;
Bagi yang tertarik untuk berkontribusi diminta untuk sebelumnya menghubungi seorang manajer proyek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Penerjemah diharapkan untuk [[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Halaman_Pendaftaran|Mendaftarkan]] bab mana yang mereka kerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Standar Format===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap bab (setelah disunting) harus memenuhi standar format.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kalau kamu menikmati seri ini silahkan mengunjungi  [https://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=10941 Umpan Balik]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &amp;quot;&#039;&#039;[http://en.wikipedia.org/wiki/Invaders_of_the_Rokujy%C5%8Dma!%3F Rokujouma no Shinryakusha!?]&#039;&#039;&amp;quot; oleh Takehaya==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Serial ini juga diterjemahkan di [http://www.kiminovel.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html KimiNovel].&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 1===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-1.html Menyiapkan Tempat Tinggal]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-2.html Kerja Paruh Waktu]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html Memulai Invasi]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html Hmm... Memulai Invasi?]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html Memulai Invasi❤]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Bab_6|Memulai Invasi☠]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Bab_7|Tidak Ada Semangat Kerjasama!]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Bab_8|Ada Semangat Kerjasama]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 2===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_2.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 1|Satu Hari dalam Kamar 106]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 2|Satu Hari untuk Para Penjajah]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 3|Latihan dan Rasa Kejauhan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 4|Penjajah Festival Sekolah!?]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 5|Pemenang, Pecundang dan Waktu Tambahan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 3===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_3.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 1|Permainan dan Lotere]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 2|Konspirasi Pantai]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 3|Kartu dan Kumbang Langka]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 4|Krisis Sanae]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 5|Pemberontakan Persatuan Buruh]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 6|Ruang Bawah Tanah dan Harta Karun]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 4===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_4.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 1|Clan dan Herkules]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 2|Matsudaira Kenji sedang Kesulitan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 3|Putri Perak]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 4|Pergantian Pemeran dan Bayangan Alurnya]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 5|Di Pesta Dansa]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 6|Ksatria Biru Theiamillis]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 5===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_5.png|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
*Rencana Besar Yurika&lt;br /&gt;
*Musuh Yurika Muncul!&lt;br /&gt;
*Salah Paham dan Disalahpahami&lt;br /&gt;
*Yurika vs Maki&lt;br /&gt;
*Cuaca Cerah dan Pelangi&lt;br /&gt;
*Pertarungan dan Sihir&lt;br /&gt;
*Gadis Penyihir ☆ Rainbow Yurika]]&lt;br /&gt;
*Kata Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 6===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_6.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
*Tanda-Tanda Faksi Radikal&lt;br /&gt;
*Syal dan Kerja Paruh Waktu&lt;br /&gt;
*Maksud Dibalik Invasi&lt;br /&gt;
*Kenangan (Bagian 1)&lt;br /&gt;
*Kenangan (Bagian 2)&lt;br /&gt;
*Kurano Kiriha&lt;br /&gt;
*Roller Coaster&lt;br /&gt;
*Kata Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
*Pengawas Proyek:&lt;br /&gt;
*Manager Proyek: [[user:DarksLight21|DarksLight21]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Aktif====&lt;br /&gt;
* [[user:DarksLight21|DarksLight21]] di [http://www.kiminovel.com KimiNovel]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[user:Ecchi-sama|Ecchi-sama]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Proyek ini membutuhkan penyunting&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Tinjauan Serial==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ (29 Februari 2009, ISBN 978-4-8942-5833-4)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 2 (1 Juli 2009, ISBN 978-4-8942-5900-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 3 (31 Oktober 2009, ISBN 978-4-8942-5956-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 4 (1 Maret 2010, ISBN 978-4-7986-0007-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 5 (1 Juni 2010, ISBN 978-4-7986-0067-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 6 (1 Oktober 2010, ISBN 978-4-7986-0123-6)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7 (1 Februari 2011, ISBN 978-4-7986-0181-6)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7.5 (28 April 2011, ISBN 978-4-7986-0224-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8 (29 Juli 2011, ISBN 978-4-7986-0263-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8.5 (29 Oktober 2011, ISBN 978-4-7986-0307-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 9 (29 Februari 2012, ISBN 978-4-7986-0355-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 10 (31 Mei 2012, ISBN 978-4-7986-0411-4)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 11 (29 September 2012, ISBN 978-4-7986-0474-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 12 (31 Januari 2013, ISBN 978-4-7986-0537-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 13 (27 April 2013, ISBN 978-4-7986-0598-2)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 14 (31 Agustus 2013, ISBN 978-4-7986-0665-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 15 (28 Februari 2014, ISBN 978-4-7986-0764-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 16 (1 Juli 2014, ISBN 978-4-7986-0836-5)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 17 (1 Oktober 2014, ISBN 978-4-7986-0893-8)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 18 (31 Januari 2015, ISBN 978-4-7986-0955-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 19 (1 Juni 2015, ISBN 978-4-7986-1026-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 20 (1 September 2015, ISBN 978-4-7986-1071-9) &lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 21 (29 Desember 2015, ISBN 978-4-7986-1150-1)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Teaser (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]   &lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=483559</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=483559"/>
		<updated>2016-03-15T03:54:27Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: /* Serial &amp;quot;Rokujouma no Shinryakusha!?&amp;quot; oleh Takehaya */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Teaser|Indonesian}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|286px|thumb|Jilid 1 Cover]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;b&amp;gt;Rokujouma no Shinryakusha!?&amp;lt;/b&amp;gt; adalah serial  novel ringan yang ditulis oleh Takehaya dan dilustrasikan oleh Poco. Saat ini, serial ini (Desember 2015) memiliki 21 jilid utama, dan 2 jilid sampingan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rokujouma no Shinryakusha!? juga tersedia dalam bahasa lain seperti berikut:&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma_no_Shinryakusha!?|Bahasa Inggris (English)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia memasuki masa SMA, Satomi Koutaro memulai kehidupan mandirinya di sebuah apartemen dengan biaya sewa hanya 5000 yen per bulan, biaya yang sangat amat murah bahkan untuk apartemen kecil ini. Ada alasannya: apartemen itu rupanya dihantui oleh seorang hantu manis yang mengusir penyewa sebelumnya. Selanjutnya, bukan hanya ada hantu yang mencoba mengusirnya dari rumah barunya, tapi gadis penyihir dan karakter wanita unik lainnya mengubah apartemen kecil ini menjadi semacam medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pembaharuan==&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Updates}}&#039;&#039;&#039;Semua pembaharuan&#039;&#039;&#039; dapat dilihat dalam &#039;&#039;&#039;[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Updates |Arsip]]&#039;&#039;&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Formalitas==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Registrasi===&lt;br /&gt;
Bagi yang tertarik untuk berkontribusi diminta untuk sebelumnya menghubungi seorang manajer proyek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Penerjemah diharapkan untuk [[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Halaman_Pendaftaran|Mendaftarkan]] bab mana yang mereka kerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Standar Format===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap bab (setelah disunting) harus memenuhi standar format.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kalau kamu menikmati seri ini silahkan mengunjungi  [https://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=10941 Umpan Balik]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &amp;quot;&#039;&#039;[http://en.wikipedia.org/wiki/Invaders_of_the_Rokujy%C5%8Dma!%3F Rokujouma no Shinryakusha!?]&#039;&#039;&amp;quot; oleh Takehaya==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Serial ini juga diterjemahkan di [http://www.kiminovel.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html KimiNovel].&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 1===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-1.html Menyiapkan Tempat Tinggal]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-2.html Kerja Paruh Waktu]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html Memulai Invasi]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html Hmm... Memulai Invasi?]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html Memulai Invasi❤]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Bab_6|Memulai Invasi☠]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Bab_7|Tidak Ada Semangat Kerjasama!]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Bab_8|Ada Semangat Kerjasama]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 2===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_2.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 1|Satu Hari dalam Kamar 106]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 2|Satu Hari untuk Para Penjajah]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 3|Latihan dan Rasa Kejauhan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 4|Penjajah Festival Sekolah!?]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 5|Pemenang, Pecundang dan Waktu Tambahan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 3===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_3.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 1|Permainan dan Lotere]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 2|Konspirasi Pantai]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 3|Kartu dan Kumbang Langka]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 4|Krisis Sanae]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 5|Pemberontakan Persatuan Buruh]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 6|Ruang Bawah Tanah dan Harta Karun]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 4===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_4.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 1|Clan dan Herkules]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 2|Matsudaira Kenji sedang Kesulitan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 3|Putri Perak]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 4|Pergantian Pemeran dan Bayangan Alurnya]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 5|Di Pesta Dansa]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 6|Ksatria Biru Theiamillis]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 5===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_5.png|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
*Rencana Besar Yurika&lt;br /&gt;
*Musuh Yurika Muncul!&lt;br /&gt;
*Salah Paham dan Disalahpahami&lt;br /&gt;
*Yurika vs Maki&lt;br /&gt;
*Cuaca Cerah dan Pelangi&lt;br /&gt;
*Pertarungan dan Sihir&lt;br /&gt;
*Gadis Penyihir ☆ Rainbow Yurika]]&lt;br /&gt;
*Kata Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 6===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_6.jpg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*Ilustrasi&lt;br /&gt;
*Tanda-Tanda Faksi Radikal&lt;br /&gt;
*Syal dan Kerja Paruh Waktu&lt;br /&gt;
*Maksud Dibalik Invasi&lt;br /&gt;
*Kenangan (Bagian 1)&lt;br /&gt;
*Kenangan (Bagian 2)&lt;br /&gt;
*Kurano Kiriha&lt;br /&gt;
*Roller Coaster&lt;br /&gt;
*Kata Penutup&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
*Pengawas Proyek:&lt;br /&gt;
*Manager Proyek: [[user:DarksLight21|DarksLight21]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Aktif====&lt;br /&gt;
* [[user:DarksLight21|DarksLight21]] di [http://www.kiminovel.com KimiNovel]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[user:Ecchi-sama|Ecchi-sama]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Proyek ini membutuhkan penyunting&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Tinjauan Serial==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ (Maret 2009)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 2 (Juli 2009)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 3 (November 2009)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 4 (Maret 2010)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 5 (Juni 2010)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 6 (Oktober 2010)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7 (January 2011)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7.5 (Mei 2011)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8 (Agustus 2011)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8.5 (November 2011)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 9 (Maret 2012)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 10 (Juni 2012)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 11 (Oktober 2012)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 12 (Februari 2013)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 13 (Mei 2013)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 14 (September 2013)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 15 (Maret 2014)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 16 (Juli 2014)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 17 (Oktober 2014)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Teaser (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]   &lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=483558</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=483558"/>
