<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">
	<id>https://www.baka-tsuki.org/project/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Firmanct</id>
	<title>Baka-Tsuki - User contributions [en]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://www.baka-tsuki.org/project/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Firmanct"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Special:Contributions/Firmanct"/>
	<updated>2026-05-13T21:12:25Z</updated>
	<subtitle>User contributions</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.1</generator>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User_talk:Firmanct&amp;diff=449414</id>
		<title>User talk:Firmanct</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User_talk:Firmanct&amp;diff=449414"/>
		<updated>2015-06-27T16:43:50Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: /* mohon Bantuan */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==  mohon Bantuan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
jika agan berkenan tolong bantuin ane tranlate oregairu.... mohon Bantuan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
masih butuh bantuan?&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Firmanct&amp;diff=449413</id>
		<title>User:Firmanct</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Firmanct&amp;diff=449413"/>
		<updated>2015-06-27T16:43:14Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
Maaf klo ada yang salah, ane masih newbie..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yoroshiku.....&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Talk:Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_7_Bab_1&amp;diff=240325</id>
		<title>Talk:Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 7 Bab 1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Talk:Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_7_Bab_1&amp;diff=240325"/>
		<updated>2013-04-08T04:39:22Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: Blanked the page&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Talk:Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_7_Bab_1&amp;diff=240319</id>
		<title>Talk:Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 7 Bab 1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Talk:Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_7_Bab_1&amp;diff=240319"/>
		<updated>2013-04-08T04:37:32Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: Created page with &amp;quot;Cih mau ane translate keduluan orang...!&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Cih mau ane translate keduluan orang...!&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Firmanct&amp;diff=240316</id>
		<title>User:Firmanct</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Firmanct&amp;diff=240316"/>
		<updated>2013-04-08T04:36:37Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Karena SAO Jilid 6 sudah ditranslate.!&lt;br /&gt;
Ane lanjutin ngelengkapin yang belum diTL sesudah UN...&lt;br /&gt;
Maaf klo ada yang salah, ane masih newbie..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yoroshiku&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_16&amp;diff=239166</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 16</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_16&amp;diff=239166"/>
		<updated>2013-04-04T05:43:06Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 16==&lt;br /&gt;
Pada saat ini, langit yang luas itu akan membuat orang berpikir tentang galaksi luas yang tersembunyi dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perasaan «Langit yang Luas» ini adalah perasaan yang tidak bisa dirasakan di dunia virtual. Kehangatan musim gugur yang telah lewat tampaknya telah dilupakan semua orang, dan di langit biru tampak  awan tebal yang seperti kawanan domba yang sedang berkumpul di langit. Di atas kabel telepon itu terdapat dua ekor burung pipit yang sedang bersiul, dan pesawat militer yang terbang di udara dan memantulkan sinar matahari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino menatap pemkamungan luas dan tak berujung ini, dan dia tampak tidak terganggu oleh pemkamungan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Angin sekarang harusnya hangat pada pertengahan Desember, dan kebisingan dari siswa yang pulang sekolah tidak akan mencapai bagian belakang sekolah. Biasanya, langit di ibukota Tokyo akan ditutupi dengan abu-abu tipis, tapi hari ini, itu tampak seperti sebuah kota di utara. Shino duduk di hamparan bunga dan menempatkan tasnya di atas lututnya. Dan kemudian, ia membiarkan jiwanya bergerak menuju angkasa selama sekitar 10 menit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, beberapa saat kemudian, beberapa langkah disertai dengan tawa terdengar saat mereka tiba dekat Shino dan menariknya kembali dari langit ke bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memutar lehernya, menarik selendang putihnya dan menunggu orang-orang itu berjalan mendekat.&lt;br /&gt;
Endou dan dua sahabatnya datang dari daerah barat laut dari gedung sekolah dan incinerator yang besar. Mereka menyeringai saat melihat Shino dan menunjukkan senyum kejam.&lt;br /&gt;
Tangan kiri Shino mengambil tas dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena kamu yang mengundangku, sebaiknya jangan terlambat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar Shino mengatakan hal itu, seorang teman Endou mengedipkan kelopak matanya, tetap tersenyum dan berteriak,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Asada, kau benar-benar jahat saat ini, kan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesuruh lainnya berkata dengan nada yang sama,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ~ bukankah itu terlalu kejam untuk temanmu ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3 orang, yang sekitar 2m dari Shino, tatapan mereka seperti sedang memberi ancaman pada Shino. Shino menatap tajam tajam-seperti mata predator pada Endou yang berdiri di tengah.&lt;br /&gt;
Keduanya tetap diam selama beberapa detik. Endou kemudian tersenyum dan mengangkat dagu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh well, lagi pula kita teman. Oh ya, jika kita memiliki masalah, Kamu harus membantu kami. Kami sedikit kesulitan di sini ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar dia mengatakan itu, dua lainnya mulai tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi pinjami kami ¥ 20.000 terlebih dahulu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Endou mengatakannya seperti orang yang memnijam meminjam penghapus.&lt;br /&gt;
Shino melepas kacamatanya NXT optik yang bahkan tidak berlensa, dan memasukkannya ke dalam saku roknya. Dia memberikan tatapan kasar pada trio Endou, dan mengatakan setiap kata dengan jelas.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengatakan itu sebelumnya. Aku tidak punya uang untuk meminjamkanmu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, mata Endou menyipit seperti kabel. Dia memberikan pandangan keras dari wajahnya dan berkata dengan suara yang lebih dalam,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jangan berpikir kamu bisa menyombongkan dirimu. Omong-omong, aku benar-benar membawa benda itu dari nii-san, jadi jangan lari dan menangis, Asada. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Terserah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino berpikir bahwa orang-orang tidak akan begitu berani untuk mengeluarkan pistol dekat sekolah, namun Endou sebenarnya menyeringai dan mengulurkan tangannya ke dalam tas sekolahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah pistol otomatis hitam yang ia keluarkan dari itu tas yang memiliki banyak boneka tergantung di atasnya. Adegan ini benar-benar memberi sedikit rasa komedi yang suram. Endou hati-hati mengeluarkan pistol model besar dan kemudian mengarahkannya pada Shino dengan tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mendengar bahwa ini dapat melubangi karton tebal. Nii-san mengatakan kepadaku untuk tidak menggunakannya untuk menembak seseorang, tetapi kamu tidak akan mendengarkannya kan, Asada? Kamu terbiasa untuk itu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Shino langsung terpusat pada pistol hitam itu.&lt;br /&gt;
Mempercepat detak jantungnya. Suara di telinganya menyebabkan semua suara lainnya untuk menghilang. Dia mulai terengah-engah, dan perasaan dingin mulai beranjak naik di ujung jarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Shino mengertakkan gigi dan mengerahkan kekuatan mentalnya untuk berpaling dari profil senjata itu. Matanya pindah dari tangan kanan Endou yang memegang pistol, kemudian mulai bergerak ke lengan, dan kemudian ke bahu, rambut dicat dan akhirnya wajah Endou.&lt;br /&gt;
Mata Endou yang sedang berdenyut dengan pembuluh darahnya menunjukkan kegembiraan atas, dan iris yang berubah menjadi hitam jelek. Pemilik pistol itu hanya cacing menyedihkan yang mabuk dalam kekerasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teror yang sebenarnya bukanlah pistol itu sendiri, tetapi orang yang memegangnya.&lt;br /&gt;
Mungkin karena Shino tidak memberikan respon yang diharapkan, Endou cemas mencibir dan mengatakan kata-kata ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menangislah, Asada. Berlutut dan meminta pengampunan. Atau aku benar-benar akan menembak. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, dia mengarahkan pistol model di bahu kiri Shino sebelum tersenyum. Bahu dan lengannya tersentak sedikit, dan Shino segera tahu bahwa ia akan menekan pelatuk. Namun, pelurunya tidak keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan, apa yang terjadi!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia meremas pelatuk beberapa kali lagi, dia hanya bisa mendengar suara menggosok plastik terhadap satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino mengambil napas dalam-dalam, mendapatkan kekuatan di seluruh tubuhnya, melemparkan tas ke lantai dan mengayunkan lengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggunakan ibu jari kirinya untuk menekan keras pada pergelangan tangan kanan Endou, dan merampas pistol itu sementara cengkeramannya melemah. Dia kemudian meluncur jari telunjuk ke dalam pemicunya, dan pegangannya dengan mudah mendarat di tangannya. Pistol itu terasa seperti plastik, tapi itu berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A 1911 Government? Kakakmu benar-benar menyukai desain tradisional seperti. Hanya saja tidak sesuai dengan seleraku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino mengatakan itu dan menunjukkan sisi kiri pistol di Endou.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Government memiliki hand safety dan grip safety, dan Kamu tidak bisa menembak tanpa membuka kedua safeties.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clak, clak. Dengan dua suara, kedua safeties itu telah dihilangkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Juga, itu adalah single action gun, sehingga kamu harus menarik pendorongnya dari awal.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino menjentikkan pendorongnya dengan ibu jari, dan pelatuknya bergerak sedikit dengan suara sedikit yang keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengarahkan matanya pada Endou yang tertegun dan mengikutinya dan melihat sekeliling, menemukan deretan sampah plastik biru sekitar 6m jauhnya samping insinerator, dan kebetulan kaleng di atasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino kemudian menempatkan tangan kirinya pada pegangan dan masuk ke posisi menembak senjata dengan satu tangan. Dia menyejajarkan mata kanannya dengan penglihatannya, mengarahkannya pada kaleng kosong, mempertimbangkannya untuk sementara, mengangkat senjata naik sedikit, menahan napas, dan menarik pelatuknya.&lt;br /&gt;
&#039;PA&#039;. Dengan suara lembut, recoil kecil itu dikirim ke tangan Shino. Government ini benar-benar mengeluarkan recoil, dan peluru oranye terbang keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti Shino tidak akrab dengan lintasan senjata ini, dia berpikir bahwa peluru pertama akan meleset. Namun, peluru untungnya menyerempet bagian atas kaleng kosong, yang mengejutkan Shino sendiri. Aluminium itu mengeluarkan suara &#039;Klang&#039;, berputar seperti gasing dan akhirnya jatuh dan turun dari tempat sampah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fuu, Shino mendesah dan menempatkan pistolnya ke bawah. Arogansi Endou yang sudah lama pergi karena dia hanya bisa berdiri di sana shock. Seperti Shino menatap matanya, dia takut-takut menutup mulutnya dan mengambil setengah langkah mundur.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. tidak ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah mendengar suara ketakutan nya, Shino santai sekilas tegas nya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Memang benar bahwa lebih baik tidak menggunakan ini untuk menembak orang lain.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Dia mengatakan bahwa saat ia memiringkan pendorongnya kembali sebelum menutup 2 safeties. Saat Shino menyerahkan pistol itu, tubuh Endou tersentak, tapi masih mengulurkan tangan untuk mengambil pistol model dengan takut-takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino menyambar tas sekolahnya dan lagi menarik-narik kerudungnya. Dia mengucapkan selamat tinggal kepada 3 orang di belakangnya dan mulai berjalan ke depan. Namun, Endou dan pengikutnya tidak menanggapi sama sekali. Ketiganya hanya bisa berdiri di sana dengan tatapan kosong sampai Shino berjalan ke tikungan dan tak terlihat lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia tidak bisa melihat Endou, kaki Shino segera kehilangan kekuatannya saat ia hampir jatuh ke lantai. Dia akhirnya berhasil berdiri dengan mendorong dirinya di gedung sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah petir berdering dalam telinga Shino, dan darah itu mengalir cepat melalui pelipisnya. Arus balik asam membuat tenggorokannya sedikit sakit. Jika ada orang memberitahu dia untuk melakukan apa yang dia lakukan barusan, dia akan mengatakan bahwa dia tidak akan bisa melakukannya lagi.&lt;br /&gt;
Meski begitu-hal ini dapat dianggap sebagai langkah pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino memaksa dirinya untuk menggerakkan kaki yang lemah dan membuat dirinya menjauh. Berat pistol model yang dingin itu masih terikat di tangannya dan tidak bisa melepaskannya, tapi setelah meletakkan tangannya di bawah angin kering yang dingin, sentuhannya akhirnya mulai pulih. Dia mengeluarkan kacamatanya dengan jarinya yang sedang mati rasa dan memakainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menyeberangi koridor yang menghubungkan tangga barat sekolah dan gedung olahraga, mencapai sisi lapangan setelah berjalan untuk beberapa saat, melewati anggota klub olahraga yang sedang berlari dan bersorak-sorai pada diri mereka sendiri, melewati hutan kecil di selatan dari jalan, dan gerbang utama muncul di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa akan kembali dalam kelompok, dan ketika Shino hendak melewati orang-orang itu dan saat pintu gerbang di depan matanya, dia merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres.&lt;br /&gt;
Beberapa siswa perempuan yang berdiri di sisi dinding sekolah, melihat dari gerbang sekolah, dan sedang membicarakan sesuatu yang tidak ia ketahui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino menyadari bahwa ada 2 anak perempuan dari kelas yang memiliki hubungan agak baik dengannya, dan dia berjalan ke mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang gadis dengan rambut panjang dan kacamata berbingkai hitam melihat Shino, tersenyum dan mengangkat tangannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Asada-san, kau mau pulang sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya-apa yang kalian lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Saat ia menjawabnya, gadis lain dengan rambut berwarna coklat yang diikat menjadi dua kepangan mengangkat bahu, tersenyum dan menjawab,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengarkan aku. Ada seorang pria di gerbang sekolah dengan seragam yang bukan berasal dari sekolah terdekat. Ia memarkir motornya di sana dan bahkan memiliki dua helm. Sepertinya ia sedang menunggu seorang siswa dari sekolah kita. Ini sedikit seperti gosip, tapi kami hanya ingin tahu siapa yang begitu berani mengundang pacarnya ke pintu gerbang untuk menjemputnya? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mendengar jawaban ini, Shino segera menyadari bahwa wajahnya adalah semua putih. Dia melihat jam tangannya dan berteriak di hatinya &#039;tidak mungkin&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia setuju untuk bertemu dengannya di gerbang sekolah saat ini, dan orang itu bahkan mengatakan bahwa &#039;tidak usah membuang ongkos transportasimu, aku akan menjemputmu&#039;. Namun, ia tidak perlu terlalu jauh hingga memarkir kendaraannya di depan gerbang sekolah-&lt;br /&gt;
Tidak ..., orang itu pasti akan melakukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino dengan takut-takut mendekatkan tubuhnya di pagar dan mengintip ke luar dari gerbang sekolah. Segera setelah itu, ia merasa benar-benar lemah. Bahwa siswa laki-laki yang mengenakan seragam yang ia belum pernah lihat sebelumnya bersandar pada sepeda motor kecil yang bersinar yang memiliki itu tripod bawah. Dia memegang dua helm dan melihat ke langit dengan bingung- tidak diragukan lagi, ia adalah anak laki-laki yang ia kenali dua hari yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika ia berpikir untuk menyapanya dan mengambil kursi belakang sepeda dengan puluhan orang melihatnya, Shino tidak bisa menahan malu. Dia bergumam dalam hatinya &#039;Aku benar-benar ingin log out dari sini&#039;, dan mengumpulkan keberaniannya sebelum berbalik menghadap teman-teman sekelasnya di sampingnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... baik ... dia ... dia temanku ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berkata dengan suara lembut yang hampir tidak bisa didengar. Mata para gadis berkacamata melebar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... Asada-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Teman seperti apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis lain berteriak seperti ini juga. Memperhatikan tatapan yang mengarah padanya karena suara keras ini, Shino hanya bisa memeluk tasnya dan mundur kebelakang ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ma ... maaf!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, dia mulai meminta maaf dan melarikan diri untuk beberapa alasan.&lt;br /&gt;
Shino sudah pergi melewati gerbang hijau perunggu itu dan mendengar suara dari belakang yang berteriak padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jelaskan semuanya dengan jelas kepadaku besok! ~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun ia tiba di sampingnya, orang ini masih tampak bingung seperti saat ia melihat ke langit tadi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berbicara dengannya, ia mengerjapkan matanya dan berbalik lebih sebelum menunjukkan senyum malas di wajahnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, selamat siang, Sinon.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertemuan di bawah matahari cerah seperti ini lagi, rasanya seperti Kirito di dunia nyata memiliki transparansi yang membuat bayangannya hamper tak terlihat. Rambutnya hitamnya yang sedikit panjang membuat kulitnya terlihat lebih cerah, dan tubuh langsing yang tampak mengejutkan seperti gadis tampak mirip dengan avatar di dunia virtual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perasaan yang lemah ini, atau lebih tepatnya, perasaan yang membuat Shino ingat bahwa ia pernah menghabiskan dua tahun di penjara, dan menyebabkan dia untuk menjaga kata-kata pedas nya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Selamat siang ... maaf untuk membuatmu menunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak apa-apa. Aku juga baru saja tiba—ngomong-ngomong ... mengapa rasanya seperti ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Kirito akhirnya melihat para siswa yang sedang menonton dari dekat gerbang sekolah. Dia melihat sekeliling dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Semua orang memandangi kita ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;To... tolong ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Shino seperti memiliki beberapa keengganan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukankah orang lain melihat jika kamu memarkir sepedamu di gerbang sekolah orang lain!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;b. .. begitukah? Lalu ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak itu tiba-tiba menyemburkan senyum menggoda. Shino pernah melihat senyuman itu beberapa kali di dunia maya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika kita terus tinggal di sini, akankah guru kedisiplin kesini dan memarahi kita? Tampaknya menarik. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ja.. jangan bercanda !&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan, para guru benar-benar bisa datang. Shino secara naluriah berbalik untuk melihat gerbang sekolah dan kemudian berkata lembut,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hu, bergegas dan pergi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke oke ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito menyerahkan helm hijau muda yang ia pegang untuk Shino sambil terus tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Orang ini mengacaukan mentalku seperti setan nakal, seperti saat di GGO. Aku tidak bisa tertipu oleh penampilannya&#039;&#039;—Shino mengatakan pada dirinya jauh di dalam hatinya saat ia menerima helm pengaman. Dia memiringkan tasnya ke samping dan mengenakan helm setengah. Dia kemudian berhenti karena dia tidak tahu bagaimana cara memakainya. Pada saat ini ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Permisi.. sedikit.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito menggenggam lengannya dengan cepat dan memakaikan helmnya ke atas. Wajah Shino saat ini terasa panas saat ia buru-buru mengarahkan mukanya ke bawah. Dia sudah mulai bertanya-tanya bagaimana dia akan menjelaskan hal-hal kepada semua orang hari berikutnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Sinon, emm ...apakah rokmu baik-baik saja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku memiliki celana pendek olahraga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, tidak masalah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lagipula kamu tidak bias melihatnya dari depan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengambil kesempatan balas dendam, Shino dengan cepat duduk di kursi belakang sepeda. Saat ia sering mengambil kursi belakang kakek nya Coyote Honda 90, ia pernah menggunakannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;hh ... Kamu lebih baik pegangan erat-erat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito memutar kunci, dan mesin pembakaran internal yang langka ini mengeluarkan raungan keras. Shino menarik lehernya ke belakang. Namun, getaran yang mencapai pinggang dan bau gas yang mengingatkannya kembali yang membuatnya tidak bisa menahan senyum. Dia kemudian memeluk tubuh ramping Kirito itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini akan menjadi sedikit merepotkan baginya untuk pergi dari daerah Bunkyo dari Yushima ke tujuan mereka, daerah pusat Ginza, jika dia harus mengambil kereta bawah tanah. Akan lebih mudah untuk bergerak di atas tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka melaju dari Ochinomizu, ke Chiyoda raya sebelum mencapai Koukyo. Sepeda motor bergerak perlahan-lahan di sekitar parit untuk alasan keamanan, tapi untungnya, cuaca hari ini baik-baik saja, dan angin yang bertiup melewati wajahnya membuatnya merasa agak nyaman. Setelah bergerak melalui gerbang utama, mereka pergi melewatijalan raya Uchibori kemudian Harumi Avenue, berbelok ke kiri, melewati jembatan JR, dan kemudian tiba di Ginza Yonchome.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kecepatan laju mereka memiliki perbedaan yang besar seperti saat naik kereta beroda tiga dan lari dari Gun Death, mereka masih harus menghabiskan kurang dari 15 menit untuk mencapai tujuan. Kirito segera memarkir sepeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino memegang helm di tangannya saat ia dipimpin oleh Kirito ke sebuah kafe kelas tinggi yang ia belum pernah datangi sebelumnya. Saat ia mendorong pintu samping, para pelayan di kemeja putih dan dasi hitam membungkuk dalam-dalam untuk mereka. Shino agak panik dan tampak agak malu.&lt;br /&gt;
Mendengar pelayan bertanya apakah itu untuk dua, dia merasa apakah itu seperti ... dan panik bahkan lebih. Namun, suara yang tanpa menahan diri tiba-tiba terdengar, memecahkan atmosfer dari suasana kelas tinggi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi ~ Kirito-kun, di sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... kita punya janji dengan orang itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang Kirito katakan, pelayan menunjukkan bahwa ia mengerti tanpa mengubah ekspresi wajahnya, membungkuk sambil berjalan ke depan. Toko itu penuh dengan ibu rumah tangga kaya yang pergi berbelanja, dan seragam sekolah mereka tampak sangat jelas. Shino hanya bisa meringkuk kembali dan hati-hati berjalan di lantai yang dipoles sehingga menjadi bersinar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria jangkung dan kurus, yang mengenakan jas kelas tinggi dengan gaya kebarat-baratan, dasi bermotif dan kacamata berbingkai hitam, bangkit dari meja yang keduanya tuju. Shino mendengar bahwa dia adalah seorang PNS, namun ia mempunyai kerah berwarna putih yang membuatnya terlihat seperti seorang pelajar juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika mereka duduk di meja yang orang itu tunjukkan, handuk hangat dan buku menu muncul di depan mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Silahkan, nikmati.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino membuka menunya seperti yang diminta oleh suara orang itu, dan segera tidak bisa mengatakan apa-apa. Bukan hanya sandwich dan pasta, bahkan makanan penutup memiliki 4 digit angka di belakang nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino begitu terkejut dan dia tidak tahu apa yang harus dilakukannya, di sampingnya, Kirito mendengus dingin dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lebih baik jangan bersikap baik padanya. Kita menghabiskan uang dari warga negara pekerja keras. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Gadis itu melirik dan melihat pria berkacamata itu tersenyum dan mengangguk juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ja, jadi ... Aku akan memesan kue keju istimewa ini dengan saus cranberry di atasnya ... dan juga Earl Grey.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino mengatakan di hatinya &#039;Wow, 2200 yen [2]!&#039; Hijau. Tanpa diduga, Kirito, yang di sampingnya, mengatakan-&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ingin puding panggang apel, mont blanc dan espresso.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah hal luar biasa. Shino bahkan tidak bisa membayangkan berapa banyak uang yang akan dikeluarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas membungkuk dan berjalan menjauhi pria berkacamata. Pria ini merogoh sakunya dan mengeluarkan tempat dari sejumlah kartu hitam. Dia mengambil kartu nama dari tempatnya dan kemudian menyerahkan kartu nama itu ke Shino.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Halo. Aku Kikuoka dari Kementerian Dalam Negeri dan Teknologi Komunikasi. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengatakan namanya dengan suara mantap. Shino buru-buru mengambil kartu bisnis dan membungkuk kembali.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ha, halo ... aku Asada ... Shino.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah ia mengucapkan hal itu, orang yang disebut Kikuoka ini memberikan pandangan menyenangkan dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini karena kecerobohan kita dan menyebabkan Asada-san berada dalam situasi berbahaya seperti ini. Aku benar-benar minta maaf. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. tidak usah khawatir. Kau terlalu baik. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti Shino buru-buru menunduk lagi, Kirito terputus dari sampingnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lebih baik baginya untuk meminta maaf. Jika Kikuoka-san menyelidiki dengan lebih teliti, kita tidak akan menemui bahaya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yang kau katakan membuatku berkeringat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka menurunkan kepalanya seperti seorang anak yang sedang diceramahi, tapi kemudian mengangkat matanya dan melanjutkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi Kirito-kun, Kamu tidak pernah berpikir bahwa«Death Gun»adalah sekelompok orang, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan itu, Kirito bersandar di kursi yang tampak seperti sebuah benda antik, yang kemudian mengeluarkan suara berderit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pokoknya ... pertama ceritakan apa yang kamu ketahui sampai sekarang, Kikuoka-san.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja ... tapi itu hanya 2 hari karena kita tahu dari kejahatan mereka. Ini akan memakan waktu untuk menjelaskan semuanya ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka mengambil cangkir kopi yang tepat di depannya, meneguk minuman, dan kemudian melanjutkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sementara aku mengatakan bahwa ada sebuah kelompok, sebenarnya hanya ada 3 anggota. Setidaknya dari apa yang pemimpin Shinkawa Shoichi katakan, mereka memiliki tiga orang. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pria yang bernama Shoichi adalah orang mantel yang menyerang Sinon dan aku di BoB, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Kikuoka dengan lembut mengangguk kepalanya pada pertanyaan Kirito itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku rasa itu benar. Dari catatan AmuSphere yang kami dapatkan dari rumahnya, kami mampu untuk memeriksa bahwa ia melakukan login ke Gun Gale online pada waktu itu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Rumah ... bahwa pria bernama Shinkawa Shoichi, orang macam apa dia? Apakah dia dalangnya? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Untuk menjelaskan semua itu, kita harus mulai dari insiden SAO pada tahun 2022. Tapi sebelum itu ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelayan hanya begitu kebetulan tiba pada saat ini sambil mendorong troli dengan banyak piring makanan di atasnya. Setelah menunggu pelayan untuk mengatur ini piring ke meja dan meninggalkan mereka, Kikuoka kemudian memberi isyarat pada Shino untuk tidak menahannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak benar-benar memiliki nafsu makan banyak, tapi dia masih harus bisa memakannya. Setelah mengatakan &#039;itadakimasu&#039; dengan Kirito, Shino mengambil garpu emas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengiris sedikit dari blok putih susu yang dicelup dalam saus merah terang dan meletakkannya di dalam mulutnya. Selain rasanya berat keju tebal menyebar di mulutnya, kue itu sendiri meleleh dalam. Terkejut, Shino segera memiliki pemikiran untuk meminta resep, tapi berpikir tentang hal itu, ia tahu bahwa bahkan jika dia bertanya kokinya, mereka tidak akan mengungkapkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa sadar, dia makan sekitar setengah dari kue sebelum meletakkan garpu ke bawah dan mengambil cangkir teh merah. Dia meneguk cairan hangat yang memiliki tang orange kecil di dalamnya, dan perasaan tegang jauh di dalam dirinya itu mereda.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini benar-benar enak ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino bergumam. Mendengar itu, Kikuoka dengan gembira mengatakan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Biasanya, makanan harus diiringi dengan topik bahagia. Tapi itu baik-baik saja. Kita bisa datang dari waktu ke waktu yang lain. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku, aku mengerti...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito terus makan cokelat keemasan mont blanc di depannya, dan pada titik ini, tertawa dan menghancurkan suasana hati Kikuoka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan menyarankan kamu untuk tidak. «Topik yang menarik» yang orang ini bicarakan adalah hal kotor atau menjijikkan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu, itu terlalu berlebihan. Aku agak percaya diri dalam pengalaman perjalananku di Asia Tenggara ... oh well, mari kita bicara tentang ini dulu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka mengeluarkan tablet PC dari tas kantornya, dan kemudian menyentuh layar dengan jari-jari yang panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh Shino tegang sedikit ketika dia bersiap-siap untuk mendengar apa yang orang ini katakan, yang tampak seperti guru, jika harus kukatakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, ia ingin tahu semua tentang insiden «Death Gun». Namun, di lubuk hatinya, ada suara sedikit bergumam bahwa dia tidak ingin memiliki hubungan apa-apa lagi dengan dengan hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin bagian tertentu jauh di dalam dirinya masih percaya dengan Shinkawa Kyouji. Bahkan ketika jarum suntik yang menakutkan ditempatkan di lehernya, Shino masih belum bisa membenci Kyouji sepenuhnya, dan tidak bisa melepaskan semua perasaannya untuk dia. &#039;&#039;Orang itu bukan dirinya yang sebenarnya, sesuatu yang menyusup ke pikirannya menyebabkan dia melakukan ini&#039;&#039;-Shino masih percaya pada pepatah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah sekitar 40 jam sejak apa yang terjadi pada hari Minggu malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam-seperti yang diminta oleh Shino Kirito untuk pergi ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya dan ganti baju, polisi tiba di rumahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shinkawa Kyouji, yang kepalanya mengalami trauma berat dan samar-samar sadar, segera ditangkap dan kemudian dikirim ke rumah sakit dengan ambulans.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk alasan keamanan, Shino dan Kirito dikirim ke rumah sakit lain dan dibuat untuk mengambil pemeriksaan wajib. Dokter yang bertugas mengatakan Shino bahwa ia tidak memiliki apa-apa selain beberapa memar. Segera setelah itu, polisi mulai investigasi mereka di rumah sakit, dan dia mencoba untuk menjernihkan pikirannya yang masih kabur oleh lapisan kebingungan, dan mengatakan kepada polisi persis apa yang terjadi di dalam ruangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak menyadarinya, tetapi dokter didiagnosis bahwa tingkat stres emosional berada di batasnya, sehingga penyelidikan polisi berhenti di sekitar 2 am di pagi hari. Shino kemudian menghabiskan malam di kamar rumah sakit, dan setelah bangun pukul 6 pagi, ia menolak untuk menerima usulan dokter untuk kembali ke apartemennya dan bukannya pergi ke sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti itu, dia grogi ketika pergi pada Senin, kemarin. Meskipun Kyouji terus bolos sekolah, ia masih harus didaftarkan ke sekolah, sehingga Shino berpikir bahwa sekolah akan tahu tentang hal itu. Pada akhirnya, tidak ada yang berbicara tentang hal itu di sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Shino mengabaikan Endou dan menenangkan pikirannya dan kembali ke apartemennya, polisi sudah menunggunya di pintu. Setelah ganti baju, Shino dan polisi pergi ke rumah sakit itu kemarin, dan Shino mengambil diagnosis kedua dari dokter. Kali ini, Shino mengajukan banyak pertanyaan tentang Kyouji, tetapi polisi mengatakan kepadanya bahwa Kyouji baik-baik saja, tapi dia diam saja saat sedang diinterogasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena «alasan keamanan», polisi ingin Shino untuk tetap berada di rumah sakit. Setelah makan malam dan mandi, dia membuat panggilan singkat untuk kakek dan ibunya di rumah lamanya sebelum tidur di kamar rumah sakit yang telah disiapkan untuknya. Saat ia berbaring di tempat tidur, Shino segera tenggelam ke dalam tidur nyenyak, dan ingatannya terputus dari sana. Rasanya seperti dia bermimpi panjang, tapi ia tidak bisa mengingat apa-apa sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada hari Selasa, pagi ini, polisi kembali mengantarnya ke apartemennya. Saat dia turun, polisi mengatakan kepadanya bahwa interogasinya akan selesai. Meskipun itu adalah hal yang baik, bagaimana dia tahu tentang perkembangannya dari sekarang ... Shino pikir dia harus bersiap-siap untuk sekolah. Tepat ketika ia sedang memotong tomat untuk sarapan, telepon tiba-tiba berdering. Itu dari Kirito. Hal pertama yang dia tanyakan adalah apakah Shino bebas setelah sekolah, dan Shino dengan reflek menjawab ”ya”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah yang terjadi, sekarang Shino duduk di samping Kirito dan menunggu «associate»-pria PNS itu untuk berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka berpaling untuk mencari tablet PCnya dan kemudian menurunkan volumenya, mungkin ia takut orang lain mendengar ucapannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Direktur Rumah Sakit Umum kakak anak Shinkawa Shoichi, sudah lemah dan sakit sejak  ia masih muda, dan sering pindah antara rumah dan rumah sakit sejak dia lulus dari sekolah menengah. Dia bahkan terdaftar di SMA  tahun terlambat 1 tahun ... dengan demikian, ayahnya sudah menyerah membiarkan Shoichi mengambil alih bisnis keluarga dan menyerahkan beban ini kepada Kyouji, yang 3 tahun lebih muda darinya. Direktur kemudian mulai mendapatkan pembelajaran di rumah untuk Kyouji dan bahkan mengajarinya sendiri, dan akan meninggalkan Shoichi sendirian. Shoichi tidak mungkin berharap lagi, tapi adiknya merasa telah terdorong dalam keputusasaan karena memiliki harapan besar ... itulah yang ayah mereka katakan ketika ia diinterogasi. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka berhenti sebentar dan membasahi bibirnya dengan kopi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino menatap permukaan meja dan mencoba membayangkan seperti apakah «harapan orang tua &#039;»mereka. Meskipun begitu, dia tidak dapat membayangkan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun keduanya begitu dekat, ia tidak pernah menyadari bahwa Kyouji berada di bawah begitu banyak tekanan. &#039;&#039;Aku hanya mempedulikan masalahku sendiri dan tidak pernah benar-benar berpikir untuk berinteraksi dengan orang lain dengan sebenarnya&#039;&#039;-ketika Shino menyadari hal ini lagi, dadanya terasa nyeri yang tajam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka melanjutkan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi-bahkan dalam situasi ini, saudara-saudara yang agak dekat. Setelah Shoichi drop out dari SMA, ia berpaling ke internet sebagai surga dan mulai bermain MMORPG, dan ini membuat saudaranya ikut tertarik. Setelah itu, sang kakak akhirnya menjadi tawanan «Sword Art Online» dan dalam keadaan koma di rumah sakit ayahnya selama 2 tahun. Setelah ia selamat dan kembali, Kyouji melihat dia sebagai seorang idola ... atau bahkan memperlakukan dia seperti pahlawan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Shino menyadari bahwa di sampingnya Kirito terdengar agak tegang saat ia bernapas. Namun, suara Kikuoka yang dalam dan tenang kemudian berlanjut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Setelah Shoichi selamat, ia tidak menyebutkan tentang apa yang terjadi di SAO untuk sementara waktu, tetapi setelah ia mengakhiri penyembuhan dan kembali ke rumah, dia mulai membual tentang bagaimana ia membunuh banyak pemain di dunia itu, berapa banyak orang yang takut padanya, ini pembunuh nyata ... untuk Kyouji yang tidak melakukan dengan baik di sekolah dan diancam oleh kakak kelas,apa yang Shoichi katakan tidak mengganggu dia, tapi bahkan membuatnya merasa lega dan puas. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino berbicara pelan. Kikuoka mengangkat kepalanya dan memiringkan lehernya seolah-olah untuk meminta dia untuk melanjutkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hal-hal ini ... dikatakan oleh Shinkawa-kun, tidak, Kyouji, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, ini berdasarkan kesimpulan yang dibuat dari kesaksian kakaknya. Shoichi terus berbicara selama investigasi polisi, dan bahkan ia mengatakan tentang isi hati adiknya. Namun, Kyouji benar-benar berbeda dari saudaranya dan tetap diam bahkan sampai sekarang. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino benar-benar tidak bisa membayangkan seperti apa jiwa Kyouji yang sedang melayang . Dia bahkan merasa bahwa jika dia masuk ke GGO, dia bisa melihat Spiegel menunggu di sana di bar di mana mereka bertemu ... meskipun itu tidak mungkin.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, silakan lanjutkan ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka mengangguk kepalanya setelah mendengar kata-kata Shino dan sekali lagi melirik tablet PC.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami tidak tahu faktor kunci apa yang membuat dua bersaudara itu turun ke «road of no return», jadi kami hanya bisa menebak ... tapi Shoichi seharusnya mulai bermain Gun Gale Online atas saran Kyouji. Shoichi tidak memiliki fobia tentang dunia VR yang dimiliki banyak mantan pemain SAO, tapi ia tidak antusias ketika ia mulai bermain. Dia mencatat bahwa daripada berlatih keterampilan dengan melawan monster, dia mungkin juga menunggu di jalanan untuk mengamati pemain lain dan membayangkan cara membunuh mereka. Namun, sejak ia mendapat «mantel tak terlihat» dari sistem RMT, segalanya berubah. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;RMT ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino tidak bisa menahan ucapannya. Mantel yang Death Gun miliki, «Camouflage Optical metamaterial», seharusnya item yang benar-benar langka yang bos-seperti monster jatuhkan dengan persentase yang sangat rendah. Harganya seharusnya jauh lebih mahal daripada II Hecate.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... Aku rasa itu benar-benar mahal ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia mengatakan itu, Kikuoka menganggukan kepalanya, kemudian menggeleng dengan ekspresi tak percaya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini dikatakan perkiraan nilai lebih dari 300.000 yen. Namun, Shoichi akan mendapatkan 500.000 yen [3] dari ayahnya setiap bulan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu berarti ... bahwa senapan sniper besar dan Estoc yang terbuat dari bahan langka yang dibeli melalui uang ... hal yang baik bahwa SAO tidak memiliki kawasan perdagangan atau RMT ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kirito bergumam , dia tidak terlihat seperti sedang bercanda sama sekali. Juga, Kikuoka mengangguk serius dan meneruskan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar-sejak Shoichi bisa membuat dirinya menghilang dengan mantel itu, dia telah berlatih cara untuk mengaburkan dirinya dari orang lain. Pada saat ini, dia hanya merasa bahwa itu menarik untuk menguntit seseorang dari belakang ... Namun, pada hari tertentu, ia menemukan bahwa orang yang dia ikuti masuk ke real presiden untuk mengoperasikan terminal permainan. Shoichi punya ide dan mengeluarkan teropongnya untuk mencoba dan melihat layar dari balik pilar. Dan kemudian, ia segera menemukan nama asli orang tersebut dan alamat dan data pribadi lainnya di dunia nyata ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan kata lain ... dia tidak membeli mantel tak terlihat untuk mendapatkan informasi, tetapi sebaliknya ... dia sudah mempunyai mantelnya sebelum melakukan hal seperti itu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mendesah dan kemudian menyandarkan punggungnya di kursi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Dari yang sebelumnya, setiap MMO akan memiliki semacam keterampilan «Hiding», dan jarang untuk melihat mereka tidak memilikinya. Tapi ... Aku merasa bahwa invisible di VRMMO dapat digunakan untuk melakukan banyak hal buruk. Seharusnya itu dilarang untuk digunakan di jalanan ... Kamu harus menyampaikan ini pada Zasker, Sinon. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Topiktiba-tiba bergeser kepadanya, Shino hanya bisa buru-buru menjawab.&lt;br /&gt;
&amp;quot;K, Kamu saja yang melakukannya ... tapi, itu berarti mantel itu adalah alasan «Death Gun» muncul.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian terakhir dari kata-kata itu jelas dikatakan Kikuoka. PNS berkacamata itu mengangguk kepalanya dan kemudian memutar matanya untuk melihat tablet PC-nya lagi. Setelah melihat senyum kecilnya, Shino tiba-tiba memiliki perasaan yang aneh, tapi itu tidak penting sekarang, sehingga Shino tidak mengatakannya. Kikuoka terus berbicara seperti matahari tenggelam yang bersinar di permukaan meja.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku kira kamu bisa mengatakan seperti itu. Shoichi segera menghafalkan informasi pribadi pada instingnya dan menuliskannya setelah ia log out. Pada saat ini, ia tidak benar-benar memiliki beberapa rencana untuk melakukan kejahatan ini, namun mampu mendapatkan informasi nyata dari pemain membuatnya bahagia. Setelah itu, ia akan menghabiskan berjam-jam di real presiden dan menunggu pemain untuk datang dan menulis alamat yang mereka cantumkan. Akhirnya, ia mendapat total 16 nama asli pemain dan alamatnya. Di antara mereka ... Asada Shino-san, kamu disertakan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino mengangguk. Sejak dimulai sebelum September, sebelum turnamen BoB 2. Ada sekitar 500 pemain yang terdaftar. Bahkan jika hanya setengah dari mereka didata nama asli mereka dan alamat untuk mendapatkan pistol model, itu tidak akan mungkin untuk mencuri informasi kehidupan nyata 16 pemain &#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka terus menjelaskan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada hari tertentu pada bulan Oktober, Kyouji muda menunjukkan kepada Shoichi bahwa ia punya masalah dengan perkembangan karakternya. Pada saat itu, ia tampaknya marah &#039;karena informasi palsu tentang «Zekushiido» menyebar&#039;, dan Shoichi ingat bahwa ia memiliki nama asli Zekushiido dan alamat dan mengatakannya kepada Kyouji. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu benar. Mungkin pada saat itu dinding antara imajinasi Kyouji dan dunia nyata mulai pecah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shoichi mengatakan bahwa itu bukanlah rencana yang hanya dilakukan satu orang saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Suara tenang Kikuoka meluncur ke telinga Shino.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dikatakan bahwa dua dari mereka membahas tentang bagaimana menangani informasi pribadi Zekushiido itu, rencana untuk membuat«Death Gun» punmulai terbentuk. Namun, Shoichi menyebutkan bahwa mereka hanya bercanda pada awalnya. Menembak dalam permainan dan membunuh pemain di dunia nyata ... ini terdengar mudah, namun sebenarnya ada beberapa kesulitan ketika melakukannya. Setelah berdiskusi, mereka perlahan-lahan mulai mengatasi satu demi satu kendalanya. Dan kendala terbesar yang mereka hadapi adalah kunci master yang bisa mematahkan kunci elektronik dan cara untuk menyuntikkan obat itu ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebuah Rumah Sakit Umum seharusnya memiliki kunci master yang legal untuk membuka rumah pasien ketika dalam keadaan darurat. Aku kira rumah sakit ayah mereka ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar itu dari Kirito, Kikuoka tampak seperti sedang meniup peluit dengan pelan saat ia menutup bibirnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Kirito. Sebenarnya, pemerintah mempromosikan pintu sensor keyless kunci untuk menambahkan kontrol ke tempat tinggal pribadi yang mungkin tidak mudah rusak .. tapi informasi itu diklasifikasikan. Pokoknya, mereka berdua bekerja keras untuk mencuri mekanisme membuka itu, jarum suntik tekanan tinggi dan succinylcholine dari rumah sakit ayah mereka. Menurut Shoichi, melaksanakan rencana itu sendiri adalah seperti permainan. Dia mengatakan bahwa ini adalah benar-benar sama dengan mengumpulkan intel pada target di SAO, mempersiapkan peralatan mereka dan melakukan serangan. Dikatakan bahwa ia bahkan mengatakan kepada polisi yang sedang mengintrogasinya “Bukankah sama? &amp;quot;. Tampaknya ia berbicara tentang permainan tentang petualangan yang berbicara dengan NPC di mana-mana, mengumpulkan informasi, menangkap buronan dan menyerahkannya untuk mengumpulkan uang, dan bahwa apa yang polisi lakukan itu tidak ada bedanya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku berpikir bahwa kamu lebih baik tidak percaya kata-katanya sepenuhnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kirito tiba-tiba berbicara, Kikuoka mengerutkan kening dan bertanya,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sungguh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Shoichi mungkin memiliki beberapa bagian dari dirinya yang benar-benar merasa seperti itu, tetapi sebagai «Red-Eyed XaXa», meskipun ia terus memberitahu orang-orang di sekelilingnya bahwa ini hanya permainan, ia tahu bahwa pemain benar-benar akan mati dan seperti telah kecanduan pembunuhan. Baginya, apakah itu dunia maya atau dunia nyata, hanya hal-hal yang bermanfaat bagi dirinya yang nyata. Dia hanya mempunyai sedikit perasaan realita ... ini mungkin sisi gelap VRMMOs. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku paham. Lalu ... bagaimana dengan realitas kamu? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino berpikir bahwa Kirito akan memberikan senyum nakal bahwa ia biasanya akan memberikan saat ia mendengar pertanyaan Kikuoka itu. Namun, ia memberikan pkamungan normal serius saat ia menatap tempat tertentu di udara.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Memang benar bahwa aku meninggalkan bagian dari diriku di dunia itu. Saat ini, nilai pribadiku telah menurun. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidakkah kau ingin kembali?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong jangan tanya itu, bisakah? Itu privasi pribadiku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, Kirito benar-benar tertawa kecut, dan kemudian melirik Shino.&lt;br /&gt;
&amp;quot;-tentang hal ini, apa yang kamu pikirkan, Sinon?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Err ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah diminta dengan tiba-tiba, Shino menahannya tetapi merasa agak bermasalah. Dia membalik pikirannya dalam kata-kata, yang dia tidak benar-benar kenal, tapi dia akhirnya mencoba untuk mengungkapkan pikiran sendiri.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... Kirito, apa yang kamu katakan tadi itu berbeda dari apa yang kamu katakan sebelumnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau pernah berkata bahwa &#039;tidak ada dunia maya&#039;. Dan mengatakan bahwa di mana pun orang itu berada itulah kenyataannya. Meskipun sudah ada banyak game VRMMO, gamer tidak dapat merubah sifatnya setelah pergi ke setiap dunia, kan? Saat ini, aku ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino mengulurkan tangan kanannya dan menyentuh pergelangan tangan kiri Kirito dengan ujung jarinya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dunia ini adalah dunia nyata. Bahkan jika ini adalah dunia maya yang diciptakan oleh AmuSphere, itu masih sebuah dunia nyata bagiku ... itulah yang kupikirkan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito membelalakkan matanya dan menatap Shino untuk sementara waktu, yang membuat Shino malu. Kemudian, dia menunjukkan senyum yang tidak memiliki kerusakan di dalamnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku mengerti. Kau benar. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan bahwa, Kirito berpaling untuk melihat Kikuoka dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu lebih baik mendengarkan apa yang Sinon katakan. Itu mungkin salah satu kebenaran dalam insiden ini. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot; -Jangan bercanda denganku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan kanan Shino menepuk bahu Kirito dengan lembut sebelum berbalik ke depan. Pada saat ini, Kikuoka menatap Shino untuk beberapa alasan, dan mungkin merasa canggung karena ia memindahkan matanya ke piring kue yang kosong.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, kau benar. Dan kondisi Shoichi ini—benar-benar berbeda dari Asada-san. Ia berakhir di tempat yang tidak memiliki realita sama sekali ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang itu terus mengulang kata-kata &#039;itu belum berakhir&#039;. Mungkin orang yang masih belum sepenuhnya kembali dari Aincrad ... tujuan ini &#039;dunia baru yang telah diciptakan&#039; yang Akihiko Kayaba buat-mungkin dapat membuktikan bahwa kota terapung itu sudah sepenuhnya runtuh ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan mengatakan hal-hal menakutkan seperti itu. Kematiannya masih memiliki banyak misteri di balik itu ... tapi itu tidak ada hubungannya dengan hal ini. Mari kita meringkas ini ... Shoichi tidak memiliki hambatan psikologis pada tahap perencanaan ketika ia ingin masuk ke rumah target dan menyuntikkan obat. Pada saat itu, korban pertama adalah «Zekushiido» ... Shigemura Tamotsu, dan orang yang membunuhnya adalah Shoichi. Pada sekitar 11 pada tanggal 9 November, ia menggunakan kunci pembuka untuk membuka ruang target dan memasukinya. Sekitar 11:30 pm, dia menggunakan jarum suntik tekanan tinggi pada Shigemura yang mengenakan AmuSphere saat ia mengambil bagian dalam «MMO Streaming» wawancara, dan mendapat disuntikkan di rahang bawah. Obat yang digunakan disebut Klorida suksametonium, juga dikenal sebagai succinylcholine, relaksan otot, dan pernapasan korban Shigemura dan detak jantung berhenti dan mati. Dengan kata lain, orang yang menembak Zekushiido di GGO adalah saudaranya- Kyouji muda ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar nama Kyouji itu, bahu Shino bergidik. Pada malam dua hari yang lalu, saat Kyouji di tempatnya, dia menyebutkan Zekushiido, dan suara raungannya masih berdering di telinganya.&lt;br /&gt;
Karena informasi palsu Zekushiido tersebar yang menyebabkan kesalahan dalam stat Kyouji, dia tidak bisa mendapatkan gelar «the strongest»-meskipun «Yamikaze» adalah tipe AGI-super yang benar-benar kuat, yang dapat menghentikan pikiran Kyouji-tapi kebenciannya pada Zekushiido jauh lebih kuat daripada kakak kelas di dunia nyata yang menyiksa dan mengintimidasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak-aku salah ... pada saat itu, bagi Kyouji, dunia nyata sudah ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Korban kedua adalah Usujio Tarako, dan Shoichi lah yang membunuhnya di dunia nyata. Metode itu hampir sepenuhnya sama. Mereka memilih 7 orang sebagai target, dan kondisi umum di antara target ini adalah bahwa mereka semua tinggal di Tokyo dan memiliki kunci model lama yang tidak akan meninggalkan jejak ketika dibuka, atau di mana ada kunci cadangan di dekat pintu .. . &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini mungkin membutuhkan beberapa waktu untuk mengumpulkan  informasi sebanyak ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar Kirito mengatakannya dengan takjub, wajah Kikuoka menegang dan menganggukkan kepala.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini akan menyita banyak waktu dan usaha. Tapi—setelah mengambil kehidupan dua orang, tampaknya tidak ada yang percaya dengan legenda «Death Gun». &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... semua orang hanya merasa bahwa itu hanya laporan bodoh— aku adalah salah satu dari mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino bergumam, dan Kikuoka setuju dengan pandangannya sepenuhnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Kirito-kun dan aku akan mencoba segala macam kemungkinan, tetapi pada akhirnya, kita semua bisa menyimpulkan bahwa &#039;ini hanya rumor&#039;. Namun, dugaan kami sudah salah ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika ... jika kita bisa melihat kebenaran sehari sebelumnya, kita bisa melindungi kehidupan mereka— dua pemain yang masuk final itu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar kata-kata sedih Kirito, Shino menundukkan kepalanya dan berkata kepadanya,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi kau-menyelamatkanku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, aku tidak membantu sama sekali. Itu semua karena kekuatanmu sendiri. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino melirik Kirito, dan memiliki pikiran bahwa ia tidak mengucapkan terima kasih dengan baik, tapi pada saat ini, Kikuoka berkata lagi,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau bukan karena kamu berdua, 7 orang di namelist akan dibunuh oleh mereka sebelum mendapat banyak perhatian dari banyak orang, sehingga kalian berdua tidak perlu terlalu keras pada diri sendiri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan hanya itu ... hanya saja aku tidak senang jika rating VRMMOs akan menjadi lebih buruk lagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benih yang tumbuh dengan «The Seed»tidak begitu lemah sehingga mereka tidak akan gugur karena hal ini. Saat ini, para kecambah yang tak terhitung jumlahnya berkumpul menjadi sebuah pohon raksasa menjulang yang bisa menandingi Pohon Dunia. Sungguh, aku tidak tahu siapa yang melakukan ini! &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau tahu. Kamu lebih baik melanjutkan pembicaraan kita. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito terbatuk datar dan meminta Kikuoka untuk melanjutkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... Namun, aku rasa kamu harus tahu apa yang terjadi selanjutnya. Keduanya menemukan bahwa ancaman Gun Kematian tidak banyak menyebar dan mereka merasa benar-benar marah, dan mereka memutuskan menggunakan plot yang lebih menakutkan. Kakaknya memutuskan untuk membunuh 3 orang di turnamen yang ke-3 untuk memutuskan yang terkuat, biasanya disebut Bullet of Bullets finals.&lt;br /&gt;
Dan pemain yang menjadi target mereka adalah ... «Rider Pale», «Garret» dan «Sinon» ... yang Kamu, Asada-san. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar itu, Shino menganggukan kepalanya. Shino tahu korban ke-4, Garret. Dia adalah seorang pria trendi yang memegang senapan kuno Winchester. Shino ingat topi koboi yang menjadi ciri khasnya dan diam-diam berdoa untuknya jauh di dalam hatinya. Pada saat itu, tiba-tiba ia melihat sesuatu dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... ngomong-ngomong, ini mungkin hanya kebetulan ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sasaran ke-7nya mungkin memiliki poin yang sama. Termasuk aku, setiap orang dari mereka bukan dari jenis-AGI. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh ...? Apa maksudnya itu ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shinkawa-kun ... tidak, Kyouji hanya menambah Stat AGI, jadi dia terjebak dalam permainan. Aku kira ... ia harus memiliki beberapa perasaan yang rumit terhadap jenis lain ... seperti mereka yang menumpuk di STR. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka tidak bisa mengatakan apa-apa lagi dan hanya bisa melihat layar tablet PC.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kau maksud bahwa ... motifnya selalu dari permainan ... sekarang jaksa akan memiliki beberapa kesulitan silang untuk memeriksanya ... tapi apakah benar seperti itu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka tampaknya tak percaya sambil terus menggeleng. Pada saat ini, Kirito meratap,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. Aku merasa bahwa itu benar-benar mungkin. Untuk pemain MMO, statistik karakter adalah harta berharga mereka. Aku tahu beberapa orang yang bercanda ketika mereka menyenggol teman mereka dengan tangan saat mereka menyesuaikan statistik mereka, menyebabkan temannya kehilangan HP-nya dan kemudian mereka berdua akan bertengkar dan mulai saling membunuh dalam permainan selama berbulan-bulan ... tentu saja, ini semua dalam permainan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino juga bisa memahami mengapa hal seperti itu terjadi. Namun, Kikuoka hanya melebarkan matanya dan kemudian menggeleng.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sepertinya jaksa, pengacara, hakim dan pengacara harus memiliki pengalaman dive ke VRMMOs. Tidak-sudah waktunya kita menetapkan beberapa undang-undang yang berhubungan dengan mereka ... hmm, tapi itu bukan apa yang kita perlu khawatir. Err ... sampai mana kita tadi? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melirik tablet PC dan kemudian menganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar, kita berbicara tentang bagaimana mereka memilih 3 orang itu sebagai target. Namun tidak seperti-dua pembunuhan terakhir, ada masalah besar dengan pelaksanaan rencananya di final BoB. Seperti «Death Gun» yang berada di dalam permainan dan orang luar yang di luar permainan tidak bisa menghubungi satu sama lain, akan sulit bagi kedua belah pihak untuk menembak pada saat yang sama. Akhirnya, masalah ini hampir tidak diselesaikan dengan siaran televisi langsung dari luar permainan, tapi “... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu sulit dilakukan, kan? Dan juga pergerakannya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito yang merasa terganggu dengan ini memasang cemberut di wajahnya dan melanjutkan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku merindukan ini dan berpikir bahwa hanya ada 2 Senjata Death ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku, aku mengerti. Mereka tampaknya telah memilih 3 orang itu yang dekat dengan rumah mereka ... seperti bagaimana Pale Rider tinggal di Omori, Ota, dan Garret tinggal di Kawasaki, Musashi Kosugi, yang tidak terlalu jauh. Namun Bunkyo, Yushima wilayah Asada-san tinggal agak jauh. Juga, Kyouji, yang selalu ingin menjadi Death Gun, bersikeras untuk menjadi pembunuhan satu di dunia nyata. Shoichi memiliki sepeda, tetapi Kyouji tidak memiliki lisensi-jadi Shoichi mengundang mitra baru ke dalam rencana. Ya ... nama orang itu disebut Kanemoto Atsushi, 19 tahun sekarang, seorang kenalan lama Shoichi-atau lebih tepatnya ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka melirik Kirito.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mitranya dalam guild selama SAO. Nama karakter-Nya adalah ... «Johnny Black» kau pernah mendengarnya kan... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito menunduk dan mengangguk kepalanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia adalah mitra XaXa di «Laughin Coffin», pemain yang menggunakan belati beracun. Pada saat itu, mereka berdua menyerang beberapa pemain dan membunuh mereka ... sialan ... jika aku tahu ... Aku harus ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum ia bisa mengatakan itu, Shino cepat mencapai tangan kanannya keluar untuk meraih tangan kiri Kirito. Pada saat yang sama, ia menatap mata Kirito dan perlahan-lahan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito segera tahu apa maksudnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito segera tampak seperti bayi yang sedang menangis dan tersenyum, menunjukkan bahwa ia tahu, tapi ekspresi yang segera menghilang dan menjadi wajah poker biasa. Pada saat ini, Shino memindahkan jari-jarinya menjauh dari tangan dingin itu dan berbalik ke depan. Kikuoka, yang telah menatap mereka dari sisi yang berlawanan, melanjutkan dengan penjelasannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Disini tidak disebutkan apakah Johnny Black- yang juga dikenal sebagai Kanemoto-terlibat dalam rencana ini dalam kesaksian Shoichi. Untuk Shoichi, Kanemoto tampaknya menjadi orang yang benar-benar sulit untuk memahami... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kau tidak bertanya pada Kanemoto?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawaban Kirito sesederhana seperti biasanya, namun Kikuoka menggeleng.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami belum menangkapnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shinkawa Kyouji ditangkap di apartemen Asada-san, dan 40 menit kemudian, saudaranya Shoichi ditangkap di rumahnya sendiri. Kemudian, polisi mengikuti kesaksian Shoichi dan tiba di apartemen di mana Ota Kanemoto berada di, tapi tidak ada orang di dalam apartemennya. Apartemen itu masih dalam pengawasan, tapi masih belum ada berita bahwa mereka telah menangkap Kanemoto. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Bisakah kita mengkonfirmasi bahwa dialah yang membunuh«Rider Pale»dan «Garret»di final?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku kira dia pelakunya. Shoichi tidak menyebutkan bahwa ia menyerahkan jarum suntik obat yang sama kepadanya dan Kyouji. Kami tidak menemukan senjata, tapi kami menemukan rambut yang cocok dengan DNA Kanemoto di rumah-rumah korban. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jarum suntik ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino tidak dapat menahan perasaan dingin yang merasuk dalam dirinya setelah memikirkan benda yang membuatnya ingat tentang istilah ini yang akan mengingatkannya pada nama obat itu. Suara Kyouji  &#039;ini adalah Death Gun yang nyata&#039; ketika ia menempatkan jarum suntik di lehernya, itu terus bergema di pikirannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito tampaknya memiliki pikiran yang sama seperti Shino saat dia melihat dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah penggunaan obat selesai setelah membunuh dua target lainnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Kikuoka menggeleng untuk menyangkalnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. jarum suntik kecil succinylcholine akan cukup fatal, tapi untuk keamanan tambahan, Shoichi memberinya tiga jarum suntik narkoba, sehingga ia mungkin masih memiliki satu yang tersisa. Itu sebabnya polisi bersikeras melindungi Kamu sampai pagi dari Senin, terutama Asada-san yang masih mungkin dalam bahaya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau mengatakan bahwa Johnny Black dapat terus menyakiti Sinon ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, itu hanya untuk pencegahan tambahan. Polisi merasa bahwa itu tidak perlu terlalu ketat. Karena image Death Gun telah runtuh, tidak akan ada manfaat apapun untuk menyerang Asada-san. Selain itu, Kanemoto dan Asada-san tidak punya alasan untuk menyakiti satu sama lain atau dendam pribadi. Saat ini, kamera jaringan identifikasi otomatis di pusat Tokyo telah memulai uji coba, jadi aku kira dia tidak akan bisa lari lebih lama lagi. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini biasa disebut sistem S2. Komputer secara otomatis akan menganalisa wajah dari semua orang yang terlihat di kamera dan kemudian mencari buronan ... baik, rinciannya juga termasuk. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar-benar menakjubkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mengerutkan kening sambil meneguk kopi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku memiliki perasaan yang sama juga. Ngomong-ngomong, aku pikir itu hanya masalah waktu sebelum Kanemoto ditangkap. Mari kita kembali ke masalah dan meringkas ini ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari Kikuoka berpindah ke-PC tablet, dan kemudian mengangkat bahu, mengangkat kepalanya dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu harus lebih akrab dengan yang lain daripada yang aku lakukan. Shinkawa Kyouji segera datang ke rumah Asada-san untuk menyerang setelah turnamen berakhir, tapi untungnya, ia ditangkap tanpa dapat mennyelesaikan tujuannya. Shinkawa Shoichi kemudian ditangkap berikutnya, dan Kanamoto Atsushi sedang menjadi buron. Kakaknya sedang diinterogasi di cabang Fuji. Maaf untuk menghabiskan waktu yang lama ... tapi laporanku berakhir di sini. Itu semua informasi yang aku miliki sekarang ... apakah Kamu memiliki pertanyaan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasa bahwa ini mungkin menjadi pertanyaan yang tidak bisa dijawab, tapi Shino tidak bisa menahan diri untuk bertanya,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shinkawa-kun ... Kyouji, apa yang akan terjadi padanya mulai sekarang ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka mendorong kacamatanya dengan jari-jarinya dan bingung.&lt;br /&gt;
&amp;quot;S Shoichi saat ini 19, dan Kyouji 16, sehingga mereka akan diadili berdasarkan hukum remaja .... tapi kasus ini adalah kasus besar yang melibatkan 4 nyawa, sehingga pengadilan anak-anak mungkin akan mengirim kasus ini kembali ke jaksa. Juga, mereka mungkin membutuhkan evaluasi psikiatri. Meskipun kita harus menunggu untuk mengakhirinya ... tapi melihat tindakan mereka, aku pikir ada kemungkinan besar bahwa mereka akan dikirim ke penjara untuk remaja. Itu karena kedua telah kehilangan rasa kenyataan mereka ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. Aku tidak berpikir mereka kehilangan rasa realitasnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar Shino bergumam, Kikuoka berkedip dan menginstruksikan dengan matanya untuk melanjutkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak benar-benar memahami kakaknya ... tapi Kyouji ... untuk Kyouji, Gun Gale online adalah dunia nyata baginya, karena itulah ia memutuskan-&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengangkat tangan kanannya, jarinya menunjuk lurus, dan kemudian di turunkan lagi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Untuk meninggalkan segala sesuatu di dunia ini dan menuju ke dunia yang disebut GGO. Mungkin orang-orang di dunia ini ... akan merasa bahwa ia hanya melarikan diri, tapi ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shinkawa Kyouji adalah salah satu orang yang ingin membunuh Shino. Rasa takut dan putus asa yang ia berikan pada Shino tidak terukur jumlahnya. Tapi meskipun demikian, Shino masih belum bisa marah kepadanya dan merasa enggan. Ini perasaan yang menyakitkan menyebabkan Shino untuk terus berbicara,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aku berpikir game online tidak hanya menjadi permainan untuk melakukan hal yang ingin kita lakukan dan waktu yang telah dihabiskan di tingkat tertentu. Pengalaman produktif dan uang untuk menjadi lebih kuat benar-benar suatu hal yang merepotkan dan sulit. Tentu saja, itu bagus untuk bermain dengan teman sekali-sekali ... tapi ada banyak tekanan jika mereka terus bermain seperti sedang bekerja hanya untuk menjadi yang terkuat, seperti apa Kyouji lakukan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Stres ... disebabkan oleh bermain game? Tapi ... bukankah itu kebalikan dari tujuannya ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka berbicara dengan kaget, dan Shino mengangguk padanya dan melanjutkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Kyouji ...mengganti dunia ini dengan dunia itu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi ... kenapa? Kenapa dia begitu rela mengorbankan begitu banyak untuk mendapatkan gelar ini , disebut sebagai yang terkuat ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak terlalu yakin tentang hal itu ... Aku hanya ingin mengatakan itu sebelumnya, bagiku, dunia ini dan dengan dunia virtual semua terhubung ... Kirito, tahukah kamu mengapa ....?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino melihat ke kana, dan melihat Kirito menyandarkan punggungnya di kursi, menutup matanya dan berpikir. Segera, ia membuka mulutnya dan bergumam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena kau ingin menjadi kuat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino menutup bibirnya, memikirkan kalimat pendek ini, dan kemudian menganggukan kepalanya perlahan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Itu benar. Aku sama seperti yang terakhir kali. Mungkin setiap pemain VRMMO memiliki pemikiran yang sama ... hanya mencoba untuk menjadi lebih kuat ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino membalikkan tubuhnya dan menghadap Kikuoka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu ... kapan aku bisa mengunjungi Kyouji?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... mungkin dia akan tetap dalam tahanan setelah kami memeriksanya. Kita harus menunggu sampai dia dikirim ke pusat pengamatan remaja. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti-aku akan pergi menemuinya. Setelah aku melihat dia, aku ingin mengatakan kepadanya apa yang aku pikirkan sebelumnya ... dan apa yang aku pikirkan sekarang. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli bagaimana akhirnya, tak peduli betapa dia tidak mau mendengarkannya, Shino merasa bahwa dia harus melakukan hal ini. Kali ini, Kikuoka akhirnya menunjukkan wajah seperti senyum dengan sepenuh hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau benar-benar orang yang kuat. Ya, silakan lakukan. Aku akan membuat janji dengan manajemennya nanti dan mengirim email kepadamu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kemudian melihat jam di pergelangan tangan kirinya dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf-sudah waktunya aku pergi. Aku tidak mempunyai banyak waktu luang, tetapi aku harus menangani banyak hal. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu. Maaf mengganggumu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino juga mengucapkan terima kasih setelah Kirito.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah .. terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak perlu begitu baik. Itu adalah keteledoranku yang menyebabkan kamu berdua berada dalam bahaya, jadi aku semestinya melakukan hal ini. Aku akan memberitahumu jika aku mendapatkan beberapa informasi baru. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka menempatkan tablet PC-nya ke dalam tas kantor di sampingnya dan berdiri dari kursinya. Tepat ketika ia akan meraih tagihan di meja-tiba-tiba dia berhenti.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh ya, Kirito-kun ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah apa yang kamu ingin aku dapatkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengambil sepotong kecil kertas dari dalam saku jas Barat dan menyerahkannya kepada Kirito.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Death Gun ... tidak, Mata-merah XaXa-Shinkawa Shoichi, begitu ia mendengar hal ituyang kamu tanyakan, ia menjawab tanpa ragu-ragu. Namun, ia meminta kami untuk mengirim pesan kembali kepadamu. Tentu saja, Kamu tidak perlu peduli sama sekali, dan setiap pesan dari tersangka tidak dapat terungkap dalam penyelidikan, sehingga polisi tampaknya telah menolak permintaannya ... jadi, apakah Kamu ingin mendengarnya ? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Kirito itu tampak seperti dia hanya minum kopi benar-benar pahit, namun ia masih mengangguk kepalanya pada akhirnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena Kamu membawanya ke sini, aku akan mendengarkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu ... muu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka mengambil bagian kedua kertas, melihat isinya, dan membaca,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;.. ’Ini belum berakhir. Kamu tidak memiliki kekuatan untuk mengakhiri segalanya. Kamu akan segera melihat.Ini waktunya pertunjukan&#039; hanya itu-&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Suaranya seperti orang sakit.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah sekitar 10 menit setelah Kikuoka tersenyum sambil melambaikan tangannya dan pergi.&lt;br /&gt;
Karena keduanya meninggalkan kafe dan menuju tempat sepeda diparkir, tiba-tiba Kirito menggerutu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Siapa orang itu? Ia menyebut dirinya seorang pegawai Dalam Negeri Kementerian ... tapi entah bagaimana ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino berpikir bahwa dia benar-benar orang yang misterius dan mengatakan hal ini kepada Kirito. Namun, Kirito hanya mengangkat bahu dan menjawab,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku bisa yakin bahwa dia di bawah sektor Manajemen dunia VR. Setidaknya untuk saat ini. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pikirkan tentang hal itu. Hal hanya yang terjadi kurang dari 2 hari yang lalu. Tidakkah kamu merasa bahwa dia tahu terlalu banyak tentang apa yang terjadi di dalam kepolisian? Departemen keamanan Jepang tidak akan terlibat di departemen masing-masing, sehingga mereka seharusna tidak bekerja bersama-sama. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apa maksudmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia awalnya mengatakan bahwa ia tidak benar-benar dalam suatu organisasi, seperti polisi atau sesuatu ... itu tidak benar-benar mungkin, tapi dia ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pernah bertemu dia di sini sebelumnya dan mengikutinya ketika dia kembali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino memberikan tampilan percaya saat dia melihat Kirito berjalan di sampingnya. Namun, anak itu tampak seperti tidak ada yang terjadi dan melanjutkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada akhirnya, ada 3 sedan besar menunggu di tempat parkir bawah tanah di dekatnya, dan sopir yakin tidak terlihat seperti seseorang yang ingin main-main dengan rambut pendek dan setelan hitam. Aku mengikuti mereka dengan motorku, tapi mungkin mereka menyadarinya... Kikuoka turun di depan stasiun Ichigaya, dan ia menghilang sementara aku sedang mencari tempat parkir. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ichigaya? Tidak Kasumigaseki? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Kementrian dalam negeri di Kasumigaseki ... tapi seharusnya di Ichigaya... hanya ada Departemen Pertahanan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dep...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino tidak bisa mengatakan apa-apa lagi dan hanya bisa terus berkedip.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini berarti bahwa ... dia dari self defence force?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi aku katakan itu tidak benar-benar mungkin. Hubungan polisi dengan kementerian pertahanan seharusnya lebih buruk dari pada dengan kementrian dalam negeri. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mengangkat bahu sedikit. Pada saat ini, Shino akhirnya memikirkan sesuatu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... omong-omong, Kikuoka-san mengenakan ... Aku kira, kacamata dengan lensa yang sangat kecil atau mungkin tidak ada, karena lensa tidak benar-benar memantulkan cahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah begitu ... aku paham.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino melihat anak laki-laki yang tampaknya mengerti dan kemudian berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi ... bahkan jika orang itu memiliki beberapa hubungan dengan kementerian pertahanan, mengapa harus dia menyelidiki VRMMOs? Seharusnya keduanya tidak berhubungan sama sekali, kan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... Aku mendengar bahwa mereka ingin menggunakan teknologi FullDive untuk melatih tentara, bahkan dengan tentara Amerika Serikat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ap, apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, itu Shino yang kaget dan berhenti. Kirito kemudian berhenti dan menjabat tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti misalnya ... hm ... bisa kita berbicara tentang senjata?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y, ya ... tidak apa-apa jika itu hanya mendengarkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik. Sebagai contoh, jika aku memberi kamu senapan sniper yang nyata, dapatkah kamu mereloadnya hingga ditembakkan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino ingat bagaimana dia menembak kaleng dengan senapan Model Government beberapa jam yang lalu dan mengangguk kepalanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku rasa begitu ... jika itu hanya menembak. Tapi di dunia nyata, aku tidak tahu bagaimana untuk menurunkan ketakutan itu, jadi aku tidak mungkin bisa mencapai target. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aku bahkan tidak tahu bagaimana untuk mereload peluru. Jika kita dapat melatih senjata dan operasi dasar di dunia maya, kita mungkin dapat menyimpan banyak amunisi dan bahan bakar. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Be... benarkah ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino tidak bias menahannya dan melihat tangan kanannya. Skala yang Kirito bicarakan itu terlalu besar, dan benar-benar sulit untuk membayangkan situasi seperti itu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja, ini hanya kemungkinannya. Hanya tahun ini saja, kita tidak tahu untuk berapa banyak keperluan teknologi FullDive dapat dimanfaatkan, sehingga tidak akan aneh untuk melihat hal baru yang terjadi di masa depan. Jadi-sebaiknya lebih berhati-hati dengan orang itu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakannya dengan santai, Kirito berjalan ke sepeda dan melepas kunci pada roda belakang. Saat ia menyerahkan helm ke Shino, katanya dengan sikap ragu yang langka baginya,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...? Apa itu? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Sinon, apakah kamu memiliki beberapa waktu setelah ini ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak melakukan apa-apa setelah ini. Mungkin aku tidak akan mau untuk login ke GGO untuk sementara waktu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti-maaf, aku punya sesuatu yang ingin kuminta kau untuk membantu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gambar di gua selama final BoB yang dilihat oleh orang-orang ... mantan pemain SAO- teman-teman ku. Dan mereka tahu bahwa aku adalah bahwa «Kirito» ... baik ... jika kamu dapat membantuku menjelaskan kepada teman-temanku bahwa kita tidak memiliki hubungan apapun, aku akan benar-benar bahagia. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Heh ....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino mulai merasa bahwa itu menarik dan memberi senyum. Meskipun ia merasa sangat malu dengan hal itu, setelah mendengar anak ini yang akan melakukan hal-hal dengan keinginannya sendiri mengatakan bahwa dia peduli tentang ia yang diduga memiliki hubungan dengannya, dia punya &#039;sekarang apa yang akan kamu lakukan&#039; pikirnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi bahkan jika mereka teman-teman lamamu, itu menakjubkan bahwa mereka bisa mengenalimu dari namamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... mereka mengetahui keterampilan pedangku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku, aku mengerti-tidak apa-apa untuk membantumu, tetapi kau berutang satu padaku. Kamu harus mentraktirku kue kapan-kapan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar dia berbicara, Kirito memberikan wajah malu dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah ... kita akan kembali ke toko sebelumnya lagi ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak akan melakukan hal kejam seperti itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu bagus. Lalu ... sekarang ikut aku ke Ochinomizu sebentar. Ini tidak akan menghabiskan banyak waktu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa, bukankah itu tepat di samping Yushima? Itu dalam perjalanan pulang. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Dia menerima helm dan meletakkannya di kepalanya. Setelah Kirito memasangkan itu untuknya, Shino berpikir &#039;Aku harus belajar bagaimana untuk mengenakan helm di GGO untuk menyelamatkan diri kesulitan&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melewati Ginza ke Showa dan bergerak ke utara untuk sementara waktu, mereka tiba di renovasi  di sisi timur stasiun Akihabara. Mereka melewati gedung pencakar langit perak yang tampak seperti jalan-jalan dan masuk Gurokken dekat Okachimachi. Lingkungan yang memiliki suasana seperti kota tua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepeda motor itu berbalik ke gang-gang seperti banteng tua yang menyeret gerobak, dan mereka akhirnya berhenti di sebuah toko kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino turun dari kursinya, melepas helm dan mendongak. Bangunan kayu hitam bersinar memberikan perasaan dingin, dan hanya papan logam yang dibentuk oleh dua dadu di pintu incidated kepadanya bahwa itu adalah sebuah kafe. Melihat ke bawah, kata-kata «Dicey Cafe» yang diukir, yang seharusnya tu nama tokonya. Sebuah tanda tergantung di pintu dingin es itu membalik ke sisi «Tutup».&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Di sini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mengangguk dan mengambil kunci motornya sebelum mendorong pintu tanpa ragu-ragu. Lambat-tempo musik jazz menemani &#039;Clink&#039; cepat sebagai pintu dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino memasuki itu toko seperti dia tertarik dengan aroma kopi. Di bawah lampu oranye, papan kayu yang bersinar juga. Seluruh ruang itu kecil, tapi memiliki kehangatan yang tak terkatakan. Hal ini membuat bahu tegang Shino santai.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat datang ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memasuki toko, sebuah bariton yang jelas datang segera. Melihat sekeliling, Shino melihat seorang pria besar dengan berwarna cokelat kulit yang berdiri di belakang bar. Seperti wajah seorang veteran perang tua tampak menakutkan, tapi kemeja putih dan dasi kupu-kupu kecil simpul kupu di kerah memberikan perasaan yang lucu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah ada dua pelanggan yang berada di toko. Di kursi bulat di depan bar counter, ada dua gadis mengenakan seragam sekolah. Shino menyadari bahwa seragam mereka memiliki corak yang sama dengan seragam Kirito.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau terlambat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satunya, seorang gadis dengan bahu-panjang ke dalam rambut keriting melompat dari kursi bulat dan berseru bahwa untuk Kirito.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf, maaf, Chrysheight berbicara terlalu banyak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku makan 2 pai apel sambil menunggumu. Kirito! Ini akan menjadi kesalahanmu jika aku tumbuh gemuk! &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa, mengapa itu kesalahanku ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis lain dengan rambut lurus sedikit cokelat, sampai ke tengah punggungnya, hanya tertawa saat ia mendengar percakapan mereka di awal, tetapi segera setelah itu, dia turun dari bangku dan terganggu dengan nada yang tampaknya ingin ia gunakan saat ini.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cepat dan perkenalkan kami, Kirito-kun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... kau benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Kirito menyenggol punggungnya, Shino tiba di tengah-tengah toko. Dia berusaha untuk menekan rasa takutnya saat bertemu seseorang untuk pertama kalinya dan memberi salam pada mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah pemenang ke-3 dari Gun Gale Online, Sinon, nama aslinya, Asada Shino.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ja, jangan katakan itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino memprotes sedikit setelah mendengar perkataan tak terduga dari Kirito, namun Kirito hanya tertawa dan melanjutkan. Ia menunjuk pada gadis energik yang mengomelinya dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah blacksmith curang, Lisbeth, nama sebenarnya adalah Shinozaki Rika.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau sialan ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis bernama Rika segera memberi tampilan yang buruk dan menyerang Kirito. Ia berkelit dan mengangkat tangan kirinya ke arah gadis lain.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan ini adalah master healer, Asuna, nama aslinya Yuuki Asuna.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;It, itu terlalu berlebihan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuna protes, tapi wajahnya masih tersenyum. Dia kemudian menatap Shino dengan mata yang bersih dan indah dan kemudian mengangguk padanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan itu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito akhirnya menunjuk rahangnya penjaga toko di dalam bar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu Iron Wall, Agil.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi oi, aku kenapa aku dipanggil Iron Wall? Ibuku memberiku nama yang bagus, kan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal mengejutkan adalah bahkan penjaga toko di sini adalah pemain VRMMO. Raksasa itu tertawa dan meletakkan tangan kanannya di dada kokohnya dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Halo. Aku dipanggil Andrew Gilbert Mills. Aku berharap kita bisa berteman. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang dia katakan itu semua dalam bahasa Jepang fasih kecuali namanya yang dalam bahasa Inggris, Shino hanya dapat berkedip beberapa kali dan buru-buru menundukkan kepalanya untuk menyambutnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mari kita duduk dan bicara lebih dulu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada dua 4-seater tabel di toko. Kirito berjalan menuju satu dan menarik kursi keluar. Setelah menunggu Shino, Asuna dan Rika untuk duduk, ia menjentikkan jari di penjaga toko.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Agil, aku ingin ginger ale. Apa yang kamu inginkan, Sinon? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ginger ale di sini benar-benar pedas.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito tertawa dan berkata &#039;dua gelas&#039; menuju meja, dan kemudian menangkupkan tangannya di atas meja.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu, aku akan menjelaskan kepada Lisbeth dan Asuna apa yang terjadi akhir pekan lalu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Kirito dan Shino telah disusun apa yang terjadi selama final BoB dengan apa Kikuoka mengatakan, itu menghabiskan lebih dari 10 menit untuk menjelaskan semuanya kepada mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi- hal ini belum disebarkan pada media, nama asli dan informasi rincinya tidak boleh diungkapkan, tapi itulah dasarnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyimpulkan hal ini, Kirito tampak agak lelah saat ia meletakkan tubuhnya yang lelah di kursi dan selesai menghabiskan cangkir kedua ginger ale.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau, untuk beberapa alasan ... Kamu benar-benar masuk ke dalam banyak masalah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rika menggelengkan kepala dan mendesah saat ia berkomentar. Namun, Kirito menunduk dan menggeleng.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... Yah, aku tidak bisa benar-benar mengatakan ini. Kejadian ini memang melibatkan aku setelah semua. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Begitukah-ahhh, aku tahu aku seharusnya berada di sana. Aku punya banyak sekali hal yang ingin aku katakan pada Death Gun. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang itu tidak hanya satu-satunya yang masih memiliki jiwa sebagai SAO player. Ada banyak orang yang hamper seperti mereka. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Asuna tersenyum untuk mengusir suasana murung.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aku merasa bahwa banyak jiwa yang diselamatkan, seperti aku. Tentu saja, aku tidak berarti bahwa aku setuju dengan SAO ... tindakan pemimpin guild itu ... karena itu banyak orang meninggal ... tetapi meskipun demikian, aku tidak akan menyangkal dua tahun aku hidup di situ, dan aku tidak akan menyesal tentang itu sama sekali. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh ..., kau benar. Selama pertempuran terakhir dengan Death Gun, jika bukan karena Asuna memegang tanganku, aku tidak akan dapat melangkah. Aku kira ... itu karena dua tahun di SAO ... kehangatan tanganmu mencapaiku... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, Shino tidak bisa memahami apa yang dimaksud Kirito. Anak itu melihat dia tampak bingung dan tersenyum dengan cara yang malu sebelum menjelaskan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukankah aku mengatakan bahwa aku dive dari rumah sakit di Ochinomizu pada malam final? Aku tidak pernah mengatakan kepada siapa pun tentang tempat itu, dan Asuna telah tersiksa dan diinterogasi Kikuoka sebelum ia mengatakannya itu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K, Kau tidak harus mengatakannya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Asuna mengatakannya, ia mengisap pipinya dengan marah. Kemudian, Kirito tersenyum nakal dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan kemudian, ia dive dari toko ini, tapi setelah mengetahui lokasinya, bergegas ke rumah sakit di mana aku berada. Pada saat itu ... aku sedang bertarung melawan Death Gun, dan ia meraih tanganku erat-erat. Dan luar biasa ... aku merasakan kehangatan Asuna pada saat itu. Berkat dia aku menarik pistol FiveSeven itu yang sudah kulupakan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku mengerti ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino mengangguk diam-diam. Meskipun ia berpikir apakah mereka berdua berpacaran, dia segera memikirkan hal lain. Untungnya, Kirito tidak melihat ini situasi abnormal dan perlahan-lahan terus.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi itu tidak semua. Setelah turnamen berakhir, aku log out, dan Asuna mengatakan kepadaku ... bahwa log nama «Sterben» Death Gun sebenarnya bahasa Jerman, dan seharusnya dibaca seperti itu. Artinya «Kematian». Tapi nama ini hanya dokter dan perawat yang menggunakannya di Jepang, dan lalu ... aku ingat bahwa kamu mengatakan kepadaku bahwa kamu memiliki seorang teman anak seorang dokter, dan kau akan memanggilnya ke rumahmu, jadi aku punya firasat buruk. Setelah aku berpikir akan terlalu terlambat jika memanggil polisi, aku mengendarai sepedaku ke Yushima ... tapi aku tidak benar-benar membantumu ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata ini mengguncang Shino dengan cara diam tertentu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Sterben. Tidak Steven ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bergumam, memejamkan mata, berpikir dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Istilah Rumah Sakit, itu berarti kematian ... kenapa dia memilih nama seperti itu ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mungkin dia ingin memberontak terhadap ayahnya yang seorang dokter. Pokoknya-itu bukan hal yang kita bisa pikirkan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mendesah. Duduk diagonal berlawanan dengannya, tepat di depan Shino adalah Asuna, yang mengatakan dengan nada optimis,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lebih baik untuk tidak berpikir terlalu banyak ke dalam makna dari nama karakter VRMMO. Setelah kamu mengetahui kebenaran tertentu, kamu akan kehilangan lebih banyak lagi. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sampingnya, Rika langsung tertawa dan menjawab,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh ~, seperti yang diharapkan dari seseorang yang menggunakan nama aslinya sebagai nama karakter, itu benar-benar meyakinkan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuna segera menyerang dengan siku kanannya, dan Rika pura-pura tampak kesakitan. Shino sengaja tersenyum saat dia melihat interaksi mereka satu sama lain, dan saat ini, Asuna tiba-tiba menatapnya. Teh berwarna mengkilap mata yang bersinar dengan terang, dan Shino merasa kekuatan dalam kerendahan hati itu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... Asada-san ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;ap, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kata-kata ini mungkin tidak cocok bagiku untuk mengatakannya, tapi ... Maafkan aku, karena membiarkanmu melihat hal menakutkan seperti itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... jangan bilang begitu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino buru-buru menggelengkan kepala dan mengatakan setiap kata satu per satu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kejadian ini mungkin disebabkan olehku. Karena kepribadianku, gaya bermainku ... hal-hal masa laluku dan lainnya. Pokoknya, selama turnamen, aku panik ... Untungnya, Kirito membuatku tenang. Nah, apa yang ditayangkan adalah bahwa ia menghibur Sinon ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian, Kirito melompat dengan segera dan menumpahkan keluar kata-kata dengan cepat.&lt;br /&gt;
&amp;quot;It, itu benar. Aku hampir lupa tentang hal yang paling penting. Itu darurat, kita sedang diburu oleh pembunuh yang dalam situasi itu. Jangan berpikir terlalu banyak ke dalamnya! &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah ... kalau begitu, kita akan percaya padamu untuk saat ini. Tapi kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan .... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rika terus bergumam sambil menatap Kirito, tapi masih bertepuk tangan dan menunjukkan senyum hidup nya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aku senang mengetahui pemain VRMMO perempuan di dunia nyata.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Aku masih memiliki banyak hal yang aku ingin tanyakan tentang GGO. Bertemanlah dengan aku, Asada-san. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuna tersenyum normal sebelum peregangan tangan kanannya di atas meja. Setelah melihat tangan putih dan lembut itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino merasa agak terintimidasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman. Kata itu merasuki hatinya, ia merasakan kerinduan yang terbakar, tetapi juga rasa sakit yang tajam dan kecemasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman. Sejak kejadian itu, ia merindukan mereka berkali-kali, tetapi ia selalu dikhianati berkali-kali, sampai akhirnya ia mengatakan pada hatinya bahwa dia tidak boleh berharap dengan hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku ingin berteman dengannya. Untuk memegang tangan penuh kasih gadis bernama Asuna ini, untuk merangkul kehangatan. Aku ingin pergi keluar dan bermain dengan dia, untuk berbicara dengan dia, untuk melakukan apa yang gadis normal lakukan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi dalam situasi itu, itu akan menjadi masalah waktu sebelum dia tahu bahwa Shino pernah membunuh sebelumnya, bahwa tangannya berlumuran darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia takut bahwa Asuna akan memberinya ekspresi kesal. Untuk menyentuh manusia-seperti tindakan sederhana kemungkinan akan menjadi sesuatu yang akan selalu ditolak padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berpikir bahwa ia hanya harus kembali seperti itu, bahwa kata-kata belaka &#039;berteman dengan dia&#039; akan cukup untuk menghangatkan hatinya untuk sementara waktu. Saat ia bersiap-siap untuk meminta maaf-&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gumaman kecil membuat Shino goyah karena kesadarannya menyusut. Tubuhnya tersentak, dan dia kemudian menatap Kirito di sampingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka saling bertatapan, Kirito mengangguk kepalanya sedikit tapi tegas. Matanya mengatakan Shino bahwa itu baik-baik saja. Dengan demikian, Shino membalik matanya kembali ke Asuna seolah-olah dia terhipnotis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu masih tersenyum, dan tangan kanannya masih terlihat di depan untuk Shino.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lengan Shino terasa berat seperti mendapat sebuah beban. Namun, ia mulai melawan belenggu ini saat ia perlahan-lahan, perlahan-lahan mengangkat lengannya. Dibandingkan dengan mengisolasi dirinya sendiri karena dia tidak ingin meragukan orang lain atau takut dikhianati, ia lebih suka mempercayai orang lain dan dilukai oleh mereka. Itu adalah pertama kalinya Shino berpikir tentang hal ini sejak kejadian itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya seperti tangan Asuna menjauh. Dengan jarak yang semakin menjauh, kepadatan udara meningkat, merasa seperti ada dinding untuk membangkitkan tangan Shino kembali.&lt;br /&gt;
Namun, jari-jarinya akhirnya menyentuh tangan orang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, tangan kanan Shino dengan erat menggenggam tangan Asuna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kehangatan yang benar-benar tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Kehangatan yang melewatinya mulai bergerak dari ujung jari dan atas lengan, bahu, dan seluruh tubuh sebelum akhirnya mencairkan darah beku Shino.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino sadar dan menghela napas. Untuk berpikir bahwa itu akan mehangatkannya. Dia sudah lama melupakan sesuatu-sentuhan tangan manusia yang dapat menggerakkan jiwanya. Pada saat ini, Shino merasa bahwa ini adalah kenyataan. Dia melepaskan beban yang berasal dari ketakutan yang dimilikinya, bagaimana dia terus lari dari dunia ini, dia akhirnya terikat pada realita nyata sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, beberapa detik berlalu, tidak, detik banyak ...&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Shino melihat Asuna tersenyum menunjukkan keragu-raguan pada bibirnya. Saat ia secara naluriah berusaha menarik tangannya kembali, Asuna menggenggamnya lebih kuat lagi. Saat ini, Asuna sepertinya dia sedang merangkai kata-kata di otaknya saat ia perlahan-lahan berkata kepada Shino yang bingung.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yah, Asada-san ... Shino-san. Ada alasan lain mengapa kami mengundang kamu di sini hari ini. Hal ini mungkin tidak membuatmu nyaman ... dan mungkin membuatmu marah. Tapi, kita, kita harus memberitahu Kamu ... tidak peduli apa ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Alasan ...? Aku, marah ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak memahami situasinya. Tetapi pada saat ini, Kirito, yang duduk di sebelah kiri, berkata dengan suara gugup,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon, baik, aku harus minta maaf kepadamu terlebih dahulu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, anak itu menundukkan kepalanya ke bawah menunjukkan permintaan maaf. Kemudian ia menggunakan mata hitam lebarnya yang tengah-tengahnya terdapat poni yang sedikit panjang dan avatar kekanak-kanakan itu menatap Shino.&lt;br /&gt;
“….Aku memberitahu Asuna dan Lisbeth apa yang pernah kamu alami sebelumnya. Itu karena aku membutuhkan bantuan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh….?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Shino mendengar bahwa Kirito memberitahu mereka, ia tak dapat mendengar apa-apa lagi selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;—Mereka mengetahui apa yang terjadi di kantor pos? Asuna dan Rika tahu apa yang 11-tahun lalu Shino lakukan?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Saat ini, Shino menggunakan semua kekuatannya untuk melepaskan genggaman Asuna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia tidak berhasil. Gadis putih yang dipanggil Asuna itu memegang tangan kanan Shino &#039;dengan kekuatan yang tidak ia ketahui.Tapi—&#039;&#039;Apa yang ia ingin katakan? Apakah ada sesuatu untuk dikatakan kepadaku bahkan setelah ia mengetahui bahwa tanganku pernah berlumuran darah?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shino ... sebenarnya, aku, dan Lisbeth, Kirito semua mengambil cuti pada hari Senin dari sekolah, dan pergi ke kota ....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;-!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Selama beberapa detik, dia tidak bisa mengerti apa yang dimaksud Asuna.&lt;br /&gt;
Bibir tipis dan mengkilap gadis itu menyebutkan sebuah lokasi. Dan kota itu adalah tempat tinggal Shino hingga dia lulus dari sekolah menengah, tempat di mana insiden itu terjadi, tempat di mana dia benar-benar ingin melupakannya dan tidak ingin kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kenapa, kenapa, kenapa?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino hanya mempunyai pertanyaan ini di kepalanya. Akhirnya, ia bertanya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa ... kamu melakukan hal seperti itu ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terus menggeleng dan tergerak untuk bangkit saat ia buru-buru mencoba untuk melarikan diri dari sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sesaat sebelum Shino berdiri, tangan Kirito menepuk bahu kirinya dan menahannya.&lt;br /&gt;
“Itu karena kamu belum pernah bertemu dengan orang yang seharusnya kau temui, Sinon…dan kau belum mendengarkan hal yang seharusnya kau dengar. Aku berpikir bahwa kamu akan terluka ... tapi aku, aku tidak bisa duduk dan membiarkan ini terjadi. Jadi aku menggunakan database pers untuk menyelidiki insiden itu ... Aku berpikir bahwa itu tidak akan jelas untuk mengatakannya di telepon, jadi aku pergi ke kantor pos di mana insiden itu terjadi, dan meminta mereka untuk memberitahu aku bagaimana untuk menghubungi orang itu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Orang…yang harus aku temui …? Kata-kata yang harus kudengarkan…? ”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino hanya bisa mengulangi kata-kata itu, dan duduk di sampingnya, Rika memberikan Kirito sebuah tatapan, berdiri dan pergi ke dalam toko. Melewati pintu dengan Tanda PRIVATE di depannya, seseorang muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah wanita berusia tiga puluhan. Dia mempunyai rambut sepanjang bahu. Dia juga mengenakan pakaian seperti orang yang sudah tua. Dia lebih seperti seorang ibu rumah tangga daripada seorang wanita kantor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian, hal ini membuktikan bahwa kesan Shino benar. Seorang gadis kecil yang tampaknya masih belum masuk sekolah dasar, datang berlari keluar. Mereka tampak benar-benar mirip, dan mereka mungkin ibu dan anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi bahkan setelah melihat dua orang itu, Shino hanya merasa bingung. Dia tidak tahu siapa pasangan ini ibu dan anak itu. Dia belum pernah bertemu mereka sebelumnya di kota kelahirannya, apalagi Tokyo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat wanita melihat Shino berdiri di sana dengan cara yang bingung, dia tampak sedih namun bahagia untuk beberapa alasan, dan kemudian membungkuk dalam-dalam di depan Shino. Gadis di sampingnya membungkuk juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa waktu, Rika mendorong mereka untuk pindah ke meja di depan Shino. Asuna bangkit untuk membiarkan wanita itu duduk di depan Shino, dan gadis kecil duduk di samping ibunya. Saat ini, pemilik toko yang terus tetap diam berjalan keluar diam-diam dari bar, melayani secangkir café au lait di depan ibu dan susu di depan gadis itu sebelum menuju ke belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan pada jarak dekat, Shino masih tidak tahu siapa mereka. &#039;&#039;Mengapa Kirito mengatakan bahwa wanita ini harus menjadi seseorang &#039;aku harus temui&#039;? Apakah dia salah atau sesuatu ...?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
- Tidak&lt;br /&gt;
Tidak, rasanya seperti ... jauh di bagian tertentu dari ingatannya, percikan tiba-tiba dibuat. Dia tidak mengenal mereka, jadi mengapa-&lt;br /&gt;
Pada saat ini, wanita itu lagi-lagi membungkuk dalam-dalam di depan Shino dan mengatakan namanya dengan suara yang sedikit gemetar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Senang bertemu Anda. Anda harusnya Asada ... Shino-san, kan? Nama saya Oosawa Sachie. Gadis ini disebut Mizue, dan dia empat tahun. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang diharapkan, ia tidak punya ingatan tentang kedua nama itu sama sekali. Omong-omong, Shino sendiri tidak akan memiliki hubungan dengan ibu dan anak kecil ini, tapi ingatannya terus sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino bahkan tidak bisa menyapa mereka sambil melebarkan matanya saat duduk di kursi. Ibu yang bernama Sachie ini mengambil napas dalam-dalam dan berkata dengan suara yang jelas,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku pindah ke Tokyo setelah melahirkan anak ini. Di masa lalu, saya bekerja di kota ..., dan lokasi di mana saya bekerja adalah ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mendengar beberapa kata berikutnya, Shino mengerti segalanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kantor Pos di Third Street.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino mengeluarkan suara lembut dari mulutnya. Bahwa kantor pos kecil dan biasa- adalah di mana insiden itu terjadi. Lima tahun lalu, Shino dan ibunya pergi ke sana, dan dia memiliki insiden yang menyebabkan perubahan terbesar dalam hidupnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para penjahat dengan pistol membunuh orang di jendela, dan kemudian tampak seperti dia tidak tahu apakah akan menembak dua pekerja perempuan di counter atau ibu Shino. Namun, Shino kehilangan kendali dirinya dan melesat ke pria itu, menyambar pistol-dan menarik pelatuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu benar ... ibu bernama Sachie ini tidak diragukan lagi salah satu pekerja perempuan yang ditemuinya di kantor pos.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain ... Kirito sengaja pergi dengan Asuna dan Rika dengan kantor pos, mendapat alamat dari pekerja perempuan yang mengundurkan diri dan pindah ke Tokyo, dan setelah membangun kontak dengan dia, mengundangnya untuk datang menemui Shino hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino sekarang mengerti tentang apa yang terjadi, tapi masih ada pertanyaan besar dalam dirinya.&lt;br /&gt;
Kenapa? Mengapa Kirito melakukan hal seperti itu bahkan jika ia harus mengambil cuti?&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Maafkan aku, aku benar-benar minta maaf, Shino-san.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sachie, yang duduk di depan Shino, terharu saat ia berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino tidak mengerti mengapa dia meminta maaf sama sekali dan hanya bisa tetap di tempat duduknya dengan pikiran kosong. Dan lawan bicaranya melanjutkan dengan suara gemetar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku benar-benar minta maaf. Saya ... seharusnya bertemu anda sebelumnya ... tapi aku benar-benar ingin melupakan insiden itu ... jadi saya datang ke Tokyo saat menggunakan fakta bahwa suami saya telah diposting keluar ... Aku bisa mengerti dan memahami bahwa anda merasa benar-benar sakit ... tapi saya bahkan tidak berterima kasih atau bahkan meminta maaf kepada anda ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Air mata di matanya mengalir keluar lalu mengalir di wajahnya. Gadis-yang rambutnya dikepang di sampingnya Mizue tersebut tampaknya khawatir ibunya sendiri saat dia mendongak. Sachie diam-diam menepuk kepala gadis itu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Selama insiden itu. Ga, gadis ini masih di perutku. Jadi Shino-san, Anda tidak hanya menyelamatkan saya waktu itu ... Anda menyelamatkan anak ini juga. Benar-benar ... benar-benar, terima kasih banyak, terima kasih banyak ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku menyelamatkan nyawa Anda ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino hanya mengulangi kata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kantor pos, Shino, yang hanya berumur 11 tahun, meremas 3 kali memicu dan mengambil kehidupan seseorang. Itulah yang Shino lakukan, dan itulah yang selalu ia pikirkan. Namun-wanita di depannya dengan jelas mengatakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahwa dia diselamatkan oleh Shino.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sampingnya, Kirito berkata dengan suara gemetar,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon, Kamu telah menyalahkan diri sendiri selama ini, menghukum diri sendiri. Aku tidak bisa mengatakan bahwa apa yang kau lakukan adalah salah, tapi-Kau juga memiliki hak untuk memikirkan orang-orang yang terselamatkan karenamu. Dalam hal ini, Kamu akan menemukan bahwa kamu memiliki hak, untuk memaafkan diri sendiri. Itulah yang ... Saya ingin katakan padamu ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, Kirito tampak seperti tidak tahu apa lagi yang harus ia katakan lagi dan hanya bisa menggigit bibir bawahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat jauh dari anak itu, Shino memandang Sachie lagi. Dia tahu bahwa dia harus mengatakan sesuatu, tapi ia tidak bisa mengatakan apa-apa. Dia bahkan tidak bisa bicara, atau bahkan memikirkan apapun dalam hal ini ...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk-melanjutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, suara langkah kaki ringan terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu gadis 4 tahun bernama Mizue melompat dari kursinya dan berlari mengitari meja untuk Shino dalam langkah-langkah kecil. Sachie seharusnya menjadi orang yang mengikat rambutnya yang tampak begitu halus dan mulus. Wajahnya yang bulat itu menunjukkan warna pink lucu, dan mata besar nya yang menunjukkan cahaya paling murni dan paling ketidak bersalahan di dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizue seharunyas mengenakan seragam TK saat ia memiliki tas kecil di punggungnya. Dia meraih tangannya ke dalam tasnya dan mengambil sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah kertas gambar yang dilipat menjadi bentuk persegi panjang. Dia membuka kertas itu dengan kikuk dan memberikannya pada Shino.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar yang digambar dengan krayon segera terbaca oleh mata Shino. Di tengah gambar adalah wajah seorang wanita dengan rambut panjang. Wajah tersenyum itu seharusnya milik ibunya-Sachie. Dan gadis dikepang di sisi kanan seharusnya dirinya sendiri. Orang berkacamata di sebelah kiri adalah ayahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian atas gambar, ada kata-kata «Shi-no-o-ne-e-san-he» (Untuk Shino onee-san) yang ditulis dalam hiragana, mungkin hanya belajar di sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mizue menyerahkan gambar dengan kedua tangan, dan Shino menerimanya dengan kedua tangan juga. Mizue tersenyum dan mengambil napas dalam-dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tampaknya gadis itu berlatih berkali-kali sebelumnya saat ia mengatakan setiap kata satu per satu dengan suara polos dan lembut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shino onee-san, terima kasih untuk menyelamatkan mama dan Mizue.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Pada saat ini, mata Shino ditutupi-dengan warna pelangi, dan kemudian, itu semua tercampur aduk.&lt;br /&gt;
Setelah beberapa saat, ia mendapati dirinya menangis. Sebelum hari ini, dia tidak tahu bahwa kehangatan yang jelas, seperti itu dan air mata yang bisa mencuci noda apapun yang melewatinya.&lt;br /&gt;
Shino terus menangis ketika tangannya terus memegang potongan gambar besar.&lt;br /&gt;
Sebuah tangan kecil yang begitu lembut merasa agak pemalu sejak awal, tapi kemudian menyambar tangan kanannya erat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan apa yang terlihat adalah titik hitam, di mana firepowder yang tertinggal di tangan kanannya-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Untuk menerima semua masa lalu aku mungkin akan mengambil beberapa waktu. Meski begitu, aku mulai menyukai dunia ini sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hidupku akan memiliki rasa sakit lebih banyak mulai hari ini dan seterusnya, dan jalan di depan aku akan memiliki banyak duri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi aku percaya bahwa aku bisa terus melewatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tangan kananku yang akan ku genggam dan air mata di wajahku yang begitu hangat.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(END)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_16&amp;diff=239163</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 16</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_16&amp;diff=239163"/>
		<updated>2013-04-04T05:30:55Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: Created page with &amp;quot;==Bab 16== Pada saat ini, langit yang luas itu akan membuat orang berpikir tentang galaksi luas yang tersembunyi dibelakangnya.  Perasaan «Langit yang Luas» ini adalah peras...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 16==&lt;br /&gt;
Pada saat ini, langit yang luas itu akan membuat orang berpikir tentang galaksi luas yang tersembunyi dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perasaan «Langit yang Luas» ini adalah perasaan yang tidak bisa dirasakan di dunia virtual. Kehangatan musim gugur yang telah lewat tampaknya telah dilupakan semua orang, dan di langit biru tampak  awan tebal yang seperti kawanan domba yang sedang berkumpul di langit. Di atas kabel telepon itu terdapat dua ekor burung pipit yang sedang bersiul, dan pesawat militer yang terbang di udara dan memantulkan sinar matahari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino menatap pemkamungan luas dan tak berujung ini, dan dia tampak tidak terganggu oleh pemkamungan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Angin sekarang harusnya hangat pada pertengahan Desember, dan kebisingan dari siswa yang pulang sekolah tidak akan mencapai bagian belakang sekolah. Biasanya, langit di ibukota Tokyo akan ditutupi dengan abu-abu tipis, tapi hari ini, itu tampak seperti sebuah kota di utara. Shino duduk di hamparan bunga dan menempatkan tasnya di atas lututnya. Dan kemudian, ia membiarkan jiwanya bergerak menuju angkasa selama sekitar 10 menit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, beberapa saat kemudian, beberapa langkah disertai dengan tawa terdengar saat mereka tiba dekat Shino dan menariknya kembali dari langit ke bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memutar lehernya, menarik selendang putihnya dan menunggu orang-orang itu berjalan mendekat.&lt;br /&gt;
Endou dan dua sahabatnya datang dari daerah barat laut dari gedung sekolah dan incinerator yang besar. Mereka menyeringai saat melihat Shino dan menunjukkan senyum kejam.&lt;br /&gt;
Tangan kiri Shino mengambil tas dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena kamu yang mengundangku, sebaiknya jangan terlambat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar Shino mengatakan hal itu, seorang teman Endou mengedipkan kelopak matanya, tetap tersenyum dan berteriak,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Asada, kau benar-benar jahat saat ini, kan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesuruh lainnya berkata dengan nada yang sama,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ~ bukankah itu terlalu kejam untuk temanmu ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3 orang, yang sekitar 2m dari Shino, tatapan mereka seperti sedang memberi ancaman pada Shino. Shino menatap tajam tajam-seperti mata predator pada Endou yang berdiri di tengah.&lt;br /&gt;
Keduanya tetap diam selama beberapa detik. Endou kemudian tersenyum dan mengangkat dagu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh well, lagi pula kita teman. Oh ya, jika kita memiliki masalah, Kamu harus membantu kami. Kami sedikit kesulitan di sini ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar dia mengatakan itu, dua lainnya mulai tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi pinjami kami ¥ 20.000 terlebih dahulu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Endou mengatakannya seperti orang yang memnijam meminjam penghapus.&lt;br /&gt;
Shino melepas kacamatanya NXT optik yang bahkan tidak berlensa, dan memasukkannya ke dalam saku roknya. Dia memberikan tatapan kasar pada trio Endou, dan mengatakan setiap kata dengan jelas.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengatakan itu sebelumnya. Aku tidak punya uang untuk meminjamkanmu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, mata Endou menyipit seperti kabel. Dia memberikan pandangan keras dari wajahnya dan berkata dengan suara yang lebih dalam,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jangan berpikir kamu bisa menyombongkan dirimu. Omong-omong, aku benar-benar membawa benda itu dari nii-san, jadi jangan lari dan menangis, Asada. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Terserah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino berpikir bahwa orang-orang tidak akan begitu berani untuk mengeluarkan pistol dekat sekolah, namun Endou sebenarnya menyeringai dan mengulurkan tangannya ke dalam tas sekolahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah pistol otomatis hitam yang ia keluarkan dari itu tas yang memiliki banyak boneka tergantung di atasnya. Adegan ini benar-benar memberi sedikit rasa komedi yang suram. Endou hati-hati mengeluarkan pistol model besar dan kemudian mengarahkannya pada Shino dengan tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mendengar bahwa ini dapat melubangi karton tebal. Nii-san mengatakan kepadaku untuk tidak menggunakannya untuk menembak seseorang, tetapi kamu tidak akan mendengarkannya kan, Asada? Kamu terbiasa untuk itu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Shino langsung terpusat pada pistol hitam itu.&lt;br /&gt;
Mempercepat detak jantungnya. Suara di telinganya menyebabkan semua suara lainnya untuk menghilang. Dia mulai terengah-engah, dan perasaan dingin mulai beranjak naik di ujung jarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Shino mengertakkan gigi dan mengerahkan kekuatan mentalnya untuk berpaling dari profil senjata itu. Matanya pindah dari tangan kanan Endou yang memegang pistol, kemudian mulai bergerak ke lengan, dan kemudian ke bahu, rambut dicat dan akhirnya wajah Endou.&lt;br /&gt;
Mata Endou yang sedang berdenyut dengan pembuluh darahnya menunjukkan kegembiraan atas, dan iris yang berubah menjadi hitam jelek. Pemilik pistol itu hanya cacing menyedihkan yang mabuk dalam kekerasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teror yang sebenarnya bukanlah pistol itu sendiri, tetapi orang yang memegangnya.&lt;br /&gt;
Mungkin karena Shino tidak memberikan respon yang diharapkan, Endou cemas mencibir dan mengatakan kata-kata ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menangislah, Asada. Berlutut dan meminta pengampunan. Atau aku benar-benar akan menembak. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, dia mengarahkan pistol model di bahu kiri Shino sebelum tersenyum. Bahu dan lengannya tersentak sedikit, dan Shino segera tahu bahwa ia akan menekan pelatuk. Namun, pelurunya tidak keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sialan, apa yang terjadi!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia meremas pelatuk beberapa kali lagi, dia hanya bisa mendengar suara menggosok plastik terhadap satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino mengambil napas dalam-dalam, mendapatkan kekuatan di seluruh tubuhnya, melemparkan tas ke lantai dan mengayunkan lengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggunakan ibu jari kirinya untuk menekan keras pada pergelangan tangan kanan Endou, dan merampas pistol itu sementara cengkeramannya melemah. Dia kemudian meluncur jari telunjuk ke dalam pemicunya, dan pegangannya dengan mudah mendarat di tangannya. Pistol itu terasa seperti plastik, tapi itu berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A 1911 Government? Kakakmu benar-benar menyukai desain tradisional seperti. Hanya saja tidak sesuai dengan seleraku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino mengatakan itu dan menunjukkan sisi kiri pistol di Endou.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Government memiliki hand safety dan grip safety, dan Kamu tidak bisa menembak tanpa membuka kedua safeties.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clak, clak. Dengan dua suara, kedua safeties itu telah dihilangkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Juga, itu adalah single action gun, sehingga kamu harus menarik pendorongnya dari awal.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino menjentikkan pendorongnya dengan ibu jari, dan pelatuknya bergerak sedikit dengan suara sedikit yang keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengarahkan matanya pada Endou yang tertegun dan mengikutinya dan melihat sekeliling, menemukan deretan sampah plastik biru sekitar 6m jauhnya samping insinerator, dan kebetulan kaleng di atasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino kemudian menempatkan tangan kirinya pada pegangan dan masuk ke posisi menembak senjata dengan satu tangan. Dia menyejajarkan mata kanannya dengan penglihatannya, mengarahkannya pada kaleng kosong, mempertimbangkannya untuk sementara, mengangkat senjata naik sedikit, menahan napas, dan menarik pelatuknya.&lt;br /&gt;
&#039;PA&#039;. Dengan suara lembut, recoil kecil itu dikirim ke tangan Shino. Government ini benar-benar mengeluarkan recoil, dan peluru oranye terbang keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti Shino tidak akrab dengan lintasan senjata ini, dia berpikir bahwa peluru pertama akan meleset. Namun, peluru untungnya menyerempet bagian atas kaleng kosong, yang mengejutkan Shino sendiri. Aluminium itu mengeluarkan suara &#039;Klang&#039;, berputar seperti gasing dan akhirnya jatuh dan turun dari tempat sampah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fuu, Shino mendesah dan menempatkan pistolnya ke bawah. Arogansi Endou yang sudah lama pergi karena dia hanya bisa berdiri di sana shock. Seperti Shino menatap matanya, dia takut-takut menutup mulutnya dan mengambil setengah langkah mundur.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. tidak ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah mendengar suara ketakutan nya, Shino santai sekilas tegas nya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Memang benar bahwa lebih baik tidak menggunakan ini untuk menembak orang lain.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Dia mengatakan bahwa saat ia memiringkan pendorongnya kembali sebelum menutup 2 safeties. Saat Shino menyerahkan pistol itu, tubuh Endou tersentak, tapi masih mengulurkan tangan untuk mengambil pistol model dengan takut-takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino menyambar tas sekolahnya dan lagi menarik-narik kerudungnya. Dia mengucapkan selamat tinggal kepada 3 orang di belakangnya dan mulai berjalan ke depan. Namun, Endou dan pengikutnya tidak menanggapi sama sekali. Ketiganya hanya bisa berdiri di sana dengan tatapan kosong sampai Shino berjalan ke tikungan dan tak terlihat lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia tidak bisa melihat Endou, kaki Shino segera kehilangan kekuatannya saat ia hampir jatuh ke lantai. Dia akhirnya berhasil berdiri dengan mendorong dirinya di gedung sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah petir berdering dalam telinga Shino, dan darah itu mengalir cepat melalui pelipisnya. Arus balik asam membuat tenggorokannya sedikit sakit. Jika ada orang memberitahu dia untuk melakukan apa yang dia lakukan barusan, dia akan mengatakan bahwa dia tidak akan bisa melakukannya lagi.&lt;br /&gt;
Meski begitu-hal ini dapat dianggap sebagai langkah pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino memaksa dirinya untuk menggerakkan kaki yang lemah dan membuat dirinya menjauh. Berat pistol model yang dingin itu masih terikat di tangannya dan tidak bisa melepaskannya, tapi setelah meletakkan tangannya di bawah angin kering yang dingin, sentuhannya akhirnya mulai pulih. Dia mengeluarkan kacamatanya dengan jarinya yang sedang mati rasa dan memakainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menyeberangi koridor yang menghubungkan tangga barat sekolah dan gedung olahraga, mencapai sisi lapangan setelah berjalan untuk beberapa saat, melewati anggota klub olahraga yang sedang berlari dan bersorak-sorai pada diri mereka sendiri, melewati hutan kecil di selatan dari jalan, dan gerbang utama muncul di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswa akan kembali dalam kelompok, dan ketika Shino hendak melewati orang-orang itu dan saat pintu gerbang di depan matanya, dia merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres.&lt;br /&gt;
Beberapa siswa perempuan yang berdiri di sisi dinding sekolah, melihat dari gerbang sekolah, dan sedang membicarakan sesuatu yang tidak ia ketahui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino menyadari bahwa ada 2 anak perempuan dari kelas yang memiliki hubungan agak baik dengannya, dan dia berjalan ke mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang gadis dengan rambut panjang dan kacamata berbingkai hitam melihat Shino, tersenyum dan mengangkat tangannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Asada-san, kau mau pulang sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya-apa yang kalian lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Saat ia menjawabnya, gadis lain dengan rambut berwarna coklat yang diikat menjadi dua kepangan mengangkat bahu, tersenyum dan menjawab,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengarkan aku. Ada seorang pria di gerbang sekolah dengan seragam yang bukan berasal dari sekolah terdekat. Ia memarkir motornya di sana dan bahkan memiliki dua helm. Sepertinya ia sedang menunggu seorang siswa dari sekolah kita. Ini sedikit seperti gosip, tapi kami hanya ingin tahu siapa yang begitu berani mengundang pacarnya ke pintu gerbang untuk menjemputnya? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mendengar jawaban ini, Shino segera menyadari bahwa wajahnya adalah semua putih. Dia melihat jam tangannya dan berteriak di hatinya &#039;tidak mungkin&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia setuju untuk bertemu dengannya di gerbang sekolah saat ini, dan orang itu bahkan mengatakan bahwa &#039;tidak usah membuang ongkos transportasimu, aku akan menjemputmu&#039;. Namun, ia tidak perlu terlalu jauh hingga memarkir kendaraannya di depan gerbang sekolah-&lt;br /&gt;
Tidak ..., orang itu pasti akan melakukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino dengan takut-takut mendekatkan tubuhnya di pagar dan mengintip ke luar dari gerbang sekolah. Segera setelah itu, ia merasa benar-benar lemah. Bahwa siswa laki-laki yang mengenakan seragam yang ia belum pernah lihat sebelumnya bersandar pada sepeda motor kecil yang bersinar yang memiliki itu tripod bawah. Dia memegang dua helm dan melihat ke langit dengan bingung- tidak diragukan lagi, ia adalah anak laki-laki yang ia kenali dua hari yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika ia berpikir untuk menyapanya dan mengambil kursi belakang sepeda dengan puluhan orang melihatnya, Shino tidak bisa menahan malu. Dia bergumam dalam hatinya &#039;Aku benar-benar ingin log out dari sini&#039;, dan mengumpulkan keberaniannya sebelum berbalik menghadap teman-teman sekelasnya di sampingnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... baik ... dia ... dia temanku ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berkata dengan suara lembut yang hampir tidak bisa didengar. Mata para gadis berkacamata melebar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... Asada-san?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Teman seperti apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis lain berteriak seperti ini juga. Memperhatikan tatapan yang mengarah padanya karena suara keras ini, Shino hanya bisa memeluk tasnya dan mundur kebelakang ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ma ... maaf!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, dia mulai meminta maaf dan melarikan diri untuk beberapa alasan.&lt;br /&gt;
Shino sudah pergi melewati gerbang hijau perunggu itu dan mendengar suara dari belakang yang berteriak padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jelaskan semuanya dengan jelas kepadaku besok! ~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun ia tiba di sampingnya, orang ini masih tampak bingung seperti saat ia melihat ke langit tadi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berbicara dengannya, ia mengerjapkan matanya dan berbalik lebih sebelum menunjukkan senyum malas di wajahnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, selamat siang, Sinon.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertemuan di bawah matahari cerah seperti ini lagi, rasanya seperti Kirito di dunia nyata memiliki transparansi yang membuat bayangannya hamper tak terlihat. Rambutnya hitamnya yang sedikit panjang membuat kulitnya terlihat lebih cerah, dan tubuh langsing yang tampak mengejutkan seperti gadis tampak mirip dengan avatar di dunia virtual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perasaan yang lemah ini, atau lebih tepatnya, perasaan yang membuat Shino ingat bahwa ia pernah menghabiskan dua tahun di penjara, dan menyebabkan dia untuk menjaga kata-kata pedas nya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Selamat siang ... maaf untuk membuatmu menunggu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak apa-apa. Aku juga baru saja tiba—ngomong-ngomong ... mengapa rasanya seperti ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Kirito akhirnya melihat para siswa yang sedang menonton dari dekat gerbang sekolah. Dia melihat sekeliling dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Semua orang memandangi kita ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;To... tolong ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Shino seperti memiliki beberapa keengganan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukankah orang lain melihat jika kamu memarkir sepedamu di gerbang sekolah orang lain!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;b. .. begitukah? Lalu ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak itu tiba-tiba menyemburkan senyum menggoda. Shino pernah melihat senyuman itu beberapa kali di dunia maya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika kita terus tinggal di sini, akankah guru kedisiplin kesini dan memarahi kita? Tampaknya menarik. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ja.. jangan bercanda !&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan, para guru benar-benar bisa datang. Shino secara naluriah berbalik untuk melihat gerbang sekolah dan kemudian berkata lembut,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hu, bergegas dan pergi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke oke ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito menyerahkan helm hijau muda yang ia pegang untuk Shino sambil terus tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang ini mengacaukan mentalku seperti setan nakal, seperti saat di GGO. Aku tidak bisa tertipu oleh penampilannya—Shino mengatakan pada dirinya jauh di dalam hatinya saat ia menerima helm pengaman. Dia memiringkan tasnya ke samping dan mengenakan helm setengah. Dia kemudian berhenti karena dia tidak tahu bagaimana cara memakainya. Pada saat ini ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Permisi.. sedikit.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito menggenggam lengannya dengan cepat dan memakaikan helmnya ke atas. Wajah Shino saat ini terasa panas saat ia buru-buru mengarahkan mukanya ke bawah. Dia sudah mulai bertanya-tanya bagaimana dia akan menjelaskan hal-hal kepada semua orang hari berikutnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Sinon, emm ...apakah rokmu baik-baik saja?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku memiliki celana pendek olahraga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, tidak masalah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lagipula kamu tidak bias melihatnya dari depan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengambil kesempatan balas dendam, Shino dengan cepat duduk di kursi belakang sepeda. Saat ia sering mengambil kursi belakang kakek nya Coyote Honda 90, ia pernah menggunakannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;hh ... Kamu lebih baik pegangan erat-erat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito memutar kunci, dan mesin pembakaran internal yang langka ini mengeluarkan raungan keras. Shino menarik lehernya ke belakang. Namun, getaran yang mencapai pinggang dan bau gas yang mengingatkannya kembali yang membuatnya tidak bisa menahan senyum. Dia kemudian memeluk tubuh ramping Kirito itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini akan menjadi sedikit merepotkan baginya untuk pergi dari daerah Bunkyo dari Yushima ke tujuan mereka, daerah pusat Ginza, jika dia harus mengambil kereta bawah tanah. Akan lebih mudah untuk bergerak di atas tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka melaju dari Ochinomizu, ke Chiyoda raya sebelum mencapai Koukyo. Sepeda motor bergerak perlahan-lahan di sekitar parit untuk alasan keamanan, tapi untungnya, cuaca hari ini baik-baik saja, dan angin yang bertiup melewati wajahnya membuatnya merasa agak nyaman. Setelah bergerak melalui gerbang utama, mereka pergi melewatijalan raya Uchibori kemudian Harumi Avenue, berbelok ke kiri, melewati jembatan JR, dan kemudian tiba di Ginza Yonchome.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kecepatan laju mereka memiliki perbedaan yang besar seperti saat naik kereta beroda tiga dan lari dari Gun Death, mereka masih harus menghabiskan kurang dari 15 menit untuk mencapai tujuan. Kirito segera memarkir sepeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino memegang helm di tangannya saat ia dipimpin oleh Kirito ke sebuah kafe kelas tinggi yang ia belum pernah datangi sebelumnya. Saat ia mendorong pintu samping, para pelayan di kemeja putih dan dasi hitam membungkuk dalam-dalam untuk mereka. Shino agak panik dan tampak agak malu.&lt;br /&gt;
