<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">
	<id>https://www.baka-tsuki.org/project/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Katlya</id>
	<title>Baka-Tsuki - User contributions [en]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://www.baka-tsuki.org/project/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Katlya"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Special:Contributions/Katlya"/>
	<updated>2026-05-05T03:07:41Z</updated>
	<subtitle>User contributions</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.1</generator>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Accel_World_(Indonesia):Jilid_1_Bab_3&amp;diff=200364</id>
		<title>Accel World (Indonesia):Jilid 1 Bab 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Accel_World_(Indonesia):Jilid_1_Bab_3&amp;diff=200364"/>
		<updated>2012-10-28T14:16:51Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Katlya: minor edit up to ~ Seketika, bentuk dunia berubah lagi ~&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Bab Ketiga==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruyuki membuka matanya sambil mendesah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari cahaya putih yang datang menembus jendela, dia dapat melihat bahwa jam telah menunjukkan pukul 6:30 AM. Dia menghitung bahwa dia tertidur selama sekitar dua belas jam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh tubuhnya dipenuhi keringat dan sisa-sisa mimpi buruk itu membuat kulitnya terasa licin. Meski begitu, dia tidak mengingat sedikit pun tentang mimpinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Samar-samar dia mengingat kata-kata terakhir Kuroyukihime padanya kemarin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Jangan melepas Neuro Linkermu sepanjang malam&#039; adalah perintahnya. Ini tidak mungkin memiliki kaitan dengan mimpinya kan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah iseng memikirkan itu sambil mandi; dia memakai seragam sekolahnya kemudian sarapan sereal dan jus jeruk  di dapur sendirian. Dia menaruh piring di mesin cuci piring kemudian mengetuk pintu kamar ibunya untuk suatu ritual sebelum berangkat ke sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku pergi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengatakan itu sambil membuka sebuah kamar yang remang-remang, dia mendengar suara yang kering mengatakan sesuatu yang tidak jelas dari tempat tidur. Sepertinya ibunya habis banyak minum&amp;lt;ref&amp;gt;Maksud minum di sini, minum alkohol sehingga mabuk&amp;lt;/ref&amp;gt; tadi malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara dia menunggu ibunya mengoperasikan HP nya untuk mengisi Neuro Linkernya dengan 500 yen, ibunya tiba-tiba berkata dengan suara kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haruyuki, Linkermu terputus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oh tidak, dia menaruh tangannya di lehernya. Sementara dia merasa telah melupakan sesuatu, dia menghubungkan Neuro Linkernya ke net Global, segera dengan sebuah efek suara &#039;chariin&#039;,  saldo uang elektroniknya bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku pergi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengatakannya kembali, tapi tidak ada jawaban lagi. Dia menutup pintu kamar tersebut dengan lembut, memakai sepatunya di pintu masuk, dan meninggalkan rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia naik lift ke lantai pertama, sambil menyapa ke warga yang tidak diingatnya, dia pergi menuju pintu depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu otomatis menutup, dia melangkah ke halaman depan mansion tersebut dan baru saja tiga detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bashiiiii!! Suara itu menggema di seluruh otak Haruyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa!? &amp;lt;&amp;lt;Akselerasi&amp;gt;&amp;gt;!? Tetapi- mengapa, dengan sendirinya!?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara dia menahan napas, di depan matanya dalam huruf terbakar yang sudah familiar, adalah sebuah garis alfabet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[HERE COMES A NEW CHALLENGER!!]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di mana saya pernah melihat kata-kata ini sebelumnya? Kata-kata itu terbakar habis sebelum dia dapat mengingatnya, dan pada bagian atas pandangannya, sesuatu yang lebih aneh lagi muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah adalah angka [1800]. Dan di kiri dan kanannya, garis-garis biru memanjang. Di bawahnya sebuah garis hijau tipis kecil juga memanjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, pada pusat pandangannya dengan huruf berapi - [FIGHT!!]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Angka tadi menjadi 1799.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak yakin apa yang harus dilakukan, pertama Haruyuki melihat empat digit angka yang sedang menghitung mundur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1800 detik. 30 menit. Di mana dia pernah mendengar angka itu sebelumnya? Oh ya - Kuroyukihime mengatakannya, batas waktu &amp;lt;&amp;lt;Akselerasi&amp;gt;&amp;gt; panjangnya sekitar angka ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kali ini, Haruyuki bahkan tidak mengatakan &#039;B&#039; dari &amp;lt;&amp;lt;Burst Link&amp;gt;&amp;gt; yang merupakan perintah untuk memulai Akselerasi. Warna dunia juga, bukannya biru monoton, tapi penuh warna. Dan, apa maksud dari &#039;Challenger&#039; dan &#039;Fight&#039; sebenarnya?&lt;br /&gt;
Agar dapat menangani situasi, dia melihat sekeliling dengan putus asa, dan segera menyadari sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Angin semilir pagi bulan Oktober telah menghilang tanpa jejak, tapi daerah sekitarnya masih dalam ingatannya. Dia masih di depan rumahnya. Dua jalur jalan di sisi kiri, supermarket dan gedung perkantoran di sebarang jalan, dan jika dia berbalik, dia akan melihat mansion bertingkat tinggi yang baru saja ia tinggalkan berdiri dalam kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, sekumpulan mobil yang memenuhi jalanan menuju Shinjuku, dan para murid yang berangkat ke sekolah yang memenuhi trotoar, keduanya menghilang. Juga, jalan-jalan menjadi retak dan banyak lubang di sana sini, pagar pembatas dan rambu-rambu semuanya bengkok, dan kaca di gedung-gedung rusak dengan menyolok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada persimpangan yang sedikit lebih jauh, puing-puing bertumpukan seperti barikade, dan api berkelap-kelip dari sebuah kubah besar, seperti ada sesuatu yang terbakar didalamnya. Bekas-bekas dari kehancuran termasuk rumah mansion Haruyuki, pilar beton yang runtuh, dinding luar dengan lubang yang besar dan hal mengerikan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia ingin pulang sekarang untuk memeriksa rumahnya dan dengan motivasi itu, dia berjalan beberapaa langkah dan melihat pintu masuk di antara reruntuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, matanya membelalak dalam takjub. Interior bangunan tampak seperti bangunan poligon dalam game yang dibuat di dalam kepalanya, terlihat seperti bagian dalam dari kotak abu-abu dengan permukaan rata. Bukan- bukan terlihat seperti. Memang begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini nyata tapi bukan di dunia nyata. Haruyuki sekarang berada di bawah fungsi &amp;lt;&amp;lt;Akselerasi&amp;gt;&amp;gt;, dalam keadaan Full Dive di net virtual, adegan di sekitarnya adalah gambaran 3D yang dibuat oleh video &#039;&#039;Social Camera&#039;&#039;. Seperti dunia biru beku yang ia lihat kemarin di Lounge.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, Haruyuki belum pernah melihat ruang virtual yang begitu detail. Dia tidak dapat melihat pixel pitch&amp;lt;ref&amp;gt;Penjelasan bisa dilihat di [http://en.wikipedia.org/wiki/Dot_pitch sini]&amp;lt;/ref&amp;gt;. Setiap batu kecil di dekat kakinya dibuat dengan detail yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika seperti ini, apa yang terjadi dengan tubuhnya? Haruyuki menunduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pikir dia akan melihat babi pink-nya yang familiar, tapi -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Ap ...Apa ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kagum, dia tanpa sengaja mengeluarkan suara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang terlihat pada pandangannya adalah kakinya, dada dan tangannya yang ramping seperti kabel, sebuah tubuh yang seperti dipoles perak. Seperti robot - akan tetapi, tidak memiliki gambaran pertempuran dari game atau anime.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia buru-buru meletakkan tangannya ke wajahnya, tapi bukannya hidung atau mulut, jari-jarinya menyentuh sesuatu yang keras yang bentuknya seperti helm. Dia mengambil waktu sebentar untuk melihat sekeliling dan melihat sebuah jendela yang reatak di dinding bagian depan sebuah gedung apartemen di seberang jalan dari mansion. Dengan langkah &#039;cachin cachin&#039;, dia berlari ke sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bentuk yang dicerminkan oleh kaca besar itu adalah sebuah robot yang benar-benar penuh dengan logam. Tubuh itu ramping dan kecil, hanya kepala yang ramping itu yang luar biasa besar. Untuk mengatakannya dalam satu kalimat - tampilannya sangat kecil dan rapuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paling tidak dahinya seharusnya bertanduk... atau kedua mata harus bersinar keemasan seperti mercusuar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara dia mengeluh kepada perancang avatar yang tidak dikenal, sesuatu menarik perhatiannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di balik bayangannya di kaca, di sisi lain dari jalan, beberapa bayangan manusia yang cepat terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkejut, dia berjongkok dengan tubuh metaliknya dan berbalik. Tidak diketahui sejak kapan mereka muncul, tiga bentuk tubuh berdiri di bawah sebuah supermarket yang hancur. Karena mereka dikelilingi oleh kegelapan, dia hanya bisa melihat siluet mereka, tetapi masing-masing dari mereka jauh lebih besar dari Haruyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bayangan-bayangan itu tampak saling berhadapan dan sedang berbicara. Haruyuki tanpa sengaja mencoba untuk mendengarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Kelihatannya, seorang laki-laki aneh sering jadi korban.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tidak ingat namanya, seorang pemula?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi dia memiliki warna metalik. Mungkin dia memiliki beberapa kemampuan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang itu - bukanlah NPC&amp;lt;ref&amp;gt; Non Player Character - Player yang dimainkan oleh Komputer.&amp;lt;/ref&amp;gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruyuki langsung merasakannya. Perilaku dan pola bicara itu, tanpa diragukan lagi mereka adalah manusia dan bukan program.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tempat ini adalah virtual net &amp;lt;&amp;lt;Akselerasi&amp;gt;&amp;gt;. Yang berarti mereka, seperti Haruyuki dan Kuroyukihime, adalah orang-orang yang menginstall Brain Burst, inpasti inilah yang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berarti, mereka tahu tentang situasi ini. Pertama-tama mari bertanya kepada tiga orang tersebut tentang keadaan ini, setelah memutuskannya, dia dengan takut-takut melangkah ke jalan sampai sejauh garis putih di tengah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, dia merasa orang lain menatapnya. Dia menghentikan langkahnya dan berbalik ke arah tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sana. Lebih dari tiga orang. Tidak diketahui dari mana mereka muncul, berada di atap bangunan-bangunan ynag rusak, di atas reruntuhan, seluruhnya adalah siluet aneh yang mengawasi Haruyuki. Akan tetapi mereka tampaknya tidak bergerak mendekat, hanya - ya, seperti sedang menunggu sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruyuki bingung. Dia mengalihkan pandangannya kembali ke tengah jalan. Hitungan di atas pandangannya telah turun menjadi 1620. Garis di sebelah kiri dan kanan dari angka tersebut tidak berubah -.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, dia baru menyadarinya sekarang, di bawah garis kiri dan kanan ada garis-garis alfabet kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi kiri dibaca sebagai &amp;lt;&amp;lt;Silver Clow&amp;gt;&amp;gt;. Dan di sebelah kanan adalah &amp;lt;&amp;lt;Ash Roller&amp;gt;&amp;gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Struktur layar ini, dirasakannya sangat familiar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruyuki merasakan deja-vu yang kuat saat memikirkan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini bukanlah sesuatu yang baru - lebih dari tiga puluh tahun sebelum Haruyuki lahir, menjelang akhir era 19xx di Jepang, sebuah jenis program game mendominasi pusat hiburan. Dan baru baru ini, sesuatu yang ia lihat memicu perasaan ini. Itu adalah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruyuki yang berdiri di sana menelusuri ingatannya, melompat karena sebuah ledakan tiba-tiba terdengar dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kehilangan keseimbangannya ketika berbalik dan jatuh ke belakang, tepat di depan matanya sebuah siluet yang tinggi besar menjulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah motor. Meskipun begitu, itu bukanlah jenis motor drive yang familiar.., sejenis mesin pembakaran internal yang ilegal dari jaman dulu, darinya terdengar getaran berat &#039;Doddoddo&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Garpu depannya tidak masuk akal panjangnya, dan ban yang terhubung juga terlalu gemuk. Dari jejak kasar ban yang berwarna abu-abu, bau terbakar samar-samar melayang di udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruyuki mendongak, di balik pegangan yang melengkung berlebihan, tatapannya yang dipenuh rasa takut menangkap sosok pengendara yang duduk di atas jok kulit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
seluruh tubuh ditutupi oleh kulit hitam dengan paku payung, dua kaki dengan sepatu boot terbuka lebar, dan kedua lengan disilangkan di dada. Kepalanya juga ditutupi helm hitam, dan pelindung muka yang menyerupai tengkorak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari dalam pelindung tersebut, sebuah suara berderit muncul, Haruyuki mendengarkan terpaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lama tidak berjumpa stage &amp;lt;&amp;lt;End of Century&amp;gt;&amp;gt;, sungguh beruntung~&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari telunjuknya menggeliat ke kiri dan ke kanan dari salah satu tangan yang disilangkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu lawanku adalah seorang pemula, sungguh sangat-sangat beruntung - !&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pembalap tengkorak itu mengangkat boot kanannya dan meletakkannya di batang kemudi dengan ahlinya. Pada saat itu, ‘Dobobaroruoooon! Sebuah raungan menderu terdengar dan Haruyuki melompat lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak peduli bagaimana pun dia melihatnya, dia bukanlah lawan yang bersahabat. Sebaliknya, jika pikiran sebelumnya benar, maka ini adalah &amp;lt;&amp;lt;Fighting Stage&amp;gt;&amp;gt; - dan pengendara ini adalah -.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;U... Uwa...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruyuki beringsut kembali, dan berbalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uwa -&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kaki kecil robotnya yang berderak, dia berlari dengan putus asa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Whahahaha!! Lari, Larilah!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara gemuruh mesin yang lain terdengar di belakangnya, dan suara ban yang terus mendecit berlanjut - hanya sedetik kemudian, punggungnya menderita pukulan yang berat dan dia merasakan nyeri yang tajam, Haruyuki terbang tinggi ke kegelapan malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama, di kiri atas pandangannya, garis biru &amp;lt;&amp;lt;Silver Crow&amp;gt;&amp;gt; menyusut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyaksikan itu, Haruyuki berpikir sambil dia berputar di udara, &#039;Ah jadi ini benar artinya&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Artinya, ini adalah sebuah &amp;lt;&amp;lt;Fighting Game&amp;gt;&amp;gt;, dia seorang pemula yang belum tahu kiri dan kanan, dan lawannya adalah pemain veteran yang tahu cara untuk menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mungkin dia bisa menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hahaha, kamu langsung segera diincar. Itu karena kamu tidak menepati janji kita, nak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waktu makan siang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti kemarin. Haruyuki sedang dikoneksikan secara langsung dengan Kuroyukihime di Lounge, di bawah mata yang mengawasi ketat dengan perban di bawah rambutnya. Dia menggelengkan kepalanya dan secara terampil tertawa hanya dengan pikiran. Lukanya, yang berdarah, tampaknya hanya meninggalkan goresan. Semua pidato terima kasih dan permintaan maafnya dihentikan dengan sebuah lambaian tangan kanannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini... bukan bahan tertawaan. Kupikir aku akan mati... Ya, ini salahku karena dengan ceroboh menghubungkan Neuro Linker ku ke Global Net...