<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">
	<id>https://www.baka-tsuki.org/project/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Masterdiki</id>
	<title>Baka-Tsuki - User contributions [en]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://www.baka-tsuki.org/project/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Masterdiki"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Special:Contributions/Masterdiki"/>
	<updated>2026-05-03T21:46:47Z</updated>
	<subtitle>User contributions</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.1</generator>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_~_Indonesian_Version:Volume1_Bab3&amp;diff=52774</id>
		<title>Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1 Bab3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_~_Indonesian_Version:Volume1_Bab3&amp;diff=52774"/>
		<updated>2009-10-24T19:36:53Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[edit] Bab Tiga: Legenda &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pak Colbert, guru yang telah mengabdikan dirinya 20 tahun hidupnya untuk Akademi sihir Tristain, menjadi tokoh utama sekarang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nama lainnya adalah Colbert sang Ular Api, dan tentunya, dia adalah penyihir khusus sihir api.&lt;br /&gt;
Sejak Pemanggilan Familiar musim semi beberapa hari yang lalu, dia mulai memperhatikan pemuda biasa yang telah dipanggil Louise. Lebih tepatnya, dia hanya memperhatikan tanda yang muncul pada tangan kiri pemuda tersebut. Tanda tersebut sangat jarang, jadi malam-malam belakangan ini, dia mengunci dirinya di perpustakaan, mendalami berbagai macam teks yang ada.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perpustakaan Akademi sihir Tristain berada di menara yang sama dengan ruang makan. Rak bukunya sangat tinggi, tingginya kira-kira 30 mail, dan kenyataan bahwa mereka dibariskan berdampingan dengan tembok merupakan pemandangan yang sulit dipercaya. Dan itu wajar saja, mengingat  tempat ini dipenuhi sejarah segalanya sejak penciptaan dunia baru di Halkeginia oleh Brimir sang pendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Colbert sedang berada di bagian “perpustakaan Fenrir”, yang hanya boleh dimasuki para guru.&lt;br /&gt;
Rak buku yang biasa, yang bisa diakses para murid, tak memberikan jawaban yang memuaskannya&lt;br /&gt;
Dia melayang ke rak yang tak terjangkau lalu secara intensif mencari-cari sebuah buku. Usahanya terjawab saat judul buku tersebut terlihat olehnya. Buku itu merupakan sebuah teks tua yang memegang deskripsi dari familiar yang telah digunakan Brimir Sang pendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perhatiannya terpusat pada suatu paragraf tertentu dalam buku tersebut, dimana matanya dibuka lebar-lebar seiring dengan diteruskannya kalimat demi kalimat, yang dilakukannya dengan perasaan yang meluap-luap. Dia membandingkan sketsa tanda di tangan kiri pemuda buatannya dengan tanda di buku. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ah!&#039;&#039;, dia terlompat dalam keterkejutannya. Pada detik itu, konsentrasi yang dibutuhkannya agar tetap melayang hilang dan dia hampir terjerembab ke lantai&lt;br /&gt;
Dengan mengapit buku di lengannya, ia segera turun ke lantai dan lari keluar perpustakaan&lt;br /&gt;
Tujuannya adalah Kantor Kepala Sekolah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kantor sang kepsek terletak di lantai tertinggi menara. Sir Osmond, Kepsek yang sedang menjabat, sedang duduk dengan siku di meja Sequoia(ingat pohon tertinggi di dunia?) yang elegan, terlihat membusuk kebosanan, menggoyang-goyangkan janggut dan rambut putihnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil memetik keluar rambut hidungnya, suara hrm didengungkannya dan dibukalah lemari mejanya. Dari sana,  dikeluarkannya pipa rokok. Miss Longueville, sang sekretaris yang sedang menulis sesuatu di meja lainnya di sisi lain ruangan, melambaikan pena bulunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pipa rokok melayang di udara dan mendarat di tangan Miss Longueville. Sir Osmond menggerutu, &amp;quot;Apakah mengambil kesenangan orang tua ini adalah sesuatu hal yang lucu? Miss. um...” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengatur kesehatanmu adalah salah satu tugasku, sir Osmond.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sir Osmond bangkit dari kursinya dan menuju ke Miss Longueville yang tenang dan dingin. Berhenti di belakang sang nona yang duduk, dia menutup mata, dan ekspresinya muncul, terukir pada wajahnya.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&amp;quot;Jika hari-hari terus berlalu dengan damai, mencari tahu bagaimana menghabiskan waktu akan menjadi masalah besar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kerutan-kerutan yang tertancap dalam pada Wajah Osmond hanyalah petunjuk riwayat kehiodupannya. Orang-orang mengira-ngira umurnya 100, ah, tidak, mungkin 300 th. Tapi usia sebenarnya tak pernah diketahui orang. Mungkin juga dia sendiri tak ingat.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
 &amp;quot;sir Osmond...&amp;quot; Miss Longueville angkat bicara tanpa mengalihkan matanya dari pena bulu yang menari-nari di atas perkamen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &amp;quot;Ada apa? Nona...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &amp;quot;Tolong berhenti berkata kau sedang bebas tugas sebagai alasan untuk menyentuh pantatku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Sir Osmond membuka mulutnya perlahan-lahan dan mulai berjalan kesana kemari dengan langkah terhuyung-huyung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tolong jangan berpura-pura pikun lagi saat keadaan memburuk,&amp;quot; tambah Longueville. Sir Osmond mendesah dalam-dalam, sebuah desahan dari seseorang yang memikul beban yang sangat banyak tentunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dimana kebenaran utama itu ada? apakah kau pernah membayangkannya? Nona...”&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dimanapun dia, kuyakinkan kau, ia tak ada dibawah rokku, jadi berhentilah memasukkan tikusmu dibawah meja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Sir Osmond tertelungkup, dan dengan sedih berbisik,&amp;quot;Mótsognir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari bawah meja Miss Longueville, seekor tikus kecil muncul, segera berlari ke kaki Osmund dan naik ke bahunya, menengadahkan kepala kecilnya. Dikeluarkannya beberapa kacang dari sakunya dan diberikannya satu pada si tikus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Chuchu,&amp;quot; si tikus mencicit, nampaknya tikus itu tersenyum dengan perlakuan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mótsognir, hanya kaulah teman kepercayaanku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang tikus mulai menggigiti kacang, yang segera habis. Si tikus mencicit &amp;quot;chuchu&amp;quot; sekali lagi&lt;br /&gt;
&amp;quot;ya, ya, ya. Mau lebih? OK, nih kukasih. Tapi, pertama-tama, kau kuperintahkan untuk melapor, Mótsognir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Chuchu&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Begitu ya, Putih dan putih bersih,hrm. Tapi Miss Longueville seharusnya tetap hitam. Kau setuju kan, oh Mótsognirku yang lucu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alis Miss Longueville bertautan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Osmond tua.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, ada apa?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lain kali kau lakukan itu, kulaporkan ke istana.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kah! Kau pikir aku bisa jadi kepsek akademi ini jika terus takut pada istana sepanjang waktu?!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sir Osmond membuka matanya lebar-lebar dan berteriak marah. Itu adalah pertunjukan yang bagus, sangat tak terduga bagi seseorang yang tampak akan jatuh bila ditiup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan macam-macam hanya karena kuintip Celana dalammu! jika begini terus, kau takkan pernah kawin! Ah~~masa muda~~Nona...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa malu-malu, Osmond tua mulai mengelus pantat Miss Longueville.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miss Longueville bangkit dan tanpa berkata apa-apa lagi mulai menendang-nendang bosnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ampun.Berhenti.Ow. Aku takkan melakukannya lagi. Percayalah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Osmond tua menutupi kepalanya dan bergemetaran. Miss Longueville menarik nafas dalam-dalam sambil terus menendang-nendang Osmond.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ack! Bagaimana mungkin kau! memperlakukan Orang tua! seperti ini! Hey! Ouch!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Momen yang bisa dibilang damai ini terputus dengan interupsi mendadak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu terbuka dengan terbanting dan Colbert bergegas masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Osmond tua!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miss Longueville kembali ke mejanya, duduk kembali seakan-akan tidak ada apa-apa. Sir Osmond menempatkan lengannya di belakang, dan menghadap sang pengunjung dengan ekspresi serius. Ini tentu pemulihan yang cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;sa-sa-sa-ya punya berita besar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ada itu yang namanya berita besar. Semuanya hanyalah kumpulan kejadian-kejadian kecil.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ha-ha-harap lihat ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Colbert menyerahkan buku yang telah dibacanya kepada Osmond.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini adalah buku Para Familiar dari Brimir, Sang Pendiri kan? Apakah kau masih menggali literatur lama seperti ini? Jika kau punya waktu untuk itu, kenapa kau tak memikirkan cara-cara yang lebih baik untuk mengumpulkan uang sekolah dari para bangsawan keparat itu? tuan, err...Siapa namanya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sir Osmond menengadahkan kepalanya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Colbert Pak! Anda lupa?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya,ya. sekarang aku ingat. Hanya...kau berbicara sangat cepat sehingga aku tak pernah menangkapnya. Jadi, Colby, ada apa dengan buku ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lihat juga yang ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Colbert lalu memberikan sketsa tanda pada tangan kiri Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat dia melihatnya, air muka Osmond berubah seketika. Seberkas cahaya nampak di matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Miss Longueville, permisi, apa kau bisa keluar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miss Longueville bangkit dan meninggalkan ruangan. Osmond baru berbicara saat yakin dia telah benar-benar di luar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jelaskan ini padaku secara terperinci, Mister Colbert...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
Saat itu adalah sesaat sebelum waktu makan siang saat mereka akhirnya selesai membereskan kelas yang diobrak-abrik Louise. Sebagai hukuman, sihir dilarang untuk digunakan saat bersih-bersih, sehingga dibutuhkan waktu lama. Tapi, sebagaimana kita tahu, Louise tak bisa menggunakan kebanyakan mantra, jadi hal itu tak terlalu berpengaruh. Mrs. Chevreuse baru sadar dua jam setelah ledakan, dan sementara dia kembali ke kelas, dia tak lagi memberikan pelajaran soal transmutasi selama hari itu. Kemungkinannya dia trauma dengan apa yang terjadi sebelumnya. &lt;br /&gt;
Setelah selesai beres-beres, Louise dan Saito menuju Aula makan untuk makan siang. Selama di jalan, Saito mengolok-olok Louise terus-terusan. Memang, adalah kesalahan Louise sehingga dia hsrus mengerjakan semua yang tadi. Adalah Saito yang membawa kaca jendela baru, menata meja yang berat kembali, dan... tentu saja Saito yang membersihkan kelas yang penuh jelaga nan hitam dengan lap. Yang dilakukan Louise hanyalah mengelap beberapa meja, dan itupun dengan enggan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku harus tidur di lantai. Makanannya ga enak. dan diatas semua itu, aku harus mencuci pakaian dalam.(Tak berarti aku sudah.)&#039;&#039; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan semua perlakuan buruk dari Louise, tiada jalan bagi Saito untuk tetap diam tentang kelemahan Louise yang baru ditemukannya. Dia menggoda Louise seperti tiada hari esok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Louise sang Zero. Aku tahu sekarang~ Sempurna ~ Tingkat keberhasilan nol. Tapi Bangsawan dengan hal itu...luar biasa sekali!” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise diam saja, membuat Saito makin menjadi-jadi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Transmutasi! Ah! Kaboom! Transmutasi! Ah! Kaboom! Oh, Aku salah! Hanya Sang Zero yang salah disini!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito menari-nari dalam lingkaran sambil sesekali mengangkat lengannya saat mengucapkan &#039;kaboom&#039;, meniru ledakan. Penampilan yang cukup rinci rupanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;nona Louise. Familiar yang rendah ini telah menggubah lagu untukmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil berkata begitu, Saito membungkukkan kepalanya. Tentu saja, Sikap itu dimaksudkan untuk mengejek, sebuah satire yang sadis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alis Louise berkenyit marah. Dia tengah berada dalam puncak kemarahan yang akan meledak, tapi Saito terlalu terserap dalam kegairahan untuk menyadarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa tak segera kau nyanyikan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;&#039;Lou-Lou-Louise yang tak bisa apa-apa~penyihir yang tak bisa sihir! Tapi tak apa-apa! Karena dia seorang perempuan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito memegang perutnya saat meledakkan tawanya ke udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bwahahaha!!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tertawa atas lawakannya sendiri. Mungkin dia memang sudah tak ada harapan lagi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka tiba di Aula makan, Saito menarik kursi Untuk Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Harus diingat, jangan menyihir makanan anda. Bayangkan saja Bagaimana bila ia meledak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise duduk dengan mulut terkunci. Saito merasa puas sekali, mendapatkan Louise yang arogan dan kasar dalam genggamannya. Bahkan hukuman biasa yaitu tak makan tidak dihiraukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara sup meager dan roti yang disajikan terasa sakit untuk dirasa, ia merupakan bayaran yang seimbang dengan tawa yang banyak sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, Pendiri...entah siapapun itulah... dan Yang mulia sang Ratu. Nuhun untuk Makanan sampah ini. Itadakimasu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mulai makan, piringnya direbut paksa&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kau lakukan?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-k-ka-...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-k-ka-?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahu Louise bergetar saking marahnya, begitu juga suaranya. Entah bagaimana, dia tetap bisa mengontrol kemarahan yang mengalir deras ini hingga tiba di meja makan. Mungkin...Untuk menurunkan hukuman yang pantaskah?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;K-k-kau Familiarku, berani-be-beraninya mengata-ta-takan i-i-itu pada A-aku, Tuanmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito menyadari dia keterlaluan dalam hal ini&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ampuni aku! Aku takkan mengatakannya lagi, jadi bisakah kudapatkan kembali makananku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak! Tentu saja TIDAK!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise berteriak, menegangkan urat leher dan otot mukanya yang manis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Satu potongan jatah untuk tiap kali Zero yang kau ucapkan, dan itu sudah Final, tiada lagi ampun bagimu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, Saito meninggalkan Aula makan tanpa menelan apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak seharusnya sebegitunya tentang hal itu.... Tapi sudah telat untuk menyesal&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Haa, lapar nih...sial...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil memeluk perutnya, dia berjalan dengan satu tangan di dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada sesuatu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berbalik untuk melihat seorang perempuan yang terlihat normal dalam pakaian maid membawa nampan perak besar, terlihat perhatian padanya. Rambut hitamnya dihiasi rapih dengan ban kepala, dan bintik-bintiknya lucu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukan apa-apa...&amp;quot; Saito mengibaskan tangan kirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau...yang menjadi familiarnya nona Vallière?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini mungkin karena dia mengenal tanda pada tangan kiri Saito&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau mengenalku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sedikit. rumor sudah kemana-mana, kau tahu, Bahwa seorang biasa dipanggil oleh sihir pemanggil.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang gadis tersenyum manis.Itu adalah senyum terindah yang pernah dilihat Saito sejak dia datang ke dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau juga seorang penyihir?&amp;quot; Saito bertanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, tidak.Aku hanya seorang biasa, sama sepertimu, aku melayani para bangsawan disini dengan mengerjakan pekerjaan rumahan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku sebenarnya dari bumi dan bukan seorang biasa, tapi mungkin menjelaskan itu tiada gunanya.&#039;&#039; Saito memutuskan untuk memperkenalkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, begitu...Erm, saya Hiraga Saito. Senang bertemu denganmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu nama yang agak aneh...Aku Siesta.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik itu, perut Saito menggerung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau pasti lapar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mohon ikuti aku ke arah sini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siesta lalu berjalan menjauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito dibimbing ke dapur yang terletak di belakang Aula makan. Banyak panci dan Tungku besar dibariskan didalam. Juru masak dan pembantu lain seperti Siesta tengah sibuk menyiapkan makanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu sebentar ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siesta menyilahkan Saito duduk di Kursi pada sudut dapur dan menghilang ke belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia lalu kembali dengan Mangkuk penuh sop di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini sop dari sisa-sisa makanan para bangsawan tadi. Jika tak keberatan, silahkan dimakan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Boleh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. meski ini hanya konsumsi para staf sih...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelembutannya sangat menyentuh. Ini terbalik 180 derajat dengan sup yang diberikan Louise. Saito mengambil sesendok penuh lalu memasukkannya ke mulut. &#039;&#039;Lezat, Membuatku menangis&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:ZNT-page083.jpg|thumb|&#039;&#039;&amp;quot;Lezat, Membuatku menangis.&amp;quot;&#039;&#039;]] &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini sangat ena~k!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baguslah. Masih ada lebih nih jika kau masih mau, jadi santai saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito melahap sup bagaikan sedang dalam mimpi. Siesta berdiri menontonnya sambil selalu tersenyum manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau tak diberikan sesuatu untuk dimakan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gadis itu datang dan merebut piringku begitu saja saat kuejek dia ‘Louise sang Zero.’&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya ampun! Tak seharusnya kau berkata begitu kepada para bangsawan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bangsawan kek, Bangsewot kek, terserah. Mentang-mentang bisa sihir sombong.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau pasti sangat berani...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siesta terkagum-kagum memandang Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito memberikan kembali mangkuk yang telah kosong kepada Siesta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tadi itu sangat lezat. Makasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku senang kau suka. Silahkan berkunjung kapan saja kau lapar. Jika kau tak berkeberatan denga apa yang kami dapat, aku akan senang berbagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah penawaran yang ramah. Saito semakin tersentuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maksih...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Air mata tiba-tiba menetes dari sudut mata Saito, mengejutkan Siesta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ada masalah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak... Hanya saja ini kali pertama seseorang begitu baik padaku sejak ku disini...Aku jadi sedikit terharu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;I-Itu kayanya berlebihan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja tidak. Jika ada yang bisa kulakukan untukmu, kataan saja. Akan kubantu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito sedang tak tertarik dengan susuatu semacam mencuci pakaian dalam Louise, dan lebih tertarik membantu gadis ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau begitu, bisakah kau bantu aku menyajikan makanan-makanan penutup ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siesta mengucapkannya dengan senyum&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;OK,&amp;quot; Saito mengangguk, antusias sekali tampaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
Banyak dari kue penutup yang ditempatkan pada nampan besar perak. Saito membawa nampan itu sementara Siesta mengambil Kue beserta tongnya dan menyajikannya satu per satu pada para bangsawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang penyihir berdiri. Dia berambut blonde keriting, mengenkan kemeja frill-trimmed, dan terlihat rada-rada narsis. Ada Mawar yang bertengger pada saku kemejanya. Teman-temannya sedang bercanda melepas tawa dan kegembiraan kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi, Guiche! Kau dengan siapa sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa Cintamu, Guiche?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nampaknya sang penyihir nan bangga itu dipanggil Guiche. Dia perlahan-lahan mengangkat telunjuk ke bibir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan siapa? Aku tak memberikan satu wanitapun perlakuan khusus. Kau tahu, Sebuah mawar merekah untuk kesenangan semuanya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang ini menyamakan dirinya dengan mawar. Seorang narsis yang sudah tenggelam terlalu dalam. Dia cuma seorang narsis yang membuat orang lain lebih malu dari dirinya. Saito menatapnya, berharap dia mati saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat saat itu,  sesuatu jatuh dari kantong Guiche. Sebuah botol gelas kecil dengan cairan ungu terkocok didalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku tak suka orang ini, tapi tetap saja aku harus mengatakan dia menjatuhkan sesuatu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Saito memanggil Guiche.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi, kau menjatuhkan botol ini dari kantongmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Guiche tak menoleh. &#039;&#039;Dia mengacuhkanku!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito memberikan nampan pada Siesta dan membungkuk untuk mengambil botol tersebut.&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kukatakan, kau jatuhkan sesuatu, playboy.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ditaruhnya botol di meja. Guiche menatap Saito penuh rasa jijik dan mendorong botol menjauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;ini bukan punyaku. Apa sih yang kau bicarakan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman-teman Guiche kemudian menyadari darimana botol itu dan menyebabkan keributan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh?, parfum itu, punya Montmorency kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yep! Warna ungu itu adalah parfum yang hanya diracik Montmorency untuk dirinya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, Tunggu, dengarkan. Kukatakan ini untuk kebaikan dirinya, tapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Guiche hendak berkata lebih banyak, seorang gadis, yang memakai jubah coklat dan sedang duduk di meja di belakang mereka, bangkit dan menuju kursi Guiche.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia seorang gadis manis dengan rambut berwarna chestnut. Berdasarkan warna Jubahnya, dia merupakan siswa tahun pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Guiche-sama...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan itu, dia mulai menangis tak terkendali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu semuanya, kau dan Montmorency adalah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu hanya salah paham. Dengar Katie, Orang yang ada dalam hatiku hanyalah kau...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi gadis bernama Katie menampar wajah Guiche sekeras-kerasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Parfum yang kau jatuhkan dari kantongmu lebih dari cukup sebagai bukti! Selamat tinggal!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guiche mengelus pipinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada titik ini, seorang gadis dengan rambutnya yang bergulung-gulung bangkit dari kursi nun jauh di belakang. Saito mengenalnya sebagai gadis yang berdebat dengan Louise saat dia pertama kali menginjakkan kaki di dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi sangar, dia menghampiri Guiche dengan langkah cepat yang berbunyi,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Montmorency. Ini hanya salah paham, Yang kulakukan hanyalah bersamanya untuk perjalanan juah ke &lt;br /&gt;
Hutan La Rochelle....”kata Guiche, menggeleng-gelengkan kepalanya. sementara dia berpura-pura untuk tetap tenang, setetes keringat dingin mengalir menuruni dahinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tepat seperti pikiranku! Kau sedang menggarap tahun pertama itu kan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayolah, Montmorency nan harum. Jangan peras muka mawarmu dalam kemarahan seperti itu. Itu hanya membuatku bertambah sedih tiap kali ku melihatnya!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Montmorency menggenggam sebotol anggur di meja dan menuangkan isinya perlahan-lahan ke atas kepala Guiche.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau pendusta!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berteriak dan mengamuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aula hening sejenak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guiche menambil saputangan dan mengelap mukanya pelan-pelan. Menggeleng-gelengkan kepalanya. Dia berbicara dengan dramatisnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya mereka tak mengerti ari dari kehadiran sekuntum mawar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, dan kau teruskan itu, Pikir Saito, sambil mengambil nampan lagi dari Siest dan mulai menjauh.&lt;br /&gt;
Guiche menyuruhnya berhenti&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berhenti disitu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada apa sekarang.”&lt;br /&gt;
Guiche memutar tubuhnya lalu duduk dengan kaki kanan diatas kaki kiri dan tangan di dagunya. Itu membuat pening Saito yang melihat adegan yang sungguh arogan di tiap geraknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena tindakanmu yang mengambil botol parfum tanpa pikir panjang, reputasi dua wanita telah rusak. Bagaimana tanggung jawabmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito membalas dengan nada sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hello, lihat siapa yang mendua disini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman-teman Guiche meledak dalam tawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu benar Guiche! semuanya salahmu!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Guiche merah padam seketika. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 “Dengarkan, pesuruh. Saat kau taruh botol parfum di meja, ku berpura-pura tak tahu apa-apa kan? Memangnya salah kalau kau sedikit mengerti dan berlalu dengan itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun itu, sikapmu yang mendua pasti tersingkap juga, satu lagi, aku bukan seorang pesuruh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmph... Ah, kau...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guiche mendengus, seakan merendahkan Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau pasti si jelata yang dipanggil oleh &amp;quot;Louise Sang Zero&amp;quot; itu. Mengharapkan sikap ningrat dari seorang jelata sepenuhnya salahku. Silahkan pergi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito meledak, Cowok cantik ataupun bukan, taiada jalan bagi Saito untuk diam saja dari kenarsisan nan parah ini. Dia tak bisa menahan komen pemanas suasana dari bibirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tutup mulutlah kau sang narsis goblok. Napa ga nyeruput mawar ampe kubur?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Guiche menyempit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya kau tak tahu etika memanggil seorang ningrat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sayang sekali, ku datang dari dunia dimana tiada orang macam bangsawan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito mengangkat tangan kanannya dan berbicara dengan mantap, meniru Guiche.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baiklah. Kau kan kuberi pelajaran tentang hormat. Sebuah cara sempurna melepas stres.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guiche bangkit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Luar biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito menggigit giginya dan menggeram. Satu, Aku tak suka orang ini sejak bertemu. dua, dia jalan dengan dua gadis lucu – meski tak selucu Louise sih. Terakhir, dia mempermainkanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu lebih dari cukup sebagai alasan untuk berkelahi. Dan selama itu, akan kuhajar dia berlipat kali sebagai bagiannya Louise. Karena, meski dengan apa yang terjadi, dia cewek gitu lho!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Disinikah?”kata Saito&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski lebih tinggi dari Saito, Guiche merupakan tipe2 rapuh dan terlihat lemah. Ada ungkapan Playboy lemah di duit dan otot. Saito tak terlalu kuat tentu saja, tapi dia ta berpikir dia akan kalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guiche membuang muka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kabur?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan salah, aku tak bisa menodai meja makan para ningrat dengan darah seorang jelata kan? Aku akan menunggu di Vestri Court. Datanglah setelah kau habis membagikan kue-kue itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlihat bersemangat, teman-teman Guiche bangkit dan mengikutinya pergi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Satu orang tinggal, mungkin agar yakin Saito tak melarikan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siesta memandangi Saito, seluruh badannya bergetar. Saito berbicara dengan menyeringai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak apa-apa. Tiada jalan aku akan kalah terhadapnya. Ningrat ya,  huh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau...Kau akan dibunuh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 “Jika benar-benar memantik amarah seorang ningrat...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siesta lari, menghilang dengan terburu-buru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apaan itu? gumam Saito. Apa Guiche benar-benar kuat?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise lari menuju Saito dari belakang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey! Apa yang kau pikirkan saat kau lakukan ini? Ku melihat semuanya!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yo, Louise.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini bukan waktunya Yo-yo-an denganku! Bagaimana kau janji berduel seperti itu hal remeh saja!?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi dia itu benar-benar mengusikku...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito berkata avuh tak acuh &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise mendesah dan mengangkat bahu, kecewa&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Minta maaflah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau tak ingin terluka, pergi dan minta maaflah. Jika kau lakukan itu sekarang, mungkin dia akan memaafkanmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau bercanda! Mengapa aku harus minta maaf?! Dia menghinaku duluan! Lagipula, Aku hanya menolong...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lakukan sajalah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menatap tajam Saito &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak akan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Keras kepala...Kau tahu? kau takkan menang, Kau akan cedera parah. Sebenarnya, kau beruntung bila kembali hidup-hidup dan hanya terluka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku takkan tahu bila tak mencoba kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dengar! Seorang jelata takkan pernah mengalahkan seorang penyihir!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi dimana Vestri Court ini&amp;gt;”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito pergi. Teman Guiche yang dari tadi menonton Louise dan Saito menunjuk dengan dagunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kesini, Orang biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aduh! benar-benar deh!Napa Faniliar ini terus pergi dan berbuat semaunya sendiri?!”&lt;br /&gt;
Dengan itu, Louise memburu Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Vestri Court merupakan taman pusat diantara Menara elemen api dan angin. Terletak di barat membuat Court ini tak menerima banyak sinar matahari, bahkan saat tengah hari, tapi merupakan tempat sempurna untuk duel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat saat ini...Tempat ini dipenuhi orang-orang yang telah mendengar desas-desus.&lt;br /&gt;
“Tuan-tuan! Ini adalah duel!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guiche mengangkat mawar buatan-nya tinggi-tinggi, yang disambut sorakan hadirin.&lt;br /&gt;
“Guiche akan berduel! Lawannya Familiar Louise!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku punya nama juga tahu...pikir Saito pahit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melambaikan tangannya, Guiche menyambut sorakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan, seperti baru menyadiri kehadiran Saito, Guiche menghadapinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito dan Guiche berdiri di tengah court, saling memandang tajam satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Satu, aku salut karena kau datang dan tidak kabur!” Guiche menyambutnya dengan suara yang seolah bernyanyi, sambil memutar-mutar mawarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seperti aku akan lari saja!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baiklah, Ayo mulai,” kata Guiche.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulut diam, otot bicara. Saito maju. Pertarungan dimenangkan mereka yang memukul pertama!&lt;br /&gt;
Jaraknya sekitar 10 langkah dari Guiche. Peduli amat dengan Ningrat atau penyihir. Aku akan remukkan hidung aroganmu rata!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guiche mengamati Saito dengan senyum liciknya dan menjentikkan mawarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
satu kelopak melayang ke bawah bagaikan menari di udara...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
dan menjelma menjadi Sebentuk Baju besi dari Ksatria wanita,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tingginya kira-kira sama degan orang biasa, namun tampaknya terbuat dari logam keras tertentu. &lt;br /&gt;
Dibawah sinar matahari, kulitnya tampak mengkilat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia berdiri menghadang jalan Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa-apaan ini?!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku penyihir, maka aku bertarung dengan sihir. Tentu kau tak keberatan bukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ke-kenapa kau...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kurasa kulupa memberitahukannya. Nama runeku adalah ”sang perunggu.” Guiche sang Perunggu. Sehingga, golem perungguku “Valkyrie” akan menjadi lawanmu yang sesungguhnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Golem berbentuk ksatria maju menuju Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepalan kanannya meninju keras perut Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Egh!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito meringis dan tumbang karena rasa sakit. Kurasa ini apa yang dimaksud, serasa ditinju petinju pro. pikirnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa, sudah selesai?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Guiche menandakan ketidakpuasan. Dari kerumunan, Louise menyeruak keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Guiche!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, Louise! sialnya, aku hanya meminjam Familiarmu sebentar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menggeleng-gelengkan rambut panjangnya dan meneriaki Guiche, marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sudah cukup! apalagi, duel sangat dilarang!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya antar-ningrat. Tiada yang melarang duel antara ningrat dan jelata.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk sesaat, Louise kehilangan kata-kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“I-Itu karena ini tak pernah terjadi sebelumnya...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Louise, kau cinta padanyakah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Louise terbakar dalam amarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak!jangan mengada-ada! Hanya saja aku tak tahan Familiarku dihajar di depan mataku!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Si-siapa yang dihajar? aku baik-baik saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saito!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Saito bangkit, Louise spontan meneriakkan namanya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...hehehe, akhirnya kau sebut juga namaku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise gemetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau mengerti sekarang? seorang jelata takkan pernah mengalahkan seorang penyihir!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Aku sedikit ceroboh, itu saja. Aku tak apa-apa, jadi kembalilah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito mendorong Louise kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apaam nih? Tak kukira kau bakal bangkit lagi...Mugkin aku terlalu lembek?” kata Guiche, memanasi Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito berjalan pelan menuju Guiche. Louise mengikutinya dan mencengkram bahunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau harus berhenti! Dasar! Mengapa kau masih berdiri?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito melepaskan tangan Louise dari bahunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena aku panas meliahtnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia membuatmu terhina? lihat, tak perlu malu jika kalah dari seorang penyihir!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diamlah,” Saito bergumam sambil terus maju melangkah terhuyung-huyung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Eh?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar-benar, Kau mulai mengikis kesabaranku... Aku tak tahu keningratan ataupun kejelataan, tapi bagiku, kalian semua  hanyalah anak-anak sombong. Jadi apa itu sihir? dasa bodoh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guiche menonton Saito dengan senum tipis di wajahnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semakin kau berusaha, semakin ini tak berarti.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semangat bertary=ung khas Saito menyala, dan diucapkannya sahutan pendek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini bukanlah apa-apa. Patung kecilmu terlalu lemah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyum itu lenyap. Tangan kanan golem mehajar keras Wajah saito. Dia mendapatkannya di Pipinya dan tumbang ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Darah menetes dari hidungnya yang patah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mencoba menahan darah yang mengucur, Saito terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waduh...Jadi ini kekuatan seorang penyihir. Aku pernah berkelahi beberapa kali, tapi hantaman tadi tak pernah kurasakan sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, dia bangkit meski terhuyung-huyung. Golem Guiche kembali menerbangkannya dengan sebuah tendangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bangkit lagi. Dan dihantam jatuh lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terus begitu, prosesnya selalu sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pukulan kedelapan mengenai tangan kanan Saito. Ada bunyi retak terdengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak bisa melihat dengan mata kirinya yang bengkak, dia memeriksa lengannya dengan mata kanannya. Tampaknya bengkok parah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama Saito terpaku dengan lengannya, si golem datang lagi dan mendaratkan kakinya di muka Saito&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepalanya membentur tanah dengan keras, dan pingsan untuk sejenak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat sadar, dia melihat Wajah Louise yang dilatari angkasa biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku mohon, berhentilah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Louise yang reduk tampak berkaca-kaca.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito mencoba mengeluarkan suara, tapi rasa sakit di dadanya dari hantaman yang berulang sulit dilawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, dengan keinginan kuatnya, dia berhasil mengeluarkan suara yang lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau menangis?”  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak! Siapa yang menangis? bagaimanapun juga, ini sudah cukup. Kau telah berusaha sekerasmu. Ku tak pernah melihat orang biasa sperti ini sebelumnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangannya yang patah tersengat dengan keras. Saito meringis&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah...Sakit.:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja! Pasti! Apa sih yang kau pikirkan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Air mata mengalir di wajah Louise dan jatuh di pipi Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau Familiarku, mengerti? aku takkan mengampunimu untuk aksi bodoh lebih dari ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara Guiche terdeangr kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sudahan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“...Tahan kudamu. Aku hanya mengambil napas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Saito!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guiche tersenyum, dan menjentikkan mawarnya. kali ini, kelopaknya menjadi pedang. Guiche memegangnya dan melemparnya ke tempat Saito. Pedang itu menancap di tanah tak jauh dari tempat Saito .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika mau lanjut, ambillah pedang itu. Jika tidah, yang perlu kau katakan hanyala”Maaf.” dan aku akan meaafkanmu dan masalah beres.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan menghinanya!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise berteriak, bangkit. Tapi Guiche seolah tak mendengarnya dan terus mengoceh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mengerti?Pedang. Dengan kata lain sebuah senjata. Ini bekal minimal bila kau ingin membalas dendam terhadap kami, para ningrat. Jadi, jika kau masih lanjut, ambillah pedang itu!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito merengkuh pedang itu dengan tangan kanannya. Tapi dengan lengan yang patah, dia tak bisa menggenggamnya dengan baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangannya dihentikan Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan! Takkan kubiarkan ini! jika kau menagmbil pedang itu, Guiche takkan memberi ampun!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak bisa kembali ke duniaku,,,yang berarti aku terjebak disini kan? saitu menggumam, lebih pada dirinya sendiri. Tak ditengoknya Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu benar. Terus kenapa?! Itu tak berarti sekarang!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise memegang tangan Saito erat-erat. Saito berbicara dengan sura yang keras nan jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku taka pa-apa bila jadi Familiar… Aku bias tidur di lantai…Aku  tak peduli bila makannannya tidak enak…Mencucui pakaian dalam pun akan kulakukan. Sepertinya memang aku tak bias memilih.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito berhenti sejenak sembari mengepalkan tangan kirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“”Tapi…”apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku takkan menundukkan kepala untuk hal yang melawan hatiku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menarik seluruh sisa tenaganya, Saito memaksakan diri untuk berdiri. Mendorong Louise ke samping, dia mengambil Pedang yang tertancap dengan tangan kirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sekejap…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanda yang tertera di tangan kirinya mulai bersinar terang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari mengubah lokasi untuk sementara dan kembali ke kantor Kepsek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mister Colbert sedang berbusa-busa menerangkan sehalanya kepada Sir Osmond tentang pemuda biasa yang dipanggil Louise saat  Springtime Familiar Summoning…Tentang bagaimana dia memperhatikan tanda yang muncul pada tangan sang pemuda sebagau bukti kontraknya dengan Louise…dan apa yang telah dilakukannya untuk mencari tahu lebih lanjut…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau meneliti Gandalfr, familiar Brimir sang Pendiri?”&lt;br /&gt;
Osmond memeriksa dengan seksama sketsa Colbert dari tanda di tangan kiri Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya! Tanda yang muncul pada tangan kiri pemuda tersebut sama persis dengan tanda yang terukir pada Gandalfr. Sang familiar legendaries!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kesimpulanmu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Anak itu adalah Gandalfr! Kalau ini bukan berita besar, terus apa?”&lt;br /&gt;
Colbert bangkit sambil mengelap kepala botaknya dengan saputangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hrm…Tandanya memang sama persis. Tapi untuk pemuda jelata menjadi Gandalfr hanya karena tanda yang sama,,,bagimana itu bias terjadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Apa yang kita lakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Namun, mungkin terlalu dini untuk mengklaim langsung.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar juga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sir Osmond memukul-mukul meja dengan jari-jarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada ketokan di pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Siapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari sebelah terdengar suara Miss Longueville.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku, Osmond tua.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya ada murid yang berduel di Vestri Courts, menyebabkan keributan dimana-mana, Beberapa guru kesana dan mencoba menghentikannya, tapi dimentahkan jumlak murid yang banyak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Demi Tuhan, tiada lagi yang lebih buruk selain ningrat dengan waktu luang yang terlalu banyak. Jadi, siapa yang terlibat?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Salah satunya Guiche de Gramont.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah, si anak idiot dari Gramont. Pengejar rok mesti mengalir dalam darah keluarganya, toh bapaknya juga playboy. Takheran anak ini tahu semua perempuan di sekolah. Lawannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“,,,Bukan penyihir. Saya diberitahu lawannya familiar Nona Vallière.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Osmond dan Colbert saling bertukar pandangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Para guru meminta “Bell of Sleep&amp;quot; untuk menghentikan duel.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Osmond berkilat seperti elang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ga masuk akal, masa artifact penting seperti itu digunakan untuk menghentikan duel yang kekanaka-kanakan ini. Biarkan saja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Siap!”&lt;br /&gt;
Langkah Miss Longueville menghilang diantara lorong-lorong&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Colbert menelan ludah laluu menoleh pada Osmond.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Osmond tua.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hrm.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sir Osmond mengayunkan stafnya dan sebuah cermin besar did dinding mulai menampilkan situasi Vestri Courts.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito benar-benar terkejut. Tepat saat dia menggenggam pedang itu, seluruh nyeri badannya hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menyadari tanda di tangan kirinya menyala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Badanku terasa ringan bagai bulu. Aku hampir bisa lepas landas dan melayang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai tambahan, Pedang di tangan kirinya terasa begitu menyatu sebagai bagian dari tubuhnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini aneh. Aku tak pernah menyentuh sebuah pedang sebelumnya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Saito dengan senjata di tangannya, Guiche tersenyum dingin,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pertama, aku memberi selamat padamu. Jujur saja, aku terkesan dengan seorang biasa yang telah melangkah begitu jauh melawan penyihir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sembari begitu, dia memutar-mutarkan mawar di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mawar buatan itu pasti tongkat sihirnya. Benar-benar deh, mau seindah apa sih dirimu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satio heran bahwa dia bahkan sempat memikirkan hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku dihajar begitu keras tadi. Apa yang sebenarnya terjadi denganku?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Golem Guiche menyerang lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaleng bodoh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Patung yang dibentuk menyerupai Valkyrie mistik menuju Saito seolah-olah dalam gerak lambat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa-apaan ini, pikir Saito&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku ditendang-tendang bagaikan anjing kurap oleh sampah ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito melompat dan beraksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kaleng bodoh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat Golemnya dibelah dua bagaikan tanah liat dibelah, Guiche menggumam desahan sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua belahan mengenai tanah dengan suara “clang”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semntara, Saito berbegas menuju Guiche dengan kecepatan tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panik, Guiche mengayunkan mawarnya secara liar. Kelopak menari dan enam golem baru dimunculkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ini, tujuh golem meripakan isi terpenuh Guiche.Tak pernah terlintas di benaknya bahwa seorang jelata akan menjadi tandingannya, bahkan satu sekalipun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para golem mengepung Saito dan menyerang bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan pada saat dia tampaknya sudah kena, 5 dari mereka ditebas. Semuanya terjadi begitu cepat sehingga tiada yang meliaht gerak pedangnya, membuat semuanya memikirkan kemampuan super macam apa itu?.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Golem yang tersisa segera mundur untuk melindungi Guiche.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi segera dikalahkan oleh tebasan pedang yang tak terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hiii!!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah tendangan ke muka mengirim Guiche berguling-guling ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilihatnya Saito melompatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku akan mati, pikirnya, sambil melindungi kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuatu membuat suara “Thunk” yang keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat matanya dibuka setelah bersusah payah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito telah menancapkan Pedangnya di tanah tepat di sebelah kanan kepala Guiche.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Masih mau lanjut?” tanya Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guiche menggeleng-gellengkan kepalanya ketakutan. Semangatnya untuk bertarung sudah menguap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dengan suara yang berat dan lemah, dia berkata,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Aku menyerah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito melepaskan tangannya dan pergi menjauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didengarnya kerumunan mendukungnya dengan “Wah, luar biasa familiar itu!” atau “ya ampun, Guiche kalah!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku...menang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran Saito tengah berbelit disini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
...Apa yang baru saja terjadi padaku?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku hendak dihantam tanpa ampun&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu tiba-tiba, begitu tanganku menyentuh pedang, tubuhku ringan seketika. Selanjutnya, Semua Golem &lt;br /&gt;
Guiche hancur berkeping-keping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bahkan tak tahu aku bisa pedang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak mengerti, tapi biarinlah. Aku menang dan sudahlah. Kupikirin nanti aja. Sekarang sih lagi cape, mau tidur dulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilihatnya Louise berlari menuju dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Hey aku menang’ ingin diteriakkannya, tapi lututnya lemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelelahan menderanya, dan kesadarannya perlahan-lahan memudar. Saito pingsan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Saito mulai jatuh, Louise berlari lebih cepat untuk mendukungnya, tapi kalah cepat. Saito ambruk ke tanah dengan kerasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saito!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menggoyang-goyangkannya. Tidak, tampaknya dia belum mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Guu...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didengarnya Saito mendengkur. Ya, dia tidur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia tidur...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise tampak sangat lega dan mengeluarkan napas lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guiche bangkit dan mengeleng-gelengkan kepalanya, masih terkejut rupanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Louise, siapa orang ini? Semua Valkyrieku dikalahkan dengan mudahnya...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia hanyalah seorang biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tak mungkin golemku bisa kalah dari “Seorang biasa.””&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmph. Bukannya karena kau lebih lemah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise mencoba mengangkat Saito, tapi karena tak bisa, malah jatuh lagi dengan saito diatasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Egh!Kau berat banget! Bodoh!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu murid di kerumunan menggunakan mantra melayang pada Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise mulai mendorong lembut Saito pergi. Dia perlu dibawa ke kamar Louise dan diperban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sudut belokan, Louise melirik wajah Saito. Dia terlihat menderita dan nyeri, Louise tak bisa menahan diri untuk menangis. Dia menjadi kuat tiba-tiba saat memegang pedang, tapi jika tak begitu, mungkin dia sudah titik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, itu jauh lebih penting dari kemenangan Saito. Pasti si bodoh ini berpikir matipun tak apa-apa. Pergi kesana-kemari dan keras kepala begini saat kau hanya seorang jelata...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau hanya seorang familiar. Jadi mengapa kau bertindak seenaknya sendiri?!”&lt;br /&gt;
Louise berteriak pada Saito yang tertidur. Kelegaannya segera berganti dengan perasaan terganggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sir Osmond dan Colbert telah selesai menyaksikan seluruh kejadian melalui “Cermin Penglihatan Jauh”. Mereka saling bertukar pandang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Osmond tua.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hrm.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Orang biasa itu akhirnya menang…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hrm.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Guiche hanyalah penyihir titik tingkat satu, tapi tak seharusnya dia kalah olh jelata biasa. Kecepatan yang luar biasa! Tak pernah kulihat jelata seperti dia sebelumnya! Tidak diragukan lagi, dialah Gandalfr!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hrmm...&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mister Colbert mendesak Osmond.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Osmond tua. Kita harus melapor ke istana secepatnya dan bertanya untuk intruksi lebih lanjut…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak perlu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sir Osmond mengangguk perlahan sembari memainkan janggut putihnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi Pak! Ini penemuan terbesar abad ini! Gandalfr yang terlahir kembali di zaman modern!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mister Colbert. Gandálfr bukanlah familiar biasa.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tepat sekali! Familiar yang digunakan oleh Brimir sang pendiri! Tidak pernah ada keterangan mengenai dirinya, tapi katanya ia diciptakan khusus untuk melindungi Brimir sang pendiri selapa pembacaan mantra.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar. Mantra Brimir sang pendiri sangat panjang…Meski begitu, itu yang membuat mantranya luar biasa. Dan sebagaimana kau tahu. Penyihir tak terlindungi selama pembacaan mantra. Gandalfr adalah familiar yang digunakannya untuk perlindungan selama keadaan itu. Kekuatannya…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Colbert berhenti disitu, terlihat luar biasa semangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ia bisa ,enghancurkan 1000 tentara sendirian! Katanya, penyihir biasa bukan tandingannya!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi. Mister Colbert.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pemuda itu, dia hanya jelata biasa kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, tak peduli sebarapa sering kuperiksa, dia hnayalah jelata kebanyakan. Aku bahkan &lt;br /&gt;
mememeriksanya dengan mantra pendeteksi sihir saat Miss Vallière memanggilnya, tapi dia hanyalah jelata kebanyakan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan siapa yang membuatnya jadi Gandalfr zaman ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu pasti Miss Vallière, hanya saja…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia pasti penyihir berbakat luar biasa kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak sama sekali. Sepertnya malah tidak berbakat sama sekali…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Duet yang memusingkan ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi bagaimana seorang jelata biasa yang dikontrak penyihir tak berbakat menjadi Gandalfr? Paradoks macam apa ini? Tak bisa kulihat dimana ujungnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, benar.”    &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimanapun juga, tidak perlu bagi kita untuk menyerahkan Gandalfr dan tuannya kepada orang-orang tolol di istana. Berikan mereka mainan seperti ini dan mereka hanya akan berperang yang tiada gunanya. Advisor di Court mempunyai terlalu banyak waktu bebas dan suka sekali pertumpahan darah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“O-oh, aku mengerti. Aku minta maaf untuk melewatkan hal penting itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan mengurus kasus ini sendiri. Jangan bilang hal ini pada orang lain, Mister Colbert.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Y-Ya!Aku mengerti!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sir Osmond mengambil stafnya dan melihat keluar jendela. Dia membuka pikirannya pada sejarah yang lampau.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gandalfr sang Familiar legendaries…Apa ya bentuknya dahulu? Aku hanya bisa bertanya-tanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Colbert bergumam seakan sedang bermimpi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gandalfr katanya bisa menggunakan semua senjata untuk mengalahkan musuknya…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hrm.&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“kupikir, setidaknya dia punya lengan dan tangan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cahaya pagi membuka mata Saito. Seluruh badannya dibalut perban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ohya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berduel dengan Guiche dan dihajar begitu parah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu aku tiba-tiba menang secara tiba-tiba menggunakan pedang itu…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu aku pingsan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia di kamar Louise. Tampaknya, dia tidur di kasur Louise juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise sendiri duduk di kursi dan tidur nyenyak dengan kepala di meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Saito jatuh pada tanda di tangan kirinya. Saat tanda tersebut bersinar, badannya terasa seringan bulu, pedang yang serasa kepanjangan lengannya, dan dibelahnya golem Guiche dengan begitu mudahnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, tanda itu tak bersinar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa sih itu sebenarnya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama dia memandang tangan kirinya, penasaran, ada ketukan di pintu dan pintu pun terbuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu Siesta. Gadis biasa yang menyajikannya sop di dapur. Dia memakai pakaian maidnya seperti biasa, lengkap dengan bando penghias rambutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menatap Saito dan tersenyum. Di nampan perak yang dibawanya tampak roti dan air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Siesta…?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jadi kau sudah bangun Saito?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya…Aku…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Setelah semua itu, Miss Vallière membawamu kesini untuk menidurkanmu. Dia membawa guru untuk membacakan mantra penyembuh padamu juga. Waktu itu sangat parahlah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mantra penyembuh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya.sihir untuk membantu penyembuhan penyakit dan luka. Kau tak tahu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito menggelengkan kepalanya. Ini membingungkan Siesta, Saito tak tahu terminologu dasar, tapi dia takkan kemana-mana dengan tidak mengatakan apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Miss Vallière membayar untuk reagen yang dibutuhkan pada mantra penyembuh, jadi ga ysah khawatir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa reagennya mahal?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“ya…yang jelas bukan sesuatu yang bisa dibayar seorang jelata.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito mencoba bangkit, tapi berteriak karena nyeri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ouch!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah, jangan gerak dulu! Lukamu parah hingga mantra penyembuh tak bisa sempurna menyembuhkannya! Bersabarlah!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito mengangguk dan kembali berbaring.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku bawa sedikit makanan. Ayo, makanlah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siesta menaruh nampan di sisi tempat tidur Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Makasih…Berapa lama aku tertidur.?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“3 hari 3 malam. Semuanya khawatir kau takkan pernah bangun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semua?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seluruh staff dapur…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siesta menundukkan pandangannya sambil malu-malu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Em…maafkan aku.Aku melarikan diri waktu itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang berbicara mengenai bagaimana dia melarikan diri ketakutan saat Saito marah-marah pada Guiche di aula makan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tak usah dipikirkan. Itu bukan apa-apa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Para ningrat selalu menakutkan bagi kami para jelata, kita ga bisa make sihir sih…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siesta tiba-tiba mengangkat kepalanya. Matanya tampak berkilat-kilat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi aku tak takut lagi! Aku sangat terkesan Saito! Kau menang melawan ningrat, meski kau seorang jelata!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar-benar…Haha.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski aku tak tahu mengapa aku bisa sampai menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agak malu, Saito menggaruk-garuk kepalanya. Kemudian dia menyadari dia menggunakan lengan kanannya, yang sebelumnya patah. Ia terlihat baik-baik saja. Meski terasa sedikit nyeri saat digerakkan, tapi nampaknya tulangnya telah tersambung lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wow, jadi inilah sihir. Piker Saito dengan agak kagum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…Sepertinya ini sesuatu yang bisa dibanggakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ngomong-ngomong, apa kau yang merawatku selama ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, bukan, bukan aku. Sebenarnya Miss Vallière yang merawatmu…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Louise?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, dia mengganti seluruh perban dan mengelap keringat dari wajahmu…Dia tak tidur sedikitpun, jadi dia pasti cape.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia tidur, napas Louise teratur dan tenang. Meski ada lingkaran gelap dibawah matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah tidurnya sangat manis. Seperti boneka cantik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi dia bisa jadi baik juga, piker Saito. Tiba-tiba penampilannya menjadi semakin manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Louise membuka perlahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Fuaaaaaaaaa~~&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melemaskan badan dan menguap dalam ayunan besar, dan pandangannya menuju Saito, yang tengah duduk di tempat tidur sambil mengedip-ngedipkan matanya, terkejut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ah, bangun kau rupanya.”&lt;br /&gt;
