<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">
	<id>https://www.baka-tsuki.org/project/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=SmilyMADman</id>
	<title>Baka-Tsuki - User contributions [en]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://www.baka-tsuki.org/project/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=SmilyMADman"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Special:Contributions/SmilyMADman"/>
	<updated>2026-05-07T10:24:35Z</updated>
	<subtitle>User contributions</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.1</generator>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_3&amp;diff=577613</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_3&amp;diff=577613"/>
		<updated>2022-10-15T03:59:48Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 3==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan Roh Pahlawan di dalam kisah cinta sang gadis&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
Cahaya----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun cahaya-cahaya lain sedang meredup, tetapi, ada cahaya lain yang berkilau menyala-nyala. Lantai beton yang dibuat supaya terlihat seolah-olah bata-batanya akan pecah dengan sendirinya. Suara metal bertabrakan yang keras menggema setelah jeda sesaat. Pada saat yang sama, sebuah hempasan keras mematahkan dan memporak-porandakan pohon-pohon seolah-olah mengekspresikan &amp;quot;Angin&amp;quot; dalam satu kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daun-daun hijau berguguran. Pecahan kulit kayu melayang ke mana-mana. Lampu jalan hancur.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di sudut gelap dari area gedung-gedung tinggi di kota.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tidak ada seorangpun, untuk menyaksikan kejadian tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika ada seseorang yang secara tak sengaja berjalan di situ, di mata orang-orang biasa, akan sulit bagi mereka untuk memikirkan apa yang sebenarnya sedang terjadi di situ.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dasar bangunan gedung tinggi yang sangat terpisah dari stasiun JR Ikebukuro. Di kegelapan tengah malam, siapa yang akan memikirkan, entah apakah itu terlihat bagi mata mereka atau tidak---bahwa akan ada dua bayangan yang saling mengadu senjata dengan kecepatan super cepat, sampai-sampai bentuk visual mereka tak akan bisa dikenali oleh pikiran orang biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika seseorang menyaksikan ini, siapa yang bakal mempercayainya?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mungkinkah, ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Servant tingkat pertama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara, bergema. Masing-masing dari bayangan tersebut berhenti di posisi mereka. Menunjukkan diri mereka. Mereka bergumam. Sambil dengan ringannya dengan satu tangan menggenggam benda metal yang dapat dengan mudah ditebak kalau beratnya lebih dari berat badan mereka sendiri----&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pedang yang sangat kokoh. Tetapi, juga cepat, dan tepat, dengan tidak memiliki retakan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lancer mengatakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, &amp;quot;tombak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tombak yang terlalu panjang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Terlalu besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda metal yang memiliki bentuk melebar ke dua sisi dengan ujung lancip, adalah obyek yang hanya akan bisa dilihat di masa ini di dalam rekaman seperti buku dan film, atau juga di dalam museum. Rentang yang panjang di antara zaman sebelum Masehi hingga zaman modern, benda metal itu diposisikan sebagai senjata yang penting di dalam konflik umat manusia, dan itu merupakan benda yang mana banyak pendekar pemberani mempercayakan nyawa mereka padanya, yairtu benda yang terus mencabut nyawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bilah tajam dengan pegangan panjang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bunga dari medan perang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, &amp;quot;tombak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pastinya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh pemandangan yang menggegerkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada sisi dari Sunshine 60 yang merupakan gedung pencakar langit terbesar di Ikebukuro.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di bawah struktur tinggi dari Shuto Expressway yang bahkan sekarang hanya sedikit kendaraan yang melewatinya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang wanita yang mengenakan baju armor besi, memegang “tombak”nya yang begitu panjang dan sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pastinya, kau adalah seorang pahlawan yang memiliki kemasyhuran, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Ya, wanita itu tersenyum sambil menggumamkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Begitu ya, jadi itu tombak.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mari lihat seberapa hebatnya tombak ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bagaimanapun kejadian dari Perang Cawan Suci yang dilaksanakan oleh 7 Roh Pahlawan, pengetahuan dasar sudah diberikan padaku secara otomatis oleh Cawan Suci. Pertempuran magis oleh para magus, pertempuran dari kekuatan perkasa dari para Roh Pahlawan, dan perwujudan dari teknik spesial dan keajaiban mereka yang disampaikan pada epos kepahlawanan. Ini adalah keajaiban yang melawan hukum fisika, perulangan dari mitos, atau mungkin adalah jenis dari pelanggaran terhadap dunia?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wanita di depan mataku, memegang tombak besarnya dengan satu tangan, dan dengan ringannya memutar-mutarnya. Walaupun penampilannya dapat membuat orang berpikir kalau itu terbuat dari kertas, tapi aku sudah bisa tahu, berat dari tombak itu dan bilahnya yang terlihat seperti tameng raksasa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tombak yang berat.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang melampaui kemampuan manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mungkin, beratnya bisa melampaui 100 kilogram.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walau kelihatannya tidak seperti itu bahkan jika itu adalah tombak besi yang besar. Jika memang seperti itu, maka tombak yang besar dan sangat berat seperti itu adalah benda yang sudah melampaui hukum alam. Benar, sebuah senjata yang tepat untuk dibawa oleh Roh Pahlawan Tombak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act3-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
Sebuah kekaguman di dalam hati lelaki itu----Dia akan membiarkannya keluar dari mulutnya. Dengan sosok yang berpakaian dalam armor yang bersinar dalam warna biru dan perak. Dia---Saber, sambil memundurkan kaki kanannya, menurunkan ujung &amp;quot;pedang&amp;quot;nya ke sisi belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu merupakan salah satu &#039;&#039;&#039;kuda-kuda&#039;&#039;&#039; keahliannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada zaman modern, kesempatan untuk bahkan mengayunkannya telah lama tiada---jadi, ya, dia akan menunjukkan, bahwa dia bisa &amp;quot;menggandeng&amp;quot; &amp;quot;pedang&amp;quot;nya yang seharusnya merupakan senjata di masa lalu seperti tombak wanita itu, dengan kedua tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk melakukan pertarungan. Untuk saling mengadu bilah pedang. Untuk menghadapi musuh yang memegang tombak dan menghalangi jalannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dasar dari bangunan pencakar langit yang memiliki tinggi sekitar 240 meter. Di tengah plaza yang dibangun dengan bata palsu dan dibuat untuk menyerupai taman umum, pada perancah yang benar-benar buruk, dengan penataan yang tumpang tindih. Berdiri di tangga yang berada beberapa langkah dari lelaki itu dan menghadap musuh yang sedang melihatnya dari atas... Adalah wanita yang sangat sesuai dengan kesunyian malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rambut panjang tidak menjadi pengganggunya di medan perang, jadi, apakah itu tampilan dari kemampuan dan kehebatannya?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wanita bertombak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada satu wanita pengguna tombak di antara rekanku pada masa pelatihan, tapi sepertinya gaya bertarung mereka berbeda.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Selain itu, juga tidak ada terbersit di pikiranku seseorang yang memakai zirah seperti itu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu artinya, dia adalah Roh Pahlawan yang bukan berasal dari Britania.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tombakmu itu perkasa sekali, Servant tingkat keempat, Lancer.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, jadi aku sudah ketahuan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak sepertiku, senjatamu mudah untuk dipahami.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sepertinya memang begitu. Walau sedikit disesalkan karena kau tidak mau menunjukkan senjatamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu tersenyum kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, pedang lelaki itu tidak bisa dilihat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lagipula, itu memang pedang tak kasat mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menyembunyikan wujud asli pedang ini dengan memanipulasi cahaya yang membias, dengan volume udara atau angin yang besar yang kukumpulkan dan kutahan pada sekeliling pedangku. Karena itu, jika itu dari Lancer----Roh Pahlawan Tombak, maka itu berarti Lancer menandai pendekar yang memiliki senjata tak jelas dan tak kasat mata sebagai musuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benda yang menyulitkan. Senjata tak terlihatmu, maksudku.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan berhenti kalau kau menyerah. Seorang kesatria, adalah seseorang yang tak akan mengayunkan pedang pada wanita.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, kau sungguh baik hati.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu, tidak meringankan senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau kau bersikeras untuk baik hati kepadaku seperti ini----&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu bergerak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bukan, pendekar itu yang bergerak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seberapa besarkah ketidaksetaraan gender di tempat ini? Tidak ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh lelaki itu adalah Roh Pahlawan. Manifestasi dari legenda itu sendiri, yang telah mengukir nama mereka pada sejarah dan bahkan waktu, meninggalkan diri mereka pada ingatan orang-orang, sama sekali tak memedulikan hal seperti itu. Apa yang ada, hanyalah kekuatan luar biasa, yang menentang hukum fisika dan sangat kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perhatikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu sosok dari tombak raksasa, ataukah gumpalan metal, yang berada di ujung jari Lancer yang sedang meluncur menuju Saber dengan kecepatan ultra tinggi?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tombak yang sangat berat yang dimainkan dengan sangat ringan olehnya, sekarang menghilang. Apakah wanita itu menggunakan &#039;&#039;&#039;Energi Magis&#039;&#039;&#039; angin seperti Saber, ataukah sebuah efek yang dia bawa dari legenda miliknya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua itu salah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wanita itu memang sangat cepat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kencang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Laju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tombak itu berayun dengan cepat dengan telapak tangan dan ujung jari Lancer, lebih ringan dari kepakan sayap burung, dan hanya terus menaikkan kecepatannya hingga menjadi tidak terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sungguh merepotkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu melepaskan serangan bersamaan dengan kata-kata tersebut. Wanita itu meluncurkan 5 serangan dalam waktu yang sama. Tombak yang telah berubah jadi sangat cepat hingga melebihi batasnya, menyerang lelaki itu sebanyak 5 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat setelah itu, terdengar 5 kali metal bertabrakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber menerima serangan berturut-turut Lancer dengan pedangnya, langsung dari depan. Pedang tak terlihatnya, menangkis 5 serangan yang &#039;tak terlihat&#039; berkecepatan tinggi itu. Respon cepat terhadap kecepatan dan berat yang tinggi. Penentangan terhadap hukum fisika. Layaknya mengambil peluru yang telah ditembakkan dengan cepat. Tapi itu adalah Roh Pahlawan, sebuah makhluk yang disebut sebagai Servant yang bertarung demi mendapatkan Cawan Suci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang dan bilah metal bertabrakan dalam kecepatan tinggi. Pada saat yang sama, gelombang udara menghempas sekitar.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Menghancurkan bata-bata palsu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan satu-persatu, menghancurkan sisa-sisa lampu jalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara wanita itu, masih ditemani oleh senyuman. Tanpa membalas perkataannya, Saber mundur. Sesaat setelah itu, 5 serangan beruntun menghantam titik di mana lelaki itu berdiri, meninggalkan bekas seperti cakar yang sangat dalam pada lantai beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cakar.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, cakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tombak yang sedari tadi digenggam Lancer, telah berubah menjadi &amp;quot;tangan&amp;quot;. Tangan raksasa yang tak terlihat berada di belakang tubuh elegannya, bersama dengan cakar besi tajam yang berada di tiap ujung jarinya, menyerang ksatria biru-perak---- mungkin jika ada seseorang melihat pertempuran ini, mereka mungkin akan mengingatnya sebagai sebuah delusi saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tangan&amp;quot; yang menyerang secara beruntun.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
5 serangan yang beruntun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber menghindarinya, juga menangkis dengan pedangnya, lalu mundur jauh ke belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hindari.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bertahan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keduanya tidak bagus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak perlu untuk menghindari efek dari hempasan udaranya.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, aku harus menyerangnya jika ada kesempatan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jangkauan dari tombaknya sangat panjang, jika dia terus mendekatiku dengan serangan berkecepatan tingginya yang beruntun, maka akan sulit bagiku untuk melancarkan serangan balasan dengan pedangku yang hanya memiliki jangkauan pendek.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu sudah menghindari 5 serangan beruntun sebanyak 7 kali, tapi sesaat setelah itu...&lt;br /&gt;
Saber: &amp;quot;----ngh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber mengubah cara serangnya. Walaupun 5 serangan beruntun itu adalah teknik yang luar biasa, tapi itu terlalu monoton. Terlalu &#039;&#039;&#039;lembut.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pertama, aku akan menyelip melewati &amp;quot;tangan&amp;quot; tak terlihatnya, dan setelah itu, aku akan mengayun pedangku sambil memutar tubuhku yang memakai armor ke arah samping. Lalu memberikan serangan keras.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pedang ini berpakaian dalam angin, bilah pedang ini, akan diayun dengan satu tangan, tidak seperti sebelumnya. Sambil memutar tubuhku, aku akan melancarkan serangan satu tangan dengan kuda-kuda setengah tubuh. Dengan cara ini, jangkauannya akan lebih jauh dibanding menggunakan kedua tangan, ini akan menjangkau tubuh rampingnya yang pasti dibentuk untuk melindungi dirinya sendiri dengan jangkauan serangan tombak raksasanya!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu menghancurkan armor dada wanita itu yang terlihat seperti kumpulan magical energy, dan sesaat setelah itu... Api menari-nari.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Api tersebut menutupi penglihatan Saber. Tak peduli dengan itu, lelaki itu menaruh kekuatan pada tangannya, dan mendorong pedangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku harus menebas jantung musuh, dan menusukkan ujung pedangku ke dalamnya. Tapi. Reaksi dia lemah. Kalau dilihat, tubuh dari Lancer benar-benar jauh dariku. Itu tidak bisa dijangkau jika aku mengayunkan pedangku. Sekali lagi, jarak yang harus kuperpendek.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;.....Kau lumayan hebat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, senyuman menghilang dari suara Lancer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu saja kemampuanmu? Kau, yang terus mempertahankan serangan monotonmu itu.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, sekali lagi, aku ketahuan. Wahai kau yang baik hati. Apakah ini mungkin sebuah ekspresi dari belas kasihanmu, yang mencoba untuk mengakhiri ini dengan satu serangan, dengan menargetkan jantungku?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika itu memang belas kasihan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagi, lelaki itu menyiapkan pedang tak terlihatnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ada banyak cara untuk memperpendek jarak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tetapi, Saber masih belum menunjukkan kartunya sama sekali.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Namun, itu mungkin sama halnya juga dengan wanita yang mengenggam tombak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mungkin wanita itu sudah cukup untuk menampilkan dirinya sebagai Roh Pahlawan, hanya dengan kemampuan membentuk tombak yang super berat dan membuatnya semakin besar. Kemungkinan wanita itu menyembunyikan kartu andalannya sangat tinggi. Sebagai contohnya----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Wahai kau yang baik hati. Servant yang baik hati. Jika kau memaksa untuk baik hati padaku, maka ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti ini. Wanita itu entah mengeluarkannya darimana, sesuatu seperti botol kecil yang benar-benar memang terlihat seperti benda magis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu akan menggangguku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lancer meneguk cairan merah yang mengisi botol kecil itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan sunyi. Dia masih memasang tatapannya pada lelaki di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu dari gedung apartemen yang dekat dengan&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
barisan dari gedung Sunshine 60, Prefektur Toshima, Ikebukuro.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atap gedung yang seharusnya tidak ada orang di atasnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Pada waktu yang lebih pas jika disebut sebagai fajar daripada tengah malam. Gedung yang memiliki banyak macam layanan bisnis di setiap lantainya tidak berpenghuni dari atas hingga ke bawah, dan harusnya atapnya juga tidak berpenghuni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, ada seorang gadis di atapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin bisa dikatakan--- sebuah pemandangan yang aneh. Seseorang yang harusnya tidak ada di sana malah kelihatan seperti wajar ada di sana, dan itu juga sama dengan pengguna tombak yang sebelumnya, tetapi aura kehadiran yang dikeluarkan mereka berbeda. Jika yang sebelumnya adalah keagresifan yang akan menghancurkan siapapun yang mendekatinya, maka yang ini, apa? Bagaimana dia harus mengungkapkannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya untuk Saber pada saat ini, dia tidak akan mencari kata-kata untuk membanding-bandingkan. Tiba &amp;quot;di sini&amp;quot; di tempat yang disetujui, dia menatap balik, pada senyum lebar gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu memanggil nama gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka Sajyou.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Masternya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang magus.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Masterku, yang mengikuti Perang ini untuk mendapatkan Cawan Suci bersamaku.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka, duduk dengan tenang di atas karpet yang disebarkan pada salah satu sudut di atap, tampaknya dia sedang menungguku untuk datang ke sini.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saat ini, di sampingnya ada keranjang besar dan termos bersamanya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau tiba tepat waktu. Kau sangat luar biasa, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Katanya, sambil menuangkan teh hitam dengan uap yang mengepul dari termos ke cangkir.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act3-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, aku juga hampir menyelesaikan persiapanku. Silahkan, duduklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersinar, dia memanggilku dengan senyum yang lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya seperti, seperti dia adalah gadis yang umurnya sudah mapan untuk menikah, datang ke taman untuk kencan, dan memutuskan untuk bermain sepanjang hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu mungkin saja karena aku punya emosi yang kuat terhadap Manaka.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku mendudukkan badanku pada karpet. Lalu, dia menyodorkanku minuman hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku membawamu keluar, aku membuatmu menghadapi bahaya, dan aku sangat menolaknya, tetapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil memiringkan kepalanya sedikit, dia tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, jika aku sudah tahu kalau &#039;&#039;&#039;menunggu bersama&#039;&#039;&#039; seperti ini akan menyenangkan, maka itu menakutkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menakutkan?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lagipula, rasanya seperti aku ingin untuk pergi keluar lagi dan lagi, walaupun aku...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;...... Itu merepotkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku membantah dengan pikiran jujurku. Bukannya tubuhku menggigil karena kedinginan malam, walau teh panasnya sangat enak. Sambil menyegarkan tenggorokanku dengan tegukan teh, aku berpikir, apakah aku harus menegur Masterku atas sarannya yang buruk dan tidak baik. Walaupun perkataannya tidak keluar langsung. Lagipula, aku mengetahui dengan tubuhku, di hari lain, bahwa tidak ada batasan bagiku untuk mengantarkan kata-kataku dari sini kepada Masterku yang cantik dan manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ini masih waktu makan malam, dengan itu, Manaka membuka keranjang terdekat, dan mulai mengeluarkan makanan yang dia siapkan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ada roti dengan banyak sekali bahan yang dimasukkan di pertengahannya, dan sesuatu yang dibumbui dengan garam dan dikepal jadi nasi---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Roti Sandwich atau Onigiri, mana yang kau mau?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, aku belum pernah memakan keduanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mereka mungkin hidangan dari era modern. Aku belum pernah mendengar ataupun melihatnya di tanah airku sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pernahkah kamu mendengar &#039;&#039;Earl of Sandwich&#039;&#039;? Dia orang Britania, bukan, dia hidup di masa depanmu... bukan, uhh, lupakan saja. Yang penting, bangsawan itulah yang menciptakan menu Roti Sandwich. Earl itu mendapatkan ide itu karena dia ingin menikmati permainan tanpa harus membuang waktunya untuk makan, dan dia, semacam orang aneh, menurutku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tersenyum, Manaka mengeluarkan roti dengan penuh lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, seperti inilah. Makanan yang pas untuk dinikmati saat bermain.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menggigit makanan yang diserahkan kepadaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Enak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah roti yang dipanggang pada bagian depan dan belakang dengan bermacam bahan dimasukkan di antara kedua rotinya. Bahan yang dimasukkan diantaranya adalah tomat, lalu selada segar dimasukkan pada sisi ayam panggang dan keju, yang kemudian dimasukkan lebih dalam di antara roti. Tomat yang segarnya juga sangat cocok dengan daging dan kejunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh, aku bisa merasakan ini makanan yang tepat dimakan saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada era di mana lelaki itu tinggal, sayuran segar adalah benda yang sangat langka. Tetapi, di kota ini pada tahun 1991 Masehi, tidak ada seorangpun yang berkata seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;... Enak?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengangguk, sambil mengunyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun nama Earl itu tidak terlalu melekat dengan makanan itu, kebiasaan memakan roti isi adalah sesuatu yang sudah diturun-temurunkan di Britania, sejak zaman Roma Kuno. Saber mengangguk sepenuh hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Roti yang aku makan seperti ini, sedari sebelumnya, aku----&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku menyukainya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sedari sebelumnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku telah menyukainya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perkataan lelaki itu bukanlah kebohongan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saber yang tidak ragu-ragu menyebut dirinya seorang raja dan kesatria dalam waktu bersamaan, sangat langka mengatakan kebohongan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jadi, pada saat ini, dia menyatakan fakta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Umm... barusan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka, tersipu malu?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam nyam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil mengunyah roti di mulutnya, dia melihat padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Barusan, sepertinya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pipi Manaka memanas.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam nyam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Selanjutnya, kurasa aku akan coba makan nasi yang digumpal itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menurutku, aku hanya sedikit terlalu sadar diri, sepertinya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang kupikirkan, pipi Manaka memerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini lebih baik.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Yap, pikir lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai contohnya, sikap kejam miliknya seperti saat dia membicarakan tentang &amp;quot;strategi&amp;quot; malam ini pada ayahnuya, tidaklah sesuai untuk gadis seusianya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pipi gemuk memerah yang lucu. Kilau peri dan kecerahan bunga sangat sesuai padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau jahat sekali, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengatakan itu, dia menggembungkan pipinya seperti sedang merajuk.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Manaka mencibir bibirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Gadis yang manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Ya,&#039; Saber memikirkan itu dari lubuk hatinya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Karena itu, aku benar-benar memikirkan bahaya dari dia yang melemparkan dirinya ke dalam kekejaman dari Perang Cawan Suci. Sebagai contohnya, benar bahwa bahkan saat ini pun... Perang Cawan Suci telah dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perang magis berskala besar &#039;&#039;&#039;pertama kali dalam sejarah.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ajang bunuh-membunuh di mana para magus yang memegang Mistik-Mistik dan Roh Pahlawan yang bahkan dapat melawan hukum fisika terkuat untuk ditundukkan pada magus, tapi... Walaupun seperti itu, gadis itu telah membuktikan bahwa dia bisa pergi keluar dengan aman seperti ini, dan seterusnya. Tetapi, hal yang ini benar-benar jauh berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lebih dari apapun, dia terlalu overprotektif terhadapku ---- sebuah Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga akhir, Manaka telah membantah untuk membawa Saber keluar. Di hari lain, Manaka yang terus membantah bahkan kepada ayahnya yang berceramah padanya mengenai vitalitas dari taktik dan strategi dalam Perang Cawan Suci, dan bagaimana Servant adalah kekuatan tarung mereka dan kunci untuk seluruh pergerakan mereka, telah menolak untuk membawa Saber ke dalam bahaya, dan mengatakan ini...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan lakukan sesuatu soal itu sendiri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena itu, tidak mungkin dia dapat bertahan. Jika dia adalah magus biasa, maka mungkin dia tak akan bisa bertahan dalam setengah hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia spesial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu dia!&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku baru saja dapat ide bagus, Saber!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka yang tersenyum saat mengatakan itu, tiba-tiba, berlarian kesana-kemari dan menyarankan patroli malam. Dengan kata lain, itu adalah patroli aktif untuk Servant dan Master lain di kota pada tengah malam. Manaka dan Saber akan berpencar, mengumpulkan informasi, lalu bertemu di tempat ini saat fajar. Dan kemudian... tentunya, lelaki itu menentangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menentang, tapi Manaka tidak mendengarkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku menghadapi seorang Servant, tadi. Itu mungkin---&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menelan roti isi, aku mengatakan itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mengenai dimulainya Perang Cawan Suci, dan pertarungan yang terjadi beberapa waktu tadi. Pertemuan dengan Lancer, Servant tingkat keempat. Dan setelah bertarung dengan sengit, Lancer kabur secepatnya setelah mengeluarkan sesuatu. Apakah botol kecil yang dia keluarkan itu adalah &#039;&#039;&#039;“Harta Mulia&amp;quot;&#039;&#039;&#039;, masih belum jelas untuk sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hmm......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka hanya mengangguk tak tertarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Saber dengan lembut mencoba untuk memarahinya dengan &amp;quot;Master, jika kau terpisah dariku, maka kau tidak boleh melakukan tindakan sesukamu, jika posisi kita terbalik, kau mungkin akan menghadapi bahaya,&amp;quot; tapi Manaka hanya---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu, kamu khawatir mengenai diriku?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tentu saja aku khawatir.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak usah khawatir seperti itu, Saber. Yep, mungkin itu karena kau baik hati. Tapi tidak perlu khawatir. Aku akan langsung tahu jika seseorang mendatangi kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mencoba tersenyum dan mengatakan, &#039;&#039;&amp;quot;Itu bukan tidak apa-apa.&amp;quot;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu, aku tahu kalau medan tabir telah dipasang pada gedung ini dengan. Walaupun lelaki yang tidak sensitif terhadap  itu ada di situ, tidak akan sulit bagi Servant untuk merasakan Energi Magis pada tempat ini, lagi pula, mereka adalah sesuatu yang bisa berada di dunia ini karena hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada medan tabir di sini. Selain itu, medan tabirnya bukanlah sederhana yang hanya selesai dibuat dalam sehari. Itu adalah medan yang kuat, sesuai untuk magus tingkat pertama yang memegang tujuh bulu. Jika hanya orang normal atau magus biasa, mereka tak akan bisa naik ke lantai dua, bahkan naik ke atap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, semua Servant-Servant yang kami hadapi adalah Roh Pahlawan yang sangat kuat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seberapa jauh mereka bisa menembus medan tabir ini?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lebih penting lagi, keberadaan dari tabir ini sendiri meneriakkan &amp;quot;ada magus di sini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, aku berpikir kalau Lancer sudah menunjukkan dirinya, karena magus yang merupakan Masternya Lancer mungkin sudah merasakan pembatas yang dibuat Manaka pada gedung ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak, itu terlalu berbahaya. Misalnya... ya, bagaimana kalau Servant Assassin datang ke sini?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau Assassin sih, tidak apa-apa. Aku sudah membuat janji pertemuan dengannya, barusan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Membuat janji pertemuan?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tidak melawannya dan mengalahkannya. Tapi, dia memang bukan musuh kita lagi.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak menjadi musuh? Apa maksudmu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau aku sudah menaklukkannya, tahu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa ragu-ragu---dia mengatakan itu dengan ekspresi yang masih memiliki kilau bunga di dalamnya. Dan sesaat itu juga, Saber merenungkan perkataan Masternya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seorang magus, menghadapi Servant?&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku, tidak merasakan keberadaan unik dari Servant malam ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengetahuan dasar yang diberikan Cawan Suci, ya, tertanam bahkan etiket umum dari pertarungan Servant ke dalam pikiran Saber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tekanan aneh seperti yang aku rasakan saat menghadapi Lancer, jika itu adalah aura kehadiran unik dari Servant, maka aku akan membusungkan dadaku dengan penuh bangga dan mengatakan kalau aku tidak merasakan keberadaan Roh Pahlawan lain selain Lancer pada area kota malam ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentu saja, kalau memikirkan bahwa Assassin yang memiliki &#039;&#039;skill&#039;&#039; “Penyembunyian Keberadaan” yang mengizinkan mereka untuk menghapus keberadaan mereka dengan pikiran mereka, maka itu mungkin saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu sendiri, juga khawatir tentang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, seorang magus menghadapi Servant, satu lawan satu, dan saat ini terlihat tanpa luka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu bukanlah sesuatu yang aku bisa percayai begitu saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Meskipun demikian---&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di sini aman. Tidak ada Servant maupun Magus dalam jarak 3 kilometer sekeliling kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku tak bisa merasakan kebohongan dari perkataan dan kedua mata Manaka.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah mata terangnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah suara tenangnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan ada... kemanisan, di dalam senyum itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada semacam keinginan besar, di dalamnya---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Karena aku sudah menaklukkan Servant ini oleh diriku sendiri...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah kilau dari peri.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kecerahan dari bunga.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi, akankah peri, atau bunga menghampiriku seperti ini?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jarak kami...&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dekat.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Saber menyadari Manaka, pipi gadis itu tiba-tiba berada di depan wajah Saber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bolehkah, aku mendapatkan hadiah---?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara yang dipenuhi harapan, Manaka mengatakan itu dengan sepenuh hati. Dengan pelan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Masih dengan tatapan yang terpaku pada lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;I, it, itu jahat sekali. Kau tidak bermain adil. Melakukan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara kecil, Manaka terus mengatakan itu sambil cemberut. Apakah dia tidak mempermasalahkan itu sebagai &amp;quot;hadiahnya&amp;quot;, jika dilihat dari reaksinya, seperti...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Untuk Manaka yang meletakkan tangannya pada pundak Saber, hadiah yang dipilih oleh Saber adalah kecupan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kecupan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan lembut, pada keningnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu, aku pikir, menurutku kalau, tiba-tiba mencium itu, mungkin terlalu cepat, tapi, tapi, aku senang, ya, pada keningku, aku senang kau menyentuhnya, tapi, itu, umm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:C3-3.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Malu, dan senang.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gadis yang tersipu malu dan memerah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak ada lagi reflek yang lebih dari itu, dari sang gadis kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu, adalah sikap yang sangat cocok bagi gadis seusianya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;--Anak ini, mungkin suci.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;---Itu sudah pasti.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu memikirkan sebuah warna.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warna putih yang masih suci, dan belum ada noda sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Warna putih yang tak tersentuh---&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Atau.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apakah itu adalah putih mutlak, yang dapat menyelimuti seluruh ciptaan?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2|Bagian Sebelumnya]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 4|Bagian Selanjutnya]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_3&amp;diff=577612</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_3&amp;diff=577612"/>
		<updated>2022-10-15T03:59:23Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Act 3 */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 3==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan Roh Pahlawan di dalam kisah cinta sang gadis&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
Cahaya----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun cahaya-cahaya lain sedang meredup, tetapi, ada cahaya lain yang berkilau menyala-nyala. Lantai beton yang dibuat supaya terlihat seolah-olah bata-batanya akan pecah dengan sendirinya. Suara metal bertabrakan yang keras menggema setelah jeda sesaat. Pada saat yang sama, sebuah hempasan keras mematahkan dan memporak-porandakan pohon-pohon seolah-olah mengekspresikan &amp;quot;Angin&amp;quot; dalam satu kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daun-daun hijau berguguran. Pecahan kulit kayu melayang ke mana-mana. Lampu jalan hancur.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di sudut gelap dari area gedung-gedung tinggi di kota.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tidak ada seorangpun, untuk menyaksikan kejadian tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika ada seseorang yang secara tak sengaja berjalan di situ, di mata orang-orang biasa, akan sulit bagi mereka untuk memikirkan apa yang sebenarnya sedang terjadi di situ.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dasar bangunan gedung tinggi yang sangat terpisah dari stasiun JR Ikebukuro. Di kegelapan tengah malam, siapa yang akan memikirkan, entah apakah itu terlihat bagi mata mereka atau tidak---bahwa akan ada dua bayangan yang saling mengadu senjata dengan kecepatan super cepat, sampai-sampai bentuk visual mereka tak akan bisa dikenali oleh pikiran orang biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika seseorang menyaksikan ini, siapa yang bakal mempercayainya?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mungkinkah, ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Servant tingkat pertama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara, bergema. Masing-masing dari bayangan tersebut berhenti di posisi mereka. Menunjukkan diri mereka. Mereka bergumam. Sambil dengan ringannya dengan satu tangan menggenggam benda metal yang dapat dengan mudah ditebak kalau beratnya lebih dari berat badan mereka sendiri----&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pedang yang sangat kokoh. Tetapi, juga cepat, dan tepat, dengan tidak memiliki retakan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lancer mengatakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, &amp;quot;tombak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tombak yang terlalu panjang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Terlalu besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda metal yang memiliki bentuk melebar ke dua sisi dengan ujung lancip, adalah obyek yang hanya akan bisa dilihat di masa ini di dalam rekaman seperti buku dan film, atau juga di dalam museum. Rentang yang panjang di antara zaman sebelum Masehi hingga zaman modern, benda metal itu diposisikan sebagai senjata yang penting di dalam konflik umat manusia, dan itu merupakan benda yang mana banyak pendekar pemberani mempercayakan nyawa mereka padanya, yairtu benda yang terus mencabut nyawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bilah tajam dengan pegangan panjang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bunga dari medan perang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, &amp;quot;tombak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pastinya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh pemandangan yang menggegerkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada sisi dari Sunshine 60 yang merupakan gedung pencakar langit terbesar di Ikebukuro.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di bawah struktur tinggi dari Shuto Expressway yang bahkan sekarang hanya sedikit kendaraan yang melewatinya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang wanita yang mengenakan baju armor besi, memegang “tombak”nya yang begitu panjang dan sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pastinya, kau adalah seorang pahlawan yang memiliki kemasyhuran, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Ya, wanita itu tersenyum sambil menggumamkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Begitu ya, jadi itu tombak.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mari lihat seberapa hebatnya tombak ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bagaimanapun kejadian dari Perang Cawan Suci yang dilaksanakan oleh 7 Roh Pahlawan, pengetahuan dasar sudah diberikan padaku secara otomatis oleh Cawan Suci. Pertempuran magis oleh para magus, pertempuran dari kekuatan perkasa dari para Roh Pahlawan, dan perwujudan dari teknik spesial dan keajaiban mereka yang disampaikan pada epos kepahlawanan. Ini adalah keajaiban yang melawan hukum fisika, perulangan dari mitos, atau mungkin adalah jenis dari pelanggaran terhadap dunia?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wanita di depan mataku, memegang tombak besarnya dengan satu tangan, dan dengan ringannya memutar-mutarnya. Walaupun penampilannya dapat membuat orang berpikir kalau itu terbuat dari kertas, tapi aku sudah bisa tahu, berat dari tombak itu dan bilahnya yang terlihat seperti tameng raksasa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tombak yang berat.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang melampaui kemampuan manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mungkin, beratnya bisa melampaui 100 kilogram.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walau kelihatannya tidak seperti itu bahkan jika itu adalah tombak besi yang besar. Jika memang seperti itu, maka tombak yang besar dan sangat berat seperti itu adalah benda yang sudah melampaui hukum alam. Benar, sebuah senjata yang tepat untuk dibawa oleh Roh Pahlawan Tombak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act3-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
Sebuah kekaguman di dalam hati lelaki itu----Dia akan membiarkannya keluar dari mulutnya. Dengan sosok yang berpakaian dalam armor yang bersinar dalam warna biru dan perak. Dia---Saber, sambil memundurkan kaki kanannya, menurunkan ujung &amp;quot;pedang&amp;quot;nya ke sisi belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu merupakan salah satu &#039;&#039;&#039;kuda-kuda&#039;&#039;&#039; keahliannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada zaman modern, kesempatan untuk bahkan mengayunkannya telah lama tiada---jadi, ya, dia akan menunjukkan, bahwa dia bisa &amp;quot;menggandeng&amp;quot; &amp;quot;pedang&amp;quot;nya yang seharusnya merupakan senjata di masa lalu seperti tombak wanita itu, dengan kedua tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk melakukan pertarungan. Untuk saling mengadu bilah pedang. Untuk menghadapi musuh yang memegang tombak dan menghalangi jalannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dasar dari bangunan pencakar langit yang memiliki tinggi sekitar 240 meter. Di tengah plaza yang dibangun dengan bata palsu dan dibuat untuk menyerupai taman umum, pada perancah yang benar-benar buruk, dengan penataan yang tumpang tindih. Berdiri di tangga yang berada beberapa langkah dari lelaki itu dan menghadap musuh yang sedang melihatnya dari atas... Adalah wanita yang sangat sesuai dengan kesunyian malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rambut panjang tidak menjadi pengganggunya di medan perang, jadi, apakah itu tampilan dari kemampuan dan kehebatannya?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wanita bertombak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada satu wanita pengguna tombak di antara rekanku pada masa pelatihan, tapi sepertinya gaya bertarung mereka berbeda.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Selain itu, juga tidak ada terbersit di pikiranku seseorang yang memakai zirah seperti itu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu artinya, dia adalah Roh Pahlawan yang bukan berasal dari Britania.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tombakmu itu perkasa sekali, Servant tingkat keempat, Lancer.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, jadi aku sudah ketahuan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak sepertiku, senjatamu mudah untuk dipahami.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sepertinya memang begitu. Walau sedikit disesalkan karena kau tidak mau menunjukkan senjatamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu tersenyum kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, pedang lelaki itu tidak bisa dilihat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lagipula, itu memang pedang tak kasat mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menyembunyikan wujud asli pedang ini dengan memanipulasi cahaya yang membias, dengan volume udara atau angin yang besar yang kukumpulkan dan kutahan pada sekeliling pedangku. Karena itu, jika itu dari Lancer----Roh Pahlawan Tombak, maka itu berarti Lancer menandai pendekar yang memiliki senjata tak jelas dan tak kasat mata sebagai musuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benda yang menyulitkan. Senjata tak terlihatmu, maksudku.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan berhenti kalau kau menyerah. Seorang kesatria, adalah seseorang yang tak akan mengayunkan pedang pada wanita.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, kau sungguh baik hati.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu, tidak meringankan senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau kau bersikeras untuk baik hati kepadaku seperti ini----&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu bergerak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bukan, pendekar itu yang bergerak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seberapa besarkah ketidaksetaraan gender di tempat ini? Tidak ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh lelaki itu adalah Roh Pahlawan. Manifestasi dari legenda itu sendiri, yang telah mengukir nama mereka pada sejarah dan bahkan waktu, meninggalkan diri mereka pada ingatan orang-orang, sama sekali tak memedulikan hal seperti itu. Apa yang ada, hanyalah kekuatan luar biasa, yang menentang hukum fisika dan sangat kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perhatikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu sosok dari tombak raksasa, ataukah gumpalan metal, yang berada di ujung jari Lancer yang sedang meluncur menuju Saber dengan kecepatan ultra tinggi?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tombak yang sangat berat yang dimainkan dengan sangat ringan olehnya, sekarang menghilang. Apakah wanita itu menggunakan &#039;&#039;&#039;Energi Magis&#039;&#039;&#039; angin seperti Saber, ataukah sebuah efek yang dia bawa dari legenda miliknya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua itu salah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wanita itu memang sangat cepat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kencang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Laju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tombak itu berayun dengan cepat dengan telapak tangan dan ujung jari Lancer, lebih ringan dari kepakan sayap burung, dan hanya terus menaikkan kecepatannya hingga menjadi tidak terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sungguh merepotkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu melepaskan serangan bersamaan dengan kata-kata tersebut. Wanita itu meluncurkan 5 serangan dalam waktu yang sama. Tombak yang telah berubah jadi sangat cepat hingga melebihi batasnya, menyerang lelaki itu sebanyak 5 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat setelah itu, terdengar 5 kali metal bertabrakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber menerima serangan berturut-turut Lancer dengan pedangnya, langsung dari depan. Pedang tak terlihatnya, menangkis 5 serangan yang &#039;tak terlihat&#039; berkecepatan tinggi itu. Respon cepat terhadap kecepatan dan berat yang tinggi. Penentangan terhadap hukum fisika. Layaknya mengambil peluru yang telah ditembakkan dengan cepat. Tapi itu adalah Roh Pahlawan, sebuah makhluk yang disebut sebagai Servant yang bertarung demi mendapatkan Cawan Suci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang dan bilah metal bertabrakan dalam kecepatan tinggi. Pada saat yang sama, gelombang udara menghempas sekitar.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Menghancurkan bata-bata palsu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan satu-persatu, menghancurkan sisa-sisa lampu jalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara wanita itu, masih ditemani oleh senyuman. Tanpa membalas perkataannya, Saber mundur. Sesaat setelah itu, 5 serangan beruntun menghantam titik di mana lelaki itu berdiri, meninggalkan bekas seperti cakar yang sangat dalam pada lantai beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cakar.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, cakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tombak yang sedari tadi digenggam Lancer, telah berubah menjadi &amp;quot;tangan&amp;quot;. Tangan raksasa yang tak terlihat berada di belakang tubuh elegannya, bersama dengan cakar besi tajam yang berada di tiap ujung jarinya, menyerang ksatria biru-perak---- mungkin jika ada seseorang melihat pertempuran ini, mereka mungkin akan mengingatnya sebagai sebuah delusi saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tangan&amp;quot; yang menyerang secara beruntun.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
5 serangan yang beruntun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber menghindarinya, juga menangkis dengan pedangnya, lalu mundur jauh ke belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hindari.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bertahan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keduanya tidak bagus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak perlu untuk menghindari efek dari hempasan udaranya.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, aku harus menyerangnya jika ada kesempatan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jangkauan dari tombaknya sangat panjang, jika dia terus mendekatiku dengan serangan berkecepatan tingginya yang beruntun, maka akan sulit bagiku untuk melancarkan serangan balasan dengan pedangku yang hanya memiliki jangkauan pendek.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu sudah menghindari 5 serangan beruntun sebanyak 7 kali, tapi sesaat setelah itu...&lt;br /&gt;
Saber: &amp;quot;----ngh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber mengubah cara serangnya. Walaupun 5 serangan beruntun itu adalah teknik yang luar biasa, tapi itu terlalu monoton. Terlalu &#039;&#039;&#039;lembut.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pertama, aku akan menyelip melewati &amp;quot;tangan&amp;quot; tak terlihatnya, dan setelah itu, aku akan mengayun pedangku sambil memutar tubuhku yang memakai armor ke arah samping. Lalu memberikan serangan keras.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pedang ini berpakaian dalam angin, bilah pedang ini, akan diayun dengan satu tangan, tidak seperti sebelumnya. Sambil memutar tubuhku, aku akan melancarkan serangan satu tangan dengan kuda-kuda setengah tubuh. Dengan cara ini, jangkauannya akan lebih jauh dibanding menggunakan kedua tangan, ini akan menjangkau tubuh rampingnya yang pasti dibentuk untuk melindungi dirinya sendiri dengan jangkauan serangan tombak raksasanya!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu menghancurkan armor dada wanita itu yang terlihat seperti kumpulan magical energy, dan sesaat setelah itu... Api menari-nari.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Api tersebut menutupi penglihatan Saber. Tak peduli dengan itu, lelaki itu menaruh kekuatan pada tangannya, dan mendorong pedangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku harus menebas jantung musuh, dan menusukkan ujung pedangku ke dalamnya. Tapi. Reaksi dia lemah. Kalau dilihat, tubuh dari Lancer benar-benar jauh dariku. Itu tidak bisa dijangkau jika aku mengayunkan pedangku. Sekali lagi, jarak yang harus kuperpendek.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;.....Kau lumayan hebat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, senyuman menghilang dari suara Lancer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu saja kemampuanmu? Kau, yang terus mempertahankan serangan monotonmu itu.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, sekali lagi, aku ketahuan. Wahai kau yang baik hati. Apakah ini mungkin sebuah ekspresi dari belas kasihanmu, yang mencoba untuk mengakhiri ini dengan satu serangan, dengan menargetkan jantungku?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika itu memang belas kasihan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagi, lelaki itu menyiapkan pedang tak terlihatnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ada banyak cara untuk memperpendek jarak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tetapi, Saber masih belum menunjukkan kartunya sama sekali.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Namun, itu mungkin sama halnya juga dengan wanita yang mengenggam tombak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mungkin wanita itu sudah cukup untuk menampilkan dirinya sebagai Heroic Spirit, hanya dengan kemampuan membentuk tombak yang super berat dan membuatnya semakin besar. Kemungkinan wanita itu menyembunyikan kartu andalannya sangat tinggi. Sebagai contohnya----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Wahai kau yang baik hati. Servant yang baik hati. Jika kau memaksa untuk baik hati padaku, maka ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti ini. Wanita itu entah mengeluarkannya darimana, sesuatu seperti botol kecil yang benar-benar memang terlihat seperti benda magis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu akan menggangguku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lancer meneguk cairan merah yang mengisi botol kecil itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan sunyi. Dia masih memasang tatapannya pada lelaki di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu dari gedung apartemen yang dekat dengan&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
barisan dari gedung Sunshine 60, Prefektur Toshima, Ikebukuro.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atap gedung yang seharusnya tidak ada orang di atasnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Pada waktu yang lebih pas jika disebut sebagai fajar daripada tengah malam. Gedung yang memiliki banyak macam layanan bisnis di setiap lantainya tidak berpenghuni dari atas hingga ke bawah, dan harusnya atapnya juga tidak berpenghuni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, ada seorang gadis di atapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin bisa dikatakan--- sebuah pemandangan yang aneh. Seseorang yang harusnya tidak ada di sana malah kelihatan seperti wajar ada di sana, dan itu juga sama dengan pengguna tombak yang sebelumnya, tetapi aura kehadiran yang dikeluarkan mereka berbeda. Jika yang sebelumnya adalah keagresifan yang akan menghancurkan siapapun yang mendekatinya, maka yang ini, apa? Bagaimana dia harus mengungkapkannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya untuk Saber pada saat ini, dia tidak akan mencari kata-kata untuk membanding-bandingkan. Tiba &amp;quot;di sini&amp;quot; di tempat yang disetujui, dia menatap balik, pada senyum lebar gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu memanggil nama gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka Sajyou.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Masternya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang magus.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Masterku, yang mengikuti Perang ini untuk mendapatkan Cawan Suci bersamaku.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka, duduk dengan tenang di atas karpet yang disebarkan pada salah satu sudut di atap, tampaknya dia sedang menungguku untuk datang ke sini.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saat ini, di sampingnya ada keranjang besar dan termos bersamanya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau tiba tepat waktu. Kau sangat luar biasa, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Katanya, sambil menuangkan teh hitam dengan uap yang mengepul dari termos ke cangkir.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act3-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, aku juga hampir menyelesaikan persiapanku. Silahkan, duduklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersinar, dia memanggilku dengan senyum yang lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya seperti, seperti dia adalah gadis yang umurnya sudah mapan untuk menikah, datang ke taman untuk kencan, dan memutuskan untuk bermain sepanjang hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu mungkin saja karena aku punya emosi yang kuat terhadap Manaka.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku mendudukkan badanku pada karpet. Lalu, dia menyodorkanku minuman hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku membawamu keluar, aku membuatmu menghadapi bahaya, dan aku sangat menolaknya, tetapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil memiringkan kepalanya sedikit, dia tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, jika aku sudah tahu kalau &#039;&#039;&#039;menunggu bersama&#039;&#039;&#039; seperti ini akan menyenangkan, maka itu menakutkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menakutkan?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lagipula, rasanya seperti aku ingin untuk pergi keluar lagi dan lagi, walaupun aku...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;...... Itu merepotkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku membantah dengan pikiran jujurku. Bukannya tubuhku menggigil karena kedinginan malam, walau teh panasnya sangat enak. Sambil menyegarkan tenggorokanku dengan tegukan teh, aku berpikir, apakah aku harus menegur Masterku atas sarannya yang buruk dan tidak baik. Walaupun perkataannya tidak keluar langsung. Lagipula, aku mengetahui dengan tubuhku, di hari lain, bahwa tidak ada batasan bagiku untuk mengantarkan kata-kataku dari sini kepada Masterku yang cantik dan manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ini masih waktu makan malam, dengan itu, Manaka membuka keranjang terdekat, dan mulai mengeluarkan makanan yang dia siapkan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ada roti dengan banyak sekali bahan yang dimasukkan di pertengahannya, dan sesuatu yang dibumbui dengan garam dan dikepal jadi nasi---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Roti Sandwich atau Onigiri, mana yang kau mau?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, aku belum pernah memakan keduanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mereka mungkin hidangan dari era modern. Aku belum pernah mendengar ataupun melihatnya di tanah airku sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pernahkah kamu mendengar &#039;&#039;Earl of Sandwich&#039;&#039;? Dia orang Britania, bukan, dia hidup di masa depanmu... bukan, uhh, lupakan saja. Yang penting, bangsawan itulah yang menciptakan menu Roti Sandwich. Earl itu mendapatkan ide itu karena dia ingin menikmati permainan tanpa harus membuang waktunya untuk makan, dan dia, semacam orang aneh, menurutku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tersenyum, Manaka mengeluarkan roti dengan penuh lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, seperti inilah. Makanan yang pas untuk dinikmati saat bermain.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menggigit makanan yang diserahkan kepadaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Enak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah roti yang dipanggang pada bagian depan dan belakang dengan bermacam bahan dimasukkan di antara kedua rotinya. Bahan yang dimasukkan diantaranya adalah tomat, lalu selada segar dimasukkan pada sisi ayam panggang dan keju, yang kemudian dimasukkan lebih dalam di antara roti. Tomat yang segarnya juga sangat cocok dengan daging dan kejunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh, aku bisa merasakan ini makanan yang tepat dimakan saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada era di mana lelaki itu tinggal, sayuran segar adalah benda yang sangat langka. Tetapi, di kota ini pada tahun 1991 Masehi, tidak ada seorangpun yang berkata seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;... Enak?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengangguk, sambil mengunyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun nama Earl itu tidak terlalu melekat dengan makanan itu, kebiasaan memakan roti isi adalah sesuatu yang sudah diturun-temurunkan di Britania, sejak zaman Roma Kuno. Saber mengangguk sepenuh hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Roti yang aku makan seperti ini, sedari sebelumnya, aku----&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku menyukainya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sedari sebelumnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku telah menyukainya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perkataan lelaki itu bukanlah kebohongan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saber yang tidak ragu-ragu menyebut dirinya seorang raja dan kesatria dalam waktu bersamaan, sangat langka mengatakan kebohongan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jadi, pada saat ini, dia menyatakan fakta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Umm... barusan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka, tersipu malu?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam nyam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil mengunyah roti di mulutnya, dia melihat padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Barusan, sepertinya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pipi Manaka memanas.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam nyam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Selanjutnya, kurasa aku akan coba makan nasi yang digumpal itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menurutku, aku hanya sedikit terlalu sadar diri, sepertinya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang kupikirkan, pipi Manaka memerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini lebih baik.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Yap, pikir lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai contohnya, sikap kejam miliknya seperti saat dia membicarakan tentang &amp;quot;strategi&amp;quot; malam ini pada ayahnuya, tidaklah sesuai untuk gadis seusianya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pipi gemuk memerah yang lucu. Kilau peri dan kecerahan bunga sangat sesuai padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau jahat sekali, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengatakan itu, dia menggembungkan pipinya seperti sedang merajuk.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Manaka mencibir bibirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Gadis yang manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Ya,&#039; Saber memikirkan itu dari lubuk hatinya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Karena itu, aku benar-benar memikirkan bahaya dari dia yang melemparkan dirinya ke dalam kekejaman dari Perang Cawan Suci. Sebagai contohnya, benar bahwa bahkan saat ini pun... Perang Cawan Suci telah dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perang magis berskala besar &#039;&#039;&#039;pertama kali dalam sejarah.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ajang bunuh-membunuh di mana para magus yang memegang Mistik-Mistik dan Roh Pahlawan yang bahkan dapat melawan hukum fisika terkuat untuk ditundukkan pada magus, tapi... Walaupun seperti itu, gadis itu telah membuktikan bahwa dia bisa pergi keluar dengan aman seperti ini, dan seterusnya. Tetapi, hal yang ini benar-benar jauh berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lebih dari apapun, dia terlalu overprotektif terhadapku ---- sebuah Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga akhir, Manaka telah membantah untuk membawa Saber keluar. Di hari lain, Manaka yang terus membantah bahkan kepada ayahnya yang berceramah padanya mengenai vitalitas dari taktik dan strategi dalam Perang Cawan Suci, dan bagaimana Servant adalah kekuatan tarung mereka dan kunci untuk seluruh pergerakan mereka, telah menolak untuk membawa Saber ke dalam bahaya, dan mengatakan ini...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan lakukan sesuatu soal itu sendiri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena itu, tidak mungkin dia dapat bertahan. Jika dia adalah magus biasa, maka mungkin dia tak akan bisa bertahan dalam setengah hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia spesial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu dia!&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku baru saja dapat ide bagus, Saber!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka yang tersenyum saat mengatakan itu, tiba-tiba, berlarian kesana-kemari dan menyarankan patroli malam. Dengan kata lain, itu adalah patroli aktif untuk Servant dan Master lain di kota pada tengah malam. Manaka dan Saber akan berpencar, mengumpulkan informasi, lalu bertemu di tempat ini saat fajar. Dan kemudian... tentunya, lelaki itu menentangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menentang, tapi Manaka tidak mendengarkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku menghadapi seorang Servant, tadi. Itu mungkin---&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menelan roti isi, aku mengatakan itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mengenai dimulainya Perang Cawan Suci, dan pertarungan yang terjadi beberapa waktu tadi. Pertemuan dengan Lancer, Servant tingkat keempat. Dan setelah bertarung dengan sengit, Lancer kabur secepatnya setelah mengeluarkan sesuatu. Apakah botol kecil yang dia keluarkan itu adalah &#039;&#039;&#039;“Harta Mulia&amp;quot;&#039;&#039;&#039;, masih belum jelas untuk sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hmm......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka hanya mengangguk tak tertarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Saber dengan lembut mencoba untuk memarahinya dengan &amp;quot;Master, jika kau terpisah dariku, maka kau tidak boleh melakukan tindakan sesukamu, jika posisi kita terbalik, kau mungkin akan menghadapi bahaya,&amp;quot; tapi Manaka hanya---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu, kamu khawatir mengenai diriku?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tentu saja aku khawatir.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak usah khawatir seperti itu, Saber. Yep, mungkin itu karena kau baik hati. Tapi tidak perlu khawatir. Aku akan langsung tahu jika seseorang mendatangi kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mencoba tersenyum dan mengatakan, &#039;&#039;&amp;quot;Itu bukan tidak apa-apa.&amp;quot;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu, aku tahu kalau medan tabir telah dipasang pada gedung ini dengan. Walaupun lelaki yang tidak sensitif terhadap  itu ada di situ, tidak akan sulit bagi Servant untuk merasakan Energi Magis pada tempat ini, lagi pula, mereka adalah sesuatu yang bisa berada di dunia ini karena hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada medan tabir di sini. Selain itu, medan tabirnya bukanlah sederhana yang hanya selesai dibuat dalam sehari. Itu adalah medan yang kuat, sesuai untuk magus tingkat pertama yang memegang tujuh bulu. Jika hanya orang normal atau magus biasa, mereka tak akan bisa naik ke lantai dua, bahkan naik ke atap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, semua Servant-Servant yang kami hadapi adalah Roh Pahlawan yang sangat kuat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seberapa jauh mereka bisa menembus medan tabir ini?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lebih penting lagi, keberadaan dari tabir ini sendiri meneriakkan &amp;quot;ada magus di sini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, aku berpikir kalau Lancer sudah menunjukkan dirinya, karena magus yang merupakan Masternya Lancer mungkin sudah merasakan pembatas yang dibuat Manaka pada gedung ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak, itu terlalu berbahaya. Misalnya... ya, bagaimana kalau Servant Assassin datang ke sini?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau Assassin sih, tidak apa-apa. Aku sudah membuat janji pertemuan dengannya, barusan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Membuat janji pertemuan?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tidak melawannya dan mengalahkannya. Tapi, dia memang bukan musuh kita lagi.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak menjadi musuh? Apa maksudmu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau aku sudah menaklukkannya, tahu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa ragu-ragu---dia mengatakan itu dengan ekspresi yang masih memiliki kilau bunga di dalamnya. Dan sesaat itu juga, Saber merenungkan perkataan Masternya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seorang magus, menghadapi Servant?&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku, tidak merasakan keberadaan unik dari Servant malam ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengetahuan dasar yang diberikan Cawan Suci, ya, tertanam bahkan etiket umum dari pertarungan Servant ke dalam pikiran Saber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tekanan aneh seperti yang aku rasakan saat menghadapi Lancer, jika itu adalah aura kehadiran unik dari Servant, maka aku akan membusungkan dadaku dengan penuh bangga dan mengatakan kalau aku tidak merasakan keberadaan Roh Pahlawan lain selain Lancer pada area kota malam ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentu saja, kalau memikirkan bahwa Assassin yang memiliki &#039;&#039;skill&#039;&#039; “Penyembunyian Keberadaan” yang mengizinkan mereka untuk menghapus keberadaan mereka dengan pikiran mereka, maka itu mungkin saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu sendiri, juga khawatir tentang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, seorang magus menghadapi Servant, satu lawan satu, dan saat ini terlihat tanpa luka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu bukanlah sesuatu yang aku bisa percayai begitu saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Meskipun demikian---&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di sini aman. Tidak ada Servant maupun Magus dalam jarak 3 kilometer sekeliling kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku tak bisa merasakan kebohongan dari perkataan dan kedua mata Manaka.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah mata terangnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah suara tenangnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan ada... kemanisan, di dalam senyum itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada semacam keinginan besar, di dalamnya---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Karena aku sudah menaklukkan Servant ini oleh diriku sendiri...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah kilau dari peri.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kecerahan dari bunga.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi, akankah peri, atau bunga menghampiriku seperti ini?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jarak kami...&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dekat.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Saber menyadari Manaka, pipi gadis itu tiba-tiba berada di depan wajah Saber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bolehkah, aku mendapatkan hadiah---?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara yang dipenuhi harapan, Manaka mengatakan itu dengan sepenuh hati. Dengan pelan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Masih dengan tatapan yang terpaku pada lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;I, it, itu jahat sekali. Kau tidak bermain adil. Melakukan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara kecil, Manaka terus mengatakan itu sambil cemberut. Apakah dia tidak mempermasalahkan itu sebagai &amp;quot;hadiahnya&amp;quot;, jika dilihat dari reaksinya, seperti...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Untuk Manaka yang meletakkan tangannya pada pundak Saber, hadiah yang dipilih oleh Saber adalah kecupan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kecupan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan lembut, pada keningnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu, aku pikir, menurutku kalau, tiba-tiba mencium itu, mungkin terlalu cepat, tapi, tapi, aku senang, ya, pada keningku, aku senang kau menyentuhnya, tapi, itu, umm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:C3-3.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Malu, dan senang.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gadis yang tersipu malu dan memerah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak ada lagi reflek yang lebih dari itu, dari sang gadis kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu, adalah sikap yang sangat cocok bagi gadis seusianya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;--Anak ini, mungkin suci.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;---Itu sudah pasti.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu memikirkan sebuah warna.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warna putih yang masih suci, dan belum ada noda sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Warna putih yang tak tersentuh---&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Atau.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apakah itu adalah putih mutlak, yang dapat menyelimuti seluruh ciptaan?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2|Bagian Sebelumnya]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 4|Bagian Selanjutnya]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_3&amp;diff=577611</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_3&amp;diff=577611"/>
		<updated>2022-10-15T03:42:45Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 3==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan Heroic Spirit di dalam kisah cinta sang gadis&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
Cahaya----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun cahaya-cahaya lain sedang meredup, tetapi, ada cahaya lain yang berkilau menyala-nyala. Lantai beton yang dibuat supaya terlihat seolah-olah bata-batanya akan pecah dengan sendirinya. Suara metal bertabrakan yang keras menggema setelah jeda sesaat. Pada saat yang sama, sebuah hempasan keras mematahkan dan memporak-porandakan pohon-pohon seolah-olah mengekspresikan &amp;quot;Angin&amp;quot; dalam satu kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daun-daun hijau berguguran. Pecahan kulit kayu melayang ke mana-mana. Lampu jalan hancur.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di sudut gelap dari area gedung-gedung tinggi di kota.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tidak ada seorangpun, untuk menyaksikan kejadian tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika ada seseorang yang secara tak sengaja berjalan di situ, di mata orang-orang biasa, akan sulit bagi mereka untuk memikirkan apa yang sebenarnya sedang terjadi di situ.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dasar bangunan gedung tinggi yang sangat terpisah dari stasiun JR Ikebukuro. Di kegelapan tengah malam, siapa yang akan memikirkan, entah apakah itu terlihat bagi mata mereka atau tidak---bahwa akan ada dua bayangan yang saling mengadu senjata dengan kecepatan super cepat, sampai-sampai bentuk visual mereka tak akan bisa dikenali oleh pikiran orang biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika seseorang menyaksikan ini, siapa yang bakal mempercayainya?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mungkinkah, ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Servant tingkat pertama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara, bergema. Masing-masing dari bayangan tersebut berhenti di posisi mereka. Menunjukkan diri mereka. Mereka bergumam. Sambil dengan ringannya dengan satu tangan menggenggam benda metal yang dapat dengan mudah ditebak kalau beratnya lebih dari berat badan mereka sendiri----&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pedang yang sangat kokoh. Tetapi, juga cepat, dan tepat, dengan tidak memiliki retakan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lancer mengatakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, &amp;quot;tombak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tombak yang terlalu panjang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Terlalu besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda metal yang memiliki bentuk melebar ke dua sisi dengan ujung lancip, adalah obyek yang hanya akan bisa dilihat di masa ini di dalam rekaman seperti buku dan film, atau juga di dalam museum. Rentang yang panjang di antara zaman sebelum Masehi hingga zaman modern, benda metal itu diposisikan sebagai senjata yang penting di dalam konflik umat manusia, dan itu merupakan benda yang mana banyak pendekar pemberani mempercayakan nyawa mereka padanya, yairtu benda yang terus mencabut nyawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bilah tajam dengan pegangan panjang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bunga dari medan perang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, &amp;quot;tombak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pastinya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh pemandangan yang menggegerkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada sisi dari Sunshine 60 yang merupakan gedung pencakar langit terbesar di Ikebukuro.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di bawah struktur tinggi dari Shuto Expressway yang bahkan sekarang hanya sedikit kendaraan yang melewatinya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang wanita yang mengenakan baju armor besi, memegang “tombak”nya yang begitu panjang dan sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pastinya, kau adalah seorang pahlawan yang memiliki kemasyhuran, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Ya, wanita itu tersenyum sambil menggumamkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Begitu ya, jadi itu tombak.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mari lihat seberapa hebatnya tombak ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bagaimanapun kejadian dari Perang Cawan Suci yang dilaksanakan oleh 7 Roh Pahlawan, pengetahuan dasar sudah diberikan padaku secara otomatis oleh Cawan Suci. Pertempuran magis oleh para magus, pertempuran dari kekuatan perkasa dari para Roh Pahlawan, dan perwujudan dari teknik spesial dan keajaiban mereka yang disampaikan pada epos kepahlawanan. Ini adalah keajaiban yang melawan hukum fisika, perulangan dari mitos, atau mungkin adalah jenis dari pelanggaran terhadap dunia?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wanita di depan mataku, memegang tombak besarnya dengan satu tangan, dan dengan ringannya memutar-mutarnya. Walaupun penampilannya dapat membuat orang berpikir kalau itu terbuat dari kertas, tapi aku sudah bisa tahu, berat dari tombak itu dan bilahnya yang terlihat seperti tameng raksasa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tombak yang berat.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang melampaui kemampuan manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mungkin, beratnya bisa melampaui 100 kilogram.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walau kelihatannya tidak seperti itu bahkan jika itu adalah tombak besi yang besar. Jika memang seperti itu, maka tombak yang besar dan sangat berat seperti itu adalah benda yang sudah melampaui hukum alam. Benar, sebuah senjata yang tepat untuk dibawa oleh Roh Pahlawan Tombak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act3-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
Sebuah kekaguman di dalam hati lelaki itu----Dia akan membiarkannya keluar dari mulutnya. Dengan sosok yang berpakaian dalam armor yang bersinar dalam warna biru dan perak. Dia---Saber, sambil memundurkan kaki kanannya, menurunkan ujung &amp;quot;pedang&amp;quot;nya ke sisi belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu merupakan salah satu &#039;&#039;&#039;kuda-kuda&#039;&#039;&#039; keahliannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada zaman modern, kesempatan untuk bahkan mengayunkannya telah lama tiada---jadi, ya, dia akan menunjukkan, bahwa dia bisa &amp;quot;menggandeng&amp;quot; &amp;quot;pedang&amp;quot;nya yang seharusnya merupakan senjata di masa lalu seperti tombak wanita itu, dengan kedua tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk melakukan pertarungan. Untuk saling mengadu bilah pedang. Untuk menghadapi musuh yang memegang tombak dan menghalangi jalannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dasar dari bangunan pencakar langit yang memiliki tinggi sekitar 240 meter. Di tengah plaza yang dibangun dengan bata palsu dan dibuat untuk menyerupai taman umum, pada perancah yang benar-benar buruk, dengan penataan yang tumpang tindih. Berdiri di tangga yang berada beberapa langkah dari lelaki itu dan menghadap musuh yang sedang melihatnya dari atas... Adalah wanita yang sangat sesuai dengan kesunyian malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rambut panjang tidak menjadi pengganggunya di medan perang, jadi, apakah itu tampilan dari kemampuan dan kehebatannya?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wanita bertombak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada satu wanita pengguna tombak di antara rekanku pada masa pelatihan, tapi sepertinya gaya bertarung mereka berbeda.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Selain itu, juga tidak ada terbersit di pikiranku seseorang yang memakai zirah seperti itu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu artinya, dia adalah Roh Pahlawan yang bukan berasal dari Britania.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tombakmu itu perkasa sekali, Servant tingkat keempat, Lancer.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, jadi aku sudah ketahuan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak sepertiku, senjatamu mudah untuk dipahami.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sepertinya memang begitu. Walau sedikit disesalkan karena kau tidak mau menunjukkan senjatamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu tersenyum kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, pedang lelaki itu tidak bisa dilihat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lagipula, itu memang pedang tak kasat mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menyembunyikan wujud asli pedang ini dengan memanipulasi cahaya yang membias, dengan volume udara atau angin yang besar yang kukumpulkan dan kutahan pada sekeliling pedangku. Karena itu, jika itu dari Lancer----Roh Pahlawan Tombak, maka itu berarti Lancer menandai pendekar yang memiliki senjata tak jelas dan tak kasat mata sebagai musuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benda yang menyulitkan. Senjata tak terlihatmu, maksudku.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan berhenti kalau kau menyerah. Seorang kesatria, adalah seseorang yang tak akan mengayunkan pedang pada wanita.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, kau sungguh baik hati.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu, tidak meringankan senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau kau bersikeras untuk baik hati kepadaku seperti ini----&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu bergerak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bukan, pendekar itu yang bergerak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seberapa besarkah ketidaksetaraan gender di tempat ini? Tidak ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh lelaki itu adalah Roh Pahlawan. Manifestasi dari legenda itu sendiri, yang telah mengukir nama mereka pada sejarah dan bahkan waktu, meninggalkan diri mereka pada ingatan orang-orang, sama sekali tak memedulikan hal seperti itu. Apa yang ada, hanyalah kekuatan luar biasa, yang menentang hukum fisika dan sangat kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perhatikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu sosok dari tombak raksasa, ataukah gumpalan metal, yang berada di ujung jari Lancer yang sedang meluncur menuju Saber dengan kecepatan ultra tinggi?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tombak yang sangat berat yang dimainkan dengan sangat ringan olehnya, sekarang menghilang. Apakah wanita itu menggunakan &#039;&#039;&#039;Energi Magis&#039;&#039;&#039; angin seperti Saber, ataukah sebuah efek yang dia bawa dari legenda miliknya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua itu salah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wanita itu memang sangat cepat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kencang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Laju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tombak itu berayun dengan cepat dengan telapak tangan dan ujung jari Lancer, lebih ringan dari kepakan sayap burung, dan hanya terus menaikkan kecepatannya hingga menjadi tidak terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sungguh merepotkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu melepaskan serangan bersamaan dengan kata-kata tersebut. Wanita itu meluncurkan 5 serangan dalam waktu yang sama. Tombak yang telah berubah jadi sangat cepat hingga melebihi batasnya, menyerang lelaki itu sebanyak 5 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat setelah itu, terdengar 5 kali metal bertabrakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber menerima serangan berturut-turut Lancer dengan pedangnya, langsung dari depan. Pedang tak terlihatnya, menangkis 5 serangan yang &#039;tak terlihat&#039; berkecepatan tinggi itu. Respon cepat terhadap kecepatan dan berat yang tinggi. Penentangan terhadap hukum fisika. Layaknya mengambil peluru yang telah ditembakkan dengan cepat. Tapi itu adalah Roh Pahlawan, sebuah makhluk yang disebut sebagai Servant yang bertarung demi mendapatkan Cawan Suci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang dan bilah metal bertabrakan dalam kecepatan tinggi. Pada saat yang sama, gelombang udara menghempas sekitar.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Menghancurkan bata-bata palsu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan satu-persatu, menghancurkan sisa-sisa lampu jalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara wanita itu, masih ditemani oleh senyuman. Tanpa membalas perkataannya, Saber mundur. Sesaat setelah itu, 5 serangan beruntun menghantam titik di mana lelaki itu berdiri, meninggalkan bekas seperti cakar yang sangat dalam pada lantai beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cakar.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, cakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tombak yang sedari tadi digenggam Lancer, telah berubah menjadi &amp;quot;tangan&amp;quot;. Tangan raksasa yang tak terlihat berada di belakang tubuh elegannya, bersama dengan cakar besi tajam yang berada di tiap ujung jarinya, menyerang ksatria biru-perak---- mungkin jika ada seseorang melihat pertempuran ini, mereka mungkin akan mengingatnya sebagai sebuah delusi saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tangan&amp;quot; yang menyerang secara beruntun.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
5 serangan yang beruntun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber menghindarinya, juga menangkis dengan pedangnya, lalu mundur jauh ke belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hindari.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bertahan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keduanya tidak bagus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak perlu untuk menghindari efek dari hempasan udaranya.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, aku harus menyerangnya jika ada kesempatan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jangkauan dari tombaknya sangat panjang, jika dia terus mendekatiku dengan serangan berkecepatan tingginya yang beruntun, maka akan sulit bagiku untuk melancarkan serangan balasan dengan pedangku yang hanya memiliki jangkauan pendek.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu sudah menghindari 5 serangan beruntun sebanyak 7 kali, tapi sesaat setelah itu...&lt;br /&gt;
Saber: &amp;quot;----ngh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber mengubah cara serangnya. Walaupun 5 serangan beruntun itu adalah teknik yang luar biasa, tapi itu terlalu monoton. Terlalu &#039;&#039;&#039;lembut.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pertama, aku akan menyelip melewati &amp;quot;tangan&amp;quot; tak terlihatnya, dan setelah itu, aku akan mengayun pedangku sambil memutar tubuhku yang memakai armor ke arah samping. Lalu memberikan serangan keras.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pedang ini berpakaian dalam angin, bilah pedang ini, akan diayun dengan satu tangan, tidak seperti sebelumnya. Sambil memutar tubuhku, aku akan melancarkan serangan satu tangan dengan kuda-kuda setengah tubuh. Dengan cara ini, jangkauannya akan lebih jauh dibanding menggunakan kedua tangan, ini akan menjangkau tubuh rampingnya yang pasti dibentuk untuk melindungi dirinya sendiri dengan jangkauan serangan tombak raksasanya!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu menghancurkan armor dada wanita itu yang terlihat seperti kumpulan magical energy, dan sesaat setelah itu... Api menari-nari.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Api tersebut menutupi penglihatan Saber. Tak peduli dengan itu, lelaki itu menaruh kekuatan pada tangannya, dan mendorong pedangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku harus menebas jantung musuh, dan menusukkan ujung pedangku ke dalamnya. Tapi. Reaksi dia lemah. Kalau dilihat, tubuh dari Lancer benar-benar jauh dariku. Itu tidak bisa dijangkau jika aku mengayunkan pedangku. Sekali lagi, jarak yang harus kuperpendek.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;.....Kau lumayan hebat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, senyuman menghilang dari suara Lancer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu saja kemampuanmu? Kau, yang terus mempertahankan serangan monotonmu itu.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, sekali lagi, aku ketahuan. Wahai kau yang baik hati. Apakah ini mungkin sebuah ekspresi dari belas kasihanmu, yang mencoba untuk mengakhiri ini dengan satu serangan, dengan menargetkan jantungku?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika itu memang belas kasihan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagi, lelaki itu menyiapkan pedang tak terlihatnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ada banyak cara untuk memperpendek jarak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tetapi, Saber masih belum menunjukkan kartunya sama sekali.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Namun, itu mungkin sama halnya juga dengan wanita yang mengenggam tombak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mungkin wanita itu sudah cukup untuk menampilkan dirinya sebagai Heroic Spirit, hanya dengan kemampuan membentuk tombak yang super berat dan membuatnya semakin besar. Kemungkinan wanita itu menyembunyikan kartu andalannya sangat tinggi. Sebagai contohnya----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Wahai kau yang baik hati. Servant yang baik hati. Jika kau memaksa untuk baik hati padaku, maka ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti ini. Wanita itu entah mengeluarkannya darimana, sesuatu seperti botol kecil yang benar-benar memang terlihat seperti benda magis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu akan menggangguku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lancer meneguk cairan merah yang mengisi botol kecil itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan sunyi. Dia masih memasang tatapannya pada lelaki di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu dari gedung apartemen yang dekat dengan&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
barisan dari gedung Sunshine 60, Prefektur Toshima, Ikebukuro.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atap gedung yang seharusnya tidak ada orang di atasnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Pada waktu yang lebih pas jika disebut sebagai fajar daripada tengah malam. Gedung yang memiliki banyak macam layanan bisnis di setiap lantainya tidak berpenghuni dari atas hingga ke bawah, dan harusnya atapnya juga tidak berpenghuni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, ada seorang gadis di atapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin bisa dikatakan--- sebuah pemandangan yang aneh. Seseorang yang harusnya tidak ada di sana malah kelihatan seperti wajar ada di sana, dan itu juga sama dengan pengguna tombak yang sebelumnya, tetapi aura kehadiran yang dikeluarkan mereka berbeda. Jika yang sebelumnya adalah keagresifan yang akan menghancurkan siapapun yang mendekatinya, maka yang ini, apa? Bagaimana dia harus mengungkapkannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya untuk Saber pada saat ini, dia tidak akan mencari kata-kata untuk membanding-bandingkan. Tiba &amp;quot;di sini&amp;quot; di tempat yang disetujui, dia menatap balik, pada senyum lebar gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu memanggil nama gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka Sajyou.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Masternya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang magus.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Masterku, yang mengikuti Perang ini untuk mendapatkan Cawan Suci bersamaku.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka, duduk dengan tenang di atas karpet yang disebarkan pada salah satu sudut di atap, tampaknya dia sedang menungguku untuk datang ke sini.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saat ini, di sampingnya ada keranjang besar dan termos bersamanya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau tiba tepat waktu. Kau sangat luar biasa, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Katanya, sambil menuangkan teh hitam dengan uap yang mengepul dari termos ke cangkir.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act3-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, aku juga hampir menyelesaikan persiapanku. Silahkan, duduklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersinar, dia memanggilku dengan senyum yang lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya seperti, seperti dia adalah gadis yang umurnya sudah mapan untuk menikah, datang ke taman untuk kencan, dan memutuskan untuk bermain sepanjang hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu mungkin saja karena aku punya emosi yang kuat terhadap Manaka.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku mendudukkan badanku pada karpet. Lalu, dia menyodorkanku minuman hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku membawamu keluar, aku membuatmu menghadapi bahaya, dan aku sangat menolaknya, tetapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil memiringkan kepalanya sedikit, dia tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, jika aku sudah tahu kalau &#039;&#039;&#039;menunggu bersama&#039;&#039;&#039; seperti ini akan menyenangkan, maka itu menakutkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menakutkan?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lagipula, rasanya seperti aku ingin untuk pergi keluar lagi dan lagi, walaupun aku...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;...... Itu merepotkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku membantah dengan pikiran jujurku. Bukannya tubuhku menggigil karena kedinginan malam, walau teh panasnya sangat enak. Sambil menyegarkan tenggorokanku dengan tegukan teh, aku berpikir, apakah aku harus menegur Masterku atas sarannya yang buruk dan tidak baik. Walaupun perkataannya tidak keluar langsung. Lagipula, aku mengetahui dengan tubuhku, di hari lain, bahwa tidak ada batasan bagiku untuk mengantarkan kata-kataku dari sini kepada Masterku yang cantik dan manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ini masih waktu makan malam, dengan itu, Manaka membuka keranjang terdekat, dan mulai mengeluarkan makanan yang dia siapkan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ada roti dengan banyak sekali bahan yang dimasukkan di pertengahannya, dan sesuatu yang dibumbui dengan garam dan dikepal jadi nasi---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Roti Sandwich atau Onigiri, mana yang kau mau?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, aku belum pernah memakan keduanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mereka mungkin hidangan dari era modern. Aku belum pernah mendengar ataupun melihatnya di tanah airku sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pernahkah kamu mendengar &#039;&#039;Earl of Sandwich&#039;&#039;? Dia orang Britania, bukan, dia hidup di masa depanmu... bukan, uhh, lupakan saja. Yang penting, bangsawan itulah yang menciptakan menu Roti Sandwich. Earl itu mendapatkan ide itu karena dia ingin menikmati permainan tanpa harus membuang waktunya untuk makan, dan dia, semacam orang aneh, menurutku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tersenyum, Manaka mengeluarkan roti dengan penuh lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, seperti inilah. Makanan yang pas untuk dinikmati saat bermain.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menggigit makanan yang diserahkan kepadaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Enak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah roti yang dipanggang pada bagian depan dan belakang dengan bermacam bahan dimasukkan di antara kedua rotinya. Bahan yang dimasukkan diantaranya adalah tomat, lalu selada segar dimasukkan pada sisi ayam panggang dan keju, yang kemudian dimasukkan lebih dalam di antara roti. Tomat yang segarnya juga sangat cocok dengan daging dan kejunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh, aku bisa merasakan ini makanan yang tepat dimakan saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada era di mana lelaki itu tinggal, sayuran segar adalah benda yang sangat langka. Tetapi, di kota ini pada tahun 1991 Masehi, tidak ada seorangpun yang berkata seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;... Enak?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengangguk, sambil mengunyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun nama Earl itu tidak terlalu melekat dengan makanan itu, kebiasaan memakan roti isi adalah sesuatu yang sudah diturun-temurunkan di Britania, sejak zaman Roma Kuno. Saber mengangguk sepenuh hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Roti yang aku makan seperti ini, sedari sebelumnya, aku----&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku menyukainya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sedari sebelumnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku telah menyukainya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perkataan lelaki itu bukanlah kebohongan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saber yang tidak ragu-ragu menyebut dirinya seorang raja dan kesatria dalam waktu bersamaan, sangat langka mengatakan kebohongan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jadi, pada saat ini, dia menyatakan fakta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Umm... barusan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka, tersipu malu?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam nyam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil mengunyah roti di mulutnya, dia melihat padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Barusan, sepertinya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pipi Manaka memanas.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam nyam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Selanjutnya, kurasa aku akan coba makan nasi yang digumpal itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menurutku, aku hanya sedikit terlalu sadar diri, sepertinya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang kupikirkan, pipi Manaka memerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini lebih baik.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Yap, pikir lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai contohnya, sikap kejam miliknya seperti saat dia membicarakan tentang &amp;quot;strategi&amp;quot; malam ini pada ayahnuya, tidaklah sesuai untuk gadis seusianya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pipi gemuk memerah yang lucu. Kilau peri dan kecerahan bunga sangat sesuai padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau jahat sekali, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengatakan itu, dia menggembungkan pipinya seperti sedang merajuk.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Manaka mencibir bibirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Gadis yang manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Ya,&#039; Saber memikirkan itu dari lubuk hatinya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Karena itu, aku benar-benar memikirkan bahaya dari dia yang melemparkan dirinya ke dalam kekejaman dari Perang Cawan Suci. Sebagai contohnya, benar bahwa bahkan saat ini pun... Perang Cawan Suci telah dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perang magis berskala besar &#039;&#039;&#039;pertama kali dalam sejarah.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ajang bunuh-membunuh di mana para magus yang memegang Mistik-Mistik dan Roh Pahlawan yang bahkan dapat melawan hukum fisika terkuat untuk ditundukkan pada magus, tapi... Walaupun seperti itu, gadis itu telah membuktikan bahwa dia bisa pergi keluar dengan aman seperti ini, dan seterusnya. Tetapi, hal yang ini benar-benar jauh berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lebih dari apapun, dia terlalu overprotektif terhadapku ---- sebuah Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga akhir, Manaka telah membantah untuk membawa Saber keluar. Di hari lain, Manaka yang terus membantah bahkan kepada ayahnya yang berceramah padanya mengenai vitalitas dari taktik dan strategi dalam Perang Cawan Suci, dan bagaimana Servant adalah kekuatan tarung mereka dan kunci untuk seluruh pergerakan mereka, telah menolak untuk membawa Saber ke dalam bahaya, dan mengatakan ini...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan lakukan sesuatu soal itu sendiri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena itu, tidak mungkin dia dapat bertahan. Jika dia adalah magus biasa, maka mungkin dia tak akan bisa bertahan dalam setengah hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia spesial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu dia!&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku baru saja dapat ide bagus, Saber!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka yang tersenyum saat mengatakan itu, tiba-tiba, berlarian kesana-kemari dan menyarankan patroli malam. Dengan kata lain, itu adalah patroli aktif untuk Servant dan Master lain di kota pada tengah malam. Manaka dan Saber akan berpencar, mengumpulkan informasi, lalu bertemu di tempat ini saat fajar. Dan kemudian... tentunya, lelaki itu menentangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menentang, tapi Manaka tidak mendengarkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku menghadapi seorang Servant, tadi. Itu mungkin---&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menelan roti isi, aku mengatakan itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mengenai dimulainya Perang Cawan Suci, dan pertarungan yang terjadi beberapa waktu tadi. Pertemuan dengan Lancer, Servant tingkat keempat. Dan setelah bertarung dengan sengit, Lancer kabur secepatnya setelah mengeluarkan sesuatu. Apakah botol kecil yang dia keluarkan itu adalah &#039;&#039;&#039;“Harta Mulia&amp;quot;&#039;&#039;&#039;, masih belum jelas untuk sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hmm......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka hanya mengangguk tak tertarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Saber dengan lembut mencoba untuk memarahinya dengan &amp;quot;Master, jika kau terpisah dariku, maka kau tidak boleh melakukan tindakan sesukamu, jika posisi kita terbalik, kau mungkin akan menghadapi bahaya,&amp;quot; tapi Manaka hanya---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu, kamu khawatir mengenai diriku?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tentu saja aku khawatir.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak usah khawatir seperti itu, Saber. Yep, mungkin itu karena kau baik hati. Tapi tidak perlu khawatir. Aku akan langsung tahu jika seseorang mendatangi kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mencoba tersenyum dan mengatakan, &#039;&#039;&amp;quot;Itu bukan tidak apa-apa.&amp;quot;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu, aku tahu kalau medan tabir telah dipasang pada gedung ini dengan. Walaupun lelaki yang tidak sensitif terhadap  itu ada di situ, tidak akan sulit bagi Servant untuk merasakan Energi Magis pada tempat ini, lagi pula, mereka adalah sesuatu yang bisa berada di dunia ini karena hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada medan tabir di sini. Selain itu, medan tabirnya bukanlah sederhana yang hanya selesai dibuat dalam sehari. Itu adalah medan yang kuat, sesuai untuk magus tingkat pertama yang memegang tujuh bulu. Jika hanya orang normal atau magus biasa, mereka tak akan bisa naik ke lantai dua, bahkan naik ke atap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, semua Servant-Servant yang kami hadapi adalah Roh Pahlawan yang sangat kuat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seberapa jauh mereka bisa menembus medan tabir ini?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lebih penting lagi, keberadaan dari tabir ini sendiri meneriakkan &amp;quot;ada magus di sini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, aku berpikir kalau Lancer sudah menunjukkan dirinya, karena magus yang merupakan Masternya Lancer mungkin sudah merasakan pembatas yang dibuat Manaka pada gedung ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak, itu terlalu berbahaya. Misalnya... ya, bagaimana kalau Servant Assassin datang ke sini?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau Assassin sih, tidak apa-apa. Aku sudah membuat janji pertemuan dengannya, barusan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Membuat janji pertemuan?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tidak melawannya dan mengalahkannya. Tapi, dia memang bukan musuh kita lagi.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak menjadi musuh? Apa maksudmu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau aku sudah menaklukkannya, tahu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa ragu-ragu---dia mengatakan itu dengan ekspresi yang masih memiliki kilau bunga di dalamnya. Dan sesaat itu juga, Saber merenungkan perkataan Masternya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seorang magus, menghadapi Servant?&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku, tidak merasakan keberadaan unik dari Servant malam ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengetahuan dasar yang diberikan Cawan Suci, ya, tertanam bahkan etiket umum dari pertarungan Servant ke dalam pikiran Saber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tekanan aneh seperti yang aku rasakan saat menghadapi Lancer, jika itu adalah aura kehadiran unik dari Servant, maka aku akan membusungkan dadaku dengan penuh bangga dan mengatakan kalau aku tidak merasakan keberadaan Roh Pahlawan lain selain Lancer pada area kota malam ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentu saja, kalau memikirkan bahwa Assassin yang memiliki &#039;&#039;skill&#039;&#039; “Penyembunyian Keberadaan” yang mengizinkan mereka untuk menghapus keberadaan mereka dengan pikiran mereka, maka itu mungkin saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu sendiri, juga khawatir tentang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, seorang magus menghadapi Servant, satu lawan satu, dan saat ini terlihat tanpa luka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu bukanlah sesuatu yang aku bisa percayai begitu saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Meskipun demikian---&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di sini aman. Tidak ada Servant maupun Magus dalam jarak 3 kilometer sekeliling kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku tak bisa merasakan kebohongan dari perkataan dan kedua mata Manaka.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah mata terangnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah suara tenangnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan ada... kemanisan, di dalam senyum itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada semacam keinginan besar, di dalamnya---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Karena aku sudah menaklukkan Servant ini oleh diriku sendiri...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah kilau dari peri.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kecerahan dari bunga.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi, akankah peri, atau bunga menghampiriku seperti ini?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jarak kami...&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dekat.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Saber menyadari Manaka, pipi gadis itu tiba-tiba berada di depan wajah Saber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bolehkah, aku mendapatkan hadiah---?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara yang dipenuhi harapan, Manaka mengatakan itu dengan sepenuh hati. Dengan pelan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Masih dengan tatapan yang terpaku pada lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;I, it, itu jahat sekali. Kau tidak bermain adil. Melakukan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara kecil, Manaka terus mengatakan itu sambil cemberut. Apakah dia tidak mempermasalahkan itu sebagai &amp;quot;hadiahnya&amp;quot;, jika dilihat dari reaksinya, seperti...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Untuk Manaka yang meletakkan tangannya pada pundak Saber, hadiah yang dipilih oleh Saber adalah kecupan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kecupan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan lembut, pada keningnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu, aku pikir, menurutku kalau, tiba-tiba mencium itu, mungkin terlalu cepat, tapi, tapi, aku senang, ya, pada keningku, aku senang kau menyentuhnya, tapi, itu, umm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:C3-3.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Malu, dan senang.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gadis yang tersipu malu dan memerah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak ada lagi reflek yang lebih dari itu, dari sang gadis kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu, adalah sikap yang sangat cocok bagi gadis seusianya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;--Anak ini, mungkin suci.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;---Itu sudah pasti.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu memikirkan sebuah warna.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warna putih yang masih suci, dan belum ada noda sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Warna putih yang tak tersentuh---&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Atau.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apakah itu adalah putih mutlak, yang dapat menyelimuti seluruh ciptaan?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2|Bagian Sebelumnya]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 4|Bagian Selanjutnya]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_3&amp;diff=577610</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_3&amp;diff=577610"/>
		<updated>2022-10-15T03:29:05Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Bagian 1 */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 3==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan Heroic Spirit di dalam kisah cinta sang gadis&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
Cahaya----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun cahaya-cahaya lain sedang meredup, tetapi, ada cahaya lain yang berkilau menyala-nyala. Lantai beton yang dibuat supaya terlihat seolah-olah bata-batanya akan pecah dengan sendirinya. Suara metal bertabrakan yang keras menggema setelah jeda sesaat. Pada saat yang sama, sebuah hempasan keras mematahkan dan memporak-porandakan pohon-pohon seolah-olah mengekspresikan &amp;quot;Angin&amp;quot; dalam satu kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daun-daun hijau berguguran. Pecahan kulit kayu melayang ke mana-mana. Lampu jalan hancur.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di sudut gelap dari area gedung-gedung tinggi di kota.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tidak ada seorangpun, untuk menyaksikan kejadian tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika ada seseorang yang secara tak sengaja berjalan di situ, di mata orang-orang biasa, akan sulit bagi mereka untuk memikirkan apa yang sebenarnya sedang terjadi di situ.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dasar bangunan gedung tinggi yang sangat terpisah dari stasiun JR Ikebukuro. Di kegelapan tengah malam, siapa yang akan memikirkan, entah apakah itu terlihat bagi mata mereka atau tidak---bahwa akan ada dua bayangan yang saling mengadu senjata dengan kecepatan super cepat, sampai-sampai bentuk visual mereka tak akan bisa dikenali oleh pikiran orang biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika seseorang menyaksikan ini, siapa yang bakal mempercayainya?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mungkinkah, ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Servant tingkat pertama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara, bergema. Masing-masing dari bayangan tersebut berhenti di posisi mereka. Menunjukkan diri mereka. Mereka bergumam. Sambil dengan ringannya dengan satu tangan menggenggam benda metal yang dapat dengan mudah ditebak kalau beratnya lebih dari berat badan mereka sendiri----&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pedang yang sangat kokoh. Tetapi, juga cepat, dan tepat, dengan tidak memiliki retakan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lancer mengatakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, &amp;quot;tombak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tombak yang terlalu panjang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Terlalu besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda metal yang memiliki bentuk melebar ke dua sisi dengan ujung lancip, adalah obyek yang hanya akan bisa dilihat di masa ini di dalam rekaman seperti buku dan film, atau juga di dalam museum. Rentang yang panjang di antara zaman sebelum Masehi hingga zaman modern, benda metal itu diposisikan sebagai senjata yang penting di dalam konflik umat manusia, dan itu merupakan benda yang mana banyak pendekar pemberani mempercayakan nyawa mereka padanya, yairtu benda yang terus mencabut nyawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bilah tajam dengan pegangan panjang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bunga dari medan perang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, &amp;quot;tombak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pastinya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh pemandangan yang menggegerkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada sisi dari Sunshine 60 yang merupakan gedung pencakar langit terbesar di Ikebukuro.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di bawah struktur tinggi dari Shuto Expressway yang bahkan sekarang hanya sedikit kendaraan yang melewatinya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang wanita yang mengenakan baju armor besi, memegang “tombak”nya yang begitu panjang dan sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pastinya, kau adalah seorang pahlawan yang memiliki kemasyhuran, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Ya, wanita itu tersenyum sambil menggumamkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Begitu ya, jadi itu tombak.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mari lihat seberapa hebatnya tombak ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bagaimanapun kejadian dari Holy Grail War yang dilaksanakan oleh 7 Heroic Spirit, pengetahuan dasar sudah diberikan padaku secara otomatis oleh Holy Grail. Pertempuran sihir oleh para magus, pertempuran dari kekuatan perkasa dari para Heroic Spirit, dan perwujudan dari teknik spesial dan keajaiban mereka yang disampaikan pada epos kepahlawanan. Ini adalah keajaiban yang melawan hukum fisika, perulangan dari mitos, atau mungkin adalah jenis dari pelanggaran terhadap dunia?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wanita di depan mataku, memegang tombak besarnya dengan satu tangan, dan dengan ringannya memutar-mutarnya. Walaupun penampilannya dapat membuat orang berpikir kalau itu terbuat dari kertas, tapi aku sudah bisa tahu, berat dari tombak itu dan bilahnya yang terlihat seperti tameng raksasa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tombak yang berat.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang melampaui kemampuan manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mungkin, beratnya bisa melampaui 100 kilogram.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walau kelihatannya tidak seperti itu bahkan jika itu adalah tombak besi yang besar. Jika memang seperti itu, maka tombak yang besar dan sangat berat seperti itu adalah benda yang sudah melampaui hukum alam. Benar, sebuah senjata yang tepat untuk dibawa oleh Heroic Spirit pengguna tombak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act3-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
Sebuah kekaguman di dalam hati lelaki itu----Dia akan membiarkannya keluar dari mulutnya. Dengan sosok yang berpakaian dalam armor yang bersinar dalam warna biru dan perak. Dia---Saber, sambil memundurkan kaki kanannya, menurunkan ujung &amp;quot;pedang&amp;quot;nya ke sisi belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu merupakan salah satu &#039;&#039;&#039;kuda-kuda&#039;&#039;&#039; keahliannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada zaman modern, kesempatan untuk bahkan mengayunkannya telah lama tiada---jadi, ya, dia akan menunjukkan, bahwa dia bisa &amp;quot;menggandeng&amp;quot; &amp;quot;pedang&amp;quot;nya yang seharusnya merupakan senjata di masa lalu seperti tombak wanita itu, dengan kedua tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk melakukan pertarungan. Untuk saling mengadu bilah pedang. Untuk menghadapi musuh yang memegang tombak dan menghalangi jalannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dasar dari bangunan pencakar langit yang memiliki tinggi sekitar 240 meter. Di tengah plaza yang dibangun dengan bata palsu dan dibuat untuk menyerupai taman umum, pada perancah yang benar-benar buruk, dengan penataan yang tumpang tindih. Berdiri di tangga yang berada beberapa langkah dari lelaki itu dan menghadap musuh yang sedang melihatnya dari atas... Adalah wanita yang sangat sesuai dengan kesunyian malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rambut panjang tidak menjadi pengganggunya di medan perang, jadi, apakah itu tampilan dari kemampuan dan kehebatannya?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wanita bertombak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada satu wanita pengguna tombak di antara rekanku pada masa pelatihan, tapi sepertinya gaya bertarung mereka berbeda.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Selain itu, juga tidak ada terbersit di pikiranku seseorang yang memakai armor seperti itu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu artinya, dia adalah Heroic Spirit yang bukan berasal dari Britania.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tombakmu itu perkasa sekali, Servant rank keempat, Lancer.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, jadi aku sudah ketahuan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak sepertiku, senjatamu mudah untuk dipahami.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sepertinya memang begitu. Walau sedikit disesalkan karena kau tidak mau menunjukkan senjatamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu tersenyum kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, pedang lelaki itu tidak bisa dilihat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lagipula, itu memang pedang tak kasat mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menyembunyikan wujud asli pedang ini dengan memanipulasi cahaya yang membias, dengan volume udara atau angin yang besar yang kukumpulkan dan kutahan pada sekeliling pedangku. Karena itu, jika itu dari Lancer----Heroic Spirit pengguna tombak, maka itu berarti Lancer menandai pendekar yang memiliki senjata tak jelas dan tak kasat mata sebagai musuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benda yang menyulitkan. Senjata tak terlihatmu, maksudku.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan berhenti kalau kau menyerah. Seorang kesatria, adalah seseorang yang tak akan mengayunkan pedang pada wanita.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, kau sungguh baik hati.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu, tidak meringankan senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau kau bersikeras untuk baik hati kepadaku seperti ini----&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu bergerak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bukan, pendekar itu yang bergerak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seberapa besarkah ketidaksetaraan gender di tempat ini? Tidak ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh lelaki itu adalah Heroic Spirit. Manifestasi dari legenda itu sendiri, yang telah mengukir nama mereka pada sejarah dan bahkan waktu, meninggalkan diri mereka pada ingatan orang-orang, sama sekali tak memedulikan hal seperti itu. Apa yang ada, hanyalah kekuatan luar biasa, yang menentang hukum fisika dan sangat kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perhatikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu sosok dari tombak raksasa, ataukah gumpalan metal, yang berada di ujung jari Lancer yang sedang meluncur menuju Saber dengan kecepatan ultra tinggi?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tombak yang sangat berat yang dimainkan dengan sangat ringan olehnya, sekarang menghilang. Apakah wanita itu menggunakan &#039;&#039;&#039;Magical Energy&#039;&#039;&#039; angin seperti Saber, atau semacam sihir, ataukah sebuah efek yang dia bawa dari legenda miliknya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua itu salah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wanita itu memang hanya cepat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kencang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tombak itu berayun dengan cepat dengan telapak tangan dan ujung jari Lancer, lebih ringan dari kepakan sayap burung, dan hanya terus menaikkan kecepatannya hingga menjadi tidak terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sungguh merepotkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu melepaskan serangan bersamaan dengan kata-kata tersebut. Wanita itu meluncurkan 5 serangan dalam waktu yang sama. Tombak yang telah berubah jadi sangat cepat hingga melebihi batasnya, menyerang lelaki itu sebanyak 5 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat setelah itu, terdengar 5 kali metal bertabrakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber menerima serangan berturut-turut Lancer dengan pedangnya, langsung dari depan. Pedang tak terlihatnya, menangkis 5 serangan yang &#039;tak terlihat&#039; berkecepatan tinggi itu. Respon cepat terhadap kecepatan dan berat yang tinggi. Penentangan terhadap hukum fisika. Layaknya mengambil peluru yang telah ditembakkan dengan cepat. Tapi itu adalah Heroic Spirit, sebuah makhluk yang disebut sebagai Servant yang bertarung demi mendapatkan Holy Grail.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang dan bilah metal bertabrakan dalam kecepatan tinggi. Pada saat yang sama, gelombang udara menghempas sekitar.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Menghancurkan bata-bata palsu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan satu-persatu, menghancurkan sisa-sisa lampu jalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara wanita itu, masih ditemani oleh senyuman. Tanpa membalas perkataannya, Saber mundur. Sesaat setelah itu, 5 serangan beruntun menghantam titik di mana lelaki itu berdiri, meninggalkan bekas seperti cakar yang sangat dalam pada lantai beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cakar.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, cakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tombak yang sedari tadi digenggam Lancer, telah berubah menjadi &amp;quot;tangan&amp;quot;. Tangan raksasa yang tak terlihat berada di belakang tubuh elegannya, bersama dengan cakar besi tajam yang berada di tiap ujung jarinya, menyerang ksatria biru-perak---- mungkin jika ada seseorang melihat pertempuran ini, mereka mungkin akan mengingatnya sebagai sebuah delusi saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tangan&amp;quot; yang menyerang secara beruntun.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
5 serangan yang beruntun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber menghindarinya, juga menangkis dengan pedangnya, lalu mundur jauh ke belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hindari.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bertahan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keduanya tidak bagus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak perlu untuk menghindari efek dari hempasan udaranya.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, aku harus menyerangnya jika ada kesempatan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jangkauan dari tombaknya sangat panjang, jika dia terus mendekatiku dengan serangan berkecepatan tingginya yang beruntun, maka akan sulit bagiku untuk melancarkan serangan balasan dengan pedangku yang hanya memiliki jangkauan pendek.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu sudah menghindari 5 serangan beruntun sebanyak 7 kali, tapi sesaat setelah itu...&lt;br /&gt;
Saber: &amp;quot;----ngh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber mengubah cara serangnya. Walaupun 5 serangan beruntun itu adalah teknik yang luar biasa, tapi itu terlalu monoton. Terlalu &#039;&#039;&#039;lembut.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pertama, aku akan menyelip melewati &amp;quot;tangan&amp;quot; tak terlihatnya, dan setelah itu, aku akan mengayun pedangku sambil memutar tubuhku yang memakai armor ke arah samping. Lalu memberikan serangan keras.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pedang ini berpakaian dalam angin, bilah pedang ini, akan diayun dengan satu tangan, tidak seperti sebelumnya. Sambil memutar tubuhku, aku akan melancarkan serangan satu tangan dengan kuda-kuda setengah tubuh. Dengan cara ini, jangkauannya akan lebih jauh dibanding menggunakan kedua tangan, ini akan menjangkau tubuh rampingnya yang pasti dibentuk untuk melindungi dirinya sendiri dengan jangkauan serangan tombak raksasanya!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu menghancurkan armor dada wanita itu yang terlihat seperti kumpulan magical energy, dan sesaat setelah itu... Api menari-nari.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Api tersebut menutupi penglihatan Saber. Tak peduli dengan itu, lelaki itu menaruh kekuatan pada tangannya, dan mendorong pedangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku harus menebas jantung musuh, dan menusukkan ujung pedangku ke dalamnya. Tapi. Reaksi dia lemah. Kalau dilihat, tubuh dari Lancer benar-benar jauh dariku. Itu tidak bisa dijangkau jika aku mengayunkan pedangku. Sekali lagi, jarak yang harus kuperpendek.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;.....Kau lumayan hebat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, senyuman menghilang dari suara Lancer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu saja kemampuanmu? Kau, yang terus mempertahankan serangan monotonmu itu.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, sekali lagi, aku ketahuan. Wahai kau yang baik hati. Apakah ini mungkin sebuah ekspresi dari belas kasihanmu, yang mencoba untuk mengakhiri ini dengan satu serangan, dengan menargetkan jantungku?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika itu memang belas kasihan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagi, lelaki itu menyiapkan pedang tak terlihatnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ada banyak cara untuk memperpendek jarak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tetapi, Saber masih belum menunjukkan kartunya sama sekali.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Namun, itu mungkin sama halnya juga dengan wanita yang mengenggam tombak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mungkin wanita itu sudah cukup untuk menampilkan dirinya sebagai Heroic Spirit, hanya dengan kemampuan membentuk tombak yang super berat dan membuatnya semakin besar. Kemungkinan wanita itu menyembunyikan kartu andalannya sangat tinggi. Sebagai contohnya----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Wahai kau yang baik hati. Servant yang baik hati. Jika kau memaksa untuk baik hati padaku, maka ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti ini. Wanita itu entah mengeluarkannya darimana, sesuatu seperti botol kecil yang benar-benar memang terlihat seperti benda magis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu akan menggangguku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lancer meneguk cairan merah yang mengisi botol kecil itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan sunyi. Dia masih memasang tatapannya pada lelaki di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu dari gedung apartemen yang dekat dengan&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