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuroyukihime terlihat senang mendengar keluhan Haruyuki, dan mengambil secangkir teh dari meja dan menaruhnya di bibirnya. Di samping cangkir itu, sebuah Shrimp-au-gratin dibiarkan tak tersentuh, mengeluarkan uap panas seperti kari daging babi besar di depan Haruyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para anggota OSIS yang duduk di meja yang sama sudah menggerakkan sumpit atau sendoknya, perut Haruyuki sudah membuat suara-suara menyedihkan, tetapi tampaknya kuliah Kuroyukihime, dengan kata lain, khotbah, tidak akan berakhir dalam waktu dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot; - Tapi ya, ini menghemat waktuku untuk menjelaskan. Biaya pelajaran agak tinggi, tapi kamu sudah mengerti kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengerti... apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Identitas dari program &amp;lt;&amp;lt;Brain Burst&amp;gt;&amp;gt;. Ini bukan sebuah konspirasi besar, hanya sebuah -&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruyuki mengangguk, dan meneruskan kata-kata yang tidak diselesaikan Kuroyukihime.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hanya sebuah Fighting Game yang menggunakan dunia nyata sebagai stage untuk berkelahi. Ini berlebihan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fufu, itu memang pembicaraan berlebihan yang menyebabkan alarm palsu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Menggunakan teknologi luar biasa dari pikiran &amp;lt;&amp;lt;Akselerasi&amp;gt;&amp;gt; , dan apa yang mereka lakukan dengan itu? Sebuah Fighting Game! Genre yang sudah dibuang 30 tahun yang lalu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar itu, Kuroyukihime memiringkan kepalanya untuk berpikir sedikit dan kemudian memberikan sebuah senyum yang ironis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm, caramu mengatakannya sedikit salah. Haruyuki-kun, kita Burst Linker tidak &amp;lt;&amp;lt;Berakselerasi&amp;gt;&amp;gt; hanya untuk bermain Fighting Game. Sebaliknya, kita berkelahi agar dapat terus menggunakan &amp;lt;&amp;lt;Akselerasi&amp;gt;&amp;gt;. Kita dipaksa, dan inilah bagian yang tidak menyenangkan dari program tersebut.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa... Apa artinya itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Un... untuk ke depannya akan lebih baik dijelaskan dengan latihan. Ayo masuk ke mode &amp;lt;&amp;lt;Akselerasi&amp;gt;&amp;gt;.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, ok...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruyuki memotong keterikatannya kepada kari besar, duduk tegak di kursinya, dan meneriakkan perintah Akselerasi diam-diam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Burst Link!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bashii, suara tersebut melanda tubuh dan kesadarannya, pergerakan siswa di sekitar berhenti. Pada saat yang sama, banyak warna menghilang, diganti dengan biru transparan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuroyukihime yang berada di depannya berhenti juga, tapi segera dari seragamnya yang rapi, seperti roh yang keluar dari tubuh, sebuah avatar berpakaian hitam yang mempesona berdiri. Avatar babi merah muda Haruyuki itu turun dari kursi dan tanpa melihat tubuh aslinya yang bundar itu, dia bergerak maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu... apa yang harus aku lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pandangan di sisi kirimu, apakah ada icon baru yang ditambahkan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memindahkan fokusnya seperti yang dikatakan, dan memang di garis icon aplikasi, dia melihat icon baru bertanda B yang terbakar. DIa mengangkat tangan kirinya dan mengkliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu adalah main menu dari &amp;lt;&amp;lt;Brain Burst&amp;gt;&amp;gt; Fighting game. Kamu dapat memeriksa status dan sejarah pertempuranmu, dan mencari Burst Linker yang berada di sekitar untuk menantangnya bertarung. Coba tekan tombol Matching.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruyuki mengangguk dan mengklik tombol tersebut yang berada di bagian paling bawah menu. Dengan segera jendela baru terbuka dan sesaat setelah tampilan &#039;Searching...&#039; , sebuah daftar nama terpampang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun dikatakan daftar nama, hanya ada dua nama yang ada di situ. Satu yang dia lihat tadi pagi, &amp;lt;&amp;lt;Silver Crow&amp;gt;&amp;gt;miliknya dan - yang satunya lagi. &amp;lt;&amp;lt;Black Lotus&amp;gt;&amp;gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruyuki yakin bahwa itu adalah nama Burst Linker Kuroyukihime, dia mengangkat wajahnya sedikit untuk mengkonfirmasi. Sesuai dugaannya, Avatar kupu-kupu hitam dengan sayap burung layang-layang itu mengangguk ringan dan berkata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sekarang, kita terputus dari Global Net dan terhubung ke jaringan lokal sekolah, di daftarnya hanya ada kamu dan saya - atau yang seharusnya begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya... Black Lotus-san.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Nama yang cantik&#039;, dan, &#039;sangat cocok dengan sempurna&#039;, tentu saja tidak benar-benar mengatakan itu dengan keras, yang terjadi hanyalah hidung babinya bergetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ok. Kemudian, Klik namaku, dan masuk ke pertarungan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A...Apa!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita tidak akan benar-benar bertarung. Hanya membiarkan waktu berjalan hingga habis dan mengakhirinya dengan seri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuroyukihime mendesaknya dengan senyum pahit yang ringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sebuah peradaban di mana sepuluh ribu orang terhubung untuk pertempuran besar di field yang sama itu tidak jarang, dan sekarang satu lawan satu, sambil memikirkan itu, dia mengklik nama yang ada di daftar dan dari menu baru yang muncul memilih [DUEL]. Dan memilih [YES] dari dialog YES/NO yang muncul setelahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seketika, bentuk dunia berubah lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari Lounge biru yang berhenti, semua siswa menghilang. Pilar-pilar dan meja-meja itu, sambil warna kembali kepada mereka, menunjukkan pembusukan layaknya usia kacamata yang memiliki debu tebal yang berlapis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian langit dicat dengan warna oranye yang dalam. Angin kering bertiup dari suatu tempat, menggerakkan rumput tidak dikenal yang tumbuh di lantai sana-sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Angka 1800 yang familiar dengan jelas diukir pada bagian atas pandangannya. Garis-garis biru memanjang di kanan dan kiri, dan akhirnya - kata [FIGHT!!] yang terbakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh... &amp;lt;&amp;lt;Twilight&amp;gt;&amp;gt; stage. Kita mengeluarkan satu yang langka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di samping Haruyuki yang sedang melihat-lihat, suara Kuroyukihime terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sifat stage ini adalah: mudah terbakar, cepat hancur, dan suram tanpa diduga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, oh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengangguk, Haruyuki memeriksa tubuhnya. Entah sejak kapan, avatar babi merah mudanya telah berubah menjadi robot perak yang ramping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi ini duel avatarmu, &amp;lt;&amp;lt;Silver Crow&amp;gt;&amp;gt;... nama yang bagus. Warnanya juga bagus. Aku juga suka dengan bentuknya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuroyukihime memanjangkan tangannya, dan mengelus-elus kepala perak yang licin itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasa sentuhan ini dmembuat Haruyuki menyadari lagi dengan yakin bahwa tempat ini tidak memiliki sejenis kode &amp;lt;&amp;lt;Contact Forbidden&amp;gt;&amp;gt; untuk melindungi anak kecil, dan ini benar-benar &#039;&#039;Virtual Reality&#039;&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Te, terima kasih... tapi duel avatar ini tampak seperti pecundang. Tidak mungkin untuk membuatnya ulang kan? Siapa sebenarnya yang merancang dan menamakan duel avatar ini? Pada tempat pertama, apa yang dimaksud dengan duel avatar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seperti namanya katakan, duel avatar adalah avatar yang hanya dipakai untuk bertarung. - Tadi malam, kamu bermimpi buruk yang sangat panjang, bukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak mengingat isi mimpinya, tapi perasaan bahwa dia telah bermimpi yang sangat buruk tertinggal. Dia tanpa sadar mengusap dua lengan robotnya dengan tangan kerasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu disebabkan oleh program yang sedang mengakses pikiranmu yang terdalam. Brain Burst menggunakan keinginan, ketakutan, dan obsesi pemilik untuk potongan dan campuran dalam membuat duel avatar itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gambaran... ku? Ketakutan dan... keinginan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruyuki menatap tubuhnya lagi sambil membisikkan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tubuh... kecil, lemah, dan lembut ini adalah keinginanku? Yah, memang benar bahwa saya biasanya berpikir untuk menjadi lebih langsing tapi... jika seperti ini, saya ingin menjadi sedikit lebih kelihatan heroik...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hahaha, ini tidak sesederhana itu. Apa yang program baca dan gunakan, bukanlah keinginan idealmu tapi &#039;&#039;inferiority complex&#039;&#039;&amp;lt;ref&amp;gt;Sebuah perasaan bahwa kamu tidak bagus, tidak pintar, tidak menarik dan lain-lain sebagaimana orang lain.&amp;lt;/ref&amp;gt;. Pada kasusmu, kamu seharusnya merasa beruntung bahwa avatar babi merah mudamu tidak digunakan untuk langsung jadi duel avatarmu. Meskipun, aku juga suka avatar itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;He...Hentikan. Aku tidak menyukainya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia seharusnya membuat avatar kesatria hitam baru untuk digunakan di net sekolah, sambil memikirkan itu dia bertanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu, apakah ini berarti avatar sekolah senpai juga dibuat oleh Brain Burst? Itu simbol dari &#039;&#039;inferiority complex&#039;&#039; senpai? Tapi itu sangat cantik...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan bayangan cahaya di matanya, Kuroyukihime mengerutkan dahi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini dibuat sendiri oleh saya dengan editor. Saya... untuk beberapa alasan untuk sekarang, telah menyegel duel avatar saya yang asli. Saya akan memberitahukan kepadamu alasannya nanti, ketika saatnya tiba.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Disegel...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sayangnya, duel avatarku jelek. Sangat-sangat jelek tapi bukan karena alasan itu aku menyegelnya... Ya, jangan khawatir tentangku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuroyukihime mengangkat bahu, dan dengan segera kembali ke ekspresi misteriusnya yang normal. Tangan putihnya kembali membelai kepala helm Haruyuki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pagi ini, Burst Linker lain melawanmu di Global Net, dan kamu menggunakan avatarmu yang baru saja dibuat untuk bertarung. Lalu kamu benar-benar dibantai dan kalah, benar begitu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Um, ya, benar sekali. Kekalahan sempurna.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tampilan hasil muncul setelah pertandingan, apakah kamu melihatnya dengan benar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruyuki enggan mengingat &amp;lt;&amp;lt;Fighting Stage&amp;gt;&amp;gt; yang dia berada di sana sebelum datang ke sekolah. Di reruntuhan yang gelap itu, sebuah pengendara berkepala tengkorak di atas motor vulgarnya memukul dan membuatnya terbang, HP nya dengan cepat menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan efek suara menyedihkan, kata-kata [YOU LOSE] muncul di depannya, kemudian -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku cukup yakin... Nama saya dan Level 1 terlihat, dan kemudian sebuah angka aneh muncul. Mungkin... Burst Point. Itu menurun dari 99 ke 89.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagus, kamu mengingatnya dengan baik. Burst Points! Itulah mengapa kita pergi dengan berdiri tegak di medan perang yang kejam ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuroyukihime mengatakan itu seperti berteriak, dia berjalan beberapa langkah menuju jendela kaca kemudian berbalik. Payung yang dia genggam dengan kedua tangannya berbunyi &#039;thud&#039;! saat dia menancapkannya ke lantai diikuti pecahan batu rusak yang kecil terbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Burst Point, sesuai namanya, adalah berapa kali kita dapat melakukan &amp;lt;&amp;lt;Akselerasi&amp;gt;&amp;gt;. Satu &amp;lt;&amp;lt;Akselerasi&amp;gt;&amp;gt; akan menurunkan 1 poinmu. Tepat setelah menginstall, poin awalnya adalah 100, tapi kemarin di Lounge kau telah &amp;lt;&amp;lt;Akselerasi&amp;gt;&amp;gt; sekali, jadi poin mu turun satu. Dan tadi, kamu telah menggunakan 1 poin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Arg... Bagaimana kamu mengisi itu? Jangan bilang itu menggunakan uang asli untuk mengisinya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Salah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuroyukihime menolak dengan drastis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hanya ada satu cara untuk meningkatkan Burst Point dan itu adalah melalui memenangkan sebuah &amp;lt;&amp;lt;Pertarungan&amp;gt;&amp;gt;. Ketika kamu menang, jika pertarungannya antar selevel, kamu dapat 10 poin. Akan tetapi, kalah berarti kehilangan 10 poin. Seperti yang kamu alami tadi pagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuroyukihime memutar wajahnya ke samping untuk melihat langit senja lewat jendela, dan melanjutkan berbisik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;&amp;lt;&amp;lt;Akselerasi&amp;gt;&amp;gt; itu dampaknya sangat kuat. Menang di perkelahian tentu saja menjadi hal yang gampang, dapat angka sempurna di ujian atau menang besar di sebuah perjudian atau olahraga juga gampang. Pada Koushien&amp;lt;ref&amp;gt;Turnamen Baseball Nasional Jepang.&amp;lt;/ref&amp;gt; musim panas lalu yang memegang rekor baru untuk home run adalah seorang siswa SMA kelas satu yang juga merupakan Burst Linker berlevel tinggi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Wha...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melemparkan pandangan agak sedih, kepada Haruyuki yang terpaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, sekali kita mencicipi nektar terlarang, kita hanya dapat untuk melanjutkan &amp;lt;&amp;lt;Akselerasi&amp;gt;&amp;gt; selamanya. Untuk itulah kita membutuhkan Burst Points, jadi kita hanya bisa melanjutkan untuk bertarung selamanya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...To...Tolong tunggu sebentar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa? Pemukul genius dengan pukulan yang kuat itu, adalah seorang Burst Linker.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak bukan itu - Pidato Kuroyukihime, bukankah ada sesuatu yang aneh tentang hal itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruyuki berpikir secara putus asa, kemudian membuka mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah... ya, barusan kamu mengatakan bertarung dan menang menaikkan 10 poin dan kalah menurunkan 10 poin. Juga... satu poin berurang dari menggunakan &amp;lt;&amp;lt;Akselerasi&amp;gt;&amp;gt;, jadi total poin dari seluruh Burst Linker hanya dapat berkurang. Itu berarti, poin bagi orang-orang yang lemah bertarung pasti akan menjadi nol.. Jadi.. Apa yang terjadi ketika mereka menjadi seperti itu...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu cepat paham. Sederhana saja. &amp;lt;&amp;lt;Brain Burst&amp;gt;&amp;gt; akan hilang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata gelap Kuroyukihime yang berwarna seperti terbakar menatap lurus pada Haruyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Program tersebut secara otomatis akan meng-uninstall, dan tidak dapat di install untuk kedua kalinya. Bahkan mengganti Neuro Linker juga percuma, karena program tahu secara spesifik gelombak otak setiap Burst Linker. Orang-orang yang telah kehilangan seluruh poinnya, tidak akan ber &amp;lt;&amp;lt;Akselerasi&amp;gt;&amp;gt; lagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang terasa dingin itu memberitahu Haruyuki, dan dia menambahkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pie&amp;lt;Ref&amp;gt;Salah satu jenis kue&amp;lt;/Ref&amp;gt; tidak akan berkurang hanya karena orang-orang baru sepertimu masuk ke pertarungan, Bahkan sampai sekarang pun, kelihatannya tren itu berada dalam sedikit penurunan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi Haruyuki nyaris tidak mendegar sepatah kata pun dari pidato tambahan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Brain Burst akan... hilang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah hanya mencicipi kekuatan &amp;lt;&amp;lt;Akselerasi&amp;gt;&amp;gt; dua atau tiga kali, hanya memikirkannya membuat punggung Haruyuki membeku. Itu bukan karena dia tidak dapat berakselerasi lagi. Bagi Haruyuki, itu berarti kehilangan satu-satunya hubungan ke Kuroyukihime yang pada hakikatnya hidup di dunia lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lagi, dia menyadari betapa beratnya kehilangan 10 poin dari kekalahan melawan pengendara tengkorak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lalu... Apa yang akan kamu lakukan, Haruyuki-kun?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruyuki mengangkat wajahnya pada pertanyaan yang berbisik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang akan aku lakukan...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu masih dapat kembali sekarang, ke dunia normal tanpa &amp;lt;&amp;lt;Akselerasi&amp;gt;&amp;gt; atau &amp;lt;&amp;lt;Fighting&amp;gt;&amp;gt;. Para idiot yang menindasmu tidak akan muncul lagi, saya jaminkan ini atas nama anggota OSIS.