		<updated>2016-03-15T03:45:54Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: /* Serial &amp;quot;Rokujouma no Shinryakusha!?&amp;quot; oleh Takehaya */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Teaser|Indonesian}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|286px|thumb|Jilid 1 Cover]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;b&amp;gt;Rokujouma no Shinryakusha!?&amp;lt;/b&amp;gt; adalah serial  novel ringan yang ditulis oleh Takehaya dan dilustrasikan oleh Poco. Saat ini, serial ini (Desember 2015) memiliki 21 jilid utama, dan 2 jilid sampingan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rokujouma no Shinryakusha!? juga tersedia dalam bahasa lain seperti berikut:&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma_no_Shinryakusha!?|Bahasa Inggris (English)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia memasuki masa SMA, Satomi Koutaro memulai kehidupan mandirinya di sebuah apartemen dengan biaya sewa hanya 5000 yen per bulan, biaya yang sangat amat murah bahkan untuk apartemen kecil ini. Ada alasannya: apartemen itu rupanya dihantui oleh seorang hantu manis yang mengusir penyewa sebelumnya. Selanjutnya, bukan hanya ada hantu yang mencoba mengusirnya dari rumah barunya, tapi gadis penyihir dan karakter wanita unik lainnya mengubah apartemen kecil ini menjadi semacam medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pembaharuan==&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Updates}}&#039;&#039;&#039;Semua pembaharuan&#039;&#039;&#039; dapat dilihat dalam &#039;&#039;&#039;[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Updates |Arsip]]&#039;&#039;&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Formalitas==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Registrasi===&lt;br /&gt;
Bagi yang tertarik untuk berkontribusi diminta untuk sebelumnya menghubungi seorang manajer proyek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Penerjemah diharapkan untuk [[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Halaman_Pendaftaran|Mendaftarkan]] bab mana yang mereka kerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Standar Format===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap bab (setelah disunting) harus memenuhi standar format.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kalau kamu menikmati seri ini silahkan mengunjungi  [https://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=10941 Umpan Balik]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &amp;quot;&#039;&#039;[http://en.wikipedia.org/wiki/Invaders_of_the_Rokujy%C5%8Dma!%3F Rokujouma no Shinryakusha!?]&#039;&#039;&amp;quot; oleh Takehaya==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Serial ini juga diterjemahkan di [http://www.kiminovel.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html KimiNovel].&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 1===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-1.html Menyiapkan Tempat Tinggal]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-2.html Kerja Paruh Waktu]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html Memulai Invasi]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html Hmm... Memulai Invasi?]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html Memulai Invasi❤]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Bab_6|Memulai Invasi☠]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Bab_7|Tidak Ada Semangat Kerjasama!]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Bab_8|Ada Semangat Kerjasama]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 2===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_2.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 1|Satu Hari dalam Kamar 106]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 2|Satu Hari untuk Para Penjajah]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 3|Latihan dan Rasa Kejauhan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 4|Penjajah Festival Sekolah!?]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 5|Pemenang, Pecundang dan Waktu Tambahan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 3===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_3.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 1|Permainan dan Lotere]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 2|Konspirasi Pantai]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 3|Kartu dan Kumbang Langka]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 4|Krisis Sanae]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 5|Pemberontakan Persatuan Buruh]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 6|Ruang Bawah Tanah dan Harta Karun]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 4===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_4.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 1|Klan dan Herkules]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 2|Matsudaira Kenji sedang Kesulitan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 3|Putri Perak]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 4|Pergantian Pemeran dan Bayangan Alurnya]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 5|Di Pesta Dansa]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 6|Ksatria Biru Theiamillis]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
*Pengawas Proyek:&lt;br /&gt;
*Manager Proyek: [[user:DarksLight21|DarksLight21]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Aktif====&lt;br /&gt;
* [[user:DarksLight21|DarksLight21]] di [http://www.kiminovel.com KimiNovel]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[user:Ecchi-sama|Ecchi-sama]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Proyek ini membutuhkan penyunting&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Tinjauan Serial==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ (Maret 2009)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 2 (Juli 2009)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 3 (November 2009)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 4 (Maret 2010)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 5 (Juni 2010)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 6 (Oktober 2010)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7 (January 2011)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7.5 (Mei 2011)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8 (Agustus 2011)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8.5 (November 2011)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 9 (Maret 2012)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 10 (Juni 2012)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 11 (Oktober 2012)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 12 (Februari 2013)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 13 (Mei 2013)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 14 (September 2013)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 15 (Maret 2014)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 16 (Juli 2014)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 17 (Oktober 2014)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Teaser (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]   &lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_1&amp;diff=483504</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_1&amp;diff=483504"/>
		<updated>2016-03-14T14:51:00Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Satu Hari Dalam Kamar 106==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 1===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Jumat, 24 April&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemampuan Satomi Koutarou untuk bangun tidur benar-benar mengerikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak terkecuali hari ini;meskipun matahari sudah menyinari wajahnya, ia tetap tertidur pulas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulutnya menganga lebar saat ia mendengkur sekeras kompresor kulkas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya matahari pagi mengganggunya dan ia pun menggeliat, bagaimanapun saat dia persis di sebelah dinding dia hanya bisa berputar setengah sebelum menabraknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya Koutarou menggelar kasurnya di tengah ruangan,tapi ia berguling-guling dalam tidurnya. Sebelum ia sadar,dia sudah menggelinding ke pojok ruangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, karena itulah sinar matahari tidak menyinarinya lagi dan ia kembali tertidur lelap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang sudah pukul 6 pagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mentari pagi di luar jendela bersinar cerah dan langit biru yang luas  membentangi cakrawala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang sudah penghujung April dan suhu udara pun mulai menghangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuka jendela akan membawa masuk udara segar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun,yang terbuka pertama kali di kamar 106 Rumah Korona bukanlah jendela.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara yang kecil,tatami yang terdekat dengan pintu masuk terangkat sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tas plastik di atasnya mulai bergoyang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalamnya beberapa bungkus mi instan bisa dilihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,tas plastik itu berhenti bergoyang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat kemudian, tikar itu terangkat dan seorang gadis muncul dari bawahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Aku sudah memberitahunya untuk meletakkannya agak jauh..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena gadis itu mengangkat tataminya, mi instannya tumpah dari tas plastik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu melihatnya dan mengeluh. Dia pun naik ke kamar 106 dengan rambut hitam panjangnya yang mengayun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nama gadis itu adalah Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pakaiannya menyerupai kimono dan seragam gadis kuil,matanya yang sipit mengesankan mereka yang melihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah salah satu gadis yang berusaha mengambil alih kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey Ho-, Hey Ho-&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ho-,Ho-,Hohoho&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua haniwa setinggi 30 sentimeter mengikuti Kiriha dari bawah tatami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama Kiriha memasang kembali tatami, salah satu dinding mulai bersinar, dan seorang gadis lain muncul di kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu berambut pendek dan berpenampilan rapi dengan bajunya yang menyerupai seragam militer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namanya adalah Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah makhluk luar angkasa yang datang ke planet ini dari jarak 10 tahun cahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kyaaa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth masuk ke ruangan dan menjerit.[[Image:Rokujouma_V2_011.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan karena dia jatuh, tapi karena dimana dia muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf,Satomi-sama!! Aku segera minggir!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth muncul tepat di atas Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kakinya yang terbungkus stocking menginjak tepat di muka Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dinding yang bersinar itu berfungsi sebagai penghubung antara kapal luar angkasa Theia dan kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat berjalan melewatinya, seseorang akan berpindah secara instan ke kapal luar angkasa yang mengorbit dekat Bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,tidak seperti pintu, tidak ada cara mengetahui apa yang ada dibaliknya sampai orang tersebut melewatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karenanya, Ruth secara tidak sengaja menginjak wajah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku benar-benar minta maaf karena menginjakmu setiap pagi,Satomi-sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth cepat-cepat menyingkir dan meminta maaf.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,Koutarou tidak merespon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sa-Satomi-sama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Betul-betul deh,Satomi Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua gadis itu memandang Koutarou; Ruth kaget sedangkan Kiriha berdecak kagum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou masih tertidur lelap dan mendengkur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun terinjak, Koutarou tidak menunjukkan tanda-tanda akan bangun, hampir seperti tidak terjadi apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan munculnya Kiriha dan Ruth,ruangan itu pun mulai hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengesampingkan identitas mereka, sekarang mereka sudah memakai celemek dan terlihat sebagaimana gadis seumuran mereka bertingkah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha-sama,apa yang harus kulakukan dengan sayuran panjang  dan ramping ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita akan menambahkan bawang ke sup misonya,jadi potong sayur itu bulat-bulat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke,aku mengerti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha memegang sendok sup di depan kompor dan Ruth mengambil pisau di depan bak cuci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya sedang membuat sarapan bersama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,Ruth tidak terbiasa memasak makanan Bumi,jadi Kiriha yang membuatnya sedangkan Ruth membantu Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua memasak bersama seperti teman akrab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak banyak yang tahu kalau mereka berdua sebenarnya adalah musuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selaaaaaaamat paaagiiiiiiiiiii!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan salah satu dari sedikit yang tahu hubungan mereka berdua pun muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah seorang gadis SD dengan gaun musim panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat pagi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat pagi,Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nnn...