“Ya…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito menundukkan pandanganbya. Dia merasa harus berterima kasih pada Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Um. Louise.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Makasih. Dan maafkan aku yang membuatmu khawatir.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan mendekati Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito berdetak makin kencang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa dia akan mengatakan sesuatu seperti ”Baguslah, kau benar-benar keren saat itu” dan mungkin menciumku?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi itu tak terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menarik Selimut Saito dan mencengkram kerahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau merasa lebih baik, enyahlah dari tempat tidurku!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan masih mencengkram kerahnya, Louise menarik Saito dari tempat tidur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wah! Ow!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito jatuh ke lantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, aku masih terluka!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau sudah bisa mengeluh, kau pasti sudah bisa mengerjakan yang lainnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito bangkit. Badannya masih terasa sakit, tapi itu bukan sesuatu yang dia tak bisa tahan. Apa tak bisa dia membiarkanku tidur lebih lama sedikit?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu, aku akan pergi sekarang…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siesta meninggalkan kamar dengan senyum tertahan. Tepatnya, dia terbang dari kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise melemparkan gunung pakaian dan pakaian dalam ke Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ack!&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu cucian yang menumpuk selama kau tidur. Begitu kau selesai dengannya, bersihkan kamar. Buruanlah!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Em, kau tahu…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menatap Saito dengan galaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Hanya dengan mengalahkan Guiche, kau piker kau akan diperlakukan khusus? Kau piker kau akan dihargai? Apa kau bodoh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito memandangi Louise dengan putus asa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memutuskan menelan kembali pikirannya tentang Louise yang manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya saja…cara Louise duduk di tempat tidurnya sambil mengayunkan kaki merupakan tingkat “manis” yang tak bisa dibantah di dunia ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rambut blonde Stroberinya terurai. Mata kacanya bersinar dengan halus, Dia kasar, arogan dan memntingkan diri sendiri, namun tak bisa dibantah, penampilannya memang menawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengangkat satu jari dengan tegas, Louise mengatakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan lupa! Kau familiarku!”&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=51994</id>
		<title>Zero no Tsukaima (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=51994"/>
		<updated>2009-09-29T15:11:43Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Image:Znt novel cover.jpg|300px|thumb|Vol.One Cover]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; juga terdapat dalam berbagai bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima|English]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%28version_fran%C3%A7aise%29|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EItalian_Version%7E|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_wersja_polska|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EVersi%C3%B3n_Espa%C3%B1ola%7E|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
(Nb: proses penerjemahan tergantung dalam versinya masing-masing.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Datang di situs [http://www.baka-tsuki.net/forums/index.php Baka-Tsuki Project Forum] untuk mendiskusikan seri ini dan informasi lainnya dari Baka-Tsuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerjemah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dibutuhkan Para Penerjemah Nganggur! ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki sangat mencari para penerjemah untuk seri ini.&#039;&#039;&#039; Jika berkeinginan untuk menerjemahkan seri ini, Kirimkan posting anda di forum [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843], dan kami akan membantumu untuk memulainya, terima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dicari Editor secepatnya! ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki mencari Editor untuk seri ini. dibutuhkan Editor yang bisa menjalankan script code di Wiki. apablia kalian berminat, silahkan posting di link berikut ini. [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Zero no Tsukaima Registration versi Indonesia|Registrasi]] ===&lt;br /&gt;
Penerjemah di minta untuk menandai semua bab yang mereka inginkan untuk diterjemahkan di [[Zero no Tsukaima Registration versi Indonesia|Registration Page]] berdasarkan [[Zero_no_Tsukaima:Guideline#Translation_Management|Translation Management]] sesi dari &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; [[Zero_no_Tsukaima:Guideline|Project Specific Guidelines]].&lt;br /&gt;
=== Format Standards ===&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah di edit) harus dikonfirmasikan hingga terpenuhi. Lihat link di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri *[[Zero_no_Tsukaima|English]], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa jepang juga, kammi harap kalian bisa menjadi penerjemah jepang juga. apabila kalian melihat versi China, mungkin ada beberapa kesalahan jadi kalian dapat mengeditnya hingga terasa bagus menurut kalian. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa mengembalikan kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. kami juga dapat melihat semua yang kalian lakukan untuk memperbaikinya. jadi, lakukan saja daripada sembunyi atau menunggu. kurang kerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Nota Bene! ===&lt;br /&gt;
Untuk yang sudah menyelesaikan Translatenya, tolong di tulis di announcement saja. jangan ditulis di judulnya. mungkin bila menulis kata mulai untuk memulai penerjemahan, gpp. Thx.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Announcement == &amp;lt;!--dates are given according to UTC (aka GMT)--&amp;gt;&lt;br /&gt;
*September 29, 2009:&lt;br /&gt;
:* Volume 1 Akhirnya sukses diselesaikan. Thx untuk semua penerjemah yang membantu dalam penerjemahan ini dan juga para editor yang mau bersusah payah untuk meng-editnya. THANKS BANGET BRO!!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.baka-tsuki.net/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima:guidelines Naming Conventions For ZnT]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; oleh Noboru Yamaguchi ==&lt;br /&gt;
=== Volume 1 - Familiarnya si Zero / ゼロの使い魔 === &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Insert_&amp;amp;_Back Cover|Insert &amp;amp; Back Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kerajaan sihir&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab1|Bab 1 - aku seorang Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab2|Bab 2 - Louise si Zero]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab3|Bab 3 - Legenda]] &lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Gandálfr&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab4|Bab 4 - Hari Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab5|Bab 5 - Kirche si Ardent]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab6|Bab 6 - Penjual senjata Tristain]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab7|Bab 7 - Fouquet si Crumbling Earth]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab 8|Bab 8 - Tongkat Penghancur]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 2 - Albion si negeri Angin / 風のアルビオン ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume2_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 1 - Kapal rahasia(Beres!!!)]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 2 - Kemurungan Baginda Ratu(Beres!!!)]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 3 - permintaan Teman semasa kecil(Mulai~)]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 4 - Kota Pelabuhan - La Rochelle]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 5 - Sehari Sebelum Berangkat]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 6 - Negara putih]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 7 - Pangeran dari Negara yang Sekarat]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 8 - Pesta di Newcastle Sebelum Pertarungan Terakhir]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 9 - Pertarungan Terakhir]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 3 - Buku Doa Sang Founder / 始祖の祈祷書 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume3_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Garis keturunan Sang Zero&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Penyakit Cinta Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Buku Doa Sang Founder&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Cinta Segitiga&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Keluarga Kerajaan dan Senjata Rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Memburu Harta Karun&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pakaian Naga&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Laboraturium Tuan Colbert&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Deklarasi Perang&lt;br /&gt;
::*Bab 10 - Sang Void&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 4 - Saksi Janji Sang Arwah Air / 誓約の水精霊 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Pengantar&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Orang Suci&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Saito Pergi Berbelanja di Kota yang Penuh Kejayaan&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Baju Pelaut dan Kecemburuan Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Rahasia Tabitha&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Kekuatan Obat Cinta&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Arwah Air&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Cincin Andvari&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Reuni yang Kebohongan Semata&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Sengketa Kesedihan&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 5 - Hari Libur Tristania / トリスタニアの休日 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Penginapan &amp;quot;Charming Fairies&amp;quot;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Pertempuran dengan Api dan Pertemanan dengan Angin&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Hari Libur Tristania&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 6 - Batu Ruby Penebusan Kesalahan / 贖罪の炎赤石 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Pulang Kampung&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Cattleya&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Adipati de La Vallière&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Opsir Pemerintah Guiche dan Opsir Kadet Malicorne&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Api Dua Puluh Tahun yang Lalu&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Serangan Tiba-Tiba&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Ilusi di Dartanes&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Penebusan Dosa Api&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 7 – Pantekosta Perak / 銀の降臨祭 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Perbedaan Temperatur Diantara Dua Orang&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Peri&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Pendeta Shinto Priest Romalia&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Sekretaris dan Kaisar&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Gotha Selatan si Kota Sejarah&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Gencatan Senjata&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Alasan Untuk Bertarung&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Raja Gallia&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Mengalah&lt;br /&gt;
::*Bab 10 – Tempat untuk Keberanian&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 8 – Rayuan Musik Nostalgia / 望郷の小夜曲 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Satu Akhir dari Perang&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Paginya Saito&lt;br /&gt;
::*Bab3 – Peri Emas&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Kunjungan Pendeta Shinto&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Hilangnya Gandalfr&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Konferensi Para Negara&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Keputusan Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Para Pengguna Void&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Myoznitnir&lt;br /&gt;
::*Bab 10 – Pengguna Pedang&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 9 - Pesta Dansa Bulan Kembar/ 双月の舞踏会 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Ketakutan Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Peri Hutan&lt;br /&gt;
::*Bab 3 – Pertemuan dan Perpisahan Para Pengguna&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Titel Kesatria&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Ondine ・ Kesatuan Satria Arwah Air&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Perasaan Sang Ratu&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Permohonan&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Pesta Dansa Sleipnir&lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Pertempuran dengan Burung yang Misterius&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 10 - Pahlawan Ivaldi / イーヴァルディの勇者===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&#039;&#039;Ostland&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Peri&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Kegelisahan dan Kecemburuan&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Ratu dan Ksatria&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Saudara Kandung&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Orang Keenam yang Dipenjara&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Penyelesaian di Masa Lalu&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Rumah Besar Tua Orléans&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Kastil Alhambra&lt;br /&gt;
::*Bab 10 - Pahlawan Ivaldi&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 11 - A Sebuah Duet Ingatan  / 追憶の二重奏===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Von Zerbst&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Ratu dan Adipati&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Karin si Angin Kencang&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Keluarga Vallière&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Aturan Baru Sekolah&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Les Privat&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pope  Romalia&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Jörmungand&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Reuni di Westwood&lt;br /&gt;
::*Bab 10 – Hati dari Duet&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 12 – Hari Libur Peri Kecil / 妖精達の休日===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::* Pembukaan&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039; Murid Baru di Negara Putih (Albion)&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1&lt;br /&gt;
::*Bab 2&lt;br /&gt;
::*Bab 3&lt;br /&gt;
::* Bab 4&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Serang, Kesatuan Satria Arwah Air!&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1&lt;br /&gt;
::*Bab 2&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hak untuk Menggunakan Saito selama Satu Hari&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1&lt;br /&gt;
::*Bab 2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 13 - The Pintu Dunia si Negeri Suci / 聖国の世界扉===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Romalia&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Keputusan Saito&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Berangkatkan &#039;&#039;Ostland&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Dua Kesatuan Satria&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Ajakan Paus&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Tombak Panjang&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Pintu Dunia&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Arti dari Senyuman&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 14 – Orang Suci Aquileia / 水都市の聖女===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Pemberontakan Skuadron Flowerbed&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Upacara Penobatan Ke-tiga&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -  Gandalfr Peri&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Ibukota Air&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Enam Ribu Tahun yang Lalu&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Jalan Besar Macan&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Orang Suci Aquileia&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Macan Besi &lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Memori Ikatan&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 15 -  Labirin Oblivion / 忘却の夢迷宮 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Carcassonne&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Kontes Satria Sandbank&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Linglung&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Permata Api&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Bulan Madu&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Malam Panjangnya Tabitha&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Taktik Diplomatik Henrietta&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Penobatan&lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Pintu Keluar Labirin&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 16 – Waktu Teh Des Ornières / ド・オルニエールの安穏 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Hadiah dari Kampanye &amp;lt;!--/ 戦の恩賞--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Mencari Tempat Tinggal &amp;lt;!--お屋敷探し--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Kemulungan Henrietta, Kegelisahan Louise, Kenaikan Jabatan Saito &amp;lt;!--アンリエッタの憂鬱、ルイズの不安、才人の出世--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Ibu dan Keponakan &amp;lt;!--/母と従姉--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Saito Chevalier De Hiraga Des Ornières &amp;lt;!--/ サイト・シュヴァリエ・ド・ヒラガ・ド・オルニエール--&amp;gt; &lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Waktu The Sehari-hari &amp;lt;!--/ 安穏の日々--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Akademi Eléonore &amp;lt;!--/ アカデミーのエレオノール--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Ruangan Bawah Tanah Rumah &amp;lt;!--/ 屋敷の地下室--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Pertemuan Rahasia &amp;lt;!--/ 密会--&amp;gt; &lt;br /&gt;
::*Bab 10 - 元素の兄弟&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Zero no Tsukaima:Series Overview|ISBN information]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Alternative Languages]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=51993</id>
		<title>Zero no Tsukaima (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=51993"/>
		<updated>2009-09-29T15:01:47Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Image:Znt novel cover.jpg|300px|thumb|Vol.One Cover]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; juga terdapat dalam berbagai bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima|English]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%28version_fran%C3%A7aise%29|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EItalian_Version%7E|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_wersja_polska|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EVersi%C3%B3n_Espa%C3%B1ola%7E|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
(Nb: proses penerjemahan tergantung dalam versinya masing-masing.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Datang di situs [http://www.baka-tsuki.net/forums/index.php Baka-Tsuki Project Forum] untuk mendiskusikan seri ini dan informasi lainnya dari Baka-Tsuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerjemah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dibutuhkan Para Penerjemah Nganggur! ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki sangat mencari para penerjemah untuk seri ini.&#039;&#039;&#039; Jika berkeinginan untuk menerjemahkan seri ini, Kirimkan posting anda di forum [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843], dan kami akan membantumu untuk memulainya, terima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dicari Editor secepatnya! ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki mencari Editor untuk seri ini. dibutuhkan Editor yang bisa menjalankan script code di Wiki. apablia kalian berminat, silahkan posting di link berikut ini. [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Zero no Tsukaima Registration versi Indonesia|Registrasi]] ===&lt;br /&gt;
Penerjemah di minta untuk menandai semua bab yang mereka inginkan untuk diterjemahkan di [[Zero no Tsukaima Registration versi Indonesia|Registration Page]] berdasarkan [[Zero_no_Tsukaima:Guideline#Translation_Management|Translation Management]] sesi dari &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; [[Zero_no_Tsukaima:Guideline|Project Specific Guidelines]].&lt;br /&gt;
=== Format Standards ===&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah di edit) harus dikonfirmasikan hingga terpenuhi. Lihat link di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri *[[Zero_no_Tsukaima|English]], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa jepang juga, kammi harap kalian bisa menjadi penerjemah jepang juga. apabila kalian melihat versi China, mungkin ada beberapa kesalahan jadi kalian dapat mengeditnya hingga terasa bagus menurut kalian. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa mengembalikan kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. kami juga dapat melihat semua yang kalian lakukan untuk memperbaikinya. jadi, lakukan saja daripada sembunyi atau menunggu. kurang kerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Nota Bene! ===&lt;br /&gt;
Untuk yang sudah menyelesaikan Translatenya, tolong di tulis di announcement saja. jangan ditulis di judulnya. mungkin bila menulis kata mulai untuk memulai penerjemahan, gpp. Thx.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Announcement == &amp;lt;!--dates are given according to UTC (aka GMT)--&amp;gt;&lt;br /&gt;
*September 29, 2009:&lt;br /&gt;
:* Volume 1 Akhirnya sukses diselesaikan. Thx untuk semua penerjemah yang membantu dalam penerjemahan ini dan juga para editor yang mau bersusah payah untuk meng-editnya. THANKS BANGET BRO!!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.baka-tsuki.net/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima:guidelines Naming Conventions For ZnT]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; oleh Noboru Yamaguchi ==&lt;br /&gt;
=== Volume 1 - Familiarnya si Zero / ゼロの使い魔 === &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Insert_&amp;amp;_Back Cover|Insert &amp;amp; Back Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kerajaan sihir&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab1|Bab 1 - aku seorang Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab2|Bab 2 - Louise si Zero]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab3|Bab 3 - Legenda]] &lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Gandálfr&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab4|Bab 4 - Hari Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab5|Bab 5 - Kirche si Ardent]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab6|Bab 6 - Penjual senjata Tristain]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab7|Bab 7 - Fouquet si Crumbling Earth]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab 8|Bab 8 - Tongkat Penghancur]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 2 - Albion si negeri Angin / 風のアルビオン ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume2_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 1 - Kapal rahasia]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 2 - Kemurungan Baginda Ratu]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 3 - permintaan Teman semasa kecil(Mulai~)]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 4 - Kota Pelabuhan - La Rochelle]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 5 - Sehari Sebelum Berangkat]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 6 - Negara putih]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 7 - Pangeran dari Negara yang Sekarat]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 8 - Pesta di Newcastle Sebelum Pertarungan Terakhir]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 9 - Pertarungan Terakhir]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 3 - Buku Doa Sang Founder / 始祖の祈祷書 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume3_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Garis keturunan Sang Zero&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Penyakit Cinta Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Buku Doa Sang Founder&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Cinta Segitiga&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Keluarga Kerajaan dan Senjata Rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Memburu Harta Karun&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pakaian Naga&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Laboraturium Tuan Colbert&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Deklarasi Perang&lt;br /&gt;
::*Bab 10 - Sang Void&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 4 - Saksi Janji Sang Arwah Air / 誓約の水精霊 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Pengantar&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Orang Suci&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Saito Pergi Berbelanja di Kota yang Penuh Kejayaan&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Baju Pelaut dan Kecemburuan Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Rahasia Tabitha&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Kekuatan Obat Cinta&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Arwah Air&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Cincin Andvari&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Reuni yang Kebohongan Semata&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Sengketa Kesedihan&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 5 - Hari Libur Tristania / トリスタニアの休日 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Penginapan &amp;quot;Charming Fairies&amp;quot;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Pertempuran dengan Api dan Pertemanan dengan Angin&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Hari Libur Tristania&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 6 - Batu Ruby Penebusan Kesalahan / 贖罪の炎赤石 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Pulang Kampung&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Cattleya&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Adipati de La Vallière&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Opsir Pemerintah Guiche dan Opsir Kadet Malicorne&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Api Dua Puluh Tahun yang Lalu&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Serangan Tiba-Tiba&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Ilusi di Dartanes&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Penebusan Dosa Api&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 7 – Pantekosta Perak / 銀の降臨祭 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Perbedaan Temperatur Diantara Dua Orang&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Peri&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Pendeta Shinto Priest Romalia&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Sekretaris dan Kaisar&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Gotha Selatan si Kota Sejarah&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Gencatan Senjata&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Alasan Untuk Bertarung&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Raja Gallia&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Mengalah&lt;br /&gt;
::*Bab 10 – Tempat untuk Keberanian&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 8 – Rayuan Musik Nostalgia / 望郷の小夜曲 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Satu Akhir dari Perang&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Paginya Saito&lt;br /&gt;
::*Bab3 – Peri Emas&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Kunjungan Pendeta Shinto&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Hilangnya Gandalfr&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Konferensi Para Negara&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Keputusan Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Para Pengguna Void&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Myoznitnir&lt;br /&gt;
::*Bab 10 – Pengguna Pedang&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 9 - Pesta Dansa Bulan Kembar/ 双月の舞踏会 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Ketakutan Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Peri Hutan&lt;br /&gt;
::*Bab 3 – Pertemuan dan Perpisahan Para Pengguna&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Titel Kesatria&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Ondine ・ Kesatuan Satria Arwah Air&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Perasaan Sang Ratu&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Permohonan&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Pesta Dansa Sleipnir&lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Pertempuran dengan Burung yang Misterius&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 10 - Pahlawan Ivaldi / イーヴァルディの勇者===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&#039;&#039;Ostland&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Peri&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Kegelisahan dan Kecemburuan&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Ratu dan Ksatria&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Saudara Kandung&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Orang Keenam yang Dipenjara&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Penyelesaian di Masa Lalu&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Rumah Besar Tua Orléans&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Kastil Alhambra&lt;br /&gt;
::*Bab 10 - Pahlawan Ivaldi&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 11 - A Sebuah Duet Ingatan  / 追憶の二重奏===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Von Zerbst&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Ratu dan Adipati&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Karin si Angin Kencang&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Keluarga Vallière&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Aturan Baru Sekolah&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Les Privat&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pope  Romalia&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Jörmungand&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Reuni di Westwood&lt;br /&gt;
::*Bab 10 – Hati dari Duet&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 12 – Hari Libur Peri Kecil / 妖精達の休日===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::* Pembukaan&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039; Murid Baru di Negara Putih (Albion)&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1&lt;br /&gt;
::*Bab 2&lt;br /&gt;
::*Bab 3&lt;br /&gt;
::* Bab 4&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Serang, Kesatuan Satria Arwah Air!&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1&lt;br /&gt;
::*Bab 2&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hak untuk Menggunakan Saito selama Satu Hari&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1&lt;br /&gt;
::*Bab 2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 13 - The Pintu Dunia si Negeri Suci / 聖国の世界扉===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Romalia&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Keputusan Saito&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Berangkatkan &#039;&#039;Ostland&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Dua Kesatuan Satria&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Ajakan Paus&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Tombak Panjang&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Pintu Dunia&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Arti dari Senyuman&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 14 – Orang Suci Aquileia / 水都市の聖女===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Pemberontakan Skuadron Flowerbed&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Upacara Penobatan Ke-tiga&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -  Gandalfr Peri&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Ibukota Air&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Enam Ribu Tahun yang Lalu&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Jalan Besar Macan&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Orang Suci Aquileia&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Macan Besi &lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Memori Ikatan&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 15 -  Labirin Oblivion / 忘却の夢迷宮 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Carcassonne&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Kontes Satria Sandbank&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Linglung&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Permata Api&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Bulan Madu&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Malam Panjangnya Tabitha&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Taktik Diplomatik Henrietta&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Penobatan&lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Pintu Keluar Labirin&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 16 – Waktu Teh Des Ornières / ド・オルニエールの安穏 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Hadiah dari Kampanye &amp;lt;!--/ 戦の恩賞--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Mencari Tempat Tinggal &amp;lt;!--お屋敷探し--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Kemulungan Henrietta, Kegelisahan Louise, Kenaikan Jabatan Saito &amp;lt;!--アンリエッタの憂鬱、ルイズの不安、才人の出世--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Ibu dan Keponakan &amp;lt;!--/母と従姉--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Saito Chevalier De Hiraga Des Ornières &amp;lt;!--/ サイト・シュヴァリエ・ド・ヒラガ・ド・オルニエール--&amp;gt; &lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Waktu The Sehari-hari &amp;lt;!--/ 安穏の日々--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Akademi Eléonore &amp;lt;!--/ アカデミーのエレオノール--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Ruangan Bawah Tanah Rumah &amp;lt;!--/ 屋敷の地下室--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Pertemuan Rahasia &amp;lt;!--/ 密会--&amp;gt; &lt;br /&gt;
::*Bab 10 - 元素の兄弟&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Zero no Tsukaima:Series Overview|ISBN information]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Alternative Languages]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_~_Indonesian_Version:Volume1_Bab2&amp;diff=51992</id>
		<title>Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1 Bab2</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_~_Indonesian_Version:Volume1_Bab2&amp;diff=51992"/>
		<updated>2009-09-29T14:52:34Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Bab 2 : Louise Si Zero&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Saito bangun, hal pertama yang ia lihat merupakan baju dalam Louise yang berserakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah bagaimana, benda itu muncul di jangkauan matanya, yang dengan cerobohnya dilempar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise masih tertidur di tempat tidurnya, mendengkur lembut. Wajah tidurnya membuatnya mirip seperti anak kecil. Dia adalah perempuan yang bersuara keras dan menjengkelkan saat berbicara - ini &amp;quot;Bangsawan&amp;quot;, itu &amp;quot;Penyihir&amp;quot; - namun, saat ia tidur, dia sangat manis. Saito hampir berharap agar keadaannya tetap seperti ini selamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu kenyataan muncul di benaknya. &#039;&#039;Jadi, malam tadi bukan mimpi.&#039;&#039; Dia pikir ia akan berada di kamarnya, namun, kenyataannya, itu tidak terjadi. dia merasa tidak bersemangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
tetap, Pagi ini merupakan pagi yang segar. Silau sinar matahari menyinari kamar.&lt;br /&gt;
Karakteristik Saito yang selalu ingin tahu kembali muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sekarang kalau aku pikir-pikir, Keadaan ini lebih mirip kayak tur. Aku pengen tahu dunia seperti apa tempat ini? sewaktu aku secara tidak langsung menjadi Familiarnya penyihir perempuan yang kasar ini, aku harus melakukan yang terbaik dalam peranku, paling tidak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang paling pertama, dia menarik paksa selimut Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa? Apa yang Terjadi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini sudah pagi, Nona Besar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh? O-Oh... Tunggu, Siapa kau?!&amp;quot; Teriak Louise dengan suara tak enak didengar. Ekspressinya menyatakan ketidaksenangan ditambah dengan menggerutu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apa perempuan ini tidak apa-apa?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hiraga Saito?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, Familiar. benar. Aku memanggilmu malam yang lalu, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise bangun dan menguap. Lalu, ia menyuruh Saito:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baju.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito melempar baju seragam yang sudah disiapkannya di kursi. Louise mulai memakai baju pelan-pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito dengan cepat melihat ke arah lain untuk menyembunyikan wajah malunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pakaian dalam.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Ambil Sendiri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tempatnya ada di laci paling bawah... di lemari itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nampaknya ia berencana untuk menggunakan Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil diam, Saito pergi dan membuka laci yang bersangkutan. saat dilihat, laci itu penuh dengan pakaian dalam. Inilah yang pertama kalinya Saito melihat pakaian dalam perempuan, terkecuali ibunya. Saito mengambilnya secara acak, ia melemparnya kepada bahunya tanpa melihat kebelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Louise memakainya, dia berbicara lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baju&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;aku kan sudah memberikannya padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pakaiakan aku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jangan macam-macam.&#039;&#039; Saito melihat ke arah Louise dengan marah, hanya melihat Louise duduk di atas tempat tidur sambil mengantuk hanya memakai celana dalam yang Saito lemparkan padanya. Tiba-tiba ia bingung untuk melihat kemana sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise mencibir dengan perasaan tidak senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau harus tahu, bila seorang bangsawan memiliki seorang persuruh, maka persuruh itu akan memakaikannya pakaian.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perkataan itu membuatnya kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Paling tidak kau bisa pakai baju sendiri kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, sebagai hukuman karena tidak menjadi Tsukaima yang patuh… Tak ada sarapan,&amp;quot; kata Louise sambil menunjukkan jarinya ke atas dengan bangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, Saito mengambil blouse Louise&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Saito meninggalkan kamar bersama Louise, Ia melihat tiga pintu yang identik di dinding. Salah satunya terbuka dan muncullah sosok perempuan dengan warna yang rambut seperti api. Nampaknya ia lebih tinggi dari Louise dan hampir sama tingginya dengan Saito. Dia memiliki aura menggoda yang sangat kuat. Wajahnya juga menarik, serta juga memiliki tubuh yang menawan hati. Payudaranya seperti melon. Dua kancing paling atas dari blousenya tidak terpasang, membuang sebuah pemandang belah dada yang hebat dan pastinya menarik pandangan mata.  Kulitnya juga bagus, membuatnya memiliki kecantikan yang sehat dan natural.&lt;br /&gt;
Tingginya, warna kulit, dan juga ukuran payudaranya… membuatnya perbedaan kontra dengan Louise yang kurang akan poin-poin menggoda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia melihat Louise, memanggilnya dengan keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pagi Louise!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise hanya menjawabnya dengan ketus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pagi… Kirche.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu…Familiarmu?&amp;quot; Tanya Kirche dengan nada menyindir, menunjuk Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Iya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;hahahah! Jadi itu memang manusia! Hebat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito merasa terhina. &#039;&#039;Maaf kalau aku manusia. Memangnya kau apa?&#039;&#039; Ia melihat Payudara Kirche. &#039;&#039;Kau cuman Alien berpayudara besar. Ya, P-p-ayudara besar&#039;&#039;. Saito menatap dengan khidmat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sepertinya kamu memang memanggil orang biasa saat ‘Pemanggilan Servant.’ Apa lagi yang bisa kita harapkan dari Si Louise Zero?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pipi Louise yang putih memerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diam.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku memanggil Familiar juga kemarin, Tidak seperti orang lain, aku berhasil dari percobaan pertama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan kalau memang ingin punya familiar, harus sehebat ini. Flame!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche memanggil familiarnya dengan bangga. Dari kamarnya, seekor kadal merah yang besar muncul. Gelombang api mengenai Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uwah! Benda apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;ohoho! Jangan bilang kalau kau belum pernah melihat kadal api?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Letakkan rantai atau sesuatu padanya! Benda itu berbahaya! Memangnya apa itu kadal api?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;jangan khawatir. Selama aku meberi perintah untuk tidak menyerang, dia takkan menyerang. Kau takut kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche meletakkan tangannya di dagunya dan menaikkan kepalanya dengan sangat menyebalkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makhluk itu paling tidak sebesar macan. Ujung ekornya tterdapat api yang menyala, dan dari mulutnya keluar percikan api.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:ZNT-page-051.jpg|thumb|&#039;&#039;&amp;quot;jangan khawatir. Selama aku meberi perintah untuk tidak menyerang, dia takkan menyerang. Kau takut kan?&amp;quot;&#039;&#039;]]&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tidak merasa panas dekat dengan itu?&amp;quot; Tanya Saito. Ia menenangkan dirinya dan melihat benda itu lagi. &amp;quot;Wow, itu monster… Hebat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagi ku ia cukup keren.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu seekor salamander?&amp;quot; Tanya Louise dengan iri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;betul! Seekor kadal api! Lihat ekornya. Api yang sebesar ini berarti ia pasti berasal dari Gunung Naga Api! Kadal ini tak ternilai harganya! Bahkan kolektor pun takkan bisa membelinya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu bagus,&amp;quot; kata Louise, suaranya nyelekit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu! Dia sangat cocok dengan affinitasku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Affinitasmu itu api kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya. Lagi pula, aku kan Kirche si Ardent. Ardent yang dengan lembut memberikan gairah dimanapun aku pergi, dan aku punya semua laki-laki yang menyukaiku. Tak sepertimu. Benar kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche memegang dada dengan bangga. Tak ingin kalah, Louise melakukan hal yang sama, namun perbedaan yang sangat jelas mengalahkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, Louise menatap tajam Kirche. Nampaknya Louise sangat benci kalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak punya waktu untuk menggoda semua yang kulewati, tak sepertimu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche hanya tersenyum tenang. Lalu, ia melihat Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan siapa namamu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hiraga Saito.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hiraga Saito? Nama yang aneh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, aku pergi dulu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia mengibaskan rambut merahnya dan pergi. Salamander itu pun mengikutinya dengan gerakan lucu yang jadi tampak aneh untuk makhluk sebesar dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia menghilang, Louise memegang tinjunya dengan geram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ooh, perempuan itu membuatku naik darah! Hanya karena ia bisa memanggil salamander dari gunung naga api. Argh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;tenanglah, itu kan cuman pemanggilan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja tidak! Kau bisa merasakan kekuatan asli penyihirnya hanya dari familiarnya! Kenapa si idiot itu dapat salamander sedangkan aku dapat kau?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ugh! Maaf kalau aku jadi manusia. Tapi kau juga manusia toh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Membandingkan penyihir dengan orang biasa seperti membandingkan serigala dengan anjing!&amp;quot; Jelas Louise menyakitkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baik, baik. Daripada itu, dia memanggilmu ‘Louise si Zero’, tapi Zero untuk apa? Nama panggilanmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu bukan! Namaku Louise de La Vallière! Zero hanya nama sanggahan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nama sanggahan.. aku mungkin mengerti bila ia dipanggil Ardent, tapi kenapa kau Zero?&amp;quot;&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau tak perlu tahu,&amp;quot; Jawab Louise dengan tidak enak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;karena payudaramu?&amp;quot; Tanya Saito, menatap Louise. &#039;&#039;Yup. Kayak papan catur&#039;&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tangan Louise melayang. Saito menghindarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kembali kau!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan Pukul aku tahu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebuah tamparan?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku teringat… gadis ini… kemarin, saat orang lain terbang, ia berjalan. Dan, kemarin malam, saat aku memegannya, ia menendangku di bagian pribadiku.&lt;br /&gt;
Kalau ia memang ingin menghukumku, kan lebih baik kalau ia memakai sihir daripada memukul atau menendangku? Itu akan lebih efektif, dan lebih seperti penyihir. Kenapa ya?&#039;&#039; Pikir Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aula Makan Akademi sihir adalah yang  terpanjang dan terletak di tengah bangunan. Di dalamnya terdapat tiga meja panjang yang sangat panjang yang menghubungkan orang yang makan di sana. Paling tidak ratusan orang bisa muat untuk makan di situ. Meja untuk Louise dan murid tahun kedua adalah di tengah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tampaknya para murid di sini bisa di idntifikasi dengan warna jubah mereka. Dilihat dari pintu masuk, Semua yang duduk di sebelah kiri tampak lebih tua dengan jubah ungu - Tahun ketiga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Murid yang duduk di paling kanan mengenakan jubah coklat - Tahun pertama. Jadi seperti Pembagian Tahun ajaran di Jersey, Pikir Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap Penyihir di sekolah, murid, dan gutu, berkumpul disini untuk sarapan, makan siang, dan makan malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tingkat atas, Saito bisa melohat para guru sedang asik mengobrol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua meja dihias dengan sangat indah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lilin yang banyak, Banyak bunga, keranjang penuh dengan buah…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulut Saito terbuka karena takjub akan keindahan di aula ruang makan. Louise mengangkat kepalanya dengan bangga dan mulai menjelaskan. Matanya memiliki sorot kenakalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akademi Sihir Tristain tidak hanya mengajarkan sihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hampir semua penyihir adalah bangsawan. Sang bangsawan mendapatkan kebangsawanan tersebut dengan cara menggunakan sihir merupakan sebuah fondasi utama dari semua pelajaran yang kami terima sebagai bangsawan. Lalu, aula ruang makan kami pun harus sesuai dengan status bangsawan kami.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Okay...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;mengerti? Biasanya, orang biasa sepertimu takkan bisa menginjakkan kaki di dalam aula ruang makan Alvíss. Berterima kasihlah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya… ntar dulu, apa itu Alviss?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu nama orang-orang kecil. Lihat patung di sebelah sana?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menunjukkan sebuah dinding yang di sana terdapat barisan patung-patung orang kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka dibuat dengan sangat baik. Err, benda itu takkan.. yah… kau tahu kan… hidup di malam hari atau melakukan sesuatu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Rupanya kau tahu ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi memang iya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;yah, mereka menari.cukup. Tarik kursiku, bisa kan? Kau ini memang enggak kompeten sebagai familiar,&amp;quot; Cap Louise, Melipat tangannya dan menaikkan kepalanya, sehingga rambutnya yang seperti stroberi itu terkibas. &#039;&#039;Yah… Cewek duluan deh.&#039;&#039; Saito menarik kursi Louise untuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Louise tidak berterima kasih. Saito juga membawa sebuah kursi untuk duduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Wow!&amp;quot; Teriak Saito. Makanan ini terlalu hebat untuk sarapan. Sebuah Ayam bakar besar memanggil Saito. Di tempat lain ada kue pie berbentuk ikan trout dan wine.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku takkan bisa memakan semua! Aku akan mati jika aku melakukannya! Hey, nona!&amp;quot; dia mengguncang bahu Louise, hanya untuk mendapatkan sebuah tatapan tajam dari Louise. &amp;quot;Kenapa?&amp;quot; Tanya Saito lugu. Louise tetap mempertahankan tatapannya. &amp;quot;iya! Aku akan menjaga kelakukannku. Aku akan berlaku seperti bangsawan! Walaupun aku bukan bangsawan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menunjuk ke lantai, dimana sebuah mangkuk terletak di situ.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;itu mangkuk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;emang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;nampaknya ada yang mencurigakan di situ.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menopang dagunya di tangannya dan bicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kau tahu, seharusnya familiar itu di letak di luar. Kamu ini ada di sini karena aku yang memintanya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, Saito jadinya duduk di lantai seperti orang bodoh, melihat mangkuk yang ada di depannya. Di dalamnya ada daging yang kalau dilihat saja sudah bikin nafsu makan menghilang ditambah dengan sup yang sedikit. Di pojok mangkuk tersebut ada sebuah roti yang nampaknya sangat keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia berusaha melihat ke atas meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia hanya bisa melihat makanan yang spektakuler yang terhidang di meja tersebut. Kalau di bandingkan dengan makanannya, bagaikan langit dan tanah, bertolak belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Brimir yang hebat, dan Ratu kami yang agung, kami berterima kasih atas makanan sederhana yang telah kalian berikan secara sukarela kepada kami pagi ini,&amp;quot; Suara yang serentak dan harmonis untuk berdoa terdengar. Louise juga ikut dalam doa tersebut sambil memejamkan mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bentar dulu, siapa yang memangnya dapat makanan sederhana?&#039;&#039; Saito mengeluh, sambil tetap menatap makanan tersebut. &#039;&#039;Itu mah makanan untuk pesta. Kalau memang ada yang dapat makanan sederhana, itu pasti aku. Sekarang lihat dong isi mangkok ini? Bahkan makanan ini lebih buruk dari member makan hewan.&#039;&#039; Ia ingin protes. &#039;&#039;Bahkan hewan di Jepang dapat makanan yang lebih baik dari ini!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sakit hati karena di perlakukan seperti itu, ia meletakkan tangannya di meja. Hanya untuk ditampar Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito menatap Louise dengan penuh kebencian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kau lakukan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kasih aku ayam. Sedikitpun sudah cukup.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ugh…&amp;quot; Menggerutu, Louise mengoyakkan sedikit kulit ayam dan menjatuhkannya di mangkuk Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana dengan daging?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Enggak, aku enggak mau membuat kebiasaan buruk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise pun kembali melanjutkan makannya dengan antusias.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah, sangat enak, Enak! Aku rasa aku ingin menangis,&amp;quot; Kata Saito, saat ia mengunyah rotinya yang keras.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelas di Akademi sihir sama dengan Kelas yang ada di universitas. Dan seperti yang lain, semuanya terbuat dari batu. Guru yang mengajar terletak di tingkat yang paling bawah dan lantainya bertingkat seperti tangga. Saat Saito dan Louise masuk, Semua murid langsung menatap mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan mereka pun tertawa terbahak-bahak. Kirche ada disana, sedang dikerubuti oleh para lelaki.&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jadi dia memang diperlakukan seperti ratu oleh laki-laki di sini. Yah, mau bagaimana lagi. Kalau dia punya ‘yang besar’ itu, pasti semuanya mendekatinya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Familiar-familiar di sini sangat beragam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salamander Kirche sedang tertidur di bawah kursinya. Ada juga murid yang memiliki burung hantu yang tidur di bahunya. Di jendela, seekor ular besar masuk ke dalam kelas. Seorang anak bersiul dan kepala ular tersebut menaikkan kepalanya. Ada juga yang punya elang dan kucing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi yang membuat Saito tertarik adalah sebuah makhluk fantasy di dunianya. Dia menjadi bersemangat. Banyak sekali hewan-hewan ajaib di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia menemukan sebuah kadal dengan enam kaki. &#039;&#039;Itu pasti…uh…&#039;&#039; saito berusaha mengingat-ingat di game yang ia mainkan. &#039;&#039;Basilisk! Aku ingat di game.&#039;&#039; Ada juga sebuah bola mata besar melayang dengan anggun di tengah udara. &#039;&#039;Apa itu ya?&#039;&#039; Saito memutuskan untuk bertanya pada Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Monster apa itu yang punya mata aneh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seekor Bugbear.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;yang seperti gurita itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seekor Skua.&amp;quot; Louise menjawab dengan suara menyedihkan dan duduk. Saito duduk di sampingnya. Louise menatap Saito dengan tajam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;apa lagi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu tempat duduk penyihir, Familiar tidak boleh duduk di situ.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menggerutu, Ia turun ke lantai. &#039;&#039;Sudah tak dikasih sarapan di meja, tak boleh pula duduk di situ. Tapi mejanya ganggu nih. Terserah deh, aku duduk di situ aja. Kena marah kena marah dah,&#039;&#039; Pikir Saito, dan kembali duduk di kursi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menatap tajam pada Saito lagi, namun tidak berkata apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu terbuka, Seorang guru pun masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia adalah wanita setengah baya yang memakai jubah ungu yang berkembang dan memakai topi. Wajahnya juga menandakan ia seoang yang bersahabat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;apa wanita itu juga penyihir?&amp;quot; bisik Saito pada Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;bukannya sudah pasti?&amp;quot; jawab Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita tersebut melihat sekeliling dan bebicara dengan senyum yang hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;baik semua. Nampaknya Pemanggilan Familiar di musim semi berjalan dengan sukses. Aku, Chevreuse, selalu terhibur akan familiar-familiar baru yang muncul di tiap musim semi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menatap ke bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm… kau memanggil familiar yang agak… aneh, nona Vallière,&amp;quot; Capnya saat ia melihat Saito. Komentar itu sebenarnya tanpa maksud apapun, namun seluruh kelas tertawa terbahak-bahak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Louise si Zero! Jangan mengambil orang biasa dari jalan secara tiba-tiba hanya karena kau tak bisa memanggil apapun!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rambut Louise yang panjang terkibas saat ia berdiri. Ia meninggikan suaranya yang manis karena marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak! Aku melakukan semuanya sesuai dengan perintah! Yang muncul memang dia!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan bohong! Aku bertaruh kau tak bisa menggunakan sihir ‘summon servant’ secara benar, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semuanya tertawa kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nyonya Chevreuse! Aku dihina! Malicorne si Flu biasa sudah menghinaku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise memukul mejanya dengan tinjunya tanda protes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Flu biasa? Aku ini Malicorne si Angin bertiup! Dan aku juga tidak sedang flu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;yah, suaramu itu menandakan kau sedang flu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laki-laki yang bernama Malicorne tersebut berdiri dan menatap Louise tajam. Chevreuse menunjuk mereka dengan tongkat sihirnya dan tiba-tiba mereka berdua seperti diikat oleh tali yang memaksa mereka untuk duduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nona Vallière, tuan Malicorne. Tolong hentikan argument yang tidak berguna ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise tampaknya sangat kesal. Semua usaha perlawanan yang ia tunjukkan tadi langsung menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memanggil temanmu dengan Zero atau Flu biasa tidak dapat diterima. Mengerti?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nyonya Chevreuse, aku hanya memanggilnya sebagai lelucon, tapi Louise menganggapnya serius.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa tawa kecil tersengar dari suatu tempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Chevreuse melihat sekeliling dengan ekspresi yang keras. Ia menunjuk tongkat sihirnya lagi, dan, entah dari mana, mulut murid yang tertawa tadi langsung terisi oleh lumpur merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kalian mungkin akan belajar sesuatu dari hal ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini pasti membuat semua terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;mari kita mulai pelajarannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Chevreuse batuk dengan keras dan menggerakkan tongkat sihirnya. Beberapa batu kecil muncul di atas mejanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kekuatan sihirku di sebut dengan lumpur merah. Chevreuse si lumpur merah. Tahun ini, aku akan mengajarkan kalian semua tentang sihir dari elemen tanah. Kau tahu empat element utama, Tuan Malicorne?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Ya, Nyonya Chevreuse. Mereka adalah Api, Air, tanah dan Angin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Chevreuse mangangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan juga tambahan dengan element yang hilang ‘Void’, mereka merupakan lima element. Setelah semuanya tahu, dari lima element tersebut, tanah merupakan element dengan peran terpenting. Bukan karena afinitasku adalah tanah dan juga bukan karena dari referensi sendiri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lagi, Chevreuse batuk dengan keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sihir tanah sangat penting untuk pembentukan segala sesuatu. Jika bukan karena sihir tanah, kita takkan bisa membuat dan membentuk bahan-bahan yang berguna. Mendirikan bangunan dari batu dan juga memetik hasil bumi juga akan membutuhkan banyak tenaga. Karena itulah, sihir tanah diperlukan dalam kehidupan kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Oo..&#039;&#039; Pikir Saito. &#039;&#039;Jadi dalam dunia ini, sihir sama dengan sains dan teknologi di duniaku. Aku pikir aku tahu kenapa Louise sangat bangga menyebut dirinya seorang penyihir.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;baik, semua, tolong ingat shir dasar tanah yang bernama ‘transmutasi’. Mungkin beberapa sudah mempelajarinya di tahun pertama, jadi mari kita mengulang sebentar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Chevreuse memalingkan wajahnya kepada batu kecil tersebut dan mulai menunjuk tongkatnya ke arah benda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu ia membacakan mantra sihir, dan perlahan batu kecil tersebut mulai bersinar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat cahaya itu redup, batu tersebut telah berubah menjadi unsur yang bersinar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu e-emas, nyonya Chevreuse!?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche menyandarkan dirinya ke depan mejanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;bukan, ini hanya kuningan biasa. Hanya penyihir segiempat yang bisa mentransmutasikannya ke dalam bentuk emas. Aku hanya….&amp;quot; Chevreuse kembali batuk. &amp;quot;Penyihir segitiga…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Louise.&amp;quot; Saito mengganggunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;apa? Ini sedang di tengah jam pelajaran!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa maksud dari segiempat dan segitiga tadi?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;itu adalah banyaknya element yang bisa kau tambahkan dalam sihir, juga sebagai penanda dari tingkat sang penyihir.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Contohnya, kau bisa menggunakan sihir elemen tanah. Tapi bila kau menambahkan sihir api juga, kekuatan keseluruhan juga akan bertambah besar,&amp;quot; Louise menjelaskannya dengan pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oo..&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;para penyihir yang bisa menggabungkan dua sihir tadi disebut penyihir garis. Nyonya Chevreuse, dapat mengabungkan tanah-tanah-api, sehingga disebut penyihir segitiga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;apa yang terjadi jika kau menambahkan sebuah element kepada element tadi juga?&amp;quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ia akan memperkuat element tadi dan menjadikannya lebih kuat dari sebelumnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, jadi dengan kata lain, kau bisa bilang guru itu sudah digolongkan sebagai penyihir kuat karena ia adalah penyihir segitiga?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;berapa yang bisa kau tambahkan Louise?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia tidak menjawab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guru mengetahui mereka sedang berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nona Vallière!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Y-Ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;tolong jangan berbicara di jam pelajaran.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;maaf…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena kau punya waktu untuk berbicara, mungkin aku bisa memintamu untuk mendemonstrasikannya untukku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;eh? Aku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;ya. Coba ubah batu-batu kecil ini menjadi unsure yang kamu suka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise tidak berdiri. Dia masih tetap duduk dengan raut muka serba salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;ayo sana! Dia memanggilmu!&amp;quot; Suruh Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nona Vallière! Ada masalah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyonya Chevreuse memanggilnya lagi, namun Kirche mengangkat tangannya untuk bicara. Suaranya terdengar seperti sedang mengkhawatirkan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;um…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku rasa lebih baik jika kau tidak membiarkannya melakukannya…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;mengapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;itu sangat berbahaya,&amp;quot; Jawab Kirche cepat. Semua murid mengangguk setuju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Berbahaya? Kok bisa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini kali pertama kau mengajar Louise kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;ya, tapi aku dengar ia pekerja keras. Nah, Nona Vallière. Jangan takut. Coba saja. Takkan terjadi apapun walaupun kau melakukan kesalahan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;jangan Louise!&amp;quot; teriak Kirche. Wajahnya pucat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Louise berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku akan melakukannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ekspresi gugup, ia berjalan ke depan kelas dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Chevreuse berdiri di samping Louise dan tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;nona Vallière, Kau harus memvisualisasikan metal yang ingin kau transmutasikan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise mengangguk dengan lucu, lalu ia mulai menggerakkan tongkat sihirnya. Dia tak pernah nampak begitu menawan saat bibirnya mulai melakukan chanting mantra - yang memang berasal dari dunia lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau mengetahui sifat aslinya, Saito terdiam takjub sejenak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena sinar matahari pagi yang menembus jendela, Rambut stroberi Louise nampak berkilau dengan indah. Matanya nampak seperti permata, dan kulitnya yang putih bersih. Hidungnya pun nampak pas untuk seorang bangsawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kalau saja payudaranya sedikit terisi, dia pasti sempurna - malah sangat bagus. Namun bagaimanapun manisnya dia, sifatnya betul-betul mengerikan. Lamun Saito.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun saat ia melamun. Semua murid yang duduk tiba-tiba sembunyi di bawah kursi dengan alasan yang tidak jelas. &#039;&#039;Apa mereka tidak melihat bagaimana manisnya Louise? ia memang tidak terkenal, malah di panggil ‘Zero’ dan dijadikan bahan tertawaan. Namun, coba lihat. Tak ada seorang gadis pun yang manisnya seperti dia. Paling yang bisa mengalahkannya hanya Kirche dalam bentuk penampilan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menutup matanya, Louise membaca mantra pendek dan menghentakkan tongkatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, tiba-tiba batu kecil itu meledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise dan Chevreuse terkena ledakan dan terpental ke papan kapur, saat semuanya menjerit. Familiar yang ketakutan menjadi tak terkendali. Salamander Kirche tiba-tiba terbangun dan berdiri dengan kaki belakangnya, menghembuskan api yang sangat besar. Seekor Manticore terbang dan memecahkan jendela untuk lari. Lalu dari lubang, seekor ular besar yang dari tadi mengintip mulai berdesis dan memakan elang seseorang.&lt;br /&gt;