Mendengar pelayan bertanya apakah itu untuk dua, dia merasa apakah itu seperti ... dan panik bahkan lebih. Namun, suara yang tanpa menahan diri tiba-tiba terdengar, memecahkan atmosfer dari suasana kelas tinggi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi ~ Kirito-kun, di sini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... kita punya janji dengan orang itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang Kirito katakan, pelayan menunjukkan bahwa ia mengerti tanpa mengubah ekspresi wajahnya, membungkuk sambil berjalan ke depan. Toko itu penuh dengan ibu rumah tangga kaya yang pergi berbelanja, dan seragam sekolah mereka tampak sangat jelas. Shino hanya bisa meringkuk kembali dan hati-hati berjalan di lantai yang dipoles sehingga menjadi bersinar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang pria jangkung dan kurus, yang mengenakan jas kelas tinggi dengan gaya kebarat-baratan, dasi bermotif dan kacamata berbingkai hitam, bangkit dari meja yang keduanya tuju. Shino mendengar bahwa dia adalah seorang PNS, namun ia mempunyai kerah berwarna putih yang membuatnya terlihat seperti seorang pelajar juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika mereka duduk di meja yang orang itu tunjukkan, handuk hangat dan buku menu muncul di depan mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Silahkan, nikmati.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino membuka menunya seperti yang diminta oleh suara orang itu, dan segera tidak bisa mengatakan apa-apa. Bukan hanya sandwich dan pasta, bahkan makanan penutup memiliki 4 digit angka di belakang nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino begitu terkejut dan dia tidak tahu apa yang harus dilakukannya, di sampingnya, Kirito mendengus dingin dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lebih baik jangan bersikap baik padanya. Kita menghabiskan uang dari warga negara pekerja keras. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Gadis itu melirik dan melihat pria berkacamata itu tersenyum dan mengangguk juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ja, jadi ... Aku akan memesan kue keju istimewa ini dengan saus cranberry di atasnya ... dan juga Earl Grey.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino mengatakan di hatinya &#039;Wow, 2200 yen [2]!&#039; Hijau. Tanpa diduga, Kirito, yang di sampingnya, mengatakan-&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ingin puding panggang apel, mont blanc dan espresso.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah hal luar biasa. Shino bahkan tidak bisa membayangkan berapa banyak uang yang akan dikeluarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas membungkuk dan berjalan menjauhi pria berkacamata. Pria ini merogoh sakunya dan mengeluarkan tempat dari sejumlah kartu hitam. Dia mengambil kartu nama dari tempatnya dan kemudian menyerahkan kartu nama itu ke Shino.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Halo. Aku Kikuoka dari Kementerian Dalam Negeri dan Teknologi Komunikasi. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengatakan namanya dengan suara mantap. Shino buru-buru mengambil kartu bisnis dan membungkuk kembali.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ha, halo ... aku Asada ... Shino.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah ia mengucapkan hal itu, orang yang disebut Kikuoka ini memberikan pandangan menyenangkan dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini karena kecerobohan kita dan menyebabkan Asada-san berada dalam situasi berbahaya seperti ini. Aku benar-benar minta maaf. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. tidak usah khawatir. Kau terlalu baik. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti Shino buru-buru menunduk lagi, Kirito terputus dari sampingnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lebih baik baginya untuk meminta maaf. Jika Kikuoka-san menyelidiki dengan lebih teliti, kita tidak akan menemui bahaya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yang kau katakan membuatku berkeringat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka menurunkan kepalanya seperti seorang anak yang sedang diceramahi, tapi kemudian mengangkat matanya dan melanjutkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi Kirito-kun, Kamu tidak pernah berpikir bahwa«Death Gun»adalah sekelompok orang, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan itu, Kirito bersandar di kursi yang tampak seperti sebuah benda antik, yang kemudian mengeluarkan suara berderit.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pokoknya ... pertama ceritakan apa yang kamu ketahui sampai sekarang, Kikuoka-san.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja ... tapi itu hanya 2 hari karena kita tahu dari kejahatan mereka. Ini akan memakan waktu untuk menjelaskan semuanya ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka mengambil cangkir kopi yang tepat di depannya, meneguk minuman, dan kemudian melanjutkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sementara aku mengatakan bahwa ada sebuah kelompok, sebenarnya hanya ada 3 anggota. Setidaknya dari apa yang pemimpin Shinkawa Shoichi katakan, mereka memiliki tiga orang. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pria yang bernama Shoichi adalah orang mantel yang menyerang Sinon dan aku di BoB, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Kikuoka dengan lembut mengangguk kepalanya pada pertanyaan Kirito itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku rasa itu benar. Dari catatan AmuSphere yang kami dapatkan dari rumahnya, kami mampu untuk memeriksa bahwa ia melakukan login ke Gun Gale online pada waktu itu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Rumah ... bahwa pria bernama Shinkawa Shoichi, orang macam apa dia? Apakah dia dalangnya? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Untuk menjelaskan semua itu, kita harus mulai dari insiden SAO pada tahun 2022. Tapi sebelum itu ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelayan hanya begitu kebetulan tiba pada saat ini sambil mendorong troli dengan banyak piring makanan di atasnya. Setelah menunggu pelayan untuk mengatur ini piring ke meja dan meninggalkan mereka, Kikuoka kemudian memberi isyarat pada Shino untuk tidak menahannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak benar-benar memiliki nafsu makan banyak, tapi dia masih harus bisa memakannya. Setelah mengatakan &#039;itadakimasu&#039; dengan Kirito, Shino mengambil garpu emas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengiris sedikit dari blok putih susu yang dicelup dalam saus merah terang dan meletakkannya di dalam mulutnya. Selain rasanya berat keju tebal menyebar di mulutnya, kue itu sendiri meleleh dalam. Terkejut, Shino segera memiliki pemikiran untuk meminta resep, tapi berpikir tentang hal itu, ia tahu bahwa bahkan jika dia bertanya kokinya, mereka tidak akan mengungkapkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa sadar, dia makan sekitar setengah dari kue sebelum meletakkan garpu ke bawah dan mengambil cangkir teh merah. Dia meneguk cairan hangat yang memiliki tang orange kecil di dalamnya, dan perasaan tegang jauh di dalam dirinya itu mereda.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini benar-benar enak ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino bergumam. Mendengar itu, Kikuoka dengan gembira mengatakan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Biasanya, makanan harus diiringi dengan topik bahagia. Tapi itu baik-baik saja. Kita bisa datang dari waktu ke waktu yang lain. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku, aku mengerti...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito terus makan cokelat keemasan mont blanc di depannya, dan pada titik ini, tertawa dan menghancurkan suasana hati Kikuoka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan menyarankan kamu untuk tidak. «Topik yang menarik» yang orang ini bicarakan adalah hal kotor atau menjijikkan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu, itu terlalu berlebihan. Aku agak percaya diri dalam pengalaman perjalananku di Asia Tenggara ... oh well, mari kita bicara tentang ini dulu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka mengeluarkan tablet PC dari tas kantornya, dan kemudian menyentuh layar dengan jari-jari yang panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh Shino tegang sedikit ketika dia bersiap-siap untuk mendengar apa yang orang ini katakan, yang tampak seperti guru, jika harus kukatakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, ia ingin tahu semua tentang insiden «Death Gun». Namun, di lubuk hatinya, ada suara sedikit bergumam bahwa dia tidak ingin memiliki hubungan apa-apa lagi dengan dengan hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin bagian tertentu jauh di dalam dirinya masih percaya dengan Shinkawa Kyouji. Bahkan ketika jarum suntik yang menakutkan ditempatkan di lehernya, Shino masih belum bisa membenci Kyouji sepenuhnya, dan tidak bisa melepaskan semua perasaannya untuk dia. Orang itu bukan dirinya yang sebenarnya, sesuatu yang menyusup ke pikirannya menyebabkan dia melakukan ini-Shino masih percaya pada pepatah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah sekitar 40 jam sejak apa yang terjadi pada hari Minggu malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam-seperti yang diminta oleh Shino Kirito untuk pergi ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya dan ganti baju, polisi tiba di rumahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shinkawa Kyouji, yang kepalanya mengalami trauma berat dan samar-samar sadar, segera ditangkap dan kemudian dikirim ke rumah sakit dengan ambulans.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk alasan keamanan, Shino dan Kirito dikirim ke rumah sakit lain dan dibuat untuk mengambil pemeriksaan wajib. Dokter yang bertugas mengatakan Shino bahwa ia tidak memiliki apa-apa selain beberapa memar. Segera setelah itu, polisi mulai investigasi mereka di rumah sakit, dan dia mencoba untuk menjernihkan pikirannya yang masih kabur oleh lapisan kebingungan, dan mengatakan kepada polisi persis apa yang terjadi di dalam ruangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sendiri tidak menyadarinya, tetapi dokter didiagnosis bahwa tingkat stres emosional berada di batasnya, sehingga penyelidikan polisi berhenti di sekitar 2 am di pagi hari. Shino kemudian menghabiskan malam di kamar rumah sakit, dan setelah bangun pukul 6 pagi, ia menolak untuk menerima usulan dokter untuk kembali ke apartemennya dan bukannya pergi ke sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti itu, dia grogi ketika pergi pada Senin, kemarin. Meskipun Kyouji terus bolos sekolah, ia masih harus didaftarkan ke sekolah, sehingga Shino berpikir bahwa sekolah akan tahu tentang hal itu. Pada akhirnya, tidak ada yang berbicara tentang hal itu di sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Shino mengabaikan Endou dan menenangkan pikirannya dan kembali ke apartemennya, polisi sudah menunggunya di pintu. Setelah ganti baju, Shino dan polisi pergi ke rumah sakit itu kemarin, dan Shino mengambil diagnosis kedua dari dokter. Kali ini, Shino mengajukan banyak pertanyaan tentang Kyouji, tetapi polisi mengatakan kepadanya bahwa Kyouji baik-baik saja, tapi dia diam saja saat sedang diinterogasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena «alasan keamanan», polisi ingin Shino untuk tetap berada di rumah sakit. Setelah makan malam dan mandi, dia membuat panggilan singkat untuk kakek dan ibunya di rumah lamanya sebelum tidur di kamar rumah sakit yang telah disiapkan untuknya. Saat ia berbaring di tempat tidur, Shino segera tenggelam ke dalam tidur nyenyak, dan ingatannya terputus dari sana. Rasanya seperti dia bermimpi panjang, tapi ia tidak bisa mengingat apa-apa sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada hari Selasa, pagi ini, polisi kembali mengantarnya ke apartemennya. Saat dia turun, polisi mengatakan kepadanya bahwa interogasinya akan selesai. Meskipun itu adalah hal yang baik, bagaimana dia tahu tentang perkembangannya dari sekarang ... Shino pikir dia harus bersiap-siap untuk sekolah. Tepat ketika ia sedang memotong tomat untuk sarapan, telepon tiba-tiba berdering. Itu dari Kirito. Hal pertama yang dia tanyakan adalah apakah Shino bebas setelah sekolah, dan Shino dengan reflek menjawab ”ya”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah yang terjadi, sekarang Shino duduk di samping Kirito dan menunggu «associate»-pria PNS itu untuk berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka berpaling untuk mencari tablet PCnya dan kemudian menurunkan volumenya, mungkin ia takut orang lain mendengar ucapannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Direktur Rumah Sakit Umum kakak anak Shinkawa Shoichi, sudah lemah dan sakit sejak  ia masih muda, dan sering pindah antara rumah dan rumah sakit sejak dia lulus dari sekolah menengah. Dia bahkan terdaftar di SMA  tahun terlambat 1 tahun ... dengan demikian, ayahnya sudah menyerah membiarkan Shoichi mengambil alih bisnis keluarga dan menyerahkan beban ini kepada Kyouji, yang 3 tahun lebih muda darinya. Direktur kemudian mulai mendapatkan pembelajaran di rumah untuk Kyouji dan bahkan mengajarinya sendiri, dan akan meninggalkan Shoichi sendirian. Shoichi tidak mungkin berharap lagi, tapi adiknya merasa telah terdorong dalam keputusasaan karena memiliki harapan besar ... itulah yang ayah mereka katakan ketika ia diinterogasi. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka berhenti sebentar dan membasahi bibirnya dengan kopi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino menatap permukaan meja dan mencoba membayangkan seperti apakah «harapan orang tua &#039;»mereka. Meskipun begitu, dia tidak dapat membayangkan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun keduanya begitu dekat, ia tidak pernah menyadari bahwa Kyouji berada di bawah begitu banyak tekanan. Aku hanya mempedulikan masalahku sendiri dan tidak pernah benar-benar berpikir untuk berinteraksi dengan orang lain dengan sebenarnya-ketika Shino menyadari hal ini lagi, dadanya terasa nyeri yang tajam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka melanjutkan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi-bahkan dalam situasi ini, saudara-saudara yang agak dekat. Setelah Shoichi drop out dari SMA, ia berpaling ke internet sebagai surga dan mulai bermain MMORPG, dan ini membuat saudaranya ikut tertarik. Setelah itu, sang kakak akhirnya menjadi tawanan «Sword Art Online» dan dalam keadaan koma di rumah sakit ayahnya selama 2 tahun. Setelah ia selamat dan kembali, Kyouji melihat dia sebagai seorang idola ... atau bahkan memperlakukan dia seperti pahlawan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Shino menyadari bahwa di sampingnya Kirito terdengar agak tegang saat ia bernapas. Namun, suara Kikuoka yang dalam dan tenang kemudian berlanjut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Setelah Shoichi selamat, ia tidak menyebutkan tentang apa yang terjadi di SAO untuk sementara waktu, tetapi setelah ia mengakhiri penyembuhan dan kembali ke rumah, dia mulai membual tentang bagaimana ia membunuh banyak pemain di dunia itu, berapa banyak orang yang takut padanya, ini pembunuh nyata ... untuk Kyouji yang tidak melakukan dengan baik di sekolah dan diancam oleh kakak kelas,apa yang Shoichi katakan tidak mengganggu dia, tapi bahkan membuatnya merasa lega dan puas. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino berbicara pelan. Kikuoka mengangkat kepalanya dan memiringkan lehernya seolah-olah untuk meminta dia untuk melanjutkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hal-hal ini ... dikatakan oleh Shinkawa-kun, tidak, Kyouji, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, ini berdasarkan kesimpulan yang dibuat dari kesaksian kakaknya. Shoichi terus berbicara selama investigasi polisi, dan bahkan ia mengatakan tentang isi hati adiknya. Namun, Kyouji benar-benar berbeda dari saudaranya dan tetap diam bahkan sampai sekarang. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino benar-benar tidak bisa membayangkan seperti apa jiwa Kyouji yang sedang melayang . Dia bahkan merasa bahwa jika dia masuk ke GGO, dia bisa melihat Spiegel menunggu di sana di bar di mana mereka bertemu ... meskipun itu tidak mungkin.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, silakan lanjutkan ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka mengangguk kepalanya setelah mendengar kata-kata Shino dan sekali lagi melirik tablet PC.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami tidak tahu faktor kunci apa yang membuat dua bersaudara itu turun ke «road of no return», jadi kami hanya bisa menebak ... tapi Shoichi seharusnya mulai bermain Gun Gale Online atas saran Kyouji. Shoichi tidak memiliki fobia tentang dunia VR yang dimiliki banyak mantan pemain SAO, tapi ia tidak antusias ketika ia mulai bermain. Dia mencatat bahwa daripada berlatih keterampilan dengan melawan monster, dia mungkin juga menunggu di jalanan untuk mengamati pemain lain dan membayangkan cara membunuh mereka. Namun, sejak ia mendapat «mantel tak terlihat» dari sistem RMT, segalanya berubah. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;RMT ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino tidak bisa menahan ucapannya. Mantel yang Death Gun miliki, «Camouflage Optical metamaterial», seharusnya item yang benar-benar langka yang bos-seperti monster jatuhkan dengan persentase yang sangat rendah. Harganya seharusnya jauh lebih mahal daripada II Hecate.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... Aku rasa itu benar-benar mahal ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia mengatakan itu, Kikuoka menganggukan kepalanya, kemudian menggeleng dengan ekspresi tak percaya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini dikatakan perkiraan nilai lebih dari 300.000 yen. Namun, Shoichi akan mendapatkan 500.000 yen [3] dari ayahnya setiap bulan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu berarti ... bahwa senapan sniper besar dan Estoc yang terbuat dari bahan langka yang dibeli melalui uang ... hal yang baik bahwa SAO tidak memiliki kawasan perdagangan atau RMT ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kirito bergumam , dia tidak terlihat seperti sedang bercanda sama sekali. Juga, Kikuoka mengangguk serius dan meneruskan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar-sejak Shoichi bisa membuat dirinya menghilang dengan mantel itu, dia telah berlatih cara untuk mengaburkan dirinya dari orang lain. Pada saat ini, dia hanya merasa bahwa itu menarik untuk menguntit seseorang dari belakang ... Namun, pada hari tertentu, ia menemukan bahwa orang yang dia ikuti masuk ke real presiden untuk mengoperasikan terminal permainan. Shoichi punya ide dan mengeluarkan teropongnya untuk mencoba dan melihat layar dari balik pilar. Dan kemudian, ia segera menemukan nama asli orang tersebut dan alamat dan data pribadi lainnya di dunia nyata ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan kata lain ... dia tidak membeli mantel tak terlihat untuk mendapatkan informasi, tetapi sebaliknya ... dia sudah mempunyai mantelnya sebelum melakukan hal seperti itu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mendesah dan kemudian menyandarkan punggungnya di kursi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Dari yang sebelumnya, setiap MMO akan memiliki semacam keterampilan «Hiding», dan jarang untuk melihat mereka tidak memilikinya. Tapi ... Aku merasa bahwa invisible di VRMMO dapat digunakan untuk melakukan banyak hal buruk. Seharusnya itu dilarang untuk digunakan di jalanan ... Kamu harus menyampaikan ini pada Zasker, Sinon. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Topiktiba-tiba bergeser kepadanya, Shino hanya bisa buru-buru menjawab.&lt;br /&gt;
&amp;quot;K, Kamu saja yang melakukannya ... tapi, itu berarti mantel itu adalah alasan «Death Gun» muncul.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian terakhir dari kata-kata itu jelas dikatakan Kikuoka. PNS berkacamata itu mengangguk kepalanya dan kemudian memutar matanya untuk melihat tablet PC-nya lagi. Setelah melihat senyum kecilnya, Shino tiba-tiba memiliki perasaan yang aneh, tapi itu tidak penting sekarang, sehingga Shino tidak mengatakannya. Kikuoka terus berbicara seperti matahari tenggelam yang bersinar di permukaan meja.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku kira kamu bisa mengatakan seperti itu. Shoichi segera menghafalkan informasi pribadi pada instingnya dan menuliskannya setelah ia log out. Pada saat ini, ia tidak benar-benar memiliki beberapa rencana untuk melakukan kejahatan ini, namun mampu mendapatkan informasi nyata dari pemain membuatnya bahagia. Setelah itu, ia akan menghabiskan berjam-jam di real presiden dan menunggu pemain untuk datang dan menulis alamat yang mereka cantumkan. Akhirnya, ia mendapat total 16 nama asli pemain dan alamatnya. Di antara mereka ... Asada Shino-san, kamu disertakan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino mengangguk. Sejak dimulai sebelum September, sebelum turnamen BoB 2. Ada sekitar 500 pemain yang terdaftar. Bahkan jika hanya setengah dari mereka didata nama asli mereka dan alamat untuk mendapatkan pistol model, itu tidak akan mungkin untuk mencuri informasi kehidupan nyata 16 pemain &#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka terus menjelaskan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada hari tertentu pada bulan Oktober, Kyouji muda menunjukkan kepada Shoichi bahwa ia punya masalah dengan perkembangan karakternya. Pada saat itu, ia tampaknya marah &#039;karena informasi palsu tentang «Zekushiido» menyebar&#039;, dan Shoichi ingat bahwa ia memiliki nama asli Zekushiido dan alamat dan mengatakannya kepada Kyouji. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu benar. Mungkin pada saat itu dinding antara imajinasi Kyouji dan dunia nyata mulai pecah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shoichi mengatakan bahwa itu bukanlah rencana yang hanya dilakukan satu orang saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Suara tenang Kikuoka meluncur ke telinga Shino.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dikatakan bahwa dua dari mereka membahas tentang bagaimana menangani informasi pribadi Zekushiido itu, rencana untuk membuat«Death Gun» punmulai terbentuk. Namun, Shoichi menyebutkan bahwa mereka hanya bercanda pada awalnya. Menembak dalam permainan dan membunuh pemain di dunia nyata ... ini terdengar mudah, namun sebenarnya ada beberapa kesulitan ketika melakukannya. Setelah berdiskusi, mereka perlahan-lahan mulai mengatasi satu demi satu kendalanya. Dan kendala terbesar yang mereka hadapi adalah kunci master yang bisa mematahkan kunci elektronik dan cara untuk menyuntikkan obat itu ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebuah Rumah Sakit Umum seharusnya memiliki kunci master yang legal untuk membuka rumah pasien ketika dalam keadaan darurat. Aku kira rumah sakit ayah mereka ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar itu dari Kirito, Kikuoka tampak seperti sedang meniup peluit dengan pelan saat ia menutup bibirnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Kirito. Sebenarnya, pemerintah mempromosikan pintu sensor keyless kunci untuk menambahkan kontrol ke tempat tinggal pribadi yang mungkin tidak mudah rusak .. tapi informasi itu diklasifikasikan. Pokoknya, mereka berdua bekerja keras untuk mencuri mekanisme membuka itu, jarum suntik tekanan tinggi dan succinylcholine dari rumah sakit ayah mereka. Menurut Shoichi, melaksanakan rencana itu sendiri adalah seperti permainan. Dia mengatakan bahwa ini adalah benar-benar sama dengan mengumpulkan intel pada target di SAO, mempersiapkan peralatan mereka dan melakukan serangan. Dikatakan bahwa ia bahkan mengatakan kepada polisi yang sedang mengintrogasinya “Bukankah sama? &amp;quot;. Tampaknya ia berbicara tentang permainan tentang petualangan yang berbicara dengan NPC di mana-mana, mengumpulkan informasi, menangkap buronan dan menyerahkannya untuk mengumpulkan uang, dan bahwa apa yang polisi lakukan itu tidak ada bedanya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku berpikir bahwa kamu lebih baik tidak percaya kata-katanya sepenuhnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kirito tiba-tiba berbicara, Kikuoka mengerutkan kening dan bertanya,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sungguh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Shoichi mungkin memiliki beberapa bagian dari dirinya yang benar-benar merasa seperti itu, tetapi sebagai «Red-Eyed XaXa», meskipun ia terus memberitahu orang-orang di sekelilingnya bahwa ini hanya permainan, ia tahu bahwa pemain benar-benar akan mati dan seperti telah kecanduan pembunuhan. Baginya, apakah itu dunia maya atau dunia nyata, hanya hal-hal yang bermanfaat bagi dirinya yang nyata. Dia hanya mempunyai sedikit perasaan realita ... ini mungkin sisi gelap VRMMOs. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku paham. Lalu ... bagaimana dengan realitas kamu? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino berpikir bahwa Kirito akan memberikan senyum nakal bahwa ia biasanya akan memberikan saat ia mendengar pertanyaan Kikuoka itu. Namun, ia memberikan pkamungan normal serius saat ia menatap tempat tertentu di udara.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Memang benar bahwa aku meninggalkan bagian dari diriku di dunia itu. Saat ini, nilai pribadiku telah menurun. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidakkah kau ingin kembali?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong jangan tanya itu, bisakah? Itu privasi pribadiku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, Kirito benar-benar tertawa kecut, dan kemudian melirik Shino.&lt;br /&gt;
&amp;quot;-tentang hal ini, apa yang kamu pikirkan, Sinon?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Err ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah diminta dengan tiba-tiba, Shino menahannya tetapi merasa agak bermasalah. Dia membalik pikirannya dalam kata-kata, yang dia tidak benar-benar kenal, tapi dia akhirnya mencoba untuk mengungkapkan pikiran sendiri.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... Kirito, apa yang kamu katakan tadi itu berbeda dari apa yang kamu katakan sebelumnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau pernah berkata bahwa &#039;tidak ada dunia maya&#039;. Dan mengatakan bahwa di mana pun orang itu berada itulah kenyataannya. Meskipun sudah ada banyak game VRMMO, gamer tidak dapat merubah sifatnya setelah pergi ke setiap dunia, kan? Saat ini, aku ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino mengulurkan tangan kanannya dan menyentuh pergelangan tangan kiri Kirito dengan ujung jarinya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dunia ini adalah dunia nyata. Bahkan jika ini adalah dunia maya yang diciptakan oleh AmuSphere, itu masih sebuah dunia nyata bagiku ... itulah yang kupikirkan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito membelalakkan matanya dan menatap Shino untuk sementara waktu, yang membuat Shino malu. Kemudian, dia menunjukkan senyum yang tidak memiliki kerusakan di dalamnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku mengerti. Kau benar. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan bahwa, Kirito berpaling untuk melihat Kikuoka dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu lebih baik mendengarkan apa yang Sinon katakan. Itu mungkin salah satu kebenaran dalam insiden ini. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot; -Jangan bercanda denganku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan kanan Shino menepuk bahu Kirito dengan lembut sebelum berbalik ke depan. Pada saat ini, Kikuoka menatap Shino untuk beberapa alasan, dan mungkin merasa canggung karena ia memindahkan matanya ke piring kue yang kosong.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, kau benar. Dan kondisi Shoichi ini—benar-benar berbeda dari Asada-san. Ia berakhir di tempat yang tidak memiliki realita sama sekali ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang itu terus mengulang kata-kata &#039;itu belum berakhir&#039;. Mungkin orang yang masih belum sepenuhnya kembali dari Aincrad ... tujuan ini &#039;dunia baru yang telah diciptakan&#039; yang Akihiko Kayaba buat-mungkin dapat membuktikan bahwa kota terapung itu sudah sepenuhnya runtuh ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan mengatakan hal-hal menakutkan seperti itu. Kematiannya masih memiliki banyak misteri di balik itu ... tapi itu tidak ada hubungannya dengan hal ini. Mari kita meringkas ini ... Shoichi tidak memiliki hambatan psikologis pada tahap perencanaan ketika ia ingin masuk ke rumah target dan menyuntikkan obat. Pada saat itu, korban pertama adalah «Zekushiido» ... Shigemura Tamotsu, dan orang yang membunuhnya adalah Shoichi. Pada sekitar 11 pada tanggal 9 November, ia menggunakan kunci pembuka untuk membuka ruang target dan memasukinya. Sekitar 11:30 pm, dia menggunakan jarum suntik tekanan tinggi pada Shigemura yang mengenakan AmuSphere saat ia mengambil bagian dalam «MMO Streaming» wawancara, dan mendapat disuntikkan di rahang bawah. Obat yang digunakan disebut Klorida suksametonium, juga dikenal sebagai succinylcholine, relaksan otot, dan pernapasan korban Shigemura dan detak jantung berhenti dan mati. Dengan kata lain, orang yang menembak Zekushiido di GGO adalah saudaranya- Kyouji muda ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar nama Kyouji itu, bahu Shino bergidik. Pada malam dua hari yang lalu, saat Kyouji di tempatnya, dia menyebutkan Zekushiido, dan suara raungannya masih berdering di telinganya.&lt;br /&gt;
Karena informasi palsu Zekushiido tersebar yang menyebabkan kesalahan dalam stat Kyouji, dia tidak bisa mendapatkan gelar «the strongest»-meskipun «Yamikaze» adalah tipe AGI-super yang benar-benar kuat, yang dapat menghentikan pikiran Kyouji-tapi kebenciannya pada Zekushiido jauh lebih kuat daripada kakak kelas di dunia nyata yang menyiksa dan mengintimidasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak-aku salah ... pada saat itu, bagi Kyouji, dunia nyata sudah ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;Korban kedua adalah Usujio Tarako, dan Shoichi lah yang membunuhnya di dunia nyata. Metode itu hampir sepenuhnya sama. Mereka memilih 7 orang sebagai target, dan kondisi umum di antara target ini adalah bahwa mereka semua tinggal di Tokyo dan memiliki kunci model lama yang tidak akan meninggalkan jejak ketika dibuka, atau di mana ada kunci cadangan di dekat pintu .. . &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini mungkin membutuhkan beberapa waktu untuk mengumpulkan  informasi sebanyak ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar Kirito mengatakannya dengan takjub, wajah Kikuoka menegang dan menganggukkan kepala.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini akan menyita banyak waktu dan usaha. Tapi—setelah mengambil kehidupan dua orang, tampaknya tidak ada yang percaya dengan legenda «Death Gun». &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... semua orang hanya merasa bahwa itu hanya laporan bodoh— aku adalah salah satu dari mereka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino bergumam, dan Kikuoka setuju dengan pandangannya sepenuhnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Kirito-kun dan aku akan mencoba segala macam kemungkinan, tetapi pada akhirnya, kita semua bisa menyimpulkan bahwa &#039;ini hanya rumor&#039;. Namun, dugaan kami sudah salah ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika ... jika kita bisa melihat kebenaran sehari sebelumnya, kita bisa melindungi kehidupan mereka— dua pemain yang masuk final itu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar kata-kata sedih Kirito, Shino menundukkan kepalanya dan berkata kepadanya,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi kau-menyelamatkanku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, aku tidak membantu sama sekali. Itu semua karena kekuatanmu sendiri. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino melirik Kirito, dan memiliki pikiran bahwa ia tidak mengucapkan terima kasih dengan baik, tapi pada saat ini, Kikuoka berkata lagi,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau bukan karena kamu berdua, 7 orang di namelist akan dibunuh oleh mereka sebelum mendapat banyak perhatian dari banyak orang, sehingga kalian berdua tidak perlu terlalu keras pada diri sendiri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan hanya itu ... hanya saja aku tidak senang jika rating VRMMOs akan menjadi lebih buruk lagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benih yang tumbuh dengan «The Seed»tidak begitu lemah sehingga mereka tidak akan gugur karena hal ini. Saat ini, para kecambah yang tak terhitung jumlahnya berkumpul menjadi sebuah pohon raksasa menjulang yang bisa menandingi Pohon Dunia. Sungguh, aku tidak tahu siapa yang melakukan ini! &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau tahu. Kamu lebih baik melanjutkan pembicaraan kita. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito terbatuk datar dan meminta Kikuoka untuk melanjutkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... Namun, aku rasa kamu harus tahu apa yang terjadi selanjutnya. Keduanya menemukan bahwa ancaman Gun Kematian tidak banyak menyebar dan mereka merasa benar-benar marah, dan mereka memutuskan menggunakan plot yang lebih menakutkan. Kakaknya memutuskan untuk membunuh 3 orang di turnamen yang ke-3 untuk memutuskan yang terkuat, biasanya disebut Bullet of Bullets finals.&lt;br /&gt;
Dan pemain yang menjadi target mereka adalah ... «Rider Pale», «Garret» dan «Sinon» ... yang Kamu, Asada-san. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar itu, Shino menganggukan kepalanya. Shino tahu korban ke-4, Garret. Dia adalah seorang pria trendi yang memegang senapan kuno Winchester. Shino ingat topi koboi yang menjadi ciri khasnya dan diam-diam berdoa untuknya jauh di dalam hatinya. Pada saat itu, tiba-tiba ia melihat sesuatu dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... ngomong-ngomong, ini mungkin hanya kebetulan ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sasaran ke-7nya mungkin memiliki poin yang sama. Termasuk aku, setiap orang dari mereka bukan dari jenis-AGI. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh ...? Apa maksudnya itu ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shinkawa-kun ... tidak, Kyouji hanya menambah Stat AGI, jadi dia terjebak dalam permainan. Aku kira ... ia harus memiliki beberapa perasaan yang rumit terhadap jenis lain ... seperti mereka yang menumpuk di STR. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka tidak bisa mengatakan apa-apa lagi dan hanya bisa melihat layar tablet PC.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kau maksud bahwa ... motifnya selalu dari permainan ... sekarang jaksa akan memiliki beberapa kesulitan silang untuk memeriksanya ... tapi apakah benar seperti itu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka tampaknya tak percaya sambil terus menggeleng. Pada saat ini, Kirito meratap,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. Aku merasa bahwa itu benar-benar mungkin. Untuk pemain MMO, statistik karakter adalah harta berharga mereka. Aku tahu beberapa orang yang bercanda ketika mereka menyenggol teman mereka dengan tangan saat mereka menyesuaikan statistik mereka, menyebabkan temannya kehilangan HP-nya dan kemudian mereka berdua akan bertengkar dan mulai saling membunuh dalam permainan selama berbulan-bulan ... tentu saja, ini semua dalam permainan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino juga bisa memahami mengapa hal seperti itu terjadi. Namun, Kikuoka hanya melebarkan matanya dan kemudian menggeleng.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sepertinya jaksa, pengacara, hakim dan pengacara harus memiliki pengalaman dive ke VRMMOs. Tidak-sudah waktunya kita menetapkan beberapa undang-undang yang berhubungan dengan mereka ... hmm, tapi itu bukan apa yang kita perlu khawatir. Err ... sampai mana kita tadi? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melirik tablet PC dan kemudian menganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar, kita berbicara tentang bagaimana mereka memilih 3 orang itu sebagai target. Namun tidak seperti-dua pembunuhan terakhir, ada masalah besar dengan pelaksanaan rencananya di final BoB. Seperti «Death Gun» yang berada di dalam permainan dan orang luar yang di luar permainan tidak bisa menghubungi satu sama lain, akan sulit bagi kedua belah pihak untuk menembak pada saat yang sama. Akhirnya, masalah ini hampir tidak diselesaikan dengan siaran televisi langsung dari luar permainan, tapi “... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu sulit dilakukan, kan? Dan juga pergerakannya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito yang merasa terganggu dengan ini memasang cemberut di wajahnya dan melanjutkan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku merindukan ini dan berpikir bahwa hanya ada 2 Senjata Death ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku, aku mengerti. Mereka tampaknya telah memilih 3 orang itu yang dekat dengan rumah mereka ... seperti bagaimana Pale Rider tinggal di Omori, Ota, dan Garret tinggal di Kawasaki, Musashi Kosugi, yang tidak terlalu jauh. Namun Bunkyo, Yushima wilayah Asada-san tinggal agak jauh. Juga, Kyouji, yang selalu ingin menjadi Death Gun, bersikeras untuk menjadi pembunuhan satu di dunia nyata. Shoichi memiliki sepeda, tetapi Kyouji tidak memiliki lisensi-jadi Shoichi mengundang mitra baru ke dalam rencana. Ya ... nama orang itu disebut Kanemoto Atsushi, 19 tahun sekarang, seorang kenalan lama Shoichi-atau lebih tepatnya ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka melirik Kirito.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mitranya dalam guild selama SAO. Nama karakter-Nya adalah ... «Johnny Black» kau pernah mendengarnya kan... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito menunduk dan mengangguk kepalanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia adalah mitra XaXa di «Laughin Coffin», pemain yang menggunakan belati beracun. Pada saat itu, mereka berdua menyerang beberapa pemain dan membunuh mereka ... sialan ... jika aku tahu ... Aku harus ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum ia bisa mengatakan itu, Shino cepat mencapai tangan kanannya keluar untuk meraih tangan kiri Kirito. Pada saat yang sama, ia menatap mata Kirito dan perlahan-lahan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito segera tahu apa maksudnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito segera tampak seperti bayi yang sedang menangis dan tersenyum, menunjukkan bahwa ia tahu, tapi ekspresi yang segera menghilang dan menjadi wajah poker biasa. Pada saat ini, Shino memindahkan jari-jarinya menjauh dari tangan dingin itu dan berbalik ke depan. Kikuoka, yang telah menatap mereka dari sisi yang berlawanan, melanjutkan dengan penjelasannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Disini tidak disebutkan apakah Johnny Black- yang juga dikenal sebagai Kanemoto-terlibat dalam rencana ini dalam kesaksian Shoichi. Untuk Shoichi, Kanemoto tampaknya menjadi orang yang benar-benar sulit untuk memahami... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa kau tidak bertanya pada Kanemoto?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawaban Kirito sesederhana seperti biasanya, namun Kikuoka menggeleng.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami belum menangkapnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shinkawa Kyouji ditangkap di apartemen Asada-san, dan 40 menit kemudian, saudaranya Shoichi ditangkap di rumahnya sendiri. Kemudian, polisi mengikuti kesaksian Shoichi dan tiba di apartemen di mana Ota Kanemoto berada di, tapi tidak ada orang di dalam apartemennya. Apartemen itu masih dalam pengawasan, tapi masih belum ada berita bahwa mereka telah menangkap Kanemoto. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Bisakah kita mengkonfirmasi bahwa dialah yang membunuh«Rider Pale»dan «Garret»di final?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku kira dia pelakunya. Shoichi tidak menyebutkan bahwa ia menyerahkan jarum suntik obat yang sama kepadanya dan Kyouji. Kami tidak menemukan senjata, tapi kami menemukan rambut yang cocok dengan DNA Kanemoto di rumah-rumah korban. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jarum suntik ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino tidak dapat menahan perasaan dingin yang merasuk dalam dirinya setelah memikirkan benda yang membuatnya ingat tentang istilah ini yang akan mengingatkannya pada nama obat itu. Suara Kyouji  &#039;ini adalah Death Gun yang nyata&#039; ketika ia menempatkan jarum suntik di lehernya, itu terus bergema di pikirannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito tampaknya memiliki pikiran yang sama seperti Shino saat dia melihat dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah penggunaan obat selesai setelah membunuh dua target lainnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Kikuoka menggeleng untuk menyangkalnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. jarum suntik kecil succinylcholine akan cukup fatal, tapi untuk keamanan tambahan, Shoichi memberinya tiga jarum suntik narkoba, sehingga ia mungkin masih memiliki satu yang tersisa. Itu sebabnya polisi bersikeras melindungi Kamu sampai pagi dari Senin, terutama Asada-san yang masih mungkin dalam bahaya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau mengatakan bahwa Johnny Black dapat terus menyakiti Sinon ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, itu hanya untuk pencegahan tambahan. Polisi merasa bahwa itu tidak perlu terlalu ketat. Karena image Death Gun telah runtuh, tidak akan ada manfaat apapun untuk menyerang Asada-san. Selain itu, Kanemoto dan Asada-san tidak punya alasan untuk menyakiti satu sama lain atau dendam pribadi. Saat ini, kamera jaringan identifikasi otomatis di pusat Tokyo telah memulai uji coba, jadi aku kira dia tidak akan bisa lari lebih lama lagi. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini biasa disebut sistem S2. Komputer secara otomatis akan menganalisa wajah dari semua orang yang terlihat di kamera dan kemudian mencari buronan ... baik, rinciannya juga termasuk. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar-benar menakjubkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mengerutkan kening sambil meneguk kopi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku memiliki perasaan yang sama juga. Ngomong-ngomong, aku pikir itu hanya masalah waktu sebelum Kanemoto ditangkap. Mari kita kembali ke masalah dan meringkas ini ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari Kikuoka berpindah ke-PC tablet, dan kemudian mengangkat bahu, mengangkat kepalanya dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu harus lebih akrab dengan yang lain daripada yang aku lakukan. Shinkawa Kyouji segera datang ke rumah Asada-san untuk menyerang setelah turnamen berakhir, tapi untungnya, ia ditangkap tanpa dapat mennyelesaikan tujuannya. Shinkawa Shoichi kemudian ditangkap berikutnya, dan Kanamoto Atsushi sedang menjadi buron. Kakaknya sedang diinterogasi di cabang Fuji. Maaf untuk menghabiskan waktu yang lama ... tapi laporanku berakhir di sini. Itu semua informasi yang aku miliki sekarang ... apakah Kamu memiliki pertanyaan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merasa bahwa ini mungkin menjadi pertanyaan yang tidak bisa dijawab, tapi Shino tidak bisa menahan diri untuk bertanya,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shinkawa-kun ... Kyouji, apa yang akan terjadi padanya mulai sekarang ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka mendorong kacamatanya dengan jari-jarinya dan bingung.&lt;br /&gt;
&amp;quot;S Shoichi saat ini 19, dan Kyouji 16, sehingga mereka akan diadili berdasarkan hukum remaja .... tapi kasus ini adalah kasus besar yang melibatkan 4 nyawa, sehingga pengadilan anak-anak mungkin akan mengirim kasus ini kembali ke jaksa. Juga, mereka mungkin membutuhkan evaluasi psikiatri. Meskipun kita harus menunggu untuk mengakhirinya ... tapi melihat tindakan mereka, aku pikir ada kemungkinan besar bahwa mereka akan dikirim ke penjara untuk remaja. Itu karena kedua telah kehilangan rasa kenyataan mereka ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. Aku tidak berpikir mereka kehilangan rasa realitasnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar Shino bergumam, Kikuoka berkedip dan menginstruksikan dengan matanya untuk melanjutkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak benar-benar memahami kakaknya ... tapi Kyouji ... untuk Kyouji, Gun Gale online adalah dunia nyata baginya, karena itulah ia memutuskan-&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengangkat tangan kanannya, jarinya menunjuk lurus, dan kemudian di turunkan lagi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Untuk meninggalkan segala sesuatu di dunia ini dan menuju ke dunia yang disebut GGO. Mungkin orang-orang di dunia ini ... akan merasa bahwa ia hanya melarikan diri, tapi ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shinkawa Kyouji adalah salah satu orang yang ingin membunuh Shino. Rasa takut dan putus asa yang ia berikan pada Shino tidak terukur jumlahnya. Tapi meskipun demikian, Shino masih belum bisa marah kepadanya dan merasa enggan. Ini perasaan yang menyakitkan menyebabkan Shino untuk terus berbicara,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aku berpikir game online tidak hanya menjadi permainan untuk melakukan hal yang ingin kita lakukan dan waktu yang telah dihabiskan di tingkat tertentu. Pengalaman produktif dan uang untuk menjadi lebih kuat benar-benar suatu hal yang merepotkan dan sulit. Tentu saja, itu bagus untuk bermain dengan teman sekali-sekali ... tapi ada banyak tekanan jika mereka terus bermain seperti sedang bekerja hanya untuk menjadi yang terkuat, seperti apa Kyouji lakukan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Stres ... disebabkan oleh bermain game? Tapi ... bukankah itu kebalikan dari tujuannya ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka berbicara dengan kaget, dan Shino mengangguk padanya dan melanjutkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Kyouji ...mengganti dunia ini dengan dunia itu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi ... kenapa? Kenapa dia begitu rela mengorbankan begitu banyak untuk mendapatkan gelar ini , disebut sebagai yang terkuat ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak terlalu yakin tentang hal itu ... Aku hanya ingin mengatakan itu sebelumnya, bagiku, dunia ini dan dengan dunia virtual semua terhubung ... Kirito, tahukah kamu mengapa ....?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino melihat ke kana, dan melihat Kirito menyandarkan punggungnya di kursi, menutup matanya dan berpikir. Segera, ia membuka mulutnya dan bergumam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena kau ingin menjadi kuat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino menutup bibirnya, memikirkan kalimat pendek ini, dan kemudian menganggukan kepalanya perlahan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Itu benar. Aku sama seperti yang terakhir kali. Mungkin setiap pemain VRMMO memiliki pemikiran yang sama ... hanya mencoba untuk menjadi lebih kuat ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino membalikkan tubuhnya dan menghadap Kikuoka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu ... kapan aku bisa mengunjungi Kyouji?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... mungkin dia akan tetap dalam tahanan setelah kami memeriksanya. Kita harus menunggu sampai dia dikirim ke pusat pengamatan remaja. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti-aku akan pergi menemuinya. Setelah aku melihat dia, aku ingin mengatakan kepadanya apa yang aku pikirkan sebelumnya ... dan apa yang aku pikirkan sekarang. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli bagaimana akhirnya, tak peduli betapa dia tidak mau mendengarkannya, Shino merasa bahwa dia harus melakukan hal ini. Kali ini, Kikuoka akhirnya menunjukkan wajah seperti senyum dengan sepenuh hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau benar-benar orang yang kuat. Ya, silakan lakukan. Aku akan membuat janji dengan manajemennya nanti dan mengirim email kepadamu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kemudian melihat jam di pergelangan tangan kirinya dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf-sudah waktunya aku pergi. Aku tidak mempunyai banyak waktu luang, tetapi aku harus menangani banyak hal. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu. Maaf mengganggumu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino juga mengucapkan terima kasih setelah Kirito.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah .. terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak perlu begitu baik. Itu adalah keteledoranku yang menyebabkan kamu berdua berada dalam bahaya, jadi aku semestinya melakukan hal ini. Aku akan memberitahumu jika aku mendapatkan beberapa informasi baru. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka menempatkan tablet PC-nya ke dalam tas kantor di sampingnya dan berdiri dari kursinya. Tepat ketika ia akan meraih tagihan di meja-tiba-tiba dia berhenti.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh ya, Kirito-kun ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah apa yang kamu ingin aku dapatkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengambil sepotong kecil kertas dari dalam saku jas Barat dan menyerahkannya kepada Kirito.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Death Gun ... tidak, Mata-merah XaXa-Shinkawa Shoichi, begitu ia mendengar hal ituyang kamu tanyakan, ia menjawab tanpa ragu-ragu. Namun, ia meminta kami untuk mengirim pesan kembali kepadamu. Tentu saja, Kamu tidak perlu peduli sama sekali, dan setiap pesan dari tersangka tidak dapat terungkap dalam penyelidikan, sehingga polisi tampaknya telah menolak permintaannya ... jadi, apakah Kamu ingin mendengarnya ? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Kirito itu tampak seperti dia hanya minum kopi benar-benar pahit, namun ia masih mengangguk kepalanya pada akhirnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena Kamu membawanya ke sini, aku akan mendengarkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu ... muu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kikuoka mengambil bagian kedua kertas, melihat isinya, dan membaca,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;.. ’Ini belum berakhir. Kamu tidak memiliki kekuatan untuk mengakhiri segalanya. Kamu akan segera melihat.Ini waktunya pertunjukan&#039; hanya itu-&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Suaranya seperti orang sakit.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah sekitar 10 menit setelah Kikuoka tersenyum sambil melambaikan tangannya dan pergi.&lt;br /&gt;
Karena keduanya meninggalkan kafe dan menuju tempat sepeda diparkir, tiba-tiba Kirito menggerutu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Siapa orang itu? Ia menyebut dirinya seorang pegawai Dalam Negeri Kementerian ... tapi entah bagaimana ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino berpikir bahwa dia benar-benar orang yang misterius dan mengatakan hal ini kepada Kirito. Namun, Kirito hanya mengangkat bahu dan menjawab,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, aku bisa yakin bahwa dia di bawah sektor Manajemen dunia VR. Setidaknya untuk saat ini. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pikirkan tentang hal itu. Hal hanya yang terjadi kurang dari 2 hari yang lalu. Tidakkah kamu merasa bahwa dia tahu terlalu banyak tentang apa yang terjadi di dalam kepolisian? Departemen keamanan Jepang tidak akan terlibat di departemen masing-masing, sehingga mereka seharusna tidak bekerja bersama-sama. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apa maksudmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia awalnya mengatakan bahwa ia tidak benar-benar dalam suatu organisasi, seperti polisi atau sesuatu ... itu tidak benar-benar mungkin, tapi dia ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pernah bertemu dia di sini sebelumnya dan mengikutinya ketika dia kembali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino memberikan tampilan percaya saat dia melihat Kirito berjalan di sampingnya. Namun, anak itu tampak seperti tidak ada yang terjadi dan melanjutkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada akhirnya, ada 3 sedan besar menunggu di tempat parkir bawah tanah di dekatnya, dan sopir yakin tidak terlihat seperti seseorang yang ingin main-main dengan rambut pendek dan setelan hitam. Aku mengikuti mereka dengan motorku, tapi mungkin mereka menyadarinya... Kikuoka turun di depan stasiun Ichigaya, dan ia menghilang sementara aku sedang mencari tempat parkir. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ichigaya? Tidak Kasumigaseki? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Kementrian dalam negeri di Kasumigaseki ... tapi seharusnya di Ichigaya... hanya ada Departemen Pertahanan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dep...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino tidak bisa mengatakan apa-apa lagi dan hanya bisa terus berkedip.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini berarti bahwa ... dia dari self defence force?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi aku katakan itu tidak benar-benar mungkin. Hubungan polisi dengan kementerian pertahanan seharusnya lebih buruk dari pada dengan kementrian dalam negeri. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mengangkat bahu sedikit. Pada saat ini, Shino akhirnya memikirkan sesuatu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... omong-omong, Kikuoka-san mengenakan ... Aku kira, kacamata dengan lensa yang sangat kecil atau mungkin tidak ada, karena lensa tidak benar-benar memantulkan cahaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah begitu ... aku paham.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino melihat anak laki-laki yang tampaknya mengerti dan kemudian berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi ... bahkan jika orang itu memiliki beberapa hubungan dengan kementerian pertahanan, mengapa harus dia menyelidiki VRMMOs? Seharusnya keduanya tidak berhubungan sama sekali, kan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... Aku mendengar bahwa mereka ingin menggunakan teknologi FullDive untuk melatih tentara, bahkan dengan tentara Amerika Serikat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ap, apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, itu Shino yang kaget dan berhenti. Kirito kemudian berhenti dan menjabat tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti misalnya ... hm ... bisa kita berbicara tentang senjata?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y, ya ... tidak apa-apa jika itu hanya mendengarkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik. Sebagai contoh, jika aku memberi kamu senapan sniper yang nyata, dapatkah kamu mereloadnya hingga ditembakkan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino ingat bagaimana dia menembak kaleng dengan senapan Model Government beberapa jam yang lalu dan mengangguk kepalanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku rasa begitu ... jika itu hanya menembak. Tapi di dunia nyata, aku tidak tahu bagaimana untuk menurunkan ketakutan itu, jadi aku tidak mungkin bisa mencapai target. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aku bahkan tidak tahu bagaimana untuk mereload peluru. Jika kita dapat melatih senjata dan operasi dasar di dunia maya, kita mungkin dapat menyimpan banyak amunisi dan bahan bakar. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Be... benarkah ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino tidak bias menahannya dan melihat tangan kanannya. Skala yang Kirito bicarakan itu terlalu besar, dan benar-benar sulit untuk membayangkan situasi seperti itu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja, ini hanya kemungkinannya. Hanya tahun ini saja, kita tidak tahu untuk berapa banyak keperluan teknologi FullDive dapat dimanfaatkan, sehingga tidak akan aneh untuk melihat hal baru yang terjadi di masa depan. Jadi-sebaiknya lebih berhati-hati dengan orang itu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakannya dengan santai, Kirito berjalan ke sepeda dan melepas kunci pada roda belakang. Saat ia menyerahkan helm ke Shino, katanya dengan sikap ragu yang langka baginya,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...? Apa itu? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Sinon, apakah kamu memiliki beberapa waktu setelah ini ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak melakukan apa-apa setelah ini. Mungkin aku tidak akan mau untuk login ke GGO untuk sementara waktu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti-maaf, aku punya sesuatu yang ingin kuminta kau untuk membantu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gambar di gua selama final BoB yang dilihat oleh orang-orang ... mantan pemain SAO- teman-teman ku. Dan mereka tahu bahwa aku adalah bahwa «Kirito» ... baik ... jika kamu dapat membantuku menjelaskan kepada teman-temanku bahwa kita tidak memiliki hubungan apapun, aku akan benar-benar bahagia. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Heh ....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino mulai merasa bahwa itu menarik dan memberi senyum. Meskipun ia merasa sangat malu dengan hal itu, setelah mendengar anak ini yang akan melakukan hal-hal dengan keinginannya sendiri mengatakan bahwa dia peduli tentang ia yang diduga memiliki hubungan dengannya, dia punya &#039;sekarang apa yang akan kamu lakukan&#039; pikirnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi bahkan jika mereka teman-teman lamamu, itu menakjubkan bahwa mereka bisa mengenalimu dari namamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... mereka mengetahui keterampilan pedangku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku, aku mengerti-tidak apa-apa untuk membantumu, tetapi kau berutang satu padaku. Kamu harus mentraktirku kue kapan-kapan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar dia berbicara, Kirito memberikan wajah malu dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah ... kita akan kembali ke toko sebelumnya lagi ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak akan melakukan hal kejam seperti itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu bagus. Lalu ... sekarang ikut aku ke Ochinomizu sebentar. Ini tidak akan menghabiskan banyak waktu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa, bukankah itu tepat di samping Yushima? Itu dalam perjalanan pulang. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Dia menerima helm dan meletakkannya di kepalanya. Setelah Kirito memasangkan itu untuknya, Shino berpikir &#039;Aku harus belajar bagaimana untuk mengenakan helm di GGO untuk menyelamatkan diri kesulitan&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melewati Ginza ke Showa dan bergerak ke utara untuk sementara waktu, mereka tiba di renovasi  di sisi timur stasiun Akihabara. Mereka melewati gedung pencakar langit perak yang tampak seperti jalan-jalan dan masuk Gurokken dekat Okachimachi. Lingkungan yang memiliki suasana seperti kota tua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepeda motor itu berbalik ke gang-gang seperti banteng tua yang menyeret gerobak, dan mereka akhirnya berhenti di sebuah toko kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino turun dari kursinya, melepas helm dan mendongak. Bangunan kayu hitam bersinar memberikan perasaan dingin, dan hanya papan logam yang dibentuk oleh dua dadu di pintu incidated kepadanya bahwa itu adalah sebuah kafe. Melihat ke bawah, kata-kata «Dicey Cafe» yang diukir, yang seharusnya tu nama tokonya. Sebuah tanda tergantung di pintu dingin es itu membalik ke sisi «Tutup».&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Di sini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mengangguk dan mengambil kunci motornya sebelum mendorong pintu tanpa ragu-ragu. Lambat-tempo musik jazz menemani &#039;Clink&#039; cepat sebagai pintu dibuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino memasuki itu toko seperti dia tertarik dengan aroma kopi. Di bawah lampu oranye, papan kayu yang bersinar juga. Seluruh ruang itu kecil, tapi memiliki kehangatan yang tak terkatakan. Hal ini membuat bahu tegang Shino santai.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selamat datang ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memasuki toko, sebuah bariton yang jelas datang segera. Melihat sekeliling, Shino melihat seorang pria besar dengan berwarna cokelat kulit yang berdiri di belakang bar. Seperti wajah seorang veteran perang tua tampak menakutkan, tapi kemeja putih dan dasi kupu-kupu kecil simpul kupu di kerah memberikan perasaan yang lucu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah ada dua pelanggan yang berada di toko. Di kursi bulat di depan bar counter, ada dua gadis mengenakan seragam sekolah. Shino menyadari bahwa seragam mereka memiliki corak yang sama dengan seragam Kirito.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau terlambat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satunya, seorang gadis dengan bahu-panjang ke dalam rambut keriting melompat dari kursi bulat dan berseru bahwa untuk Kirito.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf, maaf, Chrysheight berbicara terlalu banyak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku makan 2 pai apel sambil menunggumu. Kirito! Ini akan menjadi kesalahanmu jika aku tumbuh gemuk! &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa, mengapa itu kesalahanku ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis lain dengan rambut lurus sedikit cokelat, sampai ke tengah punggungnya, hanya tertawa saat ia mendengar percakapan mereka di awal, tetapi segera setelah itu, dia turun dari bangku dan terganggu dengan nada yang tampaknya ingin ia gunakan saat ini.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cepat dan perkenalkan kami, Kirito-kun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... kau benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Kirito menyenggol punggungnya, Shino tiba di tengah-tengah toko. Dia berusaha untuk menekan rasa takutnya saat bertemu seseorang untuk pertama kalinya dan memberi salam pada mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah pemenang ke-3 dari Gun Gale Online, Sinon, nama aslinya, Asada Shino.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ja, jangan katakan itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino memprotes sedikit setelah mendengar perkataan tak terduga dari Kirito, namun Kirito hanya tertawa dan melanjutkan. Ia menunjuk pada gadis energik yang mengomelinya dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah blacksmith curang, Lisbeth, nama sebenarnya adalah Shinozaki Rika.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau sialan ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis bernama Rika segera memberi tampilan yang buruk dan menyerang Kirito. Ia berkelit dan mengangkat tangan kirinya ke arah gadis lain.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan ini adalah master healer, Asuna, nama aslinya Yuuki Asuna.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;It, itu terlalu berlebihan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuna protes, tapi wajahnya masih tersenyum. Dia kemudian menatap Shino dengan mata yang bersih dan indah dan kemudian mengangguk padanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan itu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito akhirnya menunjuk rahangnya penjaga toko di dalam bar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu Iron Wall, Agil.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi oi, aku kenapa aku dipanggil Iron Wall? Ibuku memberiku nama yang bagus, kan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal mengejutkan adalah bahkan penjaga toko di sini adalah pemain VRMMO. Raksasa itu tertawa dan meletakkan tangan kanannya di dada kokohnya dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Halo. Aku dipanggil Andrew Gilbert Mills. Aku berharap kita bisa berteman. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang dia katakan itu semua dalam bahasa Jepang fasih kecuali namanya yang dalam bahasa Inggris, Shino hanya dapat berkedip beberapa kali dan buru-buru menundukkan kepalanya untuk menyambutnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mari kita duduk dan bicara lebih dulu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada dua 4-seater tabel di toko. Kirito berjalan menuju satu dan menarik kursi keluar. Setelah menunggu Shino, Asuna dan Rika untuk duduk, ia menjentikkan jari di penjaga toko.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Agil, aku ingin ginger ale. Apa yang kamu inginkan, Sinon? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... sama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ginger ale di sini benar-benar pedas.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito tertawa dan berkata &#039;dua gelas&#039; menuju meja, dan kemudian menangkupkan tangannya di atas meja.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu, aku akan menjelaskan kepada Lisbeth dan Asuna apa yang terjadi akhir pekan lalu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Kirito dan Shino telah disusun apa yang terjadi selama final BoB dengan apa Kikuoka mengatakan, itu menghabiskan lebih dari 10 menit untuk menjelaskan semuanya kepada mereka.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi- hal ini belum disebarkan pada media, nama asli dan informasi rincinya tidak boleh diungkapkan, tapi itulah dasarnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyimpulkan hal ini, Kirito tampak agak lelah saat ia meletakkan tubuhnya yang lelah di kursi dan selesai menghabiskan cangkir kedua ginger ale.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau, untuk beberapa alasan ... Kamu benar-benar masuk ke dalam banyak masalah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rika menggelengkan kepala dan mendesah saat ia berkomentar. Namun, Kirito menunduk dan menggeleng.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... Yah, aku tidak bisa benar-benar mengatakan ini. Kejadian ini memang melibatkan aku setelah semua. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Begitukah-ahhh, aku tahu aku seharusnya berada di sana. Aku punya banyak sekali hal yang ingin aku katakan pada Death Gun. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang itu tidak hanya satu-satunya yang masih memiliki jiwa sebagai SAO player. Ada banyak orang yang hamper seperti mereka. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Asuna tersenyum untuk mengusir suasana murung.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aku merasa bahwa banyak jiwa yang diselamatkan, seperti aku. Tentu saja, aku tidak berarti bahwa aku setuju dengan SAO ... tindakan pemimpin guild itu ... karena itu banyak orang meninggal ... tetapi meskipun demikian, aku tidak akan menyangkal dua tahun aku hidup di situ, dan aku tidak akan menyesal tentang itu sama sekali. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh ..., kau benar. Selama pertempuran terakhir dengan Death Gun, jika bukan karena Asuna memegang tanganku, aku tidak akan dapat melangkah. Aku kira ... itu karena dua tahun di SAO ... kehangatan tanganmu mencapaiku... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, Shino tidak bisa memahami apa yang dimaksud Kirito. Anak itu melihat dia tampak bingung dan tersenyum dengan cara yang malu sebelum menjelaskan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukankah aku mengatakan bahwa aku diev dari rumah sakit di Ochinomizu pada malam final? Aku tidak pernah mengatakan kepada siapa pun tentang tempat itu, dan Asuna telah tersiksa dan diinterogasi Kikuoka sebelum ia mengatakannya itu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K, Kau tidak harus mengatakannya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Asuna mengatakannya, ia mengisap pipinya dengan marah. Kemudian, Kirito tersenyum nakal dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan kemudian, ia dive dari toko ini, tapi setelah mengetahui lokasinya, bergegas ke rumah sakit di mana aku berada. Pada saat itu ... aku sedang bertarung melawan Death Gun, dan ia meraih tanganku erat-erat. Dan luar biasa ... aku merasakan kehangatan Asuna pada saat itu. Berkat dia aku menarik pistol FiveSeven itu yang sudah kulupakan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku mengerti ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino mengangguk diam-diam. Meskipun ia berpikir apakah mereka berdua berpacaran, dia segera memikirkan hal lain. Untungnya, Kirito tidak melihat ini situasi abnormal dan perlahan-lahan terus.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi itu tidak semua. Setelah turnamen berakhir, aku log out, dan Asuna mengatakan kepadaku ... bahwa log nama «Sterben» Death Gun sebenarnya bahasa Jerman, dan seharusnya dibaca seperti itu. Artinya «Kematian». Tapi nama ini hanya dokter dan perawat yang menggunakannya di Jepang, dan lalu ... aku ingat bahwa kamu mengatakan kepadaku bahwa kamu memiliki seorang teman anak seorang dokter, dan kau akan memanggilnya ke rumahmu, jadi aku punya firasat buruk. Setelah aku berpikir akan terlalu terlambat jika memanggil polisi, aku mengendarai sepedaku ke Yushima ... tapi aku tidak benar-benar membantumu ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata ini mengguncang Shino dengan cara diam tertentu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Sterben. Tidak Steven ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bergumam, memejamkan mata, berpikir dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Istilah Rumah Sakit, itu berarti kematian ... kenapa dia memilih nama seperti itu ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mungkin dia ingin memberontak terhadap ayahnya yang seorang dokter. Pokoknya-itu bukan hal yang kita bisa pikirkan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mendesah. Duduk diagonal berlawanan dengannya, tepat di depan Shino adalah Asuna, yang mengatakan dengan nada optimis,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lebih baik untuk tidak berpikir terlalu banyak ke dalam makna dari nama karakter VRMMO. Setelah kamu mengetahui kebenaran tertentu, kamu akan kehilangan lebih banyak lagi. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sampingnya, Rika langsung tertawa dan menjawab,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh ~, seperti yang diharapkan dari seseorang yang menggunakan nama aslinya sebagai nama karakter, itu benar-benar meyakinkan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hei!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuna segera menyerang dengan siku kanannya, dan Rika pura-pura tampak kesakitan. Shino sengaja tersenyum saat dia melihat interaksi mereka satu sama lain, dan saat ini, Asuna tiba-tiba menatapnya. Teh berwarna mengkilap mata yang bersinar dengan terang, dan Shino merasa kekuatan dalam kerendahan hati itu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... Asada-san ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;ap, ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kata-kata ini mungkin tidak cocok bagiku untuk mengatakannya, tapi ... Maafkan aku, karena membiarkanmu melihat hal menakutkan seperti itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... jangan bilang begitu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino buru-buru menggelengkan kepala dan mengatakan setiap kata satu per satu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kejadian ini mungkin disebabkan olehku. Karena kepribadianku, gaya bermainku ... hal-hal masa laluku dan lainnya. Pokoknya, selama turnamen, aku panik ... Untungnya, Kirito membuatku tenang. Nah, apa yang ditayangkan adalah bahwa ia menghibur Sinon ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian, Kirito melompat dengan segera dan menumpahkan keluar kata-kata dengan cepat.&lt;br /&gt;
&amp;quot;It, itu benar. Aku hampir lupa tentang hal yang paling penting. Itu darurat, kita sedang diburu oleh pembunuh yang dalam situasi itu. Jangan berpikir terlalu banyak ke dalamnya! &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah ... kalau begitu, kita akan percaya padamu untuk saat ini. Tapi kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan .... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rika terus bergumam sambil menatap Kirito, tapi masih bertepuk tangan dan menunjukkan senyum hidup nya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi aku senang mengetahui pemain VRMMO perempuan di dunia nyata.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Aku masih memiliki banyak hal yang aku ingin tanyakan tentang GGO. Bertemanlah dengan aku, Asada-san. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asuna tersenyum normal sebelum peregangan tangan kanannya di atas meja. Setelah melihat tangan putih dan lembut itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino merasa agak terintimidasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman. Kata itu merasuki hatinya, ia merasakan kerinduan yang terbakar, tetapi juga rasa sakit yang tajam dan kecemasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman. Sejak kejadian itu, ia merindukan mereka berkali-kali, tetapi ia selalu dikhianati berkali-kali, sampai akhirnya ia mengatakan pada hatinya bahwa dia tidak boleh berharap dengan hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku ingin berteman dengannya. Untuk memegang tangan penuh kasih gadis bernama Asuna ini, untuk merangkul kehangatan. Aku ingin pergi keluar dan bermain dengan dia, untuk berbicara dengan dia, untuk melakukan apa yang gadis normal akan lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi dalam situasi itu, itu akan menjadi masalah waktu sebelum dia tahu bahwa Shino pernah membunuh sebelumnya, bahwa tangannya berlumuran darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia takut bahwa Asuna akan memberinya ekspresi kesal. Untuk menyentuh manusia-seperti tindakan sederhana kemungkinan akan menjadi sesuatu yang akan selalu ditolak padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berpikir bahwa ia hanya harus kembali seperti itu, bahwa kata-kata belaka &#039;berteman dengan dia&#039; akan cukup untuk menghangatkan hatinya untuk sementara waktu. Saat ia bersiap-siap untuk meminta maaf-&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gumaman kecil membuat Shino goyah karena kesadarannya menyusut. Tubuhnya tersentak, dan dia kemudian menatap Kirito di sampingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka saling bertatapan, Kirito mengangguk kepalanya sedikit tapi tegas. Matanya mengatakan Shino bahwa itu baik-baik saja. Dengan demikian, Shino membalik matanya kembali ke Asuna seolah-olah dia terhipnotis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu masih tersenyum, dan tangan kanannya masih terlihat di depan untuk Shino.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lengan Shino terasa berat seperti mendapat sebuah beban. Namun, ia mulai melawan belenggu ini saat ia perlahan-lahan, perlahan-lahan mengangkat lengannya. Dibandingkan dengan mengisolasi dirinya sendiri karena dia tidak ingin meragukan orang lain atau takut dikhianati, ia lebih suka mempercayai orang lain dan dilukai oleh mereka. Itu adalah pertama kalinya Shino berpikir tentang hal ini sejak kejadian itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya seperti tangan Asuna menjauh. Dengan jarak yang semakin menjauh, kepadatan udara meningkat, merasa seperti ada dinding untuk membangkitkan tangan Shino kembali.&lt;br /&gt;
Namun, jari-jarinya akhirnya menyentuh tangan orang di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, tangan kanan Shino dengan erat menggenggam tangan Asuna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kehangatan yang benar-benar tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Kehangatan yang melewatinya mulai bergerak dari ujung jari dan atas lengan, bahu, dan seluruh tubuh sebelum akhirnya mencairkan darah beku Shino.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino sadar dan menghela napas. Untuk berpikir bahwa itu akan mehangatkannya. Dia sudah lama melupakan sesuatu-sentuhan tangan manusia yang dapat menggerakkan jiwanya. Pada saat ini, Shino merasa bahwa ini adalah kenyataan. Dia melepaskan beban yang berasal dari ketakutan yang dimilikinya, bagaimana dia terus lari dari dunia ini, dia akhirnya terikat pada realita nyata sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, beberapa detik berlalu, tidak, detik banyak ...&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Shino melihat Asuna tersenyum menunjukkan keragu-raguan pada bibirnya. Saat ia secara naluriah berusaha menarik tangannya kembali, Asuna menggenggamnya lebih kuat lagi. Saat ini, Asuna sepertinya dia sedang merangkai kata-kata di otaknya saat ia perlahan-lahan berkata kepada Shino yang bingung.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yah, Asada-san ... Shino-san. Ada alasan lain mengapa kami mengundang kamu di sini hari ini. Hal ini mungkin tidak membuatmu nyaman ... dan mungkin membuatmu marah. Tapi, kita, kita harus memberitahu Kamu ... tidak peduli apa ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Alasan ...? Aku, marah ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak memahami situasinya. Tetapi pada saat ini, Kirito, yang duduk di sebelah kiri, berkata dengan suara gugup,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon, baik, aku harus minta maaf kepadamu terlebih dahulu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, anak itu menundukkan kepalanya ke bawah menunjukkan permintaan maaf. Kemudian ia menggunakan mata hitam lebarnya yang tengah-tengahnya terdapat poni yang sedikit panjang dan avatar kekanak-kanakan itu menatap Shino.&lt;br /&gt;
“….Aku memberitahu Asuna dan Rika apa yang pernah kamu alami sebelumnya. Itu karena aku membutuhkan bantuan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh….?”&lt;br /&gt;
Saat Shino mendengar bahwa Kirito memberitahu mereka, ia tak dapat mendengar apa-apa lagi selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
—Mereka mengetahui apa yang terjadi di kantor pos? Asuna dan Rika tahu apa yang 11-tahun lalu Shino lakukan?&lt;br /&gt;
Saat ini, Shino menggunakan semua kekuatannya untuk melepaskan genggaman Asuna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia tidak berhasil. Gadis putih yang dipanggil Asuna itu memegang tangan kanan Shino &#039;dengan kekuatan yang tidak ia ketahui. Apa yang ia ingin katakan? Apakah ada sesuatu untuk dikatakan kepadaku bahkan setelah ia mengetahui bahwa tanganku pernah berlumuran darah?&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shino ... sebenarnya, aku, dan Lisbeth, Kirito semua mengambil cuti pada hari Senin dari sekolah, dan pergi ke kota ....&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;-!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Selama beberapa detik, dia tidak bisa mengerti apa yang dimaksud Asuna.&lt;br /&gt;
Bibir tipis dan mengkilap gadis itu menyebutkan sebuah lokasi. Dan kota itu adalah tempat tinggal Shino hingga dia lulus dari sekolah menengah, tempat di mana insiden itu terjadi, tempat di mana dia benar-benar ingin melupakannya dan tidak ingin kembali.&lt;br /&gt;
Kenapa, kenapa, kenapa?&lt;br /&gt;
Shino hanya mempunyai pertanyaan ini di kepalanya. Akhirnya, ia bertanya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa ... kamu melakukan hal seperti itu ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terus menggeleng dan tergerak untuk bangkit saat ia buru-buru mencoba untuk melarikan diri dari sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sesaat sebelum Shino berdiri, tangan Kirito menepuk bahu kirinya dan menahannya.&lt;br /&gt;
“Itu karena kamu belum pernah bertemu dengan orang yang seharusnya kau temui, Sinon…dan kau belum mendengarkan hal yang seharusnya kau dengar. Aku berpikir bahwa kamu akan terluka ... tapi aku, aku tidak bisa duduk dan membiarkan ini terjadi. Jadi aku menggunakan database pers untuk menyelidiki insiden itu ... Aku berpikir bahwa itu tidak akan jelas untuk mengatakannya di telepon, jadi aku pergi ke kantor pos di mana insiden itu terjadi, dan meminta mereka untuk memberitahu aku bagaimana untuk menghubungi orang itu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Orang…yang harus aku temui …? Kata-kata yang harus kudengarkan…? ”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino hanya bisa mengulangi kata-kata itu, dan duduk di sampingnya, Rika memberikan Kirito sebuah tatapan, berdiri dan pergi ke dalam toko. Melewati pintu dengan Tanda PRIVATE di depannya, seseorang muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah wanita berusia tiga puluhan. Dia mempunyai rambut sepanjang bahu. Dia juga mengenakan pakaian seperti orang yang sudah tua. Dia lebih seperti seorang ibu rumah tangga daripada seorang wanita kantor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian, hal ini membuktikan bahwa kesan Shino benar. Seorang gadis kecil yang tampaknya masih belum masuk sekolah dasar, datang berlari keluar. Mereka tampak benar-benar mirip, dan mereka mungkin ibu dan anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi bahkan setelah melihat dua orang itu, Shino hanya merasa bingung. Dia tidak tahu siapa pasangan ini ibu dan anak itu. Dia belum pernah bertemu mereka sebelumnya di kota kelahirannya, apalagi Tokyo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat wanita melihat Shino berdiri di sana dengan cara yang bingung, dia tampak sedih namun bahagia untuk beberapa alasan, dan kemudian membungkuk dalam-dalam di depan Shino. Gadis di sampingnya membungkuk juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa waktu, Rika mendorong mereka untuk pindah ke meja di depan Shino. Asuna bangkit untuk membiarkan wanita itu duduk di depan Shino, dan gadis kecil duduk di samping ibunya. Saat ini, pemilik toko yang terus tetap diam berjalan keluar diam-diam dari bar, melayani secangkir café au lait di depan ibu dan susu di depan gadis itu sebelum menuju ke belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan pada jarak dekat, Shino masih tidak tahu siapa mereka. Mengapa Kirito mengatakan bahwa wanita ini harus menjadi seseorang &#039;Saya harus bertemu&#039;? Apakah dia salah atau sesuatu ...?&lt;br /&gt;
- Tidak&lt;br /&gt;
Tidak, rasanya seperti ... jauh di bagian tertentu dari ingatannya, percikan tiba-tiba dibuat. Dia tidak mengenal mereka, jadi mengapa-&lt;br /&gt;
Pada saat ini, wanita itu lagi-lagi membungkuk dalam-dalam di depan Shino dan mengatakan namanya dengan suara yang sedikit gemetar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Senang bertemu Anda. Anda harusnya Asada ... Shino-san, kan? Nama saya Oosawa Sachie. Gadis ini disebut Mizue, dan dia empat tahun. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang diharapkan, ia tidak punya ingatan tentang kedua nama itu sama sekali. Omong-omong, Shino sendiri tidak akan memiliki hubungan dengan ibu dan anak kecil ini, tapi ingatannya terus sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino bahkan tidak bisa menyapa mereka sambil melebarkan matanya saat duduk di kursi. Ibu yang bernama Sachie ini mengambil napas dalam-dalam dan berkata dengan suara yang jelas,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku pindah ke Tokyo setelah melahirkan anak ini. Di masa lalu, saya bekerja di kota ..., dan lokasi di mana saya bekerja adalah ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mendengar beberapa kata berikutnya, Shino mengerti segalanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kantor Pos di Third Street.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino mengeluarkan suara lembut dari mulutnya. Bahwa kantor pos kecil dan biasa- adalah di mana insiden itu terjadi. Lima tahun lalu, Shino dan ibunya pergi ke sana, dan dia memiliki insiden yang menyebabkan perubahan terbesar dalam hidupnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para penjahat dengan pistol membunuh orang di jendela, dan kemudian tampak seperti dia tidak tahu apakah akan menembak dua pekerja perempuan di counter atau ibu Shino. Namun, Shino kehilangan kendali dirinya dan melesat ke pria itu, menyambar pistol-dan menarik pelatuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu benar ... ibu bernama Sachie ini tidak diragukan lagi salah satu pekerja perempuan yang ditemuinya di kantor pos.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain ... Kirito sengaja pergi dengan Asuna dan Rika dengan kantor pos, mendapat alamat dari pekerja perempuan yang mengundurkan diri dan pindah ke Tokyo, dan setelah membangun kontak dengan dia, mengundangnya untuk datang menemui Shino hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino sekarang mengerti tentang apa yang terjadi, tapi masih ada pertanyaan besar dalam dirinya.&lt;br /&gt;
Kenapa? Mengapa Kirito melakukan hal seperti itu bahkan jika ia harus mengambil cuti?&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Maafkan aku, aku benar-benar minta maaf, Shino-san.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sachie, yang duduk di depan Shino, terharu saat ia berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino tidak mengerti mengapa dia meminta maaf sama sekali dan hanya bisa tetap di tempat duduknya dengan pikiran kosong. Dan lawan bicaranya melanjutkan dengan suara gemetar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku benar-benar minta maaf. Saya ... seharusnya bertemu anda sebelumnya ... tapi aku benar-benar ingin melupakan insiden itu ... jadi saya datang ke Tokyo saat menggunakan fakta bahwa suami saya telah diposting keluar ... Aku bisa mengerti dan memahami bahwa anda merasa benar-benar sakit ... tapi saya bahkan tidak berterima kasih atau bahkan meminta maaf kepada anda ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Air mata di matanya mengalir keluar lalu mengalir di wajahnya. Gadis-yang rambutnya dikepang di sampingnya Mizue tersebut tampaknya khawatir ibunya sendiri saat dia mendongak. Sachie diam-diam menepuk kepala gadis itu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Selama insiden itu. Ga, gadis ini masih di perutku. Jadi Shino-san, Anda tidak hanya menyelamatkan saya waktu itu ... Anda menyelamatkan anak ini juga. Benar-benar ... benar-benar, terima kasih banyak, terima kasih banyak ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku menyelamatkan nyawa Anda ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shino hanya mengulangi kata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kantor pos, Shino, yang hanya berumur 11 tahun, meremas 3 kali memicu dan mengambil kehidupan seseorang. Itulah yang Shino lakukan, dan itulah yang selalu ia pikirkan. Namun-wanita di depannya dengan jelas mengatakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahwa dia diselamatkan oleh Shino.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sampingnya, Kirito berkata dengan suara gemetar,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon, Kamu telah menyalahkan diri sendiri selama ini, menghukum diri sendiri. Aku tidak bisa mengatakan bahwa apa yang kau lakukan adalah salah, tapi-Kau juga memiliki hak untuk memikirkan orang-orang yang terselamatkan karenamu. Dalam hal ini, Kamu akan menemukan bahwa kamu memiliki hak, untuk memaafkan diri sendiri. Itulah yang ... Saya ingin katakan padamu ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, Kirito tampak seperti tidak tahu apa lagi yang harus ia katakan lagi dan hanya bisa menggigit bibir bawahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat jauh dari anak itu, Shino memandang Sachie lagi. Dia tahu bahwa dia harus mengatakan sesuatu, tapi ia tidak bisa mengatakan apa-apa. Dia bahkan tidak bisa bicara, atau bahkan memikirkan apapun dalam hal ini ...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk-melanjutkan.&lt;br /&gt;
Pada saat ini, suara langkah kaki ringan terdengar.&lt;br /&gt;
Itu gadis 4 tahun bernama Mizue melompat dari kursinya dan berlari mengitari meja untuk Shino dalam langkah-langkah kecil. Sachie seharusnya menjadi orang yang mengikat rambutnya yang tampak begitu halus dan mulus. Wajahnya yang bulat itu menunjukkan warna pink lucu, dan mata besar nya yang menunjukkan cahaya paling murni dan paling ketidak bersalahan di dunia ini.&lt;br /&gt;
Mizue seharunyas mengenakan seragam TK saat ia memiliki tas kecil di punggungnya. Dia meraih tangannya ke dalam tasnya dan mengambil sesuatu.&lt;br /&gt;
Itu adalah kertas gambar yang dilipat menjadi bentuk persegi panjang. Dia membuka kertas itu dengan kikuk dan memberikannya pada Shino.&lt;br /&gt;
Gambar yang digambar dengan krayon segera terbaca oleh mata Shino. Di tengah gambar adalah wajah seorang wanita dengan rambut panjang. Wajah tersenyum itu seharusnya milik ibunya-Sachie. Dan gadis dikepang di sisi kanan seharusnya dirinya sendiri. Orang berkacamata di sebelah kiri adalah ayahnya.&lt;br /&gt;
Pada bagian atas gambar, ada kata-kata «Shi-no-o-ne-e-san-he» (Untuk Shino onee-san) yang ditulis dalam hiragana, mungkin hanya belajar di sekolah.&lt;br /&gt;
Mizue menyerahkan gambar dengan kedua tangan, dan Shino menerimanya dengan kedua tangan juga. Mizue tersenyum dan mengambil napas dalam-dalam.&lt;br /&gt;
Tampaknya gadis itu berlatih berkali-kali sebelumnya saat ia mengatakan setiap kata satu per satu dengan suara polos dan lembut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Shino onee-san, terima kasih untuk menyelamatkan mama dan Mizue.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Pada saat ini, mata Shino ditutupi-dengan warna pelangi, dan kemudian, itu semua tercampur aduk.&lt;br /&gt;
Setelah beberapa saat, ia mendapati dirinya menangis. Sebelum hari ini, dia tidak tahu bahwa kehangatan yang jelas, seperti itu dan air mata yang bisa mencuci noda apapun yang melewatinya.&lt;br /&gt;
Shino terus menangis ketika tangannya terus memegang potongan gambar besar.&lt;br /&gt;
Sebuah tangan kecil yang begitu lembut merasa agak pemalu sejak awal, tapi kemudian menyambar tangan kanannya erat.&lt;br /&gt;
Dan apa yang terlihat adalah titik hitam, di mana firepowder yang tertinggal di tangan kanannya-&lt;br /&gt;
Untuk menerima semua masa lalu aku mungkin akan mengambil beberapa waktu. Meski begitu, aku mulai menyukai dunia ini sekarang.&lt;br /&gt;
Hidupku akan memiliki rasa sakit lebih banyak mulai hari ini dan seterusnya, dan jalan di depan aku akan memiliki banyak duri.&lt;br /&gt;
Tapi aku percaya bahwa aku bisa terus melewatinya.&lt;br /&gt;
Karena tangan kananku yang akan ku genggam dan air mata di wajahku yang begitu hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(END)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_14&amp;diff=231117</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 14</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_14&amp;diff=231117"/>
		<updated>2013-03-04T04:26:16Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 14==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berpisah dengan Sinon dan berjalan keluar dari gua. Warna merah dari matahari terbenam di langit hampir hilang, hanya menyisakan langit ungu di malam hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku, yang selalu berpikir bahwa dunia GGO mataharinya selalu terbenam, sedikit terkejut bahwa dunia ini juga memiliki malam dan aku pun melihat ke langit. Tapi setelah berpikir tentang hal itu, seharusnya sudah 10 pm di dunia nyata, jadi jelas bahwa langit malam akan menjadi gelap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tampaknya ada tidak ada bintang di langit. Dikatakan bahwa ada beberapa perang skala besar galaksi di dunia ini di masa lalu, dan peradaban mulai menurun. Saat ini, manusia hanya bisa mengkamulkan sisa-sisa teknologi masa lalu untuk bertahan hidup. Ini langit malam yang luas bahkan akan membuat orang bertanya-tanya jika planet di galaksi ituhancur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, ada cahaya kecil yang bersinar dalam kegelapan tak berujung dari arah selatan-barat.&lt;br /&gt;
Meteor- tentu saja bukan. Itu adalah satelit buatan. Sejak peradaban terakhir, tidak ada yang pernah menggunakannya sekarang, dan itu terus mengirim informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
21:45 pm. Sudah waktunya untuk «Scanner Satellite» ke 7 sejak BoB yang ke-3 ini dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku membalik matakumenjauh dari langit malam, mengambil alat terminal tipis keluar dari kantong sabukku dan menyentuh permukaannya. Layar segera menyala, dan peta lingkungan muncul di atasnya. Pulau ini menjadi medan perang untuk turnamen kali ini, tampaknya bagian utaranya benar-benar tertutup oleh gurun pasir. Ada sebuah bukit yang sedikit berbatu dan padang rumput hijau kecil dan juga tanah tandus datar yang tidak akan pernah berubah. Omong-omong, tempat ini tidak cocok untuk parasniper.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah bersandar di dinding batu dekat lubang, akumencari tempat persembunyian yang baik dan  menonton perangkatku. Beberapa detik kemudian, pusat peta menunjukkan sebuah cahaya putih. Aku tidak perlu menyentuhnya untuk mengetahui bahwa cahaya ini mewakiliku-Kirito. Tentu saja, Sinon, yang sedang menunggu di gua di sampingku tidak akan pernah muncul di peta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa diduga, tidak ada pemain lain yang berada di gurun ini dalam radius 5 kilometer di sekitar ku. Bahkan jika «Death Gun» - «Sterben» akan menggunakan «Optical Camouflage» dan tidak tampil di peta, pemain lain yang menyadari Sinon dan aku bersembunyi di sebuah gua gurun seharusnya berkumpul di dekatnya dan akan siap untuk melempar granat ke dalam gua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini tidak terdengar begitu bagus-tapi ada titik cahaya abu-abu yang tak terhitung jumlahnya ditampilkan di seluruh gurun. Ini seharus adalah pemain yang telah gugur, tapi ada begitu banyak «mayat», namun kami tidak mendengar suara pertempuran dari gua. Omong-omong, itu benar-benar luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku buru-buru memperbesar gambarnya dan melihat ada titik terang 6km barat daya. Setelah menyentuhnya dengan ujung jari ku, nama yang ditampilkan adalah «Yamikaze». Nama ini tampak akrab.&lt;br /&gt;
Melihat ke bagian bawah peta, aku menemukan ada beberapa titik gelap dan dua titik cahaya yang cukup dekat. Yang selamat adalah «No-no» dan «Fernil». Aku kemudian meningkatkan perbesaran untuk menampilkan seluruh pulau di layar. Namun tidak ada titik cahaya yang lain. Bahkan pemain yang Sinon panggil «CampeRichie», yang menduduki puncak bukit selatan sejak awal turnamen telah menjadi gelap. Juga, ada dua titik gelap di dekatnya. Tampaknya ia telah dikeroyok0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, termasuk Sinon dan Death Gun yang tidak tampil di peta, hanya ada 6 orang tersisa di medan perang yang luas ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, mungkin ada kemungkinan bahwa pemain lain bersembunyi di gua-gua atau di bawah air, tetapi tidak seperti kemampuan unikDeath Gun, mereka tidak dapat menerima informasi dari satelit. Juga, pada saat ini di mana turnamen hampir berakhir, tidak mungkin ada yang sabar untuk tidak melihat klasemen saat ini ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat ketika aku berpikir tentang hal ini ketika aku melihat penerimaku, ada sebuah perubahan tiba-tiba di layar, dan aku mengerti tapi aku menahan teriakanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini bukan karena jumlah titik cahaya meningkat. Bahkan, sebaliknya. 2 titik cahaya di dekat reruntuhan tiba-tiba menjadi gelap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua orang mungkin tidak menyadari bahwa orang lain berada di dekatnya. Dan setelah melihat layar, mereka menyadari bahwa musuh mungkin berada di balik dinding di mana mereka berada. Mereka kemudian buru-buru melemparkan sebuah granat dan menyebabkan kedua belah pihak mati-atau begitulah yangkupikirkan. Jika hal ini benar-benar terjadi, kedua player ahli yang bertarung seperti ini sampai sekarang mungkin akan depresi jika melihat mereka mati seperti ini. Aku harus menahan keinginanku untuk berdoa &#039;Amin&#039; pada mereka dan mengirim jiwa mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pokoknya ---- seperti itu, battle royale itu awalnya dimulai dengan 30 pemain yang sekarang menjadi empat. Dan, yang ditampilkan di layar hanya Yamikaze dan aku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku akhirnya menghitung jumlah titik terang dan gelap yang tersebar di seluruh pulau.&lt;br /&gt;
Dan kemudian mengeluarkan sebuahdesahan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku buru-buru menghitung lagi, tapi tidak peduli berapa kali aku menghitung, nomornya tidak pernah berubah. Layar penerima menunjukkan hanya 2 titik putih yang masih hidup. Dan juga, jumlah titik yang dihilangkan adalah 24.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlahnya tidak pas. Selain Sinon dan Death Gun yang tidak muncul di layar, hanya ada 28 orang. Bahkan jika kita menghitung «Rider Pale» yang terputus dan hilang setelah ditembak oleh pistol tersebut, seharusnya hanya ada 29 orang. Masih tersisa satu orang lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah seseorang bersembunyi di dalam sebuah gua atau bawah air? Jika tidak ...&lt;br /&gt;
Death Gun «menghapus» pemain lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, ini tidak mungkin. Death Gun, komplotannya di dunia nyata seharusnya menunggu di rumah Sinon atau di suatu tempat di dekatnya. Aku tidak berpikir menggunakan Sinon sebagai umpan, namun kaki Death Gun tak bisa pindah ke rumah target lain seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Tidak, mungkin ... apakahaku meninggalkan sesuatu yang penting ...?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak Sekarang bukan waktu untuk ragu-ragu. Aku memejamkan mata dengan keras dan merasakan udara dingin yang mengelilingiku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah aku membuka mataku, titik-titik cahaya yang ditampilkan pada layar mulai berkedip.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Tampaknya satelit itu akan segera pergi. Mungkin ... tidak, aku tidak berpikir aku perlu melakukan scan yang lainnya. Aku diam-diam mengatakan selamat tinggal pada satelit iru dan segera melihat sekeliling. Di bawah gurun yang tertutup dalam kegelapan, tidak ada sesuatu yang bergerak atau bersinar. Aku meletakkan perangkat yang kehilangan informasinya kembali ke kantong sabukku sebelum berbalik dan berjalan kembali ke gua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis yang membawa senapan sniper besar tidak bersembunyi di bagian bawah kereta, tapi menunggu di pojok kanan gua.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi? Bagaimana ? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menggerakkan rambut aquamarine pendeknya yang diikat menjadi dua saat ia bertanya dengan cemas. Aku mencoba untuk menjelaskan dengan sederhana seluruh situasinya kepadanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dua orang telah gugur satu sama lain selama scan, sehingga semua yang tersisa seharusnya 4 dari kita  aku, Kamu,«Yamikaze»dan«Death Gun»yang tidak muncul di layar. Yamikaze sedang 6km berada di barat daya, dan Death Gunseharusnyabergerak mendekat pada titik yang berada di gurun. Juga, mungkin ada seseorang yang bersembunyi di gua seperti kita. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar tidak bisa mengatakan kecurigaanku bahwa seseorang bisa saja meninggal oleh tembakanDeath Gun. Sinon sendiri tampaknya tidak menyadari kekhawatiranku saat ia bergumam sambil melihat agak terkejut,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Hanya 4, eh… 5 orang yang tersisa ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia kemudian mengangguk kepalanya dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini sudah lewat 1 jam dan 45 menit. Dalam 2 jam diperkirakan turnamen kemungkinan akan berakhir, hal ini dapat membuatnya begitu. Namun, itu benar-benar aneh bahwa tak seorang pun melemparkan granat ke sini ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... orang-orang yang sedang mencari kita yang mungkin ditangani oleh Death Gun menggunakan senapan sniper. Ada banyak titik-titik abu-abu di seluruh gurun. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika seperti itu ... orang itu harusnya mendapatkan penghargaan Max Kill.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengangkat bahu dengan tampilan yang rumit, Sinon tampaknya termotivasi lagi dan mengatakan hal ini,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lupakan itu. Masalahnya sekarang adalah «Yamikaze». Kau satu-satunya yang selamat yang muncul di terminalnya, kan? jadi dia pasti akan datang kearahmu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pikir aku pernah mendengar nama itu sebelumnya ... apakahdia kuat?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah aku bertanya, Sinon memberikan pandangan tak percaya,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia berada di tempat kedua dalam turnamen terakhir. Dia mempunyai AGI yang super. Disebut «Devil Run and Gun». &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ru ... Run and Gun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;«Run and Gun», berlari dan menembak saat ia terus bergerak. Senjatanya adalah senapan mesin ringan yang sangat ringan «Calico M900A». Dia kalah dari pistol langka dan peralatan Zekushiido di waktu terakhir dan mendapatkan tempat kedua, tetapi beberapa orang mengatakan keterampilan Yamikaze itu lebih kuat. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini ... ini berarti bahwa ia adalah pemain terkuat di server Jepang GGO ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku pikir begitu, karena ia mampu bertahan sampai akhir pertempuran, ia seharusnya sangat kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Tepat ketika aku berpikir tentang hal ini, Sinon mengeluarkan suara yang sampai ke telingaku,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... Kamubilang pembunuh sebenarnya adalah«Death Gun» kaki tangannya di dunia nyata, kan? Jika tebakanmu benar, Death Gun hanya dapat membunuhku karena kaki tangannya ada di rumah ku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sedikit, tidak, mungkin agak terkejut ketika aku melihat wajahnya yang mengingatkanku dengan hewan seperti kucing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pembunuh yang tidka diketahui itu sudah siap untuk menyakiti tubuhnya di dunia nyata. Rasa takut dalam situasi ini bahkan mungkin melampaui ikatanku dengan Nerve Gear dan aturan death game yang pernah kumainkan. Pada saat ini, mata biru Sinon itu menunjukkan rasa takut, tapi aku bisa melihat kilatan yang melawannya. Dia terus mengatakan dengan nada dingin padaku, yang tercengang.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pokoknya, ini berarti bahwa kita tidak perlu khawatir tentang Yamikaze dibunuh oleh Death Gun. Lalu, aku harus minta maaf pada Yamikaze, kita juga bisa menggunakan dia sebagai umpan, kan? Jika Death Gun menggunakan L115 untuk menembak Yamikaze, kita dapat menemukan lokasinya. Ini jauh lebih efektif daripada kamusendiri sebagai umpan ... dan pada dasarnya, aku melakukan sesuatu yang serupa. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata terakhirnyamungkin ditujukan pada bagaimana dia menahan kaki tangan Death Gun di dunia nyata. Meskipun ia sedikit gemetar pada akhirnya, itu mengesankan karena ia memiliki konsentrasi untuk menyelesaikannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau benar-benar kuat, Sinon.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis sniper berkedip dan kemudian tersenyum,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku hanya tidak berpikir tentang hal itu. Aku selalu baik dengan mengabaikan hal-hal yang ku takutkan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, dia segera berkata sesuatu yang lain untuk menutupiitu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pokoknya, bagaimana dengan strateginya? Aku pikir itu adalah situasi di mana kita harus menggunakannya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... itu benar. Aku setuju dengan strategimu juga ... tapi ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menggigit bibirku dan kemudian berkata dengan keraguan yang tersisa di hati aku beberapa menit kembali.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ada sesuatu yang aku khawatirkan. Selama scan satelit tadi, aku menghitung jumlah korban dan mereka yang dihilangkan. Ada 28 orang. Bahkan jika itu termasuk Rider Pale, masih ada satu pemain yang kurang. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jangan bilang, Death Gun membunuh orang lain ?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Sinon melebar, tapi langsung menggeleng.&lt;br /&gt;
&amp;quot;I ... itu tidak mungkin! Target kaki tangannya harusnya aku, kan?di dunia nyata. Bagaimana dia bisa pindah ke tempat seperti itu begitu cepat? Apakah ada pemain lain di apartemen yang sama seperti aku? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yo ... kau benar ... tapi berpikir tentang hal itu, ini benar-benar agak tidak wajar ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku melirik jam tanganku. Sudah dua menit sejak pemindaian selesai, sehingga akudengan cepat menyebutkan semua keraguan di pikiranku jelas,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekitar 30 menit berlalu sejakDeath Gun menembak Rider Pale dan bersiap-siap untuk menembakmu dekat stadion. Dengan kata lain, Rider Pale di dunia nyata harusnya tinggal sekitar 30 menit dari tempatmu. Tentu saja, ini tidak mustahil, tapi apakah kamu berpikir bahwa ada terlalu banyak kebetulan di sini? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi, itu hanya kemungkinannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengatakan keraguankuyang berada di pikiranku selama pemindaian satelit ke Sinon  yang mengerutkan keningnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, Dengar ... mungkin ada tidak hanya satu orang sebagai kaki tangan Death Gun. Jika ada beberapa «Pembagian Tugas», bahkan jika seseorang tinggal di belakangmu untuk menyerangmu, ia juga dapat membahayakan target lain. Dengan kata lain ... kita tidak dapat menyangkal kemungkinan bahwa Yamikaze adalah target Death Gun. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon tersentak dan memeluk senapan sniper besar nya dengan keras. Dia mengguncang wajah yang menunjukkan cahaya putih kecil di ruang sedikit gelap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ba, bagaimana itu mungkin ...? Apakah Kamu mengatakan bahwa setidaknya ada 3 orang yang sedang mengambil bagian dalam rencana pembunuhan mengerikan ini? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ada setidaknya 10 orang yang selamat dari«Laughin Coffin». Juga, orang-orang yang terkunci di penjara yang sama selama hampir setengah tahun. Mungkin mereka saling kontak di dunia nyata ... menjadi sedikit ekstrem, mereka punya cukup waktu untuk benar-benar melakukan rencana ini. Tentu saja, tidak semua 10 orang dapat ambil bagian ... tapi kita tidak punya bukti untuk memutuskan bahwa hanya ada satu kaki tangan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kenapa ... kenapa mereka harusmerencanakan begitu banyak hanya untuk melanjutkan«PK»...? Mereka baru saja dilepaskan dari Death Game, jadi mengapa ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengarnya gemetar, aku menggunakan tenggorokan keringku untuk memaksa jawaban keluar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Mungkin itu adalah alasan yang sama mengapa aku ingin menjadi«Swordman»dan mengapa Kamu ingin menjadi«sniper»...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku pikir Sinon akan marah, tapi dia hanya menggigit bibirnya. Kemudian, tubuh langsing nya berhenti gemetar, dan mata birunya memberi cahaya yang kuat.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jika itu yang terjadi, kita memiliki semua alasan lagi untuk tidak kalah dari orang-orang ini. Aku hanya menggunakan kata «PK», dan aku ingin mengambilnya kembali. Banyak orang yang PKing dalam permainan ini, dan aku bergabung dengan skuadron yang didasarkan pada hal ini. Namun, PKing memiliki aturan dan realisasi. Membunuh sepenuhnya kesadaran pemain yang dive melalui obat bukanlahPKing. Ini kejahatan keji ini ... iniadalahpembunuhan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... itu benar. Kita tidak bisa membiarkan orang-orang ini terus berlanjut seperti ini. Kita harus mengalahkan «Death Gun» di sini dan membuatnya membayar kejahatannya dengan kaki tangannya di dunia nyata. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan, setengah dari kata-kata itumengarah kepada diriku sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu benar-itu prioritas utamaku. Aku harus mulai dari awal di sini. Ini adalah untuk menebus diri untuk membunuh dua orang dalam kegilaanku malam itu dan mengambil nyawa orang lain setelah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini seharusnya menjadi pertempuran yang harus aku hadapi sendiri, namun gadis sniper ini benar-benar tidak terlibat. Aku hanya bisa mengawasinya diam-diam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika keselamatan dirinya adalah prioritasku, kita dapat membuat Yamikaze melawan Death Gun dan segera bunuh diri setelah salah satu dari mereka menang. Namun, hal terburuk adalah bahwa turnamen akan tetap berjalan jika orang yang tidak muncul di peta itu bukan korban Death Gun, tapi bersembunyi di bawah air atau di gua. Dan Death Gun akan mencatat Yamikaze dan kemudian menembak Sinon yang tidak bisa bergerak sementara aku gugur dan menjadi mayat untuk sementara waktu. Juga, jika Yamikaze adalah target Death Gun, kita hanya akan berakhir meningkatkan jumlah korban.&lt;br /&gt;
Jadi, aku harus berjuang. Aku ingin melindungi Sinon, berurusan dengan Yamikaze, dan Death Gun mengalahkan. Ini tidak mudah, tapi aku harus menyelesaikan semua ini-&lt;br /&gt;
Ketika aku memikirkan hal ini, Sinon berkata dengan suara bersikeras,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serahkan Yamikaze padakukalau begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang itu kuat. Bahkan kamu tidak bisa mengalahkannya dengan segera. Selain itu, Death Gun akan menggunakan kesempatan ini untuk muncul ketika kalian berdua bertarung. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu ... itu benar, aku kira ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon melihat aku memberikan ekspresi yang membingungkan, dikeluarkan pistol dari tangan kanannya dan kemudian menepuk dadaku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selain itu, Kamu harus berpikir tentang melindungiku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak dapat mengatakan apa-apa untuk menjawabnyasetelah kata-kata itu mengenai targetnya. Mulut kecil penembak jitu itu langsung tersenyum, tapi kemudian cemberut lagi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhentilah bercanda. Aku penembak jitu. Kau support. Kau hanya membantuku menemukan posisi musuh &#039;. Tinggalkan Yamikaze dan DeathGun kepadaku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak benar-benar memahami sebagian kecil dari kata-katanya, tapi aku hanya bisa memberikan senyum kecut dan mengangguk-angguk,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti. Kalau begituakukan menyerahkannya padamu ... Aku kira keduanya harus dekatnya. Aku akan naik di kereta tersebut. Kamu akan meninggalkan gua beberapa saat dan menemukan tempat untuk membidik. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kami mengkonfirmasi rencana kami beberapasaat , Sinon mengangguk kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, ekspresi serius kembali ke wajahnya. Gadis itu menatapku lurus dari depan dan kemudian hanya mengatakan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bergantung padamu, partner.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengatur scope Hecatenya ke dalam modemalam dan kemudian menempatkan mata kanannya di atasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam padang pasir yang luas, tidak ada sesuatu yang bergerak di sekitar pada saat itu. Namun, Yamikaze di sisi barat daya dan Death Gun, yang keberadaannya tidak diketahui, seharusnya mendekati tempat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon memilih puncak perbukitansebagai daerah sniping, dan tepat di bawah bukit berbatu adalah gua mereka bersembunyi di sekarang. Itu sulit untuk melihat tempat ini dari bawah tanah, dan ia bisa mendapatkan pengliahatan burung-di sekitar. Namun, ada risiko bahaya. Meskipun itu adalah puncak bukit yang pendek, jaraknya masih 10m tinggi dari atas tanah. Seseorang seperti Sinon, yang VITnya tidak tinggi, tidak bisa melompat turun begitu saja. Juga, hanya ada satu cara untuk sampai di sini. Jika musuh berada di dekatnya, dia bisa tertembak oleh peluru dari arah lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sekarang adalah waktu di mana ia harus mengghilangkan segala pikiran negatifnya. Penembak jitu itu terus mencoba dan menjaga dirinya tenang saat ia diam-diam mengarahkan snipernya ke kanan.&lt;br /&gt;
Dengan demikian, dia melihat sosok tepat di tengah-tengah gundukan pasir yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Angin malam yang berhembus meniup pinggang-panjang rambut hitamnya beberapa kali. Dia mengenakan seragam tentara hitam di tubuh rampingnya, membuatnya terlihat seperti ia telahbercampur dengan kegelapan di sekitarnya. Profil itu lebih sepertielf swordman di tengah gurun fantasi daripada tentara dengan pistolnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat di depan Kirito adalah alat transportasi mereka yangdiambil dari reruntuhan ke sini-kereta beroda tiga. Itu tidak memiliki banyak bahan bakar ketika ia berjalan keluar dari gua, jadi seharusnya tidak bisa bergerak sekarang. Namun, kereta masih memenuhi tugasnya patuh sampai akhir. Bingkai besar yang digunakan sebagai penutup oleh Kirito. Sangat mudah untuk menemukan, tetapi orang tidak bisa benar-benar berkik dia dari utara dengan mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukit berbatu tempat Sinon bersembunyi berada di sisi selatan di mana Kirito berdiri, dan ini adalah lokasi yang hanya memiliki beberapa arah serangan. Dengan kata lain, L115 Death Gun hanya bisa menyerang dari barat dan timur. Juga mempertimbangkan Yamikaze yang datang dari barat, Death Gun mungkin akan mengambil tindakan dari timur. Seharusnya itulah yang sedang Kirito pikirkan. Wajahnya yang tidak terlihat berbeda dari seorang gadis ketika melihat dari jauh menghadapi bulan kebiruan-putih yang secara bertahap bergerak ke atas melalui lubang dalam awan tebal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Death Gun mungkin tidak akan menggunakan peluru setrum ketika menembak Kirito, tetapi menggunakan 0,338 Lapua Magnum. Ini hampir akan menjamin kematian langsung ketika pelurunyamengenai bagian kepala atau jantung. Bahkan jika itu hanya mengenai anggota badan, dampak kerusakan akan menyebabkan setengah HP akan hilang. Juga, Kirito akan merasa sulit untuk menghindari serangan ini. Peluru pertama Death Gun tidak memiliki garis peluru, dan ia juga bisa menggunakan «Kamuflase Optical metamaterial» untuk menyembunyikan dan membidik. Tentu saja, akan ada jejak kaki di pasir, sehingga ia tidak bisa bergerak ke posisi di mana ia menghit targetnya. Tapi meskipun demikian, Death Gun memiliki juga keuntungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Tapi, jika Kamu.&lt;br /&gt;
Kamu, yang menyelesaikan «Untouchable Game» ketika kita pertama kali bertemu dan bahkan bisa mengiris peluru Hecate dari titik nol, Kamu pasti dapat menghindari hal itu, Kirito.&lt;br /&gt;
Sinon mengatakan hal ini kepadanya dalam hatinya, dan kemudian membalik matanya kembali ke senapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tugasnya adalah untuk memungkinkan Kirito untuk memaksimalkan konsentrasinya. Dengan demikian, mereka harus cepat menangani Yamikaze AGI-terkuat, penyerang yang mendekat dari belakang.&lt;br /&gt;
Jika mereka memiliki waktu dan jika situasi sudah aman, mungkin Yamikaze pribadi akan menghindari masalah atau bahkan membantu jika mereka menjelaskan hal kepadanya. Namun, akan sangat mustahil untuk membuatnya percaya bahwa ada insiden pembunuh nyata dalam tahap akhir dari BoB. Jika Sinon sendiri tidak menyaksikan Death Gun dan merasa dingin pada yang ditujukan oleh Blackstar, dia hanya akan menertawakan apa yang dikatakan Kirito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan demikian, sekarang mereka hanya bisa mengalahkan Yamikaze. Zekushiido tidak ambil bagian dalam turnamen ini, sehingga hampir semua orang akan berpikir bahwa dia adalah pemain dengan kesempatan tertinggi untuk menang. Dan dia harus membunuhnya dalam satu pukulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
... Dapatkah aku melakukan ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menggunakan mata telanjang kanannya untuk melihat keseluruhan gurun pasir luas saat ia mencoba nya terbaik untuk melawan keraguan dan ketakutan yang perlahan merambat naik pada dirinya. Semua tembakan yang dia buat pada saat mereka menggunakan kereta beroda tiga untuk  melarikan diri dari reruntuhan yang menyedihkan. Dia bahkan tidak bisa mengenai pria bermantel itu, dan bahkan mengenai pada tangki bensin truk itu hanyalah kebetulan. Semua kebanggaan yang Sinonbangun sampai sekarang segera hancur hancur seketika pada saat itu juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai penembak jitu, peran Sinon adalah untuk mengumpulkan jumlah membunuh dan mempraktekkan teknik halus snipingnya. Suatu hari, ketika dia bisa menang di turnamen BoB, Asada Shino di dunia nyata akan merasakan kekuatan yang nyata. Pada saat itu, dia kemudian bisa menyerah ketakutannya senjata, tidak akan berpikir tentang hal itu dan bisa hidup normal. Dia selalu percaya bahwa sejak dia menerima undangan Shinkawa Kyouji untuk bermain GGO.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, keinginan ini mungkin melenceng.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa sadar, ia sudah berpikir bahwa ia memisahkan hatinya menjadi dua keberadaan yang berbeda, «Sinon» dan «Shino», membentuk Sinon yang kuat dan yang Shino yang lemah. Tapi ini salah. Sinon dalam permainan masih memiliki kelemahan yang tersisa di dunia nyata, jadi dia takut dengan pistol Blackstar dan membuatnya meleset.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagi pula, apa yang dia cari adalah «dirinya». Setelah pertemuan ini Kirito lelaki misterius itu, dia akhirnya menemukannya. Mungkin dia pasti adalah orang semacam ini di dunia nyata. Memerangi kelemahan sendiri, berjuang sepanjang waktu, bahkan jika ia tidak memiliki lightsaber di pinggangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal ini, Shino di dunia nyata awalnya harus memiliki kepribadian yang tangguh dalam permainan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Aku akan menembakkan peluru ini sebagai Asada Shino. Sama seperti kejadian itu 5 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;
Aku terus melarikan diri saat itu, hanya ingin melupakannya, menghapusnya dan memejamkan mata,dia  hanya ingin menulisnya kembali dengan pena.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi aku tidak akan melakukannya lagi. Aku ingin melihat memoriku sendiri dan kejahatanku, kembali pada saat itu, dan membangun lagi dari sana. Mungkin ini adalah saat yang aku selalu tunggu-tunggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kasus ini-&lt;br /&gt;
Pada saat ini.&lt;br /&gt;
Mata kanan Sinon melihat profil hitam yang bergerak cepat dengan scopenya. «Yamikaze» ada di sana.&lt;br /&gt;
Dia segera menempatkan jari-jarinya pada pelatuk. Namun, dia masih belum bisa mengerahkan kekuatannya. Hanya ada satu kesempatan untuk menembak. Tidak ada waktu untuk bergerak dan menyesuaikan kembali posisinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia meleset, Yamikaze pasti akan mengarah pada Kirito. Pada saat itu, tidak peduli seberapa kuat Kirito , ia tidak akan bisa menanganiDeath Gun dan Yamikaze. Dia pasti akan dikalahkan oleh salah satu dari mereka. Kemudian, Death Gun hanya akan perlu berurusan dengan Yamikaze dan dengan mudah menggunakan Blackstar untuk menyerang Sinon sepertirencananya. Peluru 7.62mm virtualitu akan mengenai Sinon, dan sekali gambar ini dikirim ke layar siaran langsung di dunia luar, kaki tangan di dunia nyata akan menyuntikkan obat racun ke dalam tubuh Shino dan menyebabkan jantungnya untuk berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, ini peluru yang bisa memutuskan nasib Shino di dunia nyata. Sama seperti waktu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ia merasa luar biasa tenang. Mungkin dia hanya tidak bisa memahami seluruh situasinya, tapi pasti bukan hanya itu. Dia tidak sendirian. Seseorang, dengan kekuatannya yang mendukung dia. Ada sedikit panas yang hangat mencair di jari-jari kakunya dan mati rasa. Apa ini-&lt;br /&gt;
Hecate II. Ini setengah bagian dari dirinya yang menemaninya ke banyak medan perang, satu-satunya yang dapat mengubah ego-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ah ..., aku mengerti. Jadi kamu selalu menemaniku. Bukan hanya di tangan seorang penembak jitu ... tetapi juga dengan seorang gadis biasa sepertiku. Kamu masih terus mendukungku meskipun aku tidak bisa melihatmu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tolong ....Hilangkan kelemahanku ini. Berilah aku kekuatan untuk bergerak lagi sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Aincrad, kota terapung yang sudah menghilang, kami berjuang keras di sana, dan setiap hari, swordsmen dari kelompok penyerang akan menemukan «Keterampilan di Luar Sistem » ketika mereka bertempur dan berlatih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Misalnya, ketika duel, ada «Prerecognition» yang datang dengan posisi pedang dan pusat avatar yang berpusat pada gravitasi, «insight» yang dapat memprediksi pola serangan dari monster dari jarak jauh dan menghindari pola serangannya, «Distinguish»yang memungkinkan pemain membedakan efek suara musuh dari suara latar belakang dan menemukan mereka,«mislead »untuk memikat kapasitas belajar monster AI  dan memberikannyapukulan, yang« switch »yang memungkinkan pemain untuk beralih posisi dan memungkinkan mereka untuk memulihkan HP mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan di antara keterampilan yang tidak tercantum dalam kolom kemampuan, keterampilan yang paling sulit untuk didapatkan, dan bahkan dianggap sebagai kemampuan supranatural adalah «presence sense»-juga disebut «HyperSense».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu merasakan kehadiran musuh sebelum melihatnya dan mendengar terlebih dahulu. Ini juga merupakan keterampilan untuk «sense killing intent».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa kelompok orang yang menyangkal keberadaan keterampilan ini sejak logis, tidak mungkin untuk mendeteksi aura pembunuh yang berada di dunia maya. Manusia yang dive hanya bisa menggunakan Data digital Gear yang dikirim melalui saraf untuk mengidentifikasi dunia, sehingga semua kode informasi dalam game ini bisa diubah menjadi sebuah proses. Tentu saja, itu berarti bahwa ada tidaknya kemampuan ituseperti indra keenam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan mereka sebenarnya logis. Bahkan aku tidak benar-benar setuju bahwa kemampuan «HyperSense»  ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, selama 2 tahun aku berjuang di Aincrad, aku mengalami apa yang bisa dikatakan sebagai «sense killing intent» beberapa kali. Aku tidak melihat atau mendengar apa-apa, tapi aku hanya merasakan ketika seseorang sedang mengawasiku dan dengan diam ketika aku berada di dungeon. Pada akhirnya, aku berhasil menyelamatkan hidupku sendiri beberapa kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awal tahun ini, akumenanyakan hal ini pada «putriku» Yui. Yui pernah menjadi AI yangtergabung ke «Sistem Kardinal» yang beroperasi di SAO, dan dia pasti menunjukkan bahwa di SAO dan «The Seed» program yang berasal dari itu, tidak ada metode lain yang mengetahui keberadaan monster selain panca indera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Jadi, akuseharusnya tidak bias melihat musuh jika dia bersembunyi diam-diam di tempat yang tidak bisa kulihat. Dengan demikian, aku menjelaskan pikiranku untuk waktu yang lama pada Yui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemain yang dive ke VRMMO akan menggunakan sinyal server game yang terus-menerus jauh dari mereka, untuk memeriksa status «mereka». Ketika bergerak sendirian di padang gurun atau penjara, mereka hanya bisa memeriksa data mereka sendiri. Namun, jika seseorang mencoba untuk menyergap pemain, akses sinyal statusnya akan menjadi dua kali atau lebih. Pada saat ini, proses sistem akan menjadi lebih lambat, dan akhirnya menyebabkan sedikit keterlambatan dalam transmisi, dan ini mungkin bisa menjadi «killing intent» akurasa-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar pertanyaanku, Yui menunjukkan tampilan ragu dan kemudian berkata bahwa jika server menjadi lambat karena tingkat pengolahan, hal itu akan dihilangkan. Namun, ia kemudian menambahkan dengan terus terang, dia tidak berani menyangkal kemungkinan ini sepenuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, mungkin itu lebih meyakinkan untuk mengatakan bahwa itu adalah beberapa kekuatan supranatural.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sekarang dalam situasi ini, aku tidak bisa peduli tentang penalaran tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memiliki VRMMOs begitu banyak yang pernah dimainkan, ini adalah pertama kalinya akumemaksa keluar keterampilan «HyperSense»ku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jauh di langit yang memiliki cahaya yang tersisa di dalamnya, aku bisa melihat bulatputih-kebiruan menggantung tinggi di langit malam. Sekarang sedang bulan purnama, tapi mungkin itu karena awan tebal menutupinya dan rasanya lebih gelap dari Alfheim. Siluet daripadang pasir ini bergabung dengan pemandangan malam, dan itu sulit untuk memberitahu apakah siluet itu adalah kaktus atau batu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ... Jika seseorang tersembunyi di balik benda-benda dan mengarahkan senjatanya yang memiliki kemampuan pasti-mati, aku mungkin tidak dapat melihat dia dengan mata telanjangku. Juga, musuh yang siap untuk menembakku juga memiliki keuntungan untuk menjadi benar-benar transparan. Satu-satunya hal yangkubisa harapkan untuk melihatnya adalah jejak kaki yang akan tercapdi pasir. Namun, bahkan aku tidak dapat melihat dari jarak lebih dari 1 km jauhnya jika aku ingin melihatnya. Juga, jejak yang dapat didengar ketika musuh bergerak akan terhapus oleh suara angin dan tidak akan mencapai telingaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Lalu, aku menutup mata dan menutup telingaku.&lt;br /&gt;
Aku menghilangkan ketakutanku dan menutup mataku pelan-pelan. Lalu, akumenghilangkan angin, udara dingin kering dan bergulir pasir di samping kakiku keluar dari kesadaranku.&lt;br /&gt;
Lalu, ada gerakan tiba-tiba dari jauh. Seseorang berjalan sangat cepat. Arahnya adalah dari sisi barat daya, jadi ini adalah «Yamikaze».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akuberusaha untuk menahan kakiku untuk mengejar karakter itu. Yamikaze adalah mangsa Sinon, jadi dia pasti akan menghentikannya. Dengan demikian, akumenghapus jejak di belakangku dengan sengaja dan mengumpulkan semua perasaan indraku di depan, meningkatkan konsentrasiku untuk merasakan «perubahan» yang mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ah ... itu benar. Aku ingat sekarang. Selama malam itu di mana kita di Laughin Coffin Crusade, aku tidak melihat mereka &#039;orang menyergapkudengan melihat atau dengan suara. Aku hanya mempunyai «firasat buruk». Aku kemudian secara naluriah berbalik dan menemukan ada beberapa bayangan bergerak melewati tikungan dungeon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapa nama pria yang memimpin penyerangan pada kami lagi? Itu bukan pemimpin Laughin Coffin, «PoH». Yang aku ingatdia tidak berada di sana waktu itu. Kemungkinan besar, itu adalah anggota tertentu. Senjata pria itu adalah «Estoc» yang tipis seperti jarum, senjata yang memperkuat kemampuan menusuk tanpa pisau.Benda itubergetar ketika ujungnya yang tajam mengarah padaku, dan itu memberikanku kilatan cahaya kecil ...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah aku membunuh orang itu waktu itu? Tidak, aku tidak berpikir begitu. Setelah akumenguras HP nya turun menjadi kurang dari setengah, pria ituswitch dengan pasangannya dan perlahan-lahan bergerak mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum dia pergi, seingatku dia mengatakan sesuatu kepadaku. Itu bukan kata-kata yangmenarik atau sesuatu, tetapi gagap, suara yang menusuk telinga itu terdengar seperti suara &#039;shuu shuu&#039; di beberapa bagian kecil.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kirito. Setelah ini, aku pasti akan, membunuhmu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Cara bicaranya, kehadirannya, dan mata yang memungkinkan sinar merah di bawah tudungnya-&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, ada perasaan yang menyakitkan tajam yang tepat berada antara alisku.&lt;br /&gt;
Perasaan ini. Benda yang mengarah pada ku, perasaan tanpa ampun yang dingin seperti es dan panas-perasaan membunuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku segera membuka mataku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jauh di padang gurun, di bawah sebuah kaktus yang sedikit utara ke arah timur, tiba-tiba cahaya terang keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu ujung pedang Estoc atau suar dari senapan sniper yang ditembakkan?&lt;br /&gt;
Aku membalik tubuhku ke kanan. Tidak, setelah aku hendak miring ke kanan, kekuatan serangan yang memiliki intensitas mengejutkan itu berkumpul di dahiku. Aliran waktu mulai berubah. Perasaan yang sangat berat terasa bahkan bisa membekukan udara-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru yang berputar dengan kecepatan tinggi, melewati pelipisku dan memotong sehelai rambutku dan melesat ke belakangku karena aku menghindar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh ... OOOOOOOOOOO!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku meninggalkan jejak sisa rambut hitam yang ada di udara dan menendang tanah berpasir keras dengan suara gemuruh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Sangat Cepat!&lt;br /&gt;
Meskipun ruang lingkup nya akhirnya berhasil menangkap profil «Yamikaze» , kecepatannya jauh melebihi harapan Sinon itu. Dengan nya Stat AGI yang ditingkatkan sampai ke max dan kecepatan berlarinyajuga ditingkatkan ke maksimum, kecepatan yang menakjubkan itu membuatnya benar-benar terlihat seperti sebuah angin puyuh hitam.&lt;br /&gt;
Peralatan yang dikenakan pada tubuh kecil Yamikaze adalah seragam biru tua yang memiliki jumlah perlindungan terendah. Dia tidak membawa senjata dukungan, dan hanya sebuah granat plasma pinggangnya. Orang ini bahkan tidak memakai helm dan menunjukkan wajahnya yang kurus. Lengannya panjang dan tipis memegang M900A, dan bersama-sama dengan bagian atas tubuhnya yang miring ke depan, ia tidak goyang sama sekali bahkan ketika berlari. Kecepatan itu membuat afterimage membuatnya lebih seperti  «Ninja» dari pada seorang tentara. Juga, ia tidak hanya cepat-ia tak pernah berhenti.&lt;br /&gt;
Bahkan pemain yang memiliki kecepatan ekstrim akan mencari tempat untuk berlindung setelah berlari beberapa saat, melihat sekeliling untuk mengamati sekitarnya mereka sebelum melanjutkan berlari. Untuk penembak jitu seperti Sinon, pada saat dia berhenti berlari adalah kesempatan terbaik untuk menembak.&lt;br /&gt;
Namun, meskipun Yamikaze juga berlindung di tempat seperti kaktus dan batu, ia bahkan tidak pernah berhenti. Dia berpikir bahwa ketika  dia berlari adalah pertahanan yang paling baik untuk karakter yang berfokus pada AGI.&lt;br /&gt;
... Apa yang harus aku lakukan? Haruskah aku memprediksi gerakannya dan menembak? Tapi Yamikaze tidak berjalan dalam garis lurus. Dia berjalan di atas pasir dan puncak, lintasan ini bahkan tidak bisa diprediksi. Atau mungkin aku harus menembak kakinya terlebih dahulu dan mengatasinya ketika ia kembali untuk berlindung? Untuk seorang veteran berpengalaman seperti dia, ini trik kuno dan mungkin tidak akan bekerja. Juga, dari peluru kedua, musuh bisa melihat «garis peluru». Haruskah aku menyerahkan hal ini untuk  senjata sniper-tembakan pertama tidak meninggalkan garis peluru?&lt;br /&gt;
Sinon ragu-ragu. Namun, ragu-ragu ini bukan dari rasa takut dan kebingungannya seperti saat berada di atas buggy. Pikirannya sudah agak mendingin dan lebih baik. Badan kayu dari Hecatenya membawa perasaan halus di wajahnya, dan, bersamaan dengan fakta bahwa laki-laki itu berdiri dengan percaya kepada Sinon yang ada di belakangnya, memberinya kekuatan.&lt;br /&gt;
Dia tidak harus bertaruh dan menembak Yamikaze yang berjalan berputar-putar ...&lt;br /&gt;
Setelah ragu-ragu untuk sementara waktu, gadis itu membuat kesimpulan dan sedikit meringankan jarinya.&lt;br /&gt;
Dia akan menekan pelatuknya setelah dia yakin bahwa dia akan menngenai targetnya, atau hal lainnyayang tidak bisa disebut sniping. Seperti Kirito masuk dalam jangkauan M900A, Yamikaze akan berhenti, dan sampai saat itu, dia harus menunggu saat itu untuk menembak.&lt;br /&gt;
Ninja biru ituberlari kurang dari 1 km dari Kirito. Meskipun begitu Kirito tidak bereaksi bahkan jika punggungnya menghadap ke arahnya, ia akan merasa bahwa Kirito tidak merasakan kehadirannya dan terus mendekati sampai jarak tembak 100m di mana pemain Agi-jenis akan paling mahir untuk menyerang.&lt;br /&gt;
-Aku juga akan menunggu sampai saat itu, jadi kamu harus sabar juga, Kirito. Percayalah.&lt;br /&gt;
Dalam Battle royale di mana mereka tidak bisa menggunakan peralatan komunikasi, Sinon hanya bisa berdoa di dalam hatinya. Namun, dia punya pikiran bahwa ia melewati perasaannya padanya. Penembak jitu itu kemudian mulai berhenti berpikir dan membawa dirinya menjadi satu dengan Hecate, membiarkan pandangannya menyatu dengan scopenya, dan merasakan pelatuknya. Pada saat ini, ia bahkan berhenti bernapas. Satu-satunya hal yang dirasakannya adalah target yang terus berlari dan reticle crosshair yang terus-menerus berusaha untuk melacak hatinya.&lt;br /&gt;
Dia bahkan tidak tahu berapa lama waktu.&lt;br /&gt;
Akhirnya, saat moment yang ia tunggu tiba.&lt;br /&gt;
Sebuah cahaya putih datang dari sudut kanan belakang matanya. Itu peluru, tapi tentu saja, itu tidak datang dari Hecate, tetapi 0,338 Lapua peluru Death Gun ditembak dari sisi timur padang pasir. Kirito menghindari serangan itu, dan garis peluru L115 itu pergi mendekat Yamikaze yang mendekat dari barat.&lt;br /&gt;
Yamikaze tidak berpikir bahwa Kirito memperingatkannya, tapi ia juga tidak mengharapkan sebuah peluru besar untuk melesat dan menuju target. Kemudian, ia menunduk dan merangkak untuk berhenti dan bersiap-siap untuk menuju batu di dekatnya, tepat di belakangnya.&lt;br /&gt;
Ini akan menjadi kesempatan pertama dan terakhirnya untuk menembaknya.&lt;br /&gt;
Jari yang setengah mengikuti keinginannya untuk itu mulai menekan pelatuk Hecatenya. Sinar hijau muda «garis prediksi peluru» muncul di matanya, dan lingkaran segera mengecil dan menjadi titik titik. Sinon mengarahkan pada pusat dada. Setelah menekan pelatuk, pendorongmendorong peluru keluar, dan bubuk mesiu dari .50 BMG di dalam hecatenya meledak, CHANK, dan sebuah peluru besar segera melesat dengan kecepatan supersonik-&lt;br /&gt;
Mata Yamikaze yang melihat titik cahaya yang berasal dari Hecatenay dan mata kanan Sinon yang melihat melalui scope. Matanya tampak menunjukkan kejutan, penyesalan dan kekaguman yang pasti. Lalu ...&lt;br /&gt;
Ninja yang paling mungkin untuk menjadi juara memiliki efek cahaya menyilaukan pada dadanya. Avatar nya terpental jauh beberapa meter dan kemudian berguling-guling di pasir beberapa kali sebelum berhenti menghadap ke atas. Pada saat ini, M900A beradadi tangan kanannya, dan granatnya berguling ke lantai. Tag [DEAD] muncul di atas perutnya dan berputar-putar diatasnya-Sinon dirinya telah berubah 180 derajat bersama-sama dengan Hecate.&lt;br /&gt;
-Kirito!&lt;br /&gt;
Dia dengan bisu memanggil nama itu.&lt;br /&gt;
Swordsmanberpakaian hitam itu berjalan di bulan kebiruan-putih yang mulai muncul di cakrawala.&lt;br /&gt;
Gerakan larinya benar-benar berbeda dengan Yamikaze. Itu kembali tegak ketikamengarahkan dagunya ke bawah saat ia berlari maju seperti sedang menari. Tangan kanan Kirito bergerak untuk menarik lightsaber di pinggangnya. Pedangbiru dan ungu yang  diperpanjang menambahkan beberapa warna dengan kegelapan.&lt;br /&gt;
Dari arah yang sedang Kirito tuju mengeluarkan percikanoranye. Itu adalah tembakan.&lt;br /&gt;
Lightsaber mengatur sudutnya dan menghalau ke samping peluru yang melesat ke aranya, lagi dan lagi. Kirito dapat melihat garis peluru setelah ia menghindari peluru pertama. Tidak peduli berapa kali tembakan sniper ditembakkan dengan cepat , tidak bisa menembusnya karena refleks yang luar biasa dari prajurit lightsaber itu.&lt;br /&gt;
Sinon menghilangkan mode nightvision di scopenya dan meningkatkan perbesaran lensanya ke tingkat maksimum untuk mencari dan menemukan posisi peluru.&lt;br /&gt;
-Dapat. Di bawah kaktus yang tinggi. Senapan unik itu keluar dari bawah pakaian mantel dan membersihkan moncong senjatanya. Orang itu adalah pengguna «Silent Assassin» L115A3 dan pembunuh yang sebenarnya «Death Gun».&lt;br /&gt;
Sinon mencoba yangnya terbaik untuk memperbesar mata kanannya untuk melawan ketakutannyaketika melihat avatar itu.&lt;br /&gt;
... Kau bukan jiwa orang mati. Tidak peduli berapa banyak orang yang kau bunuh dalam «Sword Art Online», bagaimana orang gila sepertimu yang datang dengan tampilan yang menakutkan ketika kamu kembali ke dunia nyata, Kamu adalah manusia yang bisa bernapas melalui hidungmu dan memiliki jantung yang berdetak. Aku akan bertarung denganmu. Aku percaya bahwa aku dan Hecate dan kekuasaanku sudah cukup untuk mengalahkanmu dan L115 mu.&lt;br /&gt;
Sinon meraih pegangan snipernya dan mengarahkan senjata tercintanya itu, yang telah ia reload, pada pria bermanterl yang sedang berbaring di tanah itu.&lt;br /&gt;
Meskipun dia bisa melihat matanya berkedip-kedip merah melalui teropong, itu pasti bukanlah sinar dari hantu yang telah mati, tetapi lensa -berjenis kacamata. Wajah avatar itu tersembunyi di balik kacamata itu.&lt;br /&gt;
Jari Sinon menyentuh pelatuk dan ia memberikan sedikit kekuatan pada jarinya.&lt;br /&gt;
Kepala Death Gun segera mengelak. Dia bisa melihat garis peluru. Setelah iamenyerang Yamikaze, Sinon sudah mengetahui posisinya. Namun, hal ini hanya membuat kedua belah pihak memiliki keadaan yang sama. Sekarang-&lt;br /&gt;
Waktunya untuk memutuskan!!&lt;br /&gt;
Death Gun, yang telah ia bidik di scopenya, memindahkan L115 dan mengarahkan pistolnya ke Sinon. Yang berada di atas rahang hitamnya adalah mata merah berdarah yang dengan dingin menatap dahi Sinon. Sinon segera menarik pelatuknya tanpa menunggu lingkaran reticle menyusut.&lt;br /&gt;
Senjata kesayangannya itu mengeluarkan ledakan besar, senapan sniper Death Gun mengeluarkan api kecil. Sinon menjauhkan wajahnya dari scope untuk menonton peluru yang ia tembakkan melesat dan peluru musuh yang melesat dengan mata telanjang. Lintasan dari kedua peluru kelihatannya sama.&lt;br /&gt;
Untuk sesaat, Sinon punya perasaan bahwa peluru akan berbenturan satu sama lain. Namun, seperti keajaiban tidak pernah ia alami. Dua peluru itu tampaknyamenyerempet satu sama lain dengan celah kecil di antara keduanya.&lt;br /&gt;
KUWANG! Sebuah bunyi benturan tajam berdering di samping kedua matanya. Kemudian, Scope besar yang dipasang pada Hecate menghilang tanpa jejak. Dia akan segera mati jika mata kanannya itu masih melihat melalui scopenya. PeluruDeath Gun 0,338 Lapua menyerempet bahu kanan Sinon dan menghilang.&lt;br /&gt;
Dan peluru Hecate .50BMGtidak mengenai targetnya dan langsung menghancurkan senapan L115.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata di GGO memiliki durability yangdi setiap bagiannya. Biasanya, hanya senjata itu sendiri yang akan rusak, dan ini dapat dipulihkan melalui Pemeliharaan. Tidak peduli yang bagian mana yang terkena, akan mengakibatkan banyak kerusakan, meskipun demikian, sulit untuk menurunkan durability menjadi nol. Juga, itu hanya bisa diperbaiki jika poin durabilitynya masih tersisa-tapi itu masalah yang berbeda jika bagian yang lemah dari senjata terkena kaliber yang besar. Seperti sekarang.&lt;br /&gt;
Sebuah bola api kecil terbentuk pada dada Death Gun. Pusat dari L115 menyebar menjadi pecahan dan segera menghilang. Juga, bagian seperti scope, gagang dan larasnya jatuh ke pasir. Bagian ini dapat digunakan, tetapi bagian intinya tidak dapat digunakan lagi. Dengan kata lain, yang «Silent Assassin» sudah mati saat ini.&lt;br /&gt;
Maaf ....&lt;br /&gt;
Sinon mengatakan permintaan maaf ini diam-diam dalam benaknya, tetapi permintaan maaf itu tentu saja bukan untukDeath Gun, tetapi untuksenjata langka yang mempunyai kemampuan hebat itu. Dia kembali menarik gagang snipernya. Meskipun suara logam itu berasaldari peluru yang sedang dimasukkan kedalam magazine, scopenya hancur, dan ia tidak bisa menggunakannya untuk menembak dari jauh.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan menyerahkan sisanya padamu, Kirito.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Dia bergumam pada prajurit lightsaber yang sedang berlari itu.&lt;br /&gt;
Kirito dan Death Gunterpisah sekitar 200m. Bahkan jika ia mengaktifkan Optical Camouflage, ia tidak bisa melarikan diri dari situasi seperti ini karena akan ada jejak kaki yang dengan jelas tertinggal di pasir.&lt;br /&gt;
Orang mantel perlahan bangkit dari bawah kaktus, mungkin ia menyerah. Laras besar yang tersisa dari L115 itu ia buang dari tangan kanannya, dan ia perlahan-lahan bergerak ke depan seperti sedang meluncur. Apakah dia akan menggunakan batangan besi untuk melawan? lightsaber Kirito yang bahkan bisa mengiris peluru Hecate dalam satu pukulan.&lt;br /&gt;
Keduanya dengan cepat berdekatan satu sama lain.Meskipun tanpa scope, Sinon yang memiliki long sight skill dengan jelas bisa melihat Kirito berlari ke depan sambil mengangkat sejumlah besar pasir dan Death Gun yang perlahan-lahan menyeret kakinya ke depan.&lt;br /&gt;
Kirito terus berjalan sambil dengan cepat mengangkat lightsaber di tangan kanannya di atas bahunya. Dia kemudian mengulurkan tangan kirinya ke depan pada waktu yang sama. Postur itu telah ia gunakan berkali-kali saat di pendahuluan.&lt;br /&gt;
Sebaliknya, Death Gun memindahkan laras senapan yang memberikan cahaya hitam ke tangan kiri dan meraih ujung depan pistol dengan tangan kanannya. Keduanya berjarak 5 detik dari satu sama lain. Ada kamera bersinar muncul di belakang mereka berdua. Saat ini, penonton menonton siaran televisi langsung dari bar dalam GGO atau dari multi-saluran MMO di luar, dan tentu saja, mereka tidak akan tahu tentang kejahatan Death Gun dan tujuan Kirito. Tapi mereka masih akan menonton layar untuk melihat pertempuran yang hebat ini. Sinon lupa semua tentang ini dan hanya melebar matanya untuk menontondeathmatch ini.&lt;br /&gt;
Death Gun kemudian mengangkat laras senapan horizontal dengan kedua tangannya.&lt;br /&gt;
Lalu tangannya mengeluarkan cahaya &lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh ...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon menajamkan penglihatannya.&lt;br /&gt;
Kedua tangan Death Gun bergerak menjauh. Laras senapan di tangan kirinya ia buang dan melompat ke belakang.&lt;br /&gt;
Dan di tangan kanan-ada batang logam tipis yang diambil dari bawah pistol. Itu batang pembersih. Apakah itu senjata terakhirnya? Batang pembersih seharusnya hanya menjadi alat untuk merawatsenjata. Ini tidak akan memiliki kekuatan serangan, dan bahkan jika ia menggunakannya untuk menyakiti seseorang, yang paling akan lakukan akan mengurangi sedikit HP musuh ...&lt;br /&gt;
-Bukan.&lt;br /&gt;
Itu bukan batang yang digunakan untuk membersihkan pistol. Ujungnya harusnya setajam jarum. Apakah itu pedang? Tetapi bahkan tebalnya hanya 1mm. Mungkinkah itu benar-benar bisa menyakiti seseorang? Omong-omong, seharusnya tidak ada pedang logam di GGO selain pisau tempur.&lt;br /&gt;
Dengan terperangah, Sinon melihat punggung Kirito yang tampak membeku.&lt;br /&gt;
Namun, prajurit lightsaber itu tidak berhenti. Pedang energi yang bersinar di tangan kanannya  ia dorong ke depan. Efek suara logam seperti mesin jet mencapai telinga Sinon sementara dia masih berada di bukit. Ujung tajam yang memiliki kemampuan yakin-membunuh tersedot oleh mantel. Kirito ingin menggunakan pedang untuk menusuk ke seluruh tubuhnya-tapi gagal karena tubuh bagian atas Death Gun membengkok ke belakang. Ia menghindar dengan sempurna tampak seperti dia tahu langkah Kirito dan timingnya.&lt;br /&gt;
Kekuatan tusukan satu tangan Kirito itu hanya meninggalkan bau terbakar di udara dan pergi dengan Death Gun.&lt;br /&gt;
Mungkin karena langkah itu menghindar, prajurit lightsaber membeku dan menunjukkan pembukaan singkat. Meskipun ia segera bergerak dan bersiap-siap untuk melompat ke depan dan ke kanan, Death Gun, yang masih membungkuk ke belakang, memindahkan tangan kanannya seperti orang yang independen. Bahwa jarum dengan panjang sekitar 80cm-&lt;br /&gt;
Ditusuk langsung ke bahu kiri prajurit lightsabe dengan kejam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kirito!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ketika Sinon berteriak, efek khusus merah berdarah tersebar di kegelapan seperti darah yang nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yuuki Asuna menempatkan handphone nya di sensor. Setelah efek suara transaksi terdengar sedetik kemudian, ia kemudian berkata, &#039;terima kasih!&#039; Dan berlari keluar dari taksi.&lt;br /&gt;
Di depan bundaran, ada pintu besar yang sebagian menyala meskipun itu hampir 10 pm. Meskipun pintu otomatis telah dinon aktifkan, Asuna berlari ke palang yang menunjukkan bahwa itu adalah pintu masuk pada malam hari, tanpa berpikir.&lt;br /&gt;
Dia mendorong pintu dan pergi melewati udara dingin yang berbau disinfektan menuju ke meja pengunjung. Sepertinya Kikuoka Seijirou telah menghubungi rumah sakit sebelumnya, Asuna segera berkata apa dia sudah siap untuk dia katakan dari tadi kepada perawat yang melihatnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku Yuuki yang barusan menelepon untuk mengunjungi kamar 7025!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, ia menarik kartu mahasiswa keluar dari sakunya dan menyerahkannya ke konter. Sebagai perawat mengambil kartu identifikasi untuk membandingkannya dengan wajah Asuna , Asuna sendiri menggunakan waktu itu untuk menghafal denah yang ada di dinding seberangnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Halo, Yuuki Asuna-san. Ini adalah kartu kunjungan kamu. Harap ingat untuk mengembalikankartu ini ketika kamupergi. Kamar pasien adalah dari lift di sebelah kanan ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti. Terima kasih! &amp;quot;&lt;br /&gt;
Dia buru-buru membungkuk setelah dia mendapat kartu pass dan meninggalkan perawat yang terkejut belakangnya. Dia berlari ke lift. Dalam catatan rumah sakit, Kirito-Kirigaya Kazuto tidak di sini untuk berobat atau dirawat di rumah sakit ini, tetapi untuk diperiksa, sehingga kecemasan Asuna sedikit tidak wajar. Namun, tidak ada waktu untuk melihat orang lain sekarang.&lt;br /&gt;
Tampaknya ada beberapa gerbang yang tampak seperti pintu masukdi depan lift. Asuna menempatkan kartu pass nya di layar, membiarkannya memindai dan melewatinya sebelum pintu besi dibuka sepenuhnya. Dia menekan tombol up, berlari ke pintu lift yang terbuka dan akhirnya menghela napas lega.&lt;br /&gt;
-Kazuto pasti merasa seperti ini ketika ia harus lari kepadaku setelah melepaskan aku dari sangkar burung di ALO, kan? Dia pasti baik-baik saja. Dia tidak mungkin ... Meskipun ia percaya itu, ia tidak bisa menahan perasaan cemas.&lt;br /&gt;
Setiap kali lift melewati tingkat, akan ada suara elektronik yang sama. Itu hanya tingkat 7, namun kecepatan di mana ia naik terasa benar-benar lambat.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan khawatir, mama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, suara kecil keluar dari handphone yang ia genggam dengan kedua tangannya.&lt;br /&gt;
Itu «putri» dari Kazuto dan Asuna, adalahAI Yui. Prosesor utamanya kini dalam terminal-tipe platform di kamar Kazuto. Jika ada keperluan, dia akan masuk ke permainan sebagai panduan pixie di ALO, dan mereka bisa berbicara melalui telepon dalam kehidupan nyata. Meskipun baterai yang terbatas membuatnya tidak dapat terus berbicara lama, mereka telah berbicara terus sejak Asuna meninggalkan Café Dicey.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Papa tidak akan kalah dari lawan kuat apapun. Karena dia papa. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ya. Itu benar. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Asuna menempatkan mikrofon dekat bibirnya dan lembut menanggapi. Jari-jari kakunya akhirnya bisa bergerak saat ini, tapi ketegangan masih di dalam hatinya.&lt;br /&gt;
Kirito diminta oleh Kikuoka kepala ke GGO untuk menyelidiki bahwa pemain misterius “Death Gun». Pada akhirnya, yang mengendalikan avatar ini adalah mantan anggota SAO merah serikat «Laughin Coffin ». Juga-dua yang Death Guntembak dalam permainan telah meninggal karena gagal jantung di dunia nyata.&lt;br /&gt;
Tanpa diragukan lagi, sesuatu yang aneh pasti telah terjadi. Meskipun Kikuoka yakin Kirito tidak akan memiliki bahaya saat dive, dia bisa melihat bahwa kedua kematian yang aneh itu bukan hanya kebetulan.&lt;br /&gt;
PAANN&lt;br /&gt;
Dengan suara itu, lift pergi melalui tingkat 6 dan mulai melambat sebelum berhenti pada tingkat 7 dengan suara elektronik. Pada saat yang sama lift dibuka, Yui segera memberi arah&#039;didepan belok kanan 15m, berbelok ke kiri dan berjalan sekitar 8m&#039;. Asuna segera mengikuti apa yang dia katakan dan berlari sepanjang jalan menyusuri koridor yang kosong.&lt;br /&gt;
Ada set pintu elektronik di kedua sisi koridor, dan Asuna memeriksa doorplates logam dengan matanya saat ia berlari. 7023 ... 24 .. 25! Dia menempatkan kartu akses nya di pintu, dan pintu segera terbuka setelah lampu di atasnya berubah dari merah ke biru.&lt;br /&gt;
Ini adalah bangsal kamar tunggal yang memiliki warna dasar abu-abu dan putih. Dekat di tengah ruangan adalah tempat dimana Asuna pernah tidur sebelumnya. Tirai di semua sisi ruangan terbuka, dan ada monitor yang terlihat canggih. Kabel yang melekat pada monitor terpisah dan menempel pada dada yang terbuka dari anak yang sedang berbaring di tempat tidur. Kepala anak itu juga memakai alat perak bundar yang agak familiardengan Asuna-the AmuSphere.&lt;br /&gt;
-Kirito-kun!&lt;br /&gt;
Asuna dengan tegas tersentak saat dia mengeluarkan udara hangat dan siap untuk berteriak-&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kirigaya-kun!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sebuah suara terdengar sebelum Asuna melakukannya, menyebabkan dia hampir jatuh ke depan karena terkejut. Dia berbalik lehernya ke kanan dan melihat bahwa monitor menghalangi kursi di samping tempat tidur, dan ada juga orang yang duduk di atasnya.&lt;br /&gt;
Orang itu mengenakan seragam putih, memakai topi perawat dan rambutnya diikat kepang. Wajahnya juga tampak agak trendi dengan kacamata. Dia adalah seorang perawat. Berpikir tentang hal itu, Kikuoka bilang bahwa seseorang berada di samping Kazuto.&lt;br /&gt;
Namun, orang itu sebenarnya cantik namun usianya tidak ia ketahui, dan ia bahkan membungkuk ke depan dan berada di depan Kazuto yang setengah telanjang. Asuna merasa agak tidak senang melihat hal tersebut, tetapi pikirannya hanya melintas. Perawat yang memperhatikan Asuna berjalan ke ruangan mengangkat kepalanya dan tampak agak gugup.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, kau Yuuki-san? Aku mendengar bahwa kamu akan datang. Silakan datang ke sini. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Perawat itu berkata dengan suara agak serak dan kemudian menggunakan tangan kirinya memegang samping tempat tidur. Asuna berlari tanpa menjawabnya, mengangguk kembali dan menatap wajah Kazuto lagi.&lt;br /&gt;
Tentu saja, mata Kazuto itu ditutup. Namun, dia tidak tidur dan dia sadar. AmuSphere terisolasi 5 indra dari realitas dan membawanya ke suatu negeri unik yang jauh. AmuSphere akan menerima semua gerakan otot dari otak, wajah dan tubuhnya tidak akan bergerak. Logikanya, yang harusnyaberjalan, tapi melihat wajah Kazuto, Asuna segera merasa bahwa hatinya agak tidak stabil.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana Ki ... Kazuto-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Asuna mengangkat kepalanya dan bertanya pada perawat itu. Mendengar hal ini, perawat dengan nametag «Aki» mengerutkan kening dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan khawatir, dia tidak dalam bahaya fisik. Namun denyut jantung hanya melompat ke 130 denyut per menit sekarang ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Denyut jantung ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Asuna bergumam dan menatap layar di sampingnya. Layar kristal cair menunjukkan pola gelombang dan kata-kata [132 bpm]. Pola gelombang di depannya bergerak tak menentu.&lt;br /&gt;
Ini tidak jarang untuk tingkat detak jantung meningkat saat bermain VRMMO . Sementara dive ke dalam lingkungan dan pertempuran melawan monster, banyak orang akan gugup sehingga detek jantung mereka akan mempercepat. Atau lebih tepatnya, ini dapat mengetahui bagaimana mereka menikmati gamenya.&lt;br /&gt;
Namun-Kazuto adalah Kirito. Di kota mengambang Aincrad, dia adalah seorang pemain solo di tim clearing dan akan menjadi orang yang paling sering dekat dengan kematian. Bagaimana dia bisa begitu gugup dalam pertandingan biasa?&lt;br /&gt;
Bahkan, ia tidak pernah melihat Kirito terlihat begitu panik selama tahun lalu ketika mereka sedang bermain ALO bersama-sama.&lt;br /&gt;
-Apa yang terjadi di dunia itu?&lt;br /&gt;
Asuna menggunakan jarinya untuk menyapu pergi keringat yang muncul di dahi Kazuto dan menggigit bibirnya erat.&lt;br /&gt;
Pada saat ini, suara Yui berasal dari handphone di tangan kirinya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mama, silahkan menonton PC panel di dinding! Aku akan menghubungkannya ke saluran jaringan «MMO Streaming» siaran langsung! &amp;quot;&lt;br /&gt;
Mendengar hal ini, Asuna mendongak dan menemukanada monitor 40 inci yang ada di dinding dekat tepi tempat tidur. Yui dapat menggunakan fungsi nirkabel handphone untuk terhubung ke komputer yang sebagai layar offed-awalnya menyala sendiri dan browser masuk ke modus layar penuh.&lt;br /&gt;
Gambar yang muncul adalah persis sama dengan yang ialihat dari kamar di ALO.&lt;br /&gt;
Pada pojok kiri atas, kata-kata yang besar Gun Gale online yang tertulis di sana. Di samping, ada kata-kata yang panjang dan kecil &#039;Bullet 3 dari Bullet pertempuran royale final sedang ditayangkan!&#039;&lt;br /&gt;
Di sisi kanan layar adalah namelist dari para pemain. Salah satunya mengambil ruang terbesar dari layar adalah saluran split yang memiliki gambar perpecahan beberapa kamera. Tapi sekarang, hanya dua jendela besar yang berjajar bersama-sama.&lt;br /&gt;
Latar belakang kedua adalah gurun di bawah bulan kebiruan-putih. Tampaknya bahwa dua pemain terlibat dalam pertarungan jarakdekat dan kamera sedang menyuting mereka dari belakang. Jendela di sebelah kiri digambarkan sebuah avatar mungil dengan seragam penuh hitam dan rambut mengalir. Dia memegang lightsaber ungu-biru yang bersinar, dan tangan kirinya hanya menggantung ke bawah. Juga, mereka bisa melihat hamburan darah segar merah dari bahu kirinya. Footer samping avatar memiliki kata-kata yang menunjukkan namanya, [Kirito].&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu Kirito-kun ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Avatarnya memberikan kesan yang berbeda dengan «Black Swordsman» selama di SAO atau Spriggan di ALO kerampingannya membuat ia tampak tidak berbeda dari seorang gadis. Namun, cara dia mengangkat pedang dan disesuaikan dengan pusat gravitasi menunjukkan bahwa ia Kirito.&lt;br /&gt;
Menonton visual yang sama dari sisi lain tempat tidur, perawat Aki berkata dengan suara bermasalah,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu avatar Kirigaya-kun di sana? Jadi Kirigaya-kun yang sedang tidak sadar mengendalikan itu sekarang, kan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Dia sedang bertarung sekarang ... sehingga denyut jantungnya meningkat. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Meskipun Asuna menjawab ini, ada sesuatu yang tampaknya tidak bisa ia jelaskan dengan jelas kepada perawat Aki. Bahu kiri Kirito itu mengalami luka-dan parah lawannya kemungkinan besar orang lain yang selamat dari SAO dan yang membunuh dua pemain di GGO.&lt;br /&gt;