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu menggosok matanya yang masih mengantuk sembari muncul dari langit-langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mengangkat tikar atau membuat dinding bersinar,tapi benar-benar muncul menembus langit-langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namanya adalah Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah hantu yang tinggal di kamar 106..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sarapan hari ini apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nasi dan sup miso, dan ikan yang dibeli kemarin...Kiriha-sama,apa nama ikannya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Salmon, dan ada sosis yang tidak muat masuk ke kotak bekal&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,Kiriha dan Ruth sama sekali tidak terkejut dengan cara Sanae muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bertingkah sebagaimana orang berbicara dengan temannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berdua sudah terbiasa dengan Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa bentuknya seperti gurita?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebaik yang bisa seorang gadis buat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia bohong. Kiriha berbohong dengan wajah datar..Oh ya, aku hampir lupa. Boleh aku cicip!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Silahkan. Nanti akan aku berikan ke Koutarou kok.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yes!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kiriha mengizinkannya, Sanae terlihat senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae, yang masih muda, terlihat sangat kekanakan saat dia kegirangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,untuk suatu alasan,dia tidak menyentuh sosisnya tapi langsung menuju ke ruangan dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bangun Koutarou! Hey!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nnn...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah masuk,Sanae langsung berusaha membangunkan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia butuh Koutarou untuk merasakan makanan, karena dia adalah hantu dan tidak bisa makan sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agar dia bisa merasakan makanan,dia harus merasuki seseorang dan berbagi indra perasa dengan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan yang dia rasuki tidak lain adalah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae dan Koutarou mengadakan gencatan senjata,sebagai gantinya Sanae boleh merasuki Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cepatlah bangun! Guritanya keburu dingin!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nnn..Aku nggak bisa makan lebih banyak lagi..mhm..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak akan aku biarkan hanya kamu yang makan enak!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,Koutarou masih belum mau bangun setelah diguncang-guncang dan diteriaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya Koutarou sedang bermimpi memakan sesuatu,dan ini membuat Sanae lebih kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hehehe, Mackenzie, kamu yang bayar ya...mm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kamu selalu menolak keberadaan hantu!! Aku nggak akan minta kamu buat kaget,tapi paling nggak dengerin suaraku!! Kalau kamu terguncang buka matamu!! Bilang &#039;Selamat pagi, malaikatku&#039; ke Sanae yang manis ini!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan menangis karena hal seperti itu..kasihan sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapapun pasti menangis!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou,yang masih belum terlihat akan bangun, mengejutkan Sanae dan membuatnya lebih kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Kalau begitu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae,yang sudah mulai menangis, membuat fenomena Poltergeist dan mengangkat sebuah ensiklopedia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lihat saja, kalau kamu pikir gadis ini hanya diam saja, kau salah besar!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae menunjukkan senyum jahat saat mengatakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kemudian memutar ensiklopedianya,berencana untuk menghujam kepala Koutarou dengan ujungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,saat Sanae hendak melakukannya, dindingnya mulai bercahaya, dengan cara yang sama saat Ruth muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang berbeda adalah orang yang muncul berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal sisanya tetap sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis yang muncul dari dinding itu sedikit lebih tua dari Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memiliki rambut kuning keemasan yang indah, gaun putih dan mata biru gelap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namanya adalah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah tuan putri luar angkasa,dan Ruth adalah pelayannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Guaaaaaaah!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak sadar kau ada disini,Primitif&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan seperti Ruth, dia menginjak wajah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,tidak seperti Ruth, dia tidak berusaha untuk menghindari Koutarou,dan dia juga memakai sepatu hak tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ujung hak sepatunya menusuk kepala Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Auauauauauau!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu tidak belajar ya? Kenapa kau tetap tidur disana?..Inilah sebabnya kau hanya seorang Primitif&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Theia mengatakannya,dia mengangkat kakinya dari wajah Koutarou dan menginjak tatami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ujung gaunnya berkibar dengan cara yang anggun, tapi Koutarou tidak peduli dengan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau idiot, Tulip!! Sudah berapa kali kubilang!! Jangan menginjak orang!! Dan jangan pakai sepatu di dalam sini!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memar merah nampak di dahi Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena berat Theia difokuskan ke hak sepatunya, Koutarou pun akhirnya terbangun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau berani memanggilku idiot lagi, Primitif?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan aku bilang sebanyak mungkin, dasar idiot!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beraninya kau bertindak lancang dihadapan tuanmu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia beradu kepala dan saling memaki satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kau hanya mempermaslahkan aku!? Aku yakin bukan hanya aku saja yang menginjak dirimu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku benar-benar minta maaf,Satomi-sama. Aku menyesal sudah menginjak dirimu berulang kali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth masuk dan membungkuk penuh sesal ke arah Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngga,Ruth ngga perlu minta maaf. Angkatlah kepalamu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tidak punya niat untuk mengeluh kepada Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang salah adalah Tulip&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Primitif! Kenapa hanya Ruth yang kamu maafkan? Ini salah! Kenapa kamu lebih memihak Ruth?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Theia memerah dan ia menghentakkan kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan hak sepatunya merobek tatami berulang-ulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya jelaslah,dasar putri bodoh! Bagaimana kalau kau sentuh dadamu dan tanyakan dirimu sendiri!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dada..?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia memandang kosong dadanya,dan lalu melirik ke arah dada Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Yang Mulia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya,Ruth tersipu malu dan menutupi dadanya dengan tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Dada..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Amarahnya yang sempat hilang dengan pandangan kosong mulai muncul kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi kau memaafkannya hanya karena dadanya besar?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia mulai tidak peduli dengan sekitarnya saat dia berteriak marah kepada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan begitu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, yang cuma peduli sama dada; kau bahkan nggak tahu kalau dia punya atau enggak. Yang lebih penting lagi, cicip makanan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau mau berkelahi denganku ya?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan, Yang Mulia!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan begitu, keributan terjadi pagi itu di dalam kamar kecil itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Mm, rasanya enak&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,Kiriha yang masih ada di dapur tidak terlihat peduli;malahan dia mencicipi sup misonya dan terlihat puas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kali ini akan kutunjukkan siapa tuanmu sesungguhnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Coba saja,Tulip! Tempatmu seharusnya di padang bunga!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mau sebanyak apa kau mencemooh tuanmu sebelum kau puas?! Kau manusia purba!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalian berdua,tolong hentikan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tes cicip! Tes cicip!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satu lagi hari yang damai...atau tidak..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha tidak terlihat cemas, ini adalah hal yang biasa di kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nah,mari makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat makan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sarapan disajikan, Sanae melompat ke punggung Koutarou dan memeluk lehernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Sanae, inilah yang diperlukannya untuk merasuki seseorang. Sekilas nampak seperti seorang anak yang digendong bapaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cepatlah makan,Koutarou!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski Sanae ingin Koutarou cepat-cepat makan, Koutarou sendiri tidak melihat makanannya, tapi melotot jauh ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang duduk di seberang meja tidak lain adalah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia balas melotot ke arah Koutarou. Keduanya sudah melakukan ini cukup lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain memar di dahinya, terlihat bekas-bekas cakaran dan gigitan pada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia, di sisi lain, memiliki memar di dekat matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah luka bekas perkelahian yang baru saja terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, makanannya akan segera dingin kalau anda tetap melakukan hal ini&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Harusnya itu yang kau katakan kepada si Primitif! Apa yang salah dengan mendisiplinkan orang bodoh yang mencoba menantang tuannya?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth duduk diantara keduanya,berusaha sekuat tenaga untuk membuat mereka berdamai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Heh, kau memanggil seseorang bodoh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph, dasar makhluk rendahan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, keduanya tetap tidak mau berdamai dan malah mendongkol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski keduanya tidak bisa akur, sifat keras kepala mereka juga sama kerasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimanapun, Yang Mulia, anda adalah orang yang memicunya dahulu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak peduli. Seorang hamba seharusnya tidak peduli dengan keadaannya dan harusnya malah menghormatiku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa yang kau panggil &#039;hamba&#039;?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dewasalah,kalian berdua..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah dewasa. Tuliplah yang salah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya mengalihkan pandangan dan mulai berdebat secara tidak langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini karena mereka mengakui satu sama lain sebagai lawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;TIdak bisa begitu,Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou melihat Kiriha tersenyum masam di sudut pandangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha duduk di seberang Ruth,di antara Theia dan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka duduk mengelilingi meja dengan urutan: &lt;br /&gt;