Kelas berada dalam kekacauan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche berdiri dan menunjuk Louise dengan jarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;itulah mengapa aku tak mengijinkanmu melakukannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ugh, Vallière! Berikan kami sedikit waktu dan pulanglah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lucky ku dimakan seekor ular! Lucky!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito melihat keadaan sekitarnya dengan shok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyonya Chevreuse tertidur di lantai; nampak dari kejangan yang masih tedapat di tubuhnya, dia nampaknya belum mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise yang mempunyai bekas terbakar mulai berdiri. Dia nampaknya sangat menyedihkan. Bajunya yang koyak menampakkan bahunya yang ramping, dan celana dalamnya nampak dari roknya yang koyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Tetap saja ia gadis yang hebat. Bahkan ia tidak merasa bersalah atas apa yang terjadi dalam ruangan kelas. Dia mengambil sapu tangannya untuk menghapus debu di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;nampaknya aku melakukan kesalahan kecil…&amp;quot; Katanya dengan suara kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasti, semuanya tidak menyetujui apa yang Louise katakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu tidak kecil!. Louise si Zero!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;keberhasilanmu masih dan selalu Zero! NOL!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito akhirnya mengerti mangapa mereka semua memanggilnya Zero.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_~_Indonesian_Version:Volume1_Bab6&amp;diff=50514</id>
		<title>Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1 Bab6</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_~_Indonesian_Version:Volume1_Bab6&amp;diff=50514"/>
		<updated>2009-08-28T04:19:57Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Kirche bangun sebelum siang. Sekarang adalah hari Void. Dia melihat ke jendela, dan menemukan seluruh kacanya hilang, dengan tanda terbakar mengelilingi kerangkanya. Masih mengantuk, dia menatap jendela sesaat sebelum mengingat apa yang terjadi malam tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah...Ada banyak orang datang, dan kuterbangkan mereka keluar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berhenti memerhatikan jendelanya setelah itu. Dia bangkit dan mulai berdandan, sementara pikirannya bersemangat &lt;br /&gt;
berpikir bagaimana dia harus menaklukkan Saito hari ini. Kirche adalah seseorang yang memang dilahirkan sebagai pemburu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beres, dia meninggalkan kamar dan mengetuk pintu Louise. Dia menopangkan dagunya pada satu tangan, menyembunyikan senyumnya. &#039;&#039;Saito akan membuka pintunya, dan aku akan langsung memeluk dan menciumnya. Oh...Apa ya yang akan dilakukan Louise bila dia melihat itu..&#039;&#039;.Pikir Kirche.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian, tentu saja...Aku bisa mencoba meliriknya diluar kamar, dan mungkin dia bakal sendirian menghampiriku. Pikiran ditolak tak pernah terlintas di kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, tiada jawaban setelah ketukannya. Dia mencoba membuka pintu tapi terkunci. Tanpa pikir dua kali, dia menggunakan mantra pelepas kuncian pada pintu Louise, dan dihadiahi sebuah klik. Sebenarnya, mantra pelepas kuncian dilarang di akademi, tapi Kirche tak ambil pusing.”Kehendak diatas segalanya” adalah aturan keluarganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kamar itu kosong. Keduanya tak ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche melihat sekeliling kamar. “Tak berubah...kamar yang tawar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tas Louise tak ada disana. Tambahan fakta bahwa Har Void berarti mereka pergi keluar entah kemana. Kirche melihat keluar jendela dan melihat dua orang di punggung kuda, siap pergi. mereka adalah Saito dan Louise. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Pergi keluar, kah? gumam Kirche yang kecewa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berpikir sebentar, dia cepat-cepat pergi meninggalkan kamar Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabitha sedang di kamarnya, tenggelam dalam lautan bukunya. Di bawah rambut biru terang dan kacamatanya adalah mata biru terangnya yang bersinar bagai lautan. Tabitha terlihat 4 atau 5 tahun lebih muda dari usia sebenarnya. Dia bahkan sedikit lebih pendek dari Louise yang sudah pendek, dan tubuhnya agak kurus. Meski begitu, dia tak peduli hal-hal seperti ini. Dia seorang gadis yang tak peduli apa yang dipikirkan orang tentangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabitha menyukai Hari Void. Itu adalah waktu dia bisa tenggelam dalam dunia kesukaannya. Di matanya, orang lain adalah penyusup dalam dunia kecilnya, ini memberi perasaan melankolis padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Belum lama berselang, ketukan keras menggoncang pintunya. Tanpa berdiri, Tabitha hanya mengambil dan mengayunkan tongkatnya, yang terlihat melebihi tingginya.. Dia mengeluarkan “Spell of Tranquility”, sebuah mantra jenis angin. Tabitha merupakan penyihir ahli angin. “Spell of Tranquility” secara mangkus menghalangi ketukan pintu yang mengganggu. Puas dengan itu, dia kembali membaca, ekspresinya tak berubah selama itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian seseorang membuka paksa pintu. Menyadari sang pengganggu, Yabitha menjauhkan pandangannya dari bukunya. Itu Kirche. Dia mulai mengobrolkan sesuatu, tapi karena sihir pesunyi, tiada kata yang sampai pada Tabitha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche mengambil Buku Tabitha, dan kemudian menggenggam bahu si pembaca untuk membuatnya memandangnya. Tabitha menatap Kirche dengan pandangan kosong, wajahnya tak terbaca. Namun, siapun bisa melihat dia memandang tak ramah.&lt;br /&gt;
Tapi Kirche adalah teman Tabitha. Dia mungkin akan menerbangkan keluar orang lain dengan topan. Melihat tiada jalan lain, Tabitha membatalkan sihirnya. Bagaikan kunci yang terbuka, suara Kirche langsung deras keluar.”Tabitha! Bersiaplah, Kita akan pergi!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabitha hanya dengan lembut berkata,”Hari Void&amp;gt;” Penjelasan itu cukup bagi Tabitha, yang ingin mengambil bukunya kembali dari genggaman Kirche. Kirche bangkit dan mengangkat buku itu tinggi-tinggi, perbedaan tinggi mereka menghalangi Tabitha dari bukunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, aku tahu seberapa pentingnya Hari Void bagimu, aku benar-benar mengerti. Tapi sekarang bukan waktunya untuk pembicaraan ini! Aku jatuh cinta! Ini Cinta! Apa kau mengerti sekarang?” Dia tidak, dan emnggelengkan kepalanya. Kirche terbawa emosinya, tapi Tabitha pemikir yang tenang dan dingin. Hanya Tuhan yang tahu mengapa dua orang yang begitu bertolak belakang bisa menjadi sahabat yang baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar...kau takkan bergerak hingga aku menjelaskannya.Ya ampun...AKU JATUH CINTA! Tapi dia Pergi dengan Louise si penganggu itu hari ini! Aku ingin mengejarnya. Dan mencari tahu kemana mereka pergi! Kau mengerti sekarang?” Tabitha tetap tak mengerti, karena dia tetap tak tahu mengapa itu harus diurusinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka baru pergi! Dengan kuda! Kau tahu, aku tak bisa mengejar tanpa familiarmu? Tolonglah, paling tidak dengan itu!” Kirche mulai menangis. Tabitha akhirnya mengangguk. Jadi itu…kau perlu familiarku untuk mengejar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 “Oh, terima kasih…Jadi …Ayo buruan!” Tabitah mengangguk lagi. Kirche adalah temannya, dan dia tak bisa menolak untuk membantu temannya yang memiliki masalah yang tak bisa diatasi sendiri. Agak mengganggu sih, tapi dia tak punya pilihan. Dia membuka jendelanya, dan bersiul, Suara siulan bergema di langit biru untuk sesaat. Kemudian dia melompat keluar jendela.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang tak tahu bakal mikir itu aneh, jika tidak melarangnya. Meski begitu, Kirche mengikuti langkah Tabitha dan melompat keluar tanpa piker-pikir lagi. Sebagai catatan, kamar Tabitha ada di lantai limka. Dia lebih memilih melompat keluar dari jendela dibandingkan lewat pintu karena itu jauh lebih cepat baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayap nan tangguh dan kuat menibak udara. Kemudian, seekor naga angin terbang ke udara dan menerima kedua penumpangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sylphidmu tetap mengagumkan tak peduli sesering apa kumelihatnya!” Kirche menyentuh bagian punggung yang menonjol dan mendesah dalam kekaguman. Ya, benar…familiar Tabitha adalah bayi naga angin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang naga, yang dinamai &amp;quot;Fairies of the Air&amp;quot; oleh Tabitha, secara sempurna dan meyakinkan menangkap aliran keatas disekitar menara, dan mencapai 200 mail di udara dalam sekejap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kemana?” Tabitha menanyai Kirche, datar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche langsung berteriak,”Ku tak tahu…aku lagi panik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabitha tak ambil pusing dan memerintahkan naga anginnya,”dua orang dengan kuda.Jangan dimakan.” Naganya berkoar pendek tanda mengerti. Sisik birunya berkilau, dan sayapnya mengepak kuat di udara. Ia terbang tinggi di udara, melihat ke bawah untuk mencari seekor kuda; sebuah tugas mudah bagi naga angin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Puas bahwa familiarnya melakukan tugasnya, Tabitha merebut kembali bukunya dari tangan Kirche, menyandarkan diri pada naganya, dan mulai membaca lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Saito dan Louise berjalan santai di jalan kota Tristain, setelah mearkir kuda pinjaman dari sekolah di kandang kuda gerbang kota.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pinggang saito nyeri dan kaku, ini kali pertama dia naik kuda sih.”Pinggangku sakit…” Saito melenguh sambil berjalan pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menatap Saito dan cemberut.”Kau tak berguna. Kau bahkan tak pernah naik kuda sebelumnya? Jelata memang…”&lt;br /&gt;
“Dan kau sangat mengganggu. Kita sudah diatasnya tiga jam penuh.”&lt;br /&gt;
“Memangnya kita bisa jalan kaki kesini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski nyeri, Saito dengan penasaran melihat sekelilingnya. Jalan batu cobble putih…rasanya seperti taman bermain disini. Dibandingkan dengan akademi, ada lebih banyak orang dengan kenampakan biasa disini. Di sisi jalan pedagang menjual buah dan daging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cinta saito pada tempat eksotis tiba-tiba bangkit. Tapi ini merupakan dunia yang aneh. Ada orang yang jalan satai dan ada pula yang berlari terburu-buru. Lelaki dan perempuan dari segala usia berjalan di jalan. Ini tak beda dengan dunia Saito, meski jalannya sedikit lebih sempit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sedikit padat dsini…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Padat? Ini merupakan jalan yang lebar tahu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya segini?” bahkan lebarnya kurang dari 5 meter. Dengan begitu banyak orang, setiap langkah trasa sempit.&lt;br /&gt;
‘Bourdonné Street, jalan terlebar Tristain. Istana tinggal lurus saja.” Louise menunjuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ke istana kalau begitu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa urusannya kita mengunjungi Yang Mulia Ratu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ingin memintanya meningkatkan porsi makananku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jalan-jalan dipenuhi took-toko. Saito, dengan penuh rasa kepenasaran, tak bisa melepaskan matanya. Saat dia melihat pada katak berbentuk aneh dalam botol di tikar pedagang, Louise menarik dengan menjewernya.”Hey, jangan berjalan di sudut. Ada banyak copet dan pencuri disana. Kau menjaga dompetku dalam jaketmu kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise bilang dompet adalah untuk dibawa pelayan, dan tanpa ampun memberikan tugas itu pada Saito. Dompetnya penuh terisi koin emas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Iya…Iya…Dengan sangat hati-hati. Bagaimana bisa orang mencuri sesuatu yang begitu berat?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“dengan sihir, itu bisa dilakukan dalam sedetik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tidak ada seorangpun disekitar yang terlihat seperti penyihir. Saito belajar untuk membedakan antara jelata dan penyihir di akademi. Penyihir selalu berjubah, dan terlihat sangat arogan ketika berjalan. Berdasarkan perkataan Louise, itu adalah sikap berjalan ningrat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah mereka semua jelata?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja, tapi tidak semua penyihir ningrat. Jika dengan alasan tertentu seorang ningrat keluar dari keluarganya, membuang nama keluarganya atas keinginannya sendiri, diturunkan statusnya menjadi tentara bayaran atau penjahat…Hey! Apa kau mendengar?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito mengacuhkannya. Dia terlalu terpaku dengan tanda-tanda jalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang tertulis di tanda berbentuk botol itu’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 “Brewery.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan apa yang tertulis di tanda dengan silang yang besar itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu pusat perekrutan penjaga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito berhnti pada tiap tanda yang memiliki arti, dan Louise harus menarik pergelangannya setiap waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“OK., ok, aku mengerti, kau tak harus buru-buru seperti itu. Diamana took Blacksmith?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di sini. Mereka tak hanya menjual pedang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise berjalan masuk jalan yang lebih sempit. Bau menyengat, dari kumpulan sampah dan yang kotor-kotor di lantai, menyerang hidung mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar-benar kotor disini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kubilang kan ningrat tak sering-sering kesini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada persimpangan keempat, Louise berhnti dan memperhatikan sekelilingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seharusnya dekat Toko Potion Peyman…Aku ingat ia disekitaran sini…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat tanda perunggu dan berteriak gembira.”Ah! Ketemu juga!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah tanda berbetuk pedang tergantung dibawahnya. Sepertinya inilah Toko persenjataan. Dinding dan raknya terisi senjata yang berantakan. Sbuah Baju besi nan detil menghiasi ruangan. Seorang tua dalam 50-nya dan merokok dengan pipa memandang Louise curiga. Itu, hingga ia melihat pentagram pada kancing emasnya. Dia melepaskan pipanya dan mengatakan,:Hai putrid! Putri bangsawan ku! Seluruh barangku disini asli dan harganya tepat! Tiada kejahatan disini!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan menjadi pelangganmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh…itu agak aneh…seorang ningrat membeli sebuah pedang! Agak mengherankan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mengapa begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya…pendeta mengayunkan tongkat suci, prajurit mengayunkan pedang, dan ningrat mengayunkan tongkat sihir. Bukankah itu aturannya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, bukan aku yang akan menggunakannya, tapi familiarku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahh…seorang familiar yang bisa pedang, hah?” sang penjaga took berkata ddengan suara yang hidup, dan memandang Saito. “Aku percaya itu adalah dia yang disana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Louise mengangguk. Pada saat ini, Saito telah tertarik dengan koleksi pedang toko yang melimpah, terkadang berteriak “Wah!” dan “ini keren banget!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise mengacuhkan Saito, dan melanjutkan,” Aku kurang tahu tentang pedang, jadi tunjukkanku apapun yang masuk akal.”&lt;br /&gt;
Sang penjaga toko dengan ringannya memasuki bengkelnya, diam-diam ttersenyum.”Oh, ini terlalu untuk nyata…Aku bisa menaikkan harga tinggi-tinggi dengan ini…”Sesaaat kemudian, dia kembali dengan pedang panjang sekira satu mail.Ia merupakan pedang yang terhias indah. Ia terlihat bisa diayunkan dengan satu lengan. Bahkan ada pelindung tangan di pegangan pendeknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang penjaga tolo berkata seakan dia baru saja memikirkan sesuatu,” Pikir-pikir, sepertinya para ningrat mulai suka membolehkan pelayan mereka berpedang akhir-akhir ini. Terakhir kali mereka kesini untuk mengambil satu, mereka mengambil yang ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ooh…Sebuah pedang berkilau dan berkilat.Sangat cocok untuk seorang ningrat, piker Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu trendnya?”Tanya louise. Si penjaga toko mengangguk secara alami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya benar. Sepertinya ada peningkatan pencurian di jalan kota tristain akhir-akhir ini…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Pencurian?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Beberapa pencuri penyihir yang memanggil dirinya “‘Fouquet the Crumbling Dirt,” dan aku dengar dia mencuri banyak harta dari para ningrat. Para ingrate itu mencak-mencak, jadi mereka mempersenjatai pelayan mereka dengan pedang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise tak tertarik dengan pencuri dan fokus pada pedangnya. Sepertinya ia akan patah dalam sekejap. Saito memakai pedang yang jauh lebih besar dulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebaiknya lebih besar dan lebar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nona, tolong maafkan diriku – pedang dan orang memiliki kecocokan, seperti lelaki dan peperempuan. Dari yang kulihat, pedang ini sangat cocok sekali untuk familiar nona ningrat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidakkah aku mengatakan aku ingin yang lebih besar dan lebar?”kata Louise, merendahkan kepalanya tak sabar. Sang penjaga toko masuk lagi, , sambil ingat untuk diam-diam menggerutu,”Oh, si latmen…”Setelah berapa saat, dia kembali, dengan satu tangan menggosok barang baru dengan kain berminyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana dengan yang ini?” Ia merupakan pedang besar yang bagus sekir 1,5 mail. Pegangannya dibuat untuk dua tangan dan dihiasi permata-permata. Bilah pedang yang bagai kaca memantulkan cahaya dengan sinar yang tak tertndingi. Siapapun bisa melihat dan mengatakan ia bilah yang lebar dan sangat tajam.“Ini yang terbaik dari yang kumiliki. Daripda mengatakan ini untuk para ningrat, ia lebih seperti sesuatu yang ingin dipakai para ningrat di pinggang, tapi itu hanyalah untuk orang kuat. Jika tidak, menyandangnya di punggung tak buruk juga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito mendekat, matanya menatap pedang itu.’Keren, Pedang ini terlihat begitu perkasa.” Saito langsung menginginkannya. Ia merupakan pedang yang luarbiasa tak peduli bagaimanapun dia melihatnya. Aku pikir ini yang terbaik…piker Louise, melihat kegirangan Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berapa?”Tanyanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah…Ia dibuat alkemis terkenal Germania Lord Shupei. Ia bisa memotong menembus logam bagaikan mentega karena sihir disuntikkan padanya! Lihat tanda disini?” Sang penjaga toko dengan bangga menunjuk kata-kata di pegangannya. “Kau tak bisa mendapatkannya lebih murah di tempat lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah…aku kan ningrat.” Louise mengangkat kepalanya tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu, sang penjaga toko terang-terangan member harga,”itu hanya 3000 koin emas baru.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?! Kau bisa beli rumah liburan lengkap dengan tamannya dengan itu! Kata Louise, terkejut. Saito, yanbg tak tahu bagaiaman harga uang disini, berdiri saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah pedang terkenal memang seharga satu benteng, Nona. Sebuah rumah liburan murah bila dibandingkan dengan ini.”&lt;br /&gt;
“…Aku hanya bawa 100 koin emas baru…”.Louise, sebagai ningrat, hanya punya sedikit keahlian menawar, dan membuat tabu memberikan detil isi dompetnya. Sang penjaga toko melambaikan tangannya tak acuh. “Ayolah…bahkan pedang panjang standar pun sekurang-kurangnya 200 koin emas baru.” Muka Louise berubah merah…Aku bahkan ga tahu pedang segitu mahalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa…kita ga bisa beli ini?” kata Saito dengan nada kecewa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya…harus ke yang lebioh murah euy.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangsawan selalu arogan, dan sekarang…”keluh Saito. Pada titik ini, Louise menatapnya tajam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tahu seberapa mahal ramuan, karena seseorang mendapati dirinya terluka parah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maaf,” Saito menundukkan kepalanya dalam malu. Dia masih dengan enggan mengelus pedang itu.”Tapi aku benar-benar suka pedang ini…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itu, sebuah suara lelaki nan berat terdengar dari tumpukan pedang yang berantakan,”Jangan bangga duylu, bocah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise dan Saito mencari sumber suara. Sang penjaga toko memegang kepalanya sesaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mengapa kau tak berkaca pada dirimus sendiri?Kau? Menyandang pedang itu? Jangan buatku tertawa. Kau hanya pantas untuk tongkat!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau bilang?” saito tak menerima penghinaan itu dengan ramah, tapi tiada apapun di arah suara yang bisa jadi sasaran.Hanya tumpukan pedang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau mengerti, pulanglah.Ya,Kau! Si gadis ningrat yang disitu!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kasar sekali kau!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito pelan-pelan menghampiri sumber suara.”Apa…tidak ada siapapun disini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa matamu Cuma hiasan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito melihat kebelakang. Apa? Rupanya pedanglah sumber suaranya. Suara itu datang dari pedang yang sudah rusak dan berkarat.”Pedang berbicara!” klaim Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang penjaga toko tiba-tiba berteriak marah.”Derf! Jangan berkata tak sopan pada pelanggan!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Derf?”Saito dengan hati-hati memeriksa pedang tersebut. Panjangnya sama dengan pedang panjang tadi, meski bilahnya kurang lebar. Ia tipis, meski permukaannya dilapisi karat, dan siapapun tak bisa mengatakannya dibuat dengan baik.&lt;br /&gt;
“Pelanggan? Pelanggan yang tak bisa menyandang pedang?kau pasti bercanda.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa mungkin…ini pedang sentient?” Tanya Louise,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, benar, Nona. Ia pedang sentient, magis dan pintar. Aku membayangkan siapa penyihir yang membuat pedang bicara…tapi lidahnya busuk, dan selalu berdebat dengan para pelangganku..Hei, Derf! Teruskan itu dan kuminta ningrat disini melelehkanmu!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terdengar bagus bagiku! Aku ingin melihat kau mencobanya! Aku agaknya lelah dengan dunia ini. Rasanya senang sekali dilelehkan!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagus! Ku akan melelehkanmu!” Sang penjaga toko menghampiri, tapi Saito menghentikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Itu sangat disayangkan…bukankah pedang yang berbicara agak penting?” Saito menatapnya ”Kau Derf, kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Salah besar! Derflinger-sama! Ingat itu!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sama kaya orang, ia bahkan punya nama beneran.” Gumam Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Namaku Hiraga Saito.Senang bertemu denganmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang pedang diam, dan tampaknya meneliti Saito, setelah berapa lama, ia angkat bidara, pelan. ”Jadi kau datang…kau seorang pemakai?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pemakai?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm…kau bahkan ga tahu kekuatanmu yang sebenarnya, huh? Ya sudahlah! Beli aku, teman!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baiklah, aku membelimu,”kata Saito. Si pednag diam lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Louise, aku ambil ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise dengan enggan berkata,”oh…kau menginginkannya? Kau tak bisa ambil yang lebih baik yang tak bicara?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau juga tak menyukainya? Kupikir pedang berbicara keren juga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Makanya aku ga suka.” Keluh Louise. Tapi dia tak cukup untuk mendapatkan yang lain, jadi dia menanyai penjaga toko,”Itu berapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh…100-lah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya itu kemurahan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Untuk yang itu? Biar saja itu diambil murah.” Dia mengibaskan tangannya tak acuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito mengambil dompet Louise dari kantung jaketnya, dan menumpahkan isinya ke counter. Satu per satu, koin-koin emas berjatuhan pada permukaan kayunya. Setelah menghitungnya dengan hati-hati, sang penjaga toko akhirnya mengangguk.”Terima kasih atas kepercayaannya!” kata sang penjaga toko sambil menyarungkan pedang itu dan memberikannya pada Saito.”Jika ia berisik, asah saja di batu asah, dan ia bakal diam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito mengangguk dan menerima Derflinger.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang menonton Louise dan saito meninggalkan toko senjata—Kirche dan Tabitha. Kirche melihat keduanya dari baying-bayang jalan, dan dengan gemas menggigit bibirnya.”Louise si Zero…mencoba menghangatkan hubungan mu dengan Saito dengan sebuah pedang, huh? Menyerang dengan hadiah cepat-cepat setelah tahu dia mangsaku? Apaan tuh? ”Kirche menginjak tanah, marah. Tabitha, yang tugasnya sudah selesai, ayik dengan bukunya kaya biasa. Sylphid berputar-putar di angkasa di atas mereka. Mereka telah membuntuti keduanya segera setelah menemukan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche menunggu hingga mereka sudah jauh, dan langsung berlari masuk toko senjata. Sang penjaga toko menatap Kirche, sepertinya terkejut tak percaya.”Wow…ningrat lain? Apa sih yang terjadi hari ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hei bos disana…” Kirche memainkan rambutnya, dan memasang senyum manis di bibirnya. Wajah sang penjaga toko berupah merah padam dibawah godaan yang tiba-tiba ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tahu apa yang dibeli ningrat tadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah pedang…dia membeli sebuah pedang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oo…Jadi dia mendapatkannya sebuah pedang…pedang macam apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang kotor dan berkarat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berkarat? Mengapa?”      &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena uangnya tak cukup.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche tertawa, tangannya di dagu. ‘Dia bangkrut! Vallière! Rumahmu bakal nagis untuk ini!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uh…apa nona hendak membeli pedang juga?” Sang penjaga toko bergairah, tak hendak melepaskan kesempatan. Bangsawan ini terliahat kaya dan penuh terisi dibandingkan yang kecil itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm…Tunjukkan yang terbaik darimu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia lalu masuk kedalam, menggosok tangannya dalam kegembiraan. Dia kembali, tentu saja, dengan pedang panjang yang ditunjukkannya pada Saito tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahh..sebuah pedang yang dibuat dengan luar biasa!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau punya pandangan yang bagus. Pelayan bangsawan tadi benar-benar menginginkan yang ini, tapi kemahalan buat mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitukah?” Pelayan bangsawan? Jadi Saito pengen ini toh!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja…Pedang ini dibuat alkemis terkenal Germania Lord Shupei. Ia bisa membelah melalui logam bagai mentega karena sihir disuntikkan kedalamnya! Lihat tanda disini?” Sang penjaga toko mengulang apa yang dikatakannya sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche mengangguk.”Berapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang penjaga toko menginginkan lebih karena Kirche tyerlihat lebih kaya,”Hmm…Untuk koin emas baru, 4500.”&lt;br /&gt;
“Hmm…itu sangat berharga rupanya.” Kata Kirche masam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah…Pedang hebat perlu dibayar untuk kegunaannya, kan?”  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche berpikir sebentar, lalu menggerakkan badannya pelan-pelan ke sang penjaga toko.”Boss…Bukankah ini sedikit mahal?” Dielus di lehernya, sang penjaga toko tiba-tiba kehilangan napasnya. Nafsunya merebak di kepalanya.&lt;br /&gt;
 “Uh…tapi pedang hebat…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche duduk di counter, mengangkat betis kirinya,”Bukankah harganya agak ketinggian?” Dia pelan-pelan mengangkat kaki kirinya pada counter.. Sang penjaga toko tak bisa menahan matanya untuk memandang pahanya.&lt;br /&gt;
“I-itu benar, 4000 emas baru kalau begitu…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche mengangkat pahanya lebih jauh sehingga dia hamper bisa melihat apa yang ada di antaranya.&lt;br /&gt;
“Ah, tidak-tidak, 3000 juga bisalah…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya mulai panas disini…” Kirche mengacuhkannya, hanya membuka kancing kemejanya.”Aku merasa benar-benar panas disini. Tolong bantu melepaskan kemejaku, aku mohon…” Dia melemparkan ekspresinya yang paling menggoda pada sang penjaga toko.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah…salah,salah… harganya 2500!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche melepaskan satu kancing, dan memandang penjaga toko.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“!800! 1800 jadilah!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kancing lain dilepas dan memperlihatkan belahannya Kirche memandangnya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, 1600 sajalah!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche menghentikan aksi kancingnya dan beralih pada roknya, mengangkatnya sedikit. Sang penjaga toko terlihat tak bisa menahan dirinya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana kalau 1000?” usulnya, dan pelan-pelan mengangkat roknya lebih tinggi. Sang penjaga terlihat ngos-ngosan dan siap meledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Kirche berhenti. Napas cepat penjaga toko berubah jadi desahan yang menyedihkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh…ohhhhh…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche meluruskan dirinya, dan menanyakan lagi,”1000.’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh! 1000 bisa!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche turun dari counter, cepat-cepat menulis cek, dan membantingnya ke counter. ”Terbeli!” Dia kemudian mengambil pedang itu dan meninggalkan toko, meninggalkan penjaga toko untuk menatap ceknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa saat, dia kemudian mendapatkan kembali akal sehatnya, dan memegang kepalanya.”SIALAN! AKU JUAL DIA HANYA UNTUK 1000?!” Dia lalu mengambil sebotol liquor dari kabinetnya.”Ohh…aku dihabisi hari ini…”&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_~_Indonesian_Version:Volume1_Bab6&amp;diff=50513</id>
		<title>Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1 Bab6</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_~_Indonesian_Version:Volume1_Bab6&amp;diff=50513"/>
		<updated>2009-08-28T04:16:34Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Kirche bangun sebelum siang. Sekarang adalah hari Void. Dia melihat ke jendela, dan menemukan seluruh kacanya hilang, dengan tanda terbakar mengelilingi kerangkanya. Masih mengantuk, dia menatap jendela sesaat sebelum mengingat apa yang terjadi malam tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah...Ada banyak orang datang, dan kuterbangkan mereka keluar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Dia berhenti memerhatikan jendelanya setelah itu. Dia bangkit dan mulai berdandan, sementara pikirannya bersemangat memplot bagaimana dia harus menaklukkan Saito hari ini. Kirche adalah pemburu yang dilahirkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beres, dia meninggalkan kamar dan mengetuk pintu Louise. Dia menopangkan dagunya pada satu tangan, menyembunyikan senyumnya. Saito akan membuka pintunya, dan aku akan langsung memeluk dan menciumnya. Oh...Apa ya yang akan dilakukan Louise bila dia melihat itu...Pikir Kirche.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian, tentu saja...Aku bisa mencoba meliriknya diluar kamar, dan mungkin dia bakal sendirian menghampiriku. Pikiran ditolak tak pernah terlintas di kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, tiada jawaban setelah ketukannya. Dia mencoba membuka pintu tapi terkunci. Tanpa pikir dua kali, dia menggunakan mantra pelepas kuncian pada pintu Louise, dan dihadiahi sebuah klik. Sebenarnya, mantra pelepas kuncian dilarang di akademi, tapi Kirche tak ambil pusing.”Kehendak diatas segalanya” adalah aturan keluarganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kamar itu kosong. Keduanya tak ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche melihat sekeliling kamar. “Tak berubah...kamar yang tawar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tas Louise tak ada disana. Tambahan fakta bahwa Har Void berarti mereka pergi keluar entah kemana. Kirche melihat keluar jendela dan melihat dua orang di punggung kuda, siap pergi. mereka adalah Saito dan Louise. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Pergi keluar, kah? gumam Kirche yang kecewa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berpikir sebentar, dia cepat-cepat pergi meninggalkan kamar Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabitha sedang di kamarnya, tenggelam dalam lautan bukunya. Di bawah rambut biru terang dan kacamatanya adalah mata biru terangnya yang bersinar bagai lautan. Tabitha terlihat 4 atau 5 tahun lebih muda dari usia sebenarnya. Dia bahkan sedikit lebih pendek dari Louise yang sudah pendek, dan tubuhnya agak kurus. Meski begitu, dia tak peduli hal-hal seperti ini. Dia seorang gadis yang tak peduli apa yang dipikirkan orang tentangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabitha menyukai Hari Void. Itu adalah waktu dia bisa tenggelam dalam dunia kesukaannya. Di matanya, orang lain adalah penyusup dalam dunia kecilnya, ini memberi perasaan melankolis padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Belum lama berselang, ketukan keras menggoncang pintunya. Tanpa berdiri, Tabitha hanya mengambil dan mengayunkan tongkatnya, yang terlihat melebihi tingginya.. Dia mengeluarkan “Spell of Tranquility”, sebuah mantra jenis angin. Tabitha merupakan penyihir ahli angin. “Spell of Tranquility” secara mangkus menghalangi ketukan pintu yang mengganggu. Puas dengan itu, dia kembali membaca, ekspresinya tak berubah selama itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian seseorang membuka paksa pintu. Menyadari sang pengganggu, Yabitha menjauhkan pandangannya dari bukunya. Itu Kirche. Dia mulai mengobrolkan sesuatu, tapi karena sihir pesunyi, tiada kata yang sampai pada Tabitha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche mengambil Buku Tabitha, dan kemudian menggenggam bahu si pembaca untuk membuatnya memandangnya. Tabitha menatap Kirche dengan pandangan kosong, wajahnya tak terbaca. Namun, siapun bisa melihat dia memandang tak ramah.&lt;br /&gt;
Tapi Kirche adalah teman Tabitha. Dia mungkin akan menerbangkan keluar orang lain dengan topan. Melihat tiada jalan lain, Tabitha membatalkan sihirnya. Bagaikan kunci yang terbuka, suara Kirche langsung deras keluar.”Tabitha! Bersiaplah, Kita akan pergi!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabitha hanya dengan lembut berkata,”Hari Void&amp;gt;” Penjelasan itu cukup bagi Tabitha, yang ingin mengambil bukunya kembali dari genggaman Kirche. Kirche bangkit dan mengangkat buku itu tinggi-tinggi, perbedaan tinggi mereka menghalangi Tabitha dari bukunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, aku tahu seberapa pentingnya Hari Void bagimu, aku benar-benar mengerti. Tapi sekarang bukan waktunya untuk pembicaraan ini! Aku jatuh cinta! Ini Cinta! Apa kau mengerti sekarang?” Dia tidak, dan emnggelengkan kepalanya. Kirche terbawa emosinya, tapi Tabitha pemikir yang tenang dan dingin. Hanya Tuhan yang tahu mengapa dua orang yang begitu bertolak belakang bisa menjadi sahabat yang baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar...kau takkan bergerak hingga aku menjelaskannya.Ya ampun...AKU JATUH CINTA! Tapi dia Pergi dengan Louise si penganggu itu hari ini! Aku ingin mengejarnya. Dan mencari tahu kemana mereka pergi! Kau mengerti sekarang?” Tabitha tetap tak mengerti, karena dia tetap tak tahu mengapa itu harus diurusinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mereka baru pergi! Dengan kuda! Kau tahu, aku tak bisa mengejar tanpa familiarmu? Tolonglah, paling tidak dengan itu!” Kirche mulai menangis. Tabitha akhirnya mengangguk. Jadi itu…kau perlu familiarku untuk mengejar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 “Oh, terima kasih…Jadi …Ayo buruan!” Tabitah mengangguk lagi. Kirche adalah temannya, dan dia tak bisa menolak untuk membantu temannya yang memiliki masalah yang tak bisa diatasi sendiri. Agak mengganggu sih, tapi dia tak punya pilihan. Dia membuka jendelanya, dan bersiul, Suara siulan bergema di langit biru untuk sesaat. Kemudian dia melompat keluar jendela.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang tak tahu bakal mikir itu aneh, jika tidak melarangnya. Meski begitu, Kirche mengikuti langkah Tabitha dan melompat keluar tanpa piker-pikir lagi. Sebagai catatan, kamar Tabitha ada di lantai limka. Dia lebih memilih melompat keluar dari jendela dibandingkan lewat pintu karena itu jauh lebih cepat baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayap nan tangguh dan kuat menibak udara. Kemudian, seekor naga angin terbang ke udara dan menerima kedua penumpangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sylphidmu tetap mengagumkan tak peduli sesering apa kumelihatnya!” Kirche menyentuh bagian punggung yang menonjol dan mendesah dalam kekaguman. Ya, benar…familiar Tabitha adalah bayi naga angin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang naga, yang dinamai &amp;quot;Fairies of the Air&amp;quot; oleh Tabitha, secara sempurna dan meyakinkan menangkap aliran keatas disekitar menara, dan mencapai 200 mail di udara dalam sekejap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kemana?” Tabitha menanyai Kirche, datar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche langsung berteriak,”Ku tak tahu…aku lagi panik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabitha tak ambil pusing dan memerintahkan naga anginnya,”dua orang dengan kuda.Jangan dimakan.” Naganya berkoar pendek tanda mengerti. Sisik birunya berkilau, dan sayapnya mengepak kuat di udara. Ia terbang tinggi di udara, melihat ke bawah untuk mencari seekor kuda; sebuah tugas mudah bagi naga angin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Puas bahwa familiarnya melakukan tugasnya, Tabitha merebut kembali bukunya dari tangan Kirche, menyandarkan diri pada naganya, dan mulai membaca lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Saito dan Louise berjalan santai di jalan kota Tristain, setelah mearkir kuda pinjaman dari sekolah di kandang kuda gerbang kota.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pinggang saito nyeri dan kaku, ini kali pertama dia naik kuda sih.”Pinggangku sakit…” Saito melenguh sambil berjalan pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menatap Saito dan cemberut.”Kau tak berguna. Kau bahkan tak pernah naik kuda sebelumnya? Jelata memang…”&lt;br /&gt;
“Dan kau sangat mengganggu. Kita sudah diatasnya tiga jam penuh.”&lt;br /&gt;
“Memangnya kita bisa jalan kaki kesini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski nyeri, Saito dengan penasaran melihat sekelilingnya. Jalan batu cobble putih…rasanya seperti taman bermain disini. Dibandingkan dengan akademi, ada lebih banyak orang dengan kenampakan biasa disini. Di sisi jalan pedagang menjual buah dan daging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cinta saito pada tempat eksotis tiba-tiba bangkit. Tapi ini merupakan dunia yang aneh. Ada orang yang jalan satai dan ada pula yang berlari terburu-buru. Lelaki dan perempuan dari segala usia berjalan di jalan. Ini tak beda dengan dunia Saito, meski jalannya sedikit lebih sempit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sedikit padat dsini…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Padat? Ini merupakan jalan yang lebar tahu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hanya segini?” bahkan lebarnya kurang dari 5 meter. Dengan begitu banyak orang, setiap langkah trasa sempit.&lt;br /&gt;
‘Bourdonné Street, jalan terlebar Tristain. Istana tinggal lurus saja.” Louise menunjuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ke istana kalau begitu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa urusannya kita mengunjungi Yang Mulia Ratu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ingin memintanya meningkatkan porsi makananku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jalan-jalan dipenuhi took-toko. Saito, dengan penuh rasa kepenasaran, tak bisa melepaskan matanya. Saat dia melihat pada katak berbentuk aneh dalam botol di tikar pedagang, Louise menarik dengan menjewernya.”Hey, jangan berjalan di sudut. Ada banyak copet dan pencuri disana. Kau menjaga dompetku dalam jaketmu kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise bilang dompet adalah untuk dibawa pelayan, dan tanpa ampun memberikan tugas itu pada Saito. Dompetnya penuh terisi koin emas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Iya…Iya…Dengan sangat hati-hati. Bagaimana bisa orang mencuri sesuatu yang begitu berat?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“dengan sihir, itu bisa dilakukan dalam sedetik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tidak ada seorangpun disekitar yang terlihat seperti penyihir. Saito belajar untuk membedakan antara jelata dan penyihir di akademi. Penyihir selalu berjubah, dan terlihat sangat arogan ketika berjalan. Berdasarkan perkataan Louise, itu adalah sikap berjalan ningrat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah mereka semua jelata?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja, tapi tidak semua penyihir ningrat. Jika dengan alasan tertentu seorang ningrat keluar dari keluarganya, membuang nama keluarganya atas keinginannya sendiri, diturunkan statusnya menjadi tentara bayaran atau penjahat…Hey! Apa kau mendengar?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito mengacuhkannya. Dia terlalu terpaku dengan tanda-tanda jalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang tertulis di tanda berbentuk botol itu’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 “Brewery.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan apa yang tertulis di tanda dengan silang yang besar itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu pusat perekrutan penjaga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito berhnti pada tiap tanda yang memiliki arti, dan Louise harus menarik pergelangannya setiap waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“OK., ok, aku mengerti, kau tak harus buru-buru seperti itu. Diamana took Blacksmith?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di sini. Mereka tak hanya menjual pedang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise berjalan masuk jalan yang lebih sempit. Bau menyengat, dari kumpulan sampah dan yang kotor-kotor di lantai, menyerang hidung mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benar-benar kotor disini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kubilang kan ningrat tak sering-sering kesini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada persimpangan keempat, Louise berhnti dan memperhatikan sekelilingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seharusnya dekat Toko Potion Peyman…Aku ingat ia disekitaran sini…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melihat tanda perunggu dan berteriak gembira.”Ah! Ketemu juga!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah tanda berbetuk pedang tergantung dibawahnya. Sepertinya inilah Toko persenjataan. Dinding dan raknya terisi senjata yang berantakan. Sbuah Baju besi nan detil menghiasi ruangan. Seorang tua dalam 50-nya dan merokok dengan pipa memandang Louise curiga. Itu, hingga ia melihat pentagram pada kancing emasnya. Dia melepaskan pipanya dan mengatakan,:Hai putrid! Putri bangsawan ku! Seluruh barangku disini asli dan harganya tepat! Tiada kejahatan disini!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku akan menjadi pelangganmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh…itu agak aneh…seorang ningrat membeli sebuah pedang! Agak mengherankan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mengapa begitu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya…pendeta mengayunkan tongkat suci, prajurit mengayunkan pedang, dan ningrat mengayunkan tongkat sihir. Bukankah itu aturannya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, bukan aku yang akan menggunakannya, tapi familiarku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahh…seorang familiar yang bisa pedang, hah?” sang penjaga took berkata ddengan suara yang hidup, dan memandang Saito. “Aku percaya itu adalah dia yang disana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Louise mengangguk. Pada saat ini, Saito telah tertarik dengan koleksi pedang toko yang melimpah, terkadang berteriak “Wah!” dan “ini keren banget!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise mengacuhkan Saito, dan melanjutkan,” Aku kurang tahu tentang pedang, jadi tunjukkanku apapun yang masuk akal.”&lt;br /&gt;
Sang penjaga toko dengan ringannya memasuki bengkelnya, diam-diam ttersenyum.”Oh, ini terlalu untuk nyata…Aku bisa menaikkan harga tinggi-tinggi dengan ini…”Sesaaat kemudian, dia kembali dengan pedang panjang sekira satu mail.Ia merupakan pedang yang terhias indah. Ia terlihat bisa diayunkan dengan satu lengan. Bahkan ada pelindung tangan di pegangan pendeknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang penjaga tolo berkata seakan dia baru saja memikirkan sesuatu,” Pikir-pikir, sepertinya para ningrat mulai suka membolehkan pelayan mereka berpedang akhir-akhir ini. Terakhir kali mereka kesini untuk mengambil satu, mereka mengambil yang ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ooh…Sebuah pedang berkilau dan berkilat.Sangat cocok untuk seorang ningrat, piker Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu trendnya?”Tanya louise. Si penjaga toko mengangguk secara alami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya benar. Sepertinya ada peningkatan pencurian di jalan kota tristain akhir-akhir ini…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Pencurian?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Beberapa pencuri penyihir yang memanggil dirinya “‘Fouquet the Crumbling Dirt,” dan aku dengar dia mencuri banyak harta dari para ningrat. Para ingrate itu mencak-mencak, jadi mereka mempersenjatai pelayan mereka dengan pedang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise tak tertarik dengan pencuri dan fokus pada pedangnya. Sepertinya ia akan patah dalam sekejap. Saito memakai pedang yang jauh lebih besar dulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebaiknya lebih besar dan lebar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nona, tolong maafkan diriku – pedang dan orang memiliki kecocokan, seperti lelaki dan peperempuan. Dari yang kulihat, pedang ini sangat cocok sekali untuk familiar nona ningrat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidakkah aku mengatakan aku ingin yang lebih besar dan lebar?”kata Louise, merendahkan kepalanya tak sabar. Sang penjaga toko masuk lagi, , sambil ingat untuk diam-diam menggerutu,”Oh, si latmen…”Setelah berapa saat, dia kembali, dengan satu tangan menggosok barang baru dengan kain berminyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana dengan yang ini?” Ia merupakan pedang besar yang bagus sekir 1,5 mail. Pegangannya dibuat untuk dua tangan dan dihiasi permata-permata. Bilah pedang yang bagai kaca memantulkan cahaya dengan sinar yang tak tertndingi. Siapapun bisa melihat dan mengatakan ia bilah yang lebar dan sangat tajam.“Ini yang terbaik dari yang kumiliki. Daripda mengatakan ini untuk para ningrat, ia lebih seperti sesuatu yang ingin dipakai para ningrat di pinggang, tapi itu hanyalah untuk orang kuat. Jika tidak, menyandangnya di punggung tak buruk juga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito mendekat, matanya menatap pedang itu.’Keren, Pedang ini terlihat begitu perkasa.” Saito langsung menginginkannya. Ia merupakan pedang yang luarbiasa tak peduli bagaimanapun dia melihatnya. Aku pikir ini yang terbaik…piker Louise, melihat kegirangan Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berapa?”Tanyanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah…Ia dibuat alkemis terkenal Germania Lord Shupei. Ia bisa memotong menembus logam bagaikan mentega karena sihir disuntikkan padanya! Lihat tanda disini?” Sang penjaga toko dengan bangga menunjuk kata-kata di pegangannya. “Kau tak bisa mendapatkannya lebih murah di tempat lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah…aku kan ningrat.” Louise mengangkat kepalanya tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu, sang penjaga toko terang-terangan member harga,”itu hanya 3000 koin emas baru.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?! Kau bisa beli rumah liburan lengkap dengan tamannya dengan itu! Kata Louise, terkejut. Saito, yanbg tak tahu bagaiaman harga uang disini, berdiri saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah pedang terkenal memang seharga satu benteng, Nona. Sebuah rumah liburan murah bila dibandingkan dengan ini.”&lt;br /&gt;
“…Aku hanya bawa 100 koin emas baru…”.Louise, sebagai ningrat, hanya punya sedikit keahlian menawar, dan membuat tabu memberikan detil isi dompetnya. Sang penjaga toko melambaikan tangannya tak acuh. “Ayolah…bahkan pedang panjang standar pun sekurang-kurangnya 200 koin emas baru.” Muka Louise berubah merah…Aku bahkan ga tahu pedang segitu mahalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa…kita ga bisa beli ini?” kata Saito dengan nada kecewa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya…harus ke yang lebioh murah euy.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bangsawan selalu arogan, dan sekarang…”keluh Saito. Pada titik ini, Louise menatapnya tajam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tahu seberapa mahal ramuan, karena seseorang mendapati dirinya terluka parah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maaf,” Saito menundukkan kepalanya dalam malu. Dia masih dengan enggan mengelus pedang itu.”Tapi aku benar-benar suka pedang ini…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itu, sebuah suara lelaki nan berat terdengar dari tumpukan pedang yang berantakan,”Jangan bangga duylu, bocah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise dan Saito mencari sumber suara. Sang penjaga toko memegang kepalanya sesaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mengapa kau tak berkaca pada dirimus sendiri?Kau? Menyandang pedang itu? Jangan buatku tertawa. Kau hanya pantas untuk tongkat!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau bilang?” saito tak menerima penghinaan itu dengan ramah, tapi tiada apapun di arah suara yang bisa jadi sasaran.Hanya tumpukan pedang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika kau mengerti, pulanglah.Ya,Kau! Si gadis ningrat yang disitu!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kasar sekali kau!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito pelan-pelan menghampiri sumber suara.”Apa…tidak ada siapapun disini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa matamu Cuma hiasan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito melihat kebelakang. Apa? Rupanya pedanglah sumber suaranya. Suara itu datang dari pedang yang sudah rusak dan berkarat.”Pedang berbicara!” klaim Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang penjaga toko tiba-tiba berteriak marah.”Derf! Jangan berkata tak sopan pada pelanggan!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Derf?”Saito dengan hati-hati memeriksa pedang tersebut. Panjangnya sama dengan pedang panjang tadi, meski bilahnya kurang lebar. Ia tipis, meski permukaannya dilapisi karat, dan siapapun tak bisa mengatakannya dibuat dengan baik.&lt;br /&gt;
“Pelanggan? Pelanggan yang tak bisa menyandang pedang?kau pasti bercanda.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa mungkin…ini pedang sentient?” Tanya Louise,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, benar, Nona. Ia pedang sentient, magis dan pintar. Aku membayangkan siapa penyihir yang membuat pedang bicara…tapi lidahnya busuk, dan selalu berdebat dengan para pelangganku..Hei, Derf! Teruskan itu dan kuminta ningrat disini melelehkanmu!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terdengar bagus bagiku! Aku ingin melihat kau mencobanya! Aku agaknya lelah dengan dunia ini. Rasanya senang sekali dilelehkan!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagus! Ku akan melelehkanmu!” Sang penjaga toko menghampiri, tapi Saito menghentikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Itu sangat disayangkan…bukankah pedang yang berbicara agak penting?” Saito menatapnya ”Kau Derf, kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Salah besar! Derflinger-sama! Ingat itu!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sama kaya orang, ia bahkan punya nama beneran.” Gumam Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Namaku Hiraga Saito.Senang bertemu denganmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang pedang diam, dan tampaknya meneliti Saito, setelah berapa lama, ia angkat bidara, pelan. ”Jadi kau datang…kau seorang pemakai?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pemakai?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm…kau bahkan ga tahu kekuatanmu yang sebenarnya, huh? Ya sudahlah! Beli aku, teman!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baiklah, aku membelimu,”kata Saito. Si pednag diam lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Louise, aku ambil ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise dengan enggan berkata,”oh…kau menginginkannya? Kau tak bisa ambil yang lebih baik yang tak bicara?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau juga tak menyukainya? Kupikir pedang berbicara keren juga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Makanya aku ga suka.” Keluh Louise. Tapi dia tak cukup untuk mendapatkan yang lain, jadi dia menanyai penjaga toko,”Itu berapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh…100-lah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya itu kemurahan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Untuk yang itu? Biar saja itu diambil murah.” Dia mengibaskan tangannya tak acuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito mengambil dompet Louise dari kantung jaketnya, dan menumpahkan isinya ke counter. Satu per satu, koin-koin emas berjatuhan pada permukaan kayunya. Setelah menghitungnya dengan hati-hati, sang penjaga toko akhirnya mengangguk.”Terima kasih atas kepercayaannya!” kata sang penjaga toko sambil menyarungkan pedang itu dan memberikannya pada Saito.”Jika ia berisik, asah saja di batu asah, dan ia bakal diam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito mengangguk dan menerima Derflinger.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang menonton Louise dan saito meninggalkan toko senjata—Kirche dan Tabitha. Kirche melihat keduanya dari baying-bayang jalan, dan dengan gemas menggigit bibirnya.”Louise si Zero…mencoba menghangatkan hubungan mu dengan Saito dengan sebuah pedang, huh? Menyerang dengan hadiah cepat-cepat setelah tahu dia mangsaku? Apaan tuh? ”Kirche menginjak tanah, marah. Tabitha, yang tugasnya sudah selesai, ayik dengan bukunya kaya biasa. Sylphid berputar-putar di angkasa di atas mereka. Mereka telah membuntuti keduanya segera setelah menemukan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche menunggu hingga mereka sudah jauh, dan langsung berlari masuk toko senjata. Sang penjaga toko menatap Kirche, sepertinya terkejut tak percaya.”Wow…ningrat lain? Apa sih yang terjadi hari ini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hei bos disana…” Kirche memainkan rambutnya, dan memasang senyum manis di bibirnya. Wajah sang penjaga toko berupah merah padam dibawah godaan yang tiba-tiba ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kau tahu apa yang dibeli ningrat tadi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah pedang…dia membeli sebuah pedang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oo…Jadi dia mendapatkannya sebuah pedang…pedang macam apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yang kotor dan berkarat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Berkarat? Mengapa?”      &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena uangnya tak cukup.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche tertawa, tangannya di dagu. ‘Dia bangkrut! Vallière! Rumahmu bakal nagis untuk ini!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uh…apa nona hendak membeli pedang juga?” Sang penjaga toko bergairah, tak hendak melepaskan kesempatan. Bangsawan ini terliahat kaya dan penuh terisi dibandingkan yang kecil itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm…Tunjukkan yang terbaik darimu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia lalu masuk kedalam, menggosok tangannya dalam kegembiraan. Dia kembali, tentu saja, dengan pedang panjang yang ditunjukkannya pada Saito tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ahh..sebuah pedang yang dibuat dengan luar biasa!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau punya pandangan yang bagus. Pelayan bangsawan tadi benar-benar menginginkan yang ini, tapi kemahalan buat mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Begitukah?” Pelayan bangsawan? Jadi Saito pengen ini toh!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tentu saja…Pedang ini dibuat alkemis terkenal Germania Lord Shupei. Ia bisa membelah melalui logam bagai mentega karena sihir disuntikkan kedalamnya! Lihat tanda disini?” Sang penjaga toko mengulang apa yang dikatakannya sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche mengangguk.”Berapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang penjaga toko menginginkan lebih karena Kirche tyerlihat lebih kaya,”Hmm…Untuk koin emas baru, 4500.”&lt;br /&gt;