Asuna dengan ragu-ragu berpaling untuk melihat jendela kanan.&lt;br /&gt;
Berdiri di sana dengan punggungnya menghadap layar adalah pemain yang mengenakan mantel, yang adalah apa yang dia harapkan. Punggungnya tampak tak bernyawa dan penuh lubang, namun Asuna tahu bahwa mereka yang benar-benar terbiasa dengan dunia maya akan memiliki postur ini. Dia menahan napas dan menyaksikan benda tajam kecil di tangan kanan orang bermantel itu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Pada pandangan pertamanya, dia secara langsung berteriak.&lt;br /&gt;
Orang mantel tidak memegang senapan sniper besar yang ia digunakan di jembatan logam atau pistol hitam, tapi logam tipis dan panjang yang biasa batang-&lt;br /&gt;
Tidak itu bukan hanya batang logam biasa. Ini mulai menipis dari dasar pada, dan sudah setebal jarum di akhir. Itu pedang. Pada pandangan pertama, itu tampak agak mirip dengan Rapier yang Asuna gunakan untuk bertarung, namun pada kenyataannya, itu adalah senjata yang tidak memiliki pisau, yang hanya bisa digunakan untuk menusuk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Estoc ...? Ah ... ahhh ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Asuna sendiri bahkan tidak menyadari bahwa dia membuat suara. Kenangan masa lalunyamembuatnya sakit seperti bagaimana pedang yang pernah menikamnyadulu. Benar-benar ada kader di antara «Laughin Coffin» yang terampil dalam menggunakan senjata ini. Nama-nya namanya itu-&lt;br /&gt;
Tentu saja, pria bermantel itu tidak menggunakan nama yang digunakan dalam SAO seperti Kirito. Namun, Asuna melihat ke kaki avatar itu.&lt;br /&gt;
Nama pemain ditampilkan, juga dalam abjad.&lt;br /&gt;
[Sterben].&lt;br /&gt;
Asuna tidak bisa membacanya dengan  segera dan hanya bisa mengatakan itu dalam cara yang terganggu,&lt;br /&gt;
&amp;quot;St ... ster ... ben? Apakah itu misspell Steven ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... bukan itu, mama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Yui menjawab hal ini, perawat Aki menambahkan &#039;bukan seperti itu&#039;. Asuna menatapnya, dan perawat mengerutkan dahi alis menyihir sebelum berkata dalam sebuah ekspresi yang sangat tegang,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah istilah medis Jerman. Ini dibaca sebagai ... «Sterben». &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ster ... ben.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Asuna belum pernah mendengar kata ini sebelumnya. Perawat Aki menatap ekspresi nya bermasalah, ragu-ragu untuk sedikit dan kemudian berkata dengan suara agak serak,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Artinya ...« kematian ». Ini adalah istilah umum di rumah sakit ... ketika pasien meninggal ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Rambut di lengan Asuna dan kembali segera berdiri. Dia kemudian akhirnya berbalik matanya menjauh dari layar ke wajah anak laki-laki tergeletak di sampingnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kirito ... kun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Pada saat ini, suara Asuna itu gemetar sehingga dia bahkan tidak bisa mengenalinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
GGO adalah operasi permainan yang diciptakan dari paket dukungan VRMMO yang sepenuhnya gratis «Seed».&lt;br /&gt;
Seed adalah sistem yang sangat serbaguna, tetapi bahkan operator tidak bisa mengubah pengolahannya. Dengan kata lain, itu seperti keberadaan kotak hitam. Permainan beroperasi setelah 3 bulan sejak awal pasti akan mampu «convert» karakter dari semua game dengan Pada pengaturan, «Pain Absorber» dan yang bisa mencegah pemain merasakan nyeri virtual atau menggunakan untuk menghapus rasa sakit yang hanya bisa disesuaikan, dan tidak bisa dimatikan sepenuhnya.&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, tidak peduli berapa kali seseorang tertembak di GGO-bahkan jika tangan atau kaki mendapat pukulan, pemain bahkan tidak akan merasakan sakit yang luar biasa atau mati rasa.&lt;br /&gt;
Dengan demikian, rasa sakit yang ada di bahu kiriku dan es-pick seperti sakit itu hanya imajinasi. Tidak, mekanisme mati rasa nyeri sudah dihapus imajinasi ini, jadi ini bukan sakit yang nyata. Hanya saja ingatan aku, kebangkitan dari memori di dunia lain, di mana aku ditusuk oleh senjata yang sama di bagian yang sama.&lt;br /&gt;
Tentang 5m dariku, mantel pria-”Death Gun» itu menunjukkan ujung tajam dari Estoc yang memberi cahaya hitam dan bergoyang seperti ritme. Orang itu bisa memulai menusuk tanpa gerakan persiapan dalam situasi seperti ini. Ini akan sulit untuk mengelak kalau aku melihatnya sebagai pedang biasa.&lt;br /&gt;
Itu benar. Aku pernah punya pikiran yang sama ketika aku masih di gua «Laughin Coffin ». Saat itu, aku merasa bahwa senjata yang orang ini gunakan adalah agak jarang, tapi dalam pertempuran yang intens, aku benar-benar tidak pernah punya kesempatan untuk berbicara dengannya .&lt;br /&gt;
Sekitar satu setengah tahun kemudian, aku akhirnya bisa mengatakan kepadanya apa yang aku tidak bisa katakan waktu itu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Itu benar-benar senjata langka. Atau harus aku katakan ... Aku tidak tahu bahwa GGO mempunyai pedang logam. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Kemudian, Death Gun tertawa serak dari tudung yang menutupi kepalanya, dan kemudian berkata dengan cara yang terganggu,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Untuk berpikir, bahwa kamu menjadi begitu malas,«Black Swordsman». Level tinggi, «pisau penciptaan» keterampilan dan «penciptaan senjata» keterampilan akan cukup. Panjang dan berat, sebagian besar seperti itu, itu batasnya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Sial, aku tidak bias membuat pedang yang kusuka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah aku selesai menjawab, musuh tertawa lagi,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti waktu itu, Kamu masih ingin pedang dengan STR tinggi, kan? Mainan itu, di tangan kamu, tidak berguna lagi. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Lightsaber «Bayangan Cahaya» di tangan kananku mengeluarkan erangan rendah, dan tidak mungkin suka disebut mainan. Saat itu ia katakan, kemudian mengeluarkan ledakan sedikit percikan. Aku mengangkat bahu dan berkata untuk pedang,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini bukan hanya mainan. Aku sudah berpikir untuk menggunakan jenis senjata seperti inisesekali. Juga ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku mengayunkan lightsaber, membiarkannya memberikan suara bergetar dan kemudian menempatkan pedang itu di bawah ke tengah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebuah pedang, sebuah pedang. Sudah cukup untukku bisa mengubah HPmu menjadi nol. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ku, ku, ku, betapa hebatnya, ya? Namun, jika kamu bisa melakukannya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Mata merah yang jauh di dalam tenda yang berkelap-kelip tidak teratur. Tengkorak berwajah topeng logam tampak tertawa dingin.&lt;br /&gt;
&amp;quot;«Black Swordsman», Kamu sudah, bernapas, terlalu banyak, dari udara, berkarat, dari, dunia nyata, yang bergerak sekarang,, melambat«Vorpal Strike», hanya sekarang, Kau akan kecewa, jika kamu yang lama, melihat itu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Mungkin, tapi Kamu harus sama juga, kan? Atau lebih tepatnya, apakah Kamu masih berpikir bahwa Kamu masih menjadi anggota «Laughin Coffin»? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh? Jadi kau, ingat, begitu banyak hal? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Death Gun mengeluarkan suara napas seperti logam yagn digosok satu sama lain dan memindahkan tangannya seolah-olah ia sedang bertepuk tangan. Perban busuk yang menutupi tangan kanannya samar-samar menunjukkan tato «Laughin Coffin» di bagian dalam pergelangan tangan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kemudian kamu, harus, harus tau, tentang perbedaan, antara, aku, dan kamu. Aku, pemain yang sebenarnya, red player, tapi kau tidak. Kau membunuh, hanya karena, Kamu, didorong, rasa takut, untuk bertahan hidup. Pengecut , Kamu, tanpa berpikir, tentang, artinya, menjadi, pembunuh, hanya ingin, untuk melupakan, tentang segala hal. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku segera mengolah kata-kata yang dia katakan.&lt;br /&gt;
-Kenapa? Mengapa dia bisa dengan akurat mengucapkan kondisi mentalku? Aku tidak pernah berinteraksi dengan orang ini sejak perang salib Laughin Coffin sampai kapan kita bertemu lagi di ruang tunggu presidensial.&lt;br /&gt;
-Jangan katakan padaku ... orang ini benar-benar memiliki beberapa kekuatan supranatural? Aku berpikir bahwa aku melihat melalui metode nya membunuh. Apakah aku berpikir terlalu tinggi dari diriku ...?&lt;br /&gt;
Akumemotivasi diriku dan memuliuhkan pandanganku yang mulai mendistorsi. Aku masih bisa mempertahankan ujung lightsaber dan mencegahnya dari gemetar, yang dengan sendirinya dapat dikatakan keajaiban. Jika ia melihat aku mengawalinya, tiba-tiba menusuk Death Gun yang tidak memiliki gerakan persiapan pasti akan menusuk melalui dadaku.&lt;br /&gt;
Aku menarik napas sedikit dengan gigi terkatupku dan kemudian menjawab lirih,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Mungkin. Tapi kau bukan seorang pemain merah lagi. Aku tahu bagaimana kau membunuh «Zekushiido», «Usujio Tarako», «Rider Pale» dan pemain lain yang bisa mati di tanganmu. Itu bukan kekuatan pistol hitam, dan baik itu kemampuan Kamu sendiri. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh? Kemudian, katakan itu, katakana itu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Sekarang adalah saat yang penting untuk menentukan pemenangnya.&lt;br /&gt;
Aku mengerahkan semua kekuatanku ke mataku dan menatap erat pada-musuh dan kemudian berkata apa yang aku percaya adalah kebenaran.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kamu menggunakanMetamaterial Optical Camouflage untuk membaca alamat dari semua pemain BoB dari monitor di gedung kepresidenan. Kamu kemudian mendapat kaki tanganmu untuk memasuki kamar mereka dan membuat mereka untuk menyuntikkan obat racun saat kamu menembak, membuat mereka terlihat seperti mereka meninggal karena gagal jantung. Itulah identitas sejati Death Gun. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Kali ini, Death Gun akhirnya terdiam.&lt;br /&gt;
Mata merah dalam kegelapan yang diletakkan di tengah-tengah kap mesin tiba-tiba menyempit. Aku tidak bisa benar-benar memutuskan apakah dugaanku itu benar dari responnya. Aku mengambil nafsu pembunuhan yang besar yang dia berikan dan kemudian melanjutkan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau mungkin tidak tahu bahwa, tetapi Departemen Dalam Negeri memiliki nama pemain &#039;di SAO. Setelah mereka tahu ex-karakter nama Kamu, mereka dapat melacak nama asli kamu, alamat kamu dan modus operandimu. Berhenti membuat kesalahan lagi. Log out dan bergegas ke kantor polisi terdekat untuk menyerah. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Meski begitu-dia diam saja.&lt;br /&gt;
Di bawah angin malam kering, permukaan pria mantel tampak seperti beberapa organisme kecil yang berkumpul karena mereka terus bergerak. Pakan kamera secara langsung yang berkedip-kedip dengan tanda REC tampaknya tidak sabar karena semakin tinggi. Death Gun dan aku telah saling berhadapan selama sekitar 3 menit. Sebagai penonton tidak bisa mendengar percakapan kami, harapan mereka dan ketegangan harusnya pada puncaknya. Tapi sekarang, kami hanya bentrok dengan lidah kita. Setelah Death Gunmengkonfirmasi dugaan aku, ada tidak akan ada artinya untuk melanjutkan pertempuran.&lt;br /&gt;
Namun-&lt;br /&gt;
Beberapa detik kemudian, &#039;kukuku&#039;, apa yang datang dari bawah tudung itu adalah tawa dingin yang tidak berbeda dari sebelumnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akumengerti ... imajinasimu, benar-benar menarik. Namun, itu terlalu buruk, «Black Swordsman». Kamu tidak bisa, menghentikan aku. Karena, Kamu pasti, tidak bisa, mengingat, namaku! &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ap ... apa, mengapa kau begitu percaya diri sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ku, ku, Kamu mungkin, bahkan lupa, tentang alasan kamu lupa. Dengar ... setelah pertempuran itu, hanya ketika kita hendak dikirim ke penjara, aku akan memberitahumu namaku, tapi Kamu mengatakan &#039;Aku tidak ingin tahu namamu. Tidak perlu karena aku tidak ingin bertemu denganmu lagi &#039;. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku segera mengingatnya dan hanya bisa memperlebar mataku. Dan Death Gun hanya bergumam seolah-olah ia mengejek aku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tidak tahu, namaku. Jadi, Kamu tidak ingat. Kamu, tidak bisa berbuat apa-apa. Kamu hanya dapat menunggu di sini, sampai kamukukalahkan, terbaring di sana dengan canggung-dan kemudian, menontonku, membunuh gadis itu ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Sebuah obyek tertentu meluncur melewati udara dan membiarkan keluar merobek suara, dan kemudian, kilatan perak dipotong masa kegelapan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu tidak bisa, melakukan apa-apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Tangan kanan Death Gun menusuk aku seperti dalang.&lt;br /&gt;
Aku sadar menggunakan lightsaber aku untuk memblokir menusuk yang ditujukan ke jantungku.&lt;br /&gt;
Pisau energi mengeluarkan suara berdengung sebelum memasuki garis Estoc tersebut. Pisau putih kebiruan plasma memangkas langsung ke sisi logam.&lt;br /&gt;
Logikanya, setiap pedang logam akan diiris. Cahaya Bayangan bahkan bisa mengiris peluru sniper Sinon di setengah, jadi bagaimana bisa ini batang logam tipis blok itu? Aku segera mengangkat pedang ke atas dan bersiap-siap untuk mengiris itu di bahu kiri Death Gun-&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, suara menjengkelkan berdering di dalam avatar aku.&lt;br /&gt;
Aku hanya bisa kosong memperlebar mata aku dan melihat bahwa batang logam yang bersinar ditusuk langsung dalam diriku.&lt;br /&gt;
Hanya sebagian dari Estoc Death Gun yang terbakar, dan tidak ada kerusakan lainnya. Ini benar-benar bisa memblokir pedang energi yang memiliki kekuatan luar biasa. Mengapa-mengapa ada hal seperti itu?&lt;br /&gt;
Death Gun terus melangkah maju dan menusuk Estoc yang lebih dalam. HPku berkurang drastis dengan pergerakan logam. Pada saat ini, aku hanya bisa mengertakkan gigiku dan menggunakan semua kekuatan di kaki kanan aku untuk melompat mundur. Pisau musuh mendapat dariku, dan efek khusus dari kerusakan menarik garis merah.&lt;br /&gt;
Aku melompat kembali selama sekitar 2, 3 langkah dan lagi menarik jarakku jauh dari Death Gun. Pada akhirnya, ia pindah mulutnya seperti dia ingin menjilat pisau.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ku, ku. Orang ini, materi, adalah, kelas tertinggi, logam, yang bisa, didapat, dalam, game ini. Aku dengar, itu, itu, kapal perang galaksi, pelat baja. Ku ku, ku ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Kemudian, Death Gun tidak tampak seperti ia ingin berbicara saat ia membalik mantelnya dan menyerangku. Tangan kanannya pergi pada kecepatan tak terlihat saat ia menyebabkan banyak afterimages di langit. Dia pernah menggunakan serangan ini terus menerus menusuk sampai sekarang. Tusukan ini adalah skill pedang tingkat tinggi «Star Splash», serangan-8 tusukan-lurus&lt;br /&gt;
Lightsaber di tangan ku tidak bisa memblokir serangan, dan aku tidak bisa mengelak seperti pasir di bawah ku. Jarum tajam itu kemudian terus menusuk ke dalam tubuhku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Kirito!&lt;br /&gt;
Sinon mencoba nya terbaik untuk menekan teriakan yang hendak keluar dari tenggorokannya dan dorongan untuk menekan jari di pelatuk.&lt;br /&gt;
Di medan perang itu sekitar 700 m, efek khusus menunjukkan kerusakan yang berasal dari pendekar hitam-berpakaian. Meskipun Sinon tidak menyentuh senjata selain senjatanya, tapi bahkan dia bisa memberitahu bagaimana teknik pedang Death Gun terampil itu adalah ketika ia mampu melukai Kirito. Dia menahan napas, berpikir apakah serangan barusan akan mengurangi HP nya. Untungnya, Kirito sendiri tidak memiliki tag MATI pada dirinya. Dia menendang keraspasir, melakukan backflip dan menggunakannya untuk membuat jarak yang agak besar dari Death Gun.&lt;br /&gt;
Namun, Death Gun sendiri tampaknya tidak ingin membiarkan Kirito memiliki kesempatan untuk mengumpulkan kembali dirinya. Dia membalik kap dan menutup jarak antara mereka berdua seperti seorang hantu. Otomatis-kontrol kamera terus meningkat dalam jumlah seperti mereka tahu bahwa pemenang akan segera diputuskan. Segera, sekitar 10 kamera mengelilingi mereka dan menyebabkan sudut di padang gurun agar terlihat seperti sebuah arena.&lt;br /&gt;
Jika scope Hecatenya itu masih ada, dia bisa menembak untuk melindungi Kirito, tetapi dalam jarak ini, bahkan Sinon tidak bisa dengan mudah menggunakan mata telanjang untuk mengecilkan lingkaran reticle tersebut. Dia bahkan bisa meleset ke Kirito dengan tidak sengaja jika dia menyerang secara acak.&lt;br /&gt;
-Bertahan di sana. Lakukan yang terbaik, Kirito!&lt;br /&gt;
Sinon lupa bahwa dia juga dalam bahaya di dunia nyata saat ia berada di posisi berlutut di atas bukit berbatu, mengepalkan tinjunya saat ia berdoa.&lt;br /&gt;
Kirito pernah membunuh beberapa pemain untuk melindungi dirinya dan beberapa orang lainnya dalam permainan kematian terkenal «Sword Art Online». Pengalaman ini bisa dikatakan agak mirip dengan beban Shino. Dengan demikian, masalah itu seharusnya mirip dengan Shino sampai batas tertentu.&lt;br /&gt;
Kirito mengatakan bahwa ia tidak bisa mengatasi kenangan menyakitkan dan menyegel mereka di sudut pikirannya, sebelum mengatakan bahwa ia hanya bisa menghadapi mereka dari hari ini dan seterusnya.&lt;br /&gt;
Dia mengikuti apa yang ia katakan saat ia bersiap-siap untuk secara pribadi menghentikan penjahat yang membawa kegelapan dari SAO-Death Gun.&lt;br /&gt;
Namun Kirito bisa melakukan itu bukan karena dia lemah. Dia hanya mengatakan pada dirinya sendiri untuk menjadi lebih kuat. Tidak peduli berapa banyak ia merasa bermasalah atau sedih, ia harus menerima kelemahannya. Itu karena ia adalah orang yang terus bertahan pada saat melihat ke depan di bawah situasi seperti ini. Kekuatan-bukan tentang hasilnya, tetapi tentang proses menuju tujuan itu.&lt;br /&gt;
-Aku ingin berbicara denganmu. Untuk memberitahu Kamu apa yang aku rasakan dan apa yang aku temukan.&lt;br /&gt;
-Apakah ada sesuatu yang bisa kulakukan untuk membantumu? Jika aku pergi ke dekat dengan mereka, itu akan menjadi efek sebaliknya. Setelah aku ditembak oleh Blackstar tersebut, Kirito tidak akan mampu berbuat apa-apa. Meski begitu, aku hanya mencoba keberuntunganku jika akumenembak tanpa scope. Jangkauan senjata MP7 nya tidak sepenuhnya cukup. Apakah ada ... ada cara agaraku bisa membantu ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Beberapa saat kemudian, seluruh tubuh Sinon bergetar.&lt;br /&gt;
Ada. Dalam situasi ini, ada cara baginya untuk mengambil inisiatif dan «serangan». Dia tidak tahu seberapa efektif itu akan-tapi ada nilai dalam usahanya.&lt;br /&gt;
Sinon mengambil napas dalam-dalam, mengertakkan giginya dengan keras dan melihat pertempuran yang jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Kirito-kun!!&lt;br /&gt;
Asuna menutup mulutnya saat dia hendak berteriak.&lt;br /&gt;
Tidak ada efek pencahayaan kerusakan khusus, tetapi gerakan yangDeath Gungunakan adalah tak diragukan lagi 8-tusukan «Bintang Splash». Itu adalah keterampilan tingkat tinggi seperti yang Asuna «flash» kuasai di masa lalu. Pada dasarnya, ini adalah teknik pedang dari «Rapier», namun karena tidak mencakup hacking atau pemotongan, bisa juga dilakukan dengan «Estoc» yang berasal dari Rapier tersebut.&lt;br /&gt;
Layar datar di dinding menunjukkan Kirito terus diserang seluruh tubuhnya dengan serangan tusukan terus menerus saat ia melompat kembali untuk membuat jarak. Namun, di sisi kanan layar, pria mantel bergerak dan meluncur misterius seperti sebuah action dan mengejarnya. Kirito terus berjuang dengan Estoc yang mengelilinginya.&lt;br /&gt;
Perangkat monitoring samping Asuna mulai mengeluarkan suara elektronik yang mendesak, menyebabkan dia melirik ke samping. Denyut jantung Kazuto itu sudah meningkat menjadi 160 bpm. Asuna memaksa dirinya untuk berpaling dari layar dan memandang wajah Kazuto yang sedang berbaring di tempat tidur.&lt;br /&gt;
Dia berkeringat banyak, dan dia kelihatan kesakitan. Mulut yang sedikit terbuka terengah-engah. Perawat Aki melihat dia menjadi seperti ini, dan mata di balik kacamata menunjukkan ekspresi khawatir.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku katakan kepadanya untuk mengambil banyak air sebelum ia dive di ... tapi sekarang lebih dari 4 jam. Akan ada bahaya dehidrasi jika ini terus berlanjut. Tidak bisakah kita melog outnya dahulu ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Mendengar kata-kata perawat itu, Asuna hanya bisa menggigit bibirnya erat dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kirito-kun tidak bisa mendengar apa pun yang kita katakan di sini ... dan dia mengambil bagian dalam turnamen PvP. Aku tidak tahu bolehkah log out saat sedang bertarung... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Dalam ALO, untuk mencegah pemain dari sengaja «disconnecting» ketika mereka berada dalam situasi yang buruk-jika situasi ini terjadi dalam sebuah turnamen VRMMO, dengan alasan akan beralih-dan mereka akan dicegah dari log out keluar untuk sementara waktu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi AmuSphere akan mencatat aliran darah di otak. Jika akhirnya merusak tubuh, seharusnya otomatis log out ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah Asuna mengatakan, perawat mengangguk kepalanya dan mengatakan bahwa,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu. Kami hanya akan mengamati untuk sementara waktu. Dia bukan pasien, jadi aku tidak berpikir ada kebutuhan untuk menyuntikkan cairan ke dalam dirinya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau benar ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Suara Asuna itu menjadi kaku. Bukankah akan seperti waktu selama SAO jika ia harus pergi infus.&lt;br /&gt;
Tidak ada-ada sesuatu yang sama sekali berbeda dari itu. Masalahnya adalah bahwa Kazuto tidak mengenakan Nerve Gear yang memiliki jebakan maut di dalamnya, tetapi AmuSphere dengan konfigurasi keamanan. Jadi, bahkan jika Asuna memaksa mencabut lingkaran perak dari kepala Kazuto itu, seharusnya tidak ada bahayanya. Kirito hanya akan menghilang dari padang pasir yang sedang ditayangkan di dinding dan kembali ke tempat tidur-dengan kata lain, kembali ke sisi Asuna .&lt;br /&gt;
Bahwa musuh menakutkan disebut «Sterben» tidak akan pernah menyentuh Kazuto lagi.&lt;br /&gt;
Asuna mencoba nya terbaik untuk menahan dorongan ini.&lt;br /&gt;
Kirito / Kazuto sekarang mempertaruhkan harga dirinya sebagai seorang pendekar pedang untuk berjuang keras, dan Asuna jelas tidak bisa menghentikannya.&lt;br /&gt;
Tapi, itu-tidak ada sesuatu yang bisa dia lakukan? Dia tepat di sampingnya, tapi tidak ada cara dia bisa mengirimkan pesan kepadanya yang berjuang di dunia lainnya?&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mama, tangan kamu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, sebuah suara lembut berasal dari handphone. Itu s Yui.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Silahkan memegang tangan papa itu. AmuSphere tidak dapat menghentikan indra dari dunia luar seperti Nerve. Papa harus dapat merasakan kehangatan mama. Aku tidak bisa menyentuh benda-benda fisik ... tapi tolong ... aku juga ingin menyentuh tangan papa ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Suara Yui gemetar saat dia berbicara sampai akhir. Asuna dirinya terguncang sampai keras di dalam karena dia tegas menggelengkan kepala dan menjawab,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... papa pasti akan merasa tangan Yui. Mari kita bersorak untuk papa ... bersorak untuk Kirito-kun! &amp;quot;&lt;br /&gt;
Saat ia mengatakannya, ia metempatkan handphone nya ke tangan kiri lemas Kazuto dan menggunakan kedua tangannya untuk menutupnya.&lt;br /&gt;
Ruangan pasien ini sedikit hangat, tapi tangan Kazuto itu sedingin es blok. Fungsi log-out otomatis mungkin terjadi jika ia memegangnya terlalu keras, sehingga Asuna menggenggam Kazuto dengan tangannya ringan, mengerahkan semua kehangatan dan berharap untuk membuat tangannya menjadi hangat.&lt;br /&gt;
Asuna tidak melihat siaran televisi langsung lagi karena dia hanya memejamkan matanya dan terus berdoa.&lt;br /&gt;
-Lakukan yang terbaik, Kirito-kun. Untuk semua yang kamu yakini.Aku akan berada di sisimu selalu. Selalu melindungi kamu dari belakang, mendukungmu.&lt;br /&gt;
Tangan kiri Kazuto es yang dingin tersentak sedikit, tapi pasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh benar-benar kuat.&lt;br /&gt;
Entah itu dalam hal kecepatan, keseimbangan atau momen menyerang, mereka semua sempurna. Ada beberapa swordsman yang begitu terampil di tim clearing.&lt;br /&gt;
Tetapi mengapa ia menjadi seperti ini? Ini kader «Laughin Coffin» yang mengendalikan karakter «Death Gun» tidak bisa melihat pedangku selama perang salib. Aku menghabiskan pekerjaan cepat dan mengurangi HP nya setengah, menyebabkan dia untuk mundur ke garis belakang.&lt;br /&gt;
Melihat hal itu, aku kira setengah tahun di mana dia dipenjarakan di penjara Black Iron menyebabkan orang ini berubah secara drastis. Salah satu orang ang menghancurkanLaughin Coffin adalah salah satu anggota di tim clearing, aku-dan ia menggunakan balas dendamnyakepada kami sebagai motivasi untuk meningkatkan keahlian pedangnya. Bahkan jika ia tidak bisa mendapatkan uang dan pengalaman, mengulang latihan dari keterampilan berpedangnya dapat meningkatkan kemampuan. Orang ini mungkin telah melatihratusan gerakan yang sama atau ribuan kali dalam penjara yang gelap dan dingin. Teknik pedang Estoc yang bisa digunakan sudah tertanam keseluruh indera orang ini.&lt;br /&gt;
Aku tidak mungkin kalah dari dia dalam hal berapa kali aku mengayunkan pedang, tapi pedang di tanganku adalah lightsaber yang jauh lebih ringan dari pedang lamaku, dan sentuhannya terasa benar-benar berbeda dari sebelumnya. Sangat mudah untuk menggunakan salah satu serangan«Vorpal Strike», tapi akan sulit jika mengulang gerakan yang sama terus-menerus. Juga, Death Gun mungkin tidak akan membiarkanku untuk mengeluarkan serangan yang hebat. Dia terus mendekat dan terus menggunakan berbagai macam serangan menusuk. Akuberusaha untuk menghindarinya, tapi ujung tajam Estoc masih menembus bagian tubuhaku dari waktu ke waktu dan perlahan-lahan mengurangi HPku. Akukiraaku hanya punya sekitar 30% HP yang tersisa.&lt;br /&gt;
Bahkan saat HP akuberkurang karena pedang tajam itu, Death Guntidak bisa membunuhku jika dia menggunakan pistol hitam itu untuk menembakku. Aku tidak memasukan nama dan alamatku di mesin di real presidensial, sehingga tak seorang pun bisa menemukan tempat tinggalku.&lt;br /&gt;
Apakah aku terlalu bergantung-dalam «perasaan aman»ini? Mataku benar-benar tertutup oleh kekuatan pistol hitam, yang menyebabkanku tidak melihat kemampuan sejati penggunanya. Jika itu yang terjadi, sudah jelas bahwa aku akan berada di sebuah tempat yang ketat. Musuh itu masih merasadi dalam game kematianitu, dan aku meninggalkan tempat itu dalam waktu yang lama, apakah itu tubuhku atau hatiku.&lt;br /&gt;
Mungkin sudah terlambat bagiku untukmemperhatikan itu.&lt;br /&gt;
Namun, aku masih tidak akan membiarkan diriku kalah darinya seperti ini. Tubuhku di dunia nyata seharusnya tidak mengalami kerusakan apapun, tapi seperti apa yang orang itu bilang, Sinon, yang sedang menunggu di bukit berbatu di belakangku sudah menjadi sasaran pistol hitam itu. Jika akukalah sekarang, Death Gun akan menyerang Sinon. Setelah dia tertembak peluru dari pistol hitam itu, kaki tangan Death Gun akan membunuh Sinon di dunia nyata.&lt;br /&gt;
Sebentar. Hanya sebentar.&lt;br /&gt;
Aku hanya ingin dia untuk menghentikan serangan beruntun ini untuk sementara waktu.&lt;br /&gt;
Jika itu kekuatan senjata, lightsaber jauh melebihi Estoc yang sangat tipis itu. Setelah aku bisa memukulnya dalam satu pukulan, aku yakinaku bisa mengubah HP Death Gun turun ke nol. Namun, aku tidak bisa membuat satuserangan pun. Usaha dengan tidak sepenuh hati pasti tidak akan bekerja, Estoc musuh bahkan bisa menembus pedang energi lightsaber, yang berarti aku tidak bisa membuat serangan dengan mengayunkan pedangku dalam duel pedang. Apa yang harus aku lakukan? Apa yang harus aku lakukan-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kyu kyu kyu. Bersama dengan suaraitu, setelah serangan 3 hits berturut-turut estoc itu menyentuh sebelah kanan wajahku, dan HPkuberada di posisi merah.&lt;br /&gt;
Efek khusus yang keluar membuat penglihatanku mulai memerah.&lt;br /&gt;
Mungkin dia berpikir bahwa dia menang sebagai Death Gun yang mempunyai mata merah bersinar semakin memerah.&lt;br /&gt;
Pengguna Estoc dari guild-yang awalnya «Laughi n Coffin» memiliki mata merah juga. Kesadaranku bergetar, dan retakan muncul di dinding tebal ingatanku.&lt;br /&gt;
Itu benar ... aku menolak untuk mengetahui nama orang ini. Aku tidak ingin terlibat dengannya lagi. Aku hanya ingin secepatnya lupa dengan malam yang penuh kegilaan, darah, jeritan dan kutukan itu.&lt;br /&gt;
Tapi aku tidak bisa melakukannya.&lt;br /&gt;
Aku tidak melupakannya sama sekali. Aku hanya pura-pura lupa, hanya membohongi diriku sendiri. Aku menyegel memori itu dan membuangnya jauh-jauh, mencoba untuk meyakinkan otakku bahwa aku tidak pernah melihat hal itu ...&lt;br /&gt;
Death Gunmenarik kembali Estocnya untuk membuat serangan terakhir. Cahaya dingin ujungnya menyebabkan bahwa memori yang tersegel itu muncul.&lt;br /&gt;
Sebelum kami pergi ke crusade, kami berkumpul di markas besar guild «Holly Dragon Alliance» untuk pertemuan terakhir kami.&lt;br /&gt;
Dalam pertemuan tersebut, kami kembali menjelaskan informasi mengenai anggota anggota «Laughin Coffin ». Termasuk kemampuan bertempur dari pemimpin mereka «PoH» dan senjata-senjatakaki tangannya &#039;, keterampilan, penampilan-dan nama.&lt;br /&gt;
Tentu saja, kami menyebutkan bahwa dua dari mereka suka menggunakan warna tertentu. Salah satunya adalah hitam, orang yang suka menggunakan belati beracun. Namanya ... ya, «Johnny Black». Klein segera memberi pandangan yang serius setelah mendengar nama itu, dan dengan khusus mengatakan kepadaku &#039;jangan melawan orang ini. Atau lainnya yang kita tidak akan tahu siapa yang melindungi &#039;.&lt;br /&gt;
Orang lainnya merah. Namun, ia tidak berpakaian serba merah. Pengguna Estoc hanya memiliki mata dan rambut merah, dan memiliki lambang salib terbalik yang berada pada helm abu-abunya. Warna dan gambar yang digunakan tampak seperti «Knights of the Blood», dan menyebabkan sub-leader KOB tersebut, Asuna the «flash» untuk memberikan tampilan yang aneh. Aku menghadapi orang ini dari awal. Saat ia bersiap-siap untuk mundur, dia meninggalkan kata-kata &#039;Aku pasti, pasti, membunuhmu nanti&#039;, dan inginmemberitahu namanya. Itu orang ini.&lt;br /&gt;
Satu setengah tahun kemudian, orang ini mematahkan dinding dunia virtual dan muncul di depanku. Seperti apa yang dinyatakan sebelumnya, pria bermantel ini bersiap-siap untuk menusuk aku denganEstoc-«Death Gun»- adalah orang itu. Namanya-&lt;br /&gt;
&amp;quot;«Xaxa».&amp;quot;&lt;br /&gt;
Kata yang berasal dari mulutku menyebabkan logam yang hendak menembus hatiku menyimpang saja.&lt;br /&gt;
Aku mengabaikan perasaan sedikit menusuk dari ujung pedang yang hendak ditarik kembali dan melanjutkan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;«Mata-merah xaxa ». Itulah namamu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Selanjutnya beberapa terjadi di depan mataku.&lt;br /&gt;
Sebuah garis merah tiba-tiba mengarah ke tengah kap Death Gun dari belakangku.&lt;br /&gt;
Itu bukan peluru itu hanya garis sederhana. Itu Sinon. Aku segera mengerti niatnya. Ini adalah serangan miliknya yang menggunakan garis peluru. Itu adalah serangan yang berdasarkan pada pengalamannya, inspirasinya dan semangat untuk terus bertarung. Sebuah peluru khayalan yang akan ditembakkannya.&lt;br /&gt;
Death Gun tampak seperti seekor binatang yang memiliki niat membunuh yang kuat dan langsung melompat ke belakang.&lt;br /&gt;
Sebuah geraman rendah datang dari bawah topeng tengkorak itu. Dia seharusnya menyadari Sinon yang tidak mungkin menembakku kecuali meleset, tapi dia menjadi goyah setelah aku memanggil namanya, menyebabkan pemikirannya melambat. Dengan demikian, ia otomatis menghindar seolah-olah ia bereaksi pada peluru bayangan tersebut.&lt;br /&gt;
Ini adalah kesempatan terakhir. Garis peluru tidak akan bekerja lagi. Aku tidak bisa menyia-nyiakan kesempatan yang Sinon berikan  padaku. Aku melangkah ke depan dan berlari ke arah Death Gun.&lt;br /&gt;
Ah-sialan. Profilnya menghilang. Itu adalah «Optical Camouflage». Aku masih bisa menemukannya dengan jejak kaki yang ditinggalkannya di tanah, tapi sekarang lightsaber tidak bisa membuat serangan fatal padanya. Jika aku tidak bisa membunuhnya dalam satu pukulan, HPku akan menjadi nol setelah aku membalasnya.&lt;br /&gt;
Pada saat ini, ada sesuatu yang lebih mengejutkan yang terjadi.&lt;br /&gt;
Tangan kiriku mulai bergerak seolah-olah itu dipandu oleh seseorang. Tangan dingin yang tegang karena gugup-dikelilingi oleh sepasang tangan yang hangatnya familiar yang membimbingku. Tangan kiri aku segera berpindah dan kemudian mencengkeram sesuatu-senjata kedua yang bahkan kulupakan, «Pistol FiveSeven». Tanganku mulai merasakan beban yang ditarik keluar dari kantong pistolku, beberapa sirkuit dalam kesadaranku tiba-tiba menyala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;U ... OOOOOHHH-!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku meraung dan melangkah maju. Aku kemudian berputar sisi kiriku dan kembali maju seperti peluru.&lt;br /&gt;
Profil Death Gun itu akan menghilang, dan aku menggerakkan tubuhku sebelum mengayun tangan kiriku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ini sebuah dual sword skill, biasanya pedang di tangan kiri diayunkan naik dari tanah untuk memecah pertahanan musuh. Namun, apa yang ada di tanganku itu bukanlah sebuah pedang tapi pistol. Namun, siapa yang mengatakan aku tidak bisa menggunakan teknik pedang dengan pistol? Aku menggunakan kesan yang kupunya dari mengayunkan pedang kiri lalu menekan pelatuknya.&lt;br /&gt;
Peluru yang melesat itu mengenai objek yang hampir hilang di depanku dan sinar percikan terpecah diudara. Tubuh Death Gun akhirnya terlihat di tengah-tengah kilatannya. Aku menghadapi avatar yang Optical camouflagenya hancur-&lt;br /&gt;
Lalu mengayunkan lightsaber di tangan kananku searah jarum jam dengan gerakan dan beratnya.&lt;br /&gt;
Ini adalah «Double Circular» skill pedang dua tangan.&lt;br /&gt;
Pisau energi itu mengiris bahu kanan Death Gun dan kemudian bergerak diagonal sebelum mengarah perut kirinya. Pada saat ini, «pistol hitam» yang berada di kantong senjatanya dibelah menjadi dua oleh lightsaber itu, dan setelah mengeluarkan cahaya orange, benda itu meledak.&lt;br /&gt;
Avatar yang telah teriris menjadi setengah, mantel robek dan busur api melayang di bawah langit putih-kebiruan.&lt;br /&gt;
Setelah waktu yang lama -&lt;br /&gt;
Dodou, dua suara berdering berturut-turut, dan badan atas dan bawah Death Gun mendarat di tanah berjauhan satu sama lain. Setelah beberapa saat, logam jarum-seperti- Estoc tertancap di tanah antara kedua bagian tubuh.&lt;br /&gt;
Pada saat ini, ketika aku sedang berlutut di tanah dengan satu kaki, aku mendengar suara yang meredup,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ini tidak akan, berakhir ... orang itu ... tidak akan membiarkan ... mu ... mengakhiri ini ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Namun, tag [MATI]yang muncul diantara tubuh yang terbagi itu menyebabkan Death Gun berhenti total dan tidak dapat mengatakan apa-apa. Aku perlahan-lahan bangkit, menundukkan kepalaku dan menyaksikan «mayat» di tanah.&lt;br /&gt;
Setelah kehilangan mantel yang akan mewakili dirinya sendiri, tak ada yang dapat mewakili Death Gun kecuali masker tengkorak itu. Aku menatap kacamata yang telah kehilangan cahaya dan diam-diam menjawab,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... itu sudah berakhir, xaxa. Kaki tanganmu akan ditemukan. Tindakan pembunuhan «Laughin Coffin» telah berakhir. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku kemudian berbalik dan menyeret tubuh lemahku ke arah barat.&lt;br /&gt;
Setelah berjalan sekitar beberapa ratus langkah, ratusan meter jauhnya, penglihatanku menunjukkan ada sepasang kaki kecil memakai sepatu kecil, dan aku mendongak.&lt;br /&gt;
Gadis sniper berdiri di sana. Dia memegang senapan sniper besar yang kehilangan scope, memberikan senyum puas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon tampak sesuatu untuk dikatakan saat ia membuka mulutnya, tapi untuk sesaat, dia tidak tahu harus berkata apa.&lt;br /&gt;
Bahkan dia tidak tahu seperti apa emosi di dalam hatinya sekarang. Yang ada hanyalah perasaan panas yang membakar dadanya yang menyebabkan dia memeluk Hecate dengan erat-erat.&lt;br /&gt;
Melihat Sinon berdiri kosong di sana, Kirito menunjukkan senyum tenang untuk pertama kalinya. Dia meletakkan pistol di tangannya FiveSeven kembali ke sarungnya dan mengepalkan tinjunya sebelum mencapai Sinon.&lt;br /&gt;
Dan Sinon mengangkat kepalan kanannya untuk mengeluarkan tinju ringan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Semuanya sudah berakhir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Prajurit lightsaber itu bergumam singkat dan kemudian mendongak. Sinon kemudian mengikutinya dan mendongak juga.&lt;br /&gt;
Awan-awan telah terpisah, dan bintang-bintang di langit yang menunjukkan sinar mereka. Sinon kemudian teringat bahwa ini adalah pertama kalinya dia melihat bintang-bintang di dunia ini.&lt;br /&gt;
Langit di GGO sering tertutup oleh awan tebal karena perang di masa lalu. Siang hari di sini selalu dihiasi warna matahari terbenam yang menyedihkan, dan bahkan malam akan berlumuran darah-seperti merah.&lt;br /&gt;
Tapi seperti diramalkan oleh NPC tua di jalanan, setelah racun di tanah dimurnikan dan kembali menjadi pasir putih, awan akan menghilang, dan bersinar bintang-bintang dan pesawat ruang angkasa akan kembali ke langit. Tentu saja, tidak ada orang yang akan percaya kata-kata seperti itu, tapi mungkin gurun ini tidak hanya gurun pasir bagi pemain untuk mengembara, tapi bahkan mungkin tanah suci jauh di masa depan yang jauh.&lt;br /&gt;
Sinon tidak bisa mengatakan apa-apa saat ia menatap kelompok bintang yang gemerlap di langit malam yang cerah, dan lampu-lampu yang tersisa dari ruang angkasa yang tampak seperti sungai.&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, Kirito mengatakan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Sudah waktunya untuk mengakhiri turnamen ini. Para penonton mungkin bosan menunggu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ya, itu benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Kamera biru yang menutupi seluruh langit yang berkelap-kelip dengan logo REC yang cemas. Kirito mungkin telah memperhatikan hal itu karena ia segera tersenyum kecut. Namun, ia segera kembali normal, mendekat dan berbisik,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Bahaya di turnamen ini akhirnya berakhir. Death Gun telah gugur, sehingga kaki tangannya yang bersiap-siap untuk membunuhmu seharusnya pergi. Tujuan mereka seharus membuat rumor bahwa «para pemain yang ditembak oleh pistol itu hitam di GGO akan mati di dunia nyata», sehingga mereka mungkin tidak akan membunuh orang secara acak. Logikanya, Kamu harusnya tidak berada dalam bahaya ketika kamu log out ... tetapi kamu lebih baik memanggil polisi untuk alasan keamanan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Bagaimana aku menjelaskan semuanya kepada 110 [1]? Mereka mungkin tidak akan percaya kalau aku mengatakan bahwa seseorang berencana untuk membunuh dalam dan di luar VRMMO, kan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah mendengar pertanyaan Sinon, Kirito bingung sebentar. Namun, dia langsung mengangguk dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau benar ... rekanku adalah semacam PNS, sehingga kita bisa memintanya untuk membantu ... tapi aku tidak bisa meminta alamatmu dan nama aslimu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Pada saat ini, prajurit lightsaber itu ragu-ragu dan memalingkan muka. Tentu saja, ia tahu bagaimana kasarnya jika meminta identitas asli orang lain dalam suatu VRMMO.&lt;br /&gt;
Namun, Sinon berpikir sejenak dan kemudian berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah. Biarkan aku memberitahu Kamu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... ta, tapi ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku hanya merasa bahwa tidak perlu khawatir tentang ini lagi. Selain ... Aku sudah pernah  memberitahumu tentang masa laluku. Aku belum pernah melakukannya sebelumnya ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah mendengarnya bergumam, Kirito membelalakkan matanya, tapi langsung menganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar ... omong-omong, aku juga sama ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Jika mereka terus berlarut-larut seperti ini, Sinon mungkin berakhir mengatakan &#039;apalagi&#039; karena sifat menakutkan nya. Dengan demikian, ia menggendong Hecate di belakang bahunya dan segera melangkah maju. Dia menempatkan bibirnya di dekat telinga Kirito dan berkata dengan suara yang orang lain bisa mendengar,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Namaku-Asada Shino. Alamatnya adalah Distrik Tokyo, Bunkyo, Yushima, Yonchome ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Saat ia selesai mengucapkan nama apartemennya dan nomor kamar, Kirito segera menjawab pelan karena terkejut,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yushima? Itu kebetulan ... Aku dive di Ochinomizu di Chiyoda. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... ehhh!? Bukankah itu dekat? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Sekarang bahkan Sinon terkejut dan hampir menjerit. Apartemen Ochinomizu dan Sinon itu hanya dipisahkan dari kereta bawah tanah dan kereta bawah tanah Kasuga Kuramae. Pada saat ini, tiba-tiba Kirito matanya melebar, mengeluarkan sebuah &#039;um ...&#039; sebelum melanjutkan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu aku hanya akan log out dan pergi untuk menemukanmu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... Kamu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon hampir mengatakan &#039;apakah Kamu bersedia untuk datang&#039;, namun tutup mulut pada saat-saat terakhir, terbatuk datar beberapa kali dan dikoreksi dirinya sendiri,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nah ... tidak perlu. Ada teman yang dapat dipercaya didekatku ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Spiegel, juga dikenal sebagai Shinkawa Kyouji, yang mengundang Sinon ke dunia ini adalah anak kedua dari seorang praktisi. Rumahnya berada di kanan Hongoume sampingnya. Dia akan datang setelah dia memberinya panggilan. Omong-omong, ia mungkin telah melihat rekaman dari turnamen ini dari awal sampai akhir, jadi dia harus menemukan alasan mengapa ia mendapat dekat dengan Kirito beberapa kali.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Dan pria itu anak dokter, sehingga ia dapat merawatku jika aku butuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Untuk menyembunyikan rasa malu apapun dan mengakhirinya, Kirito memberikan tampilan yang serius dan menjawab,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi, akan buruk jika sesuatu yang benar-benar terjadi. Tapi kurasa tidak apa-apa jika kamu mengatakannya ... Aku akan meminta rekanku setelah aku log out untuk memeriksanya dengan polisi. Tidak peduli seberapa terlambatnya itu, seharusnya15 ... tidak, 10 menit. Polisi akan berada di rumahmu dalam 10 menit. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;OK, aku mengerti. Akan bagus jika kita dapat menangkap kaki tangan ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Melihat Kirito masih waspada menganggukkan kepalanya, Sinon menatapnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lupakan itu. Apakah kamu pergi setelah mendengar informasi pribadiku? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, ah ... jadi, maaf. Nama aku Kirigaya Kazuto. Aku dive di Ochinomizu, tapi rumah aku ada di kota Kawagoe. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Prajurit lightsaber tampak panik saat ia buru-buru melaporkan datanya. Sinon bergumam untuk sementara dan kemudian tertawa pada situasi tidak mendesak.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kirigaya Kazuto. Jadi itu sebabnya kamu dipanggil Kirito, kan? Itu penamaan yang sangat sederhana. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ka ... kau tidak punya hak mengatakan itu padaku!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Keduanya tersenyum. Kirito menatap kamera di atas kepalanya dan kemudian mengubah nada suaranya,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kita hanya dapat log out dengan mengakhiri BoB kali ini ... bagaimana , Sinon? Apakah kita berkelahi habis-habisan seperti kemarin? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah mendengar pertanyaannya, Sinon menemukan bahwa keinginan yang kuat untuk memiliki pertandingan ulang dengan Kirito dilupakan sepenuhnya. Dia menatap wajah cantik ini di depannya dan kemudian berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kekuatan bukan suatu hasil ... tapi sebuah proses bekerja keras ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh? Apa yang kau katakan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Un, bukan apa-apa-aku katakan, Kamu benar-benar telah terluka sekarang, kan? Tidak ada yang bisa dibanggakan tentang menang melawanmu. Mari kita tinggalkan ini untuk turnamen BoB berikutnya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Saat Sinon selesai, Kirito mengangkat alisnya shock, tapi langsung tersenyum kecut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah Kamu mengatakan bahwa aku tidak dapat mengkonversi kembali ke permainan lamaku sebelum turnamen 4th?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu dapat mengkonversi kembali dan kemudian dikonversi di sini lagi, tapi jangan berpikir bahwa Kamu dapat mengalahkanku waktu berikutnya ... kemudian, saatnya untuk mengakhiri turnamen ketiga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana kita melakukannya? Ini adalah battle royale, sehingga harus ada pemenang memutuskan ketika HP seseorang menjadi nol, kan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini jarang terjadi, tapi aku mendengar bahwa BoB pertama di Amerika Utara dimenangkan oleh dua orang. Alasannya adalah bahwa orang yang seharusnya menang sengaja menggunakan trik curang disebut «Gift Grenade». &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gift Grenade? Apa itu? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pemain yang kalah akan melemparkan granat untuk membunuh musuhnya, ini, ini untukmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon mengulurkan tangannya ke dalam kantong dan kemudian mengeluarkan objek bola hitam ke tangan kanan Kirito yang menerimanya dengan refleks. Dia kemudian mengatur hitungan mundur granat itu-menjadi 5 detik.&lt;br /&gt;
Ini adalah granat plasma dia mendapatkannya setelah ia memeriksa bahwa Kirito mengalahkan Death Gun dan berlari ke Yamikaze di sisi barat bukit berbatu. Pada saat itu, Sinon telah memutuskan untuk menggunakannya  untuk mengakhiri turnamen ini.&lt;br /&gt;
Akhirnya menyadari apa yang ditempatkan di tangannya, Kirito membelalakkan matanya dan bersiap-siap untuk membuangnya secara naluriah.&lt;br /&gt;
Untuk mencegahnya melakukan hal ini, Sinon membungkus kedua lengan di belakang punggung Kirito dan memegang tangannya .&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, lampu kilat menyilaukan muncul antara dua avatar, mengubah senyuman kecut Kirito dan senyuman Sinon menjadi putih.&lt;br /&gt;
Waktu yang dibutuhkan untuk turnamen adalah 2 jam, 4 menit dan 37 detik.&lt;br /&gt;
The Bullet of Bullet 3rd battle royale berakhir.&lt;br /&gt;
Hasilnya- [Sinon] dan [Kirito] menang pada waktu yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{SAOIndo Nav|prev=Jilid 6 Bab 13|next=Jilid 6 Bab 15}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_14&amp;diff=231116</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 14</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_14&amp;diff=231116"/>
		<updated>2013-03-04T04:20:16Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 14==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berpisah dengan Sinon dan berjalan keluar dari gua. Warna merah dari matahari terbenam di langit hampir hilang, hanya menyisakan langit ungu di malam hari.&lt;br /&gt;
Aku, yang selalu berpikir bahwa dunia GGO mataharinya selalu terbenam, sedikit terkejut bahwa dunia ini juga memiliki malam dan aku pun melihat ke langit. Tapi setelah berpikir tentang hal itu, seharusnya sudah 10 pm di dunia nyata, jadi jelas bahwa langit malam akan menjadi gelap.&lt;br /&gt;
Tampaknya ada tidak ada bintang di langit. Dikatakan bahwa ada beberapa perang skala besar galaksi di dunia ini di masa lalu, dan peradaban mulai menurun. Saat ini, manusia hanya bisa mengkamulkan sisa-sisa teknologi masa lalu untuk bertahan hidup. Ini langit malam yang luas bahkan akan membuat orang bertanya-tanya jika planet di galaksi ituhancur.&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, ada cahaya kecil yang bersinar dalam kegelapan tak berujung dari arah selatan-barat.&lt;br /&gt;
Meteor- tentu saja bukan. Itu adalah satelit buatan. Sejak peradaban terakhir, tidak ada yang pernah menggunakannya sekarang, dan itu terus mengirim informasi.&lt;br /&gt;
21:45 pm. Sudah waktunya untuk «Scanner Satellite» ke 7 sejak BoB yang ke-3 ini dimulai.&lt;br /&gt;
Aku membalik matakumenjauh dari langit malam, mengambil alat terminal tipis keluar dari kantong sabukku dan menyentuh permukaannya. Layar segera menyala, dan peta lingkungan muncul di atasnya. Pulau ini menjadi medan perang untuk turnamen kali ini, tampaknya bagian utaranya benar-benar tertutup oleh gurun pasir. Ada sebuah bukit yang sedikit berbatu dan padang rumput hijau kecil dan juga tanah tandus datar yang tidak akan pernah berubah. Omong-omong, tempat ini tidak cocok untuk parasniper.&lt;br /&gt;
Setelah bersandar di dinding batu dekat lubang, akumencari tempat persembunyian yang baik dan  menonton perangkatku. Beberapa detik kemudian, pusat peta menunjukkan sebuah cahaya putih. Aku tidak perlu menyentuhnya untuk mengetahui bahwa cahaya ini mewakiliku-Kirito. Tentu saja, Sinon, yang sedang menunggu di gua di sampingku tidak akan pernah muncul di peta.&lt;br /&gt;
Tanpa diduga, tidak ada pemain lain yang berada di gurun ini dalam radius 5 kilometer di sekitar ku. Bahkan jika «Death Gun» - «Sterben» akan menggunakan «Optical Camouflage» dan tidak tampil di peta, pemain lain yang menyadari Sinon dan aku bersembunyi di sebuah gua gurun seharusnya berkumpul di dekatnya dan akan siap untuk melempar granat ke dalam gua.&lt;br /&gt;
Ini tidak terdengar begitu bagus-tapi ada titik cahaya abu-abu yang tak terhitung jumlahnya ditampilkan di seluruh gurun. Ini seharus adalah pemain yang telah gugur, tapi ada begitu banyak «mayat», namun kami tidak mendengar suara pertempuran dari gua. Omong-omong, itu benar-benar luar biasa.&lt;br /&gt;
Aku buru-buru memperbesar gambarnya dan melihat ada titik terang 6km barat daya. Setelah menyentuhnya dengan ujung jari ku, nama yang ditampilkan adalah «Yamikaze». Nama ini tampak akrab.&lt;br /&gt;
Melihat ke bagian bawah peta, aku menemukan ada beberapa titik gelap dan dua titik cahaya yang cukup dekat. Yang selamat adalah «No-no» dan «Fernil». Aku kemudian meningkatkan perbesaran untuk menampilkan seluruh pulau di layar. Namun tidak ada titik cahaya yang lain. Bahkan pemain yang Sinon panggil «CampeRichie», yang menduduki puncak bukit selatan sejak awal turnamen telah menjadi gelap. Juga, ada dua titik gelap di dekatnya. Tampaknya ia telah dikeroyok0.&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, termasuk Sinon dan Death Gun yang tidak tampil di peta, hanya ada 6 orang tersisa di medan perang yang luas ini.&lt;br /&gt;
Tentu saja, mungkin ada kemungkinan bahwa pemain lain bersembunyi di gua-gua atau di bawah air, tetapi tidak seperti kemampuan unikDeath Gun, mereka tidak dapat menerima informasi dari satelit. Juga, pada saat ini di mana turnamen hampir berakhir, tidak mungkin ada yang sabar untuk tidak melihat klasemen saat ini ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Tepat ketika aku berpikir tentang hal ini ketika aku melihat penerimaku, ada sebuah perubahan tiba-tiba di layar, dan aku mengerti tapi aku menahan teriakanku.&lt;br /&gt;
Hal ini bukan karena jumlah titik cahaya meningkat. Bahkan, sebaliknya. 2 titik cahaya di dekat reruntuhan tiba-tiba menjadi gelap.&lt;br /&gt;
Kedua orang mungkin tidak menyadari bahwa orang lain berada di dekatnya. Dan setelah melihat layar, mereka menyadari bahwa musuh mungkin berada di balik dinding di mana mereka berada. Mereka kemudian buru-buru melemparkan sebuah granat dan menyebabkan kedua belah pihak mati-atau begitulah yangkupikirkan. Jika hal ini benar-benar terjadi, kedua player ahli yang bertarung seperti ini sampai sekarang mungkin akan depresi jika melihat mereka mati seperti ini. Aku harus menahan keinginanku untuk berdoa &#039;Amin&#039; pada mereka dan mengirim jiwa mereka.&lt;br /&gt;
Pokoknya ---- seperti itu, battle royale itu awalnya dimulai dengan 30 pemain yang sekarang menjadi empat. Dan, yang ditampilkan di layar hanya Yamikaze dan aku.&lt;br /&gt;
Aku akhirnya menghitung jumlah titik terang dan gelap yang tersebar di seluruh pulau.&lt;br /&gt;
Dan kemudian mengeluarkan sebuahdesahan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku buru-buru menghitung lagi, tapi tidak peduli berapa kali aku menghitung, nomornya tidak pernah berubah. Layar penerima menunjukkan hanya 2 titik putih yang masih hidup. Dan juga, jumlah titik yang dihilangkan adalah 24.&lt;br /&gt;
Jumlahnya tidak pas. Selain Sinon dan Death Gun yang tidak muncul di layar, hanya ada 28 orang. Bahkan jika kita menghitung «Rider Pale» yang terputus dan hilang setelah ditembak oleh pistol tersebut, seharusnya hanya ada 29 orang. Masih tersisa satu orang lagi.&lt;br /&gt;
Apakah seseorang bersembunyi di dalam sebuah gua atau bawah air? Jika tidak ...&lt;br /&gt;
Death Gun «menghapus» pemain lain.&lt;br /&gt;
Tidak, ini tidak mungkin. Death Gun, komplotannya di dunia nyata seharusnya menunggu di rumah Sinon atau di suatu tempat di dekatnya. Aku tidak berpikir menggunakan Sinon sebagai umpan, namun kaki Death Gun tak bisa pindah ke rumah target lain seperti itu.&lt;br /&gt;
-Tidak, mungkin ... apakahaku meninggalkan sesuatu yang penting ...?&lt;br /&gt;
Tidak Sekarang bukan waktu untuk ragu-ragu. Aku memejamkan mata dengan keras dan merasakan udara dingin yang mengelilingiku.&lt;br /&gt;
Setelah aku membuka mataku, titik-titik cahaya yang ditampilkan pada layar mulai berkedip. Tampaknya satelit itu akan segera pergi. Mungkin ... tidak, aku tidak berpikir aku perlu melakukan scan yang lainnya. Aku diam-diam mengatakan selamat tinggal pada satelit iru dan segera melihat sekeliling. Di bawah gurun yang tertutup dalam kegelapan, tidak ada sesuatu yang bergerak atau bersinar. Aku meletakkan perangkat yang kehilangan informasinya kembali ke kantong sabukku sebelum berbalik dan berjalan kembali ke gua.&lt;br /&gt;
Gadis yang membawa senapan sniper besar tidak bersembunyi di bagian bawah kereta, tapi menunggu di pojok kanan gua.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi? Bagaimana ? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon menggerakkan rambut aquamarine pendeknya yang diikat menjadi dua saat ia bertanya dengan cemas. Aku mencoba untuk menjelaskan dengan sederhana seluruh situasinya kepadanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dua orang telah gugur satu sama lain selama scan, sehingga semua yang tersisa seharusnya 4 dari kita  aku, Kamu,«Yamikaze»dan«Death Gun»yang tidak muncul di layar. Yamikaze sedang 6km berada di barat daya, dan Death Gunseharusnyabergerak mendekat pada titik yang berada di gurun. Juga, mungkin ada seseorang yang bersembunyi di gua seperti kita. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku benar-benar tidak bisa mengatakan kecurigaanku bahwa seseorang bisa saja meninggal oleh tembakanDeath Gun. Sinon sendiri tampaknya tidak menyadari kekhawatiranku saat ia bergumam sambil melihat agak terkejut,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Hanya 4, eh… 5 orang yang tersisa ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Tapi dia kemudian mengangguk kepalanya dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini sudah lewat 1 jam dan 45 menit. Dalam 2 jam diperkirakan turnamen kemungkinan akan berakhir, hal ini dapat membuatnya begitu. Namun, itu benar-benar aneh bahwa tak seorang pun melemparkan granat ke sini ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... orang-orang yang sedang mencari kita yang mungkin ditangani oleh Death Gun menggunakan senapan sniper. Ada banyak titik-titik abu-abu di seluruh gurun. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika seperti itu ... orang itu harusnya mendapatkan penghargaan Max Kill.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah mengangkat bahu dengan tampilan yang rumit, Sinon tampaknya termotivasi lagi dan mengatakan hal ini,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lupakan itu. Masalahnya sekarang adalah «Yamikaze». Kau satu-satunya yang selamat yang muncul di terminalnya, kan? jadi dia pasti akan datang kearahmu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pikir aku pernah mendengar nama itu sebelumnya ... apakahdia kuat?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah aku bertanya, Sinon memberikan pandangan tak percaya,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia berada di tempat kedua dalam turnamen terakhir. Dia mempunyai AGI yang super. Disebut «Devil Run and Gun». &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ru ... Runand Gun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;«Run and Gun», berlari dan menembak saat ia terus bergerak. Senjatanya adalah senapan mesin ringan yang sangat ringan «Calico M900A». Dia kalah dari pistol langka dan peralatan Zekushiido di waktu terakhir dan mendapatkan tempat kedua, tetapi beberapa orang mengatakan keterampilan Yamikaze itu lebih kuat. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini ... ini berarti bahwa ia adalah pemain terkuat di server Jepang GGO ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku pikir begitu, karena ia mampu bertahan sampai akhir pertempuran, ia seharusnya sangat kuat. Tepat ketika aku berpikir tentang hal ini, Sinon mengeluarkan suara yang sampai ke telingaku,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... Kamubilang pembunuh sebenarnya adalah«Death Gun» kaki tangannya di dunia nyata, kan? Jika tebakanmu benar, Death Gun hanya dapat membunuhku karena kaki tangannya ada di rumah ku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku sedikit, tidak, mungkin agak terkejut ketika aku melihat wajahnya yang mengingatkanku dengan hewan seperti kucing.&lt;br /&gt;
Pembunuh yang tidka diketahui itu sudah siap untuk menyakiti tubuhnya di dunia nyata. Rasa takut dalam situasi ini bahkan mungkin melampaui ikatanku dengan Nerve Gear dan aturan death game yang pernah kumainkan. Pada saat ini, mata biru Sinon itu menunjukkan rasa takut, tapi aku bisa melihat kilatan yang melawannya. Dia terus mengatakan dengan nada dingin padaku, yang tercengang.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pokoknya, ini berarti bahwa kita tidak perlu khawatir tentang Yamikaze dibunuh oleh Death Gun. Lalu, aku harus minta maaf pada Yamikaze, kita juga bisa menggunakan dia sebagai umpan, kan? Jika Death Gun menggunakan L115 untuk menembak Yamikaze, kita dapat menemukan lokasinya. Ini jauh lebih efektif daripada kamusendiri sebagai umpan ... dan pada dasarnya, aku melakukan sesuatu yang serupa. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Kata-kata terakhirnyamungkin ditujukan pada bagaimana dia menahan kaki tangan Death Gun di dunia nyata. Meskipun ia sedikit gemetar pada akhirnya, itu mengesankan karena ia memiliki konsentrasi untuk menyelesaikannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau benar-benar kuat, Sinon.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Gadis sniper berkedip dan kemudian tersenyum,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku hanya tidak berpikir tentang hal itu. Aku selalu baik dengan mengabaikan hal-hal yang ku takutkan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Kemudian, dia segera berkata sesuatu yang lain untuk menutupiitu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pokoknya, bagaimana dengan strateginya? Aku pikir itu adalah situasi di mana kita harus menggunakannya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... itu benar. Aku setuju dengan strategimu juga ... tapi ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku menggigit bibirku dan kemudian berkata dengan keraguan yang tersisa di hati aku beberapa menit kembali.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ada sesuatu yang aku khawatirkan. Selama scan satelit tadi, aku menghitung jumlah korban dan mereka yang dihilangkan. Ada 28 orang. Bahkan jika itu termasuk Rider Pale, masih ada satu pemain yang kurang. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jangan bilang, Death Gun membunuh orang lain ?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mata Sinon melebar, tapi langsung menggeleng.&lt;br /&gt;
&amp;quot;I ... itu tidak mungkin! Target kaki tangannya harusnya aku, kan?di dunia nyata. Bagaimana dia bisa pindah ke tempat seperti itu begitu cepat? Apakah ada pemain lain di apartemen yang sama seperti aku? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yo ... kau benar ... tapi berpikir tentang hal itu, ini benar-benar agak tidak wajar ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku melirik jam tanganku. Sudah dua menit sejak pemindaian selesai, sehingga akudengan cepat menyebutkan semua keraguan di pikiranku jelas,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekitar 30 menit berlalu sejakDeath Gun menembak Rider Pale dan bersiap-siap untuk menembakmu dekat stadion. Dengan kata lain, Rider Pale di dunia nyata harusnya tinggal sekitar 30 menit dari tempatmu. Tentu saja, ini tidak mustahil, tapi apakah kamu berpikir bahwa ada terlalu banyak kebetulan di sini? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi, itu hanya kemungkinannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku mengatakan keraguankuyang berada di pikiranku selama pemindaian satelit ke Sinon  yang mengerutkan keningnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, Dengar ... mungkin ada tidak hanya satu orang sebagai kaki tangan Death Gun. Jika ada beberapa «Pembagian Tugas», bahkan jika seseorang tinggal di belakangmu untuk menyerangmu, ia juga dapat membahayakan target lain. Dengan kata lain ... kita tidak dapat menyangkal kemungkinan bahwa Yamikaze adalah target Death Gun. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon tersentak dan memeluk senapan sniper besar nya dengan keras. Dia mengguncang wajah yang menunjukkan cahaya putih kecil di ruang sedikit gelap.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ba, bagaimana itu mungkin ...? Apakah Kamu mengatakan bahwa setidaknya ada 3 orang yang sedang mengambil bagian dalam rencana pembunuhan mengerikan ini? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ada setidaknya 10 orang yang selamat dari«Laughin Coffin». Juga, orang-orang yang terkunci di penjara yang sama selama hampir setengah tahun. Mungkin mereka saling kontak di dunia nyata ... menjadi sedikit ekstrem, mereka punya cukup waktu untuk benar-benar melakukan rencana ini. Tentu saja, tidak semua 10 orang dapat ambil bagian ... tapi kita tidak punya bukti untuk memutuskan bahwa hanya ada satu kaki tangan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kenapa ... kenapa mereka harusmerencanakan begitu banyak hanya untuk melanjutkan«PK»...? Mereka baru saja dilepaskan dari Death Game, jadi mengapa ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Mendengarnya gemetar, aku menggunakan tenggorokan keringku untuk memaksa jawaban keluar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Mungkin itu adalah alasan yang sama mengapa aku ingin menjadi«Swordman»dan mengapa Kamu ingin menjadi«sniper»...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku pikir Sinon akan marah, tapi dia hanya menggigit bibirnya. Kemudian, tubuh langsing nya berhenti gemetar, dan mata birunya memberi cahaya yang kuat.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jika itu yang terjadi, kita memiliki semua alasan lagi untuk tidak kalah dari orang-orang ini. Aku hanya menggunakan kata «PK», dan aku ingin mengambilnya kembali. Banyak orang yang PKing dalam permainan ini, dan aku bergabung dengan skuadron yang didasarkan pada hal ini. Namun, PKing memiliki aturan dan realisasi. Membunuh sepenuhnya kesadaran pemain yang dive melalui obat bukanlahPKing. Ini kejahatan keji ini ... iniadalahpembunuhan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... itu benar. Kita tidak bisa membiarkan orang-orang ini terus berlanjut seperti ini. Kita harus mengalahkan «Death Gun» di sini dan membuatnya membayar kejahatannya dengan kaki tangannya di dunia nyata. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Bahkan, setengah dari kata-kata itumengarah kepada diriku sendiri.&lt;br /&gt;
Itu benar-itu prioritas utamaku. Aku harus mulai dari awal di sini. Ini adalah untuk menebus diri untuk membunuh dua orang dalam kegilaanku malam itu dan mengambil nyawa orang lain setelah itu.&lt;br /&gt;
Ini seharusnya menjadi pertempuran yang harus aku hadapi sendiri, namun gadis sniper ini benar-benar tidak terlibat. Aku hanya bisa mengawasinya diam-diam.&lt;br /&gt;
Jika keselamatan dirinya adalah prioritasku, kita dapat membuat Yamikaze melawan Death Gun dan segera bunuh diri setelah salah satu dari mereka menang. Namun, hal terburuk adalah bahwa turnamen akan tetap berjalan jika orang yang tidak muncul di peta itu bukan korban Death Gun, tapi bersembunyi di bawah air atau di gua. Dan Death Gun akan mencatat Yamikaze dan kemudian menembak Sinon yang tidak bisa bergerak sementara aku gugur dan menjadi mayat untuk sementara waktu. Juga, jika Yamikaze adalah target Death Gun, kita hanya akan berakhir meningkatkan jumlah korban.&lt;br /&gt;
Jadi, aku harus berjuang. Aku ingin melindungi Sinon, berurusan dengan Yamikaze, dan Death Gun mengalahkan. Ini tidak mudah, tapi aku harus menyelesaikan semua ini-&lt;br /&gt;
Ketika aku memikirkan hal ini, Sinon berkata dengan suara bersikeras,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serahkan Yamikaze padakukalau begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang itu kuat. Bahkan kamu tidak bisa mengalahkannya dengan segera. Selain itu, Death Gun akan menggunakan kesempatan ini untuk muncul ketika kalian berdua bertarung. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu ... itu benar, aku kira ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon melihat aku memberikan ekspresi yang membingungkan, dikeluarkan pistol dari tangan kanannya dan kemudian menepuk dadaku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selain itu, Kamu harus berpikir tentang melindungiku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku tidak dapat mengatakan apa-apa untuk menjawabnyasetelah kata-kata itu mengenai targetnya. Mulut kecil penembak jitu itu langsung tersenyum, tapi kemudian cemberut lagi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhentilah bercanda. Aku penembak jitu. Kau support. Kau hanya membantuku menemukan posisi musuh &#039;. Tinggalkan Yamikaze dan DeathGun kepadaku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku tidak benar-benar memahami sebagian kecil dari kata-katanya, tapi aku hanya bisa memberikan senyum kecut dan mengangguk-angguk,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti. Kalau begituakukan menyerahkannya padamu ... Aku kira keduanya harus dekatnya. Aku akan naik di kereta tersebut. Kamu akan meninggalkan gua beberapa saat dan menemukan tempat untuk membidik. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah kami mengkonfirmasi rencana kami beberapasaat , Sinon mengangguk kepalanya.&lt;br /&gt;
Kali ini, ekspresi serius kembali ke wajahnya. Gadis itu menatapku lurus dari depan dan kemudian hanya mengatakan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bergantung padamu, partner.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengatur scope Hecatenya ke dalam modemalam dan kemudian menempatkan mata kanannya di atasnya.&lt;br /&gt;
Dalam padang pasir yang luas, tidak ada sesuatu yang bergerak di sekitar pada saat itu. Namun, Yamikaze di sisi barat daya dan Death Gun, yang keberadaannya tidak diketahui, seharusnya mendekati tempat ini.&lt;br /&gt;
Sinon memilih puncak perbukitansebagai daerah sniping, dan tepat di bawah bukit berbatu adalah gua mereka bersembunyi di sekarang. Itu sulit untuk melihat tempat ini dari bawah tanah, dan ia bisa mendapatkan pengliahatan burung-di sekitar. Namun, ada risiko bahaya. Meskipun itu adalah puncak bukit yang pendek, jaraknya masih 10m tinggi dari atas tanah. Seseorang seperti Sinon, yang VITnya tidak tinggi, tidak bisa melompat turun begitu saja. Juga, hanya ada satu cara untuk sampai di sini. Jika musuh berada di dekatnya, dia bisa tertembak oleh peluru dari arah lain.&lt;br /&gt;
Namun, sekarang adalah waktu di mana ia harus mengghilangkan segala pikiran negatifnya. Penembak jitu itu terus mencoba dan menjaga dirinya tenang saat ia diam-diam mengarahkan snipernya ke kanan.&lt;br /&gt;
Dengan demikian, dia melihat sosok tepat di tengah-tengah gundukan pasir yang besar.&lt;br /&gt;
Angin malam yang berhembus meniup pinggang-panjang rambut hitamnya beberapa kali. Dia mengenakan seragam tentara hitam di tubuh rampingnya, membuatnya terlihat seperti ia telahbercampur dengan kegelapan di sekitarnya. Profil itu lebih sepertielf swordman di tengah gurun fantasi daripada tentara dengan pistolnya.&lt;br /&gt;
Tepat di depan Kirito adalah alat transportasi mereka yangdiambil dari reruntuhan ke sini-kereta beroda tiga. Itu tidak memiliki banyak bahan bakar ketika ia berjalan keluar dari gua, jadi seharusnya tidak bisa bergerak sekarang. Namun, kereta masih memenuhi tugasnya patuh sampai akhir. Bingkai besar yang digunakan sebagai penutup oleh Kirito. Sangat mudah untuk menemukan, tetapi orang tidak bisa benar-benar berkik dia dari utara dengan mudah.&lt;br /&gt;
Bukit berbatu tempat Sinon bersembunyi berada di sisi selatan di mana Kirito berdiri, dan ini adalah lokasi yang hanya memiliki beberapa arah serangan. Dengan kata lain, L115 Death Gun hanya bisa menyerang dari barat dan timur. Juga mempertimbangkan Yamikaze yang datang dari barat, Death Gun mungkin akan mengambil tindakan dari timur. Seharusnya itulah yang sedang Kirito pikirkan. Wajahnya yang tidak terlihat berbeda dari seorang gadis ketika melihat dari jauh menghadapi bulan kebiruan-putih yang secara bertahap bergerak ke atas melalui lubang dalam awan tebal.&lt;br /&gt;
Death Gun mungkin tidak akan menggunakan peluru setrum ketika menembak Kirito, tetapi menggunakan 0,338 Lapua Magnum. Ini hampir akan menjamin kematian langsung ketika pelurunyamengenai bagian kepala atau jantung. Bahkan jika itu hanya mengenai anggota badan, dampak kerusakan akan menyebabkan setengah HP akan hilang. Juga, Kirito akan merasa sulit untuk menghindari serangan ini. Peluru pertama Death Gun tidak memiliki garis peluru, dan ia juga bisa menggunakan «Kamuflase Optical metamaterial» untuk menyembunyikan dan membidik. Tentu saja, akan ada jejak kaki di pasir, sehingga ia tidak bisa bergerak ke posisi di mana ia menghit targetnya. Tapi meskipun demikian, Death Gun memiliki juga keuntungan.&lt;br /&gt;
-Tapi, jika Kamu.&lt;br /&gt;
Kamu, yang menyelesaikan «Untouchable Game» ketika kita pertama kali bertemu dan bahkan bisa mengiris peluru Hecate dari titik nol, Kamu pasti dapat menghindari hal itu, Kirito.&lt;br /&gt;
Sinon mengatakan hal ini kepadanya dalam hatinya, dan kemudian membalik matanya kembali ke senapannya.&lt;br /&gt;
Tugasnya adalah untuk memungkinkan Kirito untuk memaksimalkan konsentrasinya. Dengan demikian, mereka harus cepat menangani Yamikaze AGI-terkuat, penyerang yang mendekat dari belakang.&lt;br /&gt;
Jika mereka memiliki waktu dan jika situasi sudah aman, mungkin Yamikaze pribadi akan menghindari masalah atau bahkan membantu jika mereka menjelaskan hal kepadanya. Namun, akan sangat mustahil untuk membuatnya percaya bahwa ada insiden pembunuh nyata dalam tahap akhir dari BoB. Jika Sinon sendiri tidak menyaksikan Death Gun dan merasa dingin pada yang ditujukan oleh Blackstar, dia hanya akan menertawakan apa yang dikatakan Kirito.&lt;br /&gt;
Dengan demikian, sekarang mereka hanya bisa mengalahkan Yamikaze. Zekushiido tidak ambil bagian dalam turnamen ini, sehingga hampir semua orang akan berpikir bahwa dia adalah pemain dengan kesempatan tertinggi untuk menang. Dan dia harus membunuhnya dalam satu pukulan.&lt;br /&gt;
... Dapatkah aku melakukan ini?&lt;br /&gt;
Sinon menggunakan mata telanjang kanannya untuk melihat keseluruhan gurun pasir luas saat ia mencoba nya terbaik untuk melawan keraguan dan ketakutan yang perlahan merambat naik pada dirinya. Semua tembakan yang dia buat pada saat mereka menggunakan kereta beroda tiga untuk  melarikan diri dari reruntuhan yang menyedihkan. Dia bahkan tidak bisa mengenai pria bermantel itu, dan bahkan mengenai pada tangki bensin truk itu hanyalah kebetulan. Semua kebanggaan yang Sinonbangun sampai sekarang segera hancur hancur seketika pada saat itu juga.&lt;br /&gt;
Sebagai penembak jitu, peran Sinon adalah untuk mengumpulkan jumlah membunuh dan mempraktekkan teknik halus snipingnya. Suatu hari, ketika dia bisa menang di turnamen BoB, Asada Shino di dunia nyata akan merasakan kekuatan yang nyata. Pada saat itu, dia kemudian bisa menyerah ketakutannya senjata, tidak akan berpikir tentang hal itu dan bisa hidup normal. Dia selalu percaya bahwa sejak dia menerima undangan Shinkawa Kyouji untuk bermain GGO.&lt;br /&gt;
Namun, keinginan ini mungkin melenceng.&lt;br /&gt;
Tanpa sadar, ia sudah berpikir bahwa ia memisahkan hatinya menjadi dua keberadaan yang berbeda, «Sinon» dan «Shino», membentuk Sinon yang kuat dan yang Shino yang lemah. Tapi ini salah. Sinon dalam permainan masih memiliki kelemahan yang tersisa di dunia nyata, jadi dia takut dengan pistol Blackstar dan membuatnya meleset.&lt;br /&gt;
Lagi pula, apa yang dia cari adalah «dirinya». Setelah pertemuan ini Kirito lelaki misterius itu, dia akhirnya menemukannya. Mungkin dia pasti adalah orang semacam ini di dunia nyata. Memerangi kelemahan sendiri, berjuang sepanjang waktu, bahkan jika ia tidak memiliki lightsaber di pinggangnya.&lt;br /&gt;
Dalam hal ini, Shino di dunia nyata awalnya harus memiliki kepribadian yang tangguh dalam permainan.&lt;br /&gt;
-Aku akan menembakkan peluru ini sebagai Asada Shino. Sama seperti kejadian itu 5 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;
Aku terus melarikan diri saat itu, hanya ingin melupakannya, menghapusnya dan memejamkan mata,dia  hanya ingin menulisnya kembali dengan pena.&lt;br /&gt;
Tapi aku tidak akan melakukannya lagi. Aku ingin melihat memoriku sendiri dan kejahatanku, kembali pada saat itu, dan membangun lagi dari sana. Mungkin ini adalah saat yang aku selalu tunggu-tunggu.&lt;br /&gt;
Dalam kasus ini-&lt;br /&gt;
Pada saat ini.&lt;br /&gt;
Mata kanan Sinon melihat profil hitam yang bergerak cepat dengan scopenya. «Yamikaze» ada di sana.&lt;br /&gt;
Dia segera menempatkan jari-jarinya pada pelatuk. Namun, dia masih belum bisa mengerahkan kekuatannya. Hanya ada satu kesempatan untuk menembak. Tidak ada waktu untuk bergerak dan menyesuaikan kembali posisinya.&lt;br /&gt;
Jika dia meleset, Yamikaze pasti akan mengarah pada Kirito. Pada saat itu, tidak peduli seberapa kuat Kirito , ia tidak akan bisa menanganiDeath Gun dan Yamikaze. Dia pasti akan dikalahkan oleh salah satu dari mereka. Kemudian, Death Gun hanya akan perlu berurusan dengan Yamikaze dan dengan mudah menggunakan Blackstar untuk menyerang Sinon sepertirencananya. Peluru 7.62mm virtualitu akan mengenai Sinon, dan sekali gambar ini dikirim ke layar siaran langsung di dunia luar, kaki tangan di dunia nyata akan menyuntikkan obat racun ke dalam tubuh Shino dan menyebabkan jantungnya untuk berhenti.&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, ini peluru yang bisa memutuskan nasib Shino di dunia nyata. Sama seperti waktu itu.&lt;br /&gt;
Namun, ia merasa luar biasa tenang. Mungkin dia hanya tidak bisa memahami seluruh situasinya, tapi pasti bukan hanya itu. Dia tidak sendirian. Seseorang, dengan kekuatannya yang mendukung dia. Ada sedikit panas yang hangat mencair di jari-jari kakunya dan mati rasa. Apa ini-&lt;br /&gt;
Hecate II. Ini setengah bagian dari dirinya yang menemaninya ke banyak medan perang, satu-satunya yang dapat mengubah ego-nya.&lt;br /&gt;
Ah ..., aku mengerti. Jadi kamu selalu menemaniku. Bukan hanya di tangan seorang penembak jitu ... tetapi juga dengan seorang gadis biasa sepertiku. Kamu masih terus mendukungku meskipun aku tidak bisa melihatmu.&lt;br /&gt;
Tolong ....Hilangkan kelemahanku ini. Berilah aku kekuatan untuk bergerak lagi sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Aincrad, kota terapung yang sudah menghilang, kami berjuang keras di sana, dan setiap hari, swordsmen dari kelompok penyerang akan menemukan «Keterampilan di Luar Sistem » ketika mereka bertempur dan berlatih.&lt;br /&gt;
Misalnya, ketika duel, ada «Prerecognition» yang datang dengan posisi pedang dan pusat avatar yang berpusat pada gravitasi, «insight» yang dapat memprediksi pola serangan dari monster dari jarak jauh dan menghindari pola serangannya, «Distinguish»yang memungkinkan pemain membedakan efek suara musuh dari suara latar belakang dan menemukan mereka,«mislead »untuk memikat kapasitas belajar monster AI  dan memberikannyapukulan, yang« switch »yang memungkinkan pemain untuk beralih posisi dan memungkinkan mereka untuk memulihkan HP mereka.&lt;br /&gt;
Dan di antara keterampilan yang tidak tercantum dalam kolom kemampuan, keterampilan yang paling sulit untuk didapatkan, dan bahkan dianggap sebagai kemampuan supranatural adalah «presence sense»-juga disebut «HyperSense».&lt;br /&gt;
Itu merasakan kehadiran musuh sebelum melihatnya dan mendengar terlebih dahulu. Ini juga merupakan keterampilan untuk «sense killing intent».&lt;br /&gt;
Ada beberapa kelompok orang yang menyangkal keberadaan keterampilan ini sejak logis, tidak mungkin untuk mendeteksi aura pembunuh yang berada di dunia maya. Manusia yang dive hanya bisa menggunakan Data digital Gear yang dikirim melalui saraf untuk mengidentifikasi dunia, sehingga semua kode informasi dalam game ini bisa diubah menjadi sebuah proses. Tentu saja, itu berarti bahwa ada tidaknya kemampuan ituseperti indra keenam.&lt;br /&gt;
Alasan mereka sebenarnya logis. Bahkan aku tidak benar-benar setuju bahwa kemampuan «HyperSense»  ada.&lt;br /&gt;
Namun, selama 2 tahun aku berjuang di Aincrad, aku mengalami apa yang bisa dikatakan sebagai «sense killing intent» beberapa kali. Aku tidak melihat atau mendengar apa-apa, tapi aku hanya merasakan ketika seseorang sedang mengawasiku dan dengan diam ketika aku berada di dungeon. Pada akhirnya, aku berhasil menyelamatkan hidupku sendiri beberapa kali.&lt;br /&gt;
Awal tahun ini, akumenanyakan hal ini pada «putriku» Yui. Yui pernah menjadi AI yangtergabung ke «Sistem Kardinal» yang beroperasi di SAO, dan dia pasti menunjukkan bahwa di SAO dan «The Seed» program yang berasal dari itu, tidak ada metode lain yang mengetahui keberadaan monster selain panca indera.&lt;br /&gt;
-Jadi, akuseharusnya tidak bias melihat musuh jika dia bersembunyi diam-diam di tempat yang tidak bisa kulihat. Dengan demikian, aku menjelaskan pikiranku untuk waktu yang lama pada Yui.&lt;br /&gt;
Pemain yang dive ke VRMMO akan menggunakan sinyal server game yang terus-menerus jauh dari mereka, untuk memeriksa status «mereka». Ketika bergerak sendirian di padang gurun atau penjara, mereka hanya bisa memeriksa data mereka sendiri. Namun, jika seseorang mencoba untuk menyergap pemain, akses sinyal statusnya akan menjadi dua kali atau lebih. Pada saat ini, proses sistem akan menjadi lebih lambat, dan akhirnya menyebabkan sedikit keterlambatan dalam transmisi, dan ini mungkin bisa menjadi «killing intent» akurasa-&lt;br /&gt;
Setelah mendengar pertanyaanku, Yui menunjukkan tampilan ragu dan kemudian berkata bahwa jika server menjadi lambat karena tingkat pengolahan, hal itu akan dihilangkan. Namun, ia kemudian menambahkan dengan terus terang, dia tidak berani menyangkal kemungkinan ini sepenuhnya.&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, mungkin itu lebih meyakinkan untuk mengatakan bahwa itu adalah beberapa kekuatan supranatural.&lt;br /&gt;
Tapi sekarang dalam situasi ini, aku tidak bisa peduli tentang penalaran tersebut.&lt;br /&gt;
Memiliki VRMMOs begitu banyak yang pernah dimainkan, ini adalah pertama kalinya akumemaksa keluar keterampilan «HyperSense»ku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jauh di langit yang memiliki cahaya yang tersisa di dalamnya, aku bisa melihat bulatputih-kebiruan menggantung tinggi di langit malam. Sekarang sedang bulan purnama, tapi mungkin itu karena awan tebal menutupinya dan rasanya lebih gelap dari Alfheim. Siluet daripadang pasir ini bergabung dengan pemandangan malam, dan itu sulit untuk memberitahu apakah siluet itu adalah kaktus atau batu.&lt;br /&gt;
Jika ... Jika seseorang tersembunyi di balik benda-benda dan mengarahkan senjatanya yang memiliki kemampuan pasti-mati, aku mungkin tidak dapat melihat dia dengan mata telanjangku. Juga, musuh yang siap untuk menembakku juga memiliki keuntungan untuk menjadi benar-benar transparan. Satu-satunya hal yangkubisa harapkan untuk melihatnya adalah jejak kaki yang akan tercapdi pasir. Namun, bahkan aku tidak dapat melihat dari jarak lebih dari 1 km jauhnya jika aku ingin melihatnya. Juga, jejak yang dapat didengar ketika musuh bergerak akan terhapus oleh suara angin dan tidak akan mencapai telingaku.&lt;br /&gt;
-Lalu, aku menutup mata dan menutup telingaku.&lt;br /&gt;
Aku menghilangkan ketakutanku dan menutup mataku pelan-pelan. Lalu, akumenghilangkan angin, udara dingin kering dan bergulir pasir di samping kakiku keluar dari kesadaranku.&lt;br /&gt;
Lalu, ada gerakan tiba-tiba dari jauh. Seseorang berjalan sangat cepat. Arahnya adalah dari sisi barat daya, jadi ini adalah «Yamikaze».&lt;br /&gt;
Akuberusaha untuk menahan kakiku untuk mengejar karakter itu. Yamikaze adalah mangsa Sinon, jadi dia pasti akan menghentikannya. Dengan demikian, akumenghapus jejak di belakangku dengan sengaja dan mengumpulkan semua perasaan indraku di depan, meningkatkan konsentrasiku untuk merasakan «perubahan» yang mungkin.&lt;br /&gt;
Ah ... itu benar. Aku ingat sekarang. Selama malam itu di mana kita di Laughin Coffin Crusade, aku tidak melihat mereka &#039;orang menyergapkudengan melihat atau dengan suara. Aku hanya mempunyai «firasat buruk». Aku kemudian secara naluriah berbalik dan menemukan ada beberapa bayangan bergerak melewati tikungan dungeon.&lt;br /&gt;
Siapa nama pria yang memimpin penyerangan pada kami lagi? Itu bukan pemimpin Laughin Coffin, «PoH». Yang aku ingatdia tidak berada di sana waktu itu. Kemungkinan besar, itu adalah anggota tertentu. Senjata pria itu adalah «Estoc» yang tipis seperti jarum, senjata yang memperkuat kemampuan menusuk tanpa pisau.Benda itubergetar ketika ujungnya yang tajam mengarah padaku, dan itu memberikanku kilatan cahaya kecil ...&lt;br /&gt;
Apakah aku membunuh orang itu waktu itu? Tidak, aku tidak berpikir begitu. Setelah akumenguras HP nya turun menjadi kurang dari setengah, pria ituswitch dengan pasangannya dan perlahan-lahan bergerak mundur.&lt;br /&gt;
Sebelum dia pergi, seingatku dia mengatakan sesuatu kepadaku. Itu bukan kata-kata yangmenarik atau sesuatu, tetapi gagap, suara yang menusuk telinga itu terdengar seperti suara &#039;shuu shuu&#039; di beberapa bagian kecil.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kirito. Setelah ini, aku pasti akan, membunuhmu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
-Cara bicaranya, kehadirannya, dan mata yang memungkinkan sinar merah di bawah tudungnya-&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, ada perasaan yang menyakitkan tajam yang tepat berada antara alisku.&lt;br /&gt;
Perasaan ini. Benda yang mengarah pada ku, perasaan tanpa ampun yang dingin seperti es dan panas-perasaan membunuh.&lt;br /&gt;
Aku segera membuka mataku.&lt;br /&gt;
Jauh di padang gurun, di bawah sebuah kaktus yang sedikit utara ke arah timur, tiba-tiba cahaya terang keluar.&lt;br /&gt;
Apakah itu ujung pedang Estoc atau suar dari senapan sniper yang ditembakkan?&lt;br /&gt;
Aku membalik tubuhku ke kanan. Tidak, setelah aku hendak miring ke kanan, kekuatan serangan yang memiliki intensitas mengejutkan itu berkumpul di dahiku. Aliran waktu mulai berubah. Perasaan yang sangat berat terasa bahkan bisa membekukan udara-&lt;br /&gt;
Peluru yang berputar dengan kecepatan tinggi, melewati pelipisku dan memotong sehelai rambutku dan melesat ke belakangku karena akumenghindar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh ... OOOOOOOOOOO!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku meninggalkan jejak sisa rambut hitam yang ada di udara dan menendang tanah berpasir keras dengan suara gemuruh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Sangat Cepat!&lt;br /&gt;
Meskipun ruang lingkup nya akhirnya berhasil menangkap profil «Yamikaze» , kecepatannya jauh melebihi harapan Sinon itu. Dengan nya Stat AGI yang ditingkatkan sampai ke max dan kecepatan berlarinyajuga ditingkatkan ke maksimum, kecepatan yang menakjubkan itu membuatnya benar-benar terlihat seperti sebuah angin puyuh hitam.&lt;br /&gt;
Peralatan yang dikenakan pada tubuh kecil Yamikaze adalah seragam biru tua yang memiliki jumlah perlindungan terendah. Dia tidak membawa senjata dukungan, dan hanya sebuah granat plasma pinggangnya. Orang ini bahkan tidak memakai helm dan menunjukkan wajahnya yang kurus. Lengannya panjang dan tipis memegang M900A, dan bersama-sama dengan bagian atas tubuhnya yang miring ke depan, ia tidak goyang sama sekali bahkan ketika berlari. Kecepatan itu membuat afterimage membuatnya lebih seperti  «Ninja» dari pada seorang tentara. Juga, ia tidak hanya cepat-ia tak pernah berhenti.&lt;br /&gt;
Bahkan pemain yang memiliki kecepatan ekstrim akan mencari tempat untuk berlindung setelah berlari beberapa saat, melihat sekeliling untuk mengamati sekitarnya mereka sebelum melanjutkan berlari. Untuk penembak jitu seperti Sinon, pada saat dia berhenti berlari adalah kesempatan terbaik untuk menembak.&lt;br /&gt;
Namun, meskipun Yamikaze juga berlindung di tempat seperti kaktus dan batu, ia bahkan tidak pernah berhenti. Dia berpikir bahwa ketika  dia berlari adalah pertahanan yang paling baik untuk karakter yang berfokus pada AGI.&lt;br /&gt;
... Apa yang harus aku lakukan? Haruskah aku memprediksi gerakannya dan menembak? Tapi Yamikaze tidak berjalan dalam garis lurus. Dia berjalan di atas pasir dan puncak, lintasan ini bahkan tidak bisa diprediksi. Atau mungkin aku harus menembak kakinya terlebih dahulu dan mengatasinya ketika ia kembali untuk berlindung? Untuk seorang veteran berpengalaman seperti dia, ini trik kuno dan mungkin tidak akan bekerja. Juga, dari peluru kedua, musuh bisa melihat «garis peluru». Haruskah aku menyerahkan hal ini untuk  senjata sniper-tembakan pertama tidak meninggalkan garis peluru?&lt;br /&gt;
Sinon ragu-ragu. Namun, ragu-ragu ini bukan dari rasa takut dan kebingungannya seperti saat berada di atas buggy. Pikirannya sudah agak mendingin dan lebih baik. Badan kayu dari Hecatenya membawa perasaan halus di wajahnya, dan, bersamaan dengan fakta bahwa laki-laki itu berdiri dengan percaya kepada Sinon yang ada di belakangnya, memberinya kekuatan.&lt;br /&gt;
Dia tidak harus bertaruh dan menembak Yamikaze yang berjalan berputar-putar ...&lt;br /&gt;
Setelah ragu-ragu untuk sementara waktu, gadis itu membuat kesimpulan dan sedikit meringankan jarinya.&lt;br /&gt;
Dia akan menekan pelatuknya setelah dia yakin bahwa dia akan menngenai targetnya, atau hal lainnyayang tidak bisa disebut sniping. Seperti Kirito masuk dalam jangkauan M900A, Yamikaze akan berhenti, dan sampai saat itu, dia harus menunggu saat itu untuk menembak.&lt;br /&gt;
Ninja biru ituberlari kurang dari 1 km dari Kirito. Meskipun begitu Kirito tidak bereaksi bahkan jika punggungnya menghadap ke arahnya, ia akan merasa bahwa Kirito tidak merasakan kehadirannya dan terus mendekati sampai jarak tembak 100m di mana pemain Agi-jenis akan paling mahir untuk menyerang.&lt;br /&gt;
-Aku juga akan menunggu sampai saat itu, jadi kamu harus sabar juga, Kirito. Percayalah.&lt;br /&gt;
Dalam Battle royale di mana mereka tidak bisa menggunakan peralatan komunikasi, Sinon hanya bisa berdoa di dalam hatinya. Namun, dia punya pikiran bahwa ia melewati perasaannya padanya. Penembak jitu itu kemudian mulai berhenti berpikir dan membawa dirinya menjadi satu dengan Hecate, membiarkan pandangannya menyatu dengan scopenya, dan merasakan pelatuknya. Pada saat ini, ia bahkan berhenti bernapas. Satu-satunya hal yang dirasakannya adalah target yang terus berlari dan reticle crosshair yang terus-menerus berusaha untuk melacak hatinya.&lt;br /&gt;
Dia bahkan tidak tahu berapa lama waktu.&lt;br /&gt;
Akhirnya, saat moment yang ia tunggu tiba.&lt;br /&gt;
Sebuah cahaya putih datang dari sudut kanan belakang matanya. Itu peluru, tapi tentu saja, itu tidak datang dari Hecate, tetapi 0,338 Lapua peluru Death Gun ditembak dari sisi timur padang pasir. Kirito menghindari serangan itu, dan garis peluru L115 itu pergi mendekat Yamikaze yang mendekat dari barat.&lt;br /&gt;
Yamikaze tidak berpikir bahwa Kirito memperingatkannya, tapi ia juga tidak mengharapkan sebuah peluru besar untuk melesat dan menuju target. Kemudian, ia menunduk dan merangkak untuk berhenti dan bersiap-siap untuk menuju batu di dekatnya, tepat di belakangnya.&lt;br /&gt;
Ini akan menjadi kesempatan pertama dan terakhirnya untuk menembaknya.&lt;br /&gt;
Jari yang setengah mengikuti keinginannya untuk itu mulai menekan pelatuk Hecatenya. Sinar hijau muda «garis prediksi peluru» muncul di matanya, dan lingkaran segera mengecil dan menjadi titik titik. Sinon mengarahkan pada pusat dada. Setelah menekan pelatuk, pendorongmendorong peluru keluar, dan bubuk mesiu dari .50 BMG di dalam hecatenya meledak, CHANK, dan sebuah peluru besar segera melesat dengan kecepatan supersonik-&lt;br /&gt;
Mata Yamikaze yang melihat titik cahaya yang berasal dari Hecatenay dan mata kanan Sinon yang melihat melalui scope. Matanya tampak menunjukkan kejutan, penyesalan dan kekaguman yang pasti. Lalu ...&lt;br /&gt;
Ninja yang paling mungkin untuk menjadi juara memiliki efek cahaya menyilaukan pada dadanya. Avatar nya terpental jauh beberapa meter dan kemudian berguling-guling di pasir beberapa kali sebelum berhenti menghadap ke atas. Pada saat ini, M900A beradadi tangan kanannya, dan granatnya berguling ke lantai. Tag [DEAD] muncul di atas perutnya dan berputar-putar diatasnya-Sinon dirinya telah berubah 180 derajat bersama-sama dengan Hecate.&lt;br /&gt;
-Kirito!&lt;br /&gt;
Dia dengan bisu memanggil nama itu.&lt;br /&gt;
Swordsmanberpakaian hitam itu berjalan di bulan kebiruan-putih yang mulai muncul di cakrawala.&lt;br /&gt;
Gerakan larinya benar-benar berbeda dengan Yamikaze. Itu kembali tegak ketikamengarahkan dagunya ke bawah saat ia berlari maju seperti sedang menari. Tangan kanan Kirito bergerak untuk menarik lightsaber di pinggangnya. Pedangbiru dan ungu yang  diperpanjang menambahkan beberapa warna dengan kegelapan.&lt;br /&gt;
Dari arah yang sedang Kirito tuju mengeluarkan percikanoranye. Itu adalah tembakan.&lt;br /&gt;
Lightsaber mengatur sudutnya dan menghalau ke samping peluru yang melesat ke aranya, lagi dan lagi. Kirito dapat melihat garis peluru setelah ia menghindari peluru pertama. Tidak peduli berapa kali tembakan sniper ditembakkan dengan cepat , tidak bisa menembusnya karena refleks yang luar biasa dari prajurit lightsaber itu.&lt;br /&gt;
Sinon menghilangkan mode nightvision di scopenya dan meningkatkan perbesaran lensanya ke tingkat maksimum untuk mencari dan menemukan posisi peluru.&lt;br /&gt;
-Dapat. Di bawah kaktus yang tinggi. Senapan unik itu keluar dari bawah pakaian mantel dan membersihkan moncong senjatanya. Orang itu adalah pengguna «Silent Assassin» L115A3 dan pembunuh yang sebenarnya «Death Gun».&lt;br /&gt;
Sinon mencoba yangnya terbaik untuk memperbesar mata kanannya untuk melawan ketakutannyaketika melihat avatar itu.&lt;br /&gt;
... Kau bukan jiwa orang mati. Tidak peduli berapa banyak orang yang kau bunuh dalam «Sword Art Online», bagaimana orang gila sepertimu yang datang dengan tampilan yang menakutkan ketika kamu kembali ke dunia nyata, Kamu adalah manusia yang bisa bernapas melalui hidungmu dan memiliki jantung yang berdetak. Aku akan bertarung denganmu. Aku percaya bahwa aku dan Hecate dan kekuasaanku sudah cukup untuk mengalahkanmu dan L115 mu.&lt;br /&gt;
Sinon meraih pegangan snipernya dan mengarahkan senjata tercintanya itu, yang telah ia reload, pada pria bermanterl yang sedang berbaring di tanah itu.&lt;br /&gt;
Meskipun dia bisa melihat matanya berkedip-kedip merah melalui teropong, itu pasti bukanlah sinar dari hantu yang telah mati, tetapi lensa -berjenis kacamata. Wajah avatar itu tersembunyi di balik kacamata itu.&lt;br /&gt;
Jari Sinon menyentuh pelatuk dan ia memberikan sedikit kekuatan pada jarinya.&lt;br /&gt;
Kepala Death Gun segera mengelak. Dia bisa melihat garis peluru. Setelah iamenyerang Yamikaze, Sinon sudah mengetahui posisinya. Namun, hal ini hanya membuat kedua belah pihak memiliki keadaan yang sama. Sekarang-&lt;br /&gt;
Waktunya untuk memutuskan!!&lt;br /&gt;
Death Gun, yang telah ia bidik di scopenya, memindahkan L115 dan mengarahkan pistolnya ke Sinon. Yang berada di atas rahang hitamnya adalah mata merah berdarah yang dengan dingin menatap dahi Sinon. Sinon segera menarik pelatuknya tanpa menunggu lingkaran reticle menyusut.&lt;br /&gt;
Senjata kesayangannya itu mengeluarkan ledakan besar, senapan sniper Death Gun mengeluarkan api kecil. Sinon menjauhkan wajahnya dari scope untuk menonton peluru yang ia tembakkan melesat dan peluru musuh yang melesat dengan mata telanjang. Lintasan dari kedua peluru kelihatannya sama.&lt;br /&gt;
Untuk sesaat, Sinon punya perasaan bahwa peluru akan berbenturan satu sama lain. Namun, seperti keajaiban tidak pernah ia alami. Dua peluru itu tampaknyamenyerempet satu sama lain dengan celah kecil di antara keduanya.&lt;br /&gt;
KUWANG! Sebuah bunyi benturan tajam berdering di samping kedua matanya. Kemudian, Scope besar yang dipasang pada Hecate menghilang tanpa jejak. Dia akan segera mati jika mata kanannya itu masih melihat melalui scopenya. PeluruDeath Gun 0,338 Lapua menyerempet bahu kanan Sinon dan menghilang.&lt;br /&gt;
Dan peluru Hecate .50BMGtidak mengenai targetnya dan langsung menghancurkan senapan L115.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata di GGO memiliki durability yangdi setiap bagiannya. Biasanya, hanya senjata itu sendiri yang akan rusak, dan ini dapat dipulihkan melalui Pemeliharaan. Tidak peduli yang bagian mana yang terkena, akan mengakibatkan banyak kerusakan, meskipun demikian, sulit untuk menurunkan durability menjadi nol. Juga, itu hanya bisa diperbaiki jika poin durabilitynya masih tersisa-tapi itu masalah yang berbeda jika bagian yang lemah dari senjata terkena kaliber yang besar. Seperti sekarang.&lt;br /&gt;
Sebuah bola api kecil terbentuk pada dada Death Gun. Pusat dari L115 menyebar menjadi pecahan dan segera menghilang. Juga, bagian seperti scope, gagang dan larasnya jatuh ke pasir. Bagian ini dapat digunakan, tetapi bagian intinya tidak dapat digunakan lagi. Dengan kata lain, yang «Silent Assassin» sudah mati saat ini.&lt;br /&gt;
Maaf ....&lt;br /&gt;
Sinon mengatakan permintaan maaf ini diam-diam dalam benaknya, tetapi permintaan maaf itu tentu saja bukan untukDeath Gun, tetapi untuksenjata langka yang mempunyai kemampuan hebat itu. Dia kembali menarik gagang snipernya. Meskipun suara logam itu berasaldari peluru yang sedang dimasukkan kedalam magazine, scopenya hancur, dan ia tidak bisa menggunakannya untuk menembak dari jauh.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan menyerahkan sisanya padamu, Kirito.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Dia bergumam pada prajurit lightsaber yang sedang berlari itu.&lt;br /&gt;
Kirito dan Death Gunterpisah sekitar 200m. Bahkan jika ia mengaktifkan Optical Camouflage, ia tidak bisa melarikan diri dari situasi seperti ini karena akan ada jejak kaki yang dengan jelas tertinggal di pasir.&lt;br /&gt;
Orang mantel perlahan bangkit dari bawah kaktus, mungkin ia menyerah. Laras besar yang tersisa dari L115 itu ia buang dari tangan kanannya, dan ia perlahan-lahan bergerak ke depan seperti sedang meluncur. Apakah dia akan menggunakan batangan besi untuk melawan? lightsaber Kirito yang bahkan bisa mengiris peluru Hecate dalam satu pukulan.&lt;br /&gt;
Keduanya dengan cepat berdekatan satu sama lain.Meskipun tanpa scope, Sinon yang memiliki long sight skill dengan jelas bisa melihat Kirito berlari ke depan sambil mengangkat sejumlah besar pasir dan Death Gun yang perlahan-lahan menyeret kakinya ke depan.&lt;br /&gt;
Kirito terus berjalan sambil dengan cepat mengangkat lightsaber di tangan kanannya di atas bahunya. Dia kemudian mengulurkan tangan kirinya ke depan pada waktu yang sama. Postur itu telah ia gunakan berkali-kali saat di pendahuluan.&lt;br /&gt;
Sebaliknya, Death Gun memindahkan laras senapan yang memberikan cahaya hitam ke tangan kiri dan meraih ujung depan pistol dengan tangan kanannya. Keduanya berjarak 5 detik dari satu sama lain. Ada kamera bersinar muncul di belakang mereka berdua. Saat ini, penonton menonton siaran televisi langsung dari bar dalam GGO atau dari multi-saluran MMO di luar, dan tentu saja, mereka tidak akan tahu tentang kejahatan Death Gun dan tujuan Kirito. Tapi mereka masih akan menonton layar untuk melihat pertempuran yang hebat ini. Sinon lupa semua tentang ini dan hanya melebar matanya untuk menontondeathmatch ini.&lt;br /&gt;
Death Gun kemudian mengangkat laras senapan horizontal dengan kedua tangannya.&lt;br /&gt;
Lalu tangannya mengeluarkan cahaya &lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh ...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon menajamkan penglihatannya.&lt;br /&gt;
Kedua tangan Death Gun bergerak menjauh. Laras senapan di tangan kirinya ia buang dan melompat ke belakang.&lt;br /&gt;
Dan di tangan kanan-ada batang logam tipis yang diambil dari bawah pistol. Itu batang pembersih. Apakah itu senjata terakhirnya? Batang pembersih seharusnya hanya menjadi alat untuk merawatsenjata. Ini tidak akan memiliki kekuatan serangan, dan bahkan jika ia menggunakannya untuk menyakiti seseorang, yang paling akan lakukan akan mengurangi sedikit HP musuh ...&lt;br /&gt;
-Bukan.&lt;br /&gt;
Itu bukan batang yang digunakan untuk membersihkan pistol. Ujungnya harusnya setajam jarum. Apakah itu pedang? Tetapi bahkan tebalnya hanya 1mm. Mungkinkah itu benar-benar bisa menyakiti seseorang? Omong-omong, seharusnya tidak ada pedang logam di GGO selain pisau tempur.&lt;br /&gt;
Dengan terperangah, Sinon melihat punggung Kirito yang tampak membeku.&lt;br /&gt;
Namun, prajurit lightsaber itu tidak berhenti. Pedang energi yang bersinar di tangan kanannya  ia dorong ke depan. Efek suara logam seperti mesin jet mencapai telinga Sinon sementara dia masih berada di bukit. Ujung tajam yang memiliki kemampuan yakin-membunuh tersedot oleh mantel. Kirito ingin menggunakan pedang untuk menusuk ke seluruh tubuhnya-tapi gagal karena tubuh bagian atas Death Gun membengkok ke belakang. Ia menghindar dengan sempurna tampak seperti dia tahu langkah Kirito dan timingnya.&lt;br /&gt;
Kekuatan tusukan satu tangan Kirito itu hanya meninggalkan bau terbakar di udara dan pergi dengan Death Gun.&lt;br /&gt;
Mungkin karena langkah itu menghindar, prajurit lightsaber membeku dan menunjukkan pembukaan singkat. Meskipun ia segera bergerak dan bersiap-siap untuk melompat ke depan dan ke kanan, Death Gun, yang masih membungkuk ke belakang, memindahkan tangan kanannya seperti orang yang independen. Bahwa jarum dengan panjang sekitar 80cm-&lt;br /&gt;
Ditusuk langsung ke bahu kiri prajurit lightsabe dengan kejam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kirito!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ketika Sinon berteriak, efek khusus merah berdarah tersebar di kegelapan seperti darah yang nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yuuki Asuna menempatkan handphone nya di sensor. Setelah efek suara transaksi terdengar sedetik kemudian, ia kemudian berkata, &#039;terima kasih!&#039; Dan berlari keluar dari taksi.&lt;br /&gt;
Di depan bundaran, ada pintu besar yang sebagian menyala meskipun itu hampir 10 pm. Meskipun pintu otomatis telah dinon aktifkan, Asuna berlari ke palang yang menunjukkan bahwa itu adalah pintu masuk pada malam hari, tanpa berpikir.&lt;br /&gt;
Dia mendorong pintu dan pergi melewati udara dingin yang berbau disinfektan menuju ke meja pengunjung. Sepertinya Kikuoka Seijirou telah menghubungi rumah sakit sebelumnya, Asuna segera berkata apa dia sudah siap untuk dia katakan dari tadi kepada perawat yang melihatnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku Yuuki yang barusan menelepon untuk mengunjungi kamar 7025!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, ia menarik kartu mahasiswa keluar dari sakunya dan menyerahkannya ke konter. Sebagai perawat mengambil kartu identifikasi untuk membandingkannya dengan wajah Asuna , Asuna sendiri menggunakan waktu itu untuk menghafal denah yang ada di dinding seberangnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Halo, Yuuki Asuna-san. Ini adalah kartu kunjungan kamu. Harap ingat untuk mengembalikankartu ini ketika kamupergi. Kamar pasien adalah dari lift di sebelah kanan ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti. Terima kasih! &amp;quot;&lt;br /&gt;
Dia buru-buru membungkuk setelah dia mendapat kartu pass dan meninggalkan perawat yang terkejut belakangnya. Dia berlari ke lift. Dalam catatan rumah sakit, Kirito-Kirigaya Kazuto tidak di sini untuk berobat atau dirawat di rumah sakit ini, tetapi untuk diperiksa, sehingga kecemasan Asuna sedikit tidak wajar. Namun, tidak ada waktu untuk melihat orang lain sekarang.&lt;br /&gt;
Tampaknya ada beberapa gerbang yang tampak seperti pintu masukdi depan lift. Asuna menempatkan kartu pass nya di layar, membiarkannya memindai dan melewatinya sebelum pintu besi dibuka sepenuhnya. Dia menekan tombol up, berlari ke pintu lift yang terbuka dan akhirnya menghela napas lega.&lt;br /&gt;
-Kazuto pasti merasa seperti ini ketika ia harus lari kepadaku setelah melepaskan aku dari sangkar burung di ALO, kan? Dia pasti baik-baik saja. Dia tidak mungkin ... Meskipun ia percaya itu, ia tidak bisa menahan perasaan cemas.&lt;br /&gt;
Setiap kali lift melewati tingkat, akan ada suara elektronik yang sama. Itu hanya tingkat 7, namun kecepatan di mana ia naik terasa benar-benar lambat.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan khawatir, mama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, suara kecil keluar dari handphone yang ia genggam dengan kedua tangannya.&lt;br /&gt;
Itu «putri» dari Kazuto dan Asuna, adalahAI Yui. Prosesor utamanya kini dalam terminal-tipe platform di kamar Kazuto. Jika ada keperluan, dia akan masuk ke permainan sebagai panduan pixie di ALO, dan mereka bisa berbicara melalui telepon dalam kehidupan nyata. Meskipun baterai yang terbatas membuatnya tidak dapat terus berbicara lama, mereka telah berbicara terus sejak Asuna meninggalkan Café Dicey.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Papa tidak akan kalah dari lawan kuat apapun. Karena dia papa. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ya. Itu benar. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Asuna menempatkan mikrofon dekat bibirnya dan lembut menanggapi. Jari-jari kakunya akhirnya bisa bergerak saat ini, tapi ketegangan masih di dalam hatinya.&lt;br /&gt;
Kirito diminta oleh Kikuoka kepala ke GGO untuk menyelidiki bahwa pemain misterius “Death Gun». Pada akhirnya, yang mengendalikan avatar ini adalah mantan anggota SAO merah serikat «Laughin Coffin ». Juga-dua yang Death Guntembak dalam permainan telah meninggal karena gagal jantung di dunia nyata.&lt;br /&gt;
Tanpa diragukan lagi, sesuatu yang aneh pasti telah terjadi. Meskipun Kikuoka yakin Kirito tidak akan memiliki bahaya saat dive, dia bisa melihat bahwa kedua kematian yang aneh itu bukan hanya kebetulan.&lt;br /&gt;
PAANN&lt;br /&gt;
Dengan suara itu, lift pergi melalui tingkat 6 dan mulai melambat sebelum berhenti pada tingkat 7 dengan suara elektronik. Pada saat yang sama lift dibuka, Yui segera memberi arah&#039;didepan belok kanan 15m, berbelok ke kiri dan berjalan sekitar 8m&#039;. Asuna segera mengikuti apa yang dia katakan dan berlari sepanjang jalan menyusuri koridor yang kosong.&lt;br /&gt;
Ada set pintu elektronik di kedua sisi koridor, dan Asuna memeriksa doorplates logam dengan matanya saat ia berlari. 7023 ... 24 .. 25! Dia menempatkan kartu akses nya di pintu, dan pintu segera terbuka setelah lampu di atasnya berubah dari merah ke biru.&lt;br /&gt;
Ini adalah bangsal kamar tunggal yang memiliki warna dasar abu-abu dan putih. Dekat di tengah ruangan adalah tempat dimana Asuna pernah tidur sebelumnya. Tirai di semua sisi ruangan terbuka, dan ada monitor yang terlihat canggih. Kabel yang melekat pada monitor terpisah dan menempel pada dada yang terbuka dari anak yang sedang berbaring di tempat tidur. Kepala anak itu juga memakai alat perak bundar yang agak familiardengan Asuna-the AmuSphere.&lt;br /&gt;
-Kirito-kun!&lt;br /&gt;
Asuna dengan tegas tersentak saat dia mengeluarkan udara hangat dan siap untuk berteriak-&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kirigaya-kun!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sebuah suara terdengar sebelum Asuna melakukannya, menyebabkan dia hampir jatuh ke depan karena terkejut. Dia berbalik lehernya ke kanan dan melihat bahwa monitor menghalangi kursi di samping tempat tidur, dan ada juga orang yang duduk di atasnya.&lt;br /&gt;
Orang itu mengenakan seragam putih, memakai topi perawat dan rambutnya diikat kepang. Wajahnya juga tampak agak trendi dengan kacamata. Dia adalah seorang perawat. Berpikir tentang hal itu, Kikuoka bilang bahwa seseorang berada di samping Kazuto.&lt;br /&gt;
Namun, orang itu sebenarnya cantik namun usianya tidak ia ketahui, dan ia bahkan membungkuk ke depan dan berada di depan Kazuto yang setengah telanjang. Asuna merasa agak tidak senang melihat hal tersebut, tetapi pikirannya hanya melintas. Perawat yang memperhatikan Asuna berjalan ke ruangan mengangkat kepalanya dan tampak agak gugup.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, kau Yuuki-san? Aku mendengar bahwa kamu akan datang. Silakan datang ke sini. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Perawat itu berkata dengan suara agak serak dan kemudian menggunakan tangan kirinya memegang samping tempat tidur. Asuna berlari tanpa menjawabnya, mengangguk kembali dan menatap wajah Kazuto lagi.&lt;br /&gt;
Tentu saja, mata Kazuto itu ditutup. Namun, dia tidak tidur dan dia sadar. AmuSphere terisolasi 5 indra dari realitas dan membawanya ke suatu negeri unik yang jauh. AmuSphere akan menerima semua gerakan otot dari otak, wajah dan tubuhnya tidak akan bergerak. Logikanya, yang harusnyaberjalan, tapi melihat wajah Kazuto, Asuna segera merasa bahwa hatinya agak tidak stabil.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana Ki ... Kazuto-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Asuna mengangkat kepalanya dan bertanya pada perawat itu. Mendengar hal ini, perawat dengan nametag «Aki» mengerutkan kening dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan khawatir, dia tidak dalam bahaya fisik. Namun denyut jantung hanya melompat ke 130 denyut per menit sekarang ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Denyut jantung ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Asuna bergumam dan menatap layar di sampingnya. Layar kristal cair menunjukkan pola gelombang dan kata-kata [132 bpm]. Pola gelombang di depannya bergerak tak menentu.&lt;br /&gt;
Ini tidak jarang untuk tingkat detak jantung meningkat saat bermain VRMMO . Sementara dive ke dalam lingkungan dan pertempuran melawan monster, banyak orang akan gugup sehingga detek jantung mereka akan mempercepat. Atau lebih tepatnya, ini dapat mengetahui bagaimana mereka menikmati gamenya.&lt;br /&gt;
Namun-Kazuto adalah Kirito. Di kota mengambang Aincrad, dia adalah seorang pemain solo di tim clearing dan akan menjadi orang yang paling sering dekat dengan kematian. Bagaimana dia bisa begitu gugup dalam pertandingan biasa?&lt;br /&gt;
Bahkan, ia tidak pernah melihat Kirito terlihat begitu panik selama tahun lalu ketika mereka sedang bermain ALO bersama-sama.&lt;br /&gt;
-Apa yang terjadi di dunia itu?&lt;br /&gt;
Asuna menggunakan jarinya untuk menyapu pergi keringat yang muncul di dahi Kazuto dan menggigit bibirnya erat.&lt;br /&gt;
Pada saat ini, suara Yui berasal dari handphone di tangan kirinya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mama, silahkan menonton PC panel di dinding! Aku akan menghubungkannya ke saluran jaringan «MMO Streaming» siaran langsung! &amp;quot;&lt;br /&gt;
Mendengar hal ini, Asuna mendongak dan menemukanada monitor 40 inci yang ada di dinding dekat tepi tempat tidur. Yui dapat menggunakan fungsi nirkabel handphone untuk terhubung ke komputer yang sebagai layar offed-awalnya menyala sendiri dan browser masuk ke modus layar penuh.&lt;br /&gt;
Gambar yang muncul adalah persis sama dengan yang ialihat dari kamar di ALO.&lt;br /&gt;
Pada pojok kiri atas, kata-kata yang besar Gun Gale online yang tertulis di sana. Di samping, ada kata-kata yang panjang dan kecil &#039;Bullet 3 dari Bullet pertempuran royale final sedang ditayangkan!&#039;&lt;br /&gt;
Di sisi kanan layar adalah namelist dari para pemain. Salah satunya mengambil ruang terbesar dari layar adalah saluran split yang memiliki gambar perpecahan beberapa kamera. Tapi sekarang, hanya dua jendela besar yang berjajar bersama-sama.&lt;br /&gt;
Latar belakang kedua adalah gurun di bawah bulan kebiruan-putih. Tampaknya bahwa dua pemain terlibat dalam pertarungan jarakdekat dan kamera sedang menyuting mereka dari belakang. Jendela di sebelah kiri digambarkan sebuah avatar mungil dengan seragam penuh hitam dan rambut mengalir. Dia memegang lightsaber ungu-biru yang bersinar, dan tangan kirinya hanya menggantung ke bawah. Juga, mereka bisa melihat hamburan darah segar merah dari bahu kirinya. Footer samping avatar memiliki kata-kata yang menunjukkan namanya, [Kirito].&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu Kirito-kun ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Avatarnya memberikan kesan yang berbeda dengan «Black Swordsman» selama di SAO atau Spriggan di ALO kerampingannya membuat ia tampak tidak berbeda dari seorang gadis. Namun, cara dia mengangkat pedang dan disesuaikan dengan pusat gravitasi menunjukkan bahwa ia Kirito.&lt;br /&gt;
Menonton visual yang sama dari sisi lain tempat tidur, perawat Aki berkata dengan suara bermasalah,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu avatar Kirigaya-kun di sana? Jadi Kirigaya-kun yang sedang tidak sadar mengendalikan itu sekarang, kan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Dia sedang bertarung sekarang ... sehingga denyut jantungnya meningkat. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Meskipun Asuna menjawab ini, ada sesuatu yang tampaknya tidak bisa ia jelaskan dengan jelas kepada perawat Aki. Bahu kiri Kirito itu mengalami luka-dan parah lawannya kemungkinan besar orang lain yang selamat dari SAO dan yang membunuh dua pemain di GGO.&lt;br /&gt;
Asuna dengan ragu-ragu berpaling untuk melihat jendela kanan.&lt;br /&gt;
Berdiri di sana dengan punggungnya menghadap layar adalah pemain yang mengenakan mantel, yang adalah apa yang dia harapkan. Punggungnya tampak tak bernyawa dan penuh lubang, namun Asuna tahu bahwa mereka yang benar-benar terbiasa dengan dunia maya akan memiliki postur ini. Dia menahan napas dan menyaksikan benda tajam kecil di tangan kanan orang bermantel itu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Pada pandangan pertamanya, dia secara langsung berteriak.&lt;br /&gt;
Orang mantel tidak memegang senapan sniper besar yang ia digunakan di jembatan logam atau pistol hitam, tapi logam tipis dan panjang yang biasa batang-&lt;br /&gt;
Tidak itu bukan hanya batang logam biasa. Ini mulai menipis dari dasar pada, dan sudah setebal jarum di akhir. Itu pedang. Pada pandangan pertama, itu tampak agak mirip dengan Rapier yang Asuna gunakan untuk bertarung, namun pada kenyataannya, itu adalah senjata yang tidak memiliki pisau, yang hanya bisa digunakan untuk menusuk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Estoc ...? Ah ... ahhh ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Asuna sendiri bahkan tidak menyadari bahwa dia membuat suara. Kenangan masa lalunyamembuatnya sakit seperti bagaimana pedang yang pernah menikamnyadulu. Benar-benar ada kader di antara «Laughin Coffin» yang terampil dalam menggunakan senjata ini. Nama-nya namanya itu-&lt;br /&gt;
Tentu saja, pria bermantel itu tidak menggunakan nama yang digunakan dalam SAO seperti Kirito. Namun, Asuna melihat ke kaki avatar itu.&lt;br /&gt;
Nama pemain ditampilkan, juga dalam abjad.&lt;br /&gt;
[Sterben].&lt;br /&gt;
Asuna tidak bisa membacanya dengan  segera dan hanya bisa mengatakan itu dalam cara yang terganggu,&lt;br /&gt;
&amp;quot;St ... ster ... ben? Apakah itu misspell Steven ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... bukan itu, mama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Yui menjawab hal ini, perawat Aki menambahkan &#039;bukan seperti itu&#039;. Asuna menatapnya, dan perawat mengerutkan dahi alis menyihir sebelum berkata dalam sebuah ekspresi yang sangat tegang,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah istilah medis Jerman. Ini dibaca sebagai ... «Sterben». &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ster ... ben.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Asuna belum pernah mendengar kata ini sebelumnya. Perawat Aki menatap ekspresi nya bermasalah, ragu-ragu untuk sedikit dan kemudian berkata dengan suara agak serak,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Artinya ...« kematian ». Ini adalah istilah umum di rumah sakit ... ketika pasien meninggal ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Rambut di lengan Asuna dan kembali segera berdiri. Dia kemudian akhirnya berbalik matanya menjauh dari layar ke wajah anak laki-laki tergeletak di sampingnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kirito ... kun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Pada saat ini, suara Asuna itu gemetar sehingga dia bahkan tidak bisa mengenalinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
GGO adalah operasi permainan yang diciptakan dari paket dukungan VRMMO yang sepenuhnya gratis «Seed».&lt;br /&gt;
Seed adalah sistem yang sangat serbaguna, tetapi bahkan operator tidak bisa mengubah pengolahannya. Dengan kata lain, itu seperti keberadaan kotak hitam. Permainan beroperasi setelah 3 bulan sejak awal pasti akan mampu «convert» karakter dari semua game dengan Pada pengaturan, «Pain Absorber» dan yang bisa mencegah pemain merasakan nyeri virtual atau menggunakan untuk menghapus rasa sakit yang hanya bisa disesuaikan, dan tidak bisa dimatikan sepenuhnya.&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, tidak peduli berapa kali seseorang tertembak di GGO-bahkan jika tangan atau kaki mendapat pukulan, pemain bahkan tidak akan merasakan sakit yang luar biasa atau mati rasa.&lt;br /&gt;
Dengan demikian, rasa sakit yang ada di bahu kiriku dan es-pick seperti sakit itu hanya imajinasi. Tidak, mekanisme mati rasa nyeri sudah dihapus imajinasi ini, jadi ini bukan sakit yang nyata. Hanya saja ingatan aku, kebangkitan dari memori di dunia lain, di mana aku ditusuk oleh senjata yang sama di bagian yang sama.&lt;br /&gt;
Tentang 5m dariku, mantel pria-”Death Gun» itu menunjukkan ujung tajam dari Estoc yang memberi cahaya hitam dan bergoyang seperti ritme. Orang itu bisa memulai menusuk tanpa gerakan persiapan dalam situasi seperti ini. Ini akan sulit untuk mengelak kalau aku melihatnya sebagai pedang biasa.&lt;br /&gt;
Itu benar. Aku pernah punya pikiran yang sama ketika aku masih di gua «Laughin Coffin ». Saat itu, aku merasa bahwa senjata yang orang ini gunakan adalah agak jarang, tapi dalam pertempuran yang intens, aku benar-benar tidak pernah punya kesempatan untuk berbicara dengannya .&lt;br /&gt;
Sekitar satu setengah tahun kemudian, aku akhirnya bisa mengatakan kepadanya apa yang aku tidak bisa katakan waktu itu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Itu benar-benar senjata langka. Atau harus aku katakan ... Aku tidak tahu bahwa GGO mempunyai pedang logam. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Kemudian, Death Gun tertawa serak dari tudung yang menutupi kepalanya, dan kemudian berkata dengan cara yang terganggu,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Untuk berpikir, bahwa kamu menjadi begitu malas,«Black Swordsman». Level tinggi, «pisau penciptaan» keterampilan dan «penciptaan senjata» keterampilan akan cukup. Panjang dan berat, sebagian besar seperti itu, itu batasnya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Sial, aku tidak bias membuat pedang yang kusuka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah aku selesai menjawab, musuh tertawa lagi,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti waktu itu, Kamu masih ingin pedang dengan STR tinggi, kan? Mainan itu, di tangan kamu, tidak berguna lagi. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Lightsaber «Bayangan Cahaya» di tangan kananku mengeluarkan erangan rendah, dan tidak mungkin suka disebut mainan. Saat itu ia katakan, kemudian mengeluarkan ledakan sedikit percikan. Aku mengangkat bahu dan berkata untuk pedang,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini bukan hanya mainan. Aku sudah berpikir untuk menggunakan jenis senjata seperti inisesekali. Juga ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku mengayunkan lightsaber, membiarkannya memberikan suara bergetar dan kemudian menempatkan pedang itu di bawah ke tengah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebuah pedang, sebuah pedang. Sudah cukup untukku bisa mengubah HPmu menjadi nol. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ku, ku, ku, betapa hebatnya, ya? Namun, jika kamu bisa melakukannya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Mata merah yang jauh di dalam tenda yang berkelap-kelip tidak teratur. Tengkorak berwajah topeng logam tampak tertawa dingin.&lt;br /&gt;
&amp;quot;«Black Swordsman», Kamu sudah, bernapas, terlalu banyak, dari udara, berkarat, dari, dunia nyata, yang bergerak sekarang,, melambat«Vorpal Strike», hanya sekarang, Kau akan kecewa, jika kamu yang lama, melihat itu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Mungkin, tapi Kamu harus sama juga, kan? Atau lebih tepatnya, apakah Kamu masih berpikir bahwa Kamu masih menjadi anggota «Laughin Coffin»? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh? Jadi kau, ingat, begitu banyak hal? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Death Gun mengeluarkan suara napas seperti logam yagn digosok satu sama lain dan memindahkan tangannya seolah-olah ia sedang bertepuk tangan. Perban busuk yang menutupi tangan kanannya samar-samar menunjukkan tato «Laughin Coffin» di bagian dalam pergelangan tangan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kemudian kamu, harus, harus tau, tentang perbedaan, antara, aku, dan kamu. Aku, pemain yang sebenarnya, red player, tapi kau tidak. Kau membunuh, hanya karena, Kamu, didorong, rasa takut, untuk bertahan hidup. Pengecut , Kamu, tanpa berpikir, tentang, artinya, menjadi, pembunuh, hanya ingin, untuk melupakan, tentang segala hal. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku segera mengolah kata-kata yang dia katakan.&lt;br /&gt;
-Kenapa? Mengapa dia bisa dengan akurat mengucapkan kondisi mentalku? Aku tidak pernah berinteraksi dengan orang ini sejak perang salib Laughin Coffin sampai kapan kita bertemu lagi di ruang tunggu presidensial.&lt;br /&gt;
-Jangan katakan padaku ... orang ini benar-benar memiliki beberapa kekuatan supranatural? Aku berpikir bahwa aku melihat melalui metode nya membunuh. Apakah aku berpikir terlalu tinggi dari diriku ...?&lt;br /&gt;
Akumemotivasi diriku dan memuliuhkan pandanganku yang mulai mendistorsi. Aku masih bisa mempertahankan ujung lightsaber dan mencegahnya dari gemetar, yang dengan sendirinya dapat dikatakan keajaiban. Jika ia melihat aku mengawalinya, tiba-tiba menusuk Death Gun yang tidak memiliki gerakan persiapan pasti akan menusuk melalui dadaku.&lt;br /&gt;
Aku menarik napas sedikit dengan gigi terkatupku dan kemudian menjawab lirih,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Mungkin. Tapi kau bukan seorang pemain merah lagi. Aku tahu bagaimana kau membunuh «Zekushiido», «Usujio Tarako», «Rider Pale» dan pemain lain yang bisa mati di tanganmu. Itu bukan kekuatan pistol hitam, dan baik itu kemampuan Kamu sendiri. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh? Kemudian, katakan itu, katakana itu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Sekarang adalah saat yang penting untuk menentukan pemenangnya.&lt;br /&gt;
Aku mengerahkan semua kekuatanku ke mataku dan menatap erat pada-musuh dan kemudian berkata apa yang aku percaya adalah kebenaran.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kamu menggunakanMetamaterial Optical Camouflage untuk membaca alamat dari semua pemain BoB dari monitor di gedung kepresidenan. Kamu kemudian mendapat kaki tanganmu untuk memasuki kamar mereka dan membuat mereka untuk menyuntikkan obat racun saat kamu menembak, membuat mereka terlihat seperti mereka meninggal karena gagal jantung. Itulah identitas sejati Death Gun. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Kali ini, Death Gun akhirnya terdiam.&lt;br /&gt;
Mata merah dalam kegelapan yang diletakkan di tengah-tengah kap mesin tiba-tiba menyempit. Aku tidak bisa benar-benar memutuskan apakah dugaanku itu benar dari responnya. Aku mengambil nafsu pembunuhan yang besar yang dia berikan dan kemudian melanjutkan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau mungkin tidak tahu bahwa, tetapi Departemen Dalam Negeri memiliki nama pemain &#039;di SAO. Setelah mereka tahu ex-karakter nama Kamu, mereka dapat melacak nama asli kamu, alamat kamu dan modus operandimu. Berhenti membuat kesalahan lagi. Log out dan bergegas ke kantor polisi terdekat untuk menyerah. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Meski begitu-dia diam saja.&lt;br /&gt;
Di bawah angin malam kering, permukaan pria mantel tampak seperti beberapa organisme kecil yang berkumpul karena mereka terus bergerak. Pakan kamera secara langsung yang berkedip-kedip dengan tanda REC tampaknya tidak sabar karena semakin tinggi. Death Gun dan aku telah saling berhadapan selama sekitar 3 menit. Sebagai penonton tidak bisa mendengar percakapan kami, harapan mereka dan ketegangan harusnya pada puncaknya. Tapi sekarang, kami hanya bentrok dengan lidah kita. Setelah Death Gunmengkonfirmasi dugaan aku, ada tidak akan ada artinya untuk melanjutkan pertempuran.&lt;br /&gt;
Namun-&lt;br /&gt;
Beberapa detik kemudian, &#039;kukuku&#039;, apa yang datang dari bawah tudung itu adalah tawa dingin yang tidak berbeda dari sebelumnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akumengerti ... imajinasimu, benar-benar menarik. Namun, itu terlalu buruk, «Black Swordsman». Kamu tidak bisa, menghentikan aku. Karena, Kamu pasti, tidak bisa, mengingat, namaku! &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ap ... apa, mengapa kau begitu percaya diri sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ku, ku, Kamu mungkin, bahkan lupa, tentang alasan kamu lupa. Dengar ... setelah pertempuran itu, hanya ketika kita hendak dikirim ke penjara, aku akan memberitahumu namaku, tapi Kamu mengatakan &#039;Aku tidak ingin tahu namamu. Tidak perlu karena aku tidak ingin bertemu denganmu lagi &#039;. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku segera mengingatnya dan hanya bisa memperlebar mataku. Dan Death Gun hanya bergumam seolah-olah ia mengejek aku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tidak tahu, namaku. Jadi, Kamu tidak ingat. Kamu, tidak bisa berbuat apa-apa. Kamu hanya dapat menunggu di sini, sampai kamukukalahkan, terbaring di sana dengan canggung-dan kemudian, menontonku, membunuh gadis itu ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Sebuah obyek tertentu meluncur melewati udara dan membiarkan keluar merobek suara, dan kemudian, kilatan perak dipotong masa kegelapan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu tidak bisa, melakukan apa-apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Tangan kanan Death Gun menusuk aku seperti dalang.&lt;br /&gt;
Aku sadar menggunakan lightsaber aku untuk memblokir menusuk yang ditujukan ke jantungku.&lt;br /&gt;
Pisau energi mengeluarkan suara berdengung sebelum memasuki garis Estoc tersebut. Pisau putih kebiruan plasma memangkas langsung ke sisi logam.&lt;br /&gt;
Logikanya, setiap pedang logam akan diiris. Cahaya Bayangan bahkan bisa mengiris peluru sniper Sinon di setengah, jadi bagaimana bisa ini batang logam tipis blok itu? Aku segera mengangkat pedang ke atas dan bersiap-siap untuk mengiris itu di bahu kiri Death Gun-&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, suara menjengkelkan berdering di dalam avatar aku.&lt;br /&gt;
Aku hanya bisa kosong memperlebar mata aku dan melihat bahwa batang logam yang bersinar ditusuk langsung dalam diriku.&lt;br /&gt;
Hanya sebagian dari Estoc Death Gun yang terbakar, dan tidak ada kerusakan lainnya. Ini benar-benar bisa memblokir pedang energi yang memiliki kekuatan luar biasa. Mengapa-mengapa ada hal seperti itu?&lt;br /&gt;
Death Gun terus melangkah maju dan menusuk Estoc yang lebih dalam. HPku berkurang drastis dengan pergerakan logam. Pada saat ini, aku hanya bisa mengertakkan gigiku dan menggunakan semua kekuatan di kaki kanan aku untuk melompat mundur. Pisau musuh mendapat dariku, dan efek khusus dari kerusakan menarik garis merah.&lt;br /&gt;
Aku melompat kembali selama sekitar 2, 3 langkah dan lagi menarik jarakku jauh dari Death Gun. Pada akhirnya, ia pindah mulutnya seperti dia ingin menjilat pisau.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ku, ku. Orang ini, materi, adalah, kelas tertinggi, logam, yang bisa, didapat, dalam, game ini. Aku dengar, itu, itu, kapal perang galaksi, pelat baja. Ku ku, ku ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Kemudian, Death Gun tidak tampak seperti ia ingin berbicara saat ia membalik mantelnya dan menyerangku. Tangan kanannya pergi pada kecepatan tak terlihat saat ia menyebabkan banyak afterimages di langit. Dia pernah menggunakan serangan ini terus menerus menusuk sampai sekarang. Tusukan ini adalah skill pedang tingkat tinggi «Star Splash», serangan-8 tusukan-lurus&lt;br /&gt;
Lightsaber di tangan ku tidak bisa memblokir serangan, dan aku tidak bisa mengelak seperti pasir di bawah ku. Jarum tajam itu kemudian terus menusuk ke dalam tubuhku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Kirito!&lt;br /&gt;
Sinon mencoba nya terbaik untuk menekan teriakan yang hendak keluar dari tenggorokannya dan dorongan untuk menekan jari di pelatuk.&lt;br /&gt;
Di medan perang itu sekitar 700 m, efek khusus menunjukkan kerusakan yang berasal dari pendekar hitam-berpakaian. Meskipun Sinon tidak menyentuh senjata selain senjatanya, tapi bahkan dia bisa memberitahu bagaimana teknik pedang Death Gun terampil itu adalah ketika ia mampu melukai Kirito. Dia menahan napas, berpikir apakah serangan barusan akan mengurangi HP nya. Untungnya, Kirito sendiri tidak memiliki tag MATI pada dirinya. Dia menendang keraspasir, melakukan backflip dan menggunakannya untuk membuat jarak yang agak besar dari Death Gun.&lt;br /&gt;
Namun, Death Gun sendiri tampaknya tidak ingin membiarkan Kirito memiliki kesempatan untuk mengumpulkan kembali dirinya. Dia membalik kap dan menutup jarak antara mereka berdua seperti seorang hantu. Otomatis-kontrol kamera terus meningkat dalam jumlah seperti mereka tahu bahwa pemenang akan segera diputuskan. Segera, sekitar 10 kamera mengelilingi mereka dan menyebabkan sudut di padang gurun agar terlihat seperti sebuah arena.&lt;br /&gt;
Jika scope Hecatenya itu masih ada, dia bisa menembak untuk melindungi Kirito, tetapi dalam jarak ini, bahkan Sinon tidak bisa dengan mudah menggunakan mata telanjang untuk mengecilkan lingkaran reticle tersebut. Dia bahkan bisa meleset ke Kirito dengan tidak sengaja jika dia menyerang secara acak.&lt;br /&gt;
-Bertahan di sana. Lakukan yang terbaik, Kirito!&lt;br /&gt;
Sinon lupa bahwa dia juga dalam bahaya di dunia nyata saat ia berada di posisi berlutut di atas bukit berbatu, mengepalkan tinjunya saat ia berdoa.&lt;br /&gt;
Kirito pernah membunuh beberapa pemain untuk melindungi dirinya dan beberapa orang lainnya dalam permainan kematian terkenal «Sword Art Online». Pengalaman ini bisa dikatakan agak mirip dengan beban Shino. Dengan demikian, masalah itu seharusnya mirip dengan Shino sampai batas tertentu.&lt;br /&gt;
Kirito mengatakan bahwa ia tidak bisa mengatasi kenangan menyakitkan dan menyegel mereka di sudut pikirannya, sebelum mengatakan bahwa ia hanya bisa menghadapi mereka dari hari ini dan seterusnya.&lt;br /&gt;
Dia mengikuti apa yang ia katakan saat ia bersiap-siap untuk secara pribadi menghentikan penjahat yang membawa kegelapan dari SAO-Death Gun.&lt;br /&gt;
Namun Kirito bisa melakukan itu bukan karena dia lemah. Dia hanya mengatakan pada dirinya sendiri untuk menjadi lebih kuat. Tidak peduli berapa banyak ia merasa bermasalah atau sedih, ia harus menerima kelemahannya. Itu karena ia adalah orang yang terus bertahan pada saat melihat ke depan di bawah situasi seperti ini. Kekuatan-bukan tentang hasilnya, tetapi tentang proses menuju tujuan itu.&lt;br /&gt;
-Aku ingin berbicara denganmu. Untuk memberitahu Kamu apa yang aku rasakan dan apa yang aku temukan.&lt;br /&gt;
-Apakah ada sesuatu yang bisa kulakukan untuk membantumu? Jika aku pergi ke dekat dengan mereka, itu akan menjadi efek sebaliknya. Setelah aku ditembak oleh Blackstar tersebut, Kirito tidak akan mampu berbuat apa-apa. Meski begitu, aku hanya mencoba keberuntunganku jika akumenembak tanpa scope. Jangkauan senjata MP7 nya tidak sepenuhnya cukup. Apakah ada ... ada cara agaraku bisa membantu ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Beberapa saat kemudian, seluruh tubuh Sinon bergetar.&lt;br /&gt;
Ada. Dalam situasi ini, ada cara baginya untuk mengambil inisiatif dan «serangan». Dia tidak tahu seberapa efektif itu akan-tapi ada nilai dalam usahanya.&lt;br /&gt;
Sinon mengambil napas dalam-dalam, mengertakkan giginya dengan keras dan melihat pertempuran yang jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Kirito-kun!!&lt;br /&gt;
Asuna menutup mulutnya saat dia hendak berteriak.&lt;br /&gt;
Tidak ada efek pencahayaan kerusakan khusus, tetapi gerakan yangDeath Gungunakan adalah tak diragukan lagi 8-tusukan «Bintang Splash». Itu adalah keterampilan tingkat tinggi seperti yang Asuna «flash» kuasai di masa lalu. Pada dasarnya, ini adalah teknik pedang dari «Rapier», namun karena tidak mencakup hacking atau pemotongan, bisa juga dilakukan dengan «Estoc» yang berasal dari Rapier tersebut.&lt;br /&gt;
Layar datar di dinding menunjukkan Kirito terus diserang seluruh tubuhnya dengan serangan tusukan terus menerus saat ia melompat kembali untuk membuat jarak. Namun, di sisi kanan layar, pria mantel bergerak dan meluncur misterius seperti sebuah action dan mengejarnya. Kirito terus berjuang dengan Estoc yang mengelilinginya.&lt;br /&gt;
Perangkat monitoring samping Asuna mulai mengeluarkan suara elektronik yang mendesak, menyebabkan dia melirik ke samping. Denyut jantung Kazuto itu sudah meningkat menjadi 160 bpm. Asuna memaksa dirinya untuk berpaling dari layar dan memandang wajah Kazuto yang sedang berbaring di tempat tidur.&lt;br /&gt;
Dia berkeringat banyak, dan dia kelihatan kesakitan. Mulut yang sedikit terbuka terengah-engah. Perawat Aki melihat dia menjadi seperti ini, dan mata di balik kacamata menunjukkan ekspresi khawatir.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku katakan kepadanya untuk mengambil banyak air sebelum ia dive di ... tapi sekarang lebih dari 4 jam. Akan ada bahaya dehidrasi jika ini terus berlanjut. Tidak bisakah kita melog outnya dahulu ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Mendengar kata-kata perawat itu, Asuna hanya bisa menggigit bibirnya erat dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kirito-kun tidak bisa mendengar apa pun yang kita katakan di sini ... dan dia mengambil bagian dalam turnamen PvP. Aku tidak tahu bolehkah log out saat sedang bertarung... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Dalam ALO, untuk mencegah pemain dari sengaja «disconnecting» ketika mereka berada dalam situasi yang buruk-jika situasi ini terjadi dalam sebuah turnamen VRMMO, dengan alasan akan beralih-dan mereka akan dicegah dari log out keluar untuk sementara waktu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi AmuSphere akan mencatat aliran darah di otak. Jika akhirnya merusak tubuh, seharusnya otomatis log out ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah Asuna mengatakan, perawat mengangguk kepalanya dan mengatakan bahwa,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu. Kami hanya akan mengamati untuk sementara waktu. Dia bukan pasien, jadi aku tidak berpikir ada kebutuhan untuk menyuntikkan cairan ke dalam dirinya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau benar ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Suara Asuna itu menjadi kaku. Bukankah akan seperti waktu selama SAO jika ia harus pergi infus.&lt;br /&gt;
Tidak ada-ada sesuatu yang sama sekali berbeda dari itu. Masalahnya adalah bahwa Kazuto tidak mengenakan Nerve Gear yang memiliki jebakan maut di dalamnya, tetapi AmuSphere dengan konfigurasi keamanan. Jadi, bahkan jika Asuna memaksa mencabut lingkaran perak dari kepala Kazuto itu, seharusnya tidak ada bahayanya. Kirito hanya akan menghilang dari padang pasir yang sedang ditayangkan di dinding dan kembali ke tempat tidur-dengan kata lain, kembali ke sisi Asuna .&lt;br /&gt;
Bahwa musuh menakutkan disebut «Sterben» tidak akan pernah menyentuh Kazuto lagi.&lt;br /&gt;
Asuna mencoba nya terbaik untuk menahan dorongan ini.&lt;br /&gt;
Kirito / Kazuto sekarang mempertaruhkan harga dirinya sebagai seorang pendekar pedang untuk berjuang keras, dan Asuna jelas tidak bisa menghentikannya.&lt;br /&gt;
Tapi, itu-tidak ada sesuatu yang bisa dia lakukan? Dia tepat di sampingnya, tapi tidak ada cara dia bisa mengirimkan pesan kepadanya yang berjuang di dunia lainnya?&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mama, tangan kamu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, sebuah suara lembut berasal dari handphone. Itu s Yui.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Silahkan memegang tangan papa itu. AmuSphere tidak dapat menghentikan indra dari dunia luar seperti Nerve. Papa harus dapat merasakan kehangatan mama. Aku tidak bisa menyentuh benda-benda fisik ... tapi tolong ... aku juga ingin menyentuh tangan papa ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Suara Yui gemetar saat dia berbicara sampai akhir. Asuna dirinya terguncang sampai keras di dalam karena dia tegas menggelengkan kepala dan menjawab,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... papa pasti akan merasa tangan Yui. Mari kita bersorak untuk papa ... bersorak untuk Kirito-kun! &amp;quot;&lt;br /&gt;
Saat ia mengatakannya, ia metempatkan handphone nya ke tangan kiri lemas Kazuto dan menggunakan kedua tangannya untuk menutupnya.&lt;br /&gt;
Ruangan pasien ini sedikit hangat, tapi tangan Kazuto itu sedingin es blok. Fungsi log-out otomatis mungkin terjadi jika ia memegangnya terlalu keras, sehingga Asuna menggenggam Kazuto dengan tangannya ringan, mengerahkan semua kehangatan dan berharap untuk membuat tangannya menjadi hangat.&lt;br /&gt;
Asuna tidak melihat siaran televisi langsung lagi karena dia hanya memejamkan matanya dan terus berdoa.&lt;br /&gt;
-Lakukan yang terbaik, Kirito-kun. Untuk semua yang kamu yakini.Aku akan berada di sisimu selalu. Selalu melindungi kamu dari belakang, mendukungmu.&lt;br /&gt;
Tangan kiri Kazuto es yang dingin tersentak sedikit, tapi pasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh benar-benar kuat.&lt;br /&gt;
Entah itu dalam hal kecepatan, keseimbangan atau momen menyerang, mereka semua sempurna. Ada beberapa swordsman yang begitu terampil di tim clearing.&lt;br /&gt;
Tetapi mengapa ia menjadi seperti ini? Ini kader «Laughin Coffin» yang mengendalikan karakter «Death Gun» tidak bisa melihat pedangku selama perang salib. Aku menghabiskan pekerjaan cepat dan mengurangi HP nya setengah, menyebabkan dia untuk mundur ke garis belakang.&lt;br /&gt;
Melihat hal itu, aku kira setengah tahun di mana dia dipenjarakan di penjara Black Iron menyebabkan orang ini berubah secara drastis. Salah satu orang ang menghancurkanLaughin Coffin adalah salah satu anggota di tim clearing, aku-dan ia menggunakan balas dendamnyakepada kami sebagai motivasi untuk meningkatkan keahlian pedangnya. Bahkan jika ia tidak bisa mendapatkan uang dan pengalaman, mengulang latihan dari keterampilan berpedangnya dapat meningkatkan kemampuan. Orang ini mungkin telah melatihratusan gerakan yang sama atau ribuan kali dalam penjara yang gelap dan dingin. Teknik pedang Estoc yang bisa digunakan sudah tertanam keseluruh indera orang ini.&lt;br /&gt;
Aku tidak mungkin kalah dari dia dalam hal berapa kali aku mengayunkan pedang, tapi pedang di tanganku adalah lightsaber yang jauh lebih ringan dari pedang lamaku, dan sentuhannya terasa benar-benar berbeda dari sebelumnya. Sangat mudah untuk menggunakan salah satu serangan«Vorpal Strike», tapi akan sulit jika mengulang gerakan yang sama terus-menerus. Juga, Death Gun mungkin tidak akan membiarkanku untuk mengeluarkan serangan yang hebat. Dia terus mendekat dan terus menggunakan berbagai macam serangan menusuk. Akuberusaha untuk menghindarinya, tapi ujung tajam Estoc masih menembus bagian tubuhaku dari waktu ke waktu dan perlahan-lahan mengurangi HPku. Akukiraaku hanya punya sekitar 30% HP yang tersisa.&lt;br /&gt;
Bahkan saat HP akuberkurang karena pedang tajam itu, Death Guntidak bisa membunuhku jika dia menggunakan pistol hitam itu untuk menembakku. Aku tidak memasukan nama dan alamatku di mesin di real presidensial, sehingga tak seorang pun bisa menemukan tempat tinggalku.&lt;br /&gt;
Apakah aku terlalu bergantung-dalam «perasaan aman»ini? Mataku benar-benar tertutup oleh kekuatan pistol hitam, yang menyebabkanku tidak melihat kemampuan sejati penggunanya. Jika itu yang terjadi, sudah jelas bahwa aku akan berada di sebuah tempat yang ketat. Musuh itu masih merasadi dalam game kematianitu, dan aku meninggalkan tempat itu dalam waktu yang lama, apakah itu tubuhku atau hatiku.&lt;br /&gt;
Mungkin sudah terlambat bagiku untukmemperhatikan itu.&lt;br /&gt;
Namun, aku masih tidak akan membiarkan diriku kalah darinya seperti ini. Tubuhku di dunia nyata seharusnya tidak mengalami kerusakan apapun, tapi seperti apa yang orang itu bilang, Sinon, yang sedang menunggu di bukit berbatu di belakangku sudah menjadi sasaran pistol hitam itu. Jika akukalah sekarang, Death Gun akan menyerang Sinon. Setelah dia tertembak peluru dari pistol hitam itu, kaki tangan Death Gun akan membunuh Sinon di dunia nyata.&lt;br /&gt;
Sebentar. Hanya sebentar.&lt;br /&gt;
Aku hanya ingin dia untuk menghentikan serangan beruntun ini untuk sementara waktu.&lt;br /&gt;
Jika itu kekuatan senjata, lightsaber jauh melebihi Estoc yang sangat tipis itu. Setelah aku bisa memukulnya dalam satu pukulan, aku yakinaku bisa mengubah HP Death Gun turun ke nol. Namun, aku tidak bisa membuat satuserangan pun. Usaha dengan tidak sepenuh hati pasti tidak akan bekerja, Estoc musuh bahkan bisa menembus pedang energi lightsaber, yang berarti aku tidak bisa membuat serangan dengan mengayunkan pedangku dalam duel pedang. Apa yang harus aku lakukan? Apa yang harus aku lakukan-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kyu kyu kyu. Bersama dengan suaraitu, setelah serangan 3 hits berturut-turut estoc itu menyentuh sebelah kanan wajahku, dan HPkuberada di posisi merah.&lt;br /&gt;
Efek khusus yang keluar membuat penglihatanku mulai memerah.&lt;br /&gt;
Mungkin dia berpikir bahwa dia menang sebagai Death Gun yang mempunyai mata merah bersinar semakin memerah.&lt;br /&gt;
Pengguna Estoc dari guild-yang awalnya «Laughi n Coffin» memiliki mata merah juga. Kesadaranku bergetar, dan retakan muncul di dinding tebal ingatanku.&lt;br /&gt;
Itu benar ... aku menolak untuk mengetahui nama orang ini. Aku tidak ingin terlibat dengannya lagi. Aku hanya ingin secepatnya lupa dengan malam yang penuh kegilaan, darah, jeritan dan kutukan itu.&lt;br /&gt;
Tapi aku tidak bisa melakukannya.&lt;br /&gt;
Aku tidak melupakannya sama sekali. Aku hanya pura-pura lupa, hanya membohongi diriku sendiri. Aku menyegel memori itu dan membuangnya jauh-jauh, mencoba untuk meyakinkan otakku bahwa aku tidak pernah melihat hal itu ...&lt;br /&gt;
Death Gunmenarik kembali Estocnya untuk membuat serangan terakhir. Cahaya dingin ujungnya menyebabkan bahwa memori yang tersegel itu muncul.&lt;br /&gt;
Sebelum kami pergi ke crusade, kami berkumpul di markas besar guild «Holly Dragon Alliance» untuk pertemuan terakhir kami.&lt;br /&gt;
Dalam pertemuan tersebut, kami kembali menjelaskan informasi mengenai anggota anggota «Laughin Coffin ». Termasuk kemampuan bertempur dari pemimpin mereka «PoH» dan senjata-senjatakaki tangannya &#039;, keterampilan, penampilan-dan nama.&lt;br /&gt;
Tentu saja, kami menyebutkan bahwa dua dari mereka suka menggunakan warna tertentu. Salah satunya adalah hitam, orang yang suka menggunakan belati beracun. Namanya ... ya, «Johnny Black». Klein segera memberi pandangan yang serius setelah mendengar nama itu, dan dengan khusus mengatakan kepadaku &#039;jangan melawan orang ini. Atau lainnya yang kita tidak akan tahu siapa yang melindungi &#039;.&lt;br /&gt;
Orang lainnya merah. Namun, ia tidak berpakaian serba merah. Pengguna Estoc hanya memiliki mata dan rambut merah, dan memiliki lambang salib terbalik yang berada pada helm abu-abunya. Warna dan gambar yang digunakan tampak seperti «Knights of the Blood», dan menyebabkan sub-leader KOB tersebut, Asuna the «flash» untuk memberikan tampilan yang aneh. Aku menghadapi orang ini dari awal. Saat ia bersiap-siap untuk mundur, dia meninggalkan kata-kata &#039;Aku pasti, pasti, membunuhmu nanti&#039;, dan inginmemberitahu namanya. Itu orang ini.&lt;br /&gt;
Satu setengah tahun kemudian, orang ini mematahkan dinding dunia virtual dan muncul di depanku. Seperti apa yang dinyatakan sebelumnya, pria bermantel ini bersiap-siap untuk menusuk aku denganEstoc-«Death Gun»- adalah orang itu. Namanya-&lt;br /&gt;
&amp;quot;«Xaxa».&amp;quot;&lt;br /&gt;
Kata yang berasal dari mulutku menyebabkan logam yang hendak menembus hatiku menyimpang saja.&lt;br /&gt;
Aku mengabaikan perasaan sedikit menusuk dari ujung pedang yang hendak ditarik kembali dan melanjutkan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;«Mata-merah xaxa ». Itulah namamu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Selanjutnya beberapa terjadi di depan mataku.&lt;br /&gt;
Sebuah garis merah tiba-tiba mengarah ke tengah kap Death Gun dari belakangku.&lt;br /&gt;
Itu bukan peluru itu hanya garis sederhana. Itu Sinon. Aku segera mengerti niatnya. Ini adalah serangan miliknya yang menggunakan garis peluru. Itu adalah serangan yang berdasarkan pada pengalamannya, inspirasinya dan semangat untuk terus bertarung. Sebuah peluru khayalan yang akan ditembakkannya.&lt;br /&gt;
Death Gun tampak seperti seekor binatang yang memiliki niat membunuh yang kuat dan langsung melompat ke belakang.&lt;br /&gt;
Sebuah geraman rendah datang dari bawah topeng tengkorak itu. Dia seharusnya menyadari Sinon yang tidak mungkin menembakku kecuali meleset, tapi dia menjadi goyah setelah aku memanggil namanya, menyebabkan pemikirannya melambat. Dengan demikian, ia otomatis menghindar seolah-olah ia bereaksi pada peluru bayangan tersebut.&lt;br /&gt;
Ini adalah kesempatan terakhir. Garis peluru tidak akan bekerja lagi. Aku tidak bisa menyia-nyiakan kesempatan yang Sinon berikan  padaku. Aku melangkah ke depan dan berlari ke arah Death Gun.&lt;br /&gt;
Ah-sialan. Profilnya menghilang. Itu adalah «Optical Camouflage». Aku masih bisa menemukannya dengan jejak kaki yang ditinggalkannya di tanah, tapi sekarang lightsaber tidak bisa membuat serangan fatal padanya. Jika aku tidak bisa membunuhnya dalam satu pukulan, HPku akan menjadi nol setelah aku membalasnya.&lt;br /&gt;
Pada saat ini, ada sesuatu yang lebih mengejutkan yang terjadi.&lt;br /&gt;
Tangan kiriku mulai bergerak seolah-olah itu dipandu oleh seseorang. Tangan dingin yang tegang karena gugup-dikelilingi oleh sepasang tangan yang hangatnya familiar yang membimbingku. Tangan kiri aku segera berpindah dan kemudian mencengkeram sesuatu-senjata kedua yang bahkan kulupakan, «Pistol FiveSeven». Tanganku mulai merasakan beban yang ditarik keluar dari kantong pistolku, beberapa sirkuit dalam kesadaranku tiba-tiba menyala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;U ... OOOOOHHH-!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku meraung dan melangkah maju. Aku kemudian berputar sisi kiriku dan kembali maju seperti peluru.&lt;br /&gt;
Profil Death Gun itu akan menghilang, dan aku menggerakkan tubuhku sebelum mengayun tangan kiriku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ini sebuah dual sword skill, biasanya pedang di tangan kiri diayunkan naik dari tanah untuk memecah pertahanan musuh. Namun, apa yang ada di tanganku itu bukanlah sebuah pedang tapi pistol. Namun, siapa yang mengatakan aku tidak bisa menggunakan teknik pedang dengan pistol? Aku menggunakan kesan yang kupunya dari mengayunkan pedang kiri lalu menekan pelatuknya.&lt;br /&gt;
Peluru yang melesat itu mengenai objek yang hampir hilang di depanku dan sinar percikan terpecah diudara. Tubuh Death Gun akhirnya terlihat di tengah-tengah kilatannya. Aku menghadapi avatar yang Optical camouflagenya hancur-&lt;br /&gt;
Lalu mengayunkan lightsaber di tangan kananku searah jarum jam dengan gerakan dan beratnya.&lt;br /&gt;
Ini adalah «Double Circular» skill pedang dua tangan.&lt;br /&gt;