barisan dari gedung Sunshine 60, Prefektur Toshima, Ikebukuro.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atap gedung yang seharusnya tidak ada orang di atasnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Pada waktu yang lebih pas jika disebut sebagai fajar daripada tengah malam. Gedung yang memiliki banyak macam layanan bisnis di setiap lantainya tidak berpenghuni dari atas hingga ke bawah, dan harusnya atapnya juga tidak berpenghuni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, ada seorang gadis di atapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin bisa dikatakan--- sebuah pemandangan yang aneh. Seseorang yang harusnya tidak ada di sana malah kelihatan seperti wajar ada di sana, dan itu juga sama dengan pengguna tombak yang sebelumnya, tetapi aura kehadiran yang dikeluarkan mereka berbeda. Jika yang sebelumnya adalah keagresifan yang akan menghancurkan siapapun yang mendekatinya, maka yang ini, apa? Bagaimana dia harus mengungkapkannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya untuk Saber pada saat ini, dia tidak akan mencari kata-kata untuk membanding-bandingkan. Tiba &amp;quot;di sini&amp;quot; di tempat yang disetujui, dia menatap balik, pada senyum lebar gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu memanggil nama gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka Sajyou.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Masternya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang magus.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Masterku, yang mengikuti Holy Grail War untuk mendapatkan Holy Grail bersamaku.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka, duduk dengan tenang di atas karpet yang disebarkan pada salah satu sudut di atap, tampaknya dia sedang menungguku untuk datang ke sini.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saat ini, di sampingnya ada keranjang besar dan termos bersamanya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau tiba tepat waktu. Kau sangat luar biasa, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Katanya, sambil menuangkan teh hitam dengan uap yang mengepul dari termos ke cangkir.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act3-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, aku juga hampir menyelesaikan persiapanku. Silahkan, duduklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersinar, dia memanggilku dengan senyum yang lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya seperti, seperti dia adalah gadis yang umurnya sudah mapan untuk menikah, datang ke taman untuk kencan, dan memutuskan untuk bermain sepanjang hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu mungkin saja karena aku punya emosi yang kuat terhadap Manaka.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku mendudukkan badanku pada karpet. Lalu, dia menyodorkanku minuman hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku membawamu keluar, aku membuatmu menghadapi bahaya, dan aku sangat menolaknya, tetapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil memiringkan kepalanya sedikit, dia tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, jika aku sudah tahu kalau &#039;&#039;&#039;menunggu bersama&#039;&#039;&#039; seperti ini akan menyenangkan, maka itu menakutkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menakutkan?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lagipula, rasanya seperti aku ingin untuk pergi keluar lagi dan lagi, walaupun aku...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;...... Itu merepotkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku membantah dengan pikiran jujurku. Bukannya tubuhku menggigil karena kedinginan malam, walau teh panasnya sangat enak. Sambil menyegarkan tenggorokanku dengan tegukan teh, aku berpikir, apakah aku harus menegur Masterku atas sarannya yang buruk dan tidak baik. Walaupun perkataannya tidak keluar langsung. Lagipula, aku mengetahui dengan tubuhku, di hari lain, bahwa tidak ada batasan bagiku untuk mengantarkan kata-kataku dari sini kepada Masterku yang cantik dan manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ini masih waktu makan malam, dengan itu, Manaka membuka keranjang terdekat, dan mulai mengeluarkan makanan yang dia siapkan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ada roti dengan banyak sekali bahan yang dimasukkan di pertengahannya, dan sesuatu yang dibumbui dengan garam dan dikepal jadi nasi---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Roti Sandwich atau Onigiri, mana yang kau mau?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, aku belum pernah memakan keduanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mereka mungkin hidangan dari era modern. Aku belum pernah mendengar ataupun melihatnya di tanah airku sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pernahkah kamu mendengar &#039;&#039;Earl of Sandwich&#039;&#039;? Dia orang Britania, bukan, dia hidup di masa depanmu... bukan, uhh, lupakan saja. Yang penting, bangsawan itulah yang menciptakan menu Roti Sandwich. Earl itu mendapatkan ide itu karena dia ingin menikmati permainan tanpa harus membuang waktunya untuk makan, dan dia, semacam orang aneh, menurutku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tersenyum, Manaka mengeluarkan roti dengan penuh lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, seperti inilah. Makanan yang pas untuk dinikmati saat bermain.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menggigit makanan yang diserahkan kepadaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Enak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah roti yang dipanggang pada bagian depan dan belakang dengan bermacam bahan dimasukkan di antara kedua rotinya. Bahan yang dimasukkan diantaranya adalah tomat, lalu selada segar dimasukkan pada sisi ayam panggang dan keju, yang kemudian dimasukkan lebih dalam di antara roti. Tomat yang segarnya juga sangat cocok dengan daging dan kejunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh, aku bisa merasakan ini makanan yang tepat dimakan saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada era di mana lelaki itu tinggal, sayuran segar adalah benda yang sangat langka. Tetapi, di kota ini pada tahun 1991 Masehi, tidak ada seorangpun yang berkata seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;... Enak?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengangguk, sambil mengunyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun nama Earl itu tidak terlalu melekat dengan makanan itu, kebiasaan memakan roti isi adalah sesuatu yang sudah diturun-temurunkan di Britania, sejak zaman Roma Kuno. Saber mengangguk sepenuh hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Roti yang aku makan seperti ini, sedari sebelumnya, aku----&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku menyukainya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sedari sebelumnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku telah menyukainya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perkataan lelaki itu bukanlah kebohongan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saber yang tidak ragu-ragu menyebut dirinya seorang raja dan kesatria dalam waktu bersamaan, sangat langka mengatakan kebohongan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jadi, pada saat ini, dia menyatakan fakta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Umm... barusan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka, tersipu malu?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam nyam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil mengunyah roti di mulutnya, dia melihat padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Barusan, sepertinya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pipi Manaka memanas.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam nyam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Selanjutnya, kurasa aku akan coba makan nasi yang digumpal itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menurutku, aku hanya sedikit terlalu sadar diri, sepertinya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang kupikirkan, pipi Manaka memerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini lebih baik.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Yap, pikir lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai contohnya, sikap kejam miliknya seperti saat dia membicarakan tentang &amp;quot;strategi&amp;quot; malam ini pada ayahnuya, tidaklah sesuai untuk gadis seusianya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pipi gemuk memerah yang lucu. Kilau peri dan kecerahan bunga sangat sesuai padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau jahat sekali, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengatakan itu, dia menggembungkan pipinya seperti sedang merajuk.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Manaka mencibir bibirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Gadis yang manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Ya,&#039; Saber memikirkan itu dari lubuk hatinya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Karena itu, aku benar-benar memikirkan bahaya dari dia yang melemparkan dirinya ke dalam kekejaman dari Holy Grail War. Sebagai contohnya, itu benar bahwa bahkan saat ini pun... Holy Grail War telah dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perang sihir berskala besar &#039;&#039;&#039;pertama kali dalam sejarah.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ajang bunuh-membunuh di mana para magus yang memegang Misteri-Misteri dan Heroic Spirit yang bahkan dapat melawan hukum fisika terkuat untuk ditundukkan pada magus, tapi... Walaupun seperti itu, gadis itu telah membuktikan bahwa dia bisa pergi keluar dengan aman seperti ini, dan seterusnya. Tetapi, hal yang ini benar-benar jauh berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lebih dari apapun, dia terlalu overprotektif terhadapku ---- sebuah Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga akhir, Manaka telah membantah untuk membawa Saber keluar. Di hari lain, Manaka yang terus membantah bahkan kepada ayahnya yang berceramah padanya mengenai vitalitas dari taktik dan strategi dalam Holy Grail War, dan bagaimana Servant adalah kekuatan tarung mereka dan kunci untuk seluruh pergerakan mereka, telah menolak untuk membawa Saber ke dalam bahaya, dan mengatakan ini...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan lakukan sesuatu soal itu sendiri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena itu, tidak mungkin dia dapat bertahan. Jika dia adalah magus biasa, maka mungkin dia tak akan bisa bertahan dalam setengah hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia spesial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu dia!&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku baru saja dapat ide bagus, Saber!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka yang tersenyum saat mengatakan itu, tiba-tiba, berlarian kesana-kemari dan menyarankan patroli malam. Dengan kata lain, itu adalah patroli aktif untuk Servant dan Master lain di kota pada tengah malam. Manaka dan Saber akan berpencar, mengumpulkan informasi, lalu bertemu di tempat ini saat fajar. Dan kemudian... tentunya, lelaki itu menentangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menentang, tapi Manaka tidak mendengarkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku menghadapi seorang Servant, tadi. Itu mungkin---&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menelan roti isi, aku mengatakan itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mengenai dimulainya Holy Grail War, dan pertarungan yang terjadi beberapa waktu tadi. Pertemuan dengan Lancer, Servant rank keempat. Dan setelah bertarung dengan sengit, Lancer kabur secepatnya setelah mengeluarkan sesuatu. Apakah botol kecil yang dia keluarkan itu adalah &#039;&#039;&#039;“Noble Phantasm&amp;quot;&#039;&#039;&#039;, masih belum jelas untuk sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hmm......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka hanya mengangguk tak tertarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Saber dengan lembut mencoba untuk memarahinya dengan &amp;quot;Master, jika kau terpisah dariku, maka kau tidak boleh melakukan tindakan sesukamu, jika posisi kita terbalik, kau mungkin akan menghadapi bahaya,&amp;quot; tapi Manaka hanya---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu, kamu khawatir mengenai diriku?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tentu saja aku khawatir.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak usah khawatir seperti itu, Saber. Yep, mungkin itu karena kau baik hati. Tapi tidak perlu khawatir. Aku akan langsung tahu jika seseorang mendatangi kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mencoba tersenyum dan mengatakan, &#039;&#039;&amp;quot;Itu bukan tidak apa-apa.&amp;quot;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu, aku tahu kalau medan pembatas telah dipasang pada gedung ini dengan sihir. Walaupun lelaki yang tidak sensitif terhadap sihir itu ada di situ, tidak akan sulit bagi Servant untuk merasakan energi sihir pada tempat ini, lagi pula, mereka adalah sesuatu yang bisa berada di dunia ini karena sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada medan pembatas di sini. Selain itu, medan pembatasnya bukanlah sederhana yang hanya selesai dibuat dalam sehari. Itu adalah medan yang kuat, sesuai untuk magus rank pertama yang memegang tujuh bulu. Jika hanya orang normal atau magus biasa, mereka tak akan bisa naik ke lantai dua, bahkan naik ke atap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, semua Servant-Servant yang kami hadapi adalah Heroic Spirit yang sangat kuat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seberapa jauh mereka bisa menembus medan pembatas ini?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lebih penting lagi, keberadaan dari pembatas ini sendiri meneriakkan &amp;quot;ada magus di sini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, aku berpikir kalau Lancer sudah menunjukkan dirinya, karena magus yang merupakan Masternya Lancer mungkin sudah merasakan pembatas yang dibuat Manaka pada gedung ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak, itu terlalu berbahaya. Misalnya... ya, bagaimana kalau Servant Assassin datang ke sini?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau Assassin sih, tidak apa-apa. Aku sudah membuat janji pertemuan dengannya, barusan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Membuat janji pertemuan?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tidak melawannya dan mengalahkannya. Tapi, dia memang bukan musuh kita lagi.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak menjadi musuh? Apa maksudmu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau aku sudah menaklukkannya, tahu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa ragu-ragu---dia mengatakan itu dengan ekspresi yang masih memiliki kilau bunga di dalamnya. Dan sesaat itu juga, Saber merenungkan perkataan Masternya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seorang magus, menghadapi Servant?&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku, tidak merasakan keberadaan unik dari Servant malam ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengetahuan dasar yang diberikan Holy Grail, ya, tertanam bahkan etiket umum dari pertarungan Servant ke dalam pikiran Saber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tekanan aneh seperti yang aku rasakan saat menghadapi Lancer, jika itu adalah aura kehadiran unik dari Servant, maka aku akan membusungkan dadaku dengan penuh bangga dan mengatakan kalau aku tidak merasakan keberadaan Heroic Spirit lain selain Lancer pada area kota malam ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentu saja, kalau memikirkan bahwa Assassin yang memiliki kemampuan “Presence Concealment”&amp;lt;ref&amp;gt;Penyembunyian Keberadaan&amp;lt;/ref&amp;gt; yang mengizinkan mereka untuk menghapus keberadaan mereka dengan pikiran mereka, maka itu mungkin saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu sendiri, juga khawatir tentang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, seorang magus menghadapi Servant, satu lawan satu, dan saat ini terlihat tanpa luka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu bukanlah sesuatu yang aku bisa percayai begitu saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Meskipun demikian---&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di sini aman. Tidak ada Servant maupun Magus dalam jarak 3 kilometer sekeliling kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku tak bisa merasakan kebohongan dari perkataan dan kedua mata Manaka.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah mata terangnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah suara tenangnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan ada... kemanisan, di dalam senyum itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada semacam keinginan besar, di dalamnya---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Karena aku sudah menaklukkan Servant ini oleh diriku sendiri...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah kilau dari peri.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kecerahan dari bunga.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi, akankah peri, atau bunga menghampiriku seperti ini?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jarak kami...&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dekat.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Saber menyadari Manaka, pipi gadis itu tiba-tiba berada di depan wajah Saber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bolehkah, aku mendapatkan hadiah---?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara yang dipenuhi harapan, Manaka mengatakan itu dengan sepenuh hati. Dengan pelan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Masih dengan tatapan yang terpaku pada lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;I, it, itu jahat sekali. Kau tidak bermain adil. Melakukan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara kecil, Manaka terus mengatakan itu sambil cemberut. Apakah dia tidak mempermasalahkan itu sebagai &amp;quot;hadiahnya&amp;quot;, jika dilihat dari reaksinya, seperti...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Untuk Manaka yang meletakkan tangannya pada pundak Saber, hadiah yang dipilih oleh Saber adalah kecupan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kecupan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan lembut, pada keningnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu, aku pikir, menurutku kalau, tiba-tiba mencium itu, mungkin terlalu cepat, tapi, tapi, aku senang, ya, pada keningku, aku senang kau menyentuhnya, tapi, itu, umm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:C3-3.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Malu, dan senang.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gadis yang tersipu malu dan memerah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak ada lagi reflek yang lebih dari itu, dari sang gadis kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu, adalah sikap yang sangat cocok bagi gadis seusianya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;--Anak ini, mungkin suci.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;---Itu sudah pasti.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu memikirkan sebuah warna.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warna putih yang masih suci, dan belum ada noda sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Warna putih yang tak tersentuh---&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Atau.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apakah itu adalah putih mutlak, yang dapat menyelimuti seluruh ciptaan?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2|Bagian Sebelumnya]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 4|Bagian Selanjutnya]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_2&amp;diff=577609</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_2&amp;diff=577609"/>
		<updated>2022-10-15T03:27:54Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Bagian 4 */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 2==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seseorang yang terefleksi di mata sang gadis adalah&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini dia, selamat makan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata gadis itu, dengan punggung yang terpapar oleh sinar pagi. Berdiri di jendela timur, sambil menunjukkan meja yang terdapat bermacam jenis makanan di atasnya, dengan suara yang lebih merdu daripada kicauan burung yang sedari tadi terus bernyanyi di luar rumah. Sambil dibarengi oleh gestur malu-malunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah seorang gadis yang cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan rambut lembutnya yang seperti transparan. Dengan mata putih yang pucat. Dia terlihat begitu cantik di dalam gaun hijaunya. Sebuah kelopak bunga yang sedang mekar---Ya, benar, lelaki itu sedang mendeskripsikan sosok gadis itu di dalam pikirannya. Sebagai contohnya, jika lelaki itu adalah seorang ksatria elegan yang terbiasa menangani para wanita, maka dia akan membuat pujian mengenai kecantikan gadis itu, dalam waktu di mana dia dapat menyampaikan rasa terima kasihnya untuk bermacam jenis makanan yang disajikan untuknya. Tetapi sayangnya, dia tidak berpengalaman soal wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, dia hanya menatap gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengatakan itu. Sambil memasukkan perasaan berterima kasih di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Umm, yah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau menunjukkan sikap malu-malu, gadis itu memberikan senyuman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Karena aku tidak tahu seleramu, jadi aku hanya membuat apa saja yang terpintas di pikiranku. Walaupun aku sudah membuat sedikit terlalu banyak, sih.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh tidak kok. Aku sangat menghargai ini.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau tidak harus memaksakan diri untuk memakan semuanya. Makan yang kau suka saja...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang malu-malu. Dan, tiba-tiba, berubah pelan. Itulah saat di mana tatapan yang tidak dapat dimengerti dari gadis itu, segera beralih dari dirinya ke arah meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika kau memakannya untuk diriku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah keceriaan yang dikatakan dapat membuat keringatan semua peri yang menari dan berjemur di matahari. Mekarnya bunga besar, yang basah oleh embun pagi. Masing-masing dari keindahannya menjadi gelap. Para peri bersembunyi, dan bunga yang mekar tersebut kembali menutup lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matanya bergetar. Ekspresi gadis itu berubah murung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baiklah kalau begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demi memberi hormat----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan gunungan makanan yang diatur di atas meja, dia akhirnya bisa kembali ke dirinya yang semula. Dan di depan matanya, mungkin terlalu berlebihan untuk porsi makan orang normal. Hidangan telur. Bakon dengan telur, telur dadar, telur ceplok. Masing-masingnya cukup untuk porsi makan 6 orang!? Dan lebih dari itu, telur ceplok nya ditemani oleh roti panggang. Ini juga untuk porsi 6 orang. Salad. Terlihat indah dengan hijau, warna utamanya, juga setara dengan porsi 6 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hidangan daging. Sosisnya sendiri dipanggang bersama dengan jamur putih yang tebal, juga setara untuk porsi 6 orang. Lebih dari itu, ada satu buah kue pai, yang dibuat menggunakan jamur dengan daging dan usus sapi sebagai bahannya. Mungkin, itu baru saja dipanggang. Dan pemasaknya baru saja mengatakan padanya, kalau dia memotong kue painya jadi 6 potong, dan ternyata yang ada di depannya hanyalah potongan pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bubur susunya juga untuk porsi 6 orang. Menu yang memiliki fillet kod dan kentang goreng, juga termasuk di dalam bubur tersebut. Makanan penutupnya adalah buah plum yang disajikan dengan irisan buah persik. Dan untuk krim dan sconenya akan dihidangkan setelah makan, dengan jumlah banyak yang tertata di alas kue. Dan seluruhnya, adalah makanan yang asing bagi lelaki tersebut. Itu semua hanya menu yang nama-namanya baru saja diajarkan padanya dengan gambar pendamping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak masalah kalau jumlahnya segini banyak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi---&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Makanan dihidangkan pada para kesatria sebagai pendukung untuk menuju medan perang. Walaupun ini sangat banyak, ini tidak masalah untukku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengatakan itu, lelaki itu tersenyum. Walau itu hanya ekspresi wajah yang dia buat untuk menghibur gadis itu, pada kenyataannya, jika jumlahnya segini banyak, maka itu bukanlah argumen yang mustahil. Masih ada kejujuran di dalam kata-katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekarang mereka akan pergi ke medan perang, seorang kesatria pastinya membutuhkan tenaga. Daging, kentang, dan alkohol, dan tidak pernah ada ketetapan untuk para kesatria yang telah mengokohkan keberaniannya hanya bisa memakan itu-itu saja. Tapi tentu saja, ada yang namanya batasan dalam segala hal. Seluruh kesatria yang berkumpul di Meja Bundar yang terpintas di pikirannya tak akan membatasi diri mereka untuk mengangguk pada kata-kata itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya, dia dapat memikirkan ini tanpa harus membuat bingung dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tidak bohong.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mempertaruhkan pedang dan harga dirinya di dalamnya. Dia tak akan pernah, membiarkan dirinya berbohong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan memakan semuanya, Manaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka Sajyou---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itulah nama gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa waktu, sarapan pun dimulai. Dia memasukkan makanan ke dalam mulutnya, dan saat setengah dari seluruh makanannya menghilang, gadis itu akhirnya kembali ceria seperti semula. Setiap kali lelaki itu mengatakan &amp;quot;Enak,&amp;quot; gadis itu akan ceria persis di depan matanya. Kehadiran para peri dan bunga akhirnya kembali lagi. Dan senyum pun terpasang di wajah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada gadis itu, dan termasuk juga lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata gadis itu, dengan senyum besar di wajahnya. Jika bunga dapat mengucapkan bahasa manusia, maka mungkin seperti itulah suaranya. Itulah suara yang didengar lelaki tersebut. Mungkin saja, nyanyian para perempuan yang tinggal di Avalon&amp;lt;ref&amp;gt;&#039;&#039;&#039;Avalon&#039;&#039;&#039;, pulau dan rumah para peri (Fairy).&amp;lt;/ref&amp;gt; terdengar seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Coba kau cicip ikan goreng krim asam itu, aku sangat  percaya diri pada makanan itu. Lagi pula, Ayaka yang biasanya pilih-pilih, sampai mengatakan kalau ini enak. Jadi ini pastinya berbeda dari yang lain, kan?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, ini memiliki rasa yang menakjubkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu, jika kau sangat menyukainya, maka aku sangat senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu kelihatan benar-benar gembira.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pada pagi ini, umm, aku mencoba untuk membuat sarapan ala Inggris abad 19 hingga 20. Jadi, kurasa apa yang sebenarnya kupertanyakan adalah, apakah rasanya sudah seperti di tanah airmu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, ini enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar-benar enak?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, &#039;&#039;My Lady&#039;&#039;. Masakanmu benar-benar luar biasa enak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu mengulang-ulang kata-kata itu. Dan sang gadis, membuat senyumnya semakin dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act2-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku senang sekali ----&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu memiringkan kepalanya, rambutnya terayun-ayun. Lelaki itu juga tersenyum melihatnya. Ngomong-ngomong soal kata &amp;quot;Inggris,&amp;quot; dia tidak merasakan itu seperti sesuatu yang melekat padanya. Tetapi, perasaan dari gadis itu berhasil tersampaikan padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu sudah cukup. Dan makanan tersebut memang sangat enak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanan yang dia tahu adalah makanan yang sulit dalam pembuatannya; bermacam-macam dalam langkah pembuatannya. Mungkin, mereka mengalami kemunduran budaya selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun, dan mungkin mencampurkannya dengan budaya dari negara asing. Dia dapat merasakan perbedaan zaman, di dalam makanan yang dia telan. Lelaki itu seolah-olah merindukan sesuatu di dalamnya, tapi walau begitu, dia benar-benar berterima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu tidak tahu, apa yang diinginkan lelaki itu, apa yang dia rasakan, apa yang dipikirkannya tentang semua ini, ataupun kebenaran. Tapi, lelaki itu menerima kemurnian itu. Tanpa mengungkapkannya, bahkan sedikit pun dari kegugupan dalam menghadapi pertempuran, dia hanya bertukar senyum pada sang gadis, yang berbicara padanya dengan ekspresi polos yang sesuai untuk gadis seumurannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei, Saber...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu memanggil namanya. Maka Saber, melihat balik pada gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; Aku, pada pagi ini, mengerti akan satu hal. Um yah... mungkn aku sudah mengetahuinya sedari awal, tapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu mengangguk-angguk &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau tahu, pada intinya itu sama saja seperti memasak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum lelaki itu dapat menanyakan &amp;quot;Maksudnya ‘itu’?&amp;quot;, kata-kata itu bergema. Dari bibirnya yang seperti bunga yang mekar. Dengan pelan, tanpa mengubah nada suaranya. Dalam cara yang benar-benar biasa dan natural. Seperti contohnya, seperti cangkir yang sudah sewajarnya isinya tumpah saat cangkir tersebut dibalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;---yaitu bagaimana cara kita melakukan apapun hal di Perang Cawan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Perang Cawan Suci, adalah sebuah konflik.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan untuk orang sepertiku, konflik yang seperti ini tak akan pernah menjadi subyek untuk diskusi.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pada dasarnya, jalan yang benar bagi Magus adalah untuk memberikan segenap hidupnya untuk menjadi pelajar seumur hidupnya yang dapat melampaui generasi mereka.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan jika sebuah konflik terjadi di antara masyarakat dan seorang individu yang sedang dalam proses melindungi garis keturunan keluarga dan penelitiannya, adalah mustahil untuk menghentikannya menjadi subyek dari konflik itu sendiri.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi bagaimanapun, ada pengecualian.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Perang Cawan Suci.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebenarnya, itu untuk alasan sederhana yang jelas.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Cawan Suci hanya dapat mengabulkan satu saja keinginan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keinginan dari ketujuh &amp;quot;Master&amp;quot; ----Magus yang berpartisipasi di dalam Perang Cawan Suci.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, enam dari mereka harus dihabisi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jadi, persiapkan dirimu, karena ini adalah dasar yang tak bisa dilepaskan dari konflik itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku memahami bahwa baik itu memasak, dan Perang Cawan Suci, adalah sama seperti hal-hal yang lain.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lanjut gadis itu. Dengan riang ----Sambil terus menunjukkan kecantikan sebuah kelopak bunga yang sedang mekar, tanpa berkurang sedikitpun.&lt;br /&gt;
	&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika itu membutuhkan waktu, maka lebih baik gunakan untuk kepala dan pikirkan supaya tidak menghabisi waktu. Walaupun membutuhkan waktu untuk makanan rebusan untuk mendidih dalam waktu lama, bukankah itu akan lebih sederhana dan cepat selesai jika menggunakan &#039;&#039;pressure cooker&#039;&#039; (panci bertekanan)? Atau bahkan pengaduk listrik, atau bahkan oven &#039;&#039;microwave&#039;&#039;? Aku bukanlah orang bodoh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ping,&amp;quot; gadis itu menaikkan jari telunjuknya. Sikapnya, seperti anak kecil yang menyadari sesuatu. Tidak. Mungkin saja memang begitu. Bahkan kepada gadis muda di depan lelaki itu, gadis itu mungkin baru saja mendapatkan ide bagus. Lelaki itu bisa memahami hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepolosan dari gadis itu. Kesucian dari gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanan pagi hari ini, dan Perang Cawan Suci, baginya secara kasar adalah sama. Apakah itu karena pola pikir kekanakan yang datang dari pengalamannya yang belum cukup, atau itu hanya bentuk dari kepolosannya yang tidak dapat memahami kebrutalan Perang Cawan Suci? Atau, apakah &#039;&#039;&#039;karunia alami yang luar biasa&#039;&#039;&#039; dari gadis itu yang membuat lelaki itu berpikir seperti itu? Mungkin saja, itu karena bakat gadis itu. Lagipula, gadis itu terpilih menjadi Master di umurnya yang masih muda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di samping itu, yang manapun itu, persiapan adalah hal yang penting, kan? Kurasa itu juga penting,  untuk membuat persiapan dalam mencapai tujuan kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu terus melanjutkan perkataannya. Sambil menerima tatapan dari lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Karena kita tidak tahu seberapa kuat Servant yang lain, kurasa, akan lebih efisien jika menargetkan Masternya dahulu. Atau mungkin, daripada menargetkan Masternya, jika mereka memiliki &#039;&#039;&#039;titik kelemahan&#039;&#039;&#039; yang rendah dalam kekuatan, maka lebih efisien kalau kita menargetkan yang itu saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu terus melanjutkan perkataannya. Titik kelemahan----jika itu adalah Magus biasa, maka itu pasti adalah garis keturunan keluarganya. Keluarga mereka. Anak-anak mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, haruskah kita culik anak mereka? Atau... membunuhnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedari tadi, lelaki itu hanya diam. Dan sekarang, dia tidak punya pilihan selain membuka mulutnya. Tetapi, itu bukan untuk memberikan saran taktik atau strategi untuk Magus yang merupakan Masternya. Itu hanya----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa menahannya lagi. Untuk gadis itu, untuk terbiasa dengan hal itu tanpa pretensi apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Untuk Perang Cawan Suci... Untuk membunuh satu sama lain...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mengalahkan seluruh keenam Master dan Servant, lelaki itu telah berpikir kalau mereka tak akan berencana memilih pilihan itu. Itu adalah, sesuatu yang wajar bagi Magus untuk bertahan hidup di dalam Perang. Terlepas dari bagaimana mereka meremehkan hal itu, untuk mereka yang mengikutinya, ini bukan apa-apa selain sebuah konflik yang mereka pertaruhkan dengan nyawa mereka. Demi harapan mereka, Magus bersama dengan Servantnya, akan mengabdikan segalanya untuk mencapai kemenangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, walau begitu ---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Keberanian dibutuhkan, untuk menantang seseorang bertarung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri dari kursinya, berdiri di dekat jendela yang sedikit terpisah dari meja, lelaki itu mengucapkan perkataannya. Itu bukanlah niatnya untuk berceramah tentang kekesatriaan. Itu, mungkin, bukanlah sesuatu yang dapat dipahami sendiri oleh gadis dari masa modern.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Mungkin, kau sudah mengerti dengan hal itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa membuat kata-kata yang kasar. Karena Masternya, tidak lain adalah gadis ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, aku tidak bisa membiarkan seseorang yang tidak ada sangkut-pautnya dengan Perang ini ikut terlibat. Mereka masih muda, dan lebih dari itu, mereka tidak punya kekuatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu berkata pelan pada kepolosan yang ada di depan matanya. Tidak diragukan lagi, itu seolah-olah dia memberikan perintah pada gadis muda itu. Jadi setidaknya, gadis yang manis ini, tak akan memilih langkah seorang pembunuh yang haus darah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tetapi, bagaimanapun----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; “Tapi ini demi dirimu, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyuman gadis itu, tak goyah. Bahkan membuat lelaki itu tak bisa mengeluarkan kata-kata protes pada gadis tersebut, karena pada gadis itu terpasang senyum yang tak berubah, yang tidak ada bedanya dengan bunga yang basah oleh embun pagi, yang berayun-ayun di angin dingin. Mata berkilau gadis itu, menatap balik pada lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Demi...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu benar, kau tidak boleh terluka. Dalam pertarunganmu dengan Servant lain, dirimu yang merupakan tingkat tertinggi pasti tak akan kalah, tapi jika kau terluka di saat pertarungan, maka aku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mengatakan itu, gadis itu menempatkan tangannya pada dadanya. Dada dari gaun hijaunya. Ujung jarinya yang cantik, dengan lembut membuka kancing--------&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tak akan kuat melihatnya. Di samping itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act2-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
Gadis itu mengekspos area dada dari gaunnya. Kulitnya yang seputih salju, dan pola hitam yang menempel di situ pun terlihat. Seraphim, &#039;&#039;&#039;Gelar Master&#039;&#039;&#039; yang berbentuk tujuh bulu tunggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini, aku tak ingin menggunakan ini padamu. Tak akan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata yang singkat. Lelaki itu bisa sedikit merasakan, makna dari perkataan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat pertarungan dengan para Servant, lelaki itu tak bisa membantah, bahwa pasti akan datang situasi di mana dia akan terpaksa untuk menggunakan Energi Magis raksasa yang terdapat pada Gelar Master. Jadi, gadis tersebut menghindari hal itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu akhirnya mengubah ekspresinya, kepada lelaki yang menanyainya &amp;quot;Kenapa?&amp;quot; dengan tatapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Pipinya, walau sedikit kemerahan, terlihat sedih.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
---Seperti seorang wanita, yang sedang menyatakan cintanya.&lt;br /&gt;
	&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Karena, inilah yang mengikatku dengan dirimu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Aku tidak ingin menghabiskan ini.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
---Karena untuk sekarang, hanya inilah, yang mengikat diriku dengan dirimu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, gadis itu berbisik-----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gelar Master.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebuah hierarki malaikat.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah sebuah kunci, yang mengendalikan kekuatan besar yang mana dapat menyingkirkan seluruh rintangan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Di dalam Perang Cawan Suci, tujuh magus diberikan senjata yang tak tertandingi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tujuh class dari tujuh Roh Pahlawan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Satu class dari Roh Pahlawan untuk setiap magus yang telah memperoleh gelar malaikat ini.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kami menyebut mereka sebagai &amp;quot;Servant&amp;quot;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebuah keberadaan yang melampaui Mistik magis.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ilusi terkuat yang diimpikan oleh manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan senjata-senjata modern yang dapat membakar kota menjadi abu, tak bisa dibandingkan dengan mereka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pada dasarnya, mereka diyakini tidak dapat dijadikan sebagai &#039;&#039;&#039;Familiar&#039;&#039;&#039; untuk level Magus, mereka mengukirkan nama mereka pada sejarah, mereka adalah inkarnasi dari pahlawan-pahlawan besar yang telah membentuk legenda mereka sendiri.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebagai keberadaan terkuat yang tiada bandingan, mereka menjadi mungkin untuk dipanggil dan dimanifestasikan untuk pertama kali oleh Energi Magis yang melimpah dari Cawan Suci.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Roh Pahlawan sangatlah kuat, dan luar biasa.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka mendapatkan rupa manusia, tapi mereka pada dasarnya bukanlah manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, Gelar Master diukir pada tubuh Magus.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebuah fragmen dari kekuatan Cawan Suci, dengan Gelar Master mereka bisa mengendalikan bahkan Roh Pahlawan yang melampaui Magi itu sendiri.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gelar Master memiliki total 3 ukiran,&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, dapat memerintahkan Roh Pahlawan sebanyak tiga kali, atau juga untuk memperkuat mereka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tanpa Gelar itu, Perang Cawan Suci tidak akan pernah ada.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Efisien,&amp;quot; ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagi, lelaki itu mengatakan lagi kata-kata tersebut. Ingatannya akurat. Kemarin, dia telah mengukir pada pikirannya, informasi tentang Master-Master lain yang sudah diperkirakan pada saat ini, berdasarkan dari yang dia dengar dari gadis itu dan ayahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga magus Reiroukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Putri keluarga Reiroukan, yang mana ayahnya saat ini dianggap sebagai salah satu Master, dikatakan bahwa hampir seumuran dengan Manaka. Dan dia juga merupakan kenalannya. Lebih dari itu, gadis itu juga mengatakan kalau putri keluarga Reiroukan sudah seperti teman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatur informasi-informasi dalam ingatannya, lelaki itu berhati-hati dalam memilih kata-katanya. Sebagai pribadi, dia telah mengikuti jalan kejujuran. Sebagai pribadi, dia harus menunjukkan rakyatnya jalan kepada utopianya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau bilang ‘menargetkan anak dari Master tersebut.’ Aku tidak ingin kau melakukan sesuatu seperti membunuh temanmu dengan tanganmu sendiri.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau terlalu lembut, Saber.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, aku tidak apa-apa. Kau tak perlu mengkhawatirkanku.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Semua orang bisa membuat kesalahan. Tetapi, kau itu bijak. Bahkan jika kau tidak memilih membuat kesalahan, maka kau dengan pastinya akan bisa mewujudkan harapanmu dengan memenangkan Cawan Suci.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Yep.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengangguk---Gadis itu masih tetap tersenyum padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika itu demi dirimu, aku akan melakukan apapun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perkataannya tidak dapat mencapainya. Tidak akan mencapai gadis itu. Walau gadis itu harusnya bisa mendengar kata-kata protes darinya, tapi sebuah pemahaman tak akan terjalin. Kenapa begitu? Lelaki itu tahu tentang ketidaksabaran yang ada di dalam hatinya. Kerena itu, dia langsung melompat ke kesimpulan. Kata-kata singkat yang baru saja dikatakannya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan kata lain---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Membunuh orang, bukanlah hal yang baik. Manaka.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya, perkataannya. Mengoyak hati lelaki itu dengan keras. Layaknya sebuah ayunan palu perang raksasa, taring-taring dan cakar-cakar dari seekor naga yang mengamuk di bumi dan mengoyak langit, itu akan membuat seseorang berpikir kalau itu tak akan sampai segitunya, dan hal tersebut, adalah pedang yang dibawa oleh kata-kata dan ekspresi. Tapi, lebih dari apapun---Sang gadis itu sendiri, tak bisa merasakan dan menyadari perkataannya sebagai pedang yang menusuk ke dalam dada sang lelaki. Tetapi, lelaki itu masih belum menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat yang lalu, gadis itu berbicara dengan senangnya. Tentang masakan. Tentang adik kecilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika memang begitu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Maka masih ada harapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sebagai contohnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia menenun kata-katanya. Lagi. Masih belum menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pagi yang aku habiskan bersamamu, dengan keluargamu. Ayah dan adik kecilmu. Itu hal yang sama. Tentunya, juga untuk Master dari keluarga Reiroukan-----&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kenapa kau mengatakan hal seperti itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku telah memutuskan, untuk memberikan Cawan Suci padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Mata berserinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan mengabulkan permohonanmu. Supaya kau bisa menyelamatkan Tanah Britania.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Didampingi oleh kecantikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika demi hal itu,&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Sebuah bunga, bunga yang sedang mekar dengan brilian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act2-3.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Maka, aku bisa melakukan apapun, aku akan melakukan apapun untukmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Sang gadis.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
---Sang gadis itu hanya tersenyum, dengan lembut, kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 1|Bagian Sebelumnya]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3|Bagian Selanjutnya]]&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_2&amp;diff=577608</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_2&amp;diff=577608"/>
		<updated>2022-10-15T03:27:26Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Act 2 */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 2==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seseorang yang terefleksi di mata sang gadis adalah&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini dia, selamat makan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata gadis itu, dengan punggung yang terpapar oleh sinar pagi. Berdiri di jendela timur, sambil menunjukkan meja yang terdapat bermacam jenis makanan di atasnya, dengan suara yang lebih merdu daripada kicauan burung yang sedari tadi terus bernyanyi di luar rumah. Sambil dibarengi oleh gestur malu-malunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah seorang gadis yang cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan rambut lembutnya yang seperti transparan. Dengan mata putih yang pucat. Dia terlihat begitu cantik di dalam gaun hijaunya. Sebuah kelopak bunga yang sedang mekar---Ya, benar, lelaki itu sedang mendeskripsikan sosok gadis itu di dalam pikirannya. Sebagai contohnya, jika lelaki itu adalah seorang ksatria elegan yang terbiasa menangani para wanita, maka dia akan membuat pujian mengenai kecantikan gadis itu, dalam waktu di mana dia dapat menyampaikan rasa terima kasihnya untuk bermacam jenis makanan yang disajikan untuknya. Tetapi sayangnya, dia tidak berpengalaman soal wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, dia hanya menatap gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengatakan itu. Sambil memasukkan perasaan berterima kasih di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Umm, yah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau menunjukkan sikap malu-malu, gadis itu memberikan senyuman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Karena aku tidak tahu seleramu, jadi aku hanya membuat apa saja yang terpintas di pikiranku. Walaupun aku sudah membuat sedikit terlalu banyak, sih.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh tidak kok. Aku sangat menghargai ini.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau tidak harus memaksakan diri untuk memakan semuanya. Makan yang kau suka saja...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang malu-malu. Dan, tiba-tiba, berubah pelan. Itulah saat di mana tatapan yang tidak dapat dimengerti dari gadis itu, segera beralih dari dirinya ke arah meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika kau memakannya untuk diriku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah keceriaan yang dikatakan dapat membuat keringatan semua peri yang menari dan berjemur di matahari. Mekarnya bunga besar, yang basah oleh embun pagi. Masing-masing dari keindahannya menjadi gelap. Para peri bersembunyi, dan bunga yang mekar tersebut kembali menutup lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matanya bergetar. Ekspresi gadis itu berubah murung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baiklah kalau begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demi memberi hormat----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan gunungan makanan yang diatur di atas meja, dia akhirnya bisa kembali ke dirinya yang semula. Dan di depan matanya, mungkin terlalu berlebihan untuk porsi makan orang normal. Hidangan telur. Bakon dengan telur, telur dadar, telur ceplok. Masing-masingnya cukup untuk porsi makan 6 orang!? Dan lebih dari itu, telur ceplok nya ditemani oleh roti panggang. Ini juga untuk porsi 6 orang. Salad. Terlihat indah dengan hijau, warna utamanya, juga setara dengan porsi 6 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hidangan daging. Sosisnya sendiri dipanggang bersama dengan jamur putih yang tebal, juga setara untuk porsi 6 orang. Lebih dari itu, ada satu buah kue pai, yang dibuat menggunakan jamur dengan daging dan usus sapi sebagai bahannya. Mungkin, itu baru saja dipanggang. Dan pemasaknya baru saja mengatakan padanya, kalau dia memotong kue painya jadi 6 potong, dan ternyata yang ada di depannya hanyalah potongan pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bubur susunya juga untuk porsi 6 orang. Menu yang memiliki fillet kod dan kentang goreng, juga termasuk di dalam bubur tersebut. Makanan penutupnya adalah buah plum yang disajikan dengan irisan buah persik. Dan untuk krim dan sconenya akan dihidangkan setelah makan, dengan jumlah banyak yang tertata di alas kue. Dan seluruhnya, adalah makanan yang asing bagi lelaki tersebut. Itu semua hanya menu yang nama-namanya baru saja diajarkan padanya dengan gambar pendamping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak masalah kalau jumlahnya segini banyak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi---&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Makanan dihidangkan pada para kesatria sebagai pendukung untuk menuju medan perang. Walaupun ini sangat banyak, ini tidak masalah untukku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengatakan itu, lelaki itu tersenyum. Walau itu hanya ekspresi wajah yang dia buat untuk menghibur gadis itu, pada kenyataannya, jika jumlahnya segini banyak, maka itu bukanlah argumen yang mustahil. Masih ada kejujuran di dalam kata-katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekarang mereka akan pergi ke medan perang, seorang kesatria pastinya membutuhkan tenaga. Daging, kentang, dan alkohol, dan tidak pernah ada ketetapan untuk para kesatria yang telah mengokohkan keberaniannya hanya bisa memakan itu-itu saja. Tapi tentu saja, ada yang namanya batasan dalam segala hal. Seluruh kesatria yang berkumpul di Meja Bundar yang terpintas di pikirannya tak akan membatasi diri mereka untuk mengangguk pada kata-kata itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya, dia dapat memikirkan ini tanpa harus membuat bingung dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tidak bohong.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mempertaruhkan pedang dan harga dirinya di dalamnya. Dia tak akan pernah, membiarkan dirinya berbohong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan memakan semuanya, Manaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka Sajyou---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itulah nama gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa waktu, sarapan pun dimulai. Dia memasukkan makanan ke dalam mulutnya, dan saat setengah dari seluruh makanannya menghilang, gadis itu akhirnya kembali ceria seperti semula. Setiap kali lelaki itu mengatakan &amp;quot;Enak,&amp;quot; gadis itu akan ceria persis di depan matanya. Kehadiran para peri dan bunga akhirnya kembali lagi. Dan senyum pun terpasang di wajah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada gadis itu, dan termasuk juga lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata gadis itu, dengan senyum besar di wajahnya. Jika bunga dapat mengucapkan bahasa manusia, maka mungkin seperti itulah suaranya. Itulah suara yang didengar lelaki tersebut. Mungkin saja, nyanyian para perempuan yang tinggal di Avalon&amp;lt;ref&amp;gt;&#039;&#039;&#039;Avalon&#039;&#039;&#039;, pulau dan rumah para peri (Fairy).&amp;lt;/ref&amp;gt; terdengar seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Coba kau cicip ikan goreng krim asam itu, aku sangat  percaya diri pada makanan itu. Lagi pula, Ayaka yang biasanya pilih-pilih, sampai mengatakan kalau ini enak. Jadi ini pastinya berbeda dari yang lain, kan?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, ini memiliki rasa yang menakjubkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu, jika kau sangat menyukainya, maka aku sangat senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu kelihatan benar-benar gembira.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pada pagi ini, umm, aku mencoba untuk membuat sarapan ala Inggris abad 19 hingga 20. Jadi, kurasa apa yang sebenarnya kupertanyakan adalah, apakah rasanya sudah seperti di tanah airmu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, ini enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar-benar enak?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, &#039;&#039;My Lady&#039;&#039;. Masakanmu benar-benar luar biasa enak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu mengulang-ulang kata-kata itu. Dan sang gadis, membuat senyumnya semakin dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act2-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku senang sekali ----&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu memiringkan kepalanya, rambutnya terayun-ayun. Lelaki itu juga tersenyum melihatnya. Ngomong-ngomong soal kata &amp;quot;Inggris,&amp;quot; dia tidak merasakan itu seperti sesuatu yang melekat padanya. Tetapi, perasaan dari gadis itu berhasil tersampaikan padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu sudah cukup. Dan makanan tersebut memang sangat enak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanan yang dia tahu adalah makanan yang sulit dalam pembuatannya; bermacam-macam dalam langkah pembuatannya. Mungkin, mereka mengalami kemunduran budaya selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun, dan mungkin mencampurkannya dengan budaya dari negara asing. Dia dapat merasakan perbedaan zaman, di dalam makanan yang dia telan. Lelaki itu seolah-olah merindukan sesuatu di dalamnya, tapi walau begitu, dia benar-benar berterima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu tidak tahu, apa yang diinginkan lelaki itu, apa yang dia rasakan, apa yang dipikirkannya tentang semua ini, ataupun kebenaran. Tapi, lelaki itu menerima kemurnian itu. Tanpa mengungkapkannya, bahkan sedikit pun dari kegugupan dalam menghadapi pertempuran, dia hanya bertukar senyum pada sang gadis, yang berbicara padanya dengan ekspresi polos yang sesuai untuk gadis seumurannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei, Saber...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu memanggil namanya. Maka Saber, melihat balik pada gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; Aku, pada pagi ini, mengerti akan satu hal. Um yah... mungkn aku sudah mengetahuinya sedari awal, tapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu mengangguk-angguk &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau tahu, pada intinya itu sama saja seperti memasak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum lelaki itu dapat menanyakan &amp;quot;Maksudnya ‘itu’?&amp;quot;, kata-kata itu bergema. Dari bibirnya yang seperti bunga yang mekar. Dengan pelan, tanpa mengubah nada suaranya. Dalam cara yang benar-benar biasa dan natural. Seperti contohnya, seperti cangkir yang sudah sewajarnya isinya tumpah saat cangkir tersebut dibalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;---yaitu bagaimana cara kita melakukan apapun hal di Perang Cawan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Perang Cawan Suci, adalah sebuah konflik.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan untuk orang sepertiku, konflik yang seperti ini tak akan pernah menjadi subyek untuk diskusi.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pada dasarnya, jalan yang benar bagi Magus adalah untuk memberikan segenap hidupnya untuk menjadi pelajar seumur hidupnya yang dapat melampaui generasi mereka.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan jika sebuah konflik terjadi di antara masyarakat dan seorang individu yang sedang dalam proses melindungi garis keturunan keluarga dan penelitiannya, adalah mustahil untuk menghentikannya menjadi subyek dari konflik itu sendiri.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi bagaimanapun, ada pengecualian.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Perang Cawan Suci.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebenarnya, itu untuk alasan sederhana yang jelas.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Cawan Suci hanya dapat mengabulkan satu saja keinginan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keinginan dari ketujuh &amp;quot;Master&amp;quot; ----Magus yang berpartisipasi di dalam Perang Cawan Suci.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, enam dari mereka harus dihabisi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jadi, persiapkan dirimu, karena ini adalah dasar yang tak bisa dilepaskan dari konflik itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku memahami bahwa baik itu memasak, dan Perang Cawan Suci, adalah sama seperti hal-hal yang lain.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lanjut gadis itu. Dengan riang ----Sambil terus menunjukkan kecantikan sebuah kelopak bunga yang sedang mekar, tanpa berkurang sedikitpun.&lt;br /&gt;
	&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika itu membutuhkan waktu, maka lebih baik gunakan untuk kepala dan pikirkan supaya tidak menghabisi waktu. Walaupun membutuhkan waktu untuk makanan rebusan untuk mendidih dalam waktu lama, bukankah itu akan lebih sederhana dan cepat selesai jika menggunakan &#039;&#039;pressure cooker&#039;&#039; (panci bertekanan)? Atau bahkan pengaduk listrik, atau bahkan oven &#039;&#039;microwave&#039;&#039;? Aku bukanlah orang bodoh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ping,&amp;quot; gadis itu menaikkan jari telunjuknya. Sikapnya, seperti anak kecil yang menyadari sesuatu. Tidak. Mungkin saja memang begitu. Bahkan kepada gadis muda di depan lelaki itu, gadis itu mungkin baru saja mendapatkan ide bagus. Lelaki itu bisa memahami hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepolosan dari gadis itu. Kesucian dari gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanan pagi hari ini, dan Perang Cawan Suci, baginya secara kasar adalah sama. Apakah itu karena pola pikir kekanakan yang datang dari pengalamannya yang belum cukup, atau itu hanya bentuk dari kepolosannya yang tidak dapat memahami kebrutalan Perang Cawan Suci? Atau, apakah &#039;&#039;&#039;karunia alami yang luar biasa&#039;&#039;&#039; dari gadis itu yang membuat lelaki itu berpikir seperti itu? Mungkin saja, itu karena bakat gadis itu. Lagipula, gadis itu terpilih menjadi Master di umurnya yang masih muda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di samping itu, yang manapun itu, persiapan adalah hal yang penting, kan? Kurasa itu juga penting,  untuk membuat persiapan dalam mencapai tujuan kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu terus melanjutkan perkataannya. Sambil menerima tatapan dari lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Karena kita tidak tahu seberapa kuat Servant yang lain, kurasa, akan lebih efisien jika menargetkan Masternya dahulu. Atau mungkin, daripada menargetkan Masternya, jika mereka memiliki &#039;&#039;&#039;titik kelemahan&#039;&#039;&#039; yang rendah dalam kekuatan, maka lebih efisien kalau kita menargetkan yang itu saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu terus melanjutkan perkataannya. Titik kelemahan----jika itu adalah Magus biasa, maka itu pasti adalah garis keturunan keluarganya. Keluarga mereka. Anak-anak mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, haruskah kita culik anak mereka? Atau... membunuhnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedari tadi, lelaki itu hanya diam. Dan sekarang, dia tidak punya pilihan selain membuka mulutnya. Tetapi, itu bukan untuk memberikan saran taktik atau strategi untuk Magus yang merupakan Masternya. Itu hanya----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa menahannya lagi. Untuk gadis itu, untuk terbiasa dengan hal itu tanpa pretensi apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Untuk Perang Cawan Suci... Untuk membunuh satu sama lain...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mengalahkan seluruh keenam Master dan Servant, lelaki itu telah berpikir kalau mereka tak akan berencana memilih pilihan itu. Itu adalah, sesuatu yang wajar bagi Magus untuk bertahan hidup di dalam Perang. Terlepas dari bagaimana mereka meremehkan hal itu, untuk mereka yang mengikutinya, ini bukan apa-apa selain sebuah konflik yang mereka pertaruhkan dengan nyawa mereka. Demi harapan mereka, Magus bersama dengan Servantnya, akan mengabdikan segalanya untuk mencapai kemenangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, walau begitu ---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Keberanian dibutuhkan, untuk menantang seseorang bertarung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri dari kursinya, berdiri di dekat jendela yang sedikit terpisah dari meja, lelaki itu mengucapkan perkataannya. Itu bukanlah niatnya untuk berceramah tentang kekesatriaan. Itu, mungkin, bukanlah sesuatu yang dapat dipahami sendiri oleh gadis dari masa modern.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Mungkin, kau sudah mengerti dengan hal itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa membuat kata-kata yang kasar. Karena Masternya, tidak lain adalah gadis ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, aku tidak bisa membiarkan seseorang yang tidak ada sangkut-pautnya dengan Perang ini ikut terlibat. Mereka masih muda, dan lebih dari itu, mereka tidak punya kekuatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu berkata pelan pada kepolosan yang ada di depan matanya. Tidak diragukan lagi, itu seolah-olah dia memberikan perintah pada gadis muda itu. Jadi setidaknya, gadis yang manis ini, tak akan memilih langkah seorang pembunuh yang haus darah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tetapi, bagaimanapun----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; “Tapi ini demi dirimu, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyuman gadis itu, tak goyah. Bahkan membuat lelaki itu tak bisa mengeluarkan kata-kata protes pada gadis tersebut, karena pada gadis itu terpasang senyum yang tak berubah, yang tidak ada bedanya dengan bunga yang basah oleh embun pagi, yang berayun-ayun di angin dingin. Mata berkilau gadis itu, menatap balik pada lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Demi...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu benar, kau tidak boleh terluka. Dalam pertarunganmu dengan Servant lain, dirimu yang merupakan tingkat tertinggi pasti tak akan kalah, tapi jika kau terluka di saat pertarungan, maka aku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mengatakan itu, gadis itu menempatkan tangannya pada dadanya. Dada dari gaun hijaunya. Ujung jarinya yang cantik, dengan lembut membuka kancing--------&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tak akan kuat melihatnya. Di samping itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act2-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
Gadis itu mengekspos area dada dari gaunnya. Kulitnya yang seputih salju, dan pola hitam yang menempel di situ pun terlihat. Seraphim, &#039;&#039;&#039;Gelar Master&#039;&#039;&#039; yang berbentuk tujuh bulu tunggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini, aku tak ingin menggunakan ini padamu. Tak akan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata yang singkat. Lelaki itu bisa sedikit merasakan, makna dari perkataan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat pertarungan dengan para Servant, lelaki itu tak bisa membantah, bahwa pasti akan datang situasi di mana dia akan terpaksa untuk menggunakan Energi Magis raksasa yang terdapat pada Gelar Master. Jadi, gadis tersebut menghindari hal itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu akhirnya mengubah ekspresinya, kepada lelaki yang menanyainya &amp;quot;Kenapa?&amp;quot; dengan tatapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Pipinya, walau sedikit kemerahan, terlihat sedih.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
---Seperti seorang wanita, yang sedang menyatakan cintanya.&lt;br /&gt;
	&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Karena, inilah yang mengikatku dengan dirimu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Aku tidak ingin menghabiskan ini.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
---Karena untuk sekarang, hanya inilah, yang mengikat diriku dengan dirimu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, gadis itu berbisik-----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gelar Master.&#039;&#039;&amp;lt;br&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebuah hierarki malaikat.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah sebuah kunci, yang mengendalikan kekuatan besar yang mana dapat menyingkirkan seluruh rintangan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Di dalam Perang Cawan Suci, tujuh magus diberikan senjata yang tak tertandingi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tujuh class dari tujuh Roh Pahlawan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Satu class dari Roh Pahlawan untuk setiap magus yang telah memperoleh gelar malaikat ini.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kami menyebut mereka sebagai &amp;quot;Servant&amp;quot;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebuah keberadaan yang melampaui Mistik magis.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ilusi terkuat yang diimpikan oleh manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan senjata-senjata modern yang dapat membakar kota menjadi abu, tak bisa dibandingkan dengan mereka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pada dasarnya, mereka diyakini tidak dapat dijadikan sebagai &#039;&#039;&#039;Familiar&#039;&#039;&#039; untuk level Magus, mereka mengukirkan nama mereka pada sejarah, mereka adalah inkarnasi dari pahlawan-pahlawan besar yang telah membentuk legenda mereka sendiri.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebagai keberadaan terkuat yang tiada bandingan, mereka menjadi mungkin untuk dipanggil dan dimanifestasikan untuk pertama kali oleh Energi Magis yang melimpah dari Cawan Suci.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Roh Pahlawan sangatlah kuat, dan luar biasa.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka mendapatkan rupa manusia, tapi mereka pada dasarnya bukanlah manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, Gelar Master diukir pada tubuh Magus.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebuah fragmen dari kekuatan Cawan Suci, dengan Gelar Master mereka bisa mengendalikan bahkan Roh Pahlawan yang melampaui Magi itu sendiri.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gelar Master memiliki total 3 ukiran,&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, dapat memerintahkan Roh Pahlawan sebanyak tiga kali, atau juga untuk memperkuat mereka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tanpa Gelar itu, Perang Cawan Suci tidak akan pernah ada.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Efisien,&amp;quot; ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagi, lelaki itu mengatakan lagi kata-kata tersebut. Ingatannya akurat. Kemarin, dia telah mengukir pada pikirannya, informasi tentang Master-Master lain yang sudah diperkirakan pada saat ini, berdasarkan dari yang dia dengar dari gadis itu dan ayahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga magus Reiroukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Putri keluarga Reiroukan, yang mana ayahnya saat ini dianggap sebagai salah satu Master, dikatakan bahwa hampir seumuran dengan Manaka. Dan dia juga merupakan kenalannya. Lebih dari itu, gadis itu juga mengatakan kalau putri keluarga Reiroukan sudah seperti teman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatur informasi-informasi dalam ingatannya, lelaki itu berhati-hati dalam memilih kata-katanya. Sebagai pribadi, dia telah mengikuti jalan kejujuran. Sebagai pribadi, dia harus menunjukkan rakyatnya jalan kepada utopianya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau bilang ‘menargetkan anak dari Master tersebut.’ Aku tidak ingin kau melakukan sesuatu seperti membunuh temanmu dengan tanganmu sendiri.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau terlalu lembut, Saber.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, aku tidak apa-apa. Kau tak perlu mengkhawatirkanku.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Semua orang bisa membuat kesalahan. Tetapi, kau itu bijak. Bahkan jika kau tidak memilih membuat kesalahan, maka kau dengan pastinya akan bisa mewujudkan harapanmu dengan memenangkan Cawan Suci.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Yep.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengangguk---Gadis itu masih tetap tersenyum padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika itu demi dirimu, aku akan melakukan apapun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perkataannya tidak dapat mencapainya. Tidak akan mencapai gadis itu. Walau gadis itu harusnya bisa mendengar kata-kata protes darinya, tapi sebuah pemahaman tak akan terjalin. Kenapa begitu? Lelaki itu tahu tentang ketidaksabaran yang ada di dalam hatinya. Kerena itu, dia langsung melompat ke kesimpulan. Kata-kata singkat yang baru saja dikatakannya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan kata lain---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Membunuh orang, bukanlah hal yang baik. Manaka.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya, perkataannya. Mengoyak hati lelaki itu dengan keras. Layaknya sebuah ayunan palu perang raksasa, taring-taring dan cakar-cakar dari seekor naga yang mengamuk di bumi dan mengoyak langit, itu akan membuat seseorang berpikir kalau itu tak akan sampai segitunya, dan hal tersebut, adalah pedang yang dibawa oleh kata-kata dan ekspresi. Tapi, lebih dari apapun---Sang gadis itu sendiri, tak bisa merasakan dan menyadari perkataannya sebagai pedang yang menusuk ke dalam dada sang lelaki. Tetapi, lelaki itu masih belum menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat yang lalu, gadis itu berbicara dengan senangnya. Tentang masakan. Tentang adik kecilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika memang begitu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Maka masih ada harapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sebagai contohnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia menenun kata-katanya. Lagi. Masih belum menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pagi yang aku habiskan bersamamu, dengan keluargamu. Ayah dan adik kecilmu. Itu hal yang sama. Tentunya, juga untuk Master dari keluarga Reiroukan-----&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kenapa kau mengatakan hal seperti itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku telah memutuskan, untuk memberikan Cawan Suci padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Mata berserinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan mengabulkan permohonanmu. Supaya kau bisa menyelamatkan Tanah Britania.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Didampingi oleh kecantikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika demi hal itu,&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Sebuah bunga, bunga yang sedang mekar dengan brilian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act2-3.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Maka, aku bisa melakukan apapun, aku akan melakukan apapun untukmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Sang gadis.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
---Sang gadis itu hanya tersenyum, dengan lembut, kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 1|Bagian Sebelumnya]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3|Bagian Selanjutnya]]&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_1&amp;diff=577607</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_1&amp;diff=577607"/>
		<updated>2022-10-15T03:15:06Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 1==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Si gadis mahakuasa telah jatuh cinta&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Engkau yang bersinar ————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tulus, berwibawa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan baik hati.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Senyummu yang bersinar lembut, layaknya matahari pagi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Engkau, yang baik hati, taat pada keadilan, dan mencintai kebaikan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Meskipun membenci pertikaian, engkau lebih kuat daripada siapapun saat mengangkat pedangmu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pedangmu yang bersinar menghapus segala bentuk kejahatan dari dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;————Pangeran yang berasal dari sebuah kisah dongeng.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Di dunia nyata, tidak ada yang namanya seorang pangeran.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mencarinya hanyalah hal yang sia-sia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena kenyataan lebih kejam dan keras.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kami dibesarkan dengan diajarkan seperti itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Oleh orangtua kami, oleh guru-guru kami.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Atau mungkin oleh dunia itu sendiri.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lihatlah, betapa kejam, betapa kerasnya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hitam adalah warna yang menyelimuti dunia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Warna keabuannya tak akan puas sebelum menyelimuti semuanya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak ada yang namanya pangeran, ataupun kuda putih.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak ada di dunia ini yang seperti di dalam dongeng-dongeng.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, kita tahu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seorang pangeran pasti ada di suatu tempat di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ya, benar. Kita tahu itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jika ada sebuah kejadian seperti di dalam kisah dongeng, maka pasti pangeran ada di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kita tahu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahwa dirimu “Yang Bersinar”... pasti ada di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Engkau, sang “Takdir”, pasti ada di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Terpisahkan, tapi saling bersentuhan, di dalam waktu————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan pada suatu hari nanti, akan saling bergandengan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sambil membersihkan kegelapan di dunia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Berpakaian biru dan perak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sambil memegang pedang bersinarmu yang lebih cerah daripada apapun————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;————Engkau akan datang, ke sini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:Logo.png|frameless|center]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang sudah tiada tak bisa dibawa kembali.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang telah hilang tak akan pernah kembali lagi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seberapa besar pun sebuah mukjizat,&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;hanya mampu untuk mereka yang masih hidup di saat ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keselamatan akan datang kembali di dunia yang berakhir.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kota Suci akan bangkit kembali.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kerajaan yang akan mengadili semuanya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan dari gelombang ombak kejauhan,&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang berkepala tujuh bermahkota sepuluh akan datang.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wahai Kau yang bergelimang penuh dosa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Musuh adalah nama Kau.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ketamakan adalah hati Kau.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mengamuk di atas Bumi, merubah ucapan Pujian menjadi Penghinaan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Di fondasi dari mukjizat yang melingkupi dunia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Di atas kontradiksi ini, kasih sayang yang telah hilang dari Tuhan akan dibuktikan kembali&amp;lt;ref&amp;gt;Alternatif terjemahan baris terakhir ini adalah: &#039;&#039;“Melalui kontradiksi, kasih Tuhan yang telah hilang, akan diberikan kembali.”&#039;&#039;&amp;lt;/ref&amp;gt;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Perang Cawan Suci.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Adalah pertempuran berdarah, di mana kami para magus akan mempertaruhkan nyawa kami demi terkabulnya sebuah permohonan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tujuh Servant dan Tujuh Magus yang memperoleh gelar tingkatan malaikat.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tujuh Roh Pahlawan yang di masa hidupnya menemui &amp;quot;kematian yang tak diduga&amp;quot; akan bangkit kembali ke dunia modern untuk waktu sementara dengan menempati wadah untuk jiwa mereka, dan disebut sebagai Servant, berkumpul ke sisi para Magus yang merupakan Master mereka, dan akan saling membunuh satu sama lain hingga satu saja Servant yang tersisa di akhir. Sebuah pertarungan brutal yang melebihi akal manusia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Magus, Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Demi mewujudkan permohonan mereka, bersama-sama.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pada tahun 1999 Masehi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Akhir dari sebuah millenium.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Perang Cawan Suci yang baru akan dimulai di sini, di Tokyo----Yaitu Tanah Yang Dijanjikan dari ujung Timur.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan sekarang.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seorang Servant berdiri di hadapan mataku.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ia, yang memiliki mata hijau.&amp;lt;br&amp;gt;Ia, yang mengenakan baju besi perak.&amp;lt;br&amp;gt;Servant tingkat pertama, yang bersumpah untuk bertempur bersamaku di Perang ini, mendekap di sisiku, yang merupakan Master yang berada di tingkat terbawah dari tujuh tingkatan malaikat, Prinsipal.&amp;lt;br&amp;gt;Engkau, seorang kesatria yang bersumpah untuk melindungiku.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saber.&amp;lt;br&amp;gt;Bagiku di masa itu, engkau terlihat begitu tinggi.&amp;lt;br&amp;gt;Tanpa kusadari, aku melihat dirimu seolah-olah sedang berada di 8 tahun yang lalu.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;8 tahun yang lalu.&amp;lt;br&amp;gt;Pada waktu itu, engkau mungkin sedang bertempur di suatu tempat yang tidak kuketahui di sisi kakakku.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;Dan tetap saja.&amp;lt;br&amp;gt;Masih ada banyak sekali hal yang tidak kuketahui.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentang dirimu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentang Papaku.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentang apa makna dari yang disebut Perang Cawan Suci ini.&amp;lt;br&amp;gt;Apa artinya itu bagimu?&amp;lt;br&amp;gt;Atau apa yang sebenarnya kakakku lakukan pada waktu itu?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kakakku————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka Onee-chan&amp;lt;ref&amp;gt;&#039;&#039;&#039;Onee-chan&#039;&#039;&#039;, adalah panggilan untuk kakak perempuan.&amp;lt;/ref&amp;gt;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seseorang yang bersinar lebih dari siapapun.&amp;lt;br&amp;gt;Seseorang yang bergabung di dalam Perang Cawan Suci 8 tahun yang lalu, bersama denganmu.&amp;lt;br&amp;gt;Walaupun ada banyak sekali hal yang aku tidak ingat bahkan sampai sekarang, karena pada waktu itu aku masih begitu kecil, tapi tentu masih ada beberapa hal yang aku ingat.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;Ya, dan untuk contohnya.&amp;lt;br&amp;gt;Aku, selalu, tentang kakakku————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
Cahaya kilau dari matahari, masuk melewati celah dari korden yang tertutup. Burung-burung berkicau memberitahukan waktu sembari bertengger di batang setiap pohon di balik jendela. Tanda dari tibanya pagi hari. Kedinginan dan kegelapan malam menghilang entah ke mana seperti kebohongan, hari yang seharusnya menjadi &#039;esok hari&#039; sebelum dia tidur, sekarang telah menjadi &#039;hari ini&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Uu---&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menggosok mata beratnya, Ayaka Sajyou bangun dari tidurnya di ranjang lembutnya. Cahaya dari matahari. Kicauan burung-burung. Walaupun dia tidak membenci tanda-tanda dari pagi hari yang membuat nyaman dan menyegarkan itu, dia tidak terlalu bisa menggemari kedatangan dari pagi hari itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; (Sudah pagi, ya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak menyangkal kalau dia menyukai sensasi nyaman dari ranjangnya yang menjaga kehangatan di suhu yang tepat. Membahas soal apa yang dia gemari, dia masih lebih ingin terlelap saja, merebahkan badannya sambil merasakan kehangatan yang nyaman seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; (Jam wekernya... masih belum berdering...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memegang harapan, dia meraih jam digital yang dia tempatkan di sisi ranjang, sambil menutupi kepalanya dengan selimut. Udara dingin menyentuh tangan kanannya saat dia mengulurkannya. Jika dia disuruh untuk memilih sensasi yang mana yang lebih dia sukai, maka dia lebih menyukai ini. Tapi bagaimanapun, hal yang dingin tetaplah dingin. Karena itu, dia secepatnya mengambil jam tersebut dan memasukkannya ke dalam selimut.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah jam yang berkualitas tinggi, menampilkan hari, tanggal, dan tahun Masehi. Benda itu diberikan kepadanya sebagai hadiah ultahnya tahun lalu. Walaupun dia lebih menginginkan hal yang lebih manis, dia telah menggunakan jam tersebut selama lebih dari setahun, dan tak pernah berniat untuk mengeluh pada Papa nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	[1991]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dapat selalu memastikan waktu, dengan secara tak sadar matanya langsung melirik sekilas pada tampilan tahun Masehi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	[6:14 AM]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6: 14 AM.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika dia adalah &#039;memang&#039; gadis seumurannya, maka pastinya, pada jam segini kebanyakan orang akan kembali tidur. Tetapi, karena gaya hidup Ayaka yang berbeda dari gadis SD pada biasanya, dia memutuskan untuk mematikan jam wekernya sambil menggumamkan &amp;quot;.....sempurna,&amp;quot; sambil membuat wajah kusut saat matanya menatap pada tampilan digital pada jam. Waktu yang diatur pada jam weker adalah 6:15 AM. Karena itu, sempurna! Dia tak bisa terus terbaring di tempat tidur seperti ini. Menggeliat, dia merangkak keluar dari selimut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggeliat, dia melepaskan piyamanya. Seperti yang sudah diduga, udara pagi masih sangat dingin. Dingin. Dia mengambil baju gantinya yang sudah dilipat rapi dan ditempatkan di kursi meja sebelum dia tidur semalam. Dia mengganti baju lebih cepat daripada saat melepaskannya. Sejak kapan, dia sudah bisa mengganti baju dengan mandiri? Dia sudah bisa melakukannya setidaknya semenjak dia masuk ke SD. Dan lagi, ia tidak ingat siapa yang mengajarinya mengganti pakaian. Entah itu oleh Bundanya atau Papanya, dia tak tahu pasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun dia berpikir kalau itu mungkin bukanlah Papanya. Meski ia tidak dapat mengingatnya, mengejutkan kalau ia bisa melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baiklah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selesai berganti baju, dia berdiri di depan cermin di samping lemari. Dia sudah benar-benar berganti baju dengan rapih. Baiklah. Jas merah cerah ini adalah kesukaannya Ayaka. Menurutnya, kancing merahnya lucu dan lumayan bergaya. Sambil memeriksa jam yang menggantung di dinding, dia menyisir rambutnya dengan cepat, karena rambutnya tidak begitu panjang.&amp;lt;br&amp;gt;Tidak apa-apa. Dia pasti bisa &#039;&#039;&#039;tepat waktu&#039;&#039;&#039;. Perasaannya berpacu, karena sudah hampir pada waktu yang ditetapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; (......Aku harus bangun lebih cepat kalau aku memang ingin memasak)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun dia bisa mengganti baju sendiri, tapi dia masih belum bisa memasak. Itu adalah tugas yang diserahkan pada Papanya. Papanya melakukan hampir semua pekerjaan rumah sendirian. Pernah ada hari-hari dimana masih ada seorang pembantu, tapi sekarang, Papanyalah satu-satunya yang mengurus tanah keluarga Sajyou yang luas, yang memiliki banyak sekali &#039;&#039;&#039;ruangan yang tak bisa dimasuki&#039;&#039;&#039;. Ayaka hanya membantu jika diizinkan Papanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Harusnya sekarang Papa sudah bangun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya pasti terjaga lagi semalam. Walau sudah pasti Papanya yang akan menyiapkan sarapan lagi untuk pagi ini, namun Ayaka tidak terlalu bisa membantunya. Tetapi setidaknya, Ayaka bisa membantu menata meja makan. Tapi, selain dari hal itu, Ayaka punya kegiatan lain pada pagi hari. Sebuah rutinitas wajib sehari-hari. Dan itu adalah———latihan Witchcraft-nya. Belajar, dan berlatih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Udara di koridor terasa lebih dingin daripada dalam kamarnya. Udara yang dia hembuskan berwarna putih. Sambil menghangatkan kedua tangannya dengan napasnya, dia mulai berjalan menuju kamar mandi. Setelah meletakkan bangku kaki yang dibuatkan oleh Papanya untuknya, Ayaka berdiri di atasnya, lalu membasuh mukanya dengan air dingin, tak memedulikan udara yang dingin. Sensasi pagi yang halus dan lembut langsung menghilang. Menjernihkan pikirannya, serta jejak-jejak kantuk pun ikut menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menganggukkan “ya”, dia mengelap wajahnya yang basah dengan handuk. Ayaka melihat ke cermin, lalu ia menyadari kalau dia tidak menahan poni nya dengan pin, setelah dia merasakan kalau poninya basah kuyup. Terlihat di cermin, kalau wajah Ayaka berubah menjadi kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Jangan membuat ekspresi aneh, Ayaka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka mengangguk lagi sambil mengucapkan “ya.” Dia kembali ke koridor. Dan pada saat itu, dia menyadari satu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Huh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bau apa ini? Baunya harum. Apakah itu bau dari sarapan dari rumah ini, atau dari sarapan tetangga? Walaupun tidak akan aneh jika bau itu sebenarnya adalah bau bakon dan telur yang sudah jadi menu sarapan sehari-hari keluarga Sajyou, tapi juga tercium seperti bau dari makanan lain. Tapi mana mungkin dia bisa mengetahuinya, karena dia belum mempelajarinya, dan juga belum diizinkan memasak. Sambil berpikir di sudut pikirannya, “Bau apa ini?”, dia terus melanjutkan berjalan di koridor. Setelah sampai di ujung koridor, dia berbelok. Ayaka berbelok menuju &#039;&#039;&#039;Taman&#039;&#039;&#039;. Setelah keluar dari kamar mandi, dia membuka pintu yang dia lewati sebelumnya, dan pergi ke luar. Setelah membuka pintu kaca di ujung yang lain, dia meneruskan perjalanannya di jalan terusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia sampai. Bahkan jika dia memberitahu pada teman sekelasnya kalau rumahnya besar, itu karena dia sudah tinggal di rumah tersebut dalam waktu yang lama, tapi walaupun dia merasakan kehampaan beberapa kali di rumahnya, dia bisa merasakan kehidupan di Taman. Atau sebenarnya, yang dia maksud itu besar, atau lapang? Akan tetapi, itu tidak membingungkan. Walaupun dia merasa kalau itu adalah perjalanan yang jauh. Walaupun dia merasa berat dalam melakukan rutinitasnya. Dia tidak membencinya, karena dia bisa datang ke sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
――――Itu bukanlah kebun, ataupun pekarangan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
――――Itu adalah Taman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pepohonan hijau yang subur. Bunga-bunga. Bermacam-macam jenis tumbuhan. Selain itu, juga ada beberapa burung merpati. Mereka berkumpul di kaki Ayaka, beberapa beterbangan ke arahnya, karena mereka menyadari kehadiran Ayaka. Terlalu banyak tanaman untuk disebut pekarangan, dan tidak terlalu besar untuk disebut kebun. Ayaka menyebutnya Taman, karena dirasa lebih cocok. Walaupun dia selalu bertanya, “Kenapa menyebutnya Taman?” pada saat dahulu, tapi Papanya tidak memberikan jawaban. Papanya hanya sekedar mengangguk tak jelas. Jadi, Ayaka memutuskan untuk berpikir seperti ini: Jika bukan Papa yang menamainya, berarti Bundalah yang menamainya. Jika Ayaka bisa mengklasifikasikannya lebih tepat, tempat ini adalah Rumah Kaca (untuk tempat budidaya tumbuhan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat ini pun, atapan dan dinding kacanya menangkap banyak sekali cahaya matahari pagi. Entah itu adalah “untuk upaya melawan hujan asam”, atau “Papamu orang yang luar biasa”, walaupun guru sekolahnya berkata seperti itu saat berkunjung, Ayaka tidak tahu apakah itu memang alasan di balik rumah kaca ini. Kalau sedari awal, apakah memang Papanya yang membuat Taman itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Selamat pagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan pagi, tapi selamat pagi. Sambil berusaha untuk mengabaikan merpati yang mengikutinya, dia menyapa tempat &#039;&#039;&#039;privasi&#039;&#039;&#039;nya yang terbuat dari kayu, dan tidak memiliki dinding dari kaca. Di dekatnya ada tumpukan buku dan botol medis yang tidak seharusnya terkena sinar matahari. Itu adalah tempat yang mirip dengan tempat penelitian Papanya. Tempat yang merupakan &#039;&#039;&#039;tempat belajar&#039;&#039;&#039; pagi untuk Ayaka.&lt;br /&gt;
Walaupun———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Huh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka memiringkan kepalanya. Papanya harusnya sudah ada di sini pada jam ini, seperti biasanya. Dari 6:30 am hingga 7:30 am, satu jam sebelum sarapan, Ayaka mempelajari Witchcraft dari Papanya. Itulah rutinitas sehari-hari Ayaka. Tapi, tidak ada orang lain di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Papa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya mungkin ada di suatu tempat di Taman ini, tapi nyatanya memang tidak ada satupun orang di situ. Dengan pelan, Ayaka memanggil Papanya. Satu detik. Dua detik. Tidak ada jawaban. Hanya ada merpati-merpati yang berkerumun di kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Aku tak berbicara pada kalian……”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau dipikir-pikir lagi. Apakah hari ini adalah hari di mana Papanya tidak bisa mengajarinya Witchcraft? Walaupun begitu, itu tidak merubah apa yang harus dia lakukan. Latihan Teknik Magi ini sudah jadi rutinitasnya, dan tidak pernah ada pagi hari di mana ia boleh tidak melakukan apa-apa, karena itu juga adalah salah satu perintah Papanya. Setidaknya, tidak ada alasan bagi Ayaka untuk kesal karena Papanya tidak memberitahu tentang hambatan ini sebelumnya. Karena itu, Papanya mungkin sudah mengatakan padanya sesuatu pada pagi ini, atau mungkin semalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekarang Ayaka menyadarinya———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Sesuatu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Telah dimulai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Akan segera dimulai.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Dan oleh karena itu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kita harus berpartisipasi di dalamnya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Ummm...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Itu merupakan harapan terbesar keluarga Sajyou.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Bukan, itu dibutuhkan untuk mencapai ambisi terbesar seluruh magus.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; “Sudah dikatakan sebelumnya; jangan berbicara pada merpati, Ayaka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang sudah biasa dia dengar. Ayaka pun langsung berbalik ke arah suara tersebut. Sosok tinggi tersebut langsung menutup pintu masuk kaca Taman. Karena kilau dari cahaya matahari, dan karena bayangan yang menutupi wajah dirinya, Ayaka tidak tahu sosok tersebut sedang memasang ekspresi apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Papa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jangan berbicara pada yang akan menjadi tumbal. Kita tidak boleh merasa simpati pada tumbal. Simpati hanya akan membuat Witchcraft menjadi kacau dan mengarahkan tumbal kepada kebimbangan dan keraguan. Harus berapa kali Papa beritahu padamu?”&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;...Baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka mengangguk sambil menundukkan kepalanya. Ayaka ingat kalau Papanya sudah sering mengatakan soal ini. Walaupun Ayaka sudah berusaha untuk mengabaikan mereka, tapi pada akhirnya dia tetap berbicara pada merpati-merpati itu. Merpati-merpati yang sudah melekat secara emosional kepada Ayaka. Tadinya hanya ada beberapa saja yang ada di Taman, tapi sekarang, hampir ada 10 ekor yang berkerumun di kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manusia dan merpati tidak bisa bertukar kata, jadi jangan berbaur dengan mereka. Sedari awal pun mereka bukan makhluk yang harus disimpatikan, dan Papa yakin kamu yang masih kecil pun bisa mengerti akan hal itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini demi dirimu sendiri, Ayaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya sudah memberitahunya tentang ini berkali-kali. Dia memberitahunya, dan tetap saja dia akan terus memberitahunya setiap pagi. Ayaka sendiri, sudah berusaha agar bisa memenuhi harapan Papanya. Tetapi, merpati-merpati tersebut selalu saja menempel padanya, apapun yang Ayaka lakukan——Selain itu, walau dia &#039;&#039;&#039;hanya bisa mematuhi&#039;&#039;&#039; perintah Papanya, tapi dia juga merasa kalau dalam bersamaan dia menentangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kamu tidak bisa memisahkan Pengorbanan dengan Witchcraft. Karena Penderitaan dari tumbal adalah sumber dari kekuatannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka juga sudah mendengar soal ini berkali-kali. Dia mendengarnya setiap pagi. Walaupun oleh Ayaka yang pelupa, dia tak akan pernah melupakan hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baik, Papa. Aku akan lakukan yang terbaik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergumam kecil.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ayaka menaikkan kepalanya yang tertunduk. Dan di ujung dari pandangannya yang masih ke bawah, adalah merpati putih yang mematuk-matuk ujung sendalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baiklah, Papa biarkan untuk pagi ini. Kamu pergilah ke ruang makan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
———Eh?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak tahu harus berkata apa. Karena dia tidak pernah diizinkan untuk meninggalkan Taman hingga waktu makan tiba di setiap pagi. Ayaka akhirnya benar-benar menaikkan kepalanya. Papanya tidak menatap padanya. Tatapannya seperti lebih tertuju pada kamar Bundanya. Ke mana arah pasti pandangannya, Ayaka tidak tahu. Jika Papanya melihat ke arah itu, maka mungkin, ruang makan———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sudah waktunya sarapan. Kamu bisa menemani Manaka pada pagi ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersama-sama mereka kembali ke koridor yang tadi Ayaka lewati. Ayaka tidak bisa menanyakan, &amp;quot;Kenapa?&amp;quot; Karena perintah Papanya adalah mutlak, dia hanya mengangguk dan mengatakan &amp;quot;Baik.&amp;quot; Dia tidak memedulikan saat Papanya memarahinya saat jawabannya harusnya adalah &amp;quot;Ya.&amp;quot; Pertanyaan dari &amp;quot;kenapa,&amp;quot; yang tidak bisa dia ungkapkan, menyebar di seluruh kepala Ayaka dan menjadi kolam raksasa yang mengalir ke segala arah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka terpaku pada punggung Papanya, yang berjalan sedikit lebih jauh darinya. Bisakah Ayaka mengungkapkan &amp;quot;Apa maksud Papa?&amp;quot; Apakah ia masih tidak bisa mengungkapkannya? Kesan dirinya terhadap Papanya, adalah jenis seseorang yang tidak banyak bicara kecuali jika menyangkut tentang Magi. Contohnya, Papanya tidak akan menjawab bila ditanyai soal Bundanya. Atau bahkan tentang asal usul dari Taman. Jika ditanyai hal-hal itu, Papanya hanya akan mengangguk.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Namun tetapi———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya membuka mulut. Rasanya itu aneh.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan tanpa memandang ke arah putriknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Mengenai sarapan. Maaf, tapi bisakah kamu temani dia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dia pasti lebih memilihmu, daripada Papa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka memiringkan kepalanya, tidak mengerti apa yang sebenarnya Papanya katakan. Setiap sarapan, dia selalu bersama dengan Papa dan kakaknya, dan keluarga Sajyou selalu melakukan sarapan hanya dengan ketiga orang tersebut, jadi, tidaklah aneh untuk Papanya mengatakan kalau kakaknya ada di ruang makan. Tetapi, jika memperhatikan waktu yang berlalu begitu cepat. Mungkin, saat ini masih baru pukul 6:30 am.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apakah Onee-chan, lapar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mengatakan itu, Ayaka merasakan ada sesuatu yang berbeda.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kakaknya———&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kakaknya yang berumur 6 tahun lebih tua daripadanya, Manaka Sajyou. Keberadaan kakaknya, adalah spesial bagi Ayaka. Dia tak bisa membayangkan kalau dia akan mengatakan &amp;quot;Onee-chan adalah anak kecil biasa,&amp;quot; atau &amp;quot;Aku ingin sarapan, jadi cepatlah!&amp;quot; pada kakaknya. Dia tidak akan mengatakan itu. Dia bahkan memegang kepercayaan di dalam hatinya, kalau dia tak akan pernah mengatakan itu. Itulah mengapa, dia tidak mengerti apa maksud dari perkataan Papanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sepertinya, dia ingin kamu memasak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Memasak?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkali-kali dan tak terhitung lagi, betapa seringnya dia melihat kakaknya memasak. Tetapi, tidak bisa dikatakan, kalau Kakaknya hanya melakukannya sendirian, kapanpun Papanya tak bisa melakukannya karena terlalu sibuk. Walaupun, dari cara bicara Papanya seolah-olah mengatakan, kalau itu adalah keinginan dari Kakaknya sendiri, dan kakaknya sendiri yang mengatakan pada Papanya kalau dia memang menginginkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan mengatakan itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka mengangguk, pelan. Walaupun dia berpikir kalau itu aneh dan bertanya-tanya kenapa, tentunya, adalah karena Kakaknya sendirilah yang mengatakan itu. Jadi Ayaka berpikir, “kalau sekarang adalah waktunya untuk menunjukkan kalau aku bisa memasak dengan sempurna”.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lagipula———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
Lagipula, Onee-chan memang orang yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia cantik, pintar, dan oh ya, manis, dan seseorang yang bisa melakukan apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ayaka, boleh minta tolong ambilkan piring? Dan roti panggang juga.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baik, Onee-chan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ah, bukan yang itu. Karena ini untuk telur mata sapi dan bakon, jadi lebih bagus yang kecil saja. Lihat, kamu harus memisahkan mereka terlebih dahulu. Dan yang tersisa, ah, potong roti dengan tipis, jangan tebal.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ah, B-Baik----&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat ini pun, Onee-chan seperti itu. Lihai, bahkan di dapur. Tapi, dia terlihat begitu anggun. Walaupun sudah tak terhitung lagi seberapa sering kakak yang berada di dapur daripada Papa, rasanya berbeda saat ini, aku merasa kalau Onee-chan menyiapkan itu semua karena dia harus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan efisien, dan ahli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan caranya pada saat ini———rasanya bukan seperti Onee-chan lihai seperti para koki, dan rasanya tidak seperti Onee-chan menjadi cantik seperti &amp;quot;Bunda&amp;quot;. Kali ini benar-benar berbeda dari sebelum-sebelumnya. Walaupun sebelum-sebelumnya Onee-chan pun luar biasa. Sebenarnya apa yang kupikirkan ini? Bahkan kata-kata yang memiliki &amp;quot;luar biasa&amp;quot; yang sama, apa maksudku tentang itu...? Wataknya? Aku merasa kalau hal seperti itu berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat, ada banyak item pada menu. Aku bisa tahu kalau itu berbeda hanya dengan melihatnya. Sebelumnya, kami punya menu susu, salad, bakon, dan roti panggang dengan telur. Tapi sekarang, ada bakon, roti panggang telur, salad, susu, kue pie, ikan kod dan kentang goreng, keju dan daging ham, bubur dan scone&amp;lt;ref&amp;gt;&#039;&#039;&#039;Scone&#039;&#039;&#039;, adalah makanan panggang; Roti cepat yang biasanya cukup manis. Biasanya terbuat dari gandum atau havermut.&amp;lt;/ref&amp;gt;, teh hitam, dan kemudian, ada buah plum dan persik sebagai pencuci mulut. Ada banyak sekali, rasa-rasanya aku tidak mungkin bisa memakan semuanya!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan sangat cepat melakukan ini dan itu, Onee-chan membuat semuanya dengan sangat akurat. Bahkan jari-jari putihnya yang menggenggam pisau dapur, membuatku menghela napas hanya dengan melihatinya. Walaupun, kami hanya memiliki 6 tahun perbedaan umur di antara kami. Dan kenapa Onee-chan, kenapa orang ini begitu cantik? Walaupun aku juga adalah gadis yang manis di SD-ku, tapi kami terlalu berbeda, Onee-chan itu———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Terima kasih, Ayaka. Fufu, kenapa mulutmu terbuka begitu lebar?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Uhhh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak bisa mengatakan, kalau itu adalah karena Onee-chan begitu cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka: “Kenapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka Onee-chanku, yang begitu cantik. Dapur terasa seperti bagian dari aula istana yang megah, dan Onee-chan bagaikan seorang putri yang sedang menari-nari di dalamnya. Memasak begitu banyak makanan, dia terlihat begitu senang. Walaupun aku tidak terlalu ingat wajah Ibunda, tapi aku yakin kalau seperti inilah rupa Bunda saat semasa ia masih hidup. Di bawah cahaya matahari yang masuk melewati jendela, dia terlihat berkilauan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di sebuah buku tertulis kalau orang Inggris suka ikan kod.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, orang Inggris juga tidak terlalu seperti itu———Saat Onee-chan mengatakan itu, ia tersenyum lembut di bawah hujan cahaya matahari. Memang seperti yang kupikirkan, Onee-chan cantik. Wajah tersenyumnya lebih imut dan manis daripada boneka tuan puteri atau seperti yang ada di buku bergambar, dan Onee-chan lebih cantik daripada apapun. Melihat wajah bahagia Onee-chan seperti ini, aku bertanya-tanya kapan itu terjadi?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yang bisa melakukan apapun. Kakakku. Ia benar-benar berbeda dariku yang bahkan tak bisa mempelajari Witchcraft, apapun yang aku buat, berhitung, dan segalanya. Onee-chan bisa melakukan apapun. Atau mungkin tepatnya, bisa menjadi apapun. Bahkan menjadi burung merpati. Atau kucing. Onee-chan bisa melakukan apapun, mungkin dengan mengatakan &amp;quot;Aku senang karena kau membuatkannya untukku&amp;quot; atau &amp;quot;Coba dan bersenang-senanglah,&amp;quot; Onee-chan berpikir kalau aku tak berguna. Tapi rasanya, Onee-chan berbeda. Lihatlah, Onee-chan terlihat sangat bersenang-senang. Dia tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cantik————&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Nih. Coba kamu cicip, Ayaka.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;B-Baik. Apa tidak apa-apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak apa-apa. Mengangalah. Aaahh.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil membuka mulutku saat dia mengatakan itu, aku menggigit potongan dari  ikan goreng yang berada di jari putih kurusnya, ah ump.&amp;lt;br&lt;br /&gt;
Aku tidak terlalu suka makanan berlemak, tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Gimana rasanya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Enak......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya, benar-benar enak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun aku tidak terlalu suka makanan yang berlemak, tapi ini terasa garing, empuk, dan tidak berminyak sama sekali. Ini sangat enak!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act1-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baiklah, sepertinya bumbu rahasia pada krim asamnya bekerja efektif. Baiklah, Ayaka suka sama rasanya♪”&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bumbu rahasia?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Untuk membuat masakan jadi lezat, ada bumbu rahasianya. Dan itu lebih luar biasa daripada sihir.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di meja, Papa yang sedari tadi minum kopi mulai tersedak dan batuk saat mendengar itu. Sebelum Onee-chan dan aku ingin menanyakan, Papa segera menggumamkan &amp;quot;Tidak ada apa-apa.&amp;quot; Mungkin, kurasa Papa terkejut oleh kata-kata Onee-chan. Sihir? Bumbu rahasia? Bahkan aku bisa mengingat itu. Lagipula, sesuatu yang disebut sihir itu, memang nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kami———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Umm, sesuatu yang lebih luar biasa daripada sihir, umm...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Papa, yang mengatakannya. Papa bilang hanya ada satu hal, yang lebih luar biasa daripada sihir.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Memang benar. Karena itulah, aku menggunakannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Onee-chan. Walaupun perkataanmu terdengar natural, tapi aku bingung apa maksudnya. Wajahnya. Berkilau, termandikan oleh cahaya matahari yang berseri. Suara yang terdengar dari bibir yang memiliki warna yang sama dengan kelopak bunga sekura.&lt;br /&gt;
Seolah-olah, benar-benar seperti———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act1-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sihir cinta!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Sihir&#039;&#039;&#039; yang sesungguhnya. Aku, walaupun tak tahu apa itu sebenarnya, berpikir kalau itu benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Cinta?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Ayaka, sepertinya kamu belum tahu, ya. Itu disebut sihir cinta, tentunya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia mengatakannya———Onee-chan melihat dan membisikkan sesuatu padaku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seolah-olah, dia sedang berbicara pada seseorang di belakangku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu lebih luar biasa, daripada jenis Mistik apapun yang digunakan oleh Magus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Pembuka|Bagian Sebelumnya]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2|Bagian Selanjutnya]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Pembuka&amp;diff=577606</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Pembuka</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Pembuka&amp;diff=577606"/>
		<updated>2022-10-15T03:00:11Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[File:Volume 1 Cover-Overview.png|300px|center|thumb]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cover&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-1.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Servant, Saber&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Pemegang pedang suci yang menghargai kebajikan dan taat pada keadilan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia, sang Raja Para Kesatria legendaris, sebelumnya pernah bertarung bersama-sama dengan para Kesatria Meja Bundar untuk masa depan tanah airnya, Britania.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tidak seperti ‘yang kedua’ di tahun 1999, permohonan dia kepada Cawan Suci pada Perang yang pertama di tahun 1991 adalah ‘keselamatan untuk tanah airnya’. Walau dia merasa tidak nyaman dengan metode Masternya, Manaka Sajyou, yang terlihat begitu polosnya menikmati pertarungan hidup dan mati antara tujuh Master dan Servant mereka---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Demi tanah airnya, dan demi memenuhi kewajibannya sebagai raja, sang kesatria biru dan perak akan melangkahi medan perang apapun dan berapakalipun itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-2.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi (di dalam kondisi tertentu, Boku)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Peringkat Servant: Pertama&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Nama Sejati: Arthur Pendragon&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Skill: Anti-Sihir, Mengendara, Intuisi,  Gelora Magis, Karisma&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Harta Mulia: {{furigana|Tabir Raja Angin|Invisible Air}}, {{furigana|Pedang yang Menjanjikan Kemenangan|Excalibur}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Status&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
STR (Kekuatan): A&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
END (Ketahanan): A+&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
AGI (Kelincahan): B&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
MP (Energi Magis): A&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
NP (Harta Mulia): C (EX)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
LUK (Keberuntungan): D&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-3.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Master, Manaka Sajyou&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang gadis yang menari di panggung Perang Cawan Suci demi cinta.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang gadis mahakuasa.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dipenuhi oleh bakat tersembunyi, dia dapat menggunakan segala bentuk Magi secara bebas.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia mengikuti Perang Cawan Suci pada tahun 1991 sebagai perwakilan dari keluarga Sajyou, keluarga magus yang prestisius.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tetapi--- baginya, pertempuran hidup dan mati tersebut tidak lebih dari hari-hari penuh cinta yang bersinar kilau untuk memenuhi harapan ‘dia’, sang cintanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Apapun yang dia hadapi, baik itu Master atau Servant, dia akan menghadapi mereka dengan senyuman.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-4.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Peringkat Master: Pertama – Seraphim&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sistem Magi: Tidak ada&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sirkuit Magis/Kualitas: EX&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sirkuit Magis/Kuantitas: E&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sirkuit Magis/Komposisi: Abnormal (Tidak diketahui)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-5.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka Sajyou&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Adik dari Manaka.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia bersekolah di SD Suginami yang dekat dari rumahnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Oleh karena latihan bersama Ayahnya, cara pikirnya sedikit lebih dewasa dibandingkan teman-teman sekelasnya. Tetapi, dia masih memiliki tingkah laku yang mencerminkan anak seumurannya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun dia mengagumi kakak ‘jenius’ nya yang jarang bisa ia ajak ngobrol, Ayaka juga memiliki kompleks inferioritas terhadap kakaknya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia sangat menyukai telur yang dimasak di kedua sisinya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi (Pada tahun 1999, terkadang dia memakai Atashi)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Peringkat Master: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sistem Magi: {{furigana|Teknik Magi Hitam|Witchcraft}}&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sirkuit Magis/Kualitas: C&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sirkuit Magis/Kuantitas: C&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sirkuit Magis/Komposisi: Normal&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki Sajyou&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kepala keluarga Sajyou di tahun 1991.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia mengejar Cawan Suci untuk mencapai ambisi terbesar para magus millenium -  untuk mencapai ‘Pusaran Asal Usul’. Karena itu, dia menempatkan harapannya pada bakat alami Manaka. Walau dia tidak terpilih sebagai Master, dia ikut andil dalam Perang sebagai pendukung dan membantu Manaka.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia menjadi ayah sekaligus guru Witchcraft untuk Ayaka dan Manaka --- walaupun, tidak pernah sekalipun Manaka membutuhkan guru-----&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Peringkat Master: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sistem Magi: Witchcraft dan lainnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sirkuit Magis/Kualitas: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sirkuit Magis/Kuantitas: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sirkuit Magis/Komposisi: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-6.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Servant, Assassin&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Servant di tingkatan ketujuh, Assassin.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang Assassin yang memakai topeng tengkorak. Dia dulunya melayani sang penemu kelompok assassin religius, Si Tua dari Gunung. Semasa hidupnya, dia dikenal dengan julukan {{furigana|&#039;Hassan Kesenyapan&#039;|Hassan of Serenity}}, ahlinya pembunuhan menggunakan racun.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Setelah kehilangan Masternya saat dipanggil sebagai Servant di tahun 1991, dia mulai berkeliaran di kegelapan malam Tokyo, tempat di mana dia bertemu dengan Manaka. Dia terkagum; terpukau oleh sang gadis yang tak mati maupun tidak menderita saat dia menyentuhnya, dan kemudian---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Peringkat Servant: Ketujuh&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Nama Sejati: Hassan Kesenyapan&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Skill: Penyembunyian Keberadaan, Bergerak Independen, Transformasi Bentuk, Senjata Lempar - Belati, Anti Racun&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Harta Mulia: {{furigana|Raga Peracun Delusi|Zabaniya}}&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Status&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
STR (Kekuatan): D&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
END (Ketahanan): D&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
AGI (Kelincahan): A+&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
MP (Energi Magis): C&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
NP (Harta Mulia): C&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
LUK (Keberuntungan): A&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-7.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Servant, Lancer&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Servant di tingkatan keempat, Lancer.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia diperintahkan oleh Masternya melalui Mantra Perintah untuk bertempur dengan setiap Servant setidaknya sekali, dan meminum ‘sebuah eliksir’ saat berhadapan dengan yang dirinya akui sebagai yang paling hebat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mengadu senjata dengan Saber, yang dia akui sebagai Servant terkuat, dan dengan enggan dia meminum eliksir---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Peringkat Servant: Keempat&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Nama Sejati: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Skill: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Harta Mulia: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Status&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
(Tidak ada yang diketahui)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Servant, Archer&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Servant di tingkatan ketiga, Archer.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang Archer yang mengagumkan. Pada pertemuannya dengan Saber di Pegunungan Okutama, dia dipuji Saber sebagai ‘setara dengan Sir Tristan dari Kesatria Meja Bundar’. Archer melakukan serangan jarak jauh yang dapat disebut sebagai teknik spesial itu sendiri, walaupun tembakan itu sama sekali tidak bergantung pada Harta Mulia-nya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sementara dia berhadapan dengan Saber di Pegunungan Okutama, Masternya telah---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Ore&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Peringkat Servant: Ketiga&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Nama Sejati: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Skill: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Harta Mulia: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Status&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
(Tidak ada yang diketahui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-8.jpg|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ilustrasi oleh Nakahara&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 1|Bagian Selanjutnya]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Pembuka&amp;diff=577605</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Pembuka</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Pembuka&amp;diff=577605"/>
		<updated>2022-10-15T00:24:40Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[File:Volume 1 Cover-Overview.png|300px|center|thumb]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cover&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-1.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Servant, Saber&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Pemegang pedang suci yang menghargai kebajikan dan taat pada keadilan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia, sang Raja Para Kesatria legendaris, sebelumnya pernah bertarung bersama-sama dengan para Kesatria Meja Bundar untuk masa depan tanah airnya, Britania.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tidak seperti ‘yang kedua’ di tahun 1999, permohonan dia kepada Cawan Suci pada Perang yang pertama di tahun 1991 adalah ‘keselamatan untuk tanah airnya’. Walau dia merasa tidak nyaman dengan metode Masternya, Manaka Sajyou, yang terlihat begitu polosnya menikmati pertarungan hidup dan mati antara tujuh Master dan Servant mereka---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Demi tanah airnya, dan demi memenuhi kewajibannya sebagai raja, sang kesatria biru dan perak akan melangkahi medan perang apapun dan berapakalipun itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-2.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi (di dalam kondisi tertentu, Boku)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Peringkat Servant: Pertama&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Nama Sejati: Arthur Pendragon&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Skill: Anti-Sihir, Mengendara, Intuisi,  Gelora Magis, Karisma&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Harta Mulia: {{furigana|Tabir Raja Angin|Invisible Air}}, {{furigana|Pedang yang Menjanjikan Kemenangan|Excalibur}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Status&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
STR (Kekuatan): A&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
END (Ketahanan): A+&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
AGI (Kelincahan): B&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
MP (Energi Magis): A&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
NP (Harta Mulia): C (EX)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
LUK (Keberuntungan): D&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-3.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Master, Manaka Sajyou&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang gadis yang menari di panggung Perang Cawan Suci demi cinta.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang gadis mahakuasa.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dipenuhi oleh bakat tersembunyi, dia dapat menggunakan segala bentuk Magecraft secara bebas.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia mengikuti Holy Grail War pada tahun 1991 sebagai perwakilan dari keluarga Sajyou, keluarga magus yang prestisius.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tetapi--- baginya, pertempuran hidup dan mati tersebut tidak lebih dari hari-hari penuh cinta yang bersinar kilau untuk memenuhi harapan ‘dia’, sang cintanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Apapun yang dia hadapi, baik itu Master atau Servant, dia akan menghadapi mereka dengan senyuman.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-4.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Peringkat Master: Pertama – Seraphim&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sistem Thaumaturgical: Tidak ada&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sirkuit Magis/Kualitas: EX&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sirkuit Magis/Kuantitas: E&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sirkuit Magis/Komposisi: Abnormal (Tidak diketahui)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-5.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka Sajyou&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Adik dari Manaka.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia bersekolah di SD Suginami yang dekat dari rumahnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Oleh karena latihan bersama Ayahnya, cara pikirnya sedikit lebih dewasa dibandingkan teman-teman sekelasnya. Tetapi, dia masih memiliki tingkah laku yang mencerminkan anak seumurannya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun dia mengagumi kakak ‘jenius’ nya yang jarang bisa ia ajak ngobrol, Ayaka juga memiliki kompleks inferioritas  terhadap kakaknya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia sangat menyukai telur yang dimasak di kedua sisinya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi (Pada tahun 1999, terkadang dia memakai Atashi)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Rank Master: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sistem Thaumaturgical: Witchcraft&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Kualitas: C&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Kuantitas: C&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Struktur: Normal&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki Sajyou&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kepala keluarga Sajyou di tahun 1991.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia mengejar Holy Grail untuk mencapai ambisi terbesar para magus millenium -  untuk mencapai ‘Root’. Karena itu, dia menempatkan harapannya pada bakat alami Manaka. Walau dia tidak terpilih sebagai Master, dia ikut andil dalam Perang sebagai pendukung dan membantu Manaka.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia menjadi ayah sekaligus guru witchcraft untuk Ayaka dan Manaka --- walaupun, tidak pernah sekalipun Manaka membutuhkan guru-----&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Rank Master: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sistem Thaumaturgical: Witchcraft dan lainnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Kualitas: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Kuantitas: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Struktur: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-6.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Servant, Assassin&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Servant di tingkatan rank ketujuh, Assassin.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang Assassin yang memakai topeng tengkorak. Dia dulunya melayani sang penemu kelompok assassin religius, ‘The Old Man of the Mountain’ (Si Tua dari Gunung). Semasa hidupnya, dia dikenal dengan julukan ‘Hassan of Serenity’, ahlinya pembunuhan menggunakan racun.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Setelah kehilangan Masternya saat dipanggil sebagai Servant di tahun 1991, dia mulai berkeliaran di kegelapan malam Tokyo, tempat di mana dia bertemu dengan Manaka. Dia terkagum; terpukau oleh sang gadis yang tak mati maupun tidak menderita saat dia menyentuhnya, dan kemudian---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Rank Servant: Ketujuh&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Nama Sejati: Hassan of Serenity&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Skill: Presence Concealment (Penyembunyian Keberadaan), Independent Action (Bergerak Berdiri Sendiri), Shapeshift (Merubah Bentuk), Throwing – Dagger (Senjata Lempar – Belati), Poison Resistance (Pertahanan pada Racun)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Noble Phantasm: Tubuh Beracun Delusi (Zabaniya)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Status&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
STR (Kekuatan): D&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
END (Ketahanan): D&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
AGI (Kelincahan): A+&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
MP (Mana): C&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
NP (Noble Phantasm): C&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
LUK (Keberuntungan): A&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-7.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Servant, Lancer&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Servant di tingkatan rank keempat, Lancer.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia diperintahkan oleh Masternya melalui Command Spell untuk bertempur dengan setiap Servant setidaknya sekali, dan meminum ‘sebuah eliksir’ saat berhadapan dengan yang dirinya akui sebagai yang paling hebat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mengadu senjata dengan Saber, yang dia akui sebagai Servant terkuat, dan dengan enggan dia meminum eliksir---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Rank Servant: Keempat&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Nama Sejati: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Skill: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Noble Phantasm: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Status&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
(Tidak ada yang diketahui)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Servant, Archer&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Servant di tingkatan rank ketiga, Archer.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang Archer yang mengagumkan. Pada pertemuannya dengan Saber di Pegunungan Okutama, dia dipuji Saber sebagai ‘setara dengan Sir Tristan dari Kesatria Meja Bundar’. Archer melakukan serangan jarak jauh yang dapat disebut sebagai teknik spesial itu sendiri, walaupun tembakan itu sama sekali tidak bergantung pada Noble Phantasm-nya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sementara dia berhadapan dengan Saber di Pegunungan Okutama, Masternya telah---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Ore&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Rank Servant: Ketiga&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Nama Sejati: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Skill: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Noble Phantasm: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Status&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