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku ...Aku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;- Akselerasi atau Brain Burst itu tidak penting. Aku hanya tidak ingin untuk berpisah darimu.&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja dia tidak dapat mengatakan itu. Sebagai gantinya, dia menggenggam kuat tinju peraknya dan menjawab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku, masih punya sesuatu yang harus bayar kembali ke senpai.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu telah memberikanku Brain Burst, dan menarikku keluar dari neraka itu. Alasannya bukanlah karena untuk mencuri 100 poin awalku, setidaknya aku tahu itu. Kalau seperti ini, tidak ada kata yang tepat untuk mengatakan ini tapi... kamu seharusnya ingin aku melakukan sesuatu, kan? Memeriksa skor tinggi game Squash ku, bersusah payah mengkuliahiku tentang Akselerasi dari awal, pasti ada tujuan. Benar begitu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Hmm. Penalaran yang akurat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Avatar cantik itu menatap lurus ke wajah perak Haruyuki dengan senyum ringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku... Aku jujur saja bukanlah seseorang yang seharusnya berkata seperti ini ke senpai. Aku tidak keren, gendut, cengeng, memiliki dendam terhadap temanku yang hanya dua, dan aku cemburu terhadap mereka, lari dan kabur secepatnya, aku benar-benar orang yang tidak bagus. Yang terendah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Apa yang aku sedang katakan&#039;, sambil memikirkan itu, Haruyuki tidak dapat menghentikan kata-kata yang mengalir keluar. Dia diselamatkan oleh fakta bahwa wajah avatarnya seperti cermin tanpa ekspresi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Meski begitu, bahwa Kuroyukihime senpai berbicara kepadaku dan ber Direct Connect denganku, itu saya mengerti karena aku agak baik dalam bermain game, dan seharusnya tidak ada alasan lain lagi, aku tidak akan tidak senang hanya dengan itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Apa sebenarnya yang aku coba katakan, aku seharusnya menyusunnya dengan baik dulu baru mengatakannya, ah sekarang waktunya untuk menggunakan Akselerasi, tidak, aku sudah dalam mode Akselerasi.&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah jatuh dalam mode panik, Haruyuki hanya bisa mengungkapkan apa yang ada di dalam dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oleh karena itu... Aku ingin menjawab ekspektasi senpai. Kebaikanmu, aku ingin untuk membayarnya dengan tuntas. Aku tidak tahu apa yang saya bisa lakukan, tapi jika kamu butuh sekarang, aku akan lakukan apapun yang ku mampu. Oleh karena itu aku... tidak akan meng-uninstall Brain Burst. Aku akan bertarung... sebagai seorang Burst Linker.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Apa itu, seharusnya aku hanya mengatakan bagian terakhir itu saja! Apa sebenarnya yang telah ku katakan?!&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia selesai menumpahkan kata-kata tersebut, Haruyuki merasa malu dan menyusutkan tubuh ramping avatarnya, meringkuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Ngomong-ngomong, bukannya kamu keliru tentang sesuatu, laki-laki yang tidak tahu diri.&#039; Dia telah menyiapkan diri jika Kuroyukihime berpikir seperti itu, tepat setelahnya, sebuah pidato yang terucap mengguncang pendengarannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kebaikan... jangan gunakan kata itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mendongak sedikit dan melihat emosi yang paling berekspresi di wajah yang dia lihat dalam beberapa hari terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku hanya seorang siswi SMP yang bodoh dan tidak berdaya, berdiri di tempat yang sama denganmu, menghirup udara yang sama. Di stage ini, kita sama-sama Burst Linker. Kamu lah yang membuat jarak. Ini hanyalah dua meter virtual, apakah itu tampak jauh bagimu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengulurkan tangan kanannya diam-diam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hati Haruyuki yang paling dalam bergumam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Untuk berada dalam pandangan seseorang sepertimu yang mempunyai segalanya, kamu tidak akan mengerti betapa mengerikannya itu untuk orang sepertiku. Aku bersedia untuk menjadi pelayan. Bergerak seperti pion di bawah perintahmu, hanya itu pun adalah kebahagiaan yang tak terduga bagiku. Jika aku menerima uluran tanganmu di sini, aku akan mempunyai harapan yang tidak diperbolehkan. Kemudian, tentu, itu akan melipatgandakan penyesalan sebagai bayaran dari harapan beracun itu.&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu sama untuk Chiyuri dan Takumu. Denan kedua orang itu, dia telah puas menjadi teman dekat yang bahagia tanpa belas kasihan dan simpati. Dia benar-benar tidak ingin untuk posisi di atas itu, tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara keluar dari mulutnya, yang sekering pohon layu di senja virtual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Senpai telah menyelamatkanku dari neraka. Itu... adalah kebahagiaanku seumur hidup. Aku benar-benar tidak berharap untuk sesuatu di atasnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku mengerti.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuroyukihime menurunkan tangannya sambil bergumam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keheningan yang keras dan berat mengambil alih stage. Apa yang memecahnya adalah suara yang dia pikir tidak berubah dari sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku dengan senang hati menerima tekadmu. Memang benar bahwa sekarang aku mempunyai sedikit masalah yang merepotkan. Aku membutuhkan batuanmu untuk menyelesaikannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruyuki mengambil nafas pendek dan mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu, apa saja jika itu adalah sesuatu yang aku dapat lakukan. Apa yang harus aku lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pertama-tama, pelajari cara untuk &amp;lt;&amp;lt;Fight&amp;gt;&amp;gt;. Klik namamu yang ditampilkan di bawah life gauge mu. Buka &amp;lt;&amp;lt;Install&amp;gt;&amp;gt; jadi kamu dapat melihat seluruh perintah untuk seperangkat skill normal dan khusus Duel Avatarmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Spesial.. skill?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menghentikan uluran tangannya dan bertanya ulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Ya. Ketika Duel Avatar ini diciptakan, program akan menyebarkan sejumlah parameter tertentu sesuai dengan potensi pada atribut avatar. Jenis serangan yang unggul, jenis pertahanan keras, dan jenis skill khusus yang membuat semacam titik balik juga, tapi aturan tetapnya bahwa Duel Avatar yang berada pada level yang sama mempunyai jumlah potensi yang sama. Pertarungan pertamamu berakhir dengan kekalahan, tapi itu tidak berarti lawanmu terlalu kuat, itu hanya karena kamu tidak tahu cara bertarung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengendara motor itu, &amp;lt;&amp;lt;Ash Roller&amp;gt;&amp;gt;, adalah level satu, sama dengan Haruyuki. Dia pikir bahwa pengendara itu adalah lawan yang luar biasa, tapi sebenarnya, dia memiliki kekuatan bertarung yang sama dengan &amp;lt;&amp;lt;Silver Crow&amp;gt;&amp;gt;?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika itu yang terjadi, maka robot kecil dan langsing ini seharusnya mempunyai keahlian khusus yang luar biasa. Haruyuki dengan semangat melebarkan jari peraknya, dan menekan namanya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan efek suara, sebuah jendela setengah transparan terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah animasi humanoid simpel menampilkan pergerakan sementara di kanannya menunjukkan nama skill.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang pertama, turunkan pinggang dan membuat kepalan, lakukan gerakan mendorong. Normal skill &amp;lt;&amp;lt;Punch&amp;gt;&amp;gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang kedua. Tarik kaki kanan ke belakang. lakukan gaya menendang ke depan. Normal skill &amp;lt;&amp;lt;Kick&amp;gt;&amp;gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan terakhir, spesial skill - silangkan kedua tangan, buka lebar ke kanan dan ke kiri, dorong kepala ke depan dengan ayunan. Namanya adalah &amp;lt;&amp;lt;Head Butt&amp;gt;&amp;gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya itu. Tidak ada lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Err.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruyuki bergumam sambil terpaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Normal skill Punch dan Kick... dan spesial skill hanyalah tandukan kepala.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuroyukihime yang mendengar itu, menaruh jari telunjuk kanannya ke dagu, dan memiringkan lehernya. Dia pikir bahwa ekspresinya tidak berubah, tapi dia tidak dapat melihat, jadi dia meringkuk. Hanya memikirkan kekecewaan yang terpancar di mata gelapnya, membuat seluruh tubuhnya panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tanpa sadar menggerakkan mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, tidak apa-apa. Itu sudah sesuai ekspektasi. Avatar ini terlihat penuh dengan sesuatu yang tidak berguna. Aku minta maaf karena tidak sesuai dengan apa yang kamu harapkan. Ini oke, kamu boleh meninggalkanku sendiri. Pikirkanlah hanya seperti lotre yang gagal.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kamu.. bodoh!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalimat itu mengguncang tubuh Haruyuki saat dia mengangkat wajahnya. Entah sejak kapan, Kuroyukihime berdiri di depannya, alisnya yang terangkat, dan matanya yang terbakar memandangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya tidak akan mengatakan apapun tentang caramu hidup karena saya pun juga hanyalah siswi SMP yang mirip. Akan tetapi soal Brain Burst, saya lebih enam tahun menjadi senpaimu. Saya sudah katakan sebelumnya bahwa Duel Avatar yang berbeda memiliki potensi yang seimbang. Apakah kamu sudah lupa apa yang telah saya katakan?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;T... tapi, skill saya hanya Punch, Kick, dan Head Butt...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berarti, pasti ada kekuatan untuk melengkapi itu di suatu tempat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tatapan Kuroyukihime sedikit melunak saat ia terus menegur Haruyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Duel Avatar itu lahir dari hatimu. Apa yang terjadi jika kamu tidak mempercayainya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Orang yang aku paling tidak percaya adalah diriku sendiri.&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruyuki mengangguk, sambil menggumamkan itu di dadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Aku minta maaf, Aku akan percaya... bukan tentang diriku, tapi kata-katamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar itu, wajah Kuroyukihime berkerut sedikit - mungkin itu hanya senyuman pahit? - Bahu Haruyuki menjadi rileks sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Untukmu, sebelum belajar untuk bertarung, ada sesuatu yang harus kamu pelajari terlebih dahulu. Kekuatan adalah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk beberapa saat, sedikit senyum pahitnya bercampur dengan beberapa ekspresi menyedihkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kekuatan adalah bukan hanya sebuah kata yang berarti hasil dari kemenangan. Aku banyak membuang waktu untuk mempelajari itu. Dan ketika aku  sudah mempelejarinya, itu sudah sangat terlambat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Arti sebenarnya dari bisikan pelan kata-katanya adalah sesuatu yang Haruyuki tidak bisa pahami. Ketika ia memiringkan kepalanya untuk bertanya, Kuroyukihime tiba-tiba berbalik tanpa memberinya waktu untuk melakukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm, sudah hampir waktunya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia melihat, 1800 detik yang tadi tinggal 20 detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kemudian, pengarahan selanjutnya akan menjadi pelajaran praktek.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hah.. apa...? Apa maksudnya itu...?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuroyukihime menunjukkan senyum tanpa takut pada Haruyuki yang bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja, kamu akan mengambil kembali 10 poinmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera setelah itu, hasil &amp;lt;&amp;lt;Draw&amp;gt;&amp;gt; muncul saat &amp;lt;&amp;lt;Fight&amp;gt;&amp;gt; berakhir dan &amp;lt;&amp;lt;Akselerasi&amp;gt;&amp;gt; dibatalkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat mereka kembali ke Lounge asli, tanpa memberinya kesempatan untuk berbicara, Kuroyukihime mencabut kabel Direct Connect dan membawanya kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Well! Mari kita makan, Arita-kun. Makanannya semakin dingin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan sebuah senyum, dia mengambil sebuah sendok kecil dari meja. Tanpa pilihan lain, Haruyuki juga, menarik  piring nasi kare di depannya mendekat. Meskipun sudah lebih tiga puluh menit sejak dia mengambil itu dari konter, nasi kare tersebut masih memiliki uap hangat yang mengepul membuat perutnya bergemuruh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari meja sekitarnya, tatapan tidak senang yang sama seperti kemarin terfokus padanya. Saat dia menyerah tentang membawa nasi karenya ke sudut kantin untuk memakannya karena perutnya yang kosong, dia memakan tiga suap besar sebelum mendengar seorang kakak senior di meja yang sama berbicara pada Kuroyukihime yang membuat tenggorokannya menegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hime&amp;lt;ref&amp;gt;Hime, dari Kuroyukihime.&amp;lt;/ref&amp;gt;, bukannya ini saatnya kamu memberitahu kita? Kita hampir mati karena rasa penasaran. Bagaimana seharusnya kami memahami hubunganmu dengan orang ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruyuki mendongak, dan melihat bahwa orang yang berbicara adalah anggota OSIS berambut mengembang yang dia lihat kemarin. Dia pasti sekretaris kelas dua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuroyukihime menaruh sendoknya di samping piring berisi gratin&amp;lt;ref&amp;gt;Salah satu jenis makanan&amp;lt;/ref&amp;gt;, dengan elegan mengangkat cangkir tehnya, dan terlihat seperti dia berpikir sedikit. Siswa di sekitar menjadi diam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berbicara blak-blakan, aku menembak, dan dia menolakku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jeritan dan teriakan syok memenuhi dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruuki memegang sendok di mulutnya, mengambil karinya, dan melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K... kamu di sana!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua jam berikutnya sore telah berakhir dengan Haruyuki melewati para siswa yang menatapnya seperti jarum saat dia berjalan cepat di samping Kuroyukihime, yang sedang menuju gerbang sekolah, dan mulai mengeluh dengan suara rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kamu tadi pikirkan? Aku akan ditindas lagi!! Aku dengan pasti akan ditindas lagi!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu proklamasi yang memukau.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuroyukihime melanjutkan dengan tatapan bijak sambil tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku hanya mengatakan yang sebenarnya. Juga, kamu tadi sama sekali tidak terlihat buruk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara mengatakan itu, dia memanipulasi dekstop virtualnya, dan membuat gerakan membalik dengan ujung jarinya. Dari jaringan lokal, Haruyuki secara instan menerima sebuah file dengan sebuah icon yang menyala pada pandangannya. Ketika dia meng klik itu, sebuah gambar besar terbuka di depan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah gambar dirinya dengan sendok kare di mulutnya, bersama dengan ekspresi bodoh dan blank terlihat di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika dia melihat itu, Haruyuki berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ugyaa!!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia secara instan melempar file tersebut ke dalam tempat sampah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ka-kapan kamu mengambil screen shot area penglihatan ini? Bahkan sulap pun ada batasnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa? Itu hanya suvenir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara bergurau seperti itu, tatapan dengan daya bunuh yang nyata di sekitar terfokus pada Haruyuki. Dia mulai menyusutkan lehernya seperti biasa, tapi bagaimana pun dia tidak dapat bersembunyi di belakang tubuh ramping Kuroyukihime.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Busungkan dadamu sedikit lebih tinggi. Di sekolah ini, tidak banyak laki-laki yang menolakku. Di sisi lain, cuman kamu satu-satunya yang melakukan itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, kapan aku melakukan itu?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengatakannya seperti itu sungguh kejam. Aku mungkin akan terluka lagi... Ya, daripada itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata &#039;daripada itu&#039;, Kuroyukihime menunda pertanyaan saat dia mengubah ekspresinya dan mengatakannya dengan suara rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ketika kita meninggalkan gerbang depan, Neuro Linkermu akan terhubung dengan Global Net. Burst Linker manapun di &amp;lt;&amp;lt;Suginami 3rd Battle Area&amp;gt;&amp;gt; dapat memaksamu untuk melakukan pertarungan. Sebelum kamu ditantang, lakukan &amp;lt;&amp;lt;Akselerasi&amp;gt;&amp;gt; dan cari &amp;lt;&amp;lt;Ash Roller&amp;gt;&amp;gt; di daftar pertandingan dan menantangnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Daerah... apa? Apakah ada batas daerah untuk memungkinkan pertarungan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuroyukihime mengangguk kecil pada pertanyaan Haruyuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu benar. Bahkan jika kamu bertarung dengan seseorang di sisi lain Tokyo, 30 menit akan habis sebelum kamu dapat bertemu... Nanti, kamu dapat pergi ke orang banyak, koneksi tak terbatas, arena pertarungan berkelompok, tapi itu sesuatu yang kamu dapatkan di atas level 4. Sekarang konsentrasi saja pada pertarungan di depanmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuliah Kuroyukihime mendekati akhir dengan suara yang sedikit lebih tajam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan mengatakannya padamu sekarang. Kalau kamu kalah, kamu tidak bisa secara instan melakukan pertandingan ulang. Kamu hanya dapat menantang orang yang sama, sekali sehari. Sayangnya, aku akan pergi ke galeri jadi aku tidak dapat membantumu... Dan jangan membuat wajah sedih seperti itu, jika kamu bertarung seperti apa yang ku tuliskan di email, kamu tidak akan kalah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;O... ok.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menelan ludah sambil mengangguk. Dia telah mengkopi-paste email yang dia terima ketika jam pelajaran ke enam ke dalam otaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah debut bertarung aslimu, &amp;lt;&amp;lt;Silver Crow&amp;gt;&amp;gt;. Semoga beruntung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan dorongan di punggungnya, Haruyuki melangkah ke jalan setepak, meniup debu pertempuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{{AW Bahasa Indonesia Nav|p1=1|p2=Bab 2|n1=1|n2=Bab 4}}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Katlya</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Zero:Prologue_2~_Indonesian_Version&amp;diff=200278</id>