Pisau energi itu mengiris bahu kanan Death Gun dan kemudian bergerak diagonal sebelum mengarah perut kirinya. Pada saat ini, «pistol hitam» yang berada di kantong senjatanya dibelah menjadi dua oleh lightsaber itu, dan setelah mengeluarkan cahaya orange, benda itu meledak.&lt;br /&gt;
Avatar yang telah teriris menjadi setengah, mantel robek dan busur api melayang di bawah langit putih-kebiruan.&lt;br /&gt;
Setelah waktu yang lama -&lt;br /&gt;
Dodou, dua suara berdering berturut-turut, dan badan atas dan bawah Death Gun mendarat di tanah berjauhan satu sama lain. Setelah beberapa saat, logam jarum-seperti- Estoc tertancap di tanah antara kedua bagian tubuh.&lt;br /&gt;
Pada saat ini, ketika aku sedang berlutut di tanah dengan satu kaki, aku mendengar suara yang meredup,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ini tidak akan, berakhir ... orang itu ... tidak akan membiarkan ... mu ... mengakhiri ini ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Namun, tag [MATI]yang muncul diantara tubuh yang terbagi itu menyebabkan Death Gun berhenti total dan tidak dapat mengatakan apa-apa. Aku perlahan-lahan bangkit, menundukkan kepalaku dan menyaksikan «mayat» di tanah.&lt;br /&gt;
Setelah kehilangan mantel yang akan mewakili dirinya sendiri, tak ada yang dapat mewakili Death Gun kecuali masker tengkorak itu. Aku menatap kacamata yang telah kehilangan cahaya dan diam-diam menjawab,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... itu sudah berakhir, xaxa. Kaki tanganmu akan ditemukan. Tindakan pembunuhan «Laughin Coffin» telah berakhir. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku kemudian berbalik dan menyeret tubuh lemahku ke arah barat.&lt;br /&gt;
Setelah berjalan sekitar beberapa ratus langkah, ratusan meter jauhnya, penglihatanku menunjukkan ada sepasang kaki kecil memakai sepatu kecil, dan aku mendongak.&lt;br /&gt;
Gadis sniper berdiri di sana. Dia memegang senapan sniper besar yang kehilangan scope, memberikan senyum puas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon tampak sesuatu untuk dikatakan saat ia membuka mulutnya, tapi untuk sesaat, dia tidak tahu harus berkata apa.&lt;br /&gt;
Bahkan dia tidak tahu seperti apa emosi di dalam hatinya sekarang. Yang ada hanyalah perasaan panas yang membakar dadanya yang menyebabkan dia memeluk Hecate dengan erat-erat.&lt;br /&gt;
Melihat Sinon berdiri kosong di sana, Kirito menunjukkan senyum tenang untuk pertama kalinya. Dia meletakkan pistol di tangannya FiveSeven kembali ke sarungnya dan mengepalkan tinjunya sebelum mencapai Sinon.&lt;br /&gt;
Dan Sinon mengangkat kepalan kanannya untuk mengeluarkan tinju ringan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Semuanya sudah berakhir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Prajurit lightsaber itu bergumam singkat dan kemudian mendongak. Sinon kemudian mengikutinya dan mendongak juga.&lt;br /&gt;
Awan-awan telah terpisah, dan bintang-bintang di langit yang menunjukkan sinar mereka. Sinon kemudian teringat bahwa ini adalah pertama kalinya dia melihat bintang-bintang di dunia ini.&lt;br /&gt;
Langit di GGO sering tertutup oleh awan tebal karena perang di masa lalu. Siang hari di sini selalu dihiasi warna matahari terbenam yang menyedihkan, dan bahkan malam akan berlumuran darah-seperti merah.&lt;br /&gt;
Tapi seperti diramalkan oleh NPC tua di jalanan, setelah racun di tanah dimurnikan dan kembali menjadi pasir putih, awan akan menghilang, dan bersinar bintang-bintang dan pesawat ruang angkasa akan kembali ke langit. Tentu saja, tidak ada orang yang akan percaya kata-kata seperti itu, tapi mungkin gurun ini tidak hanya gurun pasir bagi pemain untuk mengembara, tapi bahkan mungkin tanah suci jauh di masa depan yang jauh.&lt;br /&gt;
Sinon tidak bisa mengatakan apa-apa saat ia menatap kelompok bintang yang gemerlap di langit malam yang cerah, dan lampu-lampu yang tersisa dari ruang angkasa yang tampak seperti sungai.&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, Kirito mengatakan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Sudah waktunya untuk mengakhiri turnamen ini. Para penonton mungkin bosan menunggu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ya, itu benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Kamera biru yang menutupi seluruh langit yang berkelap-kelip dengan logo REC yang cemas. Kirito mungkin telah memperhatikan hal itu karena ia segera tersenyum kecut. Namun, ia segera kembali normal, mendekat dan berbisik,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Bahaya di turnamen ini akhirnya berakhir. Death Gun telah gugur, sehingga kaki tangannya yang bersiap-siap untuk membunuhmu seharusnya pergi. Tujuan mereka seharus membuat rumor bahwa «para pemain yang ditembak oleh pistol itu hitam di GGO akan mati di dunia nyata», sehingga mereka mungkin tidak akan membunuh orang secara acak. Logikanya, Kamu harusnya tidak berada dalam bahaya ketika kamu log out ... tetapi kamu lebih baik memanggil polisi untuk alasan keamanan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Bagaimana aku menjelaskan semuanya kepada 110 [1]? Mereka mungkin tidak akan percaya kalau aku mengatakan bahwa seseorang berencana untuk membunuh dalam dan di luar VRMMO, kan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah mendengar pertanyaan Sinon, Kirito bingung sebentar. Namun, dia langsung mengangguk dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau benar ... rekanku adalah semacam PNS, sehingga kita bisa memintanya untuk membantu ... tapi aku tidak bisa meminta alamatmu dan nama aslimu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Pada saat ini, prajurit lightsaber itu ragu-ragu dan memalingkan muka. Tentu saja, ia tahu bagaimana kasarnya jika meminta identitas asli orang lain dalam suatu VRMMO.&lt;br /&gt;
Namun, Sinon berpikir sejenak dan kemudian berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah. Biarkan aku memberitahu Kamu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... ta, tapi ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku hanya merasa bahwa tidak perlu khawatir tentang ini lagi. Selain ... Aku sudah pernah  memberitahumu tentang masa laluku. Aku belum pernah melakukannya sebelumnya ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah mendengarnya bergumam, Kirito membelalakkan matanya, tapi langsung menganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar ... omong-omong, aku juga sama ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Jika mereka terus berlarut-larut seperti ini, Sinon mungkin berakhir mengatakan &#039;apalagi&#039; karena sifat menakutkan nya. Dengan demikian, ia menggendong Hecate di belakang bahunya dan segera melangkah maju. Dia menempatkan bibirnya di dekat telinga Kirito dan berkata dengan suara yang orang lain bisa mendengar,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Namaku-Asada Shino. Alamatnya adalah Distrik Tokyo, Bunkyo, Yushima, Yonchome ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Saat ia selesai mengucapkan nama apartemennya dan nomor kamar, Kirito segera menjawab pelan karena terkejut,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yushima? Itu kebetulan ... Aku dive di Ochinomizu di Chiyoda. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... ehhh!? Bukankah itu dekat? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Sekarang bahkan Sinon terkejut dan hampir menjerit. Apartemen Ochinomizu dan Sinon itu hanya dipisahkan dari kereta bawah tanah dan kereta bawah tanah Kasuga Kuramae. Pada saat ini, tiba-tiba Kirito matanya melebar, mengeluarkan sebuah &#039;um ...&#039; sebelum melanjutkan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu aku hanya akan log out dan pergi untuk menemukanmu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... Kamu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon hampir mengatakan &#039;apakah Kamu bersedia untuk datang&#039;, namun tutup mulut pada saat-saat terakhir, terbatuk datar beberapa kali dan dikoreksi dirinya sendiri,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nah ... tidak perlu. Ada teman yang dapat dipercaya didekatku ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Spiegel, juga dikenal sebagai Shinkawa Kyouji, yang mengundang Sinon ke dunia ini adalah anak kedua dari seorang praktisi. Rumahnya berada di kanan Hongoume sampingnya. Dia akan datang setelah dia memberinya panggilan. Omong-omong, ia mungkin telah melihat rekaman dari turnamen ini dari awal sampai akhir, jadi dia harus menemukan alasan mengapa ia mendapat dekat dengan Kirito beberapa kali.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Dan pria itu anak dokter, sehingga ia dapat merawatku jika aku butuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Untuk menyembunyikan rasa malu apapun dan mengakhirinya, Kirito memberikan tampilan yang serius dan menjawab,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi, akan buruk jika sesuatu yang benar-benar terjadi. Tapi kurasa tidak apa-apa jika kamu mengatakannya ... Aku akan meminta rekanku setelah aku log out untuk memeriksanya dengan polisi. Tidak peduli seberapa terlambatnya itu, seharusnya15 ... tidak, 10 menit. Polisi akan berada di rumahmu dalam 10 menit. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;OK, aku mengerti. Akan bagus jika kita dapat menangkap kaki tangan ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Melihat Kirito masih waspada menganggukkan kepalanya, Sinon menatapnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lupakan itu. Apakah kamu pergi setelah mendengar informasi pribadiku? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, ah ... jadi, maaf. Nama aku Kirigaya Kazuto. Aku dive di Ochinomizu, tapi rumah aku ada di kota Kawagoe. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Prajurit lightsaber tampak panik saat ia buru-buru melaporkan datanya. Sinon bergumam untuk sementara dan kemudian tertawa pada situasi tidak mendesak.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kirigaya Kazuto. Jadi itu sebabnya kamu dipanggil Kirito, kan? Itu penamaan yang sangat sederhana. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ka ... kau tidak punya hak mengatakan itu padaku!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Keduanya tersenyum. Kirito menatap kamera di atas kepalanya dan kemudian mengubah nada suaranya,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kita hanya dapat log out dengan mengakhiri BoB kali ini ... bagaimana , Sinon? Apakah kita berkelahi habis-habisan seperti kemarin? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah mendengar pertanyaannya, Sinon menemukan bahwa keinginan yang kuat untuk memiliki pertandingan ulang dengan Kirito dilupakan sepenuhnya. Dia menatap wajah cantik ini di depannya dan kemudian berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kekuatan bukan suatu hasil ... tapi sebuah proses bekerja keras ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh? Apa yang kau katakan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Un, bukan apa-apa-aku katakan, Kamu benar-benar telah terluka sekarang, kan? Tidak ada yang bisa dibanggakan tentang menang melawanmu. Mari kita tinggalkan ini untuk turnamen BoB berikutnya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Saat Sinon selesai, Kirito mengangkat alisnya shock, tapi langsung tersenyum kecut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah Kamu mengatakan bahwa aku tidak dapat mengkonversi kembali ke permainan lamaku sebelum turnamen 4th?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu dapat mengkonversi kembali dan kemudian dikonversi di sini lagi, tapi jangan berpikir bahwa Kamu dapat mengalahkanku waktu berikutnya ... kemudian, saatnya untuk mengakhiri turnamen ketiga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana kita melakukannya? Ini adalah battle royale, sehingga harus ada pemenang memutuskan ketika HP seseorang menjadi nol, kan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini jarang terjadi, tapi aku mendengar bahwa BoB pertama di Amerika Utara dimenangkan oleh dua orang. Alasannya adalah bahwa orang yang seharusnya menang sengaja menggunakan trik curang disebut «Gift Grenade». &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gift Grenade? Apa itu? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pemain yang kalah akan melemparkan granat untuk membunuh musuhnya, ini, ini untukmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon mengulurkan tangannya ke dalam kantong dan kemudian mengeluarkan objek bola hitam ke tangan kanan Kirito yang menerimanya dengan refleks. Dia kemudian mengatur hitungan mundur granat itu-menjadi 5 detik.&lt;br /&gt;
Ini adalah granat plasma dia mendapatkannya setelah ia memeriksa bahwa Kirito mengalahkan Death Gun dan berlari ke Yamikaze di sisi barat bukit berbatu. Pada saat itu, Sinon telah memutuskan untuk menggunakannya  untuk mengakhiri turnamen ini.&lt;br /&gt;
Akhirnya menyadari apa yang ditempatkan di tangannya, Kirito membelalakkan matanya dan bersiap-siap untuk membuangnya secara naluriah.&lt;br /&gt;
Untuk mencegahnya melakukan hal ini, Sinon membungkus kedua lengan di belakang punggung Kirito dan memegang tangannya .&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, lampu kilat menyilaukan muncul antara dua avatar, mengubah senyuman kecut Kirito dan senyuman Sinon menjadi putih.&lt;br /&gt;
Waktu yang dibutuhkan untuk turnamen adalah 2 jam, 4 menit dan 37 detik.&lt;br /&gt;
The Bullet of Bullet 3rd battle royale berakhir.&lt;br /&gt;
Hasilnya- [Sinon] dan [Kirito] menang pada waktu yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{SAOIndo Nav|prev=Jilid 6 Bab 13|next=Jilid 6 Bab 15}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_14&amp;diff=230707</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 14</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_14&amp;diff=230707"/>
		<updated>2013-03-03T05:28:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: Created page with &amp;quot;Bab 14  Aku berpisah dengan Sinon dan berjalan keluar dari gua. Warna merah dari matahari terbenam di langit hampir hilang, hanya menyisakan langit ungu di malam hari. Aku, ya...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Bab 14&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berpisah dengan Sinon dan berjalan keluar dari gua. Warna merah dari matahari terbenam di langit hampir hilang, hanya menyisakan langit ungu di malam hari.&lt;br /&gt;
Aku, yang selalu berpikir bahwa dunia GGO mataharinya selalu terbenam, sedikit terkejut bahwa dunia ini juga memiliki malam dan aku pun melihat ke langit. Tapi setelah berpikir tentang hal itu, seharusnya sudah 10 pm di dunia nyata, jadi jelas bahwa langit malam akan menjadi gelap.&lt;br /&gt;
Tampaknya ada tidak ada bintang di langit. Dikatakan bahwa ada beberapa perang skala besar galaksi di dunia ini di masa lalu, dan peradaban mulai menurun. Saat ini, manusia hanya bisa mengkamulkan sisa-sisa teknologi masa lalu untuk bertahan hidup. Ini langit malam yang luas bahkan akan membuat orang bertanya-tanya jika planet di galaksi ituhancur.&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, ada cahaya kecil yang bersinar dalam kegelapan tak berujung dari arah selatan-barat.&lt;br /&gt;
Meteor- tentu saja bukan. Itu adalah satelit buatan. Sejak peradaban terakhir, tidak ada yang pernah menggunakannya sekarang, dan itu terus mengirim informasi.&lt;br /&gt;
21:45 pm. Sudah waktunya untuk «Scanner Satellite» ke 7 sejak BoB yang ke-3 ini dimulai.&lt;br /&gt;
Aku membalik matakumenjauh dari langit malam, mengambil alat terminal tipis keluar dari kantong sabukku dan menyentuh permukaannya. Layar segera menyala, dan peta lingkungan muncul di atasnya. Pulau ini menjadi medan perang untuk turnamen kali ini, tampaknya bagian utaranya benar-benar tertutup oleh gurun pasir. Ada sebuah bukit yang sedikit berbatu dan padang rumput hijau kecil dan juga tanah tandus datar yang tidak akan pernah berubah. Omong-omong, tempat ini tidak cocok untuk parasniper.&lt;br /&gt;
Setelah bersandar di dinding batu dekat lubang, akumencari tempat persembunyian yang baik dan  menonton perangkatku. Beberapa detik kemudian, pusat peta menunjukkan sebuah cahaya putih. Aku tidak perlu menyentuhnya untuk mengetahui bahwa cahaya ini mewakiliku-Kirito. Tentu saja, Sinon, yang sedang menunggu di gua di sampingku tidak akan pernah muncul di peta.&lt;br /&gt;
Tanpa diduga, tidak ada pemain lain yang berada di gurun ini dalam radius 5 kilometer di sekitar ku. Bahkan jika «Death Gun» - «Sterben» akan menggunakan «Optical Camouflage» dan tidak tampil di peta, pemain lain yang menyadari Sinon dan aku bersembunyi di sebuah gua gurun seharusnya berkumpul di dekatnya dan akan siap untuk melempar granat ke dalam gua.&lt;br /&gt;
Ini tidak terdengar begitu bagus-tapi ada titik cahaya abu-abu yang tak terhitung jumlahnya ditampilkan di seluruh gurun. Ini seharus adalah pemain yang telah gugur, tapi ada begitu banyak «mayat», namun kami tidak mendengar suara pertempuran dari gua. Omong-omong, itu benar-benar luar biasa.&lt;br /&gt;
Aku buru-buru memperbesar gambarnya dan melihat ada titik terang 6km barat daya. Setelah menyentuhnya dengan ujung jari ku, nama yang ditampilkan adalah «Yamikaze». Nama ini tampak akrab.&lt;br /&gt;
Melihat ke bagian bawah peta, aku menemukan ada beberapa titik gelap dan dua titik cahaya yang cukup dekat. Yang selamat adalah «No-no» dan «Fernil». Aku kemudian meningkatkan perbesaran untuk menampilkan seluruh pulau di layar. Namun tidak ada titik cahaya yang lain. Bahkan pemain yang Sinon panggil «CampeRichie», yang menduduki puncak bukit selatan sejak awal turnamen telah menjadi gelap. Juga, ada dua titik gelap di dekatnya. Tampaknya ia telah dikeroyok0.&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, termasuk Sinon dan Death Gun yang tidak tampil di peta, hanya ada 6 orang tersisa di medan perang yang luas ini.&lt;br /&gt;
Tentu saja, mungkin ada kemungkinan bahwa pemain lain bersembunyi di gua-gua atau di bawah air, tetapi tidak seperti kemampuan unikDeath Gun, mereka tidak dapat menerima informasi dari satelit. Juga, pada saat ini di mana turnamen hampir berakhir, tidak mungkin ada yang sabar untuk tidak melihat klasemen saat ini ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Tepat ketika aku berpikir tentang hal ini ketika aku melihat penerimaku, ada sebuah perubahan tiba-tiba di layar, dan aku mengerti tapi aku menahan teriakanku.&lt;br /&gt;
Hal ini bukan karena jumlah titik cahaya meningkat. Bahkan, sebaliknya. 2 titik cahaya di dekat reruntuhan tiba-tiba menjadi gelap.&lt;br /&gt;
Kedua orang mungkin tidak menyadari bahwa orang lain berada di dekatnya. Dan setelah melihat layar, mereka menyadari bahwa musuh mungkin berada di balik dinding di mana mereka berada. Mereka kemudian buru-buru melemparkan sebuah granat dan menyebabkan kedua belah pihak mati-atau begitulah yangkupikirkan. Jika hal ini benar-benar terjadi, kedua player ahli yang bertarung seperti ini sampai sekarang mungkin akan depresi jika melihat mereka mati seperti ini. Aku harus menahan keinginanku untuk berdoa &#039;Amin&#039; pada mereka dan mengirim jiwa mereka.&lt;br /&gt;
Pokoknya ---- seperti itu, battle royale itu awalnya dimulai dengan 30 pemain yang sekarang menjadi empat. Dan, yang ditampilkan di layar hanya Yamikaze dan aku.&lt;br /&gt;
Aku akhirnya menghitung jumlah titik terang dan gelap yang tersebar di seluruh pulau.&lt;br /&gt;
Dan kemudian mengeluarkan sebuahdesahan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku buru-buru menghitung lagi, tapi tidak peduli berapa kali aku menghitung, nomornya tidak pernah berubah. Layar penerima menunjukkan hanya 2 titik putih yang masih hidup. Dan juga, jumlah titik yang dihilangkan adalah 24.&lt;br /&gt;
Jumlahnya tidak pas. Selain Sinon dan Death Gun yang tidak muncul di layar, hanya ada 28 orang. Bahkan jika kita menghitung «Rider Pale» yang terputus dan hilang setelah ditembak oleh pistol tersebut, seharusnya hanya ada 29 orang. Masih tersisa satu orang lagi.&lt;br /&gt;
Apakah seseorang bersembunyi di dalam sebuah gua atau bawah air? Jika tidak ...&lt;br /&gt;
Death Gun «menghapus» pemain lain.&lt;br /&gt;
Tidak, ini tidak mungkin. Death Gun, komplotannya di dunia nyata seharusnya menunggu di rumah Sinon atau di suatu tempat di dekatnya. Aku tidak berpikir menggunakan Sinon sebagai umpan, namun kaki Death Gun tak bisa pindah ke rumah target lain seperti itu.&lt;br /&gt;
-Tidak, mungkin ... apakahaku meninggalkan sesuatu yang penting ...?&lt;br /&gt;
Tidak Sekarang bukan waktu untuk ragu-ragu. Aku memejamkan mata dengan keras dan merasakan udara dingin yang mengelilingiku.&lt;br /&gt;
Setelah aku membuka mataku, titik-titik cahaya yang ditampilkan pada layar mulai berkedip. Tampaknya satelit itu akan segera pergi. Mungkin ... tidak, aku tidak berpikir aku perlu melakukan scan yang lainnya. Aku diam-diam mengatakan selamat tinggal pada satelit iru dan segera melihat sekeliling. Di bawah gurun yang tertutup dalam kegelapan, tidak ada sesuatu yang bergerak atau bersinar. Aku meletakkan perangkat yang kehilangan informasinya kembali ke kantong sabukku sebelum berbalik dan berjalan kembali ke gua.&lt;br /&gt;
Gadis yang membawa senapan sniper besar tidak bersembunyi di bagian bawah kereta, tapi menunggu di pojok kanan gua.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi? Bagaimana ? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon menggerakkan rambut aquamarine pendeknya yang diikat menjadi dua saat ia bertanya dengan cemas. Aku mencoba untuk menjelaskan dengan sederhana seluruh situasinya kepadanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dua orang telah gugur satu sama lain selama scan, sehingga semua yang tersisa seharusnya 4 dari kita  aku, Kamu,«Yamikaze»dan«Death Gun»yang tidak muncul di layar. Yamikaze sedang 6km berada di barat daya, dan Death Gunseharusnyabergerak mendekat pada titik yang berada di gurun. Juga, mungkin ada seseorang yang bersembunyi di gua seperti kita. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku benar-benar tidak bisa mengatakan kecurigaanku bahwa seseorang bisa saja meninggal oleh tembakanDeath Gun. Sinon sendiri tampaknya tidak menyadari kekhawatiranku saat ia bergumam sambil melihat agak terkejut,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Hanya 4, eh… 5 orang yang tersisa ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Tapi dia kemudian mengangguk kepalanya dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini sudah lewat 1 jam dan 45 menit. Dalam 2 jam diperkirakan turnamen kemungkinan akan berakhir, hal ini dapat membuatnya begitu. Namun, itu benar-benar aneh bahwa tak seorang pun melemparkan granat ke sini ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... orang-orang yang sedang mencari kita yang mungkin ditangani oleh Death Gun menggunakan senapan sniper. Ada banyak titik-titik abu-abu di seluruh gurun. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika seperti itu ... orang itu harusnya mendapatkan penghargaan Max Kill.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah mengangkat bahu dengan tampilan yang rumit, Sinon tampaknya termotivasi lagi dan mengatakan hal ini,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lupakan itu. Masalahnya sekarang adalah «Yamikaze». Kau satu-satunya yang selamat yang muncul di terminalnya, kan? jadi dia pasti akan datang kearahmu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pikir aku pernah mendengar nama itu sebelumnya ... apakahdia kuat?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah aku bertanya, Sinon memberikan pandangan tak percaya,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia berada di tempat kedua dalam turnamen terakhir. Dia mempunyai AGI yang super. Disebut «Devil Run and Gun». &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ru ... Runand Gun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;«Run and Gun», berlari dan menembak saat ia terus bergerak. Senjatanya adalah senapan mesin ringan yang sangat ringan «Calico M900A». Dia kalah dari pistol langka dan peralatan Zekushiido di waktu terakhir dan mendapatkan tempat kedua, tetapi beberapa orang mengatakan keterampilan Yamikaze itu lebih kuat. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini ... ini berarti bahwa ia adalah pemain terkuat di server Jepang GGO ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku pikir begitu, karena ia mampu bertahan sampai akhir pertempuran, ia seharusnya sangat kuat. Tepat ketika aku berpikir tentang hal ini, Sinon mengeluarkan suara yang sampai ke telingaku,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... Kamubilang pembunuh sebenarnya adalah«Death Gun» kaki tangannya di dunia nyata, kan? Jika tebakanmu benar, Death Gun hanya dapat membunuhku karena kaki tangannya ada di rumah ku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku sedikit, tidak, mungkin agak terkejut ketika aku melihat wajahnya yang mengingatkanku dengan hewan seperti kucing.&lt;br /&gt;
Pembunuh yang tidka diketahui itu sudah siap untuk menyakiti tubuhnya di dunia nyata. Rasa takut dalam situasi ini bahkan mungkin melampaui ikatanku dengan Nerve Gear dan aturan death game yang pernah kumainkan. Pada saat ini, mata biru Sinon itu menunjukkan rasa takut, tapi aku bisa melihat kilatan yang melawannya. Dia terus mengatakan dengan nada dingin padaku, yang tercengang.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pokoknya, ini berarti bahwa kita tidak perlu khawatir tentang Yamikaze dibunuh oleh Death Gun. Lalu, aku harus minta maaf pada Yamikaze, kita juga bisa menggunakan dia sebagai umpan, kan? Jika Death Gun menggunakan L115 untuk menembak Yamikaze, kita dapat menemukan lokasinya. Ini jauh lebih efektif daripada kamusendiri sebagai umpan ... dan pada dasarnya, aku melakukan sesuatu yang serupa. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Kata-kata terakhirnyamungkin ditujukan pada bagaimana dia menahan kaki tangan Death Gun di dunia nyata. Meskipun ia sedikit gemetar pada akhirnya, itu mengesankan karena ia memiliki konsentrasi untuk menyelesaikannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau benar-benar kuat, Sinon.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Gadis sniper berkedip dan kemudian tersenyum,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku hanya tidak berpikir tentang hal itu. Aku selalu baik dengan mengabaikan hal-hal yang ku takutkan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Kemudian, dia segera berkata sesuatu yang lain untuk menutupiitu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pokoknya, bagaimana dengan strateginya? Aku pikir itu adalah situasi di mana kita harus menggunakannya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... itu benar. Aku setuju dengan strategimu juga ... tapi ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku menggigit bibirku dan kemudian berkata dengan keraguan yang tersisa di hati aku beberapa menit kembali.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ada sesuatu yang aku khawatirkan. Selama scan satelit tadi, aku menghitung jumlah korban dan mereka yang dihilangkan. Ada 28 orang. Bahkan jika itu termasuk Rider Pale, masih ada satu pemain yang kurang. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jangan bilang, Death Gun membunuh orang lain ?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mata Sinon melebar, tapi langsung menggeleng.&lt;br /&gt;
&amp;quot;I ... itu tidak mungkin! Target kaki tangannya harusnya aku, kan?di dunia nyata. Bagaimana dia bisa pindah ke tempat seperti itu begitu cepat? Apakah ada pemain lain di apartemen yang sama seperti aku? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yo ... kau benar ... tapi berpikir tentang hal itu, ini benar-benar agak tidak wajar ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku melirik jam tanganku. Sudah dua menit sejak pemindaian selesai, sehingga akudengan cepat menyebutkan semua keraguan di pikiranku jelas,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekitar 30 menit berlalu sejakDeath Gun menembak Rider Pale dan bersiap-siap untuk menembakmu dekat stadion. Dengan kata lain, Rider Pale di dunia nyata harusnya tinggal sekitar 30 menit dari tempatmu. Tentu saja, ini tidak mustahil, tapi apakah kamu berpikir bahwa ada terlalu banyak kebetulan di sini? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi, itu hanya kemungkinannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku mengatakan keraguankuyang berada di pikiranku selama pemindaian satelit ke Sinon  yang mengerutkan keningnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, Dengar ... mungkin ada tidak hanya satu orang sebagai kaki tangan Death Gun. Jika ada beberapa «Pembagian Tugas», bahkan jika seseorang tinggal di belakangmu untuk menyerangmu, ia juga dapat membahayakan target lain. Dengan kata lain ... kita tidak dapat menyangkal kemungkinan bahwa Yamikaze adalah target Death Gun. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon tersentak dan memeluk senapan sniper besar nya dengan keras. Dia mengguncang wajah yang menunjukkan cahaya putih kecil di ruang sedikit gelap.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ba, bagaimana itu mungkin ...? Apakah Kamu mengatakan bahwa setidaknya ada 3 orang yang sedang mengambil bagian dalam rencana pembunuhan mengerikan ini? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ada setidaknya 10 orang yang selamat dari«Laughin Coffin». Juga, orang-orang yang terkunci di penjara yang sama selama hampir setengah tahun. Mungkin mereka saling kontak di dunia nyata ... menjadi sedikit ekstrem, mereka punya cukup waktu untuk benar-benar melakukan rencana ini. Tentu saja, tidak semua 10 orang dapat ambil bagian ... tapi kita tidak punya bukti untuk memutuskan bahwa hanya ada satu kaki tangan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kenapa ... kenapa mereka harusmerencanakan begitu banyak hanya untuk melanjutkan«PK»...? Mereka baru saja dilepaskan dari Death Game, jadi mengapa ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Mendengarnya gemetar, aku menggunakan tenggorokan keringku untuk memaksa jawaban keluar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Mungkin itu adalah alasan yang sama mengapa aku ingin menjadi«Swordman»dan mengapa Kamu ingin menjadi«sniper»...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku pikir Sinon akan marah, tapi dia hanya menggigit bibirnya. Kemudian, tubuh langsing nya berhenti gemetar, dan mata birunya memberi cahaya yang kuat.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jika itu yang terjadi, kita memiliki semua alasan lagi untuk tidak kalah dari orang-orang ini. Aku hanya menggunakan kata «PK», dan aku ingin mengambilnya kembali. Banyak orang yang PKing dalam permainan ini, dan aku bergabung dengan skuadron yang didasarkan pada hal ini. Namun, PKing memiliki aturan dan realisasi. Membunuh sepenuhnya kesadaran pemain yang dive melalui obat bukanlahPKing. Ini kejahatan keji ini ... iniadalahpembunuhan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... itu benar. Kita tidak bisa membiarkan orang-orang ini terus berlanjut seperti ini. Kita harus mengalahkan «Death Gun» di sini dan membuatnya membayar kejahatannya dengan kaki tangannya di dunia nyata. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Bahkan, setengah dari kata-kata itumengarah kepada diriku sendiri.&lt;br /&gt;
Itu benar-itu prioritas utamaku. Aku harus mulai dari awal di sini. Ini adalah untuk menebus diri untuk membunuh dua orang dalam kegilaanku malam itu dan mengambil nyawa orang lain setelah itu.&lt;br /&gt;
Ini seharusnya menjadi pertempuran yang harus aku hadapi sendiri, namun gadis sniper ini benar-benar tidak terlibat. Aku hanya bisa mengawasinya diam-diam.&lt;br /&gt;
Jika keselamatan dirinya adalah prioritasku, kita dapat membuat Yamikaze melawan Death Gun dan segera bunuh diri setelah salah satu dari mereka menang. Namun, hal terburuk adalah bahwa turnamen akan tetap berjalan jika orang yang tidak muncul di peta itu bukan korban Death Gun, tapi bersembunyi di bawah air atau di gua. Dan Death Gun akan mencatat Yamikaze dan kemudian menembak Sinon yang tidak bisa bergerak sementara aku gugur dan menjadi mayat untuk sementara waktu. Juga, jika Yamikaze adalah target Death Gun, kita hanya akan berakhir meningkatkan jumlah korban.&lt;br /&gt;
Jadi, aku harus berjuang. Aku ingin melindungi Sinon, berurusan dengan Yamikaze, dan Death Gun mengalahkan. Ini tidak mudah, tapi aku harus menyelesaikan semua ini-&lt;br /&gt;
Ketika aku memikirkan hal ini, Sinon berkata dengan suara bersikeras,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Serahkan Yamikaze padakukalau begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang itu kuat. Bahkan kamu tidak bisa mengalahkannya dengan segera. Selain itu, Death Gun akan menggunakan kesempatan ini untuk muncul ketika kalian berdua bertarung. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu ... itu benar, aku kira ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon melihat aku memberikan ekspresi yang membingungkan, dikeluarkan pistol dari tangan kanannya dan kemudian menepuk dadaku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selain itu, Kamu harus berpikir tentang melindungiku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku tidak dapat mengatakan apa-apa untuk menjawabnyasetelah kata-kata itu mengenai targetnya. Mulut kecil penembak jitu itu langsung tersenyum, tapi kemudian cemberut lagi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhentilah bercanda. Aku penembak jitu. Kau support. Kau hanya membantuku menemukan posisi musuh &#039;. Tinggalkan Yamikaze dan DeathGun kepadaku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku tidak benar-benar memahami sebagian kecil dari kata-katanya, tapi aku hanya bisa memberikan senyum kecut dan mengangguk-angguk,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti. Kalau begituakukan menyerahkannya padamu ... Aku kira keduanya harus dekatnya. Aku akan naik di kereta tersebut. Kamu akan meninggalkan gua beberapa saat dan menemukan tempat untuk membidik. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah kami mengkonfirmasi rencana kami beberapasaat , Sinon mengangguk kepalanya.&lt;br /&gt;
Kali ini, ekspresi serius kembali ke wajahnya. Gadis itu menatapku lurus dari depan dan kemudian hanya mengatakan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bergantung padamu, partner.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengatur scope Hecatenya ke dalam modemalam dan kemudian menempatkan mata kanannya di atasnya.&lt;br /&gt;
Dalam padang pasir yang luas, tidak ada sesuatu yang bergerak di sekitar pada saat itu. Namun, Yamikaze di sisi barat daya dan Death Gun, yang keberadaannya tidak diketahui, seharusnya mendekati tempat ini.&lt;br /&gt;
Sinon memilih puncak perbukitansebagai daerah sniping, dan tepat di bawah bukit berbatu adalah gua mereka bersembunyi di sekarang. Itu sulit untuk melihat tempat ini dari bawah tanah, dan ia bisa mendapatkan pengliahatan burung-di sekitar. Namun, ada risiko bahaya. Meskipun itu adalah puncak bukit yang pendek, jaraknya masih 10m tinggi dari atas tanah. Seseorang seperti Sinon, yang VITnya tidak tinggi, tidak bisa melompat turun begitu saja. Juga, hanya ada satu cara untuk sampai di sini. Jika musuh berada di dekatnya, dia bisa tertembak oleh peluru dari arah lain.&lt;br /&gt;
Namun, sekarang adalah waktu di mana ia harus mengghilangkan segala pikiran negatifnya. Penembak jitu itu terus mencoba dan menjaga dirinya tenang saat ia diam-diam mengarahkan snipernya ke kanan.&lt;br /&gt;
Dengan demikian, dia melihat sosok tepat di tengah-tengah gundukan pasir yang besar.&lt;br /&gt;
Angin malam yang berhembus meniup pinggang-panjang rambut hitamnya beberapa kali. Dia mengenakan seragam tentara hitam di tubuh rampingnya, membuatnya terlihat seperti ia telahbercampur dengan kegelapan di sekitarnya. Profil itu lebih sepertielf swordman di tengah gurun fantasi daripada tentara dengan pistolnya.&lt;br /&gt;
Tepat di depan Kirito adalah alat transportasi mereka yangdiambil dari reruntuhan ke sini-kereta beroda tiga. Itu tidak memiliki banyak bahan bakar ketika ia berjalan keluar dari gua, jadi seharusnya tidak bisa bergerak sekarang. Namun, kereta masih memenuhi tugasnya patuh sampai akhir. Bingkai besar yang digunakan sebagai penutup oleh Kirito. Sangat mudah untuk menemukan, tetapi orang tidak bisa benar-benar berkik dia dari utara dengan mudah.&lt;br /&gt;
Bukit berbatu tempat Sinon bersembunyi berada di sisi selatan di mana Kirito berdiri, dan ini adalah lokasi yang hanya memiliki beberapa arah serangan. Dengan kata lain, L115 Death Gun hanya bisa menyerang dari barat dan timur. Juga mempertimbangkan Yamikaze yang datang dari barat, Death Gun mungkin akan mengambil tindakan dari timur. Seharusnya itulah yang sedang Kirito pikirkan. Wajahnya yang tidak terlihat berbeda dari seorang gadis ketika melihat dari jauh menghadapi bulan kebiruan-putih yang secara bertahap bergerak ke atas melalui lubang dalam awan tebal.&lt;br /&gt;
Death Gun mungkin tidak akan menggunakan peluru setrum ketika menembak Kirito, tetapi menggunakan 0,338 Lapua Magnum. Ini hampir akan menjamin kematian langsung ketika pelurunyamengenai bagian kepala atau jantung. Bahkan jika itu hanya mengenai anggota badan, dampak kerusakan akan menyebabkan setengah HP akan hilang. Juga, Kirito akan merasa sulit untuk menghindari serangan ini. Peluru pertama Death Gun tidak memiliki garis peluru, dan ia juga bisa menggunakan «Kamuflase Optical metamaterial» untuk menyembunyikan dan membidik. Tentu saja, akan ada jejak kaki di pasir, sehingga ia tidak bisa bergerak ke posisi di mana ia menghit targetnya. Tapi meskipun demikian, Death Gun memiliki juga keuntungan.&lt;br /&gt;
-Tapi, jika Kamu.&lt;br /&gt;
Kamu, yang menyelesaikan «Untouchable Game» ketika kita pertama kali bertemu dan bahkan bisa mengiris peluru Hecate dari titik nol, Kamu pasti dapat menghindari hal itu, Kirito.&lt;br /&gt;
Sinon mengatakan hal ini kepadanya dalam hatinya, dan kemudian membalik matanya kembali ke senapannya.&lt;br /&gt;
Tugasnya adalah untuk memungkinkan Kirito untuk memaksimalkan konsentrasinya. Dengan demikian, mereka harus cepat menangani Yamikaze AGI-terkuat, penyerang yang mendekat dari belakang.&lt;br /&gt;
Jika mereka memiliki waktu dan jika situasi sudah aman, mungkin Yamikaze pribadi akan menghindari masalah atau bahkan membantu jika mereka menjelaskan hal kepadanya. Namun, akan sangat mustahil untuk membuatnya percaya bahwa ada insiden pembunuh nyata dalam tahap akhir dari BoB. Jika Sinon sendiri tidak menyaksikan Death Gun dan merasa dingin pada yang ditujukan oleh Blackstar, dia hanya akan menertawakan apa yang dikatakan Kirito.&lt;br /&gt;
Dengan demikian, sekarang mereka hanya bisa mengalahkan Yamikaze. Zekushiido tidak ambil bagian dalam turnamen ini, sehingga hampir semua orang akan berpikir bahwa dia adalah pemain dengan kesempatan tertinggi untuk menang. Dan dia harus membunuhnya dalam satu pukulan.&lt;br /&gt;
... Dapatkah aku melakukan ini?&lt;br /&gt;
Sinon menggunakan mata telanjang kanannya untuk melihat keseluruhan gurun pasir luas saat ia mencoba nya terbaik untuk melawan keraguan dan ketakutan yang perlahan merambat naik pada dirinya. Semua tembakan yang dia buat pada saat mereka menggunakan kereta beroda tiga untuk  melarikan diri dari reruntuhan yang menyedihkan. Dia bahkan tidak bisa mengenai pria bermantel itu, dan bahkan mengenai pada tangki bensin truk itu hanyalah kebetulan. Semua kebanggaan yang Sinonbangun sampai sekarang segera hancur hancur seketika pada saat itu juga.&lt;br /&gt;
Sebagai penembak jitu, peran Sinon adalah untuk mengumpulkan jumlah membunuh dan mempraktekkan teknik halus snipingnya. Suatu hari, ketika dia bisa menang di turnamen BoB, Asada Shino di dunia nyata akan merasakan kekuatan yang nyata. Pada saat itu, dia kemudian bisa menyerah ketakutannya senjata, tidak akan berpikir tentang hal itu dan bisa hidup normal. Dia selalu percaya bahwa sejak dia menerima undangan Shinkawa Kyouji untuk bermain GGO.&lt;br /&gt;
Namun, keinginan ini mungkin melenceng.&lt;br /&gt;
Tanpa sadar, ia sudah berpikir bahwa ia memisahkan hatinya menjadi dua keberadaan yang berbeda, «Sinon» dan «Shino», membentuk Sinon yang kuat dan yang Shino yang lemah. Tapi ini salah. Sinon dalam permainan masih memiliki kelemahan yang tersisa di dunia nyata, jadi dia takut dengan pistol Blackstar dan membuatnya meleset.&lt;br /&gt;
Lagi pula, apa yang dia cari adalah «dirinya». Setelah pertemuan ini Kirito lelaki misterius itu, dia akhirnya menemukannya. Mungkin dia pasti adalah orang semacam ini di dunia nyata. Memerangi kelemahan sendiri, berjuang sepanjang waktu, bahkan jika ia tidak memiliki lightsaber di pinggangnya.&lt;br /&gt;
Dalam hal ini, Shino di dunia nyata awalnya harus memiliki kepribadian yang tangguh dalam permainan.&lt;br /&gt;
-Aku akan menembakkan peluru ini sebagai Asada Shino. Sama seperti kejadian itu 5 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;
Aku terus melarikan diri saat itu, hanya ingin melupakannya, menghapusnya dan memejamkan mata,dia  hanya ingin menulisnya kembali dengan pena.&lt;br /&gt;
Tapi aku tidak akan melakukannya lagi. Aku ingin melihat memoriku sendiri dan kejahatanku, kembali pada saat itu, dan membangun lagi dari sana. Mungkin ini adalah saat yang aku selalu tunggu-tunggu.&lt;br /&gt;
Dalam kasus ini-&lt;br /&gt;
Pada saat ini.&lt;br /&gt;
Mata kanan Sinon melihat profil hitam yang bergerak cepat dengan scopenya. «Yamikaze» ada di sana.&lt;br /&gt;
Dia segera menempatkan jari-jarinya pada pelatuk. Namun, dia masih belum bisa mengerahkan kekuatannya. Hanya ada satu kesempatan untuk menembak. Tidak ada waktu untuk bergerak dan menyesuaikan kembali posisinya.&lt;br /&gt;
Jika dia meleset, Yamikaze pasti akan mengarah pada Kirito. Pada saat itu, tidak peduli seberapa kuat Kirito , ia tidak akan bisa menanganiDeath Gun dan Yamikaze. Dia pasti akan dikalahkan oleh salah satu dari mereka. Kemudian, Death Gun hanya akan perlu berurusan dengan Yamikaze dan dengan mudah menggunakan Blackstar untuk menyerang Sinon sepertirencananya. Peluru 7.62mm virtualitu akan mengenai Sinon, dan sekali gambar ini dikirim ke layar siaran langsung di dunia luar, kaki tangan di dunia nyata akan menyuntikkan obat racun ke dalam tubuh Shino dan menyebabkan jantungnya untuk berhenti.&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, ini peluru yang bisa memutuskan nasib Shino di dunia nyata. Sama seperti waktu itu.&lt;br /&gt;
Namun, ia merasa luar biasa tenang. Mungkin dia hanya tidak bisa memahami seluruh situasinya, tapi pasti bukan hanya itu. Dia tidak sendirian. Seseorang, dengan kekuatannya yang mendukung dia. Ada sedikit panas yang hangat mencair di jari-jari kakunya dan mati rasa. Apa ini-&lt;br /&gt;
Hecate II. Ini setengah bagian dari dirinya yang menemaninya ke banyak medan perang, satu-satunya yang dapat mengubah ego-nya.&lt;br /&gt;
Ah ..., aku mengerti. Jadi kamu selalu menemaniku. Bukan hanya di tangan seorang penembak jitu ... tetapi juga dengan seorang gadis biasa sepertiku. Kamu masih terus mendukungku meskipun aku tidak bisa melihatmu.&lt;br /&gt;
Tolong ....Hilangkan kelemahanku ini. Berilah aku kekuatan untuk bergerak lagi sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Aincrad, kota terapung yang sudah menghilang, kami berjuang keras di sana, dan setiap hari, swordsmen dari kelompok penyerang akan menemukan «Keterampilan di Luar Sistem » ketika mereka bertempur dan berlatih.&lt;br /&gt;
Misalnya, ketika duel, ada «Prerecognition» yang datang dengan posisi pedang dan pusat avatar yang berpusat pada gravitasi, «insight» yang dapat memprediksi pola serangan dari monster dari jarak jauh dan menghindari pola serangannya, «Distinguish»yang memungkinkan pemain membedakan efek suara musuh dari suara latar belakang dan menemukan mereka,«mislead »untuk memikat kapasitas belajar monster AI  dan memberikannyapukulan, yang« switch »yang memungkinkan pemain untuk beralih posisi dan memungkinkan mereka untuk memulihkan HP mereka.&lt;br /&gt;
Dan di antara keterampilan yang tidak tercantum dalam kolom kemampuan, keterampilan yang paling sulit untuk didapatkan, dan bahkan dianggap sebagai kemampuan supranatural adalah «presence sense»-juga disebut «HyperSense».&lt;br /&gt;
Itu merasakan kehadiran musuh sebelum melihatnya dan mendengar terlebih dahulu. Ini juga merupakan keterampilan untuk «sense killing intent».&lt;br /&gt;
Ada beberapa kelompok orang yang menyangkal keberadaan keterampilan ini sejak logis, tidak mungkin untuk mendeteksi aura pembunuh yang berada di dunia maya. Manusia yang dive hanya bisa menggunakan Data digital Gear yang dikirim melalui saraf untuk mengidentifikasi dunia, sehingga semua kode informasi dalam game ini bisa diubah menjadi sebuah proses. Tentu saja, itu berarti bahwa ada tidaknya kemampuan ituseperti indra keenam.&lt;br /&gt;
Alasan mereka sebenarnya logis. Bahkan aku tidak benar-benar setuju bahwa kemampuan «HyperSense»  ada.&lt;br /&gt;
Namun, selama 2 tahun aku berjuang di Aincrad, aku mengalami apa yang bisa dikatakan sebagai «sense killing intent» beberapa kali. Aku tidak melihat atau mendengar apa-apa, tapi aku hanya merasakan ketika seseorang sedang mengawasiku dan dengan diam ketika aku berada di dungeon. Pada akhirnya, aku berhasil menyelamatkan hidupku sendiri beberapa kali.&lt;br /&gt;
Awal tahun ini, akumenanyakan hal ini pada «putriku» Yui. Yui pernah menjadi AI yangtergabung ke «Sistem Kardinal» yang beroperasi di SAO, dan dia pasti menunjukkan bahwa di SAO dan «The Seed» program yang berasal dari itu, tidak ada metode lain yang mengetahui keberadaan monster selain panca indera.&lt;br /&gt;
-Jadi, akuseharusnya tidak bias melihat musuh jika dia bersembunyi diam-diam di tempat yang tidak bisa kulihat. Dengan demikian, aku menjelaskan pikiranku untuk waktu yang lama pada Yui.&lt;br /&gt;
Pemain yang dive ke VRMMO akan menggunakan sinyal server game yang terus-menerus jauh dari mereka, untuk memeriksa status «mereka». Ketika bergerak sendirian di padang gurun atau penjara, mereka hanya bisa memeriksa data mereka sendiri. Namun, jika seseorang mencoba untuk menyergap pemain, akses sinyal statusnya akan menjadi dua kali atau lebih. Pada saat ini, proses sistem akan menjadi lebih lambat, dan akhirnya menyebabkan sedikit keterlambatan dalam transmisi, dan ini mungkin bisa menjadi «killing intent» akurasa-&lt;br /&gt;
Setelah mendengar pertanyaanku, Yui menunjukkan tampilan ragu dan kemudian berkata bahwa jika server menjadi lambat karena tingkat pengolahan, hal itu akan dihilangkan. Namun, ia kemudian menambahkan dengan terus terang, dia tidak berani menyangkal kemungkinan ini sepenuhnya.&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, mungkin itu lebih meyakinkan untuk mengatakan bahwa itu adalah beberapa kekuatan supranatural.&lt;br /&gt;
Tapi sekarang dalam situasi ini, aku tidak bisa peduli tentang penalaran tersebut.&lt;br /&gt;
Memiliki VRMMOs begitu banyak yang pernah dimainkan, ini adalah pertama kalinya akumemaksa keluar keterampilan «HyperSense»ku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jauh di langit yang memiliki cahaya yang tersisa di dalamnya, aku bisa melihat bulatputih-kebiruan menggantung tinggi di langit malam. Sekarang sedang bulan purnama, tapi mungkin itu karena awan tebal menutupinya dan rasanya lebih gelap dari Alfheim. Siluet daripadang pasir ini bergabung dengan pemandangan malam, dan itu sulit untuk memberitahu apakah siluet itu adalah kaktus atau batu.&lt;br /&gt;
Jika ... Jika seseorang tersembunyi di balik benda-benda dan mengarahkan senjatanya yang memiliki kemampuan pasti-mati, aku mungkin tidak dapat melihat dia dengan mata telanjangku. Juga, musuh yang siap untuk menembakku juga memiliki keuntungan untuk menjadi benar-benar transparan. Satu-satunya hal yangkubisa harapkan untuk melihatnya adalah jejak kaki yang akan tercapdi pasir. Namun, bahkan aku tidak dapat melihat dari jarak lebih dari 1 km jauhnya jika aku ingin melihatnya. Juga, jejak yang dapat didengar ketika musuh bergerak akan terhapus oleh suara angin dan tidak akan mencapai telingaku.&lt;br /&gt;
-Lalu, aku menutup mata dan menutup telingaku.&lt;br /&gt;
Aku menghilangkan ketakutanku dan menutup mataku pelan-pelan. Lalu, akumenghilangkan angin, udara dingin kering dan bergulir pasir di samping kakiku keluar dari kesadaranku.&lt;br /&gt;
Lalu, ada gerakan tiba-tiba dari jauh. Seseorang berjalan sangat cepat. Arahnya adalah dari sisi barat daya, jadi ini adalah «Yamikaze».&lt;br /&gt;
Akuberusaha untuk menahan kakiku untuk mengejar karakter itu. Yamikaze adalah mangsa Sinon, jadi dia pasti akan menghentikannya. Dengan demikian, akumenghapus jejak di belakangku dengan sengaja dan mengumpulkan semua perasaan indraku di depan, meningkatkan konsentrasiku untuk merasakan «perubahan» yang mungkin.&lt;br /&gt;
Ah ... itu benar. Aku ingat sekarang. Selama malam itu di mana kita di Laughin Coffin Crusade, aku tidak melihat mereka &#039;orang menyergapkudengan melihat atau dengan suara. Aku hanya mempunyai «firasat buruk». Aku kemudian secara naluriah berbalik dan menemukan ada beberapa bayangan bergerak melewati tikungan dungeon.&lt;br /&gt;
Siapa nama pria yang memimpin penyerangan pada kami lagi? Itu bukan pemimpin Laughin Coffin, «PoH». Yang aku ingatdia tidak berada di sana waktu itu. Kemungkinan besar, itu adalah anggota tertentu. Senjata pria itu adalah «Estoc» yang tipis seperti jarum, senjata yang memperkuat kemampuan menusuk tanpa pisau.Benda itubergetar ketika ujungnya yang tajam mengarah padaku, dan itu memberikanku kilatan cahaya kecil ...&lt;br /&gt;
Apakah aku membunuh orang itu waktu itu? Tidak, aku tidak berpikir begitu. Setelah akumenguras HP nya turun menjadi kurang dari setengah, pria ituswitch dengan pasangannya dan perlahan-lahan bergerak mundur.&lt;br /&gt;
Sebelum dia pergi, seingatku dia mengatakan sesuatu kepadaku. Itu bukan kata-kata yangmenarik atau sesuatu, tetapi gagap, suara yang menusuk telinga itu terdengar seperti suara &#039;shuu shuu&#039; di beberapa bagian kecil.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kirito. Setelah ini, aku pasti akan, membunuhmu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
-Cara bicaranya, kehadirannya, dan mata yang memungkinkan sinar merah di bawah tudungnya-&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, ada perasaan yang menyakitkan tajam yang tepat berada antara alisku.&lt;br /&gt;
Perasaan ini. Benda yang mengarah pada ku, perasaan tanpa ampun yang dingin seperti es dan panas-perasaan membunuh.&lt;br /&gt;
Aku segera membuka mataku.&lt;br /&gt;
Jauh di padang gurun, di bawah sebuah kaktus yang sedikit utara ke arah timur, tiba-tiba cahaya terang keluar.&lt;br /&gt;
Apakah itu ujung pedang Estoc atau suar dari senapan sniper yang ditembakkan?&lt;br /&gt;
Aku membalik tubuhku ke kanan. Tidak, setelah aku hendak miring ke kanan, kekuatan serangan yang memiliki intensitas mengejutkan itu berkumpul di dahiku. Aliran waktu mulai berubah. Perasaan yang sangat berat terasa bahkan bisa membekukan udara-&lt;br /&gt;
Peluru yang berputar dengan kecepatan tinggi, melewati pelipisku dan memotong sehelai rambutku dan melesat ke belakangku karena akumenghindar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh ... OOOOOOOOOOO!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku meninggalkan jejak sisa rambut hitam yang ada di udara dan menendang tanah berpasir keras dengan suara gemuruh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Sangat Cepat!&lt;br /&gt;
Meskipun ruang lingkup nya akhirnya berhasil menangkap profil «Yamikaze» , kecepatannya jauh melebihi harapan Sinon itu. Dengan nya Stat AGI yang ditingkatkan sampai ke max dan kecepatan berlarinyajuga ditingkatkan ke maksimum, kecepatan yang menakjubkan itu membuatnya benar-benar terlihat seperti sebuah angin puyuh hitam.&lt;br /&gt;
Peralatan yang dikenakan pada tubuh kecil Yamikaze adalah seragam biru tua yang memiliki jumlah perlindungan terendah. Dia tidak membawa senjata dukungan, dan hanya sebuah granat plasma pinggangnya. Orang ini bahkan tidak memakai helm dan menunjukkan wajahnya yang kurus. Lengannya panjang dan tipis memegang M900A, dan bersama-sama dengan bagian atas tubuhnya yang miring ke depan, ia tidak goyang sama sekali bahkan ketika berlari. Kecepatan itu membuat afterimage membuatnya lebih seperti  «Ninja» dari pada seorang tentara. Juga, ia tidak hanya cepat-ia tak pernah berhenti.&lt;br /&gt;
Bahkan pemain yang memiliki kecepatan ekstrim akan mencari tempat untuk berlindung setelah berlari beberapa saat, melihat sekeliling untuk mengamati sekitarnya mereka sebelum melanjutkan berlari. Untuk penembak jitu seperti Sinon, pada saat dia berhenti berlari adalah kesempatan terbaik untuk menembak.&lt;br /&gt;
Namun, meskipun Yamikaze juga berlindung di tempat seperti kaktus dan batu, ia bahkan tidak pernah berhenti. Dia berpikir bahwa ketika  dia berlari adalah pertahanan yang paling baik untuk karakter yang berfokus pada AGI.&lt;br /&gt;
... Apa yang harus aku lakukan? Haruskah aku memprediksi gerakannya dan menembak? Tapi Yamikaze tidak berjalan dalam garis lurus. Dia berjalan di atas pasir dan puncak, lintasan ini bahkan tidak bisa diprediksi. Atau mungkin aku harus menembak kakinya terlebih dahulu dan mengatasinya ketika ia kembali untuk berlindung? Untuk seorang veteran berpengalaman seperti dia, ini trik kuno dan mungkin tidak akan bekerja. Juga, dari peluru kedua, musuh bisa melihat «garis peluru». Haruskah aku menyerahkan hal ini untuk  senjata sniper-tembakan pertama tidak meninggalkan garis peluru?&lt;br /&gt;
Sinon ragu-ragu. Namun, ragu-ragu ini bukan dari rasa takut dan kebingungannya seperti saat berada di atas buggy. Pikirannya sudah agak mendingin dan lebih baik. Badan kayu dari Hecatenya membawa perasaan halus di wajahnya, dan, bersamaan dengan fakta bahwa laki-laki itu berdiri dengan percaya kepada Sinon yang ada di belakangnya, memberinya kekuatan.&lt;br /&gt;
Dia tidak harus bertaruh dan menembak Yamikaze yang berjalan berputar-putar ...&lt;br /&gt;
Setelah ragu-ragu untuk sementara waktu, gadis itu membuat kesimpulan dan sedikit meringankan jarinya.&lt;br /&gt;
Dia akan menekan pelatuknya setelah dia yakin bahwa dia akan menngenai targetnya, atau hal lainnyayang tidak bisa disebut sniping. Seperti Kirito masuk dalam jangkauan M900A, Yamikaze akan berhenti, dan sampai saat itu, dia harus menunggu saat itu untuk menembak.&lt;br /&gt;
Ninja biru ituberlari kurang dari 1 km dari Kirito. Meskipun begitu Kirito tidak bereaksi bahkan jika punggungnya menghadap ke arahnya, ia akan merasa bahwa Kirito tidak merasakan kehadirannya dan terus mendekati sampai jarak tembak 100m di mana pemain Agi-jenis akan paling mahir untuk menyerang.&lt;br /&gt;
-Aku juga akan menunggu sampai saat itu, jadi kamu harus sabar juga, Kirito. Percayalah.&lt;br /&gt;
Dalam Battle royale di mana mereka tidak bisa menggunakan peralatan komunikasi, Sinon hanya bisa berdoa di dalam hatinya. Namun, dia punya pikiran bahwa ia melewati perasaannya padanya. Penembak jitu itu kemudian mulai berhenti berpikir dan membawa dirinya menjadi satu dengan Hecate, membiarkan pandangannya menyatu dengan scopenya, dan merasakan pelatuknya. Pada saat ini, ia bahkan berhenti bernapas. Satu-satunya hal yang dirasakannya adalah target yang terus berlari dan reticle crosshair yang terus-menerus berusaha untuk melacak hatinya.&lt;br /&gt;
Dia bahkan tidak tahu berapa lama waktu.&lt;br /&gt;
Akhirnya, saat moment yang ia tunggu tiba.&lt;br /&gt;
Sebuah cahaya putih datang dari sudut kanan belakang matanya. Itu peluru, tapi tentu saja, itu tidak datang dari Hecate, tetapi 0,338 Lapua peluru Death Gun ditembak dari sisi timur padang pasir. Kirito menghindari serangan itu, dan garis peluru L115 itu pergi mendekat Yamikaze yang mendekat dari barat.&lt;br /&gt;
Yamikaze tidak berpikir bahwa Kirito memperingatkannya, tapi ia juga tidak mengharapkan sebuah peluru besar untuk melesat dan menuju target. Kemudian, ia menunduk dan merangkak untuk berhenti dan bersiap-siap untuk menuju batu di dekatnya, tepat di belakangnya.&lt;br /&gt;
Ini akan menjadi kesempatan pertama dan terakhirnya untuk menembaknya.&lt;br /&gt;
Jari yang setengah mengikuti keinginannya untuk itu mulai menekan pelatuk Hecatenya. Sinar hijau muda «garis prediksi peluru» muncul di matanya, dan lingkaran segera mengecil dan menjadi titik titik. Sinon mengarahkan pada pusat dada. Setelah menekan pelatuk, pendorongmendorong peluru keluar, dan bubuk mesiu dari .50 BMG di dalam hecatenya meledak, CHANK, dan sebuah peluru besar segera melesat dengan kecepatan supersonik-&lt;br /&gt;
Mata Yamikaze yang melihat titik cahaya yang berasal dari Hecatenay dan mata kanan Sinon yang melihat melalui scope. Matanya tampak menunjukkan kejutan, penyesalan dan kekaguman yang pasti. Lalu ...&lt;br /&gt;
Ninja yang paling mungkin untuk menjadi juara memiliki efek cahaya menyilaukan pada dadanya. Avatar nya terpental jauh beberapa meter dan kemudian berguling-guling di pasir beberapa kali sebelum berhenti menghadap ke atas. Pada saat ini, M900A beradadi tangan kanannya, dan granatnya berguling ke lantai. Tag [DEAD] muncul di atas perutnya dan berputar-putar diatasnya-Sinon dirinya telah berubah 180 derajat bersama-sama dengan Hecate.&lt;br /&gt;
-Kirito!&lt;br /&gt;
Dia dengan bisu memanggil nama itu.&lt;br /&gt;
Swordsmanberpakaian hitam itu berjalan di bulan kebiruan-putih yang mulai muncul di cakrawala.&lt;br /&gt;
Gerakan larinya benar-benar berbeda dengan Yamikaze. Itu kembali tegak ketikamengarahkan dagunya ke bawah saat ia berlari maju seperti sedang menari. Tangan kanan Kirito bergerak untuk menarik lightsaber di pinggangnya. Pedangbiru dan ungu yang  diperpanjang menambahkan beberapa warna dengan kegelapan.&lt;br /&gt;
Dari arah yang sedang Kirito tuju mengeluarkan percikanoranye. Itu adalah tembakan.&lt;br /&gt;
Lightsaber mengatur sudutnya dan menghalau ke samping peluru yang melesat ke aranya, lagi dan lagi. Kirito dapat melihat garis peluru setelah ia menghindari peluru pertama. Tidak peduli berapa kali tembakan sniper ditembakkan dengan cepat , tidak bisa menembusnya karena refleks yang luar biasa dari prajurit lightsaber itu.&lt;br /&gt;
Sinon menghilangkan mode nightvision di scopenya dan meningkatkan perbesaran lensanya ke tingkat maksimum untuk mencari dan menemukan posisi peluru.&lt;br /&gt;
-Dapat. Di bawah kaktus yang tinggi. Senapan unik itu keluar dari bawah pakaian mantel dan membersihkan moncong senjatanya. Orang itu adalah pengguna «Silent Assassin» L115A3 dan pembunuh yang sebenarnya «Death Gun».&lt;br /&gt;
Sinon mencoba yangnya terbaik untuk memperbesar mata kanannya untuk melawan ketakutannyaketika melihat avatar itu.&lt;br /&gt;
... Kau bukan jiwa orang mati. Tidak peduli berapa banyak orang yang kau bunuh dalam «Sword Art Online», bagaimana orang gila sepertimu yang datang dengan tampilan yang menakutkan ketika kamu kembali ke dunia nyata, Kamu adalah manusia yang bisa bernapas melalui hidungmu dan memiliki jantung yang berdetak. Aku akan bertarung denganmu. Aku percaya bahwa aku dan Hecate dan kekuasaanku sudah cukup untuk mengalahkanmu dan L115 mu.&lt;br /&gt;
Sinon meraih pegangan snipernya dan mengarahkan senjata tercintanya itu, yang telah ia reload, pada pria bermanterl yang sedang berbaring di tanah itu.&lt;br /&gt;
Meskipun dia bisa melihat matanya berkedip-kedip merah melalui teropong, itu pasti bukanlah sinar dari hantu yang telah mati, tetapi lensa -berjenis kacamata. Wajah avatar itu tersembunyi di balik kacamata itu.&lt;br /&gt;
Jari Sinon menyentuh pelatuk dan ia memberikan sedikit kekuatan pada jarinya.&lt;br /&gt;
Kepala Death Gun segera mengelak. Dia bisa melihat garis peluru. Setelah iamenyerang Yamikaze, Sinon sudah mengetahui posisinya. Namun, hal ini hanya membuat kedua belah pihak memiliki keadaan yang sama. Sekarang-&lt;br /&gt;
Waktunya untuk memutuskan!!&lt;br /&gt;
Death Gun, yang telah ia bidik di scopenya, memindahkan L115 dan mengarahkan pistolnya ke Sinon. Yang berada di atas rahang hitamnya adalah mata merah berdarah yang dengan dingin menatap dahi Sinon. Sinon segera menarik pelatuknya tanpa menunggu lingkaran reticle menyusut.&lt;br /&gt;
Senjata kesayangannya itu mengeluarkan ledakan besar, senapan sniper Death Gun mengeluarkan api kecil. Sinon menjauhkan wajahnya dari scope untuk menonton peluru yang ia tembakkan melesat dan peluru musuh yang melesat dengan mata telanjang. Lintasan dari kedua peluru kelihatannya sama.&lt;br /&gt;
Untuk sesaat, Sinon punya perasaan bahwa peluru akan berbenturan satu sama lain. Namun, seperti keajaiban tidak pernah ia alami. Dua peluru itu tampaknyamenyerempet satu sama lain dengan celah kecil di antara keduanya.&lt;br /&gt;
KUWANG! Sebuah bunyi benturan tajam berdering di samping kedua matanya. Kemudian, Scope besar yang dipasang pada Hecate menghilang tanpa jejak. Dia akan segera mati jika mata kanannya itu masih melihat melalui scopenya. PeluruDeath Gun 0,338 Lapua menyerempet bahu kanan Sinon dan menghilang.&lt;br /&gt;
Dan peluru Hecate .50BMGtidak mengenai targetnya dan langsung menghancurkan senapan L115.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjata di GGO memiliki durability yangdi setiap bagiannya. Biasanya, hanya senjata itu sendiri yang akan rusak, dan ini dapat dipulihkan melalui Pemeliharaan. Tidak peduli yang bagian mana yang terkena, akan mengakibatkan banyak kerusakan, meskipun demikian, sulit untuk menurunkan durability menjadi nol. Juga, itu hanya bisa diperbaiki jika poin durabilitynya masih tersisa-tapi itu masalah yang berbeda jika bagian yang lemah dari senjata terkena kaliber yang besar. Seperti sekarang.&lt;br /&gt;
Sebuah bola api kecil terbentuk pada dada Death Gun. Pusat dari L115 menyebar menjadi pecahan dan segera menghilang. Juga, bagian seperti scope, gagang dan larasnya jatuh ke pasir. Bagian ini dapat digunakan, tetapi bagian intinya tidak dapat digunakan lagi. Dengan kata lain, yang «Silent Assassin» sudah mati saat ini.&lt;br /&gt;
Maaf ....&lt;br /&gt;
Sinon mengatakan permintaan maaf ini diam-diam dalam benaknya, tetapi permintaan maaf itu tentu saja bukan untukDeath Gun, tetapi untuksenjata langka yang mempunyai kemampuan hebat itu. Dia kembali menarik gagang snipernya. Meskipun suara logam itu berasaldari peluru yang sedang dimasukkan kedalam magazine, scopenya hancur, dan ia tidak bisa menggunakannya untuk menembak dari jauh.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan menyerahkan sisanya padamu, Kirito.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Dia bergumam pada prajurit lightsaber yang sedang berlari itu.&lt;br /&gt;
Kirito dan Death Gunterpisah sekitar 200m. Bahkan jika ia mengaktifkan Optical Camouflage, ia tidak bisa melarikan diri dari situasi seperti ini karena akan ada jejak kaki yang dengan jelas tertinggal di pasir.&lt;br /&gt;
Orang mantel perlahan bangkit dari bawah kaktus, mungkin ia menyerah. Laras besar yang tersisa dari L115 itu ia buang dari tangan kanannya, dan ia perlahan-lahan bergerak ke depan seperti sedang meluncur. Apakah dia akan menggunakan batangan besi untuk melawan? lightsaber Kirito yang bahkan bisa mengiris peluru Hecate dalam satu pukulan.&lt;br /&gt;
Keduanya dengan cepat berdekatan satu sama lain.Meskipun tanpa scope, Sinon yang memiliki long sight skill dengan jelas bisa melihat Kirito berlari ke depan sambil mengangkat sejumlah besar pasir dan Death Gun yang perlahan-lahan menyeret kakinya ke depan.&lt;br /&gt;
Kirito terus berjalan sambil dengan cepat mengangkat lightsaber di tangan kanannya di atas bahunya. Dia kemudian mengulurkan tangan kirinya ke depan pada waktu yang sama. Postur itu telah ia gunakan berkali-kali saat di pendahuluan.&lt;br /&gt;
Sebaliknya, Death Gun memindahkan laras senapan yang memberikan cahaya hitam ke tangan kiri dan meraih ujung depan pistol dengan tangan kanannya. Keduanya berjarak 5 detik dari satu sama lain. Ada kamera bersinar muncul di belakang mereka berdua. Saat ini, penonton menonton siaran televisi langsung dari bar dalam GGO atau dari multi-saluran MMO di luar, dan tentu saja, mereka tidak akan tahu tentang kejahatan Death Gun dan tujuan Kirito. Tapi mereka masih akan menonton layar untuk melihat pertempuran yang hebat ini. Sinon lupa semua tentang ini dan hanya melebar matanya untuk menontondeathmatch ini.&lt;br /&gt;
Death Gun kemudian mengangkat laras senapan horizontal dengan kedua tangannya.&lt;br /&gt;
Lalu tangannya mengeluarkan cahaya &lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh ...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon menajamkan penglihatannya.&lt;br /&gt;
Kedua tangan Death Gun bergerak menjauh. Laras senapan di tangan kirinya ia buang dan melompat ke belakang.&lt;br /&gt;
Dan di tangan kanan-ada batang logam tipis yang diambil dari bawah pistol. Itu batang pembersih. Apakah itu senjata terakhirnya? Batang pembersih seharusnya hanya menjadi alat untuk merawatsenjata. Ini tidak akan memiliki kekuatan serangan, dan bahkan jika ia menggunakannya untuk menyakiti seseorang, yang paling akan lakukan akan mengurangi sedikit HP musuh ...&lt;br /&gt;
-Bukan.&lt;br /&gt;
Itu bukan batang yang digunakan untuk membersihkan pistol. Ujungnya harusnya setajam jarum. Apakah itu pedang? Tetapi bahkan tebalnya hanya 1mm. Mungkinkah itu benar-benar bisa menyakiti seseorang? Omong-omong, seharusnya tidak ada pedang logam di GGO selain pisau tempur.&lt;br /&gt;
Dengan terperangah, Sinon melihat punggung Kirito yang tampak membeku.&lt;br /&gt;
Namun, prajurit lightsaber itu tidak berhenti. Pedang energi yang bersinar di tangan kanannya  ia dorong ke depan. Efek suara logam seperti mesin jet mencapai telinga Sinon sementara dia masih berada di bukit. Ujung tajam yang memiliki kemampuan yakin-membunuh tersedot oleh mantel. Kirito ingin menggunakan pedang untuk menusuk ke seluruh tubuhnya-tapi gagal karena tubuh bagian atas Death Gun membengkok ke belakang. Ia menghindar dengan sempurna tampak seperti dia tahu langkah Kirito dan timingnya.&lt;br /&gt;
Kekuatan tusukan satu tangan Kirito itu hanya meninggalkan bau terbakar di udara dan pergi dengan Death Gun.&lt;br /&gt;
Mungkin karena langkah itu menghindar, prajurit lightsaber membeku dan menunjukkan pembukaan singkat. Meskipun ia segera bergerak dan bersiap-siap untuk melompat ke depan dan ke kanan, Death Gun, yang masih membungkuk ke belakang, memindahkan tangan kanannya seperti orang yang independen. Bahwa jarum dengan panjang sekitar 80cm-&lt;br /&gt;
Ditusuk langsung ke bahu kiri prajurit lightsabe dengan kejam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kirito!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ketika Sinon berteriak, efek khusus merah berdarah tersebar di kegelapan seperti darah yang nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yuuki Asuna menempatkan handphone nya di sensor. Setelah efek suara transaksi terdengar sedetik kemudian, ia kemudian berkata, &#039;terima kasih!&#039; Dan berlari keluar dari taksi.&lt;br /&gt;
Di depan bundaran, ada pintu besar yang sebagian menyala meskipun itu hampir 10 pm. Meskipun pintu otomatis telah dinon aktifkan, Asuna berlari ke palang yang menunjukkan bahwa itu adalah pintu masuk pada malam hari, tanpa berpikir.&lt;br /&gt;
Dia mendorong pintu dan pergi melewati udara dingin yang berbau disinfektan menuju ke meja pengunjung. Sepertinya Kikuoka Seijirou telah menghubungi rumah sakit sebelumnya, Asuna segera berkata apa dia sudah siap untuk dia katakan dari tadi kepada perawat yang melihatnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku Yuuki yang barusan menelepon untuk mengunjungi kamar 7025!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, ia menarik kartu mahasiswa keluar dari sakunya dan menyerahkannya ke konter. Sebagai perawat mengambil kartu identifikasi untuk membandingkannya dengan wajah Asuna , Asuna sendiri menggunakan waktu itu untuk menghafal denah yang ada di dinding seberangnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Halo, Yuuki Asuna-san. Ini adalah kartu kunjungan kamu. Harap ingat untuk mengembalikankartu ini ketika kamupergi. Kamar pasien adalah dari lift di sebelah kanan ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti. Terima kasih! &amp;quot;&lt;br /&gt;
Dia buru-buru membungkuk setelah dia mendapat kartu pass dan meninggalkan perawat yang terkejut belakangnya. Dia berlari ke lift. Dalam catatan rumah sakit, Kirito-Kirigaya Kazuto tidak di sini untuk berobat atau dirawat di rumah sakit ini, tetapi untuk diperiksa, sehingga kecemasan Asuna sedikit tidak wajar. Namun, tidak ada waktu untuk melihat orang lain sekarang.&lt;br /&gt;
Tampaknya ada beberapa gerbang yang tampak seperti pintu masukdi depan lift. Asuna menempatkan kartu pass nya di layar, membiarkannya memindai dan melewatinya sebelum pintu besi dibuka sepenuhnya. Dia menekan tombol up, berlari ke pintu lift yang terbuka dan akhirnya menghela napas lega.&lt;br /&gt;
-Kazuto pasti merasa seperti ini ketika ia harus lari kepadaku setelah melepaskan aku dari sangkar burung di ALO, kan? Dia pasti baik-baik saja. Dia tidak mungkin ... Meskipun ia percaya itu, ia tidak bisa menahan perasaan cemas.&lt;br /&gt;
Setiap kali lift melewati tingkat, akan ada suara elektronik yang sama. Itu hanya tingkat 7, namun kecepatan di mana ia naik terasa benar-benar lambat.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan khawatir, mama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, suara kecil keluar dari handphone yang ia genggam dengan kedua tangannya.&lt;br /&gt;
Itu «putri» dari Kazuto dan Asuna, adalahAI Yui. Prosesor utamanya kini dalam terminal-tipe platform di kamar Kazuto. Jika ada keperluan, dia akan masuk ke permainan sebagai panduan pixie di ALO, dan mereka bisa berbicara melalui telepon dalam kehidupan nyata. Meskipun baterai yang terbatas membuatnya tidak dapat terus berbicara lama, mereka telah berbicara terus sejak Asuna meninggalkan Café Dicey.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Papa tidak akan kalah dari lawan kuat apapun. Karena dia papa. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ya. Itu benar. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Asuna menempatkan mikrofon dekat bibirnya dan lembut menanggapi. Jari-jari kakunya akhirnya bisa bergerak saat ini, tapi ketegangan masih di dalam hatinya.&lt;br /&gt;
Kirito diminta oleh Kikuoka kepala ke GGO untuk menyelidiki bahwa pemain misterius “Death Gun». Pada akhirnya, yang mengendalikan avatar ini adalah mantan anggota SAO merah serikat «Laughin Coffin ». Juga-dua yang Death Guntembak dalam permainan telah meninggal karena gagal jantung di dunia nyata.&lt;br /&gt;
Tanpa diragukan lagi, sesuatu yang aneh pasti telah terjadi. Meskipun Kikuoka yakin Kirito tidak akan memiliki bahaya saat dive, dia bisa melihat bahwa kedua kematian yang aneh itu bukan hanya kebetulan.&lt;br /&gt;
PAANN&lt;br /&gt;
Dengan suara itu, lift pergi melalui tingkat 6 dan mulai melambat sebelum berhenti pada tingkat 7 dengan suara elektronik. Pada saat yang sama lift dibuka, Yui segera memberi arah&#039;didepan belok kanan 15m, berbelok ke kiri dan berjalan sekitar 8m&#039;. Asuna segera mengikuti apa yang dia katakan dan berlari sepanjang jalan menyusuri koridor yang kosong.&lt;br /&gt;
Ada set pintu elektronik di kedua sisi koridor, dan Asuna memeriksa doorplates logam dengan matanya saat ia berlari. 7023 ... 24 .. 25! Dia menempatkan kartu akses nya di pintu, dan pintu segera terbuka setelah lampu di atasnya berubah dari merah ke biru.&lt;br /&gt;
Ini adalah bangsal kamar tunggal yang memiliki warna dasar abu-abu dan putih. Dekat di tengah ruangan adalah tempat dimana Asuna pernah tidur sebelumnya. Tirai di semua sisi ruangan terbuka, dan ada monitor yang terlihat canggih. Kabel yang melekat pada monitor terpisah dan menempel pada dada yang terbuka dari anak yang sedang berbaring di tempat tidur. Kepala anak itu juga memakai alat perak bundar yang agak familiardengan Asuna-the AmuSphere.&lt;br /&gt;
-Kirito-kun!&lt;br /&gt;
Asuna dengan tegas tersentak saat dia mengeluarkan udara hangat dan siap untuk berteriak-&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kirigaya-kun!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sebuah suara terdengar sebelum Asuna melakukannya, menyebabkan dia hampir jatuh ke depan karena terkejut. Dia berbalik lehernya ke kanan dan melihat bahwa monitor menghalangi kursi di samping tempat tidur, dan ada juga orang yang duduk di atasnya.&lt;br /&gt;
Orang itu mengenakan seragam putih, memakai topi perawat dan rambutnya diikat kepang. Wajahnya juga tampak agak trendi dengan kacamata. Dia adalah seorang perawat. Berpikir tentang hal itu, Kikuoka bilang bahwa seseorang berada di samping Kazuto.&lt;br /&gt;
Namun, orang itu sebenarnya cantik namun usianya tidak ia ketahui, dan ia bahkan membungkuk ke depan dan berada di depan Kazuto yang setengah telanjang. Asuna merasa agak tidak senang melihat hal tersebut, tetapi pikirannya hanya melintas. Perawat yang memperhatikan Asuna berjalan ke ruangan mengangkat kepalanya dan tampak agak gugup.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, kau Yuuki-san? Aku mendengar bahwa kamu akan datang. Silakan datang ke sini. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Perawat itu berkata dengan suara agak serak dan kemudian menggunakan tangan kirinya memegang samping tempat tidur. Asuna berlari tanpa menjawabnya, mengangguk kembali dan menatap wajah Kazuto lagi.&lt;br /&gt;
Tentu saja, mata Kazuto itu ditutup. Namun, dia tidak tidur dan dia sadar. AmuSphere terisolasi 5 indra dari realitas dan membawanya ke suatu negeri unik yang jauh. AmuSphere akan menerima semua gerakan otot dari otak, wajah dan tubuhnya tidak akan bergerak. Logikanya, yang harusnyaberjalan, tapi melihat wajah Kazuto, Asuna segera merasa bahwa hatinya agak tidak stabil.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana Ki ... Kazuto-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Asuna mengangkat kepalanya dan bertanya pada perawat itu. Mendengar hal ini, perawat dengan nametag «Aki» mengerutkan kening dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan khawatir, dia tidak dalam bahaya fisik. Namun denyut jantung hanya melompat ke 130 denyut per menit sekarang ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Denyut jantung ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Asuna bergumam dan menatap layar di sampingnya. Layar kristal cair menunjukkan pola gelombang dan kata-kata [132 bpm]. Pola gelombang di depannya bergerak tak menentu.&lt;br /&gt;
Ini tidak jarang untuk tingkat detak jantung meningkat saat bermain VRMMO . Sementara dive ke dalam lingkungan dan pertempuran melawan monster, banyak orang akan gugup sehingga detek jantung mereka akan mempercepat. Atau lebih tepatnya, ini dapat mengetahui bagaimana mereka menikmati gamenya.&lt;br /&gt;
Namun-Kazuto adalah Kirito. Di kota mengambang Aincrad, dia adalah seorang pemain solo di tim clearing dan akan menjadi orang yang paling sering dekat dengan kematian. Bagaimana dia bisa begitu gugup dalam pertandingan biasa?&lt;br /&gt;
Bahkan, ia tidak pernah melihat Kirito terlihat begitu panik selama tahun lalu ketika mereka sedang bermain ALO bersama-sama.&lt;br /&gt;
-Apa yang terjadi di dunia itu?&lt;br /&gt;
Asuna menggunakan jarinya untuk menyapu pergi keringat yang muncul di dahi Kazuto dan menggigit bibirnya erat.&lt;br /&gt;
Pada saat ini, suara Yui berasal dari handphone di tangan kirinya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mama, silahkan menonton PC panel di dinding! Aku akan menghubungkannya ke saluran jaringan «MMO Streaming» siaran langsung! &amp;quot;&lt;br /&gt;
Mendengar hal ini, Asuna mendongak dan menemukanada monitor 40 inci yang ada di dinding dekat tepi tempat tidur. Yui dapat menggunakan fungsi nirkabel handphone untuk terhubung ke komputer yang sebagai layar offed-awalnya menyala sendiri dan browser masuk ke modus layar penuh.&lt;br /&gt;
Gambar yang muncul adalah persis sama dengan yang ialihat dari kamar di ALO.&lt;br /&gt;
Pada pojok kiri atas, kata-kata yang besar Gun Gale online yang tertulis di sana. Di samping, ada kata-kata yang panjang dan kecil &#039;Bullet 3 dari Bullet pertempuran royale final sedang ditayangkan!&#039;&lt;br /&gt;
Di sisi kanan layar adalah namelist dari para pemain. Salah satunya mengambil ruang terbesar dari layar adalah saluran split yang memiliki gambar perpecahan beberapa kamera. Tapi sekarang, hanya dua jendela besar yang berjajar bersama-sama.&lt;br /&gt;
Latar belakang kedua adalah gurun di bawah bulan kebiruan-putih. Tampaknya bahwa dua pemain terlibat dalam pertarungan jarakdekat dan kamera sedang menyuting mereka dari belakang. Jendela di sebelah kiri digambarkan sebuah avatar mungil dengan seragam penuh hitam dan rambut mengalir. Dia memegang lightsaber ungu-biru yang bersinar, dan tangan kirinya hanya menggantung ke bawah. Juga, mereka bisa melihat hamburan darah segar merah dari bahu kirinya. Footer samping avatar memiliki kata-kata yang menunjukkan namanya, [Kirito].&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu Kirito-kun ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Avatarnya memberikan kesan yang berbeda dengan «Black Swordsman» selama di SAO atau Spriggan di ALO kerampingannya membuat ia tampak tidak berbeda dari seorang gadis. Namun, cara dia mengangkat pedang dan disesuaikan dengan pusat gravitasi menunjukkan bahwa ia Kirito.&lt;br /&gt;
Menonton visual yang sama dari sisi lain tempat tidur, perawat Aki berkata dengan suara bermasalah,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu avatar Kirigaya-kun di sana? Jadi Kirigaya-kun yang sedang tidak sadar mengendalikan itu sekarang, kan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Dia sedang bertarung sekarang ... sehingga denyut jantungnya meningkat. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Meskipun Asuna menjawab ini, ada sesuatu yang tampaknya tidak bisa ia jelaskan dengan jelas kepada perawat Aki. Bahu kiri Kirito itu mengalami luka-dan parah lawannya kemungkinan besar orang lain yang selamat dari SAO dan yang membunuh dua pemain di GGO.&lt;br /&gt;
Asuna dengan ragu-ragu berpaling untuk melihat jendela kanan.&lt;br /&gt;
Berdiri di sana dengan punggungnya menghadap layar adalah pemain yang mengenakan mantel, yang adalah apa yang dia harapkan. Punggungnya tampak tak bernyawa dan penuh lubang, namun Asuna tahu bahwa mereka yang benar-benar terbiasa dengan dunia maya akan memiliki postur ini. Dia menahan napas dan menyaksikan benda tajam kecil di tangan kanan orang bermantel itu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Pada pandangan pertamanya, dia secara langsung berteriak.&lt;br /&gt;
Orang mantel tidak memegang senapan sniper besar yang ia digunakan di jembatan logam atau pistol hitam, tapi logam tipis dan panjang yang biasa batang-&lt;br /&gt;
Tidak itu bukan hanya batang logam biasa. Ini mulai menipis dari dasar pada, dan sudah setebal jarum di akhir. Itu pedang. Pada pandangan pertama, itu tampak agak mirip dengan Rapier yang Asuna gunakan untuk bertarung, namun pada kenyataannya, itu adalah senjata yang tidak memiliki pisau, yang hanya bisa digunakan untuk menusuk.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Estoc ...? Ah ... ahhh ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Asuna sendiri bahkan tidak menyadari bahwa dia membuat suara. Kenangan masa lalunyamembuatnya sakit seperti bagaimana pedang yang pernah menikamnyadulu. Benar-benar ada kader di antara «Laughin Coffin» yang terampil dalam menggunakan senjata ini. Nama-nya namanya itu-&lt;br /&gt;
Tentu saja, pria bermantel itu tidak menggunakan nama yang digunakan dalam SAO seperti Kirito. Namun, Asuna melihat ke kaki avatar itu.&lt;br /&gt;
Nama pemain ditampilkan, juga dalam abjad.&lt;br /&gt;
[Sterben].&lt;br /&gt;
Asuna tidak bisa membacanya dengan  segera dan hanya bisa mengatakan itu dalam cara yang terganggu,&lt;br /&gt;
&amp;quot;St ... ster ... ben? Apakah itu misspell Steven ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... bukan itu, mama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Yui menjawab hal ini, perawat Aki menambahkan &#039;bukan seperti itu&#039;. Asuna menatapnya, dan perawat mengerutkan dahi alis menyihir sebelum berkata dalam sebuah ekspresi yang sangat tegang,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah istilah medis Jerman. Ini dibaca sebagai ... «Sterben». &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ster ... ben.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Asuna belum pernah mendengar kata ini sebelumnya. Perawat Aki menatap ekspresi nya bermasalah, ragu-ragu untuk sedikit dan kemudian berkata dengan suara agak serak,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Artinya ...« kematian ». Ini adalah istilah umum di rumah sakit ... ketika pasien meninggal ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Rambut di lengan Asuna dan kembali segera berdiri. Dia kemudian akhirnya berbalik matanya menjauh dari layar ke wajah anak laki-laki tergeletak di sampingnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kirito ... kun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Pada saat ini, suara Asuna itu gemetar sehingga dia bahkan tidak bisa mengenalinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
GGO adalah operasi permainan yang diciptakan dari paket dukungan VRMMO yang sepenuhnya gratis «Seed».&lt;br /&gt;
Seed adalah sistem yang sangat serbaguna, tetapi bahkan operator tidak bisa mengubah pengolahannya. Dengan kata lain, itu seperti keberadaan kotak hitam. Permainan beroperasi setelah 3 bulan sejak awal pasti akan mampu «convert» karakter dari semua game dengan Pada pengaturan, «Pain Absorber» dan yang bisa mencegah pemain merasakan nyeri virtual atau menggunakan untuk menghapus rasa sakit yang hanya bisa disesuaikan, dan tidak bisa dimatikan sepenuhnya.&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, tidak peduli berapa kali seseorang tertembak di GGO-bahkan jika tangan atau kaki mendapat pukulan, pemain bahkan tidak akan merasakan sakit yang luar biasa atau mati rasa.&lt;br /&gt;
Dengan demikian, rasa sakit yang ada di bahu kiriku dan es-pick seperti sakit itu hanya imajinasi. Tidak, mekanisme mati rasa nyeri sudah dihapus imajinasi ini, jadi ini bukan sakit yang nyata. Hanya saja ingatan aku, kebangkitan dari memori di dunia lain, di mana aku ditusuk oleh senjata yang sama di bagian yang sama.&lt;br /&gt;
Tentang 5m dariku, mantel pria-”Death Gun» itu menunjukkan ujung tajam dari Estoc yang memberi cahaya hitam dan bergoyang seperti ritme. Orang itu bisa memulai menusuk tanpa gerakan persiapan dalam situasi seperti ini. Ini akan sulit untuk mengelak kalau aku melihatnya sebagai pedang biasa.&lt;br /&gt;
Itu benar. Aku pernah punya pikiran yang sama ketika aku masih di gua «Laughin Coffin ». Saat itu, aku merasa bahwa senjata yang orang ini gunakan adalah agak jarang, tapi dalam pertempuran yang intens, aku benar-benar tidak pernah punya kesempatan untuk berbicara dengannya .&lt;br /&gt;
Sekitar satu setengah tahun kemudian, aku akhirnya bisa mengatakan kepadanya apa yang aku tidak bisa katakan waktu itu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Itu benar-benar senjata langka. Atau harus aku katakan ... Aku tidak tahu bahwa GGO mempunyai pedang logam. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Kemudian, Death Gun tertawa serak dari tudung yang menutupi kepalanya, dan kemudian berkata dengan cara yang terganggu,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Untuk berpikir, bahwa kamu menjadi begitu malas,«Black Swordsman». Level tinggi, «pisau penciptaan» keterampilan dan «penciptaan senjata» keterampilan akan cukup. Panjang dan berat, sebagian besar seperti itu, itu batasnya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Sial, aku tidak bias membuat pedang yang kusuka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah aku selesai menjawab, musuh tertawa lagi,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti waktu itu, Kamu masih ingin pedang dengan STR tinggi, kan? Mainan itu, di tangan kamu, tidak berguna lagi. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Lightsaber «Bayangan Cahaya» di tangan kananku mengeluarkan erangan rendah, dan tidak mungkin suka disebut mainan. Saat itu ia katakan, kemudian mengeluarkan ledakan sedikit percikan. Aku mengangkat bahu dan berkata untuk pedang,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini bukan hanya mainan. Aku sudah berpikir untuk menggunakan jenis senjata seperti inisesekali. Juga ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku mengayunkan lightsaber, membiarkannya memberikan suara bergetar dan kemudian menempatkan pedang itu di bawah ke tengah.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebuah pedang, sebuah pedang. Sudah cukup untukku bisa mengubah HPmu menjadi nol. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ku, ku, ku, betapa hebatnya, ya? Namun, jika kamu bisa melakukannya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Mata merah yang jauh di dalam tenda yang berkelap-kelip tidak teratur. Tengkorak berwajah topeng logam tampak tertawa dingin.&lt;br /&gt;
&amp;quot;«Black Swordsman», Kamu sudah, bernapas, terlalu banyak, dari udara, berkarat, dari, dunia nyata, yang bergerak sekarang,, melambat«Vorpal Strike», hanya sekarang, Kau akan kecewa, jika kamu yang lama, melihat itu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Mungkin, tapi Kamu harus sama juga, kan? Atau lebih tepatnya, apakah Kamu masih berpikir bahwa Kamu masih menjadi anggota «Laughin Coffin»? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh? Jadi kau, ingat, begitu banyak hal? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Death Gun mengeluarkan suara napas seperti logam yagn digosok satu sama lain dan memindahkan tangannya seolah-olah ia sedang bertepuk tangan. Perban busuk yang menutupi tangan kanannya samar-samar menunjukkan tato «Laughin Coffin» di bagian dalam pergelangan tangan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kemudian kamu, harus, harus tau, tentang perbedaan, antara, aku, dan kamu. Aku, pemain yang sebenarnya, red player, tapi kau tidak. Kau membunuh, hanya karena, Kamu, didorong, rasa takut, untuk bertahan hidup. Pengecut , Kamu, tanpa berpikir, tentang, artinya, menjadi, pembunuh, hanya ingin, untuk melupakan, tentang segala hal. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku segera mengolah kata-kata yang dia katakan.&lt;br /&gt;
-Kenapa? Mengapa dia bisa dengan akurat mengucapkan kondisi mentalku? Aku tidak pernah berinteraksi dengan orang ini sejak perang salib Laughin Coffin sampai kapan kita bertemu lagi di ruang tunggu presidensial.&lt;br /&gt;
-Jangan katakan padaku ... orang ini benar-benar memiliki beberapa kekuatan supranatural? Aku berpikir bahwa aku melihat melalui metode nya membunuh. Apakah aku berpikir terlalu tinggi dari diriku ...?&lt;br /&gt;
Akumemotivasi diriku dan memuliuhkan pandanganku yang mulai mendistorsi. Aku masih bisa mempertahankan ujung lightsaber dan mencegahnya dari gemetar, yang dengan sendirinya dapat dikatakan keajaiban. Jika ia melihat aku mengawalinya, tiba-tiba menusuk Death Gun yang tidak memiliki gerakan persiapan pasti akan menusuk melalui dadaku.&lt;br /&gt;
Aku menarik napas sedikit dengan gigi terkatupku dan kemudian menjawab lirih,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Mungkin. Tapi kau bukan seorang pemain merah lagi. Aku tahu bagaimana kau membunuh «Zekushiido», «Usujio Tarako», «Rider Pale» dan pemain lain yang bisa mati di tanganmu. Itu bukan kekuatan pistol hitam, dan baik itu kemampuan Kamu sendiri. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh? Kemudian, katakan itu, katakana itu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Sekarang adalah saat yang penting untuk menentukan pemenangnya.&lt;br /&gt;
Aku mengerahkan semua kekuatanku ke mataku dan menatap erat pada-musuh dan kemudian berkata apa yang aku percaya adalah kebenaran.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kamu menggunakanMetamaterial Optical Camouflage untuk membaca alamat dari semua pemain BoB dari monitor di gedung kepresidenan. Kamu kemudian mendapat kaki tanganmu untuk memasuki kamar mereka dan membuat mereka untuk menyuntikkan obat racun saat kamu menembak, membuat mereka terlihat seperti mereka meninggal karena gagal jantung. Itulah identitas sejati Death Gun. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Kali ini, Death Gun akhirnya terdiam.&lt;br /&gt;
Mata merah dalam kegelapan yang diletakkan di tengah-tengah kap mesin tiba-tiba menyempit. Aku tidak bisa benar-benar memutuskan apakah dugaanku itu benar dari responnya. Aku mengambil nafsu pembunuhan yang besar yang dia berikan dan kemudian melanjutkan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau mungkin tidak tahu bahwa, tetapi Departemen Dalam Negeri memiliki nama pemain &#039;di SAO. Setelah mereka tahu ex-karakter nama Kamu, mereka dapat melacak nama asli kamu, alamat kamu dan modus operandimu. Berhenti membuat kesalahan lagi. Log out dan bergegas ke kantor polisi terdekat untuk menyerah. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Meski begitu-dia diam saja.&lt;br /&gt;
Di bawah angin malam kering, permukaan pria mantel tampak seperti beberapa organisme kecil yang berkumpul karena mereka terus bergerak. Pakan kamera secara langsung yang berkedip-kedip dengan tanda REC tampaknya tidak sabar karena semakin tinggi. Death Gun dan aku telah saling berhadapan selama sekitar 3 menit. Sebagai penonton tidak bisa mendengar percakapan kami, harapan mereka dan ketegangan harusnya pada puncaknya. Tapi sekarang, kami hanya bentrok dengan lidah kita. Setelah Death Gunmengkonfirmasi dugaan aku, ada tidak akan ada artinya untuk melanjutkan pertempuran.&lt;br /&gt;
Namun-&lt;br /&gt;
Beberapa detik kemudian, &#039;kukuku&#039;, apa yang datang dari bawah tudung itu adalah tawa dingin yang tidak berbeda dari sebelumnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akumengerti ... imajinasimu, benar-benar menarik. Namun, itu terlalu buruk, «Black Swordsman». Kamu tidak bisa, menghentikan aku. Karena, Kamu pasti, tidak bisa, mengingat, namaku! &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ap ... apa, mengapa kau begitu percaya diri sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ku, ku, Kamu mungkin, bahkan lupa, tentang alasan kamu lupa. Dengar ... setelah pertempuran itu, hanya ketika kita hendak dikirim ke penjara, aku akan memberitahumu namaku, tapi Kamu mengatakan &#039;Aku tidak ingin tahu namamu. Tidak perlu karena aku tidak ingin bertemu denganmu lagi &#039;. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku segera mengingatnya dan hanya bisa memperlebar mataku. Dan Death Gun hanya bergumam seolah-olah ia mengejek aku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tidak tahu, namaku. Jadi, Kamu tidak ingat. Kamu, tidak bisa berbuat apa-apa. Kamu hanya dapat menunggu di sini, sampai kamukukalahkan, terbaring di sana dengan canggung-dan kemudian, menontonku, membunuh gadis itu ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Sebuah obyek tertentu meluncur melewati udara dan membiarkan keluar merobek suara, dan kemudian, kilatan perak dipotong masa kegelapan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu tidak bisa, melakukan apa-apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Tangan kanan Death Gun menusuk aku seperti dalang.&lt;br /&gt;
Aku sadar menggunakan lightsaber aku untuk memblokir menusuk yang ditujukan ke jantungku.&lt;br /&gt;
Pisau energi mengeluarkan suara berdengung sebelum memasuki garis Estoc tersebut. Pisau putih kebiruan plasma memangkas langsung ke sisi logam.&lt;br /&gt;
Logikanya, setiap pedang logam akan diiris. Cahaya Bayangan bahkan bisa mengiris peluru sniper Sinon di setengah, jadi bagaimana bisa ini batang logam tipis blok itu? Aku segera mengangkat pedang ke atas dan bersiap-siap untuk mengiris itu di bahu kiri Death Gun-&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, suara menjengkelkan berdering di dalam avatar aku.&lt;br /&gt;
Aku hanya bisa kosong memperlebar mata aku dan melihat bahwa batang logam yang bersinar ditusuk langsung dalam diriku.&lt;br /&gt;
Hanya sebagian dari Estoc Death Gun yang terbakar, dan tidak ada kerusakan lainnya. Ini benar-benar bisa memblokir pedang energi yang memiliki kekuatan luar biasa. Mengapa-mengapa ada hal seperti itu?&lt;br /&gt;
Death Gun terus melangkah maju dan menusuk Estoc yang lebih dalam. HPku berkurang drastis dengan pergerakan logam. Pada saat ini, aku hanya bisa mengertakkan gigiku dan menggunakan semua kekuatan di kaki kanan aku untuk melompat mundur. Pisau musuh mendapat dariku, dan efek khusus dari kerusakan menarik garis merah.&lt;br /&gt;
Aku melompat kembali selama sekitar 2, 3 langkah dan lagi menarik jarakku jauh dari Death Gun. Pada akhirnya, ia pindah mulutnya seperti dia ingin menjilat pisau.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ku, ku. Orang ini, materi, adalah, kelas tertinggi, logam, yang bisa, didapat, dalam, game ini. Aku dengar, itu, itu, kapal perang galaksi, pelat baja. Ku ku, ku ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Kemudian, Death Gun tidak tampak seperti ia ingin berbicara saat ia membalik mantelnya dan menyerangku. Tangan kanannya pergi pada kecepatan tak terlihat saat ia menyebabkan banyak afterimages di langit. Dia pernah menggunakan serangan ini terus menerus menusuk sampai sekarang. Tusukan ini adalah skill pedang tingkat tinggi «Star Splash», serangan-8 tusukan-lurus&lt;br /&gt;
Lightsaber di tangan ku tidak bisa memblokir serangan, dan aku tidak bisa mengelak seperti pasir di bawah ku. Jarum tajam itu kemudian terus menusuk ke dalam tubuhku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Kirito!&lt;br /&gt;
Sinon mencoba nya terbaik untuk menekan teriakan yang hendak keluar dari tenggorokannya dan dorongan untuk menekan jari di pelatuk.&lt;br /&gt;
Di medan perang itu sekitar 700 m, efek khusus menunjukkan kerusakan yang berasal dari pendekar hitam-berpakaian. Meskipun Sinon tidak menyentuh senjata selain senjatanya, tapi bahkan dia bisa memberitahu bagaimana teknik pedang Death Gun terampil itu adalah ketika ia mampu melukai Kirito. Dia menahan napas, berpikir apakah serangan barusan akan mengurangi HP nya. Untungnya, Kirito sendiri tidak memiliki tag MATI pada dirinya. Dia menendang keraspasir, melakukan backflip dan menggunakannya untuk membuat jarak yang agak besar dari Death Gun.&lt;br /&gt;
Namun, Death Gun sendiri tampaknya tidak ingin membiarkan Kirito memiliki kesempatan untuk mengumpulkan kembali dirinya. Dia membalik kap dan menutup jarak antara mereka berdua seperti seorang hantu. Otomatis-kontrol kamera terus meningkat dalam jumlah seperti mereka tahu bahwa pemenang akan segera diputuskan. Segera, sekitar 10 kamera mengelilingi mereka dan menyebabkan sudut di padang gurun agar terlihat seperti sebuah arena.&lt;br /&gt;
Jika scope Hecatenya itu masih ada, dia bisa menembak untuk melindungi Kirito, tetapi dalam jarak ini, bahkan Sinon tidak bisa dengan mudah menggunakan mata telanjang untuk mengecilkan lingkaran reticle tersebut. Dia bahkan bisa meleset ke Kirito dengan tidak sengaja jika dia menyerang secara acak.&lt;br /&gt;
-Bertahan di sana. Lakukan yang terbaik, Kirito!&lt;br /&gt;
Sinon lupa bahwa dia juga dalam bahaya di dunia nyata saat ia berada di posisi berlutut di atas bukit berbatu, mengepalkan tinjunya saat ia berdoa.&lt;br /&gt;
Kirito pernah membunuh beberapa pemain untuk melindungi dirinya dan beberapa orang lainnya dalam permainan kematian terkenal «Sword Art Online». Pengalaman ini bisa dikatakan agak mirip dengan beban Shino. Dengan demikian, masalah itu seharusnya mirip dengan Shino sampai batas tertentu.&lt;br /&gt;
Kirito mengatakan bahwa ia tidak bisa mengatasi kenangan menyakitkan dan menyegel mereka di sudut pikirannya, sebelum mengatakan bahwa ia hanya bisa menghadapi mereka dari hari ini dan seterusnya.&lt;br /&gt;
Dia mengikuti apa yang ia katakan saat ia bersiap-siap untuk secara pribadi menghentikan penjahat yang membawa kegelapan dari SAO-Death Gun.&lt;br /&gt;
Namun Kirito bisa melakukan itu bukan karena dia lemah. Dia hanya mengatakan pada dirinya sendiri untuk menjadi lebih kuat. Tidak peduli berapa banyak ia merasa bermasalah atau sedih, ia harus menerima kelemahannya. Itu karena ia adalah orang yang terus bertahan pada saat melihat ke depan di bawah situasi seperti ini. Kekuatan-bukan tentang hasilnya, tetapi tentang proses menuju tujuan itu.&lt;br /&gt;
-Aku ingin berbicara denganmu. Untuk memberitahu Kamu apa yang aku rasakan dan apa yang aku temukan.&lt;br /&gt;
-Apakah ada sesuatu yang bisa kulakukan untuk membantumu? Jika aku pergi ke dekat dengan mereka, itu akan menjadi efek sebaliknya. Setelah aku ditembak oleh Blackstar tersebut, Kirito tidak akan mampu berbuat apa-apa. Meski begitu, aku hanya mencoba keberuntunganku jika akumenembak tanpa scope. Jangkauan senjata MP7 nya tidak sepenuhnya cukup. Apakah ada ... ada cara agaraku bisa membantu ...&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Beberapa saat kemudian, seluruh tubuh Sinon bergetar.&lt;br /&gt;
Ada. Dalam situasi ini, ada cara baginya untuk mengambil inisiatif dan «serangan». Dia tidak tahu seberapa efektif itu akan-tapi ada nilai dalam usahanya.&lt;br /&gt;
Sinon mengambil napas dalam-dalam, mengertakkan giginya dengan keras dan melihat pertempuran yang jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Kirito-kun!!&lt;br /&gt;
Asuna menutup mulutnya saat dia hendak berteriak.&lt;br /&gt;
Tidak ada efek pencahayaan kerusakan khusus, tetapi gerakan yangDeath Gungunakan adalah tak diragukan lagi 8-tusukan «Bintang Splash». Itu adalah keterampilan tingkat tinggi seperti yang Asuna «flash» kuasai di masa lalu. Pada dasarnya, ini adalah teknik pedang dari «Rapier», namun karena tidak mencakup hacking atau pemotongan, bisa juga dilakukan dengan «Estoc» yang berasal dari Rapier tersebut.&lt;br /&gt;
Layar datar di dinding menunjukkan Kirito terus diserang seluruh tubuhnya dengan serangan tusukan terus menerus saat ia melompat kembali untuk membuat jarak. Namun, di sisi kanan layar, pria mantel bergerak dan meluncur misterius seperti sebuah action dan mengejarnya. Kirito terus berjuang dengan Estoc yang mengelilinginya.&lt;br /&gt;
Perangkat monitoring samping Asuna mulai mengeluarkan suara elektronik yang mendesak, menyebabkan dia melirik ke samping. Denyut jantung Kazuto itu sudah meningkat menjadi 160 bpm. Asuna memaksa dirinya untuk berpaling dari layar dan memandang wajah Kazuto yang sedang berbaring di tempat tidur.&lt;br /&gt;
Dia berkeringat banyak, dan dia kelihatan kesakitan. Mulut yang sedikit terbuka terengah-engah. Perawat Aki melihat dia menjadi seperti ini, dan mata di balik kacamata menunjukkan ekspresi khawatir.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku katakan kepadanya untuk mengambil banyak air sebelum ia dive di ... tapi sekarang lebih dari 4 jam. Akan ada bahaya dehidrasi jika ini terus berlanjut. Tidak bisakah kita melog outnya dahulu ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Mendengar kata-kata perawat itu, Asuna hanya bisa menggigit bibirnya erat dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kirito-kun tidak bisa mendengar apa pun yang kita katakan di sini ... dan dia mengambil bagian dalam turnamen PvP. Aku tidak tahu bolehkah log out saat sedang bertarung... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Dalam ALO, untuk mencegah pemain dari sengaja «disconnecting» ketika mereka berada dalam situasi yang buruk-jika situasi ini terjadi dalam sebuah turnamen VRMMO, dengan alasan akan beralih-dan mereka akan dicegah dari log out keluar untuk sementara waktu.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi AmuSphere akan mencatat aliran darah di otak. Jika akhirnya merusak tubuh, seharusnya otomatis log out ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah Asuna mengatakan, perawat mengangguk kepalanya dan mengatakan bahwa,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu. Kami hanya akan mengamati untuk sementara waktu. Dia bukan pasien, jadi aku tidak berpikir ada kebutuhan untuk menyuntikkan cairan ke dalam dirinya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau benar ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Suara Asuna itu menjadi kaku. Bukankah akan seperti waktu selama SAO jika ia harus pergi infus.&lt;br /&gt;
Tidak ada-ada sesuatu yang sama sekali berbeda dari itu. Masalahnya adalah bahwa Kazuto tidak mengenakan Nerve Gear yang memiliki jebakan maut di dalamnya, tetapi AmuSphere dengan konfigurasi keamanan. Jadi, bahkan jika Asuna memaksa mencabut lingkaran perak dari kepala Kazuto itu, seharusnya tidak ada bahayanya. Kirito hanya akan menghilang dari padang pasir yang sedang ditayangkan di dinding dan kembali ke tempat tidur-dengan kata lain, kembali ke sisi Asuna .&lt;br /&gt;
Bahwa musuh menakutkan disebut «Sterben» tidak akan pernah menyentuh Kazuto lagi.&lt;br /&gt;
Asuna mencoba nya terbaik untuk menahan dorongan ini.&lt;br /&gt;
Kirito / Kazuto sekarang mempertaruhkan harga dirinya sebagai seorang pendekar pedang untuk berjuang keras, dan Asuna jelas tidak bisa menghentikannya.&lt;br /&gt;
Tapi, itu-tidak ada sesuatu yang bisa dia lakukan? Dia tepat di sampingnya, tapi tidak ada cara dia bisa mengirimkan pesan kepadanya yang berjuang di dunia lainnya?&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mama, tangan kamu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, sebuah suara lembut berasal dari handphone. Itu s Yui.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Silahkan memegang tangan papa itu. AmuSphere tidak dapat menghentikan indra dari dunia luar seperti Nerve. Papa harus dapat merasakan kehangatan mama. Aku tidak bisa menyentuh benda-benda fisik ... tapi tolong ... aku juga ingin menyentuh tangan papa ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Suara Yui gemetar saat dia berbicara sampai akhir. Asuna dirinya terguncang sampai keras di dalam karena dia tegas menggelengkan kepala dan menjawab,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... papa pasti akan merasa tangan Yui. Mari kita bersorak untuk papa ... bersorak untuk Kirito-kun! &amp;quot;&lt;br /&gt;
Saat ia mengatakannya, ia metempatkan handphone nya ke tangan kiri lemas Kazuto dan menggunakan kedua tangannya untuk menutupnya.&lt;br /&gt;
Ruangan pasien ini sedikit hangat, tapi tangan Kazuto itu sedingin es blok. Fungsi log-out otomatis mungkin terjadi jika ia memegangnya terlalu keras, sehingga Asuna menggenggam Kazuto dengan tangannya ringan, mengerahkan semua kehangatan dan berharap untuk membuat tangannya menjadi hangat.&lt;br /&gt;
Asuna tidak melihat siaran televisi langsung lagi karena dia hanya memejamkan matanya dan terus berdoa.&lt;br /&gt;
-Lakukan yang terbaik, Kirito-kun. Untuk semua yang kamu yakini.Aku akan berada di sisimu selalu. Selalu melindungi kamu dari belakang, mendukungmu.&lt;br /&gt;
Tangan kiri Kazuto es yang dingin tersentak sedikit, tapi pasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh benar-benar kuat.&lt;br /&gt;
Entah itu dalam hal kecepatan, keseimbangan atau momen menyerang, mereka semua sempurna. Ada beberapa swordsman yang begitu terampil di tim clearing.&lt;br /&gt;
Tetapi mengapa ia menjadi seperti ini? Ini kader «Laughin Coffin» yang mengendalikan karakter «Death Gun» tidak bisa melihat pedangku selama perang salib. Aku menghabiskan pekerjaan cepat dan mengurangi HP nya setengah, menyebabkan dia untuk mundur ke garis belakang.&lt;br /&gt;
Melihat hal itu, aku kira setengah tahun di mana dia dipenjarakan di penjara Black Iron menyebabkan orang ini berubah secara drastis. Salah satu orang ang menghancurkanLaughin Coffin adalah salah satu anggota di tim clearing, aku-dan ia menggunakan balas dendamnyakepada kami sebagai motivasi untuk meningkatkan keahlian pedangnya. Bahkan jika ia tidak bisa mendapatkan uang dan pengalaman, mengulang latihan dari keterampilan berpedangnya dapat meningkatkan kemampuan. Orang ini mungkin telah melatihratusan gerakan yang sama atau ribuan kali dalam penjara yang gelap dan dingin. Teknik pedang Estoc yang bisa digunakan sudah tertanam keseluruh indera orang ini.&lt;br /&gt;
Aku tidak mungkin kalah dari dia dalam hal berapa kali aku mengayunkan pedang, tapi pedang di tanganku adalah lightsaber yang jauh lebih ringan dari pedang lamaku, dan sentuhannya terasa benar-benar berbeda dari sebelumnya. Sangat mudah untuk menggunakan salah satu serangan«Vorpal Strike», tapi akan sulit jika mengulang gerakan yang sama terus-menerus. Juga, Death Gun mungkin tidak akan membiarkanku untuk mengeluarkan serangan yang hebat. Dia terus mendekat dan terus menggunakan berbagai macam serangan menusuk. Akuberusaha untuk menghindarinya, tapi ujung tajam Estoc masih menembus bagian tubuhaku dari waktu ke waktu dan perlahan-lahan mengurangi HPku. Akukiraaku hanya punya sekitar 30% HP yang tersisa.&lt;br /&gt;
Bahkan saat HP akuberkurang karena pedang tajam itu, Death Guntidak bisa membunuhku jika dia menggunakan pistol hitam itu untuk menembakku. Aku tidak memasukan nama dan alamatku di mesin di real presidensial, sehingga tak seorang pun bisa menemukan tempat tinggalku.&lt;br /&gt;
Apakah aku terlalu bergantung-dalam «perasaan aman»ini? Mataku benar-benar tertutup oleh kekuatan pistol hitam, yang menyebabkanku tidak melihat kemampuan sejati penggunanya. Jika itu yang terjadi, sudah jelas bahwa aku akan berada di sebuah tempat yang ketat. Musuh itu masih merasadi dalam game kematianitu, dan aku meninggalkan tempat itu dalam waktu yang lama, apakah itu tubuhku atau hatiku.&lt;br /&gt;
Mungkin sudah terlambat bagiku untukmemperhatikan itu.&lt;br /&gt;
Namun, aku masih tidak akan membiarkan diriku kalah darinya seperti ini. Tubuhku di dunia nyata seharusnya tidak mengalami kerusakan apapun, tapi seperti apa yang orang itu bilang, Sinon, yang sedang menunggu di bukit berbatu di belakangku sudah menjadi sasaran pistol hitam itu. Jika akukalah sekarang, Death Gun akan menyerang Sinon. Setelah dia tertembak peluru dari pistol hitam itu, kaki tangan Death Gun akan membunuh Sinon di dunia nyata.&lt;br /&gt;
Sebentar. Hanya sebentar.&lt;br /&gt;
Aku hanya ingin dia untuk menghentikan serangan beruntun ini untuk sementara waktu.&lt;br /&gt;
Jika itu kekuatan senjata, lightsaber jauh melebihi Estoc yang sangat tipis itu. Setelah aku bisa memukulnya dalam satu pukulan, aku yakinaku bisa mengubah HP Death Gun turun ke nol. Namun, aku tidak bisa membuat satuserangan pun. Usaha dengan tidak sepenuh hati pasti tidak akan bekerja, Estoc musuh bahkan bisa menembus pedang energi lightsaber, yang berarti aku tidak bisa membuat serangan dengan mengayunkan pedangku dalam duel pedang. Apa yang harus aku lakukan? Apa yang harus aku lakukan-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kyu kyu kyu. Bersama dengan suaraitu, setelah serangan 3 hits berturut-turut estoc itu menyentuh sebelah kanan wajahku, dan HPkuberada di posisi merah.&lt;br /&gt;
Efek khusus yang keluar membuat penglihatanku mulai memerah.&lt;br /&gt;
Mungkin dia berpikir bahwa dia menang sebagai Death Gun yang mempunyai mata merah bersinar semakin memerah.&lt;br /&gt;
Pengguna Estoc dari guild-yang awalnya «Laughi n Coffin» memiliki mata merah juga. Kesadaranku bergetar, dan retakan muncul di dinding tebal ingatanku.&lt;br /&gt;
Itu benar ... aku menolak untuk mengetahui nama orang ini. Aku tidak ingin terlibat dengannya lagi. Aku hanya ingin secepatnya lupa dengan malam yang penuh kegilaan, darah, jeritan dan kutukan itu.&lt;br /&gt;
Tapi aku tidak bisa melakukannya.&lt;br /&gt;
Aku tidak melupakannya sama sekali. Aku hanya pura-pura lupa, hanya membohongi diriku sendiri. Aku menyegel memori itu dan membuangnya jauh-jauh, mencoba untuk meyakinkan otakku bahwa aku tidak pernah melihat hal itu ...&lt;br /&gt;
Death Gunmenarik kembali Estocnya untuk membuat serangan terakhir. Cahaya dingin ujungnya menyebabkan bahwa memori yang tersegel itu muncul.&lt;br /&gt;
Sebelum kami pergi ke crusade, kami berkumpul di markas besar guild «Holly Dragon Alliance» untuk pertemuan terakhir kami.&lt;br /&gt;
Dalam pertemuan tersebut, kami kembali menjelaskan informasi mengenai anggota anggota «Laughin Coffin ». Termasuk kemampuan bertempur dari pemimpin mereka «PoH» dan senjata-senjatakaki tangannya &#039;, keterampilan, penampilan-dan nama.&lt;br /&gt;
Tentu saja, kami menyebutkan bahwa dua dari mereka suka menggunakan warna tertentu. Salah satunya adalah hitam, orang yang suka menggunakan belati beracun. Namanya ... ya, «Johnny Black». Klein segera memberi pandangan yang serius setelah mendengar nama itu, dan dengan khusus mengatakan kepadaku &#039;jangan melawan orang ini. Atau lainnya yang kita tidak akan tahu siapa yang melindungi &#039;.&lt;br /&gt;
Orang lainnya merah. Namun, ia tidak berpakaian serba merah. Pengguna Estoc hanya memiliki mata dan rambut merah, dan memiliki lambang salib terbalik yang berada pada helm abu-abunya. Warna dan gambar yang digunakan tampak seperti «Knights of the Blood», dan menyebabkan sub-leader KOB tersebut, Asuna the «flash» untuk memberikan tampilan yang aneh. Aku menghadapi orang ini dari awal. Saat ia bersiap-siap untuk mundur, dia meninggalkan kata-kata &#039;Aku pasti, pasti, membunuhmu nanti&#039;, dan inginmemberitahu namanya. Itu orang ini.&lt;br /&gt;
Satu setengah tahun kemudian, orang ini mematahkan dinding dunia virtual dan muncul di depanku. Seperti apa yang dinyatakan sebelumnya, pria bermantel ini bersiap-siap untuk menusuk aku denganEstoc-«Death Gun»- adalah orang itu. Namanya-&lt;br /&gt;
&amp;quot;«Xaxa».&amp;quot;&lt;br /&gt;
Kata yang berasal dari mulutku menyebabkan logam yang hendak menembus hatiku menyimpang saja.&lt;br /&gt;
Aku mengabaikan perasaan sedikit menusuk dari ujung pedang yang hendak ditarik kembali dan melanjutkan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;«Mata-merah xaxa ». Itulah namamu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Selanjutnya beberapa terjadi di depan mataku.&lt;br /&gt;
Sebuah garis merah tiba-tiba mengarah ke tengah kap Death Gun dari belakangku.&lt;br /&gt;
Itu bukan peluru itu hanya garis sederhana. Itu Sinon. Aku segera mengerti niatnya. Ini adalah serangan miliknya yang menggunakan garis peluru. Itu adalah serangan yang berdasarkan pada pengalamannya, inspirasinya dan semangat untuk terus bertarung. Sebuah peluru khayalan yang akan ditembakkannya.&lt;br /&gt;
Death Gun tampak seperti seekor binatang yang memiliki niat membunuh yang kuat dan langsung melompat ke belakang.&lt;br /&gt;
Sebuah geraman rendah datang dari bawah topeng tengkorak itu. Dia seharusnya menyadari Sinon yang tidak mungkin menembakku kecuali meleset, tapi dia menjadi goyah setelah aku memanggil namanya, menyebabkan pemikirannya melambat. Dengan demikian, ia otomatis menghindar seolah-olah ia bereaksi pada peluru bayangan tersebut.&lt;br /&gt;
Ini adalah kesempatan terakhir. Garis peluru tidak akan bekerja lagi. Aku tidak bisa menyia-nyiakan kesempatan yang Sinon berikan  padaku. Aku melangkah ke depan dan berlari ke arah Death Gun.&lt;br /&gt;
Ah-sialan. Profilnya menghilang. Itu adalah «Optical Camouflage». Aku masih bisa menemukannya dengan jejak kaki yang ditinggalkannya di tanah, tapi sekarang lightsaber tidak bisa membuat serangan fatal padanya. Jika aku tidak bisa membunuhnya dalam satu pukulan, HPku akan menjadi nol setelah aku membalasnya.&lt;br /&gt;
Pada saat ini, ada sesuatu yang lebih mengejutkan yang terjadi.&lt;br /&gt;
Tangan kiriku mulai bergerak seolah-olah itu dipandu oleh seseorang. Tangan dingin yang tegang karena gugup-dikelilingi oleh sepasang tangan yang hangatnya familiar yang membimbingku. Tangan kiri aku segera berpindah dan kemudian mencengkeram sesuatu-senjata kedua yang bahkan kulupakan, «Pistol FiveSeven». Tanganku mulai merasakan beban yang ditarik keluar dari kantong pistolku, beberapa sirkuit dalam kesadaranku tiba-tiba menyala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;U ... OOOOOHHH-!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku meraung dan melangkah maju. Aku kemudian berputar sisi kiriku dan kembali maju seperti peluru.&lt;br /&gt;
Profil Death Gun itu akan menghilang, dan aku menggerakkan tubuhku sebelum mengayun tangan kiriku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ini sebuah dual sword skill, biasanya pedang di tangan kiri diayunkan naik dari tanah untuk memecah pertahanan musuh. Namun, apa yang ada di tanganku itu bukanlah sebuah pedang tapi pistol. Namun, siapa yang mengatakan aku tidak bisa menggunakan teknik pedang dengan pistol? Aku menggunakan kesan yang kupunya dari mengayunkan pedang kiri lalu menekan pelatuknya.&lt;br /&gt;
Peluru yang melesat itu mengenai objek yang hampir hilang di depanku dan sinar percikan terpecah diudara. Tubuh Death Gun akhirnya terlihat di tengah-tengah kilatannya. Aku menghadapi avatar yang Optical camouflagenya hancur-&lt;br /&gt;
Lalu mengayunkan lightsaber di tangan kananku searah jarum jam dengan gerakan dan beratnya.&lt;br /&gt;
Ini adalah «Double Circular» skill pedang dua tangan.&lt;br /&gt;
Pisau energi itu mengiris bahu kanan Death Gun dan kemudian bergerak diagonal sebelum mengarah perut kirinya. Pada saat ini, «pistol hitam» yang berada di kantong senjatanya dibelah menjadi dua oleh lightsaber itu, dan setelah mengeluarkan cahaya orange, benda itu meledak.&lt;br /&gt;
Avatar yang telah teriris menjadi setengah, mantel robek dan busur api melayang di bawah langit putih-kebiruan.&lt;br /&gt;
Setelah waktu yang lama -&lt;br /&gt;
Dodou, dua suara berdering berturut-turut, dan badan atas dan bawah Death Gun mendarat di tanah berjauhan satu sama lain. Setelah beberapa saat, logam jarum-seperti- Estoc tertancap di tanah antara kedua bagian tubuh.&lt;br /&gt;
Pada saat ini, ketika aku sedang berlutut di tanah dengan satu kaki, aku mendengar suara yang meredup,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ini tidak akan, berakhir ... orang itu ... tidak akan membiarkan ... mu ... mengakhiri ini ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Namun, tag [MATI]yang muncul diantara tubuh yang terbagi itu menyebabkan Death Gun berhenti total dan tidak dapat mengatakan apa-apa. Aku perlahan-lahan bangkit, menundukkan kepalaku dan menyaksikan «mayat» di tanah.&lt;br /&gt;
Setelah kehilangan mantel yang akan mewakili dirinya sendiri, tak ada yang dapat mewakili Death Gun kecuali masker tengkorak itu. Aku menatap kacamata yang telah kehilangan cahaya dan diam-diam menjawab,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... itu sudah berakhir, xaxa. Kaki tanganmu akan ditemukan. Tindakan pembunuhan «Laughin Coffin» telah berakhir. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku kemudian berbalik dan menyeret tubuh lemahku ke arah barat.&lt;br /&gt;
Setelah berjalan sekitar beberapa ratus langkah, ratusan meter jauhnya, penglihatanku menunjukkan ada sepasang kaki kecil memakai sepatu kecil, dan aku mendongak.&lt;br /&gt;
Gadis sniper berdiri di sana. Dia memegang senapan sniper besar yang kehilangan scope, memberikan senyum puas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon tampak sesuatu untuk dikatakan saat ia membuka mulutnya, tapi untuk sesaat, dia tidak tahu harus berkata apa.&lt;br /&gt;
Bahkan dia tidak tahu seperti apa emosi di dalam hatinya sekarang. Yang ada hanyalah perasaan panas yang membakar dadanya yang menyebabkan dia memeluk Hecate dengan erat-erat.&lt;br /&gt;
Melihat Sinon berdiri kosong di sana, Kirito menunjukkan senyum tenang untuk pertama kalinya. Dia meletakkan pistol di tangannya FiveSeven kembali ke sarungnya dan mengepalkan tinjunya sebelum mencapai Sinon.&lt;br /&gt;
Dan Sinon mengangkat kepalan kanannya untuk mengeluarkan tinju ringan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Semuanya sudah berakhir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Prajurit lightsaber itu bergumam singkat dan kemudian mendongak. Sinon kemudian mengikutinya dan mendongak juga.&lt;br /&gt;
Awan-awan telah terpisah, dan bintang-bintang di langit yang menunjukkan sinar mereka. Sinon kemudian teringat bahwa ini adalah pertama kalinya dia melihat bintang-bintang di dunia ini.&lt;br /&gt;
Langit di GGO sering tertutup oleh awan tebal karena perang di masa lalu. Siang hari di sini selalu dihiasi warna matahari terbenam yang menyedihkan, dan bahkan malam akan berlumuran darah-seperti merah.&lt;br /&gt;
Tapi seperti diramalkan oleh NPC tua di jalanan, setelah racun di tanah dimurnikan dan kembali menjadi pasir putih, awan akan menghilang, dan bersinar bintang-bintang dan pesawat ruang angkasa akan kembali ke langit. Tentu saja, tidak ada orang yang akan percaya kata-kata seperti itu, tapi mungkin gurun ini tidak hanya gurun pasir bagi pemain untuk mengembara, tapi bahkan mungkin tanah suci jauh di masa depan yang jauh.&lt;br /&gt;
Sinon tidak bisa mengatakan apa-apa saat ia menatap kelompok bintang yang gemerlap di langit malam yang cerah, dan lampu-lampu yang tersisa dari ruang angkasa yang tampak seperti sungai.&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, Kirito mengatakan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Sudah waktunya untuk mengakhiri turnamen ini. Para penonton mungkin bosan menunggu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ya, itu benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Kamera biru yang menutupi seluruh langit yang berkelap-kelip dengan logo REC yang cemas. Kirito mungkin telah memperhatikan hal itu karena ia segera tersenyum kecut. Namun, ia segera kembali normal, mendekat dan berbisik,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Bahaya di turnamen ini akhirnya berakhir. Death Gun telah gugur, sehingga kaki tangannya yang bersiap-siap untuk membunuhmu seharusnya pergi. Tujuan mereka seharus membuat rumor bahwa «para pemain yang ditembak oleh pistol itu hitam di GGO akan mati di dunia nyata», sehingga mereka mungkin tidak akan membunuh orang secara acak. Logikanya, Kamu harusnya tidak berada dalam bahaya ketika kamu log out ... tetapi kamu lebih baik memanggil polisi untuk alasan keamanan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Bagaimana aku menjelaskan semuanya kepada 110 [1]? Mereka mungkin tidak akan percaya kalau aku mengatakan bahwa seseorang berencana untuk membunuh dalam dan di luar VRMMO, kan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah mendengar pertanyaan Sinon, Kirito bingung sebentar. Namun, dia langsung mengangguk dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau benar ... rekanku adalah semacam PNS, sehingga kita bisa memintanya untuk membantu ... tapi aku tidak bisa meminta alamatmu dan nama aslimu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Pada saat ini, prajurit lightsaber itu ragu-ragu dan memalingkan muka. Tentu saja, ia tahu bagaimana kasarnya jika meminta identitas asli orang lain dalam suatu VRMMO.&lt;br /&gt;
Namun, Sinon berpikir sejenak dan kemudian berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah. Biarkan aku memberitahu Kamu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... ta, tapi ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku hanya merasa bahwa tidak perlu khawatir tentang ini lagi. Selain ... Aku sudah pernah  memberitahumu tentang masa laluku. Aku belum pernah melakukannya sebelumnya ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah mendengarnya bergumam, Kirito membelalakkan matanya, tapi langsung menganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar ... omong-omong, aku juga sama ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Jika mereka terus berlarut-larut seperti ini, Sinon mungkin berakhir mengatakan &#039;apalagi&#039; karena sifat menakutkan nya. Dengan demikian, ia menggendong Hecate di belakang bahunya dan segera melangkah maju. Dia menempatkan bibirnya di dekat telinga Kirito dan berkata dengan suara yang orang lain bisa mendengar,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Namaku-Asada Shino. Alamatnya adalah Distrik Tokyo, Bunkyo, Yushima, Yonchome ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Saat ia selesai mengucapkan nama apartemennya dan nomor kamar, Kirito segera menjawab pelan karena terkejut,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yushima? Itu kebetulan ... Aku dive di Ochinomizu di Chiyoda. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... ehhh!? Bukankah itu dekat? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Sekarang bahkan Sinon terkejut dan hampir menjerit. Apartemen Ochinomizu dan Sinon itu hanya dipisahkan dari kereta bawah tanah dan kereta bawah tanah Kasuga Kuramae. Pada saat ini, tiba-tiba Kirito matanya melebar, mengeluarkan sebuah &#039;um ...&#039; sebelum melanjutkan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu aku hanya akan log out dan pergi untuk menemukanmu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... Kamu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon hampir mengatakan &#039;apakah Kamu bersedia untuk datang&#039;, namun tutup mulut pada saat-saat terakhir, terbatuk datar beberapa kali dan dikoreksi dirinya sendiri,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nah ... tidak perlu. Ada teman yang dapat dipercaya didekatku ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Spiegel, juga dikenal sebagai Shinkawa Kyouji, yang mengundang Sinon ke dunia ini adalah anak kedua dari seorang praktisi. Rumahnya berada di kanan Hongoume sampingnya. Dia akan datang setelah dia memberinya panggilan. Omong-omong, ia mungkin telah melihat rekaman dari turnamen ini dari awal sampai akhir, jadi dia harus menemukan alasan mengapa ia mendapat dekat dengan Kirito beberapa kali.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Dan pria itu anak dokter, sehingga ia dapat merawatku jika aku butuh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Untuk menyembunyikan rasa malu apapun dan mengakhirinya, Kirito memberikan tampilan yang serius dan menjawab,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi, akan buruk jika sesuatu yang benar-benar terjadi. Tapi kurasa tidak apa-apa jika kamu mengatakannya ... Aku akan meminta rekanku setelah aku log out untuk memeriksanya dengan polisi. Tidak peduli seberapa terlambatnya itu, seharusnya15 ... tidak, 10 menit. Polisi akan berada di rumahmu dalam 10 menit. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;OK, aku mengerti. Akan bagus jika kita dapat menangkap kaki tangan ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Melihat Kirito masih waspada menganggukkan kepalanya, Sinon menatapnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lupakan itu. Apakah kamu pergi setelah mendengar informasi pribadiku? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, ah ... jadi, maaf. Nama aku Kirigaya Kazuto. Aku dive di Ochinomizu, tapi rumah aku ada di kota Kawagoe. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Prajurit lightsaber tampak panik saat ia buru-buru melaporkan datanya. Sinon bergumam untuk sementara dan kemudian tertawa pada situasi tidak mendesak.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kirigaya Kazuto. Jadi itu sebabnya kamu dipanggil Kirito, kan? Itu penamaan yang sangat sederhana. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ka ... kau tidak punya hak mengatakan itu padaku!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Keduanya tersenyum. Kirito menatap kamera di atas kepalanya dan kemudian mengubah nada suaranya,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kita hanya dapat log out dengan mengakhiri BoB kali ini ... bagaimana , Sinon? Apakah kita berkelahi habis-habisan seperti kemarin? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah mendengar pertanyaannya, Sinon menemukan bahwa keinginan yang kuat untuk memiliki pertandingan ulang dengan Kirito dilupakan sepenuhnya. Dia menatap wajah cantik ini di depannya dan kemudian berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kekuatan bukan suatu hasil ... tapi sebuah proses bekerja keras ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh? Apa yang kau katakan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Un, bukan apa-apa-aku katakan, Kamu benar-benar telah terluka sekarang, kan? Tidak ada yang bisa dibanggakan tentang menang melawanmu. Mari kita tinggalkan ini untuk turnamen BoB berikutnya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Saat Sinon selesai, Kirito mengangkat alisnya shock, tapi langsung tersenyum kecut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah Kamu mengatakan bahwa aku tidak dapat mengkonversi kembali ke permainan lamaku sebelum turnamen 4th?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu dapat mengkonversi kembali dan kemudian dikonversi di sini lagi, tapi jangan berpikir bahwa Kamu dapat mengalahkanku waktu berikutnya ... kemudian, saatnya untuk mengakhiri turnamen ketiga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana kita melakukannya? Ini adalah battle royale, sehingga harus ada pemenang memutuskan ketika HP seseorang menjadi nol, kan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini jarang terjadi, tapi aku mendengar bahwa BoB pertama di Amerika Utara dimenangkan oleh dua orang. Alasannya adalah bahwa orang yang seharusnya menang sengaja menggunakan trik curang disebut «Gift Grenade». &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gift Grenade? Apa itu? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pemain yang kalah akan melemparkan granat untuk membunuh musuhnya, ini, ini untukmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon mengulurkan tangannya ke dalam kantong dan kemudian mengeluarkan objek bola hitam ke tangan kanan Kirito yang menerimanya dengan refleks. Dia kemudian mengatur hitungan mundur granat itu-menjadi 5 detik.&lt;br /&gt;
Ini adalah granat plasma dia mendapatkannya setelah ia memeriksa bahwa Kirito mengalahkan Death Gun dan berlari ke Yamikaze di sisi barat bukit berbatu. Pada saat itu, Sinon telah memutuskan untuk menggunakannya  untuk mengakhiri turnamen ini.&lt;br /&gt;
Akhirnya menyadari apa yang ditempatkan di tangannya, Kirito membelalakkan matanya dan bersiap-siap untuk membuangnya secara naluriah.&lt;br /&gt;
Untuk mencegahnya melakukan hal ini, Sinon membungkus kedua lengan di belakang punggung Kirito dan memegang tangannya .&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, lampu kilat menyilaukan muncul antara dua avatar, mengubah senyuman kecut Kirito dan senyuman Sinon menjadi putih.&lt;br /&gt;
Waktu yang dibutuhkan untuk turnamen adalah 2 jam, 4 menit dan 37 detik.&lt;br /&gt;
The Bullet of Bullet 3rd battle royale berakhir.&lt;br /&gt;
Hasilnya- [Sinon] dan [Kirito] menang pada waktu yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{SAOIndo Nav|prev=Jilid 6 Bab 13|next=Jilid 6 Bab 15}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_12&amp;diff=226664</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 12</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_12&amp;diff=226664"/>
		<updated>2013-02-17T14:02:36Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 12== &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gun Gale online. Sistem untuk permainan ini tidak memiliki kelas «Warrior» atau «Mage» seperti RPG lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap pemain bisa memilih untuk meningkatkan 6 dari «Stats» seperti kekuatan &#039;STR&#039;, kelincahan &#039;AGI&#039;,  vitalitas &#039;VIT&#039; dan ketangkasan &#039;DEX&#039;. Juga, ada ratusan «keterampilan» yang mencakup &#039;penguasaan&#039;, &#039;penyaranan&#039;, &#039;first aid&#039; dan &#039;akrobatik&#039;, yang terbentuk dari diri sendiri. Dalam arti, banyak kelas berdasarkan jumlah yang membangunnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun di sisi lain, membangun yang tidak direncanakan-seperti memiliki STR rendah dan tidak mampu untuk melengkapi large machine gun dan belum meningkatkan penguasaan heavy machine gun akan melemahkan kemampuan sendiri. Karena itu, ada pola yang tetap di mana orang harus mencapai stats tertentu dan keterampilan sebelum dapat menggunakan senjata tertentu. Berdasarkan perbedaan keterampilan, semua orang akan mengklasifikasikan pemain yang sama seperti «Attacker», «Tanker», «Medic», «Scout» dan bermacam nama dalam setiap kelas yang berbeda. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kelas Sinon sebagai «Sniper» sangat langka, itu adalah salah satunya. Untuk melengkapi senapan sniper berukuran besar, mereka harus memperkuat stats STR mereka, dan kemudian mereka harus meningkatkan DEX untuk meningkatkan akurasi mereka, dan akhirnya jumlah sesuai AGI untuk menjauh dengan cepat setelah menembak target. Namun, mereka akan gagal jika mereka ditemukan, sehingga mereka menyerah pada VIT mereka. Sebagai skill, mereka membutuhkan penguasaan senjata yang diperlukan dan juga keterampilan lain yang bisa meningkatkan akurasi mereka. Tentu saja, mereka menyerah sepenuhnya pada pertahanan. Namun, ada juga kemungkinan menembak gagal karena    «sistem hitungan detak jantung» bahkan jika mereka mempunyai stat yang sempurna, dan ini akan menjadi bagian yang sulit dalam kelas ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya kelas ini tidak benar-benar cocok untuk battle royal. Sementara bertujuan untuk musuh jauh, mereka dapat dengan mudah diserang oleh orang lain. Seorang penembak jitu hanya bisa pasrah setelah pemain tipe-penyerang dengan senapan mesin atau senapan serbu mengetahui keberadaan mereka. Bahkan jika penembak jitu nyaris berhasil menembak musuh dan tanpa membidik terlebih dahulu-yang biasanya tidak dapat menghit target-penembak jitu akan berakhir menjadi sasaran peluru sebelum mereka bisa mengeluarkan tembakan kedua. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena alasan tersebut, jika Sinon bertindak sendiri, ia akan tidak memiliki kesempatan untuk menang jika player yang memakai senjata jarak dekat seperti attacker «Xiahou Dun» mencapai jarak di mana Norinco CQ akan menyerangnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, beda halnya dengan sekarang. Karena beruntung, di sampingnya ada «lightsaber warrior» yang mana tidak ada orang lain di GGO memilikinya. Orang ini tampak seperti gadis berambut hitam yang cantik, meskipun begitu-tapi dia sebenarnya seorang laki-laki. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;lightsaber&#039; adalah senjata yang programmer &#039;Zasker&#039; ciptakan atas keinginannya sendiri, dan jangkauannya terlalu berbeda jauh dari senapan sniper. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak serangannya sama dengan panjang pedang itu sendiri, sekitar 1,2 meter. Senjata api di dunia GGO terkecil «Remington derringer» memiliki jarak hanya 5m, tetapi jangkauan serangan lightsaber itu jauh lebih kecil dari itu. Namun, pedang bersinar biru dan putih ini tampaknya memiliki kekuatan yang jauh melebihi harapan. Fakta bahwa itu mampu untuk mengiris .50 BMG yang Hecate tembakkan dari jarak dekat adalah buktinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam arti lain, karena bisa mengiris peluru apapun, itu berarti bahwa ini bisa jadi senjata defensif terkuat di dunia. Tetapi bahkan dengan «Jalur Peluru», itu tidak mudah untuk menggunakan pisau lebar 3cm untuk membelahnya dalam hujan peluru yang datang dengan kecepatan supersonik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini membutuhkan prediksi garis peluru, urutan, dan kemampuan respon yang sempurna untuk menggunakan pedang. Juga, hal yang paling penting adalah untuk tidak menunjukkan rasa takut ketika menghadapi -senapan otomatis- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Latihan macam apa yang memungkinkan dia untuk belajar keterampilan tersebut? Sinon benar-benar tidak bisa membayangkan hal itu. Tidak, ini tidak mungkin hanya teknik permainan VR. Justru ketika pemain bergabung dengan avatar sendiri melalui keyakinannya, pengalaman dan kekuatan jiwanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah ia mengisi senjatanya, Xiahou Dun kembali meraih CQ dan mulai menembak liar. Namun, lightsaber di tangan Kirito telah menciptakan afterimages banyak di udara dan akurat memilih semua peluru yang akan mengenai kotak grid dan membelokkannya. Sinon hanya bisa merasakan seperti itu saat melihat dari balik punggungnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemampuan nyata yang jauh melampaui batas dari dunia maya dan dunia nyata adalah persis seperti apa yang Sinon cari. Dia belajar ketenangan dari penembak jitu, tidak, dingin-kekejaman, dan kemudian ingin menggunakannya untuk menghancurkan kelemahan Asada Shino. Dia telah bergerak melalui daerah kritis selama setengah tahun terakhir, mencari lawan yang akan memberikan kekuatan sebenarnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak ia bertemu Kirito kemarin, Sinon punya pikiran bahwa dia ingin bertarung dengan musuh yang kuat ini dengan segala yang dia punya, dan bahwa dia akan mendapatkan kekuatan jika dia bisa menang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pada saat yang sama, ia melihat bahwa emosi yang lain tumbuh dalam dirinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku ingin mengenalnya lebih, aku ingin berbicara dengannya lagi. Apa yang terjadi di dunia itu sebelum Kirito tiba di GGO? Kehidupan macam apa yang dia miliki di dunia itu, apa yang dia pelajari, dan bagaimana ia berjuang melewatinya? Tidak-Aku ingin tahu orang macam apa dia di dunia nyata. Aku tidak pernah punya pikiran seperti itu tentang orang lain ketika tumbuh dewasa ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon, SEKARANG!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito membersihkan hujan peluru kedua yang Xiahou Dun tembak dan berteriak, dan pikiran Sinon terbawa kembali ke pertempuran karena itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari telunjuk kanannya bergerak setengah sadar, meremas pemicu Hecate. Itu adalah tembakan lumpuh olehnya yang kurang konsentrasi sekarang, tapi jaraknya kurang dari 100 meter, setelah semuanya. Sinon tidak mungkin meleset dengan stats akurasinya. Peluru menembus langsung ke tengah armor besi Xiahou Dun . &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam pertempuran normal, pemain yang HP turun ke nol pecah seperti kaca dan menghilang. Namun, aturan khusus turnamen BoB menetapkan bahwa tubuhnya itu akan berada di tempat matinya. Xiahou Dun telah mati setelah doa menyerang balik, dan helm muncul dan terbang di udara. Saat ia mendarat di tanah di posisi lebar, tulisan merah [Mati]  mulai berputar pada dirinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fuu ~ &#039;, Sinon menghela napas dan bangkit, mengubah magazine Hecatenya yang biasanya bisa menampung 7 peluru, tetapi ia tidak memiliki banyak yang tersisa. Lalu, ia meletakkan senapan di bahu kanannya dan melirik partner sementaranya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito terampil memutar lightsaber di tangannya dan meletakkannya kembali di gesper pinggang. Sisi wajahnya samar-samar diterangi di bawah matahari terbenam merah, dan tampak seperti misterius seperti biasa. Setelah mengambil napas dalam-dalam untuk menahan keinginan awal untuk tahu tentang dia, Sinon cepat berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pertempuran ini mungkin menarik banyak musuh, Kita harus bergerak cepat..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ok.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mengangguk kepalanya dan kemudian berbalik matanya ke permukaan sungai terdekat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;«Death Gun»seharusnya menuju ke utara menyusuri sungai ini. Dia mungkin ingin bersembunyi di suatu tempat sampai «Satellite Scanner»bekerja pada 9pm dan kemudian memilih sasaran berikutnya.. Aku ingin menghentikannya sebelum dia membunu-...menembak seseorang. Dapatkah kamu memikirkan rencana, Sinon? &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar permintaan mendadak ini, Sinon berkedip beberapa kali dan kemudian panik memikirkan apa yang harus dia lakukan. Meskipun dia benar-benar tidak bisa memikirkan beberapa ide yang baik karena dia tidak benar-benar mengerti apa yang sedang terjadi, tapi dia langsung membuka mulutnya dan berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tidak peduli seberapa besar kekuatan misteriusnya,«Death Gun»masih hanya penembak jitu, sehingga ia tidak bisa bertempur di tempat yang terbuka. Tetapi jika kita terus bergerak ke utara dari sini, kita akan meninggalkan kawasan hutan di sisi lain dari sungai. Kita akan terus bergerak sampai ke tengah pulau, menuju abandoned city, dan tempat itu adalah sebuah padang rumput dengan garis penglihatan yang jelas. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan kata lain, dia bisa memilih tempat itu sebagai tempat berburu berikutnya ... benar?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito bergumam dan kemudian memkamung 2 bangunan yang jauh di utara. Meskipun efek jarak yang membuatnya tampak sangat jauh, itu hanya 3km lurus. Tanpa statistik AGI buruk, mereka dapat mencapai sana di sekitar 10 menit jika mereka berlari dan melihat disekitar mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah kalau begitu kita akan menuju ke arah kota itu juga.. Jika kita lari ke bawah sungai, kita tidak boleh terlihat dari sisi kiri dan kanan.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku mengerti.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Kirito mengangguk dan mengatakannya, Sinon melihat kebelakang sedikit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
«Mayat» Dyne itu masih tergeletak di ujung jembatan agak jauh, tetapi keberadaan tag red [Mati] menunjukkan bahwa ia masih hidup. Orang yang benar-benar mati-meskipun ada kemungkinan-adalah «Pale Rider» yang menghilang sama sekali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, Sinon masih tidak bisa percaya ini, tetapi pada saat yang sama, dia tidak bisa merasakan bahwa ini semua bohong. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ada perasaan yang pasti dalam dirinya, bahwa selama 3 BoB turnamen, sesuatu dalam dirinya akan berubah. Hanya saja dia tidak tahu perubahan apa yang terjadi-dan dia tidak tahu apakah lawan yang mungkin mengubah dirinya baik akan Kirito atau pria mantel misterius. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, dia hanya bisa bertindak atas naluri sendiri. Itu karena &#039;insting&#039; adalah keterampilan yang tidak dapat ditingkatkan dengan membuild stats. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Sinon tidak meningkatkan bahwa banyak seperti Spiegel, AGI nya tidak terlalu rendah, dan harus memiliki setidaknya sudah hampir sama dengan yang Kirito yang seharusnya meningkatkan stats STR. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi akhirnya setelah berlari bersama-sama seperti ini untuk beberapa waktu, Sinon harus berlari dengan semua yang dia punya sebelum meraih rambut hitam yang ada di depannya. Untuk Singkatnya, «gerakan dasar» mereka benar-benar berbeda. Ada celah-celah yang muncul tiba-tiba di bebatuan banyak di tepi sungai, dan Kirito tampaknya telah hafal karena ia bisa dengan cepat menghindari dan melompatinya. Dia sering akan menengok kebelakang untuk menyesuaikan kecepatan dengan Sinon, yang membuatnya perempuan itu lebih tidak senang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, itu karena bantuan Kirito, yang berjalan di depannya dan menunjukkan jalan yang mudah untuk dilewati, dia mampu melewati mid-south area, padang rumput. Tanpa sadar, dengan sungai di bawah kakinya menjadi beton, dan ketika dia mendongak, dia bisa melihat kerumunan gedung pencakar langit. Mereka akan memasuki medan perang utama dari pulau ini, abandoned. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita tidak bisa menangkapnya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito melambat dan berkata lembut kepada Sinon. Dia agak berharap untuk bertemu «Death Gun» yang pergi ke bawah air dan menuju kota, dan menyerangnya saat ia tidak bersenjata. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Mungkin kita melewatinya di suatu tempat ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Sinon menjawab, Kirito diam, berpikir dengan keras, menyaksikan aliran sungai di belakangnya, dan berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, itu tidak mungkin, aku sudah memeriksa air waktu kita berlari..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi begitu.....&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Omong-omong, seseorang tidak bisa tinggal di bawah air selama lebih dari satu menit tanpa Aqualung . Sniper besar Death Gun yang dia bawa tidak memungkinkan untuk lebih banyak tempat untuk membawa Aqualung. Kemudian, ia harus masuk ke sungai di bawah jembatan logam, berenang ke utara bersama dengan aliran air yang menuju ke sana, dan kemudian berdiri sebelum berlari ke kota ditinggalkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;-Itu berarti dia tidak mengincar seseorang di kota ini. Aliran sungai berhenti disini.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungai di depan Sinon menjadi air terjun yang mengalir ke kota bawah tanah, dan pintu masuk dari saluran bawah tanah memiliki bar logam yang kokoh di sana, yang setiap pemain bisa mengatakan bahwa itu tidak dapat dimasuki. Itu penghalang itu tidak bisa dimusnahkan bahkan jika ratusan plasma granat dilemparkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti ... masih ada 3 menit sampai scan. Kita tidak bisa menghindari pemindaian satelit jika kita tinggal di dump ini, kan?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mempertimbangkan pertanyaan Kirito dan kemudian menganggukkan kepalanya dengan tegas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tepat. Selama turnamen terakhir, Peta akan menunjukkan bahkan tingkat pertama dari menara. Jika ada tempat yang benar-benar bisa digunakan untuk bersembunyi, itu adalah dibawah air yang sangat berbahaya atau gua. Selain itu, tidak ada cara lain untuk menghindari scan. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke. Setelah scan menunjukkan posisi Death Gun, kita bisa langsung menyerang untuk menghentikan tembakkannya aku akan berjalan lurus ke arahnya.. Mohon berikan tembakan pelindung.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku bisa melakukannya ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengangkat bahu, tapi setelah itu, meraih Kirito yang telah menunggu kesempatan ini dan berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi ada masalah kecil. Tidakkah kamu lupa bahwa «Death Gun» bukan nama karakter aslinya. Jika kamu tidak tahu namanya,? kamu tidak dapat melacak posisinya melalui radar..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;U. .. Tha-Itu benar.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit lightsaber mengusutkan alis indahnya dan tenggelam ke dalam pemikiran yang mendalam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bahkan ... di antara 30 peserta, kamu tidak tahu tiga dari mereka, benar, Sinon? antara tiga orang itu,     «Pale Rider»aku telah melacaknya, dia bukan Death Gun. Yang berarti bahwa dua orang yang tersisa ... «Jyuushi X» dan «Sterben», salah satunya adalah Death Gun ... jika hanya ada satu orang di kota, itu pasti  dia ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika keduanya hadir, kita tidak punya waktu untuk ragu. Sekarang kita harus memutuskan sisi mana kita ingin menyerang. Yah-aku baru memikirkan sesuatu ....&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon terbatuk datar beberapa kali dan melanjutkan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jika kamu membaca «Jyuushi» dari belakang, tidakkah itu menjadi «Death Gun», dan «X»dapat dibaca sebagai «Cross», yang merupakan Salib yang ia lakukan ... tidak, seharusnya tidak sesederhana itu ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm ... tapi sebagian besar nama-nama karakter di VRMMO secara acak dibuat Seseorang seperti aku memodifikasi nama asliku sendiri ... bagaimana denganmu?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku juga.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka saling menatap dengan ekspresi yang aneh, dan kemudian terbatuk datar beberapa kali, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito tampaknya ragu-ragu saat ia mendesah dan berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika orang itu disebut «Sterben»benar-benar seperti orang asing, namanya menunjukannya. Apakah ada pemain dari luar negeri di BoB?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon melihat arlojinya. Ada kurang dari dua menit sebelum scan berikutnya, jadi dia mencoba yang terbaik untuk menjelaskan secepat mungkin. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selama turnamen pertama, kita bisa memilih server Amerika (AS) atau server Jepang (JP), namun masih ada beberapa orang asing yang bermain versi Jepang. Saat itu aku belum bermain GGO , tapi dari apa yang aku dengar dari Shi .. Spiegel,. pemenang dari BoB pertama adalah orang asing, orang itu tampaknya benar-benar kuat.. Ia berhasil membunuh semua player Jepang dengan pisau dan pistol ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;aku mengerti... apa namanya?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seingatku, Sato ... Satori atau sesuatu yang aneh seperti itu. Tapi ketika aku mulai bermain, server Jepang hanya memperbolehkan orang di Jepang, Sehingga pemain dari babak 2 dan 3 putaran kali ini adalah semua orang Jepang ... atau setidaknya, yang tinggal di Jepang Meskipun itu «Sterben» ditulis abjad, ia seharusnya orang Jepang.. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi begitu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito berkedip keras dan tampak seperti dia akhirnya memutuskan saat ia mengatakan hal ini, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, jika keduanya berada di tempat pembuangan sampah, kita akan menuju ke	     «Jyuushi X». Kamu tidak perlu panik ketika aku terkena peluru setrum seperti Pale Rider, Kau hanya harus bersiap-siap untuk menembak. Death Gun pasti akan menggunakan pistol hitam untuk hit akhir, jadi gunakan kesempatan itu untuk mengenainya. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar kata-kata itu, Sinon segera lupa bahwa ada kurang dari 1 menit tersisa saat ia melebar matanya. Dia menatap mata hitam di sampingnya dan bertanya, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kenapa kau begitu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mempercayaiku? Namun, Sinon tidak bisa membiarkan keluar suara di kedua ujung- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... aku tidak dapat menyerang Death Gun dan menyerangmu dari belakang, kau tahu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mengangkat alis secara tak terduga dan tersenyum &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu bahwa kamu tidak akan melakukan itu ... Ayo. Sudah saatnya. Aku akan menyerahkan sisanya padamu, partner.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karakter berjubah hitam pengguna lightsaberkemudian menepuk Sinon di sisi kiri dan kemudian berjalan menuju tangga untuk berpindah dari sungai ke jalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat yang terasa misterius dan menyakitkan seperti jari-jarinya dari kemarin, tapi Sinon mengejar karakter didepannyadengan diam. Meskipun ia mengatakan kepada dirinya sendiri bahwa ia adalah musuhnya sejak kemarin, dia tidak memiliki perasaan itu lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tingkat yang lebih tinggi dari bangunan itu mereka berjalan , lalu Sinon dan Kirito berjongkok di posisi yang tidak bisa dilihat dari jalan dan menunggu untuk «Scanner Satellite» 4. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan kanannya memegang alat scan saat dia melihat arloji di tangan kirinya. Sekarang waktunya 8:59 55 detik ... 56, jika pertandingan di final secepat tahun lalu, tinggal menunggu waktu untuk memasuki babak kedua, yang berarti bahwa hanya ada setengah jumlah pemain tersisa. Bahkan, ia bahkan bisa mendengar suara tembakan dan ledakan dari abandoned city. Namun, suara akhirnya berhenti untuk saat ini, sehingga setiap orang harus bersembunyi dalam bayang-bayang dan menonton alat scan mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