(Tidak ada yang diketahui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-8.jpg|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ilustrasi oleh Nakahara&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 1|Bagian Selanjutnya]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia)&amp;diff=576645</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia)&amp;diff=576645"/>
		<updated>2022-06-26T06:51:38Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Updates */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Teaser|Indonesian}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:Volume 1 Cover-Overview.png|300px|right|thumb|Volume 01 Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver&#039;&#039;&#039;&#039;&#039; (フェイト/プロトタイプ 蒼銀のフラグメンツ) adalah sebuah serial light novel yang merincikan kisah Holy Grail War Tokyo Pertama yang ditulis oleh Hikaru Sakurai (桜井 光) dan diilustrasikan oleh Nakahara (中原). Serial light novel ini merupakan prekuel dari &#039;&#039;Fate/Prototype&#039;&#039; (フェイト/プロトタイプ), yang merupakan konsep orisinil dari visual novel &#039;&#039;Fate/stay night&#039;&#039; (フェイト／ステイナイト). Memulai serialisasi di Comptiq magazine pada bulan Agustus 2013, dan diterbitkan dengan format bunkobon mulai dari bulan September 2014 hingga April 2017 dengan total 5 volume. Serialnya kemudian diadaptasi ke dalam bentuk Drama CD, yang terbit mulai dari bulan Oktober 2017 hingga bulan November 2019.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melalui fragmen-fragmen kenangan dari perspektif berbagai karakter, menceritakan sebuah ritual sihir raksasa, sebuah ajang &#039;&#039;battle royale&#039;&#039;, Holy Grail War, yang dilakukan untuk mencapai ambisi terbesar para Magi, dilaksanakan di kota Tokyo untuk pertama kalinya. Di tahun 1991, 8 tahun sebelum Holy Grail War Tokyo Kedua dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran|&#039;&#039;&#039;Pendaftaran Terjemahan&#039;&#039;&#039;]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang ingin membantu untuk menerjemahkan ataupun mengedit dipersilahkan. Penerjemah diminta untuk menandai semua bab yang ingin mereka terjemahkan di [[Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran|halaman pendaftaran]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Standar Format&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah disunting) harus dikonfirmasikan hingga memenuhi format standar. Lihat tautan di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat juga halaman Istilah dan Terminologi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri [https://forums.nrvnqsr.com/showthread.php/7349-Fate-Prototype-Blue-Silver-Fragments-Complete-Version Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver versi bahasa Inggris], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa Jepang juga, kami harap kalian bisa menjadi penerjemah dari versi Jepang. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa memperbaiki kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. Kami akan sangat berterima kasih atas bantuan yang telah kalian berikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Updates==&lt;br /&gt;
* 26 Juni 2022 - Halaman Profil Karakter selesai diterjemahkan dan ditambahkan&lt;br /&gt;
* 04 Agustus 2021 - Act 4 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan.&lt;br /&gt;
* 15 Juni 2021 - Act 3 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan&lt;br /&gt;
* 07 Juni 2021 - Act 2 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan.&lt;br /&gt;
* 23 Mei 2021 - Act 1 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan.&lt;br /&gt;
* 22 Mei 2021 - Halaman Projek dan Halaman Pendaftaran dibuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Seri &#039;&#039;Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver&#039;&#039; oleh Hikaru Sakurai==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 1 - Arc Nona Kecil===&lt;br /&gt;
[[File:Volume 1 Cover-Overview.png|x200px|frameless|right|]]&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Pembuka|Halaman Pembuka]]&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 1|Act 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2|Act 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3|Act 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 4|Act 4]]&lt;br /&gt;
::*Act 5&lt;br /&gt;
::*Act 6&lt;br /&gt;
::*Special Act - &amp;quot;Servant&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 2 - Arc Teman Terbaik===&lt;br /&gt;
::*Halaman Pembuka&lt;br /&gt;
::*Act 1&lt;br /&gt;
::*Act 2&lt;br /&gt;
::*Act 3&lt;br /&gt;
::*Act 4&lt;br /&gt;
::*Act 5&lt;br /&gt;
::*Act 6&lt;br /&gt;
::*Special Act - &amp;quot;Magician&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 3 - Arc Pikiran Indah===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 4 - Arc Wahai Pahlawanku===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 5 - Arc Kesatria Takdir===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Cerita Selingan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Fate/Labyrinth===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Manajer Proyek&lt;br /&gt;
SmilyMADman&lt;br /&gt;
* Pengawas Proyek&lt;br /&gt;
-&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Penerjemah&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Aktif:&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
:* SmilyMADman&lt;br /&gt;
* Penyunting&lt;br /&gt;
Semua penyunting yang dapat berbahasa Inggris dan Indonesia dengan baik dan benar dipersilakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ikhtisar Serial==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 1 (September 10, 2014, ISBN 9784041021279)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 2 (Oktober 10, 2014, ISBN 9784041021286)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 3 (Maret 26, 2015, ISBN 9784041024522)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 4 (Maret 10, 2016, ISBN 9784041024539)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 5 (April 26, 2017, ISBN 9784041031445)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cerita Selingan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Fate/Labyrinth (Januari 09, 2016, ISBN 9784041035955)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi Lebih Lanjut==&lt;br /&gt;
* [https://typemoon.fandom.com/wiki/Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver Fandom wiki Article]&lt;br /&gt;
* [https://typemoon.fandom.com/wiki/Fate/Prototype Fate/Prototype Fandom wiki Article]&lt;br /&gt;
* [https://typemoon.fandom.com/wiki/Fate/Labyrinth Fate/Labyrinth Fandom wiki Article]&lt;br /&gt;
* [https://forums.nrvnqsr.com/showthread.php/7349-Fate-Prototype-Blue-Silver-Fragments-Complete-Version Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver English Translation by PhoenixRising]&lt;br /&gt;
* [https://fate-pt-sougin.com/ Official Drama CD Website]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Pembuka&amp;diff=576644</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Pembuka</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Pembuka&amp;diff=576644"/>
		<updated>2022-06-26T06:50:35Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[File:Volume 1 Cover-Overview.png|300px|center|thumb]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cover&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-1.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Servant, Saber&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Pemegang pedang suci yang menghargai kebajikan dan taat pada keadilan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia, sang Raja Para Kesatria legendaris, sebelumnya pernah bertarung bersama-sama dengan para Kesatria Meja Bundar untuk masa depan tanah airnya, Britania.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tidak seperti ‘yang kedua’ di tahun 1999, permohonan dia kepada Holy Grail pada Perang yang pertama di tahun 1991 adalah ‘keselamatan untuk tanah airnya’. Walau dia merasa tidak nyaman dengan metode Masternya, Manaka Sajyou, yang terlihat begitu polosnya menikmati pertarungan hidup dan mati antara tujuh Master dan Servant mereka---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Demi tanah airnya, dan demi memenuhi kewajibannya sebagai raja, sang kesatria biru dan perak akan melangkahi medan perang apapun dan berapakalipun itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-2.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi (di dalam kondisi tertentu, Boku)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Rank Servant: Pertama&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Nama Sejati: Arthur Pendragon&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Skill: Magic Resistance (Pertahanan pada Sihir), Riding (Berkendara), Instinct (Insting),  Mana Burst (Ledakan Mana), Charisma (Karisma)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Noble Phantasm: Tabir Pelindung sang Raja Angin (Invisible Air/Udara Tak Terlihat), Pedang yang Menjanjikan Kemenangan (Excalibur)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Status&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
STR (Kekuatan): A&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
END (Ketahanan): A+&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
AGI (Kelincahan): B&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
MP (Mana): A&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
NP (Noble Phantasm): C (EX)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
LUK (Keberuntungan): D&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-3.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Master, Manaka Sajyou&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang gadis yang menari di panggung Holy Grail War demi cinta.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang gadis &#039;&#039;omnipotence&#039;&#039; (mahakuasa).&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dipenuhi oleh bakat tersembunyi, dia dapat menggunakan segala bentuk Magecraft secara bebas.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia mengikuti Holy Grail War pada tahun 1991 sebagai perwakilan dari keluarga Sajyou, keluarga magus yang prestisius.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tetapi--- baginya, pertempuran hidup dan mati tersebut tidak lebih dari hari-hari penuh cinta yang bersinar kilau untuk memenuhi harapan ‘dia’, sang cintanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Apapun yang dia hadapi, baik itu Master atau Servant, dia akan menghadapi mereka dengan senyuman.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-4.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Rank Master: Pertama – Seraphim&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sistem Thaumaturgical: Tidak ada&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Kualitas: EX&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Kuantitas: E&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Struktur: Abnormal (Tidak diketahui)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-5.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka Sajyou&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Adik dari Manaka.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia bersekolah di SD Suginami yang dekat dari rumahnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Oleh karena latihan bersama Ayahnya, cara pikirnya sedikit lebih dewasa dibandingkan teman-teman sekelasnya. Tetapi, dia masih memiliki tingkah laku yang mencerminkan anak seumurannya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun dia mengagumi kakak ‘jenius’ nya yang jarang bisa ia ajak ngobrol, Ayaka juga memiliki kompleks inferioritas  terhadap kakaknya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia sangat menyukai telur yang dimasak di kedua sisinya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi (Pada tahun 1999, terkadang dia memakai Atashi)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Rank Master: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sistem Thaumaturgical: Witchcraft&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Kualitas: C&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Kuantitas: C&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Struktur: Normal&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki Sajyou&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kepala keluarga Sajyou di tahun 1991.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia mengejar Holy Grail untuk mencapai ambisi terbesar para magus millenium -  untuk mencapai ‘Root’. Karena itu, dia menempatkan harapannya pada bakat alami Manaka. Walau dia tidak terpilih sebagai Master, dia ikut andil dalam Perang sebagai pendukung dan membantu Manaka.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia menjadi ayah sekaligus guru witchcraft untuk Ayaka dan Manaka --- walaupun, tidak pernah sekalipun Manaka membutuhkan guru-----&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Rank Master: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sistem Thaumaturgical: Witchcraft dan lainnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Kualitas: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Kuantitas: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Struktur: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-6.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Servant, Assassin&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Servant di tingkatan rank ketujuh, Assassin.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang Assassin yang memakai topeng tengkorak. Dia dulunya melayani sang penemu kelompok assassin religius, ‘The Old Man of the Mountain’ (Si Tua dari Gunung). Semasa hidupnya, dia dikenal dengan julukan ‘Hassan of Serenity’, ahlinya pembunuhan menggunakan racun.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Setelah kehilangan Masternya saat dipanggil sebagai Servant di tahun 1991, dia mulai berkeliaran di kegelapan malam Tokyo, tempat di mana dia bertemu dengan Manaka. Dia terkagum; terpukau oleh sang gadis yang tak mati maupun tidak menderita saat dia menyentuhnya, dan kemudian---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Rank Servant: Ketujuh&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Nama Sejati: Hassan of Serenity&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Skill: Presence Concealment (Penyembunyian Keberadaan), Independent Action (Bergerak Berdiri Sendiri), Shapeshift (Merubah Bentuk), Throwing – Dagger (Senjata Lempar – Belati), Poison Resistance (Pertahanan pada Racun)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Noble Phantasm: Tubuh Beracun Delusi (Zabaniya)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Status&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
STR (Kekuatan): D&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
END (Ketahanan): D&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
AGI (Kelincahan): A+&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
MP (Mana): C&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
NP (Noble Phantasm): C&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
LUK (Keberuntungan): A&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-7.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Servant, Lancer&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Servant di tingkatan rank keempat, Lancer.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia diperintahkan oleh Masternya melalui Command Spell untuk bertempur dengan setiap Servant setidaknya sekali, dan meminum ‘sebuah eliksir’ saat berhadapan dengan yang dirinya akui sebagai yang paling hebat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mengadu senjata dengan Saber, yang dia akui sebagai Servant terkuat, dan dengan enggan dia meminum eliksir---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Rank Servant: Keempat&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Nama Sejati: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Skill: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Noble Phantasm: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Status&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
(Tidak ada yang diketahui)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Servant, Archer&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Servant di tingkatan rank ketiga, Archer.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang Archer yang mengagumkan. Pada pertemuannya dengan Saber di Pegunungan Okutama, dia dipuji Saber sebagai ‘setara dengan Sir Tristan dari Kesatria Meja Bundar’. Archer melakukan serangan jarak jauh yang dapat disebut sebagai teknik spesial itu sendiri, walaupun tembakan itu sama sekali tidak bergantung pada Noble Phantasm-nya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sementara dia berhadapan dengan Saber di Pegunungan Okutama, Masternya telah---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Ore&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Rank Servant: Ketiga&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Nama Sejati: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Skill: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Noble Phantasm: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Status&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
(Tidak ada yang diketahui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-8.jpg|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ilustrasi oleh Nakahara&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 1|Bagian Selanjutnya]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia)&amp;diff=576643</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia)&amp;diff=576643"/>
		<updated>2022-06-26T06:47:46Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Teaser|Indonesian}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:Volume 1 Cover-Overview.png|300px|right|thumb|Volume 01 Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver&#039;&#039;&#039;&#039;&#039; (フェイト/プロトタイプ 蒼銀のフラグメンツ) adalah sebuah serial light novel yang merincikan kisah Holy Grail War Tokyo Pertama yang ditulis oleh Hikaru Sakurai (桜井 光) dan diilustrasikan oleh Nakahara (中原). Serial light novel ini merupakan prekuel dari &#039;&#039;Fate/Prototype&#039;&#039; (フェイト/プロトタイプ), yang merupakan konsep orisinil dari visual novel &#039;&#039;Fate/stay night&#039;&#039; (フェイト／ステイナイト). Memulai serialisasi di Comptiq magazine pada bulan Agustus 2013, dan diterbitkan dengan format bunkobon mulai dari bulan September 2014 hingga April 2017 dengan total 5 volume. Serialnya kemudian diadaptasi ke dalam bentuk Drama CD, yang terbit mulai dari bulan Oktober 2017 hingga bulan November 2019.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melalui fragmen-fragmen kenangan dari perspektif berbagai karakter, menceritakan sebuah ritual sihir raksasa, sebuah ajang &#039;&#039;battle royale&#039;&#039;, Holy Grail War, yang dilakukan untuk mencapai ambisi terbesar para Magi, dilaksanakan di kota Tokyo untuk pertama kalinya. Di tahun 1991, 8 tahun sebelum Holy Grail War Tokyo Kedua dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran|&#039;&#039;&#039;Pendaftaran Terjemahan&#039;&#039;&#039;]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang ingin membantu untuk menerjemahkan ataupun mengedit dipersilahkan. Penerjemah diminta untuk menandai semua bab yang ingin mereka terjemahkan di [[Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran|halaman pendaftaran]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Standar Format&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah disunting) harus dikonfirmasikan hingga memenuhi format standar. Lihat tautan di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat juga halaman Istilah dan Terminologi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri [https://forums.nrvnqsr.com/showthread.php/7349-Fate-Prototype-Blue-Silver-Fragments-Complete-Version Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver versi bahasa Inggris], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa Jepang juga, kami harap kalian bisa menjadi penerjemah dari versi Jepang. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa memperbaiki kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. Kami akan sangat berterima kasih atas bantuan yang telah kalian berikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Updates==&lt;br /&gt;
* 04 Agustus 2021 - Act 4 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan.&lt;br /&gt;
* 15 Juni 2021 - Act 3 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan&lt;br /&gt;
* 07 Juni 2021 - Act 2 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan.&lt;br /&gt;
* 23 Mei 2021 - Act 1 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan.&lt;br /&gt;
* 22 Mei 2021 - Halaman Projek dan Halaman Pendaftaran dibuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Seri &#039;&#039;Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver&#039;&#039; oleh Hikaru Sakurai==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 1 - Arc Nona Kecil===&lt;br /&gt;
[[File:Volume 1 Cover-Overview.png|x200px|frameless|right|]]&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Pembuka|Halaman Pembuka]]&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 1|Act 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2|Act 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3|Act 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 4|Act 4]]&lt;br /&gt;
::*Act 5&lt;br /&gt;
::*Act 6&lt;br /&gt;
::*Special Act - &amp;quot;Servant&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 2 - Arc Teman Terbaik===&lt;br /&gt;
::*Halaman Pembuka&lt;br /&gt;
::*Act 1&lt;br /&gt;
::*Act 2&lt;br /&gt;
::*Act 3&lt;br /&gt;
::*Act 4&lt;br /&gt;
::*Act 5&lt;br /&gt;
::*Act 6&lt;br /&gt;
::*Special Act - &amp;quot;Magician&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 3 - Arc Pikiran Indah===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 4 - Arc Wahai Pahlawanku===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 5 - Arc Kesatria Takdir===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Cerita Selingan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Fate/Labyrinth===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Manajer Proyek&lt;br /&gt;
SmilyMADman&lt;br /&gt;
* Pengawas Proyek&lt;br /&gt;
-&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Penerjemah&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Aktif:&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
:* SmilyMADman&lt;br /&gt;
* Penyunting&lt;br /&gt;
Semua penyunting yang dapat berbahasa Inggris dan Indonesia dengan baik dan benar dipersilakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ikhtisar Serial==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 1 (September 10, 2014, ISBN 9784041021279)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 2 (Oktober 10, 2014, ISBN 9784041021286)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 3 (Maret 26, 2015, ISBN 9784041024522)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 4 (Maret 10, 2016, ISBN 9784041024539)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 5 (April 26, 2017, ISBN 9784041031445)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cerita Selingan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Fate/Labyrinth (Januari 09, 2016, ISBN 9784041035955)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi Lebih Lanjut==&lt;br /&gt;
* [https://typemoon.fandom.com/wiki/Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver Fandom wiki Article]&lt;br /&gt;
* [https://typemoon.fandom.com/wiki/Fate/Prototype Fate/Prototype Fandom wiki Article]&lt;br /&gt;
* [https://typemoon.fandom.com/wiki/Fate/Labyrinth Fate/Labyrinth Fandom wiki Article]&lt;br /&gt;
* [https://forums.nrvnqsr.com/showthread.php/7349-Fate-Prototype-Blue-Silver-Fragments-Complete-Version Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver English Translation by PhoenixRising]&lt;br /&gt;
* [https://fate-pt-sougin.com/ Official Drama CD Website]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Pembuka&amp;diff=576642</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Pembuka</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Pembuka&amp;diff=576642"/>
		<updated>2022-06-26T06:44:21Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: Created page with &amp;quot;thumb &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Cover&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;  center &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Servant, Saber&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;br&amp;gt; Pemegang pedang suci yang menghargai kebajika...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[File:Volume 1 Cover-Overview.png|300px|center|thumb]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cover&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-1.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Servant, Saber&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Pemegang pedang suci yang menghargai kebajikan dan taat pada keadilan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia, sang Raja Para Kesatria legendaris, sebelumnya pernah bertarung bersama-sama dengan para Kesatria Meja Bundar untuk masa depan tanah airnya, Britania.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tidak seperti ‘yang kedua’ di tahun 1999, permohonan dia kepada Holy Grail pada Perang yang pertama di tahun 1991 adalah ‘keselamatan untuk tanah airnya’. Walau dia merasa tidak nyaman dengan metode Masternya, Manaka Sajyou, yang terlihat begitu polosnya menikmati pertarungan hidup dan mati antara tujuh Master dan Servant mereka---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Demi tanah airnya, dan demi memenuhi kewajibannya sebagai raja, sang kesatria biru dan perak akan melangkahi medan perang apapun dan berapakalipun itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-2.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi (di dalam kondisi tertentu, Boku)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Rank Servant: Pertama&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Nama Sejati: Arthur Pendragon&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Skill: Magic Resistance (Pertahanan pada Sihir), Riding (Berkendara), Instinct (Insting),  Mana Burst (Ledakan Mana), Charisma (Karisma)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Noble Phantasm: Tabir Pelindung sang Raja Angin (Invisible Air/Udara Tak Terlihat), Pedang yang Menjanjikan Kemenangan (Excalibur)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Status&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
STR (Kekuatan): A&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
END (Ketahanan): A+&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
AGI (Kelincahan): B&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
MP (Mana): A&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
NP (Noble Phantasm): C (EX)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
LUK (Keberuntungan): D&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-3.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Master, Manaka Sajyou&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang gadis yang menari di panggung Holy Grail War demi cinta.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang gadis &#039;&#039;omnipotence&#039;&#039; (mahakuasa).&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dipenuhi oleh bakat tersembunyi, dia dapat menggunakan segala bentuk Magecraft secara bebas.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia mengikuti Holy Grail War pada tahun 1991 sebagai perwakilan dari keluarga Sajyou, keluarga magus yang prestisius.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tetapi--- baginya, pertempuran hidup dan mati tersebut tidak lebih dari hari-hari penuh cinta yang bersinar kilau untuk memenuhi harapan ‘dia’, sang cintanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Apapun yang dia hadapi, baik itu Master atau Servant, dia akan menghadapi mereka dengan senyuman.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-4.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Rank Master: Pertama – Seraphim&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sistem Thaumaturgical: Tidak ada&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Kualitas: EX&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Kuantitas: E&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Struktur: Abnormal (Tidak diketahui)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-5.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka Sajyou&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Adik dari Manaka.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia bersekolah di SD Suginami yang dekat dari rumahnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Oleh karena latihan bersama Ayahnya, cara pikirnya sedikit lebih dewasa dibandingkan teman-teman sekelasnya. Tetapi, dia masih memiliki tingkah laku yang mencerminkan anak seumurannya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun dia mengagumi kakak ‘jenius’ nya yang jarang bisa ia ajak ngobrol, Ayaka juga memiliki kompleks inferioritas  terhadap kakaknya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia sangat menyukai telur yang dimasak di kedua sisinya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi (Pada tahun 1999, terkadang dia memakai Atashi)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Rank Master: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sistem Thaumaturgical: Witchcraft&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Kualitas: C&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Kuantitas: C&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Struktur: Normal&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki Sajyou&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kepala keluarga Sajyou di tahun 1991.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia mengejar Holy Grail untuk mencapai ambisi terbesar para magus millenium -  untuk mencapai ‘Root’. Karena itu, dia menempatkan harapannya pada bakat alami Manaka. Walau dia tidak terpilih sebagai Master, dia ikut andil dalam Perang sebagai pendukung dan membantu Manaka.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia menjadi ayah sekaligus guru witchcraft untuk Ayaka dan Manaka --- walaupun, tidak pernah sekalipun Manaka membutuhkan guru-----&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Rank Master: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sistem Thaumaturgical: Witchcraft dan lainnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Kualitas: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Kuantitas: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Magic Circuit/Struktur: ---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-6.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Servant, Assassin&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Servant di tingkatan rank ketujuh, Assassin.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang Assassin yang memakai topeng tengkorak. Dia dulunya melayani sang penemu kelompok assassin religius, ‘The Old Man of the Mountain’ (Si Tua dari Gunung). Semasa hidupnya, dia dikenal dengan julukan ‘Hassan of Serenity’, ahlinya pembunuhan menggunakan racun.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Setelah kehilangan Masternya saat dipanggil sebagai Servant di tahun 1991, dia mulai berkeliaran di kegelapan malam Tokyo, tempat di mana dia bertemu dengan Manaka. Dia terkagum; terpukau oleh sang gadis yang tak mati maupun tidak menderita saat dia menyentuhnya, dan kemudian---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Rank Servant: Ketujuh&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Nama Sejati: Hassan of Serenity&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Skill: Presence Concealment (Penyembunyian Keberadaan), Independent Action (Bergerak Berdiri Sendiri), Shapeshift (Merubah Bentuk), Throwing – Dagger (Senjata Lempar – Belati), Poison Resistance (Pertahanan pada Racun)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Noble Phantasm: Tubuh Beracun Delusi (Zabaniya)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Status&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
STR (Kekuatan): D&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
END (Ketahanan): D&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
AGI (Kelincahan): A+&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
MP (Mana): C&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
NP (Noble Phantasm): C&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
LUK (Keberuntungan): A&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-7.png|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Servant, Lancer&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Servant di tingkatan rank keempat, Lancer.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia diperintahkan oleh Masternya melalui Command Spell untuk bertempur dengan setiap Servant setidaknya sekali, dan meminum ‘sebuah eliksir’ saat berhadapan dengan yang dirinya akui sebagai yang paling hebat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mengadu senjata dengan Saber, yang dia akui sebagai Servant terkuat, dan dengan enggan dia meminum eliksir---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Watashi&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Rank Servant: Keempat&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Nama Sejati: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Skill: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Noble Phantasm: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Status&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
(Tidak ada yang diketahui)&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Servant, Archer&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Servant di tingkatan rank ketiga, Archer.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang Archer yang mengagumkan. Pada pertemuannya dengan Saber di Pegunungan Okutama, dia dipuji Saber sebagai ‘setara dengan Sir Tristan dari Kesatria Meja Bundar’. Archer melakukan serangan jarak jauh yang dapat disebut sebagai teknik spesial itu sendiri, walaupun tembakan itu sama sekali tidak bergantung pada Noble Phantasm-nya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sementara dia berhadapan dengan Saber di Pegunungan Okutama, Masternya telah---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Data Pribadi&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Panggilan diri sendiri: Ore&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Rank Servant: Ketiga&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Nama Sejati: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Skill: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Noble Phantasm: ???&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Status&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
(Tidak ada yang diketahui)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:0-8.jpg|300px|thumb|center]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ilustrasi oleh Nakahara&#039;&#039;&#039;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:0-8.jpg&amp;diff=576641</id>
		<title>File:0-8.jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:0-8.jpg&amp;diff=576641"/>
		<updated>2022-06-26T06:38:07Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Ilust 1&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:0-7.png&amp;diff=576640</id>
		<title>File:0-7.png</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:0-7.png&amp;diff=576640"/>
		<updated>2022-06-26T06:36:43Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Lancer and Archer Profile 1&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:0-6.png&amp;diff=576639</id>
		<title>File:0-6.png</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:0-6.png&amp;diff=576639"/>
		<updated>2022-06-26T06:31:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Assassin Profile&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:0-5.png&amp;diff=576638</id>
		<title>File:0-5.png</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:0-5.png&amp;diff=576638"/>
		<updated>2022-06-26T06:29:21Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Sajyou and Hiroki Profile&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:0-4.png&amp;diff=576637</id>
		<title>File:0-4.png</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:0-4.png&amp;diff=576637"/>
		<updated>2022-06-26T06:25:04Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Manaka Profile 2&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:0-3.png&amp;diff=576636</id>
		<title>File:0-3.png</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:0-3.png&amp;diff=576636"/>
		<updated>2022-06-26T06:24:15Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Manaka Profile 1&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:0-2.png&amp;diff=576635</id>
		<title>File:0-2.png</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:0-2.png&amp;diff=576635"/>
		<updated>2022-06-26T06:18:31Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Arthur Profile 2&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:0-1.png&amp;diff=576634</id>
		<title>File:0-1.png</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:0-1.png&amp;diff=576634"/>
		<updated>2022-06-26T06:15:44Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Arthur Profile 1&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_1&amp;diff=573463</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_1&amp;diff=573463"/>
		<updated>2021-11-03T01:32:50Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Bagian 4 */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 1==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Si gadis mahakuasa telah jatuh cinta&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Engkau yang bersinar ————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tulus, berwibawa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan baik hati.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Senyummu yang bersinar lembut, layaknya matahari pagi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Engkau, yang baik hati, taat pada keadilan, dan mencintai kebaikan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Meskipun membenci pertikaian, engkau lebih kuat daripada siapapun saat mengangkat pedangmu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pedangmu yang bersinar menghapus segala bentuk kejahatan dari dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;————Pangeran yang berasal dari sebuah kisah dongeng.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Di dunia nyata, tidak ada yang namanya seorang pangeran.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mencarinya hanyalah hal yang sia-sia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena kenyataan lebih kejam dan keras.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kami dibesarkan dengan diajarkan seperti itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Oleh orangtua kami, oleh guru-guru kami.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Atau mungkin oleh dunia itu sendiri.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lihatlah, betapa kejam, betapa kerasnya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hitam adalah warna yang menyelimuti dunia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Warna keabuannya tak akan puas sebelum menyelimuti semuanya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak ada yang namanya pangeran, ataupun kuda putih.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak ada di dunia ini yang seperti di dalam dongeng-dongeng.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, kita tahu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seorang pangeran pasti ada di suatu tempat di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ya, benar. Kita tahu itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jika ada sebuah kejadian seperti di dalam kisah dongeng, maka pasti pangeran ada di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kita tahu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahwa dirimu “Yang Bersinar”... pasti ada di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Engkau, sang “Takdir”, pasti ada di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Terpisahkan, tapi saling bersentuhan, di dalam waktu————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan pada suatu hari nanti, akan saling bergandengan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sambil membersihkan kegelapan di dunia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Berpakaian biru dan perak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sambil memegang pedang bersinarmu yang lebih cerah daripada apapun————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;————Engkau akan datang, ke sini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:Logo.png|frameless|center]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang sudah tiada tak bisa dibawa kembali.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang telah hilang tak akan pernah kembali lagi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seberapa besar pun sebuah mukjizat,&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;hanya bisa untuk mereka yang masih hidup di saat ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keselamatan akan datang kembali di dunia yang berakhir.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kota Suci akan bangkit kembali.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kerajaan yang akan mengadili semuanya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan dari gelombang ombak kejauhan,&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang berkepala tujuh bermahkota sepuluh akan datang.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wahai Kau yang bergelimang penuh dosa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Musuh adalah nama Kau.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ketamakan adalah hati Kau.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mengamuk di atas Bumi, merubah ucapan Pujian menjadi Penghinaan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Di fondasi dari mukjizat yang melingkupi dunia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Di atas kontradiksi ini, kasih sayang yang telah hilang dari Tuhan akan dibuktikan kembali&amp;lt;ref&amp;gt;Alternatif terjemahan baris terakhir ini adalah: &#039;&#039;“Melalui kontradiksi, kasih Tuhan yang telah hilang, akan diberikan kembali.”&#039;&#039;&amp;lt;/ref&amp;gt;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Holy Grail War.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Adalah pertempuran berdarah, di mana kami para magus akan mempertaruhkan nyawa kami demi terkabulnya sebuah permohonan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tujuh Servant dan Tujuh Magus yang memperoleh gelar tingkatan malaikat.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tujuh Heroic Spirit yang di masa hidupnya menemui &amp;quot;kematian yang tak diduga&amp;quot; akan bangkit kembali ke dunia modern untuk waktu sementara dengan menempati wadah untuk jiwa mereka, dan disebut sebagai Servant, berkumpul ke sisi para Magus yang merupakan Master mereka, dan akan saling membunuh satu sama lain hingga satu saja Servant yang tersisa di akhir. Sebuah pertarungan brutal yang melebihi kepintaran manusia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Magus, Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Demi mewujudkan permohonan mereka, bersama-sama.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pada tahun 1999 Masehi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Akhir dari sebuah millenium.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Holy Grail War yang baru akan dimulai di sini, di Tokyo----Yaitu Tanah Yang Dijanjikan dari ujung Timur.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan sekarang.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seorang Servant berdiri di hadapan mataku.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ia, yang memiliki mata hijau.&amp;lt;br&amp;gt;Ia, yang mengenakan baju besi perak.&amp;lt;br&amp;gt;Servant rank pertama, yang bersumpah untuk bertempur bersamaku di Holy Grail War, mendekap di sisiku, yang merupakan Master yang berada di tingkat terbawah dari tujuh tingkatan malaikat, Princes.&amp;lt;br&amp;gt;Engkau, seorang kesatria yang bersumpah untuk melindungiku.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saber.&amp;lt;br&amp;gt;Bagiku di masa itu, engkau terlihat begitu tinggi.&amp;lt;br&amp;gt;Tanpa kusadari, aku melihat dirimu seolah-olah sedang berada di 8 tahun yang lalu.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;8 tahun yang lalu.&amp;lt;br&amp;gt;Pada waktu itu, engkau mungkin sedang bertempur di suatu tempat yang tidak kuketahui di sisi kakakku.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;Dan tetap saja.&amp;lt;br&amp;gt;Masih ada banyak sekali hal yang tidak kuketahui.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentang dirimu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentang Papaku.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentang apa makna dari yang disebut Holy Grail War ini.&amp;lt;br&amp;gt;Apa artinya itu bagimu?&amp;lt;br&amp;gt;Atau apa yang sebenarnya kakakku lakukan pada waktu itu?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kakakku————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka Onee-chan&amp;lt;ref&amp;gt;&#039;&#039;&#039;Onee-chan&#039;&#039;&#039;, adalah panggilan untuk kakak perempuan.&amp;lt;/ref&amp;gt;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seseorang yang bersinar lebih dari siapapun.&amp;lt;br&amp;gt;Seseorang yang bergabung di dalam Holy Grail War 8 tahun yang lalu, bersama denganmu.&amp;lt;br&amp;gt;Walaupun ada banyak sekali hal yang aku tidak ingat bahkan sampai sekarang, karena pada waktu itu aku masih begitu kecil, tapi tentu masih ada beberapa hal yang aku ingat.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;Ya, dan untuk contohnya.&amp;lt;br&amp;gt;Aku, selalu, tentang kakakku————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
Cahaya kilau dari matahari, masuk melewati celah dari korden yang tertutup. Burung-burung berkicau memberitahukan waktu sembari bertengger di batang setiap pohon di balik jendela. Tanda dari tibanya pagi hari. Kedinginan dan kegelapan malam menghilang entah ke mana seperti kebohongan, hari yang seharusnya menjadi &#039;esok hari&#039; sebelum dia tidur, sekarang telah menjadi &#039;hari ini&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Uu---&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menggosok mata beratnya, Ayaka Sajyou bangun dari tidurnya di ranjang lembutnya. Cahaya dari matahari. Kicauan burung-burung. Walaupun dia tidak membenci tanda-tanda dari pagi hari yang membuat nyaman dan menyegarkan itu, dia tidak terlalu bisa menggemari kedatangan dari pagi hari itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; (Sudah pagi, ya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak menyangkal kalau dia menyukai sensasi nyaman dari ranjangnya yang menjaga kehangatan di suhu yang tepat. Membahas soal apa yang dia gemari, dia masih lebih ingin terlelap saja, merebahkan badannya sambil merasakan kehangatan yang nyaman seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; (Jam wekernya... masih belum berdering...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memegang harapan, dia meraih jam digital yang dia tempatkan di sisi ranjang, sambil menutupi kepalanya dengan selimut. Udara dingin menyentuh tangan kanannya saat dia mengulurkannya. Jika dia disuruh untuk memilih sensasi yang mana yang lebih dia sukai, maka dia lebih menyukai ini. Tapi bagaimanapun, hal yang dingin tetaplah dingin. Karena itu, dia secepatnya mengambil jam tersebut dan memasukkannya ke dalam selimut.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah jam yang berkualitas tinggi, menampilkan hari, tanggal, dan tahun Masehi. Benda itu diberikan kepadanya sebagai hadiah ultahnya tahun lalu. Walaupun dia lebih menginginkan hal yang lebih manis, dia telah menggunakan jam tersebut selama lebih dari setahun, dan tak pernah berniat untuk mengeluh pada Papa nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	[1991]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dapat selalu memastikan waktu, dengan secara tak sadar matanya langsung melirik sekilas pada tampilan tahun Masehi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	[6:14 AM]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6: 14 AM.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika dia adalah &#039;memang&#039; gadis seumurannya, maka pastinya, pada jam segini kebanyakan orang akan kembali tidur. Tetapi, karena gaya hidup Ayaka yang berbeda dari gadis SD pada biasanya, dia memutuskan untuk mematikan jam wekernya sambil menggumamkan &amp;quot;.....sempurna,&amp;quot; sambil membuat wajah kusut saat matanya menatap pada tampilan digital pada jam. Waktu yang diatur pada jam weker adalah 6:15 AM. Karena itu, sempurna! Dia tak bisa terus terbaring di tempat tidur seperti ini. Menggeliat, dia merangkak keluar dari selimut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggeliat, dia melepaskan piyamanya. Seperti yang sudah diduga, udara pagi masih sangat dingin. Dingin. Dia mengambil baju gantinya yang sudah dilipat rapi dan ditempatkan di kursi meja sebelum dia tidur semalam. Dia mengganti baju lebih cepat daripada saat melepaskannya. Sejak kapan, dia sudah bisa mengganti baju dengan mandiri? Dia sudah bisa melakukannya setidaknya semenjak dia masuk ke SD. Dan lagi, ia tidak ingat siapa yang mengajarinya mengganti pakaian. Entah itu oleh Bundanya atau Papanya, dia tak tahu pasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun dia berpikir kalau itu mungkin bukanlah Papanya. Meski ia tidak dapat mengingatnya, mengejutkan kalau ia bisa melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baiklah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selesai berganti baju, dia berdiri di depan cermin di samping lemari. Dia sudah benar-benar berganti baju dengan rapih. Baiklah. Jas merah cerah ini adalah kesukaannya Ayaka. Menurutnya, kancing merahnya lucu dan lumayan bergaya. Sambil memeriksa jam yang menggantung di dinding, dia menyisir rambutnya dengan cepat, karena rambutnya tidak begitu panjang.&amp;lt;br&amp;gt;Tidak apa-apa. Dia pasti bisa &#039;&#039;&#039;tepat waktu&#039;&#039;&#039;. Perasaannya berpacu, karena sudah hampir pada waktu yang ditetapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; (......Aku harus bangun lebih cepat kalau aku memang ingin memasak)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun dia bisa mengganti baju sendiri, tapi dia masih belum bisa memasak. Itu adalah tugas yang diserahkan pada Papanya. Papanya melakukan hampir semua pekerjaan rumah sendirian. Pernah ada hari-hari dimana masih ada seorang pembantu, tapi sekarang, Papanyalah satu-satunya yang mengurus tanah keluarga Sajyou yang luas, yang memiliki banyak sekali &#039;&#039;&#039;ruangan yang tak bisa dimasuki&#039;&#039;&#039;. Ayaka hanya membantu jika diizinkan Papanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Harusnya sekarang Papa sudah bangun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya pasti terjaga lagi semalam. Walau sudah pasti Papanya yang akan menyiapkan sarapan lagi untuk pagi ini, namun Ayaka tidak terlalu bisa membantunya. Tetapi setidaknya, Ayaka bisa membantu menata meja makan. Tapi, selain dari hal itu, Ayaka punya kegiatan lain pada pagi hari. Sebuah rutinitas wajib sehari-hari. Dan itu adalah———latihan Black Magicnya. Belajar, dan berlatih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Udara di koridor terasa lebih dingin daripada dalam kamarnya. Udara yang dia hembuskan berwarna putih. Sambil menghangatkan kedua tangannya dengan napasnya, dia mulai berjalan menuju kamar mandi. Setelah meletakkan bangku kaki yang dibuatkan oleh Papanya untuknya, Ayaka berdiri di atasnya, lalu membasuh mukanya dengan air dingin, tak memedulikan udara yang dingin. Sensasi pagi yang halus dan lembut langsung menghilang. Menjernihkan pikirannya, serta jejak-jejak kantuk pun ikut menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menganggukkan “ya”, dia mengelap wajahnya yang basah dengan handuk. Ayaka melihat ke cermin, lalu ia menyadari kalau dia tidak menahan poni nya dengan pin, setelah dia merasakan kalau poninya basah kuyup. Terlihat di cermin, kalau wajah Ayaka berubah menjadi kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Jangan membuat ekspresi aneh, Ayaka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka mengangguk lagi sambil mengucapkan “ya.” Dia kembali ke koridor. Dan pada saat itu, dia menyadari satu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Huh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bau apa ini? Baunya harum. Apakah itu bau dari sarapan dari rumah ini, atau dari sarapan tetangga? Walaupun tidak akan aneh jika bau itu sebenarnya adalah bau bakon dan telur yang sudah jadi menu sarapan sehari-hari keluarga Sajyou, tapi juga tercium seperti bau dari makanan lain. Tapi mana mungkin dia bisa mengetahuinya, karena dia belum mempelajarinya, dan juga belum diizinkan memasak. Sambil berpikir di sudut pikirannya, “Bau apa ini?”, dia terus melanjutkan berjalan di koridor. Setelah sampai di ujung koridor, dia berbelok. Ayaka berbelok menuju &#039;&#039;&#039;Taman&#039;&#039;&#039;. Setelah keluar dari kamar mandi, dia membuka pintu yang dia lewati sebelumnya, dan pergi ke luar. Setelah membuka pintu kaca di ujung yang lain, dia meneruskan perjalanannya di jalan terusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia sampai. Bahkan jika dia memberitahu pada teman sekelasnya kalau rumahnya besar, itu karena dia sudah tinggal di rumah tersebut dalam waktu yang lama, tapi walaupun dia merasakan kehampaan beberapa kali di rumahnya, dia bisa merasakan kehidupan di Taman. Atau sebenarnya, yang dia maksud itu besar, atau lapang? Akan tetapi, itu tidak membingungkan. Walaupun dia merasa kalau itu adalah perjalanan yang jauh. Walaupun dia merasa berat dalam melakukan rutinitasnya. Dia tidak membencinya, karena dia bisa datang ke sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
――――Itu bukanlah kebun, ataupun pekarangan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
――――Itu adalah Taman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pepohonan hijau yang subur. Bunga-bunga. Bermacam-macam jenis tumbuhan. Selain itu, juga ada beberapa burung merpati. Mereka berkumpul di kaki Ayaka, beberapa beterbangan ke arahnya, karena mereka menyadari kehadiran Ayaka. Terlalu banyak tanaman untuk disebut pekarangan, dan tidak terlalu besar untuk disebut kebun. Ayaka menyebutnya Taman, karena dirasa lebih cocok. Walaupun dia selalu bertanya, “Kenapa menyebutnya Taman?” pada saat dahulu, tapi Papanya tidak memberikan jawaban. Papanya hanya sekedar mengangguk tak jelas. Jadi, Ayaka memutuskan untuk berpikir seperti ini: Jika bukan Papa yang menamainya, berarti Bundalah yang menamainya. Jika Ayaka bisa mengklasifikasikannya lebih tepat, tempat ini adalah Rumah Kaca (untuk tempat budidaya tumbuhan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat ini pun, atapan dan dinding kacanya menangkap banyak sekali cahaya matahari pagi. Entah itu adalah “untuk upaya melawan hujan asam”, atau “Papamu orang yang luar biasa”, walaupun guru sekolahnya berkata seperti itu saat berkunjung, Ayaka tidak tahu apakah itu memang alasan di balik rumah kaca ini. Kalau sedari awal, apakah memang Papanya yang membuat Taman itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Selamat pagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan pagi, tapi selamat pagi. Sambil berusaha untuk mengabaikan merpati yang mengikutinya, dia menyapa tempat &#039;&#039;&#039;privasi&#039;&#039;&#039;nya yang terbuat dari kayu, dan tidak memiliki dinding dari kaca. Di dekatnya ada tumpukan buku dan botol medis yang tidak seharusnya terkena sinar matahari. Itu adalah tempat yang mirip dengan tempat penelitian Papanya. Tempat yang merupakan &#039;&#039;&#039;tempat belajar&#039;&#039;&#039; pagi untuk Ayaka.&lt;br /&gt;
Walaupun———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Huh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka memiringkan kepalanya. Papanya harusnya sudah ada di sini pada jam ini, seperti biasanya. Dari 6:30 am hingga 7:30 am, satu jam sebelum sarapan, Ayaka mempelajari Black Magic dari Papanya. Itulah rutinitas sehari-hari Ayaka. Tapi, tidak ada orang lain di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Papa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya mungkin ada di suatu tempat di Taman ini, tapi nyatanya memang tidak ada satupun orang di situ. Dengan pelan, Ayaka memanggil Papanya. Satu detik. Dua detik. Tidak ada jawaban. Hanya ada merpati-merpati yang berkerumun di kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Aku tak berbicara pada kalian……”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau dipikir-pikir lagi. Apakah hari ini adalah hari di mana Papanya tidak bisa mengajarinya Black Magic? Walaupun begitu, itu tidak merubah apa yang harus dia lakukan. Latihan sihir ini sudah jadi rutinitasnya, dan tidak pernah ada pagi hari di mana ia boleh tidak melakukan apa-apa, karena itu juga adalah salah satu perintah Papanya. Setidaknya, tidak ada alasan bagi Ayaka untuk kesal karena Papanya tidak memberitahu tentang hambatan ini sebelumnya. Karena itu, Papanya mungkin sudah mengatakan padanya sesuatu pada pagi ini, atau mungkin semalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekarang Ayaka menyadarinya———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Sesuatu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Telah dimulai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Akan segera dimulai.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Dan oleh karena itu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kita harus berpartisipasi di dalamnya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Ummm...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Itu merupakan harapan terbesar keluarga Sajyou.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Bukan, itu dibutuhkan untuk mencapai ambisi terbesar bagi kita, para Magi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; “Sudah dikatakan sebelumnya; jangan berbicara pada merpati, Ayaka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang sudah biasa dia dengar. Ayaka pun langsung berbalik ke arah suara tersebut. Sosok tinggi tersebut langsung menutup pintu masuk kaca Taman. Karena kilau dari cahaya matahari, dan karena bayangan yang menutupi wajah dirinya, Ayaka tidak tahu sosok tersebut sedang memasang ekspresi apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Papa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jangan berbicara pada yang akan menjadi tumbal. Kita tidak boleh merasa simpati pada tumbal. Simpati hanya akan membuat Black Magic menjadi kacau dan mengarahkan tumbal kepada kebimbangan dan keraguan. Harus berapa kali Papa beritahu padamu?”&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;...Baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka mengangguk sambil menundukkan kepalanya. Ayaka ingat kalau Papanya sudah sering mengatakan soal ini. Walaupun Ayaka sudah berusaha untuk mengabaikan mereka, tapi pada akhirnya dia tetap berbicara pada merpati-merpati itu. Merpati-merpati yang sudah melekat secara emosional kepada Ayaka. Tadinya hanya ada beberapa saja yang ada di Taman, tapi sekarang, hampir ada 10 ekor yang berkerumun di kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manusia dan merpati tidak bisa bertukar kata, jadi jangan berbaur dengan mereka. Sedari awal pun mereka bukan makhluk yang harus disimpatikan, dan Papa yakin kamu yang masih kecil pun bisa mengerti akan hal itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini demi dirimu sendiri, Ayaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya sudah memberitahunya tentang ini berkali-kali. Dia memberitahunya, dan tetap saja dia akan terus memberitahunya setiap pagi. Ayaka sendiri, sudah berusaha agar bisa memenuhi harapan Papanya. Tetapi, merpati-merpati tersebut selalu saja menempel padanya, apapun yang Ayaka lakukan——Selain itu, walau dia &#039;&#039;&#039;hanya bisa mematuhi&#039;&#039;&#039; perintah Papanya, tapi dia juga merasa kalau dalam bersamaan dia menentangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kamu tidak bisa memisahkan Pengorbanan dengan Black Magic. Penderitaan dari tumbal adalah sumber dari kekuatan Black Magic.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka juga sudah mendengar soal ini berkali-kali. Dia mendengarnya setiap pagi. Walaupun oleh Ayaka yang pelupa, dia tak akan pernah melupakan hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baik, Papa. Aku akan lakukan yang terbaik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergumam kecil.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ayaka menaikkan kepalanya yang tertunduk. Dan di ujung dari pandangannya yang masih ke bawah, adalah merpati putih yang mematuk-matuk ujung sendalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baiklah, Papa biarkan untuk pagi ini. Kamu pergilah ke ruang makan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
———Eh?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak tahu harus berkata apa. Karena dia tidak pernah diizinkan untuk meninggalkan Taman hingga waktu makan tiba di setiap pagi. Ayaka akhirnya benar-benar menaikkan kepalanya. Papanya tidak menatap padanya. Tatapannya seperti lebih tertuju pada kamar Bundanya. Ke mana arah pasti pandangannya, Ayaka tidak tahu. Jika Papanya melihat ke arah itu, maka mungkin, ruang makan———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sudah waktunya sarapan. Kamu bisa menemani Manaka pada pagi ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersama-sama mereka kembali ke koridor yang tadi Ayaka lewati. Ayaka tidak bisa menanyakan, &amp;quot;Kenapa?&amp;quot; Karena perintah Papanya adalah mutlak, dia hanya mengangguk dan mengatakan &amp;quot;Baik.&amp;quot; Dia tidak memedulikan saat Papanya memarahinya saat jawabannya harusnya adalah &amp;quot;Ya.&amp;quot; Pertanyaan dari &amp;quot;kenapa,&amp;quot; yang tidak bisa dia ungkapkan, menyebar di seluruh kepala Ayaka dan menjadi kolam raksasa yang mengalir ke segala arah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka terpaku pada punggung Papanya, yang berjalan sedikit lebih jauh darinya. Bisakah Ayaka mengungkapkan &amp;quot;Apa maksud Papa?&amp;quot; Apakah ia masih tidak bisa mengungkapkannya? Kesan dirinya terhadap Papanya, adalah jenis seseorang yang tidak banyak bicara kecuali jika menyangkut tentang sihir. Contohnya, Papanya tidak akan menjawab bila ditanyai soal Bundanya. Atau bahkan tentang asal usul dari Taman. Jika ditanyai hal-hal itu, Papanya hanya akan mengangguk.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Namun tetapi———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya membuka mulut. Rasanya itu aneh.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan tanpa memandang ke arah putriknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Mengenai sarapan. Maaf, tapi bisakah kamu temani dia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dia pasti lebih memilihmu, daripada Papa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka memiringkan kepalanya, tidak mengerti apa yang sebenarnya Papanya katakan. Setiap sarapan, dia selalu bersama dengan Papa dan kakaknya, dan keluarga Sajyou selalu melakukan sarapan hanya dengan ketiga orang tersebut, jadi, tidaklah aneh untuk Papanya mengatakan kalau kakaknya ada di ruang makan. Tetapi, jika memperhatikan waktu yang berlalu begitu cepat. Mungkin, saat ini masih baru pukul 6:30 am.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apakah Onee-chan, lapar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mengatakan itu, Ayaka merasakan ada sesuatu yang berbeda.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kakaknya———&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kakaknya yang berumur 6 tahun lebih tua daripadanya, Manaka Sajyou. Keberadaan kakaknya, adalah spesial bagi Ayaka. Dia tak bisa membayangkan kalau dia akan mengatakan &amp;quot;Onee-chan adalah anak kecil biasa,&amp;quot; atau &amp;quot;Aku ingin sarapan, jadi cepatlah!&amp;quot; pada kakaknya. Dia tidak akan mengatakan itu. Dia bahkan memegang kepercayaan di dalam hatinya, kalau dia tak akan pernah mengatakan itu. Itulah mengapa, dia tidak mengerti apa maksud dari perkataan Papanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sepertinya, dia ingin kamu memasak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Memasak?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkali-kali dan tak terhitung lagi, betapa seringnya dia melihat kakaknya memasak. Tetapi, tidak bisa dikatakan, kalau Kakaknya hanya melakukannya sendirian, kapanpun Papanya tak bisa melakukannya karena terlalu sibuk. Walaupun, dari cara bicara Papanya seolah-olah mengatakan, kalau itu adalah keinginan dari Kakaknya sendiri, dan kakaknya sendiri yang mengatakan pada Papanya kalau dia memang menginginkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan mengatakan itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka mengangguk, pelan. Walaupun dia berpikir kalau itu aneh dan bertanya-tanya kenapa, tentunya, adalah karena Kakaknya sendirilah yang mengatakan itu. Jadi Ayaka berpikir, “kalau sekarang adalah waktunya untuk menunjukkan kalau aku bisa memasak dengan sempurna”.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lagipula———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
Lagipula, Onee-chan memang orang yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia cantik, pintar, dan oh ya, manis, dan seseorang yang bisa melakukan apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ayaka, boleh minta tolong ambilkan piring? Dan roti panggang juga.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baik, Onee-chan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ah, bukan yang itu. Karena ini untuk telur mata sapi dan bakon, jadi lebih bagus yang kecil saja. Lihat, kamu harus memisahkan mereka terlebih dahulu. Dan yang tersisa, ah, potong roti dengan tipis, jangan tebal.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ah, B-Baik----&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat ini pun, Onee-chan seperti itu. Lihai, bahkan di dapur. Tapi, dia terlihat begitu anggun. Walaupun sudah tak terhitung lagi seberapa sering kakak yang berada di dapur daripada Papa, rasanya berbeda saat ini, aku merasa kalau Onee-chan menyiapkan itu semua karena dia harus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan efisien, dan ahli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan caranya pada saat ini———rasanya bukan seperti Onee-chan lihai seperti para koki, dan rasanya tidak seperti Onee-chan menjadi cantik seperti &amp;quot;Bunda&amp;quot;. Kali ini benar-benar berbeda dari sebelum-sebelumnya. Walaupun sebelum-sebelumnya Onee-chan pun luar biasa. Sebenarnya apa yang kupikirkan ini? Bahkan kata-kata yang memiliki &amp;quot;luar biasa&amp;quot; yang sama, apa maksudku tentang itu...? Wataknya? Aku merasa kalau hal seperti itu berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat, ada banyak item pada menu. Aku bisa tahu kalau itu berbeda hanya dengan melihatnya. Sebelumnya, kami punya menu susu, salad, bakon, dan roti panggang dengan telur. Tapi sekarang, ada bakon, roti panggang telur, salad, susu, kue pie, ikan kod dan kentang goreng, keju dan daging ham, bubur dan scone&amp;lt;ref&amp;gt;&#039;&#039;&#039;Scone&#039;&#039;&#039;, adalah makanan panggang; Roti cepat yang biasanya cukup manis. Biasanya terbuat dari gandum atau havermut.&amp;lt;/ref&amp;gt;, teh hitam, dan kemudian, ada buah plum dan persik sebagai pencuci mulut. Ada banyak sekali, rasa-rasanya aku tidak mungkin bisa memakan semuanya!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan sangat cepat melakukan ini dan itu, Onee-chan membuat semuanya dengan sangat akurat. Bahkan jari-jari putihnya yang menggenggam pisau dapur, membuatku menghela napas hanya dengan melihatinya. Walaupun, kami hanya memiliki 6 tahun perbedaan umur di antara kami. Dan kenapa Onee-chan, kenapa orang ini begitu cantik? Walaupun aku juga adalah gadis yang manis di SD-ku, tapi kami terlalu berbeda, Onee-chan itu———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Terima kasih, Ayaka. Fufu, kenapa mulutmu terbuka begitu lebar?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Uhhh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak bisa mengatakan, kalau itu adalah karena Onee-chan begitu cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka: “Kenapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka Onee-chanku, yang begitu cantik. Dapur terasa seperti bagian dari aula istana yang megah, dan Onee-chan bagaikan seorang putri yang sedang menari-nari di dalamnya. Memasak begitu banyak makanan, dia terlihat begitu senang. Walaupun aku tidak terlalu ingat wajah Ibunda, tapi aku yakin kalau seperti inilah rupa Bunda saat semasa ia masih hidup. Di bawah cahaya matahari yang masuk melewati jendela, dia terlihat berkilauan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di sebuah buku tertulis kalau orang Inggris suka ikan kod.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, orang Inggris juga tidak terlalu seperti itu———Saat Onee-chan mengatakan itu, ia tersenyum lembut di bawah hujan cahaya matahari. Memang seperti yang kupikirkan, Onee-chan cantik. Wajah tersenyumnya lebih imut dan manis daripada boneka tuan puteri atau seperti yang ada di buku bergambar, dan Onee-chan lebih cantik daripada apapun. Melihat wajah bahagia Onee-chan seperti ini, aku bertanya-tanya kapan itu terjadi?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yang bisa melakukan apapun. Kakakku. Ia benar-benar berbeda dariku yang bahkan tak bisa mempelajari Black Magic, apapun yang aku buat, berhitung, dan segalanya. Onee-chan bisa melakukan apapun. Atau mungkin tepatnya, bisa menjadi apapun. Bahkan menjadi burung merpati. Atau kucing. Onee-chan bisa melakukan apapun, mungkin dengan mengatakan &amp;quot;Aku senang karena kau membuatkannya untukku&amp;quot; atau &amp;quot;Coba dan bersenang-senanglah,&amp;quot; Onee-chan berpikir kalau aku tak berguna. Tapi rasanya, Onee-chan berbeda. Lihatlah, Onee-chan terlihat sangat bersenang-senang. Dia tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cantik————&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Nih. Coba kamu cicip, Ayaka.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;B-Baik. Apa tidak apa-apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak apa-apa. Mengangalah. Aaahh.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil membuka mulutku saat dia mengatakan itu, aku menggigit potongan dari  ikan goreng yang berada di jari putih kurusnya, ah ump.&amp;lt;br&lt;br /&gt;
Aku tidak terlalu suka makanan berlemak, tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Gimana rasanya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Enak......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya, benar-benar enak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun aku tidak terlalu suka makanan yang berlemak, tapi ini terasa garing, empuk, dan tidak berminyak sama sekali. Ini sangat enak!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act1-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baiklah, sepertinya bumbu rahasia pada krim asamnya bekerja efektif. Baiklah, Ayaka suka sama rasanya♪”&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bumbu rahasia?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Untuk membuat masakan jadi lezat, ada bumbu rahasianya. Dan itu lebih luar biasa daripada sihir.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di meja, Papa yang sedari tadi minum kopi mulai tersedak dan batuk saat mendengar itu. Sebelum Onee-chan dan aku ingin menanyakan, Papa segera menggumamkan &amp;quot;Tidak ada apa-apa.&amp;quot; Mungkin, kurasa Papa terkejut oleh kata-kata Onee-chan. Sihir? Bumbu rahasia? Bahkan aku bisa mengingat itu. Lagipula, sesuatu yang disebut sihir itu, memang nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kami———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Umm, sesuatu yang lebih luar biasa daripada sihir, umm...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Papa, yang mengatakannya. Papa bilang hanya ada satu hal, yang lebih luar biasa daripada sihir.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Memang benar. Karena itulah, aku menggunakannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Onee-chan. Walaupun perkataanmu terdengar natural, tapi aku bingung apa maksudnya. Wajahnya. Berkilau, termandikan oleh cahaya matahari yang berseri. Suara yang terdengar dari bibir yang memiliki warna yang sama dengan kelopak bunga sekura.&lt;br /&gt;
Seolah-olah, benar-benar seperti———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act1-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sihir cinta!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Sihir&#039;&#039;&#039; yang sesungguhnya. Aku, walaupun tak tahu apa itu sebenarnya, berpikir kalau itu benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Cinta?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Ayaka, sepertinya kamu belum tahu, ya. Itu disebut sihir cinta, tentunya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia mengatakannya———Onee-chan melihat dan membisikkan sesuatu padaku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seolah-olah, dia sedang berbicara pada seseorang di belakangku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu lebih luar biasa, daripada jenis Misteri apapun yang digunakan oleh Magus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Bagian Sebelumnya&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2|Bagian Selanjutnya]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_1&amp;diff=573462</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_1&amp;diff=573462"/>
		<updated>2021-11-03T00:51:43Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Bagian 3 */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 1==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Si gadis mahakuasa telah jatuh cinta&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Engkau yang bersinar ————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tulus, berwibawa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan baik hati.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Senyummu yang bersinar lembut, layaknya matahari pagi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Engkau, yang baik hati, taat pada keadilan, dan mencintai kebaikan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Meskipun membenci pertikaian, engkau lebih kuat daripada siapapun saat mengangkat pedangmu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pedangmu yang bersinar menghapus segala bentuk kejahatan dari dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;————Pangeran yang berasal dari sebuah kisah dongeng.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Di dunia nyata, tidak ada yang namanya seorang pangeran.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mencarinya hanyalah hal yang sia-sia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena kenyataan lebih kejam dan keras.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kami dibesarkan dengan diajarkan seperti itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Oleh orangtua kami, oleh guru-guru kami.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Atau mungkin oleh dunia itu sendiri.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lihatlah, betapa kejam, betapa kerasnya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hitam adalah warna yang menyelimuti dunia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Warna keabuannya tak akan puas sebelum menyelimuti semuanya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak ada yang namanya pangeran, ataupun kuda putih.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak ada di dunia ini yang seperti di dalam dongeng-dongeng.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, kita tahu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seorang pangeran pasti ada di suatu tempat di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ya, benar. Kita tahu itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jika ada sebuah kejadian seperti di dalam kisah dongeng, maka pasti pangeran ada di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kita tahu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahwa dirimu “Yang Bersinar”... pasti ada di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Engkau, sang “Takdir”, pasti ada di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Terpisahkan, tapi saling bersentuhan, di dalam waktu————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan pada suatu hari nanti, akan saling bergandengan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sambil membersihkan kegelapan di dunia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Berpakaian biru dan perak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sambil memegang pedang bersinarmu yang lebih cerah daripada apapun————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;————Engkau akan datang, ke sini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:Logo.png|frameless|center]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang sudah tiada tak bisa dibawa kembali.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang telah hilang tak akan pernah kembali lagi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seberapa besar pun sebuah mukjizat,&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;hanya bisa untuk mereka yang masih hidup di saat ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keselamatan akan datang kembali di dunia yang berakhir.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kota Suci akan bangkit kembali.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kerajaan yang akan mengadili semuanya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan dari gelombang ombak kejauhan,&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang berkepala tujuh bermahkota sepuluh akan datang.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wahai Kau yang bergelimang penuh dosa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Musuh adalah nama Kau.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ketamakan adalah hati Kau.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mengamuk di atas Bumi, merubah ucapan Pujian menjadi Penghinaan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Di fondasi dari mukjizat yang melingkupi dunia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Di atas kontradiksi ini, kasih sayang yang telah hilang dari Tuhan akan dibuktikan kembali&amp;lt;ref&amp;gt;Alternatif terjemahan baris terakhir ini adalah: &#039;&#039;“Melalui kontradiksi, kasih Tuhan yang telah hilang, akan diberikan kembali.”&#039;&#039;&amp;lt;/ref&amp;gt;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Holy Grail War.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Adalah pertempuran berdarah, di mana kami para magus akan mempertaruhkan nyawa kami demi terkabulnya sebuah permohonan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tujuh Servant dan Tujuh Magus yang memperoleh gelar tingkatan malaikat.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tujuh Heroic Spirit yang di masa hidupnya menemui &amp;quot;kematian yang tak diduga&amp;quot; akan bangkit kembali ke dunia modern untuk waktu sementara dengan menempati wadah untuk jiwa mereka, dan disebut sebagai Servant, berkumpul ke sisi para Magus yang merupakan Master mereka, dan akan saling membunuh satu sama lain hingga satu saja Servant yang tersisa di akhir. Sebuah pertarungan brutal yang melebihi kepintaran manusia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Magus, Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Demi mewujudkan permohonan mereka, bersama-sama.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pada tahun 1999 Masehi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Akhir dari sebuah millenium.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Holy Grail War yang baru akan dimulai di sini, di Tokyo----Yaitu Tanah Yang Dijanjikan dari ujung Timur.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan sekarang.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seorang Servant berdiri di hadapan mataku.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ia, yang memiliki mata hijau.&amp;lt;br&amp;gt;Ia, yang mengenakan baju besi perak.&amp;lt;br&amp;gt;Servant rank pertama, yang bersumpah untuk bertempur bersamaku di Holy Grail War, mendekap di sisiku, yang merupakan Master yang berada di tingkat terbawah dari tujuh tingkatan malaikat, Princes.&amp;lt;br&amp;gt;Engkau, seorang kesatria yang bersumpah untuk melindungiku.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saber.&amp;lt;br&amp;gt;Bagiku di masa itu, engkau terlihat begitu tinggi.&amp;lt;br&amp;gt;Tanpa kusadari, aku melihat dirimu seolah-olah sedang berada di 8 tahun yang lalu.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;8 tahun yang lalu.&amp;lt;br&amp;gt;Pada waktu itu, engkau mungkin sedang bertempur di suatu tempat yang tidak kuketahui di sisi kakakku.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;Dan tetap saja.&amp;lt;br&amp;gt;Masih ada banyak sekali hal yang tidak kuketahui.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentang dirimu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentang Papaku.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentang apa makna dari yang disebut Holy Grail War ini.&amp;lt;br&amp;gt;Apa artinya itu bagimu?&amp;lt;br&amp;gt;Atau apa yang sebenarnya kakakku lakukan pada waktu itu?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kakakku————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka Onee-chan&amp;lt;ref&amp;gt;&#039;&#039;&#039;Onee-chan&#039;&#039;&#039;, adalah panggilan untuk kakak perempuan.&amp;lt;/ref&amp;gt;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seseorang yang bersinar lebih dari siapapun.&amp;lt;br&amp;gt;Seseorang yang bergabung di dalam Holy Grail War 8 tahun yang lalu, bersama denganmu.&amp;lt;br&amp;gt;Walaupun ada banyak sekali hal yang aku tidak ingat bahkan sampai sekarang, karena pada waktu itu aku masih begitu kecil, tapi tentu masih ada beberapa hal yang aku ingat.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;Ya, dan untuk contohnya.&amp;lt;br&amp;gt;Aku, selalu, tentang kakakku————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
Cahaya kilau dari matahari, masuk melewati celah dari korden yang tertutup. Suara nyanyian burung yang memberitahukan waktu sembari bertengger di batang setiap pohon di balik jendela. Tanda-tanda dari pagi hari. Dingin dan kegelapan menghilang entah ke mana seperti kebohongan, hari yang seharusnya menjadi &#039;esok hari&#039; sebelum dia tidur, sekarang telah menjadi &#039;hari ini&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Uu---&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menggosok mata beratnya, Ayaka Sajyou bangun dari tidurnya di ranjang lembutnya. Cahaya dari matahari. Nyanyian burung-burung. Walaupun dia tidak membenci tanda-tanda dari pagi hari yang membuat nyaman dan menyegarkan itu, dia tidak terlalu bisa menggemari kedatangan dari pagi hari itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; (Sudah pagi, ya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak menyangkal kalau dia menyukai sensasi nyaman dari ranjangnya yang menjaga kehangatan di suhu yang tepat. Membahas soal apa yang dia gemari, dia masih lebih ingin terlelap saja, merebahkan badannya sambil merasakan kehangatan yang nyaman seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; (Jam wekernya... masih belum berdering...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memegang harapan, dia meraih jam digital yang dia tempatkan di sisi ranjang, sambil menutupi kepalanya dengan selimut. Udara dingin menyentuh tangan kanannya saat dia mengulurkannya. Jika dia disuruh untuk memilih sensasi yang mana yang lebih dia sukai, maka dia lebih menyukai ini. Tapi bagaimanapun, hal yang dingin tetaplah dingin. Karena itu, dia secepatnya mengambil jam tersebut dan memasukkannya ke dalam selimut.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah jam yang berkualitas tinggi, menampilkan hari, tanggal, dan tahun Masehi. Benda itu diberikan kepadanya sebagai hadiah ultah nya tahun lalu. Walaupun dia lebih menginginkan hal yang lebih manis, dia telah menggunakan jam tersebut selama lebih dari setahun, dan tak pernah berniat untuk mengeluh pada Papa nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	[1991]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dapat selalu memastikan waktu, dengan secara tak sadar matanya langsung melirik sekilas pada tampilan tahun Masehi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	[6:14 AM]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6: 14 AM.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika dia adalah &#039;memang&#039; gadis seumurannya, maka pastinya, pada jam segini kebanyakan orang akan kembali tidur. Tetapi, karena gaya hidup Ayaka yang berbeda dari gadis SD pada biasanya, dia memutuskan untuk mematikan jam wekernya sambil menggumamkan &amp;quot;.....sempurna,&amp;quot; sambil membuat wajah kusut saat matanya menatap pada tampilan digital pada jam. Waktu yang diatur pada jam weker adalah 6:15 AM. Karena itu, sempurna! Dia tak bisa terus terbaring di tempat tidur seperti ini. Menggeliat, dia merangkak keluar dari selimut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggeliat, dia melepaskan piyamanya. Seperti yang sudah diduga, udara pagi masih sangat dingin. Dingin. Dia mengambil baju gantinya yang sudah dilipat rapi dan ditempatkan di kursi meja sebelum dia tidur semalam. Dia mengganti baju lebih cepat daripada saat melepaskannya. Sejak kapan, dia sudah bisa mengganti baju dengan mandiri? Dia sudah bisa melakukannya setidaknya semenjak dia masuk ke SD. Dan lagi, ia tidak ingat siapa yang mengajarinya mengganti pakaian. Entah itu oleh Bundanya atau Papanya, dia tak tahu pasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun dia berpikir kalau itu mungkin bukanlah Papanya. Meski ia tidak dapat mengingatnya, mengejutkan kalau ia bisa melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baiklah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selesai berganti baju, dia berdiri di depan cermin di samping lemari. Dia sudah benar-benar berganti baju dengan rapih. Baiklah. Jas merah cerah ini adalah kesukaannya Ayaka. Menurutnya, kancing merahnya lucu dan lumayan bergaya. Sambil memeriksa jam yang menggantung di dinding, dia menyisir rambutnya dengan cepat, karena rambutnya tidak begitu panjang.&amp;lt;br&amp;gt;Tidak apa-apa. Dia pasti bisa &#039;&#039;&#039;tepat waktu&#039;&#039;&#039;. Perasaannya berpacu, karena sudah hampir pada waktu yang ditetapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; (......Aku harus bangun lebih cepat kalau aku memang ingin memasak)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun dia bisa mengganti baju sendiri, tapi dia masih belum bisa memasak. Itu adalah tugas yang diserahkan pada Papanya. Papanya melakukan hampir semua pekerjaan rumah sendirian. Pernah ada hari-hari dimana masih ada seorang pembantu, tapi sekarang, Papanyalah satu-satunya yang mengurus tanah keluarga Sajyou yang luas, yang memiliki banyak sekali &#039;&#039;&#039;ruangan yang tak bisa dimasuki&#039;&#039;&#039;. Ayaka hanya membantu jika diizinkan Papanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Harusnya sekarang Papa sudah bangun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya pasti terjaga lagi semalam. Walau sudah pasti Papanya yang akan menyiapkan sarapan lagi untuk pagi ini, namun Ayaka tidak terlalu bisa membantunya. Tetapi setidaknya, Ayaka bisa membantu menata meja makan. Tapi, selain dari hal itu, Ayaka punya kegiatan lain pada pagi hari. Sebuah rutinitas wajib sehari-hari. Dan itu adalah———latihan Black Magicnya. Belajar, dan berlatih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Udara di koridor terasa lebih dingin daripada dalam kamarnya. Udara yang dia hembuskan berwarna putih. Sambil menghangatkan kedua tangannya dengan napasnya, dia mulai berjalan menuju kamar mandi. Setelah meletakkan bangku kaki yang dibuatkan oleh Papanya untuknya, Ayaka berdiri di atasnya, lalu membasuh mukanya dengan air dingin, tak memperdulikan udara yang dingin. Sensasi pagi yang halus dan lembut langsung menghilang. Menjernihkan pikirannya, serta jejak-jejak kantuk pun ikut menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menganggukkan “ya”, dia mengelap wajahnya yang basah dengan handuk. Ayaka melihat ke cermin, lalu ia menyadari kalau dia tidak menahan poni nya dengan pin, setelah dia merasakan kalau poni nya basah kuyup. Terlihat di cermin, kalau wajah Ayaka berubah menjadi kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Jangan membuat ekspresi aneh, Ayaka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka mengangguk lagi sambil mengucapkan “ya.” Dia kembali ke koridor. Dan pada saat itu, dia menyadari satu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Huh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bau apa ini? Baunya harum. Apakah itu bau dari sarapan dari rumah ini, atau dari sarapan tetangga? Walaupun tidak akan aneh jika bau itu sebenarnya adalah bau bakon dan telur yang sudah jadi menu sarapan sehari-hari keluarga Sajyou, tapi juga tercium seperti bau dari makanan lain. Tapi mana mungkin dia bisa mengetahuinya, karena dia belum mempelajarinya, dan juga belum diizinkan memasak. Sambil berpikir di sudut pikirannya, “Bau apa ini?”, dia terus melanjutkan berjalan di koridor. Setelah sampai di ujung koridor, dia berbelok. Ayaka berbelok menuju &#039;&#039;&#039;Taman&#039;&#039;&#039;. Setelah keluar dari kamar mandi, dia membuka pintu yang dia lewati sebelumnya, dan pergi ke luar. Setelah membuka pintu kaca di ujung yang lain, dia meneruskan perjalanannya di jalan terusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia sampai. Bahkan jika dia memberitahu pada teman sekelasnya kalau rumahnya besar, itu karena dia sudah tinggal di rumah tersebut dalam waktu yang lama, tapi walaupun dia merasakan kehampaan beberapa kali di rumahnya, dia bisa merasakan kehidupan di Taman. Atau sebenarnya, yang dia maksud itu besar, atau lapang? Akan tetapi, itu tidak membingungkan. Walaupun dia merasa kalau itu adalah perjalanan yang jauh. Walaupun dia merasa berat dalam melakukan rutinitasnya. Dia tidak membencinya, karena dia bisa datang ke sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
――――Itu bukanlah kebun, ataupun pekarangan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
――――Itu adalah Taman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pepohonan hijau yang subur. Bunga-bunga. Bermacam-macam jenis tumbuhan. Selain itu, juga ada beberapa burung merpati. Mereka berkumpul di kaki Ayaka, beberapa beterbangan ke arahnya, karena mereka menyadari kehadiran Ayaka. Terlalu banyak tanaman untuk disebut pekarangan, dan tidak terlalu besar untuk disebut kebun. Ayaka menyebutnya Taman, karena dirasa lebih cocok. Walaupun dia selalu bertanya, “Kenapa menyebutnya Taman?” pada saat dahulu, tapi Papanya tidak memberikan jawaban. Papanya hanya sekedar mengangguk tak jelas. Jadi, Ayaka memutuskan untuk berpikir seperti ini: Jika bukan Papa yang menamainya, berarti Bundalah yang menamainya. Jika Ayaka bisa mengklasifikasikannya lebih tepat, tempat ini adalah Rumah Kaca (untuk tempat budidaya tumbuhan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat ini pun, atapan dan dinding kacanya menangkap banyak sekali cahaya matahari pagi. Entah itu adalah “untuk upaya melawan hujan asam”, atau “Papamu orang yang luar biasa”, walaupun guru sekolahnya berkata seperti itu saat berkunjung, Ayaka tidak tahu apakah itu memang alasan di balik rumah kaca ini. Kalau sedari awal, apakah memang Papanya yang membuat Taman itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Selamat pagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan pagi, tapi selamat pagi. Sambil berusaha untuk mengabaikan merpati yang mengikutinya, dia menyapa tempat &#039;&#039;&#039;privasi&#039;&#039;&#039;nya yang terbuat dari kayu, dan tidak memiliki dinding dari kaca. Di dekatnya ada tumpukan buku dan botol medis yang tidak seharusnya terkena sinar matahari. Itu adalah tempat yang mirip dengan tempat penelitian Papanya. Tempat yang merupakan &#039;&#039;&#039;tempat belajar&#039;&#039;&#039; pagi untuk Ayaka.&lt;br /&gt;
Walaupun———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Huh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka memiringkan kepalanya. Papanya harusnya sudah ada di sini pada jam ini, seperti biasanya. Dari 6:30 am hingga 7:30 am, satu jam sebelum sarapan, Ayaka mempelajari Black Magic dari Papanya. Itulah rutinitas sehari-hari Ayaka. Tapi, tidak ada orang lain di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Papa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya mungkin ada di suatu tempat di Taman ini, tapi nyatanya memang tidak ada satupun orang di situ. Dengan pelan, Ayaka memanggil Papanya. Satu detik. Dua detik. Tidak ada jawaban. Hanya ada merpati-merpati yang berkerumun di kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Aku tak berbicara pada kalian……”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau dipikir-pikir lagi. Apakah hari ini adalah hari di mana Papanya tidak bisa mengajarinya Black Magic? Walaupun begitu, itu tidak merubah apa yang harus dia lakukan. Latihan sihir ini sudah jadi rutinitasnya, dan tidak pernah ada pagi hari di mana ia boleh tidak melakukan apa-apa, karena itu juga adalah salah satu perintah Papanya. Setidaknya, tidak ada alasan bagi Ayaka untuk kesal karena Papanya tidak memberitahu tentang hambatan ini sebelumnya. Karena itu, Papanya mungkin sudah mengatakan padanya sesuatu pada pagi ini, atau mungkin semalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekarang Ayaka menyadarinya———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Sesuatu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Telah dimulai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Akan segera dimulai.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Dan oleh karena itu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kita harus berpartisipasi di dalamnya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Ummm...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Itu merupakan harapan terbesar keluarga Sajyou.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Bukan, itu dibutuhkan untuk mencapai ambisi terbesar bagi kita, para Magi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; “Sudah dikatakan sebelumnya; jangan berbicara pada merpati, Ayaka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang sudah biasa dia dengar. Ayaka pun langsung berbalik ke arah suara tersebut. Sosok tinggi tersebut langsung menutup pintu masuk kaca Taman. Karena kilau dari cahaya matahari, dan karena bayangan yang menutupi wajah dirinya, Ayaka tidak tahu sosok tersebut sedang memasang ekspresi apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Papa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jangan berbicara pada yang akan menjadi tumbal. Kita tidak boleh merasa simpati pada tumbal. Simpati hanya akan membuat Black Magic menjadi kacau dan mengarahkan tumbal kepada kebimbangan dan keraguan. Harus berapa kali Papa beritahu padamu?”&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;...Baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka mengangguk sambil menundukkan kepalanya. Ayaka ingat kalau Papanya sudah sering mengatakan soal ini. Walaupun Ayaka sudah berusaha untuk mengabaikan mereka, tapi pada akhirnya dia tetap berbicara pada merpati-merpati itu. Merpati-merpati yang sudah melekat secara emosional kepada Ayaka. Tadinya hanya ada beberapa saja yang ada di Taman, tapi sekarang, hampir ada 10 ekor yang berkerumun di kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manusia dan merpati tidak bisa bertukar kata, jadi jangan berbaur dengan mereka. Sedari awal pun mereka bukan makhluk yang harus disimpatikan, dan Papa yakin kamu yang masih kecil pun bisa mengerti akan hal itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini demi dirimu sendiri, Ayaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya sudah memberitahunya tentang ini berkali-kali. Dia memberitahunya, dan tetap saja dia akan terus memberitahunya setiap pagi. Ayaka sendiri, sudah berusaha agar bisa memenuhi harapan Papanya. Tetapi, merpati-merpati tersebut selalu saja menempel padanya, apapun yang Ayaka lakukan——Selain itu, semenjak dia &#039;&#039;&#039;hanya bisa mematuhi&#039;&#039;&#039; perintah Papanya, tapi dia juga merasa kalau dalam bersamaan dia menentangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kamu tidak bisa memisahkan Pengorbanan dengan Black Magic. Penderitaan dari tumbal adalah sumber dari kekuatan Black Magic.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka juga sudah mendengar soal ini berkali-kali. Dia mendengarnya setiap pagi. Walaupun oleh Ayaka yang pelupa, dia tak akan pernah melupakan hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baik, Papa. Aku akan lakukan yang terbaik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergumam kecil.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ayaka menaikkan kepalanya yang tertunduk. Dan di ujung dari pandangannya yang masih ke bawah, adalah merpati putih yang mematuk-matuk ujung sendalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baiklah, Papa biarkan untuk pagi ini. Kamu pergilah ke ruang makan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
———Eh?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak tahu harus berkata apa. Karena dia tidak pernah diizinkan untuk meninggalkan Taman hingga waktu makan tiba di setiap pagi. Ayaka akhirnya benar-benar menaikkan kepalanya. Papanya tidak menatap padanya. Tatapannya seperti lebih tertuju pada kamar Bundanya. Ke mana arah pasti pandangannya, Ayaka tidak tahu. Jika Papanya melihat ke arah itu, maka mungkin, ruang makan———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sudah waktunya sarapan. Kamu bisa menemani Manaka pada pagi ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersama-sama mereka kembali ke koridor yang tadi Ayaka lewati. Ayaka tidak bisa menanyakan, &amp;quot;Kenapa?&amp;quot; Karena perintah Papanya adalah mutlak, dia hanya mengangguk dan mengatakan &amp;quot;Baik.&amp;quot; Dia tidak memedulikan saat Papanya memarahinya saat jawabannya harusnya adalah &amp;quot;Ya.&amp;quot; Pertanyaan dari &amp;quot;kenapa,&amp;quot; yang tidak bisa dia ungkapkan, menyebar di seluruh kepala Ayaka dan menjadi kolam raksasa yang mengalir ke segala arah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka terpaku pada punggung Papanya, yang berjalan sedikit lebih jauh darinya. Bisakah Ayaka mengungkapkan &amp;quot;Apa maksud Papa?&amp;quot; Apakah ia masih tidak bisa mengungkapkannya? Kesan dirinya terhadap Papanya, adalah jenis seseorang yang tidak banyak bicara kecuali jika menyangkut tentang sihir. Contohnya, Papanya tidak akan menjawab bila ditanyai soal Bundanya. Atau bahkan tentang asal usul dari Taman. Jika ditanyai hal-hal itu, Papanya hanya akan mengangguk.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Namun tetapi———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya membuka mulut. Rasanya itu aneh.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan tanpa memandang ke arah putriknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Mengenai sarapan. Maaf, tapi bisakah kamu temani dia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dia pasti lebih memilihmu, daripada Papa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka memiringkan kepalanya, tidak mengerti apa yang sebenarnya Papanya katakan. Setiap sarapan, dia selalu bersama dengan Papa dan kakaknya, dan keluarga Sajyou selalu melakukan sarapan hanya dengan ketiga orang tersebut, jadi, tidaklah aneh untuk Papanya mengatakan kalau kakaknya ada di ruang makan. Tetapi, jika memperhatikan waktu yang berlalu begitu cepat. Mungkin, saat ini masih baru pukul 6:30 am.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apakah Onee-chan, lapar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mengatakan itu, Ayaka merasakan ada sesuatu yang berbeda.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kakaknya———&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kakaknya yang berumur 6 tahun lebih tua daripadanya, Manaka Sajyou. Keberadaan kakaknya, adalah spesial bagi Ayaka. Dia tak bisa membayangkan kalau dia akan mengatakan &amp;quot;Onee-chan adalah anak kecil biasa,&amp;quot; atau &amp;quot;Aku ingin sarapan, jadi cepatlah!&amp;quot; pada kakaknya. Dia tidak akan mengatakan itu. Dia bahkan memegang kepercayaan di dalam hatinya, kalau dia tak akan pernah mengatakan itu. Itulah mengapa, dia tidak mengerti apa maksud dari perkataan Papanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sepertinya, dia ingin kamu memasak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Memasak?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkali-kali dan tak terhitung lagi, betapa seringnya dia melihat kakaknya memasak. Tetapi, tidak bisa dikatakan, kalau Kakaknya hanya melakukannya sendirian, kapanpun Papanya tak bisa melakukannya karena terlalu sibuk. Walaupun, dari cara bicara Papanya seolah-olah mengatakan, kalau itu adalah keinginan dari Kakaknya sendiri, dan kakaknya sendiri yang mengatakan pada Papanya kalau dia memang menginginkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan mengatakan itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka mengangguk, pelan. Walaupun dia berpikir kalau itu aneh dan bertanya-tanya kenapa, tentunya, adalah karena Kakaknya sendirilah yang mengatakan itu. Jadi Ayaka berpikir, “kalau sekarang adalah waktunya untuk menunjukkan kalau aku bisa memasak dengan sempurna”.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lagipula———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
Lagipula, Onee-chan memang orang yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia cantik, pintar, dan oh ya, manis, dan seseorang yang bisa melakukan apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ayaka, boleh minta tolong ambilkan piring? Dan roti panggang juga.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baik, Onee-chan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ah, bukan yang itu. Karena ini untuk telur mata sapi dan bakon, jadi lebih bagus yang kecil saja. Lihat, kamu harus memisahkan mereka terlebih dahulu. Dan yang tersisa, ah, potong roti dengan tipis, jangan tebal.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ah, B-Baik----&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat ini pun, Onee-chan seperti itu. Lihai, bahkan di dapur. Tapi, dia terlihat begitu anggun. Walaupun sudah tak terhitung lagi seberapa sering kakak yang berada di dapur daripada Papa, rasanya berbeda saat ini, aku merasa kalau Onee-chan menyiapkan itu semua karena dia harus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan efisien, dan ahli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan caranya pada saat ini———rasanya bukan seperti Onee-chan lihai seperti para koki, dan rasanya tidak seperti Onee-chan menjadi cantik seperti &amp;quot;Bunda&amp;quot;. Kali ini benar-benar berbeda dari sebelum-sebelumnya. Walaupun sebelum-sebelumnya Onee-chan pun luar biasa. Sebenarnya apa yang kupikirkan ini? Bahkan kata-kata yang memiliki &amp;quot;luar biasa&amp;quot; yang sama, apa maksudku tentang itu...? Wataknya? Aku merasa kalau hal seperti itu berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat, ada banyak item pada menu. Aku bisa tahu kalau itu berbeda hanya dengan melihatnya. Sebelumnya, kami punya menu susu, salad, bakon, dan roti panggang dengan telur. Tapi sekarang, ada bakon, roti panggang telur, salad, susu, kue pie, ikan kod dan kentang goreng, keju dan daging ham, bubur dan scone&amp;lt;ref&amp;gt;&#039;&#039;&#039;Scone&#039;&#039;&#039;, adalah makanan panggang; Roti cepat yang biasanya cukup manis. Biasanya terbuat dari gandum atau havermut.&amp;lt;/ref&amp;gt;, teh hitam, dan kemudian, ada buah plum dan persik sebagai pencuci mulut. Ada banyak sekali, rasa-rasanya aku tidak mungkin bisa memakan semuanya!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan sangat cepat melakukan ini dan itu, Onee-chan membuat semuanya dengan sangat akurat. Bahkan jari-jari putihnya yang menggenggam pisau dapur, membuatku menghela napas hanya dengan melihatinya. Walaupun, kami hanya memiliki 6 tahun perbedaan umur di antara kami. Dan kenapa Onee-chan, kenapa orang ini begitu cantik? Walaupun aku juga adalah gadis yang manis di SD-ku, tapi kami terlalu berbeda, Onee-chan itu———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Terima kasih, Ayaka. Fufu, kenapa mulutmu terbuka begitu lebar?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Uhhh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak bisa mengatakan, kalau itu adalah karena Onee-chan begitu cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka: “Kenapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka Onee-chanku, yang begitu cantik. Dapur terasa seperti bagian dari aula istana yang megah, dan Onee-chan bagaikan seorang putri yang sedang menari-nari di dalamnya. Memasak begitu banyak makanan, dia terlihat begitu senang. Walaupun aku tidak terlalu ingat wajah Ibunda, tapi aku yakin kalau seperti inilah rupa Bunda saat semasa ia masih hidup. Di bawah cahaya matahari yang masuk melewati jendela, dia terlihat berkilauan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di sebuah buku tertulis kalau orang Inggris suka ikan kod.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, orang Inggris juga tidak terlalu seperti itu———Saat Onee-chan mengatakan itu, ia tersenyum lembut di bawah hujan cahaya matahari. Memang seperti yang kupikirkan, Onee-chan cantik. Wajah tersenyumnya lebih imut dan manis daripada boneka tuan puteri atau seperti yang ada di buku bergambar, dan Onee-chan lebih cantik daripada apapun. Melihat wajah bahagia Onee-chan seperti ini, aku bertanya-tanya kapan itu terjadi?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yang bisa melakukan apapun. Kakakku. Ia benar-benar berbeda dariku yang bahkan tak bisa mempelajari Black Magic, apapun yang aku buat, berhitung, dan segalanya. Onee-chan bisa melakukan apapun. Atau mungkin tepatnya, bisa menjadi apapun. Bahkan menjadi burung merpati. Atau kucing. Onee-chan bisa melakukan apapun, mungkin dengan mengatakan &amp;quot;Aku senang karena kau membuatkannya untukku&amp;quot; atau &amp;quot;Coba dan bersenang-senanglah,&amp;quot; Onee-chan berpikir kalau aku tak berguna. Tapi rasanya, Onee-chan berbeda. Lihatlah, Onee-chan terlihat sangat bersenang-senang. Dia tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cantik————&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Nih. Coba kamu cicip, Ayaka.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;B-Baik. Apa tidak apa-apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak apa-apa. Mengangalah. Aaahh.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil membuka mulutku saat dia mengatakan itu, aku menggigit potongan dari  ikan goreng yang berada di jari putih kurusnya, ah ump.&amp;lt;br&lt;br /&gt;
Aku tidak terlalu suka makanan berlemak, tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Gimana rasanya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Enak......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya, benar-benar enak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun aku tidak terlalu suka makanan yang berlemak, tapi ini terasa garing, empuk, dan tidak berminyak sama sekali. Ini sangat enak!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act1-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baiklah, sepertinya bumbu rahasia pada krim asamnya bekerja efektif. Baiklah, Ayaka suka sama rasanya♪”&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bumbu rahasia?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Untuk membuat masakan jadi lezat, ada bumbu rahasianya. Dan itu lebih luar biasa daripada sihir.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di meja, Papa yang sedari tadi minum kopi mulai tersedak dan batuk saat mendengar itu. Sebelum Onee-chan dan aku ingin menanyakan, Papa segera menggumamkan &amp;quot;Tidak ada apa-apa.&amp;quot; Mungkin, kurasa Papa terkejut oleh kata-kata Onee-chan. Sihir? Bumbu rahasia? Bahkan aku bisa mengingat itu. Lagipula, sesuatu yang disebut sihir itu, memang nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kami———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Umm, sesuatu yang lebih luar biasa daripada sihir, umm...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Papa, yang mengatakannya. Papa bilang hanya ada satu hal, yang lebih luar biasa daripada sihir.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Memang benar. Karena itulah, aku menggunakannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Onee-chan. Walaupun perkataanmu terdengar natural, tapi aku bingung apa maksudnya. Wajahnya. Berkilau, termandikan oleh cahaya matahari yang berseri. Suara yang terdengar dari bibir yang memiliki warna yang sama dengan kelopak bunga sekura.&lt;br /&gt;
Seolah-olah, benar-benar seperti———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act1-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sihir cinta!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Sihir&#039;&#039;&#039; yang sesungguhnya. Aku, walaupun tak tahu apa itu sebenarnya, berpikir kalau itu benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Cinta?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Ayaka, sepertinya kamu belum tahu, ya. Itu disebut sihir cinta, tentunya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia mengatakannya———Onee-chan melihat dan membisikkan sesuatu padaku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seolah-olah, dia sedang berbicara pada seseorang di belakangku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu lebih luar biasa, daripada jenis Misteri apapun yang digunakan oleh Magus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Bagian Sebelumnya&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2|Bagian Selanjutnya]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_1&amp;diff=573461</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_1&amp;diff=573461"/>
		<updated>2021-11-03T00:49:08Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Bagian 2 */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 1==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Si gadis mahakuasa telah jatuh cinta&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Engkau yang bersinar ————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tulus, berwibawa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan baik hati.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Senyummu yang bersinar lembut, layaknya matahari pagi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Engkau, yang baik hati, taat pada keadilan, dan mencintai kebaikan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Meskipun membenci pertikaian, engkau lebih kuat daripada siapapun saat mengangkat pedangmu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pedangmu yang bersinar menghapus segala bentuk kejahatan dari dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;————Pangeran yang berasal dari sebuah kisah dongeng.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Di dunia nyata, tidak ada yang namanya seorang pangeran.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mencarinya hanyalah hal yang sia-sia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena kenyataan lebih kejam dan keras.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kami dibesarkan dengan diajarkan seperti itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Oleh orangtua kami, oleh guru-guru kami.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Atau mungkin oleh dunia itu sendiri.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lihatlah, betapa kejam, betapa kerasnya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hitam adalah warna yang menyelimuti dunia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Warna keabuannya tak akan puas sebelum menyelimuti semuanya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak ada yang namanya pangeran, ataupun kuda putih.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak ada di dunia ini yang seperti di dalam dongeng-dongeng.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, kita tahu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seorang pangeran pasti ada di suatu tempat di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ya, benar. Kita tahu itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jika ada sebuah kejadian seperti di dalam kisah dongeng, maka pasti pangeran ada di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kita tahu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahwa dirimu “Yang Bersinar”... pasti ada di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Engkau, sang “Takdir”, pasti ada di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Terpisahkan, tapi saling bersentuhan, di dalam waktu————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan pada suatu hari nanti, akan saling bergandengan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sambil membersihkan kegelapan di dunia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Berpakaian biru dan perak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sambil memegang pedang bersinarmu yang lebih cerah daripada apapun————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;————Engkau akan datang, ke sini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:Logo.png|frameless|center]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang sudah tiada tak bisa dibawa kembali.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang telah hilang tak akan pernah kembali lagi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seberapa besar pun sebuah mukjizat,&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;hanya bisa untuk mereka yang masih hidup di saat ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keselamatan akan datang kembali di dunia yang berakhir.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kota Suci akan bangkit kembali.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kerajaan yang akan mengadili semuanya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan dari gelombang ombak kejauhan,&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang berkepala tujuh bermahkota sepuluh akan datang.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wahai Kau yang bergelimang penuh dosa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Musuh adalah nama Kau.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ketamakan adalah hati Kau.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mengamuk di atas Bumi, merubah ucapan Pujian menjadi Penghinaan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Di fondasi dari mukjizat yang melingkupi dunia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Di atas kontradiksi ini, kasih sayang yang telah hilang dari Tuhan akan dibuktikan kembali&amp;lt;ref&amp;gt;Alternatif terjemahan baris terakhir ini adalah: &#039;&#039;“Melalui kontradiksi, kasih Tuhan yang telah hilang, akan diberikan kembali.”&#039;&#039;&amp;lt;/ref&amp;gt;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Holy Grail War.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Adalah pertempuran berdarah, di mana kami para magus akan mempertaruhkan nyawa kami demi sebuah permohonan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tujuh Servant dan Tujuh Magus yang memperoleh gelar tingkatan malaikat.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tujuh Heroic Spirit yang di masa hidupnya menemui &amp;quot;kematian yang tak diduga&amp;quot; akan bangkit kembali ke dunia modern untuk waktu sementara dengan menempati wadah untuk jiwa mereka, dan disebut sebagai Servant, berkumpul ke sisi para Magus yang merupakan Master mereka, dan akan saling membunuh satu sama lain hingga satu saja Servant yang tersisa di akhir. Sebuah pertarungan brutal yang melebihi kepintaran manusia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Magus, Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Demi mewujudkan permohonan mereka, bersama-sama.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pada tahun 1999 Masehi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Akhir dari sebuah millenium.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Holy Grail War yang baru akan dimulai di sini, di Tokyo----Yaitu Tanah Yang Dijanjikan dari ujung Timur.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan sekarang.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seorang Servant berdiri di hadapan mataku.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ia, yang memiliki mata hijau.&amp;lt;br&amp;gt;Ia, yang mengenakan baju besi perak.&amp;lt;br&amp;gt;Servant rank pertama, yang bersumpah untuk bertempur bersamaku di Holy Grail War, mendekap di sisiku, yang merupakan Master yang berada di tingkat terbawah dari tujuh tingkatan malaikat, Princes.&amp;lt;br&amp;gt;Engkau, seorang kesatria yang bersumpah untuk melindungiku.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saber.&amp;lt;br&amp;gt;Bagiku di masa itu, engkau terlihat begitu tinggi.&amp;lt;br&amp;gt;Tanpa kusadari, aku melihat dirimu seolah-olah sedang berada di 8 tahun yang lalu.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;8 tahun yang lalu.&amp;lt;br&amp;gt;Pada waktu itu, engkau mungkin sedang bertempur di suatu tempat yang tidak kuketahui di sisi kakakku.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;Dan tetap saja.&amp;lt;br&amp;gt;Masih ada banyak sekali hal yang tidak kuketahui.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentang dirimu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentang Papaku.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentang apa makna dari yang disebut Holy Grail War ini.&amp;lt;br&amp;gt;Apa artinya itu bagimu?&amp;lt;br&amp;gt;Atau apa yang sebenarnya kakakku lakukan pada waktu itu?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kakakku————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka Onee-chan&amp;lt;ref&amp;gt;&#039;&#039;&#039;Onee-chan&#039;&#039;&#039;, adalah panggilan untuk kakak perempuan.&amp;lt;/ref&amp;gt;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seseorang yang bersinar lebih dari siapapun.&amp;lt;br&amp;gt;Seseorang yang bergabung di dalam Holy Grail War 8 tahun yang lalu, bersama denganmu.&amp;lt;br&amp;gt;Walaupun ada banyak sekali hal yang aku tidak ingat bahkan sampai sekarang, karena pada waktu itu aku masih begitu kecil, tapi tentu masih ada beberapa hal yang aku ingat.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;Ya, dan untuk contohnya.&amp;lt;br&amp;gt;Aku, selalu, tentang kakakku————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
Cahaya kilau dari matahari, masuk melewati celah dari korden yang tertutup. Suara nyanyian burung yang memberitahukan waktu sembari bertengger di batang setiap pohon di balik jendela. Tanda-tanda dari pagi hari. Dingin dan kegelapan menghilang entah ke mana seperti kebohongan, hari yang seharusnya menjadi &#039;esok hari&#039; sebelum dia tidur, sekarang telah menjadi &#039;hari ini&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Uu---&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menggosok mata beratnya, Ayaka Sajyou bangun dari tidurnya di ranjang lembutnya. Cahaya dari matahari. Nyanyian burung-burung. Walaupun dia tidak membenci tanda-tanda dari pagi hari yang membuat nyaman dan menyegarkan itu, dia tidak terlalu bisa menggemari kedatangan dari pagi hari itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; (Sudah pagi, ya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak menyangkal kalau dia menyukai sensasi nyaman dari ranjangnya yang menjaga kehangatan di suhu yang tepat. Membahas soal apa yang dia gemari, dia masih lebih ingin terlelap saja, merebahkan badannya sambil merasakan kehangatan yang nyaman seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; (Jam wekernya... masih belum berdering...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memegang harapan, dia meraih jam digital yang dia tempatkan di sisi ranjang, sambil menutupi kepalanya dengan selimut. Udara dingin menyentuh tangan kanannya saat dia mengulurkannya. Jika dia disuruh untuk memilih sensasi yang mana yang lebih dia sukai, maka dia lebih menyukai ini. Tapi bagaimanapun, hal yang dingin tetaplah dingin. Karena itu, dia secepatnya mengambil jam tersebut dan memasukkannya ke dalam selimut.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah jam yang berkualitas tinggi, menampilkan hari, tanggal, dan tahun Masehi. Benda itu diberikan kepadanya sebagai hadiah ultah nya tahun lalu. Walaupun dia lebih menginginkan hal yang lebih manis, dia telah menggunakan jam tersebut selama lebih dari setahun, dan tak pernah berniat untuk mengeluh pada Papa nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	[1991]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dapat selalu memastikan waktu, dengan secara tak sadar matanya langsung melirik sekilas pada tampilan tahun Masehi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	[6:14 AM]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6: 14 AM.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika dia adalah &#039;memang&#039; gadis seumurannya, maka pastinya, pada jam segini kebanyakan orang akan kembali tidur. Tetapi, karena gaya hidup Ayaka yang berbeda dari gadis SD pada biasanya, dia memutuskan untuk mematikan jam wekernya sambil menggumamkan &amp;quot;.....sempurna,&amp;quot; sambil membuat wajah kusut saat matanya menatap pada tampilan digital pada jam. Waktu yang diatur pada jam weker adalah 6:15 AM. Karena itu, sempurna! Dia tak bisa terus terbaring di tempat tidur seperti ini. Menggeliat, dia merangkak keluar dari selimut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggeliat, dia melepaskan piyamanya. Seperti yang sudah diduga, udara pagi masih sangat dingin. Dingin. Dia mengambil baju gantinya yang sudah dilipat rapi dan ditempatkan di kursi meja sebelum dia tidur semalam. Dia mengganti baju lebih cepat daripada saat melepaskannya. Sejak kapan, dia sudah bisa mengganti baju dengan mandiri? Dia sudah bisa melakukannya setidaknya semenjak dia masuk ke SD. Dan lagi, ia tidak ingat siapa yang mengajarinya mengganti pakaian. Entah itu oleh Bundanya atau Papanya, dia tak tahu pasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun dia berpikir kalau itu mungkin bukanlah Papanya. Meski ia tidak dapat mengingatnya, mengejutkan kalau ia bisa melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baiklah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selesai berganti baju, dia berdiri di depan cermin di samping lemari. Dia sudah benar-benar berganti baju dengan rapih. Baiklah. Jas merah cerah ini adalah kesukaannya Ayaka. Menurutnya, kancing merahnya lucu dan lumayan bergaya. Sambil memeriksa jam yang menggantung di dinding, dia menyisir rambutnya dengan cepat, karena rambutnya tidak begitu panjang.&amp;lt;br&amp;gt;Tidak apa-apa. Dia pasti bisa &#039;&#039;&#039;tepat waktu&#039;&#039;&#039;. Perasaannya berpacu, karena sudah hampir pada waktu yang ditetapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; (......Aku harus bangun lebih cepat kalau aku memang ingin memasak)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun dia bisa mengganti baju sendiri, tapi dia masih belum bisa memasak. Itu adalah tugas yang diserahkan pada Papanya. Papanya melakukan hampir semua pekerjaan rumah sendirian. Pernah ada hari-hari dimana masih ada seorang pembantu, tapi sekarang, Papanyalah satu-satunya yang mengurus tanah keluarga Sajyou yang luas, yang memiliki banyak sekali &#039;&#039;&#039;ruangan yang tak bisa dimasuki&#039;&#039;&#039;. Ayaka hanya membantu jika diizinkan Papanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Harusnya sekarang Papa sudah bangun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya pasti terjaga lagi semalam. Walau sudah pasti Papanya yang akan menyiapkan sarapan lagi untuk pagi ini, namun Ayaka tidak terlalu bisa membantunya. Tetapi setidaknya, Ayaka bisa membantu menata meja makan. Tapi, selain dari hal itu, Ayaka punya kegiatan lain pada pagi hari. Sebuah rutinitas wajib sehari-hari. Dan itu adalah———latihan Black Magicnya. Belajar, dan berlatih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Udara di koridor terasa lebih dingin daripada dalam kamarnya. Udara yang dia hembuskan berwarna putih. Sambil menghangatkan kedua tangannya dengan napasnya, dia mulai berjalan menuju kamar mandi. Setelah meletakkan bangku kaki yang dibuatkan oleh Papanya untuknya, Ayaka berdiri di atasnya, lalu membasuh mukanya dengan air dingin, tak memperdulikan udara yang dingin. Sensasi pagi yang halus dan lembut langsung menghilang. Menjernihkan pikirannya, serta jejak-jejak kantuk pun ikut menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menganggukkan “ya”, dia mengelap wajahnya yang basah dengan handuk. Ayaka melihat ke cermin, lalu ia menyadari kalau dia tidak menahan poni nya dengan pin, setelah dia merasakan kalau poni nya basah kuyup. Terlihat di cermin, kalau wajah Ayaka berubah menjadi kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Jangan membuat ekspresi aneh, Ayaka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka mengangguk lagi sambil mengucapkan “ya.” Dia kembali ke koridor. Dan pada saat itu, dia menyadari satu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Huh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bau apa ini? Baunya harum. Apakah itu bau dari sarapan dari rumah ini, atau dari sarapan tetangga? Walaupun tidak akan aneh jika bau itu sebenarnya adalah bau bakon dan telur yang sudah jadi menu sarapan sehari-hari keluarga Sajyou, tapi juga tercium seperti bau dari makanan lain. Tapi mana mungkin dia bisa mengetahuinya, karena dia belum mempelajarinya, dan juga belum diizinkan memasak. Sambil berpikir di sudut pikirannya, “Bau apa ini?”, dia terus melanjutkan berjalan di koridor. Setelah sampai di ujung koridor, dia berbelok. Ayaka berbelok menuju &#039;&#039;&#039;Taman&#039;&#039;&#039;. Setelah keluar dari kamar mandi, dia membuka pintu yang dia lewati sebelumnya, dan pergi ke luar. Setelah membuka pintu kaca di ujung yang lain, dia meneruskan perjalanannya di jalan terusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia sampai. Bahkan jika dia memberitahu pada teman sekelasnya kalau rumahnya besar, itu karena dia sudah tinggal di rumah tersebut dalam waktu yang lama, tapi walaupun dia merasakan kehampaan beberapa kali di rumahnya, dia bisa merasakan kehidupan di Taman. Atau sebenarnya, yang dia maksud itu besar, atau lapang? Akan tetapi, itu tidak membingungkan. Walaupun dia merasa kalau itu adalah perjalanan yang jauh. Walaupun dia merasa berat dalam melakukan rutinitasnya. Dia tidak membencinya, karena dia bisa datang ke sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
――――Itu bukanlah kebun, ataupun pekarangan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
――――Itu adalah Taman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pepohonan hijau yang subur. Bunga-bunga. Bermacam-macam jenis tumbuhan. Selain itu, juga ada beberapa burung merpati. Mereka berkumpul di kaki Ayaka, beberapa beterbangan ke arahnya, karena mereka menyadari kehadiran Ayaka. Terlalu banyak tanaman untuk disebut pekarangan, dan tidak terlalu besar untuk disebut kebun. Ayaka menyebutnya Taman, karena dirasa lebih cocok. Walaupun dia selalu bertanya, “Kenapa menyebutnya Taman?” pada saat dahulu, tapi Papanya tidak memberikan jawaban. Papanya hanya sekedar mengangguk tak jelas. Jadi, Ayaka memutuskan untuk berpikir seperti ini: Jika bukan Papa yang menamainya, berarti Bundalah yang menamainya. Jika Ayaka bisa mengklasifikasikannya lebih tepat, tempat ini adalah Rumah Kaca (untuk tempat budidaya tumbuhan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat ini pun, atapan dan dinding kacanya menangkap banyak sekali cahaya matahari pagi. Entah itu adalah “untuk upaya melawan hujan asam”, atau “Papamu orang yang luar biasa”, walaupun guru sekolahnya berkata seperti itu saat berkunjung, Ayaka tidak tahu apakah itu memang alasan di balik rumah kaca ini. Kalau sedari awal, apakah memang Papanya yang membuat Taman itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Selamat pagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan pagi, tapi selamat pagi. Sambil berusaha untuk mengabaikan merpati yang mengikutinya, dia menyapa tempat &#039;&#039;&#039;privasi&#039;&#039;&#039;nya yang terbuat dari kayu, dan tidak memiliki dinding dari kaca. Di dekatnya ada tumpukan buku dan botol medis yang tidak seharusnya terkena sinar matahari. Itu adalah tempat yang mirip dengan tempat penelitian Papanya. Tempat yang merupakan &#039;&#039;&#039;tempat belajar&#039;&#039;&#039; pagi untuk Ayaka.&lt;br /&gt;
Walaupun———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Huh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka memiringkan kepalanya. Papanya harusnya sudah ada di sini pada jam ini, seperti biasanya. Dari 6:30 am hingga 7:30 am, satu jam sebelum sarapan, Ayaka mempelajari Black Magic dari Papanya. Itulah rutinitas sehari-hari Ayaka. Tapi, tidak ada orang lain di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Papa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya mungkin ada di suatu tempat di Taman ini, tapi nyatanya memang tidak ada satupun orang di situ. Dengan pelan, Ayaka memanggil Papanya. Satu detik. Dua detik. Tidak ada jawaban. Hanya ada merpati-merpati yang berkerumun di kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Aku tak berbicara pada kalian……”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau dipikir-pikir lagi. Apakah hari ini adalah hari di mana Papanya tidak bisa mengajarinya Black Magic? Walaupun begitu, itu tidak merubah apa yang harus dia lakukan. Latihan sihir ini sudah jadi rutinitasnya, dan tidak pernah ada pagi hari di mana ia boleh tidak melakukan apa-apa, karena itu juga adalah salah satu perintah Papanya. Setidaknya, tidak ada alasan bagi Ayaka untuk kesal karena Papanya tidak memberitahu tentang hambatan ini sebelumnya. Karena itu, Papanya mungkin sudah mengatakan padanya sesuatu pada pagi ini, atau mungkin semalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekarang Ayaka menyadarinya———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Sesuatu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Telah dimulai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Akan segera dimulai.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Dan oleh karena itu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kita harus berpartisipasi di dalamnya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Ummm...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Itu merupakan harapan terbesar keluarga Sajyou.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Bukan, itu dibutuhkan untuk mencapai ambisi terbesar bagi kita, para Magi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; “Sudah dikatakan sebelumnya; jangan berbicara pada merpati, Ayaka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang sudah biasa dia dengar. Ayaka pun langsung berbalik ke arah suara tersebut. Sosok tinggi tersebut langsung menutup pintu masuk kaca Taman. Karena kilau dari cahaya matahari, dan karena bayangan yang menutupi wajah dirinya, Ayaka tidak tahu sosok tersebut sedang memasang ekspresi apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Papa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jangan berbicara pada yang akan menjadi tumbal. Kita tidak boleh merasa simpati pada tumbal. Simpati hanya akan membuat Black Magic menjadi kacau dan mengarahkan tumbal kepada kebimbangan dan keraguan. Harus berapa kali Papa beritahu padamu?”&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;...Baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka mengangguk sambil menundukkan kepalanya. Ayaka ingat kalau Papanya sudah sering mengatakan soal ini. Walaupun Ayaka sudah berusaha untuk mengabaikan mereka, tapi pada akhirnya dia tetap berbicara pada merpati-merpati itu. Merpati-merpati yang sudah melekat secara emosional kepada Ayaka. Tadinya hanya ada beberapa saja yang ada di Taman, tapi sekarang, hampir ada 10 ekor yang berkerumun di kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manusia dan merpati tidak bisa bertukar kata, jadi jangan berbaur dengan mereka. Sedari awal pun mereka bukan makhluk yang harus disimpatikan, dan Papa yakin kamu yang masih kecil pun bisa mengerti akan hal itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini demi dirimu sendiri, Ayaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya sudah memberitahunya tentang ini berkali-kali. Dia memberitahunya, dan tetap saja dia akan terus memberitahunya setiap pagi. Ayaka sendiri, sudah berusaha agar bisa memenuhi harapan Papanya. Tetapi, merpati-merpati tersebut selalu saja menempel padanya, apapun yang Ayaka lakukan——Selain itu, semenjak dia &#039;&#039;&#039;hanya bisa mematuhi&#039;&#039;&#039; perintah Papanya, tapi dia juga merasa kalau dalam bersamaan dia menentangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kamu tidak bisa memisahkan Pengorbanan dengan Black Magic. Penderitaan dari tumbal adalah sumber dari kekuatan Black Magic.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka juga sudah mendengar soal ini berkali-kali. Dia mendengarnya setiap pagi. Walaupun oleh Ayaka yang pelupa, dia tak akan pernah melupakan hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baik, Papa. Aku akan lakukan yang terbaik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergumam kecil.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ayaka menaikkan kepalanya yang tertunduk. Dan di ujung dari pandangannya yang masih ke bawah, adalah merpati putih yang mematuk-matuk ujung sendalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baiklah, Papa biarkan untuk pagi ini. Kamu pergilah ke ruang makan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