		<title>Fate/Zero:Prologue 2~ Indonesian Version</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Zero:Prologue_2~_Indonesian_Version&amp;diff=200278"/>
		<updated>2012-10-28T05:41:24Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Katlya: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;===3 tahun yang lalu===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau kita membahas mengenai ilmu gaib, okultisme, teori tentang dimensi menegaskan keberadaan sebuah ‘kekuatan’ dari luar dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menemukan permulaan dari segala sesuatu, adalah mimpi semua magus yang paling besar, sang ‘Awal’,… Tahta Tuhan, Akashic Records, adalah sebuah dokumen yang mencatat semua awal dan akhir dari segala sesuatu di dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
200 tahun yang lalu, sekelompok orang melakukan eksperimen dan percobaan atas tempat ‘diluar dunia ini’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Einsbern, Makiri, Tosaka. Disebut sebagai 3 keluarga permulaan, apa yang mereka lakukan adalah pembuatan kembali ‘Cawan Suci’, sebuah topik yang terdapat di berbagai tradisi. Dengan harapan bahwa dengan memanggil Cawan tersebut  dapat mengabulkan segala permintaan, tiga keluarga magus menggabungkan seni rahasia masing-masing untuk membentuk ‘wadah dengan kekuatan Tuhan’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
… Sayangnya, Cawan itu hanya dapat mengabulkan permintaan satu orang. Segera setelah hal itu diketahui, ikatan kerja sama dengan cepatnya lenyap dalam darah oleh pertengkaran dan konflik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah awal dari ‘Perang Cawan Suci’, ‘Heaven’s Feel’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, setiap 60 tahun sekali, Cawan itu akan datang di sebuah kota yang terletak jauh di timur, ‘Fuyuki’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, Cawan itu akan memilih 7 magus yang memiliki kemampuan dan kriteria untuk memilikinya, dan membagikan sejumlah prana yang sangat besar kepada mereka, untuk membuat mungkin pemanggilan Roh Para Pahlawan, ‘Servants’. Hasil dari pertempuran sampai mati ini akan menentukan siapakah diantara ketujuh magus yang paling layak medapatkan Cawan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Untuk menjelaskan secara singkat, ini adalah hal yang sedang dialami oleh Kotomine Kirei.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pola yang muncul di tangan kananmu disebut ‘Command Seals’. Ini adalah bukti bahwa kamu telah dipilih oleh Cawan tersebut, dan sebuah tanda suci yang memberikanmu hak untuk memanggil Servant.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang dengan suara yang lembut namun tegas, yang menjelaskan ini adalah Tosaka Tokiomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam sebuah ruangan yang terletak di dalam vila mewah yang dibangun diatas bukit kecil di distrik paling rapi di Turin selatan, Itali, 3 pria duduk di atas sofa panjang. Kirei dan Tokiomi, dan seorang pastor yang memperkenalkan mereka dan menjadi perantara pembicaraan adalah Kotomine Risei… ayah kandung Kirei.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai teman seorang pastor yang sebentar lagi akan mencapai umur 80, Tosaka adalah orang Jepang yang eksentrik. Dia terlihat seumuran dengan Kirei, sukses dan memiliki aura seorang professional. Lahir dalam silsilah keluarga kuno yang terkenal bahkan dalam standar orang Jepang, vila ini adalah tempat tinggalnya yang kedua, seperti yang dikatakannya. Tetapi yang paling menarik adalah dia dengan gampangnya memperkenalkan dirinya sebagai seorang ‘magus’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjadi seorang magus tidaklah seaneh kedengarannya. Kirei adalah, seperti ayahnya, seorang pastor, namun tugas sang ayah dan anak sangat berbeda dari apa yang orang-orang kenal dari seorang ‘Pastor’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Gereja Suci’, tempat dimana orang-orang seperti Kirei bernaung memiliki doktrin di luar lingkup keajaiban dan misteri ilahi, tetapi tetap memikul peran untuk membasmi lambang kesesatan dan melenyapkannya dari dunia. Itu berarti, mengambil tempat dimana mereka bisa mengawasi hujatan seperti seni magis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang magus bekerja hanya dengan magus lainnya, dan bersatu di bawah sebuah organisasi magis yang menyebut dirinya ‘Asosiasi’, yang menghadirkan ancaman sebagai rival kepada Gereja Suci. Saat ini, mereka sepakat untuk menjaga perdamaian sementara; tapi walaupun begitu, sebuah situasi dimana seorang Pastor dari Gereja Suci dan seorang magus berkumpul di tempat yang sama untuk sebuah ceramah adalah sesuatu yang tidak pernah terbayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kasus Risei, sang pastor, keluarga Tosaka adalah salah satu keluarga yang sejak lama telah memiliki koneksi dengan Gereja, walaupun mereka adalah keluarga magus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bermula dari malam sebelumnya saat Kirei menemukan kemunculan sebuah pola yang terbentuk dari tiga bekas cakar. Dia telah mendiskusikan hal ini dengan ayahnya, dan Risei  dengan segera membawa anaknya ke Turin keesokan paginya untuk bertemu dengan magus muda ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak itu, setelah perkenalan yang terburu-buru, penjelasan yang Tokiomi berikan kepada Kirei di pertemuaan rahasia ini adalah mengenai peperangan yang sama, ‘Heaven’s Feel’. Arti dibalik tanda muncul di atas tangan Kirei… Adalah, bahwa Kirei memperoleh hak untuk memperjuangkan kesempatan mewujudkan keinginannya oleh keajaiban lewat penciptaan Cawan Suci yang keempat yang akan terjadi tiga tahun lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan berarti dia menolak untuk ikut berpartisipasi. Pekerjaan Kirei di dalam Gereja Suci adalah, pada dasarnya, pemusnahan ajaran sesat, yang berarti dia adalah seorang prajurit yang berpengalaman. Dapat dikatakan bahwa tugasnya yang paling utama adalah mempertaruhkan taruhan hidup dan mati melawan magus. Lebih daripada itu, masalahnya adalah kontradiksi yang mengharuskan Kirei, seorang pastor, untuk berpartisipasi sebagai ‘magus’ di Heaven’s Feel yang merupakan pertempuran para magus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heaven’s Feel adalah pertempuran yang menggunakan Servant sebagai familiar. Jadi untuk terus melaju, seni magis paling dasar diperlukan untuk memanggil seorang Servant … Intinya, tujuh orang yang terpilih sebagai Master dari para Servant harus menjadi magus. Ini pasti sebuah hal yang luar biasa bagi seseorang seperti kamu, yang tidak hidup dari seni magis, untuk dipilih oleh Cawan di tahap yang sangat awal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah Cawan memiliki orang-orang yang disukai untuk dipilih?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tokiomi mengangguk kepada Kirei yang masih belum yakin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku menyebutkan ‘3 keluarga permulaan’- pemilihan akan mendukung magus yang terkait dengan keluarga Makiri, yang sekarang telah merubah namanya menjadi Mato, Einsbern atau keluarga Tohsaka. Dengan kata lain…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tokiomi mengangkat tangan kanannya untuk memperlihatkan pola suci miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebagai kepala keluarga Tosaka saat ini, aku akan ikut berpartisipasi di pertempuran selanjutnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, apakah pria ini berencana untuk menusuk Kirei dari belakang sesudah dengan baik hati membimbing Kirei sampai akhir? Walaupun Kirei tidak mengerti akan hal itu, dia melanjutkan dengan banyak pertanyaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tertarik tentang para Servant yang kamu sebutkan tadi. kau katakan Roh Para Pahlawan dipanggil dan digunakan sebagai familiar…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hal ini mungkin sulit untuk dipercaya, tapi itu adalah faktanya. Ini bisa jadi merupakan salah satu keajaiban Cawan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Legenda tentang para manusia hebat, manusia super yang telah mengukir nama mereka di dalam sejarah dan dongeng. Mereka adalah orang-orang yang tetap dikenang manusia setelah kematian mereka dan dikeluarkan dari kategori manusia, dinaikkan pangkatnya bahkan di dalam alam spritual; mereka adalah ‘Roh para Pahlawan’. Mereka yang memiliki status yang jauh berbeda roh jahat yang biasa dipanggil magus sebagai familiar. Boleh dikatakan, mereka adalah sebuah eksistensi yang memiliki status spritual sebanding dengan dewa. Walaupun bagian dari kekuatan mereka dapat dipanggil dan dipinjam, adalah sesuatu yang sangat mustahil untuk mejadikan mereka sebagai familiar di dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau kamu mempertimbangkan bahwa membuat mungkin sesuatu yang tidak mungkin ini adalah kekuatan dari Cawan, kamu mengerti betapa berharganya dia. Pada akhirnya, bahkan pemanggilan seorang Servant hanyalah sebuah pecahan kecil dari kekuatan Cawan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seakan-akan berkata bahwa dia sendiri tercengang pada apa yang dia katakan, Tosaka Tokiomi menarik nafas dalam-dalam dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Roh Para Pahlawan dari jaman kuno para dewa sampai paling tidak satu abad yang lalu dapat dipanggil. Tujuh Roh Para Pahlawan mengikuti tujuh Master, masing-masing akan melindungi Master mereka dan melenyapkan musuh dari Masternya. Pahlawan dari segala jaman dan negara akan dipanggil ke jaman ini, dan akan bertemu di dalam pertandingan maut untuk memperebutkan supremasi. Itu adalah Perang Cawan Suci di Fuyuki, Heaven’s Feel.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“… Kegilaan macam apa itu? Di tempat dimana ribuan penduduk tinggal?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua magus mengikuti prinsip untuk menyembunyikan diri mereka. Itu adalah jalan satu-satunya untuk hidup di sebuah jaman dimana sains dipercaya sebagai kebenaran satu-satunya. Sangat tidak mungkin untuk menunjukkan keberadaan mereka apalagi jika kita memasukkan keberadaan Gereja Suci ke dalam pertimbangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi kamu juga harus menyembunyikan kekuatan Roh Para Pahlawan yang dapat membawa bencana kehancuran. Menggunakan tujuh Servant di dalam konflik diantara manusia di jaman ini dan membuat mereka bertempur dengan satu sama lainnya… Itu sama saja dengan memberi perintah untuk melakukan genosida dan pembantaian besar-besaran dalam perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“- Tentu saja, ini adalah sebuah hal yang harus dimengerti untuk melakukan konfrontasi secara rahasia. Kamu harus menyiapkan pengawasan yang ketat untuk menjamin hal tersebut.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berdiam diri sampai saat ini, pastor Risei, maju dan menyuarakan pendapatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heaven’s Feel berlangsung setiap 60 tahun sekali, dan ini adalah yang keempat kalinya. Peradaban di Jepang sudah dimulai ketika Perang Dunia kedua terjadi. Bahkan di tempat yang sangat terpencil, kita tidak bisa mengabaikan orang-orang menyaksikan menyebarnya kerusakan yang berat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, sejak Heaven’s Feel yang ketiga, sebuah kesepakatan telah dibuat agar kita di Gereja Suci mengirimkan seorang pengawas. Untuk mengurang bencana dari perang ini seminimum mungkin, kita harus menyembunyikan keberadaannya dan membuat para magus setuju untuk menjaga kerahasiaan perseteruan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi Gereja akan menjadi juri di dalam peperangan antar magus?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Justru karena ini adalah konflik para magus. Tidak ada seorangpun di Asosiasi Magus yang bisa menjadi juri karena implikasi politik. Tidak ada cara lain selain menggunakan otoritas luar seperti Gereja Suci. &lt;br /&gt;
Terlebih lagi, tidak mungkin Gereja Suci kita akan membiarkan nama Cawan Suci digunakan sembarangan. Kita juga tidak bisa membiarkan kemungkinan bahwa Cawan itu adalah cawan yang pernah menampung darah dari anak Tuhan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirei dan Risei, ayah dan anak, memiliki tugas di dalam bagian yang disebut Assembly of 8th Sacrament. Tugas dari kelompok itu di Gereja Suci adalah mengumpulkan peninggalan-peninggalan suci. Harta yang bernama Cawan Suci muncul di berbagai dongeng dan legenda, dan pengaruh dari “Cawan” itu di dalam doktrin Gereja Suci sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dibawah kondisi itu, waktu yang lalu, di dalam kekacauan Perang Dunia, pertemuaan diadakan di waktu yang tepat mengenai Heaven’s Feel ketiga dan aku, yangsaat itu masih muda, dipilih untuk melakukan sebuah pekerjaan penting. Untuk pertempuran yang selanjutnya, aku akan pergi ke kota Fuyuki untuk mengawasi pertarungan kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar kata-kata ayahnya, Kirei hanya dapat memiringkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu sebentar. Bukankan pengawas Gereja yang terpilih diharapkan untuk bersikap adil? Ini akan menjadi masalah jika peserta memiliki hubungan darah…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tenang, tenang. Kamu pikir ini adalah titik lemah di peraturan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyuman yang tidak biasa dari ayah yang keras kepala menyiratkan sesuatu tidal bisa dibaca Kirei.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kotomine-san, kamu tidak seharusnya menyusahkan anakmu. Mari kita melanjutkan ke pertanyaan yang sesungguhnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tosaka Tokiomi secara eksplisit mendesak pastor tua itu ke pokok pembicaraan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm, baiklah.- Kirei, apa yang kita sudah jelaskan hanya tentang ‘aspek luar’ dari Perang Cawan ini. Ada alasan lain aku membawamu bertemu dengan Tuan Tosaka hari ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“… Yaitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebenarnya, kita telah menemukan bukti dari dulu bahwa Cawan yang muncul di Fuyuki berbeda dengan peninggalan suci ‘Anak Tuhan’. Pada akhirnya, peperangan di Heaven’s Feel di Fuyuki ini hanya untuk memperebutkan harta yang sebenarnya hanyalah tiruan dengan kekuatan Tuhan, sesuatu yang dapat membuka jalan ke Utopia. Ini tidak ada hubungannya dengan Gereja kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah yang sebenarnya. Kalau tidak, Gereja Suci tidak akan puas dengan hanya berperan sebagai seorang pengawas yang pasif. Kalau Cawan itu ternyata sebuah ‘Peninggalan Suci’ yang sesungguhnya, Gereja pasti akan melanggar perjanjian perdamaian sementara itu dan merebut Cawan itu dari tangan para magus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika tujuan akhir dari cawan itu hanya untuk mendapatkan Akashic Records, Gereja Suci tidak akan peduli dengannya. Karena, keinginan para magus untuk menemuka ‘Akasha’, sang ‘Awal’, tidak sepenuhnya bertentangan dengan ajaran kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Walaupun, untuk membiarkan diri kita untuk mengindahkan hal itu, kita memerlukan seseorang yang memiliki kemampuan. Jika seseorang yang tidak diinginkan masuk, kita tidak tahu kecelakaan macam apa yang akan terjadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi, kalau kita melenyapkannya sebagai ajaran sesat-“&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu adalah seseuatu yang sulit. Para magus yang berperang untuk Cawan itu memiliki daya juang yang tidak biasa. Kalau kita melawan mereka secara langsung, sebuah peperangan dengan Asosiasi Magus tidak mungkin dihindari. Dan hal itu akan menghasilkan korban yang terlalu banyak.&lt;br /&gt;