“Hmm…itu sangat berharga rupanya.” Kata Kirche masam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah…Pedang hebat perlu dibayar untuk kegunaannya, kan?”  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche berpikir sebentar, lalu menggerakkan badannya pelan-pelan ke sang penjaga toko.”Boss…Bukankah ini sedikit mahal?” Dielus di lehernya, sang penjaga toko tiba-tiba kehilangan napasnya. Nafsunya merebak di kepalanya.&lt;br /&gt;
 “Uh…tapi pedang hebat…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche duduk di counter, mengangkat betis kirinya,”Bukankah harganya agak ketinggian?” Dia pelan-pelan mengangkat kaki kirinya pada counter.. Sang penjaga toko tak bisa menahan matanya untuk memandang pahanya.&lt;br /&gt;
“I-itu benar, 4000 emas baru kalau begitu…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche mengangkat pahanya lebih jauh sehingga dia hamper bisa melihat apa yang ada di antaranya.&lt;br /&gt;
“Ah, tidak-tidak, 3000 juga bisalah…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya mulai panas disini…” Kirche mengacuhkannya, hanya membuka kancing kemejanya.”Aku merasa benar-benar panas disini. Tolong bantu melepaskan kemejaku, aku mohon…” Dia melemparkan ekspresinya yang paling menggoda pada sang penjaga toko.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah…salah,salah… harganya 2500!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche melepaskan satu kancing, dan memandang penjaga toko.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“!800! 1800 jadilah!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kancing lain dilepas dan memperlihatkan belahannya Kirche memandangnya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hey, 1600 sajalah!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche menghentikan aksi kancingnya dan beralih pada roknya, mengangkatnya sedikit. Sang penjaga toko terlihat tak bisa menahan dirinya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagaimana kalau 1000?” usulnya, dan pelan-pelan mengangkat roknya lebih tinggi. Sang penjaga terlihat ngos-ngosan dan siap meledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Kirche berhenti. Napas cepat penjaga toko berubah jadi desahan yang menyedihkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh…ohhhhh…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche meluruskan dirinya, dan menanyakan lagi,”1000.’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh! 1000 bisa!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche turun dari counter, cepat-cepat menulis cek, dan membantingnya ke counter. ”Terbeli!” Dia kemudian mengambil pedang itu dan meninggalkan toko, meninggalkan penjaga toko untuk menatap ceknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa saat, dia kemudian mendapatkan kembali akal sehatnya, dan memegang kepalanya.”SIALAN! AKU JUAL DIA HANYA UNTUK 1000?!” Dia lalu mengambil sebotol liquor dari kabinetnya.”Ohh…aku dihabisi hari ini…”&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_~_Indonesian_Version:Volume1_Bab7&amp;diff=50512</id>
		<title>Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1 Bab7</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_~_Indonesian_Version:Volume1_Bab7&amp;diff=50512"/>
		<updated>2009-08-28T04:14:28Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Di Tristain, ada pencuri penyihir bernama “Tanah yang ambruk,” yang membuat setiap ningrat di negeri ini berada dalam ketakutan. Nama lengkapnya Fouquet sang Tanah ambruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Fouquet mendengar ada ningrat di utara yang memiliki mahkota bertahtakan permata, dia bakal pergi kesana untuk mencurinya. Saat Fouquet mendengar bangsawan di selatan memiliki sebuah tongkat yang dihadiahkan oleh raja sebagai harta keluarganya, dia mendobrak dinding untuk mencurinya. Di Timur, tiada cincin mutiara terbaik dari seniman kepulauan Putih yang tersisa di Mansion manapun. Fouquet juga tanpa pandang bulu mengambil botol tak ternilai berisi anggur berumur tua dari pabrik anggur di barat. Sang pencuri ada dimana-mana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Taktik Fouquet macam-macam, dari penyusupan tak terlacak sampai mendobrak langsung. Bank nasional diserang pas siang bolong, dan rumah-rumah dimasuki diam-diam dalam kegelapan malam. Pada semua kejadian, Taktik Fouquet sesederhana meninggalkan para penjaga dengan debu.&lt;br /&gt;
Fouquet diidentifikasi hanya dari penggunaan alkemi untuk memasuki kamar sasaran, merubah pintu dan dinding jadi tanah dan pasir, kemudian masuk lewat lubang yang menganga. Para ningrat tidaklah bodo, tentu saja mereka telah berusaha “mengeraskan” apapun diantara harta mereka secara sihir untuk menghentikan alkemi, tapi sihir Fouquet terlampau kuat, dan merubah segalanya, yang dijaga maupun tidak, jadi tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Fouquet memutuskan untuk mendobrak masuk, sebuah golem tanah setingi 30 mail digunakan. Menghantam kesamping penjaga sihir dan meruntuhkan dinding benteng, membuatnya mampu secara terang-terangan mengambil hadiahnya pada siang bolong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiada seorangpun yang pernah melihat Fouquet dari dekat. Tiada yang tahu apakah dia lelaki atau perempuan. Yang mereka tahu hanyalah Fouquet adalah penyihir tanah dari , paling tidak, kelas segitiga, bahwa dia meninggalkan catatan-catatan yang menghinakan, seperti”Aku dapatkan hartamu.~ Fouquet sang Tanah Ambruk” pada setiap TKP, dan di menyukai harta dan artifak dengan kekuatan sihir yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua bulan besar menyinari jalan-jalan pada dinding-dinding diluar lantai ke-5 akademi sihir, yang melindungi sebuah kamar harta. Cahaya menarik sebuah bayangan, yang berdiri tegak pada dinding. Fouquet sang Tanah Ambruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rambut Fouquet yang hijau panjang berkibar karena diterpa angin, dan Fouquet berdiri tegak, menunjukkan dirinya sebagai orang yang telah menusukkan ketakuutan pada seluruh ningrat negeri ini.&lt;br /&gt;
Dengan menekan satu kaki pada dinding, Fouquet merasakan kekuatan dinding dan tak bisa untuk tidak mengaguminya. Menara utama Akademi sekuat keliahatannya...apa hanya serangan fisik kelemahannya? Aku tak bisa mendobrak melalui sesuatu setebal ini tanpa menarik perhatian. Bukan sesuatu yang sulit untuk ahli sihir bumi seperti Fouquet untuk memeriksa ketebalan suatu dinding dengan kaki mereka, tapi mendobraknya adalah hal yang lain. Sepertinya mereka hanya menggunakan mantra pengeras, tapi bahkan akupun tak bisa mendobraknya dengan seekor golem. Mntra pengerasnya sangat kuat...alkemiku takkan berbuat banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sial...dan aku sudah  jauh-jauh sampai ini.” Gigi si pencuri digigitkan keras dalam frustasinya.”Aku takkan pergi meninggalkan “ Staff of Destruction”, apapun yang terjadi.”Fouquet menyilangkan tangannya dan tenggelam dalam pikiranya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Fouquet memikirkan dinding, kamar Louise tengah Chaos. Louise dan Kirche saling menatap dengan marah, dan Saito, di tempat tidur jeraminya, dengan bersemangat mempelajari pedang yang baru saja diberikan Kirche. Tabitha acuh tak acuh dan terus membaca di kasur Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise berkacak pinggang.”Apa maksud dari ini, Zerbst?” Louise menatap lawannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche menonton kekaguman saito,”Sudah kukatakan padamu, aku dapatkan apa yang Saito mau, jadi aku kesini untuk memberikan itu padanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah, sia-sia saja. Aku sudah mendapatkan senjata untuk familiarku. Benar kan Saito?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berlawanan dengan itu, Saito tak bisa melepaskan pemberian Kirche. Dia melepaskan sarung pedang dan menatapnya. Saat dia memegang pedang itu, tanda di tangan kirinya bersinar, sementara badannya menjadi seringan bulu. Dia ingin mengayun-ayunkannya, tapi dia di kamar. Dia tetap tak bisa menemukan ada apa dengan tangan kirinya. Yang dia tahu hanyalah bahwa ia bersinar bila dia memegang pedang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi perhatiannya kini tertuju pada Pedang yang dihiasi dengan indah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini luar biasa…Aku masih lebih menyukai yang ini…dan ia bersinar!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menendangnya ke udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa yang kau lakukan?!” teriak Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Balikkan itu. Bukankah kau sudah punya pedang berbicara?” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uh…bener sih…menarik juga bila pedang bias bicara, tapi tetap saja…”Ia sangat berkarat, tua dan rusak. Jika seorang ksatria hendak menggunakan sesuatu, harusnya sesuatu yang berkilat dan keren, kan? Lagipula, Kirche memberikannya gratis…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Vallière, kata-kata dengki tidaklah sopan!” Sela Kirche, keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Iri? Siapa yang iri?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukannya kau? Aku, Kirche, dengan mudahnya mendapatkan Pedang yang paling diinginkan Saito sebagai hadiah. Kau tak bias bilang kau iri, kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Iri gimana sih! Selain itu, aku takkan bias nerima bahkan sedikit dari kemurahan hati seorang Zerbst! Itu saja!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche memandang saito, yang menatap dengan enggan pada pedang yang terhiasi di tangan Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Kau lihat itu? Saito menyukai pedang ini, tahu? Pedang ini yang diciptakan alkemis dari Germania sendiri, Lord Shupei!”Kirche melemparkan pandangan menggoda pada saito.”Dengarlah…Apa yang baik dibawah matahari, mau pedang ataupun wanita, hanya bias dating dari Germania! Wanita Tristainian, seperti Louise, semuanya pengiri, tak sabaran, sombong, ga bias apa-apa yang ekstrim, dan tidak ada yang bias mengubah mereka!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menatap Kirche.&lt;br /&gt;
“Apa? Aku hanya mengatakan yang sebenarnya.”&lt;br /&gt;
“Oh,...Sangat…mengagumkan. Perempuan sepertimu adalah orang-orang yang kepalanya hanya disisi hal-hal romantic saja! Apa kau nyambung dengan terlalu banyak lelaki di Germania, membuat semuanya tak percaya padamu, dan berakhir dengan pengusiran dan melarikan diri kesini, ke Tristania?” serang Louise sambil tertawa dingin dan tak mengenakkan, ditambah amarah yang menggigilkan tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau sangat berani Vallière…” Wajah Kirche menjadi gelap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa? Aku hanya mengatakan yang sebenarnya.” Timpal Louise yang merasa menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara bersamaan, keduanya mengeluarkan tongkat mereka, tapi…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabitha menggerakkan tongkatnya lebih cepat dari keduanya, menerbangkan kedua tongkat mereka dengan sebuah topan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dalam ruangan,” katanya  kaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin bermakna berbahaya kalau bertarung disini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise sambil marah-marah bergumam,”Dan siapa ini? Dia sudah duduk di kasurku selama-“&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dia temanku,” balas Kirche&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dan mengapa temanmu di kamarku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche menatapnya,”Ada yang salah dengan itu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmmmph.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito mencoba ngobrol dengan Tabitha, tapi dia tak pernah membalas, dia terus saja membaca bukunya, sepertinya percakapan tak menyenangkan buatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Louise dan Kirche saling menatap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kircghe mengalihkan pandangannya,”Bagaimana kalau Saito yang memutuskan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku? Memutuskan?” Saito langsung merasa tertekan disaat diarah seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya. Ini soal pedang pilihanmu.” Louise juga memandangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito tiba-tiba merasa sial. Dia lebih menyukai pemberian Kirche tentu saja. Tapi Louise takkan pernah membiarkanku memilih itu, atau aku takkan mendapat makan malam selama seminggu, meski aku bisa dapat makan dari Siesta, tetep aja…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memandang Louise, yang menatapnya. Louise mungkin ingin menang sendiri, sombong, dan tak tahu terima kasih, tapi dia merawatku selama aku pingsan berhari-hari…dan dia tipe yang membuatku tertarik…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu…Kirchememebelikanku pedang yang sangat mahal ini. Dan dari segalanya,  seorang cantik sepertinya menembakku. Sebelumnya, tiada jalan bagiku untuk mendaratkan seseorang seperti ini sebuah tembakan…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
OK, itu hanya membuat ini semakin sulit. Sekarang  malah seperti memilih diantara keduanya daripada memilih diantara kedua pedang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah? Yang mana?” Kirche dan Louise menatapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Emm…apa boleh dua-duanya? Saito  membengkokkan kepalanya dan mencoba terlihat lucu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak mempan. Dia meluncur ke udara oleh tendangan kombinasi, membuatnya terhempas ke kasur jeraminya.&lt;br /&gt;
“Hei.” Kirghe menghadap Louise sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sepertinya ini harus diselesaikan sekarang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hmm…kau benar.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau tahu? Aku benar-benar membencimu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“sama-sama.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kiata berpikiran sama nih.” Kirche tersenyum dan mengangkat alisnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise, juga mengangkat dagunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo berduel!” Mereka berteriak satu suara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Ampun deh…itu tak perlu…” Saito terkejut. Keduanya saling menatap seolah tak mendengarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi tentu saja, kita harus melakukannya dengan sihir!” Kirche mengatakannya bersemangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menggigit bibir atasnya, dan mengangguk” OK, tempat?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benarkah? Kau yakin? Oh, Louise si Zero. Kau yakin ingin bertarung denganku dalam duel sihir?” Kirche mengejek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menunduk. Yakinkah aku? Tentu saja…tidak. Tapi ini tantangan dari seorang Zerbst, jadi dia harus meladeninya.”Tentu saja! Aku takkan kalah darimu!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Fouquet yang tengah berdiri di tembok menara pusat akademi merasakan langkah-langkah kaki. Dia melompat ke tanah, dan tepat saat akan mendarat, dibisiknya “Mantra Melayang”, mendarat bagaikan bulu, menyerap momentumnya. Fouquet lalu menghilang diantara semak-semak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise, Kirche, Tabitha dan Saito memasuki halaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Baiklah, ayo mulai.” Kata Kirche.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa kalian benar-benar hendak bertarung?” Saito bertanya, penasaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, kami akan.” Jawab Louise percaya diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukankah itu sedikit…berbahaya?  Mari kita hentikan ini dan sudahan saja, ayolah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu benar, jadi siapapun yang mendapat luka adalah yang bodoh,” kata Kirche.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yap,” Angguk Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabitha menghampiri Kirche, dan membisikkan sesuatu ke telinganya. kemudian dia menunjuk Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hmm...itu ide yang bagus!&amp;quot; Kirche tersenyum kecil&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche kemudian membisikkan sesuatu pada Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ah...tak buruk.&amp;quot; Louise mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya kini menatap Saito. Dia langsung merasa sesuatu yang buruk akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey...Apa kalian serius?&amp;quot; Mohon Saito, tapi tiada yang peduli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia digantung di udara, terikat tali pada menara utama. Yep...seharusnya aku pilih salah satu dan menyudahi &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ini. Di tanah yang terlihat sangat, sangat jauh, dia bisa melihat bayang-bayang Kirche dan Louise. Meski tengah &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
malam, kedua bulan membuat segalanya terang. Dia bahkan bisa melihat Tabitha di Naga anginnya. Ia memegang dua &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
pedang di mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua bulan menyinari Saito dengan hangatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche dan Louise menengadah, melihatnya, yang tengah berayun-ayun dan memberontak di udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche melipat lengan bajunya,&amp;quot; ini atuaran mainnya...Yang pertama memutuskan tali dan membuat Saito jatuh &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
menang. Kemudian pedang pemenang di ke-Saito-kan. Jelas?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengerti.&amp;quot; Louise mengangguk dengan wajah hampa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tiada batas pada jenis mantrayang digunakan. Kau boleh jadi yang pertama...ku traktir kau.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;OK...Semoga berhasil.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise mengeluarkan tongkatnya. Di udara, Tabitha mulai menggoyangkan tali, membuat saito terayun ke kiri dan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
kanan. Mantra seperti bola api memiliki tingkat akurasi yang tinggi, dan selama sasaran tak bergerak, pasti &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
kena. tetapi Louise memiliki masalah yang lebih besar dari itu - pertama-tama, mantranya harus bisa jadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise berpikir keras. apa yang bisa? Angin? Api? Air dan tanah tak bisa...mereka tak punya banyak mantra yang &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
bisa memotong tali. Mantra api adalah pilihan terbaik...dan Louise tahu itu adalah keahlian Kirche.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bola api Kirche bisa memotong tali itu dengan sangat mudah. Aku tak bisa gagal disini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia pilih bola api pada akhirnya. Membidik pada yang kecil sebagai sasaran, dia mengucapkan mantra pendek. Jika &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
dia gagal, Saito mendapatkan pedang Kirche, dan untuk seseorang yang seperti Louise, ini sangat tak bisa &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
diterima. Dia selesai berucap, dan dengan konsentrasinya yang paling penuh, menyentakkan tongkatnya. Jika &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
berhasil, sebuah bola api seharusnya keluar dari ujung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tiada yang keluar dari si tongkat. sedetik kemudian, tembok dibelakang Saito meledak. Gelombang getarannya &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
menggoyang Saito lebih keras.&amp;quot;Ada apa ini?! Ingin membunuhku ya?!&amp;quot; Saito berteriak marah pada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tali tetap tersambung. Jika dia pikir bisa menggunakan Gelombang getara untuk memutuskan tali, dia tak &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
berpikir. Sebuah celah besar muncul di dinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche kolaps dalam tawa. &amp;quot;Zero! Zero Louise! kau hancurkan tembok,bukan talinya! itulah Kemampuanmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise tertunduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benar-benar deh, apa sih yang kau lakukan untuk membuatnya meledak seperti itu?! Ya Tuhan...pinggangku &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sakit...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise memegang kepalannya dan bersimpuh di tanah karena frustasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Selanjutnya giliranku.&amp;quot; Kirche mnyasar tali bagai Pemburu ke buruannya. Tabitha menggoyangkan tali, jadi bakal &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sulit membidik. Meski begitu, Kirche tersenyum tak peduli. Membaca sebuah mantra pendek, Kirche mengayunkan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
tongkatnya, mantra api memang keahliannya sih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari tongkatnya, muncul bola api sebesar melon, yang terbang menuju saito, menghantam tali, dan membakarnya &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
dalam sekejap. saito mulai jatuh ke tanah, tapi Tabitha mengayunkan tongkatnya dari atap, menmbacakan mantra &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
melayang padanya, membuatnya mendarat lambat ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku menang, Vallière!” Kirche mengumumkan kemenangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise terduduk, menarik rumput dengan tangannya dalam keputusasaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
smentara itu, Fouquet menonton mereka dari semak-semak. si pencuri melihat celah di dinding dari tembakan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise. Sihir macam apa itu? Dia menmbca mantra bola api, tapi tiada yang keluar dari tongkatnya, dan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
dindingnya meledak seperti itu. Aku tak pernah mendengar ada mantra yang bisa membuat sesuatu meledak seperti &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ini. Fouquet menggelengkan kepalanya. Lebih penting lagi, dia tak bisa melewatkan kesempatan ini. Fouquet mulai &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
membaca sebuah mantra panjang, mengayunkan toangkatnya ke tanah. Saat selesai, senyum tipis terbentuk di &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
wajahnya. Mengikuti suara Fouquet, sebuah gundukan terbentuk di tanah. Fouquet si Tanah Ambruk tengah &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
menunjukkan kemampuannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memalukan sekali, Vallière!” Kirche tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Dia telah kalah bertarung, dalam kesedihan dan kehampaannya, dadanya bergetar. Saito melihatnya dengan emosi &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
yang rumit di wajahnya.&amp;quot;...Mengapa kau...tak...melepaskanku dulu?&amp;quot; suaranya keluar dengan nada rendah. Dia tak &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
bisa bergerak dengan tali yang membungkusnya berlapis-lapis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kirche tersenyum,&amp;quot; Oh, tentu saja, dengan senang hati!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, Kirche merasakan sesuatu di belakangnya. Dia menoleh. Dia tak bisa mempercayai matanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa...apa-apaan ini?!&amp;quot; Mulutnya menganga. Apa yang dilihat adalah golem tanah raksasa yang menuju mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kyaaaaaaaaaa!!!!!” Kirche melarikan diri sambil berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito berteriak di belakangnya,&amp;quot;Hoi! Hoi! jangan tinggalkan aku disini!&amp;quot; dia panik. Ya, dia memang tak pernah &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
melihat golem yang sebegitu besar sebelumnya, dan itu sedang menuju ke tempatnya.&amp;quot;a-apa-apaan ini&amp;gt;! gede &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
banget!&amp;quot; Saito ingin lari, tapi tali membuatnya tetap di tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise tersadar dan berlari ke arahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau...mengapa kau terikat seperti ini?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bukannya ini idemu?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diatas mereka, si golem mengangkat kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito kehilangan harapan.&amp;quot;Louise, pergi dari sini!&amp;quot; teriaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sial...Tali ini...&amp;quot; Louise tetap berusaha untuk melepaskan ikatannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaki golem jatuh. Saito menutup matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat saat itu, Naga angin Tabitha menukik dari langit dan mencengkram mereka dengan talonnya dan menarik &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
mereka dari bawah kaki dengan hanya seinci dari kaki, sebelum ia jatuh dan meremukkan segala dibawahnya dalam &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sedetak jantung.Sambil tergantung di bawah naga angin, Saito dan Louise menonton si golem. Saito yang gemetaran &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
bertanya&amp;quot;A-A-Apaan itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak yakin...tapi itu golem tanah raksasa! Seseorang pasti memanggilnya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yang segede itu?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;...Siapapun yang memanggilnya pasti setidaknya sekelas penyihir segitiga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito menggigit bibirnya, dan berpikir tentang Louise, yang mencoba melepaskannya meski berbahaya.&amp;quot;disamping &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
itu..mengapa kau tak lari?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tiada tuan yang terhormat yang akan meninggalkan familiarnya seperti itu.&amp;quot;Jawabnya tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito menontonnya diam-diam. Untuk alasan tertentu, dia melihatnya sangat menarik...saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fouquet yang berdiri di bahu golem, tersenyumn dan tak menaruh perhatian pada naga angin atau Kirche yang &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
melarikan diri. Sebuah jubah gelap menyelimutinya dari kepala sampai ujung kaki sehingga mereka tak bisa tahu &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
wajahnya. Fouquet mengubah kepalan golemnya menjadi logam, dan memerintahkannya untuk meninju tembok. Sebuah &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
suara menggelegar begitu kepalan logam menghantam dan merobohkan dinding. Di bawah Jubah yang gelap, Fouquet &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
menyeringai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si golem memindahkan Fouquet ke dalam dengan tangannya, dan si pencuri masuk melalui lubang dan menuju bagian &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
harta. Ia menyimpan berbagai barang yang berharga, tapi Fouquet hanya menyasar satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Staff of Destruction&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebaris tongkat dari berbagai jenis tergantung di dinding, tapi ada satu yang oleh Fouquet sama sekali tak &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
tampak seperti sebuah tongkat. panjangnya semail, dan terbuat dari semacam logam yang tak pernah dia lihat &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sebelumnya. Dia melihat pelat logam di bawahnya, tertulis,&amp;quot;Tongkat kehancuran, jangan dipindahkan.&amp;quot; Senyumnya &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
berubah jadi tawa kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fouquet mengambil &amp;quot;Staff of Destruction&amp;quot;, dan terkejut karena ringannya. Ini terbuat dari apa sih? Dia tak &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
punya waktu untuk bingung dan berlari kembali  ke bahu golem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fouquet membakar sebuah pesan ke dinding sebelum pergi&amp;quot;&amp;quot;Aku dapatkan &#039;Staff of Destruction&#039;.-Fouquet si Tanah &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ambruk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pemanggil berjubah duduk di bahunya, si golem melompati tembok akademi, mendarat dengan dentuman yang &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
keras, lalu bergerak ke padang rumput dan terus menjauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diatas golem, si Naga angin berputar-putar. Tabitha yang duduk di Naga angin, mengayunkan tongkatnya untuk &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
mantra melayang, yang menggerakkan Saito dan Louise ke punggung naga. Dia mengayun lagi, dan angin disekitar &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
saito bresonansi menjadi gelombang pemotong, memutuskan tali yang mengikat menjadi tercerai-berai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Terima kasih,&amp;quot; katanya pada Tabitha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajahnya tetap kosong, hanya mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito menonton golem tanah raksasa, dan bertanya pada Louise,&amp;quot;Penyihir itu...memecahkan tembok. Tapi untuk &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagian harta.&amp;quot; jawab Tabitha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dia memegang sesuatu saat keluar dari lubang itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu sebuah pencurian. Tapi itu...sangat &#039;tabrak langsung&#039;.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka menonton hingga golem raksasa tiba-tiba ambruk saat tengah berlari, menjadi gundukan tanah yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka turun ke tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diterangi kedua bulan, tidak ada apapun selain segunung tanah. Hanya dengan itu saja, penyihir yang memanggilnya &lt;br /&gt;
telah menghilang di kegelapan malam.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=50511</id>
		<title>Zero no Tsukaima (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=50511"/>
		<updated>2009-08-28T04:09:10Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Image:Znt novel cover.jpg|300px|thumb|Vol.One Cover]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; juga terdapat dalam berbagai bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima|English]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%28version_fran%C3%A7aise%29|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EItalian_Version%7E|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_wersja_polska|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EVersi%C3%B3n_Espa%C3%B1ola%7E|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
(Nb: proses penerjemahan tergantung dalam versinya masing-masing.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Datang di situs [http://www.baka-tsuki.net/forums/index.php Baka-Tsuki Project Forum] untuk mendiskusikan seri ini dan informasi lainnya dari Baka-Tsuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerjemah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dibutuhkan Para Penerjemah Nganggur! ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki sangat mencari para penerjemah untuk seri ini.&#039;&#039;&#039; Jika berkeinginan untuk menerjemahkan seri ini, Kirimkan posting anda di forum [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843], dan kami akan membantumu untuk memulainya, terima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dicari Editor secepatnya! ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki mencari Editor untuk seri ini. dibutuhkan Editor yang bisa menjalankan script code di Wiki. apablia kalian berminat, silahkan posting di link berikut ini. [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Zero no Tsukaima Registration versi Indonesia|Registrasi]] ===&lt;br /&gt;
Penerjemah di minta untuk menandai semua bab yang mereka inginkan untuk diterjemahkan di [[Zero no Tsukaima Registration versi Indonesia|Registration Page]] berdasarkan [[Zero_no_Tsukaima:Guideline#Translation_Management|Translation Management]] sesi dari &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; [[Zero_no_Tsukaima:Guideline|Project Specific Guidelines]].&lt;br /&gt;
=== Format Standards ===&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah di edit) harus dikonfirmasikan hingga terpenuhi. Lihat link di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri *[[Zero_no_Tsukaima|English]], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa jepang juga, kammi harap kalian bisa menjadi penerjemah jepang juga. apabila kalian melihat versi China, mungkin ada beberapa kesalahan jadi kalian dapat mengeditnya hingga terasa bagus menurut kalian. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa mengembalikan kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. kami juga dapat melihat semua yang kalian lakukan untuk memperbaikinya. jadi, lakukan saja daripada sembunyi atau menunggu. kurang kerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.baka-tsuki.net/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima:guidelines Naming Conventions For ZnT]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; oleh Noboru Yamaguchi ==&lt;br /&gt;
=== Volume 1 - Familiarnya si Zero / ゼロの使い魔 === &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Insert_&amp;amp;_Back Cover|Insert &amp;amp; Back Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kerajaan sihir&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab1|Bab 1 - aku seorang Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab2|Bab 2 - Louise si Zero (10%)]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab3|Bab 3 - Legenda(Beres!!!)]] &lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Gandálfr&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab4|Bab 4 - Hari Familiar(Beres!!!)]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab5|Bab 5 - Kirche si Ardent(Beres!!!)]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab6|Bab 6 - Penjual senjata Tristain(Beres!!!)]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab7|Bab 7 - Fouquet si Crumbling Earth(Beres!!!)]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab 8|Bab 8 - Tongkat Penghancur(Mulai~)]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 2 - Albion si negeri Angin / 風のアルビオン ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume2_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 1 - Kapal rahasia]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 2 - Kemurungan Baginda Ratu]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 3 - permintaan Teman semasa kecil]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 4 - Kota Pelabuhan - La Rochelle]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 5 - Sehari Sebelum Berangkat]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 6 - Negara putih]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 7 - Pangeran dari Negara yang Sekarat]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 8 - Pesta di Newcastle Sebelum Pertarungan Terakhir]]&lt;br /&gt;
::*[[Bab 9 - Pertarungan Terakhir]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 3 - Buku Doa Sang Founder / 始祖の祈祷書 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume3_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Garis keturunan Sang Zero&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Penyakit Cinta Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Buku Doa Sang Founder&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Cinta Segitiga&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Keluarga Kerajaan dan Senjata Rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Memburu Harta Karun&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pakaian Naga&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Laboraturium Tuan Colbert&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Deklarasi Perang&lt;br /&gt;
::*Bab 10 - Sang Void&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 4 - Saksi Janji Sang Arwah Air / 誓約の水精霊 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Pengantar&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Orang Suci&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Saito Pergi Berbelanja di Kota yang Penuh Kejayaan&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Baju Pelaut dan Kecemburuan Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Rahasia Tabitha&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Kekuatan Obat Cinta&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Arwah Air&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Cincin Andvari&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Reuni yang Kebohongan Semata&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Sengketa Kesedihan&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 5 - Hari Libur Tristania / トリスタニアの休日 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Penginapan &amp;quot;Charming Fairies&amp;quot;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Pertempuran dengan Api dan Pertemanan dengan Angin&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Hari Libur Tristania&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 6 - Batu Ruby Penebusan Kesalahan / 贖罪の炎赤石 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Pulang Kampung&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Cattleya&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Adipati de La Vallière&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Opsir Pemerintah Guiche dan Opsir Kadet Malicorne&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Api Dua Puluh Tahun yang Lalu&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Serangan Tiba-Tiba&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Ilusi di Dartanes&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Penebusan Dosa Api&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 7 – Pantekosta Perak / 銀の降臨祭 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Perbedaan Temperatur Diantara Dua Orang&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Peri&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Pendeta Shinto Priest Romalia&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Sekretaris dan Kaisar&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Gotha Selatan si Kota Sejarah&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Gencatan Senjata&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Alasan Untuk Bertarung&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Raja Gallia&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Mengalah&lt;br /&gt;
::*Bab 10 – Tempat untuk Keberanian&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 8 – Rayuan Musik Nostalgia / 望郷の小夜曲 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Satu Akhir dari Perang&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Paginya Saito&lt;br /&gt;
::*Bab3 – Peri Emas&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Kunjungan Pendeta Shinto&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Hilangnya Gandalfr&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Konferensi Para Negara&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Keputusan Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Para Pengguna Void&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Myoznitnir&lt;br /&gt;
::*Bab 10 – Pengguna Pedang&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 9 - Pesta Dansa Bulan Kembar/ 双月の舞踏会 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Ketakutan Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Peri Hutan&lt;br /&gt;
::*Bab 3 – Pertemuan dan Perpisahan Para Pengguna&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Titel Kesatria&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Ondine ・ Kesatuan Satria Arwah Air&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Perasaan Sang Ratu&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Permohonan&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Pesta Dansa Sleipnir&lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Pertempuran dengan Burung yang Misterius&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 10 - Pahlawan Ivaldi / イーヴァルディの勇者===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&#039;&#039;Ostland&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Peri&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Kegelisahan dan Kecemburuan&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Ratu dan Ksatria&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Saudara Kandung&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Orang Keenam yang Dipenjara&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Penyelesaian di Masa Lalu&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Rumah Besar Tua Orléans&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Kastil Alhambra&lt;br /&gt;
::*Bab 10 - Pahlawan Ivaldi&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 11 - A Sebuah Duet Ingatan  / 追憶の二重奏===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Von Zerbst&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Ratu dan Adipati&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Karin si Angin Kencang&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Keluarga Vallière&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Aturan Baru Sekolah&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Les Privat&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pope  Romalia&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Jörmungand&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Reuni di Westwood&lt;br /&gt;
::*Bab 10 – Hati dari Duet&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 12 – Hari Libur Peri Kecil / 妖精達の休日===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::* Pembukaan&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039; Murid Baru di Negara Putih (Albion)&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1&lt;br /&gt;
::*Bab 2&lt;br /&gt;
::*Bab 3&lt;br /&gt;
::* Bab 4&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Serang, Kesatuan Satria Arwah Air!&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1&lt;br /&gt;
::*Bab 2&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hak untuk Menggunakan Saito selama Satu Hari&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1&lt;br /&gt;
::*Bab 2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 13 - The Pintu Dunia si Negeri Suci / 聖国の世界扉===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Romalia&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Keputusan Saito&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Berangkatkan &#039;&#039;Ostland&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Dua Kesatuan Satria&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Ajakan Paus&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Tombak Panjang&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Pintu Dunia&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Arti dari Senyuman&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 14 – Orang Suci Aquileia / 水都市の聖女===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Pemberontakan Skuadron Flowerbed&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Upacara Penobatan Ke-tiga&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -  Gandalfr Peri&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Ibukota Air&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Enam Ribu Tahun yang Lalu&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Jalan Besar Macan&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Orang Suci Aquileia&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Macan Besi &lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Memori Ikatan&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 15 -  Labirin Oblivion / 忘却の夢迷宮 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Carcassonne&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Kontes Satria Sandbank&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Linglung&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Permata Api&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Bulan Madu&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Malam Panjangnya Tabitha&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Taktik Diplomatik Henrietta&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Penobatan&lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Pintu Keluar Labirin&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 16 – Waktu Teh Des Ornières / ド・オルニエールの安穏 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Hadiah dari Kampanye &amp;lt;!--/ 戦の恩賞--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Mencari Tempat Tinggal &amp;lt;!--お屋敷探し--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Kemulungan Henrietta, Kegelisahan Louise, Kenaikan Jabatan Saito &amp;lt;!--アンリエッタの憂鬱、ルイズの不安、才人の出世--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Ibu dan Keponakan &amp;lt;!--/母と従姉--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Saito Chevalier De Hiraga Des Ornières &amp;lt;!--/ サイト・シュヴァリエ・ド・ヒラガ・ド・オルニエール--&amp;gt; &lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Waktu The Sehari-hari &amp;lt;!--/ 安穏の日々--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Akademi Eléonore &amp;lt;!--/ アカデミーのエレオノール--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Ruangan Bawah Tanah Rumah &amp;lt;!--/ 屋敷の地下室--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Pertemuan Rahasia &amp;lt;!--/ 密会--&amp;gt; &lt;br /&gt;
::*Bab 10 - 元素の兄弟&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Zero no Tsukaima:Series Overview|ISBN information]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Alternative Languages]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=48584</id>
		<title>Zero no Tsukaima (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=48584"/>
		<updated>2009-07-18T15:19:21Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Warning:ATP}} &lt;br /&gt;
[[Image:Znt novel cover.jpg|300px|thumb|Vol.One Cover]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; juga terdapat dalam berbagai bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima|English]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%28version_fran%C3%A7aise%29|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EItalian_Version%7E|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_wersja_polska|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EVersi%C3%B3n_Espa%C3%B1ola%7E|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
(Nb: proses penerjemahan tergantung dalam versinya masing-masing.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Datang di situs [http://www.baka-tsuki.net/forums/index.php Baka-Tsuki Project Forum] untuk mendiskusikan seri ini dan informasi lainnya dari Baka-Tsuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Updates == &amp;lt;!--pemberitahuan tanggal berdasarkan UTC (GMT)--&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*4 Juli 2009:&lt;br /&gt;
:* [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter1|Chapter 1 of Volume 1]] sudah di terjemahkan oleh [[user:Masterdiki|Masterdiki]]. maaf atas keterlambatan Uploadnya.&lt;br /&gt;
(Nb: penerjemahan ini tidak mengubah nama belakang sang karakter karena mengakibatkan kerancuan bahasa Indonesia. namun bila kalian mau memperbaikinya, monggo atuh mas!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* Main Page ini masih dalam masa Editing. bagi yang berminat untuk membantu, silahkan liat tentang Pencarian Editor di bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerjemah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dibutuhkan Para Penerjemah Nganggur! ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki sangat mencari para penerjemah untuk seri ini.&#039;&#039;&#039; Jika berkeinginan untuk menerjemahkan seri ini, Kirimkan posting anda di forum [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843], dan kami akan membantumu untuk memulainya, terima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dicari Editor secepatnya! ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki mencari Editor untuk seri ini. dibutuhkan Editor yang bisa menjalankan script code di Wiki. apablia kalian berminat, silahkan posting di link berikut ini. [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Zero no Tsukaima Registration versi Indonesia|Registrasi]] ===&lt;br /&gt;
Penerjemah di minta untuk menandai semua bab yang mereka inginkan untuk diterjemahkan di [[Zero no Tsukaima Registration versi Indonesia|Registration Page]] berdasarkan [[Zero_no_Tsukaima:Guideline#Translation_Management|Translation Management]] sesi dari &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; [[Zero_no_Tsukaima:Guideline|Project Specific Guidelines]].&lt;br /&gt;
=== Format Standards ===&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah di edit) harus dikonfirmasikan hingga terpenuhi. Lihat link di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri *[[Zero_no_Tsukaima|English]], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa jepang juga, kammi harap kalian bisa menjadi penerjemah jepang juga. apabila kalian melihat versi China, mungkin ada beberapa kesalahan jadi kalian dapat mengeditnya hingga terasa bagus menurut kalian. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa mengembalikan kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. kami juga dapat melihat semua yang kalian lakukan untuk memperbaikinya. jadi, lakukan saja daripada sembunyi atau menunggu. kurang kerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.baka-tsuki.net/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima:guidelines Naming Conventions For ZnT]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; oleh Noboru Yamaguchi ==&lt;br /&gt;
=== Volume 1 - Familiarnya si Zero / ゼロの使い魔 === &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Insert_&amp;amp;_Back Cover|Insert &amp;amp; Back Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kerajaan sihir&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab1|Bab 1 - aku seorang Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab2|Bab 2 - Louise si Zero (10%)]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab3|Bab 3 - Legenda]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Gandálfr&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab4|Bab 4 - Hari Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab5|Bab 5 - Kirche si Ardent]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab6|Bab 6 - Penjual senjata Tristain]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab7|Bab 7 - Fouquet si Crumbling Earth]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab 8|Bab 8 - Tongkat Penghancur]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 2 - Albion si negeri Angin / 風のアルビオン ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume2_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Kapal rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Kemurungan Baginda Ratu&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - permintaan Teman semasa kecil &lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Kota Pelabuhan - La Rochelle&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Sehari Sebelum Berangkat&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Negara putih&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pangeran dari Negara yang Sekarat&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Pesta di Newcastle Sebelum Pertarungan Terakhir&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Pertarungan Terakhir&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 3 - Buku Doa Sang Founder / 始祖の祈祷書 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume3_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Garis keturunan Sang Zero&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Penyakit Cinta Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Buku Doa Sang Founder&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Cinta Segitiga&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Keluarga Kerajaan dan Senjata Rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Memburu Harta Karun&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pakaian Naga&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Laboraturium Tuan Colbert&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Deklarasi Perang&lt;br /&gt;
::*Bab 10 - Sang Void&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 4 - Saksi Janji Sang Arwah Air / 誓約の水精霊 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Pengantar&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Orang Suci&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Saito Pergi Berbelanja di Kota yang Penuh Kejayaan&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Baju Pelaut dan Kecemburuan Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Rahasia Tabitha&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Kekuatan Obat Cinta&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Arwah Air&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Cincin Andvari&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Reuni yang Kebohongan Semata&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Sengketa Kesedihan&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 5 - Hari Libur Tristania / トリスタニアの休日 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Penginapan &amp;quot;Charming Fairies&amp;quot;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Pertempuran dengan Api dan Pertemanan dengan Angin&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Hari Libur Tristania&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 6 - Batu Ruby Penebusan Kesalahan / 贖罪の炎赤石 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Pulang Kampung&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Cattleya&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Adipati de La Vallière&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Opsir Pemerintah Guiche dan Opsir Kadet Malicorne&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Api Dua Puluh Tahun yang Lalu&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Serangan Tiba-Tiba&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Ilusi di Dartanes&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Penebusan Dosa Api&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 7 – Pantekosta Perak / 銀の降臨祭 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Perbedaan Temperatur Diantara Dua Orang&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Peri&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Pendeta Shinto Priest Romalia&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Sekretaris dan Kaisar&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Gotha Selatan si Kota Sejarah&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Gencatan Senjata&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Alasan Untuk Bertarung&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Raja Gallia&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Mengalah&lt;br /&gt;
::*Bab 10 – Tempat untuk Keberanian&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 8 – Rayuan Musik Nostalgia / 望郷の小夜曲 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Satu Akhir dari Perang&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Paginya Saito&lt;br /&gt;
::*Bab3 – Peri Emas&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Kunjungan Pendeta Shinto&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Hilangnya Gandalfr&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Konferensi Para Negara&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Keputusan Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Para Pengguna Void&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Myoznitnir&lt;br /&gt;
::*Bab 10 – Pengguna Pedang&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 9 - Pesta Dansa Bulan Kembar/ 双月の舞踏会 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Ketakutan Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Peri Hutan&lt;br /&gt;
::*Bab 3 – Pertemuan dan Perpisahan Para Pengguna&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Titel Kesatria&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Ondine ・ Kesatuan Satria Arwah Air&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Perasaan Sang Ratu&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Permohonan&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Pesta Dansa Sleipnir&lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Pertempuran dengan Burung yang Misterius&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 10 - Pahlawan Ivaldi / イーヴァルディの勇者===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&#039;&#039;Ostland&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Peri&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Kegelisahan dan Kecemburuan&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Ratu dan Ksatria&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Saudara Kandung&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Orang Keenam yang Dipenjara&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Penyelesaian di Masa Lalu&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Rumah Besar Tua Orléans&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Kastil Alhambra&lt;br /&gt;
::*Bab 10 - Pahlawan Ivaldi&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 11 - A Sebuah Duet Ingatan  / 追憶の二重奏===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Von Zerbst&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Ratu dan Adipati&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Karin si Angin Kencang&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Keluarga Vallière&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Aturan Baru Sekolah&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Les Privat&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pope  Romalia&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Jörmungand&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Reuni di Westwood&lt;br /&gt;
::*Bab 10 – Hati dari Duet&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 12 – Hari Libur Peri Kecil / 妖精達の休日===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::* Pembukaan&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039; Murid Baru di Negara Putih (Albion)&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1&lt;br /&gt;
::*Bab 2&lt;br /&gt;
::*Bab 3&lt;br /&gt;
::* Bab 4&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Serang, Kesatuan Satria Arwah Air!&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1&lt;br /&gt;
::*Bab 2&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hak untuk Menggunakan Saito selama Satu Hari&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1&lt;br /&gt;
::*Bab 2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 13 - The Pintu Dunia si Negeri Suci / 聖国の世界扉===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Romalia&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Keputusan Saito&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Berangkatkan &#039;&#039;Ostland&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Dua Kesatuan Satria&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Ajakan Paus&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Tombak Panjang&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Pintu Dunia&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Arti dari Senyuman&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 14 – Orang Suci Aquileia / 水都市の聖女===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Pemberontakan Skuadron Flowerbed&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Upacara Penobatan Ke-tiga&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -  Gandalfr Peri&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Ibukota Air&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Enam Ribu Tahun yang Lalu&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Jalan Besar Macan&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Orang Suci Aquileia&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Macan Besi &lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Memori Ikatan&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 15 -  Labirin Oblivion / 忘却の夢迷宮 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Carcassonne&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Kontes Satria Sandbank&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Linglung&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Permata Api&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Bulan Madu&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Malam Panjangnya Tabitha&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Taktik Diplomatik Henrietta&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Penobatan&lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Pintu Keluar Labirin&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 16 – Waktu Teh Des Ornières / ド・オルニエールの安穏 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Hadiah dari Kampanye &amp;lt;!--/ 戦の恩賞--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Mencari Tempat Tinggal &amp;lt;!--お屋敷探し--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Kemulungan Henrietta, Kegelisahan Louise, Kenaikan Jabatan Saito &amp;lt;!--アンリエッタの憂鬱、ルイズの不安、才人の出世--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Ibu dan Keponakan &amp;lt;!--/母と従姉--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Saito Chevalier De Hiraga Des Ornières &amp;lt;!--/ サイト・シュヴァリエ・ド・ヒラガ・ド・オルニエール--&amp;gt; &lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Waktu The Sehari-hari &amp;lt;!--/ 安穏の日々--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Akademi Eléonore &amp;lt;!--/ アカデミーのエレオノール--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Ruangan Bawah Tanah Rumah &amp;lt;!--/ 屋敷の地下室--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Pertemuan Rahasia &amp;lt;!--/ 密会--&amp;gt; &lt;br /&gt;
::*Bab 10 - 元素の兄弟&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Zero no Tsukaima:Series Overview|ISBN information]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_~_Indonesian_Version:Volume1_Bab2&amp;diff=48581</id>
		<title>Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1 Bab2</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_~_Indonesian_Version:Volume1_Bab2&amp;diff=48581"/>
		<updated>2009-07-18T15:10:21Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: New page: &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Bab 2 : Louise Si Zero&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;  Saat Saito bangun, hal pertama yang ia lihat merupakan baju dalam Louise yang berserakan.  Entah bagaimana, benda itu muncul di jangkauan matanya, yang dengan...&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Bab 2 : Louise Si Zero&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Saito bangun, hal pertama yang ia lihat merupakan baju dalam Louise yang berserakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah bagaimana, benda itu muncul di jangkauan matanya, yang dengan cerobohnya dilempar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise masih tertidur di tempat tidurnya, mendengkur lembut. Wajah tidurnya membuatnya mirip seperti anak kecil. Dia adalah perempuan yang bersuara keras dan menjengkelkan saat berbicara - ini &amp;quot;Bangsawan&amp;quot;, itu &amp;quot;Penyihir&amp;quot; - namun, saat ia tidur, dia sangat manis. Saito hampir berharap agar keadaannya tetap seperti ini selamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu kenyataan muncul di benaknya. &#039;&#039;Jadi, malam tadi bukan mimpi.&#039;&#039; Dia pikir ia akan berada di kamarnya, namun, kenyataannya, itu tidak terjadi. dia merasa tidak bersemangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
tetap, Pagi ini merupakan pagi yang segar. Silau sinar matahari menyinari kamar.&lt;br /&gt;