———Eh?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak tahu harus berkata apa. Karena dia tidak pernah diizinkan untuk meninggalkan Taman hingga waktu makan tiba di setiap pagi. Ayaka akhirnya benar-benar menaikkan kepalanya. Papanya tidak menatap padanya. Tatapannya seperti lebih tertuju pada kamar Bundanya. Ke mana arah pasti pandangannya, Ayaka tidak tahu. Jika Papanya melihat ke arah itu, maka mungkin, ruang makan———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sudah waktunya sarapan. Kamu bisa menemani Manaka pada pagi ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersama-sama mereka kembali ke koridor yang tadi Ayaka lewati. Ayaka tidak bisa menanyakan, &amp;quot;Kenapa?&amp;quot; Karena perintah Papanya adalah mutlak, dia hanya mengangguk dan mengatakan &amp;quot;Baik.&amp;quot; Dia tidak memedulikan saat Papanya memarahinya saat jawabannya harusnya adalah &amp;quot;Ya.&amp;quot; Pertanyaan dari &amp;quot;kenapa,&amp;quot; yang tidak bisa dia ungkapkan, menyebar di seluruh kepala Ayaka dan menjadi kolam raksasa yang mengalir ke segala arah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka terpaku pada punggung Papanya, yang berjalan sedikit lebih jauh darinya. Bisakah Ayaka mengungkapkan &amp;quot;Apa maksud Papa?&amp;quot; Apakah ia masih tidak bisa mengungkapkannya? Kesan dirinya terhadap Papanya, adalah jenis seseorang yang tidak banyak bicara kecuali jika menyangkut tentang sihir. Contohnya, Papanya tidak akan menjawab bila ditanyai soal Bundanya. Atau bahkan tentang asal usul dari Taman. Jika ditanyai hal-hal itu, Papanya hanya akan mengangguk.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Namun tetapi———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya membuka mulut. Rasanya itu aneh.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan tanpa memandang ke arah putriknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Mengenai sarapan. Maaf, tapi bisakah kamu temani dia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dia pasti lebih memilihmu, daripada Papa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka memiringkan kepalanya, tidak mengerti apa yang sebenarnya Papanya katakan. Setiap sarapan, dia selalu bersama dengan Papa dan kakaknya, dan keluarga Sajyou selalu melakukan sarapan hanya dengan ketiga orang tersebut, jadi, tidaklah aneh untuk Papanya mengatakan kalau kakaknya ada di ruang makan. Tetapi, jika memperhatikan waktu yang berlalu begitu cepat. Mungkin, saat ini masih baru pukul 6:30 am.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apakah Onee-chan, lapar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mengatakan itu, Ayaka merasakan ada sesuatu yang berbeda.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kakaknya———&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kakaknya yang berumur 6 tahun lebih tua daripadanya, Manaka Sajyou. Keberadaan kakaknya, adalah spesial bagi Ayaka. Dia tak bisa membayangkan kalau dia akan mengatakan &amp;quot;Onee-chan adalah anak kecil biasa,&amp;quot; atau &amp;quot;Aku ingin sarapan, jadi cepatlah!&amp;quot; pada kakaknya. Dia tidak akan mengatakan itu. Dia bahkan memegang kepercayaan di dalam hatinya, kalau dia tak akan pernah mengatakan itu. Itulah mengapa, dia tidak mengerti apa maksud dari perkataan Papanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sepertinya, dia ingin kamu memasak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Memasak?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkali-kali dan tak terhitung lagi, betapa seringnya dia melihat kakaknya memasak. Tetapi, tidak bisa dikatakan, kalau Kakaknya hanya melakukannya sendirian, kapanpun Papanya tak bisa melakukannya karena terlalu sibuk. Walaupun, dari cara bicara Papanya seolah-olah mengatakan, kalau itu adalah keinginan dari Kakaknya sendiri, dan kakaknya sendiri yang mengatakan pada Papanya kalau dia memang menginginkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan mengatakan itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka mengangguk, pelan. Walaupun dia berpikir kalau itu aneh dan bertanya-tanya kenapa, tentunya, adalah karena Kakaknya sendirilah yang mengatakan itu. Jadi Ayaka berpikir, “kalau sekarang adalah waktunya untuk menunjukkan kalau aku bisa memasak dengan sempurna”.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lagipula———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
Lagipula, Onee-chan memang orang yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia cantik, pintar, dan oh ya, manis, dan seseorang yang bisa melakukan apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ayaka, boleh minta tolong ambilkan piring? Dan roti panggang juga.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baik, Onee-chan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ah, bukan yang itu. Karena ini untuk telur mata sapi dan bakon, jadi lebih bagus yang kecil saja. Lihat, kamu harus memisahkan mereka terlebih dahulu. Dan yang tersisa, ah, potong roti dengan tipis, jangan tebal.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ah, B-Baik----&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat ini pun, Onee-chan seperti itu. Lihai, bahkan di dapur. Tapi, dia terlihat begitu anggun. Walaupun sudah tak terhitung lagi seberapa sering kakak yang berada di dapur daripada Papa, rasanya berbeda saat ini, aku merasa kalau Onee-chan menyiapkan itu semua karena dia harus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan efisien, dan ahli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan caranya pada saat ini———rasanya bukan seperti Onee-chan lihai seperti para koki, dan rasanya tidak seperti Onee-chan menjadi cantik seperti &amp;quot;Bunda&amp;quot;. Kali ini benar-benar berbeda dari sebelum-sebelumnya. Walaupun sebelum-sebelumnya Onee-chan pun luar biasa. Sebenarnya apa yang kupikirkan ini? Bahkan kata-kata yang memiliki &amp;quot;luar biasa&amp;quot; yang sama, apa maksudku tentang itu...? Wataknya? Aku merasa kalau hal seperti itu berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat, ada banyak item pada menu. Aku bisa tahu kalau itu berbeda hanya dengan melihatnya. Sebelumnya, kami punya menu susu, salad, bakon, dan roti panggang dengan telur. Tapi sekarang, ada bakon, roti panggang telur, salad, susu, kue pie, ikan kod dan kentang goreng, keju dan daging ham, bubur dan scone&amp;lt;ref&amp;gt;&#039;&#039;&#039;Scone&#039;&#039;&#039;, adalah makanan panggang; Roti cepat yang biasanya cukup manis. Biasanya terbuat dari gandum atau havermut.&amp;lt;/ref&amp;gt;, teh hitam, dan kemudian, ada buah plum dan persik sebagai pencuci mulut. Ada banyak sekali, rasa-rasanya aku tidak mungkin bisa memakan semuanya!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan sangat cepat melakukan ini dan itu, Onee-chan membuat semuanya dengan sangat akurat. Bahkan jari-jari putihnya yang menggenggam pisau dapur, membuatku menghela napas hanya dengan melihatinya. Walaupun, kami hanya memiliki 6 tahun perbedaan umur di antara kami. Dan kenapa Onee-chan, kenapa orang ini begitu cantik? Walaupun aku juga adalah gadis yang manis di SD-ku, tapi kami terlalu berbeda, Onee-chan itu———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Terima kasih, Ayaka. Fufu, kenapa mulutmu terbuka begitu lebar?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Uhhh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak bisa mengatakan, kalau itu adalah karena Onee-chan begitu cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka: “Kenapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka Onee-chanku, yang begitu cantik. Dapur terasa seperti bagian dari aula istana yang megah, dan Onee-chan bagaikan seorang putri yang sedang menari-nari di dalamnya. Memasak begitu banyak makanan, dia terlihat begitu senang. Walaupun aku tidak terlalu ingat wajah Ibunda, tapi aku yakin kalau seperti inilah rupa Bunda saat semasa ia masih hidup. Di bawah cahaya matahari yang masuk melewati jendela, dia terlihat berkilauan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di sebuah buku tertulis kalau orang Inggris suka ikan kod.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, orang Inggris juga tidak terlalu seperti itu———Saat Onee-chan mengatakan itu, ia tersenyum lembut di bawah hujan cahaya matahari. Memang seperti yang kupikirkan, Onee-chan cantik. Wajah tersenyumnya lebih imut dan manis daripada boneka tuan puteri atau seperti yang ada di buku bergambar, dan Onee-chan lebih cantik daripada apapun. Melihat wajah bahagia Onee-chan seperti ini, aku bertanya-tanya kapan itu terjadi?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yang bisa melakukan apapun. Kakakku. Ia benar-benar berbeda dariku yang bahkan tak bisa mempelajari Black Magic, apapun yang aku buat, berhitung, dan segalanya. Onee-chan bisa melakukan apapun. Atau mungkin tepatnya, bisa menjadi apapun. Bahkan menjadi burung merpati. Atau kucing. Onee-chan bisa melakukan apapun, mungkin dengan mengatakan &amp;quot;Aku senang karena kau membuatkannya untukku&amp;quot; atau &amp;quot;Coba dan bersenang-senanglah,&amp;quot; Onee-chan berpikir kalau aku tak berguna. Tapi rasanya, Onee-chan berbeda. Lihatlah, Onee-chan terlihat sangat bersenang-senang. Dia tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cantik————&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Nih. Coba kamu cicip, Ayaka.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;B-Baik. Apa tidak apa-apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak apa-apa. Mengangalah. Aaahh.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil membuka mulutku saat dia mengatakan itu, aku menggigit potongan dari  ikan goreng yang berada di jari putih kurusnya, ah ump.&amp;lt;br&lt;br /&gt;
Aku tidak terlalu suka makanan berlemak, tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Gimana rasanya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Enak......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya, benar-benar enak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun aku tidak terlalu suka makanan yang berlemak, tapi ini terasa garing, empuk, dan tidak berminyak sama sekali. Ini sangat enak!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act1-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baiklah, sepertinya bumbu rahasia pada krim asamnya bekerja efektif. Baiklah, Ayaka suka sama rasanya♪”&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bumbu rahasia?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Untuk membuat masakan jadi lezat, ada bumbu rahasianya. Dan itu lebih luar biasa daripada sihir.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di meja, Papa yang sedari tadi minum kopi mulai tersedak dan batuk saat mendengar itu. Sebelum Onee-chan dan aku ingin menanyakan, Papa segera menggumamkan &amp;quot;Tidak ada apa-apa.&amp;quot; Mungkin, kurasa Papa terkejut oleh kata-kata Onee-chan. Sihir? Bumbu rahasia? Bahkan aku bisa mengingat itu. Lagipula, sesuatu yang disebut sihir itu, memang nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kami———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Umm, sesuatu yang lebih luar biasa daripada sihir, umm...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Papa, yang mengatakannya. Papa bilang hanya ada satu hal, yang lebih luar biasa daripada sihir.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Memang benar. Karena itulah, aku menggunakannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Onee-chan. Walaupun perkataanmu terdengar natural, tapi aku bingung apa maksudnya. Wajahnya. Berkilau, termandikan oleh cahaya matahari yang berseri. Suara yang terdengar dari bibir yang memiliki warna yang sama dengan kelopak bunga sekura.&lt;br /&gt;
Seolah-olah, benar-benar seperti———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act1-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sihir cinta!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Sihir&#039;&#039;&#039; yang sesungguhnya. Aku, walaupun tak tahu apa itu sebenarnya, berpikir kalau itu benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Cinta?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Ayaka, sepertinya kamu belum tahu, ya. Itu disebut sihir cinta, tentunya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia mengatakannya———Onee-chan melihat dan membisikkan sesuatu padaku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seolah-olah, dia sedang berbicara pada seseorang di belakangku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu lebih luar biasa, daripada jenis Misteri apapun yang digunakan oleh Magus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Bagian Sebelumnya&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2|Bagian Selanjutnya]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_1&amp;diff=573460</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 1</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_1&amp;diff=573460"/>
		<updated>2021-11-03T00:44:31Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Bagian 1 */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 1==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Si gadis mahakuasa telah jatuh cinta&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Engkau yang bersinar ————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tulus, berwibawa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan baik hati.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Senyummu yang bersinar lembut, layaknya matahari pagi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Engkau, yang baik hati, taat pada keadilan, dan mencintai kebaikan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Meskipun membenci pertikaian, engkau lebih kuat daripada siapapun saat mengangkat pedangmu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pedangmu yang bersinar menghapus segala bentuk kejahatan dari dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;————Pangeran yang berasal dari sebuah kisah dongeng.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Di dunia nyata, tidak ada yang namanya seorang pangeran.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mencarinya hanyalah hal yang sia-sia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena kenyataan lebih kejam dan keras.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kami dibesarkan dengan diajarkan seperti itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Oleh orangtua kami, oleh guru-guru kami.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Atau mungkin oleh dunia itu sendiri.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lihatlah, betapa kejam, betapa kerasnya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hitam adalah warna yang menyelimuti dunia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Warna keabuannya tak akan puas sebelum menyelimuti semuanya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak ada yang namanya pangeran, ataupun kuda putih.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak ada di dunia ini yang seperti di dalam dongeng-dongeng.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, kita tahu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seorang pangeran pasti ada di suatu tempat di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ya, benar. Kita tahu itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jika ada sebuah kejadian seperti di dalam kisah dongeng, maka pasti pangeran ada di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kita tahu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahwa dirimu “Yang Bersinar”... pasti ada di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Engkau, sang “Takdir”, pasti ada di dunia ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Terpisahkan, tapi saling bersentuhan, di dalam waktu————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan pada suatu hari nanti, akan saling bergandengan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sambil membersihkan kegelapan di dunia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Berpakaian biru dan perak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sambil memegang pedang bersinarmu yang lebih cerah daripada apapun————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;————Engkau akan datang, ke sini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:Logo.png|frameless|center]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang sudah tiada tak bisa dibawa kembali.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang telah hilang tak akan pernah kembali lagi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seberapa besar pun sebuah mukjizat,&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;hanya bisa untuk mereka yang masih hidup di saat ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keselamatan akan datang kembali di dunia yang berakhir.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kota Suci akan bangkit kembali.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kerajaan yang akan mengadili semuanya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan dari gelombang ombak kejauhan,&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;berkepala tujuh bermahkota sepuluh akan datang.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wahai Kau yang bergelimang penuh dosa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Musuh adalah nama Kau.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ketamakan adalah hati Kau.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mengamuk di atas Bumi, merubah ucapan Pujian menjadi Penghinaan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Di fondasi dari mukjizat yang melingkupi dunia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak ada bukti dari kasih Tuhan yang hilang, karena hanya paradoks di sini&amp;lt;ref&amp;gt;Alternatif terjemahan baris terakhir ini adalah: &#039;&#039;“Melalui kontradiksi, kasih Tuhan yang telah hilang, akan diberikan kembali.”&#039;&#039;&amp;lt;/ref&amp;gt;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Holy Grail War.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Adalah pertempuran berdarah, di mana kami para magus akan mempertaruhkan nyawa kami demi sebuah permohonan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tujuh Servant dan Tujuh Magus yang memperoleh gelar tingkatan malaikat.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tujuh Heroic Spirit yang di masa hidupnya menemui &amp;quot;kematian yang tak diduga&amp;quot; akan bangkit kembali ke dunia modern untuk waktu sementara dengan menempati wadah untuk jiwa mereka, dan disebut sebagai Servant, berkumpul ke sisi para Magus yang merupakan Master mereka, dan akan saling membunuh satu sama lain hingga satu saja Servant yang tersisa di akhir. Sebuah pertarungan brutal yang melebihi kepintaran manusia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Magus, Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Demi mewujudkan permohonan mereka, bersama-sama.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pada tahun 1999 Masehi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Akhir dari sebuah millenium.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Holy Grail War yang baru akan dimulai di sini, di Tokyo----Yaitu Tanah Yang Dijanjikan dari ujung Timur.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan sekarang.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seorang Servant berdiri di hadapan mataku.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ia, yang memiliki mata hijau.&amp;lt;br&amp;gt;Ia, yang mengenakan baju besi perak.&amp;lt;br&amp;gt;Servant rank pertama, yang bersumpah untuk bertempur bersamaku di Holy Grail War, mendekap di sisiku, yang merupakan Master yang berada di tingkat terbawah dari tujuh tingkatan malaikat, Princes.&amp;lt;br&amp;gt;Engkau, seorang kesatria yang bersumpah untuk melindungiku.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saber.&amp;lt;br&amp;gt;Bagiku di masa itu, engkau terlihat begitu tinggi.&amp;lt;br&amp;gt;Tanpa kusadari, aku melihat dirimu seolah-olah sedang berada di 8 tahun yang lalu.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;8 tahun yang lalu.&amp;lt;br&amp;gt;Pada waktu itu, engkau mungkin sedang bertempur di suatu tempat yang tidak kuketahui di sisi kakakku.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;Dan tetap saja.&amp;lt;br&amp;gt;Masih ada banyak sekali hal yang tidak kuketahui.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentang dirimu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentang Papaku.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentang apa makna dari yang disebut Holy Grail War ini.&amp;lt;br&amp;gt;Apa artinya itu bagimu?&amp;lt;br&amp;gt;Atau apa yang sebenarnya kakakku lakukan pada waktu itu?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kakakku————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka Onee-chan&amp;lt;ref&amp;gt;&#039;&#039;&#039;Onee-chan&#039;&#039;&#039;, adalah panggilan untuk kakak perempuan.&amp;lt;/ref&amp;gt;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seseorang yang bersinar lebih dari siapapun.&amp;lt;br&amp;gt;Seseorang yang bergabung di dalam Holy Grail War 8 tahun yang lalu, bersama denganmu.&amp;lt;br&amp;gt;Walaupun ada banyak sekali hal yang aku tidak ingat bahkan sampai sekarang, karena pada waktu itu aku masih begitu kecil, tapi tentu masih ada beberapa hal yang aku ingat.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;Ya, dan untuk contohnya.&amp;lt;br&amp;gt;Aku, selalu, tentang kakakku————&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
Cahaya kilau dari matahari, masuk melewati celah dari korden yang tertutup. Suara nyanyian burung yang memberitahukan waktu sembari bertengger di batang setiap pohon di balik jendela. Tanda-tanda dari pagi hari. Dingin dan kegelapan menghilang entah ke mana seperti kebohongan, hari yang seharusnya menjadi &#039;esok hari&#039; sebelum dia tidur, sekarang telah menjadi &#039;hari ini&#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Uu---&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menggosok mata beratnya, Ayaka Sajyou bangun dari tidurnya di ranjang lembutnya. Cahaya dari matahari. Nyanyian burung-burung. Walaupun dia tidak membenci tanda-tanda dari pagi hari yang membuat nyaman dan menyegarkan itu, dia tidak terlalu bisa menggemari kedatangan dari pagi hari itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; (Sudah pagi, ya.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak menyangkal kalau dia menyukai sensasi nyaman dari ranjangnya yang menjaga kehangatan di suhu yang tepat. Membahas soal apa yang dia gemari, dia masih lebih ingin terlelap saja, merebahkan badannya sambil merasakan kehangatan yang nyaman seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; (Jam wekernya... masih belum berdering...)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memegang harapan, dia meraih jam digital yang dia tempatkan di sisi ranjang, sambil menutupi kepalanya dengan selimut. Udara dingin menyentuh tangan kanannya saat dia mengulurkannya. Jika dia disuruh untuk memilih sensasi yang mana yang lebih dia sukai, maka dia lebih menyukai ini. Tapi bagaimanapun, hal yang dingin tetaplah dingin. Karena itu, dia secepatnya mengambil jam tersebut dan memasukkannya ke dalam selimut.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah jam yang berkualitas tinggi, menampilkan hari, tanggal, dan tahun Masehi. Benda itu diberikan kepadanya sebagai hadiah ultah nya tahun lalu. Walaupun dia lebih menginginkan hal yang lebih manis, dia telah menggunakan jam tersebut selama lebih dari setahun, dan tak pernah berniat untuk mengeluh pada Papa nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	[1991]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia dapat selalu memastikan waktu, dengan secara tak sadar matanya langsung melirik sekilas pada tampilan tahun Masehi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
	[6:14 AM]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6: 14 AM.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika dia adalah &#039;memang&#039; gadis seumurannya, maka pastinya, pada jam segini kebanyakan orang akan kembali tidur. Tetapi, karena gaya hidup Ayaka yang berbeda dari gadis SD pada biasanya, dia memutuskan untuk mematikan jam wekernya sambil menggumamkan &amp;quot;.....sempurna,&amp;quot; sambil membuat wajah kusut saat matanya menatap pada tampilan digital pada jam. Waktu yang diatur pada jam weker adalah 6:15 AM. Karena itu, sempurna! Dia tak bisa terus terbaring di tempat tidur seperti ini. Menggeliat, dia merangkak keluar dari selimut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggeliat, dia melepaskan piyamanya. Seperti yang sudah diduga, udara pagi masih sangat dingin. Dingin. Dia mengambil baju gantinya yang sudah dilipat rapi dan ditempatkan di kursi meja sebelum dia tidur semalam. Dia mengganti baju lebih cepat daripada saat melepaskannya. Sejak kapan, dia sudah bisa mengganti baju dengan mandiri? Dia sudah bisa melakukannya setidaknya semenjak dia masuk ke SD. Dan lagi, ia tidak ingat siapa yang mengajarinya mengganti pakaian. Entah itu oleh Bundanya atau Papanya, dia tak tahu pasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun dia berpikir kalau itu mungkin bukanlah Papanya. Meski ia tidak dapat mengingatnya, mengejutkan kalau ia bisa melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baiklah!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selesai berganti baju, dia berdiri di depan cermin di samping lemari. Dia sudah benar-benar berganti baju dengan rapih. Baiklah. Jas merah cerah ini adalah kesukaannya Ayaka. Menurutnya, kancing merahnya lucu dan lumayan bergaya. Sambil memeriksa jam yang menggantung di dinding, dia menyisir rambutnya dengan cepat, karena rambutnya tidak begitu panjang.&amp;lt;br&amp;gt;Tidak apa-apa. Dia pasti bisa &#039;&#039;&#039;tepat waktu&#039;&#039;&#039;. Perasaannya berpacu, karena sudah hampir pada waktu yang ditetapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; (......Aku harus bangun lebih cepat kalau aku memang ingin memasak)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun dia bisa mengganti baju sendiri, tapi dia masih belum bisa memasak. Itu adalah tugas yang diserahkan pada Papanya. Papanya melakukan hampir semua pekerjaan rumah sendirian. Pernah ada hari-hari dimana masih ada seorang pembantu, tapi sekarang, Papanyalah satu-satunya yang mengurus tanah keluarga Sajyou yang luas, yang memiliki banyak sekali &#039;&#039;&#039;ruangan yang tak bisa dimasuki&#039;&#039;&#039;. Ayaka hanya membantu jika diizinkan Papanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Harusnya sekarang Papa sudah bangun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya pasti terjaga lagi semalam. Walau sudah pasti Papanya yang akan menyiapkan sarapan lagi untuk pagi ini, namun Ayaka tidak terlalu bisa membantunya. Tetapi setidaknya, Ayaka bisa membantu menata meja makan. Tapi, selain dari hal itu, Ayaka punya kegiatan lain pada pagi hari. Sebuah rutinitas wajib sehari-hari. Dan itu adalah———latihan Black Magicnya. Belajar, dan berlatih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Udara di koridor terasa lebih dingin daripada dalam kamarnya. Udara yang dia hembuskan berwarna putih. Sambil menghangatkan kedua tangannya dengan napasnya, dia mulai berjalan menuju kamar mandi. Setelah meletakkan bangku kaki yang dibuatkan oleh Papanya untuknya, Ayaka berdiri di atasnya, lalu membasuh mukanya dengan air dingin, tak memperdulikan udara yang dingin. Sensasi pagi yang halus dan lembut langsung menghilang. Menjernihkan pikirannya, serta jejak-jejak kantuk pun ikut menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menganggukkan “ya”, dia mengelap wajahnya yang basah dengan handuk. Ayaka melihat ke cermin, lalu ia menyadari kalau dia tidak menahan poni nya dengan pin, setelah dia merasakan kalau poni nya basah kuyup. Terlihat di cermin, kalau wajah Ayaka berubah menjadi kesal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Jangan membuat ekspresi aneh, Ayaka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka mengangguk lagi sambil mengucapkan “ya.” Dia kembali ke koridor. Dan pada saat itu, dia menyadari satu hal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Huh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bau apa ini? Baunya harum. Apakah itu bau dari sarapan dari rumah ini, atau dari sarapan tetangga? Walaupun tidak akan aneh jika bau itu sebenarnya adalah bau bakon dan telur yang sudah jadi menu sarapan sehari-hari keluarga Sajyou, tapi juga tercium seperti bau dari makanan lain. Tapi mana mungkin dia bisa mengetahuinya, karena dia belum mempelajarinya, dan juga belum diizinkan memasak. Sambil berpikir di sudut pikirannya, “Bau apa ini?”, dia terus melanjutkan berjalan di koridor. Setelah sampai di ujung koridor, dia berbelok. Ayaka berbelok menuju &#039;&#039;&#039;Taman&#039;&#039;&#039;. Setelah keluar dari kamar mandi, dia membuka pintu yang dia lewati sebelumnya, dan pergi ke luar. Setelah membuka pintu kaca di ujung yang lain, dia meneruskan perjalanannya di jalan terusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, dia sampai. Bahkan jika dia memberitahu pada teman sekelasnya kalau rumahnya besar, itu karena dia sudah tinggal di rumah tersebut dalam waktu yang lama, tapi walaupun dia merasakan kehampaan beberapa kali di rumahnya, dia bisa merasakan kehidupan di Taman. Atau sebenarnya, yang dia maksud itu besar, atau lapang? Akan tetapi, itu tidak membingungkan. Walaupun dia merasa kalau itu adalah perjalanan yang jauh. Walaupun dia merasa berat dalam melakukan rutinitasnya. Dia tidak membencinya, karena dia bisa datang ke sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
――――Itu bukanlah kebun, ataupun pekarangan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
――――Itu adalah Taman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pepohonan hijau yang subur. Bunga-bunga. Bermacam-macam jenis tumbuhan. Selain itu, juga ada beberapa burung merpati. Mereka berkumpul di kaki Ayaka, beberapa beterbangan ke arahnya, karena mereka menyadari kehadiran Ayaka. Terlalu banyak tanaman untuk disebut pekarangan, dan tidak terlalu besar untuk disebut kebun. Ayaka menyebutnya Taman, karena dirasa lebih cocok. Walaupun dia selalu bertanya, “Kenapa menyebutnya Taman?” pada saat dahulu, tapi Papanya tidak memberikan jawaban. Papanya hanya sekedar mengangguk tak jelas. Jadi, Ayaka memutuskan untuk berpikir seperti ini: Jika bukan Papa yang menamainya, berarti Bundalah yang menamainya. Jika Ayaka bisa mengklasifikasikannya lebih tepat, tempat ini adalah Rumah Kaca (untuk tempat budidaya tumbuhan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat ini pun, atapan dan dinding kacanya menangkap banyak sekali cahaya matahari pagi. Entah itu adalah “untuk upaya melawan hujan asam”, atau “Papamu orang yang luar biasa”, walaupun guru sekolahnya berkata seperti itu saat berkunjung, Ayaka tidak tahu apakah itu memang alasan di balik rumah kaca ini. Kalau sedari awal, apakah memang Papanya yang membuat Taman itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Selamat pagi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan pagi, tapi selamat pagi. Sambil berusaha untuk mengabaikan merpati yang mengikutinya, dia menyapa tempat &#039;&#039;&#039;privasi&#039;&#039;&#039;nya yang terbuat dari kayu, dan tidak memiliki dinding dari kaca. Di dekatnya ada tumpukan buku dan botol medis yang tidak seharusnya terkena sinar matahari. Itu adalah tempat yang mirip dengan tempat penelitian Papanya. Tempat yang merupakan &#039;&#039;&#039;tempat belajar&#039;&#039;&#039; pagi untuk Ayaka.&lt;br /&gt;
Walaupun———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Huh?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka memiringkan kepalanya. Papanya harusnya sudah ada di sini pada jam ini, seperti biasanya. Dari 6:30 am hingga 7:30 am, satu jam sebelum sarapan, Ayaka mempelajari Black Magic dari Papanya. Itulah rutinitas sehari-hari Ayaka. Tapi, tidak ada orang lain di sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Papa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya mungkin ada di suatu tempat di Taman ini, tapi nyatanya memang tidak ada satupun orang di situ. Dengan pelan, Ayaka memanggil Papanya. Satu detik. Dua detik. Tidak ada jawaban. Hanya ada merpati-merpati yang berkerumun di kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Aku tak berbicara pada kalian……”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau dipikir-pikir lagi. Apakah hari ini adalah hari di mana Papanya tidak bisa mengajarinya Black Magic? Walaupun begitu, itu tidak merubah apa yang harus dia lakukan. Latihan sihir ini sudah jadi rutinitasnya, dan tidak pernah ada pagi hari di mana ia boleh tidak melakukan apa-apa, karena itu juga adalah salah satu perintah Papanya. Setidaknya, tidak ada alasan bagi Ayaka untuk kesal karena Papanya tidak memberitahu tentang hambatan ini sebelumnya. Karena itu, Papanya mungkin sudah mengatakan padanya sesuatu pada pagi ini, atau mungkin semalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekarang Ayaka menyadarinya———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Sesuatu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Telah dimulai.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Akan segera dimulai.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Dan oleh karena itu...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kita harus berpartisipasi di dalamnya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; “Ummm...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Itu merupakan harapan terbesar keluarga Sajyou.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;———Bukan, itu dibutuhkan untuk mencapai ambisi terbesar bagi kita, para Magi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; “Sudah dikatakan sebelumnya; jangan berbicara pada merpati, Ayaka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang sudah biasa dia dengar. Ayaka pun langsung berbalik ke arah suara tersebut. Sosok tinggi tersebut langsung menutup pintu masuk kaca Taman. Karena kilau dari cahaya matahari, dan karena bayangan yang menutupi wajah dirinya, Ayaka tidak tahu sosok tersebut sedang memasang ekspresi apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Papa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jangan berbicara pada yang akan menjadi tumbal. Kita tidak boleh merasa simpati pada tumbal. Simpati hanya akan membuat Black Magic menjadi kacau dan mengarahkan tumbal kepada kebimbangan dan keraguan. Harus berapa kali Papa beritahu padamu?”&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;...Baik.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka mengangguk sambil menundukkan kepalanya. Ayaka ingat kalau Papanya sudah sering mengatakan soal ini. Walaupun Ayaka sudah berusaha untuk mengabaikan mereka, tapi pada akhirnya dia tetap berbicara pada merpati-merpati itu. Merpati-merpati yang sudah melekat secara emosional kepada Ayaka. Tadinya hanya ada beberapa saja yang ada di Taman, tapi sekarang, hampir ada 10 ekor yang berkerumun di kakinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manusia dan merpati tidak bisa bertukar kata, jadi jangan berbaur dengan mereka. Sedari awal pun mereka bukan makhluk yang harus disimpatikan, dan Papa yakin kamu yang masih kecil pun bisa mengerti akan hal itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini demi dirimu sendiri, Ayaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya sudah memberitahunya tentang ini berkali-kali. Dia memberitahunya, dan tetap saja dia akan terus memberitahunya setiap pagi. Ayaka sendiri, sudah berusaha agar bisa memenuhi harapan Papanya. Tetapi, merpati-merpati tersebut selalu saja menempel padanya, apapun yang Ayaka lakukan——Selain itu, semenjak dia &#039;&#039;&#039;hanya bisa mematuhi&#039;&#039;&#039; perintah Papanya, tapi dia juga merasa kalau dalam bersamaan dia menentangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kamu tidak bisa memisahkan Pengorbanan dengan Black Magic. Penderitaan dari tumbal adalah sumber dari kekuatan Black Magic.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka juga sudah mendengar soal ini berkali-kali. Dia mendengarnya setiap pagi. Walaupun oleh Ayaka yang pelupa, dia tak akan pernah melupakan hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baik, Papa. Aku akan lakukan yang terbaik.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergumam kecil.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ayaka menaikkan kepalanya yang tertunduk. Dan di ujung dari pandangannya yang masih ke bawah, adalah merpati putih yang mematuk-matuk ujung sendalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baiklah, Papa biarkan untuk pagi ini. Kamu pergilah ke ruang makan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
———Eh?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak tahu harus berkata apa. Karena dia tidak pernah diizinkan untuk meninggalkan Taman hingga waktu makan tiba di setiap pagi. Ayaka akhirnya benar-benar menaikkan kepalanya. Papanya tidak menatap padanya. Tatapannya seperti lebih tertuju pada kamar Bundanya. Ke mana arah pasti pandangannya, Ayaka tidak tahu. Jika Papanya melihat ke arah itu, maka mungkin, ruang makan———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sudah waktunya sarapan. Kamu bisa menemani Manaka pada pagi ini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersama-sama mereka kembali ke koridor yang tadi Ayaka lewati. Ayaka tidak bisa menanyakan, &amp;quot;Kenapa?&amp;quot; Karena perintah Papanya adalah mutlak, dia hanya mengangguk dan mengatakan &amp;quot;Baik.&amp;quot; Dia tidak memedulikan saat Papanya memarahinya saat jawabannya harusnya adalah &amp;quot;Ya.&amp;quot; Pertanyaan dari &amp;quot;kenapa,&amp;quot; yang tidak bisa dia ungkapkan, menyebar di seluruh kepala Ayaka dan menjadi kolam raksasa yang mengalir ke segala arah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka terpaku pada punggung Papanya, yang berjalan sedikit lebih jauh darinya. Bisakah Ayaka mengungkapkan &amp;quot;Apa maksud Papa?&amp;quot; Apakah ia masih tidak bisa mengungkapkannya? Kesan dirinya terhadap Papanya, adalah jenis seseorang yang tidak banyak bicara kecuali jika menyangkut tentang sihir. Contohnya, Papanya tidak akan menjawab bila ditanyai soal Bundanya. Atau bahkan tentang asal usul dari Taman. Jika ditanyai hal-hal itu, Papanya hanya akan mengangguk.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Namun tetapi———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papanya membuka mulut. Rasanya itu aneh.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan tanpa memandang ke arah putriknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Mengenai sarapan. Maaf, tapi bisakah kamu temani dia?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dia pasti lebih memilihmu, daripada Papa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka memiringkan kepalanya, tidak mengerti apa yang sebenarnya Papanya katakan. Setiap sarapan, dia selalu bersama dengan Papa dan kakaknya, dan keluarga Sajyou selalu melakukan sarapan hanya dengan ketiga orang tersebut, jadi, tidaklah aneh untuk Papanya mengatakan kalau kakaknya ada di ruang makan. Tetapi, jika memperhatikan waktu yang berlalu begitu cepat. Mungkin, saat ini masih baru pukul 6:30 am.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apakah Onee-chan, lapar?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat dia mengatakan itu, Ayaka merasakan ada sesuatu yang berbeda.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kakaknya———&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kakaknya yang berumur 6 tahun lebih tua daripadanya, Manaka Sajyou. Keberadaan kakaknya, adalah spesial bagi Ayaka. Dia tak bisa membayangkan kalau dia akan mengatakan &amp;quot;Onee-chan adalah anak kecil biasa,&amp;quot; atau &amp;quot;Aku ingin sarapan, jadi cepatlah!&amp;quot; pada kakaknya. Dia tidak akan mengatakan itu. Dia bahkan memegang kepercayaan di dalam hatinya, kalau dia tak akan pernah mengatakan itu. Itulah mengapa, dia tidak mengerti apa maksud dari perkataan Papanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sepertinya, dia ingin kamu memasak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Memasak?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkali-kali dan tak terhitung lagi, betapa seringnya dia melihat kakaknya memasak. Tetapi, tidak bisa dikatakan, kalau Kakaknya hanya melakukannya sendirian, kapanpun Papanya tak bisa melakukannya karena terlalu sibuk. Walaupun, dari cara bicara Papanya seolah-olah mengatakan, kalau itu adalah keinginan dari Kakaknya sendiri, dan kakaknya sendiri yang mengatakan pada Papanya kalau dia memang menginginkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan mengatakan itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Hiroki:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka mengangguk, pelan. Walaupun dia berpikir kalau itu aneh dan bertanya-tanya kenapa, tentunya, adalah karena Kakaknya sendirilah yang mengatakan itu. Jadi Ayaka berpikir, “kalau sekarang adalah waktunya untuk menunjukkan kalau aku bisa memasak dengan sempurna”.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lagipula———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
Lagipula, Onee-chan memang orang yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia cantik, pintar, dan oh ya, manis, dan seseorang yang bisa melakukan apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ayaka, boleh minta tolong ambilkan piring? Dan roti panggang juga.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baik, Onee-chan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ah, bukan yang itu. Karena ini untuk telur mata sapi dan bakon, jadi lebih bagus yang kecil saja. Lihat, kamu harus memisahkan mereka terlebih dahulu. Dan yang tersisa, ah, potong roti dengan tipis, jangan tebal.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ah, B-Baik----&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan saat ini pun, Onee-chan seperti itu. Lihai, bahkan di dapur. Tapi, dia terlihat begitu anggun. Walaupun sudah tak terhitung lagi seberapa sering kakak yang berada di dapur daripada Papa, rasanya berbeda saat ini, aku merasa kalau Onee-chan menyiapkan itu semua karena dia harus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan efisien, dan ahli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan caranya pada saat ini———rasanya bukan seperti Onee-chan lihai seperti para koki, dan rasanya tidak seperti Onee-chan menjadi cantik seperti &amp;quot;Bunda&amp;quot;. Kali ini benar-benar berbeda dari sebelum-sebelumnya. Walaupun sebelum-sebelumnya Onee-chan pun luar biasa. Sebenarnya apa yang kupikirkan ini? Bahkan kata-kata yang memiliki &amp;quot;luar biasa&amp;quot; yang sama, apa maksudku tentang itu...? Wataknya? Aku merasa kalau hal seperti itu berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat, ada banyak item pada menu. Aku bisa tahu kalau itu berbeda hanya dengan melihatnya. Sebelumnya, kami punya menu susu, salad, bakon, dan roti panggang dengan telur. Tapi sekarang, ada bakon, roti panggang telur, salad, susu, kue pie, ikan kod dan kentang goreng, keju dan daging ham, bubur dan scone&amp;lt;ref&amp;gt;&#039;&#039;&#039;Scone&#039;&#039;&#039;, adalah makanan panggang; Roti cepat yang biasanya cukup manis. Biasanya terbuat dari gandum atau havermut.&amp;lt;/ref&amp;gt;, teh hitam, dan kemudian, ada buah plum dan persik sebagai pencuci mulut. Ada banyak sekali, rasa-rasanya aku tidak mungkin bisa memakan semuanya!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan sangat cepat melakukan ini dan itu, Onee-chan membuat semuanya dengan sangat akurat. Bahkan jari-jari putihnya yang menggenggam pisau dapur, membuatku menghela napas hanya dengan melihatinya. Walaupun, kami hanya memiliki 6 tahun perbedaan umur di antara kami. Dan kenapa Onee-chan, kenapa orang ini begitu cantik? Walaupun aku juga adalah gadis yang manis di SD-ku, tapi kami terlalu berbeda, Onee-chan itu———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Terima kasih, Ayaka. Fufu, kenapa mulutmu terbuka begitu lebar?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Uhhh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak bisa mengatakan, kalau itu adalah karena Onee-chan begitu cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka: “Kenapa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka Onee-chanku, yang begitu cantik. Dapur terasa seperti bagian dari aula istana yang megah, dan Onee-chan bagaikan seorang putri yang sedang menari-nari di dalamnya. Memasak begitu banyak makanan, dia terlihat begitu senang. Walaupun aku tidak terlalu ingat wajah Ibunda, tapi aku yakin kalau seperti inilah rupa Bunda saat semasa ia masih hidup. Di bawah cahaya matahari yang masuk melewati jendela, dia terlihat berkilauan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di sebuah buku tertulis kalau orang Inggris suka ikan kod.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, orang Inggris juga tidak terlalu seperti itu———Saat Onee-chan mengatakan itu, ia tersenyum lembut di bawah hujan cahaya matahari. Memang seperti yang kupikirkan, Onee-chan cantik. Wajah tersenyumnya lebih imut dan manis daripada boneka tuan puteri atau seperti yang ada di buku bergambar, dan Onee-chan lebih cantik daripada apapun. Melihat wajah bahagia Onee-chan seperti ini, aku bertanya-tanya kapan itu terjadi?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yang bisa melakukan apapun. Kakakku. Ia benar-benar berbeda dariku yang bahkan tak bisa mempelajari Black Magic, apapun yang aku buat, berhitung, dan segalanya. Onee-chan bisa melakukan apapun. Atau mungkin tepatnya, bisa menjadi apapun. Bahkan menjadi burung merpati. Atau kucing. Onee-chan bisa melakukan apapun, mungkin dengan mengatakan &amp;quot;Aku senang karena kau membuatkannya untukku&amp;quot; atau &amp;quot;Coba dan bersenang-senanglah,&amp;quot; Onee-chan berpikir kalau aku tak berguna. Tapi rasanya, Onee-chan berbeda. Lihatlah, Onee-chan terlihat sangat bersenang-senang. Dia tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cantik————&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Nih. Coba kamu cicip, Ayaka.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;B-Baik. Apa tidak apa-apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak apa-apa. Mengangalah. Aaahh.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil membuka mulutku saat dia mengatakan itu, aku menggigit potongan dari  ikan goreng yang berada di jari putih kurusnya, ah ump.&amp;lt;br&lt;br /&gt;
Aku tidak terlalu suka makanan berlemak, tapi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Gimana rasanya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Enak......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya, benar-benar enak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun aku tidak terlalu suka makanan yang berlemak, tapi ini terasa garing, empuk, dan tidak berminyak sama sekali. Ini sangat enak!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act1-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baiklah, sepertinya bumbu rahasia pada krim asamnya bekerja efektif. Baiklah, Ayaka suka sama rasanya♪”&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bumbu rahasia?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Untuk membuat masakan jadi lezat, ada bumbu rahasianya. Dan itu lebih luar biasa daripada sihir.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di meja, Papa yang sedari tadi minum kopi mulai tersedak dan batuk saat mendengar itu. Sebelum Onee-chan dan aku ingin menanyakan, Papa segera menggumamkan &amp;quot;Tidak ada apa-apa.&amp;quot; Mungkin, kurasa Papa terkejut oleh kata-kata Onee-chan. Sihir? Bumbu rahasia? Bahkan aku bisa mengingat itu. Lagipula, sesuatu yang disebut sihir itu, memang nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kami———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Umm, sesuatu yang lebih luar biasa daripada sihir, umm...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Papa, yang mengatakannya. Papa bilang hanya ada satu hal, yang lebih luar biasa daripada sihir.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Memang benar. Karena itulah, aku menggunakannya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Onee-chan. Walaupun perkataanmu terdengar natural, tapi aku bingung apa maksudnya. Wajahnya. Berkilau, termandikan oleh cahaya matahari yang berseri. Suara yang terdengar dari bibir yang memiliki warna yang sama dengan kelopak bunga sekura.&lt;br /&gt;
Seolah-olah, benar-benar seperti———&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act1-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sihir cinta!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Sihir&#039;&#039;&#039; yang sesungguhnya. Aku, walaupun tak tahu apa itu sebenarnya, berpikir kalau itu benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Cinta?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Ayaka, sepertinya kamu belum tahu, ya. Itu disebut sihir cinta, tentunya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ia mengatakannya———Onee-chan melihat dan membisikkan sesuatu padaku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seolah-olah, dia sedang berbicara pada seseorang di belakangku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu lebih luar biasa, daripada jenis Misteri apapun yang digunakan oleh Magus.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Bagian Sebelumnya&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2|Bagian Selanjutnya]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia)&amp;diff=572083</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia)&amp;diff=572083"/>
		<updated>2021-08-23T13:13:42Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Volume 1 - Arc Nona Kecil */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Teaser|Indonesian}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:Volume 1 Cover-Overview.png|300px|right|thumb|Volume 01 Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver&#039;&#039;&#039;&#039;&#039; (フェイト/プロトタイプ 蒼銀のフラグメンツ) adalah sebuah serial light novel yang merincikan kisah Holy Grail War Tokyo Pertama yang ditulis oleh Hikaru Sakurai (桜井 光) dan diilustrasikan oleh Nakahara (中原). Serial light novel ini merupakan prekuel dari &#039;&#039;Fate/Prototype&#039;&#039; (フェイト/プロトタイプ), yang merupakan konsep orisinil dari visual novel &#039;&#039;Fate/stay night&#039;&#039; (フェイト／ステイナイト). Memulai serialisasi di Comptiq magazine pada bulan Agustus 2013, dan diterbitkan dengan format bunkobon mulai dari bulan September 2014 hingga April 2017 dengan total 5 volume. Serialnya kemudian diadaptasi ke dalam bentuk Drama CD, yang terbit mulai dari bulan Oktober 2017 hingga bulan November 2019.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melalui fragmen-fragmen kenangan dari perspektif berbagai karakter, menceritakan sebuah ritual sihir raksasa, sebuah ajang &#039;&#039;battle royale&#039;&#039;, Holy Grail War, yang dilakukan untuk mencapai ambisi terbesar para Magi, dilaksanakan di kota Tokyo untuk pertama kalinya. Di tahun 1991, 8 tahun sebelum Holy Grail War Tokyo Kedua dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran|&#039;&#039;&#039;Pendaftaran Terjemahan&#039;&#039;&#039;]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang ingin membantu untuk menerjemahkan ataupun mengedit dipersilahkan. Penerjemah diminta untuk menandai semua bab yang ingin mereka terjemahkan di [[Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran|halaman pendaftaran]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Standar Format&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah disunting) harus dikonfirmasikan hingga memenuhi format standar. Lihat tautan di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat juga halaman Istilah dan Terminologi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri [https://forums.nrvnqsr.com/showthread.php/7349-Fate-Prototype-Blue-Silver-Fragments-Complete-Version Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver versi bahasa Inggris], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa Jepang juga, kami harap kalian bisa menjadi penerjemah dari versi Jepang. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa memperbaiki kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. Kami akan sangat berterima kasih atas bantuan yang telah kalian berikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Updates==&lt;br /&gt;
* 04 Agustus 2021 - Act 4 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan.&lt;br /&gt;
* 15 Juni 2021 - Act 3 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan&lt;br /&gt;
* 07 Juni 2021 - Act 2 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan.&lt;br /&gt;
* 23 Mei 2021 - Act 1 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan.&lt;br /&gt;
* 22 Mei 2021 - Halaman Projek dan Halaman Pendaftaran dibuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Seri &#039;&#039;Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver&#039;&#039; oleh Hikaru Sakurai==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 1 - Arc Nona Kecil===&lt;br /&gt;
[[File:Volume 1 Cover-Overview.png|x200px|frameless|right|]]&lt;br /&gt;
::*Halaman Pembuka&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 1|Act 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2|Act 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3|Act 3]]&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 4|Act 4]]&lt;br /&gt;
::*Act 5&lt;br /&gt;
::*Act 6&lt;br /&gt;
::*Special Act - &amp;quot;Servant&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 2 - Arc Teman Terbaik===&lt;br /&gt;
::*Halaman Pembuka&lt;br /&gt;
::*Act 1&lt;br /&gt;
::*Act 2&lt;br /&gt;
::*Act 3&lt;br /&gt;
::*Act 4&lt;br /&gt;
::*Act 5&lt;br /&gt;
::*Act 6&lt;br /&gt;
::*Special Act - &amp;quot;Magician&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 3 - Arc Pikiran Cantik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 4 - Arc Wahai Pahlawanku===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 5 - Arc Kesatria Takdir===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Cerita Selingan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Fate/Labyrinth===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Manajer Proyek&lt;br /&gt;
SmilyMADman&lt;br /&gt;
* Pengawas Proyek&lt;br /&gt;
-&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Penerjemah&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Aktif:&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
:* SmilyMADman&lt;br /&gt;
* Penyunting&lt;br /&gt;
Semua penyunting yang dapat berbahasa Inggris dan Indonesia dengan baik dan benar dipersilakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ikhtisar Serial==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 1 (September 10, 2014, ISBN 9784041021279)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 2 (Oktober 10, 2014, ISBN 9784041021286)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 3 (Maret 26, 2015, ISBN 9784041024522)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 4 (Maret 10, 2016, ISBN 9784041024539)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 5 (April 26, 2017, ISBN 9784041031445)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cerita Selingan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Fate/Labyrinth (Januari 09, 2016, ISBN 9784041035955)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi Lebih Lanjut==&lt;br /&gt;
* [https://typemoon.fandom.com/wiki/Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver Fandom wiki Article]&lt;br /&gt;
* [https://typemoon.fandom.com/wiki/Fate/Prototype Fate/Prototype Fandom wiki Article]&lt;br /&gt;
* [https://typemoon.fandom.com/wiki/Fate/Labyrinth Fate/Labyrinth Fandom wiki Article]&lt;br /&gt;
* [https://forums.nrvnqsr.com/showthread.php/7349-Fate-Prototype-Blue-Silver-Fragments-Complete-Version Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver English Translation by PhoenixRising]&lt;br /&gt;
* [https://fate-pt-sougin.com/ Official Drama CD Website]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:SmilyMADman&amp;diff=571548</id>
		<title>User:SmilyMADman</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=User:SmilyMADman&amp;diff=571548"/>
		<updated>2021-08-05T02:50:00Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Halo, nama asli saya Muhammad Khairul Septian. Hanya seorang fans Nasuverse dan suka menerjemahkan sesuatu. Saya juga membuat subtitle film, lho.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkenalan lebih dekat dengan saya: [https://www.facebook.com/khairul.septian.90 Facebook], [https://www.youtube.com/channel/UCz5y7J1jOTPFiNQwWvP86nA Youtube], [https://subscene.com/u/1259796 Subscene], [http://smilymadman.blogspot.com/ Blogger]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran&amp;diff=571547</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Halaman Pendaftaran</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran&amp;diff=571547"/>
		<updated>2021-08-05T02:46:47Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Volume 1 - Arc Nona Kecil */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Kalau bergabung, tuliskan nama kalian di Bab yang kalian inginkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Untuk menterjemahkan novel ini, kamu tak perlu melakukannya seperti &amp;quot;Aku harus menyelesaikannya sampai habis!&amp;quot;. Banyak pilihan diberikan untuk para penerjemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tata cara:&lt;br /&gt;
# Klik Sunting/Edit.&lt;br /&gt;
# Lalu cari bagian mana (volume berapa dan act ke berapa) yang mau kamu terjemahkan.&lt;br /&gt;
# Misalkan kamu memilih act ke-5, maka---abaikan tanda kurung apapun--- (::*Act 5 - [([User:username_kamu|username_yang_akan_tercantum])] - &#039;&#039;&#039;status terjemahan&#039;&#039;&#039;)&lt;br /&gt;
# Jika terjemahannya belum selesai, maka gunakan [[Template:Incomplete|template incomplete]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Seri &#039;&#039;Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver&#039;&#039; oleh Hikaru Sakurai==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 1 - Arc Nona Kecil===&lt;br /&gt;
::*Halaman Pembuka - [[User:SmilyMADman|SmilyMADman]]&lt;br /&gt;
::*Act 1 - [[User:SmilyMADman|SmilyMADman]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Act 2 - [[User:SmilyMADman|SmilyMADman]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Act 3 - [[User:SmilyMADman|SmilyMADman]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Act 4 - [[User:SmilyMADman|SmilyMADman]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Act 5 - [[User:SmilyMADman|SmilyMADman]]&lt;br /&gt;
::*Act 6 - [[User:SmilyMADman|SmilyMADman]]&lt;br /&gt;
::*Special Act - &amp;quot;Servant&amp;quot; - [[User:SmilyMADman|SmilyMADman]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 2 - Arc Teman Terbaik===&lt;br /&gt;
::*Halaman Pembuka&lt;br /&gt;
::*Act 1&lt;br /&gt;
::*Act 2&lt;br /&gt;
::*Act 3&lt;br /&gt;
::*Act 4&lt;br /&gt;
::*Act 5&lt;br /&gt;
::*Act 6&lt;br /&gt;
::*Special Act - &amp;quot;Magician&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 3 - Arc Pikiran Cantik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 4 - Arc Wahai Pahlawanku===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 5 - Arc Kesatria Takdir===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Cerita Selingan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Fate/Labyrinth===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia)&amp;diff=571546</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia)&amp;diff=571546"/>
		<updated>2021-08-05T02:46:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Updates */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Teaser|Indonesian}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:Volume 1 Cover-Overview.png|300px|right|thumb|Volume 01 Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver&#039;&#039;&#039;&#039;&#039; (フェイト/プロトタイプ 蒼銀のフラグメンツ) adalah sebuah serial light novel yang merincikan kisah Holy Grail War Tokyo Pertama yang ditulis oleh Hikaru Sakurai (桜井 光) dan diilustrasikan oleh Nakahara (中原). Serial light novel ini merupakan prekuel dari &#039;&#039;Fate/Prototype&#039;&#039; (フェイト/プロトタイプ), yang merupakan konsep orisinil dari visual novel &#039;&#039;Fate/stay night&#039;&#039; (フェイト／ステイナイト). Memulai serialisasi di Comptiq magazine pada bulan Agustus 2013, dan diterbitkan dengan format bunkobon mulai dari bulan September 2014 hingga April 2017 dengan total 5 volume. Serialnya kemudian diadaptasi ke dalam bentuk Drama CD, yang terbit mulai dari bulan Oktober 2017 hingga bulan November 2019.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melalui fragmen-fragmen kenangan dari perspektif berbagai karakter, menceritakan sebuah ritual sihir raksasa, sebuah ajang &#039;&#039;battle royale&#039;&#039;, Holy Grail War, yang dilakukan untuk mencapai ambisi terbesar para Magi, dilaksanakan di kota Tokyo untuk pertama kalinya. Di tahun 1991, 8 tahun sebelum Holy Grail War Tokyo Kedua dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran|&#039;&#039;&#039;Pendaftaran Terjemahan&#039;&#039;&#039;]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang ingin membantu untuk menerjemahkan ataupun mengedit dipersilahkan. Penerjemah diminta untuk menandai semua bab yang ingin mereka terjemahkan di [[Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran|halaman pendaftaran]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Standar Format&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah disunting) harus dikonfirmasikan hingga memenuhi format standar. Lihat tautan di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat juga halaman Istilah dan Terminologi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri [https://forums.nrvnqsr.com/showthread.php/7349-Fate-Prototype-Blue-Silver-Fragments-Complete-Version Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver versi bahasa Inggris], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa Jepang juga, kami harap kalian bisa menjadi penerjemah dari versi Jepang. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa memperbaiki kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. Kami akan sangat berterima kasih atas bantuan yang telah kalian berikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Updates==&lt;br /&gt;
* 04 Agustus 2021 - Act 4 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan.&lt;br /&gt;
* 15 Juni 2021 - Act 3 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan&lt;br /&gt;
* 07 Juni 2021 - Act 2 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan.&lt;br /&gt;
* 23 Mei 2021 - Act 1 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan.&lt;br /&gt;
* 22 Mei 2021 - Halaman Projek dan Halaman Pendaftaran dibuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Seri &#039;&#039;Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver&#039;&#039; oleh Hikaru Sakurai==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 1 - Arc Nona Kecil===&lt;br /&gt;
[[File:Volume 1 Cover-Overview.png|x200px|frameless|right|]]&lt;br /&gt;
::*Halaman Pembuka&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 1|Act 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2|Act 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3|Act 3]]&lt;br /&gt;
::*Act 4&lt;br /&gt;
::*Act 5&lt;br /&gt;
::*Act 6&lt;br /&gt;
::*Special Act - &amp;quot;Servant&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 2 - Arc Teman Terbaik===&lt;br /&gt;
::*Halaman Pembuka&lt;br /&gt;
::*Act 1&lt;br /&gt;
::*Act 2&lt;br /&gt;
::*Act 3&lt;br /&gt;
::*Act 4&lt;br /&gt;
::*Act 5&lt;br /&gt;
::*Act 6&lt;br /&gt;
::*Special Act - &amp;quot;Magician&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 3 - Arc Pikiran Cantik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 4 - Arc Wahai Pahlawanku===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 5 - Arc Kesatria Takdir===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Cerita Selingan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Fate/Labyrinth===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Manajer Proyek&lt;br /&gt;
SmilyMADman&lt;br /&gt;
* Pengawas Proyek&lt;br /&gt;
-&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Penerjemah&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Aktif:&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
:* SmilyMADman&lt;br /&gt;
* Penyunting&lt;br /&gt;
Semua penyunting yang dapat berbahasa Inggris dan Indonesia dengan baik dan benar dipersilakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ikhtisar Serial==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 1 (September 10, 2014, ISBN 9784041021279)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 2 (Oktober 10, 2014, ISBN 9784041021286)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 3 (Maret 26, 2015, ISBN 9784041024522)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 4 (Maret 10, 2016, ISBN 9784041024539)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 5 (April 26, 2017, ISBN 9784041031445)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cerita Selingan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Fate/Labyrinth (Januari 09, 2016, ISBN 9784041035955)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi Lebih Lanjut==&lt;br /&gt;
* [https://typemoon.fandom.com/wiki/Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver Fandom wiki Article]&lt;br /&gt;
* [https://typemoon.fandom.com/wiki/Fate/Prototype Fate/Prototype Fandom wiki Article]&lt;br /&gt;
* [https://typemoon.fandom.com/wiki/Fate/Labyrinth Fate/Labyrinth Fandom wiki Article]&lt;br /&gt;
* [https://forums.nrvnqsr.com/showthread.php/7349-Fate-Prototype-Blue-Silver-Fragments-Complete-Version Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver English Translation by PhoenixRising]&lt;br /&gt;
* [https://fate-pt-sougin.com/ Official Drama CD Website]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=571462</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 4</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=571462"/>
		<updated>2021-08-04T03:04:09Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Bagian 8 */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 4==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Strategi kehidupan tak pernah muncul dari kegelapan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei hei, kau tahu? Tentang rumor itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tahu aku tahu, tentang itu kan? Miss Mary...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, benar. Miss Mary.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga mendengarnya dari tempat bimbelku. Rumor itu bahkan sudah menyebar hingga ke sekolah lain.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di Tokyo, kan? Ya, sepertinya rumor Miss Mary hanya ada di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu benar?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu benar, lagipula semua itu terjadi di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, aku belum pernah melihatnya di TV.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku yakin pasti nanti akan muncul di TV.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Apa yang mereka perbincangkan? Sebuah rumor. Yang hanya terjadi di Tokyo. Mary. Miss Mary?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Ayaka Sajyou, itu adalah sebuah topik yang dia tidak tahu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil mengunyah roti yang dia pegang dengan kedua tangannya, dia samar-samar menguping pembicaraan di antara dua teman kelasnya yang duduk bersama dan berada persis di barisan mejanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Menu hari ini adalah roti gulung, rebusan yang berwarna gelap, dan salad sayuran segar.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Roti gulung yang seperti biasanya. Rasa yang seperti biasanya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Walaupun aku sebenarnya suka roti goreng, aku tidak terlalu berpikir kalau ini tidak memuaskan karena ini bukanlah menu setiap hari. Aku hanya, ah, berpikir, kalau ini sangat disayangkan. Tapi, hari ini lumayan enak karena ditemani selai jeruk.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyobek plastik kecil yang membungkusnya, aku mendorong roti yang ada di dalamnya dan mengunyahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku lebih suka selai jeruk daripada margarin. Aku suka yang manis-manis.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kugigit, dan kukunyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Rasanya selalu berbeda karena selai jeruknya yang manis-asam. Aku tidak membencinya. Ini termasuk ke dalam kelompok makanan favoritku.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya, kau pernah mendengarnya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Nama asli Miss Mary. Hmm, daripada nama Miss Mary, mungkin itu adalah nama dari rumornya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku sama sekali tak tahu. Apa ya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku pernah dengar kalau dia akan memanggil seseorang saat jam 11 malam.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lalu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kemudian, orang yang dipanggilnya pasti akan meninggal.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitulah rumornya, Death Mary akan datang untuk membunuhmu saat jam 11 malam.&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:C4-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
Jam 11 malam.&lt;br /&gt;
Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya aku telah mendengarkan sebuah cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Aku penasaran dengan apa yang mereka bicarakan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang itu, selalu punya bahan perbincangan setiap jam makan siang. Yang bernama Kyoko selalu les di bimbel dekat stasiun 3 kali seminggu, dan yang bernama Nao suka menonton TV.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku tak pernah bermain bersama mereka, jadi aku tak tahu apa saja maksud perbincangan mereka. Selain itu, aku juga tidak berpikir kalau mereka berbohong. Mereka berdua kelihatan sedang membicarakan sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku sudah sering menguping pembicaraan orang, jadi aku mencoba untuk  mendengarkan mereka, sambil memasukkan gigitan besar roti ke mulutku, &#039;Hamu,&#039; dan kukunyah. Apakah aku dapat mengerti pembicaraan mereka sekarang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak bisa mendengarkan mereka dengan baik, karena aku lebih fokus mengeluarkan selai jeruk dari tempatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jam 11 malam. Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kurasa aku akan mendekati mereka dan mendengarkannya lagi dengan lebih teliti.&lt;br /&gt;
Tapi tentu saja, aku tak akan menanya secara langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagian, bahkan jika aku membuka mulutku dan mengatakan sesuatu, aku tidak terlalu banyak nonton TV, aku juga tidak les ke bimbel, dan aku jarang membeli Girls Manga Magazine per bulan, jadi aku memiliki perasaan yang samar daripada biasanya, kalau aku mungkin tak akan bisa bercampur baur dengan baik dengan gosip-gosip para anak SD yang seumuran denganku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, aku hanya akan memakan makananku. Nyam nyam.&lt;br /&gt;
Tapi, aku akan dapat dengan mudah menangkap informasi dengan mengkonsentrasikan telingaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Nnh&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah rumor. Tentang seorang wanita asing yang memanggil orang dengan lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Seorang wanita...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat malam. Wanita itu akan muncul di tengah jalan pada tengah malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Di waktu malam?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah kematian. Wanita itu akan memberikan kematian fatal, sesuai dengan namanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;...Mati. Apa wanita itu membunuh mereka?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang kuduga, ini cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman dari teman, atau, teman dari temannya Papa, atau, seseorang yang bekerja untuk temannya teman Papa, atau semacam itu. Cerita aneh yang mereka dapatkan seperti seolah-olah sudah melihatnya sendiri, dari seseorang yang bahkan mungkin tidak melihat atau mengetahuinya secara langsung, seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku telah mendengar hal semacam ini sebelumnya. Aku bisa mengingatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Contohnya, bukankan ada rumor tentnag &#039;&#039;&#039;anjing dengan wajah manusia&#039;&#039;&#039; yang populer di tahun sebelumnya saat semester dua? Itu adalah cerita yang mirip seperti itu. Rumor yang gelap, dibisikkan di antara anak-anak. Cerita hantu sekolah? Atau, salah satu dari tujuh keajaiban sekolah?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku penasaran apakah ini sama seperti itu,’&#039;&#039; pikir Ayaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti jumlah anak tangga yang lebih banyak saat naik daripada saat turun, atau boneka anatomi di ruangan Sains yang bisa berjalan sendiri, atau potret dari musisi di ruangan musik yang matanya bergerak, atau gadis yang tinggal di toilet, hal-hal semacam itu. Jika tidak ada hubungannya dengan sekolah, maka ada wanita bermulut lebar, cermin yang berubah menjadi ungu, benang putih yang keluar dari daun telinga, tisu merah dan tisu biru, dan banyak lagi---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &#039;&#039;Hanya ada penurunan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu seperti nekromansi ecek-ecek, di mana kamu meletakkan koin 5 yen di atas lembaran kertas yang bertuliskan suku kata Jepang sehingga terlihat seperti papan Ouija.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka mengundangku untuk melakukan itu di saat sebuah waktu makan siang saat Musim Semi: &amp;quot;Ayaka, ayo ikutan juga.&amp;quot; Aku melihati teman-temanku, menebak-nebak apakah mereka keturunan dari keluarga Magus, tapi ternyata tidak ada sama sekali. Itu hanyalah permainan anak kecil biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti, siapakah yang kita sukai?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang tidak kita sukai, hal yang tidak kita sukai, hal yang kita takuti, mereka menanyakan hal semacam itu. Tanpa ada semacam sihir, seseorang yang di kelompok itu yang meletakkan koin 5 yen lah yang menggerakkannya. Kalau kupikir-pikir, dua teman di depanku lah yang mengundangku saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan yang suka bergosip.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan, yang sangat &#039;&#039;&#039;penakut&#039;&#039;&#039;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Mereka semua mati...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar. Siapapun yang bertemu dengan wanita itu, tak akan bisa diselamatkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya ampun, aku takut.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia mengatakan kalau dia takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga dengar kalau orang yang melihat cermin juga mati. Aku penasaran, apakah mereka mati karena menyentuhnya, ya...?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh, benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, itu benar. Lagipula, aku dengar ada banyak juga polisi yang mati.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu mengerikan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isi dari rumor itu, adalah tentang hal-hal yang mengerikan dan berbahaya. Orang asing bernama &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; memanggil lelaki dewasa yang sedang pulang ke rumah dari pekerjaan tengah malamnya dan memasuki hotel bersamanya. Keesokan paginya, sosok wanita bernama Mary itu akan menghilang dengan sebuah kalimat: &#039;&#039;‘Selamat datang di dunia kematian!’&#039;&#039; yang tertulis di cermin dalam bahasa Inggris dengan menggunakan lipstik merah. Dengan tanda kecupan bibir merah, di samping tanda seru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu mati di atas kasur. Penyebabnya tidak diketahui. Walaupun dia tidak terluka, apa menurutmu penyebab dia meninggal? Aku juga mendengar, kalau ini sudah menjadi berita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menjadi target hanyalah laki-laki dewasa. Tak ada satupun perempuan yang menjadi korbannya. Dan kalau berdasarkan cerita dari teman sekelasku yang les di bimbel, teman Ayahnya yang berada di kota sebelah juga dibunuh dengan cara yang sama.&lt;br /&gt;
Atau,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Itu sama sekali bukan cerita hantu sekolah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita hantu sekolah, atau lebih tepatnya, cerita hantu dewasa. Cerita hantu tentang seorang Ayah yang pulang ke rumah dengan berjalan melewati jalan pada tengah malam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika dibandingkan dengan cerita anjing berwajah manusia, aku merasakan ada keaslian dan kenyataan pada cerita ini. Tapi, pada waktu yang sama tahun lalu, aku tidak merasa kalau aku takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu menyeramkan, walaupun jika kukatakan kalau aku takut karena aku tak tahu sama sekali apa yang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; pikirkan, atau apa yang dia lakukan sedari awal, maka mungkin aku tak akan takut, tapi tetap saja, aku sama sekali belum pernah merasa takut sebelumnya, jadi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena Ayaka, sudah tahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika itu adalah gosip yang telah berubah menjadi Misteri, maka itu mungkin memiliki kekuatan. Sesuatu yang hanya sekedar jadi rumor diantara anak-anak, tidak cukup untuk jadi seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Setidaknya, Papa tidak akan mengatakan kalau anjing berwajah manusia yang misterius itu sungguh beneran ada. Disamping itu----’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Papaku baik-baik saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berpikir, sambil meneguk susu. Lagipula, hanya ada sedikit yang berani untuk pergi dan pulang saat tengah malam, dengan banyaknya orang yang sudah berada di rumah. Dan bahkan jika pembunuh itu memang ada, itu tidak akan menghentikan rumor misterius tentang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; yang telah disebutkan, yang telah dibisikkan di antara anak SD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak bisa apa-apa soal itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan itulah mengapa aku tidak takut.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sama seperti tahun lalu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun aku tidak bisa mengatakan ini pada teman kelasku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah seorang magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah orang yang berurusan dengan Misteri sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu semacam cerita hantu. Itulah mengapa, aku tidak akan kalah pada gosip, juga pada &#039;&#039;&#039;Phantasmal Species&#039;&#039;&#039; sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergumam kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ayaka mengambil gigitan lain pada roti yang digenggamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Makhluk binatang yang diimajinasikan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keberadaan yang diceritakan di dalam legenda kuno.&#039;&#039;,br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kami memberikan nama &amp;quot;Phantasmal Species&amp;quot; untuk menandakan mereka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak setara dengan bentuk kehidupan yang sudah diketahui, makhluk ini yang telah merubah keberadaan mereka menjadi sebuah Misteri itu sendiri, telah dibagi dalam beberapa tingkatan, yaitu Divine Beasts, Phantasmal Beasts, dan Monstrous Beasts.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Magus juga memungkinkan untuk mengendalikan mereka, tapi jika masih di dalam tingkat Monstrous Beast.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada juga contoh di mana bagian dari mayat mereka yang bisa dimanfaatkan menjadi Mystic Code untuk Magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jika sudah sampai melampaui tingkat Phantasmal Beasts, maka keduanya memungkinkan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pertama, seseorang tak akan dapat melihat mereka di era modern.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Servant, dapat dengan mudah mematahkan aturan itu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena mereka telah jauh melampaui Misteri-Misteri magis.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka dapat menguasai ilusi yang diimpikan orang-orang.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka, dalam waktu, dapat mengendalikan dan memiliki bahkan yang mencapai pada tingkatan Phantasmal Beasts.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dalam Perang Cawan Suci, kami, dapat menggunakan Misteri-Misteri mitologis dengan melalui Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, kau tak boleh melupakan mimpimu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rahasiakan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sembunyikan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Menyingkapkan Misteri adalah hal yang tabu bagi Magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Perang Cawan Suci, harus dilaksanakan di dalam kegelapan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
Setelah itu, sepulang sekolah----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matahari sudah benar-benar terbenam saat aku pulang ke rumah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ini sudah pasti adalah salahnya musim, kenapa matahari terbenam begitu cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa dibuktikan lewat napas yang kukeluarkan yang berubah putih, sama seperti tadi pagi.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku bisa dengan jelas melihatnya dengan mataku.&amp;lt;Br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ini sedikit dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka meniupkan &amp;quot;Haa&amp;quot; ke kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika tahu kalau seperti ini, maka lebih baik jika aku membawa sarung tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dingin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berhenti di gerbang depan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saat aku melihat dari sini, rumahku terlihat seperti rumah besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman sekelas yang tinggal dekat sini menyebutnya &amp;quot;mansion&amp;quot; dan walaupun kata-kata itu tidak terbersit dalam pikiranku saat melihat rumahku, aku berpikir apakah itu sedikit besar di dalam daripada di luar, hanya tentang ukurannya saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan, tak peduli bagaimana struktur di dalamnya, aku tak merasakan kalau menyebutnya mansion itu berlebihan, karena aku sangat tahu tentang semuanya kecuali &#039;&#039;&#039;ruangan yang tak bisa kumasuki.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang sedikit lebih besar, adalah rumahku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guruku berkata saat berkunjung, kalau ini adalah rumah bergaya barat. Di balik gerbang, aku bisa melihat pohon-pohon di halaman depan dan beranda rumah yang bergaya arsitektur barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gerbang...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun tidak dikunci dengan kunci, aku tak bisa masuk hanya dengan mendorongnya dengan normal dengan tanganku. Papa berkata kalau dia meluaskan medan pembatas, dan dia juga memberitahu alasannya. Itu adalah karena sesuatu seperti berpartisipasi dalam &amp;quot;ritual sihir&amp;quot; raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku, aku tak masalah untuk pergi ke sekolah, kau mengatakan kalau aku harus, walaupun kau memperingatiku dengan keras untuk berhati-hati saat aku masuk dan keluar rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengikuti langkah-langkah seperti yang diberitahukan padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memeriksa kalau tidak ada orang di sekitar, aku mengucapkan beberapa kata-kata. Setelah itu, aku menyusuri bentuk alur yang diajarkan dengan jariku pada rangkaian metal, dekat dengan pegangan gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun kemampuanku masih kurang, kukeluarkan energi sihirku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, aku tak bisa melakukannya dengan baik sama sekali.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika aku bisa, maka ini tidak akan memakan waktu 5 menit untuk melakukan sesuatu yang harusnya dapat diselesaikan dalam hitungan detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bisa tidak ya aku lakukan dengan lebih cepat daripada kemarin...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bergumam, sambil mendorong gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Gerbang yang padat seperti dinding batu, terbuka dengan lembut untukku tanpa hambatan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di baliknya, adalah rumah yang seperti biasanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lalu kututup gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku pulang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bergumam, dengan pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika sekitaran waktu ini, maka Papa dan Onee-chan tidak ada di ruang tamu, dan biasanya, melakukan sesuatu di ruangan yang tak bisa kumasuki atau di ruangan yang tak boleh kumasuki, jadi aku tahu kalau tidak ada artinya dalam mengucapkan itu, karena tidak akan ada seseorang yang menampakkan wajah mereka atau bahkan memanggilku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, untuk sekarang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Akan kukatakan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah kebiasaan sehari-hari.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku akan mengatakan, &amp;quot;Aku pulang,&amp;quot; saat aku sampai di rumah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan seseorang mengatakan, &amp;quot;Selamat datang kembali,&amp;quot; saat aku sampai di rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Selamat datang kembali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak ada siapa-siapa, aku hanya akan mengatakannya pada diriku sendiri lagi untuk hari ini juga.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kulanjutkan berjalan hingga halaman depan, dan kubuka pintu depan---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bau apa ini, enak sekali.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, aku mengingat pagi hari dari beberapa hari yang lalu, dan pikiranku dengan rileksnya berpikir, ‘tidak mungkin....’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bau wangi dari tepung terigu, sama seperti yang aku cium kemarin, jadi kalau aku pergi ke dapur, maka mungkin aku bisa bertemu dengan Onee-chan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yang tak bisa aku temui pagi ini.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, pada pagi ini, aku sendirian saat sarapan, dan sendirian lagi dalam melakukan &#039;&#039;&#039;kegiatan sehari-hariku.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku keluar dari lorong pintu masuk sambil merangkul tas ranselku, aku berjalan menuju dapur.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saat aku berjalan, ada---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, selamat datang, Ayaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang indah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wajah yang cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun saat ini senja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan walaupun hari sudah gelap, tapi ia berkilau gemilang...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kakakku, Manaka onee-chan, tersenyum dalam pakaian apronnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan, apa yang sedang onee-chan buat?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Menurut kamu apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menurutku itu kue. Karena baunya enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, hampir benar. Tapi ya, kurasa kamu setengah benar...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kakak mengatakan itu, sosok tersenyumnya saaanngaatt cantik.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka onee-chan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sama seperti yang kulihat di pagi itu, beberapa hari yang lalu, dengan sosoknya yang seperti seorang putri di kastil, mengenakan apron, menari-nari dan berputar kesana-kemari.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Seperti film anime yang Bunda suka dan yang harus ditunjukkan pada Papa, waktu yang sudah berlalu sangat lama. Tentang seorang putri yang menari sambil bernyanyi.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Gadis yang cantik. Rasanya seperti, aku sedang berada di dalam film itu.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Mataku bukanlah mataku, tentunya, mataku adalah semacam kamera yang memproyeksikan film.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Memproyeksikan onee-chan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku memikirkan itu, pikiranku benar-benar melayang kemana-mana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ada apa, Ayaka? Matamu terbuka lebar sekali. Mulutmu juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:C4-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari-jemari putihnya, berada dalam jarak yang bisa dan tidak bisa aku sentuh. Tapi, aku tidak bisa menyentuhnya.&lt;br /&gt;
Lagian aku berada di pinggir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu karena onee-chan sangat cantik. Seperti seorang puteri.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar...&lt;br /&gt;
...berpikir seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apakah kakak terlihat seperti seorang tuan puteri Britania bagimu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Britania?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Ya, tapi jika aku memang terlihat seperti itu bagimu, maka kakak sangat senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Onee-chan tersenyum, sama seperti pada pagi hari itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan berkilau. Dia bersinar kilau gemilang. Hari sudah malam, tidak ada matahari terbit, dan bahkan walaupun matahari sudah terbenam... Onee-chan berputar-putar di dapur, sambil memasak dengan penuh bahagia dalam pakaian apronnya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Dia bersinar.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi, dia dengan sempurna menggerakkan tangannya, sangat cepat, sangat lihai...’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan benar-benar sangat pandai.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Dia tidak menggenggam pisau dapur hari ini, tetapi, dia membawa berbagai macam benda di tangannya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Apa ya yang sedang dibuat onee-chan?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kalau disebut sebagai kue adalah setengah benar, maka setengah lainnya apa?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku ingin mengucapkan itu, aku menyadari penampilanku. Lagi, aku membawa tas ransel di punggungku, sebagai tambahan, aku juga belum mencuci tangan. Jadi, aku segera lari ke kamar mandi, lalu kuletakkan bangku kakiku, dan kucuci tanganku dengan air dingin, dan membasuh mulutku juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuletakkan tasku di lorong.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lalu, pergi lagi ke dapur---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan, umm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sedikit ragu untuk menanyakan &amp;quot;Ada yang bisa kubantu?&amp;quot;, aku berhenti di pintu dapur yang tadi kumasuki tanpa ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti onee-chan yang bisa melakukan apapun, aku tahu kalau soal sihir, belajar, menjadi pekerja rumah tangga--- atau apapun itu, tingkatanku berada jauh di bawah onee-chan. Jadi, akan lebih baik bagi Manaka onee-chan untuk melakukannya sendirian daripada aku membantunya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku yakin itu benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam Nyam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku melakukannya, Onee-chan terus melihat tanganku, dan mengucapkan sebuah kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bantu. Maukah kau membantuku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara yang lembut, Walau aku tak tahu sama sekali bagaimana wajah onee-chan sekarang, karena aku tidak bisa melihatnya dari sini. Aku berpikir dengan yakin, ‘Dia sedang tersenyum.’ Tentunya, dia akan memberikanku wajah yang sama seperti sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sering membayangkan wajah tersenyum onee-chan yang sudah lama tidak kulihat, seperti ini, tapi aku sama sekali tak tahu hingga pagi itu bagaimana rupa senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku memberikan anggukan besar dan mengucapkan &amp;quot;Yep!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oke kalau begitu, mungkin kamu bisa ambilkan botol di lemari sebelah sana?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;U, umm.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baking Powder, ya~&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ahh, oh. Dapat, Onee-chan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dan sekarang, tolong keluarkan telur dari kulkas, ya~ Oh, pilih yang paling besar, ambil dua.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Y, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Sepertinya tidak pecah. Sekarang, bisa kamu tata di atas meja di sana, kita...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Mungkinkah?’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Ya, bahkan jika bukan, mungkin itu memang benar.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukan hanya sekedar mengeluarkan piring, ini adalah pertama kalinya, hari ini, kalau aku sedang membantu Onee-chan yang sedang memasak.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun Papa berkata padaku, &amp;quot;Jangan sentuh oven sendirian,&amp;quot; itu beda lagi ceritanya kalau aku sedang bersama onee-chan, tapi, tetap saja tidak ada banyak kesempatan untukku melakukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘I----Ini pertama kalinya aku membantu onee-chan. Aku merasa gugup. Lagipula, onee-chan tidak benar-benar membutuhkan bantuanku, jadi...’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;U, umm, telur, apa, berapa yang dibutuhkan...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dua. Tidak usah khawatir, kita masih punya beberapa sisa telur, jadi, kalau pecah ya pecah, jadi tidak apa-apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;I-Iya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lagian, kakak sudah menyiapkan banyak sekali bahan-bahan, termasuk telur.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Suaramu, bergetar. Apa kamu tidak suka membawa telur, Ayaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ti-Tidak, uh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sangat lamban.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku melakukannya, dengan sangat lamban.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tapi, hanya dengan melihat padanya, Manaka onee-chan tidak terlihat marah padaku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku tahu aku tidak bisa melihat wajahnya, tapi aku masih bisa mendengarnya tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini. Ini telurnya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Terima kasih. Kamu telah memastikan untuk membawanya dengan baik. Hebat!&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;T, tidak. Enggak kok.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mendapatkan pujian seperti itu dengan hanya membawakan telur, entah kenapa, aku merasa sedikit menyedihkan.&lt;br /&gt;
Dengan sendirinya aku melihat ke bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sekarang sisanya adalah...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ngomong-ngomong, kamu suka telur mata sapi, Ayaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Um, y, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Telur mata sapi? Atau telur dadar lipat?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku lebih suka mata sapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, itu keluar dari mulutku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kebohongan----’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tidak’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukan benar-benar, sebuah kebohongan.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukanlah sesuatu untuk dibohongi.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Yang lebih aku suka adalah telur dadar lipat, tapi, aku lebih suka telur mata sapi yang Papa dan onee-chan buatkan untukku, dan karena aku tidak berpikir kalau aku tidak menyukainya, itu tidaklah bohong.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku tidak membenci keduanya.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku menyukai dua-duanya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi, ini sekarang hanyalah pembicaraan, tentang diriku yang tidak layak mengatakan apakah aku suka atau tidak.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kali ini, aku juga akan membuat dadar lipat. Sepertinya, orang Inggris lebih menyukainya. Aku pernah membuatnya sebelumnya, tapi kakak akan coba cicip dulu, karena menurut kakak rasanya masih belum cukup enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;O, oke.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kamu juga cicipin, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Ini sangat enak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat onee-chan mengatakan itu, Onee-chan menunjukkan wajah tersenyumnya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Benar-benar senyuman yang cantik.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bersinar kilau, seperti bunga yang lebih cantik daripada bermacam-macam bunga apapun yang bermekaran di Taman.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan bukanlah peri khayalan, tapi lebih seperti peri yang manis dan terhormat seperti yang ada di buku bergambar.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Disamping itu, aku tahu, dia seperti seorang tuan puteri di kastil.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Huh?’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan, dia sama seperti pagi itu, tapi aku merasa ada yang berbeda.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi tidak, perasaan yang terlihat sangat senang---’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kira-kira, apa ada &#039;&#039;&#039;sesuatu yang baik&#039;&#039;&#039; yang terjadi padanya?’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku begitu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil memiringkan leherku, perlahan aku mencoba melihat wajah onee-chan di atasku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan segera itu pula, onee-chan menatap balik dengan tatapan &amp;quot;huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ada apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ah, u, umm, itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar terlalu buru-buru. Sampai-sampai onee-chan menyadariku. Pikiranku lepas, aku terburu-buru, dan sekarang aku jadi tak peduli dalam membantunya. &amp;quot;Apa ada sesuatu yang baik yang terjadi pada onee-chan?,&amp;quot; butuh seberapa lama bagiku untuk mengucapkan itu saja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, apakah kakak terlihat seperti itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Yep.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak ada yang spesial, juga tidak terlalu hal yang baik, sih, walau...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menyentuh bibirnya dengan jari telunjuknya dengan &amp;quot;hmm.&amp;quot; Bahkan gestur itu pun terlihat sangat cantik dan luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begini, ada hewan yang lucu yang sedang melekat padaku.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hewan?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya. Hewan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatakan itu, onee-chan tersenyum.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tanpa melihat diriku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melirik ke sebuah arah, sementara aku...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Entah kenapa---merasakan ini, sesuatu yang tidak bisa dijelaskan, aku merasa bulu kudukku &#039;&#039;&#039;merinding&#039;&#039;&#039; hebat melihat itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku, menjatuhkan benda yang aku pegang dengan tanganku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan telurnya, pecah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Servant.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Heroic Spirit yang bermanifestasi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saber.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Berserker.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Archer.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lancer.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rider.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Caster.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Assassin.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ilusi yang paling terkuat yang telah dibagi ke dalam tujuh class oleh Holy Grail.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka sangat kuat.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seperti yang disebutkan di atas.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka bisa mematahkan besi, memporak-porandakan bumi, dan bahkan memotong langit.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka yang telah dibangun dengan tubuh sementara oleh sihir, bukanlah makhluk hidup yang biasa.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan jika mereka memiliki penampilan seperti manusia, mereka bukanlah manusia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Menyembunyikan kekuatan destruktif dan kegigihan yang jauh melampaui manusia, atau bahkan makhluk lain, mereka bermanifestasi seperti yang terdapat di legenda.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, mereka juga bukanlah sebuah keberadaan yang maha kuasa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka yang menjadi sebuah eksistensi lewat Magical Energy dan berjalan dengan Magical Energy yang sama, mereka diizinkan untuk mendapatkan wujud untuk pertama kali dengan Magical Energy yang disediakan oleh Magus yang merupakan Master mereka.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lebih tepatnya, jumlah kecil dari Magical Energy yang diambil dari manusia level magus bukanlah makanan mereka, jadi jangan sampai kamu salah paham.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka tidak dapat eksis tanpa Magical Energy.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka tidak dapat eksis tanpa seorang Master.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walaupun ada pengecualian, yaitu---&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11 Malam.&lt;br /&gt;
Gedung tinggi di sudut jalan di Shinjuku Barat, Prefektur Shinjuku di Area Metropolitan Tokyo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah tempat di mana semua macam pohon-pohon hijau tumbuh, dan di mana orang-orang dapat dilihat di samping pemandangan kota yang disebut sebagai pusat kota baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Taman Pusat Shinjuku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Salah satu lingkungan kota hijau terbesar di Prefektur Shinjuku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ini siang hari, maka kita bisa melihat orang-orang kantor yang sedang bekerja di gedung tinggi, menghirup rokok tembakau di bayangan pohon selama waktu satu jam istirahat, tetapi, pada jam segini, jejak-jejak kehidupan itu hampir tiada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langka bagi tempat ini untuk benar-benar tidak ada tanda-tanda kehidupan. Saat malam hari, biasanya ada orang-orang tunawisma yang tidur di sini, menahan kedinginan malam di bayangan gelap pohon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merekalah yang merupakan wujud dari tanda-tanda kecil kehidupan manusia itu. Tetapi, pada saat itu, tidak ada tanda-tanda siapapun di tempat itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Para tunawisma itu menghilnag.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Alasannya, aku tak akan mengatakannya di sini.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tetapi, mereka menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tempat di mana biasanya mereka berada, hanya ada satu bayangan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah sosok yang kurus.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sosok yang sangat sesuai dengan kegelapan malam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu, adalah sosok seorang wanita muda----&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah wanita dengan tubuh yang elegan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau kepalanya ditutupi oleh penutup yang tebal dengan pakaian hitam yang membungkus tubuhnya, tapi benar-benar sangat sesuai dengan tampilannya dan dengan jelas menampilkan anggota badan yang  berwarna cokelat gelap yang dapat diartikan sebagai seimbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usianya, apakah setengah kedua dari masa remaja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika seseorang melihatnya, maka mungkin orang itu akan terpaku pada tubuh wanita itu yang dipenuhi dengan kemudaan, tapi jika orang itu adalah seseorang yang berpengalaman dalam mencabut nyawa dengan pisau, maka orang itu mungkin akan memahami bahwa tubuhnya yang feminim itu sangatlah terlatih untuk pertarungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu, adalah petarung. Lebih tepatnya, wanita itu adalah seseorang yang ahli mencabut nyawa di dalam kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinar bulan menampakkan wajah wanita itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Topeng tengkorak terpasang pada wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulai dari telinga hingga dagunya, ada kecantikan yang dapat diintip dari garis lehernya, tetapi, area yang dimulai dari mata hingga hidungnya tertutup oleh topeng tengkorak yang simbolis, membuat wajah aslinya sulit untuk diterka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu berjalan perlahan ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sembari berjalan ke depan air mancur menakjubkan yang mengambil nama dari air terjun yang mengalir ke Danau Ontario, di tengah malam Taman Pusat Shinjuku, wanita itu merendahkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Kau tidak perlu terlihat ketakutan seperti itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdengar suara seseorang. Itu adalah suara yang datang dari bibir seorang gadis. Di depan wanita itu, adalah seorang gadis. Bahkan walau tidak ada siapapun di tempat itu beberapa detik lalu... tapi, ya, gadis itu muncul dari sebuah tempat yang &#039;&#039;&#039;seharusnya tak ada seseorangpun di sana.&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tanpa suara, tanpa ada indikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah, waktu telah berhenti, seperti gadis itu telah &#039;&#039;&#039;bertransisi&#039;&#039;&#039; ke sini dengan menyobek tubuh dari tempat itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, bagaimana? Menurutku, kau menceritakan masalah yang lumayan besar.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, apa ada yang ingin kau katakan padaku?”&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak. Uh, ya, ada.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Katakan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Segalanya adalah akibat dari kelemahanku, dan ketidakmampuanku. Tidak ada ampunan untuk hal itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menaikkan kepalanya, wanita itu mengatakan kata-kata itu pada sang gadis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu tidak bisa melihat kepada gadis itu, dengan punggungnya yang menghadap pada air mancur dan sinar bulan dari atas kepalanya. Tapi, itu adalah posisi yang dapat cukup dipahami sebagai, &amp;quot;Seseorang seperti diriku tak patut untuk melakukan itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu menyerahkan segalanya untuk Masternya. Leher yang dia serahkan, adalah bentuk dari keinginannya untuk selalu menyerahkan nyawanya untukmu, sang gadis kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kumohon, aku ingin engkau untuk mengambil kepalaku, sekarang juga, di tempat ini.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hmmm?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Nona Manaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak apa-apa, aku sudah tahu sedari awal. &amp;quot;Posisi&amp;quot; yang Caster buat untuk kita benar-benar kuat. Untuk pergi ke rumah dari seorang Master, contohnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu tersenyum lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu akan sulit untukmu, bukan? Walau kamu manis, maju lewat depan akan sedikit sulit untukmu. Disamping itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu melanjutkan perkataannya sambil tersenyum. Senyum lemahnya, berubah menjadi senyum yang nyata. Dia dapat menebak alasan dari itu, tapi itu cukup mudah bagi wanita itu untuk memahaminya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagipula, kata-kata yang keluar dari bibir gadis itu saat mulai berkata &amp;quot;Disamping itu...,&amp;quot; adalah topik gadis itu yang berusaha membuat Saber senang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wanita itu sudah tahu &#039;&#039;‘bahwa kedamaiannya, kebahagiaannya, dan penghiburannya bukanlah untuk diriku, tapi untuk lelaki itu.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku tidak boleh cemburu atau iri.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu, hanya menggerakkan telinganya pada kata-kata itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bahkan jika aku hanya mendengarkannya seperti ini, hanya dapat mendengarkan suaranya yang terdengar seperti pengantar pesan dari langit, sudah menjadi kehormatan bagiku.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;... Dan kemudian. Aku membuatkan dirinya scone. Menurutku aku memasaknya dengan baik kali ini, dan dia memakannya dengan sangat banyak untuk diriku, tapi pikirannya mengenai rasa makanan sangatlah dingin dan kosong. &amp;quot;Ini enak.&amp;quot; dan &amp;quot;Aku menyukainya,&amp;quot; dia bilang, dan hanya itu-itu saja. Dan walaupun aku senang, sangat senang...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jin wanita pun tidak akan bisa menandingi kecantikan dari pipi gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menurutku tidak baik untuk menyebut semua yang dia katakan sebagai, &amp;quot;satu arah.&amp;quot; Tentu saja, apapun yang dia katakan, aku akan senang.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa menurutmu aku dan dirinya akan bersama selama-lamanya mulai sekarang?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau begitu, menurutku perubahan akan menjadi ‘bumbu’ untuk menjaga kami agar tidak pernah bosan satu sama lain untuk selama-lamanya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku yakin, wanita itu diam-diam berharap kalau itu juga dapat berlaku untuk dirinya.&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Jika aku membuka mulutku, maka pasti pikiran seperti ini akan keluar begitu saja. Gadis itu memutar pikirannya dari bibirnya tanpa ragu-ragu, itu tidak lagi berbeda dari diriku sendiri karena aku terus menutup mulutku.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Pada dasarnya, tidak ada perubahan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Siapapun rekanku, aku akan bermain peran sebagai boneka yang tidak memperdulikan siapapun rekannya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Walaupun, aku hanya berbicara tentang perasaanku sendiri. Walaupun begitu---’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ngomong-ngomong, apa kau punya cukup Magical Energy?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, gadis itu bertanya. Seolah-olah dia bertanya, apakah anjing kurus dengan perut kosong itu kelaparan atau tidak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wanita itu membuka mulutnya. Tapi, daripada kata-kata, dia mengeluarkan benda yang diam-diam dia ambil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah lipstik.&lt;br /&gt;
Sebuah &#039;&#039;&#039;lipstik merah pekat&#039;&#039;&#039;, yang telah habis terpakai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 7===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka tidak dapat eksis tanpa Magical Energy.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka tidak dapat eksis tanpa seorang Master.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walaupun ada pengecualian, yaitu---&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jiwa manusia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu memungkinkan untuk memenuhi Magical Energy mereka dengan &amp;quot;memberi makan&amp;quot; mereka dengan jiwa manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Magus bukanlah makhluk yang dapat terikat oleh moralitas manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, &amp;quot;Pemberian makan&amp;quot; dengan jiwa tidaklah terlalu dilarang.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi, jika dilakukan secara berlebihan, dapat dengan mudah berujung pada kebocoran yang mengungkap Misteri-Misteri.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jadi, berhati-hatilah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 8===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku lumayan suka padamu. Heehee.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menerima lipstik itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Gadis itu, memberikan senyuman pada wanita yang sekarang telah melayaninya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Luar biasa, kau bisa mencari makan sendirian.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersamaan dengan &amp;quot;Yosh, yosh,&amp;quot; dia &#039;&#039;&#039;mengelus&#039;&#039;&#039; kepala wanita itu dengan lembut dengan jari-jemari putihnya. Setelah melepaskan penutup kepala wanita itu, dia melanjutkan elusannya ke rambutnya... dan kepalanya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh wanita itu gemetaran.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bukan, tapi merinding.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bukan karena udara dingin malam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bukan karena ketakutan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu karena rasa senang. Kebahagiaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Emosi terdalamku, mengizinkannya untuk menyentuh diriku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuku-kukunya dapat dengan mudah menyentuh seluruh tubuhku yang bahkan dapat disebut sebagai &#039;&#039;&#039;Noble Phantasm&#039;&#039;&#039; itu sendiri. Tubuhku yang dapat disebut sebagai &amp;quot;kematian&amp;quot; itu sendiri, bahkan helaan napasku, cairan tubuhku, dan mungkin bahkan kulitku juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Abadi, tak terkalahkan, seorang gadis di hadapanku, bahkan tidak ada merasakan rasa sakit sama sekali.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlahir dengan nama Manaka Sajyou, dia adalah bentuk dari keajaiban itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Jika sesuatu seperti takdir adalah mungkin di dunia ini, maka pastinya, aku yang telah mati di masa lalu mungkin telah menemuinya sebelumnya sebelum aku mendapatkan kehidupan sementara ini, aku yakin itu.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu sangat yakin pada hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Gadis yang cemerlang. Seperti cahaya bulan yang melayang di malam yang telah menjanjikan kegelapan mutlak kepada hanya satu orang. Masterku, segalaku, adalah rekan yang bisa kupercayakan yang akhirnya dapat kutemui untuk pertama kalinya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu merinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Telah memutuskan untuk menjadi satu-satunya Masterku, hanya disentuh dengan jari-jemari putihnya......’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Luar biasa, luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;---Seperti ini, aku hanya bisa mendapatkan elusan di kepala.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kamu sangat luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;---Berdebar. Seluruh tubuhku memanas.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kamu luar biasa dan cantik. Sebagai tambahan, kamu juga gadis yang manis.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;---Pada hari yang lain. Bukan, semenjak malam kami bertemu di Ikebukuro, aku akan selalu...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku berharap banyak darimu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:C4-3.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;---Aku akan selalu, menyerahkan segenap diriku pada kilau dirimu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, tolong tunggu di situ untuk sedikit lebih lama, Assassin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Selagi aku bermandikan cahaya bintang dan bulan...&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sinar ia, kilauan ia, menemani diriku----&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3|Bagian Sebelumnya]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 5|Bagian Selanjutnya]]&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=571460</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 4</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=571460"/>
		<updated>2021-08-04T03:02:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 4==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Strategi kehidupan tak pernah muncul dari kegelapan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei hei, kau tahu? Tentang rumor itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tahu aku tahu, tentang itu kan? Miss Mary...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, benar. Miss Mary.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga mendengarnya dari tempat bimbelku. Rumor itu bahkan sudah menyebar hingga ke sekolah lain.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di Tokyo, kan? Ya, sepertinya rumor Miss Mary hanya ada di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu benar?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu benar, lagipula semua itu terjadi di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, aku belum pernah melihatnya di TV.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku yakin pasti nanti akan muncul di TV.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Apa yang mereka perbincangkan? Sebuah rumor. Yang hanya terjadi di Tokyo. Mary. Miss Mary?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Ayaka Sajyou, itu adalah sebuah topik yang dia tidak tahu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil mengunyah roti yang dia pegang dengan kedua tangannya, dia samar-samar menguping pembicaraan di antara dua teman kelasnya yang duduk bersama dan berada persis di barisan mejanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Menu hari ini adalah roti gulung, rebusan yang berwarna gelap, dan salad sayuran segar.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Roti gulung yang seperti biasanya. Rasa yang seperti biasanya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Walaupun aku sebenarnya suka roti goreng, aku tidak terlalu berpikir kalau ini tidak memuaskan karena ini bukanlah menu setiap hari. Aku hanya, ah, berpikir, kalau ini sangat disayangkan. Tapi, hari ini lumayan enak karena ditemani selai jeruk.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyobek plastik kecil yang membungkusnya, aku mendorong roti yang ada di dalamnya dan mengunyahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku lebih suka selai jeruk daripada margarin. Aku suka yang manis-manis.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kugigit, dan kukunyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Rasanya selalu berbeda karena selai jeruknya yang manis-asam. Aku tidak membencinya. Ini termasuk ke dalam kelompok makanan favoritku.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya, kau pernah mendengarnya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Nama asli Miss Mary. Hmm, daripada nama Miss Mary, mungkin itu adalah nama dari rumornya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku sama sekali tak tahu. Apa ya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku pernah dengar kalau dia akan memanggil seseorang saat jam 11 malam.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lalu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kemudian, orang yang dipanggilnya pasti akan meninggal.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitulah rumornya, Death Mary akan datang untuk membunuhmu saat jam 11 malam.&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:C4-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
Jam 11 malam.&lt;br /&gt;
Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya aku telah mendengarkan sebuah cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Aku penasaran dengan apa yang mereka bicarakan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang itu, selalu punya bahan perbincangan setiap jam makan siang. Yang bernama Kyoko selalu les di bimbel dekat stasiun 3 kali seminggu, dan yang bernama Nao suka menonton TV.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku tak pernah bermain bersama mereka, jadi aku tak tahu apa saja maksud perbincangan mereka. Selain itu, aku juga tidak berpikir kalau mereka berbohong. Mereka berdua kelihatan sedang membicarakan sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku sudah sering menguping pembicaraan orang, jadi aku mencoba untuk  mendengarkan mereka, sambil memasukkan gigitan besar roti ke mulutku, &#039;Hamu,&#039; dan kukunyah. Apakah aku dapat mengerti pembicaraan mereka sekarang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak bisa mendengarkan mereka dengan baik, karena aku lebih fokus mengeluarkan selai jeruk dari tempatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jam 11 malam. Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kurasa aku akan mendekati mereka dan mendengarkannya lagi dengan lebih teliti.&lt;br /&gt;
Tapi tentu saja, aku tak akan menanya secara langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagian, bahkan jika aku membuka mulutku dan mengatakan sesuatu, aku tidak terlalu banyak nonton TV, aku juga tidak les ke bimbel, dan aku jarang membeli Girls Manga Magazine per bulan, jadi aku memiliki perasaan yang samar daripada biasanya, kalau aku mungkin tak akan bisa bercampur baur dengan baik dengan gosip-gosip para anak SD yang seumuran denganku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, aku hanya akan memakan makananku. Nyam nyam.&lt;br /&gt;
Tapi, aku akan dapat dengan mudah menangkap informasi dengan mengkonsentrasikan telingaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Nnh&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah rumor. Tentang seorang wanita asing yang memanggil orang dengan lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Seorang wanita...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat malam. Wanita itu akan muncul di tengah jalan pada tengah malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Di waktu malam?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah kematian. Wanita itu akan memberikan kematian fatal, sesuai dengan namanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;...Mati. Apa wanita itu membunuh mereka?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang kuduga, ini cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman dari teman, atau, teman dari temannya Papa, atau, seseorang yang bekerja untuk temannya teman Papa, atau semacam itu. Cerita aneh yang mereka dapatkan seperti seolah-olah sudah melihatnya sendiri, dari seseorang yang bahkan mungkin tidak melihat atau mengetahuinya secara langsung, seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku telah mendengar hal semacam ini sebelumnya. Aku bisa mengingatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Contohnya, bukankan ada rumor tentnag &#039;&#039;&#039;anjing dengan wajah manusia&#039;&#039;&#039; yang populer di tahun sebelumnya saat semester dua? Itu adalah cerita yang mirip seperti itu. Rumor yang gelap, dibisikkan di antara anak-anak. Cerita hantu sekolah? Atau, salah satu dari tujuh keajaiban sekolah?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku penasaran apakah ini sama seperti itu,’&#039;&#039; pikir Ayaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti jumlah anak tangga yang lebih banyak saat naik daripada saat turun, atau boneka anatomi di ruangan Sains yang bisa berjalan sendiri, atau potret dari musisi di ruangan musik yang matanya bergerak, atau gadis yang tinggal di toilet, hal-hal semacam itu. Jika tidak ada hubungannya dengan sekolah, maka ada wanita bermulut lebar, cermin yang berubah menjadi ungu, benang putih yang keluar dari daun telinga, tisu merah dan tisu biru, dan banyak lagi---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &#039;&#039;Hanya ada penurunan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu seperti nekromansi ecek-ecek, di mana kamu meletakkan koin 5 yen di atas lembaran kertas yang bertuliskan suku kata Jepang sehingga terlihat seperti papan Ouija.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka mengundangku untuk melakukan itu di saat sebuah waktu makan siang saat Musim Semi: &amp;quot;Ayaka, ayo ikutan juga.&amp;quot; Aku melihati teman-temanku, menebak-nebak apakah mereka keturunan dari keluarga Magus, tapi ternyata tidak ada sama sekali. Itu hanyalah permainan anak kecil biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti, siapakah yang kita sukai?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang tidak kita sukai, hal yang tidak kita sukai, hal yang kita takuti, mereka menanyakan hal semacam itu. Tanpa ada semacam sihir, seseorang yang di kelompok itu yang meletakkan koin 5 yen lah yang menggerakkannya. Kalau kupikir-pikir, dua teman di depanku lah yang mengundangku saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan yang suka bergosip.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan, yang sangat &#039;&#039;&#039;penakut&#039;&#039;&#039;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Mereka semua mati...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar. Siapapun yang bertemu dengan wanita itu, tak akan bisa diselamatkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya ampun, aku takut.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia mengatakan kalau dia takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga dengar kalau orang yang melihat cermin juga mati. Aku penasaran, apakah mereka mati karena menyentuhnya, ya...?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh, benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, itu benar. Lagipula, aku dengar ada banyak juga polisi yang mati.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu mengerikan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isi dari rumor itu, adalah tentang hal-hal yang mengerikan dan berbahaya. Orang asing bernama &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; memanggil lelaki dewasa yang sedang pulang ke rumah dari pekerjaan tengah malamnya dan memasuki hotel bersamanya. Keesokan paginya, sosok wanita bernama Mary itu akan menghilang dengan sebuah kalimat: &#039;&#039;‘Selamat datang di dunia kematian!’&#039;&#039; yang tertulis di cermin dalam bahasa Inggris dengan menggunakan lipstik merah. Dengan tanda kecupan bibir merah, di samping tanda seru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu mati di atas kasur. Penyebabnya tidak diketahui. Walaupun dia tidak terluka, apa menurutmu penyebab dia meninggal? Aku juga mendengar, kalau ini sudah menjadi berita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menjadi target hanyalah laki-laki dewasa. Tak ada satupun perempuan yang menjadi korbannya. Dan kalau berdasarkan cerita dari teman sekelasku yang les di bimbel, teman Ayahnya yang berada di kota sebelah juga dibunuh dengan cara yang sama.&lt;br /&gt;