Lebih tepatnya, sebagai aternatif yang kedua, tidak ada yang lebih menarik daripada menemukan cara untuk memberikan cawan itu ke ‘orang yang tepat’.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“… Jadi begitu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirei sedikit demi sedikit mengerti alasan sebenarnya dari pertemuan ini mengingat ayahnya membaurkan diri dengan Tosaka Tokiomi, seorang magus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena mereka telah ditindas oleh kepercayaan di tempat asal mereka, keluarga Tosaka mengikuti ajaran yang sama dengan kita. Mengenal karakter Tokiomi, dia sendiri sudah pasti lolos dari kualifikasi untuk menggunakan Cawan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tosaka Tokiomi mengangguk, lalu kembali berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Menemukan ‘Akasha’. Tidak ada tujuan yang paling besar selain ini bagi kami Tosaka. Tapi, sayangnya, Einsberns and Matos, yang dahulu mempunyai tujuan yang sama, sudah tersesat ke hal duniawi, dan sekarang telah melupakan keinginan mereka yang awal. Aku tidak akan menyebutkan bagaimana mereka telah mengundang empat Master dari luar. Mereka menginginkan Cawan itu demi nafsu mereka yang menjijikkan, hanya itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu berarti Gereja Suci tidak akan mengijinkan orang lain selain Tosaka Tokiomi sebagai pemilik Cawan itu. Sekarang Kirei mengerti tentang tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kamu mau aku ikut dalam perang yang selanjutnya untuk membiarkan Tosaka Tokiomi menang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, Tosaka Tokiomi menunjukan senyumnya untuk pertama kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja, kita akan bekerja sama secara rahasia melawan lima Master yang tersisa, dan menghancurkan mereka, untuk menambah kemungkinan kita untuk menang.”&lt;br /&gt;
Mendengar perkataan Tokiomi, Pastor Risei mengangguk. Netralitas Gereja Suci sebagai seorang juri sudah berubah menjadi sebuah lelucon. Heaven’s Feel kali ini akan menarik, mengingat keinginan Gereja dari perang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengenai itu, itu bukanlah sesuatu yang benar atau salah bagi Kirei. Kalau kemauan Gereja sudah jelas, yang tersisa adalah melakukan tugasnya sebagai eksekutor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kirei-kun, kamu akan dipindahkan dari Gereja Suci ke Asosiasi Magus, dan kamu menjadi muridku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa jeda dan dengan nada praktis, Tosaka Tokiomi mempercepat penjelasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“- Dipindahkan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pemindahan telah diresmikan, Kirei.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatakan ini, Pastor Risei mengeluarkan sepucuk surat. Itu adalah surat pemberitahuan dengan tanda tangan Gereja Suci dan Asosiasi Magus didalamnya, dan ditujukan untuk Kotomine Kirei. Kirei lebih terkejut dengan kegunaan tindakan tersebut; hanya dari sehari sebelumnya ke hari ini, surat ini selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, tidak ada gunanya Kirei memberi pendapat tentang masalah ini, ataupun memiliki alasan untuk tersinggung dari diskusi ini. Karena Kirei tidak memiliki tujuan sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang paling penting yang harus kamu lakukan adalah berlatih seni magis di rumahku di Jepang. Heaven’s Feel yang selanjutnya akan terjadi dalam 3 tahun. Pada saat itu, kamu harus memiliki seorang Servant yang mengikutimu, dan menjadi magus yang berpartispasi di perang itu sebagai Master.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi- apakah ini tidak apa-apa? Kalau aku belajar di bawahmu, bukankah ini akan ada keraguan bahwa kita bekerja sama?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tokiomi memberikan senyuman yang dingin dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu tidak mengerti apa-apa tentang magus. Kalau kepentingan mereka bertentangan, konflik antara guru dan murid yang berakhir dengan pertempuran sampai mati adalah sesuatu yang biasa di dunia kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aah, jadi begitu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun Kirei tidak bermaksud untuk mengerti tentang magus, dia sedikit banyak mengerti tentang karakter dari sebuah ras bernama magus. Dia telah melawan magus ‘sesat’ dalam berbagai peristiwa sebagai eksekutor. Jumlah orang yang telah ia lenyapkan dengan tanganya melebihi jumlah puluhan atau dua puluhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah kamu mempunyai pertanyaan lain?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Tokiomi akan mengakhiri pertemuan ini, Kirei membalas dengan pertanyaan yang ada di benaknya dari awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya satu – Cawan yang memilih para Master, apakah tujuannya yang sebenarnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tampaknya itu bukan merupakan pertanyaan yang diduga Tokiomi. Alis sang magus mengerut sebentar, lalu dia memberikan jawaban dengan tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cawan itu akan… Tentu saja, akan memilih para Master yang membutuhkannya dengan sepenuh hati. Seperti yang kukatakan sebelumnya, kami Tosaka akan dimasukkan ke dalam urutan paling atas sebagai salah satu dari 3 keluarga permulaan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi, semua Master memiliki alasan untuk menginginkan Cawan itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak hanya sebatas itu saja. Cawan itu membutuhkan 7 orang agar bisa muncul. Kalau jumlahnya tidak cukup pada saatnya, orang-orang yang biasanya tidak akan dipilih bisa mendapatkan Command Seals. Mungkin ada beberapa kasus seperti ini sebelumnya, tetapi- Aah, aku mengerti.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil berbicara, Tokiomi kelihatannya mengerti apa yang Kirei curigai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kirei-kun, kamu berpikir bahwa kamu tidak mungkin dipilih, benar kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirei mengangguk. Tidak peduli betapa kerasnya kamu mencari, tidak mungkin ada alasan mengapa mesin pengabul permintaan itu memilih dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm, benar juga, ini aneh. Satu-satunya hal yang menghubungkanmu dengan Cawan itu adalah ayahmu, yang dipilih sebagai pengawas, tetapi… Tidak, kamu bisa berpikir bahwa itu adalah alasan satu-satunya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“… Yaitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cawan itu sudah mengantisipasi bahwa Gereja Suci akan membantu keluarga Tosaka. Jadi seorang eksekutor dari Gereja yang sanggup memiliki Command Seals akan membantu Tosaka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatakan hal ini, Tokiomi, yang merasa puas saat mengakhiri diskusi ini, menambahkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan kata lain, Cawan itu memberikan aku, seseorang dari keluarga Tosaka, dua Command Seals, karena itu, dia memilih kamu sebagai Master.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
… Bagaimana dengan itu? Apakah keismpulan ini menjawab pertanyaanmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, dia memberikan penjelasannya sendiri dengan nada yang menantang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
Rasa percaya diri yang sombong ini cocok dengan pria yang dipanggil Tosaka Tokiomi. Pria ini memegang sebuah harga diri yang mendekati sindiran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang, sebagai seorang magus, dia adalah seorang yang sempurna. Dan dia pasti memiliki rasa percaya diri yang datang bersamaan dengan kesempurnaan itu. Itulah sebabnya dia mungkin tidak akan pernah meragukan pendapatnya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu artinya dia tidak akan mendapatkan jawaban yang lain disini sekarang- Itu adalah kesimpulan Kirei.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kapan kita berangkat ke Jepang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyembunyikan kekecewaannya, Kirei merubah topik pembicaraan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan mengunjungi Inggris sebentar. Aku memiliki perkerjaan kecil di Clock Tower.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamu akan pergi ke jepang lebih dahulu. Aku akan memberitahu keluargaku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimengerti. Jadi, Aku akan berangkat secepatnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kirei, pergilah lebih dahulu. Aku memiliki sesuatu untuk didiskusikan dengan Tuan Tohsaka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menganggukkan kepala pada perkataaan ayahnya, Kirei bangkit dari tempat duduknya dan, setelah memberi salam dengan mengangguk, meninggalkan ruangan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tinggal di dalam ruangan itu, Tosaka Tokiomi dan Pastor Risei melihat Kotomine Kirei pergi dalam diam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau memiliki seorang anak yang dapat diandalkan, Kotomine-san.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kemampuanya sebagai ‘Eksekutor’ dapat dijamin.  Tidak ada dari angkatannya yang bekerja lebih keras daripada dia selama pelatihan. Akulah yang perlu kamu ragukan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ho… Apakah ini sikap teladan seorang pelindung iman?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, aku malu mengatakan ini, tapi Kirei adalah kebanggaan satu-satunya orang tua yang bodoh seperti aku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pastor tua itu terkenal akan kekakuannya, tapi, merasa nyaman dengan Tokiomi, dia tersenyum. Saat matanya tertuju ke anak satu-satunya, kepercayaan dan cintanya terlihat dengan jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Saat aku masih juga tidak memiliki anak saat melewati umur 50, aku telah menyerah untuk mendapatkan seorang keturunan… Tapi sekarang, aku kagum melihat betapa jauhnya anakku telah berkembang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Walaupun, dia setuju lebih mudah dari yang aku bayangkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Anakku akan melompat kedalam kobaran api jika itu adalah keinginan Gereja. Sejauh itulah ia akan melangkah demi imannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walupun Tokiomi tidak bermaksud untuk meragukan perkataan Pastor tua itu, kesan yang dia dapatkan dari anak Pastor Risei bukanlah ‘iman yang berapi-api’. Penampilan tenang pria bernama Kirei terkesan seperti kekosongan bagi dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sejujurnya, itu mengecewakan. Bagaimanapun aku melihatnya, dia terlihat hanya terlibat dengan sesuatu yang tidak dipedulikannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak… itu mungkin sebuah keselamatan bagi dia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbicara dengan tidak pasti, Pastor Risei mulai berkata dengan kelam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini adalah hal yang pribadi, tapi istrinya meninggal beberapa hari yang lalu. Mereka bahkan belum dua tahun menikah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, Aku-“&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tokiomi kehilangan kata-kata atas peristiwa yang mengejutkan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Walaupun tidak terlihat, dia menahannya dengan baik… Dia memiliki terlalu banyak kenangan di Itali, Mungkin sekarang, bagi Kirei, kembali ke tanah kelahirannya untuk misi yang baru dapat membantu menyembuhkan lukanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Risei mendesah setelah berbicara. Tokiomi tetap menatap orang tua itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tokiomi-kun, bukankah nilai seseorang yang sesungguhnya terlihat saat dalam kesusahan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tokiomi membungkuk dalam atas kata-kata Pastor tua itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hutangku kepada Gereja Suci dan kedua generasi keluarga Tokiomi ini akan diukir di dalam prinsip keluargaku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak. Aku hanya memenuhi sumpahku untuk generasi masa depan Tosaka. – Sisanya hanya berdoa untuk perlindungan Tuhan sampai perjalanmu membawamu pada sang ‘Awal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Penyesalan kakekku, impian terbesar Tosaka… inilah arti dan tujuan hidupku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyembunyikan betapa rasa percaya dirinya dicekik oleh beratnya tanggung jawabnya, Tokiomi mengangguk dengan pasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kali ini, aku akan mendapatkan Cawan itu. Aku akan memastikannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat martabat Tokiomi, Pastor Risei memberkati ingatan tentang temannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Temanku… Kau juga mendapatkan seorang pewaris yang luar biasa.’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat angin dari Laut Tengah mengacak-acak rambutnya, Kotomine Kirei berjalan dari vila yang terletak di atas bukit, sendirian dan dalam diam, di jalan kecil yang panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, Kirei dapat menyudun semua kesan yang dia dapatkan dari pria yang bernama Tosaka Tokiomi, yang baru saja  bertemu dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin dia telah melewati kehidupan yang keras. Seolah-olah harga diri diubah secara proporsional menjadi pengalaman pahit, dia adalah seorang pria yang diberkahi dengan martabat tinggi yang bisa dibanggakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia cukup mengerti karakter seperti itu. Ayah Kirei memiliki karakter yang sama dengan Tosaka Tokiomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manusia yang telah mengartikan tujuan dibalik kelahiran mereka, dibalik eksistensi mereka, dan mengikuti tujuan itu tanpa ragu. Mereka tidak akan pernah bimbang, tidak pernah ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menempa itu dengan tekad baja untuk bertindak dengan tujuan yang jelas, maju hanya dengan pemenuhan dari ‘sesuatu’ yang merupakan tujuan hidup mereka, di semua aspek kehidupan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Bentuk dari keyakinan’ ini bisa menjadi, dalam kasus ayah Kirei, iman yang besar; dan dalam kasus Tosaka Tokiomi, mungkin itu adalah kepercayaan diri dari orang yang terpilih – sebuah hak yang tidak dimiliki orang biasa, dan kesadaran seseorang yang memiliki tanggung jawab untuk dipikul. Dia adalah salah satu ‘bangsawan asli’ yang tersisa yang sangat jarang ditemukan saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulai dari sekarang, eksistensi seorang Tosaka Tokiomi mungkin akan memegang implikasi penting bagi Kirei… Tapi walaupun begitu, dia bukanlah orang cocok dengan orang seperti Kirei. Itu sama saja dengan berkata bahwa ia sama dengan ayahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang hanya melihat tujuan hidup mereka tidak akan dapat mengerti sakitnya mereka yang tidak mampu memilikinya. Orang-orang seperti Tokiomi memiliki ‘tujuan hidup’ sebagai dasar keyakinan mereka, tapi itu sama sekali tidak ada dalam pikiran Kotomine Kirei. Tidak sekalipun di dalam 20 tahun lebih ini dia pernah merasakan sensasi seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, dia tidak dapat mempertimbangkan ide yang paling mulia, mendapatkan kepuasan dari tantangan apapun, atau menemukan ketenangan dalam kesenangan manapun. Orang seperti ini tidak memiliki tujuan hidup sejak awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bahkan tidak dapat mengerti bagaimana ia bisa begitu jauhnya terkucil dari norma-norma yang dipegang oleh orang-orang biasa. Kirei bahkan tidak bisa memikirkan suatu hasrat untuk memulai sesuatu dengan gairah yang tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia masih percaya bahwa Tuhan itu ada. Bahwa ada sebuah eksistensi luar biasa, walaupun dia tidak memiliki kedewasaan untuk merasakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hidup dengan kepercayaan bahwa suatu hari, suara Tuhan yang paling suci akan menuntun dia ke kebenaran yang sejati dan menyelamatkannya. Berjudi atas harapan itu, memegangnya erat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi jauh di dalam hatinya, dia sudah tahu. Bahwa keselamatan tidak akan datang dari cinta Tuhan untuk orang seperti dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menghadapi kemarahan dan keputusasaan tersebut menyudutkan dia menjadi seorang masokis. Dibawah alasan penebusan dosa untuk melatih moralnya, dia berulang kali melukai dirinya sendiri. Tetapi penyiksaan itu justru menempa tubuh Kirei menjadi seperti besi, dan saat dia menyadarinya, dia telah sampai di puncak para elit di Gereja Suci sebagai ‘Eksekutor’, dimana tidak ada seorangpun yang dapat mengikutinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang menyebut itu ‘kemuliaan’. Ketaatan dan disiplin Kotomine Kirei dipuji sebagai contoh untuk semua pastor. Bahkan ayahnya Risei juga tidak terkecuali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirei mengerti sepenuhnya mengapa Kotomine Risei memiliki rasa percaya dan kekaguman yang besar pada anaknya, tapi itu adalah sebuah kesalahpahaman jauh dari poin yang sebenarnya; karena sebenarnya, hatinya memalukan. Sepanjang sisa hidupnya mungkin tidak akan cukup untuk mengubah kesalahpahaman itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai sekarang, tidak ada seorangpun yang dapat mengerti kekurangan Kirei.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, bahkan satu-satunya wanita yang ia cintai-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kepalanya terasa ringan, Kirei memperlambat jalannya dan menaruh telapak tangan di dahinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mencoba untuk mengingat istrinya, pikirannya yang kabur menghilang dalam kabut yang turun. Terasa seperti berdiri di dalam kabut di ujung jurang. Naluri untuk bertahan hidup menyuruhnya untuk tidak mengambil satupun langkah maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia menyadari, dia sudah sampai di dasar bukit. Kirei berhenti dan melihat ke belakang ke vila di atas bukit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, dia belum mendapatkan kesimpulan yang memuaskan dari pertemuannya dengan Tosaka Tokiomi… Itu adalah hal yang paling mengganggu Kirei.&lt;br /&gt;