Karakteristik Saito yang selalu ingin tahu kembali muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sekarang kalau aku pikir-pikir, Keadaan ini lebih mirip kayak tur. Aku pengen tahu dunia seperti apa tempat ini? sewaktu aku secara tidak langsung menjadi Familiarnya penyihir perempuan yang kasar ini, aku harus melakukan yang terbaik dalam peranku, paling tidak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang paling pertama, dia menarik paksa selimut Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Apa? Apa yang Terjadi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini sudah pagi, Nona Besar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Huh? O-Oh... Tunggu, Siapa kau?!&amp;quot; Teriak Louise dengan suara tak enak didengar. Ekspressiinya menyataka ketidaksenangan ditambah dengan menggerutu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apa perempuan ini tidak apa-apa?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hiraga Saito?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, Familiar. benar. Aku memanggilmu malam yang lalu, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise bangun dan menguap. Lalu, ia menyuruh Saito:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baju.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito melempar baju seragam yang sudah disiapkannya di kursi. Louise mulai memakai baju pelan-pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito dengan cepat melihat ke arah lain untuk menyembunyikan wajah malunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pakaian dalam.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;A-Ambil Sendiri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tempatnya ada di laci paling bawah... di lemari itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nampaknya ia berencana untuk menggunakan Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil diam, Saito pergi dan membuka laci yang bersangkutan. saat dilihat, laci itu penuh dengan pakaian dalam. Inilah yang pertama kalinya Saito melihat pakaian dalam perempuan, terkecuali ibunya. Saito mengambilnya secara acak, ia melemparnya kepada bahunya tanpa melihat kebelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Louise memakainya, dia berbicara lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baju&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;aku kan sudah memberikannya padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pakaiakan aku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jangan macam-macam.&#039;&#039; Saito melihat ke arah Louise dengan marah, hanya melihat Louise duduk di atas tempat tidur sambil mengantuk hanya memakai celana dalam yang Saito lemparkan padanya. Tiba-tiba ia bingung untuk melihat kemana sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise mencibir dengan perasaan tidak senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau harus tahu, bila seorang bangsawan memiliki seorang persuruh, maka persuruh itu akan memakaikannya pakaian.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perkataan itu membuatnya kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Paling tidak kau bisa pakai baju sendiri kan?&amp;quot;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=48277</id>
		<title>Zero no Tsukaima (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=48277"/>
		<updated>2009-07-13T15:15:56Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Warning:ATP}} &lt;br /&gt;
[[Image:Znt novel cover.jpg|300px|thumb|Vol.One Cover]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; juga terdapat dalam berbagai bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima|English]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%28version_fran%C3%A7aise%29|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EItalian_Version%7E|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_wersja_polska|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EVersi%C3%B3n_Espa%C3%B1ola%7E|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
(Nb: proses penerjemahan tergantung dalam versinya masing-masing.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Datang di situs [http://www.baka-tsuki.net/forums/index.php Baka-Tsuki Project Forum] untuk mendiskusikan seri ini dan informasi lainnya dari Baka-Tsuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Updates == &amp;lt;!--pemberitahuan tanggal berdasarkan UTC (GMT)--&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*4 Juli 2009:&lt;br /&gt;
:* [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter1|Chapter 1 of Volume 1]] sudah di terjemahkan oleh [[user:Masterdiki|Masterdiki]]. maaf atas keterlambatan Uploadnya.&lt;br /&gt;
(Nb: penerjemahan ini tidak mengubah nama belakang sang karakter karena mengakibatkan kerancuan bahasa Indonesia. namun bila kalian mau memperbaikinya, monggo atuh mas!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* Main Page ini masih dalam masa Editing. bagi yang berminat untuk membantu, silahkan liat tentang Pencarian Editor di bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerjemah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dibutuhkan Para Penerjemah Nganggur! ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki sangat mencari para penerjemah untuk seri ini.&#039;&#039;&#039; Jika berkeinginan untuk menerjemahkan seri ini, Kirimkan posting anda di forum [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843], dan kami akan membantumu untuk memulainya, terima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dicari Editor secepatnya! ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki mencari Editor untuk seri ini. dibutuhkan Editor yang bisa menjalankan script code di Wiki. apablia kalian berminat, silahkan posting di link berikut ini. [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Zero no Tsukaima Registration versi Indonesia|Registrasi]] ===&lt;br /&gt;
Penerjemah di minta untuk menandai semua bab yang mereka inginkan untuk diterjemahkan di [[Zero no Tsukaima Registration versi Indonesia|Registration Page]] berdasarkan [[Zero_no_Tsukaima:Guideline#Translation_Management|Translation Management]] sesi dari &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; [[Zero_no_Tsukaima:Guideline|Project Specific Guidelines]].&lt;br /&gt;
=== Format Standards ===&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah di edit) harus dikonfirmasikan hingga terpenuhi. Lihat link di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri *[[Zero_no_Tsukaima|English]], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa jepang juga, kammi harap kalian bisa menjadi penerjemah jepang juga. apabila kalian melihat versi China, mungkin ada beberapa kesalahan jadi kalian dapat mengeditnya hingga terasa bagus menurut kalian. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa mengembalikan kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. kami juga dapat melihat semua yang kalian lakukan untuk memperbaikinya. jadi, lakukan saja daripada sembunyi atau menunggu. kurang kerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.baka-tsuki.net/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima:guidelines Naming Conventions For ZnT]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; oleh Noboru Yamaguchi ==&lt;br /&gt;
=== Volume 1 - Familiarnya si Zero / ゼロの使い魔 === &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Insert_&amp;amp;_Back Cover|Insert &amp;amp; Back Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kerajaan sihir&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab1|Bab 1 - aku seorang Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab2|Bab 2 - Louise si Zero]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab3|Bab 3 - Legenda]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Gandálfr&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab4|Bab 4 - Hari Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab5|Bab 5 - Kirche si Ardent]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab6|Bab 6 - Penjual senjata Tristain]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab7|Bab 7 - Fouquet si Crumbling Earth]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab 8|Bab 8 - Tongkat Penghancur]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 2 - Albion si negeri Angin / 風のアルビオン ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume2_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Kapal rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Kemurungan Baginda Ratu&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - permintaan Teman semasa kecil &lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Kota Pelabuhan - La Rochelle&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Sehari Sebelum Berangkat&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Negara putih&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pangeran dari Negara yang Sekarat&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Pesta di Newcastle Sebelum Pertarungan Terakhir&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Pertarungan Terakhir&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 3 - Buku Doa Sang Founder / 始祖の祈祷書 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume3_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Garis keturunan Sang Zero&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Penyakit Cinta Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Buku Doa Sang Founder&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Cinta Segitiga&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Keluarga Kerajaan dan Senjata Rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Memburu Harta Karun&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pakaian Naga&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Laboraturium Tuan Colbert&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Deklarasi Perang&lt;br /&gt;
::*Bab 10 - Sang Void&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 4 - Saksi Janji Sang Arwah Air / 誓約の水精霊 ===&lt;br /&gt;
::*|Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Pengantar&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Orang Suci&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Saito Pergi Berbelanja di Kota yang Penuh Kejayaan&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Baju Pelaut dan Kecemburuan Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Rahasia Tabitha&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Kekuatan Obat Cinta&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Arwah Air&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Cincin Andvari&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Reuni yang Kebohongan Semata&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Sengketa Kesedihan&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 5 - Hari Libur Tristania / トリスタニアの休日 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Penginapan &amp;quot;Charming Fairies&amp;quot;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Pertempuran dengan Api dan Pertemanan dengan Angin&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Hari Libur Tristania&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 6 - Batu Ruby Penebusan Kesalahan / 贖罪の炎赤石 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Pulang Kampung&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Cattleya&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Adipati de La Vallière&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Opsir Pemerintah Guiche dan Opsir Kadet Malicorne&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Api Dua Puluh Tahun yang Lalu&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Serangan Tiba-Tiba&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Ilusi di Dartanes&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Penebusan Dosa Api&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 7 – Pantekosta Perak / 銀の降臨祭 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Perbedaan Temperatur Diantara Dua Orang&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Peri&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Pendeta Shinto Priest Romalia&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Sekretaris dan Kaisar&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Gotha Selatan si Kota Sejarah&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Gencatan Senjata&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Alasan Untuk Bertarung&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Raja Gallia&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Mengalah&lt;br /&gt;
::*Bab 10 – Tempat untuk Keberanian&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 8 – Rayuan Musik Nostalgia / 望郷の小夜曲 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Satu Akhir dari Perang&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Paginya Saito&lt;br /&gt;
::*Bab3 – Peri Emas&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Kunjungan Pendeta Shinto&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Hilangnya Gandalfr&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Konferensi Para Negara&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Keputusan Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Para Pengguna Void&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Myoznitnir&lt;br /&gt;
::*Bab 10 – Pengguna Pedang&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 9 - Pesta Dansa Bulan Kembar/ 双月の舞踏会 ===&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Ketakutan Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Peri Hutan&lt;br /&gt;
::*Bab 3 – Pertemuan dan Perpisahan Para Pengguna&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Titel Kesatria&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Ondine ・ Kesatuan Satria Arwah Air&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Perasaan Sang Ratu&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Permohonan&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Pesta Dansa Sleipnir&lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Pertempuran dengan Burung yang Misterius&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 10 - Pahlawan Ivaldi / イーヴァルディの勇者===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&#039;&#039;Ostland&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Peri&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Kegelisahan dan Kecemburuan&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Ratu dan Ksatria&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Saudara Kandung&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Orang Keenam yang Dipenjara&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Penyelesaian di Masa Lalu&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Rumah Besar Tua Orléans&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Kastil Alhambra&lt;br /&gt;
::*Bab 10 - Pahlawan Ivaldi&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 11 - A Sebuah Duet Ingatan  / 追憶の二重奏===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*Novel Illustrasi&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Von Zerbst&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Ratu dan Adipati&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Karin si Angin Kencang&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Keluarga Vallière&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Aturan Baru Sekolah&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Les Privat&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pope  Romalia&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Jörmungand&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Reuni di Westwood&lt;br /&gt;
::*Bab 10 – Hati dari Duet&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 12 – Hari Libur Peri Kecil / 妖精達の休日===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume12_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::* Pembukaan&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039; Murid Baru di Negara Putih (Albion)&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1&lt;br /&gt;
::*Bab 2&lt;br /&gt;
::*Bab 3&lt;br /&gt;
::* Bab 4&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Serang, Kesatuan Satria Arwah Air!&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1&lt;br /&gt;
::*Bab 2&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hak untuk Menggunakan Saito selama Satu Hari&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1&lt;br /&gt;
::*Bab 2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 13 - The Pintu Dunia si Negeri Suci / 聖国の世界扉===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian version:Volume13_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Romalia&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Keputusan Saito&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Berangkatkan &#039;&#039;Ostland&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Dua Kesatuan Satria&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Ajakan Paus&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Tombak Panjang&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Pintu Dunia&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Arti dari Senyuman&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 14 – Orang Suci Aquileia / 水都市の聖女===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian version:Volume14_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Pemberontakan Skuadron Flowerbed&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Upacara Penobatan Ke-tiga&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -  Gandalfr Peri&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Ibukota Air&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Enam Ribu Tahun yang Lalu&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Jalan Besar Macan&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Orang Suci Aquileia&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Macan Besi &lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Memori Ikatan&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 15 -  Labirin Oblivion / 忘却の夢迷宮 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian version:Volume15_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Carcassonne&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Kontes Satria Sandbank&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Linglung&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Permata Api&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Bulan Madu&lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Malam Panjangnya Tabitha&lt;br /&gt;
::*Bab 7 – Taktik Diplomatik Henrietta&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Penobatan&lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Pintu Keluar Labirin&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 16 – Waktu Teh Des Ornières / ド・オルニエールの安穏 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian version:Volume16_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 – Hadiah dari Kampanye &amp;lt;!--/ 戦の恩賞--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Mencari Tempat Tinggal &amp;lt;!--お屋敷探し--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Kemulungan Henrietta, Kegelisahan Louise, Kenaikan Jabatan Saito &amp;lt;!--アンリエッタの憂鬱、ルイズの不安、才人の出世--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 4 – Ibu dan Keponakan &amp;lt;!--/母と従姉--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Saito Chevalier De Hiraga Des Ornières &amp;lt;!--/ サイト・シュヴァリエ・ド・ヒラガ・ド・オルニエール--&amp;gt; &lt;br /&gt;
::*Bab 6 – Waktu The Sehari-hari &amp;lt;!--/ 安穏の日々--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Akademi Eléonore &amp;lt;!--/ アカデミーのエレオノール--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 8 – Ruangan Bawah Tanah Rumah &amp;lt;!--/ 屋敷の地下室--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Bab 9 – Pertemuan Rahasia &amp;lt;!--/ 密会--&amp;gt; &lt;br /&gt;
::*Bab 10 - 元素の兄弟&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Zero no Tsukaima:Series Overview|ISBN information]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=48074</id>
		<title>Zero no Tsukaima (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=48074"/>
		<updated>2009-07-10T04:18:42Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Warning:ATP}} &lt;br /&gt;
[[Image:Znt novel cover.jpg|300px|thumb|Vol.One Cover]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; juga terdapat dalam berbagai bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima|English]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%28version_fran%C3%A7aise%29|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EItalian_Version%7E|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_wersja_polska|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EVersi%C3%B3n_Espa%C3%B1ola%7E|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
(Nb: proses penerjemahan tergantung dalam versinya masing-masing.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Datang di situs [http://www.baka-tsuki.net/forums/index.php Baka-Tsuki Project Forum] untuk mendiskusikan seri ini dan informasi lainnya dari Baka-Tsuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Updates == &amp;lt;!--pemberitahuan tanggal berdasarkan UTC (GMT)--&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*4 Juli 2009:&lt;br /&gt;
:* [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter1|Chapter 1 of Volume 1]] sudah di terjemahkan oleh [[user:Masterdiki|Masterdiki]]. maaf atas keterlambatan Uploadnya.&lt;br /&gt;
(Nb: penerjemahan ini tidak mengubah nama belakang sang karakter karena mengakibatkan kerancuan bahasa Indonesia. namun bila kalian mau memperbaikinya, monggo atuh mas!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* Main Page ini masih dalam masa Editing. bagi yang berminat untuk membantu, silahkan liat tentang Pencarian Editor di bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerjemah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dibutuhkan Para Penerjemah Nganggur! ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki sangat mencari para penerjemah untuk seri ini.&#039;&#039;&#039; Jika berkeinginan untuk menerjemahkan seri ini, Kirimkan posting anda di forum [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843], dan kami akan membantumu untuk memulainya, terima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dicari Editor secepatnya! ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki mencari Editor untuk seri ini. dibutuhkan Editor yang bisa menjalankan script code di Wiki. apablia kalian berminat, silahkan posting di link berikut ini. [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Registrasi|Registrasi]] ===&lt;br /&gt;
Penerjemah di minta untuk menandai semua bab yang mereka inginkan untuk diterjemahkan di [[Zero no Tsukaima Registration versi Indonesia|Registration Page]] berdasarkan [[Zero_no_Tsukaima:Guideline#Translation_Management|Translation Management]] sesi dari &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; [[Zero_no_Tsukaima:Guideline|Project Specific Guidelines]].&lt;br /&gt;
=== Format Standards ===&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah di edit) harus dikonfirmasikan hingga terpenuhi. Lihat link di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri *[[Zero_no_Tsukaima|English]], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa jepang juga, kammi harap kalian bisa menjadi penerjemah jepang juga. apabila kalian melihat versi China, mungkin ada beberapa kesalahan jadi kalian dapat mengeditnya hingga terasa bagus menurut kalian. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa mengembalikan kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. kami juga dapat melihat semua yang kalian lakukan untuk memperbaikinya. jadi, lakukan saja daripada sembunyi atau menunggu. kurang kerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.baka-tsuki.net/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima:guidelines Naming Conventions For ZnT]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; oleh Noboru Yamaguchi ==&lt;br /&gt;
=== Volume 1 - Familiarnya si Zero / ゼロの使い魔 === &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Insert_&amp;amp;_Back Cover|Insert &amp;amp; Back Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kerajaan sihir&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab1|Bab 1 - aku seorang Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab2|Bab 2 - Louise si Zero]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab3|Bab 3 - Legenda]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Gandálfr&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab4|Bab 4 - Hari Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab5|Bab 5 - Kirche si Ardent]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab6|Bab 6 - Penjual senjata Tristain]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab7|Bab 7 - Fouquet si Crumbling Earth]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab 8|Bab 8 - Tongkat Penghancur]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 2 - Albion si negeri Angin / 風のアルビオン ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume2_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Kapal rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Kemurungan Baginda Ratu&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - permintaan Teman semasa kecil &lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Kota Pelabuhan - La Rochelle&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Sehari Sebelum Berangkat&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Negara putih&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pangeran dari Negara yang Sekarat&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Pesta di Newcastle Sebelum Pertarungan Terakhir&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Pertarungan Terakhir&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 3 - Buku Doa Sang Founder / 始祖の祈祷書 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume3_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Garis keturunan Sang Zero&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Penyakit Cinta Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Buku Doa Sang Founder&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Cinta Segitiga&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Keluarga Kerajaan dan Senjata Rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Memburu Harta Karun]]&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pakaian Naga]]&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Laboraturium Tuan Colbert]]&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Deklarasi Perang]]&lt;br /&gt;
::*Bab 10 - Sang Void]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 4 - Saksi Janji Sang Arwah Air / 誓約の水精霊 [[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Pengantar|Pengantar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab1|Bab 1 - Orang Suci]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab2|Bab 2 - Saito Pergi Berbelanja di Kota yang Penuh Kejayaan]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab3|Bab 3 - Baju Pelaut dan Kecemburuan Louise]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab4|Bab 4 - Rahasia Tabitha]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab5|Bab 5 - Kekuatan Obat Cinta]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab6|Bab 6 - Arwah Air]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab7|Bab 7 - Cincin Andvari]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab8|Bab 8 - Reuni yang Kebohongan Semata]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab9|Bab 9 - Sengketa Kesedihan]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 5 - Hari Libur Tristania / トリスタニアの休日 [[Zero_no_Tsukaima:Volume5_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab1|Bab 1 - Penginapan &amp;quot;Charming Fairies&amp;quot;]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab2|Bab 2 - Pertempuran dengan Api dan Pertemanan dengan Angin]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab3|Bab 3 - Hari Libur Tristania]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 6 - Batu Ruby Penebusan Kesalahan / 贖罪の炎赤石 [[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab1|Bab 1 - Pulang Kampung]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab2|Bab 2 - Cattleya]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab3|Bab 3 - Adipati de La Vallière]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab4|Bab 4 - Opsir Pemerintah Guiche dan Opsir Kadet Malicorne]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab5|Bab 5 - Api Dua Puluh Tahun yang Lalu]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab6|Bab 6 - Serangan Tiba-Tiba]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab7|Bab 7 - Ilusi di Dartanes]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab8|Bab 8 - Penebusan Dosa Api]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 7 – Pantekosta Perak / 銀の降臨祭 [[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab1|Bab 1 – Perbedaan Temperatur Diantara Dua Orang]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab2|Bab 2 - Peri]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab3|Bab 3 - Pendeta Shinto Priest Romalia]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab4|Bab 4 - Sekretaris dan Kaisar]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab5|Bab 5 - Gotha Selatan si Kota Sejarah]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab6|Bab 6 – Gencatan Senjata]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab7|Bab 7 – Alasan Untuk Bertarung]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab8|Bab 8 - Raja Gallia]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab9|Bab 9 - Mengalah]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab10|Bab 10 – Tempat untuk Keberanian]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 8 – Rayuan Musik Nostalgia / 望郷の小夜曲 [[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Illustratsi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab1|Bab 1 – Satu Akhir dari Perang]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab2|Bab 2 - Paginya Saito]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab3|Bab3 – Peri Emas]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab4|Bab 4 – Kunjungan Pendeta Shinto]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab5|Bab 5 – Hilangnya Gandalfr]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab6|Bab 6 – Konferensi Para Negara]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab7|Bab 7 - Keputusan Louise]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab8|Bab 8 – Para Pengguna Void]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab9|Bab 9 - Myoznitnir]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab10|Bab 10 – Pengguna Pedang]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Penutup| Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 9 - Pesta Dansa Bulan Kembar/ 双月の舞踏会 [[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab1|Bab 1 - Ketakutan Louise]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab2|Bab 2 – Peri Hutan]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab3|Bab 3 – Pertemuan dan Perpisahan Para Pengguna]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab4|Bab 4 - Titel Kesatria]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab5|Bab 5 - Ondine ・ Kesatuan Satria Arwah Air]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab6|Bab 6 – Perasaan Sang Ratu]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab7|Bab 7 - Permohonan]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab8|Bab 8 – Pesta Dansa Sleipnir]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab9|Bab 9 – Pertempuran dengan Burung yang Misterius]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_ Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 10 - Pahlawan Ivaldi / イーヴァルディの勇者===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume10_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume10_Bab1|Bab 1 -&#039;&#039;Ostland&#039;&#039;]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume10_Bab2|Bab 2 - Peri]] &lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume10_Bab3|Bab 3 - Kegelisahan dan Kecemburuan]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume10_Bab4|Bab 4 - Ratu dan Ksatria]] &lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume10_Bab5|Bab 5 – Saudara Kandung]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume10_Bab6|Bab 6 – Orang Keenam yang Dipenjara]] &lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume10_Bab7|Bab 7 – Penyelesaian di Masa Lalu]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume10_Bab8|Bab 8 – Rumah Besar Tua Orléans]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume10_Bab9|Bab 9 - Kastil Alhambra]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume10_Bab10|Bab 10 - Pahlawan Ivaldi]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume10_Penutup| Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 11 - A Sebuah Duet Ingatan  / 追憶の二重奏===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume11_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Von Zerbst&lt;br /&gt;
::*Bab 2 – Ratu dan Adipati&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Karin si Angin Kencang&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Keluarga Vallière&lt;br /&gt;
::*Bab 5 – Aturan Baru Sekolah&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Les Privat&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pope  Romalia&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Jörmungand&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Reuni di Westwood&lt;br /&gt;
::*Bab 10 – Hati dari Duet&lt;br /&gt;
::*Penutup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Zero no Tsukaima:Series Overview|ISBN information]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=48055</id>
		<title>Zero no Tsukaima (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=48055"/>
		<updated>2009-07-09T13:24:54Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Warning:ATP}} &lt;br /&gt;
[[Image:Znt novel cover.jpg|300px|thumb|Vol.One Cover]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; juga terdapat dalam berbagai bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima|English]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%28version_fran%C3%A7aise%29|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EItalian_Version%7E|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_wersja_polska|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EVersi%C3%B3n_Espa%C3%B1ola%7E|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
(Nb: proses penerjemahan tergantung dalam versinya masing-masing.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Datang di situs [http://www.baka-tsuki.net/forums/index.php Baka-Tsuki Project Forum] untuk mendiskusikan seri ini dan informasi lainnya dari Baka-Tsuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Updates == &amp;lt;!--pemberitahuan tanggal berdasarkan UTC (GMT)--&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*4 Juli 2009:&lt;br /&gt;
:* [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter1|Chapter 1 of Volume 1]] sudah di terjemahkan oleh [[user:Masterdiki|Masterdiki]]. maaf atas keterlambatan Uploadnya.&lt;br /&gt;
(Nb: penerjemahan ini tidak mengubah nama belakang sang karakter karena mengakibatkan kerancuan bahasa Indonesia. namun bila kalian mau memperbaikinya, monggo atuh mas!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* Main Page ini masih dalam masa Editing. bagi yang berminat untuk membantu, silahkan liat tentang Pencarian Editor di bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerjemah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dibutuhkan Para Penerjemah Nganggur! ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki sangat mencari para penerjemah untuk seri ini.&#039;&#039;&#039; Jika berkeinginan untuk menerjemahkan seri ini, Kirimkan posting anda di forum [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843], dan kami akan membantumu untuk memulainya, terima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dicari Editor secepatnya! ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki mencari Editor untuk seri ini. dibutuhkan Editor yang bisa menjalankan script code di Wiki. apablia kalian berminat, silahkan posting di link berikut ini. [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Registrasi|Registrasi]] ===&lt;br /&gt;
Penerjemah di minta untuk menandai semua bab yang mereka inginkan untuk diterjemahkan di [[Zero no Tsukaima Registration versi Indonesia|Registration Page]] berdasarkan [[Zero_no_Tsukaima:Guideline#Translation_Management|Translation Management]] sesi dari &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; [[Zero_no_Tsukaima:Guideline|Project Specific Guidelines]].&lt;br /&gt;
=== Format Standards ===&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah di edit) harus dikonfirmasikan hingga terpenuhi. Lihat link di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri *[[Zero_no_Tsukaima|English]], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa jepang juga, kammi harap kalian bisa menjadi penerjemah jepang juga. apabila kalian melihat versi China, mungkin ada beberapa kesalahan jadi kalian dapat mengeditnya hingga terasa bagus menurut kalian. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa mengembalikan kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. kami juga dapat melihat semua yang kalian lakukan untuk memperbaikinya. jadi, lakukan saja daripada sembunyi atau menunggu. kurang kerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.baka-tsuki.net/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima:guidelines Naming Conventions For ZnT]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; oleh Noboru Yamaguchi ==&lt;br /&gt;
=== Volume 1 - Familiarnya si Zero / ゼロの使い魔 === &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Insert_&amp;amp;_Back Cover|Insert &amp;amp; Back Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kerajaan sihir&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab1|Bab 1 - aku seorang Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab2|Bab 2 - Louise si Zero]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab3|Bab 3 - Legenda]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Gandálfr&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab4|Bab 4 - Hari Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab5|Bab 5 - Kirche si Ardent]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab6|Bab 6 - Penjual senjata Tristain]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab7|Bab 7 - Fouquet si Crumbling Earth]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab 8|Bab 8 - Tongkat Penghancur]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 2 - Albion si negeri Angin / 風のアルビオン ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume2_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Kapal rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Kemurungan Baginda Ratu&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - permintaan Teman semasa kecil &lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Kota Pelabuhan - La Rochelle&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Sehari Sebelum Berangkat&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Negara putih&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pangeran dari Negara yang Sekarat&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Pesta di Newcastle Sebelum Pertarungan Terakhir&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Pertarungan Terakhir&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 3 - Buku Doa Sang Founder / 始祖の祈祷書 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume3_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Garis keturunan Sang Zero&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Penyakit Cinta Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Buku Doa Sang Founder&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Cinta Segitiga&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Keluarga Kerajaan dan Senjata Rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Memburu Harta Karun]]&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pakaian Naga]]&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Laboraturium Tuan Colbert]]&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Deklarasi Perang]]&lt;br /&gt;
::*Bab 10 - Sang Void]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 4 - Saksi Janji Sang Arwah Air / 誓約の水精霊 [[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Pengantar|Pengantar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab1|Bab 1 - Orang Suci]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab2|Bab 2 - Saito Pergi Berbelanja di Kota yang Penuh Kejayaan]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab3|Bab 3 - Baju Pelaut dan Kecemburuan Louise]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab4|Bab 4 - Rahasia Tabitha]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab5|Bab 5 - Kekuatan Obat Cinta]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab6|Bab 6 - Arwah Air]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab7|Bab 7 - Cincin Andvari]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab8|Bab 8 - Reuni yang Kebohongan Semata]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab9|Bab 9 - Sengketa Kesedihan]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 5 - Hari Libur Tristania / トリスタニアの休日 [[Zero_no_Tsukaima:Volume5_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab1|Bab 1 - Penginapan &amp;quot;Charming Fairies&amp;quot;]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab2|Bab 2 - Pertempuran dengan Api dan Pertemanan dengan Angin]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab3|Bab 3 - Hari Libur Tristania]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 6 - Batu Ruby Penebusan Kesalahan / 贖罪の炎赤石 [[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab1|Bab 1 - Pulang Kampung]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab2|Bab 2 - Cattleya]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab3|Bab 3 - Adipati de La Vallière]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab4|Bab 4 - Opsir Pemerintah Guiche dan Opsir Kadet Malicorne]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab5|Bab 5 - Api Dua Puluh Tahun yang Lalu]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab6|Bab 6 - Serangan Tiba-Tiba]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab7|Bab 7 - Ilusi di Dartanes]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab8|Bab 8 - Penebusan Dosa Api]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 7 – Pantekosta Perak / 銀の降臨祭 [[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab1|Bab 1 – Perbedaan Temperatur Diantara Dua Orang]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab2|Bab 2 - Peri]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab3|Bab 3 - Pendeta Shinto Priest Romalia]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab4|Bab 4 - Sekretaris dan Kaisar]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab5|Bab 5 - Gotha Selatan si Kota Sejarah]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab6|Bab 6 – Gencatan Senjata]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab7|Bab 7 – Alasan Untuk Bertarung]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab8|Bab 8 - Raja Gallia]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab9|Bab 9 - Mengalah]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab10|Bab 10 – Tempat untuk Keberanian]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 8 – Rayuan Musik Nostalgia / 望郷の小夜曲 [[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Illustratsi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab1|Bab 1 – Satu Akhir dari Perang]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab2|Bab 2 - Paginya Saito]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab3|Bab3 – Peri Emas]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab4|Bab 4 – Kunjungan Pendeta Shinto]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab5|Bab 5 – Hilangnya Gandalfr]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab6|Bab 6 – Konferensi Para Negara]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab7|Bab 7 - Keputusan Louise]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab8|Bab 8 – Para Pengguna Void]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab9|Bab 9 - Myoznitnir]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab10|Bab 10 – Pengguna Pedang]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Penutup| Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 9 - Pesta Dansa Bulan Kembar/ 双月の舞踏会 [[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab1|Bab 1 - Ketakutan Louise]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab2|Bab 2 – Peri Hutan]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab3|Bab 3 – Pertemuan dan Perpisahan Para Pengguna]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab4|Bab 4 - Titel Kesatria]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab5|Bab 5 - Ondine ・ Kesatuan Satria Arwah Air]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab6|Bab 6 – Perasaan Sang Ratu]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab7|Bab 7 - Permohonan]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab8|Bab 8 – Pesta Dansa Sleipnir]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab9|Bab 9 – Pertempuran dengan Burung yang Misterius]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_ Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Zero no Tsukaima:Series Overview|ISBN information]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_~_Indonesian_Version:Volume1_Illustrations&amp;diff=48054</id>
		<title>Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1 Illustrations</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_~_Indonesian_Version:Volume1_Illustrations&amp;diff=48054"/>
		<updated>2009-07-09T13:20:13Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: New page: &amp;lt;gallery&amp;gt; Image:ZNT Cover.jpg|&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Cover&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; Image:ZNT Inside Flap.jpg|&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Inside Flap&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; Image:ZNT-Colour-Fold up 01 v2.jpg|&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Fold Up 01&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; Image:ZNT-Colour-Fold up 02.jpg|&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Fold Up 02&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; I...&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&amp;lt;gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
Image:ZNT Cover.jpg|&#039;&#039;&#039;Cover&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:ZNT Inside Flap.jpg|&#039;&#039;&#039;Inside Flap&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:ZNT-Colour-Fold up 01 v2.jpg|&#039;&#039;&#039;Fold Up 01&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:ZNT-Colour-Fold up 02.jpg|&#039;&#039;&#039;Fold Up 02&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:ZNT-Colour--Content--01.jpg|&#039;&#039;&#039;Pre-Content Page&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:ZNT-Colour--Content--02.jpg|&#039;&#039;&#039;Content Page&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:ZNT-page-001.jpg|&#039;&#039;&#039;Front page&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:ZNT-page-019.jpg|&#039;&#039;&#039;Page 19&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:ZNT-page-051.jpg|&#039;&#039;&#039;Page 51&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:ZNT-page-083.jpg|&#039;&#039;&#039;Page 83&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:ZNT-page105.jpg|&#039;&#039;&#039;Page 105&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:ZNT-page-133.jpg|&#039;&#039;&#039;Page 133&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:ZNT-page-149.jpg|&#039;&#039;&#039;Page 149&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:ZNT-page-173.jpg|&#039;&#039;&#039;Page 173&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:ZNT-page-195.jpg|&#039;&#039;&#039;Page 195&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:ZNT-page-241.jpg|&#039;&#039;&#039;Page 241&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Image:ZNT-page-259.jpg|&#039;&#039;&#039;Page 259&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;/gallery&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Zero_no_Tsukaima|Return to Main Page]]&lt;br /&gt;
| [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter1|Forward to Chapter 1]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=48053</id>
		<title>Zero no Tsukaima (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=48053"/>
		<updated>2009-07-09T13:17:33Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Warning:ATP}} &lt;br /&gt;
[[Image:Znt novel cover.jpg|300px|thumb|Vol.One Cover]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; juga terdapat dalam berbagai bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima|English]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%28version_fran%C3%A7aise%29|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EItalian_Version%7E|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_wersja_polska|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EVersi%C3%B3n_Espa%C3%B1ola%7E|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
(Nb: proses penerjemahan tergantung dalam versinya masing-masing.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Datang di situs [http://www.baka-tsuki.net/forums/index.php Baka-Tsuki Project Forum] untuk mendiskusikan seri ini dan informasi lainnya dari Baka-Tsuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Updates == &amp;lt;!--pemberitahuan tanggal berdasarkan UTC (GMT)--&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*4 Juli 2009:&lt;br /&gt;
:* [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter1|Chapter 1 of Volume 1]] sudah di terjemahkan oleh [[user:Masterdiki|Masterdiki]]. maaf atas keterlambatan Uploadnya.&lt;br /&gt;
(Nb: penerjemahan ini tidak mengubah nama belakang sang karakter karena mengakibatkan kerancuan bahasa Indonesia. namun bila kalian mau memperbaikinya, monggo atuh mas!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* Main Page ini masih dalam masa Editing. bagi yang berminat untuk membantu, silahkan liat tentang Pencarian Editor di bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerjemah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dibutuhkan Para Penerjemah Nganggur! ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki sangat mencari para penerjemah untuk seri ini.&#039;&#039;&#039; Jika berkeinginan untuk menerjemahkan seri ini, Kirimkan posting anda di forum [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843], dan kami akan membantumu untuk memulainya, terima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dicari Editor secepatnya! ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki mencari Editor untuk seri ini. dibutuhkan Editor yang bisa menjalankan script code di Wiki. apablia kalian berminat, silahkan posting di link berikut ini. [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Registrasi|Registrasi]] ===&lt;br /&gt;
Penerjemah di minta untuk menandai semua bab yang mereka inginkan untuk diterjemahkan di [[Zero no Tsukaima Registration versi Indonesia|Registration Page]] berdasarkan [[Zero_no_Tsukaima:Guideline#Translation_Management|Translation Management]] sesi dari &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; [[Zero_no_Tsukaima:Guideline|Project Specific Guidelines]].&lt;br /&gt;
=== Format Standards ===&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah di edit) harus dikonfirmasikan hingga terpenuhi. Lihat link di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri *[[Zero_no_Tsukaima|English]], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa jepang juga, kammi harap kalian bisa menjadi penerjemah jepang juga. apabila kalian melihat versi China, mungkin ada beberapa kesalahan jadi kalian dapat mengeditnya hingga terasa bagus menurut kalian. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa mengembalikan kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. kami juga dapat melihat semua yang kalian lakukan untuk memperbaikinya. jadi, lakukan saja daripada sembunyi atau menunggu. kurang kerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.baka-tsuki.net/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima:guidelines Naming Conventions For ZnT]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; oleh Noboru Yamaguchi ==&lt;br /&gt;
=== Volume 1 - Familiarnya si Zero / ゼロの使い魔 === &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Insert_&amp;amp;_Back Cover|Insert &amp;amp; Back Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kerajaan sihir&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab1|Bab 1 - aku seorang Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab2|Bab 2 - Louise si Zero]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab3|Bab 3 - Legenda]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Gandálfr&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab4|Bab 4 - Hari Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab5|Bab 5 - Kirche si Ardent]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab6|Bab 6 - Penjual senjata Tristain]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab7|Bab 7 - Fouquet si Crumbling Earth]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab 8|Bab 8 - Tongkat Penghancur]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 2 - Albion si negeri Angin / 風のアルビオン ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume2_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Kapal rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Kemurungan Baginda Ratu&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - permintaan Teman semasa kecil &lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Kota Pelabuhan - La Rochelle&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Sehari Sebelum Berangkat&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Negara putih&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pangeran dari Negara yang Sekarat&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Pesta di Newcastle Sebelum Pertarungan Terakhir&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Pertarungan Terakhir&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 3 - Buku Doa Sang Founder / 始祖の祈祷書 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume3_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Garis keturunan Sang Zero&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Penyakit Cinta Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Buku Doa Sang Founder&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Cinta Segitiga&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Keluarga Kerajaan dan Senjata Rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Memburu Harta Karun]]&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pakaian Naga]]&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Laboraturium Tuan Colbert]]&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Deklarasi Perang]]&lt;br /&gt;
::*Bab 10 - Sang Void]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 4 - Saksi Janji Sang Arwah Air / 誓約の水精霊 [[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Pengantar|Pengantar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab1|Bab 1 - Orang Suci]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab2|Bab 2 - Saito Pergi Berbelanja di Kota yang Penuh Kejayaan]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab3|Bab 3 - Baju Pelaut dan Kecemburuan Louise]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab4|Bab 4 - Rahasia Tabitha]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab5|Bab 5 - Kekuatan Obat Cinta]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab6|Bab 6 - Arwah Air]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab7|Bab 7 - Cincin Andvari]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab8|Bab 8 - Reuni yang Kebohongan Semata]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab9|Bab 9 - Sengketa Kesedihan]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 5 - Hari Libur Tristania / トリスタニアの休日 [[Zero_no_Tsukaima:Volume5_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab1|Bab 1 - Penginapan &amp;quot;Charming Fairies&amp;quot;]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab2|Bab 2 - Pertempuran dengan Api dan Pertemanan dengan Angin]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab3|Bab 3 - Hari Libur Tristania]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 6 - Batu Ruby Penebusan Kesalahan / 贖罪の炎赤石 [[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab1|Bab 1 - Pulang Kampung]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab2|Bab 2 - Cattleya]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab3|Bab 3 - Adipati de La Vallière]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab4|Bab 4 - Opsir Pemerintah Guiche dan Opsir Kadet Malicorne]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab5|Bab 5 - Api Dua Puluh Tahun yang Lalu]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab6|Bab 6 - Serangan Tiba-Tiba]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab7|Bab 7 - Ilusi di Dartanes]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab8|Bab 8 - Penebusan Dosa Api]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 7 – Pantekosta Perak / 銀の降臨祭 [[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab1|Bab 1 – Perbedaan Temperatur Diantara Dua Orang]]&lt;br /&gt;
::*[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab2|Bab 2 - Peri]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab3|Bab 3 - Pendeta Shinto Priest Romalia]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab4|Bab 4 - Sekretaris dan Kaisar]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab5|Bab 5 - Gotha Selatan si Kota Sejarah]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab6|Bab 6 – Gencatan Senjata]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab7|Bab 7 – Alasan Untuk Bertarung]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab8|Bab 8 - Raja Gallia]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab9|Bab 9 - Mengalah]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Bab10|Bab 10 – Tempat untuk Keberanian]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume7_Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 8 – Rayuan Musik Nostalgia / 望郷の小夜曲 [[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Illustratsi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab1|Bab 1 – Satu Akhir dari Perang]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab2|Bab 2 - Paginya Saito]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab3|Bab3 – Peri Emas]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab4|Bab 4 – Kunjungan Pendeta Shinto]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab5|Bab 5 – Hilangnya Gandalfr]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab6|Bab 6 – Konferensi Para Negara]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab7|Bab 7 - Keputusan Louise]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab8|Bab 8 – Para Pengguna Void]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab9|Bab 9 - Myoznitnir]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Bab10|Bab 10 – Pengguna Pedang]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume8_Penutup| Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 9 - Pesta Dansa Bulan Kembar/ 双月の舞踏会 [[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab1|Bab 1 - Ketakutan Louise]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab2|Bab 2 – Peri Hutan]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab3|Bab 3 – Pertemuan dan Perpisahan Para Pengguna]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab4|Bab 4 - Titel Kesatria]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab5|Bab 5 - Ondine ・ Kesatuan Satria Arwah Air]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab6|Bab 6 – Perasaan Sang Ratu]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab7|Bab 7 - Permohonan]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab8|Bab 8 – Pesta Dansa Sleipnir]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_Bab9|Bab 9 – Pertempuran dengan Burung yang Misterius]]&lt;br /&gt;
::*[[ Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume9_ Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Zero no Tsukaima:Series Overview|ISBN information]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_Registration_versi_Indonesia&amp;diff=48052</id>
		<title>Zero no Tsukaima Registration versi Indonesia</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_Registration_versi_Indonesia&amp;diff=48052"/>
		<updated>2009-07-09T13:11:13Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: New page: __NOTOC__   Kalau bergabung, tuliskan nama kalian di Bab yang kalian inginkan.  *Untuk menterjemahkan novel ini, kamu tak perlu melakukannya seperti &amp;quot;Aku harus menyelesaikannya sampai habi...&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;__NOTOC__ &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau bergabung, tuliskan nama kalian di Bab yang kalian inginkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Untuk menterjemahkan novel ini, kamu tak perlu melakukannya seperti &amp;quot;Aku harus menyelesaikannya sampai habis!&amp;quot;. Banyak pilihan diberikan untuk para penerjemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 1 - Familiarnya si Zero / ゼロの使い魔 (Full Text)===&lt;br /&gt;
::*Insert &amp;amp; Back Cover -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kerajaan Sihir&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - [[user:Masterdiki|Masterdiki]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Gandlafr&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 4 -&lt;br /&gt;
::*Bab 5 -&lt;br /&gt;
::*Bab 6 -&lt;br /&gt;
::*Bab 7 -&lt;br /&gt;
::*Bab 8 -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 2 - Albion si Negeri Angin / 風のアルビオン (Full Text)===&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Bab 4 -&lt;br /&gt;
::*Bab 5 -&lt;br /&gt;
::*Bab 6 -&lt;br /&gt;
::*Bab 7 -&lt;br /&gt;
::*Bab 8 -&lt;br /&gt;
::*Bab 9 -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 3 - Buku Doa Sang Founder / 始祖の祈祷書 (Full Text)===&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Bab 4 -&lt;br /&gt;
::*Bab 5 -&lt;br /&gt;
::*Bab 6 -&lt;br /&gt;
::*Bab 7 -&lt;br /&gt;
::*Bab 8 -&lt;br /&gt;
::*Bab 9 -&lt;br /&gt;
::*Bab 10 -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 4 - Saksi Janji Sang Arwah Air / 誓約の水精霊 (Full Text)===&lt;br /&gt;
::*Pengantar -&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Bab 4 -&lt;br /&gt;
::*Bab 5 -&lt;br /&gt;
::*Bab 6 -&lt;br /&gt;
::*Bab 7 -&lt;br /&gt;
::*Bab 8 -&lt;br /&gt;
::*Bab 9 -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 5 - Hari Libur Tristania / トリスタニアの休日 (Full Text)===&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 6 - Batu Ruby Penebus Kesalahan / 贖罪の炎赤石 (Full Text)===&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Bab 4 -&lt;br /&gt;
::*Bab 5 -&lt;br /&gt;
::*Bab 6 -&lt;br /&gt;
::*Bab 7 -&lt;br /&gt;
::*Bab 8 -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 7 - Pantekosta Perak / 銀の降臨祭 (Full Text)===&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Bab 4 -&lt;br /&gt;
::*Bab 5 -&lt;br /&gt;
::*Bab 6 -&lt;br /&gt;
::*Bab 7 -&lt;br /&gt;
::*Bab 8 -&lt;br /&gt;
::*Bab 9 -&lt;br /&gt;
::*Bab 10 -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 8 - Rayuan Musik Nostalgia / 望郷の小夜曲 (Full Text)===&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Bab 4 -&lt;br /&gt;
::*Bab 5 -&lt;br /&gt;
::*Bab 6 -&lt;br /&gt;
::*Bab 7 -&lt;br /&gt;
::*Bab 8 -&lt;br /&gt;
::*Bab 9 -&lt;br /&gt;
::*Bab 10 -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 9 - Pesta Dansa Bulan Kembar / 双月の舞踏会 (Full Text)===&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Bab 4 -&lt;br /&gt;
::*Bab 5 -&lt;br /&gt;
::*Bab 6 -&lt;br /&gt;
::*Bab 7 -&lt;br /&gt;
::*Bab 8 -&lt;br /&gt;
::*Bab 9 -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 10 - Pahlawan Ivaldi / イーヴァルディの勇者===&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Bab 4 -&lt;br /&gt;
::*Bab 5 -&lt;br /&gt;
::*Bab 6 -&lt;br /&gt;
::*Bab 7 -&lt;br /&gt;
::*Bab 8 -&lt;br /&gt;
::*Bab 9 -&lt;br /&gt;
::*Bab 10 -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 11 - Sebuah Duet Ingatan / 追憶の二重奏===&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Bab 4 -&lt;br /&gt;
::*Bab 5 -&lt;br /&gt;
::*Bab 6 -&lt;br /&gt;
::*Bab 7 -&lt;br /&gt;
::*Bab 8 -&lt;br /&gt;
::*Bab 9 -&lt;br /&gt;
::*Bab 10 -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 12 - Hari Libur Peri Kecil / 妖精達の休日===&lt;br /&gt;
::*Pembuka -&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Murid Baru dari Negeri Putih (Albion)&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Bab 4 -&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Serang, Kesatuan Satria Arwah Air!&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hak Untuk Menggunakan Saito Selama Satu Hari&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 13 - Pintu Dunia si Negeri Suci / 聖国の世界扉===&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Bab 4 -&lt;br /&gt;
::*Bab 5 -&lt;br /&gt;
::*Bab 6 -&lt;br /&gt;
::*Bab 7 -&lt;br /&gt;
::*Bab 8 -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 14 - Orang Suci Aquileia / 水都市の聖女===&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Bab 4 -&lt;br /&gt;
::*Bab 5 -&lt;br /&gt;
::*Bab 6 -&lt;br /&gt;
::*Bab 7 -&lt;br /&gt;
::*Bab 8 -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 15 - Labirin Oblivion / 忘却の夢迷宮===&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Bab 4 -&lt;br /&gt;
::*Bab 5 -&lt;br /&gt;
::*Bab 6 -&lt;br /&gt;
::*Bab 7 -&lt;br /&gt;
::*Bab 8 -&lt;br /&gt;
::*Bab 9 -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 16 - Waktu Teh Des Ornières / ド・オルニエールの安穏===&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Bab 4 -&lt;br /&gt;
::*Bab 5 -&lt;br /&gt;
::*Bab 6 -&lt;br /&gt;
::*Bab 7 -&lt;br /&gt;
::*Bab 8 -&lt;br /&gt;
::*Bab 9 -&lt;br /&gt;
::*Bab 10 -&lt;br /&gt;
::*Penutup -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Side Story Volume 1 - Petualangan Tabitha / タバサの冒険===&lt;br /&gt;
::*Bab 1 -&lt;br /&gt;
::*Bab 2 -&lt;br /&gt;
::*Bab 3 -&lt;br /&gt;
::*Bab 4 -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Side Story Volume 2 - Petualangan Tabitha / タバサの冒険2===&lt;br /&gt;
::*Bab 5 -&lt;br /&gt;
::*Bab 6 -&lt;br /&gt;
::*Bab Tambahan -&lt;br /&gt;
::*Bab 7 -&lt;br /&gt;
::*bab 8 -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Registration Page]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=48050</id>
		<title>Zero no Tsukaima (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=48050"/>
		<updated>2009-07-09T13:09:34Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Warning:ATP}} &lt;br /&gt;