Atau,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Itu sama sekali bukan cerita hantu sekolah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita hantu sekolah, atau lebih tepatnya, cerita hantu dewasa. Cerita hantu tentang seorang Ayah yang pulang ke rumah dengan berjalan melewati jalan pada tengah malam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika dibandingkan dengan cerita anjing berwajah manusia, aku merasakan ada keaslian dan kenyataan pada cerita ini. Tapi, pada waktu yang sama tahun lalu, aku tidak merasa kalau aku takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu menyeramkan, walaupun jika kukatakan kalau aku takut karena aku tak tahu sama sekali apa yang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; pikirkan, atau apa yang dia lakukan sedari awal, maka mungkin aku tak akan takut, tapi tetap saja, aku sama sekali belum pernah merasa takut sebelumnya, jadi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena Ayaka, sudah tahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika itu adalah gosip yang telah berubah menjadi Misteri, maka itu mungkin memiliki kekuatan. Sesuatu yang hanya sekedar jadi rumor diantara anak-anak, tidak cukup untuk jadi seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Setidaknya, Papa tidak akan mengatakan kalau anjing berwajah manusia yang misterius itu sungguh beneran ada. Disamping itu----’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Papaku baik-baik saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berpikir, sambil meneguk susu. Lagipula, hanya ada sedikit yang berani untuk pergi dan pulang saat tengah malam, dengan banyaknya orang yang sudah berada di rumah. Dan bahkan jika pembunuh itu memang ada, itu tidak akan menghentikan rumor misterius tentang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; yang telah disebutkan, yang telah dibisikkan di antara anak SD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak bisa apa-apa soal itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan itulah mengapa aku tidak takut.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sama seperti tahun lalu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun aku tidak bisa mengatakan ini pada teman kelasku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah seorang magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah orang yang berurusan dengan Misteri sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu semacam cerita hantu. Itulah mengapa, aku tidak akan kalah pada gosip, juga pada &#039;&#039;&#039;Phantasmal Species&#039;&#039;&#039; sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergumam kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ayaka mengambil gigitan lain pada roti yang digenggamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Makhluk binatang yang diimajinasikan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keberadaan yang diceritakan di dalam legenda kuno.&#039;&#039;,br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kami memberikan nama &amp;quot;Phantasmal Species&amp;quot; untuk menandakan mereka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak setara dengan bentuk kehidupan yang sudah diketahui, makhluk ini yang telah merubah keberadaan mereka menjadi sebuah Misteri itu sendiri, telah dibagi dalam beberapa tingkatan, yaitu Divine Beasts, Phantasmal Beasts, dan Monstrous Beasts.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Magus juga memungkinkan untuk mengendalikan mereka, tapi jika masih di dalam tingkat Monstrous Beast.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada juga contoh di mana bagian dari mayat mereka yang bisa dimanfaatkan menjadi Mystic Code untuk Magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jika sudah sampai melampaui tingkat Phantasmal Beasts, maka keduanya memungkinkan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pertama, seseorang tak akan dapat melihat mereka di era modern.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Servant, dapat dengan mudah mematahkan aturan itu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena mereka telah jauh melampaui Misteri-Misteri magis.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka dapat menguasai ilusi yang diimpikan orang-orang.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka, dalam waktu, dapat mengendalikan dan memiliki bahkan yang mencapai pada tingkatan Phantasmal Beasts.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dalam Perang Cawan Suci, kami, dapat menggunakan Misteri-Misteri mitologis dengan melalui Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, kau tak boleh melupakan mimpimu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rahasiakan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sembunyikan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Menyingkapkan Misteri adalah hal yang tabu bagi Magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Perang Cawan Suci, harus dilaksanakan di dalam kegelapan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
Setelah itu, sepulang sekolah----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matahari sudah benar-benar terbenam saat aku pulang ke rumah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ini sudah pasti adalah salahnya musim, kenapa matahari terbenam begitu cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa dibuktikan lewat napas yang kukeluarkan yang berubah putih, sama seperti tadi pagi.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku bisa dengan jelas melihatnya dengan mataku.&amp;lt;Br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ini sedikit dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka meniupkan &amp;quot;Haa&amp;quot; ke kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika tahu kalau seperti ini, maka lebih baik jika aku membawa sarung tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dingin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berhenti di gerbang depan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saat aku melihat dari sini, rumahku terlihat seperti rumah besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman sekelas yang tinggal dekat sini menyebutnya &amp;quot;mansion&amp;quot; dan walaupun kata-kata itu tidak terbersit dalam pikiranku saat melihat rumahku, aku berpikir apakah itu sedikit besar di dalam daripada di luar, hanya tentang ukurannya saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan, tak peduli bagaimana struktur di dalamnya, aku tak merasakan kalau menyebutnya mansion itu berlebihan, karena aku sangat tahu tentang semuanya kecuali &#039;&#039;&#039;ruangan yang tak bisa kumasuki.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang sedikit lebih besar, adalah rumahku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guruku berkata saat berkunjung, kalau ini adalah rumah bergaya barat. Di balik gerbang, aku bisa melihat pohon-pohon di halaman depan dan beranda rumah yang bergaya arsitektur barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gerbang...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun tidak dikunci dengan kunci, aku tak bisa masuk hanya dengan mendorongnya dengan normal dengan tanganku. Papa berkata kalau dia meluaskan medan pembatas, dan dia juga memberitahu alasannya. Itu adalah karena sesuatu seperti berpartisipasi dalam &amp;quot;ritual sihir&amp;quot; raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku, aku tak masalah untuk pergi ke sekolah, kau mengatakan kalau aku harus, walaupun kau memperingatiku dengan keras untuk berhati-hati saat aku masuk dan keluar rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengikuti langkah-langkah seperti yang diberitahukan padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memeriksa kalau tidak ada orang di sekitar, aku mengucapkan beberapa kata-kata. Setelah itu, aku menyusuri bentuk alur yang diajarkan dengan jariku pada rangkaian metal, dekat dengan pegangan gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun kemampuanku masih kurang, kukeluarkan energi sihirku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, aku tak bisa melakukannya dengan baik sama sekali.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika aku bisa, maka ini tidak akan memakan waktu 5 menit untuk melakukan sesuatu yang harusnya dapat diselesaikan dalam hitungan detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bisa tidak ya aku lakukan dengan lebih cepat daripada kemarin...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bergumam, sambil mendorong gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Gerbang yang padat seperti dinding batu, terbuka dengan lembut untukku tanpa hambatan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di baliknya, adalah rumah yang seperti biasanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lalu kututup gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku pulang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bergumam, dengan pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika sekitaran waktu ini, maka Papa dan Onee-chan tidak ada di ruang tamu, dan biasanya, melakukan sesuatu di ruangan yang tak bisa kumasuki atau di ruangan yang tak boleh kumasuki, jadi aku tahu kalau tidak ada artinya dalam mengucapkan itu, karena tidak akan ada seseorang yang menampakkan wajah mereka atau bahkan memanggilku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, untuk sekarang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Akan kukatakan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah kebiasaan sehari-hari.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku akan mengatakan, &amp;quot;Aku pulang,&amp;quot; saat aku sampai di rumah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan seseorang mengatakan, &amp;quot;Selamat datang kembali,&amp;quot; saat aku sampai di rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Selamat datang kembali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak ada siapa-siapa, aku hanya akan mengatakannya pada diriku sendiri lagi untuk hari ini juga.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kulanjutkan berjalan hingga halaman depan, dan kubuka pintu depan---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bau apa ini, enak sekali.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, aku mengingat pagi hari dari beberapa hari yang lalu, dan pikiranku dengan rileksnya berpikir, ‘tidak mungkin....’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bau wangi dari tepung terigu, sama seperti yang aku cium kemarin, jadi kalau aku pergi ke dapur, maka mungkin aku bisa bertemu dengan Onee-chan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yang tak bisa aku temui pagi ini.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, pada pagi ini, aku sendirian saat sarapan, dan sendirian lagi dalam melakukan &#039;&#039;&#039;kegiatan sehari-hariku.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku keluar dari lorong pintu masuk sambil merangkul tas ranselku, aku berjalan menuju dapur.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saat aku berjalan, ada---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, selamat datang, Ayaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang indah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wajah yang cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun saat ini senja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan walaupun hari sudah gelap, tapi ia berkilau gemilang...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kakakku, Manaka onee-chan, tersenyum dalam pakaian apronnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan, apa yang sedang onee-chan buat?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Menurut kamu apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menurutku itu kue. Karena baunya enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, hampir benar. Tapi ya, kurasa kamu setengah benar...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kakak mengatakan itu, sosok tersenyumnya saaanngaatt cantik.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka onee-chan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sama seperti yang kulihat di pagi itu, beberapa hari yang lalu, dengan sosoknya yang seperti seorang putri di kastil, mengenakan apron, menari-nari dan berputar kesana-kemari.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Seperti film anime yang Bunda suka dan yang harus ditunjukkan pada Papa, waktu yang sudah berlalu sangat lama. Tentang seorang putri yang menari sambil bernyanyi.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Gadis yang cantik. Rasanya seperti, aku sedang berada di dalam film itu.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Mataku bukanlah mataku, tentunya, mataku adalah semacam kamera yang memproyeksikan film.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Memproyeksikan onee-chan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku memikirkan itu, pikiranku benar-benar melayang kemana-mana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ada apa, Ayaka? Matamu terbuka lebar sekali. Mulutmu juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:C4-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari-jemari putihnya, berada dalam jarak yang bisa dan tidak bisa aku sentuh. Tapi, aku tidak bisa menyentuhnya.&lt;br /&gt;
Lagian aku berada di pinggir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu karena onee-chan sangat cantik. Seperti seorang puteri.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar...&lt;br /&gt;
...berpikir seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apakah kakak terlihat seperti seorang tuan puteri Britania bagimu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Britania?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Ya, tapi jika aku memang terlihat seperti itu bagimu, maka kakak sangat senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Onee-chan tersenyum, sama seperti pada pagi hari itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan berkilau. Dia bersinar kilau gemilang. Hari sudah malam, tidak ada matahari terbit, dan bahkan walaupun matahari sudah terbenam... Onee-chan berputar-putar di dapur, sambil memasak dengan penuh bahagia dalam pakaian apronnya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Dia bersinar.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi, dia dengan sempurna menggerakkan tangannya, sangat cepat, sangat lihai...’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan benar-benar sangat pandai.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Dia tidak menggenggam pisau dapur hari ini, tetapi, dia membawa berbagai macam benda di tangannya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Apa ya yang sedang dibuat onee-chan?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kalau disebut sebagai kue adalah setengah benar, maka setengah lainnya apa?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku ingin mengucapkan itu, aku menyadari penampilanku. Lagi, aku membawa tas ransel di punggungku, sebagai tambahan, aku juga belum mencuci tangan. Jadi, aku segera lari ke kamar mandi, lalu kuletakkan bangku kakiku, dan kucuci tanganku dengan air dingin, dan membasuh mulutku juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuletakkan tasku di lorong.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lalu, pergi lagi ke dapur---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan, umm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sedikit ragu untuk menanyakan &amp;quot;Ada yang bisa kubantu?&amp;quot;, aku berhenti di pintu dapur yang tadi kumasuki tanpa ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti onee-chan yang bisa melakukan apapun, aku tahu kalau soal sihir, belajar, menjadi pekerja rumah tangga--- atau apapun itu, tingkatanku berada jauh di bawah onee-chan. Jadi, akan lebih baik bagi Manaka onee-chan untuk melakukannya sendirian daripada aku membantunya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku yakin itu benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam Nyam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku melakukannya, Onee-chan terus melihat tanganku, dan mengucapkan sebuah kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bantu. Maukah kau membantuku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara yang lembut, Walau aku tak tahu sama sekali bagaimana wajah onee-chan sekarang, karena aku tidak bisa melihatnya dari sini. Aku berpikir dengan yakin, ‘Dia sedang tersenyum.’ Tentunya, dia akan memberikanku wajah yang sama seperti sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sering membayangkan wajah tersenyum onee-chan yang sudah lama tidak kulihat, seperti ini, tapi aku sama sekali tak tahu hingga pagi itu bagaimana rupa senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku memberikan anggukan besar dan mengucapkan &amp;quot;Yep!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oke kalau begitu, mungkin kamu bisa ambilkan botol di lemari sebelah sana?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;U, umm.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baking Powder, ya~&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ahh, oh. Dapat, Onee-chan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dan sekarang, tolong keluarkan telur dari kulkas, ya~ Oh, pilih yang paling besar, ambil dua.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Y, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Sepertinya tidak pecah. Sekarang, bisa kamu tata di atas meja di sana, kita...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Mungkinkah?’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Ya, bahkan jika bukan, mungkin itu memang benar.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukan hanya sekedar mengeluarkan piring, ini adalah pertama kalinya, hari ini, kalau aku sedang membantu Onee-chan yang sedang memasak.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun Papa berkata padaku, &amp;quot;Jangan sentuh oven sendirian,&amp;quot; itu beda lagi ceritanya kalau aku sedang bersama onee-chan, tapi, tetap saja tidak ada banyak kesempatan untukku melakukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘I----Ini pertama kalinya aku membantu onee-chan. Aku merasa gugup. Lagipula, onee-chan tidak benar-benar membutuhkan bantuanku, jadi...’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;U, umm, telur, apa, berapa yang dibutuhkan...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dua. Tidak usah khawatir, kita masih punya beberapa sisa telur, jadi, kalau pecah ya pecah, jadi tidak apa-apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;I-Iya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lagian, kakak sudah menyiapkan banyak sekali bahan-bahan, termasuk telur.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Suaramu, bergetar. Apa kamu tidak suka membawa telur, Ayaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ti-Tidak, uh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sangat lamban.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku melakukannya, dengan sangat lamban.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tapi, hanya dengan melihat padanya, Manaka onee-chan tidak terlihat marah padaku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku tahu aku tidak bisa melihat wajahnya, tapi aku masih bisa mendengarnya tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini. Ini telurnya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Terima kasih. Kamu telah memastikan untuk membawanya dengan baik. Hebat!&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;T, tidak. Enggak kok.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mendapatkan pujian seperti itu dengan hanya membawakan telur, entah kenapa, aku merasa sedikit menyedihkan.&lt;br /&gt;
Dengan sendirinya aku melihat ke bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sekarang sisanya adalah...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ngomong-ngomong, kamu suka telur mata sapi, Ayaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Um, y, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Telur mata sapi? Atau telur dadar lipat?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku lebih suka mata sapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, itu keluar dari mulutku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kebohongan----’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tidak’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukan benar-benar, sebuah kebohongan.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukanlah sesuatu untuk dibohongi.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Yang lebih aku suka adalah telur dadar lipat, tapi, aku lebih suka telur mata sapi yang Papa dan onee-chan buatkan untukku, dan karena aku tidak berpikir kalau aku tidak menyukainya, itu tidaklah bohong.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku tidak membenci keduanya.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku menyukai dua-duanya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi, ini sekarang hanyalah pembicaraan, tentang diriku yang tidak layak mengatakan apakah aku suka atau tidak.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kali ini, aku juga akan membuat dadar lipat. Sepertinya, orang Inggris lebih menyukainya. Aku pernah membuatnya sebelumnya, tapi kakak akan coba cicip dulu, karena menurut kakak rasanya masih belum cukup enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;O, oke.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kamu juga cicipin, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Ini sangat enak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat onee-chan mengatakan itu, Onee-chan menunjukkan wajah tersenyumnya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Benar-benar senyuman yang cantik.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bersinar kilau, seperti bunga yang lebih cantik daripada bermacam-macam bunga apapun yang bermekaran di Taman.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan bukanlah peri khayalan, tapi lebih seperti peri yang manis dan terhormat seperti yang ada di buku bergambar.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Disamping itu, aku tahu, dia seperti seorang tuan puteri di kastil.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Huh?’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan, dia sama seperti pagi itu, tapi aku merasa ada yang berbeda.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi tidak, perasaan yang terlihat sangat senang---’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kira-kira, apa ada &#039;&#039;&#039;sesuatu yang baik&#039;&#039;&#039; yang terjadi padanya?’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku begitu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil memiringkan leherku, perlahan aku mencoba melihat wajah onee-chan di atasku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan segera itu pula, onee-chan menatap balik dengan tatapan &amp;quot;huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ada apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ah, u, umm, itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar terlalu buru-buru. Sampai-sampai onee-chan menyadariku. Pikiranku lepas, aku terburu-buru, dan sekarang aku jadi tak peduli dalam membantunya. &amp;quot;Apa ada sesuatu yang baik yang terjadi pada onee-chan?,&amp;quot; butuh seberapa lama bagiku untuk mengucapkan itu saja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, apakah kakak terlihat seperti itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Yep.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak ada yang spesial, juga tidak terlalu hal yang baik, sih, walau...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menyentuh bibirnya dengan jari telunjuknya dengan &amp;quot;hmm.&amp;quot; Bahkan gestur itu pun terlihat sangat cantik dan luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begini, ada hewan yang lucu yang sedang melekat padaku.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hewan?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya. Hewan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatakan itu, onee-chan tersenyum.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tanpa melihat diriku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melirik ke sebuah arah, sementara aku...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Entah kenapa---merasakan ini, sesuatu yang tidak bisa dijelaskan, aku merasa bulu kudukku &#039;&#039;&#039;merinding&#039;&#039;&#039; hebat melihat itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku, menjatuhkan benda yang aku pegang dengan tanganku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan telurnya, pecah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Servant.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Heroic Spirit yang bermanifestasi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saber.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Berserker.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Archer.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lancer.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rider.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Caster.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Assassin.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ilusi yang paling terkuat yang telah dibagi ke dalam tujuh class oleh Holy Grail.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka sangat kuat.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seperti yang disebutkan di atas.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka bisa mematahkan besi, memporak-porandakan bumi, dan bahkan memotong langit.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka yang telah dibangun dengan tubuh sementara oleh sihir, bukanlah makhluk hidup yang biasa.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan jika mereka memiliki penampilan seperti manusia, mereka bukanlah manusia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Menyembunyikan kekuatan destruktif dan kegigihan yang jauh melampaui manusia, atau bahkan makhluk lain, mereka bermanifestasi seperti yang terdapat di legenda.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, mereka juga bukanlah sebuah keberadaan yang maha kuasa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka yang menjadi sebuah eksistensi lewat Magical Energy dan berjalan dengan Magical Energy yang sama, mereka diizinkan untuk mendapatkan wujud untuk pertama kali dengan Magical Energy yang disediakan oleh Magus yang merupakan Master mereka.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lebih tepatnya, jumlah kecil dari Magical Energy yang diambil dari manusia level magus bukanlah makanan mereka, jadi jangan sampai kamu salah paham.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka tidak dapat eksis tanpa Magical Energy.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka tidak dapat eksis tanpa seorang Master.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walaupun ada pengecualian, yaitu---&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11 Malam.&lt;br /&gt;
Gedung tinggi di sudut jalan di Shinjuku Barat, Prefektur Shinjuku di Area Metropolitan Tokyo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah tempat di mana semua macam pohon-pohon hijau tumbuh, dan di mana orang-orang dapat dilihat di samping pemandangan kota yang disebut sebagai pusat kota baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Taman Pusat Shinjuku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Salah satu lingkungan kota hijau terbesar di Prefektur Shinjuku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ini siang hari, maka kita bisa melihat orang-orang kantor yang sedang bekerja di gedung tinggi, menghirup rokok tembakau di bayangan pohon selama waktu satu jam istirahat, tetapi, pada jam segini, jejak-jejak kehidupan itu hampir tiada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langka bagi tempat ini untuk benar-benar tidak ada tanda-tanda kehidupan. Saat malam hari, biasanya ada orang-orang tunawisma yang tidur di sini, menahan kedinginan malam di bayangan gelap pohon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merekalah yang merupakan wujud dari tanda-tanda kecil kehidupan manusia itu. Tetapi, pada saat itu, tidak ada tanda-tanda siapapun di tempat itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Para tunawisma itu menghilnag.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Alasannya, aku tak akan mengatakannya di sini.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tetapi, mereka menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tempat di mana biasanya mereka berada, hanya ada satu bayangan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah sosok yang kurus.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sosok yang sangat sesuai dengan kegelapan malam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu, adalah sosok seorang wanita muda----&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah wanita dengan tubuh yang elegan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau kepalanya ditutupi oleh penutup yang tebal dengan pakaian hitam yang membungkus tubuhnya, tapi benar-benar sangat sesuai dengan tampilannya dan dengan jelas menampilkan anggota badan yang  berwarna cokelat gelap yang dapat diartikan sebagai seimbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usianya, apakah setengah kedua dari masa remaja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika seseorang melihatnya, maka mungkin orang itu akan terpaku pada tubuh wanita itu yang dipenuhi dengan kemudaan, tapi jika orang itu adalah seseorang yang berpengalaman dalam mencabut nyawa dengan pisau, maka orang itu mungkin akan memahami bahwa tubuhnya yang feminim itu sangatlah terlatih untuk pertarungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu, adalah petarung. Lebih tepatnya, wanita itu adalah seseorang yang ahli mencabut nyawa di dalam kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinar bulan menampakkan wajah wanita itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Topeng tengkorak terpasang pada wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulai dari telinga hingga dagunya, ada kecantikan yang dapat diintip dari garis lehernya, tetapi, area yang dimulai dari mata hingga hidungnya tertutup oleh topeng tengkorak yang simbolis, membuat wajah aslinya sulit untuk diterka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu berjalan perlahan ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sembari berjalan ke depan air mancur menakjubkan yang mengambil nama dari air terjun yang mengalir ke Danau Ontario, di tengah malam Taman Pusat Shinjuku, wanita itu merendahkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Kau tidak perlu terlihat ketakutan seperti itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdengar suara seseorang. Itu adalah suara yang datang dari bibir seorang gadis. Di depan wanita itu, adalah seorang gadis. Bahkan walau tidak ada siapapun di tempat itu beberapa detik lalu... tapi, ya, gadis itu muncul dari sebuah tempat yang &#039;&#039;&#039;seharusnya tak ada seseorangpun di sana.&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tanpa suara, tanpa ada indikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah, waktu telah berhenti, seperti gadis itu telah &#039;&#039;&#039;bertransisi&#039;&#039;&#039; ke sini dengan menyobek tubuh dari tempat itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, bagaimana? Menurutku, kau menceritakan masalah yang lumayan besar.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, apa ada yang ingin kau katakan padaku?”&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak. Uh, ya, ada.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Katakan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Segalanya adalah akibat dari kelemahanku, dan ketidakmampuanku. Tidak ada ampunan untuk hal itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menaikkan kepalanya, wanita itu mengatakan kata-kata itu pada sang gadis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu tidak bisa melihat kepada gadis itu, dengan punggungnya yang menghadap pada air mancur dan sinar bulan dari atas kepalanya. Tapi, itu adalah posisi yang dapat cukup dipahami sebagai, &amp;quot;Seseorang seperti diriku tak patut untuk melakukan itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu menyerahkan segalanya untuk Masternya. Leher yang dia serahkan, adalah bentuk dari keinginannya untuk selalu menyerahkan nyawanya untukmu, sang gadis kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kumohon, aku ingin engkau untuk mengambil kepalaku, sekarang juga, di tempat ini.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hmmm?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Nona Manaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak apa-apa, aku sudah tahu sedari awal. &amp;quot;Posisi&amp;quot; yang Caster buat untuk kita benar-benar kuat. Untuk pergi ke rumah dari seorang Master, contohnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu tersenyum lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu akan sulit untukmu, bukan? Walau kamu manis, maju lewat depan akan sedikit sulit untukmu. Disamping itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu melanjutkan perkataannya sambil tersenyum. Senyum lemahnya, berubah menjadi senyum yang nyata. Dia dapat menebak alasan dari itu, tapi itu cukup mudah bagi wanita itu untuk memahaminya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagipula, kata-kata yang keluar dari bibir gadis itu saat mulai berkata &amp;quot;Disamping itu...,&amp;quot; adalah topik gadis itu yang berusaha membuat Saber senang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wanita itu sudah tahu &#039;&#039;‘bahwa kedamaiannya, kebahagiaannya, dan penghiburannya bukanlah untuk diriku, tapi untuk lelaki itu.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku tidak boleh cemburu atau iri.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu, hanya menggerakkan telinganya pada kata-kata itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bahkan jika aku hanya mendengarkannya seperti ini, hanya dapat mendengarkan suaranya yang terdengar seperti pengantar pesan dari langit, sudah menjadi kehormatan bagiku.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;... Dan kemudian. Aku membuatkan dirinya scone. Menurutku aku memasaknya dengan baik kali ini, dan dia memakannya dengan sangat banyak untuk diriku, tapi pikirannya mengenai rasa makanan sangatlah dingin dan kosong. &amp;quot;Ini enak.&amp;quot; dan &amp;quot;Aku menyukainya,&amp;quot; dia bilang, dan hanya itu-itu saja. Dan walaupun aku senang, sangat senang...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jin wanita pun tidak akan bisa menandingi kecantikan dari pipi gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menurutku tidak baik untuk menyebut semua yang dia katakan sebagai, &amp;quot;satu arah.&amp;quot; Tentu saja, apapun yang dia katakan, aku akan senang.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa menurutmu aku dan dirinya akan bersama selama-lamanya mulai sekarang?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau begitu, menurutku perubahan akan menjadi ‘bumbu’ untuk menjaga kami agar tidak pernah bosan satu sama lain untuk selama-lamanya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku yakin, wanita itu diam-diam berharap kalau itu juga dapat berlaku untuk dirinya.&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Jika aku membuka mulutku, maka pasti pikiran seperti ini akan keluar begitu saja. Gadis itu memutar pikirannya dari bibirnya tanpa ragu-ragu, itu tidak lagi berbeda dari diriku sendiri karena aku terus menutup mulutku.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Pada dasarnya, tidak ada perubahan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Siapapun rekanku, aku akan bermain peran sebagai boneka yang tidak memperdulikan siapapun rekannya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Walaupun, aku hanya berbicara tentang perasaanku sendiri. Walaupun begitu---’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ngomong-ngomong, apa kau punya cukup Magical Energy?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, gadis itu bertanya. Seolah-olah dia bertanya, apakah anjing kurus dengan perut kosong itu kelaparan atau tidak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wanita itu membuka mulutnya. Tapi, daripada kata-kata, dia mengeluarkan benda yang diam-diam dia ambil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah lipstik.&lt;br /&gt;
Sebuah &#039;&#039;&#039;lipstik merah pekat&#039;&#039;&#039;, yang telah habis terpakai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 7===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka tidak dapat eksis tanpa Magical Energy.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka tidak dapat eksis tanpa seorang Master.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walaupun ada pengecualian, yaitu---&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jiwa manusia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu memungkinkan untuk memenuhi Magical Energy mereka dengan &amp;quot;memberi makan&amp;quot; mereka dengan jiwa manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Magus bukanlah makhluk yang dapat terikat oleh moralitas manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, &amp;quot;Pemberian makan&amp;quot; dengan jiwa tidaklah terlalu dilarang.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi, jika dilakukan secara berlebihan, dapat dengan mudah berujung pada kebocoran yang mengungkap Misteri-Misteri.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jadi, berhati-hatilah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 8===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku lumayan suka padamu. Heehee.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menerima lipstik itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Gadis itu, memberikan senyuman pada wanita yang sekarang telah melayaninya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Luar biasa, kau bisa mencari makan sendirian.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersamaan dengan &amp;quot;Yosh, yosh,&amp;quot; dia &#039;&#039;&#039;mengelus&#039;&#039;&#039; kepala wanita itu dengan lembut dengan jari-jemari putihnya. Setelah melepaskan penutup kepala wanita itu, dia melanjutkan elusannya ke rambutnya... dan kepalanya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh wanita itu gemetaran.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bukan, tapi merinding.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bukan karena udara dingin malam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bukan karena ketakutan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu karena rasa senang. Kebahagiaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Emosi terdalamku, mengizinkannya untuk menyentuh diriku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuku-kukunya dapat dengan mudah menyentuh seluruh tubuhku yang bahkan dapat disebut sebagai &#039;&#039;&#039;Noble Phantasm&#039;&#039;&#039; itu sendiri. Tubuhku yang dapat disebut sebagai &amp;quot;kematian&amp;quot; itu sendiri, bahkan helaan napasku, cairan tubuhku, dan mungkin bahkan kulitku juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Abadi, tak terkalahkan, seorang gadis di hadapanku, bahkan tidak ada merasakan rasa sakit sama sekali.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlahir dengan nama Manaka Sajyou, dia adalah bentuk dari keajaiban itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Jika sesuatu seperti takdir adalah mungkin di dunia ini, maka pastinya, aku yang telah mati di masa lalu mungkin telah menemuinya sebelumnya sebelum aku mendapatkan kehidupan sementara ini, aku yakin itu.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu sangat yakin pada hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Gadis yang cemerlang. Seperti cahaya bulan yang melayang di malam yang telah menjanjikan kegelapan mutlak kepada hanya satu orang. Masterku, segalaku, adalah rekan yang bisa kupercayakan yang akhirnya dapat kutemui untuk pertama kalinya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu merinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Telah memutuskan untuk menjadi satu-satunya Masterku, hanya disentuh dengan jari-jemari putihnya......’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Luar biasa, luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;---Seperti ini, aku hanya bisa mendapatkan elusan di kepala.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kamu sangat luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;---Berdebar. Seluruh tubuhku memanas.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kamu luar biasa dan cantik. Sebagai tambahan, kamu juga gadis yang manis.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Pada hari yang lain. Bukan, semenjak malam kami bertemu di Ikebukuro, aku akan selalu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku berharap banyak darimu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Aku akan selalu, menyerahkan segenap diriku pada kilau dirimu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, tolong tunggu di situ untuk sedikit lebih lama, Assassin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:C4-3.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Selagi aku bermandikan cahaya bintang dan bulan...&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sinar ia, kilauan ia, menemani diriku----&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3|Bagian Sebelumnya]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 5|Bagian Selanjutnya]]&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_3&amp;diff=571457</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_3&amp;diff=571457"/>
		<updated>2021-08-04T03:01:00Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Catatan Penerjemah dan Referensi */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 3==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan Heroic Spirit di dalam kisah cinta sang gadis&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
Cahaya----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun cahaya-cahaya lain sedang meredup, tetapi, ada cahaya lain yang berkilau menyala-nyala. Lantai beton yang dibuat supaya terlihat seolah-olah bata-batanya akan pecah dengan sendirinya. Suara metal bertabrakan yang keras menggema setelah jeda sesaat. Pada saat yang sama, sebuah hempasan keras mematahkan dan memporak-porandakan pohon-pohon seolah-olah mengekspresikan &amp;quot;Angin&amp;quot; dalam satu kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daun-daun hijau berguguran. Pecahan kulit kayu melayang ke mana-mana. Lampu jalan hancur.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di sudut gelap dari area gedung-gedung tinggi di kota.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tidak ada seorangpun, untuk menyaksikan kejadian tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika ada seseorang yang secara tak sengaja berjalan di situ, di mata orang-orang biasa, akan sulit bagi mereka untuk memikirkan apa yang sebenarnya sedang terjadi di situ.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dasar bangunan gedung tinggi yang sangat terpisah dari stasiun JR Ikebukuro. Di kegelapan tengah malam, siapa yang akan memikirkan, entah apakah itu terlihat bagi mata mereka atau tidak---bahwa akan ada dua bayangan yang saling mengadu senjata dengan kecepatan super cepat, sampai-sampai bentuk visual mereka tak akan bisa dikenali oleh pikiran orang biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika seseorang menyaksikan ini, siapa yang bakal mempercayainya?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mungkinkah, ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Servant rank pertama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara, bergema. Masing-masing dari bayangan tersebut berhenti di posisi mereka. Menunjukkan diri mereka. Mereka bergumam. Sambil dengan ringannya dengan satu tangan menggenggam benda metal yang dapat dengan mudah ditebak kalau beratnya lebih dari berat badan mereka sendiri----&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pedang yang sangat kokoh. Tetapi, juga cepat, dan tepat, dengan tidak memiliki retakan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lancer mengatakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, &amp;quot;tombak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tombak yang terlalu panjang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Terlalu besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda metal yang memiliki bentuk melebar ke dua sisi dengan ujung lancip, adalah obyek yang hanya akan bisa dilihat di masa ini di dalam rekaman seperti buku dan film, atau juga di dalam museum. Rentang yang panjang di antara zaman sebelum Masehi hingga zaman modern, benda metal itu diposisikan sebagai senjata yang penting di dalam konflik umat manusia, dan itu merupakan benda yang mana banyak pendekar pemberani mempercayakan nyawa mereka padanya, yairtu benda yang terus mencabut nyawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bilah tajam dengan pegangan panjang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bunga dari medan perang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, &amp;quot;tombak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pastinya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh pemandangan yang menggegerkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada sisi dari Sunshine 60 yang merupakan gedung pencakar langit terbesar di Ikebukuro.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di bawah struktur tinggi dari Shuto Expressway yang bahkan sekarang hanya sedikit kendaraan yang melewatinya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang wanita yang mengenakan baju armor besi, memegang “tombak”nya yang begitu panjang dan sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pastinya, kau adalah seorang pahlawan yang memiliki kemasyhuran, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Ya, wanita itu tersenyum sambil menggumamkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Begitu ya, jadi itu tombak.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mari lihat seberapa hebatnya tombak ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bagaimanapun kejadian dari Holy Grail War yang dilaksanakan oleh 7 Heroic Spirit, pengetahuan dasar sudah diberikan padaku secara otomatis oleh Holy Grail. Pertempuran sihir oleh para magus, pertempuran dari kekuatan perkasa dari para Heroic Spirit, dan perwujudan dari teknik spesial dan keajaiban mereka yang disampaikan pada epos kepahlawanan. Ini adalah keajaiban yang melawan hukum fisika, perulangan dari mitos, atau mungkin adalah jenis dari pelanggaran terhadap dunia?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wanita di depan mataku, memegang tombak besarnya dengan satu tangan, dan dengan ringannya memutar-mutarnya. Walaupun penampilannya dapat membuat orang berpikir kalau itu terbuat dari kertas, tapi aku sudah bisa tahu, berat dari tombak itu dan bilahnya yang terlihat seperti tameng raksasa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tombak yang berat.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang melampaui kemampuan manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mungkin, beratnya bisa melampaui 100 kilogram.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walau kelihatannya tidak seperti itu bahkan jika itu adalah tombak besi yang besar. Jika memang seperti itu, maka tombak yang besar dan sangat berat seperti itu adalah benda yang sudah melampaui hukum alam. Benar, sebuah senjata yang tepat untuk dibawa oleh Heroic Spirit pengguna tombak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act3-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
Sebuah kekaguman di dalam hati lelaki itu----Dia akan membiarkannya keluar dari mulutnya. Dengan sosok yang berpakaian dalam armor yang bersinar dalam warna biru dan perak. Dia---Saber, sambil memundurkan kaki kanannya, menurunkan ujung &amp;quot;pedang&amp;quot;nya ke sisi belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu merupakan salah satu &#039;&#039;&#039;kuda-kuda&#039;&#039;&#039; keahliannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada zaman modern, kesempatan untuk bahkan mengayunkannya telah lama tiada---jadi, ya, dia akan menunjukkan, bahwa dia bisa &amp;quot;menggandeng&amp;quot; &amp;quot;pedang&amp;quot;nya yang seharusnya merupakan senjata di masa lalu seperti tombak wanita itu, dengan kedua tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk melakukan pertarungan. Untuk saling mengadu bilah pedang. Untuk menghadapi musuh yang memegang tombak dan menghalangi jalannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dasar dari bangunan pencakar langit yang memiliki tinggi sekitar 240 meter. Di tengah plaza yang dibangun dengan bata palsu dan dibuat untuk menyerupai taman umum, pada perancah yang benar-benar buruk, dengan penataan yang tumpang tindih. Berdiri di tangga yang berada beberapa langkah dari lelaki itu dan menghadap musuh yang sedang melihatnya dari atas... Adalah wanita yang sangat sesuai dengan kesunyian malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rambut panjang tidak menjadi pengganggunya di medan perang, jadi, apakah itu tampilan dari kemampuan dan kehebatannya?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wanita bertombak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada satu wanita pengguna tombak di antara rekanku pada masa pelatihan, tapi sepertinya gaya bertarung mereka berbeda.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Selain itu, juga tidak ada terbersit di pikiranku seseorang yang memakai armor seperti itu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu artinya, dia adalah Heroic Spirit yang bukan berasal dari Britania.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tombakmu itu perkasa sekali, Servant rank keempat, Lancer.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, jadi aku sudah ketahuan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak sepertiku, senjatamu mudah untuk dipahami.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sepertinya memang begitu. Walau sedikit disesalkan karena kau tidak mau menunjukkan senjatamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu tersenyum kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, pedang lelaki itu tidak bisa dilihat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lagipula, itu memang pedang tak kasat mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menyembunyikan wujud asli pedang ini dengan memanipulasi cahaya yang membias, dengan volume udara atau angin yang besar yang kukumpulkan dan kutahan pada sekeliling pedangku. Karena itu, jika itu dari Lancer----Heroic Spirit pengguna tombak, maka itu berarti Lancer menandai pendekar yang memiliki senjata tak jelas dan tak kasat mata sebagai musuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benda yang menyulitkan. Senjata tak terlihatmu, maksudku.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan berhenti kalau kau menyerah. Seorang kesatria, adalah seseorang yang tak akan mengayunkan pedang pada wanita.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, kau sungguh baik hati.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu, tidak meringankan senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau kau bersikeras untuk baik hati kepadaku seperti ini----&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu bergerak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bukan, pendekar itu yang bergerak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seberapa besarkah ketidaksetaraan gender di tempat ini? Tidak ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh lelaki itu adalah Heroic Spirit. Manifestasi dari legenda itu sendiri, yang telah mengukir nama mereka pada sejarah dan bahkan waktu, meninggalkan diri mereka pada ingatan orang-orang, sama sekali tak memedulikan hal seperti itu. Apa yang ada, hanyalah kekuatan luar biasa, yang menentang hukum fisika dan sangat kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perhatikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu sosok dari tombak raksasa, ataukah gumpalan metal, yang berada di ujung jari Lancer yang sedang meluncur menuju Saber dengan kecepatan ultra tinggi?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tombak yang sangat berat yang dimainkan dengan sangat ringan olehnya, sekarang menghilang. Apakah wanita itu menggunakan &#039;&#039;&#039;Magical Energy&#039;&#039;&#039; angin seperti Saber, atau semacam sihir, ataukah sebuah efek yang dia bawa dari legenda miliknya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua itu salah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wanita itu memang hanya cepat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kencang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tombak itu berayun dengan cepat dengan telapak tangan dan ujung jari Lancer, lebih ringan dari kepakan sayap burung, dan hanya terus menaikkan kecepatannya hingga menjadi tidak terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sungguh merepotkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu melepaskan serangan bersamaan dengan kata-kata tersebut. Wanita itu meluncurkan 5 serangan dalam waktu yang sama. Tombak yang telah berubah jadi sangat cepat hingga melebihi batasnya, menyerang lelaki itu sebanyak 5 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat setelah itu, terdengar 5 kali metal bertabrakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber menerima serangan berturut-turut Lancer dengan pedangnya, langsung dari depan. Pedang tak terlihatnya, menangkis 5 serangan yang &#039;tak terlihat&#039; berkecepatan tinggi itu. Respon cepat terhadap kecepatan dan berat yang tinggi. Penentangan terhadap hukum fisika. Layaknya mengambil peluru yang telah ditembakkan dengan cepat. Tapi itu adalah Heroic Spirit, sebuah makhluk yang disebut sebagai Servant yang bertarung demi mendapatkan Holy Grail.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang dan bilah metal bertabrakan dalam kecepatan tinggi. Pada saat yang sama, gelombang udara menghempas sekitar.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Menghancurkan bata-bata palsu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan satu-persatu, menghancurkan sisa-sisa lampu jalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara wanita itu, masih ditemani oleh senyuman. Tanpa membalas perkataannya, Saber mundur. Sesaat setelah itu, 5 serangan beruntun menghantam titik di mana lelaki itu berdiri, meninggalkan bekas seperti cakar yang sangat dalam pada lantai beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cakar.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, cakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tombak yang sedari tadi digenggam Lancer, telah berubah menjadi &amp;quot;tangan&amp;quot;. Tangan raksasa yang tak terlihat berada di belakang tubuh elegannya, bersama dengan cakar besi tajam yang berada di tiap ujung jarinya, menyerang ksatria biru-perak---- mungkin jika ada seseorang melihat pertempuran ini, mereka mungkin akan mengingatnya sebagai sebuah delusi saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tangan&amp;quot; yang menyerang secara beruntun.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
5 serangan yang beruntun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber menghindarinya, juga menangkis dengan pedangnya, lalu mundur jauh ke belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hindari.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bertahan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keduanya tidak bagus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak perlu untuk menghindari efek dari hempasan udaranya.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, aku harus menyerangnya jika ada kesempatan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jangkauan dari tombaknya sangat panjang, jika dia terus mendekatiku dengan serangan berkecepatan tingginya yang beruntun, maka akan sulit bagiku untuk melancarkan serangan balasan dengan pedangku yang hanya memiliki jangkauan pendek.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu sudah menghindari 5 serangan beruntun sebanyak 7 kali, tapi sesaat setelah itu...&lt;br /&gt;
Saber: &amp;quot;----ngh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber mengubah cara serangnya. Walaupun 5 serangan beruntun itu adalah teknik yang luar biasa, tapi itu terlalu monoton. Terlalu &#039;&#039;&#039;lembut.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pertama, aku akan menyelip melewati &amp;quot;tangan&amp;quot; tak terlihatnya, dan setelah itu, aku akan mengayun pedangku sambil memutar tubuhku yang memakai armor ke arah samping. Lalu memberikan serangan keras.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pedang ini berpakaian dalam angin, bilah pedang ini, akan diayun dengan satu tangan, tidak seperti sebelumnya. Sambil memutar tubuhku, aku akan melancarkan serangan satu tangan dengan kuda-kuda setengah tubuh. Dengan cara ini, jangkauannya akan lebih jauh dibanding menggunakan kedua tangan, ini akan menjangkau tubuh rampingnya yang pasti dibentuk untuk melindungi dirinya sendiri dengan jangkauan serangan tombak raksasanya!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu menghancurkan armor dada wanita itu yang terlihat seperti kumpulan magical energy, dan sesaat setelah itu... Api menari-nari.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Api tersebut menutupi penglihatan Saber. Tak peduli dengan itu, lelaki itu menaruh kekuatan pada tangannya, dan mendorong pedangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku harus menebas jantung musuh, dan menusukkan ujung pedangku ke dalamnya. Tapi. Reaksi dia lemah. Kalau dilihat, tubuh dari Lancer benar-benar jauh dariku. Itu tidak bisa dijangkau jika aku mengayunkan pedangku. Sekali lagi, jarak yang harus kuperpendek.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;.....Kau lumayan hebat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, senyuman menghilang dari suara Lancer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu saja kemampuanmu? Kau, yang terus mempertahankan serangan monotonmu itu.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, sekali lagi, aku ketahuan. Wahai kau yang baik hati. Apakah ini mungkin sebuah ekspresi dari belas kasihanmu, yang mencoba untuk mengakhiri ini dengan satu serangan, dengan menargetkan jantungku?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika itu memang belas kasihan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagi, lelaki itu menyiapkan pedang tak terlihatnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ada banyak cara untuk memperpendek jarak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tetapi, Saber masih belum menunjukkan kartunya sama sekali.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Namun, itu mungkin sama halnya juga dengan wanita yang mengenggam tombak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mungkin wanita itu sudah cukup untuk menampilkan dirinya sebagai Heroic Spirit, hanya dengan kemampuan membentuk tombak yang super berat dan membuatnya semakin besar. Kemungkinan wanita itu menyembunyikan kartu andalannya sangat tinggi. Sebagai contohnya----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Wahai kau yang baik hati. Servant yang baik hati. Jika kau memaksa untuk baik hati padaku, maka ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti ini. Wanita itu entah mengeluarkannya darimana, sesuatu seperti botol kecil yang benar-benar memang terlihat seperti benda magis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu akan menggangguku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lancer meneguk cairan merah yang mengisi botol kecil itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan sunyi. Dia masih memasang tatapannya pada lelaki di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu dari gedung apartemen yang dekat dengan&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
barisan dari gedung Sunshine 60, Prefektur Toshima, Ikebukuro.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atap gedung yang seharusnya tidak ada orang di atasnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Pada waktu yang lebih pas jika disebut sebagai fajar daripada tengah malam. Gedung yang memiliki banyak macam layanan bisnis di setiap lantainya tidak berpenghuni dari atas hingga ke bawah, dan harusnya atapnya juga tidak berpenghuni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, ada seorang gadis di atapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin bisa dikatakan--- sebuah pemandangan yang aneh. Seseorang yang harusnya tidak ada di sana malah kelihatan seperti wajar ada di sana, dan itu juga sama dengan pengguna tombak yang sebelumnya, tetapi aura kehadiran yang dikeluarkan mereka berbeda. Jika yang sebelumnya adalah keagresifan yang akan menghancurkan siapapun yang mendekatinya, maka yang ini, apa? Bagaimana dia harus mengungkapkannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya untuk Saber pada saat ini, dia tidak akan mencari kata-kata untuk membanding-bandingkan. Tiba &amp;quot;di sini&amp;quot; di tempat yang disetujui, dia menatap balik, pada senyum lebar gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu memanggil nama gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka Sajyou.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Masternya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang magus.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Masterku, yang mengikuti Holy Grail War untuk mendapatkan Holy Grail bersamaku.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka, duduk dengan tenang di atas karpet yang disebarkan pada salah satu sudut di atap, tampaknya dia sedang menungguku untuk datang ke sini.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saat ini, di sampingnya ada keranjang besar dan termos bersamanya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau tiba tepat waktu. Kau sangat luar biasa, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Katanya, sambil menuangkan teh hitam dengan uap yang mengepul dari termos ke cangkir.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act3-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, aku juga hampir menyelesaikan persiapanku. Silahkan, duduklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersinar, dia memanggilku dengan senyum yang lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya seperti, seperti dia adalah gadis yang umurnya sudah mapan untuk menikah, datang ke taman untuk kencan, dan memutuskan untuk bermain sepanjang hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu mungkin saja karena aku punya emosi yang kuat terhadap Manaka.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku mendudukkan badanku pada karpet. Lalu, dia menyodorkanku minuman hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku membawamu keluar, aku membuatmu menghadapi bahaya, dan aku sangat menolaknya, tetapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil memiringkan kepalanya sedikit, dia tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, jika aku sudah tahu kalau &#039;&#039;&#039;menunggu bersama&#039;&#039;&#039; seperti ini akan menyenangkan, maka itu menakutkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menakutkan?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lagipula, rasanya seperti aku ingin untuk pergi keluar lagi dan lagi, walaupun aku...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;...... Itu merepotkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku membantah dengan pikiran jujurku. Bukannya tubuhku menggigil karena kedinginan malam, walau teh panasnya sangat enak. Sambil menyegarkan tenggorokanku dengan tegukan teh, aku berpikir, apakah aku harus menegur Masterku atas sarannya yang buruk dan tidak baik. Walaupun perkataannya tidak keluar langsung. Lagipula, aku mengetahui dengan tubuhku, di hari lain, bahwa tidak ada batasan bagiku untuk mengantarkan kata-kataku dari sini kepada Masterku yang cantik dan manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ini masih waktu makan malam, dengan itu, Manaka membuka keranjang terdekat, dan mulai mengeluarkan makanan yang dia siapkan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ada roti dengan banyak sekali bahan yang dimasukkan di pertengahannya, dan sesuatu yang dibumbui dengan garam dan dikepal jadi nasi---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Roti Sandwich atau Onigiri, mana yang kau mau?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, aku belum pernah memakan keduanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mereka mungkin hidangan dari era modern. Aku belum pernah mendengar ataupun melihatnya di tanah airku sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pernahkah kamu mendengar &#039;&#039;Earl of Sandwich&#039;&#039;? Dia orang Britania, bukan, dia hidup di masa depanmu... bukan, uhh, lupakan saja. Yang penting, bangsawan itulah yang menciptakan menu Roti Sandwich. Earl itu mendapatkan ide itu karena dia ingin menikmati permainan tanpa harus membuang waktunya untuk makan, dan dia, semacam orang aneh, menurutku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tersenyum, Manaka mengeluarkan roti dengan penuh lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, seperti inilah. Makanan yang pas untuk dinikmati saat bermain.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menggigit makanan yang diserahkan kepadaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Enak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah roti yang dipanggang pada bagian depan dan belakang dengan bermacam bahan dimasukkan di antara kedua rotinya. Bahan yang dimasukkan diantaranya adalah tomat, lalu selada segar dimasukkan pada sisi ayam panggang dan keju, yang kemudian dimasukkan lebih dalam di antara roti. Tomat yang segarnya juga sangat cocok dengan daging dan kejunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh, aku bisa merasakan ini makanan yang tepat dimakan saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada era di mana lelaki itu tinggal, sayuran segar adalah benda yang sangat langka. Tetapi, di kota ini pada tahun 1991 Masehi, tidak ada seorangpun yang berkata seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;... Enak?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengangguk, sambil mengunyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun nama Earl itu tidak terlalu melekat dengan makanan itu, kebiasaan memakan roti isi adalah sesuatu yang sudah diturun-temurunkan di Britania, sejak zaman Roma Kuno. Saber mengangguk sepenuh hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Roti yang aku makan seperti ini, sedari sebelumnya, aku----&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku menyukainya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sedari sebelumnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku telah menyukainya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perkataan lelaki itu bukanlah kebohongan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saber yang tidak ragu-ragu menyebut dirinya seorang raja dan kesatria dalam waktu bersamaan, sangat langka mengatakan kebohongan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jadi, pada saat ini, dia menyatakan fakta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Umm... barusan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka, tersipu malu?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam nyam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil mengunyah roti di mulutnya, dia melihat padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Barusan, sepertinya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pipi Manaka memanas.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam nyam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Selanjutnya, kurasa aku akan coba makan nasi yang digumpal itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menurutku, aku hanya sedikit terlalu sadar diri, sepertinya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang kupikirkan, pipi Manaka memerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini lebih baik.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Yap, pikir lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai contohnya, sikap kejam miliknya seperti saat dia membicarakan tentang &amp;quot;strategi&amp;quot; malam ini pada ayahnuya, tidaklah sesuai untuk gadis seusianya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pipi gemuk memerah yang lucu. Kilau peri dan kecerahan bunga sangat sesuai padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau jahat sekali, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengatakan itu, dia menggembungkan pipinya seperti sedang merajuk.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Manaka mencibir bibirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Gadis yang manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Ya,&#039; Saber memikirkan itu dari lubuk hatinya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Karena itu, aku benar-benar memikirkan bahaya dari dia yang melemparkan dirinya ke dalam kekejaman dari Holy Grail War. Sebagai contohnya, itu benar bahwa bahkan saat ini pun... Holy Grail War telah dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perang sihir berskala besar &#039;&#039;&#039;pertama kali dalam sejarah.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ajang bunuh-membunuh di mana para magus yang memegang Misteri-Misteri dan Heroic Spirit yang bahkan dapat melawan hukum fisika terkuat untuk ditundukkan pada magus, tapi... Walaupun seperti itu, gadis itu telah membuktikan bahwa dia bisa pergi keluar dengan aman seperti ini, dan seterusnya. Tetapi, hal yang ini benar-benar jauh berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lebih dari apapun, dia terlalu overprotektif terhadapku ---- sebuah Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga akhir, Manaka telah membantah untuk membawa Saber keluar. Di hari lain, Manaka yang terus membantah bahkan kepada ayahnya yang berceramah padanya mengenai vitalitas dari taktik dan strategi dalam Holy Grail War, dan bagaimana Servant adalah kekuatan tarung mereka dan kunci untuk seluruh pergerakan mereka, telah menolak untuk membawa Saber ke dalam bahaya, dan mengatakan ini...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan lakukan sesuatu soal itu sendiri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena itu, tidak mungkin dia dapat bertahan. Jika dia adalah magus biasa, maka mungkin dia tak akan bisa bertahan dalam setengah hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia spesial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu dia!&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku baru saja dapat ide bagus, Saber!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka yang tersenyum saat mengatakan itu, tiba-tiba, berlarian kesana-kemari dan menyarankan patroli malam. Dengan kata lain, itu adalah patroli aktif untuk Servant dan Master lain di kota pada tengah malam. Manaka dan Saber akan berpencar, mengumpulkan informasi, lalu bertemu di tempat ini saat fajar. Dan kemudian... tentunya, lelaki itu menentangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menentang, tapi Manaka tidak mendengarkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku menghadapi seorang Servant, tadi. Itu mungkin---&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menelan roti isi, aku mengatakan itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mengenai dimulainya Holy Grail War, dan pertarungan yang terjadi beberapa waktu tadi. Pertemuan dengan Lancer, Servant rank keempat. Dan setelah bertarung dengan sengit, Lancer kabur secepatnya setelah mengeluarkan sesuatu. Apakah botol kecil yang dia keluarkan itu adalah &#039;&#039;&#039;“Noble Phantasm&amp;quot;&#039;&#039;&#039;, masih belum jelas untuk sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hmm......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka hanya mengangguk tak tertarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Saber dengan lembut mencoba untuk memarahinya dengan &amp;quot;Master, jika kau terpisah dariku, maka kau tidak boleh melakukan tindakan sesukamu, jika posisi kita terbalik, kau mungkin akan menghadapi bahaya,&amp;quot; tapi Manaka hanya---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu, kamu khawatir mengenai diriku?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tentu saja aku khawatir.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak usah khawatir seperti itu, Saber. Yep, mungkin itu karena kau baik hati. Tapi tidak perlu khawatir. Aku akan langsung tahu jika seseorang mendatangi kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mencoba tersenyum dan mengatakan, &#039;&#039;&amp;quot;Itu bukan tidak apa-apa.&amp;quot;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu, aku tahu kalau medan pembatas telah dipasang pada gedung ini dengan sihir. Walaupun lelaki yang tidak sensitif terhadap sihir itu ada di situ, tidak akan sulit bagi Servant untuk merasakan energi sihir pada tempat ini, lagi pula, mereka adalah sesuatu yang bisa berada di dunia ini karena sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada medan pembatas di sini. Selain itu, medan pembatasnya bukanlah sederhana yang hanya selesai dibuat dalam sehari. Itu adalah medan yang kuat, sesuai untuk magus rank pertama yang memegang tujuh bulu. Jika hanya orang normal atau magus biasa, mereka tak akan bisa naik ke lantai dua, bahkan naik ke atap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, semua Servant-Servant yang kami hadapi adalah Heroic Spirit yang sangat kuat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seberapa jauh mereka bisa menembus medan pembatas ini?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lebih penting lagi, keberadaan dari pembatas ini sendiri meneriakkan &amp;quot;ada magus di sini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, aku berpikir kalau Lancer sudah menunjukkan dirinya, karena magus yang merupakan Masternya Lancer mungkin sudah merasakan pembatas yang dibuat Manaka pada gedung ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak, itu terlalu berbahaya. Misalnya... ya, bagaimana kalau Servant Assassin datang ke sini?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau Assassin sih, tidak apa-apa. Aku sudah membuat janji pertemuan dengannya, barusan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Membuat janji pertemuan?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tidak melawannya dan mengalahkannya. Tapi, dia memang bukan musuh kita lagi.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak menjadi musuh? Apa maksudmu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau aku sudah menaklukkannya, tahu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa ragu-ragu---dia mengatakan itu dengan ekspresi yang masih memiliki kilau bunga di dalamnya. Dan sesaat itu juga, Saber merenungkan perkataan Masternya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seorang magus, menghadapi Servant?&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku, tidak merasakan keberadaan unik dari Servant malam ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengetahuan dasar yang diberikan Holy Grail, ya, tertanam bahkan etiket umum dari pertarungan Servant ke dalam pikiran Saber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tekanan aneh seperti yang aku rasakan saat menghadapi Lancer, jika itu adalah aura kehadiran unik dari Servant, maka aku akan membusungkan dadaku dengan penuh bangga dan mengatakan kalau aku tidak merasakan keberadaan Heroic Spirit lain selain Lancer pada area kota malam ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentu saja, kalau memikirkan bahwa Assassin yang memiliki kemampuan “Presence Concealment”&amp;lt;ref&amp;gt;Penyembunyian Keberadaan&amp;lt;/ref&amp;gt; yang mengizinkan mereka untuk menghapus keberadaan mereka dengan pikiran mereka, maka itu mungkin saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu sendiri, juga khawatir tentang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, seorang magus menghadapi Servant, satu lawan satu, dan saat ini terlihat tanpa luka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu bukanlah sesuatu yang aku bisa percayai begitu saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Meskipun demikian---&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di sini aman. Tidak ada Servant maupun Magus dalam jarak 3 kilometer sekeliling kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku tak bisa merasakan kebohongan dari perkataan dan kedua mata Manaka.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah mata terangnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah suara tenangnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan ada... kemanisan, di dalam senyum itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada semacam keinginan besar, di dalamnya---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Karena aku sudah menaklukkan Servant ini oleh diriku sendiri...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah kilau dari peri.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kecerahan dari bunga.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi, akankah peri, atau bunga menghampiriku seperti ini?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jarak kami...&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dekat.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Saber menyadari Manaka, pipi gadis itu tiba-tiba berada di depan wajah Saber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bolehkah, aku mendapatkan hadiah---?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara yang dipenuhi harapan, Manaka mengatakan itu dengan sepenuh hati. Dengan pelan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Masih dengan tatapan yang terpaku pada lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;I, it, itu jahat sekali. Kau tidak bermain adil. Melakukan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara kecil, Manaka terus mengatakan itu sambil cemberut. Apakah dia tidak mempermasalahkan itu sebagai &amp;quot;hadiahnya&amp;quot;, jika dilihat dari reaksinya, seperti...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Untuk Manaka yang meletakkan tangannya pada pundak Saber, hadiah yang dipilih oleh Saber adalah kecupan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kecupan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan lembut, pada keningnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu, aku pikir, menurutku kalau, tiba-tiba mencium itu, mungkin terlalu cepat, tapi, tapi, aku senang, ya, pada keningku, aku senang kau menyentuhnya, tapi, itu, umm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:C3-3.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Malu, dan senang.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gadis yang tersipu malu dan memerah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak ada lagi reflek yang lebih dari itu, dari sang gadis kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu, adalah sikap yang sangat cocok bagi gadis seusianya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;--Anak ini, mungkin suci.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;---Itu sudah pasti.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu memikirkan sebuah warna.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warna putih yang masih suci, dan belum ada noda sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Warna putih yang tak tersentuh---&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Atau.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apakah itu adalah putih mutlak, yang dapat menyelimuti seluruh ciptaan?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2|Bagian Sebelumnya]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 4|Bagian Selanjutnya]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_3&amp;diff=571456</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_3&amp;diff=571456"/>
		<updated>2021-08-04T03:00:41Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Catatan Penerjemah dan Referensi */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 3==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan Heroic Spirit di dalam kisah cinta sang gadis&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
Cahaya----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun cahaya-cahaya lain sedang meredup, tetapi, ada cahaya lain yang berkilau menyala-nyala. Lantai beton yang dibuat supaya terlihat seolah-olah bata-batanya akan pecah dengan sendirinya. Suara metal bertabrakan yang keras menggema setelah jeda sesaat. Pada saat yang sama, sebuah hempasan keras mematahkan dan memporak-porandakan pohon-pohon seolah-olah mengekspresikan &amp;quot;Angin&amp;quot; dalam satu kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daun-daun hijau berguguran. Pecahan kulit kayu melayang ke mana-mana. Lampu jalan hancur.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di sudut gelap dari area gedung-gedung tinggi di kota.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tidak ada seorangpun, untuk menyaksikan kejadian tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika ada seseorang yang secara tak sengaja berjalan di situ, di mata orang-orang biasa, akan sulit bagi mereka untuk memikirkan apa yang sebenarnya sedang terjadi di situ.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dasar bangunan gedung tinggi yang sangat terpisah dari stasiun JR Ikebukuro. Di kegelapan tengah malam, siapa yang akan memikirkan, entah apakah itu terlihat bagi mata mereka atau tidak---bahwa akan ada dua bayangan yang saling mengadu senjata dengan kecepatan super cepat, sampai-sampai bentuk visual mereka tak akan bisa dikenali oleh pikiran orang biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika seseorang menyaksikan ini, siapa yang bakal mempercayainya?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mungkinkah, ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Servant rank pertama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara, bergema. Masing-masing dari bayangan tersebut berhenti di posisi mereka. Menunjukkan diri mereka. Mereka bergumam. Sambil dengan ringannya dengan satu tangan menggenggam benda metal yang dapat dengan mudah ditebak kalau beratnya lebih dari berat badan mereka sendiri----&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pedang yang sangat kokoh. Tetapi, juga cepat, dan tepat, dengan tidak memiliki retakan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lancer mengatakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, &amp;quot;tombak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tombak yang terlalu panjang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Terlalu besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda metal yang memiliki bentuk melebar ke dua sisi dengan ujung lancip, adalah obyek yang hanya akan bisa dilihat di masa ini di dalam rekaman seperti buku dan film, atau juga di dalam museum. Rentang yang panjang di antara zaman sebelum Masehi hingga zaman modern, benda metal itu diposisikan sebagai senjata yang penting di dalam konflik umat manusia, dan itu merupakan benda yang mana banyak pendekar pemberani mempercayakan nyawa mereka padanya, yairtu benda yang terus mencabut nyawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bilah tajam dengan pegangan panjang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bunga dari medan perang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, &amp;quot;tombak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pastinya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh pemandangan yang menggegerkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada sisi dari Sunshine 60 yang merupakan gedung pencakar langit terbesar di Ikebukuro.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di bawah struktur tinggi dari Shuto Expressway yang bahkan sekarang hanya sedikit kendaraan yang melewatinya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang wanita yang mengenakan baju armor besi, memegang “tombak”nya yang begitu panjang dan sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pastinya, kau adalah seorang pahlawan yang memiliki kemasyhuran, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Ya, wanita itu tersenyum sambil menggumamkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Begitu ya, jadi itu tombak.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mari lihat seberapa hebatnya tombak ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bagaimanapun kejadian dari Holy Grail War yang dilaksanakan oleh 7 Heroic Spirit, pengetahuan dasar sudah diberikan padaku secara otomatis oleh Holy Grail. Pertempuran sihir oleh para magus, pertempuran dari kekuatan perkasa dari para Heroic Spirit, dan perwujudan dari teknik spesial dan keajaiban mereka yang disampaikan pada epos kepahlawanan. Ini adalah keajaiban yang melawan hukum fisika, perulangan dari mitos, atau mungkin adalah jenis dari pelanggaran terhadap dunia?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wanita di depan mataku, memegang tombak besarnya dengan satu tangan, dan dengan ringannya memutar-mutarnya. Walaupun penampilannya dapat membuat orang berpikir kalau itu terbuat dari kertas, tapi aku sudah bisa tahu, berat dari tombak itu dan bilahnya yang terlihat seperti tameng raksasa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tombak yang berat.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang melampaui kemampuan manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mungkin, beratnya bisa melampaui 100 kilogram.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walau kelihatannya tidak seperti itu bahkan jika itu adalah tombak besi yang besar. Jika memang seperti itu, maka tombak yang besar dan sangat berat seperti itu adalah benda yang sudah melampaui hukum alam. Benar, sebuah senjata yang tepat untuk dibawa oleh Heroic Spirit pengguna tombak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act3-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
Sebuah kekaguman di dalam hati lelaki itu----Dia akan membiarkannya keluar dari mulutnya. Dengan sosok yang berpakaian dalam armor yang bersinar dalam warna biru dan perak. Dia---Saber, sambil memundurkan kaki kanannya, menurunkan ujung &amp;quot;pedang&amp;quot;nya ke sisi belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu merupakan salah satu &#039;&#039;&#039;kuda-kuda&#039;&#039;&#039; keahliannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada zaman modern, kesempatan untuk bahkan mengayunkannya telah lama tiada---jadi, ya, dia akan menunjukkan, bahwa dia bisa &amp;quot;menggandeng&amp;quot; &amp;quot;pedang&amp;quot;nya yang seharusnya merupakan senjata di masa lalu seperti tombak wanita itu, dengan kedua tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk melakukan pertarungan. Untuk saling mengadu bilah pedang. Untuk menghadapi musuh yang memegang tombak dan menghalangi jalannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dasar dari bangunan pencakar langit yang memiliki tinggi sekitar 240 meter. Di tengah plaza yang dibangun dengan bata palsu dan dibuat untuk menyerupai taman umum, pada perancah yang benar-benar buruk, dengan penataan yang tumpang tindih. Berdiri di tangga yang berada beberapa langkah dari lelaki itu dan menghadap musuh yang sedang melihatnya dari atas... Adalah wanita yang sangat sesuai dengan kesunyian malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rambut panjang tidak menjadi pengganggunya di medan perang, jadi, apakah itu tampilan dari kemampuan dan kehebatannya?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wanita bertombak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada satu wanita pengguna tombak di antara rekanku pada masa pelatihan, tapi sepertinya gaya bertarung mereka berbeda.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Selain itu, juga tidak ada terbersit di pikiranku seseorang yang memakai armor seperti itu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu artinya, dia adalah Heroic Spirit yang bukan berasal dari Britania.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tombakmu itu perkasa sekali, Servant rank keempat, Lancer.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, jadi aku sudah ketahuan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak sepertiku, senjatamu mudah untuk dipahami.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sepertinya memang begitu. Walau sedikit disesalkan karena kau tidak mau menunjukkan senjatamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu tersenyum kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, pedang lelaki itu tidak bisa dilihat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lagipula, itu memang pedang tak kasat mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menyembunyikan wujud asli pedang ini dengan memanipulasi cahaya yang membias, dengan volume udara atau angin yang besar yang kukumpulkan dan kutahan pada sekeliling pedangku. Karena itu, jika itu dari Lancer----Heroic Spirit pengguna tombak, maka itu berarti Lancer menandai pendekar yang memiliki senjata tak jelas dan tak kasat mata sebagai musuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benda yang menyulitkan. Senjata tak terlihatmu, maksudku.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan berhenti kalau kau menyerah. Seorang kesatria, adalah seseorang yang tak akan mengayunkan pedang pada wanita.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, kau sungguh baik hati.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu, tidak meringankan senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau kau bersikeras untuk baik hati kepadaku seperti ini----&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu bergerak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bukan, pendekar itu yang bergerak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seberapa besarkah ketidaksetaraan gender di tempat ini? Tidak ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh lelaki itu adalah Heroic Spirit. Manifestasi dari legenda itu sendiri, yang telah mengukir nama mereka pada sejarah dan bahkan waktu, meninggalkan diri mereka pada ingatan orang-orang, sama sekali tak memedulikan hal seperti itu. Apa yang ada, hanyalah kekuatan luar biasa, yang menentang hukum fisika dan sangat kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perhatikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu sosok dari tombak raksasa, ataukah gumpalan metal, yang berada di ujung jari Lancer yang sedang meluncur menuju Saber dengan kecepatan ultra tinggi?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tombak yang sangat berat yang dimainkan dengan sangat ringan olehnya, sekarang menghilang. Apakah wanita itu menggunakan &#039;&#039;&#039;Magical Energy&#039;&#039;&#039; angin seperti Saber, atau semacam sihir, ataukah sebuah efek yang dia bawa dari legenda miliknya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua itu salah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wanita itu memang hanya cepat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kencang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tombak itu berayun dengan cepat dengan telapak tangan dan ujung jari Lancer, lebih ringan dari kepakan sayap burung, dan hanya terus menaikkan kecepatannya hingga menjadi tidak terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sungguh merepotkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu melepaskan serangan bersamaan dengan kata-kata tersebut. Wanita itu meluncurkan 5 serangan dalam waktu yang sama. Tombak yang telah berubah jadi sangat cepat hingga melebihi batasnya, menyerang lelaki itu sebanyak 5 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat setelah itu, terdengar 5 kali metal bertabrakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber menerima serangan berturut-turut Lancer dengan pedangnya, langsung dari depan. Pedang tak terlihatnya, menangkis 5 serangan yang &#039;tak terlihat&#039; berkecepatan tinggi itu. Respon cepat terhadap kecepatan dan berat yang tinggi. Penentangan terhadap hukum fisika. Layaknya mengambil peluru yang telah ditembakkan dengan cepat. Tapi itu adalah Heroic Spirit, sebuah makhluk yang disebut sebagai Servant yang bertarung demi mendapatkan Holy Grail.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang dan bilah metal bertabrakan dalam kecepatan tinggi. Pada saat yang sama, gelombang udara menghempas sekitar.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Menghancurkan bata-bata palsu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan satu-persatu, menghancurkan sisa-sisa lampu jalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara wanita itu, masih ditemani oleh senyuman. Tanpa membalas perkataannya, Saber mundur. Sesaat setelah itu, 5 serangan beruntun menghantam titik di mana lelaki itu berdiri, meninggalkan bekas seperti cakar yang sangat dalam pada lantai beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cakar.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, cakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tombak yang sedari tadi digenggam Lancer, telah berubah menjadi &amp;quot;tangan&amp;quot;. Tangan raksasa yang tak terlihat berada di belakang tubuh elegannya, bersama dengan cakar besi tajam yang berada di tiap ujung jarinya, menyerang ksatria biru-perak---- mungkin jika ada seseorang melihat pertempuran ini, mereka mungkin akan mengingatnya sebagai sebuah delusi saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tangan&amp;quot; yang menyerang secara beruntun.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
5 serangan yang beruntun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber menghindarinya, juga menangkis dengan pedangnya, lalu mundur jauh ke belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hindari.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bertahan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keduanya tidak bagus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak perlu untuk menghindari efek dari hempasan udaranya.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, aku harus menyerangnya jika ada kesempatan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jangkauan dari tombaknya sangat panjang, jika dia terus mendekatiku dengan serangan berkecepatan tingginya yang beruntun, maka akan sulit bagiku untuk melancarkan serangan balasan dengan pedangku yang hanya memiliki jangkauan pendek.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu sudah menghindari 5 serangan beruntun sebanyak 7 kali, tapi sesaat setelah itu...&lt;br /&gt;
Saber: &amp;quot;----ngh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber mengubah cara serangnya. Walaupun 5 serangan beruntun itu adalah teknik yang luar biasa, tapi itu terlalu monoton. Terlalu &#039;&#039;&#039;lembut.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pertama, aku akan menyelip melewati &amp;quot;tangan&amp;quot; tak terlihatnya, dan setelah itu, aku akan mengayun pedangku sambil memutar tubuhku yang memakai armor ke arah samping. Lalu memberikan serangan keras.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pedang ini berpakaian dalam angin, bilah pedang ini, akan diayun dengan satu tangan, tidak seperti sebelumnya. Sambil memutar tubuhku, aku akan melancarkan serangan satu tangan dengan kuda-kuda setengah tubuh. Dengan cara ini, jangkauannya akan lebih jauh dibanding menggunakan kedua tangan, ini akan menjangkau tubuh rampingnya yang pasti dibentuk untuk melindungi dirinya sendiri dengan jangkauan serangan tombak raksasanya!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu menghancurkan armor dada wanita itu yang terlihat seperti kumpulan magical energy, dan sesaat setelah itu... Api menari-nari.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Api tersebut menutupi penglihatan Saber. Tak peduli dengan itu, lelaki itu menaruh kekuatan pada tangannya, dan mendorong pedangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku harus menebas jantung musuh, dan menusukkan ujung pedangku ke dalamnya. Tapi. Reaksi dia lemah. Kalau dilihat, tubuh dari Lancer benar-benar jauh dariku. Itu tidak bisa dijangkau jika aku mengayunkan pedangku. Sekali lagi, jarak yang harus kuperpendek.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;.....Kau lumayan hebat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, senyuman menghilang dari suara Lancer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu saja kemampuanmu? Kau, yang terus mempertahankan serangan monotonmu itu.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, sekali lagi, aku ketahuan. Wahai kau yang baik hati. Apakah ini mungkin sebuah ekspresi dari belas kasihanmu, yang mencoba untuk mengakhiri ini dengan satu serangan, dengan menargetkan jantungku?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika itu memang belas kasihan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagi, lelaki itu menyiapkan pedang tak terlihatnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ada banyak cara untuk memperpendek jarak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tetapi, Saber masih belum menunjukkan kartunya sama sekali.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Namun, itu mungkin sama halnya juga dengan wanita yang mengenggam tombak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mungkin wanita itu sudah cukup untuk menampilkan dirinya sebagai Heroic Spirit, hanya dengan kemampuan membentuk tombak yang super berat dan membuatnya semakin besar. Kemungkinan wanita itu menyembunyikan kartu andalannya sangat tinggi. Sebagai contohnya----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Wahai kau yang baik hati. Servant yang baik hati. Jika kau memaksa untuk baik hati padaku, maka ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti ini. Wanita itu entah mengeluarkannya darimana, sesuatu seperti botol kecil yang benar-benar memang terlihat seperti benda magis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu akan menggangguku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lancer meneguk cairan merah yang mengisi botol kecil itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan sunyi. Dia masih memasang tatapannya pada lelaki di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu dari gedung apartemen yang dekat dengan&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
barisan dari gedung Sunshine 60, Prefektur Toshima, Ikebukuro.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atap gedung yang seharusnya tidak ada orang di atasnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Pada waktu yang lebih pas jika disebut sebagai fajar daripada tengah malam. Gedung yang memiliki banyak macam layanan bisnis di setiap lantainya tidak berpenghuni dari atas hingga ke bawah, dan harusnya atapnya juga tidak berpenghuni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, ada seorang gadis di atapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin bisa dikatakan--- sebuah pemandangan yang aneh. Seseorang yang harusnya tidak ada di sana malah kelihatan seperti wajar ada di sana, dan itu juga sama dengan pengguna tombak yang sebelumnya, tetapi aura kehadiran yang dikeluarkan mereka berbeda. Jika yang sebelumnya adalah keagresifan yang akan menghancurkan siapapun yang mendekatinya, maka yang ini, apa? Bagaimana dia harus mengungkapkannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya untuk Saber pada saat ini, dia tidak akan mencari kata-kata untuk membanding-bandingkan. Tiba &amp;quot;di sini&amp;quot; di tempat yang disetujui, dia menatap balik, pada senyum lebar gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu memanggil nama gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka Sajyou.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Masternya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang magus.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Masterku, yang mengikuti Holy Grail War untuk mendapatkan Holy Grail bersamaku.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka, duduk dengan tenang di atas karpet yang disebarkan pada salah satu sudut di atap, tampaknya dia sedang menungguku untuk datang ke sini.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saat ini, di sampingnya ada keranjang besar dan termos bersamanya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau tiba tepat waktu. Kau sangat luar biasa, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Katanya, sambil menuangkan teh hitam dengan uap yang mengepul dari termos ke cangkir.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act3-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, aku juga hampir menyelesaikan persiapanku. Silahkan, duduklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersinar, dia memanggilku dengan senyum yang lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya seperti, seperti dia adalah gadis yang umurnya sudah mapan untuk menikah, datang ke taman untuk kencan, dan memutuskan untuk bermain sepanjang hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu mungkin saja karena aku punya emosi yang kuat terhadap Manaka.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku mendudukkan badanku pada karpet. Lalu, dia menyodorkanku minuman hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku membawamu keluar, aku membuatmu menghadapi bahaya, dan aku sangat menolaknya, tetapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil memiringkan kepalanya sedikit, dia tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, jika aku sudah tahu kalau &#039;&#039;&#039;menunggu bersama&#039;&#039;&#039; seperti ini akan menyenangkan, maka itu menakutkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menakutkan?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lagipula, rasanya seperti aku ingin untuk pergi keluar lagi dan lagi, walaupun aku...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;...... Itu merepotkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku membantah dengan pikiran jujurku. Bukannya tubuhku menggigil karena kedinginan malam, walau teh panasnya sangat enak. Sambil menyegarkan tenggorokanku dengan tegukan teh, aku berpikir, apakah aku harus menegur Masterku atas sarannya yang buruk dan tidak baik. Walaupun perkataannya tidak keluar langsung. Lagipula, aku mengetahui dengan tubuhku, di hari lain, bahwa tidak ada batasan bagiku untuk mengantarkan kata-kataku dari sini kepada Masterku yang cantik dan manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ini masih waktu makan malam, dengan itu, Manaka membuka keranjang terdekat, dan mulai mengeluarkan makanan yang dia siapkan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ada roti dengan banyak sekali bahan yang dimasukkan di pertengahannya, dan sesuatu yang dibumbui dengan garam dan dikepal jadi nasi---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Roti Sandwich atau Onigiri, mana yang kau mau?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, aku belum pernah memakan keduanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mereka mungkin hidangan dari era modern. Aku belum pernah mendengar ataupun melihatnya di tanah airku sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pernahkah kamu mendengar &#039;&#039;Earl of Sandwich&#039;&#039;? Dia orang Britania, bukan, dia hidup di masa depanmu... bukan, uhh, lupakan saja. Yang penting, bangsawan itulah yang menciptakan menu Roti Sandwich. Earl itu mendapatkan ide itu karena dia ingin menikmati permainan tanpa harus membuang waktunya untuk makan, dan dia, semacam orang aneh, menurutku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tersenyum, Manaka mengeluarkan roti dengan penuh lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, seperti inilah. Makanan yang pas untuk dinikmati saat bermain.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menggigit makanan yang diserahkan kepadaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Enak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah roti yang dipanggang pada bagian depan dan belakang dengan bermacam bahan dimasukkan di antara kedua rotinya. Bahan yang dimasukkan diantaranya adalah tomat, lalu selada segar dimasukkan pada sisi ayam panggang dan keju, yang kemudian dimasukkan lebih dalam di antara roti. Tomat yang segarnya juga sangat cocok dengan daging dan kejunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh, aku bisa merasakan ini makanan yang tepat dimakan saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada era di mana lelaki itu tinggal, sayuran segar adalah benda yang sangat langka. Tetapi, di kota ini pada tahun 1991 Masehi, tidak ada seorangpun yang berkata seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;... Enak?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengangguk, sambil mengunyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun nama Earl itu tidak terlalu melekat dengan makanan itu, kebiasaan memakan roti isi adalah sesuatu yang sudah diturun-temurunkan di Britania, sejak zaman Roma Kuno. Saber mengangguk sepenuh hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Roti yang aku makan seperti ini, sedari sebelumnya, aku----&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku menyukainya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sedari sebelumnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku telah menyukainya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perkataan lelaki itu bukanlah kebohongan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saber yang tidak ragu-ragu menyebut dirinya seorang raja dan kesatria dalam waktu bersamaan, sangat langka mengatakan kebohongan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jadi, pada saat ini, dia menyatakan fakta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Umm... barusan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka, tersipu malu?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam nyam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil mengunyah roti di mulutnya, dia melihat padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Barusan, sepertinya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pipi Manaka memanas.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam nyam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Selanjutnya, kurasa aku akan coba makan nasi yang digumpal itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menurutku, aku hanya sedikit terlalu sadar diri, sepertinya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang kupikirkan, pipi Manaka memerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini lebih baik.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Yap, pikir lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai contohnya, sikap kejam miliknya seperti saat dia membicarakan tentang &amp;quot;strategi&amp;quot; malam ini pada ayahnuya, tidaklah sesuai untuk gadis seusianya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pipi gemuk memerah yang lucu. Kilau peri dan kecerahan bunga sangat sesuai padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau jahat sekali, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengatakan itu, dia menggembungkan pipinya seperti sedang merajuk.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Manaka mencibir bibirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Gadis yang manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Ya,&#039; Saber memikirkan itu dari lubuk hatinya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Karena itu, aku benar-benar memikirkan bahaya dari dia yang melemparkan dirinya ke dalam kekejaman dari Holy Grail War. Sebagai contohnya, itu benar bahwa bahkan saat ini pun... Holy Grail War telah dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perang sihir berskala besar &#039;&#039;&#039;pertama kali dalam sejarah.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ajang bunuh-membunuh di mana para magus yang memegang Misteri-Misteri dan Heroic Spirit yang bahkan dapat melawan hukum fisika terkuat untuk ditundukkan pada magus, tapi... Walaupun seperti itu, gadis itu telah membuktikan bahwa dia bisa pergi keluar dengan aman seperti ini, dan seterusnya. Tetapi, hal yang ini benar-benar jauh berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lebih dari apapun, dia terlalu overprotektif terhadapku ---- sebuah Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga akhir, Manaka telah membantah untuk membawa Saber keluar. Di hari lain, Manaka yang terus membantah bahkan kepada ayahnya yang berceramah padanya mengenai vitalitas dari taktik dan strategi dalam Holy Grail War, dan bagaimana Servant adalah kekuatan tarung mereka dan kunci untuk seluruh pergerakan mereka, telah menolak untuk membawa Saber ke dalam bahaya, dan mengatakan ini...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan lakukan sesuatu soal itu sendiri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena itu, tidak mungkin dia dapat bertahan. Jika dia adalah magus biasa, maka mungkin dia tak akan bisa bertahan dalam setengah hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia spesial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu dia!&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku baru saja dapat ide bagus, Saber!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka yang tersenyum saat mengatakan itu, tiba-tiba, berlarian kesana-kemari dan menyarankan patroli malam. Dengan kata lain, itu adalah patroli aktif untuk Servant dan Master lain di kota pada tengah malam. Manaka dan Saber akan berpencar, mengumpulkan informasi, lalu bertemu di tempat ini saat fajar. Dan kemudian... tentunya, lelaki itu menentangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menentang, tapi Manaka tidak mendengarkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku menghadapi seorang Servant, tadi. Itu mungkin---&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menelan roti isi, aku mengatakan itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mengenai dimulainya Holy Grail War, dan pertarungan yang terjadi beberapa waktu tadi. Pertemuan dengan Lancer, Servant rank keempat. Dan setelah bertarung dengan sengit, Lancer kabur secepatnya setelah mengeluarkan sesuatu. Apakah botol kecil yang dia keluarkan itu adalah &#039;&#039;&#039;“Noble Phantasm&amp;quot;&#039;&#039;&#039;, masih belum jelas untuk sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hmm......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka hanya mengangguk tak tertarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Saber dengan lembut mencoba untuk memarahinya dengan &amp;quot;Master, jika kau terpisah dariku, maka kau tidak boleh melakukan tindakan sesukamu, jika posisi kita terbalik, kau mungkin akan menghadapi bahaya,&amp;quot; tapi Manaka hanya---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu, kamu khawatir mengenai diriku?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tentu saja aku khawatir.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak usah khawatir seperti itu, Saber. Yep, mungkin itu karena kau baik hati. Tapi tidak perlu khawatir. Aku akan langsung tahu jika seseorang mendatangi kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mencoba tersenyum dan mengatakan, &#039;&#039;&amp;quot;Itu bukan tidak apa-apa.&amp;quot;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu, aku tahu kalau medan pembatas telah dipasang pada gedung ini dengan sihir. Walaupun lelaki yang tidak sensitif terhadap sihir itu ada di situ, tidak akan sulit bagi Servant untuk merasakan energi sihir pada tempat ini, lagi pula, mereka adalah sesuatu yang bisa berada di dunia ini karena sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada medan pembatas di sini. Selain itu, medan pembatasnya bukanlah sederhana yang hanya selesai dibuat dalam sehari. Itu adalah medan yang kuat, sesuai untuk magus rank pertama yang memegang tujuh bulu. Jika hanya orang normal atau magus biasa, mereka tak akan bisa naik ke lantai dua, bahkan naik ke atap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, semua Servant-Servant yang kami hadapi adalah Heroic Spirit yang sangat kuat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seberapa jauh mereka bisa menembus medan pembatas ini?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lebih penting lagi, keberadaan dari pembatas ini sendiri meneriakkan &amp;quot;ada magus di sini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, aku berpikir kalau Lancer sudah menunjukkan dirinya, karena magus yang merupakan Masternya Lancer mungkin sudah merasakan pembatas yang dibuat Manaka pada gedung ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak, itu terlalu berbahaya. Misalnya... ya, bagaimana kalau Servant Assassin datang ke sini?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau Assassin sih, tidak apa-apa. Aku sudah membuat janji pertemuan dengannya, barusan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Membuat janji pertemuan?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tidak melawannya dan mengalahkannya. Tapi, dia memang bukan musuh kita lagi.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak menjadi musuh? Apa maksudmu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau aku sudah menaklukkannya, tahu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa ragu-ragu---dia mengatakan itu dengan ekspresi yang masih memiliki kilau bunga di dalamnya. Dan sesaat itu juga, Saber merenungkan perkataan Masternya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seorang magus, menghadapi Servant?&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku, tidak merasakan keberadaan unik dari Servant malam ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengetahuan dasar yang diberikan Holy Grail, ya, tertanam bahkan etiket umum dari pertarungan Servant ke dalam pikiran Saber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tekanan aneh seperti yang aku rasakan saat menghadapi Lancer, jika itu adalah aura kehadiran unik dari Servant, maka aku akan membusungkan dadaku dengan penuh bangga dan mengatakan kalau aku tidak merasakan keberadaan Heroic Spirit lain selain Lancer pada area kota malam ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentu saja, kalau memikirkan bahwa Assassin yang memiliki kemampuan “Presence Concealment”&amp;lt;ref&amp;gt;Penyembunyian Keberadaan&amp;lt;/ref&amp;gt; yang mengizinkan mereka untuk menghapus keberadaan mereka dengan pikiran mereka, maka itu mungkin saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu sendiri, juga khawatir tentang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, seorang magus menghadapi Servant, satu lawan satu, dan saat ini terlihat tanpa luka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu bukanlah sesuatu yang aku bisa percayai begitu saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Meskipun demikian---&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di sini aman. Tidak ada Servant maupun Magus dalam jarak 3 kilometer sekeliling kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku tak bisa merasakan kebohongan dari perkataan dan kedua mata Manaka.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah mata terangnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah suara tenangnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan ada... kemanisan, di dalam senyum itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada semacam keinginan besar, di dalamnya---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Karena aku sudah menaklukkan Servant ini oleh diriku sendiri...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah kilau dari peri.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kecerahan dari bunga.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi, akankah peri, atau bunga menghampiriku seperti ini?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jarak kami...&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dekat.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Saber menyadari Manaka, pipi gadis itu tiba-tiba berada di depan wajah Saber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bolehkah, aku mendapatkan hadiah---?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara yang dipenuhi harapan, Manaka mengatakan itu dengan sepenuh hati. Dengan pelan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Masih dengan tatapan yang terpaku pada lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;I, it, itu jahat sekali. Kau tidak bermain adil. Melakukan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara kecil, Manaka terus mengatakan itu sambil cemberut. Apakah dia tidak mempermasalahkan itu sebagai &amp;quot;hadiahnya&amp;quot;, jika dilihat dari reaksinya, seperti...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Untuk Manaka yang meletakkan tangannya pada pundak Saber, hadiah yang dipilih oleh Saber adalah kecupan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kecupan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan lembut, pada keningnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu, aku pikir, menurutku kalau, tiba-tiba mencium itu, mungkin terlalu cepat, tapi, tapi, aku senang, ya, pada keningku, aku senang kau menyentuhnya, tapi, itu, umm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:C3-3.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Malu, dan senang.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gadis yang tersipu malu dan memerah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak ada lagi reflek yang lebih dari itu, dari sang gadis kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu, adalah sikap yang sangat cocok bagi gadis seusianya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;--Anak ini, mungkin suci.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;---Itu sudah pasti.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu memikirkan sebuah warna.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warna putih yang masih suci, dan belum ada noda sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Warna putih yang tak tersentuh---&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Atau.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apakah itu adalah putih mutlak, yang dapat menyelimuti seluruh ciptaan?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2|Bagian Sebelumnya]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 4|Bagian Sebelumnya]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=571453</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 4</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=571453"/>
		<updated>2021-08-04T03:00:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 4==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Strategi kehidupan tak pernah muncul dari kegelapan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei hei, kau tahu? Tentang rumor itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tahu aku tahu, tentang itu kan? Miss Mary...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, benar. Miss Mary.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga mendengarnya dari tempat bimbelku. Rumor itu bahkan sudah menyebar hingga ke sekolah lain.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di Tokyo, kan? Ya, sepertinya rumor Miss Mary hanya ada di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu benar?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu benar, lagipula semua itu terjadi di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, aku belum pernah melihatnya di TV.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku yakin pasti nanti akan muncul di TV.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Apa yang mereka perbincangkan? Sebuah rumor. Yang hanya terjadi di Tokyo. Mary. Miss Mary?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Ayaka Sajyou, itu adalah sebuah topik yang dia tidak tahu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil mengunyah roti yang dia pegang dengan kedua tangannya, dia samar-samar menguping pembicaraan di antara dua teman kelasnya yang duduk bersama dan berada persis di barisan mejanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Menu hari ini adalah roti gulung, rebusan yang berwarna gelap, dan salad sayuran segar.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Roti gulung yang seperti biasanya. Rasa yang seperti biasanya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Walaupun aku sebenarnya suka roti goreng, aku tidak terlalu berpikir kalau ini tidak memuaskan karena ini bukanlah menu setiap hari. Aku hanya, ah, berpikir, kalau ini sangat disayangkan. Tapi, hari ini lumayan enak karena ditemani selai jeruk.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyobek plastik kecil yang membungkusnya, aku mendorong roti yang ada di dalamnya dan mengunyahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku lebih suka selai jeruk daripada margarin. Aku suka yang manis-manis.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kugigit, dan kukunyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Rasanya selalu berbeda karena selai jeruknya yang manis-asam. Aku tidak membencinya. Ini termasuk ke dalam kelompok makanan favoritku.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya, kau pernah mendengarnya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Nama asli Miss Mary. Hmm, daripada nama Miss Mary, mungkin itu adalah nama dari rumornya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku sama sekali tak tahu. Apa ya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku pernah dengar kalau dia akan memanggil seseorang saat jam 11 malam.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lalu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kemudian, orang yang dipanggilnya pasti akan meninggal.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitulah rumornya, Death Mary akan datang untuk membunuhmu saat jam 11 malam.&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:C4-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
Jam 11 malam.&lt;br /&gt;
Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya aku telah mendengarkan sebuah cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Aku penasaran dengan apa yang mereka bicarakan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang itu, selalu punya bahan perbincangan setiap jam makan siang. Yang bernama Kyoko selalu les di bimbel dekat stasiun 3 kali seminggu, dan yang bernama Nao suka menonton TV.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku tak pernah bermain bersama mereka, jadi aku tak tahu apa saja maksud perbincangan mereka. Selain itu, aku juga tidak berpikir kalau mereka berbohong. Mereka berdua kelihatan sedang membicarakan sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku sudah sering menguping pembicaraan orang, jadi aku mencoba untuk  mendengarkan mereka, sambil memasukkan gigitan besar roti ke mulutku, &#039;Hamu,&#039; dan kukunyah. Apakah aku dapat mengerti pembicaraan mereka sekarang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak bisa mendengarkan mereka dengan baik, karena aku lebih fokus mengeluarkan selai jeruk dari tempatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jam 11 malam. Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kurasa aku akan mendekati mereka dan mendengarkannya lagi dengan lebih teliti.&lt;br /&gt;
Tapi tentu saja, aku tak akan menanya secara langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagian, bahkan jika aku membuka mulutku dan mengatakan sesuatu, aku tidak terlalu banyak nonton TV, aku juga tidak les ke bimbel, dan aku jarang membeli Girls Manga Magazine per bulan, jadi aku memiliki perasaan yang samar daripada biasanya, kalau aku mungkin tak akan bisa bercampur baur dengan baik dengan gosip-gosip para anak SD yang seumuran denganku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, aku hanya akan memakan makananku. Nyam nyam.&lt;br /&gt;
Tapi, aku akan dapat dengan mudah menangkap informasi dengan mengkonsentrasikan telingaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Nnh&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah rumor. Tentang seorang wanita asing yang memanggil orang dengan lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Seorang wanita...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat malam. Wanita itu akan muncul di tengah jalan pada tengah malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Di waktu malam?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah kematian. Wanita itu akan memberikan kematian fatal, sesuai dengan namanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;...Mati. Apa wanita itu membunuh mereka?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang kuduga, ini cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman dari teman, atau, teman dari temannya Papa, atau, seseorang yang bekerja untuk temannya teman Papa, atau semacam itu. Cerita aneh yang mereka dapatkan seperti seolah-olah sudah melihatnya sendiri, dari seseorang yang bahkan mungkin tidak melihat atau mengetahuinya secara langsung, seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku telah mendengar hal semacam ini sebelumnya. Aku bisa mengingatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Contohnya, bukankan ada rumor tentnag &#039;&#039;&#039;anjing dengan wajah manusia&#039;&#039;&#039; yang populer di tahun sebelumnya saat semester dua? Itu adalah cerita yang mirip seperti itu. Rumor yang gelap, dibisikkan di antara anak-anak. Cerita hantu sekolah? Atau, salah satu dari tujuh keajaiban sekolah?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku penasaran apakah ini sama seperti itu,’&#039;&#039; pikir Ayaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti jumlah anak tangga yang lebih banyak saat naik daripada saat turun, atau boneka anatomi di ruangan Sains yang bisa berjalan sendiri, atau potret dari musisi di ruangan musik yang matanya bergerak, atau gadis yang tinggal di toilet, hal-hal semacam itu. Jika tidak ada hubungannya dengan sekolah, maka ada wanita bermulut lebar, cermin yang berubah menjadi ungu, benang putih yang keluar dari daun telinga, tisu merah dan tisu biru, dan banyak lagi---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &#039;&#039;Hanya ada penurunan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu seperti nekromansi ecek-ecek, di mana kamu meletakkan koin 5 yen di atas lembaran kertas yang bertuliskan suku kata Jepang sehingga terlihat seperti papan Ouija.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka mengundangku untuk melakukan itu di saat sebuah waktu makan siang saat Musim Semi: &amp;quot;Ayaka, ayo ikutan juga.&amp;quot; Aku melihati teman-temanku, menebak-nebak apakah mereka keturunan dari keluarga Magus, tapi ternyata tidak ada sama sekali. Itu hanyalah permainan anak kecil biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti, siapakah yang kita sukai?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang tidak kita sukai, hal yang tidak kita sukai, hal yang kita takuti, mereka menanyakan hal semacam itu. Tanpa ada semacam sihir, seseorang yang di kelompok itu yang meletakkan koin 5 yen lah yang menggerakkannya. Kalau kupikir-pikir, dua teman di depanku lah yang mengundangku saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan yang suka bergosip.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan, yang sangat &#039;&#039;&#039;penakut&#039;&#039;&#039;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Mereka semua mati...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar. Siapapun yang bertemu dengan wanita itu, tak akan bisa diselamatkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya ampun, aku takut.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia mengatakan kalau dia takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga dengar kalau orang yang melihat cermin juga mati. Aku penasaran, apakah mereka mati karena menyentuhnya, ya...?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh, benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, itu benar. Lagipula, aku dengar ada banyak juga polisi yang mati.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu mengerikan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isi dari rumor itu, adalah tentang hal-hal yang mengerikan dan berbahaya. Orang asing bernama &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; memanggil lelaki dewasa yang sedang pulang ke rumah dari pekerjaan tengah malamnya dan memasuki hotel bersamanya. Keesokan paginya, sosok wanita bernama Mary itu akan menghilang dengan sebuah kalimat: &#039;&#039;‘Selamat datang di dunia kematian!’&#039;&#039; yang tertulis di cermin dalam bahasa Inggris dengan menggunakan lipstik merah. Dengan tanda kecupan bibir merah, di samping tanda seru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu mati di atas kasur. Penyebabnya tidak diketahui. Walaupun dia tidak terluka, apa menurutmu penyebab dia meninggal? Aku juga mendengar, kalau ini sudah menjadi berita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menjadi target hanyalah laki-laki dewasa. Tak ada satupun perempuan yang menjadi korbannya. Dan kalau berdasarkan cerita dari teman sekelasku yang les di bimbel, teman Ayahnya yang berada di kota sebelah juga dibunuh dengan cara yang sama.&lt;br /&gt;
Atau,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Itu sama sekali bukan cerita hantu sekolah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita hantu sekolah, atau lebih tepatnya, cerita hantu dewasa. Cerita hantu tentang seorang Ayah yang pulang ke rumah dengan berjalan melewati jalan pada tengah malam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika dibandingkan dengan cerita anjing berwajah manusia, aku merasakan ada keaslian dan kenyataan pada cerita ini. Tapi, pada waktu yang sama tahun lalu, aku tidak merasa kalau aku takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu menyeramkan, walaupun jika kukatakan kalau aku takut karena aku tak tahu sama sekali apa yang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; pikirkan, atau apa yang dia lakukan sedari awal, maka mungkin aku tak akan takut, tapi tetap saja, aku sama sekali belum pernah merasa takut sebelumnya, jadi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena Ayaka, sudah tahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika itu adalah gosip yang telah berubah menjadi Misteri, maka itu mungkin memiliki kekuatan. Sesuatu yang hanya sekedar jadi rumor diantara anak-anak, tidak cukup untuk jadi seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Setidaknya, Papa tidak akan mengatakan kalau anjing berwajah manusia yang misterius itu sungguh beneran ada. Disamping itu----’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Papaku baik-baik saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berpikir, sambil meneguk susu. Lagipula, hanya ada sedikit yang berani untuk pergi dan pulang saat tengah malam, dengan banyaknya orang yang sudah berada di rumah. Dan bahkan jika pembunuh itu memang ada, itu tidak akan menghentikan rumor misterius tentang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; yang telah disebutkan, yang telah dibisikkan di antara anak SD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak bisa apa-apa soal itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan itulah mengapa aku tidak takut.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sama seperti tahun lalu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun aku tidak bisa mengatakan ini pada teman kelasku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah seorang magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah orang yang berurusan dengan Misteri sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu semacam cerita hantu. Itulah mengapa, aku tidak akan kalah pada gosip, juga pada &#039;&#039;&#039;Phantasmal Species&#039;&#039;&#039; sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergumam kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ayaka mengambil gigitan lain pada roti yang digenggamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Makhluk binatang yang diimajinasikan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keberadaan yang diceritakan di dalam legenda kuno.&#039;&#039;,br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kami memberikan nama &amp;quot;Phantasmal Species&amp;quot; untuk menandakan mereka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak setara dengan bentuk kehidupan yang sudah diketahui, makhluk ini yang telah merubah keberadaan mereka menjadi sebuah Misteri itu sendiri, telah dibagi dalam beberapa tingkatan, yaitu Divine Beasts, Phantasmal Beasts, dan Monstrous Beasts.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Magus juga memungkinkan untuk mengendalikan mereka, tapi jika masih di dalam tingkat Monstrous Beast.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada juga contoh di mana bagian dari mayat mereka yang bisa dimanfaatkan menjadi Mystic Code untuk Magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jika sudah sampai melampaui tingkat Phantasmal Beasts, maka keduanya memungkinkan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pertama, seseorang tak akan dapat melihat mereka di era modern.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Servant, dapat dengan mudah mematahkan aturan itu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena mereka telah jauh melampaui Misteri-Misteri magis.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka dapat menguasai ilusi yang diimpikan orang-orang.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka, dalam waktu, dapat mengendalikan dan memiliki bahkan yang mencapai pada tingkatan Phantasmal Beasts.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dalam Perang Cawan Suci, kami, dapat menggunakan Misteri-Misteri mitologis dengan melalui Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, kau tak boleh melupakan mimpimu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rahasiakan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sembunyikan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Menyingkapkan Misteri adalah hal yang tabu bagi Magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Perang Cawan Suci, harus dilaksanakan di dalam kegelapan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