58 detik, 59 detik, 9 pm tajam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peta perangkat menunjukkan titik putih dan abu-abu banyak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kirito, periksa utara!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan dengan lembut, Sinon kemudian menyentuh dua tempat berkumpul yang berada di bagian Soutern-sebagian besar jalan. Nama-nama yang pada mereka tertera [Kirito] dan [Sinon]. Jika itu sebuah pertempuran tidak mungkin berlangsung selama lebih dari 15 menit, para pemain lain mungkin tahu bahwa keduanya tidak melawan, tetapi bekerja sama sebagai mitra. Meskipun ini tidak melanggar aturan dan ada banyak contoh pemain yang bekerja dengan satu sama lain, sisanya akan memiliki pemikiran bahwa &#039;Sinon ini akan benar-benar bekerja sama dengan orang lain&#039;. Dia tidak bisa membantu tetapi berdoa bahwa mereka tidak akan tertangkap kamera bersama-sama. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Dia meninggalkan pikiran-pikiran yang tidak perlu dan cepat diperiksa melalui nama. «Tidak-tidak», «Yamikaze», «Huuka», «Maaku» ... ini adalah semua pemain terkenal yang Sinon tahu. Nama-nama yang dia cari tidak di kota ini, sehingga itu berarti bahwa hipotesis mereka salah- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku mendapatkannya!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti Sinon berteriak ini, suara Kirito itu menjawab serentak yang sempurna. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian tengah jalan memiliki perimeter bangunan bundar yang tampak seperti stadion. Sebuah titik cahaya tetap dalam posisi sniping yang sempurna. Lalu Sinon menyentuhnya dengan jarinya, nama karakter muncul-«Jyuushi X». &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia segera bertukar pandang dengan Kirito, namun dengan cepat kembali melihat ke alat scan nya. Untuk memeriksa melalui informasi lagi, Sinon terus bergerak jari-jarinya utara, dan Kirito pindah ke selatan pada saat yang sama. 5 detik kemudian, mereka mengangkat kepala pada saat yang sama. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;« Jyuushi X »adalah satu-satunya di kota ini untuk saat ini.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito kemudian menjawab Sinon dengan suara gugup,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, sepertinya «Sterben»tidak ada di sini. Dengan kata lain,« Jyuushi X »adalah« Death Gun », dan mangsa adalah ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito menggunakan jarinya untuk menunjuk alatnya sendiri, menunjukkan sebuah bangunan yang sedikit barat dari stadion di pusat-nama itu «Ricolo». Sendirian, jika dia ingin pindah ke tempat persembunyiannya ke tempat lain, ia harus menempatkan dirinya dalam jangkauan penembakan «Jyuushi X». &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti Sinon mengangguk kepalanya, cahaya yang mewakili Ricolo mulai bergerak ke pintu keluar gedung. Begitu ia melangkah ke jalan, ia akan segera terkena peluru senapan sniper L115 setrum. Mereka harus menghentikan Death Gun tidak peduli apa sebelum ia menembakkan pistol itu hitam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito lalu menyimpan perangkatnya dan memandang Sinon. Dia tampak seperti memiliki sesuatu untuk dikatakan, tapi dia hanya mengatakan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong lindungu aku.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengerti.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menjawab sederhana dan bangkit. Dia kemudian pindah menaiki tangga di mana Kirito berada di depan, mengamati lingkungan, dan pindah tangan kanannya untuk menunjukkan bahwa mereka harus bergerak sebelum bergegas menaiki tangga. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nama resmi dari pulau ini satu-satunya yang menjadi tahap grand final turnamen adalah «ISL Ragnarok» .. Saat ini, kota kuno adalah tepat di tengah-tengahnya, dan berdasarkan kota-kota terkenal dari dunia seperti New York City. Ada begitu banyak pencakar langit yang dicampur segala macam fungsi dengan kecantikan tradisional, dan ada iklan bahasa Inggris banyak dan buletin. Tentu saja, hal ini telah menjadi tua dan ditutupi oleh gulma dan pasir. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon dan Kirito mencoba terbaik mereka untuk berlari sampai sungai yang menjadi sia-sia. Saat ini, selain mereka berdua, Death Gun dan targetnya, ada juga 5 atau 6 pemain di kota ini. Namun, mereka tidak akan peduli tentang hal itu. Untungnya, scan hanya sekarang tidak menunjukkan siapa yang segera bisa pindah ke posisi mereka. Juga, mereka taksi kuning rusak dan bus besar di jalan bisa menjadi penutup yang sempurna. Keduanya bergerak seperti ini dan terus ke utara. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kota ditinggalkan ini beradius sekitar 700 m, dan dengan bantuan dorongan AGI, keduanya mencapai jarak ini dalam waktu kurang dari satu menit. Mereka bisa melihat bangunan bundar besar, dan itu tujuan mereka. Stadion ini berada di pusat. Sinon memberikan isyarat tangan, dan mereka berlari ke dalam bayangan bus sebelum mengamati sekitar melalui kaca depan rusak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dinding stadion sekitar 3 tingkat tingginya, dan ada jalan keluar di utara, selatan, timur dan barat. Jika Jyuushi X tidak menjauh setelah menggunakan Scanner Satellite, ia harus menunggu di atas pintu keluar barat. Sinon melebarkan matanya dan menatap bagian atas dinding luar. Dengan &#039;Eye Hawk keterampilan penglihatan ditingkatkan, efek jarak obyek akan berkurang, dan tingkat identifikasi visual akan meningkat. Dia menemukan bahwa ada sesuatu seperti moncong pistol di lubang segitiga pada dinding beton yang rusak, dan di belakang lubang- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ketemu... Di sana..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak diragukan lagi, laras senapan sniper berada di bawah tempat di mana matahari bersinar. Pada saat ini, Kirito tampaknya mengetahui apa yang Sinon pikirkandan berbisik lembut seperti dia, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sepertinya dia masih menunggu «Ricolo». Okay ... aku akan menggunakan kesempatan ini untuk menyerang dari belakang.. Sinon, bersiap-siap untuk membidikdi gedung seberang jalan ini.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... Aku bisa pergi ke stadion juga ... &#039; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Sinon keberatan, ia segera terganggu oleh ekspresi Kirito yang kuat dan kuat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah pertempuran di mana kamu dapat menggunakan kemampuan kamu secara maksimal aku percaya bahwa kamu pasti akan menggunakan senjatamu untuk melindungiku ketika aku dalam kesulitan., Jadi aku bisa bertarung dengan orang itu. Inilah gunanya partner. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kata-kata itu keluar, Sinon hanya bisa mengangguk kepalanya dan setuju dengan rencana Kirito itu. Dia tersenyum, melirik jam tangannya dan melanjutkan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami akan memulai rencana 30 detik setelah aku pergi. Apakah itu cukup.?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ya, itu sudah cukup.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, aku akan menyerahkan sisanya padamu.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, pendekar pedang berambut hitam punggungnya menjauh dari bus tanpa ragu-ragu- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menatap lurus Sinon dari depan, dan kemudian berlari ke pintu keluar selatan stadion berusaha untuk tidak meninggalkan jejak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon melihat badan ramping yang secara bertahap menjauh, dan merasakan sesuatu yang aneh dalam dirinya. Apakah kegelisahan ini? Atau kecemasan? Keduanya serupa, namun berbeda. Ini adalah-benar, itu takut ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana mungkin! Apa yang aku takutkan!? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengertakkan giginya dan tegas menegur dirinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Dalam rangka untuk menang di turnamen ini BoB dan menjadi pemain terkuat di dunia, hal ini harus dilakukan. aku perlu menghilangkan Death Gun orang yang menggunakan kekuatan yang tidak diketahui di luar sistem untuk main-main dengan turnamen, jadi aku harus bekerja sama dengan Kirito untuk saat ini. Saat kita berhasil, lightsaber prajurit akan menjadi musuhku lagi. Setelah aku bertemu dengannya lagi setelah itu, aku akan menekan pelatuk ini tanpa ragu-ragu, membawanya turun dan melupakannya. Itu karena aku tidak akan bertemu dengannya lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara memaksa rasa sakit yang tajam di hatinya, Sinon mulai berlari. Di antara bangunan di jalan-jalan, ada dua macam, yang dapat diakses dan yang tidak dapat diakses. Gedung-gedung yang bisa dimasukkan pasti akan memiliki tempat di mana orang bisa mengatakan bahwa itu adalah sebuah pintu masuk. Ini bangunan di posisi barat daya dari stadion, dipisahkan oleh jalan lingkar, memiliki lubang besar di dinding yang roboh. Begitu dia masuk, dia akan naik ke lantai 3, dan dia seharusnya dapat melihat jalan di dinding stadion. Posisi dua bangunan tersebutbenar-benar terlalu dekat, dan normalnya, kemungkinan dia akan terlihat jika dia membidik dari sini. Tetapi bahkan untuk orang sekuat Death Gun, ia harus memperhatikan sekitar ketika ia bertarung melawan Kirito. Begitu dia menemukan celah, dia akan menembak tanpa ragu-ragu. Kemudian, dia akan meninggalkan bangunan dan bertemu dengan Kirito tempat lain. Ini seharusnya cukup ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Sinon mencoba untuk mengambil tindakan dingin seperti biasa ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hatinya sudah terpengaruh oleh emosi yang berbeda dari biasanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia hendak bergerak melalui lubang runtuh di dinding menara, ia merasakan hawa dingin yang tajam di belakang punggungnya. Saat dia hendak berbalik, Sinon menemukan bahwa ia telah roboh ke jalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Apa yang terjadi ... mengapa aku jatuh ...? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa pulih dengan segera. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada perasaan merinding di punggungnya ... tampaknya ada sesuatu yang bersinar di sisi kiri  penglihatannya ... ia mengangkat tangan kirinya dengan refleks, dan eksterior lengan menerima serangan yang kuat. Setelah Sinon menyadari bahwa dia tertembak, dia bermaksud untuk berlari kembali ke menara. Namun, kakinya tidak bisa bergerak untuk beberapa alasan dan ia segera jatuh kembali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah akhirnya menyadari situasi saat ini, Sinon mencoba bangkit dengan segera, tapi tubuhnya tidak bisa menanggapi perintah sama sekali. Tampaknya ia hanya bisa menggerakkan matanya. Dia mencoba melihat lengan kirinya untuk memeriksa bahu depan yang terkena. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada sesuatu yang menembus lengan jaket gurun berwarna dan telah menembus ke lengan-itu lebih seperti hal seperti jarum perak dari peluru. Itu hanya 5mm dan diameter sekitar 50mm panjang. Basis menciptakan percikan seperti benang yang datang dengan getaran tajam yang mengeluarkan percikan biru dan putih, dan percikan ini menyebar dari bahu Sinon menuju seluruh tubuhnya. Ini adalah- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah peluru setrum. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah peluru khusus yang Pale Rider terima. Assaultrifles, machine guns atau handguns tidak dapat menembakkan itu, dan hanya beberapa senapan sniper besar yang bisa menggunakannya. Namun, Sinon tidak mendengar suara tembakannya. Seharusnya hanya ada beberapa pemain di GGO yang memiliki senapan sniper besar yang bisa menggunakan peluru setrum. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika Sinon memikirkan hal ini, dia masih tidak bisa percaya bahwa orang yang menembaknya adalah &#039;orang itu&#039;. Peluru setrum datang dari arah selatan jalan, tetapi orang itu  harusnya berada di perimeter utara dari stadion. Dia seharusnya tidak mengetahui keberadaan Sinon dan seharusnya menembak ke target lain. Berdasarkan Scanner Satellite pada 9pm, Sinon bisa menyimpulkan bahwa tidak ada pemain lain yang bisa menyerangnya dari selatan. Apakah itu «No-no», «Huuka» atau «Yamikaze», mereka akan membutuhkan banyak waktu untuk menerobos daerah reruntuhan ini . &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini benar-benar tidak bisa dijelaskan. Mengapa-siapa-bagaimana dia melakukannya? ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjawab pertanyaan Sinon itu bukanlah kata-kata, tapi adegan yang muncul di depan matanya setelah itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar 20m selatan, ada percikan api cahaya sedikit ruang di mana tidak seharusnya. Dan kemudian, seseorang tiba-tiba muncul di depannya seperti ia merobek dunia terpisah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tenggorokan Sinon tidak bisa membiarkan keluar suara dan menjerit diam-diam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Metamaterial Optical Camouflage! &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda ini bisa menyembunyikan diri dengan pembiasan cahaya yang bersinar di permukaan, dan itu dikatakan kemampuan kamuflase yang terhebat. Tapi skill itu hanya dimiliki beberapa boss monster level tinggi. Apakah mereka memiliki sebuah rakasa di tengah pertempuran ini dari turnamen BoB 3rd? Tapi dia tidak pernah mendengar berita ini sebelumnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Swoosh! * &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kain abu-abu gelap yang tertiup angin mengganggu pikiran Sinon yang sangat bingung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah mantel yang tampak agak compang-camping dan usang, dan ada juga warna abu-abu yang sama yang menutupi kepala. Sinon hanya bisa tetap seperti ini dan menonton penyerang yang menghilangkanoptical camouflagenya dan menunjukkan identitasnya. Orang ini adalah pria ber«Mantle» yang tidak seharusnya berada di sini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- «Death Gun» &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Silent Assassin&#039; yang beberapa menit lalu menyebabkan Pale Rider menghilang, dan bisa juga membunuh pemenang turnamen sebelumnya «Zekushiido» dan pemimpin skuadron besar «Usujio Tarako». &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari bawah mantel yang berkibar, Sinon bisa melihat senapan sniper besar mengarah dekat sepatunya dan dilengkapi peredam di depannya. Jika itu mantel besar memiliki kemampuan kamuflase optik, ia bisa menyembunyikan seluruh senapannya setelah mempersiapkannya, sehingga memungkinkan baginya untuk menembak sambil tak terlihat. Tidak, tidak hanya  itu. Dia bisa menghindari bahkan Scanner Satellite ketika sedang menyamar. Jika tidak, akan ada cahaya yang ditampilkan di sekitar daerah ini selama pemindaian sebelumnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu berarti bahwa mantel pria-«Death Gun» bukan «Jyuushi X» ...? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menyebut prajurit lightsaber yang seharusnya di stadion belakangnya, siap untuk menyerang Jyuushi X. Tentu saja, dia tidak akan mendapatkan respon apapun. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Paa .. Paa .. * suara jejak terngiang di telinganya. Orang mantel tampaknya meluncur ke atas seperti saat ia muncul. Jauh di dalam kegelapan kap itu, ia bisa melihat dua sinar merah gelap berkedip. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
«Death Gun», berhenti sekitar 2m di depan Sinon, dan berdiri di sana seperti hantu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru setrum itu seperti logam bergesekan satu sama lain datang dari wajah yang tidak bisa dilihat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kirito, sekarang, aku bisa mengatakan, jika kamu, yang asli, atau, palsu.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tampaknya bahwa pria mantel sudah tahu bahwa Kirito berada di stadion. Kata-kata yang ia katakan bukan kepada Sinon yang berbaring di depannya. Suara monoton terus secara terputus, dan meskipun itu datar, orang bisa merasakan emosi yang kuat tersembunyi di dalamnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ingat, ketika kamu, mengamuk. Setelah aku membunuh wanita ini ... teman kamu, setelah kamu pergi mengamuk seperti itu lagi, kamu akan menjadi, Kirito yang asli. Ayo ... biarkan aku melihatnya, biarkan aku menyaksikan bahwa pedangmu, yangpenuh amarah, niat membunuh dan kegilaan. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon sepertinya dia tidak bisa memahami makna di balik kata-katanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun deklarasi menakutkan dari orang mantel membuat gadis itu pulih dari shock dan bingung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Dia ingin membunuhku? Ini orang berjubah yang menggunakan kamuflase optik ini ingin membunuhku? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon memiliki api kemarahan membakar dalam dirinya, dan panasnya bahkan mulai membanjiri mati rasanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru setrum itu masih memiliki banyak percikan api di kiri, tapi mungkin itu karena bagian yang terkena adalah lengan kiri. Jika dia mencoba sedikit lebih keras, mungkin lengan kanannya dapat bergerak sedikit. Untungnya, senjata sampingannya telah berada di pinggangnya, submachine gun MP7 berada di dekat tangan kanannya, jadi mungkin dia masih punya kesempatan untuk memegang dan meremas pelatuk. Dalam jarak pendek, ia harus mampu mengalahkannyahingga dia seluruh pelurunya habis. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergerak,bergerak ! &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin frekuensi gerakan Sinon berpindah dari otak ke AmuSphere dan melampaui mati rasa hasilnya lengan kanannya mulai bergerak sedikit. Jari-jarinya sudah menyentuh pegangan MP7. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pada saat ini, Death Gun perlahan mengangkat tangan kiri yang dengan tangan kosong dari bawah mantel, menggunakan dua jari untuk menyentuh dahi di bawah kerudungyna. Sinon kemudian melihat bahwa ada cahaya biru 3-lapis lingkaran perangkat mengambang di atas Death Gun, dan merah [REC] garis terus berkedip. Itu adalah pakan kamera secara langsung. Para penonton banyak dari dalam dan luar GGO sedang menonton Death Gun menggambar Salib kemenangan dan Sinon yang runtuh secara memalukan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan kiri kurus yang memiliki sarung tangan kulit hitam melewati dada dan meraih bahu kiri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama waktu ini, Sinon akhirnya meraih pegangan dari MP7. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, ada safeties pada senjata di GGO, tapi itu jauh lebih umum untuk melihat serangan cepat daripada macet, sehingga hampir semua orang terus meng-offkansafeties mereka. Tentu saja, Sinon sama. Sekarang, dia hanya perlu untuk mengarahkan dan menekan pelatuk. Masih ada waktu. Aku bisa melakukannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Death Gun, yang akhirnya selesai menggambar lambang salib, menempatkan tangan kanannya kembali ke dalam mantel dan bersiap-siap untuk menarik keluar. Sinon juga menggunakan tangan kanan yang mati rasa untuk mencoba dan ambil MP7 tersebut. Dia hampir menjatuhkan pistol beberapa kali sambil mengangkat keluar, tapi hampir berhasil memeganngnya. Kali ini, SMG mini-yang hampir 1.4kg merasa berat seperti gunung. Namun, Death Gun mungkin harus mengokang pistolnya. Setelah dia melihat itu dan menembak- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Death Gun menarik tangan kanannya dari mantel. Momen saat Sinon melihat bahwa pistol otomatis hitam di tangannya, tubuhnya dan lengan kanan segera membeku seperti es. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenapa? Itu hanya sebuah pistol biasa. Aku telah menghadapi pistol yang lebih kuat dari ini, mengarah padaku, seperti «Desert Eagle» dan «M500». Tidak ada yang perlu ditakutkan. Memegang MP7 itu lagi, menodongkan pistol itu pada musuh dan menekan pelatuk. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mencoba meyakinkan dirinya sendiri seperti ini dan lagi mencoba untuk memindahkan lengan kanannya- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi hanya ketika dia hendak mengambil tindakan ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Death Gun meletakkan tangan kirinya di lengan, dan gerakan ini hanya mengungkapkan sisi kiri pistol ke Sinon. Lebih tepatnya, pegangan logam yang bergerigi dan ukiran kecil di tengah cengkeraman terungkap. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ukiran berbentuk lingkaran, dan ada sebuah bintang di tengah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bintang hitam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The Blackstar, tipe 54-pistol itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mengapa ... Me-Mengapa-Mengapa-Mengapa-Mengapa pistol itu di sini?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Sword Art Online Vol 06 -169.jpeg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kehilangan kekuatannya dan melepaskan dari tangan kanannya, harapan terakhirnya, Smg tersebut. Namun, Sinon bahkan tidak bisa mendengar suara pistol jatuh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gachink *. Palu itu dikokang. Tangan kiri pria mantel memegang pegangannya seperti ini, dan kemudian menunjuk pistol dari sisi di Sinon dalam Posisi Weaver. Tiba-tiba, ada distorsi aneh dari kegelapan di dalam mantel dan kerudung. Ruang gelap tampak bergoyang seperti lem, menetes dan akhirnya menampilkan dua mata. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian putih mata yang merah, dan pupil yang kecil. Mata membesar tampak seperti jurang maut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu orang itu. Bahwa pria yang, 5 tahun yang lalu, mengambil pistol-pistol Type-54 menerobos ke kantor pos kecil di kota, di utara, untuk menembak ibu Shino. Pada saat itu, Shino muda kehilangan semua kesadaran diri dan melompat ke pistol, menyambar dan meremas pelatuk untuk membunuh orang itu-mata itu seperti pria itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Dia di sini. Dia ada di sini. Dia bersembunyi di dunia ini, menunggu kesempatan untuk membalas dendam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan hanya tangan kanan saat ia kehilangan bahkan lebih dari semua indranya. Matahari terbenam dan abu-abu merah reruntuhan secara bertahap menghilang, meninggalkan hanya mata dan pistol dalam kegelapan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hati gadis itu tampaknya mengalahkan bahkan lebih keras. Jika ia pingsan sekarang, fungsi keamanan AmuSphere akan menyebabkan Sinon untuk log out otomatis. Namun, kesadarannya jelas saat ia menunggu untuk memicu Blackstar untuk ditekan. Pistol itu mengeluarkan suara, * Kiriri *. Setelah jari yang bergerak beberapa inci, palu akan memukul pin penembak, dan menembak peluru kaliber .30 logam. Itu bukan kerusakan dari segi nilai, namun peluru nyata. Ini akan menembak melalui hati Sinon / Shino  dalam dan di luar permainan, menghentikannya, membunuh dia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti apa yang Shino lakukan pada manusia di hari itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah fakta yang tidak bisa dihindari. Bahkan jika dia tidak bermain GGO, dia akan tertangkap oleh pria ini di beberapa tempat. Itu semua tidak berarti. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat ketika kesadarannya sedang menyerah- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kedipan perasaan, sekecil pasir halus, masih tersisa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
aku tidak mau menyerah. Aku tidak ingin semuanya berakhir di sini. aku akhirnya berhasil memahami arti «kekuatan» dan pertempuran. Jika aku bisa tetap dengan orang itu dan melihatnya, suatu hari, aku akan ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran Sinon itu akhirnya terganggu oleh tembakan yang mengguncang langit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak tahu di mana dia dipukul, tapi masih menutup matanya, menunggu kesadarannya memudar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang mantel di depannya adalah orang yang mengguncang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
«Mata itu» dalam tudungnya menghilang, menjadi titik merah lagi. Bahu kanan dari mantel itu berkedip-kedip dengan beberapa efek kerusakan oranye khusus. Jadi seseorang ditembak «Death Gun», hanya ketika Sinon bertanya-tanya siapa itu, suara tembakan kedua diikuti. Peluru yang terbang saat ini melewati bahu kiri pria mantel itu. Dari suara itu, kaliber senjata harus cukup besar. Orang mantel segera berjongkok dan bersembunyi ke dalam lubang besar menara. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon bisa melihat tindakan Death Gun dari posisinya. Dia menempatkan Blackstar kembali ke sarung senjatanya, mengeluarkan L115 di punggungnya dan dengan cepat mengisi magazinenya. Tampaknya ia ingin beralih dari peluru setrum ke pasti-membunuh peluru 0,338 Lapua. Gerakan Musuh dalam menyiapkan senapan sniper besar yang membuat Sinon, sesama penembak jitu, merasa agak terkesan. Setelah membidik, ia menarik pelatuknya tanpa ragu-ragu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 * wusss * tembak dan serangan ketiga terjadi pada waktu yang sama. Tapi kali ini, musuh tidak menyerang dengan senjata. Sesuatu yang tampak seperti bisa berguling ke jalan antara Sinon dan Death Gun-granat. Death Gun segera berpindah ke dalam gedung begitu ia melihatnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon hanya bisa menutup matanya. Jika granat meledak di sini dalam jarak ini, ia akan menderita luka agak serius. Namun, akan lebih baik daripada ditembak oleh Blackstar Death Gun. Itu benar, dia mungkin juga mati seperti ini. Untuk mundur dari turnamen ini, dan kemudian mundur dari GGO, tidak, VRMMO, dan hidup low-profile di dunia nyata, selalu merasa takut tertangkap oleh orang itu suatu hari ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, perkembangan saat ini melampaui harapan Sinon. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Logam dapat yang meledak setengah detik lalubukanlah granat plasma yang kuat pemain biasa suka gunakan, dan baik itu yang normal atau napalm pembakar tapi itu akan menyemburkan keluar asap berbahaya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asap putih langsung menutupi penglihatan Sinon, dan dia tidak bisa melakukan apapun selain menahan napas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini kemungkinan akan menjadi kesempatan terakhirnya untuk melarikan diri. Namun, efek mati rasa belum lenyap. Meskipun ia seharus dapat bergerak setelah dia mengeluarkan peluru yang bersarang di bahu kirinya, Sinon tidak bisa menggerakkan tangan kanannya untuk melakukan hal ini. Dan pada saat ini, dia bahkan tidak punya keinginan untuk berdiri dan melawan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon tidak mampu untuk tetap tenang dan hanya bisa berbaring di lantai dengan matanya melebar sampai lengan-itu kirinya dicengkram oleh seseorang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang ini hanya menarik tubuhnya kira-kira seperti itu. Orang itu melemparkan kesamping Sinon pistol besar yang tidak bisa ia lihat dan meletakkan tangannya di punggungnya. Gadis itu bahkan tidak memiliki kesempatan untuk sempoyongan sebelum dia diangkat ke dalam pelukan orang itu bersama dengan Hecate di bahu kanannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Percepatan yang tampak seperti itu akan membawa tubuhnya ke arah yang diikuti nya. Hiuu! Udara terdengar di sampingnya, dan asap sekitarnya mulai  meniipis. Waktu saat penglihatan Sinon pulih kembai, dia melihat pemain lain yang sedang menggendong dia di depannya, berlari ke depan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang itu telah dekat kulit putih transparan, obsidian-seperti pupil dan rambut hitam mengalir. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiri ..., to. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon ingin memanggilnya, tapi tidak mampu untuk membuat suara. Dia adalahgadis cantik-yang wajahnya seperti menunjukkan pandanganserius ke-tidak, itu lebih seperti dia benar-benar putus asa. Dia mengerti bahwa ia menyuruh sistem saraf untuk mengerahkan perintah gerakan fisik untuk avatar-nya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini diharapkan bahwa ia akan mengalami begitu banyak kesulitan. Bahkan jika Kirito adalah STR pemain first-type, dan ia hanya memiliki lightsaber ringan dan pistol, ia akan berada di batas sambil membawa Sinon dan Hecatenya. Itu sebuah keajaiban baginya untuk berlari bahkan pada saat ini. Juga, mencermati, orang bisa mengatakan bahwa Kirito sendiri tidak sepenuhnya tanpa cedera. Luka-luka baru di pundaknya kanan dan kiri yang memberi efek merah khusus. Dari intensitas cahaya, kaliber peluru yang mengenainyanya seharusnya agak besar. GGO adalah VRMMO yang berasal dari Amerika, sehingga tingkat penyerapan nyeri harus agak rendah. Dengan tingkat kerusakan, bahkan jika ia tidak merasa sakit, harus ada beberapa bentuk mati rasa pada dirinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
... Itu sudah cukup. Turunkan aku dan melarikan diri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun ia berpikir begitu, gadis itu masih belum bisa mengatakan itu pada akhirnya. Seluruh tubuhnya, tidak, bahkan kesadarannya benar-benar mati rasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan demikian, Sinon hanya bisa berkedip meskipun ia melihat peluru kaliber besar terbang keluar dari belakang. Pikiran mengantuk nya berpikir. Dia tidak mendengar suara tembakan tadi, yang berarti bahwa peluru itu ditembakkan dari Death Gun L115. Dengan efek smoke screen, tembakan ini sangat akurat, yang berarti bahwa ia berada tepat sesudah mereka. Dia tidak tahu seperti apa karakter musuh itu, tapi dia tidak bisa lebih lambat dari Kirito yang membawa Sinon, dan itu hanya akan menjadi masalah waktu sebelum mereka terjebak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito sendiri harus memahami hal ini juga. Namun, prajurit lightsaber tidak pernah mau untuk menghentikan atau menempatkan Sinon ke bawah. Dia hanya mengertakkan giginya, sulit bernapas, dan terus berjalan ke depan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya berlari ke sisi timur stadion bundar, siap untuk meninggalkan dari sisi utara dari reruntuhan. Seperti sisi selatan, ada jalan utama yang membentang di depan. Ada sebuah mobil rusak sedikit dan bus yang tersebar di seluruh jalan, tapi itu tidak cukup bagi mereka untuk meninggalkan reruntuhan ketika sedang benar-benar bersembunyi. Kemanakah Kirito akan berlari? ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menjawab keraguan Sinon adalah lampu neon papan iklan yangsetengah rusak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata yang berkedip-kedip lemah di bawah matahari terbenam menunjukkan kata-kata [Rent-a-Buggy &amp;amp; kuda]. Ini adalah wilayah sewa transportasi berawak dan ibukota Gurroken  juga memilikinya. Di antara 3 kereta di motorpool, dua dari mereka hampir benar-benar rusak, dan hanya satu tampak seperti itu masih bisa beroperasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, itu bukan alat transportasi hanya untuk mereka untuk menyewa. Seperti apa iklan mengatakan, bahkan ada beberapa yang besar hewan berkaki empat di samping kereta-kuda. Tapi tentu saja, kuda-kuda itu bukan binatang nyata, tetapi kuda mekanik dengan bingkai logam dan gigi menunjukkan luar. Juga, tampaknya hanya ada satu yang masih bekerja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito bergegas ke atas motor dan ragu-ragu mengenai apakah mereka harus memilih kereta 3-roda atau kuda mekanik. Sinon memaksa keluar suara lembut dari yang masih kaku mulutnya, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seekor kuda akan ... terlalu sulit. Kemampuannyadapat menerobos hambatan besar .... Tapi itu benar-benar sulit untuk mengendalikannya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun tampaknya bahwa hampir tidak ada yang mampu mengendalikan kereta tangan-terkontrol 3-roda, kuda mekanik yang keras-untuk memahami kepribadian akan membuat banyak sulit untuk mengendalikan dari kereta. Karena ini tidak memiliki relevansi dengan keterampilan avatar, tapi itu keterampilan sendiri pemain, banyak waktu, kerja keras dan praktek akan diperlukan bagi mereka untuk menggunakan alat-alat transportasi mereka sendiri. Untuk GGO itu hanya beroperasi selama kurang dari satu tahun, tidak boleh ada banyak orang yang memiliki begitu banyak waktu untuk berlatih. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar kata-kata Sinon, Kirito tampak ragu, tapi ia segera menganggukkan kepalanya dan berlari menuju kereta beroda tiga satunya yang masih bisa bekerja. Dia menyentuh layar panel dan menyalakan mesin, biarkan Sinon duduk di panel belakang, dan begitu ia naik ke kursi sendiri, ia memukul percepatan pada kereta beroda tiga. Roda belakang besar segera mengeluarkan suara menggosok tajam, memberi dari asap putih dan mulai berputar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai kendaraan pindah ke jalan utara, Kirito segera berhenti dan berteriak, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon, apakah senapan snipermu bisa menghancurkan kuda itu?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengeluarkan peluru setrum dengan tangan kanan yang akhirnya berhasil melepaskan diri dari mati rasa dan mengedipkan matanya. Dia melihat kuda mekanik belakang dan segera mengerti maksud Kirito itu. Dia khawatir bahwa mantel pria-Death Gun akan menggunakan kuda itu untuk mengejar ketinggalan. Sinon benar-benar merasa bahwa itu tidak benar-benar mungkin, tapi dia masih mengangguk kepalanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik ... aku akan mencoba ....&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggunakan tangannya yang masih gemetar untuk membawa Hecate yang telah dilepaskan talinya, dan membidik pistolnya pada itu kuda logam yang berdiri 20m jauhnya. Ini adalah jarak di mana dia bisa mengenainya tanpa bertujuan melalui lingkup dan assist penggunaan keterampilan. Lalu Sinon menaruh tangannya di atas pelatuk, reticle hijau muda segera muncul. Dia mengumpulkan titik di sisi kuda, dan jarinya bersiap-siap untuk mengerahkan kekuatan-... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Kachink! * &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketekutan ini membuat Sinon melebarkan matanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa menekan pelatuk. Sinon bertanya-tanya apakah dia sengaja menyalakan keselamatan pada, dan berbalik untuk memeriksa sisi pistol keakungannya. Namun, itu tidak terjadi. Penembak jitu itu kemudian mencobanya lagi, tapi memicu merasa seperti itu dilas dan mengetuk tangan kanan ke samping, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... kenapa ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gachink *, * gachink * &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli berapa kali ia mencoba, itu adalah hasil yang sama. Dia menatap kosong pada jarinya, dan apa yang muncul di depannya adalah adegan luar biasa. Jarinya bahkan tidak menyentuh pelatuk. Ujung jari putih dan logam halus memiliki kesenjangan antara mereka, beberapa milimeter lebar. Dan tidak peduli seberapa keras ia diberikan kekuatan, dia hanya tidak dapat menghapus jarak itu ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku tidak bisa menekannya ... mengapa ... MENGAPA TIDAK BISA aku menarik pelatuk? ...!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang berasal dari tenggorokannya sendiri keluar dengan lembut dan serak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tampaknya orang yang menjerit itu bukan sedingin es seperti sniper, tapi Asada Shino di dunia nyata. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang muncul di balik asap tipis di sisi timur stadion. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mantel pada musuh mengguncang, dan dia masih memegang senapan sniper besar. Tentu saja, dia «Death Gun»-atau mungkin ia bisa «orang itu» yang sama dengan penampilan ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Sinon menjadi gelap. Kakinya kehilangan kekuatan. Tubuhnya mulai menjadi dingin. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ahh ... bagaimana ini bisa terjadi? Itu adalah tanda yang cocok. Sinon, yang memiliki kepribadian yang berbeda dari Shino kehidupan nyata, tidak pernah berfikir ini akan terjadi sebelumnya. Hal itu bahkan tidak terjadi ketika ia pertama kali login dan langsung dipaksa untuk menggunakan pistol ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon, pegangan!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, suara kuat dan kuat terdengar bersamaan dengan tangan yang meraih lengan kirinya dengan keras. Sinon berpegangan pada tubuh Kirito begitu saja. Kemudian, mesin fosil tua bakar itu segera mengeluarkan geraman. Roda depan kereta terangkat dan kemudian terbang seolah-olah itu melesat ke jalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap kali Kirito menggunakan kakinya untuk menginjak pedal, Sinon merasa bahwa percepatan itu membuat dia terdorong ke belakang. Sementara dikelilingi oleh rasa takut, ia terus mempertahankan kesadarannya dan meraih ke tubuh kurus di depannya dengan semua yang dia punya. Sebuah kekuatan gelap terus mencoba menelan dirinya, dan kehangatan tubuh Kirito adalah senjata yang bisa ia gunakan untuk melawannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kereta berkuda itu mencapai top speednya dan mengeluarkan raungan tajam di dalam kota dan mulai melaju di jalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Bisakah kita ... melarikan diri dengan aman ...? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia merasa cemas, Sinon tidak memiliki keberanian untuk berputar. Sekarang yang dia tahu adalah bahwa tubuhnya masih gemetar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis sniper menggerakkan jarinya dengan kaku, siap untuk memindahkan Hecatenyalalu membawa dengan tangan kanannya ke bahunya. Pada saat ini, suara cemas Kirito terdengar lagi, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;SIAL-, INI MASIH BELUM CUKUP!  JANGAN SANTAI DULU!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melihat kebelakang- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat kuda mekanik yang tidak berhasil dihancurkan keluar dari lapangan motor dan secara berangsur-angsur mendekat. Gadis itu melebarkan matanya tak percaya, tapi ia tidak perlu memberi tahu siapa yang mengendarai benda itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mantel pada pengendara berkibar seperti sayap hitam gagak. Dia membawa L115 di punggungnya dan memegang tali logam dengan kedua tangan. Dia menginjakkan kaki dipedalnya dan bergerak naik turun saat kuda berlari, dia seperti pengendara yang sudah ahli. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clak, clak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langkah-langkah yang berat menyebabkan ini Sinon kebingungan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa? ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia benar-benar bisa naik kuda. Dia mendengar bahwa bahkan mereka dengan pengalaman berkuda di kehidupan nyata akan mengalami kesulitan mengendalikan kuda mekanik di dunia ini. Namun, kuda hitam itu berlari dan melompati kendaraan yang sudah ditinggalkan, mengejar dengan kecepatan yang sama dengan buggy yang ia kendarai. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penampilannya membuatnya tampak bukan pemain biasa seperti Sinon, melainkan, konsentrasi ketakutan dalam hati gadis itu mengalir keluar. Meskipun ia mencoba untuk berpaling, dia tidak bisa membantu tetapi berkonsentrasi pada wajah pengendara yang berada 200m di belakang mereka. Sinon jelas tidak bisa memberitahu jaraknya dengan jelas, tapi dia merasa bahwa dia bisa melihat mata yang jauh di dalam kegelapan dalam tudung kepalanya dan mulut berdarah yang tersenyum. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia mengejar ... ! Lebih cepat ...menjauh ... menjauh ...!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon berteriak dengan suara yang lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Kirito tampaknya merespon permintaannya sambil mempercepat kereta beroda tiga itu hinggakecepatan penuh. Tetapi saat ini, roda belakang kereta mengenai tanjakan dan melompat, menyebabkan bagian belakang bergeser ke kanan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menjerit dan langsung bergeser ke kiri, berharap bisa menyeimbangkan buggy. Jika kereta jatuh saat ini, Death Gun akan menangkap mereka dalam 10 detik. Kirito sedang mengutuk sementara ia mengontrol kendaraan yang guncang itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buggy ini mengeluarkan suaragesekan yang tajam dan miring ke kiri dan kanan, dan beberapa detik kemudian, akhirnya kembali seimbangan lagi dan bergerak lebih cepat. Namun, Death Gun menggunakan kesalahan kecil iniuntuk mengurangi jarak di antara mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka melewati jalan raya dari reruntuhan, hambatan terus muncul seolah-olah seseorang sedang bermain lelucon dengan mereka, menyebabkan kereta untuk terus gemetar dari sisi ke sisi ketika dikendarai dengan cepat. Juga, ada lapisan debu tipis di seluruh permukaan jalan, dan roda akan bergetar jika melewatinya. Setiap kali itu terjadi, kereta tersebut akan miring sedikit ke samping, dan Sinon menjadi tegang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun pengejar mereka berada di kondisi yang serupa, jalan yang penuh rintangan ini lebih menguntungkan bagi kuda mekanik. Dengan demikian, orang mantel di belakang terus dengan mudah menghindari mobil-mobil rongsokan dan mendekatke kendaraan Sinon dan Kirito. Juga, musuh memiliki keuntungan lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kereta beroda tiga dan kuda mekanik adalah alat transportasi yang bisa menampung dua orang, ada dua orang pada kereta, dan satu pada kuda mekanik. Tentu saja, kereta akan lebih lambat dalam percepatannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap kali kuda itu melewati sebuah hambatan, sosok dibelakang semakin mendekatdan terlihat lebih besar. Meskipun terdapat jarak diantara mereka, Sinon masih merasa ada suara logamyang membuat bagian belakang lehernya sakit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya ketika kedua pihak berada 100m  satu sama lain, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan kanan Death Gun melepaskan tali dan mengarahkansesuatu pada mereka berdua. Yang dia pegang adalah - pistol hitam, «Type-54 Blackstar». &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon, yang merasa seperti seluruh tubuhnya jatuh ke dalam freezer, tidak bisa bergerak ke buggy untuk berlindung dan hanya bisa menonton sebuah pistol yang diarahkan pada mereka. Giginya gemetar, membiarkan keluar suara kakaka yang tidak teratur. Fuu, garis merah peluru mengarah ke pipi kanan Sinon. Dia menoleh ke kiri tanpa ragu-ragu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, pistol itu mengeluarkan suatu cahaya oranye seperti setan dengan mulut berdarah- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* BAM! * &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru yang fatal mengeluarkan suara tajam dan terbang ke arahnya sebelum meluncur 10cm melewati pipi kanannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun peluru bergerak melewati buggy dan menghantam kendaraan bekas di depan, partikel yang melayang di udara masih membekas di wajah Sinon . Saat ini, ia merasakan nyeri yang tajam seolah-olah seseorang menyebarkan es kering pada dirinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaak!!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, Sinon berteriak keras dalam kesedihannya. Dia berbalik, menjauhkan matanya dari Death Gundi belakangnya dan wajahnya mengarah ke punggung Kirito. Setelah itu, peluru kedua tampaknya mengenaibemper belakang kereta, dan mereka bisa merasakan sentakan kuat pada kaki mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. selamatkan aku ... selamatkan aku ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon merengek seperti bayi dan terus mengulang kata-kata yang sama berulang kali. Dia tidak bisa mendengar suara tembakan, tapi suara langkah kuda di belakang semakin mendekat, dan tampaknya bahwa Death Gun ingin mengejar kereta dahulu sebelum menembak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon ... bisakah kau mendengarku, Sinon!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito memanggil nama Sinon lagi, tapi tidak mendapatkan respon apapun. Dia hanya tetap duduk di belakang punggungnya, mengeluarkan suara rintihan yang lembut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;SINON!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia kaget karena suara tajam yang dia dengar , Sinon akhirnya berhasil menghentikan rengekannya. Dia memutar lehernya sedikit dan memandangi profil belakang Kirito yang memiliki rambut hitam yang melambai. Kirito melihat ke depan, mendorong kereta beroda tiga sampai batasnya dan berkata dengan suara kaku namun tenang, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon, kita akan tertangkap bila kita terus begini—bergegaslah dan tembak dia!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I. .. Aku tidak bisa melakukan itu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon dengan tegas menggeleng untuk menolak. Meskipun ia merasakan beban berat dari Hecate II, berat ini biasanya akan memberatkan tubuhnya meskipun ia tidak merasakannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak apa-apa jika tidak mengenainya! Ulurlah waktu!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito bersikeras berteriak, tapi Sinon hanya bisa terus menggeleng. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku tidak bisa melakukannya ... orang itu ... orang itu, dia ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang itu adalah jiwa yang terbangun dari kenangan masa lalunya, dan bahkan jika dia menggunakan dua belas peluru 7mm untuk menembaknya tepat di jantungnya, dia tidak bisa menghentikannya-itulah yang diyakini Sinon. Tembakan langsung saja sudah tidak efektif, apalagi menahannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Kirito berbalik, dengan mata hitam yang bersinar cerah. Dia mengatakan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu kamu yang menyetir, maka aku akan menggunakan senjata itu untuk menembaknya dia!!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar kata-kata itu, kebanggaan kecil yang tetap dalam hati Sinon bergetar tubuhnya- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Hecate adalah ... identitasku. Selain aku ... tidak ada orang lai yang bisa menggunakannya ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran-pikiran mengganggu ini menyebabkan gelombang listrik kecil dari otaknya mengirim sinyal pada tangan kanannya untuk bergerak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia perlahan-lahan menggerakkan senapan sniper besar itu dari bahunya dan kemudian menempatkan pistol di atas bagasi belakang di bagian belakang kereta, dengan takut ia memaksa tubuhnya untuk bergerak lalu ia melihat lewatscopeke depan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaca pembesar adalah berada di minimalnya, tetapi pada jarak kurang dari 100 meter, sosok kuda mekanik yang membawa Death Gun mengambil lebih dari 30% dari penglihatan di scopenya. Sinon awalnya ingin memperbesar lensanya untuk menembak lurus ke tengah Death Gun, tetapi tangan yang  menambah perbesarannya berhenti. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia terus memperbesar, dia akan melihat wajah di bawah tudung itu dengan jelas. Saat berpikir sampai di sini, jari-jarinya tidak bisa bergerak. Sinon kemudian memindah tangan kanannya ke pegangan senjata dan masuk ke posisi sniping. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Death Gun seharusnya melihat apa yang Sinon lakukan, tapi ia tidak berniat menghindar, apalagi berhenti. Tangannya memegang tali sambil terus mengejar. Sinon tahu bahwa ia sedang diremehkan, tetapi dia berpikir bahwa Death Gun dapat mengambil pistol-yang terkutuk Type-54 pistol yang Sinon gunakan saat kejadian hari itu, dia tidak bisa merasakankemarahan apapun, semua ketakutannya pun lengkap. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu tembakan. Hanya satu tembakan akan cukup. Dalam jarak dekat, bahkan jika musuh bisa melihat garis peluru, ada kemungkinan dia bisa gagal. Sinon menghilangkan pikiran-pikiran pesimis dalam dirinya dan berkonsentrasi, siap untuk membiarkan jari telunjuknya untuk menyentuh pelatuk. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gelombang kecemasan misterius menyerang, sekali lagi ia mencegah tindakannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli seberapa keras ia mencoba, jarinya tidak bisa menyentuh pelatuk. Rasanya seperti dia dan pasangan satu-satunya, Hecate, menolak Sinon untuk melakukannya- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;aku tidak bisa menembaknya ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon/Shino bergumam dengan suara serak, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;aku tidak bisa menembak, jari aku tidak mau bergerak.. Aku tidak bisa ... tidak bisa melawan lagi.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;TIDAK, kamu BISA!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang kuat namun tegas berdering dari belakangnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;TIADA SATUPUN YANG TIDAK BISA BERTARUNG HANYA KARENA MEREKA MEMILIH MENYERAH DALAMPERTARUNGAN!!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia dicaci oleh Kirito saingan terbesar nya, api yang akan hilang dalam diri Sinon hanya berkedip-kedip. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memilih? aku hanya akan memilih menyerah pada pertempuran ini. aku tidak ingin menghidupkan kembali kenangan yang menyakitkan. aku sudah cukup melihat harapanku diambil dan dihancurkan. Itu hanya khayalan untukku berpikir bahwa aku bisa bertahan hidup di dunia ini jika aku memiliki kemampuan. Aku akan selalu membawa rasa takut dendam dari orang itu dan pistolnya. Aku hanya bisa menunduk, menahan napas, tidak melihat, dan tidak memedulikan hal ini ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, sepercik api menghangatkan tangan kanan Sinon yang beku. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu membuka matanya yang pada awalnya ditutup. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito awalnya duduk di kursi kereta, tapi saat ini, dia berbalik, dan ia berjongkok di belakang Sinon sambil berdiri di pedal. Dia meraih tangan kanannya, menggenggam tangan kanan Sinon yang hendak jatuh dari genggaman Hecate dan memegangnya dengan tegas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tampaknya ia mampu mengatur pedal gas kereta beroda tiga seperti saat kereta itu masih berherak ke depan. Namun, mereka akan segera menabrak hambatan. Kirito sendiri tampak seperti dia tidak peduli karena dia berteriak di telinga Sinon. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan menembak juga! Jadi, hanya untuk kali ini, tolong gerakkan jari ini!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon tidak tau apakah sistem memungkinkan dua orang untuk menembak satu senjata. Namun, panas api yang terpancar dari sentuhan tangan Kirito itu membuatnya merasa bahwa jari-jari bekunya mulai mencair. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari penembak jitu dengan sedikit gugup menyentuh logam yang berbentuk pelatuk itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di matanya, dia bisa melihat garis peluru. Namun, lingkaran tembak itu begitu besar melebihi tubuh Death Gun yang menyebar ke daerah di sekitarnya dan ketidak teraturan gerak. Jantung Sinon sedang dalam kekacauan, dan kereta yang terlalu banyak berguncang. Jika seperti ini terus, tidak ada perlu untuk mempertimbangkan bagaimana musuh akan menghindar, karena peluru tidak akan melesat lurus. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak-Tidak mungkin ... Aku tidak bisa membidik jika kereta ini terus berguncang ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon dengan lemah mengerang, tapi suara yang tenang segera berdering di samping telinganya, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan khawatir, itu akan berhenti gemetar dalam 5 detik Dengarkan ... 2,. 1, SEKARANG!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* BAM! * &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kejutan yang kuat datang dengan suara yang tiba-tiba, dan kereta berhenti gemetar dengan cara yang ajaib. Tampaknya bahwa mereka terbang di udara setelah dihantam oleh sesuatu. Sinon melirik tanah dari sudut matanya, dan menemukan bahwa ada mobil sport yang membentuk tanjakan. Kirito membiarkan kepala kereta ke arah ini sebelum ia berbalik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
... Kenapa dia begitu tenang bahkan dalam situasi seperti ini? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera, Sinon bertanya dalam hatinya, tapi dia membantah pertanyaannya sendiri lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ..., ini tidak ada hubungannya dengan menjadi tenang. Orang ini hanya melakukan apa yang bisa dilakukannya. Dia tidak pernah mencoba mencari alasan untuk dirinya sendiri dan memilih untuk bertarung dengan semua dia punya. Itu-itu kemampuan nyata orang ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama final pendahuluan kemarin, Sinon pernah bertanya pada Kirito-dengan kemampuan seperti itu, apa dia masih takut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, pertanyaan ini sendiri adalah kesalahan besarnya. Tidak peduli seberapa takut, bermasalah, atau sedih dia, dia masih bisa bergerak. Itu adalah «kekuatan» nyata. Dia hanya bisa memilih apakah ia harus melakukan hal dengan lebih baik atau tidak, apakah akan menembak atau tidak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, dia tidak bisa sekuat Kirito. Tapi setidaknya untuk saat ini-dia ingin setidaknya memberikan semua yang dia punya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon bertaruh dengan detak jantungya, untuk menekan jarinya yang ia tempatkan di pemicu senjata yang dicintainya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini sedikit penyesuaian hanya memicu merasa sangat berat. Namun, dengan dukungan dari tangan yang pemanasan, jari Sinon itu akhirnya meremasnya perlahan-lahan. The reticle yang muncul dalam pemkamungan nya mulai menyusut, tetapi setengah dari musuh masih di luar lingkaran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mungkin, tidak, pasti tidak akan mampu mencapai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah begitu lama menjadi penembak jitu, ini adalah pertama kalinya Sinon memiliki pikiran semacam itu saat ia menekan pelatuknya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti perasaan mual yang tidak menyenangkan yang hendak muntah, senjata tercintanya Hecate II menembakkan sinar merah, menembak mengeluarkan ledakan keras yang dia tidak pernah dengar sebelumnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih dalam keadaan tidak stabil, Sinon tidak bisa menahan  rasa takutnya saat ia tersentak kembali, namun Kirito memeganginya terus. Buggy melompat ke atas dan mulai jatuh, dan Sinon hanya bisa menatap dengan mata terbelalak pada kendaraan dan menonton peluru yang melesat itu. Di bawah matahari terbenam, sebuah garis peluru menyerempet Death Gun naik dengan terdekat meleset dan pergi dengan kanannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Aku meleset ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih ada peluru di dalam magazine, namun Sinon bahkan tidak memiliki kekuatan untuk mengeluarkan magazinenya dan hanya bisa bergumam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mungkin kebanggaan ini «Goddess of the Underworld» tidak akan membiarkan peluru ini meleset sebagai senapan sniper anti-tank tidak meninggalkan lubang dalam aspal, tapi meleset ke truk yang berada di jalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam GGO, semua benda buatan yang ditempatkan di zona pertempuran tampaknya berada di sana untuk pemain gunakan sebagai penutup. Tapi seperti yang diharapkan dari sebuah permainan yang bergenre MMORPG dan elemen FPS, setiap objek buatan memiliki sedikit perangkap. Seperti bagaimana tangki bensin atau mesin yang besar dapat menyebabkan api atau bahkan meledak setelah terkenatembakan. Dengan kesempatan ini, kendaraan rongsokan yang berada di jalan mungkin memiliki beberapa gas di dalam tangki bahan bakar. Setelah tertembak oleh peluru- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu truk besar itu mulai mengeluarkan percikan api kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Death Gun, yang berada di samping truk itu, dengan segera membelokkan kuda mekaniknya ke sisi lain setelah melihatnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sebelum ia bisa melakukan itu, bola api besar meledak, dan cahaya oranye segera menelan bus dan kuda. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kereta beroda tiga yang telah selesai melompat dan mendarat pada saat ini, dan saat mendarat, berguncang dengan luar biasa dan akibatnya mengguncang seluruh jalan utama terjadi pada waktu yang sama. Meskipun adegan ledakan ini tidak bisa dilihat karena mobil sport yang menutupi pandangan, Kirito dan Sinon masih menyaksikan pancaran kuda mekanik menjadi bagian dalam api. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Apakah aku mengalahkannya ...? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon memiliki pikiran ini sejenak namun langsung menghilangkan pikiran tersebut. Bagaimana mungkin ledakan itu dapat membunuh Death Gun? Yang memungkinkan adalah hanya  mengulur waktu, tetapi untuk mereka, ini benar-benar sebuah keajaiban besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito, yang berpaling lagi untuk melihat di depan, lalu mencoba untuk memantapkan posisi kereta yang hendak miring ke samping, dan kemudian melanjutkan untuk mempercepat kereta itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon jatuh ke kursi dan menyaksikan asap melayang ke matahari ungu yang terbenam. Dia tidak bisa berpikir lagi, dan hanya bisa membiarkan tubuhnya terbawa kereta balap itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah bangunan dan kendaraan yang ditinggalkan di sisi kedua kiri dan kanan mulai menurun, dan batu-batu alam dan tanaman aneh mulai terlihat. Setelah dia bangun, ia menyadari bahwa kereta beroda tiga itu sudah melewati tengah pulau tunggal itu dan tiba di padang pasir di utara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pergi dari jalan aspal yang rusak ke jalan kerikil yang dikompres menjadi butiran pasir.Kereta beroda tiga itu mulai berguncang lebih dan lebih, dan Kirito hanya bisa memperlambat kecepatannya dan dengan hati-hati memindahkan kereta melewati bukit pasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon hanya bisa menghitung jumlah kaktus di sekitar mereka, namun tampaknya menyadari sesuatu saat ia menatap tangan kirinya. Jarum panjang dan tipis menunjukkan bahwa waktu saat ini adalah 21:12. Hal yang mengejutkannya ialah bahwa mereka hanya menghabiskan 10 menit untuk bergerak dari tepi sungai di selatan dan bergerak ke reruntuhan di sini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi selama waktu yang singkat ini, final BoB-tidak, game yang disebut GGO ini memiliki perubahan besar dalam definisi Sinon. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia berpikir dengan kepala dingin, ia tahu bahwa pemain yang disebut «Death Gun» tidak mungkin pria yang ia tembak dalam insiden perampokan kantor pos dahulu. Pistol «Type-54 Blackstar» yang menyebabkan Sinon berpikir seperti itu bukanlah pistol benar-benar populer, tapi senjata itu juga bukan senjata langka yang langka dan harganya agak murah. Mungkin Death Gun hanya kebetulan memilihnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masalahnya adalah bahwa ia dengan segera bisa merasa takut, malu-malu dan bahkan bisa menimbulkan fobia begitu ia melihat pistol itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon telah memperlakukan musuh-musuh di dunia ini yang menggunakan Blackstar sebagai salah satu tujuan nya. Dia percaya bahwa dia bisa dengan tenang melawan mereka, meskipun senjata itu mengarah padanya, dan akhirnya menguburnya bersama dengan banyak target  yang pernah ia kalahkan sejakdulu . &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia pernah merasa gugup ketika dia bertemu secara nyata. Efek dari peluru setrumnya benar-benar hilang, tapi dia hanya merasa seluruh tubuhnya melambat, dan tangannya tidak bisa bergerak tetapi terus gemetar. Bahkan berat normal Hecate yang sering dia bawa menjadi sebuah beban untuknya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Semuan itu bohong, aku hanya menipu diriku sendiri. Sejumlah besar pemain yang telah kukalahkan, dan aku berpikir itu dapa membuktikan kemampuanku, mereka benar-benar berarti ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti perasaan Sinon yang merasa putus asa, tiba-tiba roda tergelincir, dan kereta kemudian berhenti. Suara Kirito terdengar dari belakangnya, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh ... bagaimana kita bisa menemukan tempat persembunyian di tengah-tengah padang pasir yang luas ini? ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar kata-kata itu, Sinon mulai berpikir. Kirito sudah terluka parah setelah datang untuk menyelamatkan Sinon sementara dia diam saja. Sekarang ia harus berpikir untuk bersembunyi di padang pasir dan menggunakan paket pertolongan pertama yang diberikan kepada semua pemain untuk memulihkan HP mereka. Namun, efek penyembuhan peralatan itu agak lambat. Jika ia memulihkan Hpnya dengan aman, itu tidak akan cukup untuk bersembunyi di balik bukit pasir atau kaktus. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengangkat kepalanya namun pandangannya masih buram dan melihat sekeliling. Saat ia melihat ada coklat kemerahan berbatu sedikit lebih jauh dari bukit. Dia perlahan-lahan menunjuk ke sana, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Mungkin ada sebuah gua di sana.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, mungkin kamu benar. Bahwa ada gua untuk menghindari Scanner satelit di gurun.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito dengan cepat menjawab dan memutar kereta dari jalan. Beberapa saat kemudian mereka mencapai bukit berbatu dan berputar di sekitar situ. Seperti yang Sinon harapkan, mereka menemukan lubang besar di sisi utara. Kirito melambat dan buggy itu kedalam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lubang itu agak besar, dan masih ada banyak ruang meskipun mereka melaju dengan kendaraan ke tempat yang tidak bisa dilihat dari pintu masuk. Meskipun di dalam gelap, matahari terbenam yang memantul di dinding masih memungkinkan mereka untuk melihat jari-jari mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mematikan mesin, mengulurkan tubuhnya di lantai berpasir dan berbalik untuk melihat pada Sinon. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita akan bersembunyi dari scan berikutnya di sini-ah, tanpaalat scannerkita tidak bisa menerima informasi satelit, kan?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pertanyaan yang tidak perlu itu, Sinon tidak menjawabnyanamun memberikan senyum kecut. Dia turun dari kereta dengan kaki yang lemah, tiba di dekat dinding granit, duduk dan berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tentu saja. Jika pemain lain ada dekat kita. Mereka akan mencoba keberuntungan mereka dengan melemparkan granat, dan kita berdua akan mati di dalam.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti. Tapi setidaknya itu lebih baik daripada melepas semua equipmentku dan berenang di dalam air .... Dan ngomong-ngomong soal air ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito meninggalkan kereta dan melirik pintu masuk gua sebelum berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;«Orang itu»tiba-tiba muncul disampingmu, kan? Apakah mantel itu yang memiliki semacam kemampuan untuk membuatnya tidak terlihat? Dia menghilang di jembatan.? Satelit tidak bisa mendeteksi dirinya. Mungkin itu bukan karena ia berenang tetapi menggunakan kemampuan itu ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku kira begitu. Kemampuan unik itu disebut«Metamaterial Optical Camouflage». Ini biasanya disediakan untuk monster boss ... tapi hal itu tidak aneh untuk memiliki suatu peralatan dengan efek seperti itu.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itu, Sinon akhirnya mengerti apa yang Kirito khawatir. Dia melihat ke dalam gua pintu masuk dan kemudian dengan lembut berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... aku berfikir akan aman di sini, karena ada pasir di seluruh tanah, sehingga seseorang yang tak terlihat tidak bisa menyembunyikan jejak mereka, dan juga akan meninggalkan jejak kaki.. Dia tidak bisa muncul tiba-tiba sekarang.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku paham, tapi kami lebih baik memasang telinga kita.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito akhirnya tampak santai dan kemudian duduk agak jauh di sisi kanan Sinon. Dia mengambil kit pertolongan pertama dari kantong sabuk dan menaikkannya di depan lehernya dengan gerakan kaku sebelum menekan tombol di sisi lain. &#039;Zzz&#039; suara Lampu pun terdengar, dan lampu merah yang menunjukkan efek pemulihan menutupi tubuh Kirito. Sebuah kit pertolongan pertama-bisa memulihkan HP 30%, namun akan memakan waktu 180 detik, sehingga itu berarti tidak berguna melakukan hal ini dalam pertempuran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memutar matanya dari sisi kanan, Sinon sekali lagi melihat arlojinya. Waktu sekarang adalah 9:15 pm, yang merupakan Scan satelit kelima. Namun, seperti apa Kirito katakan tadi, sebagai sinyal listrik yang dikirim oleh satelit tidak bisa mencapai bagian dalam lubang ini, peta penerima tidak akan menunjukkan data apapun. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Turnamen battle royale yang lalu di mulai pada 8pm, dan berakhir dengan orang yang selamat di akhir «Zekushiido» mengalahkan «Yamikaze» dan menang untuk mengakhirnya. Waktu keseluruhannyakurang lebih sekitar 2 jam. Dengan asumsi bahwa tingkat kemajuan adalah sama kali ini, harusnya ada sekitar 10 pemain tersisa. Dalam turnamen terakhir, Sinon menjadi korban ke-8 setelah 20 menit, jadi ini akan jauh melebihi rekor sebelumnya. Namun, dia tidak senang sama sekali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon meletakkan tangan kirinya ke bawah, menykamurkan punggungnya di dinding gua dan bergumam, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apakah kamu berpikir bahwa ...«Death Gun» sudah mati dalam ledakan itu?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinontahu bahwa kemungkinannya kecil, tetapi dia ingin meminta pendapat Kirito. Setelah beberapa saat, Kirito menjawab pelan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. Aku melihatnya melompat dari kuda mekanik sebelum truk meledak. Meskipun ia tidak bisa selamat .... aku tidak berpikir dia akan mati ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap pemain yang akan terkena ledakan tersebut harusnya mengalami banyak kerusakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap pemain biasa mungkin. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi orang itu pasti tidak biasa. Orang bermantel menggunakan «Blackstar» untuk membunuh Zekushiido dan Usujio Tarako, dan Pale Rider yang kemungkinan besar mati. Mungkin dia sekarang adalah roh berkeliaran di network. Namun, Sinon jelas tidak mengatakan ini dengan keras. Dia hanya menjawab, &amp;quot;Aku mengerti&amp;quot;, dan kemudian menempatkan Hecate ke lantai berpasir di sampingnya, menyatukan kedua lututnya bersama-sama. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menunduk dan mengajukan pertanyaan lain, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana kau bisa datang dan menyelamatkan aku saat stadion dengan begitu cepat? Bukankah kamu berada di atas dinding luar?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito tampaknya memberikan senyum kecut. Sinon melihatnya di sampingnya, dan mengetahui bahwa prajurit lightsaber itu masih bersandar di dinding, dengan kedua tangan di belakang kepala. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku tahu kita keliru saat aku melihat «Jyuushi X»yang kitakira adalah Death Gun ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kenapa?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena orang itu tampak seperti gadis yang nyata, tidak seperti karakter laki-lakiku,dia terlihat feminim.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar jawaban tak terduga itu, Sinon bergumam &amp;quot;Aku mengerti&amp;quot;. Kirito menganggukan kepalanya sedikit dan memberikan ekspresi agak pahit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada saat itu, aku tahu bahwa kita meninggalkan sesuatu yang sangat besar ... pada pemikiran bahwa Death Gun bisa menyerang kamu, aku memaksa diriku untuk menyerangnya ketika dia memperkenalkan dirinya. Aku harus minta maaf padanya nanti ... Di sisi catatan, namanya harus diucapkan sebagai «Musketeer X». &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menjawab lagi, dan kemudian menebak apakah Kirito akan meminta maaf karena metode pertempurannya terlalu kuat atau karena pihak lain adalah seorang gadis. Tetapi hanya ketika dia hendak bertanya, Kirito berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tertembak, namun masih bisamengalahkannya. Ketika melihat ke selatan dari atas stadion, aku menemukanmu tergeletak di lantai ... Setelah aku melihat bahwa hal-hal yang buruk terjadi, aku langsung meraih sniper rifle dan bom asap mislik Musketeer-san melompat dari perimeterku.Lalu aku menembak dan melemparkan granat dan kemudian berlari ke arahmu .... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito kemudian mengangkat bahu pada saat itu, tampaknya menunjukkan &#039;kamu mengetahui sisanya&#039;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, 2 bekas luka peluru pada Kirito berasal dari serangna Musketeer X dan L115 dari Death Gun. Meskipun ia mengatakanmudahnya, prajurit lightsaber itu telah ditembak dua kali setelah  menangkis semua serangan saat melawan Xiahou Dun, yang menunjukkan bahwa ia bahkan tidak peduli keselamatan dirinya sendiri ketika ia pergi untuk menyelamatkan Sinon. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di lain tangan-melihat kembali situasi ini, Sinon jelas-jelas mendorong Kirito ke bawah. Meskipun Death Gun memiliki peralatan yang unik tak terduga «Kamuflase metamaterial Optical», Sinon bisa menghindar dari peluru setrum jika dia melihat gerakan di belakangnya. Jika dia bertemu dengan Kirito tanpa lumpuh, mereka bahkan bisa menggunakan kesempatan ini untukmengalahkan Death Gun. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, jika Death Gun bukanlah jiwa mati tetapi pemain biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merasa bersalah dan lemah, Sinon ekspresi sedih mengistirahatkan dahinya pada tempurung lutut nya. Dia merasa Kirito mendekat dan mengatakan dengan suara lembut, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu tidak harus begitu keras pada diri sendiri.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mendesah dan menunggu Kirito untuk melanjutkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku juga tidak menyadari bahwa orang itu bersembunyi di dekat situ. Jika peran kami terbalik, aku akan menjadi orang yang mengambil setrum peluru itu. Kamu akan menyelamatkanku pada saat itu juga, kan, Sinon?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang terdengar begitu stabil- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, itu membuat Sinon merasa sangat terluka. Dia menutup matanya dan bergumam pada dirinya sendiri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang iniawalnya ia pandang sebagai saingannya ... Musuh yang dia pikir dia bisa jadikan lawanbertarungnamun, ia mengucapkan kata-kata untuk momotivasi dirinya. Kegagalannya, kelemahan semua terlihat olehnya... Saat ini, ia hanya tampak seperti ia sedang menghibur anak-anak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan apa yang membuat Sinon tak tahan atau bahkan memaafkan dirinya sendiri adalah bahwa saat dia merasa sangat terhina, dia punya keinginan yang sangat besar untuk menerima kenyamanannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ingin mengatakan ketakutannya dan nyeri yang menyiksanya, dan menggapai tangannya pada cowok yang satu meter didekatnya ... Bahwa prajurit lightsaber misterius yang memiliki ketulusan dalam seperti itu, bisa membuat Sinon nyaman dalam permainan ... Shino yang sebenarnya dengan semua usaha dan kata-katanya. Mungkin Shino bisa mendapatkan «penebusan» dari kejadian perampokan kantor pos 5 tahun yang lalu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia melakukan itu, Sinon yang dingin seperti sniper sepenuhnya bisa lenyap. Tapi berbicara tentang itu, bagaimana mungkin dia mengatakan pikirannya yang sebenarnya kepada seseorang yang hanya kemarin bertemu-dan bahkan tidak tahu penampilan aslinya. Sinon tidak pernah mengatakan pemikiran yang sebenarnya bahkan pada Shinkawa Kyouji, temannya selama lebih dari setengah tahun. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia cemas, tak berdaya, bingung dan kacau, gadis itu hanya bisa terus memeluk lutut sendiri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika ia begitu, setelah beberapa detik ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Kirito itu akhirnya terdengar lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kalau begitu aku akan pergi. Beristirahatlah di sini saja dulu, Sinon. Sebenarnya, aku benar-benar berharap bahwa kamu bisa log out .... Tetapi kamu tidak bisa melakukannya selama turnamen ....&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengangkat wajahnya dengan cepat. Kirito lalu menggunakan dinding batu untuk membantu tubuhnya untuk berdiri dan memeriksa sisa energi di lightsaber tersebut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kamu berniat untuk melawan ... sendiri ... Death Gun ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah selesai Sinon bertanya dengan suara serak, orang lain mengangguk sedikit tapi tegas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Orang itu benar-benar kuat. Bahkan tanpa kekuatan itu pistol hitam, peralatan dan statistik sudah sakit kepala.. Paling penting,. Kemampuan sendiri pemain agak unik juga. Sejujurnya, itu sulit untuk mengelahkannya sebelum pistol hitam ditembakkan. Kita hanyamampu untuk melarikan diri sekarang, tetapi setengah dari itu karena itu sebuah keajaiban.. Jika kita menjadi sasaran-Nya ... aku tidak memiliki kepercayaan diri untuk menghadapinya dengan berani. Aku bahkan mungkin meninggalkanmu dan melarikan diri ... jadi aku tidak bisa mengambil risiko jika kamu mengikutiku. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon awalnya berpikir bahwa ini prajurit lightsaber benar-benar percaya diri dengan kemampuannya sendiri, jadi dia tidak bisa membantu, tetapi melihat wajahnya setelah mendengarucapan yang tak terduga ini. Pada saat ini, muncul kilatan di mata hitamnya, menunjukkan rasa tidak aman yang ia tidak pernah miliki. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Meskipun kamu takut pria itu?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pertanyaan Sinon, Kirito menempatkan kembali lightsaber ke sabuknya dan tersenyum pahit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, tentu saja. Jika itu aku yang lama ... bahkan jika aku tahu bahwa aku bisa mati, aku akan melawan dia dengan semua aku punya ... Tapi... Aku punya banyak hal yang ingin aku lindungi. Jadi aku tidak bisa mati sekarang, aku benar-benar tidak ingin mati ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sesuatu .. untuk dilindungi ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yup. Tidak peduli apakah itu dunia maya ... atau dunia nyata.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mungkin berbicara tentang hubungannya dengan beberapa orang. Kirito berbeda dari Sinon. Dia punya banyak teman-teman yang merasakan hal yang sama seperti dia. Gadis itu merasakan sakit yang tajam di dalam hatinya, dan kata-katanya bergegas keluar, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Maka kamu mungkin juga hanya bersembunyi di sini, benar? Kita tidak dapat secara otomatis log out di BoB, Tapi kita dapat pergi ketika itu hanya kita dan seseorang lainnya. Kita melakukan bunuh diri untuk membiarkan menang orang yangke-3, turnamen akan berakhir. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar itu, Kirito membelalakkan matanya, namun segera tersenyum, berkata &#039;Aku mengerti&#039;, dan menggelengkan kepalanya. Sinon sudah memprediksi bahwa ia akan merespons begitu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada suatu metode. Tapi.... Aku tidak bisa melakukannya. Death Gun seharusnya bersembunyi di suatu tempat dan memulihkan HP nya. Jika kita membiarkan dia pergi sampai berakhirnya turnamen, siapa yang tahu berapa banyak orang yang akan dia bunuh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... aku mengerti.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“—Kau benar-benar kuat.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun ia mengatakan bahwa ia memiliki sesuatu yang ia ingin lindungi, dia tidak kehilangan keberaniannya mempertaruhkan hidupnya untuk melawan Death Gun. Dan aku tidak memiliki dua hal ini lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon hanya bisa tersenyum lemah, memikirkan apa yang akan terjadi padanya setelah dia meninggalkan medan perang ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon sudah kehilangan semua keberaniannya setelah ia menghadapi pistol hitam yang Death Gun keluarkan di jalanan di reruntuhan. Dia menangis berkali-kali saat ia melarikan diri dan bahkan tidak bisa mengendalikan identitas sebenarnya, Hecate. Sniper Es Sinon berada di ambang kehilangan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ia terus bersembunyi di gua seperti ini, dia tidak akan pernah percaya pada kemampuannya sendiri lagi. Hatinya akan menyusut, jari-jarinya akan kaku, dan tidak mungkin ia bisamemukul sesuatu lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melupakan memori yang dia ingat, dia yang nyata di dunia nyata nya akan selalu khawatir tentangpria yang muncul dari bayang-bayang jalan-jalan malam atau dari balik pintu. Itu akan menjadi dunia maya dan nyata yangmenunggu Sinon / Shino. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku. ..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon berpaling dari Kirito dan berkata lembut, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ... tidak akan melarikan diri.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak akan melarikan diri. aku sudah memutuskan untuk tidak bersembunyi terus.. Aku ingin pergi keluar dan melawan orang itu.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mengerutkan dahi, bagian atas tubuhnya membungkuk ke Sinon dan berbisik, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu tidak boleh Sinon. Setelah kamu tertembak orang itu .... kamu benar-benar akan mati. Aku bukan hanya punya skill bertarung pedang, aku juga memiliki keterampilan defensif. Kau berbeda. Keadaanmu akan jauh lebih berbahaya daripadaku jika orang tak terlihat itu menyerang. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menutup mulutnya untuk saat ini, tetapi segera setelah itu, berbicara dan menyimpulkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot; Aku tidak peduli bahkan jika aku mati.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Eh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Kirito melebar lagi, dan Sinon berkata pelan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tadi ... aku benar-benar takut benar-benar takut kalau aku akan berakhir mati seperti itu. Aku lebih lemah daripada aku yang 5 tahun yang lalu .... Aku bahkan mempermalukan diriku dengan berteriak ... aku tidak bias melaukannya. Jika aku tetap bersembunyi, aku mungkin juga mati!. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Itu hal normal. Siapapun pasti takut mati?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku muak merasa takut, Aku muak hidup dalam ketakutan .... Aku muak hal itu-aku tidak akan memintamu untuk menemaniku, aku bisa berjuang sendiri.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan itu, lengan lemah Sinon itu mulai mengerahkan kekuatan dan bersiap-siap untuk bangun. Namun, lengan yang diraih oleh Kirito sampingnya. Dia bertanya lembut dengan suara gugup, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau mengatakan bahwa kamu ingin melawan sendirian dan mati sendiri ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ya. Itu mungkin nasibku...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membuat dosa besar, tapi tidak dihukum untuk itu. Dengan demikian, orang itu akan datang kembali untuk memberinya hukuman. Death Gun bukanlah sebuah jiwa-tapi sebab dan akibatnya. Ini sudah diputuskan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lepaskan aku ... Aku harus pergi ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mencoba melepaskan tangan Kirito lagi, tapi ia menyambar dengan kekuatan yanglebih. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata hitamnya bersinar. Bibir kecil yang indah itumengeluarkan kata-kata yang intens sehingga tidak sesuai dengan penampilan sempurna sama sekali, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau salah.Tidak ada seorangpun yang akan mati sendirian. Setelah seseorang meninggal, posisinya dalam hati seseorang akan lenyap juga. Hatiku sudah memiliki keberadaan kamu, Sinon!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak menyuhmu mengingatku... aku, aku tidak pernah berharap untuk memiliki hubungan dengan siapa pun!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi bukankah kita telah berhubungan satu sama lain?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mengangkat tangan Sinon dan menggerakkannya di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, emosi yang kuat yang menekan dalam hati Sinon tiba-tiba meledak. Dia mengertakkan gigi dan menggunakan tangan yang lain untuk meraih kerah Kirito itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelemahan dari ingin dihibur dan dorongan untuk dimusnahkan menciptakan perasaan yang dia tidak pernah rasakan sebelumnya, menyebabkan dia untuk mengatakan kata-kata ini keluar dari dalam dirinya. Tatapan berapi-api Sinon itu menatap wajah Kirito dan berteriak, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;—LALU LINDUNGI AKU DENGAN SEGENAP HIDUPMU !&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matanya tiba-tiba berputar, dan ada sesuatu yang panas mengalir di wajahnya. Sinon kemudian menyadari bahwa air matanya sudah mengalir keluar dari matanya, menetes. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Sword Art Online Vol 06 -203.jpeg||thumb]] &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menjabat tangan kanan yang ditahan dan tegas mengepalkan tinjunya untuk membanting di dada Kirito itu. Dua kali, tiga kali, dia mengerahkan semua kekuatannya ke tubuh Kirito itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tidak tahu apa-apa sama sekali ... tidak bisa berbuat apa-apa, jadi berhenti bertindak seperti kamu tahu apa yang terjadi! Ini ... ini adalah pertempuranku, hanya aku! Bahkan jika aku kalah, bahkan jika aku mati, kau tidak memiliki hak untuk menasehatiku! Kalau begitu, Dapatkah kamu memikul tanggung jawab ini denganku? ...! &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan kanan Sinonberpindah ke depan Kirito. Tangan ini pernah meremas pemicu pistol yang dicelup dalam darah dan mengambil hidup seseorang. Melihat kulit tangannya , dia hanya bisa melihat bahwa tangan pernah membunuh sebelumnya dan masih memiliki titik hitam kecil yang disebabkan oleh partikel mesiu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisa ... BISAKAH MEMEGANG TANGAN INI YANG PERNAH MEMBUNUH SESEORANG SEBELUMNYA!?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Garis kutukan itu terbangun dari dalam kenangan Sinon itu. Di dalam kelas, dia akan mendengar &#039;Jangan menyentuhnya, kamu pembunuh! kamu akan menodainya dengan darah &#039;ketika dia tidak sengaja menyentuh barang-barang pribadi orang lain. Sejak kejadian itu, Sinon tidak pernah membiarkan siapa pun menyentuhnya, sekalipun. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menggunakan kekuatan terakhirnya untuk mengayunkan pukulan. Seperti seluruh pulau berada di medan perang yang tidak dilindungi, setiap kali Kirito mendapat pukulan, HP nya akan berkurang sedikit demi sedikit. Namun, dia tidak melakukan apa-apa untuk menghindari. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;U. .. uu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Air mata Sinon jatuh seperti hujan, dan dia tidak bisa mengendalikannyalagi. Dia segera menunduk untuk mencegah orang lain dari melihat wajah menangisnya, dan pada akhirnya, dahinya akhirnya mengarah ke dada Kirito. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan kirinya masih berada di kerah Kirito, menyandarkan dahinya ke dada Kirito dengan semua dia punya, membiarkan keluar suara tangisan di antara gigi terkatup-katup. Sinon menangis seperti anak kecil, tapi dia merasa bahwa dia bisa melakukan hal ini. Dia tidak bisa ingat kapan terakhir kali dia menangis di depan seseorang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, Kirito menempatkan tangannya di bahu kanannya. Namun, Sinon segera mengepalkan tinjunya dan mengayunkan tangannya ke samping. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;AKU MEMBENCIMU .... AKU SANGAT MEMBENCIMU!!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia berteriak, air mata virtual terus menetes, dan akhirnya diserap oleh baju tipis Kirito. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu diketahui berapa lama mereka mempertahankan posisi ini- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Air mata Sinon itu akhirnya mengering, dan dia merasa lemah seluruhnya seakan jiwanya menyebar, dan hanya bisa mengistirahatkan seluruh tubuhnya pada tubuh ramping prajurit lightsaber didepannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menunjukkan perasaannya dia pasti tidak akan membiarkan dirinya untuk mengungkapkannya lagi, sedikit rasa sakit yang datang itu terasa sangat menenangkan. Dia kemudian melanjutkan untuk meletakkan kepala di bahu orang dan terus terengah-engah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa saat, Sinon memecah keheningan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau benar-benar menjengkelkan ... tapi setidaknya biarkan aku besandarpadamu.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia mengatakan itu, Kirito hanya menjawab &#039;ok&#039;. Sinon kemudian memindah tubuhnya dan berbaring horizontal pada kaki Kirito yang berselanjar. Ketika dia masih malu ketika Kirito melihat wajahnya, Sinon memutar badannya dari Kirito dan melihat bekas luka peluru yang masih tersisa di sisi kanan belakang roda belakang kereta beroda tiga itu, dan jejak roda yang terlihat dari matahari terbenam yang berasal di dari luar gua. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikirannya masih bingung, tapi itu berbeda deperti saat pikirannya berhenti ketika ia diserang oleh Death Gun, itu adalah perasaan yang santai. Tanpa sadar, dia mengeluarkan kalimat, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A. .. Aku pernah membunuh orang sebelumnya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon melanjutkannya tanpa menunggu jawaban Kirito, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan dalam permainan ... tapi dalam dunia nyata. Aku benar-benar membunuh seseorang. Pada saat itu ada perampokan yang terjadi di pinggiran di sebelah timur laut 5 tahun yang lalu ... Berita melaporkan bahwa pelakunya menembak tukang pos dan meninggal setelah pistolnya meledak. Namun pada kenyataannya, itu tidak benar.. Aku berada di tempat kejadian. Aku mengambil pistol pelakunya dan menembaknya. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... 5 tahun yang lalu ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar Kirito bergumam, Sinon mengangguk kepalanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya . Aku umur 11 saat itu ... mungkin aku melakukan itu karena aku masih kecil.Jadi aku memiliki dua gigi yang patah, dua keseleo di lengan, cedera punggung dan bahu kanan patah. Cidera itu bisa disembuhakan. Tapi ada tidak bisa disembuhkan. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Setelah itu, aku muntah atau pingsan setelah aku melihat pistol. Bahkan di TV, di manga ... atau pistol palsu yang tidak bisa menembak. Setelah aku melihat seorang pria ... mataku mengingat wajah dari pria yang pernah kubunuh ... Itu menakutkan. Benar-benar menakutkan. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Tapi itu baik-baik saja di dunia ini. Ketakutanku tidak akan muncul ... dan aku bahkan menyukainya ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon memindahkan matanya pergi, melihat sosok elegan II Hecate yang tergeletak di pasir, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Sebuah senjata langka. Jadi aku merasa bahwa jika aku bisa menjadi yang terkuat di dunia ini, aku akan menjadi kuat di dunia nyata dan bisa melupakan kenangan itu ... tapi ... ketika Death Gun menyerang barusan .. ketakutanku... itu muncul kembali...... itu benar-benar menakutkan ... Tanpa sadar, aku bukan «Sinon» dalam permainan tapi aku di dunia nyata ... jadi aku harus bertarung dengan pria itu. Jika aku tidak bisa mengalahkan dia ... Sinon akan lenyap. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memeluk tubuhnya sendiri dengan erat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja aku takut mati ... Tapi.... Tapi jika aku terus hidup dalam ketakutan, aku akan takut bahkan ketika aku mati. Jika aku lari tanpa melawan Death Gun dan kenangan itu, aku pasti menjadi lebih lemah dari sebelumnya, dan aku tidak akan pernah bisa menjalani kehidupan seperti biasanya lagi Jadi ... jadi .... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, udara dingin menyerang, menyebabkan Sinon gemetar dengan keras. Pada saat ini ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku. ..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa sadar, Kirito mulai terbata-bata seperti anak kecil yang tidak tahu apa yang harus dilakukan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku. .. Aku juga pernah membunuh orang sebelumnya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon, yang memeluk tubuh Kirito, merasakan tubuhnya gemetar sejenak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... aku sudah menyebutkan sebelumnya, kan? Bahwa pria bermantel dan Aku. .. Death Gun, kami bertemu di game lain sebelumnya.?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Y-Ya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Game itu disebut ...«Sword Art Online»Pernahkah kamu mendengarnya ... sebelumnya?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon sudah menduga nama permainan itu, tapi itu tak membantunya ia langsung menatap wajah Kirito. Prajurit lightsaber menyandarkan punggungnya ke dinding gua, dan matanya yang kehilangan cahayanyasedang melihat ke atas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, Sinon tahu nama dari permainan itu. Atau lebih tepatnya, tidak ada pemain VRMMO di seluruh Jepang yang tidak tahu tentang permainan itu. Bahwa permainan menakutkan menjebak kesadaran 10.000 orang di dalam dunia game selama lebih dari 2 tahun, dan bahkan memakan korban 4.000 orang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jadi, kau ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, dalam internet mengatakan, aku disebut «SAO Survivor»Death Gun juga sama denganku. Baik dia dan aku saling berperang, dan kami mencoba untuk membunuh satu sama lain.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Kirito itu tampak seperti mereka sedang melihat jauh ke masa lalu, bergerak di udara. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang itu adalah bagian dari Guild Merah yang disebut«Laughin Coffin»Di SAO, kami menetapkan warna dan sebutn penjahatnya yaitu«Orang Players», dan Guild mereka akan disebut «Orange Guild»... di antara mereka, Mereka bersenang-senang dalam membunuh disebut «Red Guilds» Guild mereka .... memiliki banyak orang yang menikmati membunuh orang lain. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ta-Tapi ... dalam permainan itu, bukankah artinya mati didunia nyata jika HPmu menjadi nol ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar, tapi mereka membunuh karena alasan yang ... Untuk pemain tertentu, membunuh adalah kesenangan terbesar mereka.Laughin Coffin adalah sebuah kelompok.. Mereka membunuh pemain lain di area yang tidak terlindungi, mengambil uang mereka dan peralatan sebelum membunuh mereka tanpa ampun. Tentu saja,. para pemain biasa harus waspada terhadap mereka, tetapi orang-orang masih terus memikirkan cara-cara baru untuk membunuh, menyebabkan jumlah korban terus meningkat. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan demikian, para pemain normal akhirnya membentuk kelompok perang melawan mereka ... dan aku adalah salah satu dari mereka. Dalam perang itu, kami tidak benar-benar perlu untuk membunuh mereka. Kami hanya ingin mereka menyerah sebelum mengirim mereka ke penjara. Kami mencoba semua yang kita bisa untuk menemukan markas mereka, mengumpulkan beberapa pemain level tinggi yang tidak keberatan dengan itu dan meluncurkan serangan kami di tengah malam. Namun ... Aku tidak tahu bagaimana informasi itu bocor. Musuh sudah memasang perangkap di dasar dan menunggu kami untuk masuk ... kami akhirnya berhasil untuk berkumpul, tapi dalam pertempuran yang tidak normal ini ... aku .. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh Kirito gemetar dengan keras lagi. Ia membelalakkan matanya, dan napasnya menjadi lebih keras. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku secara pribadi membunuh dua anggota Laughin Coffin. Satu dengan menebas kepalanya dengan pedang ... yang lain adalah tusukan di jantung.. Aku hanya merencanakan untuk mengunci mereka di dalam penjara, tapi aku lupa semua tentang itu dan kehilangan kendali diriku sendiri ... tidak, itu hanya alasan. Jika aku ingin, aku pasti bisa mengehentikan pedangku .... tapi aku terus mengayunkan pedangku dalam ketakutan dan kemarahan, dan jujur, aku tidak berbeda dari orang-orang itu,artinya, kesalahanku lebih besar dari mereka karena ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito dengan paksa mengambil napas dalam-dalam sebelum menghembuskan napas, dan diam-diam melanjutkan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena aku memaksakan diriku untuk melupakan apa yang kulakukan itu.Aku membunuh anggota lain beberapa waktu setelah aku membunuh dua orang itu .... dan setelah aku kembali kembali ke dunia nyata, aku tidak pernah memikirkan mereka. Sampai aku bertemu Death Gun di area tunggu di gedung presidensial.. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jadi, Death Gun adalah bagian dari kelompok yang kau lawan ...« Laughin Coffin »...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Seharusnya dia menjadi salah satu anggota yang selamat dalam serangan itu dan terpenjarakan oleh kami. Aku masih ingat kehadirannya dan bagaimana ia berbicara. Hanya sedikit .... Sedikit lagi, dan aku bisa ingat namanya kembali... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, ia langsung menutup matanya dan menggunakan kepalan tangan kanannya untuk menekan dahinya. Sinon, yang sedang berbaring di lutut Kirito itu, menatapnya selama beberapa waktu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak ini disebut Kirito pernah menjadi pemain «Sword Art Online». &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mempertaruhkan kehidupan nyata di dunia itu dan terus berjuang selama dua tahun. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon pernah menebak hal ini sebelumnya, namun itu masih aneh berat-hati untuk mendengar apa yang dikatakannya itu. Dia masih bisa mengingat pertanyaan Kirito itu kemarin dari dalam telinganya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Jika kamupelurumu bisa membunuh pemain di dunia nyata ... dan ia akan membunuhmu atau orang lain didekatmu jika kamu tidak membunuhnya, masihkah kamu menekan pelatuk tanpa ragu-ragu dalam situasi seperti ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito adalah orang yang pernah mengalaminya. Dalam arti tertentu, ini sangat mirip dengan insiden perampokan kantor pos di mana Shino diserang 5 tahun yang lalu- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kirito.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mendukung tubuhnya dan dengan tegas menggenggam bahu Kirito. Mata anak itu tampak agak hilang seolah-olah ia sedang mencari tempat jauh di masa lalu. Namun, Sinon masih mendekatkan wajahnya untuk memaksanya melihatnya, dan berkata dengan suara serak, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... aku tidak bisa menilai apa yang kamu lakukan di masa lalu ... dan aku tidak punya hak. Jadi sebenarnya, aku tidak punya hak untuk mengatakan ini ... tapi tolong katakan padaku ... bagaimana kamu mengatasi kenangan itu? Bagaimana kamu mengatasinya? Bagaimana kamu menjadi begitu kuat ...?? &amp;quot;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini benar-benar hal yang agak kejam dan egois untuk mengatakan kepada seseorang yang hanya mengungkapkan kesalahannya sendiri. Namun, Sinon benar-benar tidak bisa menahan diri untuk bertanya. Meskipun Kirito begitu membenci diri sendiri bahwa dia &#039;memaksa dirinya untuk melupakan&#039;, dia tidak bisa melakukan itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito berkedip dua kali, tiga kali, beberapa kali dan menatap mata Sinon, dan ia kemudian menggelengkan kepalanya dan berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... aku tidak mengatasi hal itu.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tadi malam, aku terus mengingat pertempuranku melawan Laughin Coffin dan 3 orang yang meninggal terhunus  pedangku, dan aku hampir tidak bisa tidur sama sekali. Orang-orang itu, ketika mereka akan menghilang ... ekspresi mereka, suara mereka, kata-kata terakhir mereka, aku kira aku tidak akan bisa melupakan mereka ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana ... bagaimana bisa begitu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon hanya bisa bergumam kosong, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu ... ap ... apa yang harus aku lakukan ... aku. .. aku. ..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;-Apakah aku akan menjadi seperti ini selama sisa hidupku? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ucapan ini benar-benar terlalu kejam untuknya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah semua kerja kerasnya sia-sia? Bukankah itu berarti bahwa, bahkan jika mereka meninggalkan gua ini, mengalahkan Death Gun dan menang, Shino di dunia nyata harus terus hidup dalam rasa sakit-yang seperti itu ...? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Namun, Sinon-&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito memindahkan tangan kanannya dan menutupi salah satu dari tangan Sinon yang telah meraih bahunya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku merasa bahwa itu normal. Aku kehilangan kesadaranku dan membunuh dengan kedua tanganku sendiri, tapi aku mendapat pujian bukannya dihukum. Tak seorang pun ingin menghukumku, dan tidak ada yang mengajari aku cara untuk menyelamatkan diri. Sampai sekarang, aku tidak pernah melihat apa yang aku pernah lakukan, dan memaksa diriku untuk melupakannya. Tapi aku salah. Faktanya bahwa aku melakukannya, aku telah membunuh mereka secara langsung dengan tangan ini ... aku harus menerima hal itu, mempertimbangkan kepentingan dan situasinya. Sekarang, aku merasa bahwa hanya hal ini yang bisa kulakukan untuk menyeimbangkan kemampuanku ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Memikirkannya ... dan menerimanya... Aku tidak bisa melakukan itu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak peduli bagaimanapun kamu mencoba untuk melarikan diri dari itu, masa lalu tidak akan pernah hilang, dan kenangan kita tidak akan pernah benar-benar hilang. Meskipun begitu…  kita hanya bisa menghadapinya dan berusaha agar suatu hari kita bisa menerimanya. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lengan Sinon melemah dan ia menjatuhkan diri ke Kirito, yang sedang berbaring. Dia menyandarkan punggungnya dan kepalanya ke Kirito dan menatap langit-langit gua. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menghadapi ingatan yang ada di kepalanya dan melawan, Sinon tidak berpikir bahwa dia bisa melakukannya. Jalan yang Kirito temukan hanya bisa kirito lewati sendiri , dan ia harus menemukan cara lain untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Meskipun Sinon memikirkan ini, kata-kata Kirito itu akhirnya berhasil menembus salah satu kesulitan miliknya. Gadis sniper membalik matanya ke wajah yang agak pucat ke tempat yang sedikit gelap, dan kemudian berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...« Death Gun»...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi orang bermantel itu benar-benar manusia.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja. Dia pasti salah satu mantan player terbaik di«Laughin Coffin». Jika aku bisa ingat namanya di SAO, aku dapat menemukan nama aslinya dan alamatnya di dunia nyata. Sejujurnya, ini adalah alasan mengapa aku datang ke dunia ini. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jadi begitu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya ia tahu bahwa pria bermantel bukanlah jiwa mati yang terbangun dari dalam kenangan Sinon. Dia mengerutkan dahi, berpikir dan melanjutkan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi orang yang tidak bisa melupakan apa yang terjadi di SAO, ingin PK dan datang ke GGO ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak berpikir bahwa dia hanya mengincar seseorang... dia melakukannya ketika banyak orang melihatnya, tidak peduli apakah dia menembak«Zekushiido»,«Usujio Tarako»atau menghilangkan«Pale Rider». Lalu menggambar Salib didepan banyak penonton. Mungkin dia ingin menunjukkan ... bahwa ia memiliki kemampuan untuk membunuh dalam game .... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi bagaimana dia melakukannya ... antara AmuSphere dan generasi pertama ... Nerve Gear, bukan? AmuSphere itu berbeda dari generasi pertama, betul? itu dirancang untuk tidak mengeluarkan gelombang elektromaknetik berbahaya, kan? &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seharusnya begitu ... tapi, menurut orang yang memintaku untuk datang ke dunia ini, penyebab kematian pada Zekushiido dan Usujio Tarako tidak kerusakan otak, tapi gagal jantung ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... jantung ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat mengajukan pertanyaan ini, Sinon merasakan udara dingin yang berhembus, membuatnya sedikit gemetar. Meskipun ia merasa bahwa itu tidak mungkin, ia ingin mengatakan apa yang ada di pikirannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau mengatakan bahwa ... ia menggunakan beberapa kutukan atau kekuatan supranatural ... untuk membunuh mereka ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon merasa bahwa ia akan ditertawakan jika dia mengatakan itu, tapi Kirito hanya melihat ke arahnya dengan ekspresi tegang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sejujurnya ... Aku tidak tahu bagaimana dia bisa membunuh mereka tanpa mengetahui karakter asli pemain di dunia nyata dan menyelidikinya. Aku tidak berpikir bahwa dia secara acak menembak di dunia virtual akan membuat jantung pemain dunia nyata ... tidak, tunggu ... ngomong-ngomong .... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini mungkin kebiasaan dimiliki Kirito saat ia menggunakan jari-jarinya menopang dagu rampingnya dan menutup mulutnya. Saat melihat Sinon ia memberinya tatapan yang membingungkan sambil berbaring di lututnya, dia berbicara dengan ekspresi aneh, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Itu benar-benar aneh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang aneh ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dalam reruntuhan sekarang, mengapa Death Gun tidak menggunakan pistol hitam untuk menembakku dan menggunakan senapan snipernya? Padahal jarak kita berdekatan tadi, dan pistol lebih kuat, tepat di sampingnya.? Itu bisa membunuh musuh dalam satu tembakan. Sejujurnya, aku bahkan tidak bisa mengelak tembakan snipernya. Jika pria itu menggunakan pistol hitam itu, aku seharusnya telah terbunuh olehnya .... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun itu agak mengejutkan untuk melihat dia memiliki keberanian untuk mempertimbangkan kemungkinan kematiannya sendiri, Sinon masih mengatakan pikirannya, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mungkin karena tidak ada waktu untuk menggambar simbol Salib ... Sebelum menembak Blackstar itu ... ah, pistol itu disebut «Type-54 Blackstar»...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merasa tercekik saat dia mengatakan nama ini, Sinon melanjutkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apakah dia harus menarik Salib sebelum menembak Blackstar, atau itu karena ia tidak bisa membunuh jika ia tidak menyelesaikan simbol Salib ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... tapi ketika kita melarikan diri, pria itu menggunakan Blackstar untuk menembak, kan. Bagaimana dia bisa menggambar Salib di atas kuda?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kirito mengatakan itu, Sinon melirik kereta beroda tiga di sampingnya. Bekas luka peluru di spatbor belakang bukanlah 0,338 Lapua Magnum, tapi peluru 7.62mm yang lebih kecil. Omong-omong, Sinon sendiri memang melihat Death Gun menarik Blackstar dan menembak tanpa menggambar simbol salib. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar ... dia melakukannya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan kata lain, Death Gun memang memiliki kesempatan untuk membunuhku, tetapi oa tidak menembak ke arahku. Tidak, dia tidak mempunyai alasan untuk membiarkanku lari.. aku menang dalam pendahuluan ... sejujurnya, mungkin akulah sasaran utamanya  ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf karena bukan tontonan yang begitu menarik.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon memberikan pukulan siku kirinya di perut Kirito dan membuatnya batuk kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, mari kita membuat kita berdua menjadi sasarannya. Tapi bagaimanapun,  itu tidak seperti orang itu tidak menembakku, tapi mungkin ada alasan mengapa dia tidak melakukannya ....&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon memindahkan tubuhnya dan merosot pada kaki Kirito, menempatkan tangannya ditangkupkannya ke kepalanya. Meskipun jengkel dengan anak yang tidak pernah lelah itu, sekarang, ia membutuhkan transfer panas dari avatar di depannya untuk mengejar rasa takut  darinya. Merasa agak aman sekarang, ia perlahan-lahan mendapatkan kembali pikiran yang tenang dan terus berpikir. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Omong-omong, ada sesuatu yang aneh saat ini ....&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saat ini?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada saat di jembatan logam. Orang itu menggunakan Blackstar untuk menembak Pale Rider,  lalu mengabaikan Dyne yang ada disampingnya, kan? aku pikir Dyne akan ditembak juga ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... tapi dia sudah mati waktu itu, kan?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia sudah mati, tetapi sebenarnya, hanya HP nya yang nol dan ia tidak bisa bergerak namun avatar nya masih ada, sehingga kesadarannya sendiri masih ada.. Jika itu adalah kekuatan yang melebihi permainan, itu tidak masalah jika HP ada di sana atau tidak, kan? &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar hal yang disebutkan Sinon, Kirito merenung sejenak dan kemudian berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Itu benar. Ini aneh hal yang kau katakan itu.. Seperti di reruntuhan sekarang, Death Gun hanya menyerang Pale Rider dan tidak Dyne di jembatan ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan kata lain ... kamu dan Dyne, Pale Rider dan aku, kami memiliki titik yang sama ini menunjuk di antara mereka yang dia bisa serang adalah orang-orang yang tidak bisa menyerang ....&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon merenung dan bergumam. Kirito menganggukkan kepala, dan dengan gemetar mencapai tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, kamu bisa mengatakan seperti itu. Jika kita memikirkan hal itu, Zekushiido dan Usujio Tarako seharusnya memiliki kondisi serupa denganmu dan Pale Rider .... Mungkin itu kemampuan atau peringkat ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pale Rider kuat, tapi ia tidak mengambil bagian dalam turnamen terakhir. Kalau peringkat BoB, Dyne berada di depan aku..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu ... mungkin itu karena hal spesifik lainnya?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak berpikir begitu dan Dyne. Aku berada di skuadron yang sama dengannya, jadi kita berlatih bersama-sama beberapa kali. Tapi aku belum pernah mendengar nama Pale Rider, apalagi bertemu dengannya..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana Zekushiido dan Usujio Tarako?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pertanyaan Kirito itu, Sinon hanya bisa memutar tubuhnya ke atas dan memberikan senyum kecut. Dia melihat ekspresi serius di wajah cantik itu, mengangkat bahu dan menjawab, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka dua orang yang terkenal, pada tingkat yang sama sekali berbeda dari Dyne dan aku ... Zekushiido adalah pemenang dari turnamen terakhir, sehingga Usujio Tarako adalah 5th atau 6th, tapi dia adalah pemimpin skuadron terbesar dalam permainan ini. Aku hanya berbicara dengannya sekali atau dua kali. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uu ... Kemudian, seharusnya peralatan atau statistik ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Peralatan kami semua berbeda. Kau tahu aku menggunakan senapan sniper. Pale Rider menggunakan senapan. Zekushiido mungkin menggunakan senapan XM29 serbu yang sangat langka, dan Usujio Tarako menggunakan senapan mesin ringan Enfield. Adapun statistik ... ah . &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon sepertinya dia ingin menjelaskan kepada Kirito bingung saat ia menyentuh alisnya sebelum melanjutkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu tidak berada pada titik yang sama ... jika aku harus mengatakannya, itu «mereka semua tidak memfokuskan pada AGI»Tapi itu agak terlalu mengada-ada ... sebagian dari kita fokus pada STR, dan beberapa fokus pada VIT ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mencibirkan bibir indahnya dan terus menggarukan kepala. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi dia hanya secara acak memilih target tanpa alasan, itu ... untuk beberapa alasan ... aku merasa bahwa ada alasan tertentu ... kau mengatakan bahwa kamu pernah berbicara dengan Usujio Tarako? Apa yang kau katakan padanya?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon memeras ingatannya yang menipis saat ia menangkupkan tangan antara kepala dan kakinya Kirito untuk bertindak sebagai bantal. Ini seharusnya pangkuan, kan? Berpikir begitu, ia mulai merasa malu. Tapi tetap saja, dia menggelengkan malu ke samping dengan alasan &#039;itu mendesak sekarang&#039;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berpikir tentang hal itu dengan hati-hati, ia menemukan bahwa dia menyadari bahwa dia tidak pernah menyentuh orang lain seperti itu begitu lama. Rasanya seperti ia meletakkan beban di hati bersama-sama dengan berat sendiri pada dirinya, dan hatinya hanya merasa luar biasa aman. Hanya ketika Sinon diam-diam berharap bahwa ini bisa berlanjut, senyum yang tampaknya lemah Shinkawa Kyouji tiba-tiba muncul dalam pikirannya, yang membuatnya agak menyesal. Kalau dia bisa kembali dengan selamat ke dunia nyata, dia akan membuka hatinya dan berbicara kepadanya ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi-, Sinon, apa yang terjadi antara kamu dan Usujio Tarako ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, um ... ya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon berkedip dan mengguncang pikiran yang sekilas pergi sebelum mencari ingatan miliknya lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kami hanya berbicara sedikit. Yang aku ingat. ... Setelah turnamen terakhir, setelah kami kembali ke tingkat pertama dari bangunan presidensial, aku bertemu dengannya di pintu masuk. Kami mulai berbicara selama sekitar 2, 3 menit , tentang apa hadiah yang kita inginkan ... Aku tidak pernah bertemu dengannya secara langsung di medan perang, sehingga itu hanya kebetulan. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku melihat Death Gun tidak pernah muncul dalam turnamen terakhir .... Apakah dia marah karena dia tidak mendapatkan hadiah ...? Ini tampaknya tidak berguna untuk berspekulasi tentang hal-hal tak berdasar.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mendesah. Dia mengejapkan matanya beberapa kali untuk mengubah suasana hatinya dan kemudian menundukkan kepala untuk melihat Sinon. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Omong-omong, aku tidak pernah memeriksa hadiahnya ... apa yang kamu dapatkan pada akhirnya?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar Kirito tiba-tiba mengubah topik, Sinon agak terkesan bahwa ia ingin tahu tentang hadiahnya pada saat ini dan menjawab, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ~ yang bisa dipilih. Kita bisa memilih sesuai dengan peringkat kita .... Peringkat kita seharusnya cukup tinggi saat ini, jadi kita seharusnya bisa mendapatkan sesuatu yang bagus. Tentu saja, kita harus kembali dengan selamat..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti apa?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja, senjata dan peralatan pertahanan ... atau yang lain seperti pewarna berwarna unik atau pakaian yang orang tidak bisa beli. Namun, sebenarnya itu tidak benar-benar bagus, hanya tampak menarik. Mereka bahkan akan mengirimkan model senjata dari permainan. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Model senjata? Dengan kata lain, bukan peralatan dalam permainan, tetapi sesuatu yang kamu bisa dapatkan di dunia nyata?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku punya. Peringkat sangat rendah selama turnamen terakhir, jadi aku tidak bisa mendapatkan peralatan besar. Aku memilih model pistol yang. Omong-omong, Usujio Tarako mengatakan bahwa ia memilih model pistol juga .... Itu hanya mainan, tapi menggunakan logam, dan finishing yang sangat baik. Shin ... Spiegel mengatakan ini kepadaku tapi ak.... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat mengingat dengan sedih model pistol yang pernah ia pegang di tangannya beberapa hari lalu, wajah Sinon langsung memberikan senyum kecut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku selalu terus-menyimpannya di dalam laci dan tidak pernah melihatnya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Kirito sepertinya menyadari sesuatu yang lain dan tidak melihat ekspresi wajah Sinon itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mendapatkan hadiah ... di dunia nyata ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pertama kali berbisik kepada dirinya sendiri lembut, dan kemudian berkata dengan nada serius. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Model pistol itu dikirim oleh perusahaan operasi dari Amerika, kan?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, melalui EMS, sehingga banyak biaya pengiriman yang harus dilibatkan. Apakah Zasker benar-benar bisa mendapatkan uang jika seperti ini ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Sinon selesai mengatakannya, dia menatap wajah Kirito-terapi langsung berkedip. Dia melihat prajurit lightsaber menggigit bibirnya dan menatap titik tertentu. Rasanya bukan seperti dia sedang memikirkan apa hadiah yang ia bisa dapatkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ap ... apa yang salah? Apa yang kamu pikirkan?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... EMS ... tapi-ketika aku login ke GGO beberapa waktu lalu, satu-satunya sistem diminta untuk pemain untuk memberikan email, jenis kelamin dan usia untuk keterangan kami. Bagaimana perusahaan pengelola tahu tentang alamat peserta. ..? &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah kau lupa?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon, yang berbaring, mengangkat tangannya dalam cara yang agak tidak sabar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selama pendahuluan BoB kemarin. Ketika kita harus mendaftar di mesin beroperasi pada tingkat pertama dari bangunan presidensial, ada juga baris kosong untuk mengisi alamat dan nama kita yang sebenarnya, kan? Harus ada syarat dan kondisi di sana. Kita bisa mendaftar tanpa mengisi alamat, tapi kami mungkin tidak dapat mendapatkan hadiah kami kamu tidak mengisi itu, kan? kamu tidak dapat mengisinya nanti, sehingga kamu tidak bisa mendapatkan model pistol-eh, eh ? &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito tiba-tiba menempatkan tangannya di bahu kanan Sinon dan kemudian lebih mendekatkan wajahnya, menyebabkan dia untuk membuat suara aneh. Gadis itu membeku saat ia berpikir bahwa orang ini hendak melakukan sesuatu yang memalukan, tapi tentu saja, itu bukan masalahnya- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit lightsaber memberikan ekspresi serius tidak seperti sebelumnya dan menimbulkan pertanyaan baru. Tapi Sinon tidak bisa memahami pentingnya pertanyaan ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa Dyne masuk dalam turnamen terakhir?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;We-well ... Aku ingat itu equipment dalam permainan. Dia pernah menunjukkan kepadaku sebelumnya, mantel yang memiliki warna-warna konyol.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana Zekushiido?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa-siapa yang tahu ... Dia tidak pernah berbicara kepadaku sebelumnya. Bagaimana aku bisa tahu? Tapi ... aku mendengar bahwa orang itu sendiri menuntut efisiensi, jadi seharusnya tidak menjadi penampilan dan barang-barang. Omong-omong, ia seharusnya memilih model pistol juga. Aku dengar bahwa juara 1 dan tempat ketiga bisa mendapatkan senapan sniper besar. Tapi ... untuk apa kau bertanya? &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Kirito tidak menjawab pertanyaannya, dan hanya melihat mata Sinon sebelum tenggelam ke dalam pemikiran yang mendalam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak peralatan di dunia maya ... model pistol di dunia nyata ... jika ini adalah titik umum antara Sinon, Pale Rider, Zekushiido dan Usujio Tarako ... EMS alamat ... mesin di real presidensial. .. tempat itu ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito tampak melamun sambil terus menggerutu, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Optical Camouflage... jika ... itu bukan hanya di lapangan praktek ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan yang Kirito letakkan di bahu kanan Sinon tiba-tiba menjadi kaku seperti batu. Ia membelalakkan matanya, dan mata hitam itu terus berputar. Ekspresi yang ditunjukkan pada matanya itu-shock? Ataukah itu takut? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon tidak bisa membantunya tetapi meluruskan punggung dan berteriak, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“APA ... APA YANG TERJADI APA YANG TERJADI?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh ... jadi seperti ini ... jadi itu seperti ini!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara serak yang dalam keluar di antara bibir merah cerah itu, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah ... membuat kesalahan besar ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kes-Kesalahan?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Bahwa ketika bermain VRMMOs ... kesadaran pemain dipindahkan dari dunia nyata ke dunia maya, dan pemain kemudian berbicara, berjalan, dan melakukan perkelahian di dalam ... jadi aku pikir Death Gun mungkin membunuh target di dunia ini ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu ... itu salah ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, tubuh pemain dan jantung yang tidak bergerak. Apa yang berbeda tentang dunia maya dari dunia nyata adalah bahwa hanya otak menerima banyak informasi.. Para pemain mengenakan AmuSphere yang hanya melihat dan mendengar sinyal-sinyal listrik yang ditransfer ke gambar digital dan efek suara. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi ... Zekushiido dan sisanya meninggal di mana tubuhnya berada, di dalam kamar mereka sendiri. Dan pembunuh yang sebenarnya ada di tempat itu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ap ... apa yang coba kamu katakan ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito segera menutup bibirnya dan membukanya lagi. Suara dan kehadiran dia memberi selanjutnya tampaknya mencerminkan ketakutan batinnya karena menjadi udara dingin yang melewatinya wajah Sinon ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;«Ada dua pembunuh»Yang pertama ... adalah pria mantel menyerang sasarannya dalam permainan. Orang kedua sudah memasuki ruangan target di dunia nyata, dan akan menyerang pemain tak berdaya pada waktu yang sama..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon tidak bisa segera mengerti apa yang Kirito maksudkan ketika ia mengatakannya. Dia mengangkat bagian atas tubuhnya lemah, masuk ke fase bingung sebelum menggelengkan kepalanya dengan cara yang terganggu, dan kemudian melanjutkan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi ... bagaimana ... bagaimana mungkin. Bagaimana mereka mengetahui alamat dari para pemain ...??&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukankah kau bilang sebelum. Sebuah model pistol yang dikirim ke rumah kamu?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu ... maka pelakunya adalah perusahaan pengoperasi ... atau Death Gun menyusup ke database ...??&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... kemungkinan yang terlalu kecil. Bahkan jika itu hanya pemain biasa, ia masih bisa mengetahui alamat target yang sebenarnya. Setelah target itu adalah peserta dari turnamen BoB, dan jika pemain memilih model gun ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bangunan presidensial. Para pemain berharap agar perusahaan pengoperasian untuk mengirim model senjata untuk mereka dengan masukan nama asli dan alamat di sana, kan? aku sedikit khawatir ketika aku mendaftar .... Bukankah itu ruangan tunggal , dengan ruang terbuka besar di belakang, kan ...? &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon akhirnya mengerti apa yang Kirito mulai pada dan hanya bisa menahan napas dan menggelengkan kepalanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau mengatakan ... bahwa ia melihat gambar pada layar dari belakangnya. Itu tidak mungkin.? Dengan efek jarak, ia tidak akan dapat melihat kata-kata setelah ada jarak tertentu, dan seseorang akan melihat apakah jika ia begitu dekat. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi bagaimana kalau dia menggunakan lingkup atau teropong? Seseorang yang kutahu sebelumnya mengatakan bahwa dia menggunakan cermin untuk membaca kode tombol dalam permainan. Jika aku melihat menggunakan beberapa item, aku dapat meniadakan efek jarak, kan?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kamu katakan tidak mungkin. Jika begitu banyak orang menggunakan beberapa teropong seperti itu, mereka akan ditendang keluar oleh GM dan dilarang.. Ini adalah permainan Amerika. Ini agak ketat seperti bagaimana hal itu berkaitan dengan pelecehan seksual . &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Kirito tampaknya tahu bahwa Sinon akan mengatakan itu. Prajurit lightsaber itu membawa wajahnya lebih dekat dan kemudian menggunakan suara lembut untuk menaikkan suaranya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika ... Bagaimana jika, mantel Death Gun ...bahwa «Metamaterial Optical Camouflage» juga dapat bekerja di dalam kota. Ruang tunggu di presidensial agak gelap.? Tak seorang pun akan mengetahui apakah mereka transparan dan bersembunyi di bayangan, tepat dalam situasi itu, jika seseorang menggunakan teropong atau ruang lingkup untuk memata-matai gambar layar ... itu mungkin untuk menemukan alamat dan nama asli dalam data yang dimasukkan, kan ...? &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Transparan-scope. Dengan dua hal ini, adalah mungkin untuk melakukannya. Pada dasarnya, menu permainan jendela pada default adalah bahwa orang lain tidak bisa melihatnya, tapi touchscreen-tipe terminal dalam permainan dapat digunakan oleh banyak orang, sehingga pada modus default siapa pun bisa melihat isinya. Sinon sendiri memasukkan alamat dan nama ketika dia mendaftar untuk turnamen terakhir dan turnamen ini dengan modus yang orang-bisa-lihat. Apakah seseorang ... tidak, bukan, bahwa Death Gun mengenakan mantel bersembunyi di balik punggungnya? Hanya untuk menuliskan nama-nama orang lain dalam daftar sasarannya? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon benar-benar tidak bisa menerima tebakan ini, dan dengan demikian ia terus mencoba dan berdebat kembali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Bahkan jika mereka tahu alamat kita di dunia nyata ... bagaimana bisa mereka memasuki kamar kami tanpa kunci ,? Dan bagaimana dengan keluarga mereka ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika hanya Zekushiido dan Usujio Tarako, keduanya hidup sendiri ... dan mereka tinggal di apartemen tua yang aku kira. Apa yang diinstal pada pintu mereka ialah kunci elektrik generasi pertama yang tidak benar-benar aman. Juga, ketika dive ke GGO, tubuh fisik yang nyata akan dalam keadaan tidak sadar, dengan demikian, tidak peduli berapa banyak usaha ia harus digunakan untuk masuk, ia tidak akan khawatir akan ketahuan ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Kirito membuat Sinon menghembuskan nafas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rumah biasa hanya dipasang dengan kunci sensor electric keyless seperti pada mobil pada 7 sampai 8 tahun yang lalu. Meskipun tidak dapat dirusak secara fisik, electrowaves key generasi pertama dapat di crack dan diinstal ke dalam mekanisme pembuka, membuat perangkat ini tampak seperti beberapa kunci master yang dapat membuka segala macam pintu. Sinon ingat dari berita di masa lalu bahwa perangkat ini dapat dijual dengan harga tinggi di pasar gelap. Setelah itu, Sinon membeli kunci logam dan keypad pintu masuk di samping kunci listrik, tapi masih tidak bisa menghapus kegelisahan di punggungnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
«Death Gun» bukanlah jiwa mati yang dibangkitkan dari kenangan masa lalunya, dan dia bukanlah karakter permainan dengan kemampuan misterius, tapi seorang pembunuh yang sebenarnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai alasan ini berlanjut, kebenarannya pun datang, dan hati Sinon itu mulai membuat sebuah ketakutan yang berbeda dari sekarang. Dia merasa tertekan oleh perlawanan yang tidak bisa ia jelaskan, dan mengeluarkan argumen terakhirnya, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;La-Lalu ... penyebab kematian? Kau bilang itu gagal jantung, benar? Apakah ada sesuatu yang dapat menyebabkan jantung untuk berhenti dan menipu polisi dan patolog?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mungkin mereka diberi beberapa obat...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu ... mereka bias menginvestigasinya untuk mengeceknya, kan? sepert sejumlah obat yang disuntikkan ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Mayat-mayat hanya ditemukan setelah beberapa hari, sehingga membusuk agak serius Dan .... sialnya, ada banyak insiden di mana pemain hardcore VRMMO meninggal karena gagal jantung .Mereka sering tidak makan dan hanya akan berbaring di tempat tidur ... jika ruangan itu tidak rusak ke dalam atau jika tidak ada uang yang dicuri, akan ada kemungkinan besar bahwa itu menjadi kematian alami. Polisi tampaknya telah menyelidiki kepala almarhum , tetapi mereka mungkin tidak pernah berpikir bahwa beberapa obat akan diberikan ... jika mereka tidak menyelidiki hal ini dari awal, itu tidak mungkin bagi mereka untuk menemukan bukti ini. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Bagaimana mungkin ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menggunakan kedua tangannya untuk mengambil jaket Kirito, terus menggeleng seperti anak tidak taat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perencanaan begitu keras hanya untuk membunuh orang dengan sia-sia, dia benar-benar tidak bisa memahami keadaan mental orang tersebut. Sinon hanya bisa merasakan niat jahat besar dalam kegelapan terbatas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu gila ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar Sinon bergumam, Kirito menganggukkan kepalanya juga. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yeeah ... itu gila. Aku tidak bisa memahaminya, tapi kupikir aku bisa membayangkan mengapa ia ingin melakukan hal ini. Orang ini menghabiskan begitu banyak usaha mungkin untuk mempertahankan identitasnya sebagai« pemain Merah ». A.. aku juga. bisa merasakan bahwa aku masih «pendekar» berjuang di garis depan di Aincrad ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon langsung membayangkan-bahwa nama yang dia tidak pernah mendengar sebelumnya seharus menjadi kota terapung dalam tahap yang disebut «Sword Art Online». Segera dia lupa rasa takutnya sendiri dan mengangguk kepalanya sendiri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku bisa mengerti ... aku sering bisa melihat diriku sebagai penembak jitu ... tapi jika tidak hanya itu mantel pria, yang merupakan komplotannya ....?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku pikir ada kemungkinan besar bahwa orang itu kemungkinan besar Survivor SAO Juga, ia mungkin sisa «Laughin Coffin». ... Keduanya seharus bekerja sama untuk mencapai kesempurnaan seperti rencana pembunuh ... ah, jangan katakan padaku ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Sinon segera melihat ke arah Kirito yang tampaknya menyembunyikan sesuatu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, itu tidak apa-apa ... hanya saja, symbol salib yang pria bermantel lakukan menarik ... tidak hanya untuk pamer ke penonton, tetapi juga beberapa trik untuk memeriksa waktu pada jam tangannya. Dia harus merencanakan «saat kejahatan» bersama dengan komplotannya di dunia nyata, tapi itu akan terlalu tidak wajar untuk melihat jam sebelum penembakan.. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu ... jika jam mini berada di bagian dalam pergelangan tangan, itu akan tepat di depan mata setelah menyentuh kepala ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon akhirnya setuju dengan asumsi ini dan mengangguk kepalanya- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahunya tiba-tiba disambar oleh Kirito di depannya. Dia perlahan membuka mulutnya dan memberikan ekspresi yang lebih serius, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon-kan, hidup sendiri?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y. .. Ya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah kau mengunci pintu dan memasang rantai padanya?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengunci pintu selain kunci elektronik ... tapi rumahku adalah versi awal ... seperti untuk rantai ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengerutkan kening dan terus mencari memori sebelum ia menyelam masuk &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Mungkin aku tidak menguncinya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti ... kemudian mendengarkan aku!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti Sinon belum pernah melihat Kirito terlihat begitu khawatir, dadanya segera merasa seperti itu diisi dengan blok es dan memiliki perasaan dingin jauh di dalam dirinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, aku tidak ingin dengar-meskipun ia berpikir dengan cara ini, bibir di depannya tidak berniat berhenti dan mengatakan sesuatu yang mengejutkan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada reruntuhan, ketika kami berada di stadion, Death Gun sudah ingin menggunakan senjata ketika setelah kamu tercengang. Dan .... Dia benar-benar menembak pistol padamu ketika ia menggunakan kuda mekanik. Dengan kata lain ... mereka sudah siap. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siap ... apa ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon bertanya dengan suara yang hampir tidak bisa didengar. Kirito sendiri mengangguk dan menjawab lirih, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Saat ini, pada saat ini-mungkin, kaki tangan dari Death Gun di dunia nyata memasuki ruanganmu, dan sedang menunggu waktu ketika pistol mengenaimu.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah waktu yang lama, kesadaran Sinon itu akhirnya memahami apa yang Kirito katakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar sekelilingnya segera menjadi kabur. Adegan akrab kamarnya muncul dalam pikirannya. Dia sedang menatap kamar 6mat nya seperti itu ilusi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ubin lantai kayu yang sering dibersihkan, lantai tikar cahaya kuning, meja kayu kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabel hitam berbaris bersama-sama dengan pipa tidur sama hitam, menghadap dinding di sebelah barat. Bedsheet adalah berwarna putih, dengan dirinya sendiri, masih terbaring di tempat tidur di kaus dan celana pendek. Pada saat ini, matanya ditutup, dan ada mesin di dahi yang terbuat dari twin-cincin logam berlapis. Selain itu- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga bayangan hitam stealthly berdiri di sana, menonton Shino yang menyelam masuk Orang yang tercakup dalam hitam benar-benar seperti siluet, tapi ada satu objek yang bisa dilihat dengan jelas, di tangan kanannya. Itu berbentuk silinder dan terbuat dari kaca tembus, dengan jarum perak di ujung-its a jarum suntik penuh cairan mematikan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. tidak ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon berbalik lehernya dan mengerang. Bahkan jika ilusi sudah pergi dan ia kembali kembali ke gua, kilatan jarum di tangan penyusup masih di matanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. itu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan emosi &#039;takut&#039; yang sederhana. Emosi itu menyebar di seluruh tubuhnya, sehingga dia terus bergetar. Dia tidak bisa bergerak, dan tidak bisa melihat sekelilingnya. Dia lemah, namun ada seseorang yang dia tidak tahu mengawasinya di dalam kamarnya. Tidak-bukan hanya itu. Orang itu bisa menyentuh kulitnya ... mencari tempat untuk menyuntikkan ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada perasaan penyumbatan mendadak jauh di dalam tenggorokan Sinon, menyebabkan dia menjadi tidak dapat bernapas. Dia menegakkan punggungnya dan terus menghirup udara. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... ahhh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya itu meninggalkan dia, semakin jauh dan jauh. Sebuah teriakan gemuruh terdengar di telinganya. &#039;Jiwa&#039; nya tampak seperti itu ingin meninggalkan tubuhnya- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, Sinon!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pergelangan tangannya tiba-tiba diadakan paksa, dan ada suara mengejutkan yang berdering di sampingnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini berbahaya untuk auto log out sekarang! Mari melakukan yang terbaik ... tenanglah! Tidak apa-apa kamu tidak dalam bahaya lagi!.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... ahh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon membuka matanya yang tampaknya tidak bisa berkonsentrasi, dan lengannya terus memukul. Akhirnya, dia akhirnya bias melihat orang yang mengeluarkan suara itu. Lengannya melingkari tubuh yang memiliki kehangatan, hanya ingin memeluk orang itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia segera dengan lengan kuat dan kuat memegang punggunya, mengerahkan kekuatan bahkan lebih untuk menenangkan dirinya. Dan sisi lain mengulurkan tangan, dengan lembut membelai rambut Sinon itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gumaman itu berdering lagi, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebelum pistol Death Gun ... yang «Blackstar» melukaimu, penyusup itu tidak dapat menyakitimu. Itulah batasan-orang itu tetapkan. Tetapi jika kamu log out karena denyut jantung atau perubahan suhu tubuh, akan ada bahaya ketika kamu melihat wajah si penyusup. Jadi, kamu harus menenangkan diri dulu. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi ... tapi ... itu menakutkan ... benar-benar menakutkan ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon terus menangis seperti anak kecil dan membenamkan wajahnya ke dada Kirito. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti gadis yang dengan paksa memeluk Kirito dengan erat, ada detak jantung yang lemah tapi biasa dari orang itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon terus mencoba yang terbaik untuk mendengarkan suara ini untuk mengusir gambaran menakutkan dari dalam benaknya. Tokun, tokun, hampir setiap detik senilai detak jantung memasuki tubuhnya. Jantung Sinon yang berdetak tidak karuan akhirnya kembali menjadi seperti biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia pulih, dia menyadari bahwa dia tampaknya berada di posisi yang sama seperti Kirito, dan ketakutannya menghilang sedikit demi sedikit. Meskipun rasa takut dalam dirinya tidak hilang, kewarasan itu sudah cukup untuk menekan emosinya untuk mulai pulih. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apakah kamu belum tenang?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di belakangnya, suara berat Kirito terdengar saat tangannya hendak meninggalkan punggung Sinon. Namun, Sinon menggelengkan kepalanya sedikit dan berkata lembut, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong biarkan seperti ini untuk sementara waktu ... oke ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun ia tidak mendengar jawabannya, tubuh gadis itu merasa orang lain sedang memeluknya. Setiap kali tangan ramping menepuk kepalanya, ada perasaan hangat yang mencair hati beku miliknya demi sedikit. Sinon mengambil napas dalam-dalam, memejamkan mata dan rileks tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mempertahankan posisi itu selama beberapa detik, ia berseru, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tangan kamu, rasanya seperti ibu aku ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Ibu Bukan seperti ayahmu?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak punya kesan ayahku. Dia meninggal dalam kecelakaan ketika aku masih bayi..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawaban Kirito agak pendek. Sinon dengan paksa membawa wajahnya ke dekat dada Kirito, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Sword Art Online Vol 06 -236.jpeg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Katakan padaku-Apa yang harus kita lakukan?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya lebih kuat dari apa yang dia bayangkan. Kirito menghentikan tangan yang menepuk-nepuk rambut Sinon dan segera menjawab, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita akan mengalahkan Death Gun. Dengan itu, kaki tangan yang siap untuk membunuh kamu di dunia nyata tidak dapat berbuat apa-apa dan pergi. Tapi kamu hanya perlu tinggal di sini. Aku akan melawan. Itu pistol pria itu tidak bisa membunuhku. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu benar-benar baik-baik saja ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya aku tidak menyebutkan nama dan alamat aku ketika aku mendaftar, dan aku tidak dive di rumahku sendiri, dan bahkan ada seseorang di sampingku Jadi, aku baik-baik saja.. Aku hanya perlu untuk mengalahkan orang itu yang melanggar aturan. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi ... bahkan tanpa itu «Blackstar», pria bermantel itu sulit. Kamu melihatnya menghindari Sniper Hecate bahkan dengan jarak 100m? Mungkin dia bisa menandingimu jika hanya kemampuan menghindari saja.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sejujurnya, aku tidak memiliki kepercayaan diri untuk mengatakan bahwa aku pasti akan menang ... tapi ini pilihan yang tersisa, seperti apa yang kamu katakan-kita bersembunyi di sini sepanjang waktu sampai ada 3 orang, dan kita berdua melakukan bunuh diri ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Kirito melirik jam dan Sinon melihat juga. Ini 9:40 pm. Tanpa sadar, scan pukul 9.30 pm telah terlewati. Sudah sekitar 25 menit sejak mereka melarikan diri ke lubang ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menatap wajah Kirito dan kemudian menggelengkan kepalanya sedikit, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mungkin tidak bisa bersembunyi di sini lagi. Para pemain lain seharus menyadari bahwa kita sedang bersembunyi di sebuah gua padang pasir. Tidak banyak dari mereka, jadi kita mungkin berakhir memiliki serangan granat. Atau lebih tepatnya, kita sudah beruntung karena sudah aman selama 30 menit. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti-...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito menggigit bibir bawahnya dan menatap pintu masuk gua. Sinon menyaksikan sisi wajahnya diam-diam dan berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena kami berdua bekerja sama sampai sekarang, mari kita berjuang bersama-sama sampai akhir.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi ... jika kamu terkena pistol itu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benda itu hanyalah sebuah pistol tua.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon kurang lebih terkejut kata-kata itu datang langsung dari mulut sendiri. Itu karena pistol-yang «Type-54 Blackstar» selalu menjadi pintu masuk bagi rasa takut yang menyiksanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, rasa takut itu tidak pernah lenyap. Jika itu hanya kebetulan bahwa Death Gun memilih Blackstar sebagai kepribadian lainnya, pistol itu akan menjadi kutukan yang tidak pernah bisa ia mengusir. Namun, setidaknya dalam permainan ini, pistol Type-54 itu bukan termasuk senjata yang ampuh. Itu adalah peningkatan ketakutan dalam hatinya sendiri yang membuatnya benar-benar takut, yang membuatnya kehilangan kemampuan pertempuran aslinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bahkan jika-dia menembakku, kamu hanya akan menggunakan pedangmu untuk menjauhkan peluru dariku, benar kan? Selain itu, kecepatan menembaknya lebih kecil dari senapan serbu.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada melihat Sinon menahan dirinya untuk gemetar dan menyelesaikan apa yang ingin dikatakannya, Kirito tersenyum yang memiliki kekhawatiran dan kelegaan di dalamnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik ... Aku tidak akan membiarkan dia melukaimu. Tapi untuk alasan keamanan, kamu lebih baik tidak muncul di depan Death Gun..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menggunakan tangannya untuk menghentikan Sinon yang hendak berdebat kembali, Kirito melanjutkan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, aku pasti bersedia untuk melawan dengan kamu. Tapi Sinon, kau penembak jitu.. Bukankah khusus kamu untuk menembak dari jauh?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu mari kita lakukan ini. Selama scan berikutnya, aku akan muncul di luar untuk memikat Death Gun.. Orang itu seharus bersembunyi di suatu tempat untuk membidikku. Aku kemudian akan menggunakan peluru itu untuk menemukan tempat persembunyiannya, dan kamu menembaknya. Bagaimana tentang hal itu? &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... kamu berniat untuk menjadi umpan dan penonton pada saat yang sama?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon hanya bisa menggerutu dengan rencana yang terlalu berani itu, tetapi dalam hal kemampuan mereka, ini mungkin menjadi pilihan terbaik. Sebuah tipe jarak-dekat bekerja sama dengan tipe jarak-jauh pasti akan menimbulkan kekuatan satu sisi untuk mengalahkannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengambil napas dalam-dalam keras dan mengangguk kepalanya, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti. Jadi ayo lakukan. Tapi sebelum itu, kamu sebaiknya tidak ditembak mati oleh Death Gun dalam satu tembakan.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku, aku akan mencoba yang terbaik ... tapi senapan sniper laki-laki itu hampir benar-benar tidak terlihat, dan aku tidak bisa melihat garis pelurunya dari awal.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak tahu siapa yang mengatakan bahwa ia ingin &#039;memprediksi garis peluru&#039;.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya masih berdekatan satu sama lain. Dalam percakapan nya, Sinon merasa bahwa ketakutan yang menempel di punggungnya menghilang sedikit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin ada seorang pembunuh yang memasuki kamarnya di dunia nyata-sejujurnya, dia hanya tidak melihat atau berpikir tentang menebak menakutkan. Saat ini, ia hanya bisa percaya apa yang Kirito katakan, bahwa orang tersebut tidak bisa melakukan apa-apa setelah mereka mengalahkan Death Gun. Tentu saja, selain kata-kata Kirito itu, kehangatan maya yang dia berikan kepada Sinon membawa beberapa kenyamanan padanya. Dia harus meninggalkan lubang, terpisah dari Kirito dan masuk ke mode snipingnya. Dia tidak tahu apakah dia bisa mempertahankan kondisi mentalnya saat ini. Dengan demikian, setidaknya dia harus mengambil lebih dari kehangatan avatar lain itu. Sinon menyandarkan tubuhnya lebih dekat untuk terakhir kalinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Kirito bergumam dalam cara terkejut ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... mari kita lupakan tentang itu untuk saat ini. Sinon, ada beberapa titik merah berkedip di sudut kanan bawah sejak tadi ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat melihat dari atas, dia bisa menemukan bahwa itu hanya apa yang dikatakan Kirito. Sinon berpikir tentang apa sebenarnya yang ia bicarakan, tapi langsung menatap bulletspeed. Seperti yang diharapkan, benda itu di bagian atas gua. Dia ingin melompat jauh dari kaki Kirito, tapi itu akan menjadi tidak berarti untuk melakukan ini sekarang, dan dia hanya bisa mendesah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh ... sialan, aku benar-benar ceroboh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang mengambang di udara-adalah sesuatu yang misterius, putaram lingkaran konsentris aquamarine. Namun, itu bukan benda nyata, tetapi benda bersinar dalam permainan. Kirito, yang menemukan hal yang sama, mengangkat kepalanya dan bertanya, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eeh ... apa itu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengangkat bahu dan kemudian menjawab, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebuah kamera langsung, itu biasanya akan menunjukkan rekaman pertempuran, tapi sekarang karena tidak ada banyak orang pergi, mereka akan datang ke sini..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... sialan . Apakah percakapan kita barusan ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan khawatir. Ini tidak akan terdengar kecuali jika kita tidak berteriak atau sesuatu-Bagaimana kalau kita hanya melambaikan tangan kami pada mereka?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, ia melanjutkan dengan suara dingin dan kejam, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Atau akan kamu terganggu tentang membiarkan beberapa orang melihat rekaman ini?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar hal ini, terlihat ketakutan melintas di wajah Kirito, tapi ia segera menyelinap melalui dengan wajah kaku. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah-... tidak ... baik ... aku kira kaulah yang harus khawatir. Omong-omong, mereka yang melihat hal ini kemungkinan besar akan berpikir bahwa kita perempuan, kan?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu benar. Setelah itu, dia mungkin harus menjelaskan kepada orang lain apa yang sedang terjadi. Namun-itu adalah sesuatu yang harus dilakukan setelah mereka melewati krisis ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fuun, Sinon menggunakan hidung dan mendengus dan berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang-orang mungkin panik setelah menemukan kamera memiliki tampilan yang lebih buruk. Aku tidak benar-benar peduli. Nah .... Jika ada beberapa rumor bahwa aku mempunyai selera yang aneh, setidaknya itu akan mengurangi banyak masalahku. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah aku harus bertindak sebagai seorang gadis sepanjang jalan?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan katakan bahwa kamu lupa kamu meminta aku untuk memimpin kamu dengan berpakaian sebagai seorang gadis .... Ah, itu menghilang!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para penonton luar tidak bisa mnegira bahwa kami sedang menusuk satu sama lain setelah melihat kita seperti itu, kan? Seperti Sinon memikirkan ini, objek yang mewakili kamera langsung menghilang karena mencari target baru. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mendesah dan kemudian mendorong bagian atas tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ok ... waktu hampir sampai ada masih dua menit sampai scan berikutnya lewat. Aku akan tinggal di dalam gua, dan kamu pergi ke luar untuk memeriksa perangkat, oke?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengatakan ini saat ia perlahan-lahan bangun sebelum menarik ke atas Kirito yang ia digunakan sebagai kursi sampai sekarang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah mengambil langkah mundur, udara dingin padang pasir segera menutupi seluruh tubuhnya, menyebabkan dia untuk mengecilkan lehernya kembali. Dia mengambil pistol kesayangannya samping kakinya dan kemudian membawa pistol logam yang memiliki semburat kehangatan di udara dingin. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... ngomong-ngomong ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendongak setelah mendengar suara Kirito, dan melihat lightsaber prajurit cemberut, tampak seperti sedang memikirkan sesuatu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa lagi? Tidak ada waktu untuk mengubah rencana kita.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. rencana goes on Yang ingin aku katakan adalah ... nama asli Death Gun, atau lebih tepatnya, nama sebenarnya dari karakter seharusnya. Bahwa« Sterben ».&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... benar, itu benar Siapa yang tahu bagaimana ia memiliki nama itu..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan bertanya jika aku mendapatkan kesempatan untuk melawan dia di jarak dekat aku pertama yang akan bergerak dahulu.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit lightsaber berambut hitam itu menganggukkan kepalanya saat ia melihat mata Sinon . Dia kemudian membalik tubuh ramping nya berputar dan berjalan menuju pintu keluar dari gua. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perasaan dingin ini tidak bisa pergi meskipun aku membawa Hecate, itu karena aku gugup menghadapi pertempuran terakhir, atau itu bahwa aku dalam bahaya di dunia nyata-atau karena Kirito meninggalkanku? Sinon tidak tahu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membawa bahunya lebih dekat , menghirup udara padang pasir yang kering, dan kemudian berkata kepada profil yang secara bertahap bergerak menjauh, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Hati-hati.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan punggung menghadap Sinon. Avatar itu memberikan acungan jempol dengan tangan kanannya untuk menjawab peringatannya. &lt;br /&gt;