Mengapa ‘Cawan’ yang memiliki kekuatan yang ajaib memilih Kotomine Kirei?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penjelasan Tokiomi terdengar terburu-buru. Kalau Cawan itu  menginginkan pendukung untuk Tokiomi, pasti masih banyak orang-orang yang lebih cocok untuk itu karena Cawan itu pasti menginginkan seseorang yang dapat menjadi teman bagi dia; bukan Kirei.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasti ada sebuah alasan mengenai pemilihannya dalam kemunculan Cawan berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi… Semakin ia pikirkan, semakin Kirei menemukan bahwa ketidaksesuaian ini mengkhawatirkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pada dasarnya tidak memiliki ‘tujuan hidup’, atau impian ataupun cita-cita. Bagaimanapun kamu melihatnya, dia tidak menemukan alasan untuk menjadi pemilik sebuah keajaiban seperti sebuah ‘mesin pengabul permintaan.’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan wajah muram, Kirei melihat ke tiga simbol yang muncul di atas tangan kananya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berkata bahwa Command Seals adalah sebuah tanda suci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah dia akan menemukan sebuah janji untuk dipegang, tiga tahun dari sekarang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Back to [[Fate/Zero:Prologue 1~ Indonesian Version|Prologue: 8 tahun yang lalu]]&lt;br /&gt;
| Return to [[Fate/Zero ~ Indonesian Version|Main Page]]&lt;br /&gt;
| Forward to [[Fate/Zero:Prologue 3~ Indonesian Version|Prologue: 1 tahun yang lalu]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Katlya</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Zero:Prologue_2~_Indonesian_Version&amp;diff=199845</id>
		<title>Fate/Zero:Prologue 2~ Indonesian Version</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Zero:Prologue_2~_Indonesian_Version&amp;diff=199845"/>
		<updated>2012-10-26T17:09:11Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Katlya: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;===3 tahun yang lalu===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau kita membahas mengenai topik supernatural, teori tentang dimensi menegaskan keberadaan sebuah ‘kekuatan’ dari luar dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menemukan permulaan dari segala sesuatu, adalah mimpi semua magus yang paling besar, sang ‘Awal’,… Tahta Tuhan, Akashic Records, adalah sebuah dokumen yang mencatat semua awal dan akhir dari segala sesuatu di dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
200 tahun yang lalu, sekelompok orang melakukan eksperimen dan percobaan atas tempat ‘diluar dunia ini’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Einsbern, Makiri, Tosaka. Disebut sebagai 3 keluarga permulaan, apa yang mereka lakukan adalah pembuatan kembali ‘Cawan Suci’, sebuah topik yang terdapat di berbagai tradisi. Dengan harapan bahwa dengan memanggil Cawan tersebut  dapat mengabulkan segala permintaan, tiga keluarga magus menggabungkan seni rahasia masing-masing untuk membentuk ‘wadah dengan kekuatan Tuhan’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
… Sayangnya, Cawan itu hanya dapat mengabulkan permintaan satu orang. Segera setelah hal itu diketahui, ikatan kerja sama dengan cepatnya lenyap dalam darah oleh pertengkaran dan konflik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah awal dari ‘Perang Cawan Suci’, ‘Heaven’s Feel’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, setiap 60 tahun sekali, Cawan itu akan datang di sebuah kota yang terletak jauh di timur, ‘Fuyuki’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, Cawan itu akan memilih 7 magus yang memiliki kemampuan dan kriteria untuk memilikinya, dan membagikan sejumlah prana yang sangat besar kepada mereka, untuk membuat mungkin pemanggilan Roh Para Pahlawan, ‘Servants’. Hasil dari pertempuran sampai mati ini akan menentukan siapakah diantara ketujuh magus yang paling layak medapatkan Cawan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Untuk menjelaskan secara singkat, ini adalah hal yang sedang dialami oleh Kotomine Kirei.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pola yang muncul di tangan kananmu disebut ‘Command Seals’. Ini adalah bukti bahwa kamu telah dipilih oleh Cawan tersebut, dan sebuah tanda suci yang memberikanmu hak untuk memanggil Servant.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang dengan suara yang lembut namun tegas, yang menjelaskan ini adalah Tosaka Tokiomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam sebuah ruangan yang terletak di dalam vila mewah yang dibangun diatas bukit kecil di distrik paling rapi di Turin selatan, Itali, 3 pria duduk di atas sofa panjang. Kirei dan Tokiomi, dan seorang pendeta yang memperkenalkan mereka dan menjadi perantara pembicaraan adalah Kotomine Risei… ayah kandung Kirei.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai teman seorang pendeta yang sebentar lagi akan mencapai umur 80, Tosaka adalah orang Jepang yang eksentrik. Dia terlihat seumuran dengan Kirei, sukses dan memiliki aura seorang professional. Lahir dalam silsilah keluarga kuno yang terkenal bahkan dalam standar orang Jepang, vila ini adalah tempat tinggalnya yang kedua, seperti yang dikatakannya. Tetapi yang paling menarik adalah dia dengan gampangnya memperkenalkan dirinya sebagai seorang ‘magus’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjadi seorang magus tidaklah seaneh kedengarannya. Kirei adalah, seperti ayahnya, seorang pastor, namun tugas sang ayah dan anak sangat berbeda dari apa yang orang-orang kenal dari seorang ‘Pastor’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Gereja Suci’, tempat dimana orang-orang seperti Kirei bernaung memiliki doktrin di luar lingkup keajaiban dan misteri ilahi, tetapi tetap memikul peran untuk membasmi lambang kesesatan dan melenyapkannya dari dunia. Itu berarti, mengambil tempat dimana mereka bisa mengawasi hujatan seperti seni magis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang magus bekerja hanya dengan magus lainnya, dan bersatu di bawah sebuah organisasi magis yang menyebut dirinya ‘Asosiasi’, yang menghadirkan ancaman sebagai rival kepada Gereja Suci. Saat ini, mereka sepakat untuk menjaga perdamaian sementara; tapi walaupun begitu, sebuah situasi dimana seorang Pastor dari Gereja Suci dan seorang magus berkumpul di tempat yang sama untuk sebuah ceramah adalah sesuatu yang tidak pernah terbayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kasus Risei, sang pastor, keluarga Tosaka adalah salah satu keluarga yang sejak lama telah memiliki koneksi dengan Gereja, walaupun mereka adalah keluarga magus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bermula dari malam sebelumnya saat Kirei menemukan kemunculan sebuah pola yang terbentuk dari tiga bekas cakar. Dia telah mendiskusikan hal ini dengan ayahnya, dan Risei  dengan segera membawa anaknya ke Turin keesokan paginya untuk bertemu dengan magus muda ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak itu, setelah perkenalan yang terburu-buru, penjelasan yang Tokiomi berikan kepada Kirei di pertemuaan rahasia ini adalah mengenai peperangan yang sama, ‘Heaven’s Feel’. Arti dibalik tanda muncul di atas tangan Kirei… Adalah, bahwa Kirei memperoleh hak untuk memperjuangkan kesempatan mewujudkan keinginannya oleh keajaiban lewat penciptaan Cawan Suci yang keempat yang akan terjadi tiga tahun lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan berarti dia menolak untuk ikut berpartisipasi. Pekerjaan Kirei di dalam Gereja Suci adalah, pada dasarnya, pemusnahan ajaran sesat, yang berarti dia adalah seorang prajurit yang berpengalaman. Dapat dikatakan bahwa tugasnya yang paling utama adalah mempertaruhkan taruhan hidup dan mati melawan magus. Lebih daripada itu, masalahnya adalah kontradiksi yang mengharuskan Kirei, seorang pastor, untuk berpartisipasi sebagai ‘magus’ di Heaven’s Feel yang merupakan pertempuran para magus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heaven’s Feel adalah pertempuran yang menggunakan Servant sebagai familiar. Jadi untuk terus melaju, seni magis paling dasar diperlukan untuk memanggil seorang Servant … Intinya, tujuh orang yang terpilih sebagai Master dari para Servant harus menjadi magus. Ini pasti sebuah hal yang luar biasa bagi seseorang seperti kamu, yang tidak hidup dari seni magis, untuk dipilih oleh Cawan di tahap yang sangat awal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah Cawan memiliki orang-orang yang disukai untuk dipilih?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tokiomi mengangguk kepada Kirei yang masih belum yakin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku menyebutkan ‘3 keluarga permulaan’- pemilihan akan mendukung magus yang terkait dengan keluarga Makiri, yang sekarang telah merubah namanya menjadi Mato, Einsbern atau keluarga Tohsaka. Dengan kata lain…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tokiomi mengangkat tangan kanannya untuk memperlihatkan pola suci miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebagai kepala keluarga Tosaka saat ini, aku akan ikut berpartisipasi di pertempuran selanjutnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, apakah pria ini berencana untuk menusuk Kirei dari belakang sesudah membimbing Kirei dengan sabarnya? Walaupun Kirei tidak mengerti akan hal itu, dia melanjutkan dengan banyak pertanyaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tertarik tentang para Servant yang kamu sebutkan tadi. kau katakan Roh Para Pahlawan dipanggil dan digunakan sebagai familiar…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hal ini mungkin sulit untuk dipercaya, tapi itu adalah faktanya. Ini bisa jadi merupakan salah satu keajaiban Cawan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Legenda tentang para manusia hebat, manusia super yang telah mengukir nama mereka di dalam sejarah dan dongeng. Mereka adalah orang-orang yang tetap dikenang manusia setelah kematian mereka dan dikeluarkan dari kategori manusia, dinaikkan pangkatnya bahkan di dalam alam spritual; mereka adalah ‘Roh para Pahlawan’. Mereka yang memiliki status yang jauh berbeda roh jahat yang biasa dipanggil magus sebagai familiar. Boleh dikatakan, mereka adalah sebuah eksistensi yang memiliki status spritual sebanding dengan dewa. Walaupun bagian dari kekuatan mereka dapat dipanggil dan dipinjam, adalah sesuatu yang sangat mustahil untuk mejadikan mereka sebagai familiar di dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau kamu mempertimbangkan bahwa membuat mungkin sesuatu yang tidak mungkin ini adalah kekuatan dari Cawan, kamu mengerti betapa berharganya dia. Pada akhirnya, bahkan pemanggilan seorang Servant hanyalah sebuah pecahan kecil dari kekuatan Cawan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seakan-akan berkata bahwa dia sendiri tercengang pada apa yang dia katakan, Tosaka Tokiomi menarik nafas dalam-dalam dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Roh Para Pahlawan dari jaman kuno para dewa sampai paling tidak satu abad yang lalu dapat dipanggil. Tujuh Roh Para Pahlawan mengikuti tujuh Master, masing-masing akan melindungi Master mereka dan melenyapkan musuh dari Masternya. Pahlawan dari segala jaman dan negara akan dipanggil ke jaman ini, dan akan bertemu di dalam pertandingan maut untuk memperebutkan supremasi. Itu adalah Perang Cawan Suci di Fuyuki, Heaven’s Feel.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“… Kegilaan macam apa itu? Di tempat dimana ribuan penduduk tinggal?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua magus mengikuti prinsip untuk menyembunyikan diri mereka. Itu adalah jalan satu-satunya untuk hidup di sebuah jaman dimana sains dipercaya sebagai kebenaran satu-satunya. Sangat tidak mungkin untuk menunjukkan keberadaan mereka apalagi jika kita memasukkan keberadaan Gereja Suci ke dalam pertimbangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi kamu juga harus menyembunyikan kekuatan Roh Para Pahlawan yang dapat membawa bencana kehancuran. Menggunakan tujuh Servant di dalam konflik diantara manusia di jaman ini dan membuat mereka bertempur dengan satu sama lainnya… Itu sama saja dengan memberi perintah untuk melakukan genosida dan pembantaian besar-besaran dalam perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“- Tentu saja, ini adalah sebuah hal yang harus dimengerti untuk melakukan konfrontasi secara rahasia. Kamu harus menyiapkan pengawasan yang ketat untuk menjamin hal tersebut.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berdiam diri sampai saat ini, pendeta Risei, maju dan menyuarakan pendapatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Heaven’s Feel berlangsung setiap 60 tahun sekali, dan ini adalah yang keempat kalinya. Peradaban di Jepang sudah dimulai ketika Perang Dunia kedua terjadi. Bahkan di tempat yang sangat terpencil, kita tidak bisa mengabaikan orang-orang menyaksikan menyebarnya kerusakan yang berat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, sejak Heaven’s Feel yang ketiga, sebuah kesepakatan telah dibuat agar kita di Gereja Suci mengirimkan seorang pengawas. Untuk mengurang bencana dari perang ini seminimum mungkin, kita harus menyembunyikan keberadaannya dan membuat para magus setuju untuk menjaga kerahasiaan perseteruan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi Gereja akan menjadi juri di dalam peperangan antar magus?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Justru karena ini adalah konflik para magus. Tidak ada seorangpun di Asosiasi Magus yang bisa menjadi juri karena implikasi politik. Tidak ada cara lain selain menggunakan otoritas luar seperti Gereja Suci. &lt;br /&gt;
Terlebih lagi, tidak mungkin Gereja Suci kita akan membiarkan nama Cawan Suci digunakan sembarangan. Kita juga tidak bisa membiarkan kemungkinan bahwa Cawan itu adalah cawan yang pernah menampung darah dari anak Tuhan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirei dan Risei, ayah dan anak, memiliki tugas di dalam bagian yang disebut Assembly of 8th Sacrament. Tugas dari kelompok itu di Gereja Suci adalah mengumpulkan peninggalan-peninggalan suci. Harta yang bernama Cawan Suci muncul di berbagai dongeng dan legenda, dan pengaruh dari “Cawan” itu di dalam doktrin Gereja Suci sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dibawah kondisi itu, waktu yang lalu, di dalam kekacauan Perang Dunia, pertemuaan diadakan di waktu yang tepat mengenai Heaven’s Feel ketiga dan aku, yangsaat itu masih muda, dipilih untuk melakukan sebuah pekerjaan penting. Untuk pertempuran yang selanjutnya, aku akan pergi ke kota Fuyuki untuk mengawasi pertarungan kalian.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar kata-kata ayahnya, Kirei hanya dapat memiringkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tunggu sebentar. Bukankan pengawas Gereja yang terpilih diharapkan untuk bersikap adil? Ini akan menjadi masalah jika peserta memiliki hubungan darah…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tenang, tenang. Kamu pikir ini adalah titik lemah di peraturan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyuman yang tidak biasa dari ayah yang keras kepala menyiratkan sesuatu tidal bisa dibaca Kirei.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kotomine-san, kamu tidak seharusnya menyusahkan anakmu. Mari kita melanjutkan ke pertanyaan yang sesungguhnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tosaka Tokiomi secara eksplisit mendesak pastor tua itu ke pokok pembicaraan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm, baiklah.- Kirei, apa yang kita sudah jelaskan hanya tentang ‘aspek luar’ dari Perang Cawan ini. Ada alasan lain aku membawamu bertemu dengan Tuan Tosaka hari ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“… Yaitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebenarnya, kita telah menemukan bukti dari dulu bahwa Cawan yang muncul di Fuyuki berbeda dengan peninggalan suci ‘Anak Tuhan’. Pada akhirnya, peperangan di Heaven’s Feel di Fuyuki ini hanya untuk memperebutkan harta yang sebenarnya hanyalah tiruan dengan kekuatan Tuhan, sesuatu yang dapat membuka jalan ke Utopia. Ini tidak ada hubungannya dengan Gereja kita.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah yang sebenarnya. Kalau tidak, Gereja Suci tidak akan puas dengan hanya berperan sebagai seorang pengawas yang pasif. Kalau Cawan itu ternyata sebuah ‘Peninggalan Suci’ yang sesungguhnya, Gereja pasti akan melanggar perjanjian perdamaian sementara itu dan merebut Cawan itu dari tangan para magus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika tujuan akhir dari cawan itu hanya untuk mendapatkan Akashic Records, Gereja Suci tidak akan peduli dengannya. Karena, keinginan para magus untuk menemuka ‘Akasha’, sang ‘Awal’, tidak sepenuhnya bertentangan dengan ajaran kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Walaupun, untuk membiarkan diri kita untuk mengindahkan hal itu, kita memerlukan seseorang yang memiliki kemampuan. Jika seseorang yang tidak diinginkan masuk, kita tidak tahu kecelakaan macam apa yang akan terjadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi, kalau kita melenyapkannya sebagai ajaran sesat-“&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu adalah seseuatu yang sulit. Para magus yang berperang untuk Cawan itu memiliki daya juang yang tidak biasa. Kalau kita melawan mereka secara langsung, sebuah peperangan dengan Asosiasi Magus tidak mungkin dihindari. Dan hal itu akan menghasilkan korban yang terlalu banyak.&lt;br /&gt;