Setelah itu, sepulang sekolah----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matahari sudah benar-benar terbenam saat aku pulang ke rumah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ini sudah pasti adalah salahnya musim, kenapa matahari terbenam begitu cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa dibuktikan lewat napas yang kukeluarkan yang berubah putih, sama seperti tadi pagi.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku bisa dengan jelas melihatnya dengan mataku.&amp;lt;Br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ini sedikit dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka meniupkan &amp;quot;Haa&amp;quot; ke kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika tahu kalau seperti ini, maka lebih baik jika aku membawa sarung tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dingin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berhenti di gerbang depan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saat aku melihat dari sini, rumahku terlihat seperti rumah besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman sekelas yang tinggal dekat sini menyebutnya &amp;quot;mansion&amp;quot; dan walaupun kata-kata itu tidak terbersit dalam pikiranku saat melihat rumahku, aku berpikir apakah itu sedikit besar di dalam daripada di luar, hanya tentang ukurannya saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan, tak peduli bagaimana struktur di dalamnya, aku tak merasakan kalau menyebutnya mansion itu berlebihan, karena aku sangat tahu tentang semuanya kecuali &#039;&#039;&#039;ruangan yang tak bisa kumasuki.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang sedikit lebih besar, adalah rumahku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guruku berkata saat berkunjung, kalau ini adalah rumah bergaya barat. Di balik gerbang, aku bisa melihat pohon-pohon di halaman depan dan beranda rumah yang bergaya arsitektur barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gerbang...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun tidak dikunci dengan kunci, aku tak bisa masuk hanya dengan mendorongnya dengan normal dengan tanganku. Papa berkata kalau dia meluaskan medan pembatas, dan dia juga memberitahu alasannya. Itu adalah karena sesuatu seperti berpartisipasi dalam &amp;quot;ritual sihir&amp;quot; raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku, aku tak masalah untuk pergi ke sekolah, kau mengatakan kalau aku harus, walaupun kau memperingatiku dengan keras untuk berhati-hati saat aku masuk dan keluar rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengikuti langkah-langkah seperti yang diberitahukan padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memeriksa kalau tidak ada orang di sekitar, aku mengucapkan beberapa kata-kata. Setelah itu, aku menyusuri bentuk alur yang diajarkan dengan jariku pada rangkaian metal, dekat dengan pegangan gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun kemampuanku masih kurang, kukeluarkan energi sihirku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, aku tak bisa melakukannya dengan baik sama sekali.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika aku bisa, maka ini tidak akan memakan waktu 5 menit untuk melakukan sesuatu yang harusnya dapat diselesaikan dalam hitungan detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bisa tidak ya aku lakukan dengan lebih cepat daripada kemarin...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bergumam, sambil mendorong gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Gerbang yang padat seperti dinding batu, terbuka dengan lembut untukku tanpa hambatan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di baliknya, adalah rumah yang seperti biasanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lalu kututup gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku pulang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bergumam, dengan pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika sekitaran waktu ini, maka Papa dan Onee-chan tidak ada di ruang tamu, dan biasanya, melakukan sesuatu di ruangan yang tak bisa kumasuki atau di ruangan yang tak boleh kumasuki, jadi aku tahu kalau tidak ada artinya dalam mengucapkan itu, karena tidak akan ada seseorang yang menampakkan wajah mereka atau bahkan memanggilku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, untuk sekarang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Akan kukatakan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah kebiasaan sehari-hari.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku akan mengatakan, &amp;quot;Aku pulang,&amp;quot; saat aku sampai di rumah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan seseorang mengatakan, &amp;quot;Selamat datang kembali,&amp;quot; saat aku sampai di rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Selamat datang kembali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak ada siapa-siapa, aku hanya akan mengatakannya pada diriku sendiri lagi untuk hari ini juga.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kulanjutkan berjalan hingga halaman depan, dan kubuka pintu depan---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bau apa ini, enak sekali.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, aku mengingat pagi hari dari beberapa hari yang lalu, dan pikiranku dengan rileksnya berpikir, ‘tidak mungkin....’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bau wangi dari tepung terigu, sama seperti yang aku cium kemarin, jadi kalau aku pergi ke dapur, maka mungkin aku bisa bertemu dengan Onee-chan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yang tak bisa aku temui pagi ini.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, pada pagi ini, aku sendirian saat sarapan, dan sendirian lagi dalam melakukan &#039;&#039;&#039;kegiatan sehari-hariku.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku keluar dari lorong pintu masuk sambil merangkul tas ranselku, aku berjalan menuju dapur.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saat aku berjalan, ada---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, selamat datang, Ayaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang indah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wajah yang cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun saat ini senja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan walaupun hari sudah gelap, tapi ia berkilau gemilang...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kakakku, Manaka onee-chan, tersenyum dalam pakaian apronnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan, apa yang sedang onee-chan buat?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Menurut kamu apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menurutku itu kue. Karena baunya enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, hampir benar. Tapi ya, kurasa kamu setengah benar...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kakak mengatakan itu, sosok tersenyumnya saaanngaatt cantik.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka onee-chan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sama seperti yang kulihat di pagi itu, beberapa hari yang lalu, dengan sosoknya yang seperti seorang putri di kastil, mengenakan apron, menari-nari dan berputar kesana-kemari.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Seperti film anime yang Bunda suka dan yang harus ditunjukkan pada Papa, waktu yang sudah berlalu sangat lama. Tentang seorang putri yang menari sambil bernyanyi.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Gadis yang cantik. Rasanya seperti, aku sedang berada di dalam film itu.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Mataku bukanlah mataku, tentunya, mataku adalah semacam kamera yang memproyeksikan film.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Memproyeksikan onee-chan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku memikirkan itu, pikiranku benar-benar melayang kemana-mana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ada apa, Ayaka? Matamu terbuka lebar sekali. Mulutmu juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:C4-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari-jemari putihnya, berada dalam jarak yang bisa dan tidak bisa aku sentuh. Tapi, aku tidak bisa menyentuhnya.&lt;br /&gt;
Lagian aku berada di pinggir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu karena onee-chan sangat cantik. Seperti seorang puteri.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar...&lt;br /&gt;
...berpikir seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apakah kakak terlihat seperti seorang tuan puteri Britania bagimu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Britania?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Ya, tapi jika aku memang terlihat seperti itu bagimu, maka kakak sangat senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Onee-chan tersenyum, sama seperti pada pagi hari itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan berkilau. Dia bersinar kilau gemilang. Hari sudah malam, tidak ada matahari terbit, dan bahkan walaupun matahari sudah terbenam... Onee-chan berputar-putar di dapur, sambil memasak dengan penuh bahagia dalam pakaian apronnya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Dia bersinar.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi, dia dengan sempurna menggerakkan tangannya, sangat cepat, sangat lihai...’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan benar-benar sangat pandai.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Dia tidak menggenggam pisau dapur hari ini, tetapi, dia membawa berbagai macam benda di tangannya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Apa ya yang sedang dibuat onee-chan?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kalau disebut sebagai kue adalah setengah benar, maka setengah lainnya apa?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku ingin mengucapkan itu, aku menyadari penampilanku. Lagi, aku membawa tas ransel di punggungku, sebagai tambahan, aku juga belum mencuci tangan. Jadi, aku segera lari ke kamar mandi, lalu kuletakkan bangku kakiku, dan kucuci tanganku dengan air dingin, dan membasuh mulutku juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuletakkan tasku di lorong.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lalu, pergi lagi ke dapur---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan, umm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sedikit ragu untuk menanyakan &amp;quot;Ada yang bisa kubantu?&amp;quot;, aku berhenti di pintu dapur yang tadi kumasuki tanpa ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti onee-chan yang bisa melakukan apapun, aku tahu kalau soal sihir, belajar, menjadi pekerja rumah tangga--- atau apapun itu, tingkatanku berada jauh di bawah onee-chan. Jadi, akan lebih baik bagi Manaka onee-chan untuk melakukannya sendirian daripada aku membantunya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku yakin itu benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam Nyam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku melakukannya, Onee-chan terus melihat tanganku, dan mengucapkan sebuah kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bantu. Maukah kau membantuku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara yang lembut, Walau aku tak tahu sama sekali bagaimana wajah onee-chan sekarang, karena aku tidak bisa melihatnya dari sini. Aku berpikir dengan yakin, ‘Dia sedang tersenyum.’ Tentunya, dia akan memberikanku wajah yang sama seperti sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sering membayangkan wajah tersenyum onee-chan yang sudah lama tidak kulihat, seperti ini, tapi aku sama sekali tak tahu hingga pagi itu bagaimana rupa senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku memberikan anggukan besar dan mengucapkan &amp;quot;Yep!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oke kalau begitu, mungkin kamu bisa ambilkan botol di lemari sebelah sana?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;U, umm.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baking Powder, ya~&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ahh, oh. Dapat, Onee-chan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dan sekarang, tolong keluarkan telur dari kulkas, ya~ Oh, pilih yang paling besar, ambil dua.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Y, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Sepertinya tidak pecah. Sekarang, bisa kamu tata di atas meja di sana, kita...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Mungkinkah?’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Ya, bahkan jika bukan, mungkin itu memang benar.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukan hanya sekedar mengeluarkan piring, ini adalah pertama kalinya, hari ini, kalau aku sedang membantu Onee-chan yang sedang memasak.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun Papa berkata padaku, &amp;quot;Jangan sentuh oven sendirian,&amp;quot; itu beda lagi ceritanya kalau aku sedang bersama onee-chan, tapi, tetap saja tidak ada banyak kesempatan untukku melakukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘I----Ini pertama kalinya aku membantu onee-chan. Aku merasa gugup. Lagipula, onee-chan tidak benar-benar membutuhkan bantuanku, jadi...’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;U, umm, telur, apa, berapa yang dibutuhkan...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dua. Tidak usah khawatir, kita masih punya beberapa sisa telur, jadi, kalau pecah ya pecah, jadi tidak apa-apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;I-Iya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lagian, kakak sudah menyiapkan banyak sekali bahan-bahan, termasuk telur.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Suaramu, bergetar. Apa kamu tidak suka membawa telur, Ayaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ti-Tidak, uh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sangat lamban.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku melakukannya, dengan sangat lamban.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tapi, hanya dengan melihat padanya, Manaka onee-chan tidak terlihat marah padaku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku tahu aku tidak bisa melihat wajahnya, tapi aku masih bisa mendengarnya tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini. Ini telurnya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Terima kasih. Kamu telah memastikan untuk membawanya dengan baik. Hebat!&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;T, tidak. Enggak kok.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mendapatkan pujian seperti itu dengan hanya membawakan telur, entah kenapa, aku merasa sedikit menyedihkan.&lt;br /&gt;
Dengan sendirinya aku melihat ke bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sekarang sisanya adalah...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ngomong-ngomong, kamu suka telur mata sapi, Ayaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Um, y, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Telur mata sapi? Atau telur dadar lipat?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku lebih suka mata sapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, itu keluar dari mulutku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kebohongan----’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tidak’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukan benar-benar, sebuah kebohongan.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukanlah sesuatu untuk dibohongi.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Yang lebih aku suka adalah telur dadar lipat, tapi, aku lebih suka telur mata sapi yang Papa dan onee-chan buatkan untukku, dan karena aku tidak berpikir kalau aku tidak menyukainya, itu tidaklah bohong.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku tidak membenci keduanya.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku menyukai dua-duanya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi, ini sekarang hanyalah pembicaraan, tentang diriku yang tidak layak mengatakan apakah aku suka atau tidak.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kali ini, aku juga akan membuat dadar lipat. Sepertinya, orang Inggris lebih menyukainya. Aku pernah membuatnya sebelumnya, tapi kakak akan coba cicip dulu, karena menurut kakak rasanya masih belum cukup enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;O, oke.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kamu juga cicipin, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Ini sangat enak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat onee-chan mengatakan itu, Onee-chan menunjukkan wajah tersenyumnya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Benar-benar senyuman yang cantik.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bersinar kilau, seperti bunga yang lebih cantik daripada bermacam-macam bunga apapun yang bermekaran di Taman.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan bukanlah peri khayalan, tapi lebih seperti peri yang manis dan terhormat seperti yang ada di buku bergambar.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Disamping itu, aku tahu, dia seperti seorang tuan puteri di kastil.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Huh?’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan, dia sama seperti pagi itu, tapi aku merasa ada yang berbeda.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi tidak, perasaan yang terlihat sangat senang---’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kira-kira, apa ada &#039;&#039;&#039;sesuatu yang baik&#039;&#039;&#039; yang terjadi padanya?’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku begitu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil memiringkan leherku, perlahan aku mencoba melihat wajah onee-chan di atasku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan segera itu pula, onee-chan menatap balik dengan tatapan &amp;quot;huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ada apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ah, u, umm, itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar terlalu buru-buru. Sampai-sampai onee-chan menyadariku. Pikiranku lepas, aku terburu-buru, dan sekarang aku jadi tak peduli dalam membantunya. &amp;quot;Apa ada sesuatu yang baik yang terjadi pada onee-chan?,&amp;quot; butuh seberapa lama bagiku untuk mengucapkan itu saja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, apakah kakak terlihat seperti itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Yep.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak ada yang spesial, juga tidak terlalu hal yang baik, sih, walau...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menyentuh bibirnya dengan jari telunjuknya dengan &amp;quot;hmm.&amp;quot; Bahkan gestur itu pun terlihat sangat cantik dan luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begini, ada hewan yang lucu yang sedang melekat padaku.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hewan?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya. Hewan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatakan itu, onee-chan tersenyum.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tanpa melihat diriku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melirik ke sebuah arah, sementara aku...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Entah kenapa---merasakan ini, sesuatu yang tidak bisa dijelaskan, aku merasa bulu kudukku &#039;&#039;&#039;merinding&#039;&#039;&#039; hebat melihat itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku, menjatuhkan benda yang aku pegang dengan tanganku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan telurnya, pecah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Servant.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Heroic Spirit yang bermanifestasi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saber.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Berserker.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Archer.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lancer.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rider.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Caster.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Assassin.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ilusi yang paling terkuat yang telah dibagi ke dalam tujuh class oleh Holy Grail.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka sangat kuat.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seperti yang disebutkan di atas.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka bisa mematahkan besi, memporak-porandakan bumi, dan bahkan memotong langit.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka yang telah dibangun dengan tubuh sementara oleh sihir, bukanlah makhluk hidup yang biasa.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan jika mereka memiliki penampilan seperti manusia, mereka bukanlah manusia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Menyembunyikan kekuatan destruktif dan kegigihan yang jauh melampaui manusia, atau bahkan makhluk lain, mereka bermanifestasi seperti yang terdapat di legenda.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, mereka juga bukanlah sebuah keberadaan yang maha kuasa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka yang menjadi sebuah eksistensi lewat Magical Energy dan berjalan dengan Magical Energy yang sama, mereka diizinkan untuk mendapatkan wujud untuk pertama kali dengan Magical Energy yang disediakan oleh Magus yang merupakan Master mereka.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lebih tepatnya, jumlah kecil dari Magical Energy yang diambil dari manusia level magus bukanlah makanan mereka, jadi jangan sampai kamu salah paham.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka tidak dapat eksis tanpa Magical Energy.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka tidak dapat eksis tanpa seorang Master.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walaupun ada pengecualian, yaitu---&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11 Malam.&lt;br /&gt;
Gedung tinggi di sudut jalan di Shinjuku Barat, Prefektur Shinjuku di Area Metropolitan Tokyo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah tempat di mana semua macam pohon-pohon hijau tumbuh, dan di mana orang-orang dapat dilihat di samping pemandangan kota yang disebut sebagai pusat kota baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Taman Pusat Shinjuku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Salah satu lingkungan kota hijau terbesar di Prefektur Shinjuku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ini siang hari, maka kita bisa melihat orang-orang kantor yang sedang bekerja di gedung tinggi, menghirup rokok tembakau di bayangan pohon selama waktu satu jam istirahat, tetapi, pada jam segini, jejak-jejak kehidupan itu hampir tiada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langka bagi tempat ini untuk benar-benar tidak ada tanda-tanda kehidupan. Saat malam hari, biasanya ada orang-orang tunawisma yang tidur di sini, menahan kedinginan malam di bayangan gelap pohon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merekalah yang merupakan wujud dari tanda-tanda kecil kehidupan manusia itu. Tetapi, pada saat itu, tidak ada tanda-tanda siapapun di tempat itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Para tunawisma itu menghilnag.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Alasannya, aku tak akan mengatakannya di sini.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tetapi, mereka menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tempat di mana biasanya mereka berada, hanya ada satu bayangan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah sosok yang kurus.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sosok yang sangat sesuai dengan kegelapan malam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu, adalah sosok seorang wanita muda----&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah wanita dengan tubuh yang elegan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau kepalanya ditutupi oleh penutup yang tebal dengan pakaian hitam yang membungkus tubuhnya, tapi benar-benar sangat sesuai dengan tampilannya dan dengan jelas menampilkan anggota badan yang  berwarna cokelat gelap yang dapat diartikan sebagai seimbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usianya, apakah setengah kedua dari masa remaja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika seseorang melihatnya, maka mungkin orang itu akan terpaku pada tubuh wanita itu yang dipenuhi dengan kemudaan, tapi jika orang itu adalah seseorang yang berpengalaman dalam mencabut nyawa dengan pisau, maka orang itu mungkin akan memahami bahwa tubuhnya yang feminim itu sangatlah terlatih untuk pertarungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu, adalah petarung. Lebih tepatnya, wanita itu adalah seseorang yang ahli mencabut nyawa di dalam kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinar bulan menampakkan wajah wanita itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Topeng tengkorak terpasang pada wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulai dari telinga hingga dagunya, ada kecantikan yang dapat diintip dari garis lehernya, tetapi, area yang dimulai dari mata hingga hidungnya tertutup oleh topeng tengkorak yang simbolis, membuat wajah aslinya sulit untuk diterka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu berjalan perlahan ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sembari berjalan ke depan air mancur menakjubkan yang mengambil nama dari air terjun yang mengalir ke Danau Ontario, di tengah malam Taman Pusat Shinjuku, wanita itu merendahkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Kau tidak perlu terlihat ketakutan seperti itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdengar suara seseorang. Itu adalah suara yang datang dari bibir seorang gadis. Di depan wanita itu, adalah seorang gadis. Bahkan walau tidak ada siapapun di tempat itu beberapa detik lalu... tapi, ya, gadis itu muncul dari sebuah tempat yang &#039;&#039;&#039;seharusnya tak ada seseorangpun di sana.&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tanpa suara, tanpa ada indikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah, waktu telah berhenti, seperti gadis itu telah &#039;&#039;&#039;bertransisi&#039;&#039;&#039; ke sini dengan menyobek tubuh dari tempat itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, bagaimana? Menurutku, kau menceritakan masalah yang lumayan besar.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, apa ada yang ingin kau katakan padaku?”&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak. Uh, ya, ada.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Katakan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Segalanya adalah akibat dari kelemahanku, dan ketidakmampuanku. Tidak ada ampunan untuk hal itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menaikkan kepalanya, wanita itu mengatakan kata-kata itu pada sang gadis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu tidak bisa melihat kepada gadis itu, dengan punggungnya yang menghadap pada air mancur dan sinar bulan dari atas kepalanya. Tapi, itu adalah posisi yang dapat cukup dipahami sebagai, &amp;quot;Seseorang seperti diriku tak patut untuk melakukan itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu menyerahkan segalanya untuk Masternya. Leher yang dia serahkan, adalah bentuk dari keinginannya untuk selalu menyerahkan nyawanya untukmu, sang gadis kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kumohon, aku ingin engkau untuk mengambil kepalaku, sekarang juga, di tempat ini.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hmmm?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Nona Manaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak apa-apa, aku sudah tahu sedari awal. &amp;quot;Posisi&amp;quot; yang Caster buat untuk kita benar-benar kuat. Untuk pergi ke rumah dari seorang Master, contohnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu tersenyum lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu akan sulit untukmu, bukan? Walau kamu manis, maju lewat depan akan sedikit sulit untukmu. Disamping itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu melanjutkan perkataannya sambil tersenyum. Senyum lemahnya, berubah menjadi senyum yang nyata. Dia dapat menebak alasan dari itu, tapi itu cukup mudah bagi wanita itu untuk memahaminya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagipula, kata-kata yang keluar dari bibir gadis itu saat mulai berkata &amp;quot;Disamping itu...,&amp;quot; adalah topik gadis itu yang berusaha membuat Saber senang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wanita itu sudah tahu &#039;&#039;‘bahwa kedamaiannya, kebahagiaannya, dan penghiburannya bukanlah untuk diriku, tapi untuk lelaki itu.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku tidak boleh cemburu atau iri.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu, hanya menggerakkan telinganya pada kata-kata itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bahkan jika aku hanya mendengarkannya seperti ini, hanya dapat mendengarkan suaranya yang terdengar seperti pengantar pesan dari langit, sudah menjadi kehormatan bagiku.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;... Dan kemudian. Aku membuatkan dirinya scone. Menurutku aku memasaknya dengan baik kali ini, dan dia memakannya dengan sangat banyak untuk diriku, tapi pikirannya mengenai rasa makanan sangatlah dingin dan kosong. &amp;quot;Ini enak.&amp;quot; dan &amp;quot;Aku menyukainya,&amp;quot; dia bilang, dan hanya itu-itu saja. Dan walaupun aku senang, sangat senang...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jin wanita pun tidak akan bisa menandingi kecantikan dari pipi gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menurutku tidak baik untuk menyebut semua yang dia katakan sebagai, &amp;quot;satu arah.&amp;quot; Tentu saja, apapun yang dia katakan, aku akan senang.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa menurutmu aku dan dirinya akan bersama selama-lamanya mulai sekarang?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau begitu, menurutku perubahan akan menjadi ‘bumbu’ untuk menjaga kami agar tidak pernah bosan satu sama lain untuk selama-lamanya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku yakin, wanita itu diam-diam berharap kalau itu juga dapat berlaku untuk dirinya.&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Jika aku membuka mulutku, maka pasti pikiran seperti ini akan keluar begitu saja. Gadis itu memutar pikirannya dari bibirnya tanpa ragu-ragu, itu tidak lagi berbeda dari diriku sendiri karena aku terus menutup mulutku.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Pada dasarnya, tidak ada perubahan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Siapapun rekanku, aku akan bermain peran sebagai boneka yang tidak memperdulikan siapapun rekannya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Walaupun, aku hanya berbicara tentang perasaanku sendiri. Walaupun begitu---’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ngomong-ngomong, apa kau punya cukup Magical Energy?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, gadis itu bertanya. Seolah-olah dia bertanya, apakah anjing kurus dengan perut kosong itu kelaparan atau tidak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wanita itu membuka mulutnya. Tapi, daripada kata-kata, dia mengeluarkan benda yang diam-diam dia ambil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah lipstik.&lt;br /&gt;
Sebuah &#039;&#039;&#039;lipstik merah pekat&#039;&#039;&#039;, yang telah habis terpakai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 7===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka tidak dapat eksis tanpa Magical Energy.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka tidak dapat eksis tanpa seorang Master.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walaupun ada pengecualian, yaitu---&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jiwa manusia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu memungkinkan untuk memenuhi Magical Energy mereka dengan &amp;quot;memberi makan&amp;quot; mereka dengan jiwa manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Magus bukanlah makhluk yang dapat terikat oleh moralitas manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, &amp;quot;Pemberian makan&amp;quot; dengan jiwa tidaklah terlalu dilarang.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi, jika dilakukan secara berlebihan, dapat dengan mudah berujung pada kebocoran yang mengungkap Misteri-Misteri.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jadi, berhati-hatilah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 8===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku lumayan suka padamu. Heehee.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menerima lipstik itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Gadis itu, memberikan senyuman pada wanita yang sekarang telah melayaninya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Luar biasa, kau bisa mencari makan sendirian.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersamaan dengan &amp;quot;Yosh, yosh,&amp;quot; dia &#039;&#039;&#039;mengelus&#039;&#039;&#039; kepala wanita itu dengan lembut dengan jari-jemari putihnya. Setelah melepaskan penutup kepala wanita itu, dia melanjutkan elusannya ke rambutnya... dan kepalanya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh wanita itu gemetaran.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bukan, tapi merinding.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bukan karena udara dingin malam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bukan karena ketakutan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu karena rasa senang. Kebahagiaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Emosi terdalamku, mengizinkannya untuk menyentuh diriku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuku-kukunya dapat dengan mudah menyentuh seluruh tubuhku yang bahkan dapat disebut sebagai &#039;&#039;&#039;Noble Phantasm&#039;&#039;&#039; itu sendiri. Tubuhku yang dapat disebut sebagai &amp;quot;kematian&amp;quot; itu sendiri, bahkan helaan napasku, cairan tubuhku, dan mungkin bahkan kulitku juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Abadi, tak terkalahkan, seorang gadis di hadapanku, bahkan tidak ada merasakan rasa sakit sama sekali.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlahir dengan nama Manaka Sajyou, dia adalah bentuk dari keajaiban itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Jika sesuatu seperti takdir adalah mungkin di dunia ini, maka pastinya, aku yang telah mati di masa lalu mungkin telah menemuinya sebelumnya sebelum aku mendapatkan kehidupan sementara ini, aku yakin itu.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu sangat yakin pada hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Gadis yang cemerlang. Seperti cahaya bulan yang melayang di malam yang telah menjanjikan kegelapan mutlak kepada hanya satu orang. Masterku, segalaku, adalah rekan yang bisa kupercayakan yang akhirnya dapat kutemui untuk pertama kalinya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu merinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Telah memutuskan untuk menjadi satu-satunya Masterku, hanya disentuh dengan jari-jemari putihnya......’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Luar biasa, luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;---Seperti ini, aku hanya bisa mendapatkan elusan di kepala.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kamu sangat luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;---Berdebar. Seluruh tubuhku memanas.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kamu luar biasa dan cantik. Sebagai tambahan, kamu juga gadis yang manis.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Pada hari yang lain. Bukan, semenjak malam kami bertemu di Ikebukuro, aku akan selalu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku berharap banyak darimu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Aku akan selalu, menyerahkan segenap diriku pada kilau dirimu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, tolong tunggu di situ untuk sedikit lebih lama, Assassin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:V1Act4-3|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Selagi aku bermandikan cahaya bintang dan bulan...&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sinar ia, kilauan ia, menemani diriku----&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3|Bagian Sebelumnya]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 5|Bagian Selanjutnya]]&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:C4-3.jpg&amp;diff=571450</id>
		<title>File:C4-3.jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:C4-3.jpg&amp;diff=571450"/>
		<updated>2021-08-04T02:57:20Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;V1Act4-3&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=571445</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 4</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=571445"/>
		<updated>2021-08-04T02:45:15Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 4==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Strategi kehidupan tak pernah muncul dari kegelapan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei hei, kau tahu? Tentang rumor itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tahu aku tahu, tentang itu kan? Miss Mary...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, benar. Miss Mary.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga mendengarnya dari tempat bimbelku. Rumor itu bahkan sudah menyebar hingga ke sekolah lain.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di Tokyo, kan? Ya, sepertinya rumor Miss Mary hanya ada di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu benar?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu benar, lagipula semua itu terjadi di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, aku belum pernah melihatnya di TV.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku yakin pasti nanti akan muncul di TV.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Apa yang mereka perbincangkan? Sebuah rumor. Yang hanya terjadi di Tokyo. Mary. Miss Mary?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Ayaka Sajyou, itu adalah sebuah topik yang dia tidak tahu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil mengunyah roti yang dia pegang dengan kedua tangannya, dia samar-samar menguping pembicaraan di antara dua teman kelasnya yang duduk bersama dan berada persis di barisan mejanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Menu hari ini adalah roti gulung, rebusan yang berwarna gelap, dan salad sayuran segar.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Roti gulung yang seperti biasanya. Rasa yang seperti biasanya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Walaupun aku sebenarnya suka roti goreng, aku tidak terlalu berpikir kalau ini tidak memuaskan karena ini bukanlah menu setiap hari. Aku hanya, ah, berpikir, kalau ini sangat disayangkan. Tapi, hari ini lumayan enak karena ditemani selai jeruk.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyobek plastik kecil yang membungkusnya, aku mendorong roti yang ada di dalamnya dan mengunyahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku lebih suka selai jeruk daripada margarin. Aku suka yang manis-manis.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kugigit, dan kukunyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Rasanya selalu berbeda karena selai jeruknya yang manis-asam. Aku tidak membencinya. Ini termasuk ke dalam kelompok makanan favoritku.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya, kau pernah mendengarnya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Nama asli Miss Mary. Hmm, daripada nama Miss Mary, mungkin itu adalah nama dari rumornya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku sama sekali tak tahu. Apa ya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku pernah dengar kalau dia akan memanggil seseorang saat jam 11 malam.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lalu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kemudian, orang yang dipanggilnya pasti akan meninggal.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitulah rumornya, Death Mary akan datang untuk membunuhmu saat jam 11 malam.&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:C4-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
Jam 11 malam.&lt;br /&gt;
Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya aku telah mendengarkan sebuah cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Aku penasaran dengan apa yang mereka bicarakan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang itu, selalu punya bahan perbincangan setiap jam makan siang. Yang bernama Kyoko selalu les di bimbel dekat stasiun 3 kali seminggu, dan yang bernama Nao suka menonton TV.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku tak pernah bermain bersama mereka, jadi aku tak tahu apa saja maksud perbincangan mereka. Selain itu, aku juga tidak berpikir kalau mereka berbohong. Mereka berdua kelihatan sedang membicarakan sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku sudah sering menguping pembicaraan orang, jadi aku mencoba untuk  mendengarkan mereka, sambil memasukkan gigitan besar roti ke mulutku, &#039;Hamu,&#039; dan kukunyah. Apakah aku dapat mengerti pembicaraan mereka sekarang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak bisa mendengarkan mereka dengan baik, karena aku lebih fokus mengeluarkan selai jeruk dari tempatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jam 11 malam. Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kurasa aku akan mendekati mereka dan mendengarkannya lagi dengan lebih teliti.&lt;br /&gt;
Tapi tentu saja, aku tak akan menanya secara langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagian, bahkan jika aku membuka mulutku dan mengatakan sesuatu, aku tidak terlalu banyak nonton TV, aku juga tidak les ke bimbel, dan aku jarang membeli Girls Manga Magazine per bulan, jadi aku memiliki perasaan yang samar daripada biasanya, kalau aku mungkin tak akan bisa bercampur baur dengan baik dengan gosip-gosip para anak SD yang seumuran denganku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, aku hanya akan memakan makananku. Nyam nyam.&lt;br /&gt;
Tapi, aku akan dapat dengan mudah menangkap informasi dengan mengkonsentrasikan telingaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Nnh&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah rumor. Tentang seorang wanita asing yang memanggil orang dengan lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Seorang wanita...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat malam. Wanita itu akan muncul di tengah jalan pada tengah malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Di waktu malam?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah kematian. Wanita itu akan memberikan kematian fatal, sesuai dengan namanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;...Mati. Apa wanita itu membunuh mereka?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang kuduga, ini cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman dari teman, atau, teman dari temannya Papa, atau, seseorang yang bekerja untuk temannya teman Papa, atau semacam itu. Cerita aneh yang mereka dapatkan seperti seolah-olah sudah melihatnya sendiri, dari seseorang yang bahkan mungkin tidak melihat atau mengetahuinya secara langsung, seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku telah mendengar hal semacam ini sebelumnya. Aku bisa mengingatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Contohnya, bukankan ada rumor tentnag &#039;&#039;&#039;anjing dengan wajah manusia&#039;&#039;&#039; yang populer di tahun sebelumnya saat semester dua? Itu adalah cerita yang mirip seperti itu. Rumor yang gelap, dibisikkan di antara anak-anak. Cerita hantu sekolah? Atau, salah satu dari tujuh keajaiban sekolah?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku penasaran apakah ini sama seperti itu,’&#039;&#039; pikir Ayaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti jumlah anak tangga yang lebih banyak saat naik daripada saat turun, atau boneka anatomi di ruangan Sains yang bisa berjalan sendiri, atau potret dari musisi di ruangan musik yang matanya bergerak, atau gadis yang tinggal di toilet, hal-hal semacam itu. Jika tidak ada hubungannya dengan sekolah, maka ada wanita bermulut lebar, cermin yang berubah menjadi ungu, benang putih yang keluar dari daun telinga, tisu merah dan tisu biru, dan banyak lagi---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &#039;&#039;Hanya ada penurunan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu seperti nekromansi ecek-ecek, di mana kamu meletakkan koin 5 yen di atas lembaran kertas yang bertuliskan suku kata Jepang sehingga terlihat seperti papan Ouija.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka mengundangku untuk melakukan itu di saat sebuah waktu makan siang saat Musim Semi: &amp;quot;Ayaka, ayo ikutan juga.&amp;quot; Aku melihati teman-temanku, menebak-nebak apakah mereka keturunan dari keluarga Magus, tapi ternyata tidak ada sama sekali. Itu hanyalah permainan anak kecil biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti, siapakah yang kita sukai?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang tidak kita sukai, hal yang tidak kita sukai, hal yang kita takuti, mereka menanyakan hal semacam itu. Tanpa ada semacam sihir, seseorang yang di kelompok itu yang meletakkan koin 5 yen lah yang menggerakkannya. Kalau kupikir-pikir, dua teman di depanku lah yang mengundangku saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan yang suka bergosip.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan, yang sangat &#039;&#039;&#039;penakut&#039;&#039;&#039;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Mereka semua mati...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar. Siapapun yang bertemu dengan wanita itu, tak akan bisa diselamatkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya ampun, aku takut.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia mengatakan kalau dia takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga dengar kalau orang yang melihat cermin juga mati. Aku penasaran, apakah mereka mati karena menyentuhnya, ya...?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh, benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, itu benar. Lagipula, aku dengar ada banyak juga polisi yang mati.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu mengerikan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isi dari rumor itu, adalah tentang hal-hal yang mengerikan dan berbahaya. Orang asing bernama &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; memanggil lelaki dewasa yang sedang pulang ke rumah dari pekerjaan tengah malamnya dan memasuki hotel bersamanya. Keesokan paginya, sosok wanita bernama Mary itu akan menghilang dengan sebuah kalimat: &#039;&#039;‘Selamat datang di dunia kematian!’&#039;&#039; yang tertulis di cermin dalam bahasa Inggris dengan menggunakan lipstik merah. Dengan tanda kecupan bibir merah, di samping tanda seru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu mati di atas kasur. Penyebabnya tidak diketahui. Walaupun dia tidak terluka, apa menurutmu penyebab dia meninggal? Aku juga mendengar, kalau ini sudah menjadi berita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menjadi target hanyalah laki-laki dewasa. Tak ada satupun perempuan yang menjadi korbannya. Dan kalau berdasarkan cerita dari teman sekelasku yang les di bimbel, teman Ayahnya yang berada di kota sebelah juga dibunuh dengan cara yang sama.&lt;br /&gt;
Atau,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Itu sama sekali bukan cerita hantu sekolah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita hantu sekolah, atau lebih tepatnya, cerita hantu dewasa. Cerita hantu tentang seorang Ayah yang pulang ke rumah dengan berjalan melewati jalan pada tengah malam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika dibandingkan dengan cerita anjing berwajah manusia, aku merasakan ada keaslian dan kenyataan pada cerita ini. Tapi, pada waktu yang sama tahun lalu, aku tidak merasa kalau aku takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu menyeramkan, walaupun jika kukatakan kalau aku takut karena aku tak tahu sama sekali apa yang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; pikirkan, atau apa yang dia lakukan sedari awal, maka mungkin aku tak akan takut, tapi tetap saja, aku sama sekali belum pernah merasa takut sebelumnya, jadi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena Ayaka, sudah tahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika itu adalah gosip yang telah berubah menjadi Misteri, maka itu mungkin memiliki kekuatan. Sesuatu yang hanya sekedar jadi rumor diantara anak-anak, tidak cukup untuk jadi seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Setidaknya, Papa tidak akan mengatakan kalau anjing berwajah manusia yang misterius itu sungguh beneran ada. Disamping itu----’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Papaku baik-baik saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berpikir, sambil meneguk susu. Lagipula, hanya ada sedikit yang berani untuk pergi dan pulang saat tengah malam, dengan banyaknya orang yang sudah berada di rumah. Dan bahkan jika pembunuh itu memang ada, itu tidak akan menghentikan rumor misterius tentang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; yang telah disebutkan, yang telah dibisikkan di antara anak SD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak bisa apa-apa soal itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan itulah mengapa aku tidak takut.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sama seperti tahun lalu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun aku tidak bisa mengatakan ini pada teman kelasku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah seorang magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah orang yang berurusan dengan Misteri sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu semacam cerita hantu. Itulah mengapa, aku tidak akan kalah pada gosip, juga pada &#039;&#039;&#039;Phantasmal Species&#039;&#039;&#039; sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergumam kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ayaka mengambil gigitan lain pada roti yang digenggamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Makhluk binatang yang diimajinasikan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keberadaan yang diceritakan di dalam legenda kuno.&#039;&#039;,br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kami memberikan nama &amp;quot;Phantasmal Species&amp;quot; untuk menandakan mereka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak setara dengan bentuk kehidupan yang sudah diketahui, makhluk ini yang telah merubah keberadaan mereka menjadi sebuah Misteri itu sendiri, telah dibagi dalam beberapa tingkatan, yaitu Divine Beasts, Phantasmal Beasts, dan Monstrous Beasts.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Magus juga memungkinkan untuk mengendalikan mereka, tapi jika masih di dalam tingkat Monstrous Beast.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada juga contoh di mana bagian dari mayat mereka yang bisa dimanfaatkan menjadi Mystic Code untuk Magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jika sudah sampai melampaui tingkat Phantasmal Beasts, maka keduanya memungkinkan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pertama, seseorang tak akan dapat melihat mereka di era modern.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Servant, dapat dengan mudah mematahkan aturan itu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena mereka telah jauh melampaui Misteri-Misteri magis.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka dapat menguasai ilusi yang diimpikan orang-orang.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka, dalam waktu, dapat mengendalikan dan memiliki bahkan yang mencapai pada tingkatan Phantasmal Beasts.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dalam Perang Cawan Suci, kami, dapat menggunakan Misteri-Misteri mitologis dengan melalui Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, kau tak boleh melupakan mimpimu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rahasiakan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sembunyikan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Menyingkapkan Misteri adalah hal yang tabu bagi Magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Perang Cawan Suci, harus dilaksanakan di dalam kegelapan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
Setelah itu, sepulang sekolah----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matahari sudah benar-benar terbenam saat aku pulang ke rumah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ini sudah pasti adalah salahnya musim, kenapa matahari terbenam begitu cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa dibuktikan lewat napas yang kukeluarkan yang berubah putih, sama seperti tadi pagi.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku bisa dengan jelas melihatnya dengan mataku.&amp;lt;Br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ini sedikit dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka meniupkan &amp;quot;Haa&amp;quot; ke kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika tahu kalau seperti ini, maka lebih baik jika aku membawa sarung tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dingin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berhenti di gerbang depan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saat aku melihat dari sini, rumahku terlihat seperti rumah besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman sekelas yang tinggal dekat sini menyebutnya &amp;quot;mansion&amp;quot; dan walaupun kata-kata itu tidak terbersit dalam pikiranku saat melihat rumahku, aku berpikir apakah itu sedikit besar di dalam daripada di luar, hanya tentang ukurannya saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan, tak peduli bagaimana struktur di dalamnya, aku tak merasakan kalau menyebutnya mansion itu berlebihan, karena aku sangat tahu tentang semuanya kecuali &#039;&#039;&#039;ruangan yang tak bisa kumasuki.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang sedikit lebih besar, adalah rumahku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guruku berkata saat berkunjung, kalau ini adalah rumah bergaya barat. Di balik gerbang, aku bisa melihat pohon-pohon di halaman depan dan beranda rumah yang bergaya arsitektur barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gerbang...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun tidak dikunci dengan kunci, aku tak bisa masuk hanya dengan mendorongnya dengan normal dengan tanganku. Papa berkata kalau dia meluaskan medan pembatas, dan dia juga memberitahu alasannya. Itu adalah karena sesuatu seperti berpartisipasi dalam &amp;quot;ritual sihir&amp;quot; raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku, aku tak masalah untuk pergi ke sekolah, kau mengatakan kalau aku harus, walaupun kau memperingatiku dengan keras untuk berhati-hati saat aku masuk dan keluar rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengikuti langkah-langkah seperti yang diberitahukan padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memeriksa kalau tidak ada orang di sekitar, aku mengucapkan beberapa kata-kata. Setelah itu, aku menyusuri bentuk alur yang diajarkan dengan jariku pada rangkaian metal, dekat dengan pegangan gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun kemampuanku masih kurang, kukeluarkan energi sihirku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, aku tak bisa melakukannya dengan baik sama sekali.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika aku bisa, maka ini tidak akan memakan waktu 5 menit untuk melakukan sesuatu yang harusnya dapat diselesaikan dalam hitungan detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bisa tidak ya aku lakukan dengan lebih cepat daripada kemarin...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bergumam, sambil mendorong gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Gerbang yang padat seperti dinding batu, terbuka dengan lembut untukku tanpa hambatan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di baliknya, adalah rumah yang seperti biasanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lalu kututup gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku pulang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bergumam, dengan pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika sekitaran waktu ini, maka Papa dan Onee-chan tidak ada di ruang tamu, dan biasanya, melakukan sesuatu di ruangan yang tak bisa kumasuki atau di ruangan yang tak boleh kumasuki, jadi aku tahu kalau tidak ada artinya dalam mengucapkan itu, karena tidak akan ada seseorang yang menampakkan wajah mereka atau bahkan memanggilku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, untuk sekarang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Akan kukatakan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah kebiasaan sehari-hari.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku akan mengatakan, &amp;quot;Aku pulang,&amp;quot; saat aku sampai di rumah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan seseorang mengatakan, &amp;quot;Selamat datang kembali,&amp;quot; saat aku sampai di rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Selamat datang kembali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak ada siapa-siapa, aku hanya akan mengatakannya pada diriku sendiri lagi untuk hari ini juga.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kulanjutkan berjalan hingga halaman depan, dan kubuka pintu depan---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bau apa ini, enak sekali.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, aku mengingat pagi hari dari beberapa hari yang lalu, dan pikiranku dengan rileksnya berpikir, ‘tidak mungkin....’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bau wangi dari tepung terigu, sama seperti yang aku cium kemarin, jadi kalau aku pergi ke dapur, maka mungkin aku bisa bertemu dengan Onee-chan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yang tak bisa aku temui pagi ini.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, pada pagi ini, aku sendirian saat sarapan, dan sendirian lagi dalam melakukan &#039;&#039;&#039;kegiatan sehari-hariku.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku keluar dari lorong pintu masuk sambil merangkul tas ranselku, aku berjalan menuju dapur.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saat aku berjalan, ada---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, selamat datang, Ayaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang indah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wajah yang cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun saat ini senja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan walaupun hari sudah gelap, tapi ia berkilau gemilang...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kakakku, Manaka onee-chan, tersenyum dalam pakaian apronnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan, apa yang sedang onee-chan buat?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Menurut kamu apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menurutku itu kue. Karena baunya enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, hampir benar. Tapi ya, kurasa kamu setengah benar...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kakak mengatakan itu, sosok tersenyumnya saaanngaatt cantik.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka onee-chan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sama seperti yang kulihat di pagi itu, beberapa hari yang lalu, dengan sosoknya yang seperti seorang putri di kastil, mengenakan apron, menari-nari dan berputar kesana-kemari.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Seperti film anime yang Bunda suka dan yang harus ditunjukkan pada Papa, waktu yang sudah berlalu sangat lama. Tentang seorang putri yang menari sambil bernyanyi.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Gadis yang cantik. Rasanya seperti, aku sedang berada di dalam film itu.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Mataku bukanlah mataku, tentunya, mataku adalah semacam kamera yang memproyeksikan film.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Memproyeksikan onee-chan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku memikirkan itu, pikiranku benar-benar melayang kemana-mana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ada apa, Ayaka? Matamu terbuka lebar sekali. Mulutmu juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:C4-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari-jemari putihnya, berada dalam jarak yang bisa dan tidak bisa aku sentuh. Tapi, aku tidak bisa menyentuhnya.&lt;br /&gt;
Lagian aku berada di pinggir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu karena onee-chan sangat cantik. Seperti seorang puteri.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar...&lt;br /&gt;
...berpikir seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apakah kakak terlihat seperti seorang tuan puteri Britania bagimu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Britania?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Ya, tapi jika aku memang terlihat seperti itu bagimu, maka kakak sangat senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Onee-chan tersenyum, sama seperti pada pagi hari itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan berkilau. Dia bersinar kilau gemilang. Hari sudah malam, tidak ada matahari terbit, dan bahkan walaupun matahari sudah terbenam... Onee-chan berputar-putar di dapur, sambil memasak dengan penuh bahagia dalam pakaian apronnya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Dia bersinar.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi, dia dengan sempurna menggerakkan tangannya, sangat cepat, sangat lihai...’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan benar-benar sangat pandai.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Dia tidak menggenggam pisau dapur hari ini, tetapi, dia membawa berbagai macam benda di tangannya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Apa ya yang sedang dibuat onee-chan?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kalau disebut sebagai kue adalah setengah benar, maka setengah lainnya apa?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku ingin mengucapkan itu, aku menyadari penampilanku. Lagi, aku membawa tas ransel di punggungku, sebagai tambahan, aku juga belum mencuci tangan. Jadi, aku segera lari ke kamar mandi, lalu kuletakkan bangku kakiku, dan kucuci tanganku dengan air dingin, dan membasuh mulutku juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuletakkan tasku di lorong.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lalu, pergi lagi ke dapur---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan, umm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sedikit ragu untuk menanyakan &amp;quot;Ada yang bisa kubantu?&amp;quot;, aku berhenti di pintu dapur yang tadi kumasuki tanpa ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti onee-chan yang bisa melakukan apapun, aku tahu kalau soal sihir, belajar, menjadi pekerja rumah tangga--- atau apapun itu, tingkatanku berada jauh di bawah onee-chan. Jadi, akan lebih baik bagi Manaka onee-chan untuk melakukannya sendirian daripada aku membantunya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku yakin itu benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam Nyam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku melakukannya, Onee-chan terus melihat tanganku, dan mengucapkan sebuah kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bantu. Maukah kau membantuku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara yang lembut, Walau aku tak tahu sama sekali bagaimana wajah onee-chan sekarang, karena aku tidak bisa melihatnya dari sini. Aku berpikir dengan yakin, ‘Dia sedang tersenyum.’ Tentunya, dia akan memberikanku wajah yang sama seperti sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sering membayangkan wajah tersenyum onee-chan yang sudah lama tidak kulihat, seperti ini, tapi aku sama sekali tak tahu hingga pagi itu bagaimana rupa senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku memberikan anggukan besar dan mengucapkan &amp;quot;Yep!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oke kalau begitu, mungkin kamu bisa ambilkan botol di lemari sebelah sana?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;U, umm.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baking Powder, ya~&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ahh, oh. Dapat, Onee-chan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dan sekarang, tolong keluarkan telur dari kulkas, ya~ Oh, pilih yang paling besar, ambil dua.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Y, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Sepertinya tidak pecah. Sekarang, bisa kamu tata di atas meja di sana, kita...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Mungkinkah?’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Ya, bahkan jika bukan, mungkin itu memang benar.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukan hanya sekedar mengeluarkan piring, ini adalah pertama kalinya, hari ini, kalau aku sedang membantu Onee-chan yang sedang memasak.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun Papa berkata padaku, &amp;quot;Jangan sentuh oven sendirian,&amp;quot; itu beda lagi ceritanya kalau aku sedang bersama onee-chan, tapi, tetap saja tidak ada banyak kesempatan untukku melakukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘I----Ini pertama kalinya aku membantu onee-chan. Aku merasa gugup. Lagipula, onee-chan tidak benar-benar membutuhkan bantuanku, jadi...’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;U, umm, telur, apa, berapa yang dibutuhkan...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dua. Tidak usah khawatir, kita masih punya beberapa sisa telur, jadi, kalau pecah ya pecah, jadi tidak apa-apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;I-Iya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lagian, kakak sudah menyiapkan banyak sekali bahan-bahan, termasuk telur.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Suaramu, bergetar. Apa kamu tidak suka membawa telur, Ayaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ti-Tidak, uh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sangat lamban.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku melakukannya, dengan sangat lamban.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tapi, hanya dengan melihat padanya, Manaka onee-chan tidak terlihat marah padaku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku tahu aku tidak bisa melihat wajahnya, tapi aku masih bisa mendengarnya tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini. Ini telurnya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Terima kasih. Kamu telah memastikan untuk membawanya dengan baik. Hebat!&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;T, tidak. Enggak kok.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mendapatkan pujian seperti itu dengan hanya membawakan telur, entah kenapa, aku merasa sedikit menyedihkan.&lt;br /&gt;
Dengan sendirinya aku melihat ke bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sekarang sisanya adalah...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ngomong-ngomong, kamu suka telur mata sapi, Ayaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Um, y, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Telur mata sapi? Atau telur dadar lipat?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku lebih suka mata sapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, itu keluar dari mulutku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kebohongan----’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tidak’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukan benar-benar, sebuah kebohongan.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukanlah sesuatu untuk dibohongi.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Yang lebih aku suka adalah telur dadar lipat, tapi, aku lebih suka telur mata sapi yang Papa dan onee-chan buatkan untukku, dan karena aku tidak berpikir kalau aku tidak menyukainya, itu tidaklah bohong.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku tidak membenci keduanya.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku menyukai dua-duanya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi, ini sekarang hanyalah pembicaraan, tentang diriku yang tidak layak mengatakan apakah aku suka atau tidak.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kali ini, aku juga akan membuat dadar lipat. Sepertinya, orang Inggris lebih menyukainya. Aku pernah membuatnya sebelumnya, tapi kakak akan coba cicip dulu, karena menurut kakak rasanya masih belum cukup enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;O, oke.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kamu juga cicipin, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Ini sangat enak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat onee-chan mengatakan itu, Onee-chan menunjukkan wajah tersenyumnya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Benar-benar senyuman yang cantik.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bersinar kilau, seperti bunga yang lebih cantik daripada bermacam-macam bunga apapun yang bermekaran di Taman.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan bukanlah peri khayalan, tapi lebih seperti peri yang manis dan terhormat seperti yang ada di buku bergambar.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Disamping itu, aku tahu, dia seperti seorang tuan puteri di kastil.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Huh?’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan, dia sama seperti pagi itu, tapi aku merasa ada yang berbeda.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi tidak, perasaan yang terlihat sangat senang---’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kira-kira, apa ada &#039;&#039;&#039;sesuatu yang baik&#039;&#039;&#039; yang terjadi padanya?’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku begitu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil memiringkan leherku, perlahan aku mencoba melihat wajah onee-chan di atasku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan segera itu pula, onee-chan menatap balik dengan tatapan &amp;quot;huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ada apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ah, u, umm, itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar terlalu buru-buru. Sampai-sampai onee-chan menyadariku. Pikiranku lepas, aku terburu-buru, dan sekarang aku jadi tak peduli dalam membantunya. &amp;quot;Apa ada sesuatu yang baik yang terjadi pada onee-chan?,&amp;quot; butuh seberapa lama bagiku untuk mengucapkan itu saja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, apakah kakak terlihat seperti itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Yep.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak ada yang spesial, juga tidak terlalu hal yang baik, sih, walau...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menyentuh bibirnya dengan jari telunjuknya dengan &amp;quot;hmm.&amp;quot; Bahkan gestur itu pun terlihat sangat cantik dan luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begini, ada hewan yang lucu yang sedang melekat padaku.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hewan?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya. Hewan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatakan itu, onee-chan tersenyum.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tanpa melihat diriku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melirik ke sebuah arah, sementara aku...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Entah kenapa---merasakan ini, sesuatu yang tidak bisa dijelaskan, aku merasa bulu kudukku &#039;&#039;&#039;merinding&#039;&#039;&#039; hebat melihat itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku, menjatuhkan benda yang aku pegang dengan tanganku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan telurnya, pecah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Servant.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Heroic Spirit yang bermanifestasi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saber.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Berserker.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Archer.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lancer.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rider.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Caster.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Assassin.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ilusi yang paling terkuat yang telah dibagi ke dalam tujuh class oleh Holy Grail.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka sangat kuat.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seperti yang disebutkan di atas.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka bisa mematahkan besi, memporak-porandakan bumi, dan bahkan memotong langit.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka yang telah dibangun dengan tubuh sementara oleh sihir, bukanlah makhluk hidup yang biasa.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan jika mereka memiliki penampilan seperti manusia, mereka bukanlah manusia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Menyembunyikan kekuatan destruktif dan kegigihan yang jauh melampaui manusia, atau bahkan makhluk lain, mereka bermanifestasi seperti yang terdapat di legenda.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, mereka juga bukanlah sebuah keberadaan yang maha kuasa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka yang menjadi sebuah eksistensi lewat Magical Energy dan berjalan dengan Magical Energy yang sama, mereka diizinkan untuk mendapatkan wujud untuk pertama kali dengan Magical Energy yang disediakan oleh Magus yang merupakan Master mereka.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lebih tepatnya, jumlah kecil dari Magical Energy yang diambil dari manusia level magus bukanlah makanan mereka, jadi jangan sampai kamu salah paham.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka tidak dapat eksis tanpa Magical Energy.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka tidak dapat eksis tanpa seorang Master.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walaupun ada pengecualian, yaitu---&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 6===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11 Malam.&lt;br /&gt;
Gedung tinggi di sudut jalan di Shinjuku Barat, Prefektur Shinjuku di Area Metropolitan Tokyo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah tempat di mana semua macam pohon-pohon hijau tumbuh, dan di mana orang-orang dapat dilihat di samping pemandangan kota yang disebut sebagai pusat kota baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Taman Pusat Shinjuku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Salah satu lingkungan kota hijau terbesar di Prefektur Shinjuku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ini siang hari, maka kita bisa melihat orang-orang kantor yang sedang bekerja di gedung tinggi, menghirup rokok tembakau di bayangan pohon selama waktu satu jam istirahat, tetapi, pada jam segini, jejak-jejak kehidupan itu hampir tiada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langka bagi tempat ini untuk benar-benar tidak ada tanda-tanda kehidupan. Saat malam hari, biasanya ada orang-orang tunawisma yang tidur di sini, menahan kedinginan malam di bayangan gelap pohon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merekalah yang merupakan wujud dari tanda-tanda kecil kehidupan manusia itu. Tetapi, pada saat itu, tidak ada tanda-tanda siapapun di tempat itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Para tunawisma itu menghilnag.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Alasannya, aku tak akan mengatakannya di sini.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tetapi, mereka menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tempat di mana biasanya mereka berada, hanya ada satu bayangan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah sosok yang kurus.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sosok yang sangat sesuai dengan kegelapan malam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu, adalah sosok seorang wanita muda----&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah wanita dengan tubuh yang elegan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau kepalanya ditutupi oleh penutup yang tebal dengan pakaian hitam yang membungkus tubuhnya, tapi benar-benar sangat sesuai dengan tampilannya dan dengan jelas menampilkan anggota badan yang  berwarna cokelat gelap yang dapat diartikan sebagai seimbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usianya, apakah setengah kedua dari masa remaja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika seseorang melihatnya, maka mungkin orang itu akan terpaku pada tubuh wanita itu yang dipenuhi dengan kemudaan, tapi jika orang itu adalah seseorang yang berpengalaman dalam mencabut nyawa dengan pisau, maka orang itu mungkin akan memahami bahwa tubuhnya yang feminim itu sangatlah terlatih untuk pertarungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu, adalah petarung. Lebih tepatnya, wanita itu adalah seseorang yang ahli mencabut nyawa di dalam kegelapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sinar bulan menampakkan wajah wanita itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Topeng tengkorak terpasang pada wajahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulai dari telinga hingga dagunya, ada kecantikan yang dapat diintip dari garis lehernya, tetapi, area yang dimulai dari mata hingga hidungnya tertutup oleh topeng tengkorak yang simbolis, membuat wajah aslinya sulit untuk diterka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu berjalan perlahan ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sembari berjalan ke depan air mancur menakjubkan yang mengambil nama dari air terjun yang mengalir ke Danau Ontario, di tengah malam Taman Pusat Shinjuku, wanita itu merendahkan kepalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Kau tidak perlu terlihat ketakutan seperti itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdengar suara seseorang. Itu adalah suara yang datang dari bibir seorang gadis. Di depan wanita itu, adalah seorang gadis. Bahkan walau tidak ada siapapun di tempat itu beberapa detik lalu... tapi, ya, gadis itu muncul dari sebuah tempat yang &#039;&#039;&#039;seharusnya tak ada seseorangpun di sana.&#039;&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tanpa suara, tanpa ada indikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah-olah, waktu telah berhenti, seperti gadis itu telah &#039;&#039;&#039;bertransisi&#039;&#039;&#039; ke sini dengan menyobek tubuh dari tempat itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, bagaimana? Menurutku, kau menceritakan masalah yang lumayan besar.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, apa ada yang ingin kau katakan padaku?”&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak. Uh, ya, ada.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Katakan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Segalanya adalah akibat dari kelemahanku, dan ketidakmampuanku. Tidak ada ampunan untuk hal itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa menaikkan kepalanya, wanita itu mengatakan kata-kata itu pada sang gadis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu tidak bisa melihat kepada gadis itu, dengan punggungnya yang menghadap pada air mancur dan sinar bulan dari atas kepalanya. Tapi, itu adalah posisi yang dapat cukup dipahami sebagai, &amp;quot;Seseorang seperti diriku tak patut untuk melakukan itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu menyerahkan segalanya untuk Masternya. Leher yang dia serahkan, adalah bentuk dari keinginannya untuk selalu menyerahkan nyawanya untukmu, sang gadis kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kumohon, aku ingin engkau untuk mengambil kepalaku, sekarang juga, di tempat ini.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hmmm?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Nona Manaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak apa-apa, aku sudah tahu sedari awal. &amp;quot;Posisi&amp;quot; yang Caster buat untuk kita benar-benar kuat. Untuk pergi ke rumah dari seorang Master, contohnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu tersenyum lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu akan sulit untukmu, bukan? Walau kamu manis, maju lewat depan akan sedikit sulit untukmu. Disamping itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu melanjutkan perkataannya sambil tersenyum. Senyum lemahnya, berubah menjadi senyum yang nyata. Dia dapat menebak alasan dari itu, tapi itu cukup mudah bagi wanita itu untuk memahaminya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagipula, kata-kata yang keluar dari bibir gadis itu saat mulai berkata &amp;quot;Disamping itu...,&amp;quot; adalah topik gadis itu yang berusaha membuat Saber senang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wanita itu sudah tahu &#039;&#039;‘bahwa kedamaiannya, kebahagiaannya, dan penghiburannya bukanlah untuk diriku, tapi untuk lelaki itu.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku tidak boleh cemburu atau iri.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu, hanya menggerakkan telinganya pada kata-kata itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bahkan jika aku hanya mendengarkannya seperti ini, hanya dapat mendengarkan suaranya yang terdengar seperti pengantar pesan dari langit, sudah menjadi kehormatan bagiku.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;... Dan kemudian. Aku membuatkan dirinya scone. Menurutku aku memasaknya dengan baik kali ini, dan dia memakannya dengan sangat banyak untuk diriku, tapi pikirannya mengenai rasa makanan sangatlah dingin dan kosong. &amp;quot;Ini enak.&amp;quot; dan &amp;quot;Aku menyukainya,&amp;quot; dia bilang, dan hanya itu-itu saja. Dan walaupun aku senang, sangat senang...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jin wanita pun tidak akan bisa menandingi kecantikan dari pipi gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menurutku tidak baik untuk menyebut semua yang dia katakan sebagai, &amp;quot;satu arah.&amp;quot; Tentu saja, apapun yang dia katakan, aku akan senang.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa menurutmu aku dan dirinya akan bersama selama-lamanya mulai sekarang?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau begitu, menurutku perubahan akan menjadi ‘bumbu’ untuk menjaga kami agar tidak pernah bosan satu sama lain untuk selama-lamanya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku yakin, wanita itu diam-diam berharap kalau itu juga dapat berlaku untuk dirinya.&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Jika aku membuka mulutku, maka pasti pikiran seperti ini akan keluar begitu saja. Gadis itu memutar pikirannya dari bibirnya tanpa ragu-ragu, itu tidak lagi berbeda dari diriku sendiri karena aku terus menutup mulutku.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Pada dasarnya, tidak ada perubahan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Siapapun rekanku, aku akan bermain peran sebagai boneka yang tidak memperdulikan siapapun rekannya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Walaupun, aku hanya berbicara tentang perasaanku sendiri. Walaupun begitu---’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ngomong-ngomong, apa kau punya cukup Magical Energy?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, gadis itu bertanya. Seolah-olah dia bertanya, apakah anjing kurus dengan perut kosong itu kelaparan atau tidak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wanita itu membuka mulutnya. Tapi, daripada kata-kata, dia mengeluarkan benda yang diam-diam dia ambil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah lipstik.&lt;br /&gt;
Sebuah &#039;&#039;&#039;lipstik merah pekat&#039;&#039;&#039;, yang telah habis terpakai.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=570963</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 4</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=570963"/>
		<updated>2021-07-28T09:10:59Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Bagian 4 */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 4==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Strategi kehidupan tak pernah muncul dari kegelapan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei hei, kau tahu? Tentang rumor itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tahu aku tahu, tentang itu kan? Miss Mary...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, benar. Miss Mary.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga mendengarnya dari tempat bimbelku. Rumor itu bahkan sudah menyebar hingga ke sekolah lain.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di Tokyo, kan? Ya, sepertinya rumor Miss Mary hanya ada di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu benar?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu benar, lagipula semua itu terjadi di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, aku belum pernah melihatnya di TV.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku yakin pasti nanti akan muncul di TV.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Apa yang mereka perbincangkan? Sebuah rumor. Yang hanya terjadi di Tokyo. Mary. Miss Mary?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Ayaka Sajyou, itu adalah sebuah topik yang dia tidak tahu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil mengunyah roti yang dia pegang dengan kedua tangannya, dia samar-samar menguping pembicaraan di antara dua teman kelasnya yang duduk bersama dan berada persis di barisan mejanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Menu hari ini adalah roti gulung, rebusan yang berwarna gelap, dan salad sayuran segar.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Roti gulung yang seperti biasanya. Rasa yang seperti biasanya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Walaupun aku sebenarnya suka roti goreng, aku tidak terlalu berpikir kalau ini tidak memuaskan karena ini bukanlah menu setiap hari. Aku hanya, ah, berpikir, kalau ini sangat disayangkan. Tapi, hari ini lumayan enak karena ditemani selai jeruk.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyobek plastik kecil yang membungkusnya, aku mendorong roti yang ada di dalamnya dan mengunyahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku lebih suka selai jeruk daripada margarin. Aku suka yang manis-manis.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kugigit, dan kukunyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Rasanya selalu berbeda karena selai jeruknya yang manis-asam. Aku tidak membencinya. Ini termasuk ke dalam kelompok makanan favoritku.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya, kau pernah mendengarnya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Nama asli Miss Mary. Hmm, daripada nama Miss Mary, mungkin itu adalah nama dari rumornya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku sama sekali tak tahu. Apa ya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku pernah dengar kalau dia akan memanggil seseorang saat jam 11 malam.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lalu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kemudian, orang yang dipanggilnya pasti akan meninggal.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitulah rumornya, Death Mary akan datang untuk membunuhmu saat jam 11 malam.&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:C4-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
Jam 11 malam.&lt;br /&gt;
Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya aku telah mendengarkan sebuah cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Aku penasaran dengan apa yang mereka bicarakan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang itu, selalu punya bahan perbincangan setiap jam makan siang. Yang bernama Kyoko selalu les di bimbel dekat stasiun 3 kali seminggu, dan yang bernama Nao suka menonton TV.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku tak pernah bermain bersama mereka, jadi aku tak tahu apa saja maksud perbincangan mereka. Selain itu, aku juga tidak berpikir kalau mereka berbohong. Mereka berdua kelihatan sedang membicarakan sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku sudah sering menguping pembicaraan orang, jadi aku mencoba untuk  mendengarkan mereka, sambil memasukkan gigitan besar roti ke mulutku, &#039;Hamu,&#039; dan kukunyah. Apakah aku dapat mengerti pembicaraan mereka sekarang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak bisa mendengarkan mereka dengan baik, karena aku lebih fokus mengeluarkan selai jeruk dari tempatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jam 11 malam. Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kurasa aku akan mendekati mereka dan mendengarkannya lagi dengan lebih teliti.&lt;br /&gt;
Tapi tentu saja, aku tak akan menanya secara langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagian, bahkan jika aku membuka mulutku dan mengatakan sesuatu, aku tidak terlalu banyak nonton TV, aku juga tidak les ke bimbel, dan aku jarang membeli Girls Manga Magazine per bulan, jadi aku memiliki perasaan yang samar daripada biasanya, kalau aku mungkin tak akan bisa bercampur baur dengan baik dengan gosip-gosip para anak SD yang seumuran denganku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, aku hanya akan memakan makananku. Nyam nyam.&lt;br /&gt;
Tapi, aku akan dapat dengan mudah menangkap informasi dengan mengkonsentrasikan telingaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Nnh&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah rumor. Tentang seorang wanita asing yang memanggil orang dengan lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Seorang wanita...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat malam. Wanita itu akan muncul di tengah jalan pada tengah malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Di waktu malam?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah kematian. Wanita itu akan memberikan kematian fatal, sesuai dengan namanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;...Mati. Apa wanita itu membunuh mereka?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang kuduga, ini cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman dari teman, atau, teman dari temannya Papa, atau, seseorang yang bekerja untuk temannya teman Papa, atau semacam itu. Cerita aneh yang mereka dapatkan seperti seolah-olah sudah melihatnya sendiri, dari seseorang yang bahkan mungkin tidak melihat atau mengetahuinya secara langsung, seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku telah mendengar hal semacam ini sebelumnya. Aku bisa mengingatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Contohnya, bukankan ada rumor tentnag &#039;&#039;&#039;anjing dengan wajah manusia&#039;&#039;&#039; yang populer di tahun sebelumnya saat semester dua? Itu adalah cerita yang mirip seperti itu. Rumor yang gelap, dibisikkan di antara anak-anak. Cerita hantu sekolah? Atau, salah satu dari tujuh keajaiban sekolah?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku penasaran apakah ini sama seperti itu,’&#039;&#039; pikir Ayaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti jumlah anak tangga yang lebih banyak saat naik daripada saat turun, atau boneka anatomi di ruangan Sains yang bisa berjalan sendiri, atau potret dari musisi di ruangan musik yang matanya bergerak, atau gadis yang tinggal di toilet, hal-hal semacam itu. Jika tidak ada hubungannya dengan sekolah, maka ada wanita bermulut lebar, cermin yang berubah menjadi ungu, benang putih yang keluar dari daun telinga, tisu merah dan tisu biru, dan banyak lagi---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &#039;&#039;Hanya ada penurunan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu seperti nekromansi ecek-ecek, di mana kamu meletakkan koin 5 yen di atas lembaran kertas yang bertuliskan suku kata Jepang sehingga terlihat seperti papan Ouija.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka mengundangku untuk melakukan itu di saat sebuah waktu makan siang saat Musim Semi: &amp;quot;Ayaka, ayo ikutan juga.&amp;quot; Aku melihati teman-temanku, menebak-nebak apakah mereka keturunan dari keluarga Magus, tapi ternyata tidak ada sama sekali. Itu hanyalah permainan anak kecil biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti, siapakah yang kita sukai?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang tidak kita sukai, hal yang tidak kita sukai, hal yang kita takuti, mereka menanyakan hal semacam itu. Tanpa ada semacam sihir, seseorang yang di kelompok itu yang meletakkan koin 5 yen lah yang menggerakkannya. Kalau kupikir-pikir, dua teman di depanku lah yang mengundangku saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan yang suka bergosip.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan, yang sangat &#039;&#039;&#039;penakut&#039;&#039;&#039;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Mereka semua mati...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar. Siapapun yang bertemu dengan wanita itu, tak akan bisa diselamatkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya ampun, aku takut.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia mengatakan kalau dia takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga dengar kalau orang yang melihat cermin juga mati. Aku penasaran, apakah mereka mati karena menyentuhnya, ya...?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh, benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, itu benar. Lagipula, aku dengar ada banyak juga polisi yang mati.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu mengerikan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isi dari rumor itu, adalah tentang hal-hal yang mengerikan dan berbahaya. Orang asing bernama &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; memanggil lelaki dewasa yang sedang pulang ke rumah dari pekerjaan tengah malamnya dan memasuki hotel bersamanya. Keesokan paginya, sosok wanita bernama Mary itu akan menghilang dengan sebuah kalimat: &#039;&#039;‘Selamat datang di dunia kematian!’&#039;&#039; yang tertulis di cermin dalam bahasa Inggris dengan menggunakan lipstik merah. Dengan tanda kecupan bibir merah, di samping tanda seru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu mati di atas kasur. Penyebabnya tidak diketahui. Walaupun dia tidak terluka, apa menurutmu penyebab dia meninggal? Aku juga mendengar, kalau ini sudah menjadi berita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menjadi target hanyalah laki-laki dewasa. Tak ada satupun perempuan yang menjadi korbannya. Dan kalau berdasarkan cerita dari teman sekelasku yang les di bimbel, teman Ayahnya yang berada di kota sebelah juga dibunuh dengan cara yang sama.&lt;br /&gt;
Atau,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Itu sama sekali bukan cerita hantu sekolah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita hantu sekolah, atau lebih tepatnya, cerita hantu dewasa. Cerita hantu tentang seorang Ayah yang pulang ke rumah dengan berjalan melewati jalan pada tengah malam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika dibandingkan dengan cerita anjing berwajah manusia, aku merasakan ada keaslian dan kenyataan pada cerita ini. Tapi, pada waktu yang sama tahun lalu, aku tidak merasa kalau aku takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu menyeramkan, walaupun jika kukatakan kalau aku takut karena aku tak tahu sama sekali apa yang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; pikirkan, atau apa yang dia lakukan sedari awal, maka mungkin aku tak akan takut, tapi tetap saja, aku sama sekali belum pernah merasa takut sebelumnya, jadi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena Ayaka, sudah tahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika itu adalah gosip yang telah berubah menjadi Misteri, maka itu mungkin memiliki kekuatan. Sesuatu yang hanya sekedar jadi rumor diantara anak-anak, tidak cukup untuk jadi seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Setidaknya, Papa tidak akan mengatakan kalau anjing berwajah manusia yang misterius itu sungguh beneran ada. Disamping itu----’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Papaku baik-baik saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berpikir, sambil meneguk susu. Lagipula, hanya ada sedikit yang berani untuk pergi dan pulang saat tengah malam, dengan banyaknya orang yang sudah berada di rumah. Dan bahkan jika pembunuh itu memang ada, itu tidak akan menghentikan rumor misterius tentang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; yang telah disebutkan, yang telah dibisikkan di antara anak SD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak bisa apa-apa soal itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan itulah mengapa aku tidak takut.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sama seperti tahun lalu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun aku tidak bisa mengatakan ini pada teman kelasku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah seorang magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah orang yang berurusan dengan Misteri sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu semacam cerita hantu. Itulah mengapa, aku tidak akan kalah pada gosip, juga pada &#039;&#039;&#039;Phantasmal Species&#039;&#039;&#039; sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergumam kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ayaka mengambil gigitan lain pada roti yang digenggamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Makhluk binatang yang diimajinasikan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keberadaan yang diceritakan di dalam legenda kuno.&#039;&#039;,br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kami memberikan nama &amp;quot;Phantasmal Species&amp;quot; untuk menandakan mereka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak setara dengan bentuk kehidupan yang sudah diketahui, makhluk ini yang telah merubah keberadaan mereka menjadi sebuah Misteri itu sendiri, telah dibagi dalam beberapa tingkatan, yaitu Divine Beasts, Phantasmal Beasts, dan Monstrous Beasts.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Magus juga memungkinkan untuk mengendalikan mereka, tapi jika masih di dalam tingkat Monstrous Beast.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada juga contoh di mana bagian dari mayat mereka yang bisa dimanfaatkan menjadi Mystic Code untuk Magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jika sudah sampai melampaui tingkat Phantasmal Beasts, maka keduanya memungkinkan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pertama, seseorang tak akan dapat melihat mereka di era modern.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Servant, dapat dengan mudah mematahkan aturan itu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena mereka telah jauh melampaui Misteri-Misteri magis.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka dapat menguasai ilusi yang diimpikan orang-orang.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka, dalam waktu, dapat mengendalikan dan memiliki bahkan yang mencapai pada tingkatan Phantasmal Beasts.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dalam Perang Cawan Suci, kami, dapat menggunakan Misteri-Misteri mitologis dengan melalui Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, kau tak boleh melupakan mimpimu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rahasiakan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sembunyikan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Menyingkapkan Misteri adalah hal yang tabu bagi Magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Perang Cawan Suci, harus dilaksanakan di dalam kegelapan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
Setelah itu, sepulang sekolah----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matahari sudah benar-benar terbenam saat aku pulang ke rumah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ini sudah pasti adalah salahnya musim, kenapa matahari terbenam begitu cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa dibuktikan lewat napas yang kukeluarkan yang berubah putih, sama seperti tadi pagi.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku bisa dengan jelas melihatnya dengan mataku.&amp;lt;Br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ini sedikit dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka meniupkan &amp;quot;Haa&amp;quot; ke kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika tahu kalau seperti ini, maka lebih baik jika aku membawa sarung tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dingin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berhenti di gerbang depan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saat aku melihat dari sini, rumahku terlihat seperti rumah besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman sekelas yang tinggal dekat sini menyebutnya &amp;quot;mansion&amp;quot; dan walaupun kata-kata itu tidak terbersit dalam pikiranku saat melihat rumahku, aku berpikir apakah itu sedikit besar di dalam daripada di luar, hanya tentang ukurannya saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan, tak peduli bagaimana struktur di dalamnya, aku tak merasakan kalau menyebutnya mansion itu berlebihan, karena aku sangat tahu tentang semuanya kecuali &#039;&#039;&#039;ruangan yang tak bisa kumasuki.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang sedikit lebih besar, adalah rumahku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guruku berkata saat berkunjung, kalau ini adalah rumah bergaya barat. Di balik gerbang, aku bisa melihat pohon-pohon di halaman depan dan beranda rumah yang bergaya arsitektur barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gerbang...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun tidak dikunci dengan kunci, aku tak bisa masuk hanya dengan mendorongnya dengan normal dengan tanganku. Papa berkata kalau dia meluaskan medan pembatas, dan dia juga memberitahu alasannya. Itu adalah karena sesuatu seperti berpartisipasi dalam &amp;quot;ritual sihir&amp;quot; raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku, aku tak masalah untuk pergi ke sekolah, kau mengatakan kalau aku harus, walaupun kau memperingatiku dengan keras untuk berhati-hati saat aku masuk dan keluar rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengikuti langkah-langkah seperti yang diberitahukan padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memeriksa kalau tidak ada orang di sekitar, aku mengucapkan beberapa kata-kata. Setelah itu, aku menyusuri bentuk alur yang diajarkan dengan jariku pada rangkaian metal, dekat dengan pegangan gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun kemampuanku masih kurang, kukeluarkan energi sihirku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, aku tak bisa melakukannya dengan baik sama sekali.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika aku bisa, maka ini tidak akan memakan waktu 5 menit untuk melakukan sesuatu yang harusnya dapat diselesaikan dalam hitungan detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bisa tidak ya aku lakukan dengan lebih cepat daripada kemarin...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bergumam, sambil mendorong gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Gerbang yang padat seperti dinding batu, terbuka dengan lembut untukku tanpa hambatan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di baliknya, adalah rumah yang seperti biasanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lalu kututup gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku pulang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bergumam, dengan pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika sekitaran waktu ini, maka Papa dan Onee-chan tidak ada di ruang tamu, dan biasanya, melakukan sesuatu di ruangan yang tak bisa kumasuki atau di ruangan yang tak boleh kumasuki, jadi aku tahu kalau tidak ada artinya dalam mengucapkan itu, karena tidak akan ada seseorang yang menampakkan wajah mereka atau bahkan memanggilku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, untuk sekarang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Akan kukatakan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah kebiasaan sehari-hari.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku akan mengatakan, &amp;quot;Aku pulang,&amp;quot; saat aku sampai di rumah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan seseorang mengatakan, &amp;quot;Selamat datang kembali,&amp;quot; saat aku sampai di rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Selamat datang kembali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak ada siapa-siapa, aku hanya akan mengatakannya pada diriku sendiri lagi untuk hari ini juga.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kulanjutkan berjalan hingga halaman depan, dan kubuka pintu depan---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bau apa ini, enak sekali.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, aku mengingat pagi hari dari beberapa hari yang lalu, dan pikiranku dengan rileksnya berpikir, ‘tidak mungkin....’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bau wangi dari tepung terigu, sama seperti yang aku cium kemarin, jadi kalau aku pergi ke dapur, maka mungkin aku bisa bertemu dengan Onee-chan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yang tak bisa aku temui pagi ini.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, pada pagi ini, aku sendirian saat sarapan, dan sendirian lagi dalam melakukan &#039;&#039;&#039;kegiatan sehari-hariku.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku keluar dari lorong pintu masuk sambil merangkul tas ranselku, aku berjalan menuju dapur.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saat aku berjalan, ada---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, selamat datang, Ayaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang indah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wajah yang cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun saat ini senja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan walaupun hari sudah gelap, tapi ia berkilau gemilang...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kakakku, Manaka onee-chan, tersenyum dalam pakaian apronnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan, apa yang sedang onee-chan buat?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Menurut kamu apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menurutku itu kue. Karena baunya enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, hampir benar. Tapi ya, kurasa kamu setengah benar...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kakak mengatakan itu, sosok tersenyumnya saaanngaatt cantik.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka onee-chan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sama seperti yang kulihat di pagi itu, beberapa hari yang lalu, dengan sosoknya yang seperti seorang putri di kastil, mengenakan apron, menari-nari dan berputar kesana-kemari.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Seperti film anime yang Bunda suka dan yang harus ditunjukkan pada Papa, waktu yang sudah berlalu sangat lama. Tentang seorang putri yang menari sambil bernyanyi.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Gadis yang cantik. Rasanya seperti, aku sedang berada di dalam film itu.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Mataku bukanlah mataku, tentunya, mataku adalah semacam kamera yang memproyeksikan film.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Memproyeksikan onee-chan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku memikirkan itu, pikiranku benar-benar melayang kemana-mana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ada apa, Ayaka? Matamu terbuka lebar sekali. Mulutmu juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:C4-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari-jemari putihnya, berada dalam jarak yang bisa dan tidak bisa aku sentuh. Tapi, aku tidak bisa menyentuhnya.&lt;br /&gt;
Lagian aku berada di pinggir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu karena onee-chan sangat cantik. Seperti seorang puteri.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar...&lt;br /&gt;
...berpikir seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apakah kakak terlihat seperti seorang tuan puteri Britania bagimu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Britania?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Ya, tapi jika aku memang terlihat seperti itu bagimu, maka kakak sangat senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Onee-chan tersenyum, sama seperti pada pagi hari itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan berkilau. Dia bersinar kilau gemilang. Hari sudah malam, tidak ada matahari terbit, dan bahkan walaupun matahari sudah terbenam... Onee-chan berputar-putar di dapur, sambil memasak dengan penuh bahagia dalam pakaian apronnya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Dia bersinar.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi, dia dengan sempurna menggerakkan tangannya, sangat cepat, sangat lihai...’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan benar-benar sangat pandai.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Dia tidak menggenggam pisau dapur hari ini, tetapi, dia membawa berbagai macam benda di tangannya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Apa ya yang sedang dibuat onee-chan?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kalau disebut sebagai kue adalah setengah benar, maka setengah lainnya apa?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku ingin mengucapkan itu, aku menyadari penampilanku. Lagi, aku membawa tas ransel di punggungku, sebagai tambahan, aku juga belum mencuci tangan. Jadi, aku segera lari ke kamar mandi, lalu kuletakkan bangku kakiku, dan kucuci tanganku dengan air dingin, dan membasuh mulutku juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuletakkan tasku di lorong.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lalu, pergi lagi ke dapur---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan, umm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sedikit ragu untuk menanyakan &amp;quot;Ada yang bisa kubantu?&amp;quot;, aku berhenti di pintu dapur yang tadi kumasuki tanpa ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti onee-chan yang bisa melakukan apapun, aku tahu kalau soal sihir, belajar, menjadi pekerja rumah tangga--- atau apapun itu, tingkatanku berada jauh di bawah onee-chan. Jadi, akan lebih baik bagi Manaka onee-chan untuk melakukannya sendirian daripada aku membantunya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku yakin itu benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam Nyam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku melakukannya, Onee-chan terus melihat tanganku, dan mengucapkan sebuah kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bantu. Maukah kau membantuku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara yang lembut, Walau aku tak tahu sama sekali bagaimana wajah onee-chan sekarang, karena aku tidak bisa melihatnya dari sini. Aku berpikir dengan yakin, ‘Dia sedang tersenyum.’ Tentunya, dia akan memberikanku wajah yang sama seperti sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sering membayangkan wajah tersenyum onee-chan yang sudah lama tidak kulihat, seperti ini, tapi aku sama sekali tak tahu hingga pagi itu bagaimana rupa senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku memberikan anggukan besar dan mengucapkan &amp;quot;Yep!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oke kalau begitu, mungkin kamu bisa ambilkan botol di lemari sebelah sana?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;U, umm.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baking Powder, ya~&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ahh, oh. Dapat, Onee-chan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dan sekarang, tolong keluarkan telur dari kulkas, ya~ Oh, pilih yang paling besar, ambil dua.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Y, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Sepertinya tidak pecah. Sekarang, bisa kamu tata di atas meja di sana, kita...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Mungkinkah?’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Ya, bahkan jika bukan, mungkin itu memang benar.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukan hanya sekedar mengeluarkan piring, ini adalah pertama kalinya, hari ini, kalau aku sedang membantu Onee-chan yang sedang memasak.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun Papa berkata padaku, &amp;quot;Jangan sentuh oven sendirian,&amp;quot; itu beda lagi ceritanya kalau aku sedang bersama onee-chan, tapi, tetap saja tidak ada banyak kesempatan untukku melakukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘I----Ini pertama kalinya aku membantu onee-chan. Aku merasa gugup. Lagipula, onee-chan tidak benar-benar membutuhkan bantuanku, jadi...’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;U, umm, telur, apa, berapa yang dibutuhkan...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dua. Tidak usah khawatir, kita masih punya beberapa sisa telur, jadi, kalau pecah ya pecah, jadi tidak apa-apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;I-Iya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lagian, kakak sudah menyiapkan banyak sekali bahan-bahan, termasuk telur.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Suaramu, bergetar. Apa kamu tidak suka membawa telur, Ayaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ti-Tidak, uh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sangat lamban.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku melakukannya, dengan sangat lamban.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tapi, hanya dengan melihat padanya, Manaka onee-chan tidak terlihat marah padaku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku tahu aku tidak bisa melihat wajahnya, tapi aku masih bisa mendengarnya tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini. Ini telurnya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Terima kasih. Kamu telah memastikan untuk membawanya dengan baik. Hebat!&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;T, tidak. Enggak kok.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mendapatkan pujian seperti itu dengan hanya membawakan telur, entah kenapa, aku merasa sedikit menyedihkan.&lt;br /&gt;
Dengan sendirinya aku melihat ke bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sekarang sisanya adalah...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ngomong-ngomong, kamu suka telur mata sapi, Ayaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Um, y, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Telur mata sapi? Atau telur dadar lipat?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku lebih suka mata sapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, itu keluar dari mulutku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kebohongan----’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tidak’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukan benar-benar, sebuah kebohongan.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukanlah sesuatu untuk dibohongi.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Yang lebih aku suka adalah telur dadar lipat, tapi, aku lebih suka telur mata sapi yang Papa dan onee-chan buatkan untukku, dan karena aku tidak berpikir kalau aku tidak menyukainya, itu tidaklah bohong.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku tidak membenci keduanya.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku menyukai dua-duanya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi, ini sekarang hanyalah pembicaraan, tentang diriku yang tidak layak mengatakan apakah aku suka atau tidak.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kali ini, aku juga akan membuat dadar lipat. Sepertinya, orang Inggris lebih menyukainya. Aku pernah membuatnya sebelumnya, tapi kakak akan coba cicip dulu, karena menurut kakak rasanya masih belum cukup enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;O, oke.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kamu juga cicipin, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Ini sangat enak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat onee-chan mengatakan itu, Onee-chan menunjukkan wajah tersenyumnya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Benar-benar senyuman yang cantik.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bersinar kilau, seperti bunga yang lebih cantik daripada bermacam-macam bunga apapun yang bermekaran di Taman.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan bukanlah peri khayalan, tapi lebih seperti peri yang manis dan terhormat seperti yang ada di buku bergambar.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Disamping itu, aku tahu, dia seperti seorang tuan puteri di kastil.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Huh?’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan, dia sama seperti pagi itu, tapi aku merasa ada yang berbeda.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi tidak, perasaan yang terlihat sangat senang---’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kira-kira, apa ada &#039;&#039;&#039;sesuatu yang baik&#039;&#039;&#039; yang terjadi padanya?’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku begitu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil memiringkan leherku, perlahan aku mencoba melihat wajah onee-chan di atasku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan segera itu pula, onee-chan menatap balik dengan tatapan &amp;quot;huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ada apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ah, u, umm, itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar terlalu buru-buru. Sampai-sampai onee-chan menyadariku. Pikiranku lepas, aku terburu-buru, dan sekarang aku jadi tak peduli dalam membantunya. &amp;quot;Apa ada sesuatu yang baik yang terjadi pada onee-chan?,&amp;quot; butuh seberapa lama bagiku untuk mengucapkan itu saja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, apakah kakak terlihat seperti itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Yep.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak ada yang spesial, juga tidak terlalu hal yang baik, sih, walau...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menyentuh bibirnya dengan jari telunjuknya dengan &amp;quot;hmm.&amp;quot; Bahkan gestur itu pun terlihat sangat cantik dan luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begini, ada hewan yang lucu yang sedang melekat padaku.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hewan?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya. Hewan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatakan itu, onee-chan tersenyum.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tanpa melihat diriku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melirik ke sebuah arah, sementara aku...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Entah kenapa---merasakan ini, sesuatu yang tidak bisa dijelaskan, aku merasa bulu kudukku &#039;&#039;&#039;merinding&#039;&#039;&#039; hebat melihat itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku, menjatuhkan benda yang aku pegang dengan tanganku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan telurnya, pecah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Servant.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Heroic Spirit yang bermanifestasi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saber.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Berserker.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Archer.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lancer.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rider.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Caster.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Assassin.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ilusi yang paling terkuat yang telah dibagi ke dalam tujuh class oleh Holy Grail.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka sangat kuat.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seperti yang disebutkan di atas.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka bisa mematahkan besi, memporak-porandakan bumi, dan bahkan memotong langit.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka yang telah dibangun dengan tubuh sementara oleh sihir, bukanlah makhluk hidup yang biasa.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan jika mereka memiliki penampilan seperti manusia, mereka bukanlah manusia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Menyembunyikan kekuatan destruktif dan kegigihan yang jauh melampaui manusia, atau bahkan makhluk lain, mereka bermanifestasi seperti yang terdapat di legenda.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, mereka juga bukanlah sebuah keberadaan yang maha kuasa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka yang menjadi sebuah eksistensi lewat Magical Energy dan berjalan dengan Magical Energy yang sama, mereka diizinkan untuk mendapatkan wujud untuk pertama kali dengan Magical Energy yang disediakan oleh Magus yang merupakan Master mereka.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lebih tepatnya, jumlah kecil dari Magical Energy yang diambil dari manusia level magus bukanlah makanan mereka, jadi jangan sampai kamu salah paham.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka tidak dapat eksis tanpa Magical Energy.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka tidak dapat eksis tanpa seorang Master.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walaupun ada pengecualian, yaitu---&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=570960</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 4</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=570960"/>
		<updated>2021-07-28T03:40:43Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Bagian 4 */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 4==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Strategi kehidupan tak pernah muncul dari kegelapan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei hei, kau tahu? Tentang rumor itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tahu aku tahu, tentang itu kan? Miss Mary...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, benar. Miss Mary.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga mendengarnya dari tempat bimbelku. Rumor itu bahkan sudah menyebar hingga ke sekolah lain.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di Tokyo, kan? Ya, sepertinya rumor Miss Mary hanya ada di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu benar?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu benar, lagipula semua itu terjadi di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, aku belum pernah melihatnya di TV.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku yakin pasti nanti akan muncul di TV.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Apa yang mereka perbincangkan? Sebuah rumor. Yang hanya terjadi di Tokyo. Mary. Miss Mary?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Ayaka Sajyou, itu adalah sebuah topik yang dia tidak tahu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil mengunyah roti yang dia pegang dengan kedua tangannya, dia samar-samar menguping pembicaraan di antara dua teman kelasnya yang duduk bersama dan berada persis di barisan mejanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Menu hari ini adalah roti gulung, rebusan yang berwarna gelap, dan salad sayuran segar.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Roti gulung yang seperti biasanya. Rasa yang seperti biasanya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Walaupun aku sebenarnya suka roti goreng, aku tidak terlalu berpikir kalau ini tidak memuaskan karena ini bukanlah menu setiap hari. Aku hanya, ah, berpikir, kalau ini sangat disayangkan. Tapi, hari ini lumayan enak karena ditemani selai jeruk.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyobek plastik kecil yang membungkusnya, aku mendorong roti yang ada di dalamnya dan mengunyahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku lebih suka selai jeruk daripada margarin. Aku suka yang manis-manis.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kugigit, dan kukunyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Rasanya selalu berbeda karena selai jeruknya yang manis-asam. Aku tidak membencinya. Ini termasuk ke dalam kelompok makanan favoritku.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya, kau pernah mendengarnya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Nama asli Miss Mary. Hmm, daripada nama Miss Mary, mungkin itu adalah nama dari rumornya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku sama sekali tak tahu. Apa ya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku pernah dengar kalau dia akan memanggil seseorang saat jam 11 malam.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lalu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kemudian, orang yang dipanggilnya pasti akan meninggal.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitulah rumornya, Death Mary akan datang untuk membunuhmu saat jam 11 malam.&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:C4-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
Jam 11 malam.&lt;br /&gt;
Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya aku telah mendengarkan sebuah cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Aku penasaran dengan apa yang mereka bicarakan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang itu, selalu punya bahan perbincangan setiap jam makan siang. Yang bernama Kyoko selalu les di bimbel dekat stasiun 3 kali seminggu, dan yang bernama Nao suka menonton TV.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku tak pernah bermain bersama mereka, jadi aku tak tahu apa saja maksud perbincangan mereka. Selain itu, aku juga tidak berpikir kalau mereka berbohong. Mereka berdua kelihatan sedang membicarakan sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku sudah sering menguping pembicaraan orang, jadi aku mencoba untuk  mendengarkan mereka, sambil memasukkan gigitan besar roti ke mulutku, &#039;Hamu,&#039; dan kukunyah. Apakah aku dapat mengerti pembicaraan mereka sekarang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak bisa mendengarkan mereka dengan baik, karena aku lebih fokus mengeluarkan selai jeruk dari tempatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jam 11 malam. Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kurasa aku akan mendekati mereka dan mendengarkannya lagi dengan lebih teliti.&lt;br /&gt;
Tapi tentu saja, aku tak akan menanya secara langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagian, bahkan jika aku membuka mulutku dan mengatakan sesuatu, aku tidak terlalu banyak nonton TV, aku juga tidak les ke bimbel, dan aku jarang membeli Girls Manga Magazine per bulan, jadi aku memiliki perasaan yang samar daripada biasanya, kalau aku mungkin tak akan bisa bercampur baur dengan baik dengan gosip-gosip para anak SD yang seumuran denganku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, aku hanya akan memakan makananku. Nyam nyam.&lt;br /&gt;
Tapi, aku akan dapat dengan mudah menangkap informasi dengan mengkonsentrasikan telingaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Nnh&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah rumor. Tentang seorang wanita asing yang memanggil orang dengan lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Seorang wanita...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat malam. Wanita itu akan muncul di tengah jalan pada tengah malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Di waktu malam?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah kematian. Wanita itu akan memberikan kematian fatal, sesuai dengan namanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;...Mati. Apa wanita itu membunuh mereka?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang kuduga, ini cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman dari teman, atau, teman dari temannya Papa, atau, seseorang yang bekerja untuk temannya teman Papa, atau semacam itu. Cerita aneh yang mereka dapatkan seperti seolah-olah sudah melihatnya sendiri, dari seseorang yang bahkan mungkin tidak melihat atau mengetahuinya secara langsung, seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku telah mendengar hal semacam ini sebelumnya. Aku bisa mengingatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Contohnya, bukankan ada rumor tentnag &#039;&#039;&#039;anjing dengan wajah manusia&#039;&#039;&#039; yang populer di tahun sebelumnya saat semester dua? Itu adalah cerita yang mirip seperti itu. Rumor yang gelap, dibisikkan di antara anak-anak. Cerita hantu sekolah? Atau, salah satu dari tujuh keajaiban sekolah?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku penasaran apakah ini sama seperti itu,’&#039;&#039; pikir Ayaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti jumlah anak tangga yang lebih banyak saat naik daripada saat turun, atau boneka anatomi di ruangan Sains yang bisa berjalan sendiri, atau potret dari musisi di ruangan musik yang matanya bergerak, atau gadis yang tinggal di toilet, hal-hal semacam itu. Jika tidak ada hubungannya dengan sekolah, maka ada wanita bermulut lebar, cermin yang berubah menjadi ungu, benang putih yang keluar dari daun telinga, tisu merah dan tisu biru, dan banyak lagi---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &#039;&#039;Hanya ada penurunan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu seperti nekromansi ecek-ecek, di mana kamu meletakkan koin 5 yen di atas lembaran kertas yang bertuliskan suku kata Jepang sehingga terlihat seperti papan Ouija.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka mengundangku untuk melakukan itu di saat sebuah waktu makan siang saat Musim Semi: &amp;quot;Ayaka, ayo ikutan juga.&amp;quot; Aku melihati teman-temanku, menebak-nebak apakah mereka keturunan dari keluarga Magus, tapi ternyata tidak ada sama sekali. Itu hanyalah permainan anak kecil biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti, siapakah yang kita sukai?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang tidak kita sukai, hal yang tidak kita sukai, hal yang kita takuti, mereka menanyakan hal semacam itu. Tanpa ada semacam sihir, seseorang yang di kelompok itu yang meletakkan koin 5 yen lah yang menggerakkannya. Kalau kupikir-pikir, dua teman di depanku lah yang mengundangku saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan yang suka bergosip.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan, yang sangat &#039;&#039;&#039;penakut&#039;&#039;&#039;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Mereka semua mati...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar. Siapapun yang bertemu dengan wanita itu, tak akan bisa diselamatkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya ampun, aku takut.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia mengatakan kalau dia takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga dengar kalau orang yang melihat cermin juga mati. Aku penasaran, apakah mereka mati karena menyentuhnya, ya...?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh, benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, itu benar. Lagipula, aku dengar ada banyak juga polisi yang mati.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu mengerikan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isi dari rumor itu, adalah tentang hal-hal yang mengerikan dan berbahaya. Orang asing bernama &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; memanggil lelaki dewasa yang sedang pulang ke rumah dari pekerjaan tengah malamnya dan memasuki hotel bersamanya. Keesokan paginya, sosok wanita bernama Mary itu akan menghilang dengan sebuah kalimat: &#039;&#039;‘Selamat datang di dunia kematian!’&#039;&#039; yang tertulis di cermin dalam bahasa Inggris dengan menggunakan lipstik merah. Dengan tanda kecupan bibir merah, di samping tanda seru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu mati di atas kasur. Penyebabnya tidak diketahui. Walaupun dia tidak terluka, apa menurutmu penyebab dia meninggal? Aku juga mendengar, kalau ini sudah menjadi berita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menjadi target hanyalah laki-laki dewasa. Tak ada satupun perempuan yang menjadi korbannya. Dan kalau berdasarkan cerita dari teman sekelasku yang les di bimbel, teman Ayahnya yang berada di kota sebelah juga dibunuh dengan cara yang sama.&lt;br /&gt;