...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{SAOIndo Nav|prev=Jilid 6 Bab 11|next=Jilid 6 Bab 13}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_12&amp;diff=226662</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 12</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_12&amp;diff=226662"/>
		<updated>2013-02-17T14:00:04Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: Bab 12&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Bab 12 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gun Gale online. Sistem untuk permainan ini tidak memiliki kelas «Warrior» atau «Mage» seperti RPG lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap pemain bisa memilih untuk meningkatkan 6 dari «Stats» seperti kekuatan &#039;STR&#039;, kelincahan &#039;AGI&#039;,  vitalitas &#039;VIT&#039; dan ketangkasan &#039;DEX&#039;. Juga, ada ratusan «keterampilan» yang mencakup &#039;penguasaan&#039;, &#039;penyaranan&#039;, &#039;first aid&#039; dan &#039;akrobatik&#039;, yang terbentuk dari diri sendiri. Dalam arti, banyak kelas berdasarkan jumlah yang membangunnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun di sisi lain, membangun yang tidak direncanakan-seperti memiliki STR rendah dan tidak mampu untuk melengkapi large machine gun dan belum meningkatkan penguasaan heavy machine gun akan melemahkan kemampuan sendiri. Karena itu, ada pola yang tetap di mana orang harus mencapai stats tertentu dan keterampilan sebelum dapat menggunakan senjata tertentu. Berdasarkan perbedaan keterampilan, semua orang akan mengklasifikasikan pemain yang sama seperti «Attacker», «Tanker», «Medic», «Scout» dan bermacam nama dalam setiap kelas yang berbeda. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kelas Sinon sebagai «Sniper» sangat langka, itu adalah salah satunya. Untuk melengkapi senapan sniper berukuran besar, mereka harus memperkuat stats STR mereka, dan kemudian mereka harus meningkatkan DEX untuk meningkatkan akurasi mereka, dan akhirnya jumlah sesuai AGI untuk menjauh dengan cepat setelah menembak target. Namun, mereka akan gagal jika mereka ditemukan, sehingga mereka menyerah pada VIT mereka. Sebagai skill, mereka membutuhkan penguasaan senjata yang diperlukan dan juga keterampilan lain yang bisa meningkatkan akurasi mereka. Tentu saja, mereka menyerah sepenuhnya pada pertahanan. Namun, ada juga kemungkinan menembak gagal karena    «sistem hitungan detak jantung» bahkan jika mereka mempunyai stat yang sempurna, dan ini akan menjadi bagian yang sulit dalam kelas ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya kelas ini tidak benar-benar cocok untuk battle royal. Sementara bertujuan untuk musuh jauh, mereka dapat dengan mudah diserang oleh orang lain. Seorang penembak jitu hanya bisa pasrah setelah pemain tipe-penyerang dengan senapan mesin atau senapan serbu mengetahui keberadaan mereka. Bahkan jika penembak jitu nyaris berhasil menembak musuh dan tanpa membidik terlebih dahulu-yang biasanya tidak dapat menghit target-penembak jitu akan berakhir menjadi sasaran peluru sebelum mereka bisa mengeluarkan tembakan kedua. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena alasan tersebut, jika Sinon bertindak sendiri, ia akan tidak memiliki kesempatan untuk menang jika player yang memakai senjata jarak dekat seperti attacker «Xiahou Dun» mencapai jarak di mana Norinco CQ akan menyerangnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, beda halnya dengan sekarang. Karena beruntung, di sampingnya ada «lightsaber warrior» yang mana tidak ada orang lain di GGO memilikinya. Orang ini tampak seperti gadis berambut hitam yang cantik, meskipun begitu-tapi dia sebenarnya seorang laki-laki. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;lightsaber&#039; adalah senjata yang programmer &#039;Zasker&#039; ciptakan atas keinginannya sendiri, dan jangkauannya terlalu berbeda jauh dari senapan sniper. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak serangannya sama dengan panjang pedang itu sendiri, sekitar 1,2 meter. Senjata api di dunia GGO terkecil «Remington derringer» memiliki jarak hanya 5m, tetapi jangkauan serangan lightsaber itu jauh lebih kecil dari itu. Namun, pedang bersinar biru dan putih ini tampaknya memiliki kekuatan yang jauh melebihi harapan. Fakta bahwa itu mampu untuk mengiris .50 BMG yang Hecate tembakkan dari jarak dekat adalah buktinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam arti lain, karena bisa mengiris peluru apapun, itu berarti bahwa ini bisa jadi senjata defensif terkuat di dunia. Tetapi bahkan dengan «Jalur Peluru», itu tidak mudah untuk menggunakan pisau lebar 3cm untuk membelahnya dalam hujan peluru yang datang dengan kecepatan supersonik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini membutuhkan prediksi garis peluru, urutan, dan kemampuan respon yang sempurna untuk menggunakan pedang. Juga, hal yang paling penting adalah untuk tidak menunjukkan rasa takut ketika menghadapi -senapan otomatis- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Latihan macam apa yang memungkinkan dia untuk belajar keterampilan tersebut? Sinon benar-benar tidak bisa membayangkan hal itu. Tidak, ini tidak mungkin hanya teknik permainan VR. Justru ketika pemain bergabung dengan avatar sendiri melalui keyakinannya, pengalaman dan kekuatan jiwanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah ia mengisi senjatanya, Xiahou Dun kembali meraih CQ dan mulai menembak liar. Namun, lightsaber di tangan Kirito telah menciptakan afterimages banyak di udara dan akurat memilih semua peluru yang akan mengenai kotak grid dan membelokkannya. Sinon hanya bisa merasakan seperti itu saat melihat dari balik punggungnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemampuan nyata yang jauh melampaui batas dari dunia maya dan dunia nyata adalah persis seperti apa yang Sinon cari. Dia belajar ketenangan dari penembak jitu, tidak, dingin-kekejaman, dan kemudian ingin menggunakannya untuk menghancurkan kelemahan Asada Shino. Dia telah bergerak melalui daerah kritis selama setengah tahun terakhir, mencari lawan yang akan memberikan kekuatan sebenarnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak ia bertemu Kirito kemarin, Sinon punya pikiran bahwa dia ingin bertarung dengan musuh yang kuat ini dengan segala yang dia punya, dan bahwa dia akan mendapatkan kekuatan jika dia bisa menang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pada saat yang sama, ia melihat bahwa emosi yang lain tumbuh dalam dirinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku ingin mengenalnya lebih, aku ingin berbicara dengannya lagi. Apa yang terjadi di dunia itu sebelum Kirito tiba di GGO? Kehidupan macam apa yang dia miliki di dunia itu, apa yang dia pelajari, dan bagaimana ia berjuang melewatinya? Tidak-Aku ingin tahu orang macam apa dia di dunia nyata. Aku tidak pernah punya pikiran seperti itu tentang orang lain ketika tumbuh dewasa ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon, SEKARANG!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito membersihkan hujan peluru kedua yang Xiahou Dun tembak dan berteriak, dan pikiran Sinon terbawa kembali ke pertempuran karena itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari telunjuk kanannya bergerak setengah sadar, meremas pemicu Hecate. Itu adalah tembakan lumpuh olehnya yang kurang konsentrasi sekarang, tapi jaraknya kurang dari 100 meter, setelah semuanya. Sinon tidak mungkin meleset dengan stats akurasinya. Peluru menembus langsung ke tengah armor besi Xiahou Dun . &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam pertempuran normal, pemain yang HP turun ke nol pecah seperti kaca dan menghilang. Namun, aturan khusus turnamen BoB menetapkan bahwa tubuhnya itu akan berada di tempat matinya. Xiahou Dun telah mati setelah doa menyerang balik, dan helm muncul dan terbang di udara. Saat ia mendarat di tanah di posisi lebar, tulisan merah [Mati]  mulai berputar pada dirinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fuu ~ &#039;, Sinon menghela napas dan bangkit, mengubah magazine Hecatenya yang biasanya bisa menampung 7 peluru, tetapi ia tidak memiliki banyak yang tersisa. Lalu, ia meletakkan senapan di bahu kanannya dan melirik partner sementaranya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito terampil memutar lightsaber di tangannya dan meletakkannya kembali di gesper pinggang. Sisi wajahnya samar-samar diterangi di bawah matahari terbenam merah, dan tampak seperti misterius seperti biasa. Setelah mengambil napas dalam-dalam untuk menahan keinginan awal untuk tahu tentang dia, Sinon cepat berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pertempuran ini mungkin menarik banyak musuh, Kita harus bergerak cepat..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ok.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mengangguk kepalanya dan kemudian berbalik matanya ke permukaan sungai terdekat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;«Death Gun»seharusnya menuju ke utara menyusuri sungai ini. Dia mungkin ingin bersembunyi di suatu tempat sampai «Satellite Scanner»bekerja pada 9pm dan kemudian memilih sasaran berikutnya.. Aku ingin menghentikannya sebelum dia membunu-...menembak seseorang. Dapatkah kamu memikirkan rencana, Sinon? &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar permintaan mendadak ini, Sinon berkedip beberapa kali dan kemudian panik memikirkan apa yang harus dia lakukan. Meskipun dia benar-benar tidak bisa memikirkan beberapa ide yang baik karena dia tidak benar-benar mengerti apa yang sedang terjadi, tapi dia langsung membuka mulutnya dan berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tidak peduli seberapa besar kekuatan misteriusnya,«Death Gun»masih hanya penembak jitu, sehingga ia tidak bisa bertempur di tempat yang terbuka. Tetapi jika kita terus bergerak ke utara dari sini, kita akan meninggalkan kawasan hutan di sisi lain dari sungai. Kita akan terus bergerak sampai ke tengah pulau, menuju abandoned city, dan tempat itu adalah sebuah padang rumput dengan garis penglihatan yang jelas. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan kata lain, dia bisa memilih tempat itu sebagai tempat berburu berikutnya ... benar?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito bergumam dan kemudian memkamung 2 bangunan yang jauh di utara. Meskipun efek jarak yang membuatnya tampak sangat jauh, itu hanya 3km lurus. Tanpa statistik AGI buruk, mereka dapat mencapai sana di sekitar 10 menit jika mereka berlari dan melihat disekitar mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah kalau begitu kita akan menuju ke arah kota itu juga.. Jika kita lari ke bawah sungai, kita tidak boleh terlihat dari sisi kiri dan kanan.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku mengerti.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Kirito mengangguk dan mengatakannya, Sinon melihat kebelakang sedikit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
«Mayat» Dyne itu masih tergeletak di ujung jembatan agak jauh, tetapi keberadaan tag red [Mati] menunjukkan bahwa ia masih hidup. Orang yang benar-benar mati-meskipun ada kemungkinan-adalah «Pale Rider» yang menghilang sama sekali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, Sinon masih tidak bisa percaya ini, tetapi pada saat yang sama, dia tidak bisa merasakan bahwa ini semua bohong. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, ada perasaan yang pasti dalam dirinya, bahwa selama 3 BoB turnamen, sesuatu dalam dirinya akan berubah. Hanya saja dia tidak tahu perubahan apa yang terjadi-dan dia tidak tahu apakah lawan yang mungkin mengubah dirinya baik akan Kirito atau pria mantel misterius. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, dia hanya bisa bertindak atas naluri sendiri. Itu karena &#039;insting&#039; adalah keterampilan yang tidak dapat ditingkatkan dengan membuild stats. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Sinon tidak meningkatkan bahwa banyak seperti Spiegel, AGI nya tidak terlalu rendah, dan harus memiliki setidaknya sudah hampir sama dengan yang Kirito yang seharusnya meningkatkan stats STR. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi akhirnya setelah berlari bersama-sama seperti ini untuk beberapa waktu, Sinon harus berlari dengan semua yang dia punya sebelum meraih rambut hitam yang ada di depannya. Untuk Singkatnya, «gerakan dasar» mereka benar-benar berbeda. Ada celah-celah yang muncul tiba-tiba di bebatuan banyak di tepi sungai, dan Kirito tampaknya telah hafal karena ia bisa dengan cepat menghindari dan melompatinya. Dia sering akan menengok kebelakang untuk menyesuaikan kecepatan dengan Sinon, yang membuatnya perempuan itu lebih tidak senang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, itu karena bantuan Kirito, yang berjalan di depannya dan menunjukkan jalan yang mudah untuk dilewati, dia mampu melewati mid-south area, padang rumput. Tanpa sadar, dengan sungai di bawah kakinya menjadi beton, dan ketika dia mendongak, dia bisa melihat kerumunan gedung pencakar langit. Mereka akan memasuki medan perang utama dari pulau ini, abandoned. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita tidak bisa menangkapnya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito melambat dan berkata lembut kepada Sinon. Dia agak berharap untuk bertemu «Death Gun» yang pergi ke bawah air dan menuju kota, dan menyerangnya saat ia tidak bersenjata. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Mungkin kita melewatinya di suatu tempat ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Sinon menjawab, Kirito diam, berpikir dengan keras, menyaksikan aliran sungai di belakangnya, dan berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, itu tidak mungkin, aku sudah memeriksa air waktu kita berlari..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi begitu.....&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Omong-omong, seseorang tidak bisa tinggal di bawah air selama lebih dari satu menit tanpa Aqualung . Sniper besar Death Gun yang dia bawa tidak memungkinkan untuk lebih banyak tempat untuk membawa Aqualung. Kemudian, ia harus masuk ke sungai di bawah jembatan logam, berenang ke utara bersama dengan aliran air yang menuju ke sana, dan kemudian berdiri sebelum berlari ke kota ditinggalkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;-Itu berarti dia tidak mengincar seseorang di kota ini. Aliran sungai berhenti disini.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungai di depan Sinon menjadi air terjun yang mengalir ke kota bawah tanah, dan pintu masuk dari saluran bawah tanah memiliki bar logam yang kokoh di sana, yang setiap pemain bisa mengatakan bahwa itu tidak dapat dimasuki. Itu penghalang itu tidak bisa dimusnahkan bahkan jika ratusan plasma granat dilemparkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti ... masih ada 3 menit sampai scan. Kita tidak bisa menghindari pemindaian satelit jika kita tinggal di dump ini, kan?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mempertimbangkan pertanyaan Kirito dan kemudian menganggukkan kepalanya dengan tegas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tepat. Selama turnamen terakhir, Peta akan menunjukkan bahkan tingkat pertama dari menara. Jika ada tempat yang benar-benar bisa digunakan untuk bersembunyi, itu adalah dibawah air yang sangat berbahaya atau gua. Selain itu, tidak ada cara lain untuk menghindari scan. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke. Setelah scan menunjukkan posisi Death Gun, kita bisa langsung menyerang untuk menghentikan tembakkannya aku akan berjalan lurus ke arahnya.. Mohon berikan tembakan pelindung.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku bisa melakukannya ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengangkat bahu, tapi setelah itu, meraih Kirito yang telah menunggu kesempatan ini dan berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi ada masalah kecil. Tidakkah kamu lupa bahwa «Death Gun» bukan nama karakter aslinya. Jika kamu tidak tahu namanya,? kamu tidak dapat melacak posisinya melalui radar..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;U. .. Tha-Itu benar.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit lightsaber mengusutkan alis indahnya dan tenggelam ke dalam pemikiran yang mendalam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bahkan ... di antara 30 peserta, kamu tidak tahu tiga dari mereka, benar, Sinon? antara tiga orang itu,     «Pale Rider»aku telah melacaknya, dia bukan Death Gun. Yang berarti bahwa dua orang yang tersisa ... «Jyuushi X» dan «Sterben», salah satunya adalah Death Gun ... jika hanya ada satu orang di kota, itu pasti  dia ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika keduanya hadir, kita tidak punya waktu untuk ragu. Sekarang kita harus memutuskan sisi mana kita ingin menyerang. Yah-aku baru memikirkan sesuatu ....&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon terbatuk datar beberapa kali dan melanjutkan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jika kamu membaca «Jyuushi» dari belakang, tidakkah itu menjadi «Death Gun», dan «X»dapat dibaca sebagai «Cross», yang merupakan Salib yang ia lakukan ... tidak, seharusnya tidak sesederhana itu ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm ... tapi sebagian besar nama-nama karakter di VRMMO secara acak dibuat Seseorang seperti aku memodifikasi nama asliku sendiri ... bagaimana denganmu?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku juga.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka saling menatap dengan ekspresi yang aneh, dan kemudian terbatuk datar beberapa kali, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito tampaknya ragu-ragu saat ia mendesah dan berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika orang itu disebut «Sterben»benar-benar seperti orang asing, namanya menunjukannya. Apakah ada pemain dari luar negeri di BoB?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon melihat arlojinya. Ada kurang dari dua menit sebelum scan berikutnya, jadi dia mencoba yang terbaik untuk menjelaskan secepat mungkin. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selama turnamen pertama, kita bisa memilih server Amerika (AS) atau server Jepang (JP), namun masih ada beberapa orang asing yang bermain versi Jepang. Saat itu aku belum bermain GGO , tapi dari apa yang aku dengar dari Shi .. Spiegel,. pemenang dari BoB pertama adalah orang asing, orang itu tampaknya benar-benar kuat.. Ia berhasil membunuh semua player Jepang dengan pisau dan pistol ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;aku mengerti... apa namanya?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seingatku, Sato ... Satori atau sesuatu yang aneh seperti itu. Tapi ketika aku mulai bermain, server Jepang hanya memperbolehkan orang di Jepang, Sehingga pemain dari babak 2 dan 3 putaran kali ini adalah semua orang Jepang ... atau setidaknya, yang tinggal di Jepang Meskipun itu «Sterben» ditulis abjad, ia seharusnya orang Jepang.. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi begitu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito berkedip keras dan tampak seperti dia akhirnya memutuskan saat ia mengatakan hal ini, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, jika keduanya berada di tempat pembuangan sampah, kita akan menuju ke	     «Jyuushi X». Kamu tidak perlu panik ketika aku terkena peluru setrum seperti Pale Rider, Kau hanya harus bersiap-siap untuk menembak. Death Gun pasti akan menggunakan pistol hitam untuk hit akhir, jadi gunakan kesempatan itu untuk mengenainya. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar kata-kata itu, Sinon segera lupa bahwa ada kurang dari 1 menit tersisa saat ia melebar matanya. Dia menatap mata hitam di sampingnya dan bertanya, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kenapa kau begitu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mempercayaiku? Namun, Sinon tidak bisa membiarkan keluar suara di kedua ujung- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... aku tidak dapat menyerang Death Gun dan menyerangmu dari belakang, kau tahu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mengangkat alis secara tak terduga dan tersenyum &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu bahwa kamu tidak akan melakukan itu ... Ayo. Sudah saatnya. Aku akan menyerahkan sisanya padamu, partner.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karakter berjubah hitam pengguna lightsaberkemudian menepuk Sinon di sisi kiri dan kemudian berjalan menuju tangga untuk berpindah dari sungai ke jalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat yang terasa misterius dan menyakitkan seperti jari-jarinya dari kemarin, tapi Sinon mengejar karakter didepannyadengan diam. Meskipun ia mengatakan kepada dirinya sendiri bahwa ia adalah musuhnya sejak kemarin, dia tidak memiliki perasaan itu lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tingkat yang lebih tinggi dari bangunan itu mereka berjalan , lalu Sinon dan Kirito berjongkok di posisi yang tidak bisa dilihat dari jalan dan menunggu untuk «Scanner Satellite» 4. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan kanannya memegang alat scan saat dia melihat arloji di tangan kirinya. Sekarang waktunya 8:59 55 detik ... 56, jika pertandingan di final secepat tahun lalu, tinggal menunggu waktu untuk memasuki babak kedua, yang berarti bahwa hanya ada setengah jumlah pemain tersisa. Bahkan, ia bahkan bisa mendengar suara tembakan dan ledakan dari abandoned city. Namun, suara akhirnya berhenti untuk saat ini, sehingga setiap orang harus bersembunyi dalam bayang-bayang dan menonton alat scan mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
58 detik, 59 detik, 9 pm tajam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peta perangkat menunjukkan titik putih dan abu-abu banyak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kirito, periksa utara!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan dengan lembut, Sinon kemudian menyentuh dua tempat berkumpul yang berada di bagian Soutern-sebagian besar jalan. Nama-nama yang pada mereka tertera [Kirito] dan [Sinon]. Jika itu sebuah pertempuran tidak mungkin berlangsung selama lebih dari 15 menit, para pemain lain mungkin tahu bahwa keduanya tidak melawan, tetapi bekerja sama sebagai mitra. Meskipun ini tidak melanggar aturan dan ada banyak contoh pemain yang bekerja dengan satu sama lain, sisanya akan memiliki pemikiran bahwa &#039;Sinon ini akan benar-benar bekerja sama dengan orang lain&#039;. Dia tidak bisa membantu tetapi berdoa bahwa mereka tidak akan tertangkap kamera bersama-sama. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Dia meninggalkan pikiran-pikiran yang tidak perlu dan cepat diperiksa melalui nama. «Tidak-tidak», «Yamikaze», «Huuka», «Maaku» ... ini adalah semua pemain terkenal yang Sinon tahu. Nama-nama yang dia cari tidak di kota ini, sehingga itu berarti bahwa hipotesis mereka salah- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku mendapatkannya!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti Sinon berteriak ini, suara Kirito itu menjawab serentak yang sempurna. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian tengah jalan memiliki perimeter bangunan bundar yang tampak seperti stadion. Sebuah titik cahaya tetap dalam posisi sniping yang sempurna. Lalu Sinon menyentuhnya dengan jarinya, nama karakter muncul-«Jyuushi X». &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia segera bertukar pandang dengan Kirito, namun dengan cepat kembali melihat ke alat scan nya. Untuk memeriksa melalui informasi lagi, Sinon terus bergerak jari-jarinya utara, dan Kirito pindah ke selatan pada saat yang sama. 5 detik kemudian, mereka mengangkat kepala pada saat yang sama. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;« Jyuushi X »adalah satu-satunya di kota ini untuk saat ini.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito kemudian menjawab Sinon dengan suara gugup,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, sepertinya «Sterben»tidak ada di sini. Dengan kata lain,« Jyuushi X »adalah« Death Gun », dan mangsa adalah ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito menggunakan jarinya untuk menunjuk alatnya sendiri, menunjukkan sebuah bangunan yang sedikit barat dari stadion di pusat-nama itu «Ricolo». Sendirian, jika dia ingin pindah ke tempat persembunyiannya ke tempat lain, ia harus menempatkan dirinya dalam jangkauan penembakan «Jyuushi X». &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti Sinon mengangguk kepalanya, cahaya yang mewakili Ricolo mulai bergerak ke pintu keluar gedung. Begitu ia melangkah ke jalan, ia akan segera terkena peluru senapan sniper L115 setrum. Mereka harus menghentikan Death Gun tidak peduli apa sebelum ia menembakkan pistol itu hitam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito lalu menyimpan perangkatnya dan memandang Sinon. Dia tampak seperti memiliki sesuatu untuk dikatakan, tapi dia hanya mengatakan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong lindungu aku.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengerti.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menjawab sederhana dan bangkit. Dia kemudian pindah menaiki tangga di mana Kirito berada di depan, mengamati lingkungan, dan pindah tangan kanannya untuk menunjukkan bahwa mereka harus bergerak sebelum bergegas menaiki tangga. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nama resmi dari pulau ini satu-satunya yang menjadi tahap grand final turnamen adalah «ISL Ragnarok» .. Saat ini, kota kuno adalah tepat di tengah-tengahnya, dan berdasarkan kota-kota terkenal dari dunia seperti New York City. Ada begitu banyak pencakar langit yang dicampur segala macam fungsi dengan kecantikan tradisional, dan ada iklan bahasa Inggris banyak dan buletin. Tentu saja, hal ini telah menjadi tua dan ditutupi oleh gulma dan pasir. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon dan Kirito mencoba terbaik mereka untuk berlari sampai sungai yang menjadi sia-sia. Saat ini, selain mereka berdua, Death Gun dan targetnya, ada juga 5 atau 6 pemain di kota ini. Namun, mereka tidak akan peduli tentang hal itu. Untungnya, scan hanya sekarang tidak menunjukkan siapa yang segera bisa pindah ke posisi mereka. Juga, mereka taksi kuning rusak dan bus besar di jalan bisa menjadi penutup yang sempurna. Keduanya bergerak seperti ini dan terus ke utara. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kota ditinggalkan ini beradius sekitar 700 m, dan dengan bantuan dorongan AGI, keduanya mencapai jarak ini dalam waktu kurang dari satu menit. Mereka bisa melihat bangunan bundar besar, dan itu tujuan mereka. Stadion ini berada di pusat. Sinon memberikan isyarat tangan, dan mereka berlari ke dalam bayangan bus sebelum mengamati sekitar melalui kaca depan rusak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dinding stadion sekitar 3 tingkat tingginya, dan ada jalan keluar di utara, selatan, timur dan barat. Jika Jyuushi X tidak menjauh setelah menggunakan Scanner Satellite, ia harus menunggu di atas pintu keluar barat. Sinon melebarkan matanya dan menatap bagian atas dinding luar. Dengan &#039;Eye Hawk keterampilan penglihatan ditingkatkan, efek jarak obyek akan berkurang, dan tingkat identifikasi visual akan meningkat. Dia menemukan bahwa ada sesuatu seperti moncong pistol di lubang segitiga pada dinding beton yang rusak, dan di belakang lubang- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ketemu... Di sana..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak diragukan lagi, laras senapan sniper berada di bawah tempat di mana matahari bersinar. Pada saat ini, Kirito tampaknya mengetahui apa yang Sinon pikirkandan berbisik lembut seperti dia, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sepertinya dia masih menunggu «Ricolo». Okay ... aku akan menggunakan kesempatan ini untuk menyerang dari belakang.. Sinon, bersiap-siap untuk membidikdi gedung seberang jalan ini.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... Aku bisa pergi ke stadion juga ... &#039; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Sinon keberatan, ia segera terganggu oleh ekspresi Kirito yang kuat dan kuat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah pertempuran di mana kamu dapat menggunakan kemampuan kamu secara maksimal aku percaya bahwa kamu pasti akan menggunakan senjatamu untuk melindungiku ketika aku dalam kesulitan., Jadi aku bisa bertarung dengan orang itu. Inilah gunanya partner. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kata-kata itu keluar, Sinon hanya bisa mengangguk kepalanya dan setuju dengan rencana Kirito itu. Dia tersenyum, melirik jam tangannya dan melanjutkan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami akan memulai rencana 30 detik setelah aku pergi. Apakah itu cukup.?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ya, itu sudah cukup.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oke, aku akan menyerahkan sisanya padamu.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, pendekar pedang berambut hitam punggungnya menjauh dari bus tanpa ragu-ragu- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menatap lurus Sinon dari depan, dan kemudian berlari ke pintu keluar selatan stadion berusaha untuk tidak meninggalkan jejak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon melihat badan ramping yang secara bertahap menjauh, dan merasakan sesuatu yang aneh dalam dirinya. Apakah kegelisahan ini? Atau kecemasan? Keduanya serupa, namun berbeda. Ini adalah-benar, itu takut ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana mungkin! Apa yang aku takutkan!? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengertakkan giginya dan tegas menegur dirinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Dalam rangka untuk menang di turnamen ini BoB dan menjadi pemain terkuat di dunia, hal ini harus dilakukan. aku perlu menghilangkan Death Gun orang yang menggunakan kekuatan yang tidak diketahui di luar sistem untuk main-main dengan turnamen, jadi aku harus bekerja sama dengan Kirito untuk saat ini. Saat kita berhasil, lightsaber prajurit akan menjadi musuhku lagi. Setelah aku bertemu dengannya lagi setelah itu, aku akan menekan pelatuk ini tanpa ragu-ragu, membawanya turun dan melupakannya. Itu karena aku tidak akan bertemu dengannya lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara memaksa rasa sakit yang tajam di hatinya, Sinon mulai berlari. Di antara bangunan di jalan-jalan, ada dua macam, yang dapat diakses dan yang tidak dapat diakses. Gedung-gedung yang bisa dimasukkan pasti akan memiliki tempat di mana orang bisa mengatakan bahwa itu adalah sebuah pintu masuk. Ini bangunan di posisi barat daya dari stadion, dipisahkan oleh jalan lingkar, memiliki lubang besar di dinding yang roboh. Begitu dia masuk, dia akan naik ke lantai 3, dan dia seharusnya dapat melihat jalan di dinding stadion. Posisi dua bangunan tersebutbenar-benar terlalu dekat, dan normalnya, kemungkinan dia akan terlihat jika dia membidik dari sini. Tetapi bahkan untuk orang sekuat Death Gun, ia harus memperhatikan sekitar ketika ia bertarung melawan Kirito. Begitu dia menemukan celah, dia akan menembak tanpa ragu-ragu. Kemudian, dia akan meninggalkan bangunan dan bertemu dengan Kirito tempat lain. Ini seharusnya cukup ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun Sinon mencoba untuk mengambil tindakan dingin seperti biasa ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hatinya sudah terpengaruh oleh emosi yang berbeda dari biasanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia hendak bergerak melalui lubang runtuh di dinding menara, ia merasakan hawa dingin yang tajam di belakang punggungnya. Saat dia hendak berbalik, Sinon menemukan bahwa ia telah roboh ke jalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Apa yang terjadi ... mengapa aku jatuh ...? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa pulih dengan segera. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada perasaan merinding di punggungnya ... tampaknya ada sesuatu yang bersinar di sisi kiri  penglihatannya ... ia mengangkat tangan kirinya dengan refleks, dan eksterior lengan menerima serangan yang kuat. Setelah Sinon menyadari bahwa dia tertembak, dia bermaksud untuk berlari kembali ke menara. Namun, kakinya tidak bisa bergerak untuk beberapa alasan dan ia segera jatuh kembali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah akhirnya menyadari situasi saat ini, Sinon mencoba bangkit dengan segera, tapi tubuhnya tidak bisa menanggapi perintah sama sekali. Tampaknya ia hanya bisa menggerakkan matanya. Dia mencoba melihat lengan kirinya untuk memeriksa bahu depan yang terkena. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada sesuatu yang menembus lengan jaket gurun berwarna dan telah menembus ke lengan-itu lebih seperti hal seperti jarum perak dari peluru. Itu hanya 5mm dan diameter sekitar 50mm panjang. Basis menciptakan percikan seperti benang yang datang dengan getaran tajam yang mengeluarkan percikan biru dan putih, dan percikan ini menyebar dari bahu Sinon menuju seluruh tubuhnya. Ini adalah- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah peluru setrum. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah peluru khusus yang Pale Rider terima. Assaultrifles, machine guns atau handguns tidak dapat menembakkan itu, dan hanya beberapa senapan sniper besar yang bisa menggunakannya. Namun, Sinon tidak mendengar suara tembakannya. Seharusnya hanya ada beberapa pemain di GGO yang memiliki senapan sniper besar yang bisa menggunakan peluru setrum. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika Sinon memikirkan hal ini, dia masih tidak bisa percaya bahwa orang yang menembaknya adalah &#039;orang itu&#039;. Peluru setrum datang dari arah selatan jalan, tetapi orang itu  harusnya berada di perimeter utara dari stadion. Dia seharusnya tidak mengetahui keberadaan Sinon dan seharusnya menembak ke target lain. Berdasarkan Scanner Satellite pada 9pm, Sinon bisa menyimpulkan bahwa tidak ada pemain lain yang bisa menyerangnya dari selatan. Apakah itu «No-no», «Huuka» atau «Yamikaze», mereka akan membutuhkan banyak waktu untuk menerobos daerah reruntuhan ini . &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini benar-benar tidak bisa dijelaskan. Mengapa-siapa-bagaimana dia melakukannya? ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang menjawab pertanyaan Sinon itu bukanlah kata-kata, tapi adegan yang muncul di depan matanya setelah itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar 20m selatan, ada percikan api cahaya sedikit ruang di mana tidak seharusnya. Dan kemudian, seseorang tiba-tiba muncul di depannya seperti ia merobek dunia terpisah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tenggorokan Sinon tidak bisa membiarkan keluar suara dan menjerit diam-diam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Metamaterial Optical Camouflage! &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda ini bisa menyembunyikan diri dengan pembiasan cahaya yang bersinar di permukaan, dan itu dikatakan kemampuan kamuflase yang terhebat. Tapi skill itu hanya dimiliki beberapa boss monster level tinggi. Apakah mereka memiliki sebuah rakasa di tengah pertempuran ini dari turnamen BoB 3rd? Tapi dia tidak pernah mendengar berita ini sebelumnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Swoosh! * &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kain abu-abu gelap yang tertiup angin mengganggu pikiran Sinon yang sangat bingung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah mantel yang tampak agak compang-camping dan usang, dan ada juga warna abu-abu yang sama yang menutupi kepala. Sinon hanya bisa tetap seperti ini dan menonton penyerang yang menghilangkanoptical camouflagenya dan menunjukkan identitasnya. Orang ini adalah pria ber«Mantle» yang tidak seharusnya berada di sini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- «Death Gun» &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Silent Assassin&#039; yang beberapa menit lalu menyebabkan Pale Rider menghilang, dan bisa juga membunuh pemenang turnamen sebelumnya «Zekushiido» dan pemimpin skuadron besar «Usujio Tarako». &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari bawah mantel yang berkibar, Sinon bisa melihat senapan sniper besar mengarah dekat sepatunya dan dilengkapi peredam di depannya. Jika itu mantel besar memiliki kemampuan kamuflase optik, ia bisa menyembunyikan seluruh senapannya setelah mempersiapkannya, sehingga memungkinkan baginya untuk menembak sambil tak terlihat. Tidak, tidak hanya  itu. Dia bisa menghindari bahkan Scanner Satellite ketika sedang menyamar. Jika tidak, akan ada cahaya yang ditampilkan di sekitar daerah ini selama pemindaian sebelumnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu berarti bahwa mantel pria-«Death Gun» bukan «Jyuushi X» ...? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menyebut prajurit lightsaber yang seharusnya di stadion belakangnya, siap untuk menyerang Jyuushi X. Tentu saja, dia tidak akan mendapatkan respon apapun. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Paa .. Paa .. * suara jejak terngiang di telinganya. Orang mantel tampaknya meluncur ke atas seperti saat ia muncul. Jauh di dalam kegelapan kap itu, ia bisa melihat dua sinar merah gelap berkedip. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
«Death Gun», berhenti sekitar 2m di depan Sinon, dan berdiri di sana seperti hantu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru setrum itu seperti logam bergesekan satu sama lain datang dari wajah yang tidak bisa dilihat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kirito, sekarang, aku bisa mengatakan, jika kamu, yang asli, atau, palsu.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tampaknya bahwa pria mantel sudah tahu bahwa Kirito berada di stadion. Kata-kata yang ia katakan bukan kepada Sinon yang berbaring di depannya. Suara monoton terus secara terputus, dan meskipun itu datar, orang bisa merasakan emosi yang kuat tersembunyi di dalamnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ingat, ketika kamu, mengamuk. Setelah aku membunuh wanita ini ... teman kamu, setelah kamu pergi mengamuk seperti itu lagi, kamu akan menjadi, Kirito yang asli. Ayo ... biarkan aku melihatnya, biarkan aku menyaksikan bahwa pedangmu, yangpenuh amarah, niat membunuh dan kegilaan. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon sepertinya dia tidak bisa memahami makna di balik kata-katanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun deklarasi menakutkan dari orang mantel membuat gadis itu pulih dari shock dan bingung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Dia ingin membunuhku? Ini orang berjubah yang menggunakan kamuflase optik ini ingin membunuhku? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon memiliki api kemarahan membakar dalam dirinya, dan panasnya bahkan mulai membanjiri mati rasanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru setrum itu masih memiliki banyak percikan api di kiri, tapi mungkin itu karena bagian yang terkena adalah lengan kiri. Jika dia mencoba sedikit lebih keras, mungkin lengan kanannya dapat bergerak sedikit. Untungnya, senjata sampingannya telah berada di pinggangnya, submachine gun MP7 berada di dekat tangan kanannya, jadi mungkin dia masih punya kesempatan untuk memegang dan meremas pelatuk. Dalam jarak pendek, ia harus mampu mengalahkannyahingga dia seluruh pelurunya habis. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergerak,bergerak ! &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin frekuensi gerakan Sinon berpindah dari otak ke AmuSphere dan melampaui mati rasa hasilnya lengan kanannya mulai bergerak sedikit. Jari-jarinya sudah menyentuh pegangan MP7. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi pada saat ini, Death Gun perlahan mengangkat tangan kiri yang dengan tangan kosong dari bawah mantel, menggunakan dua jari untuk menyentuh dahi di bawah kerudungyna. Sinon kemudian melihat bahwa ada cahaya biru 3-lapis lingkaran perangkat mengambang di atas Death Gun, dan merah [REC] garis terus berkedip. Itu adalah pakan kamera secara langsung. Para penonton banyak dari dalam dan luar GGO sedang menonton Death Gun menggambar Salib kemenangan dan Sinon yang runtuh secara memalukan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan kiri kurus yang memiliki sarung tangan kulit hitam melewati dada dan meraih bahu kiri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama waktu ini, Sinon akhirnya meraih pegangan dari MP7. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, ada safeties pada senjata di GGO, tapi itu jauh lebih umum untuk melihat serangan cepat daripada macet, sehingga hampir semua orang terus meng-offkansafeties mereka. Tentu saja, Sinon sama. Sekarang, dia hanya perlu untuk mengarahkan dan menekan pelatuk. Masih ada waktu. Aku bisa melakukannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Death Gun, yang akhirnya selesai menggambar lambang salib, menempatkan tangan kanannya kembali ke dalam mantel dan bersiap-siap untuk menarik keluar. Sinon juga menggunakan tangan kanan yang mati rasa untuk mencoba dan ambil MP7 tersebut. Dia hampir menjatuhkan pistol beberapa kali sambil mengangkat keluar, tapi hampir berhasil memeganngnya. Kali ini, SMG mini-yang hampir 1.4kg merasa berat seperti gunung. Namun, Death Gun mungkin harus mengokang pistolnya. Setelah dia melihat itu dan menembak- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Death Gun menarik tangan kanannya dari mantel. Momen saat Sinon melihat bahwa pistol otomatis hitam di tangannya, tubuhnya dan lengan kanan segera membeku seperti es. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenapa? Itu hanya sebuah pistol biasa. Aku telah menghadapi pistol yang lebih kuat dari ini, mengarah padaku, seperti «Desert Eagle» dan «M500». Tidak ada yang perlu ditakutkan. Memegang MP7 itu lagi, menodongkan pistol itu pada musuh dan menekan pelatuk. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mencoba meyakinkan dirinya sendiri seperti ini dan lagi mencoba untuk memindahkan lengan kanannya- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi hanya ketika dia hendak mengambil tindakan ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Death Gun meletakkan tangan kirinya di lengan, dan gerakan ini hanya mengungkapkan sisi kiri pistol ke Sinon. Lebih tepatnya, pegangan logam yang bergerigi dan ukiran kecil di tengah cengkeraman terungkap. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ukiran berbentuk lingkaran, dan ada sebuah bintang di tengah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah bintang hitam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The Blackstar, tipe 54-pistol itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mengapa ... Me-Mengapa-Mengapa-Mengapa-Mengapa pistol itu di sini?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Sword Art Online Vol 06 -169.jpeg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kehilangan kekuatannya dan melepaskan dari tangan kanannya, harapan terakhirnya, Smg tersebut. Namun, Sinon bahkan tidak bisa mendengar suara pistol jatuh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gachink *. Palu itu dikokang. Tangan kiri pria mantel memegang pegangannya seperti ini, dan kemudian menunjuk pistol dari sisi di Sinon dalam Posisi Weaver. Tiba-tiba, ada distorsi aneh dari kegelapan di dalam mantel dan kerudung. Ruang gelap tampak bergoyang seperti lem, menetes dan akhirnya menampilkan dua mata. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian putih mata yang merah, dan pupil yang kecil. Mata membesar tampak seperti jurang maut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu orang itu. Bahwa pria yang, 5 tahun yang lalu, mengambil pistol-pistol Type-54 menerobos ke kantor pos kecil di kota, di utara, untuk menembak ibu Shino. Pada saat itu, Shino muda kehilangan semua kesadaran diri dan melompat ke pistol, menyambar dan meremas pelatuk untuk membunuh orang itu-mata itu seperti pria itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Dia di sini. Dia ada di sini. Dia bersembunyi di dunia ini, menunggu kesempatan untuk membalas dendam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan hanya tangan kanan saat ia kehilangan bahkan lebih dari semua indranya. Matahari terbenam dan abu-abu merah reruntuhan secara bertahap menghilang, meninggalkan hanya mata dan pistol dalam kegelapan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hati gadis itu tampaknya mengalahkan bahkan lebih keras. Jika ia pingsan sekarang, fungsi keamanan AmuSphere akan menyebabkan Sinon untuk log out otomatis. Namun, kesadarannya jelas saat ia menunggu untuk memicu Blackstar untuk ditekan. Pistol itu mengeluarkan suara, * Kiriri *. Setelah jari yang bergerak beberapa inci, palu akan memukul pin penembak, dan menembak peluru kaliber .30 logam. Itu bukan kerusakan dari segi nilai, namun peluru nyata. Ini akan menembak melalui hati Sinon / Shino  dalam dan di luar permainan, menghentikannya, membunuh dia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti apa yang Shino lakukan pada manusia di hari itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah fakta yang tidak bisa dihindari. Bahkan jika dia tidak bermain GGO, dia akan tertangkap oleh pria ini di beberapa tempat. Itu semua tidak berarti. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat ketika kesadarannya sedang menyerah- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kedipan perasaan, sekecil pasir halus, masih tersisa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
aku tidak mau menyerah. Aku tidak ingin semuanya berakhir di sini. aku akhirnya berhasil memahami arti «kekuatan» dan pertempuran. Jika aku bisa tetap dengan orang itu dan melihatnya, suatu hari, aku akan ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran Sinon itu akhirnya terganggu oleh tembakan yang mengguncang langit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak tahu di mana dia dipukul, tapi masih menutup matanya, menunggu kesadarannya memudar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang mantel di depannya adalah orang yang mengguncang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
«Mata itu» dalam tudungnya menghilang, menjadi titik merah lagi. Bahu kanan dari mantel itu berkedip-kedip dengan beberapa efek kerusakan oranye khusus. Jadi seseorang ditembak «Death Gun», hanya ketika Sinon bertanya-tanya siapa itu, suara tembakan kedua diikuti. Peluru yang terbang saat ini melewati bahu kiri pria mantel itu. Dari suara itu, kaliber senjata harus cukup besar. Orang mantel segera berjongkok dan bersembunyi ke dalam lubang besar menara. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon bisa melihat tindakan Death Gun dari posisinya. Dia menempatkan Blackstar kembali ke sarung senjatanya, mengeluarkan L115 di punggungnya dan dengan cepat mengisi magazinenya. Tampaknya ia ingin beralih dari peluru setrum ke pasti-membunuh peluru 0,338 Lapua. Gerakan Musuh dalam menyiapkan senapan sniper besar yang membuat Sinon, sesama penembak jitu, merasa agak terkesan. Setelah membidik, ia menarik pelatuknya tanpa ragu-ragu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 * wusss * tembak dan serangan ketiga terjadi pada waktu yang sama. Tapi kali ini, musuh tidak menyerang dengan senjata. Sesuatu yang tampak seperti bisa berguling ke jalan antara Sinon dan Death Gun-granat. Death Gun segera berpindah ke dalam gedung begitu ia melihatnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon hanya bisa menutup matanya. Jika granat meledak di sini dalam jarak ini, ia akan menderita luka agak serius. Namun, akan lebih baik daripada ditembak oleh Blackstar Death Gun. Itu benar, dia mungkin juga mati seperti ini. Untuk mundur dari turnamen ini, dan kemudian mundur dari GGO, tidak, VRMMO, dan hidup low-profile di dunia nyata, selalu merasa takut tertangkap oleh orang itu suatu hari ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, perkembangan saat ini melampaui harapan Sinon. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Logam dapat yang meledak setengah detik lalubukanlah granat plasma yang kuat pemain biasa suka gunakan, dan baik itu yang normal atau napalm pembakar tapi itu akan menyemburkan keluar asap berbahaya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asap putih langsung menutupi penglihatan Sinon, dan dia tidak bisa melakukan apapun selain menahan napas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini kemungkinan akan menjadi kesempatan terakhirnya untuk melarikan diri. Namun, efek mati rasa belum lenyap. Meskipun ia seharus dapat bergerak setelah dia mengeluarkan peluru yang bersarang di bahu kirinya, Sinon tidak bisa menggerakkan tangan kanannya untuk melakukan hal ini. Dan pada saat ini, dia bahkan tidak punya keinginan untuk berdiri dan melawan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon tidak mampu untuk tetap tenang dan hanya bisa berbaring di lantai dengan matanya melebar sampai lengan-itu kirinya dicengkram oleh seseorang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang ini hanya menarik tubuhnya kira-kira seperti itu. Orang itu melemparkan kesamping Sinon pistol besar yang tidak bisa ia lihat dan meletakkan tangannya di punggungnya. Gadis itu bahkan tidak memiliki kesempatan untuk sempoyongan sebelum dia diangkat ke dalam pelukan orang itu bersama dengan Hecate di bahu kanannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Percepatan yang tampak seperti itu akan membawa tubuhnya ke arah yang diikuti nya. Hiuu! Udara terdengar di sampingnya, dan asap sekitarnya mulai  meniipis. Waktu saat penglihatan Sinon pulih kembai, dia melihat pemain lain yang sedang menggendong dia di depannya, berlari ke depan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang itu telah dekat kulit putih transparan, obsidian-seperti pupil dan rambut hitam mengalir. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiri ..., to. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon ingin memanggilnya, tapi tidak mampu untuk membuat suara. Dia adalahgadis cantik-yang wajahnya seperti menunjukkan pandanganserius ke-tidak, itu lebih seperti dia benar-benar putus asa. Dia mengerti bahwa ia menyuruh sistem saraf untuk mengerahkan perintah gerakan fisik untuk avatar-nya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini diharapkan bahwa ia akan mengalami begitu banyak kesulitan. Bahkan jika Kirito adalah STR pemain first-type, dan ia hanya memiliki lightsaber ringan dan pistol, ia akan berada di batas sambil membawa Sinon dan Hecatenya. Itu sebuah keajaiban baginya untuk berlari bahkan pada saat ini. Juga, mencermati, orang bisa mengatakan bahwa Kirito sendiri tidak sepenuhnya tanpa cedera. Luka-luka baru di pundaknya kanan dan kiri yang memberi efek merah khusus. Dari intensitas cahaya, kaliber peluru yang mengenainyanya seharusnya agak besar. GGO adalah VRMMO yang berasal dari Amerika, sehingga tingkat penyerapan nyeri harus agak rendah. Dengan tingkat kerusakan, bahkan jika ia tidak merasa sakit, harus ada beberapa bentuk mati rasa pada dirinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
... Itu sudah cukup. Turunkan aku dan melarikan diri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun ia berpikir begitu, gadis itu masih belum bisa mengatakan itu pada akhirnya. Seluruh tubuhnya, tidak, bahkan kesadarannya benar-benar mati rasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan demikian, Sinon hanya bisa berkedip meskipun ia melihat peluru kaliber besar terbang keluar dari belakang. Pikiran mengantuk nya berpikir. Dia tidak mendengar suara tembakan tadi, yang berarti bahwa peluru itu ditembakkan dari Death Gun L115. Dengan efek smoke screen, tembakan ini sangat akurat, yang berarti bahwa ia berada tepat sesudah mereka. Dia tidak tahu seperti apa karakter musuh itu, tapi dia tidak bisa lebih lambat dari Kirito yang membawa Sinon, dan itu hanya akan menjadi masalah waktu sebelum mereka terjebak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito sendiri harus memahami hal ini juga. Namun, prajurit lightsaber tidak pernah mau untuk menghentikan atau menempatkan Sinon ke bawah. Dia hanya mengertakkan giginya, sulit bernapas, dan terus berjalan ke depan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya berlari ke sisi timur stadion bundar, siap untuk meninggalkan dari sisi utara dari reruntuhan. Seperti sisi selatan, ada jalan utama yang membentang di depan. Ada sebuah mobil rusak sedikit dan bus yang tersebar di seluruh jalan, tapi itu tidak cukup bagi mereka untuk meninggalkan reruntuhan ketika sedang benar-benar bersembunyi. Kemanakah Kirito akan berlari? ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menjawab keraguan Sinon adalah lampu neon papan iklan yangsetengah rusak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata yang berkedip-kedip lemah di bawah matahari terbenam menunjukkan kata-kata [Rent-a-Buggy &amp;amp; kuda]. Ini adalah wilayah sewa transportasi berawak dan ibukota Gurroken  juga memilikinya. Di antara 3 kereta di motorpool, dua dari mereka hampir benar-benar rusak, dan hanya satu tampak seperti itu masih bisa beroperasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, itu bukan alat transportasi hanya untuk mereka untuk menyewa. Seperti apa iklan mengatakan, bahkan ada beberapa yang besar hewan berkaki empat di samping kereta-kuda. Tapi tentu saja, kuda-kuda itu bukan binatang nyata, tetapi kuda mekanik dengan bingkai logam dan gigi menunjukkan luar. Juga, tampaknya hanya ada satu yang masih bekerja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito bergegas ke atas motor dan ragu-ragu mengenai apakah mereka harus memilih kereta 3-roda atau kuda mekanik. Sinon memaksa keluar suara lembut dari yang masih kaku mulutnya, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seekor kuda akan ... terlalu sulit. Kemampuannyadapat menerobos hambatan besar .... Tapi itu benar-benar sulit untuk mengendalikannya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun tampaknya bahwa hampir tidak ada yang mampu mengendalikan kereta tangan-terkontrol 3-roda, kuda mekanik yang keras-untuk memahami kepribadian akan membuat banyak sulit untuk mengendalikan dari kereta. Karena ini tidak memiliki relevansi dengan keterampilan avatar, tapi itu keterampilan sendiri pemain, banyak waktu, kerja keras dan praktek akan diperlukan bagi mereka untuk menggunakan alat-alat transportasi mereka sendiri. Untuk GGO itu hanya beroperasi selama kurang dari satu tahun, tidak boleh ada banyak orang yang memiliki begitu banyak waktu untuk berlatih. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar kata-kata Sinon, Kirito tampak ragu, tapi ia segera menganggukkan kepalanya dan berlari menuju kereta beroda tiga satunya yang masih bisa bekerja. Dia menyentuh layar panel dan menyalakan mesin, biarkan Sinon duduk di panel belakang, dan begitu ia naik ke kursi sendiri, ia memukul percepatan pada kereta beroda tiga. Roda belakang besar segera mengeluarkan suara menggosok tajam, memberi dari asap putih dan mulai berputar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai kendaraan pindah ke jalan utara, Kirito segera berhenti dan berteriak, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon, apakah senapan snipermu bisa menghancurkan kuda itu?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengeluarkan peluru setrum dengan tangan kanan yang akhirnya berhasil melepaskan diri dari mati rasa dan mengedipkan matanya. Dia melihat kuda mekanik belakang dan segera mengerti maksud Kirito itu. Dia khawatir bahwa mantel pria-Death Gun akan menggunakan kuda itu untuk mengejar ketinggalan. Sinon benar-benar merasa bahwa itu tidak benar-benar mungkin, tapi dia masih mengangguk kepalanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik ... aku akan mencoba ....&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menggunakan tangannya yang masih gemetar untuk membawa Hecate yang telah dilepaskan talinya, dan membidik pistolnya pada itu kuda logam yang berdiri 20m jauhnya. Ini adalah jarak di mana dia bisa mengenainya tanpa bertujuan melalui lingkup dan assist penggunaan keterampilan. Lalu Sinon menaruh tangannya di atas pelatuk, reticle hijau muda segera muncul. Dia mengumpulkan titik di sisi kuda, dan jarinya bersiap-siap untuk mengerahkan kekuatan-... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Kachink! * &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketekutan ini membuat Sinon melebarkan matanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa menekan pelatuk. Sinon bertanya-tanya apakah dia sengaja menyalakan keselamatan pada, dan berbalik untuk memeriksa sisi pistol keakungannya. Namun, itu tidak terjadi. Penembak jitu itu kemudian mencobanya lagi, tapi memicu merasa seperti itu dilas dan mengetuk tangan kanan ke samping, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... kenapa ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gachink *, * gachink * &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli berapa kali ia mencoba, itu adalah hasil yang sama. Dia menatap kosong pada jarinya, dan apa yang muncul di depannya adalah adegan luar biasa. Jarinya bahkan tidak menyentuh pelatuk. Ujung jari putih dan logam halus memiliki kesenjangan antara mereka, beberapa milimeter lebar. Dan tidak peduli seberapa keras ia diberikan kekuatan, dia hanya tidak dapat menghapus jarak itu ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku tidak bisa menekannya ... mengapa ... MENGAPA TIDAK BISA aku menarik pelatuk? ...!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang berasal dari tenggorokannya sendiri keluar dengan lembut dan serak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tampaknya orang yang menjerit itu bukan sedingin es seperti sniper, tapi Asada Shino di dunia nyata. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang muncul di balik asap tipis di sisi timur stadion. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mantel pada musuh mengguncang, dan dia masih memegang senapan sniper besar. Tentu saja, dia «Death Gun»-atau mungkin ia bisa «orang itu» yang sama dengan penampilan ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Sinon menjadi gelap. Kakinya kehilangan kekuatan. Tubuhnya mulai menjadi dingin. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ahh ... bagaimana ini bisa terjadi? Itu adalah tanda yang cocok. Sinon, yang memiliki kepribadian yang berbeda dari Shino kehidupan nyata, tidak pernah berfikir ini akan terjadi sebelumnya. Hal itu bahkan tidak terjadi ketika ia pertama kali login dan langsung dipaksa untuk menggunakan pistol ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon, pegangan!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, suara kuat dan kuat terdengar bersamaan dengan tangan yang meraih lengan kirinya dengan keras. Sinon berpegangan pada tubuh Kirito begitu saja. Kemudian, mesin fosil tua bakar itu segera mengeluarkan geraman. Roda depan kereta terangkat dan kemudian terbang seolah-olah itu melesat ke jalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap kali Kirito menggunakan kakinya untuk menginjak pedal, Sinon merasa bahwa percepatan itu membuat dia terdorong ke belakang. Sementara dikelilingi oleh rasa takut, ia terus mempertahankan kesadarannya dan meraih ke tubuh kurus di depannya dengan semua yang dia punya. Sebuah kekuatan gelap terus mencoba menelan dirinya, dan kehangatan tubuh Kirito adalah senjata yang bisa ia gunakan untuk melawannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kereta berkuda itu mencapai top speednya dan mengeluarkan raungan tajam di dalam kota dan mulai melaju di jalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Bisakah kita ... melarikan diri dengan aman ...? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia merasa cemas, Sinon tidak memiliki keberanian untuk berputar. Sekarang yang dia tahu adalah bahwa tubuhnya masih gemetar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis sniper menggerakkan jarinya dengan kaku, siap untuk memindahkan Hecatenyalalu membawa dengan tangan kanannya ke bahunya. Pada saat ini, suara cemas Kirito terdengar lagi, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;SIAL-, INI MASIH BELUM CUKUP!  JANGAN SANTAI DULU!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia melihat kebelakang- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat kuda mekanik yang tidak berhasil dihancurkan keluar dari lapangan motor dan secara berangsur-angsur mendekat. Gadis itu melebarkan matanya tak percaya, tapi ia tidak perlu memberi tahu siapa yang mengendarai benda itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mantel pada pengendara berkibar seperti sayap hitam gagak. Dia membawa L115 di punggungnya dan memegang tali logam dengan kedua tangan. Dia menginjakkan kaki dipedalnya dan bergerak naik turun saat kuda berlari, dia seperti pengendara yang sudah ahli. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Clak, clak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langkah-langkah yang berat menyebabkan ini Sinon kebingungan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa? ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia benar-benar bisa naik kuda. Dia mendengar bahwa bahkan mereka dengan pengalaman berkuda di kehidupan nyata akan mengalami kesulitan mengendalikan kuda mekanik di dunia ini. Namun, kuda hitam itu berlari dan melompati kendaraan yang sudah ditinggalkan, mengejar dengan kecepatan yang sama dengan buggy yang ia kendarai. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penampilannya membuatnya tampak bukan pemain biasa seperti Sinon, melainkan, konsentrasi ketakutan dalam hati gadis itu mengalir keluar. Meskipun ia mencoba untuk berpaling, dia tidak bisa membantu tetapi berkonsentrasi pada wajah pengendara yang berada 200m di belakang mereka. Sinon jelas tidak bisa memberitahu jaraknya dengan jelas, tapi dia merasa bahwa dia bisa melihat mata yang jauh di dalam kegelapan dalam tudung kepalanya dan mulut berdarah yang tersenyum. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia mengejar ... ! Lebih cepat ...menjauh ... menjauh ...!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon berteriak dengan suara yang lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Kirito tampaknya merespon permintaannya sambil mempercepat kereta beroda tiga itu hinggakecepatan penuh. Tetapi saat ini, roda belakang kereta mengenai tanjakan dan melompat, menyebabkan bagian belakang bergeser ke kanan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menjerit dan langsung bergeser ke kiri, berharap bisa menyeimbangkan buggy. Jika kereta jatuh saat ini, Death Gun akan menangkap mereka dalam 10 detik. Kirito sedang mengutuk sementara ia mengontrol kendaraan yang guncang itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buggy ini mengeluarkan suaragesekan yang tajam dan miring ke kiri dan kanan, dan beberapa detik kemudian, akhirnya kembali seimbangan lagi dan bergerak lebih cepat. Namun, Death Gun menggunakan kesalahan kecil iniuntuk mengurangi jarak di antara mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka melewati jalan raya dari reruntuhan, hambatan terus muncul seolah-olah seseorang sedang bermain lelucon dengan mereka, menyebabkan kereta untuk terus gemetar dari sisi ke sisi ketika dikendarai dengan cepat. Juga, ada lapisan debu tipis di seluruh permukaan jalan, dan roda akan bergetar jika melewatinya. Setiap kali itu terjadi, kereta tersebut akan miring sedikit ke samping, dan Sinon menjadi tegang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun pengejar mereka berada di kondisi yang serupa, jalan yang penuh rintangan ini lebih menguntungkan bagi kuda mekanik. Dengan demikian, orang mantel di belakang terus dengan mudah menghindari mobil-mobil rongsokan dan mendekatke kendaraan Sinon dan Kirito. Juga, musuh memiliki keuntungan lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kereta beroda tiga dan kuda mekanik adalah alat transportasi yang bisa menampung dua orang, ada dua orang pada kereta, dan satu pada kuda mekanik. Tentu saja, kereta akan lebih lambat dalam percepatannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap kali kuda itu melewati sebuah hambatan, sosok dibelakang semakin mendekatdan terlihat lebih besar. Meskipun terdapat jarak diantara mereka, Sinon masih merasa ada suara logamyang membuat bagian belakang lehernya sakit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya ketika kedua pihak berada 100m  satu sama lain, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan kanan Death Gun melepaskan tali dan mengarahkansesuatu pada mereka berdua. Yang dia pegang adalah - pistol hitam, «Type-54 Blackstar». &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon, yang merasa seperti seluruh tubuhnya jatuh ke dalam freezer, tidak bisa bergerak ke buggy untuk berlindung dan hanya bisa menonton sebuah pistol yang diarahkan pada mereka. Giginya gemetar, membiarkan keluar suara kakaka yang tidak teratur. Fuu, garis merah peluru mengarah ke pipi kanan Sinon. Dia menoleh ke kiri tanpa ragu-ragu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, pistol itu mengeluarkan suatu cahaya oranye seperti setan dengan mulut berdarah- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* BAM! * &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluru yang fatal mengeluarkan suara tajam dan terbang ke arahnya sebelum meluncur 10cm melewati pipi kanannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun peluru bergerak melewati buggy dan menghantam kendaraan bekas di depan, partikel yang melayang di udara masih membekas di wajah Sinon . Saat ini, ia merasakan nyeri yang tajam seolah-olah seseorang menyebarkan es kering pada dirinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidaaak!!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, Sinon berteriak keras dalam kesedihannya. Dia berbalik, menjauhkan matanya dari Death Gundi belakangnya dan wajahnya mengarah ke punggung Kirito. Setelah itu, peluru kedua tampaknya mengenaibemper belakang kereta, dan mereka bisa merasakan sentakan kuat pada kaki mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. selamatkan aku ... selamatkan aku ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon merengek seperti bayi dan terus mengulang kata-kata yang sama berulang kali. Dia tidak bisa mendengar suara tembakan, tapi suara langkah kuda di belakang semakin mendekat, dan tampaknya bahwa Death Gun ingin mengejar kereta dahulu sebelum menembak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon ... bisakah kau mendengarku, Sinon!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito memanggil nama Sinon lagi, tapi tidak mendapatkan respon apapun. Dia hanya tetap duduk di belakang punggungnya, mengeluarkan suara rintihan yang lembut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;SINON!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia kaget karena suara tajam yang dia dengar , Sinon akhirnya berhasil menghentikan rengekannya. Dia memutar lehernya sedikit dan memandangi profil belakang Kirito yang memiliki rambut hitam yang melambai. Kirito melihat ke depan, mendorong kereta beroda tiga sampai batasnya dan berkata dengan suara kaku namun tenang, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon, kita akan tertangkap bila kita terus begini—bergegaslah dan tembak dia!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I. .. Aku tidak bisa melakukan itu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon dengan tegas menggeleng untuk menolak. Meskipun ia merasakan beban berat dari Hecate II, berat ini biasanya akan memberatkan tubuhnya meskipun ia tidak merasakannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak apa-apa jika tidak mengenainya! Ulurlah waktu!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito bersikeras berteriak, tapi Sinon hanya bisa terus menggeleng. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku tidak bisa melakukannya ... orang itu ... orang itu, dia ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang itu adalah jiwa yang terbangun dari kenangan masa lalunya, dan bahkan jika dia menggunakan dua belas peluru 7mm untuk menembaknya tepat di jantungnya, dia tidak bisa menghentikannya-itulah yang diyakini Sinon. Tembakan langsung saja sudah tidak efektif, apalagi menahannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Kirito berbalik, dengan mata hitam yang bersinar cerah. Dia mengatakan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu kamu yang menyetir, maka aku akan menggunakan senjata itu untuk menembaknya dia!!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar kata-kata itu, kebanggaan kecil yang tetap dalam hati Sinon bergetar tubuhnya- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Hecate adalah ... identitasku. Selain aku ... tidak ada orang lai yang bisa menggunakannya ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran-pikiran mengganggu ini menyebabkan gelombang listrik kecil dari otaknya mengirim sinyal pada tangan kanannya untuk bergerak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia perlahan-lahan menggerakkan senapan sniper besar itu dari bahunya dan kemudian menempatkan pistol di atas bagasi belakang di bagian belakang kereta, dengan takut ia memaksa tubuhnya untuk bergerak lalu ia melihat lewatscopeke depan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaca pembesar adalah berada di minimalnya, tetapi pada jarak kurang dari 100 meter, sosok kuda mekanik yang membawa Death Gun mengambil lebih dari 30% dari penglihatan di scopenya. Sinon awalnya ingin memperbesar lensanya untuk menembak lurus ke tengah Death Gun, tetapi tangan yang  menambah perbesarannya berhenti. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia terus memperbesar, dia akan melihat wajah di bawah tudung itu dengan jelas. Saat berpikir sampai di sini, jari-jarinya tidak bisa bergerak. Sinon kemudian memindah tangan kanannya ke pegangan senjata dan masuk ke posisi sniping. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Death Gun seharusnya melihat apa yang Sinon lakukan, tapi ia tidak berniat menghindar, apalagi berhenti. Tangannya memegang tali sambil terus mengejar. Sinon tahu bahwa ia sedang diremehkan, tetapi dia berpikir bahwa Death Gun dapat mengambil pistol-yang terkutuk Type-54 pistol yang Sinon gunakan saat kejadian hari itu, dia tidak bisa merasakankemarahan apapun, semua ketakutannya pun lengkap. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu tembakan. Hanya satu tembakan akan cukup. Dalam jarak dekat, bahkan jika musuh bisa melihat garis peluru, ada kemungkinan dia bisa gagal. Sinon menghilangkan pikiran-pikiran pesimis dalam dirinya dan berkonsentrasi, siap untuk membiarkan jari telunjuknya untuk menyentuh pelatuk. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gelombang kecemasan misterius menyerang, sekali lagi ia mencegah tindakannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli seberapa keras ia mencoba, jarinya tidak bisa menyentuh pelatuk. Rasanya seperti dia dan pasangan satu-satunya, Hecate, menolak Sinon untuk melakukannya- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;aku tidak bisa menembaknya ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon/Shino bergumam dengan suara serak, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;aku tidak bisa menembak, jari aku tidak mau bergerak.. Aku tidak bisa ... tidak bisa melawan lagi.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;TIDAK, kamu BISA!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang kuat namun tegas berdering dari belakangnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;TIADA SATUPUN YANG TIDAK BISA BERTARUNG HANYA KARENA MEREKA MEMILIH MENYERAH DALAMPERTARUNGAN!!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia dicaci oleh Kirito saingan terbesar nya, api yang akan hilang dalam diri Sinon hanya berkedip-kedip. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memilih? aku hanya akan memilih menyerah pada pertempuran ini. aku tidak ingin menghidupkan kembali kenangan yang menyakitkan. aku sudah cukup melihat harapanku diambil dan dihancurkan. Itu hanya khayalan untukku berpikir bahwa aku bisa bertahan hidup di dunia ini jika aku memiliki kemampuan. Aku akan selalu membawa rasa takut dendam dari orang itu dan pistolnya. Aku hanya bisa menunduk, menahan napas, tidak melihat, dan tidak memedulikan hal ini ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, sepercik api menghangatkan tangan kanan Sinon yang beku. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu membuka matanya yang pada awalnya ditutup. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito awalnya duduk di kursi kereta, tapi saat ini, dia berbalik, dan ia berjongkok di belakang Sinon sambil berdiri di pedal. Dia meraih tangan kanannya, menggenggam tangan kanan Sinon yang hendak jatuh dari genggaman Hecate dan memegangnya dengan tegas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tampaknya ia mampu mengatur pedal gas kereta beroda tiga seperti saat kereta itu masih berherak ke depan. Namun, mereka akan segera menabrak hambatan. Kirito sendiri tampak seperti dia tidak peduli karena dia berteriak di telinga Sinon. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan menembak juga! Jadi, hanya untuk kali ini, tolong gerakkan jari ini!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon tidak tau apakah sistem memungkinkan dua orang untuk menembak satu senjata. Namun, panas api yang terpancar dari sentuhan tangan Kirito itu membuatnya merasa bahwa jari-jari bekunya mulai mencair. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari penembak jitu dengan sedikit gugup menyentuh logam yang berbentuk pelatuk itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di matanya, dia bisa melihat garis peluru. Namun, lingkaran tembak itu begitu besar melebihi tubuh Death Gun yang menyebar ke daerah di sekitarnya dan ketidak teraturan gerak. Jantung Sinon sedang dalam kekacauan, dan kereta yang terlalu banyak berguncang. Jika seperti ini terus, tidak ada perlu untuk mempertimbangkan bagaimana musuh akan menghindar, karena peluru tidak akan melesat lurus. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak-Tidak mungkin ... Aku tidak bisa membidik jika kereta ini terus berguncang ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon dengan lemah mengerang, tapi suara yang tenang segera berdering di samping telinganya, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan khawatir, itu akan berhenti gemetar dalam 5 detik Dengarkan ... 2,. 1, SEKARANG!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* BAM! * &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kejutan yang kuat datang dengan suara yang tiba-tiba, dan kereta berhenti gemetar dengan cara yang ajaib. Tampaknya bahwa mereka terbang di udara setelah dihantam oleh sesuatu. Sinon melirik tanah dari sudut matanya, dan menemukan bahwa ada mobil sport yang membentuk tanjakan. Kirito membiarkan kepala kereta ke arah ini sebelum ia berbalik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
... Kenapa dia begitu tenang bahkan dalam situasi seperti ini? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera, Sinon bertanya dalam hatinya, tapi dia membantah pertanyaannya sendiri lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ..., ini tidak ada hubungannya dengan menjadi tenang. Orang ini hanya melakukan apa yang bisa dilakukannya. Dia tidak pernah mencoba mencari alasan untuk dirinya sendiri dan memilih untuk bertarung dengan semua dia punya. Itu-itu kemampuan nyata orang ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama final pendahuluan kemarin, Sinon pernah bertanya pada Kirito-dengan kemampuan seperti itu, apa dia masih takut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, pertanyaan ini sendiri adalah kesalahan besarnya. Tidak peduli seberapa takut, bermasalah, atau sedih dia, dia masih bisa bergerak. Itu adalah «kekuatan» nyata. Dia hanya bisa memilih apakah ia harus melakukan hal dengan lebih baik atau tidak, apakah akan menembak atau tidak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, dia tidak bisa sekuat Kirito. Tapi setidaknya untuk saat ini-dia ingin setidaknya memberikan semua yang dia punya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon bertaruh dengan detak jantungya, untuk menekan jarinya yang ia tempatkan di pemicu senjata yang dicintainya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini sedikit penyesuaian hanya memicu merasa sangat berat. Namun, dengan dukungan dari tangan yang pemanasan, jari Sinon itu akhirnya meremasnya perlahan-lahan. The reticle yang muncul dalam pemkamungan nya mulai menyusut, tetapi setengah dari musuh masih di luar lingkaran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mungkin, tidak, pasti tidak akan mampu mencapai target.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah begitu lama menjadi penembak jitu, ini adalah pertama kalinya Sinon memiliki pikiran semacam itu saat ia menekan pelatuknya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti perasaan mual yang tidak menyenangkan yang hendak muntah, senjata tercintanya Hecate II menembakkan sinar merah, menembak mengeluarkan ledakan keras yang dia tidak pernah dengar sebelumnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih dalam keadaan tidak stabil, Sinon tidak bisa menahan  rasa takutnya saat ia tersentak kembali, namun Kirito memeganginya terus. Buggy melompat ke atas dan mulai jatuh, dan Sinon hanya bisa menatap dengan mata terbelalak pada kendaraan dan menonton peluru yang melesat itu. Di bawah matahari terbenam, sebuah garis peluru menyerempet Death Gun naik dengan terdekat meleset dan pergi dengan kanannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Aku meleset ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih ada peluru di dalam magazine, namun Sinon bahkan tidak memiliki kekuatan untuk mengeluarkan magazinenya dan hanya bisa bergumam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, mungkin kebanggaan ini «Goddess of the Underworld» tidak akan membiarkan peluru ini meleset sebagai senapan sniper anti-tank tidak meninggalkan lubang dalam aspal, tapi meleset ke truk yang berada di jalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam GGO, semua benda buatan yang ditempatkan di zona pertempuran tampaknya berada di sana untuk pemain gunakan sebagai penutup. Tapi seperti yang diharapkan dari sebuah permainan yang bergenre MMORPG dan elemen FPS, setiap objek buatan memiliki sedikit perangkap. Seperti bagaimana tangki bensin atau mesin yang besar dapat menyebabkan api atau bahkan meledak setelah terkenatembakan. Dengan kesempatan ini, kendaraan rongsokan yang berada di jalan mungkin memiliki beberapa gas di dalam tangki bahan bakar. Setelah tertembak oleh peluru- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu truk besar itu mulai mengeluarkan percikan api kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Death Gun, yang berada di samping truk itu, dengan segera membelokkan kuda mekaniknya ke sisi lain setelah melihatnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sebelum ia bisa melakukan itu, bola api besar meledak, dan cahaya oranye segera menelan bus dan kuda. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kereta beroda tiga yang telah selesai melompat dan mendarat pada saat ini, dan saat mendarat, berguncang dengan luar biasa dan akibatnya mengguncang seluruh jalan utama terjadi pada waktu yang sama. Meskipun adegan ledakan ini tidak bisa dilihat karena mobil sport yang menutupi pandangan, Kirito dan Sinon masih menyaksikan pancaran kuda mekanik menjadi bagian dalam api. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Apakah aku mengalahkannya ...? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon memiliki pikiran ini sejenak namun langsung menghilangkan pikiran tersebut. Bagaimana mungkin ledakan itu dapat membunuh Death Gun? Yang memungkinkan adalah hanya  mengulur waktu, tetapi untuk mereka, ini benar-benar sebuah keajaiban besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito, yang berpaling lagi untuk melihat di depan, lalu mencoba untuk memantapkan posisi kereta yang hendak miring ke samping, dan kemudian melanjutkan untuk mempercepat kereta itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon jatuh ke kursi dan menyaksikan asap melayang ke matahari ungu yang terbenam. Dia tidak bisa berpikir lagi, dan hanya bisa membiarkan tubuhnya terbawa kereta balap itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah bangunan dan kendaraan yang ditinggalkan di sisi kedua kiri dan kanan mulai menurun, dan batu-batu alam dan tanaman aneh mulai terlihat. Setelah dia bangun, ia menyadari bahwa kereta beroda tiga itu sudah melewati tengah pulau tunggal itu dan tiba di padang pasir di utara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pergi dari jalan aspal yang rusak ke jalan kerikil yang dikompres menjadi butiran pasir.Kereta beroda tiga itu mulai berguncang lebih dan lebih, dan Kirito hanya bisa memperlambat kecepatannya dan dengan hati-hati memindahkan kereta melewati bukit pasir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon hanya bisa menghitung jumlah kaktus di sekitar mereka, namun tampaknya menyadari sesuatu saat ia menatap tangan kirinya. Jarum panjang dan tipis menunjukkan bahwa waktu saat ini adalah 21:12. Hal yang mengejutkannya ialah bahwa mereka hanya menghabiskan 10 menit untuk bergerak dari tepi sungai di selatan dan bergerak ke reruntuhan di sini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi selama waktu yang singkat ini, final BoB-tidak, game yang disebut GGO ini memiliki perubahan besar dalam definisi Sinon. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia berpikir dengan kepala dingin, ia tahu bahwa pemain yang disebut «Death Gun» tidak mungkin pria yang ia tembak dalam insiden perampokan kantor pos dahulu. Pistol «Type-54 Blackstar» yang menyebabkan Sinon berpikir seperti itu bukanlah pistol benar-benar populer, tapi senjata itu juga bukan senjata langka yang langka dan harganya agak murah. Mungkin Death Gun hanya kebetulan memilihnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masalahnya adalah bahwa ia dengan segera bisa merasa takut, malu-malu dan bahkan bisa menimbulkan fobia begitu ia melihat pistol itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon telah memperlakukan musuh-musuh di dunia ini yang menggunakan Blackstar sebagai salah satu tujuan nya. Dia percaya bahwa dia bisa dengan tenang melawan mereka, meskipun senjata itu mengarah padanya, dan akhirnya menguburnya bersama dengan banyak target  yang pernah ia kalahkan sejakdulu . &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi dia pernah merasa gugup ketika dia bertemu secara nyata. Efek dari peluru setrumnya benar-benar hilang, tapi dia hanya merasa seluruh tubuhnya melambat, dan tangannya tidak bisa bergerak tetapi terus gemetar. Bahkan berat normal Hecate yang sering dia bawa menjadi sebuah beban untuknya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Semuan itu bohong, aku hanya menipu diriku sendiri. Sejumlah besar pemain yang telah kukalahkan, dan aku berpikir itu dapa membuktikan kemampuanku, mereka benar-benar berarti ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti perasaan Sinon yang merasa putus asa, tiba-tiba roda tergelincir, dan kereta kemudian berhenti. Suara Kirito terdengar dari belakangnya, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh ... bagaimana kita bisa menemukan tempat persembunyian di tengah-tengah padang pasir yang luas ini? ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar kata-kata itu, Sinon mulai berpikir. Kirito sudah terluka parah setelah datang untuk menyelamatkan Sinon sementara dia diam saja. Sekarang ia harus berpikir untuk bersembunyi di padang pasir dan menggunakan paket pertolongan pertama yang diberikan kepada semua pemain untuk memulihkan HP mereka. Namun, efek penyembuhan peralatan itu agak lambat. Jika ia memulihkan Hpnya dengan aman, itu tidak akan cukup untuk bersembunyi di balik bukit pasir atau kaktus. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengangkat kepalanya namun pandangannya masih buram dan melihat sekeliling. Saat ia melihat ada coklat kemerahan berbatu sedikit lebih jauh dari bukit. Dia perlahan-lahan menunjuk ke sana, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Mungkin ada sebuah gua di sana.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, mungkin kamu benar. Bahwa ada gua untuk menghindari Scanner satelit di gurun.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito dengan cepat menjawab dan memutar kereta dari jalan. Beberapa saat kemudian mereka mencapai bukit berbatu dan berputar di sekitar situ. Seperti yang Sinon harapkan, mereka menemukan lubang besar di sisi utara. Kirito melambat dan buggy itu kedalam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lubang itu agak besar, dan masih ada banyak ruang meskipun mereka melaju dengan kendaraan ke tempat yang tidak bisa dilihat dari pintu masuk. Meskipun di dalam gelap, matahari terbenam yang memantul di dinding masih memungkinkan mereka untuk melihat jari-jari mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mematikan mesin, mengulurkan tubuhnya di lantai berpasir dan berbalik untuk melihat pada Sinon. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita akan bersembunyi dari scan berikutnya di sini-ah, tanpaalat scannerkita tidak bisa menerima informasi satelit, kan?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pertanyaan yang tidak perlu itu, Sinon tidak menjawabnyanamun memberikan senyum kecut. Dia turun dari kereta dengan kaki yang lemah, tiba di dekat dinding granit, duduk dan berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tentu saja. Jika pemain lain ada dekat kita. Mereka akan mencoba keberuntungan mereka dengan melemparkan granat, dan kita berdua akan mati di dalam.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti. Tapi setidaknya itu lebih baik daripada melepas semua equipmentku dan berenang di dalam air .... Dan ngomong-ngomong soal air ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito meninggalkan kereta dan melirik pintu masuk gua sebelum berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;«Orang itu»tiba-tiba muncul disampingmu, kan? Apakah mantel itu yang memiliki semacam kemampuan untuk membuatnya tidak terlihat? Dia menghilang di jembatan.? Satelit tidak bisa mendeteksi dirinya. Mungkin itu bukan karena ia berenang tetapi menggunakan kemampuan itu ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku kira begitu. Kemampuan unik itu disebut«Metamaterial Optical Camouflage». Ini biasanya disediakan untuk monster boss ... tapi hal itu tidak aneh untuk memiliki suatu peralatan dengan efek seperti itu.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itu, Sinon akhirnya mengerti apa yang Kirito khawatir. Dia melihat ke dalam gua pintu masuk dan kemudian dengan lembut berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... aku berfikir akan aman di sini, karena ada pasir di seluruh tanah, sehingga seseorang yang tak terlihat tidak bisa menyembunyikan jejak mereka, dan juga akan meninggalkan jejak kaki.. Dia tidak bisa muncul tiba-tiba sekarang.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku paham, tapi kami lebih baik memasang telinga kita.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito akhirnya tampak santai dan kemudian duduk agak jauh di sisi kanan Sinon. Dia mengambil kit pertolongan pertama dari kantong sabuk dan menaikkannya di depan lehernya dengan gerakan kaku sebelum menekan tombol di sisi lain. &#039;Zzz&#039; suara Lampu pun terdengar, dan lampu merah yang menunjukkan efek pemulihan menutupi tubuh Kirito. Sebuah kit pertolongan pertama-bisa memulihkan HP 30%, namun akan memakan waktu 180 detik, sehingga itu berarti tidak berguna melakukan hal ini dalam pertempuran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memutar matanya dari sisi kanan, Sinon sekali lagi melihat arlojinya. Waktu sekarang adalah 9:15 pm, yang merupakan Scan satelit kelima. Namun, seperti apa Kirito katakan tadi, sebagai sinyal listrik yang dikirim oleh satelit tidak bisa mencapai bagian dalam lubang ini, peta penerima tidak akan menunjukkan data apapun. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Turnamen battle royale yang lalu di mulai pada 8pm, dan berakhir dengan orang yang selamat di akhir «Zekushiido» mengalahkan «Yamikaze» dan menang untuk mengakhirnya. Waktu keseluruhannyakurang lebih sekitar 2 jam. Dengan asumsi bahwa tingkat kemajuan adalah sama kali ini, harusnya ada sekitar 10 pemain tersisa. Dalam turnamen terakhir, Sinon menjadi korban ke-8 setelah 20 menit, jadi ini akan jauh melebihi rekor sebelumnya. Namun, dia tidak senang sama sekali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon meletakkan tangan kirinya ke bawah, menykamurkan punggungnya di dinding gua dan bergumam, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apakah kamu berpikir bahwa ...«Death Gun» sudah mati dalam ledakan itu?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinontahu bahwa kemungkinannya kecil, tetapi dia ingin meminta pendapat Kirito. Setelah beberapa saat, Kirito menjawab pelan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. Aku melihatnya melompat dari kuda mekanik sebelum truk meledak. Meskipun ia tidak bisa selamat .... aku tidak berpikir dia akan mati ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap pemain yang akan terkena ledakan tersebut harusnya mengalami banyak kerusakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap pemain biasa mungkin. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi orang itu pasti tidak biasa. Orang bermantel menggunakan «Blackstar» untuk membunuh Zekushiido dan Usujio Tarako, dan Pale Rider yang kemungkinan besar mati. Mungkin dia sekarang adalah roh berkeliaran di network. Namun, Sinon jelas tidak mengatakan ini dengan keras. Dia hanya menjawab, &amp;quot;Aku mengerti&amp;quot;, dan kemudian menempatkan Hecate ke lantai berpasir di sampingnya, menyatukan kedua lututnya bersama-sama. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menunduk dan mengajukan pertanyaan lain, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana kau bisa datang dan menyelamatkan aku saat stadion dengan begitu cepat? Bukankah kamu berada di atas dinding luar?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito tampaknya memberikan senyum kecut. Sinon melihatnya di sampingnya, dan mengetahui bahwa prajurit lightsaber itu masih bersandar di dinding, dengan kedua tangan di belakang kepala. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku tahu kita keliru saat aku melihat «Jyuushi X»yang kitakira adalah Death Gun ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kenapa?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena orang itu tampak seperti gadis yang nyata, tidak seperti karakter laki-lakiku,dia terlihat feminim.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar jawaban tak terduga itu, Sinon bergumam &amp;quot;Aku mengerti&amp;quot;. Kirito menganggukan kepalanya sedikit dan memberikan ekspresi agak pahit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada saat itu, aku tahu bahwa kita meninggalkan sesuatu yang sangat besar ... pada pemikiran bahwa Death Gun bisa menyerang kamu, aku memaksa diriku untuk menyerangnya ketika dia memperkenalkan dirinya. Aku harus minta maaf padanya nanti ... Di sisi catatan, namanya harus diucapkan sebagai «Musketeer X». &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menjawab lagi, dan kemudian menebak apakah Kirito akan meminta maaf karena metode pertempurannya terlalu kuat atau karena pihak lain adalah seorang gadis. Tetapi hanya ketika dia hendak bertanya, Kirito berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tertembak, namun masih bisamengalahkannya. Ketika melihat ke selatan dari atas stadion, aku menemukanmu tergeletak di lantai ... Setelah aku melihat bahwa hal-hal yang buruk terjadi, aku langsung meraih sniper rifle dan bom asap mislik Musketeer-san melompat dari perimeterku.Lalu aku menembak dan melemparkan granat dan kemudian berlari ke arahmu .... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito kemudian mengangkat bahu pada saat itu, tampaknya menunjukkan &#039;kamu mengetahui sisanya&#039;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, 2 bekas luka peluru pada Kirito berasal dari serangna Musketeer X dan L115 dari Death Gun. Meskipun ia mengatakanmudahnya, prajurit lightsaber itu telah ditembak dua kali setelah  menangkis semua serangan saat melawan Xiahou Dun, yang menunjukkan bahwa ia bahkan tidak peduli keselamatan dirinya sendiri ketika ia pergi untuk menyelamatkan Sinon. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di lain tangan-melihat kembali situasi ini, Sinon jelas-jelas mendorong Kirito ke bawah. Meskipun Death Gun memiliki peralatan yang unik tak terduga «Kamuflase metamaterial Optical», Sinon bisa menghindar dari peluru setrum jika dia melihat gerakan di belakangnya. Jika dia bertemu dengan Kirito tanpa lumpuh, mereka bahkan bisa menggunakan kesempatan ini untukmengalahkan Death Gun. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, jika Death Gun bukanlah jiwa mati tetapi pemain biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merasa bersalah dan lemah, Sinon ekspresi sedih mengistirahatkan dahinya pada tempurung lutut nya. Dia merasa Kirito mendekat dan mengatakan dengan suara lembut, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu tidak harus begitu keras pada diri sendiri.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mendesah dan menunggu Kirito untuk melanjutkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku juga tidak menyadari bahwa orang itu bersembunyi di dekat situ. Jika peran kami terbalik, aku akan menjadi orang yang mengambil setrum peluru itu. Kamu akan menyelamatkanku pada saat itu juga, kan, Sinon?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang terdengar begitu stabil- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, itu membuat Sinon merasa sangat terluka. Dia menutup matanya dan bergumam pada dirinya sendiri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang iniawalnya ia pandang sebagai saingannya ... Musuh yang dia pikir dia bisa jadikan lawanbertarungnamun, ia mengucapkan kata-kata untuk momotivasi dirinya. Kegagalannya, kelemahan semua terlihat olehnya... Saat ini, ia hanya tampak seperti ia sedang menghibur anak-anak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan apa yang membuat Sinon tak tahan atau bahkan memaafkan dirinya sendiri adalah bahwa saat dia merasa sangat terhina, dia punya keinginan yang sangat besar untuk menerima kenyamanannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ingin mengatakan ketakutannya dan nyeri yang menyiksanya, dan menggapai tangannya pada cowok yang satu meter didekatnya ... Bahwa prajurit lightsaber misterius yang memiliki ketulusan dalam seperti itu, bisa membuat Sinon nyaman dalam permainan ... Shino yang sebenarnya dengan semua usaha dan kata-katanya. Mungkin Shino bisa mendapatkan «penebusan» dari kejadian perampokan kantor pos 5 tahun yang lalu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dia melakukan itu, Sinon yang dingin seperti sniper sepenuhnya bisa lenyap. Tapi berbicara tentang itu, bagaimana mungkin dia mengatakan pikirannya yang sebenarnya kepada seseorang yang hanya kemarin bertemu-dan bahkan tidak tahu penampilan aslinya. Sinon tidak pernah mengatakan pemikiran yang sebenarnya bahkan pada Shinkawa Kyouji, temannya selama lebih dari setengah tahun. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia cemas, tak berdaya, bingung dan kacau, gadis itu hanya bisa terus memeluk lutut sendiri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika ia begitu, setelah beberapa detik ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Kirito itu akhirnya terdengar lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kalau begitu aku akan pergi. Beristirahatlah di sini saja dulu, Sinon. Sebenarnya, aku benar-benar berharap bahwa kamu bisa log out .... Tetapi kamu tidak bisa melakukannya selama turnamen ....&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengangkat wajahnya dengan cepat. Kirito lalu menggunakan dinding batu untuk membantu tubuhnya untuk berdiri dan memeriksa sisa energi di lightsaber tersebut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kamu berniat untuk melawan ... sendiri ... Death Gun ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah selesai Sinon bertanya dengan suara serak, orang lain mengangguk sedikit tapi tegas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Orang itu benar-benar kuat. Bahkan tanpa kekuatan itu pistol hitam, peralatan dan statistik sudah sakit kepala.. Paling penting,. Kemampuan sendiri pemain agak unik juga. Sejujurnya, itu sulit untuk mengelahkannya sebelum pistol hitam ditembakkan. Kita hanyamampu untuk melarikan diri sekarang, tetapi setengah dari itu karena itu sebuah keajaiban.. Jika kita menjadi sasaran-Nya ... aku tidak memiliki kepercayaan diri untuk menghadapinya dengan berani. Aku bahkan mungkin meninggalkanmu dan melarikan diri ... jadi aku tidak bisa mengambil risiko jika kamu mengikutiku. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon awalnya berpikir bahwa ini prajurit lightsaber benar-benar percaya diri dengan kemampuannya sendiri, jadi dia tidak bisa membantu, tetapi melihat wajahnya setelah mendengarucapan yang tak terduga ini. Pada saat ini, muncul kilatan di mata hitamnya, menunjukkan rasa tidak aman yang ia tidak pernah miliki. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Meskipun kamu takut pria itu?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pertanyaan Sinon, Kirito menempatkan kembali lightsaber ke sabuknya dan tersenyum pahit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, tentu saja. Jika itu aku yang lama ... bahkan jika aku tahu bahwa aku bisa mati, aku akan melawan dia dengan semua aku punya ... Tapi... Aku punya banyak hal yang ingin aku lindungi. Jadi aku tidak bisa mati sekarang, aku benar-benar tidak ingin mati ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sesuatu .. untuk dilindungi ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yup. Tidak peduli apakah itu dunia maya ... atau dunia nyata.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mungkin berbicara tentang hubungannya dengan beberapa orang. Kirito berbeda dari Sinon. Dia punya banyak teman-teman yang merasakan hal yang sama seperti dia. Gadis itu merasakan sakit yang tajam di dalam hatinya, dan kata-katanya bergegas keluar, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Maka kamu mungkin juga hanya bersembunyi di sini, benar? Kita tidak dapat secara otomatis log out di BoB, Tapi kita dapat pergi ketika itu hanya kita dan seseorang lainnya. Kita melakukan bunuh diri untuk membiarkan menang orang yangke-3, turnamen akan berakhir. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar itu, Kirito membelalakkan matanya, namun segera tersenyum, berkata &#039;Aku mengerti&#039;, dan menggelengkan kepalanya. Sinon sudah memprediksi bahwa ia akan merespons begitu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada suatu metode. Tapi.... Aku tidak bisa melakukannya. Death Gun seharusnya bersembunyi di suatu tempat dan memulihkan HP nya. Jika kita membiarkan dia pergi sampai berakhirnya turnamen, siapa yang tahu berapa banyak orang yang akan dia bunuh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... aku mengerti.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“—Kau benar-benar kuat.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun ia mengatakan bahwa ia memiliki sesuatu yang ia ingin lindungi, dia tidak kehilangan keberaniannya mempertaruhkan hidupnya untuk melawan Death Gun. Dan aku tidak memiliki dua hal ini lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon hanya bisa tersenyum lemah, memikirkan apa yang akan terjadi padanya setelah dia meninggalkan medan perang ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon sudah kehilangan semua keberaniannya setelah ia menghadapi pistol hitam yang Death Gun keluarkan di jalanan di reruntuhan. Dia menangis berkali-kali saat ia melarikan diri dan bahkan tidak bisa mengendalikan identitas sebenarnya, Hecate. Sniper Es Sinon berada di ambang kehilangan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ia terus bersembunyi di gua seperti ini, dia tidak akan pernah percaya pada kemampuannya sendiri lagi. Hatinya akan menyusut, jari-jarinya akan kaku, dan tidak mungkin ia bisamemukul sesuatu lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melupakan memori yang dia ingat, dia yang nyata di dunia nyata nya akan selalu khawatir tentangpria yang muncul dari bayang-bayang jalan-jalan malam atau dari balik pintu. Itu akan menjadi dunia maya dan nyata yangmenunggu Sinon / Shino. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku. ..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon berpaling dari Kirito dan berkata lembut, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ... tidak akan melarikan diri.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak akan melarikan diri. aku sudah memutuskan untuk tidak bersembunyi terus.. Aku ingin pergi keluar dan melawan orang itu.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mengerutkan dahi, bagian atas tubuhnya membungkuk ke Sinon dan berbisik, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu tidak boleh Sinon. Setelah kamu tertembak orang itu .... kamu benar-benar akan mati. Aku bukan hanya punya skill bertarung pedang, aku juga memiliki keterampilan defensif. Kau berbeda. Keadaanmu akan jauh lebih berbahaya daripadaku jika orang tak terlihat itu menyerang. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menutup mulutnya untuk saat ini, tetapi segera setelah itu, berbicara dan menyimpulkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot; Aku tidak peduli bahkan jika aku mati.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Eh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Kirito melebar lagi, dan Sinon berkata pelan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tadi ... aku benar-benar takut benar-benar takut kalau aku akan berakhir mati seperti itu. Aku lebih lemah daripada aku yang 5 tahun yang lalu .... Aku bahkan mempermalukan diriku dengan berteriak ... aku tidak bias melaukannya. Jika aku tetap bersembunyi, aku mungkin juga mati!. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Itu hal normal. Siapapun pasti takut mati?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku muak merasa takut, Aku muak hidup dalam ketakutan .... Aku muak hal itu-aku tidak akan memintamu untuk menemaniku, aku bisa berjuang sendiri.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengatakan itu, lengan lemah Sinon itu mulai mengerahkan kekuatan dan bersiap-siap untuk bangun. Namun, lengan yang diraih oleh Kirito sampingnya. Dia bertanya lembut dengan suara gugup, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau mengatakan bahwa kamu ingin melawan sendirian dan mati sendiri ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ya. Itu mungkin nasibku...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membuat dosa besar, tapi tidak dihukum untuk itu. Dengan demikian, orang itu akan datang kembali untuk memberinya hukuman. Death Gun bukanlah sebuah jiwa-tapi sebab dan akibatnya. Ini sudah diputuskan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lepaskan aku ... Aku harus pergi ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mencoba melepaskan tangan Kirito lagi, tapi ia menyambar dengan kekuatan yanglebih. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata hitamnya bersinar. Bibir kecil yang indah itumengeluarkan kata-kata yang intens sehingga tidak sesuai dengan penampilan sempurna sama sekali, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau salah.Tidak ada seorangpun yang akan mati sendirian. Setelah seseorang meninggal, posisinya dalam hati seseorang akan lenyap juga. Hatiku sudah memiliki keberadaan kamu, Sinon!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak menyuhmu mengingatku... aku, aku tidak pernah berharap untuk memiliki hubungan dengan siapa pun!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi bukankah kita telah berhubungan satu sama lain?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mengangkat tangan Sinon dan menggerakkannya di depannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, emosi yang kuat yang menekan dalam hati Sinon tiba-tiba meledak. Dia mengertakkan gigi dan menggunakan tangan yang lain untuk meraih kerah Kirito itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelemahan dari ingin dihibur dan dorongan untuk dimusnahkan menciptakan perasaan yang dia tidak pernah rasakan sebelumnya, menyebabkan dia untuk mengatakan kata-kata ini keluar dari dalam dirinya. Tatapan berapi-api Sinon itu menatap wajah Kirito dan berteriak, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;—LALU LINDUNGI AKU DENGAN SEGENAP HIDUPMU !&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matanya tiba-tiba berputar, dan ada sesuatu yang panas mengalir di wajahnya. Sinon kemudian menyadari bahwa air matanya sudah mengalir keluar dari matanya, menetes. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Sword Art Online Vol 06 -203.jpeg||thumb]] &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menjabat tangan kanan yang ditahan dan tegas mengepalkan tinjunya untuk membanting di dada Kirito itu. Dua kali, tiga kali, dia mengerahkan semua kekuatannya ke tubuh Kirito itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tidak tahu apa-apa sama sekali ... tidak bisa berbuat apa-apa, jadi berhenti bertindak seperti kamu tahu apa yang terjadi! Ini ... ini adalah pertempuranku, hanya aku! Bahkan jika aku kalah, bahkan jika aku mati, kau tidak memiliki hak untuk menasehatiku! Kalau begitu, Dapatkah kamu memikul tanggung jawab ini denganku? ...! &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan kanan Sinonberpindah ke depan Kirito. Tangan ini pernah meremas pemicu pistol yang dicelup dalam darah dan mengambil hidup seseorang. Melihat kulit tangannya , dia hanya bisa melihat bahwa tangan pernah membunuh sebelumnya dan masih memiliki titik hitam kecil yang disebabkan oleh partikel mesiu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bisa ... BISAKAH MEMEGANG TANGAN INI YANG PERNAH MEMBUNUH SESEORANG SEBELUMNYA!?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Garis kutukan itu terbangun dari dalam kenangan Sinon itu. Di dalam kelas, dia akan mendengar &#039;Jangan menyentuhnya, kamu pembunuh! kamu akan menodainya dengan darah &#039;ketika dia tidak sengaja menyentuh barang-barang pribadi orang lain. Sejak kejadian itu, Sinon tidak pernah membiarkan siapa pun menyentuhnya, sekalipun. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menggunakan kekuatan terakhirnya untuk mengayunkan pukulan. Seperti seluruh pulau berada di medan perang yang tidak dilindungi, setiap kali Kirito mendapat pukulan, HP nya akan berkurang sedikit demi sedikit. Namun, dia tidak melakukan apa-apa untuk menghindari. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;U. .. uu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Air mata Sinon jatuh seperti hujan, dan dia tidak bisa mengendalikannyalagi. Dia segera menunduk untuk mencegah orang lain dari melihat wajah menangisnya, dan pada akhirnya, dahinya akhirnya mengarah ke dada Kirito. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan kirinya masih berada di kerah Kirito, menyandarkan dahinya ke dada Kirito dengan semua dia punya, membiarkan keluar suara tangisan di antara gigi terkatup-katup. Sinon menangis seperti anak kecil, tapi dia merasa bahwa dia bisa melakukan hal ini. Dia tidak bisa ingat kapan terakhir kali dia menangis di depan seseorang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, Kirito menempatkan tangannya di bahu kanannya. Namun, Sinon segera mengepalkan tinjunya dan mengayunkan tangannya ke samping. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;AKU MEMBENCIMU .... AKU SANGAT MEMBENCIMU!!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia berteriak, air mata virtual terus menetes, dan akhirnya diserap oleh baju tipis Kirito. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu diketahui berapa lama mereka mempertahankan posisi ini- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Air mata Sinon itu akhirnya mengering, dan dia merasa lemah seluruhnya seakan jiwanya menyebar, dan hanya bisa mengistirahatkan seluruh tubuhnya pada tubuh ramping prajurit lightsaber didepannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menunjukkan perasaannya dia pasti tidak akan membiarkan dirinya untuk mengungkapkannya lagi, sedikit rasa sakit yang datang itu terasa sangat menenangkan. Dia kemudian melanjutkan untuk meletakkan kepala di bahu orang dan terus terengah-engah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa saat, Sinon memecah keheningan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau benar-benar menjengkelkan ... tapi setidaknya biarkan aku besandarpadamu.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia mengatakan itu, Kirito hanya menjawab &#039;ok&#039;. Sinon kemudian memindah tubuhnya dan berbaring horizontal pada kaki Kirito yang berselanjar. Ketika dia masih malu ketika Kirito melihat wajahnya, Sinon memutar badannya dari Kirito dan melihat bekas luka peluru yang masih tersisa di sisi kanan belakang roda belakang kereta beroda tiga itu, dan jejak roda yang terlihat dari matahari terbenam yang berasal di dari luar gua. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikirannya masih bingung, tapi itu berbeda deperti saat pikirannya berhenti ketika ia diserang oleh Death Gun, itu adalah perasaan yang santai. Tanpa sadar, dia mengeluarkan kalimat, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A. .. Aku pernah membunuh orang sebelumnya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon melanjutkannya tanpa menunggu jawaban Kirito, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan dalam permainan ... tapi dalam dunia nyata. Aku benar-benar membunuh seseorang. Pada saat itu ada perampokan yang terjadi di pinggiran di sebelah timur laut 5 tahun yang lalu ... Berita melaporkan bahwa pelakunya menembak tukang pos dan meninggal setelah pistolnya meledak. Namun pada kenyataannya, itu tidak benar.. Aku berada di tempat kejadian. Aku mengambil pistol pelakunya dan menembaknya. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... 5 tahun yang lalu ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar Kirito bergumam, Sinon mengangguk kepalanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya . Aku umur 11 saat itu ... mungkin aku melakukan itu karena aku masih kecil.Jadi aku memiliki dua gigi yang patah, dua keseleo di lengan, cedera punggung dan bahu kanan patah. Cidera itu bisa disembuhakan. Tapi ada tidak bisa disembuhkan. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Setelah itu, aku muntah atau pingsan setelah aku melihat pistol. Bahkan di TV, di manga ... atau pistol palsu yang tidak bisa menembak. Setelah aku melihat seorang pria ... mataku mengingat wajah dari pria yang pernah kubunuh ... Itu menakutkan. Benar-benar menakutkan. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Tapi itu baik-baik saja di dunia ini. Ketakutanku tidak akan muncul ... dan aku bahkan menyukainya ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon memindahkan matanya pergi, melihat sosok elegan II Hecate yang tergeletak di pasir, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Sebuah senjata langka. Jadi aku merasa bahwa jika aku bisa menjadi yang terkuat di dunia ini, aku akan menjadi kuat di dunia nyata dan bisa melupakan kenangan itu ... tapi ... ketika Death Gun menyerang barusan .. ketakutanku... itu muncul kembali...... itu benar-benar menakutkan ... Tanpa sadar, aku bukan «Sinon» dalam permainan tapi aku di dunia nyata ... jadi aku harus bertarung dengan pria itu. Jika aku tidak bisa mengalahkan dia ... Sinon akan lenyap. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memeluk tubuhnya sendiri dengan erat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja aku takut mati ... Tapi.... Tapi jika aku terus hidup dalam ketakutan, aku akan takut bahkan ketika aku mati. Jika aku lari tanpa melawan Death Gun dan kenangan itu, aku pasti menjadi lebih lemah dari sebelumnya, dan aku tidak akan pernah bisa menjalani kehidupan seperti biasanya lagi Jadi ... jadi .... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, udara dingin menyerang, menyebabkan Sinon gemetar dengan keras. Pada saat ini ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku. ..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa sadar, Kirito mulai terbata-bata seperti anak kecil yang tidak tahu apa yang harus dilakukan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku. .. Aku juga pernah membunuh orang sebelumnya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon, yang memeluk tubuh Kirito, merasakan tubuhnya gemetar sejenak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... aku sudah menyebutkan sebelumnya, kan? Bahwa pria bermantel dan Aku. .. Death Gun, kami bertemu di game lain sebelumnya.?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Y-Ya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Game itu disebut ...«Sword Art Online»Pernahkah kamu mendengarnya ... sebelumnya?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon sudah menduga nama permainan itu, tapi itu tak membantunya ia langsung menatap wajah Kirito. Prajurit lightsaber menyandarkan punggungnya ke dinding gua, dan matanya yang kehilangan cahayanyasedang melihat ke atas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, Sinon tahu nama dari permainan itu. Atau lebih tepatnya, tidak ada pemain VRMMO di seluruh Jepang yang tidak tahu tentang permainan itu. Bahwa permainan menakutkan menjebak kesadaran 10.000 orang di dalam dunia game selama lebih dari 2 tahun, dan bahkan memakan korban 4.000 orang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jadi, kau ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, dalam internet mengatakan, aku disebut «SAO Survivor»Death Gun juga sama denganku. Baik dia dan aku saling berperang, dan kami mencoba untuk membunuh satu sama lain.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Kirito itu tampak seperti mereka sedang melihat jauh ke masa lalu, bergerak di udara. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang itu adalah bagian dari Guild Merah yang disebut«Laughin Coffin»Di SAO, kami menetapkan warna dan sebutn penjahatnya yaitu«Orang Players», dan Guild mereka akan disebut «Orange Guild»... di antara mereka, Mereka bersenang-senang dalam membunuh disebut «Red Guilds» Guild mereka .... memiliki banyak orang yang menikmati membunuh orang lain. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ta-Tapi ... dalam permainan itu, bukankah artinya mati didunia nyata jika HPmu menjadi nol ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar, tapi mereka membunuh karena alasan yang ... Untuk pemain tertentu, membunuh adalah kesenangan terbesar mereka.Laughin Coffin adalah sebuah kelompok.. Mereka membunuh pemain lain di area yang tidak terlindungi, mengambil uang mereka dan peralatan sebelum membunuh mereka tanpa ampun. Tentu saja,. para pemain biasa harus waspada terhadap mereka, tetapi orang-orang masih terus memikirkan cara-cara baru untuk membunuh, menyebabkan jumlah korban terus meningkat. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan demikian, para pemain normal akhirnya membentuk kelompok perang melawan mereka ... dan aku adalah salah satu dari mereka. Dalam perang itu, kami tidak benar-benar perlu untuk membunuh mereka. Kami hanya ingin mereka menyerah sebelum mengirim mereka ke penjara. Kami mencoba semua yang kita bisa untuk menemukan markas mereka, mengumpulkan beberapa pemain level tinggi yang tidak keberatan dengan itu dan meluncurkan serangan kami di tengah malam. Namun ... Aku tidak tahu bagaimana informasi itu bocor. Musuh sudah memasang perangkap di dasar dan menunggu kami untuk masuk ... kami akhirnya berhasil untuk berkumpul, tapi dalam pertempuran yang tidak normal ini ... aku .. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh Kirito gemetar dengan keras lagi. Ia membelalakkan matanya, dan napasnya menjadi lebih keras. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku secara pribadi membunuh dua anggota Laughin Coffin. Satu dengan menebas kepalanya dengan pedang ... yang lain adalah tusukan di jantung.. Aku hanya merencanakan untuk mengunci mereka di dalam penjara, tapi aku lupa semua tentang itu dan kehilangan kendali diriku sendiri ... tidak, itu hanya alasan. Jika aku ingin, aku pasti bisa mengehentikan pedangku .... tapi aku terus mengayunkan pedangku dalam ketakutan dan kemarahan, dan jujur, aku tidak berbeda dari orang-orang itu,artinya, kesalahanku lebih besar dari mereka karena ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito dengan paksa mengambil napas dalam-dalam sebelum menghembuskan napas, dan diam-diam melanjutkan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena aku memaksakan diriku untuk melupakan apa yang kulakukan itu.Aku membunuh anggota lain beberapa waktu setelah aku membunuh dua orang itu .... dan setelah aku kembali kembali ke dunia nyata, aku tidak pernah memikirkan mereka. Sampai aku bertemu Death Gun di area tunggu di gedung presidensial.. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jadi, Death Gun adalah bagian dari kelompok yang kau lawan ...« Laughin Coffin »...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Seharusnya dia menjadi salah satu anggota yang selamat dalam serangan itu dan terpenjarakan oleh kami. Aku masih ingat kehadirannya dan bagaimana ia berbicara. Hanya sedikit .... Sedikit lagi, dan aku bisa ingat namanya kembali... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini, ia langsung menutup matanya dan menggunakan kepalan tangan kanannya untuk menekan dahinya. Sinon, yang sedang berbaring di lutut Kirito itu, menatapnya selama beberapa waktu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak ini disebut Kirito pernah menjadi pemain «Sword Art Online». &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mempertaruhkan kehidupan nyata di dunia itu dan terus berjuang selama dua tahun. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon pernah menebak hal ini sebelumnya, namun itu masih aneh berat-hati untuk mendengar apa yang dikatakannya itu. Dia masih bisa mengingat pertanyaan Kirito itu kemarin dari dalam telinganya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-Jika kamupelurumu bisa membunuh pemain di dunia nyata ... dan ia akan membunuhmu atau orang lain didekatmu jika kamu tidak membunuhnya, masihkah kamu menekan pelatuk tanpa ragu-ragu dalam situasi seperti ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito adalah orang yang pernah mengalaminya. Dalam arti tertentu, ini sangat mirip dengan insiden perampokan kantor pos di mana Shino diserang 5 tahun yang lalu- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kirito.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mendukung tubuhnya dan dengan tegas menggenggam bahu Kirito. Mata anak itu tampak agak hilang seolah-olah ia sedang mencari tempat jauh di masa lalu. Namun, Sinon masih mendekatkan wajahnya untuk memaksanya melihatnya, dan berkata dengan suara serak, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... aku tidak bisa menilai apa yang kamu lakukan di masa lalu ... dan aku tidak punya hak. Jadi sebenarnya, aku tidak punya hak untuk mengatakan ini ... tapi tolong katakan padaku ... bagaimana kamu mengatasi kenangan itu? Bagaimana kamu mengatasinya? Bagaimana kamu menjadi begitu kuat ...?? &amp;quot;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini benar-benar hal yang agak kejam dan egois untuk mengatakan kepada seseorang yang hanya mengungkapkan kesalahannya sendiri. Namun, Sinon benar-benar tidak bisa menahan diri untuk bertanya. Meskipun Kirito begitu membenci diri sendiri bahwa dia &#039;memaksa dirinya untuk melupakan&#039;, dia tidak bisa melakukan itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito berkedip dua kali, tiga kali, beberapa kali dan menatap mata Sinon, dan ia kemudian menggelengkan kepalanya dan berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... aku tidak mengatasi hal itu.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tadi malam, aku terus mengingat pertempuranku melawan Laughin Coffin dan 3 orang yang meninggal terhunus  pedangku, dan aku hampir tidak bisa tidur sama sekali. Orang-orang itu, ketika mereka akan menghilang ... ekspresi mereka, suara mereka, kata-kata terakhir mereka, aku kira aku tidak akan bisa melupakan mereka ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana ... bagaimana bisa begitu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon hanya bisa bergumam kosong, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu ... ap ... apa yang harus aku lakukan ... aku. .. aku. ..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;-Apakah aku akan menjadi seperti ini selama sisa hidupku? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ucapan ini benar-benar terlalu kejam untuknya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah semua kerja kerasnya sia-sia? Bukankah itu berarti bahwa, bahkan jika mereka meninggalkan gua ini, mengalahkan Death Gun dan menang, Shino di dunia nyata harus terus hidup dalam rasa sakit-yang seperti itu ...? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Namun, Sinon-&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito memindahkan tangan kanannya dan menutupi salah satu dari tangan Sinon yang telah meraih bahunya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku merasa bahwa itu normal. Aku kehilangan kesadaranku dan membunuh dengan kedua tanganku sendiri, tapi aku mendapat pujian bukannya dihukum. Tak seorang pun ingin menghukumku, dan tidak ada yang mengajari aku cara untuk menyelamatkan diri. Sampai sekarang, aku tidak pernah melihat apa yang aku pernah lakukan, dan memaksa diriku untuk melupakannya. Tapi aku salah. Faktanya bahwa aku melakukannya, aku telah membunuh mereka secara langsung dengan tangan ini ... aku harus menerima hal itu, mempertimbangkan kepentingan dan situasinya. Sekarang, aku merasa bahwa hanya hal ini yang bisa kulakukan untuk menyeimbangkan kemampuanku ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Memikirkannya ... dan menerimanya... Aku tidak bisa melakukan itu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak peduli bagaimanapun kamu mencoba untuk melarikan diri dari itu, masa lalu tidak akan pernah hilang, dan kenangan kita tidak akan pernah benar-benar hilang. Meskipun begitu…  kita hanya bisa menghadapinya dan berusaha agar suatu hari kita bisa menerimanya. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lengan Sinon melemah dan ia menjatuhkan diri ke Kirito, yang sedang berbaring. Dia menyandarkan punggungnya dan kepalanya ke Kirito dan menatap langit-langit gua. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menghadapi ingatan yang ada di kepalanya dan melawan, Sinon tidak berpikir bahwa dia bisa melakukannya. Jalan yang Kirito temukan hanya bisa kirito lewati sendiri , dan ia harus menemukan cara lain untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Meskipun Sinon memikirkan ini, kata-kata Kirito itu akhirnya berhasil menembus salah satu kesulitan miliknya. Gadis sniper membalik matanya ke wajah yang agak pucat ke tempat yang sedikit gelap, dan kemudian berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...« Death Gun»...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi orang bermantel itu benar-benar manusia.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja. Dia pasti salah satu mantan player terbaik di«Laughin Coffin». Jika aku bisa ingat namanya di SAO, aku dapat menemukan nama aslinya dan alamatnya di dunia nyata. Sejujurnya, ini adalah alasan mengapa aku datang ke dunia ini. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jadi begitu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya ia tahu bahwa pria bermantel bukanlah jiwa mati yang terbangun dari dalam kenangan Sinon. Dia mengerutkan dahi, berpikir dan melanjutkan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi orang yang tidak bisa melupakan apa yang terjadi di SAO, ingin PK dan datang ke GGO ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak berpikir bahwa dia hanya mengincar seseorang... dia melakukannya ketika banyak orang melihatnya, tidak peduli apakah dia menembak«Zekushiido»,«Usujio Tarako»atau menghilangkan«Pale Rider». Lalu menggambar Salib didepan banyak penonton. Mungkin dia ingin menunjukkan ... bahwa ia memiliki kemampuan untuk membunuh dalam game .... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi bagaimana dia melakukannya ... antara AmuSphere dan generasi pertama ... Nerve Gear, bukan? AmuSphere itu berbeda dari generasi pertama, betul? itu dirancang untuk tidak mengeluarkan gelombang elektromaknetik berbahaya, kan? &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seharusnya begitu ... tapi, menurut orang yang memintaku untuk datang ke dunia ini, penyebab kematian pada Zekushiido dan Usujio Tarako tidak kerusakan otak, tapi gagal jantung ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... jantung ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat mengajukan pertanyaan ini, Sinon merasakan udara dingin yang berhembus, membuatnya sedikit gemetar. Meskipun ia merasa bahwa itu tidak mungkin, ia ingin mengatakan apa yang ada di pikirannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kau mengatakan bahwa ... ia menggunakan beberapa kutukan atau kekuatan supranatural ... untuk membunuh mereka ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon merasa bahwa ia akan ditertawakan jika dia mengatakan itu, tapi Kirito hanya melihat ke arahnya dengan ekspresi tegang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sejujurnya ... Aku tidak tahu bagaimana dia bisa membunuh mereka tanpa mengetahui karakter asli pemain di dunia nyata dan menyelidikinya. Aku tidak berpikir bahwa dia secara acak menembak di dunia virtual akan membuat jantung pemain dunia nyata ... tidak, tunggu ... ngomong-ngomong .... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini mungkin kebiasaan dimiliki Kirito saat ia menggunakan jari-jarinya menopang dagu rampingnya dan menutup mulutnya. Saat melihat Sinon ia memberinya tatapan yang membingungkan sambil berbaring di lututnya, dia berbicara dengan ekspresi aneh, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Itu benar-benar aneh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang aneh ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dalam reruntuhan sekarang, mengapa Death Gun tidak menggunakan pistol hitam untuk menembakku dan menggunakan senapan snipernya? Padahal jarak kita berdekatan tadi, dan pistol lebih kuat, tepat di sampingnya.? Itu bisa membunuh musuh dalam satu tembakan. Sejujurnya, aku bahkan tidak bisa mengelak tembakan snipernya. Jika pria itu menggunakan pistol hitam itu, aku seharusnya telah terbunuh olehnya .... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun itu agak mengejutkan untuk melihat dia memiliki keberanian untuk mempertimbangkan kemungkinan kematiannya sendiri, Sinon masih mengatakan pikirannya, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mungkin karena tidak ada waktu untuk menggambar simbol Salib ... Sebelum menembak Blackstar itu ... ah, pistol itu disebut «Type-54 Blackstar»...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merasa tercekik saat dia mengatakan nama ini, Sinon melanjutkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apakah dia harus menarik Salib sebelum menembak Blackstar, atau itu karena ia tidak bisa membunuh jika ia tidak menyelesaikan simbol Salib ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... tapi ketika kita melarikan diri, pria itu menggunakan Blackstar untuk menembak, kan. Bagaimana dia bisa menggambar Salib di atas kuda?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Kirito mengatakan itu, Sinon melirik kereta beroda tiga di sampingnya. Bekas luka peluru di spatbor belakang bukanlah 0,338 Lapua Magnum, tapi peluru 7.62mm yang lebih kecil. Omong-omong, Sinon sendiri memang melihat Death Gun menarik Blackstar dan menembak tanpa menggambar simbol salib. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar ... dia melakukannya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan kata lain, Death Gun memang memiliki kesempatan untuk membunuhku, tetapi oa tidak menembak ke arahku. Tidak, dia tidak mempunyai alasan untuk membiarkanku lari.. aku menang dalam pendahuluan ... sejujurnya, mungkin akulah sasaran utamanya  ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maaf karena bukan tontonan yang begitu menarik.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon memberikan pukulan siku kirinya di perut Kirito dan membuatnya batuk kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, mari kita membuat kita berdua menjadi sasarannya. Tapi bagaimanapun,  itu tidak seperti orang itu tidak menembakku, tapi mungkin ada alasan mengapa dia tidak melakukannya ....&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon memindahkan tubuhnya dan merosot pada kaki Kirito, menempatkan tangannya ditangkupkannya ke kepalanya. Meskipun jengkel dengan anak yang tidak pernah lelah itu, sekarang, ia membutuhkan transfer panas dari avatar di depannya untuk mengejar rasa takut  darinya. Merasa agak aman sekarang, ia perlahan-lahan mendapatkan kembali pikiran yang tenang dan terus berpikir. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Omong-omong, ada sesuatu yang aneh saat ini ....&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saat ini?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada saat di jembatan logam. Orang itu menggunakan Blackstar untuk menembak Pale Rider,  lalu mengabaikan Dyne yang ada disampingnya, kan? aku pikir Dyne akan ditembak juga ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... tapi dia sudah mati waktu itu, kan?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia sudah mati, tetapi sebenarnya, hanya HP nya yang nol dan ia tidak bisa bergerak namun avatar nya masih ada, sehingga kesadarannya sendiri masih ada.. Jika itu adalah kekuatan yang melebihi permainan, itu tidak masalah jika HP ada di sana atau tidak, kan? &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar hal yang disebutkan Sinon, Kirito merenung sejenak dan kemudian berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Itu benar. Ini aneh hal yang kau katakan itu.. Seperti di reruntuhan sekarang, Death Gun hanya menyerang Pale Rider dan tidak Dyne di jembatan ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan kata lain ... kamu dan Dyne, Pale Rider dan aku, kami memiliki titik yang sama ini menunjuk di antara mereka yang dia bisa serang adalah orang-orang yang tidak bisa menyerang ....&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon merenung dan bergumam. Kirito menganggukkan kepala, dan dengan gemetar mencapai tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, kamu bisa mengatakan seperti itu. Jika kita memikirkan hal itu, Zekushiido dan Usujio Tarako seharusnya memiliki kondisi serupa denganmu dan Pale Rider .... Mungkin itu kemampuan atau peringkat ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pale Rider kuat, tapi ia tidak mengambil bagian dalam turnamen terakhir. Kalau peringkat BoB, Dyne berada di depan aku..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu ... mungkin itu karena hal spesifik lainnya?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak berpikir begitu dan Dyne. Aku berada di skuadron yang sama dengannya, jadi kita berlatih bersama-sama beberapa kali. Tapi aku belum pernah mendengar nama Pale Rider, apalagi bertemu dengannya..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana Zekushiido dan Usujio Tarako?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pertanyaan Kirito itu, Sinon hanya bisa memutar tubuhnya ke atas dan memberikan senyum kecut. Dia melihat ekspresi serius di wajah cantik itu, mengangkat bahu dan menjawab, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka dua orang yang terkenal, pada tingkat yang sama sekali berbeda dari Dyne dan aku ... Zekushiido adalah pemenang dari turnamen terakhir, sehingga Usujio Tarako adalah 5th atau 6th, tapi dia adalah pemimpin skuadron terbesar dalam permainan ini. Aku hanya berbicara dengannya sekali atau dua kali. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uu ... Kemudian, seharusnya peralatan atau statistik ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Peralatan kami semua berbeda. Kau tahu aku menggunakan senapan sniper. Pale Rider menggunakan senapan. Zekushiido mungkin menggunakan senapan XM29 serbu yang sangat langka, dan Usujio Tarako menggunakan senapan mesin ringan Enfield. Adapun statistik ... ah . &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hm?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon sepertinya dia ingin menjelaskan kepada Kirito bingung saat ia menyentuh alisnya sebelum melanjutkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu tidak berada pada titik yang sama ... jika aku harus mengatakannya, itu «mereka semua tidak memfokuskan pada AGI»Tapi itu agak terlalu mengada-ada ... sebagian dari kita fokus pada STR, dan beberapa fokus pada VIT ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mencibirkan bibir indahnya dan terus menggarukan kepala. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi dia hanya secara acak memilih target tanpa alasan, itu ... untuk beberapa alasan ... aku merasa bahwa ada alasan tertentu ... kau mengatakan bahwa kamu pernah berbicara dengan Usujio Tarako? Apa yang kau katakan padanya?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon memeras ingatannya yang menipis saat ia menangkupkan tangan antara kepala dan kakinya Kirito untuk bertindak sebagai bantal. Ini seharusnya pangkuan, kan? Berpikir begitu, ia mulai merasa malu. Tapi tetap saja, dia menggelengkan malu ke samping dengan alasan &#039;itu mendesak sekarang&#039;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berpikir tentang hal itu dengan hati-hati, ia menemukan bahwa dia menyadari bahwa dia tidak pernah menyentuh orang lain seperti itu begitu lama. Rasanya seperti ia meletakkan beban di hati bersama-sama dengan berat sendiri pada dirinya, dan hatinya hanya merasa luar biasa aman. Hanya ketika Sinon diam-diam berharap bahwa ini bisa berlanjut, senyum yang tampaknya lemah Shinkawa Kyouji tiba-tiba muncul dalam pikirannya, yang membuatnya agak menyesal. Kalau dia bisa kembali dengan selamat ke dunia nyata, dia akan membuka hatinya dan berbicara kepadanya ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi-, Sinon, apa yang terjadi antara kamu dan Usujio Tarako ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, um ... ya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon berkedip dan mengguncang pikiran yang sekilas pergi sebelum mencari ingatan miliknya lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kami hanya berbicara sedikit. Yang aku ingat. ... Setelah turnamen terakhir, setelah kami kembali ke tingkat pertama dari bangunan presidensial, aku bertemu dengannya di pintu masuk. Kami mulai berbicara selama sekitar 2, 3 menit , tentang apa hadiah yang kita inginkan ... Aku tidak pernah bertemu dengannya secara langsung di medan perang, sehingga itu hanya kebetulan. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku melihat Death Gun tidak pernah muncul dalam turnamen terakhir .... Apakah dia marah karena dia tidak mendapatkan hadiah ...? Ini tampaknya tidak berguna untuk berspekulasi tentang hal-hal tak berdasar.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito mendesah. Dia mengejapkan matanya beberapa kali untuk mengubah suasana hatinya dan kemudian menundukkan kepala untuk melihat Sinon. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Omong-omong, aku tidak pernah memeriksa hadiahnya ... apa yang kamu dapatkan pada akhirnya?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar Kirito tiba-tiba mengubah topik, Sinon agak terkesan bahwa ia ingin tahu tentang hadiahnya pada saat ini dan menjawab, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ~ yang bisa dipilih. Kita bisa memilih sesuai dengan peringkat kita .... Peringkat kita seharusnya cukup tinggi saat ini, jadi kita seharusnya bisa mendapatkan sesuatu yang bagus. Tentu saja, kita harus kembali dengan selamat..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti apa?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja, senjata dan peralatan pertahanan ... atau yang lain seperti pewarna berwarna unik atau pakaian yang orang tidak bisa beli. Namun, sebenarnya itu tidak benar-benar bagus, hanya tampak menarik. Mereka bahkan akan mengirimkan model senjata dari permainan. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Model senjata? Dengan kata lain, bukan peralatan dalam permainan, tetapi sesuatu yang kamu bisa dapatkan di dunia nyata?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku punya. Peringkat sangat rendah selama turnamen terakhir, jadi aku tidak bisa mendapatkan peralatan besar. Aku memilih model pistol yang. Omong-omong, Usujio Tarako mengatakan bahwa ia memilih model pistol juga .... Itu hanya mainan, tapi menggunakan logam, dan finishing yang sangat baik. Shin ... Spiegel mengatakan ini kepadaku tapi ak.... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat mengingat dengan sedih model pistol yang pernah ia pegang di tangannya beberapa hari lalu, wajah Sinon langsung memberikan senyum kecut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku selalu terus-menyimpannya di dalam laci dan tidak pernah melihatnya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Kirito sepertinya menyadari sesuatu yang lain dan tidak melihat ekspresi wajah Sinon itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mendapatkan hadiah ... di dunia nyata ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pertama kali berbisik kepada dirinya sendiri lembut, dan kemudian berkata dengan nada serius. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Model pistol itu dikirim oleh perusahaan operasi dari Amerika, kan?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, melalui EMS, sehingga banyak biaya pengiriman yang harus dilibatkan. Apakah Zasker benar-benar bisa mendapatkan uang jika seperti ini ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Sinon selesai mengatakannya, dia menatap wajah Kirito-terapi langsung berkedip. Dia melihat prajurit lightsaber menggigit bibirnya dan menatap titik tertentu. Rasanya bukan seperti dia sedang memikirkan apa hadiah yang ia bisa dapatkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ap ... apa yang salah? Apa yang kamu pikirkan?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... EMS ... tapi-ketika aku login ke GGO beberapa waktu lalu, satu-satunya sistem diminta untuk pemain untuk memberikan email, jenis kelamin dan usia untuk keterangan kami. Bagaimana perusahaan pengelola tahu tentang alamat peserta. ..? &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah kau lupa?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon, yang berbaring, mengangkat tangannya dalam cara yang agak tidak sabar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selama pendahuluan BoB kemarin. Ketika kita harus mendaftar di mesin beroperasi pada tingkat pertama dari bangunan presidensial, ada juga baris kosong untuk mengisi alamat dan nama kita yang sebenarnya, kan? Harus ada syarat dan kondisi di sana. Kita bisa mendaftar tanpa mengisi alamat, tapi kami mungkin tidak dapat mendapatkan hadiah kami kamu tidak mengisi itu, kan? kamu tidak dapat mengisinya nanti, sehingga kamu tidak bisa mendapatkan model pistol-eh, eh ? &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito tiba-tiba menempatkan tangannya di bahu kanan Sinon dan kemudian lebih mendekatkan wajahnya, menyebabkan dia untuk membuat suara aneh. Gadis itu membeku saat ia berpikir bahwa orang ini hendak melakukan sesuatu yang memalukan, tapi tentu saja, itu bukan masalahnya- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit lightsaber memberikan ekspresi serius tidak seperti sebelumnya dan menimbulkan pertanyaan baru. Tapi Sinon tidak bisa memahami pentingnya pertanyaan ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa Dyne masuk dalam turnamen terakhir?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;We-well ... Aku ingat itu equipment dalam permainan. Dia pernah menunjukkan kepadaku sebelumnya, mantel yang memiliki warna-warna konyol.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana Zekushiido?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa-siapa yang tahu ... Dia tidak pernah berbicara kepadaku sebelumnya. Bagaimana aku bisa tahu? Tapi ... aku mendengar bahwa orang itu sendiri menuntut efisiensi, jadi seharusnya tidak menjadi penampilan dan barang-barang. Omong-omong, ia seharusnya memilih model pistol juga. Aku dengar bahwa juara 1 dan tempat ketiga bisa mendapatkan senapan sniper besar. Tapi ... untuk apa kau bertanya? &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Kirito tidak menjawab pertanyaannya, dan hanya melihat mata Sinon sebelum tenggelam ke dalam pemikiran yang mendalam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak peralatan di dunia maya ... model pistol di dunia nyata ... jika ini adalah titik umum antara Sinon, Pale Rider, Zekushiido dan Usujio Tarako ... EMS alamat ... mesin di real presidensial. .. tempat itu ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito tampak melamun sambil terus menggerutu, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Optical Camouflage... jika ... itu bukan hanya di lapangan praktek ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan yang Kirito letakkan di bahu kanan Sinon tiba-tiba menjadi kaku seperti batu. Ia membelalakkan matanya, dan mata hitam itu terus berputar. Ekspresi yang ditunjukkan pada matanya itu-shock? Ataukah itu takut? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon tidak bisa membantunya tetapi meluruskan punggung dan berteriak, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“APA ... APA YANG TERJADI APA YANG TERJADI?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh ... jadi seperti ini ... jadi itu seperti ini!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara serak yang dalam keluar di antara bibir merah cerah itu, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku sudah ... membuat kesalahan besar ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kes-Kesalahan?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Bahwa ketika bermain VRMMOs ... kesadaran pemain dipindahkan dari dunia nyata ke dunia maya, dan pemain kemudian berbicara, berjalan, dan melakukan perkelahian di dalam ... jadi aku pikir Death Gun mungkin membunuh target di dunia ini ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu ... itu salah ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, tubuh pemain dan jantung yang tidak bergerak. Apa yang berbeda tentang dunia maya dari dunia nyata adalah bahwa hanya otak menerima banyak informasi.. Para pemain mengenakan AmuSphere yang hanya melihat dan mendengar sinyal-sinyal listrik yang ditransfer ke gambar digital dan efek suara. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi ... Zekushiido dan sisanya meninggal di mana tubuhnya berada, di dalam kamar mereka sendiri. Dan pembunuh yang sebenarnya ada di tempat itu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ap ... apa yang coba kamu katakan ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito segera menutup bibirnya dan membukanya lagi. Suara dan kehadiran dia memberi selanjutnya tampaknya mencerminkan ketakutan batinnya karena menjadi udara dingin yang melewatinya wajah Sinon ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;«Ada dua pembunuh»Yang pertama ... adalah pria mantel menyerang sasarannya dalam permainan. Orang kedua sudah memasuki ruangan target di dunia nyata, dan akan menyerang pemain tak berdaya pada waktu yang sama..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon tidak bisa segera mengerti apa yang Kirito maksudkan ketika ia mengatakannya. Dia mengangkat bagian atas tubuhnya lemah, masuk ke fase bingung sebelum menggelengkan kepalanya dengan cara yang terganggu, dan kemudian melanjutkan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi ... bagaimana ... bagaimana mungkin. Bagaimana mereka mengetahui alamat dari para pemain ...??&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukankah kau bilang sebelum. Sebuah model pistol yang dikirim ke rumah kamu?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu ... maka pelakunya adalah perusahaan pengoperasi ... atau Death Gun menyusup ke database ...??&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... kemungkinan yang terlalu kecil. Bahkan jika itu hanya pemain biasa, ia masih bisa mengetahui alamat target yang sebenarnya. Setelah target itu adalah peserta dari turnamen BoB, dan jika pemain memilih model gun ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bangunan presidensial. Para pemain berharap agar perusahaan pengoperasian untuk mengirim model senjata untuk mereka dengan masukan nama asli dan alamat di sana, kan? aku sedikit khawatir ketika aku mendaftar .... Bukankah itu ruangan tunggal , dengan ruang terbuka besar di belakang, kan ...? &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon akhirnya mengerti apa yang Kirito mulai pada dan hanya bisa menahan napas dan menggelengkan kepalanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau mengatakan ... bahwa ia melihat gambar pada layar dari belakangnya. Itu tidak mungkin.? Dengan efek jarak, ia tidak akan dapat melihat kata-kata setelah ada jarak tertentu, dan seseorang akan melihat apakah jika ia begitu dekat. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi bagaimana kalau dia menggunakan lingkup atau teropong? Seseorang yang kutahu sebelumnya mengatakan bahwa dia menggunakan cermin untuk membaca kode tombol dalam permainan. Jika aku melihat menggunakan beberapa item, aku dapat meniadakan efek jarak, kan?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kamu katakan tidak mungkin. Jika begitu banyak orang menggunakan beberapa teropong seperti itu, mereka akan ditendang keluar oleh GM dan dilarang.. Ini adalah permainan Amerika. Ini agak ketat seperti bagaimana hal itu berkaitan dengan pelecehan seksual . &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Kirito tampaknya tahu bahwa Sinon akan mengatakan itu. Prajurit lightsaber itu membawa wajahnya lebih dekat dan kemudian menggunakan suara lembut untuk menaikkan suaranya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika ... Bagaimana jika, mantel Death Gun ...bahwa «Metamaterial Optical Camouflage» juga dapat bekerja di dalam kota. Ruang tunggu di presidensial agak gelap.? Tak seorang pun akan mengetahui apakah mereka transparan dan bersembunyi di bayangan, tepat dalam situasi itu, jika seseorang menggunakan teropong atau ruang lingkup untuk memata-matai gambar layar ... itu mungkin untuk menemukan alamat dan nama asli dalam data yang dimasukkan, kan ...? &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Transparan-scope. Dengan dua hal ini, adalah mungkin untuk melakukannya. Pada dasarnya, menu permainan jendela pada default adalah bahwa orang lain tidak bisa melihatnya, tapi touchscreen-tipe terminal dalam permainan dapat digunakan oleh banyak orang, sehingga pada modus default siapa pun bisa melihat isinya. Sinon sendiri memasukkan alamat dan nama ketika dia mendaftar untuk turnamen terakhir dan turnamen ini dengan modus yang orang-bisa-lihat. Apakah seseorang ... tidak, bukan, bahwa Death Gun mengenakan mantel bersembunyi di balik punggungnya? Hanya untuk menuliskan nama-nama orang lain dalam daftar sasarannya? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon benar-benar tidak bisa menerima tebakan ini, dan dengan demikian ia terus mencoba dan berdebat kembali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Bahkan jika mereka tahu alamat kita di dunia nyata ... bagaimana bisa mereka memasuki kamar kami tanpa kunci ,? Dan bagaimana dengan keluarga mereka ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika hanya Zekushiido dan Usujio Tarako, keduanya hidup sendiri ... dan mereka tinggal di apartemen tua yang aku kira. Apa yang diinstal pada pintu mereka ialah kunci elektrik generasi pertama yang tidak benar-benar aman. Juga, ketika dive ke GGO, tubuh fisik yang nyata akan dalam keadaan tidak sadar, dengan demikian, tidak peduli berapa banyak usaha ia harus digunakan untuk masuk, ia tidak akan khawatir akan ketahuan ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata Kirito membuat Sinon menghembuskan nafas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rumah biasa hanya dipasang dengan kunci sensor electric keyless seperti pada mobil pada 7 sampai 8 tahun yang lalu. Meskipun tidak dapat dirusak secara fisik, electrowaves key generasi pertama dapat di crack dan diinstal ke dalam mekanisme pembuka, membuat perangkat ini tampak seperti beberapa kunci master yang dapat membuka segala macam pintu. Sinon ingat dari berita di masa lalu bahwa perangkat ini dapat dijual dengan harga tinggi di pasar gelap. Setelah itu, Sinon membeli kunci logam dan keypad pintu masuk di samping kunci listrik, tapi masih tidak bisa menghapus kegelisahan di punggungnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