Koutarou dan Sanae, Ruth, Theia, Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Belakangan, mereka dengan alaminya duduk seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou pun menghadapkan wajahnya ke arah Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenji dan Shizuka akan khawatir kalau kau membuat wajah seram seperti itu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi,Tulip-&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cukup&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mencoba membantah,tapi Kiriha menghentikannya dengan meletakkan jarinya didepan bibir Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha tersenyum ke arah Koutarou sembari merunduk kearahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak suka Koutarou yang seperti itu, aku lebih suka saat kau tersenyum&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ujung jarinya yang lembut dan hangat menyentuh bibirnya seperti sebuah ciuman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyumnya yang indah dan pandangan matanya yang tenang membuat Koutarou terhenyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengar, Koutarou, tidak apa-apa kau membuat ekspresi seperti itu saat diperlukan, tapi bukan berarti kau bisa menunjukkannya kepada mereka yang tidak bersangkutan. Kenji, Shizuka dan bahkan aku akan sedih. Kau tidak bisa menunjukkan amarahmu kepada mereka yang kau sayangi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhentilah marah, Koutarou. Ini demi diriku dan dirimu juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha dengan tenang memperingatkan Koutarou, dan amarahnya pun reda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou marah kepada Theia karena keegoisannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah hal yang egois juga saat dia marah kepada orang lain selain Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou sadar saat dia melihat senyuman Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu sebentaaaaaar. Aku diam saja dan apa yang aku dengar?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou akan mengangguk ke arah Kiriha, Sanae yang masih memeluk Koutarou berteriak ke arah mereka berdua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mengencangkan pelukannya di leher Koutarou seakan-akan mencekiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha! Jangan bertingkah kayak kamu bukan musuh Koutarou! Wajar kalau dia teriak ke arahmu, karena kamu juga berencana mengambil alih kamar ini! Jangan coba-coba bersikap normal kayak kamu nggak ada hubungannya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, kamu tegas sekali, Sanae..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan Koutarou! Kamu kenapa sih? Dia cuma bikin kamu lengah supaya dia bisa mengambil alih kamar ini! Ini yang biasa dia lakukan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Maaf, itu reflex..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan cuma bilang itu reflex! Yang benar saja, Koutarou! Sudah berapa kali kau hampir terjebak triknya belakangan ini?! Kamu pikir apa yang bakal terjadi kalau aku lagi ngga ada?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku memang salah, jadi tolong tenang, ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Apa kamu benar-benar mengaku kalau kamu salah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou meminta maaf, suara dan cekikan Sanae pun menurun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, tentu saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kamu punya kata-kata syukur kepada hantu cantik yang terus menolongmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih karena kau selalu menjagaku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou benar-benar berterima kasih kepada Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan kenapa dia belum tertipu oleh Kiriha dan masih punya tempat tinggal adalah karena Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau bukan karena gencatan senjata dengan Sanae,dia sudah pasti tertipu sejak lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus,sekarang ayo makan. Aku sudah lapar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senang dengan jawaban dari Koutarou, Sanae menunjuk ke arah meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DI atas meja tersedia nasi, sup miso, salmon dan sosis yang dipotong membentuk gurita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah sarapan yang sudah ditunggu Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik, ayo makan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, ambil sosisnya dulu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou mengambil sumpit, suara Sanae kembali normal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya persis seperti rupanya, polos dan ceria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Tunggu dulu,Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumpitnya berhenti tepat sebelum mengambil sosis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Em,bukan apa-apa..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kamu sudah takluk oleh masakannya Kiriha...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menjaga dirinya agar tidak keceplosan mengatakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh? Kalau begitu, buruan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, oke&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, kenapa aku ngga mau mengatakannya?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou sendiri bingung kenapa dia tidak mengatakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, sudah hampir saatnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah kalau begitu, mari kita pergi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth, yang sudah selesai mencuci piring, kembali ke ruang tengah dan mengatakan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia, yang sedang memainkan cangkirnya, meletakkannya kembali ke meja dan berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu bagian rok dari gaunnya membentang dan menutupi sebagian ruangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di ruangan sekecil ini, gaunnya adalah penghalang baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan begitu, semuanya, sampai jumpa nanti&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan terlambat, Primitif&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ngga akan terlambat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baguslah kalau begitu. Kegagalan seorang hamba adalah kegagalan tuannya. Sepertinya kau sadar kalau kau adalah hambaku. Bagus sekali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia dan Ruth kembali ke sisi lain dinding yang bersinar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka kembali ke kapal luar angkasa untuk berganti pakaian, setelahnya mereka mengambil rute sendiri untuk pergi ke sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Dia tetap saja mengatakan hal-hal yang egois..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gadis itu semangat banget buat bikin kamu jadi pelayannya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Sanae,yang minum teh di dekat meja, memandang dinding yang bersinar dan menghela nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha, yang duduk di sebelah mereka, tersenyum masam dan menurunkan bahunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu adalah hal yang harus dia lakukan untuk naik tahta. Dia tidak bisa mundur. Tentu saja, aku pun tidak bisa mundur. Dengan begitu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha menunggu Koutarou menghabiskan tehnya dan membawa cangkirnya ke tempat cuci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey Ho-!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama kedua haniwa mengangkat tatami terdekat ke pintu depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawahnya terdapat terowongan yang mengarah ke markas rahasia Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya itu hanya lubang di tanah,namun sebelum ada yang menyadarinya lubang itu sudah disemen dan diberi keramik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua haniwa itulah yang mengerjakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan pamit juga. Sampai ketemu di ruang kelas nanti, Koutarou, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti Theia dan Ruth, Kiriha akan pergi ke SMA Harukaze menggunakan rute lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baik Kiriha dan Theia tidak ingin menimbulkan keributan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya,sampai jumpa nan-&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Stoooooop!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pukulan Sanae mengenai kepala Koutarou saat ia hampir membalas salam dari Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu lagi ditipu! Nggak usah dibalas salamnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;O-oke&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gawat,aku benar-benar terseret kebaikannya Kiriha&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou memperingatkan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou hampir mengikuti tingkah normalnya Kiriha. Namun, semua yang Kiriha ucapkan adalah perangkap untuk melemahkan kewaspadaan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Koutarou terperangkap kebaikannya, bisa jadi saat dia bangun esok hari kamarnya sudah dipakai untuk kepentingan invasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, jadi kau takkan percaya kalau aku mempunyai rasa kepada Koutarou?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang bener aja! Mana ada kata &#039;romansa&#039; di dirimu?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou, apa kau merasakan hal yang sama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyum Kiriha menghilang bersamaan dengan wajahnya yang menunduk sedih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha meletakkan tangannya didepan dadanya dan berbisik kepada Koutarou dengan lembut&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ugh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dihadapkan dengan matanya yang sendu dan suaranya yang manis,Koutarou secara tak sadar menelan ludahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia tahu Kiriha adalah musuhnya, Koutarou tetaplah seorang remaja dalam masa puber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kiriha bertingkah seperti itu,wajar saja jika Koutarou mulai goyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Koutarou! Sadar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Ya,m-maaf Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gawat,meskipun udah tahu, tetap saja kejadian...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan Kiriha semakin susah dihadapi tiap harinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini karena Kiriha mulai mengenal Koutarou,dan Kiriha mulai mengubah taktiknya sedikt demi sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufufu, gagal lagi ya...sampai jumpa nanti,Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha menghilang ke dalam terowongan sembari meninggalkan senyuman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua haniwa itu pun ikut masuk,dan akhirnya tataminya dikembalikan seperti semula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Ini bahaya buat jantungku..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jantung Koutarou berdebar kencang saat dia memandangi tatami yang dimasuki Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot; Wanita itu memang godaan paling besar..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu Sanae mengerutkan wajahnya dan menghela nafas panjang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae,ayo berangkat&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu sebentar&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou sudah mengganti bajunya dengan seragam dan bersiap pergi ke sekolah. Sementara, Sanae sedang berusaha memakai seragamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syal di lehernya terlihat bengkok,sebagian jaketnya terselip di rok,dan celana dalamnya tersembul keluar.[[Image:Rokujouma_V2_033.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Sanae hanya memakai sebelah kaos kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngga bisa lebih baik lagi...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;M-Maaf..ehehehe&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae tersipu malu saat dia memakai kaos kakinya yang sebelah satunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menarik jaket Sane yang terselip dari roknya,dan membetulkan syalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Trima kasih, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ngga masalah, tapi buat apa kamu pake seragam?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatan imut, ya kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah selesai berbenah, Sanae berputar sekali di depan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ukuran seragamnya sedikit lebih besar dari badannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, itu justru menambah keimutannya,dan Koutarou setuju kalau Sanae terlihat imut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, tapi aku lebih penasaran kenapa hantu ganti baju. Lebih pentingnya,darimana kamu dapat seragam yang bisa dipakai hantu, aku benar-benar ingin tahu&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini nggak masalah karena aku perempuan. Kalau kamu kepikiran hal sepele itu terus, lama-lama bakal botak loh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak yakin kalau itu hanya hal sepele..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou secara tidak sadar memandangi seragam Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai balasan, Sanae memegang ujung roknya dan memberinya hormat.&amp;lt;ref&amp;gt;Cara hormat yang diperagakan Sanae adalah dengan memegang sisi-sisi roknya dengan kedua tangan dan membungkuk. Kalau mau gambaran lebih...kayak bagaimana seorang lady memberi salam ke gentleman era 1800an..&amp;lt;/ref&amp;gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memang hal sepele kok. Hantu di film-film ganti kostum antar adegan setiap saat kok. Itu memang yang dilakukan hantu! Ah, sang tokoh wanita yang tragis, Sanae-chan..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena kamu bilang begitu..si pria misterius bertopeng hoki mengganti senjatanya antar adegan juga. Dari gergaji mesin ke machete ke kapak..dari mana dia dapat senjata itu..&amp;quot;&amp;lt;ref&amp;gt;https://en.wikipedia.org/wiki/Jason_Voorhees&amp;lt;/ref&amp;gt;  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan dibandingin sama itu! Kamu selalu begitu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mencekik leher Koutarou dengan kesalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bel pintu berbunyi, dan Sanae melepaskan pegangannya dari leher Koutarou dan melompat ke punggungnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey Kou, udah bangun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-kuuun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara dari teman Koutarou, Kenji dan Shizuka, terdengar dari balik pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah bangun. Tunggu sebentar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menuju pintu dengan membawa tas yang terletak didekatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sanae, nggak ada yang kelupaan kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak ada&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae mematikan lampu-lampu dan menuju ke pintu dengan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu sendiri, Koutarou?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou yang tengah memakai sepatunya tiba-tiba berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm, rasanya ada yang kelupaan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa? Apa yang kelupaan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nggak tahu deh. Yah, kalau pun nggak bisa segera teringat, mungkin cuma hal sepele..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, ayo berangkat, Koutarou&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yeah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menangguk ke arah Sanae dan melanjutkan memakai sepatunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan sampai kelupaan buat menyamar biar ngga keliatan sama Ibu Apartemen ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siap kapten~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 2===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan yang lain sudah beranjak dari kamar 106, dan bunyi yang tersisa hanyalah detik jarum jam dan kulkas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, suara burung-burung dan mobil dari luar juga bisa terdengar dari dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, saat waktu terus berjalan, suara-suara dari luar mulai bertambah keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jam sibuk dimulai dan kerumunan orang mulai terlihat di stasiun-stasiun. Banyak mobil dan sepeda mulai beranjak ke tempat kerja atau sekolahnya masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seiring berjalannya waktu untuk mulai sekolah, suara peluit anak-anak TK bisa terdengar dari dalam kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, setelah 30 menit, suara-suara itu berhenti. Kesunyian memenuhi kamar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu sebuah suara terdengar dari dalam kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara itu berasal dari dalam lemari baju.