Atau,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Itu sama sekali bukan cerita hantu sekolah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita hantu sekolah, atau lebih tepatnya, cerita hantu dewasa. Cerita hantu tentang seorang Ayah yang pulang ke rumah dengan berjalan melewati jalan pada tengah malam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika dibandingkan dengan cerita anjing berwajah manusia, aku merasakan ada keaslian dan kenyataan pada cerita ini. Tapi, pada waktu yang sama tahun lalu, aku tidak merasa kalau aku takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu menyeramkan, walaupun jika kukatakan kalau aku takut karena aku tak tahu sama sekali apa yang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; pikirkan, atau apa yang dia lakukan sedari awal, maka mungkin aku tak akan takut, tapi tetap saja, aku sama sekali belum pernah merasa takut sebelumnya, jadi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena Ayaka, sudah tahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika itu adalah gosip yang telah berubah menjadi Misteri, maka itu mungkin memiliki kekuatan. Sesuatu yang hanya sekedar jadi rumor diantara anak-anak, tidak cukup untuk jadi seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Setidaknya, Papa tidak akan mengatakan kalau anjing berwajah manusia yang misterius itu sungguh beneran ada. Disamping itu----’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Papaku baik-baik saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berpikir, sambil meneguk susu. Lagipula, hanya ada sedikit yang berani untuk pergi dan pulang saat tengah malam, dengan banyaknya orang yang sudah berada di rumah. Dan bahkan jika pembunuh itu memang ada, itu tidak akan menghentikan rumor misterius tentang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; yang telah disebutkan, yang telah dibisikkan di antara anak SD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak bisa apa-apa soal itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan itulah mengapa aku tidak takut.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sama seperti tahun lalu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun aku tidak bisa mengatakan ini pada teman kelasku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah seorang magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah orang yang berurusan dengan Misteri sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu semacam cerita hantu. Itulah mengapa, aku tidak akan kalah pada gosip, juga pada &#039;&#039;&#039;Phantasmal Species&#039;&#039;&#039; sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergumam kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ayaka mengambil gigitan lain pada roti yang digenggamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Makhluk binatang yang diimajinasikan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keberadaan yang diceritakan di dalam legenda kuno.&#039;&#039;,br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kami memberikan nama &amp;quot;Phantasmal Species&amp;quot; untuk menandakan mereka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak setara dengan bentuk kehidupan yang sudah diketahui, makhluk ini yang telah merubah keberadaan mereka menjadi sebuah Misteri itu sendiri, telah dibagi dalam beberapa tingkatan, yaitu Divine Beasts, Phantasmal Beasts, dan Monstrous Beasts.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Magus juga memungkinkan untuk mengendalikan mereka, tapi jika masih di dalam tingkat Monstrous Beast.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada juga contoh di mana bagian dari mayat mereka yang bisa dimanfaatkan menjadi Mystic Code untuk Magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jika sudah sampai melampaui tingkat Phantasmal Beasts, maka keduanya memungkinkan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pertama, seseorang tak akan dapat melihat mereka di era modern.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Servant, dapat dengan mudah mematahkan aturan itu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena mereka telah jauh melampaui Misteri-Misteri magis.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka dapat menguasai ilusi yang diimpikan orang-orang.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka, dalam waktu, dapat mengendalikan dan memiliki bahkan yang mencapai pada tingkatan Phantasmal Beasts.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dalam Perang Cawan Suci, kami, dapat menggunakan Misteri-Misteri mitologis dengan melalui Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, kau tak boleh melupakan mimpimu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rahasiakan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sembunyikan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Menyingkapkan Misteri adalah hal yang tabu bagi Magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Perang Cawan Suci, harus dilaksanakan di dalam kegelapan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
Setelah itu, sepulang sekolah----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matahari sudah benar-benar terbenam saat aku pulang ke rumah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ini sudah pasti adalah salahnya musim, kenapa matahari terbenam begitu cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa dibuktikan lewat napas yang kukeluarkan yang berubah putih, sama seperti tadi pagi.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku bisa dengan jelas melihatnya dengan mataku.&amp;lt;Br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ini sedikit dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka meniupkan &amp;quot;Haa&amp;quot; ke kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika tahu kalau seperti ini, maka lebih baik jika aku membawa sarung tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dingin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berhenti di gerbang depan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saat aku melihat dari sini, rumahku terlihat seperti rumah besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman sekelas yang tinggal dekat sini menyebutnya &amp;quot;mansion&amp;quot; dan walaupun kata-kata itu tidak terbersit dalam pikiranku saat melihat rumahku, aku berpikir apakah itu sedikit besar di dalam daripada di luar, hanya tentang ukurannya saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan, tak peduli bagaimana struktur di dalamnya, aku tak merasakan kalau menyebutnya mansion itu berlebihan, karena aku sangat tahu tentang semuanya kecuali &#039;&#039;&#039;ruangan yang tak bisa kumasuki.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang sedikit lebih besar, adalah rumahku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guruku berkata saat berkunjung, kalau ini adalah rumah bergaya barat. Di balik gerbang, aku bisa melihat pohon-pohon di halaman depan dan beranda rumah yang bergaya arsitektur barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gerbang...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun tidak dikunci dengan kunci, aku tak bisa masuk hanya dengan mendorongnya dengan normal dengan tanganku. Papa berkata kalau dia meluaskan medan pembatas, dan dia juga memberitahu alasannya. Itu adalah karena sesuatu seperti berpartisipasi dalam &amp;quot;ritual sihir&amp;quot; raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku, aku tak masalah untuk pergi ke sekolah, kau mengatakan kalau aku harus, walaupun kau memperingatiku dengan keras untuk berhati-hati saat aku masuk dan keluar rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengikuti langkah-langkah seperti yang diberitahukan padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memeriksa kalau tidak ada orang di sekitar, aku mengucapkan beberapa kata-kata. Setelah itu, aku menyusuri bentuk alur yang diajarkan dengan jariku pada rangkaian metal, dekat dengan pegangan gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun kemampuanku masih kurang, kukeluarkan energi sihirku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, aku tak bisa melakukannya dengan baik sama sekali.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika aku bisa, maka ini tidak akan memakan waktu 5 menit untuk melakukan sesuatu yang harusnya dapat diselesaikan dalam hitungan detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bisa tidak ya aku lakukan dengan lebih cepat daripada kemarin...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bergumam, sambil mendorong gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Gerbang yang padat seperti dinding batu, terbuka dengan lembut untukku tanpa hambatan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di baliknya, adalah rumah yang seperti biasanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lalu kututup gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku pulang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bergumam, dengan pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika sekitaran waktu ini, maka Papa dan Onee-chan tidak ada di ruang tamu, dan biasanya, melakukan sesuatu di ruangan yang tak bisa kumasuki atau di ruangan yang tak boleh kumasuki, jadi aku tahu kalau tidak ada artinya dalam mengucapkan itu, karena tidak akan ada seseorang yang menampakkan wajah mereka atau bahkan memanggilku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, untuk sekarang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Akan kukatakan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah kebiasaan sehari-hari.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku akan mengatakan, &amp;quot;Aku pulang,&amp;quot; saat aku sampai di rumah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan seseorang mengatakan, &amp;quot;Selamat datang kembali,&amp;quot; saat aku sampai di rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Selamat datang kembali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak ada siapa-siapa, aku hanya akan mengatakannya pada diriku sendiri lagi untuk hari ini juga.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kulanjutkan berjalan hingga halaman depan, dan kubuka pintu depan---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bau apa ini, enak sekali.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, aku mengingat pagi hari dari beberapa hari yang lalu, dan pikiranku dengan rileksnya berpikir, ‘tidak mungkin....’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bau wangi dari tepung terigu, sama seperti yang aku cium kemarin, jadi kalau aku pergi ke dapur, maka mungkin aku bisa bertemu dengan Onee-chan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yang tak bisa aku temui pagi ini.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, pada pagi ini, aku sendirian saat sarapan, dan sendirian lagi dalam melakukan &#039;&#039;&#039;kegiatan sehari-hariku.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku keluar dari lorong pintu masuk sambil merangkul tas ranselku, aku berjalan menuju dapur.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saat aku berjalan, ada---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, selamat datang, Ayaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang indah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wajah yang cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun saat ini senja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan walaupun hari sudah gelap, tapi ia berkilau gemilang...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kakakku, Manaka onee-chan, tersenyum dalam pakaian apronnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan, apa yang sedang onee-chan buat?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Menurut kamu apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menurutku itu kue. Karena baunya enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, hampir benar. Tapi ya, kurasa kamu setengah benar...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kakak mengatakan itu, sosok tersenyumnya saaanngaatt cantik.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka onee-chan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sama seperti yang kulihat di pagi itu, beberapa hari yang lalu, dengan sosoknya yang seperti seorang putri di kastil, mengenakan apron, menari-nari dan berputar kesana-kemari.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Seperti film anime yang Bunda suka dan yang harus ditunjukkan pada Papa, waktu yang sudah berlalu sangat lama. Tentang seorang putri yang menari sambil bernyanyi.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Gadis yang cantik. Rasanya seperti, aku sedang berada di dalam film itu.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Mataku bukanlah mataku, tentunya, mataku adalah semacam kamera yang memproyeksikan film.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Memproyeksikan onee-chan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku memikirkan itu, pikiranku benar-benar melayang kemana-mana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ada apa, Ayaka? Matamu terbuka lebar sekali. Mulutmu juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:V1ACT4-2|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari-jemari putihnya, berada dalam jarak yang bisa dan tidak bisa aku sentuh. Tapi, aku tidak bisa menyentuhnya.&lt;br /&gt;
Lagian aku berada di pinggir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu karena onee-chan sangat cantik. Seperti seorang puteri.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar...&lt;br /&gt;
...berpikir seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apakah kakak terlihat seperti seorang tuan puteri Britania bagimu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Britania?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Ya, tapi jika aku memang terlihat seperti itu bagimu, maka kakak sangat senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Onee-chan tersenyum, sama seperti pada pagi hari itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan berkilau. Dia bersinar kilau gemilang. Hari sudah malam, tidak ada matahari terbit, dan bahkan walaupun matahari sudah terbenam... Onee-chan berputar-putar di dapur, sambil memasak dengan penuh bahagia dalam pakaian apronnya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Dia bersinar.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi, dia dengan sempurna menggerakkan tangannya, sangat cepat, sangat lihai...’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan benar-benar sangat pandai.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Dia tidak menggenggam pisau dapur hari ini, tetapi, dia membawa berbagai macam benda di tangannya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Apa ya yang sedang dibuat onee-chan?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kalau disebut sebagai kue adalah setengah benar, maka setengah lainnya apa?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku ingin mengucapkan itu, aku menyadari penampilanku. Lagi, aku membawa tas ransel di punggungku, sebagai tambahan, aku juga belum mencuci tangan. Jadi, aku segera lari ke kamar mandi, lalu kuletakkan bangku kakiku, dan kucuci tanganku dengan air dingin, dan membasuh mulutku juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuletakkan tasku di lorong.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lalu, pergi lagi ke dapur---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan, umm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sedikit ragu untuk menanyakan &amp;quot;Ada yang bisa kubantu?&amp;quot;, aku berhenti di pintu dapur yang tadi kumasuki tanpa ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti onee-chan yang bisa melakukan apapun, aku tahu kalau soal sihir, belajar, menjadi pekerja rumah tangga--- atau apapun itu, tingkatanku berada jauh di bawah onee-chan. Jadi, akan lebih baik bagi Manaka onee-chan untuk melakukannya sendirian daripada aku membantunya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku yakin itu benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam Nyam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku melakukannya, Onee-chan terus melihat tanganku, dan mengucapkan sebuah kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bantu. Maukah kau membantuku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara yang lembut, Walau aku tak tahu sama sekali bagaimana wajah onee-chan sekarang, karena aku tidak bisa melihatnya dari sini. Aku berpikir dengan yakin, ‘Dia sedang tersenyum.’ Tentunya, dia akan memberikanku wajah yang sama seperti sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sering membayangkan wajah tersenyum onee-chan yang sudah lama tidak kulihat, seperti ini, tapi aku sama sekali tak tahu hingga pagi itu bagaimana rupa senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku memberikan anggukan besar dan mengucapkan &amp;quot;Yep!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oke kalau begitu, mungkin kamu bisa ambilkan botol di lemari sebelah sana?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;U, umm.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baking Powder, ya~&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ahh, oh. Dapat, Onee-chan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dan sekarang, tolong keluarkan telur dari kulkas, ya~ Oh, pilih yang paling besar, ambil dua.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Y, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Sepertinya tidak pecah. Sekarang, bisa kamu tata di atas meja di sana, kita...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Mungkinkah?’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Ya, bahkan jika bukan, mungkin itu memang benar.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukan hanya sekedar mengeluarkan piring, ini adalah pertama kalinya, hari ini, kalau aku sedang membantu Onee-chan yang sedang memasak.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun Papa berkata padaku, &amp;quot;Jangan sentuh oven sendirian,&amp;quot; itu beda lagi ceritanya kalau aku sedang bersama onee-chan, tapi, tetap saja tidak ada banyak kesempatan untukku melakukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘I----Ini pertama kalinya aku membantu onee-chan. Aku merasa gugup. Lagipula, onee-chan tidak benar-benar membutuhkan bantuanku, jadi...’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;U, umm, telur, apa, berapa yang dibutuhkan...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dua. Tidak usah khawatir, kita masih punya beberapa sisa telur, jadi, kalau pecah ya pecah, jadi tidak apa-apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;I-Iya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lagian, kakak sudah menyiapkan banyak sekali bahan-bahan, termasuk telur.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Suaramu, bergetar. Apa kamu tidak suka membawa telur, Ayaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ti-Tidak, uh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sangat lamban.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku melakukannya, dengan sangat lamban.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tapi, hanya dengan melihat padanya, Manaka onee-chan tidak terlihat marah padaku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku tahu aku tidak bisa melihat wajahnya, tapi aku masih bisa mendengarnya tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini. Ini telurnya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Terima kasih. Kamu telah memastikan untuk membawanya dengan baik. Hebat!&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;T, tidak. Enggak kok.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mendapatkan pujian seperti itu dengan hanya membawakan telur, entah kenapa, aku merasa sedikit menyedihkan.&lt;br /&gt;
Dengan sendirinya aku melihat ke bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sekarang sisanya adalah...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ngomong-ngomong, kamu suka telur mata sapi, Ayaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Um, y, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Telur mata sapi? Atau telur dadar lipat?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku lebih suka mata sapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, itu keluar dari mulutku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kebohongan----’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tidak’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukan benar-benar, sebuah kebohongan.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukanlah sesuatu untuk dibohongi.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Yang lebih aku suka adalah telur dadar lipat, tapi, aku lebih suka telur mata sapi yang Papa dan onee-chan buatkan untukku, dan karena aku tidak berpikir kalau aku tidak menyukainya, itu tidaklah bohong.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku tidak membenci keduanya.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku menyukai dua-duanya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi, ini sekarang hanyalah pembicaraan, tentang diriku yang tidak layak mengatakan apakah aku suka atau tidak.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kali ini, aku juga akan membuat dadar lipat. Sepertinya, orang Inggris lebih menyukainya. Aku pernah membuatnya sebelumnya, tapi kakak akan coba cicip dulu, karena menurut kakak rasanya masih belum cukup enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;O, oke.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kamu juga cicipin, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Ini sangat enak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat onee-chan mengatakan itu, Onee-chan menunjukkan wajah tersenyumnya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Benar-benar senyuman yang cantik.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bersinar kilau, seperti bunga yang lebih cantik daripada bermacam-macam bunga apapun yang bermekaran di Taman.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan bukanlah peri khayalan, tapi lebih seperti peri yang manis dan terhormat seperti yang ada di buku bergambar.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Disamping itu, aku tahu, dia seperti seorang tuan puteri di kastil.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Huh?’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan, dia sama seperti pagi itu, tapi aku merasa ada yang berbeda.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi tidak, perasaan yang terlihat sangat senang---’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kira-kira, apa ada &#039;&#039;&#039;sesuatu yang baik&#039;&#039;&#039; yang terjadi padanya?’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku begitu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil memiringkan leherku, perlahan aku mencoba melihat wajah onee-chan di atasku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan segera itu pula, onee-chan menatap balik dengan tatapan &amp;quot;huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ada apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ah, u, umm, itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar terlalu buru-buru. Sampai-sampai onee-chan menyadariku. Pikiranku lepas, aku terburu-buru, dan sekarang aku jadi tak peduli dalam membantunya. &amp;quot;Apa ada sesuatu yang baik yang terjadi pada onee-chan?,&amp;quot; butuh seberapa lama bagiku untuk mengucapkan itu saja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, apakah kakak terlihat seperti itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Yep.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak ada yang spesial, juga tidak terlalu hal yang baik, sih, walau...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menyentuh bibirnya dengan jari telunjuknya dengan &amp;quot;hmm.&amp;quot; Bahkan gestur itu pun terlihat sangat cantik dan luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begini, ada hewan yang lucu yang sedang melekat padaku.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hewan?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya. Hewan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatakan itu, onee-chan tersenyum.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tanpa melihat diriku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melirik ke sebuah arah, sementara aku...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Entah kenapa---merasakan ini, sesuatu yang tidak bisa dijelaskan, aku merasa bulu kudukku &#039;&#039;&#039;merinding&#039;&#039;&#039; hebat melihat itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku, menjatuhkan benda yang aku pegang dengan tanganku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan telurnya, pecah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Servant.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Heroic Spirit yang bermanifestasi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saber.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Berserker.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Archer.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lancer.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rider.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Caster.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Assassin.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ilusi yang paling terkuat yang telah dibagi ke dalam tujuh class oleh Holy Grail.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka sangat kuat.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seperti yang disebutkan di atas.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka bisa mematahkan besi, memporak-porandakan bumi, dan bahkan memotong langit.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka yang telah dibangun dengan tubuh sementara oleh sihir, bukanlah makhluk hidup yang biasa.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan jika mereka memiliki penampilan seperti manusia, mereka bukanlah manusia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Menyembunyikan kekuatan destruktif dan kegigihan yang jauh melampaui manusia, atau bahkan makhluk lain, mereka bermanifestasi seperti yang terdapat di legenda.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, mereka juga bukanlah sebuah keberadaan yang maha kuasa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka yang menjadi sebuah eksistensi lewat Magical Energy dan berjalan dengan Magical Energy yang sama, mereka diizinkan untuk mendapatkan wujud untuk pertama kali dengan Magical Energy yang disediakan oleh Magus yang merupakan Master mereka.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lebih tepatnya, jumlah kecil dari Magical Energy yang diambil dari manusia level magus bukanlah makanan mereka, jadi jangan sampai kamu salah paham.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka tidak dapat eksis tanpa Magical Energy.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka tidak dapat eksis tanpa seorang Master.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walaupun ada pengecualian, yaitu---&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=570959</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 4</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=570959"/>
		<updated>2021-07-28T03:35:35Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Bagian 4 */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 4==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Strategi kehidupan tak pernah muncul dari kegelapan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei hei, kau tahu? Tentang rumor itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tahu aku tahu, tentang itu kan? Miss Mary...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, benar. Miss Mary.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga mendengarnya dari tempat bimbelku. Rumor itu bahkan sudah menyebar hingga ke sekolah lain.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di Tokyo, kan? Ya, sepertinya rumor Miss Mary hanya ada di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu benar?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu benar, lagipula semua itu terjadi di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, aku belum pernah melihatnya di TV.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku yakin pasti nanti akan muncul di TV.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Apa yang mereka perbincangkan? Sebuah rumor. Yang hanya terjadi di Tokyo. Mary. Miss Mary?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Ayaka Sajyou, itu adalah sebuah topik yang dia tidak tahu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil mengunyah roti yang dia pegang dengan kedua tangannya, dia samar-samar menguping pembicaraan di antara dua teman kelasnya yang duduk bersama dan berada persis di barisan mejanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Menu hari ini adalah roti gulung, rebusan yang berwarna gelap, dan salad sayuran segar.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Roti gulung yang seperti biasanya. Rasa yang seperti biasanya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Walaupun aku sebenarnya suka roti goreng, aku tidak terlalu berpikir kalau ini tidak memuaskan karena ini bukanlah menu setiap hari. Aku hanya, ah, berpikir, kalau ini sangat disayangkan. Tapi, hari ini lumayan enak karena ditemani selai jeruk.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyobek plastik kecil yang membungkusnya, aku mendorong roti yang ada di dalamnya dan mengunyahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku lebih suka selai jeruk daripada margarin. Aku suka yang manis-manis.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kugigit, dan kukunyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Rasanya selalu berbeda karena selai jeruknya yang manis-asam. Aku tidak membencinya. Ini termasuk ke dalam kelompok makanan favoritku.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya, kau pernah mendengarnya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Nama asli Miss Mary. Hmm, daripada nama Miss Mary, mungkin itu adalah nama dari rumornya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku sama sekali tak tahu. Apa ya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku pernah dengar kalau dia akan memanggil seseorang saat jam 11 malam.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lalu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kemudian, orang yang dipanggilnya pasti akan meninggal.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitulah rumornya, Death Mary akan datang untuk membunuhmu saat jam 11 malam.&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:C4-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
Jam 11 malam.&lt;br /&gt;
Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya aku telah mendengarkan sebuah cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Aku penasaran dengan apa yang mereka bicarakan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang itu, selalu punya bahan perbincangan setiap jam makan siang. Yang bernama Kyoko selalu les di bimbel dekat stasiun 3 kali seminggu, dan yang bernama Nao suka menonton TV.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku tak pernah bermain bersama mereka, jadi aku tak tahu apa saja maksud perbincangan mereka. Selain itu, aku juga tidak berpikir kalau mereka berbohong. Mereka berdua kelihatan sedang membicarakan sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku sudah sering menguping pembicaraan orang, jadi aku mencoba untuk  mendengarkan mereka, sambil memasukkan gigitan besar roti ke mulutku, &#039;Hamu,&#039; dan kukunyah. Apakah aku dapat mengerti pembicaraan mereka sekarang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak bisa mendengarkan mereka dengan baik, karena aku lebih fokus mengeluarkan selai jeruk dari tempatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jam 11 malam. Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kurasa aku akan mendekati mereka dan mendengarkannya lagi dengan lebih teliti.&lt;br /&gt;
Tapi tentu saja, aku tak akan menanya secara langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagian, bahkan jika aku membuka mulutku dan mengatakan sesuatu, aku tidak terlalu banyak nonton TV, aku juga tidak les ke bimbel, dan aku jarang membeli Girls Manga Magazine per bulan, jadi aku memiliki perasaan yang samar daripada biasanya, kalau aku mungkin tak akan bisa bercampur baur dengan baik dengan gosip-gosip para anak SD yang seumuran denganku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, aku hanya akan memakan makananku. Nyam nyam.&lt;br /&gt;
Tapi, aku akan dapat dengan mudah menangkap informasi dengan mengkonsentrasikan telingaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Nnh&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah rumor. Tentang seorang wanita asing yang memanggil orang dengan lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Seorang wanita...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat malam. Wanita itu akan muncul di tengah jalan pada tengah malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Di waktu malam?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah kematian. Wanita itu akan memberikan kematian fatal, sesuai dengan namanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;...Mati. Apa wanita itu membunuh mereka?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang kuduga, ini cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman dari teman, atau, teman dari temannya Papa, atau, seseorang yang bekerja untuk temannya teman Papa, atau semacam itu. Cerita aneh yang mereka dapatkan seperti seolah-olah sudah melihatnya sendiri, dari seseorang yang bahkan mungkin tidak melihat atau mengetahuinya secara langsung, seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku telah mendengar hal semacam ini sebelumnya. Aku bisa mengingatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Contohnya, bukankan ada rumor tentnag &#039;&#039;&#039;anjing dengan wajah manusia&#039;&#039;&#039; yang populer di tahun sebelumnya saat semester dua? Itu adalah cerita yang mirip seperti itu. Rumor yang gelap, dibisikkan di antara anak-anak. Cerita hantu sekolah? Atau, salah satu dari tujuh keajaiban sekolah?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku penasaran apakah ini sama seperti itu,’&#039;&#039; pikir Ayaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti jumlah anak tangga yang lebih banyak saat naik daripada saat turun, atau boneka anatomi di ruangan Sains yang bisa berjalan sendiri, atau potret dari musisi di ruangan musik yang matanya bergerak, atau gadis yang tinggal di toilet, hal-hal semacam itu. Jika tidak ada hubungannya dengan sekolah, maka ada wanita bermulut lebar, cermin yang berubah menjadi ungu, benang putih yang keluar dari daun telinga, tisu merah dan tisu biru, dan banyak lagi---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &#039;&#039;Hanya ada penurunan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu seperti nekromansi ecek-ecek, di mana kamu meletakkan koin 5 yen di atas lembaran kertas yang bertuliskan suku kata Jepang sehingga terlihat seperti papan Ouija.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka mengundangku untuk melakukan itu di saat sebuah waktu makan siang saat Musim Semi: &amp;quot;Ayaka, ayo ikutan juga.&amp;quot; Aku melihati teman-temanku, menebak-nebak apakah mereka keturunan dari keluarga Magus, tapi ternyata tidak ada sama sekali. Itu hanyalah permainan anak kecil biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti, siapakah yang kita sukai?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang tidak kita sukai, hal yang tidak kita sukai, hal yang kita takuti, mereka menanyakan hal semacam itu. Tanpa ada semacam sihir, seseorang yang di kelompok itu yang meletakkan koin 5 yen lah yang menggerakkannya. Kalau kupikir-pikir, dua teman di depanku lah yang mengundangku saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan yang suka bergosip.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan, yang sangat &#039;&#039;&#039;penakut&#039;&#039;&#039;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Mereka semua mati...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar. Siapapun yang bertemu dengan wanita itu, tak akan bisa diselamatkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya ampun, aku takut.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia mengatakan kalau dia takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga dengar kalau orang yang melihat cermin juga mati. Aku penasaran, apakah mereka mati karena menyentuhnya, ya...?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh, benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, itu benar. Lagipula, aku dengar ada banyak juga polisi yang mati.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu mengerikan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isi dari rumor itu, adalah tentang hal-hal yang mengerikan dan berbahaya. Orang asing bernama &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; memanggil lelaki dewasa yang sedang pulang ke rumah dari pekerjaan tengah malamnya dan memasuki hotel bersamanya. Keesokan paginya, sosok wanita bernama Mary itu akan menghilang dengan sebuah kalimat: &#039;&#039;‘Selamat datang di dunia kematian!’&#039;&#039; yang tertulis di cermin dalam bahasa Inggris dengan menggunakan lipstik merah. Dengan tanda kecupan bibir merah, di samping tanda seru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu mati di atas kasur. Penyebabnya tidak diketahui. Walaupun dia tidak terluka, apa menurutmu penyebab dia meninggal? Aku juga mendengar, kalau ini sudah menjadi berita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menjadi target hanyalah laki-laki dewasa. Tak ada satupun perempuan yang menjadi korbannya. Dan kalau berdasarkan cerita dari teman sekelasku yang les di bimbel, teman Ayahnya yang berada di kota sebelah juga dibunuh dengan cara yang sama.&lt;br /&gt;
Atau,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Itu sama sekali bukan cerita hantu sekolah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita hantu sekolah, atau lebih tepatnya, cerita hantu dewasa. Cerita hantu tentang seorang Ayah yang pulang ke rumah dengan berjalan melewati jalan pada tengah malam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika dibandingkan dengan cerita anjing berwajah manusia, aku merasakan ada keaslian dan kenyataan pada cerita ini. Tapi, pada waktu yang sama tahun lalu, aku tidak merasa kalau aku takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu menyeramkan, walaupun jika kukatakan kalau aku takut karena aku tak tahu sama sekali apa yang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; pikirkan, atau apa yang dia lakukan sedari awal, maka mungkin aku tak akan takut, tapi tetap saja, aku sama sekali belum pernah merasa takut sebelumnya, jadi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena Ayaka, sudah tahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika itu adalah gosip yang telah berubah menjadi Misteri, maka itu mungkin memiliki kekuatan. Sesuatu yang hanya sekedar jadi rumor diantara anak-anak, tidak cukup untuk jadi seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Setidaknya, Papa tidak akan mengatakan kalau anjing berwajah manusia yang misterius itu sungguh beneran ada. Disamping itu----’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Papaku baik-baik saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berpikir, sambil meneguk susu. Lagipula, hanya ada sedikit yang berani untuk pergi dan pulang saat tengah malam, dengan banyaknya orang yang sudah berada di rumah. Dan bahkan jika pembunuh itu memang ada, itu tidak akan menghentikan rumor misterius tentang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; yang telah disebutkan, yang telah dibisikkan di antara anak SD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak bisa apa-apa soal itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan itulah mengapa aku tidak takut.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sama seperti tahun lalu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun aku tidak bisa mengatakan ini pada teman kelasku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah seorang magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah orang yang berurusan dengan Misteri sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu semacam cerita hantu. Itulah mengapa, aku tidak akan kalah pada gosip, juga pada &#039;&#039;&#039;Phantasmal Species&#039;&#039;&#039; sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergumam kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ayaka mengambil gigitan lain pada roti yang digenggamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Makhluk binatang yang diimajinasikan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keberadaan yang diceritakan di dalam legenda kuno.&#039;&#039;,br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kami memberikan nama &amp;quot;Phantasmal Species&amp;quot; untuk menandakan mereka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak setara dengan bentuk kehidupan yang sudah diketahui, makhluk ini yang telah merubah keberadaan mereka menjadi sebuah Misteri itu sendiri, telah dibagi dalam beberapa tingkatan, yaitu Divine Beasts, Phantasmal Beasts, dan Monstrous Beasts.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Magus juga memungkinkan untuk mengendalikan mereka, tapi jika masih di dalam tingkat Monstrous Beast.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada juga contoh di mana bagian dari mayat mereka yang bisa dimanfaatkan menjadi Mystic Code untuk Magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jika sudah sampai melampaui tingkat Phantasmal Beasts, maka keduanya memungkinkan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pertama, seseorang tak akan dapat melihat mereka di era modern.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Servant, dapat dengan mudah mematahkan aturan itu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena mereka telah jauh melampaui Misteri-Misteri magis.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka dapat menguasai ilusi yang diimpikan orang-orang.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka, dalam waktu, dapat mengendalikan dan memiliki bahkan yang mencapai pada tingkatan Phantasmal Beasts.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dalam Perang Cawan Suci, kami, dapat menggunakan Misteri-Misteri mitologis dengan melalui Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, kau tak boleh melupakan mimpimu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rahasiakan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sembunyikan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Menyingkapkan Misteri adalah hal yang tabu bagi Magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Perang Cawan Suci, harus dilaksanakan di dalam kegelapan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
Setelah itu, sepulang sekolah----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matahari sudah benar-benar terbenam saat aku pulang ke rumah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ini sudah pasti adalah salahnya musim, kenapa matahari terbenam begitu cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa dibuktikan lewat napas yang kukeluarkan yang berubah putih, sama seperti tadi pagi.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku bisa dengan jelas melihatnya dengan mataku.&amp;lt;Br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ini sedikit dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka meniupkan &amp;quot;Haa&amp;quot; ke kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika tahu kalau seperti ini, maka lebih baik jika aku membawa sarung tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dingin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berhenti di gerbang depan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saat aku melihat dari sini, rumahku terlihat seperti rumah besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman sekelas yang tinggal dekat sini menyebutnya &amp;quot;mansion&amp;quot; dan walaupun kata-kata itu tidak terbersit dalam pikiranku saat melihat rumahku, aku berpikir apakah itu sedikit besar di dalam daripada di luar, hanya tentang ukurannya saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan, tak peduli bagaimana struktur di dalamnya, aku tak merasakan kalau menyebutnya mansion itu berlebihan, karena aku sangat tahu tentang semuanya kecuali &#039;&#039;&#039;ruangan yang tak bisa kumasuki.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang sedikit lebih besar, adalah rumahku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guruku berkata saat berkunjung, kalau ini adalah rumah bergaya barat. Di balik gerbang, aku bisa melihat pohon-pohon di halaman depan dan beranda rumah yang bergaya arsitektur barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gerbang...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun tidak dikunci dengan kunci, aku tak bisa masuk hanya dengan mendorongnya dengan normal dengan tanganku. Papa berkata kalau dia meluaskan medan pembatas, dan dia juga memberitahu alasannya. Itu adalah karena sesuatu seperti berpartisipasi dalam &amp;quot;ritual sihir&amp;quot; raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku, aku tak masalah untuk pergi ke sekolah, kau mengatakan kalau aku harus, walaupun kau memperingatiku dengan keras untuk berhati-hati saat aku masuk dan keluar rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengikuti langkah-langkah seperti yang diberitahukan padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memeriksa kalau tidak ada orang di sekitar, aku mengucapkan beberapa kata-kata. Setelah itu, aku menyusuri bentuk alur yang diajarkan dengan jariku pada rangkaian metal, dekat dengan pegangan gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun kemampuanku masih kurang, kukeluarkan energi sihirku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, aku tak bisa melakukannya dengan baik sama sekali.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika aku bisa, maka ini tidak akan memakan waktu 5 menit untuk melakukan sesuatu yang harusnya dapat diselesaikan dalam hitungan detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bisa tidak ya aku lakukan dengan lebih cepat daripada kemarin...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bergumam, sambil mendorong gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Gerbang yang padat seperti dinding batu, terbuka dengan lembut untukku tanpa hambatan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di baliknya, adalah rumah yang seperti biasanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lalu kututup gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku pulang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bergumam, dengan pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika sekitaran waktu ini, maka Papa dan Onee-chan tidak ada di ruang tamu, dan biasanya, melakukan sesuatu di ruangan yang tak bisa kumasuki atau di ruangan yang tak boleh kumasuki, jadi aku tahu kalau tidak ada artinya dalam mengucapkan itu, karena tidak akan ada seseorang yang menampakkan wajah mereka atau bahkan memanggilku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, untuk sekarang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Akan kukatakan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah kebiasaan sehari-hari.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku akan mengatakan, &amp;quot;Aku pulang,&amp;quot; saat aku sampai di rumah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan seseorang mengatakan, &amp;quot;Selamat datang kembali,&amp;quot; saat aku sampai di rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Selamat datang kembali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak ada siapa-siapa, aku hanya akan mengatakannya pada diriku sendiri lagi untuk hari ini juga.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kulanjutkan berjalan hingga halaman depan, dan kubuka pintu depan---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bau apa ini, enak sekali.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, aku mengingat pagi hari dari beberapa hari yang lalu, dan pikiranku dengan rileksnya berpikir, ‘tidak mungkin....’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bau wangi dari tepung terigu, sama seperti yang aku cium kemarin, jadi kalau aku pergi ke dapur, maka mungkin aku bisa bertemu dengan Onee-chan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yang tak bisa aku temui pagi ini.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, pada pagi ini, aku sendirian saat sarapan, dan sendirian lagi dalam melakukan &#039;&#039;&#039;kegiatan sehari-hariku.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku keluar dari lorong pintu masuk sambil merangkul tas ranselku, aku berjalan menuju dapur.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saat aku berjalan, ada---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, selamat datang, Ayaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang indah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wajah yang cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun saat ini senja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan walaupun hari sudah gelap, tapi ia berkilau gemilang...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kakakku, Manaka onee-chan, tersenyum dalam pakaian apronnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan, apa yang sedang onee-chan buat?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Menurut kamu apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menurutku itu kue. Karena baunya enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, hampir benar. Tapi ya, kurasa kamu setengah benar...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kakak mengatakan itu, sosok tersenyumnya saaanngaatt cantik.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka onee-chan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sama seperti yang kulihat di pagi itu, beberapa hari yang lalu, dengan sosoknya yang seperti seorang putri di kastil, mengenakan apron, menari-nari dan berputar kesana-kemari.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Seperti film anime yang Bunda suka dan yang harus ditunjukkan pada Papa, waktu yang sudah berlalu sangat lama. Tentang seorang putri yang menari sambil bernyanyi.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Gadis yang cantik. Rasanya seperti, aku sedang berada di dalam film itu.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Mataku bukanlah mataku, tentunya, mataku adalah semacam kamera yang memproyeksikan film.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Memproyeksikan onee-chan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku memikirkan itu, pikiranku benar-benar melayang kemana-mana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ada apa, Ayaka? Matamu terbuka lebar sekali. Mulutmu juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:V1Act4-2|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari-jemari putihnya, berada dalam jarak yang bisa dan tidak bisa aku sentuh. Tapi, aku tidak bisa menyentuhnya.&lt;br /&gt;
Lagian aku berada di pinggir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu karena onee-chan sangat cantik. Seperti seorang puteri.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar...&lt;br /&gt;
...berpikir seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apakah kakak terlihat seperti seorang tuan puteri Britania bagimu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Britania?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Ya, tapi jika aku memang terlihat seperti itu bagimu, maka kakak sangat senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Onee-chan tersenyum, sama seperti pada pagi hari itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan berkilau. Dia bersinar kilau gemilang. Hari sudah malam, tidak ada matahari terbit, dan bahkan walaupun matahari sudah terbenam... Onee-chan berputar-putar di dapur, sambil memasak dengan penuh bahagia dalam pakaian apronnya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Dia bersinar.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi, dia dengan sempurna menggerakkan tangannya, sangat cepat, sangat lihai...’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan benar-benar sangat pandai.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Dia tidak menggenggam pisau dapur hari ini, tetapi, dia membawa berbagai macam benda di tangannya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Apa ya yang sedang dibuat onee-chan?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kalau disebut sebagai kue adalah setengah benar, maka setengah lainnya apa?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku ingin mengucapkan itu, aku menyadari penampilanku. Lagi, aku membawa tas ransel di punggungku, sebagai tambahan, aku juga belum mencuci tangan. Jadi, aku segera lari ke kamar mandi, lalu kuletakkan bangku kakiku, dan kucuci tanganku dengan air dingin, dan membasuh mulutku juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuletakkan tasku di lorong.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lalu, pergi lagi ke dapur---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan, umm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sedikit ragu untuk menanyakan &amp;quot;Ada yang bisa kubantu?&amp;quot;, aku berhenti di pintu dapur yang tadi kumasuki tanpa ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti onee-chan yang bisa melakukan apapun, aku tahu kalau soal sihir, belajar, menjadi pekerja rumah tangga--- atau apapun itu, tingkatanku berada jauh di bawah onee-chan. Jadi, akan lebih baik bagi Manaka onee-chan untuk melakukannya sendirian daripada aku membantunya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku yakin itu benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam Nyam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku melakukannya, Onee-chan terus melihat tanganku, dan mengucapkan sebuah kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bantu. Maukah kau membantuku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara yang lembut, Walau aku tak tahu sama sekali bagaimana wajah onee-chan sekarang, karena aku tidak bisa melihatnya dari sini. Aku berpikir dengan yakin, ‘Dia sedang tersenyum.’ Tentunya, dia akan memberikanku wajah yang sama seperti sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sering membayangkan wajah tersenyum onee-chan yang sudah lama tidak kulihat, seperti ini, tapi aku sama sekali tak tahu hingga pagi itu bagaimana rupa senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku memberikan anggukan besar dan mengucapkan &amp;quot;Yep!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oke kalau begitu, mungkin kamu bisa ambilkan botol di lemari sebelah sana?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;U, umm.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baking Powder, ya~&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ahh, oh. Dapat, Onee-chan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dan sekarang, tolong keluarkan telur dari kulkas, ya~ Oh, pilih yang paling besar, ambil dua.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Y, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Sepertinya tidak pecah. Sekarang, bisa kamu tata di atas meja di sana, kita...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Mungkinkah?’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Ya, bahkan jika bukan, mungkin itu memang benar.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukan hanya sekedar mengeluarkan piring, ini adalah pertama kalinya, hari ini, kalau aku sedang membantu Onee-chan yang sedang memasak.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun Papa berkata padaku, &amp;quot;Jangan sentuh oven sendirian,&amp;quot; itu beda lagi ceritanya kalau aku sedang bersama onee-chan, tapi, tetap saja tidak ada banyak kesempatan untukku melakukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘I----Ini pertama kalinya aku membantu onee-chan. Aku merasa gugup. Lagipula, onee-chan tidak benar-benar membutuhkan bantuanku, jadi...’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;U, umm, telur, apa, berapa yang dibutuhkan...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dua. Tidak usah khawatir, kita masih punya beberapa sisa telur, jadi, kalau pecah ya pecah, jadi tidak apa-apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;I-Iya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lagian, kakak sudah menyiapkan banyak sekali bahan-bahan, termasuk telur.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Suaramu, bergetar. Apa kamu tidak suka membawa telur, Ayaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ti-Tidak, uh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sangat lamban.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku melakukannya, dengan sangat lamban.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tapi, hanya dengan melihat padanya, Manaka onee-chan tidak terlihat marah padaku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku tahu aku tidak bisa melihat wajahnya, tapi aku masih bisa mendengarnya tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini. Ini telurnya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Terima kasih. Kamu telah memastikan untuk membawanya dengan baik. Hebat!&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;T, tidak. Enggak kok.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mendapatkan pujian seperti itu dengan hanya membawakan telur, entah kenapa, aku merasa sedikit menyedihkan.&lt;br /&gt;
Dengan sendirinya aku melihat ke bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sekarang sisanya adalah...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ngomong-ngomong, kamu suka telur mata sapi, Ayaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Um, y, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Telur mata sapi? Atau telur dadar lipat?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku lebih suka mata sapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, itu keluar dari mulutku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kebohongan----’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tidak’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukan benar-benar, sebuah kebohongan.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukanlah sesuatu untuk dibohongi.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Yang lebih aku suka adalah telur dadar lipat, tapi, aku lebih suka telur mata sapi yang Papa dan onee-chan buatkan untukku, dan karena aku tidak berpikir kalau aku tidak menyukainya, itu tidaklah bohong.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku tidak membenci keduanya.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku menyukai dua-duanya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi, ini sekarang hanyalah pembicaraan, tentang diriku yang tidak layak mengatakan apakah aku suka atau tidak.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kali ini, aku juga akan membuat dadar lipat. Sepertinya, orang Inggris lebih menyukainya. Aku pernah membuatnya sebelumnya, tapi kakak akan coba cicip dulu, karena menurut kakak rasanya masih belum cukup enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;O, oke.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kamu juga cicipin, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Ini sangat enak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat onee-chan mengatakan itu, Onee-chan menunjukkan wajah tersenyumnya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Benar-benar senyuman yang cantik.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bersinar kilau, seperti bunga yang lebih cantik daripada bermacam-macam bunga apapun yang bermekaran di Taman.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan bukanlah peri khayalan, tapi lebih seperti peri yang manis dan terhormat seperti yang ada di buku bergambar.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Disamping itu, aku tahu, dia seperti seorang tuan puteri di kastil.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Huh?’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan, dia sama seperti pagi itu, tapi aku merasa ada yang berbeda.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi tidak, perasaan yang terlihat sangat senang---’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kira-kira, apa ada &#039;&#039;&#039;sesuatu yang baik&#039;&#039;&#039; yang terjadi padanya?’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku begitu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil memiringkan leherku, perlahan aku mencoba melihat wajah onee-chan di atasku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan segera itu pula, onee-chan menatap balik dengan tatapan &amp;quot;huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ada apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ah, u, umm, itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar terlalu buru-buru. Sampai-sampai onee-chan menyadariku. Pikiranku lepas, aku terburu-buru, dan sekarang aku jadi tak peduli dalam membantunya. &amp;quot;Apa ada sesuatu yang baik yang terjadi pada onee-chan?,&amp;quot; butuh seberapa lama bagiku untuk mengucapkan itu saja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, apakah kakak terlihat seperti itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Yep.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak ada yang spesial, juga tidak terlalu hal yang baik, sih, walau...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menyentuh bibirnya dengan jari telunjuknya dengan &amp;quot;hmm.&amp;quot; Bahkan gestur itu pun terlihat sangat cantik dan luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begini, ada hewan yang lucu yang sedang melekat padaku.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hewan?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya. Hewan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatakan itu, onee-chan tersenyum.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tanpa melihat diriku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melirik ke sebuah arah, sementara aku...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Entah kenapa---merasakan ini, sesuatu yang tidak bisa dijelaskan, aku merasa bulu kudukku &#039;&#039;&#039;merinding&#039;&#039;&#039; hebat melihat itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku, menjatuhkan benda yang aku pegang dengan tanganku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan telurnya, pecah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Servant.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Heroic Spirit yang bermanifestasi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saber.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Berserker.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Archer.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lancer.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rider.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Caster.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Assassin.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ilusi yang paling terkuat yang telah dibagi ke dalam tujuh class oleh Holy Grail.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka sangat kuat.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seperti yang disebutkan di atas.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka bisa mematahkan besi, memporak-porandakan bumi, dan bahkan memotong langit.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka yang telah dibangun dengan tubuh sementara oleh sihir, bukanlah makhluk hidup yang biasa.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan jika mereka memiliki penampilan seperti manusia, mereka bukanlah manusia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Menyembunyikan kekuatan destruktif dan kegigihan yang jauh melampaui manusia, atau bahkan makhluk lain, mereka bermanifestasi seperti yang terdapat di legenda.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, mereka juga bukanlah sebuah keberadaan yang maha kuasa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka yang menjadi sebuah eksistensi lewat Magical Energy dan berjalan dengan Magical Energy yang sama, mereka diizinkan untuk mendapatkan wujud untuk pertama kali dengan Magical Energy yang disediakan oleh Magus yang merupakan Master mereka.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lebih tepatnya, jumlah kecil dari Magical Energy yang diambil dari manusia level magus bukanlah makanan mereka, jadi jangan sampai kamu salah paham.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka tidak dapat eksis tanpa Magical Energy.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka tidak dapat eksis tanpa seorang Master.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walaupun ada pengecualian, yaitu---&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=570958</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 4</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=570958"/>
		<updated>2021-07-28T03:34:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 4==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Strategi kehidupan tak pernah muncul dari kegelapan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei hei, kau tahu? Tentang rumor itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tahu aku tahu, tentang itu kan? Miss Mary...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, benar. Miss Mary.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga mendengarnya dari tempat bimbelku. Rumor itu bahkan sudah menyebar hingga ke sekolah lain.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di Tokyo, kan? Ya, sepertinya rumor Miss Mary hanya ada di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu benar?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu benar, lagipula semua itu terjadi di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, aku belum pernah melihatnya di TV.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku yakin pasti nanti akan muncul di TV.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Apa yang mereka perbincangkan? Sebuah rumor. Yang hanya terjadi di Tokyo. Mary. Miss Mary?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Ayaka Sajyou, itu adalah sebuah topik yang dia tidak tahu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil mengunyah roti yang dia pegang dengan kedua tangannya, dia samar-samar menguping pembicaraan di antara dua teman kelasnya yang duduk bersama dan berada persis di barisan mejanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Menu hari ini adalah roti gulung, rebusan yang berwarna gelap, dan salad sayuran segar.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Roti gulung yang seperti biasanya. Rasa yang seperti biasanya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Walaupun aku sebenarnya suka roti goreng, aku tidak terlalu berpikir kalau ini tidak memuaskan karena ini bukanlah menu setiap hari. Aku hanya, ah, berpikir, kalau ini sangat disayangkan. Tapi, hari ini lumayan enak karena ditemani selai jeruk.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyobek plastik kecil yang membungkusnya, aku mendorong roti yang ada di dalamnya dan mengunyahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku lebih suka selai jeruk daripada margarin. Aku suka yang manis-manis.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kugigit, dan kukunyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Rasanya selalu berbeda karena selai jeruknya yang manis-asam. Aku tidak membencinya. Ini termasuk ke dalam kelompok makanan favoritku.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya, kau pernah mendengarnya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Nama asli Miss Mary. Hmm, daripada nama Miss Mary, mungkin itu adalah nama dari rumornya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku sama sekali tak tahu. Apa ya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku pernah dengar kalau dia akan memanggil seseorang saat jam 11 malam.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lalu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kemudian, orang yang dipanggilnya pasti akan meninggal.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitulah rumornya, Death Mary akan datang untuk membunuhmu saat jam 11 malam.&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:C4-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
Jam 11 malam.&lt;br /&gt;
Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya aku telah mendengarkan sebuah cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Aku penasaran dengan apa yang mereka bicarakan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang itu, selalu punya bahan perbincangan setiap jam makan siang. Yang bernama Kyoko selalu les di bimbel dekat stasiun 3 kali seminggu, dan yang bernama Nao suka menonton TV.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku tak pernah bermain bersama mereka, jadi aku tak tahu apa saja maksud perbincangan mereka. Selain itu, aku juga tidak berpikir kalau mereka berbohong. Mereka berdua kelihatan sedang membicarakan sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku sudah sering menguping pembicaraan orang, jadi aku mencoba untuk  mendengarkan mereka, sambil memasukkan gigitan besar roti ke mulutku, &#039;Hamu,&#039; dan kukunyah. Apakah aku dapat mengerti pembicaraan mereka sekarang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak bisa mendengarkan mereka dengan baik, karena aku lebih fokus mengeluarkan selai jeruk dari tempatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jam 11 malam. Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kurasa aku akan mendekati mereka dan mendengarkannya lagi dengan lebih teliti.&lt;br /&gt;
Tapi tentu saja, aku tak akan menanya secara langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagian, bahkan jika aku membuka mulutku dan mengatakan sesuatu, aku tidak terlalu banyak nonton TV, aku juga tidak les ke bimbel, dan aku jarang membeli Girls Manga Magazine per bulan, jadi aku memiliki perasaan yang samar daripada biasanya, kalau aku mungkin tak akan bisa bercampur baur dengan baik dengan gosip-gosip para anak SD yang seumuran denganku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, aku hanya akan memakan makananku. Nyam nyam.&lt;br /&gt;
Tapi, aku akan dapat dengan mudah menangkap informasi dengan mengkonsentrasikan telingaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Nnh&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah rumor. Tentang seorang wanita asing yang memanggil orang dengan lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Seorang wanita...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat malam. Wanita itu akan muncul di tengah jalan pada tengah malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Di waktu malam?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah kematian. Wanita itu akan memberikan kematian fatal, sesuai dengan namanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;...Mati. Apa wanita itu membunuh mereka?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang kuduga, ini cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman dari teman, atau, teman dari temannya Papa, atau, seseorang yang bekerja untuk temannya teman Papa, atau semacam itu. Cerita aneh yang mereka dapatkan seperti seolah-olah sudah melihatnya sendiri, dari seseorang yang bahkan mungkin tidak melihat atau mengetahuinya secara langsung, seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku telah mendengar hal semacam ini sebelumnya. Aku bisa mengingatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Contohnya, bukankan ada rumor tentnag &#039;&#039;&#039;anjing dengan wajah manusia&#039;&#039;&#039; yang populer di tahun sebelumnya saat semester dua? Itu adalah cerita yang mirip seperti itu. Rumor yang gelap, dibisikkan di antara anak-anak. Cerita hantu sekolah? Atau, salah satu dari tujuh keajaiban sekolah?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku penasaran apakah ini sama seperti itu,’&#039;&#039; pikir Ayaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti jumlah anak tangga yang lebih banyak saat naik daripada saat turun, atau boneka anatomi di ruangan Sains yang bisa berjalan sendiri, atau potret dari musisi di ruangan musik yang matanya bergerak, atau gadis yang tinggal di toilet, hal-hal semacam itu. Jika tidak ada hubungannya dengan sekolah, maka ada wanita bermulut lebar, cermin yang berubah menjadi ungu, benang putih yang keluar dari daun telinga, tisu merah dan tisu biru, dan banyak lagi---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &#039;&#039;Hanya ada penurunan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu seperti nekromansi ecek-ecek, di mana kamu meletakkan koin 5 yen di atas lembaran kertas yang bertuliskan suku kata Jepang sehingga terlihat seperti papan Ouija.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka mengundangku untuk melakukan itu di saat sebuah waktu makan siang saat Musim Semi: &amp;quot;Ayaka, ayo ikutan juga.&amp;quot; Aku melihati teman-temanku, menebak-nebak apakah mereka keturunan dari keluarga Magus, tapi ternyata tidak ada sama sekali. Itu hanyalah permainan anak kecil biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti, siapakah yang kita sukai?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang tidak kita sukai, hal yang tidak kita sukai, hal yang kita takuti, mereka menanyakan hal semacam itu. Tanpa ada semacam sihir, seseorang yang di kelompok itu yang meletakkan koin 5 yen lah yang menggerakkannya. Kalau kupikir-pikir, dua teman di depanku lah yang mengundangku saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan yang suka bergosip.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan, yang sangat &#039;&#039;&#039;penakut&#039;&#039;&#039;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Mereka semua mati...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar. Siapapun yang bertemu dengan wanita itu, tak akan bisa diselamatkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya ampun, aku takut.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia mengatakan kalau dia takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga dengar kalau orang yang melihat cermin juga mati. Aku penasaran, apakah mereka mati karena menyentuhnya, ya...?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh, benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, itu benar. Lagipula, aku dengar ada banyak juga polisi yang mati.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu mengerikan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isi dari rumor itu, adalah tentang hal-hal yang mengerikan dan berbahaya. Orang asing bernama &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; memanggil lelaki dewasa yang sedang pulang ke rumah dari pekerjaan tengah malamnya dan memasuki hotel bersamanya. Keesokan paginya, sosok wanita bernama Mary itu akan menghilang dengan sebuah kalimat: &#039;&#039;‘Selamat datang di dunia kematian!’&#039;&#039; yang tertulis di cermin dalam bahasa Inggris dengan menggunakan lipstik merah. Dengan tanda kecupan bibir merah, di samping tanda seru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu mati di atas kasur. Penyebabnya tidak diketahui. Walaupun dia tidak terluka, apa menurutmu penyebab dia meninggal? Aku juga mendengar, kalau ini sudah menjadi berita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menjadi target hanyalah laki-laki dewasa. Tak ada satupun perempuan yang menjadi korbannya. Dan kalau berdasarkan cerita dari teman sekelasku yang les di bimbel, teman Ayahnya yang berada di kota sebelah juga dibunuh dengan cara yang sama.&lt;br /&gt;
Atau,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Itu sama sekali bukan cerita hantu sekolah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita hantu sekolah, atau lebih tepatnya, cerita hantu dewasa. Cerita hantu tentang seorang Ayah yang pulang ke rumah dengan berjalan melewati jalan pada tengah malam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika dibandingkan dengan cerita anjing berwajah manusia, aku merasakan ada keaslian dan kenyataan pada cerita ini. Tapi, pada waktu yang sama tahun lalu, aku tidak merasa kalau aku takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu menyeramkan, walaupun jika kukatakan kalau aku takut karena aku tak tahu sama sekali apa yang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; pikirkan, atau apa yang dia lakukan sedari awal, maka mungkin aku tak akan takut, tapi tetap saja, aku sama sekali belum pernah merasa takut sebelumnya, jadi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena Ayaka, sudah tahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika itu adalah gosip yang telah berubah menjadi Misteri, maka itu mungkin memiliki kekuatan. Sesuatu yang hanya sekedar jadi rumor diantara anak-anak, tidak cukup untuk jadi seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Setidaknya, Papa tidak akan mengatakan kalau anjing berwajah manusia yang misterius itu sungguh beneran ada. Disamping itu----’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Papaku baik-baik saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berpikir, sambil meneguk susu. Lagipula, hanya ada sedikit yang berani untuk pergi dan pulang saat tengah malam, dengan banyaknya orang yang sudah berada di rumah. Dan bahkan jika pembunuh itu memang ada, itu tidak akan menghentikan rumor misterius tentang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; yang telah disebutkan, yang telah dibisikkan di antara anak SD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak bisa apa-apa soal itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan itulah mengapa aku tidak takut.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sama seperti tahun lalu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun aku tidak bisa mengatakan ini pada teman kelasku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah seorang magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah orang yang berurusan dengan Misteri sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu semacam cerita hantu. Itulah mengapa, aku tidak akan kalah pada gosip, juga pada &#039;&#039;&#039;Phantasmal Species&#039;&#039;&#039; sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergumam kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ayaka mengambil gigitan lain pada roti yang digenggamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Makhluk binatang yang diimajinasikan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keberadaan yang diceritakan di dalam legenda kuno.&#039;&#039;,br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kami memberikan nama &amp;quot;Phantasmal Species&amp;quot; untuk menandakan mereka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak setara dengan bentuk kehidupan yang sudah diketahui, makhluk ini yang telah merubah keberadaan mereka menjadi sebuah Misteri itu sendiri, telah dibagi dalam beberapa tingkatan, yaitu Divine Beasts, Phantasmal Beasts, dan Monstrous Beasts.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Magus juga memungkinkan untuk mengendalikan mereka, tapi jika masih di dalam tingkat Monstrous Beast.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada juga contoh di mana bagian dari mayat mereka yang bisa dimanfaatkan menjadi Mystic Code untuk Magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jika sudah sampai melampaui tingkat Phantasmal Beasts, maka keduanya memungkinkan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pertama, seseorang tak akan dapat melihat mereka di era modern.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Servant, dapat dengan mudah mematahkan aturan itu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena mereka telah jauh melampaui Misteri-Misteri magis.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka dapat menguasai ilusi yang diimpikan orang-orang.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka, dalam waktu, dapat mengendalikan dan memiliki bahkan yang mencapai pada tingkatan Phantasmal Beasts.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dalam Perang Cawan Suci, kami, dapat menggunakan Misteri-Misteri mitologis dengan melalui Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, kau tak boleh melupakan mimpimu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rahasiakan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sembunyikan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Menyingkapkan Misteri adalah hal yang tabu bagi Magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Perang Cawan Suci, harus dilaksanakan di dalam kegelapan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
Setelah itu, sepulang sekolah----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matahari sudah benar-benar terbenam saat aku pulang ke rumah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ini sudah pasti adalah salahnya musim, kenapa matahari terbenam begitu cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa dibuktikan lewat napas yang kukeluarkan yang berubah putih, sama seperti tadi pagi.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku bisa dengan jelas melihatnya dengan mataku.&amp;lt;Br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ini sedikit dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka meniupkan &amp;quot;Haa&amp;quot; ke kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika tahu kalau seperti ini, maka lebih baik jika aku membawa sarung tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dingin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berhenti di gerbang depan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saat aku melihat dari sini, rumahku terlihat seperti rumah besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman sekelas yang tinggal dekat sini menyebutnya &amp;quot;mansion&amp;quot; dan walaupun kata-kata itu tidak terbersit dalam pikiranku saat melihat rumahku, aku berpikir apakah itu sedikit besar di dalam daripada di luar, hanya tentang ukurannya saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan, tak peduli bagaimana struktur di dalamnya, aku tak merasakan kalau menyebutnya mansion itu berlebihan, karena aku sangat tahu tentang semuanya kecuali &#039;&#039;&#039;ruangan yang tak bisa kumasuki.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang sedikit lebih besar, adalah rumahku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guruku berkata saat berkunjung, kalau ini adalah rumah bergaya barat. Di balik gerbang, aku bisa melihat pohon-pohon di halaman depan dan beranda rumah yang bergaya arsitektur barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gerbang...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun tidak dikunci dengan kunci, aku tak bisa masuk hanya dengan mendorongnya dengan normal dengan tanganku. Papa berkata kalau dia meluaskan medan pembatas, dan dia juga memberitahu alasannya. Itu adalah karena sesuatu seperti berpartisipasi dalam &amp;quot;ritual sihir&amp;quot; raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku, aku tak masalah untuk pergi ke sekolah, kau mengatakan kalau aku harus, walaupun kau memperingatiku dengan keras untuk berhati-hati saat aku masuk dan keluar rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengikuti langkah-langkah seperti yang diberitahukan padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memeriksa kalau tidak ada orang di sekitar, aku mengucapkan beberapa kata-kata. Setelah itu, aku menyusuri bentuk alur yang diajarkan dengan jariku pada rangkaian metal, dekat dengan pegangan gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun kemampuanku masih kurang, kukeluarkan energi sihirku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, aku tak bisa melakukannya dengan baik sama sekali.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika aku bisa, maka ini tidak akan memakan waktu 5 menit untuk melakukan sesuatu yang harusnya dapat diselesaikan dalam hitungan detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bisa tidak ya aku lakukan dengan lebih cepat daripada kemarin...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bergumam, sambil mendorong gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Gerbang yang padat seperti dinding batu, terbuka dengan lembut untukku tanpa hambatan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di baliknya, adalah rumah yang seperti biasanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lalu kututup gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku pulang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bergumam, dengan pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika sekitaran waktu ini, maka Papa dan Onee-chan tidak ada di ruang tamu, dan biasanya, melakukan sesuatu di ruangan yang tak bisa kumasuki atau di ruangan yang tak boleh kumasuki, jadi aku tahu kalau tidak ada artinya dalam mengucapkan itu, karena tidak akan ada seseorang yang menampakkan wajah mereka atau bahkan memanggilku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, untuk sekarang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Akan kukatakan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah kebiasaan sehari-hari.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku akan mengatakan, &amp;quot;Aku pulang,&amp;quot; saat aku sampai di rumah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan seseorang mengatakan, &amp;quot;Selamat datang kembali,&amp;quot; saat aku sampai di rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Selamat datang kembali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak ada siapa-siapa, aku hanya akan mengatakannya pada diriku sendiri lagi untuk hari ini juga.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kulanjutkan berjalan hingga halaman depan, dan kubuka pintu depan---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bau apa ini, enak sekali.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, aku mengingat pagi hari dari beberapa hari yang lalu, dan pikiranku dengan rileksnya berpikir, ‘tidak mungkin....’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bau wangi dari tepung terigu, sama seperti yang aku cium kemarin, jadi kalau aku pergi ke dapur, maka mungkin aku bisa bertemu dengan Onee-chan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yang tak bisa aku temui pagi ini.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, pada pagi ini, aku sendirian saat sarapan, dan sendirian lagi dalam melakukan &#039;&#039;&#039;kegiatan sehari-hariku.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku keluar dari lorong pintu masuk sambil merangkul tas ranselku, aku berjalan menuju dapur.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saat aku berjalan, ada---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, selamat datang, Ayaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang indah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wajah yang cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun saat ini senja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan walaupun hari sudah gelap, tapi ia berkilau gemilang...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kakakku, Manaka onee-chan, tersenyum dalam pakaian apronnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan, apa yang sedang onee-chan buat?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Menurut kamu apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menurutku itu kue. Karena baunya enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, hampir benar. Tapi ya, kurasa kamu setengah benar...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kakak mengatakan itu, sosok tersenyumnya saaanngaatt cantik.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka onee-chan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sama seperti yang kulihat di pagi itu, beberapa hari yang lalu, dengan sosoknya yang seperti seorang putri di kastil, mengenakan apron, menari-nari dan berputar kesana-kemari.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Seperti film anime yang Bunda suka dan yang harus ditunjukkan pada Papa, waktu yang sudah berlalu sangat lama. Tentang seorang putri yang menari sambil bernyanyi.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Gadis yang cantik. Rasanya seperti, aku sedang berada di dalam film itu.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Mataku bukanlah mataku, tentunya, mataku adalah semacam kamera yang memproyeksikan film.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Memproyeksikan onee-chan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku memikirkan itu, pikiranku benar-benar melayang kemana-mana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ada apa, Ayaka? Matamu terbuka lebar sekali. Mulutmu juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:V1Act4-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jari-jemari putihnya, berada dalam jarak yang bisa dan tidak bisa aku sentuh. Tapi, aku tidak bisa menyentuhnya.&lt;br /&gt;
Lagian aku berada di pinggir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu karena onee-chan sangat cantik. Seperti seorang puteri.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar...&lt;br /&gt;
...berpikir seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apakah kakak terlihat seperti seorang tuan puteri Britania bagimu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Britania?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu. Ya, tapi jika aku memang terlihat seperti itu bagimu, maka kakak sangat senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Onee-chan tersenyum, sama seperti pada pagi hari itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan berkilau. Dia bersinar kilau gemilang. Hari sudah malam, tidak ada matahari terbit, dan bahkan walaupun matahari sudah terbenam... Onee-chan berputar-putar di dapur, sambil memasak dengan penuh bahagia dalam pakaian apronnya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Dia bersinar.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi, dia dengan sempurna menggerakkan tangannya, sangat cepat, sangat lihai...’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan benar-benar sangat pandai.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Dia tidak menggenggam pisau dapur hari ini, tetapi, dia membawa berbagai macam benda di tangannya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Apa ya yang sedang dibuat onee-chan?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kalau disebut sebagai kue adalah setengah benar, maka setengah lainnya apa?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku ingin mengucapkan itu, aku menyadari penampilanku. Lagi, aku membawa tas ransel di punggungku, sebagai tambahan, aku juga belum mencuci tangan. Jadi, aku segera lari ke kamar mandi, lalu kuletakkan bangku kakiku, dan kucuci tanganku dengan air dingin, dan membasuh mulutku juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuletakkan tasku di lorong.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lalu, pergi lagi ke dapur---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Onee-chan, umm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sedikit ragu untuk menanyakan &amp;quot;Ada yang bisa kubantu?&amp;quot;, aku berhenti di pintu dapur yang tadi kumasuki tanpa ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti onee-chan yang bisa melakukan apapun, aku tahu kalau soal sihir, belajar, menjadi pekerja rumah tangga--- atau apapun itu, tingkatanku berada jauh di bawah onee-chan. Jadi, akan lebih baik bagi Manaka onee-chan untuk melakukannya sendirian daripada aku membantunya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku yakin itu benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam Nyam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku melakukannya, Onee-chan terus melihat tanganku, dan mengucapkan sebuah kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bantu. Maukah kau membantuku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara yang lembut, Walau aku tak tahu sama sekali bagaimana wajah onee-chan sekarang, karena aku tidak bisa melihatnya dari sini. Aku berpikir dengan yakin, ‘Dia sedang tersenyum.’ Tentunya, dia akan memberikanku wajah yang sama seperti sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sering membayangkan wajah tersenyum onee-chan yang sudah lama tidak kulihat, seperti ini, tapi aku sama sekali tak tahu hingga pagi itu bagaimana rupa senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku memberikan anggukan besar dan mengucapkan &amp;quot;Yep!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oke kalau begitu, mungkin kamu bisa ambilkan botol di lemari sebelah sana?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;U, umm.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baking Powder, ya~&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ahh, oh. Dapat, Onee-chan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dan sekarang, tolong keluarkan telur dari kulkas, ya~ Oh, pilih yang paling besar, ambil dua.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Y, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Sepertinya tidak pecah. Sekarang, bisa kamu tata di atas meja di sana, kita...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Mungkinkah?’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Ya, bahkan jika bukan, mungkin itu memang benar.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukan hanya sekedar mengeluarkan piring, ini adalah pertama kalinya, hari ini, kalau aku sedang membantu Onee-chan yang sedang memasak.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun Papa berkata padaku, &amp;quot;Jangan sentuh oven sendirian,&amp;quot; itu beda lagi ceritanya kalau aku sedang bersama onee-chan, tapi, tetap saja tidak ada banyak kesempatan untukku melakukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘I----Ini pertama kalinya aku membantu onee-chan. Aku merasa gugup. Lagipula, onee-chan tidak benar-benar membutuhkan bantuanku, jadi...’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;U, umm, telur, apa, berapa yang dibutuhkan...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dua. Tidak usah khawatir, kita masih punya beberapa sisa telur, jadi, kalau pecah ya pecah, jadi tidak apa-apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;I-Iya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lagian, kakak sudah menyiapkan banyak sekali bahan-bahan, termasuk telur.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Suaramu, bergetar. Apa kamu tidak suka membawa telur, Ayaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ti-Tidak, uh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sangat lamban.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku melakukannya, dengan sangat lamban.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tapi, hanya dengan melihat padanya, Manaka onee-chan tidak terlihat marah padaku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku tahu aku tidak bisa melihat wajahnya, tapi aku masih bisa mendengarnya tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini. Ini telurnya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Terima kasih. Kamu telah memastikan untuk membawanya dengan baik. Hebat!&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;T, tidak. Enggak kok.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mendapatkan pujian seperti itu dengan hanya membawakan telur, entah kenapa, aku merasa sedikit menyedihkan.&lt;br /&gt;
Dengan sendirinya aku melihat ke bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sekarang sisanya adalah...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ngomong-ngomong, kamu suka telur mata sapi, Ayaka?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Um, y, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Telur mata sapi? Atau telur dadar lipat?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku lebih suka mata sapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, itu keluar dari mulutku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kebohongan----’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tidak’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukan benar-benar, sebuah kebohongan.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Itu bukanlah sesuatu untuk dibohongi.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Yang lebih aku suka adalah telur dadar lipat, tapi, aku lebih suka telur mata sapi yang Papa dan onee-chan buatkan untukku, dan karena aku tidak berpikir kalau aku tidak menyukainya, itu tidaklah bohong.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku tidak membenci keduanya.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku menyukai dua-duanya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi, ini sekarang hanyalah pembicaraan, tentang diriku yang tidak layak mengatakan apakah aku suka atau tidak.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kali ini, aku juga akan membuat dadar lipat. Sepertinya, orang Inggris lebih menyukainya. Aku pernah membuatnya sebelumnya, tapi kakak akan coba cicip dulu, karena menurut kakak rasanya masih belum cukup enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;O, oke.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kamu juga cicipin, ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii. Ini sangat enak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat onee-chan mengatakan itu, Onee-chan menunjukkan wajah tersenyumnya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Benar-benar senyuman yang cantik.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bersinar kilau, seperti bunga yang lebih cantik daripada bermacam-macam bunga apapun yang bermekaran di Taman.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan bukanlah peri khayalan, tapi lebih seperti peri yang manis dan terhormat seperti yang ada di buku bergambar.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Disamping itu, aku tahu, dia seperti seorang tuan puteri di kastil.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hihii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Huh?’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Onee-chan, dia sama seperti pagi itu, tapi aku merasa ada yang berbeda.’&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Tapi tidak, perasaan yang terlihat sangat senang---’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Kira-kira, apa ada &#039;&#039;&#039;sesuatu yang baik&#039;&#039;&#039; yang terjadi padanya?’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku begitu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil memiringkan leherku, perlahan aku mencoba melihat wajah onee-chan di atasku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan segera itu pula, onee-chan menatap balik dengan tatapan &amp;quot;huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ada apa?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ah, u, umm, itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar terlalu buru-buru. Sampai-sampai onee-chan menyadariku. Pikiranku lepas, aku terburu-buru, dan sekarang aku jadi tak peduli dalam membantunya. &amp;quot;Apa ada sesuatu yang baik yang terjadi pada onee-chan?,&amp;quot; butuh seberapa lama bagiku untuk mengucapkan itu saja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, apakah kakak terlihat seperti itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Yep.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak ada yang spesial, juga tidak terlalu hal yang baik, sih, walau...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menyentuh bibirnya dengan jari telunjuknya dengan &amp;quot;hmm.&amp;quot; Bahkan gestur itu pun terlihat sangat cantik dan luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begini, ada hewan yang lucu yang sedang melekat padaku.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hewan?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya. Hewan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatakan itu, onee-chan tersenyum.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tanpa melihat diriku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melirik ke sebuah arah, sementara aku...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Entah kenapa---merasakan ini, sesuatu yang tidak bisa dijelaskan, aku merasa bulu kudukku &#039;&#039;&#039;merinding&#039;&#039;&#039; hebat melihat itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku, menjatuhkan benda yang aku pegang dengan tanganku.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan telurnya, pecah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Servant.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Heroic Spirit yang bermanifestasi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saber.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Berserker.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Archer.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lancer.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rider.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Caster.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Assassin.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ilusi yang paling terkuat yang telah dibagi ke dalam tujuh class oleh Holy Grail.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka sangat kuat.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seperti yang disebutkan di atas.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka bisa mematahkan besi, memporak-porandakan bumi, dan bahkan memotong langit.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka yang telah dibangun dengan tubuh sementara oleh sihir, bukanlah makhluk hidup yang biasa.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan jika mereka memiliki penampilan seperti manusia, mereka bukanlah manusia.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Menyembunyikan kekuatan destruktif dan kegigihan yang jauh melampaui manusia, atau bahkan makhluk lain, mereka bermanifestasi seperti yang terdapat di legenda.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, mereka juga bukanlah sebuah keberadaan yang maha kuasa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka yang menjadi sebuah eksistensi lewat Magical Energy dan berjalan dengan Magical Energy yang sama, mereka diizinkan untuk mendapatkan wujud untuk pertama kali dengan Magical Energy yang disediakan oleh Magus yang merupakan Master mereka.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lebih tepatnya, jumlah kecil dari Magical Energy yang diambil dari manusia level magus bukanlah makanan mereka, jadi jangan sampai kamu salah paham.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka tidak dapat eksis tanpa Magical Energy.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka tidak dapat eksis tanpa seorang Master.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walaupun ada pengecualian, yaitu---&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:C4-2.jpg&amp;diff=570955</id>
		<title>File:C4-2.jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:C4-2.jpg&amp;diff=570955"/>
		<updated>2021-07-28T03:16:53Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;V1ACT4-2&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=570679</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 4</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=570679"/>
		<updated>2021-07-22T06:30:18Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 4==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Strategi kehidupan tak pernah muncul dari kegelapan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei hei, kau tahu? Tentang rumor itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tahu aku tahu, tentang itu kan? Miss Mary...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, benar. Miss Mary.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga mendengarnya dari tempat bimbelku. Rumor itu bahkan sudah menyebar hingga ke sekolah lain.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di Tokyo, kan? Ya, sepertinya rumor Miss Mary hanya ada di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu benar?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu benar, lagipula semua itu terjadi di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, aku belum pernah melihatnya di TV.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku yakin pasti nanti akan muncul di TV.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Apa yang mereka perbincangkan? Sebuah rumor. Yang hanya terjadi di Tokyo. Mary. Miss Mary?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Ayaka Sajyou, itu adalah sebuah topik yang dia tidak tahu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil mengunyah roti yang dia pegang dengan kedua tangannya, dia samar-samar menguping pembicaraan di antara dua teman kelasnya yang duduk bersama dan berada persis di barisan mejanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Menu hari ini adalah roti gulung, rebusan yang berwarna gelap, dan salad sayuran segar.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Roti gulung yang seperti biasanya. Rasa yang seperti biasanya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Walaupun aku sebenarnya suka roti goreng, aku tidak terlalu berpikir kalau ini tidak memuaskan karena ini bukanlah menu setiap hari. Aku hanya, ah, berpikir, kalau ini sangat disayangkan. Tapi, hari ini lumayan enak karena ditemani selai jeruk.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyobek plastik kecil yang membungkusnya, aku mendorong roti yang ada di dalamnya dan mengunyahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku lebih suka selai jeruk daripada margarin. Aku suka yang manis-manis.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kugigit, dan kukunyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Rasanya selalu berbeda karena selai jeruknya yang manis-asam. Aku tidak membencinya. Ini termasuk ke dalam kelompok makanan favoritku.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya, kau pernah mendengarnya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Nama asli Miss Mary. Hmm, daripada nama Miss Mary, mungkin itu adalah nama dari rumornya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku sama sekali tak tahu. Apa ya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku pernah dengar kalau dia akan memanggil seseorang saat jam 11 malam.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lalu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kemudian, orang yang dipanggilnya pasti akan meninggal.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitulah rumornya, Death Mary akan datang untuk membunuhmu saat jam 11 malam.&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:C4-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
Jam 11 malam.&lt;br /&gt;
Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya aku telah mendengarkan sebuah cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Aku penasaran dengan apa yang mereka bicarakan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang itu, selalu punya bahan perbincangan setiap jam makan siang. Yang bernama Kyoko selalu les di bimbel dekat stasiun 3 kali seminggu, dan yang bernama Nao suka menonton TV.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku tak pernah bermain bersama mereka, jadi aku tak tahu apa saja maksud perbincangan mereka. Selain itu, aku juga tidak berpikir kalau mereka berbohong. Mereka berdua kelihatan sedang membicarakan sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku sudah sering menguping pembicaraan orang, jadi aku mencoba untuk  mendengarkan mereka, sambil memasukkan gigitan besar roti ke mulutku, &#039;Hamu,&#039; dan kukunyah. Apakah aku dapat mengerti pembicaraan mereka sekarang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak bisa mendengarkan mereka dengan baik, karena aku lebih fokus mengeluarkan selai jeruk dari tempatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jam 11 malam. Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kurasa aku akan mendekati mereka dan mendengarkannya lagi dengan lebih teliti.&lt;br /&gt;
Tapi tentu saja, aku tak akan menanya secara langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagian, bahkan jika aku membuka mulutku dan mengatakan sesuatu, aku tidak terlalu banyak nonton TV, aku juga tidak les ke bimbel, dan aku jarang membeli Girls Manga Magazine per bulan, jadi aku memiliki perasaan yang samar daripada biasanya, kalau aku mungkin tak akan bisa bercampur baur dengan baik dengan gosip-gosip para anak SD yang seumuran denganku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, aku hanya akan memakan makananku. Nyam nyam.&lt;br /&gt;
Tapi, aku akan dapat dengan mudah menangkap informasi dengan mengkonsentrasikan telingaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Nnh&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah rumor. Tentang seorang wanita asing yang memanggil orang dengan lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Seorang wanita...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat malam. Wanita itu akan muncul di tengah jalan pada tengah malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Di waktu malam?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah kematian. Wanita itu akan memberikan kematian fatal, sesuai dengan namanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;...Mati. Apa wanita itu membunuh mereka?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang kuduga, ini cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman dari teman, atau, teman dari temannya Papa, atau, seseorang yang bekerja untuk temannya teman Papa, atau semacam itu. Cerita aneh yang mereka dapatkan seperti seolah-olah sudah melihatnya sendiri, dari seseorang yang bahkan mungkin tidak melihat atau mengetahuinya secara langsung, seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku telah mendengar hal semacam ini sebelumnya. Aku bisa mengingatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Contohnya, bukankan ada rumor tentnag &#039;&#039;&#039;anjing dengan wajah manusia&#039;&#039;&#039; yang populer di tahun sebelumnya saat semester dua? Itu adalah cerita yang mirip seperti itu. Rumor yang gelap, dibisikkan di antara anak-anak. Cerita hantu sekolah? Atau, salah satu dari tujuh keajaiban sekolah?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku penasaran apakah ini sama seperti itu,’&#039;&#039; pikir Ayaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti jumlah anak tangga yang lebih banyak saat naik daripada saat turun, atau boneka anatomi di ruangan Sains yang bisa berjalan sendiri, atau potret dari musisi di ruangan musik yang matanya bergerak, atau gadis yang tinggal di toilet, hal-hal semacam itu. Jika tidak ada hubungannya dengan sekolah, maka ada wanita bermulut lebar, cermin yang berubah menjadi ungu, benang putih yang keluar dari daun telinga, tisu merah dan tisu biru, dan banyak lagi---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &#039;&#039;Hanya ada penurunan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu seperti nekromansi ecek-ecek, di mana kamu meletakkan koin 5 yen di atas lembaran kertas yang bertuliskan suku kata Jepang sehingga terlihat seperti papan Ouija.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka mengundangku untuk melakukan itu di saat sebuah waktu makan siang saat Musim Semi: &amp;quot;Ayaka, ayo ikutan juga.&amp;quot; Aku melihati teman-temanku, menebak-nebak apakah mereka keturunan dari keluarga Magus, tapi ternyata tidak ada sama sekali. Itu hanyalah permainan anak kecil biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti, siapakah yang kita sukai?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang tidak kita sukai, hal yang tidak kita sukai, hal yang kita takuti, mereka menanyakan hal semacam itu. Tanpa ada semacam sihir, seseorang yang di kelompok itu yang meletakkan koin 5 yen lah yang menggerakkannya. Kalau kupikir-pikir, dua teman di depanku lah yang mengundangku saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan yang suka bergosip.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan, yang sangat &#039;&#039;&#039;penakut&#039;&#039;&#039;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Mereka semua mati...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar. Siapapun yang bertemu dengan wanita itu, tak akan bisa diselamatkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya ampun, aku takut.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia mengatakan kalau dia takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga dengar kalau orang yang melihat cermin juga mati. Aku penasaran, apakah mereka mati karena menyentuhnya, ya...?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh, benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, itu benar. Lagipula, aku dengar ada banyak juga polisi yang mati.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu mengerikan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isi dari rumor itu, adalah tentang hal-hal yang mengerikan dan berbahaya. Orang asing bernama &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; memanggil lelaki dewasa yang sedang pulang ke rumah dari pekerjaan tengah malamnya dan memasuki hotel bersamanya. Keesokan paginya, sosok wanita bernama Mary itu akan menghilang dengan sebuah kalimat: &#039;&#039;‘Selamat datang di dunia kematian!’&#039;&#039; yang tertulis di cermin dalam bahasa Inggris dengan menggunakan lipstik merah. Dengan tanda kecupan bibir merah, di samping tanda seru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu mati di atas kasur. Penyebabnya tidak diketahui. Walaupun dia tidak terluka, apa menurutmu penyebab dia meninggal? Aku juga mendengar, kalau ini sudah menjadi berita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menjadi target hanyalah laki-laki dewasa. Tak ada satupun perempuan yang menjadi korbannya. Dan kalau berdasarkan cerita dari teman sekelasku yang les di bimbel, teman Ayahnya yang berada di kota sebelah juga dibunuh dengan cara yang sama.&lt;br /&gt;
Atau,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Itu sama sekali bukan cerita hantu sekolah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita hantu sekolah, atau lebih tepatnya, cerita hantu dewasa. Cerita hantu tentang seorang Ayah yang pulang ke rumah dengan berjalan melewati jalan pada tengah malam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika dibandingkan dengan cerita anjing berwajah manusia, aku merasakan ada keaslian dan kenyataan pada cerita ini. Tapi, pada waktu yang sama tahun lalu, aku tidak merasa kalau aku takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu menyeramkan, walaupun jika kukatakan kalau aku takut karena aku tak tahu sama sekali apa yang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; pikirkan, atau apa yang dia lakukan sedari awal, maka mungkin aku tak akan takut, tapi tetap saja, aku sama sekali belum pernah merasa takut sebelumnya, jadi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena Ayaka, sudah tahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika itu adalah gosip yang telah berubah menjadi Misteri, maka itu mungkin memiliki kekuatan. Sesuatu yang hanya sekedar jadi rumor diantara anak-anak, tidak cukup untuk jadi seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Setidaknya, Papa tidak akan mengatakan kalau anjing berwajah manusia yang misterius itu sungguh beneran ada. Disamping itu----’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Papaku baik-baik saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berpikir, sambil meneguk susu. Lagipula, hanya ada sedikit yang berani untuk pergi dan pulang saat tengah malam, dengan banyaknya orang yang sudah berada di rumah. Dan bahkan jika pembunuh itu memang ada, itu tidak akan menghentikan rumor misterius tentang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; yang telah disebutkan, yang telah dibisikkan di antara anak SD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak bisa apa-apa soal itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan itulah mengapa aku tidak takut.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sama seperti tahun lalu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun aku tidak bisa mengatakan ini pada teman kelasku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah seorang magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah orang yang berurusan dengan Misteri sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu semacam cerita hantu. Itulah mengapa, aku tidak akan kalah pada gosip, juga pada &#039;&#039;&#039;Phantasmal Species&#039;&#039;&#039; sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergumam kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ayaka mengambil gigitan lain pada roti yang digenggamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Makhluk binatang yang diimajinasikan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keberadaan yang diceritakan di dalam legenda kuno.&#039;&#039;,br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kami memberikan nama &amp;quot;Phantasmal Species&amp;quot; untuk menandakan mereka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak setara dengan bentuk kehidupan yang sudah diketahui, makhluk ini yang telah merubah keberadaan mereka menjadi sebuah Misteri itu sendiri, telah dibagi dalam beberapa tingkatan, yaitu Divine Beasts, Phantasmal Beasts, dan Monstrous Beasts.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Magus juga memungkinkan untuk mengendalikan mereka, tapi jika masih di dalam tingkat Monstrous Beast.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada juga contoh di mana bagian dari mayat mereka yang bisa dimanfaatkan menjadi Mystic Code untuk Magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jika sudah sampai melampaui tingkat Phantasmal Beasts, maka keduanya memungkinkan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pertama, seseorang tak akan dapat melihat mereka di era modern.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Servant, dapat dengan mudah mematahkan aturan itu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena mereka telah jauh melampaui Misteri-Misteri magis.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka dapat menguasai ilusi yang diimpikan orang-orang.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, mereka, dalam waktu, dapat mengendalikan dan memiliki bahkan yang mencapai pada tingkatan Phantasmal Beasts.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dalam Perang Cawan Suci, kami, dapat menggunakan Misteri-Misteri mitologis dengan melalui Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, kau tak boleh melupakan mimpimu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rahasiakan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sembunyikan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Menyingkapkan Misteri adalah hal yang tabu bagi Magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Perang Cawan Suci, harus dilaksanakan di dalam kegelapan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
Setelah itu, sepulang sekolah----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matahari sudah benar-benar terbenam saat aku pulang ke rumah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ini sudah pasti adalah salahnya musim, kenapa matahari terbenam begitu cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa dibuktikan lewat napas yang kukeluarkan yang berubah putih, sama seperti tadi pagi.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku bisa dengan jelas melihatnya dengan mataku.&amp;lt;Br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ini sedikit dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka meniupkan &amp;quot;Haa&amp;quot; ke kedua tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika tahu kalau seperti ini, maka lebih baik jika aku membawa sarung tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Dingin.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berhenti di gerbang depan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saat aku melihat dari sini, rumahku terlihat seperti rumah besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman sekelas yang tinggal dekat sini menyebutnya &amp;quot;mansion&amp;quot; dan walaupun kata-kata itu tidak terbersit dalam pikiranku saat melihat rumahku, aku berpikir apakah itu sedikit besar di dalam daripada di luar, hanya tentang ukurannya saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan, tak peduli bagaimana struktur di dalamnya, aku tak merasakan kalau menyebutnya mansion itu berlebihan, karena aku sangat tahu tentang semuanya kecuali &#039;&#039;&#039;ruangan yang tak bisa kumasuki.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang sedikit lebih besar, adalah rumahku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guruku berkata saat berkunjung, kalau ini adalah rumah bergaya barat. Di balik gerbang, aku bisa melihat pohon-pohon di halaman depan dan beranda rumah yang bergaya arsitektur barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gerbang...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun tidak dikunci dengan kunci, aku tak bisa masuk hanya dengan mendorongnya dengan normal dengan tanganku. Papa berkata kalau dia meluaskan medan pembatas, dan dia juga memberitahu alasannya. Itu adalah karena sesuatu seperti berpartisipasi dalam &amp;quot;ritual sihir&amp;quot; raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku, aku tak masalah untuk pergi ke sekolah, kau mengatakan kalau aku harus, walaupun kau memperingatiku dengan keras untuk berhati-hati saat aku masuk dan keluar rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengikuti langkah-langkah seperti yang diberitahukan padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memeriksa kalau tidak ada orang di sekitar, aku mengucapkan beberapa kata-kata. Setelah itu, aku menyusuri bentuk alur yang diajarkan dengan jariku pada rangkaian metal, dekat dengan pegangan gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun kemampuanku masih kurang, kukeluarkan energi sihirku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, aku tak bisa melakukannya dengan baik sama sekali.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika aku bisa, maka ini tidak akan memakan waktu 5 menit untuk melakukan sesuatu yang harusnya dapat diselesaikan dalam hitungan detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bisa tidak ya aku lakukan dengan lebih cepat daripada kemarin...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bergumam, sambil mendorong gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Gerbang yang padat seperti dinding batu, terbuka dengan lembut untukku tanpa hambatan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di baliknya, adalah rumah yang seperti biasanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lalu kututup gerbang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku pulang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bergumam, dengan pelan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika sekitaran waktu ini, maka Papa dan Onee-chan tidak ada di ruang tamu, dan biasanya, melakukan sesuatu di ruangan yang tak bisa kumasuki atau di ruangan yang tak boleh kumasuki, jadi aku tahu kalau tidak ada artinya dalam mengucapkan itu, karena tidak akan ada seseorang yang menampakkan wajah mereka atau bahkan memanggilku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, untuk sekarang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Akan kukatakan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah kebiasaan sehari-hari.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku akan mengatakan, &amp;quot;Aku pulang,&amp;quot; saat aku sampai di rumah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan seseorang mengatakan, &amp;quot;Selamat datang kembali,&amp;quot; saat aku sampai di rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Selamat datang kembali.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak ada siapa-siapa, aku hanya akan mengatakannya pada diriku sendiri lagi untuk hari ini juga.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kulanjutkan berjalan hingga halaman depan, dan kubuka pintu depan---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bau apa ini, enak sekali.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, aku mengingat pagi hari dari beberapa hari yang lalu, dan pikiranku dengan rileksnya berpikir, ‘tidak mungkin....’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Bau wangi dari tepung terigu, sama seperti yang aku cium kemarin, jadi kalau aku pergi ke dapur, maka mungkin aku bisa bertemu dengan Onee-chan.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yang tak bisa aku temui pagi ini.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, pada pagi ini, aku sendirian saat sarapan, dan sendirian lagi dalam melakukan &#039;&#039;&#039;kegiatan sehari-hariku.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku keluar dari lorong pintu masuk sambil merangkul tas ranselku, aku berjalan menuju dapur.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saat aku berjalan, ada---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, selamat datang, Ayaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang indah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wajah yang cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun saat ini senja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan walaupun hari sudah gelap, tapi ia berkilau gemilang...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kakakku, Manaka onee-chan, tersenyum dalam pakaian apronnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Onee-chan, apa yang sedang onee-chan buat?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Fufu. Menurut kamu apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Menurutku itu kue. Karena baunya enak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Oh, hampir benar. Tapi ya, kurasa kamu setengah benar...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kakak mengatakan itu, sosok tersenyumnya saaanngaatt cantik.&lt;br /&gt;
Manaka onee-chan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti yang kulihat di pagi itu, beberapa hari yang lalu, dengan sosoknya yang seperti seorang putri di kastil, mengenakan apron, menari-nari dan berputar kesana-kemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Seperti film anime yang Bunda suka dan yang harus ditunjukkan pada Papa, waktu yang sudah berlalu sangat lama. Tentang seorang putri yang menari sambil bernyanyi.&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Gadis yang cantik. Rasanya seperti, aku sedang berada di dalam film itu.&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Mataku bukanlah mataku, tentunya, mataku adalah semacam kamera yang memproyeksikan film.&#039;&lt;br /&gt;
&#039;Memproyeksikan onee-chan.&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku memikirkan itu, pikiranku benar-benar melayang kemana-mana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Ada apa, Ayaka? Matamu terbuka lebar sekali. Mulutmu juga.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Eh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
Jari-jemari putihnya, berada dalam jarak yang bisa dan tidak bisa aku sentuh. Tapi, aku tidak bisa menyentuhnya.&lt;br /&gt;
Lagian aku berada di pinggir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Itu karena onee-chan sangat cantik. Seperti seorang puteri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar...&lt;br /&gt;
...berpikir seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Apakah kakak terlihat seperti seorang tuan puteri Britania bagimu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Britania?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Fufu. Ya, tapi jika aku memang terlihat seperti itu bagimu, maka kakak sangat senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Onee-chan tersenyum, sama seperti pada pagi hari itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Onee-chan berkilau. Dia bersinar kilau gemilang. Hari sudah malam, tidak ada matahari terbit, dan bahkan walaupun matahari sudah terbenam... Onee-chan berputar-putar di dapur, sambil memasak dengan penuh bahagia dalam pakaian apronnya.&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Dia bersinar.&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Tapi, dia dengan sempurna menggerakkan tangannya, sangat cepat, sangat lihai...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Onee-chan benar-benar sangat pandai.&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Dia tidak menggenggam pisau dapur hari ini, tetapi, dia membawa berbagai macam benda di tangannya.&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Apa ya yang sedang dibuat onee-chan?&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Kalau disebut sebagai kue adalah setengah benar, maka setengah lainnya apa?&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat aku ingin mengucapkan itu, aku menyadari penampilanku. Lagi, aku membawa tas ransel di punggungku, sebagai tambahan, aku juga belum mencuci tangan. Jadi, aku segera lari ke kamar mandi, lalu kuletakkan bangku kakiku, dan kucuci tanganku dengan air dingin, dan membasuh mulutku juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kuletakkan tasku di lorong.&lt;br /&gt;
Lalu, pergi lagi ke dapur---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Onee-chan, umm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sedikit ragu untuk menanyakan &amp;quot;Ada yang bisa kubantu?&amp;quot;, aku berhenti di pintu dapur yang tadi kumasuki tanpa ragu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak seperti onee-chan yang bisa melakukan apapun, aku tahu kalau soal sihir, belajar, menjadi pekerja rumah tangga--- atau apapun itu, tingkatanku berada jauh di bawah onee-chan. Jadi, akan lebih baik bagi Manaka onee-chan untuk melakukannya sendirian daripada aku membantunya.&lt;br /&gt;
Aku yakin itu benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam Nyam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saa aku melakukannya, Onee-chan terus melihat tanganku, dan mengucapkan sebuah kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Bantu. Maukah kau membantuku?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah suara yang lembut, Walau aku tak tahu sama sekali bagaimana wajah onee-chan sekarang, karena aku tidak bisa melihatnya dari sini. Aku berpikir dengan yakin, &#039;Dia sedang tersenyum.&#039; Tentunya, dia akan memberikanku wajah yang sama seperti sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sering membayangkan wajah tersenyum onee-chan yang sudah lama tidak kulihat, seperti ini, tapi aku sama sekali tak tahu hingga pagi itu bagaimana rupa senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku memberikan anggukan besar dan mengucapkan &amp;quot;Yep!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Oke kalau begitu, mungkin kamu bisa ambilkan botol di lemari sebelah sana?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;U, umm.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Baking Powder, ya~&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Ahh, oh. Dapat, Onee-chan!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Dan sekarang, tolong keluarkan telur dari kulkas, ya~ Oh, pilih yang paling besar, ambil dua.&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Y, ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Hihii. Sepertinya tidak pecah. Sekarang, bisa kamu tata di atas meja di sana, kita...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Mungkinkah?&#039;&lt;br /&gt;
&#039;Ya, bahkan jika bukan, mungkin itu memang benar.&#039;&lt;br /&gt;