«Death Gun» bukanlah jiwa mati yang dibangkitkan dari kenangan masa lalunya, dan dia bukanlah karakter permainan dengan kemampuan misterius, tapi seorang pembunuh yang sebenarnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai alasan ini berlanjut, kebenarannya pun datang, dan hati Sinon itu mulai membuat sebuah ketakutan yang berbeda dari sekarang. Dia merasa tertekan oleh perlawanan yang tidak bisa ia jelaskan, dan mengeluarkan argumen terakhirnya, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;La-Lalu ... penyebab kematian? Kau bilang itu gagal jantung, benar? Apakah ada sesuatu yang dapat menyebabkan jantung untuk berhenti dan menipu polisi dan patolog?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mungkin mereka diberi beberapa obat...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu ... mereka bias menginvestigasinya untuk mengeceknya, kan? sepert sejumlah obat yang disuntikkan ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Mayat-mayat hanya ditemukan setelah beberapa hari, sehingga membusuk agak serius Dan .... sialnya, ada banyak insiden di mana pemain hardcore VRMMO meninggal karena gagal jantung .Mereka sering tidak makan dan hanya akan berbaring di tempat tidur ... jika ruangan itu tidak rusak ke dalam atau jika tidak ada uang yang dicuri, akan ada kemungkinan besar bahwa itu menjadi kematian alami. Polisi tampaknya telah menyelidiki kepala almarhum , tetapi mereka mungkin tidak pernah berpikir bahwa beberapa obat akan diberikan ... jika mereka tidak menyelidiki hal ini dari awal, itu tidak mungkin bagi mereka untuk menemukan bukti ini. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Bagaimana mungkin ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menggunakan kedua tangannya untuk mengambil jaket Kirito, terus menggeleng seperti anak tidak taat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perencanaan begitu keras hanya untuk membunuh orang dengan sia-sia, dia benar-benar tidak bisa memahami keadaan mental orang tersebut. Sinon hanya bisa merasakan niat jahat besar dalam kegelapan terbatas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu gila ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendengar Sinon bergumam, Kirito menganggukkan kepalanya juga. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yeeah ... itu gila. Aku tidak bisa memahaminya, tapi kupikir aku bisa membayangkan mengapa ia ingin melakukan hal ini. Orang ini menghabiskan begitu banyak usaha mungkin untuk mempertahankan identitasnya sebagai« pemain Merah ». A.. aku juga. bisa merasakan bahwa aku masih «pendekar» berjuang di garis depan di Aincrad ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon langsung membayangkan-bahwa nama yang dia tidak pernah mendengar sebelumnya seharus menjadi kota terapung dalam tahap yang disebut «Sword Art Online». Segera dia lupa rasa takutnya sendiri dan mengangguk kepalanya sendiri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku bisa mengerti ... aku sering bisa melihat diriku sebagai penembak jitu ... tapi jika tidak hanya itu mantel pria, yang merupakan komplotannya ....?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, aku pikir ada kemungkinan besar bahwa orang itu kemungkinan besar Survivor SAO Juga, ia mungkin sisa «Laughin Coffin». ... Keduanya seharus bekerja sama untuk mencapai kesempurnaan seperti rencana pembunuh ... ah, jangan katakan padaku ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Sinon segera melihat ke arah Kirito yang tampaknya menyembunyikan sesuatu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, itu tidak apa-apa ... hanya saja, symbol salib yang pria bermantel lakukan menarik ... tidak hanya untuk pamer ke penonton, tetapi juga beberapa trik untuk memeriksa waktu pada jam tangannya. Dia harus merencanakan «saat kejahatan» bersama dengan komplotannya di dunia nyata, tapi itu akan terlalu tidak wajar untuk melihat jam sebelum penembakan.. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu ... jika jam mini berada di bagian dalam pergelangan tangan, itu akan tepat di depan mata setelah menyentuh kepala ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon akhirnya setuju dengan asumsi ini dan mengangguk kepalanya- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahunya tiba-tiba disambar oleh Kirito di depannya. Dia perlahan membuka mulutnya dan memberikan ekspresi yang lebih serius, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sinon-kan, hidup sendiri?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y. .. Ya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah kau mengunci pintu dan memasang rantai padanya?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengunci pintu selain kunci elektronik ... tapi rumahku adalah versi awal ... seperti untuk rantai ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengerutkan kening dan terus mencari memori sebelum ia menyelam masuk &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Mungkin aku tidak menguncinya.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti ... kemudian mendengarkan aku!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti Sinon belum pernah melihat Kirito terlihat begitu khawatir, dadanya segera merasa seperti itu diisi dengan blok es dan memiliki perasaan dingin jauh di dalam dirinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, aku tidak ingin dengar-meskipun ia berpikir dengan cara ini, bibir di depannya tidak berniat berhenti dan mengatakan sesuatu yang mengejutkan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada reruntuhan, ketika kami berada di stadion, Death Gun sudah ingin menggunakan senjata ketika setelah kamu tercengang. Dan .... Dia benar-benar menembak pistol padamu ketika ia menggunakan kuda mekanik. Dengan kata lain ... mereka sudah siap. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siap ... apa ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon bertanya dengan suara yang hampir tidak bisa didengar. Kirito sendiri mengangguk dan menjawab lirih, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Saat ini, pada saat ini-mungkin, kaki tangan dari Death Gun di dunia nyata memasuki ruanganmu, dan sedang menunggu waktu ketika pistol mengenaimu.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah waktu yang lama, kesadaran Sinon itu akhirnya memahami apa yang Kirito katakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar sekelilingnya segera menjadi kabur. Adegan akrab kamarnya muncul dalam pikirannya. Dia sedang menatap kamar 6mat nya seperti itu ilusi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ubin lantai kayu yang sering dibersihkan, lantai tikar cahaya kuning, meja kayu kecil. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabel hitam berbaris bersama-sama dengan pipa tidur sama hitam, menghadap dinding di sebelah barat. Bedsheet adalah berwarna putih, dengan dirinya sendiri, masih terbaring di tempat tidur di kaus dan celana pendek. Pada saat ini, matanya ditutup, dan ada mesin di dahi yang terbuat dari twin-cincin logam berlapis. Selain itu- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga bayangan hitam stealthly berdiri di sana, menonton Shino yang menyelam masuk Orang yang tercakup dalam hitam benar-benar seperti siluet, tapi ada satu objek yang bisa dilihat dengan jelas, di tangan kanannya. Itu berbentuk silinder dan terbuat dari kaca tembus, dengan jarum perak di ujung-its a jarum suntik penuh cairan mematikan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. tidak ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon berbalik lehernya dan mengerang. Bahkan jika ilusi sudah pergi dan ia kembali kembali ke gua, kilatan jarum di tangan penyusup masih di matanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. itu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukan emosi &#039;takut&#039; yang sederhana. Emosi itu menyebar di seluruh tubuhnya, sehingga dia terus bergetar. Dia tidak bisa bergerak, dan tidak bisa melihat sekelilingnya. Dia lemah, namun ada seseorang yang dia tidak tahu mengawasinya di dalam kamarnya. Tidak-bukan hanya itu. Orang itu bisa menyentuh kulitnya ... mencari tempat untuk menyuntikkan ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada perasaan penyumbatan mendadak jauh di dalam tenggorokan Sinon, menyebabkan dia menjadi tidak dapat bernapas. Dia menegakkan punggungnya dan terus menghirup udara. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... ahhh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya itu meninggalkan dia, semakin jauh dan jauh. Sebuah teriakan gemuruh terdengar di telinganya. &#039;Jiwa&#039; nya tampak seperti itu ingin meninggalkan tubuhnya- &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, Sinon!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pergelangan tangannya tiba-tiba diadakan paksa, dan ada suara mengejutkan yang berdering di sampingnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini berbahaya untuk auto log out sekarang! Mari melakukan yang terbaik ... tenanglah! Tidak apa-apa kamu tidak dalam bahaya lagi!.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... ahh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon membuka matanya yang tampaknya tidak bisa berkonsentrasi, dan lengannya terus memukul. Akhirnya, dia akhirnya bias melihat orang yang mengeluarkan suara itu. Lengannya melingkari tubuh yang memiliki kehangatan, hanya ingin memeluk orang itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia segera dengan lengan kuat dan kuat memegang punggunya, mengerahkan kekuatan bahkan lebih untuk menenangkan dirinya. Dan sisi lain mengulurkan tangan, dengan lembut membelai rambut Sinon itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gumaman itu berdering lagi, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebelum pistol Death Gun ... yang «Blackstar» melukaimu, penyusup itu tidak dapat menyakitimu. Itulah batasan-orang itu tetapkan. Tetapi jika kamu log out karena denyut jantung atau perubahan suhu tubuh, akan ada bahaya ketika kamu melihat wajah si penyusup. Jadi, kamu harus menenangkan diri dulu. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi ... tapi ... itu menakutkan ... benar-benar menakutkan ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon terus menangis seperti anak kecil dan membenamkan wajahnya ke dada Kirito. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti gadis yang dengan paksa memeluk Kirito dengan erat, ada detak jantung yang lemah tapi biasa dari orang itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon terus mencoba yang terbaik untuk mendengarkan suara ini untuk mengusir gambaran menakutkan dari dalam benaknya. Tokun, tokun, hampir setiap detik senilai detak jantung memasuki tubuhnya. Jantung Sinon yang berdetak tidak karuan akhirnya kembali menjadi seperti biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia pulih, dia menyadari bahwa dia tampaknya berada di posisi yang sama seperti Kirito, dan ketakutannya menghilang sedikit demi sedikit. Meskipun rasa takut dalam dirinya tidak hilang, kewarasan itu sudah cukup untuk menekan emosinya untuk mulai pulih. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apakah kamu belum tenang?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di belakangnya, suara berat Kirito terdengar saat tangannya hendak meninggalkan punggung Sinon. Namun, Sinon menggelengkan kepalanya sedikit dan berkata lembut, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong biarkan seperti ini untuk sementara waktu ... oke ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun ia tidak mendengar jawabannya, tubuh gadis itu merasa orang lain sedang memeluknya. Setiap kali tangan ramping menepuk kepalanya, ada perasaan hangat yang mencair hati beku miliknya demi sedikit. Sinon mengambil napas dalam-dalam, memejamkan mata dan rileks tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mempertahankan posisi itu selama beberapa detik, ia berseru, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tangan kamu, rasanya seperti ibu aku ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Ibu Bukan seperti ayahmu?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak punya kesan ayahku. Dia meninggal dalam kecelakaan ketika aku masih bayi..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawaban Kirito agak pendek. Sinon dengan paksa membawa wajahnya ke dekat dada Kirito, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Sword Art Online Vol 06 -236.jpeg|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Katakan padaku-Apa yang harus kita lakukan?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya lebih kuat dari apa yang dia bayangkan. Kirito menghentikan tangan yang menepuk-nepuk rambut Sinon dan segera menjawab, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita akan mengalahkan Death Gun. Dengan itu, kaki tangan yang siap untuk membunuh kamu di dunia nyata tidak dapat berbuat apa-apa dan pergi. Tapi kamu hanya perlu tinggal di sini. Aku akan melawan. Itu pistol pria itu tidak bisa membunuhku. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu benar-benar baik-baik saja ...?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya aku tidak menyebutkan nama dan alamat aku ketika aku mendaftar, dan aku tidak dive di rumahku sendiri, dan bahkan ada seseorang di sampingku Jadi, aku baik-baik saja.. Aku hanya perlu untuk mengalahkan orang itu yang melanggar aturan. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi ... bahkan tanpa itu «Blackstar», pria bermantel itu sulit. Kamu melihatnya menghindari Sniper Hecate bahkan dengan jarak 100m? Mungkin dia bisa menandingimu jika hanya kemampuan menghindari saja.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sejujurnya, aku tidak memiliki kepercayaan diri untuk mengatakan bahwa aku pasti akan menang ... tapi ini pilihan yang tersisa, seperti apa yang kamu katakan-kita bersembunyi di sini sepanjang waktu sampai ada 3 orang, dan kita berdua melakukan bunuh diri ... &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Kirito melirik jam dan Sinon melihat juga. Ini 9:40 pm. Tanpa sadar, scan pukul 9.30 pm telah terlewati. Sudah sekitar 25 menit sejak mereka melarikan diri ke lubang ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon menatap wajah Kirito dan kemudian menggelengkan kepalanya sedikit, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mungkin tidak bisa bersembunyi di sini lagi. Para pemain lain seharus menyadari bahwa kita sedang bersembunyi di sebuah gua padang pasir. Tidak banyak dari mereka, jadi kita mungkin berakhir memiliki serangan granat. Atau lebih tepatnya, kita sudah beruntung karena sudah aman selama 30 menit. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti-...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirito menggigit bibir bawahnya dan menatap pintu masuk gua. Sinon menyaksikan sisi wajahnya diam-diam dan berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena kami berdua bekerja sama sampai sekarang, mari kita berjuang bersama-sama sampai akhir.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi ... jika kamu terkena pistol itu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benda itu hanyalah sebuah pistol tua.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon kurang lebih terkejut kata-kata itu datang langsung dari mulut sendiri. Itu karena pistol-yang «Type-54 Blackstar» selalu menjadi pintu masuk bagi rasa takut yang menyiksanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, rasa takut itu tidak pernah lenyap. Jika itu hanya kebetulan bahwa Death Gun memilih Blackstar sebagai kepribadian lainnya, pistol itu akan menjadi kutukan yang tidak pernah bisa ia mengusir. Namun, setidaknya dalam permainan ini, pistol Type-54 itu bukan termasuk senjata yang ampuh. Itu adalah peningkatan ketakutan dalam hatinya sendiri yang membuatnya benar-benar takut, yang membuatnya kehilangan kemampuan pertempuran aslinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bahkan jika-dia menembakku, kamu hanya akan menggunakan pedangmu untuk menjauhkan peluru dariku, benar kan? Selain itu, kecepatan menembaknya lebih kecil dari senapan serbu.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada melihat Sinon menahan dirinya untuk gemetar dan menyelesaikan apa yang ingin dikatakannya, Kirito tersenyum yang memiliki kekhawatiran dan kelegaan di dalamnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik ... Aku tidak akan membiarkan dia melukaimu. Tapi untuk alasan keamanan, kamu lebih baik tidak muncul di depan Death Gun..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menggunakan tangannya untuk menghentikan Sinon yang hendak berdebat kembali, Kirito melanjutkan, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, aku pasti bersedia untuk melawan dengan kamu. Tapi Sinon, kau penembak jitu.. Bukankah khusus kamu untuk menembak dari jauh?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu mari kita lakukan ini. Selama scan berikutnya, aku akan muncul di luar untuk memikat Death Gun.. Orang itu seharus bersembunyi di suatu tempat untuk membidikku. Aku kemudian akan menggunakan peluru itu untuk menemukan tempat persembunyiannya, dan kamu menembaknya. Bagaimana tentang hal itu? &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... kamu berniat untuk menjadi umpan dan penonton pada saat yang sama?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon hanya bisa menggerutu dengan rencana yang terlalu berani itu, tetapi dalam hal kemampuan mereka, ini mungkin menjadi pilihan terbaik. Sebuah tipe jarak-dekat bekerja sama dengan tipe jarak-jauh pasti akan menimbulkan kekuatan satu sisi untuk mengalahkannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengambil napas dalam-dalam keras dan mengangguk kepalanya, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti. Jadi ayo lakukan. Tapi sebelum itu, kamu sebaiknya tidak ditembak mati oleh Death Gun dalam satu tembakan.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku, aku akan mencoba yang terbaik ... tapi senapan sniper laki-laki itu hampir benar-benar tidak terlihat, dan aku tidak bisa melihat garis pelurunya dari awal.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak tahu siapa yang mengatakan bahwa ia ingin &#039;memprediksi garis peluru&#039;.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya masih berdekatan satu sama lain. Dalam percakapan nya, Sinon merasa bahwa ketakutan yang menempel di punggungnya menghilang sedikit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin ada seorang pembunuh yang memasuki kamarnya di dunia nyata-sejujurnya, dia hanya tidak melihat atau berpikir tentang menebak menakutkan. Saat ini, ia hanya bisa percaya apa yang Kirito katakan, bahwa orang tersebut tidak bisa melakukan apa-apa setelah mereka mengalahkan Death Gun. Tentu saja, selain kata-kata Kirito itu, kehangatan maya yang dia berikan kepada Sinon membawa beberapa kenyamanan padanya. Dia harus meninggalkan lubang, terpisah dari Kirito dan masuk ke mode snipingnya. Dia tidak tahu apakah dia bisa mempertahankan kondisi mentalnya saat ini. Dengan demikian, setidaknya dia harus mengambil lebih dari kehangatan avatar lain itu. Sinon menyandarkan tubuhnya lebih dekat untuk terakhir kalinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Kirito bergumam dalam cara terkejut ... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... mari kita lupakan tentang itu untuk saat ini. Sinon, ada beberapa titik merah berkedip di sudut kanan bawah sejak tadi ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat melihat dari atas, dia bisa menemukan bahwa itu hanya apa yang dikatakan Kirito. Sinon berpikir tentang apa sebenarnya yang ia bicarakan, tapi langsung menatap bulletspeed. Seperti yang diharapkan, benda itu di bagian atas gua. Dia ingin melompat jauh dari kaki Kirito, tapi itu akan menjadi tidak berarti untuk melakukan ini sekarang, dan dia hanya bisa mendesah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh ... sialan, aku benar-benar ceroboh ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang mengambang di udara-adalah sesuatu yang misterius, putaram lingkaran konsentris aquamarine. Namun, itu bukan benda nyata, tetapi benda bersinar dalam permainan. Kirito, yang menemukan hal yang sama, mengangkat kepalanya dan bertanya, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eeh ... apa itu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengangkat bahu dan kemudian menjawab, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sebuah kamera langsung, itu biasanya akan menunjukkan rekaman pertempuran, tapi sekarang karena tidak ada banyak orang pergi, mereka akan datang ke sini..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ... sialan . Apakah percakapan kita barusan ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan khawatir. Ini tidak akan terdengar kecuali jika kita tidak berteriak atau sesuatu-Bagaimana kalau kita hanya melambaikan tangan kami pada mereka?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, ia melanjutkan dengan suara dingin dan kejam, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Atau akan kamu terganggu tentang membiarkan beberapa orang melihat rekaman ini?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar hal ini, terlihat ketakutan melintas di wajah Kirito, tapi ia segera menyelinap melalui dengan wajah kaku. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah-... tidak ... baik ... aku kira kaulah yang harus khawatir. Omong-omong, mereka yang melihat hal ini kemungkinan besar akan berpikir bahwa kita perempuan, kan?.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uu ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu benar. Setelah itu, dia mungkin harus menjelaskan kepada orang lain apa yang sedang terjadi. Namun-itu adalah sesuatu yang harus dilakukan setelah mereka melewati krisis ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fuun, Sinon menggunakan hidung dan mendengus dan berkata, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Orang-orang mungkin panik setelah menemukan kamera memiliki tampilan yang lebih buruk. Aku tidak benar-benar peduli. Nah .... Jika ada beberapa rumor bahwa aku mempunyai selera yang aneh, setidaknya itu akan mengurangi banyak masalahku. &amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah aku harus bertindak sebagai seorang gadis sepanjang jalan?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan katakan bahwa kamu lupa kamu meminta aku untuk memimpin kamu dengan berpakaian sebagai seorang gadis .... Ah, itu menghilang!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para penonton luar tidak bisa mnegira bahwa kami sedang menusuk satu sama lain setelah melihat kita seperti itu, kan? Seperti Sinon memikirkan ini, objek yang mewakili kamera langsung menghilang karena mencari target baru. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mendesah dan kemudian mendorong bagian atas tubuhnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ok ... waktu hampir sampai ada masih dua menit sampai scan berikutnya lewat. Aku akan tinggal di dalam gua, dan kamu pergi ke luar untuk memeriksa perangkat, oke?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengatakan ini saat ia perlahan-lahan bangun sebelum menarik ke atas Kirito yang ia digunakan sebagai kursi sampai sekarang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah mengambil langkah mundur, udara dingin padang pasir segera menutupi seluruh tubuhnya, menyebabkan dia untuk mengecilkan lehernya kembali. Dia mengambil pistol kesayangannya samping kakinya dan kemudian membawa pistol logam yang memiliki semburat kehangatan di udara dingin. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... ngomong-ngomong ...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendongak setelah mendengar suara Kirito, dan melihat lightsaber prajurit cemberut, tampak seperti sedang memikirkan sesuatu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa lagi? Tidak ada waktu untuk mengubah rencana kita.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak .. rencana goes on Yang ingin aku katakan adalah ... nama asli Death Gun, atau lebih tepatnya, nama sebenarnya dari karakter seharusnya. Bahwa« Sterben ».&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ... benar, itu benar Siapa yang tahu bagaimana ia memiliki nama itu..&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan bertanya jika aku mendapatkan kesempatan untuk melawan dia di jarak dekat aku pertama yang akan bergerak dahulu.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prajurit lightsaber berambut hitam itu menganggukkan kepalanya saat ia melihat mata Sinon . Dia kemudian membalik tubuh ramping nya berputar dan berjalan menuju pintu keluar dari gua. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perasaan dingin ini tidak bisa pergi meskipun aku membawa Hecate, itu karena aku gugup menghadapi pertempuran terakhir, atau itu bahwa aku dalam bahaya di dunia nyata-atau karena Kirito meninggalkanku? Sinon tidak tahu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia membawa bahunya lebih dekat , menghirup udara padang pasir yang kering, dan kemudian berkata kepada profil yang secara bertahap bergerak menjauh, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Hati-hati.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan punggung menghadap Sinon. Avatar itu memberikan acungan jempol dengan tangan kanannya untuk menjawab peringatannya. &lt;br /&gt;
...&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_(Indonesia)&amp;diff=225286</id>
		<title>Sword Art Online (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_(Indonesia)&amp;diff=225286"/>
		<updated>2013-02-11T09:13:26Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: /* Penerjemah */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Image:Sword_Art_Online_Vol_01_cover.jpg|thumb|Cover Jilid 1]]&lt;br /&gt;
Sword Art Online (ソードアート・オンライン) adalah seri light novel yang ditulis oleh Reki Kawahara dan diilustrasikan oleh Abec. &amp;lt;br&amp;gt;Sampai saat ini ada 11 jilid novel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sword Art Online ditulis sebagai web novel dengan nama pena &amp;quot;Kunori Fumio&amp;quot; sejak 2002, dan dipublikasikan tahun 2009 bersamaan dengan [[Accel World|Accel World]], di bawah label Dengeki Bunko.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;DILARANG KERAS MENJUAL TERJEMAHAN INI DALAM BENTUK APAPUN. INI ADALAH TERJEMAHAN GRATIS OLEH PENERJEMAH DAN PENYUNTING BUKAN UNTUK KEGIATAN KOMERSIAL&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri Sword Art Online juga terdapat dalam bahasa-bahasa berikut ini:&lt;br /&gt;
*[[Sword_Art_Online|English (English)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword_Art_Online_~Deutsche_Version~|Deutsch (German)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword_Art_Online_PL|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword_Art_Online_~Russian_Version~|Русский (Russian)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword_Art_Online_~Italian_Version~|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword_Art_Online_~Brazilian_Portuguese~|Português Brasileiro (Brazilian Portuguese)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword_Art_Online_~Vietnamese_Version~|Tiếng Việt (Vietnamese)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword_Art_Online_~Versión_Española~|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword_Art_Online_(Français)|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword_Art_Online_Saling Tagalog|Filipino (Tagalog)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword_Art_Online_BE|Nederlands (Dutch)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis Cerita==&lt;br /&gt;
Mustahil melarikan diri sebelum game diselesaikan; &#039;Game Over&#039; sama artinya dengan «kematian»&amp;amp;mdash;.&amp;lt;br&amp;gt; &lt;br /&gt;
Tanpa mengetahui «kebenaran» dari MMO (Massively Multiplayer Online) generasi selanjutnya , «Sword Art Online(SAO)», sekitar sepuluh ribu orang masuk bersamaan, membuka tirai game kematian yang kejam ini.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bermain sendirian dalam SAO, sang karakter utama Kirito dengan segera menerima «kebenaran» dari MMO ini.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan di dalam dunia game tersebut, sebuah kastil raksasa yang melayang bernama «Aincrad», dia membedakan dirinya sebagai solo player.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bertujuan untuk menyelesaikan game tersebut dengan mencapai lantai teratas, Kirito dengan penuh risiko bermain sendirian.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Karena dipaksa oleh seorang pendekar wanita yang ahli menggunakan &#039;Rapier&#039; bernama Asuna, akhirnya Kirito bekerja sama dengannya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Pertemuan itu membawa kesempatan untuk menarik keluar takdir Kirito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Novel legendaris yang jumlah pembuka website pribadinya lebih dari 6.5 juta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Urutan Waktu==&lt;br /&gt;
[[SAO_Timeline|Peringatan : Halaman ini penuh dengan spoiler.]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Jika para pembaca mempunyai kritik, saran dan pertanyaan, silakan didiskusikan di [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=4285 thread] yang telah disediakan.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Registration Page|Pendaftaran]]===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang ingin berkontribusi diminta untuk memberitahu pengawas proyek terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Penerjemah diminta untuk [[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Registration Page|mendaftarkan]] bab mana yang sedang mereka kerjakan dan membaca [[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Pedoman Nama dan Terminologi|Pedoman Nama dan Terminologi]].&#039;&#039;&#039; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Standar Format===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Setiap bab (setelah disunting) harus mengikuti general format guidelines.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
*[[Format_guideline|General Format/Style Guideline]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Pedoman Nama dan Terminologi|Pedoman Nama dan Terminologi]] (kemungkinan mengandung spoiler)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Seri &#039;&#039;Sword Art Online&#039;&#039; oleh Reki Kawahara==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| style=&amp;quot;width: 100%&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| &lt;br /&gt;
===[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1|Jilid 1 - Aincrad]]===&lt;br /&gt;
[[File:Sword Art Online Vol 01 cover.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;float: left; margin-right: 20px; text-align:left;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 1|Bab 1]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 2|Bab 2]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 3|Bab 3]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;float: left; margin-right: 58px; text-align:left;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 4|Bab 4]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 5|Bab 5]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 6|Bab 6]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 7|Bab 7]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 8|Bab 8]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;float: left; margin-right: 58px; text-align:left;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 9|Bab 9]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 10|Bab 10]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 11|Bab 11]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 12|Bab 12]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 13|Bab 13]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;float: left; margin-right: 58px; text-align:left;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 14|Bab 14]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 15|Bab 15]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 16|Bab 16]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 17|Bab 17]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 18|Bab 18]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;float: left; margin-right: 58px; text-align:left;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 19|Bab 19]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 20|Bab 20]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 21|Bab 21]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 22|Bab 22]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 23|Bab 23]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;div style=&amp;quot;float: left; margin-right: 58px; text-align:left;&amp;quot;&amp;gt;&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 24|Bab 24]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 25|Bab 25]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 1 Catatan Pengarang|Catatan Pengarang]]&lt;br /&gt;
&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br style=&amp;quot;clear: both;&amp;quot; /&amp;gt;&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| style=&amp;quot;width: 100%&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 2 - Aincrad===&lt;br /&gt;
[[File:Sword Art Online Vol 02 - cover.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 2 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 2 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 2 Bab 1|Sang Pendekar Hitam (Lantai ke-35 Aincrad, Februari 2024)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 2 Bab 2|Kehangatan Hati (Lantai ke-48 Aincrad, Juni 2024)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 2 Bab 3|Gadis Embun Pagi (Lantai ke-22 Aincrad, Oktober 2024)]] (sebagian)&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 2 Bab 4|Rusa Berhidung Merah (Lantai ke-46 Aincrad, Desember 2023)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 2 Catatan Pengarang|Catatan Pengarang]]&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| style=&amp;quot;width: 100%&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 3|Jilid 3 - Fairy Dance]]===&lt;br /&gt;
[[File:Sword Art Online Vol 03 - 001.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 3 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 3 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 3 Bab 1|Bab 1]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 3 Bab 2|Bab 2]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 3 Bab 3|Bab 3]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 3 Bab 4|Bab 4]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 3 Catatan Pengarang|Catatan Pengarang]]&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| style=&amp;quot;width: 100%&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 4|Jilid 4 - Fairy Dance]]===&lt;br /&gt;
[[File:Sword Art Online 4 - 001.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 4 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 4 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 4 Bab 5|Bab 5]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 4 Bab 6|Bab 6]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 4 Bab 7|Bab 7]] &lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 4 Bab 8|Bab 8]] &lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 4 Bab 9|Bab 9]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 4 Catatan Pengarang|Catatan Pengarang]]&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| style=&amp;quot;width: 100%&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5|Jilid 5 - Phantom Bullet]]===&lt;br /&gt;
[[File:Sword Art Online Vol 05 - cover.jpeg|thumb]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5 Bab 1|Bab 1]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5 Bab 2|Bab 2]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5 Bab 3|Bab 3]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5 Bab 4|Bab 4]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5 Bab 5|Bab 5]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5 Bab 6|Bab 6]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5 Bab 7|Bab 7]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5 Catatan Pengarang|Catatan Pengarang]]&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| style=&amp;quot;width: 100%&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 6 - Phantom Bullet===&lt;br /&gt;
[[File:Sword Art Online Vol 06 cover.jpeg|thumb]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 7|Bab 7]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 8|Bab 8]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 9|Bab 9]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 10|Bab 10]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 11|Bab 11]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 12|Bab 12]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 13|Bab 13]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 14|Bab 14]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 15|Bab 15]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 16|Bab 16]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Catatan Pengarang|Catatan Pengarang]]&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| style=&amp;quot;width: 100%&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 7 - Mother&#039;s Rosario ===&lt;br /&gt;
[[File:Sword Art Online Vol 07 -001.jpeg|thumb]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 7 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 7 Prolog|Prolog]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 7 Bab 1|Bab 1]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 7 Bab 2|Bab 2]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 7 Bab 3|Bab 3]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 7 Bab 4|Bab 4]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 7 Bab 5|Bab 5]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 7 Bab 6|Bab 6]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 7 Bab 7|Bab 7]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 7 Bab 8|Bab 8]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 7 Bab 9|Bab 9]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 7 Bab 10|Bab 10]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 7 Bab 11|Bab 11]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 7 Bab 12|Bab 12]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 7 Catatan Pengarang|Catatan Pengarang]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| style=&amp;quot;width: 100%&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 8|Jilid 8 - Early and Late]]===&lt;br /&gt;
[[File:Sword Art Online Vol 08 - cover.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 8 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 8 Cerita 1|Sebuah Kasus pembunuhan di dalam Area (Lantai ke-57, April 2024)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 8 Cerita 2|Kaliber (ALfheim, Desember 2025)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 8 Cerita 3|Hari Pertama (Aincrad Lantai 1, November 2022)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 8 Catatan Pengarang|Catatan Pengarang]]&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| style=&amp;quot;width: 100%&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 9 - Alicization Beginning===&lt;br /&gt;
[[File:Sword_Art_Online_Vol_09_-_001.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 9 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 9 Prolog I|Prolog I (Bulan ke-7 Kalender Dunia Manusia 372)]] (2/4)&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 9 Prolog II|Prolog II (Juni 2026)]] (incomplete)&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 9 Selingan I|Selingan I]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 9 Bab 1|Bab 1 Underworld (Bulan ke-3 Kalender Dunia Manusia 378)]] (2/6)&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 9 Catatan Pengarang|Catatan Pengarang]]&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| style=&amp;quot;width: 100%&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 10|Jilid 10 - Alicization Running]]===&lt;br /&gt;
[[File:Sword Art Online Vol 10 - 001.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 10 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 10 Bab 2|Bab 2 - Project Alicization (Juli 2026)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 10 Bab 3|Bab 3 - Turnamen Seni Pedang Zakkaria (Bulan ke-8 Kalender Dunia Manusia 378)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 10 Bab 4|Bab 4 - Master Sword Academy (Bulan ke-3 Kalender Dunia Manusia 380)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 10 Selingan II|Selingan II]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 10 Catatan Pengarang|Catatan Pengarang]]&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| style=&amp;quot;width: 100%&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 11 - Alicization Turning===&lt;br /&gt;
[[File:Sword Art Online Vol 11 cover.png|thumb]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 11 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 11 Bab 5|Bab 5 - Segel dalam Mata Kanan (Bulan ke-5 Kalender Dunia Manusia 380)]](1/5)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 11 Selingan III|Selingan III]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 11 Bab 6|Bab 6 - Ksatria dan Tahanan (Bulan ke-5 Kalender Dunia Manusia 380)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 11 Catatan Pengarang|Catatan Pengarang]]&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Side Stories===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;&amp;lt;u&amp;gt;Catatan:&amp;lt;/u&amp;gt;&#039;&#039;&#039; Cerita-cerita ini mungkin atau mungkin bukan canon dan juga mungkin memiliki detil yang sedikit berbeda dengan jilid-jilid di atas.&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Aria in the Starless Night|Aria di Malam Tanpa Bintang]] (Aincrad Lantai 1, Desember 2022)&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Rondo dari Pedang Transien|Rondo dari Pedang Transien]] (Aincrad Lantai 2, 8 Desember 2022) (4/40)&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Sound of Water, Sound of Hammer|Suara Air, Suara Palu]] (Cerita Sampingan Lisbeth SAO) (Aincrad Lantai 48, Agustus 2024)&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:The Day Before|Hari Sebelumnya]] (Aincrad Lantai 22, 24 Oktober 2024) (1/7)&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Caliber SS (Failure Side)|Caliber SS (Bagian Gagal)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Sebuah Tempat Bercahaya Matahari di Musim Dingin|Sebuah Tempat Bercahaya Matahari di Musim Dingin]] (New Aincrad Lantai 22, 31 Desember 2025)&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Versus|Versus]] (Roppongi, April 2026) [[Accel World]] Crossover&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:Cradle of the Moon|Cradle of the Moon]] (&#039;&#039;&#039;Peringatan :&#039;&#039;&#039; spoiler Alicization)&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:There is but one ultimate way|Hanya Ada Satu Jalan Terakhir]] (Underworld, Agustus 2026) (&#039;&#039;&#039;Peringatan :&#039;&#039;&#039; spoiler Alicization)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=====Sword Art Online: Edisi Material=====&lt;br /&gt;
Seri Edisi Material (Material Editions / ME) adalah seri doujinshi buatan Reki Kawahara sendiri dengan nama pena &amp;quot;Kunori Fumio&amp;quot; (nama pena yang sama dengan yang ia digunakan sewaktu menulis web novel SAO).&lt;br /&gt;
*ME1: Para Progresser&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:ME 2|ME2: Karakter Awal]]&lt;br /&gt;
*ME3: Hati Keramik&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:ME 4|ME4: Tangan dingin, Hati hangat]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:ME 5|ME5: Salvia]] (Kawagoe, Januari 2025)&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:ME 6|ME6: Pertarungan Algade]] (Aincrad Lantai 22, Oktober 2024)&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:ME 7|ME7: Lanjutan: Aria di Malam Tanpa Bintang]] (Aincrad Lantai 2, Desember 2022)&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:ME 8|ME8: Rondo dari Pedang Transien - bab pertama]] (Aincrad Lantai 2, 8 Desember 2022)&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Bahasa Indonesia:ME 9|ME9: Concerto dari Hitam dan Putih - bab pertama]] (Aincrad Lantai 3, 14 Desember 2022)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Serial &#039;&#039;Sword Art Online: Progressive&#039;&#039; oleh Reki Kawahara==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Sword Art Online: Progressive&#039;&#039;&#039; adalah sebuah &#039;&#039;&#039;&#039;&#039;reboot&#039;&#039;&#039;&#039;&#039; dari Arc SAO Aincrad dimulai satu atau dua hari sebelum dimulainya penyelesaian dari Boss Lantai Pertama, dan kelanjutannya. Bab pertama dimasukkan pada Anime meskipun bukan merupakan bagian &#039;&#039;utama&#039;&#039; dari seri Light Novel-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;&amp;lt;u&amp;gt;Catatan:&amp;lt;/u&amp;gt;&#039;&#039;&#039; Harap diperhatikan bahwa cerita sampingan dalam seri ini memiliki beberapa perubahan dari versi web aslinya, yang juga telah diterjemahkan untuk anda. Link di atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Jilid 1===&lt;br /&gt;
[[File:Sword Art Online Progressive Vol 1 - 001.jpg|thumb]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Progressive Bahasa Indonesia:Jilid 1 Ilustrasi|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Progressive Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 1|Aria di Malam Tanpa Bintang (Aincrad Lantai Pertama, November 2022)]] (0/15)&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Progressive Bahasa Indonesia:Jilid 1 Selingan|Selingan - Cerita dibalik Kumis]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Progressive Bahasa Indonesia:Jilid 1 Bab 2|Rondo dari Pedang Transien (Aincrad Lantai Kedua, December 2022)]]&lt;br /&gt;
*[[Sword Art Online Progressive Bahasa Indonesia:Jilid 1 Akhirkata|Akhirkata]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| style=&amp;quot;width: 100%&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Staf Proyek ==&lt;br /&gt;
*Pengurus Proyek: &lt;br /&gt;
*Pengawas Proyek: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penerjemah===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
:*[[user:ShockRaider|ShockRaider]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Kirigaya_Kazuto|Kirigaya_Kazuto]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Nameless angel|Nameless angel]]&lt;br /&gt;
:*[[user:nandd|nandd]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Ivan012345|Ivan012345]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Integrity Knight|Integrity Knight]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Valdeen|Valdeen]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Firmanct|Firmanct]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;TIDAK AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
:*[[User:Arsenicvip|Arsenicvip]]&lt;br /&gt;
:*[[user:MrHome|MrHome]]&lt;br /&gt;
:*[[user:St_illumina|St_illumina]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Hitagi Tsundere|Hitagi Tsundere]]&lt;br /&gt;
:*[[User:HikkikomoriNOaria|HikkikomoriNOaria]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Reventon|Reventon]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Hamdanium|Hamdanium]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Rhavaz|Rhavaz]]&lt;br /&gt;
:*[[user:DungDungSyalalala|DungDungSyalalala]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Achtalionz|Achtalionz]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Aomaru|Aomaru]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Solterina|Solterina]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Gwilthyunman|Gwilthyunman]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Lawrence Craft|Lawrence Craft]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Silereamer|Silereamer]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Arczyx|Arczyx]]&lt;br /&gt;
:*[[User:Altux|Altux]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Taichi xxx|Taichi xxx]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Vardian|Vardian]]&lt;br /&gt;
:*[[user:SATRIA|SATRIA]]&lt;br /&gt;
:*[[user:User753|User753]] (Due to slow translating speed. Unless none of those SS are taken in 1 or 2 months)&lt;br /&gt;
:*[[user:Arka|Arka]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Penyunting===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
:*[[user:Arczyx|Arczyx]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Stardust320|Stardust320]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;TIDAK AKTIF&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
:*[[user:Lawrence Craft|Lawrence Craft]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Silereamer|Silereamer]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Xenocross|Xenocross]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Eryrizal23|Eryrizal23]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Lachryma|Lachryma]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Kotocchi|Kotocchi]]&lt;br /&gt;
:*[[user:Kazf El-Rahman|Kazf El-Rahman]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Series Overview==&lt;br /&gt;
* Jilid 1 - Aincrad (April 2009) - &amp;lt;nowiki&amp;gt;ISBN 978-4-04-867760-8&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Jilid 2 - Aincrad (Agustus 2009) - &amp;lt;nowiki&amp;gt;ISBN 978-4-04-867935-0&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Jilid 3 - Fairy Dance (Desember 2009) - &amp;lt;nowiki&amp;gt;ISBN 978-4-04-868193-3&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Jilid 4 - Fairy Dance (April 2010) - &amp;lt;nowiki&amp;gt;ISBN 978-4-04-868452-1&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Jilid 5 - Phantom Bullet (Agustus 2010) - &amp;lt;nowiki&amp;gt;ISBN 978-4-04-868763-8&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Jilid 6 - Phantom Bullet (Desember 2010) - &amp;lt;nowiki&amp;gt;ISBN 978-4-04-870132-7&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Jilid 7 - Mother&#039;s Rosary (April 2011) - &amp;lt;nowiki&amp;gt;ISBN  978-4-04-870431-1&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Jilid 8 - Early and Late (Agustus 2011) - &amp;lt;nowiki&amp;gt;ISBN 978-4-04-870733-6&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Jilid 9 - Alicization Beginning (Februari 2012) - &amp;lt;nowiki&amp;gt;ISBN 978-4-04-886271-4&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Jilid 10 - Alicization Running (Juli 2012) - &amp;lt;nowiki&amp;gt;ISBN 978-4-04-886697-2&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
* Jilid 11 - Alicization Turning (Desember 2012) - &amp;lt;nowiki&amp;gt;ISBN 978-4-04-891157-3&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Sword Art Online: Progressive&#039;&#039; series&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
* Jilid 1 (Oktober 2012) - &amp;lt;nowiki&amp;gt;ISBN 978-4-04-886977-5&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Alternative Languages]]&lt;br /&gt;
[[Category:Indonesian]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_9&amp;diff=224544</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 9</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_9&amp;diff=224544"/>
		<updated>2013-02-07T04:10:53Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: /* Bab 9 */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 9==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang aku berada di daerah paling utara ibukota GGO itu, «SBC Gurroken», di sudut dekat menara presidensial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di bawah langit senja ,kulihat lampu neon yang terus bergerak menuju keramaian. Diatasnya tampak sebuah iklan perusahaan. Jika ini ALO,beberapa player mungkin akan mengeluh bahwa ini ‘mengganggu’ penglihatan mereka, tapi pemkamungan menyedihkan ini cocok dengan tema kota gurun futuristic dan tentu saja yang paling mencolok dari 3 iklan disana ialah turnamen «Bullet of Bullets». Tubuhku mulai gemetar saat aku melihat kata-kata merah cerah. Tentu saja, ini bukan karena takut, tapi karena semangat-atau setidaknya aku berharap dapat mempercayainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menghela napas dan berbalik, dan menyibak rambut hitam di pundakku. Sepertinya rambut itu kembali berada di pundakku, aku merasa menyesal melakukannya, tapi aku berhasil meyakinkan diri bahwa pada akhirnya, ini adalah bukti bahwa aku sudah siap untuk menggunakan avatar ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku memutuskan untuk melanjutkan pendaftaran ke di turnamen dan kemudian sedikit menjauh dari vila presidensil , tapi ada beberapa orang menatapku dari kedua sisi jalan.  Entah mengapa aku merasa tidak tahan lagi. Aku ingin menatap mereka balik, tetapi aku memutuskan untuk tidak melakukannya pada akhirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, mereka tidak benar-benar memperhatikan aku. Hanya saja avatar aku di sini tampak seperti seorang gadis-gadis cantik pada jaman sekarang. Jika kami bertukar posisi, mungkin aku akan melihatnya juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, mereka tidak hanya menatapku, kadang-kadang dua atau tiga pemain datang untuk berbicara denganku. Namun, orang-orang akan segera menjaga jarak mereka setelah mereka melihatku mendekat. Aku kira alasannya adalah karena semua orang melihatku bertarung seperti pengamuk dengan Photon Sword dan menyerang  musuh kemarin selama pendahuluan dari BoB.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Turnamen hanya mengungkapkan nama dan jumlah peserta yang berpartisipasi di turnamen dari data peserta, dan «Kirito» adalah nama netral. Itulah mengapa semua orang di GGO merasa bahwa aku adalah «seorang gadis yang juga seorang psikopat, pembunuh buas yang sengaja memilih untuk mengayunkan pedang, bukannya pistol».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak benar-benar ingin dipkamung sebagai orang yang seperti itu, tetapi kesalahpahaman yang sia-sia jika aku bisa membiarkan pemain lain di final BoB ragu. Selain itu, tujuanku bukan untuk menang, tapi untuk bertemu orang yang berjubah itu -«Death Gun».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The «Death Gun» &#039;nama itu tidak ada di antara 30 finalis, tetapi dia pasti berpartisipasi di final. Jika tujuannya adalah untuk memamerkan kekuasaannya di dunia GGO, BoB akan menjadi panggung terbaik agar semua orang bisa menyaksikannya . Death Gun itu nama aslinya meskipun itu terdengar aneh, seharusnya merupakan nama dari karakter lain dalam sistem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, aku harus menemukan namanya, dan kemudian berbicara dengannya lagi di turnamen. Setelah aku mengetahui nama yang digunakan di SAO, aku dapat menggunakan informasi tersebut untuk mengetahui namanya di dunia nyata. Kikuoka Seijirou mengatakan bahwa ia dapat mengakses data akun pemain yang telah menjadi rahasia. Setelah kita mengenal nama asli orang itu, kita harus bisa mencari tahu apakah ia benar-benar membunuh «Zekushiido» dan «Usujio Tarako», tidak, jika ia benar-benar bisa membunuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, selama proses ini, aku harus mengingat kejahatan dimasa laluku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasa takut ini masih belum hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi ini adalah emosi  yang diperlukan untuk mencegah diriku untuk melarikan diri, melupakannya.&lt;br /&gt;
Aku mengepalkan kedua tangannya, menginjak keras di tanah dengan sepatu tempurku, dan menuju ke menara besar dari Presidensial estate yang secara berada di depanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai turnamen melawan orang lain, aku akan merasa senang selama berada di ALO, dan bahkan selama SAO.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa diduga meskipun, aku mengikuti turnamen ini dengan rasa takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya aku menunjukan senyum wajah depresi, aku menaiki tangga lebar yang mengarah ke menara, dan melihat syal berwarna familiar melambai di lorong pintu masuk di depanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tanpa melihat rambut pendek biru dan kaki panjang yang memanjang dari bawah jaket, aku tahu bahwa itu adalah avatar lawan terakhirku di babak pendahuluan kemarin-penembak jitu «Sinon». Dia adalah satu-satunya orang aku tahu di GGO, tapi aku masih ragu apa aku harus berjalan ke depan untuk menyapanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya aku dengan cepat kehilangan beberapa moment yang telah aku gali sejak berada di dunia ini kemarin , aku harus menguatkan diri dan meminta Sinon, dan hanya bertemu, dan pada saat itu, aku tidak segera menyadari bahwa ia mengira aku sebagai pemain wanita karena penampilanku dan entah bagaimana akhirnya aku berperilaku sebagai «seorang gadis pemula yang tidak tahu apa yang harus dilakukan pada semua». Selain memintanya untuk menjelaskan mekanisme permainan dan membantuku untuk memilih equipmentku, aku bahkan pergi ke laut dengan menyaksikan avatarnya hanya mengenakan celana dalamnya di rest area.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak-Bukan itu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat turnamen, aku tiba-tiba bertemu player «Death Gun» dan dia mendekatiku. Aku tahu dia «selamat dari SAO» dan juga anggota dari guild merah «Laughin Coffin», yang benar-benar mengejutkanku. Dengan demikian, dalam final melawan Sinon setelah itu, aku hampir menyerah. Pada dasarnya, aku  lemah selama awal pertempuran, aku berharap Sinon menembakku pada fatal round sehingga aku bisa kalah dalam battle.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Sinon tidak melakukan hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menembak 6 kali yang menimbulkan percikan berwarna putih kebiruan karena marah, lalu membuang kesempatannya, dan menghampiriku dan berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengatakan, berhenti berckamu, aku harus mati sendiri jika aku ingin, dan mengatakan bahwa itu hakku untuk berpikir bahwa ini hanya pertandingan dalam permainan, tapi aku tidak perlu memaksakan kehendakku pada orang lain-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, kata-kata ini sangat menyakitkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, aku mengatakan hal yang sama kepada orang lain beberapa waktu yang lalu.&lt;br /&gt;
Hal itu terjadi empat tahun lalu. Pada waktu itu, aku hanya dipromosikan saat tahun kedua sekolah menengah, dan sangat beruntung, atau lebih tepatnya, beruntung untuk dipilih sebagai pemain dari «Sword Art Online Beta Tester», dan sehari-hari, aku dive ke dalam hal yang aku tidak sadari bahwa itu permainan kematian , kota terapung Aincrad sampai keesokan paginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini benar-benar sedikit memalukan bagiku untuk mengatakannya , tetapi «Kirito» yang kemudian menjadi seorang prajurit legendaris yang tidak akan berinteraksi dengan orang-orang kembali kemudian dibandingkan dengan sekarang meskipun aku menjadi sedikit terkenal karena berada di antara bagian atas dalam PvP event, jadi aku tidak punya orang yang bisa kuhubungi dalam permainan. Namun, di antara orang-orang yang aku tahu, masih ada beberapa pemain yang aku pikir bahwa aku bisa berteman dengan mereka. Salah satunya adalah berwatak halus, swordsman berambut teh aku sering bertemu di acara duel. Dia terampil dalam menggunakan pedang satu tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang ini sering bertarung dengan logika yang bagus dan indera yang tajam, dan aku selalu berharap untuk bertemu dengannya di final turnamen. Aku diam-diam berharap melawan dia di final, tetapi ketika tahap itu akhirnya tiba-aku menerima kejutan besar. Pada saat-saat terakhir dari pertempuran hebat ini, ia sengaja berpikir bahwa ia harus mampu menghindari. Aku menduga bahwa dia sengaja kalah untuk memperoleh uang dari perjudian, dan pada dasarnya aku mengecam dia dengan kata-kata Sinon ucapkan padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku diomeli seperti bagaimana aku memarahinya selama tahap akhir dari turnamen BoB, jadi aku tulus meminta maaf kepada Sinon. Meskipun kita berhadapan dengan orang lain, itu seharus sulit bagi Sinon untuk menerimanya. Tidak peduli apa, dia penembak jitu, dan senjata terbesarnya adalah untuk menembak jarak jauh mereka yakin mereka dapat membunuh dengan  peluru mereka. Selama pertempuran turnamen hari ini, aku kira dia akan mencoba untuk menembak peluru balas dendam yang mengarah tepat diantara dahiku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena alasan yang disebutkan di atas-atau lebih tepatnya, karena aku penyebab semuanya, aku ragu apakah aku harus menyapa Sinon, yang berada beberapa langkah di depanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi setelah beberapa detik, aku menepis keraguanku dan mengambil langkah-langkah besar menaiki tangga sebelum memanggilnya dengan namanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yo, Sinon, tolong bimbing aku hari ini juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syal miliknya yang tampak seperti ekor yang berhenti, dan rambut aqua blue tampak seperti kucing yang menunjuk ke atas. Gadis sniper yang berputar dengan kaki kanan sebagai sumbu nya memberikan ekspresi jengkel yang menunjukkan bahwa dia sangat membenciku, dan kemudian dengan dingin berkata.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tolong bimbing aku. Apa yang kamu maksud dengan itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemarahan di mata birunya membuat aku segera menyesalinya, tapi aku tidak memanggilnya hanya untuk sia-sia. Ini akan menjadi buruk jika aku mengatakan sesuatu yang salah dan membuatnya mengabaikanku. Jadi, aku berkata dengan ekspresi agak serius,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja ... Aku berharap kami berdua bisa bertarung dengan semua yang kita punya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhentilah bersikap menjijikkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Sepertinya aku melakukan kesalahan fatal. Namun, aku tidak menyerah karena aku melanjutkan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Omong-omong, mengapa kamu login begitu cepat? Masih ada 3 jam sebelum turnamen. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukankah itu karena seseorang tertentu menyebabkanku hampir kehilangan pendaftaran kemarin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon melihat jauh dan menggerutu sebelum melirik padaku, yang membuatku keringat dingin.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Omong-omong, kamu tidak masuk sekarang juga? Kenapa kamu bicara seperti aku orang yang tidak ada hubungannya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;La-Lalu, mari kita gunakan waktu ini dengan efektif! Bagaimana kalau kita minum sebelum pertempuran dimulai ... tidak, pertukaran informasi ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar tidak berani mengatakan ini dengan seseorang yang nyata di dunia nyata. Tidak, mengingat aku sudah punya pacar yaitu Asuna, itu tidak dapat dimaafkan bahkan di dunia maya. Namun, aku berani bersumpah kepada Tuhan bahwa ini bukan tentang mencoba untuk meluangkan waktu di dunia VR, namun untuk memenuhi tugas dan misiku, dan juga langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan diri Sinon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Pada akhirnya, Sinon sepertinya dia tidak menyadari kesulitanku seperti saat dia memelototiku selama beberapa detik sebelum men dan mengangguk-angguk dengan tindakan minimal.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah kalau begitu, aku akan menjadi orang yang memberitahumu semua informasi lagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;II, well ... itu bukan berarti aku tidak mau ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berhasil bergumam dengan samar-samar dan harus berlari untuk tetap dengan Sinon, yang berjalan jauh di depanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyelesaikan pendaftaran kami di aula presidensial estate melalui mesin yang ada disana, Sinon membawaku ke daerah bawah tanah yang besar yang luas. Seperti lampu yang diredupkan seminimal mungkin diseluruh tempat, aku hampir tidak bisa melihat wajah para pemain yang berkumpul di meja yang berbeda. Beberapa layar panel monitor besar di langit-langit yang mempesona dengan warna aslinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon masuk ke tempat yang jauh kedalam dalam dan kemudian melihat menu yang ditampilkan sebuah mesin minuman. Dia kemudian menekan tombol kecil di samping label es kopi. Segera, ia membuka lubangnya , dan gelas yang diisi dengan cairan hitam muncul dari dalam. Dibandingkan dengan harus memesan makanan kita dengan NPC dan menunggu mereka untuk melayani di Aincrad, metode ini agak sederhana, tetapi juga tidak sesuai dengan atmosfer permainan GGO.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menekan tombol untuk ginger ale dan meraih gelas yang muncul sebelum meneguk setengahnya. Sambil menunggu haus yang menghilang dari tenggorokanku, aku memutuskan untuk memulai pembicaraan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Battle royale final menempatkan 30 pemain di peta yang sama, dan memulai tembak-menembak sekali kita bertemu lawan, dan pemenangnya akan menjadi orang yang berlangsung sampai akhir ... apakah aku benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, Sinon memelototiku melalui kaca kopi, dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lihat, Kamu berniat untuk membiarkanku menjelaskannya, kan? Omong-omong, informasi ini ditulis pada e-mail perusahaan pengoperasian dan dikirim ke peserta. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku-aku melihatnya ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, aku melihat-lihatnya sebentar tadi. Aku ingin membaca spesifik setelah login ke dalam permainan, tapi sebelum itu, aku bertemu Sinon yang veteran, jadi aku kira itu akan lebih cepat baginya untuk mengajarkanku secara langsung ... Aku tidak akan berani mengatakan bahwa, jadi aku hanya berpura-pura batuk untuk melanjutkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... Aku hanya ingin memeriksa apakah ada sesuatu yang salah dengan pemahamanku ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu benar-benar berani untuk mengatakannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahwa suara yang sangat dingin miliknya menyebabkan hatiku membeku setengahnya. Untungnya, Sinon menempatkan kembali gelas di meja dan dengan cepat mulai menjelaskan aturan ronde ini.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Pada dasarnya, itu seperti apa yang Kamu katakan, babak final benar-benar diadakan dengan semua 30 pemain bertarung satu sama lain pada peta yang sama. Posisi awal yang acak, tapi setiap pemain akan setidaknya 1.000 m dari satu sama lain, sehingga tidak akan ada kasus musuh muncul tepat di depanmu tiba-tiba. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;1 ... 1.000 meter? Itu berarti bahwa peta ini agak besar ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak bisa membantu tetapi itu mengganggu, dan laser-seperti biru mata menembak ke arahku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah Kamu benar-benar melihat e-mailnya? Hal ini ditulis dalam paragraf pertama .. Peta babak final adalah lingkaran dengan diameter 10 km. Ini memiliki bukit, hutan dan padang pasir, sehingga tak seorang pun akan memiliki peralatan atau kemampuan yang unggul. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;10-10km!? Itu agak besar ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini seperti ukuran lantai pertama Aincrad kota terapung. Namun, itu berarti bahwa di daerah ini yang cukup besar untuk 10.000 orang untuk berburu, hanya ada 30 orang yang akan dipisahkan dari satu sama lain dengan jarak 1.000 m.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi, apakah bisa kita benar-benar bertemu dengan musuh kita seperti ini? Ada kemungkinan kita bahkan tidak bisa melihat siapa pun sampai saat waktu turnamen habis ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah permainan di mana kita saling bertarung dengan menggunakan senjata, sehingga ada kebutuhan seperti peta yang luas. Senapan sniper memiliki lapangan tembak 1km, dan senapan serbu memiliki sekitar 500 m. Jika semua 30 orang yang semua berada dalam sebuah peta kecil, setiap orang dapat menembak dengan liar, bang bang, ketika mulai, dan lebih dari setengah peserta akan sudah mati. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hahaa, aku mengerti ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengangguk-angguk setuju, dan Sinon dilanjutkan dengan penjelasan rinci nya. Mungkin di balik ini avatar tajam dan dingin adalah baik dan lembut gadis-jika dia tahu bahwa ini adalah apa yang aku pikirkan, dia pasti akan berjalan pergi tanpa menyelesaikannya terlebih dahulu, jadi aku masih terus mendengarkan penjelasannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;-Yah, hanya seperti yang Kamu katakan, Kamu tidak bisa bertempur jika Kamu tidak bertemu musuh. Beberapa orang juga akan memanfaatkannya untuk bersembunyi sampai orang terakhir hidu[. Oleh karena itu, para peserta secara otomatis diberikan alat yang disebut « Satellite Scan Terminal ». &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satelit ... itu beberapa satelit mata-mata atau apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Setiap 15 menit, satelit di udara akan diatur untuk memindai. Pada saat ini, terminal setiap orang akan menerima lokasi dari semua pemain. Dan nama pemain akan ditunjukkan jika Kamu menyentuh kedipan di peta. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mmm... jadi, hanya ada 15 menit untuk bersembunyi di suatu tempat? Jadi kita mungkin akan disergap ketika lokasi kami ditampilkan pada peta, kan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itulah yang terjadi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tersenyum dan bertanya Sinon, yang mengangguk-angguk pergi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi bukankah aturan ini buruk bagi snipers? Bukankah kamu kira untuk menyembunyikan dan menutupi seperti taro dan snipe pada musuh? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menggambarkanku sebagai taro terlalu berlebihan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon memelototiku dengan mata biru berkilaunya, dan kemudian dengan dingin mendengus dan tersenyum bangga.&lt;br /&gt;
&amp;quot;15 menit sudah cukup bagiku untuk menembakkan satu peluru, membunuh satu orang, dan pindah 1km.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah ... apakah begitu ..?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak berpikir bahwa akan menjadi berlebihan. Jika aku mencoba untuk menyergap Sinon melalui informasi satelit, kemungkinan bahwa dia akan menembakku dari kejauh lebih dulu. Aku sangat ingat dalam hatiku, tenggorokanku kering beberapa saat, dan kemudian memikirkan informasi yang ku terima.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh-ini berarti bahwa aku harus terus bergerak dan mencatat pergerakan musuh sekali ronde dimulai, dan kemudian bertahan sampai menjadi yang terakhir ... sesuatu seperti itu. Dan setiap 15 menit, terminal peta di tanganku akan menunjukkan lokasi dari semua pemain, jadi aku dapat memberitahu manaa yang masih hidup dan yang tidak, jadi, apa pemahamanku benar? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada dasarnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengangguk kepalanya mengangguk  dan menghabiskan kopi esnya sebelum dengan paksa meletakkan gelas ke meja dan bersiap-siap untuk bangun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu, tidak ada yang perlu dibicarakan lagi, kan? Aku akan menembakmu tanpa belas kasihan jika aku bertemu denganmu .&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waa, tunggu tunggu, aku hanya tahu intinya saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang benar-benar terdengar seperti baris dari PNS tertentu, aku buru-buru mengulurkan tangan untuk menarik jaket Sinon.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apa lagi yang Kamu inginkan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia menunjukkan ekspresi yang sangat kesal lalu dia menatap jam militer di pergelangan tangan kirinya, aku lalu mengangguk tanpa terlihat sedih, dan Sinon mendesah dengan keras sebelum duduk lagi. Dia menempatkan kedua siku di atas meja, dan kemudian menekan dagu yang kecil melawan jari-jari yang terjalin bersama-sama, memberitahuku untuk melanjutkan dengan isyarat gerakan alisnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, well, aku ... Aku sedang berpikir tentang meminta sesuatu yang sedikit aneh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku tergagap saat aku selesai berbicara dan cepat melambaikan tangan kiri aku untuk memanggil jendela menu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
VRMMO yang berada di spesifikasi «The Seed» mempunyai jendela menu yang hampir sama, jadi aku merubahnya menjadi mode di mana orang lain bisa melihatnya dan cepat menggerakan tab ke bawah.&lt;br /&gt;
Aku menunjukkan halaman dengan nama-nama dari 30 pemai yangn perusahaan pengoperasian kirim ke peserta final BoB. Tentu saja, kita bisa melihat nama-nama final kelompok F, tempat pertama &#039;Kirito&#039; dan &#039;Sinon&#039; tempat kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melirik ke layar yang kutunjukkan padanya sejenak, suatu ekspresi marah muncul di wajah Sinon saat ia mengerutkan dahi seperti kucing-tidak, seperti jaguar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apa, kamu sombong kemenangan Kamu atas aku di final kemarin?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar bahwa geraman rendah iri miliknya, aku buru-buru tersentak dan menggeleng dengan ekspresi serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan , Bukan itu maksudku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin dia melihat perubahan sikapku ? Sinon mengerutkan alisnya yang indah dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Lalu apa yang kamu maksud? Menampilkan ini daftar peserta tiba-tiba. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di antara 30 orang pada daftar nama, berapa banyak yang Kamu tidak tahu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengabaikan Sinon, yang memberikan ekspresi  terkejut karena aku memindahkan jariku ke dalam daftar nama yang tidak benar-benar panjang.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong beritahu  padaku. Hal ini sangat penting bagiku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yah, itu tidak seperti hal aku tidak bisa kuberitahukan ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia masih memiliki sedikit kecurigaan, Sinon masih terus melihat jendela holografik ungu di atas meja, dan mata birunya dengan cepat memindai melalui dari kiri ke kanan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mm ... ini adalah BoB yang ke-3 , jadi aku tahu hampir semua orang di sana. Mereka adalah yang pertama-kali masuk final ... selain pengguna light saber yang menyebalkan , ada 3 orang lain yang aku tidak tahu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;3 dari mereka? Nama mereka? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nn ...« Jyuushi X »dan« Rider Pale », dan ... ini« Sterben »pria, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon kaku membaca beberapa nama, dan aku membaca nama-nama pada jendela untuk memeriksa secara pribadi. Kecuali untuk «Jyuushi X», nama-nama lain yang ditulis dalam abjad Inggris. Aku memejamkan mata dan mengulang tiga nama tadi beberapa kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Sinon tampak setengah-setengah kaget dan cemas saat ia mengatakan kepadaku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi, apa yang terjadi? Kamu telah mengajukan pertanyaan sampai sekarang, namun Kamu belum menjelaskan apa-apa kepadaku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh ... ya ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menggunakan sebuah jawaban yang meragukan untuk mengulur waktu sebelum kupikirkan sebuah jawaban  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3 nama yang Sinon bilang-&lt;br /&gt;
Salah satu dari mereka mungkin menjadi alasan mengapa aku datang ke dunia ini. Dia berhubungan dengan dua kematian misterius, dan juga selamat dari SAO dan menjadi anggota guild merah «Laughin Coffin »-karakternya umumnya dikenal sebagai «Death Gun».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan mengapa aku menyimpulkan ini karena sampai sekarang, Death Gun tetap memakai nama aslinya bukan asal-asalan. Jika memungkinkan, dia benar-benar ingin menggunakan «Death Gun» sebagai nama karakter, tetapi dalam kasus itu, dia akan mendapatkan banyak spam e-mail, dan bahkan akan menimbulkan banyak masalah. Juga, jika karakter yang sebenarnya menjadi sangat terkenal, rumor «Death Gun» dia akan susah payah untuk menghilang. Dengan demikian, dia harus menyembunyikan nama aslinya sampai sekarang, dan Sinon pasti tidak akan tahu keberadaan orang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, yang jadi masalahnya , manakah dari salah satunya adalah «Death Gun» ...&lt;br /&gt;
Ketika aku merenungkannya, aku melihat tangan ramping putih. Tangan itu berada di atas meja dengan jempol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendongak, aku melihat Sinon mempersempit matanya saat dia melotot padaku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku benar-benar akan marah. Apa sih yang kamu lakukan? Apakah ini beberapa strategi untuk membuatku marah dan membuat aku membuat kesalahan di final? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... bukan itu, aku tidak bermaksud begitu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika merasa bahwa tatapan panas yang tajam seperti api itu, aku menggigit bibirku dengan erat.&lt;br /&gt;
Aku benar-benar tidak bisa memutuskan dengan segera apakah aku harus menjelaskan kebenaran kepadanya. Aku percaya rumor bahwa &#039;Ada pemain di GGO yang menyebut dirinya «Death Gun» dan telah menembak di jalan-jalan dan di bar, dan pemain yang ditembak olehnya tidak pernah login lagi&#039; akan lebih luas, tapi masih tidak ada pemain yang akan percaya bahwa mereka dibunuh. Tentu saja, Sinon di depanku mungkin juga sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, aku tidak benar-benar percaya dengan hal ini. Untuk pemain untuk menembakkan peluru dalam permainan untuk membunuh seseorang di kehidupan nyata-benar-benar mustahil tidak peduli apa alasan Kikuoka dan aku disuruh ketika kita membahas hal ini beberapa hari lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sekarang, aku bahkan tidak bisa menertawakan kemampuan Death Gun. Jika orang itu benar-benar merupakan anggota penting dari «Laughin Coffin», dia pasti salah satu pemain pembunuh yang antusias menghilangkan nyawa banyak pemain di Aincrad. Mungkin dia mengembangkan cara tertentu untuk membunuh yang jauh melampaui imajinasiku dan Kikouka  dan selama pengalaman menakutkan itu.  Masih ada kemungkinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika aku mengatakan semua yang kutahu untuk Sinon dan juga bahwa kekuatan Death Gun mungkin nyata-Kamu mungkin akan mati, Kamu tidak harus mengambil bagian dalam turnamen kali ini, akankah dia mendengarkan ku? Tidak, sama sekali tidak. Bahwa citra Sinon saat ia menunjukkan sisi wajah putus asa karena dia hampir ketinggalan pendaftaran setelah berbelanja denganku. Gadis ini harus memiliki beberapa alasan penting mengapa dia harus ambil bagian dalam turnamen BoB ...&lt;br /&gt;
Mata biru yang melotot ini diam padaku-tiba-tiba melunak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berwarna terang bibirnya mengatakan tanpa bergerak terlalu banyak,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jangan bilang bahwa alasan mengapa wajah Kamu tiba-tiba menjadi aneh selama pendahuluan kemarin juga karena itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon dan aku saling bertatap muka, dan untuk sesaat, kita tidak bisa mengatakan apa-apa.&lt;br /&gt;
Namun, aku lupa semua alasan dan pikiranku karena aku mengangguk pergi seperti diminta. Sebuah suara amat kecil keluar dari mulut aku sendiri,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ahhh ... itu benar. Kemarin, aku tiba-tiba dipanggil oleh seseorang yang memainkan VRMMO serupa di kubah bawah tanah ... Aku berpikir bahwa ia akan mengambil bagian dalam pertempuran saat ini. Aku takut bahwa salah satu dari tiga orang itu dia ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu teman-temanmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menggeleng keras mendengar pertanyaan itu Sinon, mengacaukan rambutku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, justru sebaliknya ... kita musuh. Aku dan dia, kita serius mencoba untuk membunuh satu sama lain sebelumnya. Tapi ... Aku tidak ingat nama laki-laki itu saat itu. Aku harus ingat itu. Aku ingin bertemu pemain ini di final ... mencari tahu mengapa dia ada di sini, dan apa yang dia lakukan ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menjelaskan sampai di sini, aku menyadari bahwa kata-kataku mungkin membingungkan Sinon. Dalam permainan VRMMO normal, bahkan pemain di guild lawan secara teknis masih saingan bermain di game yang sama. Ini akan terlalu berlebihan untuk menggunakan judul «musuh».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun-&lt;br /&gt;
Para sniper dengan rambut biru aqua tidak tertawa mendengar kata-kata aku, tapi melebarkan mata kecilnya, dan kemudian bergumam dengan suara lemah yang sistem hampir tidak bisa identifikasi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kamu mencoba membunuh satu sama lain ... musuh ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, ia menggunakan volume lembut yang sama untuk meningkatkan pertanyaan lain yang cukup untuk menembus kesadaran aku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apakah karena gaya bermain kamu yang tidak cocok, atau hubunganmu antara satu sama lain memburuk ketika kamu berada di sebuah pesta karena beberapa masalah? Atau ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar sampai ini, Aku menggeleng dengan refleks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, kami benar-benar mempertaruhkan hidup kita dan berusaha untuk membunuh satu sama lain. Orang itu ... guild laki-laki itu melakukan sesuatu yang tak bisa dimaafkan, dan kedua belah pihak tidak bisa menuju ke sebuah resolusi damai. Kami tidak punya pilihan selain untuk menyelesaikan ini dengan pedang. Aku tidak menyesal melakukan hal ini, tapi ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tahu ini hanya akan mengganggu Sinon, tapi mulutku tidak bisa berhenti. Aku pegangan tangan yang ditempatkan di atas meja, berusaha melihat jauh ke dalam mata biru, dan mencoba untuk memaksa keluar suaraku dari tenggorokanku yang telah mengering.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi, a-aku hanya terus melarikan diri dari tanggung jawab yang harus aku tanggung, dan belum pernah aku memikirkan makna di balik tindakan ini. Sampai hari ini, aku memaksa diriku untuk melupakannya ... tapi sekarang, aku tidak dapat terus untuk melarikan diri. Aku harus memecahkan masalah dengan kepala di depan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata ini tampaknya dikatakan untuk diriku sendiri. Tentu saja, Sinon tidak harus bisa mengerti sama sekali. Saat aku menutup mulutku, Sinon menunduk juga. Pikiran bahwa ia merasakan hal aneh jauh di dalam hatinya bertambah besar sekarang, pikirku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Maaf untuk kata-kata konyol seperti itu. Hanya berpura-puralah kamu tidak pernah mendengarnya. Lagi pula, itu hanya dendam masa lalu ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku memaksa tersenyum dan siap untuk menyederhanakan hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Sinon bergumam mengganggu kata-kata aku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;-&amp;quot; Jika peluru yang kau tembakkan bisa membunuh pemain di dunia nyata, Kamu bisa menekan pelatuk tanpa ragu-ragu &#039;. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku segera tersentak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah pertanyaanku dari dalam diriku untuk Sinon selama final turnamen pendahuluan kemarin. Sebenarnya, aku masih tidak mengerti mengapa aku menanyakan hal ini, tapi pada saat itu, aku bertanya balik langsung, secepat percikan, saat mendengar Sinon bertanya &#039;bagaimana aku bisa menjadi kuat seperti Kamu&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan di dunia game virtual membunuh seorang pemain di dunia nyata. Dari asalnya tidak ada yang mungkin percaya pada rumor «Death Gun» itu, kemungkinan bahwa hal ini tidak mungkin dalam teori. Namun, aturan ini terjadi di dunia yang tidak ada sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, aku hanya bisa berdiam diri, dan Sinon menatap mataku dengan tatapan tajam-dan membuka bibir kecilnya mengatakan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu ... Kirito, mungkin Kamu, dari permainan itu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini pertanyaan yang tampaknya tak bersuara langsung sirna karena meleleh di udara kering bar. Mata biru bimbang melihat ke bawah sebelum gemetar diam-diam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Maaf, aku tidak harus bertanya tentang hal ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tidak, tidak apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku hanya bisa menjawab ini berkaitan dengan permintaan maaf yang tak terduga, dan kami terus melihat satu sama lain dalam keheningan yang menegangkan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak bermaksud untuk mengatakan pada Sinon bahwa aku mantan pemain «Sword Art Online», « yang selamat dari SAO». Tapi kalau aku tidak berkata begitu, dia tidak akan pernah bisa memahami penjelasanku yang barusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon sekarang mungkin mampu memahami arti dari kata «musuh»  yang kugunakan, dan dia akan mampu memahami arti rinci «saling membunuh».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku hanya menunggu dengan diam untuk gadis ini menunjukkan bahwa jijik dan gangguan baginya di matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun-&lt;br /&gt;
Sinon tidak berpaling, dan dia tidak meninggalkan tempat duduknya. Dia membungkuk ke depan dan menatapku. Mata sapphire miliknya, karena alasan tertentu, tampaknya akan memberikan semacam ... mungkin kilatan, permohonan bantuan, ataukah mungkin itu hanya imajinasiku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat berikutnya, Sinon memejamkan mata erat-erat, dan kemudian menggigit bibirnya dengan erat.&lt;br /&gt;
Aku bahkan tidak punya waktu untuk terkejut ketika suasana tegang antara kami menghilang. Setelah menghembuskan napas dalam-dalam, gadis sniper ini memberikan senyuman dan berbisik lembut kepada aku,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yah, sudah waktunya untuk kembali ke kubah menunggu, atau kita tidak akan punya waktu untuk memeriksa peralatan kami dan pemanasan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... ahh, itu benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengangguk, dan Sinon berdiri. Aku melihat jam digital sederhana di pergelangan tangan kiriku, dan melihat bahwa hampir jam 7 pm. Masih ada satu jam sebelum dimulainya turnamen final.&lt;br /&gt;
Ketika kami tiba di lift sederhana di sudut bar besar, Sinon menekan tombol bawah, gerbang besi itu mengeluarkan suara berderit yang meluncur ke samping, dan lift muncul. Saat kami masuk, aku adalah orang yang menekan tombol paling bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam ruang sempit yang memiliki perasaan imajinasi turun dan suara mesin, suara lembut berdering.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu Kamu memiliki kesulitan sendiri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di belakangku, Sinon tampaknya berjalan ke arahku, dan ada sesuatu yang menunjuk pada tengah punggungku. Itu bukan moncong-tapi jari. Katanya dengan nada sedikit kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Sword Art Online Vol 06 -075.jpeg||thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Namun, janjimu denganku adalah salah satu alasan lain. Aku pasti akan mengembalikan hinaan selama pertempuran kemarin dengan menarik, jadi kamu tidak boleh membiarkan orang lain selain aku menembakmu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengangguk sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan terbesarku ketika aku dive ke GGO adalah untuk berinteraksi dengan «Death Gun» dan memecahkan misteri di balik pembunuhan itu, tapi insiden ini sekarang bukan hanya tentang permintaan Kikuoka Seijirou, tetapi juga terkait denganku. Berpikir dengan tenang, aku harus menghindari duel ini dengan Sinon sniper menakutkan dan mencapai tujuanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi aku bertemu Sinon di dunia ini, berbicara dengannya, dan membangun sebuah hubungan baru dalam pertempuran ini. Aku benar-benar tidak bisa mengabaikan atau meremehkan tindakannya. Itu karena, bahkan di dunia maya yang lain, bahkan jika hal yang menempel di pinggangku adalah pedang cahaya tanpa fisik pedang asli, «Kirito» masih swordsman.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku akan bertahan sampai saat aku melawanmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat aku mengatakan hal ini, jari di belakang punggungku meninggalkan tubuhku, dan suara lembut terdengar lagi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum aku bisa bertanya mengapa dia mengatakan terima kasih, lift berhenti mendadak. Setelah pintu terbuka, hal yang ada di depan lift yang gelap itu adalah bau besi dan asap-bau pertempuran datang ke arahku dan menelanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{SAOIndo Nav|prev=Jilid 6 Bab 8|next=Jilid 6 Bab 10}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Firmanct&amp;diff=224543</id>
		<title>User:Firmanct</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Firmanct&amp;diff=224543"/>
		<updated>2013-02-07T04:03:06Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: Created page with &amp;quot;Project saya SAO Jilid 6 yang masih belum ditranslate.! Maaf klo ada yang salah masih newbie..  Yorosiku&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Project saya SAO Jilid 6 yang masih belum ditranslate.!&lt;br /&gt;
Maaf klo ada yang salah masih newbie..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yorosiku&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Talk:Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_9&amp;diff=224542</id>
		<title>Talk:Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 9</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Talk:Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_9&amp;diff=224542"/>
		<updated>2013-02-07T04:01:34Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: Created page with &amp;quot;Tolong edit nih gw msih newbie!&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Tolong edit nih gw msih newbie!&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_9&amp;diff=224541</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 9</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_9&amp;diff=224541"/>
		<updated>2013-02-07T04:00:11Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 9==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang aku berada di daerah paling utara ibukota GGO itu, «SBC Gurroken», di sudut dekat menara presidensial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di bawah langit senja ,kulihat lampu neon yang terus bergerak menuju keramaian. Diatasnya tampak sebuah iklan perusahaan. Jika ini ALO,beberapa player mungkin akan mengeluh bahwa ini ‘mengganggu’ penglihatan mereka, tapi pemkamungan menyedihkan ini cocok dengan tema kota gurun futuristic dan tentu saja yang paling mencolok dari 3 iklan disana ialah turnamen «Bullet of Bullets». Tubuhku mulai gemetar saat aku melihat kata-kata merah cerah. Tentu saja, ini bukan karena takut, tapi karena semangat-atau setidaknya aku berharap dapat mempercayainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menghela napas dan berbalik, dan menyibak rambut hitam di pundakku. Sepertinya rambut itu kembali berada di pundakku, aku merasa menyesal melakukannya, tapi aku berhasil meyakinkan diri bahwa pada akhirnya, ini adalah bukti bahwa aku sudah siap untuk menggunakan avatar ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku memutuskan untuk melanjutkan pendaftaran ke di turnamen dan kemudian sedikit menjauh dari vila presidensil , tapi ada beberapa orang menatapku dari kedua sisi jalan.  Entah mengapa aku merasa tidak tahan lagi. Aku ingin menatap mereka balik, tetapi aku memutuskan untuk tidak melakukannya pada akhirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, mereka tidak benar-benar memperhatikan aku. Hanya saja avatar aku di sini tampak seperti seorang gadis-gadis cantik pada jaman sekarang. Jika kami bertukar posisi, mungkin aku akan melihatnya juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, mereka tidak hanya menatapku, kadang-kadang dua atau tiga pemain datang untuk berbicara denganku. Namun, orang-orang akan segera menjaga jarak mereka setelah mereka melihatku mendekat. Aku kira alasannya adalah karena semua orang melihatku bertarung seperti pengamuk dengan Photon Sword dan menyerang  musuh kemarin selama pendahuluan dari BoB.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Turnamen hanya mengungkapkan nama dan jumlah peserta yang berpartisipasi di turnamen dari data peserta, dan «Kirito» adalah nama netral. Itulah mengapa semua orang di GGO merasa bahwa aku adalah «seorang gadis yang juga seorang psikopat, pembunuh buas yang sengaja memilih untuk mengayunkan pedang, bukannya pistol».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak benar-benar ingin dipkamung sebagai orang yang seperti itu, tetapi kesalahpahaman yang sia-sia jika aku bisa membiarkan pemain lain di final BoB ragu. Selain itu, tujuanku bukan untuk menang, tapi untuk bertemu orang yang berjubah itu -«Death Gun».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The «Death Gun» &#039;nama itu tidak ada di antara 30 finalis, tetapi dia pasti berpartisipasi di final. Jika tujuannya adalah untuk memamerkan kekuasaannya di dunia GGO, BoB akan menjadi panggung terbaik agar semua orang bisa menyaksikannya . Death Gun itu nama aslinya meskipun itu terdengar aneh, seharusnya merupakan nama dari karakter lain dalam sistem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, aku harus menemukan namanya, dan kemudian berbicara dengannya lagi di turnamen. Setelah aku mengetahui nama yang digunakan di SAO, aku dapat menggunakan informasi tersebut untuk mengetahui namanya di dunia nyata. Kikuoka Seijirou mengatakan bahwa ia dapat mengakses data akun pemain yang telah menjadi rahasia. Setelah kita mengenal nama asli orang itu, kita harus bisa mencari tahu apakah ia benar-benar membunuh «Zekushiido» dan «Usujio Tarako», tidak, jika ia benar-benar bisa membunuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, selama proses ini, aku harus mengingat kejahatan dimasa laluku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasa takut ini masih belum hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi ini adalah emosi  yang diperlukan untuk mencegah diriku untuk melarikan diri, melupakannya.&lt;br /&gt;
Aku mengepalkan kedua tangannya, menginjak keras di tanah dengan sepatu tempurku, dan menuju ke menara besar dari Presidensial estate yang secara berada di depanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai turnamen melawan orang lain, aku akan merasa senang selama berada di ALO, dan bahkan selama SAO.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa diduga meskipun, aku mengikuti turnamen ini dengan rasa takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya aku menunjukan senyum wajah depresi, aku menaiki tangga lebar yang mengarah ke menara, dan melihat syal berwarna familiar melambai di lorong pintu masuk di depanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tanpa melihat rambut pendek biru dan kaki panjang yang memanjang dari bawah jaket, aku tahu bahwa itu adalah avatar lawan terakhirku di babak pendahuluan kemarin-penembak jitu «Sinon». Dia adalah satu-satunya orang aku tahu di GGO, tapi aku masih ragu apa aku harus berjalan ke depan untuk menyapanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya aku dengan cepat kehilangan beberapa moment yang telah aku gali sejak berada di dunia ini kemarin , aku harus menguatkan diri dan meminta Sinon, dan hanya bertemu, dan pada saat itu, aku tidak segera menyadari bahwa ia mengira aku sebagai pemain wanita karena penampilanku dan entah bagaimana akhirnya aku berperilaku sebagai «seorang gadis pemula yang tidak tahu apa yang harus dilakukan pada semua». Selain memintanya untuk menjelaskan mekanisme permainan dan membantuku untuk memilih equipmentku, aku bahkan pergi ke laut dengan menyaksikan avatarnya hanya mengenakan celana dalamnya di rest area.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak-Bukan itu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat turnamen, aku tiba-tiba bertemu player «Death Gun» dan dia mendekatiku. Aku tahu dia «selamat dari SAO» dan juga anggota dari guild merah «Laughin Coffin», yang benar-benar mengejutkanku. Dengan demikian, dalam final melawan Sinon setelah itu, aku hampir menyerah. Pada dasarnya, aku  lemah selama awal pertempuran, aku berharap Sinon menembakku pada fatal round sehingga aku bisa kalah dalam battle.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Sinon tidak melakukan hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menembak 6 kali yang menimbulkan percikan berwarna putih kebiruan karena marah, lalu membuang kesempatannya, dan menghampiriku dan berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengatakan, berhenti berckamu, aku harus mati sendiri jika aku ingin, dan mengatakan bahwa itu hakku untuk berpikir bahwa ini hanya pertandingan dalam permainan, tapi aku tidak perlu memaksakan kehendakku pada orang lain-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, kata-kata ini sangat menyakitkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, aku mengatakan hal yang sama kepada orang lain beberapa waktu yang lalu.&lt;br /&gt;
Hal itu terjadi empat tahun lalu. Pada waktu itu, aku hanya dipromosikan saat tahun kedua sekolah menengah, dan sangat beruntung, atau lebih tepatnya, beruntung untuk dipilih sebagai pemain dari «Sword Art Online Beta Tester», dan sehari-hari, aku dive ke dalam hal yang aku tidak sadari bahwa itu permainan kematian , kota terapung Aincrad sampai keesokan paginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini benar-benar sedikit memalukan bagiku untuk mengatakannya , tetapi «Kirito» yang kemudian menjadi seorang prajurit legendaris yang tidak akan berinteraksi dengan orang-orang kembali kemudian dibandingkan dengan sekarang meskipun aku menjadi sedikit terkenal karena berada di antara bagian atas dalam PvP event, jadi aku tidak punya orang yang bisa kuhubungi dalam permainan. Namun, di antara orang-orang yang aku tahu, masih ada beberapa pemain yang aku pikir bahwa aku bisa berteman dengan mereka. Salah satunya adalah berwatak halus, swordsman berambut teh aku sering bertemu di acara duel. Dia terampil dalam menggunakan pedang satu tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang ini sering bertarung dengan logika yang bagus dan indera yang tajam, dan aku selalu berharap untuk bertemu dengannya di final turnamen. Aku diam-diam berharap melawan dia di final, tetapi ketika tahap itu akhirnya tiba-aku menerima kejutan besar. Pada saat-saat terakhir dari pertempuran hebat ini, ia sengaja berpikir bahwa ia harus mampu menghindari. Aku menduga bahwa dia sengaja kalah untuk memperoleh uang dari perjudian, dan pada dasarnya aku mengecam dia dengan kata-kata Sinon ucapkan padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku diomeli seperti bagaimana aku memarahinya selama tahap akhir dari turnamen BoB, jadi aku tulus meminta maaf kepada Sinon. Meskipun kita berhadapan dengan orang lain, itu seharus sulit bagi Sinon untuk menerimanya. Tidak peduli apa, dia penembak jitu, dan senjata terbesarnya adalah untuk menembak jarak jauh mereka yakin mereka dapat membunuh dengan  peluru mereka. Selama pertempuran turnamen hari ini, aku kira dia akan mencoba untuk menembak peluru balas dendam yang mengarah tepat diantara dahiku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena alasan yang disebutkan di atas-atau lebih tepatnya, karena aku penyebab semuanya, aku ragu apakah aku harus menyapa Sinon, yang berada beberapa langkah di depanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi setelah beberapa detik, aku menepis keraguanku dan mengambil langkah-langkah besar menaiki tangga sebelum memanggilnya dengan namanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yo, Sinon, tolong bimbing aku hari ini juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syal miliknya yang tampak seperti ekor yang berhenti, dan rambut aqua blue tampak seperti kucing yang menunjuk ke atas. Gadis sniper yang berputar dengan kaki kanan sebagai sumbu nya memberikan ekspresi jengkel yang menunjukkan bahwa dia sangat membenciku, dan kemudian dengan dingin berkata.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tolong bimbing aku. Apa yang kamu maksud dengan itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemarahan di mata birunya membuat aku segera menyesalinya, tapi aku tidak memanggilnya hanya untuk sia-sia. Ini akan menjadi buruk jika aku mengatakan sesuatu yang salah dan membuatnya mengabaikanku. Jadi, aku berkata dengan ekspresi agak serius,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja ... Aku berharap kami berdua bisa bertarung dengan semua yang kita punya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhentilah bersikap menjijikkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Sepertinya aku melakukan kesalahan fatal. Namun, aku tidak menyerah karena aku melanjutkan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Omong-omong, mengapa kamu login begitu cepat? Masih ada 3 jam sebelum turnamen. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukankah itu karena seseorang tertentu menyebabkanku hampir kehilangan pendaftaran kemarin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon melihat jauh dan menggerutu sebelum melirik padaku, yang membuatku keringat dingin.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Omong-omong, kamu tidak masuk sekarang juga? Kenapa kamu bicara seperti aku orang yang tidak ada hubungannya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;La-Lalu, mari kita gunakan waktu ini dengan efektif! Bagaimana kalau kita minum sebelum pertempuran dimulai ... tidak, pertukaran informasi ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar tidak berani mengatakan ini dengan seseorang yang nyata di dunia nyata. Tidak, mengingat aku sudah punya pacar yaitu Asuna, itu tidak dapat dimaafkan bahkan di dunia maya. Namun, aku berani bersumpah kepada Tuhan bahwa ini bukan tentang mencoba untuk meluangkan waktu di dunia VR, namun untuk memenuhi tugas dan misiku, dan juga langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan diri Sinon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Pada akhirnya, Sinon sepertinya dia tidak menyadari kesulitanku seperti saat dia memelototiku selama beberapa detik sebelum men dan mengangguk-angguk dengan tindakan minimal.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah kalau begitu, aku akan menjadi orang yang memberitahumu semua informasi lagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;II, well ... itu bukan berarti aku tidak mau ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berhasil bergumam dengan samar-samar dan harus berlari untuk tetap dengan Sinon, yang berjalan jauh di depanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyelesaikan pendaftaran kami di aula presidensial estate melalui mesin yang ada disana, Sinon membawaku ke daerah bawah tanah yang besar yang luas. Seperti lampu yang diredupkan seminimal mungkin diseluruh tempat, aku hampir tidak bisa melihat wajah para pemain yang berkumpul di meja yang berbeda. Beberapa layar panel monitor besar di langit-langit yang mempesona dengan warna aslinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon masuk ke tempat yang jauh kedalam dalam dan kemudian melihat menu yang ditampilkan sebuah mesin minuman. Dia kemudian menekan tombol kecil di samping label es kopi. Segera, ia membuka lubangnya , dan gelas yang diisi dengan cairan hitam muncul dari dalam. Dibandingkan dengan harus memesan makanan kita dengan NPC dan menunggu mereka untuk melayani di Aincrad, metode ini agak sederhana, tetapi juga tidak sesuai dengan atmosfer permainan GGO.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menekan tombol untuk ginger ale dan meraih gelas yang muncul sebelum meneguk setengahnya. Sambil menunggu haus yang menghilang dari tenggorokanku, aku memutuskan untuk memulai pembicaraan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Battle royale final menempatkan 30 pemain di peta yang sama, dan memulai tembak-menembak sekali kita bertemu lawan, dan pemenangnya akan menjadi orang yang berlangsung sampai akhir ... apakah aku benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, Sinon memelototiku melalui kaca kopi, dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lihat, Kamu berniat untuk membiarkanku menjelaskannya, kan? Omong-omong, informasi ini ditulis pada e-mail perusahaan pengoperasian dan dikirim ke peserta. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku-aku melihatnya ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, aku melihat-lihatnya sebentar tadi. Aku ingin membaca spesifik setelah login ke dalam permainan, tapi sebelum itu, aku bertemu Sinon yang veteran, jadi aku kira itu akan lebih cepat baginya untuk mengajarkanku secara langsung ... Aku tidak akan berani mengatakan bahwa, jadi aku hanya berpura-pura batuk untuk melanjutkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... Aku hanya ingin memeriksa apakah ada sesuatu yang salah dengan pemahamanku ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu benar-benar berani untuk mengatakannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahwa suara yang sangat dingin miliknya menyebabkan hatiku membeku setengahnya. Untungnya, Sinon menempatkan kembali gelas di meja dan dengan cepat mulai menjelaskan aturan ronde ini.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Pada dasarnya, itu seperti apa yang Kamu katakan, babak final benar-benar diadakan dengan semua 30 pemain bertarung satu sama lain pada peta yang sama. Posisi awal yang acak, tapi setiap pemain akan setidaknya 1.000 m dari satu sama lain, sehingga tidak akan ada kasus musuh muncul tepat di depanmu tiba-tiba. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;1 ... 1.000 meter? Itu berarti bahwa peta ini agak besar ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak bisa membantu tetapi itu mengganggu, dan laser-seperti biru mata menembak ke arahku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah Kamu benar-benar melihat e-mailnya? Hal ini ditulis dalam paragraf pertama .. Peta babak final adalah lingkaran dengan diameter 10 km. Ini memiliki bukit, hutan dan padang pasir, sehingga tak seorang pun akan memiliki peralatan atau kemampuan yang unggul. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;10-10km!? Itu agak besar ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini seperti ukuran lantai pertama Aincrad kota terapung. Namun, itu berarti bahwa di daerah ini yang cukup besar untuk 10.000 orang untuk berburu, hanya ada 30 orang yang akan dipisahkan dari satu sama lain dengan jarak 1.000 m.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi, apakah bisa kita benar-benar bertemu dengan musuh kita seperti ini? Ada kemungkinan kita bahkan tidak bisa melihat siapa pun sampai saat waktu turnamen habis ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah permainan di mana kita saling bertarung dengan menggunakan senjata, sehingga ada kebutuhan seperti peta yang luas. Senapan sniper memiliki lapangan tembak 1km, dan senapan serbu memiliki sekitar 500 m. Jika semua 30 orang yang semua berada dalam sebuah peta kecil, setiap orang dapat menembak dengan liar, bang bang, ketika mulai, dan lebih dari setengah peserta akan sudah mati. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hahaa, aku mengerti ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengangguk-angguk setuju, dan Sinon dilanjutkan dengan penjelasan rinci nya. Mungkin di balik ini avatar tajam dan dingin adalah baik dan lembut gadis-jika dia tahu bahwa ini adalah apa yang aku pikirkan, dia pasti akan berjalan pergi tanpa menyelesaikannya terlebih dahulu, jadi aku masih terus mendengarkan penjelasannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;-Yah, hanya seperti yang Kamu katakan, Kamu tidak bisa bertempur jika Kamu tidak bertemu musuh. Beberapa orang juga akan memanfaatkannya untuk bersembunyi sampai orang terakhir hidu[. Oleh karena itu, para peserta secara otomatis diberikan alat yang disebut « Satellite Scan Terminal ». &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satelit ... itu beberapa satelit mata-mata atau apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Setiap 15 menit, satelit di udara akan diatur untuk memindai. Pada saat ini, terminal setiap orang akan menerima lokasi dari semua pemain. Dan nama pemain akan ditunjukkan jika Kamu menyentuh kedipan di peta. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mmm... jadi, hanya ada 15 menit untuk bersembunyi di suatu tempat? Jadi kita mungkin akan disergap ketika lokasi kami ditampilkan pada peta, kan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itulah yang terjadi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tersenyum dan bertanya Sinon, yang mengangguk-angguk pergi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi bukankah aturan ini buruk bagi snipers? Bukankah kamu kira untuk menyembunyikan dan menutupi seperti taro dan snipe pada musuh? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menggambarkanku sebagai taro terlalu berlebihan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon memelototiku dengan mata biru berkilaunya, dan kemudian dengan dingin mendengus dan tersenyum bangga.&lt;br /&gt;
&amp;quot;15 menit sudah cukup bagiku untuk menembakkan satu peluru, membunuh satu orang, dan pindah 1km.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah ... apakah begitu ..?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak berpikir bahwa akan menjadi berlebihan. Jika aku mencoba untuk menyergap Sinon melalui informasi satelit, kemungkinan bahwa dia akan menembakku dari kejauh lebih dulu. Aku sangat ingat dalam hatiku, tenggorokanku kering beberapa saat, dan kemudian memikirkan informasi yang ku terima.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh-ini berarti bahwa aku harus terus bergerak dan mencatat pergerakan musuh sekali ronde dimulai, dan kemudian bertahan sampai menjadi yang terakhir ... sesuatu seperti itu. Dan setiap 15 menit, terminal peta di tanganku akan menunjukkan lokasi dari semua pemain, jadi aku dapat memberitahu manaa yang masih hidup dan yang tidak, jadi, apa pemahamanku benar? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada dasarnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengangguk kepalanya mengangguk  dan menghabiskan kopi esnya sebelum dengan paksa meletakkan gelas ke meja dan bersiap-siap untuk bangun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu, tidak ada yang perlu dibicarakan lagi, kan? Aku akan menembakmu tanpa belas kasihan jika aku bertemu denganmu .&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waa, tunggu tunggu, aku hanya tahu intinya saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang benar-benar terdengar seperti baris dari PNS tertentu, aku buru-buru mengulurkan tangan untuk menarik jaket Sinon.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apa lagi yang Kamu inginkan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia menunjukkan ekspresi yang sangat kesal lalu dia menatap jam militer di pergelangan tangan kirinya, aku lalu mengangguk tanpa terlihat sedih, dan Sinon mendesah dengan keras sebelum duduk lagi. Dia menempatkan kedua siku di atas meja, dan kemudian menekan dagu yang kecil melawan jari-jari yang terjalin bersama-sama, memberitahuku untuk melanjutkan dengan isyarat gerakan alisnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, well, aku ... Aku sedang berpikir tentang meminta sesuatu yang sedikit aneh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku tergagap saat aku selesai berbicara dan cepat melambaikan tangan kiri aku untuk memanggil jendela menu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
VRMMO yang berada di spesifikasi «The Seed» mempunyai jendela menu yang hampir sama, jadi aku merubahnya menjadi mode di mana orang lain bisa melihatnya dan cepat menggerakan tab ke bawah.&lt;br /&gt;
Aku menunjukkan halaman dengan nama-nama dari 30 pemai yangn perusahaan pengoperasian kirim ke peserta final BoB. Tentu saja, kita bisa melihat nama-nama final kelompok F, tempat pertama &#039;Kirito&#039; dan &#039;Sinon&#039; tempat kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melirik ke layar yang kutunjukkan padanya sejenak, suatu ekspresi marah muncul di wajah Sinon saat ia mengerutkan dahi seperti kucing-tidak, seperti jaguar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apa, kamu sombong kemenangan Kamu atas aku di final kemarin?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar bahwa geraman rendah iri miliknya, aku buru-buru tersentak dan menggeleng dengan ekspresi serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan , Bukan itu maksudku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin dia melihat perubahan sikapku ? Sinon mengerutkan alisnya yang indah dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Lalu apa yang kamu maksud? Menampilkan ini daftar peserta tiba-tiba. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di antara 30 orang pada daftar nama, berapa banyak yang Kamu tidak tahu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengabaikan Sinon, yang memberikan ekspresi  terkejut karena aku memindahkan jariku ke dalam daftar nama yang tidak benar-benar panjang.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong beritahu  padaku. Hal ini sangat penting bagiku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yah, itu tidak seperti hal aku tidak bisa kuberitahukan ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia masih memiliki sedikit kecurigaan, Sinon masih terus melihat jendela holografik ungu di atas meja, dan mata birunya dengan cepat memindai melalui dari kiri ke kanan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mm ... ini adalah BoB yang ke-3 , jadi aku tahu hampir semua orang di sana. Mereka adalah yang pertama-kali masuk final ... selain pengguna light saber yang menyebalkan , ada 3 orang lain yang aku tidak tahu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;3 dari mereka? Nama mereka? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nn ...« Jyuushi X »dan« Rider Pale », dan ... ini« Sterben »pria, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon kaku membaca beberapa nama, dan aku membaca nama-nama pada jendela untuk memeriksa secara pribadi. Kecuali untuk «Jyuushi X», nama-nama lain yang ditulis dalam abjad Inggris. Aku memejamkan mata dan mengulang tiga nama tadi beberapa kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Sinon tampak setengah-setengah kaget dan cemas saat ia mengatakan kepadaku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi, apa yang terjadi? Kamu telah mengajukan pertanyaan sampai sekarang, namun Kamu belum menjelaskan apa-apa kepadaku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh ... ya ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menggunakan sebuah jawaban yang meragukan untuk mengulur waktu sebelum kupikirkan sebuah jawaban  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3 nama yang Sinon bilang-&lt;br /&gt;
Salah satu dari mereka mungkin menjadi alasan mengapa aku datang ke dunia ini. Dia berhubungan dengan dua kematian misterius, dan juga selamat dari SAO dan menjadi anggota guild merah «Laughin Coffin »-karakternya umumnya dikenal sebagai «Death Gun».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan mengapa aku menyimpulkan ini karena sampai sekarang, Death Gun tetap memakai nama aslinya bukan asal-asalan. Jika memungkinkan, dia benar-benar ingin menggunakan «Death Gun» sebagai nama karakter, tetapi dalam kasus itu, dia akan mendapatkan banyak spam e-mail, dan bahkan akan menimbulkan banyak masalah. Juga, jika karakter yang sebenarnya menjadi sangat terkenal, rumor «Death Gun» dia akan susah payah untuk menghilang. Dengan demikian, dia harus menyembunyikan nama aslinya sampai sekarang, dan Sinon pasti tidak akan tahu keberadaan orang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, yang jadi masalahnya , manakah dari salah satunya adalah «Death Gun» ...&lt;br /&gt;
Ketika aku merenungkannya, aku melihat tangan ramping putih. Tangan itu berada di atas meja dengan jempol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendongak, aku melihat Sinon mempersempit matanya saat dia melotot padaku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku benar-benar akan marah. Apa sih yang kamu lakukan? Apakah ini beberapa strategi untuk membuatku marah dan membuat aku membuat kesalahan di final? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... bukan itu, aku tidak bermaksud begitu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika merasa bahwa tatapan panas yang tajam seperti api itu, aku menggigit bibirku dengan erat.&lt;br /&gt;
Aku benar-benar tidak bisa memutuskan dengan segera apakah aku harus menjelaskan kebenaran kepadanya. Aku percaya rumor bahwa &#039;Ada pemain di GGO yang menyebut dirinya «Death Gun» dan telah menembak di jalan-jalan dan di bar, dan pemain yang ditembak olehnya tidak pernah login lagi&#039; akan lebih luas, tapi masih tidak ada pemain yang akan percaya bahwa mereka dibunuh. Tentu saja, Sinon di depanku mungkin juga sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, aku tidak benar-benar percaya dengan hal ini. Untuk pemain untuk menembakkan peluru dalam permainan untuk membunuh seseorang di kehidupan nyata-benar-benar mustahil tidak peduli apa alasan Kikuoka dan aku disuruh ketika kita membahas hal ini beberapa hari lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sekarang, aku bahkan tidak bisa menertawakan kemampuan Death Gun. Jika orang itu benar-benar merupakan anggota penting dari «Laughin Coffin», dia pasti salah satu pemain pembunuh yang antusias menghilangkan nyawa banyak pemain di Aincrad. Mungkin dia mengembangkan cara tertentu untuk membunuh yang jauh melampaui imajinasiku dan Kikouka  dan selama pengalaman menakutkan itu.  Masih ada kemungkinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika aku mengatakan semua yang kutahu untuk Sinon dan juga bahwa kekuatan Death Gun mungkin nyata-Kamu mungkin akan mati, Kamu tidak harus mengambil bagian dalam turnamen kali ini, akankah dia mendengarkan ku? Tidak, sama sekali tidak. Bahwa citra Sinon saat ia menunjukkan sisi wajah putus asa karena dia hampir ketinggalan pendaftaran setelah berbelanja denganku. Gadis ini harus memiliki beberapa alasan penting mengapa dia harus ambil bagian dalam turnamen BoB ...&lt;br /&gt;
Mata biru yang melotot ini diam padaku-tiba-tiba melunak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berwarna terang bibirnya mengatakan tanpa bergerak terlalu banyak,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jangan bilang bahwa alasan mengapa wajah Kamu tiba-tiba menjadi aneh selama pendahuluan kemarin juga karena itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon dan aku saling bertatap muka, dan untuk sesaat, kita tidak bisa mengatakan apa-apa.&lt;br /&gt;
Namun, aku lupa semua alasan dan pikiranku karena aku mengangguk pergi seperti diminta. Sebuah suara amat kecil keluar dari mulut aku sendiri,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ahhh ... itu benar. Kemarin, aku tiba-tiba dipanggil oleh seseorang yang memainkan VRMMO serupa di kubah bawah tanah ... Aku berpikir bahwa ia akan mengambil bagian dalam pertempuran saat ini. Aku takut bahwa salah satu dari tiga orang itu dia ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu teman-temanmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menggeleng keras mendengar pertanyaan itu Sinon, mengacaukan rambutku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, justru sebaliknya ... kita musuh. Aku dan dia, kita serius mencoba untuk membunuh satu sama lain sebelumnya. Tapi ... Aku tidak ingat nama laki-laki itu saat itu. Aku harus ingat itu. Aku ingin bertemu pemain ini di final ... mencari tahu mengapa dia ada di sini, dan apa yang dia lakukan ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menjelaskan sampai di sini, aku menyadari bahwa kata-kataku mungkin membingungkan Sinon. Dalam permainan VRMMO normal, bahkan pemain di guild lawan secara teknis masih saingan bermain di game yang sama. Ini akan terlalu berlebihan untuk menggunakan judul «musuh».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun-&lt;br /&gt;
Para sniper dengan rambut biru aqua tidak tertawa mendengar kata-kata aku, tapi melebarkan mata kecilnya, dan kemudian bergumam dengan suara lemah yang sistem hampir tidak bisa identifikasi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kamu mencoba membunuh satu sama lain ... musuh ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, ia menggunakan volume lembut yang sama untuk meningkatkan pertanyaan lain yang cukup untuk menembus kesadaran aku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apakah karena gaya bermain kamu yang tidak cocok, atau hubunganmu antara satu sama lain memburuk ketika kamu berada di sebuah pesta karena beberapa masalah? Atau ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar sampai ini, Aku menggeleng dengan refleks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, kami benar-benar mempertaruhkan hidup kita dan berusaha untuk membunuh satu sama lain. Orang itu ... guild laki-laki itu melakukan sesuatu yang tak bisa dimaafkan, dan kedua belah pihak tidak bisa menuju ke sebuah resolusi damai. Kami tidak punya pilihan selain untuk menyelesaikan ini dengan pedang. Aku tidak menyesal melakukan hal ini, tapi ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tahu ini hanya akan mengganggu Sinon, tapi mulutku tidak bisa berhenti. Aku pegangan tangan yang ditempatkan di atas meja, berusaha melihat jauh ke dalam mata biru, dan mencoba untuk memaksa keluar suaraku dari tenggorokanku yang telah mengering.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi, a-aku hanya terus melarikan diri dari tanggung jawab yang harus aku tanggung, dan belum pernah aku memikirkan makna di balik tindakan ini. Sampai hari ini, aku memaksa diriku untuk melupakannya ... tapi sekarang, aku tidak dapat terus untuk melarikan diri. Aku harus memecahkan masalah dengan kepala di depan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata ini tampaknya dikatakan untuk diriku sendiri. Tentu saja, Sinon tidak harus bisa mengerti sama sekali. Saat aku menutup mulutku, Sinon menunduk juga. Pikiran bahwa ia merasakan hal aneh jauh di dalam hatinya bertambah besar sekarang, pikirku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Maaf untuk kata-kata konyol seperti itu. Hanya berpura-puralah kamu tidak pernah mendengarnya. Lagi pula, itu hanya dendam masa lalu ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku memaksa tersenyum dan siap untuk menyederhanakan hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Sinon bergumam mengganggu kata-kata aku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;-&amp;quot; Jika peluru yang kau tembakkan bisa membunuh pemain di dunia nyata, Kamu bisa menekan pelatuk tanpa ragu-ragu &#039;. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku segera tersentak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah pertanyaanku dari dalam diriku untuk Sinon selama final turnamen pendahuluan kemarin. Sebenarnya, aku masih tidak mengerti mengapa aku menanyakan hal ini, tapi pada saat itu, aku bertanya balik langsung, secepat percikan, saat mendengar Sinon bertanya &#039;bagaimana aku bisa menjadi kuat seperti Kamu&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan di dunia game virtual membunuh seorang pemain di dunia nyata. Dari asalnya tidak ada yang mungkin percaya pada rumor «Death Gun» itu, kemungkinan bahwa hal ini tidak mungkin dalam teori. Namun, aturan ini terjadi di dunia yang tidak ada sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, aku hanya bisa berdiam diri, dan Sinon menatap mataku dengan tatapan tajam-dan membuka bibir kecilnya mengatakan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu ... Kirito, mungkin Kamu, dari permainan itu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini pertanyaan yang tampaknya tak bersuara langsung sirna karena meleleh di udara kering bar. Mata biru bimbang melihat ke bawah sebelum gemetar diam-diam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Maaf, aku tidak harus bertanya tentang hal ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tidak, tidak apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku hanya bisa menjawab ini berkaitan dengan permintaan maaf yang tak terduga, dan kami terus melihat satu sama lain dalam keheningan yang menegangkan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak bermaksud untuk mengatakan pada Sinon bahwa aku mantan pemain «Sword Art Online», « yang selamat dari SAO». Tapi kalau aku tidak berkata begitu, dia tidak akan pernah bisa memahami penjelasanku yang barusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon sekarang mungkin mampu memahami arti dari kata «musuh»  yang kugunakan, dan dia akan mampu memahami arti rinci «saling membunuh».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku hanya menunggu dengan diam untuk gadis ini menunjukkan bahwa jijik dan gangguan baginya di matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun-&lt;br /&gt;
Sinon tidak berpaling, dan dia tidak meninggalkan tempat duduknya. Dia membungkuk ke depan dan menatapku. Mata sapphire miliknya, karena alasan tertentu, tampaknya akan memberikan semacam ... mungkin kilatan, permohonan bantuan, ataukah mungkin itu hanya imajinasiku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat berikutnya, Sinon memejamkan mata erat-erat, dan kemudian menggigit bibirnya dengan erat.&lt;br /&gt;
Aku bahkan tidak punya waktu untuk terkejut ketika suasana tegang antara kami menghilang. Setelah menghembuskan napas dalam-dalam, gadis sniper ini memberikan senyuman dan berbisik lembut kepada aku,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yah, sudah waktunya untuk kembali ke kubah menunggu, atau kita tidak akan punya waktu untuk memeriksa peralatan kami dan pemanasan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... ahh, itu benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengangguk, dan Sinon berdiri. Aku melihat jam digital sederhana di pergelangan tangan kiriku, dan melihat bahwa hampir jam 7 pm. Masih ada satu jam sebelum dimulainya turnamen final.&lt;br /&gt;
Ketika kami tiba di lift sederhana di sudut bar besar, Sinon menekan tombol bawah, gerbang besi itu mengeluarkan suara berderit yang meluncur ke samping, dan lift muncul. Saat kami masuk, aku adalah orang yang menekan tombol paling bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam ruang sempit yang memiliki perasaan imajinasi turun dan suara mesin, suara lembut berdering.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu Kamu memiliki kesulitan sendiri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di belakangku, Sinon tampaknya berjalan ke arahku, dan ada sesuatu yang menunjuk pada tengah punggungku. Itu bukan moncong-tapi jari. Katanya dengan nada sedikit kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Namun, janjimu denganku adalah salah satu alasan lain. Aku pasti akan mengembalikan hinaan selama pertempuran kemarin dengan menarik, jadi kamu tidak boleh membiarkan orang lain selain aku menembakmu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengangguk sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan terbesarku ketika aku dive ke GGO adalah untuk berinteraksi dengan «Death Gun» dan memecahkan misteri di balik pembunuhan itu, tapi insiden ini sekarang bukan hanya tentang permintaan Kikuoka Seijirou, tetapi juga terkait denganku. Berpikir dengan tenang, aku harus menghindari duel ini dengan Sinon sniper menakutkan dan mencapai tujuanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi aku bertemu Sinon di dunia ini, berbicara dengannya, dan membangun sebuah hubungan baru dalam pertempuran ini. Aku benar-benar tidak bisa mengabaikan atau meremehkan tindakannya. Itu karena, bahkan di dunia maya yang lain, bahkan jika hal yang menempel di pinggangku adalah pedang cahaya tanpa fisik pedang asli, «Kirito» masih swordsman.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku akan bertahan sampai saat aku melawanmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat aku mengatakan hal ini, jari di belakang punggungku meninggalkan tubuhku, dan suara lembut terdengar lagi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum aku bisa bertanya mengapa dia mengatakan terima kasih, lift berhenti mendadak. Setelah pintu terbuka, hal yang ada di depan lift yang gelap itu adalah bau besi dan asap-bau pertempuran datang ke arahku dan menelanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{SAOIndo Nav|prev=Jilid 6 Bab 8|next=Jilid 6 Bab 10}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_9&amp;diff=224540</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 9</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_9&amp;diff=224540"/>
		<updated>2013-02-07T03:56:09Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab 9==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang aku berada di daerah paling utara ibukota GGO itu, «SBC Gurroken», di sudut dekat menara presidensial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di bawah langit senja ,kulihat lampu neon yang terus bergerak menuju keramaian. Diatasnya tampak sebuah iklan perusahaan. Jika ini ALO,beberapa player mungkin akan mengeluh bahwa ini ‘mengganggu’ penglihatan mereka, tapi pemkamungan menyedihkan ini cocok dengan tema kota gurun futuristic dan tentu saja yang paling mencolok dari 3 iklan disana ialah turnamen «Bullet of Bullets». Tubuhku mulai gemetar saat aku melihat kata-kata merah cerah. Tentu saja, ini bukan karena takut, tapi karena semangat-atau setidaknya aku berharap dapat mempercayainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menghela napas dan berbalik, dan menyibak rambut hitam di pundakku. Sepertinya rambut itu kembali berada di pundakku, aku merasa menyesal melakukannya, tapi aku berhasil meyakinkan diri bahwa pada akhirnya, ini adalah bukti bahwa aku sudah siap untuk menggunakan avatar ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku memutuskan untuk melanjutkan pendaftaran ke di turnamen dan kemudian sedikit menjauh dari vila presidensil , tapi ada beberapa orang menatapku dari kedua sisi jalan.  Entah mengapa aku merasa tidak tahan lagi. Aku ingin menatap mereka balik, tetapi aku memutuskan untuk tidak melakukannya pada akhirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, mereka tidak benar-benar memperhatikan aku. Hanya saja avatar aku di sini tampak seperti seorang gadis-gadis cantik pada jaman sekarang. Jika kami bertukar posisi, mungkin aku akan melihatnya juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, mereka tidak hanya menatapku, kadang-kadang dua atau tiga pemain datang untuk berbicara denganku. Namun, orang-orang akan segera menjaga jarak mereka setelah mereka melihatku mendekat. Aku kira alasannya adalah karena semua orang melihatku bertarung seperti pengamuk dengan Photon Sword dan menyerang  musuh kemarin selama pendahuluan dari BoB.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Turnamen hanya mengungkapkan nama dan jumlah peserta yang berpartisipasi di turnamen dari data peserta, dan «Kirito» adalah nama netral. Itulah mengapa semua orang di GGO merasa bahwa aku adalah «seorang gadis yang juga seorang psikopat, pembunuh buas yang sengaja memilih untuk mengayunkan pedang, bukannya pistol».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak benar-benar ingin dipkamung sebagai orang yang seperti itu, tetapi kesalahpahaman yang sia-sia jika aku bisa membiarkan pemain lain di final BoB ragu. Selain itu, tujuanku bukan untuk menang, tapi untuk bertemu orang yang berjubah itu -«Death Gun».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The «Death Gun» &#039;nama itu tidak ada di antara 30 finalis, tetapi dia pasti berpartisipasi di final. Jika tujuannya adalah untuk memamerkan kekuasaannya di dunia GGO, BoB akan menjadi panggung terbaik agar semua orang bisa menyaksikannya . Death Gun itu nama aslinya meskipun itu terdengar aneh, seharusnya merupakan nama dari karakter lain dalam sistem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, aku harus menemukan namanya, dan kemudian berbicara dengannya lagi di turnamen. Setelah aku mengetahui nama yang digunakan di SAO, aku dapat menggunakan informasi tersebut untuk mengetahui namanya di dunia nyata. Kikuoka Seijirou mengatakan bahwa ia dapat mengakses data akun pemain yang telah menjadi rahasia. Setelah kita mengenal nama asli orang itu, kita harus bisa mencari tahu apakah ia benar-benar membunuh «Zekushiido» dan «Usujio Tarako», tidak, jika ia benar-benar bisa membunuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, selama proses ini, aku harus mengingat kejahatan dimasa laluku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasa takut ini masih belum hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi ini adalah emosi  yang diperlukan untuk mencegah diriku untuk melarikan diri, melupakannya.&lt;br /&gt;
Aku mengepalkan kedua tangannya, menginjak keras di tanah dengan sepatu tempurku, dan menuju ke menara besar dari Presidensial estate yang secara berada di depanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai turnamen melawan orang lain, aku akan merasa senang selama berada di ALO, dan bahkan selama SAO.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa diduga meskipun, aku mengikuti turnamen ini dengan rasa takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya aku menunjukan senyum wajah depresi, aku menaiki tangga lebar yang mengarah ke menara, dan melihat syal berwarna familiar melambai di lorong pintu masuk di depanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tanpa melihat rambut pendek biru dan kaki panjang yang memanjang dari bawah jaket, aku tahu bahwa itu adalah avatar lawan terakhirku di babak pendahuluan kemarin-penembak jitu «Sinon». Dia adalah satu-satunya orang aku tahu di GGO, tapi aku masih ragu apa aku harus berjalan ke depan untuk menyapanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya aku dengan cepat kehilangan beberapa moment yang telah aku gali sejak berada di dunia ini kemarin , aku harus menguatkan diri dan meminta Sinon, dan hanya bertemu, dan pada saat itu, aku tidak segera menyadari bahwa ia mengira aku sebagai pemain wanita karena penampilanku dan entah bagaimana akhirnya aku berperilaku sebagai «seorang gadis pemula yang tidak tahu apa yang harus dilakukan pada semua». Selain memintanya untuk menjelaskan mekanisme permainan dan membantuku untuk memilih equipmentku, aku bahkan pergi ke laut dengan menyaksikan avatarnya hanya mengenakan celana dalamnya di rest area.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak-Bukan itu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat turnamen, aku tiba-tiba bertemu player «Death Gun» dan dia mendekatiku. Aku tahu dia «selamat dari SAO» dan juga anggota dari guild merah «Laughin Coffin», yang benar-benar mengejutkanku. Dengan demikian, dalam final melawan Sinon setelah itu, aku hampir menyerah. Pada dasarnya, aku  lemah selama awal pertempuran, aku berharap Sinon menembakku pada fatal round sehingga aku bisa kalah dalam battle.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Sinon tidak melakukan hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menembak 6 kali yang menimbulkan percikan berwarna putih kebiruan karena marah, lalu membuang kesempatannya, dan menghampiriku dan berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengatakan, berhenti berckamu, aku harus mati sendiri jika aku ingin, dan mengatakan bahwa itu hakku untuk berpikir bahwa ini hanya pertandingan dalam permainan, tapi aku tidak perlu memaksakan kehendakku pada orang lain-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, kata-kata ini sangat menyakitkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, aku mengatakan hal yang sama kepada orang lain beberapa waktu yang lalu.&lt;br /&gt;