[[Image:Znt novel cover.jpg|300px|thumb|Vol.One Cover]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; juga terdapat dalam berbagai bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima|English]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%28version_fran%C3%A7aise%29|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EItalian_Version%7E|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_wersja_polska|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EVersi%C3%B3n_Espa%C3%B1ola%7E|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
(Nb: proses penerjemahan tergantung dalam versinya masing-masing.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Datang di situs [http://www.baka-tsuki.net/forums/index.php Baka-Tsuki Project Forum] untuk mendiskusikan seri ini dan informasi lainnya dari Baka-Tsuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Updates == &amp;lt;!--pemberitahuan tanggal berdasarkan UTC (GMT)--&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*4 Juli 2009:&lt;br /&gt;
:* [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter1|Chapter 1 of Volume 1]] sudah di terjemahkan oleh [[user:Masterdiki|Masterdiki]]. maaf atas keterlambatan Uploadnya.&lt;br /&gt;
(Nb: penerjemahan ini tidak mengubah nama belakang sang karakter karena mengakibatkan kerancuan bahasa Indonesia. namun bila kalian mau memperbaikinya, monggo atuh mas!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* Main Page ini masih dalam masa Editing. bagi yang berminat untuk membantu, silahkan liat tentang Pencarian Editor di bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerjemah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dibutuhkan Para Penerjemah Nganggur! ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki sangat mencari para penerjemah untuk seri ini.&#039;&#039;&#039; Jika berkeinginan untuk menerjemahkan seri ini, Kirimkan posting anda di forum [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843], dan kami akan membantumu untuk memulainya, terima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dicari Editor secepatnya! ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki mencari Editor untuk seri ini. dibutuhkan Editor yang bisa menjalankan script code di Wiki. apablia kalian berminat, silahkan posting di link berikut ini. [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Registrasi|Registrasi]] ===&lt;br /&gt;
Penerjemah di minta untuk menandai semua bab yang mereka inginkan untuk diterjemahkan di [[Zero no Tsukaima Registration versi Indonesia|Registration Page]] berdasarkan [[Zero_no_Tsukaima:Guideline#Translation_Management|Translation Management]] sesi dari &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; [[Zero_no_Tsukaima:Guideline|Project Specific Guidelines]].&lt;br /&gt;
=== Format Standards ===&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah di edit) harus dikonfirmasikan hingga terpenuhi. Lihat link di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri *[[Zero_no_Tsukaima|English]], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa jepang juga, kammi harap kalian bisa menjadi penerjemah jepang juga. apabila kalian melihat versi China, mungkin ada beberapa kesalahan jadi kalian dapat mengeditnya hingga terasa bagus menurut kalian. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa mengembalikan kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. kami juga dapat melihat semua yang kalian lakukan untuk memperbaikinya. jadi, lakukan saja daripada sembunyi atau menunggu. kurang kerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.baka-tsuki.net/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima:guidelines Naming Conventions For ZnT]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; oleh Noboru Yamaguchi ==&lt;br /&gt;
=== Volume 1 - Familiarnya si Zero / ゼロの使い魔 === &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Insert_&amp;amp;_Back Cover|Insert &amp;amp; Back Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kerajaan sihir&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab1|Bab 1 - aku seorang Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab2|Bab 2 - Louise si Zero]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab3|Bab 3 - Legenda]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Gandálfr&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab4|Bab 4 - Hari Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab5|Bab 5 - Kirche si Ardent]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab6|Bab 6 - Penjual senjata Tristain]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab7|Bab 7 - Fouquet si Crumbling Earth]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab 8|Bab 8 - Tongkat Penghancur]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 2 - Albion si negeri Angin / 風のアルビオン ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume2_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Kapal rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Kemurungan Baginda Ratu&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - permintaan Teman semasa kecil &lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Kota Pelabuhan - La Rochelle&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Sehari Sebelum Berangkat&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Negara putih&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pangeran dari Negara yang Sekarat&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Pesta di Newcastle Sebelum Pertarungan Terakhir&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Pertarungan Terakhir&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 3 - Buku Doa Sang Founder / 始祖の祈祷書 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume3_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Garis keturunan Sang Zero&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Penyakit Cinta Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Buku Doa Sang Founder&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Cinta Segitiga&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Keluarga Kerajaan dan Senjata Rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Memburu Harta Karun]]&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pakaian Naga]]&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Laboraturium Tuan Colbert]]&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Deklarasi Perang]]&lt;br /&gt;
::*Bab 10 - Sang Void]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 4 - Saksi Janji Sang Arwah Air / 誓約の水精霊 [[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Pengantar|Pengantar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab1|Bab 1 - Orang Suci]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab2|Bab 2 - Saito Pergi Berbelanja di Kota yang Penuh Kejayaan]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab3|Bab 3 - Baju Pelaut dan Kecemburuan Louise]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab4|Bab 4 - Rahasia Tabitha]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab5|Bab 5 - Kekuatan Obat Cinta]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab6|Bab 6 - Arwah Air]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab7|Bab 7 - Cincin Andvari]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab8|Bab 8 - Reuni yang Kebohongan Semata]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab9|Bab 9 - Sengketa Kesedihan]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 5 - Hari Libur Tristania / トリスタニアの休日 [[Zero_no_Tsukaima:Volume5_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab1|Bab 1 - Penginapan &amp;quot;Charming Fairies&amp;quot;]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab2|Bab 2 - Pertempuran dengan Api dan Pertemanan dengan Angin]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab3|Bab 3 - Hari Libur Tristania]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 6 - Batu Ruby Penebusan Kesalahan / 贖罪の炎赤石 [[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab1|Bab 1 - Pulang Kampung]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab2|Bab 2 - Cattleya]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab3|Bab 3 - Adipati de La Vallière]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab4|Bab 4 - Opsir Pemerintah Guiche dan Opsir Kadet Malicorne]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab5|Bab 5 - Api Dua Puluh Tahun yang Lalu]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab6|Bab 6 - Serangan Tiba-Tiba]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab7|Bab 7 - Ilusi di Dartanes]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab8|Bab 8 - Penebusan Dosa Api]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Zero no Tsukaima:Series Overview|ISBN information]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=48049</id>
		<title>Zero no Tsukaima (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=48049"/>
		<updated>2009-07-09T13:08:04Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Warning:ATP}} &lt;br /&gt;
[[Image:Znt novel cover.jpg|300px|thumb|Vol.One Cover]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; juga terdapat dalam berbagai bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima|English]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%28version_fran%C3%A7aise%29|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EItalian_Version%7E|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_wersja_polska|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EVersi%C3%B3n_Espa%C3%B1ola%7E|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
(Nb: proses penerjemahan tergantung dalam versinya masing-masing.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Datang di situs [http://www.baka-tsuki.net/forums/index.php Baka-Tsuki Project Forum] untuk mendiskusikan seri ini dan informasi lainnya dari Baka-Tsuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Updates == &amp;lt;!--pemberitahuan tanggal berdasarkan UTC (GMT)--&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*4 Juli 2009:&lt;br /&gt;
:* [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter1|Chapter 1 of Volume 1]] sudah di terjemahkan oleh [[user:Masterdiki|Masterdiki]]. maaf atas keterlambatan Uploadnya.&lt;br /&gt;
(Nb: penerjemahan ini tidak mengubah nama belakang sang karakter karena mengakibatkan kerancuan bahasa Indonesia. namun bila kalian mau memperbaikinya, monggo atuh mas!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* Main Page ini masih dalam masa Editing. bagi yang berminat untuk membantu, silahkan liat tentang Pencarian Editor di bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerjemah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dibutuhkan Para Penerjemah Nganggur! ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki sangat mencari para penerjemah untuk seri ini.&#039;&#039;&#039; Jika berkeinginan untuk menerjemahkan seri ini, Kirimkan posting anda di forum [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843], dan kami akan membantumu untuk memulainya, terima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dicari Editor secepatnya! ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki mencari Editor untuk seri ini. dibutuhkan Editor yang bisa menjalankan script code di Wiki. apablia kalian berminat, silahkan posting di link berikut ini. [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Registrasi|Registrasi]] ===&lt;br /&gt;
Penerjemah di minta untuk menandai semua bab yang mereka inginkan untuk diterjemahkan di [[Zero no Tsukaima Registration|Registration Page]] berdasarkan [[Zero_no_Tsukaima:Guideline#Translation_Management|Translation Management]] sesi dari &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; [[Zero_no_Tsukaima:Guideline|Project Specific Guidelines]].&lt;br /&gt;
=== Format Standards ===&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah di edit) harus dikonfirmasikan hingga terpenuhi. Lihat link di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri *[[Zero_no_Tsukaima|English]], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa jepang juga, kammi harap kalian bisa menjadi penerjemah jepang juga. apabila kalian melihat versi China, mungkin ada beberapa kesalahan jadi kalian dapat mengeditnya hingga terasa bagus menurut kalian. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa mengembalikan kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. kami juga dapat melihat semua yang kalian lakukan untuk memperbaikinya. jadi, lakukan saja daripada sembunyi atau menunggu. kurang kerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.baka-tsuki.net/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima:guidelines Naming Conventions For ZnT]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; oleh Noboru Yamaguchi ==&lt;br /&gt;
=== Volume 1 - Familiarnya si Zero / ゼロの使い魔 === &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Insert_&amp;amp;_Back Cover|Insert &amp;amp; Back Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kerajaan sihir&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab1|Bab 1 - aku seorang Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab2|Bab 2 - Louise si Zero]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab3|Bab 3 - Legenda]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Gandálfr&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab4|Bab 4 - Hari Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab5|Bab 5 - Kirche si Ardent]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab6|Bab 6 - Penjual senjata Tristain]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab7|Bab 7 - Fouquet si Crumbling Earth]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab 8|Bab 8 - Tongkat Penghancur]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 2 - Albion si negeri Angin / 風のアルビオン ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume2_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Kapal rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Kemurungan Baginda Ratu&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - permintaan Teman semasa kecil &lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Kota Pelabuhan - La Rochelle&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Sehari Sebelum Berangkat&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Negara putih&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pangeran dari Negara yang Sekarat&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Pesta di Newcastle Sebelum Pertarungan Terakhir&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Pertarungan Terakhir&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 3 - Buku Doa Sang Founder / 始祖の祈祷書 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume3_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Garis keturunan Sang Zero&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Penyakit Cinta Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Buku Doa Sang Founder&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Cinta Segitiga&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Keluarga Kerajaan dan Senjata Rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Memburu Harta Karun]]&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pakaian Naga]]&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Laboraturium Tuan Colbert]]&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Deklarasi Perang]]&lt;br /&gt;
::*Bab 10 - Sang Void]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 4 - Saksi Janji Sang Arwah Air / 誓約の水精霊 [[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Pengantar|Pengantar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab1|Bab 1 - Orang Suci]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab2|Bab 2 - Saito Pergi Berbelanja di Kota yang Penuh Kejayaan]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab3|Bab 3 - Baju Pelaut dan Kecemburuan Louise]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab4|Bab 4 - Rahasia Tabitha]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab5|Bab 5 - Kekuatan Obat Cinta]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab6|Bab 6 - Arwah Air]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab7|Bab 7 - Cincin Andvari]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab8|Bab 8 - Reuni yang Kebohongan Semata]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab9|Bab 9 - Sengketa Kesedihan]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 5 - Hari Libur Tristania / トリスタニアの休日 [[Zero_no_Tsukaima:Volume5_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab1|Bab 1 - Penginapan &amp;quot;Charming Fairies&amp;quot;]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab2|Bab 2 - Pertempuran dengan Api dan Pertemanan dengan Angin]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab3|Bab 3 - Hari Libur Tristania]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 6 - Batu Ruby Penebusan Kesalahan / 贖罪の炎赤石 [[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab1|Bab 1 - Pulang Kampung]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab2|Bab 2 - Cattleya]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab3|Bab 3 - Adipati de La Vallière]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab4|Bab 4 - Opsir Pemerintah Guiche dan Opsir Kadet Malicorne]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab5|Bab 5 - Api Dua Puluh Tahun yang Lalu]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab6|Bab 6 - Serangan Tiba-Tiba]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab7|Bab 7 - Ilusi di Dartanes]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab8|Bab 8 - Penebusan Dosa Api]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Zero no Tsukaima:Series Overview|ISBN information]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=48048</id>
		<title>Zero no Tsukaima (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=48048"/>
		<updated>2009-07-09T13:04:22Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Warning:ATP}} &lt;br /&gt;
[[Image:Znt novel cover.jpg|300px|thumb|Vol.One Cover]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; juga terdapat dalam berbagai bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima|English]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%28version_fran%C3%A7aise%29|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EItalian_Version%7E|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_wersja_polska|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EVersi%C3%B3n_Espa%C3%B1ola%7E|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
(Nb: proses penerjemahan tergantung dalam versinya masing-masing.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Datang di situs [http://www.baka-tsuki.net/forums/index.php Baka-Tsuki Project Forum] untuk mendiskusikan seri ini dan informasi lainnya dari Baka-Tsuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Updates == &amp;lt;!--pemberitahuan tanggal berdasarkan UTC (GMT)--&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*4 Juli 2009:&lt;br /&gt;
:* [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter1|Chapter 1 of Volume 1]] sudah di terjemahkan oleh [[user:Masterdiki|Masterdiki]]. maaf atas keterlambatan Uploadnya.&lt;br /&gt;
(Nb: penerjemahan ini tidak mengubah nama belakang sang karakter karena mengakibatkan kerancuan bahasa Indonesia. namun bila kalian mau memperbaikinya, monggo atuh mas!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* Main Page ini masih dalam masa Editing. bagi yang berminat untuk membantu, silahkan liat tentang Pencarian Editor di bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerjemah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dibutuhkan Para Penerjemah Nganggur! ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki sangat mencari para penerjemah untuk seri ini.&#039;&#039;&#039; Jika berkeinginan untuk menerjemahkan seri ini, Kirimkan posting anda di forum [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843], dan kami akan membantumu untuk memulainya, terima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dicari Editor secepatnya! ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki mencari Editor untuk seri ini. dibutuhkan Editor yang bisa menjalankan script code di Wiki. apablia kalian berminat, silahkan posting di link berikut ini. [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Registrasi|Registrasi]] ===&lt;br /&gt;
Penerjemah di minta untuk menandai semua bab yang mereka inginkan untuk diterjemahkan di [[http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_Registration_(Versi_Bahasa_Indonesia)|Registration Page]] berdasarkan [[Zero_no_Tsukaima:Guideline#Translation_Management|Translation Management]] sesi dari &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; [[Zero_no_Tsukaima:Guideline|Project Specific Guidelines]].&lt;br /&gt;
=== Format Standards ===&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah di edit) harus dikonfirmasikan hingga terpenuhi. Lihat link di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri *[[Zero_no_Tsukaima|English]], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa jepang juga, kammi harap kalian bisa menjadi penerjemah jepang juga. apabila kalian melihat versi China, mungkin ada beberapa kesalahan jadi kalian dapat mengeditnya hingga terasa bagus menurut kalian. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa mengembalikan kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. kami juga dapat melihat semua yang kalian lakukan untuk memperbaikinya. jadi, lakukan saja daripada sembunyi atau menunggu. kurang kerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.baka-tsuki.net/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima:guidelines Naming Conventions For ZnT]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; oleh Noboru Yamaguchi ==&lt;br /&gt;
=== Volume 1 - Familiarnya si Zero / ゼロの使い魔 === &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Insert_&amp;amp;_Back Cover|Insert &amp;amp; Back Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kerajaan sihir&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab1|Bab 1 - aku seorang Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab2|Bab 2 - Louise si Zero]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab3|Bab 3 - Legenda]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Gandálfr&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab4|Bab 4 - Hari Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab5|Bab 5 - Kirche si Ardent]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab6|Bab 6 - Penjual senjata Tristain]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab7|Bab 7 - Fouquet si Crumbling Earth]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab 8|Bab 8 - Tongkat Penghancur]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 2 - Albion si negeri Angin / 風のアルビオン ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume2_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Kapal rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Kemurungan Baginda Ratu&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - permintaan Teman semasa kecil &lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Kota Pelabuhan - La Rochelle&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Sehari Sebelum Berangkat&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Negara putih&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pangeran dari Negara yang Sekarat&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Pesta di Newcastle Sebelum Pertarungan Terakhir&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Pertarungan Terakhir&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 3 - Buku Doa Sang Founder / 始祖の祈祷書 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume3_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Garis keturunan Sang Zero&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Penyakit Cinta Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Buku Doa Sang Founder&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Cinta Segitiga&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Keluarga Kerajaan dan Senjata Rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Memburu Harta Karun]]&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pakaian Naga]]&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Laboraturium Tuan Colbert]]&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Deklarasi Perang]]&lt;br /&gt;
::*Bab 10 - Sang Void]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 4 - Saksi Janji Sang Arwah Air / 誓約の水精霊 [[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Pengantar|Pengantar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab1|Bab 1 - Orang Suci]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab2|Bab 2 - Saito Pergi Berbelanja di Kota yang Penuh Kejayaan]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab3|Bab 3 - Baju Pelaut dan Kecemburuan Louise]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab4|Bab 4 - Rahasia Tabitha]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab5|Bab 5 - Kekuatan Obat Cinta]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab6|Bab 6 - Arwah Air]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab7|Bab 7 - Cincin Andvari]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab8|Bab 8 - Reuni yang Kebohongan Semata]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab9|Bab 9 - Sengketa Kesedihan]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 5 - Hari Libur Tristania / トリスタニアの休日 [[Zero_no_Tsukaima:Volume5_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab1|Bab 1 - Penginapan &amp;quot;Charming Fairies&amp;quot;]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab2|Bab 2 - Pertempuran dengan Api dan Pertemanan dengan Angin]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab3|Bab 3 - Hari Libur Tristania]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 6 - Batu Ruby Penebusan Kesalahan / 贖罪の炎赤石 [[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab1|Bab 1 - Pulang Kampung]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab2|Bab 2 - Cattleya]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab3|Bab 3 - Adipati de La Vallière]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab4|Bab 4 - Opsir Pemerintah Guiche dan Opsir Kadet Malicorne]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab5|Bab 5 - Api Dua Puluh Tahun yang Lalu]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab6|Bab 6 - Serangan Tiba-Tiba]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab7|Bab 7 - Ilusi di Dartanes]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab8|Bab 8 - Penebusan Dosa Api]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Zero no Tsukaima:Series Overview|ISBN information]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_~_Indonesian_Version:Volume1_Bab1&amp;diff=48025</id>
		<title>Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1 Bab1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_~_Indonesian_Version:Volume1_Bab1&amp;diff=48025"/>
		<updated>2009-07-08T14:50:45Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Chapter Satu : Aku Seorang Familiar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa kau?&amp;quot; Tanya perempuan itu, sambil memeriksa wajah Saito, langit biru yang cerah di belakangnya. Sepertinya perempuan itu seusia dengan umur Saito. Dengan jubah hitam, dia memakai blouse putih dan rok mini berwarna abu-abu. Dia merunduk dan melihat Saito, terkejut, di depan wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wajahnya…manis&#039;&#039;. Matanya yang coklat kemerah-merahan terhias di antara keindahan kulit putih dan rambut blondenya yang berwarna pink stroberi. Sepertinya ia orang asing. Faktanya, ia haruslah orang asing. Orang asing yang manis, mirip dengan boneka. &#039;&#039;Mungkin ia kelahiran setengah Jepang&#039;&#039;?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walau begitu, yang dia pakai adalah baju sekolah kan? Aku tidak mengenalinya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito terbaring di tanah, dengan wajah melihat ke atas, walau dia tidak yakin kenapa dia bisa di sini. Dia bangkit dan melihat sekelilingnya. Rombongan orang yang mengenakan jubah hitam sedang memeriksa dirinya. Lalu di tempat yang lain, sepanjang mata memandang hanya terlihat padang hijau, terdapat pula kastil besar berdindingkan batu, sama seperti di foto tur Eropa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seperti sebuah Fantasi…&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepalaku sakit sekali. Setelah memukul-mukul kepalanya, Ia menjawab, &amp;quot;siapa aku..? aku Hiraga Saito.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Darimana asalmu, orang biasa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Orang biasa? Apa yang dia maksud?&#039;&#039; Semua orang di sekitarnya memegang sesuatu seperti tongkat dan memakai baju yang sama dengan baju perempuan itu. &#039;&#039;Apakah aku berada di sekolah Amerika atau semacamnya?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Louise, Apa yang kau pikirkan? Memanggil orang biasa dengan ‘Pemanggilan Servant’?&amp;quot; Tanya seseorang dan semuanya selain perempuan yang melihat wajahnya mulai tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku…Aku hanya melakukan kesalahan kecil!&amp;quot; Teriak perempuan di depan Saito dengan suara seperti bell.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;masalah apa yang kau bicarakan? Tidak ada hal yang aneh terjadi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja! Tentunya, dia kan Louise the Zero!&amp;quot; Kata seseorang, dan rombongan itupun mulai tertawa lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya perempuan yang melihat wajah Saito bernama Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lagi pula, ini bukan sekolah Amerika. Tak mungkin ada gedung seperti ini. Apakah ini tempat syuting sebuah film? Apa mereka sedang membuat film? Namun Saito menjawabnya sendiri. Tapi, tempat ini terlalu besar untuk syuting sebuah film. Apakah tempat seperti ini ada di jepang? Apa ini sebuah taman bermain? Lalu, kenapa aku tertidur di sini?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tuan Colbert!&amp;quot; Perempuan itu, Louise, berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rombongan itupun memisah, memunculkan sosok pria tengah baya. Saito berpikiran aneh tentang pria ini, karena baju pria ini kelihatan aneh dengan tongkat kayu besar yang ditutup oleh kain hitam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apa yang dia mainkan? Dia berpakaian seperti seorang penyihir. Apakah ia masih waras? Oh, Aku tahu. Tempat ini pasti tempat berkumpulnya para Cosplay. Tapi tempat ini tidak beratmosfir seperti itu.&#039;&#039; Tiba-tiba Saito merasa ketakutan. &#039;&#039;Bagaimana kalau ini adalah perkumpulan religius? Mungkin saja. Mereka bisa saja membuatku tertidur entah bagaimana caranya saat aku berjalan-jalan di kota. Cermin itu pasti sebuah jebakan. Jika tidak, aku tidak memiliki penjelasan yang lain.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito memutuskan untuk tetap diam hingga ia mengetahui apa yang sedang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perempuan yang bernama Louise itu tampaknya sedang panik, memohon untuk mengulangi sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku jadi merasa kasihan dengannya, karena terjebak di kerumunan religius aneh ini, karena dia sangat manis.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa lagi yang ingin anda minta dari saya, Nona Vallière?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya mohon, biarkan saya mencoba untuk memanggil sekali lagi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pemanggilan? Apa itu? Mereka telah membicarakan hal itu sebelumnya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan Colbert, lelaki paruh baya dengan baju hitam. Melihat ke arahnya. &amp;quot;Saya ridak dapat mengizinkannya, nona Vallière.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengapa tidak?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu dilarang dalam peraturan. Saat kamu sudah menjadi pelajar tahun ke-dua, kamu harus memanggil Familiar. Seperti yang tadi kamu lakukan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Familiar? Apa itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;element yang dapat kamu kuasai diketahui dari Familiar yang kamu panggil. Dari hal itu kamu dapat melanjutkannya kepada kemampuan elementalmu yang lebih tinggi. Kamu tidak dapat mengganti Familiar setelah kamu memanggil Familiarmu, karena pemanggilan Familiar musim semi adalah ritual yang sakral. Walaupun kamu suka atau tidak, kamu harus menerimanya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi… Aku tidak pernah mendengar kalau orang biasa menjadi Familiar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang disekitarnya tertawa. Louise memarahi mereka, namun tertawa mereka tidak berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pemanggilan Familiar musim semi? Apa itu? Aku tidak mengerti. Apa yang sedang mereka bicarakan? Bagaimana aku bisa sampai di tempat seperti ini? Pasti ini merupakan salah satu dari agama yang baru! Hal yang paling aman untuk dilakukan adalah mencari kesempatan untuk kabur dari sini. Sial, tempat apa sih ini? Apakah aku dibawa ke Negara asing? Penculikan! Aku pasti diculik! Aku sedang dalam masalah!&#039;&#039; Pikir Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;ini adalah tradisi, nona Vallière. Aku tak dapat memberikan pengecualian. Dia…&amp;quot; Cosplayer penyihir paruh baya itu menunjuk pada Saito. &amp;quot;…mungkin adalah orang biasa, namun selama ia dipanggil olehmu, maka dia harus menjadi Familiarmu. Tidak ada dalam sejarah manusia dipanggil sebagai Familiar, namun Pemanggilan Familiar musim semi sudah diatur. Dengan kata lain, tidak ada jalan lain, dia harus menjadi Familiarmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Anda pasti bercanda…&amp;quot; Louise menghela nafas tanda kekecewaan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, lanjutkan upacaranya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;dengan Dia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, dengan dia. Cepatlah. Kelas berikutnya akan dimulai sebentar lagi. Mau sampai kapan upacara ini akan berlangsung? Setelah kesalahan demi kesalahan, akhirnya kau berhasil memanggilnya. Buatlah kontrak dengannya, Cepat.&amp;quot; Semuanya setuju dan mulai mendesaknya untuk cepat menyelesaikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menatap wajah Saito menunjukkan ia dalam masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apa ini? Apa yang akan dia lakukan padaku?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey,&amp;quot; Louise menunjuk kepada Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau seharusnya bersyukur karena kau beruntung. Takkan kau dapatkan dalam seumur hidupmu seorang bangsawan melakukan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bangsawan? Bodohnya. Bangsawan apa yang kau bicarakan? Bukannya kalian hanya sekumpulan cosplayer agama baru yang aneh?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
Louise menutup matanya seperti sedang berdoa. Dia menggerakkan tongkat kayu yang ada di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;namaku adalah Louise Françoise Le Blanc de La Vallière. Pentagon dari kekuatan lima elemental, restui makhluk rendah ini dan jadikan dia Familiarku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terus menerus mengatakan hal itu, seperti sebuah mantra sihir, lalu ia menyentuh dahi Saito dengan tongkat kayunya. Lalu bibirnya mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;A..Apa yang kau lakukan?!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diamlah.&amp;quot; Kata Louise dengan suara yang kasar. Wajahnya mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi, t..tunggu dulu. Aku…belum siap tentang hal ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajahnya mulai panik&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;agh.. ! kan sudah kukatakan padamu untuk diam!&amp;quot; Louise memegang wajah Saito dengan kasar dengan tangan kirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mmm…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bibir Louise menyentuh bibir Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apa yang terjadi?! Bentuk kontrak apa ini? Sentuhan bibir lembutnya semakin lama semakin menyentuh Saito. Ciuman pertamaku! Dicuri di tempat aneh oleh perempuan aneh yang motifnya saja tidak bisa kumengerti!&#039;&#039; Saito tetap membeku, tak dapat bergerak.&lt;br /&gt;
Louise melepaskan bibirnya. “sudah selesai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;[[Image:ZNT-page-019.jpg|thumb|KISU!]]&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
KISU!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajahnya memerah. &#039;&#039;Apakah si idiot ini malu atas keberaniannya itu?&#039;&#039; Pikir Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seharusnya aku yang merasa malu, Bukannya kau! Akulah yang dicium secara tiba-tiba!&amp;quot; Namun Louise tidak mempedulikan Saito sedikitpun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kau menciumku dan sekarang kau meninggalkanku? Kalau ini tidak kasar, jadi apa lagi? Sebenarnya siapa mereka?! Sungguh, aku ketakutan. Aku ingin pulang sekarang juga. Aku hanya ingin pulang dan bermain internet.&#039;&#039; Pikir Saito. Dia baru saja ikut dalam sebuah situs pencarian jodoh. Jadi dia ingin memeriksa e-mailnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kau telah gagal memanggil Servant berkali-kali, namun kau berhasil dalam hal membuat kontrak servant hanya dalam sekali coba.&amp;quot;Kata Colbert dengan bahagia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu karena ia adalah orang biasa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau berupa binatang buas sihir yang kuat, tentunya dia tidak akan bisa membuat kontrak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Beberapa dari murid tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise marah kepada mereka &amp;quot;Jangan meremehkanku ya! terkadang aku melakukan hal yang benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;benar, ‘terkadang’ Louise si Zero.&amp;quot; Sanggah perempuan dengan rambut keritingnya yang indah dan keindahan tanpa noda di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tuan Colbert! Montmorency si Flood baru saja mengangguku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;siapa yang kau sebut ‘si flood’? Aku adalah Montmorency si Fregeance!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;aku dengar bahwa dulu kau sering membasahi tempat tidurmu seperti banjir. Nama ‘si Flood’ cocok untukmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;aku tidak perlu merasa rendah dari Louise si Zero.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;hentikan. Para bangsawan seharusnya memperlihatkan kehormatannya lebih banyak.&amp;quot; Sanggah Cosplayer penyihir paruh baya tersebut.&lt;br /&gt;
Apa yang sedang mereka katakan? Kontrak apa? Siapa yang mereka sebut Servant?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, Saito merasa tubuhnya memanas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;AAAHH!&amp;quot; Saito berdiri. &amp;quot;aku terbakar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hal itu akan berhenti sebentar lagi. Tunggulah sebentar. Rune Familiar sedang dalam proses penulisan.&amp;quot; Kata Louise, menyakitkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hentikan! Apa yang kau lakukan padaku?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak ada yang dapat kulakukan, tapi aku tak dapat berbaring dengan tenang di sini, di sini sangat, sangat panas!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Omong-omong…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kenapa kau menggunakan cara bicara seperti itu kepada bangsawan padahal kau adalah orang biasa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasa panas itu akhirnya berhenti, tubuhnya mulai mendingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cepat sekali...&amp;quot; Cosplayer penyihir paruh baya yang diketahui dengan nama Colbert, mendekzt dan membungkuk untuk memeriksa punggung tangan Saito.  Dia memeriksa tangannya, tertulis disana huruf yang aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apakah ini rune? Sepertinya hanya sebuah derik ular yang membentuk suatu pola.&#039;&#039; Saito melirik huruf itu dan berpikir, &#039;&#039;kalau ini bukan trik, jadi ini apa?&#039;&#039; &amp;quot;Hmmm…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sepertinya rune ini agak berbeda,&amp;quot; Kata penyihir paruh baya itu agak bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari saat itu juga, Saito sudah tidak tahan lagi. &amp;quot;Siapa kalian sebenarnya?!&amp;quot; jeritnya. Namun tidak ada yang bereaksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, ayo kembali ke kelas.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cosplayer penyihir paruh baya mengayunkan tongkatnya, lalu perlahan terbang ke langit. Saito terbelalak melihatnya. &#039;&#039;Apa…apa dia benar-benar terbang? Apa dia betul-betul melayang di udara? Tak mungkin!&#039;&#039; Orang disekitarnya yang terlihat seperti murid juga melakukan hal yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak mungkin! Mereka semua? Kalau satu orang pasti menggunakan sebuah trik, tapi kalau sebanyak ini?&#039;&#039; Saito mencari kawat atau semacam alat pengangkat, namun yang ia lihat hanyalah padang rumput hijau yang luas. Tidak ada bukti penggunaan trik atau alat disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua yang melayang di udara bergerak melewati dinding batu kastil tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Louise, sebaiknya kau kembali dengan berjalan kaki saja!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;sebaiknya dia tidak mencoba untuk terbang, dia bahkan tak bisa menggunakan Levitation&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;orang biasa memang cocok untuk menjadi Familiarmu!&amp;quot; Para murid meneriakinya sambil terbang menjauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang tertinggal hanyalah Saito dengan seorang perempuan bernama Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena mereka hanya berdua, Louise menarik nafas dalamm-dalam, dan menjerit di depannya, &amp;quot;Siapa kau?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perkataan itu membuat Saito marah. &#039;&#039;Seharusnya itu perkataanku!&#039;&#039; Pikirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa kau? Tempat apa ini? Siapa orang-orang itu? Kenapa mereka bisa terbang? Apa yang kau lakukan terhadap tubuhku?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak tahu dari desa mana kau berasal, namun baiklah, Aku akan menjelaskannya padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Desa? Tempat ini desa! Tokyo bukan seperti ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tokyo? Tempat apa itu? dari negara apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jepang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;tidak pernah dengar tentang itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayolah! Tapi kenapa mereka bisa terbang?! Kau melihatnya juga! Mereka terbang! Semuanya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Louise tidak memperhatikannya, ia hanya mengatakan, &amp;quot;Apa masalahnya dengan terbang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja mereka terbang. Apa yang harus kami lakukan jika para penyihir tak dapat terbang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito menarik bahu Louise dan berteriak, &amp;quot;Penyihir? Sebenarnya aku ada dimana?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini Tristain! Dan tempat ini dikenal dengan nama Akademi Sihir Tristain!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akademi sihir?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku adalah pelajar tahun kedua, Louise de La Vallière. Aku adalah majikanmu mulai dari sekarang, ingat itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua kemarahan Saito tiba-tiba menghilang. Dia mulai merasa sesuatu yang akan buruk pasti akan terjadi di situasi saat ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;uh…Nona Louise…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;apakah kau memang memanggilku ke sini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu yang dari tadi ku katakan padamu. Aku tak percaya kalau kamu enggak ngeh sejak dari tadi. Kenapa Familiarku harus yang tidak keren… Aku ingin sesuatu yang hebat seperti Naga, Griffin, atau Manticore, paling tidak elang atau burung hantu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Naga atau Griffin, benarkah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya…Pastinya Familiar itu yang terkeren.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah mereka benar-benar ada?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentunya, kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau pasti bercanda,&amp;quot; tawa Saito. Tapi Louise sepertinya tidak bercanda&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sepertinya kamu tidak pernah melihat mereka.&amp;quot; Kata Louise dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para penyihir yang terbang dan kata-kata yang mereka ucapkan sepertinya menyambung antara satu dengan yang lainnya. Kakinya terasa dingin, dan akhirnya dia berkeringat dingin. &amp;quot;Mungkin…mereka, mereka itu para penyihir kan? Apakah kau juga penyihir?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja! Sekarang, lepaskan bahuku! Dan malah seharusnya kau tidak berbicara denganku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mimpi… ini pasti mimpi…&#039;&#039; Perlahan, Saito kehilangan tenaga dan terduduk di tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Louise,&amp;quot; Panggilnya dengan suara lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan panggil aku langsung dengan nama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pukul aku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau bilang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kumohon, pukul aku dengan keras di kepala.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ingin terbangun dari mimpiku. Aku harus bangun dan harus membuka internet. Makan malam hari ini adalah Steak Hamburger. Itulah yang kudengar dari ibuku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Internet?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, bukan apa-apa. Lagipula kau hanya bagian dari mimpiku, Jadi kau tidak perlu  mengkhawatirkan hal itu. Sekarang cepat buat aku terbangun dari mimpiku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;aku tak tahu apa yang kau katakan, tapi kau memintaku untuk memukulku kan?&amp;quot; Louise mengambil ancang-ancang dengan mengepalkan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepalan tangannya mulai bergetar. Ekspressi Louise menjadi tidak terbaca. Namun sepertinya banyak sekali yang ia pikirkan di dalam kepalanya. &amp;quot;Apa kau merasa terganggu karena kau terpanggil ke sini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana aku bisa tahu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaima aku bisa, Anak ketiga dari keluarga Vallière… bangsawan yang terkenal akan kehormatannya dan keturunan legendaris, harus berakhir dengan menjadikanmu sebagai Familiarku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;bagaimana aku bisa tahu?&amp;quot; ulang Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;dan bagaimana bisa kontrak harus di kunci dengan sebuah ciuman?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;bagaimana aku bisa tahu? Bisakah kau melakukannya dengan cepat? Aku benci mimpi buruk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mimpi buruk? Seharusnya aku yang mengatakan itu!&amp;quot; Louise memukulnya dengan segala kekuatannya. &amp;quot;Ciuman itu adalah ciuman pertamaku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin dia terlalu memaksakan diri… &#039;&#039;Aku juga,&#039;&#039; Pikir Saito, kehilangan kesadaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
Hiraga Saito. Umur tujuh belas tahun dan  murid tahun kedua di SMA.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemampuan olahraga : normal. Nilai : rata-rata. Durasi tidak bersama perempuan : 17 tahun. Keseluruhan : tidak ada positif maupun negatif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Evaluasi guru : &amp;quot;Ah, Tuan Hiraga. Dia tidak pernah menyerah, dan dia memiliki keingintahuan yang besar, namun dia sedikit lambat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Evaluasi orang tua : &amp;quot;kau harus belajar lebih giat, kau sedang berada di sisi lambat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjadi lambat, Dia tidak pernah terganggu dengan berbagai kecelakaan. Dan menerima hampir semuanya – bersahabat dengan orang banyak, paling tidak. Belum lama, saat ia melihat orang terbang, dia hanya berpikir bahwasanya orang biasa yang melihat orang terbang pasti akan terkejut. Dan akhirnya ia hanya berhutang kepada posisinya yang salah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mempermudah, ia tak berpikir terlalu dalam tentang sesuatu sebelum bertindak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan juga, dia memiliki kemauan untuk berkompetisi yang sangat besar. Kalau disamakan, dia memilki beberapa kesamaan dalam kepribadian dengan Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaiamanapun, tiga puluh menit yang lalu, Saito sedang berjalan di jalanan Tokyo, Jepang; di Bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang dalam perjalanan setelah notebooknya diperbaiki. Dia cukup senang, faktanya, karena ia dapat berinternetan lagi. Dia telah bergabung dalam sebuah situs perjodohan dan memiliki sebuah kesempatan untuk mendapatkan seorang pacar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau dia ingin sekali mendapatkan sesuatu yang hebat di kehidupannya yang monoton, dia tidak menemukannya di internet, melainkan menemukannya di tengah jalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang melewati stasiun kereta api dalam perjalanan menuju rumah, tiba-tiba ia menemukan objek bersinar berbentuk kaca di depannya. Saito berhenti untuk melihatnya secara seksama. Ingat, keingintahuannya dua kali lebih banyak daripada orang biasa. Bentuknya seperti elips besar dengan tinggi dua meter dan satu meter lebar, dengan ketidakadaan substansi ketebalan. Ia menyadari bahwa benda itu sebenarnya sedikit melayang dari tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itulah yang membuatnya tertarik. &#039;&#039;Fenomena alam apa ini&#039;&#039;, kagumnya. Memeriksa objek bersinar yang mirip dengan kaca. &#039;&#039;Fenomena yang aneh&#039;&#039;, aku tak pernah melihat hal yang seperti ini. Dia berpikir untuk membiarkannya, namun rasa keingintahuannya yang tinggi memaksanya untuk berjalan melewatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak, sebaiknya jangan&#039;&#039;, Katanya dalam hati. &#039;&#039;Tapi, untuk beberapa langkah…&#039;&#039; Pikirnya. Dia itu sangat tidak memiliki kepribadian.&lt;br /&gt;
Tapi pertama, dia mengambil sebuah klereng dan melemparnya ke tempat itu. klereng tersebut menghilang di tengah-tengah benda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Oho&#039;&#039;, pikirnya. Saat dia memeriksa di sisi yang lain, klereng tersebut tidak terlihat. Selanjutnya, ia mulai mencoba memasukkan kunci rumahnya ke dalam benda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak terjadi apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kunci itu ditarik kembali, ia tidak melihat perubahan terhadap kunci tersebut. Saito berkesimpulan bahwasanya benda ini takkan membahayakan dirinya jika ia masuk kedalam. Hal ini membuat ia semakin bersemangat untuk mencobanya langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, walau ia tahu seharunya ia tidak melakukannya, dia berjalan melewatinya. Seperti membuka sebuah komik padahal sudah memutuskan untuk tidak melakukan apapun tapi akhirnya mempelajari sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langsung saja, ia merasa menyesal. Bagaikan sebuah kejutan yang datang terus-menerus di perasaannya. Tiba-tiba ia teringat tentang masa lalunya. Saat ia masih kecil, ibunya membawakannya obat aneh yang seharunya membuat orang menjadi pintar dengan mengalirkan listrik kepada tubuhnya. Lebih kurang rasanya sama seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito pingsan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia membuka matanya…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berada di dunia aneh yang sama seperti buku fantasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu benar?&amp;quot; Tanya Louise. Melihat Saito dengan ekspressi tidak percaya sambil memegang roti untuk makan malam hari ini. Mereka berada di kamar Louise. Sepertinya luas kamar ini lebih kurang &amp;lt;span id=&amp;quot;back_to_12_jou&amp;quot;&amp;gt;[[Talk:Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter1#12_jou|12 tatami mats]]&amp;lt;/span&amp;gt;. Kalau kita jadikan jendela sebagai patokan selatan, maka tempat tidur berada di sisi barat, pintu di utara, dan lemari besar di timur. Semua perabotan di sini tampak seperti barang antik berharga. Louise membawa Saito ke sini setelah ia sadar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito, berusaha tidak memperdulikan rasa sakit dari serangan tadi, menjawabnya &amp;quot;bagaimana kalau memang iya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito tak pernah merasakan penyesalan sedikitpun dengan rasa keingintahuannya hingga akhirnya sekarang. &#039;&#039;Aku seharusnya tidak melewati benda bodoh itu… ini bukan Jepang, bahkan ini bukan Bumi.&#039;&#039; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika memang ada negara yang memiliki penyihir yang bisa terbang di angkasa, walau sedikit, dia pastinya tidak mempelajarinya di geografi SMP. Dan bahkan jika memang ada, bagaimana tentang bulan besar yang melayang di udara? Mereka pastinya dua kali lebih besar dari Bumi. Besarnya bukanlah masalah; ada kemungkinan beberapa negara mengalami hal itu di malam hari. Tapi, kalau dua bulan pastinya aneh. Bisakah bulan menjadi dua tanpa Saito tahu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak, tidak mungkin. Pastinya ini bukan Bumi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah gelap… malam telah datang. &#039;&#039;Kurasa keluargaku mengkhawatirkanku sekarang&#039;&#039;, simpulnya sedih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari jendela, ia melihat padang hijau tempat ia terbaring. Di kejauhan, disinari oleh sinar bulan, dia dapat mlihat gunung yang tinggi. Di kanannya Nampak hutan yang lebat. Saito hanya bisa mengeluh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hutan seperti itu seharunya tak ada. Berbeda sekali dengan yang bisa kau lihat di Jepang.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kastil dan tanah yang ia lewati tampak seperti abad pertengahan. Tempat ini pasti tempat yang sangat mengagumkan jika dia memang datang kesini untuk berlibur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah pintu masuk dan sebuah tangga kokoh, terbentuk dari batu… disini adalah Akademi sihir Tristain, Louise sudah menjelaskan. Semua pelajar disini tinggal di kos yang terletak di lantai terbawa sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Akademi sihir? Hebat! Kos-kosan? Keren! Sama seperti sebuah film!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi ini bukanlah Bumi…!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ‘gak percaya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memangnya aku percaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;dari dunia lain, maksudmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ada penyihir, dan bulannya cuman satu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memang ada dunia seperti itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kukatakan lagi, aku memang dari sana!&amp;quot; Teriak Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan meneriakkiku, orang biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa yang kau bilang orang biasa?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, kamu bukan penyihir kan? Jadi, kau orang biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;memangnya ada masalah kalau aku ini bukan penyihir?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu, kau memang tak tahu tentang dunia ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah dari tadi kubilang, Aku bukan dari dunia ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, Louise meletakkan sikunya di meja dengan wajah yang menunjukkan sedang bermasalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas meja ada lampu dengan gaya seni bayangan. Benda itu menerangi ruangan dengan cahaya redup. &#039;&#039;Tampaknya tempat ini tidak menggunakan listrik.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Begh… listrik tak sesulit itu untuk dipasang kan? Aku seperti kembali ke gubuk tua yang keluargaku pergi beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;
Tunggu, ‘dipasang…’ oh, mungkinkah… ini…&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kau tahu?&amp;quot; Tanya Louise, melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;pasti ini salah satu program Candid Camera. Pasti mereka mencoba untuk menipuku, ya kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;apa itu ‘Candid Camera’?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka berhenti beberapa waktu yang lalu setelah seseorang kesakitan, tapi kau tidak memiliki materi jadi kau melakukan hal yang sama, ya kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;apa yang kau bicarakan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito bergerak menuju Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kya--! Apa yang kau lakukan?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjatuhkannya dari kursi, sekarang ia berada di atasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dimana mic-nya? Apa mereka disini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil memegangnya dengan kasar, dia mulai membuka kancing blouse itu. Namun, tendangan cepat ke tubuhnya membuatnya berhenti dan membuatnya terjatuh ke lantai, kesakitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gaaaaaaaarrrrrgghhh…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beraninya kau… dengan bangsawan sepertiku…&amp;quot; Louise berdiri, dengan suara yang bergetar karena geram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau suasana memanas, Saito berpikir, &#039;&#039;ini bukan mimpi. Ditambah, ini bukan Bumi. Ini benar-benar dunia lain.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kumohon…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;apa?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kembalikan aku pulang…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tak mungkin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;karena kau t’lah terikat kontrak sebagai Familiarku. Tidak masalah jika kau berasal dari negara lain atau dunia lain seperti yang kau bilang. Jika kontrak itu telah terbentuk, tidak dapat di hilangkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kau bercanda…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lihat, aku ‘gak suka ini! Ngapain aku harus terjebak dengan Familiar sepertimu?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalo gitu, kebalikan aku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau memang dari dunia yang lain ya?” Tanya Louise, masih merasa tak percaya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya.&amp;quot; Saito mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunjukkan buktinya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih menahan sakit, Saito berdiri dan membuka tasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;itu computer notebook.&amp;quot; jawab Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak pernah lihat seperti itu. Artifak sihir apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;ini bukan sihir. Ini ilmu pengetahuan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito menekan tombol power, dan computer mulai menyala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uwah! Apa itu?!&amp;quot; Louise terkejut saat layar itu hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;itu layar notebook.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;hebat… element sihir apa yang digunakan? Angin? Air?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ilmu pengetahuan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise melihat Saito dengan bingung. Dia benar-benar tak mengerti. &amp;quot;jadi, element apa ‘ilmu pengetahuan’ itu? nampaknya berbeda dengan empat kekuatan element?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Argh! Cukup! Aku katakan, ini bukan sihir!&amp;quot; Saito menggerakkan tangannya dengan membabi-buta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise duduk di ujung tempat tidurnya dan melipat kakinya. Lalu, dengan tidak bersemangat ia berkata &amp;quot;Hmm. Tapi aku tidak mengerti…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kenapa? Memangnya tak ada seperti ini di dunia ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menjawab. &amp;quot;Tidak, tapi…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Percayalah padaku! Tidak ada yang bisa dimengerti!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil memegang rambutnya yang panjang, Louise menjawab &amp;quot;Baiklah! Aku percaya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah?”&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia melipat tangannya dan melihat ke arah lain dengan sombong, Ia menjawab dengan menggerutu. &amp;quot;hanya karena kau pasti akan terus mengatakan hal itu jika aku tak mengataknnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, itu ‘gak masalah, selama  kau tahu. Sekarang, kembalikan aku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;sudah kubilang, tak mungkin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Louise mulai menunjukkan rasa tak nyaman saat ia menjawab pertanyaan Saito. &amp;quot;karena tidak ada mantra yang dapat menyambungkan dunia ini dengan duniamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;jadi, bagaimana aku bisa berakhir disini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kalau saja aku tahu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito dan Louise menatap satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengar, Aku sudah sangat jujur untuk mengatakan kalau tidak ada mantra seperti itu. Tidak ada orang sini yang pernah mendengar dunia lain.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu ada karena aku ada disini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;’Summon Servant’ hanya digunakan untuk memanggil makhluk hidup yang ada di Halkeginia. Biasanya, hanya hewan atau makhluk buas sihir yang terpanggil. Inilah yang pertama kalinya manusia terpanggil.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;hentikan pembicaraan ini seolah-olah kau tak terlibat. Kalau begitu, coba gunakan sihir itu terhadapku satu kali lagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;mengapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;bisa jadi dapat mengembalikanku ke duniaku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlihat bingung. Louise menyandarkan kepalanya ke satu sisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;…tidak akan berhasil. ‘Summon Servant’ itu hanya mantra satu arah. Tidak ada mantra yang bisa mengembalikan Familiar setelah ia terpanggil.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;apapun, coba saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak mungkin. Aku bahkan tak bisa menggunakan sihir itu lagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;apa? Kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;…Menggunakan ‘Summon Servant’ Lagi…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;…tak berguna kecuali Familiar yang dipanggil pertama kali mati.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kau bilang apa?&amp;quot; Saito terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau mau mati?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Err… sepertinya aku menyerah.&amp;quot; Dia menunduk. Matanya melihat runes yang tertulis di tangan kirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau mau tahu apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;ya…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;seperti sebuah stemple yang mengatakan kalau kau adalah Familiarku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise berdiri dan melipat tangannya. Dalam keadaan ini, dia sebenarnya cukup manis. Kaki yang bagus dan proporsional, pergelangan kaki yang kurus. Tidak terlalu tinggi, sekitar 155 cm. Matanya seperti mata kucing yang ingin tahu, dan alis matanya seperti garis di atas matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