&amp;lt;ref&amp;gt;Lemari baju disini adalah lemari yang sama yang dipakai Doraemon untuk tidur&amp;lt;/ref&amp;gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah hening sesaat, pintu lemari itu terbuka dengan keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku telaaaaaaat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang gadis terlihat duduk di bagian atas lemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian bawah lemari berisi barang-barang milik Koutarou, tapi untuk suatu hal bagian atasnya berisi gadis yang sedang duduk di atas kasur sembari menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ke-Kenapa enggak ada yang bangunin aku?! Semuanya juga udah berangkat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nama gadis itu adalah Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DIa adalah cosplayer yang sudah dikenal Koutarou dan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou, yang merasa melupakan sesuatu, merujuk ke Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini bakal jadi hari ke 10 aku telat! Pasti nanti bakal kena marah guru! Mereka semua jahat! Mereka tahu aku sering bolos dan tetap ninggalin aku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika buru-buru memakai seragamnya selagi di dalam lemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak laci-laci kecil terlihat di bagian atas lemari, yang berisikan barang-barang milik Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun bagian dalam lemari sangat sempit, nampaknya tidak berpengaruh untuk Yurika yang dapat mengganti bajunya dengan lihai didalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang mengejutkan, Yurika memakai bagian atas lemari itu sebagai kamar miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, aku sudah selesai ganti! Kalau enggak buru-buru, aku bakal telat buat pelajaran pertama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah selesai berganti baju, Yurika mengambil tasnya dan melompat keluar lemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang aneh terdengar saat dia mendarat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar suara itu, Yurika melihat ke bawah dan dia melihat tas plastik putih di bawah kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ng-Nggak mungkin...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melihat tas itu, Yurika tersentak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun sedang terburu-buru, Yurika yang nampak terkejut dengan pelan mengangkat kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika isi tas itu berisi apapun yang ada di pikiran Yurika, itu akan menjadi masalah yang lebih serius dibandingkan terlambat sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ti-Tidaaaaaaaaaaaak!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang ada di bawah Yurika adalah hal yang ditakutinya: tas plastik miliknya yang berisi mi instan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mendarat dari lemari, kakinya menghancurkan sebagian besar mi instan miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa bisa ada disini? Kemarin aku taruh di situ deh! Kenapa bisa kayak begini?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika langsung panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena resesi ekonomi, harga mi instan melambung tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harga termurah yang ada adalah 98 yen di saat-saat tertentu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika telah menghancurkan makanan penting itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia telah menginjak dan menghancurkan enam bungkus mi instan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanan seharga dua hari telah hancur dalam satu injakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisa dimakan nggak ya, kalau aku kumpulin semua?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kerusakan mental yang Yurika alami sangat besar dan dia berhenti bergerak setelah dia membungkuk  dan menatapi mi instannya yang hancur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Enggak, kamu nggak boleh begini, Yurika! Ngumpulin sisanya buat dimakan itu..Lagian, itu nggak bagus buat badan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat dia berpikir untuk memakannya, tapi harga dirinya berhasil menghalangi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, dengan situasi ekonomi seperti ini dan rasa sukanya pada mi instan, harga dirinya pun mulai runtuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, aku harus pungut sisanya! Kalau aku nggak makan buat dua hari..tapi...kalau aku pungut dan makan sisanya, harga diriku sebagai manusia..tapi..nggak makan buat dua hari..DUA HARI!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika pun ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia mengambil mi instan itu dari lantai, dia ragu antara memakannya atau membuangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu memang pilihan yang simpel, tapi bagi Yurika hal itu sangat penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah konflik batin berkecamuk hebat di dalam pikiran Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akankah dia membuang makanan yang dibutuhkannya untuk hidup, atau harga dirinya sebagai manusia?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika sedang menghadapi pilihan yang penting menyangkut kemanusiaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Tapi kalau aku buang harga  diriku perutku bisa terisi! Ya, Yurika! Kamu nggak bisa hidup dari harga diri! Kamu harus isi perutmu dulu! Kamu harus bertahan hidup, kalau enggak harga dirimu nggak bisa tertolong!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, Yurika membuang harga dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa begitu saja membuang mi instannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa melupakan rasanya yang sintetis dan tekstur dari mi instan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku harus menghargai hidupku! Aku harus mencapai tujuanku sebagai gadis penyihir! Aku harus mengajarkan anak-anak berbagai hal yang penting!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika dengan cepat menjalankan rencananya dan memungut mi instan yang sudah hancur ke dalam tas plastik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak akan sempat hadir ke jam pelajaran kedua hari ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau begini terus, dia tidak akan bisa naik kelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika semangat! Yurika semangat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya satu hal yang penting bagi Yurika saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia harus mengumpulkan makanannya; itu adalah hal terpenting baginya setelah nyawanya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak memikirkan hal yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah tugas gadis penyihir! Tugas penting! Mau bagaimana lagi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika adalah seseorang yang menyatakan dirinya adalah penyihir cinta dan keberanian, Rainbow Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang yakin kalau Yurika hanyalah cosplayer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Yurika berangkat ke sekolah, sekali lagi ruangan itu menjadi sunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar saat ini, suasana damai berada di kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari waktu ke waktu, suara-suara ibu rumah tangga yang pergi berbelanja dapat terdengar, dan kadang-kadang suara truk yang lewat juga terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi umumnya, keadaan Rumah Korona sunyi, dan terus berlanjut sampai siang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pukul 2 siang, anak-anak yang berjalan pulang terlihat melewati Rumah Korona.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka berjalan pulang, mereka berjalan sambil memainkan sesuatu, atau membicarakan apa yang tayang di TV kemarin, atau bagaimana puding yang mereka makan itu rasanya enak; pembicaraan mereka masuk satu demi satu ke dalam kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seiring berjalannya waktu, usia mereka yang melewati Rumah Korona pun bertambah, dan suara anak-anak yang bermain di taman pun dapat terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itulah orang-orang mulai kembali ke kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pulaaaaaang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang pertama tiba adalah Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya menggema di dalam ruangan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DIa berdiri di depan pintu sambil memegang tas belanjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti keempat gadis lainnya, Koutarou memepercayakan masalah belanja kepada Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth membawa bahan-bahan makanan yang diinginkan Koutarou dan yang lainnya untuk dimasak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh? Apa ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Ruth menaruh belanjaannya ke kulkas, dia memperhatikan tas plastik dekat bak cuci piring.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengintip ke dalamnya danmelihat bungkusan mi instan yang rusak dan mi instan yang sudah hancur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kelihatannya seperti sampah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain bungkusan mi instan dan mi instan itu sendiri,banyak sekali debu di dalam tas itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth tahu kalau mi itu makanan, tapi tidak akan ada orang yang mau makan makanan yang sudah tercampur sampah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan meskipun Ruth merasa sayang, dia membuang tas itu ke tempat sampah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga menyortir sampahnya sembari membuangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nah, selanjutnya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah ia selesai membuang sampah, Ruth mencuci tangannya dan kembali membereskan belanjaannya di kulkas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski awalnya dia merasa bingung bagaimana harus bersikap di Bumi, sekarang dia sudah tidak ragu lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini karena dia sudah berada di Bumi selama setengah bulan, dan kepribadiannya pun menjadi faktor pembantu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski dia berada di posisi petugas pelindung, Ruth sangat terampil dalam urusan rumah tangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Ruth selesai membereskan belanjaannya, dua orang lagi tiba di kamar 106.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimanapun juga, bermain kartu setiap saat akan membosankan. Bagaimana jika kita menggunakan festival olahraga bulan depan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti yang kau katakan, Theia-dono, bermain kartu setiap saat memang membosankan. Tapi, festival olahraga akan menjadi suatu tantangan di bagian stamina&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua sosok tampak saat pintu terbuka: Kiriha dan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya sedang membicarakan festival olahraga yang akan diadakan bulan Mei.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Misalnya saja, ada marathon halang rintang untuk klub,bukan? Kita bisa bertanding secara adil dengan cara itu, benar?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, dengan cara itu bisa saja...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat datang kembali Yang Mulia, Kiriha-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh,aku kembali&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku juga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth menyambut mereka sembari menutup kulkas. Theia dan Kiriha masuk seakan-akan itu adalah kamar mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia, sepatu anda! Sepatu anda!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia sudah menginjak tikar dalam kamar meskipun masih memakai sepatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia buru-buru kembali ke pintu masuk dan melepasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Negara ini punya kebiasaan yang aneh&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Engkau tidak perlu menyebutnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Si Primitif itu adalah hambaku, jadi semestinya dia harus menghargai budayaku dibanding budayanya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah suatu tata krama untuk menghargai budaya suatu bangsa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia menyuarakan komplainnya tentang harus melepas sepatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou akan marah kapanpun Theia lupa melepas sepatunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tadinya Theia keras kepala dan mungkin akan menolak melepas sepatunya kalau saja Koutarou tidak benar-benar marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu sudah bukan masalah lagi. Kiriha,  aku berpikir untuk mengusulkan apa yang kita bicarakan kepada Koutarou. Bagaimana menurutmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak masalah bagiku. Aku akan mendukung usulmu, Theia-dono&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha dengan patuh menyetujui saran Theia,karena Kiriha sendiri memiliki rencana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mereka nantinya bertanding di festival olahraga, Theia yang secara fisik lebih lemah akan kurang unggul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia juga tidak terbiasa dengan olahraga di Bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena Sanae adalah hantu, kompetisinya hanya akan berfokus kepada Kiriha dan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Begitu juga, siapa tahu apa yang dia pikirkan..aku tidak boleh lengah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Theia tersenyum penuh keyakinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat senyum itu membuat Kiriha was-was.