Hal itu terjadi empat tahun lalu. Pada waktu itu, aku hanya dipromosikan saat tahun kedua sekolah menengah, dan sangat beruntung, atau lebih tepatnya, beruntung untuk dipilih sebagai pemain dari «Sword Art Online Beta Tester», dan sehari-hari, aku dive ke dalam hal yang aku tidak sadari bahwa itu permainan kematian , kota terapung Aincrad sampai keesokan paginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini benar-benar sedikit memalukan bagiku untuk mengatakannya , tetapi «Kirito» yang kemudian menjadi seorang prajurit legendaris yang tidak akan berinteraksi dengan orang-orang kembali kemudian dibandingkan dengan sekarang meskipun aku menjadi sedikit terkenal karena berada di antara bagian atas dalam PvP event, jadi aku tidak punya orang yang bisa kuhubungi dalam permainan. Namun, di antara orang-orang yang aku tahu, masih ada beberapa pemain yang aku pikir bahwa aku bisa berteman dengan mereka. Salah satunya adalah berwatak halus, swordsman berambut teh aku sering bertemu di acara duel. Dia terampil dalam menggunakan pedang satu tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang ini sering bertarung dengan logika yang bagus dan indera yang tajam, dan aku selalu berharap untuk bertemu dengannya di final turnamen. Aku diam-diam berharap melawan dia di final, tetapi ketika tahap itu akhirnya tiba-aku menerima kejutan besar. Pada saat-saat terakhir dari pertempuran hebat ini, ia sengaja berpikir bahwa ia harus mampu menghindari. Aku menduga bahwa dia sengaja kalah untuk memperoleh uang dari perjudian, dan pada dasarnya aku mengecam dia dengan kata-kata Sinon ucapkan padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku diomeli seperti bagaimana aku memarahinya selama tahap akhir dari turnamen BoB, jadi aku tulus meminta maaf kepada Sinon. Meskipun kita berhadapan dengan orang lain, itu seharus sulit bagi Sinon untuk menerimanya. Tidak peduli apa, dia penembak jitu, dan senjata terbesarnya adalah untuk menembak jarak jauh mereka yakin mereka dapat membunuh dengan  peluru mereka. Selama pertempuran turnamen hari ini, aku kira dia akan mencoba untuk menembak peluru balas dendam yang mengarah tepat diantara dahiku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena alasan yang disebutkan di atas-atau lebih tepatnya, karena aku penyebab semuanya, aku ragu apakah aku harus menyapa Sinon, yang berada beberapa langkah di depanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi setelah beberapa detik, aku menepis keraguanku dan mengambil langkah-langkah besar menaiki tangga sebelum memanggilnya dengan namanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yo, Sinon, tolong bimbing aku hari ini juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syal miliknya yang tampak seperti ekor yang berhenti, dan rambut aqua blue tampak seperti kucing yang menunjuk ke atas. Gadis sniper yang berputar dengan kaki kanan sebagai sumbu nya memberikan ekspresi jengkel yang menunjukkan bahwa dia sangat membenciku, dan kemudian dengan dingin berkata.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tolong bimbing aku. Apa yang kamu maksud dengan itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemarahan di mata birunya membuat aku segera menyesalinya, tapi aku tidak memanggilnya hanya untuk sia-sia. Ini akan menjadi buruk jika aku mengatakan sesuatu yang salah dan membuatnya mengabaikanku. Jadi, aku berkata dengan ekspresi agak serius,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja ... Aku berharap kami berdua bisa bertarung dengan semua yang kita punya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhentilah bersikap menjijikkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Sepertinya aku melakukan kesalahan fatal. Namun, aku tidak menyerah karena aku melanjutkan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Omong-omong, mengapa kamu login begitu cepat? Masih ada 3 jam sebelum turnamen. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukankah itu karena seseorang tertentu menyebabkanku hampir kehilangan pendaftaran kemarin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon melihat jauh dan menggerutu sebelum melirik padaku, yang membuatku keringat dingin.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Omong-omong, kamu tidak masuk sekarang juga? Kenapa kamu bicara seperti aku orang yang tidak ada hubungannya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;La-Lalu, mari kita gunakan waktu ini dengan efektif! Bagaimana kalau kita minum sebelum pertempuran dimulai ... tidak, pertukaran informasi ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar tidak berani mengatakan ini dengan seseorang yang nyata di dunia nyata. Tidak, mengingat aku sudah punya pacar yaitu Asuna, itu tidak dapat dimaafkan bahkan di dunia maya. Namun, aku berani bersumpah kepada Tuhan bahwa ini bukan tentang mencoba untuk meluangkan waktu di dunia VR, namun untuk memenuhi tugas dan misiku, dan juga langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan diri Sinon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Pada akhirnya, Sinon sepertinya dia tidak menyadari kesulitanku seperti saat dia memelototiku selama beberapa detik sebelum men dan mengangguk-angguk dengan tindakan minimal.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah kalau begitu, aku akan menjadi orang yang memberitahumu semua informasi lagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;II, well ... itu bukan berarti aku tidak mau ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berhasil bergumam dengan samar-samar dan harus berlari untuk tetap dengan Sinon, yang berjalan jauh di depanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyelesaikan pendaftaran kami di aula presidensial estate melalui mesin yang ada disana, Sinon membawaku ke daerah bawah tanah yang besar yang luas. Seperti lampu yang diredupkan seminimal mungkin diseluruh tempat, aku hampir tidak bisa melihat wajah para pemain yang berkumpul di meja yang berbeda. Beberapa layar panel monitor besar di langit-langit yang mempesona dengan warna aslinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon masuk ke tempat yang jauh kedalam dalam dan kemudian melihat menu yang ditampilkan sebuah mesin minuman. Dia kemudian menekan tombol kecil di samping label es kopi. Segera, ia membuka lubangnya , dan gelas yang diisi dengan cairan hitam muncul dari dalam. Dibandingkan dengan harus memesan makanan kita dengan NPC dan menunggu mereka untuk melayani di Aincrad, metode ini agak sederhana, tetapi juga tidak sesuai dengan atmosfer permainan GGO.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menekan tombol untuk ginger ale dan meraih gelas yang muncul sebelum meneguk setengahnya. Sambil menunggu haus yang menghilang dari tenggorokanku, aku memutuskan untuk memulai pembicaraan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Battle royale final menempatkan 30 pemain di peta yang sama, dan memulai tembak-menembak sekali kita bertemu lawan, dan pemenangnya akan menjadi orang yang berlangsung sampai akhir ... apakah aku benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, Sinon memelototiku melalui kaca kopi, dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lihat, Kamu berniat untuk membiarkanku menjelaskannya, kan? Omong-omong, informasi ini ditulis pada e-mail perusahaan pengoperasian dan dikirim ke peserta. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku-aku melihatnya ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, aku melihat-lihatnya sebentar tadi. Aku ingin membaca spesifik setelah login ke dalam permainan, tapi sebelum itu, aku bertemu Sinon yang veteran, jadi aku kira itu akan lebih cepat baginya untuk mengajarkanku secara langsung ... Aku tidak akan berani mengatakan bahwa, jadi aku hanya berpura-pura batuk untuk melanjutkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... Aku hanya ingin memeriksa apakah ada sesuatu yang salah dengan pemahamanku ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu benar-benar berani untuk mengatakannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahwa suara yang sangat dingin miliknya menyebabkan hatiku membeku setengahnya. Untungnya, Sinon menempatkan kembali gelas di meja dan dengan cepat mulai menjelaskan aturan ronde ini.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Pada dasarnya, itu seperti apa yang Kamu katakan, babak final benar-benar diadakan dengan semua 30 pemain bertarung satu sama lain pada peta yang sama. Posisi awal yang acak, tapi setiap pemain akan setidaknya 1.000 m dari satu sama lain, sehingga tidak akan ada kasus musuh muncul tepat di depanmu tiba-tiba. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;1 ... 1.000 meter? Itu berarti bahwa peta ini agak besar ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak bisa membantu tetapi itu mengganggu, dan laser-seperti biru mata menembak ke arahku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah Kamu benar-benar melihat e-mailnya? Hal ini ditulis dalam paragraf pertama .. Peta babak final adalah lingkaran dengan diameter 10 km. Ini memiliki bukit, hutan dan padang pasir, sehingga tak seorang pun akan memiliki peralatan atau kemampuan yang unggul. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;10-10km!? Itu agak besar ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini seperti ukuran lantai pertama Aincrad kota terapung. Namun, itu berarti bahwa di daerah ini yang cukup besar untuk 10.000 orang untuk berburu, hanya ada 30 orang yang akan dipisahkan dari satu sama lain dengan jarak 1.000 m.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi, apakah bisa kita benar-benar bertemu dengan musuh kita seperti ini? Ada kemungkinan kita bahkan tidak bisa melihat siapa pun sampai saat waktu turnamen habis ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah permainan di mana kita saling bertarung dengan menggunakan senjata, sehingga ada kebutuhan seperti peta yang luas. Senapan sniper memiliki lapangan tembak 1km, dan senapan serbu memiliki sekitar 500 m. Jika semua 30 orang yang semua berada dalam sebuah peta kecil, setiap orang dapat menembak dengan liar, bang bang, ketika mulai, dan lebih dari setengah peserta akan sudah mati. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hahaa, aku mengerti ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengangguk-angguk setuju, dan Sinon dilanjutkan dengan penjelasan rinci nya. Mungkin di balik ini avatar tajam dan dingin adalah baik dan lembut gadis-jika dia tahu bahwa ini adalah apa yang aku pikirkan, dia pasti akan berjalan pergi tanpa menyelesaikannya terlebih dahulu, jadi aku masih terus mendengarkan penjelasannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;-Yah, hanya seperti yang Kamu katakan, Kamu tidak bisa bertempur jika Kamu tidak bertemu musuh. Beberapa orang juga akan memanfaatkannya untuk bersembunyi sampai orang terakhir hidu[. Oleh karena itu, para peserta secara otomatis diberikan alat yang disebut « Satellite Scan Terminal ». &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satelit ... itu beberapa satelit mata-mata atau apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Setiap 15 menit, satelit di udara akan diatur untuk memindai. Pada saat ini, terminal setiap orang akan menerima lokasi dari semua pemain. Dan nama pemain akan ditunjukkan jika Kamu menyentuh kedipan di peta. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mmm... jadi, hanya ada 15 menit untuk bersembunyi di suatu tempat? Jadi kita mungkin akan disergap ketika lokasi kami ditampilkan pada peta, kan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itulah yang terjadi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tersenyum dan bertanya Sinon, yang mengangguk-angguk pergi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi bukankah aturan ini buruk bagi snipers? Bukankah kamu kira untuk menyembunyikan dan menutupi seperti taro dan snipe pada musuh? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menggambarkanku sebagai taro terlalu berlebihan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon memelototiku dengan mata biru berkilaunya, dan kemudian dengan dingin mendengus dan tersenyum bangga.&lt;br /&gt;
&amp;quot;15 menit sudah cukup bagiku untuk menembakkan satu peluru, membunuh satu orang, dan pindah 1km.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah ... apakah begitu ..?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak berpikir bahwa akan menjadi berlebihan. Jika aku mencoba untuk menyergap Sinon melalui informasi satelit, kemungkinan bahwa dia akan menembakku dari kejauh lebih dulu. Aku sangat ingat dalam hatiku, tenggorokanku kering beberapa saat, dan kemudian memikirkan informasi yang ku terima.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh-ini berarti bahwa aku harus terus bergerak dan mencatat pergerakan musuh sekali ronde dimulai, dan kemudian bertahan sampai menjadi yang terakhir ... sesuatu seperti itu. Dan setiap 15 menit, terminal peta di tanganku akan menunjukkan lokasi dari semua pemain, jadi aku dapat memberitahu manaa yang masih hidup dan yang tidak, jadi, apa pemahamanku benar? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada dasarnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengangguk kepalanya mengangguk  dan menghabiskan kopi esnya sebelum dengan paksa meletakkan gelas ke meja dan bersiap-siap untuk bangun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu, tidak ada yang perlu dibicarakan lagi, kan? Aku akan menembakmu tanpa belas kasihan jika aku bertemu denganmu .&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waa, tunggu tunggu, aku hanya tahu intinya saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang benar-benar terdengar seperti baris dari PNS tertentu, aku buru-buru mengulurkan tangan untuk menarik jaket Sinon.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apa lagi yang Kamu inginkan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia menunjukkan ekspresi yang sangat kesal lalu dia menatap jam militer di pergelangan tangan kirinya, aku lalu mengangguk tanpa terlihat sedih, dan Sinon mendesah dengan keras sebelum duduk lagi. Dia menempatkan kedua siku di atas meja, dan kemudian menekan dagu yang kecil melawan jari-jari yang terjalin bersama-sama, memberitahuku untuk melanjutkan dengan isyarat gerakan alisnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, well, aku ... Aku sedang berpikir tentang meminta sesuatu yang sedikit aneh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku tergagap saat aku selesai berbicara dan cepat melambaikan tangan kiri aku untuk memanggil jendela menu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
VRMMO yang berada di spesifikasi «The Seed» mempunyai jendela menu yang hampir sama, jadi aku merubahnya menjadi mode di mana orang lain bisa melihatnya dan cepat menggerakan tab ke bawah.&lt;br /&gt;
Aku menunjukkan halaman dengan nama-nama dari 30 pemai yangn perusahaan pengoperasian kirim ke peserta final BoB. Tentu saja, kita bisa melihat nama-nama final kelompok F, tempat pertama &#039;Kirito&#039; dan &#039;Sinon&#039; tempat kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melirik ke layar yang kutunjukkan padanya sejenak, suatu ekspresi marah muncul di wajah Sinon saat ia mengerutkan dahi seperti kucing-tidak, seperti jaguar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apa, kamu sombong kemenangan Kamu atas aku di final kemarin?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar bahwa geraman rendah iri miliknya, aku buru-buru tersentak dan menggeleng dengan ekspresi serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan , Bukan itu maksudku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin dia melihat perubahan sikapku ? Sinon mengerutkan alisnya yang indah dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Lalu apa yang kamu maksud? Menampilkan ini daftar peserta tiba-tiba. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di antara 30 orang pada daftar nama, berapa banyak yang Kamu tidak tahu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengabaikan Sinon, yang memberikan ekspresi  terkejut karena aku memindahkan jariku ke dalam daftar nama yang tidak benar-benar panjang.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong beritahu  padaku. Hal ini sangat penting bagiku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yah, itu tidak seperti hal aku tidak bisa kuberitahukan ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia masih memiliki sedikit kecurigaan, Sinon masih terus melihat jendela holografik ungu di atas meja, dan mata birunya dengan cepat memindai melalui dari kiri ke kanan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mm ... ini adalah BoB yang ke-3 , jadi aku tahu hampir semua orang di sana. Mereka adalah yang pertama-kali masuk final ... selain pengguna light saber yang menyebalkan , ada 3 orang lain yang aku tidak tahu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;3 dari mereka? Nama mereka? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nn ...« Jyuushi X »dan« Rider Pale », dan ... ini« Sterben »pria, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon kaku membaca beberapa nama, dan aku membaca nama-nama pada jendela untuk memeriksa secara pribadi. Kecuali untuk «Jyuushi X», nama-nama lain yang ditulis dalam abjad Inggris. Aku memejamkan mata dan mengulang tiga nama tadi beberapa kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Sinon tampak setengah-setengah kaget dan cemas saat ia mengatakan kepadaku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi, apa yang terjadi? Kamu telah mengajukan pertanyaan sampai sekarang, namun Kamu belum menjelaskan apa-apa kepadaku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh ... ya ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menggunakan sebuah jawaban yang meragukan untuk mengulur waktu sebelum kupikirkan sebuah jawaban  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3 nama yang Sinon bilang-&lt;br /&gt;
Salah satu dari mereka mungkin menjadi alasan mengapa aku datang ke dunia ini. Dia berhubungan dengan dua kematian misterius, dan juga selamat dari SAO dan menjadi anggota guild merah «Laughin Coffin »-karakternya umumnya dikenal sebagai «Death Gun».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan mengapa aku menyimpulkan ini karena sampai sekarang, Death Gun tetap memakai nama aslinya bukan asal-asalan. Jika memungkinkan, dia benar-benar ingin menggunakan «Death Gun» sebagai nama karakter, tetapi dalam kasus itu, dia akan mendapatkan banyak spam e-mail, dan bahkan akan menimbulkan banyak masalah. Juga, jika karakter yang sebenarnya menjadi sangat terkenal, rumor «Death Gun» dia akan susah payah untuk menghilang. Dengan demikian, dia harus menyembunyikan nama aslinya sampai sekarang, dan Sinon pasti tidak akan tahu keberadaan orang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, yang jadi masalahnya , manakah dari salah satunya adalah «Death Gun» ...&lt;br /&gt;
Ketika aku merenungkannya, aku melihat tangan ramping putih. Tangan itu berada di atas meja dengan jempol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendongak, aku melihat Sinon mempersempit matanya saat dia melotot padaku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku benar-benar akan marah. Apa sih yang kamu lakukan? Apakah ini beberapa strategi untuk membuatku marah dan membuat aku membuat kesalahan di final? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... bukan itu, aku tidak bermaksud begitu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika merasa bahwa tatapan panas yang tajam seperti api itu, aku menggigit bibirku dengan erat.&lt;br /&gt;
Aku benar-benar tidak bisa memutuskan dengan segera apakah aku harus menjelaskan kebenaran kepadanya. Aku percaya rumor bahwa &#039;Ada pemain di GGO yang menyebut dirinya «Death Gun» dan telah menembak di jalan-jalan dan di bar, dan pemain yang ditembak olehnya tidak pernah login lagi&#039; akan lebih luas, tapi masih tidak ada pemain yang akan percaya bahwa mereka dibunuh. Tentu saja, Sinon di depanku mungkin juga sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, aku tidak benar-benar percaya dengan hal ini. Untuk pemain untuk menembakkan peluru dalam permainan untuk membunuh seseorang di kehidupan nyata-benar-benar mustahil tidak peduli apa alasan Kikuoka dan aku disuruh ketika kita membahas hal ini beberapa hari lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sekarang, aku bahkan tidak bisa menertawakan kemampuan Death Gun. Jika orang itu benar-benar merupakan anggota penting dari «Laughin Coffin», dia pasti salah satu pemain pembunuh yang antusias menghilangkan nyawa banyak pemain di Aincrad. Mungkin dia mengembangkan cara tertentu untuk membunuh yang jauh melampaui imajinasiku dan Kikouka  dan selama pengalaman menakutkan itu.  Masih ada kemungkinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika aku mengatakan semua yang kutahu untuk Sinon dan juga bahwa kekuatan Death Gun mungkin nyata-Kamu mungkin akan mati, Kamu tidak harus mengambil bagian dalam turnamen kali ini, akankah dia mendengarkan ku? Tidak, sama sekali tidak. Bahwa citra Sinon saat ia menunjukkan sisi wajah putus asa karena dia hampir ketinggalan pendaftaran setelah berbelanja denganku. Gadis ini harus memiliki beberapa alasan penting mengapa dia harus ambil bagian dalam turnamen BoB ...&lt;br /&gt;
Mata biru yang melotot ini diam padaku-tiba-tiba melunak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berwarna terang bibirnya mengatakan tanpa bergerak terlalu banyak,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jangan bilang bahwa alasan mengapa wajah Kamu tiba-tiba menjadi aneh selama pendahuluan kemarin juga karena itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon dan aku saling bertatap muka, dan untuk sesaat, kita tidak bisa mengatakan apa-apa.&lt;br /&gt;
Namun, aku lupa semua alasan dan pikiranku karena aku mengangguk pergi seperti diminta. Sebuah suara amat kecil keluar dari mulut aku sendiri,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ahhh ... itu benar. Kemarin, aku tiba-tiba dipanggil oleh seseorang yang memainkan VRMMO serupa di kubah bawah tanah ... Aku berpikir bahwa ia akan mengambil bagian dalam pertempuran saat ini. Aku takut bahwa salah satu dari tiga orang itu dia ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu teman-temanmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menggeleng keras mendengar pertanyaan itu Sinon, mengacaukan rambutku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, justru sebaliknya ... kita musuh. Aku dan dia, kita serius mencoba untuk membunuh satu sama lain sebelumnya. Tapi ... Aku tidak ingat nama laki-laki itu saat itu. Aku harus ingat itu. Aku ingin bertemu pemain ini di final ... mencari tahu mengapa dia ada di sini, dan apa yang dia lakukan ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menjelaskan sampai di sini, aku menyadari bahwa kata-kataku mungkin membingungkan Sinon. Dalam permainan VRMMO normal, bahkan pemain di guild lawan secara teknis masih saingan bermain di game yang sama. Ini akan terlalu berlebihan untuk menggunakan judul «musuh».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun-&lt;br /&gt;
Para sniper dengan rambut biru aqua tidak tertawa mendengar kata-kata aku, tapi melebarkan mata kecilnya, dan kemudian bergumam dengan suara lemah yang sistem hampir tidak bisa identifikasi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kamu mencoba membunuh satu sama lain ... musuh ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, ia menggunakan volume lembut yang sama untuk meningkatkan pertanyaan lain yang cukup untuk menembus kesadaran aku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apakah karena gaya bermain kamu yang tidak cocok, atau hubunganmu antara satu sama lain memburuk ketika kamu berada di sebuah pesta karena beberapa masalah? Atau ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar sampai ini, Aku menggeleng dengan refleks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, kami benar-benar mempertaruhkan hidup kita dan berusaha untuk membunuh satu sama lain. Orang itu ... guild laki-laki itu melakukan sesuatu yang tak bisa dimaafkan, dan kedua belah pihak tidak bisa menuju ke sebuah resolusi damai. Kami tidak punya pilihan selain untuk menyelesaikan ini dengan pedang. Aku tidak menyesal melakukan hal ini, tapi ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tahu ini hanya akan mengganggu Sinon, tapi mulutku tidak bisa berhenti. Aku pegangan tangan yang ditempatkan di atas meja, berusaha melihat jauh ke dalam mata biru, dan mencoba untuk memaksa keluar suaraku dari tenggorokanku yang telah mengering.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi, a-aku hanya terus melarikan diri dari tanggung jawab yang harus aku tanggung, dan belum pernah aku memikirkan makna di balik tindakan ini. Sampai hari ini, aku memaksa diriku untuk melupakannya ... tapi sekarang, aku tidak dapat terus untuk melarikan diri. Aku harus memecahkan masalah dengan kepala di depan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata ini tampaknya dikatakan untuk diriku sendiri. Tentu saja, Sinon tidak harus bisa mengerti sama sekali. Saat aku menutup mulutku, Sinon menunduk juga. Pikiran bahwa ia merasakan hal aneh jauh di dalam hatinya bertambah besar sekarang, pikirku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Maaf untuk kata-kata konyol seperti itu. Hanya berpura-puralah kamu tidak pernah mendengarnya. Lagi pula, itu hanya dendam masa lalu ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku memaksa tersenyum dan siap untuk menyederhanakan hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Sinon bergumam mengganggu kata-kata aku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;-&amp;quot; Jika peluru yang kau tembakkan bisa membunuh pemain di dunia nyata, Kamu bisa menekan pelatuk tanpa ragu-ragu &#039;. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku segera tersentak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah pertanyaanku dari dalam diriku untuk Sinon selama final turnamen pendahuluan kemarin. Sebenarnya, aku masih tidak mengerti mengapa aku menanyakan hal ini, tapi pada saat itu, aku bertanya balik langsung, secepat percikan, saat mendengar Sinon bertanya &#039;bagaimana aku bisa menjadi kuat seperti Kamu&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan di dunia game virtual membunuh seorang pemain di dunia nyata. Dari asalnya tidak ada yang mungkin percaya pada rumor «Death Gun» itu, kemungkinan bahwa hal ini tidak mungkin dalam teori. Namun, aturan ini terjadi di dunia yang tidak ada sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, aku hanya bisa berdiam diri, dan Sinon menatap mataku dengan tatapan tajam-dan membuka bibir kecilnya mengatakan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu ... Kirito, mungkin Kamu, dari permainan itu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini pertanyaan yang tampaknya tak bersuara langsung sirna karena meleleh di udara kering bar. Mata biru bimbang melihat ke bawah sebelum gemetar diam-diam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Maaf, aku tidak harus bertanya tentang hal ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tidak, tidak apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku hanya bisa menjawab ini berkaitan dengan permintaan maaf yang tak terduga, dan kami terus melihat satu sama lain dalam keheningan yang menegangkan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak bermaksud untuk mengatakan pada Sinon bahwa aku mantan pemain «Sword Art Online», « yang selamat dari SAO». Tapi kalau aku tidak berkata begitu, dia tidak akan pernah bisa memahami penjelasanku yang barusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon sekarang mungkin mampu memahami arti dari kata «musuh»  yang kugunakan, dan dia akan mampu memahami arti rinci «saling membunuh».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku hanya menunggu dengan diam untuk gadis ini menunjukkan bahwa jijik dan gangguan baginya di matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun-&lt;br /&gt;
Sinon tidak berpaling, dan dia tidak meninggalkan tempat duduknya. Dia membungkuk ke depan dan menatapku. Mata sapphire miliknya, karena alasan tertentu, tampaknya akan memberikan semacam ... mungkin kilatan, permohonan bantuan, ataukah mungkin itu hanya imajinasiku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat berikutnya, Sinon memejamkan mata erat-erat, dan kemudian menggigit bibirnya dengan erat.&lt;br /&gt;
Aku bahkan tidak punya waktu untuk terkejut ketika suasana tegang antara kami menghilang. Setelah menghembuskan napas dalam-dalam, gadis sniper ini memberikan senyuman dan berbisik lembut kepada aku,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yah, sudah waktunya untuk kembali ke kubah menunggu, atau kita tidak akan punya waktu untuk memeriksa peralatan kami dan pemanasan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... ahh, itu benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengangguk, dan Sinon berdiri. Aku melihat jam digital sederhana di pergelangan tangan kiriku, dan melihat bahwa hampir jam 7 pm. Masih ada satu jam sebelum dimulainya turnamen final.&lt;br /&gt;
Ketika kami tiba di lift sederhana di sudut bar besar, Sinon menekan tombol bawah, gerbang besi itu mengeluarkan suara berderit yang meluncur ke samping, dan lift muncul. Saat kami masuk, aku adalah orang yang menekan tombol paling bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam ruang sempit yang memiliki perasaan imajinasi turun dan suara mesin, suara lembut berdering.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu Kamu memiliki kesulitan sendiri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di belakangku, Sinon tampaknya berjalan ke arahku, dan ada sesuatu yang menunjuk pada tengah punggungku. Itu bukan moncong-tapi jari. Katanya dengan nada sedikit kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Namun, janjimu denganku adalah salah satu alasan lain. Aku pasti akan mengembalikan hinaan selama pertempuran kemarin dengan menarik, jadi kamu tidak boleh membiarkan orang lain selain aku menembakmu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengangguk sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan terbesarku ketika aku dive ke GGO adalah untuk berinteraksi dengan «Death Gun» dan memecahkan misteri di balik pembunuhan itu, tapi insiden ini sekarang bukan hanya tentang permintaan Kikuoka Seijirou, tetapi juga terkait denganku. Berpikir dengan tenang, aku harus menghindari duel ini dengan Sinon sniper menakutkan dan mencapai tujuanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi aku bertemu Sinon di dunia ini, berbicara dengannya, dan membangun sebuah hubungan baru dalam pertempuran ini. Aku benar-benar tidak bisa mengabaikan atau meremehkan tindakannya. Itu karena, bahkan di dunia maya yang lain, bahkan jika hal yang menempel di pinggangku adalah pedang cahaya tanpa fisik pedang asli, «Kirito» masih swordsman.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku akan bertahan sampai saat aku melawanmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat aku mengatakan hal ini, jari di belakang punggungku meninggalkan tubuhku, dan suara lembut terdengar lagi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum aku bisa bertanya mengapa dia mengatakan terima kasih, lift berhenti mendadak. Setelah pintu terbuka, hal yang ada di depan lift yang gelap itu adalah bau besi dan asap-bau pertempuran datang ke arahku dan menelanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;{{Nav|{{FULLPAGENAME}}|{{SAO List v6}}|Sword Art Online}}&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_9&amp;diff=224539</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 9</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_9&amp;diff=224539"/>
		<updated>2013-02-07T03:47:03Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Bab 9&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang aku berada di daerah paling utara ibukota GGO itu, «SBC Gurroken», di sudut dekat menara presidensial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di bawah langit senja ,kulihat lampu neon yang terus bergerak menuju keramaian. Diatasnya tampak sebuah iklan perusahaan. Jika ini ALO,beberapa player mungkin akan mengeluh bahwa ini ‘mengganggu’ penglihatan mereka, tapi pemkamungan menyedihkan ini cocok dengan tema kota gurun futuristic dan tentu saja yang paling mencolok dari 3 iklan disana ialah turnamen «Bullet of Bullets». Tubuhku mulai gemetar saat aku melihat kata-kata merah cerah. Tentu saja, ini bukan karena takut, tapi karena semangat-atau setidaknya aku berharap dapat mempercayainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menghela napas dan berbalik, dan menyibak rambut hitam di pundakku. Sepertinya rambut itu kembali berada di pundakku, aku merasa menyesal melakukannya, tapi aku berhasil meyakinkan diri bahwa pada akhirnya, ini adalah bukti bahwa aku sudah siap untuk menggunakan avatar ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku memutuskan untuk melanjutkan pendaftaran ke di turnamen dan kemudian sedikit menjauh dari vila presidensil , tapi ada beberapa orang menatapku dari kedua sisi jalan.  Entah mengapa aku merasa tidak tahan lagi. Aku ingin menatap mereka balik, tetapi aku memutuskan untuk tidak melakukannya pada akhirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, mereka tidak benar-benar memperhatikan aku. Hanya saja avatar aku di sini tampak seperti seorang gadis-gadis cantik pada jaman sekarang. Jika kami bertukar posisi, mungkin aku akan melihatnya juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, mereka tidak hanya menatapku, kadang-kadang dua atau tiga pemain datang untuk berbicara denganku. Namun, orang-orang akan segera menjaga jarak mereka setelah mereka melihatku mendekat. Aku kira alasannya adalah karena semua orang melihatku bertarung seperti pengamuk dengan Photon Sword dan menyerang  musuh kemarin selama pendahuluan dari BoB.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Turnamen hanya mengungkapkan nama dan jumlah peserta yang berpartisipasi di turnamen dari data peserta, dan «Kirito» adalah nama netral. Itulah mengapa semua orang di GGO merasa bahwa aku adalah «seorang gadis yang juga seorang psikopat, pembunuh buas yang sengaja memilih untuk mengayunkan pedang, bukannya pistol».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak benar-benar ingin dipkamung sebagai orang yang seperti itu, tetapi kesalahpahaman yang sia-sia jika aku bisa membiarkan pemain lain di final BoB ragu. Selain itu, tujuanku bukan untuk menang, tapi untuk bertemu orang yang berjubah itu -«Death Gun».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The «Death Gun» &#039;nama itu tidak ada di antara 30 finalis, tetapi dia pasti berpartisipasi di final. Jika tujuannya adalah untuk memamerkan kekuasaannya di dunia GGO, BoB akan menjadi panggung terbaik agar semua orang bisa menyaksikannya . Death Gun itu nama aslinya meskipun itu terdengar aneh, seharusnya merupakan nama dari karakter lain dalam sistem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, aku harus menemukan namanya, dan kemudian berbicara dengannya lagi di turnamen. Setelah aku mengetahui nama yang digunakan di SAO, aku dapat menggunakan informasi tersebut untuk mengetahui namanya di dunia nyata. Kikuoka Seijirou mengatakan bahwa ia dapat mengakses data akun pemain yang telah menjadi rahasia. Setelah kita mengenal nama asli orang itu, kita harus bisa mencari tahu apakah ia benar-benar membunuh «Zekushiido» dan «Usujio Tarako», tidak, jika ia benar-benar bisa membunuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, selama proses ini, aku harus mengingat kejahatan dimasa laluku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasa takut ini masih belum hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi ini adalah emosi  yang diperlukan untuk mencegah diriku untuk melarikan diri, melupakannya.&lt;br /&gt;
Aku mengepalkan kedua tangannya, menginjak keras di tanah dengan sepatu tempurku, dan menuju ke menara besar dari Presidensial estate yang secara berada di depanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai turnamen melawan orang lain, aku akan merasa senang selama berada di ALO, dan bahkan selama SAO.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa diduga meskipun, aku mengikuti turnamen ini dengan rasa takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya aku menunjukan senyum wajah depresi, aku menaiki tangga lebar yang mengarah ke menara, dan melihat syal berwarna familiar melambai di lorong pintu masuk di depanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tanpa melihat rambut pendek biru dan kaki panjang yang memanjang dari bawah jaket, aku tahu bahwa itu adalah avatar lawan terakhirku di babak pendahuluan kemarin-penembak jitu «Sinon». Dia adalah satu-satunya orang aku tahu di GGO, tapi aku masih ragu apa aku harus berjalan ke depan untuk menyapanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya aku dengan cepat kehilangan beberapa moment yang telah aku gali sejak berada di dunia ini kemarin , aku harus menguatkan diri dan meminta Sinon, dan hanya bertemu, dan pada saat itu, aku tidak segera menyadari bahwa ia mengira aku sebagai pemain wanita karena penampilanku dan entah bagaimana akhirnya aku berperilaku sebagai «seorang gadis pemula yang tidak tahu apa yang harus dilakukan pada semua». Selain memintanya untuk menjelaskan mekanisme permainan dan membantuku untuk memilih equipmentku, aku bahkan pergi ke laut dengan menyaksikan avatarnya hanya mengenakan celana dalamnya di rest area.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak-Bukan itu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat turnamen, aku tiba-tiba bertemu player «Death Gun» dan dia mendekatiku. Aku tahu dia «selamat dari SAO» dan juga anggota dari guild merah «Laughin Coffin», yang benar-benar mengejutkanku. Dengan demikian, dalam final melawan Sinon setelah itu, aku hampir menyerah. Pada dasarnya, aku  lemah selama awal pertempuran, aku berharap Sinon menembakku pada fatal round sehingga aku bisa kalah dalam battle.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Sinon tidak melakukan hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menembak 6 kali yang menimbulkan percikan berwarna putih kebiruan karena marah, lalu membuang kesempatannya, dan menghampiriku dan berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengatakan, berhenti berckamu, aku harus mati sendiri jika aku ingin, dan mengatakan bahwa itu hakku untuk berpikir bahwa ini hanya pertandingan dalam permainan, tapi aku tidak perlu memaksakan kehendakku pada orang lain-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, kata-kata ini sangat menyakitkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, aku mengatakan hal yang sama kepada orang lain beberapa waktu yang lalu.&lt;br /&gt;
Hal itu terjadi empat tahun lalu. Pada waktu itu, aku hanya dipromosikan saat tahun kedua sekolah menengah, dan sangat beruntung, atau lebih tepatnya, beruntung untuk dipilih sebagai pemain dari «Sword Art Online Beta Tester», dan sehari-hari, aku dive ke dalam hal yang aku tidak sadari bahwa itu permainan kematian , kota terapung Aincrad sampai keesokan paginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini benar-benar sedikit memalukan bagiku untuk mengatakannya , tetapi «Kirito» yang kemudian menjadi seorang prajurit legendaris yang tidak akan berinteraksi dengan orang-orang kembali kemudian dibandingkan dengan sekarang meskipun aku menjadi sedikit terkenal karena berada di antara bagian atas dalam PvP event, jadi aku tidak punya orang yang bisa kuhubungi dalam permainan. Namun, di antara orang-orang yang aku tahu, masih ada beberapa pemain yang aku pikir bahwa aku bisa berteman dengan mereka. Salah satunya adalah berwatak halus, swordsman berambut teh aku sering bertemu di acara duel. Dia terampil dalam menggunakan pedang satu tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang ini sering bertarung dengan logika yang bagus dan indera yang tajam, dan aku selalu berharap untuk bertemu dengannya di final turnamen. Aku diam-diam berharap melawan dia di final, tetapi ketika tahap itu akhirnya tiba-aku menerima kejutan besar. Pada saat-saat terakhir dari pertempuran hebat ini, ia sengaja berpikir bahwa ia harus mampu menghindari. Aku menduga bahwa dia sengaja kalah untuk memperoleh uang dari perjudian, dan pada dasarnya aku mengecam dia dengan kata-kata Sinon ucapkan padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku diomeli seperti bagaimana aku memarahinya selama tahap akhir dari turnamen BoB, jadi aku tulus meminta maaf kepada Sinon. Meskipun kita berhadapan dengan orang lain, itu seharus sulit bagi Sinon untuk menerimanya. Tidak peduli apa, dia penembak jitu, dan senjata terbesarnya adalah untuk menembak jarak jauh mereka yakin mereka dapat membunuh dengan  peluru mereka. Selama pertempuran turnamen hari ini, aku kira dia akan mencoba untuk menembak peluru balas dendam yang mengarah tepat diantara dahiku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena alasan yang disebutkan di atas-atau lebih tepatnya, karena aku penyebab semuanya, aku ragu apakah aku harus menyapa Sinon, yang berada beberapa langkah di depanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi setelah beberapa detik, aku menepis keraguanku dan mengambil langkah-langkah besar menaiki tangga sebelum memanggilnya dengan namanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yo, Sinon, tolong bimbing aku hari ini juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syal miliknya yang tampak seperti ekor yang berhenti, dan rambut aqua blue tampak seperti kucing yang menunjuk ke atas. Gadis sniper yang berputar dengan kaki kanan sebagai sumbu nya memberikan ekspresi jengkel yang menunjukkan bahwa dia sangat membenciku, dan kemudian dengan dingin berkata.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tolong bimbing aku. Apa yang kamu maksud dengan itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemarahan di mata birunya membuat aku segera menyesalinya, tapi aku tidak memanggilnya hanya untuk sia-sia. Ini akan menjadi buruk jika aku mengatakan sesuatu yang salah dan membuatnya mengabaikanku. Jadi, aku berkata dengan ekspresi agak serius,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja ... Aku berharap kami berdua bisa bertarung dengan semua yang kita punya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhentilah bersikap menjijikkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Sepertinya aku melakukan kesalahan fatal. Namun, aku tidak menyerah karena aku melanjutkan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Omong-omong, mengapa kamu login begitu cepat? Masih ada 3 jam sebelum turnamen. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukankah itu karena seseorang tertentu menyebabkanku hampir kehilangan pendaftaran kemarin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon melihat jauh dan menggerutu sebelum melirik padaku, yang membuatku keringat dingin.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Omong-omong, kamu tidak masuk sekarang juga? Kenapa kamu bicara seperti aku orang yang tidak ada hubungannya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;La-Lalu, mari kita gunakan waktu ini dengan efektif! Bagaimana kalau kita minum sebelum pertempuran dimulai ... tidak, pertukaran informasi ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar tidak berani mengatakan ini dengan seseorang yang nyata di dunia nyata. Tidak, mengingat aku sudah punya pacar yaitu Asuna, itu tidak dapat dimaafkan bahkan di dunia maya. Namun, aku berani bersumpah kepada Tuhan bahwa ini bukan tentang mencoba untuk meluangkan waktu di dunia VR, namun untuk memenuhi tugas dan misiku, dan juga langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan diri Sinon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Pada akhirnya, Sinon sepertinya dia tidak menyadari kesulitanku seperti saat dia memelototiku selama beberapa detik sebelum men dan mengangguk-angguk dengan tindakan minimal.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah kalau begitu, aku akan menjadi orang yang memberitahumu semua informasi lagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;II, well ... itu bukan berarti aku tidak mau ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berhasil bergumam dengan samar-samar dan harus berlari untuk tetap dengan Sinon, yang berjalan jauh di depanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyelesaikan pendaftaran kami di aula presidensial estate melalui mesin yang ada disana, Sinon membawaku ke daerah bawah tanah yang besar yang luas. Seperti lampu yang diredupkan seminimal mungkin diseluruh tempat, aku hampir tidak bisa melihat wajah para pemain yang berkumpul di meja yang berbeda. Beberapa layar panel monitor besar di langit-langit yang mempesona dengan warna aslinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon masuk ke tempat yang jauh kedalam dalam dan kemudian melihat menu yang ditampilkan sebuah mesin minuman. Dia kemudian menekan tombol kecil di samping label es kopi. Segera, ia membuka lubangnya , dan gelas yang diisi dengan cairan hitam muncul dari dalam. Dibandingkan dengan harus memesan makanan kita dengan NPC dan menunggu mereka untuk melayani di Aincrad, metode ini agak sederhana, tetapi juga tidak sesuai dengan atmosfer permainan GGO.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menekan tombol untuk ginger ale dan meraih gelas yang muncul sebelum meneguk setengahnya. Sambil menunggu haus yang menghilang dari tenggorokanku, aku memutuskan untuk memulai pembicaraan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Battle royale final menempatkan 30 pemain di peta yang sama, dan memulai tembak-menembak sekali kita bertemu lawan, dan pemenangnya akan menjadi orang yang berlangsung sampai akhir ... apakah aku benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, Sinon memelototiku melalui kaca kopi, dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lihat, Kamu berniat untuk membiarkanku menjelaskannya, kan? Omong-omong, informasi ini ditulis pada e-mail perusahaan pengoperasian dan dikirim ke peserta. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku-aku melihatnya ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, aku melihat-lihatnya sebentar tadi. Aku ingin membaca spesifik setelah login ke dalam permainan, tapi sebelum itu, aku bertemu Sinon yang veteran, jadi aku kira itu akan lebih cepat baginya untuk mengajarkanku secara langsung ... Aku tidak akan berani mengatakan bahwa, jadi aku hanya berpura-pura batuk untuk melanjutkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... Aku hanya ingin memeriksa apakah ada sesuatu yang salah dengan pemahamanku ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu benar-benar berani untuk mengatakannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahwa suara yang sangat dingin miliknya menyebabkan hatiku membeku setengahnya. Untungnya, Sinon menempatkan kembali gelas di meja dan dengan cepat mulai menjelaskan aturan ronde ini.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Pada dasarnya, itu seperti apa yang Kamu katakan, babak final benar-benar diadakan dengan semua 30 pemain bertarung satu sama lain pada peta yang sama. Posisi awal yang acak, tapi setiap pemain akan setidaknya 1.000 m dari satu sama lain, sehingga tidak akan ada kasus musuh muncul tepat di depanmu tiba-tiba. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;1 ... 1.000 meter? Itu berarti bahwa peta ini agak besar ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak bisa membantu tetapi itu mengganggu, dan laser-seperti biru mata menembak ke arahku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah Kamu benar-benar melihat e-mailnya? Hal ini ditulis dalam paragraf pertama .. Peta babak final adalah lingkaran dengan diameter 10 km. Ini memiliki bukit, hutan dan padang pasir, sehingga tak seorang pun akan memiliki peralatan atau kemampuan yang unggul. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;10-10km!? Itu agak besar ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini seperti ukuran lantai pertama Aincrad kota terapung. Namun, itu berarti bahwa di daerah ini yang cukup besar untuk 10.000 orang untuk berburu, hanya ada 30 orang yang akan dipisahkan dari satu sama lain dengan jarak 1.000 m.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi, apakah bisa kita benar-benar bertemu dengan musuh kita seperti ini? Ada kemungkinan kita bahkan tidak bisa melihat siapa pun sampai saat waktu turnamen habis ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah permainan di mana kita saling bertarung dengan menggunakan senjata, sehingga ada kebutuhan seperti peta yang luas. Senapan sniper memiliki lapangan tembak 1km, dan senapan serbu memiliki sekitar 500 m. Jika semua 30 orang yang semua berada dalam sebuah peta kecil, setiap orang dapat menembak dengan liar, bang bang, ketika mulai, dan lebih dari setengah peserta akan sudah mati. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hahaa, aku mengerti ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengangguk-angguk setuju, dan Sinon dilanjutkan dengan penjelasan rinci nya. Mungkin di balik ini avatar tajam dan dingin adalah baik dan lembut gadis-jika dia tahu bahwa ini adalah apa yang aku pikirkan, dia pasti akan berjalan pergi tanpa menyelesaikannya terlebih dahulu, jadi aku masih terus mendengarkan penjelasannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;-Yah, hanya seperti yang Kamu katakan, Kamu tidak bisa bertempur jika Kamu tidak bertemu musuh. Beberapa orang juga akan memanfaatkannya untuk bersembunyi sampai orang terakhir hidu[. Oleh karena itu, para peserta secara otomatis diberikan alat yang disebut « Satellite Scan Terminal ». &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satelit ... itu beberapa satelit mata-mata atau apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Setiap 15 menit, satelit di udara akan diatur untuk memindai. Pada saat ini, terminal setiap orang akan menerima lokasi dari semua pemain. Dan nama pemain akan ditunjukkan jika Kamu menyentuh kedipan di peta. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mmm... jadi, hanya ada 15 menit untuk bersembunyi di suatu tempat? Jadi kita mungkin akan disergap ketika lokasi kami ditampilkan pada peta, kan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itulah yang terjadi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tersenyum dan bertanya Sinon, yang mengangguk-angguk pergi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi bukankah aturan ini buruk bagi snipers? Bukankah kamu kira untuk menyembunyikan dan menutupi seperti taro dan snipe pada musuh? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menggambarkanku sebagai taro terlalu berlebihan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon memelototiku dengan mata biru berkilaunya, dan kemudian dengan dingin mendengus dan tersenyum bangga.&lt;br /&gt;
&amp;quot;15 menit sudah cukup bagiku untuk menembakkan satu peluru, membunuh satu orang, dan pindah 1km.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah ... apakah begitu ..?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak berpikir bahwa akan menjadi berlebihan. Jika aku mencoba untuk menyergap Sinon melalui informasi satelit, kemungkinan bahwa dia akan menembakku dari kejauh lebih dulu. Aku sangat ingat dalam hatiku, tenggorokanku kering beberapa saat, dan kemudian memikirkan informasi yang ku terima.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh-ini berarti bahwa aku harus terus bergerak dan mencatat pergerakan musuh sekali ronde dimulai, dan kemudian bertahan sampai menjadi yang terakhir ... sesuatu seperti itu. Dan setiap 15 menit, terminal peta di tanganku akan menunjukkan lokasi dari semua pemain, jadi aku dapat memberitahu manaa yang masih hidup dan yang tidak, jadi, apa pemahamanku benar? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada dasarnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon mengangguk kepalanya mengangguk  dan menghabiskan kopi esnya sebelum dengan paksa meletakkan gelas ke meja dan bersiap-siap untuk bangun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu, tidak ada yang perlu dibicarakan lagi, kan? Aku akan menembakmu tanpa belas kasihan jika aku bertemu denganmu .&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waa, tunggu tunggu, aku hanya tahu intinya saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang benar-benar terdengar seperti baris dari PNS tertentu, aku buru-buru mengulurkan tangan untuk menarik jaket Sinon.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apa lagi yang Kamu inginkan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia menunjukkan ekspresi yang sangat kesal lalu dia menatap jam militer di pergelangan tangan kirinya, aku lalu mengangguk tanpa terlihat sedih, dan Sinon mendesah dengan keras sebelum duduk lagi. Dia menempatkan kedua siku di atas meja, dan kemudian menekan dagu yang kecil melawan jari-jari yang terjalin bersama-sama, memberitahuku untuk melanjutkan dengan isyarat gerakan alisnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, well, aku ... Aku sedang berpikir tentang meminta sesuatu yang sedikit aneh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku tergagap saat aku selesai berbicara dan cepat melambaikan tangan kiri aku untuk memanggil jendela menu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
VRMMO yang berada di spesifikasi «The Seed» mempunyai jendela menu yang hampir sama, jadi aku merubahnya menjadi mode di mana orang lain bisa melihatnya dan cepat menggerakan tab ke bawah.&lt;br /&gt;
Aku menunjukkan halaman dengan nama-nama dari 30 pemai yangn perusahaan pengoperasian kirim ke peserta final BoB. Tentu saja, kita bisa melihat nama-nama final kelompok F, tempat pertama &#039;Kirito&#039; dan &#039;Sinon&#039; tempat kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melirik ke layar yang kutunjukkan padanya sejenak, suatu ekspresi marah muncul di wajah Sinon saat ia mengerutkan dahi seperti kucing-tidak, seperti jaguar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apa, kamu sombong kemenangan Kamu atas aku di final kemarin?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar bahwa geraman rendah iri miliknya, aku buru-buru tersentak dan menggeleng dengan ekspresi serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan , Bukan itu maksudku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin dia melihat perubahan sikapku ? Sinon mengerutkan alisnya yang indah dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Lalu apa yang kamu maksud? Menampilkan ini daftar peserta tiba-tiba. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di antara 30 orang pada daftar nama, berapa banyak yang Kamu tidak tahu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengabaikan Sinon, yang memberikan ekspresi  terkejut karena aku memindahkan jariku ke dalam daftar nama yang tidak benar-benar panjang.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong beritahu  padaku. Hal ini sangat penting bagiku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yah, itu tidak seperti hal aku tidak bisa kuberitahukan ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dia masih memiliki sedikit kecurigaan, Sinon masih terus melihat jendela holografik ungu di atas meja, dan mata birunya dengan cepat memindai melalui dari kiri ke kanan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mm ... ini adalah BoB yang ke-3 , jadi aku tahu hampir semua orang di sana. Mereka adalah yang pertama-kali masuk final ... selain pengguna light saber yang menyebalkan , ada 3 orang lain yang aku tidak tahu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;3 dari mereka? Nama mereka? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nn ...« Jyuushi X »dan« Rider Pale », dan ... ini« Sterben »pria, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon kaku membaca beberapa nama, dan aku membaca nama-nama pada jendela untuk memeriksa secara pribadi. Kecuali untuk «Jyuushi X», nama-nama lain yang ditulis dalam abjad Inggris. Aku memejamkan mata dan mengulang tiga nama tadi beberapa kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Sinon tampak setengah-setengah kaget dan cemas saat ia mengatakan kepadaku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi, apa yang terjadi? Kamu telah mengajukan pertanyaan sampai sekarang, namun Kamu belum menjelaskan apa-apa kepadaku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh ... ya ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menggunakan sebuah jawaban yang meragukan untuk mengulur waktu sebelum kupikirkan sebuah jawaban  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3 nama yang Sinon bilang-&lt;br /&gt;
Salah satu dari mereka mungkin menjadi alasan mengapa aku datang ke dunia ini. Dia berhubungan dengan dua kematian misterius, dan juga selamat dari SAO dan menjadi anggota guild merah «Laughin Coffin »-karakternya umumnya dikenal sebagai «Death Gun».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan mengapa aku menyimpulkan ini karena sampai sekarang, Death Gun tetap memakai nama aslinya bukan asal-asalan. Jika memungkinkan, dia benar-benar ingin menggunakan «Death Gun» sebagai nama karakter, tetapi dalam kasus itu, dia akan mendapatkan banyak spam e-mail, dan bahkan akan menimbulkan banyak masalah. Juga, jika karakter yang sebenarnya menjadi sangat terkenal, rumor «Death Gun» dia akan susah payah untuk menghilang. Dengan demikian, dia harus menyembunyikan nama aslinya sampai sekarang, dan Sinon pasti tidak akan tahu keberadaan orang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, yang jadi masalahnya , manakah dari salah satunya adalah «Death Gun» ...&lt;br /&gt;
Ketika aku merenungkannya, aku melihat tangan ramping putih. Tangan itu berada di atas meja dengan jempol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendongak, aku melihat Sinon mempersempit matanya saat dia melotot padaku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku benar-benar akan marah. Apa sih yang kamu lakukan? Apakah ini beberapa strategi untuk membuatku marah dan membuat aku membuat kesalahan di final? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... bukan itu, aku tidak bermaksud begitu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika merasa bahwa tatapan panas yang tajam seperti api itu, aku menggigit bibirku dengan erat.&lt;br /&gt;
Aku benar-benar tidak bisa memutuskan dengan segera apakah aku harus menjelaskan kebenaran kepadanya. Aku percaya rumor bahwa &#039;Ada pemain di GGO yang menyebut dirinya «Death Gun» dan telah menembak di jalan-jalan dan di bar, dan pemain yang ditembak olehnya tidak pernah login lagi&#039; akan lebih luas, tapi masih tidak ada pemain yang akan percaya bahwa mereka dibunuh. Tentu saja, Sinon di depanku mungkin juga sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, aku tidak benar-benar percaya dengan hal ini. Untuk pemain untuk menembakkan peluru dalam permainan untuk membunuh seseorang di kehidupan nyata-benar-benar mustahil tidak peduli apa alasan Kikuoka dan aku disuruh ketika kita membahas hal ini beberapa hari lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sekarang, aku bahkan tidak bisa menertawakan kemampuan Death Gun. Jika orang itu benar-benar merupakan anggota penting dari «Laughin Coffin», dia pasti salah satu pemain pembunuh yang antusias menghilangkan nyawa banyak pemain di Aincrad. Mungkin dia mengembangkan cara tertentu untuk membunuh yang jauh melampaui imajinasiku dan Kikouka  dan selama pengalaman menakutkan itu.  Masih ada kemungkinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika aku mengatakan semua yang kutahu untuk Sinon dan juga bahwa kekuatan Death Gun mungkin nyata-Kamu mungkin akan mati, Kamu tidak harus mengambil bagian dalam turnamen kali ini, akankah dia mendengarkan ku? Tidak, sama sekali tidak. Bahwa citra Sinon saat ia menunjukkan sisi wajah putus asa karena dia hampir ketinggalan pendaftaran setelah berbelanja denganku. Gadis ini harus memiliki beberapa alasan penting mengapa dia harus ambil bagian dalam turnamen BoB ...&lt;br /&gt;
Mata biru yang melotot ini diam padaku-tiba-tiba melunak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berwarna terang bibirnya mengatakan tanpa bergerak terlalu banyak,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jangan bilang bahwa alasan mengapa wajah Kamu tiba-tiba menjadi aneh selama pendahuluan kemarin juga karena itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon dan aku saling bertatap muka, dan untuk sesaat, kita tidak bisa mengatakan apa-apa.&lt;br /&gt;
Namun, aku lupa semua alasan dan pikiranku karena aku mengangguk pergi seperti diminta. Sebuah suara amat kecil keluar dari mulut aku sendiri,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ahhh ... itu benar. Kemarin, aku tiba-tiba dipanggil oleh seseorang yang memainkan VRMMO serupa di kubah bawah tanah ... Aku berpikir bahwa ia akan mengambil bagian dalam pertempuran saat ini. Aku takut bahwa salah satu dari tiga orang itu dia ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu teman-temanmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menggeleng keras mendengar pertanyaan itu Sinon, mengacaukan rambutku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, justru sebaliknya ... kita musuh. Aku dan dia, kita serius mencoba untuk membunuh satu sama lain sebelumnya. Tapi ... Aku tidak ingat nama laki-laki itu saat itu. Aku harus ingat itu. Aku ingin bertemu pemain ini di final ... mencari tahu mengapa dia ada di sini, dan apa yang dia lakukan ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menjelaskan sampai di sini, aku menyadari bahwa kata-kataku mungkin membingungkan Sinon. Dalam permainan VRMMO normal, bahkan pemain di guild lawan secara teknis masih saingan bermain di game yang sama. Ini akan terlalu berlebihan untuk menggunakan judul «musuh».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun-&lt;br /&gt;
Para sniper dengan rambut biru aqua tidak tertawa mendengar kata-kata aku, tapi melebarkan mata kecilnya, dan kemudian bergumam dengan suara lemah yang sistem hampir tidak bisa identifikasi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kamu mencoba membunuh satu sama lain ... musuh ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, ia menggunakan volume lembut yang sama untuk meningkatkan pertanyaan lain yang cukup untuk menembus kesadaran aku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apakah karena gaya bermain kamu yang tidak cocok, atau hubunganmu antara satu sama lain memburuk ketika kamu berada di sebuah pesta karena beberapa masalah? Atau ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar sampai ini, Aku menggeleng dengan refleks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, kami benar-benar mempertaruhkan hidup kita dan berusaha untuk membunuh satu sama lain. Orang itu ... guild laki-laki itu melakukan sesuatu yang tak bisa dimaafkan, dan kedua belah pihak tidak bisa menuju ke sebuah resolusi damai. Kami tidak punya pilihan selain untuk menyelesaikan ini dengan pedang. Aku tidak menyesal melakukan hal ini, tapi ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tahu ini hanya akan mengganggu Sinon, tapi mulutku tidak bisa berhenti. Aku pegangan tangan yang ditempatkan di atas meja, berusaha melihat jauh ke dalam mata biru, dan mencoba untuk memaksa keluar suaraku dari tenggorokanku yang telah mengering.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi, a-aku hanya terus melarikan diri dari tanggung jawab yang harus aku tanggung, dan belum pernah aku memikirkan makna di balik tindakan ini. Sampai hari ini, aku memaksa diriku untuk melupakannya ... tapi sekarang, aku tidak dapat terus untuk melarikan diri. Aku harus memecahkan masalah dengan kepala di depan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata ini tampaknya dikatakan untuk diriku sendiri. Tentu saja, Sinon tidak harus bisa mengerti sama sekali. Saat aku menutup mulutku, Sinon menunduk juga. Pikiran bahwa ia merasakan hal aneh jauh di dalam hatinya bertambah besar sekarang, pikirku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Maaf untuk kata-kata konyol seperti itu. Hanya berpura-puralah kamu tidak pernah mendengarnya. Lagi pula, itu hanya dendam masa lalu ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku memaksa tersenyum dan siap untuk menyederhanakan hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Sinon bergumam mengganggu kata-kata aku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;-&amp;quot; Jika peluru yang kau tembakkan bisa membunuh pemain di dunia nyata, Kamu bisa menekan pelatuk tanpa ragu-ragu &#039;. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku segera tersentak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah pertanyaanku dari dalam diriku untuk Sinon selama final turnamen pendahuluan kemarin. Sebenarnya, aku masih tidak mengerti mengapa aku menanyakan hal ini, tapi pada saat itu, aku bertanya balik langsung, secepat percikan, saat mendengar Sinon bertanya &#039;bagaimana aku bisa menjadi kuat seperti Kamu&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan di dunia game virtual membunuh seorang pemain di dunia nyata. Dari asalnya tidak ada yang mungkin percaya pada rumor «Death Gun» itu, kemungkinan bahwa hal ini tidak mungkin dalam teori. Namun, aturan ini terjadi di dunia yang tidak ada sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, aku hanya bisa berdiam diri, dan Sinon menatap mataku dengan tatapan tajam-dan membuka bibir kecilnya mengatakan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu ... Kirito, mungkin Kamu, dari permainan itu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini pertanyaan yang tampaknya tak bersuara langsung sirna karena meleleh di udara kering bar. Mata biru bimbang melihat ke bawah sebelum gemetar diam-diam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Maaf, aku tidak harus bertanya tentang hal ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tidak, tidak apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku hanya bisa menjawab ini berkaitan dengan permintaan maaf yang tak terduga, dan kami terus melihat satu sama lain dalam keheningan yang menegangkan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak bermaksud untuk mengatakan pada Sinon bahwa aku mantan pemain «Sword Art Online», « yang selamat dari SAO». Tapi kalau aku tidak berkata begitu, dia tidak akan pernah bisa memahami penjelasanku yang barusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinon sekarang mungkin mampu memahami arti dari kata «musuh»  yang kugunakan, dan dia akan mampu memahami arti rinci «saling membunuh».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku hanya menunggu dengan diam untuk gadis ini menunjukkan bahwa jijik dan gangguan baginya di matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun-&lt;br /&gt;
Sinon tidak berpaling, dan dia tidak meninggalkan tempat duduknya. Dia membungkuk ke depan dan menatapku. Mata sapphire miliknya, karena alasan tertentu, tampaknya akan memberikan semacam ... mungkin kilatan, permohonan bantuan, ataukah mungkin itu hanya imajinasiku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat berikutnya, Sinon memejamkan mata erat-erat, dan kemudian menggigit bibirnya dengan erat.&lt;br /&gt;
Aku bahkan tidak punya waktu untuk terkejut ketika suasana tegang antara kami menghilang. Setelah menghembuskan napas dalam-dalam, gadis sniper ini memberikan senyuman dan berbisik lembut kepada aku,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yah, sudah waktunya untuk kembali ke kubah menunggu, atau kita tidak akan punya waktu untuk memeriksa peralatan kami dan pemanasan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... ahh, itu benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengangguk, dan Sinon berdiri. Aku melihat jam digital sederhana di pergelangan tangan kiriku, dan melihat bahwa hampir jam 7 pm. Masih ada satu jam sebelum dimulainya turnamen final.&lt;br /&gt;
Ketika kami tiba di lift sederhana di sudut bar besar, Sinon menekan tombol bawah, gerbang besi itu mengeluarkan suara berderit yang meluncur ke samping, dan lift muncul. Saat kami masuk, aku adalah orang yang menekan tombol paling bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam ruang sempit yang memiliki perasaan imajinasi turun dan suara mesin, suara lembut berdering.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu Kamu memiliki kesulitan sendiri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di belakangku, Sinon tampaknya berjalan ke arahku, dan ada sesuatu yang menunjuk pada tengah punggungku. Itu bukan moncong-tapi jari. Katanya dengan nada sedikit kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Namun, janjimu denganku adalah salah satu alasan lain. Aku pasti akan mengembalikan hinaan selama pertempuran kemarin dengan menarik, jadi kamu tidak boleh membiarkan orang lain selain aku menembakmu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengangguk sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan terbesarku ketika aku dive ke GGO adalah untuk berinteraksi dengan «Death Gun» dan memecahkan misteri di balik pembunuhan itu, tapi insiden ini sekarang bukan hanya tentang permintaan Kikuoka Seijirou, tetapi juga terkait denganku. Berpikir dengan tenang, aku harus menghindari duel ini dengan Sinon sniper menakutkan dan mencapai tujuanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi aku bertemu Sinon di dunia ini, berbicara dengannya, dan membangun sebuah hubungan baru dalam pertempuran ini. Aku benar-benar tidak bisa mengabaikan atau meremehkan tindakannya. Itu karena, bahkan di dunia maya yang lain, bahkan jika hal yang menempel di pinggangku adalah pedang cahaya tanpa fisik pedang asli, «Kirito» masih swordsman.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku akan bertahan sampai saat aku melawanmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat aku mengatakan hal ini, jari di belakang punggungku meninggalkan tubuhku, dan suara lembut terdengar lagi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum aku bisa bertanya mengapa dia mengatakan terima kasih, lift berhenti mendadak. Setelah pintu terbuka, hal yang ada di depan lift yang gelap itu adalah bau besi dan asap-bau pertempuran datang ke arahku dan menelanku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_9&amp;diff=224518</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Bab 9</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Bab_9&amp;diff=224518"/>
		<updated>2013-02-07T00:17:49Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: Created page with &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Bab 9&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;  Sekarang aku berada di daerah paling utara ibukota GGO itu, «SBC Gurroken», di sudut dekat menara presidensial. Di bawah langit senja ,kulihat lampu neon yang t...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Bab 9&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang aku berada di daerah paling utara ibukota GGO itu, «SBC Gurroken», di sudut dekat menara presidensial.&lt;br /&gt;
Di bawah langit senja ,kulihat lampu neon yang terus bergerak menuju keramaian. Diatasnya tampak sebuah iklan perusahaan. Jika ini ALO,beberapa player mungkin akan mengeluh bahwa ini ‘mengganggu’ penglihatan mereka, tapi pemkamungan menyedihkan ini cocok dengan tema kota gurun futuristic dan tentu saja yang paling mencolok dari 3 iklan disana ialah turnamen «Bullet of Bullets». Tubuhku mulai gemetar saat aku melihat kata-kata merah cerah. Tentu saja, ini bukan karena takut, tapi karena semangat-atau setidaknya aku berharap dapat mempercayainya.&lt;br /&gt;
Aku menghela napas dan berbalik, dan menyibak rambut hitam di pundakku. Sepertinya rambut itu kembali berada di pundakku, aku merasa menyesal melakukannya, tapi aku berhasil meyakinkan diri bahwa pada akhirnya, ini adalah bukti bahwa aku sudah siap untuk menggunakan avatar ini.&lt;br /&gt;
Aku memutuskan untuk melanjutkan pendaftaran ke di turnamen dan kemudian sedikit menjauh dari vila presidensil , tapi ada beberapa orang menatapku dari kedua sisi jalan.  Entah mengapa aku merasa tidak tahan lagi. Aku ingin menatap mereka balik, tetapi aku memutuskan untuk tidak melakukannya pada akhirnya.&lt;br /&gt;
Sebenarnya, mereka tidak benar-benar memperhatikan aku. Hanya saja avatar aku di sini tampak seperti seorang gadis-gadis cantik pada jaman sekarang. Jika kami bertukar posisi, mungkin aku akan melihatnya juga.&lt;br /&gt;
Biasanya, mereka tidak hanya menatapku, kadang-kadang dua atau tiga pemain datang untuk berbicara denganku. Namun, orang-orang akan segera menjaga jarak mereka setelah mereka melihatku mendekat. Aku kira alasannya adalah karena semua orang melihatku bertarung seperti pengamuk dengan Photon Sword dan menyerang  musuh kemarin selama pendahuluan dari BoB.&lt;br /&gt;
Turnamen hanya mengungkapkan nama dan jumlah peserta yang berpartisipasi di turnamen dari data peserta, dan «Kirito» adalah nama netral. Itulah mengapa semua orang di GGO merasa bahwa aku adalah «seorang gadis yang juga seorang psikopat, pembunuh buas yang sengaja memilih untuk mengayunkan pedang, bukannya pistol».&lt;br /&gt;
Aku tidak benar-benar ingin dipkamung sebagai orang yang seperti itu, tetapi kesalahpahaman yang sia-sia jika aku bisa membiarkan pemain lain di final BoB ragu. Selain itu, tujuanku bukan untuk menang, tapi untuk bertemu orang yang berjubah itu -«Death Gun».&lt;br /&gt;
The «Death Gun» &#039;nama itu tidak ada di antara 30 finalis, tetapi dia pasti berpartisipasi di final. Jika tujuannya adalah untuk memamerkan kekuasaannya di dunia GGO, BoB akan menjadi panggung terbaik agar semua orang bisa menyaksikannya . Death Gun itu nama aslinya meskipun itu terdengar aneh, seharusnya merupakan nama dari karakter lain dalam sistem.&lt;br /&gt;
Pertama, aku harus menemukan namanya, dan kemudian berbicara dengannya lagi di turnamen. Setelah aku mengetahui nama yang digunakan di SAO, aku dapat menggunakan informasi tersebut untuk mengetahui namanya di dunia nyata. Kikuoka Seijirou mengatakan bahwa ia dapat mengakses data akun pemain yang telah menjadi rahasia. Setelah kita mengenal nama asli orang itu, kita harus bisa mencari tahu apakah ia benar-benar membunuh «Zekushiido» dan «Usujio Tarako», tidak, jika ia benar-benar bisa membunuh.&lt;br /&gt;
Namun, selama proses ini, aku harus mengingat kejahatan dimasa laluku.&lt;br /&gt;
Rasa takut ini masih belum hilang.&lt;br /&gt;
Tapi ini adalah emosi  yang diperlukan untuk mencegah diriku untuk melarikan diri, melupakannya.&lt;br /&gt;
Aku mengepalkan kedua tangannya, menginjak keras di tanah dengan sepatu tempurku, dan menuju ke menara besar dari Presidensial estate yang secara berada di depanku.&lt;br /&gt;
Sebagai turnamen melawan orang lain, aku akan merasa senang selama berada di ALO, dan bahkan selama SAO.&lt;br /&gt;
Tanpa diduga meskipun, aku mengikuti turnamen ini dengan rasa takut.&lt;br /&gt;
Sepertinya aku menunjukan senyum wajah depresi, aku menaiki tangga lebar yang mengarah ke menara, dan melihat syal berwarna familiar melambai di lorong pintu masuk di depanku.&lt;br /&gt;
Bahkan tanpa melihat rambut pendek biru dan kaki panjang yang memanjang dari bawah jaket, aku tahu bahwa itu adalah avatar lawan terakhirku di babak pendahuluan kemarin-penembak jitu «Sinon». Dia adalah satu-satunya orang aku tahu di GGO, tapi aku masih ragu apa aku harus berjalan ke depan untuk menyapanya.&lt;br /&gt;
Sepertinya aku dengan cepat kehilangan beberapa moment yang telah aku gali sejak berada di dunia ini kemarin , aku harus menguatkan diri dan meminta Sinon, dan hanya bertemu, dan pada saat itu, aku tidak segera menyadari bahwa ia mengira aku sebagai pemain wanita karena penampilanku dan entah bagaimana akhirnya aku berperilaku sebagai «seorang gadis pemula yang tidak tahu apa yang harus dilakukan pada semua». Selain memintanya untuk menjelaskan mekanisme permainan dan membantuku untuk memilih equipmentku, aku bahkan pergi ke laut dengan menyaksikan avatarnya hanya mengenakan celana dalamnya di rest area.&lt;br /&gt;
Tidak-Bukan itu saja.&lt;br /&gt;
Saat turnamen, aku tiba-tiba bertemu player «Death Gun» dan dia mendekatiku. Aku tahu dia «selamat dari SAO» dan juga anggota dari guild merah «Laughin Coffin», yang benar-benar mengejutkanku. Dengan demikian, dalam final melawan Sinon setelah itu, aku hampir menyerah. Pada dasarnya, aku  lemah selama awal pertempuran, aku berharap Sinon menembakku pada fatal round sehingga aku bisa kalah dalam battle.&lt;br /&gt;
Namun, Sinon tidak melakukan hal tersebut.&lt;br /&gt;
Dia menembak 6 kali yang menimbulkan percikan berwarna putih kebiruan karena marah, lalu membuang kesempatannya, dan menghampiriku dan berteriak.&lt;br /&gt;
Dia mengatakan, berhenti berckamu, aku harus mati sendiri jika aku ingin, dan mengatakan bahwa itu hakku untuk berpikir bahwa ini hanya pertandingan dalam permainan, tapi aku tidak perlu memaksakan kehendakku pada orang lain-&lt;br /&gt;
Sejujurnya, kata-kata ini sangat menyakitkan.&lt;br /&gt;
Sebenarnya, aku mengatakan hal yang sama kepada orang lain beberapa waktu yang lalu.&lt;br /&gt;
Hal itu terjadi empat tahun lalu. Pada waktu itu, aku hanya dipromosikan saat tahun kedua sekolah menengah, dan sangat beruntung, atau lebih tepatnya, beruntung untuk dipilih sebagai pemain dari «Sword Art Online Beta Tester», dan sehari-hari, aku dive ke dalam hal yang aku tidak sadari bahwa itu permainan kematian , kota terapung Aincrad sampai keesokan paginya.&lt;br /&gt;
Ini benar-benar sedikit memalukan bagiku untuk mengatakannya , tetapi «Kirito» yang kemudian menjadi seorang prajurit legendaris yang tidak akan berinteraksi dengan orang-orang kembali kemudian dibandingkan dengan sekarang meskipun aku menjadi sedikit terkenal karena berada di antara bagian atas dalam PvP event, jadi aku tidak punya orang yang bisa kuhubungi dalam permainan. Namun, di antara orang-orang yang aku tahu, masih ada beberapa pemain yang aku pikir bahwa aku bisa berteman dengan mereka. Salah satunya adalah berwatak halus, swordsman berambut teh aku sering bertemu di acara duel. Dia terampil dalam menggunakan pedang satu tangan.&lt;br /&gt;
Orang ini sering bertarung dengan logika yang bagus dan indera yang tajam, dan aku selalu berharap untuk bertemu dengannya di final turnamen. Aku diam-diam berharap melawan dia di final, tetapi ketika tahap itu akhirnya tiba-aku menerima kejutan besar. Pada saat-saat terakhir dari pertempuran hebat ini, ia sengaja berpikir bahwa ia harus mampu menghindari. Aku menduga bahwa dia sengaja kalah untuk memperoleh uang dari perjudian, dan pada dasarnya aku mengecam dia dengan kata-kata Sinon ucapkan padaku.&lt;br /&gt;
Aku diomeli seperti bagaimana aku memarahinya selama tahap akhir dari turnamen BoB, jadi aku tulus meminta maaf kepada Sinon. Meskipun kita berhadapan dengan orang lain, itu seharus sulit bagi Sinon untuk menerimanya. Tidak peduli apa, dia penembak jitu, dan senjata terbesarnya adalah untuk menembak jarak jauh mereka yakin mereka dapat membunuh dengan  peluru mereka. Selama pertempuran turnamen hari ini, aku kira dia akan mencoba untuk menembak peluru balas dendam yang mengarah tepat diantara dahiku.&lt;br /&gt;
Karena alasan yang disebutkan di atas-atau lebih tepatnya, karena aku penyebab semuanya, aku ragu apakah aku harus menyapa Sinon, yang berada beberapa langkah di depanku.&lt;br /&gt;
Tapi setelah beberapa detik, aku menepis keraguanku dan mengambil langkah-langkah besar menaiki tangga sebelum memanggilnya dengan namanya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yo, Sinon, tolong bimbing aku hari ini juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Syal miliknya yang tampak seperti ekor yang berhenti, dan rambut aqua blue tampak seperti kucing yang menunjuk ke atas. Gadis sniper yang berputar dengan kaki kanan sebagai sumbu nya memberikan ekspresi jengkel yang menunjukkan bahwa dia sangat membenciku, dan kemudian dengan dingin berkata.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tolong bimbing aku. Apa yang kamu maksud dengan itu?&lt;br /&gt;
Kemarahan di mata birunya membuat aku segera menyesalinya, tapi aku tidak memanggilnya hanya untuk sia-sia. Ini akan menjadi buruk jika aku mengatakan sesuatu yang salah dan membuatnya mengabaikanku. Jadi, aku berkata dengan ekspresi agak serius,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja ... Aku berharap kami berdua bisa bertarung dengan semua yang kita punya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berhentilah bersikap menjijikkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
- Sepertinya aku melakukan kesalahan fatal. Namun, aku tidak menyerah karena aku melanjutkan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Omong-omong, mengapa kamu login begitu cepat? Masih ada 3 jam sebelum turnamen. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukankah itu karena seseorang tertentu menyebabkanku hampir kehilangan pendaftaran kemarin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon melihat jauh dan menggerutu sebelum melirik padaku, yang membuatku keringat dingin.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Omong-omong, kamu tidak masuk sekarang juga? Kenapa kamu bicara seperti aku orang yang tidak ada hubungannya. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;La-Lalu, mari kita gunakan waktu ini dengan efektif! Bagaimana kalau kita minum sebelum pertempuran dimulai ... tidak, pertukaran informasi ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku benar-benar tidak berani mengatakan ini dengan seseorang yang nyata di dunia nyata. Tidak, mengingat aku sudah punya pacar yaitu Asuna, itu tidak dapat dimaafkan bahkan di dunia maya. Namun, aku berani bersumpah kepada Tuhan bahwa ini bukan tentang mencoba untuk meluangkan waktu di dunia VR, namun untuk memenuhi tugas dan misiku, dan juga langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan diri Sinon.&lt;br /&gt;
- Pada akhirnya, Sinon sepertinya dia tidak menyadari kesulitanku seperti saat dia memelototiku selama beberapa detik sebelum men dan mengangguk-angguk dengan tindakan minimal.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah kalau begitu, aku akan menjadi orang yang memberitahumu semua informasi lagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;II, well ... itu bukan berarti aku tidak mau ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku berhasil bergumam dengan samar-samar dan harus berlari untuk tetap dengan Sinon, yang berjalan jauh di depanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyelesaikan pendaftaran kami di aula presidensial estate melalui mesin yang ada disana, Sinon membawaku ke daerah bawah tanah yang besar yang luas. Seperti lampu yang diredupkan seminimal mungkin diseluruh tempat, aku hampir tidak bisa melihat wajah para pemain yang berkumpul di meja yang berbeda. Beberapa layar panel monitor besar di langit-langit yang mempesona dengan warna aslinya.&lt;br /&gt;
Sinon masuk ke tempat yang jauh kedalam dalam dan kemudian melihat menu yang ditampilkan sebuah mesin minuman. Dia kemudian menekan tombol kecil di samping label es kopi. Segera, ia membuka lubangnya , dan gelas yang diisi dengan cairan hitam muncul dari dalam. Dibandingkan dengan harus memesan makanan kita dengan NPC dan menunggu mereka untuk melayani di Aincrad, metode ini agak sederhana, tetapi juga tidak sesuai dengan atmosfer permainan GGO.&lt;br /&gt;
Aku menekan tombol untuk ginger ale dan meraih gelas yang muncul sebelum meneguk setengahnya. Sambil menunggu haus yang menghilang dari tenggorokanku, aku memutuskan untuk memulai pembicaraan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Battle royale final menempatkan 30 pemain di peta yang sama, dan memulai tembak-menembak sekali kita bertemu lawan, dan pemenangnya akan menjadi orang yang berlangsung sampai akhir ... apakah aku benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, Sinon memelototiku melalui kaca kopi, dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lihat, Kamu berniat untuk membiarkanku menjelaskannya, kan? Omong-omong, informasi ini ditulis pada e-mail perusahaan pengoperasian dan dikirim ke peserta. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku-aku melihatnya ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sebenarnya, aku melihat-lihatnya sebentar tadi. Aku ingin membaca spesifik setelah login ke dalam permainan, tapi sebelum itu, aku bertemu Sinon yang veteran, jadi aku kira itu akan lebih cepat baginya untuk mengajarkanku secara langsung ... Aku tidak akan berani mengatakan bahwa, jadi aku hanya berpura-pura batuk untuk melanjutkan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah ... Aku hanya ingin memeriksa apakah ada sesuatu yang salah dengan pemahamanku ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu benar-benar berani untuk mengatakannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Bahwa suara yang sangat dingin miliknya menyebabkan hatiku membeku setengahnya. Untungnya, Sinon menempatkan kembali gelas di meja dan dengan cepat mulai menjelaskan aturan ronde ini.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Pada dasarnya, itu seperti apa yang Kamu katakan, babak final benar-benar diadakan dengan semua 30 pemain bertarung satu sama lain pada peta yang sama. Posisi awal yang acak, tapi setiap pemain akan setidaknya 1.000 m dari satu sama lain, sehingga tidak akan ada kasus musuh muncul tepat di depanmu tiba-tiba. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;1 ... 1.000 meter? Itu berarti bahwa peta ini agak besar ...? &amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku tidak bisa membantu tetapi itu mengganggu, dan laser-seperti biru mata menembak ke arahku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah Kamu benar-benar melihat e-mailnya? Hal ini ditulis dalam paragraf pertama .. Peta babak final adalah lingkaran dengan diameter 10 km. Ini memiliki bukit, hutan dan padang pasir, sehingga tak seorang pun akan memiliki peralatan atau kemampuan yang unggul. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;10-10km!? Itu agak besar ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Ini seperti ukuran lantai pertama Aincrad kota terapung. Namun, itu berarti bahwa di daerah ini yang cukup besar untuk 10.000 orang untuk berburu, hanya ada 30 orang yang akan dipisahkan dari satu sama lain dengan jarak 1.000 m.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi, apakah bisa kita benar-benar bertemu dengan musuh kita seperti ini? Ada kemungkinan kita bahkan tidak bisa melihat siapa pun sampai saat waktu turnamen habis ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah permainan di mana kita saling bertarung dengan menggunakan senjata, sehingga ada kebutuhan seperti peta yang luas. Senapan sniper memiliki lapangan tembak 1km, dan senapan serbu memiliki sekitar 500 m. Jika semua 30 orang yang semua berada dalam sebuah peta kecil, setiap orang dapat menembak dengan liar, bang bang, ketika mulai, dan lebih dari setengah peserta akan sudah mati. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hahaa, aku mengerti ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku mengangguk-angguk setuju, dan Sinon dilanjutkan dengan penjelasan rinci nya. Mungkin di balik ini avatar tajam dan dingin adalah baik dan lembut gadis-jika dia tahu bahwa ini adalah apa yang aku pikirkan, dia pasti akan berjalan pergi tanpa menyelesaikannya terlebih dahulu, jadi aku masih terus mendengarkan penjelasannya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;-Yah, hanya seperti yang Kamu katakan, Kamu tidak bisa bertempur jika Kamu tidak bertemu musuh. Beberapa orang juga akan memanfaatkannya untuk bersembunyi sampai orang terakhir hidu[. Oleh karena itu, para peserta secara otomatis diberikan alat yang disebut « Satellite Scan Terminal ». &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satelit ... itu beberapa satelit mata-mata atau apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Setiap 15 menit, satelit di udara akan diatur untuk memindai. Pada saat ini, terminal setiap orang akan menerima lokasi dari semua pemain. Dan nama pemain akan ditunjukkan jika Kamu menyentuh kedipan di peta. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mmm... jadi, hanya ada 15 menit untuk bersembunyi di suatu tempat? Jadi kita mungkin akan disergap ketika lokasi kami ditampilkan pada peta, kan? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itulah yang terjadi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku tersenyum dan bertanya Sinon, yang mengangguk-angguk pergi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi bukankah aturan ini buruk bagi snipers? Bukankah kamu kira untuk menyembunyikan dan menutupi seperti taro dan snipe pada musuh? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menggambarkanku sebagai taro terlalu ber;ebihan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon memelototiku dengan mata biru berkilaunya, dan kemudian dengan dingin mendengus dan tersenyum bangga.&lt;br /&gt;
&amp;quot;15 menit sudah cukup bagiku untuk menembakkan satu peluru, membunuh satu orang, dan pindah 1km.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah ... apakah begitu ..?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku tidak berpikir bahwa akan menjadi berlebihan. Jika aku mencoba untuk menyergap Sinon melalui informasi satelit, kemungkinan bahwa dia akan menembakku dari kejauh lebih dulu. Aku sangat ingat dalam hatiku, tenggorokanku kering beberapa saat, dan kemudian memikirkan informasi yang ku terima.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh-ini berarti bahwa aku harus terus bergerak dan mencatat pergerakan musuh sekali ronde dimulai, dan kemudian bertahan sampai menjadi yang terakhir ... sesuatu seperti itu. Dan setiap 15 menit, terminal peta di tanganku akan menunjukkan lokasi dari semua pemain, jadi aku dapat memberitahu manaa yang masih hidup dan yang tidak, jadi, apa pemahamanku benar? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pada dasarnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon mengangguk kepalanya mengangguk  dan menghabiskan kopi esnya sebelum dengan paksa meletakkan gelas ke meja dan bersiap-siap untuk bangun.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu, tidak ada yang perlu dibicarakan lagi, kan? Aku akan menembakmu tanpa belas kasihan jika aku bertemu denganmu .&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Waa, tunggu tunggu, aku hanya tahu intinya saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Yang benar-benar terdengar seperti baris dari PNS tertentu, aku buru-buru mengulurkan tangan untuk menarik jaket Sinon.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apa lagi yang Kamu inginkan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Meskipun dia menunjukkan ekspresi yang sangat kesal lalu dia menatap jam militer di pergelangan tangan kirinya, aku lalu mengangguk tanpa terlihat sedih, dan Sinon mendesah dengan keras sebelum duduk lagi. Dia menempatkan kedua siku di atas meja, dan kemudian menekan dagu yang kecil melawan jari-jari yang terjalin bersama-sama, memberitahuku untuk melanjutkan dengan isyarat gerakan alisnya.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh, well, aku ... Aku sedang berpikir tentang meminta sesuatu yang sedikit aneh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku tergagap saat aku selesai berbicara dan cepat melambaikan tangan kiri aku untuk memanggil jendela menu.&lt;br /&gt;
VRMMO yang berada di spesifikasi «The Seed» mempunyai jendela menu yang hampir sama, jadi aku merubahnya menjadi mode di mana orang lain bisa melihatnya dan cepat menggerakan tab ke bawah.&lt;br /&gt;
Aku menunjukkan halaman dengan nama-nama dari 30 pemai yangn perusahaan pengoperasian kirim ke peserta final BoB. Tentu saja, kita bisa melihat nama-nama final kelompok F, tempat pertama &#039;Kirito&#039; dan &#039;Sinon&#039; tempat kedua.&lt;br /&gt;
Setelah melirik ke layar yang kutunjukkan padanya sejenak, suatu ekspresi marah muncul di wajah Sinon saat ia mengerutkan dahi seperti kucing-tidak, seperti jaguar.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apa, kamu sombong kemenangan Kamu atas aku di final kemarin?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mendengar bahwa geraman rendah iri miliknya, aku buru-buru tersentak dan menggeleng dengan ekspresi serius.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan , Bukan itu maksudku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Mungkin dia melihat perubahan sikapku ? Sinon mengerutkan alisnya yang indah dan berkata,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Lalu apa yang kamu maksud? Menampilkan ini daftar peserta tiba-tiba. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di antara 30 orang pada daftar nama, berapa banyak yang Kamu tidak tahu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku mengabaikan Sinon, yang memberikan ekspresi  terkejut karena aku memindahkan jariku ke dalam daftar nama yang tidak benar-benar panjang.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong beritahu  padaku. Hal ini sangat penting bagiku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yah, itu tidak seperti hal aku tidak bisa kuberitahukan ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Meskipun dia masih memiliki sedikit kecurigaan, Sinon masih terus melihat jendela holografik ungu di atas meja, dan mata birunya dengan cepat memindai melalui dari kiri ke kanan.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mm ... ini adalah BoB yang ke-3 , jadi aku tahu hampir semua orang di sana. Mereka adalah yang pertama-kali masuk final ... selain pengguna light saber yang menyebalkan , ada 3 orang lain yang aku tidak tahu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;3 dari mereka? Nama mereka? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nn ...« Jyuushi X »dan« Rider Pale », dan ... ini« Sterben »pria, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon kaku membaca beberapa nama, dan aku membaca nama-nama pada jendela untuk memeriksa secara pribadi. Kecuali untuk «Jyuushi X», nama-nama lain yang ditulis dalam abjad Inggris. Aku memejamkan mata dan mengulang tiga nama tadi beberapa kali.&lt;br /&gt;
Pada saat ini, Sinon tampak setengah-setengah kaget dan cemas saat ia mengatakan kepadaku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi, apa yang terjadi? Kamu telah mengajukan pertanyaan sampai sekarang, namun Kamu belum menjelaskan apa-apa kepadaku. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ahh ... ya ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku menggunakan sebuah jawaban yang meragukan untuk mengulur waktu sebelum kupikirkan sebuah jawaban  .&lt;br /&gt;
3 nama yang Sinon bilang-&lt;br /&gt;
Salah satu dari mereka mungkin menjadi alasan mengapa aku datang ke dunia ini. Dia berhubungan dengan dua kematian misterius, dan juga selamat dari SAO dan menjadi anggota guild merah «Laughin Coffin »-karakternya umumnya dikenal sebagai «Death Gun».&lt;br /&gt;
Alasan mengapa aku menyimpulkan ini karena sampai sekarang, Death Gun tetap memakai nama aslinya bukan asal-asalan. Jika memungkinkan, dia benar-benar ingin menggunakan «Death Gun» sebagai nama karakter, tetapi dalam kasus itu, dia akan mendapatkan banyak spam e-mail, dan bahkan akan menimbulkan banyak masalah. Juga, jika karakter yang sebenarnya menjadi sangat terkenal, rumor «Death Gun» dia akan susah payah untuk menghilang. Dengan demikian, dia harus menyembunyikan nama aslinya sampai sekarang, dan Sinon pasti tidak akan tahu keberadaan orang ini.&lt;br /&gt;
Sekarang, yang jadi masalahnya , manakah dari salah satunya adalah «Death Gun» ...&lt;br /&gt;
Ketika aku merenungkannya, aku melihat tangan ramping putih. Tangan itu berada di atas meja dengan jempol.&lt;br /&gt;
Mendongak, aku melihat Sinon mempersempit matanya saat dia melotot padaku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku benar-benar akan marah. Apa sih yang kamu lakukan? Apakah ini beberapa strategi untuk membuatku marah dan membuat aku membuat kesalahan di final? &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ... bukan itu, aku tidak bermaksud begitu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ketika merasa bahwa tatapan panas yang tajam seperti api itu, aku menggigit bibirku dengan erat.&lt;br /&gt;
Aku benar-benar tidak bisa memutuskan dengan segera apakah aku harus menjelaskan kebenaran kepadanya. Aku percaya rumor bahwa &#039;Ada pemain di GGO yang menyebut dirinya «Death Gun» dan telah menembak di jalan-jalan dan di bar, dan pemain yang ditembak olehnya tidak pernah login lagi&#039; akan lebih luas, tapi masih tidak ada pemain yang akan percaya bahwa mereka dibunuh. Tentu saja, Sinon di depanku mungkin juga sama.&lt;br /&gt;
Sejujurnya, aku tidak benar-benar percaya dengan hal ini. Untuk pemain untuk menembakkan peluru dalam permainan untuk membunuh seseorang di kehidupan nyata-benar-benar mustahil tidak peduli apa alasan Kikuoka dan aku disuruh ketika kita membahas hal ini beberapa hari lalu.&lt;br /&gt;
Tapi sekarang, aku bahkan tidak bisa menertawakan kemampuan Death Gun. Jika orang itu benar-benar merupakan anggota penting dari «Laughin Coffin», dia pasti salah satu pemain pembunuh yang antusias menghilangkan nyawa banyak pemain di Aincrad. Mungkin dia mengembangkan cara tertentu untuk membunuh yang jauh melampaui imajinasiku dan Kikouka  dan selama pengalaman menakutkan itu.  Masih ada kemungkinan.&lt;br /&gt;
Jika aku mengatakan semua yang kutahu untuk Sinon dan juga bahwa kekuatan Death Gun mungkin nyata-Kamu mungkin akan mati, Kamu tidak harus mengambil bagian dalam turnamen kali ini, akankah dia mendengarkan ku? Tidak, sama sekali tidak. Bahwa citra Sinon saat ia menunjukkan sisi wajah putus asa karena dia hampir ketinggalan pendaftaran setelah berbelanja denganku. Gadis ini harus memiliki beberapa alasan penting mengapa dia harus ambil bagian dalam turnamen BoB ...&lt;br /&gt;
Mata biru yang melotot ini diam padaku-tiba-tiba melunak.&lt;br /&gt;
Berwarna terang bibirnya mengatakan tanpa bergerak terlalu banyak,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Jangan bilang bahwa alasan mengapa wajah Kamu tiba-tiba menjadi aneh selama pendahuluan kemarin juga karena itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sinon dan aku saling bertatap muka, dan untuk sesaat, kita tidak bisa mengatakan apa-apa.&lt;br /&gt;
Namun, aku lupa semua alasan dan pikiranku karena aku mengangguk pergi seperti diminta. Sebuah suara amat kecil keluar dari mulut aku sendiri,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Ahhh ... itu benar. Kemarin, aku tiba-tiba dipanggil oleh seseorang yang memainkan VRMMO serupa di kubah bawah tanah ... Aku berpikir bahwa ia akan mengambil bagian dalam pertempuran saat ini. Aku takut bahwa salah satu dari tiga orang itu dia ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah itu teman-temanmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku menggeleng keras mendengar pertanyaan itu Sinon, mengacaukan rambutku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, justru sebaliknya ... kita musuh. Aku dan dia, kita serius mencoba untuk membunuh satu sama lain sebelumnya. Tapi ... Aku tidak ingat nama laki-laki itu saat itu. Aku harus ingat itu. Aku ingin bertemu pemain ini di final ... mencari tahu mengapa dia ada di sini, dan apa yang dia lakukan ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Setelah menjelaskan sampai di sini, aku menyadari bahwa kata-kataku mungkin membingungkan Sinon. Dalam permainan VRMMO normal, bahkan pemain di guild lawan secara teknis masih saingan bermain di game yang sama. Ini akan terlalu berlebihan untuk menggunakan judul «musuh».&lt;br /&gt;
Namun-&lt;br /&gt;
Para sniper dengan rambut biru aqua tidak tertawa mendengar kata-kata aku, tapi melebarkan mata kecilnya, dan kemudian bergumam dengan suara lemah yang sistem hampir tidak bisa identifikasi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Kamu mencoba membunuh satu sama lain ... musuh ...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Kemudian, ia menggunakan volume lembut yang sama untuk meningkatkan pertanyaan lain yang cukup untuk menembus kesadaran aku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Apakah karena gaya bermain kamu yang tidak cocok, atau hubunganmu antara satu sama lain memburuk ketika kamu berada di sebuah pesta karena beberapa masalah? Atau ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Mendengar sampai ini, Aku menggeleng dengan refleks.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, kami benar-benar mempertaruhkan hidup kita dan berusaha untuk membunuh satu sama lain. Orang itu ... guild laki-laki itu melakukan sesuatu yang tak bisa dimaafkan, dan kedua belah pihak tidak bisa menuju ke sebuah resolusi damai. Kami tidak punya pilihan selain untuk menyelesaikan ini dengan pedang. Aku tidak menyesal melakukan hal ini, tapi ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku tahu ini hanya akan mengganggu Sinon, tapi mulutku tidak bisa berhenti. Aku pegangan tangan yang ditempatkan di atas meja, berusaha melihat jauh ke dalam mata biru, dan mencoba untuk memaksa keluar suaraku dari tenggorokanku yang telah mengering.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tapi, a-aku hanya terus melarikan diri dari tanggung jawab yang harus aku tanggung, dan belum pernah aku memikirkan makna di balik tindakan ini. Sampai hari ini, aku memaksa diriku untuk melupakannya ... tapi sekarang, aku tidak dapat terus untuk melarikan diri. Aku harus memecahkan masalah dengan kepala di depan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
Kata-kata ini tampaknya dikatakan untuk diriku sendiri. Tentu saja, Sinon tidak harus bisa mengerti sama sekali. Saat aku menutup mulutku, Sinon menunduk juga. Pikiran bahwa ia merasakan hal aneh jauh di dalam hatinya bertambah besar sekarang, pikirku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Maaf untuk kata-kata konyol seperti itu. Hanya berpura-puralah kamu tidak pernah mendengarnya. Lagi pula, itu hanya dendam masa lalu ... &amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku memaksa tersenyum dan siap untuk menyederhanakan hal.&lt;br /&gt;
Tapi Sinon bergumam mengganggu kata-kata aku.&lt;br /&gt;
&amp;quot;-&amp;quot; Jika peluru yang kau tembakkan bisa membunuh pemain di dunia nyata, Kamu bisa menekan pelatuk tanpa ragu-ragu &#039;. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku segera tersentak.&lt;br /&gt;
Ini adalah pertanyaanku dari dalam diriku untuk Sinon selama final turnamen pendahuluan kemarin. Sebenarnya, aku masih tidak mengerti mengapa aku menanyakan hal ini, tapi pada saat itu, aku bertanya balik langsung, secepat percikan, saat mendengar Sinon bertanya &#039;bagaimana aku bisa menjadi kuat seperti Kamu&#039;.&lt;br /&gt;
Serangan di dunia game virtual membunuh seorang pemain di dunia nyata. Dari asalnya tidak ada yang mungkin percaya pada rumor «Death Gun» itu, kemungkinan bahwa hal ini tidak mungkin dalam teori. Namun, aturan ini terjadi di dunia yang tidak ada sekarang.&lt;br /&gt;
Pada saat ini, aku hanya bisa berdiam diri, dan Sinon menatap mataku dengan tatapan tajam-dan membuka bibir kecilnya mengatakan,&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu ... Kirito, mungkin Kamu, dari permainan itu ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ini pertanyaan yang tampaknya tak bersuara langsung sirna karena meleleh di udara kering bar. Mata biru bimbang melihat ke bawah sebelum gemetar diam-diam.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Maaf, aku tidak harus bertanya tentang hal ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Tidak, tidak apa-apa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku hanya bisa menjawab ini berkaitan dengan permintaan maaf yang tak terduga, dan kami terus melihat satu sama lain dalam keheningan yang menegangkan ini.&lt;br /&gt;
Aku tidak bermaksud untuk mengatakan pada Sinon bahwa aku mantan pemain «Sword Art Online», « yang selamat dari SAO». Tapi kalau aku tidak berkata begitu, dia tidak akan pernah bisa memahami penjelasanku yang barusan.&lt;br /&gt;
Sinon sekarang mungkin mampu memahami arti dari kata «musuh»  yang kugunakan, dan dia akan mampu memahami arti rinci «saling membunuh».&lt;br /&gt;
Aku hanya menunggu dengan diam untuk gadis ini menunjukkan bahwa jijik dan gangguan baginya di matanya.&lt;br /&gt;
Namun-&lt;br /&gt;
Sinon tidak berpaling, dan dia tidak meninggalkan tempat duduknya. Dia membungkuk ke depan dan menatapku. Mata sapphire miliknya, karena alasan tertentu, tampaknya akan memberikan semacam ... mungkin kilatan, permohonan bantuan, ataukah mungkin itu hanya imajinasiku.&lt;br /&gt;
Saat berikutnya, Sinon memejamkan mata erat-erat, dan kemudian menggigit bibirnya dengan erat.&lt;br /&gt;
Aku bahkan tidak punya waktu untuk terkejut ketika suasana tegang antara kami menghilang. Setelah menghembuskan napas dalam-dalam, gadis sniper ini memberikan senyuman dan berbisik lembut kepada aku,&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Yah, sudah waktunya untuk kembali ke kubah menunggu, atau kita tidak akan punya waktu untuk memeriksa peralatan kami dan pemanasan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah ... ahh, itu benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku mengangguk, dan Sinon berdiri. Aku melihat jam digital sederhana di pergelangan tangan kiriku, dan melihat bahwa hampir jam 7 pm. Masih ada satu jam sebelum dimulainya turnamen final.&lt;br /&gt;
Ketika kami tiba di lift sederhana di sudut bar besar, Sinon menekan tombol bawah, gerbang besi itu mengeluarkan suara berderit yang meluncur ke samping, dan lift muncul. Saat kami masuk, aku adalah orang yang menekan tombol paling bawah.&lt;br /&gt;
Dalam ruang sempit yang memiliki perasaan imajinasi turun dan suara mesin, suara lembut berdering.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu Kamu memiliki kesulitan sendiri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Di belakangku, Sinon tampaknya berjalan ke arahku, dan ada sesuatu yang menunjuk pada tengah punggungku. Itu bukan moncong-tapi jari. Katanya dengan nada sedikit kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Namun, janjimu denganku adalah salah satu alasan lain. Aku pasti akan mengembalikan hinaan selama pertempuran kemarin dengan menarik, jadi kamu tidak boleh membiarkan orang lain selain aku menembakmu. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Aku mengangguk sedikit.&lt;br /&gt;
Tujuan terbesarku ketika aku dive ke GGO adalah untuk berinteraksi dengan «Death Gun» dan memecahkan misteri di balik pembunuhan itu, tapi insiden ini sekarang bukan hanya tentang permintaan Kikuoka Seijirou, tetapi juga terkait denganku. Berpikir dengan tenang, aku harus menghindari duel ini dengan Sinon sniper menakutkan dan mencapai tujuanku.&lt;br /&gt;
Tapi aku bertemu Sinon di dunia ini, berbicara dengannya, dan membangun sebuah hubungan baru dalam pertempuran ini. Aku benar-benar tidak bisa mengabaikan atau meremehkan tindakannya. Itu karena, bahkan di dunia maya yang lain, bahkan jika hal yang menempel di pinggangku adalah pedang cahaya tanpa fisik pedang asli, «Kirito» masih swordsman.&lt;br /&gt;
&amp;quot;... Aku akan bertahan sampai saat aku melawanmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Pada saat aku mengatakan hal ini, jari di belakang punggungku meninggalkan tubuhku, dan suara lembut terdengar lagi.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sebelum aku bisa bertanya mengapa dia mengatakan terima kasih, lift berhenti mendadak. Setelah pintu terbuka, hal yang ada di depan lift yang gelap itu adalah bau besi dan asap-bau pertempuran datang ke arahku dan menelanku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Talk:Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Catatan_Pengarang&amp;diff=194254</id>
		<title>Talk:Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Catatan Pengarang</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Talk:Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Catatan_Pengarang&amp;diff=194254"/>
		<updated>2012-10-05T12:29:29Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: Created page with &amp;quot;Tolong edit sedikit nih,saya kurang bisa Html.!&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Tolong edit sedikit nih,saya kurang bisa Html.!&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Catatan_Pengarang&amp;diff=194253</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 6 Catatan Pengarang</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_6_Catatan_Pengarang&amp;diff=194253"/>
		<updated>2012-10-05T12:28:04Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: Created page with &amp;quot;Saya Kawahara Reki, dan ini adalah volume yang terakhir pada tahun 2010, «Sword Art Online 6, Phantom Bullet». Sejak Februari &amp;#039;09, Seri SAO dan seri lainnya &amp;#039;Accel World&amp;#039; ya...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Saya Kawahara Reki, dan ini adalah volume yang terakhir pada tahun 2010, «Sword Art Online 6, Phantom Bullet».&lt;br /&gt;
Sejak Februari &#039;09, Seri SAO dan seri lainnya &#039;Accel World&#039; yang dirilis pada bulan bolak, dan mempunyai 12 volume yang telah dirilis. Namun, alasan mengapa hal ini tugas yang tampaknya tidak mungkin dapat diselesaikan karena «seri SAO memiliki naskah aslinya di tempat pertama». Saya berpikir bahwa saya hanya perlu untuk mengedit web menambahkan sedikit dan bahwa tidak akan ada pekerjaan yang terlalu banyak.&lt;br /&gt;
Tapi setelah membaca naskah asli saya, saya menemukan bahwa ada bagian-bagian yang tidak dapat diedit sedikitpun, tapi harus dimodifikasi seluruhnya ... Namun, volume 1 dan 2 masih «diedit», 3 dan 4 adalah «ditambahkan pada», 5 lebih seperti «rewrite» ... tapi sudah 6 «naskah asli» (tertawa). Juga, jumlah halaman dalam buku ini melampaui setiap volume sebelum yang volume pertama ... sekarang aku berhasil (atau tidak berhasil) menulis afterwords saya, bahkan saya merasa bahwa itu adalah sebuah keajaiban. Jadi untuk memperingatkan diriku sendiri, aku harus berteriak-WHY! DID! THINGS! END! UP! LIKE! THIS!&lt;br /&gt;
Nah, saya menghabiskan begitu banyak usaha dengan arti yang tidak diketahui untuk menyelesaikan volume, tapi aku senang jika ini bisa memungkinkan saya untuk memahami teman-teman baru saya melalui rilisnya volume pertama dan bahwa teman-teman lama saya yang saya tahu pada versi web dapat merasa mengulang kembali karena membaca karya utama mereka. Slate volume berikutnya untuk berada di Asuna yang kami menunggu untuk waktu yang lama. Dia adalah pahlawan utama tetapi hampir tidak memiliki kesempatan untuk tampil di volume 5 dan 6. Dia akan sangat aktif dalam volume berikutnya, sehingga semua orang, silahkan melihat karya kamu yang selanjutnya untuk itu! (Ini tidak akan menjadi penulisan ulang, kemungkinan besar ...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian sekarang, untuk permintaan maaf untuk hari terakhir saya ...&lt;br /&gt;
Saya kira beberapa pembaca tahu tentang hal itu, tetapi selama «Dengeki Bunko Autumn Festival 2010» yang pada bulan Oktober di Akihabara, ABEC-san, siapa yang bertanggung jawab atas ilustrasi, dan saya seharusnya menghadiri sesi tanda tangan. Ya ... aku terlambat! Dan benar-benar terlambat! Kami akhirnya terlambat 30 menit! Alasannya adalah bahwa data otak saya rusak dan dilihat waktu «12:30» sebagai «14:30»!&lt;br /&gt;
... Dikatakan bahwa selama sejarah 4.000 tahun Bunko Dengeki, aku adalah penulis pertama untuk menunda sesi tanda tangan karena saya terlambat ... bagi pembaca yang terdaftar untuk ambil bagian dalam sesi tanda tangan dan menunggu untuk waktu yang lama, aku benar-benar tidak tahu bagaimana untuk meminta maaf kepada Anda ... Saya minta maaf, saya tidak akan melakukan ini lagi. (Tapi rasanya seperti mereka tidak akan membiarkan saya melakukan sesi tanda tangan lain lagi!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, karena saya terlambat dan bahwa keterlambatan penyampaian script, saya menyebabkan banyak masalah kepada editor Miki-san, tapi saya ingin mengatakan kepadanya dan ilustrator ABEC-san bahwa saya harap bisa rukun dengan mereka tahun depan. Juga, saya akan berharap Anda, yang membaca seluruh volume, tahun 2011 brilian! Dan saya juga berharap bahwa saya tidak akan terlambat lagi!&lt;br /&gt;
Salah satu hari di bulan Oktober 2010, Kawahara Reki&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_5_Catatan_Pengarang&amp;diff=193755</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5 Catatan Pengarang</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_5_Catatan_Pengarang&amp;diff=193755"/>
		<updated>2012-10-03T09:25:47Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Saya Kawahara Reki. Saya sangat bersyukur bahwa kalian membeli volume kelima dari seri ini. Termasuk seri lainnya, ini adalah hasil karya saya yang ke-10, «Sword Art Online 5, Phantom Bullet».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Net-gaming, ada dua bentuk yang agak populer genre game selain MMORPGs. Salah satunya adalah «&#039;&#039;&#039;R&#039;&#039;&#039;eal-&#039;&#039;&#039;T&#039;&#039;&#039;ime &#039;&#039;&#039;S&#039;&#039;&#039;trategy», dan yang satunya adalah «&#039;&#039;&#039;F&#039;&#039;&#039;irst &#039;&#039;&#039;P&#039;&#039;&#039;erson &#039;&#039;&#039;S&#039;&#039;&#039;hooter».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya suka kedua genre ini, tapi jika saya berbicara tentang RTS, kolom ini tidak akan cukup, jadi saya harus menyingkatnya(tertawa).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebagai judul menyiratkan, FPS adalah genre permainan yang biasanya memungkinkan karakter utama (pemain) untuk memegang senjata melalui pandangan pemain dan bermain. Ini berasal dari Amerika, jadi sekarang, tidak peduli apakah itu jumlah permainan atau jumlah pemain, sudah menjadi mayoritas orang amerika. Tapi ketika Battle online player vs battle, akan ada situasi di mana orang akan merasa seperti mengatakan &amp;quot;Apakah kamu dihidupkan kembali dari versi Simo Häyhä&amp;lt;ref&amp;gt;Sniper Legendaris dari finlandia yang telah membunuh orang paling banyak. 505 orang telah dibunuhnya menggunakan sniper, keterangan selanjutnya ada disini: http://en.wikipedia.org/wiki/Simo_H%C3%A4yh%C3%A4&amp;lt;/ref&amp;gt;?&amp;quot; Kemungkinan besar, itu semacam situasi saat saya masih bergerak maju dengan kecepatan penuh, saya akan mendengar ledakan dari jauh, dan kemudian ada pertempuran dimata coklat saya dan saya mati, atau dalam pertempuran jarak dekat, saya sudah punya senapan Rifle dan saya menembak tanpa arah, tapi musuh mendekatiku, menghindar kekiri dan kekanan, dan kemudian menggunakan pisau untuk membunuh saya dengan mudah (Pada saat ini, saya benar-benar merasa seperti mengatakan: &amp;quot;Apakah kamu dihidupkan kembali dari versi Simo Häyhä!? &amp;quot;). Namun, orang hanya akan mengatakan bahwa aku seorang Greenhorn.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertarungan PvP di MMOs akan sangat berpengaruh karena level dan peralatan yang berbeda, namun kemampuan karakter FPS itu sendiri akan bergantung pada keahlian pemain itu sendiri. Salah satu alasan mengapa saya membuat ini «Phantom Bullet» adalah untuk menunjukan ini «Ability» dalam seri «SAO».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, masalahnya adalah bahwa meskipun saya suka FPS, saya tidak mengerti apa-apa tentang semua senjata ... kali ini, saya menggunakan banyak nama senjata dan istilah yang unik, tetapi ini hanya yang saya tahu &amp;amp; disusun terakhir . Kepada pembaca yang lebih berpengalaman dalam hal ini, kalian mungkin merasa bahwa ada banyak adegan di mana kalian akan berkata &amp;quot;Bagaimana mungkin!&amp;quot;, Tapi saya berharap bahwa setiap orang dapat memaafkan dan memperlakukannya sebagai &amp;quot;Lagipula itu adalah bagian dari permainan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Miki-san, yang mulai memiliki lebih banyak tugas dan lebih terkait dan namun masih sabar menunggu bagi saya untuk menyempurnakan naskah asli saya, ABEC-san, yang mampu menunjukan daya tarik keduanya (tertawa) perempuan membuat ilustrasi yang sangat bagus, dan semua orang yang mendukung saya bahkan setelah saya menulis bahwa &#039;Aku akan menjadi gila&#039;, tolong terima headshot saya ke dahi kalian. Saya berharap untuk bertemu kalian!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2010, 10 Juni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kawahara Reki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
===References===&lt;br /&gt;
&amp;lt;references /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{Nav|{{FULLPAGENAME}}|{{SAO List v5}}|Sword Art Online}}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_5_Catatan_Pengarang&amp;diff=193753</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5 Catatan Pengarang</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_5_Catatan_Pengarang&amp;diff=193753"/>
		<updated>2012-10-03T09:24:47Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Saya Kawahara Reki. Saya sangat bersyukur bahwa kalian membeli volume kelima dari seri ini. Termasuk seri lainnya, ini adalah hasil karya saya yang ke-10, «Sword Art Online 5, Phantom Bullet».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Net-gaming, ada dua bentuk yang agak populer genre game selain MMORPGs. Salah satunya adalah «&#039;&#039;&#039;R&#039;&#039;&#039;eal-&#039;&#039;&#039;T&#039;&#039;&#039;ime &#039;&#039;&#039;S&#039;&#039;&#039;trategy», dan yang satunya adalah «&#039;&#039;&#039;F&#039;&#039;&#039;irst &#039;&#039;&#039;P&#039;&#039;&#039;erson &#039;&#039;&#039;S&#039;&#039;&#039;hooter».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya suka kedua genre ini, tapi jika saya berbicara tentang RTS, kolom ini tidak akan cukup, jadi saya harus menyingkatnya(tertawa).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebagai judul menyiratkan, FPS adalah genre permainan yang biasanya memungkinkan karakter utama (pemain) untuk memegang senjata melalui pandangan pemain dan bermain. Ini berasal dari Amerika, jadi sekarang, tidak peduli apakah itu jumlah permainan atau jumlah pemain, sudah menjadi mayoritas orang amerika. Tapi ketika Battle online player vs battle, akan ada situasi di mana orang akan merasa seperti mengatakan &amp;quot;Apakah kamu dihidupkan kembali dari versi Simo Häyhä&amp;lt;ref&amp;gt;Sniper Legendaris dari finlandia yang telah membunuh orang paling banyak. 505 orang telah dibunuhnya menggunakan sniper, keterangan selanjutnya ada disini: http://en.wikipedia.org/wiki/Simo_H%C3%A4yh%C3%A4&amp;lt;/ref&amp;gt;?&amp;quot; Kemungkinan besar, itu semacam situasi saat saya masih bergerak maju dengan kecepatan penuh, saya akan mendengar ledakan dari jauh, dan kemudian ada pertempuran dimata coklat saya dan saya mati, atau dalam pertempuran jarak dekat, saya sudah punya senapan Rifle dan saya menembak tanpa arah, tapi musuh mendekatiku, menghindar kekiri dan kekanan, dan kemudian menggunakan pisau untuk membunuh saya dengan mudah (Pada saat ini, saya benar-benar merasa seperti mengatakan: &amp;quot;Apakah kamu dihidupkan kembali dari versi Simo Häyhä!? &amp;quot;). Namun, orang hanya akan mengatakan bahwa aku seorang Greenhorn.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertarungan PvP di MMOs akan sangat berpengaruh karena level dan peralatan yang berbeda, namun kemampuan karakter FPS itu sendiri akan bergantung pada keahlian pemain itu sendiri. Salah satu alasan mengapa saya membuat ini «Phantom Bullet» adalah untuk menunjukan ini «Ability» dalam seri «SAO».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, masalahnya adalah bahwa meskipun saya suka FPS, saya tidak mengerti apa-apa tentang semua senjata ... kali ini, saya menggunakan banyak nama senjata dan istilah yang unik, tetapi ini hanya yang saya tahu &amp;amp; disusun terakhir . Kepada pembaca yang lebih berpengalaman dalam hal ini, kalian mungkin merasa bahwa ada banyak adegan di mana kalian akan berkata &amp;quot;Bagaimana mungkin!&amp;quot;, Tapi saya berharap bahwa setiap orang dapat memaafkan dan memperlakukannya sebagai &amp;quot;Lagipula itu adalah bagian dari permainan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Miki-san, yang mulai memiliki lebih banyak tugas dan lebih terkait dan namun masih sabar menunggu bagi saya untuk menyempurnakan naskah asli saya, ABEC-san, yang mampu menunjukan daya tarik keduanya (tertawa) perempuan membuat ilustrasi yang sangat bagus, dan semua orang yang mendukung saya bahkan setelah saya menulis bahwa &#039;Aku akan menjadi gila&#039;, tolong terima headshot saya ke dahi kalian. Saya berharap untuk bertemu kalian!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2010, 10 Juni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kawahara Reki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
===References===&lt;br /&gt;
&amp;lt;references /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 {{Nav|{{FULLPAGENAME}}|{{SAO List v5}}|Sword Art Online}}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_5_Catatan_Pengarang&amp;diff=193752</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5 Catatan Pengarang</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_5_Catatan_Pengarang&amp;diff=193752"/>
		<updated>2012-10-03T09:24:10Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Saya Kawahara Reki. Saya sangat bersyukur bahwa kalian membeli volume kelima dari seri ini. Termasuk seri lainnya, ini adalah hasil karya saya yang ke-10, «Sword Art Online 5, Phantom Bullet».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Net-gaming, ada dua bentuk yang agak populer genre game selain MMORPGs. Salah satunya adalah «&#039;&#039;&#039;R&#039;&#039;&#039;eal-&#039;&#039;&#039;T&#039;&#039;&#039;ime &#039;&#039;&#039;S&#039;&#039;&#039;trategy», dan yang satunya adalah «&#039;&#039;&#039;F&#039;&#039;&#039;irst &#039;&#039;&#039;P&#039;&#039;&#039;erson &#039;&#039;&#039;S&#039;&#039;&#039;hooter».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya suka kedua genre ini, tapi jika saya berbicara tentang RTS, kolom ini tidak akan cukup, jadi saya harus menyingkatnya(tertawa).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebagai judul menyiratkan, FPS adalah genre permainan yang biasanya memungkinkan karakter utama (pemain) untuk memegang senjata melalui pandangan pemain dan bermain. Ini berasal dari Amerika, jadi sekarang, tidak peduli apakah itu jumlah permainan atau jumlah pemain, sudah menjadi mayoritas orang amerika. Tapi ketika Battle online player vs battle, akan ada situasi di mana orang akan merasa seperti mengatakan &amp;quot;Apakah kamu dihidupkan kembali dari versi Simo Häyhä&amp;lt;ref&amp;gt;Sniper Legendaris dari finlandia yang telah membunuh orang paling banyak. 505 orang telah dibunuhnya menggunakan sniper, keterangan selanjutnya ada disini: http://en.wikipedia.org/wiki/Simo_H%C3%A4yh%C3%A4&amp;lt;/ref&amp;gt;?&amp;quot; Kemungkinan besar, itu semacam situasi saat saya masih bergerak maju dengan kecepatan penuh, saya akan mendengar ledakan dari jauh, dan kemudian ada pertempuran dimata coklat saya dan saya mati, atau dalam pertempuran jarak dekat, saya sudah punya senapan Rifle dan saya menembak tanpa arah, tapi musuh mendekatiku, menghindar kekiri dan kekanan, dan kemudian menggunakan pisau untuk membunuh saya dengan mudah (Pada saat ini, saya benar-benar merasa seperti mengatakan: &amp;quot;Apakah kamu dihidupkan kembali dari versi Simo Häyhä!? &amp;quot;). Namun, orang hanya akan mengatakan bahwa aku seorang Greenhorn.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertarungan PvP di MMOs akan sangat berpengaruh karena level dan peralatan yang berbeda, namun kemampuan karakter FPS itu sendiri akan bergantung pada keahlian pemain itu sendiri. Salah satu alasan mengapa saya membuat ini «Phantom Bullet» adalah untuk menunjukan ini «Ability» dalam seri «SAO».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, masalahnya adalah bahwa meskipun saya suka FPS, saya tidak mengerti apa-apa tentang semua senjata ... kali ini, saya menggunakan banyak nama senjata dan istilah yang unik, tetapi ini hanya yang saya tahu &amp;amp; disusun terakhir . Kepada pembaca yang lebih berpengalaman dalam hal ini, kalian mungkin merasa bahwa ada banyak adegan di mana kalian akan berkata &amp;quot;Bagaimana mungkin!&amp;quot;, Tapi saya berharap bahwa setiap orang dapat memaafkan dan memperlakukannya sebagai &amp;quot;Lagipula itu adalah bagian dari permainan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Miki-san, yang mulai memiliki lebih banyak tugas dan lebih terkait dan namun masih sabar menunggu bagi saya untuk menyempurnakan naskah asli saya, ABEC-san, yang mampu menunjukan daya tarik keduanya (tertawa) perempuan membuat ilustrasi yang sangat bagus, dan semua orang yang mendukung saya bahkan setelah saya menulis bahwa &#039;Aku akan menjadi gila&#039;, tolong terima headshot saya ke dahi kalian. Saya berharap untuk bertemu kalian!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2010, 10 Juni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kawahara Reki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
===References===&lt;br /&gt;
&amp;lt;references /&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{Nav|{{FULLPAGENAME}}|{{SAO List v5}}|Sword Art Online}}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_5_Catatan_Pengarang&amp;diff=193749</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5 Catatan Pengarang</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_5_Catatan_Pengarang&amp;diff=193749"/>
		<updated>2012-10-03T09:17:34Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Saya Kawahara Reki. Saya sangat bersyukur bahwa kalian membeli volume kelima dari seri ini. Termasuk seri lainnya, ini adalah hasil karya saya yang ke-10, «Sword Art Online 5, Phantom Bullet».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Net-gaming, ada dua bentuk yang agak populer genre game selain MMORPGs. Salah satunya adalah «&#039;&#039;&#039;R&#039;&#039;&#039;eal-&#039;&#039;&#039;T&#039;&#039;&#039;ime &#039;&#039;&#039;S&#039;&#039;&#039;trategy», dan yang satunya adalah «&#039;&#039;&#039;F&#039;&#039;&#039;irst &#039;&#039;&#039;P&#039;&#039;&#039;erson &#039;&#039;&#039;S&#039;&#039;&#039;hooter».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya suka kedua genre ini, tapi jika saya berbicara tentang RTS, kolom ini tidak akan cukup, jadi saya harus menyingkatnya(tertawa).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebagai judul menyiratkan, FPS adalah genre permainan yang biasanya memungkinkan karakter utama (pemain) untuk memegang senjata melalui pandangan pemain dan bermain. Ini berasal dari Amerika, jadi sekarang, tidak peduli apakah itu jumlah permainan atau jumlah pemain, sudah menjadi mayoritas orang amerika. Tapi ketika Battle online player vs battle, akan ada situasi di mana orang akan merasa seperti mengatakan &amp;quot;Apakah kamu dihidupkan kembali dari versi Simo Häyhä [[http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online:Volume_5_Author_Notes#cite_note-0|References]]?&amp;quot; Kemungkinan besar, itu semacam situasi saat saya masih bergerak maju dengan kecepatan penuh, saya akan mendengar ledakan dari jauh, dan kemudian ada pertempuran dimata coklat saya dan saya mati, atau dalam pertempuran jarak dekat, saya sudah punya senapan Rifle dan saya menembak tanpa arah, tapi musuh mendekatiku, menghindar kekiri dan kekanan, dan kemudian menggunakan pisau untuk membunuh saya dengan mudah (Pada saat ini, saya benar-benar merasa seperti mengatakan: &amp;quot;Apakah kamu dihidupkan kembali dari versi Simo Häyhä!? &amp;quot;). Namun, orang hanya akan mengatakan bahwa aku seorang Greenhorn.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertarungan PvP di MMOs akan sangat berpengaruh karena level dan peralatan yang berbeda, namun kemampuan karakter FPS itu sendiri akan bergantung pada keahlian pemain itu sendiri. Salah satu alasan mengapa saya membuat ini «Phantom Bullet» adalah untuk menunjukan ini «Ability» dalam seri «SAO».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, masalahnya adalah bahwa meskipun saya suka FPS, saya tidak mengerti apa-apa tentang semua senjata ... kali ini, saya menggunakan banyak nama senjata dan istilah yang unik, tetapi ini hanya yang saya tahu &amp;amp; disusun terakhir . Kepada pembaca yang lebih berpengalaman dalam hal ini, kalian mungkin merasa bahwa ada banyak adegan di mana kalian akan berkata &amp;quot;Bagaimana mungkin!&amp;quot;, Tapi saya berharap bahwa setiap orang dapat memaafkan dan memperlakukannya sebagai &amp;quot;Lagipula itu adalah bagian dari permainan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Miki-san, yang mulai memiliki lebih banyak tugas dan lebih terkait dan namun masih sabar menunggu bagi saya untuk menyempurnakan naskah asli saya, ABEC-san, yang mampu menunjukan daya tarik keduanya (tertawa) perempuan membuat ilustrasi yang sangat bagus, dan semua orang yang mendukung saya bahkan setelah saya menulis bahwa &#039;Aku akan menjadi gila&#039;, tolong terima headshot saya ke dahi kalian. Saya berharap untuk bertemu kalian!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2010, 10 Juni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kawahara Reki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;big&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;References&#039;&#039;&#039;&amp;lt;/big&amp;gt;&lt;br /&gt;
    &lt;br /&gt;
#    ↑ Sniper legendaris dari Finlandia yang paling banyak membunuh.505 orang lebih yang telah dibunuhnya, lebih lengkap lagi silahkan lihat disini :  http://en.wikipedia.org/wiki/Simo_H%C3%A4yh%C3%A4&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_5_Catatan_Pengarang&amp;diff=193747</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5 Catatan Pengarang</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_5_Catatan_Pengarang&amp;diff=193747"/>
		<updated>2012-10-03T09:15:34Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Saya Kawahara Reki. Saya sangat bersyukur bahwa kalian membeli volume kelima dari seri ini. Termasuk seri lainnya, ini adalah hasil karya saya yang ke-10, «Sword Art Online 5, Phantom Bullet».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Net-gaming, ada dua bentuk yang agak populer genre game selain MMORPGs. Salah satunya adalah «&#039;&#039;&#039;R&#039;&#039;&#039;eal-&#039;&#039;&#039;T&#039;&#039;&#039;ime &#039;&#039;&#039;S&#039;&#039;&#039;trategy», dan yang satunya adalah «&#039;&#039;&#039;F&#039;&#039;&#039;irst &#039;&#039;&#039;P&#039;&#039;&#039;erson &#039;&#039;&#039;S&#039;&#039;&#039;hooter».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya suka kedua genre ini, tapi jika saya berbicara tentang RTS, kolom ini tidak akan cukup, jadi saya harus menyingkatnya(tertawa).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebagai judul menyiratkan, FPS adalah genre permainan yang biasanya memungkinkan karakter utama (pemain) untuk memegang senjata melalui pandangan pemain dan bermain. Ini berasal dari Amerika, jadi sekarang, tidak peduli apakah itu jumlah permainan atau jumlah pemain, sudah menjadi mayoritas orang amerika. Tapi ketika Battle online player vs battle, akan ada situasi di mana orang akan merasa seperti mengatakan &amp;quot;Apakah kamu dihidupkan kembali dari versi Simo Häyhä [[http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online:Volume_5_Author_Notes#cite_note-0|References]]?&amp;quot; Kemungkinan besar, itu semacam situasi saat saya masih bergerak maju dengan kecepatan penuh, saya akan mendengar ledakan dari jauh, dan kemudian ada pertempuran dimata coklat saya dan saya mati, atau dalam pertempuran jarak dekat, saya sudah punya senapan Rifle dan saya menembak tanpa arah, tapi musuh mendekatiku, menghindar kekiri dan kekanan, dan kemudian menggunakan pisau untuk membunuh saya dengan mudah (Pada saat ini, saya benar-benar merasa seperti mengatakan: &amp;quot;Apakah kamu dihidupkan kembali dari versi Simo Häyhä!? &amp;quot;). Namun, orang hanya akan mengatakan bahwa aku seorang Greenhorn.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertarungan PvP di MMOs akan sangat berpengaruh karena level dan peralatan yang berbeda, namun kemampuan karakter FPS itu sendiri akan bergantung pada keahlian pemain itu sendiri. Salah satu alasan mengapa saya membuat ini «Phantom Bullet» adalah untuk menunjukan ini «Ability» dalam seri «SAO».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, masalahnya adalah bahwa meskipun saya suka FPS, saya tidak mengerti apa-apa tentang semua senjata ... kali ini, saya menggunakan banyak nama senjata dan istilah yang unik, tetapi ini hanya yang saya tahu &amp;amp; disusun terakhir . Kepada pembaca yang lebih berpengalaman dalam hal ini, kalian mungkin merasa bahwa ada banyak adegan di mana kalian akan berkata &amp;quot;Bagaimana mungkin!&amp;quot;, Tapi saya berharap bahwa setiap orang dapat memaafkan dan memperlakukannya sebagai &amp;quot;Lagipula itu adalah bagian dari permainan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Miki-san, yang mulai memiliki lebih banyak tugas dan lebih terkait dan namun masih sabar menunggu bagi saya untuk menyempurnakan naskah asli saya, ABEC-san, yang mampu menunjukan daya tarik keduanya (tertawa) perempuan membuat ilustrasi yang sangat bagus, dan semua orang yang mendukung saya bahkan setelah saya menulis bahwa &#039;Aku akan menjadi gila&#039;, tolong terima headshot saya ke dahi kalian. Saya berharap untuk bertemu kalian!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2010, 10 Juni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kawahara Reki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;big&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;References&#039;&#039;&#039;&amp;lt;/big&amp;gt;&lt;br /&gt;
    &lt;br /&gt;
#    ↑ Sniper legendaris dari Finlandia &lt;br /&gt;
       yang paling banyak membunuh.505 orang lebih &lt;br /&gt;
       yang telah dibunuhnya, lebih lengkap lagi silahkan lihat disini : &lt;br /&gt;
       http://en.wikipedia.org/wiki/Simo_H%C3%A4yh%C3%A4&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_5_Catatan_Pengarang&amp;diff=193746</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5 Catatan Pengarang</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_5_Catatan_Pengarang&amp;diff=193746"/>
		<updated>2012-10-03T09:15:01Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Saya Kawahara Reki. Saya sangat bersyukur bahwa kalian membeli volume kelima dari seri ini. Termasuk seri lainnya, ini adalah hasil karya saya yang ke-10, «Sword Art Online 5, Phantom Bullet».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Net-gaming, ada dua bentuk yang agak populer genre game selain MMORPGs. Salah satunya adalah «&#039;&#039;&#039;R&#039;&#039;&#039;eal-&#039;&#039;&#039;T&#039;&#039;&#039;ime &#039;&#039;&#039;S&#039;&#039;&#039;trategy», dan yang satunya adalah «&#039;&#039;&#039;F&#039;&#039;&#039;irst &#039;&#039;&#039;P&#039;&#039;&#039;erson &#039;&#039;&#039;S&#039;&#039;&#039;hooter».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya suka kedua genre ini, tapi jika saya berbicara tentang RTS, kolom ini tidak akan cukup, jadi saya harus menyingkatnya(tertawa).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebagai judul menyiratkan, FPS adalah genre permainan yang biasanya memungkinkan karakter utama (pemain) untuk memegang senjata melalui pandangan pemain dan bermain. Ini berasal dari Amerika, jadi sekarang, tidak peduli apakah itu jumlah permainan atau jumlah pemain, sudah menjadi mayoritas orang amerika. Tapi ketika Battle online player vs battle, akan ada situasi di mana orang akan merasa seperti mengatakan &amp;quot;Apakah kamu dihidupkan kembali dari versi Simo Häyhä [[http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online:Volume_5_Author_Notes#cite_note-0|References]]?&amp;quot; Kemungkinan besar, itu semacam situasi saat saya masih bergerak maju dengan kecepatan penuh, saya akan mendengar ledakan dari jauh, dan kemudian ada pertempuran dimata coklat saya dan saya mati, atau dalam pertempuran jarak dekat, saya sudah punya senapan Rifle dan saya menembak tanpa arah, tapi musuh mendekatiku, menghindar kekiri dan kekanan, dan kemudian menggunakan pisau untuk membunuh saya dengan mudah (Pada saat ini, saya benar-benar merasa seperti mengatakan: &amp;quot;Apakah kamu dihidupkan kembali dari versi Simo Häyhä!? &amp;quot;). Namun, orang hanya akan mengatakan bahwa aku seorang Greenhorn.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertarungan PvP di MMOs akan sangat berpengaruh karena level dan peralatan yang berbeda, namun kemampuan karakter FPS itu sendiri akan bergantung pada keahlian pemain itu sendiri. Salah satu alasan mengapa saya membuat ini «Phantom Bullet» adalah untuk menunjukan ini «Ability» dalam seri «SAO».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, masalahnya adalah bahwa meskipun saya suka FPS, saya tidak mengerti apa-apa tentang semua senjata ... kali ini, saya menggunakan banyak nama senjata dan istilah yang unik, tetapi ini hanya yang saya tahu &amp;amp; disusun terakhir . Kepada pembaca yang lebih berpengalaman dalam hal ini, kalian mungkin merasa bahwa ada banyak adegan di mana kalian akan berkata &amp;quot;Bagaimana mungkin!&amp;quot;, Tapi saya berharap bahwa setiap orang dapat memaafkan dan memperlakukannya sebagai &amp;quot;Lagipula itu adalah bagian dari permainan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Miki-san, yang mulai memiliki lebih banyak tugas dan lebih terkait dan namun masih sabar menunggu bagi saya untuk menyempurnakan naskah asli saya, ABEC-san, yang mampu menunjukan daya tarik keduanya (tertawa) perempuan membuat ilustrasi yang sangat bagus, dan semua orang yang mendukung saya bahkan setelah saya menulis bahwa &#039;Aku akan menjadi gila&#039;, tolong terima headshot saya ke dahi kalian. Saya berharap untuk bertemu kalian!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2010, 10 Juni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kawahara Reki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;big&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;References&#039;&#039;&#039;&amp;lt;/big&amp;gt;&lt;br /&gt;
    &lt;br /&gt;
# 1. ↑ Sniper legendaris dari Finlandia &lt;br /&gt;
#      yang paling banyak membunuh.505 orang lebih &lt;br /&gt;
#      yang telah dibunuhnya, lebih lengkap lagi silahkan lihat disini : &lt;br /&gt;
#      http://en.wikipedia.org/wiki/Simo_H%C3%A4yh%C3%A4&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_5_Catatan_Pengarang&amp;diff=193744</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5 Catatan Pengarang</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_5_Catatan_Pengarang&amp;diff=193744"/>
		<updated>2012-10-03T09:14:32Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Saya Kawahara Reki. Saya sangat bersyukur bahwa kalian membeli volume kelima dari seri ini. Termasuk seri lainnya, ini adalah hasil karya saya yang ke-10, «Sword Art Online 5, Phantom Bullet».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Net-gaming, ada dua bentuk yang agak populer genre game selain MMORPGs. Salah satunya adalah «&#039;&#039;&#039;R&#039;&#039;&#039;eal-&#039;&#039;&#039;T&#039;&#039;&#039;ime &#039;&#039;&#039;S&#039;&#039;&#039;trategy», dan yang satunya adalah «&#039;&#039;&#039;F&#039;&#039;&#039;irst &#039;&#039;&#039;P&#039;&#039;&#039;erson &#039;&#039;&#039;S&#039;&#039;&#039;hooter».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya suka kedua genre ini, tapi jika saya berbicara tentang RTS, kolom ini tidak akan cukup, jadi saya harus menyingkatnya(tertawa).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebagai judul menyiratkan, FPS adalah genre permainan yang biasanya memungkinkan karakter utama (pemain) untuk memegang senjata melalui pandangan pemain dan bermain. Ini berasal dari Amerika, jadi sekarang, tidak peduli apakah itu jumlah permainan atau jumlah pemain, sudah menjadi mayoritas orang amerika. Tapi ketika Battle online player vs battle, akan ada situasi di mana orang akan merasa seperti mengatakan &amp;quot;Apakah kamu dihidupkan kembali dari versi Simo Häyhä [[http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online:Volume_5_Author_Notes#cite_note-0|References]]?&amp;quot; Kemungkinan besar, itu semacam situasi saat saya masih bergerak maju dengan kecepatan penuh, saya akan mendengar ledakan dari jauh, dan kemudian ada pertempuran dimata coklat saya dan saya mati, atau dalam pertempuran jarak dekat, saya sudah punya senapan Rifle dan saya menembak tanpa arah, tapi musuh mendekatiku, menghindar kekiri dan kekanan, dan kemudian menggunakan pisau untuk membunuh saya dengan mudah (Pada saat ini, saya benar-benar merasa seperti mengatakan: &amp;quot;Apakah kamu dihidupkan kembali dari versi Simo Häyhä!? &amp;quot;). Namun, orang hanya akan mengatakan bahwa aku seorang Greenhorn.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertarungan PvP di MMOs akan sangat berpengaruh karena level dan peralatan yang berbeda, namun kemampuan karakter FPS itu sendiri akan bergantung pada keahlian pemain itu sendiri. Salah satu alasan mengapa saya membuat ini «Phantom Bullet» adalah untuk menunjukan ini «Ability» dalam seri «SAO».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, masalahnya adalah bahwa meskipun saya suka FPS, saya tidak mengerti apa-apa tentang semua senjata ... kali ini, saya menggunakan banyak nama senjata dan istilah yang unik, tetapi ini hanya yang saya tahu &amp;amp; disusun terakhir . Kepada pembaca yang lebih berpengalaman dalam hal ini, kalian mungkin merasa bahwa ada banyak adegan di mana kalian akan berkata &amp;quot;Bagaimana mungkin!&amp;quot;, Tapi saya berharap bahwa setiap orang dapat memaafkan dan memperlakukannya sebagai &amp;quot;Lagipula itu adalah bagian dari permainan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Miki-san, yang mulai memiliki lebih banyak tugas dan lebih terkait dan namun masih sabar menunggu bagi saya untuk menyempurnakan naskah asli saya, ABEC-san, yang mampu menunjukan daya tarik keduanya (tertawa) perempuan membuat ilustrasi yang sangat bagus, dan semua orang yang mendukung saya bahkan setelah saya menulis bahwa &#039;Aku akan menjadi gila&#039;, tolong terima headshot saya ke dahi kalian. Saya berharap untuk bertemu kalian!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2010, 10 Juni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kawahara Reki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;big&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;References&#039;&#039;&#039;&amp;lt;/big&amp;gt;&lt;br /&gt;
    &lt;br /&gt;
1. ↑ Sniper legendaris dari Finlandia &lt;br /&gt;
     yang paling banyak membunuh.505 orang lebih &lt;br /&gt;
     yang telah dibunuhnya, lebih lengkap lagi silahkan lihat disini : &lt;br /&gt;
     http://en.wikipedia.org/wiki/Simo_H%C3%A4yh%C3%A4&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_5_Catatan_Pengarang&amp;diff=193743</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5 Catatan Pengarang</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_5_Catatan_Pengarang&amp;diff=193743"/>
		<updated>2012-10-03T09:13:23Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Saya Kawahara Reki. Saya sangat bersyukur bahwa kalian membeli volume kelima dari seri ini. Termasuk seri lainnya, ini adalah hasil karya saya yang ke-10, «Sword Art Online 5, Phantom Bullet».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Net-gaming, ada dua bentuk yang agak populer genre game selain MMORPGs. Salah satunya adalah «&#039;&#039;&#039;R&#039;&#039;&#039;eal-&#039;&#039;&#039;T&#039;&#039;&#039;ime &#039;&#039;&#039;S&#039;&#039;&#039;trategy», dan yang satunya adalah «&#039;&#039;&#039;F&#039;&#039;&#039;irst &#039;&#039;&#039;P&#039;&#039;&#039;erson &#039;&#039;&#039;S&#039;&#039;&#039;hooter».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya suka kedua genre ini, tapi jika saya berbicara tentang RTS, kolom ini tidak akan cukup, jadi saya harus menyingkatnya(tertawa).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebagai judul menyiratkan, FPS adalah genre permainan yang biasanya memungkinkan karakter utama (pemain) untuk memegang senjata melalui pandangan pemain dan bermain. Ini berasal dari Amerika, jadi sekarang, tidak peduli apakah itu jumlah permainan atau jumlah pemain, sudah menjadi mayoritas orang amerika. Tapi ketika Battle online player vs battle, akan ada situasi di mana orang akan merasa seperti mengatakan &amp;quot;Apakah kamu dihidupkan kembali dari versi Simo Häyhä [[http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online:Volume_5_Author_Notes#cite_note-0|References]]?&amp;quot; Kemungkinan besar, itu semacam situasi saat saya masih bergerak maju dengan kecepatan penuh, saya akan mendengar ledakan dari jauh, dan kemudian ada pertempuran dimata coklat saya dan saya mati, atau dalam pertempuran jarak dekat, saya sudah punya senapan Rifle dan saya menembak tanpa arah, tapi musuh mendekatiku, menghindar kekiri dan kekanan, dan kemudian menggunakan pisau untuk membunuh saya dengan mudah (Pada saat ini, saya benar-benar merasa seperti mengatakan: &amp;quot;Apakah kamu dihidupkan kembali dari versi Simo Häyhä!? &amp;quot;). Namun, orang hanya akan mengatakan bahwa aku seorang Greenhorn.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertarungan PvP di MMOs akan sangat berpengaruh karena level dan peralatan yang berbeda, namun kemampuan karakter FPS itu sendiri akan bergantung pada keahlian pemain itu sendiri. Salah satu alasan mengapa saya membuat ini «Phantom Bullet» adalah untuk menunjukan ini «Ability» dalam seri «SAO».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, masalahnya adalah bahwa meskipun saya suka FPS, saya tidak mengerti apa-apa tentang semua senjata ... kali ini, saya menggunakan banyak nama senjata dan istilah yang unik, tetapi ini hanya yang saya tahu &amp;amp; disusun terakhir . Kepada pembaca yang lebih berpengalaman dalam hal ini, kalian mungkin merasa bahwa ada banyak adegan di mana kalian akan berkata &amp;quot;Bagaimana mungkin!&amp;quot;, Tapi saya berharap bahwa setiap orang dapat memaafkan dan memperlakukannya sebagai &amp;quot;Lagipula itu adalah bagian dari permainan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Miki-san, yang mulai memiliki lebih banyak tugas dan lebih terkait dan namun masih sabar menunggu bagi saya untuk menyempurnakan naskah asli saya, ABEC-san, yang mampu menunjukan daya tarik keduanya (tertawa) perempuan membuat ilustrasi yang sangat bagus, dan semua orang yang mendukung saya bahkan setelah saya menulis bahwa &#039;Aku akan menjadi gila&#039;, tolong terima headshot saya ke dahi kalian. Saya berharap untuk bertemu kalian!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2010, 10 Juni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kawahara Reki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;References&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
    &lt;br /&gt;
1. ↑ Sniper legendaris dari Finlandia &lt;br /&gt;
     yang paling banyak membunuh.505 orang lebih &lt;br /&gt;
     yang telah dibunuhnya, lebih lengkap lagi silahkan lihat disini : &lt;br /&gt;
     http://en.wikipedia.org/wiki/Simo_H%C3%A4yh%C3%A4&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_5_Catatan_Pengarang&amp;diff=193742</id>
		<title>Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 5 Catatan Pengarang</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia:Jilid_5_Catatan_Pengarang&amp;diff=193742"/>
		<updated>2012-10-03T09:12:09Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Firmanct: Created page with &amp;quot;Saya Kawahara Reki. Saya sangat bersyukur bahwa kalian membeli volume kelima dari seri ini. Termasuk seri lainnya, ini adalah hasil karya saya yang ke-10, «Sword Art Online 5...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Saya Kawahara Reki. Saya sangat bersyukur bahwa kalian membeli volume kelima dari seri ini. Termasuk seri lainnya, ini adalah hasil karya saya yang ke-10, «Sword Art Online 5, Phantom Bullet».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Net-gaming, ada dua bentuk yang agak populer genre game selain MMORPGs. Salah satunya adalah «&#039;&#039;&#039;R&#039;&#039;&#039;eal-&#039;&#039;&#039;T&#039;&#039;&#039;ime &#039;&#039;&#039;S&#039;&#039;&#039;trategy», dan yang satunya adalah «&#039;&#039;&#039;F&#039;&#039;&#039;irst &#039;&#039;&#039;P&#039;&#039;&#039;erson &#039;&#039;&#039;S&#039;&#039;&#039;hooter».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya suka kedua genre ini, tapi jika saya berbicara tentang RTS, kolom ini tidak akan cukup, jadi saya harus menyingkatnya(tertawa).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sebagai judul menyiratkan, FPS adalah genre permainan yang biasanya memungkinkan karakter utama (pemain) untuk memegang senjata melalui pandangan pemain dan bermain. Ini berasal dari Amerika, jadi sekarang, tidak peduli apakah itu jumlah permainan atau jumlah pemain, sudah menjadi mayoritas orang amerika. Tapi ketika Battle online player vs battle, akan ada situasi di mana orang akan merasa seperti mengatakan &amp;quot;Apakah kamu dihidupkan kembali dari versi Simo Häyhä [[http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online:Volume_5_Author_Notes#cite_note-0|References]]?&amp;quot; Kemungkinan besar, itu semacam situasi saat saya masih bergerak maju dengan kecepatan penuh, saya akan mendengar ledakan dari jauh, dan kemudian ada pertempuran dimata coklat saya dan saya mati, atau dalam pertempuran jarak dekat, saya sudah punya senapan Rifle dan saya menembak tanpa arah, tapi musuh mendekatiku, menghindar kekiri dan kekanan, dan kemudian menggunakan pisau untuk membunuh saya dengan mudah (Pada saat ini, saya benar-benar merasa seperti mengatakan: &amp;quot;Apakah kamu dihidupkan kembali dari versi Simo Häyhä!? &amp;quot;). Namun, orang hanya akan mengatakan bahwa aku seorang Greenhorn.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertarungan PvP di MMOs akan sangat berpengaruh karena level dan peralatan yang berbeda, namun kemampuan karakter FPS itu sendiri akan bergantung pada keahlian pemain itu sendiri. Salah satu alasan mengapa saya membuat ini «Phantom Bullet» adalah untuk menunjukan ini «Ability» dalam seri «SAO».&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, masalahnya adalah bahwa meskipun saya suka FPS, saya tidak mengerti apa-apa tentang semua senjata ... kali ini, saya menggunakan banyak nama senjata dan istilah yang unik, tetapi ini hanya yang saya tahu &amp;amp; disusun terakhir . Kepada pembaca yang lebih berpengalaman dalam hal ini, kalian mungkin merasa bahwa ada banyak adegan di mana kalian akan berkata &amp;quot;Bagaimana mungkin!&amp;quot;, Tapi saya berharap bahwa setiap orang dapat memaafkan dan memperlakukannya sebagai &amp;quot;Lagipula itu adalah bagian dari permainan. &amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Miki-san, yang mulai memiliki lebih banyak tugas dan lebih terkait dan namun masih sabar menunggu bagi saya untuk menyempurnakan naskah asli saya, ABEC-san, yang mampu menunjukan daya tarik keduanya (tertawa) perempuan membuat ilustrasi yang sangat bagus, dan semua orang yang mendukung saya bahkan setelah saya menulis bahwa &#039;Aku akan menjadi gila&#039;, tolong terima headshot saya ke dahi kalian. Saya berharap untuk bertemu kalian!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2010, 10 Juni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kawahara Reki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;References&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
    1. ↑ Sniper legendaris dari Finlandia yang paling banyak membunuh.505 orang lebih yang telah dibunuhnya, lebih lengkap lagi silahkan lihat disini : http://en.wikipedia.org/wiki/Simo_H%C3%A4yh%C3%A4&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Firmanct</name></author>
	</entry>
</feed>