Lebih tepatnya, sebagai aternatif yang kedua, tidak ada yang lebih menarik daripada menemukan cara untuk memberikan cawan itu ke ‘orang yang tepat’.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“… Jadi begitu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirei sedikit demi sedikit mengerti alasan sebenarnya dari pertemuan ini mengingat ayahnya membaurkan diri dengan Tosaka Tokiomi, seorang magus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena mereka telah ditindas oleh kepercayaan di tempat asal mereka, keluarga Tosaka mengikuti ajaran yang sama dengan kita. Mengenal karakter Tokiomi, dia sendiri sudah pasti lolos dari kualifikasi untuk menggunakan Cawan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tosaka Tokiomi mengangguk, lalu kembali berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Menemukan ‘Akasha’. Tidak ada tujuan yang paling besar selain ini bagi kami Tosaka. Tapi, sayangnya, Einsberns and Matos, yang dahulu mempunyai tujuan yang sama, sudah tersesat ke hal duniawi, dan sekarang telah melupakan keinginan mereka yang awal. Aku tidak akan menyebutkan bagaimana mereka telah mengundang empat Master dari luar. Mereka menginginkan Cawan itu demi nafsu mereka yang menjijikkan, hanya itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu berarti Gereja Suci tidak akan mengijinkan orang lain selain Tosaka Tokiomi sebagai pemilik Cawan itu. Sekarang Kirei mengerti tentang tugasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kamu mau aku ikut dalam perang yang selanjutnya untuk membiarkan Tosaka Tokiomi menang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, Tosaka Tokiomi menunjukan senyumnya untuk pertama kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja, kita akan bekerja sama secara rahasia melawan lima Master yang tersisa, dan menghancurkan mereka, untuk menambah kemungkinan kita untuk menang.”&lt;br /&gt;
Mendengar perkataan Tokiomi, Pastor Risei mengangguk. Netralitas Gereja Suci sebagai seorang juri sudah berubah menjadi sebuah lelucon. Heaven’s Feel kali ini akan menarik, mengingat keinginan Gereja dari perang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengenai itu, itu bukanlah sesuatu yang benar atau salah bagi Kirei. Kalau kemauan Gereja sudah jelas, yang tersisa adalah melakukan tugasnya sebagai eksekutor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kirei-kun, kamu akan dipindahkan dari Gereja Suci ke Asosiasi Magus, dan kamu menjadi muridku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa jeda dan dengan nada praktis, Tosaka Tokiomi mempercepat penjelasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“- Dipindahkan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pemindahan telah diresmikan, Kirei.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatakan ini, Pastor Risei mengeluarkan sepucuk surat. Itu adalah surat pemberitahuan dengan tanda tangan Gereja Suci dan Asosiasi Magus didalamnya, dan ditujukan untuk Kotomine Kirei. Kirei lebih terkejut dengan kegunaan tindakan tersebut; hanya dari sehari sebelumnya ke hari ini, surat ini selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, tidak ada gunanya Kirei memberi pendapat tentang masalah ini, ataupun memiliki alasan untuk tersinggung dari diskusi ini. Karena Kirei tidak memiliki tujuan sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang paling penting yang harus kamu lakukan adalah berlatih seni magis di rumahku di Jepang. Heaven’s Feel yang selanjutnya akan terjadi dalam 3 tahun. Pada saat itu, kamu harus memiliki seorang Servant yang mengikutimu, dan menjadi magus yang berpartispasi di perang itu sebagai Master.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi- apakah ini tidak apa-apa? Kalau aku belajar di bawahmu, bukankah ini akan ada keraguan bahwa kita bekerja sama?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tokiomi memberikan senyuman yang dingin dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu tidak mengerti apa-apa tentang magus. Kalau kepentingan mereka bertentangan, konflik antara guru dan murid yang berakhir dengan pertempuran sampai mati adalah sesuatu yang biasa di dunia kami.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aah, jadi begitu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun Kirei tidak bermaksud untuk mengerti tentang magus, dia sedikit banyak mengerti tentang karakter dari sebuah ras bernama magus. Dia telah melawan magus ‘sesat’ dalam berbagai peristiwa sebagai eksekutor. Jumlah orang yang telah ia lenyapkan dengan tanganya melebihi jumlah puluhan atau dua puluhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah kamu mempunyai pertanyaan lain?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Tokiomi akan mengakhiri pertemuan ini, Kirei membalas dengan pertanyaan yang ada di benaknya dari awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya satu – Cawan yang memilih para Master, apakah tujuannya yang sebenarnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tampaknya itu bukan merupakan pertanyaan yang diduga Tokiomi. Alis sang magus mengerut sebentar, lalu dia memberikan jawaban dengan tenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cawan itu akan… Tentu saja, akan memilih para Master yang membutuhkannya dengan sepenuh hati. Seperti yang kukatakan sebelumnya, kami Tosaka akan dimasukkan ke dalam urutan paling atas sebagai salah satu dari 3 keluarga permulaan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi, semua Master memiliki alasan untuk menginginkan Cawan itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak hanya sebatas itu saja. Cawan itu membutuhkan 7 orang agar bisa muncul. Kalau jumlahnya tidak cukup pada saatnya, orang-orang yang biasanya tidak akan dipilih bisa mendapatkan Command Seals. Mungkin ada beberapa kasus seperti ini sebelumnya, tetapi- Aah, aku mengerti.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil berbicara, Tokiomi kelihatannya mengerti apa yang Kirei curigai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kirei-kun, kamu berpikir bahwa kamu tidak mungkin dipilih, benar kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirei mengangguk. Tidak peduli betapa kerasnya kamu mencari, tidak mungkin ada alasan mengapa mesin pengabul permintaan itu memilih dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hm, benar juga, ini aneh. Satu-satunya hal yang menghubungkanmu dengan Cawan itu adalah ayahmu, yang dipilih sebagai pengawas, tetapi… Tidak, kamu bisa berpikir bahwa itu adalah alasan satu-satunya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“… Yaitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Cawan itu sudah mengantisipasi bahwa Gereja Suci akan membantu keluarga Tosaka. Jadi seorang eksekutor dari Gereja yang sanggup memiliki Command Seals akan membantu Tosaka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatakan hal ini, Tokiomi, yang merasa puas saat mengakhiri diskusi ini, menambahkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengan kata lain, Cawan itu memberikan aku, seseorang dari keluarga Tosaka, dua Command Seals, karena itu, dia memilih kamu sebagai Master.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
… Bagaimana dengan itu? Apakah keismpulan ini menjawab pertanyaanmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, dia memberikan penjelasannya sendiri dengan nada yang menantang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
Rasa percaya diri yang sombong ini cocok dengan pria yang dipanggil Tosaka Tokiomi. Pria ini memegang sebuah harga diri yang mendekati sindiran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang, sebagai seorang magus, dia adalah seorang yang sempurna. Dan dia pasti memiliki rasa percaya diri yang datang bersamaan dengan kesempurnaan itu. Itulah sebabnya dia mungkin tidak akan pernah meragukan pendapatnya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu artinya dia tidak akan mendapatkan jawaban yang lain disini sekarang- Itu adalah kesimpulan Kirei.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kapan kita berangkat ke Jepang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyembunyikan kekecewaannya, Kirei merubah topik pembicaraan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan mengunjungi Inggris sebentar. Aku memiliki perkerjaan kecil di Clock Tower.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamu akan pergi ke jepang lebih dahulu. Aku akan memberitahu keluargaku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dimengerti. Jadi, Aku akan berangkat secepatnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kirei, pergilah lebih dahulu. Aku memiliki sesuatu untuk didiskusikan dengan Tuan Tohsaka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menganggukkan kepala pada perkataaan ayahnya, Kirei bangkit dari tempat duduknya dan, setelah memberi salam dengan mengangguk, meninggalkan ruangan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tinggal di dalam ruangan itu, Tosaka Tokiomi dan Pastor Risei melihat Kotomine Kirei pergi dalam diam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau memiliki seorang anak yang dapat diandalkan, Kotomine-san.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kemampuanya sebagai ‘Eksekutor’ dapat dijamin.  Tidak ada dari seangkatan dia yang bekerja lebih keras daripada dia saat masa pelatihan. Akulah seseorang yang perlu kamu ragukan.”&lt;br /&gt;
“Ho… Apakah ini kebiasaan teladan seorang pelindung iman?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, aku malu mengatakan ini, tapi Kirei adalah kebanggaan satu-satunya orang tua yang bodoh seperti aku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendeta tua itu terkenal akan kekakuannya, tapi, merasa nyaman dengan Tokiomi, dia tersenyum. Saat matanya tertuju ke anak satu-satunya, kepercayaan dan cinta dia terlihat sepenuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Saat aku masih juga tidak memiliki anak saat melewati umur 50, aku telah menyerah untuk mendapatkan seorang keturunan… Tapi sekarang, aku terkejut melihat betapa besarnya anak itu telah tumbuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Walaupun, dia setuju lebih mudah dari yang aku bayangkan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Anakku akan melompat kedalam kobaran api jika itu adalah keinginan Gereja. Itu menunjukan betapa jauhnya ia akan pergi demi imannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walupun Tokiomi tidak bermaksud untuk meragukan perkataan Pastor tua itu, kesan yang dia punya tentang anak Pendeta Risei bukanlah ‘iman yang berapi-api’. Penampilan tenang pria bernama Kirei terkesan seperti kekosongan ke dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sejujurnya, itu adalah sebuah kekecewaan. Bagaimanapun aku melihat dia, dia terlihat hanya terlibat di sesuatu yang tidak hubungan dengannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak… itu mungkin sebuah keselamatan bagi dia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbicara dengan tidak pasti, Pastor Risei mulai berkata dengan kelam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini adalah hal yang pribadi, tapi istrinya meninggal beberapa hari yang lalu. Mereka belum melewati bahkan dua tahun dalam pernikahan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, Saya-“&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tokiomi kehilangan kata-kata atas peristiwa yang mengejutkan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Walaupun tidak kelihatan, dia menahanya dengan baik… Dia memiliki terlalu banyak kenangan di Itali, Mungkin sekarang, bagi Kirei, kembali ke tanah kelahirannya untuk misi yang baru dapat membantu menyembuhkan lukanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Risei mendesah setelah berbicara. Tokiomi tetap memandang orang tua itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tokiomi-kun, bukankah nilai seseorang yang sesungguhnya terlihat saat dalam kesusahan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tokiomi membungkuk dalam atas kata-kata Pastor tua itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hutangku kepada Gereja Suci dan kedua generasi keluarga Tokiomi ini akan diukir di dalam prinsip keluargaku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak. Aku hanya memenuhi sumpahku untuk generasi masa depan Tosaka. – Sisanya hanya berdoa kepada perlindungan Tuhan sampai perjalanmu membawa kamu ke sang ‘Awal.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Penyesalan kakekku, impian terbesar Tosaka… ini adalah arti dan tujuan hidupku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyembunyikan betapa rasa percaya dirinya dicekik oleh beratnya tanggung jawab dia, Tokiomi mengannguk dengan pasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kali ini, aku akan mendapatkan Cawan itu. Aku akan membuat itu terjadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada harga diri Tokiomi, Pastor Risei memberkati ingatan tentang temannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Temanku… Kau juga mendapatkan seorang keturunan yang luar biasa.’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat angin dari laut Mediterranian mengacak-acak rambutnya, Kotomine Kirei berjalan dari vila yang terletak di atas bukit, sendirian dan dalam diam, di jalan kecil yang panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, Kirei dapat menyudun semua kesan yang dia dapat dari pria yang bernama Tosaka Tokiomi, yang baru saja dia bertemu dengan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin dia telah melewati kehidupan yang keras. Seperti harga dirinya muncul dari melewati pengalaman yang keras itu, dia adalah seseorang yang memiliki harga diri yang besar yang bisa dia banggakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengerti karakter tersebut sangat baik. Ayah Kirei adalah orang yang sama dengan Tosaka Tokiomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manusia yang telah mengartikan tujuan dibalik kelahiran mereka, dibalik eksistensi mereka, dan mengikuti tujuan itu tanpa ragu. Mereka tidak akan pernah bimbang, tidak pernah ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menempa itu dengan tekad baja dari tindakan dengan tujuan yang jelas, maju hanya dengan kepuasan dari ‘sesuatu’ yang merupakan tujuan hidup mereka, di semua aspek kehidupan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Bentuk dari keyakinan’ ini bisa menjadi, dalam kasus ayah Kirei, seorang yang sangat beriman; dan dalam kasus Tosaka Tokiomi, mungkin itu adalah kepercayaan diri oleh orang yang terpilih – sebuah hak yang tidak dimiliki orang biasa, dan kesadaran seseorang yang memiliki tanggung jawab untuk dipikul. Dia adalah salah satu ‘bangsawan asli’ yang tersisa yang sangat jarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulai dari sekarang, eksistensi seorang Tosaka Tokiomi mungkin akan menyebabkan implikasi penting bagi Kirei… Tapi walaupun begitu, dia bukanlah orang cocok dengan orang seperti Kirei. Itu sama saja dengan berkata bahwa ia sama dengan ayahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang hanya melihat tujuan hidup mereka tidak akan dapat mengerti sakitnya seseorang yang tidak mampu memilikinya. Orang-orang seperti Tokiomi memiliki ‘tujuan hidup’ sebagai dasar keyakinan mereka, tapi itu tidak dapat dimengerti di dalam pikiran Kotomine Kirei. Tidak sekalipun di dalam 20 tahun lebih dia pernah merasakan sensasi seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, dia tidak dapat mempertimbangkan sebuah tindakan yang paling baik, mendapatkan kepuasan dari segala tantangan, atau dapat beristirahat di dalam segala kenyamanan. Orang seperti ini tidak memiliki tujuan hidup dari awalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bahkan tidak dapat mengerti bagaimana ia bisa begitu jauhnya terkucil dari norma-norma yang dipegang oleh orang-orang biasa. Kirei bahkan tidak mengerti sebuah keinginan dimana dia bisa melakukan apapun untuk mendapatkanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia percaya bahwa Tuhan itu ada. Bahwa ada sebuah eksistensi luar biasa, walaupun dia tidak cukup dewasa untuk tahu apa itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia hidup dengan kepercayaan bahwa suatu hari, suara Tuhan yang paling suci akan menuntun dia ke kebenaran yang sesungguhnya dan menyelamatkan dia. Berjudi atas harapan itu, memegang erat kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi didalam hatinya, dia tahu. Bahwa keselamatan tidak akan datang dari cintanya Tuhan untuk orang seperti dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menghadapi kemarahan dan keputusasaan menyudutkan dia menjadi seorang masokis. Dibawah alasan untuk penebusan dosa untuk melatih moralnya, dia berulang kali melukai dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Tetapi penyiksaan itu justru menempa tubuh Kirei menjadi seperti besi, dan saat dia menyadarinya, dia telah sampai di puncak para elit di Gereja Suci sebagai ‘Eksekutor’, dimana tidak ada seorangpun yang dapat mengejar dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang menyebut itu sebuah ‘kemuliaan’. Iman dan disiplin Kotomine Kirei dipuji sebagai contoh untuk semua pendeta. Bahkan ayahnya Risei juga bukan pengecualian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirei mengerti sepenuhnya mengapa Kotomine Risei memiliki begitu percaya dan mengagumi anaknya, tapi itu adalah sebuah kesalahpahaman jauh dari poin yang sebenarnya; karena sebenarnya, hatinya malu. Bahkan mungkin menghabiskan seluruh hidup seseorang ridak akan cukup untuk mengubah kesalahpahaman itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai sekarang, tidak ada seorangpun yang dapat mengerti betapa kosongnya seorang Kirei.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, bahkan satu-satunya wanita yang ia cintai-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kepalanya terasa ringan, Kirei memperlambat jalannya dan menaruh telapak tanganya dahinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mencoba untuk mengingat istrinya, dia kehilangan pikirannya yang tidak fokus di dalam kabut yang turun. Ini terasa seperti berdiri di dalam kabut di ujung jurang. Naluri untuk hidupnya berteriak supaya ia jangan mengambil bahkan satu langkah maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia menyadari, dia sudah sampai di dasar bukit. Kirei berhenti dan melihat ke belakang ke vila di ujung bukit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, dia belum mendapatkan kesimpulan yang memuaskan dari pertemuannya dengan Tosaka Tokiomi… Ini adalah sesuatu yang paling mengganggu Kirei.&lt;br /&gt;