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebuah rencana mulai terbentuk di pikiran Kiriha. Dia harus mulai bersiap-siap dan berjaga-jaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kiriha dan yang lainnya tengah berbicara, pintu depan terbuka. Satu orang lagi muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pulaaaaang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat datang, Yurika-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pulang, Ruth-san&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika telah kembali pulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk suatu alasan, Yurika menghela napas di depan pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Apakah ada sesuatu yang terjadi, Yurika-sama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu..ada guru yang marah gara-gara aku keseringan telat..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitukah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika menghela napas karena dia terkena teguran gurunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pulang sekolah, Yurika ditegur dan sekarang depresi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semangatlah, Yurika-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Trima kasih, Ruth-san. Kau benar, aku nggak boleh terus depresi! Yurika, semangat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah disemnagati oleh Ruth, Yurika pulih sedikit dan tersenyum kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sesaat setelahnya, Yurika menatap bak cuci piring dengan wajah terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa ada yang salah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ru-Ruth-san, bu-bukannya tadi ada tas plastik di sini?! Tas plastik putih besar dari supermarket?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika mulai panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika meninggalkan tas plastiknya di dekat bak cuci piring tadi pagi.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berencana memakan isi tas itu sepulang sekolah, tapi sekarang tas itu sudah tidak berada di tempatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, kalau kau berbicara soal sampah itu, tadi sudah kubuang&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di-dibuang?! Sudah kamu buang?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iya..Apa ada masalah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;AAAAAAAAAAAAAAAA!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika tidak menjawab Ruth, sudah bukan saatnya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia buru-buru melepas sepatunya dan berlari ke tempat sampah dekat bak cuci piring.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kumohon,semoga masih bisa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika memohon dengan sangat saat dia membuka tutup tempat sampah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika-sama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh.....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, realita memang kejam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth sudah membuka tas plastiknya dan menyortir isinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bungkus mi yang mudah terbakar sudah disatukan dengan sampah mudah terbakar lainnya sementara mi instannya sendiri sudah dibuang bersama sampah yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ke-kenapa bisa begini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada masalah apa, Yurika-sama?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mi instannya sudah bercampur dengan sampah yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di titik ini, bahkan Yurika sekalipun tidak akan berpikir untuk memakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;AAAAAAAAaaaaaa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika benar-benar terpukul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan rasa lapar yang luar biasa juga menyerangnya detik itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kehilangan apa yang harusnya akan dia makan, rasa laparnya justru bangkit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah nggak ada harapan buat dibenerin..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Air mata mengalir di pipi Yurika disaat perutnya berbunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya bahkan cukup keras untuk didengar Ruth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa...Kenapa hal ini selalu terjadi denganku..Aku sudah bekerja sekeras mungkin..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika-sama, ada apa? Yurika-sama!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika sudah tidak bisa mendengar suara Ruth lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika menangis sembari menatapi lantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
AIr matanya yang mengalir melewati pipi jatuh ke lantai membentuk pola.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah-tengahnya sepotong mi instan mengambang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui hal itu, Yurika buru-buru mengambilnya dari air matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang Mulia! Kiriha-sama! Yurika-sama...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa, apa ada sesuatu yang terjadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yurika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dipanggil oleh Ruth, Theia dan Kiriha melihat ke arah dapur, tapi Yurika masih melihat ke arah lantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini saja...? Aku harus hidup selama dua hari hanya dengan sepotong kecil ini saja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perut Yurika berbunyi keras saat dirinya menatap potongan kecil mi instan di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Part 4===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di kamar 106, bermain kartu setelah makan malam adalah hal yang wajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, itu bukan permainan untuk bersenang-senang; itu adalah pertarungan untuk memperebutkan kamar tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di kamar 106, ada 6 tikar tatami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu dari tatami tersebut sudah ditutupi perabotan, menyisakan lima tikar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah orang yang memperebutkan kamar itu juga berjumlah lima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, setiap orang memiliki satu bagian tikar tatami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou menguasai tatami bagian tengah; saat meja tehnya tidak diletakkan disitu, disanalah dia biasa duduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou juga menggelar kasurnya disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi selatan, tikar tatami dekat jendela dimiliki oleh Sanae.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah tempatnya, tapi karena Sanae biasanya berada di punggung Koutarou, dia jarang dijumpai disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,saat meja teh diletakkan di tengah ruangan, Koutarou duduk di tatami dekat jendela, dan di saat itulah Sanae bisa dijumpai disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tikar tatami milik Kiriha adalah yang paling dekat dengan dapur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terowongan menuju bawah tanah juga terdapat di bawah tatami itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu bisa menjadi tempat tinggal yang aneh, tapi setelah masuk terowongan Kiriha akan langsung masuk ke markas rahasianya, jadi dia tidak merasa tidak nyaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatami milik Yurika bersebelahan dengan milik Kiriha, dan posisinya berada di depan lemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika mulai hidup di dalam lemari sebelum ada yang sadar dan secara alami tatami itu menjadi miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, karena dia lemah terhadap tekanan, Yurika terkadang membiarkan yang lain masuk dan menderita karenanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatami milik Theia berada di bagian belakang kamar, di depan dinding yang bersinar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kadang-kadang meletakkan meja kecil dan kursi untuk minum teh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena gaunnya yang besar, kadang-kadang gaunnya masuk ke tatami yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang paling sering menerobos tatami Yurika adalah Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap tikar dikonversi menjadi 180 poin, dan kontrol dihitung dari poin itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu poin berarti satu sentimeter, dan 180 poin berarti 180 sentimeter, yang berarti satu tikar tatami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan menggunakan permainan kartu, mereka bertarung memperebutkan poin itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang berarti bahwa menang akan memperluas wilayah pemenang.[[Image:Rokujouma_V2_053.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Normalnya ada lima permainan dalam sehari, dan tiap orang bisa memilih permainannya masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini terus diulang sampai seseorang memiliki kelima tatami, atau 900 poin, yang berarti mereka benar-benar mengambil alih kamar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah cara mereka bertarung setelah menandatangani Perjanjian Korona.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Yurika adalah satu-satunya yang kalah, poinnya jatuh di bawah 160.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempat orang yang lain tetap menjaga banyak poin yang mereka miliki di sekitar 180 poin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia kadang-kadang menginvasi wilayah Yurika karena hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau terus begini, Yurika akan segera didepak keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti biasanya, mereka berencana memainkan lima permainan juga hari ini, namun tidak ada tanda-tanda permainan akan dimulai meskipun kelimanya sudah berkumpul di sekeliling meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kiriha-san, ada apa dengan Yurika?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, sepertinya dia baru saja kehilangan jatah makan selama dua hari&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi itu sebabnya dia bertingkah kayak gitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan yang lain belum memulai permainannya karena Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahahaha~ Ufufufu~ Semangat~ Yurika Semangat~ Aku suka mi instan~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika, dengan tatapan yang kosong, tertawa dan menyanyikan lirik lagu yang aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou dan Sanae kembali dari kerja paruh waktunya Koutarou, Yurika sudah seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka tidak bisa mengizinkan Yurika ikut bermain bersama mereka dengan keadaan seperti itu, jadi permainannya pun dibatalkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, apa yang sedang dia genggam erat?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu adalah potongan kecil mi instan miliknya yang tersisa. Kelihatannya semua mi instan kecuali bagian kecil itu telah terbuang sia-sia&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Semangat~ Yurika Semangat~ Aku adalah gadis penyihir~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama, sebenarnya, akulah yang salah mengira kalau makanan milik Yurika adalah sampah dan membuangnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ekspresi Ruth terlihat muram saat dia melihat ke arah Yurika yang sedang dalam keadaan menyedihkan sembari menjelaskan situasinya kepada Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mi-mi tersebut tadinya terkumpul menjadi satu dengan bungkusnya yang hancur dan juga debu, jadi aku tadi yakin kalau itu adalah sampah..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth, yang merasa bertanggun jawab untuk insiden ini, menunjukkan ekspresi penyesalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu..baiklah&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar penjelasan dari Ruth, Koutarou dengan cepat memutuskan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika kejadiannya hanya menyangkut Yurika saja, Koutarou akan tinggal diam. Tapi karena Ruth juga terlibat, situasinya menjadi berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou berencana menyelesaikan situasi itu secepat mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang akan kamu lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu dan lihatlah...hei Yurika&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku percaya pada cinta dan keberanian~ Hal yang paling penting adalah hidup dan ikatan~ Aku cinta semuanya~ Banyak makanan~ B-Banyak  makanan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uuuu..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Yurika tidak mendengar Koutarou sama sekali, tapi malah mulai menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika membuat dirinya sendiri bertambah depresi dengan lirik lagu yang ia sendiri nyanyikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak makanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Yurika, lirik itu terlalu menyakitkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang karena sudah begini...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia terkejut saat Yurika mulai menangis, Koutarou tidak ingin meninggalkan Yurika seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mulai mendekati Yurika lagi dan mencuri potongan kecil mi instan dari tangan Yurika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aaah!? Kembaliin!! Tolong kembaliin!! Cuma itu makanan yang aku punya sampai besok malam!!?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, Yurika akhirnya mulai memperhatikan Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena dia kehilangan potongan makanan terakhirnya, Yurika mulai panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey Yurika, kamu lebih milih makan makanan normal dibanding ini kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kata-kata Koutarou, Yurika berhenti bergerak dan perutnya mulai berbunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perutnya mengatakan hal yang sebenarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Itu mimpi yang jadi kenyataan buatku, ta-tapi kamu nggak berencana ngambil ato minta beberapa poin dariku sebagai gantinya kan?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Inginnya sih, tapi karena ini bukan tentang dirimu saja, jadi akan aku abaikan untuk dua hari ke depan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Be-Beneran?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satomi-sama! Terima kasih banyak!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika dan Ruth tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oooooh, Satomi-san, aku tahu kamu emang orang baik dari pertama kali kita ketemu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan buat aku ketawa..