jika Saito bertemu dengannya melalui situs perjodohan, dia pasti melompat kegirangan. Namun sayang, ini bukan Bumi. Betapa besar keinginan ia ingin pulang, tetap saja tak bisa. Saito terjebak di pikiran ini, dan bahunya jatuh dengan lunglai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Ya, baiklah. Untuk sekarang, aku rasa aku adalah Familiarmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa? Kau ada masalah dengan hal itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku rasa kau tak bisa menggunakan bahasa formal. Seharusnya, ‘adakah yang sebenarnya ingin anda katakan, nona?&#039;&amp;quot; koreksi Louise. Salah satu jarinya naik seperti sedang mengajari sesuatu. Cara mengajarinya manis, tapi nada bicaranya agak disiplin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, um, apa sebenarnya tugas Familiar?&amp;quot; Tanya Saito. Tentu saja, di sering melihat elang atau burung hantu yang menjadi Familiar di film kartun yang melibatkan penyihir. Tapi kebanyakan mereka hanya duduk di bahu majikannya dan tidak melakukan hal yang hebat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pertama, Familiar bisa memberikan kekuatan penglihatan dan pendengaran kepada majikannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;seperti?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;artinya, apapun yang Familiar lihat, majikannya juga bisa melihatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi sepertinya aku tak melihat apapun…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, tapi masalahnya bukan seperti,&amp;quot; Saito menjawab dengan tak bersemangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;juga, Familiar akan mengambilkan barang sesuai yang majikannya minta. Contoh, reagent.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Reagent?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Katalisator untuk menggunakan beberapa sihir. Seperti sulfur…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;uh-huh…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi sepertinya kau takkan bisa memberikan barang seperti itu kepadaku, ya kan? Jika dilihat dari ketidaktahuanmu tentang Reagent.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memang tidak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise mengerutkan dahinya dengan marah, namun tetap melanjuti pembicaraannya. &amp;quot;Dan Yang terpenting dari semuanya adalah Familiar ada untuk melindungi majikannya! Prioritas melindungi majikannya dari segala musuh adalah segalanya. Namun, sepertinya ada sedikit masalah untukmu…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;semenjak aku adalah manusia…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;… mungkin seekor hewan buas sihir yang kuat mampu mengalahkan lawannya, tapu aku ‘gak yakin kalo kau bisa mengalahkan burung gagak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diam!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi aku hanya akan memberikan tugas yang pasti bisa kau lakukan : mencuci pakaian, bersih-bersih, dan tugas-tugas lainnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kau memojokkanku. Lihatlah, aku yakin aku akan menemukan jalan pulang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu, bahkan, aku akan senang sekali kau melakukan hal itu. Karena jika kau kembali ke duniamu, aku bisa memanggil Familiar baru.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;baiklah, semua pembicaraan ini membuatku mengantuk,&amp;quot; kata Louise sambil menguap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;dimana aku tidur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menunjuk ke lantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bukan Anjing atau Kucing.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi tidak ada tempat lain. Dan disini cuman ada satu ranjang.&amp;quot; Dia melempar Selimut kepada Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia mulai membuka kancing bajunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, saat ia ingin membuka celana dalamnya, wajah Saito memerah. &amp;quot;W..wa…wa..wa.. apa yang kau lakukan?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menjawab seperti hal itu biasa terjadi. &amp;quot;Aku akan tidur, jadi aku mau ganti baju.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lakukan itu di tempat aku tak bisa ngelihat kau!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena! Ini akan membuat situasinya menjadi aneh! Serius!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;aku rasa tidak aneh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena kau penyihir? Tak apa kalau kau melakukan hal itu di depan cowo’?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cowo’? Siapa? Aku tak berpikir apapun jika dilihat Familiarku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apa ini. Sudah pasti kau memperlakukanku seperti anjing atau kucing&#039;&#039;. Saito mengambil selimut, melemparnya ke atas kepalanya, dan melihat ke belakang. Dia memutuskan untuk menarik kembali semua pikirannya tentang paras manisnya. Dia hanya membuat Saito marah. &#039;&#039;Perempuan seperti itu, seorang penyihir? Ya.. serahlah&#039;&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, dan ini. Cuci baju ini besok.&amp;quot; Beberapa benda terbang dan mendarat mulus di sampingnya. Saito memungutnya, untuk mengecek benda apa yang terbang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah pakaian dalam berenda dan celana dalam berwarna putih. Pakaiannya indah dan lembut, pikir Saito saat wajahnya mulai memerah. Dia meremas pakaian itu dengan perasaan bercampur antara marah dan senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;mengapa aku harus – pakaian dalammu?! Mencucinya?! Jujurnya, aku merasa senang sekaligus terpojok!&amp;quot; dia bergerak kedepan, tanpa sadar apa yang sebenarnya ia lakukan. Louise sedang memakai baju tidur. Dan cahaya lampu padam, Saito dapat melihat bagian dari figurnya. Dimana ia tidak dapat mengetahui lebih jauh, tampaknya ia tidak merasa malu. Sungguh mengecewakan. Saito merasa dia tidak dianggap sebagai laki-laki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;siapa memang yang akan membantumu? Siapa yang kau pikir akan memberimu makan? Dan di tempat siapa kau akan tidur sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uhh…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kau Familiarku kan? Mencuci pakaian, bersih-bersih, pekerjaan kasar lainnya – hal itu memang tugasmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito menarik selimut di kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Cewe’ payah&#039;&#039;, Pikir Saito. &#039;&#039;Dia tak melihatku sebagai laki-laki&#039;&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku ingin pulang. Aku rindu kamarku. Aku rindu orang tuaku.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perasaan rindu rumah memenuhi jiwanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;…kapan aku bisa pulang?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apa ada jalan untuk pulang?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku pengen tahu apa keluargaku sedang merindukanku…&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku harus mencari jalan pulang…&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi apa? Apa aku harus lari? Trus, apa?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mungkin, aku akan Tanya seseorang, tapi seperti yang dikatakan Louise, takkan ada seseorang yang tahu kalau dunia lain itu ada, jadi mereka pasti enggak kan percaya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak, aku harus berpikir melewati rasionalitas. Dalam kasus ini, walau aku berjuang pulang pun aku takkan bisa karena aku tak punya petunjuk, dan kalaupun aku kabur dari sini, belum tentu aku akan menemui jalan pulang.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku bahkan tak punya keluarga di dunia ini. Aku tak bisa bergantung pada siapapun kecuali pada gadis sombong ini yang bernama Louise.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kurasa tak ada pilihan lain. Untuk sekarang, aku akan menjadi Familiarnya. Paling enggak dia akan memberikanku makan. Pasti akan sulit, semenjak aku bukanlah sesuatu lebih dari Familiar untuknya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pastinya, ia sedikit arogan, tapi… paling tidak dia manis. Aku rasa aku bisa berpikir kalau aku sudah mendapat pacar. Seseorang yang kuharap dapat bertemu di situs perjodohan. Anggap saja aku datang hanya untuk melihatnya. Atau anggap kalau aku menjadi murid asing. Ya, itu lebih cocok. Aku hanya berpikir itu saja. Hah, simple. Hebat!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ok&#039;&#039;, pikir Saito. &#039;&#039;Ini bukan seperti aku terdampar di pulau  yang ditinggalkan. Meratapi nasib tidak akan membawa hasil apapun.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku akan hidup sebagai Familiar, dan saat itu pula, aku akan mencari jalan pulang.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah rencananya selesai, Saito mulai menguap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun situasinya, kemampuan Saito untuk beradaptasi selalu meyelamatkannya. Saat semuanya panik, Saito bisa bertahan karena kepribadiannya yang fleksibel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menjentikkan jarinya, dan cahaya lampu itu padam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lampu itu juga sihir? Aku pikir listrik tidak berguna di sini. Pikir Saito.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kegelapan mulai menyelimuti kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diluar jendela, dua bulan bersinar dengan misterius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyonya Hiraga, Anakmu Saito telah berada di dunia yang terdapat penyihir di sana. Dia tidak bisa datang ke sekolah dalam waktu yang lama, dan dia pun juga tak bisa belajar. Tolong maafkan dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan mulailah kehidupan Saito sebagai Famiiliar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Insert_%26_Back_Cover|kembali ke Insert &amp;amp; Back Cover]]&lt;br /&gt;
| [[Zero_no_Tsukaima|Kembali ke halaman pertama]]&lt;br /&gt;
| [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab2|Maju ke Bab 2]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=48011</id>
		<title>Zero no Tsukaima (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=48011"/>
		<updated>2009-07-08T13:44:36Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Warning:ATP}} &lt;br /&gt;
[[Image:Znt novel cover.jpg|300px|thumb|Vol.One Cover]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; juga terdapat dalam berbagai bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima|English]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%28version_fran%C3%A7aise%29|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EItalian_Version%7E|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_wersja_polska|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EVersi%C3%B3n_Espa%C3%B1ola%7E|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
(Nb: proses penerjemahan tergantung dalam versinya masing-masing.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Datang di situs [http://www.baka-tsuki.net/forums/index.php Baka-Tsuki Project Forum] untuk mendiskusikan seri ini dan informasi lainnya dari Baka-Tsuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Updates == &amp;lt;!--pemberitahuan tanggal berdasarkan UTC (GMT)--&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*4 Juli 2009:&lt;br /&gt;
:* [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter1|Chapter 1 of Volume 1]] sudah di terjemahkan oleh [[user:Masterdiki|Masterdiki]]. maaf atas keterlambatan Uploadnya.&lt;br /&gt;
(Nb: penerjemahan ini tidak mengubah nama belakang sang karakter karena mengakibatkan kerancuan bahasa Indonesia. namun bila kalian mau memperbaikinya, monggo atuh mas!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* Main Page ini masih dalam masa Editing. bagi yang berminat untuk membantu, silahkan liat tentang Pencarian Editor di bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerjemah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dibutuhkan Para Penerjemah Nganggur! ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki sangat mencari para penerjemah untuk seri ini.&#039;&#039;&#039; Jika berkeinginan untuk menerjemahkan seri ini, Kirimkan posting anda di forum [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843], dan kami akan membantumu untuk memulainya, terima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dicari Editor secepatnya! ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki mencari Editor untuk seri ini. dibutuhkan Editor yang bisa menjalankan script code di Wiki. apablia kalian berminat, silahkan posting di link berikut ini. [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Registrasi|Registrasi]] ===&lt;br /&gt;
Penerjemah di minta untuk menandai semua bab yang mereka inginkan untuk diterjemahkan di [[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Registrasi|Registration Page]] berdasarkan [[Zero_no_Tsukaima:Guideline#Translation_Management|Translation Management]] sesi dari &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; [[Zero_no_Tsukaima:Guideline|Project Specific Guidelines]].&lt;br /&gt;
=== Format Standards ===&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah di edit) harus dikonfirmasikan hingga terpenuhi. Lihat link di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri *[[Zero_no_Tsukaima|English]], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa jepang juga, kammi harap kalian bisa menjadi penerjemah jepang juga. apabila kalian melihat versi China, mungkin ada beberapa kesalahan jadi kalian dapat mengeditnya hingga terasa bagus menurut kalian. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa mengembalikan kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. kami juga dapat melihat semua yang kalian lakukan untuk memperbaikinya. jadi, lakukan saja daripada sembunyi atau menunggu. kurang kerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.baka-tsuki.net/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima:guidelines Naming Conventions For ZnT]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; oleh Noboru Yamaguchi ==&lt;br /&gt;
=== Volume 1 - Familiarnya si Zero / ゼロの使い魔 === &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Insert_&amp;amp;_Back Cover|Insert &amp;amp; Back Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kerajaan sihir&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab1|Bab 1 - aku seorang Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab2|Bab 2 - Louise si Zero]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab3|Bab 3 - Legenda]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Gandálfr&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab4|Bab 4 - Hari Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab5|Bab 5 - Kirche si Ardent]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab6|Bab 6 - Penjual senjata Tristain]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab7|Bab 7 - Fouquet si Crumbling Earth]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1_Bab 8|Bab 8 - Tongkat Penghancur]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 2 - Albion si negeri Angin / 風のアルビオン ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume2_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Kapal rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Kemurungan Baginda Ratu&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - permintaan Teman semasa kecil &lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Kota Pelabuhan - La Rochelle&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Sehari Sebelum Berangkat&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Negara putih&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pangeran dari Negara yang Sekarat&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Pesta di Newcastle Sebelum Pertarungan Terakhir&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Pertarungan Terakhir&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 3 - Buku Doa Sang Founder / 始祖の祈祷書 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume3_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Bab 1 - Garis keturunan Sang Zero&lt;br /&gt;
::*Bab 2 - Penyakit Cinta Louise&lt;br /&gt;
::*Bab 3 - Buku Doa Sang Founder&lt;br /&gt;
::*Bab 4 - Cinta Segitiga&lt;br /&gt;
::*Bab 5 - Keluarga Kerajaan dan Senjata Rahasia&lt;br /&gt;
::*Bab 6 - Memburu Harta Karun]]&lt;br /&gt;
::*Bab 7 - Pakaian Naga]]&lt;br /&gt;
::*Bab 8 - Laboraturium Tuan Colbert]]&lt;br /&gt;
::*Bab 9 - Deklarasi Perang]]&lt;br /&gt;
::*Bab 10 - Sang Void]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 4 - Saksi Janji Sang Arwah Air / 誓約の水精霊 [[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Pengantar|Pengantar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab1|Bab 1 - Orang Suci]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab2|Bab 2 - Saito Pergi Berbelanja di Kota yang Penuh Kejayaan]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab3|Bab 3 - Baju Pelaut dan Kecemburuan Louise]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab4|Bab 4 - Rahasia Tabitha]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab5|Bab 5 - Kekuatan Obat Cinta]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab6|Bab 6 - Arwah Air]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab7|Bab 7 - Cincin Andvari]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab8|Bab 8 - Reuni yang Kebohongan Semata]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Bab9|Bab 9 - Sengketa Kesedihan]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume4_Penutup|Penutup]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 5 - Hari Libur Tristania / トリスタニアの休日 [[Zero_no_Tsukaima:Volume5_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab1|Bab 1 - Penginapan &amp;quot;Charming Fairies&amp;quot;]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab2|Bab 2 - Pertempuran dengan Api dan Pertemanan dengan Angin]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume5_Bab3|Bab 3 - Hari Libur Tristania]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 6 - Batu Ruby Penebusan Kesalahan / 贖罪の炎赤石 [[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Illustrasi|Novel Illustrasi]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab1|Bab 1 - Pulang Kampung]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab2|Bab 2 - Cattleya]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab3|Bab 3 - Adipati de La Vallière]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab4|Bab 4 - Opsir Pemerintah Guiche dan Opsir Kadet Malicorne]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab5|Bab 5 - Api Dua Puluh Tahun yang Lalu]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab6|Bab 6 - Serangan Tiba-Tiba]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab7|Bab 7 - Ilusi di Dartanes]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume6_Bab8|Bab 8 - Penebusan Dosa Api]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Zero no Tsukaima:Series Overview|ISBN information]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=47939</id>
		<title>Zero no Tsukaima (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=47939"/>
		<updated>2009-07-07T05:32:02Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Image:Znt novel cover.jpg|300px|thumb|Vol.One Cover]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; juga terdapat dalam berbagai bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima|English]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%28version_fran%C3%A7aise%29|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EItalian_Version%7E|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_wersja_polska|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EVersi%C3%B3n_Espa%C3%B1ola%7E|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
(Nb: proses penerjemahan tergantung dalam versinya masing-masing.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Datang di situs [http://www.baka-tsuki.net/forums/index.php Baka-Tsuki Project Forum] untuk mendiskusikan seri ini dan informasi lainnya dari Baka-Tsuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Updates == &amp;lt;!--pemberitahuan tanggal berdasarkan UTC (GMT)--&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*4 Juli 2009:&lt;br /&gt;
:* [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter1|Chapter 1 of Volume 1]] sudah di terjemahkan oleh [[user:Masterdiki|Masterdiki]]. maaf atas keterlambatan Uploadnya.&lt;br /&gt;
(Nb: penerjemahan ini tidak mengubah nama belakang sang karakter karena mengakibatkan kerancuan bahasa Indonesia. namun bila kalian mau memperbaikinya, monggo atuh mas!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:* Main Page ini masih dalam masa Editing. bagi yang berminat untuk membantu, silahkan liat tentang Pencarian Editor di bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerjemah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dibutuhkan Para Penerjemah Nganggur! ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki sangat mencari para penerjemah untuk seri ini.&#039;&#039;&#039; Jika berkeinginan untuk menerjemahkan seri ini, Kirimkan posting anda di forum [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843], dan kami akan membantumu untuk memulainya, terima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dicari Editor secepatnya! ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki mencari Editor untuk seri ini. dibutuhkan Editor yang bisa menjalankan script code di Wiki. apablia kalian berminat, silahkan posting di link berikut ini. [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Registrasi Zero no Tsukaima|Registrasi]] ===&lt;br /&gt;
Penerjemah di minta untuk menandai semua bab yang mereka inginkan untuk diterjemahkan di [[Zero no Tsukaima Registration|Registration Page]] berdasarkan [[Zero_no_Tsukaima:Guideline#Translation_Management|Translation Management]] sesi dari &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; [[Zero_no_Tsukaima:Guideline|Project Specific Guidelines]].&lt;br /&gt;
=== Format Standards ===&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah di edit) harus dikonfirmasikan hingga terpenuhi. Lihat link di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri *[[Zero_no_Tsukaima|English]], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa jepang juga, kammi harap kalian bisa menjadi penerjemah jepang juga. apabila kalian melihat versi China, mungkin ada beberapa kesalahan jadi kalian dapat mengeditnya hingga terasa bagus menurut kalian. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa mengembalikan kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. kami juga dapat melihat semua yang kalian lakukan untuk memperbaikinya. jadi, lakukan saja daripada sembunyi atau menunggu. kurang kerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.baka-tsuki.net/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima:guidelines Naming Conventions For ZnT]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; oleh Noboru Yamaguchi ==&lt;br /&gt;
=== Volume 1 - Familiarnya si Zero / ゼロの使い魔 [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Full_Text|(Full Text)]]=== &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima:Volume1_Insert_&amp;amp;_Back Cover|Insert &amp;amp; Back Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kerajaan sihir&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab1|Bab 1 - aku seorang Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab2|Bab 2 - Louise si Zero]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab3|Bab 3 - Legenda]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Gandálfr&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab4|Bab 4 - Hari Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab5|Bab 5 - Kirche si Ardent]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab6|Bab 6 - Penjual senjata Tristain]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab7|Bab 7 - Fouquet si Crumbling Earth]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab 8|Bab 8 - Tongkat Penghancur]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 2 - Albion si negeri Angin / 風のアルビオン [[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Bab1|Bab 1 - Kapal rahasia]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Bab2|Bab 2 - Kemurungan Baginda Ratu]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Bab3|Bab 3 - permintaan Teman semasa kecil ]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Bab4|Bab 4 - Kota Pelabuhan - La Rochelle]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Bab5|Bab 5 - Sehari Sebelum Berangkat]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Bab6|Bab 6 - Negara putih]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Bab7|Bab 7 - Pangeran dari Negara yang Sekarat]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Bab8|Bab 8 - Pesta di Newcastle Sebelum Pertarungan Terakhir]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Bab9|Bab 9 - Pertarungan Terakhir]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 3 - Buku Doa Sang Founder / 始祖の祈祷書 [[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Bab1|Bab 1 - Garis keturunan Sang Zero]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Bab2|Bab 2 - Penyakit Cinta Louise]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Chapter3_%7EPreview%7E|Chapter 3 - The Founder&#039;s Prayer Book]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Chapter4|Chapter 4 - Love Triangle]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Chapter5|Chapter 5 - The Arsenal and the Royal Family]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Chapter6|Chapter 6 - Treasure Hunting]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Chapter7|Chapter 7 - Dragon&#039;s Raiment]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Chapter8|Chapter 8 - Colbert&#039;s Laboratory]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Chapter9|Chapter 9 - Declaration of War]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Chapter10|Chapter 10 - The Void]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 4 - The Water Spirit of Oath / 誓約の水精霊 [[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Prologue|Prologue]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Chapter1|Chapter 1 - The Saint]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Chapter2_%7EPreview%7E|Chapter 2 - Saito Goes Shopping in the Triumphant Town]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Chapter3|Chapter 3 - The Sailor Outfit and Louise&#039;s Jealousy]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Chapter4_%7EPreview%7E|Chapter 4 - Tabitha&#039;s Secret]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Chapter5_%7EPreview%7E|Chapter 5 - The Strength of a Love Potion]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Chapter6_%7EPreview%7E|Chapter 6 - The Water Spirit]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Chapter7_%7EPreview%7E|Chapter 7 - The Ring of Andvari]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Chapter8|Chapter 8 - Reunion with Falsehood]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Chapter9_%7EPreview%7E|Chapter 9 - Confrontation of Sadness]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Epilogue|Epilogue]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 5 - Tristania&#039;s Holiday / トリスタニアの休日 [[Zero_no_Tsukaima:Volume5_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume5_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume5_Chapter1|Chapter 1 - The &amp;quot;Charming Fairies&amp;quot; Inn]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume5_Chapter2|Chapter 2 - The Encounter with the Flame and the Friendship with the Wind]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume5_Chapter3_%7EPreview%7E|Chapter 3 - Tristania&#039;s Holiday]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 6 - The Ruby of Atonement / 贖罪の炎赤石 [[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Chapter1|Chapter 1 - Homecoming]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Chapter2_%7EPreview%7E|Chapter 2 - Cattleya]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Chapter3|Chapter 3 - Duke de La Vallière]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Chapter4|Chapter 4 - Commanding Officer Guiche and Officer Cadet Malicorne]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Chapter5|Chapter 5 - Flame of Twenty Years Ago]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Chapter6_%7EPreview%7E|Chapter 6 - Sortie]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Chapter7|Chapter 7 - The Illusion at Dartanes]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Chapter8_%7EPreview%7E|Chapter 8 - The Atonement of Flame]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 7 - The Silver Pentecost / 銀の降臨祭 [[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter1|Chapter 1 - The Temperature Difference between the Two]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter2_%7EPreview%7E|Chapter 2 - Fairy]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter3_%7EPreview%7E|Chapter 3 - The Shinto Priest of Romalia]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter4|Chapter 4 - The Secretary and the Emperor]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter5|Chapter 5 - The Ancient City of South Gotha]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter6_%7EPreview%7E|Chapter 6 - Truce]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter7_%7EPreview%7E|Chapter 7 - The Reason to Fight]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter8_%7EPreview%7E|Chapter 8 - King of Gallia]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter9_%7EPreview%7E|Chapter 9 - Rout]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter10|Chapter 10 - The Place of Courage]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Epilogue|Epilogue]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 8 - The Serenade of Nostalgia / 望郷の小夜曲 [[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter1_%7EPreview%7E|Chapter 1 - Each End of the War]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter2_%7EPreview%7E|Chapter 2 - Saito&#039;s Morning]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter3_%7EPreview%7E|Chapter 3 - The Golden Elf]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter4_%7EPreview%7E|Chapter 4 - The Visit of the Shinto Priest]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter5_%7EPreview%7E|Chapter 5 - The Gandalfr Disappearing]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter6_%7EPreview%7E|Chapter 6 - The Nations Conference]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter7_%7EPreview%7E|Chapter 7 - Louise&#039;s Decision]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter8_%7EPreview%7E|Chapter 8 - The Users of Void]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter9_%7EPreview%7E|Chapter 9 - Myoznitnir]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter10_%7EPreview%7E|Chapter 10 - Swordsman]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Epilogue_%7EPreview%7E| Epilogue]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 9 - The Ball of Twin Moons / 双月の舞踏会 [[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Chapter1 ~Preview~|Chapter 1 - Louise&#039;s Fear]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Chapter2 ~Preview~|Chapter 2 - The Elf of the Forest]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Chapter3 ~Preview~|Chapter 3 - The Meeting and Parting of the Users]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Chapter4 ~Preview~|Chapter 4 - The Chevalier Title]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Chapter5|Chapter 5 - Ondine ・ Knight Corps of the Water Spirit]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Chapter6|Chapter 6 - The Feelings of the Queen]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Chapter7|Chapter 7 - Solicitation]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Chapter8|Chapter 8 - The Ball of Sleipnir]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima:Volume9 Chapter9|Chapter 9 - The Confrontation with the Mysterious Bird]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima:Volume9 Epilogue|Epilogue]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima:Volume9 Translator&#039;s Notes|Translator&#039;s Notes and References]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 10 - The Hero of Ivaldi / イーヴァルディの勇者===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume10_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima:Volume10 Chapter1|Chapter 1 - The &#039;&#039;Ostland&#039;&#039;]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima:Volume10 Chapter2|Chapter 2 - The Elf]] &lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima:Volume10 Chapter3|Chapter 3 - Anxiety and Jealousy]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume10_Chapter4|Chapter 4 - The Queen and the Knights]] &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume10_Chapter5|Chapter 5 - Siblings]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume10_Chapter6|Chapter 6 - The Imprisoned Six]] &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume10_Chapter7|Chapter 7 - Settlement of the Past]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume10_Chapter8|Chapter 8 - The Old Mansion of Orléans]]&lt;br /&gt;
::*Chapter 9 - Alhambra Castle&lt;br /&gt;
::*Chapter 10 - The Hero of Ivaldi&lt;br /&gt;
::*Epilogue&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 11 - A Duet of Recollection / 追憶の二重奏===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume11_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Chapter 1 - Von Zerbst&lt;br /&gt;
::*Chapter 2 - The Queen and the Duke&lt;br /&gt;
::*Chapter 3 - Karin the Heavy Wind&lt;br /&gt;
::*Chapter 4 - The Vallière Family&lt;br /&gt;
::*Chapter 5 - New School Term&lt;br /&gt;
::*Chapter 6 - Private Lesson&lt;br /&gt;
::*Chapter 7 - The Pope of Romalia&lt;br /&gt;
::*Chapter 8 - Jörmungand&lt;br /&gt;
::*Chapter 9 - Reunion in Westwood&lt;br /&gt;
::*Chapter 10 - The Heart of the Duet&lt;br /&gt;
::*Epilogue&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 12 - The Fairies&#039; Holiday / 妖精達の休日===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume12_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume12_Prologue|Prologue]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039; New Student from the White Country (Albion)&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume12_Chapter1|Chapter1]]&lt;br /&gt;
::*Chapter 2&lt;br /&gt;
::*Chapter 3&lt;br /&gt;
::*Chapter 4&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Knight Corps of the Water Spirit, Charge!&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Chapter 1&lt;br /&gt;
::*Chapter 2&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Right to Use Saito for a Day&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Chapter 1&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume12_Section3_Chapter2|Chapter 2]] (1%)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 13 - The World Door of the Holy Country / 聖国の世界扉===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume13_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Chapter 1 - Romalia&lt;br /&gt;
::*Chapter 2 - Saito&#039;s Decision&lt;br /&gt;
::*Chapter 3 - Aboard the &#039;&#039;Ostland&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Chapter 4 - The Two Knight Corps&lt;br /&gt;
::*Chapter 5 - The Persuasion of the Pope&lt;br /&gt;
::*Chapter 6 - Long Spear&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume13_Chapter7|Chapter 7 - World Door]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume13_Chapter8|Chapter 8 - The Meaning of the Smile]]&lt;br /&gt;
::*Epilogue&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 14 - Aquileia&#039;s Saint / 水都市の聖女===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume14_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Chapter 1 - The Flowerbed Squadron&#039;s Rebellion&lt;br /&gt;
::*Chapter 2 - The Third Annual Enthronement Ceremony&lt;br /&gt;
::*Chapter 3 - An Elven Gandalfr&lt;br /&gt;
::*Chapter 4 - The Capital of Water&lt;br /&gt;
::*Chapter 5 - Six Thousand Years Ago&lt;br /&gt;
::*Chapter 6 - Tiger Highway&lt;br /&gt;
::*Chapter 7 - Aquileia&#039;s Saint&lt;br /&gt;
::*Chapter 8 - The Steel Tiger &lt;br /&gt;
::*Chapter 9 - The Memory of the Bond&lt;br /&gt;
::*Epilogue&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 15 -  Labyrinth of Oblivion / 忘却の夢迷宮 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume15_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Chapter 1 - Carcassonne&lt;br /&gt;
::*Chapter 2 - The Knight Contest of the Sandbank&lt;br /&gt;
::*Chapter 3 - A Shaken Mind&lt;br /&gt;
::*Chapter 4 - The Jewel of Fire&lt;br /&gt;
::*Chapter 5 - Honeymoon&lt;br /&gt;
::*Chapter 6 - Tabitha&#039;s Long Night&lt;br /&gt;
::*Chapter 7 - Henrietta&#039;s Diplomatic Plan&lt;br /&gt;
::*Chapter 8 - Coronation&lt;br /&gt;
::*Chapter 9 - The Exit of the Labyrinth&lt;br /&gt;
::*Epilogue&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 16 - The Tea Time of Des Ornières / ド・オルニエールの安穏 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume16_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Chapter 1 - The Reward of the Campaign &amp;lt;!--/ 戦の恩賞--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 2 - Searching for a Residence &amp;lt;!--お屋敷探し--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 3 - Henrietta&#039;s Melancholy, Louise&#039;s Anxiety, Saito&#039;s Promotion &amp;lt;!--アンリエッタの憂鬱、ルイズの不安、才人の出世--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 4 - Mother and Cousin &amp;lt;!--/母と従姉--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 5 - Saito Chevalier De Hiraga Des Ornières &amp;lt;!--/ サイト・シュヴァリエ・ド・ヒラガ・ド・オルニエール--&amp;gt; &lt;br /&gt;
::*Chapter 6 - Daily Tea Time &amp;lt;!--/ 安穏の日々--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 7 - Eléonore&#039;s Academy &amp;lt;!--/ アカデミーのエレオノール--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 8 - The Basement of the Residence &amp;lt;!--/ 屋敷の地下室--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 9 - Secret Meeting &amp;lt;!--/ 密会--&amp;gt; &lt;br /&gt;
::*Chapter 10 - 元素の兄弟&lt;br /&gt;
::*Epilogue&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 17 - The Soeur of Dawn / 黎明の修道女 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume17_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Chapter 1 - Saito&#039;s despair &amp;lt;!--才人の絶望--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 2 - Elopement &amp;lt;!--逃避行--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 3 - Meeting and Comrade &amp;lt;!--仲間と出会い--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 4 - Sulpice &amp;lt;!--シュルピス--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 5 - First meeting with Jack &amp;lt;!--ジャックとの初対戦--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 6 - Damien and Lord Gondrin &amp;lt;!--ダミアンとゴンドラン卿--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 7 - Soeur Louise &amp;lt;!--修道女ルイズ--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 8 - Josette&#039;s determination &amp;lt;!--ジョゼットの決心--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 9 - Two canes, One crown &amp;lt;!--二本の杖、一つの王冠--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 10 - Garden party to celebrate the enthronement &amp;lt;!--即位祝賀口遊会--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 11 - Bonds &amp;lt;!--絆--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Epilogue&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Side Story Volume 1 - Tabitha&#039;s Adventure / タバサの冒険===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Side_Story_Volume1_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Story 1 - Tabitha and the Pterosaur&lt;br /&gt;
::*Story 2 - Tabitha and the Vampire&lt;br /&gt;
::*Story 3 - Tabitha and the Assassin&lt;br /&gt;
::*Story 4 - Tabitha and the Magic Doll&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Side Story Volume 2 - Tabitha&#039;s Adventure / タバサの冒険2===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Side_Story_Volume2_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Side_Story_Volume2_Story5|Story 5 - Tabitha and the Gambler]]&lt;br /&gt;
::*Story 6 - Tabitha and the Minotaur&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Side_Story_Volume2_ExtraChapter|Extra Chapter - A Day in the Life of Sylphid]]&lt;br /&gt;
::*Story 7 - Tabitha and the Bird of Paradise&lt;br /&gt;
::*Story 8 - Tabitha and the Naval Port&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Side Story Volume 3 - Tabitha&#039;s Adventure / タバサの冒険3===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Side_Story_Volume3_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Story 8 - Tabitha and Sylphid&lt;br /&gt;
::*Story 9 - Tabitha and the old Warrior&lt;br /&gt;
::*Story 10 - Tabitha and first Love&lt;br /&gt;
::*Story 11 - Tabitha&#039;s Birth&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Project Staff ==&lt;br /&gt;
*Project Administrator: [[user:Onizuka-gto|Onizuka-gto]]&lt;br /&gt;
*Project Supervisor: [[user:Vaelis|Vaelis]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Translators ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;ACTIVE&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[user:Zyzzyva165|Zyzzyva165]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;INACTIVE&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[user:Momogan|Momogan]] &lt;br /&gt;
::*[[user:Serenade_beta|Serenade beta]]&lt;br /&gt;
::*[[user:ArchmageXin|ArchmageXin]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Trewth|Trewth ]]&lt;br /&gt;
::*[[user:ShApEsHiFt3r|ShApEsHiFt3r ]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Xorius|Xorius]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Darknemo2000|Darknemo2000]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;A.W.O.L&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[user:Claies|Claies]] &lt;br /&gt;
::*[[user:christof|christof]] &lt;br /&gt;
::*[[user:Vertiful|Vertiful]] &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;M.I.A&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[user:Cala-kun|Cala-kun]] &lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;K.I.A&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[user:Sushi-Y|Sushi-Y]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Nidema|Nidema]] &lt;br /&gt;
::*[[user:SaiyaJedi|SaiyaJedi]] &amp;lt;- aka &amp;quot;SaitoFromEarth&amp;quot;&lt;br /&gt;
::*[[user:naturesbless|naturesbless]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Editors ===&lt;br /&gt;
This is the Project Editorial Team.&lt;br /&gt;
They will regularly patrol the projects to prevent vandalism &amp;amp; make sure the guidelines are implemented. If you have any inquiries about certain edits please contact any one of the members.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;ACTIVE&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[user:Onizuka-gto|Onizuka-gto]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Matt122004|Matt122004]]&lt;br /&gt;
::*[[user:DeotoxSlayer|DeotoxSlayer]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Darknemo2000|Darknemo2000]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Akirasav|Akira]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;A.W.O.L&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[user:Bicube|Bicube]]&lt;br /&gt;
::*[[user:BaKaFiSh|BaKaFiSh]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Rednal|Rednal]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Se-chan|Se-Chan]]&lt;br /&gt;
::*[[user:The naming game|The naming game]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Darkoneko|Darkoneko]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;M.I.A&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[user:Nandeyanen|Nandeyanen]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;K.I.A&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[user:Da~Mike|Da~Mike]]&lt;br /&gt;
::*[[user:BlckKnght|BlckKnght]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Crowkenobi|Crowkenobi]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Andiyar|Andiyar]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Series Overview ==&lt;br /&gt;
* Volume 1 - &#039;&#039;Zero&#039;s Familiar&#039;&#039; (June 25, 2004)&lt;br /&gt;
* Volume 2 - &#039;&#039;Albion of the Wind&#039;&#039; (September 25, 2004)&lt;br /&gt;
* Volume 3 - &#039;&#039;The Founder&#039;s Prayer Book&#039;&#039; (December 25, 2004)&lt;br /&gt;
* Volume 4 - &#039;&#039;The Water Spirit of Oath&#039;&#039; (March 25, 2005)&lt;br /&gt;
* Volume 5 - &#039;&#039;Tristania&#039;s Holiday&#039;&#039; (July 25, 2005)&lt;br /&gt;
* Volume 6 - &#039;&#039;The Ruby of Atonement&#039;&#039; (November 25, 2005)&lt;br /&gt;
* Volume 7 - &#039;&#039;The Silver Pentecost&#039;&#039; (February 25, 2006)&lt;br /&gt;
* Volume 8 - &#039;&#039;The Serenade of Nostalgia&#039;&#039; (June 25, 2006)&lt;br /&gt;
* Volume 9 - &#039;&#039;The Ball of Twin Moons&#039;&#039; (September 25, 2006)&lt;br /&gt;
* Volume 10 - &#039;&#039;The Hero of Ivaldi&#039;&#039; (December 25, 2006)&lt;br /&gt;
* Volume 11 - &#039;&#039;A Duet of Recollection&#039;&#039; (May 25, 2007)&lt;br /&gt;
* Volume 12 - &#039;&#039;The Fairies&#039; Holiday&#039;&#039; (August 25, 2007)&lt;br /&gt;
* Volume 13 - &#039;&#039;The World Door of the Holy Country&#039;&#039; (December 25, 2007)&lt;br /&gt;
* Volume 14 - &#039;&#039;Aquileia&#039;s Saint&#039;&#039; (May 25, 2008)&lt;br /&gt;
* Volume 15 - &#039;&#039;Labyrinth of Oblivion&#039;&#039; (September 25, 2008)&lt;br /&gt;
* Volume 16 - &#039;&#039;The Tea Time of Des Ornières&#039;&#039; (February 25, 2009)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Side Story Volume 1 - &#039;&#039;Tabitha&#039;s Adventure&#039;&#039; (October 25, 2006)&lt;br /&gt;
* Side Story Volume 2 - &#039;&#039;Tabitha&#039;s Adventure&#039;&#039; (October 25, 2007)&lt;br /&gt;
* Side Story Volume 3 - &#039;&#039;Tabitha&#039;s Adventure&#039;&#039; (March 25, 2009)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Zero no Tsukaima:Series Overview|ISBN information]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=47938</id>
		<title>Zero no Tsukaima (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=47938"/>
		<updated>2009-07-07T05:15:55Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Image:Znt novel cover.jpg|300px|thumb|Vol.One Cover]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; juga terdapat dalam berbagai bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima|English]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%28version_fran%C3%A7aise%29|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EItalian_Version%7E|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_wersja_polska|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EVersi%C3%B3n_Espa%C3%B1ola%7E|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
(Nb: proses penerjemahan tergantung dalam versinya masing-masing.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Datang di situs [http://www.baka-tsuki.net/forums/index.php Baka-Tsuki Project Forum] untuk mendiskusikan seri ini dan informasi lainnya dari Baka-Tsuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Updates == &amp;lt;!--pemberitahuan tanggal berdasarkan UTC (GMT)--&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*4 Juli 2009:&lt;br /&gt;
:* [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter1|Chapter 1 of Volume 1]] sudah di terjemahkan oleh [[user:Masterdiki|Masterdiki]]. maaf atas keterlambatan Uploadnya.&lt;br /&gt;
(Nb: penerjemahan ini tidak mengubah nama belakang sang karakter karena mengakibatkan kerancuan bahasa Indonesia. namun bila kalian mau memperbaikinya, monggo atuh mas!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerjemah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dibutuhkan Para Penerjemah Nganggur! ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki sangat mencari para penerjemah untuk seri ini.&#039;&#039;&#039; Jika berkeinginan untuk menerjemahkan seri ini, Kirimkan posting anda di forum [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843], dan kami akan membantumu untuk memulainya, terima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dicari Editor secepatnya! ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki mencari Editor untuk seri ini. dibutuhkan Editor yang bisa menjalankan script code di Wiki. apablia kalian berminat, silahkan posting di link berikut ini. [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Registrasi Zero no Tsukaima|Registrasi]] ===&lt;br /&gt;
Penerjemah di minta untuk menandai semua bab yang mereka inginkan untuk diterjemahkan di [[Zero no Tsukaima Registration|Registration Page]] berdasarkan [[Zero_no_Tsukaima:Guideline#Translation_Management|Translation Management]] sesi dari &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; [[Zero_no_Tsukaima:Guideline|Project Specific Guidelines]].&lt;br /&gt;
=== Format Standards ===&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah di edit) harus dikonfirmasikan hingga terpenuhi. Lihat link di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri *[[Zero_no_Tsukaima|English]], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa jepang juga, kammi harap kalian bisa menjadi penerjemah jepang juga. apabila kalian melihat versi China, mungkin ada beberapa kesalahan jadi kalian dapat mengeditnya hingga terasa bagus menurut kalian. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa mengembalikan kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. kami juga dapat melihat semua yang kalian lakukan untuk memperbaikinya. jadi, lakukan saja daripada sembunyi atau menunggu. kurang kerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.baka-tsuki.net/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima:guidelines Naming Conventions For ZnT]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; oleh Noboru Yamaguchi ==&lt;br /&gt;
=== Volume 1 - Familiarnya si Zero / ゼロの使い魔 [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Full_Text|(Full Text)]]=== &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima:Volume1_Insert_&amp;amp;_Back Cover|Insert &amp;amp; Back Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kerajaan sihir&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab1|Bab 1 - aku seorang Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab2|Bab 2 - Louise si Zero]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab3|Bab 3 - Legenda]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Gandálfr&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab4|Bab 4 - Hari Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab5|Bab 5 - Kirche si Ardent]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab6|Bab 6 - Penjual senjata Tristain]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab7|Bab 7 - Fouquet si Crumbling Earth]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab 8|Bab 8 - Tongkat Penghancur]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima&amp;diff=47937</id>
		<title>Zero no Tsukaima</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima&amp;diff=47937"/>
		<updated>2009-07-07T05:01:45Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Image:Znt novel cover.jpg|300px|thumb|Vol.One Cover]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
The &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; series is also available in the following languages:&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7E_Indonesian_Version|Bahasa Indonesia (Indonesian)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%28version_fran%C3%A7aise%29|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EItalian_Version%7E|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_wersja_polska|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EVersi%C3%B3n_Espa%C3%B1ola%7E|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
(Note: Translation progress varies for each version.)&lt;br /&gt;
----&lt;br /&gt;
Visit the [http://www.baka-tsuki.net/forums/index.php Baka-Tsuki Project Forum] to discuss this series and other information from Baka-Tsuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Updates == &amp;lt;!--dates are given according to UTC (aka GMT)--&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*August 2, 2008:&lt;br /&gt;
:* [[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Chapter4|Chapter 4 of Volume 6]] &amp;amp; [[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter4|Chapter 4 of Volume 7]] are translated. Yet another [[user:Serenade_beta|Serenade beta]]&#039;s contribution.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Older updates can be found on the [[Zero_no_Tsukaima_news_archive|ZnT news archive]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Translation ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Translators Needed ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki is desperately looking for translators for this series.&#039;&#039;&#039; If you would like to help translate this series, please post in the forums [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=25&amp;amp;t=714&amp;amp;start=135 here], and we will help you get started. Thank you.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Zero no Tsukaima Registration|Registration]] ===&lt;br /&gt;
Translators are requested to mark all the chapters they are translating on the [[Zero no Tsukaima Registration|Registration Page]] according to [[Zero_no_Tsukaima:Guideline#Translation_Management|Translation Management]] section of &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; [[Zero_no_Tsukaima:Guideline|Project Specific Guidelines]].&lt;br /&gt;
=== Format Standards ===&lt;br /&gt;
Every chapter (after editing) must conform to the agreed points highlighted in [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Some of these chapters are translations of the &#039;&#039;&#039;Chinese edition&#039;&#039;&#039; of the novels, which are known to have some minor mistakes compared to the original Japanese text. If you have access to the originals and you spot an error, &#039;&#039;&#039;please feel free to make the corrections yourself&#039;&#039;&#039; - this is a Wiki which means it&#039;s meant for anyone to fix things (and if you screw up, we can revert back your changes if all deem necessary). We can see the corrections you make, so just go ahead instead of hiding or waiting for permission.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.baka-tsuki.net/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima:guidelines Naming Conventions For ZnT]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Joint Collaboration ===&lt;br /&gt;
This Project was a [http://www.baka-tsuki.net/forums/viewtopic.php?t=246 joint collaboration] with the following active groups:&lt;br /&gt;
* [http://www.kawaiiheavens.net/ Kawaii Heavens] (who also worked on the manga version of this series)&lt;br /&gt;
::*Volume 1 (all chapters)&lt;br /&gt;
&amp;lt;!--http://kawaiiheavens.net/archives/176#comments--&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*[http://www.k-neko.net/ Kuroneko]&lt;br /&gt;
::*Volume 1, Chapter 1&lt;br /&gt;
::*Volume 1, Chapter 2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; series by Noboru Yamaguchi ==&lt;br /&gt;
=== Volume 1 - Zero&#039;s Familiar / ゼロの使い魔 [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Full_Text|(Full Text)]]=== &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima:Volume1_Insert_&amp;amp;_Back Cover|Insert &amp;amp; Back Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kingdom of Magic&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter1|Chapter 1 - I&#039;m a Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter2|Chapter 2 - Louise the Zero]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter3|Chapter 3 - Legend]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Gandálfr&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter4|Chapter 4 - A Familiar&#039;s Day]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter5|Chapter 5 - Kirche the Ardent]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter6|Chapter 6 - Tristain&#039;s Arms Dealer]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter7|Chapter 7 - Fouquet the Crumbling Earth]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter8|Chapter 8 - The Staff of Destruction]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 2 - Albion of the Wind / 風のアルビオン [[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Chapter1|Chapter 1 - A Secret Boat]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Chapter2|Chapter 2 - Her Majesty&#039;s Melancholy]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Chapter3|Chapter 3 - A Childhood Friend&#039;s Request]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Chapter4|Chapter 4 - Port City - La Rochelle]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Chapter5|Chapter 5 - A Rest Day Before Leaving]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Chapter6|Chapter 6 - The White Country]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Chapter7_%7EPreview%7E|Chapter 7 - The Prince of a Dying Country]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Chapter8_%7EPreview%7E|Chapter 8 - The Eve before the Final Battle in Newcastle]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume2_Chapter9_%7EPreview%7E|Chapter 9 - The Final Battle]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 3 - The Founder&#039;s Prayer Book / 始祖の祈祷書 [[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Chapter1_%7EPreview%7E|Chapter 1 - Lineage of Zero]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Chapter2|Chapter 2 - Louise&#039;s Lovesickness]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Chapter3_%7EPreview%7E|Chapter 3 - The Founder&#039;s Prayer Book]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Chapter4|Chapter 4 - Love Triangle]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Chapter5|Chapter 5 - The Arsenal and the Royal Family]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Chapter6|Chapter 6 - Treasure Hunting]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Chapter7|Chapter 7 - Dragon&#039;s Raiment]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Chapter8|Chapter 8 - Colbert&#039;s Laboratory]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Chapter9|Chapter 9 - Declaration of War]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume3_Chapter10|Chapter 10 - The Void]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 4 - The Water Spirit of Oath / 誓約の水精霊 [[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Prologue|Prologue]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Chapter1|Chapter 1 - The Saint]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Chapter2_%7EPreview%7E|Chapter 2 - Saito Goes Shopping in the Triumphant Town]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Chapter3|Chapter 3 - The Sailor Outfit and Louise&#039;s Jealousy]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Chapter4_%7EPreview%7E|Chapter 4 - Tabitha&#039;s Secret]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Chapter5_%7EPreview%7E|Chapter 5 - The Strength of a Love Potion]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Chapter6_%7EPreview%7E|Chapter 6 - The Water Spirit]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Chapter7_%7EPreview%7E|Chapter 7 - The Ring of Andvari]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Chapter8|Chapter 8 - Reunion with Falsehood]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Chapter9_%7EPreview%7E|Chapter 9 - Confrontation of Sadness]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume4_Epilogue|Epilogue]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 5 - Tristania&#039;s Holiday / トリスタニアの休日 [[Zero_no_Tsukaima:Volume5_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume5_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume5_Chapter1|Chapter 1 - The &amp;quot;Charming Fairies&amp;quot; Inn]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume5_Chapter2|Chapter 2 - The Encounter with the Flame and the Friendship with the Wind]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume5_Chapter3_%7EPreview%7E|Chapter 3 - Tristania&#039;s Holiday]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 6 - The Ruby of Atonement / 贖罪の炎赤石 [[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Chapter1|Chapter 1 - Homecoming]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Chapter2_%7EPreview%7E|Chapter 2 - Cattleya]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Chapter3|Chapter 3 - Duke de La Vallière]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Chapter4|Chapter 4 - Commanding Officer Guiche and Officer Cadet Malicorne]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Chapter5|Chapter 5 - Flame of Twenty Years Ago]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Chapter6_%7EPreview%7E|Chapter 6 - Sortie]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Chapter7|Chapter 7 - The Illusion at Dartanes]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume6_Chapter8_%7EPreview%7E|Chapter 8 - The Atonement of Flame]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 7 - The Silver Pentecost / 銀の降臨祭 [[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter1|Chapter 1 - The Temperature Difference between the Two]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter2_%7EPreview%7E|Chapter 2 - Fairy]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter3_%7EPreview%7E|Chapter 3 - The Shinto Priest of Romalia]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter4|Chapter 4 - The Secretary and the Emperor]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter5|Chapter 5 - The Ancient City of South Gotha]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter6_%7EPreview%7E|Chapter 6 - Truce]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter7_%7EPreview%7E|Chapter 7 - The Reason to Fight]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter8_%7EPreview%7E|Chapter 8 - King of Gallia]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter9_%7EPreview%7E|Chapter 9 - Rout]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Chapter10|Chapter 10 - The Place of Courage]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume7_Epilogue|Epilogue]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 8 - The Serenade of Nostalgia / 望郷の小夜曲 [[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter1_%7EPreview%7E|Chapter 1 - Each End of the War]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter2_%7EPreview%7E|Chapter 2 - Saito&#039;s Morning]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter3_%7EPreview%7E|Chapter 3 - The Golden Elf]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter4_%7EPreview%7E|Chapter 4 - The Visit of the Shinto Priest]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter5_%7EPreview%7E|Chapter 5 - The Gandalfr Disappearing]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter6_%7EPreview%7E|Chapter 6 - The Nations Conference]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter7_%7EPreview%7E|Chapter 7 - Louise&#039;s Decision]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter8_%7EPreview%7E|Chapter 8 - The Users of Void]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter9_%7EPreview%7E|Chapter 9 - Myoznitnir]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Chapter10_%7EPreview%7E|Chapter 10 - Swordsman]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume8_Epilogue_%7EPreview%7E| Epilogue]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 9 - The Ball of Twin Moons / 双月の舞踏会 [[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Full_Text|(Full Text)]]===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Chapter1 ~Preview~|Chapter 1 - Louise&#039;s Fear]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Chapter2 ~Preview~|Chapter 2 - The Elf of the Forest]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Chapter3 ~Preview~|Chapter 3 - The Meeting and Parting of the Users]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Chapter4 ~Preview~|Chapter 4 - The Chevalier Title]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Chapter5|Chapter 5 - Ondine ・ Knight Corps of the Water Spirit]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Chapter6|Chapter 6 - The Feelings of the Queen]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Chapter7|Chapter 7 - Solicitation]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume9_Chapter8|Chapter 8 - The Ball of Sleipnir]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima:Volume9 Chapter9|Chapter 9 - The Confrontation with the Mysterious Bird]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima:Volume9 Epilogue|Epilogue]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima:Volume9 Translator&#039;s Notes|Translator&#039;s Notes and References]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 10 - The Hero of Ivaldi / イーヴァルディの勇者===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume10_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima:Volume10 Chapter1|Chapter 1 - The &#039;&#039;Ostland&#039;&#039;]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima:Volume10 Chapter2|Chapter 2 - The Elf]] &lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima:Volume10 Chapter3|Chapter 3 - Anxiety and Jealousy]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume10_Chapter4|Chapter 4 - The Queen and the Knights]] &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume10_Chapter5|Chapter 5 - Siblings]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume10_Chapter6|Chapter 6 - The Imprisoned Six]] &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume10_Chapter7|Chapter 7 - Settlement of the Past]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume10_Chapter8|Chapter 8 - The Old Mansion of Orléans]]&lt;br /&gt;
::*Chapter 9 - Alhambra Castle&lt;br /&gt;
::*Chapter 10 - The Hero of Ivaldi&lt;br /&gt;
::*Epilogue&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 11 - A Duet of Recollection / 追憶の二重奏===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume11_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Chapter 1 - Von Zerbst&lt;br /&gt;
::*Chapter 2 - The Queen and the Duke&lt;br /&gt;
::*Chapter 3 - Karin the Heavy Wind&lt;br /&gt;
::*Chapter 4 - The Vallière Family&lt;br /&gt;
::*Chapter 5 - New School Term&lt;br /&gt;
::*Chapter 6 - Private Lesson&lt;br /&gt;
::*Chapter 7 - The Pope of Romalia&lt;br /&gt;
::*Chapter 8 - Jörmungand&lt;br /&gt;
::*Chapter 9 - Reunion in Westwood&lt;br /&gt;
::*Chapter 10 - The Heart of the Duet&lt;br /&gt;
::*Epilogue&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 12 - The Fairies&#039; Holiday / 妖精達の休日===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume12_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume12_Prologue|Prologue]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039; New Student from the White Country (Albion)&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume12_Chapter1|Chapter1]]&lt;br /&gt;
::*Chapter 2&lt;br /&gt;
::*Chapter 3&lt;br /&gt;
::*Chapter 4&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Knight Corps of the Water Spirit, Charge!&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Chapter 1&lt;br /&gt;