Mengapa ‘Cawan’ yang memiliki kekuatan Tuhan memilih Kotomine Kirei?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penjelasan Tokiomi terdengar terburu-buru. Kalau Cawan itu  menginginkan suporter untuk Tokiomi, pasti masih banyak orang-orang yang lebih cocok untuk itu karena Cawan itu pasti menginginkan seseorang yang dapat menjadi teman bagi dia; bukan Kirei.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasti ada sebuah alasan mengenai pemilihanya untuk ikut berperang di Perang Cawan yang selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi… Semakin ia pikirkan, semakin Kirei menemukan bahwa inkonsistensi ini mengkhawatirkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia singkatnya tidak memiliki ‘tujuan hidup’, atau impian ataupun cita-cita. Bagaimanapun kamu melihatnya, dia tidak menemukan alasan untuk menjadi pemilik sebuah keajaiban seperti sebuah ‘mesin pengabul permintaan.’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan wajah muram, Kirei melihat ke tiga simbol yang muncul di atas tangan kananya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berkata bahwa Command Seals adalah sebuah tanda suci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah dia akan menemukan sebuah janji untuk dipegang, tiga tahun dari sekarang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Back to [[Fate/Zero:Prologue 1~ Indonesian Version|Prologue: 8 tahun yang lalu]]&lt;br /&gt;
| Return to [[Fate/Zero ~ Indonesian Version|Main Page]]&lt;br /&gt;
| Forward to [[Fate/Zero:Prologue 3~ Indonesian Version|Prologue: 1 tahun yang lalu]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Katlya</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Zero:Prologue_1~_Indonesian_Version&amp;diff=199825</id>
		<title>Fate/Zero:Prologue 1~ Indonesian Version</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Zero:Prologue_1~_Indonesian_Version&amp;diff=199825"/>
		<updated>2012-10-26T13:01:45Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Katlya: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Image:Fate_Zero_Prologue.jpg|200px|thumb|Prologue]]&lt;br /&gt;
===8 tahun yang lalu===&lt;br /&gt;
Biarkan kami ceritakan sebuah cerita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah cerita tentang seorang pria, yang memegang teguh jalan hidupnya lebih daripada orang lain, dan disudutkan ke dalam keputusasaan oleh mimpinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Impian pria itu sangat murni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bermimpi agar semua orang di dunia ini bahagia; hanya itu yang dia inginkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah impian kekanak-kanakan yang dimiliki semua anak laki-laki paling tidak sekali, sesuatu yang mereka tinggalkan saat mereka menyadari betapa kejamnya realita dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap kebahagiaan memerlukan pengorbanan, pengertian tersebut adalah sesuatu yang semua anak belajar saat mereka tumbuh dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, pria ini berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin karena dia adalah yang paling bodoh diantara yang lainya. Mungkin ada sesuatu yang aneh dengan kepalanya. Atau mungkin, dia adalah seseorang yang bisa kita sebut &#039;Santa&#039;, yang memikul kehendak Tuhan. Sesuatu yang tidak mungkin dimengerti oleh orang biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menyadari bahwa semua yang hidup di dunia ini, hanya memiliki dua alternatif: pengorbanan, atau keselamatan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mengetahui hal itu, dia tidak akan mungkin lagi mengosongkan kedua piringan di timbangannya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak saat itu, dia meneguhkan hatinya untuk mejadi seseorang yang mengatur timbangan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demi melenyapkan kesedihan di dunia ini, tidak ada lagi cara yang lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demi menyelamatkan walaupun hanya satu orang, dia harus membunuh satu orang di sisi yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk membiarkan sejumlah mayoritas hidup, dia harus membunuh sejumlah minoritas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itu, bukannya menyelamatkan orang demi menolong orang lain, dia menyempurnakan diri dalam seni membunuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagi dan lagi, dia membasahi kedua tangannya dengan darah, tetapi pria itu tidak pernah ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak pernah mempertanyakan kebenaran dalam tindakannya, maupun meragukan cita-citanya, dia memaksa dirinya untuk mengatur kedua sisi timbangannya dengan sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak pernah salah menimbang sebuah nyawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa mempertimbangkan kebaikan seseorang, tidak juga dengan umurnya, semua nyawa diukur sama rata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa diskriminasi, pria itu menyelamatkan orang, dan juga tanpa diskriminasi, dia membunuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sayang, dia terlambat menyadarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menimbang segalanya dengan sama rata, itu sama saja dengan tidak pernah mencintai seseorang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau saja dia lebih cepat mengukir hukum yang mutlak itu kedalam jiwanya lebih awal, dia mungkin dapat mendapatkan keselamatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membekukan hatinya sampai mati, membentuk tubuhnya menjadi timbangan mesin yang tidak memiliki darah maupun air mata, dia menjalankan hidup memisah-misahkan mereka yang harus mati, dan mereka yang akan hidup. Mungkin tidak ada penderitaan untuk pria itu.&lt;br /&gt;
Tetapi pria itu salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyuman penuh kebahagiaan siapapun mengisi dadanya dengan kebanggaan, dan teriakan keputusasaan siapapun merobek hatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemarahan bercampur dengan kebencian, dan pria itu menjadi penuh dengan penyesalan saat air mata kesendirian merindukan tangan-tangan terjulur kepadanya.&lt;br /&gt;
Walaupun dia mengejar mimpi yang melampaui kemampuan manusia - Dia, sendiri, masih manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berapa kali banyaknya pria itu dihukum oleh kontradiksi ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengenal arti persahabatan. Dia mengenal arti cinta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi saat menaruh nyawa seseorang yang ia cintai, dan ribuan orang asing, ke kiri dan kanan timbangan-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak pernah membuat kesalahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih dari mencintai seseorang, untuk menimbang nyawa orang (yang dikasihi) itu sama dengan yang lainnya, dia harus menilainya tanpa pilih kasih, dan tanpa pilih kasih merelakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat bersama orang-orang yang disayanginya, dia selalu kelihatan seperti menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekarang, pria itu sedang dijatuhi hukuman yang terberat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di luar jendela, badai salju telah membekukan segalanya. Malam musim dingin tersebut telah membekukan seluruh hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruangan itu berada di dalam sebuah kastil kuno dibangun diatas tanah yang beku, tetapi ruangan itu diselimuti oleh hangatnya api lembut yang menyala di perapian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam kehangatan ruangan tersebut, pria itu menggendong kehidupan baru di rangkulannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuatu yang sangat kecil- sebuah tubuh yang sangat kecilnya, ia kelihatan bisa lenyap seketika, dan tidak ada berat yang bisa menyatakan bahwa dia telah siap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan gerakan yang paling lembut bisa berbahaya, seperti halnya salju yang diambil dengan tangan, dapat hancur bahkan dengan sedikit hentakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam kerapuhan itu, sang anak melindungi temperatur tubuhnya dengan tertidur, bernafas dengan lembutnya. Itu adalah semua yang dapat dilakukan detakan di dalam dadanya saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan khawatir, dia hanya tertidur.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pria itu mengangkat bayi itu di rangkulannya, sang ibu, membaringkan tubuhnya di atas sofa, tersenyum kepada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari mukanya yang masih pucat, bayi itu belum pulih sepenuhnya, meskipun demikian, wajah cantiknya yang mirip dengan permata tidak berkurang kecantikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih daripada semua itu, kebahagiaan yang mengisi senyumnya menghapus kelelahan yang seharusnya menodai wajah lembutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia selalu menangis dan susah ditenangkan, bahkan dengan perawat yang seharusnya dia sudah terbiasa. Ini pertama kalinya dia membiarkan dirinya digendong dengan tenang... Dia mengerti, ya kan? Kalau kau itu adalah orang yang baik&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menjawab, kebingungan, pria itu membandingkan sang ibu diatas ranjang dengan bayi di dalam gendongannya. Apakah senyum Irisviel pernah terlihat seindah itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pada awalnya adalah seorang wanita tanpa kebahagiaan. Tidak ada seorang pun yang pernah mengajarkan arti kata “bahagia” padanya. Dia bukanlah ciptaan Tuhan, dia diciptakan oleh tangan manusia... Sebagai sebuah homunculus, perlakuan seperti itu sudah biasa bagi wanita itu. Irisviel tidak pernah punya mimpi.&lt;br /&gt;
Diciptakan sebagai alat, dibesarkan sebagai alat, mungkin memang dari awal dia tidak pernah mengerti arti kebahagiaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sekarang- dia tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bahagia bisa memiliki bayi ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan lembutnya sambil menunjukkan cintanya, Irisviel von Einsbern berkata, dan menjaga anaknya yang tertidur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mulai saat ini, yang pertama dan terpenting, dia adalah imitasi manusia. Ini pasti akan sulit, dan dia mungkin akan membenci ibunya yang telah memberikannya hidup penuh kesukaran. Tapi, walaupun begitu, aku bahagia. Anak ini sangat cantik; dia sempurna.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penampilannya memang tidak ada yang aneh, dan, kalau dilihat, dia adalah bayi yang manis, tapi-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat masih berada di dalam kandungan ibunya, ratusan praktik magis telah dilakukan pada bayi yang belum lahir itu untuk merubahnya supaya, bahkan lebih dari ibunya, ia berbeda dari manusia. Walaupun dia lahir, kegunaanya dibatasi, supaya ia memiliki tubuh yang hanya terdiri dari kumpulan ratusan sirkuit magis. Ini adalah wujud sesungguhnya anak Irisviel yang sangat dicintainya. &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Walaupun mengalami kelahiran yang kejam tersebut, Irisviel tetap berkata, &amp;quot;Aku baik-baik saja.&amp;quot; Melahirkan sesuatu yang terkutuk, terlahir sebagai yang terkutuk, dia tetap mencintai anaknya, bangga akannya, dan tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasan di balik kekuatan ini, keteguhan hatinya itu, adalah karena dia, tanpa ada keraguan, seorang &amp;quot;Ibu&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis yang seharusnya hanya sebuah alat saja menemukan cinta dan menjadi wanita, dan menemukan kekuatan yang tidak akan hancur sebagai seorang ibu. Itu adalah sebuah wajah &amp;quot;kebahagiaan&amp;quot; yang tidak seorang pun dapat merebutnya. Saat itu, kamar sang ibu dan anaknya yang dilindungi oleh kehangatan perapian terbebas dari keputusasaan dan kesedihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi- pria itu tahu. Kalau dunia yang ia hidup di dalamnya, badai salju di luar jendela adalah yang paling tepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iri, aku-&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengeluarkan satu kata itu, dada pria itu seperti ditusuk oleh sebilah pisau. Pisau itu adalah wajah damai sang bayi yang tertidur dan senyum indah sang ibu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku adalah orang yang, suatu hari, akan membunuhmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia merasa akan muntah darah, Irisviel mengangguk dengan wajah tenang untuk membalas perkataannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku mengerti. Tentu saja. Itu adalah mimpi Einsberns. Itu adalah kegunaanku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah masa depan yang sudah ditetapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Enam tahun telah berlalu, sejak pria itu membawa istrinya ke tempat kematiannya. Sebagai korban yang akan menyelamatkan dunia, Irisviel harus mati supaya ia menggapai mimpinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah sesuatu yang telah didiskusikan berkali-kali oleh keduanya, sesuatu yang mereka telah setujui.&lt;br /&gt;
Pria itu telah menangis dan berteriak putus asa atas keputusan itu, mengutuk dirinya, dan setiap kali, Irisviel memaafkan dia, dan menopang dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu tentang mimpimu, aku percaya pada doa-doamu; itulah mengapa aku ada disini. Kau telah menuntunku kemari. Kau telah memberikan aku hidup yang bukan sebagai alat untuk dipakai saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk impian yang sama, wanita itu mengorbankan dirinya. Dia telah menjadi bagian dari pria itu karenanya. Itu adalah wujud cinta wanita bernama Irisviel. Karena dia adalah wanita itu, pria itu sanggup mengijinkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tidak perlu menangisi aku. Aku telah menjadi bagian dari kamu. Menahan dalam kesengsaraanmu karena perpisahan sudah cukup.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“… Bagaimana dengan anak ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh bayi itu sangat ringan seperti bulu burung, tetapi berat seperti dari dimensi lain membuat lutut pria itu gemetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia belum bisa mengerti, ataupun siap, untuk sesuatu yang harus dia lakukan saat menaruh bayi itu diatas timbangan yang dia bawa karena mimpinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak pernah menghakimi ataupun memaafkan, adalah jalan hidup pria itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, bahkan untuk jiwa yang murni itu, jalan hidupnya adalah kejam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa mempertimbangkan kebaikan seseorang, tidak juga dengan umurnya, semua nyawa diukur sama rata-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku… tidak pantas menggendong anak ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria itu mengeluarkan suaranya, walaupun kebahagiannya baru saja dihancurkan oleh kegilaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu tetes air mata jatuh keatas pipi lembut bayi itu yang sedang ia gendong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menangis dalam diam, pria itu jatuh berlutut diatas satu lutut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mengalahkan kekejaman dunia ini, dia menjadi seseorang yang lebih kejam… Namun, untuk pria itu yang masih mempunyai orang-orang yang ia cintai, mereka telah dijatuhi hukuman yang paling berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang yang paling ia cintai di dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun harus menghancurkan dunia ini, dia mau melindungi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, pria itu mengerti. Suatu hari akan tiba dimana mimpi yang ia kejar meminta mereka sebagai tumbal- keputusan seperti apa pria seperti Emiya Kiritsugu akan lakukan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kiritsugu menangis, ketakutan kalau hari itu akan datang, takut akan kemungkinan satu-banding-seribu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria itu memeluk dirinya dengan erat. Irisviel bangkit dari tempat tidur dan menaruh tangannya dengan lembut ke atas pundak suaminya yang sedang menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan lupa. Bukankah ini mimpimu? Sebuah dunia dimana tidak seorang pun menangis seperti ini. Delapan tahun lagi… Dan semuanya akan berakhir. Kita akan menyelesaikan mimpi ini. &lt;br /&gt;
Aku yakin cawan suci itu akan menyelamatkanmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Istrinya, mengerti sepenuhnya tentang penderitaannya, menghapus air mata Kiritsugu dengan lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setelah hari itu tiba, kau harus menggendong anak ini, Ilyasviel, lagi. Busungkan dadamu seperti layaknya seorang ayah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Back to [[Fate/Zero:Ilustrasi~ Indonesian Version|Ilustrasi Novel]]&lt;br /&gt;
| Return to [[Fate/Zero ~ Indonesian Version|Main Page]]&lt;br /&gt;
| Forward to [[Fate/Zero:Prologue 2~ Indonesian Version|Prologue: 3 tahun yang lalu]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Katlya</name></author>
	</entry>
</feed>