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika mulai menangis bahagia saat dia memegan tangan Koutarou dan menyalaminya terus-terusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat tingkah Yurika, Sanae yang bergelantung di punggung Koutarou menghela nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari di mana mereka bertemu, Sanae memanggil Koutarou orang yang jahat dan penindas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku nggak pernah berpikir kalau bakal jadi begini tadinya...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Sanae berpikir seperti itu, dia mengencangkan pelukannya ke Koutarou sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih sudah menjaga kami, Satomi-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahaha, aku lebih memilih memberi makan Yurika selama dua hari daripada melihatmu murung&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manusia tidak akan mati karena tidak makan dua hari, itu lebih terdengar seperti diet yang sulit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun karena Ruth tadinya berwajah murung, Koutarou tidak bisa membiarkannya begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh....Terima kasih banyak, Satomi-sama...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruth tersenyum selagi tersipu-sipu dan membungkuk dalam-dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kata-kata terima kasih dari Ruth, Koutarou merasa kikuk dan bahagia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong angkat kepalamu, Ruth-san. Ini bukan masalah besar kok&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, ini bukan masalah besar atau kecil jika ini membuat orang bisa bertahan hidup, Satomi-sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey Primitif&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat itu, pandangan tajam Theia menembus Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini sama seperti tadi pagi, tapi kenapa perilakumu berbeda dalam menanggapi aku dan Ruth? Ini seperti kamu bersedia melayani Ruth!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Theia, dengan kesalnya, menggigit bibirnya dan menggembungkan pipinya saat dia melototi Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk orang awam, Theia mungkin terlihat imut, tapi dia sedang benar-benar marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hhh,aku kira kamu mau ngomong apa...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa?! Kalau begitu coba jelaskan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemarahan Theia semakin menjadi saat Koutarou menghela nafas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou mengabaikan teriakan Theia dan menunjuk Sanae, Theia, Yurika dan Kiriha secara berurutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang aneh, orang aneh, orang aneh banget, dan orang aneh. Ada empat orang aneh di ruangan ini. Tentu saja aku ingin menjaga orang normal lainnya dengan penuh perhatian!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Omong kosong apa itu?! Kenapa aku jadi orang aneh?! Aku adalah tuanmu!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa yang kau panggil &#039;tuan&#039;?! Lihat kesulitan yang harus dihadapi Ruth!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Itu bukan apa-apa..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengar, Primitif. Ruth sendiri bilang itu bukan apa-apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang yang sopan kayak Ruth nggak akan bilang dia menderita persis di depan penyebabnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku betul-betul tidak merasa kesulitan! Sungguh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dan Theia membuat keributan dengan Ruth, di sisi mereka, yang juga mulai panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perilaku Ruth sudah mengatakan apa yang sebenarnya dia rasakan, tapi Koutarou dan Theia terlalu sibuk untuk memperhatikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph, itu tidak masalah. TIdak peduli apapun yang kau pikirkan,sepanjang aku mengambil alih ruangan ini, aku akan mengendalikan dirimu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memangnya sesimpel itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan aku buat simpel! Itulah kekuatan bangsawan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akan aku tolak mentah-mentah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou dan Theia salain melotot satu sama lain, Kiriha yang selama ini diam saja mulai angkat bicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentang itu, Koutarou, kami punya usulan&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Usulan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Koutarou mulai kalem, ia melihat ke arah Kiriha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Kau dan aku punya banyak sekali semangat untuk bertanding, tapi, hanya bermain kartu saja sepanjang hari membuat kita cepat bosan. Dengan pertimbangan itu, kami punya ide untuk pertandingan yang berbeda. Tentu saja, jumpah poin yang dimainkan akan lebih tinggi&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksudmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, ada lari marathon halang rintang untuk klub di festival olahraga mendatang, bukan? Kita akan berpartisipasi dan bertanding menggunakan itu. Hanya bermain kartu sepanjang hari membosankan, bukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiriha mulai menjelaskan dan Theia ikut melanjutkan. Theia sudah lebih tenang dan sekarang kembali normal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku hanya perlu memenangkan lomba ini dan menunjukkan kepada si Primitif itu superioritasku.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah yang direncanakan Theia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kedengarannya menarik. Keteganannya pasti lebih besar dengan pertandingan spesial seperti itu. Aku setuju&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou dengan cepat menyetujui usulan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou, yang telah menjadi juara di festival olahraga sebelumnya, tidak punya alasan untuk menolak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hehehe, akan kubuat kau menyesal menantangku dalam pertandingan olahraga, Tulip...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Koutarou tersenyum penuh percaya diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku juga setuju&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yurika, yang biasanya akan merajuk kalau ada masalah yang diselesaikan tanpa partisipasi dirinya, dengan sendirinya setuju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu dulu. Aku gimana? Aku ngga bisa ikut festival olahraga&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, saat itulah Sanae si hantu angkat bicara; dia tidak bisa berpartisipasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak apa-apa. Kami sudah memikirkan tentang dirimu. Kau bisa memilih salah seorang dari kami dan mendapat peringkat yang sama dengan orang yang kau pilih&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memilih? Maksudnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Contoh, anggap saja kau memilihku&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Enak saja&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu, ini hanya contoh. Anggaplah aku dapat juara dua. Berarti, Sanae nantinya juga juara dua. Bisa dibilang ada dua orang yang mendapat juara dua&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang berarti juara ketiga menjadi juara empat, dan juara lima menjadi juara enam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudahnya, Sanae akan mendapat peringkat yang sama dengan orang yang dipilihnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu, jadi kami akan berada dalam situasi yang sama&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Betul sekali. Meskipun dengan cara ini kemampuanmu akan diabaikan dan kau akan mengalami sedikit kerugian. Itulah sebabnya jikalau kau tidak memilih siapapun juga, kau akan mendapat juara ketiga. SIlahkan pilih cara yang menurutmu paling baik&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ada lima orang yang bertanding, menjadi juara ketiga berarti tidak akan kehilangan poin. Dalam kata lain, Sanae bisa memilih untuk tidak ikut bertanding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih bergantung di punggung Koutarou, Sanae bertopang dagu dan berpikir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku nggak bisa nggak ikut tanding, rasanya pasti membosankan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae melihat ke arah Kiriha, Theia dan Yurika secara berurutan dan akhirnya melihat Koutarou yang berada di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, sudah kuputuskan! Koutarou, aku memilihmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm? Kamu yakin?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meskipun banyak halang rintang, intinya itu tetap marathon kan? Dan kamu kelihatannya yang punya paling banyak stamina. Lagian, kitajuga sedang ngadain gencatan senjata kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu. Aku nggak akan bikin kamu menyesal memilihku, Sanae&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nyahaha, mohon bantuannya ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sanae tersenyum dan mengangguk pada Koutarou sembari menaruh tangannya kembali untuk memeluk leher Koutarou.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik, dengan begitu sudah diputuskan! Untuk pertandingan spesial kita akan ikut serta dalam lomba marathon halang rintang untuk klub!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan itu, Koutarou dan yang lainnya akan melakukan pertandingan spesial dalam event festival olahraga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_2_Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
|Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
|Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_2|Bab 2]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_2_Ilustrasi&amp;diff=483503</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Ilustrasi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia):_Jilid_2_Ilustrasi&amp;diff=483503"/>
		<updated>2016-03-14T14:48:59Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Ilustrasi Novel==&lt;br /&gt;
Ini adalah ilustrasi novel yang termasuk dalam &#039;&#039; &#039;Volume 2&#039; &#039;&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
File:Rokujouma V2 Cover.jpg|Sampul Halaman&lt;br /&gt;
File:Rokujouma V2 Extra1.jpg|Extra 1&lt;br /&gt;
File:Rokujouma V2 Extra2.jpg|Extra 2&lt;br /&gt;
File:Rokujouma V2 Extra3.jpg|Extra 3&lt;br /&gt;
File:Rokujouma V2 003.jpg|Daftar Isi&lt;br /&gt;
File:Rokujouma V2 004.jpg|Halaman 4&lt;br /&gt;
File:Rokujouma V2 005.jpg|Halaman 5&lt;br /&gt;
File:Rokujouma V2 011.jpg|Halaman 11&lt;br /&gt;
File:Rokujouma V2 033.jpg|Halaman 33&lt;br /&gt;
File:Rokujouma V2 053.jpg|Halaman 53&lt;br /&gt;
File:Rokujouma V2 081.jpg|Halaman 81&lt;br /&gt;
File:Rokujouma V2 095.jpg|Halaman 95&lt;br /&gt;
File:Rokujouma V2 135.jpg|Halaman 135&lt;br /&gt;
File:Rokujouma V2 155.jpg|Halaman 155&lt;br /&gt;
File:Rokujouma V2 185.jpg|Halaman 185&lt;br /&gt;
File:Rokujouma V2 225.jpg|Halaman 225&lt;br /&gt;
File:Rokujouma V2 261.jpg|Halaman 261&lt;br /&gt;
File:Rokujouma V2 285.jpg|Halaman 285&lt;br /&gt;
&amp;lt;/gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;	&lt;br /&gt;
|Kembali ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
|Selanjutnya ke [[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia):_Jilid_2_Bab_1|Bab 1]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=483462</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=483462"/>
		<updated>2016-03-13T23:36:04Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Teaser|Indonesian}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|286px|thumb|Jilid 1 Cover]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;b&amp;gt;Rokujouma no Shinryakusha!?&amp;lt;/b&amp;gt; adalah serial  novel ringan yang ditulis oleh Takehaya dan dilustrasikan oleh Poco. Saat ini, serial ini (Desember 2015) memiliki 21 jilid utama, dan 2 jilid sampingan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rokujouma no Shinryakusha!? juga tersedia dalam bahasa lain seperti berikut:&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma_no_Shinryakusha!?|Bahasa Inggris (English)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia memasuki masa SMA, Satomi Koutaro memulai kehidupan mandirinya di sebuah apartemen dengan biaya sewa hanya 5000 yen per bulan, biaya yang sangat amat murah bahkan untuk apartemen kecil ini. Ada alasannya: apartemen itu rupanya dihantui oleh seorang hantu manis yang mengusir penyewa sebelumnya. Selanjutnya, bukan hanya ada hantu yang mencoba mengusirnya dari rumah barunya, tapi gadis penyihir dan karakter wanita unik lainnya mengubah apartemen kecil ini menjadi semacam medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pembaharuan==&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Updates}}&#039;&#039;&#039;Semua pembaharuan&#039;&#039;&#039; dapat dilihat dalam &#039;&#039;&#039;[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Updates |Arsip]]&#039;&#039;&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Formalitas==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Registrasi===&lt;br /&gt;