&#039;Itu bukan hanya sekedar mengeluarkan piring, ini adalah pertama kalinya, hari ini, kalau aku sedang membantu Onee-chan yang sedang memasak.&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun Papa berkata padaku, &amp;quot;Jangan sentuh oven sendirian,&amp;quot; itu beda lagi ceritanya kalau aku sedang bersama onee-chan, tapi, tetap saja tidak ada banyak kesempatan untukku melakukan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;I----Ini pertama kalinya aku membantu onee-chan. Aku merasa gugup. Lagipula, onee-chan tidak benar-benar membutuhkan bantuanku, jadi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;U, umm, telur, apa, berapa yang dibutuhkan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Dua. Tidak usah khawatir, kita masih punya beberapa sisa telur, jadi, kalau pecah ya pecah, jadi tidak apa-apa!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;I-Iya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Lagian, kakak sudah menyiapkan banyak sekali bahan-bahan, termasuk telur.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Ya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Hihii. Suaramu, bergetar. Apa kamu tidak suka membawa telur, Ayaka?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Ti-Tidak, uh...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sangat lamban.&lt;br /&gt;
Aku melakukannya, dengan sangat lamban.&lt;br /&gt;
Tapi, hanya dengan melihat padanya, Manaka onee-chan tidak terlihat marah padaku.&lt;br /&gt;
Aku tahu aku tidak bisa melihat wajahnya, tapi aku masih bisa mendengarnya tertawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Ini. Ini telurnya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Terima kasih. Kamu telah memastikan untuk membawanya dengan baik. Hebat!&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;T, tidak. Enggak kok.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mendapatkan pujian seperti itu dengan hanya membawakan telur, entah kenapa, aku merasa sedikit menyedihkan.&lt;br /&gt;
Dengan sendirinya aku melihat ke bawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Sekarang sisanya adalah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Ngomong-ngomong, kamu suka telur mata sapi, Ayaka?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Um, y, ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Telur mata sapi? Atau telur dadar lipat?&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Aku lebih suka mata sapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba, itu keluar dari mulutku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Kebohongan----&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Tidak&#039;&lt;br /&gt;
&#039;Itu bukan benar-benar, sebuah kebohongan.&#039;&lt;br /&gt;
&#039;Itu bukanlah sesuatu untuk dibohongi,&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Yang lebih aku suka adalah telur dadar lipat, tapi, aku lebih suka telur mata sapi yang Papa dan onee-chan buatkan untukku, dan karena aku tidak berpikir kalau aku tidak menyukainya, itu tidaklah bohong.&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Aku tidak membenci keduanya.&#039;&lt;br /&gt;
&#039;Aku menyukai dua-duanya.&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Tapi, ini sekarang hanyalah pembicaraan, tentang diriku yang tidak layak mengatakan apakah aku suka atau tidak.&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Kali ini, aku juga akan membuat dadar lipat. Sepertinya, orang Inggris lebih menyukainya. Aku pernah membuatnya sebelumnya, tapi kakak akan coba cicip dulu, karena menurut kakak rasanya masih belum cukup enak.&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;O, oke.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Kamu juga cicipin, ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Hihii. Ini sangat enak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat onee-chan mengatakan itu, Onee-chan menunjukkan wajah tersenyumnya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Benar-benar senyuman yang cantik.&#039;&lt;br /&gt;
&#039;Bersinar kilau, seperti bunga yang lebih cantik daripada bermacam-macam bunga apapun yang bermekaran di Taman.&#039;&lt;br /&gt;
&#039;Onee-chan bukanlah peri khayalan, tapi lebih seperti peri yang manis dan terhormat seperti yang ada di buku bergambar.&#039;&lt;br /&gt;
&#039;Disamping itu, aku tahu, dia seperti seorang tuan puteri di kastil.&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Hihii.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Huh?&amp;quot;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;Onee-chan, dia sama seperti pagi itu, tapi aku merasa ada yang berbeda.&#039;&lt;br /&gt;
&#039;Tapi tidak, perasaan yang terlihat sangat senang---&#039;&lt;br /&gt;
&#039;Kira-kira, apa ada sesuatu yang baik yang terjadi padanya?&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku begitu.&lt;br /&gt;
Sambil memiringkan leherku, perlahan aku mencoba melihat wajah onee-chan di atasku.&lt;br /&gt;
Dan segera itu pula, onee-chan menatap balik dengan tatapan &amp;quot;huh?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Ada apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Ah, u, umm, itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku benar-benar terlalu buru-buru. Sampai-sampai onee-chan menyadariku. Pikiranku lepas, aku terburu-buru, dan sekarang aku jadi tak peduli dalam membantunya. &amp;quot;Apa ada sesuatu yang baik yang terjadi pada onee-chan?,&amp;quot; butuh seberapa lama bagiku untuk mengucapkan itu saja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Oh, apakah kakak terlihat seperti itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Yep.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Tidak ada yang spesial, juga tidak terlalu hal yang baik, sih, walau...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menyentuh bibirnya dengan jari telunjuknya dengan &amp;quot;hmm.&amp;quot; Bahkan gestur itu pun terlihat sangat cantik dan luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Begini, ada hewan yang lucu yang sedang melekat padaku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
Ayaka: &amp;quot;Hewan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
Manaka: &amp;quot;Ya. Hewan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatakan itu, onee-chan tersenyum.&lt;br /&gt;
Tanpa melihat diriku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia melirik ke sebuah arah, sementara aku...&lt;br /&gt;
Entah kenapa---merasakan ini, sesuatu yang tidak bisa dijelaskan, aku merasa bulu kudukku merinding hebat melihat itu.&lt;br /&gt;
Aku, menjatuhkan benda yang aku pegang dengan tanganku.&lt;br /&gt;
Dan telurnya, pecah.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=570678</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 4</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_4&amp;diff=570678"/>
		<updated>2021-07-22T06:14:11Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: Created page with &amp;quot;==Act 4== &amp;#039;&amp;#039;Strategi kehidupan tak pernah muncul dari kegelapan&amp;#039;&amp;#039;     ===Bagian 1=== &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Kyoko:&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; &amp;quot;Hei hei, kau tahu? Tentang rumor itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt; &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Nao:&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; &amp;quot;Aku tahu aku tahu, te...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 4==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Strategi kehidupan tak pernah muncul dari kegelapan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei hei, kau tahu? Tentang rumor itu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tahu aku tahu, tentang itu kan? Miss Mary...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, benar. Miss Mary.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga mendengarnya dari tempat bimbelku. Rumor itu bahkan sudah menyebar hingga ke sekolah lain.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di Tokyo, kan? Ya, sepertinya rumor Miss Mary hanya ada di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu benar?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu benar, lagipula semua itu terjadi di Tokyo.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, aku belum pernah melihatnya di TV.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku yakin pasti nanti akan muncul di TV.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Apa yang mereka perbincangkan? Sebuah rumor. Yang hanya terjadi di Tokyo. Mary. Miss Mary?’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Ayaka Sajyou, itu adalah sebuah topik yang dia tidak tahu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil mengunyah roti yang dia pegang dengan kedua tangannya, dia samar-samar menguping pembicaraan di antara dua teman kelasnya yang duduk bersama dan berada persis di barisan mejanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Menu hari ini adalah roti gulung, rebusan yang berwarna gelap, dan salad sayuran segar.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Roti gulung yang seperti biasanya. Rasa yang seperti biasanya.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Walaupun aku sebenarnya suka roti goreng, aku tidak terlalu berpikir kalau ini tidak memuaskan karena ini bukanlah menu setiap hari. Aku hanya, ah, berpikir, kalau ini sangat disayangkan. Tapi, hari ini lumayan enak karena ditemani selai jeruk.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyobek plastik kecil yang membungkusnya, aku mendorong roti yang ada di dalamnya dan mengunyahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku lebih suka selai jeruk daripada margarin. Aku suka yang manis-manis.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kugigit, dan kukunyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Rasanya selalu berbeda karena selai jeruknya yang manis-asam. Aku tidak membencinya. Ini termasuk ke dalam kelompok makanan favoritku.’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya, kau pernah mendengarnya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Namanya...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Nama asli Miss Mary. Hmm, daripada nama Miss Mary, mungkin itu adalah nama dari rumornya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku sama sekali tak tahu. Apa ya?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku pernah dengar kalau dia akan memanggil seseorang saat jam 11 malam.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lalu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kemudian, orang yang dipanggilnya pasti akan meninggal.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitulah rumornya, Death Mary akan datang untuk membunuhmu saat jam 11 malam.&amp;quot;&lt;br /&gt;
[[File:C4-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
Jam 11 malam.&lt;br /&gt;
Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya aku telah mendengarkan sebuah cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Aku penasaran dengan apa yang mereka bicarakan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang itu, selalu punya bahan perbincangan setiap jam makan siang. Yang bernama Kyoko selalu les di bimbel dekat stasiun 3 kali seminggu, dan yang bernama Nao suka menonton TV.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku tak pernah bermain bersama mereka, jadi aku tak tahu apa saja maksud perbincangan mereka. Selain itu, aku juga tidak berpikir kalau mereka berbohong. Mereka berdua kelihatan sedang membicarakan sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena aku sudah sering menguping pembicaraan orang, jadi aku mencoba untuk  mendengarkan mereka, sambil memasukkan gigitan besar roti ke mulutku, &#039;Hamu,&#039; dan kukunyah. Apakah aku dapat mengerti pembicaraan mereka sekarang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tidak bisa mendengarkan mereka dengan baik, karena aku lebih fokus mengeluarkan selai jeruk dari tempatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jam 11 malam. Death Mary.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kurasa aku akan mendekati mereka dan mendengarkannya lagi dengan lebih teliti.&lt;br /&gt;
Tapi tentu saja, aku tak akan menanya secara langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagian, bahkan jika aku membuka mulutku dan mengatakan sesuatu, aku tidak terlalu banyak nonton TV, aku juga tidak les ke bimbel, dan aku jarang membeli Girls Manga Magazine per bulan, jadi aku memiliki perasaan yang samar daripada biasanya, kalau aku mungkin tak akan bisa bercampur baur dengan baik dengan gosip-gosip para anak SD yang seumuran denganku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, aku hanya akan memakan makananku. Nyam nyam.&lt;br /&gt;
Tapi, aku akan dapat dengan mudah menangkap informasi dengan mengkonsentrasikan telingaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Nnh&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah rumor. Tentang seorang wanita asing yang memanggil orang dengan lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Seorang wanita...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat malam. Wanita itu akan muncul di tengah jalan pada tengah malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Di waktu malam?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu, adalah kematian. Wanita itu akan memberikan kematian fatal, sesuai dengan namanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;...Mati. Apa wanita itu membunuh mereka?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang kuduga, ini cerita yang berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah rumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman dari teman, atau, teman dari temannya Papa, atau, seseorang yang bekerja untuk temannya teman Papa, atau semacam itu. Cerita aneh yang mereka dapatkan seperti seolah-olah sudah melihatnya sendiri, dari seseorang yang bahkan mungkin tidak melihat atau mengetahuinya secara langsung, seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku telah mendengar hal semacam ini sebelumnya. Aku bisa mengingatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Contohnya, bukankan ada rumor tentnag &#039;&#039;&#039;anjing dengan wajah manusia&#039;&#039;&#039; yang populer di tahun sebelumnya saat semester dua? Itu adalah cerita yang mirip seperti itu. Rumor yang gelap, dibisikkan di antara anak-anak. Cerita hantu sekolah? Atau, salah satu dari tujuh keajaiban sekolah?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Aku penasaran apakah ini sama seperti itu,’&#039;&#039; pikir Ayaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti jumlah anak tangga yang lebih banyak saat naik daripada saat turun, atau boneka anatomi di ruangan Sains yang bisa berjalan sendiri, atau potret dari musisi di ruangan musik yang matanya bergerak, atau gadis yang tinggal di toilet, hal-hal semacam itu. Jika tidak ada hubungannya dengan sekolah, maka ada wanita bermulut lebar, cermin yang berubah menjadi ungu, benang putih yang keluar dari daun telinga, tisu merah dan tisu biru, dan banyak lagi---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayaka: &#039;&#039;Hanya ada penurunan&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu seperti nekromansi ecek-ecek, di mana kamu meletakkan koin 5 yen di atas lembaran kertas yang bertuliskan suku kata Jepang sehingga terlihat seperti papan Ouija.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka mengundangku untuk melakukan itu di saat sebuah waktu makan siang saat Musim Semi: &amp;quot;Ayaka, ayo ikutan juga.&amp;quot; Aku melihati teman-temanku, menebak-nebak apakah mereka keturunan dari keluarga Magus, tapi ternyata tidak ada sama sekali. Itu hanyalah permainan anak kecil biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti, siapakah yang kita sukai?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang tidak kita sukai, hal yang tidak kita sukai, hal yang kita takuti, mereka menanyakan hal semacam itu. Tanpa ada semacam sihir, seseorang yang di kelompok itu yang meletakkan koin 5 yen lah yang menggerakkannya. Kalau kupikir-pikir, dua teman di depanku lah yang mengundangku saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan yang suka bergosip.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dua sekawan, yang sangat &#039;&#039;&#039;penakut&#039;&#039;&#039;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Mereka semua mati...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar. Siapapun yang bertemu dengan wanita itu, tak akan bisa diselamatkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya ampun, aku takut.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia mengatakan kalau dia takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku juga dengar kalau orang yang melihat cermin juga mati. Aku penasaran, apakah mereka mati karena menyentuhnya, ya...?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Eh, benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Kyoko:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, itu benar. Lagipula, aku dengar ada banyak juga polisi yang mati.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Nao:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu mengerikan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isi dari rumor itu, adalah tentang hal-hal yang mengerikan dan berbahaya. Orang asing bernama &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; memanggil lelaki dewasa yang sedang pulang ke rumah dari pekerjaan tengah malamnya dan memasuki hotel bersamanya. Keesokan paginya, sosok wanita bernama Mary itu akan menghilang dengan sebuah kalimat: &#039;&#039;‘Selamat datang di dunia kematian!’&#039;&#039; yang tertulis di cermin dalam bahasa Inggris dengan menggunakan lipstik merah. Dengan tanda kecupan bibir merah, di samping tanda seru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu mati di atas kasur. Penyebabnya tidak diketahui. Walaupun dia tidak terluka, apa menurutmu penyebab dia meninggal? Aku juga mendengar, kalau ini sudah menjadi berita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menjadi target hanyalah laki-laki dewasa. Tak ada satupun perempuan yang menjadi korbannya. Dan kalau berdasarkan cerita dari teman sekelasku yang les di bimbel, teman Ayahnya yang berada di kota sebelah juga dibunuh dengan cara yang sama.&lt;br /&gt;
Atau,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Itu sama sekali bukan cerita hantu sekolah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita hantu sekolah, atau lebih tepatnya, cerita hantu dewasa. Cerita hantu tentang seorang Ayah yang pulang ke rumah dengan berjalan melewati jalan pada tengah malam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jika dibandingkan dengan cerita anjing berwajah manusia, aku merasakan ada keaslian dan kenyataan pada cerita ini. Tapi, pada waktu yang sama tahun lalu, aku tidak merasa kalau aku takut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku itu menyeramkan, walaupun jika kukatakan kalau aku takut karena aku tak tahu sama sekali apa yang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; pikirkan, atau apa yang dia lakukan sedari awal, maka mungkin aku tak akan takut, tapi tetap saja, aku sama sekali belum pernah merasa takut sebelumnya, jadi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu karena Ayaka, sudah tahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika itu adalah gosip yang telah berubah menjadi Misteri, maka itu mungkin memiliki kekuatan. Sesuatu yang hanya sekedar jadi rumor diantara anak-anak, tidak cukup untuk jadi seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;‘Setidaknya, Papa tidak akan mengatakan kalau anjing berwajah manusia yang misterius itu sungguh beneran ada. Disamping itu----’&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &#039;&#039;Papaku baik-baik saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berpikir, sambil meneguk susu. Lagipula, hanya ada sedikit yang berani untuk pergi dan pulang saat tengah malam, dengan banyaknya orang yang sudah berada di rumah. Dan bahkan jika pembunuh itu memang ada, itu tidak akan menghentikan rumor misterius tentang &amp;quot;Miss Mary&amp;quot; yang telah disebutkan, yang telah dibisikkan di antara anak SD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak bisa apa-apa soal itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan itulah mengapa aku tidak takut.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sama seperti tahun lalu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Walaupun aku tidak bisa mengatakan ini pada teman kelasku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah seorang magus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;----Itu karena, Papa adalah orang yang berurusan dengan Misteri sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu semacam cerita hantu. Itulah mengapa, aku tidak akan kalah pada gosip, juga pada &#039;&#039;&#039;Phantasmal Species&#039;&#039;&#039; sungguhan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Ayaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bergumam kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ayaka mengambil gigitan lain pada roti yang digenggamnya.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:C4-1.jpg&amp;diff=570677</id>
		<title>File:C4-1.jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:C4-1.jpg&amp;diff=570677"/>
		<updated>2021-07-22T04:58:55Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;V1C4-1&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran&amp;diff=569777</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Halaman Pendaftaran</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran&amp;diff=569777"/>
		<updated>2021-06-15T07:59:27Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Volume 1 - Arc Nona Kecil */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Kalau bergabung, tuliskan nama kalian di Bab yang kalian inginkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Untuk menterjemahkan novel ini, kamu tak perlu melakukannya seperti &amp;quot;Aku harus menyelesaikannya sampai habis!&amp;quot;. Banyak pilihan diberikan untuk para penerjemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tata cara:&lt;br /&gt;
# Klik Sunting/Edit.&lt;br /&gt;
# Lalu cari bagian mana (volume berapa dan act ke berapa) yang mau kamu terjemahkan.&lt;br /&gt;
# Misalkan kamu memilih act ke-5, maka---abaikan tanda kurung apapun--- (::*Act 5 - [([User:username_kamu|username_yang_akan_tercantum])] - &#039;&#039;&#039;status terjemahan&#039;&#039;&#039;)&lt;br /&gt;
# Jika terjemahannya belum selesai, maka gunakan [[Template:Incomplete|template incomplete]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Seri &#039;&#039;Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver&#039;&#039; oleh Hikaru Sakurai==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 1 - Arc Nona Kecil===&lt;br /&gt;
::*Halaman Pembuka - [[User:SmilyMADman|SmilyMADman]]&lt;br /&gt;
::*Act 1 - [[User:SmilyMADman|SmilyMADman]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Act 2 - [[User:SmilyMADman|SmilyMADman]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Act 3 - [[User:SmilyMADman|SmilyMADman]] - &#039;&#039;&#039;Selesai&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
::*Act 4 - [[User:SmilyMADman|SmilyMADman]]&lt;br /&gt;
::*Act 5 - [[User:SmilyMADman|SmilyMADman]]&lt;br /&gt;
::*Act 6 - [[User:SmilyMADman|SmilyMADman]]&lt;br /&gt;
::*Special Act - &amp;quot;Servant&amp;quot; - [[User:SmilyMADman|SmilyMADman]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 2 - Arc Teman Terbaik===&lt;br /&gt;
::*Halaman Pembuka&lt;br /&gt;
::*Act 1&lt;br /&gt;
::*Act 2&lt;br /&gt;
::*Act 3&lt;br /&gt;
::*Act 4&lt;br /&gt;
::*Act 5&lt;br /&gt;
::*Act 6&lt;br /&gt;
::*Special Act - &amp;quot;Magician&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 3 - Arc Pikiran Cantik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 4 - Arc Wahai Pahlawanku===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 5 - Arc Kesatria Takdir===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Cerita Selingan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Fate/Labyrinth===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| Kembali ke [[Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia)|Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia)&amp;diff=569776</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia)&amp;diff=569776"/>
		<updated>2021-06-15T07:58:30Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Updates */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Teaser|Indonesian}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:Volume 1 Cover-Overview.png|300px|right|thumb|Volume 01 Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver&#039;&#039;&#039;&#039;&#039; (フェイト/プロトタイプ 蒼銀のフラグメンツ) adalah sebuah serial light novel yang merincikan kisah Holy Grail War Tokyo Pertama yang ditulis oleh Hikaru Sakurai (桜井 光) dan diilustrasikan oleh Nakahara (中原). Serial light novel ini merupakan prekuel dari &#039;&#039;Fate/Prototype&#039;&#039; (フェイト/プロトタイプ), yang merupakan konsep orisinil dari visual novel &#039;&#039;Fate/stay night&#039;&#039; (フェイト／ステイナイト). Memulai serialisasi di Comptiq magazine pada bulan Agustus 2013, dan diterbitkan dengan format bunkobon mulai dari bulan September 2014 hingga April 2017 dengan total 5 volume. Serialnya kemudian diadaptasi ke dalam bentuk Drama CD, yang terbit mulai dari bulan Oktober 2017 hingga bulan November 2019.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melalui fragmen-fragmen kenangan dari perspektif berbagai karakter, menceritakan sebuah ritual sihir raksasa, sebuah ajang &#039;&#039;battle royale&#039;&#039;, Holy Grail War, yang dilakukan untuk mencapai ambisi terbesar para Magi, dilaksanakan di kota Tokyo untuk pertama kalinya. Di tahun 1991, 8 tahun sebelum Holy Grail War Tokyo Kedua dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran|&#039;&#039;&#039;Pendaftaran Terjemahan&#039;&#039;&#039;]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang ingin membantu untuk menerjemahkan ataupun mengedit dipersilahkan. Penerjemah diminta untuk menandai semua bab yang ingin mereka terjemahkan di [[Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran|halaman pendaftaran]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Standar Format&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah disunting) harus dikonfirmasikan hingga memenuhi format standar. Lihat tautan di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat juga halaman Istilah dan Terminologi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri [https://forums.nrvnqsr.com/showthread.php/7349-Fate-Prototype-Blue-Silver-Fragments-Complete-Version Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver versi bahasa Inggris], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa Jepang juga, kami harap kalian bisa menjadi penerjemah dari versi Jepang. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa memperbaiki kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. Kami akan sangat berterima kasih atas bantuan yang telah kalian berikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Updates==&lt;br /&gt;
* 15 Juni 2021 - Act 3 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan&lt;br /&gt;
* 07 Juni 2021 - Act 2 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan.&lt;br /&gt;
* 23 Mei 2021 - Act 1 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan.&lt;br /&gt;
* 22 Mei 2021 - Halaman Projek dan Halaman Pendaftaran dibuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Seri &#039;&#039;Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver&#039;&#039; oleh Hikaru Sakurai==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 1 - Arc Nona Kecil===&lt;br /&gt;
[[File:Volume 1 Cover-Overview.png|x200px|frameless|right|]]&lt;br /&gt;
::*Halaman Pembuka&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 1|Act 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2|Act 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3|Act 3]]&lt;br /&gt;
::*Act 4&lt;br /&gt;
::*Act 5&lt;br /&gt;
::*Act 6&lt;br /&gt;
::*Special Act - &amp;quot;Servant&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 2 - Arc Teman Terbaik===&lt;br /&gt;
::*Halaman Pembuka&lt;br /&gt;
::*Act 1&lt;br /&gt;
::*Act 2&lt;br /&gt;
::*Act 3&lt;br /&gt;
::*Act 4&lt;br /&gt;
::*Act 5&lt;br /&gt;
::*Act 6&lt;br /&gt;
::*Special Act - &amp;quot;Magician&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 3 - Arc Pikiran Cantik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 4 - Arc Wahai Pahlawanku===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 5 - Arc Kesatria Takdir===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Cerita Selingan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Fate/Labyrinth===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Manajer Proyek&lt;br /&gt;
SmilyMADman&lt;br /&gt;
* Pengawas Proyek&lt;br /&gt;
-&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Penerjemah&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Aktif:&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
:* SmilyMADman&lt;br /&gt;
* Penyunting&lt;br /&gt;
Semua penyunting yang dapat berbahasa Inggris dan Indonesia dengan baik dan benar dipersilakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ikhtisar Serial==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 1 (September 10, 2014, ISBN 9784041021279)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 2 (Oktober 10, 2014, ISBN 9784041021286)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 3 (Maret 26, 2015, ISBN 9784041024522)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 4 (Maret 10, 2016, ISBN 9784041024539)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 5 (April 26, 2017, ISBN 9784041031445)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cerita Selingan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Fate/Labyrinth (Januari 09, 2016, ISBN 9784041035955)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi Lebih Lanjut==&lt;br /&gt;
* [https://typemoon.fandom.com/wiki/Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver Fandom wiki Article]&lt;br /&gt;
* [https://typemoon.fandom.com/wiki/Fate/Prototype Fate/Prototype Fandom wiki Article]&lt;br /&gt;
* [https://typemoon.fandom.com/wiki/Fate/Labyrinth Fate/Labyrinth Fandom wiki Article]&lt;br /&gt;
* [https://forums.nrvnqsr.com/showthread.php/7349-Fate-Prototype-Blue-Silver-Fragments-Complete-Version Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver English Translation by PhoenixRising]&lt;br /&gt;
* [https://fate-pt-sougin.com/ Official Drama CD Website]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia)&amp;diff=569775</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia)&amp;diff=569775"/>
		<updated>2021-06-15T07:57:50Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Volume 1 - Arc Nona Kecil */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{Teaser|Indonesian}}&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:Volume 1 Cover-Overview.png|300px|right|thumb|Volume 01 Cover]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;&#039;&#039;Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver&#039;&#039;&#039;&#039;&#039; (フェイト/プロトタイプ 蒼銀のフラグメンツ) adalah sebuah serial light novel yang merincikan kisah Holy Grail War Tokyo Pertama yang ditulis oleh Hikaru Sakurai (桜井 光) dan diilustrasikan oleh Nakahara (中原). Serial light novel ini merupakan prekuel dari &#039;&#039;Fate/Prototype&#039;&#039; (フェイト/プロトタイプ), yang merupakan konsep orisinil dari visual novel &#039;&#039;Fate/stay night&#039;&#039; (フェイト／ステイナイト). Memulai serialisasi di Comptiq magazine pada bulan Agustus 2013, dan diterbitkan dengan format bunkobon mulai dari bulan September 2014 hingga April 2017 dengan total 5 volume. Serialnya kemudian diadaptasi ke dalam bentuk Drama CD, yang terbit mulai dari bulan Oktober 2017 hingga bulan November 2019.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sinopsis==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melalui fragmen-fragmen kenangan dari perspektif berbagai karakter, menceritakan sebuah ritual sihir raksasa, sebuah ajang &#039;&#039;battle royale&#039;&#039;, Holy Grail War, yang dilakukan untuk mencapai ambisi terbesar para Magi, dilaksanakan di kota Tokyo untuk pertama kalinya. Di tahun 1991, 8 tahun sebelum Holy Grail War Tokyo Kedua dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Terjemahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran|&#039;&#039;&#039;Pendaftaran Terjemahan&#039;&#039;&#039;]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun yang ingin membantu untuk menerjemahkan ataupun mengedit dipersilahkan. Penerjemah diminta untuk menandai semua bab yang ingin mereka terjemahkan di [[Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Halaman_Pendaftaran|halaman pendaftaran]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Standar Format&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap bab (setelah disunting) harus dikonfirmasikan hingga memenuhi format standar. Lihat tautan di samping. [[Format_guideline|Format/Style Guideline]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat juga halaman Istilah dan Terminologi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diterjemahkan, cukup melihat dari seri [https://forums.nrvnqsr.com/showthread.php/7349-Fate-Prototype-Blue-Silver-Fragments-Complete-Version Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver versi bahasa Inggris], namun apabila kalian bisa menerjemahkan bahasa Jepang juga, kami harap kalian bisa menjadi penerjemah dari versi Jepang. Tak perlu takut bila ada kesalahan, kami bisa memperbaiki kesalahan tersebut jika memang dibutuhkan. Kami akan sangat berterima kasih atas bantuan yang telah kalian berikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Updates==&lt;br /&gt;
* 07 Juni 2021 - Act 2 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan.&lt;br /&gt;
* 23 Mei 2021 - Act 1 dari Volume 1 selesai diterjemahkan dan ditambahkan.&lt;br /&gt;
* 22 Mei 2021 - Halaman Projek dan Halaman Pendaftaran dibuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Seri &#039;&#039;Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver&#039;&#039; oleh Hikaru Sakurai==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 1 - Arc Nona Kecil===&lt;br /&gt;
[[File:Volume 1 Cover-Overview.png|x200px|frameless|right|]]&lt;br /&gt;
::*Halaman Pembuka&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 1|Act 1]]&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2|Act 2]]&lt;br /&gt;
::*[[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3|Act 3]]&lt;br /&gt;
::*Act 4&lt;br /&gt;
::*Act 5&lt;br /&gt;
::*Act 6&lt;br /&gt;
::*Special Act - &amp;quot;Servant&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 2 - Arc Teman Terbaik===&lt;br /&gt;
::*Halaman Pembuka&lt;br /&gt;
::*Act 1&lt;br /&gt;
::*Act 2&lt;br /&gt;
::*Act 3&lt;br /&gt;
::*Act 4&lt;br /&gt;
::*Act 5&lt;br /&gt;
::*Act 6&lt;br /&gt;
::*Special Act - &amp;quot;Magician&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 3 - Arc Pikiran Cantik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 4 - Arc Wahai Pahlawanku===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Volume 5 - Arc Kesatria Takdir===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Cerita Selingan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Fate/Labyrinth===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Staf Proyek==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Manajer Proyek&lt;br /&gt;
SmilyMADman&lt;br /&gt;
* Pengawas Proyek&lt;br /&gt;
-&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Penerjemah&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Aktif:&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
:* SmilyMADman&lt;br /&gt;
* Penyunting&lt;br /&gt;
Semua penyunting yang dapat berbahasa Inggris dan Indonesia dengan baik dan benar dipersilakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ikhtisar Serial==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 1 (September 10, 2014, ISBN 9784041021279)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 2 (Oktober 10, 2014, ISBN 9784041021286)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 3 (Maret 26, 2015, ISBN 9784041024522)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 4 (Maret 10, 2016, ISBN 9784041024539)&lt;br /&gt;
* Fate/Prototype 蒼銀のフラグメンツ 5 (April 26, 2017, ISBN 9784041031445)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Cerita Selingan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Fate/Labyrinth (Januari 09, 2016, ISBN 9784041035955)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Informasi Lebih Lanjut==&lt;br /&gt;
* [https://typemoon.fandom.com/wiki/Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver Fandom wiki Article]&lt;br /&gt;
* [https://typemoon.fandom.com/wiki/Fate/Prototype Fate/Prototype Fandom wiki Article]&lt;br /&gt;
* [https://typemoon.fandom.com/wiki/Fate/Labyrinth Fate/Labyrinth Fandom wiki Article]&lt;br /&gt;
* [https://forums.nrvnqsr.com/showthread.php/7349-Fate-Prototype-Blue-Silver-Fragments-Complete-Version Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver English Translation by PhoenixRising]&lt;br /&gt;
* [https://fate-pt-sougin.com/ Official Drama CD Website]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_2&amp;diff=569774</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_2&amp;diff=569774"/>
		<updated>2021-06-15T07:56:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Catatan Penerjemah dan Referensi */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 2==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seseorang yang terefleksi di mata sang gadis adalah&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini dia, selamat makan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata gadis itu, dengan punggung yang terpapar oleh sinar pagi. Berdiri di jendela timur, sambil menunjukkan meja yang terdapat bermacam jenis makanan di atasnya, dengan suara yang lebih merdu daripada kicauan burung yang sedari tadi terus bernyanyi di luar rumah. Sambil dibarengi oleh gestur malu-malunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah seorang gadis yang cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan rambut lembutnya yang seperti transparan. Dengan mata putih yang pucat. Dia terlihat begitu cantik di dalam gaun hijaunya. Sebuah kelopak bunga yang sedang mekar---Ya, benar, lelaki itu sedang mendeskripsikan sosok gadis itu di dalam pikirannya. Sebagai contohnya, jika lelaki itu adalah seorang ksatria elegan yang terbiasa menangani para wanita, maka dia akan membuat pujian mengenai kecantikan gadis itu, dalam waktu di mana dia dapat menyampaikan rasa terima kasihnya untuk bermacam jenis makanan yang disajikan untuknya. Tetapi sayangnya, dia tidak berpengalaman soal wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, dia hanya menatap gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengatakan itu. Sambil memasukkan perasaan berterima kasih di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Umm, yah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau menunjukkan sikap malu-malu, gadis itu memberikan senyuman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Karena aku tidak tahu seleramu, jadi aku hanya membuat apa saja yang terpintas di pikiranku. Walaupun aku sudah membuat sedikit terlalu banyak, sih.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh tidak kok. Aku sangat menghargai ini.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau tidak harus memaksakan diri untuk memakan semuanya. Makan yang kau suka saja...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang malu-malu. Dan, tiba-tiba, berubah pelan. Itulah saat di mana tatapan yang tidak dapat dimengerti dari gadis itu, segera beralih dari dirinya ke arah meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika kau memakannya untuk diriku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah keceriaan yang dikatakan dapat membuat keringatan semua peri yang menari dan berjemur di matahari. Mekarnya bunga besar, yang basah oleh embun pagi. Masing-masing dari keindahannya menjadi gelap. Para peri bersembunyi, dan bunga yang mekar tersebut kembali menutup lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matanya bergetar. Ekspresi gadis itu berubah murung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baiklah kalau begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demi memberi hormat----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan gunungan makanan yang diatur di atas meja, dia akhirnya bisa kembali ke dirinya yang semula. Dan di depan matanya, mungkin terlalu berlebihan untuk porsi makan orang normal. Hidangan telur. Bakon dengan telur, telur dadar, telur ceplok. Masing-masingnya cukup untuk porsi makan 6 orang!? Dan lebih dari itu, telur ceplok nya ditemani oleh roti panggang. Ini juga untuk porsi 6 orang. Salad. Terlihat indah dengan hijau, warna utamanya, juga setara dengan porsi 6 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hidangan daging. Sosisnya sendiri dipanggang bersama dengan jamur putih yang tebal, juga setara untuk porsi 6 orang. Lebih dari itu, ada satu buah kue pai, yang dibuat menggunakan jamur dengan daging dan usus sapi sebagai bahannya. Mungkin, itu baru saja dipanggang. Dan pemasaknya baru saja mengatakan padanya, kalau dia memotong kue painya jadi 6 potong, dan ternyata yang ada di depannya hanyalah potongan pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bubur susunya juga untuk porsi 6 orang. Menu yang memiliki fillet kod dan kentang goreng, juga termasuk di dalam bubur tersebut. Makanan penutupnya adalah buah plum yang disajikan dengan irisan buah persik. Dan untuk krim dan sconenya akan dihidangkan setelah makan, dengan jumlah banyak yang tertata di alas kue. Dan seluruhnya, adalah makanan yang asing bagi lelaki tersebut. Itu semua hanya menu yang nama-namanya baru saja diajarkan padanya dengan gambar pendamping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak masalah kalau jumlahnya segini banyak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi---&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Makanan dihidangkan pada para kesatria sebagai pendukung untuk menuju medan perang. Walaupun ini sangat banyak, ini tidak masalah untukku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengatakan itu, lelaki itu tersenyum. Walau itu hanya ekspresi wajah yang dia buat untuk menghibur gadis itu, pada kenyataannya, jika jumlahnya segini banyak, maka itu bukanlah argumen yang mustahil. Masih ada kejujuran di dalam kata-katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekarang mereka akan pergi ke medan perang, seorang kesatria pastinya membutuhkan tenaga. Daging, kentang, dan alkohol, dan tidak pernah ada ketetapan untuk para kesatria yang telah mengokohkan keberaniannya hanya bisa memakan itu-itu saja. Tapi tentu saja, ada yang namanya batasan dalam segala hal. Seluruh kesatria yang berkumpul di Meja Bundar yang terpintas di pikirannya tak akan membatasi diri mereka untuk mengangguk pada kata-kata itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya, dia dapat memikirkan ini tanpa harus membuat bingung dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tidak bohong.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mempertaruhkan pedang dan harga dirinya di dalamnya. Dia tak akan pernah, membiarkan dirinya berbohong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan memakan semuanya, Manaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka Sajyou---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itulah nama gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa waktu, sarapan pun dimulai. Dia memasukkan makanan ke dalam mulutnya, dan saat setengah dari seluruh makanannya menghilang, gadis itu akhirnya kembali ceria seperti semula. Setiap kali lelaki itu mengatakan &amp;quot;Enak,&amp;quot; gadis itu akan ceria persis di depan matanya. Kehadiran para peri dan bunga akhirnya kembali lagi. Dan senyum pun terpasang di wajah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada gadis itu, dan termasuk juga lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata gadis itu, dengan senyum besar di wajahnya. Jika bunga dapat mengucapkan bahasa manusia, maka mungkin seperti itulah suaranya. Itulah suara yang didengar lelaki tersebut. Mungkin saja, nyanyian para perempuan yang tinggal di Avalon&amp;lt;ref&amp;gt;&#039;&#039;&#039;Avalon&#039;&#039;&#039;, pulau dan rumah para peri (Fairy).&amp;lt;/ref&amp;gt; terdengar seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Coba kau cicip ikan goreng krim asam itu, aku sangat  percaya diri pada makanan itu. Lagi pula, Ayaka yang biasanya pilih-pilih, sampai mengatakan kalau ini enak. Jadi ini pastinya berbeda dari yang lain, kan?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, ini memiliki rasa yang menakjubkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu, jika kau sangat menyukainya, maka aku sangat senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu kelihatan benar-benar gembira.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pada pagi ini, umm, aku mencoba untuk membuat sarapan ala Inggris abad 19 hingga 20. Jadi, kurasa apa yang sebenarnya kupertanyakan adalah, apakah rasanya sudah seperti di tanah airmu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, ini enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar-benar enak?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, &#039;&#039;My Lady&#039;&#039;. Masakanmu benar-benar luar biasa enak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu mengulang-ulang kata-kata itu. Dan sang gadis, membuat senyumnya semakin dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act2-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku senang sekali ----&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu memiringkan kepalanya, rambutnya terayun-ayun. Lelaki itu juga tersenyum melihatnya. Ngomong-ngomong soal kata &amp;quot;Inggris,&amp;quot; dia tidak merasakan itu seperti sesuatu yang melekat padanya. Tetapi, perasaan dari gadis itu berhasil tersampaikan padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu sudah cukup. Dan makanan tersebut memang sangat enak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanan yang dia tahu adalah makanan yang sulit dalam pembuatannya; bermacam-macam dalam langkah pembuatannya. Mungkin, mereka mengalami kemunduran budaya selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun, dan mungkin mencampurkannya dengan budaya dari negara asing. Dia dapat merasakan perbedaan zaman, di dalam makanan yang dia telan. Lelaki itu seolah-olah merindukan sesuatu di dalamnya, tapi walau begitu, dia benar-benar berterima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu tidak tahu, apa yang diinginkan lelaki itu, apa yang dia rasakan, apa yang dipikirkannya tentang semua ini, ataupun kebenaran. Tapi, lelaki itu menerima kemurnian itu. Tanpa mengungkapkannya, bahkan sedikit pun dari kegugupan dalam menghadapi pertempuran, dia hanya bertukar senyum pada sang gadis, yang berbicara padanya dengan ekspresi polos yang sesuai untuk gadis seumurannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei, Saber...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu memanggil namanya. Maka Saber, melihat balik pada gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; Aku, pada pagi ini, mengerti akan satu hal. Um yah... mungkn aku sudah mengetahuinya sedari awal, tapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu mengangguk-angguk &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau tahu, pada intinya itu sama saja seperti memasak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum lelaki itu dapat menanyakan &amp;quot;Maksudnya ‘itu’?&amp;quot;, kata-kata itu bergema. Dari bibirnya yang seperti bunga yang mekar. Dengan pelan, tanpa mengubah nada suaranya. Dalam cara yang benar-benar biasa dan natural. Seperti contohnya, seperti cangkir yang sudah sewajarnya isinya tumpah saat cangkir tersebut dibalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;---yaitu bagaimana cara kita melakukan apapun hal di Holy Grail War.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Holy Grail War, adalah sebuah konflik.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan untuk orang sepertiku, konflik yang seperti ini tak akan pernah menjadi subyek untuk diskusi.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pada dasarnya, jalan yang benar bagi Magus adalah untuk memberikan segenap hidupnya untuk menjadi pelajar seumur hidupnya yang dapat melampaui generasi mereka.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan jika sebuah konflik terjadi di antara masyarakat dan seorang individu yang sedang dalam proses melindungi garis keturunan keluarga dan penelitiannya, adalah mustahil untuk menghentikannya menjadi subyek dari konflik itu sendiri.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi bagaimanapun, ada pengecualian.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Holy Grail War.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebenarnya, itu untuk alasan sederhana yang jelas.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Holy Grail hanya bisa mengabulkan satu saja keinginan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keinginan dari ketujuh &amp;quot;Master&amp;quot; ----Magus yang berpartisipasi di dalam Holy Grail War.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, enam dari mereka harus dihabisi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jadi, persiapkan dirimu, karena ini adalah dasar yang tak bisa dilepaskan dari konflik itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku memahami bahwa baik itu memasak, dan Holy Grail War, adalah sama seperti hal-hal yang lain.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lanjut gadis itu. Dengan riang ----Sambil terus menunjukkan kecantikan sebuah kelopak bunga yang sedang mekar, tanpa berkurang sedikitpun.&lt;br /&gt;
	&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika itu membutuhkan waktu, maka lebih baik gunakan untuk kepala dan pikirkan supaya tidak menghabisi waktu. Walaupun membutuhkan waktu untuk makanan rebusan untuk mendidih dalam waktu lama, bukankah itu akan lebih sederhana dan cepat selesai jika menggunakan &#039;&#039;pressure cooker&#039;&#039; (panci bertekanan)? Atau bahkan pengaduk listrik, atau bahkan oven &#039;&#039;microwave&#039;&#039;? Aku bukanlah orang bodoh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ping,&amp;quot; gadis itu menaikkan jari telunjuknya. Sikapnya, seperti anak kecil yang menyadari sesuatu. Tidak. Mungkin saja memang begitu. Bahkan kepada gadis muda di depan lelaki itu, gadis itu mungkin baru saja mendapatkan ide bagus. Lelaki itu bisa memahami hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepolosan dari gadis itu. Kesucian dari gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanan pagi hari ini, dan Holy Grail War, baginya secara kasar adalah sama. Apakah itu karena pola pikir kekanakan yang datang dari pengalamannya yang belum cukup, atau itu hanya bentuk dari kepolosannya yang tidak dapat memahami kebrutalan Holy Grail War? Atau, apakah &#039;&#039;&#039;karunia alami yang luar biasa&#039;&#039;&#039; dari gadis itu yang membuat lelaki itu berpikir seperti itu? Mungkin saja, itu karena bakat gadis itu. Lagipula, gadis itu terpilih menjadi Master di umurnya yang masih muda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di samping itu, yang manapun itu, persiapan adalah penting, kan? Kurasa itu juga penting,  untuk membuat persiapan dalam mencapai tujuan kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu terus melanjutkan perkataannya. Sambil menerima tatapan dari lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Karena kita tidak tahu seberapa kuat Servant yang lain, kurasa, akan lebih efisien jika menargetkan Masternya dahulu. Atau mungkin, daripada menargetkan Masternya, jika mereka memiliki &#039;&#039;&#039;titik kelemahan&#039;&#039;&#039; yang rendah dalam kekuatan, maka lebih efisien kalau kita menargetkan yang itu saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu terus melanjutkan perkataannya. Titik kelemahan----jika itu adalah Magus biasa, maka itu pasti adalah garis keturunan keluarganya. Keluarga mereka. Anak-anak mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, haruskah kita culik anak mereka? Atau... membunuhnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedari tadi, lelaki itu hanya diam. Dan sekarang, dia tidak punya pilihan selain membuka mulutnya. Tetapi, itu bukan untuk memberikan saran taktik atau strategi untuk Magus yang merupakan Masternya. Itu hanya----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa menahannya lagi. Untuk gadis itu, untuk terbiasa dengan hal itu tanpa pretensi apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Untuk Holy Grail War... Untuk membunuh satu sama lain...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mengalahkan seluruh keenam Master dan Servant, lelaki itu telah berpikir kalau mereka tak akan berencana memilih pilihan itu. Itu adalah, sesuatu yang wajar bagi Magus untuk bertahan hidup di dalam Holy Grail War. Terlepas dari bagaimana mereka meremehkan hal itu, untuk mereka yang mengikutinya, ini bukan apa-apa selain sebuah konflik yang mereka pertaruhkan dengan nyawa mereka. Demi harapan mereka, Magus bersama dengan Servantnya, akan mengabdikan segalanya untuk mencapai kemenangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, walau begitu ---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Keberanian dibutuhkan, untuk menantang seseorang bertarung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri dari kursinya, berdiri di dekat jendela yang sedikit terpisah dari meja, lelaki itu mengucapkan perkataannya. Itu bukanlah niatnya untuk berceramah tentang kekesatriaan. Itu, mungkin, bukanlah sesuatu yang dapat dipahami sendiri oleh gadis dari masa modern.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Mungkin, kau sudah mengerti dengan hal itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa membuat kata-kata yang kasar. Karena Masternya, tidak lain adalah gadis ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, aku tidak bisa membiarkan seseorang yang tidak ada sangkut-pautnya dengan Perang ini ikut terlibat. Mereka masih muda, dan lebih dari itu, mereka tidak punya kekuatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu berkata pelan pada kepolosan yang ada di depan matanya. Tidak diragukan lagi, itu seolah-olah dia memberikan perintah pada gadis muda itu. Jadi setidaknya, gadis yang manis ini, tak akan memilih langkah seorang pembunuh yang haus darah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tetapi, bagaimanapun----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; “Tapi ini demi dirimu, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyuman gadis itu, tak goyah. Bahkan membuat lelaki itu tak bisa mengeluarkan kata-kata protes pada gadis tersebut, karena pada gadis itu terpasang senyum yang tak berubah, yang tidak ada bedanya dengan bunga yang basah oleh embun pagi, yang berayun-ayun di angin dingin. Mata berkilau gadis itu, menatap balik pada lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Demi...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu benar, kau tidak boleh terluka. Dalam pertarunganmu dengan Servant lain, dirimu yang merupakan rank tertinggi pasti tak akan kalah, tapi jika kau terluka di saat pertarungan, maka aku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mengatakan itu, gadis itu menempatkan tangannya pada dadanya. Dada dari gaun hijaunya. Ujung jarinya yang cantik, dengan lembut membuka kancing--------&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tak akan kuat melihatnya. Di samping itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act2-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
Gadis itu mengekspos area dada dari gaunnya. Kulitnya yang seputih salju, dan pola hitam yang menempel di situ pun terlihat. Seraphim, &#039;&#039;&#039;Master Degree&#039;&#039;&#039; yang berbentuk tujuh bulu tunggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini, aku tak ingin menggunakan ini padamu. Tak akan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata yang singkat. Lelaki itu bisa sedikit merasakan, makna dari perkataan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat pertarungan dengan para Servant, lelaki itu tak bisa membantah, bahwa pasti akan datang situasi di mana dia akan terpaksa untuk menggunakan Magical Energy raksasa yang terdapat pada Master Degree. Jadi, gadis tersebut menghindari hal itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu akhirnya mengubah ekspresinya, kepada lelaki yang menanyainya &amp;quot;Kenapa?&amp;quot; dengan tatapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Pipinya, walau sedikit kemerahan, terlihat sedih.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
---Seperti seorang wanita, yang sedang menyatakan cintanya.&lt;br /&gt;
	&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Karena, inilah yang mengikatku dengan dirimu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Aku tidak ingin menghabiskan ini.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
---Karena untuk sekarang, hanya inilah, yang mengikat diriku dengan dirimu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, gadis itu berbisik-----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Master Degree.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebuah hierarki malaikat.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah sebuah kunci, yang mengendalikan kekuatan besar yang mana dapat menyingkirkan seluruh rintangan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Di dalam Holy Grail War, tujuh magus diberikan senjata yang tak tertandingi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tujuh class dari tujuh Heroic Spirit.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Satu class dari Spirit untuk setiap magus yang telah memperoleh gelar malaikat.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kami menyebut mereka sebagai &amp;quot;Servant&amp;quot;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebuah keberadaan yang melampaui Misteri-Misteri magis.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ilusi terkuat yang diimpikan oleh manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan senjata-senjata modern yang dapat membakar kota menjadi abu, tak bisa dibandingkan dengan mereka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pada dasarnya, mereka diyakini tidak dapat dijadikan sebagai &#039;&#039;&#039;Familiar Misteri&#039;&#039;&#039; untuk level Magus, mereka mengukirkan nama mereka pada sejarah, mereka adalah inkarnasi dari pahlawan-pahlawan besar yang telah membentuk legenda mereka sendiri.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebagai keberadaan terkuat yang tiada bandingan, mereka menjadi mungkin untuk dipanggil dan dimanifestasikan untuk pertama kali oleh kekuatan sihir yang melimpah dari Holy Grail.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Heroic Spirit sangatlah kuat, dan luar biasa.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka mendapatkan rupa manusia, tapi mereka pada dasarnya bukanlah manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, Master Degree diukir pada tubuh Magus.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebuah fragmen dari kekuatan Holy Grail, dengan Master Degree mereka bisa mengendalikan bahkan Heroic Spirit yang melampaui Magecraft itu sendiri.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Master Degree memiliki total 3 ukiran,&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, dapat memerintahkan Heroic Spirit sebanyak tiga kali, atau juga untuk memperkuat mereka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tanpa dengan Master Degree, Holy Grail War tidak akan pernah ada.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Efisien,&amp;quot; ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagi, lelaki itu mengatakan lagi kata-kata tersebut. Ingatannya akurat. Kemarin, dia telah mengukir pada pikirannya, informasi tentang Master-Master lain yang sudah diperkirakan pada saat ini, berdasarkan dari yang dia dengar dari gadis itu dan ayahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga magus Reiroukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Putri keluarga Reiroukan, yang mana ayahnya saat ini dianggap sebagai salah satu Master, dikatakan bahwa hampir seumuran dengan Manaka. Dan dia juga merupakan kenalannya. Lebih dari itu, gadis itu juga mengatakan kalau putri keluarga Reiroukan sudah seperti teman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatur informasi-informasi dalam ingatannya, lelaki itu berhati-hati dalam memilih kata-katanya. Sebagai pribadi, dia telah mengikuti jalan kejujuran. Sebagai pribadi, dia harus menunjukkan rakyatnya jalan kepada utopianya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau bilang ‘menargetkan anak dari Master tersebut.’ Aku tidak ingin kau melakukan sesuatu seperti membunuh temanmu dengan tanganmu sendiri.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau terlalu lembut, Saber.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, aku tidak apa-apa. Kau tak perlu mengkhawatirkanku.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Semua orang bisa membuat kesalahan. Tetapi, kau itu bijak. Bahkan jika kau tidak memilih membuat kesalahan, maka kau dengan pastinya akan bisa mewujudkan harapanmu dengan memenangkan Holy Grail.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Yep.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengangguk---Gadis itu masih tetap tersenyum padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika itu demi dirimu, aku akan melakukan apapun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perkataannya tidak dapat mencapainya. Tidak akan mencapai gadis itu. Walau gadis itu harusnya bisa mendengar kata-kata protes darinya, tapi sebuah pemahaman tak akan terjalin. Kenapa begitu? Lelaki itu tahu tentang ketidaksabaran yang ada di dalam hatinya. Kerena itu, dia langsung melompat ke kesimpulan. Kata-kata singkat yang baru saja dikatakannya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan kata lain---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Membunuh orang, bukanlah hal yang baik. Manaka.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya, perkataannya. Mengoyak hati lelaki itu dengan keras. Layaknya sebuah ayunan palu perang raksasa, taring-taring dan cakar-cakar dari seekor naga yang mengamuk di bumi dan mengoyak langit, itu akan membuat seseorang berpikir kalau itu tak akan sampai segitunya, dan hal tersebut, adalah pedang yang dibawa oleh kata-kata dan ekspresi. Tapi, lebih dari apapun---Sang gadis itu sendiri, tak bisa merasakan dan menyadari perkataannya sebagai pedang yang menusuk ke dalam dada sang lelaki. Tetapi, lelaki itu masih belum menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat yang lalu, gadis itu berbicara dengan senangnya. Tentang masakan. Tentang adik kecilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika memang begitu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Maka masih ada harapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sebagai contohnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia menenun kata-katanya. Lagi. Masih belum menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pagi yang aku habiskan bersamamu, dengan keluargamu. Ayah dan adik kecilmu. Itu hal yang sama. Tentunya, juga untuk Master dari keluarga Reiroukan-----&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kenapa kau mengatakan hal seperti itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku telah memutuskan, untuk memberikan Holy Grail padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Mata berserinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan mengabulkan permohonanmu. Supaya kau bisa menyelamatkan Tanah Britania.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Didampingi oleh kecantikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika demi hal itu,&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Sebuah bunga, bunga yang sedang mekar dengan brilian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act2-3.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Maka, aku bisa melakukan apapun, aku akan melakukan apapun untukmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Sang gadis.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
---Sang gadis itu hanya tersenyum, dengan lembut, kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 1|Bagian Sebelumnya]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3|Bagian Selanjutnya]]&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_2&amp;diff=569773</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_2&amp;diff=569773"/>
		<updated>2021-06-15T07:56:16Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 2==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seseorang yang terefleksi di mata sang gadis adalah&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini dia, selamat makan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata gadis itu, dengan punggung yang terpapar oleh sinar pagi. Berdiri di jendela timur, sambil menunjukkan meja yang terdapat bermacam jenis makanan di atasnya, dengan suara yang lebih merdu daripada kicauan burung yang sedari tadi terus bernyanyi di luar rumah. Sambil dibarengi oleh gestur malu-malunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah seorang gadis yang cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan rambut lembutnya yang seperti transparan. Dengan mata putih yang pucat. Dia terlihat begitu cantik di dalam gaun hijaunya. Sebuah kelopak bunga yang sedang mekar---Ya, benar, lelaki itu sedang mendeskripsikan sosok gadis itu di dalam pikirannya. Sebagai contohnya, jika lelaki itu adalah seorang ksatria elegan yang terbiasa menangani para wanita, maka dia akan membuat pujian mengenai kecantikan gadis itu, dalam waktu di mana dia dapat menyampaikan rasa terima kasihnya untuk bermacam jenis makanan yang disajikan untuknya. Tetapi sayangnya, dia tidak berpengalaman soal wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, dia hanya menatap gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Terima kasih.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mengatakan itu. Sambil memasukkan perasaan berterima kasih di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Umm, yah...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau menunjukkan sikap malu-malu, gadis itu memberikan senyuman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Karena aku tidak tahu seleramu, jadi aku hanya membuat apa saja yang terpintas di pikiranku. Walaupun aku sudah membuat sedikit terlalu banyak, sih.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh tidak kok. Aku sangat menghargai ini.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau tidak harus memaksakan diri untuk memakan semuanya. Makan yang kau suka saja...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara yang malu-malu. Dan, tiba-tiba, berubah pelan. Itulah saat di mana tatapan yang tidak dapat dimengerti dari gadis itu, segera beralih dari dirinya ke arah meja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika kau memakannya untuk diriku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah keceriaan yang dikatakan dapat membuat keringatan semua peri yang menari dan berjemur di matahari. Mekarnya bunga besar, yang basah oleh embun pagi. Masing-masing dari keindahannya menjadi gelap. Para peri bersembunyi, dan bunga yang mekar tersebut kembali menutup lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Matanya bergetar. Ekspresi gadis itu berubah murung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Baiklah kalau begitu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demi memberi hormat----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan gunungan makanan yang diatur di atas meja, dia akhirnya bisa kembali ke dirinya yang semula. Dan di depan matanya, mungkin terlalu berlebihan untuk porsi makan orang normal. Hidangan telur. Bakon dengan telur, telur dadar, telur ceplok. Masing-masingnya cukup untuk porsi makan 6 orang!? Dan lebih dari itu, telur ceplok nya ditemani oleh roti panggang. Ini juga untuk porsi 6 orang. Salad. Terlihat indah dengan hijau, warna utamanya, juga setara dengan porsi 6 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hidangan daging. Sosisnya sendiri dipanggang bersama dengan jamur putih yang tebal, juga setara untuk porsi 6 orang. Lebih dari itu, ada satu buah kue pai, yang dibuat menggunakan jamur dengan daging dan usus sapi sebagai bahannya. Mungkin, itu baru saja dipanggang. Dan pemasaknya baru saja mengatakan padanya, kalau dia memotong kue painya jadi 6 potong, dan ternyata yang ada di depannya hanyalah potongan pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bubur susunya juga untuk porsi 6 orang. Menu yang memiliki fillet kod dan kentang goreng, juga termasuk di dalam bubur tersebut. Makanan penutupnya adalah buah plum yang disajikan dengan irisan buah persik. Dan untuk krim dan sconenya akan dihidangkan setelah makan, dengan jumlah banyak yang tertata di alas kue. Dan seluruhnya, adalah makanan yang asing bagi lelaki tersebut. Itu semua hanya menu yang nama-namanya baru saja diajarkan padanya dengan gambar pendamping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak masalah kalau jumlahnya segini banyak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi---&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Makanan dihidangkan pada para kesatria sebagai pendukung untuk menuju medan perang. Walaupun ini sangat banyak, ini tidak masalah untukku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengatakan itu, lelaki itu tersenyum. Walau itu hanya ekspresi wajah yang dia buat untuk menghibur gadis itu, pada kenyataannya, jika jumlahnya segini banyak, maka itu bukanlah argumen yang mustahil. Masih ada kejujuran di dalam kata-katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekarang mereka akan pergi ke medan perang, seorang kesatria pastinya membutuhkan tenaga. Daging, kentang, dan alkohol, dan tidak pernah ada ketetapan untuk para kesatria yang telah mengokohkan keberaniannya hanya bisa memakan itu-itu saja. Tapi tentu saja, ada yang namanya batasan dalam segala hal. Seluruh kesatria yang berkumpul di Meja Bundar yang terpintas di pikirannya tak akan membatasi diri mereka untuk mengangguk pada kata-kata itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya, dia dapat memikirkan ini tanpa harus membuat bingung dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tidak bohong.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia mempertaruhkan pedang dan harga dirinya di dalamnya. Dia tak akan pernah, membiarkan dirinya berbohong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan memakan semuanya, Manaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka Sajyou---&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itulah nama gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa waktu, sarapan pun dimulai. Dia memasukkan makanan ke dalam mulutnya, dan saat setengah dari seluruh makanannya menghilang, gadis itu akhirnya kembali ceria seperti semula. Setiap kali lelaki itu mengatakan &amp;quot;Enak,&amp;quot; gadis itu akan ceria persis di depan matanya. Kehadiran para peri dan bunga akhirnya kembali lagi. Dan senyum pun terpasang di wajah mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada gadis itu, dan termasuk juga lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata gadis itu, dengan senyum besar di wajahnya. Jika bunga dapat mengucapkan bahasa manusia, maka mungkin seperti itulah suaranya. Itulah suara yang didengar lelaki tersebut. Mungkin saja, nyanyian para perempuan yang tinggal di Avalon&amp;lt;ref&amp;gt;&#039;&#039;&#039;Avalon&#039;&#039;&#039;, pulau dan rumah para peri (Fairy).&amp;lt;/ref&amp;gt; terdengar seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Coba kau cicip ikan goreng krim asam itu, aku sangat  percaya diri pada makanan itu. Lagi pula, Ayaka yang biasanya pilih-pilih, sampai mengatakan kalau ini enak. Jadi ini pastinya berbeda dari yang lain, kan?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, ini memiliki rasa yang menakjubkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu, jika kau sangat menyukainya, maka aku sangat senang.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu kelihatan benar-benar gembira.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pada pagi ini, umm, aku mencoba untuk membuat sarapan ala Inggris abad 19 hingga 20. Jadi, kurasa apa yang sebenarnya kupertanyakan adalah, apakah rasanya sudah seperti di tanah airmu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, ini enak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benarkah?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benar-benar enak?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, &#039;&#039;My Lady&#039;&#039;. Masakanmu benar-benar luar biasa enak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu mengulang-ulang kata-kata itu. Dan sang gadis, membuat senyumnya semakin dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act2-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku senang sekali ----&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu memiringkan kepalanya, rambutnya terayun-ayun. Lelaki itu juga tersenyum melihatnya. Ngomong-ngomong soal kata &amp;quot;Inggris,&amp;quot; dia tidak merasakan itu seperti sesuatu yang melekat padanya. Tetapi, perasaan dari gadis itu berhasil tersampaikan padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu sudah cukup. Dan makanan tersebut memang sangat enak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanan yang dia tahu adalah makanan yang sulit dalam pembuatannya; bermacam-macam dalam langkah pembuatannya. Mungkin, mereka mengalami kemunduran budaya selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun, dan mungkin mencampurkannya dengan budaya dari negara asing. Dia dapat merasakan perbedaan zaman, di dalam makanan yang dia telan. Lelaki itu seolah-olah merindukan sesuatu di dalamnya, tapi walau begitu, dia benar-benar berterima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu tidak tahu, apa yang diinginkan lelaki itu, apa yang dia rasakan, apa yang dipikirkannya tentang semua ini, ataupun kebenaran. Tapi, lelaki itu menerima kemurnian itu. Tanpa mengungkapkannya, bahkan sedikit pun dari kegugupan dalam menghadapi pertempuran, dia hanya bertukar senyum pada sang gadis, yang berbicara padanya dengan ekspresi polos yang sesuai untuk gadis seumurannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei, Saber...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, apa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu memanggil namanya. Maka Saber, melihat balik pada gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; Aku, pada pagi ini, mengerti akan satu hal. Um yah... mungkn aku sudah mengetahuinya sedari awal, tapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu mengangguk-angguk &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau tahu, pada intinya itu sama saja seperti memasak.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum lelaki itu dapat menanyakan &amp;quot;Maksudnya ‘itu’?&amp;quot;, kata-kata itu bergema. Dari bibirnya yang seperti bunga yang mekar. Dengan pelan, tanpa mengubah nada suaranya. Dalam cara yang benar-benar biasa dan natural. Seperti contohnya, seperti cangkir yang sudah sewajarnya isinya tumpah saat cangkir tersebut dibalik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;---yaitu bagaimana cara kita melakukan apapun hal di Holy Grail War.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Holy Grail War, adalah sebuah konflik.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan untuk orang sepertiku, konflik yang seperti ini tak akan pernah menjadi subyek untuk diskusi.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pada dasarnya, jalan yang benar bagi Magus adalah untuk memberikan segenap hidupnya untuk menjadi pelajar seumur hidupnya yang dapat melampaui generasi mereka.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan jika sebuah konflik terjadi di antara masyarakat dan seorang individu yang sedang dalam proses melindungi garis keturunan keluarga dan penelitiannya, adalah mustahil untuk menghentikannya menjadi subyek dari konflik itu sendiri.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi bagaimanapun, ada pengecualian.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Holy Grail War.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebenarnya, itu untuk alasan sederhana yang jelas.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Holy Grail hanya bisa mengabulkan satu saja keinginan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keinginan dari ketujuh &amp;quot;Master&amp;quot; ----Magus yang berpartisipasi di dalam Holy Grail War.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, enam dari mereka harus dihabisi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jadi, persiapkan dirimu, karena ini adalah dasar yang tak bisa dilepaskan dari konflik itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku memahami bahwa baik itu memasak, dan Holy Grail War, adalah sama seperti hal-hal yang lain.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lanjut gadis itu. Dengan riang ----Sambil terus menunjukkan kecantikan sebuah kelopak bunga yang sedang mekar, tanpa berkurang sedikitpun.&lt;br /&gt;
	&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika itu membutuhkan waktu, maka lebih baik gunakan untuk kepala dan pikirkan supaya tidak menghabisi waktu. Walaupun membutuhkan waktu untuk makanan rebusan untuk mendidih dalam waktu lama, bukankah itu akan lebih sederhana dan cepat selesai jika menggunakan &#039;&#039;pressure cooker&#039;&#039; (panci bertekanan)? Atau bahkan pengaduk listrik, atau bahkan oven &#039;&#039;microwave&#039;&#039;? Aku bukanlah orang bodoh.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ping,&amp;quot; gadis itu menaikkan jari telunjuknya. Sikapnya, seperti anak kecil yang menyadari sesuatu. Tidak. Mungkin saja memang begitu. Bahkan kepada gadis muda di depan lelaki itu, gadis itu mungkin baru saja mendapatkan ide bagus. Lelaki itu bisa memahami hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepolosan dari gadis itu. Kesucian dari gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanan pagi hari ini, dan Holy Grail War, baginya secara kasar adalah sama. Apakah itu karena pola pikir kekanakan yang datang dari pengalamannya yang belum cukup, atau itu hanya bentuk dari kepolosannya yang tidak dapat memahami kebrutalan Holy Grail War? Atau, apakah &#039;&#039;&#039;karunia alami yang luar biasa&#039;&#039;&#039; dari gadis itu yang membuat lelaki itu berpikir seperti itu? Mungkin saja, itu karena bakat gadis itu. Lagipula, gadis itu terpilih menjadi Master di umurnya yang masih muda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di samping itu, yang manapun itu, persiapan adalah penting, kan? Kurasa itu juga penting,  untuk membuat persiapan dalam mencapai tujuan kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu terus melanjutkan perkataannya. Sambil menerima tatapan dari lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Karena kita tidak tahu seberapa kuat Servant yang lain, kurasa, akan lebih efisien jika menargetkan Masternya dahulu. Atau mungkin, daripada menargetkan Masternya, jika mereka memiliki &#039;&#039;&#039;titik kelemahan&#039;&#039;&#039; yang rendah dalam kekuatan, maka lebih efisien kalau kita menargetkan yang itu saja.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu terus melanjutkan perkataannya. Titik kelemahan----jika itu adalah Magus biasa, maka itu pasti adalah garis keturunan keluarganya. Keluarga mereka. Anak-anak mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, haruskah kita culik anak mereka? Atau... membunuhnya?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedari tadi, lelaki itu hanya diam. Dan sekarang, dia tidak punya pilihan selain membuka mulutnya. Tetapi, itu bukan untuk memberikan saran taktik atau strategi untuk Magus yang merupakan Masternya. Itu hanya----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa menahannya lagi. Untuk gadis itu, untuk terbiasa dengan hal itu tanpa pretensi apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Untuk Holy Grail War... Untuk membunuh satu sama lain...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mengalahkan seluruh keenam Master dan Servant, lelaki itu telah berpikir kalau mereka tak akan berencana memilih pilihan itu. Itu adalah, sesuatu yang wajar bagi Magus untuk bertahan hidup di dalam Holy Grail War. Terlepas dari bagaimana mereka meremehkan hal itu, untuk mereka yang mengikutinya, ini bukan apa-apa selain sebuah konflik yang mereka pertaruhkan dengan nyawa mereka. Demi harapan mereka, Magus bersama dengan Servantnya, akan mengabdikan segalanya untuk mencapai kemenangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, walau begitu ---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Keberanian dibutuhkan, untuk menantang seseorang bertarung.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri dari kursinya, berdiri di dekat jendela yang sedikit terpisah dari meja, lelaki itu mengucapkan perkataannya. Itu bukanlah niatnya untuk berceramah tentang kekesatriaan. Itu, mungkin, bukanlah sesuatu yang dapat dipahami sendiri oleh gadis dari masa modern.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Mungkin, kau sudah mengerti dengan hal itu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tidak bisa membuat kata-kata yang kasar. Karena Masternya, tidak lain adalah gadis ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, aku tidak bisa membiarkan seseorang yang tidak ada sangkut-pautnya dengan Perang ini ikut terlibat. Mereka masih muda, dan lebih dari itu, mereka tidak punya kekuatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu berkata pelan pada kepolosan yang ada di depan matanya. Tidak diragukan lagi, itu seolah-olah dia memberikan perintah pada gadis muda itu. Jadi setidaknya, gadis yang manis ini, tak akan memilih langkah seorang pembunuh yang haus darah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tetapi, bagaimanapun----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; “Tapi ini demi dirimu, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyuman gadis itu, tak goyah. Bahkan membuat lelaki itu tak bisa mengeluarkan kata-kata protes pada gadis tersebut, karena pada gadis itu terpasang senyum yang tak berubah, yang tidak ada bedanya dengan bunga yang basah oleh embun pagi, yang berayun-ayun di angin dingin. Mata berkilau gadis itu, menatap balik pada lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Demi...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu benar, kau tidak boleh terluka. Dalam pertarunganmu dengan Servant lain, dirimu yang merupakan rank tertinggi pasti tak akan kalah, tapi jika kau terluka di saat pertarungan, maka aku...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mengatakan itu, gadis itu menempatkan tangannya pada dadanya. Dada dari gaun hijaunya. Ujung jarinya yang cantik, dengan lembut membuka kancing--------&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tak akan kuat melihatnya. Di samping itu...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act2-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
Gadis itu mengekspos area dada dari gaunnya. Kulitnya yang seputih salju, dan pola hitam yang menempel di situ pun terlihat. Seraphim, &#039;&#039;&#039;Master Degree&#039;&#039;&#039; yang berbentuk tujuh bulu tunggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ini, aku tak ingin menggunakan ini padamu. Tak akan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata yang singkat. Lelaki itu bisa sedikit merasakan, makna dari perkataan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat pertarungan dengan para Servant, lelaki itu tak bisa membantah, bahwa pasti akan datang situasi di mana dia akan terpaksa untuk menggunakan Magical Energy raksasa yang terdapat pada Master Degree. Jadi, gadis tersebut menghindari hal itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadis itu akhirnya mengubah ekspresinya, kepada lelaki yang menanyainya &amp;quot;Kenapa?&amp;quot; dengan tatapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Pipinya, walau sedikit kemerahan, terlihat sedih.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
---Seperti seorang wanita, yang sedang menyatakan cintanya.&lt;br /&gt;
	&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Karena, inilah yang mengikatku dengan dirimu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Aku tidak ingin menghabiskan ini.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
---Karena untuk sekarang, hanya inilah, yang mengikat diriku dengan dirimu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, gadis itu berbisik-----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Master Degree.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebuah hierarki malaikat.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah sebuah kunci, yang mengendalikan kekuatan besar yang mana dapat menyingkirkan seluruh rintangan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Di dalam Holy Grail War, tujuh magus diberikan senjata yang tak tertandingi.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tujuh class dari tujuh Heroic Spirit.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Satu class dari Spirit untuk setiap magus yang telah memperoleh gelar malaikat.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kami menyebut mereka sebagai &amp;quot;Servant&amp;quot;.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebuah keberadaan yang melampaui Misteri-Misteri magis.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ilusi terkuat yang diimpikan oleh manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan senjata-senjata modern yang dapat membakar kota menjadi abu, tak bisa dibandingkan dengan mereka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pada dasarnya, mereka diyakini tidak dapat dijadikan sebagai &#039;&#039;&#039;Familiar Misteri&#039;&#039;&#039; untuk level Magus, mereka mengukirkan nama mereka pada sejarah, mereka adalah inkarnasi dari pahlawan-pahlawan besar yang telah membentuk legenda mereka sendiri.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebagai keberadaan terkuat yang tiada bandingan, mereka menjadi mungkin untuk dipanggil dan dimanifestasikan untuk pertama kali oleh kekuatan sihir yang melimpah dari Holy Grail.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Heroic Spirit sangatlah kuat, dan luar biasa.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mereka mendapatkan rupa manusia, tapi mereka pada dasarnya bukanlah manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Karena itu, Master Degree diukir pada tubuh Magus.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sebuah fragmen dari kekuatan Holy Grail, dengan Master Degree mereka bisa mengendalikan bahkan Heroic Spirit yang melampaui Magecraft itu sendiri.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Master Degree memiliki total 3 ukiran,&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dengan kata lain, dapat memerintahkan Heroic Spirit sebanyak tiga kali, atau juga untuk memperkuat mereka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tanpa dengan Master Degree, Holy Grail War tidak akan pernah ada.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kutipan dari buku catatan tua)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 5===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Efisien,&amp;quot; ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagi, lelaki itu mengatakan lagi kata-kata tersebut. Ingatannya akurat. Kemarin, dia telah mengukir pada pikirannya, informasi tentang Master-Master lain yang sudah diperkirakan pada saat ini, berdasarkan dari yang dia dengar dari gadis itu dan ayahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga magus Reiroukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Putri keluarga Reiroukan, yang mana ayahnya saat ini dianggap sebagai salah satu Master, dikatakan bahwa hampir seumuran dengan Manaka. Dan dia juga merupakan kenalannya. Lebih dari itu, gadis itu juga mengatakan kalau putri keluarga Reiroukan sudah seperti teman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengatur informasi-informasi dalam ingatannya, lelaki itu berhati-hati dalam memilih kata-katanya. Sebagai pribadi, dia telah mengikuti jalan kejujuran. Sebagai pribadi, dia harus menunjukkan rakyatnya jalan kepada utopianya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau bilang ‘menargetkan anak dari Master tersebut.’ Aku tidak ingin kau melakukan sesuatu seperti membunuh temanmu dengan tanganmu sendiri.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau terlalu lembut, Saber.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, aku tidak apa-apa. Kau tak perlu mengkhawatirkanku.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Semua orang bisa membuat kesalahan. Tetapi, kau itu bijak. Bahkan jika kau tidak memilih membuat kesalahan, maka kau dengan pastinya akan bisa mewujudkan harapanmu dengan memenangkan Holy Grail.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Yep.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengangguk---Gadis itu masih tetap tersenyum padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika itu demi dirimu, aku akan melakukan apapun.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perkataannya tidak dapat mencapainya. Tidak akan mencapai gadis itu. Walau gadis itu harusnya bisa mendengar kata-kata protes darinya, tapi sebuah pemahaman tak akan terjalin. Kenapa begitu? Lelaki itu tahu tentang ketidaksabaran yang ada di dalam hatinya. Kerena itu, dia langsung melompat ke kesimpulan. Kata-kata singkat yang baru saja dikatakannya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan kata lain---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Membunuh orang, bukanlah hal yang baik. Manaka.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kenapa?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya, perkataannya. Mengoyak hati lelaki itu dengan keras. Layaknya sebuah ayunan palu perang raksasa, taring-taring dan cakar-cakar dari seekor naga yang mengamuk di bumi dan mengoyak langit, itu akan membuat seseorang berpikir kalau itu tak akan sampai segitunya, dan hal tersebut, adalah pedang yang dibawa oleh kata-kata dan ekspresi. Tapi, lebih dari apapun---Sang gadis itu sendiri, tak bisa merasakan dan menyadari perkataannya sebagai pedang yang menusuk ke dalam dada sang lelaki. Tetapi, lelaki itu masih belum menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat yang lalu, gadis itu berbicara dengan senangnya. Tentang masakan. Tentang adik kecilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika memang begitu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Maka masih ada harapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sebagai contohnya&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia menenun kata-katanya. Lagi. Masih belum menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pagi yang aku habiskan bersamamu, dengan keluargamu. Ayah dan adik kecilmu. Itu hal yang sama. Tentunya, juga untuk Master dari keluarga Reiroukan-----&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kenapa kau mengatakan hal seperti itu?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku telah memutuskan, untuk memberikan Holy Grail padamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Mata berserinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan mengabulkan permohonanmu. Supaya kau bisa menyelamatkan Tanah Britania.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Didampingi oleh kecantikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika demi hal itu,&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Sebuah bunga, bunga yang sedang mekar dengan brilian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act2-3.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Maka, aku bisa melakukan apapun, aku akan melakukan apapun untukmu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Sang gadis.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
---Sang gadis itu hanya tersenyum, dengan lembut, kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 1|Bagian Sebelumnya]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3|Bagian Selanjutnya]]|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_3&amp;diff=569772</id>
		<title>Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 3</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Fate/Prototype:_Fragments_of_Sky_Silver_(Indonesia):Volume_1_Act_3&amp;diff=569772"/>
		<updated>2021-06-15T07:56:10Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;SmilyMADman: /* Act 3 */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Act 3==&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bahkan Heroic Spirit di dalam kisah cinta sang gadis&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 1===&lt;br /&gt;
Cahaya----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun cahaya-cahaya lain sedang meredup, tetapi, ada cahaya lain yang berkilau menyala-nyala. Lantai beton yang dibuat supaya terlihat seolah-olah bata-batanya akan pecah dengan sendirinya. Suara metal bertabrakan yang keras menggema setelah jeda sesaat. Pada saat yang sama, sebuah hempasan keras mematahkan dan memporak-porandakan pohon-pohon seolah-olah mengekspresikan &amp;quot;Angin&amp;quot; dalam satu kata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daun-daun hijau berguguran. Pecahan kulit kayu melayang ke mana-mana. Lampu jalan hancur.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di sudut gelap dari area gedung-gedung tinggi di kota.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tidak ada seorangpun, untuk menyaksikan kejadian tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika ada seseorang yang secara tak sengaja berjalan di situ, di mata orang-orang biasa, akan sulit bagi mereka untuk memikirkan apa yang sebenarnya sedang terjadi di situ.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dasar bangunan gedung tinggi yang sangat terpisah dari stasiun JR Ikebukuro. Di kegelapan tengah malam, siapa yang akan memikirkan, entah apakah itu terlihat bagi mata mereka atau tidak---bahwa akan ada dua bayangan yang saling mengadu senjata dengan kecepatan super cepat, sampai-sampai bentuk visual mereka tak akan bisa dikenali oleh pikiran orang biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika seseorang menyaksikan ini, siapa yang bakal mempercayainya?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mungkinkah, ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Seperti yang diharapkan dari Servant rank pertama.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah suara, bergema. Masing-masing dari bayangan tersebut berhenti di posisi mereka. Menunjukkan diri mereka. Mereka bergumam. Sambil dengan ringannya dengan satu tangan menggenggam benda metal yang dapat dengan mudah ditebak kalau beratnya lebih dari berat badan mereka sendiri----&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pedang yang sangat kokoh. Tetapi, juga cepat, dan tepat, dengan tidak memiliki retakan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lancer mengatakan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, &amp;quot;tombak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tombak yang terlalu panjang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Terlalu besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benda metal yang memiliki bentuk melebar ke dua sisi dengan ujung lancip, adalah obyek yang hanya akan bisa dilihat di masa ini di dalam rekaman seperti buku dan film, atau juga di dalam museum. Rentang yang panjang di antara zaman sebelum Masehi hingga zaman modern, benda metal itu diposisikan sebagai senjata yang penting di dalam konflik umat manusia, dan itu merupakan benda yang mana banyak pendekar pemberani mempercayakan nyawa mereka padanya, yairtu benda yang terus mencabut nyawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bilah tajam dengan pegangan panjang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bunga dari medan perang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, &amp;quot;tombak.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pastinya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh pemandangan yang menggegerkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada sisi dari Sunshine 60 yang merupakan gedung pencakar langit terbesar di Ikebukuro.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di bawah struktur tinggi dari Shuto Expressway yang bahkan sekarang hanya sedikit kendaraan yang melewatinya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang wanita yang mengenakan baju armor besi, memegang “tombak”nya yang begitu panjang dan sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pastinya, kau adalah seorang pahlawan yang memiliki kemasyhuran, kan?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Ya, wanita itu tersenyum sambil menggumamkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 2===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Begitu ya, jadi itu tombak.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mari lihat seberapa hebatnya tombak ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bagaimanapun kejadian dari Holy Grail War yang dilaksanakan oleh 7 Heroic Spirit, pengetahuan dasar sudah diberikan padaku secara otomatis oleh Holy Grail. Pertempuran sihir oleh para magus, pertempuran dari kekuatan perkasa dari para Heroic Spirit, dan perwujudan dari teknik spesial dan keajaiban mereka yang disampaikan pada epos kepahlawanan. Ini adalah keajaiban yang melawan hukum fisika, perulangan dari mitos, atau mungkin adalah jenis dari pelanggaran terhadap dunia?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wanita di depan mataku, memegang tombak besarnya dengan satu tangan, dan dengan ringannya memutar-mutarnya. Walaupun penampilannya dapat membuat orang berpikir kalau itu terbuat dari kertas, tapi aku sudah bisa tahu, berat dari tombak itu dan bilahnya yang terlihat seperti tameng raksasa.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tombak yang berat.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Yang melampaui kemampuan manusia.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Mungkin, beratnya bisa melampaui 100 kilogram.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Walau kelihatannya tidak seperti itu bahkan jika itu adalah tombak besi yang besar. Jika memang seperti itu, maka tombak yang besar dan sangat berat seperti itu adalah benda yang sudah melampaui hukum alam. Benar, sebuah senjata yang tepat untuk dibawa oleh Heroic Spirit pengguna tombak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;???:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act3-1.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
Sebuah kekaguman di dalam hati lelaki itu----Dia akan membiarkannya keluar dari mulutnya. Dengan sosok yang berpakaian dalam armor yang bersinar dalam warna biru dan perak. Dia---Saber, sambil memundurkan kaki kanannya, menurunkan ujung &amp;quot;pedang&amp;quot;nya ke sisi belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu merupakan salah satu &#039;&#039;&#039;kuda-kuda&#039;&#039;&#039; keahliannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada zaman modern, kesempatan untuk bahkan mengayunkannya telah lama tiada---jadi, ya, dia akan menunjukkan, bahwa dia bisa &amp;quot;menggandeng&amp;quot; &amp;quot;pedang&amp;quot;nya yang seharusnya merupakan senjata di masa lalu seperti tombak wanita itu, dengan kedua tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk melakukan pertarungan. Untuk saling mengadu bilah pedang. Untuk menghadapi musuh yang memegang tombak dan menghalangi jalannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dasar dari bangunan pencakar langit yang memiliki tinggi sekitar 240 meter. Di tengah plaza yang dibangun dengan bata palsu dan dibuat untuk menyerupai taman umum, pada perancah yang benar-benar buruk, dengan penataan yang tumpang tindih. Berdiri di tangga yang berada beberapa langkah dari lelaki itu dan menghadap musuh yang sedang melihatnya dari atas... Adalah wanita yang sangat sesuai dengan kesunyian malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Rambut panjang tidak menjadi pengganggunya di medan perang, jadi, apakah itu tampilan dari kemampuan dan kehebatannya?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Wanita bertombak.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Ada satu wanita pengguna tombak di antara rekanku pada masa pelatihan, tapi sepertinya gaya bertarung mereka berbeda.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Selain itu, juga tidak ada terbersit di pikiranku seseorang yang memakai armor seperti itu.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu artinya, dia adalah Heroic Spirit yang bukan berasal dari Britania.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tombakmu itu perkasa sekali, Servant rank keempat, Lancer.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, jadi aku sudah ketahuan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak sepertiku, senjatamu mudah untuk dipahami.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sepertinya memang begitu. Walau sedikit disesalkan karena kau tidak mau menunjukkan senjatamu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu tersenyum kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, pedang lelaki itu tidak bisa dilihat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lagipula, itu memang pedang tak kasat mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menyembunyikan wujud asli pedang ini dengan memanipulasi cahaya yang membias, dengan volume udara atau angin yang besar yang kukumpulkan dan kutahan pada sekeliling pedangku. Karena itu, jika itu dari Lancer----Heroic Spirit pengguna tombak, maka itu berarti Lancer menandai pendekar yang memiliki senjata tak jelas dan tak kasat mata sebagai musuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Benda yang menyulitkan. Senjata tak terlihatmu, maksudku.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan berhenti kalau kau menyerah. Seorang kesatria, adalah seseorang yang tak akan mengayunkan pedang pada wanita.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, kau sungguh baik hati.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu, tidak meringankan senyumannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau kau bersikeras untuk baik hati kepadaku seperti ini----&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu bergerak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Bukan, pendekar itu yang bergerak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seberapa besarkah ketidaksetaraan gender di tempat ini? Tidak ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musuh lelaki itu adalah Heroic Spirit. Manifestasi dari legenda itu sendiri, yang telah mengukir nama mereka pada sejarah dan bahkan waktu, meninggalkan diri mereka pada ingatan orang-orang, sama sekali tak memedulikan hal seperti itu. Apa yang ada, hanyalah kekuatan luar biasa, yang menentang hukum fisika dan sangat kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perhatikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah itu sosok dari tombak raksasa, ataukah gumpalan metal, yang berada di ujung jari Lancer yang sedang meluncur menuju Saber dengan kecepatan ultra tinggi?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tombak yang sangat berat yang dimainkan dengan sangat ringan olehnya, sekarang menghilang. Apakah wanita itu menggunakan &#039;&#039;&#039;Magical Energy&#039;&#039;&#039; angin seperti Saber, atau semacam sihir, ataukah sebuah efek yang dia bawa dari legenda miliknya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua itu salah.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Wanita itu memang hanya cepat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Kencang.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tombak itu berayun dengan cepat dengan telapak tangan dan ujung jari Lancer, lebih ringan dari kepakan sayap burung, dan hanya terus menaikkan kecepatannya hingga menjadi tidak terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Sungguh merepotkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu melepaskan serangan bersamaan dengan kata-kata tersebut. Wanita itu meluncurkan 5 serangan dalam waktu yang sama. Tombak yang telah berubah jadi sangat cepat hingga melebihi batasnya, menyerang lelaki itu sebanyak 5 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesaat setelah itu, terdengar 5 kali metal bertabrakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber menerima serangan berturut-turut Lancer dengan pedangnya, langsung dari depan. Pedang tak terlihatnya, menangkis 5 serangan yang &#039;tak terlihat&#039; berkecepatan tinggi itu. Respon cepat terhadap kecepatan dan berat yang tinggi. Penentangan terhadap hukum fisika. Layaknya mengambil peluru yang telah ditembakkan dengan cepat. Tapi itu adalah Heroic Spirit, sebuah makhluk yang disebut sebagai Servant yang bertarung demi mendapatkan Holy Grail.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedang dan bilah metal bertabrakan dalam kecepatan tinggi. Pada saat yang sama, gelombang udara menghempas sekitar.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Menghancurkan bata-bata palsu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dan satu-persatu, menghancurkan sisa-sisa lampu jalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Luar biasa.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara wanita itu, masih ditemani oleh senyuman. Tanpa membalas perkataannya, Saber mundur. Sesaat setelah itu, 5 serangan beruntun menghantam titik di mana lelaki itu berdiri, meninggalkan bekas seperti cakar yang sangat dalam pada lantai beton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cakar.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ya, cakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tombak yang sedari tadi digenggam Lancer, telah berubah menjadi &amp;quot;tangan&amp;quot;. Tangan raksasa yang tak terlihat berada di belakang tubuh elegannya, bersama dengan cakar besi tajam yang berada di tiap ujung jarinya, menyerang ksatria biru-perak---- mungkin jika ada seseorang melihat pertempuran ini, mereka mungkin akan mengingatnya sebagai sebuah delusi saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tangan&amp;quot; yang menyerang secara beruntun.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
5 serangan yang beruntun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber menghindarinya, juga menangkis dengan pedangnya, lalu mundur jauh ke belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Hindari.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Bertahan.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Keduanya tidak bagus.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak perlu untuk menghindari efek dari hempasan udaranya.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, aku harus menyerangnya jika ada kesempatan.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jangkauan dari tombaknya sangat panjang, jika dia terus mendekatiku dengan serangan berkecepatan tingginya yang beruntun, maka akan sulit bagiku untuk melancarkan serangan balasan dengan pedangku yang hanya memiliki jangkauan pendek.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi...&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu sudah menghindari 5 serangan beruntun sebanyak 7 kali, tapi sesaat setelah itu...&lt;br /&gt;
Saber: &amp;quot;----ngh!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saber mengubah cara serangnya. Walaupun 5 serangan beruntun itu adalah teknik yang luar biasa, tapi itu terlalu monoton. Terlalu &#039;&#039;&#039;lembut.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pertama, aku akan menyelip melewati &amp;quot;tangan&amp;quot; tak terlihatnya, dan setelah itu, aku akan mengayun pedangku sambil memutar tubuhku yang memakai armor ke arah samping. Lalu memberikan serangan keras.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pedang ini berpakaian dalam angin, bilah pedang ini, akan diayun dengan satu tangan, tidak seperti sebelumnya. Sambil memutar tubuhku, aku akan melancarkan serangan satu tangan dengan kuda-kuda setengah tubuh. Dengan cara ini, jangkauannya akan lebih jauh dibanding menggunakan kedua tangan, ini akan menjangkau tubuh rampingnya yang pasti dibentuk untuk melindungi dirinya sendiri dengan jangkauan serangan tombak raksasanya!&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu menghancurkan armor dada wanita itu yang terlihat seperti kumpulan magical energy, dan sesaat setelah itu... Api menari-nari.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Api tersebut menutupi penglihatan Saber. Tak peduli dengan itu, lelaki itu menaruh kekuatan pada tangannya, dan mendorong pedangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku harus menebas jantung musuh, dan menusukkan ujung pedangku ke dalamnya. Tapi. Reaksi dia lemah. Kalau dilihat, tubuh dari Lancer benar-benar jauh dariku. Itu tidak bisa dijangkau jika aku mengayunkan pedangku. Sekali lagi, jarak yang harus kuperpendek.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;.....Kau lumayan hebat.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, senyuman menghilang dari suara Lancer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Apa itu saja kemampuanmu? Kau, yang terus mempertahankan serangan monotonmu itu.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Oh, sekali lagi, aku ketahuan. Wahai kau yang baik hati. Apakah ini mungkin sebuah ekspresi dari belas kasihanmu, yang mencoba untuk mengakhiri ini dengan satu serangan, dengan menargetkan jantungku?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jika itu memang belas kasihan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagi, lelaki itu menyiapkan pedang tak terlihatnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ada banyak cara untuk memperpendek jarak.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tetapi, Saber masih belum menunjukkan kartunya sama sekali.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Namun, itu mungkin sama halnya juga dengan wanita yang mengenggam tombak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mungkin wanita itu sudah cukup untuk menampilkan dirinya sebagai Heroic Spirit, hanya dengan kemampuan membentuk tombak yang super berat dan membuatnya semakin besar. Kemungkinan wanita itu menyembunyikan kartu andalannya sangat tinggi. Sebagai contohnya----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Wahai kau yang baik hati. Servant yang baik hati. Jika kau memaksa untuk baik hati padaku, maka ...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti ini. Wanita itu entah mengeluarkannya darimana, sesuatu seperti botol kecil yang benar-benar memang terlihat seperti benda magis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Lancer:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu akan menggangguku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lancer meneguk cairan merah yang mengisi botol kecil itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan sunyi. Dia masih memasang tatapannya pada lelaki di depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 3===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu dari gedung apartemen yang dekat dengan&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
barisan dari gedung Sunshine 60, Prefektur Toshima, Ikebukuro.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atap gedung yang seharusnya tidak ada orang di atasnya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Pada waktu yang lebih pas jika disebut sebagai fajar daripada tengah malam. Gedung yang memiliki banyak macam layanan bisnis di setiap lantainya tidak berpenghuni dari atas hingga ke bawah, dan harusnya atapnya juga tidak berpenghuni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, ada seorang gadis di atapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin bisa dikatakan--- sebuah pemandangan yang aneh. Seseorang yang harusnya tidak ada di sana malah kelihatan seperti wajar ada di sana, dan itu juga sama dengan pengguna tombak yang sebelumnya, tetapi aura kehadiran yang dikeluarkan mereka berbeda. Jika yang sebelumnya adalah keagresifan yang akan menghancurkan siapapun yang mendekatinya, maka yang ini, apa? Bagaimana dia harus mengungkapkannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya untuk Saber pada saat ini, dia tidak akan mencari kata-kata untuk membanding-bandingkan. Tiba &amp;quot;di sini&amp;quot; di tempat yang disetujui, dia menatap balik, pada senyum lebar gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Manaka.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu memanggil nama gadis itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka Sajyou.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Masternya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seorang magus.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Masterku, yang mengikuti Holy Grail War untuk mendapatkan Holy Grail bersamaku.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka, duduk dengan tenang di atas karpet yang disebarkan pada salah satu sudut di atap, tampaknya dia sedang menungguku untuk datang ke sini.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Saat ini, di sampingnya ada keranjang besar dan termos bersamanya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau tiba tepat waktu. Kau sangat luar biasa, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Katanya, sambil menuangkan teh hitam dengan uap yang mengepul dari termos ke cangkir.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:V1Act3-2.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya, aku juga hampir menyelesaikan persiapanku. Silahkan, duduklah.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersinar, dia memanggilku dengan senyum yang lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya seperti, seperti dia adalah gadis yang umurnya sudah mapan untuk menikah, datang ke taman untuk kencan, dan memutuskan untuk bermain sepanjang hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu mungkin saja karena aku punya emosi yang kuat terhadap Manaka.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Aku mendudukkan badanku pada karpet. Lalu, dia menyodorkanku minuman hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku membawamu keluar, aku membuatmu menghadapi bahaya, dan aku sangat menolaknya, tetapi...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil memiringkan kepalanya sedikit, dia tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tapi, jika aku sudah tahu kalau &#039;&#039;&#039;menunggu bersama&#039;&#039;&#039; seperti ini akan menyenangkan, maka itu menakutkan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menakutkan?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Lagipula, rasanya seperti aku ingin untuk pergi keluar lagi dan lagi, walaupun aku...&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;...... Itu merepotkan.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku membantah dengan pikiran jujurku. Bukannya tubuhku menggigil karena kedinginan malam, walau teh panasnya sangat enak. Sambil menyegarkan tenggorokanku dengan tegukan teh, aku berpikir, apakah aku harus menegur Masterku atas sarannya yang buruk dan tidak baik. Walaupun perkataannya tidak keluar langsung. Lagipula, aku mengetahui dengan tubuhku, di hari lain, bahwa tidak ada batasan bagiku untuk mengantarkan kata-kataku dari sini kepada Masterku yang cantik dan manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kemudian---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ini masih waktu makan malam, dengan itu, Manaka membuka keranjang terdekat, dan mulai mengeluarkan makanan yang dia siapkan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Ada roti dengan banyak sekali bahan yang dimasukkan di pertengahannya, dan sesuatu yang dibumbui dengan garam dan dikepal jadi nasi---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Roti Sandwich atau Onigiri, mana yang kau mau?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, aku belum pernah memakan keduanya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mereka mungkin hidangan dari era modern. Aku belum pernah mendengar ataupun melihatnya di tanah airku sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Pernahkah kamu mendengar &#039;&#039;Earl of Sandwich&#039;&#039;? Dia orang Britania, bukan, dia hidup di masa depanmu... bukan, uhh, lupakan saja. Yang penting, bangsawan itulah yang menciptakan menu Roti Sandwich. Earl itu mendapatkan ide itu karena dia ingin menikmati permainan tanpa harus membuang waktunya untuk makan, dan dia, semacam orang aneh, menurutku.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tersenyum, Manaka mengeluarkan roti dengan penuh lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Jadi, seperti inilah. Makanan yang pas untuk dinikmati saat bermain.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Begitu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menggigit makanan yang diserahkan kepadaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Enak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah roti yang dipanggang pada bagian depan dan belakang dengan bermacam bahan dimasukkan di antara kedua rotinya. Bahan yang dimasukkan diantaranya adalah tomat, lalu selada segar dimasukkan pada sisi ayam panggang dan keju, yang kemudian dimasukkan lebih dalam di antara roti. Tomat yang segarnya juga sangat cocok dengan daging dan kejunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh, aku bisa merasakan ini makanan yang tepat dimakan saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada era di mana lelaki itu tinggal, sayuran segar adalah benda yang sangat langka. Tetapi, di kota ini pada tahun 1991 Masehi, tidak ada seorangpun yang berkata seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;... Enak?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Ya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mengangguk, sambil mengunyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun nama Earl itu tidak terlalu melekat dengan makanan itu, kebiasaan memakan roti isi adalah sesuatu yang sudah diturun-temurunkan di Britania, sejak zaman Roma Kuno. Saber mengangguk sepenuh hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Roti yang aku makan seperti ini, sedari sebelumnya, aku----&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku menyukainya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Sedari sebelumnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku telah menyukainya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perkataan lelaki itu bukanlah kebohongan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Saber yang tidak ragu-ragu menyebut dirinya seorang raja dan kesatria dalam waktu bersamaan, sangat langka mengatakan kebohongan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Jadi, pada saat ini, dia menyatakan fakta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Umm... barusan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Manaka, tersipu malu?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam nyam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Sambil mengunyah roti di mulutnya, dia melihat padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Barusan, sepertinya...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Pipi Manaka memanas.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hm?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyam nyam.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Selanjutnya, kurasa aku akan coba makan nasi yang digumpal itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Menurutku, aku hanya sedikit terlalu sadar diri, sepertinya.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang kupikirkan, pipi Manaka memerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini lebih baik.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Yap, pikir lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai contohnya, sikap kejam miliknya seperti saat dia membicarakan tentang &amp;quot;strategi&amp;quot; malam ini pada ayahnuya, tidaklah sesuai untuk gadis seusianya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pipi gemuk memerah yang lucu. Kilau peri dan kecerahan bunga sangat sesuai padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kau jahat sekali, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengatakan itu, dia menggembungkan pipinya seperti sedang merajuk.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Manaka mencibir bibirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---Gadis yang manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;Ya,&#039; Saber memikirkan itu dari lubuk hatinya.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Karena itu, aku benar-benar memikirkan bahaya dari dia yang melemparkan dirinya ke dalam kekejaman dari Holy Grail War. Sebagai contohnya, itu benar bahwa bahkan saat ini pun... Holy Grail War telah dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perang sihir berskala besar &#039;&#039;&#039;pertama kali dalam sejarah.&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ajang bunuh-membunuh di mana para magus yang memegang Misteri-Misteri dan Heroic Spirit yang bahkan dapat melawan hukum fisika terkuat untuk ditundukkan pada magus, tapi... Walaupun seperti itu, gadis itu telah membuktikan bahwa dia bisa pergi keluar dengan aman seperti ini, dan seterusnya. Tetapi, hal yang ini benar-benar jauh berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Lebih dari apapun, dia terlalu overprotektif terhadapku ---- sebuah Servant.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga akhir, Manaka telah membantah untuk membawa Saber keluar. Di hari lain, Manaka yang terus membantah bahkan kepada ayahnya yang berceramah padanya mengenai vitalitas dari taktik dan strategi dalam Holy Grail War, dan bagaimana Servant adalah kekuatan tarung mereka dan kunci untuk seluruh pergerakan mereka, telah menolak untuk membawa Saber ke dalam bahaya, dan mengatakan ini...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku akan lakukan sesuatu soal itu sendiri.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena itu, tidak mungkin dia dapat bertahan. Jika dia adalah magus biasa, maka mungkin dia tak akan bisa bertahan dalam setengah hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dia spesial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu dia!&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku baru saja dapat ide bagus, Saber!&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka yang tersenyum saat mengatakan itu, tiba-tiba, berlarian kesana-kemari dan menyarankan patroli malam. Dengan kata lain, itu adalah patroli aktif untuk Servant dan Master lain di kota pada tengah malam. Manaka dan Saber akan berpencar, mengumpulkan informasi, lalu bertemu di tempat ini saat fajar. Dan kemudian... tentunya, lelaki itu menentangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menentang, tapi Manaka tidak mendengarkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku menghadapi seorang Servant, tadi. Itu mungkin---&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menelan roti isi, aku mengatakan itu.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Mengenai dimulainya Holy Grail War, dan pertarungan yang terjadi beberapa waktu tadi. Pertemuan dengan Lancer, Servant rank keempat. Dan setelah bertarung dengan sengit, Lancer kabur secepatnya setelah mengeluarkan sesuatu. Apakah botol kecil yang dia keluarkan itu adalah &#039;&#039;&#039;“Noble Phantasm&amp;quot;&#039;&#039;&#039;, masih belum jelas untuk sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hmm......&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manaka hanya mengangguk tak tertarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Saber dengan lembut mencoba untuk memarahinya dengan &amp;quot;Master, jika kau terpisah dariku, maka kau tidak boleh melakukan tindakan sesukamu, jika posisi kita terbalik, kau mungkin akan menghadapi bahaya,&amp;quot; tapi Manaka hanya---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Fufu, kamu khawatir mengenai diriku?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tentu saja aku khawatir.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak usah khawatir seperti itu, Saber. Yep, mungkin itu karena kau baik hati. Tapi tidak perlu khawatir. Aku akan langsung tahu jika seseorang mendatangi kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mencoba tersenyum dan mengatakan, &#039;&#039;&amp;quot;Itu bukan tidak apa-apa.&amp;quot;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu, aku tahu kalau medan pembatas telah dipasang pada gedung ini dengan sihir. Walaupun lelaki yang tidak sensitif terhadap sihir itu ada di situ, tidak akan sulit bagi Servant untuk merasakan energi sihir pada tempat ini, lagi pula, mereka adalah sesuatu yang bisa berada di dunia ini karena sihir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada medan pembatas di sini. Selain itu, medan pembatasnya bukanlah sederhana yang hanya selesai dibuat dalam sehari. Itu adalah medan yang kuat, sesuai untuk magus rank pertama yang memegang tujuh bulu. Jika hanya orang normal atau magus biasa, mereka tak akan bisa naik ke lantai dua, bahkan naik ke atap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, semua Servant-Servant yang kami hadapi adalah Heroic Spirit yang sangat kuat.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Seberapa jauh mereka bisa menembus medan pembatas ini?&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Lebih penting lagi, keberadaan dari pembatas ini sendiri meneriakkan &amp;quot;ada magus di sini.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejujurnya, aku berpikir kalau Lancer sudah menunjukkan dirinya, karena magus yang merupakan Masternya Lancer mungkin sudah merasakan pembatas yang dibuat Manaka pada gedung ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak, itu terlalu berbahaya. Misalnya... ya, bagaimana kalau Servant Assassin datang ke sini?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau Assassin sih, tidak apa-apa. Aku sudah membuat janji pertemuan dengannya, barusan.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hah?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Membuat janji pertemuan?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Aku tidak melawannya dan mengalahkannya. Tapi, dia memang bukan musuh kita lagi.&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Saber:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Tidak menjadi musuh? Apa maksudmu?&amp;quot;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Kalau aku sudah menaklukkannya, tahu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa ragu-ragu---dia mengatakan itu dengan ekspresi yang masih memiliki kilau bunga di dalamnya. Dan sesaat itu juga, Saber merenungkan perkataan Masternya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Seorang magus, menghadapi Servant?&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku, tidak merasakan keberadaan unik dari Servant malam ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengetahuan dasar yang diberikan Holy Grail, ya, tertanam bahkan etiket umum dari pertarungan Servant ke dalam pikiran Saber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tekanan aneh seperti yang aku rasakan saat menghadapi Lancer, jika itu adalah aura kehadiran unik dari Servant, maka aku akan membusungkan dadaku dengan penuh bangga dan mengatakan kalau aku tidak merasakan keberadaan Heroic Spirit lain selain Lancer pada area kota malam ini.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tentu saja, kalau memikirkan bahwa Assassin yang memiliki kemampuan “Presence Concealment”&amp;lt;ref&amp;gt;Penyembunyian Keberadaan&amp;lt;/ref&amp;gt; yang mengizinkan mereka untuk menghapus keberadaan mereka dengan pikiran mereka, maka itu mungkin saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu sendiri, juga khawatir tentang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tapi, seorang magus menghadapi Servant, satu lawan satu, dan saat ini terlihat tanpa luka.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu bukanlah sesuatu yang aku bisa percayai begitu saja.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Meskipun demikian---&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Di sini aman. Tidak ada Servant maupun Magus dalam jarak 3 kilometer sekeliling kita.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Aku tak bisa merasakan kebohongan dari perkataan dan kedua mata Manaka.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah mata terangnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah suara tenangnya.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dan ada... kemanisan, di dalam senyum itu.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Hei, Saber.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada semacam keinginan besar, di dalamnya---&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Karena aku sudah menaklukkan Servant ini oleh diriku sendiri...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu adalah kilau dari peri.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Kecerahan dari bunga.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tetapi, akankah peri, atau bunga menghampiriku seperti ini?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Jarak kami...&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Dekat.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Saber menyadari Manaka, pipi gadis itu tiba-tiba berada di depan wajah Saber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Bolehkah, aku mendapatkan hadiah---?&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara yang dipenuhi harapan, Manaka mengatakan itu dengan sepenuh hati. Dengan pelan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Masih dengan tatapan yang terpaku pada lelaki itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Bagian 4===&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;I, it, itu jahat sekali. Kau tidak bermain adil. Melakukan...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan suara kecil, Manaka terus mengatakan itu sambil cemberut. Apakah dia tidak mempermasalahkan itu sebagai &amp;quot;hadiahnya&amp;quot;, jika dilihat dari reaksinya, seperti...&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Untuk Manaka yang meletakkan tangannya pada pundak Saber, hadiah yang dipilih oleh Saber adalah kecupan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kecupan.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Dengan lembut, pada keningnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Manaka:&#039;&#039;&#039; &amp;quot;Itu, aku pikir, menurutku kalau, tiba-tiba mencium itu, mungkin terlalu cepat, tapi, tapi, aku senang, ya, pada keningku, aku senang kau menyentuhnya, tapi, itu, umm...&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[File:C3-3.jpg|x300px|frameless|right]]&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Malu, dan senang.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Gadis yang tersipu malu dan memerah.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Tidak ada lagi reflek yang lebih dari itu, dari sang gadis kecil.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Itu, adalah sikap yang sangat cocok bagi gadis seusianya.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;--Anak ini, mungkin suci.&amp;lt;br&amp;gt;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;---Itu sudah pasti.&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki itu memikirkan sebuah warna.&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
Itu adalah putih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warna putih yang masih suci, dan belum ada noda sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Warna putih yang tak tersentuh---&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Atau.&#039;&#039;&amp;lt;br&amp;gt;&lt;br /&gt;
&#039;&#039;Apakah itu adalah putih mutlak, yang dapat menyelimuti seluruh ciptaan?&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;noinclude&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan Penerjemah dan Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;references/&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{| border=&amp;quot;1&amp;quot; cellpadding=&amp;quot;5&amp;quot; cellspacing=&amp;quot;0&amp;quot; style=&amp;quot;margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaaaaa solid; padding: 0.2em; border-collapse: collapse;&amp;quot;&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia):Volume 1 Act 2|Bagian Sebelumnya]]&lt;br /&gt;
| [[Fate/Prototype: Fragments of Sky Silver (Indonesia)|Kembali ke Halaman Utama]]&lt;br /&gt;
| Bagian Selanjutnya&lt;br /&gt;
|-&lt;br /&gt;
|}&lt;br /&gt;
&amp;lt;/noinclude&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>SmilyMADman</name></author>
	</entry>
</feed>