::*Chapter 2&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Right to Use Saito for a Day&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Chapter 1&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume12_Section3_Chapter2|Chapter 2]] (1%)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Volume 13 - The World Door of the Holy Country / 聖国の世界扉===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume13_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Chapter 1 - Romalia&lt;br /&gt;
::*Chapter 2 - Saito&#039;s Decision&lt;br /&gt;
::*Chapter 3 - Aboard the &#039;&#039;Ostland&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Chapter 4 - The Two Knight Corps&lt;br /&gt;
::*Chapter 5 - The Persuasion of the Pope&lt;br /&gt;
::*Chapter 6 - Long Spear&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume13_Chapter7|Chapter 7 - World Door]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume13_Chapter8|Chapter 8 - The Meaning of the Smile]]&lt;br /&gt;
::*Epilogue&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 14 - Aquileia&#039;s Saint / 水都市の聖女===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume14_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Chapter 1 - The Flowerbed Squadron&#039;s Rebellion&lt;br /&gt;
::*Chapter 2 - The Third Annual Enthronement Ceremony&lt;br /&gt;
::*Chapter 3 - An Elven Gandalfr&lt;br /&gt;
::*Chapter 4 - The Capital of Water&lt;br /&gt;
::*Chapter 5 - Six Thousand Years Ago&lt;br /&gt;
::*Chapter 6 - Tiger Highway&lt;br /&gt;
::*Chapter 7 - Aquileia&#039;s Saint&lt;br /&gt;
::*Chapter 8 - The Steel Tiger &lt;br /&gt;
::*Chapter 9 - The Memory of the Bond&lt;br /&gt;
::*Epilogue&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 15 -  Labyrinth of Oblivion / 忘却の夢迷宮 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume15_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Chapter 1 - Carcassonne&lt;br /&gt;
::*Chapter 2 - The Knight Contest of the Sandbank&lt;br /&gt;
::*Chapter 3 - A Shaken Mind&lt;br /&gt;
::*Chapter 4 - The Jewel of Fire&lt;br /&gt;
::*Chapter 5 - Honeymoon&lt;br /&gt;
::*Chapter 6 - Tabitha&#039;s Long Night&lt;br /&gt;
::*Chapter 7 - Henrietta&#039;s Diplomatic Plan&lt;br /&gt;
::*Chapter 8 - Coronation&lt;br /&gt;
::*Chapter 9 - The Exit of the Labyrinth&lt;br /&gt;
::*Epilogue&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 16 - The Tea Time of Des Ornières / ド・オルニエールの安穏 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume16_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Chapter 1 - The Reward of the Campaign &amp;lt;!--/ 戦の恩賞--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 2 - Searching for a Residence &amp;lt;!--お屋敷探し--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 3 - Henrietta&#039;s Melancholy, Louise&#039;s Anxiety, Saito&#039;s Promotion &amp;lt;!--アンリエッタの憂鬱、ルイズの不安、才人の出世--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 4 - Mother and Cousin &amp;lt;!--/母と従姉--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 5 - Saito Chevalier De Hiraga Des Ornières &amp;lt;!--/ サイト・シュヴァリエ・ド・ヒラガ・ド・オルニエール--&amp;gt; &lt;br /&gt;
::*Chapter 6 - Daily Tea Time &amp;lt;!--/ 安穏の日々--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 7 - Eléonore&#039;s Academy &amp;lt;!--/ アカデミーのエレオノール--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 8 - The Basement of the Residence &amp;lt;!--/ 屋敷の地下室--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 9 - Secret Meeting &amp;lt;!--/ 密会--&amp;gt; &lt;br /&gt;
::*Chapter 10 - 元素の兄弟&lt;br /&gt;
::*Epilogue&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 17 - The Soeur of Dawn / 黎明の修道女 ===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume17_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Chapter 1 - Saito&#039;s despair &amp;lt;!--才人の絶望--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 2 - Elopement &amp;lt;!--逃避行--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 3 - Meeting and Comrade &amp;lt;!--仲間と出会い--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 4 - Sulpice &amp;lt;!--シュルピス--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 5 - First meeting with Jack &amp;lt;!--ジャックとの初対戦--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 6 - Damien and Lord Gondrin &amp;lt;!--ダミアンとゴンドラン卿--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 7 - Soeur Louise &amp;lt;!--修道女ルイズ--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 8 - Josette&#039;s determination &amp;lt;!--ジョゼットの決心--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 9 - Two canes, One crown &amp;lt;!--二本の杖、一つの王冠--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 10 - Garden party to celebrate the enthronement &amp;lt;!--即位祝賀口遊会--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Chapter 11 - Bonds &amp;lt;!--絆--&amp;gt;&lt;br /&gt;
::*Epilogue&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Side Story Volume 1 - Tabitha&#039;s Adventure / タバサの冒険===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Side_Story_Volume1_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Story 1 - Tabitha and the Pterosaur&lt;br /&gt;
::*Story 2 - Tabitha and the Vampire&lt;br /&gt;
::*Story 3 - Tabitha and the Assassin&lt;br /&gt;
::*Story 4 - Tabitha and the Magic Doll&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Side Story Volume 2 - Tabitha&#039;s Adventure / タバサの冒険2===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Side_Story_Volume2_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Side_Story_Volume2_Story5|Story 5 - Tabitha and the Gambler]]&lt;br /&gt;
::*Story 6 - Tabitha and the Minotaur&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Side_Story_Volume2_ExtraChapter|Extra Chapter - A Day in the Life of Sylphid]]&lt;br /&gt;
::*Story 7 - Tabitha and the Bird of Paradise&lt;br /&gt;
::*Story 8 - Tabitha and the Naval Port&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Side Story Volume 3 - Tabitha&#039;s Adventure / タバサの冒険3===&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Side_Story_Volume3_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*Story 8 - Tabitha and Sylphid&lt;br /&gt;
::*Story 9 - Tabitha and the old Warrior&lt;br /&gt;
::*Story 10 - Tabitha and first Love&lt;br /&gt;
::*Story 11 - Tabitha&#039;s Birth&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Project Staff ==&lt;br /&gt;
*Project Administrator: [[user:Onizuka-gto|Onizuka-gto]]&lt;br /&gt;
*Project Supervisor: [[user:Vaelis|Vaelis]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Translators ===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;ACTIVE&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[user:Zyzzyva165|Zyzzyva165]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;INACTIVE&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[user:Momogan|Momogan]] &lt;br /&gt;
::*[[user:Serenade_beta|Serenade beta]]&lt;br /&gt;
::*[[user:ArchmageXin|ArchmageXin]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Trewth|Trewth ]]&lt;br /&gt;
::*[[user:ShApEsHiFt3r|ShApEsHiFt3r ]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Xorius|Xorius]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Darknemo2000|Darknemo2000]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;A.W.O.L&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[user:Claies|Claies]] &lt;br /&gt;
::*[[user:christof|christof]] &lt;br /&gt;
::*[[user:Vertiful|Vertiful]] &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;M.I.A&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[user:Cala-kun|Cala-kun]] &lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;K.I.A&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[user:Sushi-Y|Sushi-Y]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Nidema|Nidema]] &lt;br /&gt;
::*[[user:SaiyaJedi|SaiyaJedi]] &amp;lt;- aka &amp;quot;SaitoFromEarth&amp;quot;&lt;br /&gt;
::*[[user:naturesbless|naturesbless]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Editors ===&lt;br /&gt;
This is the Project Editorial Team.&lt;br /&gt;
They will regularly patrol the projects to prevent vandalism &amp;amp; make sure the guidelines are implemented. If you have any inquiries about certain edits please contact any one of the members.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;ACTIVE&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[user:Onizuka-gto|Onizuka-gto]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Matt122004|Matt122004]]&lt;br /&gt;
::*[[user:DeotoxSlayer|DeotoxSlayer]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Darknemo2000|Darknemo2000]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Akirasav|Akira]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;A.W.O.L&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[user:Bicube|Bicube]]&lt;br /&gt;
::*[[user:BaKaFiSh|BaKaFiSh]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Rednal|Rednal]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Se-chan|Se-Chan]]&lt;br /&gt;
::*[[user:The naming game|The naming game]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Darkoneko|Darkoneko]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;M.I.A&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[user:Nandeyanen|Nandeyanen]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;K.I.A&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[user:Da~Mike|Da~Mike]]&lt;br /&gt;
::*[[user:BlckKnght|BlckKnght]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Crowkenobi|Crowkenobi]]&lt;br /&gt;
::*[[user:Andiyar|Andiyar]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Series Overview ==&lt;br /&gt;
* Volume 1 - &#039;&#039;Zero&#039;s Familiar&#039;&#039; (June 25, 2004)&lt;br /&gt;
* Volume 2 - &#039;&#039;Albion of the Wind&#039;&#039; (September 25, 2004)&lt;br /&gt;
* Volume 3 - &#039;&#039;The Founder&#039;s Prayer Book&#039;&#039; (December 25, 2004)&lt;br /&gt;
* Volume 4 - &#039;&#039;The Water Spirit of Oath&#039;&#039; (March 25, 2005)&lt;br /&gt;
* Volume 5 - &#039;&#039;Tristania&#039;s Holiday&#039;&#039; (July 25, 2005)&lt;br /&gt;
* Volume 6 - &#039;&#039;The Ruby of Atonement&#039;&#039; (November 25, 2005)&lt;br /&gt;
* Volume 7 - &#039;&#039;The Silver Pentecost&#039;&#039; (February 25, 2006)&lt;br /&gt;
* Volume 8 - &#039;&#039;The Serenade of Nostalgia&#039;&#039; (June 25, 2006)&lt;br /&gt;
* Volume 9 - &#039;&#039;The Ball of Twin Moons&#039;&#039; (September 25, 2006)&lt;br /&gt;
* Volume 10 - &#039;&#039;The Hero of Ivaldi&#039;&#039; (December 25, 2006)&lt;br /&gt;
* Volume 11 - &#039;&#039;A Duet of Recollection&#039;&#039; (May 25, 2007)&lt;br /&gt;
* Volume 12 - &#039;&#039;The Fairies&#039; Holiday&#039;&#039; (August 25, 2007)&lt;br /&gt;
* Volume 13 - &#039;&#039;The World Door of the Holy Country&#039;&#039; (December 25, 2007)&lt;br /&gt;
* Volume 14 - &#039;&#039;Aquileia&#039;s Saint&#039;&#039; (May 25, 2008)&lt;br /&gt;
* Volume 15 - &#039;&#039;Labyrinth of Oblivion&#039;&#039; (September 25, 2008)&lt;br /&gt;
* Volume 16 - &#039;&#039;The Tea Time of Des Ornières&#039;&#039; (February 25, 2009)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Side Story Volume 1 - &#039;&#039;Tabitha&#039;s Adventure&#039;&#039; (October 25, 2006)&lt;br /&gt;
* Side Story Volume 2 - &#039;&#039;Tabitha&#039;s Adventure&#039;&#039; (October 25, 2007)&lt;br /&gt;
* Side Story Volume 3 - &#039;&#039;Tabitha&#039;s Adventure&#039;&#039; (March 25, 2009)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Zero no Tsukaima:Series Overview|ISBN information]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_~_Indonesian_Version:Volume1_Bab1&amp;diff=47935</id>
		<title>Zero no Tsukaima ~ Indonesian Version:Volume1 Bab1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_~_Indonesian_Version:Volume1_Bab1&amp;diff=47935"/>
		<updated>2009-07-07T04:56:27Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: New page: Chapter Satu : Aku Seorang Familiar  &amp;quot;Siapa kau?&amp;quot; Tanya perempuan itu, sambil memeriksa wajah Saito, langit biru yang cerah di belakangnya. Sepertinya perempuan itu seusia dengan umur Sait...&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Chapter Satu : Aku Seorang Familiar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa kau?&amp;quot; Tanya perempuan itu, sambil memeriksa wajah Saito, langit biru yang cerah di belakangnya. Sepertinya perempuan itu seusia dengan umur Saito. Dengan jubah hitam, dia memakai blouse putih dan rok mini berwarna abu-abu. Dia merunduk dan melihat Saito, terkejut, di depan wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wajahnya…manis&#039;&#039;. Matanya yang coklat kemerah-merahan terhias di antara keindahan kulit putih dan rambut blondenya yang berwarna pink stroberi. Sepertinya ia orang asing. Faktanya, ia haruslah orang asing. Orang asing yang manis, mirip dengan boneka. &#039;&#039;Mungkin ia kelahiran setengah Jepang&#039;&#039;?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walau begitu, yang dia pakai adalah baju sekolah kan? Aku tidak mengenalinya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito terbaring di tanah, dengan wajah melihat ke atas, walau dia tidak yakin kenapa dia bisa di sini. Dia bangkit dan melihat sekelilingnya. Rombongan orang yang mengenakan jubah hitam sedang memeriksa dirinya. Lalu di tempat yang lain, sepanjang mata memandang hanya terlihat padang hijau, terdapat pula kastil besar berdindingkan batu, sama seperti di foto tur Eropa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seperti sebuah Fantasi…&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepalaku sakit sekali. Setelah memukul-mukul kepalanya, Ia menjawab, &amp;quot;siapa aku..? aku Hiraga Saito.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Darimana asalmu, orang biasa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang biasa? Apa yang dia maksud? Semua orang di sekitarnya memegang sesuatu seperti tongkat dan memakai baju yang sama dengan baju perempuan itu. Apakah aku berada di sekolah Amerika atau semacamnya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Louise, Apa yang kau pikirkan? Memanggil orang biasa dengan ‘Pemanggilan Servant’?&amp;quot; Tanya seseorang dan semuanya selain perempuan yang melihat wajahnya mulai tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku…Aku hanya melakukan kesalahan kecil!&amp;quot; Teriak perempuan di depan Saito dengan suara seperti bell.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;masalah apa yang kau bicarakan? Tidak ada hal yang aneh terjadi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja! Tentunya, dia kan Louise the Zero!&amp;quot; Kata seseorang, dan rombongan itupun mulai tertawa lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya perempuan yang melihat wajah Saito bernama Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagi pula, ini bukan sekolah Amerika. Tak mungkin ada gedung seperti ini. Apakah ini tempat syuting sebuah film? Apa mereka sedang membuat film? Namun Saito menjawabnya sendiri. Tapi, tempat ini terlalu besar untuk syuting sebuah film. Apakah tempat seperti ini ada di jepang? Apa ini sebuah taman bermain? Lalu, kenapa aku tertidur di sini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tuan Colbert!&amp;quot; Perempuan itu, Louise, berteriak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rombongan itupun memisah, memunculkan sosok pria tengah baya. Saito berpikiran aneh tentang pria ini, karena baju pria ini kelihatan aneh dengan tongkat kayu besar yang ditutup oleh kain hitam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang dia mainkan? Dia berpakaian seperti seorang penyihir. Apakah ia masih waras? Oh, Aku tahu. Tempat ini pasti tempat berkumpulnya para Cosplay. Tapi tempat ini tidak beratmosfir seperti itu. Tiba-tiba Saito merasa ketakutan. Bagaimana kalau ini adalah perkumpulan religius? Mungkin saja. Mereka bisa saja membuatku tertidur entah bagaimana caranya saat aku berjalan-jalan di kota. Cermin itu pasti sebuah jebakan. Jika tidak, aku tidak memiliki penjelasan yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito memutuskan untuk tetap diam hingga ia mengetahui apa yang sedang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perempuan yang bernama Louise itu tampaknya sedang panik, memohon untuk mengulangi sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku jadi merasa kasihan dengannya, karena terjebak di kerumunan religius aneh ini, karena dia sangat manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa lagi yang ingin anda minta dari saya, Nona Vallière?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya mohon, biarkan saya mencoba untuk memanggil sekali lagi!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemanggilan? Apa itu? Mereka telah membicarakan hal itu sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan Colbert, lelaki paruh baya dengan baju hitam. Melihat ke arahnya. &amp;quot;Saya ridak dapat mengizinkannya, nona Vallière.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mengapa tidak?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu dilarang dalam peraturan. Saat kamu sudah menjadi pelajar tahun ke-dua, kamu harus memanggil Familiar. Seperti yang tadi kamu lakukan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Familiar? Apa itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;element yang dapat kamu kuasai diketahui dari Familiar yang kamu panggil. Dari hal itu kamu dapat melanjutkannya kepada kemampuan elementalmu yang lebih tinggi. Kamu tidak dapat mengganti Familiar setelah kamu memanggil Familiarmu, karena pemanggilan Familiar musim semi adalah ritual yang sakral. Walaupun kamu suka atau tidak, kamu harus menerimanya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi… Aku tidak pernah mendengar kalau orang biasa menjadi Familiar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang disekitarnya tertawa. Louise memarahi mereka, namun tertawa mereka tidak berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemanggilan Familiar musim semi? Apa itu? Aku tidak mengerti. Apa yang sedang mereka bicarakan? Bagaimana aku bisa sampai di tempat seperti ini? Pasti ini merupakan salah satu dari agama yang baru! Hal yang paling aman untuk dilakukan adalah mencari kesempatan untuk kabur dari sini. Sial, tempat apa sih ini? Apakah aku dibawa ke Negara asing? Penculikan! Aku pasti diculik! Aku sedang dalam masalah! Pikir Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;ini adalah tradisi, nona Vallière. Aku tak dapat memberikan pengecualian. Dia…&amp;quot; Cosplayer penyihir paruh baya itu menunjuk pada Saito. &amp;quot;…mungkin adalah orang biasa, namun selama ia dipanggil olehmu, maka dia harus menjadi Familiarmu. Tidak ada dalam sejarah manusia dipanggil sebagai Familiar, namun Pemanggilan Familiar musim semi sudah diatur. Dengan kata lain, tidak ada jalan lain, dia harus menjadi Familiarmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Anda pasti bercanda…&amp;quot; Louise menghela nafas tanda kekecewaan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, lanjutkan upacaranya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;dengan Dia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, dengan dia. Cepatlah. Kelas berikutnya akan dimulai sebentar lagi. Mau sampai kapan upacara ini akan berlangsung? Setelah kesalahan demi kesalahan, akhirnya kau berhasil memanggilnya. Buatlah kontrak dengannya, Cepat.&amp;quot; Semuanya setuju dan mulai mendesaknya untuk cepat menyelesaikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menatap wajah Saito menunjukkan ia dalam masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa ini? Apa yang akan dia lakukan padaku?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hey,&amp;quot; Louise menunjuk kepada Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau seharusnya bersyukur karena kau beruntung. Takkan kau dapatkan dalam seumur hidupmu seorang bangsawan melakukan hal ini padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bangsawan? Bodohnya. Bangsawan apa yang kau bicarakan? Bukannya kalian hanya sekumpulan cosplayer agama baru yang aneh?&lt;br /&gt;
Louise menutup matanya seperti sedang berdoa. Dia menggerakkan tongkat kayu yang ada di tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;namaku adalah Louise Françoise Le Blanc de La Vallière. Pentagon dari kekuatan lima elemental, restui makhluk rendah ini dan jadikan dia Familiarku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia terus menerus mengatakan hal itu, seperti sebuah mantra sihir, lalu ia menyentuh dahi Saito dengan tongkat kayunya. Lalu bibirnya mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A..Apa yang kau lakukan?!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diamlah.&amp;quot; Kata Louise dengan suara yang kasar. Wajahnya mulai mendekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oi, t..tunggu dulu. Aku…belum siap tentang hal ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajahnya mulai panik&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;agh.. ! kan sudah kukatakan padamu untuk diam!&amp;quot; Louise memegang wajah Saito dengan kasar dengan tangan kirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mmm…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bibir Louise menyentuh bibir Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang terjadi?! Bentuk kontrak apa ini? Sentuhan bibir lembutnya semakin lama semakin menyentuh Saito. Ciuman pertamaku! Dicuri di tempat aneh oleh perempuan aneh yang motifnya saja tidak bisa kumengerti! Saito tetap membeku, tak dapat bergerak.&lt;br /&gt;
Louise melepaskan bibirnya. “sudah selesai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;center&amp;gt;[[Image:ZNT-page-019.jpg|thumb|KISU!]]&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
KISU!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajahnya memerah. Apakah si idiot ini malu atas keberaniannya itu? Pikir Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Seharusnya aku yang merasa malu, Bukannya kau! Akulah yang dicium secara tiba-tiba!&amp;quot; Namun Louise tidak mempedulikan Saito sedikitpun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kau menciumku dan sekarang kau meninggalkanku? Kalau ini tidak kasar, jadi apa lagi? Sebenarnya siapa mereka?! Sungguh, aku ketakutan. Aku ingin pulang sekarang juga. Aku hanya ingin pulang dan bermain internet. Pikir Saito. Dia baru saja ikut dalam sebuah situs pencarian jodoh. Jadi dia ingin memeriksa e-mailnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kau telah gagal memanggil Servant berkali-kali, namun kau berhasil dalam hal membuat kontrak servant hanya dalam sekali coba.&amp;quot;Kata Colbert dengan bahagia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu karena ia adalah orang biasa&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau berupa binatang buas sihir yang kuat, tentunya dia tidak akan bisa membuat kontrak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Beberapa dari murid tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise marah kepada mereka &amp;quot;Jangan meremehkanku ya! terkadang aku melakukan hal yang benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;benar, ‘terkadang’ Louise si Zero.&amp;quot; Sanggah perempuan dengan rambut keritingnya yang indah dan keindahan tanpa noda di wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tuan Colbert! Montmorency si Flood baru saja mengangguku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;siapa yang kau sebut ‘si flood’? Aku adalah Montmorency si Fregeance!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;aku dengar bahwa dulu kau sering membasahi tempat tidurmu seperti banjir. Nama ‘si Flood’ cocok untukmu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;aku tidak perlu merasa rendah dari Louise si Zero.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;hentikan. Para bangsawan seharusnya memperlihatkan kehormatannya lebih banyak.&amp;quot; Sanggah Cosplayer penyihir paruh baya tersebut.&lt;br /&gt;
Apa yang sedang mereka katakana? Kontrak apa? Siapa yang mereka sebut Servant?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, Saito merasa tubuhnya memanas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;AAAHH!&amp;quot; Saito berdiri. &amp;quot;aku terbakar!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hal itu akan berhenti sebentar lagi. Tunggulah sebentar. Rune Familiar sedang dalam proses penulisan.&amp;quot; Kata Louise, menyakitkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hentikan! Apa yang kau lakukan padaku?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang dapat kulakukan, tapi aku tak dapat berbaring dengan tenang di sini, di sini sangat, sangat panas!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Omong-omong…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kenapa kau menggunakan cara bicara seperti itu kepada bangsawan padahal kau adalah orang biasa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasa panas itu akhirnya berhenti, tubuhnya mulai mendingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cepat sekali...&amp;quot; Cosplayer penyihir paruh baya yang diketahui dengan nama Colbert, mendekzt dan membungkuk untuk memeriksa punggung tangan Saito.  Dia memeriksa tangannya, tertulis disana huruf yang aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah ini rune? Sepertinya hanya sebuah derik ular yang membentuk suatu pola. Saito melirik huruf itu dan berpikir, kalau ini bukan trik, jadi ini apa? &amp;quot;Hmmm…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sepertinya rune ini agak berbeda,&amp;quot; Kata penyihir paruh baya itu agak bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari saat itu juga, Saito sudah tidak tahan lagi. &amp;quot;Siapa kalian sebenarnya?!&amp;quot; jeritnya. Namun tidak ada yang bereaksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Baiklah, ayo kembali ke kelas.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cosplayer penyihir paruh baya mengayunkan tongkatnya, lalu perlahan terbang ke langit. Saito terbelalak melihatnya. Apa…apa dia benar-benar terbang? Apa dia betul-betul melayang di udara? Tak mungkin! Orang disekitarnya yang terlihat seperti murid juga melakukan hal yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mungkin! Mereka semua? Kalau satu orang pasti menggunakan sebuah trik, tapi kalau sebanyak ini? Saito mencari kawat atau semacam alat pengangkat, namun yang ia lihat hanyalah padang rumput hijau yang luas. Tidak ada bukti penggunaan trik atau alat disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua yang melayang di udara bergerak melewati dinding batu kastil tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Louise, sebaiknya kau kembali dengan berjalan kaki saja!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;sebaiknya dia tidak mencoba untuk terbang, dia bahkan tak bisa menggunakan Levitation&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;orang biasa memang cocok untuk menjadi Familiarmu!&amp;quot; Para murid meneriakinya sambil terbang menjauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang tertinggal hanyalah Saito dengan seorang perempuan bernama Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena mereka hanya berdua, Louise menarik nafas dalamm-dalam, dan menjerit di depannya, &amp;quot;Siapa kau?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perkataan itu membuat Saito marah. Seharusnya itu perkataanku! Pikirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa kau? Tempat apa ini? Siapa orang-orang itu? Kenapa mereka bisa terbang? Apa yang kau lakukan terhadap tubuhku?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak tahu dari desa mana kau berasal, namun baiklah, Aku akan menjelaskannya padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Desa? Tempat ini desa! Tokyo bukan seperti ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tokyo? Tempat apa itu? dari negara apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jepang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;tidak pernah dengar tentang itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ayolah! Tapi kenapa mereka bisa terbang?! Kau melihatnya juga! Mereka terbang! Semuanya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Louise tidak memperhatikannya, ia hanya mengatakan, &amp;quot;Apa masalahnya dengan terbang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja mereka terbang. Apa yang harus kami lakukan jika para penyihir tak dapat terbang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito menarik bahu Louise dan berteriak, &amp;quot;Penyihir? Sebenarnya aku ada dimana?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini Tristain! Dan tempat ini dikenal dengan nama Akademi Sihir Tristain!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Akademi sihir?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku adalah pelajar tahun kedua, Louise de La Vallière. Aku adalah majikanmu mulai dari sekarang, ingat itu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua kemarahan Saito tiba-tiba menghilang. Dia mulai merasa sesuatu yang akan buruk pasti akan terjadi di situasi saat ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;uh…Nona Louise…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;apakah kau memang memanggilku ke sini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Itu yang dari tadi ku katakan padamu. Aku tak percaya kalau kamu enggak ngeh sejak dari tadi. Kenapa Familiarku harus yang tidak keren… Aku ingin sesuatu yang hebat seperti Naga, Griffin, atau Manticore, paling tidak elang atau burung hantu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Naga atau Griffin, benarkah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya…Pastinya Familiar itu yang terkeren.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apakah mereka benar-benar ada?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentunya, kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau pasti bercanda,&amp;quot; tawa Saito. Tapi Louise sepertinya tidak bercanda&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sepertinya kamu tidak pernah melihat mereka.&amp;quot; Kata Louise dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para penyihir yang terbang dan kata-kata yang mereka ucapkan sepertinya menyambung antara satu dengan yang lainnya. Kakinya terasa dingin, dan akhirnya dia berkeringat dingin. &amp;quot;Mungkin…mereka, mereka itu para penyihir kan? Apakah kau juga penyihir?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu saja! Sekarang, lepaskan bahuku! Dan malah seharusnya kau tidak berbicara denganku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mimpi… ini pasti mimpi… Perlahan, Saito kehilangan tenaga dan terduduk di tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Louise,&amp;quot; Panggilnya dengan suara lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan panggil aku langsung dengan nama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pukul aku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa kau bilang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kumohon, pukul aku dengan keras di kepala.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ingin terbangun dari mimpiku. Aku harus bangun dan harus membuka internet. Makan malam hari ini adalah Steak Hamburger. Itulah yang kudengar dari ibuku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Internet?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak, bukan apa-apa. Lagipula kau hanya bagian dari mimpiku, Jadi kau tidak perlu  mengkhawatirkan hal itu. Sekarang cepat buat aku terbangun dari mimpiku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;aku tak tahu apa yang kau katakan, tapi kau memintaku untuk memukulku kan?&amp;quot; Louise mengambil ancang-ancang dengan mengepalkan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepalan tangannya mulai bergetar. Ekspressi Louise menjadi tidak terbaca. Namun sepertinya banyak sekali yang ia pikirkan di dalam kepalanya. &amp;quot;Apa kau merasa terganggu karena kau terpanggil ke sini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaimana aku bisa tahu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Bagaima aku bisa, Anak ketiga dari keluarga Vallière… bangsawan yang terkenal akan kehormatannya dan keturunan legendaris, harus berakhir dengan menjadikanmu sebagai Familiarku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;bagaimana aku bisa tahu?&amp;quot; ulang Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;dan bagaimana bisa kontrak harus di kunci dengan sebuah ciuman?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;bagaimana aku bisa tahu? Bisakah kau melakukannya dengan cepat? Aku benci mimpi buruk.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mimpi buruk? Seharusnya aku yang mengatakan itu!&amp;quot; Louise memukulnya dengan segala kekuatannya. &amp;quot;Ciuman itu adalah ciuman pertamaku!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin dia terlalu memaksakan diri… Aku juga, Pikir Saito, kehilangan kesadaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
Hiraga Saito. Umur tujuh belas tahun dan  murid tahun kedua di SMA.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemampuan olahraga : normal. Nilai : rata-rata. Durasi tidak bersama perempuan : 17 tahun. Keseluruhan : tidak ada positif maupun negatif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Evaluasi guru : &amp;quot;Ah, Tuan Hiraga. Dia tidak pernah menyerah, dan dia memiliki keingintahuan yang besar, namun dia sedikit lambat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Evaluasi orang tua : &amp;quot;kau harus belajar lebih giat, kau sedang berada di sisi lambat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjadi lambat, Dia tidak pernah terganggu dengan berbagai kecelakaan. Dan menerima hampir semuanya – bersahabat dengan orang banyak, paling tidak. Belum lama, saat ia melihat orang terbang, dia hanya berpikir bahwasanya orang biasa yang melihat orang terbang pasti akan terkejut. Dan akhirnya ia hanya berhutang kepada posisinya yang salah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mempermudah, ia tak berpikir terlalu dalam tentang sesuatu sebelum bertindak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan juga, dia memiliki kemauan untuk berkompetisi yang sangat besar. Kalau disamakan, dia memilki beberapa kesamaan dalam kepribadian dengan Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaiamanpun, tiga puluh menit yang lalu, Saito sedang berjalan di jalanan Tokyo, Jepang; di Bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang dalam perjalanan setelah notebooknya diperbaiki. Dia cukup senang, faktanya, karena ia dapat berinternetan lagi. Dia telah bergabung dalam sebuah situs perjodohan dan memiliki sebuah kesempatan untuk mendapatkan seorang pacar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau dia ingin sekali mendapatkan sesuatu yang hebat di kehidupannya yang monoton, dia tidak menemukannya di internet, melainkan menemukannya di tengah jalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sedang melewati stasiun kereta api dalam perjalanan menuju rumah, tiba-tiba ia menemukan objek bersinar berbentuk kaca di depannya. Saito berhenti untuk melihatnya secara seksama. Ingat, keingintahuannya dua kali lebih banyak daripada orang biasa. Bentuknya seperti elips besar dengan tinggi dua meter dan satu meter lebar, dengan ketidakadaan substansi ketebalan. Ia menyadari bahwa benda itu sebenarnya sedikit melayang dari tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itulah yang membuatnya tertarik. Fenomena alam apa ini, kagumnya. Memeriksa objek bersinar yang mirip dengan kaca. Fenomena yang aneh, aku tak pernah melihat hal yang seperti ini. Dia berpikir untuk membiarkannya, namun rasa keingintahuannya yang tinggi memaksanya untuk berjalan melewatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, sebaiknya jangan, Katanya dalam hati. Tapi, untuk beberapa langkah… Pikirnya. Dia itu sangat tidak memiliki kepribadian.&lt;br /&gt;
Tapi pertama, dia mengambil sebuah klereng dan melemparnya ke tempat itu. klereng tersebut menghilang di tengah-tengah benda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oho, pikirnya. Saat dia memeriksa di sisi yang lain, klereng tersebut tidak terlihat. Selanjutnya, ia mulai mencoba memasukkan kunci rumahnya ke dalam benda  tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak terjadi apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kunci itu ditarik kembali, ia tidak melihat perubahan terhadap kunci tersebut. Saito berkesimpulan bahwasanya benda ini takkan membahayakan dirinya jika ia masuk kedalam. Hal ini membuat ia semakin bersemangat untuk mencobanya langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, walau ia tahu seharunya ia tidak melakukannya, dia berjalan melewatinya. Seperti membuka sebuah komik padahal sudah memutuskan untuk tidak melakukan apapun tapi akhirnya mempelajari sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langsung saja, ia merasa menyesal. Bagaikan sebuah kejutan yang datang terus-menerus di perasaannya. Tiba-tiba ia teringat tentang masa lalunya. Saat ia masih kecil, ibunya membawakannya obat aneh yang seharunya membuat orang menjadi pintar dengan mengalirkan listrik kepada tubuhnya. Lebih kurang rasanya sama seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito pingsan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia membuka matanya…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berada di dunia aneh yang sama seperti buku fantasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* * *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa itu benar?&amp;quot; Tanya Louise. Melihat Saito dengan ekspressi tidak percaya sambil memegang roti untuk makan malam hari ini. Mereka berada di kamar Louise. Sepertinya luas kamar ini lebih kurang &amp;lt;span id=&amp;quot;back_to_12_jou&amp;quot;&amp;gt;[[Talk:Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter1#12_jou|12 tatami mats]]&amp;lt;/span&amp;gt;. Kalau kita jadikan jendela sebagai patokan selatan, maka tempat tidur berada di sisi barat, pintu di utara, dan lemari besar di timur. Semua perabotan di sini tampak seperti barang antik berharga. Louise membawa Saito ke sini setelah ia sadar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito, berusaha tidak memperdulikan rasa sakit dari serangan tadi, menjawabnya &amp;quot;bagaimana kalau memang iya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito tak pernah merasakan penyesalan sedikitpun dengan rasa keingintahuannya hingga akhirnya sekarang. Aku seharusnya tidak melewati benda bodoh itu… ini bukan Jepang, bahkan ini bukan Bumi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika memang ada negara yang memiliki penyihir yang bisa terbang di angkasa, walau sedikit, dia pastinya tidak mempelajarinya di geografi SMP. Dan bahkan jika memang ada, bagaimana tentang bulan besar yang melayang di udara? Mereka pastinya dua kali lebih besar dari Bumi. Besarnya bukanlah masalah; ada kemungkinan beberapa negara mengalami hal itu di malam hari. Tapi, kalau dua bulan pastinya aneh. Bisakah bulan menjadi dua tanpa Saito tahu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, tidak mungkin. Pastinya ini bukan Bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah gelap… malam telah datang. Kurasa keluargaku mengkhawatirkanku sekarang, simpulnya sedih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari jendela, ia melihat padang hijau tempat ia terbaring. Di kejauhan, disinari oleh sinar bulan, dia dapat mlihat gunung yang tinggi. Di kanannya Nampak hutan yang lebat. Saito hanya bisa mengeluh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hutan seperti itu seharunya tak ada. Berbeda sekali dengan yang bisa kau lihat di Jepang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kastil dan tanah yang ia lewati tampak seperti abad pertengahan. Tempat ini pasti tempat yang sangat mengagumkan jika dia memang datang kesini untuk berlibur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah pintu masuk dan sebuah tangga kokoh, terbentuk dari batu… disini adalah Akademi sihir Tristain, Louise sudah menjelaskan. Semua pelajar disini tinggal di kos yang terletak di lantai terbawa sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akademi sihi? Hebat! Kos-kosan? Keren! Sama seperti sebuah film!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi ini bukanlah Bumi…!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku ‘gak percaya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memangnya aku percaya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;dari dunia lain, maksudmu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak ada penyihir, dan bulannya cuman satu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memang ada dunia seperti itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kukatakan lagi, aku memang dari sana!&amp;quot; Teriak Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jangan meneriakkiku, orang biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Siapa yang kau bilang orang biasa?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, kamu bukan penyihir kan? Jadi, kau orang biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;memangnya ada masalah kalau aku ini bukan penyihir?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunggu, kau memang tak tahu tentang dunia ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sudah dari tadi kubilang, Aku bukan dari dunia ini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, Louise meletakkan sikunya di meja dengan wajah yang menunjukkan sedang bermasalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di atas meja ada lampu dengan gaya seni bayangan. Benda itu menerangi ruangan dengan cahaya redup. Tampaknya tempat ini tidak menggunakan listrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begh… listrik tak sesulit itu untuk dipasang kan? Aku seperti kembali ke gubuk tua yang keluargaku pergi beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;
Tunggu, ‘dipasang…’ oh, mungkinkah… ini…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tahu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa yang kau tahu?&amp;quot; Tanya Louise, melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;pasti ini salah satu program Candid Camera. Pasti mereka mencoba untuk menipuku, ya kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;apa itu ‘Candid Camera’?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mereka berhenti beberapa waktu yang lalu setelah seseorang kesakitan, tapi kau tidak memiliki materi jadi kau melakukan hal yang sama, ya kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;apa yang kau bicarakan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito bergerak menuju Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kya--! Apa yang kau lakukan?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjatuhkannya dari kursi, sekarang ia berada di atasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dimana mic-nya? Apa mereka disini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil memegangnya dengan kasar, dia mulai membuka kancing blouse itu. Namun, tendangan cepat ke tubuhnya membuatnya berhenti dan membuatnya terjatuh ke lantai, kesakitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Gaaaaaaaarrrrrgghhh…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Beraninya kau… dengan bangsawan sepertiku…&amp;quot; Louise berdiri, dengan suara yang bergetar karena geram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau suasana memanas, Saito berpikir, ini bukan mimpi. Ditambah, ini bukan Bumi. Ini benar-benar dunia lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kumohon…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;apa?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kembalikan aku pulang…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tak mungkin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;karena kau t’lah terikat kontrak sebagai Familiarku. Tidak masalah jika kau berasal dari negara lain atau dunia lain seperti yang kau bilang. Jika kontrak itu telah terbentuk, tidak dapat di hilangkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kau bercanda…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lihat, aku ‘gak suka ini! Ngapain aku harus terjebak dengan Familiar sepertimu?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalo gitu, kebalikan aku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau memang dari dunia yang lain ya?” Tanya Louise, masih merasa tak percaya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya.&amp;quot; Saito mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tunjukkan buktinya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih menahan sakit, Saito berdiri dan membuka tasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;itu computer notebook.&amp;quot; jawab Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku tak pernah lihat seperti itu. Artifak sihir apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;ini bukan sihir. Ini ilmu pengetahuan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito menekan tombol power, dan computer mulai menyala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uwah! Apa itu?!&amp;quot; Louise terkejut saat layar itu hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;itu layar notebook.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;hebat… element sihir apa yang digunakan? Angin? Air?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ilmu pengetahuan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise melihat Saito dengan bingung. Dia benar-benar tak mengerti. &amp;quot;jadi, element apa ‘ilmu pengetahuan’ itu? nampaknya berbeda dengan empat kekuatan element?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Argh! Cukup! Aku katakan, ini bukan sihir!&amp;quot; Saito menggerakkan tangannya dengan membabi-buta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise duduk di ujung tempat tidurnya dan melipat kakinya. Lalu, dengan tidak bersemangat ia berkata &amp;quot;Hmm. Tapi aku tidak mengerti…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kenapa? Memangnya tak ada seperti ini di dunia ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menjawab. &amp;quot;Tidak, tapi…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Percayalah padaku! Tidak ada yang bisa dimengerti!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil memegang rambutnya yang panjang, Louise menjawab &amp;quot;Baiklah! Aku percaya!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah?”&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia melipat tangannya dan melihat ke arah lain dengan sombong, Ia menjawab dengan menggerutu. &amp;quot;hanya karena kau pasti akan terus mengatakan hal itu jika aku tak mengataknnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Yah, itu ‘gak masalah, selama  kau tahu. Sekarang, kembalikan aku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;sudah kubilang, tak mungkin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Louise mulai menunjukkan rasa tak nyaman saat ia menjawab pertanyaan Saito. &amp;quot;karena tidak ada mantra yang dapat menyambungkan dunia ini dengan duniamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;jadi, bagaiamana aku bisa berakhir disini?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kalau saja aku tahu!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito dan Louise menatap satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengar, Aku sudah sangat jujur untuk mengatakan kalau tidak ada mantra seperti itu. Tidak ada orang sini yang pernah mendengar dunia lain.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu ada karena aku ada disini!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;’Summon Servant’ hanya digunakan untuk memanggil makhluk hidup yang ada di Halkeginia. Biasanya, hanya hewan atau makhluk buas sihir yang terpanggil. Inilah yang pertama kalinya manusia terpanggil.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;hentikan pembicaraan ini seolah-olah kau tak terlibat. Kalau begitu, coba gunakan sihir itu terhadapku satu kali lagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;mengapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;bisa jadi dapat mengembalikanku ke duniaku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlihat bingung. Louise menyandarkan kepalanya ke satu sisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;…tidak akan berhasil. ‘Summon Servant’ itu hanya mantra satu arah. Tidak ada mantra yang bisa mengembalikan Familiar setelah ia terpanggil.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;apapun, coba saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tidak mungkin. Aku bahkan tak bisa menggunakan sihir itu lagi.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;apa? Kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;…Menggunakan ‘Summon Servant’ Lagi…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;ya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;…tak berguna kecuali Familiar yang dipanggil pertama kali mati.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kau bilang apa?&amp;quot; Saito terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau mau mati?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Err… sepertinya aku menyerah.&amp;quot; Dia menunduk. Matanya melihat runes yang tertulis di tangan kirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau mau tahu apa itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;ya…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;seperti sebuah stemple yang mengatakan kalau kau adalah Familiarku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise berdiri dan melipat tangannya. Dalam keadaan ini, dia sebenarnya cukup manis. Kaki yang bagus dan proporsional, pergelangan kaki yang kurus. Tidak terlalu tinggi, sekitar 155 cm. Matanya seperti mata kucing yang ingin tahu, dan alis matanya seperti garis di atas matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
jika Saito bertemu dengannya melalui situs perjodohan, dia pasti melompat kegirangan. Namun sayang, ini bukan Bumi. Betapa besar keinginan ia ingin pulang, tetap saja tak bisa. Saito terjebak di pikiran ini, dan bahunya jatuh dengan lunglai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;..Ya, baiklah. Untuk sekarang, aku rasa aku adalah Familiarmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Apa? Kau ada masalah dengan hal itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku rasa kau tak bisa menggunakan bahasa formal. Seharusnya, ‘adakah yang sebenarnya ingin anda katakan, nona?&#039;&amp;quot; koreksi Louise. Salah satu jarinya naik seperti sedang mengajari sesuatu. Cara mengajarinya manis, tapi nada bicaranya agak disiplin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi, um, apa sebenarnya tugas Familiar?&amp;quot; Tanya Saito. Tentu saja, di sering melihat elang atau burung hantu yang menjadi Familiar di film kartun yang melibatkan penyihir. Tapi kebanyakan mereka hanya duduk di bahu majikannya dan tidak melakukan hal yang hebat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pertama, Familiar bisa memberikan kekuatan penglihatan dan pendengaran kepada majikannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;seperti?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;artinya, apapun yang Familiar lihat, majikannya juga bisa melihatnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi sepertinya aku tak melihat apapun…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya, tapi masalahnya bukan seperti,&amp;quot; Saito menjawab dengan tak bersemangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;juga, Familiar akan mengambilkan barang sesuai yang majikannya minta. Contoh, reagent.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Reagent?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Katalisator untuk menggunakan beberapa sihir. Seperti sulfur…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;uh-huh…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi sepertinya kau takkan bisa memberikan barang seperti itu kepadaku, ya kan? Jika dilihat dari ketidaktahuanmu tentang Reagent.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Memang tidak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise mengerutkan dahinya dengan marah, namun tetap melanjuti pembicaraannya. &amp;quot;Dan Yang terpenting dari semuanya adalah Familiar ada untuk melindungi majikannya! Prioritas melindungi majikannya dari segala musuh adalah segalanya. Namun, sepertinya ada sedikit masalah untukmu…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;semenjak aku adalah manusia…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;… mungkin seekor hewan buas sihir yang kuat mampu mengalahkan lawannya, tapu aku ‘gak yakin kalo kau bisa mengalahkan burung gagak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Diam!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jadi aku hanya akan memberikan tugas yang pasti bisa kau lakukan : mencuci pakaian, bersih-bersih, dan tugas-tugas lainnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kau memojokkanku. Lihatlah, aku yakin aku akan menemukan jalan pulang!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu, bahkan, aku akan senang sekali kau melakukan hal itu. Karena jika kau kembali ke duniamu, aku bisa memanggil Familiar baru.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kau…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;baiklah, semua pembicaraan ini membuatku mengantuk,&amp;quot; kata Louise sambil menguap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;dimana aku tidur?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menunjuk ke lantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Aku bukan Anjing atau Kucing.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tapi tidak ada tempat lain. Dan disini cuman ada satu ranjang.&amp;quot; Dia melempar Selimut kepada Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dia mulai membuka kancing bajunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, saat ia ingin membuka celana dalamnya, wajah Saito memerah. &amp;quot;W..wa…wa..wa.. apa yang kau lakukan?!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menjawab seperti hal itu biasa terjadi. &amp;quot;Aku akan tidur, jadi aku mau ganti baju.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Lakukan itu di tempat aku tak bisa ngelihat kau!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena! Ini akan membuat situasinya menjadi aneh! Serius!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;aku rasa tidak aneh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena kau penyihir? Tak apa kalau kau melakukan hal itu di depan cowo’?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Cowo’? Siapa? Aku tak berpikir apapun jika dilihat Familiarku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa ini. Sudah pasti kau memperlakukanku seperti anjing atau kucing. Saito mengambil selimut, melemparnya ke atas kepalanya, dan melihat ke belakang. Dia memutuskan untuk menarik kembali semua pikirannya tentang paras manisnya. Dia hanya membuat Saito marah. Perempuan seperti itu, seorang penyihir? Ya.. serahlah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Oh, dan ini. Cuci baju ini besok.&amp;quot; Beberapa benda terbang dan mendarat mulus di sampingnya. Saito memungutnya, untuk mengecek benda apa yang terbang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah pakaian dalam berenda dan celana dalam berwarna putih. Pakaiannya indah dan lembut, pikir Saito saat wajahnya mulai memerah. Dia meremas pakaian itu dengan perasaan bercampur antara marah dan senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;mengapa aku harus – pakaian dalammu?! Mencucinya?! Jujurnya, aku merasa senang sekaligus terpojok!&amp;quot; dia bergerak kedepan, tanpa sadar apa yang sebenarnya ia lakukan. Louise sedang memakai baju tidur. Dan cahaya lampu padam, Saito dapat melihat bagian dari fugurnya. Dimana ia tidak dapat mengetahui lebih jauh, tampaknya ia tidak merasa malu. Sungguh mengecewakan. Saito merasa dia tidak dianggap sebagai laki-laki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;siapa memang yang akan membantumu? Siapa yang kau pikir akan memberimu makan? Dan di tempat siapa kau akan tidur sekarang?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Uhh…&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;kau Familiarku kan? Mencuci pakaian, bersih-bersih, pekerjaan kasar lainnya – hal itu memang tugasmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saito menarik selimut di kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cewe’ payah, Pikir Saito. Dia tak melihatku sebagai laki-laki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku ingin pulang. Aku rindu kamarku. Aku rindu orang tuaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perasaan rindu rumah memenuhi jiwanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…kapan aku bisa pulang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa ada jalan untuk pulang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku pengen tahu apa keluargaku sedang merindukanku…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku harus mencari jalan pulang…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi apa? Apa aku harus lari? Trus, apa?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin, aku akan Tanya seseorang, tapi seperti yang dikatakan Louise, takkan ada seseorang yang tahu kalau dunia lain itu ada, jadi mereka pasti enggak kan percaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak, aku harus berpikir melewati rasionalitas. Dalam kasus ini, walau aku berjuang pulang pun aku takkan bisa karena aku tak punya petunjuk, dan kalaupun aku kabur dari sini, belum tentu aku akan menemui jalan pulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bahkan tak punya keluarga di dunia ini. Aku tak bisa bergantung pada siapapun kecuali pada gadis sombong ini yang bernama Louise.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kurasa tak ada pilihan lain. Untuk sekarang, aku akan menjadi Familiarnya. Paling enggak dia akan memberikanku makan. Pasti akan sulit, semenjak aku bukanlah sesuatu lebih dari Familiar untuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pastinya, ia sedikit arogan, tapi… paling tidak dia manis. Aku rasa aku bisa berpikir kalau aku sudah mendapat pacar. Seseorang yang kuharap dapat bertemu di situs perjodohan. Anggap saja aku datang hanya untuk melihatnya. Atau anggap kalau aku menjadi murid asing. Ya, itu lebih cocok. Aku hanya berpikir itu saja. Hah, simple. Hebat!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ok, pikir Saito. Ini bukan seperti aku terdampar di pulau  yang ditinggalkan. Meratapi nasib tidak akan membawa hasil apapun.&lt;br /&gt;
Aku akan hidup sebagai Familiar, dan saat itu pula, aku akan menari jalan pulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah rencananya selesai, Saito mulai menguap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun situasinya, kemampuan Saito untuk beradaptasi selalu meyelamatkannya. Saat semuanya panik, Saito bisa bertahan karena kepribadiannya yang fleksibel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Louise menjentikkan jarinya, dan cahaya lampu itu padam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu itu juga sihir? Aku pikir listrik tidak berguna di sini. Pikir Saito.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kegelapan mulai menyelimuti kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diluar jendela, dua bulan bersinar dengan misterius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyonya Hiraga, Anakmu Saito telah berada di dunia yang terdapat penyihir di sana. Dia tidak bisa datang ke sekolah dalam waktu yang lama, dan dia pun juga tak bisa belajar. Tolong maafkan dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan mulailah kehidupan Saito sebagai Famiiliar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Insert_%26_Back_Cover|kembali ke Insert &amp;amp; Back Cover]]&lt;br /&gt;
| [[Zero_no_Tsukaima|Kembali ke halaman pertama]]&lt;br /&gt;
| [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab2|Maju ke Bab 2]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=47934</id>
		<title>Zero no Tsukaima (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima_(Indonesia)&amp;diff=47934"/>
		<updated>2009-07-07T03:23:39Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: New page: Vol.One Cover  Seri &amp;#039;&amp;#039;Zero no Tsukaima&amp;#039;&amp;#039; juga terdapat dalam berbagai bahasa: *English *[[Zero_no_Tsukaima_%28version_fran%C3...&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Image:Znt novel cover.jpg|300px|thumb|Vol.One Cover]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; juga terdapat dalam berbagai bahasa:&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima|English]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%28version_fran%C3%A7aise%29|Français (French)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EItalian_Version%7E|Italiano (Italian)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_wersja_polska|Polski (Polish)]]&lt;br /&gt;
*[[Zero_no_Tsukaima_%7EVersi%C3%B3n_Espa%C3%B1ola%7E|Español (Spanish)]]&lt;br /&gt;
(Nb: proses penerjemahan tergantung dalam versinya masing-masing.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Datang di situs [http://www.baka-tsuki.net/forums/index.php Baka-Tsuki Project Forum] untuk mendiskusikan seri ini dan informasi lainnya dari Baka-Tsuki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Updates == &amp;lt;!--pemberitahuan tanggal berdasarkan UTC (GMT)--&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*4 Juli 2009:&lt;br /&gt;
:* [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Chapter1|Chapter 1 of Volume 1]] sudah di terjemahkan oleh [[user:Masterdiki|Masterdiki]]. maaf atas keterlambatan Uploadnya.&lt;br /&gt;
(Nb: penerjemahan ini tidak mengubah nama belakang sang karakter karena mengakibatkan kerancuan bahasa Indonesia. namun bila kalian mau memperbaikinya, monggo atuh mas!)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerjemah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dibutuhkan Para Penerjemah Nganggur! ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Baka-Tsuki sangat mencari para penerjemah untuk seri ini.&#039;&#039;&#039; Jika berkeinginan untuk menerjemahkan seri ini, Kirimkan posting anda di forum [http://www.baka-tsuki.org/forums/viewtopic.php?f=29&amp;amp;t=2843], dan kami akan membantumu untuk memulainya, terima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Registrasi Zero no Tsukaima|Registrasi]] ===&lt;br /&gt;
Penerjemah di minta untuk menandai semua bab yang mereka inginkan untuk diterjemahkan di [[Zero no Tsukaima Registration|Registration Page]] berdasarkan [[Zero_no_Tsukaima:Guideline#Translation_Management|Translation Management]] sesi dari &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; [[Zero_no_Tsukaima:Guideline|Project Specific Guidelines]].&lt;br /&gt;
=== Format Standards ===&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah di edit) harus dikonfirmasikan hingga terpenuhi. Lihat link di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri *[[Zero_no_Tsukaima|English]], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa jepang juga, kammi harap kalian bisa menjadi penerjemah jepang juga. apabila kalian melihat versi China, mungkin ada beberapa kesalahan jadi kalian dapat mengeditnya hingga terasa bagus menurut kalian. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa mengembalikan kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. kami juga dapat melihat semua yang kalian lakukan untuk memperbaikinya. jadi, lakukan saja daripada sembunyi atau menunggu. kurang kerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[http://www.baka-tsuki.net/project/index.php?title=Zero_no_Tsukaima:guidelines Naming Conventions For ZnT]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Seri &#039;&#039;Zero no Tsukaima&#039;&#039; oleh Noboru Yamaguchi ==&lt;br /&gt;
=== Volume 1 - Familiarnya si Zero / ゼロの使い魔 [[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Full_Text|(Full Text)]]=== &lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Illustrations|Novel Illustrations]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero no Tsukaima:Volume1_Insert_&amp;amp;_Back Cover|Insert &amp;amp; Back Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kerajaan sihir&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab1|Bab 1 - aku seorang Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab2|Bab 2 - Louise si Zero]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab3|Bab 3 - Legenda]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Gandálfr&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab4|Bab 4 - Hari Familiar]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab5|Bab 5 - Kirche si Ardent]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab6|Bab 6 - Penjual senjata Tristain]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab7|Bab 7 - Fouquet si Crumbling Earth]]&lt;br /&gt;
::*[[Zero_no_Tsukaima:Volume1_Bab 8|Bab 8 - Tongkat Penghancur]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Masterdiki&amp;diff=47629</id>
		<title>User:Masterdiki</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:Masterdiki&amp;diff=47629"/>
		<updated>2009-07-01T15:09:49Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Masterdiki: New page: &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Masterdiki (Hoping at least can give contribution or Baka-Tsuki)&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;  Hallo. i&amp;#039;m new member at here... i really wanted to give a small piece of contribution. but, my ability is only tran...&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Masterdiki (Hoping at least can give contribution or Baka-Tsuki)&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hallo. i&#039;m new member at here... i really wanted to give a small piece of contribution. but, my ability is only translated English into Indonesian (so sad... Y.Y)&lt;br /&gt;
I&#039;m still learning Japanese (even  i&#039;m still dumb.) but i really want to give a contribution for Baka-Tsuki.&lt;br /&gt;
Please for the supervisor.... can i at least translate the English LN into Indonesian LN?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Begging for all supervisor. more begging for TheLastGuardian)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Masterdiki</name></author>
	</entry>
</feed>