Bagi yang tertarik untuk berkontribusi diminta untuk sebelumnya menghubungi seorang manajer proyek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Penerjemah diharapkan untuk [[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Halaman_Pendaftaran|Mendaftarkan]] bab mana yang mereka kerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Standar Format===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap bab (setelah disunting) harus memenuhi standar format.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kalau kamu menikmati seri ini silahkan mengunjungi  [https://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=10941 Umpan Balik]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &amp;quot;&#039;&#039;[http://en.wikipedia.org/wiki/Invaders_of_the_Rokujy%C5%8Dma!%3F Rokujouma no Shinryakusha!?]&#039;&#039;&amp;quot; oleh Takehaya==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Serial ini juga diterjemahkan di [http://www.kiminovel.com/p/sakurasou-no-pet-na-kanojo-ln-bahasa.html KimiNovel].&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 1===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-1.html Menyiapkan Tempat Tinggal]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-2.html Kerja Paruh Waktu]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html Memulai Invasi]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html Hmm... Memulai Invasi?]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html Memulai Invasi❤]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Bab_6|Memulai Invasi☠]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Bab_7|Tidak Ada Semangat Kerjasama!]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Bab_8|Ada Semangat Kerjasama]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 2===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_2.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 1|Satu Hari dalam Kamar 106]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 2|Satu Hari untuk Para Penjajah]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 3|Latihan dan Rasa Kejauhan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 4|Penjajah Festival Sekolah!?]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 5|Pemenang, Pecundang dan Waktu Tambahan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 3===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_3.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 1|Permainan dan Lotere]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 2|Konspirasi Pantai]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 3|Kartu dan Kumbang Langka]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 4|Krisis Sanae]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 5|Pemberontakan Persatuan Buruh]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 6|Ruang Bawah Tanah dan Harta Karun]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 4===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_4.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 1|Klan dan Herkules]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 2|Matsudaira Kenji sedang Kesulitan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 3|Putri Perak]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 4|Pergantian Pemeran dan Bayangan Alurnya]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 5|Di Pesta Dansa]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 6|Ksatria Biru Theiamillis]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
*Pengawas Proyek:&lt;br /&gt;
*Manager Proyek: [[user:DarksLight21|DarksLight21]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Aktif====&lt;br /&gt;
* [[user:DarksLight21|DarksLight21]] di [http://www.kiminovel.com KimiNovel]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[user:Mickey4G|Mickey4G]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Proyek ini membutuhkan penyunting&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Tinjauan Serial==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ (Maret 2009)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 2 (Juli 2009)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 3 (November 2009)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 4 (Maret 2010)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 5 (Juni 2010)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 6 (Oktober 2010)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7 (January 2011)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7.5 (Mei 2011)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8 (Agustus 2011)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8.5 (November 2011)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 9 (Maret 2012)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 10 (Juni 2012)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 11 (Oktober 2012)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 12 (Februari 2013)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 13 (Mei 2013)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 14 (September 2013)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 15 (Maret 2014)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 16 (Juli 2014)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 17 (Oktober 2014)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Teaser (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]   &lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:DarksLight21&amp;diff=483461</id>
		<title>User:DarksLight21</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:DarksLight21&amp;diff=483461"/>
		<updated>2016-03-13T23:35:01Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Aktif di [http://www.kiminovel.com KimiNovel] dan [http://darkslight21.blogspot.co.id/ Blog]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Proyek==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Current===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Rokujouma]] Jilid 1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.kiminovel.com/p/clockwork-planet-ln-bahasa-indonesia.html Clopla]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===RIP===&lt;br /&gt;
[[Absolute_Duo_(Indonesia)|AD]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kontak==&lt;br /&gt;
Facebook : [https://www.facebook.com/DarksLight21TL DarksLight21]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=483460</id>
		<title>Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Rokujouma_no_Shinryakusha!%3F_(Indonesia)&amp;diff=483460"/>
		<updated>2016-03-13T23:32:37Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Teaser|Indonesian}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|286px|thumb|Jilid 1 Cover]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;b&amp;gt;Rokujouma no Shinryakusha!?&amp;lt;/b&amp;gt; adalah serial  novel ringan yang ditulis oleh Takehaya dan dilustrasikan oleh Poco. Saat ini, serial ini (Januari 2015) memiliki 18 jilid utama, dan 2 jilid sampingan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rokujouma no Shinryakusha!? juga tersedia dalam bahasa lain seperti berikut:&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma_no_Shinryakusha!?|Bahasa Inggris (English)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia memasuki masa SMA, Satomi Koutaro memulai kehidupan mandirinya di sebuah apartemen dengan biaya sewa hanya 5000 yen per bulan, biaya yang sangat amat murah bahkan untuk apartemen kecil ini. Ada alasannya: apartemen itu rupanya dihantui oleh seorang hantu manis yang mengusir penyewa sebelumnya. Selanjutnya, bukan hanya ada hantu yang mencoba mengusirnya dari rumah barunya, tapi gadis penyihir dan karakter wanita unik lainnya mengubah apartemen kecil ini menjadi semacam medan perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pembaharuan==&lt;br /&gt;
{{:Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Updates}}&#039;&#039;&#039;Semua pembaharuan&#039;&#039;&#039; dapat dilihat dalam &#039;&#039;&#039;[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Updates |Arsip]]&#039;&#039;&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Formalitas==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Registrasi===&lt;br /&gt;
Bagi yang tertarik untuk berkontribusi diminta untuk sebelumnya menghubungi seorang manajer proyek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Penerjemah diharapkan untuk [[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia):Halaman_Pendaftaran|Mendaftarkan]] bab mana yang mereka kerjakan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Standar Format===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap bab (setelah disunting) harus memenuhi standar format.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Umpan Balik===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kalau kamu menikmati seri ini silahkan mengunjungi  [https://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=67&amp;amp;t=10941 Umpan Balik]&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &amp;quot;&#039;&#039;[http://en.wikipedia.org/wiki/Invaders_of_the_Rokujy%C5%8Dma!%3F Rokujouma no Shinryakusha!?]&#039;&#039;&amp;quot; oleh Takehaya==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Serial ini juga diterjemahkan di [http://www.kiminovel.com/p/sakurasou-no-pet-na-kanojo-ln-bahasa.html KimiNovel].&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 1===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_Vol_1_cover.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-1.html Menyiapkan Tempat Tinggal]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/2015/05/rokujouma-no-shinryakusha-jilid-1-bab-2.html Kerja Paruh Waktu]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html Memulai Invasi]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html Hmm... Memulai Invasi?]&lt;br /&gt;
*[http://www.kiminovel.com/p/rokujouma-no-shinryakusha-ln-bahasa.html Memulai Invasi❤]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Bab_6|Memulai Invasi☠]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Bab_7|Tidak Ada Semangat Kerjasama!]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Bab_8|Ada Semangat Kerjasama]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 1 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 2===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_2.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 1|Satu Hari dalam Kamar 106]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 2|Satu Hari untuk Para Penjajah]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 3|Latihan dan Rasa Kejauhan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 4|Penjajah Festival Sekolah!?]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Bab 5|Pemenang, Pecundang dan Waktu Tambahan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 2 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 3===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_3.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 1|Permainan dan Lotere]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 2|Konspirasi Pantai]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 3|Kartu dan Kumbang Langka]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 4|Krisis Sanae]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 5|Pemberontakan Persatuan Buruh]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Bab 6|Ruang Bawah Tanah dan Harta Karun]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 3 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear:both&amp;quot;/&amp;gt;&lt;br /&gt;
===Jilid 4===&lt;br /&gt;
[[Image:Rokujouma_no_Shinryakusha_Volume_4.jpeg|right|border|x200px]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Ilustrasi|Ilustrasi]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 1|Klan dan Herkules]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 2|Matsudaira Kenji sedang Kesulitan]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 3|Putri Perak]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 4|Pergantian Pemeran dan Bayangan Alurnya]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 5|Di Pesta Dansa]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Bab 6|Ksatria Biru Theiamillis]]&lt;br /&gt;
*[[Rokujouma no Shinryakusha!? (Indonesia): Jilid 4 Kata Penutup|Kata Penutup]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
*Pengawas Proyek:&lt;br /&gt;
*Manager Proyek: [[user:DarksLight21|DarksLight21]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Aktif====&lt;br /&gt;
* [[user:DarksLight21|DarksLight21]] di [http://www.kiminovel.com KimiNovel]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Tidak Aktif====&lt;br /&gt;
* [[user:Mickey4G|Mickey4G]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Proyek ini membutuhkan penyunting&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Tinjauan Serial==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ (February 29, 2009, ISBN 978-4-8942-5833-4)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 2 (July 1, 2009, ISBN 978-4-8942-5900-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 3 (October 31, 2009, ISBN 978-4-8942-5956-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 4 (March 1, 2010, ISBN 978-4-7986-0007-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 5 (June 1, 2010, ISBN 978-4-7986-0067-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 6 (October 1, 2010, ISBN 978-4-7986-0123-6)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7 (February 1, 2011, ISBN 978-4-7986-0181-6)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 7.5 (April 28 , 2011, ISBN 978-4-7986-0224-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8 (July 29, 2011, ISBN 978-4-7986-0263-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 8.5 (October 29 , 2011, ISBN 978-4-7986-0307-0)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 9 (February 29, 2012, ISBN 978-4-7986-0355-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 10 (May 31, 2012, ISBN 978-4-7986-0411-4)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 11 (September 29, 2012, ISBN 978-4-7986-0474-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 12 (January 31, 2013, ISBN 978-4-7986-0537-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 13 (April 27, 2013, ISBN 978-4-7986-0598-2)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 14 (August 31, 2013, ISBN 978-4-7986-0665-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 15 (February 28, 2014, ISBN 978-4-7986-0764-1)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 16 (July 1, 2014, ISBN 978-4-7986-0836-5)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 17 (October 1, 2014, ISBN 978-4-7986-0893-8)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 18 (January 31, 2015, ISBN 978-4-7986-0955-3)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 19 (June 1, 2015, ISBN 978-4-7986-1026-9)&lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 20 (September 1, 2015, ISBN 978-4-7986-1071-9) &lt;br /&gt;
* 六畳間の侵略者！？ 21 (December 29, 2015, ISBN 978-4-7986-1150-1)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Teaser (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]   &lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Date_A_Live_(Indonesia):JIlid_5_Bab_5&amp;diff=475800</id>
		<title>Date A Live (Indonesia):JIlid 5 Bab 5</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Date_A_Live_(Indonesia):JIlid_5_Bab_5&amp;diff=475800"/>
		<updated>2015-12-28T22:50:59Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: Undo revision 475777 by Isul (talk)&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:DarksLight21&amp;diff=465465</id>
		<title>User:DarksLight21</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:DarksLight21&amp;diff=465465"/>
		<updated>2015-10-08T07:04:20Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;DarksLight21: /* Proyek */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Aktif di [http://www.kiminovel.com KimiNovel]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Proyek==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Current===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Rokujouma_no_Shinryakusha!?_(Indonesia)|Rokujouma]] Jilid 1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.kiminovel.com/p/clockwork-planet-ln-bahasa-indonesia.html CloPla]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===RIP===&lt;br /&gt;
[[Absolute_Duo_(Indonesia)|AD]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kontak==&lt;br /&gt;
Facebook : [https://www.facebook.com/DarksLight21TL DarksLight21]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DarksLight21</name></author>
	</entry>
</feed>